Issuu on Google+

Harian Umum

MEDIA GROUP

I klan Berlangganan Pengaduan

SELASA

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Bukit Palano Terbakar

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh)

(QS Huut ayat 6) 05.09 WIB

12.34 WIB

15.57 WIB

18.39 WIB

4488700 9559333 4488702

TERBIT 24 HALAMAN NOMOR 259TAHUN KE 63

31 JANUARI 2012 M/7 RABIUL AWAL 1433 H Harga Eceran Rp2.500/eks, Harga Langganan Rp57.000/bulan

0751 0751 0751

19.51 WIB

PADANG, HALUAN — Sekitar 12 hektare lahan di Bukit Palano, Aie Dingin Kecamatan Koto Tangah Padang ludes terbakar, Senin (30/1). Lahan yang terbakar itu mayoritas ditumbuhi semak belukar dan sedikit kayu hutan. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang menduga kuat terjadinya human error atau adanya aktivitas pembakaran, yang menjadi penyebab utama pemicu kebakaran.

REFLEKSI

>> BUKIT, hal 05

Susahnya (untuk) Jadi Presiden

MEMBARA— Kebakaran hutan yang melanda Bukit Palano, Aie Dingin, Lubuk Minturun, Padang Senen (30/01) membuat warga di sekitar cemas, termasuk santri Ponpes Ar Risalah yang terletak 10 meter dari tempat kejadian. Belum jelas penyebab kebakaran. RIVO SEPTI

Oleh: Indra J Piliang INDONESIA dianggap menjadi salah satu negara yang mengalami krisis kepemimpinan. Salah satu buktinya, hampir tidak ada tokoh baru yang maju dalam kompetisi pemilihan presiden dan wakil presiden sejak tahun 1999. Mari kita sebut nama-namanya. MPR RI memilih Abdurrahman Wahid sebagai Presiden RI pada tahun 1999. Megawati Soekarnoputri yang mendampingi sebagai Wakil Presiden, pada tahun 2001 dipilih sebagai Presiden RI. Dari tiga calon wakil presiden, Susilo Bambang Yudhohono, Akbar Tandjung, dan Hamzah Haz, MPR memilih Hamzah Haz.

>> SUSAHNYA , hal 11

KHAS

Elsje Plantema, Perempuan Belanda Ahli Gamelan BAGINY A di dunia ini hanya ada dua jenis musik, BAGINYA musik yang mendesak-desak minta didengarkan dan musik yang sama sekali tidak meminta demikian. Musik seperti itu disebutnya rendah hati, dan itu yang paling disukainya. Itu tidak lain adalah gamelan Jawa: ketawang, lanceran atau jenis gendhing Jawa lain. Mari berkenalan dengan Elsje Plantema, pemenang hadiah Professor Teeuw Prijs 2011. Hadiah yang mengambil nama Andries Teeuw, eks guru besar Kajian Indonesia pada Universitas Leiden ini, dianugerahkan kepada kalangan yang dinilai berjasa meningkatkan kerja sama Indonesia-Belanda. Tentu saja khusus untuk bidang ilmu pengetahuan.

>> ELSJE, hal 11

Irigasi Batanghari Kembali Bocor...... >> 2 Tamu Napi Pasok Sabu ke LP.... >> 18 Guru Sertifikasi Dievaluasi......

>> 24

ANDRIES

DISAMBUT DEMONSTRASI

Ratusan Mahasiswa Unand Terancam DO UNAND menerbitkan kebijakan mengeluarkan mahasiswa dari kampus jika IPKnya selama empat semester di bawah 2.00. Kebijakan ini ditolak ratusan mahasiswa yang terancam DO. Kampus bergeming.

PADANG, HALUAN — Ratusan mahasiswa Universitas Andalas menggelar aksi unjuk rasa menuntut pembatalan kebijakan kampus yang mengeluarkan mereka dari lingkungan kampus. Kebijakan itu dituangkan dalam Surat Edaran No 655/UN16/PP/2012 yang memberlakukan sistem drop out ( (DO) kepada mahasiswa yang telah mengikuti perkuliahan selama empat semester memiliki IPK di bawah 2.00. Aksi unjuk rasa digelat di Auditorium Universitas

Andalas, Senin (30/1). Koordinator aksi, Aulia Rizal mengatakan, unjuk rasa dilakukan mahasiswa ini merupakan bentuk dari penolakan dan kekecewaan atas kebijakan rektor Unand yang menghakimi mahasiswa dengan cara menyuruh mahasiswa untuk pindah ke kampus lain. Apabila tidak mau pindah, drop out langsung dijatuhkan kepada mahasiswa tersebut.

>> RATUSAN, hal 11

KASUS DUA TAHANAN TEWAS POLSEK SIJUNJUNG

Tim Mabes Polri Lakukan Rekonstruksi SIJUNJUNG, HALUAN — Kasus tewasnya dua tahanan Polsek Sijunjung Faisal Akbar (14) dan Budri M Zen (17) terus dikembangkan Mabes Polri. Pada Senin (30/1), Irwasum Mabes Polri Komjen Fajar Prihantoro turun langsung melihat hasil kerja tim Warsiksus

yang sudah tiga hari melakukan verifikasi di daerah ini. Tim dipimpim Kombes Achmat Juri dengan sekretaris dan lima anggota yang seluruhnya perwira menengah (pamen) Mabes Polri. Kedatangan Fajar Prihantoro yang bertindak selaku penanggung jawab tim

disambut Kapolres Sijunjung AKBP Sumarto beserta jajarannya di Mapolres Sijunjung. Dalam tim juga terdapat nama >> Brigjen A Sukri

DIJAMU MU TIM, hal 05

DERITA PANJANG GURU HONOR

Dituduh Korupsi, Ditinggal Suami Laporan: Meidella Syahni ULANG tahun harusnya menjadi momen terindah bagi setiap orang. Namun tidak untuk Zulmi Siswina. Tahun ini, tepat 26 Januari lalu, perempuan beranak satu yang baru berumur 26 tahun >> DITUDUH, hal 11

Zulmi Siswina membacakan pembelaannya setebal empat halaman di depan hakim dan jaksa Pengadilan Tipikor di Pengadilan Negeri Padang, Senin (30/1). DELLA

Stoke City Menggertak MANCHESTER, HALUAN — Hanya dalam waktu lima hari, Manchester United harus menjalani dua laga sekaligus. Nanti malam, Rabu (1/2) dinihari, The Red Devils menjamu Stoke City dan Minggu (5/1) tandang ke Stanford Bridge, menghadapi Chelsea. Karenanya, sang Arsitek Sir Alex Ferguson harus putar otak. Jadwal kompetisi menyebabkan ia kehilangan

>> STOKE CITY, hal 05


2 U TA M A

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

Irigasi Batanghari Kembali Bocor DHARMASRAYA, HALUAN — Saluran Irigasi Batanghari yang berada di Kecamatan Pulau Punjung, kembali mengalami kebocoran, Senin (30/1).

Diduga kebocoran itu terjadi pada bekas saluran yang jebol tiga bulan lalu. Apabila saluran ini tidak juga normal dalam tiga hari ini, maka kerugian petani sawah dan petani ikan akan mencapai miliaran rupiah. Pasalnya sekitar 5 ribu hektare sawah dan ribuan ikan akan terancam kering dan mati. Pantauan Haluan di lapangan, air yang berada di saluran irigasi

yang biasanya dengan ketinggian 3 meter, namun sekitar pukul 15.00 Wib, air hanya setinggi 1 meter saja. Hal ini akibat adanya kebocoran pada bekas tanggul yang jebol beberapa bulan lalu. Tampak gusaran air di sekitar tanggul yang jebol tiga bulan lalu cukup kencang, diduga kebocoran sekitar itu. Pengamat saluran irigasi, Hel saat ditemui di lokasi menyebutkan, debit air saluran irigasi dalam keadaan normal sekitar 18 meter kubik/detik, namun akibat kebocoran ini, debit air yang mengalir tidak ada sama sekali, yang ada hanya genangan air saja. “Untuk mengetahui kerusakannya, kita secepatnya akan melakukan pengeringan saluran untuk mengetahui kerusakan dan tindakan perbaikan yang akan dilakukan, karena kalau tidak, perbaikan tidak

akan berjalan maksimal,” ujarnya. Di lokasi yagn rusak ini tukuknya, memang pernah dan telah diperbaiki, namun sifatnya hanya darurat. Untuk pembangunan permanen, pihaknya telah mengangarkan untuk perbaikan saluran ini dan saat ini tengah tender di pusat. Kabid Bina Usaha Dinas Peternakan dan Perikanan Dharmasraya Budi Waluyo kepada Haluan di lokasi mengatakan, dengan adanya kebocoran yang cukup lama, jelas berdampak buruk terhadap usaha perikanan, tapi apabila dua atau tiga hari, maka tidak begitu berpengaruh terhadap perikanan. Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura, Afdal JP Tamsin yang dihubungi lewat telepon selulernya menyebutkan, sekitar 5 ribu hektare sawah yang berada di 5 kecamatan, yakni, Kecamatan Pulau Punjung,

Kecamatan Sitiung, Kecamtan Tiumang, Kecamatan Koto Baru dan Kecamatan Koto Salak, pasokan airnya bergantung pada saluran Irigasi Batanghari yang bocor saat ini. Dikatakannya, saat ini umur padi masyarakat sudah memasuki umur 2 bulan, dan jelas akan membutuhkan air untuk pengairan sawahnya, saat ini Dinas Pertanian dan Holtikultura Dharmasraya mendapatkan bantuan benih untuk 7 ribu hektare sawah, kalau ini terus berlanjut sawah masyarakat akan terancam gagal panen. “Kami berharap kepada pihak terkait agar segera melakukan perbaikan saluran irigasi yang bocor ini, agar tidak mengganggu produksi padi, apalagi disaat umur padi memasuki umur yang sangat membutuhkan air yang cukup,” pungkasnya. (h/mdi)

Salah seorang warga melihat saluran Irigasi Batanghari yang sudah mulai mengering, padahal air saluran tersebut sangat banyak dimanfaatkan oleh petani sawah maupun peternak ikan di Kabupaten Dharmasraya. MARYADI

KILAS

KASUS PEMBALAKAN LIAR

Hakim Tolak Praperadilan

Jaksa: Anas Manedi Cs Korupsi

BATUSANGKAR, HALUAN — Walau sempat ditunda hingga 3 jam lebih, sidang praperadilan yang diajukan pelaku pembalakan liar Roni (37) dan Musmulyadi (33) melalui Penasehat Hukum (PH) Samaratul Fuad, SH Cs versus Kejaksaan Negeri Batusangkar (termohon I) dan Polres Tanah Datar (termohon II) ditolak oleh hakim tunggal Deny Ikhwan di Pengadilan Negeri Batusangkat, Senin 30/01. Hakim menilai, permohonan kedua pemohon I dan II tidak dapat dilanjutkan dan batal demi hukum. Hakim juga menyimpulkan bahwa penolakan praperadilan ini sudah cukup bukti yang mengacu kepada ketentuan yang berlaku. “Di sini kami melihat, sesuai dengan ketentuan pasal 82 ayat 1 huruf d KUHAP bahwa apabila perkara pokok sudah diperiksa oleh Pengadilan Negeri, maka tuntutan praperadilan gugur demi hukum, dan perkara pokok Roni cs sudah disidangkan,” kata hakim Deny.Hafnizal dan Jhonsirwan Bot serta Faisal B.M penasehat hukum termohon I dan II mengatakan, keputusan yang ditetapkan majelis hakim sudah tepat karena mengacu kepada aturan dan ketentuan yang berlaku. “Kami tetap menghargai upaya yang dilakukan pelaku, itu adalah haknya untuk bisa lepas dari ranah hukum, tetapi proses peradilan harus tetap juga dilaksanakan,” kata Hafnizal. Sementara itu, Samaratul Fuad selaku PH kedua pemohon, cukup keberatan dengan putusan yang ditetapkan oleh hakim yang menolak dan membatalkan pra peradilan kliennya. “Proses sidang pra peradilan kali ini cukup membinggungkan, jadwal sidang yang seharusnya jam 9.30 Wib, diundur sampai jam 12.30 Wib dan pihak jaksa mendahulukan agenda sidang perkara pokok terhadap kliennya,” ungkap Fuad kepada sejumlah wartawan usai persidangan. Dia menilai, jaksa terkesan memaksakan sidang pokok perkara agar bisa membatalkan praperadilan dengan acuan pasal 82 ayat 1 huruf d Kuhap. Padahal menurutnya, seharusnya jaksa 3 hari menjelang sidang, membuat surat pangilan resmi kepada kliennya. “Dalam hal ini, jaksa tidak pernah melakukan pemangilan terhadap kliennya, dan sepertinya ini dikondisikan agar sidang perkara pokok didahulukan. Di sini Jaksa telah melanggar pasal 145 ayat 3 jo 4 Kuhap dan pasal 146 ayat 1 Kuhap,” keluh Fuad. (H/doy)

PADANG, HALUAN — Jaksa Penuntut Umum (JPU) bersikukuh Anas Manedi mantan Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Solok Selatan (Solsel) bersama dengan bendahara Tayusman telah melakukan korupsi dana APBD Kabupaten Solsel tahun 2009 sebesar Rp188 juta. Penegasan ini disampaikan JPU M Hanif, Helmy Kurniawan Badar, dan Devitra Romiza menanggapi keberatan (eksepsi) Penasihat hukum terdakwa sebelumnya, di Pengadilan Tipikor Padang, Senin (30/1). Karena terdakwa dinilai telah melakukan tindak pidana korupsi, maka JPU menolak seluruh keberatan dari PH terdakwa. “Kami menolak seluruh keberatan yang diajukan PH terdakwa,” tegas M Hanif di persidangan yang dipimpin hakim Imam Syafei, beserta Emria Fitriani, dan M Takdir. Menurut JPU dakwaan telah memenuhi syarat fomil Pasal 143 ayat (2) huruf b KUHP. Keberatan PH terdakwa tidak bisa diterima karena tidak beralasan. Dalam dakwaan, menurut M Hanif, JPU telah menguraikan dakwaan secara lengkap terutama tentang unsur-unsur tindak pidana yang diduga dilakukan terdakwa dan telah sesuai dengan pasal-pasal yang didakwakan, baik dakwaan primer maupun dakwaan subsider. Sebelumnya, terdakwa melalui PH-nya menolak perkaranya disidangkan di Pengadilan Tipikor. Menurut M Hanif, perkara yang menyeret terdakwa ini merupakan perkara Tipikor dan kewenangan untuk mengadili perkara ini berada pada Pengadilan Tipikor. (h/dla)

Polda Selidiki Indikasi Korupsi Pasar Bandar Buat PADANG, HALUAN — Jajaran Direktorat Reksrim Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar terus berupaya mengungkap kasus korupsi yang berada di wilayah hukum Polda Sumbar. Saat ini penyidik Ditreskrimsus Polda Sumbar melakukan penyelidikan indikasi dugaan korupsi pembangunan Pasar Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang. Informasi yang diperoleh menyebutkan, beberapa pihak yang terkait dengan pembangunan Pasar Bandar Buat tersebut telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Bahkan, Kepala Dinas Pasar Kota Padang, Asnel juga telah dimintai klarifikasinya. Kabid Humas Polda Sumbar AKBP Mainar Sugianto mengatakan, memang penyidik Ditreskrimsus telah memanggil Kepala Dinas Pasar beberapa waktu lalu. Pemanggilan tersebut berkaitan untuk meminta bahan perencanaan pembangunan Pasar Bandar Buat. Kemudian, kata Mainar, berdasarkan data awal tersebut penyidik akan memutuskan apakah pembangunan Pasar Bandar Buat tersebut terindikasi korupsi atau tidak. “Sementara ini penyidik baru mengumpulkan data-data awal untuk dipelajari dan dilakukan penyelidikan. Apakah pembangunan Pasar Bandar Buat itu terindikasi korupsi atau tidak dan itu pun tergantung temuan dari penyidik,” ujarnya. Terpisah, Kepala Dinas Pasar Asnel mengakui bahwa dirinya dipanggil penyidik Ditreskrimsus Polda Sumbar. Namun, Asnel menampik kalau pemanggilan dirinya berupa pemeriksaan. Menurutnya, dia diundang penyidik Ditreskrimsus Polda Sumbar untuk memberikan bahan perencanaan pembangunan Pasar Bandar Buat. Dilanjutkannya, pembangunan Pasar Bandar Buat itu bukan dikerjakan oleh Dinas Pasar tetapi dikerjakan oleh investor. Jadi, kalau ada indikasi tindak pidana bukan tanggung jawab Dinas Pasar melainkan tanggung jawab investor tersebut. “Polda meminta bahan perencanaan pembangunan itu adalah hal yang wajar. Jadi, Dinas Pasar akan bersikap responsif apabila penyidik Polda meminta data yang lain,” jelas Asnel. Terkait indikasi hilangnya dana pembangunan tersebut dan dicarikan gantinya dengan penjualan kartu kuning dibantah Asnel. Disebutkannya, tidak ada hubungannya kartu kuning yang dijual kepada pedagang dengan hilangnya dana pembangunan tersebut. (h/nas)

Majelis Hakim ketika mencek kayu sitaan di PN Batusangkar milik tersangka Roni cs.

Pistol Perampok dari Luar Sumbar PADANG, HALUAN — Meningkatnya kasus perampokan bersenjata api di kawasan Sumbar, membuat jajaran Polda Sumbar gerah. Buktinya, setelah ada beberapa kejadian perampokan di Sumbar, kepolisian melakukan razia rutin dan meningkatkan patroli di seluruh Mapolres di Sumbar. Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP Mainar Sugianto yang dihubungi Haluan kemarin menyebutkan, mengantisipasi kasus perampokan, saat ini jajaran kepolisian melakukan razia gabungan di seluruh Polres di Sumbar di beberapa titik dianggap rawan. Selain itu, patroli rutin pada siang dan malam hari. Dijelaskannya, dalam penyidikan polisi saat ini dugaan sementara, senjata api yang dipergunakan para pelaku berasal dari luar daerah Sumbar. Dugaan itu setelah polisi berkaca dari kasus perampokan ATM yang juga menggunakan senjata api, saat itu ditemukan senjata yang dipergunakan pelaku jenis Bareta yang tidak pernah beredar di Sumbar dan bukan senjata organik TNI dan Polri. Setelah dua kali perampokan dengan senjata api di Sumbar, kata Sugianto, seluruh senjata organik yang dipegang anggota Polri langsung diperiksa oleh jajaran masing-masing. Dalam pemeriksaan, tidak ditemukan senjata organik Polri yang dipergunakan saat pelaku perampokan beraksi. “Diduga senjata yang dipakai pelaku adalah senjata ilegal atau senjata rakitan. Memang saat ini

mudah didapatkan masyarakat di luar Sumbar. Di Sumbar, juga belum ditemukan ada lokasi atau tempat yang dipergunakan untuk memproduksi senjata rakitan,” ujarnya. Setelah kasus perampokan ATM, beberapa daerah pernah mengalami aksi perampokan dimana pelaku menggunakan senjata api. Seperti kasus perampokan di Kota Padang, yang menimpa korban seorang mahasiswi Keken Ayu Lestari (22), pada hari Selasa (27/12) pukul 12.00 Wib, saat itu korban tengah berada di rumahnya di kawasan Koto Pulai, Kecamatan Koto Tangah. Setelah di Kota Padang, aksi pelaku perampokan bergeser ke Kabupaten Dharmasraya, di tempat ini perampokan terjadi pada hari Jumat (27/1) dini hari. Dalam aksinya kawanan perampok berhasil membawa kabur uang tunai Rp7 juta dan 15 emas di rumah milik pasangan suami istri Suparno (37), dan Eni (34) di Blok D Padang Bintungan, Kenagarian Sialanggaung, Kecamatan Koto Baru. Setelah sukses beraksi di Dharmasraya perampokan dengan senjata api (senpi) juga terjadi di pinggiran jalan lintas Solok-Padang, Minggu (29/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Perampokan terjadi di Pasar Minggu Guguk, Kabupaten Solok ini dialami pedagang emas keliling, Bermawi (80), warga Sawah Aro, Kota Solok. Pelaku berhasil menggasak setengah kilogram emas beserta uang tunai Rp20 juta milik korban. Sampai berita ini diturunkan, polisi masih mengejar pelaku. (h/nas)

MTQ NASIONAL DI AMBON

Target Sumbar Juara III

M Rapani Minta Dibebaskan

PADANG, HALUAN — Sumbar menargetkan meraih Juara III pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke 24 di Ambon, pada Juni mendatang. Kepala Biro Bina Sosial Setdaprov Sumbar Jefrinal Arifin, didampingi Kepala bagian Agama, Eko Faisal, kepada Haluan Senin (30/1), mengatakan, sama seperti tahun lalu, Sumbar akan mengikuti seluruh cabang yang dpertandingkan. “Kita sudah seleksi tahap awal calon kafilah ini pada Desember akhir tahun lalu. Seleksi itu dilakukan pelatih nasional sehingga mereka yang lolos benar-benar yang berkualitas,” kata Eko Faisal. Selanjutnya akhir Februari akan dilakukan TC untuk seleksi akhir sehingga mereka yang dinyatakan lolos untuk ke Ambon hanya 44 orang. Meraih peringkat ketiga memang tidak mudah, sebab saingan juga amat berat.Untuk meraih impian tersebut, poin yang dikumpulkan minimal 35 yang terdiri dari 5 emas (nilai 25), 2 perak (nilai 6) dan 4 perunggu (nilai 4). Sebagai perbandingan pada MTQ 23 di Bengkulu, Sumbar menduduki peringkat III dengan perolehan 1 emas, 3 perak dan 3 perunggu. Terdapat 11 cabang yang diperlombakan dan merupakan potensi besar Sumbar untuk mendulang medali emas diantaranya Tilawah Dewasa Putri, Tilawah Remaja Putra, Qiraat Putri, Qiraat Putra, Khartil Quran, Syarhil Quran, Tafsir Bahasa Inggris Putri, Tahfiz 10 Jus Putri, M2KQ Putra dan M2KQ Putri, Tilawah Anak-anak Putri dan Fahmil Quran. Pada MTQ kali ini, Sumbar mendapat kesempatan untuk mengusulkan dewan hasim, di antaranya Wisli Wahab (keahliannya Tafsir Bahasa Inggris), Prof.Rusydi (Tafsir Bahasa Arab), Rusdi Kinan (Hifz Quran dan Qiraat), Indra Hadi (Tahfid/ Hakim Soal), Suhardi (Qiraat dan Tilawah), Rafles (Tilawah) dan Mukhlis (Tafsir, Tajwid dan Fashahah). (h/vie)

PADANG, HALUAN — Alwis Ilyas, Penasehat Hukum Direktur Perusahaan daerah (Perusda) Kinantan M Rapani, terdakwa dugaan korupsi pembangunan SPBU Pola Baru Muaro Sijunjung, meminta majelis hakim membebaskan terdakwa dan melepaskannya dari tuntutan hukum. Ia menegaskan perbuatan terdakwa sama sekali tidak menimbulkan kerugian negara. “Terdakwa tidak pernah mendapat keuntungan,” sebut Alwis di persidangan yang dipimpin hakim Imam Syafei, beserta anggotanya Jon Effreddi dan M Takdir. Terdakwa katanya, sudah menjalankan tugasnya, serta visi dan misi perusahaan sehingga SPBU Pola Baru Muaro Sijunjung tersebut, dapat melayani kebutuhan masyarakat. Menurut Alwis, sejak dilantik menjadi Direktur Perusda Kinantan, tidak pernah dilakukan serah terima secara fisik dan administrasi serta keuangan perusahaan dari Direktur yang lama, Olivia Rozena kepada M Rapani selaku direktur baru. Selain itu permintaan M Rapani kepada bendahara untuk melakukan pembukuan administrasi tidak pernah dilakukan oleh bendahara Wahyu Sopiani, sehingga berujung pada penggantian posisi bendahara yaitu kepada Winda Maigusti. “Setelah terdakwa mengganti bendahara, baru ada tertib administrasi dan pembukuan di perusahaan ini,” tegas Alwis menanggapi tuntutan JPU yang menuntut terdakwa 2 tahun 6 bulan penjara, dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan serta uang pengganti Rp 100 juta, subsider 1 tahun 3 bulan penjara. Tentang uang royalti fee yang seharusnya dibayarkan ke Pertamina Cabang Padang sebesar Rp 100 juta, sampai saat ini kata Alwis, uang tersebut masih ada dalam rekening terdakwa dalam keadaan utuh hingga dilakukan penyidikan pihak kejaksaan. “Uang itu tidak pernah digunakan terdakwa untuk kepentingan pribadinya,” katanya. Tak hanya itu, Alwis juga menjelaskan bahwa peminjaman sementara untuk keperluan pribadi atas nama terdakwa dilakukan dengan proses permohonan sebelumnya. “Terdakwa juga telah memberikan semua kuitansi bukti peminjamannya kepada bendahara Wahyu Sopiani. Dan jelas ini menunjukkan niat dan itikad baik terdakwa dengan tujuan agar tidak merugikan negara,” ujar Alwis. (h/dla)


EKBIS 3

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

Jasaraharja Terapkan PRIME BUKITTINGGI, HALUAN — PT Jasa Raharja Kantor Perwakilan Bukittinggi komit menerapkan PRIME (Proaktif, Ramah, Ikhlas, Mudah dan Empati). Program ini mulai dijalankan sejak Peringatan HUT Jasa Raharja ke-51 yang ditandai pemasangan pin PRIME bagi seluruh karyawan perusahaan asuransi BUMN tersebut awal Januari lalu. “Salah satu harapan terhadap penerapan PRIME Services ini adalah menuntun kembali fungsi Jasa Raharja untuk menjadi public servant. Artinya tugas kita sebagai insan Jasa Raharja adalah melayani masyarakat, dan bukan sebaliknya masyarakat yang melayani kita,” kata Kepala Jasa Raharja Perwakilan Bukittinggi, H. Supriadi kepada Haluan di ruang kerjanya, Senin (30/1). Menurutnya, tuntutan peningkatan layanan publik terus meningkat, terutama bagi Jasa Raharja sebagai perusahaan asuransi milik pemerintah yang membidangi asuransi kecelakaan lalu lintas. Agar terciptanya layanan public yang baik dan sesuai tuntan masyarakat, dia berharap konsep PRIME Services tidak hanya diberikan oleh pegawai garis depan saja yang berhadapan langsung dengan masyarakat melainkan oleh seluruh Insan Jasa Raharja. Sehingga layanan akan terasa baik di internal maupun eksternal. Dia menambahkan, sebenarnya PRIME tersebut merupakan lanjutan dari program pelayanan Jasa Raharja kepada masyarakat. Sebelumnya, juga sudah berbuat memberikan pelayan yang prima kepada masyarakat, terutama dalam hal pembayaran. Ini ditunjukan sikap proaktif memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bahkan, petugas Jasa Raharja mempercepat realisasi pencairan dana asuransi minimal sebelumnya lewat tujuh hari pasca kecelakaan. (h/vid)

YAMAHA MIO J

Semakin Cepat dan Irit JAKARTA, HALUAN — Teknologi Fuel Injection (FI) Yamaha Semakin di Depan lewat kehadiran Mio J yang merupakan motor injeksi teranyarnya. Mio J adalah generasi terbaru Mio yang akan meneruskan keunggulan Yamaha di kategori skutik.

Menurut Indra Dwi Sunda PR Corporate & Communication HeadPT Yamaha Motor Kencana Indonesia setelah Mio, kini hadir Mio J yang keunggulannya tertulis dalam tagline-nya Semakin Cepat Semakin Irit...It’s Magic. Skutik perdana Yamaha dengan teknologi FI ini membuat

pasar otomotif roda dua Indonesia semakin berwarna. Penerimaan konsumen akan kehadiran Mio J dipastikan disambut hangat mengingat skutik begitu populer di Indonesia. Apalagi dengan kualitas tinggi teknologi Yamaha yang sudah dipercaya selama ini paling terdepan di market otomotif roda dua nasional. Mio J menjawab semua keinginan konsumen yang menginginkan skutik berteknologi tinggi. Teknologi FI Yamaha yang disebut Yamaha Mixture JETFuel Injection (YMJET-FI) membuat Mio J begitu sempurna. Ketangguhannya mesinnya ditambah lagi dengan pengaplikasian mesin juara Yamaha, Diasil Cylinder dan Forged Piston. Penyatuan mesin juara Yamaha dan teknologi mutakhir YMJET-FI melahirkan motor matik performa tinggi secepat jet dengan konsumsi BBM lebih irit 30 persen dan kelincahan

sesuai reputasi Mio. Fitur-fitur Mio J berkualitas Yamaha juga akan menambah kenyamanan konsumen dalam berkendara. Tempat duduk yang luas dan lebih panjang, lampu sein depan yang mengkilat tajam seperti pandangan mata, speedometer baru dan bagasi luas. Warna-warna Mio J semakin memanjakan konsumen dengan lima warna. Putih yang mengikuti tren warna terkini di dunia otomotif, hitam, biru dan merah. Mio J siap dilempar ke pasaran bulan Februari. Yamaha menargetkan penjualan Mio J sebanyak

YAMAHA Mio J generasi terbaru Mio yang akan meneruskan keunggulan Yamaha di kategori skutik. NET

25 ribu unit per bulan bertahap sampai 50 ribu unit per bulan. Spesifikasi mesin Mio J menggunakan tipe mesin 4-langkah, 2 valve, SOHC, berpendingin kipas dan berkapasitas 113 cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 7,75 PS di putaran 8.500 rpm dengan torsi puncak mencapai 8,5 Nm di 5.000 rpm. (h/trn)

Dani, Jalankan Bisnis di Mobil

SUASANA berjualan baju dengan memanfaatkan mobil pribadi. WINDA PADANG, HALUAN — Banyak cara yang dilakukan untuk melihat peluang usaha. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh Dani, yang menjual pakaian jadi, dengan memanfaatkan mobilnya, kijang kapsul warna hitam, keluaran tahun 2005. Mobil ini disulap sedemikian

rupa menjadi toko mungil yang siap mencari konsumennya. Dengan cara ini, Dani bisa menjalankan bisnisnya dengan lancar. Bahkan, kian hari, usaha yang dijalankannya kian laris. Kepada Haluan Senin (30/1), wanita lulusan salah satu Universitas Negeri di Padang ini

membuka kap mobil bagian belakangnya dibuka diangkat ke atas sehingga memuat barang dagangan dan memajang sebagian baju yang dijualnya di samping mobilnya. “Awalnya saya melihat mobil yang dipakai buat dagang ini di Pekan Baru waktu berkunjung ke tempat saudara yang ada di sana.

Setelah lulus kuliah saya berpikir membuka butik sederhana tapi terkendala pada biaya toko yang cukup mahal. Jadi saya memanfaatkan mobil saya untuk berjualan sebagai toko berjalan,” ujarnya Ternyata setelah berjualan dengan memanfaatkan mobil pribadi dirasakan Dani cukup menjanjikan. Sarannya adalah tempat keramai yang sering dikunjungi anak-anak muda. Salah satunya di komplek GOR H. Agus Salim. Tempat ini setiap sore atau hari libur ramai dikunjungi oleh warga yang hendak berolahraga atau sekedar jalan-jalan. Selama 2 tahun berbisnis jual beli baju dengan memanfaatkan mobil ini diakuinya tidak ada kendala berarti. Jika menggelar dagangan di kawasan tersebut, paling dia hanya membayar uang kebersihan sebanyak Rp20 ribu. Ini masih murah jika dia harus menyewa toko. “Dengan mobil ini kita ke tempat-tempat yang ramai dikunjungi anak-anak muda, karena pasar baju saya anak muda. Dan

ternyata benar, banyak yang respon setelah baju-baju yang saya pajang menarik perhatiannya. Merekapun semakin tertarik setelah mengetahui harga yang saya berikan jauh lebih murah dibandingkan harga toko,” jelasnya lagi. Untuk satu baju kaus, dengan bahan dasar biasa Dani menjual dengan harga Rp25 ribu sampai Rp30 ribu. Dan untuk baju kemeja harga yang diberikan bervariasi sesuai bahan dan model bajunya. Biasanya untuk baju kemeja harga yang dipatok Rp35 ribu sampai Rp60 ribu saja. Baju-baju yang dijual Dani langsung diambilnya dari Jakarta. Dani mengaku sudah mempunyai langganan di Jakarta untuk memasok baju-baju dagangannya. Melalui jasa seorang kakak sepupu Dani mengaku untuk pasokan dan model-model terbaru tidak ada masalah. Dalam sebulan Dani bisa memesan barang ke Jakarta hingga 2 kali. Tergantung dari larisnya barang yang terjual atau jika ada model terbaru biasanya

Dani diberi contoh melalui foto lewat email oleh pihak toko langganannya. Dalam satu bulan Dani bisa mengeluarkan kocek hingga Rp20 juta untuk membeli baju. Wanita kelahitan tahun 1982 ini mengaku keuntungan yang diambilnya tidak banyak, hanya 20 persen dari modal tiap baju. Diakuinya tren berbisnis menggunakan mobil saat ini mulai dibidik oleh para pebisnis. Terbukti sudah banyak yang menjalankan bisnis dengan memanfaatkan mobil ini. Bisnis dengan menggunakan mobil dirasakannya lebih efektif dalam mencari keramaian. Apabila di rasa tempat tersebut tidak ada keramaian dapat langsung berpindah ke tempat lain yang lebih strategis untuk mendapatkan pelanggan, berbeda dengan pebisnis yang membuka toko. Mereka hanya membuka usahanya di satu tempat. “Prospeknya masih sangat bagus. Peluangnya juga sangat terbuka lebar. Tak perlu keluar sewa toko, jadi bisa lebih irit,” pungkas Dani. (h/win)


4 EKBIS

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

Rental Mobil akan Tetap Eksis PADANG, HALUAN – Pebisnis rental mobil di Padang mengaku tidak akan terlalu terpengaruh, jika wacana kebijakan pembatasan BBM bersubsidi bagi mobil pribadi direalisasikan pemerintah. Kalaupun berpengaruh, efeknya hanya berlangsung tiga hingga empat bulan, setelah itu kembali normal. Salah seorang pemilik rental mobil Jhoni Anwar mengaku pada Haluan Senin (30/1) banyak faktor yang membuat bisnis rental mobil masih akan tetap eksis, meski kebijakan pembatasan BBM dan pemakaian dijalankan. “Rental mobil, menjadi solusi masyarakat untuk bisa menggunakan mobil dengan cara menyewa dan tentu saja harganya terjangkau. Mereka tak perlu beli mobil dan repot merawatnya. Artinya, potensi pasarnya tinggi, jadi saya rasa tidak terpengaruh,” ujarnya. Lelaki inipun menambahkan, untuk ke depannya makin banyak perusahaan yang memakai jasa rental mobil dalam memenuhi kebutuhan kendaraan operasional. Hal ini dikarenakan perusahaan tidak mau disibukkan dengan urusan perawatan kendaraan operasional, yang membutuhkan biaya tinggi. “Prospek usaha ini masih besar. Sebagai gambaran, tiap tahun pertumbuhan pemain rental mobil baru mencapai 10 persen. Saat ini, lebih dari 100-an pengusaha rental mobil bisa memiliki lima sampai sepuluh armada,” ujarnya lagi. Karena itulah Jhoni mengatakan, jika wacana pembatasan BBM bersubsidi dijalankan, dampaknya tidak akan berlangsung lama. Ditambahkannya, pengusaha rental sudah mengalami pergantian harga BBM beberapa kali. Namun hingga saat ini, kenaikan harga BBM tidak membuat bisnis rental mobil surut. “Kalaupun berdampak, ya paling tiga bulan itu. Setelah itu biasa lagi,” jelasnya. (h/win)

RAT KOPERASI UNIT KORPRI KANTOR GUBERNUR

Bukukan SHU Rp242 Juta PADANG, HALUAN — Para PNS di lingkungan Kantor Gubernur Sumbar tumpah ruah di ruang auditorium gubernuran Sumbar. Wajah-wajah mereka terlihat sumringah. Hari itu Senin (30/ 1), Koperasi Unit Korpri Kantor Gubernur tengah menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2011. Koperasi itu mampu membukukan Sisa Hasil Usaha (SHU) Rp242 juta. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam sambutannya pada Pembukaan RAT menyebutkan, koperasi sebenarnya mempunyai peran yang sangat strategis dalam perekonomian. Para anggotanya dapat keluar dari masalah keuangan karena koperasi bertujuan untuk mencapai kesejahteraan anggotanya. Dengan demikian, perkembangannya sangat tergantung dari aktifitas anggotanya. Tetapi selama ini peranan koperasi masih belum seimbang dengan lembaga ekonomi lainnya. Yang menjadi penyebabnya karena kualitas manajemen koperasi, penegakan dan perlakuan hukum belum sepenuhnya memenuhi standar keharusan yang dipersyaratkan bagi sebuah lembaga ekonomi. Koperasi Kantor Gubernur, pada Tahun Buku 2011 memperoleh SHU Rp242 juta. Perolehan SHU ini lebih kecil kecil bila dibanding tahun 2010 yang mencapai Rp452 juta. Dan hal itu disebabkan adanya peningkatan pemberian tunjangan kesejahteraan anggota sebesar Rp300 juta. Saat RAT, terlihat hadir Asisten II Perekonomian Pembangunan dan Kesra, Syafrial,

Harga Beras Naik

SHU — Ketua Umum Koperasi Unit Kantor Gubernur, Marzuki Onmar mehyerahkan dana sisa hasil usaha (SHU) kepada perwakilan anggota koperasi tersebut, Senin (30/1). HUMAS Kepala Dinas Sosial Abdul Gafar serta beberapa pengurus Koperasi Korpri Unit Kantor Gubernur dan beberapa pimpinan SKPD lainnya. Pada kesempatan itu. Irwan menghimbau agar anggota memperbanyak simpanannya di koperasi. Bagi anggota yang memiliki simpangan paling banyak, para pengurus hendaknya dapat memberinya hadiah. Sementara anggota yang mengajukan pinjaman, juga diminta tidak digunakan sematamata untuk konsumtif, kecuali untuk momen-momen tertentu seperti menjelang lebaran atau memasuki tahun ajaran baru. Pinjaman sebaiknya digunakan untuk kegiatan yang produktif, seperti modal usaha warung atau membuka perkebunan. “Saya himbau, anggota koperasi banyak-banyak lah menyim-

pan uangnya di koperasi. Dan pengurus hendaknya memikirkan pula hadiah bagi yang paling banyak simpanannya. Lalu bagi yang meminjam, gunakan uang itu untuk usaha produktif, dan jangan untuk konsumtif,” tegas Irwan. Sementara itu, Ketua Umum Koperasi Unit Kantor Gubernur, Marzuki Onmar mengatakan, selama satu tahun ini terjadi peningkatan jumlah anggota Koperasi Kantor Gubernur. Pada tahun 2011 anggotanya sebanyak 2.904, sedangkan tahun lalu hanya 2.888 orang. Dengan adanya penambahan jumlah anggota, maka dengan sendirinya terjadinya peningkatan modal seperti pertambahan penerimaan, Simpanan Pokok, Simpanan Wajib dan Simpanan Sukarela. Hal ini bisa dilihat pada data tahun 2011, jumlah simpanan

Rp6,5 miliar sementarasimpanan tahun 2010 sebanyak Rp4,5 miliar. Terdapat penambahan sebesar Rp2 miliar, atau sekitar 30,79 persen. Hal ini merupakan imbas dari penambahan jumlah anggota koperasi dari tahun 2010 sampai 2011 sebanyak 16 orang (0,55 persen). “Ke depan kita akan terus melakukan evaluasi, sehingga setiap kekurangan dan kelemahan dari segenap pengurus perlu menjadi perhatian, diantaranya sebagaimana yang dilaporkan dalam auditor independen No. LAI 11 : 001. HYR.CJ.NP.1.2012 tangggal 19 Januari 2012, menyangkut keberadaan saham pada PT. Star Pacific serta tidak dihitungnya taksiran Pajak Penghasilan (PPh) badan dalam laporan keuangan tahun 2011,” katanya. (h/vie)

AGAM,HALUAN — Harga beras di Agam meningkat tajam dari Rp 25ribu/sukat mencapai Rp30 ribu/sukat, peningkatan harga disebabkan kurangnya pasokan. Di Pasar Lawang, akhir pekan lalu, beberapa orang ibu rumah tangga mengeluh dengan peningkatan harga tersebut, karena mereka yang mayoritas merupakan petani tebu membeli beras untuk makan sehari-hari. “Kalau samaha ko bana bareh bisa indak makan kami nan mambali bareh ko,” kata seorang ibu bernama Imar yang berbelanja ke Pasar Lawang. Beras yang dijual di pasar itu kenanyakan beasal dari kecamatan Palembayan, sementara di Palembayan sendiri menurut beberapa orang pedagang beras juga langka, sebab kebanyakan petani menanam padi ketan atau beras pulut di sawahnya.Hal itu juga dibenarkan oleh seorang petani di nagari III Koto Silungkang Palembayan M. Zein. Katanya, banyaknya petani menanam padi puluik hitam karena harganya lebih mahal dari beras makan. “Sebelum ini harga beras pulut hitam mencapai Rp30 ribu/ sukat, sedangkan harga beras biasa hanya Sekitar Rp25 ribu/ sukat, sehingga petani merasa lebih untung jika menanam pulut hitam, kalau petani punya sawah 3 tumpak 2 tumpak akan ditanami dengan pulut untuk mendapatkan keutungan, tapi akibatnya produksi beras biasa berkurang,” sebut M.Zein. Selain di pasar Lawang di pasar tradisional yang ada di wilayah Agam Barat harga beras juga mengalami kenaikan sejak pekan terakhir. (h/ks)

Dapatkan di : AUTHORIZED DEALER : THEO Cell Padang : JAYA Phone, LORUS Cell, HENDRA Ponsel. Bukittinggi : MUTIARA BARU Seluler, IGUANA Cell, ID Phone, Payakumbuh : ISTANA Ponsel, BENTENG Cell. Solok : HENDRA Ponsel, BUANA Cell, RATU PRIMA Cell, SINAR GIGI Cell. Pasaman : OZON Pasaman. Muara Labuh : HOMESTAY, PUJA Cell, Dharmasraya : RAJA Shop, Sawahlunto :CENDRAWASIH Cell. Alahan Panjang : SARI Cell

CALL CENTRE

24 JAM

Website : www.virtu-v.com, info: info@virtu-v.com, fanspage: Virtuv V, Twitter: @virtuvindonesia

Smart

= PROPERTI

IklanBaris Rp.20.000,-/terbit

= KOMPUTER

= OTOMOTIF

= ELEKTRONIK

ATAU HUB : KOMP. BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG. TELP. (0751) 4488700, 4488701, 4488702, 4488703 FAX. (0751) 4488704 email : haluan_iklan@yahoo.com

Iklan Baris

DP 8jt-an DP 9jt-an DP 18jt-an

Proses cepat, data bisa dijemput menerima tukar tambah

RIZALUL FIQRI,S.Psi

081363001111

KOMPLEKBANDARATABING,JL.HAMKAPADANG Telp.(0751)4488700-703,Fax.(0751)4488704 EmailDivisiIklan:iklan_haluan@yahoo.com

= BIROJASA

=

DIJUAL : SHM, Luas 7.000m2, Lokasi Gurun Laweh Kalumbuk Kec. Nanggalo. ada Rumah & Durian Unggul Nasional. Hub : HP. 08126708098 = KEHILANGAN

=

BUKITTINGGI: Bangunan Jl. A. Yani Lokasi strategis, Lt. 337m2 cocok untuk penginapan, Bank, ruko. Hubungi 0818-18-5678

Smart

Terbit sejak

STNK : BA 2154 AG, satu lembar SIM C dan satu lembar Kartu Mahasiswa An. Hendrianif. Hilang di antara Kel. Koto Kec. Pauh menuju Kampus UNP, Padang. Bagi yang menemukan harap lapor ke pos polisi terdekat

Otomotif

1948

temukan juga e-paper kami di

www.harianhaluan.com sahabat informasi online ANDA

Pasang Iklan Anda disini ... KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com

ATAKA Express COURIER & CARGO SERVICE

Lebih Cepat Lebih Baik

Jl. Teknologi Raya No. 104, Siteba Padang, Telp. (0751) 7871716, HP. 081374001716, FAX. (0751) 7056964

Elang Perkasa Motor Discount s/d 30jt, DP ringan/bunga 3,99% Swift SX4 Vitara

= FASHION = RUPARUPA

Rp. 20.000,- / terbit

DP 2,5jt-an DP 6jt-an DP 6jt-an DP 7jt-an

PasangIklanAndadisini...

= INFOBISNIS

PASANG IKLAN ANDA DISINI .....

Pick Up Karimun Splash APV

= ALATKOMUNIKASI

www.harianhaluan.com

PENGIRIMAN DOKUMEN, PAKET & CARGO (Melayani Lokal & Dpmestik ke Seluruh Wilayah Nusantara) Catt : Jemput Antar Alamat JASA PINDAH RUMAH/KOST, PINDAH KANTOR/TOKO/BARANG (Dalam / Luar Kota di Nusantara) EKSPEDISI (PENGANGKUTAN BARANG) Sumatera-Jawa/Nusantara PENGEPAKAN (PACKING) & PENYEDIA ARMADA ANGKUTAN (TRUCKING) AKTIS MURAH, PR CITY COURIER (Pengiriman Dalam Kota; Paket & Dokumen, Billing Statement, AHABAT Kartu Kredit, Brosur, Undangan, dll. DAN BERS Cabang/Outlet ZATAKA : PADANG, Cengkeh : (0751) 775824, Simp. Tinju Lapai : (0751) 7809336, HP. 081320551548 DUKU : (0751) 484169, HP 081374883322, BUKITTINGGI : (0752) 7001516, HP. 081363573535, SOLOK : (0755) 22050, HP. 085274022811, PAINAN : (0756) 22473, HP. 08126745508, MUARO Sjj : (0754) 20250, HP.081374632998, MUARA LABUH : (0755) 70592, HP. 081363814593, Simp. Empat Pasaman : HP. 085263008432, 081363321678, Pulau Punjung : (0754) 40042, HP. 081374044040, Jambi : (0741) 21545, HP. 081927513593, Sungai Penuh : (0748) 323725, JAKARTA : (021) 8608003, 93443910, HP. 0811868308, Pekanbaru : (0761) 5522788, 085271945100 dan Agen/Outlet kami di kota anda


NASIONAL 5

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

Kursi Banggar DPR ‘Turun Harga’

NOTES

Nahdlatul Ulama NAHDLA TUL ULAMA (Kebangkitan Ulama NAHDLATUL atau Kebangkitan Cendekiawan Islam), disingkat NU, adalah sebuah organisasi Islam besar di Indonesia. Organisasi ini berdiri pada 31 Januari 1926 dan bergerak di bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi. Untuk menegaskan prisip dasar organisasi ini, maka K.H. Hasyim Asy’ari merumuskan kitab Qanun Asasi (prinsip dasar), kemudian juga merumuskan kitab I’tiqad Ahlussunnah Wal Jamaah. Kedua kitab tersebut kemudian diejawantahkan dalam khittah NU, yang dijadikan sebagai dasar dan rujukan warga NU dalam berpikir dan bertindak dalam bidang sosial, keagamaan dan politik. (wkpd)

LINGKAR

JAKARTA, HALUAN — ‘Harga’ kursi di ruangan Banggar DPR akhirnya diturunkan.Pasalnya, barang-barang impor di sana, diganti dengan produk lokal yang harganya tentu saja jauh lebih murah. Penggantian kursi impor dengan buatan dalam negeri itu, tak lepas dari buncahnya kasis

ruang mewah Banggar DPR RI yang mengundang kecematan dan reaksi keras dari berbagai kalangan. Kalangan DPR sendiri telah memastikan penggantian kursi impor tersebut. “Akan diganti satu dua hari ini,” kata Wakil Ketua Badan Kehormatan DPR, Siswono Yudohusodo. Penegasan itu disampaikan Siswono usai melakukan pertemuan dengan Kepala Biro Pemeliharaan Bangunan dan Instalasi Sekretariat Jenderal DPR Sumirat, konsultan perencana PT Gubah Laras, konsultan pengawas PT Jagat Rona Semesta, dan pelaksana proyek PT Pemba-

ngunan Perumahan di Komplek DPR, Senin (30/1). Siswono mengatakan, barang impor yang akan diganti yakni 178 kursi impor dari Jerman dengan total Rp 4,2 miliar. Kursi seharga Rp 24 juta itu akan diganti dengan produk lokal seharga Rp 1,5 +juta - Rp 2 juta per kursi. Barang lain yakni lampu impor dari Belanda seharga Rp 1,9 miliar, lukisan seharga ratusan juta rupiah, sound system, dan kaca pemisah di balkon. Menurut para pelaksana, kata Siswono, penurakan barang itu dapat menghemat sekitar Rp 5

Sukarno Ditembak Dari Jarak Dekat

PEMENANG DOKTER CILIK — Mendiknas Mohammad Nuh (2 kiri) berbincang dengan para pemenang kompetisi Dokter Kecil- Mahir Gizi, di Jakarta, Senin (30/1). Mereka berhasil menjadi juara melalui edukasi kesehatan dengan permainan ular tangga dalam kompetisi kerjasama Nestle Dancow, Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. ANTARA

JA YAPURA, HALUAN- Kepala Bidang Humas JAY Kepolisian Daerah Papua, Kompol Wachyono, mengatakan bahwa almarhum Briptu Sukarno telah ditembak dari jarak dekat dalam insiden penembakan yang menewaskan anggota Brimob itu di Kampung Wondegobak, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Sabtu. “Almarhum ditembak di bagian pipi tembus kepala, kemungkinan besar ditembak dari jarak cukup dekat,” katanya kepada wartawan di Jayapura, Senin (30/1). Menurut Kompol Wachyono, almarhum Briptu Sukarno yang ditembak saat sedang berpatroli rutin di Kampung Wondegobak itu. Ia ditembak saat berjalan di tepi jurang di daerah itu. (ant)

Stoke City .....................Dari Halaman. 1 sejumlah pentolannya. Sebut saja, Nani, Owen, Ashley Young, dan beberapa pemain lain dibalut cedera. Untung, kabar terakhir, Rio Ferdinand, pemain bertahan yang paling senior di tim ini, sudah membaik dan dapat dimainkan saat menghadapi Stoke City. Wayne Rooney yang kemungkinan besar sudah bisa diturunkan oleh Ferguson. Dia akan ditemani antara Javier Hernandez, Dimitar Berbatov dan juga penyerang muda Danny Welbeck. Sementara itu untuk lini tengah, akan diisi oleh Antonio Valencia, Park Ji-Sung, Paul Scholes dan Ryan Giggs kemungkinan akan menjadi andalan Ferguson. Untuk bek, Ferguson kemungkinan mengandalkan Rafael da Silva, Jonny Evans, Chris Smalling dan Patrice Evra. Kiper? David de Gea sepertinya agak mengecewakan Ferguson, termasuk saat The Red Liverpool menghajar mereka di Anfield. Sir Alex mungkin akan kembali memainkan Anders Lindegaard sebagai kiper utama. Tentang kekalahan itu, gelan-

dang MU asal Korea, Park Ji Sung, meminta timnya untuk melupakan kekalahan sesame tim “merah”. Park meminta rekan-rekannya segera berkonsentrasi untuk memaksimalkan peluang meraih gelar Liga Primer dan Liga Eropa musim ini. Peluang untuk terus menempel pimpinan klasemen Manchester City sangat terbuka saat Setan Merah menjamu Stoke City di Old Trafford, Selasa (31/1). “Kita harus segera melupakan kekalahan, melangkah maju dan menatap masa depan,” kata mantan andalan Korea Selatan ini. “Kami masih memiliki Liga Primer dan Liga Eropa yang harus dimenangkan,” lanjut pencetak satusatunya gol United di Anfiled itu. Park tentu boleh pede. Tapi, perlu diingat, Stoke kini bukan tim sembarang lagi. Trend permainan trus membaik. Mereka ke Old Trafford dengan rasa percaya diri penuh karena rekor bagus itu. Dalam 12 pertandingan terakhir Stoke hanya kalah dua kali dan dalam pertandingan terakhir di Anfield mampu menahan imbang

Liverpool tanpa gol. Manajer Tony Pulis nampaknya tak akan banyak mengubah susunan pemain Stoke, salah satunya mengandalkan kecepatan pemain sayap Jermaine Pennant. Dan Pennant menyatakan siap untuk menambah ‘penderitaan’ Alex Ferguson setelah kalah dari Liverpool. “Old Trafford bukan tempat yang mudah ditaklukkan. Namun, Blackburn membuktikan mereka bisa menang di sana,” kata Pennant. “Sehingga jika kami bertanding ke sana dengan gaya permainan kami, kita tak pernah tahu hasilnya. Kita lihat nanti,” lanjut Pennant. Dia menambahkan banyak tim yang merasa kalah sebelum menginjakkan kaki di rumput Old Trafford. “Kami akan berfikir positif. Begitu peluit dibunyikan kami tahu bahwa siapapun bisa jadi pemenang.” “Kami mengalahkan Liverpool, imbang dengan Chelsea dan United di kandang. Kami nampaknya selalu bermain bagus saat menghadapi tim besar,” pungkas Pennant. (h/ mat/net)

Bukit Palano ..................Dari Halaman. 1 Beberapa warga sekitar juga mengakui seringnya aksi pembakaran yang dilakukan orang tertentu, untuk membuka lahan dan mengambil kayu bakar di lokasi tersebut. Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB dan baru bisa dipadamkan dalam waktu empat setengah jam, atau padam sekitar pukul 16.30 WIB. Lokasi kebakaran yang berada di bagian atas perbukitan membuat armada damkar tidak bisa menembus lokasi dan membuat petugas kewalahan memadamkan api. Untuk menjinakkan api tersebut, petugas Damkar dibantu sejumlah pihak terkait, terpaksa memadamkan api dengan menggunakan alat pompa gendong, serta dengan cara manual menggunakan kayu yang dipukul ke bagian api yang akan membesar. Peristiwa kebakaran ini tidak hanya menghebohkan petugas dan warga sekitar, tapi para pengurus dan santri dari Pesantren Ar-Risalah Aie Dingin juga ikut was-was. Pasalnya, rambatan api yang berkobar, berjarak sekitar 50 hingga 100 meter dari bangunan pesantren. Kondisi ini membuat pengurus dan santri ikut bersiap siaga jika kobaran api menjilat tempat mereka. Tapi untung saja tiupan angin mengarah ke bagian timur, atau ke arah Solok, sehingga aksi antisipasi yang dilakukan petugas damkar membuat gedung Pesantrean ArRisalah selamat dari jilatan api. “Untuk memadamkan api, ada sekitar 40 personil yang diturunkan, baik dari petugas damkar, dinas kehutanan serta aparat lainnya. Sulitnya menjangkau medan membuat api tidak bias dipadamkan dengan cepat. Diperkirakan sekitar

12 hektare telah hangus,” ujar Kasi Ops Dinas Damkar Kota Padang, Basril, ketika berada di sekitar lokasi kejadian. Basril mengimbau dan berharap kepada warga untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran di kawasan hutan. Cuaca yang menyengat akhirakhir ini juga membuat kebakaran sangat rentan terjadi di kawasan rawan kebakaran, seperti di semaksemak atau di hutan. Sementara itu, Kepala Dinas Damkar Padang Budhi Erwanto mengungkapkan, kebakaran lahan kali ini tergolong cukup luas. Dulu juga pernah terjadi kebakaran lahan di perbukitan Aie Dingin, namun tidak separah yang saat ini. “Agar peristiwa ini tidak terulang kembali, saya berharap partisipasi dan kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika tetap harus membuka lahan, silahkan semaknya dirambah. Musim kemarau ini memang sangat beresiko tinggi terjadinya kebakaran,” ujar Budhi. Terakhir kalinya, kasus kebakaran lahan terbesar di Kota Padang terjadi di Bukit Ace Kelurahan Gunuang Sariak Kecamatan Kuranji Padang pada tanggal 2 Agustus 2011 lalu, yang menghanguskan sekitar 8,5 hektare lahan yang ditumbuhi semak dan pohon hutan lindung. Kepala Bidang Pengamanan dan Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan Sumbar, Yonefis memastikan, areal yang terbakar kemarin, merupakan Areal Penggunaan Lain (APL) dan bukan kawasan hutan lindung. “Areal yang terbakar itu bukan kawasan hutan, melainkan semak belukar. Lokasinya berdekatan dengan kawasan reboisasi,” kata Yonefis

miliar. Sebenarnya, tambah Siswono, BK merekomendasikan pergantian karpet impor dari Amerika Serikat seharga Rp 980 juta dan pengurangan layar LED impor dari Korea seharga Rp 1,8 miliar dari tiga menjadi dua layar. “Karpet katanya kalau dibongkar akan rusak karena sudah dilem. Kalau video wall itu tidak bisa dikurangi karena ruangan bentuknya segi tiga sehingga butuh tiga video wall. Kalau ubah ruangan butuh biaya lagi,” kata politisi Partai Golkar itu. Dikatakan Siswono, tidak ada denda dari suplier akibat penu-

saat dikonfirmasi Haluan terkait kebakaran lahan di Air Dingin. Kasi Sarana dan Prasarana, Suyatno yang dihubungi terpisah usai memadamkan api bersama Dinas Pertanian Peternakan dan Kehutanan Kota Padang serta Balai Koservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar menjelaskan, dari penuturan beberapa orang masyarakat, kebakaran dipicu adanya aktifitas pembakaran saat membersihkan lahan pertanian. “Karena cuaca yang panas dan kebetulan angin bertiup lumayan kencang, menyebabkan api makin meluas dan membakar areal di sekitarnya,” terang Suyatno. Mengawali tahun 2012, sampai Kamis (26/1), tercatat 31 titik api di Sumbar tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Tiktik api paling banyak ditemukan di Kabupaten Sijunjung, Dharmasraya dan Pesisir Selatan. Menurut Suyatno, dari pantauan satelit kebakaran itu umumnya terjadi pada lahan perkebunan milik masyarakat, bukan perkebunan swasta. Untuk itu, Dinas Kehutanan Sumbar sudah melayangkan surat kepada seluruh kabupaten/kota agar memberikan penyuluhan kepada masyarakatnya untuk tidak membakar saat membersihkan lahan perkebunannya. Selanjutnya Dinas Kehutanan masing-masing kabupaten/kota diminta melakukanpatroli rutin pada darah yang terbilang rawan kebakaran hutan dan lahan. Terakhir, bagi daerah yang belum membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA), agar segera membentuknya. (h/wan/vie)

karan itu. Pihak Setjen akan membicarakan dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan mengenai mekanisme pengembalian uang ke negara. Prioritaskan Rakyat Dalam pada itu mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, penggunaan anggaran Badan Anggaran (Banggar) DPR RI untuk sejumlah proyek renovasi dan pengadaan itu tidak penting. Sebab, jelas dia, pemerintah seharusnya memberikan prioritas yang lebih penting ketimbang hal tersebut. Semisal peningkatan pendidikan, kesehatan, dan banyak lainnya. “Anggaran untuk kursi dan kalender itu tidak penting,” ujarnya, sesuai acara pembukaan ‘Pekan Konstitusi UUD 1945, Amandemen, dan Masa Depan Bangsa, di Sekretariat International Conference of Islamic Scholars (ICIS), Jakarta, Senin. Menurut Kalla, para wakil rakyat seharusnya sadar dahulu bahwa semua proyek itu ada nilai kewajaran. Sehingga, ia menilai anggaran rutin untuk pengadaan barang itu menjadi tidak penting. Pemerintah, saran pria yang kini menjabat sebagai Ketua PMII itu, untuk memberikan penawaran mengenai prioritas anggaran terlebih dahulu ke masyarakat. “Yang prioritas utama dahulu yang dikerjakan. Yang tidak prioritas, jangan diberikan,” ujarnya.(dn/rep/kcm)

156 Surat Hayati yang Penghabisan Empat puluh tiga orang yang tercelaka telah dapat dipungut oleh pesawat terbang Dornier dan dibawa terus ke Surabaya, 31 orang penumpang Indonesia yang telah dapat ditolong oleh penangkap-penangkap ikan, demikian juga delapan orang Belanda. Adapun yang lain-lain berusaha menolong jiwa sendirisendiri dengan bermacam-macam jalan. Di Morokrembangan telah dibawa mendarat 43 orangm, diantaranya dua orang Belanda, Stuurman I Telah mendarat di dekat Tuban bersama dengan 20 orang yang lain. Sesampai di sana dia telah menelpon Surabaya, menerangkan sebab-sebab tenggelamnya kapal tersebut tidak dapat diketahui, karena kejadian yang ngeri itu berlaku hanya dalam masa lima meniy saja. Diantara

penumpang-penumpang tang belum kedapatan adalah delapan orang Bangsa Eropa, tiga anakanak, seorang markonis, dua klerk, dan 59 orang Indonesia, dan masih diusahakan mencarinya”. Baru sekian berita yang dimuat dalam surat-surat kabar yang dapat dibaca oleh Zainuddin. Seluruh badannya gemetar. Dengan suara sangat gugup dipanggilnya Muluk, yang rupanya sedang membaca perkabaran itu pula di koran yang lain. “Hayati beroleh celaka, Bang Muluk!” “Ya, 59 penumpang dari kapal tersebut belum bertemu!” “Kita meski berangkat sekarang ke Tuban!” Belum sempat Muluk menjawab, Zainuddin telah berlari ke jalan raya, diiringkan dengan

ILUSTRASIL: MARWAN

tergesa-gesa oleh Muluk, mencari sebuah taksi yang dapat membawa mereka ke tempat kecelakaan itu... Sesampai di atas sebuah taksi yang disewa agak mahal Muluk berkata,”Lebih baik kita pergi dahulu ke kantor Agen K.P.M. mencari keterangan lebih lanjut.” “Baiklah!”***

Tim Mabes .................... Dari Halaman. 1 Pasaribu (Pengawas Tim) dan Irjen Hasyim Irianto (Koordinator dan Pengendali). Fajar Prihantro kemudian melakukan rapat tertutup dengan tim di ruangan PPKO Mapolres Sijunjung. Usai menggelar pertemuan di ruangan PPKO, Fajar Prihantoro bersama tim menyempatkan diri terlebih dulu menunaikan salat Zuhur di Musala Mapolres sebelum menuju Polsek Sijunjung. “Hasil kerja tim ini nantinya akan dibawa Kapolri untuk hearing dengan DPR RI, Rabu nanti,” jelas seorang perwira di Mapolres. Sebelumnya, tim juga sudah melakukan olah TKP dan rekonstruksi kematian dua bersaudara ini di Mapolsek Sijunjung. Faisal Akbar dan Budri ditemukan tewas gantung diri, Rabu (28/12). Kematian mereka terus berkembang setelah salah satu televisi swasta ikut memberitakan secara live. Tim III DPR RI pun memberikan atensi dengan meninjau langsung kelapangan beberapa saat sebelum tim diturunkan Mabes Polri. Kedua kakak-beradik tersangkut dalam kasus pencurian motor. Faisal ditangkap warga usai salat Jumat di Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung atas dugaan pencurian kotak infak. Dari pengembangan yang dilakukan, ternyata tersangka juga terlibat kasus pencurian motor. Seminggu setelah itu, kakaknya diamankan Polsek Sijunjung di terminal Kiliran Jao, Kecamatan Kamang Baru. Dari kedua tangan warga Pulasan, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung ini tim penyidik Polsek berhasil mengamankan satu unit motor yang sudah mereka jual di Solok Selatan. Namun, ketika akan dikembangkan untuk menunjukkan 17 TKP lain yang sudah

diakui, kedua tahanan sudah keburu dirtemukan tewas gantung diri di sel tahanan. Gembong pencurian motor ini diduga diotaki Gp yang masih menjadi buronan polisi. “Kita pasrah menerima peristiwa ini, biarkanlah waktu nanti yang menjawab,” kata AKBP Sumarto sekaitan dengan kasus yang terjadi di wilayah hukumnya. Dalam kasus ini, Propam Polda Sumbar juga sudah melakukan penyelidikan. Dua perwira Polsek dan tujuh anggota pun sudah menerima hukuman disiplin dan dicopt dari jabatan. Saat ini, kesembilan anggota polisi itu masih meringkuk di sel tahanan Polres Sijunjung. Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP Mainar Sugianto, Senin (30/1) mengatakan, tim melakukan rekontruksi untuk mencari kebenaran, apakah memang dua orang tahanan itu bunuh diri, atau memang dibunuh saat penyidik melakukan interogasi. Kalau memang dalam penyidikan untuk kedua kali ini, ditemukan kebenaran ada indikasi tindak pidana, maka tidak tertutup kemungkinan sembilan orang polisi yang sedang menjalani hukuman disiplin ditetapkan sebagai tersangka. “Terkait siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka nantinya, baru akan diketahui setelah tim Mabes mendapatkan indikasi kuat, bahwa dalam kasus ini memang ada indikasi tindak pidana. Untuk menetapkan tersangka, tentu harus melalui penyelidikan mendalam, dalam kasus ini siapa yang berbuat dialah yang menanggung resikonya,” jelasnya. Terkait batas waktu penyelidikan tim Mabes Polri, Mainar tidak dapat menjelaskannya. Namun, Mainar mengatakan Tim Mabes, melakukan penyidikan

sendiri, tanpa didampingi anggota Polda Sumbar. Tidak hanya itu, saat ditanyakan apakah tim Mabes itu akan mendatangi pihak keluarga, juga tidak bisa dijawab Kabid Humas Polda Sumbar. Sementara kata Mainar, tim Dit Propam Mabes Polri, akan melakukan penyidikan dan pengecekan kebenaran indikasi keterlibatan anggota dalam kasus itu. Mereka juga akan mengungkap, keterlibatan anggota polisi yang diduga telah menyebabkan dua orang tahanan tersebut meninggal. Tak Prosedur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang selaku kuasa hukum kasus tewasnya dua tahanan Polsek Sijunjung menyayangkan pemanggilan Mabes Polri terhadap keluarga korban yang tidak sesuai prosedur. Hal tersebut diungkapkan Roni Saputra, Kordinator Divisi Pembaharuan Hukum dan Peradilan LBH Padang kepada Haluan, Senin (30/1). Ia menjelaskan, menurut etika penanganan perkara, seharusnya sebelum melakukan pemanggilan, pihak kepolisian memberitahukan baik secara lisan maupun tulisan kepada keluarga korban, maupun LBH Padang selaku kuasa hukum. “Setiap pemanggilan, pemerikasaan, apapun bentuk keterangan yang diambil oleh pihak kepolisian, harus dilakukan secara tertulis, diberitahukan minimal 3 hari menjelang pemanggilan,” kata Roni. Ketentuan itu bertujuan untuk menjaga pihak yang berurusan dengan ranah hukum, terhindar dari bermacam kemungkinan intimidasi. Dengan dilayangkannya surat panggilan, paling tidak pihak yang terpanggil dan kuasa hukumnya, dapat mempersiapkan diri terlebih dahulu. (h/nop/nas/yat)


6 OPINI

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

Rampok Berpistol PR Polisi KASUS perampokan bersenjata api (bersenpi) kembali marak di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) akhir-akhir ini. Setelah warga Sumbar dibuat gempar oleh aksi kawanan perampok bersenpi yang menggasak anjungan tunai mandiri (ATM) di Padang, 25 September 2010 lalu, dalam sebulan terakhir tiga kasus perampokan bersenpi kembali terjadi. Dari tiga kasus tersebut, pertama terjadi di rumah Darianto (55), guru olah raga SMAN 1 Padang, di Jalan Koto Pulai, RT 02 RW 03 Nomor 23, Koto Pulai, Koto Tangah. Kasus perampokan ini terjadi di siang bolong, sekitar pukul 11.15 WIB, Selasa, 27 Desember 2011. Dalam perampokan ini, pelaku membawa kabur laptop, dan dua ponsel. Pelaku melepaskan tembakan dan mengikat anak bungsu korban, Keken Ayu Lestri (21), mahasiswa Fakultas Ekonomi Unand. Keken sempat disekap dan dipukul lima kali dengan menggunakan gagang revolver. Korban diancam akan ditembak jika berteriak. Kejadian kedua menimpa pasangan suami istri, Suparno (37) dan Eni (34) di Blok D Padang Bintungan, Kenagarian Sialanggaung, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Jumat 27 Januari 2012 dini hari. Kawanan perampok bersenpi yang berjumlah empat orang tersebut berhasil melarikan uang dan barang milik Suparno dengan kerugian sekitar Rp25 juta. Rinciannya, uang tunai Rp7 juta, 37,5 gram emas, tiga unit handphone dan delapan slop rokok. Suparno diancam akan ditembak. Di bawah ancaman itu Suparno diminta menunjukkan tempat penyimpanan uang dan perhiasan. Kepala korbanpun sempat dipukul korban. Pelaku melepaskan tembakan sebelum beraksi. Setelah berhasil menggasak uang, rokok dan perhiasan korban, pelaku pun kabur. Ketika ada tetangga yang berniat menghadang, perampok pun mengeluarkan tembakan, hingga membuat nyali tetangga Suparno itu kecut. Kawanan perampokpun lenyap bersama hasil rampokannya. Kasus perampokan bersenpi ketiga menimpa H. Nawawi, pedagang emas di pasar tradisional Guguak, Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok, Minggu 29 Januari 2012, petang. Saat itu Nawawi akan pulang setelah selesai berjualan di pasar tradisional tersebut. Tiba-tiba ia dihadang oleh empat orang yang menaiki dua sepeda motor. Tanpa basa-basi, mereka langsung merampas tas Nawawi yang berisi 500 gram emas. Nawawi berupaya mempertahankannya. Terjadi tarik-menarik, antara perampok dan Nawawi. Saat itulah seorang perampok memukul kepala korban dengan popor senpi. Nawawi tersungkur. Perampok langsung tancap gas. Beberapa orang yang mengetahui kejadian itu berupaya menghadang perampok. Seketika, salah seorang perampok melepaskan tembakan ke udara. Orang yang menghadang dibuat kecut. Perampokan kabur tanpa seorang pun yang mencatat nomor polisi dua sepeda motor yang digunakan perampok. Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP Mainar Sugianto menyatakan senpi yang digunakan oleh perampok diduga berasal dari luar Sumbar. Hal itu berangkat dari hasil pengungkapan perampokan bersenpi yang berhasil membawa kabur ATM di komplek Universitas Bung Hatta, Padang, 25 September 2010 silam. Sejauh ini untuk dua perampokan terakhir belum ada petunjuk yang diperoleh polisi, senpi jenis apa yang digunakan dan dari mana senpi itu berasal. Sebagai langkah awal dan upaya antisipasi, Polda Sumbar melakukan razia rutin dan meningkatkan patroli di seluruh wilayah hukum Polda Sumbar. Razia gabungan dilakukan di beberapa titik rawan. Selain itu, patroli rutin pada siang dan malam hari juga dilakukan. Polisi belum dapat melacak pelaku dua perampokan bersenpi yang terakhir. Maraknya kasus perampokan bersenpi di daerah ini telah merampas rasa nyaman masyarakat. Warga merasa was-was, takut berpergian malam hari, takut membuka usaha hingga tengah malam, bahkan takut membuka usaha di siang bolong. Sebab perampokan bersenpi di Koto Tangah Padang dan di pasar tradisional Guguak, Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok justru terjadi siang hari. Polda Sumbar mesti berpacu dan secepatnya mengungkap dan penangkap para perampok bersenpi tersebut. Bisa jadi pelaku satu jaringan atau beda jaringan. Pelaku akan berhitung dan membaca kesungguh-sungguhan polisi dalam memburu mereka. Jika polisi tak serius, mungkin saja mereka akan membidik korban lainnya dalam interval waktu yang tak terlalu lama. Seiring dengan itu kepolisian di daerah ini juga perlu mengambil upaya-upaya strategis lainnya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Persoalan ini diharapkan tidak berdampak buruk kepada kunjungan pariwisata dan investasi. ***

„ Kasus Cek Perjalanan, Miranda Tidak Ditahan.. „ Tinggal menghitung hari…… „ Pistol Perampok dari Luar Sumbar „ Pistol dari luar, pelaku mungkin lokal….tebak-tebak buah manggis

Pengelolaan Wisata Setengah Hati MENCERMA TI pemberitaan penglolaan wisata setengah hati memang MENCERMATI benar. Apa yg diungkapkan olh ket Asita, ket PHRI dan Kdinas Perindagtamben maupun psrta Rkrda BPD PHRI Sumbar itu adlah fkta yg sdh ckp lama terjd dan mrpakan klmahan dlm rangka pngmbangan objk wisata di Sumbar. Fakta yg diungkapkan hny dlm bntuk prdbatan & diskusi dlm raker sminar ptemuan2 lain & strusnya dlm bentuk kertas kerja. Stlh bubar & acara pntupan kertas kerja itu msk laci dan sklgus dijdkan arsip utk bhn pertemuan brkutnya. Kndsi lap wisata msh tetap utuh krn ketiadaan anggaran dari msg2 SKPD. Akbatnya raker seminar dll hny pemborosan biaya krn tdk ada langkah tindak lanjut dari yg berkopenten.Sifat masykt sptaran objek wsta ttp menyebalkan satpol pp tdk dtg sampah beserakan parkir K.B. keamanan tdk terjamin dll. Kesimp setiap tahun ya bgtu2 saja tdk ada kemajuan. Pd hal pantai bungus lbh indah bila dibandingkan dg pantai kuta di denpasar Bali asal dirawat dan direnovasi. Danau Mninjau tdk kalah dg danau. Batur/Kintamani dll. +6281266844***

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Masih Adakah Dewan Kesenian Sumatera Barat? Oleh: Sudarmoko Sudah setahun lebih, masa kepengurusan Dewan Kesenian Sumatera Barat (DKSB) berakhir. Artinya, tidak ada otoritas yang dimilikinya bahkan untuk sekadar membubarkan diri dan mengadakan pemilihan kepengurusan berikutnya. Sebuah kondisi yang sangat tragis, yang mungkin disebabkan oleh sejumlah hal. Ada kabar yang berhembus, untuk mengadakan kongres seniman dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Dana yang dimaksud, konon, sebenarnya ada di kas Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Hanya saja, untuk mengambil dana itu diperlukan bukti bahwa kepengurusan harus aktif. Gubernur Sumatera Barat harus mengeluarkan SK perpanjangan masa kepengurusan setidaknya hingga pelaksanaan kongres berlangsung. Demikianlah berita yang berhembus, yang perlu diselidiki juga kebenarannya. Selain itu, tulisan ini hanya ingin memberikan beberapa gagasan mengenai keberadaan DKSB dan juga kesenian di Sumatera Barat. Ada tidaknya DKSB dapat dirasakan setidaknya setelah sekian lama aktif dan beberapa waktu belakangan yang vakum. Adakah perbedaan yang berarti dari ada dan tiadanya DKSB? Kondisi ini tidak jauh berbeda dengan hilangnya terminal di Kota Padang. Perlahan tapi pasti kita tak lagi peduli dengan situasi yang terjadi di hadapan kita. Dilihat dari keberadaannya yang masih mengandalkan SK Gubernur dan juga alokasi

penganggaran dari dana bantuan, mau tidak mau DKSB hanya akan mendapatkan dana yang terbatas, yang tergantung kebaikan hati dan juga kelihaian lobi. Dengan keterbatasan ini, program yang disusun dan dapat diwujudkan juga terbatas, yang kadang berakibat pada ketidakmerataan dan juga kualitas program-program yang dirancang dan dilaksanakan. Posisi seperti ini sebenarnya sudah sering didiskusikan oleh sejumlah kalangan. Pos dana yang bisa dimanfaatkan hanya berasal dari program bantuan sosial pemerintah propinsi, yang tidak seberapa dibanding misi dan visi yang dibangunnya. Pun demikian dengan kondisi kevakuman yang dalam beberapa bulan belakangan terjadi. Patut untuk disimak dan dievaluasi, apa yang bi(a)sa dilakukan DKSB dalam kehidupan kesenian dan kebudayaan, dibandingkan dengan kondisi kevakumannya. Dengan demikian, bila evaluasi ini dilakukan, akan dapat diperhitungkan apakah memang kita butuh keberadaaan DKSB, atau bentuk lain dari kelompok seniman, atau biarkan saja kondisi seperti ini terus berlangsung. Sudah sekian periode DKSB berdiri dan menjadi bagian penting dalam kesenian kita. Namun juga tidak dapat dimungkiri ada ketidakpuasan dari keberadaannya. Yayasan Seniman Sumatera Barat Bentuk lain yang mungkin adalah yayasan seni(man) Sumatera Barat, misalnya. Dalam bentuk badan hukum, ia dapat menjadi sebuah lembaga yang lebih leluasa dalam beraktivitas, menggalang dana, menyusun dan menjalankan program. Saya

Bagikan Buku Saku Tentang UULLAJ DLM rangka sosialisasi UULLAJ kepada masarakat terutama para pengmudi kendaraan bermotor, kami menyarankan ada baiknya setiap org yg telah selesai memperpanjang STNK dan SIM diberi oleh2/ hadiah buku saku/kcl UU no.22 tahun 2009 ttg LLAJ spt Telkom memberi buku no tlp gratis dan toko2 ngasih hdh kalender gratis dll. Biaya cetak sebaiknya patungan dg phk Pt.Js.Raharja fivety2. Dg dmk para supir sambil ngetem atau nunggu majikan/atasan rapat bisa baca buku tsb disamping bertujuan mengurangi ceramah dan bntuk pertemuan lainya yg akan menyedot wkt kesibukan masing2 dari pd bagi2 bunga lambang asmara di jalan raya yg tdk ada kaitanya dg masalah kelalu lintasan. Buku tdk usah terlalu lux ckp tahan lama disimpan disaku at dimobil dan dilengkapi gamb rambu2 lalin bsrta artinya dan keterangan yg dirasa perlu.Sukur bs krj sama dg Univst dan bgkan bku tsb kepada pr mhsw thn prtma mk sbgian bsr masrkat sdh mengnal UULL dg baik.Pak polantas tnggl patroli dan menilang saja tdk prlu lagi ceramah2 dan marah2 kepada publik dsb. 6281266844***

Tentang Ateis SESEORG yang menyatakan dirinya ateis dan tdk pernah menyakiti, menodai atau perbuatan tindak pidana lainya apakah hrs dianggap salah dan harus dihukum? Kalau sebuah wawasan atau pendapat seseorg dalam memahami agama dianggap salah dan melanggar aturan, maka kebebasan berpendapat tdk jalan alias demokrasi mandeg di tengah jalan. Bagaima pendapat bapak dalam hal ini agar yang bersangkutan tidak jadi korban kebodohan oleh instansi yang

berharap betul ada sekelompok orang, baik itu usahawan, karyawan, pns, wartawan, pemilik modal, pedagang, atau siapapun, yang memiliki inisiatif untuk mengisi kekosongan seperti ini dengan mendirikan lembaga yang dapat menjadi tempat berteduh bagi program-program kesenian di Sumatera Barat. Tapi siapa hari ini yang masih berpendapat bahwa kesenian itu penting? Bukankah urusan sehari-hari saja sudah begitu banyak menyita waktu dan tenaga kita? Tidakkah kebutuhan kesenian itu bisa kita isi dengan menonton lawakan di televisi setiap sore? Tidak begitu mahal dan jauh-jauh untuk menikmatinya! Saya tidak bisa menentukan untuk memulai dari mana mengurai benang kusut masalah DKSB ini. Atau dalam arti yang lebih luas masalah kesenian dan lalu kebudayaan. Begitu banyak sebenarnya yang terlibat dan harus bertanggung jawab untuk meresponnya. Dalam analogi yang sederhana, bisa saya perkirakan bahwa peran DKSB dalam perencanaan dan sumbangannya dalam masalah kebijakan kesenian dan kebudayaan memang tidaklah ada artinya, dengan sikap pembiaran yang dilakukan oleh si pemberi SK dan dana. Demikian juga yang terjadi dalam desain kebudayaan yang dikerjakan oleh pemerintah dan DPRD. Tidak ada pihak lain yang lebih berhak untuk menentukan hitam putih kebijakan kebudayaan, termasuk kesenian di dalamnya, selain kedua pihak ini. Dan akibatnya memang terlihat, dengan kevakuman DKSB ini kedua pihak inipun tak pernah tahu, mendapat pemberitahuan, atau memang tidak perlu tahu. Dan mudah-mudahan dengan tulisan ini dapat menjadi sebuah awal untuk

berwenang. Bagaima definisi menodai agama? Kalau definisinya tidak jelas maka semua agama yang nonmuslim dan konsepsi ketuhananya tidak cocok dengan paham Islam bisa dikatakan menodai. Kalau dia mengaku Islam maka keislamanya pd tingkat belum sah saja (Islam KTP) sedangkan pemeluk agama Islam tdk ada paksaan (QS Albaqr.256). Mhn jawaban bpk pengasuh di kolom aspirasi tks. +6281266844***

Jawaban Buya Masoed Abidin HA HAL ini juga dibuktikan dengan persaksian manusia kepada Sang Pencipta, bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, sebagaimana yang terdapat dalam surat Al-A’raaf ayat 172, yang artinya, Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka, dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi.” (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan). Kasus Aleksander Aan terjadi di Indonesia, yang sudah jelas negara bertuhan, lihat dasar Pancasila. Orang tidak mengakui adanya Tuhan sama dengan tidak beragama, tidak dibenarkan ada di Indonesia.

memberitahukan dan jika mungkin mendapat tempat dalam pembicaraan kita semua, dan menjadi pemicu untuk menyelesaikan hambatan yang dihadapi. Menilik pada informasi yang ada (Brecht on Theatre, ed. John Willet, 1964, 266270), Akademi Seni Republik Demokratik Jerman yang didirikan pada 1696 pada awalnya dijadikan sebagai sebuah lembaga seni yang berisi para seniman mumpuni, yang mengurus kesenian. Lama kemudian, 1950, lembaga ini diperbaiki oleh pemerintah Jerman sebagai lembaga yang bergengsi, dengan peran yang lebih luas dalam mengurus kesenian. Rentang kedua waktu itu diisi oleh pertengkaran ideologis dalam ranah kesenian. Tetapi setidaknya dari perjalanan waktu itu ada proses perkembangan lembaga yang mengarah pada peran dan fungsi lembaga. Hal seperti inilah yang mungkin tidak diperhatikan dalam strategi kebudayaan dan kesenian kita, yang terasa lamban bergerak, minim evaluasi, dan jauh dari rancangan futuristik. Saya kira kita tidak sedang merasa nyaman dengan kondisi kesenian kita. Bukan tidak ada masalah dalam pengemabangannya. Tapi bagaimana kita bisa mengetahui masalah itu, jika kita tidak menelisik lebih dalam, terus menerus, dan memberikan perhatian yang seharusnya. Dalam kondisi yang demikian, saya menaruh harapan besar, sebenarnya, pada pemerintah yang memang punya tanggung jawab dalam mengurusnya. Saya ingin bertanya, sebenarnya, pada Pak Gubernur Sumatera Barat itu, apakah ada masalah dalam mengurusnya? Apakah pernah dibahas dan didiskusikan dengan lembaga yang ada dalam pemerintahannya? Apa

Dai Harus Ingatkan Jupe Menyembah Ratu Laut Kidul HIMBAUAN utk para dai di Sumbar. Dalam bbrp hari ini ada bbrp TV yg menyiarkan ttg ritual Julia Peres (Jupe) menyembah Ratu Laut Kidul/Selatan dimana mahluk itu gol yg tdk mau menghormat nabi Adam atau menyembah Allah. Brg siapa sbg pmluk agama Islam mk riual ini tergolong musrik (menduakan Tuhan). Agar tdk timbul org ateis atau kemurtadan sebaiknya para dai/ustad dll tokoh agama Islam aktif berdakwah di setiap kesempatan baik utk menandingi phm musrik yg merupakan dosa besar. Jd jgn terpaku kpd pelggran maksiat wts saja. Ini penting krn Sumbar mayoritas Islam. Jd

yang bisa saya dan kita bantu untuk mengurusnya? Eh, apakah perlu bantuan? Jika tidak, mungkin harapan besar ini harus saya arahkan pada kalangan akademisi, baik di universitas atau institut seni, dan para seniman yang sangat berkepentingan untuk memikirkan lebih jauh mengenai persoalan ini. Jika tidak, ya mungkin bagian lain masyarakat dan masyarakat secara keseluruhan patut mendapat ruang untuk membicarakannya. Toh kesenian adalah milik semua orang. Dan kesenian memiliki regulasinya sendiri yang berbeda dengan aturan lain. Meski sebagian orang mempersempit ruang lingkupnya, atau pengertiannya, tetapi setiap orang juga memiliki naluri dan kebutuhan akan seni. Misal yang pernah diungkapkan Cak Nun, anggukan ritmis kaki sang kyai, yang sedang berceramah namun samar-samar mendengar alunan lagi dari tetangga sebelah. Demikianlah informasi belum lengkap yang saya dapatkan, dan lalu saya pendam, dan karena tak tahan mengendap dalam pikiran, lalu saya sampaikan dalam tulisan. Saya berharap betul hal ini dibicarakan dan didiskusikan lagi, untuk mendapatkan jalan keluar, kembali membangun suasana kesenian yang semakin bergairah. Jika ada jalan keluar, misalnya dikembalikan pada seniman, dan mengubah apa yang patut, atau mempertahankan apa yang sudah baik, tentu juga patut untuk dikerjakan. Atau jika ada niat baik dari pihak yang selama ini diberi amanah, baik pemerintah atau juga legislatif, dan juga kepengurusan DKSB non aktif, untuk melanjutkan pembicaraan, tentu akan menjadi sesuatu yang patut untuk ditunggu. „

pencegahan hrs diaktifkan sedini mungkin jgn stlh trjadi kasus baru heboh spt trkesan kebakaran jenggot saja dan menyalahkan sana sini cari kambing hitam dll. Jabarkanlah sejelas2nya agar anak cucu dan kaum muda kita jgn sampai terbawa arus kemusrikan dan ateis. Smg himbauan ini mdpt perhatian bg yg besangkutan. Tks +6281266844***

DPRD Padang Kito Bamewahmewah PAK DPRD Padang kito bamewah, samantaro adoh duo SMP nan muridnyo baraja dilantai, karano indak adoh meja jo bangko. Ironis ‘ndak? +6281374305***

Stop Pungutan TPR Jalan Lintas PAK Gubernur, stop pungutan TPR Jalan Lintas di Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Solok. Terminal tidak ada dan bikin kecelakaan. +6285375755***

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Pemimpin Redaksi: Zul Effendi, Pemimpin Perusahaan: Irfan Jasri, Wakil Pemimpin Redaksi: Eko Yanche Edrie, Dewan Redaksi : H. Hasril Chaniago (Ketua), Zul Effendi, Eko Yance Edrie, Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Koordinator Liputan: Rudi Antono, Koordinator Liputan Daerah: Syamsu Rizal, Redaktur: Aci Indrawadi, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Perdana Putra, Rahmatul Akbar, Reporter Padang: Gusni Yenti Putri, David Ramadian, Haswandi, Andika Destika Khagen, Ade Budi Kurniati, Suswinda Ningsih, Mice Angelasari, Devi Diani, Nasrizal, Meidella Syahni Koresponden: Syamsuardi S, Jon Indra, Ridwan (Bukittinggi), Dedi Salim, Trisnaldi (Pariaman/Padang Pariaman), Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert (Payakumbuh/Limapuluh Kota), Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina (Pasaman), Miazuddin, Kasra Scorpi (Agam), Iwan DN, Darwin Danin, Maison (Padang Panjang), Yuldaveri, Emrizal, Aldoys (Tanah Datar), M. Junir, Gusmizar (Pasaman Barat), Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman (Pesisir Selatan), Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago (Kabupaten Solok/Kota Solok), Icol Dianto (Solok Selatan), Alamsyah Halim, Fadilla Jusman (Sawahlunto), Azneldi (Sijunjung), Maryadi, Ferry Maulana (Dharmasraya), Biro Jakarta: Syafruddin Al (Koordinator), Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: M. Moralis Biro Kepri: Yon Erizon Tim Kerja Usaha: Isbadri Bakri (Koordinator Sirkulasi), Nofriza Zaniyar, Alfarino Ikhsan (Koordinator Promosi), koordinator Iklan : Yunasbi, Tata Letak/Desain: Syafrizal (Koordinator), Nurfandri, Rahmad Doni, Rahmi, David Fernanda, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi Jamal, Keuangan : Bedhendri, Kasir : Desy, TI : Teguh, Defriansyah Pra Cetak : Sawal Marjuni.HRP, Mai Hendri, Syamsul Hidayat, Cetak : Mardianto (Koordinator), Elvin Devino, Afandi, Rudi Kurniawan, Prasetyo, Jecky Jekcson. Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp10.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com


SUMBAR 7

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

DUGAAN MALAPRAKTIK

KOMISI III MERASA DILECEHKAN DINAS PU

RSUD Sei Dareh Terancam Dipolisikan

Kadis PU Mengaku Dikerjai Kabid

DHARMASRA Y A, HALUAN — Jika tidak DHARMASRAY juga mendapat tanggapan dari pihak RSUD Sungai Dareh, Cucuk (38), pasien yang diduga menjadi korban malapraktik dokter yang melakukan operasi pemotongan jari telunjuk sebelah kanan, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Dareh, Sabtu (7/1) lalu, akan menempuh jalur hukum. Pasalnya, suami korban tidak terima kejadian yang tidak ia ketahui ini. Awalnya korban datang ke RSUD Sungai Dareh 7 Januari 2012 lalu bersama saudaranya, Rustam, dengan luka di jari telunjuk kanannya. Melalui prosedur berobat di RSUD Sungai Dareh, ia masuk ke UGD. Namun, dr. Yulfirstayuda, Sp.B melakukan operasi pemotongan jari telunjuknya tanpa persetujuan korban maupun pihak keluarganya. Setelah korban sadar, ternyata ia sudah kehilangan jari telunjuk sebelah kanannya. “Sebelumnya saya tidak diberitahukan bahwa jari saya akan dipotong. Setelah saya sadar, baru saya ketahui bahwa jari saya sudah di amputasi oleh dokter Yulfirstayuda yang menangani penyakit saya,” ujar Cucuk. Suami korban, Nurjamil (43), yang tidak tahu dengan operasi pemotongan jari isterinya, lalu mendatangi pihak RSUD untuk meminta penjelasan. Namun ia kecewa karena tidak mendapat penjelasan yang memuaskan. “Kalau tidak ada tanggapan dari RSUD, saya akan melaporkan kasus malapraktik ini ke pihak yang berwajib untuk diusut secara hukum yang berlaku. Akibat tindakan dokter, istri saya cacat seumur hidup,” tegasnya. Pihak keluarga korban sangat menyayangkan peristiwa ini. Seharusnya sebelum dioperasi, dokter harus meminta persetujuan dari pasien maupun pihak keluarga. Namun ternyata hal ini tidak dilakukan. dr Yulfirstayuda, S.pb, yang melakukan operasi jari telunjuk Cucuk, saat dikonfirmasi Haluan membantah jika dirinya disebut melakukan operasi amputasi jari Cucuk tanpa prosedur kedokteran yang ada. Ia menjelaskan, saat itu, Cucuk datang ke RSUD bersama seseorang dengan menghiba karena tidak punya biaya, meminta agar jari telunjuknya diobati. Saat itu, jari Cucuk sudah menghitam seperti pisang yang telah membusuk dan telah rusak. Kalau melihat kondisi jarinya, untuk menyelamatkan nyawa pasien, memang harus di amputasi. “Saya hanya berniat menolong, karena saat datang Cucuk mengatakan tidak punya uang untuk pengobatan. Sebelum saya yang menanganinya, Cucuk sebelumnya sudah ditangani tiga orang dokter untuk pemeriksaan. Karena kebetulan saya satu-satunya dokter bedah, makanya Cucuk dilimpahkan penanganannya kepada saya,” ujarnya. “Besok kita akan melakukan rapat dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menindaklanjuti permasalahan ini, biar semuanya jelas,” ujarnya. Direktur RSUD Sungai Dareh, Henirita mengaku belum mengetahui secara jelas mengenai kasus ini, karena sedang berada di Solo Jawa Tengah. Ia berjanji sampai di Dharmasraya, kita akan langsung adakan rapat untuk mengetahui secara jelas permasalahannya . (h/mdi)

DHARMASRAYA, HALUAN — Komisi III DPRD Kabupaten Dharmasraya, merasa dilecehkan oleh mitra kerjanya, Dinas PU Dharmasraya.

KESURUPAN — Siswi SMPN 2 Lubuk Sikaping kesurupan lagi. Tampak Kadis Pendidikan Pasaman Khairil Anwar terut serta membantu siswi yang sedang kesurupan. Atos Indria

LUBUK SIKAPING

Siswi SMPN 2 Kesurupan Lagi LUBUK sikaping, HALUAN — Sebanyak 20 orang siswi SMPN 2 Lubuk Sikaping kembali kesurupan saat berada di lokasi sekolah. Tak ayal, pihak sekolah kewalahan dengan kondisi siswi, yang satu persatu menjerit dan berjatuhan. Hal itu juga telah menjadi perhatian serius Pemkab Pasaman. Pasalnya sudah dua minggu lebih, siswi SMPN 2 Lubuk Sikaping kesurupan dan terpaksa dipulangkan ke rumah orang tuanya. Aktivitas sekolah juga terganggu dengan adanya kejadian tersebut. Kepala Sekolah SMPN 1 Lubuk Sikaping Endri Joni kepada Haluan, Senin (30/1) kemarin, mengaku terpaksa pasrah dengan kondisi yang terjadi di sekolahnya. Sejak awal pembelajaran baru tanggal 9 Januari hingga sekarang, keadaan tidak berubah. Satu persatu siswinya bertumbangan

akibat dirasuki oleh roh halus. Bahkan Jumat (27/1) lalu, pihak sekolah melakukan rukiyah dan ritual dengan mendatangkan orang pintar dan kalangan ustad. Namun hasilnya jutsru lebih parah. Hampir 20 siswinya kembali kerasukan roh halus, yang di duga penunggu sekolah yang terganggu akibat adanya penebangan pohon beringin. Tapi Endri Joni membantah, kalau penyebab kerasukan siswinya disebut akibat ditebangnya pohon beringin yang berada di sekitar sekolah. Karena menurut dia, sejak sekolah itu ada, memang pernah ada kejadian aneh. Tapi ini lebih parah, karena korbannya adalah siswi SMPN 2 Lubuk Sikaping. “Berbagai hal telah kita lakukan, baik dengan ritual dan mendatangkan orang pintar. Yang jelas akan kita adakan kembali ritual dan doa keselamatan bagi kita

semua agar tidak diganggu oleh roh halus itu kembali,” terang dia. Pantauan Haluan Senin (30/1) kemarin, perhatian masyarakat sekitar tertuju kepada kondisi siswi SMPN 2 Lubuk Sikaping. Bahkan anggota Satpol-PP Pasaman beserta anggota Polsek Lubuk Sikaping dan beberapa pegawai negeri terpaksa didatangkan untuk mengevakuasi korban. Kadis Pendidikan Pasaman Khairil Anwar beserta jajaran, melihat kondisi yang terjadi dua minggu ini, mengaku sangat prihatin. Dalam peristiwa itu, satu orang anggota Satpol-PP Pasaman juga sempat terkena imbas kesurupan. Saat akan menolong siswi yang kesurupan, anggota sStpol-PP yang bernama Yasri, ikut mengalami kesurupan dan kejang-kejang. Beruntung ia bisa diselamatkan rekan-rekannya sesama anggota Satpol-PP Pasaman. (h/tos)

Sebaliknya, Kadis PU justru merasa telah dikerjai Kepala Bidang (Kabid) yang ada di dinas yang ia pimpin. Pasalnya, rapat kerja yang direncanakan akan digelar bersama, Senin (30/1), sekitar pukul 09.00 WIB, berdasarkan undangan, tidak jadi dilakukan, karena tidak satupun pimpinan maupun staf dari Dinas PU yang hadir. Menurut pantauan Haluan di kantor DPRD Dharmasraya, sampai pukul 11.15 WIB anggota Komisi III, terlihat masih duduk menunggu staf Dinas PU, di ruangan Wakil Ketua DPRD, Budi Sanjaya, untuk melakukan rapat kerja. Namun sampai siang, orang yang ditunggu tidak kunjung datang. Wakil rakyatpun berangsur pulang satupersatu. Ketua Komisi III DPRD Dharmasraya Taufik Syukur mengatakan, Dinas PU Dharmasraya dinilai sangat keterlaluan karena tidak mau menghadiri undangan DPRD untuk rapat kerja di Kantor DPRD. Padahal undangan untuk rapat kerja ini telah diberikan ke Dinas PU sejak Jumat (27/1) lalu. Dikatakannya, untuk rapat kali ini, Kepala Dinas PU Dharmasraya, H. Maisul telah meminta maaf karena tidak bisa menghadiri rapat kerja karena ada tugas di Jakarta. Namun ia sudah menunjuk para Kabid yang ada di dinasnya yakni, Kabid Bina marga, Zulhelmi dan Kabid Cipta Karya, Hendrik, untuk mewakilinya.

Menurut Taufik Syukur, rapat kerja ini penting dilakukan karena untuk mengetahui sejauh mana penyerapan anggaran dalam pelaksanaan proyek yang dilaksanakan oleh Dinas PU selama tahun 2011, serta untuk mengetahui kegiatan mana saja yang belum selesai seratus persen dikerjakan. Tapi karena pihak Dinas PU tidak datang, tak ayal anggota Komisi III jadi sedikit marah dan agak kecewa. “Dengan ketidakhadiran Dinas PU ini, jelas tidak menghargai kami selaku anggota DPRD. Padahal rapat kerja ini penting dilakukan untuk mengetahui kinerja SKPD tersebut pada tahun anggaran 2011, khususnya dalam penyerapan anggaran,” ujarnya. Dinas PU adalah penyumbang silpa pada tahun 2011. Dari total silpa sebanyak Rp71 miliar, Bidang Bina Marga Dinas PU telah menyumbang silpa sebanyak Rp24 miliar. Dengan sembrautnya kinerja Dinas PU Dharmasraya, Taufik Syukur merasa wajib memanggil Dinas PU untuk mengetahui secara jelas, masalah realisasi fisik maupun anggaran. Sehingga dalam perencanaan selanjutnya DPRD dapat mengetahui, kebutuhan anggaran yang diperlukan Dinas PU. Kepala Dinas PU Dharmasraya H. Maisul, saat dihubungi mengatakan, ia tengah berada di luar kota. Untuk menghadiri rapat kerja dengan DPRD, dirinya telah meminta para Kabidnya untuk menggantikannya. “Saya sedang di luar kota, dan sudah minta kabid saya untuk menghadiri rapat tersebut. Namun saya dikerjai oleh kabid-kabid saya. Saat dihubungi ponselnya tidak satupun yang aktif. Untuk rapat berikutnya saya usahakan untuk hadir,” terangnya(h/mdi)

BELAJAR PENGENTASAN KEMISKINAN KE PULAU LOMBOK (1)

Tekan Angka Kemiskinan, Mataram Cetak Wirausaha Baru MEMANFAATKAN masa reses pertama tahun 2012, DPRD Kabupaten Sijunjung melakukan study banding ke kabupaten/kota di luar Provinsi Sumatera Barat. Tim III dipimpin Wakil Ketua DPRD, Yohandrizon Syamsu dengan anggota, Asriben, Nursidin Jamil, Aroni Basri, Rusdi Antoni, Yusnidarti dan Asdawati serta didampingi staf Sekretariat DPRD, Nurhayati dan Helma Yudisi, mengunjungi Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dari tanggal 23 s/d 28 Januari 2012. Berikut catatan kecil Wartawan Haluan, Azneldi yang turut serta dalam perjalanan tersebut.

K

OTA Mataram merupakan ibu kota Provinsi NTB. Sebagai ibu kota provinsi, Mataram yang kaya akan sumber daya alam (SDA) dan menjadi salah satu daerah tujuan wisata di Indonesia, ternyata tidak membuat Mataram lepas begitu saja dari persoalan sosial atau kemiskinan. Meskipun pemerintah pusat telah meluncurkan berbagai program pemberdayaan dan penanggulangan kemiskinan untuk setiap kota/ kabupaten di Indonesia. Lalu apa program yang diluncurkan Pemerintah Kota Mataram untuk menekan

angka kemiskinan? Menurut Sekretaris Bappeda Kota Mataram, L. Martawang, selain menggratiskan biaya pendidikan dan kesehatan, seperti kebijakan yang telah dilakukan sejumlah pemerintah kota/kabupaten di Indonesia serta program pemberdayaan dari pemerintah pusat, Pemerintah Kota Mataram juga meluncurkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat, yakni program wirausaha baru. Wirausaha baru yang dimaksud Sekretaris Bappeda Mataram ini adalah pengusaha kecil seperti pedagang es cendol, rujak dorong, peda-

gang bakso, dan pedagang kuliner serta pedagang yang memiliki modal kecil. Program wira usaha ini, kata L. Martawang, sebagai salah satu upaya menekan angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Mataram. ”Program ini, merupakan sinergi antara Pemerintah Kota Mataram dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat,” ujar Martawang ketika menerima kunjungan DPRD Kabupaten Sijunjung di ruang rapat Bappeda Mataram. Untuk mendukung program pemerintah provinsi, Pemko Mataram pada tahun 2011 menganggarkan dana sebesar Rp500 juta untuk mencetak wirausaha baru sebanyak 500 orang yang tersebar pada kelurahan di Kota Mataram.Masing-masing kelurahan mendapatkan dana hibah bergulir ini sebesar Rp10 juta. Dan hingga 2013 mendatang, Mataram menargetkan akan membentuk 10 ribu wirausaha baru. Dengan program itu dan program pemberdayaan lainnya, Mataram memasang target penurunan angka kemis-

PERUMAHAN PALAPA SAIYO TAHAP III PALAPA GARDEN TAHAP III Ha

PE

M RTA

INA

KE BUKITTINGGI FLY OVER DUKU

untuk membantu permodalan bagi wisausaha kecil. ”Kita juga minta seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasi di Kota Mataram, untuk menyisihkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu permodalan para pelaku usaha kecil. Mereka umumnya menyatakan bersedia membantu,” ucapnya.

Disamping itu, Walikota Mataram, Ahyar Abduh juga getol mencari dana ke beberapa kementerian. Langkah jemput bola yang dilakukan mantan Wakil Walikota Mataram ini karena program pengentasan kemiskinan dan program lainnya membutuhkan banyak dana, dan tidak bisa semuanya terakomodir dalam APBD Kota Mataram. ***

TIM III DPRD Sijunjung diabadikan di papan nama Pemko Mataram. AZNELDI

Way of Life!

SOLINDO GROUP

Pameran Seminar, Konferensi Corporate Event Product Launching Fun Game

PALAPA SAIYO III

PALAPA GARDEN III

mikro. Selain wadah bagi pelaku usaha mikro, MMBC juga berfungsi memfasilitasi pelaku usaha mikro dalam hal pembinaan usaha dan pemasaran produk. Begitu juga disisi permodalan, Pemko Mataram tidak saja mengandalkan dana APBD kota dan APBD provinsi saja tapi juga menggandeng BUMN dan BUMD

Anda Butuh

72,5 Jt

KE PADANG

DAKOTA PASBINDO MAKMUR

M rga u

Tanah Matang =Bebas Banjir =Dekat Pasar Grosir Duku =Jarak Dari Pantai +- 10Km =Dekat Bandara International Minangkabau +- 10 Menit =Dekat Asrama Haji

KE BIM

Telah Hadir di Kota Padang Profesional Event Organizer

i la

=Rumah Siap Huni =Tersedia Kavling

kinan mencapai 3 persen. Untuk mencapai target tersebut, seluruh SKPD, selain dibebani beberapa program yang mengarah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, SKPD juga mempunyai target pertumbuhan dan pembinaan wirausaha baru. ”Pertumbuhan ekonomi di Kota Mataram yang mencapai 8,7 persen dipengaruhi oleh kegiatan ekonomi yang dilakukan pengusaha kecil,” tuturnya. Martawang mengatakan, meski setiap SKPD dibebani program yang mengarah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, program yang diluncurkan SKPD tidak akan tumpang tindih karena program yang diluncurkan SKPD berdasarkan kluster atau kawasan yang berbeda sesuai dengan tugas dan fungsinya. Pembagian kluster ini juga disinkronkan dengan program dari provinsi. Selain pembinaan dari SKPD, Pemko Mataram juga membentuk wadah ekonomi dengan nama Mataram Mikro Bisnis Center (MMBC). Lembaga ini merupakan tempat berhimpunnya pelaku usaha

Lokasi : KM 22 Padang - Bukittinggi Type 36 RSH, 36 Plus, 45, 70 ,100

Outbond Surving Guide Artist Management Seni Pertunjukan Sewa Tenda : Sarnafil (Kerucut) Roder & Sewa Partisi

BY PASS

Kantor Pemasaran

PT. BINA MAINT GENERAL KONTRAKTOR, DEVELOPER, AGRO BUSINESS

Kantor Pusat : Jl. Diponegoro 59 Flat Megaria Lt III E Jakarta Pusat Telp/Fax : (021) 3916901/2, 31934275, 31927891 Padang

CP:

: Perumahan Palapa Garden D II No.4

Novita - 085263476152

Resifa - 081360936379

Hubungi kami :

Alamat : Kantor Pusat Buku Sumatera Barat Jl. Jend. Sudirman No. 52 Padang Telp./Fax. (0751) 811075 IRWAN 081218181122 KETTY 08217314116

Bpk. EKA 081374012985 TRIO 085263425934

PT. ELANG PERKASA MOTOR : Jl. Khatib Sulaiman No.87 Padang Telp. (0751) 7051422, 7051423 Kantor Cabang : = PAYAKUMBUH : Jl. St. Usman No.14, Kampung Cina Telp. (0752) 91795 = DHARMASRAYA : Jl. Lintas Sumatera Koto Baru KM.218 Dharmasraya Telp. (0754) 71245 HARI MINGGU / LIBUR SHOWROOM TETAP BUKA

30jt, nt s/d Discou ,99% nga 3 gan/bu in r P D

DP

9jt-an


8 LUAR NEGERI

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

NOTES

Justin Timberlake JUSTIN Timberlake dilahirkan di Memphis, Tennessee pada 31 Januari 1981. Justin adalah seorang penyanyi berkebangsaan Amerika Serikat. Justin Timberlake mengawali karier cemerlangnya dengan mengikuti acara The New Mickey Mouse Club, dengan Britney Spears dan Christina Aguilera. Namanya mulai dikenal sejak menjadi anggota boyband ‘N Sync. Namun Timberlake ingin menjajahi dunia solo yang selama ini dia impikan. Tahun 2002 ia memulai karier solo dengan mengeluarkan album berjudul Justified yang berhasil terjual melebihi 8 juta kopi di seluruh dunia. Pada tahun 2004 Timberlake memenangi Penghargaan Grammy dalam kategori Album Terbaik (untuk Justified) dan Lagu Terbaik (Penyanyi Pria) untuk lagu Cry Me A River yang featuring dengan Timbaland. (wkp)

LINGKAR Italia-Jerman Saling Ejek ROMA, HALUAN — Kecelakaan kapal pesiar Costa Concordia membuat dua media besar, Spiegel Online (Jerman) dan harian Il Giornale(Italia), saling ejek. Saling lempar olokan ini dimulai saat Spiegel Online menyatakan tak terkejut bahwa orang Italia yang bertanggung jawab atas kecelakaan Costa Concordia. Hal ini tertulis dalam kolom jurnalis Jerman, Jan Fleischhauer. “Apa ada yang terpukau saat tahu bahwa kapten Costa Concordia orang Italia? Sulit dipercaya jika kapten Jerman atau Inggris akan melakukan manuver serupa, lalu kabur,” demikian kolom itu, merujuk pada Kapten Francesco Schettino. Il Giornalemelaporkan, Fleischhauer menulis orang Jerman takkan melakukan hal semacam ini. “Sebab tak seperti orang Italia, kami orang Jerman merupakan sebuah ras (yang pantas).” Diwawancarai HuffPost Inggris, Fleischhauer membantan menulis demikian. “Saya tak mungkin menulis sampah seperti itu. Il Giornale mengarang hal ini agar ceritanya lebih heboh,” ujarnya. Pemred Alessandro Sallusti dari Il Giornale, suratkabar yang dimiliki Perdana Menteri (PM) Italia Silvio Berlusconi, bereaksi pedas. “Kami mungkin saja memiliki Schettino, tapi Anda memiliki Auschwitz,” tulisnya, merujuk pada kamp konsentrasi di negara itu. “Kami sudah tahu Hitler pernah berpidato bahwa Jerman adalah ras superior. Perlu saya ingatkan lagi, kami warga Italia memang bersalah atas 30 orang yang mati karena ulah Schettino. Tapi Anda Jerman, membantai enam juta orang.” Meski begitu, Schettino memang amat memalukan bagi rakyat Italia. Ia menjadi ejekan seluruh media internasional, karena meninggalkan kapal sebelum penumpangnya dan menolak saat disuruh kembali oleh kepala Coast Guard Italia. Ia saat ini menjadi tahanan rumah. (inh)

PROTES WARGA TIBET — Warga Tibet di pengasingan membawa foto demonstran Tibet yang mereka katakan tewas dalam aksi unjuk rasa di Provinsi Sichuan, Cina, berdiri di belakang peti buatan dalam sebuah protes di New Delhi, Minggu. REUTERS

Dukung Israel, Anwar Dikecam SBY: Jangan Tutup Mata Soal Palestina PALEMBANG, HALUAN — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak negara-negara muslim yang tergabung ddalam Parliamentary Union of the Organization of Islamic Cooperation (PIUC) untuk tidak menutup mata pada keberadaan Palestina. “Kita tidak dapat menutup mata dari rakyat Palestina dan aplikasi yang mereka ajukan untuk menjadi anggota PBB,” katanya saat pidato pembukaan konferensi negaranegara Islam di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (30/1). SBY meminta negara-negara Islam yang tergabung dalam PIUC memberikan dukungan penuh kepada Palestina. Sebab, Palestina masih berupaya membangun negaranya. Tak hanya itu, SBY juga meminta agar negara-negara Islam tidak menutup mata terhadap kondisi di

selat Hormuz baru-baru ini. Terlebih saat Iran bersitegang dengan Amerika Serikat perihal kawasan tersebut. Menurutnya, ketegangan kedua negara itu bisa berdampak luas, termasuk bagi negara Islam. Contohnya dari segi harga minyak yang bisa tiba-tiba meningkat dan mungkin menggonccang perekonomian negara tertentu. “Kita harus mencari informasi terhadap masalah ini dan menyelesaikannya secara damai melalui dialog dan negosiasi,” katanya. Konferensi negara-negara islam atau PIUC ini dihadiri oleh 38 negara dari 51 negara islam yang diundang. Beberapa delegasi negara yang hadir antara lain Uganda, Iran, Uni Emirat Arab, dan Palestina. Konferensi ini juga telah menunjuk Marzuki Alie sebagai Presiden ketujuh PIUC untuk periode 2012-2013. (ant)

KUALA LUMPUR, HALUAN— Pernyataan Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim yang menyatakan ‘dukungan’ terhadap keamanan Israel berbuntut panjang. Pihak pemerintah yang dipegang partai politik UMNO, menyayangkan pernyataan tersebut dan menyebutnya sebagai pernyataan memalukan. Menteri Luar Negeri Malaysia, Datuk Seri Anifah

MOSKOWA, HALUAN — Tiga hari berturut-turut, suhu udara di Ukraina terbilang dingin luar biasa. Warta AP pada Senin (30/1) menunjukkan suhu di negara pecahan Uni Soviet itu berkisar pada -16 derajat Celcius pada siang hari. Sementara, saat malam, suhu makin anjlok ke posisi -23 derajat Celcius. Lantaran itulah, menurut Kementerian Kondisi Gawat Darurat Ukraina 18 warga tewas. Mereka mengalami hipotermia. Kondisi hipotermia adalah keadaan tatkala mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengataskan tekanan suhu dingin. Lazimnya, mekanisme itu mampu mengatur respon tubuh pada temperatur antara 36,5 derajat Celcius sampai dengan 37,5 derajat Celcius. Kementerian juga mengatakan kalau sekitar 500 warga terpaksa dilarikan ke rumah-rumah sakit karena menderita hipotermia pula. Selain itu, mereka juga mengalami frostbite atau kerusakan anggota tubuh, khususnya jari-jari tangan akibat pengaruh cuaca dingin yang

ekstrem.

Eropa Timur Selama tiga hari belakangan, suhu dingin ekstrem, di bawah -26 derajat Celcius atau setara dengan -15 derajat Fahrenheit melanda kawasan Eropa Timur. Tercatat sampai kini, menurut warta AP pada Senin (30/1/2012), 18 warga Ukraina tewas gara-gara suhu tersebut. Sementara, sejak Jumat , ada 10 warga Polandia tewas oleh suhu teramat dingin tersebut. “Warga usia lanjut dan tunawisma adalah korban tewas terbanyak,” kata Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Polandia Malgorzata Wozniak. Di Serbia, selanjutnya, 3 warga tewas akibat cuaca terlalu dingin. Lalu, ada 2 warga hilang. Sebanyak 14 kepala daerah di Serbia sudah menyatakan keadaan gawat darurat akibat cuaca tersebut. Kemudian, di Bulgaria, pemerintah mencatat 1 korban meninggal dunia. Lalu, ada 25 negara bagian dari 28 distrik menetapkan kondisi bahaya akibat melorot tajamnya suhu udara. (ap)

Dia menjelaskan, Israel terus melakukan penindasan terhadap rakyat Palestina, seperti pengusiran rakyat PAlestina dari rumah mereka, pembangunan perumahan ilegal di kawasan pemukiman rakyat Palestina, dan berbagai tindakan penindasan lainnya dikecam masyarakat internasional. Sebelumnya, ketika diwawancarai Wall Street Journal beberapa waktu lalu, Anwar secara terbuka menyatakan dukungannya mempertahankan keamanan Israel, namun jika negeri zionis tersebut menghormati aspirasi warga Palestina. Ketika ditanya tentang kemungkinan pembukaan hubungan diplomatik Malaysia dengan Israel, Anwar tidak menjawab. (brn/rep)

LOWONGAN KERJA

CUACA EKSTREM

18 Orang Tewas Kedinginan

Aman mengatakan pernyataan Anwar terkait Israel sangat menyedihkan dan memalukan serta patut dikecam. Menurut Anifah, pernyataan Penasehat Partai Keadilan Rakyat (PKR) tersebut secara langsung jelas menunjukkan penerimaan dan dukungan Anwar terhadap segala tindakan keji dan keras yang dilakukan Israel terhadap rakyat PAlestina selama ini. “Saya ingin menegaskan, pemerintah Malaysia tidak pernah mendukung tindakan Israel. Bahkan bersama-sama masyarakat internasional, Malaysia mengecam dan mengutuk sekeras-kerasnya tindakan Israel yang jelas melanggar undang-undang internasional,” cetus Anifah, sebagaimana dilansir kantor berita Bernama, Senin (30/1).

Perusahaan swasta berskala nasional membutuhkan segera : 1. Koordinator Pemasaran dan Distribusi di Kabupaten dan Kota Propinsi Sumatera Barat 2. Kasir, Accounting 3. Staf Administrasi dan Keuangan 4. Sekretaris 5. Marketing Executive 6. Publik Relation Kriteria : 1. Pria / Wanita minimal umur 35 tahun (point 1,2,3,4,5,6) 2. Tamatan minimum D III semua jurusan (point 1,2,3,4,5,6) 3. Tamatan minimum D III Akuntansi dan diutamakan yang berpengalaman minimum satu tahun (point 2,3) 4. Menguasai Microsoft Office, internet, dan mampu mengetik cepat (point 4) 5. Diutamakan mengerti dan menguasai daerah Sumatera Barat (point 1) 6. Menarik, Komunikatif dan memiliki kepribadian yang baik (point 1,2,3,4,5,6) 7. Bersedia bekerja berdasarkan target dan mampu bekerja dalam tekanan (point 1,2,3,4,5,6) 8. Leadership yang kuat dan tegas (point 1,2,3,4,5,6) 9. Disiplin, rajin dan mampu bekerjasama secara team (point 1,2,3,4,5,6) 10. Mempunyai Kendaraan sendiri (point 1,5) 11. Bersedia ditempatkan dimana saja Bagi memenuhi syarat diatas kirimkan lamaran, CV, pasphoto 4x6 terbaru Anda ke :

HRD PO BOX 2345 Selambat-lambatnya 1 (satu) minggu iklan ini diterbitkan.


RIAU DAN KEPRI 9

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

Jalan Lintas Sebanga Kian Rusak DURI, HALUAN — Jalan lintas DuriPekanbaru mulai Simpang Polsek Mandau hingga Sebanga Duri kondisinya kian rusak. Aspal yag sudah digerus untuk perbaikan hingga kini dibiarkan terbengkalai. Akibatnya, kian hari jalan makin rusak, hingga menyulitkan pengendara untuk melewatinya. Seperti terlihat Senin (30/1) kerusakan jalan yang cukup parah tersebut membuat seorang pengendara hilang keseimbangan. Badan jalan yang sudah digali membuat jalan bergelombang. Akibatnya para pengendara sepeda motor sering tergelincir ketika melewati jalan itu. "Memang jalan ini sangat berbahaya. Rentan kecelakaan. Silaf sedikit bisa terjatuh," jelas Jonson warga Sebanga. Senada dengan itu, Syukri yang Minggu (29/1) melintasi ruas jalan itu juga mengeluhkan hal serupa. Malah pihaknya menyebut kerusakan jalan itu sebagai jebakan maut. "Yang paling mengkhawatirkan itu lobang dalam yang berada persis di lampu merah dekat simpang Polsek. Lobangnya sejajar dengan jalan. Dari jauh tak kelihatan. Tapi setelah dekat baru terlihat lobang dalam. Untuk mengelak jelas tak mungkin lagi. Terpaksa masuk ke lobang itu. Kalau sedang kencang mungkin bisa-bisa terbalik kalau tak sempat rem,"jelasnya. Karena perbaikan jalan yang ditunggu tak kunjung terlihat, pihaknya pun mempertanyakan kinerja PT Adi Karya selaku pelaksana yang ditunjuk mengerjakan proyek itu."Kita heran juga, kok pihak PT Adhi Karya kerjanya seperti itu. Mereka kan BUMN, jalan sudah lama dikeruk tapi tak kunjung diperbaiki," tuturnya. (sus)

Cuaca Picu Endemik DBD PEKANBARU, HALUAN — Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Dahril Darwis mengatakan, Pekanbaru merupakan daerah endemik DBD dan hampir semua daerah ada terdapat kasus DBD. "Kalau bicara masalah DBD, Pekanbaru memang daerah daerah endemik artinya merupakan langganan kasus DBD selalu terjadi dan hampir semua Kelurahan kena DBD, apalagi cuaca tak menentu cendrung meningkat jadi masyarakat diminta waspada," ungkapnya kepada sejumlah Wartawan, Senin (30/1) di Kantor Walikota Pekanbaru di Sela Rapat Koordinasi SKPD lingkungan Pemko Pekanbaru dengan Walikota. Peran aktif Masyarakat sangat diperlukan untuk mengantiantisipasi terjadinya kasus DBD. Masyarakat harus tetap menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan program 3M. "Masyarakat harus menjaga lingkungan agar bebas dari sarang nyamuk, dan melakukan 3M yaitu, menutup tempat penampungan air, menguras bak penampungan air, dan mengubur barang bekas," jelas Dahril. (rud)

Mahasiswa Desak Cabut Izin PT RBH

TEMBILAHAN, HALUAN — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Keritang Indragiri Hilir (HMKI) mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Inhil, Senin (30/1).

CABUT IZIN — Mahasiswa menuntut izin PT RBH dicabut, karena aktifitas truk perusahaan telah merusak jalan. Mg08

Pengedar Sabu Ditangkap PEKANBARU, HALUAN — Jajaran Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru kembali membekuk kawanan pengedar narkotika jenis sabu-sabu. Kedua tersangka adalah Said Fadli (25) warga Jalan Pala Gg Kempas Kecamatan Marpoyan Damai dan Feri (43) warga Jalan Mahoni Perumahan Beringin Indah Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru. Keduanya diringkus polisi, Minggu (29/1) siang di waktu yang berbeda. Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru Kompol Darmawan Marpaung ketika dikonfirmasi Haluan Riau, Senin (30/1) membenarkan pihaknya telah mengamankan kedua tersangka. "Kita lakukan penangkapan terhadap kedua tersangka setelah terlebih

dahulu kita mendapatkan informasi dari masyarakat," ujarnya. Dikatakannya, dari tangan kedua tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti 3 paket sabusabu dengan total harga Rp 1,4 juta. Berdasarkan informasi yang dihimpun Haluan Riau di Mapolresta, penangkapan ini bermula setelah polisi memperoleh informasi mengenai adanya kegiatan transaksi narkoba jenis sabu-sabu yang melibatkan tersangka. Atas informasi tersebut, dilakukanlah penyelidikan dan pendalaman. Dari hasil penyelidikan yang telah dilakukan, akhirnya polisi lebih dahulu membekuk tersangka Said Fadli saat berada di Jalan Mahoni Perumahan Beringin Indah, Kecamatan Marpoyan Damai, Minggu

(29/1) siang sekitar pukul 14.30 WIB. Dari hasil penangkapan tersebut, polisi juga menggeledah tersangka dan mengamankan 1 paket sabu-sabu seharga Rp 800 ribu. Tersangka beserta barang bukti kemudian digelandang ke Mapolresta guna pemeriksaan lebih lanjut. Kepada penyidik, tersangka mengakui barang haram tersebut diperolehnya dari seseorang bernama Feri yang tinggal disekitar lokasi TKP penangkapan. Berangkat dari keterangan tersebut, polisi kemudian melakukan pengejaran terhadap Feri. Alhasil hari itu juga pada pukul 18.00 WIB sore tersangka berhasil diciduk polisi ketika sedang berada di rumahnya Jalan Mahoni. Polisi pun kemudian menggeledah rumah tersangka dan menemukan 2 paket sabu-sabu seharga Rp 600 ribu. Saat ditemui di Sat Res Narkoba Polresta Pekanbaru, tersangka Feri mengaku mendapatkan sabusabu dari Opet (DPO)."Barang itu saya dapat dari Opet. Dari setiap penjualan itu saya dapat upah Rp 100 ribu dan saya sudah 6 kali melakukannya," ucap Feri. Ditambahkan Feri, sebelum menjadi pengedar sabu-sabu, dirinya juga pernah menjadi pemakai dan selalu mengambil sabu-sabu tersebut per ji untuk dikonsumsi. Sementara Kompol Darmawan menjelaskan, sampai sat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap Opet yang diduga sebagai pemasok barang haram tersebut."Saat ini kita masih memburu satu orang lagi DPO, yang terkait dengan tersangka dan akibat perbuatannya, kedua tersangka akan dikenakan pasal 112 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara," tutupnya. (Sar)

Mahasiswa mendesak agar izin operasional PT Riau Baraharum (RBH) dicabut. Pasalnya, keberadaan PT RBH selama ini mengakibatkan infrastruktur jalan yang berada di Kecamatan Keritang rusak parah, akibat dilalui truk PT RBH yang membawa batubara melebihi tonase. “Kami mendesak agar wakil rakyat mendukung aspirasi masyarakat agar izin operasional PT RBH dicabut, karena keberadaannya selama ini membuat masyarakat sengsara,” teriak Supriadi, Koordinator Lapangan HMKI saat berorasi. Jalan Lintas Provinsi yang dilewati armada PT RBH dari Kabupaten Inhu menuju lokasi pengapalan di Kilo 5 Kabupaten Inhil, lanjut Supriadi, berdampak buruk terhadap infrastruktur jalan. Sementara, kontribusi yang diberikan perusahaan kepada masyarakat selama ini juga tidak dilaksanakan, sementara dampak yang muncul akibat aktivitas armada batubara meresahkan warga. “Apa yang dilakukan RBH selama ini terindikasi suatu perbuatan kejahatan terhadap masyarakat, tapi pemerintah daerah dan DPRD terkesan tutup mata,” sergahnya. Pantauan di lapangan, demo yang dilakukan mahasiswa itu juga mendapat pengawalan ketat dari puluhan personil Polres Inhil. Setelah menggelar orasi sekitar setengah jam, rombongan mahasiswa akhirnya melakukan dialog dengan sejumlah anggota dewan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Dani M Nursalam dan Jubair Malomo serta beberapa anggota dewan lainnya. Saat berdialog, terjadi perdebatan yang cukup alot antara pihak mahasiswa dengan anggota dewan. Meskipun anggota DPRD silih berganti menjelaskan, bahwa jalan yang dilewati PT RBH itu merupakan kewenangan Pemprov Riau dan sudah dilakukan MoU antara pihak perusahaan dengan Dinas Perhubungan Pemprov Riau, namun mahasisiwa tetap mendesak agar DPRD Inhil jangan hanya tinggal diam. “Mau jalan negara, jalan

Provinsi, kita tak paham itu, yang penting sekarang ini masyarakat sudah resah dengan aktivitas armada PT RBH yang setiap hari puluhan truk melewati jalan itu. Badan jalan hancur, saat hujan jalan becek, saat kemarau warga setiap hari makan debu. Ini jelas sudah melanggar hukum tapi kenapa pemerintah terkesan diam saja,” tanya Sudirman, aktivis lainnya saat berdioalog. Sementara, Jubair Malomo, Dani M Nursalam, Edi Gunawan, Feriyandi, Arfah terlihat silih berganti meyakinkan mahasiswa bahwa persoalan jalan tersebut bukan kewenangan Pemkab Inhil. Kendati demikian, Dani M Nursalam meyakinkan kepada mahasiswa untuk memberi waktu dua bulan kedepan guna menindaklanjuti MoU antara PT RBH dengan Pemprov Riau terkait perbaikan kesusakan jalan yang harus dilakukan pihak PT RBH. “Kalau perlu, sama-sama kita nanti turun kesana, sejauh mana MoU yang telah dilakukan PT RBH dalam memperbaiki jalan yang rusak. Kalau memang terbukti PT RBH ingkar, kita tutup saja akses jalannya,” ujar Dani yang diamini anggota DPRD lainnya. Sementara, Ketua Komisi III Edi Gunawan mengaku kecewa dengan sikap Pemprov yang tidak melibatkan DPRD Inhil dalam melakukan MoU dengan PT RBH terkait perbaikan jalan yang akan dilakukan. Bahkan, sampai saat ini DPRD Inhil tidak mengetahui seperti apa bunyi kerjasama yang dilakukan antara PT RBH dengan Dinas Perhubungan Pemprov Riau itu. “Harusnya dalam penandatangan MoU itu Pemkab atau DPRD Inhil harus dilibatkan, sehingga kita dapat memantau sejauh mana realisasi perbaikan jalan yang telah dilakukan pihak perusahaan dilapangan. Tapi sejauh ini, apa bunyi MoU itu kita tak tahu. Persoalan ini nanti akan kita sampaikan kepada Komisi C DPRD Riau untuk ditindaklanjuti dengan Dishub Riau,” kata Asun, panggilan Edi Gunawan. Setelah melakukan dialog sekitar 2 jam, akhirnya pihak mahasiswa memberi waktu selama dua bulan untuk menindaklanjuti hasil pertemuan ini, dimana PT RBH harus bertanggungjawab terhadap dampak yang ditimbulkan akibat aktivitas truk pengangkut batubara yang mengakibatkan rusaknya jalan sepanjang 20 kilometer dari simpang Granit menuju KM 5. “Kita tunggu dua bulan, kalau tak juga diperbaiki kita akan kerahkan massa untuk memblokir jalan,” ancam Supriadi. (nal/Mg08)

Pasar Tradisional Dibiarkan PEKANBARU, HALUAN-DPRD Kota Pekanbaru, menilai Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, sejauh ini tidak ada niat untuk melakukan pembenahan terhadap pasar tradisional. Pasalnya, dana yang dianggarkan dari pusat, tidak pernah diperjuangkan untuk didapatkan oleh pemko. Hal itu dikatakan Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Ir Nofrizal, Senin (30/01), dalam menyikapi makin terusiknya keberadaan pasar tradisional yang ada di kota Pekanbaru. Menurut Nofrizal, seharusnya ditiap kecamatan yang ada dikota Pekanbaru, minimal ada satu pasar tradisional yang dikembangkan oleh pemerintah, sebab sejauh ini pasar-pasar tradisional yang ada kondisinya kini makin memprihatinkan. "Belum termasuk pasar yang berdiri sendiri, itu masih pasar yang dikelola Pemko. Saya kira pasar sangat potensial untuk PAD, dan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pedagang, Namun sejauh ini Pemko terkesan menyia-nyiakan potensi pasar tradional," kata politisi Partai Amanat Nasional ini. Dikatakan Nofrizal, akibat-

nya ketika pemko mengabaikan pasar tradisonal ini, kini makin bermunculan pasar-pasar kaget, yang mengakibatkan tidak teraturnya keberadaan pasar yang kini memang mulai hilang. Menurut Nofrizal, sebenarnya anggaran untuk pasar tradisional yang ada dipusat belum sama sekali tersentuk dan ada dalam program Pemko selama ini. Sehingga kedepannya Dewan diminta kepada Pemko dalam kepemimpinan yang baru,

dapat lebih meningkatkan dan mempertahanakan keberadaan pasar tradisional, karena sangat berpotensi menunjang perekonomian masyarakat kecil. "Kita tahu kondisi terkini sejumlah pasar tradional sudah sangat amburadul dan tidak ada diperhatikan, padahal pasar tradional sangat berpotensi dijadikan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meningkatkan perekonomian masyarakat. (ben)

BUDAYA — Pementasan tari caci kesenian yang berasal dari Manggarai Flores Barat, ditampilkan di Tanjungpinang dalam rangka silaturahmi budaya. SUTANA


10 S I G A B PRB Perlu Dimulai dari Sekolah KETIKA terjadi bencana alam, anak-anaklah yang paling rentan terkena dampaknya. Terutama sekali jika pada saat kejadian, anak-anak sedang belajar di sekolah. Gempabumi di Pakistan pada bulan Oktober 2005 menyebabkan lebih dari 16 ribu anak-anak meninggal akibat runtuhnya gedung sekolah. Longsorlahan di Leyte, Philipina menewaskan lebih dari 200 anak sekolah. Dari dua contoh kejadian tadi, seharusnya kita berupaya melindungi anak-anak kita sebelum bencana terjadi. Berdasarkan hasil Konferensi Sedunia tentang Pengurangan Resiko Bencana (World Conference on Disaster Reduction) di Kobe, Hyogo, Jepang; dan dalam rangka mengadopsi Kerangka Kerja Aksi 20052015 dengan tema ‘Membangun Ketahanan Bangsa dan Komunitas Terhadap Bencana’ memberikan suatu kesempatan untuk menggalakkan suatu pendekatan yang strategis dan sistematis dalam meredam kerentanan dan resiko terhadap bahaya. Konferensi tersebut menekankan perlunya mengidentifikasi cara-cara untuk membangun ketahanan bangsa dan komunitas terhadap bencana. Bencana dapat diredam secara berarti jika masyarakat mempunyai informasi yang cukup dan didorong pada budaya pencegahan dan ketahanan terhadap bencana, yang pada akhirnya memerlukan pencarian, pengumpulan, dan penyebaran pengetahuan dan informasi yang relevan tentang bahaya, kerentanan, dan kapasitas. Oleh karena itu diperlukan usaha-usaha antara lain: (1) menggalakkan dimasukkannya pengetahuan tentang pengurangan resiko bencana sebagai bagian yang relevan dalam kurikulum pendidikan di semua tingkat dan menggunakan jalur formal dan informal lainnya untuk menjangkau anak-anak muda dan anak-anak dengan informasi; menggalakkan integrasi pengurangan risiko bencana sebagai suatu elemen instrinsik dalam dekade 2005–2015 untuk Pendidikan bagi Pembangunan Berkelanjutan (United Nations Decade of Education for Sustainable Development). (2) menggalakkan pelaksanaan penjajagan resiko tingkat lokal dan program kesiapsiagaan terhadap bencana di sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga pendidikan lanjutan; (3) menggalakkan pelaksanaan program dan aktivitas di sekolahsekolah untuk pembelajaran tentang bagaimana meminimalisir efek bahaya. (4) mengembangkan program pelatihan dan pembelajaran tentang pengurangan resiko bencana dengan sasaran sektor-sektor tertentu, misalnya: para perancang pembangunan, manajer tanggap darurat, pejabat pemerintah tingkat lokal, dan sebagainya. (5) menggalakkan inisiatif pelatihan berbasis masyarakat dengan mempertimbangkan peran tenaga sukarelawan sebagaimana mestinya untuk meningkatkan kapasitas lokal dalam melakukan mitigasi dan menghadapi bencana. (6) memastikan kesetaran akses kesempatan memperoleh pelatihan dan pendidikan bagi perempuan dan konstituen yang rentan. (7) menggalakkan pelatihan tentang sensitivitas gender dan budaya sebagai bagian tak terpisahkan dari pendidikan dan pelatihan tentang pengurangan resiko bencana. Masyarakat di seluruh dunia berpandangan bahwa anak-anak menghadirkan harapan masa depan. Sekolah dipercaya memiliki pengaruh langsung terhadap generasi muda, yaitu dalam menanamkan nilai-nilai budaya dan menyampaikan pengetahuan tradisional dan konvensional kepada generasi muda. Untuk melindungi anak-anak dari ancaman bencana alam diperlukan dua prioritas berbeda namun tidak bisa dipisahkan aksinya yaitu pendidikan tentang resiko bencana dan keselamatan di sekolah. Untuk alasan itulah dilakukan ‘Kampanye Pendidikan tentang Resiko Bencana dan Keselamatan di Sekolah’ yang dikoordinir oleh UN/ISDR (United Nations/International Strategy for Disaster Reduction) hingga penghujung tahun 2007 dengan didasari berbagai pertimbangan. Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan selama kejadian bencana, terutama yang sedang bersekolah pada saat berlangsungnya kejadian. Pada saat bencana, gedung sekolah hancur, mengurangi usia hidup murid sekolah dan guru yang sangat berharga dan macetnya kesempatan memperoleh pendidikan sebagai dampak bencana. Pembangunan kembali sekolah memerlukan waktu yang tidak sebentar dan pastilah sangat mahal. Pendidikan kebencanaan di sekolah dasar dan menegah membantu anak-anak memainkan peranan penting dalam penyelamatan hidup dan perlindungan anggota masyarakat pada saat kejadian bencana. Menyelenggarakan pendidikan tentang resiko bencana ke dalam kurikulum sekolah sangat membantu dalam membangun kesadaran akan isu tersebut di lingkungan masyarakat. Sebagai tambahan terhadap peran penting mereka di dalam pendidikan formal, sekolah juga harus mampu melindungi anak-anak dari suatu kejadian bencana alam. Investasi dalam memperkuat struktur gedung sekolah sebelum suatu bencana terjadi, akan mengurangi biaya/anggaran jangka panjang, melindungi generasi muda penerus bangsa, dan memastikan kelangsungan kegiatan belajar-mengajar setelah kejadian bencana. Pendidikan tentang resiko bencana dan keselamatan di sekolah merupakan dua prioritas utama untuk dilakukan, sebagai aksi Kerangka Kerja Aksi Hyogo yang telah diadopsi oleh 168 negara. Pengintegrasian pendidikan tentang resiko bencana ke dalam kurikulum pendidikan secara nasional dan penyediaan fasilitas sekolah yang aman dan menyelamatkan juga merupakan dua prioritas yang memberikan kontribusi terhadap kemajuan suatu negara menuju Tujuan Pembangunan Milenium (Millenium Development Goal). Sasaran utama kampanye ini adalah mempromosikan integrasi pendidikan tentang resiko bencana dalam kurikulum sekolah di negaranegara yang rawan bencana alam dan mempromosikan konstruksi yang aman dan penyesuaian gedung sekolah yang mampu menahan bahaya. Untuk mencapai sasaran tersebut diperlukan langkah-langkah yang tepat dengan cara mempromosikan praktek terbaik yang menunjukkan bagaimana bermanfaatnya pendidikan tentang resiko bencana dan keselamatan di sekolah bagi masyarakat yang rentan. Berupaya melibatkan para pelaku pada berbagai tingkatan untuk menyampaikan pesan kampanye tersebut. Mendorong kepekaan anak-anak sekolah, orangtua, para guru, para pengambil kebijakan di tingkat lokal hingga internasional, dan organisasi kemasyarakatan untuk mempengaruhi kebijakan tentang pendidikan tentang resiko bencana dan keselamatan di sekolah. Kampanye ditujukan kepada murid sekolah dasar dan menengah, para guru, pembuat kebijakan pendidikan, orangtua, insinyur dan ahli bangunan. Selain itu juga ditujukan kepada lembaga pemerintah yang bertanggungjawab atas isu manajemen bencana, mendiknas, para pemimpin politik di tingkat nasional, pembuat keputusan di masyarakat, dan dn/net) otoritas lokal. (dn/net)

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

TANGANI BANJIR JAKARTA

Bank Dunia BantuRp 1,2 Triliun JAKARTA, HALUAN — Bank Dunia membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengurangi risiko bencana banjir di Ibukota Jakarta .

PENANGANAN BENCANA — Warga dibantu tim SAR mengevakuasi warga yang terluka saat dilaksanakan simulasi penanganan korban banjir lahar dingin di Desa Blongkeng, Ngluwar, Magelang, Jawa Tengah, Senin (30/1). ANTARA

BPBDTanah Datar Sosialisasikan PRB BATUSANGKAR, HALUAN — Para Camat, Wali Nagari, relawan SAR, utusan TNI, Polri serta utusan instansi terkait Sosnaker,PMI, Pemadam Kebakaran di wilayah Kabupaten Tanah Datar, mengikuti sosialisasi Pengurangan Resiko Bencana (PRB) yang dilaksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di aula kantor Bupati, Senin (30/1). Materi sosialisasi meliputi Pengurangan risiko bencana disampaikan Kepala BPBD Altri Suandi, manajemen logistik disajikan Kepala Dinas Sosnaker Sri Lestari Adriyanti, pengurangan risiko bidang kesehatan dipaparkan Kepala Dinas Kesehatan Desnalita, rehab rekon oleh Ka Dinas PU diwakili ,peranan TNI dalam penanggulangan bencana disampaikan Dandim 0307 Letkol. Candra Wirawan, Peningkatan Kamtibmas dalam penanga-

nan bencana disampaikan Kapolres AKBP.Teguh Trisasongko. Asisten I Setda Tanah Datar Hardiman dalam kata sambutannya pada acara pembukaan sosialisasi yang diikuti sebanyak 130 orang peserta itu menitik beratkan pada arahan agar warga yang bermukim di wilayah yang rentaan terhadap bahaya bencana, supaya selalu waspada. “Wilayah pemukiman yang memiliki kemiringan yang signifikan selalu dibayaangi oleh terjadi bahaya longsor, untuk itu harus pro aktif dalam menjaga keawetan alam, dan tidak menebang hutan secara serampangan”, tuturnya. Pada sejumlah titik diberbagai wilayah Nagari di Tanah Datar saat ini terdapat lokasi yang cukup rentan terhadap bahaya bencana, seperti wilayah Kecamatan batipuh Selatan, Sungayang,

Tanjungbaru dan X.Koto. Kepala BPBD Tanah Datar Altri Suandi dalam paparannya di hadapan peserta sosialisasi menguraikan sekitar bahaya bencana yang selalu mengancam wilayah Kabupaten Tanah Datar, seperti banjir bandang, longsor, gempa bumi serta kebakaran. “Pada cuaca ekstrim yang terlalu banyak panas, bahaya kebakaran mengancam tidak saja lokasi pemukiman warga, namun semak belukar yang ada di wilayah perbukitan juga menjadi langganan dilalap si jago merah”, jelasnya. Sebagai antisipasi dan sekaligus untuk menangani bahaya bencana, pada setiap wilayah nagari di Luhak nan Tuo telah didirikan kelompok Siaga Bencana Nagari, yang saat ini sudah terdapat sebanyak 40 buah Kelompok Siaga Bencana Nagari yang telah dilakukan pembinaan oleh BPBD Tanah Datar.(h/emz ).

Bantuan antara lain dengan menyediakan dana pinjaman sebesar 139,64 juta dolar AS atau setara dengan Rp1,24 triliun (kurs tukar rupiah terhadap dolar Rp8.900). Siaran pers Bank Dunia di Jakarta, Senin, menyebutkan bahwa Pemerintah DKI Jakarta dan Bank Dunia secara resmi meluncurkan Proyek Mitigasi Banjir Darurat Jakarta atau dikenal sebagai Inisiatif Pengerukan Darurat Jakarta (JEDI). Proyek tersebut akan merehabilitasi beberapa bagian dari sejumlah aliran air di Jakarta. Sekitar 67,5 km dari 11 bagian kanal utama dan 65 ha dari empat waduk akan dikeruk untuk mengembalikan kapasitas seharusnya. Selain itu, 42 km tanggul juga akan diperbaiki pada bagian-bagian tertentu, serta peralatan mekanis seperti pompa dan pintu air akan diperbaiki atau diganti. Sekitar 3,4 juta kubik meter sedimen dan 95.000 kubik meter limbah padat akan dikeruk dari jalan air dan waduk. Berbagai studi mengenai banjir yang terulang di Jakarta menunjukkan bahwa memulihkan aliran air dan waduk agar beroperasi seperti semula merupakan langkah yang

membawa manfaat terbesar untuk mengurangi risiko banjir. Rehabilitasi jalan air melalui proyek tersebut akakn memperkuat upaya-upaya yang telah dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi banjir seperti pembangunan tanggul laut dan kanal banjir timur. Relokasi penduduk diperkirakan akan terjadi di enam dari 15 lokasi proyek. Proses relokasi penduduk akan menaati Kerangka Kebijakan Permukiman Kembali dari Provinsi DKI Jakarta yang telah memenuhi standar internasional. Penduduk yang terkena dampak proyek akan diberikan akses perumahan yang sesuai dengan aturan yang berlaku. “Dengan tersedianya dana, saat ini sudah sudah ada kemajuan untuk merehabilitasi aliran air di Jakarta. Sekarang berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam sistem pengelolaan banjir Jakarta harus bekerja untuk mempercepat implementasi proyek ini,” kata Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo dalam siaran pers itu. Pembiayaan untuk proyek lima tahun itu telah disetujui Dewan Direksi Eksekutif Bank Dunia pada 17 Januari 2012. Proyek akan didanai melalui pinjaman sebesar 139,64 juta dolar AS, sementara pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta berkontribusi sebesar 49,71 juta dolar AS. “Karena sekarang dana telah ada, Bank Dunia telah siap mengambil langkah berikut unutk mendukung Pemda DKI Jakarta mengurangi risiko bencana di Ibukota Indonesia. (ant)

Acara sosialisasi Pengurangan resiko bencana tengah berlangsung di aula kantor Bupati Tanah Datar Senin (30/1). EMRIZAL


11

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

Ratusan Mahasiswa........... Dari Halaman. 1 Elsje Plantema ................ Dari Halaman. 1 Atas kebijakan yang mereka nilai semena-mena itu, mereka melakukan aksi unjuk rasa. Mahasiswa mempertanyakan kebijakan kampus yang menyuruh kami pindah pada semester genap ini. “Mana ada universitas negeri maupun swasta yang mau menerima mahasiswa pada semester genap. Ini sama saja memutus tali perjalanan akademik. Lagi pula mahasiswa yang akan di DO mayoritas angkatan 2009 yang telah dua tahun lebih menuntut ilmu di sini,” kata Aulia Rizal kepada Haluan, Senin (31/1), di sela-sela aksi yang tengah digelar. Dijelaskan Aulia Rizal, mahasiswa yang terancam DO berjumlah 198 orang yang tersebar di seluruh Program Studi yang ada di Universitas Andalas. “Jika kami dipaksa pindah, otomatis yang bisa menerina perguruan tinggi swasta. Tidak mungkin perguruan tinggi negeri menerima mahasiswa pindahan dengan Indeks Prestasi Kamulatif (IPK) di bawah 2.00. Program studi yang tersedia di Unand, belum tentu tersedia di swasta. Pihak kampus semestinya mempertimbangkan hal ini juga,” tegas Aulia Rizal. Menurut Aulia Rizal, pihak kampus tidak kooperatif dalam memberlakukan kebijakan DO. Sebelum memberlakukan DO, seharusnya pihak kampus mengajak dialog mahasiswa dulu untuk mencarikan solusinya. Terbitnya surat edaran itu, tambah Aulis Rizal, ada lima kelalaian yang telah dilakukan pihak Unand. Dan itu sangat merugikan mahasiswa. Pertama sistem portal dan ICT Unand yang masih kacau, sehingga banyak nilai mahasiswa yang ganda dan tidak dibagi dengan baik. Kedua, sarana dan prasarana dalam proses belajar dan mengajar, seperti labor yang minim peralatan praktek dan kapasitas bus kampus yang mengakibatkan mahasiswa sering rebutan untuk naik bus. Ketiga pembimbing akademik yang tidak begitu peduli dengan perkembangan akademik mahasiswa.

Keempat sistem remedial belum diterapkan di seluruh fakultas kecuali di FMIPA, dan yang kelima jadwal kuliah yang sering dempet. “Kelima butir itu merupakan hasil kajian mahasiswa yang terjadi selama ini di lingkungan Universitas Andalas,” jelas Aulia lagi. Disuruh Pindah Aksi unjuk rasa itu berlangsung selama dua jam. Rektor Unand Dr. Werry Darta Taifur, SE. MA, Pembantu Rektor I Dr.Eng.Ir. Febrin Anas Ismail, MS, dan Pembantu Rektor III Prof. Dr. Novesar Jamarun menerima langsung aspirasi para mahasiswa yang berunjuk rasa itu. Werry Darta Taifur mengatakan, sebelum merealisasikan kebijakan DO ini, pihak universitas sudah memberitahukan kepada mahasiswa semester lalu. “Kami telah menyosialisasikan kebijakan DO ini jauh-jauh hari, tepatnya pada semester yang lalu. Jadi apabila mahasiswa menuntut agar pihak kampus mencabut kebijakan DO ini, dirasa sangat tidak bijaksana dan berlebihan,” kata Werry Darta Taifur di depan ratusan mahasiswa itu. Ia menegaskan, pihak kampus tidak akan memberlakukan sistem DO kepada mahasiswa, tapi hanya menyuruh kepada mahasiswa yang memiliki IPK di bawah 2.00 agar mengurus surat pindah dan mencari universitas lain untuk melanjutkan studi akademiknya. Langkah ini diambil untuk menyeleksi mahasiswa yang benarbenar serius dalam menuntut ilmu dan menyeimbangi input dan output mahasiswa di Universitas Andalas. Tingkat input dengan output mahasiswa di Unand ini tidak sebanding. Yang masuk itu sangat banyak. Sedangkan yang keluar itu sedikit. Jadi setiap tahun Unand harus mengurangi jumlah penerimaan mahasiswa karena mahasiswa senior masih banyak yang belum menuntaskan perkuliahannya. “Lagi pula kebijakan ini diambil bukan tanpa pertimbangan. Jika dalam empat semester saja IPK

mahasiswa ini masih di bawah 2.00, pasti akan sulit untuk mengejar perkuliahan yang akan datang. Pasti mereka akan menempuh perkuliahan lebih dari empat tahun,” tegas Werry Darta Taifur. Werry mengatakan pihak kampus tidak menghakimi atau memutus tali akademik mahasiswa ini, tetapi membantu mereka untuk dapat menyelesaikan perkuliahan walaupun di universitas yang lain. Untuk mencegah terjadinya DO lagi, Werry Darta Taifur menghimbau kepada seluruh orang tua mahasiswa untuk terus memonitor anaknya dan jangan hanya menyerahkan segala urusan akademik dan pengembangan diri anak kepada pihak kampus. “Orang tua juga harus memantau nilai anaknya, setiap ada penerimaan LHS. Orang tua harus memintanya dan bimbing anaknya agar dapat meningkatkan akademisnya,” tambahnya. Sementara itu, Muhammad Fitrah Buana, salah seorang calon mahasiswa yang akan terkena sanksi DO mengatakan, kebijakan kampus tergesa-gesa dan terkesan mendesak mahasiswa. “Saya tahu kebijakan ini setelah menerima Lembaran Hasil Study (LHS) semester lalu. Saya seperti jatuh ketimba tangga saja. Shock dengan nilai yang anjlok dan harus dihadapkan pula dengan permasalaan yang baru yaitu harus pindah dari Unand,” kata mahasiswa Teknik Elektro Angkatan 2009 ini. Fitrah mengaku belum mengurus surat pindah, dan masih menunggu kesepakatan dengan pihak kampus karena masih ada haknya untuk menimba ilmu di Universitas Andalas. “Walaupun Unand memberi tenggang waktu untuk mengurus surat pindah hingga tanggal 31 Januari 2012 ini, saya akan tetap menunggu hasil kesepakatan dari aksi demontrasi ini terlebih dahulu,” katanya sembari berharap aksi unjuk rasa ini membuahkan kesepakatan dengan pihak kampus. (h/ ang/vin)

Dituduh Korupsi .............. Dari Halaman. 1 ini harus menjalani ulang tahun paling buruk dalam hidupnya. Selain dirinya diduga diperas oknum jaksa, dan harus bergabung dengan tahanan perempuan lain karena kasus dugaan korupsi yang menimpanya. Zulmi Siswina adalah guru honor di salah satu sekolah di Kabupaten Sijunjung kini kehilangan pekerjaan dan suaminya. “Saya baru saja berulang tahun yang ke-26 tahun tanggal 6 Januari kemarin. Untuk pertama kalinya, saya rasakan pertambahan umur saya, jauh dari ibu, kakak, anak, dan orang-orang terdekat saya. Saya rasakan, tak terkira betapa menderitanya anak tercinta saya, Zaki. Dalam tatapan polosnya yang tak terungkap dari bibirnya, bahwa ia ingin selalu ada saya di dekatnya di setiap detik pertumbuhan dan perkembangan hidupnya. Sudah lebih setengah tahun saya di sini, di rumah yang disiapkan oleh negara Indonesia tercinta ini, untuk saya menjalani proses mencari kebenaran dan keadilan ini,” tutur Zulmi Siswina sambil menahan air mata yang telah menumpuk di sudut mata, di ruang sidang, di hadapan majelis hakim yang diketuai Imam Syafei beranggotakan M Takdir dan Jon Effreddi, Pengadilan Tipikor di Pengadilan Negeri Padang, Senin (30/1). Zulmi yang hadir menggunakan celana jeans biru, baju kemeja dan kerudung hitam putih itu tertunduk saat membacakan pembelaan setebal empat halaman tersebut. Ia mengatakan bahwa ia sangat gembira pada saat tahu nagarinya, Nagari Koto Tuo, Kabupaten Sijunjung mendapat bantuan dari pemerintah berupa Kredit Mikro Nagari (KMN). “Saya sangat senang, nagari saya mendapat bantuan dari pemerintah. Saya yang waktu itu menjadi guru honor tiba-tiba ditunjuk oleh Pjs Wali Nagari Koto Tuo, Bapak Mahmudin sebagai bendahara untuk menggantikan bendahara yang lama yang telah mengundurkan diri dari Kelompok Kerja Kredit Mikro Nagari (KMN) tersebut. Atas penunjukan itu, saya langsung menolak kepada Bapak Mahmudin,” kenangnya. Terus diminta kesediaannya, kemudian Zulmi Siswina meminta waktu kepada Mahmudin selama 2 minggu untuk berpikir dan mendiskusikannya dengan suaminya. “Waktu itu suami saya tetap mendukung saya dan berpesan jika saya menerima tawaran itu berhatihatilah dalam bekerja,” katanya menirukan pesan suaminya sambil menghapus airmatanya. Akhirnya dengan didukung wali nagari yang menjanjikan akan memberikan pelatihan kepadanya, Zulmi Siswina menerima tawaran menjadi bendahara pokja tersebut.

“Berbekal Surat Keputusan Wali Nagari tersebut saya menjadi bendahara di Kelompok Kerja (POKJA) itu,” ucap Zulmi Siswina. Awalnya Wina sempat kebingungan karena belum adanya kantor sekretariat Pokja KMN dan tidak adanya bimbingan atau arahan dari siapapun terkait tugas bendahara tersebut. Akhirnya, tanpa ada pengarahan dan bimbingan ia bekerja sesuai dengan pemahaman dan kemampuannya. Semua pekerjaannya menyangkut peminjaman oleh masyarakat dilaporkan kepada Ketua Pokja, Herison. “Seperti petir di siang bolong, sekitar bulan Oktober 2010, disodorkan saja draf surat pernyataan atas nama saya yang isinya bahwa saya yang harus mempertanggungjawabkan semua dana KMN yang mereka hitung ada sekitar Rp145,6 juta. Mereka tuduhkan bahwa dana tersebut saya yang memakai dan menggunakannya. Mereka menyatakan bahwa uang tersebut adalah utang saya kepada KMN Nagari Koto Tuo. Utang saya tersebut harus saya lunaskan dalam waktu 1 tahun terhitung dari November 2010 hingga November 2011,” ujar Zulmi Siswina sambil menahan emosi. Tak hanya itu, lanjutnya, ia juga diminta menyerahkan jaminan yang nilainya lebih besar dari hutang tersebut dengan menyerahkan 2 buah sertifikat rumah dengan luas sekitar 2.000 m2 atas nama orang tuanya dan tanah seluas 1,9 hektare yang ditanami kebun karet yang masih produktif atas nama mertua laki-lakinya. “Bila saya juga tidak melunasi hutang tersebut dalam waktu 1 tahun, maka jaminan tersebut akan dijual untuk membayar hutang saya. Akhirnya karena saya tidak tahu apa-apa, dengan rasa bahwa beban tanggungjawab itu harus dipikul oleh saya sendiri karena semuanya baik Ketua Pokja, Badan Pengawas dan semua perangkat nagari serta camat menyatakan harus saya sendiri yang bertanggungjawab, maka saya tandatanganilah surat pernyataan itu tanggal 18 Oktober 2010,” terangnya. Upaya Pemerasan Lalu, sekitar bulan Juli 2011, Zulmi Siswina mendapat surat dari Kejaksaan Negeri Sijunjung untuk hadir menemui Jaksa Reni. Dengan sikap tanpa ada rasa persoalan, ia menemui Reni. “Ibu jaksa Reni meminta saya untuk menjelaskan mengenai dana KMN yang telah saya pertanggungjawabkan tersebut. Saya menjelaskan kepada jaksa tersebut bahwa masalah dana KMN tersebut sudah diselesaikan di tingkat nagari dengan menjaminkan dua aset saya. Selain itu saya juga diberi waktu satu tahun untuk melunasinya.

Namun saat ini masih enam bulan dari waktu yang diberikan,” cerita Zulmi Siswina. Selanjutnya, lanjut Wina Jaksa Reni bersikukuh proses hukum terhadap Zulmi Siswina tetap harus dilaksanakan karena ia tidak bisa mempertanggungjawabkan dana KMN nagari Koto Tuo. “Tidak bisa, tetap saja harus diproses. Memberikan sertifikat sebagai jaminan itu lain lagi, cabut saja jaminan itu,” ujarnya menirukan. Di dalam proses pemeriksaan di Kejaksaan, perempuan yang tidak mengerti dan buta hukum ini, tidak tahu harus berbuat apa dan menjawab apa. “Jaksa melarang saya untuk menggunakan Penasihat Hukum, karena jaksa mengatakan kepada saya, kalau mereka akan membantu saya asalkan saya menurut dan patuh pada mereka. Saya diminta untuk memberikan sejumlah uang kepada mereka dengan imbalan mereka berjanji akan mengurangi tuntutan kepada saya,” katanya. Akhirnya ia patuh dengan apa yang dijanjikan oleh jaksa tersebut dengan mau untuk tidak didampingi oleh Penasehat Hukum. Tetapi ia tidak memenuhi permintaan mereka karena ia memang tidak punya uang. Sampai pada proses pengadilan, pada sidang pertama Zulmi Siswina masih diingatkan kembali oleh jaksa Reni untuk tidak mau didampingi oleh Penasihat Hukum. “Jika Majelis hakim nanti akan menyodorkan pertanyaan untuk didampingi penasehat hukum. Jaksa Reni menyuruh saya untuk menolak tawaran Majelis Hakim tersebut. Dan saya mengiyakan saja apa yang jaksa Reni sampaikan karena saya tidak tahu apa-apa tentang hukum. Tetapi Tuhan Maha baik kepada saya, melalui Majelis Hakim yang Mulia memberikan Penasehat hukum kepada saya untuk didampingi dalam proses pengadilan ini,” ungkapnya. Namun intimidasi tak hanya sampai disitu. “Suatu waktu jaksa Reni setelah selesai sidang mengatakan kepada saya, alah santiang Wina kini yo, sejak pakai penasehat hukum ko. Entah maksud apa ibu jaksa Reni berbicara seperti itu kepada saya,” ujarnya sedih. Ditinggal Suaminya Di dalam menjalani proses mencari keadilan inilah Wina ditinggal oleh suaminya begitu saja. Hingga kini ia tak pernah mendapat alasan mengapa suami yang semula setia padanya tiba-tiba tak ada saat ia butuhkan. “Seperti itu hal yang saya dapatkan di kehidupan saya. Saya terus bertanya, apakah tujuan dana KMN ini tercapai dengan menjadikan saya sendiri harus mempertanggungjawabkan atau sebaliknya,” ungkapnya pasrah. „

Elsje Plantema, dosen gamelan pada Konservatorium Amsterdam dan pemimpin artistik ansambel Widosari dinilai berjasa mempromosikan gamelan Jawa di Belanda. Dengan begitu dia juga dianggap meningkatkan hubungan budaya Belanda Indonesia. Dalam laporannya dewan juri menyebut Elsje Plantema sebagai perantara yang istimewa bagi dunia musik Belanda dan dunia musik Indonesia, ditambah dunia musik di luar kedua negara. “Saya pilih profesi di bidang gamelan,” demikian Ibu Elsje, panggilan kesukaannya, berawal. “Sebab saya cinta sekali pada kebudayaan Jawa, apalagi wayang kulit dan gamelan Jawa.” Ditemui di Gamelanhuis, rumah gamelan, di bilangan Amsterdam timur, Elsje langsung mengenang para gurunya. “Saya hanya bisa bekerja karena punya guru hebat di Jawa.” Gamelanhuis kadang-kadang memang kedatangan tamu, seniman seniwati dari Jawa yang diajaknya bekerjasama. Tapi pengunjung tetap Gamelanhuis adalah murid-murid Konservatorium atau akademi musik Amsterdam. Mengajar mereka, Plantema mengaku mencoba membuat mereka paham budaya Jawa. Hasilnya? Sebagian muridnya, mahasiswa konservatorium atau pemain gamelan amatir di Gamelanhuis, dinilainya masih dalam level sederhana. “Apalagi mahasiswa konservatorium, sebelum ke sini mereka belum pernah mendengar gamelan Jawa. Mereka baru ambil pelajaran tabuh gamelan selama setahun, paling banter dua tahun. Tapi toh saya senang sekali menjadi jembatan. Biar murid-murid itu bisa memperkenalkan kebudayaan Jawa.” Hal serupa juga bisa dikatakan bagi ansambel Widosari, kelompok gamelan yang dipimpinnya. Bagi Elsje, Widosari adalah wujud citacita seni dan ambisinya menyampaikan tari atau wayang Jawa kepada publik Belanda. Dia mengaku terus mencari cara paling efektif, “biar perasaan yang ingin saya ungkapkan bisa sampai pada publik di Eropa sini”. Ketika ditanya perasaan seperti apa yang dialaminya kalau menabuh

gamelan, Elsje tidak bisa memberi jawaban pasti. “Ya macam-macam, sebab gendingnya macam-macam. Saya hormati sekali kesenian Jawa. Saya suka sekali kerjasama di kalangan para penabuh gamelan. Kerjasama dalam arti betul, saling mendengar, saling menolong, betulbetul gotong royong,” tandasnya. Walaupun sudah diperkenalkan di Belanda pada tahun 1879, pada dekade 1970an dan 1980an, demikian Plantema, gamelan masih baru sekali untuk banyak orang Belanda. Padahal sudah banyak orang yang berhubungan dengan Indonesia, tetapi biasanya hanya bilang, “O gamelan, itu orkes yang saya dengar di desa”. Berarti selalu dari jauh, dan hanya seperti “o ya, pling plong pling plong”. Itu saja. Sepanjang dasawarsa 1970an dan 1980an muncul banyak peminat pada kesenian non-Eropa, termasuk India dan, jelas, Indonesia. “Itu zaman ansambel saya mulai,” Elsje bertutur penuh semangat. Setelah itu tumbuh wereldmuziek atau musik dunia. Ini berarti gamelan mengkeret, menjadi bagian agak kecil di dalam jenis musik dunia. Tapi sekarang, dia abad 21 ini Elsje melihat perkembangan lain lagi. Di Barat sendiri gamelan memang sudah dikenal banyak kalangan. Tapi Elsje Plantema tidak terlalu yakin banyak komponis Barat terpengaruh gamelan. Memang ada beberapa komponis yang menaruh perhatian khusus pada gamelan. Sinta Wullur dengan gamelan Multifoonnya, tidak memakai tangga nada sléndro atau pélog, tapi tangga nada barat. Jadi menabuh gamelan yang do-re-mi-fa-sol-la-sido. Pertama kali menabuh demung bertangga nada itu, demikian Elsje, rasanya aneh sekali. Tentu saja masih ada komponis lain, misalnya komponis Amerika Lou Harrison yang menggubah karya untuk gamelan. Mendengar nama Harrison disebut Plantema makin bersemangat. Kelompoknya mementaskan dua karya Harrison. Dia suka sekali pada karya komponis yang tutup usia tahun 2003 ini. Salah satu karya Harrison mengambil struktur karawitan, yaitu lancaran. Dia juga mene-

rapkan beberapa teknik menabuh seperti imbalan. Harrison menggunakan pola kendang, pola kenong, pola kempul, pola gong dan sebagainya yang sudah umum dalam gamelan. Tapi pola-pola itu diisinya dengan nada-nada pilihannya sendiri, seperti pathet. “Ini jelas bukan Jawa,” tutur Elsje. Komposisi lain, untuk gamelan dan biola alto, memilih tangga nada pélog barang. Berarti pathet yang dipinjam dari Jawa. Tapi strukturnya sama sekali bukan Jawa. Elsje berupaya menjelaskan sesuatu yang memang rumitLucu, karena gamelan jadi seperti musik walsa. Bagi Elsje, ini berarti Lou Harrison tetap menggunakan unsur gamelan, tapi unsur-unsur itu dia pilih sendiri, dan tidak selalu sejalan dengan tradisi gamelan. Ia mengaku sangat tertarik pada karya yang sebenarnya digubah untuk gamelan Sunda ini. Elsje memastikan perempuan dan gamelan merupakan kombinasi yang jarang. Dan dia sadar betul soal ini. Pada tahun 1978 dia memperoleh beasiswa untuk belajar gamelan di ASKI, Akademi Seni Karawitan Indonesia di Solo. Di bagian karawitan ada dua atau tiga perempuan, antara lain dia. Untungnya lama kelamaan mereka melihat sendiri dan mengerti bahwa dia sungguh-sungguh dalam belajar gamelan. Mereka akhirnya terbiasa juga. “Tapi memang harus saya akui, perempuan yang bermain gamelan itu jarang sekali,” tutur Elsje Plantema. Sekarang dia tidak sendirian. Grup amatir yang dipimpinnya di Gamelanhuis juga beranggotakan kaum perempuan. Bahkan tidak tanggung-tanggung lagi, “Empat orang perempuan belajar main kendang, bayangkan!” Elsje Plantema setengah menjerit. Dia mengaku senang sekali. Baginya tidaklah penting laki-laki atau perempuan, keduanya bisa menabuh gamelan. Tradisi Jawa memang lain, tapi Elsje tidak merasa tindakannya melanggar tradisi. Elsje Plantema melihat hadiah Professor Teeuw Prijs yang diterimanya sebagai pengakuan bagi kerja kerasnya selama 40 tahun menekuni gamelan di Belanda. (Sumber: http://www.rnw.nl)

Susahnya (untuk) .............. Dari Halaman. 1 Berikut, tahun 2004, bersaing nama-nama Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi, Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla, Wiranto-Solahuddin Wahid, Amien Rais-Siswono Yudhohusodo dan Hamzah Haz-Agum Gumelar. SBYJK terpilih sebagai Presiden-Wapres dan berhasil menyelesaikan masa jabatan selama 5 tahun. Tahun 2009, tiga pasang CapresCawapres dideklarasikan dalam waktu singkat: SBY-Boediono, Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto dan Jusuf Kalla-Wiranto. Sebagai catatan, hanya Boediono dan Prabowo yang tidak ikut berkompetisi tahun 2004, sekalipun Prabowo menjadi peserta konvensi nasional Partai Golkar. Jelang 2014, lima belas tahun setelah transisi demokrasi dimulai dan sepertinya sudah berakhir sebagai “kenyataan keseharian masyarakat”, calon kontestan dalam pemilihan presiden dan wakil presiden masih belum menampakkan wujud. Ketika proses “pilpres” dilakukan MPR, pimpinan parpol mendominasi. Komposisi pilihan di MPR ditentukan berdasarkan rasionalitas elite. Sementara, ketika Pilpres dilakukan secara langsung, rasionalitas publiklah yang jadi arus utamanya. Serba Politisi Sampai sekarang, berdasarkan survei popularitas dan elektabilitas, nama Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto menjadi pemuncak. Menyusul nama Aburizal Bakrie, Jusuf Kalla, Hatta Rajasa, Wiranto, Sultan Hamengkubuwono X, Ani Yudhoyono, serta nama-nama lain seperti Sri Mulyani, Surya Paloh, Hidayat Nurwahid. Nama Suryadharma Ali, Anas Urbaningrum dan Muhaimin Iskandar tentu ada, dalam prosentase yang minim. Pakem yang terjadi adalah semua nama itu terkait dengan posisi sebagai politisi, baik dalam struktur formal di masing-masing partai politik ataupun figur yang berpengaruh di dalam partai secara langsung atau tidak langsung. Sekalipun nama-nama itu dulunya adalah jenderal aktif atau pengusaha nasional, tetapi menyebut sebagai politisi sudah tepat mengingat kiprah masing-masing. Banyak pengamat yang dengan cepat menyimpulkan bahwa oligarki sudah terjadi dalam tubuh partai politik. Yang lain menyebut bahwa partai politik tidak menyiapkan kaderisasi dengan sungguh-sungguh. Pendapat yang juga mengemuka adalah agar “tokoh-tokoh terkenal dan alternatif” dilirik untuk masuk bursa pencapresan, antara lain

dengan menyebut nama pengusaha media yang menjadi menteri Dahlan Iskan atau penggerak pendidikan alternatif Anies Baswedan. Tentu pendapat seperti itu sah-sah saja. Tetapi, detil proses politik juga layak disampaikan. Nama-nama yang terkesan itu-itu saja sebetulnya juga muncul secara bertahap dan merangkak dalam bursa caprescawapres. Prabowo Subianto, misalnya, tidak akan muncul sebagai salah satu pemuncak sekarang, apabila bertapa secara politik, berdiam diri tanpa ikut mendirikan partai politik atau melengos saja dalam proses pilpres 2009. Semua nama itu — kalau mengacu kepada data-data survei dari tahun ke tahun — justru muncul perlahanlahan, naik ke puncak, setelah berlama-lama berjibaku dalam kompetisi dan kontestasi politik. Indonesia adalah negara yang luas dengan penduduk yang banyak. Tidak mudah menghadirkan satu nama dalam ingatan setiap penduduk yang sudah memiliki hak pilih. Meskipun listrik dan televisi sudah semakin merata dimiliki kalangan penduduk, tetap saja masih banyak rumah yang gelap di malam hari. Walau Pulau Jawa menyumbang jumlah pemilih sebesar 65 %, tetapi tingkat partisipasi dalam pemilu, pilpres sampai pilkada juga kian rendah. Untuk meningkatkan popularitas seseorang sehingga mampu masuk dalam “top of mind” masyarakat, diperlukan waktu bertahun-tahun dengan standar pencitraan yang normal dan konstan. Sedikit sekali ruang bagi munculnya seorang Satrio Piningit atau Ratu Adil, mengingat publik memiliki beragam sumber informasi. Jauh lebih sedikit masyarakat yang menyukai informasi politik, ketimbang hiburan, olahraga atau kuliner, misalnya. Sehingga, selain waktu, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk menjadi bagian dari ingatan publik sebagai sosok yang punya kans menjadi presiden dan wakil presiden. Kelangkaan Pemimpin Terus terang saja, partai politik dan publik semakin kesulitan dalam mencari para pemimpin di level pemerintahan daerah. DKI Jakarta saja yang masyarakatnya lebih well informed, kesulitan menghadirkan tokoh-tokoh baru dengan popularitas dan elektabilitas tinggi. Kesulitan serupa terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan lain-lain. Kehadiran para (bekas) artis dalam kompetisi seperti pilkada adalah konsekuensi dari ketenaran yang sudah lama diperoleh, sehingga

tinggal sedikit polesan untuk menjadi tokoh politik (dan pemerintahan) yang handal. Apakah Rano Karno, Dede Jusuf, Nurul Arifin atau Tantowi Yahya muncul tiba-tiba? Tidak. Mereka sudah dikenal oleh masyarakat sejak tahun 1980-an dan tahun 1990-an. Dihitung dari standar “konsultan politik”, investasi pencitraan yang mereka lakukan tentulah sudah bernilai puluhan sampai ratusan Milyar rupiah. Itu kalau ukurannya uang, selain tentunya jejak rekam yang baik. Saya tentu tidak ingin mengatakan bahwa sama sekali tak ada jalan untuk tokoh-tokoh baru muncul. Bisa saja dan masih terbuka peluang. Hanya saja, perlombaan dengan waktu, tenaga dan biaya menjadi penting. Fase menampilkan tokoh baru biasanya lebih mudah. Yang sulit, ketika tokoh baru itu masuk dalam sistem kepartaian, lalu menghadapi tantangan berupa “pencarian kesalahan atau kelemahan yang sebesar biji zarrah”. Kompetensi setelah menjabat juga menjadi soal. Dalam ranah sosial media, biasanya seorang figur yang baru pertama kali membuat akun, lalu mulai berkicau di twitter, akan ada saja satu atau sekelompok akun lain yang “membully”. Yang melakukan adalah akun-akun pribadi dengan identitas yang jelas, sampai kebanyakan adalah akun-akun anonim yang justru “terpercaya” oleh followers masing-masing. Sebut saja akun-akun asli itu sebagai lawanlawan politik dan akun-akun anonim sebagai swing voters yang jumlahnya justru paling banyak: 80% dari jumlah pemilih. Perlombaan menuju proses Pilpres tak semudah memenangkan lari estafet 10 Km. Persebaran penduduk, jumlah pulau, jaringan partai politik yang mirip dengan jaringan pemerintahan, serta — terutama publik yang apatis adalah kendala-kendala yang harus dihadapi. Dalam situasi seperti ini, peran media tentu menjadi penting, walau penetrasi media belum bisa menjangkau seluruh penduduk yang memiliki hak pilih. Nah, sisi menaikkan popularitas dan elektabilitas capres dan cawapres saja sudah sedemikian sulit, apatah lagi diisi dengan hal-hal ideal lainnya, seperti program, visi-misi dan kabinet bayangan masing-masing. Era demokrasi yang membuat semua orang bisa berbicara dan berpendapat, ternyata membawa konsekuensi yang sudah lama ditulis dan diteoritisasi. Yakni, demokrasi itu mahal, karena memang dilahirkan oleh kaum borjuis. „


12 L I P U TA N K H U S U S

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

Partai Demokrat Bersama Rakyat Bangun Bukittinggi “Partai Demokrat Membangun Kota Bukittinggi Bersama Rakyat Demi Terciptanya Masyarakat Yang Adil Dan Makmur Dengan Berpolitik Secara Elegan, Santun dan Amanah” Ketua terpilih DPC Partai Demokrat Bukittinggi Ismet Amzis dalam kepemimpinanya periode 2012-2017 akan selalu membangun komunikasi yang seluas-luasnya baik secara internal dengan seluruh kader dan secara eksternal

dengan partai politik lain, ormas, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai dan bundo kanduang. Ismet Amzis juga akan menyiapkan kader partai yang handal dengan melakukan pendidikan politik secara terus menerus dan berkesinambungan. Konsekwen memelihara tegaknya NKRI dengan memelihara persatuan dan kesatuan diantara seluruh masyarakat Bukittinggi Selain itu Ismet Amzis juga akan melakukan sosialisasi politik, rekrutmen politik, partisipasi politik, pemandu kepentingan rakyat, komunikasi politik dan pengendalian konflik demi terciptanya masyarakat yang adil dan makmur.***

MOZAIK WINTERNACHTEN 2012

Kebebasan Kreatif dan Ancaman Ekstrimisme Patutkah kita “terus bermimpi”? Winternachten 2012, Festival Sastra Internasional di Den Haag, Belanda, ini mengajak untuk memikirkannya Winternachten, festival sastra internasional yang berlangsung tiap tahun di Den Haag, Belanda, tahun 2012 ini memilih tema “Keep on Dreaming,” Bermimpilah Terus. Direktur festival, Ton van de Langkruis menjelaskan, “Kami mencoba memperlihatkan betapa dahsyatnya kekuatan impian, daya imajinasi, fiksi, daya khayal para sastrawan. Dengan ini pula kita menunjukkan, bahwa kita perlu bermimpi jika kita menginginkan perubahan. Sementara itu para sastrawan adalah kaum professional di bidang impian. Mereka memberikan kita alternatif. Mereka memberikan kita cara pandang berbeda. Mereka bahkan menciptakan dunia yang baru.” Gagasan dasarnya ternyata datang dari Musim Semi Arab. Van de Langkruis

menjelaskan, pertengahan tahun lalu, ia mendampingi empat sastrawan dalam program Writers Tour ke Makassar, Sulawesi Selatan. Salah satu yang ikut adalah sastrawan perempuan Mesir Abeer Soleman. Nah, setiap kali Abeer Soleman bercerita dalam diskusi, bahwa ia turut serta dalam demonstrasi di Lapangan Tahrir Kairo yang meruntuhkan diktator Hosni Mubarak , hadirin selalu bertepuk gemuruh. “Kami bertanya-tanya, kenapa? Mungkinkah mereka memimpikan Musim Semi mereka sendiri? Mungkinkah sastrawati Mesir itu membangkitkan kepercayaan diri penonton saat itu mengenai masa depan mereka sendiri?” Ton van de Lankruis dan para kurator Winternachten menyimpulkan, berbagai masyarakat di dunia iniagaknya dipersatukan oleh semacam mimpi bersama, sebagaimana mimpi bersama akan perubahan demokrasi yang mendorong terjadinya musim semi Arab. Ancaman Baru Kebebasan Tetapi Musim Semi Arab juga menunjukkan sisi lain, yang kelam. Yakni tampilnya kaum ekstrimis Islam secara terbuka, yang salah satu

akibat langsungnya adalah tekanan terhadap kebebasan sipil, kebebasan keatif, dan terancamnya hak-hak perempuan. Itulah yang dibicarakan dalam sesi khusus, Hak Perempuan dan Seksualitas. Tampil sastrawan dan wartawan Indonesia, Leila S. Chudori; Bejan Matur, sastrawan perempuan Kurdi Tuki, dan Naema Tahir, penulis dan pegiat HAM Belanda keturunan Pakistan, serta Kader Abdolah, seorang sastrawan Iran pelarian yang mengungsi di Belanda. Mereka membicarakan bangkitnya ancaman dari kaum garis keras Islam terhadap kebebasan kreatif dan kebebasan sipil pada umumnya. Termasuk di kalangan masyarakat Islam di Eropa. Di sesi lain, tampil pula jurnalis dan penyair Lebanon Joumana Haddad. Ia dikenal dengan apa yang disebutnya “esai otobiografis tetang pembebasan seksual perempuan Arab, berjudul “Bagaimana Saya Membunuh Sheherazade.” Sheherazade adalah tokoh utama “Dongeng 1001” malam yang terkenal itu. Wakil Indonesia, Leila S. Chudori secara khusus diminta berbicara tentang UU anti Pornografi. Direktur

festival, Ton Van de Langkruis menuturkan, ini berangkat dari keheranan masyarakat barat, bahwa di satu sisi Indonesia melakukan berbagai langkah pembebasan, di sisi lain justru memberlakukan sensor melalui UU Pornografi itu. Leila S. Chudori memaparkan, sastra, oleh sifatnya yang membutuhkan suatu tradisi membaca, termasuk yang secara praktis paling tidak disasar. “Indonesia masih belum memiliki tradisi membaca yang tinggi. Jadi memang ada bacaan yang memperlihatkan kebebasan ekspresi (sastrawan) perempuan dengan gairah seksualnya, tapi itu tidak terlau tersentuh oleh kaum militan. Jadi sejauh ini dua-duanya bisa hidup: yang militan ada di sana, yang bebas ada di sini.” Tetapi itu bukan berarti kebebasan mencipta baik-baik saja. Nyatanya begitu banyak kejadian pemberangusan. Seperti dirubuhkannya patung Tiga Mojang karya I Nyoman Nuarte, penghacuran patung Bima, tekanan untuk membatalkan pemutaran film “?” karya Hanung Bramantyo, dll. Kembali Leila S. Chudori, “Kalau yang visual, seperti film,

televisi, seni rupa, itu lebih cepat terlihat –karena visual. Palagi televisi, bahkan sudah “kena”. Tapi kalau buku, novel, itu kan harus dibaca. Kita bukan masyarakat membaca, barangkali itu justru blessing in disguise, berkah terselubung. Meskipun saya lebih suka orang Indonesia membaca, tapi fakta bahwa mereka tidak membaca, lebih suka nonton, akhirnya kalau bukubuku, tidak terlalu dipersoal-

kan. Lain dengan film, televisi, seni rupa.” Betapapun, Leila mencemaskan, jika dibiarkan, Islamisme, atau paham keislaman ekstrim yang begitu kaku itu bisa membawa kemunduran. Bisa benar-benar mengancam dunia penciptaan Indonesia –selain mengancam hak-hak spil, khususnya hak perempuan. Sebagian besar karya Leila S Chudori sendiri lebih

berurusan pada topik-topik keseharian dengan titik berat pada penjelajahan kejiwaan dan watak para tokohnya. Sebagaimana tampak dalam “Mencari Seikat Seruni”, yang merupakan bagian dari bukunya yang paling baru, “9 dari Nadira’. Di Winternachten, Leila membacakannya dalam bahasa Indonesia. Terjemahannya diproyeksikan di layar dalam bahasa Belanda dan Inggris. (http://www.rnw.nl)


PADANG 13

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

Pesta Ganja, Tiga Pria Diciduk

Tabrak Pick up, Pengendara Tewas PADANG, HALUANHALUAN-Dua kecelakaan lalu lintas terjadi di dua lokasi berbeda, Senin (30/1). Seorang pengendara tewas, dan satu lagi lukaluka. Korban tewas Zulkifli, pengendara motor dengan nomor polisi BA 2906 NN. Nyawanya tak tertolong karena mengalami luka yang cukup parah, setelah motor yang dikendarainya menabrak mobil pick up BA 8046 SN yang dikemudikan Emputra (39) di Jalan Adinegoro,Simpang Muara Penjalinan sekitar pukul 11.15 WIB. Awalnya motor yang dikendarai korban dan pick up naas itu sama-sama melaju dari arah Simpang Kalumpang menuju Simpang Tabing. Saat dibundaran Muara Panjalinan, mobil pick up yang berada di depan berbelok arah, dan ditabrak korban dari belakang. “Mungkin Zulkifli tidak berhati-hati, sehingga pada saat mobil yang berada di depannya ketika membelok, korban terkejut dan langsung menabrak mobil tersebut dari arah belakang,” kata Kanit Laka Lantas Polresta Padang AKP Eliswantri. Warga pun mengerumuni lokasikejadian. Bersama petugas Laka Lantas, mereka membawa korban ke rumah sakit, tetapi saying tak berapa lama dirawat, ia menghembuskan nafas terakhir. Sementara pengemudi pick up Emputra, warga Jalan Pulai, Gang Olo, Koto Pulai, Koto Tangah diperiksa di Unit Laka Lantas Polresta untuk penyelidikan lebih lanjut. Di tempat terpisah, sedan dengan nomor polisi BA 1010 JF milik Husni, dosen Unand terbalik setelah menambrak bak sampah yang di Jalan M. Hatta, dekat SMP 10 Padangsekitar pukul 12.00 WIB. Diduga kecelakaan tersebut diakibatkan ban kempes saat melaju dari arah Simpang Pasar Ambacang menuju Kampus Unand. Roni (25), salah seorang warga setempat mengaku sempat mendengar suara keras akibat benturan minibus tersebut. Katanya, sopir mengendarai mobil dengan kencang. Tiba tiba saja ban kempes hingga oleng. Sopir yang hilang keseimbangan langsung memutar stir ke kiri hingga dia menambrak bak sampah yang ada di pinggir jalan Kejadian ini mengundang perhatian masyarakat yang ada di sekitar. Hanya hitungan menit puluhan warga sudah berkumpul di lokasi ,dan langsung memberikan pertolongan. Setelah diperiksa, sopir hanya mengalami luka ringan, dan beberapa bagian tubuhnya mengalami lecet. Meski demikian, sedan miliknya mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan. “Penyebab kejadian karena ban kempes. Tidak ada korban. Sopir hanya luka lecet. Sementara kendaraan tersebut sudah di evakuasi warga setempat,” kata Kanit Laka Lantas Polresta Padang AKP Eliswantri. (h/nas)

SEMRAWUTTak ada polisi lalu lintas yang mengatur kesemrawutan di Jalan Gajah Mada, Simpang Tiju, Lapai ini. Untung saja ada seorang warga yang berinisiatif membantu mengurai kemacetan yang terjadi. SYAFRIZAL

TAGIH BANTUAN GEMPA 2007

Warga Datangi DPRD PADANG, HALUANBelum juga menerima dana bantuan gempa tahun 2007, tiga kelompok masyarakat (Pokmas) di Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo mendatangi Gedung DPRD Kota Padang, Senin (30/1). Tiga Pokmas itu masingmasing Pokmas 17 Sepakat, Pokmas Prihatin dan Pokmas Nan Saiyo. Kedatangan mereka ke

DPRD sekitar pukul 10.00 Wib tersebut, diterima Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Muharlion, anggota Komisi IV Jhoni Ismed, dan Oesman Ayub. Menurut Ketua Pokmas 17 Sepakat Friyatni, mereka ke DPRD mengadu karena belum menerima bantuan gempa tahun 2007. Padahal, kata Kepala BPBD Kota Padang anggaran bantuan gempa tahun 2007 tersisa Rp3,5 miliar lagi di kas daerah. “Pada Pokmas 17 Sepakat ada 11 orang yang belum menerima bantuan yang terdiri dari rusak berat, sedang dan ringan. Sedangkan yang sudah menerima bantuan 6 orang,” katanya.Bahkan, hingga kini masih ada warga yang masih

tidur berlantai tanah. “Masyarakat mengira Ketua Pokmas menyilap bantuan gempa tersebut karena ada sisa anggaran, tapi mereka belum menerima bantuan,” ujarnya. Sementara itu Ketua Pokmas Prihatin Gafriyuwalti mengatakan, di Pokmasnya ada 16 orang yang belum menerima bantuan yang terdiri dari rusak berat, sedang dan ringan. “Sedangkan yang sudah menerima bantuan gempa sebanyak delapan orang. Oleh karena itu kami sangat mengharapkan bantun gempa ini segera diselesaikan,” katanya. Apalagi, ia pernah menandatangani kwitansi sebanyak 16 orang dengan nilai Rp5 juta per orangnya. Namun, sampai kini tidak ada rea-

lisasinya. Menurutnya, tiga pokmas yang belum menerima bantuan ada sekitar 40 orang. Menanggapi hal itu Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Muharlion meminta, BPBD Kota Padang segera menyelesaikan persoalan bantuan gempa ini, sehingga, tidak ada lagi masyarakat yang mengadukan soal bantuan gempa. “Hendaknya BPBD Kota Padang berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan kalau belum pasti tidak usah berkomentar dimedia akhirnya menjadi konflik,” katanya. Ia mengharapkan BPBD segera menyelesaikan persoalan warga ini hingga tuntas. Dan, tidak ada lagi unjuk rasa ke DPRD. (h/ade)

PADANG, HALUAN-Polisi menggerebek sebuah rumah di Parupuk Tabing, Koto Tangah, Minggu (29/1) sekitar pukul 22.30 WIB. Tiga pria paruh baya ditangkap di sana, karena diduga tengah pesta ganja.Para tersangka masing-masing Alfonso, (44), Andi (37), dan Dramendra (39). Dari lokasi itu, Jajaran Satuan Narkoba Polresta Padang juga menyita satu paket ganja seharga Rp60 ribu, dan satu lenting bekas dipakai. Kasat Narkoba Polresta Padang Kompol Budi Siswono mengatakan, penangkapan ini menindaklanjuti laporan masyarakat, yang merasa resah dengan kerapnya pesta ganja di tempat tersebut. “Sudah sering kita menerima laporannya,” katanya. Setelah dilakukan pengintaian anggota, petugas pun melakukan penggerebekan “Saat digerebek, kami menemukan tiga orang yang sedang pesta ganja, dan kita juga menemukan barang bukti di atas meja,” kata Budi. Sebelumnya, polisi menggrebek lokasi pesta sabu-sabu di sebuah rumah di Jalan Aru, Lubuk Begalung, Rabu (25/1) sekitar pukul 18.00 WIB. Empat tersangka pemakai diciduk, dua di antaranya PNS Pemko. Kedua PNS itu masing-masing berinisial DW (46) dan EF (49). Ia ditangkap bersama dua rekannya AN (24), dan YM (42). Dari tangan mereka disita satu paket sabusabu senilai Rp1 juta, tiga korek api, tiga pipa putih, dan alat pengisap sabu. Kapolsekta Lubuk Begalung, Kompol Yuli Kurnianto mengatakan, penangkapan itu tindak lanjut dari laporan masyarakat. Beberapa petugas berpakaian preman kemudian mendatangi lokasi tersebut. Empat orang dijumpai nyabu di rumah milik YM itu. “Kami langsung menggeledah rumah tersebut dan ditemukan barang haram itu, sehingga kami menggiringnya ke Mapolsekta untuk penyelidikan lebih lanjut. Dua diantaranya merupakan oknum PNS,” kata Yuli. (h/nas)


14 PA D A N G

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

LINGKAR Ardi Pimpin PAN Pauh PADANG, HALUAN — Adri Syofyan terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) Pauh Kota Padang, dengan mengalahkan saingannya Sudirman pada Muscab ke III PAN Pauh, Minggu (29/1) di Kafé Pondok Salero Basamo, Jalan By Pass, Simpang Pisang. Terpilihnya Adri sebagai Ketua DPC PAN Pauh, setelah memperoleh suara terbanyak mencapai 13 suara. Bila dibandingkan saingannya Sudirmanyang hanya mendapatkan 11 suara. “Saya sangat bersyukur karena dipercaya untuk memimpin DPC PAN Pauh, dan saya akan menjalankan amanah ini sebaik-baiknya,” kata Adri kepada Haluan, Minggu (29/1). Dengan terpilihnya ia sebagai Ketua DPC PAN Pauh, dalam waktu dekat akan segera menyusun program dan visi misi ke depan yang menunjang kemajuan partai. Bahkan juga, akan segera dilakukan pembentukan struktur organisasi di DPC PAN Pauh. Ia mengharapkan, kepercayaan yang diberikan kadernya hendaknya mendapatkan dukungan dari berbagai pihak dan bekerjasama. Sementara itu Mantan Ketua DPC PAN Pauh Padang Arfinel mengatakan, dengan terpilihnya Adri sebagai Ketua DPC PAN Pauh kali ini hendaknya dapat melanjutnya tugastugasnya terdahulu, bahkan dapat lebih baik lagi. “Saya mengharapkan, dengan kepengurusan baru ini PAN Pauh lebih bersinergi lagi dan semakin maju ke depannya. Serta, memiliki target untuk memenangkan Pilkada 2013 dan pemilu 2014,” katanya. Sementara itu Wakil Ketua DPW PAN Sumbar Hendri Septa mengatakan, dalam kepengurusan baru ini hendaknya seluruh DPC memiliki program dan target . “Karena DPC merupakan akar dari suatu partai, sebab penentuan pemenang pilkada dan pemilu tergantung dari DPC,” katanya. (h/ade)

Jalan Musala Al-Jadid Rampung PADANG, HALUAN — Pembangunan Jalan Musala Al-Jadid Kabun, Jalan Tunggang, RT 04 RW II, Kelurahan Pasar Ambacang, Kuranji akhirnyta terwujud, setelah di encanakan sekian lama, meskipun dikerjakan secara gotong royong. Jalan ini baru bisa realisasikan setelah ada kesepakatan dengan pihak yang punya tanah dalam rapat yang dilaksanakan, Sabtu (28/1). Rapat yang tersebut dihadiri oleh berbagai unsur dan tokoh masyarakat. Menurut keterangan Desmi Elfita, bendahara RT sempat, sumbangan diperoleh dari swadaya masyarakat, dan bantuan dari pemerintah provisi. Dana juga di peroleh dari luar daerah, seperti bantuan dari Bupati Tanah Datar, BKM,dan petingi-petinggi Partai Golkar. Armansyah (43), mantan Ketua RT 04 RW I menyatakan, dana diperoleh bukan hanya swadaya masyarakat,tapi juga di peroleh dari perantau-perantau setempat yang berpartisipasi terhadap pembangunan Jalan Musala Al-Jadid. Pembebasan lahan jalan sudah tercapai dengan mufakat musyawarah warga. Rader(50) yang memiliki lahan yang dijadikan badan jalan menuju musala, mendukung sepenuhnya kegiatan ini, meskipun harga tanah tidak sesuai dengan harga sebenarya Waraga terlihat bahagia dengan terwujudya pembangunan jalan musala ini, dan proses pembangunan jalan pun dilakukan secara gotong royong. (h/aml)

NELAYAN — Meski cuaca tak menentu, nelayan Purus, Padang Barat tetap melaut.

PENERAPAN PERDA KAWASAN TANPA ROKOK

Anggota DPRD Pesimis PADANG, HALUANWakil Ketua DPRD Kota Padang Afrizal pesimis bakal diterapkannya Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Sebab, Perda tersebut sangat merugikan banyak pihak, seperti berkurangnya pemasukan daerah, dan berkurangnya lapangan kerja. "Saya pesimis Perda KTR ini, akan berjalan maksimal. Karena, banyaknya pihak yang dirugikan," katanya kepada Haluan, Senin (30/1). Selain itu, Perda KTR pelaksanaannya hanya dalam kapa-

sitas bagi daerah. Pelarangan iklan rokok tidak ada undangundang yang mengaturnya, dan hanya aturan daerah sehingga bisa direvisi. " Jika ada pihak-pihak yang menolak terhadap pelarangan iklan rokok ini, saya akan mendukung dan menyiapkan dokumen-dokumennya. Bahkan hingga ke Mahkamah Agung," tegasnya. Menurutnya, ia tidak malu menolak pelarangan iklan rokok meskipun sudah diparipurnakan. "Kami dari Fraksi Golkar hanya kalah pada posisi suara, untuk tidak menyetujui pelarangan iklan rokok yang tidak diatur UU," katanya. Ia mengharapkan, salah satu pasal pada Perda KTR yang

melarang iklan rokok hendaknya kalah di MA, sehingga bisa direvisi di DPRD. "Kami bukan pembelot, tapi karena kami tidak puas dengan Perda yang tidak memiliki payung hukumnya. Bahkan, saat paripurna pun tidak puas dengan hasil Perda KTR," ujar kader Partai Golkar ini. Sementara itu Kabag Hukum Kota Padang Andri Yulika mengatakan, evaluasi Gubernur Sumbar terhadap Perda KTR sudah diterima Pemko Padang, tapi Pemko Padang tidak bisa memutuskan sendiri dan akan dibicarakan kembali dengan DPRD. "Dalam waktu dekat ini, kami akan menghadap DPRD untuk merevisi evaluasi gubernur tersebut," katanya. Sementara

Ketua Pansus Perda KTR DPRD Kota Padang Irwan Fikri mengatakan, untuk revisi Perda KTR ini hanya tinggal menunggu evaluasi Gubernur Sumbar saja. "Namun, sampai kini saya belum menerima hasil evaluasi gubernur tersebut," kata Ketua DPC PPP Kota Padang ini. Jika tidak puas dengan Perda KTR, bisa mengundang perwakilan hukum dari provinsi. Tapi, jika tidak puas juga silakan saja jika ingin melangkah ke MA. Menurutnya, Perda KTR ini tidak merugikan pihak manapun. Karena, Perda KTR ini berpikir untuk ke depan yaitu manfaat dan mudaratnya. “Berbeda pendapat merupakan hal yang biasa. Silakan saja

melakukan langkah-langkah untuk menghambat Perda ini namun yang pasti ia tetap komitmen Perda KTR ini akan berjalan maksimal apalagi dengan telah diparipurnakan. Menanggapi hal itu Sekretaris Periklanan Sumbar Deni Masriyaldi mengatakan, masih menunggu evaluasi Gubernur Sumbar dan berharap pelarangan tentang iklan rokok ini dapat dihilangkan."Selain itu, kami mengacu kepada UU yang lebih tinggi yang bisa merevisi Perda KTR," katanya. Bahkan, dalam waktu dekat ini persatuan periklanan sumbar akan menghadap DPRD tentang tindaklanjut evaluasi gubernur tersebut. (h/ade)

Esa Dituntut Enam Bulan Kurungan PADANG, HALUAN— Anggota DPRD Padang, Maidestal Hari Mahesa hanya dituntut 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), dalam kasus dugaan pengrusakan inventaris Kantor Sekretariat DPRD Padang. Walau didakwa dengan pasal berlapis, yakni dakwaan primer melanggar Pasal 406 ayat (1) KUPH tentang pengrusakan dan dakwaan subsider melanggar Pasal 316 KUHP tentang penghinaan, namun perbuatan terdakwa hanya dituntut melanggar Pasal 316 KUHP dalam dakwaan subsider saja. JPU Irawati, mengatakan terdakwa terbukti bersalah merusak inventaris kantor Sekretariat DPRD Padang berupa meja, dan pintu serta melakukan pencemaran nama baik terhadap Sekwan Sastry Y Bakri.

“Akibat perbuatan terdakwa meja dan pintu di kantor Sekretariat DPRD Padang tidak bisa digunakan lagi. Akibatnya DPRD Padang mengalami kerugian sebesar Rp 1,7 juta,” terang Irawati di persidangan yang dipimpin Hakim Asmuddin beserta anggota Asmar dan Yoserizal di Pengadilan Negeri (PN) Padang, Senin (30/1). Terdakwa kata Irawati, terbukti melanggar Pasal 408 Ayat (1) dan Pasal 316 KUHP. Tuntutan itu katanya berdasarkan beberapa pertimbangan. Yang memberatkan terdakwa, karena selaku wakil rakyat terdakwa tidak memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Kemudian dalam kasus ini tidak ada perdamaian antara terdakwa dan korban Sastry Y Bakri. Sedangkan yang meriangankan, terdakwa belum

pernah dihukum dan berlaku sopan. Dikonfirmasi, salah seorang JPU dalam kasus ini, Zulkardiman tidak mau berkomentar banyak tentang tuntutan yang dinilai terlalu rendah tersebut. Menurutnya, tuntutan yang diberikan terhadap terdakwa sudah didasarkan pada pasal yang didakwakan. Dimana dalam Pasal 406 ayat (1) KUHP ancaman hukumannya 2 tahun 8 bulan. Kemudian di dalam Pasal 316 KUHP ancaman hukumannya 4 bulan 2 minggu ditambah sepertiga dari ancaman tersebut, sehingganya ancaman hukumannya dalam pasal ini maksimal 6 bulan. “Yang dipersidangan itulah yang ada. Saya tidak menanggapi,” kata Zulkardiman yang juga Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Padang tersebut. (h/dla)

Prosesi Imlek Masih Berlangsung PADANG, HALUAN — “Sembayang Thin merupakan persembahan ucap syukur kepada tuhan. Merupakan ritual yang dilakukan seminggu setelah parayaan Imlek. Rentang kemerihan imlek sendiri selama dua minggu, telah dimulai dari (23/ 1) lalu, hingga (6/2) mendatang,” kata Indra Budi Dermawan, Sekretaris Tempat Ibadah Tridharma TITD/Kelenteng Kampung Pondok kepada Haluan, Senin (30/1). Ia menjelaskan, Perayaan dan prosesi ritual agama mereka memang cukup pan-

jang. Hal tesebut dimulai dengan sembayang yang dilakukan pada pergantian tahun, yang disebut Imlek. Sembayang Imlek lebih kepada ritual penyambutan pergantian tahun. Seminggu sesudah itu merupakan sembayang Thin. Yang disebut sembayang thin adalah, sembayang yang khusus diperintuhan kepaa tuhan, melalui syukur kita kepadanya. “Tidak berbeda dengan prosesi Ritual sembayang yang dilaksanakan pada malam Imlek, sembayang Thin dilaksanakan tepat pada hari

Selasa (31/1) pukul 00.00 WIB. Bagi umat yang tidak berkesempatan sembayang tepat pada waktu tersebut, dapat melakukannya mulai Pukul 19 00 WIB. Tetapi, bagi pengurus TITD tetap melakukan sembhayang seperti biasa mulai pukul 00.00 wib,” katanya. Sementara itu, salah seorang warga kampung Pondok Lian Aw mengatakan, mereka biasanya menyebut sembayang pada malam Imlek adalah sembayang kecil. Sedangkan sembayang seminggu setelah Imlek atau disebut sembayang Thin, adalah sembayang besar. Karena sembayang Thin lebih kepada ucapan syukur kita kepada tuhan. Bisanya, setelah sembayang tiap keluarga mengadakan makan bersama-sama. “Jadi, perayaan Imlek Selama dua minggu, yang ditandai dengan Capgome. Capgome sendiri merupakan penutup rangkaian peraayaan Imlek. Dibuatnya arena bazar di gedung HBT hingga Senin (6/2), adalah upaya untuk menyemarakkan hari raya Imlek hingga penututpnya Capgome. (h/yat)

menambah ukuran permanen

TOKO CENTRAL

0751-850 0066 - 0812 8333 5222 Jl. Khatib Sulaiman No. 24 (Depan STIKES INDONESIA/100m sebelum Masjid Agung Sumbar


OLAHRAGA 15

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

01. Man. City 02. Man. United 03. Tottenham 04. Chelsea 05. Arsenal 06. Liverpool 07. Newcastle 08. Stoke City 09. Norwich 10. Sunderland 11. Aston Villa 12. Fulham 13. Swansea 14. Everton 15. West Brom 16.Queens PR 17. Bolton 18. Blackburn 19. Wolverhampton 20.Wigan Athletic

22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22

17 16 14 12 11 9 10 8 7 7 6 6 6 7 7 5 6 4 4 3

3 2 (60-18) 54 3 3 (54-21) 51 4 4 (41-24) 46 5 5 (37-23) 41 3 8 (39-33) 36 8 5 (25-21) 35 6 6 (32-30) 36 6 8 (22-32) 30 8 7 (30-35) 29 6 9 (29-24) 27 9 7 (26-29) 27 8 8 (28-31) 26 8 8 (23-27) 26 5 10 (22-26) 26 4 11 (22-31) 26 5 12 (22-37) 20 1 15 (28-47) 19 6 12 (33-45) 18 6 12 (25-40) 18 6 13 (19-45) 15

Jadwal Pertandingan Rabu (1/2) Swansea City Vs Chelsea Tottenham Vs Wigan Wolverhampton Vs Liverpool Manc. United Vs Stoke City Everton Vs Manchester City Kamis (2/2) Aston Villa Vs Queens PR Bolton Vs Arsenal Sunderland Vs Norwich City Fulham Vs West Bromwich Blackburn Vs Newcastle

02.45 02.45 02.45 03.00 03.00

WIB WIB WIB WIB WIB

02.45 03.00 03.00 03.00 03.00

WIB WIB WIB WIB WIB

EVERTON VS MANCHESTER CITY

01.Juventus

20 12 8

0

(33-13)

44

02.AC Milan

20 13 4

3

(52-17)

43

03.Udinese

20 11 5

4

(29-16)

38

04.Lazio

20 10 6

4

(30-19)

38

05.Inter Milan

20 11 2

7

(30-21)

35

06.AS Roma

19 9

4

6

(29-21)

31

07.Napoli

20 7

8

5

(36-24)

29

08.Palermo

20 8

3

9

(26-27)

27

09.Genoa

20 8

3

9

(28-36)

27

10.Fiorentina

20 6

7

7

(20-17)

25

11.Chievo

20 6

6

8

(16-25)

24

12.Parma

20 6

6

8

(25-33)

24

13.Atalanta

20 7

8

5

(24-25)

23

14.Cagliari

20 5

8

7

(16-21)

23

15.Catania

19 5

8

6

(22-28)

23

16.Bologna

20 5

6

9

(18-26)

21

17.Siena

20 4

7

9

(21-22)

19

18.Lecce

20 4

4

12

(21-36)

16

19.Cesena

20 4

3

13

(13-31)

15

20.Novara

20 2

6

12

(18-40)

12

Jadwal Pertandingan Minggu (29/1) Catania Vs Parma Juventus Vs Udinese Fiorentina Vs Siena Chievo Vs Lazio Genoa Vs Napoli Palermo Vs Novara Lecce Vs Inter Milan Cesena Vs Atalanta Roma Vs Bologna Senin (30/1) Milan Vs Cagliari

01.Madrid 02.Barcelona 03.Valencia 04.Levante 05.Espanyol 06.Bilbao 07.Malaga 08.Getafe 09.Osasuna 10.Atletico 11.Sevilla 12.Sociedad 13.Real Betis 14.Vallecano 15.Mallorca 16.Granada 17.Santander 18.Villarreal 19.Gijon 20.Zaragoza

20 20 20 20 20 20 20 20 19 19 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

17 13 10 9 9 7 8 7 6 7 6 6 7 6 5 6 4 4 5 2

1-1 2-1 2-1 0-3 3-2 2-0 1-0 0-1 1-1

Mancini Khawatirkan Wasit MANCHESTER, HALUAN — Manajer Manchester City Roberto Mancini, Senin, mengkhawatirkan permasalahan klubnya dengan wasit menjelang lawatan mereka ke Everton. Mancini telah beberapa kali mengkritik keputusan-keputusan wasit yang mempengaruhi timnya pada beberapa pertandingan terakhir. Keluhan terakhir terjadi di Anfield pekan lalu ketika Micah Richards dinyatakan melakukan "handball", sehingga Liverpool mendapat gol melalui penalti, yang membuat mereka mengalahkan City di semifinal Piala Liga.

Kini pria Italia tersebut mengklaim kalau wasit-wasit Inggris telah bekerja terlalu keras dan menunjuk fakta terkait wasit pada pertandingan Rabu lalu, yakni Phil Dowd, yang memimpin pertandingan kelimanya dalam kurun waktu 22 hari di Anfield. "Saya pikir memainkan terlalu banyak pertandingan menyulitkan mereka," kata Mancini. "Para wasit terkadang kelelahan - untuk bermain setiap dua atau tiga hari merupakan hal yang sulit untuk para pemain, dan untuk para wasit. Para wasit seperti saya, seperti para pemain. Mereka terkadang bisa kelelahan." Mancini meminta respon `kilat` dari para pemainnya setelah tersingkir di Piala FA dan Piala Liga, dan akan berharap timnya mampu mempertahankan keunggulan tiga poin di puncak klasemen. Kekalahan, agregat 2-3 menyusul hasil imbang 2-2 di Anfield,

Jadwal Pertandingan Minggu (29/01) Espanyol Vs Mallorca Vallecano Vs Bilbao Real Madrid Vs Zaragoza Villarreal Vs Barcelona Real Betis Vs Granada Sociedad Vs Sporting Gijón Levante Vs Getafe Senin (30/1) Santender Vs Valencia Málaga Vs Sevilla Selasa (31/) Osasuna Vs Atlético Madrid

2 1 4 7 7 5 8 7 4 7 6 8 11 10 8 10 7 8 12 12

(70-19) 52 (59-12) 45 (31-22) 36 (26-24) 31 (22-21) 31 (30-25) 29 (24-29) 28 (22-26) 27 (22-31) 27 (30-27) 26 (21-22) 26 (22-28) 24 (23-29) 23 (23-31) 22 (17-21) 22 (14-27) 22 (17-25) 21 (18-28) 20 (19-38) 18 (15-36) 12

1-0 2-3 3-1 0-0 1-2 5-1 1-2 2-2 2-1 03.00 WIB

kemungkinan menukar penyerang mereka, Andy Carroll, dengan Tevez. Namun `tawaran` ini tidak mendapat sambutan hangat dari City. Walau demikian, lini depan tetap menjadi masalah bagi City, dengan pemogokan Tevez yang sudah mencapai pekan ke-11 dan Mario Balotelli yang masih harus menjalani hukuman larangan bermain saat mereka bertandang ke Goodison Park. Ketika ambisi City untuk mengejar gelar juara liga disokong oleh lini depan yang berharga mahal, Everton hanya memiliki satu penyerang yang benar-benar untuk laga ini. Denis Stracqualursi, penyerang Argentina yang dipinjam dari Tigres, kelihatannya akan kembali dimainkan, setelah dirinya mencetak gol perdana di Inggris, ketika Everton menang 2-1 atas Fulham di Piala FA.

Gelandang AS, Landon Donovan, meyakini terobosan Stracqualursi dapat membawa dirinya ke level selanjutnya. "Bagi Denis, ini sangatlah asing dan ia benar-benar pemuda yang baik," kata Donovan. "Orangorang seperti berada di sekelilingnya, dan ia bekerja keras, dan anda akan menemukan bahwa pada pertandingan ini jika anda melakukan sesuatu, orang-orang akan mendukungmu." City baru satu kali meraih kemenangan di Goodison Park sejak 1992, dan Everton telah meraih dua kemenangan berturutturut atas lawannya ini. Tetapi manajer David Moyes masih dipusingkan dengan panjangnya daftar pemain yang cedera. Pilihan pertama di posisi bek tengah, Phil Jagielka, dan Sylvain Distin masih absen, bersama dengan leon Osman, Jack Rodwell, dan Seamus Coleman.

Milan Tempel Juve

3-0

1 6 6 4 4 8 4 6 9 5 8 6 2 4 7 4 9 8 3 6

terasa berat bagi Mancini, yang sempat sesumbar bahwa dirinya akan membawa City ke Wembley, dan mengklaim kalau keputusan wasit membuat timnya kehilangan peluang meraih satu trofi. "Kami mencetak dua gol, dan itu sudah cukup untuk melaju ke final," ucapnya. "Kami kemasukan dua gol, salah satunya dari penalti yang seharusnya bukan penalti - wasit membuat kesalahan." Sementara itu, beberapa klub Eropa seperti PSG, AC Milan, dan Inter Milan rupanya sudah tidak lagi mengincar Tevez, sebab City memasang harga yang sangat tinggi, dikatakan mencapai 25,2 juta pounds. Namun cerita terakhir malah menyebutkan kalau Liverpool tertarik dengan penyerang kontroversial Argentina ini. Berbagai laporan menyebutkan kalau Liverpool telah mengajukan permintaan tak resmi mengenai

Nocerino Merayakan gol kedua Milan bersama rekan-rekannya.

MILAN, HALUAN — AC Milan tetap pada jalur perebutan Scudetto setelah menang telak atas Cagliari tiga gol tanpa balas. Pada pertandingan yang digelar di San Siro, hari Senin dini hari WIB (31/1/2012), AC Milan tanpa kesulitan mengatasi Cagliari 3-0, tuan rumah bahkan sudah unggul dua gol pada paruh waktu. Hasil ini membuat AC Milan terus menempel ketat pimpinan klasemen Juventus yang telah mengoleksi 44 poin tanpa kekalahan. Sementara AC Milan sendiri menyisakan jarak satu poin, 43. Kedua tim bermain terbuka sejak kickoff, namun peluang-peluang yang diciptakan kedua tim dalam babak pertama masih mentah karena tidak ada yang mengarah ke gawang. Pergerakan Robinho, Nocerino, Seedorf terus mengurung Cagliari di daerah mereka sendiri, beberapa kali tim tamu coba melakukan serangan balik namun masih gagal. Mesbah sempat mendapatkan ruang tembak di kotak penalti Cagliari, sayang sepakan pemain yang dipinjam Milan dari Cagliari itu masih melambung diatas gawang Cagliari. Kebuntuan baru pecah pada menit ke-32 lewat tendangan bebas Ibracadabra' yang melengkung menuju tiang dekat. Milan pun unggul 1-0. Tidak perlu waktu lama,

'Rossoneri' berhasil menggandakan keunggulan. Umpan panjang Phillipe Mexes dari tengah lapangan diteruskan Ibra dengan pantulan dada yang langsung disepak keras oleh Nocerino tanpa bisa dihalau Agazzi. AC Milan unggul 2-0 yang bertahan sampai peluit jeda. Memasuki 45 menit kedua, Milan nampaknya masih ngotot ingin menambah gol. Nocerino bahkan hampir mencetak gol keduanya malam itu dengan tendangan first time dari luar kotak penalti, namun Agazzi masih sanggup menghalau bola. Pemain berdarah Indonesia, Radja Nainggolan, mencoba membuat perubahan di tim Cagliari, namun incaran Juventus itu terlihat bekerja sendirian sehingga peluang matang masih jarang terjadi. Gawang Cagliari kembali bergetar pada menit ke-75 setelah terus dikurung Milan. Menerima umpan Urby Emanuelson, Ambrosini mengontrol bola dan menyontek bola dengan bagian luar kaki kanannya, ke ujung kiri gawang. Milan pun unggul telak 3-0. Pergerakan Ibra benarbenar merepotkan bek-bek tim tamu, begitu juga upaya jarak jauh Mark van Bommel. Gelandang Belanda itu hampir mencetak gol pada menit ke87, namun bola masih bisa ditangkap dengan sempurna oleh Agazzi. (net)


16 O L A H R A G A

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

KE INDONESIA KLASEMEN

SEMENT ARA SEMENTARA

1. SEMEN PADANG 2. PERSIBO 3. PERSEMA 4. PERSIBABANTUL 5. PERSIJA 6. PERSEBAYA 7. PERSIRAJA 8. AREMA 9. BONTANG FC 10.PSM MAKASSAR 11.PSMS MEDAN 12.PERSIJAP

7 7 6 6 8 6 6 5 7 4 6 4

4 4 3 3 2 3 2 2 1 1 1 0

3 1 1 1 4 0 3 2 3 2 0 2

0 (13-4) 2 (11-6) 2 (11-10) 2 (6-5) 2 (13-13) 3 (7-5) 1 (8-9) 1 (9-8) 3 (4-7) 1 (4-5) 5 (5-12) 2 (3-9)

15 13 10 10 10 9 9 8 6 5 3 2

Hasil Pertandingan (30/1) Persema Vs Persiraja

1-0

T OP SKOR 6 Gol

M. NUR ISKANDAR

5 Gol EDWARD WILSON 4 Gol

PERSIBO SEMEN PADANG

SAMSUL ARIF

PERSIBO

EMIL B. MBAMBA

PERSEMA

KLASEMEN SEMENTARA 1. PERSIPURA 2. SRIWIJAYA FC 3. PERSIWA 4. PERSIB 5. MITRA KUKAR 6. PELITA JAYA 7. PERSELA 8. BALIKPAPAN 9. PERSIJA 10.PSPS 11.PERSISAM 12.DELTRAS 13.PERSIDAFON 14.GRESIK 15.PSMS 16.AREMA 17.PSAP 18.PERSIRAM

Inter Tanpa 4 Pemain JAKARTA, HALUAN — Inter Milan akan berlaga dua kali, melawan Liga Selection pada 24 Mei 2012 dan Indonesia Selection dua hari kemudian. Liga Selection adalah gabungan pemain Indonesian Premier League (IPL) termasuk pemain asingnya, sementara Indonesia Selection merupakan gabungan pemain timnas senior dan timnas U-23. Inter akan membawa mayoritas pemain bintangnya, seperti kapten Javier Zanetti, kiper Julio Cesar, bek Maicon, Lucio, Walter Samuel, Yuto Nagatomo, gelandang Dejan Stankovic, Esteban Cambiasso, hingga duo penyerang Diego Milito dan Diego Forlan. "Kami bangga bisa ke Indo-

nesia. Ini adalah negara yang besar, di sini juga banyak fans Inter," ujar direktur 'Nerazzurri' Ernesto Paolilo, dalam jumpa pers di Hotel Mulia, Jakarta, Senin (30/1/12). Namun empat bintang Inter dari Eropa, yakni gelandang Timnas Belanda Wesley Sneijder, serta Andrea Ranocchia, Giampaolo

Pazzini dan Thiago Motta dari timnas Italia tidak bisa hadir di Jakarta. Mereka harus bergabung dengan negaranya masing-masing menjelang Piala Eropa 2012. "Mereka akan dibawa andai tidak dipanggil untuk Piala Eropa 2012. Namun karena dipanggil, kami tak bisa membawa mereka," imbuh Paolilo. 'Nerazzurri' akan berada di Jakarta sejak 23 Mei 2012 hingga 28 Mei 2012. Selain menjalani dua laga, Stankovic dkk akan menjalani sejumlah agenda, seperti meet and greet, malam amal, coaching clinic dan fan festival bertema Inter Villlage. Harga tiket termahal mencapai Rp 5 juta dan paling murah Rp 75 ribu.(net)

10 7 2 1 (20-12) 23 10 6 1 3 (22-10) 19 10 6 2 2 (17-12) 20 10 5 3 2 (14-12) 18 8 5 1 2 (18-10) 16 10 4 2 4 (19-16) 14 8 4 2 2 (16-10) 14 8 4 2 2 (16-16) 14 7 4 1 2 (12-3) 13 9 4 0 5 (14-15) 12 9 4 1 4 (14-14) 13 9 3 2 4 (10-12) 11 9 2 3 4 (13-20) 9 9 2 2 5 (13-30) 8 7 1 4 2 (7-9) 7 0 1 3 5 (10-18) 6 8 0 3 5 (6-14) 3 9 0 2 7 (9-27) 2

Hasil Pertandingan (26/1) Persib Vs Persija

1-0

TOP SKOR 8 Gol KEITH KAYAMBA HILTON MOREIRA 7 Gol ALBERTO GONCALVES HERMAN DZUMAFO 6 Gol MARIO COSTAS MARCIO SOUZA Patrich Wanggai

SRIWIJAYA FC SRIWIJAYA FC PERSIPURA PSPS PERSELA AREMA Persidafon

Persema Kalahkan Persiraja MALANG, HALUAN — Tuan rumah Persema Malang meraih poin sempurna setelah mengalahkan Persiraja Banda Aceh dengan skor tipis 1-0 pada pertandingan Liga Primer Indonesia di Stadion Gajayana Malang, Jawa Timur, Senin malam. Satu-satunya gol ke gawang Persiraja yang dikawal Yuda Andhika dicetak pemain veteran Bima Sakti pada menit ke-48 melalui tendangan bebas. Gol sang kapten tim tersebut sekaligus mewujudkan target sapu bersih tiga laga kandang dan mengantar Persema menembus papan atas posisi ketiga klasemen sementara. Sejak menit awal babak pertama, Persema langsung melancarkan serangan dan berupaya menekan lini pertahanan Persiraja. Namun, rapatnya barisan pertahanan tim asuhan pelatih Herry Kiswanto itu, menyulitkan pemain Persema untuk menerobos hingga ke kotak terlarang. Pada menit-menit awal Persiraja masih begitu rapat menjaga pertahanannya, namun pada pertengahan babak pertama mulai melakukan serangan balik dan bermain lebih berani serta terbuka. Hanya saja, permainan terbuka yang diperagakan kedua tim dan peluang-peluang silih berganti yang diperoleh kedua tim tidak ada yang berbuah gol. Memasuki babak kedua, Persema kembali bermain agresif dan akhirnya mampu memecah kebuntuan lewat gol Bima Sakti saat laga baru berjalan tiga menit. Unggul 1-0, pemain tuan rumah semakin bersemangat menekan dan membuahkan banyak peluang, tetapi tidak ada lagi gol susulan, baik dari Persema maupun tim tamunya Persiraja Banda Aceh. Permainan yang cenderung monoton dan lambat tersebut tetap memaksa wasit Daryanto mengeluarkan lima kartu kuning, yakni tiga dihadiahkan untuk pemain Persiraja dan dua lainnya untuk Persema. (ant)

Awal Kebangkitan Merah Putih JAKARTA, HALUAN — Ketua umum PSSI, Djohar Arifin Husin, berharap keberhasilan timnas U-17 menjuarai turnamen segi empat yang digelar Asosiasi sepak bola Hong Kong menjadi awal kebangkitan sepak bola nasional. Indonesia tampil sebagai juara dalam turnamen persahabatan Hong Kong Football Association International Youth Invitation Tournament, yang diikuti juga oleh tuan rumah Hong Kong, Makau dan Singapura. Turnamen ini digelar pada 27-29 Januari 2012. "Sangat menggembirakan. Semoga saja ini awal dari kebangkitan sepakbola nasional. Hal ini pun semakin menegaskan bahwa program pembentukan skuad tim nasional secara berlapis memang wajib dilaksanakan," ujar Djohar, seperti dinukil dari situs resmi PSSI. Tim ini dipersiapkan dalam waktu kurang dari sebulan dengan seleksi yang dilakukan secara terbatas karena mepetnya waktu. Untuk selanjutnya, Djohar

berharap seleksi bisa diikuti secara luas, termasuk bagi mereka yang ada di luar negeri. “Timnas U-17 ini nantinya akan terus dibina. Paling tidak terjadi tambal sulam untuk menyiapkan pemain tim nasional (senior)," lanjutnya. Pelatih timnas U-17, Indr Syafri, mengaku cukup puas dengan hasil ini, mengingat waktu persiapan yang mepet. Selain itu, jadwal pertandingan yang juga sempit membuatnya harus melakukan rotasi pemain secara besar-besaran. "Keputusan yang nyaris membuyarkan harapan. Tetapi saya senang anak-anak bisa juara apalagi seluruh 18 pemain yang dibawa ke Hongkong semuanya diturunkan. Mereka masih muda sehingga harus diberi kesempatan bermain," kata Indra Syafri. Indonesia mengalahkan Hong Kong dengan skor tipis 1-0, lalu menghempaskan Makau dengan skor 4-1. Di laga terakhir, Singapura dikalahkan dengan skor 3-1. (net)

PSP Padang Lakukan Evaluasi PEMAIN Arema Malang M.Ridhuan (kiri) menggiring bola yang dihadang dua pemain Semen Padang FC Esteban Vizcara (kanan) dan Yu Hyunkoo pada pertandingan Liga Prima Indonesia (LPI) di Stadion H.Agus Salim Padang, Sumbar, Minggu (22/1). Minggu (5/2) tim ini akan ditantang tuan rumahPersiraja Banda Aceh. ANT

Kamis, Tim Semen Padang ke Aceh PADANG, HALUAN — Usai menjalani laga persahabatan menghadapi PS Basel (Bangka Selatan) beberapa waktu lalu Semen Padang mulai berkonsentrasi mempersiapkan tim jelang bertandang ke Aceh, menghadapi Persiraja Banda Aceh Minggu (5/ 2) dalam laga lanjutan Indonesian Premier League (IPL). Anak asuh Nil Maizar tersebut sudah mulai menjalani latihan pada Senin (30/1) di Lapangan Mess KSSP Indarung. Disana Ellie Aiboy dan kawan-kawan diberikan

beberapa porsi latihan strategi yang difokuskan oleh tim pelatih. “Seperti biasa anak-anak menjalani latihan ringan, namun lebih difokuskan kepada pemantapan strategi,” terang Nil Maizar. Pelatih asal Payakumbuh ini sedikit mewanti-wanti anak asuhnya untuk mewaspadai kekuatan lawan yang akan mereka hadapi. “Persiraja tim yang kuat, mereka mampu menahan imbang tim besar seperti Arema Indonesia di kandang mereka. Dengan dukungan dari suporter fanatik sendiri, sudah

pasti motivasi mereka akan bertambah. Hal ini lah yang harus kami waspadai,” lanjut pria 42 tahun tersebut. Dikabarkan Laskar Bukit Indarung berangkat ke Aceh pada Kamis (2/2) malam melalui jalur udara. Tim yang berjuluk Kabau Sirah ini juga dipastikan akan memboyong tim inti mereka pada laga tersebut. Selasa (31/1) ini Hengky Ardiles dan kawan-kawan akan menggelar latihan di Stadion kebanggaan Urang Awak Stadion Haji Agus Salim Padang. (h/rio)

PADANG, HALUAN – Usai gagal meraup poin perdana, saat dikalahkan 1-3 oleh Persitara Jakarta Utara pada Sabtu (28/1) di Stadion Tugu Jakarta Utara dalam laga lanjutan Indonesian Premier League (IPL) Divisi Utama, PSP Padang lakukan evaluasi terhadap tim. Anak asuh Zulkifli “Aciak” Jamal saat ini masih terpaku di zona playoff dengan belum sama sekali meraih poin. Tim yang berjuluk Pandeka Minang ini sudah mulai menjalani latihan Senin (30/ 1) sore jelang melakoni laga kandang perdana mereka menghadapi Pro Duta FC pada Jumat (3/2) di Stadion Haji Agus Salim Padang. Pada laga menghadapi Persitara tersebut PSP begitu kesulitan membongkar perta-

hanan Tantan dan kawankawan, beberapa serangan yang dibangun Ardian Tores Cs, mampu dipatahkan lini belakang tim yang berjuluk Laskar si Pitung itu. “Permainan anak-anak pada laga tersebut tidak terlalu buruk, mereka beberapa kali mampu melakukan serangan ke jantung pertahanan lawan. Hanya saja Persitara tampil juga sangat bagus, terlebih lini belakang mereka,” terang pelatih kepala PSP Zulkifli Jamal. Latihan kemarin, Ardian Tores dan kawan-kawan difokuskan latihan strategi menyerang. Kembali Aciak (sapaan Zulkifli Jamal) memberikan porsi lebih terhadap sayap, dan bek sayapnya untuk memberikan umpan-umpan matang ke penyerang. (h/rio)

TIM FUTSAL HALUAN

Mencicipi Lapangan Berstandar Internasional LAPORAN: RIO SURYA

T

IM Futsal Haluan , berkesempatan mencicipi nyamannya bermain futsal di lapangan futsal berstandar internasional, milik G-Sports Centre di jalan Gajah Mada, Gunung Pangilun, Senin (30/1). Hamparan biru lantai V-Sport yang didatangkan langsung dari Prancis oleh pengelola pusat arena olahraga terlengkap di Padang ini, memberikan kekuatan tersendiri bagi tim untuk mengembangkan permainan.

Andika, sang bos G Sport, berharap bisa mendapat masukan dari tim futsal Haluan tentang kualitas salah satu sarana olahraga yang mereka miliki. Di sini, ada dua lapangan futsal serta sarana olahraga lainnya, seperti golf simulator, lapangan bulutangkis, kolam renang, dan sarana pendukung lainnya. “Kita harap tim Futsal Haluan bisa memberikan masukan,”sebut Andika yang juga mempersilahkan Haluan mencicipi bola futsal milik mereka Kata Andika, bola yang mereka miliki, distandarkan dengan

KALAHKAN GASPI A

Gaspi B Juara Gaspi Cup PIOBANG, HALUAN — Tim Gaspi B tampil sebagai juara turnamen sepakbola Gaspi Cup I setelah menaklukkan tim satu daerahnya, Gaspi A di babak final, Senin (30/1) di lapangan sepakbola Piobang, 3-0. Dalam pertandingan di lapangan bola yang tak jauh dari bekas lapangan terbang Piobang ini, Gaspi B yang bermaterikan Nyak Lon, Kamerun dan Nanda sudah unggul 2-0 di babak pertama. Pemain Gaspi B, Hendru berhasil mencocor gawang Gaspi A yang dikawal Rahmat menit 16. Gaspi A sebenarnya mendapat kesempatan untuk menyamakan kedudukan setelah wasit Tardianis memberikan hadiah penalti. Sayangnya, sang eksekutor,

TIMNAS U 17 JUARA DI HONGKONG

Zaki gagal mengkonversikan peluang itu menjadi setelah tendangan 12 pasnya di tips kiper Gaspi B, Rian. Gagal menyamakan kedudukan, Gaspi A justru kembali kebobolan. Gaspi B menggandakan kemenangannya melalui Kamerun yang berhasil melesakkan gol di menit 33. Hingga jeda, skor 2-0 bertahan untuk Gaspi B. Di babak kedua lapangan Gaspi B yang masih menguasai jalannya pertandingan, kembali menambah perbendaharaan golnya lewat Robi di menit 53. Peluang demi peluang yang diciptakan kedua tim, tak mengubah kedudukan yang bertahan hingga pluit panjang ditiup wasit, 3-0.(h/snt)

standar internasional, termasuk tekanan anginnya. Saat pertama coba disepak, memang terasa keras. Tapi, hal itu bukan halangan, karena standar angin bola yang telah terukur mendukung aliran bola yang dimainkan tim futsal yang diasuh redaktur olahraga Haluan, Rakhmatul Akbar. “Di lapangan ini, kami pastikan tak ada sebutir pasir-pun karena dikhawatirkan akan mengganggu pertandingan,”kata Andika lagi. Salah satu punggawa Haluan, Dayat, mengaku merasakan kenyamanan tersendiri saat

mencicipi lapangan futsal ini. “Kita bisa bebas berlari, belum lagi jaring pelindung ruangan yang kokoh sehingga kita tak ragu melepas ekspresi, baik saat melakukan shooting ataupun sprint,” sebut Dayat. Tim futsal Haluan, sebut Rakhmatul Akbar, dipersiapkan untuk menghadapi turnamen futsal antar media, awal Februari ini di Hall Futsal GOR Haji Agus Salim Padang. Nursal Chan Cs, terlihat begitu enjoy menjalani latihan di Hall Futsal G Sport Center yang baru didirikan beberapa waktu lalu ini.

Mereka ditekankan untuk mempersiapkan fisik tim dan strategi tanding. Usai pemanasan selama lebih kurang 15 menit, tim futsal Haluan langsung menjalani game yang cukup menguras tenaga para pemain. Sang arsitek, Rakhmatul “RD” Akbar, meminta Nursal Can Cs untuk memegang bola dengan satu dua sentuhan dengan berkreatif di lapangan untuk mencari ruang. “Dengan kualitas lapangan seperti ini, dapat menantang kita untuk berkreativitas di lapangan,” sebut Nursal Can. (*)

BERYL COPY CENTRE Grosir & Retail Sales, Service, Spare Part & Rental Mesin dari USA Menyediakan Mesin Foto Copy Bermacam Tipe : CANON NP 6050 CANON IR 5000 CANON IR 6000 CANON IR 5020 CANON IR 6020 CANON IR 8500 CANON IR 6570 CANON IR 2200 CANON IR 3300 CANON IR 8500 = Rp.

IGD 24 jam

28 juta BERYL COPY CENTRE

Hubungi : Jl. Veteran No. 50 Padang Telp. (0751) 32666 Jl. Nangka No. 40 Pekanbaru Telp. (0761) 61360 Jl. Sutan Agung No.07 Jambi Telp. (0741) 32495


O L A H R A G A 17

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

POJOK ARENA Lakers Akhiri Panceklik MINNEAPOLIS, HALUAN — Los Angeles Lakers berhasil mengakhiri serangkaian hasil buruk yang mereka dapatkan dengan meraih kemenangan di Minnesota pada Minggu waktu setempat atau Senin WIB, mereka mengungguli Timberwolves dengan skor 106-101. Kobe Bryant mencetak 35 angka dan Pau Gasol menambahi 28 angka, di saat Lakers mengakhiri catatan 13 pertandingan berturutturut tanpa mampu mencetak 100 angka. Bryant mencetak rekor Lakers pada kuarter kedua ketika ia memasukkan bola untuk yang ke-9.936 dari lapangan sepanjang karirnya, yang melampaui pencapaian Kareem Abdul-Jabbar dalam daftar sejarah klub. Ia menyelesaikannya dengan memasukkan 14 dari 29 tembakannya, dan kini memiliki catatan 9.946 sepanjang karirnya. Bagaimanapun juga, bintang Lakers itu merasa lebih senang karena timnya berhasil meraih kemenangan yang sudah menjadi barang langka. Kemenangan tersebut sendiri merupakan kemenangan kedua Lakers pada sembilan pertandingan tandangnya musim ini. "Mudahmudahan kami dapat mengambilnya dan belajar dari (kemenangan) ini," kata Bryant, yang berpikir kalau Lakers bermain lebih baik daripada saat mereka dikalahkan Milwaukee Bucks pada Sabtu malam. "Kami hanya mengeksekusinya dengan baik," kata Bryant mengenai respon Lakers terhadap kebangkitan sesaat Timberwolves. Bagaimanapun, ia mengakui kalau Timberwolves unggul dalam melakukan rebound, dengan menorehkan 52-41 - dan mendominasi "offensive rebound" dengan catatan 247. (ant)

Lydia Ko, Juara Golf Termuda AUCKLAND, HALUAN — Lydia Ko, pegolf Selandia Baru kelahiran Korea Selatan, merupakan juara turnamen golf profesional dunia paling muda, dalam usia 14 tahun, ketika tampil sebagai juara pada kejuaraan puteri New South Wales, Minggu. Ko melakukan tembakan tiga di bawah par pada putaran akhir dengan membuat angka 69 dan menyelesaikannya dengan 14 di bawah angka pada 54 lobang di padang golf Oatlands Golf Club, dengan mengalahkan Becky Morgan dari Wales dengan empat pukulan. Dengan kemenangan yang amat mengesankan itu, Ko mempertajam rekor yang disandang pegolf putera dari Jepang, Ryo Ishikawa, yang memenangi tur profesional pertama ketika ia berusia 15 tahun delapan bulan, serta rekor di bagian puteri yang disandang Amy Yang dari Australia ketika berusia 16 tahun. "Catatan sejarah itu merupakan keajaiban," kata Ko kepada wartawan, dengan mengutarakan terima kasihnya kepada pelatih Guy Wilson. Minggu depan, Ko merencanakan akan tampil dalam turnamen profesional lainnya, Australia Masters di Royal Pines di Gold Coast. (ant)

BUKA TIAP HARI Jam 08.00-22.00 WIB HARI MINGGU/BESAR TETAP BUKA Hp. 081374058709 atau sms aja Pasti dibalas

Vita Marisa dan LiLiana Natsir salah satu andalan Indonesia untuk menghadapi kejuaraan bulutangkis beregu putri, Uber Cup 2012. NET

TIM UBER CUP INDONESIA

Satu Grup dengan Thailand JAKARTA, HALUAN — Tim putri Indonesia berada dalam satu grup dengan Thailand pada kualifikasi Piala Uber yang akan berlangsung di Macau, 13-19 Februari mendatang.

Hasil pengundian yang disiarkan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Senin, menempatkan tim putri Indonesia di dalam Grup Y bersama Thailand, Sri Lanka, dan Kazakhstan. "Ya itulah undian dan harus kita hadapi. Di atas kertas boleh dibilang berat tapi di lapangan, dengan semangat juang tinggi kami yakin peluang menang masih ada," ujar Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto yang menghadiri

SANGATA, HALUAN — Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Timur menargetkan meraih dua emas pada Pekan Olahraga Nasional PON XVIII Riau 2012, meski hanya meloloskan empat pembalapnya. "Target yang diusung adalah mempertahankan dua medali emas seperti yang pernah diraih pada PON XVII 2008 di Kaltim," kata Wakil Manajer Tim Balap Motor Kalimantan Timur, Kasmidi Bulang, di Sangata, Minggu. Empat pembalap yang lolos membela Kalimantan Timur PON XVII Riau 2012 adalah Fitriansyah Kete dan Rudi Salim serta Rimonaq Franandus dari Kutai Barat dan Dwi Chandra dari Kutai Timur. Mereka memastikan lolos setelah hasil pra PON. Di ajang Pra PON yang digelar di Sirkuit Sentul Internasional Karting, Bogor, Jawa Barat, 24-

ORIENTAL MEDICINE BP. DR.TM. MUHAMMAD,NSR,HS

26 November 2011, Kette menggunakan satu jenis merek Yamaha dan finis di urutan ke-3 kelas 115 cc, sedangkan Rudi Salim finis di urutan ke-7 pada kelas 125 cc. Kasmidi Bulang mengatakan, meski di PON Riau hanya melombakan empat nomor, Kalimantan Timur tetap pasang target dua medali emas. Target ini peluang sangat terbuka, mengingat pada PON XVII Kaltim 2008 merebut tiga medali emas. Saat ini, atlet balap motor sedang mengikuti training center (TC) dengan mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang dilaksanakan IMI di berbagai kota di Kalimantan Timur, selain mengikutkan mereka dalam Open Race, yang dilaksakan di berbagai kota. "IMI Kalimantan Timur juga mengirim mengikuti berbagai kejuaraan Provinsi di luar Kaltim, sebagai

ALAMAT PRAKTEK: Jl. Pasar Baru II No. 49 A RT.02 RW.II Kel. Kampung Jao Kec. Padang Barat-padang ( Jl. Ratulangi +50M dari Radio Arbes FM)

MENGOBATI SEGALA MACAM JENIS PENYAKIT LUAR DALAM, BARU LAMA MAUPUN KRONIS Kami mengobati segala macam/jenis penyakit dengan menggunakan bantuan terapi Timur-Barat dan Ramuan Obat Alami yang telah dipakai hampir seluruh bangsa di dunia. Bahkan kini telah diuji oleh pakar/Ahli secara klinis terbukti aman,ampuh, manjur mujarab serta tidak menimbulkan efek samping sama sekali!!!!. Anda menderita penyakit yang tertulis di daftar atau tidak disini segeralah ke alamat kami !!! Isyaallah kami siap membantu dan menunggu kedatangan Anda. Kulit muka anda keriput ???Kami juga menyediakan ramuan kecantikan (Obat Awet Muda) Air muka anda bisa terlihat lebih muda puluhan tahun dari usia sebenarnya. Kami juga kerjasama dengan Prof. DR. Hembing Wijaya Kusuma dan Prof. DR. Nurdin Ibrahim dalam meramu (meracik)

UNTUK UMUM

HUB: HP 081374058709 VARISES/A. URAT PLEK HITAM DI WAJAH SEX DINGIN LK/PR AYAN/EPILEPSI KULIT BELANG PILEK MENAHUN INGIN GEMUK/LANGSING AMBIEN/WASIR SAKIT GIGI K.BATU/GINJAL

ASTHMA/S.NAFAS TBC BATUK DARAH SYPILIS/R.SINGA RHEUMATIK/ENCOK LIVER/S.KUNING DARAH T/RENDAH AMANDEL JANTUNG KORONER EXIM/GATAL-GATAL BATUK DARAH

PARU BOCOR TELINGA BERAIR TELINGA BERNANAH LEPRA/KUSTA KEPALA SAKIT SUSAH TIDUR DIARE/DISENTRI SEMBELIT/SINUSITUS MIMISAN DLL

Ingat!!! Jangan salah pilih, pengobat alternative Oriental Medicine, kalau ragu-ragu boleh dicoba-coba dulu, kalau berkhasiat baru berobat. Biaya obata hanya Rp. 1000,- semacam obat untuk sekali minimum!!!(Paling Mahal Dari Rp 5.000,- sampai Rp. 15.000,- Perhari minum obat) Pemeriksaan dan konsultasi di kenakan biaya Rp. 20.000,- atau boleh juga semampu anda kecuali Khusus pria/wanita dan penyakit parah/kronis lainya tapi boleh juga nego-

KHUSUS PRIA

KHUSUS WANITA

Impoten/lemah syahwat (syahwat mati bisa hidup kembali) memperbesar zakar/alat vital, mani encer, dll) semua penyakit lama, parah, kronis, menahun

Memperbesar/memperindah Payudara, merapatkan vagina, (bisa seperti perawan lagi) Pektay, keputihan, terlambat bulan, dll. Semua penyakit lama, parah, kronis, menahun

Sebenarnya separah apapun penyakit yang kita derita ada obatnya, sebab zat yang menurunkan penyakit juga menurunkan obatnya. Hanya kita sajalah tempatnya lalai dan lemah, tidak yakin, malas berobatg, ragu-ragu,, tidak sabar ingin cepat-cepat sembuh dan lainya. Lihat dan bacalah sejarah dari mulai manusia pertama diciptakan sampai dengan setengah dan satu abad yang lalu. Penduduk seluruh dunia belum mengenal obatobat campuran kimia, tapi selalu menggunakan obat-obat ramuan alami. Orang sehat-sehat, kuat-kuat, panjang umur dan tak pernah terdengar penyakit yang tak bisa tertolong lagi. Cobalah lihat sekarang ini obat dan peralatanya canggih lagi modern. Ada yang salah bedah. Maal praktek, ada penyakit yang divonis tak ada obatnya lagi. Ada pasian yang diramal disini hidupnya beberapa hari lagi dan tidak ada manfaatnya dicerita panjuang lebar sendiri. Nah! Pastikan jangan tunda lagi mari kembali keramuan obat alami segeralah ke alamat kami sebelum terlambat!!! Kami siap menolong anda dengan ramuan asli kami!!! Yang namanya pengobatan alternative dan mengaku-ngaku menggunakan obat ramuan saat ini sangatlah banyak dan mungkin cukuplah mebingungkan kita semua. Ada yang menawarkan cukup sekali berobat penyalitnya langsung sembuh beberapa hari lantas angkat kaki ada yang ambil uang ratusan dan jutaan. Ada yang bikin nama aneh-aneh dan masih ada trik-trik dan lainya. Hanya untuk mengeruk keuntungan mereka semata bahkan mungkin dengan ulah merekalha dimata anda sangat terpuruk citra pengobatan ramuan alami saat ini. ingat jangan samakan pengobatan Oriental Medicine dengan lainya kami juga sediakan obat ramu dan racik sendiri. Ramuan-ramuan langsung bisa dibawa pulang. Ngomong-ngomong soal obat ramuan alami pasti biayanya sangatlah murah. Kami tidak asal tulis murah. Buktikanlah ke alamat kami!!!konsultasi dan Tanya-tanya dulu!!!Cuma Pemeriksaan saja dikenakan biaya Rp 20.000 (sepuluh ribu rupiah)

Insya Allah kami juga menobati penyakit non fisik (batin) digunaguna santet. Usaha macet, jodoh, pemanis, mental ada gangguan akibat obat-obat terlarang. Ingin rumah tangga rukun anak-anak cepat cerdas dan lainya.

Macau. "Lawan siapa saja tidak masalah. Yang penting berjuang dulu, soal menang atau kalah belakangan," ujar pemain ganda Alvent Yulianto mengomentari hasil pengundian tersebut. Juara bertahan China berada dalam Grup A bersama Taiwan dan Vietnam, sedangkan Grup C dihuni Jepang, Thailand, Sri Lanka, dan Kazakhstan serta Grup D terdiri atas Korea, Malaysia, dan Hong Kong.

Empat tim terbaik putri dan lima tim terbaik putra lolos ke putaran final di Wuhan, China pada Mei mendatang. Pada penyelenggaraan Piala Thomas dan Uber di Kuala Lumpur, Malaysia dua tahun lalu, juara bertahan China mampu mempertahankan trofi setelah di final menang atas Indonesia. Sementara Piala Uber jatuh ke tangan tim Korea yang secara mengejutkan menundukkan China. (ant)

IMI Kaltim Target Dua Emas PON

PENGOBATAN

AWET MUDA LUMPUH/STROKE KURAP PANU BELUM PUNYA ANAK DARAH KOTOR KENCING MANIS LEKEUMINIA TUMOR/KANKER ALERGI GONDOK/POLIP GANGGUAN SARAF HERNIA/T.BOROK STRESS/GELISAH MAAG/ULU HATI TELAPAK KAKI TANGAN BAU BADAN/MULUT BERKERINGAT JERAWAT/BISUL KANKER PAYUDARA MATA KATARAK/RABUN

pengundian di Macau, Senin. Tim tuan rumah China yang memutuskan ikut kualifikasi kendati sudah otomatis lolos ke putaran final, berada dalam Grup W bersama India dan Malaysia. Adapun dua grup lainnya, Grup X dihuni Taiwan, Singapura, dan Vietnam serta Grup Z ditempati Jepang, Hong Kong, dan Macau. Adapun tim putra Indonesia berada dalam Grup B bersama India, Singapura dan tuan rumah

Alamat sangatlah mudah semua buskota/semua kendaraan yang melewati Jl. Ratulangi +50 m dari Radio Arbes FM. Lihat Plang pengobatan Oriental Medicine. Minta Turun di Jl. Pasar baru

PRAKTEK BERIZIN, MENETAP DAN TIDAK TUTUP-TUTUP LAGI, CATATLAH ALAMAT INI BAIK-BAIK, KAPAN-KAPAN PERLU BISA DIPERGUNAKAN

pembinaan berkesinambungan, dalam rangka meningkatkan pengalaman dan keterampilan sebelum tampil di PON pada September 2012," kata Kasmidi Bulang. Kasmidi Bulang yang juga Ketua Komisi III DPRD Kutai Timur yang berhasil membawa Kaltim meraih medali emas di cabang bermotor PON Kaltim 2008, mengatakan, menghadapi PON Riau, persiapan dilakukan dengan serius. Dikatakan Kasmidi Bulang, kekuatan Olahraga Balap Motor saat ini hampir merata, namun sebagai tuan rumah terkadang akan menjadi kuda hitam bagi pembalap luar. "Kami melihat pembalap tuan Riau akan menjadi kuda hitam nanti, mereka memiliki peluang cukup besar untuk meraih medali emas. Dan ini diwaspadi," kata Kasmidi, Sekretaris DPD Partai Golkar Kutai Timur.(ant)

DIIKUTI WAKIL PROVINSI JAMBI

SMPN 1 Koto Salak Gelar OSIS Cup DHARMASRAYA, HALUAN— Wakil Bupati Dharmasraya H.Syafruddin R, secara resmi membuka pelaksanaan OSIS CUP ke-XI SMPN 1 Koto Salak, di lapangan SMPN 1 Koto Salak, Senin (28/1). OSIS CUP yang merupakan event rutin SMPN 1 Koto Salak ini diikuti oleh 25 SMP se-Kabupaten Dharmasraya, ditambah 2 sekolah dari kabupaten tetangga yakni SMP Kabupaten Muaro Bungo dan SMP Kabupaten Tebo. Wabup H.Syafruddin R. dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi acara ini mengatakan, diharapkan ajang ini dapat menjadi wadah untuk peningkatan daya saing siswa dan peningkatan kualitas siswa. “Tantangan kita kedepan semakin berat, semoga dengan adanya even ini akan semakin meningkatkan daya saing dan kualitas siswa sekalian. Untuk membawa nama Dharmasraya pada level-level yang jauh lebih baik lagi. Maka dari itu bertandinglah dengan baik dan junjung tinggi sportifitas,”tuturnya. Wabup menambahkan, even ini juga diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi SMP seKabupaten Dharmasraya, dan juga dengan SMP dari kabupaten tetangga. Sementara itu menurut Kepala Sekolah SMPN 1 Koto Salak, Yulisyafri, digelarnya kegiatan ini adalah dalam rangka memperingati Hari Jadi SMPN 1 Koto Salak yang ke-31, Hari Jadi

Koto Salak yang ke-3, dan Hari Jadi Kabupaten Dharmasraya yang ke-8. “Dan tak kalah pentingnya kegiatan ini adalah juga sebagai ajang untuk meningkatkan potensi siswa dan mencari bibit-bibit terbaik dari cabang olahraga yang dilombakan untuk persiapan menghadapi even-even olahraga. Seperti olimpiade dan pekan olahraga. Baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun tingkat nasional dan internasional,” ujar Yulisyafri. Ia mengharapkan, dalam pertandingan ini siswa dapat tampil dengan baik dan maksimal. Serta menjunjung tinggi rasa solidaritas dan sportifitas. Beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan pada OSIS CUP ke-XI SMPN 1 Koto Salak ini diantaranya yaitu Bola Volley, Basket dan Bulutangkis. Dan kegiatan ini akan digelar selama tiga hari terhitung sejak tanggal 28 Januari hingga tanggal 31 Januari 2012. Dalam acara pembukaan OSIS CUP ke-XI SMPN 1 Koto Salak ini juga turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Dharmasraya Prih Handoko, Kabid Pora Andiko Jumarel, Camat Koto Salak Sutan M Taufik, Kepala Satpol PP Mahyudin, Kepala UPTD Pendidikan Koto Salak, Komite SMPN 1 Koto Salak, Muspika, Wali Nagari, Majelis Guru, Kontingen OSIS CUP, dan seluruh siswa SMPN 1 Koto Salak. (h/mdi)


18 BUKITTINGGI SANJAI Pengadaan CCTV Langkah Tepat BUKITINGGI, HALUAN — Dewan Pendidikan Kota Bukittinggi mengapresiasi Keputusan DPRD Bukittinggi mengesahkan anggaran sebesar Rp6 miliar, termasuk untuk rencana pemasangan CCTV serta sejumlah sarana elektronik seperti infokus dan laptop di masing-masing Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) dikota itu diapresiasi sejumlah pihak. “Pengesahan anggaran sebesar Rp6 miliar itu, yang disetujui sebagian besar fraksi di DPRD Bukittinggi untuk pengadaan alat –alat elektronik, menurut kami merupakan langkah tepat yang mesti didukung dan disyukuri semua pihak demi menghasilkan generasi berkualitas,” ungkap pengurus Dewan Pendidikan Bukittinggi Asril Manza, Senin (30/1). Hal itu diungkapkan mantan guru dan kepala sekolah tersebut, terkait adanya pernyataan sejumlah orang di media massa, termasuk melalui koran ini, yang mengatakan, pengadaan CCTV, infokus dan laptop, merupakan sesuatu yang mubazir, terlalu dipaksakan serta belum dibutuhkan. Padahal, sesuai perkembangan zaman yang selalu berubah, ditandai dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi, perangkat itu justru sangat mendesak dibutuhkan. Karena itu, kata dia, atas nama masyarakat yang peduli pendidikan, pihaknya mengapresiasi para wakil rakyat yang paham akan perubahan, paham akan mutu, paham dengan kemajuan serta peduli dengan kebutuhan sesuai perubahan yang ditandainya dengan mengesahkan anggaran untuk pengadaan perangkat elektronik itu. “Sebab, jika kita tidak berubah, maka yakinlah, kita pasti akan digilas oleh perubahan itu,” jelasnya. Sementara terkait pernyataan sejumlah elemen masyarakat, termasuk sekelompok kecil para wakil rakyat di DPRD yang menyatakan perangkat itu belum dibutuhkan, mubazir dan sebagainya, menurut Asril Manza itu wajarwajar saja. Mungkin saja mereka belum memahami segala perubahan serta perkembangan yang terus menggelinding hingga saat ini. Termasuk perubahan dalam upaya menciptakan generasi berkualitas melalui proses pendidikan di sekolah. Lebih jauh dijelaskannya, keberadaan CCTV, misalnya, karena bantuan perangkat itu, sudah banyak tindak kejahatan yang terungkap. Demikian juga peran CCTV di sekolah, terlebih jika sekolahnya luas, memiliki banyak ruang belajar dengan ribuan siswa serta puluhan hingga ratusan guru, fungsi pengawasan dipastikan akan makin efektif. (h/rdw).

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

TIM PERIKSA FISIK BANGUNAN

Usut Korupsi ICB Berlanjut BUKITTINGGI, HALUAN—Pengusutan kasus dugaan korupsi pembangunan Islamic Center Bukittinggi (ICB) oleh pihak Kejaksaan Negeri Bukittingi terus berlanjut.

SABU DI LP — Dua narapidana, Roki Fernandes dan Miko Yuskaldi, yang tertangkap menghisap sabu dalam sel mereka di Lapas Biaro Jumat malam akhir pekan lalu, Senin (30/1) siang kemarin kembali diperiksa penyidik Polres Bukittinggi. JON INDRA

Tamu Napi Pasok Sabu ke LP BUKITTINGGI, HALUAN — Pelan tapi pasti, jajaran Satnarkoba Polres Bukittinggi mulai berhasil menyingkap siapa pelaku pemasok sabu ke Lapas Biaro. Hal itu berdasarkan pengakuan dua narapidana (napi), Roki Fernandes (26) alias Roki dan Miko Yuskaldi (23) alias Miko, yang tertangkap basah tengah menghisap sabu di Lapas (LP) Biaro pada ruang tahanan Mawar Blok A nomor 16, Jumat malam akhir pekan lalu. Kasat Narkoba Polres Bukittinggi, Iptu Baiquni Wibowo kepada Haluan menjelaskan, kedua napi yang masih menjalani hukuman penjara dalam kasus pemakaian ganja sejak dua tahun lalu dari Padang Panjang itu mengaku baru sekali itu memakai sabu di dalam jeruji besi. Sabu itu dipasok oleh teman napi Roki. “Tapi dari pengakuan Roki, teman yang mengantarkan sabu ke Lapas Biaro itu tidak ia kenal.

Yang jelas, pembawa sabu itu tamu untuk narapidana Roki,” kata Baiquni. Padahal, kata Baiquni, napi Roki ini sedang mengajukan pembebasan bersyarat (PB) atas kasusnya dua tahun lalu. Dengan kejadian itu, secara hukum, PB yang diajukan Roki batal, karena melakukan pengulangan dalam kasus yang sama. “Bahkan ia dijerat dengan pasal 112 Subs 127 Subs 144 dengan ancaman hukuman 4 hingga 12 tahun, ditambah sepertiga hukuman dari vonisnya nanti,” kata Baiquni. Dalam kasus tersebut, polisi telah mengamankan beberapa barang bukti dari kedua napi. Yaitu plastik bening, dua buah pipet untuk menyedot, dua buah korek api atau virek dan sebuah handphone. “Sementara sabu yang dipakai dua narapidana hanya tinggal sisasisa di plastik bening. Kalau ditimbang mungkin beratnya hanya 0,1. ons. Tapi kedua napi pasti

telah memakai sabu dalam sel mereka,” kata Baiquni. Seperti diberitakan Haluan kemarin, Kepala Lapas Biaro Suherman kepada Haluan menjelaskan, tertangkapnya dua orang napi dengan kasus narkoba pindahan dari Kota Padang Panjang itu, ketika mereka sedang asyik pesta sabu dalam kamar 16 Blok A, oleh petugas sipir yang sedang patroli sekitar pukul 21.00 WIB, Jumat malam lalu. Keduanya kemudian diserahkan ke Polres Bukittinggi malam itu juga pada pukul 23.30 WIB. “Saat tertangkap basah, kedua narapidana itu tidak bisa mengelak lagi. Karena barang bukti seperti sabu dan bong, plastik bening, korek api atau virek dan handphone masih ada disekitar mereka,” kata Suherman. Petugas sipir tak mau terkecoh. Kedua napi langsung diamankan ke ruang pemeriksaan lengkap bersama barang bukti. (h/jon)

Sebuah tim dari Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Pemukiman, Provinsi Sumbar, Senin (30/1) siang, melakukan pemeriksaan secara teknis fisik bangunan yang menelan dana APBD sekitar Rp6 miliar itu. Tim dipimpin oleh Kasi Pembangunan Gedung dan Rumah Negara, Harjimen, melakukan pemeriksaan teknis atau meneliti fisik bangunan ICB yang masih berupa tiangtiang beton. Kegiatan itu dimaksudkan untuk mendapatkan secara pasti nilai bangunan tersebut. Apakah benar nilainya mencapai Rp 6 miliar? Tiang-tiang beton yang berdiri di pinggir jalan raya By-Pass dekat pintu gerbang balaikota itu, sudah dua tahun terbengkalai. Sehingga tak ayal telah ditumbuhi semak belukar dan betonnya sudah berlumut. Tiang-tiang bangunan ICB ini menjadi buah bibir warga kota, karena bangunan tiang-tiang beton tersebut biayanya dinilai terlalu besar, Rp 6 miliar. Namun pemeriksaan dan perhitungan nilai bangunan ICB ini tidak cukup hanya dalam sekali periksa saja. Mengingat volume bangunan tiang-tiang beton itu cukup besar, sehingga paling tidak harus dilakukan pemeriksaan satu kali lagi. “Ya, itu tim dari PU Provinsi melakukan pemeriksaan

Basamo Mako Manjadi Aren, Potensi yang Terlupakan AGAM, HALUAN — Ada sejenis tanaman perkebunan, dengan potensi tidak kalah dengan tanaman lainnya, yang terlupakan di Kabupaten Agam. Tanaman dimaksud adalah aren. Hal itu diungkapkan Ketua LSM Komite Masyarakat Agam (KOMA), Anizur, Minggu (29/1), di Lubuk Basung. Menurutnya aren (enau) memiliki keunggulan tersendiri, bila dibandingkan dengan tanaman perkebunan lainnya. Keunggulan itu, antara lain bisa tumbuh di lahan kritis, menghasilkan nira sebagai bahan pembuat gula enau, dan buahnya bisa diolah menjadi makanan yang kezat. Gula enau harganya cukup bagus di pasaran. Di samping itu juga bisa diolah menjadi gula semut. Nira juga bisa dijual sebagai minuman segar pelepas dahaga. “Di era kemajuan ini, nira juga bisa diolah menjadi bahan bakar, yang disebut biomas,” ujarnya. Buah aren banyak diperdagangkan, terutama pada bulan suci Ramadan. Buah aren disebut juga buah atap, dan kolang-kaling. Buah berwarna putih itu bisa diolah menjadi kolak yang lezat, untuk pabukoan. Pengrajin gula aren di Agam kini masih ditemukan di Kecamatan Palembayan. Menurut informasi, pengrajin gula aren juga terdapat di Tilatang Kamang. Namun, menurut Kabid Kehutanan Dinas Perkebunan Agam, Ir. Afniwirman, di Agam aren belum tergarap dengan baik. Dalam artian, belum ditemukan petani yang menjadikan aren sebagai tanaman perkebunan. Pihak Dinas Kehutanan dan Perkebunan Agam juga belum memasukkan pengembangan tanaman aren dalam programnya. Namun ia mengakui kalau aren bisa tumbuh di lahan kritis. Pemeliharaannya juga tidak rumit. Menurutnya, aren bisa ditanam di bekas galodo, pada perbukitan di salingka Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya. “Bagus untuk penyangga tanah pada lahan perbukitan,” ujarnya. Keunggulan lainnya, pohon aren tidak akan ditebang para pencuri kayu. Makanya dinilai sangat cocok di tanam di perbukitan bekas bencana galodo. “Ke depan kami akan mencoba memasukkan pengembangan tanaman aren dalam usulan program,” ujar Afniwirman. Sebenarnya di Agam ada pegawai yang mengerti dan mampu melakukan pembibitan tanaman aren. Bahkan ia menguasai seluk beluk budidaya aren. Ia adalah Ir. Bestari, Kasi Pengolahan Permodalan dan Pemasaran pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Agam. Menurut Bestari, beberapa tahun lalu ada petugas dari Jerman datang ke Sumbar. Petugas itu juga mendatangi Agam. Tujuannya mencari bibit aren unggul, untuk dikembangkan di perkebunan Afrika. Aren akan diambil niranya, sebagai bahan baku pembuatan bahan bakar, biomas. Bestari menyebutkan, aren bisa tumbuh di seluruh lahan yang ada di Agam. Namun ia merekomendasi aren ditanam pada lahan kritis, dan di perbukitan bekas bencana galodo. Karena dinilai bagus untuk menghijaukan lahan kritis, dan penyangga tanah pada lahan perbukitan bekas bencana galodo. (h/msm)

teknis terhadap fisik bangunan. Mereka akan turun melakukan pemeriksaan satu kali lagi,” kata Kajari Maskar kemarin. Untuk mengetahui hasil kerja tim ini, pihak Kejaksaan masih akan menunggu, karena tim masih akan melakukan pemeriksaan lanjutan dalam pekan ini juga. Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi Maskar tampak didampingi sejumlah jaksa yang melakukan pengusutan atas kasus dugaan korupsi pembangunan gedung tersebut. Kasus ini diangkat pihak Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAK) Bukittinggi, yang langsung melaporkan kepada Kejati Sumbar. Dalam laporan ARAK tersebut disebutkan, pembangunan ICB ini dianggarkan dalam APBD 2007 dan 2008, masing-masing Rp 2,5 miliar. Kemudian ditambah bantuan APBD Provinsi sebesar Rp1 miliar. Pembangunan gedung ICB dilaksanakan oleh Yayasan Islamic Center (YIC), dimana Nur Syamsi Nurlan sebagai Ketua, dengan Sekretaris Melwizardi, dan Bendahara Yunizar. Dalam kaitan ini, pihak Kejari Bukittinggi telah meminta keterangan sejumlah saksi. Diantaranya Melwizardi dan Yunizar. Terakhir dimintai keterangan mantan Ketua DPRD Bukittinggi H Trismon. Namun sejauh ini, kejaksaan belum menetapkan tersangka. Pihak DPRD Bukittinggi sendiri dengan tegas menyatakan, bahwa DPRD memberikan persetujuan alokasi dana tersebut, bukan untuk dikelola pihak yayasan, tapi tetap dilaksanakan Pemko Bukittinggi melalui mekanisme tender. Sedangkan pembangunan ternyata sama sekali tidak melalui proses tender, karena bantuan tersebut telah diserahkan walikota kepada yayasan. (h/sms)

AGAM

Dermaga Perikanan Dibangun AGAM, HALUAN — Pembangunan dermaga perikanan di pinggiran Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, segera dikerjakan.

PEMBANGUNAN Masjid Taqwa Sitanang, Kecamatan Ampek Nagari, sudah “taparan.” MIAZUDDIN

Masjid Taqwa Sitanang Dibangun Secara Keroyokan SITANANG, HALUAN — Pembangunan kembali Masjid Taqwa Sitanang, Kecamatan Ampek Nagari, Agam, dilakukan secara keroyokan oleh berbagai pihak. Pernyataan itu disampaikan Wali Nagari Sitanang, Yulisman Dt. Majo Lelo, di ruang kerjanya, Senin (30/1), didampingi Ketua I Pembangunan Masjid Taqwa, R. Dt. Machudun. Masjid tersebut hancur diguncang gempa Rabu, (30/9), 2009 lalu. Untuk membangun kembali, warga tidak mampu. Karena dana yang dibutuhkan cukup besar. Walau demikian, warga membentuk Panitia Pembangunan Masjid. Panitia telah melakukan segala cara untuk menggalang dana. Dana awal pembangunan berasal dari iuran ninik mamak di nagari itu. Masing-masing ninik mamak “baturun” 5 zak semen. Jumlah ninik mamak di nagari itu 24 orang. Kemudian panitia pembangunan berupaya menghubungi perantau, dan berbagai pihak yang mungkin bisa dan

mau membantu. Proposal pun dilayangkan ke berbagai alamat. Akhirnya, bantuan yang diharapkan pun mengucur juga. Semula dana pembangunan hanya dipatok sekitar Rp600 juta, sesuai RAB yang disusun tahun 2009. Namun dalam perkembangannya, dana yang dibutuhkan membengkak sampai sekitar Rp1,3 miliar. Bantuan yang telah dimanfaatkan berasal dari Bank Mandiri Pusat, berupa bahan bangunan dan upah kerja senilai Rp100 juta. Pegadaian membantu sebesar Rp17.507.000 dan dari Askes Rp100 juta. Perantau Jakarta, Dr. H. Sukiman membantu pembangunan lantai dua, yang kini sudah sampai “taparan.” Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi PAN, Wartati membantu Rp10 juta. Sedangkan pemaangan instalasi listrik dibantu Wido. Di samping itu, Kementerian Kesehatan RI juga sudah menyatakan kesediaannya membantu. Begitu juga dengan pihak PLN Pusat. Petugas dari Kemenkes sudah melakukan survey ke

lokasi pembangunan masjid. Masjid berukuran 20 x 20 meter itu dibangun berlantai dua, di lokasi masjid lama yang dirusak gempa. Kini, menurut Sekretaris Pembangunan Masjid, Turisman St. Makmur, pekerjaan fisik sudah mencapai paran. Untuk melanjutkan pembangunan dibutuhkan dana setidaknya Rp110 juta. Dana dimaksud belum termasuk untuk pembangunan pagar pekarangan, dan pemasangan paving block di halaman masjid. “Bantuan perantau memang sangat diharapkan, di samping sumbangan donatur, agar mesjid Taqwa Sitanang bisa dimanfaatkan secara optimal secepatnya,” ujar R. Dt. Machudun. Walaupun pembangunan masjid belum siap, namun lantai dasar sudah dimanfaatkan untuk salat Jumat, dan salat berjamaah, terutama salat Magrib, Isya, dan Subuh. Lantai dua, direncanakan untuk tempat anak-anak sekitar mengaji dan mempelajari kitab suci Alquran. (h/msm)

Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Agam, melalui Sekretaris DKP, Ermanto, SPI, M.Si, di ruang kerjanya, Senin (30/1). Lokasi pembangunan sudah tersedia. Satunya di Muaro Tanjung, Nagari Koto Kaciak. Dan satunya lagi di Sungai Tampang, Nagari Tanjung Sani. Kedua dermaga itu sudah lama didambakan petani ikan keramba jala apung (KJA), sebagai tempat bongkar muat hasil KJA, dan pakan ikan untuk kebutuhan usaha mereka. “Petugas sedang melakukan pengukuran tanah lokasi, untuk persiapan pembangunan dermaga,” ujarnya, didampingi Kasi Pengolahan Permodalan dan Pemasaran, Ir. Bestari. Selama ini, kegiatan pemuatan ikan hasil KJA ke truk pengangkut ke tempat pemasaran, dilakukan di pinggir jalan. Terkadang memakan badan jalan, sehingga mengganggu kelancaran lalulintas. Setelah dermaga perikanan beroperasi, diharapkan kegiatan memuat ikan ke truk pengangkut bisa dilakukan di kawasan dermaga. Dengan demikian tidak akan mengganggu kelancaran lalulintas di jalan raya. Di samping membangun dua unit dermaga perikanan, di Koto Malintang akan dibangun labor kesehatan ikan. Lahan sudah tersedia sekitar 5.000 meter persegi. Diharapkan nantinya, masalah penyakit ikan bisa diteliti di sana. Dengan demikian akan diketahui jenis penyakit, dan cara pencegahannya. Untuk rencana kerja tahun 2013, juga sudah disusun program bidang kelautan dan perikanan. Jenis kegiatan meliputi sektor perikanan tangkap, perikanan budidaya, penyediaan sarana dan prasarana pengolahan, penyediaan sarana dan prasarana kawasan konservasi perairan, penyediaan sarana dan prasarana penyuluh perikanan, dan penyediaan sarana statistik kelautan dan perikanan. “Program tersebut akan menelan biaya pembangunan Rp39.755.800.000. Dananya berasal dari APBN, APBD Sumbar, dan APBD Agam,” ujar Ermanto. (h/msm)


PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA 19

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

KETUA KPU PAYAKUMBUH HENDRA YANNI

”KPU Tak Akan Bermain Api” PAYAKUMBUH, HALUAN — Komisioner KPU Kota Payakumbuh yang diketuai Hendra Yanni menyatakan tidak akan bermain api. KPU akan jujur, bertindak sesuai aturan dan tidak akan berpihak kemana pun. KPU akan tetap berpegang kepada aturan perundang-undangan dan aturan KPU yang telah ditetapkan. ”Tak ada niat kami, bahkan memang tak dibolehkan untuk KAPOLRES Payakumbuh Akbp Ano Munarto - Kejari Try Karyono Dan Dandim Letkol Isdon Handoko.DOD

Telah Ada, Pecinta Tiblantas di Payakumbuh PAYAKUMBUH, HALUAN — Tertib berlalu-lintas yang telah diatur demi keselamatan warga dan pengguna jalan raya seluruhnya telah tercantum di UU Nomor 22 Tahun 2009. Sosialisasinya sampai hari ini masih terus dilakukan. Pemahaman masyarakat dan kesadaran berlalu-lintas makin gencar dilakukan. Polres Payakumbuh bersama Dinas Perhubungan dan Komunikasi Kota Payakumbuh, Senin (30/1) kemarin meresmikan berdirinya sebuah forum publik bernama Komunitas Pecinta Tertib Lalu Lintas (FKPTL). Kapolres Payakumbuh AKBP Ano Munarto bersama Kasatlantas Iptu Zulfa Renaldo dan Kanit Tujarwali Aiptu Apriman Sural menyampaikan tentang komunitas ini kepada seluruh anggota komunitas. Bersama polisi, juga hadir Kabid Angkutan Dishub Payakumbuh, Sofyan, perwakilan Pol PP Payakumbuh, Ketua APKL Payakumbuh, H Nusirwan Zakaria serta perwakilan Parkir Pasar Payakumbuh, Bang Jo. ”Melalui forum ini, kita sengaja melibatkan semua komponen. Mulai dari instansi pemerintahan terkait, seperti Dinas Perhubungan (Dishub), Sat Pol PP dan seluruh asosiasi, mulai dari pedagang, parkir dan komponen yang berkompeten, termasuk wartawan,” kata Kapolres Payakumbuh, AKBP Ano Munarto SH SIK. Ano Munarto juga mengatakan bahwa semua komponen agar dapat menjadi pioner mewujudkan kesadaran tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Utamanya, bagi masyarakat yang sehari-hari melakukan pelbagai aktifitas di jalan raya maupun kawasan umum lainnya. ”Bagaimanapun, selain kepolisian, untuk menciptakan keamanan, tertib dan kelancaran (Kamtibcar) di lapangan, tentu butuh peran semua pihak. Untuk langkah selanjutnya, Satlantas bersama jajaran Dishub serta seluruh asosiasi yang tergabung ke dalam forum FKPTL, diharapkan dapat selalu bekerjasama,” ujar Ano Munarto. Melalui wadah ini, forum bakal setia menampung segala masukan maupun kritikan tentang kondisi kekinian lalulintas. Begitu pula, menerapkan upaya penegakan UU Lalin itu sendiri bagi anggota di jajaran Satlantas,” lanjut AKBP Ano Munarto, yang baru saja dilantik bulan lalu. ”Kita sepakat dan punya cita-cita, mewujudkan Payakumbuh menjadi daerah paling tertib lalu-lintas di Sumbar. Itu minimal,” ujar Kasatlantas AKP Zulfa Reinaldo bersama Kanit Tujarwali Apriman Sural selepas acara. Dalam kesempatan itu, Ketua APKL Payakumbuh H Nusirwan, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Payakumbuh. Sosialisasi sekaligus launching FKPTL, ditandai dengan pemasangan rompi FKPTL oleh Kapolres didampingi Kasatlantas kepada pengurus dan anggota. (h/dod)

bermain api. Silakan dipantau dan dikritisi. Jika kami melanggar, belenggu akibatnya lo,” ujar Hendra Yanni yakin saat ditanyai di Payakumbuh, Senin (30/1) kemarin. Hendra Yanni mengaku, tak mau menerima pertemuan dengan kandidat atau tim sukses manapun di luar kantornya. Kalau di kantor, ia menjawab jelas akan dilayani dengan maksimal. Sebab, Kantor KPU

Payakumbuh di Kubu Gadang yang kini megah, disiapkan memang untuk pelayanan publik berkaitan pesta demokrasi. Hendra Yanni yakin bahwa sistemasi yang telah diterbitkan, mulai dari tahapan sosialisasi, sampai tahapan pelantikan mendatang, akan berjalan dengan optimal. Sebab, segenap unsur pendukung di tubuh KPU selalu siap bekerja dengan optimal. Bersama komisioner lainnya;

Hetta Manbayu, Machlius, Yuzalmon dan Rika, kelimanya beserta Sekretariat dan jajaran telah bekerja dengan optimal. ”Kita kan juga punya Panwaslu yang bekerja mengawasi pelaksanaan Pilwako ini sesuai dengan aturan. KPU Sumbar sendiri telah menggantungkan harapan ke Payakumbuh agar pelaksanaan Pilwako paling baik dan lancar tetap berada di Payakumbuh,” tukas Hendra Yanni. (h/dod)

HENDRA YANNI

Panwas Jangan Cari-cari Kesalahan PAYAKUMBUH, HALUAN — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Penanggulangan Bencana Daerah, Yufnani Away, berharap kepada anggota pengawas kecamatan (Panwascam) untuk pemilukada Payakumbuh 2012, agar bekerja sesuai aturan, tidak mencari-cari kesalahan serta membuat-buat aturan tanpa dasar yang jelas.

STAF Ahli Kementrian Pekerjaan Umum, Setya Budi Algamar menyerahkan Penghargaan Penilaian Kinerja Pemerintah Daerah (PKPD) ke PU-an kepada Walikota payakumbuh, H.Josrizal Zain, Senin (30/1) di kawasan Bukik Panjang Patah Sembilan. ZULKIFLI

Bukik Panjang Patah Sembilan Diresmikan PAYAKUMBUH, HALUAN — Masyarakat Kelurahan Bodi dan Padang Alai, Kecamatan Payakumbuh Timur, sangat bersuka cita. Pasalnya, Walikota Payakumbuh, H. Josrizal Zain, bersama Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, diwakili Staf Ahli Kementerian PU, Setya Budi Algamar, Senin (30/1), secara bersamaan melakukan pengguntingan pita, di Kelurahan Bodi, tanda dimulainya pemakaian jalan tersebut. Sebelumnya, Setya Budi Algamar menyerahkan penghargaan Penilaian Kinerja Pemerintah Daerah (PKPD) dan penyelenggaraan Pembangunan Bidang Pekerjaan Umum, Sub Bidang Cipta Karya kategori Penyelenggaraan Permukiman tahun 2011, serta penyerahan truk pengangkut limbah secara simbolis yang diterima Walikota H. Josrizal Zain. Penyerahan penghargaan itu, disaksikan Kepala Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Pemukiman Sumbar, diwakili Ir.Fahruddin, unsur Muspida

Payakumbuh, sejumlah Kepala SOPD, Asisten II Yanuar, Kadis PU Payakumbuh, Muswendri Evites beserta Kabid Cipta Karya, anggota dewan dan camat, pemuka masyarakat setempat, serta sejumlah undangan lainnya. Staf Ahli Kementerian PU, Setya Budi Algamar dalam sambutannya menyebut, keberhasilan itu bisa terwujud atas kerjakeras pemerintah daerah sebagai penyelenggara pemukiman bersama pelaku pembangunan pemukiman lainnya di kota ini. Penghargaan PKPD Sub Bidang Cipta Karya, diselenggarakan dalam rangkaian peringatan Hari Bakti PU setiap 3 Desember. Pemerintahan kota yang diunggulkan dan layak masuk kedalam daftar penilaian, kata Setya Budi Algamar, harus mempunyai kinerja yang baik dalam penyelenggaraan pemukiman. Poin penting keberhasilan Kota Payakumbuh, adalah komitmen pemko dalam menangani pemukiman kumuh perkotaan di wilayahnya.

WALIKOTA Payakumbuh, H.Josrizal Zain melakukan gunting pita dengan Staf Ahli Kementerian PU, Setya Budi Algamar, menandai diresmikannya pemakaian jalan Agropolitan, di Kecamatan Payakumbuh Timur. ZULKIFLI

Pemko Payakumbuh, menunjukkan prestasi yang sangat baik dan membanggakan dan menduduki peringkat ketiga dalam PKPD Pekerjaan Umum Sub Bidang Cipta Karya tahun 2011. “Payakumbuh jangan berpuas diri dengan penghargaan ini, perlu peningkatan kinerja pelayanan penyediaan infrastruktur ke cipta karyaan, sehingga tersedia pemenuhan kebutuhan pemukiman yang sehat,” ulasnya. Walikota Payakumbuh, H.Josrizal Zain mengapresiasi Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, karena punya perhatian terhadap Kota Payakumbuh yang tengah berkembang. Walau dengan kategori tiga, namun sudah mampu meraih penghargaan penilaian kinerja pemerintah daerah bidang ke PU-an. “Kinerja tersebut pada masa mendatang perlu kita tingkatkan, sehingga tidak ada lagi pemukiman kumuh terdapat di Kota Payakumbuh. Sementara itu, pemuka masyarakat Bodi, M. Dt. Hitam mengemukakan, seluas 110 hektare lahan pertanian di Bodi akan sangat terbantu dengan jalan agropolitan yang dibangun tahun 2011 tanpa ganti rugi tanah. Sebelum ada jalan yang mampu dilewati mobil, masyarakat sering menggunakan gerobak dorong, atau dipikul. Paling banter menggunakan pedati cigak baruak yang dihela kerbau untuk mengangkut hasil bumi utamanya padi dan holtikultura. Kini di kawasan itu jalan terbuka sudah. Baik jalan lingkar di kaki bukit panjang, maupun untuk menuju ke Nagari Andaleh, Kecamatan Luak Limapuluh Kota. Hubungan Padang Alai-Bodi-Andaleh semakin lancar, sehingga lebih menghidupkan ekonomi masyarakat daerah bertetangga itu. (h/zkf)

Demikian diungkapkan Yufnani Away dalam sambutannya pada pelantikan 15 anggota Panwascam, di ruang pertemuan Hotel Bundo Kanduang Payakumbuh, Senin (30/ 1). Menurutnya, aturan dan dasar hukum yang harus digunakan anggota Panwascam sudah ada dan sangat jelas. Keran itu lanjutnya, perlu untuk dipahami seluruh anggota Panwascam agar tidak terjadi kesalahan saat menindaklanjuti laporan atau temuan di lapangan nantinya. “Jika ada aturan dan dasar hukum yang masih belum jelas bagi anggota Panwascam, harus berkonsultasi pada Panwas Kota Payakumbuh,” ulasnya. Ketua Panwaslu Kota Payakumbuh, Yusril Yazid, sebelumnya mengatakan, ada lima unsur yang harus diawasi oleh anggota Panwas Kecamatan. Diantaranya, pengawasan terhadap penyelenggara Pemilukada, KPU dan Panwas-

AFDAL HARAPKAN BANTUAN

Operasi Ketiga Butuh Rp30 Juta LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Bocah berusia 3,5 tahun itu tampak sehat seperti anak biasanya. Sayang, di saat-saat tertentu, anak kelahiran Nagari Pandam Gadang, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota ini, ternyata sangat menderita. Saluran pencernaannya tidak normal. Ia telah dioperasi dua kali. Untuk keperluan operasi berikutnya, dibutuhkan biaya yang cukup besar. Anak dari Ermizar ini sehari-hari memang tetap bermain seperti anak-anak lainnya. Sayang, kini masa depannya harus bergantung pada uluran tangan dermawan. Operasi ketiga harus dijalaninya. Muhammad Afdal lahir 9 Agustus 2008, tanpa saluran pembuangan atau anus. Dua hari setelah lahir, dilakukan operasi kolostomi yaitu pembuatan saluran sementara di perut sebelah kiri. Juni 2011, operasi kedua pembuatan saluran anus dilakukan. Kini, di usia tiga tahun lebih, operasi ketiga untuk

The First FeMale Station in Padang

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari”

lu, pengawasan terhadap tim sukses bakal calon, pengawasan terhadap bakal calon, masyarakat dan pemerintah daerah. Anggota Panwascam yang telah dilantik tidak hanya menunggu laporan di belakang meja. Namun harus ikut proaktif turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan terhadap dinamika yang terjadi di lapangan saat proses pelaksanaan Pemilukada. Ke-15 mereka yang dilantik, di Kecamatan Payakumbuh Barat, Zulifdi, Helen Adrianti dan Miko Elfisha. Kecamatan Payakumbuh Timur, Wilson, Media Febrina, dan Nailur Badri. Kecamatan Payakumbuh Utara, Ornijon, Zuriati, Riswandi Sultan. Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, (Latina) adalah Husna Hayati, Hendra Syukur, Beni Mulyanto. Dan untuk Kecamatan Payakumbuh Selatan, Misrul Dt. Bijo Anso, Jonaidi serta Adestia Erni. (h/zkf)

menyatukan usus besar dengan saluran pembuangan anus, membutuhkan biaya sekitar Rp30 juta. Uang sebanyak ini tidak mungkin dimiliki orang tua Afdal, Ermizar. ”Yo, Pak. Kami butuh bana bantuan dermawan. Anak kami, Afdal butuh sekali bantuan dari pembaca Haluan. Tolonglah kami,” ujar Ermizar. Operasi ketiga untuk Afdal rencananya akan dilakukan pada bulan Maret 2012 mendatang. (h/dod)

nggak sempat baca

klik kami di www.harianhaluan.com


20 WA N I TA DAN KELUARGA MENU

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

NURMI

Aktif Menyulam di Usia Senja AGAM, HALUAN — Kalau adu kecepatan memasukan benang ke dalam lubang jarum paling halus sekalipun dengan gaek berusia 77 tahun ini, jangan diharapkan anda akan menang, soalnya dia sangat sigap melakukannya.

Cah Sayuran Kombinasi BAHAN: · Brokoli 100 gram, potong-potong · Bunga kol 100 gram, potong-potong · Jagung muda 100 gram, belah dua · Wortel 150 gram, potong -potong · Jamur kancing 100 gram, belah dua · Kapri 100 gram, potong-potong · Baso sapi 12 buah, belah dua · Daging ayam 100 gram, potong dadu · Udang 100 gram, buang kulit dan kepalanya · Bawang Bombay 50 gram, potong kasar · Bawang putih 2 siung, cincang · Jahe 2 cm, memarkan · Saus tiram 2 sendok makan · Kecap ikan 1 sendok teh · Kecap Inggris 1 sendok teh · Saus tomat 1 sendok the · Garam ½ sendok teh · Merica ¼ sendok teh · Air kaldu 250ml · Minyak goreng 1 sendok teh, untuk menumis

Dalam demonstrasi menyulam yang digelar di Galery Dekranas Agam di Koto Hilalang Ampek Angkek Sabtu(28/ 1) lalu, pengunjung termasuk Ketua Yayasan Sulaman Pusat Ny. Trisna Jero Wacik terkagum-kagum menyaksikan kecekatan dan kerapian hasil sulamanya.Yang juga mengagumkan, gaek yang mengaku telah menggeluti profesi sulam menyulam selama 65 tahun ini tidak pakai kaca mata, matanya masih terang benerang memainkan jarum halus pada kain dan masih jeli memilih warna benang yang akan disulamkan. Resep untuk menjaga mata, menurut Nurmi, 77, adalah makan buah rimbang 7 butir dalam sehari, kemudian makan makanan alami dan konsentrasi melakukan pekerjaan. Katanya lagi selain mata masih sehat, tubuhnya walau terbilang kurus juga tidak sakit-sakitan, tiap hari dia masih mampu menjalankan profesi menyulam bersama 4 orang anak perempuannya. Di usia senjanya, Nurmi yang berasal dari Balai Gurah kecamatan Ampek Angkek kabupaten Agam, merupakan salah seorang anggota kelompok penyulam Sicamin Balai Gurah yang diketuai Hj Mutia Dalim.

CARA MEMBUAT: 1. Tumis bawang putih, bawang Bombay dan jahe hingga harum. Masukkan daging ayam, baso dan udang, masak hingga berubah warna 2. Masukkan wortel, brokoli, bunga kol dan jagung muda, aduk hingga agak layu 3. Tambahkan kapri, semua bumbu dan air kaldu, masak hingga matang, angkat. 4. Sajikan. (h/hpc)

TIPS Menyimpan Sayur KETIKA berniat memasak, kita sering heboh membeli sayuran dalam jumlah banyak. Ternyata, kesibukan kerja dan godaan untuk jajan membuat sayuran teronggok begitu saja di meja dapur atau di dalam kulkas. Padahal, meskipun telah disimpan dalam kulkas selama beberapa hari, sayur juga akan layu. Proses penyimpanan ternyata sangat berpengaruh terhadap daya simpan sayur ini sendiri. Bagaimana baiknya agar sayuran lebih tahan lama? 1. Bungkus dengan kertas koran Ketika membeli sayur di pasar atau di tukang sayur, penjual biasanya akan membungkusnya dengan kertas koran. Kertas koran dapat membantu menyerap air agar sayuran ini tidak cepat busuk. Daya serap kertas koran ini sangat baik, sehingga sayuran tidak akan meninggalkan titik-titik air seperti ketika membungkus sayuran dengan plastik. Membungkus sayur dengan plastik justru akan membuat sayuran menjadi mudah busuk.

Nurmi gaek berusia 77 tahun dari Balai Gurah Ampek Angkek masih mampu menyulam tanpa kaca mata. KASRA SCORPI

Menangkap Peluang Bisnis

WANITA paling suka berbagi cerita. Pengalaman yang didapatkan setiap harinya, tak hanya disimpan untuk dirinya, namun dibaginya kepada orang lain. Jika dulu, perempuan berbagi dengan ngobrol bareng di berbagai acara kumpulkumpul, kini wanita menyampaikan isi kepalanya menggunakan internet, melalui sosial media atau berbagai forum di media digital. Kebiasaan wanita berbagi inilah yang membuatnya berteman akrab dengan teknologi, yang tak lepas dari jaringan internet dan gadget canggih. Sayangnya pengguna internet, termasuk wanita, masih 2. Bungkus dalam keadaan kering asyik menjadi user. Padahal, Yang harus diingat dalam menyimpan teknologi dapat membantu pengsayuran adalah menghindari kondisi yang guna media digital untuk lebih basah. Jika dirasa basah, sebaiknya keringkan berkembang dengan potensinya. dulu sayuran sebelum dibungkus dengan kertas Media digital bukan hanya bisa koran. Kondisi basah akan mempercepat pembusukan sayur. dimanfaatkan untuk hobi atau memfasilitasi ekspresi emosi, 3. Jangan dicuci namun juga untuk berbisnis atau Ketika akan menyimpan sayuran, beraktivitas lain yang mesebaiknya tidak usah dicuci terlebih dahulu. nguntungkan bagi semua orang, Bersihkan saja dari tanah atau kotoran yang terutama wanita. menempel, namun jangan dicuci dengan air “Mindset pengguna internet maketika belum akan dimasak. Pencucian akan sih sebagai user. Bagaimana mengumembuat kotoran “pelindung” sayur ini akan bah perspektif mengenai digital hilang, sehingga bakteri dari kondisi sekitar sebagai industri, inilah yang perlu seperti lemari es dapat dengan mudah masuk dilakukan,” jelas Yansen Kamto, ke dalam lapisan kulit sayur, lalu merusak CEO Kibar Kreasi. selnya sehingga membusuk. Dalam Menurut Yansen, banyak pepenyimpanan, sedikit debu atau mungkin tanah luang industri digital yang juga beryang ada di permukaan sayur juga bisa hubungan dengan wanita. Banyak bermanfaat untuk menghambat masuknya potensi banyak juga pertanyaan bakteri dalam sayuran. seputarnya. Bagaimana berpartisipasi dalam sosial media dengan 4. Jangan potong tangkainya cara menguntungkan, inilah yang Untuk beberapa jenis sayur seperti wortel, harus dicari tahu oleh wanita. bayam, kangkung, atau jagung, sebaiknya bagian tangkain tidak dipotong lebih dulu. Yansen mencermati tiga hal Pemotongan tangkai mendekati bagian sayur dalam era digital. Pergeseran format yang digunakan akan menimbulkan luka pada dari analog ke digital semakin sayur, dan memungkinkan bakteri masuk ke membuka berbagai kesempatan dalam, dan membuat sayur ini lebih cepat memanfaatkan dunia digital untuk busuk. (h/kcm) berbagai kepentingan. “Digital bukan Biro Perjalanan Tepercaya menggantikan anaP T. A S I A log. ANDALAS Jl. Teradam No 25 A. Padang. email : asaitur. padang@yahoo.co.id W I S ATA Bagaimanapun Telp/faks : 0751-32393 Hp. 08126729260, 08126791114 analog tetap ada,

AHappysianowturand forever

PT. ASIA ANDALAS WISATA

Cuti - Cuti 2012 w 4 . oba 1 Saatnya ambil Cuti, bingung mau kemana? W r Ayo bersama Asiatur Se

Dapur Multifungsi

namun kini semakin bertambah dengan digital,” jelasnya. Pergeseran format dari analog ke digital inilah yang kemudian juga memengaruhi perubahan perilaku dalam hal komunikasi. Kini, komunikasi searah berubah menjadi komunikasi dalam bentuk percakapan. “Orang bisa saling memberikan komentar, sharing, dan memberikan feedback melalui media digital,” tambahnya. Alhasil, segala sesuatu berjalan dalam waktu cepat. Jika dulu, komunikasi harus ditunda hingga saling bertemu muka, kini komunikasi bisa terjadi saat itu juga, real time. Lantas, apa yang harus perempuan lakukan di era digital? Yansen menyarankan, perempuan harus mengubah mindset, dengan tidak hanya berpuas diri menjadi user. “Wanita bisa berwirausaha atau setidaknya menjadi reseller menggunakan media digital. Untuk itu wanita perlu mengubah mindset di era digital ini,” lanjutnya. Jika wawasan Anda sudah mulai terbuka, lanjutkan dengan mencari tahu apa yang menarik bagi Anda untuk dikembangkan lebih jauh. Jika Anda menyukai

fashion, menjadi fashion blogger bisa membuka kesempatan lebih luas memanfaatkan media digital. Bahkan, jika Anda lebih suka mengomentari mengenai topik tertentu, Anda bisa fokus menjadi reviewer kuliner misalnya. Anda bisa dikenal dan menjadi referensi yang terpercaya karena Anda fokus pada topik ini misalnya. Bukan tak mungkin Anda juga bisa menjadi influencer bagi orang lain, terkait topik tersebut. Selanjutnya, untuk eksis secara positif bahkan memberikan manfaat finansial di dunia digital, Anda perlu berkolaborasi. “Setelah mengubah mindset dan menemukan interest Anda, untuk mengatasi berbagai kesulitan lakukan kolaborasi melalui tindakan nyata,” saran Yansen. Affi Assegaf, salah satu pendiri jaringan media digital mengungkapkan, perempuan memiliki banyak peluang di dunia digital. Forum di media digital menjadi salah satu pembuka peluangnya. Terbukti, dengan berpartisipasi aktif di forum digital, banyak wanita yang akhirnya sukses menangkap peluang bisnis. “Jika pada awalnya mereka hanya berbagi informasi melalui forum digital, kini akhirnya banyak yang memilih menjadi pebisnis online melalui forum dengan penghasilan jutaan hingga ratusan juta rupiah per bulan,”jelasnya. (h/kcm)

Jadwal Berangkat :

Feb : 9, 16, 23 Mar : 8, 15, 29 Apr : 12,19, 26 May: 3, 10, 24 Jun : 7, 14, 21

HARGA FANTASTIS

T15

Umroh 2012 Rp. 15. juta 10 hari (quard)

GSM - GSM

Contact Person :

Yanti - 085216204647 Era - 085278157779

Hendri - 081374021970

Rp. 249.000,-

Melayani Tour : Dalam Negeri & Luar Negeri, Paket Study Banding, Paket Meeting, Tiket Pesawat Dalam dan Luar Negeri, Hotel Voucher

Kata Nurmi, pusat kerajinan Sulaman tangan di Ampek Angkek adalah Balai Gurah. Sejak dia tahu, dari dulu sampai sekarang warga setempat banyak yang berprofesi sebagai penyulam. Barang sulaman tangan yang dijual di Pasar Bukittinggi kebanyakan berasal dari Balai Gurah walau orang menyebutnya dari Ampek Angkek. Menurut Nurmi, pendapatan seorang penyulam bisa mengalahkan pegawai negeri golongan IV. Betapa tidak, harga satu set sprai tempat tidur hasil sulaman tangan Rp9 juta, untuk membuatnya kalau dikerjakan 6 jam dalam sehari oleh seorang penyulam menghabiskan waktu selama 2 bulan. Berarti Rp3 juta lebih dikantongi ibu-ibu penyulam dalam sebulan. “Namun kenyataannya, keluarga penyulam kehidupannya masih sederhana, yang kaya-kaya itu penyulam yang sekaligus pedagang hasil sulaman,” sebut Nurmi. Sekarang hasil sulaman tangan Balai Gurah mendapat saingan dari sulaman daerah lain terutama sulaman dari jawa, sehingga order berkurang dan penyulampun banyak yang meninggalkan profesinya. Hal itu akibat masalah yang dialami seperti perluasan pasar, permodalan dan bahan baku. Untuk bersaing dengan hasil sulaman dari jawa, hasil sulaman Ampek Angkek keteter karena sulaman dari jawa itu mengunakan bahan baku yang lebih murah karena industrinya dari daerah setempat, sehingga hasil sulaman juga bisa dijual lebih murah. Tetapi apapun yang terjadi, gaek Nurmi yang mengaku telah menjalani profesinya sejak berusia 12 tahun tidak memiliki pilihan lain dia akan tetap menyulam dan menyulam sampai tidak mampu lagi memainkan jemarinya di atas kain sulaman. (h/ks)

# WAP 2.0 # Bluetooth # MP3 # MP4 Player # Kamera # Radio

GraPARIkios PAYAKUMBUH Telp. 0752796222 JL. S. PARMAN NO. 150a ULAK KARANG PADANG Telp. 07517820666

Di negeri-negeri Eropa, ruang dapur atau kitchen set kerap dijadikan tempat untuk menerima tamu atau sahabat. Dapur tidak lagi menjadi momok yang bau dengan bumbu atau aroma masakan. Justru dapur yang bersih dan indah bisa menjadi tempat multifungsi untuk keluarga atau saat menjamu teman. Sambil memasak bareng, makan, obrolan bisa makin akrab. Pengusaha asal Samarinda, Farah Silvia, memilih konsep dapur yang terkoneksi dengan ruang tamu. Dapur menjadi tempat multifungsi, seperti diaplikasikan di negara-negara Eropa. Meski menempati rumah di Komplek Perumahan Grand Taman Sari, dengan luas hanya berukuran 800 meterpersegi, masih menyisipkan ruang dapur dengan areal tersendiri. Farah sengaja menata ruang dapurnya sedemikian unik dan efektif. Berada di sudut kanan rumahnya, ruang dapur berukuran sekitar 5X3 meterpersegi terkoneksi dengan ruang keluarga. Ruang keluarga, terdapat meja dan dua kursi serta sofa empuk untuk menonton televisi. Selain itu, dapurnya juga terhubung langsung menuju pintu samping. “Ruang dapur dan ruang keluarga, hasil renovasi sisa lahan rumah di belakang. Jadi saya manfaatkan untuk ruang tamu dan dapur. Ukurannya memang lebih luas untuk ruang keluarga dibandingkan ruang dapur,” kata Farah. Sisa lahan yang dimanfaatkan itu, dikonsep seperti huruf L. Sudut kanan digunakan untuk dapur yang bisa langsung menuju pintu samping. Sedangkan akses menuju ruang tamu, bisa dilewati dapur. Farah sengaja memberi batas antara dapur dan ruang keluarga dengan bufet atau lemari setinggi satu meter. Batas lemari itu, berjejer dengan meja makan yang terbuat dari kayu jati. Ruang meja makan, tepat di titik tengah antara ruang tamu dan dapur. Sehingga pada saat makan, masih bisa menikmati tayangan televisi. Dari sisi penempatan dapur, Farah mengadopsi tata letak dengan gaya multifungsi seperti di negara-negara Eropa. Sedangkan bahan material kitchen set yang digunakan, Farah memilih bahan dasar kayu dan marmer. Panjang kitchen set sekitar 4 meter dengan tinggi 2,5 meter, memiliki tempat penyimpanan sebanyak empat pintu di bawah dan di bagian atas. Tempat tersebut difungsikan untuk menyimpan perabotan dapur seperti, gelas, piring, sendok dan garpu. Untuk tempat memasak, Farah memilih kompor merek Modena yang memiliki dua tungku tempat memasak. Khusus untuk tempat memasak, kitchen set dilengkapi dengan alat untuk menyedot asap dari tungku. Disebelah kanannya, terdapat kulkas dan tempat cuci piring yang bisa langsung menuju pintu samping. “Untuk ruang keluarga dan dapur menyatu. Supaya aksesnya mudah ke ruang keluarga, ruang tamu dan dapur. Untuk pemakian warna, kita pakai warna biru. Tapi untuk ruang tamunya, kita pakai wallpaper dengan dominasi warna hijau,” tutur Farah. Sedangkan pemilihan warna, Farah memilih warna biru langit cerah. Pemilihan warna terang ini dianggap tepat. Pasalnya, untuk mendapatkan harmonisasi warna antara ruang dapur dan ruang keluarga sepadan. Ornamen lainnya yang mewarnai kitchen set, Farah memilih bahan dasar keramik kecil dengan motif kotak-kotak dengan memadukan putih dan pink. Kesan kombinasi warna di kitchen set menambah keceriaan di ruang dapurnya. (h/trn)


SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

LINGKAR PLTA Akan Dibangun di Garabak Data AROSUKA, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Solok akan membangun pembangkit listrik tenaga air di Nagari Garabak Data yang selama ini belum diterangi listrik. Bupati Solok Syamsu Rahim di Arosuka, Rabu (25/1), mengatakan, untuk mendukung upaya pembangunan PLTA tersebut pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar Rp1,2 miliar ditambah dana pendamping Rp600 juta dari APBD Kabupaten Solok. “Jika PLTA ini berhasil, bukan saja akan sangat membantu penerangan bagi warga, tapi juga banyak peluang perekonomian yang bisa dikerjakan masyarakat,” katanya. Menurut dia, PLTA itu kemungkin besar dapat beroperasi dalam tahun ini. Untuk merealisaskan rencana tersebut, saat ini pihaknya tengah menyiapkan tim teknis yang akan membangun PLTA tersebut. Dijelaskannya, PLTA tersebut akan dioperasikan dengan memanfaatkan aliran sungai di daerah itu. Debit air, kata bupati, cukup untuk menggerakkan turbin yang akan dipasang. Dikatakannya, Nagari Garabak Data adalah salah satu daerah tertinggal di Kabupaten Solok. Selain belum ada listrik, sinyal telepon genggam juga belum ada untuk mempermudah komunikasi. Penduduk nagari tersebut, kata Bupati, berjumlah 1.800 orang, yang pada umumnya bekerja sebagai petani. Anggota DPRD setempat, Hendri Dunant mengharapkan, Pemkab Solok terus berinovasi untuk melepaskan daerah dari ketertinggalan. “Kami berharap 26 nagari tertinggal di daerah ini bisa cepat maju seperti daerahdaerah tetangga mereka,” katanya. (ant)

Cegah Aksi Kejahatan dengan Siskamling AROSUKA, HALUAN — Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Solok AKBP Bambang Ponco Sutiarso mengimbau masyarakat di daerah itu kembali mengaktifkan pos keamanan lingkungan (poskamling) guna mencegah aksi kejahatan. “Kita berharap masyarakat kembali membentuk sistem keamanan lingkungan (siskamling) dengan mengaktifkan pos ronda di setiap nagari (desa adat) untuk mencegah aksi kejahatan termasuk pencurian sapi yang mulai meresahkan,” katanya yang didampingi Kasat Reskrim AKP Adra Bulkaini di Arosuka, Rabu (25/1). Menurut dia, pengaktifan poskamling akan meningkatkan keamanan lingkungan yang mampu menekan aksi-aksi pencurian dan kejahatan lainnya. “Aktifnya kembali poskamling akan membuat para pencuri berpikir dua kali untuk melakukan aksinya,” ujarnya. Dia menambahkan, jika pengamanan lingkungan hanya diserahkan kepada pihak kepolisian tidak akan maksimal, mengingat personel yang terbatas sementara Kabupaten Solok secara geografis cukup luas. Selama ini banyak masyarakat yang kehilangan hewan ternaknya seperti sapi, dan salah satu penyebabnya adalah belum maksimalnya siskamling di tingkat nagari. “Ke depannya kita berupaya bersama dengan masyarakat untuk menjaga keamanan di setiap nagari untuk menekan kasus-kasus pencurian,” katanya. Ketua DPRD Kabupaten Solok Syafri mengatakan, maraknya aksi pencurian ternak menuntut kewaspadaan masyarakat, terutama untuk daerah rawan seperti Kecamatan Kubung dan Gunung Talang dimana aksi pencurian ternak mulai marak sejak empat bulan terakhir. “Di kedua kecamatan itu sudah puluhan ekor sapi milik warga raib,” katanya. (ant)

Penerimaan PKB Lebihi Target AROSUKA, HALUAN — Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Kabupaten Solok pada 2011 melebihi target. Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pelayanan Pendapatan Provinsi Sumbar Nur Amri, di Arosuka, Sabtu menyatakan target penerimaan PKB di Kabupaten Solok pada tahun 2011 sebesar Rp3 Miliar, sementara total pendapatan sampai akhir tahun mencapai Rp3,570 Miliar atau lebih 19 persen. “Hal itu membuktikan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendraan cukup tinggi,” katanya. Menurut dia, jika dirincikan penerimaan pajak pada tiap bulannya mencapai Rp300 juta. “Kalau setiap harinya rata rata 100 unit kendraan membayarkan pajak,” katanya. Menurut dia, saat ini setidaknya terdapat 25 ribu unit kendraan bermotor yang ada di Kabupaten Solok, dan sekitar 60 persen didominasi sepeda motor. Dijelaskan, salah satu pemicu tingginya kesadaran masyarakat dalam mebayarkan PKB disebabkan pada saat ini kendaraan merupakan kebutuhan pokok masyarakat. “Jika kendraan tersebut mati pajak tentu akan ditilang oleh polisi ketika ada razia, justru itu masyarakat mau membayarkan pajak tepat waktu,” katanya. Dikatakan, untuk tahun 2012 target penerimaan PKB Kabupaten Solok ditingkatkan 15 persen atau menjadi Rp3,5 miliar. “Dengan berpedoman tahun 2011 kita yakin penerimaan di tahun 2012 bisa terpenuhi sesuai target,” katanya. (ant)

Alue Jo Patuik

K A B U PAT E N S O L O K

21

BANGUN SEKOLAH BARU

Pemkab Solok Ajukan Proposal Bantuan AROSUKA, HALUAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, mengajukan proposal pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) senilai Rp1,5 miliar kepada Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) untuk pembangunan gedung SMA 1 Tigo Lurah.

BERBAHAYA — Bukit Pasir di Guguk Sarai Kecamatan Sungai Lasi Kabupaten Solok ini mengundang bahaya longsor kapan saja karena pasir di lokasi ini selalu ditambang warga setempat. ALMITO

Lansia Dibantu Rp200 Ribu Tiap Bulan AROSUKA, HALUAN — Sedikitnya 162 orang lanjut usia (lansia) Kabupaten Solok, tahun 2012 akan memperoleh bantuan langsung senilai Rp200 ribu per orang per bulan. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja (Sosnaker) setempat, Taufik Ramadhan, menyatakan bantuan tersebut merupakan alokasi dana dari pusat untuk 122 orang lansia ditambah anggaran dari APBD Kabupaten Solok untuk 40 orang lansia. Menurut dia, lansia yang mendapatkan bantuan tersebut sebelumnya sudah dilakukan penyeleksian, sehingga lansia berumur 60 tahun ke atas dan dari kalangan keluarga tidak mampu mendapat prioritas. “Kita sudah melakukan penyeleksian melalui usulan tiap nagari (desa adat) dan diprioritaskan untuk lansia yang hidup di bawah garis kemiskinan,” katanya, Minggu.

Menurut dia, untuk pencairan dana bantuan tersebut akan dilakukan pada bulan Februari sehingga bisa dimanfaatkan oleh lansia untuk memenuhi kebutuhannya. Dijelaskannya, dari data Sosnaker setempat setidaknya di daerah itu terdapat 2.000 orang lansia yang tersebar di 14 kecamatan. “Dari jumlah tersebut sekitar 40 persen termasuk kategori tidak mampu yang selayaknya mendapatkan bantuan,” katanya. Ditambahkan, mengingat bantuan tersebut terbatas, maka pihaknya belum mampu memenuhi bantuan kepada seluruh lansia yang terlantar. “Kita baru bisa memberikan bantuan melalui alokasi yang telah dianggarkan, dan lansia yang mendapatkan bantuan tersebut memang betul-betul terlantar,”

katanya. Akan tetapi, lanjut dia, walaupun masih banyak lansia yang belum mendapatkan bantuan namun tidak ditemukan lansia yang tidak makan karena jeritan ekonomi. “Pada umumnya di Minangkabau semiskin apapun orang, tidak ada yang tega membiarkan karib atau tetangganya yang tidak makan,” jelasnya. Ketua DPRD setempat, Syafri, meminta dinas terkait agar terus berupaya untuk menggaet dana pusat untuk memberikan bantuan terhadap lansia yang hidup di bawah garis kemiskinan. “Kalau diambil dari APBD memang sangat sulit, mengingat anggaran yang terbatas. Diperlukan kejelian dinas terkait untuk berupaya menggaet bantuan lain untuk kesejahteraan lansia,” katanya. (ant)

Sosialisasi Bahaya Gizi Buruk Digencarkan AROSUKA, HALUAN - Pemerintah Kabupaten Solok menggencarkan sosialisasi bahaya gizi buruk kepada masyarakat guna mencegah terjadinya penyakit berbahaya itu. Menurut Kepala Bidang Pelayanan Kesehanan (Yankes) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Solok, Aida Herlina, di Arosuka, Sabtu, menyatakan, pihaknya terus memberikan pemahaman bahaya gizi buruk terutama para ibu hamil dan baru melahirkan dengan mengajak memberikan asupan gizi yang cukup. “Kita melalui Puskesmas di tiap nagari (desa adat) selalu mengingatkan ibu hamil agar menjaga kesehatan dengan menyeimbangkan gizi dan juga pemberian asupan gizi kepada anak yang

masih di bawah lima tahun (balita),” ujarnya. Menurut dia, pada umumnya warga yang terserang kasus gizi buruk tersebut disebabkan kurangnya asupan gizi yang masuk kepada anak, sehingga daya tahan tubuhnya berkurang dan memicu terjadinya penyakit berbahaya itu. “Kebanyakan si penderita berasal dari kalangan kurang mampu karena tidak mampu untuk membeli susu atau vitamin untuk anak,” katanya. Dengan adanya sosialisasi secara terus menerus, imbuhnya, diyakini akan bisa menekan kasus gizi buruk di Kabupaten Solok. “Seperti tahun lalu setidaknya terdapat 12 kasus gizi buruk yang terjadi pada anak dibawah umur, semuanya disebabkan oleh ku-

rangnya asupan gizi,” ujarnya. Dikatakannya, pada tahun ini Pemkab Solok telah mengalokasikan dana senilai Rp800 juta untuk penanganan gizi buruk, mulai dari sosilisasi sampai kepada penanganan jika kasus tersebut menimpa warga. “Jika ada warga yang terserang gizi buruk Pemkab akan menanggung semua biayanya,” ujarnya. Sebelumnya anggota DPRD setempat, Patris Chan, menilai, pada umumnya warga yang terserang kasus gizi buruk tersebut karena tidak peduli terhadap kesehatan anak, termasuk pemberian asupan gizi yang cukup. “Justru itu diperlukan upaya pemberian pemahaman kepada masyarakat terkait penyebab dan bahaya gizi buruk tersebut,” ujarnya. (ant)

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat, Yuswardi, di Arosuka, Sabtu menyatakan, jika Kemediknas mengalokasikan dana tersebut, maka akan difungsikan untuk membangun gedung SMA 1 yang lebih memadai dan layak. Dikatakan, untuk upaya tersebut Pemkab Solok juga telah mengalokasikan dana pendamping dari APBD 2012 senilai Rp 500 juta. “Kita meyakini proposal tersebut bisa diterima oleh Kemendiknas, karena seperti pengalaman tahun lalu sedikitnya 19 SMA mendapatkan alokasi untuk penambahan lokal yang sebelumnya dilakukan pengajuan proposal,” katanya.

Dijelaskannya dalam waktu dekat ini proses pembangunan sekolah tersebut akan dimulai dengan menggunakan dana APBD di atas lahan 2 hektare yang beralamat di Nagari Batu Bajanjang, Kecamatan Tigo Lurah. Menurut dia daerah Tigo Lurah tersebut memang membutuhkan sekolah yang layak baik dari infrastruktur dan sebagainya mengingat selama ini daerah itu masih tergolong terisolir. “Setidaknya dengan adanya sekolah yang memadai akan bisa menghilangkan status keterisolasian tersebut,” katanya. Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Solok, Patris Chan, mengharapkan kepada Disdikpora setempat agar terus berinovasi dalam rangka memajukan pendidikan di Kabupaten Solok. Menurut dia, seperti upaya mengajukan proposal tersebut merupakan terobosan yang mesti dilakukan agar pendidikan didaerah ini semakin maju, dan tidak ada lagi anak yang putus sekolah. Selain itu, imbuhnya, Pemkab Solok juga dituntut untuk meningkatkan kualitas pendidikan agar ada penyeimbangan antara pembangunan infrastruktur pendidikan dengan kualitas. “Kita ingin keduanya bisa tercapai tentu membutuhkan inovasi dari Pemkab,” katanya. (ant)

Kadin Dukung KONI Cari Bibit Atlet SOLOK, HALUAN — Jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Solok menyatakan siap mendukung program kegiatan pencarian dan pengembangan bakat prestasi atlet muda potensial yang dilakukan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat. Para pengusaha yang tergabung dalam wadah Kadin tersebut, juga siap mendukung berbagai program kegiatan pengurus baru KONI Kabupaten Solok periode 2012-2016 lainnya yang dipimpin Nova Indra itu. Demikian ditegaskan Ketua Kadin Kabupaten Solok Syafrizal Ben kepada Haluan di Arosuka, Senin (30/1). Menurut dia, kepengurusan KONI saat ini memang sangat membutuhkan sentuhan moril maupun materil dari temanteman pengusaha setempat, dalam upayanya ikut mendongkrak prestasi para atlet diberbagai iven olahraga.

“Termasuk pencarian dan pembinaan atlet muda potensial dari berbagai cabang olah raga,” tutur Syafrizal Ben. Apalagi, ujar Syafrizal Ben menambahkan, jajaran pengurus KONI Kabupaten Solok di bawah kepemimpinan Nova Indra, sudah mematok target masuk 5 besar pada Porprov XII di Kabupaten Limapuluh Kota pada bulan Desember mendatang. Tak ada salahnya, imbuh Syafrizal Ben, yang juga adalah anggota Dewan Penyantun KONI setempat, itu mengemukakan, Kadin siap bekerja sama dengan KONI dalam rangka pembinaan bibit-bibit atlet muda potensial di wilayah penghasil bareh tanamo itu. “Agar para atlet muda berbakat Kabupaten Solok bisa terus berkembang prestasinya dan mampu mengharumkan nama daerahnya di ranah Minang maupun di kancah nasional,” paparnya. (h/ris)

Kaum Ibu dan Remaja Putri Ikut Pelatihan Menjahit dan Bordir SOLOK, HALUAN – Sebanyak 21 orang ibu rumah tangga dan remaja putri Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung Kabupaten Solok baru saja selesai mengikuti pelatihan menjahit dan bordir program PNPM Mandiri Pedesaan Integrasi. Mereka akan membuka Kelompok Usaha Rumah Jahit sebagai tindak lanjut pelatihan tersebut. Camat Kubung Suarmen, Selasa (24/1), saat penutupan kegiatan yang dilaksanakan di Lembaga Kursus dan UKM Muslimah Solok itu berharap ibuibu dan remaja yang telah mengikuti pelatihan dapat memanfaatkan keterampilan yang telah diterima dengan membuka usaha atau bekerja di usaha menjahit/bordir. Diharapkan, tidak ada yang menjadi pengangguran ,sehingga pelatihan yang didanai oleh pemerintah tersebut dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. “Saya gembira program PNPM Mandiri Pedesaan Integrasi di Kecamatan Kubung sudah mulai diarahkan kepada kegiatan peningkatan sumber daya manusia dan tidak melulu kepada kegiatan fisik. Peningkatan SDM tidak kalah penting-

nya dengan kegiatan fisik,” ujarnya. Suarmen juga menyatakan rasa gembiranya atas pelaksanaan pelatihan menjahit dan bordir bagi 20 orang ibu rumah tangga dan remaja Nagari Saok Laweh tahun 2011 lalu, yang memanfaatkan dana dari Program PNPM Mandiri Pedesaan, di mana 6 orang di antaranya langsung diterima sebagai karyawan Muslimah Group dan 4 orang lansung membuka usaha mandiri dan menjadi anak angkat atau mitra Muslimah Group. Sementara itu Walinagari Koto Baru Nofirman Dt Palindih dalam sambutannya mengharapkan Lembaga Kursus dan UKM Muslimah Group dapat menjadikan peserta pelatihan yang membuka usaha secara kelompok maupun perorangan sebagai anak angkat atau mitra, termasuk melakukan peningkatan kualitas mutu jahitan dan bordir. Pimpinan Muslimah Group Rosmawati, menjelaskan, sampai saat ini Muslimah Group telah melatih lebih dari 1.600 orang remaja dan ibu rumah tangga di Sumatera Barat, maupun dari luar Sumatera Barat, dan telah ratusan yang membuka usaha

sendiri maupun bekerja di berbagai perusahaan dan usaha jahit/bordir. Berkat kerja keras dan kerja sama dari berbagai pihak maupun pembinaan dari dinas/ instansi terkait, Muslimah Group telah meraih prestasi sebagai Lembaga Kursus Berprestasi Tingkat Nasional dari Kementerian Pendidikan RI dan juga menerima Penghargaan Widya Karya Bhakti Kursus Nasional. Ditambahkan, Muslimah Group juga telah lolos verifikasi sebagai pelaksana Tempat Uji Kompetensi (TUK) dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) Tata Busana Kementerian Pendidikan dan telah melaksanakan uji kompetensi awal Januari lalu. Selain itu Muslimah Group juga telah mendapatkan akreditasi kursus kategori B dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Bagi eks lulusan kursus tata busana di Kabupaten Dharmasraya, Sijunjung, Sawahlunto, Solok Selatan, Kota Solok dan Kabupaten Solok, dapat segera mendaftarkan diri sebagai peserta Uji Kompetensi Tata Busana. Di Sumatera Barat, baru ada 3 lokasi yang dipercaya sebagai pelaksana TUK, yaitu Bukittinggi, Padang dan Solok.

Untuk Program PNPM Mandiri Pedesaan, Muslimah Group telah dipercaya melaksanakan jenis keterampilan bordir dan menjahit di Jorong Marga Makmur Timpeh Kabupaten Dhar-

masraya, Nagari Taratak Baru Kabupaten Sijunjung, Nagari Paninggahan Kecamatan Junjung Siriah, Nagari Sawok Laweh dan Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung. (h/mit)

Camat Kubung Suharmen menutup pelatihan menjahit dan bordir Program PNPM MPd Integrasi di Nagari Koto Baru. ALMITO


22 FIGURA

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

DOMINIQUE AGISCA

DESWITA MAHARANI

Menikah Diam-diam! DESWITA Maharani dikabarkan telah menikah secara diam-diam dengan Ferry Maryadi. Pernikahan itu disebutsebut dilangsungkan di rumah sakit, di mana ibunda Deswita menjalani perawatan. Pernikahan pasangan ini dikabarkan dilaksanakan sehari sebelum ibunda Deswita meninggal dunia. Saat dikonfirmasi mengenai kabar pernikahan ini, Deswita yang dihubungi melalui sambungan telepon tidak mengangkatnya. Sedangkan asisten Deswita, Amanda menolak memberikan komentar soal kabar pernikahan Deswita. “Kalau tentang itu, saya nggak berani bicara. Kalau Teteh (Deswita) nggak bicara ke saya, saya nggak

berani komentar,” kata Amanda seperti dirilis VIVAnews.com, kemarin. Amanda menambahkan sampai saat ini, ia belum mendapatkan kepastian dari Deswita soal tersebut. Ia pun meminta agar menanyakan masalah itu langsung ke Deswita atau Ferry Maryadi. “Hal begitu kan sangat pribadi. Lebih amannya tanya ke Mbak Deswita langsung saja,” ucapnya. Hubungan kasih antara Deswita dengan Ferry sudah tercium sejak lama. Namun, keduanya baru berani tampil di muka publik berpasangan beberapa waktu belakangan ini. Deswita dianggap sebagai orang ketiga dalam perceraian Ferry dengan mantan istrinya. ( h / n e t ) .

Tak Pedulikan Materi FILM KITA vs KORUPSI yang siap beredar mendapat sambutan luar biasa dari kalangan masyarakat, dan juga bagi aktris yang melakoni film tentang korupsi ini. Bahkan, ada pemainnya yang tidak mementingkan honor peran, melainkan karena ketertarikannya dalam film yang diprakarsai oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini. Seperti Dominique Agisca Diyose misalnya. Salah seorang pemain di film ini memang luar biasa. Selain mampu melakoni berbagai profesi dengan sangat baik, wanita ini ternyata juga punya kepedulian sosial yang sangat tinggi. Bagi Dominique, kiprahnya dalam film pendek yang diprakarsai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini tidak hanya karena materi. Pasalnya, ada hal dan pesan penting yang ingin dia sampaikan kepada publik lewat film yang dibintangi bersama Tora Sudiro tersebut. “Dari awal saat pembicaraan pembuatan film, kita sudah tahu visi dan misinya apa. Semua tim saling bantu dan saya sebagai partisipasi yang anti korupsi. Jadi hasilnya aja yang kita dapat, bukan dengan bayaran dan honor,” ungkap Dominique saat dijumpai di Jakarta Teater pada Kamis (26/1) lalu. “Kita mau penonton melihat pesannya. Dari empat cerita film itu, ada hasilnya jika melakukan korupsi. Intinya, pilihan ditentukan pada masing-masing,” imbuhnya. Ketika ditanya soal minatnya di dunia peran, Dominique mengaku tidak punya batasan. Selama tawaran yang datang padanya adalah film yang bagus dan sarat makna, maka dia pun tidak akan segan menerimanya. Pasalnya, peran film di juga sangat penting dalam mempengaruhi pikiran penonton. “Sebisa mungkin kalau bisa memerankan apa juga, tapi saya pikir penting dan bagus serta menggugah hati. Jadi gak punya pikiran mau peran apa lagi ya,” lanjutnya. (h/net)

ANANG HERMANSYAH

Ingin Anak Tetap Sekolah MUSISI terkenal, Anang Hermansyah dikabarkan menggelar home schooling untuk pendidikan anak sulungnya, Aurel di rumah. Rencana itu, menyusul kesibukan Aurel yang memang ingin menjadi penyanyi. Namun, sang ayah Anang Hermansyah membantahnya. Anang ingin Aurel tetap mengikuti pelajaran di sekolah formal. Memang, diakuinya tidak mudah untuk melakukan dua kegiatan sekaligus. Namun itu sudah menjadi konsekuensi yang mesti ditanggung oleh Aurel. “Memang sulit. Tapi dengan pilihan yang dia pilih, dia harus tanggung jawab. Dia diajarkan untuk me-manage dirinya sendiri. Nggak bisa anak sekarang kita paksa tanpa ada reason yang

jelas. Aurel punya reason yang jelas untuk bisa mewujudkan jadi penyanyi,” ucap Anang Hermansyah, Senin (30/1/2012) di Jakarta Barat. Menurutnya, kemauan Aurel menjadi penyanyi saat ini didukung penuh oleh sekolahnya. Namun, ia membantah jika Aurel mendapatkan perlakuan istimewa dari sekolahnya untuk merealisasikan keinginannya menjadi penyanyi. “Aurel tidak alami keistimewaan apapun. Cuma dia punya tanggung jawab baru,” tegasnya. Jadi, kabar Aurel ikut home schooling itu tidak benar? “Belum ada pemilihan apapun. Pendidikan penting, sangat penting. Aurel sampai sekarang masih sekolah,” tandasnya. (h/ist)

DESSY RA TNASARI RATNASARI

Pede Berjalan di Catwalk

MESKIPUN tak memiliki pengalaman sebagai peragawati apalagi berlenggak-lenggok berjalan di catwalk, namun penyanyi Desy Ratnasari cukup percaya diri menjadi peragawati. Bahkan, dia tampak turut berlengak lenggok di atas catwalk saat mempergakan model karya Ivan Gunawan di Wedding Expo, kemarin Minggu (29/1) malam. Desy menuturkan bahwa dia tak memiliki

pengalaman berjalan di atas catwalk. “Saya bukan model walau dulu jadi cover girl tapi gak punya pengalaman untuk jalan di catwalk,” paparnya. Pun begitu, Desy mencoba menikmati saat melenggang di catwalk. Ivan pun juga menegaskan kepada Desy agar menjadi diri sendiri saat di backstage. “Ya, saya jadi diri sendiri. Sesuai dengan jiwa saya. Itu juga yang

Ivan beritahukan sebelum naik panggung,” ujarnya saat dijumpai di JCC. Rasa gugup sudah pasti menghinggapi Desy. Pun begitu dia udah siapkan antisipasi apabila nanti terpeleset saat memeragakan baju tersebut. “Saya sudah siapkan kalo saya keserimpet baju pengantin dan ngapain. Jadi sudah disiapkan tindakan antisipasi,” tukasnya. (h/int)


SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

Tuah Basamo

PASAMAN BARAT

23

LINGKAR Pengerjaan Proyek Jangan Asal Jadi PASBAR, HALUAN — Bupati Pasbar Baharuddin meminta kepada semua SKPD di Pasbar tidak asal jadi dalam mengerjakan berbagai pekerjaan. “Dalam mengerjakan sesuatu harus ada seninya, jangan asal jadi saja atau semrawut. Misalnya dalam membuat pagar dan bangunan, harus ada seninya sehingga terlihat indah dipandang mata,” kata Baharuddin. Seperti diketahui, saat ini Pasbar adalah daerah yang sedang berkembang dan membangun sarana perkantoran di berbagai lokasi, sehingga diperlukan rasa seni dan keindahan dalam menata perkantoran masing-masing. Bupati juga meminta tiap SKPD tak pelit dalam menyiapkan anggaran, khususnya untuk berbagai proyek atau sarana jalan protokol atau halaman kantor bupati. “Penganggarannya jangan tanggungtanggung, jangan sampai jalan terbengkalai. Semua harus tuntas, sehingga apa yang dikerjakan tampak hasilnya oleh masyarakat,” kata Baharuddin. (h/nir)

Penundaan Pelantikan PAW Demi Keamanan PASBAR, HALUAN — Jajaran Polres Pasaman Barat siap mengamankan pelantikan pengganti antar waktu (PAW) anggota DPRD, dari Mursidi ke Pasrial Sutan Mudo. Pengamanan siap dilakukan kapan saja jika diminta oleh pimpinan DPRD Pasaman Barat. “Insya Allah kita siap mengamankan pelaksanakan pelantikan PAW sesuai dengan permintaan pimpinan DPRD, kapan saja,” ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Prabowo Santoso, kepada Haluan, Senin (30/1). Terkait adanya surat permintaan penundaan pelantikan PAW dari Kapolres kepada pimpinan DPRD Pasaman Barat, kata Prabowo, hanyalah semata-mata karena alasan pertimbangan Kamtibmas, karena adanya aksi demo simpatisan Mursidi beberapa waktu lalu. “Kita tidak ingin terjadi sesuatu yang tak diinginkan dalam pelantikan itu, karena berdasarkan analis polisi kalau dipaksakan juga bisa terjadi anarkis. Oleh karena kita sarankan ditunda dulu, sampai waktunya pas,” kata Prabowo. Dia menyebutkan, Polres tidak bermaksud masuk ke ranah politik soal PAW tersebut. Polres hanya ingin pelantikan itu berjalan kondusif tanpa ada keributan. Prabowo menyebut, sekarang polisi dengan paradigma barunya lebih mengedepankan dialog, mediasi, dan persuasif dalam menangani berbagai persoalan, termasuk unjuk rasa. “Kepada anggota juga selalu saya pesankan agar melakukan cara-cara mediasi, dialog dan persuasif dalam menangani berbagai persoalan. Kami menghindari cara-cara kekerasan dalam menangani suatu kasus,” kata Prabowo Santoso. (h/nir)

Yulison Gantikan Zulnafri Jadi Kabag Humas PASBAR, HALUAN — Jabatan Kabag Humas Pasbar diserahterimakan dari pejabat lama Zulnafri kepada pejabat baru Yulison, Senin (30/1). Serah terima jabatan (sertijab) itu menyusul mutasi pejabat eselon II dan III oleh Bupati Pasbar Baharuddin, Jumat lalu. Mutasi jabatan dilakukan terhadap 185 pejabat eselon II dan III, termasuk Bagian Humas. Sebelumnya, Yulison adalah Kabid Sarana dan Prasarana pada Dinas Kependudukan dan Capil. Setelah sertijab, Zulnafri menduduki jabatan Kabid Sosial Budaya di Bappeda Pasbar. “Dibutuhkan kerja sama dalam bekerja. Insya Allah, kalau team work bekerja dengan kompak dan solid, semuanya tak ada yang tak bisa diselesaikan,” kata Yulison. Dia menegaskan, dalam bekerja akan memfungsikan semua staf yang ada sesuai dengan Tupoksinya masing-masing. “Artinya, bajanjang naik, batanggo turun. Terkait surat menyurat dan administrasi, harus ada paraf staf. Kalau belum dikoreksi staf belum saya teken. Kalau surat salah, berarti staf yang salah,” kata Yulison, memberikan contoh. (h/nir)

Walinagari Diminta Jalin Kerja Sama PASBAR, HALUAN — Bupati Pasaman Barat Baharuddin R berharap semua wali nagari (kepala desa adat) yang ada di daerah itu dapat menjalin kerja sama antara sesama lembaga nagari (desa adat) yang ada. “Dengan kerja sama yang baik, maka pelayanan terhadap masyarakat nagari akan terpenuhi dengan baik,” kata Baharuddin R saat melantikan wali Nagari Sasak, Arman, Senin (30/1). Bupati melantik Arman setelah terpilih menggantikan pj Wali Nagari Roni Hendri Eka Putra sebagai pejabat wali nagari. Dia menambahkan, seluruh wali nagari diharapkan dapat menjalan titah amanah dengan baik dan sejujur-jujurnya. Dapat mengayomi seluruh tanggung jawab dan menuntaskan persoalan di tengah masyarakat Nagari Sasak. Sebagai wali nagari pilihan masyarakat, katanya, mempunyai tugas utama untuk menyelenggarakan pemerintahan nagari sebagai perpanjangan pemerintah kabupaten dan kecamatan. Sebagai abdi negara, wali nagari memiliki tugas dan tanggung jawab dalam mengayomi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan warga serta memberikan rasa nyaman dan aman kepada mereka. (ant)

TINJAU PASAR — Bupati Pasbar Baharuddin R meninjau Pasar Talu baru-baru ini. JUNIR

Pasbar Dominasi Kasus Pertanahan di Sumbar ‘Main’ Kayu, Pejabat Kehutanan Dipecat PASBAR, HALUAN — Bupati Pasaman Barat Baharuddin R menegaskan kepada jajaran Dinas Kehutanan jangan ‘bermain’ kayu. Kalau terbukti ada pejabat atau PNS yang ‘main’ kayu akan diberhentikan sebagai PNS. “Pejabat maupun PNS Dinas Kehutanan jangan coba-coba ‘main’ kayu. Kalau kedapatan nanti ‘main’ kayu, saya akan berhentikan sebagai PNS,” kata Baharuddin, saat memberikan apel pagi Senin (30/1), di halaman Kantor Bupati Pasbar. Menurut bupati, selama ini

dia sudah mengetahui siapasiapa pejabat atau pegawai yang ‘bermain’ kayu. “Kalau coba-coba ‘main’ kayu, saya juga akan main karek kayu. Hati-hatilah, saya tak segan memberhentikan pejabat yang bersangkutan,” tegas Baharuddin. Soal pemberantasan illegal logging, kata Baharuddin, Pemkab Pasbar harus tegas. Hal ini sejalan dengan ketegasan dari Menteri Kehutanan RI untuk menyelamatkan hutan dari kegundulan. Hutan harus dijaga agar lestari, kalau tidak bisa

menimbulkan marabahaya seperti banjir, longsor dan pengurangan pasokan oksigen bagi kehidupan manusia. Bahar menyebutkan, dia tak ingin lagi razia kayu yang dilaksanakan oleh aparat terkait, bocor duluan. Sehingga kayu yang dirazia sering tak tertangkap. “Saya sudah menangkap sinyal permainan itu. Sekali lagi saya ingatkan petugas dan pegawai Dinas Kehutanan jangan cobacoba bermain-main dengan saya,” tegas Baharuddin R. (h/nir)

Ada Empat Paket Pembangunan Jalan untuk Pasbar PADANG, HALUAN— Kabupaten Pasaman Barat memperoleh empat paket pembangunan dan peningkatan ruas jalan kelas provinsi yang dibiayai dengan dana APBD 2012. “Empat paket pembangunan di Kabupaten Pasaman Barat itu merupakan bagian dari program pembangunan jalan dan jembatan kelas provinsi yang dibiayai dengan dana APBD Sumbar 2012,” kata Kepala Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Pemukiman Sumbar Suprapto di Padang, Sabtu (28/1). Anggaran dialokasikan untuk membiyai empat paket pem-

bangunan dan peningkatan jalan provinsi tersebut mencapai sebesar Rp9,02 miliar, tambahnya. Ia menjelaskan empat paket pembangunan tersebut masingmasing paket-I, peningkatan ruas jalan Panti-Simpang Empat dengan dana dialokasikan untuk pelaksanaannya Rp2,1 miliar. Paket-I, pembangunan ruas jalan Air Balam-Air Bangis yang didanai dengan anggaran Rp2,11 miliar. Paket-II, pembangunan ruas jalan baru Ujung GadingPengambiran dengan biaya pelaksanaanya Rp3,71 miliar. Paket-IV berupa pembangunan ruas jalan dari Ujung

Gading-Balingka dengan anggaran dialokasikan untuk pelaksanaannya Rp943,6 juta, tambahnya. Ia menyebutkan, total dana empat paket pembangunan sebesar Rp9,02 miliar terdiri dari, belanja modal pengadaan konstruksi jalan dengan anggaran Rp8,87 miliar, belanja pegawai Rp36,03 juta. Total anggaran Rp9,02 miliar untuk empat paket ini dialokasikan dalam empat kali pengucuran yakni, pada triwulan-I Rp1,8 miliar, triwulanII Rp3,15 miliar, triwulan-III Rp3,15 miliar dan triwulan-IV Rp902,31 juta. (ant)

PASBAR, HALUAN — Kepala Kepolisian Resor Pasaman Barat AKBP Prabowo Santoso menyatakan, kabupaten yang mekar pada 2004 itu tercatat memiliki kasus pertanahan terbanyak di Sumatera Barat. “Dari 35 kasus lahan perkebunan di Sumbar, 24 di antaranya berasal dari Pasaman Barat, baik kasus perdata maupun pidana,” katanya di Mapolres Pasaman Barat di Simpang Ampek, Senin (30/1). Dia menyebutkan, luas lahan yang menjadi objek perkara mencapai 36.468 hektare dan melibatkan 2.625 kepala keluarga (KK). Perkara perkebunan dan pertanahan di kabupaten itu terdapat di Simpang Tanggo Nagari Aiabangih Kecamatan Sungaiberemas seluas 2.600 hektare, serta di Nagari Sikabau Kecamatan Kotobalingka dan Jorong Batanglambau Nagari Kinali Kecamatan Kinali yang merupakan kasus Pasaman Barat dengan PTPN VI. Kemudian di Jorong Simpangtigo Nagari Aiabangiah, Jorong Kotogadang, dan di Jorong IV Kotoutara, Kecamatan Kinali seluas 1.200 hektare. Lalu, Jorong Pemukiman Baru seluas 735 hektare yang melibatkan 150 KK, Ulu

Jorong, Nagari Parit, Kecamatan Kotobalingka (300 hektare dan 400 KK), SPI Labuai Nagari Parit Kecamatan Kotobalingka (11.000 hektare dan 400 KK). Selain itu juga Jorong Maligi dan Jorong Kampungpadang Nagari Aiabangiah seluas 2.783 hektare yang melibatkan 1.050 KK. Selanjutnya kasus Jorong Sikabau, Jorong Mandiangin Kinali, Jorong Maligi, Jorong Ulusimpang, Jorong Sikilang, Jorong Luhak VI Koto, Jorong Aia Maruok, kasus Jorong Wonosari, Jorong Rambah, Jorong Rambah Kinali, Jorong Mandiangin Kinali dan Jorong VI Koto Kinali. “Ini tugas yang harus kita selesaikan bersama-sama. Kita menargetkan dari 24 kasus tersebut pada tahun ini minimal terselesaikan 10 kasus,” ujar Kapolres. Menurut dia, munculnya persoalan pertanahan dan perkebunan di Pasaman Barat lebih karena ketidakkepuasan masyarakat terkait keberadaan perkebunan dan pengukuran tanah. Selain itu juga karena lahan dan perkebunan di daerah itu terlalu banyak diurusi oleh orang-orang yang tidak seharusnya mencapuri masalah tersebut. “Saya ingin semua kasus diselesaikan dengan jalan mediasi dan komunikasi, kasihan masyarakatnya,” ujarnya. Ia mengatakan, semua fenomena yang muncul di Pasaman Barat harus dikaji secara komprehensif dan polisi harus mengutamakan keamanan dan kedamaian masyarakat di atas segalagalanya. (ant)

Koperasi Sawit yang Dikelola Profesional Janjikan Hasil Menggiurkan PASBAR, HALUAN — Koperasi yang dikelola secara profesional dengan memaksimalkan seluruh potensi yang ada, apalagi yang berkaitan dengan perkebunan sawit, hasilnya sangat menggiurkan. Terbukti, Koperasi Bank Perkreditan Rakyat (KBPR) Ophir Nagari Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), yang baru berusia sekitar 15 tahun, asetnya kini sudah mencapai Rp40,8 miliar. Demikian disampaikan Direktur Utama Bank KBPR Ophir Fahrurazi, kepada wartawan di ruang ruang kerjanya, Jalan Lintas Padang Simpang Ampek, Jambak, sehari setelah melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tutup buku tahun 2011, baru-baru ini. Dijelaskan, seiring dengan

perkembangan Kabupaten Pasbar dan perkembangan perekonomian masyarakat, khusunya seluruh anggota KBPR Ophir yang berasal dari 6 Koperasi Perkebunan Sawit (KPS) di daerah setempat, aset KBPR Ophir sampai akhir tahun 2012 diprediksi bakal menembus angka Rp45 miliar. Disebutkan, 6 KPS yang berada dalam naungan KBPR Ophir itu, yakni KPS Perintis, KPS Sejahtera, KPS Indah, KPS Maju, KPS Makmur dan KPS Koperasi Jasa Usaha Bersama (KJUB). Seluruh anggota berkesempatan mendapatkan kredit di bidang modal kerja, kredit investasi dan kredit konservatif. Dikatakan, menyesuaikan dengan perkembangan Pasbar dan tantangan perkembangan

KBPR Ophir ke depan, di mana sebelumnya pengurus hanya terdiri dari dua direksi dan dua komisaris, maka mulai tahun 2012 menjadi tiga direksi dan tiga komisaris. Untuk kepengurusan tahun 2012 berdasarkan hasil RAT yang dilakukan Rabu (24/1) di Kantor KBPR Ophir, jabatan Direktur Utama masih dipercayakan anggota pada Fahrurazi, Direktur Pemasaran Srianto dan Direktur Operasional Delna Suripana. Sedangkan untuk bagian komisaris sebagai ketua,Ratno, dan untuk anggota masing-masing Joko Utoro YM dan Amin Soleha. “Kepengurusan yang dipercayai anggota tersebut sudah siap dan akan selalu berupaya mengembangkan KBPR Ophir ke

depan mengikuti perkembangan Pasbar dan Sumbar, dan perbankkan lainnya di Indonesia,” sebut Fahrurrozi. Menurut Fahrurrozi yang memimpin KBPR Ophir sejak tahun 2000 lalu, sebagai koperasi yang sehat harus menaati seluruh aturan yang berkaitan dengan perkoperasian, serta selalu mengutamakan kepentingan anggota sesuai dengan aturannya. Dan yang paling utama, paparnya, selalu melaksanakan RAT ketika saatnya sudah tiba, sebab dalam RAT semuanya akan dijelaskan seperti yang dilakukan beberapa hari yang lalu. Juga disampaikan, banyak hal yang dibahas dalam RAT, di antaranya penyampaian laporan pertanggungjawaban direksi tutup buku tahun 2011.

Seterusnya, telah dilaksanakan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengawas tutup buku tahun 2011, tanggapan dan pembahasan terhadap laporan pertanggungjawaban direksi dan pengawas tahun 2011, pengesahan terhadap laporan pertangungjawaban direksi dan pengawas tahun 2011, serta penyampaian pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun 2011. Selanjutnya, ungkap Fahrurrizi, baru dibahas masa depan KBPR Ophir dengan penyampaian rencana kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB) KBPR Ophir tahun 2012, pengesahan tentang RAPB sampai pembuatan dan pembacaan keputusan-keputusan RAT. (h/nir)


24 PENDIDIKAN

SELASA, 31 JANUARI 2012 M 7 RABIUL AWAL 1433 H

Guru Sertifikasi Dievaluasi PADANG, HALUAN Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Barat tahun ini akan mengevaluasi kinerja guru-guru bersertifikasi.

“Rencana tersebut sudah dirancang LPMP sebagai salah satu evaluasi untuk mengukur kinerja guru yang bersertifikasi,” kata Ketua LPMP Sumbar Prof Jamaris Jamna. LPMP telah me mbentuk tim asesor guna melakukan evaluasi secara bertahap kepada guru-guru yang telah disertifikasi sejak 2006 hingga 2011. Sementara pada 2011 tercatat sebanyak 10.924 guru telah mengikuti proses sertifikasi di Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) Induk Universitas Negeri Padang. Menurutnya, penilaian kinerja guru nantinya lebih ditekankan pada hal-hal aplikatif seperti cara mengajar, kemampuan dalam mempersiapkan bahan ajar dan lainnya. Sementara itu, hasil penilaian juga akan melahirkan kebijakan baru terhadap guru bersertifikasi. Bisa jadi nanti Kemdikbud akan melahirkan aturan baru berdasarkan hasil kinerja guru-guru bersertifikasi tersebut. Ia mengatakan, jadwal penilaian belum dapat dipastikan dan masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Kemdikbud. Jika dalam penilaian

ditemukan kinerja kurang baik dari guru, akan diberikan pembinaan lebih lanjut dan jika ditemukan hasil lebih baik bisa jadi ada penghargaan bagi guru. Sebagai lembaga yang juga mengurus proses sertifikasi guru, kata Jamaris, LPMP memiliki kapabilitas lebih dalam mengevaluasi kinerja guru bersertifikasi. “Sertifikasi merupakan salah satu pintu menuju profesionalitas seorang guru, tentu mewujudkan profesionalitas lebih utuh diperlukan penilaian terhadap kinerja guru dan pembinaan lebih lanjut,” katanya. Ia menambahkan, upaya peningkatan kompetensi guru yang dilakukan pemerintah melalui sertifikasi dinilai telah menuju ke sasaran profesionalitas tenaga pendidik. Sementara profesionalitas tersebut tidak bisa hanya diasumsikan oleh guru bersangkutan saja, melainkan harus ada pihak lainnya yang menilai. Sebagian pihak dapat menilai, selama ini para guru yang telah disertifikasi belum sepenuhnya memberikan perhatian terhadap profesinya sebagai pendidik. Masih ditemukan beberapa kelemahan cara mengajar dan itu dapat dibuktikan dari hasil pra ujian nasional di beberapa daerah, khususnya di Kota Padang, ujarnya. “Memang tidak seutuhnya penurunan nilai siswa diakibatkan oleh cara mengajar guru, namun bisa jadi ada indikasi ke arah itu,” lanjutnya. Untuk itu, penilaian kinerja guru ini sangat diperlukan, sehingga terlihat mana guru yang benar-benar menjalankan tugasnya dengan sungguh dan mana yang tidak.(h/dla/ant)

YPB Dirikan Stikes PADANG, HALUAN—Yayasan Prestasi Bangsa akan mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) di Kabupaten Pesisir Selatan. Ditargetkan pada tahun akademik 2013/2014 sudah menerima mahasiswa baru. Ketua Pembina Yayasan Prestasi Bangsa (YPB), Ristapawa Indra mengatakan, pihaknya sedang mengurus perizinan pendirian kampus kesehatan tersebut. “Kita sudah mengajukan perizinan ke Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas), dan dilanjutkan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes),” katanya. Menurutnya, jika semua perizinan tuntas pihaknya akan membuka tiga jurusan, yakni Diploma Empat (D4) Teknik Elektromedik, Diploma Tiga (D3) Fisioterapi dan D3 Rekam Medik.Prioritas tiga jurusan ini merupakan hasil analisis sementara dari Kemenkes yang mana membolehkan pembukaan jurusan tersebut, sementara untuk jurusan Keperawatan dan Kebidanan tidak dibolehkan lagi karena sudah banyaknya akademi keperawatan dan kebidanan di Sumbar. Terkait persiapan tenaga dosen, kata dia, pihaknya juga telah melakukan penjajakan dan merekrut tenaga pengajar tetap untuk kelangsung Stikes tersebut. “Sesuai prosedur masing-masing jurusan harus memiliki minimal 6 orang tenaga dosen tetap lulusan strata dua (S2),” lanjutnya. Dikatakan, dibukanya STIKES di Kabupaten Pesisir Selatan diprediksi akan cepat berkembang, mengingat saat ini belum ada sekolah kesehatan di daerah tersebut. Saat ini warga Pesisir Selatan banyak yang kuliah di bidang kesehatan ke daerah lain, seperti Kota Padang dan Bukittinggi. Sebelumnya, yayasan ini juga telah membuka Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Pesisir Selatan di daerah Balai Selasa dan akan beroperasi mulai tahun 2012. “Untuk STKIP semua perizinan saudah rampung, kita juga sudah memiliki tenaga dosen tetap, gedung perkuliahan dan tenaga administrasi, tinggal proses penerimaan mahasiswa yang akan dibuka tahun ini,” kata mantan Ketua STKIP PGRI Sumbar itu. (ant)

PROGRAM KHUSUS

IAIN IB Butuh Asrama PADANG, HALUAN - Program Khusus Fakultas Ushuluddin Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang, membutuhkan asrama mahasiswa agar lebih fokus belajar. “Asrama dibutuhkan bagi mahasiswa karena dalam perkuliahan program khusus menerapkan sistem halaqah atau diskusi kelompok,” kata Program Khusus Fakultas Ushuluddin IAIN Imam Bonjol, Ali Sati Ali Sati. Menurutnya, saat ini mahasiswa kesulitan belajar karena tidak ada tempat yang bisa menampung mereka untuk berdiskusi siang dan malam. Selain itu, dalam proses kuliah pada program khusus yang ada di IAIN tersebut menggunakan bahasa asing seperti Inggris dan Arab. “Karena itu harus ada tempat yang dapat membuat mereka lebih fokus dan mampu memanfaatkan waktu dengan baik untuk belajar,” ujarnya. Untuk program khusus setiap tahun diterima maksimal 25 mahasiswa, dimana dalam perkuliahan pihak kampus mendatangkan dosen dari dalam dan luar negeri seperti Mesir. “Dalam penerimaan dilakukan seleksi khusus untuk calon mahasiswa yang akan masuk jurusan tersebut seperti pertimbangan nilai dan hafalan Alquran minimal satu Juz,” katanya. Sedangkan syarat untuk tamat, mahasiswa harus hafal Alquran sedikitnya empat Juz, dan membuat skripsi menggunakan Bahasa Arab atau Inggris. Sebelumnya, telah dibangun asrama untuk mahasiswa program khusus namun bangunannya rusak akibat gempa 2009. Sementara hingga kini belum ada anggaran (h/ant/adk) untuk membangun kembali.(h/ant/adk)

DARURAT- Murid SDN 09 Berok Nipah masih belajar di lokal darurat, karena perbaikan bangunan sekolah itu tak kunjung tuntas.AMIRUL MUSADDAT

SMKN 1 KAMANG

Galakkan Penghijauan BUKITTINGGI, HALUAN — Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kamang, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, menanam 120 batang pohon di sekitar sekolah itu beberapa hari lalu. Kepala SMKN 1 Kamang Gamal mengatakan, penanaman pohon yang dilakukan di sekitar, dan pekarangan sekolah untuk mendukung program pemerintah dalam penanaman 1 miliar pohon. Selain menanam pohon di sekitar dan di pekarangan sekolah, pihaknya juga menanam bunga di pot yang akan diletakkan di 14 ruangan di sekolah itu. “Sebanyak 120 batang pohon yang ditanam di antaranya trembesi, durian dan lainnya juga bertujuan menjaga kelestarian lingkungan yang merupakan bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan,” ujarnya. Isu pemanasan global yang saat ini telah menjadi permasalahan dunia akibat efek gas rumah kaca dapat diantisipasi dengan cara mudah, cukup berawal dari lingkungan sekitar salah satunya dengan menanam pohon, katanya. “Penanaman pohon salah satunya trembesi ini sangat bagus bagi kesehatan karena bisa menyerap CO2 cukup banyak. Penanaman pohon dilakukan SMKN 1 merupakan program kali pertama,” katanya. Penanaman pohon diikuti seluruh murid SMKN 1 Kamang yang berjumlah 369 siswa terdiri dari kelas 10 sampai 12. Selain itu juga dihadiri unsur muspika yaitu Kapolsek Kamang, Camat Tilatang Kamang, Wali Nagari Koto Tangah, tokoh masyarakat Kamang, komite sekolah, dan mejelis guru. Didampingi komite sekolah Dt Nan Saribu dan tokoh pendidikan Kamang M Manjas, Gamal menyebutkan, sekolah itu memiliki empat jurusan yakni gambar bangunan, teknik kendaraan ringan, instalasi listrik, serta teknik komputer dan jaringan. “Siswa yang menuntut ilmu di SMKN 1 saat ini berjumlah 369 orang yang berasal dari Kecamatan Tilatang Kamang, bahkan ada yang dari luar Kabupaten Agam, seperti Kota Bukittinggi dan luar provinsi Sumbar,” katanya. (h/jon/ant)


Haluan 31 Januari 2012