Page 1

HARIAN

Harian Bhirawa Ditunjuk kembali sebagai sarana pengumuman iklan tender/lelang pemerintah di seluruh Jawa Timur berdasarkan SK Gubernur No.188/343/ KPTS/013/2011

Kontribusi pendapatan dari PBB tahun anggaran 2014 diperkirakan mencapai Rp 9 miliar dengan harapan tingkat capaian pelunasan 100%,”

IKLAN/ LANGGANAN

031-5615454

Baca Hal 7 Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE

Harga Langganan Rp 55.000/bulan Eceran Rp 3.000

Senin Pahing, 24 MARET 2014

http://www.harianbhirawa.co.id

24 MARET 2014

AGENDA HARI INI

 Gubernur H Soekarwo - 14.00 - 19.00

Menghadiri Pengukuhan Dewan Hakim MTQ Korpri di Asrama Haji Sukolilo Membuka MTQ Korpri 2014 di Asrama Haji Sukolilo

 Wagub H Saifullah Yusuf - 09.00 - 14.00 - 19.00

Rapat Paripurna di DPRD Jatim Penyerahan LHP di BPK RI Jatim Menghadiri Pembukaan MTQ Korpri 2014 di Asrama Haji Sukolilo.

 Sekdaprov H Akhmad Sukardi - 14.00 - 19.00

Menghadiri Pengukuhan Dewan Hakim MTQ Korpri di Asrama Haji Sukolilo Menghadiri Pembukaan MTQ Korpri 2014 di Asrama Haji Sukolilo

Buronan Korupsi Dana Konsinyasi Tol GempolPandaan Ditangkap Pasuruan, Bhirawa Buronan kasus tindak pidana korupsi di lingkungan Pengadilan Negeri Bangil akhirnya berakhir. Agus Waluyo Utomo (51) aktor utama lenyapnya dana konsinyasi atau uang ganti rugi senilai Rp 1,7 miliar untuk lahan warga yang terkena proyek jalan tol Gempol-Pandaan berhasil ditangkap Satgas Gabungan Kejaksaan Agung, Kejari Balikpapan dan Kejari Bangil. Agus Waluyo Utomo dibekuk di rumah kontrakannya di Jalan Sepinggan Baru II nomor 102, RT 34, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan Balipapan, Sabtu (22/3). Setelah ditangkap, ia langsung diterbangkan ke Surabaya dan dibawa ke Pasuruan untuk ditahan di Rumah Tahanan Bangil.“Bersama Satgas Gabungan, pelaku ini kami tangkap pada saat berada di depan rumahnya,” ujar Kasi Intel Kejari Bangil Benny Hermanto, Sabtu (22/3) malam. Pantauan di lokasi, Agus Waluyo Utomo tiba di Kejari Bangil pada Sabtu (22/3) malam sekitar pukul 18.05 menggunakan Honda CRV Silver

 ke halaman 11

Panwaskab Soroti Laporan Dana Kampanye Parpol Nihil Sampang,Bhirawa Meski sudah diberitahukan deadline penyampaian laporan dana kampanye seluruh parpol pada 2 Maret, namun berdasarkan publikasi rekapitulasi dana kampanye Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Sampang, dari 12 parpol peserta pemilu hanya Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yang dana kampanyenya nihil. Divisi Penindakan Pawaslu Kabupaten Sampang Rifto menjelaskan terkait rekapitulasi dana kampanye 12 parpol di Kabupaten Sampang yang nihil dananya yakni PKPI, pihaknya masih menunggu kinerja tim auditor independen untuk mengusutnya. Masih dikatakan Rifto, hingga saat ini pihak Panwas Kabupaten Sampang masih belum mengetahui kapan tim auditor independen tersebut akan turun memeriksa. Berdasarkan pantauan di lapangan, dari jadwal kampanye yang diberikan mulai 16 Maret hingga 5 April 2014, hingga kemarin tidak ada satu pun parpol di Kabupaten Sampang yang mengunakannya untuk melakukan kampenye terbuka. Padahal menurut cacatan Panwas, dalam masa kampanye terbuka ini setiap harinya

Turis 13 Negara Saksikan Karapan Sapi di Kenjeran Surabaya, Bhirawa Festival Karapan Sapi 2014 yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparta) Surabaya di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran disambut meriah wisatawan, Minggu (23/3). Tak tanggungtanggung, turis dari 13 negara ikut menyaksikan agenda tahunan ini.

Wisatawan dari Tunisia, Waad yang juga mengikuti Indonesian Art and Culture Scholarship mengaku kagum dengan budaya di Indonesia khususnya Festival Karapan Sapi 2014. “Karena yang ada di Indonesia ini tidak ada di Eropa, saya merasa

 ke halaman 11

trie diana/bhirawa

Adu cepat sapi dalam Festival Karapan Sapi 2014 di Kenjeran, Minggu (23/3). Agenda tahunan ini bukan lomba sifatnya, hanya pertunjukan karapan sapi.

Caleg PKB Bondowoso Terancam Dipidana Gunakan Ijazah Palsu

Bawaslu Jatim, Bhirawa Mantan Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso yang kini maju sebagai caleg DPRD Kabupaten Bondowoso Dapil V dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H Ahmad Dhofir SAP terancam dijatuhi sanksi pidana sekaligus tak bisa dilantik kendati dia terpilih pada Pileg 9 April 2014. Sanksi itu keluar menyusul adanya dugaan jika mantan Ketua DPC PKNU Kabupaten Bondowoso ini memiliki ijazah palsu. Juru bicara Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) Bondowoso, Moh Usman mengatakan ijazah Madrasah Aliyah Ahmad Dhofir saat mendaftar sebagai caleg DPRD Kab Bondowoso diduga palsu. Temuan itu juga sudah dilaporkan ke KPU dan Panwaslu setempat sebelum Daftar Caleg Sementara (DCS) ditetapkan, namun tidak ada tindak lanjut dari dua institusi pelaksana pemilu tersebut.

“Karena itu sekarang kami laporkan ke Bawaslu Jatim dengan harapan supaya ditindaklanjuti, “ ujar Usman usai diterima Kominer Bawaslu Jatim Andreas Pardede di Kantor Bawaslu Jatim Jl Tanggulangin Surabaya , Minggu (23/3).

Lebih jauh Usman menjelaskan bahwa ijazah MA Al Anwar

 ke halaman 11

Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) Bondowoso melapor ke Bawaslu Jatim terkait dugaan penggunaan ijazah palsu oleh Ahmad Dhofir yang saat ini mendaftar sebagai caleg DPRD Kab Bondowoso.

Gubernur Minta Kemenhut Tunda Kenaikan Tarif Bromo

 ke halaman 11

Langsung Tancap Gas SEPERTINYA tidak ada kata lelah bagi Reni Astuti dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Baru selesai masa nifas usai melahirkan anaknya yang keempat, legislator PKS ini sudah mulai melakukan berbagai kegiatan di dunia politik. Bahkan pekan kemarin, dia sudah mulai mengikuti sejumlah acara kampanye partainya. “Liburnya sudah selesai. Ya aktivitasnya jalan lagi, langsung tancap gas. Selain acara kampanye di partai, tugas di dewan juga sudah saya ikuti,” ujar Reni yang alumnus Statistik ITS ini. Tak hanya datang, dalam acara kampanye PKS di pintu air Jagir itu, Reni juga ikut turun langsung ke sungai naik

 ke halaman 11

Reni Astuti SSni

Sentil..  

Kajari ganti, tiga kasus korupsi terhenti Tunggu negosiasi baru

 

Pemkot perketat prosedur perizinan penjualan elpiji Hati-hati silakan, asal tak menyengsarakan rakyat

 

PAN optimis penentu koalisi Kalau gagal, jadi oposisi

Bromo masih menjadi andalan Jatim dalam menarik wisatawan asing dan lokal. Seiring rencana kenaikan tarif masuk ke lokasi ini per 1 Mei 2014, Pemprov Jatim melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim telah mengajukan surat ke Kementerian Kehutanan untuk menunda kenaikan tarif ini.

Pemprov, Bhirawa Gubernur Jatim Dr H Seokarwo SH, MHum secara tegas meminta Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk menunda kenaikan tarif Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Alasannya, kenaikan tersebut tidak wajar karena terlalu tinggi dan jika diterapkan dikhawatirkan timbul gejolak di masyarakat. Menurut Soekarwo, kenaikan drastis tersebut tidak bisa dilakukan secara mendadak karena dapat menimbulkan gejolak di masyarakat. Buktinya, pihak-pihak yang berkepentingan di kawasan wisata tersebut

Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI

Butuh Dua Minggu untuk Tetapkan Nama Tersangka Surabaya, Bhirawa Setelah dinaikkan status dari penyelidikan ke penyidikan, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jatim Arminsyah memberi waktu dua minggu untuk penyidik pidana khusus dalam menetapkan nama tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Komisi Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya. Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Febry Adriansyah melalui Kasi Penkum Kejati Jatim Romy Arizyanto mengatakan, selama dua pekan nanti penyidik sudah harus mengekpos nama tersangka kasus KONI. Lanjutnya, ini merupakan perintah dari Kajati jatim. “Senin depan (hari ini, Red) penyidik akan menyusun rendik, terkait siapa yang akan diperiksa dan pendalaman untuk siapa yang lebih kuat untuk mempertanggungjawabkan pidananya,” ujar Romy kepada wartawan, Minggu (23/3). Disinggung terkait adakah indikasi tersangka dari pihak KONI, Romy enggan

 ke halaman 11

Jatim Dahului Jadwal Pengiriman Naskah UN Dindik Jatim, Bhirawa Jadwal pendistribusian naskah soal Ujian Nasional (UN) secara nasional akan dimulai pada 30 Maret mendatang. Namun, jadwal ini tidak akan berlaku bagi Jatim, yang berencana mendahului jadwal pengiriman tiga hari lebih awal, yakni pada 27 Maret. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Dr Harun MSi mengatakan, mengingat jadwal UN yang begitu dekat dengan Pemilu 2014 maka Jatim berinisiatif mendahului pengiriman naskah UN. Hal ini disebabkan karena Jatim merupakan Koordinator Regional VI yang juga

 ke halaman 11

 ke halaman 11

Aktivitas Aktivis Lingkungan Peringati Hari Air Sedunia

Bikin Ruwatan Kali Surabaya, Ingatkan Warga dan Industri Jangan Cemari Sungai Ratusan aktivis lingkungan dari Konsorsium Lingkungan Hidup, Garda Lingkungan Jatim dan mahasiswa Teknik Lingkungan ITS berkumpul di halaman kantor Perusahaan Umum Jasa Tirta yang berlokasi di Rolak Gunungsari akhir pekan kemarin. Mereka menggelar Ruwatan Kali Surabaya. Ruwatan ini dipandang sangat krusial, karena air surabaya merupakan sumber air PDAM yang dikonsumi jutaan masyarakat di kampung-kampung Surabaya. Racmat Caesar, Kota Surabaya Berkumpulnya para aktivis lingkungan di kantor Perusahaan Umum JasaTirta yang berada di tepi sungai Kali Surabaya ini dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia yang diperingati setiap 22 Maret ini. Ada serangkaian kegiatan yang dilakukan seperti ruwatan Kali Surabaya, doa bersama, tebar benih ikan, tanam bibit pohon, dan gerebeg (memunguti) sampah sungai menggunakan 30

perahu mesin dan karet. Di sepanjang Kali Surabaya memang masih kotor. Masih banyak sampah domestik terlihat di aliran Kali Surabaya ini. Misalkan saja, kertas keresek, pampres, hingga kondom. Barang-barang itu ditemukan mengambang di sungai. Apalagi, di sepanjang Jalan Ke-

 ke halaman 11

Para aktivis lingkungan bersiap untuk membersihkan Kali Surabaya.

rachmad//bhirawa


SURABAYA

2

Senin Pahing 24 MARET 2014

LEGISLATIF - EKSEKUTIF

Pakde Karwo Sebut Kampanye di Jatim Tertib Surabaya, Bhirawa Ketua DPD Partai Demokrat Jatim mengklaim kampanye yang digelar Partai Demokrat di Jatim berlangsung aman, tertib dan massa yang bersikap terpuji. Soekarwo menyebut kampanye Partai Demokrat yang dihadiri Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Tulungagung dan Kabupaten Malang sebagai contoh klampanye yang bagus.

“Ribuan massa yang hadir di kampanye, mereka datang dan pulang dengan sangat tertib. Ini prestasi luar biasa. Saya memberi apresiasi untuk warga Malang dan Tulungagung,” kata Soekarwo, dikonfirmasi, Minggu (23/3). Pria yang juga Gubernur Jatim ini mengaku, sangat mengapresiasi warga Jatim dalam berdemokrasi. Oleh karena itu, pada kampanye berikutnya

dia berjanji ketertiban dan keamanan peserta kampanye tetap menjadi prioritas utama selama kampanye berlangsung. Perlu diketahui, Partai Demokrat direncanakan menggelar kampanye nasional di tiga wilayah Jatim. Saat ini baru terealisasi dua kali, yakni di Tulungagung pada 18 Maret dan Malang pada Sabtu 22 Maret. Itu artinya masih tersisa satu kampanye

lagi, direncanakan di Sidoarjo, 5 April mendatang. Dari kampanye di dua daerah Tulungagung dan Malang, ribuan massa pendukung Partai Demokrat hadir. Bahkan, dalam kampanye di Stadion Kanjuruhan Malang, tercatat sekitar 18 ribu massa datang dalam kampanye Partai Demokrat. “Jumlah tersebut cukup besar. Tapi meski dihadiri ribuan massa baik di Tulungagung maupun Malang, tidak ada insiden apa pun di antara peserta kampanye,” ungkap Pakde Karwo—

sapaan lekat Soekarwo. Menurut dia, kampanye ini bisa menjadi pembelajaran politik yang luar biasa. Masyarakat mampu memberikan agregasi terhadap partai politik yang dianggap bisa membawa perubahan. Gubernur Jatim ini berharap, iklim kampanye di Jatim yang tertib dipertahankan sampai jalannya kampanye Partai Demokrat di Sidoarjo mendatang. “Ini bukti bahwa Partai Demokrat bisa menjaga ketertiban dan keamanan selama jalannya kampanye,” Q iib katanya.Q

Menuju Pemilu Legislatif 2014

Kejati Jatim Atensi Surat Suara Rusak Siap Koordinasikan dengan KPU

Caleg dari Dapil III PKS, Ida Kurniati, S.Si memberikan pelayanan kepada salah satu pasien.

dna/bhirawa

Jaring Suara dengan Kekuatan Pelayanan Surabaya, Bhirawa Segala cara dilakukan calon legislative untuk menarik minat pemilih. Salahsatunya yang dilakukan (Caleg) dari Partai Keadialan Sejahtera (PKS) Ida Kurniati, S.Si dengan menggelar pengobatan gratis ,Minggu (23/3). ‘’Kita mengadakan pengobatan gratis dengan bekerja sama dengan Dewan Pengurus Ranting (DPRa) Medokan Semampir PKS,’ ujar Caleg Ida Kurniati, S.Si ditemui di lokasi pengobatan gratis. Ida mengatakan, sebagai Caleg PKS dirinya berupaya keras dalam mendulang suara partai, hal ini disebabkan karena amanah struktur yang m,enghendaki demikian. Banyak cara yang digunakan untuk mendulang suara partai diantaranya adalah melakukan bakti sosial, mengisi pengajian, pelatihan PAUD,taklim, dan mengadakan pelayanan kesehatan. ‘’Alhamdulliah Minggu kemarin kita sudah mengadakan pelayanan kesehatan dan kita optimis dapat meraup suara 3000 orang dari daerah Dapil III di Kecamatan

Sukolilo, Mulyorejo, Gunung Anyar, Bulak dan Wonokromo ,’’ ujar wanita jebolan ITS Surabaya ini. Wanita berjilbab ini menuturkan, saat ini banyak Caleg yang berjuang dalam menarik konstituenya dengan beragam cara, mulai dari memberikan sembako hingga membagikan uang. Untuk PKS tetap melarang Calegnya untuk berkampanye dengan membagikan uang, hal ini tidak sesuai dengan aturan yang diterapkan partai. ‘’Kalau kita tetap mengadakan pelayanan kesehatan dan memberikan sembako untuk menarik hati kontituen bukan memberikan uang secara langsung (Money politik, red),’’ jelasnya. Ke depan Ida berharap dengan diadakannya kegiatan pelayanan kesehatan dapat menarik hati masyarakat dalam memilih PKS. Selain itu dapat memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk bersamasama menjaga kesehatan. ‘’Untuk pelayanan kesehatan kita tidak saja memberikan obat akantetapi kita juga memberikan penyuluhan kesehatan di masyara-

kat,’’ jelasnnya. Sementara itu Jum’at (22/3) DPD PKS Surabaya menggelar kampanye simpatik PKS Peduli Lingkungan. Kampanye kali ini dlakukan dengan mengadakan susur sungai memungut sampah di Kalimas. Selain Susur Sungai, PKS juga gelar Apel Siaga Kepanduan PKS yang akan diterjunkan sebagai Relawan Peduli Lingkungan. Kampanye ini juga dalam rangka hari Air Sedunia, 22 Maret. Ketua DPD PKS Ibnu Shobir, Mengatakan Salah satu pesan kampanye PKS adalah Peduli Lingkungan. Ada tiga fokus perhatian, yakni reformasi kualitas air, progam lingkungan perkampungan, dan program anggaran pro Lingkungan Hidup. Kampanye simpatik ini juga diterjunkan 100 relawan PKS Peduli lingkungan Kampanye ini juga dihadiri Ketua DPW PKS Jawa Timur yang juga caleg DPRD Jatim Dapil 1 Hamy Wahjunianto, Sekretaris DPD PKS Surabaya Achmad Zakaria , dan Anggota DPRD Komisi C dari Fraksi PKS Q dna.gat Reni Astuti.Q

Surabaya, Bhirawa Sampai saat ini Kejarti Jatim belum menemukan tindak pidana yang berkaitan dengan Pemilu 2014. Namun di Jember , Intelijen Kejaksaan TInggi (Kejati) Jatim menemukan sebanyak 52 ribu surat suara rusak . Untuk itu koordinas akan dilakukan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Jatim Andi Herman melalui Kasi Penkum Romy Arizyanto mengungkapkan, secara umum tahapan kampanye Parpol berjalan lancar.Dan , secara kasus, belum ada laporan tindak pidana Pemilu yang masuk ke Kejati Jatim.“Kaitan Pemilu dengan tindak pidana masih belum ada. Namun, tim Intelijen mencermati adanya sekitar 52 ribu surat suara rusak di daerah Jember,” ujranya kepada wartawan, Minggu (23/3). Dijelaskannya, jelang penyoblosan yang tinggal 19 hari. Kejati Jatim akan koordinasikan masalah surat suara yang rusak ke KPU Jatim. menurutnya, koordinasi itu diharapkan agar KPU segera merecover kembali surat suara yang dinyatakan rusak. Disinggung terkait kerusakaan, Romy memaparkan bahwa kerusakan terjadi pada gambar yang tidak jelas, sobek dan cetakannya kurang jernih sehingga sulit untuk dibaca.“Kami akan koordinasikan dengan KPU Jatim untuk segera memperbaiki dan mengcover 52 ribu surat suara yang rusak. Karena hal itu dinyatakan tidak sah,” ungkapnya. Selain masalah surat suara yang rusak, tim Intelijen Kejati juga menemukan sebanyak 1200 data pemilih yang invalid. Dalam artian NIK yang terdapat di Kartu

Tanda Penduduk (KTP) pemilih, tidak sama dengan yang terterah di KPU. Setelah diteliti, ternyata kesalahan terletak pada saat input data. “Data invalid yang ditemukan tim Intelijen bukan fiktif. Melainkan tidak sama dengan data yang dimiliki oleh KPU,” terang Romy. Ditanya terkait daerah mana saja yang data pemilihnya invalid, Romy mengaku hal itu terdapat diberbagai daerah. Namun, data pemilih yang invalid paling banyak ditemukan di daerah Bojenegoro. Menurutnya, kesalahan data ini disebabkan oleh status penduduk yang sudah pindah lokasi, namun tidak lapor. Terkait adakah indikasi money politic yang ditangani intelijen Kejati Jatim, Romy menambahkan kalau semenjak dibentuk Sentra Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) di seluruh Jatim. Tim intelijen belum menemukan adanya indikasi ataupun aksi kampanye terkait money politic. “Sentra Gakkumdu terus memantau kampanye masing-masing parpol yang ada. Kalaupun ada pelanggaran yang bersifat administrati, itu akan diurus oleh KPU. Sedangkan kalau urusan pidana, maka akan diurus oleh penyidik Polri dan Kejaksaan,” imbuhnya.Q bed

Fenomena Piye Enak Zamanku To, Bantu Golkar Dulang Suara DPD Golkar Jatim, Bhirawa Fenomena di masyarakat yang muncul “Piye, enak zamanku to’ ternyata membawa manfaat bagi Partai Golkar dalam mendulang suara pada Pileg 2014 ini. Sebagai bukti dalam setiap pelaksanaan kampanye, banyak massa yang memadati tempat diselenggarakannya kampanye partai berlambang pohon beringin tersebut dan meneriakan slogan tersebut Ketua DPP Partai Golkar, Siti Hediati Soeharto dalam kampanyenya didepan para kepala desa (kades) dan kader partai di desa Banjarrejo Jombang mengakui jika disetiap kampanye diseluruh wilayah Indonesia, dirinya selalu mendapati masyarakat meneriakan ‘Piye, enak jamanku to’. Itu artinya masyarakat sangat mendambakan kondisi dimana sandang dan pangan yang murah dan tidak adalagi impor beras seperti saat ini. “Kalau bapak dan ibu ingin seperti jaman pak Harto. Dimana semua murah, baik sandang dan pangan maka bapak dan ibu harus menangkan golkar. Jangan lupa tanggal 9 April, panjenengan (masayarakat, red) ke TPS dan mencoblos nomor lima. Yakimlah Golkar akan membawa perubahan. Insya allah golkar akan mensejahterahkan rakyatnya,”tegas mbak Titik—panggilan akrab Siti Hediati Q cty Soeharto didengar ratusan pendukung Golkar, Sabtu (22/3).Q

PBS Minta Dukungan Penggerak PKK se-Surabaya Pemilih perempuan mulai disasar Caleg nasional. Priyo Budi Santoso, Caleg Partai Golkar Dapil I Jawa Timur menggelar pertemuan dengan ribuan anggota PKK, Sabtu(23/4). Priyo Budi yang juga Wakil Ketua DPR RI ini menemui tim pengerak PKK se Kota Surabaya, Sabtu (23/4) malam. Dalam pertemuan dengan ribuan tim penggerak PKK di Gedung Juang 45, Jl Mayjen Sungkono . Pada kesempatan itu, Priyo menyampaikan peranan perempuan saat ini, sudah sangat sejajar dengan kaum laki-laki. Bahkan, di tanah air sudah banyak kaum perempuan duduk di puncak karir dan mampu menjadi pemimpin. “Perempuan yang dahulu kala dijadikan hanya urusan sumur, dapur dan kasur. Namun dalam pemilu beberapa periode belakangan ini, peran perempuan memiliki posisi luar biasa,” kata Priyo Bahkan, Priyo Budi Santoso yang akrab di sapa PBS menandaskan tanpa dukungan kaum perempuan, maka

H A R I A N

Mata Rakyat Mitra Birokrat PENDIRI : Alm. H. Moch. Said DEWAN PENASIHAT: Dahlan Iskan, Dr. H Sjahrazad Masdar, MA, Drs. Sugeng Praptoyo, SH, MM, MH, AK Ali Salim

kepemimpinannya menjadi garing atau hampa. Sebab ditengah demokrasi yang berjalan compang camping dan suana panas, keberadaan kaum ibu-ibu yang membawa kedamaian. “Bayangkan, di negeri kita tidak ada perempuan, akan kering kerontang. Sebab kaum ibu, mampu menjadi penyejuk, mampu menjadi pendamai ditengah gejolak politik saat ini,” tandas dia. Priyo mencontohkan, saat dirinya ditemui Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini yang wadul (berkeluh kesah.red) terkait banyak orang meribeti alias menganggu kepemimpinannya. “Saat itu, saya menepuk pundak bu Risma menyampaikan rakyat Surabaya membutuhkan kepemimpinan ibu untuk mengawal Kota Surabaya,” kata tokoh muda satu ini dihadapan ribuan pengerak

PKK Kota Surabaya. Bahkan, di depan Risma, PBS memilih menghubungi Mendagri agar pemerintah pusat tidak membiarkan Wali kota Surabaya sendirian memimpin Surabaya. “Untuk itu, ibu Risma harus didukung dan sikap saya juga mendukung untuk bu Risma,” kata dia. PBS yang juga disebut dalam sejumlah survey menjadi sosok yang cocok sebagai calon wakil presiden, mengaku dirinya saat ini, ditugaskan Partai Golkar untuk kembali maju sebagai calon legislatif di DPR RI melalui dapil Surabaya-Sidoarjo. “Dalem (saya) matur ke sampean sedoyo, saya minta izin dan dukungan pada penggerak PKK se kota Surabaya untuk kembali maju sebagai caleg DPR RI melalui dapil Surabaya-Sidoarjo. Mudah-mudahan memperoleh kemenangan di Kota Surabaya dan Sidoarjo,” tandas PBS dan langsung diamini ribuan Q cty penggerak PKK.Q

cty/bhirawa

Priyo Budi Santoso Caleg Partai Golkar Dapil I Jawa Timur bersama tim penggerak PKK se Surabaya melakukan pertemuan, Minggu (23/3).

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI : Nawang Esthi Lestari REDAKTUR PELAKSANA: Titis Tri Wahyanti KOORDINATOR LIPUTAN: Wawan Trianto REDAKTUR: Wahyu Kuncoro SN, Choirul Anam, Anangsyah Isfianto, Helmi Supriyatno, Bambang WN, Gatot Suryo Widodo REPORTER : M. Ali, Siti Sulistiani, Andre Endrayana Sasmita, Rachmat Caesar BSW, Zainal Ibad, Adit Hananta Utama, Abed Nego, Danang Prastyo, William AK, Gegeh Bagus Setiadi Fotografer: Trie Diana Indahwati, SEKRETARIS REDAKSI: Suryanthini Malang: M. Taufiq, Kabupaten Malang : Cahyono Nor Rochmah, Kota Batu: Anas Bachtiar, Pasuruan : Hilmi Husein, Pamekasan: Syamsuddin, Lumajang: Zainul Hidayat, Probolinggo: Wiwit Agus Pribadi Jember: Effendi, Bangkalan: Aditiya Roosvianto, Sampang: Nur Cholis, Sumenep: Samsul Arifin, Bondowoso: Arum Hidayati, Situbondo: Sawawi, Tulungagung: Hadi Sucipto, Wiwieko Dh, Lamongan: Suprayitno, M. Yusuf Adnan, Jombang: Romadlon, Fathoni, Mojokerto: Hasan Amin, Kariyadi Sidoarjo: Ali Kusyanto, Hadi Sujitno, Achmad Suprayogi Gresik: Kerin Ikanto, Rokim, Tuban: Khoirul Huda Madiun: Sudarno, Blitar: Hartono, Ponorogo : Hari Bahrul Ulum, Magetan: Ivin Kurniawan, Nganjuk: Ristika, Bojonegoro: Achmad Basir, Jakarta: Tjitjik Rahayu, Penerbit: PT. Harian Bhirawa (Perusahaan Pers SK: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No. AHU-82337.AH.01.01.Tahun 2008) Direktur Utama: Nawang Esthi Lestari, Direktur Umum: Wahyu Kuncoro SN, Direktur Keuangan Mira Damayanti Komisaris Utama: Sugeng Praptoyo, Komisaris: Bambang WN, Hasan Amin, Suprayitno, Pemegang Saham: Seluruh karyawan/ koresponden Harian Bhirawa Iklan: Sufendhi Dimyati (Koordinator), Danang Prastyo, Guruh Eko Prasetyo, William AK, Sri Poernomo, Koordinator Liputan Ekonomi: Bambang WN Malang: Gatot Soekardi, Ratna Nirmala, Lumajang: Didit Nur Jadit, Banyuwangi: Supriyadi, Bondowoso: Hasto Pramudyo, Manager Produksi, Sirkulasi dan Periklanan: Sri Eddy Haryanto, Keuangan: Etti Sri Kustini (Koordinator/Akuntansi), Sekretaris Perusahaan: Rani Cholyvianti, Sirkulasi: Titiek Yuliati (Koordinator), Andi Basuki, Nike Kusumawati, Utomo Pagon, Distribusi: Tatok Arly (Koordinator), Suparto, Mulyadi, Pracetak:Ali Sulkan (Koordinator), Danu Setiawan, Achmad Tauriq Imani, Trisno purnomo, Onny Agung S, Oki Abdul Sholeh. Sekuriti: Saiful Hidayat, Agus Mulyono Alamat Kantor Pusat/Iklan/Redaksi: Jalan Indragiri 73 Surabaya, Telp : 031- 561-5454, Fax : 031-561-9009, Email Iklan: bhirawa_indragiri@yahoo.com, Email Redaksi: harian_bhirawa@yahoo.com Sirkulasi: Jalan Pengenal 5, Surabaya (60174), Telp : 031- 547-0650 (3 lines), Fax : 031-534-3359, Email Sirkulasi: bhirawasirkulasi@yahoo.com Bhirawa Online : http://www.harianbhirawa.co.id Bank: Bank Mandiri (BBD Jembatan Merah) Surabaya, No. Rek:140.0080000053, Percetakan: PT Media Nusantara Press SIUPP: Nomor 159/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1986, 22 April 1986. Tarif Iklan: Iklan Baris Rp. 7.500/baris (maksimal 5 baris), Iklan Tender/Lelang Rp.10.000/mm kolom, Iklan Display warna (FC) Rp.10.000/mm kolom, Iklan Display hitam putih (BW) Rp.7.500/mm kolom. Harga belum termasuk PPn 10%.


Senin Pahing, 24 MARET 2014

UTAMA

3

Selain Pemilahan Sampah, Alat Angkut Harus Memenuhi Syarat Meningkatnya jumlah penduduk di Jatim tentunya akan berdampak pada masalah social. Salah satunya terkait dengan jumlah sampah yang semakin hari semakin meningkat pula. Sementara disatu sisi lahan yang ada cukup terbatas. Untuk menyiasati masalah ini, Pemprov Jatim bersama DPRD Jatim menggagas Perda nomor 4/2010 tentang Pengelolaan Sampah Regional Jatim. Dimana pengelolaannya dilakukan lintas kabupaten/kota di Jatim.

S

aat ini pengelolaan sampah sudah menja di isu regional. Jika masalah ini tidak seg era diatasi oleh pemerintah, tidak menutup kemungkinan hal ini justru akan menjadi permasalahan di masyarakat. Mengingat sampah akan berdampak pada kesehatan dan kehidupan masyarakat. Oleh karenanya pemerintah terus mencari terobosan dalam pen-

gelolaan sampah. Mulai dari memililah sampah makanan (bisa untuk pupuk), plastik hingga B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Dan kini pemerintah juga mulai memikirkan pengurangan sampah dengan menetapkan target secara bertahap, fasilitasi penerapan tekhnologi dan lebel produk ramah lingkungan hingga pemasaran produk daur ulang.

Pengolahan Sampah Regional Belum Jalan Maksimal Peraturan Daerah (Perda) No.4/2010 tentang pengelolaan sampah regional milik Pemprov Jatim patut dipertanyakan. Sebab, sejak empat tahun diperdakan, implementasi payung hukum atas pengelolaan sampah terpadu tersebut belum ada. Lewat Perda tersebut mestinya Pemprov Jatim berkewajiban menggandeng kabupeten/kota yang berdekatan untuk bersatu membuat lokasi pengelolaan sampah terpadu. Misalnya Kota Surabaya dengan Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya, serta daerahdaerah yang berdekatan lainnya. Namun, nyatanya program tersebut tidak berjalan. Hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur masih ngurusi sampah sendiri-sendiri. Bahkan Kota Surabaya dan Kabuoaten Gresik yang digadang-gadang menjadi percontohan juga belum membuat. Paradigma masih tetap sama. Sampah dikumpulkan, diangkut dan dibuang di tempat pembuagan akhir (TPA). “Jawa Timur mestinya sudah punya sistem pengelolahan sampah terpadu. Sampah yang terkumpul tidak hanya dibuang. Tetapi diolah menjadi energi alternatif. Selain bahan tersedia, payung hukum atas pengolahan sampah tersebut juga sudah ada,”kritik Pengamat Lingkungan Universitas Airlangga (Unair) Suparto Wijoyo. Di Talangangun Kepanjen, Kabupaten Malang, lanjut Suparto sudah dimulai. Di sana, sampah-sampah sudah berhasil diolah menjadi gas metan. Manfaatnya, masyarakat sekitar tidak perlu lagi membeli elpiji untuk keperluan memasak. Sayangnya, model pengolahan sampah tersebut masih bersifat lokal perseorangan. “Model pengolahan seperti itu yang mestinya dikembangkan di daerah lain. Sebab, selain bermanfaat secara ekonomis, pengolahan sampah tersebut juga memberi efek positif terhadap lingkungan. Jangan jadikan TPA menjadi tempat pembuangan. Tetapi menjadi proses akhir. Karena sampah akan dipilah dan diolah. Ada mekanisme keuangan di sana. Walaupun pendapatan masyarakat tidak bertambah. Namun, pengeluaran bisa dikurangi,”tukasnya. Suparto juga mengkiritk Pemerintah Kota Surabaya terkait hal tersebut. Sebab sekalipun tersohor sebagai kota ramah lingkungan, ternyata juga belum memiliki system pengolahan sampah yang bagus. “Ada kenaifan ekologis di Surabaya. Sebab di beberapa wilayah masih terlihat kumuh. Di antaranya adalah Waduk Morokrembangan yang penuh dengan sampah. Nambangan, serta TPA Benowo yang kian overload,”tuturnya. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jawa Timur Indra Wiragana berdalih, tidak berjalannya pengolahan sampah regional bukan karena kesalahan Pemerintah Provinsi. Tetapi Kabupaten/Kota sendiri yang ogah melaksanakannya. “Begitu ada perda , kami sudah berkomunikasi dengan daerah. Sosialisasi juga sudah kami sampaikan. Tetapi tetap saja tidak ada respon. Kewajiban kami hanya mengimbau. Bagaimana daerah-daerah yang berdekatan membuat pengolahan sampah terpadu. Dan itu sudah kami laksanakan,”elaknya. Q cty

Sosialisasi Perda Nomor 4/2010 Tentang Pengelolaan Sampah Regional Jawa Timur oleh Komisi D (Pembangunan) DPRD Jatim.

Anggota Komisi D DPRD Jatim, Sutiyo menegaskan saat ini belum sepenuhnya masyarakat sadar untuk mengelola sampah di rumahnya masing-masing. Ini dibuktikan, masih banyaknya sampah rumah tangga yang bercampur mulai makanan, sayuran, plastic hingga limbah B3. Padahal seharusnya dari rumah tangga inilah sudah ada pemilahan sampah sehingga memudahkan petugas untuk pengolahan sampai pada pemrosesan akhir di Tempat Penampungan Sementara (TPS). ‘’Hal-hal inilah yang perlu disosialisasikan ke masyarakat, agar mereka sadar jika mengelola sampah sangat penting. Dan hal ini dimulai dari rumah tangga mereka masing-masing sebelum diangkut dan dibawa ke TPS. Dengan adanya pemilahan sampah, maka

otomatis petugas di TPA (Tempat Penampungan Akhir) akan lebih mudah melakukan pembakaran dan tidak khawatir terjadi polusi,’’tegas politisi asal PDIP ini. Selain pemilahan sampah, yang paling penting adalah alat angkut sampah harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Diantaranya memenuhi persyaratan keamanan, keselamatan kesehatan, lingkungan, kenyamanan dan kebersihan. Sementara untuk melaksanakan wewenang dan tanggungjawab pengelolaan sampah, Pemprov Jatim telah mengembangkan kerjasama antar kabupaten/kota, dengan cara memfasilitasi pengelolaan samaph antar kabupaten/kota, penentuan lokasi TPS terbatas. ‘’Yang paling penting disini adalah dengan memberikan advokasi, pendidikan, pelatihan

Peserta Sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2010 tentang pengelolaan sampah terlihat serius mendengarkan materi.

dan sosialisasi pengelolaan sampah regional. Serta melakukan pengawasan dan mengevaluasi efektivitas, efesiensi dan mutu pengelolaan sampah lintas kabupaten/kota. Disisi lain juga perlu memfasilitasi kabupaten/kota dalam mengatasi permasalahan sampah serta bekerjasama dengan pihak ketiga dan mampu menyelesaikan perselisihan antar kabupaten/ kota,’’tegasnya. Menurut politisi asal PBR (Partai Bintang Reformasi) Jatim ini, yang telah dilakukan Pemprov Jatim dalam mendukung pengelolaan sampah regional Jatim dengan dibangunnya TPA baru dengan alokasi dana dari APBN, sedang untuk fasilitas pengelolaan sampah regional akan dilakukan dengan APBD provinsi. Sedang untuk mendukung Perda tersebut, Pemprov berencana akan membagi delapan (cluster) atau wilayah kerjasama pengelolan sampah terpadu, diantaranya Surabaya Metropolitan Area (Surabaya, Sidoarjo, Gresik), Malang Raya, (Kota Malang, Kota Batu, Kab.Malang) Mojokerto (Kota dan Kab.Mojokerto), Madiun (Kota dan Kab Madiun), Kediri (Kota dan Kab. Kediri), Blitar (Kota dan Kab.Blitar), Pasuruan (Kota dan Kab.Pasuruan) dan Probolinggo (Kota dan Kab. Probolinggo. Terlepas dari itu semua, ungkap Nizar hars didukung organisasi professional, hokum dan peraturan ditegakan, dana yang memadai, mnggunakan tekhnik operasional yang berkelanjutan dan yang tak kalah pentingnya didukung dengan peran serta dukungan semua pihak. Q cty


4

SIDOARJO-GRESIK-MOJOKERTO

Senin Pahing 24 MARET 2014

Pedagang Pasar Tanjung Anyar Bergolak Relokasi Dinilai Minim Sosialisasi Kota Mojokerto, Bhirawa Rencana relokasi Pasar Tanjung Anyar ke Lapangan Surodinawan, Kec Prajurit Kulon, Kota Mojokerto membuat pedagang pasar tradisional setempat bergolak. Para pedagang menuding, relokasi yang bakal menyentuh sekitar 2.500 pedagang itu minim sosialisasi. Selain itu, para pedagang juga keberatan jika harus pindah ke kawasan Surodinawan karena khawatir omzet mereka bakal anjlok karena lokasinya jauh dari keramaian. Apalagi rencana relokasi juga mendapat perlawanan dari pedagang di Pasar Kecil Surodinawan. Kekuatiran Pedagang Pasar Surodinawan yang sebagaian besar merupakan warga sekitar cukup beralasan. Karenaletak lapangan yang dijadikan lahan relokasi Pedagang Pasar Tanjung Anyar berjarak relatif dekat dengan posisi Pasar Surodinawan. Kira-kira terpaut sekitar 100 meter saja. Belum lagi banyaknya pilihan dagangan yang diperjualbelikan bisa mengancam

kehidupan pedagang asli. ‘’Kami sangat kuatir sekali dengan perpindahan Pasar Tanjung Anyar kesini. Karena ini jelas menjadi ancaman bagi pedagang asli. Dua tahun di penampungan bukan waktu yang pendek tapi waktu yang cukup untuk membunuh kami,’’ seru Cahjono seorang pedagang sayur mayur yang berjualan disisi luar pasar, Minggu (23/3) kemarin. Menurut Cahyono, dengan adanya pasar baru pembeli akan berbondong-bondong beralih ke pasar itu. ‘’Ya otomatis langganan kami pilih yang di pasar besar. Karena jelas lebih murah,’’ keluhnya. Cahyono juga menjelaskan, kekuatiran yang sama dirasakan hampir sebagian besar rekan-

rekannya sesama pedagang. Kegelisahan yang sama sebenarnya juga dirasakan pedagang Pasar Tanjung Anyar. Pedagang menilai jedah rehabilitasi pasar mulai akhir tahun ini hingga 2015 mendatang terlalu lama dan dikuatirkan berdampak terhadap menurunnya omzet mereka dilokasi sementara. Sejumlah pedagang khawatir akan mengalami masa yang paceklik di lokasi relokasi sementara. ‘’Kalau Pasar Tanjung Anyar dibongkar total, lalu seluruh pedagang dipindahkan sementara di lapangan Prajurit Kulon saya akan menolak. Karena tempat baru itu kurang memadai,’’ ujar Soleh, salah satu pedagang. Soleh menyebut, kekhawatirannya muncul, lantaran area relokasi sementara tidak representatif untuk berjualan karena rawan macet. Selain itu berjarak relatif jauh, lebih dari tiga kilometer dari Pasar Tanjung Anyar. Ketidaksetujuan relokasi juga dilontarkan Edi Susanto

serta pedagang lainnya. Proyek Pasar Tanjung Anyar diperkirakan memakan waktu sekitar dua tahun, mulai tahun 2015. Tahun ini tahap perencanaan dan relokasi sementara seluruh pedagang. Rencananya, pasar itu akan dikonsep menjadi pasar tradisional yang lebih modern. ‘’Intinya pembangunan tak menambah luasan tanah, melainkan mengoptimalkan lahan yang ada untuk dijadikan pasar yang nyaman baik bagi penjual maupun pembeli,’’ ujar Kadis PU, M Effendi. Proses pembangunan akan dimulai awal tahun 2015, sehingga kami harap akhir tahun ini seluruh pedagang di Pasar Tanjung Anyar sudah pindah. APBD 2014 memasang angka Rp9,3 miliar untuk proyek pembangunan penampungan sementara pedagang pasar Tanjung. Ini seperti tertera dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Mojokerto 2014. Proyek semi

kariyadi/bhirawa

Kondisi Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto yang bakal dibongkar dan dibangun menjadi pasar modern. permanen itu akan dilelang secara terbuka dalam waktu dekat. Pemkot juga harus merogoh kocek lebih dalam untuk jasa konsultan perencanaan revitalisasi pasar. Biaya konsultan dipatok mencapai Rp1 miliar. Sedangkan, alokasi anggaran untuk konsultan pengawas dan konsultan pembangunan penampungan semen-

Konsumsi Narkoba, Siswa Bisa Dikeluarkan

KELANA

PT SMI Dapat Kucuran Bank Mandiri Rp 1,4 T Gresik, Bhirawa PT Semen Gresik salah satu anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk mendapat fasilitas non cash loan senilai Rp1,4 triliun dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan jangka waktu 42 bulan. Fasilitas ini akan digunakan untuk kelancaran proyek pembangunan pabrik semen baru di Kab Rembang, Jawa Tengah dengan kapasitas 3 juta ton semen per tahun. Penandatanganan fasilitas kredit dilakukan Direktur Utama Semen Gresik, Gatot Kustyadji dengan Direktur Institutional Banking Bank Mandiri, Abdul Rachman, disaksikan Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Dwi Soetjipto. Selain penandatanganan itu, juga dilakukan penandatanganan Corporate Guarantee oleh PT Semen Indonesia selaku Holding (dari PT Semen Padang, PT Semen Gresik, PT Semen Tonasa danThang Long Cement Vietnam) dengan PT Bank Mandiri sebagai jaminan atas dukungan induk kepada anak perusahaannya. Direktur Utama PT Semen Indonesia, Dwi Soetjipto Jumat (21/3) lalu mengatakan, kerjasama di bidang finansial dengan Bank Mandiri. Dapat mendukung ekspansi Semen Indonesia, melalui peningkatan kapasitas produksi di salah satu anak usaha yakni Semen Gresik. Untuk memenuhi permintaan semen nasional yang terus meningkat setiap tahunnya, prediksi pertumbuhan kebutuhan semen tahun ini akan meningkat sebesar 6% diperkirakan mencapai 63 juta ton.Q kim

Wagub dan Bupati Doakan Pelajar Lulus UN 100 Persen Sidoarjo, Bhirawa Jelang Ujian Nasional (UN) 2014 bagi siswa sekolah tingkat SMA/SMK/MA/ SMKLB yang disusul SMP/MTs/SMPLB telah mendapat perhatian dari para pejabat pemerintah daerah. Mereka mengajak berdoa bersama dan saling mendoakan supaya siswa-siswi yang akan mengikuti UN pada 14 April hingga 16 April 2014 bisa lulus 100%. Hal ini ditegaskan Wakil Gubernur Jatim, Drs Saifullah Yusuf dan Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah SH MHum pada acara doa bersama menjelang UN mendatang bersama pelajar Al Hikmah, Minggu (23/ 3) di depan Masjid Agung Sidoarjo. Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah mengatakan, berdoa merupakan bentuk ikhtiar selain melakukan wajib belajar. Keduanya harus saling seimbang, jangan hanya mengharap dari doa saja tetapi harus diimbangi dengan belajar yang rajin. ‘’Kalau sudah belajar yang rajin, terus didorong dengan doa. Jadi doa itu sebagai pendorong atas belajar kalian, semoga berjasil dengan baik dan lulus 100%,’’ katanya. Bupati Saiful Ilah sangat yakin kalau tingkat kelulusan pelajar Sidoarjo mengalami kenaikan. Karena sudah melakukan berbagai macam persiapan mulai dari persiapan try out yang dilakukan tingkat sekolah sendiri maupun dilakukan pemerintah, yakni Dinas Pendidikan Kab Sidoarjo. Dan tahap-tahap persiapan sudah dilakukan dengan baik. Hal yang sama juga dilakukan Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf, kalau pelajar yang akan menghadapi UN bisa lulus semua dengan baik. Karena mereka sangat diharapkan menjadi generasi penerus yang baik pula. ‘’Siapa lagi yang bisa diharapkan untuk memperbaikan negara ini kalau bukan anak-anak kita,’’ katanya.Q ach

achmad suprayogi/bhirawa

Usai doa bersama, Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf dan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah mendadak menyiapkan diri ketika diambil gambarnya oleh Bhirawa.

tara masing-masing senilai Rp150 juta. Dana sebesar itu belum termasuk untuk jasa pembuatan studi kelayakan dengan anggaran mencapai Rp300 juta. M Effendi mengatakan, relokasi pedagang Pasar Tanjung Anyar ke Surodinawan, Prajurit Kulon harus melalui kajian tim teknis dan tim relokasi.Q kar

kerin ikanto/bhirawa

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto (kiri) dan Wakil Bupati Gresik Moh Qosim (kanan) bersama salah satu anak yang ikut Jamiyah Istigotsah Qubro pada saat rangkaian HUT Pemkab Gresik ke 40 dan Hari Jadi Kota Gresik ke 527 berlangsung di Halaman Kantor Pemkab, kemarin.

Bupati Sambari Kembali Meminta Maaf Gresik, Bhirawa Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto kembali meminta maaf kepada masyarkat Gresik. Permintaan maaf itu terkait dengan penarikan kembali Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang sudah terlanjur diedarkan ke masyarakat. Permintaan maaf ini disampaikan bupati dihadapan ribuan Jamiyah Istigotsah Qubro pada saat rangkaian HUT Pemkab Gresik ke 40 dan Hari Jadi Kota Gresik ke 527 berlangsung di Halaman Kantor Pemkab, Jum’at (21/3). Meski sebelumnya sudah minta maaf namun bagi bupati masih belum cukup. Maka di-

hadapan jamiyah Qubro Bupati Sambari kembali meminta maaf. Selain meminta maaf, bupati berjanji segera memasang spanduk permintaan maaf disetiap kantor Kepala Desa dan Kel se Kab Gresik. ‘’Kini SPPT PBB yang sudah terlanjur beredar itu sudah dalam proses penarikan. Kami juga telah menyiapkan kompensasi, yaitu memberikan pemutihan tunggakan PBB bagi utang PBB diatas lima tahun,’’ kata bupati, Pada kesempatan itu, bupati mengajak kepada para kiai serta seluruh Jamiyah Istigotsah untuk mendoakan Gresik agar ke depan bisa lebih baik sesuai harapan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Moh Qosim yang mendampingi bupati dalam memberikan sambutan mengatakan, kini ada sejumlah proyek di Kab Gresik yang tengah dalam pengerjaan. Diantaranya, Stadion Sepak Bola di Gunung Lengis, pembangunan Wahana Eskpresi Pusponogoro (WEP) dan Bendung Gerak Sembayat (BGS).Selain itu, juga pelabuhan internasional Kalimireng dan sejumlan pembangunan lainnya. ‘’Pembangunan ini dilakukan untuk memberikan fasilitas kepada generasi mendatang yang saat ini masih mengenyam pendidikan,’’ tutur Wabup asal Lamongan ini.Q eri

Sidoarjo, Bhirawa Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidoarjo terus memantapkan kerja samanya dengan Musyawarah Pembina Pramuka Penggalang Gugus depan (MP3G) Sidoarjo, untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba di kalangan pelejar. Selain untuk menyeali kusyanto/bhirawa lematkan moral geAKBP Supriyanto SH nerasi penerus bangsa, juga untuk menyelamatkan karier pendidikan dari para siswa. Sebab di Sidoarjo ada aturan, barangsiapa yang menggunakan Narkoba akan dikeluarkan dari sekolah. ‘’Kasihan sebab anak yang terlibat Narkoba itu biasanya dikeluarkan dari sekolahnya,’’ ujar Kepala BNNK Sidoarjo, AKBP Supriyanto SH, ditemui disela-sela jadi narasumber dalam kegiatan seminar revitaliasi gerakan pramuka yang digelar oleh MP3G Sidoarjo, di SMPN 4 Sidoarjo, kemarin. Menurut data BNNK Sidoarjo, ada satu siswa dari SMP dan satu siswa dari SMA yang direhabilitasi BNNK Sidoarjo karena terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Agar pelajar tak terjerumus penyalahgunaan Narkoba. Menurut Supriyanto, pelajar bisa ikut dalam kegiatan positif Pramuka yang ada di sekolahnya. ‘’Dalam setiap kegiatan Pramuka seperti Persami, biasanya diisi dengan simulasi tentang Narkoba,’’ kata Supriyanto yang mengaku sebelum jadi polisi aktif di kegiatan pramuka. Penyalahgunaan Narkoba, kata Supriyanto, bisa dari pergaulan maupun dari kemajuan pengggunaan teknologi informasi (TI). Maka anak didik harus selalu diingatkan agar terhindar dari narkoba. Sementara itu, Ketua MP3G Sidoarjo, Suroso mengatakan, pramuka di Sidoarjo sangat peduli dengan pencegahan Narkoba. Karena itu, pihaknya sering bekerja sama dengan BNNK Sidoarjo untuk pencegahan Narkoba di kalangan siswa sekolah. Termasuk dalam kegiatan kemarin. MP3G Sidoarjo mengundang BNNK Sidoarjo untuk memberikan materinya kepada para peserta yang berasal dari Pembina pramuka di sekolah, yakni Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum dan Kesiswaan serta guru-guru yang tergabung dalam MP3G. Diharapkan nantinya mereka bisa menyampaikan pada anak didiknya di sekolah tentang Narkoba. ‘’Sehingga siswa tak sampai terjerumus dalam penyalahgunaan Narkoba,’’ kata Suroso yang juga pengajar di SMPN 1 Sidoarjo itu.Q ali

PU Bina Marga Sidoarjo Langsung Tancap Gas Sidoarjo, Bhirawa Menjelang musim kemarau, PU Bina Marga Sidoarjo mulai memperbaiki jalan rusak di dalam kota maupun jalan penghubung antar kecamatan di Kab Sidoarjo. Jalan yang rusak itu diantaranya, di kawasan Tambak Sawah, Tropodo (Kec Waru), Wage (Kec Gedangan), perempatan Sukodono – Dungus, Karangbong, Sedati - Buncitan - Betro, Kesatrian - SumputSarirogo, Jambangan – Kec Candi - Klurak, Simpang Bulang Kec Prambon dan lainnya. ‘’Memang banyak jalan ru-

sak dan akan segera dilakukan perbaikan. Apalagi, musim penghujan segera berlalu,’’ tutur Kabid Pemeliharaan Jalan dan Jembatan PU Bina Marga Pemkab Sidoarjo, Yunan Khoiron saat dikonfirmasi, Minggu (23/3) kemarin. Menurut Yunan, kerusakan berbagai jalan itu penyebabnyasebagian besar karena padatnya kendaraan tonase berat yang lewat karena Sidoarjo merupakan daerah industri, juga karena faktor curah hujan yang lebat. Selain itu, juga keterbatasan

anggaran untuk perbaikan dan peningkatan jalan yang rusak itu. Berbagi jalan rusak, utamanya rusak berat seperti Simpang Prambon, depan RPH Krian, Tropodo-Waru dan lainnya pihaknya bersama tim yang dipimpin langsung kepala Dinas PU Bina Marga, Ir Sigit Setyawan, telah melakukan survai lapangan. Diantaranya, akhir pekan lalu telah meninjau langsung kerusakan di Jl Simpang Prambon dan di depan RPH Krian. Sebelumnya ke Tropodo – Waru, utamanya di Jl Brigjen

Katamso. ‘’Jalan yang rusak itu memang akan segera dilakukan perbaikan. Terutama yang rusak berat langsung ditingkatkan seperti di Simpang Prambon itu,’’ tutur Sigit Setyawan. Khusus untuk kerusakan jalan penghubung di kawasan Simpang Bulang - Prambon yang sangat parah. Kerusakan semakin parah akibat guyuran air hujan dan jalan itu belum ada drainase yang mumpuni. Jalur simpang Bulang - Prambon masuk dalam program peningkatan jalan pada tahun anggaran ini. Karena memang,

kondisinya sudah cukup parah. Selama ini,genangan air dari hujan yang turun terus menerus, tak bisa terbuang dan membuat badan jalan menjadi berlubang seperti kumbangan. ’’Maka selain peningkatan jalan, nantinya juga kita buatkan saluran air agar genangan air bisa cepat terbuang. Panjang peningkatan jalan yang akan dikerjakan nanti sepanjang 300 meter. Sebenarnya tak terlalu panjang, namun karena kerusakannya sangat parah maka perlu biaya besar,’’ terangnya.Q hds

Banyak SD Belum Punya Perpustakaan Keberadaan perpustakaan sekolah di sebagian wilayah Kab Sidoarjo kondisinya sangat memprihatinkan, bahkan ditingkat Sekolah Dasar/Madrasah Iptidaiyah (SD/MI) sampai-sampai masih ada yang tak mempunyai ruang Perpustakaan. Kondisi ini diketahui dari hasil Monev (Monitoring dan Evaluasi) yang dilakukan Kantor Perpustakaan dan Arsip Kab Sidoarjo beberapa bulan lalu. Kalau kondisinya seperti itu, Kantor Perpustakaan dan Arsip Kab Sidoarjo harus menjadi lembaga yang menyediakan bahan pustaka sebanyak-banyaknya. Demikian diungkapkan Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Sidoarjo melalui Ka TUnya,

Muhammad Hanan SSos Minggu,(23/3) kemarin. Menurut Hanan, kalau bukubuku yang wajib untuk anak sekolah diambilkan dari BOS (Bantaun Operasional Sekolah) cuma dua buku, yaitu buku kesehatan dan buku olahraga, selebihnya harus disediakan lewat Perpustakaan sekolah masing-masing atau orang tua membelikan anaknya. Sementara dana DAK (Dana Alokasi Khusus) hanya untuk

bangunan gedung. Kepala Sekolah SD kalau ditanya soal bukunya yang disediakan di Perpustakaan. Mereka akan menunggu jawaban dari DAK. “Mengapa tidak melalui BOS atau partisipasi wali murid, jawabnya bermacam-macam. Kepala sekolah lebih senang menganggarkan untuk yang lain dari pada untuk perpustakaan,’’ katanya. Sekolah-sekolah masih banyak yang tak menganggarkan Perpustakaan sebanyak 5% dari BOS. Padahal itu amanat UU. ‘’Anak-anak hanya diberi materi singkat dan tidak ada upaya mendorong mereka untuk membaca bahan bacaan di Pustakaan,’’ ujar Hanan.Q ach

achmad suprayogi/bhirawa

Kurangnya buku bacaan sekolah, anak-anak sekolah harus belajar mencari materi pelajaran melalui internet.


JAWA TIMUR

Senin Pahing 24 MARET 2014

5

Pemkab Lumajang Terus Mendorong Pengembangan Agropolitan

Respon Positif Penetapan Klaster Agropolitan Pemprov Jatim Penetapan Kabupaten Lumajang sebagai Klaster Agropolitan oleh Pemprov Jawa Timur memperoleh respon positif dari Pemkab Lumajang. Saat ini sedangberupaya menggodok pengembangan wilayah dengan menetapkan Kota Pisang ini sebagai Kota Metropolis di Bidang Agribis. Ir Indah Amperawati Kepala Bappekab Lumajang, mengatakan arahan dari Pemprov Jatim yang disampaikan Peni Kusdarmi, SH. Msi Sekretaris Bakorwil Malang, sebagian besar telah dituangkan melalui RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah). Menurutnya, Kabupaten Lumajang sebagai kawasan Agropolitan Regional akan terus didorong menjadi wilayah Agrobis terkemuka di Provinsi Jatim. Apalagi, dua tahun terakhir, Pemprov Jatim terus mengarahkan Kabupaten-Kabupaten lain untuk melihat Agropolitan Seroja di wilayah Kecamatan Senduro dan Pasrujambe. “Akan tetapi, masih belum puas karena masih jauh dari harapkan,’’kata Indah Amperawati. Sebab, banyak program dan kegiatan dari Pemprov Jatim yang

turun untuk berkonsentrasi dalam pengembangan Agropolitan. ‘’Makanya, dalam Musrenbang Provinsi Jatim nanti, kami akan mengawal agar banyak kegiatan danprogram ke Agropolitan Seroja di Lumajang ini,” terang Ir Indah Amperawati. Lebih lanjut mantan Staf Ahli Bupati Lumajang ini mengungkapkan untuk pengembangan Lumajang sebagai kawasan Agropolitan Regional di Provinsi Jatim, Pemkab Kota Pisang telah mendorong sejak beberapa ta-

KILAS JATIM

Kajari Ganti, Tiga Kasus Korupsi Terhenti Nganjuk, Bhirawa Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nganjuk boleh berganti-ganti, namun 3 kasus korupsi besar yang ditangani Kejaksaan sepertinya tidak akan pernah sampai ke pengadilan. Bahkan pergantian Kajari dari Herry SH, Mhum kepada I Wayan Sumadana SH, Mhum juga tidak akan membuat perubahan yang nyata terhadap kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk. Pernyataan bernada miring itu dilontarkan Yudha Harnanto SH, Sekretaris LSM Djawa Dwipa yang sejak lama mengamati penanganan kasus korupsi di Kejari Nganjuk. “Kejaksaan Negeri Nganjuk lebih sering bermain di area abu-abu dalam penanganan kasus korupsi. Padahal hukum seharusnya hitam putih, terutama kasus korupsi,” tegas Yudha Harnanto kepada Bhirawa Minggu (23/3). Yudha kemudian mencontohkan manakala Kejaksaan telah menetapkan Samsul yang berperan pejabat pengadaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan peralatan CT scan di RSUD Nganjuk sejak 2011 silam, selama dua tahun kasus ini mandek tanpa alasan jelas. Kasus tipikor lain yang hingga kini belum tuntas adalah proyek Jembatan Kedungdowo, Kecamatan Nganjuk dan Karangsemi, Kecamatan Gondang yang juga ditemukan adanya perbuatan melawan hukum, namun hingga kini juga terindikasi dipetieskan. Sudah sejak lama Kejaksaan Nganjuk tidak pernah sungguh-sungguh dalam mengusut kasus korupsi, mulai dari bawahan hingga pucuk pimpinannya. Sehingga kini masyarakat Nganjuk mengaku pesimis, meskipun Kejaksaan berganti pimpinan baru. “Saya pikir tidak akan mengalami banyak kemajuan dalam penanganan korupsi, meski Kajari berkali-kali diganti. Karena seperti sudah menjadi budaya kerja di Kejaksaan Nganjuk untuk menumpuk kasus korupsi,” ujar Yudha Harnanto.Q ris

ristika/bhirawa

Dugaan korupsi jembatan kedungdowo, Nganjuk yang menjadi hutang kasus dan tidak jelas penanganannya oleh Kejakasaan Negeri Nganjuk.

Kepala Bappekab Lumajang Ir Indah Amperawati Masdar

Bupati Lumajang Dr Sjahrazad Masdar

hun lalu guna mengembangkan konsep off farm atau fabrikasi terhadap potensi hortikultura yang ada. Diantaranya yang telah dimilai adalah Pisang Mas Kirana yang saat ini telah menembus pasar ekspor ke beberapa Negara. “Selain itu, ada alpukat deng-

an varietas unggul Lumajang sendiri yang telah merambah pasar Malaysia,’’paparnya bangga. Namun, semuanya masih belum memuaskan karena harus ada stimulan untuk mendorong konsep fabrikasi ini. Agar peng-

olahan hasil pertanian ini meski cukup bagus pengembangan, baik dari sisi kualitas dna kuantitas disesuaikan nilai ekspor pertahunnya bisa terus ditingkatkan. ‘’Dinas Perindustrisan dan Perdagangan Provinsi Jatim juga harus terlibat di sini,” jlentrehnya. Pengembangan kawasan Agropolitan Regional ini juga dinilai Ir Indah Amperawati, tidak hanya tergantung dari sektor pertanian saja. Namun masih ada sektor lainnya yang juga harus diperhatikan. Yakni, sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pariwisata menjadi satu keterpaduan dalam pengembangan Agropolitan. “Ke depan, sudah dibahas bersama Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya serta Dinas Perhubungan untuk mengembangkan Pasar Agropolitan agar lebih hidup lagi,’’tegasnya serius. Ditunjang juga dengan saranasarana untuk transportasi. Apalagi di kawasan Senduro ada banyak tamu pada even-even tertentu. Ini yang juga akan kami

sampaikan dalam Musrenbang Provinsi Jatim mendatang.. Sementara itu, DR H Sjahrazad Masdar, MA Bupati Lumajang mengatakan, arahan Pemprov Jatim sangat membantu Kabupaten Lumajang untuk mengarahkan program-program pembangunan di tahun-tahun mendatang. Ia meminta Bappekab Lumajang untuk memperhatikan seluruh arahan dari Bappeda Provinsi Jatim ini. “Namun saya menekankan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia atau IPM,’’harapnya. Seraya menambahkan tidak boleh puas dengan keadaan sekarang, karena harus terus ditingkatkan. Sektor pertanian harus meningkat karena Lumajang daerah agraris dan 70 persen penduduk adalah petani. Potensi hutan rakyat dan wisata juga harus diperhatikan. ‘’Semuanya telah tertuang melalui RPJMD dan itu semua sudah singkron dengan arahan Pemprov Jatim,” ungkap mantan Kadiklat Pemprop Jatim.Q yat*

Izin Kolektif PNS Jadi KPPS Tunggu Putusan Bupati Tulungagung, Bhirawa PNS lingkup Pemkab Tulungagung yang kini tercatat sebagai KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara) dalam Pileg (pemilihan legislatif) 2014 masih harus menunggu putusan bupati terkait izin dari atasan sebagai anggota KPPS.

Indra Fauzi

nurkholis/bhirawa

Satpol PP bersama Panwas sita alat peraga kampanye (APK) Caleg di Kecamatan Sampang Kota.

Panwaslu dan Satpol PP Sita Ratusan APK Sampang,Bhirawa Meski telah sering dilakukan penertiban oleh pihak Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sampang dan SatPol PP, namun alat peraga kampanye (APK) dari Calon Legislatif (Caleg) yang melanggar aturan PKPU Nomor 15 tahun 2013 masih marak di Kabupaten Sampang. Pasalnya tingginya angka pelanggaran penempatan APK tersebut disebabkan minimnya pengetahuan caleg terhadap aturan. Kasat pol PP Hamdani saat dikonfirmasi melalui Moh Sidik kasi Ops Satpol PP Sampang saat penertiban minggu 23/3/14 kemarin, dalam sehari ini saja penertiban terhadap APK dari calon legislatif (caleg) tidak kurang berjumlah 150 alat peraga yang telah melanggar, hal ini selama penertiban di Kecamatan kota Sampang saja. “Adapun APK yang berhasil disita tersebut terdiri dari 12 partai politik peserta pemilu, padahal Satpol pp bersama panwas sudah melakukan penertiban selama seminggu namun pelanggaran masih tinggi, dari hasil sitaan alat peraga tersebut yang paling dominan berasal dari caleg partai Gerindra dan

partai Nasdem,’’jelasnya. Masih dikatakan Moh Sodik, upaya penertiban ini akan terus dilakukan hingga pada masa hari tenang kampanye nanti, adapun landasannya satpol pp dan panwas melakukan penertiban berdasarkan peraturan daerah nomor 4 tahun 2011, Perbub nomor 5 tahun 2011, serta PKPU nomor 15 tahun 2013 pasal 17 ayat 1, huruf a, dan b, tentang administrasi dan pelanggaran penempatan alat peraga. Sementara Abdul Aziz ketua panwascam Sampang Kota saat dikonfermasi minggu 23/ 3/14 kemaren, tingginya angka pelanggaran penempatan alat peraga kampanye tersebut, 98 persen diakibatkan minimnya pemahaman caleg terhadap aturan PKPU no 15 tahun 2013, mestinya yang memberikan penjelasan adalah partai politik terhadap calegnya. Sedangkan penertiban APK hari ini hanya dilakukan di beberapa titik di Kecamatan Sampang Kota, diantaranya jalan Tengku Umar, Jalan Rajawali, dan jalan Jamaluddin Sampang Kota, sedangkan untuk kecamatan yang lain itu juga dilakukan oleh panwascam masing-masing.Q lis

wed/bhirawa

Sekretaris Daerah (Sekda) Tulungagung, Ir Indra Fauzi MM, pada Bhirawa, Minggu (23/3), mengungkapkan menyerahkan sepenuhnya pada Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo SE, terkait masalah PNS yang kini tercatat sebagai KPPS Pileg 2014. “Yang memutuskan izin kolektif tersebut bupati. Jadi tunggu keputusan bupati,” ujarnya. Saat ini, diakui Indra, surat dari KPU Tulungagung yang meminta izin kolektif bagi PNS lingkup Pemkab Tulungagung agar dizinkan menjadi KPPS Pileg 2014 sedang berproses. Surat tersebut sedang dikaji oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Tulungagung. “Begitu surat permintaan dari KPU Tulungagung masuk, kami langsung proses. Sekarang di BKD,” paparnya. Menurut mantan Kepala Bappeda Pemkab Tulungagung ini, surat edaran dari KemenPAN dan RB RI terkait PNS yang harus izin atasan jika menjadi KPPS ada baiknya. Bahkan secara probadi dia menyatakan sebaiknya PNS tidak menjadi KPPS dalam setiap pemilu. “Mengapa begitu. Karena masyarakat seringkali mengeneralisir kalau terjadi kecurangan yang dilakukan

oleh oknum PNS di KPPS maka seluruh PNS yang jadi KPPS melakukan kecurangan. Padahal yang melakukan hanya oknum yang hanya segelintir,” jelasnya. Karena itu, lanjut dia, jika pun nanti bupati memutuskan untuk memberikan izin kolektif bagi PNS menjadi KPPS maka masyarakat diharap jangan sampai mengeneralisir semua PNS melakukan kecurangan kalau terjadi kecurangan yang dilakukan oknum PNS yang jadi KPPS. “PNS netral dalam pemilu. Itu yang harus dijaga oleh PNS,” tandasnya. Seperti diketahui, sesuai Surat Edaran KemenPAN dan RB RI No.7/2009 disebutkan harus ada surat izin langsung dari atasan bagi PNS yang menjadi KPPS. Ancaman bagi PNS yang tidak mendapat izin tetapi nekad menjadi KPPS adalah sanksi pemecatan. Sebelumnya, Ketua KPU Tulungagung, Suyitno Arman SSos MSi menyatakan sudah mengirim surat permohonan pada Bupati Tulungagung terkait keberadaan PNS yang menjadi KPPS. Dia berharap semua PNS yang menjadi penyelenggara pemilu di tingkat TPS (tempat pemungutan suara) tersebut mendapat izin secara kolektif dalam menjalankan tugas negara itu. “Dengan izin kolektif ini tidak akan menjadikan keresahan PNS yang kini tercatat sebagai KPPS. Mudahmudahan bupati dapat meluluskan permohonan kami,” ujarnya. Surat izin kolektif bagi PNS yang menjadi KPPS, menurut Arman sangat diharapkan oleh KPU Tulungagung. Apalagi jumlah KPPS yang tercatat dalam Pileg 2014 di Tulungagung hampir 50 persen merupakan PNS. Q wed

Perbaiki Guide dan Masukkan Kurikulum Pariwisata Tidak semua warga di Kota Batu sudah mengenal titik-titik lokasi obyek wisata termasuk sejarah atau latar belakangnya. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu dituntut untuk lebih intensif dalam melakukam pembinaan terhadap pramuwisata/ guide. Selain itu untuk lebih mengenalkan wisata kota ini, pemkot juga akan memasukkan pariwisata dalam kurikulum muatan lokal di sekolah. Kemampuan pramuwisata dalam memberikan pendampingan pada wisatawan, akan menjadi tolok ukur terhadap pencitraan terhadap kota wisata yang akan terbentuk. Untuk itu wisatawan yang berkunjung ke Batu harus tersentuh oleh pramuwisata dari Kota Batu. “Saat ini masih banyak wisatawan yang datang didampingi oleh pramuwisata yang bukan dari Kota Batu. Akibatnya, penyajian terhadap latar belakang wisata kota ini tidak bisa maksimal. Untuk itu perlu adanya sentuhan-sentuhan dari pemerin-

tah kota,”ujar praktisi pramuwisata sekaligus akademisi wisata di Unibraw, Faidlal Rahman, Minggu (23/3). Sentuhan pemkot yang dibutuhkan adalah adanya pembinaan-pembinaan untuk memperbaiki kemampuan dan kapasitas para pramuwisata Kota Batu. Selain itu juga dibutuhkan peraturan daerah (Perda) tentang pramuwisata untuk menjadi paying hukung dari para guide ini. “Ada standart yang harus dimiliki oleh para guide. Hal ini bisa dicapai dengan pengadaan uji kompetensi

para guide. Jadi ke depan, para guide atau pramuwisata yang ada di kota Batu sudah memiliki lisensi,”tambah Faidlal. Selain perbaikan pramuwisata, pada tahun ajaran baru nanti pemkot juga akan memasukan pariwisata dalam kurikulum muatan lokal (Mulok) sekolah. Sejarah kepariwisataan Kota Batu perlu diketahui masyarakat. Apalagi kota ini sudah dikenal sebagai tujuan wisata sejak jaman Kerajaan Singhasari, Majapahit, maupun masa penjajahan Belanda. Semua bentuk potensi wisata di Kota Batu saat ini belum tentu dikenal semua siswa. Dan dengan memasukkan pariwisata dalam mulok, maka potensi pariwisata kota ini sudah bisa dikenalkan sejak dini sehingga lebih dipahami para siswa. Kepala Dinas Pendidikan Pe-

muda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Batu, Budi Santoso mengatakan, masuknya pariwisata sebagai Mulok sekolah itu sudah melalui pemikiran dan berbagai pertimbangan yang matang. Nantinya, penyampaian materi akan disesuaikan dengan strata atau jenjang pendidikan, mulai pengenalan obyek wisata sampai budi pekerti kepada wisatawan. Untuk SD, materi bisa berupa pengenalan objek wisata. Sedangkan bagi siswa di jenjang pendidikan selanjutnya, materi juga menyesuaikan. ‘’Tujuan utama, masyarakat nanti akan menjadi tuan rumah yang baik. Mereka juga semakin mengerati dunia pariwisata sehingga juga bisa berusaha dibidang pariwisata,” ungkap Tossi, panggilan akrab Budi Santoso. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota

nas/bhirawa

Adanya Kurikulum Muatan Lokal, obyek-obyek wisata yang ada Kota Batu akan dikenalkan lewat sekolah Batu, Mistin menyambut baik langkah Dispendikpora itu. Menurutnya, pariwisata menjadi pelajaran Mulok akan mendukung program desa wisata yang kini sedang digencarkan Pemkot. “Gagasan ini sudah lama ada,

tetapi belum terwujud. Jika dalam ajaran baru nanti sudah ada kurikulum muatan lokal tentang pariwisata, tentu sangat bagus dan membawa dampak positif bagi iklim wisata di kota kita ini,” ujar Mistin.Q nas


JAWA TIMUR

6

Program Kerja Bakesbangpol Kabupaten Blitar

Pemilu 2014, Kades Juga Diminta Netral Selain Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Blitar, Pemkab Blitar juga meminta Kepala Desa (Kades) juga netral dalam Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2014 ini. Hal ini seperti diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Drs. Palal Ali Santoso, dimana tahun 2014 ini merupakan tahun Politik yang akan dilaksanakan Pemilihan Umum Legislatif atau Anggota DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 April 2014 dan Pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Juli 2014

mendatang. Untuk itu seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Blitar diminta netral termasuk Kepala Desa di Kabupaten Blitar. “Kami menghimbau kepada seluruh jajaran Pemkab Blitar, termasuk Kepala Desa untuk netral dalam pelaksanaan Pemilu 2014,” kata Drs. Palal Ali Santoso. Ditambahkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Blitar, Drs. Mujianto, menurutnya tidak hanya PNS yang dituntut netral

KILAS JATIM

Musim Kampanye, Caleg Ini Pilih Datangi Makam Keramat Surabaya, Bhirawa Ada banyak cara yang dilakukan para anggota calon legislatif (caleg) agar pada pemilu nanti bisa duduk sebagai anggota dewan. Salah satunya yang dilakukan Ismail, caleg DPRD Pamekasan ini pilih mengisi kegiatan dengan mendatangi makam-makam keramat yang ada di Pulau Madura. Caleg dari daerah pemilihan I Pamekasan – Tlanakan ini mengaku, ziarah yang dilakukannya untuk menjaga ketenangan batik jelang pemungutan suara 9 April nanti. Contohnya saat mendatangi makam Raja Pamekasan pertama, Pangeran Ronggosukowati, pada Jumat (21/3) lalu. Dikatakan, dirinya sudah lama mendatangi kelompok-kelompok masyarakat untuk memberikan dukungan pada pemilu mendatang. Saat ini, yang perlu dilakukannya tinggal mencari ketenangan batin karena semakin dekatnya masa pencoblosan. “Tanpa mengesampingkan usaha dohiriyah, usaha batiniah perlu dilakukan sehingga kita tenang saat menghadapi pemilu,” kata Ismail, dikonfirmasi, Minggu (23/3). Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pamekasan ini menambahkan, pilihan mendatangi makam Raja Pamekasan pertama karena Pangeran Ronggosukowati orang yang pertama kali menata sistem pemerintahan setelah runtuhnya Majapahit. Oleh karenanya, menurut dia, wajar sebagai generasi bangsa dirinya berdoa di makam tersebut untuk meminta perantara suksesnya pada pemilu nanti. Selain mendatangi makam Pangeran Ronggosukowati, Ismail juga mendatangi makam-makam keramat lainnya yang ada di Pulau Madura. Di antaranya makam ulama paling kesohor di Madura, yakni makam Syaikhona Kholil di Kabupaten Bangkalan, dan makam Sunan Ampel di Surabaya. Selanjutnya, kata Ismail, dia akan mengunjungi makam raja-raja Sumenep. “Di samping mereka adalah para wali, mereka juga pemimpin-pemimpin andal dan bijaksana dalam menata pemerintahan di Madura. Perjuangan mereka harus dilanjutkan,” tandasnya. Di Kabupaten Pamekasan, tidak ada kegiatan kampanye terbuka. Semua caleg dan partai politik memilih kampanye tertutup, dari rumah ke rumah warga. Cara itu dianggap lebih efektif daripada berkoar-koar di atas panggung yang menghabiskan dana besar.Q iib

ibad/bhirawa

Ismail menabur bunga di makam Raja Pamekasan pertama Pangeran Ronggosukowati, Jumat (21/3).

hartono/bhirawa

Drs. Palal Ali Santoso

dalam Pemilu Legislatif pada 9 April mendatang Kades juga harus bisa netral, karena tahun ini merupakan tahun politik dimana kepentingan politik cukup kental. “Sehingga sebagai Kepala Desa juga harus bisa menjalankan tugas dan fungsinya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, memaksimalkan potensi yang ada di wilayah serta terbebas dari politik praktis,” kata Drs. Mujianto Lanjut Drs. Mujianto ketika Kades menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik, nantinya apa yang diamanatkan oleh masyarakat bisa dilaksanakan. Selain itu Kades yang sering ber-

Senin Pahing 24 MARET 2014

singgungan langsung dengan masyarakat bisa mengondisikan warganya untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan meskipun dalam pemilu beda pilihan. “Meskipun dalam masyarakat ada perbedaan pilihan, Kades juga harus bisa membawa kondusifitas wilayah karena sebagai panutan ditingkat Desa,” jelasnya. Selain itu dalam aturan, pelaksanaan kampanye memang dilarang untuk melibatkan Kepala Desa maupun Perangkat Desa. Untuk itu Mujianto berharap, seluruh warga masyarakat ikut serta dalam pengawasan pemilihan umum sehingga pelaksanaanya nanti bisa berjalan dengan jujur dan adil “Termasuk Perangkat Desa, kami berharap juga tidak ikut masuk dalam politik praktis, sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan bisa membantu masyarakat dengan se-

maksimal mungkin,” ujarnya. Sementara perlu diketahui sebelumnya Pemkab Blitar meminta kepada seluruh PNS jajaran Pemkab Blitar Netral dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2014 ini, baik dalam Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) yang akan dilaksanakan pada tahun 2014 ini sifatnya wajib, hal ini sesuai dengan UU no 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, dimana pada pasal 9 disebutkan PNS harus bebas dari pengaruh dan intervensi Partai Politik (Parpol) manapun. Namun jika diketahui masih ada PNS yang tetap bandel untuk tetap memihak pada salah satu Parpol dan Caleg. Maka yang bersangkutan akan diberikan sanksi mulai dari sanksi ringan secara administrasi hingga sanksi yang paling berat yaitu pemberhentian dengan tidak hormat.Q htn*

Pemkot Perketat Prosedur Perizinan Penjualan Elpiji Batu,Bhirawa Menyusul adanya insiden meledaknya gas elpiji di Jl.Abdul Rahman Gg II nomor 5 Kota Batu yang telah mengakibatkan tiga rumah hancur, maka perizinan tempat usaha harus diperketat. Hal ini berkaitan dengan penerapan prosedur keselamatan yang harus terkontrol. Dengan langkah ini diharapkan ledakan gas elpiji serupa bisa dihindari.

nas/bhirawa

Dengan memenuhi prosedur perizinan penjualan elpiji, maka ledakan elpiji yang mengakibatkan kerusakan seperti ini bisa dihindari.

Puting Beliung Ancam Warga Tulungagung Tulungagung, Bhirawa Kendati intensitas turunnya hujan sudah jauh menurun, masyarakat Tulungagung harus tetap waspada. Utamanya, terhadap bahaya ancaman angin puting beliung. Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Tulungagung, Soeroto SSos, akhir pekan kemarin mengungkapkan cuaca yang tidak menentu saat ini masih memungkinkan memicu timbulnya bencana angin puting beliung. “Masyarakat harus waspada jika hujan disertai angin kencang,” tandasnya. Diungkapkan berdasar perkoraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Tulungagung saat ini masih berpeluang untuk terjadinya hujan. Kendati dibanding beberapa minggu lalu intensitas hujannya lebih menurun. “Namun demikian harus waspada. Karena potensi angin kencang juga masih ada. Perkiraan ini terjadi karena musim sudah mulai berganti dari musim hujan ke musim kemarau,” paparnya. Angin puting beling kerap mener-

pa di Kabupaten Tulungagung. Baru-baru ini sempat mendera rumah warga di sebagian wilayah di Kecamatan Besuki, Kecamatan Bandung, Kecamatan Kalidawir dan Kecamatan Tanggunggunung. Kendati tidak sampai merenggut korban jiwa, angin puting beliung tersebut memporak-porandakan puluhan rumah warga. Bahkan tembok rumah warga ada sebagian yang rusak. BPBD Pemkab Tulungagung su-

dah turun tangan terkait bencana puting beliung tersebut. Para korban sudah diberi bantuan sembako dan material bangunan untuk memperbaiki atap rumah yang rusak. Sementara itu, sampai Minggu (23/3), sebagian besar nelayan di pantai selatan Tulungagung lebih memilih untuk tidak melaut. Mereka masih khawatir dengan angin kencang dan ombak tinggi yang sewaktu-waktu dapat menyergap ketika sedang melaut.Q wed

wed/bhirawa

Ombak di Pantai Sine Tulungagung selalu membesar saat perubahan musim.

Prosedur ini juga harus dipenuhi David Wijaya, pemilik gudang elpiji yang meledak di Jl.Abdul Rahman Gg II Kota Batu. Perijinan dan prosedur keselamatan harus dipenuhi, jika ia ingin melanjutkan usaha perdagangan elpiji miliknya. Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Pemkot Batu, Bambang Suyono, mengatakan bahwa tempat gudang dan tempat penjualan elpiji milik David tidak memiliki izin usaha elpiji. Dinas juga tidak mencatat David sebagai agen, pangkalan maupun pengecer gas elpiji. “Saat ini kami juga masih menunggu perkembangan kasusnya dari kepolisian bagaimana ending tentang pemilik gudang elpiji ini. Kalau nanti David ingin melanjutkan usahanya, dia mutlak harus mengantongi izin terlebih dahulu,” ungkap Bambang Suyono saat dikonfirmasi, Minggu (23/3). Menurutnya, untuk mendapatkan izin usaha elpiji, baik agen maupun pangkalan, pihaknya harus mengajukan rekomendasi gangguan HO dari warga sekitar. Jika warga memberikan persetujuan, maka Dinas baru bisa memproses perizinan kepada pemrakarsa. “Untuk usaha penjualan elpiji milik David, Persetujuan warga mutlak ada karena usaha elipiji ini berada di perkampungan padat. Lihat saja ketika ada ledakan, efeknya banyak merusakkan rumah di sekitarnya,” tambah Bambang. Selain itu persyaratan lain yang juga harus dilengkapi. Misalnya, lokasi, model usaha, maupun jumlah tabung yang diperjualbelikan. Tanpa ada persetujuan warga dan persyaratan itu, Dinas tidak akan memprosesnya. Usaha seperti itu tentu juga berada di bawah pengawasan Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM. Setelah ada izin, kata Bambang, pemilik usaha baru mengajukan DO ke Pertamina. Terkait banyaknya tabung yang didapatkan pemilik usaha, tergantung pada model pengajuan dia ke Pertamina. Diketahui, sebuah rumah di Jl.Abdul Rahman Gg.II nomor 5 Kota Batu milik David Wijaya hancur akibat ledakan dari kebocoran tabung elpiji, Kamis (20/3) pukul 04.50 WIB. Diduga, rumah yang digunakan untuk menjual elpiji ini juga dimanfaatkan untuk mengoplos gas dari elpiji subsidi ke tabung elpiji non subsidi. Akibat kejadian itu, empat orang mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit terdekat. Adapun ledakan yang diakibatkan kebocoran tabung elpiji ini bisa dikatakan sangat besar. Efek dari ledakan itu telah mampu mengakibatkan tiga rumah mengalami kerusakan parah. Rumah tersebut adalah rumah milik korban David yang kondisinya bisa dikatakan hancur. Sedangkan dua rumah lainnya adalah milik H.Anwar dan milik Heri yang merupakan tetangga terdekat korban. Selain itu, efek dari ledakan juga harus dialami belasan bahkan puluhan rumah lainnya yang berjarak sekitar 100 meter dari TKP. Q nas

Ribuan Massa Hadiri Kampanye Akbar PD di Malang Kab Malang, Bhirawa Warga Kabupaten Malang sangat antusias dalam menghadiri Kampanye Akbar Partai Demokrat yang digelar di lapangan luar Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (22/3) kemarin. Massa yang datang membeludak. Sebelumnya diperkirakan panitia penyelenggara kampanye ada sebanyak 30 ribu orang yang datang, namun praktiknya jumlahnya lebih banyak. Dalam orasi politiknya, Ketua Umum Partai Demokrat (Ketum PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjanji akan tetap akan meneruskan program pro rakyat pada lima tahun mendatag. Meski, nanti yang menjadi Presiden RI pada 2015 mendatang bukan dari kader PD, namun PD tetap berupaya untuk melanjutkan program pro rakyat dengan sistem yang sudah disusunnya. “Jangan

karena tidak suka dengan SBY atau PD, program yang sudah baik harus dipinggirkan, karena akan menciderai rakyat,” kata SBY. Menurutnya. selama 10 tahun memimpin bangsa Indonesia, pihaknya bersama PD sudah menjalankan program kerakyatan yang membuat negara kita semakin baik, mulai dari Kredit Usaha Rakyat (KUR), beasiswa, kesehatan, Bantuan Operasional Siswa (BOS), gaji bagi guru, dosen, TNI/Polri yang terus naik, hingga menaikkan Upah Minimum Kota/ Kabupaten (UMK), serta juga melakukan bedah rumah warga miskin sebanyak 250 ribu rumah. Dijelaskan SBY, kenaikan UMK tersebut dalam upaya untuk meningkatkan hidup yang lebih layak bagi para pekerja pabrik. Tentunya, hal itu harus diimbangi dengan dunia usaha yang terus berkembang. “Yang pasti masyarakat tidak ingin

jika program pro rakyat dibuang atau kita diobrak-abrik. Karena program pro rakyat ini sebagai program lima tahunan, sehingga negara kita harus makin baik,” paparnya. Ia menegaskan, dalam 10 tahun kepemimpinannya Indonesia semakin berkembang, kemiskinan berkurang, dan peluang kerja bertambah. Karena itu semua berkat rumah kecil yang dimiliki Partai Demokrat, dan rumah besar Indonesia. Dan PD sendiri juga siap meneruskan pembangunan dalam lima tahun mendatang. Program pemerintah yang sudah digulirkan, telah membuat rakyat Indonesia bebas dari biaya pendidikan dan kesehatan. Selain itu gaji guru, bidan, pegawai, TNI/Polri juga akan terus naik, serta dunia usaha dan pertanian akan menjadi prioritas dalam lima tahun mendatang. Sementara itu Dahlan Iskan menilai kampanye terbuka SBY

di Kabupaten Malang masih mampu menarik massa dan tidak seperti yang diprediksi oleh elit politik di Jakarta. Buktinya kampanye akbar PD di Kabupaten Malang tetap disambut dengan antusias dan dibanjiri puluhan ribu masyarakat. Dengan banyaknya massa yang hadir setidaknya menjadi bukti sosok SBY masih memikat rakyat. Apalagi SBY juga mampu tampil menarik dalam tiga sesi kampanye dan bergaya to the point, berbeda dengan kampanye terbuka lainnya. Dalam setiap kampanyenya, SBY mampu menggambarkan pada masyarakat dengan lagu Rumah Kita dan Tendangan dari Langit. “Seperti arti dari salah satu lagu Rumah Kita yang dipopulerkan oleh penyanyi gaek Akmad Albar, yakni rumah kita Indonesia ini harus menjadi rumah yang nyaman, aman, tentram, dan sejahtera.

Sehingga SBY mengajak masyarakat untuk melanjutkan program PD pada lima tahun ke depan,” tandas

Dahlan yang saat ini masih menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini.Q cyn

cyn/bhirawa

Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono saat berkampanye di lapangan luar Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (22/3).


EKONOMI - BISNIS

Senin Pahing, 24 MARET 2014

7

Program Kerja Disperindag Kabupaten Blitar

Pemkab Blitar Kembangkan Produk Unggulan Mebelair Kabupaten Blitar, Bhirawa Berbagai macam jumlah Produk Unggulan yang ada di Kabupaten Blitar, Mebelair merupakan salah satu Produk Unggulan yang dibina dan dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar. dari Jumlah Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di Kabupaten Blitar mencapai 12 ribu lebih salah satunya hasil Mebelair yang cukup besar memiliki andil pengembangan industri dan peningkatan perekonomian masyarakat Kabupaten Blitar sebagai salah satu Produk Unggulan Kabupaten Blitar. “Sehingga Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar melakukan pembinaan dan pengem-

Bahkan cukup besar dan banyak hasil mebelair yang diproduksi dan dipasarkan diluar Kabupaten Blitar hingga berbagai daerah di wilayah Indonesia hingga mancanegara karena kekhasan hasil mebelair dari Industri Kecil Menengah (IKM) Mebelair Kabupaten Blitar. Seperti diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar melalui Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Blitar, Sutopo, S.Sos, MM

Kurs JUAL

BELI

USD

11,328.00

11,216.00

SGD

8,952.82

8,863.60

EUR

15,752.72

15,594.73

JPY

11,163.89

11,049.16

GBP

18,841.86

18,651.09

bangan usaha sebagai perhatian untuk mengembangkan Produk Unggulan di Kabupaten Blitar,” kata Sutopo, S.Sos, MM. Ditambahkan Kasi Bina Usaha dan Promosi Disperindag Kabupaten Blitar, Suwadi, S.Sos, berkembangnya industri Mebelair di Kabupaten Blitar selain banyaknya pengrajin yang menekuni bidang Mebelair juga cukup banyaknya bahan baku yang ada di Kabupaten Blitar dengan berbagai jenis kayu, seperti Kayu Jati dan berbagai jenis kayu yang biasa dipergunakan untuk bahan Mebelair. “Dengan adanya bahan baku yang cukup, maka ini juga mendukung perkembangan insdustri mebelair di Kabupaten Blitar yang selalu kita bina untuk bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Disisi lain dari harga jual berbagai Produk Unggulan Mebelair yang ada di Kabupaten Blitar seperti, Meja, Kursi, Almari, Tempat Tidur dan berbagai jenis hasil Mebelair lainnya, selain cukup murah juga kualitasnya bisa dijamin dengan baik. “Karena konsumen bisa melihat langsung proses produksinya di masing-masing mebelair dengan kualitas kayu yang diinginkannya. Karena kami juga telah meminta kepada para pemilik Industri Mebelair di Kabupaten Blitar bisa menjaga kualitas dan mutu hasil produksi,” jelasnya. Sementara salah satu pemilik Mebel Mebel Mapan Mulyo, Heru Kartika yang berada di Desa Jiwut Kecamatan Nglegok, mengatakan untuk jenis dan kualitas hasil Mebelair di Kabu-

paten Blitar jangan diragukan lagi, sebab pelayanan dan kualitas yang dia jual merupakan hal utama dan diutamakan. “Bagi kami konsumen adalah raja, sehingga kualitas dan jaminan barang menjadi jaminan kami. Sehingga kami melayani sesuai dengan permintaan seperti jenis kayu dan model yangt diinginkan konsumen,” kata Heru Kartika. Bahkan seperti dicontohkan Heru Kartika, untuk harga Tempat Tidur atau Dipan dari Kayu Jati harga mulai dari Rp. 2 juta, kemudian Almari dari Kayu Jati mulai dari harga Rp. 1,4 juta, Meja dan Kursi Jati harga mulai dari Rp. 1,8 juta dan berbagai hasil mebelair lainnya dengan harga dan kualitas yang dijamin memuaskan. Q htn*

Surabaya Menuju Kota Sustainble Consumption & Production Pemkot Surabaya, Bhirawa Pemkot Surabaya akan menjadikan kota Surabaya menuju kota Sustainble Consumption & Production (SCP) atau pola konsumsi hijau. Program tersebut diluncurkan bersama Tunas Hijau Sabtu (22/3), di Graha Swaunggaling. Program ini langsung diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ber-

sama Kementerian Lingkungan Hidup. Bersamaan dengan peluncuran program ter-

sebut, Kota Surabaya resmi menjadi kota menuju perilaku konsumsi hijau. From Learning to Living merupakan implementasi awal Pola Konsumsi Hijau di rumah tangga. Sekitar 200-250 keluarga di Kota Surabaya akan dipilih dan dibimbing untuk menerapkan pola konsumsi hijau. Di Bulan November akan

sumber: Bank Indonesia (23 Maret 2014)

RAGAM EKBIS

969 Perusahaan Ikuti Program BPJS Bojonegoro, Bhirawa Sejak berubah nama dari PT.Jamsostek menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ketenagakerjaan,selama bulan Januari - Perbruari 2014 lalu diketahui sebanyak 969 perusahaan di Bojonegoro dengan 41.086 tenaga kerja mengikuti program BPJS ketenagakerjaan. Untuk wilayah Kabupaten Bojonegoro terdapat 416 perusahaan dengan jumlah 17.581 tenaga kerja yang ikut progam jaminan sosial. Sedangkan untuk Kabupaten Tuban sejumlah 259 perusahaan dengan jumlah peserta 11.815 tenaga kerja. Untuk Lamongan terdapat 223 perusahaan dengan 8.535 tenaga kerja. “ Dari jumlah tersebut diantaranya terdapat 71 perusahaan menengah bawah yang memiliki 3.155 tenaga kerja,” ungkap Kepala Bidang Pemasaran BPJS cabang Bojonegoro, A.Fauzan kepada harian Bhirawa,Minggu (23/3) kemarin. Menurutnya dari tiga wilayah kerjanya yakni Bojonegoro, Tuban dan Kabupaten Lamongan, untuk Bojonegoro paling tertinggi dan setelah itu disusul Tuban dan Lamongan. “ Tingginya keikutsertaan tenaga kerja di Bojonegoro karena banyak perusahaan yang ikut andil dalam pengerjaan proyek Migas.Sehingga keikutsertaan dalam (BPJS) ketenagakerjaan pun semakin meningkat,” jelasnya. Sementara itu dalam progam jaminan sosial, pihaknya memberikan tiga layanan yakni jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan jaminan hari tua. Untuk jaminan kecelekanaan kerja para peserta dikenakan iuran Rp 3 ribuan perbulan, dan peserta nantinya bisa mendapatkan biaya pengobatan Rp 20 juta + Rp 20 juta per kasus hingga dan meninggal dunia Rp 61,5 juta sekaligus. Q bas

achmad basir/bhirawa

Sejumlah pengunjung sedang antri di kantor BPJS ketenagakerjaan setempat.

KEHILANGAN TULUNGAGUNG KEHILANGAN STNK, Yamaha, th. 2009, Hitam, AG5224TI, a/n. Vidi Darminto, Ds. Kauman RT 2/2, Kauman-T.Agung No.304/IMB/BI-II/2014 KEHILANGAN STNK, Honda, th. 2012, Biru Putih, AG5344OK, a/n. Suhartini, Ds. Ringinpitu RT 1/2, Kedungwaru-T.Agung No.305/IMB/BI-II/2014 KEHILANGAN STNK, Honda NC11B3CA/T, th. 2010, Merah, AG6010RI, a/n. Mariatun, Ds/Kec. Ngunut-T.Agung No.306/IMB/BI-II/2014 KEHILANGAN STNK, Honda, th. 2007, Hitam, AG3112SR, a/n. Wati, Ds. Jatimulyo RT 02/01, Kauman-T.Agung No.307/IMB/BI-II/2014 KEHILANGAN STNK, Honda NF100D, th. 2001, AG4510RI, a/n. Agus Rianto, Ds. Sambijajar, Sumbergempol-T.Agung No.308/IMB/BI-II/2014

SITUBONDO HILANG STNK nopol P 6239 ET, a/n Rinda Ayu A, Ds Kilensari RW 01/01, Kec. Panarukan, Situbondo. No.309/IMB/BI-II/2014 HILANG STNK nopol P 3379 EF, a/n Herline Jr, Ds Curah Jeru RW 12/02, Kec. Panji, Situbondo. No.310/IMB/BI-II/2014 HILANG STNK nopol P 5275 Es, a/n Saiful Bahri, Ds Trebungan RW 04/06, Kec. Mangaran, Situbondo No.311/IMB/BI-II/2014

Hartono/Bhirawa

Tampak Kasi Bina Usaha dan Promosi Disperindag Kabupaten Blitar, Suwadi, S.Sos saat melihat berbagai produk mebelair di Mebel Mapan Mulyo milik Heru Kartika di Desa Jiwut Kecamatan Nglegok.

andre endrayana/bhirawa

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beserta para siswa dalam peluncuran program pola konsumsi hijau.

diberikan penghargaan bagi keluarga-keluarga yang telah sukses melaksanakan pola konsumsi hijau (Green Family) beserta penghargaan-penghargaan lainnya. Program ini didukung oleh Proyek (SCP) Switch Asia Uni Eropa. Kota SCP juga berisi program-program pola konsumsi hijau lainnya untuk mendukung terimplementasinya kebiasaan berpola hidup hijau di masyarakat. Salah satunya adalah kampanye di retail-retail untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai produkproduk ramah lingkungan (hijau) serta mendorong tersedianya lebih banyak produk hijau di retail. Memilih produk yang ramah lingkungan adalah langkah pertama dalam konsumsi hijau. Selain bergerak langsung di level konsumen untuk membentuk kebiasaan pola konsumsi hijau, juga akan diadakan program-program dukungan implementasi produksi dan konsumsi berkelanjutan di pemerintah dan industri. Surabaya merupakan pilot project implementasi Green Public Procurement, yaitu pengadaan pemerintah yang

memperhatikan kriteria-kriteria produk hijau. Kebijakan ini akan mendorong penerapan produksi yang berkelanjutan di industri serta tersedianya produk ramah lingkungan lebih banyak di pasar konsumen. Dalam kesempatan tersebut, wali kota memberikan apresiasi kepada semua pihak baik sekolah, masyarakat maupun lembaga dan pihak lain yang telah melakukan berbagai kegiatan mendukung pelestarian lingkungan seperti halnya penghematan energi (listrik) secara terukur. “Pembiasaan penghematan energi tidak hanya dapat dilakukan di sekolah, melainkan juga di rumah dengan mengajak seluruh anggota keluarga ikut menghemat pemakaian energi se efisien mungkin sehari-hari. Caranya dengan mematikan semua peralatan elektronik jika sudah tidak digunakan,” katanya. Upaya menghemat pemakaian energi listrik tidak hanya dengan mematikan lampu di siang hari, lanjut Risma, tetapi juga memanfaatkan penerangan dari cahaya matahari. Q dre

Bupati Tantri Menuju Perusahaan Kelas Dunia Launching PBB Pelindo III Kembangkan SDM Berkelanjutan Menjadi Pajak Daerah Probolinggo, Bhirawa Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE secara resmi melaunching PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) menjadi pajak daerah di Pendopo Kabupaten Probolinggo. Sebagai bentuk panutan untuk kesadaran membayar PBB, orang nomor satu di Kabupaten Probolinggo ini juga melakukan pembayaran PBB melalui petugas Bank Jatim Cabang Kraksaan. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo dengan Bank Jatim Tentang Penerimaan Pembayaran PBB Pedesaan dan Perkotaan Kabupaten Probolinggo. Penarikan PBB yang semula dipungut dan disetor ke pemerintah pusat dan secara administrasi dikelola oleh Kantor KPP Pratama Probolinggo, maka terhitung mulai 1 Januari 2014, PBB sepenuhnya 100% menjadi PAD Kabupaten Probolinggo dan secara administrasi dikelola oleh Dinas Pendapatan Kabupaten Probolinggo. “Kontribusi pendapatan dari PBB tahun anggaran 2014 diperkirakan mencapai Rp. 9 milyar dengan harapan tingkat capaian pelunasan 100%,” ungkap Bupati Tantri, Minggu (23/3). Hasil evaluasi penerimaan PBB tahun 2012 penerimaannya mencapai 56% dan tahun 2013 mencapai 53%. Dan Pemerintah Daerah sudah terbebani piutang 10 tahun terakhir kurang lebih Rp. 40 milyar. Hal ini menunjukkan adanya penurunan kinerja. “Hal ini perlu dipertanyakan apakah tingkat kesadaran masyarakat sudah menurun. Melalui kesempatan ini saya mengajak dan berharap agar supaya penerimaan PBB tahun 2014 dapat dicapai 100%,” tegas Bupati Tantri. Q wap

Kampanye Pemilu Naikkan Omzet Hotel Surabaya, Bhirawa Kampanye pemilu ternyata menjadi berkah bagi bisnis perhotelan khususnya di Surabaya karena bisa meningkatkan seluruh penghasilan hotel mulai dari kamar, FnB dan meeting room maupun ballroom. Salah satunya adalah Garden Palace Hotel (GPH) yang tidak mensia-siakan kesempatan ini. “Adanya dua kampanye pemilu tahun ini tidak akan kami sia-siakan untuk mengundang para juru kampanye (jurkam) menginap di hotel kami, “ungkap Marketing Communication Manager Garden Palace Hotel-Setyawan Nanang, Minggu (23/3). Nanang menambahkan, pemilu legislatif dan pemilu presiden ini kami harapkan bisa menambah seluruh penghasilan hotel sampai dengan 15 persen dan diperkirakan dibulan April hingga September okupansi meningkat hingga 85 persen. Selain itu kami juga memberikan harga khusus bagi para jurkam yang mau menginap. Sedangkan hotel budget yang ada berada di Surabaya juga turut mengambil kesempatan di masa kampanye tahun ini. Bahkan di perkirakan okupansi akan mengalami peningkatan di bandingkan dengan bulan-bulan kemarin. “Hotel budget juga akan menikmati berkah Pemilu. Bila di awal tahun, tingkat hunian mereka melorot 10 hingga 15 persen dari Desember 2013, maka mulai Maret, peningkatan akan okupansi akan terjadi,” jelas Manager Zodiak Hotel Surabaya-Agus Budiono. Q riq

P

T Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III tidak hanya ekspansi memb esarkan infrastruktur fisik, tetapi juga serius membangun sumber daya manusia (SDM) yang notabene penggerak utama layanan kepelabuhanan. Persiapan SDM berdaya saing dilakukan dengan membangun sistem peningkatan kapabilitas karyawan terus menerus, penilaian kinerja berkelanjutan, serta memberi apresiasi terhadap kinerja karyawan berprestasi. Direktur Personalia dan Umum Pelindo III A. Edy Hidayat N menguraikan, tuntutan penyiapan tenaga profesional semakin besar. Pasalnya, perseroan kini terus mengembangkan usaha dengan membangun anak perusahaan baru. Semula, sambung dia, perusahaan memiliki anak usaha PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI), dan Rumah Sakit Primastya Husada Citra (PHC) lantas ekspansif mendirikan PT Pelindo Marine Service (PMS),PT Terminal Teluk Lamong (TTL), dan PT Pelindo Daya Sejahtera (PDS). “Kami juga melakukan afiliasi dengan sejumlah usaha, di antaranya PT Ambang Barito Persada, PT Portek Indonesia, dan PT Jasa Marga Bali Tol,” jelasnya menggambarkan ekspansi bisnis yang terus dilakukan perseroan. Edy menilai berbagai ekspansi bisnis itu memerlukan dukungan sumber daya manusia yang seringkali berasal dari entitas induk dalam tahap awal. Pegawai di anak perusahaan yang dipandang masih memerlukan tenaga-tenaga dari Pelindo III khususnya level manajerial sepenuhnya didukung dari Pelindo III. Seperti diketahui, Terminal Teluk Lamong dijadwalkan beroperasi tahun ini. Tidak hanya besar dari segi kapasitas, pelabuhan ini juga menjadi daya tarik kapal-kapal asing datang ke Indonesia. “Makanya roadmap pengembangan sumber daya kami berorientasi internasional pula,” tambahnya. “Terlebih nantinya ada masyarakat ekonomi Asean, dengan persiapan SDM berkualitas kami siap bersaing.” Dia menggambarkan pada 2014 perseroan akan mengirimkan 30 orang karyawan kuliah ke Eropa untuk mengambil master (S-2). Sedangkan setahun sebelumnya sudah ada 20 orang yang kuliah ke Belanda, Belgia, Swedia dan sebagainya. Kegiatan serupa dilakukan pada 2012 dengan mengirim 10 orang, sehingga nantinya dengan jumlah 60 orang karyawan berpendidikan master (S-2) luar negeri diharapkan SDM

Pelindo III sudah go internasional. Pengiriman orang ke luar negeri, sambungnya, tidak hanya untuk belajar dari bangku kuliah. Namun, orientasi perseroan mengirimkan orang agar ada sumber daya yang berorientasi dan berwawasan internasional. “Mereka di sana selain sekolah master bisa melihat bagaimana layanan pelabuhan, bertemu banyak orang dan berinteraksi sehingga kemampuan intelektual dan kematangan emosionalnya terasah,” urainya. Pelindo III dan entitas anak memiliki sekitar 3.007 orang karyawan, 2.067 di antaranya berada di induk usaha. Dari jumlah karyawan di induk komposisinya terdiri dari 887 orang berpendidikan sarjana, 404 berpendidikan diploma, 173 orang berpendidikan master dan satu doktor serta sisanya berpendidikan sekolah menengah atas.

Perkuatan di Dalam Organisasi Direktorat Personalia dan Umum juga memperkuat kapasitas sumber daya manusia dengan peningkatan kualitas terstruktur. Sejumlah cara yang dilakukan di antaranya penjenjangan pendidikan terstruktur, sertifikasi supervisor, sertifikasi analis, sertifikasi lainnya, serta pendidikan bagi level pelaksana. “Orang jangan sampai setahun tidak diklat [pendidikan dan pelatihan],” begitu Edy menggambarkan bagaimana peningkatan kualitas terus dilakukan. Secara lebih spesifik lagi, kata dia, disusun pola penilaian perorangan berbasis online bernama Sistem Manajemen Kinerja Individu (SMKI). Infrastruktur itu menggunakan penilaian multi raters (360 derajat), di mana, karyawan dinilai oleh atasan, oleh rekan sekekerja, dan oleh bawahan, serta berhak juga menilai diri sendiri. Edy menilai pola penilaian yang bertingkat membuka kesempatan setiap karyawan selalu memiliki informasi pengembangan diri, berbekal masukan dan saran bawahan atau atasan. Terlebih penilaian menyangkut berbagai sisi, mulai dari kecakapan, inovasi sampai kepemimpinan. “Jadi ada coaching, mentoring dan counseling terstruktur sehingga meningkatkan kualitas kerjasama dan keterikatan terhadap manajemen,” paparnya. Hasil penilaian itu, sambungnya, diharapkan meningkatkan kinerja sekaligus digunakan untuk menentukan pengembangan diri, sistem karier, posisi dan seberapa cepat seseorang naik jabatan. Termasuk besaran bonus dipengaruhi penilaian

Pelindo III mengembangkan sumber daya manusia secara berkelanjutan melalui pendidikan dan pelatihan yang terstruktur dan kontinu. Perseroan mengembangkan penilaian kinerja individu masingmasing pegawai berdasar prestasi dan perilaku berbasis online. Pelindo III berkomitmen mengembangkan sumber daya manusia di sekitar lokasi bisnis berada melalui beasiswa pendidikan. Strategi pengembangan sumber daya manusia telah diakui secara nasional dan internasional melalui sejumlah penghargaan.

yang dilakukan tahunan itu. Kembangkan Daerah Selain pola pengembangan utama SDM, Direktorat PUM juga melakukan terobosan dengan mendidik putra-putri daerah berprestasi. Caranya dipilih kader potensial di sekitar bisnis Pelindo III dan dididik untuk menjadi pegawai. Pada 2010 lalu ada 60 lulusan terbaik SLTA dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Bali, NTB, dan NTTdirekrut untuk mengikuti program pendidikan. Sebelum diterima para siswa harus berprestasi unggul, mengikuti psikotes, tes kesehatan hingga wawancara sebelum disekolahkan. “Mereka setahun mengikuti program Diploma 1 Angkatan Laut dan Kepelabuhanan 1 tahun dan dilanjutkan D3 Administrasi Niaga di STIAMAK Barunawati Surabaya,” urai Edy. Program serupa digelar pula 2013 dengan merekrut 60 orang untuk menempuh pendidikan Diploma 1 Jurusan Angkatan Laut dan Kepelabuhanan di Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya. Edy menurutkan kini perseroan sedang menyiapkan terobosan melalui pembentukan asisten manajer talenta dan kinerja SDM. Tugas bagian baru itu yakni memelihara dan mengembangan talent-talent yang mempunyai kompetensi tinggi. Selain itu, kata dia, bagian baru itu bertugas mengembangkan bakat-bakat yang sudah ada. Menurutnya, sebagus apapun kualitas karyawan tanpa secara sistematis dikembangkan maka kontribusi terhadap perseroan bisa semakin berkurang. Berbagai terobosan guna membentuk sumber daya manusia yang handal dan mumpuni membuat Pelindo III mendapat sejumlah penghargaan. Q ma*


NASIONAL-POLITIK

8 KILAS NASIONAL

Istana Bantah Pernyataan Presiden Beri Uang Anas Tabanan, Bhirawa Juru bicara Presiden Julian Aldrin Pasha membantah pernyataan pengacara Anas Urbaningrum bahwa Presiden Susilo ist Bambang Julian Aldrin Pasha Yudhoyono pernah memberikan uang untuk pembelian mobil Toyota Harrier. “Presiden tidak pernah memberikan apresiasi atau ucapan terima kasih dengan hal tersebut (memberi uangred),” kata Julian di Tabanan, Bali, Minggu (23/3) kemarin. Selain itu, kata Julian, bila alasan ucapan terima kasih karena keberhasilan Anas Urbaningrum dalam pemenangan Partai Demokrat pada pemilu 2009, hal tersebut juga tidak tepat. “Kemenangan partai saat itu merupakan kerja kolektif semua pihak, termasuk konstituen dan masyarakat,” kata Julian. Ia menambahkan pernyataan itu sangat disesalkan apalagi didasari hal yang tidak benar. Sebelumnya, pada Jumat (20/3), pengacara Anas Urbaningrum, Firman Wijaya mengatakan uang muka mobil Toyota Harrier kliennya yang diduga menjadi hadiah pemulusan p r o y e k P u s d i k l a t H a m b a l a n g b erasal dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Uang muka Harrier itu dari SBY (Susilo Bambang Yudhoyono),” kata Firman di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (21/3). Menurut Firman, merinci dari fakta pemberian ditujukan sebagai ucapan terima kasih kepada Anas karena telah berjuang dalam pemenangan Partai Demokrat. “Sesuai fakta, pemberian sebagai hadiah terima kasih setelah berjuang dalam pemilu legislatif.” “Uang muka itu tunai,” kata Firman. KPK telah menyita satu unit Toyota Harrier yang diduga sebagai hadiah yang diterima Anas Urbaningrum terkait proyek Hambalang. Q ant

LINTASAN

Taufik Tunggu Prestasi Dunia Pemain Tunggal Surabaya, Bhirawa Ganda putra dan ganda campuran Indonesia sudah berhasil meraih prestasi saat meraih juara di All England, sayangnya prestasi itu tidak diikuti pemain tunggal baik putra maupun putri. Kondisi inilah yang menjadi perhatian utama mantan atlet Pelatnas, Taufik Hidayat. Ia mengakui saat ini Indonesia memang krisis atlet tunggal dan pemain putri. Namun peraih medali emas olimpiade Yunani yakin dalam waktu dekan Indonesia bakal memiliki pemain tunggal dan putri yang bisa meraih prestasi dunia. “Saya melihat di banyak junior kita di Pelatnas memiliki skil yang bagus dan semoga mereka bisa melanjutkan prestasi para seniornya,” katanya, Minggu (23/3). Sebagai pemain tunggal, ia mengakui cukup sedih dengan minimnya prestasi atlet di sektor tunggal. “Jelas sedih, tapi saya yakin para pelatih di Pelatnas memiliki metode untuk meningkatkan prestasi atlet kita,” katanya. Itulah mengapa ia berharap atlet yang meraih juara di kompetisi bulu tangkis tingkat SD dan SMP, MILO School Competition (MSC) 2014 tidak cepat puas, karena jalan mereka untuk bisa meraih prestasi di level yang lebih tinggi masih panjang. “Mereka milik klub dan usai juara mereka akan kembali ke klub. Harapan saya di klub diterpakan metode latihan dengan menggunakan Iptek,” katanya. Sementara itu Cahya Kristian dan Olivia Riza Wulandari menjadi yang terbaik di MSC 2014. Keduanya berhasil merebut gelar, menyusul kemenangannya atas lawan-lawannya pada final di GOR Sudirman, Surabaya, Sabtu (22/3) Cahya Kristian merebut gelar di sektor putra ketagori SMP. Pelajar kelas 2 SMP Materdei Probolinggo merebut gelar, setelah menjegal Nur Yahya Ady Velani (SMP Cahaya Surabaya) dengan rubber set 19-21, 21-17 dan 21-8. Kemenangan ini bukan hal yang biasa bagi Cahya. Kemenangan ini mengulang kesuksesan Cahya sebagai juara nasional Tunggal SD Putra di MSC tahun 2012. “Saat kejuaraan ASEAN Primary School Sport Olympiade (APSSO) di Yogyakarta tahun 2012, aku juga berhadapan dengan Yahya dan berhasil mengalahkannya. Di final ini, aku membayangkan pertandingan di APPSO, dan ternyata kembali mengalahkannya,” kata Cahya, usai laga. Sedangkan Olivia merebut gelar di tunggal putri katagori SD. Siswi kelas 5 SDN VII Taman Agung Curing Banyuwangi itumerebut juara, setelah menaklukan Angelina Oktavia Kristiani (SD Kemala Bhayangkari 10 Sidoarjo) lewat skor 21-6 dan 21-10.Q wwn

Senin Pahing 24 MARET 2014

PAN Optimis Penentu Koalisi Jakarta, Bhirawa Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Tjatur Sapto Edy optimistis PAN akan menjadi penentu peta koalisi pada konstelasi partai-partai politik nasional tahun 2014. “Kami meyakini PAN akan mejadi penentu peta koalisi, baik di antara partai menengah, partai berbasis Islam, maupun dengan partai besar yang telah menetapkan calon presiden (capres),” kata Tjatur Sapto Edy ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (23/3) kemarin. Menurut Tjatur Sapto Edy, berdasarkan UU Pemilu dan UU Pemilu Presiden yang berlaku saat ini, maka pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung oleh partai politik dan atau gabungan partai plitik paling banyak hanya empat pasangan. Kondisi ini, kata dia, membuat partai-partai politik yang perolehan suaranya pada pemilu legislatif tidak mencapai 20 persen, harus membangun koalisi mencapai 20 persen suara, untuk dapat mengusung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. “Mencermati pada peta politik nasional saat ini, kami meyakini PAN akan menjadi penentu koalisi. Jika PAN memenuhi target mencapai dua digit suara, maka akan menjadi partai empat besar,” katanya. Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini menjelaskan, berdasaran hasil survei internal PAN ter-

baru, posisi PAN di pemilu legislatif 2014 akan menempati posisi empat besar. Sementara itu, Wakil Ketua Umum PAN Dradjad H Wibowo mengatakan, putusan Mahkamah Konstitusi yang menolak permohonan uji materi dari Yusril Ihza Mahendra adalah hal bagus bagi persatuan nasional. Dengan ditolaknya permohoman uji materi tersebut, kata dia, persyaratan mengajukan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden adalah partai politik dan atau gabungan partai politik yang memiliki perolehan suara pada pemilu legislatif minimal 20 persen. “Kondisi ini, mengharuskan partai politik yang perolehan suaranya tidak mencapai 20 persen, berkoalisi dengan partai politik lain. Dalam konteks ini PAN memliki peluang besar,” katanya. Menurut dia, jika dari hasil suara pemilu legislatif PAN memiliki sekitar 60 kursi di DPR RI, maka memiliki peluang sebagai kekuatan penyeimbang di DPR RI. Dradjad memperkirakan konfigurasi DPR RI periode 2014-2019, partai yang mendapat minimal 60 kursi akan cukup kuat dalam penentuan pengambilan keputusan. “Hal itu akan membuat

antara foto

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta Rajasa saat melakukan kampanye terbuka di Lapangan MTQ, Kendari, Sultra, Minggu (23/3). posisi PAN menjadi penting,” katanya. Sultra Lumbung Suara PAN Terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta Rajasa mengaku bahwa Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) merupakan lumbung besar suara PAN pada pemilu

legislatif mendatang. “Kami berharap pada pemilu legislatif mendatang Sultra menjadi pemecah rekor presentase dukungan terbesar untuk masing-masing provinsi,” kata Hatta Rajasa saat melakukan kampanye terbuka, di Kendari, Minggu (23/3) kemarin. Menurutnya, dengan pem-

bangunan di Sultra yang meningkat dan nyata yang di nahkodai oleh kader-kader PAN, maka bisa meraih simpati rakyat untuk mendukung PAN. Ditanya target kursi DPR RI dapil Sultra, Hatta berharap yang terbaik dan menyerahkan kepada masyarakat Sultra. Q ant

Jokowi Blusukan ke Pasar Gianyar

ist

Calon Presiden dari PDI-P, Joko Widodo atau Jokowi (kiri) berfoto bersama pedagang dan pengunjung Pasar Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (23/3) kemarin.

Gianyar, Bhirawa Calon Presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke Pasar Gianyar, Bali Minggu (23/3) kemarin. Jokowi didampingi Wasekjen PDIP Hasto Kristianto, Rano Karno dan sejumlah pengurus PDIP setempat tiba di Pasar Gianyar sekitar pukul 10. 20 WITA. Begitu tiba di Pasar Gianyar pengunjung dan pe-

dagang pasar, berebut untuk bersalaman dan foto bersama dengan Gubernur DKI Jakarta itu. Dalam blusukan di Pasar Gianyar itu Jokowi sempat membeli kain khas Bali, kue kering, kerupuk, dan buah manggis. Ditanya soal kondisi Pasar Gianyar, Jokowi mengungkapkan beginilah pasar tradisional itu ada traksaksi antarpedang dan pembelinya. “Ya namanya pasar tra-

disonal yang begini ini, ada traksaksi antarpedang dan penjual”, ungkap Jokowi. Selesai mengunjungi Pasar Gainyar, Jokowi bersama rombongan menuju Pasar seni Sukawati, Kabupaten Gianyar. Pasar seni Sukawati menampung ratusan pedagang yang khusus menjual berbagai jenis cindera mata hasil kerajinan industri kecil dan rumah tangga. Q ant

OLAHRAGA

Indra Sjafri Tepis Tur Nusantara Tidak Bermanfaat Indra Sjafri

Balikpapan, Bhirawa Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri menepis anggapan bahwa Tur Nusantara yang dilakoni Evan Dimas dan kawan-kawan hanya melelahkan dan tak memberi manfaat.

“Yang pertama adalah menemukan pemain-pemain baru yang berkualitas nasional. Striker Martinus adalah pemain yang didapat dari Tur Nusantara ini, kata Indra Sjafri di Balikpapan, Jumat (20/3) malam. Ditemui usai pertandingan melawan Persiba U-21, Indra mengatakan dibandingkan Timnas Vietnam yang langsung berujicoba ke luar negeri, manfaat yang kami dapat dengan Tur Nusantara ini sangat banyak. Menurut dia, Tur Nusantara memberikan pengalaman ganda bagi skuad Garuda Jaya. Para pemain disuguhi berbagai gaya permainan, teknik, dan strategi yang berbeda-beda dari seluruh tim yang dihadapinya. Itu memperkaya wawasan pemain

dalam bermain sepak bola. “Anak-anak juga mendapat pengalaman berinteraksi dengan penonton. Mereka jadi tahu betapa besar harapan bangsa ini kepada mereka,” kata Indra Sjafri. Setiap pertandingan Timnas U-19 di mana pun, penonton datang dan memenuhi stadion. Bahkan lebih ramai daripada ISL. Bahkan di Balikpapan, dimana pertandingan terpaksa diulang setelah hanya berlangsung selama 22 menit pada Senin (10/3), panitia harus menyediakan dua layar lebar di luar stadion untuk para penonton yang tak dapat tempat di Stadion Parikesit. Penonton yang banyak itu juga membuat dampak ekonomi yang luar biasa. Kaus atau jersey timnas laku keras dan para pedagang makanan mendapat untung yang banyak. Di Stadion Parikesit tiket tribun tertutup laku hingga

Rp200.000, lebih mahal daripada tiket pertandingan reguler Persiba. Bagi tim lawannya, Timnas U19 memberi pelajaran kedisiplinan. Menurut Indra Sjafri, permainan sepakbola berdasar kepada fisik yang prima. Untuk bisa punya fisik yang mumpuni, pemain harus disiplin latihan, disiplin dalam pola makan, dan disiplin dalam istirahat. “Itu sebabnya kebugaran anakanak kami lebih baik dari tim lawannya,” katanya. VO2max, kemampuan tubuh mengonsumsi oksigen saat beraktivitas Evan Dimas dan kawan-kawan kini rata-rata 59, sudah lebih tinggi dari rata-rata pemain yang berlaga di ISL yang mencatat angka 56. Karena keunggulan fisik itu pula, Timnas U-19 melibas Persiba U-21 0-3. Evan Dimas dan tetap berlari mengejar bola sampai menit terakhir pertandingan. Pertandingan di Balikpapan adalah pertandingan terakhir Tur Nusantara. Setelah ini skuad Garuda Jaya mendapat libur 3 hari sebelum memulai rangkaian ujicoba di Timur Tengah dengan pemain U-20 di Oman, Arab Saudi, dan lain-lain.Q ant

LKMK Semolo Waru Aktifkan Olahraga Bersepeda Lembaga Ketahanan Masyarakat Kelurahan (LKMK) Semolo Waru terus memperbanyak kegiatan. Setelah berhasil meraih beberapa prestasi, kini para pengurus mencoba menggiatkan masyakarat dengan olahraga bersepeda. Sebenarnya sebagian masyarakat setempat sudah memiliki hobi untuk nggowes, namun mereka melakukannya tidak berkelompok, melainkan secara individu dan kurang terkoordinir. Melihat antusias warga untuk ngenkol sepeda angin, para pengurus LKMK melakukan koordinasi agar kegiatan ini bisa dilaksanakan bersamasama dengan tujuan untuk menarik minat warga lainnya untuk bersepeda bersama dan membentuk Klub Ontelane Sikil Senenge Ati (OSSA). “Di LKMK kami memiliki

banyak kegiatan, seperti tani, keterampilan remaja, ada sekolah untuk warga yang buta huruf dan lainnya. Namun untuk sepeda baru kita laksanakan hari ini,” kata Ketua LKMK Kelurahan Semolo Waru, Ir Paul Budiman saat ditemui di Kantor Keluarhan Semolo Waru, Surabaya, kemarin Minggu (23/3). Kegiatan bersepeda ini ternya mendapat perhatian dari masyarakat setempat, terbukti ada sekitar 40 warga yang mengikuti kegiatan yang baru pertama kali digelar itu. Start di laksanakan di Kantor Kelurahan Semolo Waru

sekitar pukul 05.30 WIB menuju kawasan Kenjeran dan finish juga ditempat yang sama. Tak butuh waktu lama bagi para penggemar nggowes untuk sampai di finish, mereka tiba sekitar pukul 07.15 WIB. “Mudah-mudahan minggu depan semakin banyak pesertanya, biar tambah rame,” kata Paul Budiman. Seperti diketahui, prestasi LKMK Semola Waru cukup moncer, pada tahun 2013 meraih juara gotong royong dan ditahun yang sama berhasil menembus urutan ke 6 nasional di Banjar Baru. Sementara itu, salah satu pengurus OSSA , Supriyadi berharap para peserta sepeda bisa berlatih terus agar stamina mereka terjaga. Karena dalam waktu dekat akan menggelar

acara jelajah desa yang kemungkinan akan dilakukan di Kawasan Pantai Lombang Sumenep. “Kalau saya liat teknik anggota OSSA sudah cukup bagus dan kami akan berlatih selama empat kali

pertemuan, kemudian akan jelajah desa ke Sumenep. Selain bersepeda kami juga akan melakukan bakti sosial,” kata mantan Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Jatim itu.Q wwn

wawan triyanto/bhirawa

Klub Sepeda OSSA dari LKMK Kelurahan Semolo Waru Surabaya berencana menggelar kegiatan jelajah desa di Sumenep Madura.


9

Senin Pahing, 24 MARET 2014

PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Jl. Mojopahit No. 667 SIDOARJO Kode Pos 61215 Telp. (031) 8961649 – Fax. (031) 8943237 Email : rsud@sidoarjokab.go.id

PENGUMUMAN Nomor: 814/02 /404.6.8/2014 PENERIMAAN CALON PEGAWAI BLUD NON PNS RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2014

Untuk memenuhi kebutuhan pegawai Tahun 2014 berdasarkan Keputusan Bupati Sidoarjo Nomor 814/054/404.6.1/2014 tanggal 10 Maret 2014 tentang Formasi Penerimaan Pegawai BLUD Non PNS Pada RSUD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2014 dan Keputusan Direktur RSUD Kabupaten Sidoarjo Nomor 188/77/404.6.8/2014 tanggal 14 Maret 2014 tentang Persyaratan, Pelaksanaan Seleksi dan Ketentuan Lain Penerimaan Pegawai BLUD Non PNS RSUD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2014, maka RSUD Kabupaten Sidoarjo mengadakan Penerimaan Calon Pegawai BLUD Non PNS. Adapun informasi selengkapnya dapat diakses di website RSUD Kabupaten Sidoarjo dengan alamat http://www.rsd.sidoarjokab.go.id atau dapat melihat pengumuman di RSUD Kabupaten Sidoarjo, Jalan Mojopahit No. 667, Sidoarjo. Demikian untuk menjadikan maklum.

Sidoarjo, 24 Maret 2014 TIM SELEKSI PENERIMAAN PEGAWAI NON PNS RSUD KABUPATEN SIDOARJO Ketua ttd SAMUEL INDRAYANA, S.Sos, MM Pembina NIP. 19760123 199412 1 001


SURABAYA

10 LINTAS PERISTIWA

Pemkot Siap Amankan Pileg 2014 Pemkot Surabaya, Bhirawa Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpol dan Linmas) siap mengamankan pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 pada 9 April mendatang.

dna/bhirawa

Salah satu petugas tenaga kesehatan memasang Alkon Implanon.

BKKBN Segera Edarkan Implanon Surabaya, Bhirawa Alat kontrasepsi KB Implanon (Implant satu batang, red) akan mulai diedarkan di masyarakat jatim. Saat ini Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) telah menguji penerapan implanon di Jatim. ‘’Sebelum diterapkan di Indoensia kita menerapkan dahulu di Jatim, hal ini disebabkan karena Jatim memiliki jumlah penduduk yang besar dengan tingkat karekterisitik yang beragam pula,’’ ujar Kasubid Kepala Sub Direktorat Kualitas Pe;ayanan KB Jalur Pemerintah BKKBN Pusat, Lalurustam saat ditemui di Pusyan Gatra Jatim. Lalu mengatakan, Implanon merupakan salah satu alat kontrasepsi yang memliki banyak kelebihan daripada implant. Perbedaaanya kalau Implant terdiri dari dua batang sedangkan Implanon hanya terdiri dari satu batang. Untuk harganya lebih murah Implanon, karena alat kontrasepsinya hanya terdiri dari satu batang.‘’Harga Implanon Rp 146.000 sedangkan Implant harnya mencapai Rp 275.000. Harga ini separuh dari harga Implant dua batang,’’ jelasnya. Pria berkulit putih menjelaskan, jika dilihat kegunaan dan pengunaan Iplanon jauh lebih mudah daripada Implant. Untuk pemasangan Implanon tidak perlu menggunakan keahlian yang mahir cukup dengan pelatihan sehari dapat memasang Implanon. Menurutnya, pemasangan implanon harus dilakukan oleh tenaga-tenaga yang berpengalaman salah satunya adalah bidan. ‘’Jika masyarakat awam tidak dibenarkan karena pemasangan ini harus dipasang dengan ahlinya,’’ ujarnya. Lalu mengatakan, dengan alat kontrasepsi Iplanon diharapkan masyarakat dapat menggunakan alat kontrasepsi ini tanpa ada keraguan sedikitpun. Jika dilihat alat ini kegunaanya hampir sama dengan Implant karena dapat mencegah Q dna kehamilan rata-rata tiga tahun.Q

Persiapan tersebut digelar dalam rapat koordinasi kepala satuan Hansip dan Linmas se-kota Surabaya Jum’at (21/ 3) kemarin. Menurut Kepala Bakesbangpol dan Linmas, Soemarno terkait teknis pemantauan pelaksanaan Pileg 2014 di kota Surabaya Pemkot me-

ngerahkan seluruh Hansip dan Linmas. Mereka yang diterjunkan dilengkapi dengan pakaian atribut lengkap. Untuk setiap lima TPS akan diamankan oleh 10 linmas dan dua polisi. Ia berharap jika ada gangguan keamanan terkait gangguan keamanan dapat melaporkan

ke 5343000 atau 92040688. Selain itu Pemkot juga bakal mengerahkan para Camat dan Lurah di Kota Surabaya. Bahkan, para Camat dan Lurah ini menyatakan siap tidak tidur demi menjalankan tugas mereka. “Mungkin nanti tugas di lapangan agak berat, bahkan bisa tidak tidur. Kalau ada masalah tolong segera menghubungi Camat atau Lurah,” ujarnya. Soemarno mengatakan, Rakor ini penting untuk mem-

Pemilu, Pemkot Surabaya juga akan mengerahkan personel Linmas yang ditugaskan untuk membantu pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sedangkan menurut Kasi intel 084 Korem Bhaskara Jaya, S. Ismanto menerangkan, tentang peta kerawanan konflik dan ancaman pada pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2014 diperlukan upaya seluruh komponen bangsa untuk menjaga kualitas pemilu.Q dre

Pekerja proyek sedang mengebut pekerjaan pembangunan taman bermain khusus difabel di Halaman Balai kota (Pemkot) Surabaya. Diharapkan pembangunan taman tersebut selesai akhir April 2014 mendatang.

trie diana/bhirawa

BDH Deklarasikan Relawan Jokowi Presiden

cty/bhirawa

Tim Relawan Jokowi Presiden, Minggu (23/3) melaunching keberadaannya di Kota Surabaya. Mantan Wali Kota Surabaya Bambang DH tampak menghadiri acara tersebut. Surabaya, Bhirawa Pasca penetapan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) oleh Ketum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri sebagai Capres yang diusung PDIP, dukungan kepada mantan Wali Kota Solo ini terus mengalir. Kali ini dibentuk dari gabungan petani tembakau, buruh dan nelayan dengan nama ‘Relawan Jokowi Presiden’. Relawan yang digawangi oleh mantan WaliKota Surabaya, Bambang DH ini berkomitmen untuk mengamankan suara PDI Perjuangan mencapai 20 persen sehingga Jokowi tanpa hambatan bisa menjadi capres yang memenuhi syarat presidential threshold (PT).

Ketua Tim Relawan Jokowi Jawa Timur, Bambang DH menyampaikan bahwa setalah terjadi letupan siklus politik lima tahunan, akhirnya Ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri menetapkan Gubernur DKI Jakarta tersebut sebagai Capres yang akan diusung oleh partai berlambang banteng moncong putih tersebut. Menurutnya, penetapan itu disambut antusias oleh beberapa elemen masyarakat di Jawa Timur seperti kelompok nelayan, kelompok petani tebu dan para buruh. “Mereka meminta untuk segera mendeklerasikan relawan Jokowi di Jawa Timur dalam rangka untuk memuluskan

Jokowi untuk menjadi capres dan memenangkannya menjadi Presidan. Alhamdulillah sekarang, bisa mendeklarasikan relawan Jokowi,” kata Bambang DH kepada Wartawan, Minggu (23/03) Lebih lanjut, mantan calon gubernur Jawa Timur ini menegaskan bahwa sebagai relawan yang berkumpul untuk memenangkan Jokowi, ia mengharapkan agar tidak ada muatan – muatan politis. Karena itu, selain wong cilik yang berkumpul dalam relawan Jokowi menurutnya ada tokoh – tokoh yang juga bergabung. “Dan yang berkumpul di sini jangan hanya karena kepentingan tertentu mau jadi mau Menteri, dirut BUMN atau jabatan - jabatan lainnya yang strategis. Kita berkumpul di sini sebagai relawan tanpa pamrih untuk memenangkan Jokowi “tandasnya Disingung banyaknya kelompok yang mengatasnamakan relawan Jokowi, ia ,mengakui bahwa hal itu merupakan dukungan moral kepada Mantan Walikota Solo tersebut. Karena itu, mantan wawali Surabaya ini mengharapkan tidak ada upaya untuk saling melemahkan. “Melainkan harus kompak untuk saling menguatkan diantara kelompok relawan – relawan Jokowi yang sudah mulai Q cty muncul,” jawabnya.Q

Pekan Depan Kejari Panggil Tiga Staf PU Bina Marga Surabaya, Bhirawa Terkait dugaan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan Middle East Ring Road (MERR) II C di Kecamatan Gununganyar. Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya pekan ini mengagendakan pemanggilan tiga orang staf Dinas Peker-

berikan penjelasan kepada semua stake holder tentang pola-pola penanganan yang perlu dilakukan apabila terjadi sesuatu dalam pelaksanaan Pemilu mendatang. “Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa. Dan kita harus percaya tidak akan terjadi sesuatu apapun. Kami berharap Kota Surabaya tetap aman, kondusif seperti pelaksanaan Pemilu sebelumnya. Mari kita jaga kebersamaan,” sambungnya. Untuk menciptakan keamanan ketika pelaksanaan

Bangun Taman Khusus

Mengenang Marsinah Surabaya, Bhirawa Puluhan buruh yang tergabung dalam berbagai aliansi, Sabtu (22/3) melakukan aksi serentak di berbagai kota di Jawa untuk mengkampanyekan kepada masyarakat umum agar mendukung Marsinah sebagai Pahlawan Buruh Indonesia. Kampanye yang dinamakan Obor Marsinah yang berlangsung mulai tanggal 22 hingga 10 Mei tersebut akan diisi berbagai kegiatan yang rencananya akan diisi tiap hari Kamis, yakni workshop yang mengangkat isu-isu hak-hak buruh, perempuan, HAM dan demokrasi. Sementara itu rencananya sebagai puncak 21 tahun peringatan kematian Marsinah, pada tanggal 8 Mei akan dilakukan ziarah ke makam Marsinah di Nganjuk dan pada tanggal 9-10 Mei akan diadakan pameran seni Instalasi yang akan diadakan di Surabaya. Dalam kampanye yang dilakukan di depan gedung negara Grahadi Surabaya jalan Gubernur Soeryo Surabaya, dinyalakan sebanyak 21 buah obor sebagai simbol 21 tahun kematian Marsinah yang hingga kini belum terungkap Q gat pelakunya.Q

Senin Pahing 24 MARET 2014

jaan Umum Bina Marga Pemkot Surabaya. Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Surabaya Nurcahyo Jungkung Madyo menerangkan, setelah mempelajari dokumen-dokumen yang diperoleh dari Dinas PU Bina Marga. Pihaknya akan seg-

era memanggil tiga orang staf Dinas PU Bina Marga. “Setelah kita pelajari dokumen-dokumennya, ternyata masih ada tiga orang saksi dari staf dinas PU Bina Marga yang perlu kita mintai keterangan,” katanya kepada wartawan, Sabtu (22/3). Sebelumnya, Kejari Su-

rabaya telah memanggil sekitar 10 orang saksi dari internal Dinas PU Bina Marga Pemkot Surabaya, termasuk Kadis PU Bina Marga Pemkot Surabaya, Erna Purnawati. Seperti diberitakan, Pemkot Surabaya menggorojok anggaran Rp 30

miliar di tahun 2013 untuk pembebasan lahan pembangunan MERR II C di Kecamatan Gununganyar. Dari sebanyak 300 persil yang akan dibebaskan, tercatat hingga bulan Oktober 2013, baru 111 persil yang sudah dibayarkan Q bed kepada pemilik.Q

geh/bhirawa

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhammad Nuh saat menyapa mahasiswa Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) sebelum meresmikan Graha Dewa Ruci, Sabtu (22/3).

Kerjasama dengan Eropa, PPNS Bikin Lima Prodi Baru Surabaya, Bhirawa Bekerja sama dengan Jerman dan Inggris yang terkenal memiliki teknologi tinggi di dunia teknik, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) membuka setidaknya lima program studi baru. Ke lima program studi baru ini juga telah dimasukkan dalam proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2014, September mendatang. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhammad Nuh saat meresmikan lima Prodi bidang perkapalan, Sabtu(22/3) memaparkan, PPNS itu termasuk yang memiliki kekhasan, karena tidak semua Politeknik itu ada jurusan perkapalan. Pengembangan di dunia teknik perkapalan , lanjut M .Nuh akan terus dijalankan sebagai unggulan khususnya di bidang perkapalan pendidikan vokasi, Sabtu (22/3). “Ini kerjasama dengan Jerman maka dari itu kita kembangkan terus sebagai pusat unggulan di bidang perkapalan untuk pendidikan vokasi. Dalam ini kami untuk meresmikan beberapa fasilitas dalam rangka memperkuat perkapalan, dan harapan kami PPNS jadi center of excelen” ucapnya ketika meresmikan Graha Dewa Ruci. Termasuk membuka prodi baru, tambah M. Nuh, bidangbidang baru ini sangat prespektif termasuk kebutuhan paling luar biasa yaitu welding (pengelasan). Apalagi pengelasan yang ada di bawah laut, “Kemarin kerjasama juga dengan Inggris, dan salah satu yang saya minta dengan Menteri Inggris itu adalah pengelasan di bawah laut, dan itu kebutuhan yang luar biasa. Karena perusahaan-perusahaan minyak semuanya butuh tenaga itu,” tambahnya. Direktur PPNS, Muhammad Mahfud menjelaskan, bahwa alas an utama dalam membuat program studi baru ini adalah untuk mendukung rencana pertumbuhan Angka PartiQ geh sipasi Kasar (APK) Indonesia ke pendidikan tinggi.Q

45 Kapal Kontrol Berlaga di Kolam ITS

Kapal Pesiar Mini Beradu Kerangkasan dan Kecepatan di Nasdarc Kemampuan para mahasiswa teknik perkapalan benarbenar harus dibuktikan di National Ship Design and Race Competition (Nasdarc). Mulai dari cara mendesain kapal, hingga mengemudikan kapal kontrol buatannya. Yang tercepat, dialah yang terbaik. Sedikitnya ada 45 kapal pesiar mini yang ikut dalam kontes yang digelar sebagai rangkaian Semarak Mahasiswa Perkapalan (Sampan) 8 ITS itu. Salah seorang peserta, Budi Eka, asal Institut Teknologi Nusantara (ITN) Malang mengatakan, perlombaan ini merupakan cara yang tepat untuk mengasah kemampuan di dunia perkapalan. Tidak hanya keahlian, kesiapan mental

dan latihan selama ini benar-benar harus dibuktikan dihadapan dewan juri. “Beberapa bulan sebelum acara dihelat kami sudah memulai latihan. Evaluasi setiap latihan sangat penting sebelum mengikuti lomba ini,” ujar anggota Uber Alles Roboboat Team tersebut di selasela aktifitasnya mengikuti kompetisi di kolam Graha Sepuluh Nopember ITS Surabaya, Sabtu (22/3).

Selama dua hari ini, Budi diuji ketangkasan dan keahliannya dalam membuat prototype kapal kontrol mini. Mengusung tema Luxury Boat dengan konsep kapal pesiar mini, menjadikan kapal buatannya layaknya kapal pesiar sungguhan. “Yang terbaik adalah yang paling mirip kapal sesungguhnya,” kata dia. Ketua Panitia Nasdarc Mikael Anggoro menuturkan, para peserta Nasdarc memang sengaja diminta untuk membuat luxury boat.Ini agar dalam terjadi persamaan frekuensi antar peserta. Ia melanjutkan, Nasdarc yang sebelumnya tidak mengusung tema membuat peserta tidak

Ada dua kategori peniliaian dalam perhelatan ini, yaitu desain kapal dan perlombaan. Nilai estetika dan proporsional kapal yang menyesuaikan dengan kapal sungguhan menjadi poin dalam kategori desain kapal. Sedangkan, untuk kategori perlombaan, ketangkasan driver (pengemudi kapal kontrol) berpacu dengan waktu melewati rintangan menjadi poin akumulasi dalam kategori ini. Bedanya, untuk perlombaan menggunakan sistem tam/bhirawa poin berbasis waktu. Di mana Salah seorang wasit memegangi kapal sebelum peserta memulai adu para peserta mendapatkan ketangkasan dan kecepatan kapal. poin setiap melewati rintanmempunyai batasan dalam tuk menghindari bentuk ka- gan dengan sempurna. Terdamembuat kapal. Penggu- pal yang tidak sesuai den- pat tiga rintangan yang harus naan tema pun diusung un- gan kapal sungguhan. dilalui peserta yaitu manuver,

zigzag dan ketepatan posisi. Sistem penalti tidak mendapatkan poin pun diberlakukan terhadap kapal yang menyentuh rintangan. “Peserta yang berhasil melewati seluruh rintangan akan mendapatkan nilai maksimal 300,” ujar mahasiswa Teknik Perkapalan 2012 ini. Ia pun menambahkan, untuk perlombaan akan dilakukan dalam dua sesi, di mana peserta bisa melakukan perlombaan ulang untuk memaksimalkan kesempatan yang diberikan. “Yang diambil penilaian pun sesi perlombaan yang mendapatkan poin terbesar,” ungkap mahasiswa asal Q tam Surabaya ini.Q


Senin Pahing 24 MARET 2014

SAMBUNGAN

11

Buronan Korupsi Dana Konsinyasi Tol Gempol-Pandaan Ditangkap l Sambungan hal 1

dengan nomor polisi L 1465 LN. Ia bersama dengan tiga orang petugas dari Kejari kemudian digelandang di ruangan penyidik untuk diperiksa. Beberapa menit, setelah kedatangan Agus di Kantor Kejari Bangil, muncul tiga orang yang mengaku kerabat Agus. Ketika dimintai keterangan, ketiganya langsung menghindar dan enggan memberikan komentar. Diketahui, Agus Waluyo ditetapkan sebagai DPO karena tiga kali tak hadir dari panggilan penyidik pada Januari 2012 lalu. Ia diduga terlibat kebocoran dana konsinyasi tol Gempol-Pandaan saat masih menjabat sebagai Panitera Sekretaris Pengadilan Negeri Bangil. Dari Rp 17,6 miliar dana yang dititipkan ke Pengadilan Negeri Bangil, diketahui defisit sebesar Rp 1,7 miliar. Kebocoran itu terungkap saat badan pengawas dari Mahkamah Agung (MA) melakukan audit. Menurut Benny, selama pelariannya ia dikenal dengan nama samaran Rizal. Selain itu, masyarakat sekitar mengenalnya sebagai seorang perantau dari Jatim yang membuka usaha cucian motor. Namun, saat petugas gabungan mencokok ke rumahnya, Agus tidak dapat mengelak saat ditanya identitasnya. “Tersangka sempat ketakutan bahkan gugup saat ditanya oleh petugas. Tapi setelah ditanya dua kali, iapun akhirnya mengaku,” kata Benny Hermanto. Selama menjadi buronan selama tiga tahun, Agus tinggal bersama istrinya dan mengontrak sebuah rumah yang berlokasi sekitar 5 km dari Bandara Kota Balikpapan. Bahkan, dua orang anak dan keluarganya tidak mengetahui bahwa Agus seorang buronan, kecuali istrinya. Iapun ketakutan saat membaca berita di media tentang keberhasilan pihak Kejari menangkap tersangka korupsi. “Tersangka mengaku uang itu sudah habis. Untuk lebih jelasnya kami akan dalami proses penyelidikan ini,” katanya. Keberhasilan penangkapan Agus Waluyo Utomo berkat kerjasama yang baik antar Kejari lantaran pihaknya sudah menyebar foto Agus ke seluruh Kejari di Indoensia. “Setelah mengetahui gerak-gerik tersangka kami mengintai dahulu. Setelah memastikan bahwa tersangka benar-benar Agus Waluyo Utomo, barulah kami berkoordinasi lalu menangkapnya,” tegas Benny Hermanto. n hil

Panwaskab Soroti Laporan Dana Kampanye Parpol Nihil l Sambungan hal 1

ada 4 parpol yang boleh berkampanye. “Berdasarkan aturan yang ada, terkait penggunaan dana kampanye parpol, nantinya setelah lima hari pencoblosan baru setiap parpol diketahui mana yang melaporkan dana kampanyenya dan yang tidak. Kita lihat saja kinerja tim auditor independen untuk memeriksanya,”jelasnya. Sebelumnya Divisi Hukum dan Pengawasan KPUD Sampang Miftahul Rozak menjelaskan pihak KPUD sudah mengumumkan rekapitulasi dana kampanye parpol. Sebab KPUD tidak dalam kapasitas untuk menilai parpol mana yang dana kampayenya tidak dilaporkan atau sudah dilaporkan. Pihaknya hanya mengumumkan saja sesuai PKPU No 17 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilihan dan Surat Edaran KPU No 69 Tahun 2014 tentang Mekanisme dan Kelengkapan Dana Kampanye. “KPUD hanya mempublikasikan saja terkait pelaporan dana parpol, sedangkan yang menilai nantinya adalah lembaga konsultan independen. Memang berdasarkan rekapitulasi pelaporan dana kampaye 12 parpol di Kabupaten Sampang, saat ini yang dana kampanyenya tertinggi adalah PKS sejumlah Rp. 1.037.487.361, sedangkan yang paling sedikit Partai Bulan Bintang hanya Rp 200.000. Sedangkan untuk partai yang tidak melaporkan dana kampayenya adalah PKPI Rp 0 alias nihil,”jelas Rozak. n lis

Langsung Tancap Gas l Sambungan hal 1

perahu karet untuk ikut membersihkan sampah di Kali Surabaya seperti kader PKS lain. Memang setelah cuti hamil selama dua bulan , Reni sudah riwa riwi kembali ke dunia politik. Selain masuk kembali ke ruang Komisi C yang memiliki cukup banyak agenda yang harus diselesaikan, dia harus berhadapan dengan masa kampanye yang telah berjalan. Masalah seputar tugasnya di lembaga legislatif juga langsung direspon salah satu vokalis Komisi C ini. Pertanyaan wartawan seputar gagalnya pemanggilan beberapa pengusaha oleh Komisi C disebutnya tidak perlu menggagalkan hearing. “Sebenarnya jika pihak pengusaha tidak bisa datang, ya hearingnya tetap harus jalan. Bukankah dari pihak eksekutif juga datang, eksekutornya kan pihak eksekutif. Kalau kita tidak bisa mendesak pihak yang bersengketa, ya kita desak pihak eksekutif saja,” ujar Reni yang dikenal sangat jarang mengikuti kunjungan kerja ini. Tak hanya berkomentar saja, pada ke­ sempatan di pinggir kali Mas itupun Reni juga dengan tegas meminta ketua Komisi C untuk segera mengagendakan kembali sejumlah hearing yang pernah gagal digelar. “Ketua KomisiC perlu mengagendakan kembali beberapa persoalan untuk segera dihearingkan. Banyak persoalan pelanggaran perda yang perlu ditindaklanjuti secepatnya,” tegas ibu yang mengaku masih menyempatkan diri untuk memeriksa PR sekolah anak-anaknya ini. Tapi bukankah sekarang masih masa kampanye? Ditanya demikian menurut Reni, kampanye tidak bisa menghalangi tugas di dewan.”Kampanye kan siang atau sore hari. La kerja di dewan kan pagi , apa itu harus menghalangi, kan tidak,” tegasnya. n gat

Turis dari13 negara ikut menyaksikan Festival Karapan Sapi 2014 di Kenjeran, Minggu (23/3). Untuk menjamu warga asing, juga digelar berbagai tarian tradisional.

trie diana/bhirawa

Caleg PKB Bondowoso Terancam Dipidana Turis 13 Negara Saksikan Karapan Sapi di Kenjeran l Sambungan hal 1

Bunder Bondowoso yang dipakai Dhofir bukanlah ijazah, tapi hanya berupa surat tanda lulus ujian akhir sehingga tidak bisa digunakan untuk kepenting­ an publik. “Dhofir tak punya ijazah Madrasah Aliyah karena tak ikut UN yang diselenggarakan pemerintah, “ tegasnya. Kejanggalan lain yang ditemukan FMPP adalah pendidikan Madrasah Aliyah  Ahmad Dhofir hanya ditempuh satu tahun.  Sebab dia lulus MTs pada 1980 dan ijazah MA nya tercantum 1981. “Masak MA hanya ditempuh satu tahun,  padahal saat itu belum ada program kelas akselerasi, “ tegas Usman.  Ditambahkan Usman,  MA

Al Anwar Bunder Bondowoso sejatinya baru mendapat izin operasional dari instansi terkait pada 1985. Sehingga pada 1981 sekolah tersebut belum memiliki izin operasional dan konsekuensinya anak didik MA Al Anwar harus bergabung ke sekolah lain untuk bisa ikut UN supaya bisa mendapat ijazah yang diakui secara umum. Berdasarkan fakta tersebut, patut dipertanyakan lolosnya kembali mantan anggota DPRD Kab Bondowoso lima periode itu menjadi caleg PKB pada Pileg 2014 ini.  “Kami hanya melaporkan,  apapun sanksinya FMPP menyerahkan sepenuhnya kepada instansi yang berwenang, “ imbuhnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Jatim  Andreas Pardede berjanji akan segera menindaklanjuti setelah berkas laporan dari FMPP Bondowoso diterima.  Bahkan pihaknya akan segera mengkaji dan melakukan klarifikasi pada pihak sekolah dan instansi yang menaungi MA Al Anwar Bunder Bondowoso terkait sejauhmana ijazah tersebut diakui atau tidak.   “Waktu yang kami butuhkan sekitar 5 hari kerja,  jika memang terbukti melanggar maka Ahmad Dhofir bisa dikenakan sanksi tindak pidana dan secara administratif kalau dia terpilih maka tidak bisa ditetapkan atau dilantik, “ pungkas Andreas Pardede. n cty

Jatim Dahului Jadwal Pengiriman Naskah UN l Sambungan hal 1

bertanggung jawab terhadap provinsi se-Kalimantan. “Pada 30 Maret pengiriman untuk wilayah Kalimantan sudah rampung. Nanti dilanjutkan untuk wilayah Jatim pada 3 – 5 April,” tutur Harun, Minggu (23/3). Dalam pendistribusian wilayah Jatim, Harun mengaku akan lebih mendahulukan wilayah kepulauan di Sumenep dan Bawean. Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh, mengatakan pencetakan seluruh naskah UN di semua jenjang sudah rampung. Namun, naskah tersebut untuk sementara tidak akan didistribusikan terlebih dulu. “Kami distribusikan sampai 30 Maret. Supaya nanti serempak di tingkat provinsi,” kata Nuh saat bertandang ke Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) beberapa waktu lalu.

Nuh menjamin tahun ini tidak akan ada lagi keterlambatan pengiriman seperti pada UN tahun lalu. Sebab, percetakan tahun ini sudah bisa selesai sebelum tenggang waktu. Hal yang paling mendapat perhatian tahun ini, lanjut Nuh, ialah soal percetakan. Sebab, tenggat waktu antara UN dan pemilu yang begitu dekat, percetakan adalah yang paling krusial. “Meski ada percetakan yang juga menggarap logistik pemilu, semuanya tepat waktu,” sambungnya. Nuh menegaskan, meski penyelenggaraan UN seminggu setelah Pileg 2014, Nuh menjamin tidak akan ada gangguan dalam dua hajatan nasional tersebut. “Kami sudah wanti-wanti dan persiapkan, jangan sampai garagara UN kurang matang mengganggu pemilu,” ungkap dia. Sementara terkait maraknya kampanye yang melibatkan anak di bawah umur, Nuh menegaskan

agar orang tua tidak melibatkan anak-anaknya. Selain melanggar undang-undang, anak usia sekolah kini sedang mempersiapkan diri untuk UN, Ujian sekolah (US) atau Ujian Akhir Sekolah (UAS). “Orangtua harus sadar, belum saatnya anak-anak mengetahui tentang dunia politik,” kata Nuh. Meski melarang keras, Nuh tidak mau saklek menyikapi hal ini. Sebab, bagi siswa yang telah memiliki hak pilih, maka mengikuti kampanye partai itu diperbolehkan asal diluar jam sekolah. “Kalau sudah punya hak pilih, silakan. Tapi dengan catatan, tidak bertepatan dengan jam sekolah,” sambungnya. Nuh juga menegaskan partai politik jangan sekali-kali menggunakan sarana pendidikan sebagai tempat kampanye. “Sanksinya bisa langsung diskualifikasi. Tapi, saya belum dapat laporan ada yang melakukan itu,” ujarnya. n tam

Gubernur Minta Kemenhut Tunda Kenaikan Tarif Bromo l Sambungan hal 1

telah melakukan penolakan kenaikan tarif tersebut. Mantan Sekdaprov Jatim ini mengatakan, surat permohonan penundaan tarif baru sudah dikirim kepada Pemerintah Pusat melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparta) Provinsi Jatim, sejak beberapa minggu lalu. “Bagaimana kebijakan pemerintah pusat nanti saya tidak tahu, pokoknya saya sudah minta penundaan,” ungkapnya dikonfirmasi, Minggu (23/3). Pakde Karwo, sapaan lekat Soekarwo, mencontohkan kenaikan drastis tarif reklame beberapa tahun lalu di Surabaya, ternyata justru menimbulkan masalah. Karena itu, pihaknya sebagai pemerintah daerah meminta agar pemerintah pusat mengkaji kembali kenaikan tarif taman nasional tersebut. “Saya yakin, pemerintah bisa mengubah kebijakan Peraturan Pemerintah (PP) yang dipakai landasan untuk menaikkan tarif. Bolehlah dinaikkan tapi

pelan-pelan atau bertahap. Jangan langsung menaikkan lebih dari dua kali lipat. Itu jadi tidak bagus,” kata dia. Sebelumnya, sejumlah pihak seperti penyedia jasa pariwisata juga sempat menolak kenaikan tarif tersebut karena dianggap memberatkan. Untuk diketahui, pemerintah akan menaikkan tiket masuk Taman Wisata Bromo, Tengger dan Semeru yang ditetapkan pada 14 Februari 2014 lalu. Aturan itu tertuang dalam PP 12 Tahun 2014 tentang Tarif Wisata Alam. PP itu hasil revisi dari PP Nomor 59 Tahun 1998 yang akan diberlakukan pada 1 Mei mendatang. Dalam PP baru tersebut, harga tiket masuk untuk wisatawan mancanegara naik dari Rp 72.500 ke Rp 267.500 per orang. Sementara tiket masuk untuk wisatawan lokal naik dari Rp 10 ribu ke Rp 37.500. Untuk harga tiket masuk wisatawan lokal pada hari libur naik dari Rp 10.000 ke Rp 67.500, sedangkan untuk wisatawan mancanegara naik dari Rp 72.500 ke Rp 640.000 per orang.

Keputusan menaikkan tarif baru bagi kawasan wisata alam di Indonesia seperti Bromo juga mendapat penolakan dari berbagai pihak. Satu di antaranya dari Asosiasi Indonesia Tour and Travel (ASITA). Menurut ASITA, kenaikan tarif ini sangat tidak wajar apalagi mencapai 300 persen. “Saya sangat kaget begitu mendengar kebijakan tersebut. Kenaikan ini sangat tidak wajar. Kami dari operator perjalanan wisata merasa keberatan ka­rena kenaikan tersebut akan berdampak pula pada kenaikan harga paket (perjalanan wisata),” kata Ketua DPP ASITA Jatim Asnawi Bahar. Asnawi mengatakan, kenaik­an tarif masuk kawasan wisata boleh saja terjadi, asalkan masih dalam tahap kewajaran. “Ya tidak apaapa kalau mau dinaikkan, silakan, tetapi yang wajar saja, jangan sampai setinggi itu,” ungkapnya. Menurutnya, persentase yang cukup wajar untuk menaikkan harga tiket masuk adalah di bawah 200 persen. “Persentase yang wajar itu ya maksimal sekitar 100 persen,” tutupnya. n iib

l Sambungan hal 1

takjub saat datang ke sini, Keren bisa melihat budaya Surabaya dalam festival ini. Informasi seputar kegiatan ini kami dapatkan dari Surabaya Tourism Information Center,” ujar wanita cantik ini ketika ditemui Bhirawa di sela-sela acara. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparta) Surabaya Wiwik Widayati mengatakan, acara Festival Karapan Sapi 2014 ini digelar guna menarik wisatawan lokal sampai luar negeri. Diharapkan ajang semacam ini bisa untuk mendongkrak tempat-tempat wisata di wilayah Surabaya. “Agenda tahunan ini kami selenggarakan setahun dua kali, bukan lomba sifatnya hanya pertunjukan kerapan sapi saja. Dengan diselenggarakan Festival Karapan Sapi 2014 ini kami berharap bisa mendongkrak tempat-tempat wisata di Surabaya agar semakin diminati, khususnya di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran,” tuturnya. Ada 13 negara yang hadir dalam festival ini. Menurut Wiwik pihaknya juga men-

jamu warga asing ini dengan suguhan-suguhan menarik lainnya yaitu tarian-tarian khas daerah. “Wisatawan yang hadir ini antara lain dari Tunisia, India, Kaledonia, Suriname, Bulgaria, Denmark, Laos, Thailand, China, dan lainnya. Wisatawan ini ditemani Cak dan Ning asal Surabaya,” tambahnya. Keseluruhan ada 16 sapi yang tampil dalam festival kali ini, dan dalam festival ini salah satu sapi dari Grup Halilintar mengalami patah kaki ketika melaju. Sapi tersebut tersandung lubang yang ada di arena pacuan sapi. “Sapinya jatuh karena kakinya masuk ke lubang di arena pacuan, jadi kaki kanan depannya patah, dan ia tidak dapat melanjutkan pertandingan lagi untuk selamanya,” kata pemilik sapi, Arif (19). Ia menyatakan menyesalkan hal itu terjadi. Pasalnya, lubang pada arena pacuan tidak seharusnya ada yang menyebabkan sapi miliknya yang sudah tiga tahun bertanding ini sekarang tidak bisa bertanding lagi. geh

Butuh Dua Minggu untuk Tetapkan Nama Tersangka l Sambungan hal 1

menjawab pertanyaan itu. Menurutnya, nama tersangka akan diberitahukan pada dua pekan lagi. “Tunggu dua pekan lagi. Pasti kita akan kasih tahu,” katanya. S ebelumnya, K epala Seksi Penyidikan (Kasidik) Pidana Khusus Mohammad Rohmadi menuturkan, yang pasti dana hibah diterima langsung oleh KONI dari Pemkot Surabaya tidak melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). “Apakah proposalnya diajukan oleh Dispora, itu yang masih akan ditelusuri,” terangnya. Setali tiga uang dengan Febry, Rohmadi juga meng­ unci bibir ketika ditanya siapa calon tersangka dugaan korupsi dana hibah yang diterima KONI Surabaya senilai Rp 6 miliar lebih itu. “Kalau Aspidsus bilang dua minggu lagi, ya sudah ditunggu saja,” ucapnya. Ditambahkan mantan Kasi Intel Penajam Kaltim itu, dalam penyidikan tidak harus diikuti penetapan tersangka. Sambungnya, ada beberapa dokumen-dokumen yang belum diperoleh secara

utuh, sehingga penyidik masih perlu mengumpulkan alat bukti untuk menetapkan tersangka. “Sekarang masih espedik umum. Berarti sebentar lagi akan ada penetapan tersangkanya. Sabar aja,” ungkapnya. Terpisah, pakar hukum Univeritas Airlangga (Unair) I Wayan Titib Sulaksana menilai bahwa pengusut­ an kasus hibah Pemkot ke KONI oleh Kejati Jatim belum bisa dikatakan penyidikan. “Saya menilai ini masih penyelidikan, dan bukan penyidikan. Sebab, kalau sudah masuk penyidikan dipastikan ada penetapan tersangkanya,” tegasnya. Menurutnya, kalau peng­ usutan kasus oleh penyidik Tipikor Polda Jatim yakni dari penyelidikan terus dilakukan gelar. Selanjutnya dari gelar inilah kemudian dinaikkan status ke penyi­ dikan dan diikuti dengan penetapan tersangkanya. “Kalau sudah penyidikan, sudah pasti ada penetapan tersangkanya. Kejati Jatim itu sudah banter, salah lagi,” pungkas Ketua Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMAK). n bed

Bikin Ruwatan Kali Surabaya, Ingatkan Warga dan Industri Jangan Cemari Sungai l Sambungan hal 1

bonsari di pinggiran sungai ternyata banyak pencucian kendaraan roda dua. Pemandangan itu sempat membuat miris Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Surabaya Musdiq Ali Suhudi. “Kalau seperti ini, nanti saya akan keluarkan imbauan pada kecamatan untuk bisa membersihkan lokasi ini dari pencucian kendaraan yang jelasjelas tidak menggunakan IPAL,” katanya sambil geleng kepala. Diakui Musdiq kalau saat ini kualitas air Kali Surabaya memang belum cukup bagus. Bahkan, kualitas masih di bawah kelas II. “Kami berupaya agar kualitas air membaik, tapi pemerintah saja tak akan bisa melakukan ini sendirian tanpa bantuan dari masyarakat.Semoga kualitas air yang ada saat ini dapat terus membaik. Kalau sekarang kualitas air masih kelas III bisa segera naik jadi kelas II atau semoga saja bisa jadi kelas I,” harapnya. Dalam kesempatan ini, Direktur Konsorsium Lingkungan Hidup Imam

Rochani juga menuturkan kalau peringatan Hari Air Sedunia ini dilakukan melalui aksi nyata untuk menyelamatkan Kali Surabaya dengan tanam pohon, tebar ikan, dan gerebeg sampah. “Untuk ruwatan dilakukan doa bersama agar masyarakat dan industri diberikan kesadaran tak lagi membuang sampah dan limbah di sungai. Sungai jangan dijadikan tempat sampah. Sungai lebih bermanfaat untuk kehidupan seperti kebutuhan air minum dan air bersih,” kata Imam. Ia menjelaskan, melalui ruwatan tersebut, pihaknya sengaja melibatkan aktivis lingkungan dan mahasiswa, seperti ITS, Unair, dan Unesa. “Jangan hanya yang tua-tua saja yang peduli lingkungan. Kami berupaya juga menggandeng generasi muda agar dapat menjadi generasi penerus pelestari lingkungan. khususnya menjaga Kali Surabaya dari sampah dan limbah,” ujarnya. Dalam kegiatan ruwatan Kali Surabaya ini, juga ada penebaran benih ikan jenis bader dan kutuk. Benih ikan yang dite-

bar sebanyak 10 ribu ekor. Sedangkan pohon yang ditanam di bantaran Kali Surabaya adalah jenis mangga sebanyak 100 batang ukuran tinggi 1,5 meter. Selain itu, dalam upaya mengimbau seluruh masyarakat agar ikut menjaga lingkungan khususnya di bantaran sungai, maka dalam seremoni ruwatan tersebut juga dibentangkan spanduk raksasa. Spanduk ukuran 15x10 meter yang dipasang di pintu air Gunung Sari tersebut bertuliskan ‘Kali Surabaya Bukan Tempat Buang Sampah dan Limbah’. Tak hanya lewat spanduk, selama kegiatan gerebeg sampah ratusan peserta juga menyampaikan orasi lingkungan dengan pengeras suara dari atas perahu tentang imbauan tak membuang dan mencemari Kali Surabaya. Dalam orasi itu dijelaskan jika air Kali Surabaya merupakan bahan baku air minum warga Kota Suarabaya sehingga perlu dijaga kondisi dan kelestariannya. Ratusan warga bantaran pun tampak antusias menyaksikan dan

menerima imbauan dengan baik. “Warga memang sering buang sampah di sungai karena dianggap praktis, tapi saya akan berupaya minimal untuk diri saya sendiri tak lagi melakukan itu. Kegiatan seperti ini (Ruwatan Kali Surabaya) cukup bagus dan saya sangat setuju atas imbauannya,” kata Nur Hasan, warga Kebonsari Surabaya. Bahkan, Wiryawan Indra salah satu warga Karah yang kebetulan melintasi jalan sepanjang Kali Surabaya sempat berhenti melihat aksi yang dilakukan aktivis lingkungan. “Semoga saja tidak berhenti di sini saja aktivitas seperti itu. Memang masyarakat itu perlu diberikan pemahaman terus menerus. Sebab, seringkali mereka juga lupa untuk menjaga lingkungan,” katanya. Dalam serangkaian kegiatan Ruwatan Kali Surabaya juga digelar lomba menggambar dan mewarnai untuk siswa SD se-Surabaya. Lomba yang digelar di Rolak Outbound Kids Surabaya diikuti 90 peserta dan mengambil tema khusus peringatan Hari Air Sedunia. *


12

Senin Pahing, 24 MARET 2014 http://www.harianbhirawa.co.id

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Grand Final Pemilihan Duta Wisata Raka-Raki Jawa Timur 2014 Taman Chandra Wilwatikta, Pandaan, Pasuruan

Dr H Soekarwo Drs H Saifullah Yusuf

Presiden SBY Saksikan Grand Final Raka-Raki Jatim 2014 Ajang pemilihan Duta Pariwisata Raka-Raki Jatim 2014 yang digelar Sabtu (22/3) malam di Taman Candra Wilwatikta Pandaan, Pasuruan terasa istimewa. Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beserta Ibu Negara Ny Ani Yudhonoyo turut menyaksikan penampilan pasangan finalis dari 37 duta kabupten/kota se-Jatim.

K

edatangan SBY dan Ny Ani Yudhoyono disambut masyarakat dan pendukung Raka-Raki dari masing-masing daerah. Tak terkecuali Gubernur Jawa Timur Dr H Soekarwo SH, MHum dan Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf turut mendampingi Presiden SBY yang mengenakan batik warna hijau dengan ornamen warna hitam. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan tari selamat datang ‘Bedoyo Majakirana’. Setelah itu, para finalis Duta Wisata Raka-Raki seJatim memasuki panggung untuk berparade. SBY dan Ny Ani tampak antusias menyaksikan aksi para finalis dari bangku penonton. Selain itu, mereka juga menyaksikan persembahan sendratari ‘Sumpah Palapa’ yang dibawakan oleh mahasiswa dan mahasiswi Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta. Pertunjukan diakhiri dengan pertunjukan kembang api yang mendapat tepuk tangan meriah dari para penonton. Dalam sambutannya, Gubernur Dr H Soekarwo SH, MHum mengatakan, rasa terima kasih atas kedatangan Presiden SBY dan Ibu Negara pada pemilihan duta wisata tersebut. “Mereka inilah yang akan membawa informasi dan potensi budaya serta keindahan alam Jatim ke dunia internasional. Raka-Raki adalah generasi cerdas berakhlak baik,” katanya. Selain karena kehadiran Presiden dan Ibu Negara, grand final Raka-Raki Jatim 2014 terasa istimewa, karena untuk kali pertama digelar di Candra Wilwatikta. Sebuah tempat yang pada zaman dahulu menjadi tempat istirahat Raja Majapahit

saat kunjungan ke daerah. “Di tempat inilah nusantara pertama berawal, di bawah kerajaan Majapahit yang kekuasaannya terbukti hingga kawasan Malaka,” tuturnya. Final Raka-Raki Jatim 2014 dihadiri lebih dari 15 ribu orang. Selain masyarakat di Pasuruan dan sekitarnya, juga suporter Raka-Raki dari 38 kabupaten/kota, para peminat seni dan kebudayaan juga banyak yang hadir. “Yang hadir sekarang, sebagian merupakan cucu-cucu Gadjah Mada dan keturunan Kencana Wungu,” tandas Gubernur Jatim yang akrab disapa Pakde Karwo ini. Sebelum meninggalkan tempat acara, Presiden dan Ibu Negara memberikan karangan bunga kepada pemeran utama sendratari kemudian berfoto bersama para pemain. Turut mendampingi presiden yakni Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi, dan Mendikbud Mohammad Nuh. rac.*

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono RI ketika berfoto bersama Raka-Raki Jatim 2014.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono RI dan undangan yang hadir menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Pemenangnya Raka Surabaya dan Raki Madiun AKHIRNYA, pemenang Raka-Raki Jatim 2014 disabet Briansya Dewandri Septiawan asal Kota Surabaya dan Shinta Noppita Sari asal Kota Madiun. Mereka berhak menerima hadiah mobil dan uang sebesar Rp 10 Juta. Kemenangan mereka itu setelah melalui penjurian yang dilakukan Prof Dr drg I A Brahmasari Dipl DHE MPA selaku ketua Dewan Juri, dan anggotanya seperti Drs Agus Dono W MHum, Dr Dra Pungky Saptandari MA, Dr P Robert, dan Nunik Silalahi MPd. “Bersyukur dan bangga bisa terpilih menjadi Raki Jatim. Ke depannya, saya lebih berusaha untuk melakukan pemberdayaan dan mempromosikan kepariwisataan bersama Disbudpar Jatim,” kata Shinta Noppita Sari.

Penyerahan hadiah itu dilakukan Sekdaprov Jatim Dr H Akhmad Sukardi MM didampingi dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim Dr H Jarianto MSi. Tampak tamu daerah luar provinsi Jatim turut serta bersama pemenang RakaRaki Jatim, seperti Abang-None Jakarta, Jejeg-Bagus Bali, hingga Dimas Diajeng Jogjakarta. Dalam kesempatan ini, Sekdaprov Jatim Akhmad Sukardi mengharapkan, para pemenang yang sudah mendapatkan pembekalan selama masa karantina hingga grand final bisa memanfaatkan potensinya dalam mengembangkan dan mempromosikan kepariwisataan di Jatim. Sementara, Kepala Disbudpar Jatim Dr

Risma Bantah Jadi Cawagub DKI Bhirawa, Surabaya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menegaskan tidak akan meninggalkan kota itu dan pindah ke DKI Jakarta untuk menjadi Wakil Gubernur mendampingi Ahok jika Joko Widodo terpilih menjadi Presiden mendatang. “Saya sudah berjanji akan mengemban amanat wali kota Surabaya selama lima tahun dan sekarang belum saatnya,” ujar Risma di sela peringatan Haul tokoh masyarakat Moch. Djupri di kawasan Bulak Banteng Kidul Surabaya, Minggu. Ia mengaku masih memiliki tugas membangun Kota Pahlawan di periode 2010-2015. Karena itu pihaknya tidak ingin mengecewakan masyarakat Surabaya yang sudah mendukung dan bersama-sama selama empat tahun terakhir. Menurut dia, masih banyak namanama dari internal PDI Perjuangan yang lebih siap dan mampu sebagai orang nomor dua di Ibukota. Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan itu bahkan

tidak memikirkan dikait-kaitkannya namanya sebagai salah satu calon wakil presiden dan sedang dilirik oleh sejumlah partai untuk bertarung di Pemilihan Presiden periode 2014-2019. “Saya konsentrasi membangun kota ini hingga masa jabatan berakhir. Tidak pernah terbesit dalam pikiran saya pindah ke Jakarta, meski sedikitpun,” kata wali kota perempuan pertama di Surabaya tersebut. Nama Tri Rismaharini disebutsebut sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta menggantikan Ahok yang akan naik sebagai orang nomor satu di ibukota. Posisi Ahok akan terealisasi jika Joko Widodo terpilih sebagai pemenang di Pemilihan Presiden mendatang.

Hal senada disampaikan Ketua Gerakan Rakyat Surabaya, Mat Mochar. Menurut dia, Risma dinilai belum waktunya meninggalkan Surabaya karena masyarakat masih membutuhkannya. “Bu Risma jangan dulu meninggalkan Surabaya. Biarkan beliau mengabdi hingga masa jabatan berakhir karena rakyat kota ini masih mencintainya,” kata dia. Menurut dia, masih banyak nama yang dinilai layak seperti Rieke Dyah Pitaloka maupun Djarot Saiful Hidayat. Pihaknya juga yakin Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri tidak akan memaksa Risma untuk ke Jakarta menjadi Wakil Gubernur hingga masa jabatan berakhir. “Bu Mega itu pemimpin yang menggunakan hati setiap memutuskan sesuatunya. Kami yakin Bu Risma akan tetap diberi amanat membangun Surabaya yang sudah terbukti selama ini,” kata orang yang dikena dekat dengan Megawati itu.  gat

PKB Pertimbangkan Antara Rhoma dan Mahfud Bhirawa, Kediri DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mempertimbangkan antara Mahfud MD serta Rhoma Irama untuk dicalonkan menjadi calon Presiden dari partai ini dalam Pemilu Presiden 2014. “Calon Presiden yang paling menonjol adalah Mahfud dan Rhoma. Jatim inginkan Mahfud,” kata Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar ditemui saat kampanye terbuka di aula muktamar Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, Minggu. Ia mengatakan, saat ini partai memang belum memutuskan siapa yang akan diusung menjadi calon Presiden dalam Pemilu Presiden 2014, sebab masih menunggu hasil dari Pemilu Legislatif, 9 April 2014. Jika dalam pemilu tersebut, PKB mendapatkan kursi sampai 20 persen, maka bisa mengusung calon Presiden sendiri, tapi jika kurang dari itu, akan mempertimbangkan koalisi dengan partai lain untuk persiapan Pemilu Presiden 2014. Pihaknya juga menyebut, survei terus dilakukan sampai akhir April mendatang. Selain menentukan posisi PKB, juga memantau langsung elektabilitas calon Presiden. Selain survei, pria yang juga menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini menyebut juga akan

Anggota dewan juri Raka-Raki Jatim 2014.

Mahfud MD

meminta restu pada para kiai dan ulama. Mereka akan diajak musyawarah untuk mencari jalan keluar yang terbaik menghadapi Pemilu Presiden 2014. PKB mengklaim dari hasil survei internal yang dilakukan mendapatkan perolehan 11,6 persen. Dengan posisi tersebut, PKB mengklaim hampir dipastikan jadi pemenang ketiga dalam Pemilu Legislatif, 9 April 2014. PKB juga optimistis target tersebut bisa terealisasi. Terlebih lagi, sebelumnya PKB juga pernah mengalami masa keemasan dengan perolehan suara sampai 15 persen ketika Pemilu 1955. Saat ini, PKB hanya mempunyai 28 kursi di DPR RI. Walaupun mengklaim hasil survei internal 11,6 persen, PKB menargetkan hasil perolehan bisa naik sampai 15 persen dalam Pemilu Legislatif, 9 April 2014.

Rhoma Irama

Dengan itu, PKB pun akan bisa mengambil kebijakan dalam menghadapi pemilu presiden. Kegiatan kampanye terbuka di aula muktamar PP Lirboyo Kediri itu dihadiri sejumlah pengurus seperti Ketua Dewan Syuro DPP PKB KH Azis Mansur, serta sejumlah pengurus lainnya. Acara kampanye akbar itu juga dihadiri ribuan massa PKB dari berbagai daerah, seperti Tulungagung, Blitar, Kabupaten Kediri, Kota Kediri, serta sejumlah daerah lainnya. Namun, dalam acara itu, tidak nampak pengasuh PP Lirboyo Kediri, KH Idris Marzuki. Panitia hanya mengatakan, belum bertamu dan baru nantinya setelah acara selesai akan bertamu ke rumah pengasuh. Kegiatan kampanye tersebut juga mendapatkan kawalan yang ketat dari polisi. Ratusan personel polisi berjaga, di sekitar lokasi kampanye.  ant.rur

H Jarianto MSi mengatakan Raka-Raki tidak hanya memenangkan mobil dan uang banyak, namun diperlukan jiwa dan semangat sebagai pahlawan pariwisata di Jatim. “Dari evaluasi tahun ke tahun, Raka-Raki masih belum maksimal. Tapi, kita tetap dorong organisasi Ikatan Raka Raki (Irari) menjadi organisasi besar di sektor kepariwisataan,” tandasnya. Di sisi lain, Jarianto mengharapkan kepedulian dari Pemda agar memaksimalkan dan mendorong potensi di sektor kepariwisataan. “Marilah menjadikan Jatim ini tidak hanya sebagai daerah ampiran saja. Melainkan harus bisa menjadi daerah tujuan wisata dari berbagai daerah dan berbagai negara,” katanya.  rac.*

Pemenang Raka-Raki Jatim 2014 foto bersama Kepala Disbudpar Jatim Dr H Jarianto MSi.

DPRD Kota Surabaya

Perda RT/RW Surabaya Terganjal, Untungkan Pengusaha

K

omisi A DPRD Surabaya kembali mempertanyakan kepada pemkot soal kelanjutan sekaligus kepastian Perda RT/RW Kota Surabaya yang telah diselesaikan pembahasannya. Sebab perda yang lama, No 3 Tahun 2007 dianggap tidak sesuai lagi dengan kondisi wilayah Kota Surabaya saat ini, terutama yang menyangkut soal kawasan konservasi utamanya di Pamurbaya yang saat ini terus digarap oleh Pakuwon Jati Grup. Belum ada titik temu antara Wali Kota Surabaya dengan pemerintahan pusat soal rencana pembangunan tol tengah kota ternyata sangat berdampak terhadap nasib Perda RT/RW Kota Surabaya yang pembahasannya telah diselesaikan sekitar 2 tahun yang lalu. “Kami belum bisa menyelesaikan Perda RT/RW dan sampai hari ini keputusan dari pusat belum ada karena masih terjadi tarik ulur soal tol tengah kota, sehingga kami dengan terpaksa masih harus mengacu kepada Perda No 3 Tahun 2007,” ucap Erick R Tahalele anggota komisi A DPRD Surabaya asal Fraksi Golkar. Erick mengaku bahwa pihaknya telah melaksanakan tugas dan fungsi sebagai anggota dewan yakni menyelesaikan pembahasannya. Tahap selanjutnya tinggal menunggu persetujuan . “Prinsip kami sudah mengerjakan Perda RT/

Erick R Tahalele

RW dan sudah selesai, hanya saja setelah berkas hasil pembahasan itu kami serahkan ke pusat untuk dimintakan persetujuan, ternyata hingga saat ini belum ada kejelasan,” papar Erick yang kini juga terdaftar sebagai Caleg DPRD Surabaya Dapil 1 asal Partai Golkar. Sementara anggota komisi A yang lain, M Anwar mengatakan bahwa tol tengah kota dibangun benar-benar untuk kepentingan masyarakat karena tidak akan dilakukan penarikan retribusi apapun alias gratis bagi penggunanya. “jadi tol tengah kota itu nanti seperti fly over di Banyu Urip, artinya tidak ditarik biaya retribusi apapun. Dan rencananya dibangun mulai dari Jalan Ahmad Yani sampai Jalan

Tersendatnya persetujuan Perda RT-RW oleh pemerintah pusat akibat perbedaan kepentingan, termasuk masalah jalan tol tengah kota. Kondisi ini justru menguntungkan para pengembang di Surabaya.

Basuki Rahmat,”jelasnya. Ditanya soal dampak yang akan ditimbulkan, M Anwar menjelaskan bahwa konstruksi yang dibangun telah diantisipasi dampak lingkungannya terutama terhadap bangunan dan permukiman warga di sekitarnya. “Maketnya saya memang belum pernah lihat, tetapi prinsipnya konstruksi tol tengah kota yang akan dibangun telah direncanakan untuk tidak menggangu permukiman atau bangunan yang ada, dan bangunan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat kota karena akan berdampak kebaikan dan kenyamanan penggunan jalan,” tandas politis partai Demokrat yang kini terdaftar sebagai caleg untuk DPRD Surabaya Dapil 2 ini. Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya Alvan Kusairi menegaskan bahwa tol tengah kota bukan untuk menyelesaikan persoalan kemacetan di Kota Surabaya saja, karena keberadaannya juga untuk akses kendaraan pengangkut barang. “Jangan salah, tol tengah kota itu dibangun sebenarnya bukan diperuntukkan kendaraan penumpang saja, tetapi untuk kendaraan pengangkut barang, sehingga tidak ada kaitannya dengan soal kemacetan kota. Jadi proyek monorel di Surabaya juga tetap dibutuhkan,” tegasnya. Terkait masih terus terjadinya pembangunan permukiman di kawasan konservasi yang tertuang dalan Perda RT/RW produk 2007 oleh masyarakat dan pengembang terutama Pakuwon Jati Grup di wilayah pantai timur Surabaya (pamurbaya), Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang kota Surabaya Erik Cahyadi berdalih bahwa pembangunan telah memiliki izin sebelumnya. “Lahan masyarakat yang statusnya hak milik dan ternyata masuk kawasan konservasi Kota Surabaya, ternyata mereka memiliki surat-surat kepemilikan tanah tersebut sebelum 2007, termasuk yang dimiliki Pakuwon Jati. Hasil koordinasi kami dengan Bappeko menyikapi hal ini, akan ada rencana untuk mengganti lahan,” jelas Erik.  gat.*

Harian Bhirawa Edisi 24 Maret 2014  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you