Page 1

CMYK

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA

Website: www.haluanmedia.com

Rabu, 18 September 2013 12 Dzulkaidah 1434 H TERBIT 24 HALAMAN, NO 18/9 TAHUN KE 12

Website: www.haluankepri.com

HARGA ECERAN Rp2.000,- HARGA LANGGANAN Rp52.500,- UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Punya Peluang yang Sama

Penganiayaan Wartawan

Perwira TNI Divonis 3 Bulan

"Jika Pemilu Legislatif Hari Ini Versi HK" BATAM (HK) — Perebutan tiga kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Kepulauan Riau, benar-benar ketat. Menurut kajian tim Haluan Kepri, dalam program "Jika Pemilu Legislatif Hari Ini", dari 12 partai politik dengan 36 calon legislatif (caleg) yang bertarung memperebutkan tiga kursi DPR RI yang tersedia, terdapat sembilan nama memiliki peluang sama. Mereka, dua dari incumbent DPR RI, selebihnya pendatang baru di pentas caleg DPR RI Dapil Kepri. Adalah pemilik kursi DPR RI dari Partai Golkar, Harry Azhar Azis salah satunya yang berasal dari incumbent. Mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini, termasuk kandidat kuat yang masih berpeluang mempertahankan posisinya. Alasannya sederhana, selain incumbent, ketokohan, komitmen perjuangan terhadap Kepri dirasakan oleh masyarakat. Harry sering merespon isu-isu strategis Kepri. Soal FTZ, pajak, masalah Natuna-Anambas dan Surat Keputusan (SK) Menteri Kehutanan tentang Hutan Lindung, Wakil Ketua Komisi XI DPR bersuara lantang.

PEKANBARU (HK) — Pengadilan Tinggi Militer memutuskan terdakwa Letkol Robert Simanjuntak dengan vonis tiga bulan penjara. Robert terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penganiayaan terhadap wartawan Riau Pos. "Pengadilan Tinggi Militer Medan memutuskan untuk menjatuhkan hukuman penjara kepada Letkol Robert Simanjuntak selama tiga bulan dikurangi masa tahanan dan biaya perkara Rp25 ribu," kata ketua majelis hakim Kolonel CHK Dr Djodi Suranto SH MH, di UPT Oditur Militer Pekanbaru, Selasa (17/9). Sidang yang digelar marathon sejak pagi kemarin juga beragendakan mendengarkan keterangan tujuh orang saksi. Dari ketujuh saksi, empat di antaranya hadir dan memberikan keterangannya. Perwira TNI Hal 7

Punya Peluang Hal 7

NET

AKSI penganiayaan yang dilakukan anggota TNI AU terhadap wartawan saat hendak menggambil gambar di lokasi jatuhnya pesawat di Pekanbaru, pada Selasa 16 Oktober 2012.

Gunung Sinabung Meletus Lagi

Karo Diselimuti Vulkanik

IST

BUPATI Indragiri Hilir Indra Muchlis Adnan melepas secara resmi keberangkatan kloter 8 di Asrama Haji Batam, Selasa (17/9).

PIH Embarkasi Batam

MEDAN (HK) — Gunung Sinabung meletus lagi, Selasa (17/9), sekitar pukul 12.13 WIB. Abu vulkanik dari gunung api Sinabung menyelimuti hampir seluruh wilayah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, termasuk kota wisata Berastagi.

Kesuksesan TAHUKAH kita bahwa kesuksesan tidaklah harus dengan pencapaian yang besar. Kesuksesan pun bisa kita capai dengan hal-hal kecil. Bila kita mensyukuri dan bisa menikmati kesuksesan - kesuksesan kecil itu, maka kita siap untuk menerima kesuksesan terbesar dalam hidup ini. (cko)

Letusan tersebut juga memunculkan api diam di puncak kawah. Basri, warga Kota Berastagi, menyatakan sampai Selasa sore daerahnya mengalami hujan abu. "Kondisi ini lebih parah dari letusan Minggu kemarin," kata Basri.

Menurut dia, tak hanya Berastagi dan Gundaling. Semua wilayah Karo dihujani abu. Warga, kata dia, diimbau menggunakan masker. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi terus memberlakuKaro Diselimuti Hal 7

Laga Hidup Mati SIDOARJO (HK) — Indonesia akan melakoni duel penentuan saat manjamu Malaysia dalam laga pamungkas Grup B Piala AFF di stadion Deltras Sidoarjo, Rabu (18/9) malam ini. Meski hanya butuh hasil seri, pertandingan ini jadi laga hidup mati bagi Evan Dimas dkk.

Indonesia vs Malaysia Rabu (18/9) Pkl. 19.00

Parkir Langganan Tak Jalan

Pemprov Dinilai Tidak Fokus

Laga Hidup Hal 7

Freddy

Hal

9

Hal

17

Novi Amilia

Vanny Ditangkap Sedang Pesta Sabu

Vanny

BATAM (HK) — Keberangkatan kloter 8 Embarkasi Batam yang berangkat ke Madinah dari Embarkasi Batam lebih cepat dari jadwal yang direncanakan. Pesawat Saudi Arabian Airlines (SAA) dengan nomor penerbangan SV 5213 yang membawa 449 Jamaah Calon Haji (JCH) yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, itu take off pada pukul 09.02 WIB. Lebih cepat 28 menit dari jadwal yang ditetapkan yakni 09.30 WIB. Dengan demikian, sampai kema-

Kloter 8 Hal 7

Untuk itu, pelatih Garuda Jaya (sebutan tim Indonesia), Indra Sjafri, meminta anak asuhnya mampu mempertahankan tren positif seperti melawan Thailand, kemarin. Sepanjang babak Grup Piala AFF

Mantan Pacar Gembong Narkoba

Kloter 8 Lebih Cepat 28 Menit

JAKARTA (HK) — Vanny Rossyane, mantan kekasih terpidana mati Freddy Budiman, ditangkap anggota Direktorat Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri, Senin (16/9) pukul 22.30 WIB. Dia ditangkap di salah satu kamar hotel di Jakarta. Malam itu, Vanny diduga kuat sedang pesta narkoba. "VR (Vanny Rossyane, red) ditangkap seorang diri dengan barang bukti narkotika jenis sabu dan alat hisap sabu atau bong," kata Direktur Tindak

Pidana Narkoba, Brigadir Jenderal Arman Depari di kantornya, kemarin. Arman belum dapat memastikan berapa total jumlah sabu yang disita dalam penangkapan Vanny. "Barbuk (barang bukti) sedang dilihat dan dihitung," ujarnya. Saat ini, kata Arman, Vanny masih dalam pemeriksaan karena masih terpengaruh narkoba. "Pemeriksaan Vanny Ditangkap Hal 7

Dituntut 7 Bulan JAKARTA (HK) — Model cantik Novi Amelia dituntut 7 bulan penjara oleh jaksa pada sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (17/9). Novi tidak terima atas tuntutan itu. Sebab, dia sudah membayar ganti rugi kepada semua korban dan tidak ada korban yang menuntutnya. "Lagi pula dalam kecelakaan ini tidak ada korban meninggal dunia," kata Novi setelah sidang pembacaan tuntutan. Dituntut 7 Hal 7

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI CMYK

Editor: Andi, Layouter: Ricoh Polda, Grafis: Dimas


Ekonomi

Rabu, 18 September 2013

2

“Inclusive Growth” Penekanan Baru Dalam Teori Pembangunan Ekonomi DI awal milennium ke III (Abad Ke21) dua pendekatan baru dalam pembangunan saling menguat yakni antara “inclusive growth” dan “green growth”. Konsep “green growth” paralel dengan “eco-efficiency” yang berkaitan dengan pembangunan berwawasan lingkungan (eco-friendly model of development) yang berhubungan dengan konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development) yang didalam pendekatan planologi kota kontemporer memunculkan tumbuhnya kota-kota berwawasan lingkungan (green city initiative). Sedangkan model “inclusive growth” juga berkaitan dengan suatu pendekatan pembangunan yang terintegrasi dan komprehensif (in-

clusive development) baik secara sosial, spasal dan sektoral. “Inclusive development” merupakan anti-thesis dari “exclusive development”- suatu stigma dan bentuk negatif dari pembangunan yang “partial” dan tidak berpihak kepada masyarakat baik dari kriteria jenis kelamin, ethnik, umur, kelompok sosial, bahkan orientasi politik dan seksual. Konsep “Inclusive growth” lebih sempit dari model “Inclusive Development” yang menurut pendefinisian oleh UNDP (United Nations Development Program)-2013 berkaitan dengan salah satu pendekatan pembangunan sumber daya manusia. Pendekatan “people-centered development” ini mampu mengintegrasikan pembangunan

DR H Syamsul Bahrum (PhD) syamsulbahrum007@gmail.com dengan menerapkan prinsip pembangunan yang berkeadilan, pengakuan hakhak azasi manusia, tingkat partisipasi sosial yang luas, tidak boleh ada diskriminasi dan menerapkan prinsip akuntabilitas publik. “Inclusive growth and development” secara substansial menuntut adanya bentuk pemerintahan yang bersih dan berwibawa (Clean Government and Good Governance). Penerapan “Inclusive growth” dalam tataran global dapat dilihat dari agenda MDGs (Millenium Development Goals) yang berakhir di

tahun 2015 yang kemudian akan dilanjutnya dengan Agenda Milennium PBB lainnya. MDGs adalah bentuk moralitas pembangunan dari bekerjanya prinsip “Good Global Governance” dalam memotret dunia dari perspektif menghindari munculnya “Exclusive Growth” dan memahami konsep “Beyond the Growth”. Antoinette Sayeh (2013) Direktur IMF Kawasan Afrika dalam artikelnya yang bertajuk “Beyond Growth: the Importance of Inclusion” menggarisbawahi bagaimana pentingnya mengukur pertum-

buhan (ekonomi) yang baik harus diikuti dengan penurunan angka kemiskinan, peningkatan pendapatan sosial (Income/Capita) dan negara (GDP). Bagi negara dalam konteks ini, pertumbuhan ekonomi identik dengan peningkatan penerimaan negara bagi alokasi pembangunan sosial (pendidikan dan kesehatan, dan pengentasan kemiskinan). Hal yang penting dalam model “Inclusive Growth” adalah tidak hanya pada pertumbuhan ekonomi yang menciptakan lapangan kerja baru dan mensejahterakan pekerja yang sudah ada, tetapi juga harus memnperkecil diparitas pendapatan dalam perspektif lebih luas. Mempersempit kesenjangan sosialekonomi suatu Negara dan ka-

wasan misalnya antar sektor (primer-sekunder-tersier), antar spasial (perkotaan dan pedesaan), antar sosial (dari aspek gender, ethnik, agama, dll.). “Inclusive Growth” yang stabil dan dinamis serta memiliki implikasi positif dalam multiflier effeknya biasanya akan memperkuat struktur dan kultur ekonomi suatu kawasan. Pendekatan pembangunan saling ketergantungan (inter-dependent model of development) akan semakin mengakar dan terjadinya “functional linkages” antar sektor ekonomi baik ke hulu maupun hilir (backward and forward linkages). Sekali lagi “inclusive growth” identik dengan “sustained economic growth with sustained social wealth”. Insya Allah kita memahaminya. ***

Gula Rafinasi Masuk Pasar Pemerintah Diminta Bertanggung Jawab JAKARTA (HK)— Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dituding sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas masuknya gula mentah (raw sugar) ke pasar konsumsi. Padahal seharusnya komoditas tersebut diperuntukan bagi industri makanan dan minuman (mamin). Kebutuhan industri yang tidak terlalu besar, rawan menimbulkan rembesan raw sugar ke pasar konsumsi. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Gula Terigu Indonesia (APEGTI), Natsir Mansyur, mengatakan, Kemenperin bertindak sebagai pemberi rekomendasi impor raw sugar sebesar 2,2 juta ton per tahun kepada delapan produsen gula. Sementara itu, Kemendag adalah pihak

yang mengeluarkan izin impornya. “Dari industri yang di Makassar itu sering merembes ke pasar konsumsi karena kapasitas produksi 400.000 ton, sedangkan kebutuhan industri makanan dan minuman hanya 150.000 ton, jadi potensi merembesnya 250 ribu ton ke pasar umum," ujar Natsir dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (17/9). Natsir menambahkan, kedua kementerian seolah membiarkan rembesan raw sugar, karena hal ini sudah terjadi tiga tahun belakangan.

Komisi VI DPR RI juga berkontribusi dalam hal ini karena setiap tahun menyetujui pemberian izin impor raw sugar. Begitu pula dengan Kemenko bidang Perekonomian. “APEGTI sangat menyayangkan, praktik kebijakan pemerintah ini yang cenderung spekulatif setiap tahunnya tidak ada penyelesaian. Kami minta kepada KPK, BPK, agar menpercepat proses hukum, terutama terkait kasus impor raw sugar yang bermasalah,” pungkasnya. Dari catatan APEGTI, sepanjang 2012, rembesan raw sugar yang mencapai 250.000 dilakukan oleh perusahaan pelat merah. Sementara itu, sepanjang 2013, disinyalir rembesannya mencapai 350.000 ton oleh tiga perusahaan yang izinnya mengolah tebu, kemudian berubah menjadi impor raw sugar. (kcm)

SEORANG karyawan pabrik gula sedang membungkus gula rafinasi.


Iklan

Rabu, 18 September 2013

CMYK

3

Editor:Eddy Supriatna, Layouter: Novrizal


Dunia

4

Rabu, 18 September 2013

Gerliyawan Moro Culik Kepala Polisi ZAMBOANGA (HK) — Puluhan tahanan gerilyawan Moro, yang terlibat pertempuran dengan pasukan Filipina, pada Selasa (17/9) melarikan diri saat serangan militer, tapi gerilyawan menculik kepala kepolisian kota Zamboanga, kata pihak berwenang. Sejumlah 61 orang tewas dan 70.000 orang mengungsi sejak bentrok di kota Zamboanga, Filipina selatan, dimulai lebih dari sepekan lalu, ketika ratusan gerilyawan Front Nasional Pembebasan Moro (MNLF) berusaha memasang bendera kemerdekaan. Ratusan warga sipil lainnya tetap terperangkap saat gerilyawan berusaha berlindung dari serangan militer di desa-desa berpenduduk mayoritas Muslim kota itu, dengan sejumlah penduduk di-

gunakan sebagai sandera atau perisai-perisai manusia. Dan dalam satu kemunduran yang memalukan, kepala kepolisian Zamboanga Inspektur Senior Chiquito Malayo diculik Selasa pagi. Malayo bersama tiga anak buahnya berada di satu daerah rawa sedang berusaha memblokir gerilyawan melarikan diri tetapi malahan ditangkap, kata perwira logistiknya. “Ini adalah satu insiden yang disesalkan yang mene-

gaskan rawannya di daerah itu,” kata juru bicara militer Brigjen Domingo Tutaan mengonfirmasikan peristiwa itu kepada AFP. Setelah satu serangan militer melibatkan seranganserangan roket dari helikopter dimulai Jumat, para gerilyawan mengalami kehilangan banyak daerah yang mereka duduki. Sejumlah 149 orang melarikan diri Senin malam dan Selasa pagi, kata pihak berwenang. Para pria, wanita dan anakanak kembali berkumpul dengan diwarnai isak tangis jauh dari garis-garis depan dengan keluarga-keluarga mereka, yang menunggu dengan kesedihan yang mendalam selama beberapa hari. “Saya tidak bisa tidur, saya tidak dapat makan, semua yang saya pikirkan

tentang anak laki-laki kecil saya dan keluarga saya,” kata seorang karyawan hotel berusia 28 tahun, ketika ia dan para anggota keluarganya yang selamat berpeluk erat. Militer Selasa mengatakan mereka terus membersihkan pasukan MNLF dari dua desa pesisir dan pertempuran seru berkobar. Juru bicara militer Letkol Ramon Zagala mengatakan militer telah merebut kembali 70 persen posisi gerilyawan dan menutup rute pelarian. Tetapi sekitar 100 petempur MNLF masih bertahan, katanya, dan tetap tidak jelas berapa banyak sandera yang masih ditahan mereka. Sejumlah 51 gerlyawan MNLF tewas dalam pertempuran itu, kata militer. Empat warga sipil juga tewas termasuk seorang anak berusia dua tahun yang me-

Raja Swaziland akan Menikahi Istri ke-14 MBABANE — Raja Swaziland, Mswati III, akan kembali menikah untuk yang ke-14 kali. Istri termudanya merupakan peserta kontes kecantikan setempat yang masih berusia 18 tahun. “Saya bisa memastikan bahwa raja telah memperkenalkan tunangannya kepada rakyat,” terang juru bicara istana Ludzidzini, Timothy Mtetwa, seperti dilansir AFP, Selasa (17/9). Raja Mswati III yang kini berusia 45 tahun memperkenalkan calon istrinya yang bernama Sindiswa Dlamini dalam sebuah acara perayaan Reed Dance, pekan lalu. Dalam acara tersebut, Dlamini mengenakan bulu warna merah di kepalanya, yang menjadi tanda kerajaan. Pernikahan di antara keduanya baru akan digelar

jika sang tunangan hamil. Hal ini menandai bahwa Dlamini resmi menjadi istri ke-14 dari Raja Mswati III. Kerajaan Swaziland terletak di wilayah Afrika bagian selatan. Negara ini berbatasan langsung dengan Afrika Selatan dan Mozambik. Selama ini, Raja Mswati III menuai kritikan dari banyak pihak karena gaya hidupnya yang terlalu mewah. Hal ini sangat kontras jika dibandingkan dengan 1,2 juta rakyatnya yang berjuang untuk hidup. Raja Mswati III dilaporkan memiliki kekayaan pribadi

mencapai US$ 200 juta atau setara Rp 2,2 triliun. Padahal PBB melaporkan bahwa sebanyak 70 persen dari penduduk Swaziland hidup di bawah garis kemiskinan. Kehidupan pribadi sang raja menarik perhatian banyak pihak, terutama dunia internasional. Tiga istri terdahulu Raja Mswati pergi dari istana sejak beberapa tahun

lalu. Yang terakhir adalah Ratu LaGija yang meninggalkan istana pada tahun 2012 lalu karana mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Istri Mswati lainnya, Ratu LaDube dilaporkan mengalami tindak penganiayaan setelah tertangkap ba sah bercinta dengan Menteri Kehakiman yang merupakan teman dekat Raja Mswati III. (dtc)

NET

KEMAH INTERNASIONAL — Sejumlah peserta mendaki gunung Wugongshan saat mengikuti acara Festival Kemah Internasional I 2013 di Pingxiang, Jiangzxi, Cina, (15/9). Acara kemah ini diikuti 15.000 pelancong dari seluruh dunia. nurut pihak berwenang adalah seorang sandera. Pertempuran telah berhenti di Zamboanga, kota berpenduduk satu juta jiwa yang merupakan salah satu dari pusat-pusat perdagangan utama di Filipina selatan. Langgar Perjanjian Damai Gerilyawan Moro melakukan pemberontakan sejak tahun 1970-an untuk mendirikan satu negara merdeka atau otonomi di daerah sela-

tan Filipina. Sekitar 150.000 orang tewas dalam konflik itu. MNLF menandatangani perjanjian perdamaian tahun 1996 yang memberikan satu daerah otonomi terbatas bagi minoritas Muslim di selatan, dan sejak itu ikut serta dalam proses politik negara itu . Tetapi pendiri MNLF Nur Misuari kecewa dengan perjanjian perdamaian antara satu kelompok gerilyawan Front Pembebasan Islam Moro (MILF),kelompok saing-

annya yang memiliki 12.000 petempur, karena ia yakin perjanjian itu akan mengabaikan organsiasinya. Ia mengerahkan para pendukung bersenjatanya ke Zamboanga untuk memasang bendera kemerdekaan, yang para pengamat keamanan mengatakan bertujuan untuk menunjukan bahwa MNLF dapat membuktikan satu ancaman penting jika pemerintah tetap mengabaikan mereka. (rol)

Presiden SBY akan Bertemu Presiden Cina BEIJING (HK) — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Cina, Xi Jinping pada awal Oktober 2013. Duta Besar RI untuk Cina merangkap Mongolia, Imron Cotan .dalam malam resepsi peringatan HUT ke-68 RI di Beijing, Selasa (17/9) malam, mengatakan, kunjungan Xi adalah kunjungan pertamanya ke Indonesia sejak dilantik pada November 2012. “Dalam kunjungan itu, akan dibicarakan berbagai perkembangan hubungan dua negara yang semakin solid, sejak kemitraan strategis

ditandatangani kedua pimpinan negara pada April 2005,” katanya. Imron mengatakan, hubungan Indonesia dan Cina dalam hampir sepuluh tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang signifikan di berbagai bidang. Ia mencontohkan dalam bidang ekonomi volume perdagangan kedua negara terus meningkat dari 26,6 miliar dolar AS pada 2009 menjadi 66,6 miliar dolar AS pada 2012. “Cina kini menjadi mitra dagang terbesar bagi Indonesia dan ditargetkan pada 2015 volume perdagangan kedua negara meningkat

menjadi 80 miliar dolar AS,” katanya. Jumlah investasi China ke Indonesia pada 2012 tercatat 2,2 miliar dolar AS. Begitu pun jumlah turis China ke Indonesia meningkat sekitar 14 persen dari tahun ke tahun sejak 2009 yang hanya 246 ribu orang menjadi hampir satu juta pada 2012, ujarnya. Imron mengatakan hubungan kian erat antara Indonesia dan Cina tidak saja bermanfaat bagi negara dan masyarakat kedua bangsa, tetapi juga negara serta masyarakat di kawasan. (rol)


Opini & Layanan Umum Garuda Jaya PERTARUNGAN sarat gengsi antar dua negara bakal tersaji di lapangan hijau, nanti malam, Rabu (17/9) mulai pukul 07.00 WIB. Tim Nasional ( Timnas) Indonesia akan melakoni duel penentuan saat menjamu Malaysia dalam laga pamungkas Grup B Piala AFF U-19 di stadion Deltras Sidoarjo. Garuda Jaya, butuh kemenangan atau paling tidak seri agar bisa terus melaju dalam turnamen ini. Jika kalah, maka langkah Evan Dimas dkk akan terhenti. Laga ini dipastikan akan menguras emosi jutaan rakyat Indonesia. Bagaimana tidak, Ma-

laysia adalah negara yang sudah berulangkali menjegal mimpi Indonesia untuk menjadi campiun di sepakbola. Kita inggat, pada AFF 2010 ketika final Piala AFF yang dilakukan dua leg. Pada leg pertama di Kuala Lumpur, Indonesia kalah 0-3 dari Malaysia. Lalu pada leg kedua di Jakarta, Timnas cuma mampu menang 2-1. Kondisi itu membuat Indonesia harus puas meraih runer up lantaran kalah agregat gol. Setahun setelahnya, Garuda Muda, julukan bagi Timnas Indonesia U-23 juga dipaksa menyerah 3-4 dari Malaysia setelah bermain imbang

1-1 selama 120 menit pertandingan di partai final cabang olahraga Sepak Bola SEA Games 2011 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Kesialan Indonesia tatkala bertemu Malaysia berlanjut di ajang AFF 2012. Dalam pertandingan ketiga Grup B di stadion Bukit Jalil, Indonesia kalah dengan skor 0-2. Akibatnya, Timnas senior kala itu gagal melangkah ke semifinal. Terakhir, di ajang AFF U-16 2013 yang digelar di Wunna Theikdi Stadium, Myanmar, Timnas Indonesia lagi-lagi harus mengakui kegarangan “Harimau Malaya”. Di par tai puncak, kita gagal setelah dikalahkan Malaysia 3-2 lewat

drama adu penalti. Nanti malam, para pejuang muda itu akan bertungkus lumus di lapangan hijau, membawa nama baik Indonesia. Kita berharap, di bawah bimbingan pelatih Indra Sjafri, anak-anak muda itu mampu menggetarkan nasionalisme jutaan rakyat Indonesia. Jika menang, tentu akan sangat berarti karena selain Indonesia berhak melangkah ke babak berikutnya, juga berarti mendepak pulang Malaysia dari turnamen ini. Beberapa tahun terakhir, hubungan Indonesia-Malaysia memang kerap tidak baik. Banyak hal yang bisa menjadi pemicunya. Selain sepakbola, persoalan tenaga kerja Indo-

nesia ( TKI) termasuk masalah yang paling klasik. Lalu ada soal asap kiriman kebakaran hutan. Kemudian, kita juga sering dibuat geram dengan aksi klaim negeri jiran tersebut terhadap sejumlah warisan budaya Indonesia. Karena itu, dukungan penuh terhadap perjuangan Tim Garuda Jaya nanti malam patut kita haturkan. Lupakan sejenak dualisme di dunia sepakbola kita yang seakan tak berujung. Rivalitas antar suporter sebaiknya diketepikan, bersama kita mendukung Timnas demi satu semangat yang bergelora di dada, untuk satu Indonesia. Meski ada rasa tak suka yang hebat atas tim sepakbola

Malaysia, tak elok pula rasanya jika kita melakukan halhal yang melanggar semangat fair flay dalam sepakbola. Mengawal dan memberi dukungan kepada Timnas, bukan berarti bisa melakukan hal-hal yang dapat merusak sportifitas permainan adu taktik itu. Dan kalaupun Garuda Jaya bisa lolos, perjuangan bukan berarti terhenti. Tim lain yang tentunya tak kalah hebat sudah menanti. Jangan jumawa, terus melakukan evaluasi strategi lebih bijak di-

K olom Publik (Bagian Pertama) SALAH satu hikmah menjadi amil adalah kunjungan ke masjid-masjid, baik untuk presentasi program atau diskusi informal tentang aspekaspek pengelolaan zakat atau sekedar menumpang sholat. Selama kunjungan itu saya bisa mengamati bentuk dan ornamen masjid. Beberapa masjid memiliki bentuk yang sangat indah, beberapa begitu megah, beberapa dengan lingkungan yang asri, beberapa dengan pengerjaan d e t i l y a n g b e g i t u m en g a gumkan, beberapa yang lain dengan bentuk dan keadaan yang umum. Mayoritas masjid menampilkan visi pendidikan – beberapa sangat berhasil dengan mutu yang sangat membanggakan, beberapa berkembang dengan usaha & ekonomi sebagai cirinya, satu masjid terbaru menyuguhkan konsep wisata, beberapa menggunakan kesenian Islam sebagai warnanya, beberapa berfokus sebagai masjid transit, beberapa memperkuat layanan social melalui ZISWaf, beberapa masih berjuang menemukan tempatnya. Sebagian masjid tengah berjuang sangat keras untuk

GUBERNUR Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) sedang menduduki posisi dilematis. Bersama dengan Ahok (Basuki Tjahaja Utama) dia sangat popular dengan programprogramnya yang merakyat. Bahkan anggota DPR pun dilawannya kalau memang hanya berbeda pendapat, bukan mencari solusi bersama membangun Jakarta. Namun demikian, popularitas dia bukan tanpa masalah. Jokowi justru dimanfaatkan tidak saja oleh pendukungnya yang mempunyai kepentingan tertentu, tetapi juga oleh lawan-lawan politiknya.

Oleh: Nurudin Dosen Fisip Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur salah adalah, pertama, ia akan mendapat tentangan dari kalangan internal PDI-P. Hal demikian akan membuat pengurus lain yang merasa “keringatnya” keluar lebih banyak akan merasa disingkirkan. Yang lainnya, PDI-P selama ini identik dengan trah bung Karno. Setelah Megawati tidak lagi menjadi presiden, trah Soekarno tetap menjadi daya lekat antar anggota. PDI-P dianggap trah Soekarno, begitu juga sebaliknya. Tentu ini akan menjadi pertimbangan tersendiri. Bagaimana jika nanti Jokowi menjadi Presiden? Bukankah ada kemungkinan besar ia akan menjadi ketua umum PDI-P (karena popularitasnya). Kedua, ada ambisi sekelompok orang tertentu agar Jokowi menjadi Capres. Tak lain karena elektabilitas sosok Jokowi sedang mendu-

duki posisi tinggi. Orang-orang di sekitar itulah yang sebenarnya mempunyai ambisi politik untuk meraih keuntungan pragmatis. Sebenarnya pula, pembuatan film tentang Jokowi juga tidak lepas dari kepentingan pihak tertentu. Memang benar bahwa sosok Jokowi patut menjadi teladan banyak orang, namun demikian, mengapa baru dimunculkan sekarang menjelang Pemilu? Kalau ditanyakan pada produser atau pembuat film alasannya klasik karena Jokowi memang layak difilmkan. Tetapi dalam kacamata politik tentu kepentingan politik akan ikut bermain di belakang munculnya film tersebut. Berkali-kali Jokowi juga mengatakan ia sangat malu dengan film itu karena dia belum layak untuk difilmkan. Bisa jadi Jokowi merendah, karena memang dia orang Solo, tetapi mungkin saja dia

mau difilmkan karena desakan atau paksaan keadaan dan orang-orang di sekitarnya. Pilihan Melihat hiruk pikuk pencalonan Jokowi sebagai Capres ada beberapa catatan yang layak untuk dikemukakan. Pertama, biarlah Jokowi mengurusi Jakarta yang rusaknya sudah sangat “akut”. Politik adalah perjudian. Jika Jokowi bisa menjadi presiden tidak jadi soal, tetapi kalau tidak jadi, justru akan menjadi bumerang tersendiri. Jokowi akhirnya akan tersandera. Ia akan dianggap orang yang tidak punya malu atau tidak mau diuntung. Misalnya, ia belum selesai menjabat walikota Solo sudah diminta ke Jakarta. Baru beberapa tahun menjadi gubernur DKI sudah diseret-seret menjadi presiden yang akhirnya tidak jadi. Bukankah ini akan menjadi bumerang?

Sebenarnya, Jokowi punya peluang besar untuk 5 tahun mendatang (2019). Tentu dengan catatan ia mempunyai prestasi hebat selama menjadi gubernur DKI. Itu bukan persoalan sulit karena Jokowi tipe pekerja keras dan mau bersusah-susah yang berbeda dengan gubernur sebelumnya. Kedua, jika pencalonan itu atas kehendak orang-orang di sekitarnya, mereka sebenarnya harus berpikir lebih cerdas. Pemilu tahun depan sebuah perjudian. Jika kalah akan menghambat karir Jokowi berhenti di masa datang. Tetapi itu semua juga sangat tergantung Jokowi, meskipun orang-orang disekitarnya mempunyai ambisi. Dalam pepatah, mending mundur sementara untuk maju ke medan perang dan menang. Ketiga, Jokowi punya modal kuat karena didukung oleh media massa. Hampir semua media massa memberitakan positif setiap langkah Jokowi, entah memang begitu kenyataannya atau sekadar agenda setting media atas Jokowi. Yang jelas pemberitaan media mempunyai peran yang sangat signifikan untuk meningkatkan elektabilitas Jokowi. Dalam hal ini Jokowi dan orang-orang disekitarnya hanya perlu bersabar dan menahan ambisi politik hanya untuk kepentingan sesaat saja. Politik memang sebuah permainan yang membutuhkan strategi jitu untuk maraihnya. Maka, jangan paksa Jokowi.***

Oleh: Bimo T. Prasetyo, Direktur Operasional Nurul Islam Group

Krisis Identitas mewujudkan bentuk fisiknya, beberapa berpacu mengembangankan saranasarana pendukung, beberapa berfokus pada kesempurnaan bentuk. Sebagian masjid terengahengah menjaga kasnya, beberapa seperti tidak memiliki masalah finansial. Sebagian masjid menyisakan ratusan ribu – jutaan rupiah di saldonya, beberapa menyimpan belasan juta, beberapa mengumumkan angka puluhan kepada jamaahnya. Beberapa masjid memiliki 2 atau lebih shof jamaah subuh, beberapa masih dikisaran 1 shof, mayoritas berjuang untuk memenuhi shof satu-satunya. Beberapa nampak serasi dengan jamaahnya, mayoritas memiliki ukuran yang lebih besar untuk jumlah jamaah sholatnya, beberapa nampak jauh terlalu besar, beberapa nampak menjadi terlalu mewah. Pergulatan Didirikan sebagai tempat ibadah, Masjid Quba’ segera berperan sentral dalam kehidupan kota Madinah, seiring dengan tumbuhnya masya-

rakat Islam disana. Masjid berperan mulai dari tempat sholat, tempat orang miskin bernaung, belajar, mengatur kehidupan masyarakat, melatih dan mengatur pasukan perang, merawat yang luka hingga tempat menerima dan memuliakan delegasi/tamu Negara. Peran itu dapat dijalankan karena agama adalah bagian INTEGRAL, bagian yang meliputi semua sisi kehidupan masyarakat Madinah. Bila kini sebagian peran itu hilang di Indonesia, di Batam, maka itu adalah dampak dari sekularisme yang sudah sangat kuat mencengkram. Sekularisme adalah titik sentral seluruh pergulatan tersebut. Meski tidak hadir dalam bentuk formal seperti di Amerika dan Eropa, sekularisme a d a l a h b a g i a n d a r i k ese harian kita, seperti halnya RIBA perbankan yang tidak lagi dianggap masalah dan diterima sebagai ybagian kehidupan oleh mayoritas umat Islam. Berbeda dengan Muslim di Eropa dan Amerika yang berhadapan dengan sistem sekularis, sesuatu yang

nyata, muslim di Indonesia menghadapi masalah yang lebih berat: sistem yang ditolak namun dipraktekkan, sesuatu yang tidak terlihat. Edisi ini tidak cukup luas untuk menjelaskan masalah itu. Namun, ilustrasi berikut saya harap mampu memberikan gambaran betapa beratnya pergulatan dan krisis identitas yang diakibatkannya. Saya pengurus baru sebuah masjid dilingkungan menengah atas. Dunia saya adalah tempat kerja saya atau tempat usaha saya, rumah saya dan masjid dikomplek saya. Semangat dan keikhlasan saya adalah alasan menjadi pengurus masjid. Saya dan rekan-rekan ingin masjid tampak indah dengan fasilitas pendidikan yang bertandar sangat baik. Jamaah yang relatif mapan, jaringan luas sangat membantu mengatasi waktu yang sangat terbatas. Maka wajar ketika, misalnya masjid ini memiliki dinding keramik/ marmer, menyesuaik an dengan ukurannya yang besar. Keserasian dan keindahan adalah bagian dari Islam. Akan ada yang berbeda bila saya suguhkan fakta b e r i k u t d a l a m k i s a h i m ajinatif diatas. Pertama, jumlah jamaah fardhu, pelaksanaan

kegiatan sholat jum’at dan PHBI tidak terkait dengan ada atau tidaknya dinding marmer, ada tidaknya ornamen tersebut. Kedua, 1-2 jam perjalanan dari masjid saya, ada masjid-musholla yang berjuang mengatasi atap bocor, sulitnya membersihkan kotoran dan potensi najis diatas karpet plastik yang berlubang, amplifier dan toa yang menghasilkan suara pecah. Ketiga, pangkat saya atau keberhasilan usaha saya sesungguhnya ditopang oleh o r a n g - o r a n g y a n g e k o n ominya tidak sebaik saya. Mereka tidak tinggal dikomplek saya, mereka tinggal di area masjid yang memprihatinkan tersebut. Keempat, jauh dari pandangan kita, tersebar pemukiman dengan masjid yan g j a u h l e b i h m e m p r i h atinkan. Bagi saya, keputusan memasang atau tidak marmer/ keramik didinding masjid saya, adalah hasil pergulatan besar dikepala saya, yang seringkali tidak saya sadari. Liberalisme, sekularisme telah benar-benar mengecilkan dunia saya, membatasi pergaulan saya. Maka, saya tidak tahu kalau keramik itu hanyalah KEINGINAN saya, bukan KEBUTUHAN umat yang lebih luas.***

banding kita harus larut dalam kegembiraan telah menaklukkan Malaysia. Sebaliknya, jika Timnas (kembali) dihantam Malaysia, ingatlah, ini bukan akhir dunia. Masih banyak waktu untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi sepanjang 2x45 menit. Evaluasi menyeluruh harus digelar, termasuk terhadap para pengurus sepakbola di negeri ini. Karena itu, apapun hasilnya pertandingan nanti malam, Garuda tetap di dadaku. ***

C akap B ijak “ORANG-ORANG seperti kita, yang percaya pada fisika, mengetahui bahwa perbedaan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan hanyalah sebuah ilusi yang terus menerus ada”

Posisi Dilematis Jokowi Tidak bisa dipungkiri bahwa Jokowi-Ahok menduduki posisi Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) atas dukungan partai politik (Gerindra dan PDI-P). Sejak mereka menduduki jabatan barunya, mereka sebenarnya sudah menjadi milik publik. Namun demikian, karena alasan hutang budi, Jokowi tidak akan bisa memandang sebelah mata pada partai pengusungnya. Partai memanfaatkan popularitas Jokowi untuk ikut dukung-mendukung dalam perebutan kekuasaan. Akibatnya, Jokowi yang merasa menjadi ikon perubahan dan sanggup meraih suara yang spektakuler di Jakarta diharapkan ikut mendongkrak dukungan calon kepala daerah yang diusung PDI-P. Maka Jokowi memang “dipaksa” ikut menjadi juru kampanye atau tim sukses Pilkada di sejumlah daerah. Dilematis Yang tak kalah hebatnya, ada desakan kuat agar Jokowi maju menjadi kandidat presiden 2014. Bahkan beberapa lembaga survei menempatkan Jokowi pada posisi atas yang layak untuk menjadi kandidat presiden. Survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) pernah mengungkapkan bahwa elektabilitas Jokowi mencapai 35,1 persen jauh melampaui calon-calon lainnya. Memang tidak salah menjagokan Jokowi menjadi calon presiden (Capres). Asal dia mau dan ada partai pengusungnya. Yang menjadi ma-

5

Rabu, 18 September 2013

Albert Einstein “MEREKA yang tidak mengambil pelajaran dari sejarah, maka mereka ditakdirkan untuk mengulanginya”

George Santayana

M enyanyah

Pemilu dan Energi Berlebih

Ghafur Wartawan Haluan Kepri UNGKAPAN di atas tidaklah berlebihan menggambarkan jalan panjang menuju 9 April 2014 mendatang. Kalau ditarik mundur dari 9 April 2014 pada penetapan Daftar Calon Tetap (DCT ) 23 Agustus 2013 lalu, tersedia waktu kurang lebih delapan bulan bagi para caleg bertarung dan berjuang meraih suara. Itu pun jika sebagian mereka mulai bergerak turun ke masyarakat pasca penetapan DCT. J ik a j a u h h a r i s u d a h tebar pesona dan melakukan penetrasi ke kantong-kant o n g s u a r a , d a p a t d i b ay a ngkan, begitu besar energi yang dibutuhkan para caleg untuk bisa survive. Dari rangkuman pengakuan caleg ke Haluan Kepri, momentum Ramadhan, Idul Fitri dan HUT RI saja, hal itu benar-benar menyita energi mereka untuk melayani permintaan calon pemilih. Sederetan proposal HUT RI, permintaan THR dan air kaleng sebagai wujud perhatian caleg kepada pemilih tidak bisa mereka elakkan. Bahkan pengakuan seorang caleg, dalam rangka menjaga hubungan dengan para pemilih, mereka merelakan anggaran sebesar satu unit mobil Avanza untuk

minuman kaleng. Dapat dibayangkan berapa ribu minuman kaleng yang bagi-bagikan. Belum lagi melayani proposal kegiatan HUT RI dari warga. Para caleg lagi-lagi harus merongoh kocek dalam-dalam. Itu baru tiga momentum tersebut. Padahal interval waktu dari pemilihan masih delapan atau sembilan bulan lagi. Belum lagi, masih ada sederetan momentum yang mesti direspon para caleg. Sebut saja Idul Adha, Natal dan Tahun Baru. Di Idul Adha, atas nama menjaga hubungan silaturahmi tadi, aksi tebar hewan korban tidak dapat ditolak para caleg. Selanjutnya menjelang akhir tahun yakni penyambutan Natal dan Tahun Baru, caleg kembali harus melepas energinya. Itu, jika caleg tidak mau kehilangan pendukung. Lagian juga, waktu tersebut merupakan jadwal yang dekat dengan pelaksanaan Pemilu. Terakhir baru pada kampanye terbuka. Di masa injury time inilah puncak para caleg melepas energi mereka. Melempem, siap-siaplah untuk kalah. ***

√ Vanny, Ditangkap Sedang Pesta Sabu - Katanya udah dijamin wamenkumham ? √ TNI Penganiaya Wartawan Divonis 3 Bulan - Ini namanya hukuman negosiasi ! REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi

P o j o k

Editor : Fery Heriyanto, Layouter: Syahril


CMYK

Meranti

Rabu, 18 September 2013

6

Guru Berprestasi Dapat Penghargaan SELATPANJANG (HK) — Bersempena dengan peringatan Hari Perhubungan Nasional, sebanyak tiga guru mendapatkan penghargaan dari Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir. Penghargaan ini kepada tiga guru, karena telah meraih prestasi baik tingkat kabupaten, provinsi dan nasional. takkan mampu mengukur Ruslan Nahrowi Liputan Meranti “Guru adalah pelita yang menerangi disaat kegelapan dan guru adalah embun penyejuk saat kita dalam kehausan saat kita menempuh masa depan. Untuk itu, jangan pernah meremehkan peran seorang guru. Tanpa guru, kita tidak akan tahu apa, saya tidak akan bisa berdiri disini sebagai seorang Bupati tanpa jasa dan pengabdian seorang guru. Untuk itu, berapa besarpun penghargaan yang kita berikan

jasa pengadian seorang guru. Meskipun demikian, penghargaan yang kita berikan pada tiga orang guru berprestasi yang mengharumkan nama Meranti ini, sebagai wujud komitmen dan keseriusan Pemkab dan Masyarakat Meranti dalam menyikapi peran seorang guru sebagai pendidik anak bangsa. Untuk itu, trima kasih semoga pengabdian ini akan terus berlanjut menghasilkan genreasi muda yang berdedikasi pula” ungkap Bupati Meranti Irwan Nasir,

usai menyerahkan penghargan di halaman Kantor Bupati Meranti, Selasa (17/9). Menurutnya, Kabupaten Kepulauan Meranti yang sedang giat-giatnya membangun dihadapkan dengan persoalan masih rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM). Kondisi ini tentunya sangat membutuhkan sentuhan pengabdian seorang guru. Terutama dalam menyiapkan generasi muda untuk melanjutkan estapet kepemimpinan masa depan daerah ini. Disisi lainya, persoalan pembangunan kualitas SDM di Meranti, juga dihadapkan dengan persoalan masih kurangnya sarana infrastruktur dan tenaga guru yang menjadi pelaku utama dalam pembangunan SDM. Terutamanya kata Irwan untuk daerah-daerah pedesaan terpencil. Untuk itu, kedepannya Meranti sangat membutuhkan guru yang ber-

dedikasi dan siap untuk memberikan pengabdian terbaiknya. Sebagai wujud konsistensi Pemkab Meranti dalam mendukung kinerja guru di berbagai pelosok terpencil, Pemkab Kepulauan Meranti berupaya menyiapkan berbagai sarana dan prasarana penunjang. Baik berupa perumahan tempat tinggal bagi guru maupun fasilitas lainya. Diharapkan dengan kebijakan ini, kedepan guru akan semakin siap untuk mengabdi mencurahan kemampuannya dalam mencerdaskan masyarakat. Sementara Yurnida SPd guru SMAN 2 Rangsang Barat yang meraih Juara II Guru Berdedikasi 2013 tingkat nasional mengatakan, dirinya tidak pernah bermimpi untuk meraih penghargaan tersebut. Keberhasilan meraihi prestasi ini merupakan sebuah wujud dari pengabdian tulus ikhlas yang diberikannya se-

Disprindag Gagal Kendalikan Harga Premium SELATPANJANG (HK) — Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Hafizoh menilai Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Meranti dinili telah gagal mengendalikan harga bahan bakar (BBM) Premium yang hingga kini masih tetap naik. Hafizoh mengaku gerah melihat harga premium dari hari ke hari tak bisa dikendalikan. Meski Pemkab Kepulauan Me-

dikalangan pengecer ranti sudah memberiillegal premium dikan rekomendasi penjual dengan harga cabutan APMS Swarjan yang relative tak teryang dinilai telah mekontrol Rp20.000/ langgar aturan pendisbotol aqua. Bahkan tribusian BBM bersubada yang nekat sidi. Namun hal tersemenjual harga Rp.but tak berpengaruh 25.000/botol aqua. terhadap kenaikan harYang anehnya lagi, ga premium. hal ini terjadi haUntuk pengecer re- Hafizoh nya di Kota Selatsmi, premium di jual dengan harga eceran sesuai panjang saja. Sementara di Harga Eceran Tertinggi luar Kota Selatpanjang, har(HET) Rp8000/liter. Namun, ga eceran premium relative

lebih murah masih dibawah Rp18.000/botol aquanya. Hafizoh juga merasa heran adanya kenaikan harga premium ini tidak ada tindakan tegas dari Disprindagkop UKM Meranti. “Ini sudah diluar harga HET yang telah ditetapkan Pemkab Kepulauan Meranti. Harusnya Disprindagkop mengambil tindakan tegas, bukan malah sebaliknya berdiam diri. Ini menunjukkan bahwa Disprindagkop UKM Meranti tidak mampu mengen-

RUSLAN NAHROWI/HALUAN KEPRI

GURU BERPRESTASI— Bupati Meranti Irwan Nasir menyerahkan penghargaan pada Yurnida SPd, peraih Juara II Nasional Guru Berdedikasi asal SMAN 2 Rangsang Barat, Selasa 17/9). Acara ini diadakan bersempena dengan Hari Perhubungan Nasional, Selasa (17/9). bagai guru untuk mencerdaskan masyarakat di Rangsang Barat. Meskipun pada awalnya sempat ada rasa gundah, namun bersarnya tanggung jawab yang dipercayakan sebagai guru, menjadi cemeti untuk memberikan pengab-

dian yang terbaik. “Keluarga adalah spirit terbesar saya dalam memberikan pengabdian sehingga meraih prestasi ini. Meskipun demikian, pada saat awal bertugas ada rasa galau dan gundah. Namun, mengingat besarnya peran

dan tanggung jawab yang harus saya jalankan pada diri, keluarga, masyarakat, negara dan Allah, saya bulatkan tekad untuk melanjutkan memberian pengadian terbaik saya untuk masyarakat,” tandas Yurnida lagi. ***

dalikan harga BBM premium sesuai dengan HET. Kinerja Disprindagkop UKM Meranti pantas diberi nilai rapor merah” ungkap Hafizoh. Harga Eceran Tertinggi (HET) lanjut Hafizoh, merupakan sebuah keputusan Pemkab dalam menyikapi kenaikan harga BBM premium oleh Pemerintah yang telah di sesuaikan dengan kondisi daerah. Mengacu pada ketentuan kenaikan harga BBM oleh Pemerintah, untuk premium naik menjadi Rp. 6.500/liter. Dengan berbagai pertimbangan, Pemkab Meranti menetapkan harga HET premium

menjadi Rp.8000/liter. Artinya, Pemkab Kepulauan Meranti sudah mengakomodir keluhan para pengecer terkait berbagai biaya yang ditanggung pengecer dalam mendapatkan BBM premium. Namun, dengan bebasnya pengecer menjual harga BBM premium diluar harga HET, jelas sudah melanggar aturan Pemerintah Daerah. Harusnya, pengecer ini ditertibkan bukan malah dibiarkan. Akibatnya, masyarakat harus membeli premium dengan harga mahal. Sementara itu Rahim Atan salah seorang pengelola APMS Indrianto, Selasa (17/9)

membantah kalau APMS yang dikelolanya melakukan praktek kong kalikong dengan spekulan. Tidak semua APMS melakukan dan menciptakan situasi untuk mendongkrak mahal harga eceran premium di Selatpanjang. Sampai hari ini APMS Indrianto tetap konsisten menjual harga premum sesuai dengan kenaikan harga yang telah di tetapkan pemerintah, Rp. 6.500/liter pada pengecer. Namun kalau ada pengecer yang menjual dengah harga jauh melampui HET resmi Pemkab Kepulauan Meranti, itu diluar tanggung jawab APMS. (rus)

Sumbar-Riau

Pemko Terjunkan 4.186 Hansip PADANG (HK) — Untuk pengamanan Pilkada Kota Padang, Pemko akan menerjunkan 4.186 personil Hansip/Linmas. Mereka pun telah dibekali pelatihan yang kegiatannya dilaksanakan mulai Sabtu (14/9) sampai Sabtu (21/9) mendatang di Auditorium Kampus Universitas Andalas. Asisten I Setda Kota Padang, Nasir Ahmad saat membuka Pelatihan bagi Hansip/Linmas menghadapi Pilkada ini berharap, agar Hansip/Linmas bisa meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatiannya dalam menjalankan tu-

gas untuk menjaga stabilitas agar terhindar dari konflik. “Kewaspadaan ini perlu ditingkatkan untuk mengatasi berbagai situasi yang tidak diinginkan, seperti keamanan yang sangat rawan menjelang, saat kampanye

serta pasca pemilihan kepala daerah,” ujar Nasir. Ia menyebutkan, beberapa tahapan penting yang menjadi perhatian Hansip/ Linmas adalah pengamanan kampanye, pengamanan masa tenang, pengamanan pemungutan dan perhitungan suara, pengamanan penetapan hasil pilkada, pengamanan penetapan pasangan calon terpilih serta pengucapan sumpah janji. “Untuk itu, Hansip/Linmas harus mampu mewaspadai ancaman aktual yang mungkin terjadi,” ujarnya. Adapun rincian Hansip/

Linmas tiap kecamatan, dilaporkan Rinaldi Kasim, Kepala Tata Usaha Sat Pol PP Kota Padang, Padang Utara 302 orang, Padang Barat 286 orang, Padang Selatan 360 orang, Padang Timur 424 orang, Lubuk Kilangan 242 orang, Pauh 316 orang, Nanggalo 258 orang, Koto Tangah 682 orang, Kuranji 602 orang , dan Bungus Teluk Kabung 176 orang. “Hansip/Linmas sebanyak 4.186 orang ini akan bertugas pada 1.567 TPS. Mereka akan bertugas mengamankan Pilkada, Pileg, Pilpres serta Pilgub 2015 nanti,” ungkap Rinaldi Kasim. (hmg)

Pekanbaru Lakukan Ujian CPNS Lebih Awal PEKANBARU (HK) — Kepala Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru, Hermanius menyatakan, pelaksanaan tes CPNS jalur umum di Kota Pekanbaru tidak harus dilakukan serentak pada 3 November mendatang. Pihaknya akan mengelar ujian CPNS lebih awal. Pasalnya, Kata Hermanius, BKD Pekanbaru menggunakan sistem komputer

dengan Computer Assigned Test (CAT). BKD Pekanbaru memberikan deadline pelaksanaan tes hingga akhir Oktober. “Kita kan sudah putuskan tes CPNS Pekanbaru gunakan sistim CAT dan ujian tidak harus serentak dengan sistim Lembar Jawaban Komputer. Kita akan lakukan ujian duluan dan mendeadline minggu keempat

CMYK

Oktober,” ujarnya kepada wartawan, Senin (16/9) di ruang kerjanya. Ketika disinggung kapan proses penerimaan dimulai. Hermanius tidak dapat memastikan, karena hal itu menunggu konfirmasi dari Pemprov dan akan diputuskan dalam rapat terlebih dahulu dengan Pemprov Riau selaku koordinator penerimaan CPNS. (hmg)

Editor: Arment, Layouter: Syahril


Sambungan Dari Halaman 1

Dituntut 7 Novi mengatakan, dirinya juga sudah meminta maaf kepada korban terkait kecelakaan di Taman Sari, Jakarta Barat, pada 11 Oktober 2012 itu. Para korban pun

telah memaafkannya. "Kami sudah berdamai," ujarnya. Karena itu, dia berharap sidang yang dijalani ini segera selesai dan dia divonis bebas.

Kuasa hukum Novi, Rendy Anggara Putra, mempertanyakan motivasi tuntutan pidana kepada kliennya. "Ini kan bukan kecelakaan berat," katanya. (tmp)

Arman memastikan ini tidak terkait dengan kasus jaringan narkoba Freddy Budiman. "Sampai saat ini tidak ada kaitan dengn Freddy, kasusnya berbeda," tuturnya. Usai menjalani pemeriksaan di gedung Direktorat IV Narkoba Mabes Polri, Vanny Rossyane tampak sudah mengenakan pakaian tahanan berwarna biru. Ia lebih banyak menunduk saat kamera menyorotnya. Namun, saat tengah digiring dari lantai satu menuju lantai dua ruangan Wakil Direktur Direktorat IV Narkoba Mabes Polri, Vanny sempat berteriak, "Saya merasa dijebak!".

Nama Vanny muncul ke publik setelah ia terang-terangan menceritakan hubungannya dengan Freddy Budiman, terpidana mati perkara narkotik. Dia mengungkapkan adanya ruang khusus milik pegawai penjara yang bisa digunakan untuk pesta narkotik dan berhubungan intim dengan Freddy. Freddy dihukum mati karena memiliki 1,4 juta butir ekstasi. Vanny mengatakan, sejak November 2012 sampai Mei 2013, dirinya mengunjungi Freddy. Pengakuan Vanny ini pun membuat Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Cipinang, Thurman Hutapea, dicopot dari jabatannya. (tmp/dtc/kcm/ant)

urutan kedua Grup B dengan nilai sembilan. Sedangkan posisi pertama ditempati Vietnam yang sudah memastikan lolos dengan koleksi nilai 12. Kini, Indonesia harus memperebutkan satu tiket tersisa Grup B pada laga hidup-mati melawan Malaysia. Tim Negeri Jiran itu berdiri di urutan ketiga dengan nilai tujuh. Itu artinya, Indonesia hanya butuh tambahan satu poin untuk lolos ke babak semifinal.

"Saya berharap tren positif (saat mengalahkan Thailand) ini berlanjut kala melawan Malaysia. Sekali lagi saya menguncapkan terima kasih atas dukungan penonton yang selalu membakar semangat pemain," ujar Indra, Selasa (17/9). Indra Sjafri belum membeberkan dengan detail strategi yang akan diterapkan kontra Malaysia. Namun dia memastikan timnya bakal berbenah, baik strategi maupun mental.(kid/glc/dtc)

rintah Indonesia saja, namun Pemerintah Arab Saudi juga menginginkan agar setiap negara di seluruh dunia yang mengirimkan jamaahnya agar penyelenggaraan ibadah haji dikelola pemerintah dengan standar internasional. “Ini perjalanan ibadah haji, dimana Pemerintah Arab Saudi menginginkan setiap negara yang terlibat untuk mengelolanya dengan baik," ujarnya. Pesan kedua yang disampaikan adalah perlunya jamaah untuk disiplin mengikuti arahan yang diberikan oleh para petugas. “Ikuti saja mekanisme, ikuti saja penduan yang telah diterbitkan oleh Kementerian Agama”, ujarnya lagi. Mencari informasi cuaca, tambahnya, merupakan keharusan bagi seluruh jamaah sesampainya di Arab Saudi. Dengan pemahaman akan kondisi suhu udara dan cuaca sejak dini, maka jamaah dapat menyesuaikan diri. Pesan selanjutnya adalah menyiapkan obat sendiri meskipun ada dokter dan tim kesehatan. “Jangan segan untuk berkonsultasi dengan para petugas kesehatan. Tidak dipungut biaya, jika menggunakan fasilitas petugas resmi pemerintah." Selanjutnya Indra Muchlis Ad-

nan juga menyarankan cukup menggunakan pakaian yang dibawa saja dan tidak terlalu banyak membeli pakaian di Arab Saudi. "Pola makan juga harus diatur. Jangan emosional, syukuri makanan yang ada di Tanah Suci”, pesannya. Bupati juga mengingatkan agar jamaah menghindari berdebat antar jamaah. “Pahami hakikat haji, yakni meneladani kehidupan keluarga Ibrahim. Haji dan umrah adalah perjalanan putaran sejarah tentang keesaan Tuhan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan keluarganya. “Sikap Siti Hajar, sikap Ibrahim dan sikap Ismail untuk dapat dipetik selanjutnya dapat diterapkan kepada kehidupan kita sehari-hari," pesannya lagi. “Belanjalah seperlunya, jangan terlalu berlebihan. Pemerintah telah memberikan living cost sebesar 1.500 riyal kepada tiap jamaah dan Pemerintah Daerah Indragiri Hilir juga memberikan uang tunai kepada jamaah Indragiri Hilir sebesar Rp1 juta tiap jamaah. Gunakanlah uang tersebut dengan bijak," tambahnya. Indra menutup pesannya agar jamaah bersikap rileks dan santai. Ini dibutuhkan oleh jamaah selama perjalanan ibadah. (fhy/r)

bagian pesawat yang jatuh. Dalam keterangannya, Letkol Robert membantah telah memukul Didik. Robert menjelaskan bahwa ia sudah minta agar Didik pergi dari lokasi. Namun, ia beralasan karena Didik tak juga pergi ia lalu mengusir memakai kaki. "Saya mengusir pakai kaki tapi tidak kena. Saat itu saya tidak mungkin melakukan pemukulan dalam kondisi itu. Pukulan terakhir tidak kena," katanya. Namun ketika video rekaman penganiayaan diputarkan majelis hakim, terdakwa tidak bisa membantah. Termasuk tiga saksi dari TNI AU yang menyebut tidak melihat terdakwa memukul juga akhirnya mengakui adanya aksi pemukulan. "Saya tahu, kalian sebelum menjadi saksi pasti sudah diberi pengarahan dulu. Dalam video ini semuanya sudah jelas," kata Ketua Majelis Hakim Kolonel CHK Dr Djodi Suranto. Dua orang saksi dari POM AU yang dihadirkan sempat dibentak dan dimarahi majelis hakim. Pasalnya, keduanya yang mengetahui peristiwa yang menimpa Didik banyak menjawab tidak tahu. Robert dinyatakan bersalah karena melanggar pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan yang disengaja. Unsur-unsur dalam

pasal tersebut telah terpenuhi dengan adanya korban yang merasakan luka/sakit seperti dibuktikan oleh hasil visum dari dokter. Selain itu anggota hakim Kolonel CHK Hariadi Purnomo SH menyampaikan bahwa tindakan Letkol Robert Simanjuntak telah mencemarkan nama baik TNI di mata masyarakat. Sebagai tambahan terdakwa juga dinilai tidak menghayati secara penuh Sapta Marga TNI. Sementara itu hal-hal yang meringankan terdakwa adalah Robert Simanjuntak mengakui dengan terus terang mengenai perbuatannya. Robert juga belum pernah dihukum selama menjadi aparat TNI. Hakim menilai Robert telah rela menerima sanksi atas dicopotnya jabatan sebagai Kadis Pers Lanud Rusmin Nurjadin. Selain itu, pelaku dan korban telah saling memaafkan secara pribadi. Setelah pembacaan putusan, hakim memberikan tiga pilihan dalam menanggapi hasil persidangan. Yaitu menerima, banding, dan pikir-pikir. Robert Simanjuntak setelah berkonsultasi dengan pembela menyatakan pikir-pikir. Hakim sesuai dengan aturan memberikan waktu tujuh hari dan apabila tidak ada jawaban maka terdakwa dianggap menerima putusan. (ant/kcm/dtc/h)

Dari Halaman 1

Vanny Ditangkap diperlukan waktu lebih panjang karena kami memerlukan jawaban kebenaran barang bukti dari yang bersangkutan," katanya. Arman menampik penggerebekan kamar hotel yang dihuni Vanny berdasarkan hasil penyelidikan dengan waktu panjang. Sedangkan, terkait informasi yang menyebutkan saat ditangkap tadi malam, Vanny tengah menunggu teman prianya, Arman mengatakan tentu keduanya memiliki rencana di dalam kamar hotel tersebut. "Kamar hotel itu dipesan atas nama seorang laki-laki," ungkapnya. Kasus ini masih terus didalami lebih lanjut oleh jajaran Direktorat IV Narkoba Mabes Polri. Namun,

Dari Halaman 1

Laga Hidup U-19, skuat Garuda Muda tampil cukup menawan. Mereka memenangi dua laga awal kontra Brunei Darussalam (skor 5-0) dan Myanmar (skor 2-1). Namun di laga ketiga, tim Merah Putih dipaksa takluk dari Vietnam 1-2. Untungnya, Indonesia berhasil bangkit. Melalui hattrick kapten Evan Dimas, tim besutan Indra Sjafri sukses membungkam Thailand 3-1, Senin (16/9) lalu. Hasil ini membuat Indonesia bercokol di

Dari Halaman 1

Kloter 8 rin, sebanyak 8 kloter telah diberangkatkan ke Arab Saudi melalui Embarkasi Batam dengan total jamaah 3.563 orang. Keberangkatan kloter 8 dilepas secara resmi oleh Bupati Indragiri Hilir Dr.H. Indra Muchlis Adnan, SH, MH, MM. Dalam sambutannya, ia memberikan dua belas tips kepada jamaah dengan harapan jamaah dapat menerapkannya di Tanah Suci sehingga prosesi pelaksanaan ibadah berjalan lancar. “Pertama adalah sabar. Saya yakin JCH Kloter 8 adalah orangorang yang sabar. Hal ini bisa kita lihat dari sikap jamaah dalam perjalanan dari Tembilahan ke Batam, kalau jamaah tidak sabar tidak mungkin jamaah dapat berangkat ke Tanah Suci”, kata Indra Muchlis mengawali pesannya kepada jamaah. “Sabar inilah yang akan menjadi awal yang baik dalam perjalanan ibadah jamaah. Perlu kita ketahui bersama terutama jamaah, bahwa Pemerintah tidak pernah mempunyai keinginan untuk tidak memberikan pelayanan yang baik. Pemerintah selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik," katanya lagi. Menurutnya, menyelenggarakan perjalanan ibadah haji yang baik bukan saja kehendak Peme-

Dari Halaman 1

Perwira TNI Empat orang yang dihadirkan ini adalah, Didik Herwanto sebagai saksi pertama yang menjadi korban penganiayaan, Lettu (Pnb) Martono sebagai saksi kedua, serta dua orang penyidik POM AU, Sertu Ridwan Abas dan Serda Hendra Pamuji sebagai saksi ketiga dan keempat. Didik dalam kesaksiannya pada sidang perdana penganiayaan ini mengatakan dirinya saat meliput peristiwa jatuhnya pesawat itu tiba sebelum kedatangan anggota TNI AU. Ia tak menemukan perimeter pembatas di sana dan ia tak sedikitpun memegang serpihan pesawat yang jatuh tersebut. Ia menuturkan, di lokasi saat mengambil gambar, belum ada anggota TNI AU. Saat akan mengambil gambar itulah, terdakwa lalu datang dengan emosi sambil mengatakan "orang mati kok kamu ambil gambarnya." "Terdakwa mencekik, membanting dan memukul," kata Didik lagi. Dalam sidang itu majelis hakim sempat minta reka ulang adegan penganiayaan tersebut. Setelah dipukul, kata Didik lagi, kameranya lalu dirampas. Padahal, Didik mengungkapkan juga bahwa kartu identitas wartawannya dikalungkan ke leher dan di lokasi ia hanya mengambil foto, dan sedikitpun tidak menyentuh bagian-

Dari Halaman 1

Karo Diselimuti kan evakuasi untuk radius 3 kilometer sekitar Gunung Sinabung. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendrasto mengatakan, evakuasi itu perlu dilakukan agar tidak membahayakan keselamatan manusia. "Ketika keluar dari kawah Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo itu, abu tersebut cukup panas sehingga dapat mengancam keselamatan warga," katanya. Hanya saja, abu tersebut akan mendingin ketika telah merambat dan membaur dengan udara di sekitar Gunung Sinabung, tambahnya. Ia mengatakan, meski sudah dingin, tetapi keberadaan abu tersebut tetap membahayakan karena dapat menimbulkan penyakit infeksi saluran pernapasan

Rabu, 18 September 2013

akut (ISPA). "Jika dihirup manusia, abu itu bisa menyebabkan ISPA. Karena itu, evakuasi radius 3 km tetap diberlakukan," katanya. Dengan meletusnya kembali Gunung Sinabung, PVMBG juga terus memberlakukan status siaga. Koordinator Humas Posko Penanggulangan Bencana Gunung Sinabung, Jhonson Tarigan mengatakan letusan gunung berapi itu tidak menimbulkan korban jiwa dan lukaluka. Namun, dia tetap mengimbau masyarakat harus tetap waspada. Oleh karena itu, katanya, penduduk desa di Kabupaten Karo yang berada di radius 3 kilometer dari lokasi Gunung Sinabung dapat meninggalkan daerah tersebut, karena sangat berbahaya bagi masyarakat.

"Hal ini harus diperhatikan serius bagi warga yang berdomisili di bawah kaki Gunung Sinabung tersebut," ucap Jhonson. Ketika ditanya desa-desa yang berjarak 3 kilometer dari gunung Sinabung, Jhonson mengatakan, Desa Sukanalu, Desa Bekerah, Desa Simacem dan Desa Sigaranggarang dan berada di wilayah Kecamatan Naman Teran. Selain itu, Desa Sukameriah di wilayah Kecamatan Payung dan Desa Beras Tepu di wilayah Kecamatan Simpang Empat. Kemarin, beberapa warga kembali mengungsi. Namun, ada juga sebagian dari mereka yang kembali ke permukiman untuk melihat rumah, ternak, dan kebun mereka. (ant/tmp/kcm)

Dari Halaman 1

Punya Peluang Selain itu, merujuk fakta Pemilu 2009 lalu, raihan Golkar yang mengantarkan Harry duduk di DPR mencapai 102.296 suara. Golkar betul-betul digdaya. Harry yang maju bersama Rahmatsyah Ramadhani (Dhany Ismeth) mematahkan dominasi tsunami Partai Demokrat (PD), ketika itu. Selanjutnya, kandidat incumbent lainnya adalah politisi Partai Amanah Nasional (PAN), Asman Abnur. Mantan Ketua Kadin Batam ini duduk di DPR RI berkat kejayaannya meraih suara ketika maju DPR RI lewat Provinsi Riau I. Asman sebenarnya mengawali karir politiknya di pentas nasional berangkat dari daerah pemilihan (Dapil) Kepulauan Riau pada 2004 lalu. Posisi Wakil Walikota Batam yang tengah diembannya ditinggalkan untuk mengejar DPR RI saat itu. Alhasil, berkat keyakinan dan kepiawaiannya, Asman pun terpilih sebagai anggota DPR RI dari Dapil Kepri bersama Jaka Singgih (PDIP) dan Harry Azhar Azis (Partai Golkar) waktu itu. Saat ini Asman balik kampung. Ia kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Kepri. Pria yang dikenal pengusaha sukses Batam ini, termasuk salah satu nama digadang-gadang sebagai kandidat kuat peraih kursi DPR RI. Alasannya, selain pernah berangkat dari Kepri, Asman yang pernah menjabat Bendahara Umum DPP PAN ini, teruji sebagai politisi ulung ketika dirinya juga berhasil merebut kursi DPR RI kendati pun mesti bertarung di Provinsi Riau. Dan satu hal yang membuat masyarakat terkesan dengan sosok pemilik Restoran Sederhana, Tokoh Mas Bandar Baru, Apotik Vitka Parma, BPR Banda Raya ini adalah pembangunan masjid megah, Jabal Arafah. Masjid ini pun disebut-sebut sebagai karya monumental. Sebab selain bisa sebagai land mark-nya Batam di kawasan bisnis Jodoh-Nagoya, tempat ibadah umat Islam ini pun didesain sebagai pusat kegiatan keagamaan. Kembalinya Asman ke Batam juga membawa dampak bagi PAN. Para pengurus, kader dan caleg PAN bergerak dinamis. Ini juga membuat PAN di Kepri masuk dalam perhitungan. Sementara itu, nama Aida Zulaikha Nasution (Aida Ismeth) termasuk kandidat kuat peraih kursi DPR RI. Senator yang ingin bermigrasi ke legislator lewat Partai Demokrat ini, tidak bisa dipandang remeh. Soalnya, Aida merupakan peraih suara tertinggi dalam perebutan empat kursi DPD RI untuk Kepri. Aida dengan sangat menyakinkan menorehkan tinta emas dalam sejarah Pemilu 2009 dengan raihan suara fantastis. Angkanya mencapai 129.291 suara. Selain itu, sebagai istri mantan Gubernur Kepri, Ismeth Abdullah, pengaruh Aida tentu masih luar biasa. Apalagi Ismeth selama pemerintahan sangat dicintai rakyat Kepri, kendati akhirnya mesti tersandung hukum gara-gara pengadaan mobil pemadam kebakaran. Perjuangan Aida untuk melabeli kursi DPR RI jadi miliknya di internal Partai Demokrat tidaklah mulus. Aida dapat penantang berat dari internal partai yang notabenenya merupakan incumbent. Ia adalah, anggota DPR RI Dapil Kepri, Hj Nany Sulisyani yang siap memberi perlawanan mengesankan. Selanjutnya, nama politisi debutan Partai Nasional Demokrat (NasDem), Nyat Kadir menyeruak dalam kompetisi ketat wakil Kepri di pusat. Walau baru nyemplung ke dunia politik, mantan Walikota Batam yang berpasangan dengan Asman Abnur, ini sebenarnya bukan lah orang baru di pentas belantara siasat ini. Nyat dua kali maju sebagai Calon Gubernur Kepulauan Riau. Pertama maju bersama Ketua DPRD Batam ketika itu, Soerya Respationo dan kedua berpasangan bersama anggota DPD RI, Zulbahri. Dalam peruntungan bertarung di pilkada, Nyat belum beruntung. Kedua kali pemilihan kepala daerah, Nyat belum bisa naik podium sebagai juara. Keputusan Nyat maju sebagai caleg DPR RI dari Partai NasDem dinilai sebuah keputusan luar biasa. Soalnya, selain partai baru, NasDem yang mengusung gerakan perbuahan, Restorasi Indonesia mesti bertarung dalam perolehan Parlement Thrishold (PT) 3,5 persen di DPR RI. Katakanlah, Nyat masih masuk dalam big three Kepri dalam Pemilu 2014 nanti. Tapi jika PT NasDem tidak mencapai 3,5 persen nasional, maka peluang Nyat berkiprah di nasional tertunda. Kendati begitu, Partai NasDem

7

tentu sangat memperhitungkan hal tersebut. Semua bisa saja terjadi. Bisa-bisa partai yang selama ini digadang-gadangkan lolos PT malah pada Pemilu 2014 nanti tergerus. Nyat sebenarnya di internal punya saingan cukup kuat. Mantan Ketua DPRD Lingga, Alias Wello merupakan sosok yang bisa mengamankan kantong suara dari Kabupaten Lingga dan Kota Tanjungpinang. Beralih ke kandidat kuat lainnya. Dia adalah artis cantik Helmalia Putri. Dengan jersey Partai Gerindra, wanita jebolon London School ini siap membuat kejutan. Sinyal ancaman Helmalia terhadap mimpi para kandidat lain bukanlah tidak beralasan. Selain muda, energik, cantik, cerdas, sesungguhnya elektabilitas Partai Gerindra saat ini tengah menanjak. Malahan menurut Kepala Riset, Alvara Research Center, Hasanuddin Ali, partai besutan Prabowo Subianto ini telah menyalip elektabilitas Partai Golkar dan Demokrat. Gerindra dalam survei itu meraih 12,5 persen dan kalah tipis dari PDIP (14,8 persen). Sedangkan Golkar (8,4 persen), Demokrat (7,4 persen) dan Nasdem (4,6 persen). Selain itu, nama Helmalia cukup populer di kalangan pemilih perempuan dan pemula. Apalagi Helmalia sempat membintangi film lokal Laskar Anak Pulau. Sebuah film lokal Kepri yang diputar dan ditonton oleh anak sekolah Se-Kepri. Sementara itu, Helmalia juga beruntung mendapat dukungan dari Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat). Helmalia bakal mendapatkan suntikan dukungan yang cukup memadai. Helmalia juga mengaku mendapat dukungan dari DPP Partai Gerindra soal pemenangan. Wanita kelahiran Banda Aceh ini menyatakan, jika timnya diamdiam sudah turun di seluruh wilayah di Kepulauan Riau. Mereka saat ini tengah mempelajari karakter masyarakat perwilayah dan masalah utama yang tengah dihadapi. Sedangkan kehadiran Endang Abdullah yang merupakan tokoh di Tanjungpinang-Bintan dan Jamer Sidin Purba sebagai legitimasi orang Batam, menjadi poin penting bagi partai berlambang burung garuda tersebut. Sebenarnya, ketiga caleg Gerindra ini punya peluang yang sama untuk jadi yang terbaik. Sebab mereka ini sama-sama kuat di daerah masing-masing. Jamer merupakan bagian dari kerajaan properti Garama Grup. Di samping itu, Jamer adalah orang lama di Batam dan membangun jaringan bisnis dari bawah. Sedangkan Endang Abdullah merupakan purnawirawan TNI. Ia saat ini memimpin sebuah kampus di Tanjungpinang. Dalam kapasitasnya, Endang bisa saja meraih simpati suara dari keluarga TNI/ Polri dan para akademisi di Tanjungpinang dan Kepri. Selanjutnya politisi asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) disebut-sebut juga bakal bisa meraih posisi terhormat pada Pemilu nanti. Mantan Gubernur Lumbung Informasi Rayat (LIRA) Kepri ini merupakan sosok merakyat. Dayat Hidayat mengaku harihari blusukan ke masyarakat. Ia pun mencalonkan diri maju DPR RI karena banyak persoalan pembangunan di Kepri yang masih jadi pekerjaan rumah. Persoalan kemiskinan, kepastian hukum dan tenagakerja menjadi poin penting dalam perjuangannya nanti di pusat. Mantan pegawai Otorita Batam ini optimis bisa terpilih setelah memperhatikan respon masyarakat yang menginginkan tokoh pusat tersebut mudah dijangkau untuk berkomunikasi. Karakter Dayat memang dikenal sosok familiar. Ia dekat dengan semua kalangan di Batam. Tokoh paguyuban Pasundan ini menyadari betul bahwa kemajemukan Kepri modal pembagunan. Selanjutnya, nama politisi Partai Hanura, Andi Kusuma termasuk kandidat yang berpeluang merengkuh kursi DPR RI. Anak muda ini disebut-sebut didukung berbagai kalangan. Kendati berasal dari kalangan Tionghoa, namun Andi sangat familiar dengan elemen masyarakat Batam yang majemuk. Andi mengaku maju karena ingin mendorong kesejahteraan masyarakat Kepri. Ia siap mendorong program pembangunan UKM di Kepri. Apalagi katanya, ia didukung penuh Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto dan Ketua Dewan Penesehat, Hary Tanoesudibjo. Tidak hanya itu, sebagai Ketua Persatuan Indonesia (Perindo) Kepri, Andi optimis, jaringan Perindo dan Partai Hanura di Kepri

akan memberikan nilai tambah maksimal bagi pendulangan suara Partai Hanura untuk memenangkan Pemilu 2014 mendatang. Kandidat kuat kedelapan duduk di DPR adalah, Srikandi PDIP, Dwi Ria Latifa. Wanita yang menggantikan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri ketika terpilih sebagai Wakil Presiden ini mengaku maju karena ingin membangun kampung. Ria merupakan wanita kelahiran Tanjungbalai Karimun. Selama ini, wanita kepercayaan Megawati ini banyak berkarir sebagai pengacara di Jakarta. Peluang Ria kian lebar untuk naik podium Big Three karena PDIP saat ini memiliki Soerya Respationo, sebagai Wakil Gubernur Kepri. Ketua PDIP Kepri ini tentu saja tidak ingin kehilangan muka kalau calon dari PDIP tidak mampu meraih kursi dari Dapil Kepri. Apalagi pada pemilu 2009 lalu, PDIP merupakan partai yang berada di posisi keempat setelah Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ambisi besar ini juga didorong karena pada 2004 lalu, PDIP berhasil meraih satu kursi DPR RI. Sementara itu, kian meroketnya elektabilitas Jokowi yang mendongkrak elektabilitas PDIP, menjadi satu modal penting bagi Ria untuk meraih kursi. Kendatipun belum ada survei yang menyatakan hal ini akan berpengaruh positif terhadap perolehan suara PDIP Kepri, namun setidaknya secara psikologis, Jokowi effect bisa berpengaruh dalam pertimbangan masyarakat untuk memilih nantinya. Terakhir adalah, politisi debutan PKS, Aris Hardy Halim. Mantan Ketua DPD PKS Batam ini mengaku tidak ingin sekedar mencicipi atmosfir pertarungan kursi DPR RI. Setelah dua kali dipercaya sebagai Wakil Ketua DPRD Batam, Aris digadangkan-gadang sebagai kandidat terkuat di internal PKS yang bisa meraih kursi. Kendatipun mesti berhadapan dengan Herlini Amran yang saat ini duduk di DPR RI dari Kepri, Aris dinilai tidak kalah pamor. Soalnya, Aris diuntungkan oleh posisi sebagai politisi Batam yang merupakan lumbung suara terbesar di Kepri. Memperhatikan komposisi caleg per partai yang maju di DPR RI, PKS adalah partai yang memiliki formasi caleg ideal. Ketiga caleg DPR RI yang dipasang partai cinta kerja dan harmoni ini, adalah tokoh besar di daerah masing-masing. Aris bisa dikatakan tokoh representasinya Batam, sementara caleg lainnya, Muhammad Sadar bisa dikatakan politisi yang bisa melabeli suara untuk Bintan dan Tanjungpinang. Sedangkan Herlini Amran diuntungkan oleh posisi incumbentnya. Sehingga wanita tamatan Timur Tengah ini populer di semua wilayah. Walau Aris disebut-sebut penguasa PKS-nya Batam, sikap dinamis dan energik Aris, diamdiam melakukan penetrasi ke seluruh Kepri. Aris mengaku sudah blusukan beberapa daerah di Kepri seperti Karimun, Natuna dan Tanjungpinang. Ia menyatakan sudah mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan di Kepri ini. Detailnya Aris tidak mau buka kartu. Sistem Eliminasi Berdasarkan kajian tim Haluan Kepri, peluang sejumlah calon legislatif untuk DPR-RI merata. Sehingga untuk menentukan mereka berpeluang duduk di Gedung Senayan Jakarta, tim Haluan Kepri tidak langsung menentukan tiga besar, sesuai dengan kuota kursi DPR-RI untuk daerah pemilihan Kepri. Adapun untuk penerbitan pada bulan September ini, tim Haluan Kepri, menetapkan dengan format sembilan besar. Artinya, kesembilan calon legislatif yang telah dikaji oleh tim Haluan Kepri, "Jika Pemilu Legislatif Hari Ini", memiliki kans atau peluang yang sama. Untuk bulan berikutnya, atau pada kajian Oktober, formasi mereka yang akan menduduki kursi DPR-RI versi tim Haluan Kepri, mengerucut menjadi delapan besar. Dalam hal ini tim Haluan Kepri akan melakukan eliminasi terhadap caleg yang ada. Kemudian untuk penerbitan selanjutnya, sampai pada penerbitan terakhir Maret 2014, akan mengerucut menjadi tiga besar. Dalam hal ini, bagi caleg yang sudah tereliminasi pada bulan sebelumnya, masih terbuka peluang untuk kembali masuk pada bulan berikutnya. Ini sangat tergantung pada progres atau perkembangan pengalaman politik, integritas, kapasitas, tidak cacat hukum (baik negara, sosial, dan moral), dan elektabilitas caleg bersangkutan, yang menjadi indikator kajian tim Haluan Kepri yang turut melibatkan unsur kampus. (fur/san)


CMYK

Perspektif

Rabu, 18 September 2013

8

Cerdas, Tegas, dan Bermoral DUNIA politik memang harus menuntut banyak elemen pada mereka yang terjun pada dunia ini. Tidak hanya hal-hal standar saja, tapi juga unsur "lainnya" wajib ada dan tidak semua orang memilikinya. Bagi Nono Hadi Siswanto, menjadi anggota dewan itu harus bisa mencarikan solusi, mengatur waktu, serta selalu berkomunikasi dengan masyarakat. Bagaimana pandangannya lebih jauh tentang hal itu? Simak wawancaranya dengan Haluan Kepri. Banyak pihak mengatakan, Anda menjadi salah satu kandidat besar untuk bisa duduk di dewan Batam lima tahun mendatang. Tanggapannya? Ya... itu memang benar. Bahkan ada sebagian yang mengatakan Cak Nono harus jadi, itu harga mati. Justru dengan animo masyarakat yang begitu antusias menghendaki saya untuk duduk, berarti saya benar-benar diharapkan untuk bisa menjadi wakil rakyat yang bisa memberikan nuansa baru di DPRD Kota Batam, khususnya dari daerah Sagulung. Dimana selama ini masih banyak daerah kelurahan yang tertinggal. Untuk itu saya harus gigih, gencar, solid dan tersistematis dalam pengkaderan. Karena saya akan merasa terbebani jika mengecewakan harapan masyarakat tadi. Apa program Anda jelang 9 April 2014 ? Yang pertama adalah cek dan evalusi DPT. Apakah simpatisan kita sudah benarbenar punya hak pilih di TPSnya masing-masing, menyiapkan saksi-saksi partai PAN dapil IV, sekaligus memberi pembekalan, pengarahan, dan pemantapan kepada tim. Banyak masyarakat mengatakan, mereka tak percaya lagi dengan para wakil rakyat karena banyaknya kasus yang terjadi akhirakhir ini. pendapatnya? Menurut saya sah-sah saja. Justru itu yang menjadi tekad saya untuk menjadi anggota dewan dan saya akan buktikan nanti setelah duduk. Saya akan selalu berusaha menepis anggapan/citra wakil rakyat yang kurang baik di mata masyarakat dengan bukti nyata.

Anda termasuk muka baru di politik Batam. Bagaimana Anda melihat peran anggota dewan selama ini? Kalau berpolitik sebenarnya tidak, karena di tahun 2003, saya sudah menjadi pengurus partai. Sejauh ini, kita bisa lihat (seperti di Sagulung), setelah mereka duduk kurang bermasyarakat, bahkan tidak berbuat di daerah pemilihannya. Namun, mereka akan muncul dan turun lapangan, berpihak dan seolah-olah memperjuangkan aspirasi setelah ada kepentingan lagi seperti saatsaat ini. Yaa‌itu lah kelemahan apabila dewan yang duduk tinggalnya di luar daerah pemilihannya sendiri. Oya, apa latar belakang Anda terjun ke dunia politik? Padahal dengan aktifitas sekarang Anda dinilai sudah nyaman. Sebenarnya dari 1990-an saya sudah aktif di paguyuban-paguyuban dan bisa dibilang buta terhadap politik. Namun mulai 2003, demi seorang kawan bahkan sudah seperti bapak angkat mau mencalonkan diri, tapi dapilnya belum ada yang pas/mantap, dan kemudian diputuskan lewat dapil IV (Sagulung, Sei Beduk, Bulang dan Galang). Akhirnya saya kenalkan dengan seorang kawan yang sudah aktif berpolitik dari awal partai PAN, Sugi H (Ketua Ranting Sagulung) dan seterusnya secara singkat kemudian diadakan Musran (musyawarah ranting) ke-2 dan membentuk TIM yang bernama ACC yang di manajeri oleh saudara saya, Basuki Rahmat hingga beliau duduk. Dalam perjalanan agak panjang TIM tadi terjadi kerenggangan dan tidak sejalan. Karena saya seorang muslim merasa terpanggil untuk berkumpul dan bersatu kem-

bali dalam ikatan tali silaturahmi dan Alhamdulillah dengan dimotori saudara Sugi H, sudah lebih dari 85 persen kawan-kawan tadi bersatu dan bergabung dalam satu komitmen mendukung pencalonan diri saya tahun 2014 mendatang. Puncaknya, saya merasa terpanggil saat rapat Musrenbang dan kebetulan saya ketua LPM Kelurahan Sei Lekop. Dimana, tiap tahun LPM diminta mengajukan permohonan pembangunan. Sementara pengajuan 4-5 tahun lalu masih banyak yang belum terealisasi. Di dalam rapat tiba-tiba secara spontanitas, saya siap untuk memperjuangkan pembangunan Sei Lekop apabila saya duduk di DPRD Batam. Ternyata usulan saya disambut dan didukung oleh forum (yang dihadiri RT,RW, lurah dan camat). Jadi di sinilah kuncinya, kalau daerahnya mau maju harus ada wakilnya yang jadi Anggota Dewan. Tidak sedikit yang berpendapat, dengan duduk di dewan seluruh ambisi dan tujuan pribadi akan tercapai. Pendapatnya? Itu sebenarnya tergantung pribadi dan karakter manusianya masing-masing. Saya pribadi sebenarnya lebih nyaman berwiraswasta seperti sekarang ini. Karena Alhamdulillah dari sisi ekonomi sudah cukup mapan, hingga anak sudah ada yang lulus sarjana. Akan tetapi karena sebuah panggilan dan rasa pengabdian, supaya hidup saya bisa berguna dan bermanfaat untuk orang banyak. Apa pemikiran Anda tentang ekonomi Batam ini bisa lebih baik dari sekarang. Ini terkait laporan BI Kepri belum lama ini yang mengatakan jika ekonomi Batam mengalami

Nono Hadi Siswanto Caleg Partai PAN Kota Batam

penurunan. Perlunya sarana dan prasana di bidang investasi. Kemudian kerjasama dan sinkronisasi antara dua pemerintahan (Pemko Batam dan BP Batam) yang lebih bagus dan ter-spesifikasi, baik dalam sistem aturan undangundang dan bidang-bidangnya, termasuk birokrasi yang lebih tertib dan transparan. Ada juga yang berpendapat ekonomi Batam hanya tersentra di beberapa titik saja, sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat tidak merata. Pendapatnya? Sebenarnya juga tidak. Karena sudah banyak juga industri-industri yang berada di luar daerah perkotaan, perusahaan–perusahaan galangan di pinggir pantai sudah ada seperti Dapur-12 yang dulunya hutan bakau sekarang sudah dikelilingi perusahaan galangan kapal. Sebenarnya saya cenderung masalah birokrasi dan para pekerja harian lepas, yang harus segera dibenahi . Sejumlah masalah klasik sering terjadi di Batam, seperti kesehatan, pendidikan, dan lapangan kerja. Bagaimana kira-kira solusi atas tiga persoalan itu? Pertama, Kesehatan. Kinerja adminisitrasi, pelayanan dan disiplin kerja harus lebih di tingkatkan. Dan kesadaraan masyarakat untuk bisa menjaga hidup bersih dan disiplin. Kedua, Pendidikan. Persiapan sarana dan prasarana yang harus selalu di prioritaskan dan dianggarkan dari tahun ke tahun. Karena tiap ajaran baru, selalu saja timbul masalah kekurangan lokal di tingkat sekolahan. Kebetulan saya Ketua Komite SMP 36dan para dewan guru setuju menerima 100 persen siswa baru untuk

tahun ajaran 2013 ini, dengan catatan menambah lokal baru, dan hal ini pun juga diikuti oleh kawan-kawan Komite dari sekolah lain. Jadi sangat perlu adanya kerjasama antara instansi terkait, guru, komite dan wali murid yang lebih komunikatif dan terbuka. Ketiga, Lapangan Kerja. Pengambilan tenaga kerja asing harus punya standart aturan dan ketentuan-ketentuan yang jelas dan tegas. Karena skill yang dimiliki para pekerja pribumi kadang lebih profesional, namun segala fasilitas dan upah jauh berbeda denganpekerja asing. Kemudian perlunya aturan dan payung tersendiri, untuk lebih memperhatikan dan mengawasi tenaga kerja harian lepas dan musiman, baik karyawan maupun pengusahanya. Ada yang cukup menarik, banyak politikus muda maju saat ini, bagaimana menurut Anda? Seorang politisi terminalnya adalah Dewan. Jadi saya sangat setuju dan cocok apabila politisi muda berkriteria 'dewan', dimana, D=duit (uang). Seseorang politisi harus punya/mampu dalam hal finansial karena usahanya ataupun keahliannya bukan dari orang lain. E=elmu (Ilmu). Seseorang politisi harus berpendidikan,cerdas dan punya pengalaman luas dari segala aspek kehidupan. W=wawasan. Bila akan terjun ke dunia politik, setiap caleg harus memiliki komitmen khusus dan karakter. Karena dinamika negara kita selalu berubah. Jadi harus ada pembelajaran lebih optimal dari para calon politisi

itu sendiri. A=aspiratif. Politisi harus peka, cepat tanggap, kreatif dan inovatif dalam setiap persoalan yang muncul, baik di internal partai maupun di masyarakat. N=nyali. Politisi harus punya nyali keberanian dalam setiap langkah baik dalam rapat,mengambil keputusan menghadapi persoalan masyarakat dalam artian yang positip. Jadi, pada dasarnya seorang dewan hendaknya, harus cerdas, tegas, lugas, berani bijaksana dan bermoral. Akan tetapi apabila politisi muda itu hanya sekedar pengalaman atau pelengkap itu wajar-wajar saja. Jika Anda ditakdirkan duduk, apa misi pertama di dewan Batam? Karena saya Ketua LPM, langkah pertama mencoba menelusuri dan mencari solusi yang terbaik. Karena pengajuan permohonan pembangunan daerah-daerah tertinggal

yang sudah bertahun–tahun belum terealisasi, seperti di Sei Lekop dan yang lainnya. Seberapa besar upaya untuk membagi waktu untuk dewan dan kelurga jika benar-benar Anda duduk di dewan Batam? Saya akan berupaya untuk membagi waktu sebaik mungkin. Dimana nanti saya akan membuat penjadwalan pertriwulan. Bukan hanya aktifitas di dewan dan keluarga, namun silahturahmi ke warga juga akan tetap saya bina terus. Jika belum jodoh duduk di dewan Batam, apa langkah Anda selanjutnya? Dari dua keputusan/takdir yang saya terima, saya sudah benar-benar siap duaduanya karena sudah diniati. Dan saya tetap melanjutkan usaha bahkan supaya lebih maju lagi. Karena saya yakin, setiap perjalanan dan kejadian pasti ada hikmahnya.***

Wako Tanjungpinang Lepas Gerak Jalan 45 KM Diikuti 475 Peserta Tri Lomba Juang

WAKIL Walikota Tanjungpinang, Syahrul melepas peserta gerak jalan tri lomba juang 45 KM.

WALIKOTA Tanjungpinang H Lis Darmansyah SH melepas secara resmi peserta Tri Lomba Juang, Gerak Jalan 45 kilometer di depan gerbang Terminal Sei Carang, Komplek Bintan Center, Tanjungpinang, Sabtu (14/9) pukul 22.00 WIB. Peserta pertama dilepas yakni tim dari Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Tanjungpinang. Kemudian disusul peserta dari tim Partai PDI Perjuangan dan tim TNI AD dari Korem 033/WP Kepri. Sementara Wakil Walikota Tanjungpinang H Syahrul S.Pd juga melepas peserta dari tim Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tanjungpinang. Peserta lomba Gerak Jalan 45 kilometer 2013 ini diikuti sebanyak 475 tim. Rute lomba Gerak Jalan 45 Kilometer dimulai dari etape I yakni start pertama di Bintan Center.

Kemudian menuju Jalan DI Panjaitan, Simpang KM 10, Jalan Lama KM 12, Tugu Tangan, Jalan Senggarang, Jalan Sei Ladi, RSUP finish, etape II. Dari etape II, para peserta kembali melanjutkan start melalui Jalan Baru KM 8, Jalan DI Panjaitan, Jalan Gatot Subroto, Jalan MT Haryono, Jalan Ir Juanda (Pancur), Jalan Dr Sutomo, Jalan Sukarno Hatta, Jalan Wiratno, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Engku Putri, Jalan Ir Sutami, Jalan Raja Ali, Pamedan finish, etape III. Dari etape III, para peserta kembali melanjutkan perjuangannya dimulai dari Pamedan, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Pramuka, Jalan AR Hakim, Jalan Sei Jang, Jalan A Yani, Jalan R Haji Fisabililah, Jalan DI Panjaitan, dan finish di Bintan Centre KM 9. Narasi dan Foto: Rudi Yandri

LIS Darmansyah melepas peserta gerak jalan tri lomba juang 45 KM, Syahrul dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni.

KETUA DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno melepas peserta gerak jalan.

LIS Darmansyah, Sekdako Tanjungpinang, Syafrial Evi dan sejumlah panitia foto bersama.

WALIKOTA Tanjungpinang, Lis Darmansyah melepas peserta gerak jalan didampingi Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul.

MASYARAKAT Kota Tanjungpinang antusias menyaksikan lomba gerak jalan tri lomba juang 45 KM.

WALIKOTA Tanjungpinang, Lis Darmansyah memberikan sambutan.

CMYK

Editor: Fery Heriyanto, Layouter: Ricoh Polda


CMYK

Rabu, 18 September 2013

Edison Nainggolan Supervisor Samsonite Batam

Sehat Tanpa Narkoba SUPERVISOR Samsonite Batam Edison Nainggolan mengaku, hidup sehat tanpa narkoba merupakan motto hidupnya sejak dulu. Itu karena Edison sangat anti dengan yang namanya rokok dan Narkoba. Selama meniti karier di berbagai perusahaan terkemuka di Batam, Edison tidak pernah menyentuh rokok dan narkoba. Ia berpendapat kedua benda ini, merupakan barang haram. " Saya anti narkoba, jangankan narkoba rokok saja tidak pernah menyentuh bibirku. Dan, saya tetap

Parkir Langganan Tak Jalan Target Penerimaan Diturunkan

KPPAD Prihatin Kasus Bunuh Diri Anak Marak BATAM CENTRE (HK) — Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri prihatin dengan maraknya kasus anak yang melakukan bunuh diri. Kasus tersebut dikha-

Sehat Tanpa Hal 10 DERMAWAN/HALUAN KEPRI

Stok Darah Golongan AB Kosong SERAYA (HK) — Stok darah golongan AB di tempat penyimpanan darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam kosong. Untuk mengantisipasi jika ada pasien yang membutuhkan darah golongan AB, jalan satusatu yang bisa dilakukan PMI adalah dengan menda-

ta pendonor darah yang bergolongan AB. Hal itu dikemukakan Direktur Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam Feriandi yang dihubungi, kemarin. Ia mengakui, pihakStok Darah Hal 10

9

STIKER PARKIR — Seorang pegawai Dishub Kota Batam memperlihatkan stiker parkir berlangganan di tepi jalan untuk kendaraan roda dua,empat dan bus atau truk, Selasa (17/9). Target pendapatan diturunkan karena parkir langganan tak jalan.

BATAM CENTRE (HK) — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam terpaksa menurunkan target penerimaan parkir tahun 2013 yang semula Rp18,5 miliar menjadi Rp3,5 miliar. Tengku Bayu Liputan Batam Penyebabnya, karena parkir berlangganan yang semula diprediksi sebagai sumber pemasukan terbesar ternya-

ta tidak berjalan maksimal. " Sebelumnya kami memang menargetkan retribusi parkir tahun ini sebesar Rp18,5 miliar tapi karena ada perubahan menjadi Rp3,5 miliar," kata KUPTD

(Kepala Unit Pelaksana Tehnis Dinas) Pelayanan Parkir Ditepi Jalan Umum Dishub Kota Batam, Agus Sulaiman yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (17/9). Ia menjelaskan jenis parkir terbagi dua, pertama on the spot dan kedua parkir berlangganan. Untuk parkir on the spot yang semula ditargetkan Rp1,2 miliar meParkir Langganan Hal 10

watirkan menjadi trend di kalangan remaja ketika mereka menghadapi masalah berat. " Kekhawatiran kami dengan banyaknya siswi KPPAD Prihatin Hal 10

Hasil Reses Berkutat pada Masalah Lama BATAM CENTRE (HK) — Pelaksana Harian (Plh) Walikota Batam, Rudi mengatakan wajar kalau persoalan masyarakat yang terangkum dalam laporan hasil Reses atau penyerapan aspirasi DPRD Batam, masih sama dengan tahuntahun sebelumnya. Pasalnya, lanjut Rudi, permintaan sarana prasana

kebutuhan masyarakat sangat tinggi, sementara kemampuan anggaran terbatas. Sebagai contoh, pada 2012 lalu kemampuan Pemko hanya Rp1,4 triliun, sementara kebutuhan masyarakat mencapai Rp4,5 triliun. Sehingga banyak permintaan yang sudah diminHasil Reses Hal 10

Bhayangkari Polda Tanam Ratusan Pohon Buah Peringati HKGB Ke-61

TENGKUBAYU/HALUAN KEPRI

NY Ida Endjang Sudradjat menanam pohon mangga di Mapolsek Sagulung, Selasa (17/9). Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-61.

SAGULUNG (HK) —Bhayangkari Polda Kepri menggelar tanam pohon di areal lingkungan Mapolsek Sagulung, Selasa (17/9). Aksi tanam pohon tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) Ke- 61. Adapun jenis bibit pohon buah yang ditanam sebanyak 500 batang antara lain pohon mangga, pohon rambutan, pohon jambu, pohon durian, pohon sirsak dan lain-lainnya. Kegiatan tersebut dihadiri Camat Sagulung, Abidun Pasaribu dan sejumlah Lurah Sagulung beserta tokoh masyarakat Sagulung. Ny Ida Endjang Sudradjat

yang didampingi Ny Ana Tobing mengaggumi dan mengapresiasi lingkungan Polsek Sagulung. Itu karena Polsek ini berada di tengah-tengah rumah ibadah yakni gereja dan masjid. Bahkan, Ny Ida menyebutkan, penanaman pohonpohon ini untuk mencitrakan lingkungan menjadi suasana sehat dan madani. Serta menciptakan ekosistem lingkungan baru agar kedepannya lebih baik lagi. “Kegiatan dalam rangka HKGB Ke 61 tahun 2013, ini dengan penanaman pohon. Program ini sengaja kita ambil yang bertujuan dapat menumbuh kembangkan buBhayangkari Polda Hal 10

Satker Perhubungan Diminta Tingkatkan Pelayanan Memperingati Harhubnas 2013

BALOI (HK) — Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, H Rudi SE menekankan kepada Satuan Kerja (Satker) Perhubungan agar senantiasa meningkatkan pelayanan di sektor transportasi guna mewujudkan pelayanan yang berkualitas untuk masyarakat. Hal ini diutarakan Rudi saat menjadi inspektur upacara (Irup) dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2013 di halaman upacara Kantor Dinas Perhubu-

ngan (Dishub) Kota Batam, Selasa (17/9). Satker Perhubungan ikut hadir dalam acara tersebut meliputi, BMKG, Bandara Hang Nadim, KSOP Pulau Sambau, PT Pelni, Kanpel,

CMYK

ASDP Ferry. Kepada Satker, Rudi menekankan agar Satker Perhubungan senantiasa selalu meningkatkan kerjasama yang baik antar sesama satSatker Perhubungan Hal 10

Editor: Sofyan, Layouter: M Fahrullazi


Metro Batam Gebrak Ultimatum SBY BATAM CENTRE (HK) — Ketua LSM Gerakan Bersama Rakyat (Gebrak), Uba Ingan Sigalingging, mengulti-

matum Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono (SBY) agar segera memberikan pembelaan kepada Wilfrida

Soik, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang akan dijatuhi hukuman mati di Malaysia. Secara lantang disampai-

bagai perusahaan di Batam dan Pekanbaru. Namun dari kedua kota itu, Batam menjadi tempatnya mencari nafkah lebih lama. " Dalam meniti karier memang sulit, tidak seperti membalikkan telapak tangan, namun jika dijalani penuh dengan kesabaran dan kerja

keras, akan membuahkan hasil. Itulah yang menjadi citacita saya, namun yang menjadi motivasi hidup saya tanpa narkoba, jika ingin sehat," beber pria yang suka jalanjalan ini dengan senyum. "Saya tetap menyarankan untuk teman-teman jangan pernah mendekati

tangan MoU, nantinya diharapkan setiap warga Batam yang membeli mobil baru bisa langsung melakukan parkir tahunan. Begitu juga kalau membayar pajak, juga bisa langsung mengikuti parkir tahunan. " Kalaupun masyarakat tidak mau membeli stiker tidak masalah, ini merupakan opsi atau pilihan dan tidak ada unsur paksaan. Kalau warga membeli stiker parkir langganan, akan lebih menghemat dalam biaya parkir, "paparnya. Agus menuturkan, untuk titik parkir meliputi 3 daerah, seperti Zona 1, Zona 2 dan Zona 3. Dimana untuk zona 1 terdapat 84 titik diantaranya di Nagoya, Jodoh dan

sebagian Batam Centre. Bahkan dari 84 titik tersebut masih ada sekitar 2,32 persen yang belum terkelola. Zona 2 terdapat 60 titik yang meliputi sebagian wilayah Batam Centre, Pinuin, Baloi. Dan dari 60 titik tersebut sekitar 57 persen yang belum terkelola. " Sedangkan zona 3 yang meliputi daerah Batuaji, Sekupang, Sagulung, Tg Uncang memiliki 45 titik dan yang belum terkelolah mencapai 60 persen, "tuturnya. Agus menuturkan, dari 453 daftar yang berlangganan, pemasukan untuk daerah mencapai Rp134 juta pertahunnya. Sementara itu, untuk jumlah juru parkir (Jukir) yang terdaftar di Dishub

Batam, mencapai 525 tersebar di Batam. "Untuk roda dua ada 121 kendaraan yang berlangganan, roda 4 ada 292 dan roda 4 ketas ada 121 yang berlangganan. dimana untuk Roda 2 Rp100 ribu, Roda 4 Rp 250 ribu dan Roda 4 keatas Rp300 ribu, "tuturnya. Sementara itu, Dishub Kota Batam, akan merealisasikan parkir tahunan ini pada tahun 2014 mendatang. Dimana nantinya, para jukir akan diberikan honor sesuai dengan storan yang diberikannya. "Insya allah tahun 2014 medatang parkir tahunan sudah diterapkan di Batam. Dan kalau untuk honor jukir akan disesuaikan dengan storan yang diberikan, "pungkas Agus. ***

Mall Batam Centre. Erry menambahkan, berdasarkan hasil catatan KPPAD Kepri, percobaan bunuh diri yang dilakukan remaja di Kepri, didominasi oleh remaja perempuan. "Pelaku bunuh diri di kalangan remaja umumnya merupakan korban bullying yang merupakan tindakan mengintimidasi, melecehkan, menghina umumnya dengan verbal agar korbannya tertekan. Pada banyak kasus tindakan memarahi yang dilakukan orangtua dan guru juga masuk kategori bullying melihat dampak yang terjadi pada korbannya. Bullying sebenarnya berbeda dengan tindakan mendidik,’ ’papar anggota World Society of Victimology (WSV) ini. Dijelaskan Erry, sebenarnya permasalahan yang dihadapi remaja tidaklah berat dan sekompleks masalah orang dewasa. Dikatakannya, pada dasarnya remaja tidaklah memiliki tanggung jawab dan kewajiban seperti orang dewasa atau orangtua, karena mereka sebenarnya untuk memenuhi

kebutuhan hidupnya masih ditanggung oleh orangtuanya. Ditambahkan dia, selama ini sebagian remaja gampang stres dan ada yang memilih mengakhiri hidupnya, dikarenakan remaja tersebut tidak mempunyai saluran yang tepat untuk meredakan stresnya. Seharusnya, tutur Erry, remaja harus bisa menyalurkannya ke tempat konseling, teman curhat dan aktivitas lain yang lebih bermanfaat. "Kita melihat, dua remaja yang bunuh diri dalam dua minggu ini karena sebelumnya keduanya menjadi korban bullying. Yang di Natuna menjadi korban bullying orangtuanya sendiri yaitu ibu kandungnya yang sering memarahi sianak. Sementara di Kundur, siswi yang bunuh diri sebelumnya menjadi korban bullying guru-gurunya di sekolah dan orangtuanya di rumah, "tuturnya. Dia mencontohkan, dalam kasus bunuh diri di Kundur, berdasarkan penelusuran KPPAD terhadap guru di sekolah, wakil kepala sekolah dan guru-guru senior mencela dan menghina sianak di ruangan guru sehari sebelum anak gantung diri. Dimana sianak tersebut, memang salah menghina seorang gurunya di Facebook, namun ucapan guru kepada sianak untuk keluar pada malam hari dalam keadaan telanjang jauh lebih salah kalau melihat posisi keduanya, antara guru dan siswa. Seharusnya, pendidik bisa mengubah perilaku muridnya yang salah karena itulah proses pendidikan sebenarnya. Bukan sebaliknya, anak yang salah justru tidak berubah, malah terus tambah sesat karena guru tidak pandai menempatkan posisinya. Menurut Erry, ancaman tidak naik kelas karena mendapat 20 poin dari kesalahan tersebut sudah dirasakan berat bagi siswi yang bersangkutan, ditambah di ru-

mah ia akan dimarahi lagi. Sebelumnya, orangtuanya juga sering marah karena selama ini dirinya sudah banyak mengahabiskan uang untuk berobat. ‘’Kasus seperti ini tidak bisa diselesaikan di ranah hukum karena anak sediri yang menjadi pelaku kejahatan (bunuh diri, red) tersebut. Memang disisi lain, mereka sebenarnya juga korban yaitu korban bullying. Meskipun termasuk kejahatan, namun bullying susah dituntut atau diproses secara hukum karena susah pembuktiannya, kecuali disertai tindakan fisik, "urai Erry. Agar kasus sepeti ini tidak terulang lagi ke depan, kata Erry, ada beberapa hal yang bisa dilakukan mulai dari orangtua, guru dan teman-teman anak di sekolah. KPPAD meminta pihak-pihak terkait seperti guru di sekolah, orangtua di rumah dan teman-teman peka terhadap anak, terutama psikologisnya. Di sekolah dengan penanganan anak bermasalah dengan melibatkan guru BK dan ada ruang konsultasi bagi siswa. Psikologis anak berbeda-beda, ada anak yang kuat dan anak yang rentan. Ada anak yang bersifat tertutup (introvert), ada anak yang bersifat terbuka (extrovert). Dengan perbedaan itu pula penanganan dan bentuk sanksi terhadap anak juga berbeda. Sementara itu terhadap dunia pendidikan, Erry menilai kebijakan menerapkan sistem poin untuk menghukum siswa yang melanggar aturan sekolah perlu ditinjau ulang. Paling tidak dilakukan evaluasi ditaraf implemetasinya sehingga jangan sampai tidak rensponsif anak atau mengabaikan prinsip-prinsip perlindungan anak. Jangan sampai kebijakan yang tujuannya baik tetapi justru berdampak buruk, terutama bagi siswa tertentu yang kondisinya lemah. (Byu/r)

Dari Halaman 9

KPPAD Prihatin gantung diri, menjadi trend ketika mereka menghadapi masalah yang berat. Kasus seperti ini pernah terjadi sebelumnya, muncul niat melakukan hal serupa ketika dirinya menghadapi permasalahan yang berat, " ujar Komisioner KPPAD Kepri Erry Syahrial yang dihubungi, kemarin. Erry menyebutkan, pada tanggal 2 September 2013 lalu, seorang siswi MTsN di Pulau Sedanau Natuna. Kemudian dia ditemukan gantung diri di rumahnya. Kata dia, tragisnya, keesokkan harinya, merupakan hari Anak Nasional tingkat Kepri di Natuna. Tidak lama berselang, pada hari Kamis tanggal 12 September, siswi yang masih duduk dibangku kelas 1 di SMAN 1 Kundur, juga melakukan gantung diri didalam rumahnya. Tidak hanya dalam bulan dan tahun 2013 ini saja, lanjut dia, peristiwa bunuh diri, pernah terjadi di Batam tahun lalu, yakni siswi SMPN 17 Batam. Aksi bunuh diri yang dilakukan siswi SMPN 17 Batam tersebut, dengan cara loncat dari gedung Mega

narkoba jika masa depanmu ingin cerah, karena sekali mencoba, makan akan patal akibatnya. Dan tentunya ke depan saya ingin me l a njut kan pendidikan yang lebih tinggi lagi, ya mungkin di Batam ini," pungkas pria yang tinggal di Sekupang ini. (abk)

Dari Halaman 9

Parkir Langganan ningkat menjadi Rp3,5 miliar. Sedangkan untuk parkir berlangganan ditargetkan Rp18,5 miliar. " Untuk parkir berlangganan ini belum bisa dilaksanakan, karena masih terkendala negosiasi antara Pemko Batan, Polda, dan Pemprov Kepri. Tapi kalau kerjasama ini sudah berjalan maka saya yakin target sebesar Rp 18,5 miliar bisa dicapai," katanya. Tapi walaupun parkir berlangganan belum bisa mendatangkan hasil yang maksimal, namun warga yang membeli parkir berlangganan sudah banyak. Saat ini tercatat sebanyak 453 warga Batam sudah membeli parkir langganan dengan nilai Rp17,5 miliar. Dengan adanya penanda-

kan Uba, dalam orasinya saat demonstrasi bersama puluhan aktivis HAM lainnya di depan depan Kantor Pemko Batam, Selasa (17/9) bahwa LSM Gebrak memberikan batas waktu 10 hari

Dari Halaman 9

Sehat Tanpa berusaha kedepan untuk tidak mengkonsumsi narkoba dan rokok," tutur pria kelahiran 1979 ini. Menurut Edison, alasanya memilih Batam sebagai tempatnya merantau sematamata ingin mengubah nasib. Sejak tahun 2001, Edison sudah mulai berkarir di ber-

Rabu, 18 September 2013

PERSYARATAN PELAYANAN DOKUMEN KEPENDUDUKAN BERDASARKAN PERATURAN WALIKOTA BATAM NOMOR 19-1 TAHUN 2009 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PERDA KOTA BATAM NOMOR 8 TAHUN 2009 TENTANG PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KOTA BATAM 5. SURAT KETERANGAN TEMPAT TINGGAL (SKTT) BAGI WNA PERSYARATAN : a. Fotocopy Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS); b. Fotocopy Passport; c. Surat Keterangan Bekerja dari perusahaan tempat bekerja atau surat pernyataan bagi wiraswasta; d. Fotocopy Buku Pengawas Orang Asing; e. Bukti pembayaran retribusi perolehan SKTT kepada Bendahara Penerima di Instansi Pelaksana. 6. SURAT KETERANGAN TINGGAL SEMENTARA (SKTS) BARU BAGI WNI PERSYARATAN : a. Surat Pengantar Pembuatan SKTS Baru dari RT/RW setempat; b. Photo copy KTP dari daerah asal atau Paspor atau SIM yang dimiliki atau surat jaminan dari perusahaan/penanggungjawab pemohon; c. Surat Pengantar pembuatan SKTS dari petugas pengendalian pelabuhan Instansi Pelaksana yang berada di pelabuhan dan bandar udara kedatangan; d. Pas photo ukuran 2 x 3 sebanyak 2 lembar; e. Bukti pembayaran retribusi perolehan SKTS Baru kepada Bendahara Penerima di Instansi Pelaksana. 7. SURAT KETERANGAN TINGGAL SEMENTARA (SKTS) PERPANJANGAN BAGI WNI PERSYARATAN : a. SKTS asli yang telah habis masa berlakunya; b. Surat Keterangan alasan perpanjangan SKTS; c. Pas photo ukuran 2 x 3 sebanyak 2 lembar; d. Bukti pembayaran retribusi perolehan SKTS Perpanjangan kepada Bendahara Penerima di Instansi Pelaksana. Lampiran I : Perda Daerah Kota Batam Nomor 8 Tahun 2013 Tanggal 27 Juni 2013 PENETAPAN TARIF RETRIBUSI PENGGANTIAN BIAYA CETAK KARTU TANDA PENDUDUK DAN AKTA CATATAN SIPIL I. Retribusi di Bidang Palayanan Pendaftaran Penduduk adalah : NO JENIS RETRIBUSI WNI 1 Kartu Keluarga ( KK ) Baru 15,000 2 Kartu Keluarga ( KK ) Penggantian 10,000 3 Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) Baru 20,000 4 Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) Penggantian 10,000 5 Kartu Keterangan Bertempat Tinggal / Surat Keterangan Tempat Tinggal 500,000 6 Kartu Penduduk Sementara / Surat Keterangan Tinggal Sementara 10,000 7 Perpanjangan Kartu Penduduk Sementara / Surat Keterangan Tinggal Sementara 5,000 8 Kartu Identitas Kerja (KIK) 5,000 9 Kartu Identitas Penduduk Musiman -

WNA 1.000.000 100,000 1.500.000 1.000.000 -

II. Retribusi di Bidang Palayanan Pencatatan Sipil adalah : NO PERISTIWA PENTING 1 Akta Kematian yg pelaporannya 0 s/d 30 hari 2 Akta Perkawinan yg pelaporannya 0 s/d 60 hari 3 Akta Perceraian yg pelaporannya 0 s/d 60 hari 4 Akta Pengesahan dan Pengakuan Anak yg pelaporannya 0 s/d 30 hari 5 Akta Ganti Nama yg pelaporannya 0 s/d 30 hari

WNA 50,000 600,000 1.800.000 150,000 100,000

WNI 10,000 300,000 300,000 50,000 -

ke SBY untuk mengambil kebijakan pembelaan terhadap Wilfrida. "Dia (Wilfrida, red) anak bangsa, dan presiden harus selamatkan, dan menjadi tanggung jawab SBY," tegas Uba di hadapan puluhan aktivis HAM. Menurutnya, sangat beralasan Pemerintah Indonesia memberikan pembelaan dan pembebasan kepada Wilfrida. Pasalnya, pembunuhan yang dituduhkan kepadanya sangat tidak masuk akal. Jangankan mereka yang tidak bersalah, tegasnya, merekapun yang bersalah harus mendapatkan pembelaan karena mereka Warga Negara dan merupakan tanggungjawab bersama memperjuangkan. Sehingga Wilfrida Soik yang sekarang

dipenjara di Malaysia, harus dilindungi. " Bersalah saja wajib dibela, apa lagi kalau tidak bersalah," kata Uba. Masih kata Uba, jika harus berperang dengan Malaysia karena membela anak Bangsa, maka masyarakat Indonesia siap. Karena kebebasan untuk Wilfrida Soik adalah harga mati, tak bisa ditawar-tawar. Karenanya, jika dalam waktu 10 hari kedepan tidak ada langkah kongkrit pembelaan dari presiden, maka Gebrak akan menggalang dukungan mengajak semua LSM dan mereka yang punya kepedulian terhadap nyawa manusia. "Kami akan turun dalam jumlah besar, karena ini menyangkut harga diri bangsa kita," ungkapnya.

tanggung jawab terhadap penyelenggaraan transportasi baik regulator maupun operator agar benar-benar memperhatikan dan menempatkan masalah keselamatan transportasi di atas segalagalanya. Sebagai regulator, Rudi menambahkan, pemerintah harus mampu mengawasi seluruh regulasi transportasi dijalankan oleh setiap operator dengan baik. Namun fungsi pengawasan itu bukan hal yang mudah untuk dilaksanakan. "Untuk itu, saya minta jajaran aparat pada unit pelaksana teknis dalam pelaksanaan tugas pengawasan dan pengoperasian pelayanan transportasi, agar sepenuhnya mematuhi aturan yang berlaku," paparnya. Rudi mengingatkan bahwa terciptanya keselamatan dan keamanan transportasi tidak bisa dilakukan jajaran Perhubungan saja. Namun, dukungan, kepedulian dan keikutsertaan masyarakat

nesia ini menjadi hijau, bersih dan sehat,” ungkapnya disela-sela penanaman pohon dibelakang asrama polsek tersebut, pagi itu. Sementara Kapolsek Sagulung AKP Eddy Buce mengatakan kegiatan yang dilakukan ini mengambil momen mendukung program pemerintah dalam hal penanaman pohon. "Nantinya, semua bibitbibit pohon buah ini akan kita tanam dan pelihara sebaik mungkin untuk menjaga ekosistem lingkungan agar tidak terendam banjir kedepannya," tuturnya. Disinggung mengenai antisipasi maraknya teror terhadap pihak polisi. Eddy menje-

laskan tetap waspada dan kepada anggota supaya tetap menjaga dan membaca situasi untuk menjalankan peran tugasnya masing-masing. Ia juga menambahkan, kepada anggota yang piket malam jangan lagi memakai dinas. Dan diharapkan anggota harus memakai jaket. Dan pihaknya sudah memasang plang besi dan lampu sorot. "Kalau piket malam, anggota tidak lagi memakai dinas dan diharuskan memakai jaket. Kemudian pintu plang serta lampu sorot sudah kita pasang untuk pengantisipasi hal yang tidak diinginkan," tegasnya dikantornya. (cw71).

"Sarana pendidikan masih sangat terbatas di wilayah padat penduduk, dan guru kurang dihinter land," ungkap juru bicara Partai Demokrat, M Yunus Spi. Selanjutnya masalah sampah, dimana masih banyak sampah menumpuk di simpang-simpang perumahan dan juga keterlambatan pengangkutan. "Masyarakat di GNP mengeluhkan sampah yang menumpuk di simpang perumahan," ungkap juru bira Fraksi PAN, Biliefman Sijabat. Dan selanjutnya masalah kesehatan dan sarana jalan serta Penerangan Jalan Umum (PJU) yang banyak mati. Jubir Demokrat Diinterupsi Penyampaian hasil reses yang dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Batam, Zainal Abidin diwarnai insiden kecil

yang menggelitik. Dimana Juru Bicara (Jubir) fraksi Partai Demokrat (PD) M Yunus Spi diintrupsi oleh salah satu peserta rapat saat asik membacakan laporan reses partainya. Intrupsi itu mengingatkan agar yang bersangkutan dapat mempersingkat waktu pembacaan hasil resesnya. Meski tidak jelas asalnya, namun intrupsi itu cukup mengganggu Anggota Dewan asal Nongsa itu. Dan sontak saja, Yunus akhirnya menghentikan pembacaan hasil reses partainya dan segera turun dari podium. Tak hanya itu, sesat kemudian Yunus Spi tak lagi terlihat di ruang rapat Paripurna alias meninggalkan ruangan. Meski demikian, pembacaan laporan reses berjalan lancar, kemudian dilanjutkan dengan Tanggapan Pemko Batam atas tanggapan Fraksi di DPRD Batam. (ays).

Dari Halaman 9

Hasil Reses takan tapi belum terakomodir dan kemudian dimintakan kembali pada anggaran berikutnya. "Wajar kalau hasil reses dari waktu ke waktu sama, karena kebutuhan tinggi sementara kemampuan terbatas, sehingga belum selesai satu dimintakan lagi masalah yang sama di tempat lain," ungkap Rudi menanggapi Laporan Hasil Reses keII usai Rapat Paripurna di DPRD Batam, Selasa (17/9). Namun menurutnya, apapun keluhan masyarakat yang disampaikan melalui Dewan saat reses kedua ini, akan disampaikan dalam KUA dan PPAS RAPBD 2014 mendatang. Sebagaimana mayoritas 9 fraksi di DPRD Batam, menyampaikan bahwa masalah dan keluhan masyarakat terkait masalah pendidikan yakni keterbatasan sarana dan penyebaran guru.

Dari Halaman 9

Stok Darah nya memang kesulitan mendapatkan darah dengan golongan AB. Karena, memang pendonor darah yang memiliki golongan AB, sangat minim jumlahnya. " Mengantisipasi orang yang membutuhkan darah AB, kami sudah mengantongi data pemilik darah AB, kalau ada yang membutuhkan, kami bisa langsung telfon saja, "katanya. Sementara itu, lanjut dia, untuk stok darah dari golongan A, B dan O, PMI cukup banyak tersedia di bank darah. Saat ini, PMI Kota Batam telah menyediakan 27 kantong untuk golongan da-

dan stakeholder yang berkepentingan dalam penggunaan angkutan sangat diperlukan. Fasilitas dan kemudahan yang selama ini dinikmati penumpang dan pelaku bisnis transportasi secara perlahan harus juga dinikmati seluruh lapisan masyarakat. "Untuk itu saya berharap semua pihak melihat dan menyikapi upaya peningkatan keselamatan dan keamanan transportasi secara utuh demi kepentingan nasional, bukan hanya untuk kepentingan kelompok-kelompok tertentu," cetusnya. Secara khusus, Rudi juga menyampaikan harapan agar kebersamaan dapat ditingkatkan di seluruh jajaran Perhubungan. Harhubnas juga harus dimaknai sebagai wahana meningkatkan prestasi serta pengabdian guna meningkatan kinerja jajaran Perhubungan di masa mendatang, sekaligus memperkokoh persatuan keluarga besar perhubungan. (r/lim)

Dari Halaman 9

Bhayangkari Polda daya cinta dan peduli terhadap lingkungan bagi ibu-ibu bhayangkari dan keluarga POLRI dan kami akan meneruskan penghijauan,” kata Ketua Bhayangkari Polda Kepri, Ny Ida Endjang Sudradjat yang didampingi Ny Ana Tobing beserta Ny linna karyoto. Penanaman bibit-bibit pohon ini untuk mencintakan tanaman, baik menanam maupun memelihara jadi mari bersama untuk menjaga demi kesehatan lingkungan masing-masing. “Marilah kita ajak semua warga untuk menanam pohon dihalaman rumahnya. Dengan harapan kedepan indo-

Sebagaimana diketahui, Wilfrida Soik (20) adalah TKI asal Kupang. Wilfrida berangkat ke negeri Jiran tanpa dokumen ketenagakerjaan, pada 26 Nopember 2010, lalu. Dia bekerja di Malaysia untuk menjaga Yeap Seok Pen, orang tua dari Lee Lai Wing pemilik rumah di Jalan Lot 1725, Lubuk Tegah 17000, Pasir Mas, Kelantan. Tepatnya 7 Desember 2010, Wilfrida Soik ditangkap Polisi Diraja Malaysia di kediaman Lee Lai Wing, dengan tuduhan membunuh Yeap Seok Pen. Sejak penangkapan itu, Wilfrida Soik dipenjara Pengkalan Chepa, Kota Bahru, Kelantan. Setelah menyampaikan aspirasinya, para aktivis Gebrak ini membubarkan diri secara tertib. (ays)

Dari Halaman 9

Satker Perhubungan ker Perhubungan maupun dengan instansi terkait lainnya. "Kita berharap agar Satker Perhubungan mampu meningkatkan kerjasama yang baik dengan semua pihak, agar bisa membangun dan memberikan pelayanan transportasi yang baik terhadap masyarakat," ujar Rudi. Selain upacara, Harhubnas 2013, acara tersebut dimeriahkan dengan aksi simpatik berupa pembagian stiker, bros dan gantungan kunci oleh staf Dishub. Aksi simpatik itu dilaksanakan di simpang Jam, simpang Kabil dan simpang bandara. Penyelenggaraan jasa transportasi yang berkualitas, kata dia harus mengedepankan aspek keselamatan. Untuk mewujudkan transportasi yang tertib, selamat, aman dan nyaman, pemerintah melaksanakan sosialisasi secara terus menerus. Dalam kesempatan itu, Rudi juga mengajak seluruh stakeholder yang ber-

10

rah A, 62 kantong untuk golongan darah B dan 99 kantong untuk golongan darah O. " Kalau untuk golongan dari A, B dan O kami telah banyak menyimpannya di bank darah, "paparnya. Semakin banyaknya stok darah, A, B dan O pihaknya bahkan menyuplainya ke rumah sakit yang ada di luar Kota Batam, seperti Tanjungpinang, Karimun dan Bintan. " Kami rutin setiap tahunnya menyuplai keluar kota darah, bagi rumah sakit yang membutuhkannya, "ucapnya. Dia menuturkan, bahwa selama ini, masyarakat Batam antusias mendonor-

kan darahnya. Seperti dari pekerja swasta, pemerintah bahkan masyarakat umum juga ikut mendonorkan darahnya. Feriandi mengharapkan, bahwa anak-anak muda mau mendonorkan darahnya secara rutin. Karena, mendonor darah tidak hanya membantu pasien yang membutuhkan, tetapi juga bisa menyehatkan badan dan menghindari dari penyakit jantung. " Kami PMI berharap, anak-anak muda mau mendonorkan darahnya. Karena bisa mendeteksi berbagai penyakit, seperti HIV/AIDS, "pungkasnya. (byu)


CMYK

Hukum dan Kriminal

Rabu, 18 September 2013

11

Ditahan, Edi Rustandi Tak Dijenguk Diduga Lakukan Pemalsuan BATAM (HK) — Setelah sehari ditahan di Mapolda Kepri, Edi Rustandi, pengacara yang dituduh melakukan pemalsuan dokumen lahan seluas 4 hektar di Dompak Tanjungpinang belum ada yang menjenguk.

Eddy Supriatna dan Tengku Bayu Liputan Batam "Hingga sore matan Bukit Bestatidak ada yang ri, Kota Tanjungpimenjenguk, baik nang. keluarga atau reEdi dilaporkan kan-rekannya," karena dalam prosujar Direktur Taes penerbitan sertihanan dan Barang fikat tidak proseBukti (Dirtahti) dural dan menaPolda Kepri, AKbrak PP nomor 24 BP Budhy Wibotahun 1997 tentang wo, Selasa (17/9). pendaftaran tanah. Penahanan Hal tersebut diterhadap mantan Edi Rustandi perburuk lagi oleh peradi ini setelah fisik lokasi yang dipenyidik Ditrektorat Reserse tunjuk berada di atas lahan Kriminal Umum (Ditreskri- sertifikat HGB PT TPD. mum) Polda Kepri melakuSementara itu PT TPD sukan pemeriksaan panjang. dah memiliki surat tanah Hak Atas keyakinan penyidik, Edi Guna Bangunan (HGB) Nomor yang dituduhkan melakukan 00872 tertangal 8 Mei 1995 dan pemalsuan dokumen lahan di gambar situasi Nomor 03/ Dompak itu akhirnya ditah- PGSK/95 tertangal 19 Januari an, Senin (16/9) malam seki- 1995 denga luas 3.974.330 tar pukul 22.00 WIB. meter persegi dilahan yang Informasi di lapangan, sama dengan surat tanah yang Edy Rustandi dilaporkan dimiliki Edi Rustandi. oleh Direktur PT Terira PratiPersoalan ini muncul ketiwi Development (TPD), Ang- ka Edi mengklaim lahan di gelinus ke Polda Kepri Maret Dompak Darat seluas 40.000 2012 lalu dengan tuduhan hektar itu miliknya. Lahan keterangan palsu pada akta tersebut dijadikan tempat oktentik kepemilikan lahan pencucian dan kolam penam40 ribu meter persegi di ka- pung limbah oleh PT Antam wasan Dompak Darat, Keca- Resourcindo sejak 2010 hing-

ga 2012. Edi berusaha meminta sewa lahan kepada PT Antam Resourcindo dan mengirimkan surat ke berbagai instasi agar menghentikan aktivitas tambang tersebut. Pada awal 2012, Pemko Tanjungpinang membekukan Izin Usaha Penambangan (IUP) milik PT Antam Resourcindo. Dan setelah ada kesepakatan antara PT Antam Resourcindo dengan Edi, akhirnya Pemko membuka kembali IUP tersebut. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak Desember 2012, Edi Rustandi belum ditahan oleh Polda Kepri, karena ia mengaku sakit yang dikuatkan keterangan dokter. Sementara itu, Abdul Kadir, salah satu kuasa hukum Edi Rustandi menyebutkan pihaknya belum menentukan upaya hukum pembelaan. Hanya saja Abdul Kadir menilai penahanan dilakukan polisi terhadap Edi Rustandi belum sampai pada akhir pemeriksaan. Menurut Abdul Kadir ia masih berkordinasi dengan rekan-rekannya untuk menentukan langkahlangkah pembelaan hukum terhadap kliennya. "Klien kami itu sangat koperatif selama pemeriksaan. Bahkan orangnya jelas, tidak akan menghilangkan barang bukti. Klien kami tidak mau menandatangani surat penahanannya itu. Kedepannya, kami belum ada rencana mau meminta penangguhan penahanan. Masih dalam pembahasan kami kuasa hukum," kata kepada wartawan, Selasa (17/9).***

Kawanan Maling Congkel Jendela Rp 7 Juta Lenyap BATAM (HK) — Kawanan pencuri kini kembali beraksi. Kali ini jendela rumah milik Bela (21), warga perumahan Sagulung Permai Blok A No 23, Sagulung, Batam dicongkel kawanan maling. Uang tunai senilai Rp7 juta lenyap dibawa oleh pelaku. Terungkap dari hasil pencurian dengan pemberatan (Curat) itu, setelah barang milik korban berupa Samsung Galaxi dan camera digital, helm ltd serta uang sebesar Rp 500 ribu, diketahui hilang digondong maling. Menurut pengakuan Bela kepada wartawan, saat melapor di SPK Polsek Sagulung, kejadian itu baru diketahui sekitar pukul 06.00 WIB, Selasa (17/9) pagi. Saat itu, setelah terbangun korban mendapati ruang tamunya sudah dalam keadaan beracak-acakan. Akibat dari kejadian tersebut, pelapor sendiri mengalami kerugian sebanyak Rp 7 jutaan.

"Pas mau bangun, jendela rumah di samping telah dibuka paksa oleh maling, padahal HP samsung dan camera itu baru dibelinya dengan gaji pertamanya. Dan diperkirakan kejadian terjadi sekitar di subuh hari," kata dia dalam laporan. Baru sekitar pukul 09.00 WIB kemarin, korban sendiri melaporkan aksi pencurian ke Mapolsek Sagulung. Sementara itu, Kapolsek Sagulung AKP Eddy Buce melalui Kanit Reskrim Iptu Tommy saat dikonfirmasi membenarkan adanya Eddy laporan

yang dibuat korban tersebut. Dan kita masih melakukan penyelidikan selanjutnya. Diharapkan kepada masyarakat Sagulung khususnya, agar tetap waspada untuk mengunci pintu dan jendela supaya terhindar dari kawanan maling. "Kita masih melakukan penyeledikikan selanjutnya, kemudian kepada korban kita mintai keterangan berlanjut," ujar Tommy. (cw71).

RICO BARINO/HALUAN KEPRI

POSITIF NARKOBA — Pengunjung Tempat Hiburan Malam (THM) Tanjungpinang melakukan tes urine dalam Operasi Anti Narkoba (Antik) yang dilakukan Polres Tanjungpinang dan BNN Kota Tanjungpinang, Selasa (17/9). Dalam dua minggu operasi yang digelar tersebut, tiga orang positif menggunakan narkoba.

Sidang Kepsek Cabul Batal Digelar PH Tak Ajukan Eksepsi BATAM CENTRE (HK) — Sidang lanjutan kasus pencabulan dengan terdakwa mantan Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 28 Batam, Herizon, batal digelar. Pasalnya, dua dari tiga Majelis Hakim (MH), yakni Ketua MH Jack Octavianus, SH MH dan anggota MH Djarot berhalangan hadir. Hanya Thomas Tarigan, SH MH yang berkesempatan hadir pada sidang lanjutan, Selasa (17/9) di Pengadilan

Negeri, Batam Centre. Sehingga agenda keterangan saksi diundur hingga satu minggu kedepan. "Sidang kita tunda minggu depan, karena dua Majelis berhalangan hadir," ungkap Thomas Tarigan ke awak media usai menutup persidangan. Seyogyanya, lanjut Thomas, hari ini merupakan jadwal pemeriksaan saksi-saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), namun secara mendadak Ketua MH ada perintah Dinas ke

Jakarta, makanya sidangnya harus ditunda. Sementara itu, Terdakwa Herizon yang ditanyai wartawan usai penundaan sidangnya, enggang berkomentar banyak, ia hanya menjawab sehat saat ditanya apa kabar. "Sehat," ujarnya singkat. Sementara saat ditanya bagaimana ia bisa sampai di persidangan, Herizon hanya diam sambil menundukkan kepala terus berlalu. PH Tak Ajukan Eksepsi Sementara itu, ketua Penasehat Hukum (PH) terdak-

CMYK

wa, Abdul Kadir SH mengatakan bahwa pihaknya tidak mengajukan ekspesi terkait dakwaan kliennya. Pasalnya, selain dakwaan dari JPU dinilai sudah jelas, alasan untuk mempersingkat waktu juga menjadi pertimbangan. "Tidak ada eksepsi, kami langsung ke pemeriksaan saksi," tegas Abdul Kadir.Menurutnya, ia akan memaksimalkan hak kliennya saat pemeriksaan saksi nanti, terutama saat mendengarkan keterangan saksi korban. (ays)

Editor: Ali Mahmud, Layouter: Novrizal


Lingga

Rabu, 18 September 2013

12

Perbaikan DPT Lingga Diperpanjang Saat ini Tercatat 67438 Jiwa LINGGA(HK) — Bagi warga yang masih belum terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap, (DPT) pada Pemilu 2014 mendatang, masih punya kesempatan untuk mendaftar. Pasalnya, KPU memperpanjang perbaikan DPT sampai pertengahan Oktober 2012. Nofriadi Putra

NOFRIADI PUTRA/HALUAN KEPRI

LINTASI JALAN — Seorang pengendara melintas di jalan yang baru dibangun sepanjang 1 km menuju Desa Belungkur. Namun jalan ini belum sampai menembus desa, seperti yang diharapkan warga, Selasa (17/9).

Desa Belungkur Rindukan Jalan Darat LINGGA(HK) — Warga Desa Belungkur, kabupaten Lingga yang merupakan pemekaran dari Desa Teluk, merindukan jalan darat. Satu-satunya jalan menuju Belungkur, saat ini masih jalan tanah. Ketika air pasang, jalan tersebut dipemnuhui air laut dan tidak bisa dilewati. Jalan menuju Belungkur dari Desa Teluk, saat ini kondisinya belum diaspal. Namun, untuk sampai di Belungkur, pengguna jalan musti melewati jalan di pesisir pantai sekitar 2 Km. Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas warga Belungkur ketika air pasang.Karena, jalan sepanjang pesisir pantai ditutupi air. Seorang warga Belung-

kur Arif, mengaku kondisi ini sebenarnya sudah lama. Hanya saja ada jalan sekitar satu meter yang sudah dibangun dari desa sampai bibir pantai, namun belum bisa digunakan. "Beginilah kondisi desa kami. Ketika air pasang, warga tidak bisa mengakses ke Desa Teluk. Begitu juga warga yang dari Teluk, kalau hendak ke Belungkur, ketika air pasang terpaksa bermalam di Teluk," ungkapnya, Selasa (17/9). Dilanjutkannya, warga Belungkur sangat mengharapkan jalan darat, guna

mudah akses menuju Desa Teluk. Selain itu, warga juga mudah mendapatkan kebutuhan harian ke Desa Teluk, maupun Daik Lingga. Hanya menggunakan kendaraan roda dua, bisa ditempuh. Memang, lanjut Arif, warga Belungkur sebagian besar memiliki mata pencaharian sebagai nelayan. Sehingga untuk memasarkan hasil tangkapannya ke Kota Daik, warga sangat wantiwanti dengan air pasang tersebut. "Kami berharap pemerintah memberikan perhatian. Terutama untuk jalan darat. Sehingga warga dengan mudah mengakses ke desa Tetangga," ungkapnya. Sementara itu, ditempat berbeda, Kepala Bida-

ng Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lingga Yandriandi, mengatakan bahwa untuk tahun 2013 ini, pemerintah telah berusaha membuka akses darat menuju Belungkur. "Saat ini sedang dikerjakan. Namun, panjangnya baru 1 Km," ungkapnya. Dikatakannya, memang jarak 1 Km tersebut, dari simpang Jalan Rumbia, Desa Teluk, belum sampai menembus Desa Belungkur. Maka untuk sampai ke titik tembus desa Belungkur kita usahakan di tahun 2014. "Kita usulkan lagi di 2014. Mudah-mudahan dapat dibuka akses ke sana," ungkapnya. (put)

Liputan Lingga Hal tersebut berdasarkan Surat Edaran KPU Pusat No 644/KPU/IX/2013, tentang Perbaikan Data Pemilih (PDP) dan Penetapan DPT. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa, kalau masih terdapat atau ada data pemilih yang masih ganda atau meninggal, masih ada kesempatan diperbaiki di KPU. Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lingga, Agussyuriawan menjelaskan, sesuai surat edaran tersebut, bagi warga yang belum terdaftar serta masih terdapatnya, alamat atau data yang masih kosong dalam DPT, masih punya kesempatan untuk

mendaftarkan diri di KPU. Sampai masa sebelum diplenokan kembali tanggal 12-13 Oktober 2013 mendatang. "Masih membuka peluang bagi yang belum terdaftar. Sampai dengan tanggal 11 Oktober 2013. Kita sudah cek, jumlah DPT yang ditetapkan 67 438. Namun, kita cermati kembali, mana kala masih ada yang belum terdaftar," ungkapnya. Dilanjutkan Iwan, KPU akan instruksika kepada penyelenggara tingkat bawah yakni, PPK, PPS, untuk mencermati kembali DPT yang sudah ditetapkan. Dalam hal pemilih yang meninggal, maupun pemilih ganda yang belum terdaftar. Sehubungan dengan

diperpanjanganya jadwal perbaikan DPT tersebut, lanjut Iwan, KPU Lingga mengharapkan semua pihak yang terkait atau stake holder yang ada, meberikan masukan dari pemangku kepentingan dan ma syarakat Kabupaten Lingga. Untuk menginformasikan hal tersebut kepada KPU. "Kalau ada yang masih belum terdaftar dan juga kepada parpol, untuk dapat sama-sama memberikan informasi menganai, warga yang belum tedaftar, maupun simpatisan" imbuhnya. Yang jelas, lanjut Iwan, ia menghimbau kepada KPU Lingga mulai dari PPK, PPS, agar dapat memantau terus perkembangan DPT sampai dengan 11 Oktober 2013. Ketika ditanya mengenai jumlah pemilih di Kabupaten Lingga dibandingkan dengan Pemilu tahun 2009 lalu, kata Iwan, untuk 2014 nanti jumlah pemilih di Lingga meningkat. "Presentasi pemilih dari tahun 2009 lalu meningkat. Saat Pemilu tahun 2009 pun, golput (tidak memilih) hanya sekitar nol koma persen saja," imbuhnya.***

RSUD Terancam Kehabisan Obat

LINGGA(HK) — Permasalahan di RSUD Dabo bukan hanya tentang buruknya pelayanan terhadap pasien, melainkan juga masalah ketersediaan obat yang semakin minim. Obat yang tersedia di RSUD Dabo saat ini, masih persediaan obat-obatan sisa tahun 2012. Walaupun instansi terkait telah melakukan pelelangan di LPSE untuk pengadaan obat tersebut, namun hasilnya belum jelas hinggsa saat ini. Dalam lelang tersebut dijelaskan, mengenai ongkos kirim obat ke Kepri memang ditanggung pemenang lelang. "Obat yang terpakai mau habis. Tahun 2013 mau dilelang, belum ada pemenang tendernya," ungkap Kepala RSUD Dabo, Yan Cahyadi.

Dituturkannya, persoalannya saat ini masih menyangkut siapa yang mau bersedia untuk mengambil lelang obatan tersebut. Maka dalam waktu dekat ini akan dilakukan lelang kembal. Hingga ada kontraktor yang bersedia mengambil proyek pengadaan berbagai jenis obat untuk RSUD tersebut. Terkait pelelangan obat tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga, dr Ignatius Lutti menjelaskan, persoalan tersebut sudah dibicarakan dengan instansi terkait. Mulai dengan Kementerian Kesehatan, hingga dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kepri. "Biaya kirim mahal, pemborong banyak yang mengelak. Mau tidak mau harus dilelang lagi," ungkapnya.

Dikatakannya, yang perlu menjadi perhatian saat ini adalah, saat ini ketersediaan obat-obatan di RSUD Dabo, terbatas. Begitu juga dengan kebutuhan untuk pasien lainnya. Seperti alat infus hanya tersedia sekitar 10000 infus. Untuk pemenuhan jangka panjang, hal ini sangat perlu perhatian. Disinggung soal pelayanan, Lutti menjelaskan, komunikasi merupakan hal penting, terutama bagi bagi pengguna JKL. Kadang, pengguna JKL menganggap pelayanan gratis tersebut juga harus mewah. "Nah di sini kurang komunikasinya. Pelayanan gratis itu harus maunya mewah, pada hal kemampuan RSUD terbatas," imbuhnya. (put)

Kurang Koordinasi Antara Petugas Terlambatnya Pembagian STTS LINGGA(HK) —Terkait persoalan lambatnya penyerahan Surat Tanda Terima Setoran (STTS) kepada warga Desa Teluk, khususnya Dusun II Belungkur, dikarenakan kurangnya koordinasi antara petugas lama dengan petugas baru. Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Belungkur, M Nur, Senin (16/9). Diakuinya, STTS milik masyarakat yang dipegangnya saat ini semata-mata dikarenakan dirinya sebagai petugas pajak dari Desa Teluk. Namun, ia baru meneerima STTS setelah Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) ia terima tahun 2011. "STTS untuk Dusun II, sudah saya berikan kepada Pak Arif baru-baru ini," ungkapnya, Senin (16/9). Dituturkannya, memang persoalan ini disebabkan karena kurangnya koordinasi antara pejabat lama dengan pejabat baru. Ia sebagai petugas baru setelah Pak Arif merasa heran, kenapa STTS itu baru diserahkan ke kades, setelah bermasalah. dan, langsung serahkan kepada kades pada waktu itu juga. Sebenarnya, lanjut M Nur, persoalan pembagian STTS merupakan persoalan jarak Desa Teluk dengan Dusun II Belungkur yang terpisah dan cukup jauh. Saat ini desa tersebut baru saja dimekarkan dan menjadi desa sendiri. "Yang jelas jaraknya jauh, saya cuma honorer. Bukan saya makan duit," tegasnya. Ia berharap dengan adanya persoalan tersebut, ke depan Desa Teluk lebih maju lagi dalam membangun desa, termasuk juga dengan Desa Belungkur. Namun, disayangkan M Nur, sebagian masyarakat masih belum menyadari sepenuhnya dalam membayar pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kendalanya, lanjut M Nur, ada beberapa nama, seperti Acing, warga Dusun I, Desa Teluk, SPPT-nya ada atas nama

Acing, namun, Acingnya tidak diketahui keberadaanya. Selain itu, ada beberapa wajib pajak yang sudah meninggal, seperti Ayum dan Anwar. Dua nama ini telah meninggal, namun SPPT-nya juga keluar. "Nanti kita akan kembalikan ke instansi terkait. Yang jelas, di sini kita tidak bisa 100 persen untuk memungut pajak dengan masyarakat," ungkapnya. Ditambahkannya, jumlah penerimaan pajak di Desa Teluk, sekitar Rp5.200.000. Dengan kondisi seperti ini, M Nur pesimis, kalau desanya akan cepat maju dibandingkan desa lain. Diakumulasi Sementara itu, mengenai pemilik Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang, (SPPT) yang telah dikeluarkan, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DP2KAD) Kabupaten Lingga minta agar pemilik SPPT tetap diakumulasi. Sebelumnya, persoalan SPPT yang telah dikeluarkan oleh DPPKA terkendala disalah satu desa yakni, di Desa Teluk. Petugas pungut pajak di desa tersebut, M Nur mengatakan, ketika ia memungut pajak bumi dan bangunan di desanya, terdapat kendala yakni, ada pemilik SPPT atas nama Acin, namun orangnya tidak ada di Desa Teluk. "Ada juga nama Ayung dan Ayum, dua orang ini sudah meninggal, namun SPPT-nya keluar. Maka kita pun bingung sebagai petugas," ungkapnya, Selasa (17/9) . Memang diakuinya, sebagai pemungut Pajak di Desa Teluk, selama ini warga masih rendah kesadaran untuk membayar pajak. Selain itu, keluhnya, semestinya instansi terkait memberikan sosialisasi terhadap pajak kepada warga di desanya, bahkan dari instansi pajak pun jarang turun sosialiasasikan soal pajak, jelasnya lugu.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendapatan dan Aset Daerah DPPKAD Kabupaten Lingga, Mulkan Azima menjelaskan bahwa, menyangkut pemilik SPPT yang telah keluar, maka pemilik SPPT tetap diakumulasi. "Kalau pemiliknya sudah meninggal, maka diakumulasikan pada ahli warisnya, atau anak-anak, maupun cucunya," ungkap Mulkan, di ruang kerjanya Selasa (17/9) Termasuk pemilik SPPT yang berada di luar wilayah lahannya yang ada di SPPT, Mulkan juga mengatakan bahwa, hal tersebut juga tetap diakumulasi. Karena, apabila pemilik SPPT tidak ada lagi, termasuk anak cucu bagi pemilik SPPT, maka yang dikenakan pajaknya akan dikembalikan ke Desa, maupun negara. "Kalau tidak diakumulasi, artinya lahan milik negara, menjadi aset," ungkapnya. Terkait dengan tudingan kurangnya sosialiasi yang dilakukan instansi terkait kepada masyarakat di Desa Teluk, Mulkan membantah, pihaknya telah melakukan sosialisasi pajak dengan mengundang masing-masing kepala desa yang ada di Kabupaten Lingga. Sosialisasinya digelar ditingkat kecamatan, bahkan tiap triwulan pihaknya melakukan sosialisasi mengenai pajak tersebut. "Kita ada sosialisasi, setahun 3-4 kali," ungkapnya. Maka dalam hal ini, Mulkan menghimbau kepada masyarakat, agar menyadari bahwa, pajak merupakan salah satu penerimaan yang diterima daerah. Untuk itu, ia juga minta kepada petugas pungut pajak di masing-masing desa agar tetap lakukan pendataan terhadap wajib pajak.Karena pemungut pajak ini hanya ada di Lingga. Ketika ditanya soal besar kecilnya penerimaan daerah melalui suatu desa, terkait dengan pembangunan disuatu desa tersebut, Mulkan menjawab bahwa, kalau pajak dan pembangunan itu kebijakan Pemkab Lingga.(put) Editor: Apsek, Layouter: M Fahrullazi


Natuna

Rabu, 18 September 2013

13

Semua Wilayah Harus Bertuan RANAI (HK) — Pemerintah Kabupaten Natuna mengiginkan semua wilayah NKRI dibagi habis dan tidak menginginkan ada wilayah yang tidak bertuan agar tidak bertentangan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945. Fathurrahman Liputan Natuna Demikain disampaikan Bupati Natuna, Ilyas Sabli dihadapan sejumlah wartawan pada konfrensi pers yang digelar di kediamannya, Selasa (17/9). Dalam Rancangan Undang - undang nomor 33 tahun 2004 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah menyebutkan bahwa batas wilayah laut bagi daerah hanya 4 mil saja. Hal ini dinilai dapat merugikan daerah-daerah yang memiliki wilayah laut yang luas dan memiliki kekayaan laut yang berlimpah, tak ter-

kecuali Kabupaten Natuna yang notabene kekayaan alam berupa minyak dan gasnya kebanyakan terdapat di of shore (lepas pantai). Bupati Ilyas mengatakan UU No 33 tahun 2004 itu dalam waktu dekat akan direvisi, di sana disebutkan bahwa batas wilayah laut Natuna hanya 4 mil dari pantai. Jika revisi ini distujui maka pendapatan Natuna pasti berkurang, bahkan Propinsi Kepri pun juga pasti terkena imbasnya, sebab kekayaan migas banyak di atas 12 mil lepas pantai. “Bukan hanya kita yang terancam dirugikan, melainkan propinsi Kepri juga akan turut terancam kehilangan

pendapatan dari hasil alam laut Natuna ini,” katanya. Tidak hanya itu, Kabupaten Natuna secara geografis juga berbatasan langsung dengan luar negeri seperti Vietnam, Thailand dan Malaysia dan sejumlah daerah yang ada di dalam negeri seperti Kalimantan Barat dan Kabupaten Anambas, Kepri. Hal ini dapat menimbulkan kerawanan perbatasan jika wilayahnya dibatasi hanya 4 mil saja. Menurut Bupati Ilyas, jika batas wilayah pulau Natuna hanya 4 mil dari batas pantai, maka pemerintah daerah tidak bisa berbuat banyak dalam upaya pengawasan aktivitas laut. Baik itu pencurian ikan maupun benda-benda purba, yang tersimpan diwilayah yang disebut wilayah Natuna, didarat atau di laut. “Bagaimana kita turut melakukan pengamana wilayah perbatasan, jika batas Natuna

hanya 4 mil lepas pantai saja, sementara potensi ancaman di Laut Cina Selatan terbilang tinggi,” ungkapnya. Karenanya lanjut Bupati Ilyas, pemerintah berupaya keras mengajukan berbagai usulan dari daerah terkait rancangan revisi undangundang dimaksud. Diantaranya ujar Bupati Ilyas, pemkab Natuna mengusulkan agar ketentuan 4 mil batas pantai di RUU tersebut dapat dipertimbangkan, sehingga sesuai amanat undang-undang 1945 ayat 18. Agar tidak terdapat wilayah laut di daerah Natuna yang tidak bertuan. “Maunya Pemkab Natuna, Undang-Undang 1945 ini benar-benar direalisasikan. Agar seluruh wilayah dibagi habis untuk provinsi, Kabupaten dan kota sehingga semua wilayah ada tuannya. Tetapi pekerjaan ini tidaklah mudah, namun harus diperjuangkan,” pungkasnya. ***

Pemahaman Berkendaraan Masih Rendah RANAI (HK) — Kasat Lantas Polres Natuna, AKP Taufik menilai masih rendah pemahaman pengendara sepeda motor di Ranai Natuna secara umum masih rendah perihal aspek berkendara di jalan raya. Kondisi tersebut diperlukan sosialiasi terpadu kepada masyarakat. “Saat ini sudah direncanakan melakukan sosialisasi rutin ke usia dini di sekolah-

sekolah, tukang ojek, guruguru, bahkan ke masjid-masjid,” ujar Taufik dipolres Natuna, Selasa (17/9). Menurut Taufik, pelanggaran berkendara di jalan raya masih didominasi pelakunya anak-anak usia dini, idealnya belum layak contohnya mengendarai sepeda motor. Seperti para pelajar, tentunya rawan kecelakaan dan kebut-kebutan. “Tentunya orangtua ha-

rus tegas kepada anak dan kesadaran untuk hindari anak usia dini (belum memiliki SIM) mengendari kendaraan sendiri di jalan raya,” imbaunya. Diakui Taufik, beberapa faktor kecelakaan di Ranai dan sekitarnya adalah belum memahami aturan dan tertib lalu lintas. Padahal itu adalah masalah mendasar, yakni garis pembagi ruas jalan, contohnya garis putih tidak

Pak Pagar dan Pohon Beso RANAI (HK) — Sejumlah pemuda memiliki kesetiaan tingkat tinggi terhadap kelestarian pohon nan rindang yang tumbuh di pusaran wilayah. Pohon nan rindang itu disebut Pohon Beso dan pemuda-pemuda yang setia itu disebut Pak Pagar. Karena pohon-pohon itu tumbuh di pusaran wilayah, maka tak heran jika ia menjadi tumpuan bagi semua kaula untuk sekedar berteduh dari panasnya terik matahari di musim kemaru dan untuk sekedar berlindung dari dinginnya hujan yang mengguyur pada musim hujan. Selain itu, buahnya yang sangat manis melebihi manisnya gula dan madu, tentunya menjadi daya pikat tersendiri

bagi semua orang untuk sekedar mencicipi buahnya. Karenanya sangat pantas jika pepohonan-pepohonan ini dirawat dan dijaga dari gangguan orang-orang yang berwatak jahat sehingga ia aman dan nyaman untuk tumbuh dan berkembang serta menaungi para kaula. Suatu hari muncul sejumlah pemuda yang hendak mendedikasikan dirinya untuk si pohon beso itu, mereka meKAWASAN Pantai Kencana yang akan dijadikan sebagai kawasan sport centre. FATHURRAHMAN/HALUAN KEPRI

nyatakan diri siap untuk menjadi pagar bagi sang pohon yang berbuah sangat manis itu. Dan betul, pemuda itu menunjukkan kesetiaannya bagi sang pohon, siang malam ia tetap tegak memagari pohon. Karena tindakannya yang terpuji itu maka pemuda-pemuda itu diberi julukan oleh kaula dengan nama Pak Pagar. Namun di tengah kesetiaanya itu, Pak Pagar ini menunjukkan perilaku yang kurang baik. Ia terus merapatkan pagar pohoh serapat-rapatnya sehingga kaula-kaula yang hendak berteduh dan mencicipi buah nan manis itu mengalami kesusahan untuk menjangkau si pohon beso. Bahkan, tidak jarang juga Pak Pagar memasang duriduri untuk menghalangi orang-orang yang bermaksud bagus kepada sang pohon beso. Akhirnya muncul kesan di tengah-tengah para kaula bahwa si Pohon Beso seolaholah milik Pak Pagar sendiri. Bisa jadi, Pak Pagar yang memiliki kesetiaan tingkat tinggi itu sudah terlena dengan

putus dan garis putih terputus-putus. “Garis putih tidak terputus itu, tandanya pengendara tidak boleh mendahului kendaraan di depan. Ini banyak menyebabkan kecelakaan di jalan raya, seperti jalan tanjakan, turunan dan belokan. Ditambah tradisi sembrono pengendara akan berbelok ditikungan tanpa memberikan lampu isyarat,” pungkasnya.(cw61)

manisnya buah pohon itu serta rindangnya pohon tersebut, yang akhirnya ia terkesan sebagai memiliki sendiri pohon itu di hadapan kaula, “Nauzubillahi minzalika”, kata para kaula, menyayangkan sikap Pak Pagar. (cw61)

FATHURRAHMAN/HALUAN KEPRI

GAMBAR PETA — Bupati Natuna Ilyas Sabli sedang menggambarkan peta Migas Natuna di hadapan sejumlah wartawan.

Bupati Belum Pikirkan Pemekaran Kabupaten RANAI (HK) — Bupati Natuna, Ilyas Sabli mengaku masih fokus memperjuangkan hak-hak Natuna dari Pemerintah pusat, karenanya hingga saat ini ia mengaku belum memikirkan urusanurusan pemekaran kabupaten. Bupati Ilyas mengatakan, pemerintah saat ini dihadapkan pada pekerjaan yang memerlukan perhatian yang maksimal. Pekerjaan dimaksud berupa perjuangan finalisasi perjuangan Kabupaten Natuna untuk mendapatkan legalitas berupa undang-undang yang menjadi payung hu-

kum yang kuat dalam hal dana bagi hasil (DBH) migas. “Kita lagi fokus menyelesaikan usulan-usulan dalam revisi UU No 33 ini dulu, agar Kabupaten Natuna mendapatkan dasar yang kuat sebagai daerah penghasil,” ujarnya. Oleh karena itu Bupati Ilyas mengaku belum memikirkan urusan-urusan lain termasuk rekomendasi pemekaran dua kabupaten baru di Natuna. Bupati Ilyas mengatakan, pemerintah bukannya tidak mendukung perjuangan pemekaran ini, hanya saja pemerintah memiliki skala pri-

oritas lainnya terutama sekali upaya pengusulan pasal khusus untuk Natuna pada revisi UU No 33 tahun 2004 tentang dana perimbangan pusat dan daerah. “Wah, kalau pemekaran untuk sementara belum mikirlah, kita bukan tidak memperhatikan itu, cuma kita mau menyelesaikan pekerjaan ini dulu,” ungkapnya. Menurut Ilyas, pemekeran itu merupakan hal yang penting, namun di samping itu ia juga berharap agar semua masyarakat dan semua pihak dapat bersabar untuk sementara waktu.(cw61)

Editor: Niko, Layouter: Syahril


CMYK

Rabu, 18 September 2013

14

Andi Resmi Gantikan Edi TANJUNGPINANG (HK) — Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Andi Rivai Siregar resmi dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (17/9) dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kepri di Tanjungpinang.

Sutana Liputan Tanjungpinang Ia menggantikan Edi Siswoyo dari Partai Demokrat karena yang bersangkutan migrasi ke Partai Gerindra. Ketua DPRD Kepri, Nur Syafriadi mengatakan, saudara Andi Rivai Siregar menggantikan saudara Edi Siswoyo dengan adanya ketetapan surat DPD dan DPP Partai Demokrat yang ditujukan ke DPRD Provinsi Kepri. "Selain itu DPRD kepri, menindaklanjuti dengan keluarnya Surat Ketetapan dari Menteri Dalam Negeri RI Nomor: 161.XXI-6382 tahun 2013 tentang Pergantian Antar Waktu sisa masa jabatan anggota DPRD Partai Demokrat 2009-2014," jelas Nur Syafriadi. Nur juga mengatakan, seluruh anggota DPRD kepri mengucapkan selamat bergabung

kepada saudara Andi Rivai yang telah resmi dilantik menjadi anggota DPRD kepri dan semoga dapat menjalankan pekerjaan dengan baik. "Semoga, apa yang telah diamantkan ini dapat dipertanggungjawabkan, karena anggota DPRD merupakan perpanjangantangan rakyat, dan tentunya harus bertanggung jawab kepada daerah pemilihannya," harapnya. Selain itu, Nur berharap, semoga dapat menyerap aspirasi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat. Serta dapat menjaga melanjutkan apa yang telah menjadi visi misi DPRD kepri, untuk mensejahterakan masyarakat. Nur juga berpesan, agar semua anggota DPRD kepri dapat mengikuti peraturan dan tata tertib yang yang berlaku. Hal ini ia katakan karena DPRD saat ini menjadi sorotan publik terkait sering

anggota dewan bolos pada paripurna. "Anggota dewan juga diharapkan agar bekerja secara profesional dan mengikuti peraturan yang ada. Karena, saat ini tengah menjadi sorotan masyarakat banyak. Apalagi dengan semakin santer pemberitaan tentang anggota dewan yang suka bolos dalam paripurna," ungakapnya. Sementara itu Andi Rivai Siregar usai pelantikan kepada sejumlah media mengatakan, akan menjalankan tugas sebagai anggota DPRD kepri dengan sebaikbaiknya dan akan mengikuti semua ketentuan yang telah diatur. "Saya akan menjalankan tugas sebagai peran anggota dewan dengan baik dan akan mengikuti tugas- tugas anggota dewan. Saya akan lakukan yang terbaik untuk menyelesaikan masa jabatan ini yang kurang lebih satu tahun lagi," katanya singkat. Dalam Rapat Paripurna Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan PAW sisa masa jabatan 2009-2014 ini, dihadiri sebanyak 34 anggota DPRD, sementara dari Pemerintah Provinsi kepri dihadiri oleh Asisten III Kepri, Said Agil yang mewakili Gubernur, terlihat juga beberapa Kepala SKPD dan FKPD Kepri serta tamu undangan.***

PARIPURNA SEPI — Sidang Paripurna DPRD Batam, yang dipimpin Wakil Ketua II, Zainal Abidin, Selasa (17/9) sepi. Kebiasaan ini jadi trend di berbagai rapat yang digelar lembaga wakil rakyat tersebut. DERMAWAN/HALUAN KEPRI

DPRD Tpi Lamban PAW-kan Dani TANJUNGPINANG — Sampai saat ini, DPRD Kota Tanjungpinang (Tpi) lamban melakukan proses pergantian antar waktu (PAW) Ahmad Dani, yang telah diberhentikan Dewan Pengurus Nasional (DPN) Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) dari keanggotaan PDK Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri. Padahal, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 16 tahun 2010 tentan PAW Anggota DPRD Kabupaten dan Kota pada pasal 102, 103 dan 107 yang antara lain bunyinya adalah bahwa satu Minggu setelah Pimpinan Dewan menerima surat pemberhentian anggota Dewan dari Pimpinan Partai Politik (parpol), maka proses harus berjalan sesuai dengan aturan.

Artinya diberikan batas waktu atau tenggat waktu selama satu Minggu yang dimiliki oleh pimpinan Dewan untuk melakukan proses PAW. Terkecuali, kalau anggota dewan tersebut melanggar hukum dan hal lainnya yang langsung bisa di berhentikan. "Kita sudah menyampaikan dan meneruskan surat PAW tersebut dari DPN PDK ke Pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang pada tanggal 2 September lalu dan seharusnya satu Minggu ada proses. Namun, waktu sudah berjalan dua Minggu sampai dengan sekarang belum juga diproses. Untuk itu, kita mendesak kepada pimpinan Dewan agar segera menindaklanjuti proses PAW ini," kata Ketua PDK Kota Tanjungpi-

nang M. Mustaqim Ismail, Selasa (17/9). Mustaqim menjelaskan, sesuai dengan aturan PP tersebut, proses PAW setelah menerima surat dari Pimpinan Parpol yaitu Pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang menyurati Gubernur Kepri melalui Walikota Tanjungpinang untuk ditindaklanjuti sampai keluarnya surat keputusan PAW. Meskipun ada surat keberatan dari anggota Dewan yang bersangkutan yang telah diberhentikan dari DPN PDK, namun lanjut Mustaqim, surat tersebut tidak berlaku dan tidak bisa dijadikan acuan, karena hal tersebut bersifat pribadi. "Kita juga paham padatnya jadwal kegiatan masingmasing unsur Pimpinan DPRD

Kota Tanjungpinang. Namun proses PAW ini adalah hal yang sangat terpenting dilakukan dan kita hanya menindaklanjuti amanat dari DPN PDK. Dan ini juga sebagai pembelajaran politik berdemokrasi dan berkebangsaan di Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Mustaqim. Sebelumnya DPN PDK memberhentikan Dani dengan dikeluarkannya surat keputusan DPN PDK nomnor : PDK/SK/KDP/07/VIII/2013 bahwa dari ketentuan perundangan menetapkan seseorang tidak diperkenankan mempunyai keanggotaan di dua partai yang berbeda. Dengan dasar SK tersebut, Dani telah menjadi anggota Partai Nati Nurani Rakyat, maka dianggap perlu untuk memberhentikannya. (eza)

Ratusan Baliho Caleg Bakal Mubazir BINTAN (HK) — Ratusan baliho calon legislatif (caleg) mubazir. Ini menyusul peraturan KPU nomor 15 tahun 2013 yangb membatasi pemasangan atribut atau baliho caleg di tempat terbuka sampai 28 September. Peraturan itu juga memuat, semua caleg hanya diperkenankan memasang satu unit spanduk untuk satu zona dan lokasinya akan diten-

tukan KPU dan Panwas. "Saat ini banyak baliho caleg yang sudah terpasang atribut, masih diberi kesempatan sampai 28 September. Kalau sudah terlanjur pasang silahkan saja, tapi 27 dibersihkan semua dan kami akan surati parpol untuk membersihkannya. Nantinya tidak diperkenankan lagi penggunaan baliho atau stiker terkecuali atribut," kata ang-

gota KPU Bintan, Carnita, Selasa (17/9). Mengenai ukuran spanduk yang diperkenankan yaitu maksimal 1,5x7 meter. Terkecuali untuk partai politik boleh menggunakan baliho tetapi di dalam baliho itu tidak bisa ada gambar caleg dan hanya diperbolehkan visi dan misi saja. Ketentuan baliho ini hanya diperbolehkan satu baliho untuk satu desa/kelurahan.

Sementara untuk caleg DPD diperbolehkan juga menggunakan satu baliho tapi hanya untuk di satu zona. Peraturan ini sebenarnya bersumber dari pemerintah daerah yang mengadu ke Mendagri terkait banyaknya limbah pemilu setelah selesai pemilu sehingga Pemda disulitkan untuk penertibannya karena rata-rata partai tidak mau melakukan pencabutan.

Selain itu juga masalah stiker yang seenaknya menempelkannya di rumah warga tanpa seizin warga sehingga mereka harus kembali mengecat rumah karena catnya rusak. Anggota dewan Bintan, Radief Anandra, dari partai PPP mengatakan seharusnya peraturan ini dari awal sudah disosialisasikan. "Kita sudah menyiapkan

atribut banyak tapi pada saat aturan seperti ini tentu itu menjadi kesia-siaan. Saya tidak tau salahnya dimana celahnya dimana tetapi seharusnya ini bisa tersosialisasi dari awal begitu ditetapkan adanya KPU dan Panwaslu," ungkap Radief yang sudah mencetak kurang lebih 100 spanduk. Dengan adanya aturan baru ini Radief ragu apakah semua atribut dan baliho yang

CMYK

dia siapkan akan bisa dipakai untuk sosialisasi. Karena jika dari awal ada aturan seperti itu mereka bisa mengantisipasi dari awal. Dia juga mengarapkan KPU dan panwas juga harus segera sosialisasikan peraturan baru tersebut untuk menjadi acuan pada hal yang akan datang. Karena kalau tidak para caleg hanya akan mengakibatkan pemborosan.(rof)

Editor:M Ghafur,Layouter: Novrizal


Pendidikan

Rabu, 18 September 2013

Ingin Jadi Atlet Karateka Nasional BATAM (HK) — Cowok berdarah Batak ini cukup banyak prestasi diraih dibidang olahraga karate. Tidak salah bila ia ingin mewujudkan cita-citanya menjadi atlet karateka tingkat nasional. Jaya Napitupulu siswa kelas VIII dari SMPN 6 Batam ini, mendalami

olahraga karate sejak duduk di kekas II SD. Malah dari ilmunya itu, ia kerap dipercaya menjadi guru karate melatih adik tingkatnya. Saat ini Jaya sedang siap-siap akan ikut pada lomba tingkat nasional diadakan Kemendikbud. Ia akan berusaha semaksimal mung-

kin agar bisa mempersembahkan juara untuk Batam dan sekolahnya. Jaya di karate telah meraih sabuk coklat dengan bekal pengalamannya beberapa kali meraih juara ia yakin akan bisa meraih harapannya di ajang nasional itu. Prestasi Jaya sendiri pernah meraih juara III

15

Jaya Napitupulu Bupati Karimun Cup III, juara I IPB Cup di Bogor, juara II Inkado Cup yang baru saja ia ikuti. "Ketika ikut ajang lomba karate tingkat Kepri saingan terberat itu dari BKC, mereka ketika bertanding cukup bagus. Namun itu bukan jadi halangan buat saya

untuk tetap maju ikut lomba ketingkat nasional mewakili Kepri pada ajang Kemendikbud nanti," tegas anak pertama dari tiga bersaudara pasangan bapak Antonius Napitupulu dengan Sorta Hutagaul yang dilahirkan di Batam pada 06 Januari 2000 ini. (men)

Komitmen Tingkatkan Mutu Sekolah Dari Pisah Sambut Kepsek SDN 07 Lubukbaja BATAM (HK) — Majelis guru dan beberapa murid di SDN 07 Lubukbaja hari Selasa (17/9), sejak pagi nampak terlihat sibuk mengatur meja dan kursi, serta menyiapkan hidangan. Arment Aditya

tikan Rahmat SPd yang dipindah tugaskan menjadi Kepala Sekolah SDN 09 Batam Kota. Acara cukup sederhana digelar di ruang kelas, namun terlihat penuh makna. Disaksikan Pengawas SD se Kecamatan Lubukbaja, Tharmizi serta Ketua Komite SDN 07 Lubukbaja Eka Suharna. Baik Sufriadi Sufriadi Eka Suharna maupun Rahmat saling berkomitmen untuk berusaha meningkatkan mutu pendidikan. Seperti komitmen dari Sufriadi akan berusaha memajukan SDN 07 Lubukbaja lebih maju dari sekarang. Tentunya kata dia, melanjutkan misi dan visi sekolah dan meneruskan program yang seRahmat Tharmizi dang dan akan berjalan. “Kita buat tim work yang solid, serta mohon kerjasama Hari itu merupakan hari guru dan komite sekolah, serpertama mereka menerima ta dukungan dari masyarakepala sekolah (kepsek) baru kat sekitar sekolah. Karena yang akan dijabat oleh Suf- tanpa itu, tak mungkin saya riadi SPd mantan Kepsek dapat mewujudkan apa yang SDN 06 Bengkong menggan- kita harapkan bersama,"

Liputan Batam

ujar Sufriadi usai acara serah terima jabatan. Sementara Rahmat, menitipkan kepada Sufriadi agar dapat melanjutkan program yang sedang ia rintis bersama komite, dan guru. Namun disadarinya belum maksimal. Meski demikian ia percaya, kepsek baru dapat melanjutkan program yang sedang berjalan ini. "Kami sebagai PNS dan guru, pengabdian itu yang utama. Jadi mau ditempatkan dimana saja siap saja sesuai kebutuhan Disdik. Jadi mutasi ini merupakan hal yang wajar untuk penyegaran," kata Rahmat. Rahmat sendiri telah beberapa kali kena mutasi, pertama Kepsek di SDN 03 Batam Kota, lalu Kepsek 01 Batam Kota, dan SDN 07 Lubuk baja, serta sekarang dipindahkan menjabat Kepsek di SDN 09 Batam Kota. Sementara Sufriadi sebelumnya mengabdi puluhan tahun di sekolah berada di Pulau, selanjutnya dipercaya menjabat Kepsek di SDN 06 Bengkong, dan sekarang ditempatkan menjadi Kepsek SDN 07 Lubukbaja. Sufriadi juga dipercaya menjadi Ketua K3S Bengkong, Ketua PC PGRI Bengkong, dan Ketua Kwaran Bengkong. Ditempat yang sama Ketua

ARMENT/HALUAN KEPRI

PISAH SAMBUT — Acara pisah sambut Kepala Sekolah SDN 07 Lubukbaja digelar cukup sederhana namun penuh makna, Selasa (17/9). Kepala sekolah baru menjabat di SDN 07 Lubukbaja ini berkomitmen ingin meningkatkan mutu sekolah. Komite SDN 07 Lubukbaja, Eka Suharna berharap dengan adanya kepsek baru dapat membawa sekolah ini kearah lebih baik lagi. Ia sendiri telah 3 tahun menjadi Ketua Komite SDN 07 Lubukbaja dan telah 4 kepsek diganti. Diakuinya, sejak Rahmat menjabat kepsek di SDN 07 Lubukbaja cukup banyak peningkatan

dari prestasi serta sarana dan prasarana. "Malah untuk lapangan olahraga sedang tahap pengerjaan berkat kerjasama Komite dan kepsek makanya bisa terwujud. Dan kita berharap kepsek baru bisa menyelesaikanya. Begitu juga dengan kekurangan lokal, mudahmudahan bisa terealisasi pada PPDB tahun mendatang," kata

Eka berharap. Pada kesempatan itu juga Pengawas SD se Kecamatan Lubukbaja, Tarmizi mengatakan bahwa mutasi ini dilakukan karena melihat kinerja Kepsek cukup bagus dapat memajukan sekolah. Maka dari itu ditempatkan pada sekolah lain merupakan tantangan agar dapat ber-

karya lebih baik lagi. "Kedua kepsek ini baik pak Rahmat maupun pak Sifriadi reputasinya cukup bagus dapat meningkatkan mutu sekolah. Namun untuk kedepan kerjasama harus ditingkatkan lagi, karena sejauh ini dimasing-masing sekolah kerjasama ini masih kurang," katanya.***

Berikan Beasiswa bagi Anak Nelayan Sekolah IT El Yasin BATAM (HK) — Sekolah IT El Yasinn mengadakan program Bantuan Siswa Miskin (BSM) khusus bagi anak nelayan. Bantuan BSM ini khusus bagi anak nelayan dari keluarga kurang mampu akan diberikan hingga anak tersebut lulus sekolah. " Untuk anak nelayan kurang mampu kita berikan gratis biaya sekolah sampai anak tersebut lulus sekolah," ujar Waka Kurikulum Sekolah IT El Yasin, Anggit, beberapa hari lalu. Dikatakannya, bahwa bantuan beasiswa BSM ini dalam upaya mencegah anak nelayan yang putus sekolah. Diharpkan melalui program BSM ini anak usia sekolah dari keluarga nelayan miskin dapat terus bersekolah hingga berhasil mengejar cita-citanya. Disamping itu juga mereka kedepannya dapat memajukan masyarakat nelayan. Sementara beasiswa yang diberikan berupa uang sekolah, asrama dan peralatan sekolah gratis sampai anak nelayan miskin tersebut lu-

lus sekolah. Sekolah Sekolah IT El Yasin mencakup SD dan SMP yang merupakan salah satu sekolah unggulan di Batam. Sekolah ini berada pada perkampungan nelayan tepatnya di Tanjung Teritip bawah, Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Batam. SD dan SMP IT El Yasin Batam sendiri merupakan anggota aktif dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia. Dan El Yasin sendiri mempunyai target mewujudkan sekolah unggulan, bermutu berdasarkan Alquran dan Sunah. Dengan kehadiran SD dan SMP IT El Yasin diharapkan dapat diminati oleh masyarakat perkampungan nelayan untuk menyekolahkan anaknya. " Para nelayan silahkan berbondong-bondong mendaftarkan anaknya ke sekolah IT Elyasin, karena merupakan sekolah gratis," ajak anggit. Ia juga berharap Sekolah IT El Yasin dapat berkembang menjadi salah satu sekolah unggulan di daerah perkampungan nelayan. Ilmu Pengetahuan dan Tekno-

SEKOLAH IT El Yasin Batam. logi (Iptek), Ilmu dan Ketakwaan (Imtak) yang dibungkus dengan nilai-nilai pelajaran Islam, berdasarkan Alquran dan hadis, menjadi satu kesatuan dalam pendidikan di El Yasin. Sedangan di SD dan SMP IT El Yasin menganut sistem pembelajaran full day school. Sementara misi dari El Yasin sendiri, mengembangkan pendidikan yang berbasis bahasa asing, matematika, dan sains. Dengan memanfaatkan teknologi mo-

dern dan didasarkan pada kekuatan akidah akhlak dan manhaj ahlu sunnah wal jamaah. Sekolah yang memiliki gedung mewah dua lantai itu, mempunyai fasilitas pendukung seperti perpustakaan, laboratorium, lapangan olah raga, dan memiliki guru yang profesional. Makanya dengan diberikan beasiswa pendidikan ini, diharapkan mampu meningkatkan pendidikan anak kampung nelayan. (cw80)

Bagi para siswa atau guru yang memiliki prestasi gemilang di sekolah atau ada acara di sekolah mau diterbitkan di Harian Umum Haluan Kepri, silahkan hubungi wartawan Haluan Kepri, Arment, melalui 081277177598. Editor: Arment , Layout: M Fahrullazi


CMYK

16

Rabu, 18 September 2013

Bupati Lingga Dukung Usaha Mandiri Peringatan HUT Pramuka Ke-52 LINGGA (HK) — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke 52, pemkab Lingga bersama seluruh jajaran Kwarcab dan Kwaran Pramuka se-Kabupaten Lingga gelar upacara pramuka di Halaman Gedung Daerah Dabo Singkep, Sabtu (14/9). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lingga, H Daria dukung penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pramuka Lingga dengan sejumlah SKPD. Untuk usaha peningkatan revitalisasi pramuka di Kabupaten Lingga, jajaran kepramukaan Lingga baik melalui Kwacab, maupunKwaran di masingmasing kecamatan telah melakukan usaha memiliki usaha mandiri, yakni usaha kedai pramuka, unit usaha pemasaran industri kecil menengah serta usaha daur ulang sampah menjadi pupuk kompos.

PENYEMATAN tanda jasa dharma bakti & pancawarsa oleh Bupati Lingga H Daria.

PENANDATANGANAN MOU Kwarcab Lingga dengan Disdikpora, Disperindag, Badan Lingkungan Hidup, dan Camat Singkep

Masing-masing unit usaha ini mendapat perhatian dari masingmasing Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD). Untuk usaha Kedai Pramuka, MoU-nya bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga (Disdikpora) Lingga. Sedangkan untuk unit usaha pemasaran produk industri kecil dengan MoUnya bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Sedangkan untuk usaha daur ulang sampah menjadi pupuk kompos pramuka bekerja sama dengan Badan Lingkungan Hidup. Sebagai pendukung usaha daur ulang sampah menjadi pupuk kompos, maka dalam hal ini juga Pramuka Kabupaten Lingga juga melakukan kerja sama dengan menandatanagani MoU dengan camat Singkep Kisan Jaya, di mana kepada camat Singkep, agar mengantarkan sampahnya

ke tempat usaha daur ulang yang direncanakan pramuka Lingga. Bupati Lingga, H Daria mengatakan sesuai dengan UU NO 12 Tahun 2010, mengenai pendidikan pramuka maka pendidikan pramuka masuk kedalam kurikulum nasional. Sementara itu, Kwarcab Kabupaten Lingga, Abu Hasyim, melalui ajudannya Fikri, mengatakan peringatan HUT pramuka di Kabupaten Lingga ada serangkaian kegiatan pelantikan Mabisaka, Majelis Bhayangkara, Majelis Bahari, serta majelis Wirakartika. Kwarcab Lingga mengharapkan dukungan dari Kepala Dinas Pendidian Lingga untuk mengimbau seluruh jajaran serta yang berada dalam naungannya serta sekolah yang berada di lingkungannya untuk melakukan pembelian seragam di kedai pramuka. Narasi :Nofriadi Putra Foto : Humas Pemkab Lingga

PENYEMATAN tanda jabatan dari Kwarcab Lingga Abu Hasyim, kepada Majlis Pembimbing Saka Bhayangkara

SAMBUTAN Bupati Lingga H Daria.

WAKIL Bupati Lingga, Drs Abu Hasim MM selaku Kwarcab Lingga Melantik majelis ranting SeKecamatan Lingga, majelis pembimbing saka bahari, majelis saka pembimbing bhayangkara, majelis saka pembimbing wirakartika

ATRAKSI evakuasidan pertolongan pertama dari anggota pramuka

BERSALAMAN kepada majelis ranting yang dilantik.

KETUA tim Penggerak PKK Lingga Hj Rosemawatie Daria, Ny Muhairan, Ny Masulfrianti, Kwarda Provinsi Kepri Kak Amril, anggota DPRD Rudi Purwonugroho.

ATRAKSI pasukan baris berbaris.

LAUNCHING seragam pramuka ditandai dengan pemasangan kacu secara simbolis oleh Bupati Lingga H Daria.

BUPATI Lingga H Daria Selaku Inspektur Upacara.

BUPATI Lingga H Daria Penghormatan bendera.

ATRAKSI drumband anggota pramuka.

PESERTA upacara.

WAKIL Bupati Lingga, Abu Hasyim sekaligus Ketua Kwarcab Lingga memberikan salam komando.

CMYK

Editor: Eddy Supriatna, Layouter: M Fahrullazi


CMYK

Rabu, 18 September 2013

17

Pemprov Dinilai Tidak Fokus Banyak Proyek Fisik Tak Tuntas Ipda Firudin

TANJUNGPINANG (HK) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) dinilai tidak fokus dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur. Hal itu tercermin dari banyaknya proyek yang tidak tuntas.

KBO Satlantas Polres Tanjungpinang

Jujur Itu Aset Berharga PRIA berpangkat Inspektur Dua (Ipda) ini sangat menjunjung kejujuran. Karena menurutnya. kejujuran adalah aset paling berharga. "Dalam keadaan apa pun kita harus selalu berpihak pada kejujuran. Jujur pada diri berarti memulai dengan sikap disiplin, taat, dan berani mengakui kemampuan sendiri," ujar Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Tanjungpinang. Pria kelahiran Tanjungpinang 3 Desember 1971 ini mengaku mampu mengendalikan diri dan tidak ingin memaksa kehendak bila keinginan tak sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. "Jujur akan membawa kita menjadi orang yang waspada dan bijak dalam menyikapi kehidupan," kata Firudin lagi.

Sutana Liputan Tanjungpinang Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi mengkritisi pembangunan yang dilakukan Pemprov. Dia mengatakan, Pemprov seharusnya fokus dalam hal pem-

bangunan infrastruktur sehingga tidak ada proyek yang terbengkalai. "Contohnya pembangunan RSUP di Tanjungpinang. Memang secara kasat mata bangunan tersebut telah selesai 100 persen dan telah difungsikan, bahkan telah diresmikan. Tetapi sebenarnya masih menyisakan pekerjaan. Gedung baru difungsikan empat lantai. Sementara lantai lima ke atas belum kelar pengerjaannya," kata Nur usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kepri di Dompak, Tanjungpinang, Selasa (17/9). Menurut Nur, Pemprov membangun Kepri secara sporadis. "Sah-sah saja mengerjakan banyak pembangunan asal pengawasan dan perencanaannya matang sehingga tidak ada yang terPemprov Dinilai Hal 18

Pungutan Parkir di Pelabuhan Dianggap Ilegal SUTANA/HALUAN KEPRI

PERBAIKI LAMPU - Pekerja Dinas Tata Kota, Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Tanjungpinang memperbaiki Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. Hingga kini LPJU masih belum terdata dengan baik. Berita di hal 18

Jujur Itu Hal 18

TANJUNGPINANG (HK) — Kenaikan tarif parkir dan pass masuk ke Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang terus mendapat sorotan. Kebijakan Pelindo dan Secure Parking tersebut dinilai ilegal lantaran tak memiliki payung hukum. Ketua Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang Maskur Tilawahyu menilai,

pungutan parkir yang dikutip oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Tanjungpinang tersebut ilegal. "Pungutan parkir di pelabuhan kita itu tidak ada Perda (peraturan daerah,red)-nya. Hanya bersifat MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemko Pungutan Parkir Hal 18

Pegawai Teladan Dapat Piagam TANJUNGPINANG (HK) — Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) teladan di acara apel Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Kantor Walikota Tanjungpinang, Selasa (16/9). Piagam dan pin diberikan oleh Walikota Lis Darmansyah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) HR Khairani kepada empat pegawai teladan dari tingkat pejabat eselon III hingga pegawai honorer untuk bulan

September tahun ini. Pegawai yang mendapat penghargaan diantaranya, kategori pejabat eselon III teladan Hj Sukartini dari Unit Kerja Dinas Pendidikan

RUDI YANDRI/HALUAN KEPRI

WALIKOTA Tanjungpinang Lis Darmansyah menyerahkan piagam kepada pegawai Pegawai Teladan Hal 18 teladan di Kantor Walikota, Tanjungpinang, Selasa (17/9).

CMYK

Editor: Lili, Layouter: Mulia Aditya


Tanjungpinang

Rabu, 18 September 2013

Lampu Penerangan Jalan Belum Terdata Pencurian Kabel dan MCB Masih Terjadi TANJUNGPINANG (HK) — Dinas Tata Kota, Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Tanjungpinang akan melakukan validasi keberadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Ibukota Provinsi Kepuluan Riau (Kepri) Tanjungpinang. Selama ini, LPJU tidak terdata dengan akurat, pembayarannya juga dilakukan secara global, dihitung dari jumlah lampu yang ada. "Keberadaan lampu penerangan jalan di Tanjungpinang selama ini tidak terdata dengan baik dan tidak akurat. Bahkan, banyak masyarakat sendiri yang memasang

lampu jalan. Terkesan liar terutama di akses jalan ke perumahan," ujar Yoni Fadri mewakili Kepala Dinas Tata Kota Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Tanjungpinang Almazuar Amal. Dalam waktu dekat ini, tambah Yoni, Dinas Tata Kota akan melakukan validasi data LPJU dan lampu taman. Hal ini untuk memastikan jumlah JPU yang ada. Yoni juga akan mendata lokasi yang belum ada LPJU. "Lampu jalan yang sudah dipasang oleh masyarakat akan dilegalkan. Tentu akan diurus semuanya termasuk alat-alat yang memenuhi standar keselamatan," tam-

bahnya. Setelah validasi, kata Yoni, Distako akan melalukan perbaikan teknis. Direncanakan, tahun depan lampu jalan akan dipasangi meteran agar lebih terkontrol pemakaian listrik setiap bulan. "Nanti satu meteran bukan untuk satu tiang LPJU, melainkan untuk satu blok yang mencapai 30-50 tiang," ungkapnya. Mengenai pembayaran listrik LPJU di Tanjungpinang, kata Yoni, selama ini dilakukan secara global, dihitung dari jumlah lampu jalan yang ada. Sementara data mengenai jumlah LPJU dan lampu taman hingga kini belum akurat. "Itulah gunanya meteran

Dari Halaman 17

Pemprov Dinilai tunda," katanya. Diketahui, saat ini Pemprov tengah membangun Rumah Sakit Penanggulangan Ketergantungan Narkoba di Polda Kepri, Rumah Sakit di Tanjunguban dan Rumah Sakit di Tanjungbatu sehingga pengerjaannya dinilai Nur kurang maksimal. "Seharusnya difokuskan satu dulu. Setelah siap betul, baru mengerjakan yang lain. Dewan meminta supaya RSUP di Tanjungpinang menjadi rumah sakit tipe B yang bisa melayani masyarakat lebih baik dengan kualitas memadai," katanya. Sementara Anggota Komisi III DPRD Kepri Sofyan Samsir mengatakan, Pemprov masih menyisakan pekerjaan rumah (PR) dalam hal penyelesaian pembangunan, baik di ibukota provinsi maupun di kabupaten/kota lain. "Masih banyak pekerjaan pembangunan yang tertunda dan belum selesai dengan sem-

purna. Saya menilai perencanaan pembangunan yang dilakukan Pemprov kurang matang. Banyak perubahan atau perencanaan yang berubah," ungkap Sofyan usai Paripurna di DPRD Kepri di Dompak, Tanjungpinang, Selasa (17/9). Saat inspeksi mendadak (sidak) beberapa waktu lalu, kata Sofyan, Dewan menemukan banyaknya bangunan yang telah rusak di RSUP padahal belum diresmikan. "Seharusnya, perencanaan pembangunan RSUP dilakukan secara matang, tidak asal jadi. Seperti merencanakan pelengkapan alat-alat medisnya dan juga menyediakan tenaga ahli atau dokter yang berpengalaman," terangnya. Sofyan mengatakan, Dewan selalu memantau dan mengevaluasi kinerja Pemprov. "Masyarakat mengeluhkan banyaknya proyek Pemprov yang belum kelar, bahkan terindikasi bermasalah," ungkapnya.

SUTANA/HALUAN KEPRI

GEDUNG RSUP di Tanjungpinang yang masih dalam tahap pembangunan. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang beberapa waktu lalu mengatakan, RSUP membutuhkan tenaga medis dan non medis hingga dua kali lipat dari yang sekarang. Sebab, rumah sakit ini akan beroperasi hingga lantai delapan.

Dalam apel HKN, Walikota meminta seluruh PNS dan honorer di lingkungan Pemko Tanjungpinang agar tidak melakukan perbuatan melanggar hukum dan bekerja dengan baik serta inovatif di lingkungan kerja masing-masing. "Semakin hari aparatur

pemerintah menunjukkan kinerja yang cukup baik, tentu masyarakat ikut ambil bagian dalam penilaian tersebut. Saya berharap agar kredibilitas ini terus dipertahankan," kata Lis di hadapan pejabat dan aparatur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemko Tanjungpinang.

Penghargaan (reward) yang diberikan kepada para pegawai teladan, kata Lis, harus dibarengi dengan pelayanan masyarakat yang juga baik. Sementara hukuman (punishment) juga akan diberikan kepada pegawai yang melakukan pelanggaran peraturan. (yan)

Dari Halaman 17

Pungutan Parkir Tanjungpinang bersama PT Pelindo. Berarti, apabila tidak ada payung hukumnya, pungutan itu sama dengan pungli," kata Maskur, Selasa (17/9). Maskur mengungkapkan, MoU antara Pemko bersama PT Pelindo tentang pungutan parkir tersebut terjadi pada masa kepemimpinan Suryatati A Manan sebagai walikota Tanjungpinang saat itu . Pelindo menyetorkan dana kompensasi pungutan kepada pemerintah kala itu sebesar Rp500 per kendaraan. Menurutnya, MoU tersebut telah mengangkangi koridor hukum yang berlaku. "Bila dilihat berdasarkan ketentuan hukum, hal itu tak boleh dan ilegal. Menurut aturan, tidak bisa melakukan pungutan apabila tidak mengacu pada Undang-Undang Nomor

Ditambahkan Tjetjep, pembangunan rumah sakit akan dilanjutkan dengan anggaran tahun jamak atau multiyears. Pembangunan dimulai awal tahun 2014 dan berakhir Juli 2015, saat masa jabatan Gubernur Kepri HM Sani dan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo berakhir. ***

Dari Halaman 17

Pegawai Teladan dan Kebudayaan, kategori pejabat eselon IV teladan Suyamansyah dari Unit kerja Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, kategori staf teladan Sutrawati dari Unit Kerja Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM dan kategori pegawai honorer teladan Azimah.

di setiap blok. Pembayaran tarif LPJU akan sesuai dengan nominal pemakaian yang tertera di meteran. Dengan cara penghitungan global selama ini, bisa saja Pemko diuntungkan atau malah sebaliknya dirugikan," katanya. Yoni mengaku masih banyak persoalan yang terjadi seperti pencurian kabel, MCB (miniature circuit breaker) pada LPJU. "Pencurian itu sering terjadi. Jumlah lampu jalan di Tanjungpinang saat ini diperkirakan sekitar 4.700-an titik. Jumlah ini belum termasuk di lokasi perumahan yang merupakan tanggungjawab developer," katanya. (sut)

20 Tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah. Harus ada payung hukumnya dulu yakni Perda dan harus berkoordinasi juga dengan DPRD," tegas Ketua Fraksi Partai Demokrat Tanjungpinang ini. Maskur berharap, pemerintah daerah bersikap tegas dan meminta agar aset pelabuhan di Kota Tanjungpinang dikelola oleh pemerintah daerah agar lebih transparan dan dapat mengoptimalkan pelayanan. Ia mengatakan, Pelabuhan SBP berada di Kota Tanjungpinang sehingga Pelindo wajib berkoordinasi dengan pemerintah daerah mengenai kebijakan yang akan diambil. "Pelabuhan ada di tempat kita, tentu Pelindo harus koordinasi bersama pemerintah daerah. Kalau memang tidak bisa, serahkan aset

pelindo. Biar pemerintah yang kelola," ujar Maskur. Sementara Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Kadishubkominfo) Kota Tanjungpinang Wan Samsi juga menyayangkan kebijakan yang diambil Pelindo tersebut. Pihaknya ikut mempertanyakan dasar yang dipakai Pelindo untuk menaikkan tarif parkir. Ia berjanji segera mengkomunikasikan persoalan ini dengan Pelindo. Di tempat terpisah, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah saat dikonfirmasi mengaku tidak tahu tentang MoU yang terjalin antara Pemko dan Pelindo tersebut. Kata dia, menyangkut retribusi parkir seharusnya Pelindo melakukan pembahasan terlebih dahulu bersama pemerintah daerah. "Apakah sudah didukung dengan sarana yang baik? Hal ini tentu akan menjadi masalah nanti, apalagi menyangkut kepentingan masyarakat. Saya pribadi tak sepakat tarif parkir itu naik. Belum saatnya kebijakan itu diambil Pelindo," tegas Lis. Pelindo Gandeng TNI Sementara pihak Pelindo menggandeng TNI Angkatan Laut untuk menertibkan kendaraan yang parkir di Pelabuhan SBP. Manajer Operasional Pelindo Tanjungpinang Raja Nurdin membenarkan hal tersebut. Kata dia, hal itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat."Itu untuk menertibkan kendaraan dan mengurangi volume kendaraan yang parkir di pelabuhan," ujarnya kepada Haluan Kepri, Selasa (17/9). Terkait hal itu, seorang su-

pir taksi yang biasa 'ngetem' di pelabuhan mengungkapkan bahwa anggota TNI yang berjaga di lokasi parkir sudah sejak 5 Agustus lalu. "Dalam surat perintah yang saya lihat waktu itu, perintah pengamanan lokasi parkir oleh anggota TNI terhitung mulai tanggal 5 Agustus hingga waktu yang tidak ditentukan," kata dia sambil meminta namanya tak dipublikasikan. Kebijakan Pelindo menaikkan tarif parkir pelabuhan secara sepihak dikeluhkan masyarakat. Musdalifah, salah seorang warga saat dijumpai di pelabuhan mengatakan, dirinya baru mengetahui kenaikan tarif ini hari ini (kemarin,red). "Bagi saya pribadi kenaikan tarif sangat disayangkan karena fasilitas pelabuhan belum sepenuhnya memadai. Seharusnya kenaikan tarif dibarengi dengan peningkatan fasilitas supaya masyarakat puas. Tidak masalah jika harus membayar mahal tetapi kami mendapat pelayanan yang baik," ujarnya. Sebagian supir taksi pelabuhan juga menilai, alasan yang dikeluarkan Pelindo dan Secure Parking menaikkan tarif, tidak logis. "Selain tidak ada pemberitahuan, alasannya juga tidak masuk akal. Jika orang itu punya duit banyak, tidak jadi persoalan. Ia bisa parkir kendaraannya lama-lama. Tapi yang seperti kami ini, tentu (kenaikan tarif) sangat memberatkan. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemacetan di pelabuhan. Bukan dengan menaikkan tarif parkir seperti ini," ujar seorang supir taksi. (yan/cw77)

18

Tiga Orang Positif Narkoba Polres Gelar Razia Antik TANJUNGPINANG (HK) — Jajaran Polres Tanjungpinang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang gencar melakukan Operasi Anti Narkoba (Antik) di Tempat Hiburan Malam (THM) di Tanjungpinang. Dalam dua minggu ini, tiga orang dinyatakan positif pengguna narkoba. Hal tersebut dikatakan Kapolres Tanjungpinang AKBP Patar Gunawan melalui Kasubag Humas Polres AKP Imawan di Tanjungpinang, Selasa (17/9). "Dalam Operasi Antik, semua pengunjung diminta untuk melakukan tes urin. Dari 30 orang yang tes urin, tiga positif sebagai pengguna narkoba diantaranya dua pria dan satu wanita dan langsung

diserahkan ke BNN," ungkap Imawan.Tim Operasi Antik yang berjumlah 33 anggota Polres Tanjungpinang juga wajib mengikuti pemeriksaan urin. "Mereka juga harus mengikuti test urin. Jadi mereka harusharus bersih saat melakukan razia," jelas Imawan. Menurutnya, polisi juga harus bebas dari narkoba. "Kalau mau periksa orang yang pakai narkoba, kita harus bersih dari narkoba. Masak mau meriksa kita juga makai narkoba," ungkapnya. Informasi yang dihimpun di lapangan, saat anggota kepolisian melakukan operasi, pengunjung yang tengah menikmati alunan lagu terpaksa terhenti. Mereka diminta masuk ke kamar kecil untuk tes urin. (cw72)

Aset PT RBB Tak Bisa Disegel TANJUNGPINANG (HK) — Pengadilan Negeri Tanjungpinang meminta ratusan eks pekerja PT Rotarindo Busana Bintan (RBB) untuk segera membayar biaya administrasi sebesar Rp10 juta. Bila tidak segera dibayar, pengadilan tak dapat melakukan penyegelan aset PT RBB. Demikian diungkap Koordinator Eks Pekerja PT RBB Choldelia Sijintak, Selasa (17/9). Ia mengatakan, ratusan pekerja eks PT RBB akan terus memperjuangkan hak mereka, pesangon yang belum dibayar PT RBB. Karena itu, mereka akan mempersiapkan dana yang diminta pengadilan.

"Saat ini kami masih berunding dengan kawan-kawan eks pekerja PT RBB agar dapat menyelesaikan dana Rp10 juta untuk adminitrasi," kata Choldelia kepada Haluan Kepri. Sebelumnya, ratusan eks pekerja PT RBB menyegel sejumlah aset milik perusahaan berupa 14 pintu ruko di Jalan DI Panjaian, KM 7, Tanjungpinang dan ratusan mesin operasi perusahaan. Total aset yang telah disegel diasumsikan berjumlah miliaran rupiah. "Kami berharap, Abun, pemilik PT RBB, terketuk hatinya untuk memberikan pesangon ratusan eks pekerjanya. Karena sesuai putu-

san Mahkaman Agung, tuntutan kita dikabulkan," kata Choldelia. Di tempat terpisah, Humas Pengadilan Negeri Tanjungpinang Jarihat Simarmata saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui kelanjutan kasus tuntutan pesangon ratusan pekerja eks PT RBB. "Kami tak tahu perkembangan kasus ini gimana kelanjutannya. Ketua PN Tanjungpinang tak ada di tempat. Akan segera saya koordinasikan bersama pimpinan saya nanti. Mengenai dana Rp10 juta sebagai uang administrasi eksekusi penyegelan aset PT RBB, saya juga belum tau," kata Jarihat. (cw72)

ZN dan FN Akan Dititipkan Dua Bocah Dikurung Tujuh Bulan TANJUNGPINANG (HK) — ZN (5) dan FN (4), dua kakak beradik yang dikurung selama tujuh bulan di rumah oleh ayah kandungnya, HN, akan dititipkan sementara ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PT2TP2A) di Jalan DI Panjaitan, KM 9, Tanjungpinang. Rencana penitipan merupakan hasil mediasi Komisi Pengawas Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri, Selasa (17/9) pukul 12.48 WIB dengan HN di sekolah tempat HN mengajar. Usai mediasi, Komisioner KPPAD Kepri Putu Elvina Gani mengatakan, pihaknya meminta HN untuk sementara menitipkan kedua anaknya di PT2TP2A sambil menunggu proses pengadilan terkait hak asuh anak. HN menerangkan alasan dirinya hingga tega mengurung dua buah hatinya di rumah tanpa ada yang mengawasi. HN mengaku melakukan hal itu karena sayang pada mereka. "Abang tahu lah susahnya jadi single parents. Setiap hari saya harus bekerja dan mengurusi kedua anak saya. Kalau ada bilang saya menelantarkan kedua anak saya, itu salah besar. Sebab, selama ini segala kebutuhan anak saya selalu tersedia. Sebelum berangkat kerja, saya selalu membuatkan makanan untuk mereka. Begitu juga dengan pakaian," tuturnya. "Jadi kenapa saya melakukan hal seperti ini semata-mata untuk melindungi anak saya saat saya kerja. Saya takutnya anak saya diculik orang atau lari entah kemana," ujarnya. HN mengaku kecewa ketika Komisioner KPPAD Kepri Putu Elvina Gani menyebut dirinya menelantarkan anak. "Pada-

ZULFIKAR/HALUAN KEPRI

HN guru agama yang mengurung dua balitanya di rumah bertemu KPPAD di SD tempatnya mengajar, Selasa (17/9). hal kenyataannya tidak. Saat ini saya lagi mencari pengasuh yang pas untuk mengasuh dua anak saya," katanya. Namun, HN tetap bersedia menitipkan dua anaknya di PT2TP2A. "Asalkan keselamatan dan kesehatan anak saya bisa terpenuhi dengan baik," ujarnya. Menurut Putu Elvina Gani, perbuatan yang dilakukan HN termasuk dalam pelanggaran atau perlakuan salah terhadap anak. Hal ini tertuang dalam UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak Pasal 13 Ayat (1) berbunyi, setiap anak selama dalam pengasuhan orang tua, wali, atau pihak lain mana pun yang bertanggung jawab atas pengasuhan, berhak mendapat perlindungan dari (f) perlakuan salah lainnya. Sementara orang tua, wali atau pengasuh anak yang melakukan segala bentuk perlakuan salah sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) akan dikenakan pemberatan hukuman. "Kejadian ini juga akibat kelalaian yang dilakukan oleh

Dari Halaman 17

Jujur Itu "Bila telah membiasakan diri tulus dan ikhlas, katanya, Anda akan berbahagia menemukan diri Anda berada dalam pergaulan yang jujur. Karena hati yang jujur menghasilkan tindakan-tindakan yang jujur." Pria tamatan Bintara 1993/1994 dan Perwira 2011

kedua orangtua anak. Hanya gara-gara masalah belum selesai, anak yang menjadi korban, sehingga terlantar seperti ini. Kami menyayangkan kejadian ini," kata Putu. Menurutnya, pertemuan KPPAD dengan HN dimaksudkan untuk memberikan penyadaran kepada kedua orangtua anak tersebut lantaran perlakuan tersebut dapat menyebabkan anak berisiko terhadap ancaman dan bahaya lain. Sementara itu Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang belum melakukan pemanggilan terhadap HN. HN adalah guru agama di lingkungan Kementerian Agama Kota Tanjungpinang. Di tempat terpisah, Nz, ibu kandung dari ZN dan FN, merasa lega setelah mengetahui kedua buah hatinya akan dititipkan di PT2TP2A. "Alhamdulillah, akhirnya kedua anak saya bisa lepas juga. Mungkin mulai besok (hari ini,red) jika diperbolehkan, saya akan menemani ZN dan FN di PT2TP2A," ujarnya sambil tersenyum. (cw77)

ini mengangkat harkat martabat polisi lalulintas. Ia selalu tersenyum dan menyapa masyarakat walaupun di bawah panas terik matahari. Firudin menyampaikan hal ini untuk menciptakan situasi dan kondisi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu

Lintas (Kamseltibcar Lantas) yang diemban setiap anggota Polantas. Ia juga mengimbau agar masyarakat meningkatkan disiplin berlalu lintas dan meningkatkan kepercayaan masyarakat atas tugas Polri selaku pelindung, pengayom, pelayan masyarakat. (cw72)


CMYK

Bintan

Rabu, 18 September 2013

19

Pusat Pemerintahan Rawan Gangguan Keamanan

The Power Of Listening Kunci Sukses Ansar BINTAN (HK) — Bupati Bintan Ansar Ahmad membuka rahasia-rahasia kesuksesannya bahwa kunci suksesnya ada pada mendengarkan keinginan orang lain, mendengarkan harapan masyarakat, atau yang lebih dikenal dengan the power of listening. "Kekuatan seorang pemimpin itu ada pada kekuatan untuk mendengar keinginan dan aspirasi masyarakat itu kunci sukses seorang pemimpin yang dikenal dengan the power of listening," kata Ansar, baru-baru ini. Ia mencontohkan masyarakat mengeluhkan kepadanya persoalan kampung mereka yang pengetahuan agamanya masih lemah, maka ia menjawab dengan mengirimkan 36 ustadz alumni pesantren Gontor dan lainnya ke kampung-kampung di seluruh penjuru Kabupaten Bintan yang dikontrak dengan gaji Rp2,5 juta per bulan. Sewaktu masyarakat menyampaikan keluhan kepadanya tentang anaknya lulusan sarjana menganggur, maka ia menjawab dengan mengumpulkan 48 sarjana yang menganggur menjadi sarjana penggerak pedesaan, dengan gaji Rp2,5 juta per bulan. "Ketika masyarakat mengeluhkan tentang dangkalnya pemahaman agama, kita menjawab dengan mengirimkan 36 ustadz alumni pesantren Gontor dan lainnya ke kampung-kampung. Begitu juga sewaktu masyarakat mengeluhkan tentang anaknya yang lulusan sarjana namun menganggur, kita menjawab dengan menjadikan mereka sebanyak 48 sarjana menjadi sarjana penggerak pedesaan dengan gaji Rp2,5 juta. Saat ini sudah berjalan dua tahun," terangnya. Menurut Ansar, sarjana penggerak pedesaan merupakan kader-kader pemimpin, yang akan menggantikannya dimasa yang akan datang. Ansar juga mendengar keluhan anak-anak pulau yang tidak bisa melanjutkan pendidikan pada jenjang sarjana dikarenakan keterbatasan biaya. Maka dengan Dana Kepedulian Terhadap Masyarakat (DKTM) dari perusahaan tambang bauksit sebanyak 300 anak pulau saat ini sedang mengikuti pendidikan di Perguruan Tingggi pada jenjang strata 1 dan diploma tiga. "Dalam waktu dekat kita juga akan mengirim 30 orang, untuk mengikuti pendidikan ilmu nautika dasar di bidang kelautan ke Jakarta, karena untuk menjawab dan mengatasi persoalan kemiskinan ini dalam jangka panjang hanya dengan pendidikan. Karena kita punya program satu rumah satu mahasiswa," jelasnya. (rof)

Pisah Sambut Kapolres Bintan BINTAN (HK) — Kapolres Bintan AKBP Kristiaji, SIK mengatakan, pusat Pemerintahan Kabupaten Bintan, di Bandar Seri Bentan, Bintan Buyu, rawan gangguan keamanan. Rofik Liputan Bintan Hal ini dikarenakan lokasinya di tengah hutan, jauh dari permukiman warga. Lebih khusus Kristiaji menjelaskan kerawanan puncak terjadi pada malam hari. "Pada progam kunjungan pertama ke Markas Komando (Mako) Kepolisian Resort (Polres) Bintan, yang terbayang di benak saya Mako berada di tengah hutan sendirian, sehingga tingkat stress saya apabila dibuat skala 1-10, tingkat stress saya adalah pada tingkat ke-5. Namun alangkah kagetnya sewaktu saya melihat langsung di lokasi Mako yang berdampingan dengan pusat pemerintahan Kabupaten Bintan, disana berdekatan dengan kantor Bupati Bintan, gedung DPRD Bintan, kantor-kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Maka tingkat stress saya naik ke tingkat 10, pada puncak stress," kata Kristiaji, pada Pisah Sambut Kapolres lama Octo Budhi Prasetyo, SIK kepadanya, di Aula Mako Brimob Polda Kepri, di Tanjunguban, Selasa (17/9). Lelaki kelahiran Tegal, Jawa Tengah, lulusan Akpol Tahun 1994 ini melanjutkan, polisi sebagai penanggung-

ROFIK/HALUAN KEPRI

BUPATI Bintan, Ansar Ahmad mendengarkan dengan cermat (The Power Of Listening) aspirasi warga, di Kuala Sempang, baru-baru ini.

ROFIK/HALUAN KEPRI

PISAH SAMBUT— Kapolres Bintan yang baru AKBP Kristiaji dan istri berfoto bersama dengan Kapolres lama AKBP Octo dan istri, Ketua DPRD Lamen, dan owner PT Gandasari Acok pada pisah sambut, di Aula Mako Brimob Polda Kepri, di Tanjunguban, selasa (17/9). jawab keamanan ketertiban masyarakat, dengan fasilitas yang masih sangat kurang, khususnya dari segi logistik maupun personil. "Pusat pemerintahan Kabupaten Bintan, puncak kerawanannya terjadi pada malam hari. Ditambah dengan jauhnya dari permukiman warga, keterbatasan personil polisi dan keterbatasan logistik," jelasnya. Dengan posisi Mako Polres di Bintan Buyu, sementara potensi kejadian kejahatan cukup tinggi di Tanjunguban, Bintan Utara dan Kijang, Bintan Timur. Mengingat jumlah penduduk terbesar pada ke-

dua kota tersebut. Sehingga jarak jangkau dari Mako cukup jauh. Padahal polisi harus menyelesaikan persoalan masyarakat dengan cara tatap muka, tidak bisa dengan duduk di belakang meja hanya dengan menelepon atau melalui pesan singkat. "Polisi harus face to face mendatangi masyarakat dalam menyelesaikan persoalan mereka. Polisi tidak bisa menyelesaikan persoalan hanya by phone," terangnya. Octo menurut Kristiaji telah meletakkan pondasi bagi Polres Bintan, kewajibannya melanjutkan. Guna menjaga keamanan keterti-

ban masyarakat, penegakan hukum dan quick respon terhadap laporan masyarakat. Sedangkan Octo yang akan menjabat Kasubaggum Bagrenmin Akpol Lemdikpol di Semarang, Jawa Tengah, mengatakan selama ia menjabat satu tahun sebelas bulan dapat berjalan dengan baik berkat kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bintan dan masyarakat. Keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya tanggungjawab Polri saja, namun bersama dengan instansi lain dan masyarakat. "Yang sangat berkesan adalah kepindahan Mako Pol-

Pilih Sapi Kurban yang Sehat Tidak Cacat BINTAN (HK) — Sekretaris Ikatan Dokter Hewan Indonesia (IDHI) Provinsi Kepri drh Barry Prima mengajak masyarakat untuk memilih sapi dan kambing yang sehat untuk hewan kurban.

Ciri-ciri sapi yang sehat diantaranya secara penampilan bulu mengkilat, mata bersih, cukup umur untuk sapi minimal 2 tahun kelihatan dari jumlah giginya yang sudah tanggal. Begitu juga untuk kam-

bing memiliki ciri-ciri yang sama mulai dari bulu, mata, hanya untuk minimal satu tahun, juga kelihatan dari giginya sudah ada yang tanggal. "Sapi dan kambing ini harus jantan. Tidak cacat, tidak pincang. Juga pilih sapi dan kambing yang bersemangat makannya. Jangan pilih sapi dan kambing yang tidak mau makan," kata Barry, di Bintan, Selasa (17/9). Ia menambahkan untuk sapi berkelamin betina dijadikan sebagai hewan produksi, supaya peternakan di Bintan semakin giat. Apalagi peluang usaha ini sangat menguntungkan karena setiapa tahun Kabupaten Bintan selalu ke-

ROFIK/HALUAN KEPRI

WARGA mulai ramai mendatangi peternak sapi, untuk memesan sapi kurban, di Desa Ekang Anculai, baru-baru ini. kurangan sapi dan kambing, khususnya menjelang Hari Raya Idul Adha dan Idul Fitri. Ditambahlagi potensi usaha lain dari ternak sapi ini seperti biogas sebagai peng-

ganti bahan bakar gas elpiji skala rumah tangga. Terlebih lagi potensi penjualan kompos yang keuntungannya sudah ada di depan mata, karena Bintan kekurangan

CMYK

res dari Tanjunguban ke Bintan Buyu, mulai dari gedung, sarana prasarana, dan bantuan moril maupun materiil dari Bupati Bintan dan semua pihak. Atas bantuannya saya ucapkan terimakasih," ujarnya. Hadir pada pisah sambut ini Asisten III Pemkab Binta Elizar Juned, Ketua DPRD Bintan Lamen Sarihi, Ketua Apindo Bintan Jamin Hidajat, owner PT Gandasari Acok, perwakilan Danfasharkan TNI AL Tanjunguban, perwakilan Danlanud Tanjungpinang, perwakilan Pengadilan Negeri Tanjungpinang, dan beberapa tokoh masyarakat. ***

kompos dan pupuk kandang. Di tempat lain, Ketua Ikatan Muballigh Kecamatan Seri Kuala Lobam (IMSKL) Alim menghimpun muballigh dan pengurus masjid/musholla di Kecamatan Seri Kuala Lobam guna memberikan penyuluhan tentang penyelenggaraan hewan kurban. Mulai dari menaati peraturan agama berupa syarat syar'i penyembelihan hewan kurban, hingga syarat kesehatan yang dianjurkan pemerintah. "Kita mengumpulkan para muballigh, pengurus masjid dan musholla sebanyak 50 orang, guna mendapatkan penyuluhan tentang rukun dan syarat secara syar'i dalam menyembelih hewan kurban. Begitu juga dengan syarat kesehatan dari pemerintah," kata Alim. (rof)

Editor:Eddy,Layouter: Ricoh Polda


Anambas

Rabu, 18 September 2013

20

Pelayang Anambas Butuh Perhatian TAREMPA (HK) — Untuk kesekian kalinya, tim pecinta layang dari Sanggar Seni Pelayang Anambas bakal tampil membawa nama baik kabupaten termuda di Provinsi Kepri ini, ke luar daerah. Kali ini, daerah yang dituju, yakni Yogyakarta, tepatanya di kawasan Pantai Glagah, berada Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada 19-20 Oktober mendatang. Asfanel Liputan Anambas Dalam penampilan tersebut, mereka akan membawa sedikitnya sebanyak 15 jenis layang dari berbagai ukuran, tentang bentuk biota laut di Anambas. Kegiatan di kawasan Jogja tersebut, dalam rangka memenuhi undangan pekarya layang-layang Indonesia (Perkarlin) Meskipun sering tampil membawa nama baik dan gemilang Kabupaten Anambas,

namun upaya yang dilakukan oleh Sanggar Seni Pelayang Anambas ini, kurang mendapat dukungan dan respon positif dari Pemkab Anambas, maupun pihak Provinsi Kepri. "Apa yang kita lakukan selama ini, hingga kini belum ada respon positif dari pemerintah daerah (Pemda). Baik dukungan moril mapun dalam bentuk bantuan materi. Upaya yang kita lakukan tersebut, semata-mata hanya inisiatif

dan dana pribadi saja," ungkap ketua tim Pelayang Anambas, Rahmat pada Haluan Kepri, Selasa (17/9). Menyangkut penampilan di Yogyakarta, Rahmat menyebutkan, bahwa kegiatan tersebut direncanakan dihadiri 54 daerah kabupaten dan kota di tanah air. Termasuk dari luar negeri, yakni Swiss, Malaysia dan Tailand. "Sebelum tampil, kita lebih dulu mempersiapakan berbagai diperlukan, termasuk latihan yang akan kita adakan di Kota Tanjungpinang," ungkap Rahmat. Dikatakan, perlombaan layang di Yogyakarta tersebut, juga akan memperebutkan berbagai hadiah, bagi peserta yang mendapatkan hasil penampilan terbaiknya. "Sejauh ini kita belum mengetahui berapa besaran hadiah yang disediakan oleh pihak panitia penyelenggara. Harapan kita, setidaknya, penampilan kita di Yogya-

karta nanti, dapat kembali mengukir prestasi dan membawa nama baik Anambas di mata masyarakat luar daerah," harapnya. Sebagaimana diberitakan, Sanggar Seni Pelayang Anambas, Rahmat dan Andrey Ikhsan Lubis berhasil mengukir prestasi pada kejuaraan festival lomba inter-

nasional di Malaysia pada 20-24 Februari lalu. Dalam turnamen tersebut, pelayang asal Anambas berhasil meraih juara ketiga pada kelas Dragon Kite atau jenis layangan naga. Disebutkan, sampai saat ini pihaknya telah memiliki sebanyak 80 buah koleksi layang-layang, dengan ber-

bagai ukuran besar, minimal 2 meter-150 meter. Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbud) Anambas, Ir Iwan K Roni sebelumnya telah menyambut baik, sekaligus sangat mendukung atas usaha yang dilakukan oleh Saspa dari KSA tersebut. Hal di-

maksud, setidaknya juga mampu mendongkrak disektor pariwisata di Anambas. "Kita patut salut dan bangga atas apa yang dilakukan oleh Saspa tersebut, termasuk sejumlah kegiatan yang telah dilakukan oleh Komunitas Seniman Anambas selama ini," tukas Iwan. ***

ASFANEL/HALUAN KEPRI

BUTUH PERHATIAN — Pelayang Anambas butuh perhatian pemerintah agar bisa lebih berkreasi dan berkembang. Tamnpak, salah seorang tim pecinta layang dari Sanggar Seni Pelayang Anambas, Rahmat melakukan ujicoba menaikan layang jenis biota laut di kawasan Semen Panjang (SP) Tarempa, kemarin.

BC Minta Pedagang Taati Aturan TAREMPA (HK) — Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Tarempa mengimbau pedagang tidak menjual rokok tanpa pita cukai. Melaksanakan . Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi beredarnya rokok yang tidak dilekati pita cukai diwilayah Kabupaten Kepulauan Anambas. "Kegiatan ini merupakan salah satu langkah untuk mengantisipasi agar tidak beredar rokok yang tidak dilekati dengan Pita cukai, yang hanya boleh beredar dikawasan tertentu," ujar Kepala KPPBC Tipe Pratama Tarempa, Habib Abdulloh pada sosialisasi rokok tanpa

dilekati pita cukai kepada pengusaha, pedagang serta pemilik toko yang berada di wilayah Tarempa, Senin (16/9). Dijelaskan Habib, dengan adanya temuan rokok tanpa dilekati pita cukai dalam operasi pasar yang dilakukan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Anambas, beberapa waktu lalu, pengusaha dan pedagang diminta supaya tidak menjual lagi kepada konsumen, serta mentaati aturan-aturan yang berlaku

tetang kepabeanan yang dimulai dari waktu sosialisasi, kemarin . "Kami melihat pengusaha belum tahu mengenai aturan ini. Oleh karena itu kami berharap, dengan adanya sosialisasi ini pengusaha dapat memahami mekanisme dan aturan ini," ujarnya Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Eko Desi mengatakan, berdasarkan Undang-Undang No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen salah satunya menyebutkan, kewajiban konsumen yang harus membaca aturan yang berlaku pada produk-produk

yang hendak digunakan. "Kita minta kepada para konsumen agar bisa memahami aturan-aturan yang sudah di tetapkan, seperti dalam UU no 8 tahun 1999," jelas Ekodesi. Sementara itu, salah seorang pedagang di Tarempa, Anto minta kepada pihak Bea Cukai untuk memberikian tenggang waktu, hingga beberapa hari kedepan, sebab, dirinya telah terlanjur membeli 1 dus rokok yang tidak dilabeli oleh pita cukai tersebut, maka . "Saya tidak tahu, pas inilah saya baru tahu. Bingung juga saya ni, modalpun belum balik," ucap pria yang juga pemilik toko di jalan Tamban, Tarempa ini. (zam)

Editor: Didik, Layouter: Ricoh Polda


Karimun

Rabu, 18 September 2013

21

Kontraktor Mengalami Kerugian Akibat Rupiah Anjlok dan BBM Naik KARIMUN (HK) — Pascanaiknya harga bahan bakar minyak (BBM) dan nilai tukar rupiah terhadap mata uang dollar, membuat harga kebutuhan di Kabupaten Karimun melonjak naik. Terutama untuk jenis material, sehingga banyak kontraktor mengaku kelabakan dan rugi. Abdul Gani Liputan Karimun Ketua Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional (Gapeknas) Kabupaten Karimun, Sulfanow Putera mengeluhkan kondisi ini bersama puluhan kontraktor lainnya yang terlanjur mendapatkan paket lelang. Ia pun hanya bisa pa-

srah dengan resiko kerugian yang akan ditanggung. “Semua kontraktor mengaku pusing atas naiknya material. Padahal mereka telah menandatangani kontrak itu sebelum kenaikan BBM dan dollar. Sedangkan harga awal dari material yang ditetapkan kontraktor merupakan harga sebelum terjadinya kenaikan ini,” ucap Pu-

tera, Selasa (17/9). Menurut Putera, hampir semua jenis material mengalami kenaikan harga, mulai dari besi, kayu, semen, pasir, granit dan lainnya. Dengan presentasi kenaikan rata-rata mencapai 10 hingga 15 persen dari harga sebelum terjdinya kenaikan BBM dan nilai tukar rupiah terhadap dollar. Seperti misalnya, batu granit saat ini mencapai Rp800 ribu per lori, padahal sebelumnya hanya sekitar Rp 700 ribu per lori. Semen per sak mencpai Rp60 ribu sampai Rp65 ribu, padahal sebelumnya hanya berkisar antara Rp 56 ribu-Rp 60 ribu per sak. Mengatasi kondisi tersebut, Putera mengaku sudah berkonsultasi dengan sejumlah Satuan Kerja Perangkat

Daerah (SKPD) di Pemkab Karimun. Dengan harapan pada APBD Perubahan 2103 dan APBD 2014 mendatang konsultan perencanaan bekerja maksimal dalam menentukan nilai proyek, tentunya menggunakan perbandingan harga -harga material terbaru saat ini. “Jika kondisi seperti ini masih terus terjadi dan tetap dipaksakan untuk mengerjakan proyek yang telah ditandatangani, dipastikan semua kontraktor akan merugi dan gulung tikar,” kata Yudi, salah seorang kontraktor. Dibandingkan dengan nilai proyek yang tertera dalam kontrak kata Yudi, ditambah lagi harga material yang lama (sebelum terjadi kenaikan) namun kini terjadi kenaikan, dipastikan hampir tidak ada untung yang didapat.***

Warga Ungar Butuh Mobil Ambulans KUNDUR (HK) — Masih minimnya fasilitas penunjang kesehatan untuk masyarakat di Kecamatan Ungar yang merupakan wilayah pemekaran dari Kecamatan Kundur. Pulau yang dipisah dengan lautan dari Pulau Kundur itu masih sangat memprihatinkan. Betapa tidak, sekitar 7.000 jiwa yang tinggal di kecamatan tersebut namun sampai saat ini belum memiliki puskesmas dan mobil ambulans. Sehingga untuk mengangkut pasien yang akan diantar berobat ke Pulau Kundur terpaksa menggunakan lori (truk-red) pengangkut barang. Begitupun ketika ada yang meninggal,

jenazah terpaksa dibawa menggunakan truk yang jumlahnya sangat minim. Wakil Ketua Himpunan Pemuda Pulau Ungar (HPPU), Arie Warisman kepada Haluan Kepri mengatakan, sejumlah daerah terpencil di Kabupaten Karimun khususnya di Kecamatan Ungar sangat membutuhkan perhatian serius dari pemerintah terutama dalam hal pelayanan kesehatan. “Saat ini kami sangat membutuhkan mobil ambulan yang siap broperasi 24 jam untuk pelayanan kesehatan dan angkutan jenazah. Selama ini warga hanya mengandalkan sewa truk pengangkut barang yang jumlah-

nya bisa dihitung jari. Kalau sedang tidak ada job maka kami tak perlu menunggu lama, tapi kalau sedang ada bongkar muat masyarakat yang sakit atau kritis terpaksa rela menahan sakit karena truk yang dibutuhkan masih sibuk. Begitupun jika ada yang meninggal, tetap menggunakan angkutan seadanya alias sewa jika tidak sedang digunakan untuk bongkar muat barang,” ucap Ari, Selasa(17/9). Hal ini menurut Ari sangat memprihatinkan. Belum lagi ketika ada masyarakat yang akan melahirkan atau sakit, lalu dibawa berobat ke Puskesmas Kundur dan harus menyeberangi lautan de-

ngan menyewa boat pancung. “Coba bayangkan, bagaimana di satu Kecamatan dengan penduduk hampir 7.000 jiwa tidak mempunyai mobil ambulan dan puskesmas. Padahal jalan utamanya sudah diaspal dan terus berkembang sehingga ada truk meski jumlahnya hitungan jari, tapi itu lah yang kami sewa untuk kebutuhan kesehatan,” tuturnya. Dengan kondisi seperti ini kata Ari, masyarakat Kecamatan Ungar memang sangat membutuhkan adanya bantuan dari Pemda Karimun maupun Pemprov Kepri. Terutama masalah fasilitas dan pelayanan kesehatan. Sehingga bisa dinikmati masyarakat di wilayah terpencil.(gan)

ABDUL GANI/HALUAN KEPRI

LAYANI KONSUMEN — Arifin malayani konsumen yang membeli daging dai kios daging sapi segar miliknya di Pasar Puakang Kabupaten Karimun.

Harga Daging Rp120 Ribu Perkilo KARIMUN (HK) — Harga daging segar di pasar Puakang, Kabupaten Karimun masih bertahan sebesar Rp120 ribu perkilogram, hal ini dipicu seiring dekatnya hari raya haji, yang jatuh pada bulan Oktober mendatang. Arifin Pakpahan salah satu penjual daging sapi segar di pasar Puakang Kabupaten Karimun mengaku, harga daging ini akan terus bertahan hingga mendekati hari raya haji, namun di perkirakan menjelang dekatnya hari raya haji, akan mengalami kenaikan harga meski tidag begitu melonjak. Sedangkan untuk pasokan aku Arifin masih mencukupi, dan tidak terkendala. “Harga daging berkisar Rp120 ribu perkilogram untuk saat ini, tidak ada kenaikan dan penurunan harga, dan diperkirakan seiring dekatnya hari raya haji di bulan Oktober mendatang akan me-

ngalami kenaikan harga, namun tidak terlelu tinggilah. Untuk pasokan sendiri, masih normal dan tidak ada masalah,” beber Arifin. Tambah Arifin harga Rp120 ribu perkilogram ini sudah sejak dua minggu setelah lebaran kemarin, namun diperkirakan seiring dekatnya hari raya kurban akan mengalami kenaikan harga. “Seiring menjelang hari raya qurban, diperkirakan harga daging sapi segar memang akan mengalami kenaikan. Namun itukan sudah menjadi rutinitas tahunan di Kabupeten Karimun ini, kenaikan harga memang tidak begitu signifikan, namun sedikit terasalah sama warga, lagipulakan masyarakat bukannya membeli daging, malah dapat daging gratis dari masyarakat yang berqurban,” tutur Arifin. Arifin juga mengaku, selain menyediakan daging po-

tong untuk persiapan lebaran haji mendatang berkisar 10 ekor, pihaknya juga menyediakan hewan qurban sebanyak 40 ekor sapi dengan harga yang sangat terjangkau rata-rata per ekor Rp12,6 juta sampai Rp15 juta. Sedangkan berat sapi ratarata per ekor mencapai 80 kilogram. “Untuk hewan qurban sendiri kami juga menyediakan sebanyak 40 ekor sapi yang didatangkan dari Lampung, untuk membantu menutupi kebutuhan masyarakat yang ingin berqurban di Kabupeten Karmun dengan harga yang cukup terjangkau mulai dari Rp12,6 juta sampai Rp15 juta, dan bisa dilihat langsung di Bukit Senang Jl Bakti Depan Yayasan Maha Bodhi Rt5 Rw3, untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi 085264453822,” tutup Arifin mengakhiri. (abk)

Tersedia Berbagai Perlengkapan Olahraga

ABDUL KODIR/HALUAN KEPRI

TOKO Vikri Sport yang menjual berbagai perlengkapan olahraga yang beralamat di Jl Ahmad Yani No 44, Kecamatan Karimun, Kabupaten Tanjungbalai Karimun.

KARIMUN (HK) — Vikri Sport tawarkan bagi masyarakat Kabupaten Karimun yang ingin membeli berbagai perlengkapan olahraga komplit, barang berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau. Yenny, salah satu karyawan Toko Vikri Sport mengaku, harga yang mereka tawarkan tidak sebanding dengan kualitas bahan produk yang mereka berikan, pasalnya ketersediaan barang dijamin kualitas internasional yang tentunya dengan harga yang

sangat terjangkau. “Untuk kualitas barang sih memang tidak diragukan lagi, kami tetap berikan yang terbaik bagi konsumen yang ingin menikmati barang-barang yang kami sediakan khusunya perlengkapan olahraga, kualitas Internasional, dengan penawran sangat terjangkau,” beber Yenny. Yenny menjelaskan, di Toko Vikri Sport menjual berbagai perlengkapan oleh raga seperti berbagai macam sepatu olahraga tersedia berbagai merk dan ukuran, baju

olahraga yang tren tersedia berbagai motif dan ukuran, berbagai macam tas, bola dan aksesories yang berbau olahraga. Untuk harga Yenny menambahakn pihaknya berikan penawaran khusus bagi konsumen seperti harga sepatu mulai dari Rp100 ribu hingga ratusan ribu, baju mulai dari Rp50 ribu hingga ratusan ribu, sedangkan untuk aksesories seperti bola dan perlengkapan olahraga lainnya mulai dari Rp20 ribu hingga ratusan ribu. “Besar kecilnya harga me-

mang tergantung dengan permintaan konsumen, kami tetap berikan yang terbaik dan pelayanan yang maksimal, tersedia semua aksesoris olahraga, berbagai ukuran dan motif yang diminati konsumen, tergantung permintaan,” pungkas Yenny. Tertarik dengan penawaran Yenny dan ingin membeli perlengkapan olahraga, silahkan kunjungi Toko Vikri Sport yang beralamat di Jl Ahmad Yani No 44 Kecamatan Karimun - Kabupaten Tanjung Balai Karimun. (abk)

Berbagai Penyakit Dapat Disembuhkan KARIMUN (HK) — Klinik Fajar Terapi solusi bagi masyarakat yang mengidap berbagai penyakit. Penyembuhan dengan cara tradisional menggunakan ramuan herbal, dan ditangani tabib/Ustadz yang berpengalaman dibidangnya sudah lebih dari 25 tahun, berbagai penyakit Insya Allah bisa disembuhkan,

yang tentunya dengan biaya yang sangat terjangkau. Tengku Munawar S PdI mengatakan, pihaknya tetap berikan kemudahan bagi masyarakat Kabupaten Karimun, yang mengidap berbagai penyakit seperti patah tulang, geser tulang, lumpuh/ stroke, herlina, batuk asma, ayan/epilepsi, maag/lambu-

ng, liver, pilek menahun, darah tinggi/rendah, sakit jantung, sakit ginjal, kenker/ tumor, reumatik, kencing batu, ambeien/wasir asam urat dan kolestrol. Pasien akan ditangani secara tradisional dipadukan dengan ilmu medis yang menjanjikan, sehingga kesembuhan pasien bisa mencapai 100% sembuh

tanpa efek sampinng. “Insya Allah bisa sembuh mencapai 100%, kami berikan perawatan yang maksimal dengan penangan secara tradisional yang saya padukan dengan ilmu medis yang sudah saya pelajari di berbagai kota besar seperti Aceh, Banten, Tasik dan Cianjur, dan dilengapi dengan ramuan herbal dijamin tidak ada efek samping, bisa diobati. Yang paling banyak pasien datang yang mengidap struk dan geser tulang,” tutur Munawar dengan senyum. Klinik yang telah memiliki izin dari Dinas Kesehatan dengan nomor DISKES RI No 01/Yankes-TB/III/2001, DINKEJ RI No B 16/P2/24/ Dsb/1/6/1994, STPT Nomor 012/PPPT/STPT-01/06, PAKEM Nomor 03/K-2/13/3//

ABDUL GANI/HALUAN KEPRI

TENGKU Munawar, S PdI, Tabib di Klinik Fajar Terapi sedang menangani pasien. Dks/3/1/1992 telah banyak menyembuhkan penyakit dan keluhan masyarakat, sudah

ribuan orang merasakan hasil dari klinik Fajar Trapi yang terdiri dari berbagai Pulau Di Kabupaten Tanjung Balai Karimun, dan yang paling berkahnya, Tengku Munawar sebagai Tabib bisa mendatangi rumah pasien langsung yang berada di wilayah Pulau Karimun, langsung pengobatan dilakukan di rumah pasien. Untuk pasien sendiri aku Munawar tidak di batasi semua umur, mulai dari bayi hingga manula, bisa di sembuhkan. “Kami tetap berikan kemudahan bagi masyarakat, sebab kita kan saling membantu. Selain dari berbagai penyakit yang diatas, insya Allah kami juga bisa menyembuhkan penyakit lainnya seperti asam urat, kolestrol, amandel/polip, gatalgatal exim menahun, mata katarak, asam lambung, telinga berair/nanah, kencing manis/diabetes, batuk berdarah, berak darah, batu empedu, madul/tidak punya an-

ak, gangguan makhluk halus, dan lemah syahwat/mani encer. Sedangkan masa penyembuhan tergantung penyekitnya, berkisar satu minggu hingga tiga bulan insya Allah sudah bisa pulih. Bagi yang berada di Pulau Karimun, saya bisa langsung datangi rumah pasien jika memang tidak memungkinkan datang ke tempat praktek saya, kapanpun saya luangkan waktu, meski larut malam. Untuk kedepannya kami ingin membangun rumah inap bagi pasien, mohon doanya,” beber Munawar. Jika Anda memiliki berbagai macam penyakit yang belum sembuh-sembuh juga, silahkan kunjungi Klinik Fajar Trapi yang beralamat di Samping Masjid Nurul Huda Sungai Raya Kecamatan Meral Tanjung Balai Karimun, untuk informasi pelayanan silahkan hubungi dinomor 08127711687/085374660767. Buka praktek dari jam 8 pagi hingga 8 malam. (abk) Editor: Niko, Layouter: Syahril


CMYK

Rabu, 18 September 2013

Hamburg Pecat Pelatih

22 Fink

Reuni De Boer BARCELONA (HK) — Barcelona akan menjamu Ajax Amsterdam dalam matchday pembuka Grup H Liga Champions di Camp Nou, Kamis (19/9) dinihari WIB. Laga ini akan menjadi ajang reuni pelatih Ajax Frank de Boer dengan Barcelona, yang pernah dibelanya selama empat musim (1999-2003). Mantan punggawa timnas Belanda ini pun tak gentar kala harus bertandang ke Camp Nou. Para pemainnya diminta tampil penuh semangat untuk bikin kejutan di sana. Secara kualitas skuat, jelas Ajax bukan tandingan untuk Barca yang dihuni banyak pemain bintang seperti Neymar,

Lionel Messi, Xavi Hernandez, Cesc Fabregas, dan lainnya. Apalagi Ajax musim ini baru saja kehilangan pemain kuncinya seperti Christian Eriksen dan Toby Alderweireld. Ajacied pun

MENYUSUL hasil buruk yang dituai Hamburg SV di awal Liga Jerman musim ini, pelatih mereka Thorsten Fink pun harus rela kehilangan jabatannya. Seperti dilansir Reuters, Hamburg memang belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait ini. Tapi Fink sudah mengisyaratkan bahwa waktunya bersama klub tersebut sudah habis pasca kekalahan telak 2-6 dari Borussia Dortmund akhir pekan lalu. "Saya sangat bangga dua musim melatih di sini. Saya melatih klub hebat. Kini masih banyak waktu untuk klub ini mencapai tujuan-tujuan mereka, bahkan dengan pelatih berbeda," ujar Fink kepada NDR. (rts)

seperti siap untuk jadi bulan-bulanan Barca. Dan, striker Ajax Amsterdam, Bojan Krkic berjanji bahwa klubnya tidak akan mengubah gaya bermain mereka. Seperti diketahui, Bojan merupakan pemain yang dipinjamkan Barcelona ke Ajax pada musim panas lalu. Namun, pemain yang

juga sempat dipinjamkan Blaugrana ke AC Milan ini mengaku tidak merasa gugup bakal bertemu klub yang mendidiknya sejak masih di akademi itu. "Saya tidak merasa gugup," ujar Bojan, seperti dilansir Mundo Deportivo, Selasa (17/9). "Beberapa hari terakhir saya berpikir lebih banyak tentang pertandingan penting dengan PEC Zwolle, yang tidak memimpin Eredivisie secara kebetulan, dan sekarang saya lebih memfokuskan pada Barca,” sambungnya. "Yang benar adalah bahwa saya tak sabar u n t u k pertandingan nanti, tapi ini sama seperti halnya semua pertandingan besar lain. Saya juga kembali ke Camp Nou tahun lalu (dengan Milan),” ungkapnya. Sayangnya, Ajax kemungkinan akan tanpa Siem de Jong, yang

masih perawatan paru-paru, tapi Daley Blind, Ricardo van Rhijn, Thulani Serero dan Joel Veltman semua fit untuk bertanding. Barcelona cuma pernah kalah sebanyak dua kali saat menjamu Bayern dan Real Madrid pada kalender tahun ini di Camp Nou. Meski demikian bek Ajax Niklas Moisander menegaskan mereka akan berusaha semampunya. “Barcelona berada tiga, empat tingkat lebih kuat daripada lawan kami di liga,” kata Moisander seperti dikutip Nusport. “Kami tidak takut kalah, kita akan benar-benar mencoba dan mendapatkan sesuatu di sana,” lanjutnya. “Anda harus percaya pada sensasi,” imbuhnya. Sementara bintang Barca, Lionel Messi mengaku timnya akan menghadapi tugas berat agar bisa lolos dari persaingan ketat di Grup H ini. Laga perdana di musim ini diprediksikan kedua tim samasama kuat dan dalam

sejarahnya sukses dalam sepak bola Eropa. Barca dan Ajax masing-masing memiliki rekor empat kali memegang juara Liga Champion. Perbedaannya Barcelona terhitung jadi runner up sebanyak tiga kali, sedangkan Ajax dua kali. "Ini grup yang sulit, tapi kami tahu bahwa hal ini akan kami hadapi. Memang sangat sulit untuk meraih trofi Liga Champions, ada persaingan ketat sejak awal," kata Martino seperti dikutip dari UEFA. "Saya pikir grup ini sama kuat, sangat seimbang, sehingga akan ada beberapa pertarungan akbar. Kami berharap bermain di level terbaik agar bisa lolos," lanjutnya Barcelona akan tampil tanpa Jordi Alba untuk laga pembuka Kamis ini, setelah ia cedera hamstring saat menang 3-2 lawan Sevilla pada Sabtu lalu, sedangkan Carles Puyol mengalami cedera lutut, dan Ibrahim Afellay pada paha, sehingga tidak bisa diharapkan. (mdc/npc/uec)

Barcelona Vs Ajax Kamis (19/9) Pkl. 01.45 WIB

Head To Head Belum pernah jumpa

5 Laga Terakhir Barcelona: 15 Sept 13 Barcelona 02 Sept 13 Valencia 29 Agt 13 Barcelona 26 Agt 13 Malaga 22 Agt 13 Atletico

3-2 2-3 0-0 0-1 1-1

Sevilla Barcelona Atletico Barcelona Barcelona

5 Laga Terakhir Ajax: 14 Sept 13 Ajax 2-1 Zwolle 01 Sept 13 Groningen 1-1 Ajax 24 Agt 13 Heerenveen 3-3 Ajax 18 Agt 13 Ajax 2-1 Feyenoord 11 Agt 13 AZ Alkmar 3-2 Ajax

Michu Hentikan Laju Liverpool SWANSEA (HK) — Gol penyeimbang yang dicetak striker Swansea, Michu berhasil menghentikan rentetan kemenangan yang diraih Liverpool dalam laga lanjutan Premier League di Liberty Stadium, Selasa (17/ 9) dinihari WIB. Swansea berhasil menahan imbang The Reds lewat skor 2-2. Jonjo Shel-

vey membawa Swansea unggul lebih dulu. Sturridge dan Victor Moses kemudian membawa Liverpool berbalik unggul. Namun, di babak kedua, Swansea menyamakan kedudukan lewat Michu. Meski meraih imbang, Liverpool berhasil memuncaki klasemen sementara dengan menggeser Arsenal

dengan raihan 10 poin dari empat laga. Sedangkan, Swansea sendiri baru mengemas empat poin sejauh ini. Manajer The Reds Brendan Rodgers menyebutkan dirinya cukup puas dengan raihan satu angka. Dia menyebut bahwa satu angka di Swansea sebagai poin yang penting. "Saya pikir selama 65 menit kami bermain sangat-sangat bagus baik dengan atau tanpa bola. Kami harus me-

nunjukan karakter kami setelah ketinggalan di menit-menit awal," kata Rodgers seperti dilansir BBC. "Saya pikir kami bermain luar biasa selama 65 menit. Kami mencetak dua gol bagus, dan di 25 menit terakhir, kami harus menunjukan ketangguhan saat bertahan." Sebaliknya, pelatih Swansea, Michael Laudrup mengaku puas dengan performa timnya, khususnya di babak kedua. "Cara kami menyamakan kedudukan di babak kedua sung-

guh luar biasa. Itu merupakan babak pertama yang sulit, setelah memiliki start terbaik," kata Laudrup seperti dilansir oleh Sky Sports News. "Gol-gol itu hadir dari kesalahan besar, tapi itu merupakan bagian dari pertandingan, Kami mencetak gol balasan, dan pada akhirnya itu merupakan poin yang bagus buat kami di malam yang bisa menjadi akhir yang salah buat kami dengan beberapa kesalahan yang kami lakukan di babak pertama," tambahnya. (bbc/sky)

CMYK

MICHU merayakan gol saat melawan Liverpool.

Editor: Didik, Layouter: M Fahrullazi


Iklan

Rabu, 18 September 2013

23


CMYK

Rabu, 18 September 2013

24

KEPALA Badan Ketahanan Pangan Kepri Ir Amir Faizal MM tengah memberikan pengarahan dan materi kepada peserta. PESERTA sosialisasi dengan serius mendengarkan pemaparan materi dari narasumber.

PENYAMPAIAN materi oleh narasumber dari Kementrian Pertanian RI.

BKP Kepri Sosialisasi dan Pantau Distribusi dan Harga Pangan

B PESERTA sosialisasi dengan serius mendengarkan pemaparan materi dari narasumber.

ADAN Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), beberapa waktu lalu telah melaksanakan kegiatan sosialisasi serta melakukan pemantauan distribusi dan harga pangan. Kegiatan tersebut diikuti oleh para pejabat yang menangani ketahanan pangan dan petugas pengumpul data harga pasar (Enumerator) dari tujuh Kabupaten/ Kota se-Kepri. Acara sosialisasi tersebut dibuka langsung oleh Kepala BKP Provinsi Kepri, Ir Amir Faiza MM. Dalam kegiatan ini dihadiri narasumber yang berasal dari Badan Ketahanan Pangan Pusat Kementrian Pertanian RI. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2002 tentang Ketahanan Pangan, Pemerintah pusat maupun daerah berkewajiban melakukan pengendalian

harga. Pengendalian harga tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya gejolak harga yang berakibat meresahkan masyarakat. Harga pangan, merupakan salah satu indikator yang dapat menjelaskan kondisi distribusi pangan di suatu wilayah. Pengamatan terhadap kondisi harga pangan dapat berguna untuk mengetahui berbagai hal diantaranya, ketersediaan pasokan, permintaan, kelancaran distribusi pangan, kondisi perdagangan di pasar internasional, dampak implementasi kebijakan pemerintah, daya beli masyarakat dan sebagainya. Dengan menganalisis informasi harga pangan, maka, akan dapat dirumuskan kebijakan-kebijakan untuk mengantisipasi berbagai masalah pangan, baik dalam aspek ketersediaan, distribusi dan stabilitas pangan. Kegiatan yang terkait dengan hal tersebut di atas, adalah pemantauan

dan analisis distribusi dan harga pangan, bertujuan untuk pemantauan distribusi dan harga pangan, pengumpulan data harga pangan dilakukan pada pasar yang berada di tujuh Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Kepulauan Riau. Adapun tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk memantau, mengidentifikasi, menganalisis dan menentukan variabel yang menjadi indikator masalah distribusi dan harga pangan. Sedangkan sasaran yang akan dicapai, adalah meningkatkan dan terciptanya sarana prasarana distribusi pangan untuk meningkatkan efisiensi pemasaran, serta mengembangkan informasi pasar dan stabilitas harga untuk kesejahteraan masyarakat terutama petani. Narasi dan Foto : Badan Ketahanan Pangan Kepri/Alfi Ocu/Frank

PESERTA sosialisasi melakukan diskusi serta melakukan tanya jawab dengan narasumber dalam sosialisasi pemantauan distribusi dan harga pangan.

PETUGAS enumerator tengah mengecek ketersedian pasokan serta harga daging sapi di salah satu pasar di Kepri.

PETUGAS enumerator tengah melakukan pemantauan harga ikan di salah satu pasar di Kepri.

PESERTA sosialisasi tengah santap siang usai mengikuti pemaparan dari narasumber dari Kementrian Pertanian RI.

PETUGAS enumerator tengah mengecek ketersedian pasokan serta harga daging ayam di salah satu pasar di Kepri.

PETUGAS melakukan pemantauan harga cabe dan harga kebutuhan pokok lainnya.

PETUGAS melakukan pemantauan harga ikan dan melihat pendistribusiannya di salah satu pasar di kepri.

STAF BKP Kepri tengah memvalidasi data harga pangan dengan enumerator Kabupaten.

REGISTRASI peserta sosialisasi pemantauan dan distribusi harga pangan.

CMYK

Editor: Eddy Supriatna, Layouter: Novrizal

Haluankepri 18sep13  

Haluankepri 18sep13