Issuu on Google+

Harian Bhirawa Ditunjuk kembali sebagai sarana pengumuman iklan tender/lelang pemerintah di seluruh Jawa Timur berdasarkan SK Gubernur No.188/343/ KPTS/013/2011

HARIAN

Mereka semua sudah menyatakan siap tanggap kebencanaan dan juga menyiapkan tenaga relawannya,”

IKLAN/ LANGGANAN

031-5615454

Baca Hal 4

Harga Langganan Rp 55.000/bulan Eceran Rp 3.000

Sekretaris PMI Jawa Timur Drs Djoni Irianto MMT

Selasa Pon, 29 APRIL 2014

http://www.harianbhirawa.co.id

29 APRIL 2014

Piala ‘Monumental’ Akan Dibingkai Khusus di Grahadi

AGENDA HARI INI

 Gubernur H Soekarwo - 09.00

Melantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun.

 Wagub H Saifullah Yusuf - 09.00 - 14.00

Pemprov, Bhirawa Jika saja penghargaan yang selama ini sudah diraih Gubernur Jatim Dr H Soekarwo bisa bicara, pasti akan mengatakan kecemburuannya pada penghargaan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha. Betapa tidak, piala penghargaan ini nantinya akan mendapatkan tempat khusus dan dibingkai secara khusus pula di Gedung Negara Grahadi.

Rakor Tentang Penetapan Permenko Kebijakan Umum Percepatan Pengembangan Suramadu di Jakarta. Sidang Kabinet Percepatan Pembangunan di Kementerian Sesneg.

 Sekdaprov H Akhmad Sukardi - 08.00 - 10.00 - 19.00

Pembekalan CPNS di Graha Wicaksana Praja. Membuka Rakor Tim Pengendali Inflasi Daerah di Hotel Meritus Surabaya. Pembukaan Festival Kesenian Jatim di Cak Durasim.

 ke halaman 11

Dorong Pemasaran UMKM Lewat Market Place Sidoarjo, Bhirawa Peluang mengembangkan usaha kian terbuka lebar seiring pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini sudah sepatutnya menjadi perhatian para pebisnis, tak terkecuali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah langkah yang dapat dilakukan ialah dengan memanfaatkan market place di internet. Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturasi Usaha Kementerian Koperasi dan UMKM Drs Braman Setyo MSi mengatakan, pemerintah telah

trie diana/bhirawa

Gubernur Soekarwo dan Wagub Saifullah Yusuf mengangkat Piala Penghargaan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha di Gedung Negara Grahadi, Senin (28/4).

 ke halaman 11

9 Desa di Bojonegoro Diterjang Banjir adit hananta utama/ bhirawa

Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Kemenkop Drs Braman Setyo MSi memberikan pengarahan terkait pengembangan market place untuk mendukung pemasaran produk UMKM, Senin (28/4).

Akhir 2014, KLA Wajib Terbentuk di Jatim Surabaya, Bhirawa Akhir 2014 diharapkan setiap kabupaten/kota di Jatim membentuk Kawasan Layak Anak (KLA). Pembentukan KLA di kabupaten/kota menyusul adanya instruksi Gubernur Jatim untuk segera membentuk KLA di masing-masing daerah. ‘’Kita (Pemprov Jatim, red) sudah mengirimkan instruksi dari gubernur untuk membentuk KLA di masing-masing kabupaten/kota se Jatim,’’ kata Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Pemberdayaan Anak dan Keluarga Berencana (BPPKB) Jatim Dr Sukesi Apt MARS, Senin (28/4). Menurut Sukesi, instruksi dari gubernur sudah diberikan ke seluruh bupati dan wali kota sejak Februari 2014 lalu. Dalam instruksi tersebut gubernur mengimbau agar kabupaten/kota yang belum membentuk KLA segera membentuknya. Di Jatim ada sekitar 11 kabupaten/kota yang belum membentuk KLA yakni Kota Mojokerto, Kabupaten Jember, Kabupaten Lumajang, Kabupaten

 ke halaman 11

MOMEN Hari Kartini juga dimanfaatkan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk untuk memberikan penghargaan kepada sejumlah wanita tangguh di Jatim. Salah satunya adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Risma dianggap mampu menjadikan Kota Surabaya lebih hijau dan asri. Penghargaan yang diberikan Semen Indonesia ini merupakan bagian dari apresiasi tertinggi Semen Indonesia untuk para wanita modern yang masih tetap dan berhasil berjuang di bidangnya masing-masing. Di mata tim award Semen Indonesia, Risma merupakan sosok yang gigih dalam berjuang memperbaiki taraf hidup dan pendidikan para

 ke halaman 11

Sentil..      

Kereta gantung dan monorail jadi terobosan Pemkot Batu Semoga tak sekadar impian PNS harus profesional dan beri dampak positif lingkungan Yang tak profesional didepak saja KA lebaran ditambah dua gerbong Penjualan tiket harus transparan

Banjir menggenangi permukiman dan area pertanian di Desa Simbatan, Samberan, dan Pesen, di Kecamatan Kanor. Kedalaman air banjir tersebut bervariasi antara 30 cm hingga satu meter. “Kami masih melakukan pendataan pemukiman warga yang terendam air banjir, termasuk areal pertanian,” kata Camat Kanor Supi Haryono, Senin (28/4). Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Amir Syahid

mengatakan, bencana tersebut bukanlah banjir bandang. “Tapi banjir yang disebabkan Kali Mengkuris meluap karena tidak mampu menampung air hujan,” jelas Syahid. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersiaga di lokasi kejadian banjir, sebagai antisipasi menjaga kondisi banjir semakin memburuk. Selain itu, kata dia, personel TRC juga memberikan informasi kepada warga agar bersiaga sejak semalam, sebab meluapnya Kali Mengkuris

tersebut berjalan dari wilayah selatan ke utara. Selain rumah warga, jalanjalan di Bojonegoro-Babat tepatnya di Desa Talun, sepanjang 300 meter juga terendam banjir. Pengguna jalan baik roda dua dan roda empat terpaksa harus mengurangi kecepatan kendaraannya. Khawatir terjadi kecelakaan dan kemacetan, polisi juga berjaga di sekitar jalan yang tergenang. Selain rumah dan jalan raya, rel kereta api juga terkena rembesan air. Kereta yang melintas juga mengurangi kecepatan. Beberapa pekerja kasar juga telah siaga di sekitar rel. “Ini banjir datangnya mendadak sekali. Belum ada bantuan, tapi warga masih bertahan di sekitar

 ke halaman 11

Pemerintah Buka 5 SMA Terbuka

Pendaftar Dapat Beasiswa dan Fasilitas Tablet Surabaya, Bhirawa Kesempatan untuk tuntas belajar hingga 12 tahun semakin terbuka luas . Tak terkecuali bagi masyarakat yang kurang beruntung dari segi geografis, sosial dan ekonomi. Ini setelah

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI meluncurkan 5 rintisan SMA Terbuka di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, SMA Terbuka ini akan dapat menerima siswa dan melangsungkan

proses belajar mengajar jarak jauh. Sebagai sarananya, siswa yang mendaftar akan mendapat fasilitas tablet dari sekolah induk yang ditunjuk pemerintah pusat.

 ke halaman 11

RINTISAN SMA TERBUKA

 Pengelola: Sekolah induk yang ditunjuk. Di Jatim SMAN 1 Kepanjen Malang adalah salah satu dari 5 rintisan SMA Terbuka yang akan diluncurkan oleh pemerintah.  Pendaftaran: Sekolah induk mulai membuka pendaftaran siswa 1 Juli 2014.  Konsep belajar : Ada 3 pilihan, dominan online, balance online dan dominan tatap muka Sumber : Direktorat Jendral Pendidikan Menengah Kemendikbud

Dewan Desak Periksa Oknum Staf Dindik Terkait Dugaan Jual Beli Ijazah Program Kejar Paket C dan B

Kab Malang, Bhirawa Wakil DPRD Kabupaten Malang HM Sanusi akan segera menindaklanjuti terkait adanya pengaduan masyarakat dalam kasus jual beli ijazah program Kejar Paket C dan B, yang diduga melibatkan oknum staf Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang. Kasus tersebut benar-benar telah mencoreng lembaga pendidikan di Kabupaten Malang. “Kami akan segera memanggil Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Budi Ismoyo, agar nantinya bisa memberikan klarifikasi terkait dugaan jual beli ijazah program Kejar Paket C dan B yang melibatkan anak buahnya. Karena selain kasus

 ke halaman 11

 Pelaksanaan: Akan menerima siswa (usia 16-21) dan melangsungkan proses belajar mengajar jarak jauh. Sarananya pemerintah memberikan fasilitas tablet pada siswa.

Penghargaan untuk Wanita Tangguh

Dwi Soetjipto

Bojonegoro, Bhirawa Hujan deras di daerah selatan Kabupaten Bojonegoro dalam beberapa hari terakhir memicu Kali Mengkuris meluap dan membanjiri sejumlah desa di Kecamatan Sumberrejo dan Kanur, Senin (28/4). Lebih dari 9 desa di 3 kecamatan di kabupaten ini terendam banjir.

Direktorat Jendral Pendidikan Menengah Kemendikbud Prof Dr Ahmad Jazidie dalam dialog interaktif di Hotel Santika Surabaya, Senin (28/4).

Pakde Karwo Lengserkan 3 Ketua DPC PD Surabaya, Bhirawa DPD Partai Demokrat Jatim mulai bersih bersih pengurus jelang pemilihan presiden Juli mendatang. Tak tanggung - tanggung, sebanyak tiga Ketua DPC Partai Demokrat di Jatim dilengserkan dari jabatannya karena dianggap tidak memiliki moralitas bagus. “Ada tiga Ketua DPC yang jabatannya akan kita Plt kan. Mereka cacat moralitas, tidak perlu dipertahankan lagi,” kata Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Dr H Soekarwo SH, MHum kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (28/4). Pakde Karwo, demikian dia biasa dipanggil, tidak menyebutkan nama ketiga ketua DPC yang akan ‘dilengserkan’, namun salah satunya adalah Ketua DPC Partai Demokrat Sumenep. Sedangkan dua ketua DPC masih dirahasiakan. Dia telah memerintahkan pada Sekretrais DPD Partai Demokrat Bonie Laksmana menyiapkan surat Plt dan menunjuk ketua pengganti sementara.

 ke halaman 11

Geliat Semen Indonesia Menjadi Rajanya Semen (1)

Terbesar di Asia Tenggara, Tak Pernah Berhenti Berinovasi dan Berprestasi Siapa yang tak mengenal Semen Gresik, Semen Padang atau Semen Tonasa. Semen yang paling dicari di dunia bahan bangunan Indonesia. Ketiga merek semen itu merupakan holding company PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Satu lagi, Thang Long Cement Vietnam setelah diakuisisi juga menjadi milik salah satu perusahaan BUMN yang berpusat di Kabupaten Gresik. Bagaimana perjalanan PT Semen Indonesia dan kiprahnya dalam merajai bisnis semen di dalam dan luar negeri, ikuti tulisan wartawan Bhirawa yang diturunkan dalam dua edisi, hari ini dan besok. Zainal Ibad, Kota Surabaya Menilik sejarah berdasarkan data dari website resmi PT Semen Indoensia, www.semenindonesia.com, perkembangan Semen Indonesia melaju tak terbendung dimulai dirintis sejak zaman Belanda. Konon di masa Sunan Giri, ada kepercayaan bahwa ada harta karun yang tersimpan di perut bumi Gresik. Upaya membangun pabrik semen

di Gresik sejatinya sudah dirintis sejak puluhan tahun lampau. Bahkan, keinginan ini sudah timbul sejak zaman Belanda. Adalah seorang ahli geologi Belanda, Ir Van Es yang kali pertama memaparkan potensi harta karun yang tersimpan di balik alam Gresik

 ke halaman 11

Untuk memudahkan pelanggan mendapatkan semen, perseroan telah menempatkan Area Manager di berbagai wilayah sekaligus memudahkan pelanggan mendapatkan informasi mengenai produk semen.


SURABAYA

2

Selasa Pon 29 APRIL 2014

LEGISLATIF - EKSEKUTIF

Tingkat Partisipasi Naik, Masyarakat Surabaya Sadar Politik Panel Audio Konslet, Lantai 17 BRI Tower Terbakar Surabaya, Bhirawa Gedung perkantoran BRI Tower yang terletak di Jalan Basuki Rahmat Surabaya mengalami kebakaran Senin (28/4) pukul 13.15 WIB. Titik api terjadi pada lantai 17 yang ditempati oleh kantor Telkomsel. Sekitar tujuh mobil pemadam kebakaran, dua mobil rescure dan 50 petugas dikerahkan untuk melakukan pemadaman api. Pengunjung dan pegawai yang bekerja di BRI Tower pun lari berhamburan. Menurut salah satu pegawai, Irul mengatakan bahwa saat itu beberapa rekan kantor berlarian keluar, sehinga dia pun ikut keluar. Bersamaan itu, muncul suara sirine dan peringatan dari pengeras suara yang memberitahukan bahwa benar-benar terjadi kebakaran bukan simulasi. “Ya semuanya terlihat panik. Saya juga panik. Apalagi suara sirine terdengar keras, membuat kami makin takut,” ujar Irul selaku saksi di tempat kejadian. Petugas PMK UPTD 1 Pasar Turi, Nur Wahyudi salah satu petugas yang memadamkan api di titik kebakaran mengatakan, penyebab kebakaran karena adanya panel audio di BRI Tower lantai 17 yang konslet sehingga menyebabkan kebakaran yang menyambar plafon. “ Begitu naik di lantai 17 yang

Gedung perkantoran BRI Tower di Jalan Basuki Rahmat Surabaya kebakaran, Senin ( 28/4). Titik api diduga dari lantai 17 yang terletak di kantor Telkomsel. Kejadian kebakaran tersebut membuat karyawan berlarian keluar jalan. trie diana/bhirawa

menjadi titik terbakarnya ruangan asap sudah mengepul, ini yang membuat kita kesulitan. Tapi kita terbantu dengan adanya safety di gedung dengan tersedianya hydrant, dan barang yang terbakar alat audio buat meeting, meja kursi meeting,” paparnya saat ditemui Bhirawa. Setelah api sudah bisa dijinakkan sepuluh menit kemudian, tambah Nur Wahyudi, bersama rekan-rekan menyisir tiap lantai melalui tangga darurat untuk

PANGGUNG BIROKRASI

APPJT Galang Dukungan Soekarwo Capres Surabaya, Bhirawa Puluhan Petani perkebunan Jember, Jawa Timur yang tmenggalang dukungan Pakde Karwo sebagai capres atau cawapres. Tak hanya itu, petani yang tergabung dalam Aliansi Petani Perkebunan Jatim (APPJT), siap mengajak para petani lainnya untuk memberikan dukungan kepada Gubernur Jawa Timur. APPJT sendiri terdiri dari persatuan petani Kakao,petani Kopi dan petani tembakau(APTI).Ketua Aliansi Petani Perkebunan Jawa Timur Gus Misbach menyatakan, dukungan ini adalah lahir dari masyarakat menyikapi perkembangan politik nasional menjelang Pilpres 2014. Sosok Soekarwo dianggap mampu menjadi representasi pejuang bagi wong cilik. "Kami mendukung Pakde Karwo untuk maju sebagai pimpinan nasional dan layak untuk didukung sebagai capres. cty

memastikan kondisi aman dan tidak ada orang yang terjebak. “Pemadaman api sudah kita jinakkan sepuluh menit kemudian pada pukul 13.30 WIB, langsung kita bersama rekan-rekan lainnya menyisir tiap lantai untuk memastikan kondisi sudah clear dan aman,” tambahnya. Kepala Dinas Kebakaran Kota Surabaya Chandra Uratmangun mengatakan di lokasi kejadian, tidak ada korban dalam kebakaran

di BRI Tower ini. Tapi yang jadi kendala tebalnya asap sehingga petugas pecahkan kaca di lantai 17 untuk mengeluarkan asap. “ Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, kendaraan yang diparkir di sisi barat gedung langsung kita amankan. Ada satu panel listrik dekat jendela yang terbakar, karena Sistem hydrant gedung bekerja dengan baik api pokok hanya 10 menit sudah mati,” paparnya. geh

Gubernur Usul Eks Dolly Dijadikan Fasum Pemprov, Bhirawa Meski mendapat pertentangan dari sejumlah pihak, tampaknya penutupan lokalisasi Dolly akan tetap berlanjut. Bahkan Gubernur Jatim Dr H Soekarwo SH, MHum mengusulkan lahan eks lokalisasi dijadikan fasilitas umum (fasum) terbaik di Kota Surabaya, bahkan Jatim. “Akan lebih bermanfaat jika ada fasilitas umum seperti masjid besar dan taman atau apapun nama dan bentuknya, asalkan sangat berguna bagi masyarakat banyak,” kata Gubernur Soekarwo, ditemui di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (28/4). Namun secara prinsip, Pakde Karwo, sapaan lekat Soekarwo, akan menyerahkan sepenuhnya kepada Pemkot Surabaya selaku pemilik wewenang terhadap penutupan lokalisasi terbesar di Indonesia itu. Pihaknya hanya bisa memberikan usul kepada Tri Rismaharini selaku Wali Kota Surabaya. Seperti diketahui, penutupan lokalisasi Dolly sudah dijadwalkan 19 Juni 2014, atau sekitar 10 hari menjelang satu Ramadan. Keputusan itu keluar setelah Pakde Karwo berkoordinasi dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. “Dari hasil koordinasi sudah diputuskan bahwa

lokalisasi Dolly dipastikan tutup 19 Juni. Jadi, sebelum Puasa sudah tidak ada aktivitas lagi di sana. Keputusan ini sudah bulat karena bagian dari amanat yang harus diemban dan harus segera dilaksanakan,” katanya. Menurut dia, kepastian waktu penutupan berdasarkan pertimbangan matang dari Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya, termasuk menyiapkan segalanya, baik keperluan teknis maupun non teknis. Dalam rentang waktu selama tiga bulan ini akan disiapkan penghuninya, termasuk pemilik wisma. Penghuni akan dibekali keterampilan, sedangkan pemilik akan diajak bicara menyangkut keberlangsungan wismanya. “Pemprov siap memfasilitasi apa yang diminta Pemkot Surabaya. Apakah menyangkut dana atau pelatihan para PSK, termasuk kemudahan dalam pembelian wisma milik mucikari,” kata Pakde Karwo. Meski awalnya diakui sulit menutup karena banyak pemodal besar atau mucikari yang memiliki wisma, namun Pakde Karwo juga mengaku sudah mendapat laporan dari pemkot bahwa kendala tersebut perlahan mulai teratasi. iib

KPU Surabaya, Bhirawa Tingkat partisipasi Pileg Surabaya 9 April lalu di Surabaya terbilang bagus. Bila dibandingkan dengan Pemilu 2009 silam, tingkat partisipasi pemilih di Pileg ini mencapai 60,13 persen. Sedangkan pada Pemilu lalu hanya 48 persen, tingkat partisipasi pemilih. Ini menunjukkan kesadaran politik masyarakat Surabaya semakin tinggi. “Untuk tingkat partisipasi yang paling rendah adalah di dapil 1 yakni sebesar 57 persen. Kemudian disusul di dapil 4 yakni 58 persen,” ujar Ketua KPU Surabaya, Eko Waluyo, Senin(28/4). Dengan demikian menurut Eko, tingkat kesadaran p[olitik masyarakat Surabaya juga semakin meningkat dari periode sebelumnya bila dilihat dari angka partisipasi Pemilu. Untuk jumlah pemilih di Kota Buaya dalam Pileg kali ini mencapai 2 juta pemilih. Sedangkan jumlah suara sah mencapai 1.152.176. Adapun untuk suara tidak sah sebanyak 80.208 suara. Total suara sah pemilik meliputi dapil 1 sebanyak 243.733. Lalu dapil 2 sebanyak 249.215 suara. Selanjutnya untuk dapil 3 yakni 209.789. Lantas di dapil 4, mencapai 219.692 dan di dapil 5, sebanyak 229.747. Sedangkan untuk suara tidak sah yakni di dapil 1 sebanyak 17.157. Di dapil 2 sebanyak 19.312 suara tidak sah. Lantas di dapil 3, suara tidak sah yakni 13.646. Selanjutnya di dapil 4 sebanyak 15.308 dan di dapil 5 mencapai 14.785 suara. Ditambahkabn Eko Waluyo, hingga saat ini untuk proses penyampaian rekapitulasi KPU Surabaya masih belum disampaikan di Rapat Pleno KPU Jatim. Rencananya untuk Surabaya akan digelar pada hari akhir penghitungan di Hotel Singgasana. “Untuk Surabaya akan dilakukan pada hari terakhir, bersamaan dengan Malang dan Pasuruan,” imbuh Eko. Menurutnya pelaksanaan pileg di Surabaya cukup lancar dan transparan. Walaupun proses penghitungan manual yang digelar KPU Surabaya sempat molor dari jadwal. “Surabaya ini PPSnya paling banyak se Indonesia. Ada sekitar 40 ribu petugas. Bahkan TPS di kawasan Semampir bahkan mencapai 122 . Itu juga terbanyak se Indonesia,” papar Eko. Sementara itu KPU Surabaya siap me-

lakukan verifikasi terkait data laporan dana kampanye 12 partai di Surabaya. Sehubungan dengan itu, KPU Surabaya berharap agar laporan yang diserahkan benar-benar obyektif. Karena ke depan hal itu akan berpengaruh terhadap posisi caleg yang terpilih. KPU bisa membatalkan kursi yang berhasil diraih seorang caleg jika ternyata terdapat ketidaksesuaian soal data dana kampanye yang dilaporkan dengan hasil pengawasan. Terkait peraturan pemilu yang mengatur soal dana kampanye partai dan caleg, KPU Surabaya telah menerima laporan dari 12 partai yang lolos verifikasi meski datanya masih harus dilakukan berbagai evaluasi. Penyerahan data dana kampanye partai dan caleg merupakan persyaratan mutlak. “Untuk data soal dana kampanye dengan bukti rekening koran kini menjadi hal yang sangat penting. Kami akan mengawasi kesesuaiannya, karena nantinya akan berpengaruh terhadap caleg yang jadi, mereka akan bisa batal menduduki kursinya manakala ditengarai adanya ketidaksesuaian antara dana kampanye yang tertulis di rekening koran dengan praktiknya di lapangan,” terang Eko.. Menurutnya peraturan KPU soal penyerahan laporan dana kampanye akan dilakukan verifikasi dengan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten. Data yang telah masuk akan dilakukan verifikasi dengan melibatkan pihak pihak yang terkait seperti auditor, BPK, PPATK dan KPK. “Untuk itu diharapkan agar masing-masing partai bisa memberikan data se obyektif mungkin,” harapnya. Sementara menurut Komisioner Bidang Teknis Penyelenggara Pemilu, Edward Dewaruci menyatakan partai bisa saja akan terjebak dengan laporan dana kampanye yang dilaporkan ke KPU jika data yang diberikan tidak realistis dan tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. gat

Gerak SMP 19 Bina Lingkungan Sekolah

Ciptakan Sekolah Ramah Lingkungan, Gelar Ranjau Cinta Ingin lebih ramah pada lingkungan serta menciptakan generasi cinta lingklungan, SMP negeri 19 menggelar program Ranjau Cinta (Gerakan Hijau Cinta Lingkungan). Kegiatan yang telah berlangsung sejak 4 April 2014. Menurut Kepala Sekolah (Kasek) SMP Negeri 19 Surabaya, Drs Shahibur Rachman MPd, kegiatan Ranjau CInta yang kaitannya dengan Adiwiyata ini memiliki tiga aksi, yakni Senam Sehat Bersama (SESAMA), Bersih Lingkungan (BERLIAN) serta Taqwa dan Belajar (TA-BEL). ‘’Tiga kegiatan ini dilakukan tiap hari Jumat mulai pukul 06.30-08.00 WIB dengan bergiliran setiap kelas melakukan kegiatan yang berbeda-beda, misalnya Jumat tangal 4 April yang melakukan kegiatan Sesama, Berlian dan Ta-bel akan berbeda untuk kegiatan 11 April dan 25 April,’’ ujarnya Pak Rachman—sapaan akrab Shahibur Rachman di depan para Guru dan Karyawan dalam Rapat Koordinasi Singkat (Rakorsit) sebelum acara pelaksanaan Ranjau Cinta yang berlangsung di ruang guru. Rachman yang juga mantan Kasek SMP Negeri 27 dan 37 ini mengatakan, untuk kegiatan Ranjau Cinta para anak didik juga H A R I A N

Mata Rakyat Mitra Birokrat PENDIRI : Alm. H. Moch. Said DEWAN PENASIHAT: Dahlan Iskan, Dr. H Sjahrazad Masdar, MA, Drs. Sugeng Praptoyo, SH, MM, MH, AK Ali Salim

diberi tugas membawa dua jenis tanaman dari empat pilihan yakni tanaman rambat/tanaman gantung, tanaman perdu hias, tanaman produktif dan tanaman toga. ‘’Tanaman yang telah terkumpul dari semua siswasiswi kelas VII, VIII dan IX akan dipilah-pilah lagi sesuai jenisnya, yang tanaman toga dijadikan satu begitu juga tanaman jenis lain. Setelah dipilah-pilah secepat mungkin ditanam agar tak cepat layu bahkan bisa mati. Maka kami memohon Pokja Tanaman, Pokja Toga melakukan tugas sesuai Tupoksi yang telah dimiliki dapat melakukan respon secepatnya dengan keberadaan tanaman itu,’’ harapnya. Untuk program Ranjau Cinta init telah dibentuk 26 Pokja (Kelompok Kerja) yang ada di SMP Negeri 19 untuk menghasilkan suasana menjadi nyaman lingkungan sekolah. Ke 26 Pokja dimaksud, kata Rachman, diantaranya Pokja Kompos, Pokja Bank Sampah, Pojak Green House, Pokja Toi-

let, Pokja Tabulampot (Tanaman Bunga Dalam Pot), Pokja Hutan, Pokja Taman, Pokja Toga, Pokja Kantin, Pokja IPAL (Instalasi Pembuangan Air Limbah), Pokja Kopsis, Pokja Biopestisida, Pokja Daur Ulang, Pokja Kebersihan, Pokja UKS, Pokja Pameran, Pokja Kerohanian, Pokja Pustaka Lingkungan, Pokja Padus dan Yel-Yel, Pokja Olahan Bahan Pangan, Pokja Mading, Pokja Kranisasi-Biopori-Drainase, Pokja Kolam, Pokja Posterisasi, Pokja Energi Listrik, Pokja Pramuka. ‘’Seiring dengan bergulirnya waktu dan program kerja yang dilakukan secara konsisten saya yakin 26 Pokja hasilnya akan luar biasa, ‘’ tegas Rachman. Sementara itu, Koordinator Tim Adiwiyata SMP Negeri 19, Dra.Diah Bekti MPd, dalam penjelasannya tentang kegiatan Ranjau melibatkan semua warga sekolah utamanya para anak didik misalnya untuk aksi SESAMA tanggal 4 April lalu melibatkan enam kelas diantaranya Kelas VII H, I, J, K. Kelas VIII I dan J. Aktivitas BERLIAN melibatkan 16 Kelas, yakni VII A,B,C,D,E,F,G,L. VIII A, B,C,D,E,F,G,L. Sedang kegiatan TA-BEL diikuti de-

ist

Kepala Sekolah SMP Negeri 19 Surabaya, Drs Shahibur Rachman MPd, ketika memberikan pengarahan kepada para Pengurus Osis dan Pimpinan Kelas VII, VIII, IX siswa-siswi SMP Negeri 19 di Gedung Serbaguna SMPN 19 akan pentingnya kader-kader lingkungan di sekolah. lapan Kelas, yaitu IX A,B,C,D,E,F,G,H. Tentang pemilihan Tanaman Toga, Koordinator Kelompok Kerja (Pokja) Toga, Titiek Prijani S.Pd,M.MPd, mengatakan pihaknya bersama tim telah melakukan pemilihan berbagai jenis Tanaman Toga. ‘’Setelah kami pilah-pilah bersama Tim Pokja Toga,

kerja kami selanjutnya melakukan pengaturan tempat untuk menanam tanaman toga, hal ini mengingat lokasi tanaman toga yang sementara ini berada di lahan belakang SMP Negeri 19 tak bisa dimanfaatkan secara maksimal, mengingat Bulan Mei 2014 ada pembangunan gedung tambahan baru,’’ ungkapnya.

Titiek panggilan akrab mantan Guru SMP Giki Surabaya ini, yakin dengan adanya lahan baru tanaman toga yang rencananya dibelakang gedung serba guna, bisa menjadi media pembelajaran bagi para siswasiswi SMP Negeri 19 pentingnya tanaman toga, baik untuk peningkatan pengetahuan dan obat-obatan.

Ketika ditanya tentang tugas utama guru adalah proses pembelajaran, Pria berkumis tebal ini mengakui memang benar tugas utama guru melakukan Proses Belajar Mengajar (PBM) dengan melibatkan anak didik, tapi ingat disela tugas PBM guru mempunyai waktu-waktu yang bisa dimanfaatkan untuk membantu dan mendukung program Adiwiyata. Karena hasilnya untuk kepentingan sekolah, bukan kepentingan pribadi guru apalagi Kasek. Sehingga, pria yang gemar berolahraga ini akan terus melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) kegiatan (PBM) seiring dengan program Adiwiyata yang terus berjalan. Maka pemahaman tentang norma dasar Adiwiyata harus benar-benar dijiwai, yakni Kebersamaan, Keterbukaan, Kesetaraan, Kejujuran, Keadilan, Kelestarian fungsi LH (Lingkungan Hidup) dan SDA (Sumber Daya Alam). ‘’Jadi dalam menjalankan Program Adiwiyata itu ada tiga indikator yang akan dijalani yakni pertama Pengetahuan, setelah itu Sikap dan terakhir adalah Perilaku,’’ tukasnya. fen

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI : Nawang Esthi Lestari REDAKTUR PELAKSANA: Titis Tri Wahyanti KOORDINATOR LIPUTAN: Wawan Trianto REDAKTUR: Wahyu Kuncoro SN, Choirul Anam, Anangsyah Isfianto, Helmi Supriyatno, Bambang WN, Gatot Suryo Widodo REPORTER : M. Ali, Siti Sulistiani, Andre Endrayana Sasmita, Rachmat Caesar BSW, Zainal Ibad, Adit Hananta Utama, Abed Nego, Danang Prastyo, William AK, Gegeh Bagus Setiadi Fotografer: Trie Diana Indahwati, SEKRETARIS REDAKSI: Suryanthini Malang: M. Taufiq, Kabupaten Malang : Cahyono Nor Rochmah, Kota Batu: Anas Bachtiar, Pasuruan : Hilmi Husein, Pamekasan: Syamsuddin, Lumajang: Zainul Hidayat, Probolinggo: Wiwit Agus Pribadi Jember: Effendi, Bangkalan: Aditiya Roosvianto, Sampang: Nur Cholis, Sumenep: Samsul Arifin, Bondowoso: Arum Hidayati, Situbondo: Sawawi, Tulungagung: Hadi Sucipto, Wiwieko Dh, Lamongan: Suprayitno, M. Yusuf Adnan, Jombang: Romadlon, Fathoni, Mojokerto: Hasan Amin, Kariyadi Sidoarjo: Ali Kusyanto, Hadi Sujitno, Achmad Suprayogi Gresik: Kerin Ikanto, Rokim, Tuban: Khoirul Huda Madiun: Sudarno, Blitar: Hartono, Ponorogo : Hari Bahrul Ulum, Magetan: Ivin Kurniawan, Nganjuk: Ristika, Bojonegoro: Achmad Basir, Jakarta: Tjitjik Rahayu, Penerbit: PT. Harian Bhirawa (Perusahaan Pers SK: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No. AHU-82337.AH.01.01.Tahun 2008) Direktur Utama: Nawang Esthi Lestari, Direktur Umum: Wahyu Kuncoro SN, Direktur Keuangan Mira Damayanti Komisaris Utama: Sugeng Praptoyo, Komisaris: Bambang WN, Hasan Amin, Suprayitno, Pemegang Saham: Seluruh karyawan/ koresponden Harian Bhirawa Iklan: Sufendhi Dimyati (Koordinator), Danang Prastyo, Guruh Eko Prasetyo, William AK, Sri Poernomo, Koordinator Liputan Ekonomi: Bambang WN Malang: Gatot Soekardi, Ratna Nirmala, Lumajang: Didit Nur Jadit, Banyuwangi: Supriyadi, Bondowoso: Hasto Pramudyo, Manager Produksi, Sirkulasi dan Periklanan: Sri Eddy Haryanto, Keuangan: Etti Sri Kustini (Koordinator/Akuntansi), Sekretaris Perusahaan: Rani Cholyvianti, Sirkulasi: Titiek Yuliati (Koordinator), Andi Basuki, Nike Kusumawati, Utomo Pagon, Distribusi: Tatok Arly (Koordinator), Suparto, Mulyadi, Pracetak:Ali Sulkan (Koordinator), Danu Setiawan, Achmad Tauriq Imani, Trisno purnomo, Onny Agung S, Oki Abdul Sholeh. Sekuriti: Saiful Hidayat, Agus Mulyono Alamat Kantor Pusat/Iklan/Redaksi: Jalan Indragiri 73 Surabaya, Telp : 031- 561-5454, Fax : 031-561-9009, Email Iklan: bhirawa_indragiri@yahoo.com, Email Redaksi: harian_bhirawa@yahoo.com Sirkulasi: Jalan Pengenal 5, Surabaya (60174), Telp : 031- 547-0650 (3 lines), Fax : 031-534-3359, Email Sirkulasi: bhirawasirkulasi@yahoo.com Bhirawa Online : http://www.harianbhirawa.co.id Bank: Bank Mandiri (BBD Jembatan Merah) Surabaya, No. Rek:140.0080000053, Percetakan: PT Media Nusantara Press SIUPP: Nomor 159/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1986, 22 April 1986. Tarif Iklan: Iklan Baris Rp. 7.500/baris (maksimal 5 baris), Iklan Tender/Lelang Rp.10.000/mm kolom, Iklan Display warna (FC) Rp.10.000/mm kolom, Iklan Display hitam putih (BW) Rp.7.500/mm kolom. Harga belum termasuk PPn 10%.


3

Selasa Pon, 29 APRIL 2014

Pimpinan, Staf dan Segenap Karyawan

Pimpinan, Staf dan Segenap Karyawan

Provinsi Jawa Timur

Provinsi Jawa Timur

Selamat dan Sukses

Selamat dan Sukses

Gubernur Jawa Timur Dr H Soekarwo SH, MHum

Gubernur Jawa Timur Dr H Soekarwo SH, MHum

Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas)

Kepada

Dinas Sosial

Kepada

Atas Diterimanya Penghargaan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha 2014

Atas Diterimanya Penghargaan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha 2014

Penghargaan diserahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XVIII di Istana Negara Jakarta, Jumat (25/4).

Penghargaan diserahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XVIII di Istana Negara Jakarta, Jumat (25/4).

Drs Zarkasi MSi Kepala Badan

Dr Harry Drs Soegiri SudjonoMBA, MM MSi Kepala Dinas

Segenap karyawan dan pimpinan

Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Timur

Selamat dan Sukses Kepada

Gubernur Jawa Timur Dr H Soekarwo SH, MHum Atas Diterimanya Penghargaan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha 2014 Penghargaan diserahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XVIII di Istana Negara Jakarta, Jumat (25/4).

Ir Gentur Sanjoyo Prihantono Kepala Dinas


SURABAYA

4

Selasa Pon 29 APRIL 2014

PENDIDIKAN - KESEHATAN - PELAYANAN PUBLIK - HUKUM

PMI Status Waspada Empat Gunung Api Surabaya, Bhirawa Setelah terjadinya erupsi Gunung Kelud, kini Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur menyatakan berstatus waspada terhadap empat Gunung di Jawa Timur yakni Gunung Bromo, Gunung Semeru, Gunung Raung dan Gunung Ijen.

Terlihat dua orang tim jaksa pengawasan Kejati Jatim seusai memeriksa pejabat di Kejari Tanjung Perak Surabaya, Senin (28/4).

bed/bhirawa

Pemeriksaan Tim Pengawas Kejati Jatim

Pejabat Kejari Tanjung Perak Bungkam Kejari, Surabaya Tim pengawasan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak, terkait pemeriksaan Agung Prasetya (tahanan kabur, red). Setelah melakukan pemeriksaan selama delapan jam, Jaksa dari Kejari Tanjung Perak ‘bungkam’ tak memberikan keterangan sedikitpun. Tak hanya Jaksa dari Kejari Tanjung Perak yang engan bicara terkait pemeriksaan itu, tim pengawasan Kejati Jatimpun turut bungkam atas pemeriksaan yang dilakukannya. “Sabar ya mas, nanti pasti akan diberitahu,” ujar Agus salah satu tim pengawas dari Kejati Jatim saat keluar dari gedung Kejari Tanjung Perak Surabaya, Senin (28/4). Terpisah, Asisten Pengawasan (Aswas) Kejati Jatim Arif mengatakan, setelah melakukan pemeriksaan terkait kaburnya Agung, pihaknya akan mempelajari keterangan yang didapat dari tim pengawasan. Tak hanya itu, dirinya masih perlu memanggil saksi-saksi lainnya terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengawalan tahanan. “Keterangan yang didapat ini, nantinya perlu kami pelajari guna mengetahui apakah terdapat unsur kelalaian atau kesengajaan dalam

RAGAM INFO

Kejari Kirim Undangan pada Lurah Kendangsari Kejari, Bhirawa Pengusutan kasus dugaan korupsi pembebasan lahan untuk pembangunan jalan Middle East Ring Road (MERR) II C di Kecamatan Gununganyar masih berkutat pada pemeriksaan mantan Lurah Gununganyar. Senin (28/4), Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya mengirim undangan kepada Muhadi yang sekarang menjadi Lurah Kendangsari. Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Surabaya Nurcahyo Jungkung Madyo menerangkan, proses pemeriksaan masih kepada Muhadi, karena sebelumnya yang bersangkutan izin untuk penghitungan suara Pileg, sehingga Kejari Surabaya akan kembali memanggilnya pekan ini. “Undangan terhadap Muhadi, sudah kami kirimkan Senin (28/4) ini juga. Tinggal tunggu yang bersangkutan datang atau tidak,” ujar Nurcahyo kepada wartawan, Senin (28/4).Q bed

pengawalan tahanan,” kata Arif. Disingung terkait siapa yang diperiksa, Arif menjelaskan pihaknya memeriksa Kasi Pidum, Kasi Intelijen, tiga Jaksa, Staf Pidum, dan pengawal tahanan. Terkait apakah Kepala Kejari Tanjung Perak Surabaya turut diperiksa, Arif enggan menjawab pertanyaan yang ditanyakan padanya. “Yang pasti Kasi Pidum, Kasi Intelijen dan Jaksanya sudah kami periksa,” ungkapnya. Lanjutnya, hasil dari pemeriksaan kemungkinan baru bisa diketahui dua hari lagi. Sebab, tim juga perlu tambahan keterangan dari saksi-saksi lainnya yang akan diperiksa, serta mempelajari hasil pemeriksaan tambahan tersebut. Sementara, Kasi Pidum Kejari Tanjung Perak Suseno menambahkan, dirinya merasa tidak mempunyai kewenangan untuk menerangkan pemeriksaan yang dilakukan tim pengawas dari Kejati Jatim. Sebab, dirinya hanya berwenang memberikan informasi terkait upaya pencarian yang dilakukannya terhadap tahanan narkoba yang kabur. “Terkait kedatangan tim pengawas Kejati, saya tidak berwenang untuk menjelaskan kedatangan mereka disini. Dan saya harap rekan-rekan tahu bagaimana pro-

sedur penyampaian informasi yang harus diberikan oleh kami,” bantahnya. Sebelumnya, terkait inspeksi yang dilakukan Kejati Jatim, Seno mengaku siap apabila pihak Kejati Jatim akan memeriksanya. Menurutnya, pihaknya sudah berupaya keras untuk mencari dimana keberadaan Agung. Namun, sampai saat ini pihaknya belum tahu pasti keberadaan tahanan kabur tersebut. “Mau gimana lagi mas, kalau kedatangan pihak Kejati kesini untuk memeriksa. Saya sih siap saja, toh sudah dilakukan usaha untuk pencarian Agus,” katanya. Jaksa nakal Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mulai hari ini akan menyelidiki dan mengusut keberadaan sepuluh jaksa nakal di Jatim. Pengusutan jaksa nakal ini setelah pihak Kejaksaan Tinggi Jatim menerima laporan dari masyarakat. Asisten Pengawas (Aswas) Kejati Jatim, Arif di Kejati Jatim, pekan lalu, mengatakan pengusutan ini berdasar pengaduan dari masyarakat yang masuk ke Kejati Jatim. Dari sepuluh orang jaksa nakal itu, tiga di antaranya berada di Surabaya, termasuk dari Kejaksaan Negeri Surabaya dan Kejaksaan Q bed Negeri Tanjung Perak.Q

Disnakertransduk Siapkan BLK Internasional Pemprov, Bhirawa Jawa Timur segera memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) bertaraf internasional untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten. Kini, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jatim tengah melangsungkan penataan untuk mewujudkan BLK tersebut. “Penataan itu diantaranya berkaitan dengan kurikulum, kompetensi instruktur atau tenaga pengajar, hingga sarana prasarana dan tempat praktek,” kata Kepala Disnakertransduk Jatim Edy Purwinarto, kemarin. Menurutnya, nantinya perumusan kurikulum dan kompetensi instruktur didasarkan pada kebutuhan pasar yang ada dan akan selalu diupdate. Misalnya, untuk montir, dia nanti akan diberi pelatihan oleh montir yang tidak hanya pandai memahami teknologi platina dan CDI, tapi juga

teknologi yang ada serta berkembang saat ini. “Kami membuat BLK internasional agar mereka menjadi tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing serta berstandar internasional. Artinya mereka siap untuk bersaing dengan tenaga kerja dari luar negeri. Terutama dalam menghadapi diberlakukannya Asean Economic Community (AEC),” paparnya. Ia menambahkan, agar ada jaminan terhadap kompetensi yang dimiliki para tenaga kerja asal Jatim, Pemprop juga menggandeng Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) Jatim dan Badan Nasional Setifikasi Profesi (BNSP). “Itu harus dilakukan agar lulusan BLK layak jual di lapangan kerja dalam negeri dan benarbenar mampu bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain,” kata mantan Asisten III Bidang Kesra Q rac Setdaprov Jatim ini.Q

“Setelah kami memperoleh informasi tisipasi selama informasi tersebut bisa maupun data dari Pusat Vulkanologi dan dipertanggungjawabkan. Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Sedangkan keberadaan para relawan di terkait status empat Gunung yang mensetiap daerah Jawa Timur sudah mencapai jadi waspada, kami telah mensiagakan sekitar 300 hingga 350 relawan di setiap serta memberikan langkah-langkah yang Kabupaten/Kota. Dan Jawa Timur masih harus dilakukan bagi PMI daerah di tertinggi yang memiliki relawan terbanyak. empat titik Gunung tersebut,” ungkap “Setiap tahun relawan kami mengalami Sekretaris PMI Jawa Timur Drs Djoni peningkatan karena setiap tahun juga kami Irianto MMT, Senin (28/4). menggelar simulasi kebencanaan,” katanya. Adapun daerah empat titik yang sudah Kondisi daerah yang terdampak Gunung meningkatkan status waspadanya yakni Kelud saat ini masih ada beberapa daerah Malang, Lumajang, Jember dan Bondowoso. yang mengalami kesulitan air bersih seperti “Mereka semua sudah menyatakan siap Malang, Kediri dan Blitar. “Hingga saat ini tanggap kebencanaan dan juga mensiapkan 19 tangki dengan kapasitas 6000 liter milik tenaga relawannya,” ujarnya. PMI masih berada di tiga daerah yang Meskipun antara status waspada ke stadigunakan Pemda setempat untuk metus siaga dan juga ke status awas memnyalurkan air bersih yang sampai sekarang butuhkan waktu yang cukup lama akan total air bersih yang dikirim mencapai tetapi PMI tidak ingin kecolongan 13.693.000 liter,” tuturnya. seperti waktu erupsi Gunung Kelud. Akan tetapi penyaluran air bersih “Apapun informasi yang kami petelah dihentikan 10 April 2014 roleh akan kami tindaklanjuti lalu dan di fokuskan ke Kediri serius karena seperti kejadian yang rencananya akan berakhir Gunung Kelud yang sesuai dengan 10 Mei mendatang. “Mapengalaman dari status Awas ke lang dengan dua Kecaerupsi membutuhkan waktu sematan yakni Kec. kitar 20 hari ternyata kemarin Ngantang dan Kec. hanya berselang waktu beKesamben telah berapa jam saja,” pungmendapatkan kasnya. 4.659.000 liter air Untuk itu sesuai debersih sedangkan ngan amanat ketua Blitar dengan Kec. PMI Pusat Yusuf Nglegok dan Kec. Kalla agar memGandusari 1.444.perhatikan infor000 liter dan unmasi kecil mautuk Kediri dari pun besar terhaKec. Kepung, Kec. dap kebencanaNgancar dan an untuk segera Kec. Puncu di sosialisasikan mendapatkan ke daerah-dae7.590.000 liter rah agar segera air bersih,” jeDrs Djoni Irianto, MMT Q riq untuk menganlasnya.Q

PNS Harus Profesional dan Beri Dampak Positif Lingkungan Badiklat Jatim, Bhirawa Pegawai Negeri Sipil (PNS) bisa dikatakan profesional adalah yang sudah memberikan pelayanan yang baik, disiplin dan kreatif. Selain itu PNS diharapkan bisa membawa perubahan yang positif baik di lingkungan keluarga dan di tempat kerjanya. Demikian sambutan Kepala Badan Diklat yang dibacakan Kepala Didang Diklat Kepemimpinan Jatim Bagus Pudjiono saat menutup Diklat Prajabatan Golongan II angkatan 683, 684 di Badiklat Jawa Timur, Senin (28/4). Ia mengatakan, oleh sebab itu alumni diklat setelah kembali ke tempat kerjanya harus disiplin bisa mengubah pola pikir, wawasan yang luas, sikap mental positif dan kreatif. Karena para alumni diklat harus berguna bagi orang lain yang ingin mendapat pelayanan. Dengan disiplin dan profesional alumni diklat akan bisa meningkatkan kariernya di masa mendatang. Jangan lupa tanamkan budi pekerti yang baik, karena dengan budi pekerti yang baik akan disambut baik di lingkungan kerja, pimpinan, teman dan dilingkungan keluarga. Dikatakan pula kepada peserta Diklat setelah meninggalkan tempat pendidikan dan pelatihan ini untuk kembali ke tempat tugas agar apa yang diperoleh dari tempat pelatihan selama tiga minggu dapat diterapkan di tempat tugasnya. Ilmu pengetahuan dan wawasan, pembinaan mental dan sikap perilaku yang sudah didapat dari pelatihan juga harus bisa dijalankan di tempat kerjanya. Diklat prajabatan merupakan bagian penting dalam rangkaian membentuk sosok CPNS untuk memperoleh wawasan yang luas tentang kebangsaan, mempunyai kepribadian yang baik, memiliki pengabdian dan kinerja yang berorientasi pada pelayanan. Pada prinsipnya materi yang diberikan selama diklat untuk menjangkau kopetensi dasar yang harus dimiliki oleh semua aparatur. Oleh karena itu muatan yang terkandung dalam Diklat tidak hanya menekankan pada kemampuan akademis semata, namun juga pada sikap mental dan pola perilaku disiplin dan kerja sama serta prakarsa. Dalam kelulusan Diklat ini peserta telah memenuhi salah satu persyaratan administrasi yang ditetapkan untuk menjadi PNS penuh. Namun selembar surat tanda tamat pendidikan tidak serta merta menjamin untuk menjadi sosok aparatur yang professional, namun ada beberapa prinsip kedisiplinan yang merupakan cerminan keprofesionalan seseorang. Aparatur diharap terus meningkatkan wawasan dan sarana teknologi informasi yang berkembang saat ini. Kasubit Diklat Pimpinan Tingkat Dasar Djumiati mengatakan, jumlah peserta diklat golongan II angkatan 683 dan 684 diikuti oleh 160 orang CPNS, dari kabupaten/kota di Jawa Timur. Di antaranya dari Kota Surabaya 79 orang, Kediri 36 orang, Mojokerto 3 orang, Kabupaten Sidoarjo 4 orang, Madiun 3 orang sisanya dari Situbondo dn Jember. Berdasarkan evaluasi semuanya peserta dinyatakan lulus dan berhak mendapat Surat Tanda Tamat Pendidikan (STTP) dari Badan Diklat yang kemudian sebagai suatu syarat Q wwn untuk diangkat menjadi PNS.Q

Kanker Nasofaring (KNF)

Deteksi Dini, 85 Persen Penderita KNF Mampu Bertahan Hidup Penyakit kanker nasofaring (KNF) adalah sebuah penyakit yang mematikan di dunia medis. Bagaimana tidak penyakit tumor yang menyerang saluran pernafasan manusia apanila tidak ditangani dengan cepat akan berujung terhaap kematian. Prof. DR. dr. R. Sunaryadi Tejawinata, Sp. THT (K) dari RSUD Dr. Soetomo Fakultas Kedokteran Unair mengatakan, pemeriksaan dini sangat penting dilaksanakan terhadap penyakit kanker nasofaring (KNF). Karena semakin dini diketahui akan mudah untuk pengobatan dibandingkan jika sudah masuk pada stadium lanjut. “Lebih dari 85 persen penderita KNF dapat bertahan hidup lebih dari lima tahun dengan pengobatan radioterapi pada stadium dini, bahkan penderita masih dapat beraktivitas secara normal,” terang Prof Sunaryadi. Sedangkan yang melakukan

pengobatan sudah pada stadium lanjut, hanya 15 persen yang masih dapat bertahan hidup selama lima tahun walau diberikan khemoradioterapi. Dengan kualitas hidup yang rendah dan tidak lagi bisa beraktivitas secara normal. “Artinya sangat penting dilakukan deteksi secara dini, dengan demikian kemungkinan untuk sembuh juga semakin besar,” katanya. Prof Sun panggilan akrab Prof. Sunaryadi Tejawinata mengatakan, keadaan ekonomi masyarakat masih merupakan kendala bagi penderita untuk berobat ke rumah sakit. Disamping itu masih banyak masyarakat yang tidak mendapat fa-

silitas asuransi kesehatan. Rendahnya pendidikan dan minat baca masyarakat juga ikut berperan, sehingga sulit menemukan penderita KNF pada stadium dini. Pelayanan kesehatan dokter terutama di puskesmas juga sering luput mendianosis KNF karena bervariasinya penyakit yang ditangani, bahkan tidak jarang terjadi kesalahan diagnosis sehingga tidak di rujuk ke spesialis THT-KL. Bermacam upaya telah dilakukan untuk mendiagnosis KNF secara dini untuk pasien yang dicurigai KNF, seperti pemeriksaan nasofaringoskopi, sitologi atau serologi. Namun upaya ini hanya akan dapat dilakukan setelah penderita datang ke rumah sakit. Untuk itu, ia menilai sudah saatnya dilakukan skrining untuk masyarakat yang berisiko menderita KNF seperti kelompok suku atau keluarga yang menderita KNF, karena pre-

Salah satu pasien yang menderita penyakit kanker nasofaring. valensi KNF di Indonesia masih tinggi. “Memberdayakan petugas kesehatan di basis terdepan pelayanan kesehatan seperti dokter di puskesmas dan bidan desa sangat diperlukan untuk dapat berperan mendiagnosa KNF lebih dini,” katanya. Sementara itu, ditanya

ist

pengobatan KNF dirinya mengaku, pengobatan kanker nasofaring bisa dilakukan dengan radioterapi, kemoterapi, serta paliatif. Selain itu juga ada kombinasi tambahan lainnya untuk pengobatan kanker ini. Tindakan operasi tidak dilakukan untuk jenis kanker ini karena posisinya

yang sulit dan dekat metastase kelenjar getah bening. Tindakan operasi (bedah) yang umum hanyalah biopsi, untuk stadium awal kanker ini jarang dilakukan biopsi. Dalam pengobatan penderita kanker nasofaring, Prof. Sun mengajak semua tenaga kesehatan yang tergabung dalam Surabaya Bebas Nyeri Kanker (SBNK) untuk bisa nememukan penderita sedini mungkin agar prognesisnya lebih baik. Perlu diketahui KNF adalah tumor ganas karsinoma yang berasal dari epital belakang hidung (nasofaring). Biasanya tumor tumbuh dari fosa rosenmuler dan dapat meluas ke hidung, tenggorokan serta dasar tengkorak. KNF diperkirakan sudah ada sejak lima ribu tahun lalu dengan ditemukannya tengkorak manusia Mesir kuno yang tulang dasar tengkoraknya

mengalami destruksi akibat komplikasi KNF. KNF merupakan tumor ganas di kepala dan leher yang paling banyak ditemukan di Indonesia. Penyakit ini menduduki urutan keempat dari seluruh penyakit kanker setelah kanker mulut rahim , payudara dan kulit. Jumlah KNF yang paling banyak di dunia adalah Provinsi Guangdong China Selatan (39,8/100.000). Di Indonesia penderita KNF adalah 3,9/100.000 penduduk setiap tahun. Rata-rata pasien baru KNF yang datang berobat adalah 100 orang setiap tahun .Namun di Indonesia secara nasional belum didapatkan data yang akurat. Namun, di RSUD Dr. Soetomo didapat data pada Poli Onkologi THT pada tahun 2013 terdapat 254 pasien baru dengan rangking pertama KNF, kedua Sinonasal dan Q dna ketiga laring.Q


Selasa Pon 29 APRIL 2014

SIDOARJO-GRESIK-MOJOKERTO

KELANA

Pakai Narkoba, Pelajar dan Mahasiswa Sidoarjo Ditangkap Sidoarjo, Bhirawa Kasat Narkoba Polres Sidoarjo, AKP Chotib Widiyanto, menegaskan dalam tiap tahun selalu ada saja pelajar dan mahasiswa di Sidoarjo yang ditangkap aparat Kepolisian karena penyalahgunaan Narkoba. ‘’Meski jumlahnya tak significan, tapi tiap tahun pasti ada yang tertangkap, jenis yang mereka konsumsi biasanya pil koplo, sebab harganya lebih murah bila dibanding jenis lainnnya,’’ jelas Chotib, ditemui disela-sela sosialisasi pencegahan narkoba yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab Sidoarjo dengan mahasiswa dari sejumlah Perguruan Tinggi di Kab Sidoarjo, di Edotel Sidoarjo, Senin (28/4) kemarin. Chotib setuju, mereka yang mengkonsumsi Narkoba itu supaya segera direhabilitasi. Sebab menurutnya, mereka itu termasuk orang yang sedang sakit. Mereka harus segera disembuhkan karena masa depan mereka masih panjang. Sebelum ditangkap polisi, para pelajar dan mahasiswa yang kecanduan narkoba, lebih baik di laporkan pada BNN agar segera direhabilitasi dan tak ditarik biaya. ‘’Kalau pengedar Narkoba saya setuju supaya dipenjara saja,’’ ujar Chotib. Rudi, salah satu mahasiswa di Sidoarjo peserta sosialisasi acara itu sempat menyampaikan, selain direhabilitasi para pecandu harus diberikan efek jera juga. Sebab menurutnya, kadang setelah diberikan rehabilitasi masih ada pecandu yang kembali lagi mengkonsumsi Narkoba.Q ali

Pemkab-PNPM Sinkronisasikan Kegiatan Sidoarjo, Bhirawa Agar realisasi program yang sudah dilakukan bisa berjalan baik dan lancar. Pemkab Sidoarjo dan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM MP) tahun 2014 melakukan sinkronisasi kegiatan yang sudah terprogram bersama. Proses sinkronisasi yang mengambil tema ‘Lokakarya’ telah dibuka langsung oleh Sekretaris BPM PKB, Drg Silvia Rachmi MM, Senin (28/ 4) di Aula Kantor BPM PKB Sidoarjo. Menurutnya kalau lokakarya ini diadakan bertujuan untuk mensinergikan

kegiatannya antara pemerintah dengan PNPM. Selain itu juga untuk memperkuat stakeholder dimasing-masing instansi dalam penanganan program kemiskinan. Disamping itu, pihaknya juga meminta kepada para camat dan kelurahan/desa

untuk terlibat dan campur tangan dalam menangani program-program yang sudah berjalan. ‘’Keterlibatan mereka akan sangat baik dalam evaluasi, dan kontrolnya akan lebih mudah,’’ katanya. Sementara itu, menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi dan Pengelolaan (PUEB), Sri Rukiyati SH MSi mengatakan, kalau program PNPM Perkotaan Sidoarjo sudah berjalan sejak tahun 2007. Anggarannya semula dari pemerintah pusat, setiap tahun hasilnya bisa berjalan dengan

Caleg PDIP Ancam Lapor Polisi Kota Mojokerto, Bhirawa Nunuk Suryani, calon legislatif (caleg) dari PDIP Dapil 2 Magersari (Wates, Magersari, Gedongan, Balongsari) Kota Mojokerto menegaskan bakal melapor ke polisi terkait dugaan perolehn suaranya dicuri. Wanita yang juga Istri pejabat eselon II Pemkot Mojokerto ini mengaku mengantongi bukti perolehan suaranya pada pileg lalu, di sebuah TPS di Kel Magersari berpindah ke Caleg jadi dibawahnya. Dalam Pemilihan Legislatif 9 April lalu, Nunuk mendapat 1,302 suara. Atau selisih 69 suara dari pesaingnya Darwanto yang berstatus incumbent. Mantan politisi Golkar yang loncat partai ke PDIP itu mendapat 1,371 suara. Nunuk yang mengaku menjadi korban pencurian suara itu tidak saja melaporkan kasus ini ke polisi, tapi juga sekaligus ke Panwaslu dan pihak DPP PDIP sebagai pucuk partainya. ‘’Dalam form C1 (partai) disebuah TPS di Kel Magersari saya mendapat 32 suara. Tapi dalam form D1 (kelurahan) suara saya mendadak hilang dan bergeser ke suara Caleg dibawah saya. Indikasi adanya tindak pidana pencurian ini kami jadikan dasar laporan polisi sembari mengumpulkan bukti D1 di kelurahan lainnya,’’ ujar Nunuk Suryani, ditemui Senin (28/4) kemarin.Q kar

Berdasarkan hasil penelitian administrasi Calon Anggota KPU Kota Surabaya, dengan ini diumumkan namanama yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi tertulis, sebagai berikut: NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78

Bupati Gresik Raih Penghargaan KPPD Award 2014 kinerja Pemkab Gresik selama tahun 2012. Pada penilaian dan evaluasi awal dilaksanakan jajaran Pemprop Jatim. Berbagai jajaran terlibat mulai dari Inspektorat Propinsi, BPKP, Biro Pemerintahan Umum Pemprov Jatim. Tahap selanjutnya penilaian dilakukan Tim evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) dari Kementerian Dalam Negeri. Menurut Yusuf, penilaian dan evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (KPPD) ini meliputi berbagai aspek yang termasuk urusan wajib yang harus dilaksankan pemerintah daerah. Penilaian meliputi masing-masing bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, pekerjaan umum, ketenagakerjaan, investasi, pertanian dan lainnya.Q eri

anggaran itu yang sudah terealisasi sekitar 99,9%,’’ katanya. Jumlah anggaran juga terus mengalami peningkatan yang cukup baik. Apabila dibandingkan jumlah bantuan tahun 2013 terjadi peningkatan sebesar Rp6.470.750.000 dari jumlah bantuan 2012 yang hanya sekitar Rp29.022 miliar. ‘’Dengan anggaran sebesar itu, makanya dalam penerapannya kita harus melakukan sinkronisasi, agar dalam pelaksanaan kegiatan yang sudah terprogram bisa berjalan seiring bersama-sama,’’ jelas Sri Rukiyati.Q ach

JL DHARMAWANGSA 29 SURABAYA PENGUMUMAN HASIL PENELITIAN ADMINISTRASI CALON ANGGOTA KPU SURABAYA Nomor : 02/PG.TIMSEL-KPUSBY/IV/2014

kerin ikanto/bhirawa

Gresik ini merasa senang. Apalagi penghargaan itu diterimanya sehari setelah menerima penghargaan K3. ‘’Saya merasa bangga dan terima kasih kepada semua pejabat serta jajaran Pemkab Gresik, sehingga Gresik kembali menerima penghargaan. Dengan penghargaan ini maka akan memacu kami semua untuk berkerja lebih baik lagi,’’ kata Wabup Qosim di rumah dinasnya Minggu (27/4). Sementara menurut Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan, Moch Yusuf Ansyori, ada 45 Kabupaten/ Kota se Indonesia yang menerima penghargaan serupa. Namun penghargaan yang diraih Kab Gresik berpredikat tertinggi. Evaluasi dan penilaian penghargaan tahun 2014 ini, katanya, dilaksanakan atas

baik, akhirnya pada 2009 telah dilakukan sharing anggaran dengan APBD Sidoarjo. Hingga kini telah melibatkan sebanyak 15 kecamatan. Jadi program ini untuk memberdayakan masyarakat tentang penanggulangan kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan. Bantuan langsung PNPM Mandiri Perkotaan tahun 2013 dana yang tersedia sebesar Rp35 miliar, terdiri dari APBN sebesar Rp33 miliar dan dana dari APBD sebesar Rp2,5 miliar, semuanya sudah berjalan dengan baik. ‘’Dari jumlah

TIM SELEKSI CALON ANGGOTA KPU KOTA SURABAYA DI GEDUNG EX-PPMB UNIVERSITAS AIRLANGGA

Mewakili Bupati Gresik, Wakil Bupati Gresik, Drs Moh Qosim MSi saat menerima penghargaan KPPD Awarad 2014 dari Kementerian Dalam Negeri.

Gresik, Bhirawa Setelah sehari sebelumnya mendapat penghargaan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dari Gubernur Jatim, H Soekarwo. Bupati Gresik, Ir Sambari Halim Radianto MSi kali ini kembali meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri atas Kinerja Penyelenggara Pemerintahan Daerah (KPPD) dengan predikat tertinggi. Penghargaan itu diterimakan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto kepada Bupati Gresik yang diwakili Wakil Bupati (Wabup) Gresik, Drs Mohammad Qosim MSi di Hotel Syahid Jakarta, Jum’at malam kemarin. Penghargaan itu terang saja membuat orang nomor satu di jajaran Pemkab

5

NOMOR PENDAFTARAN 1 3 4 6 7 8 9 10 11 13 14 15 16 17 18 20 22 24 26 27 28 30 32 33 35 36 37 39 40 41 42 45 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 58 59 60 62 64 65 66 67 68 69 70 71 72 75 76 77 78 79 80 81 82 85 86 87 88 90 91 92 93 94 96 97 98 99 100 101

NAMA CALON Suyipto, S.H, M.Pdi Syamsul Anam Yunus Mustofa Herdiana Priyo Utomo S.Sos Fauziatul Iffa, S.Pd Eka Rahmawati Agus Widodo Novi Amirul Fatah, S.Pd Muhammad Cholid Asyadullah Isnadi, S.H Mochammad Heru Kurniawan Drs. H. M. Tojjib M.Si Robiyan Arifin, S.H, M.H Usman Moch Ashadi Dahlan Sururi S.H Fajar F Tambunan Purnomo Satriyo P Denny Andri Arianto Hery Purwanto Harijono Afandi Ari Soelistio Siti Lailatus Sofiyah Novly Thyssen Ani Purwati, S.H, M.H Abd Safik Kanisius Karyadi Hasan Arifin Wahyu Kuncoro Nur Syamsi Muhibbudin Zuhri M.S Agung Saputra, M.IP S. Rofiatun.A Didik Setyo Wahono Drs. Saiful Rochman, M.M Innie Roaita, S.T Sakiyono, S.E Iksan Fauji Muhammad Zaini Moh Ridwan, S.H Librantoro Abadi Abdul Wahab Amang Muazam Abd Aziz S.E Budi Asmoro Windhi Ariesman Ferry Rismawan Muhammad Zuhdi Arie Juswanti, S.H, M.H, M.Si Y. Baliyya Ridjal Alifi R Joko Purwantoro Fitriyan Yulianto Nurul Amalia Pieter Tamaela Made Margabudhi Niken Pramedi Danang Dwi P Radian Jadid Miftakhul Gufron Hj. Robiatur Rochmah Supri Kusbiantoro Mahfudz Nanang Fachrurrozi Nurul Suhesti Bakron Hadi Sudjianto S.H Eko Juni Witanto Suhartono Rachmat Ihya Wahyu Hiejan Safri Efraim Eddy Thamos Suyanto M. Zainul Anwar Rintoko

JENIS KELAMIN L L L P L P P L L L L L L L L L L L L L L L L L L P L P L L L L L L L P L L P L L L L L L L L L L L L P L L L L P L L L L L L P L L L P L L L L L L L L L L

PEKERJAAN

ALAMAT

Guru Swasta Guru Privat Anggota KPU Surabaya Swasta Guru LSM Anggota KPU Surabaya Guru Swasta Swasta Swasta Pensiunan PNS Anggota KPU Surabaya Swasta Swasta Swasta Swasta Swasta Swasta Dosen Swasta Pensiunan PNS Swasta Swasta Swasta Swasta Dosen Swasta Swasta Guru Dosen Swasta Guru Swasta Swasta Swasta Pensiunan PNS Swasta Swasta Wartawan Guru Swasta Swasta Wartawan Guru Swasta Swasta Wartawan Guru Swasta Dosen Swasta LSM Swasta Swasta Swasta Swasta Swasta Swasta Swasta Swasta Swasta Swasta Guru Swasta Swasta Dosen Swasta Swasta Swasta Swasta Guru Swasta Swasta Swasta Swasta Swasta

jl Pandean III/5 sby Rungkut Menanggal Harapan X/10 Jl Tubanan Baru Blok G No 02 Rungkut Harapan C/5 Ry Kendung Jaya 22 Sby Dupak Rukun 2/10 Sby Jl Manyar Sabrangan 106 Sby Karangrejo 9/33 Nginden 5/27 Surabaya Gembili Raya 51 Sby Waru Gunung Rt 01/01 Jl. Karah V/42 Surabaya Jl. Medokan Asri Utara IV /25 sby Jl Tuwowo II/12 Sby Jl. Sawentar Barat I /5-y Jl. Peneleh IX/30 Sby Jl. Made Sambikerep Sby Jl. Ketintang Baru XVII/54 Jl. Tapak Siring 10/02 Dukuh Kupang 31/5 Jl. Koblen No.07/a.51 Endrosono I/7 Jl. Bentul 8/54 Jl. Manukan Asri A-N/37 Jl. Tanggulangin 7 Sby Kedung baruk 16/66 Manukan Lor 7 H no.09 Wisma Tengger X / 20 Sby Jl Kedung Asem VI/32 Rungkut Jl. Candi Lontar Kulon 6/19 Sby Bulak Banteng Wetan 9/44 Ploso 2/22a Plemahan X /22 Siwalankerto Utara 2/2 Sambirogo N-28 Sby Tanah Merah 3/37 Ngagel Baru I/44 Sby Jl. Candipuro No.1/1 Sby Jl. Mrutu Kalianyar 48a Sby Jl. Menanggal 2/ Anggur 4 Sby Jl. Pradah Kali Kendal W.A Kebonsari Elveka Barat Kav 07 Kebonsari V/18 Jl. Menur III/29 Surabaya Jl. Kutisari Utara No.24 Jl. Bulak Banteng Wetan 14/9 Banowati 2 /48A Sby Jl Pucangan I/28 Sby Jl Rungkut Permai V/L-4 Jl. Pogot V/71 Sby Jl Randu Barat V/34 Sby Jl Tanjungsari No.83 Sby Jl. Menanggal 4 mori 7 Sby Jl. Dukuh Menanggal X/5 Jl. Kebraon IV/17 Karangpilang Kedungasem IX /48 A Kedinding Tengah Sekolahan Vc/34 Rungkut Kidul RK VG/28 Medayu Selatan XI/32 Jagir Sidomukti V/6 Manyar Sambongan 67 Kejawan Putih BMA 33 Wonocolo II/2 Sby Nyamplungan Balokan 57 Sby Kalijudan IV/25 Sby Kalibokor 76 B/ Sby Manukan Mukti II/11b/22 Tenggilis Utara 7/36 Jl. Sambikerep Bringin 45 Banyu Urip Kidul VI/23 Bringin 19 Sby Surtikanti II/2 Klampis Ngasem 86 Jl. Sumber Mulyo 6/36 Jl. Simpang DPU 2/21 Jl. Medayu Utara XIV/2 Jl. Sidoyoso Wetan 3/1 JL Kebonsari VII B/17 A

Seleksi tertulis akan dilaksanakan pada: a. hari/tanggal : Rabu, 30 April 2014 b. Waktu : 10.00 – 12.00 WIB c. Tempat : R. 303 Gedung A Fakultas Hukum Universitas Airlangga Jl. Dharmawangsa Dalam Selatan Surabaya Peserta seleksi tertulis agar hadir 1 (satu) jam sebelum seleksi dimulai, dengan membawa alat berupa pensil 2B dan ballpoint, serta menunjukkan kartu identitas diri (KTP) yang asli kepada petugas saat pelaksanaan registrasi. Surabaya, 27 April 2014 TIM SELEKSI CALON ANGGOTA KPU KOTA SURABAYA KETUA ttd DRS. MACHMUD SUHERMONO

No Day No Party di Gili Trawangan No Day No Party menjadi jargon tiada hari tanpa pesta bule mancanegara yang memburu kesenangan di Pulau Gili Trawangan, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gelap pun menjadi terang oleh cahaya lampu cafe yang berjajar di garis pantai pulau yang berada di Kab Lombok Barat itu. Tak ada deru mesin mobil atau motor, hanya speedboot yang mengantar pengunjung dari daratan Pulau Lombok menuju Gili Trawangan. Karena memang tak ada kendaraan bermotor, kecuali sepeda angin dan dokar wisata. Tak ada polisi, hukum negara tak berlaku di pulau itu, karena yang berlaku hukum adat. Tak ada sampah di pantai sebagaimana yang ditemui di Pantai Kuta,Bali. Pulau itu sangat bersih, airnya bening kebiruan. Pasirnya putih, sejauh mata memandang yang terlihat hanya bule berpakaian bikini yang berjemur di tepi pantai. Tak ada hari tanpa pesta, itu sudah klop dengan kehidupan di pulau terpencil itu. Para bule datang untuk menikmati kesenangan, bebas berpakaian, bebas Narkoba, bahkan bebas melakukan ciuman. Jadilah pulau ini benar-benar Pulau Telanjang. Pulau yang menjanjikan kebebasan sebebas-bebasnya. Melihat bule bermesraan di pantai dengan pakaian seadanya, merekapun cuek dengan lingkungan sekitarnya, selama tak mengganggu privacy maka. ‘’No body care,’’ ucap pengunjung pulau itu, Lalu Ahmad Jajadi.

Sensasi kebebasan itu memang di jual Gili Trawangan atau bule menyebutnya Pulau Gili dan orang jawapun menyebutnya Gili Trowongan. Seperti Gula saja, sejak dibuka tahun 1994, pulau ini mampu mendatangkan turis asing dari penjuru dunia. Pernah pula kedatangan Karim Benzema, pemain Timnas Perancis yang saat ini bermain di real Madrid, juga pemain Timnas Brasil, Marcello, bahkan Artis Richard Mark juga kesana. Pemandangan di siang hari memang seperti biasa, turis berjemur, berendam, bermain snorkeling sambil melihat terumbu karang. Tapi suasana berubah 180 derajat begitu memasuki malam hari. Malam begitu panjang dengan hentakan aneka music. Cafe yang berjejer itu menyuguhkan music berbagai genre. Yang suka reggae disediakan tempat khusus, rock, blues atau disko juga ada tempatnya sendirisendiri. Tinggal turisnya memilih tempat mana yang cocok dengan selera musiknya. Namun karena letak cafe itu berjauhan sehingga suara musiknya tak tembus ke cafe lain. pesta digelar semalam suntuk dengan sudut-sudut entitasnya. Yang

berasal dari Swedia bergabung dengan rekannya sesama bangsa, begitu pula dari Norwegia atau Belanda berpesta dengan satu rumpun bangsanya. Jayadi mengatakan, melihat suasananya rasanya bukan seperti di tanah air. Begitu banyaknya turis pada musim panas mulai April sampai November, begitu banyaknya orang asing sehingga warga lokal sendiri merasa seperti menjadi turis di negaranya sendiri. Ini sudah memasuki musim turis artinya tingkat kunjungan turis Eropa meningkat tajam. Mereka datang untuk menginap di Senggigi atau di Pulau Gili Trawangan. Sebagai tempat wisata yang mengandalkan pantai dan lautnya , NTB (Nusa Tenggara Barat) harus mengandalkan NTB (Nasib Tergantung Bali). Mengingat tujuan datang yang utama mengunjungi Bali, kalau ada waktu baru datang ke pulau Lombok. Meskipun minim fasilitas, Pulau Gili menjanjikan keindahan yang dibutuhkan turis. Di pantai itu tak ada sumber air bersih. Namun di dalamnya terdapat hotel bintang empat. Bungalownya mirip kandang kambing karena atapnya dari daun kelapa ditawarkan semalam Rp1,8 juta. Untuk mendapatkan air bersih harus didatangkan dengan perahu dari Pulau Lombok Barat yang jauhnya ditempuh dengan perahu 3 jam. ‘’Itu yang membuat hotel di sini mahal walaupun fasilitasnya minim,’’ tandasnya.

Untuk hotel bintang 4 yang letaknya agak jauh dari pantai tarifnya Rp1,2 juta per malam. Fasilitas yang minim itu tak menjadikan hotel tidak laku, justru turis berebut memesan. Mereka datang tak cukup dua atau tiga hari seperti wisatawan lokal tetapi bisa bermingguminggu. Minimal satu minggu bermalam di di kawasan ini. Sekali lagi pulau ini menjual kebebasan. Jangan dikira turis Eropa itu datang ke pulau ini sudah membawa pasangan. Mereka kadang yang perempuan datang sendiri berdua atau bertiga. Begitu pula laki-lakinya juga datang tak sendiri. mereka mudah berkomunikasi atau bertemu di saat pesta dansa. Di saat pesta itu, yang jomblo dengan jomblo saling berpadu dengan menawarkan goyangan dansa. Seramnya lagi pesta dengan minuman keras itu dibikin sampai semuanya teler. Taruhannya bagi yang mabuk paling awal maka harus bersedia di buka pakaiannya. Bahkan sampai bugil. Itulah Gili Trawangan, dengan mabuk dan tanpa selembar kainpun, jangan harap ada yang mau peduli. Tak ada yang peduli karena mereka datang memang untuk mendapatkan kebebasan seperti ini. Sekali lagi no body care. Sisi baiknya barangkali, di tempat ini tak ada pencurian, perampokan apalagi pembunuhan. Sehingga tak diperlukan polisi. Barang yang diletakkan di meja sampai berhari-hari tak

hadi suyitno/bhirawa

Suasana Pantai Gili Trawangan di penuhi turis asing yang hanya berbikini. akan hilang. Mereka malu untuk mencuri, bahkan untuk membuang puntung rokok tak sembarangan. Kondisi ini menjadi berbalik ketika yang datang pengunjung lokal,mereka membuang meludah, membuang punting rokok sembarangan. Tak ada yang menegur, tetapi tatapan turis atau pengunjung lokal menyiratkan permohonan agar tak membuang sampah sembarangan. Hamid, petugas Pam Swakarsa Gili Trawasangan mengatakan, kebersihan sangat diutamakan di pulau ini. Turis sangat menyukai kebersihan dan sangat menghargai dan menghormati kebersihan. Pulau Gili Trawangan sebenarnya terdiri dari 3 pulau kecil, yakni Trawangan, Meno dan pulau air.

Pulau air belum dikembangkan walaupun alamnya tak kalah. Sementara Pulau Meno, dikhususkan bagi bule yang mencintai keheningan. Di pulau kecil yang jaraknya 30 menit dengan speedboot dari Trawangan, ini tidak ada fasilitas apapun. Kecuali hanya rumah kecil, dan alat masak seadanya. Inilah tempatnya bagi mereka yang ingin menjauh dari duniawi. ‘’Bukan hanya bule tua, banyak yang usia muda berpasangan berada di Meno,’’ katanya. Taglinenya sama di Pulau Meno ini orang tak peduli dengan orang lain. Orang tak mengurusi urusan orang lain. Mau jungkir balik sendiri juga suka-suka. Kebebasan yang sebebasnya bahkan lebih bebas dari kebebasan di negaranya.Q hds


JAWA TIMUR

6

KA Lebaran Ditambah Dua Gerbong

KILAS JATIM

Jalan Poros BabatJombang Terendam Air Lamongan, Bhirawa Salah satu titik jalan poros BabatJombang, persisnya di Desa Tlebung, Kecamatan Kedungpring, kembali terendam air menyusul hujan deras yang turun beberapa hari terakhir di wilayah Lamongan dan sekitarnya. Pantauan di lapangan, genangan tersebut dipicu meluapnya aliran air yang tak mampu ditampung aliran anak sungai. Kondisi ini diperparah dengan buruknya drainase (saluran pembuangan). Salah seorang warga, Sukamto mengatakan, kalau tak ada hujan susulan, genangan hanya bertahan sekitar dua hari.’’Kalau hujan terus-menerus, genangan seperti comberan itu bisa bertahan berhari-hari,’’terang warga Desa Tlebung,kecamatan setempat ini. Dengan adanya genangan ini,poros Babat-Jombang yang selalu dipadati lalu lalang kendaraan bermotor ini mengakibatkan macet panjang.Bahkan,warga sekitar harus mengatur kendaraan untuk bergantian lewat dari satu arah karena jalan tidak memungkinkan untuk dilewati langsung dua arah. Di titik jalan poros Babat-Jombang ini terdapat tiga tempat genangan. Semuanya melingkupi wilayah desa Tlebung. Genangan tersebut hanya berjarak 500 meter dari jarak genangan lainnya. Semua jenis kendaraan harus ekstra hati-hati saat melintas di lokasi banjir.Tidak terkecuali dari arah utara maupun selatan. Warga Tlebung hanya menjadikan derasnya arus air sebagai tontonan karena tidak ada yang bisa diperbuat.Q mb1

Malang, Bhirawa Lonjakan penumpang pada momen Hari Raya Idul Fitri, yang jatuh pada akhir Juli 2014, diperkiran di Malang juga terjadi lonjakan penumpang, karena itu PT Kereta Api Indonesia (KAI), akan menambah dua gerbang angkutan lebaran. Untuk tambahan keberangkatan dari Stasiun Kotabaru Malang.

Bupati Tantri Resmikan Penggunaan Air Bersih Probolinggo, Bhirawa Masyarakat Desa Tegalsono Kecamatan Tegalsiwalan yang selama ini sering mengalami krisis air bersih sudah tidak sulit-sulit lagi untuk mencari air bersih. Pasalnya Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) telah membuat penampungan air bersih di desa tersebut dengan memanfaatkan mata air Sumber Tancak Kecamatan Tiris. Pemanfaatan air bersih ini diresmikan penggunaannya oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE, di kediaman Kepala Desa Tegalsono Kecamatan Tegalsiwalan Asmali. Menurut Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE, Senin 28/4, bahwa air bersih yang berada di desa Tegalsono tersebut memanfaatkan mata air Sumber Tancak Kecamatan Tiris yang berjarak sekitar 22 kilometer. Hal ini dilakukan, karena pengeboran yang dilakukan oleh pihak desa tidak pernah berhasil. “Proyek air bersih ini merupakan sarana terpenting dalam setiap pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Semoga keberadaan air bersih ini dapat membantu kebutuhan masyarakat yang selama ini kesulitan untuk mendapatkan air bersih,” ungkap Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE.Q wap

KEHILANGAN SITUBONDO HILANG STNK nopol P 5161 EY, a/n Endang Wahyuda, Ds Silomukti RW 04/01, Kec. Mlandingan, Situbondo. No.505/IMB/BI-II/2014

TULUNGAGUNG KEHILANGAN STNK, Honda, th. 1979, Merah, AG3325TH, a/n. Aneka Yenni Widyatuti, Ds. Kalangbret, Kauman-T.Agung No.506/IMB/BI-II/2014 KEHILANGAN STNK, Spd Mtr, th. 2010, Hitam, AG6579RK, a/n. Mustari, Dsn. Suwaru RT 03/03, Ds. Segawe, Pagerwojo-T.Agung No.507/IMB/BI-II/2014 KEHILANGAN STNK, Honda, th. 2012, Hitam, AG2597OI, a/n. Dwi Wahyuni, Ds. Sobontoro RT 4/4, BoyolanguT.Agung No.508/IMB/BI-II/2014 KEHILANGAN STNK, Honda, th. 2008, Hitam Silver, AG6711SY, a/n. Heru Mursono, Ds. Tunggulsari RT 4/3 Kedungwaru-T.Agung No.509/IMB/BI-II/2014 KEHILANGAN STNK, Honda, th. 2007, Hitam Silver, AG3611SS, a/n. Katemi, Ds. Kalibatur RT 2/1, KalidawirT.Agung No.510/IMB/BI-II/2014

ist

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat momen lebaran, PT KAI akan menambah dua gerbang angkutan.

Sri Winarto, Manajer Humas PT KAI Daops 8 Surabaya, kepada wartawan di Malang Senin 28/4 kemarin, mengatakan, jika pihaknya akan menambah dua gerbong kereta tambahan. Kereta tambahan tersebut adalah KA eksekutif Gajayana dan KA ekonomi Matarmaja jurusan MalangJakarta. Menurut Sri Winarto, dengan KA tambahan itu untuk kereta Gajayana nantinya akan menyediakan tambahan 350 seat atau tempat duduk untuk setiap keberangkatan. Sementara untuk KA Matarmaja ekonomi AC disediakan tambahan 896 kursi untuk setiap keberangkatan. Namun lanjutnya, untuk jadwal keberangkatan KA lebaran hingga saat ini masih belum ditentukan. Karena, saat mudik lebaran yang disiapkan PT KAI dilakukan selama lebih dua Minggu, yakni pada H-7 lebaran mulai 21-27 Juli 2014, serta hingga H+7 lebaran yakni 30 Juli-7 Agustus 2014. "Diperkirakan puncak arus mudik akan

terjadi mulai H-2 lebarang hingga H+2 lebaran," terang Sri Winarto. Pihaknya lantas menuturkan, soal harga tiket selama musim mudik lebaran untuk KA non komersial yang selama ini mendapatkan subsidi pemerintah tidak akan ada perubahan harga. Untuk KA Matarmaja, jika pada hari biasa harga tiket sebesar Rp 65 ribu, maka pada mudik lebaran harganya tetap tidak ada perubahan. Sedangkan KA komersial atau kelas eksekutif, pada saat mudik lebaran PT KAI memberlakukan tarif batas atas. Di tempat yang sama, Kepala Stasiun Kotabaru Malang, Sofyan menjelaskan, selain dua KA tambahan, pihaknya juga menyiapkan tujuh KA reguler yang juga digunakan sebagai transportasi mudik lebaran. Setiap harinya, kata Sofyan, pihaknya menyediakan 3.562 tempat duduk untuk kereta berbagai jurusan dari Malang. Dengan rincian, KA Matarmaja jurusan Malang Jakarta dengan jumlah 848 seat, KA Majapahit ekonomi AC dengan 608 seat, KA Bima jurusan Malang-SurabayaJakarta dengan 350 seat, KA Gajayana eksekutif 350 seat, KA Tawangalun jurusan Malang-Banyuwangi dengan 530 seat, serta KA Malioboro jurusan Malang-Yogyakarta dengan 150 seat eksekutif dan 250 seat kelas ekonomi. Sedangkan untuk KA Malabar jurusan Malang Bandung Raya pihaknya menyediakan 486 seat, dengan rincian dengan 150 seat kelas eksekutif, 124 seat kelas bisnis, dan 212 seat kelas ekonomi AC.Q mut

Pansus LKPJ Bupati Minta 50 Siswa SD Berkebutuhan Khusus Ikut Pembinaan Pemkab Blitar Lakukan Kajian PAD Kabupaten Blitar, pembangunan di KaBhirawa bupaten Blitar cukup Panitia Khusus banyak,” jelasnya. (Pansus) Laporan KeUntuk itu kata Lutterangan Pertanggufi Aziz, pihaknya mengjawaban (LKPJ) minta kepada PemBupati Blitar DPRD kab Blitar melakukan Kabupaten Blitar kajian potensi PAD, meminta eksekutif termasuk sistim peuntuk melakukan kanagihan agar dalam jian Potensi Pendapenetapan target patan Asli Daerah PAD di setiap objek (PAD). bisa sesuai dengan hartono/bhirawa Ketua DPRD Kabukondisi di lapangan. Guntur Wahono paten Blitar Guntur “Jika mekanisme Wahono mengatakan aturan bisa dilaksapoin tersebut menjadi satu di antara nakan dengan baik dan maksimal, catatan yang diberikan DPRD akan tercapai target PAD yang Kabupaten Blitar terkait dengan telah ditetapkan setiap tahunLKPJ Bupati Blitar tahun 2013 soal nya. Sehingga yang harus dilakuPendapatan Asli Daerah (PAD). kan regulasi yang ada di jalan “Untuk persoalan PAD perlu sesuai dengan aturan main yang diberikan perhatian tersendiri, ada,” ujarnya lagi. sebab ini juga berkaitan dengan Dikonfirmasi usai mengikuti perencanaan APBD di Kabupaten Rapat Paripurna, Bupati Blitar Blitar,” kata Guntur Wahono, Herry Noegroho mengatakan seSenin (28/4). suai ketentuan dewan tidak berhak Ditambahkan Ketua Pansus menolak maupun menerima LKPJ LKPJ Bupati Blitar Lutfi Aziz ada Bupati, namun sebatas membebeberapa sektor PAD yang tidak rikan catatan-catatan strategis sesuai target yang ditetapkan, d saja. Dan pihaknya akan meniniantaranya seperti PAD dari Ijin daklanjuti semua catatan-catatan mendirikan Bangunan (IMB), strategis tersebut termasuk di dimana seharusnya PAD dari antaranya soal kajian PAD. sektor tersebut bisa memenuhi tar“Semua catatan strategis yang diget bahkan lebih, karena pendirian berikan dewan kepada kami akan bangunan semakin marak. kami tindaklanjuti sesuai dengan “Saat ini aturan harus ditegak- aturan yang berlaku, sehingga makan, sehingga akan berdampak sukan dari DPRD Kabupaten Blitar pada sektor lain. Harusnya jika kepada program kerja Pemkab Blitar semua bisa diterapkan secara akan menjadi bagian untuk memaksimal tentunya PAD juga akan ningkatkan kesejahteraan masyabertambah. Apalagi saat ini rakat,” ujar Herry Noegroho. Q htn

Disperindag Sulap Hutan Kota Jadi Sarana Rekreasi Upaya Dinas Perindustri Perdagangan dan ESDM Pemkab Jember untuk menjadikan rest area Jubung sebagai sentra kuliner dan produk unggulan Jember, bukan hanya isapan jempul belaka. Pemkab terus melakukan upaya terobosan dan inovasi agar hutan kota yang ada di Jubung Kec.Sukorambi berjalan secara optimal. "Ini salah satu alternatif untuk memecah pusat keramaian kota yang selama ini tersentra dijantung kota. Dengan adanya rest area yang akan multifungsi manfaatnya, masyarakat tidak perlu lagi bergerak ke kota untuk mencari hiburan, karena disini banyak sekali bentuk permainan dan kuliner," ujar Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan ESDM Achmad Sudiyono di sela-sela pembukaan caffe "Cak Wang" direst area Jubung, kemarin. Menurut Achmad Plant rest area Jubung ini memang dijadikan sarana rekreasi keluarga dam olah raga. Karena lahan "tandem" Perhutani-Pemkab Jember selain tersedia sarana bermain anak, juga dise-

Selasa Pon 29 APRIL 2014

diakan jogging track bagi masyarakat yang hendak berolahraga."Kita sediakan jogging track diarea ini, selain hanya sejuk karena dipenuhi pohon mahoni, lokasinya juga menunjang untuk sarana olah raga," terangnya. Selain itu, Disperindag juga menyediakan lahan untuk stand yang ingin usaha kuliner dilokasi rest area. Para pedagang kuliner bisa bangun sendiri atau menunggu tenda bantuan dari Perbankan." Hampir seluruh lahan sudah habis terisi, dalam beberapa bulan nanti, dipastikan area ini akan menjadi pusat keramaian baru," tandas mantan Kepala Dinas Pendidikan Jember ini kemarin. Selain itu, pihanya akan

efi/bhirawa

Salah satu grup musik Sansekerta dari Unej saat tampil di rest area Jubung. memberikan fasilitas penerangan yang optimal sehingga menambah keindahan kota Jember. "Lahan ini dulu sepi dan gelap kalau malam. Dengan lampu penerangan yang optimal, masyarakat tidak takut lagi berkunjung. Apalagi ditunjang dengan stand-stand kuliner yang diharapkan melayani pengunjung 24 jam," tandasnya pula. Selain itu, Achmad men-

coba menyajikan berbagai hiburan disaat malam minggu tiba. Pihanya akan koordonasi dengan Dinas Sosial untuk membina secara serius musik jalanan yang selama ini dibina oleh Dinsos."Paling tidak seminggu sekali, mereka tampil direst area ini secara bergantian. Sehingga bakat mereka tersalurkan secara baik dan tidak lagi ngamen di jalanan," pungkasnya pula.Q efi

Situbondo, Bhirawa Banyaknya siswa yang memiliki kebutuhan khusus di Situbondo, mendapat perhatian serius Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur. Setidaknya ada 50 siswa Sekolah Dasar mengikuti pembinaan Tetirah di Batu Malang. Para siswa yang rata-rata masih berusia 10 tahun ini, memiliki kebutuhan khusus yang berbeda-beda. Umumnya, para anak-anak ini memiliki kebutuhan khusus seperti bandel dan agresif. Selain itu ada pula karena minder, pemalu dan kurang bertanggungjawab alias manja. Mereka memiliki latar belakang yang berbeda-beda pula, seperti kurang perhatian keluarga, masalah ekonomi serta disebabkan karena faktor lingkungan. “Puluhan siswa SD berkebutuhan khusus ini mendapat pembinaan tetirah selama 25 hari,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Situbondo, Basuki

SH, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Resos), Dwi Totok Irianto, kemarin. Hasilnya cukup mengejutkan, kata Dwi Totok, sebab dari 50 anak yang memiliki kebutuhan khusus bisa berubah secara total. Bahkan, kata mantan Kepala Bidang Pendidikan menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo itu, anak paling bandel yang disebut-sebut kerap mengintip orang mandi di sungai, menjadi siswa paling rajin selama mendapat pembinaan Tetirah. Begitu pula dengan anak minder dan pemalu, sambung Dwi Totok, siswi yang disebut-serbut kurang terurus karena ditinggal pergi bekerja ke Malaysia ibu kandungnya, berubah mejadi anak paling berani tampil di muka umum. “Bahkan saat tampil di acara penutupan, aksi anak ini membuat sejumlah guru pendampingnya menangis,” ungkapnya.Q awi


JAWA TIMUR

Selasa Pon 29 APRIL 2014

KILAS JATIM

PPK Kembalikan Logistik Pemilu Situbondo, Bhirawa Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), mulai mengembalikan alat Logistik Pemilihan Umum ke Kantor Komisi Pemilihan (KPU) Situbondo, kemarin (28/4). Hingga Sabtu (26/4) sore kemarin, sudah ada sekitar 10 Kecamatan mengembalikan logistik. Berbagai logistik tersebut kemudian dimasukan ke dalam gudang KPU Situbondo, di jalan Cendrawasih, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota Situbondo. Kepala Bagian Logistik KPU Situbondo, Ainur Rofik menjelaskan, logistik yang sudah dikembalikan ke KPU langsung dimasukkan gudang agar kondisinya terawat dan tidak rusak. Menurut Ainur Rofik, meski tak semua Kecamatan mengembalikan logistik pemilu, namun hari ini diharapkan pengembalian logistik itu sudah rampung. Ainur Rofik menambahkan, pengembalian logistik memang baru dilakukan setelah KPU menyelesaikan rekapitulasi suara. “Dengan demikian, para pegawai KPU lebih fokus menyelesaikan semua tahapan Pemilu satu persatu,” tegas Ainur Rofiq, kemarin. Q awi

7

Disbudparpora Kembali Kelola Pantai Popoh Tulungagung, Bhirawa Pengelolaan tempat wisata Pantai Popoh Tulungagung bakal berubah. Dari yang kini dikelola oleh Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) ke Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Pemkab Tulungagung. Demikian diungkapkan Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo SE MSi pada Bhirawa, Senin (29/4). “Sudah ada rencana untuk mengembalikan pengelolaan Pantai Popoh dari PDAU ke Disbudparpora. Kita kembalikan lagi,” ujarnya. Selain itu, lanjut Bupati Syahri, Disbudparpora juga akan mengelola kembali tempat wisata dan peristirahatan Argowilis di lereng Gunung Wilis Kecamatan Sendang. “Nanti Pantai Popoh dan Argowilis dikelola kembali oleh Disbudparpora,” terangnya. Sebelumnya, keberadaan tempat wisata Pantai Popoh dan Argowilis memang dikelo-

la oleh Disbudparpora. Namun beberapa tahun belakangan sampai kini pengelolaannya diambil alih oleh PDAU. Pengembalian aset pariwisata ke Disbudparpora, menurut Bupati Syahri Mulyo yang baru saja menyelesaikan studi S2-nya di Universitas Merdeka Malang ini agar pengelolaannya dapat efisien. “Mudah-mudahan dengan dikembalikan ke Disbudparpora kedua tempat wisata itu akan lebih berkembang lagi,” tuturnya. Menjawab pertanyaan, Bupati Syahri berharap pula Pantai Popoh dapat berkembang seperti halnya tempat wi-

sata WBL di Lamongan. Apalagi sebagai SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), Disbudparpora dapat lebih leluasa dalam mengembangkannya. “Secara teknis mereka (Disbudparpora) dapat mengembangkan tempat pariwisata lebih baik. Pantai Popoh kemudian hari bisa menyaingi WBL mengapa tidak?. Nanti tinggal bagaimana Disbudparpora dalam menggandeng pihak ketiga,” paparnya. Seperti diketahui, Pantai Popoh yang dulu dikenal dengan sebutan PIP (Pantai Indah Popoh) merupakan tempat wisata pantai yang cukup populer di Jatim pada era tahun 1980-an. Pantai yang berada di laut selatan Tulungagung ini banyak menjadi jujugan pelancong ketika liburan tiba. Namun keberadaan Pantai Popoh sebagai tempat wisata

Rp 15,3 M untuk Bangun BLK Lamongan, Bhirawa Lamongan tahun ini dipastikan memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) yang representatif. Anggaran sebesar Rp 15,3 miliar sudah disiapkan untuk pembangunan BLK yang rencananya berada di kompleks perkantoran Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Lamongan tersebut. Bukan hanya gedung utama dan bengkel pelatihan, BLK yang bakal dibangun dua lantai itu juga dilengkapi fasilitas gedung asrama tersendiri. “Karena itulah, BLK ini sangat representatif untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja Lamongan yang kompeten sehingga mampu bersaing di dunia kerja,“ papar Kadinsosnakertrans Imam Trisno Edy seperti disampaikannya melalui Kabag Humas dan Infokom Mohammad Zamroni. Ditambahkannya, BLK itu dibangun sebagai upaya pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan di bidang ketenagaan kerja. Terlebih, sambung dia, dunia kerja di Lamongan masih dihadapkan pada keterbatasan kesempatan kerja, rendahnya tenaga kerja yang memiliki kompetensi. “Sesuai harapan Bapak Bupati (Fadeli), ketika tenaga kerja di Lamongan memiliki komptensi dan mampu bersaing, angka pengangguran di Lamongan dapat ditekan, “ kata dia.Q yit

utama di Jatim sekarang sudah memudar. Selain banyak fasilitas umum dan permainan anak yang sudah uzur dan

tidak diperbarui lagi, juga Pantai Popoh sudah kalah bersaing dengan tempat-tempat wisata baru di Jatim.Q wed

Polres Gerebek Arena Balapan Liar

Anggaran Rp 11 M untuk 275 Lembaga Madin Sampang, Bhirawa Bantuan rehab terhadap 275 lembaga Pendidikan non Formal Madrasah Diniyah di Kabupaten Sampang diduga banyak yang fiktif alias tidak tepat sasaran. Berdasarkan data di Kementerian Agama Sampang, bantuan rehab terhadap 275 madrasah diniyah se-Kabupaten Sampang yang tersebar di 14 Kecamatan tersebut bersumber dari APBN-P tahun 2013 dari Kementrian Agama. Menurut Samsuddin Ketua LSM gerakan peduli rakyat Sampang (GPRS) saat ditemui Senin (28/4), bantuan rehab terhadap 275 lembaga madrasah diduga banyak yang fiktif. Hal ini disebabkan masih lemahnya pengawasan dilapangan. Pasalnya bantuan tersebut berbentuk hibah dengan masing-masing lembaga mendapatkan anggaran 40 juta rupiah. “Berdasarkan pantau di lapangan program ini disinyalir sangat tertutup hanya komunikasi pihak kementerian agama Sampang dengan pihak yayasan di lembaga madin tersebut yang mengetahuinya, bahkan ada beberapa kepala yayasan yang memiliki lemabaga madrasah diniyah di Kecamatan Camplong Sampang tidak mengetahui ada bantuan tersebut,” katanya. Sementara Mawardi Kasi Pontren Kementerian Agama Sampang saat dikonfirmasi Senin (28/4) kemarin, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan rehab terhadap 275 Madin tersebut tidak ada yang fiktif bisa di cek di lapangan. Memang pekerjaan rehab tersebut baru dilaksanakan pada bulan Februari 2014 dan selesai April 2014, sebab sumber dananya melalui APBN-P 2013.Q lis

wed/bhirawa

Pantai Popoh Tulungagung butuh sentuhan tangan dingin untuk kembali menjadikannya tempat wisata pantai yang diminati pengunjung.

anas bahtiar/bhirawa

Dengan adanya kereta gantung dan monorail, maka keberadaan objek wisata di Kota Batu akan semakin mudah dijangkau.

Kereta Gantung dan Monorail Jadi Terobosan Pemkot Batu Batu, Bhirawa Para investor yang berminat membangun kereta gantung di Kota Batu harus kembali mengkaji kemampuannya sebelum mengambil proyek ini. Karena Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, juga menginginkan dibangunnya kereta monorail di daerahnya. Pembangunan kereta monorail ini akan dibarengkan dengan pembangunan kereta gantung, dan dengan menggandeng investor yang sama. Rencana pembangunan monorail ini sudah disampaikan wali kota dalam rapat bersama para kepala SKPD. Dan saat ini rencana tersebut sudah masuk dalam kajian di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Batu. “Saat ini maih dilakukan kajian dan studi kalayakan atas rencana pembangunan monorail ini,” ujar Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Senin (28/4). Karena itu dirinya belum bisa menjelaskan secara detail terkait titik-titik mana saja yang akan menjadi lokasi pembangunan monorail ini. Yang jelas, kata Punjul, wali kota menginginkan realisasi pembangunan monorail ini akan dibarengkan dengan pembangunan kereta gantung yang sudah direncanakan lebih dulu. Dan bukan tidak mungkin jika pemkot tetap menggandeng investor yang sama dalam pembangunan monorail ini.

Diketahui, Pemkot Batu telah merencanakan pembangunan kereta gantung untuk menunjang keberadaan Batu sebagai kota wisata. Dalam kajian yang sudah dilakukan, sudah ada tiga titik lintasan yang disurvei untuk dibangun kereta gantung. Yaitu, Jl Sultan Agung hingga Alun-¬alun berjarak 1 km, Jl Sultan Agung, Alun¬-alun, Pasar, Batu Night Spectacular (BNS) dengan jarak 3 km, dan Jl Sultan Agung ke Sidomulyo. Sedangkan rute dengan jarak 7 km, bisa dari Jl Sultan Agung hingga ke Selecta. Jadi keberadaan kereta gantung ini akan berada di tengah¬tengah pusat kota. Untuk setiap 1 km dari pembangunan kereta gantung ini, investor harus mengeluarkan dana sebesar Rp 12 miliar. Dana besar tersebut yang paling banyak diperuntukan untuk membebaskan lahan warga jika ada yang dipakai lintasan kereta gantung. Pembangunan kereta gantung ini merupakan terobosan baru Pemkot Batu di bidang pariwisata. Sebenarnya program pembuat kereta gantung itu sudah lama direncanakan, namun hingga saat ini belum juga terealisasikan. Dan kali ini untuk menyempurnakan terobosan itu, maka pemkot Batu akan menyertakan pembangunan kereta monorail mendampingi pembangunan kereta gantung yang telah dilakukan kajian terlebih dahulu.Q nas

Tuban, Bhirawa Maraknya balapan liar di Bumi Wali Tuban yang dilakukan oleh para pemuda dinilai telah menganggu para penguna jalan. Hal ini membuat jajaran kepolisian resort Tuban geram dan melakukan penggerebekan di arena balap liar di jalan Tembus, Kelurahan Mondokan, Kabupaten Tuban, kemarin malam (27/04). Dalam penggerebekan balap liar yang sebagian besar dari luar daerah ini, petugas kepolisian berhasil mengamankan seratus lebih sepeda motor milik para pemuda yang berada di lokasi kejadian. Selanjutnya motor milik para pemuda ini langsung diamankan di Polres Tuban. Pengerebakan ini berawal dari seringnya keluhan dan pengaduan dari masyarakat yang geram dengan maraknya balapan liar. Oleh karenanya pada saat itu puluhan anggota dari Satuan Lalu Lintas Polres Tuban terjun ke lokasi untuk melakukan pengintaian. Sejumlah anggota yang menggunakan pakaian preman sudah terlebih dahulu berada di lokasi untuk memastikan jika akan ada balap liar. "Untuk anggota yang kita libatkan sebanyak 72 anggota. Memang jalan itu terindikasi akan di-

laksanakan balap liar. Sehingga kita lakukan penertiban," terang IPTU Rukimin, Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Tuban. Guna menghalau para pembalap liar serta sejumlah pemuda yang ada di lokasi kejadian supaya tidak kabur, petugas menutup akses jalan tersebut dari dua arah. Sehingga ratusan pemuda terjebak di tengahtengah aparat kepolisian dan tidak bisa untuk kabur. Dalam penggerebekan arena balap liar tersebut petugas memeriksa ratusan sepeda motor yang berada di lokasi kejadian. Namun untuk jumlah kendaraan yang diamankan sebanyak 152 unit motor dan langsung diangkut ke Polres Tuban. "Dari 152 unit sepeda motor yang kita amankan rinciannya 93 unit pengendara tidak bisa menunjukkan TNKB. Sedangkan untuk 59 unit lainnya sudah tidak standart," lanjutnya. Sementara itu, upaya pengrebekan dan penertiban balap liar di jalan Mondokan, Tuban tersebut sudah pernah dilakukan oleh petugas kepolisian. Namun mereka para pembalap jalanan itu tidak jera dan masih sering melakukan balapan hingga meresahkan pengguna jalan.Q hud

khoirul huda/bhirawa

Ratusan sepeda motor yang dugunakan oleh para pemuda untuk balapan liar yang berhasil diamankan oleh petugas kepolisian resort Tuban.

Pemkab dan Gepeng Kucing-kucingan, Razia Terkesan Sia-sia Razia gabungan yang terdiri dari Dinas Sosial (Dinsos) dan Satpol PP Sumenep terhadap gelandangan dan pengemis (Gepeng) hampir setiap bulan dilakukan, namun hasilnya terkesan kurang efektif. Buktinya, gepeng masih banyak gentayangan di berbagai tempat strategis di Sumenep.

sul/bhirawa

Gelandangan dan pengemis saat diciduk satpol pp Sumenep.

Pemkab dalam hal ini Satpol PP terkesan hanya kucing-kucingan dengan gepeng yang selalu menempati ruang strategis seperti perempatan kota dan Taman Adipura. Razia yang dilakukan terkesan sia-sia karena pelakunya masih tetap sama. Kasi Rehabilitsi Penyandang Cacat Tuna Sosial dan Tuna Susila, Dinsos Sumenep, Aries Dedy Sugiarto mengatakan, dalam tahun 2014 ini, pihaknya sudah 5 kali mengirim Gepeng ke Balai Pelayanan Sosial PMKS di Sido-

arjo untuk dilakukan pembinaan. Dari 5 kali pengiriman itu sebanyak 16 orang gepeng yang telah mendapatkan rehabilitasi sosial atau pembinaan. "Hasil razia khusus bersama Satpol hanya 3 kali pengiriman, sedangkan dua kali pengiriman itu hasil razia biasa seperti saat akan ada kunjungan kerja Presiden, sehingga semua tempat harus disterilkan dari Gepeng," kata Aries Dedy Sugiarto, Senin (28/4). Pihaknya memaparkan, dari 16 Gepeng yang dikirim ek Sidoarjo

itu, masing-masing dari berbagai daerah yang ada di kabupaten Sumenep, di antaranya dari kecamatan Pragaan, Batu Putih, Batang-batang dan Manding. "Semua gepeng yang kami kirimkan itu dari berbagai kecamatan di Sumenep, bukan dari luar daerah. Pengiriman ke panti itu untuk dilakukan pembinaan biar ada efek jera, karena waktunya cukup lama yakni 3 bulan," ungkapnya. Aries mengklaim, dengan dikirmkannya gepeng ke panti si Sidoarjo itu sangat berdampak positif. Sebab belakangan ini, Gepeng sudah jarang kelihatan diberbagai tempat umum, meskipun pada dasarnya masih ada saja Gepeng yang berkeliaran ditempat lain. "Keluarganya juga dimintai

untuk membuat pernyataan agar bisa mengurus anggota keluarganya yang menjadi Gepeng itu, namun jika keluarganya tidak sanggup, maka Gepeng tersebut akan dipelihara oleh pemerintah," tuturnya. Aries juga memaparkan, tidak semua Gepeng itu berasal dari keluarga tidak mampu, sebab sering kali keluarganya yang menjemput ke Dinsos, ternyata ada yang memiliki mobil dan toko. Tapi ada juga yang memang orang tidak mampu, kehidupannya bergantung pada mengemis. "Para Gepeng itu tidak semuanya orang miskin. Bahkan diantara mereka, ada anaknya yang sudah memiliki mobil dan toko. Juga ada sebagian dari mereka yang memang betul- betul miskin," pungkasnya.Q sul


EKONOMI - BISNIS

8

Selasa Pon, 29 APRIL 2014

Fasilitas Perpustakaan Unair

Dilengkapi Flash Lounge, Sediakan Layanan Digital Servis Surabaya, Bhirawa Keberadaan perpustakaan kampus bisa berfungsi menjadi pusat pengembangan kreatifitas mahasiswa dengan menemukan ide-ide serta mengasah jiwa entrepreneurship. Untuk itu perpustakaan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menjalin kerjasama dengan Telkomsel menghadirkan Flash Lounge.

achmad tauriq/bhirawa

Executive Vice President Area Jawa Bali, Yetty Kusumawati dan Wakil Rektor I UNAIR Prof Dr H Achmad Syahrani mencoba layanan Flash Lounge Kampus UNAIR.

Kurs JUAL

BELI

USD

11,475.00

11,361.00

SGD

9,179.27

9,086.62

EUR

15,882.55

15,722.49

JPY

11,258.83

11,144.79

GBP

19,315.87

19,119.43

sumber: Bank Indonesia (28 April 2014)

RAGAM EKBIS

Rekonsiliasi Lifting Migas, Belum Jelas Pemkab Merugi

Bojonegoro, Bhirawa Menjelang akhir April 2014, rekonsiliasi lifting minyak dan gas (migas) tahun 2014 masih belum turun dari pemerintah pusat dan hingga saat ini belum ada jawaban pasti kapan turunnya lifting Migas tersebut. Kondisi ini membuat Pemkab Bojonegoro merasa dirugikan Hery Sudjarwo, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Bojonegoro mengatakan, rekonsiliasi lifting migas ini menjadi kewenangan Ditjen Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) setelah mendapat data yang diolah dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). “ Sampai saat ini kita belum mendapatkan rekonsiliasi lifting Migas,” jelasnya. Dikatakan, seharusnya paling lambat Maret sudah ada lifting migas yang diterima Pemkab Bojonegoro. Perhitungannya, produksi Desember, Januari dan Februari. “ Hingga April ini belum ada rekonsiliasi lifting. Mestinya rekonsiliasinya sudah selesai,” ujarnya. Hal ini menyebabkan pemkab tidak bisa memprediksi ketercapaian produksi dari proyeksi yang dipasang. “ Sebab, dengan tidak tercapainya lifting itu, maka kemungkinan besar pendapatan yang ditargetkan juga tidak akan tercapai, ”imbuhnya.. Pihak Pemkab mengaku sudah sering kali melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, namun tidak ada jawaban pasti dan Pemkab hanya diminta untuk menunggu. Q bas

Makanan Cepat Saji Membuat Masyarakat Sulit Hidup Sehat Malang, Bhirawa Makanan cepat saji yang saat ini digemari oleh masyarakat Malang, ternyata tidak memiliki gizi dan nutrisi yang cukup. Dampak lainnya adalah menjauhkan masyarakat dari pola hidup sehat. Hal tersebut diungkapkan oleh Andam Dewi, General Manajer (GM) PT Herbalife Indonesia yang mengatakan, banyaknya makanan cepat saji, menyebabkan masyarakat sulit berpola hidup sehat. Menurutnya, pola makan masyarakat Indonesia masih jauh dari kehidupan dengan pola makan dan hidup sehat, akibat perubahan aktivitas. Pilihan makanan cepat saji banyak dilakukan oleh masyarakat, lantaran aktivitas masyarakat Indonesia yang semakin padat dan menumbuhkan pola hidup yang serba instan. “Padahal makanan cepat saji jauh dari kebutuhan nutrisi, sehingga berdampak pada gangguan kesehatan, bagi yang mengkonsumsinya,” kata Andam disela-sela Grand Launching Quick Response Center” (QRC) ke-7 Herbalife, Malang, Senin (28/4) kemarin. Banyak masyarakat sibuk di Tanah Air ini mulai sadar pentingnya nutrisi, sehingga mereka mengkonsumsi makanan bernutrisi tinggi yang mudah disajikan, sehingga tidak menganggu aktivitasnya sebagai karyawan atau pengusaha sibuk. Apalagi, imbuhnya Herbalife juga berkomitmen untuk mengkampanyekan dan memasyarakatkan gaya hidup sehat. Dengan demikian, Herbalife juga terus memperluas layanan dengan menambah gerai sales center dan QRC di seluruh wilayah nusantara, seperti di Tangerang, Surabaya, Makassar, Bandung, Bekasi, Banjarmasin, Solo, Pekanbaru, dan Papua. Pihaknya juga menambahkan, jika pembangunan kesehatan harus dipandang sebagai salah satu investasi untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) , bagi generasi muda dimasa mendatang. Oleh karena itu, jika ada kerja sama yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, dalam upaya menyehatkan masyarakat pasti akan membuahkan hasil maksimal. Apalagi generasi muda merupakan calon pemimpin bangsa. Q mut

Flash Lounge merupakan area di kampus yang dirancang sebagai tempat yang nyaman bagi mahasiswa untuk mengakses beragam informasi dan saling berdiskusi dengan santai sambil menikmati layanan WiFi secara gratis. Selain itu Flash Lounge juga dilengkapi berbagai fasilitas yang mendukung aktivitas edukasi, seperti modem laptop dan iPad. “Dengan kerjasama ini kami sediakan ruangan perpusta-

kaan yang besar, nyaman dan juga fasilitas digital services yang lengkap serta free yang nantinya bisa digunakan. Untuk itu diharapkan para mahasiswa bisa memaksimalkan fasilitas Flash Lounge yang berada di perpustakaan Unair dengan lebih maksimal,” ungkap Wakil Rektor I Prof DR. H Achmad Syahrani MS APT, selesai peresmian di Perpustakaan Unair Surabaya, Senin (28/4).

Ia menambahkan, jumlah pengunjung perpustakaan setiap harinya sangat banyak sekali maka dengan menjalin kerjasama dengan Telkomsel melalui kartu hematnya ini sangat berguna bagi para mahasiswa dengan kartu yang dijual seharga Rp 10 ribu yang bisa digunakan sms maupun telepon selama satu bulan dan juga akses data hingga 2 Gb unlimited. “Ini merupakan kerjasama yang pertama kali di universitas negeri dan ini akan menjadi model pengkajian apa yang dibutuhkan oleh mahasiswa dan apa yang akan difasilitasi Telkomsel agar ini efekti efisien dan tidak mubazir dan kita juga bisa mendorong untuk terus maju dan maju,” jelasnya.

Sedangkan Executive Vice President Telkomsel Area Jawa BaliYetty Kusumawati mengungkapkan, kehadiran Flash Lounge di perpustakaan Unair sebagai edukasi soft skill untuk meningkatkan kewirausahaan di dunia kampus juga sebagai service point dan selling point. Dan kami sangat concern dengan pengembangan kreatifitas anak-anak muda di Indonesia,” pungkasnya. Diharapkan dengan edukasi kewirausahaan ini nantinya bagi mahasiswa saat aplikasi dilapangan sudah tidak lagi mengalami kesulitan untuk mencari modal karena sudah disediakan sedangkan untuk keuntungannya saat mahasiswa ada acara sudah tidak lagi sibuk mencari sponsorship. Q riq

Peternak Memilih Lokal, Sperma Sapi Impor Turun Surabaya, Bhirawa Peternak sapi di Jatim kini lebih berminat untuk menggunakan semen beku atau sperma sapi lokal, untuk proses inseminasi buatan (IB) pembibitan sapi, terbukti sebelum tahun 2012, tren sperma sapi impor untuk IB mencapai 90 persen, sekarang tak lebih dari 50 persen. “Dalam dua tahun terakhir kepercayaan petani menggunakan sapi beku pejantan lokal makin meningkat. Hingga akhir tahun 2013, komposisi semen beku dari sperma pejantan sapi lokal sudah mencapai 2,6 juta dosis (50,42%) dari total produksi semen beku 5,19 juta dosis semen lokal,” kata Direktur Pembibitan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Kementerian Pertanian (Ditjennak) Abubakar, Senin (28/4). Sisanya sebanyak 49,58% sperma sapi masih berasal dari pejantan impor. Sapi impor disini seperti jenis sapi cimental, brahman, dan limousin. Adapun, sapi lokal Tanah Air seperti sapi bali, sapi madura,sapi aceh dan sapi pesisir. Pengembangan semen beku dilakukan sendiri di Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari dan Balai Inseminasi Buatan Lembang. Kepala Seksi Pelepasan Direktorat Pembibitan Ditjennak Andi Widodo mengatakan, selama ini perspesi di peternak bahwa, pilihan memilih semen beku dari sapi impor diharapkan mam-

pu menurunkan sifat dari gen bibitnya. Namun, kata dia, penggunaan sumber pakannya cenderung asalan tidak seperti halnya pola konsumsi bibit sapi impor telah menurunkan fertilitas indukan sapi betina. Data Ditjennak menyebutkan, produksi semen beku tahun 2011,produk semen beku sebesar 5,38 juta dosis, dan terdistribusi (konsumsi) 3,67 juta dosis.Tahun 2012, produksi 4,9 juta dosis dan terdistribusi 3,8 juta dosis. Adapun, tahun 2013, dari produksi semen beku yang meningkat menjadi 5,19 juta dosis, namun distribusinya merosot hingga 2,71 juta dosis. Penurunan konsumsi itu, kata dia, tidak terlepas dari permintaan Dirjennakeswan untuk menggenjot produksi semen beku gen sapi lokal. “Bila menggunakan inseminasi buatan dari sapi eksotis, tidak mudah membuat sapi bunting. Peternak sampai harus menyuntik hingga 5-7 kali,” jelasnya. Namun, dengan IB semen beku gen sapi lokal hanya dua kali penyuntikan, sehingga lebih efisien dan hasil pembuahannya bisa lebih cepat. Q rac PRODUKSI SEMEN BEKU IMPOR Tahun

Produksi

Terdistribusi

2011

5,38 juta dosis

3,67 juta dosis

2012

4,9 juta dosis

3,8 juta dosis

2013

5,19 juta dosis

2,71 juta dosis

Serikat Pekerja BTN Jatim Minta Pembatalan, Bukan Penundaan Surabaya, Bhirawa Rencana akusisi Bank Bank Tabungan Negara oleh Bank Mandiri yang digulirkan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan belum sepenuhnya berhenti. Karena surat pencabutan akusisi masih berjalan, meskipun Menteri Sekretaris Negara Dipo Alam telah mengungkapkan untuk melakukan penundaan akusisi pada bank milik pemerintah tersebut. Ketua Serikat Pekerja BTN Jatim, Wahjudi Djoko Poerwanto menganggap BTN masih belum lepas dari bayangbayang akusisi oleh Bank Mandiri. “ BTN masih belum lepas dari rencana akusisi oleh Bank Mandiri, karena secara administratif masih berjalan . Sifatnya hanya penundaan yang telah disampaikan oleh Dipo Alam, Kita bukan hanya meminta untuk penundaan, tapi harus ada ada pembatalan akusisi” ujarnya ketika mengadu ke PWI Jatim, Senin (28/4) kemarin di Surabaya. Ia melanjutkan, SP BTN mendatangi kantor PWI Jatim juga untuk mengklarifikasi dari pemberitaan yang tidak berimbang yang di muat pada salah satu media nasional. Selain itu kedekatan faktor sejarah Dahlan Iskan dengan PWI Jatim yang merupakan mantan Ketua PWI Jatim. “ Kita datang ke Kantor PWI Jatim, karena adanya pemberitaan pada salah satu media cetak nasional yang memuat judul ‘Akusisi Batal, Bunga KPR Naik’. Judul tersebut telah merugikan bisnis BTN. Kita sampai ditelepon oleh

dibitur dan nasabah sehingga sempat membuat para dibitur dan nasabah terkejut. Kita meminta kepada PWI Jatim untuk meluruskan pemberitaan yang kami anggap sudah sangat provokatif. Selain itu PWI Jatim dapat menyampaikan aspirasi kami kepada Dahlan Iskan untuk melakukan pembatalan akusisi,” tegasnya. Wahjudi menambahkan alasan tentang back look rumah sebesar 1.5 juta rumah pada BTN sangatlah tidak benar. Alasan tersebut sangat tidak masuk akal, dan cenderung mengandung unsur politik. “Tidak mungkin back loock terjadi pada BTN. Back loock terjadi karena kebijakan dari pemerintah daerah yang tidak bisa menyiapkan lahan rumah yang murah. Kita hanya pelaksana saja,” tuturnya. BTN saat ini tengah berjuang untuk melawan akusisi yang belum dicabut dan belum dibatalkan oleh pemerintah. Dengan melakukan pembelian saham yang dilakukan oleh karyawan sebanyak 8300 lot yang telah dibeli. “Sebanyak 8300 lot saham telah dibeli oleh karyawan BTN di Seluruh Indonesia dari total karyawan BTN yang ada di Indonesia yang berjumlah 11.000 orang. Jadi one worker, onel lote, setiap karyawan membeli satu lembar saham guna menyelematkan BTN. Karena dalam hukum, pemegang saham minoritas harus didengar suaranya,” tegasnya. Q wil

dok/bhirawa

Peternak sapi di Jatim kini lebih berminat untuk menggunakan semen beku atau sperma sapi lokal, untuk proses inseminasi buatan (IB) pembibitan sapi.

TIM SELEKSI CALON ANGGOTA KPU KOTA MOJOKERTO Jl. Benteng Pancasila 21 Kota Mojokerto

PEGUMUMAN HASIL PENELITIAN ADMINISTRASI CALON ANGGOTA KPU KOTA MOJOKERTO Nomor: 05/Tim.Sel/SesKota-014.329424/IV/2014

Berdasarkan hasil penelitian administrasi Calon Anggota KPU Kota Mojokerto, dengan ini diumumkan namanama yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi tertulis, sebagai berikut (urut alphabetis):

SELEKSI TERTULIS akan dilaksanakan pada: a. Hari/tanggal b. Jam c. Tempat

: RABU, 30 April 2014 : 09.00 WIB : Hall Hotel Raden Wijaya – Jl. Raden Wijaya No. 42 Kota Mojokerto

Peserta seleksi tertulis agar hadir 30 (tiga puluh) menit sebelum seleksi dimulai dengan membawa alat berupa pensil 2B dan ballpoint, serta menunjukkan kartu identitas diri (KTP) yang asli kepada petugas pada saat registrasi peserta.

trie diana/bhirawa

Serikat pekerja SP BTN yang dipimpin Wahjudi Djoko Poerwanto, ketika bertemu dengan Wakil Ketua PWI Jatim Luthfi Hakim untuk menyampaikan pemberitaan yang tidak berimbang dan rencana mengaggalkan akusisi BTN oleh Mandiri.

Mojokerto, 28 April 2014 TIM SELEKSI CALON ANGGOTA KPU KOTA MOJOKERTO KETUA,

ANAM ANIS, SH


Selasa Pon 29 APRIL 2014

NASIONAL-POLITIK

9

Tokoh PKS Dampingi Prabowo? Jakarta, Bhirawa Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan tokoh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sangat berpeluang mendampingi Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden 2014. “Peluang tokoh PKS mendampingi pak Prabowo sangat terbuka, penjajakan kami dengan PKS sangat intensif,” kata Habiburokhman dihubungi dari Jakarta, Senin (28/4) kemarin. Dia mengatakan dari konteks komunikasi politik, secara kasat mata dapat terlihat bahwa PKS juga jauh lebih intensif berbicara dengan Partai Gerindra dibandingkan dengan partai lain. Hal

itu, menurut dia, menandakan keseriusan koalisi kedua partai. Dia mengatakan Partai Gerindra akan berusaha semaksimal mungkin menyukseskan pengusungan Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Salah satunya dengan mengintensifkan koalisi dengan partai tengah, termasuk PKS. Habiburokhman mengatakan komunikasi politik partainya

dengan PKS dipimpin langsung oleh Prabowo Subianto. Pihaknya juga masih berupaya melakukan penjajakan dengan partai lain. Sebelumnya, Presiden PKS Anis Matta telah menyatakan kemungkinan koalisi antara PKS dan Gerindra sedang didalami. PKS menurut dia, tengah melakukan penjajakan serius untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra. PKS juga telah membentuk tim komunikasi dari hasil pertemuan Majelis Syuro ke-12 yang digelar di kantor DPP PKS, di Jakarta, Minggu (27/4). “Kita akan melakukan pembicaraan serius dulu dengan Gerindra, dengan pak Prabowo (Ketua

Korem 081/DSJ Lakukan Komunikasi Sosial dengan Perguruan Silat Madiun, Bhirawa Mengantisipasi kemungkinan adanya pemanfaatan sejumlah perguruan pencak silat maupun penyusupan saat pelaksanaan Pemilu Presiden (Pilpres), 9 Juli 2014 mendatang, sehingga bisa menimbulkan tawuran antar perguruan pencak silat, Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 081/DSJ Madiun, Kol.Inf.Widodo Iryansyah, memberikan arahan kepada sejumlah perguruan pencak silat yang berada di jajaran Korem 081/DSJ Madiun, Senin (28/4). Arahan tersebut disampaikan Danrem saat menggelar kegiatan komunikasi sosial dengan aparat pemerintah beserta komponen masyarakat termasuk perguruan pencak silat, di Aula Korem 081/DSJ. Komandan Korem 081/DSJ Madiun, Kol. Inf.Widodo Iryansyah, mengatakan, tujuan kegiata ini selain menjaga silaturrahmi, juga mengapresiasi perguruan silat yang memberikan kontribusi untuk ikut mengamankan pelaksanaan Pemilu Legilatif, yang telah dilaksanakan 9 April 2014 lalu. Menurutnya lagi, pihaknya akan mengantisipasi adanya tawuran antar perguruan pencak silat yang kemungkinan terjadi saat Pilpres mendatang. “Tadi sudah saya sampaikan, tolong saling menjaga jangan sampai nanti ada pemanfaatan oleh kelompok-kelompok apalagi nanti ada penyusupan akhirnya diadu domba antara perguruan silat satu dengan yang lain. Ini kalau terjadi bahaya sekali. Itu yang kita antisipasi jangan sampai terjadi. Karena kemungkinan situasi politik 9 Juli nanti lebih panas. Pokoknya ada tidaknya, tetap kita antisipasi,” terang Danrem 081/DSJ Madiun,Kol.Inf.Widodo Iryansyah, kepada wartawan.Q dar

rena sudah mengirimkan surat menyatakan keinginan untuk berkoalisi,” lanjut Taufik. Keputusan untuk tidak terburu-buru dalam menentukan rekan koalisi tersebut juga digarisbawahi oleh DPP PKS usai melaksanakan musyawarah Majelis Syuro PKS di kantor DPP PKS di Jakarta, Minggu (27/4). Ketua Bidang Humas PKS Mardani Ali Sera menyampaikan kepada pers dalam jeda musyawarah, bahwa dalam berkoalisi, PKS tidak mementingkan kursi menteri, namun lebih pada kerja bersama yang membawa manfaat bagi bangsa, negara dan umat.Q ant

Bupati Banyuwangi Minta KONI Pantau Persiapan Porprov Surabaya, Bhirawa Usai ditunjuk secara resmi sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V 2015. Pemkab Banyuwangi langsung bergerak cepat untuk menyiapkan segala keperluan event dua tahunan itu. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meminta pengurus KONI setiap bulan harus memantau persiapan multieven paling bergengsi di Jatim itu. Menurut Abdullah Azwar Anas, pengurus KONI Jatim harus turun dan melihat langsung persiapan yang sudah dilakukan oleh Pemkab Banyuwangi. Jika nanti ada kekurangan maka pihaknya akan segera melakukan pembenahan, terutama untuk masalah venue maupuan akomodasi dan transportasi. “Saat ini kami sudah melakukan renovasi beberapa venue, seperti penambahan tribune Stadion Diponegoro, memperbaiki fasilitas kolam renang dan beberapa venue lain. Saya berharap KONI harus ikut memantau agar jika ada kekuarangan langsung bisa kami perbaiki,” terang Abdullah Azwar Anas, Senin (28/4). Setahun menjelang bergulirnya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V 2015, tuan rumah Kabupaten Banyuwangi terus berbenah. Saat ini, Banyuwangi tengah fokus menggarap persiapan venue yang akan dipakai sebagai tempat pertandingan. Banyuwangi adalah kota kelima yang ditunjuk sebagai tuan rumah. Sebelumnya, event olahraga dua tahunan itu diselenggarakan di Surabaya (2007), Malang (2009), Kediri (2011) dan Madiun (2013). Namun berbeda dari empat edisi sebelumnya,

kali ini Banyuwangi bertindak sebagai tuan rumah tunggal. Tanpa daerah penyangga. “Ada untungnya jika digelar di satu kabupaten, karena bisa lebih mudah koordinasinya,” katanya. Ia juga mengaku optimis jika Porprov sukses, karena selama ini SDM di Banyuwangi sudah teruji untuk menggelar event internasional seperti balap sepeda Tour de Ijen, selancar di Pulau Merah dan beberapa kegiatan lainnya. Mengenai akomodasi, Banyuwangi sudah mempersiapkan berbagai tempat yang menyebar di penjuru kota. “Pertumbuhan Banyuwangi menyebar di kecamatan-kecamatan. Masingmasing kecamatan punya hotel dengan standar internasional. Target kami beberapa hotel juga selesai sebelum Porprov,” terangnya. Selain itu, lanjut Anas, Banyuwangi juga menyiapkan skenario emergency exit. Salah satunya membidik kampus-kampus dan sekolah-sekolah yang berpendingin ruangan. “Beberapa kampus yang full ac, siap disulap sebagai hotel,” pungkasnya. Warning dari KONI KONI Jatim juga memberikan warning bagi Pemkab

Peringatan HUT PKK ke - 42

Berdayakan Ekonomi dan Tingkatkan IPM Masyarakat Jember

“Penghargaan itu diberikan sebagai apresiasi kepada pengurus PKK kecamatan yang dinilai berhasil melaksanakan program PKK bersama program KB dan Kesehatan, selama tahun 2013. Selain itu penghargaan itu juga dimaksudkan sebagai pemacu bagi pengurus PKK di kecamatan lainnya, untuk dapat melaksanakan program PKK sebaik-baiknya,” ujar Sri Wahyuni Djalal saat memberikan arahannya dihadapan Pengurus TIm PKK Kecamatan dan Desa di Pendopo Wahyawibawa Graha, Senin (28/4) siang. Sementara, di kesempatan yang sama Bupati Jember MZA Djalal mengaku sangat mendukung apa yang telah menjadi program PKK. Karena apa yang selama ini telah dilakukan oleh PKK bersama Pemeritah Kabupaten Jember telah berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Jember menjadi 6,55 persen. “Peningkatan pertumbuhan ekonomi ini tidak lepas dari peran serta PKK yang ikut merangsang pertumbuhan ekonomi masya-

PKS Tak Ingin Ulangi Kegagalan Koalisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum juga menentukan rekan koalisinya dalam Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) maupun pemerintahan lima tahun mendatang karena tak ingin mengulangi kegagalan seperti di dua periode pemerintahan sebelumnya. Menurut Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusar Taufik Ridho yang dihubungi di Jakarta, Senin, PKS saat ini masih membahas for-

mat koalisi yang ideal, bagaimana membangun kebersamaan dalam pemerintahan, bukan sekadar bagi-bagi kursi menteri. “PKS tidak akan terburu-buru memutuskan soal akan berkoalisi dengan partai atau calon presiden tertentu, tapi kami telah dan terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk menyamakan platform pemerintahan ke depan,” kata Taufik. Sejauh ini, Taufik menambahkan PKS telah bertemu dengan Prabowo Subianto, Aburizal Bakrie dan Wiranto, serta beberapa pimpinan partai lainnya “Hanya dengan Pak Prabowo mungkin sedikit lebih maju ka-

OLAHRAGA

LINTASAN OLAHRAGA

Ada yang berbeda dalam Peringatan PKK ke 42 tahun 2014 kali ini. Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Sri Whyuni Djalal memberikan apresasi dan reward kepada Tim Penggerak Kecamatan yang dianggap berprestasi, dan anggota Tim Penggerak PKK yang telah mengabdikan diri diatas 20 tahun. Penghargaan yang diberikan oleh Sri Wahyuni Djalal diberikan kepada Tim OKK Kecamatan yang telah berhasil menjuarai Lomba Pusat Informasi dan Konsultasi Remaja (PIKR) tingkat Kabupaten.

Dewan Pembina Gerindra). Dari (komunikasi) itu nanti kita akan mengambil kesimpulan selanjutnya,” kata Anis Matta.Budi Suyanto

efi/bhirawa

Bupati Jember MZA Djalal bersama Ketua Tim PKK Kabupaten Sri Wahyuni Djalal saat memberikan selamat kepada Anggota dan TIM PKK Berprestasi rakat Jember,” ungkap Bupati kemarin. Selain itu, kebersamaan kerja PKK bersama pemerintah kabupaten Jember juga berhasil meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada kurun waktu 2008 – 2012 meningkat dari 63,71 menjadi 66,38. “Peningkatan yang telah dicapai dalam meningkatkan Indek Pembangunan Manusia dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa, semua elemen masyarakat termasuk keberadaan PKK hingga ke tingkat RT dan RW ikut berperan aktif mendukung peningkatan IPM hingga mencapai 66,38 persen ditahun 2012 kemarin,” katanya. Ini menandakan PKK telah berupaya menularkan pengaruh positif, yakni pengaruh “kreativitas” kepada masyarakat dan pemerintah kabupaten Jember. Terkait hal itu, Bupati mengingatkan kepada pengurus PKK dan seluruh jajaran di Pemerintah Kabupaten Jember, untuk terus berupaya meningkatkan pembangunan masyarakat Jember. Pasalnya, sekitar tahun 2020-2030 diperkirakan akan terjadi bonus demografi di Indonesia. “Bonus demografi adalah pada suatu masa ketika penduduk pada

usia produktif jumlahnya mencapai sekitar 70 persen dari seluruh jumlah penduduk. Sehingga bonus demografi akan membawa dampak sosial ekonomi yang besar pada masyarakat Indonesia,” paparnya. Dalam kesempatan ini Bupati Djalal mengatakan bahwa pada masa bonus demografi itu kreatifitas akan menjadi salah satu faktor penentu peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia. “Untuk itu kreatifitas yang telah dikembangkan oleh PKK perlu untuk didukung dan dikembangkan, demi peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang,” tandasnya. Bupati Djalal berharap peringatan HUT PKK ke 42 tahun 2014 ini dijadikan momentum untuk mengevaluasi apa-apa saja yang sudah dilakukan dan apaapa saja yang belum dilakukan. “Sejauh mana keberhasilankeberhasilan dan apa yang belum dilakukan dengan baik. Evaluasi apa-apa saja yang belum dilakukan, sehingga kedepan apa-apa saja yang belum dilakukan dalam rangka percepatan dan kegiatan yang bersifat koordinasi akan terlaksana dengan baik,” harap Bupati. Q efi/hms Pemkab Jember

wawan triyanto/bhirawa

Renovasi Stadion Diponegoro yang diharapkan bisa selesai sebelum pelaksanaan Porprov V Banyuwangi 2015. Banyuwangi terutama mem perhatikan soal akomodasi dan konsumsi kepada para kontingen. “Ini (Porprov Jawa Timur V 2015) tantangan tersendiri untuk Bupati Banyuwangi,” kata Erlangga. Kenapa menjadi tantangan tersendiri, menurut Erlangga, karena ini baru pertama kalinya multieven olahraga dua tahunan di Jatim digelar dalam satu daerah. Sebelumnya, Porprov Jawa Timur selalu

digelar lebih dari satu daerah. Sebagai contohnya, Porprov IV 2013 yang diselenggarakan di lima daerah. Yakni, Madiun, Magetan, Ngawi, Ponorogo dan Pacitan. “Porprov (III 2011) Kediri juga digelar di 5 daerah,” ungkap Erlangga. Berdasarkan pengalaman gelaran sebelumnya, yang men jadi kendala utama adalah masalah penginapan atlet. Karena memang kondisi di daerah biasanya minim penginapan atau hotel, tidak

seperti di kota besar layaknya Surabaya. “Konsumsi juga begitu. Kalau makanan basi sedikit saja, biasannya atlet tidak mau makan, tapi dibanting,” ujarnya. Satu lagi yang menjadi pesan Erlangga adalah soal fasilitas toilet. Ini kelihatannya sepele, namun dapat mempengaruhi performa atlet. “Atlet pagi tidak mandi tidak masalah. Tapi kalau tidak bisa buang hajat besar, waktu tanding bisa kacau semua,” urainya.Q wwn

Akademi Negeri di Lumajang Buka Tujuh Program Studi Terima Mahasiswa Baru 2014 / 2015 Upaya Pemkab Lumajang untuk merealisasikan Perguruan Tinggi Negeri PTN) segera terwujud. Yaitu, Akademi Komunitas Negeri Lumajang (AKNL) dijadwalkan akan menerima mahasiswa baru mulai tahun ajaran 2014 /2015. Tujuh Prodi (Program Studi) sudah siap menampung mahasiswa baru. Diantaranya, Pengolahan Hasil Pertanian, Pariwisata dan Perhotelan, serta Perkayuan. “Program Studi yang akan diajarkan di Perguruan Tinggi Negeri itu sesuai dengan karakteristik masyarakat Lumajang,’’ jelas As’at Malik, Wakil Bupati Lumajang mengatakan Lebih lanjut As’at Malik mengungkapkan Dirjen Pendidikan Tinggi, sudah melakukan visitasi untuk survei kesiapan, mudahmudahan perguruan tinggi negeri ini bisa segera terwujud. “Mahasiswa gelombang pertama yang akan diterima untuk tahun 2014 adalah untuk Diploma 1 dan Diploma 2,’’ jelasnya. Jika berhasil, maka tidak menutup kemungkinan tidak hanya diploma melainkan juga akan mem buka prodi untuk tingkat sarjana. Seraya berharap perguruan tinggi ini segera menampung lulusan SMA dari Lumajang yang tahun ini mencapai 3500 orang dan lulusan SMK mencapai 3600 orang. Se-

belumnya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan RI Jakarta mengirimkan 3 orang wakilnya untuk melakukan visitasi (survei) kesiapan pendirian Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kabupaten Lumajang. Kedatangan tiga wakil Ditjen Dikti ini menyusul rencana pendirian Akademi Komunitas Negeri Lumajang (AKNL) dengan sejumlah Program Studi sejak Tahun 2013 lalu. Bahkan rencana pendirian AKNL yang digagas Dr H Sjahrazad Masdar, MA Bupati Lumajang ini telah dipersiapkan secara matang, baik regulasi maupun anggaran dengan dukungan DPRD Kabupaten Lumajang. Wakil Ditjen Dikti kemudian melakukan pertemuan dengan Drs H As’at Malik, MAg Wakil Bupati dan dr Buntaran Supriyanto, Mkes

dayat/bhirawa

Wakil Bupati Lumajang Drs As’at Malik (tengah) memimpin paparan Akademi Komunitas Negeri Lumajang di depan Tim Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan RI.

Sekda yang juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Ahmad Jauhari, SH. MH Wakil. Turut hadir juga dalam pertemuan tersebut, sejumlah Kepala Satua Kerja (Satker) terkait. Di antaranya, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik), Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Kepala Bagian Perekonomian dan Kepala Bagian Humas. Dalam pertemuan ini, Ditjen Dikti mendapatkan paparan kesiapan pendirian AKNL oleh masing-masing Satker, baik kesiapan lahan maupun anggarannya. Dan, Ditjen Dikti mencatat data-data yang dipaparkan untuk selanjutnya digodok di Jakarta untuk memproses perijinan operasional PTN di Kota Pisang ini. “Seluruh kesiapan, baik software berupa regulasi yang telah didukung DPRD Kabupaten Lumajang sesuai pemaparan Wakil Ketua DPRD maupun kesiapan hardware berupa lahan dan anggaran yang pada tahap awal disiapkan Rp. 6 Milyar telah dipaparkan,” kata Kabag Humas Pemkab Lumajang Drs Eddy Hozainy. AKNL sebelum resmi beroperasional, nantinya disarankan untuk melakukan ujicoba terlebih dulu. Karena, prinsipnya Kementerian Pendidikan tidak begitu saja memberikan izin operasional PTN baru. Dan, AKNL diharuskan melalui kompetensi dengan melakukan studi banding dan belajar di PTN yang sudah eksis. “Ditjen Dikti menyarankan, untuk mempercepat pendirian AKNL,’’ imbuhnya. Dari sisi teknis, maka Pemkab Lumajang melalui Dindik diminta menyusu atau melakukan studi banding ke Perguruan Tinggi terdekat yang sudah beroperasional. “Opsinya adalah di Universitas Negeri Jember (Unej) dan ITS jika prodinya memang komputer dan tehnik mesin. Jika kriterianya sudah memadai, maka ijin operasional akan diberikan,” papar Kabag Humas.Q yat*


10

Selasa Pon, 29 APRIL 2014

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur

Lomba Desain Batik Tahun 2014

Kualitas Batik yang Dilombakan Meningkat Pemprov, Bhirawa Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jatim kembali menggelar Lomba Desain Batik 2014. Lomba yang sudah diselenggarakan sebanyak enam kali ini selalu diikuti peserta dengan antusias, itu terbukti dengan kualitas desain batik yang ikut dilombakan.

Untuk Menggali Batik Khas Jatim

K

epala Disperindag Provinsi Jatim, Dr Ir Budi Setiawan MMT menuturkan, lomba desain batik ini bertujuan menggairahkan iklim industry kreatif khususnya di sektor batik, menggali ide-ide desain baru dari para mahasiswa, pelajar, guru, perajin dan masyarakat umum. Selain itu,juga untuk meningkatkan kecintaan dan kepedulian terhadap batik khas Jatim. “Batik merupakan aset karya bangsa yang dikagumi seluruh dunia. Makanya sangat perlu dilestarikan dengan menghadirkan desain baru, salah satunya dengan diselenggarakannya lomba ini,” kata Budi Setiawan, ditemui disela-sela penjurian, Senin (28/4). Menurut Budi Setiawan, dengan adanya lomba ini diharapkan mampu menghasilkan desain-desain baru yang fashionable dan tetap mengedepankan corak lokal. Sehingga desain tersebut m a m p u mewujudSalah seorang kan peledewan juri starian memberikan batik tupenilaian lis sedesain batik. b a g a i salah satu warisan budaya dunia.

Dewan juri terlibat pembicaraan serius saat memberikan penilaian pada lomba desain batik yang dianggap berkualitas, orisinil dan kreatif. Jumlah karya desain yang diterima total mencapai 187 karya dari 160 peserta.

Batik yang merupakan bagian dari program industri kreatif terus diupayakan pengembangannya. Oleh karena itu, Desperindag Jatim berupaya fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan pelatihan desain, memberikan apresiasi dengan menyelenggarakan lomba-lomba desain dan memberikan fasilitasi desain produk dan kemasan gratis bagi IKM (Industri Kecil Menengah). Untuk lomba kali ini, tema motif batik tulis

yang berciri khas Jatim adalah casual untuk kategori pelajar dan formal untuk kategori umum, mahasiswa dan guru. Jumlah karya desain yang diterima total mencapai 187 karya dari 160 peserta. Rinciannya, kategori guru 45 karya dari 33 peserta, kategori umum dan mahasiswa 82 karya dari 70 peserta dan kategori pelajar 60 karya dari 57 peserta. Penjurian dilakukan dua tahap mulai 28 – 29 April 2014. Hari pertama memilih 10 nominasi dari masing-

masing kategori. Kemudian hari kedua adalah wawancara untuk menjamin keaslian karya. Setelah itu baru ditentukan pemenangnya. Para dewan juri lomba ini diambilkan dari orang-orang yang berkompeten dibidangnya. Mereka adalah, Karsam SPd, MA, PhD, yang merupakan praktisi batik, kemudian Farida Dipl Teks, MSc dari Balai Besar Batik dan Kerajinan Yogyakarta, Bayu Aria Widhi K SSn dari ISI Yogyakarta, Mudjiono pengajar batik anak jalanan dan praktisi batik serta Denny Djoewardi dari Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia. “Setiap kali kita menggelar lomba, kualitas desain yang diikutkan lomba selalu mengalami peningkatan. Termasuk lomba desain batik kali ini juga sangat bagus. Tak hanya motifnya, tapi juga coraknya,” kata Budi Setiawan, didampingi Kepala Bidang Standardisasi Desain Produk Industri Disperindag Jatim, Adolf Willem Talakua ST. Kedepan, lanjutnya, agar kualitas desain batik semakin meningkat, akan dibuat tema yang lebih spesifik. Yakni desain batik yang dilombakan sudah ada polanya seperti pola baju kemeja, pola casual Pegawai Disperindag Jatim terlihat mengagumi salah satu desain batik yang dinilai bagus. atau pola batik fashion. Q iib*

Lomba Desain Batik Tahun 2014 mendapat apresiasi positif dari salah seorang dewan juri dari Balia Besar Batik dan Kerajinan Yogyakarta, Farida Dipl Teks MSc. Menurutnya, Lomba semacam ini dapat menggali batik khas Jatim yang tidak dimiliki provinsi lain. “Event ini sangat bagus sekali dan perlu dilakukan secara terus menerus. Dengan cara ini dapat menggali desain-desain baru yang khas dari Jatim. Saya lihat banyak yang orisinil motifnya dan ada beberapa yang masih terpengaruh dengan corak batik Jawa Tengah atau Pekalongan,” jelas Farida. Dijelaskan, agar motif atau warna batik yang diikutkan lomba tidak terpengaruh dari provinsi lain, Disperindag ataupun instruktur atau guru harus membekali IKM batik mana corak khas Jatim dan mana yang bukan Jatim. Untuk itu diperlukan pengajar yang sangat kompeten dibidang warna atau motif khas daerah. “Saya melihat Pemerintah Provinsi Jatim sangat komit dan IKM-nya juga menyambut aktif. Kalau begini, nanti akan kelihatan hasilnya pada tahun-tahun mendatang batik khas Jatim akan mampu berbicara banyak di kancah nasional. Jadi batik tidak hanya dari Jawa Tengah atau Pekalongan saja, tapi juga dari Jawa Timur yang eksotis,” pungkasnya. Q iib*

Dewan juri terlihat menilai desain batik yang dikirim peserta lomba.

DINAS KESEHATAN JAWA TIMUR Peringatan Hari Malaria Sedunia Tahun 2014

Jatim Raih Sertifikasi Eliminasi Malaria Surabaya, Bhirawa Upaya Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim dalam mengawal eliminasi malaria patut diacungi jempol. Pasalnya, Jatim berhasil mendapatkan sertifikasi eliminasi malaria dari Kementrian Kesehatan RI.

K

epala Dinas Jatim dr Harsono mengatakan, sertifikasi elimina si malaria diperoleh Jatim lantaran provinsi ini telah berhasil menghentikan penularan malaria setempat. Menurutnya, 34 kabupaten/kota sukses menghentikan penularan malaria setempat diantaranya adalah Mojokerto, Bangkalan, Kota Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Kota Kediri, Lamongan, Lumajang, Kota Madiun, Magetan, Kota Malang, Kota Mojokerto, Ngajuk, Ngawi, Pamekasan, Pasuruan, Kota Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Kota Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Kota Surabaya, Tuban, Batu, Blitar, Malang, Sumenep dan Tulunggung. Sedangkan untuk empat kabupaten/kota lain yang belum memperoleh sertifikasi eliminasi malaria adalah Madiun, Pacitan, Trenggalek dan Banyuwangi. ‘’Empat daerah ini yang nantinya akan menjadi fokus garap Dinkes Jatim dan Dinkes setempat dalam menghentikan penularan malaria setempat,’’ tambahnya. Dijelaskannya, dalam pemberlakuan sertifikasi elminasi malaria, setiap daerah harus bebas penularan malaria setempat. Artinya, setiap daerah tidak boleh ada penularan dari daerah setempat (indegenous), jika ada penularan dari tempat lain atau luar Jatim, sertifikasi eliminasi malar-

ia masih dapat dipertahankan. “Kabupaten/kota dinyatakan sebagai daerah tereliminasi malaria bila tidak ditemukan lagi kasus penularan setempat (indegenous) selama tiga tahun berturut-turut ,’’ tegasnya. Mantan Bupati Ngawi ini mengungkapkan, saat ini (tahun 2013, red) jumlah kasus malaria di Jatim sebanyak 1.070 orang dan angka ini turun daripada tahun sebelumnya (tahun 2012, red) sebanyak 1.320 orang. Dari 1070 penderita kasus malaria di Jatim, Trenggalek menduduki peringkat yang tertinggi. Untuk Trenggalek penderita kasus malaria sebanyak 155 orang, Kabupaten Malang sebanyak 134 orang dan Banyuwangi sebanyak 130 orang. ‘’Tiga daerah ini kedepannya harus ditekan angka penularannya jika tidak persebaran malaria akan bertambah,’’ terangnya. Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Masalah Kesehatan (P2MK) Dinkes Jatim, drg Ansarul Fahrudda M Kes menyatakan, untuk menekan penularan

Antisipasi Dinkes untuk menanggulangi persebaran malaria.

Kepala Dinkes Jatim, dr Harsono memaparkan kondisi malaria di Jatim.

Jatim mendapatkan penghargaan sertivikasi eliminasi malaria dari Kemenkes RI.

malaria Dinkes Jatim akan melakukan beberapa cara yaitu memperkuat survelensi malaria, memperkuat laboratorium malaria, pengendalian vektor dan faktor resiko malaria, pembenahan logistik malaria, penyiapan regulasi untuk sertifikasi dan penguatan jejaring. Selain itu menurutnya, yang tidak kalah pentingya adalah adanya kesadaran masyarakat untuk menggunakan kelambu anti nyamuk pada saat tidur. Kelambu ini akan menangkal nyamuk anopheles betina yang menjadi penyebab penyakit malaria. “Kelambu ini wajib digunakan jika ada beberapa orang terkena malaria dalam satu tempat atau daerah yang sama,’’ terangnya. Perlu diketahui malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit plas,odium yang ditandai dengan demam, kedinginan, berkeringat dan anemia. Plasmodium hidup dan berkembang biak dalam sel darah merah manusia. Penyakit ini secara alami ditularkan melalui gigitan nyamuk anopheles betina. Q dna*


Selasa Pon 29 APRIL 2014

Akhir 2014, KLA Wajib Terbentuk di Jatim l Sambungan hal 1

Magetan, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Kediri, Kabupaten Sampang, Kabupaten Gresik, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Pamekasan. ‘’Sebelas kabupaten/kota yang menjadi fokus garapan BPPKB dalam membentuk KLA, sedangkan yang lainnya sudah ada ,’’ ujarnya. Wanita berjilbab ini menyatakan BPPKB akan memberikan pendampingan kepada SKPD dan Bakorwil yang ingin membentuk KLA. Juga siap memberikan sosialisasi dan pelatih­an bagaimana mengelola KLA dengan baik dan efektif. Sampai saat ini ada sekitar 13 kabupaten/kota yang sudah melakukan sosialisasi dan pelatihan berupa pendam­pingan dengan menggunakan dana APBD kabupaten/kota yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Selain itu Kabupaten Malang, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulunggangung, Kabupaten Blitar, Kota Madiun, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Bojonegoro, Kota Kediri dan Kabupaten Jombang. ‘’Sedangkan untuk dua kabupaten/kota lainnya hanya melaksanakan sosialisasi tentang PPRG yaitu Kabupaten Nganjuk dan Kota Pasuruan,’’ tambahnya. Sekdaprov Jatim Dr Akhmad Sukardi MM mengatakan kebijakan KLA akan memberikan arah dan panduan bagi pemkab/pemkot dalam membangun kawasan atau lingkungan yang infrastrukturnya serta perangkat hukumnya layak bagi anak. Menurutnya, dengan lingkungan yang layak anak, masyarakat dan penduduknya di dorong untuk mengembangkan gaya hidup yang ramah terhadap anak atau Child Friendly Life Style. ‘’Pada intinya keberadaan KLA ini secara langsung dan tidak langsung dapat membantu anak dalam menumbuhkebangkan semua bakat, potensi dan fisik anak ke arah yang lebih baik dan sehat,’’ jelasnya. Pria kelahiran Madura ini menyatakan, dalam penerapan KLA, pemkab/pemkot harus menyediakan wadah atau tempat yang layak untuk menumbuhkembangkan bakat, potesi dan fisik anak. Di antaranya dengan penyediaan sarana dan prasarana seperti kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Gerakan Sayang Ibu (GSI), desa siaga, taman bacaan, perpustakaan keliling, rumah pintar, program rumah cerdas, dan sejenisnya. n dna

Penghargaan untuk Wanita Tangguh l Sambungan hal 1

pekerja seks komersial di Surabaya dengan memberikannya berbagai keterampilan. Penghargaan yang sama juga diberikan kepada 5 wanita lainnya yang tak kalah heroiknya untuk menyumbangkan tenaga dan keterampilannya demi membantu orang di sekitarnya. Kelimanya adalah Yuliati Umrah, pendiri yayasan Arek Lintang Surabaya yang sudah mengabdikan hidupnya untuk merangkul anak-anak jalanan. “Penghargaan yang sama juga kami berikan kepada Yusti Probowati, psikolog yang mendirikan Rumah Hati di Jombang demi menyiapkan anak-anak mantan napi untuk bisa kembali berkarya di masyarakat. Ada Ratna Indah Kurniati, pemberdaya penderita kusta. Mariyani Zaenal yang memperjuangkan hakhak korban KDRT, human trafficking serta Esthi Susanti Hudiono, penggiat HIV Aids,” ucap Dirut PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Dwi Soetjipto belum lama ini. Di luar topik Kartini, Dwi berbagi info pihaknya saat ini sangat berharap cemas atas tambahan dana pinjaman dalam bentuk non cash loan dari Bank Mandiri yang akan digunakan untuk PT Semen Gresik, salah satu anak perusahaan PT Semen Indonesia . Sebelumnya ada bantuan dana senilai Rp 1,4 triliun, karena dirasa kurang pihaknya mengajukan permintaan tambahan ulang. Akhirnya diputuskan Bank Mandiri akan memberi dana tambahan senilai Rp 2-3 triliun. “Fasilitas tersebut akan digunakan untuk kelancaran proyek pembangunan pabrik semen baru di Kabupaten Rembang Jawa Tengah dengan kapasitas 3 juta ton semen per tahun. Jadi ceritanya saat ini kami menunggu bantuan itu,” kata alumni ITS ini. Kerjasama di bidang finansial dengan Bank Mandiri ini dapat mendukung ekspansi Semen Indonesia melalui peningkatan kapasitas produksi di Semen Gresik. Hal ini dimaksudkan untuk memenuhi permintaan semen nasional yang terus meningkat setiap tahunnya. Prediksi pertumbuhan kebutuhan semen tahun ini akan meningkat sebesar 6% atau diperkirakan mencapai 63 juta ton. n ma

SAMBUNGAN

11

9 Desa di Bojonegoro Diterjang Banjir Piala ‘Monumental’ Akan

Dibingkai Khusus di Grahadi

l Sambungan hal 1

pemukiman mereka. Kita berharap banjir segera surut,” kata Camat Sumberejo Mahmudin. Mahmudin mengaku, banjir yang datang mendadak ini membuat warga kewalahan dan terpaksa mengevakuasi harta bendanya. Bahkan sebagian warga terpaksa membiarkan perabot rumah tangganya tergenang air. Informasi yang dihimpun, desa-desa yang terimbas banjir antara lain, Kecamatan Sumberejo, Desa Talun, Desa Bogangin, Desa Jatigede, Desa Kedungdowo. Untuk Kecamatan Kepohbaru antara lain Desa Pejok, Desa Woro, Desa Bumirejo, Desa Tlogorejo. Sedangkan Kecamatan Kanor Baru Desa Samberan yang rumah warga terendam, sedangkan lahan pertanian yang tergenang di antaranya Desa Piyak dan Desa Simbatan. Sementara itu akibat bencana banjir, sekitar empat ribu siswa pulang awal Senin kemarin. Mereka adalah pelajar mulai dari tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA) At-

l Sambungan hal 1

ahmad basir/bhirawa

Hujan deras di Bojonegoro membuat Kali Mengkuris meluap, Senin (28/4) dan banjir terjadi di mana-mana. Sejumlah sekolah tergenang banjir, siswa pun diperbolehkan pulang lebih awal.

Tanwir Desa Talun Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro. Mustam, Kepala MA AtTanwir mengungkapkan banjir yang terjadi kemarin datang secara tiba-tiba saat mayoritas siswa dan sebagian guru saat telah sampai di sekolahan. “ Murid-murid sudah berangkat, namun air terus bertambah tinggi, akibatnya banyak guru yang terjebak air tidak bisa ke kelas,” kata Mustam bersama guru-guru saat mengamankan

dokumen penting. Mustam menjelaskan, meskipun banjir tidak masuk ruang kelas namun aktivitas belajar terpaksa dihentikan, karena akses untuk masuk ke lingkungan pondok tertutup derasnya air. “Ini memang air tidak masuk kelas, namun suasananya tidak mendukung. Guru-guru juga sudah datang, tapi di pintu masuk airnya deras, jadi terpaksa siswa dipulangkan,” ujarnya. n bas

Dewan Desak Periksa Oknum Staf Dindik l Sambungan hal 1

jual beli ijazah ini, Dindik memang sering kali memunculkan persoalan. Di antaranya, adanya pungutan liar (pungli) sehingga hal itu telah banyak meresahkan kepala sekolah (kasek),” kata Sanusi, Senin (28/4). Seperti diberitakan Bhirawa kemarin, oknum staf Dindik Malang bersama oknum pengurus Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) kabupaten setempat disinyalir memperjualbelikan ijazah Kejar Paket C atau setara dengan ijazah SMA, dan ijazah Kejar Paket B atau setara dengan ijazah SMP. Ijazah yang dijual kepada masyarakat yang butuh ijazah tersebut, secara otomatis mereka tidak diwajibkan mengikuti proses belajar mengajar, serta tidak mengikuti Ujian Nasional (UN). Tapi, hanya membayar Rp 800 ribu, bisa mendapatkan ijazah Kejar Paket B. Begitu juga dengan membayar uang sebesar Rp 1,75 juta sudah mendapatkan ijazah Kejar Paket C. Tak pelak, jual beli ijazah Paket C dan B yang diduga dilakukan oknum staf Dindik ini telah meresahkan masyarakat Kabupaten Malang.

Lebih jauh Sanusi mengatakan dengan seringnya memunculkan persoalan di lingkungan Dindik, secara otomatis akan berdampak pada buruknya dunia pendidikan di Kabupaten Malang. Menurut Sanusi, jika dalam klarifikasi yang dilakukan nanti memang terbukti oknum staf Dindik terlibat jual beli ijazah program Kejar Paket C dan B, maka dewan mendesak agar oknum tersebut segera dilaporkan ke Inspektorat. Dan bahkan juga dilaporkan ke polisi. “Sebab, jual beli ijazah merupakan pelanggaran hukum yang mengarah pada tindak pidana. Sehingga oknum staf Dindik itu selanjutnya dikenakan sanksi yang cukup berat, karena bisa membuat efek jera. Selain itu, agar yang lainnya tidak melakukan perbuatan yang sama, karena perbuatan itu telah merusak lembaga pendidikan di Kabupupaten Malang,” ujar Sanusi. Wakil Bupati Malang H Ahmad Subhan meminta agar Inspektorat segera memanggil Kadindik terkait persoalan kasus dugaan jual beli ijazah program Kejar Paket C dan B. “Kasus jual beli ijazah itu tidak hanya mencoreng pendidikan di Kabupaten Malang saja,

namun juga akan berdampak buruk pada masyarakat. Sebab, program Ke jar Paket C dan B merupakan program khusus bagi masyarakat yang saat itu tidak bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” paparnya. Praktik jual beli ijazah progran Kejar Paket C dan B jika tidak secepatnya dihentikan, kata dia, maka akan lebih memperburuk lembaga pendidikan di Kabupaten Malang. Karena dari pengaduan yang disampaikan warga melalui Lembaga Kajian Hukum (LKH) Merah Putih Malang, bahwa ijazah Kejar Paket C dan B tersebut dibeli untuk kepentingan pencalonan sebagai caleg. “Bila si caleg tersebut lolos sebagai anggota dewan, apa jadinya nanti ketika membawa aspirasi rakyat. Yang pasti dia tidak akan bisa bekerja sebagai wakil rakyat, karena tidak memiliki kemampuan secara akademis maupun kemampuan dalam bidang politik. Untuk itu, kami meminta Inspektorat untuk memeriksa oknum staf Dindik yang diduga menjualbelikan ijazah tersebut, serta bila perlu juga dilaporkan ke polisi,” tegas Subhan. n cyn

Pendaftar Dapat Beasiswa dan Fasilitas Tablet l Sambungan hal 1

“Guru dan sarananya secara keseluruhan akan dikelola oleh sekolah induk. Di Jatim, SMAN 1 Kepanjen Malang adalah salah satu dari 5 rintisan SMA Terbuka yang akan diluncurkan oleh pemerintah,” ungkap Direktorat Jendral Pendidikan Menengah Kemendikbud Prof Dr Ahmad Jazidie dalam dialog interaktif di Hotel Santika Surabaya, Senin (28/4). Menurut Jazidie, SMA Terbuka merupakan salah satu jenis sekolah formal. Sehingga, ijazah yang akan dikeluarkan bukanlah ijazah pendidikan kesetaraan atau kejar paket C. Hanya saja, konsep yang ditawarkan pada SMA Terbuka ini siswa tidak harus terus menerus datang ke sekolah. Melainkan mengikuti proses belajar mengajar dengan cara online dan tatap muka. “Dulu sebenarnya sudah ada sekolah terbuka seperti ini. Tetapi, konsepnya beda. Guru yang mendatangi siswa-siswa di derah terpencil. Dengan demikian, otomatis dibutuhkan tenaga pendidik yang banyak dan biaya yang tidak

sedikit pula,” tutur dia. Konsep SMA Terbuka ini, dijelaskan Jazidie, terdapat tiga pilihan. Pertama ialah dominan online, yaitu 80 persen porsi untuk bimbingan online dan 20 tatap muka. Kedua, balance online dan tatap muka, yaitu bimbingan online mendapat porsi 50 persen dan tatap muka juga 50 persen. Ketiga, dominan tatap muka, yaitu porsi tatap muka lebih besar sebanyak 80 persen dan bimbingan online hanya 20 persen. “Model-model tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik dan ketersediaan guru. Pada 1 Juli 2014 mendatang, sekolah induk sudah bisa membuka pendaftaran,” tutur Jazidie. Menurut dia, SMA Terbuka diyakini dapat menjadi solusi rendahnya Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Menengah Universal (PMU) yang secara nasional masih berada pada angka 76,44 persen pada 2012. Padahal, dilihat dari jumlah APK jenjang SMP di Indonesia telah mencapai 98,2 persen pada tahun yang sama. Artinya, setiap tahun di Indonesia masih ada 21, 80 persen lulusan SMP sederajat yang tidak

tertampung di SMA. “Di Jatim, APK PMU telah mencapai angka yang lumayan bagus, yaitu 77, 81 persen di atas rata-rata nasional. Tetapi ini tetap harus ditingkatkan mengingat target capaian APK PMU pada 2020 telah dicanangkan sebanyak 97 persen,” kata dia. Sementara itu, Kepala SMAN 1 Kepanjen,Malang Drs H Masykuri menerangkan, untuk tahun ajaran baru 2014/2015 ini, sekolahnya mendapat kuota sebanyak 200 peserta didik. Kuota tersebut dinilainya masih sangat kecil dibanding rendahnya APK di wilayah Malang raya yang hanya berkisar 60 persen. Dengan demikian, dia kini juga sedang berupaya untuk mengajukan tambahan di pemerintah daerah agar ada tambahan kuota. Saat ini, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran untuk membuka SMA Terbuka pertama di Jatim ini dengan anggaran Rp 400 juta. Dia berharap, anggaran ini akan cukup untuk operasional pendidikan selama satu tahun ajaran. n tam

“Iya nanti akan ditaruh di Grahadi. Akan dibuatkan lemari khusus agar bisa dibuat foto-foto,” kata Gubernur Soekarwo sambil tersenyum bangga saat ditemui usai memimpin Upacara Penyerahan secara Resmi Penghargaan Tanda Kehormatan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha di Halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (28/4). Menurut dia, penghargaan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha ini sangat monumental, karena untuk pertama kalinya setelah 40 tahun vakum penghargaan ini bisa diraih lagi di era reformasi. Tidak hanya itu, banyaknya syarat indikator yang mencapai 138 indikator menyebabkan penghargaan ini begitu sangat berarti. “Jujur, saat tadi membacakan amanat inspektur upacara pas bicara 40 tahun yang lalu di era Gubernur Pak Noer, saya agak susah bicara. Meski tidak sampai menangis, tapi tenggorokan agak buntet,” aku Pakde Karwo, sapaan lekatnya. Kenapa penghargaan ini tak diarak ? Pakde Karwo mengatakan tidak perlu. Sebab tak semua kabupaten/kota di Jatim menerima penghargaan ini. Hanya Kabupaten Pacitan dan Jombang yang menerima penghargaan yang sama. Jika harus diarak, lanjut-

nya, apakah kabupaten/kota yang lain mau mengarak sebab mereka tidak menerima penghargaan tersebut. Apalagi, suasana demokrasi saat ini tidak memungkinkan untuk mengarak piala monumental tersebut. “Pak Mendagri sudah meminta tiga provinsi yang menerima penghargaan ini untuk mengaraknya. Tapi kalau Jatim tidak perlu lah, cukup diundang apel saja. Kalau dua provinsi lainnya (Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan) saya tidak tahu apakah diarak atau tidak. Tapi kalau Sulawesi Selatan sepertinya akan ada penyerahan khusus berupa Rapat Paripurna Istimewa,” ungkapnya. Dikatakan Pakde Karwo, penghargaan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha ini akan dilakukan kembali pada 2017 mendatang. Itu setelah melalui proses penilaian panjang mulai 2013, 2014 dan 2015. Kemudian penghargaannya akan diserahkan pada 2017 mendatang. “Mempertahankan penghargaan ini akan lebih sulit dari pada merebutnya. Tapi saya optimis akan mampu mepertahankan penghargaan ini karena iklim Jatim sangat membantu untuk kembali mempertahankannya. Sinergitas antara TNI Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, pengusaha dan pihakpihak lain sangat mendukung,” pungkasnya. n iib

Dorong Pemasaran UMKM Lewat Market Place l Sambungan hal 1

merancang aplikasi skim pengembangan usaha berbasis online. Salah satu tujuan yang paling penting dalam rancangan aplikasi ini adalah mempromosikan profil atau jenis usaha dari UMKM. Menurut dia, langkah ini dilakukan lantaran perkembangan pengguna internet telah mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Termasuk di Indonesia, jumlah pengguna internet di negara ini telah mencapai 55 juta orang pada 2012 lalu. Padahal pada 2000, pengguna internet di Indonesia hanya 2 juta orang. “Dari jumlah pengguna tersebut, 70 persen di antaranya merupakan pelaku usaha. Jadi kalau usaha sekarang tidak didukung dengan teknologi informasi, pasti sudah ketinggalan sekali,” tutur Braman dalam acara bimbingan dan sosialisasi e-chanel, e-commerce dan pemasok ritel besar di Hotel

Utami, Sidoarjo, Senin (28/4). Persentase transaksi sebanyak 70 persen itu, menurut penelitian yang dilakukan Euromonitor diprediksi telah mencapai angka Rp 700 miliar pada 2013 lalu. Ini diyakini akan terus meningkat. Bahkan pada 2015 mendatang diprediksi transaksi akan naik 30 persen menjadi Rp 1 triliun. Saat ini, Braman mengaku telah banyak bermunculan market place atau yang kerap disebut toko online baru dapat menampung segala bentuk produk UMKM secara gratis. Bahkan jejaring sosial pun kini telah beralih fungsi sebagai alat penghubung komunikasi menjadi alat penghubung antara penjual dan pembeli. “Ini sah-sah saja dimanfaatkan. Tetapi, setiap langkah usaha memiliki konsekuensi. Di Jatim, telah ada 10 hingga 15 market place besar yang juga siap menampung produk UMKM,” tutur dia. n tam

Pakde Karwo Lengserkan 3 Ketua DPC PD l Sambungan hal 1

Pakde Karwo enggan menyebutkan kesalahan yang dilakukan oleh ketua DPC tersebut. Yang pasti, dari penilaian DPD Partai Demokrat, ketiganya memiliki cacat moral. “Dari segi moralitas tidak bisa dipertanggungjawabkan, sanksi yang bisa diberikan adalah dengan cara mengganti dengan ketua yang baru untuk sementara,” ujarnya. Mereka akan di Plt kan setelah proses Pileg ini tuntas, sehingga ketua yang baru bisa mempersiapkan diri untuk pelaksanaan Pilpres mendatang. “Tidak hanya untuk menjaga martabat partai, tapi juga mengamankan pelaksanaan Pilpres mendatang,” ujarnya.

Ditegaskannya, DPD Partai Demokrat Jatim sangat memiliki kepentingan untuk mengamankan jalannya Pilpres mendatang. Karena itu, dibutuhkan ketua yang memiliki integritas dan tidak memiliki cacat. Saat dikonfirmasi apakah ada sanksi bagi ketua yang gagal dalam perolehan suara yang ditargetkan DPD Partai Demokrat Jatim? Mantan Sekdaprov Jatim ini menyatakan tidak ada sanksi, karena mereka sudah berusaha maksimal, namun memang masyarakat belum memilih Partai Demokrat. “Tidak ada sanksi buat mereka yang gagal memenuhi target, sebab sejak awal ada tsunami yang membikin Partai Demokrat harus mengakui keunggulan partai lain,” pungkasnya. n iib

Terbesar di Asia Tenggara, Tak Pernah Berhenti Berinovasi dan Berprestasi l Sambungan hal 1

yang berbukit-bukit. Pada 1935, Van Es yang bekerja di Jawatan Geologi Bandung menulis laporan yang berjudul Hoofdgelohisch Technische Onderzoekingen. Laporan itu menyebutkan di bukit yang menghiasai wajah Gresik memiliki batu kapur berkualitas. Laporan itu juga merekomendasikan Gresik cocok untuk didirikan pabrik semen. Pada 1943, pemerintah Kolonial Belanda mencoba menindaklanjuti laporan tersebut. Sebuah rencana telah disiapkan. Sayang, rencana itu gagal dilaksanakan karena keburu pecah Perang Dunia ke-II. Di masa revolusi, rencana tersebut dilanjutkan Pemerintah Indonesia. Berbekal laporan Van Es, Wakil Presiden Moh Hatta memerintah dimulainya kajian kembali pendirian pabrik semen. Untuk memperkuat kajian, dua ahli tambang asal Jerman Dr F Laufer dan A Kraeff melakukan pengeboran untuk mendapatkan data geologis yang lebih akurat. Pada Januari 1951, keduanya me­ rangkum hasil pengeboran dalam laporan berjudul Result of Investigation by core drilling of the Pliocene limestone near Gresik. Laporan tersebut menyajikan data bahwa deposit batu kapur yang disurvei mencukupi untuk persedian pabrik semen dengan kapasitas produksi 250 ribu ton per tahun untuk jangka waktu 60 tahun. Pemerintah RI kemudian menunjuk

Bank Industri Negara (BIN) untuk menyiapkan sumber pendanaan bagi pembangunan pabrik. Untuk kebutuhan valuta asing, digunakan kredit dari Exim Bank Amerika Serikat. Setelah semua siap, pada 25 Maret 1953, bentuk legal disiapkan guna menaungi proyek seiring dengan didirikannya Badan Hukum NV Pabrik Semen Gresik. Setelah melalui proses yang panjang, ak­ hirnya pada April 1955, pembangunan Pabrik Semen Gresik dimulai. Proyek ini berdiri di atas tanah seluas 412 hektare. Tahap pertama, pabrik didesain dengan kapasitas produksi 250 ribu ton per tahun dengan memiliki dua tanur pembakar. Pembangunan ini lebih cepat 73 hari dari waktu yang direncanakan. Memasuki Maret 1957, Semen Gresik telah berada di masa trial operation. Menyambut pengoperasian, Pemerintah RI juga melakukan restrukturisasi manajemen. Pada 1 April 1957, mantan Gubernur Nusa Tenggara, Sarimin Reksodiharjo diangkat sebagai presiden direktur. Sedang Presiden Komisaris ditunjuk Ir Darmawan Mangunkusumo dengan empat orang anggota yakni Mr Soemanang, Sardju Ismunandar, Mr Ismail Thayeb, Soedarno dan Soenggono. Setelah secara teknis dan manajemen siap, pada 7 Agustus 1957, Presiden Soekarno datang ke Gresik dan meresmikan peng­operasian pabrik Semen Gresik. Dalam sambutannya, Soekarno sangat bangga karena putera-putera Indonesia mampu membangun pabrik semen. Sejak itu, setiap 7 Agustus selalu diperingati sebagai hari

lahir Semen Gresik setiap tahunnya. Kini setelah usianya menginjak angka ke-56 tahun, Semen Indonesia yang setahun lalu bernama Semen Gresik telah menjadi industri semen kebanggaan Indonesia. Betapa tidak, berbagai prestasi telah ditorehkan Semen Indonesia baik tingkat nasional maupun internasional. “Tanggung jawab yang harus kita jalankan semakin besar. Setelah menjadi Semen Indonesia, menjadi yang terbesar di Asia Tenggara dan menjadi BUMN pertama yang berstatus multinational company, prestasi apa lagi yang akan kita torehkan selanjutnya?,” kata Direktur Utama PT Semen Indonesia Dwi Soetjipto pada upacara peringatan HU Pabrik Semen Indonesia ke56 dan HUT Kemerdekaan RI ke-68 pada 17 Agustus 2013 lalu di Gresik. Untuk mendongkrak daya saing, Semen Indonesia juga telah membang­ un berbagai macam proyek strategis yang mampu melejitkan perkembangan perseroan. Proyek yang diresmikan di antaranya Grinding Plant di Pabrik Tuban yang menggunakan teknologi Vertical Cement Mill. Proyek ini merupakan salah satu strategi dalam peningkatan kapasitas produksi perseroan dalam menjaga ketersediaan pasokan. Proyek dengan investasi sebesar Rp 328 miliar berkapasitas 250 ton per jam atau 1,5 juta ton/tahun ini dimulai pada Februari 2012. Pada November 2013 telah selesai dibangun dan beroperasi secara komersial.

Dwi Soetjipto mengatakan, dengan selesainya pembangunan Vertical Cement Mill di Pabrik Tuban yang dibangun secara swakelola ini, maka total kapasitas produksi semen di Pabrik Tuban bertambah menjadi 14,5 juta ton per tahun, dan meningkatkan kapasitas produksi Semen Indonesia menjadi 31,8 Juta ton pada 2014. “Vertical Cement Mill Pabrik Tuban memiliki konsumsi listrik lebih rendah dibanding Horisontal Cement Mill. Konsumsi listrik per ton semen hanya ratarata sebesar 24 KWh. Lebih rendah bila dibandingkan dengan konsumsi energi existing plant yang lain yang berkisar di angka 34 KWh. Inilah yang menjadikan kami memiliki daya saing tinggi diban­ ding pabrik-pabrik sejenis,” jelasnya. Proyek kedua yang diresmikan adalah Packing Plant Banjarmasin. Proyek ini merupakan salah satu inisiatif stra­ tegis dalam bidang pemasaran untuk mendekatkan produk kepada pelanggan (move closer to the customer). Packing Plant Banjarmasin memiliki satu buah silo dengan kapasitas 600 ribu ton semen per tahun, dilengkapi dua line semen bag dengan rotary packer berkapasitas 2.200 bag/jam dan satu line curah dengan kapasitas 120 ton/jam, serta dilengkapi de­ rmaga yang bisa disandari kapal dengan kapasitas sebesar 5.000 DWT. Silo tersebut berfungsi untuk menampung semen sebelum masuk ke unit pengemasan. Investasi yang dikucurkan perseroan untuk

proyek ini mencapai Rp 120 miliar. Kemudian launching e-Procurement untuk meningkatkan tata kelola operasional perusahaan, memenuhi ketentuan Peraturan Presiden No 70 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa, serta sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menerapkan program BUMN Bersih, mulai Januari 2014 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk mengimplementasikan e-Procurement. “Manfaat dari implementasi e-Procurement ini antara lain untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, bargai­ ning power, kecepatan proses pengadaan, serta akses informasi yang real time,” ujar Dwi Sutjipto. Wakil Gubernur Jatim Drs H Saifullah Yusuf, dalam sebuah acara pameran inovasi Semen Indonesia memberikan apresiasi, karena inovasi-inovasi terbaru terkait pengembangan bisnis industri semen sangat dibutuhkan. Jelang ASEAN Free Trade Area (AFTA) atau perdagangan bebas di kawasan negara-negara ASEAN pada 2015, perusahaan di Jatim harus inovatif dan kreatif dalam mening­ katkan kinerjanya. “inovasi-inovasi yang dipamerkan Semen Indonesia menunjukkan bahwa bisnis semen kita berkelas dunia karena didukung teknologi tepat dan pengelolaan yang sangat baik. Dan inilah yang menjadikan Indonesia semakin maju serta siap menghadapi AFTA. Terimakasih Semen Indonesia`` pujinya. *


12

Selasa Pon 29 APRIL 2014

KINERJA PELAYANAN PRIMA Dr H Soekarwo

Drs H Saifullah Yusuf

Pakde Karwo Raih Penghargaan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha Setelah vakum selama 40 tahun pasca diterimanya penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha di era pemerintahan orde baru, Pemprov Jatim yang dipimpin Gubernur Dr H Soekarwo SH, MHum berhasil menorehkan sejarah baru di era modern dengan kembali meraih penghargaan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha.

P

enghargaan berbentuk piala dengan ujung menyerupai tugu berwarna kuning emas itu diserahkan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim pada Puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah keXVIII dan penganugerahan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha di Istana Negara Jakarta, Jumat (25/4). Bagi Jatim, penghargaan ini sangat monumental, sebab penghargaan ini pertama kali diberikan pada zaman pemerintahan orde baru, tepatnya saat berakhirnya Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) I pada1974. Ketika itu penghargaan diterima oleh Gubernur Raden Panji H Moh Noer. Untuk pertama kalinya di era sekarang, Jatim bersama 2 provinsi lain, yakni Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan berhasil meraih penghargaan bergengsi ini. Sedangkan untuk tingkat kabupaten/ kota berhasil diraih oleh Kabupaten Pacitan, Jombang, dan Sleman, serta Kota Cimahi, Jogjakarta, Depok dan Tangerang. Pakde Karwo mengatakan keberhasilan meraih penghargaan ini

karena Pemprov Jatim mampu mencapai nilai tertinggi (juara I) dalam semua Indikator Kinerja Kunci (IKK) pada Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) selama 4 tahun berturut-turut sejak 2010 hingga 2013. Penilaian terhadap IKK tersebut dilakukan oleh tim independen dan 10 departemen. IKK yang jumlahnya mencapai 138 indikator tersebut di antaranya meliputi pelayanan publik, infrastruktur, keterbukaan informasi, demokrasi, kebijakan teknis penyelenggaraan urusan pemerintahan, ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan, tingkat capaian standar pelayanan minimal, penataan kelembagaan daerah, pengelolaan kepegawaian (karier dan profesionalisme), perencanaan pembangunan yang melibatkan semua stakeholder, dan pengelolaan keuangan daerah. Hasilnya, hampir seluruh nilai yang diberikan untuk Jatim sangat tinggi dibandingkan dua provinsi lain, yakni Sulawesi Selatan dan Jawa Tengah. Nilai yang diperoleh Jatim di atas 3.000, sedangkan dua provinsi tersebut mendapat nilai 2.000. Dalam memberikan penilaian, tim penilai tidak sekadar

Gubernur Soekarwo menerima penghargaan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XVIII di Istana Negara Jakarta, Jumat (25/4).

melihat data, tetapi juga melakukan pengecekan dan peninjauan langsung di lapangan untuk memastikan kecocokan antara data yang disampaikan dengan kondisi

 Bupati Jombang Drs Ec H Nyono Suharli Wihandoko

Fokus di Bidang Kesehatan dan Pendidikan KABUPATEN Jombang menorehkan prestasi nasional dengan diterimanya tanda kehormatan Parasamya Purnakarya Nugraha. Penghargaan ini diterima, karena tiga tahun berturut-turut, yaitu sejak 2010 sampai dengan 2012, LPPD Kabupaten Jombang mendapat nilai terbaik. Untuk mempertahankan prestasi tersebut, Bupati Drs Ec H Nyono Suharli Wihandoko dan Wabup Hj Mundjidah Wahab memprioritaskan pembangunan bidang kesehatan dan pendidikan. Ia juga bertekad menaikkan daya

 Bupati

beli masyarakat. Sesuai dengan visi dan misi saat pencalonannya sebagai bupati dan wabup, yaitu ‘Sejahtera untuk Semua’, maka dalam melaksanakan pembangunan selalu mengikutsertakan seluruh satuan kerja, masyarakat dan stakeholder dalam suasana gotong-royong. “Kendala utama dalam pencapaian visi dan misi merupakan alasan klasik, yaitu terbatasnya dana. Tetapi semua dapat diselesaikan dengan cara musyawarah untuk mencapai kata mufakat,”kata Nyono. 

Pacitan Indrarto

Gotong Royong Perangi Bank Clurut SELAIN Jombang, Kabupaten Pacitan juga menerima tanda kehormatan Parasamya Purnakarya Nugraha, di bawah pimpinan Bupati Indrarto. Fokus utama dalam pemerintahannya adalah melindungi masyarakat kecil dari himpitan para rentenir. “Bank Clurut mempunyai pengaruh besar untuk memiskinkan masyarakat kecil. Utamanya masyarakat petani ataupun pegawai kelas bawah,”ungkapnya. Untuk memeranginya, bersama seluruh

elemen masyarakat secara bergotong-royong, bahu-membahu memberantas Bank Clurut tersebut dengan menyediakan modal usaha berbunga kecil yaitu lewat dana yang disediakan Bank BPR Jawa Timur. Untuk pelayanan publik, Kabupaten Pacitan memberlakukan pelayanan satu pintu, dikawal oleh pemerintah daerah, elemen masyarakat termasuk media massa agar pelayanan dapat berjalan sesuai dengan aturan. 

 Guru Besar Sosiologi Universitas Airlangga Prof Hotman

Partisipatoris, Cara Pakde Karwo Bela Masyarakat Marginal Demokrasi partisipatoris menjadi ciri khas Pakde Karwo dalam mengambil setiap kebijakan. Pengambilan kebijakan yang dilakukan melalui musyawarah mufakat ini ternyata mendapat apresiasi dari pemerintah pusat dengan diterimanya penghargaan Sam Karya Nugraha Parasamnya Purnakarya Nugraha. Sebagai gubernur yang prorakyat, kebijakan yang diambil selalu mendengarkan suara-suara yang tidak terden-

gar, yakni mereka kaum marginal yang tergilas oleh sistem liberalisme dan sistem pasar bebas yang kejam. Untuk itulah, pemerintah hadir membela masyarakat marginal atau yang terpinggirkan. “Penghargaan ini menunjukkan bahwa Jatim selalu membela kaum marginal atau masyarakat miskin yang terpinggirkan, kesemuanya bermuara dari kehidupan bermusyawarah serta saling hidup gotong-royong ,” tutupnya. 

Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Ketua Kapal Jatim Dr Suparto Wijoyo

Tonggak Penting Penyelamatan Lingkungan JATIM layak menerima penghargaan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha yang salah satu indikator penilaiannya yakni berfokus kepada lingkungan. Penghargaan ini memberikan energi pemerintahan yang mampu menyejahterakan masyarakat dengan terus peduli terhadap penyelamatan konservasi lingkungan. Konsistensi terhadap kebijakan yang dibuat dan capaian kinerja di berbagai bidang selama tiga tahun terakhir mengakibatkan banyak daerah di Jatim yang tumbuh subur dan terawat seperti produk holtikultura, sayuran, hingga hasil peternakan dan biota yang ada. Suparto mengibaratkan, jika pencemaran lingkungan bisa diatasi dengan baik, maka

akan berdampak terhadap keberlangsungan biota yang ada. Selain itu, jika biota yang ada sehat maka ketika manusia mengkonsumsi hasil biota tersebut akan mampu menyehatkan manusia. Dan jika jumlahnya terus terjaga dengan baik maka akan membawa berkah dalam menyejahterakan masyarakat. Penghargaan ini, ke depan secara khusus dapat digunakan sebagai bentuk penguatan lingkungan. “Masyarakat Jatim harus membantu Pemprov Jatim melipatgandakan energi lingkungan sebagai program prioritas ke depan. Dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak boleh mengabaikan keberadaan lingkungan yang ada,” katanya. 

di lapangan. “Yang paling menonjol dari Jatim adalah masalah perekonomian dan leadership, bagian penting dari kedua hal tersebut adalah pelayanan.

Di Jatim, penekanannya adalah pelayanan untuk menyejahterakan rakyat. Di sinilah skor kita mencapai nilai tinggi secara konsisten. Artinya, masyarakat merasa negara

memperhatikan dan memudahkan urusan mereka” katanya. Dengan rendah hati, Pakde Karwo menuturkan bahwa prestasiprestasi itu bukan menjadi milik pemimpin daerah, namun milik rakyat Jatim. Sebab raihan prestasi tersebut tidak lepas dari keikutsertaan dari seluruh rakyat Jatim dalam berbagai proses pembangunan sebagai aktualisasi dari musyawarah untuk mencapai mufakat. “Keberhasilan Jatim memperoleh penghargaan ini tak lepas dari peran ketua dan para anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota, semua bupati/wali kota, jajaran aparatur pemerintahan dan TNI/ Polri, para pelaku usaha, tokoh agama dan masyarakat, mahasiswa, dan rekan-rekan media yang turut membawa kemajuan yang luar biasa di provinsi ini. “Intinya, penghargaan ini adalah karena kebersamaan rakyat Jatim,” lanjutnya. Sementara itu, Presiden SBY menegaskan bahwa pemimpin bisa datang dan pergi dan pemerintahan terus berganti, tetapi ada satu hal yang tetap dan pasti. Yakni pemimpin dan pemerintah yang dipimpinnya harus melayani rakyatnya dengan baik, gigih bekerja keras, serta rela berkorban untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Melayani dan bekerja keras tidak harus dengan cara blusukan, datang ke rumah-rumah, atau jalan kesana-kesini untuk memberikan bantuan uang langsung ke RT. Meskipun itu baik, tetapi yang paling penting adalah dengan cara melalui hati dan pikiran yang selalu dekat dengan masyarakat” katanya.  *

Kepemimpinan Gubernur Jatim Layak Dapat Penghargaan GUBERNUR Jatim Dr H Soekarwo SH, MHum dipandang layak mendapatkan penghargaan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha karena kepemimpinannya (leadership) sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pembangunan dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Staf Khusus Presiden RI Bidang Pembangunan Daerah dan Otoda yang juga menjadi tim penilai, M Mas’ud Sa’id saat Puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XVIII dan penganugerahan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha di Istana Negara Jakarta, Jumat (25/4). Secara khusus, Mas’ud memuji langkah Gubernur Soekarwo dalam melakukan terobosan-terobosan ekonomi di wilayahnya. “Selain itu, pendekatan-pendekatan pembangunan di Jatim juga sangat menonjol, Jatim bisa mengintegrasikan pembangunan mulai dari Pacitan sampai Banyuwangi” katanya. Dalam melakukan penilaian, Mas’ud menegaskan bahwa pihaknya benar-benar melakukan penelitian yang sangat mendalam, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Artinya, ia terjun langsung ke lapangan untuk mencocokkan antara data yang dilaporkan Pemprov Jatim dengan kondisi sesunguhnya. “Riset ini tidak hanya mendalam tapi juga menerjunkan tim langsung ke lapangan, kami tidak melakukan wawancara dengan gubernur, tapi kepada masyarakat yang merasakan sendiri pembangunan di Jatim. Jadi setelah riset ini selesai, kami akui Jatim sangat layak untuk menerima penghargaan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha ini,” tuturnya. Senada dengan Mas’ud Sa’id, Menko Perekonomian, Hatta Rajasa mengatakan bahwa dari syarat yang harus dipenuhi,

gerakan masyarakat, menciptakan ketertiban Jatim sangat layak menerima penghargaan umum dan mampu meningkatkan pelayanan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya publik. Nugraha. Salah satu syarat menerima penghargaan “Jatim memiliki kinerja pembangunan ini sangat berat, yakni dapat meraih 3 kali yang terus meningkat, mulai dari aspek berturut-turut mencapai prestasi terbaik datata kelola pemerintahan, penanggulangan lam kinerja penyelenggaraaan pemerintahan kemiskinan, penyaluran kredit usaha rakyat, daerah. “Berdasarkan hal tersebut, maka usaha kecil menengah, dan lainnya. Selain yang layak untuk menerima penghargaan ini itu, Jatim juga bisa menjadi basis penetrasi hanya ada tiga provinsi, yakni Jawa Timur, pasar di Indonesia Timur melalui perdagangJawa Tengah, dan Sulawesi Selatan,” kata an antara pulau dan luar negeri” pujinya. Gamawan.  * Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha ini terakhir kali diberikan pada 1997, dasarnya kala itu adalah kesuksesan daerah dalam melaksanakan Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita). Setelah itu pemerintah menggunakan sistem Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang berakibat terjadinya kevakuman dalam pemberian penghargaan tersebut. Baru di era kepemimpinan SBY, penghargaan ini kembali dihidupkan dan diberikan kepada daerah yang mencapai nilai tertinggi dalam pelaksanaan pembangunan. Tujuannya sebagai penghormatan dan apresiasi terhadap kerja keras pemerintah daerah yang berhasil mewujudkan desenGubernur Soekarwo dan Wagub Saifullah Yusuf mengangkat tralisasi dan otonomi Piala Penghargaan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya daerah dalam setiap Nugraha.

Parasamya Purnakarya Nugraha Buah dari Gotong Royong Masyarakat Jatim GOTONG royong dari seluruh masyarakat menjadi salah satu kunci yang membuat Provinsi Jatim memperoleh Penghargaan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha dari Presiden RI. Kunci lainnya adalah mengikutsertakan masyarakat dalam proses pembangunan melalui demokrasi partisipatoris. Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Jatim Dr H Soekarwo SH, MHum saat memimpin upacara penyerahan secara resmi Penghargaan Tanda Kehormatan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha di Halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (28/4). Gotong royong dan pola partisipatoris dalam pembangunan daerah tersebut diimplemantasikan secara inklusif. Artinya pembangunan dilakukan secara menyeluruh, mengikutsertakan seluruh rakyat Jatim, Forpimda, jajaran aparatur pemerintah dan TNI/Polri, para pelaku usaha, tokoh agama dan masyarakat, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat yang ada. “Solusi partisipatoris memberi peluang yang luas kepada rakyat untuk berpartisipasi secara efektif dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut kebijakan publik. Pembangunan untuk semua dikerjakan secara bergotongroyong, rakyat sebagai subjek pembangunan (people center development),” papar gubernur. Salah satu yang bisa dilihat dari solusi partisipatoris dalam pembangunan inklusi adalah saat penyusunan perencanaan pembangunan di Forum Musrenbang, mulai dari tingkat RT/

Gubernur Soekarwo saat menyerahkan pataka Penghargaan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha kepada Bupati Pacitan dan Bupati Jombang di Halaman Gedung Negara Grahadi, Senin (28/4).

RW, desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten/ kota, hingga tingkat provinsi aktif memberikan usul pembangunan yang akan dilakukan dalam jangka waktu satu hingga lima tahun ke depan. Demikian pula dengan kebijakan yang di-

hasilkan, harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Utamanya masyarakat yang termarjinalkan atau terpinggirkan. Mereka diajak ikut merasakan hasil pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten/kota. Hingga mereka menjadi orang yang lebih berdaya, dapat berkarya untuk menata kehidupan yang lebih layak. Soekarwo menambahkan, dari hasil pembangunan yang dilaksanakan dengan pendekatan seperti itulah, maka Tanda Kehormatan Samkarya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha berhasil diperoleh Jatim. Apalagi, lanjut pria yang kerap disapa Pakde karwo itu, semua Indikator Kinerja Kunci (IKK), meliputi IKK kebijakan, pelaksana kebijakan, dan pelaksana urusan wajib dan pilihan yang berjumlah 138, Jatim memperoleh nilai tertinggi. “Dan itu kita raih selama tiga tahun berturut-turut, sejak 2010 hingga 2012, ujarnya. Selanjutnya, kata Pakde Karwo, yang perlu dilakukan saat ini adalah mengikis ketidakadilan. Tujuannya agar tidak lagi ada kesenjangan sosial. “Tidak ada gunanya pembangunan berjalan pesat menghasilkan pertumbuhan perekonomian tinggi, tetapi tingkat kesenjangan sosial juga tinggi,” jelasnya. Ia pun berharap, anugerah yang tinggi itu hendaknya sebagai pendorong semangat dan menebalkan tekad untuk bekerja lebih keras, meningkatkan kebersamaan, dan mengoptimalkan semua potensi di dalam masyarakat. 


Harian Bhirawa Edisi 29 April 2014