Issuu on Google+

cmyk

I DEALISME, K EBERAGAMAN

KEBERSAMAAN

DA N

Borneo Tribune www.borneotribune.com

Jumat, 6 Juni 2014

8 Sya’ban 1435 H - 9 Go Gwee 2565

Telepon Redaksi/Iklan/Langganan/Pengaduan: (0561) 767788 Faximile. (0561) 766103

Alamat Redaksi: Jln Purnama Dalam No 2 - Pontianak 78121

DINAS PENDAPATAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT Partisipasi Anda Dalam Membayar Pajak Akan Sangat Membantu Keberhasilan Pembangunan Daerah

LOKASI GERAI SAMSAT DISPENDA PROVINSI KALIMANTAN BARAT PADA KANTOR CABANG PEMBANTU BANK KALBAR CAPEM DAHLIA, Jl. H. Rais A. Rahman No. 24 Pontianak, Telp. (0561) 776146 CAPEM JERUJU, Jl. Kom Yos Sudarso No. 2 Pontianak, Telp. (0561) 779926 CAPEM SIANTAN, Jl. Gst. Situt Mahmud No. 148 Pontianak, CAPEM RASAU JAYA, Jl. Sultan Agung, Rasau Jaya I No. 34, Kab. Kubu Raya CAPEM PARIT BARU, Jl. Adisucipto No. 10, Kec. Sungai Raya Kab. Kubu Raya CAPEM SUNGAI RAYA DALAM, Jl. Sungai Raya Dalam, Kab. Kubu Raya, Komp. Perumahan Nusa Indah No. 2

Drs. Cornelis, MH Gubernur Kalimantan Barat

Drs. Christiandy Sanjaya, SE, MM Wakil Gubernur Kalimantan Barat

Hati-hati Anarkistik Reformasi Jilid Dua Kalimantan akan Jadi Pusat Pemerintahan Indonesia Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Drs HM Zeet Hamdy Assovie, MTM di ruang kerjanya, Rabu (4/6/14) kemarin di hadapan sejumlah tokoh akademis, LSM dan media serta pengusaha menekankan adanya gelombang reformasi jilid dua di Indonesia. Gelombang reformasi itu sebagai pembaruan dari reformasi tahun 1998 yang berporos kepada sendi politik.

Borneo Tribune, Pontianak ”Reformasi tahun 1998 berhasil mengubah haluan politik dari rezim yang keropos terhadap praktik kolusi, korupsi dan nepotisme. Rakyat merasa jengah karena keran kebebasan

ditutup. Udara demokrasi terasa pengap lalu mereka bersuara lantang dengan dipelopori mahasiswa serta pemuda,” ungkap M Zeet dengan gaya berpikir kritisnya mengingat sejarah 15 tahun yang lalu. Akibat ge-

rakan reformasi itu Presiden Soeharto pun tumbang. Posisi Soeharto yang berkuasa selama 32 tahun dengan gaya meliteristik serta mengekang kebebasan berpikir, bersuara dan berpendapat digantikan

wakilnya kala itu BJ Habibie. Habibie dengan latar belakang teknokrat jebolan pendidikan Jerman melakukan perubahan demokrasi besar-besaran. Ia membuka keran kebebasan ....Ke Halaman -11

B uah Bibir Jangan Tanggapi Kampanye Hitam MENTERI Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengimbau kepada para tim sukses calon presiden dan calon wakil presiden untuk tidak melakukan kampanye hitam di media sosial. ....Ke Halaman -11

Tifatul Sembiring

Tidak Bisa Tidur SEORANG wanita pergi periksa ke rumah sakit, ia memperkenalkan keadaan penyakitnya kepada dokter: ”Pak Dok, aku malam hari selalu tak bisa tidur, saat rebah di atas ranjang aku selalu merasa di bawah ranjang seakan-akan ada orang, begitu pula sebaliknya, saat rebah di bawah ranjang, aku juga selalu merasa di atas ranjang sepertinya ada orang. Karena sebentar aku harus segera naik ranjang dan sebentar lagi aku harus segera turun ranjang, maka diriku sekarang benar-benar merasa tersiksa bukan main!” Setelah mendengar perkataan pasiennya ini, sang dokter segera menulis secarik resep yang dianggapnya paling cocok untuk mengobatinya: ”Gergajilah keempat kaki ranjang itu.” o

WARGA KESAL JEMBATAN KAPUAS I DITUTUP. Jembatan Kapuas I pasca ditabrak tongkang bermuatan pasir pada Selasa (3/6) lalu, akhirnya ditutup bagi kendaraan roda 4 dan selebihnya. Sementara sepeda motor bisa lewat. Kondisi ini menyisakan kekesalan warga, khususnya pengguna Jembatan Kapuas I yang rutin tiap hari melintasinya. Sebagian besar pengendara roda empat seperti mobil pribadi, pickup kecewa atas pengamanan yang dilakukan Tim Pengawas yang dibentuk Pemerintah. Diharap Tim bekerja agar kejadian tak terulang. Foto : Mundzirin/Borneo Tribune.

Hotel Tak Miliki Izin Bertambah Terkait Eksekusi

BPR Lokadana Buka Cabang di Gajah Mada Walikota : Pasar Tradisional Butuh Kehadiran BPR

Indikator Ada Dugaan Permainan Oknum

Kasat Pol PP Bantah Tebang Pilih Borneo Tribune, Pontianak Dua buah Hotel sudah di Kota Pontianak, beroperasional secara ilegal, yakni My Home dan Hotel Queen, namun Sat Pol PP sampai saat ini belum mendapat perintah untuk mengeksekusi kedua hotel tersebut. ” Perintahnya ya dari BP2T dan Dinas Tehnis, bukan dari Pak Wali, kalau kata BP2T belum, ya belum bisa dieksekusi,” jelas Kasat Pol PP Haryadi, Kamis (5/6) kemarin. Menurut Haryadi, dirinya mengakui bahwa My Home dan Hotel Queen telah melakukan pelanggaran, yakni bertoperasional hotel secara ilegal. ” Walaupun kami tahu, kami tidak bisa menindaknya, melainkan harus menunggu dari BP2T, karena itu sistemnya, jadi hambatannya disitu,” jelasnya. ....Ke Halaman -11

SIDAK. Kepala BP2T Djunaidi dan Ketua Komisi C DPRD Kota Pontianak, H.M. Safiun saat melakukan sidak di Hotel Queen, FOTO:Achmad Mundzirin/Borneo Tribune.

Borneo Tribune, Pontianak Perizinan di Kota Pontianak sepertinya amburadul dan tidak sesuai dengan fakta seperti apa yang ada di lapangan, beberapa bulan yang lalu terbongkar aktivitas operasional My Home yang ilegal, lantaran tak miliki izin, ternyata hal aktivitas ilegal hotel pun juga berlangsung di Queen Jalan Hijas Kecamatan Pontianak Selatan. Hal ini terbongkar, ketika Komisi C dan Kepala BP2T, Kadispenda Kota Pontianak melakukan sidak di Hotel yang terletak di jalan Hijas Kecamatan Pontianak Selatan tersebut, ....Ke Halaman -11

Walikota H Sutarmidji menandatangani prasasti didampingi Ketua Umum Kadin Kalbar Santyoso Tio, Dirut PT BPR Lokadana Sentosa Ny Julianti Jonarto. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune. Borneo Tribune, Pontianak Walikota Pontianak H Sutarmidji, bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, Kepala OJK Kalbar Asep Ruswandi, Ketua Umum

Kadin Kalbar Santyoso Tio, Direktur Utama PT BPR Lokadana Sentono Ny Julianti Jonarto, dan Arie Chandra, Kamis (5/6) meresmikan Bank ....Ke Halaman -11

HARGA ECERAN HARIAN BORNEO TRIBUNE - PONTIANAK, KUBU RAYA, MEMPAWAH,DAN SINGKAWANG Rp 2.000 - SAMBAS, BENGKAYANG Rp 2.200 - LANDAK,SANGGAU,SEKADAU, KETAPANG,KAYONG UTARA, SINTANG, MELAWI DAN PUTUSSIBAU Rp 2.500 -


Kayong Utara Jumat, 6 Juni 2014

Borneo T Tribune

2

Pelabuhan Teluk Batang sampai saat ini belum beroperasi, lamanya pembangunan fisik dan pengoperasian ini membuat usia bangunan semakin bertambah dan mulai banyak dijumpai kerusakan disana-sini. FOTO: Fahmi Ichwan

Nekat Tidur di Polda Borneo Tribune, Pontianak Muhammad Dahril Laode warga Kelurahan Tanjung Hulu Kecamatan Pontianak Timur, nekat memilih tidur di Polda Kalbar, lantaran laporan yang dibuatnya atas tindak pidana fitnah yang dilakukan mantan istrinya, tidak diterima oleh Dit Reskrimum Polda Kalbar, Rabu (4/ 6) kemarin malam. Alasan petugas piket Dit Reskrimum Polda Kalbar, tidak menerima laporannya tersebut karena laporan yang dibuat mantan istri terhadapnya di Polsek Timur belum selesai di proses. ” Alasan anggota polisi yang piket disini, tidak menerima laporan saya, karena laporan yang dibuat mantan istri saya terhadap saya di Polsek Timur, belum selesaikan tidak perlu menunggu selesai proses hukum di Polsek Timur baru laporan saya diterima, ini mengada - ngada namanya,” ungkap M.D. Laode kepada sejumlah wartawan. ” Makanya saya nekat tidur di Polda, sampai laporan saya diterima oleh Polda Kalbar,” tegasnya. Ditegaskannya, atas aksinya akan tidur di Polda, akhirnya laporannya pun diterima oleh Polda Kalbar, tepat pada hari Kamis (5/6) dini hari kemarin, sekitar pukul 00.55 Wib, setelah laporan ditolak dari pukul pukul 16.00 wib (4/6) - 00.55 wib (5/6). ”Alhamdulillah baru pada Kamis (5/6) pukul 00.55 akhirnya laporan saya baru diterima,” ungkapnya. Laporan yang dibuatnya dengan terlapor mantan istrinya yang berpofesi sebagai dokter tersebut, lanjutnya, yakni berdasarkan fitnah yang dilakukan mantan istrinya yang melaporkan dirinya ke Polsek Timur atas tudingan melakukan penganiayaan. ”Saya dituding melakukan tindakan kekerasan berupa menarik dan mendorong Endang Hermingingrum mantan istri saya hingga terjatuh dan membentur kursi, itu tidak benar, makanya saya laporkan balik atas fitnah itu, alhamudulillah akhirnya diterima laporan saya di Polda ini,” katanya. Dikatakannya pula, atas laporan yang dibuatnya untuk mantan istrinya itu, dirinya memiliki 3 orang saksi, jadi cukup alat buktinya,” terangnya. Diceritakannya, dirinya memindahkan tempat tidur dari kamar ke gudang. Lalu Endang (mantan istrinya,red) datang sore hari tanpa salam dan marah – marah. ” Saat itu Terjadi debat dan dia mengusir saya dari rumah. Lalu saya memintanya keluar dan saya tarik tangannya, tidak jatuh tidak membentur kursi. Dan Itu terjadi pada 17 Februari 2014 kemarin, dan itu lah faktanya,,” ungkapnya lagi. Tetapi anehnya, mantan istrinya malah menambahkan atas pemberitaan di media yang berbeda dari fakta yang sebenarnya. ”Fitnah itulah yang saya laporkan ke Polda Kalbar, tapi sebelum laporan diterima sempat ditolak dengan alasan karena kasus penganiayaan masih berjalan di Polsek Timur. Tetapikan hak saya sebagai warga negara juga harus ada, maka saya merasa ada diskiriminasi. Walaupun akhirnya pada Kamis (5/6) dini hari pukul 00.55,” timpalnya. Dijelaskan pula olehnya, bukti penganiayaan yang diserahkan Endang Herminingrum ke Polsek Timur berupa visum diduga merupakan hasil rekayasa. (Zrn).

Pelabuhan Gerbang Perekonimian Baru KKU Menunggu Keseriusan Pusat Borneo Tribune, Sukadana Kabupaten Kayong Utara yang merupakan kabupaten kepulauan, menjadikan transportasi sungai dan laut menjadi sebagai sarana penghubung dan juga penunjang dalam percepatan roda perekonomian. Sebagai kabupaten kepulauan, KKU saat ini memiliki beberapa dermaga yang akan menjadi ikon kesiapan menyambut kemajuan dibidang transportasi salah satunya pelabuhan nasiona Teluk Batang. Pelabuhan Teluk Batang direncanakan sebagai pelabuhan untuk hasil bumi dari wilayah perhuluan Kalimantan Barat yang ingin dibawa langsung ke Pulau Jawa dan begitu juga sebaliknya. Namun sayang pelabuhan yang sudah berdiri beberapa tahun lalu dan lengkap dengan gudang itu tidak kunjung beroperasi lantaran belum adanya keseriusan dari pemerintah pusat untuk menyediakan fasilitas penunjangnya. Bupati Kayong Utara H. Hildi Hamid pernah menyampaikan lantaran pelabuhan tersebut merupakan pelabuhan nasional, semua kewenangan berada di kementerian perhubungan dimana segala sesuatunya juga harus dipersiapkan dari pusat mulai dari perkantoran dan juga

tenaga administrasi kepelabuhan yang juga merupakan kewenangan pemerintah pusat. ”Pemerintah pusat seharusnya cepat membangun fasilitas kantor dan juga menyediakan tenaga untuk mengelola pelabuhan itu, karena statusnya milik pemerintah pusat dan daerah tidak berwenang mengelonya,” kata Bupati Kayong Utara H. Hildi Hamid beberapa waktu lalu. Kondisi saat ini, pelabuhan yang dilengkapi penerangan tenaga surya sudah mulai banyak kerusakan, beberapa fasilitas yang mulai rusak itu seperti lampu yang sudah fasilitas kantor yang mulai banyak pecah dan rusak. Pemerintah Kabupaten Kayong Utara sangat mengharapkan segeranya dioperasikan pelabuhan dengan status pelabuhan nasional tersebut, karena dengan beroperasinya pelabuhan itu akan mempercepat perputaran roda perekonomian di Kayong Utara dan termasuk perekonomian di wilayah lain di sekitar Kayong Utara. Diareal Kecamatan Teluk Batang itu juga terdapat satu pelabuhan yang melayani pelayaran antar kabupaten yakni Kayong Utara - Kabupaten Kubu Raya dan Kayong Utara - Kota Pontianak yang saat ini dilayani oleh kapal verry dan kapal motor.

· Wartawan, Kontributor, Intensive Programme and Freelancer “ Borneo Tribune” selalu di bekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima / meminta apapun dari narasumber · Setiap artikel atau tulisan berupa laporan kegiatan, cerita pendek, surat pembaca, puisi dan resensi yang dikirim ke redaksi hendaknya di ketik dengan spasi rangkap, maksimal 500 kata, ditandatangi dan disertai identitas ( No Telp / Fax jika ada ) dikirim ke alamat borneotribune@yahoo.com atau yusriadii@yahoo.com. Terimakasih

Sebagai Kabupaten yang menetapkan Kecamatan teluk Batang sebagai pintu gerbang perekonomian Kayong Utara pelabuhan yang melayani pelayaran antar kabupaten penyeberangan baik barang maupun penumpang bahkan saat ini trayek speed sudah semakin ramai dengan

melayani berbagai daerah tujuan dan tarif yang berfareasi. ”Ini membuktikan Kayong Utara menjadi salah satu tempat tujuan,” lanjutnya. Disisi lain, dengan telah dibangunya pelabuhan Nasional di Teluk Batang yag lokasinya tidak jauh dari pelabuhan very penyeberangan, maka akan se-

makin disibuk dan padatnya jalur transportasi laut di Teluk Batang. Dimana dermaga untuk bongkar muat kebutuhan PLTGB, Tanki Timbun CPO, Pangkalan Angkatan Laut menjadikan semakin potensialnya Kayong Utara dalam hal investasi. (DL)

Bahaya Kurang Tidur di Malam Hari: Alzheimer Dini ALZHEIMER merupakan kondisi matinya sel-sel otak secara bertahap. Alhasil, otak mengecil, sinyal-sinyal otak sulit ditransmisikan, hingga otak kehilangan fungsinya. Pukulan terbesar pada alzheimer adalah memori jangka panjang yang menghilang. Penderita Alzheimer bahkan tidak dapat mengingat informasi pribadi dan kehilangan kepribadiannya. Studi terbaru yang dilakukan Radboud University Medical Center menghubungkan alzheimer dini dengan kurangnya tidur di malam hari. Ketika anda tidak tidur malam, saat itu otak tidak dapat menjalankan fungsinya secara normal, karena kandungan protein tidak bekerja optimal. Ketua studi Dr Jurgen Claassen mengatakan, waktu tidur malam yang tidak teratur dapat menurunkan konsentrasi, yang pada akhirnya menjadi salah satu faktor perkembangan penyakit alzheimer. "Kami pikir waktu tidur malam yang cukup bisa membantu mencegah terjadinya alzheimer dini," kata-

nya, seperti dilansir Reuters Health. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (AS), Alzheimer adalah bentuk paling umum dari demensia dan penyebab utama kematian keenam di negara tersebut. Saat ini, tercatat 5 juta warga AS mengidap alzheimer. Berbeda dari bentuk demensia lain, alzheimer sebagian ditentukan oleh akumulasi di otak dari protein amiloid - beta. Hingga saat ini, penyebab utama Alzheimer masih belum diketahui, tetapi Claassen meyakini plak amiloid - beta telah lama berakumulasi dan memainkan peran penting di dalam otak dan menjadi salah satu penyebab alzheimer. Claassen dan rekan-rekannya memaparkan dalam JAMA Neurology bahwa penelitian pada tikus telah menemukan penurunan jumlah amiloid-beta dalam otak hewan yang cukup tidur. Itu menunjukkan tidur memainkan peran dalam membersihkan pembentukan protein amiloid-beta. Untuk melihat apakah hal

yang sama berlaku pada manusia, para peneliti merekrut 26 pria paruh baya dengan kebiasaan tidur yang normal memiliki kadar protein diukur sebelum dan sesudah tidur. Setengah pria ditugaskan secara acak untuk mendapatkan tidur malam yang baik sementara separuh lainnya tetap terjaga. Para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang tidur malam dengan baik memiliki tingkat amiloid beta dalam cairan tulang belakang mereka sekitar 6 persen lebih rendah di pagi hari, Sedangkan orangorang yang tetap terjaga sepanjang malam tidak mengalami perubahan tingkat amiloid - beta mereka . Claassen mengakui bahwa hasil timnya tidak membuktikan bahwa mendapatkan cukup tidur akan mencegah penyakit alzheimer, atau bahwa pembentukan plak amiloid-beta di otak merupakan menyebabkan kondisi tersebut . "Kurangnya waktu tidur mungkin hanya salah satu dari banyak faktor risiko untuk alzheimer," katanya. (ren)

Penerbit: PT. Borneo Tribune Press. Direktur Utama: W Suwito, SH, MH. Direktur: Emiliana Sekretaris Direksi: Erika Sudiardjo Penasehat Hukum: A. Ambo Mangan, SH, MH, Martinus Ekok, SH, MH. Pemimpin Umum: Sisa Primashinta. Pimred: Hawad Sriyanto Wapimred: Yusriadi Sekretaris Redaksi : Aulia Marti Senior Editor: H. Nur Iskandar, SP, Tanto Yakobus, Alexander Mering, Hairul Mikrad. Redaktur Pelaksana: Ukan Dinata. Wartawan Senior: Andry, Budi Rahman Wartawan: Andika Lay, Achmad Mundzirin, Achmad Munandar, Jubeironi, Slamet Ardiansyah. Staf Redaksi: Fahmi Ichwan, M Taufik. Biro Mempawah: Johan Wahyudi, Jl. Pendidikan Gg. Suka Mulya No.10 (085654587038). Biro Bengkayang: Mujidi, Jl. Pahlawan No. 10, Kelurahan Bumi Emas www.borneotribunecom Bengkayang (085245247955). Singkawang: Rudi Hariyanto Alamat: Jl. Manggis Rt 026/Rw 009 Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang Tengah. Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran), TERBIT SEJAK 19 MEI 2007 Jl. Suka Mantri (085245527602). Landak: Yohanes Ngalai/Pemasaran, Jl. Barage Gg. Pak Kasih No. 51 Ngabang (085822062880). Biro Sanggau: Ratnasari Jl. Agus Salim No.10 (085245904505) Aditya ( 085349867788 ). Biro Sekadau: Bagus Kosminto, Jl. Irian No. 41 Sekadau Hilir (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757) Pemasaran: Fahri (085750296539 ) Jl. JC Oevang Oeray, Gg. Ahmad 2.Biro Melawi: Eko Susilo (0812-56452946) Jl. M Saad, Gg. Kayan, Serundung- Nanga Pinoh. Biro Kapuas Hulu: Teofilusianto Timotius Jl. Pasar Inpres blok A No. 13 Kota Putussibau. Ketapang: Jaidi Chandra (Kontributor), Jl. Gajah Mada No. 156 (081345450988). Biro Kayong Utara : Abdul Khoir. Umum Fitriyana, Ardiansyah. Percetakan/IT: (Manajer) Iwan Siswanto, Rustam, Andri Desi, Toni. Marketing: (Manajer) Hesty Yosana, Kusnan, Aldi C. Sirkulasi : M. Danny, Mulawarman Desain Iklan: Atika Ramadhani, M. Affandy,Keuangan: Jumi Erlinasari,Linda, Husada Muin. Tarif Iklan: BW (black and white) Rp 6000/mm kolom, Full Colour hal 1 Rp 15.000/mm kolom, halaman dalam Rp 12.000/mm kolom. Asisten Dirut: Khairoedin Pasaribu. Alamat Kantor Bisnis dan Alamat Redaksi: Jalan Purnama Dalam No 2 Pontianak Telpon 0561-767788 Fax 0561-766103. E-mail: borneotribune@yahoo.com

Borneo Tribune


cmyk

Serba Serbi

Jumat, 6 Juni 2014

Borneo T Tribune

3

Kabupaten Sambas Cetak Sawah 300 Ha Borneo Tribune, Sambas Rapat Koordinasi dalam dangka pelaksanaan kegiatan perluasan sawah kerjasama TNI AD ( TMKP ) di Aula Rapat Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Sambas, Selasa ( 3/6 ) mendapat pengarahan dan pemaparan dari Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Kalbar di wakili Kabid PLA dan Alsintan A. Irom, SP MM, Kadis Distannak Kabupaten Sambas, serta Kapten Dudung mewakili perwira penghubung ( Pabung ) Kodim 1202 Singkawang. Kabid PLA dan Alsintan Provinsi Kalimantan Barat, A. Irom, SP MM mengatakan kegiatan ini salah satu upa-

ya meningkatkan produksi beras. Melalui cetak sawah itu biar ada penambahan Kalbar dengan targetnya 800 ribu Ton untuk tahun 2014 ini. Menurutnya ini juga merupakan salah satu upaya menyumbang 10 juta ton beras untuk tingkat Nasional, melalui kegiatan produksi ini bisa dicapai dengan intensifikasi dan eksentifikasi. “ Intensifikasi itu berupa pengelolaan usaha tani yang ada dengan intensif contohnya dengan SLPTT, sedangkan Eksentifikasi melalui perluasan sawah yaitu produksi itu bisa dicapai apabila luas tanam yang ada ditambah lagi jadi panennya ikut bertambah kalau luasnya

bertambah otomatis meningkat produksinya, “ katanya. Irom juga menngungkapkan itulah tujuannya dilakukannya cetak sawah atau perluasan sawah, dimana ini merupakan program dari pusat, kita di Provinsi hanya memfasilitasi sedangkan Kabupaten yang melaksanakan. “ Sasaran untuk Kabupaten Sambas ada 300 Hektar terdiri dari 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Galing, Teluk Keramat, Jawai, Jawai Selatan yang meliputi 5 Desa, masingmasing kegiatan pelaksaannya akan di koordinir oleh Kabupaten yaitu Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Sambas sebagai pengawas serta pengontrol, “ tukasnya.

PANTI ASUHAN MURAH HATI Jl. Trans Kalimantan Km.50 Pontianak - Tayan Kalimantan Barat

YAYASAN CI XIN Rekening : Bank Mandiri 120 000 781 8888 BCA 428 1679729 Rekening ditandatangani 4 orang Pengurus di lokasi : Bpk. Suwandi Hp. 0857 8716 0065 Sukarelawan di Pontianak : Ibu Martha Hp. 0812 5807 8003

Alfred dan Jony, dua abang-adik, dilahirkan oleh ibu mereka yang berasal dari Indonesia di Taiwan. Tidak tahu mengapa setelah ayah mereka meninggal keluarga ayah mereka tidak menerima mereka. Setelah kembali ke Indonesia, ibu mereka tidak berhasil dapatkan pekerjaan yang memadai, bahkan Alfred yang telah kelas empat terpaksa disekolahkan mulai kelas satu. Syukurlah, baik Alfred maupun Jony kemudian bisa ditampung di Panti Asuhan Murah Hati (Ci Xin). Alfred dan Jony hanyalah contoh dari kemalangan yang dihadapi sejumlah anak-anak yang ditampung Panti Asuhan Ci Xin. Mereka menjadi anak-anak Panti Asuhan bukan kesalahan mereka, bahkan mereka lahir ke dalam dunia pun bukan kemauan mereka. Mereka berharap pada belas kasihan Bapak/Ibu sekalian. Melalui uluran tangan Bapak/ Ibu seorang sedikit kiranya mereka bisa bertumbuh besar dan bersekolah dengan baik. Mereka ingin seperti anak-anak lain, menggapai cita-cita. Sesungguhnya ada banyak anak yang memerlukan pertolongan. Dengan seorang ambil bagian sedikit, maka jika kita kumpulkan, ada banyak anak yang bisa kita tolong, kita berikan mereka harapan masa depan yang lebih baik.

Rapat Koordinasi dalam rangka pelaksanaan kegiatan perluasan sawah Diharapkan produksinya jangan melewati tahun 2014 dan mudah-mudahan tidak ada gangguan seperti hama penyakit, tidak ada bencana banjir, kekeringan, sehingga pertumbuhan padi bagus, dan kontribusi cetak sawah itu peningkatan Produksi bisa tercapai. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Sambas Ir. Musanif menyebutkan rapat koordinasi ini dalam rangka pelaksanaan kegiatan perluasan sawah kerjasama TNI AD ( TMKP )

TNI Mendukung ketahanan pangan. “ Kita mengharapkan dukungan semua pihak supaya kegiatan ini bise sukses dilapangan dan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari karena sifat dari pedanaan ini adalah dana tugas pembantuan APBN Dana yang berupa dana Bansos ( bantuan sosial ) yang di bantukan langsung kepada rekening kelompok, “ ungkapnya. Munasif juga berharap dengan kerjasama TNI-AD sebagai pendampingan dan pembinaan, mudah-mudahan kita

bisa mengawal kegiatan ini lebih baik di lapangan dan mencapai sasaran sebagai mana diinginkan oleh kegiatan ini yaitu meningkatkan ketahanan pangan kita dan perluasan sawah ini diharapkan bisa meningkatkan produksi terutama produksi beras. “ Pada prinsipnya lahan ini harus bersih jadi lahan harus bersih saat pelaksanaannya terutama terkait dengan status kawasan, dimana kita tidak akan menggarap lahan yang masuk pada lahan yang ber-

sengketa, “ tegasnya. Menurutnya dengan diadakannya rapat ini semoga dapat membangun kerjasama dan persepsi yang sama lintas sektoral dalam pelaksanaan perluasan sawah ( cetak sawah ) tahun 2014 di Kabupaten Sambas. “ Dengan usaha penambahan luas baku lahan sawah pada berbagai tipologi lahan yang belum pernah di usahakan untuk pertanian dengan sistim sawah, diharapkan peningkatan produksi padi tahun 2014 ini akan tercapai, “ harapnya.(Amr)

Kubu Raya Permudah Bantuan Modal Masyarakat Pesisir Borneo Tribune, Kubu Raya Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memberikan kemudahan perolehan modal usaha bagi masyarakat pesisir untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan hidup masyarakat disana. ”Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Kelautan dan Perikanan terus mendorong penguatan pemberdayaan masyarakat pesisir yang ada di kabupaten ini,” kata Kepala Bidang Pesisir dan Konservasi, Dinas Kelautan dan Perikanan Kubu Raya, Abdul Rani, Kamis (5/6).

Dia mengatakan salah satu cara yang dilakukan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat tersebut yakni dengan memberikan kemudahan bagi masyarakat pesisir untuk mendapatkan akses modal untuk pengembangan usaha produktif tanpa agunan dan sejumlah syarat lain yang memberatkan masayarakat. ”Kemudahan peminjaman modal bagi masyarakat pesisir ini kita utamakan bagi masyarakat menengah kebawah atau masyarakat miskin dengan tujuan mempermudah masyarakat untuk bisa mengembangkan

potensi-potensi sumber daya alam yang ada disekitar lingkungan masing-masing,” tuturnya. Untuk memberikan modal bagi masyarakat pesisir tersebut, kata dia pemerintah daerah setempat akan bekerjasama dengan koperasi lokal seperti Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Grameen Pesisir yang membidik 54 kelompok masyarakat pesisir binaan pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Kelautan dan Perikanan dengan instansi terkait lainnya. Terpisah, Ketua KSP

Grameen Kubu Raya, Norasari A Rani, dengan Grameen pesisir itu merupakan salah satu sistem pemberdayaan kepada masyarakat pesisir yang miskin atau sangat miskin guna mendapatkan akses modal untuk usaha produktif tanpa agunan dan syaratsyarat lainnya. ”Di masyarakat pesisir itu sendiri, total anggota koperasi kita sudah ada sebanyak 450 orang yang telah mendapat dukungan permodalan dengan jumlah bantuan bervariasi, mulai Rp3 hingga Rp10 juta,” kata Nora. (Adex)


Kalimantan Barat - Kota Pontianak Borneo Tribune

Jamin Hak Konstitusional Dalam Pilpres

Kepala Daerah Perintahkan Dukcapil Segera Berkoordinasi Borneo Tribune, Pontianak Untuk menjamin penggunaan hak suara bagi buruh migran, seluruh Bupati/Wali kota di seluruh Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) akan memerintahkan kepala dinas kependudukan dan sipil, Camat, Kepala Desa, Lurah, Ketua RT, RW, Kepala Dusun, untuk melakukan berkoordinasi dengan pemilik perusahaan/pabrik yang memperkerjakan. Demikiah hal ini tertuang dalam kesepakatan yang dibuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Komisi

Pemilihan Umum. Hal ini dimaksud agar pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 dapat berjalan dengan sukses ”Kami telah membuat kesepakatan bersama dengan KPU Provinsi Kalbar dan bersama KPU Kabupaten/ Kota se-Kalbar,” ujar Kepala Biro Kependudukan dan Catatan Sipil Setda Kalbar Sopiandi kepada awak media, Rabu(4/ 6) Dalam kesepakatan tersebut, ujar Supiandi semua pihak terkait sepakat dapat menjamin hak konstitusional

WNI di Kalbar dalam menggunakan hak pilihnya saat pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli mendatang. Supiandi lebih jauh menjelaskan, bagi pemilih yang telah terdaftar dalam DPT, akan tetapi tidak dapat menggunakan haknya memilih di tempatnya terdaftar. Maka pemilih tersebut dapat dimasukkan ke dalam daftar pemilih tambahan. ”Iya dari kesepatan ini, kami usahakan pemilih tersebut dapat menyalurkan hak suaranya pada 9 Juli nan-

ti. Ya caranya, pemilih yang tidak memiliki identitas kependudukan, dan/atau tidak terdaftar dalam DPS, pada DPS Hasil perbaikan, DPT, atau DPT Tambahan, KPU Provinsi akan melakukan pendaftaran dan memasukkannya ke daftar pemilih khusus,” ujarnya. Dia juga membeberkan, berdasarkan hasil monitoring dan laporan yang diterima Komnas HAM RI, di beberapa perusahaan/pabrik sektor perkebunan dan pertambangan yang sebagian buruhnya terdapat buruh migran, ter-

nyata tidak terdaftar sebagai pemilih di TPS di sekitar lokasi tempatnya bekerja. ”Hal itu dapat merugikan bagi buruh migran dalam menyalurkan hak konstitusionalnya. Untuk melapor dan menyerahkan fotokopi KTP atau KTP elektronik dan Kartu Keluarga atau dokumen kependudukan lainnya dari buruh migran guna dicatat data-datanya. Hal ini juga berlaku untuk karyawan negeri atau swasta dari luar daerah yang pada saat pemungutan suara bertugas di Kalbar,” pungkasnya. (Slt)

CMYK

Dewan Sambut Baik Sholat Teraweh Di Masjid Agung Borneo Tribune, Pontianak Dewan DPRD Kota Pontianak menyambut baik akan dilaksanakannya Shalat Taraweh bersama di Masjid Agung Pontianak tahun ini. ”Keputusan yang diambil Ketua Umum Panitia Pembangunan Masjid Agung, Bapak Oesman Sapta sudah bijak dan itu sangat ditunggu masyarakat muslim. Saya lihat ternyata pembangunanya luar bisa, dan wajar menjadi salah satu rumah ibadah yang terbesar dan termegah di Indone-

sia, jadi kita harus bangga sebagai orang Kalbar,” kata Ketua Komisi C DPRD Kota Pontianak H.Shafiun SH, Kamis (5/6) kemarin. Shafiun juga meminta agar persoalan dana yang digunakan PT. Adikarya sebesar 19 milyar rupiah segera mungkin diselesaikan. ”PT. Adikarya itukan yang membangun proyek Hambalang, patut dicurigai kinerjanya. Harus diperiksa dan diusut, kok uang umat dibawa kabur, dan siapa disini yang bertanggung

jawab,” tegas Safiun. Anggota DPRD lainnya, dari Komisi D, Ahmad Bustomi yang juga ketua yayasan pendidikan Islam di Pontianak Timur menyambut baik akan dilaksanakannya Shalat Taraweh di Masjid Agung. ”Alhamdullah kami setuju dan sangat mendukung jika dilaksanakan shalat taraweh dan idul fitri yang tidak lama lagi. Tentu kami semua sangat bergembira,”ujar Ahmad Bustomi. Hal senada juga diungkap-

kan oleh, anggota Komisi A DPRD Kota Pontianak, Harry Daya, bahkan dirinya menjelaskan saat ini pengerjaan bangunan terus dikebut, siang dan malam. ”Baru baru ini bapak Oso mengucurkan pinjaman 10 milyar rupiah, karena beliau ingin pembangunan cepat selesai, Dan baru baru ini juga seorang tokoh dan mantan ketua Gapensi Kalbar Haji Mahmudin Damanik ikut menanamkan amalnya berupa uang sebesar 300 juta ru-

piah,” ungkap Harry Daya yang juga merupakan Humas Pembangunan Masjid Agung. Menurut Harry Daya, H. Oesman Sapta berharap semua warga Kalbar memiliki rasa kebersamaan yang tinggi untuk berbuat kebaikan. ”Beliau sangat senang jika saling bergotong royong bahu membahu, bukan dilihat besar kecil nilainya tapi rasa kepedulian dan rasa kebersamaan sebagai umat beragama dan sebagai warga Kalimantan Barat,” tambahnya. (Zrn)

Hawk 100/200 Tuntaskan Misi Latihan Gabungan Borneo Tribune, Kubu Raya SkadronUdara 1 Elang Khatulistiwa yang menjadi home base PesawatTempur Hawk 100/200, Kamis (5/6) menyambut kedatangan seluruh awak beserta burung besinya setelah menunaikan tugas dalam rangka mendukung latihan gabungan. Pesawat tempur kebangaan Rakyat Indonesia tersebut bertugas menghancurkan sasaran, di area latihan Asem bagus, JawaTimur dalam latihan Gabungan TNI sehari sebelumnya. Pesawat yang memang didesain untuk melaksanakan misi “Air To Ground Attack” atau penyerangan kedarat dan mampu melesat 1,2 kali kecepatan suara atau setara dengan 1470 km/jam dengan kemampuannya membawa berbagai persenjataan, ternyata cukup menyita perhatian karena pesawat hawk mampu menghancurkan sasaran secara maksimal.

TVS Pontianak TVS Rasau TVS Singkawang

Danlanud Supadio Kolonel Pnb Tedi Rizalihadi menyambut secara langsung kedatangan pesawat tersebut dengan rasa bangga atas keberhasilan seluruh anggota yang terlibat dalam latihan tersebut. “Dengan semangat juang dan kesungguhan, kita telah menunjukkan hasil dari akumulasi latihan yang dilaksanakan selama ini,” kata Kolonel Pnb Tedi Rizalihadi. Dikatakannya, hal ini menunjukkan bahwa manifestasi latihan bisa dijalankan sesuai dengan protap-protap yang ada, sehingga tugas-tugas yang dibebankan selama melaksanakan latihan bisa dilaksanakan dengan baik. “Terlepas dari itu, kita juga patut mengucapkan syukur yang setinggi-tingginya selama latihan tidak ada satu kekurangan apapun dan semua berhasil kembali dengan selamat,” pujinya. Kegiatan penyambutan diakhiri dengan pemotongan

: 0812 5626 3889 : 0857 8722 8838 : 0857 5069 6740

TVS Ketapang TVS Sintang TVS BM Sintang

Danlanud Supadio Kolonel Pnb Tedi Rizalihadi menyambut kedatangan penerbang dari Skaron Udara I Lanud Supadio yang berhasil menyelesaikan misi latihan gabungan dengan selamat. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune tumpeng oleh Danlanud Supadio Kolonel Pnb Tedi Rizalihadi dan seluruh anggo-

: 0852 4945 5790 : 0565 2025524 : 0852 5260 1948

ta Skadron Udara 1, dan tidak lupa juga dilaksanakan doa bersama agar kegiatan

TVS Pinoh TVS Putussibau TVS Anugrah Sekadau

: 0813 4557 8321 : 0821 5125 9567 : 0813 4540 2238

kedepan juga bisa terlaksana dengan aman dan lancar. (Lay)

4

SDA Kubu Raya Masih Terabaikan Borneo Tribune, Kubu Raya Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Kubu Raya, Aswin menilai kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) di wilayah itu selama ini masih terabaikan. Padahal potensi alam, baik laut dan darat masih sangat tinggi dan memiliki nilai jual. ”Saya rasa kekayaan alam kita selama ini diabaikan. Dan sudah seharusnya kita secara bersama - sama memperhatikan hal ini. Saya ajak seluruh masyarakat kubu raya untuk sama-sama menjaga dan melestarikan SDA ini baik itu darat dan laut karena kedua SDA ini sangat memiliki potensi yang tinggi sekali,,”kata Aswin, Kamis (5/6). Selama ini, kata dia pihaknya hanyalah melakukan berbagai kegiatan - kegiatan yang sesuai dengan program lingkungan hidup sebagai langkah nyata kita dalam menjaga dan melestarikan potensi alam yang ada di Kubu Raya ini. Saat disinggung mengenai potensi di wilayah pesisir. Dirinya pun memastikan hal itu masih perlu adanya perhatian serius dari Pemda setempat. Pasalnya untuk wilayah pesisir itu masih minim sarana dan prasarana. Selain itu, banyak juga potens alam kita yang mengalami kerusakan seperti tambak. ”Jadi sekarang itu untuk potensi di Kubu Raya ini ada yang mengalami kerusakan parah, sedang dan sedang berjalan. Sedang berjalan yang artinya masih ada potensi alam di Kubu Raya itu yang harus ditambah sehingga tampak menjadi lebih baik,”katanya. Selain itu, dia pun memastikan bahwa setiap langkah nyata yang di ambil oleh BLH Kubu Raya itu tetap bertujuan menjaga kelestarian lingkungan yang ada. “Kita juga berusaha meminimalisir segala kendala-kendala baik itu yang terjadi di darat maupun laut,”ujarnya. Dia pun mengatakan, untuk potensi yang menonjol di Kubu Raya ini yakni di perairan. Namun hal itu pun terkendala dengan alat tangkap yang hingga saat ini masih kurang memadai. “Dari 9 kecamatan yang ada itu bisak dikatakan 60 persen wilayahnya memiliki potensi perairan yang tinggi dalam bidang tangkapan,”tuturnya. Aswin pun berharap Pemda setempat agar dapat lebih fokus memperhatikan kondisi SDA yang ada di 9 kecamatan Kubu Raya itu. Karena jika tidak adanya perhatian serius maka SDA yang ada dan segala potensi-potensi lingkungan pun cepat atau lambat dapat sirna. (Adex)

Razia Pasangan Mesum

Pelaku Mesum Akan Disidang di Pengadilan Borneo Tribune, Pontianak Cipta kondisi jelang bulan suci Ramadan, Dit Sabhara Polda Kalbar melakukan razia di sejumlah tempat penginapan yang ada di Kota Pontianak, Kamis (5/6) kemarin. Dua tempat penginapan yang dirazia Polda Kalbar, yakni terletak di Jalan 28 Oktober Kecamatan Pontianak Utara, di mana terdapat 24 orang yang berhasil terjaring. Semuanya berpasangan yang diduga melakukan mesum di penginapan. ” Jumlah yang kita amankan sebanyak 24 orang terdiri laki - laki dan perempuan, semuanya ditemukan sedang berdua - duaan di dalam kamar, jadi diduga kuat semua yang terjaring ini, bukan pasangan sah,” ungkap AKBP P.Sianipar Kasudit Gasum Dit Sabhara Polda Kalbar. Menurut AKBP P.Sianipar, semua yang terjaring ini, akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu, apakah pasangan sah atau bukan. ” Yang pasti saat ditemukan di lapangan, yang terjaring ini, tidak dapat menunjukan identitas pasangan suami istri yang sah,” katanya. Jika memang tidak memiliki bukti pasangan sah, lanjutnya, pihaknya akan menipiring 12 pasangan yang diduga kuat mesum ini ke Pengadilan Negeri. ”Mereka kita tipiring di Pengadilan Negeri, dan mereka akan disidang serta divonis oleh hakim untuk membayar denda,” tegasnya. Lebih jauh, dirinya mengimbau kepada seluruh tempat penginapan yang ada di Kota Pontianak, untuk tidak menerima pasangan yang bukan suami istri, apabila pasangan itu hendak menginap. ” Kita imbau kepada seluruh tempat penginapan, untuk tidak menerima pasangan yang bukan suami istri, karena itu sama saja memberikan kesempatan untuk orang untuk melakukan hubungan gelap, dan itu tidak boleh dilakukan oleh tempat penginapan,” tambahnya.(Zrn).

TVS Merdeka JAYA Motor PTK : 0812 5666 3269 TVS Tepuai : 0813 4528 6562

Hubungi dealer TVS terdekat atau SMS

CMYK

Jumat, 6 Juni 2014


Mempawah-Kubu Raya Borneo Tribune

Jumat, 6 Juni 2014

Latihan Gabungan, Skadro 1 Pontianak Berhasil Hancurkan Target

Borneo Tribune, Kubu Raya Sebanyak lima pesawat jenis hawk 100 dan 200 tiba di skadron 1 Elang Khatulistiwa Lanud Supadio Pontianak. Pasca mengikuti latihan gabungan semua angkatan di daerah Asam Bagus Jawa Timur selama 12 hari. Kedatangan lima pesawat hawk 100 dan 200 itu di sambut oleh Komandan Lanud Supadio, serta petinggi pangkalan skadron 1 supadio pontianak dan beserta pihak keluarga. Komandan Lanud Supadio Pontianak, Kolonel Penerbangan. Teddi Rizali Hada mengatakan, apa yang telah di lakukan oleh anggotanya dapat memberikan hasil yang memuaskan. Semua misi yang di tugaskan dalam latihan gabungan itu bisa dihancurkan dan diselesaikan dengan baik. ”Target-target sasaran penembakan dapat di hancurkan. bahkan target yang tersisa oleh pesawat lain dapat juga di hancurkan oleh pesawat kita,”kata Tedi, Kamis (5/6). Dalam latihan gabungan itu, kata dia pihaknya mengirim 55 personil. “Dalam latihan itu semua personil kita dalam keadaan baik dan aman. Tidak ada yang mengalami cedera saat menjalankan latihan gabugan tersebut,”terangnya. Dia mengatakan, apa yang telah di lakukan oleh kru elang khatulistiwa atau pun skadron 1 lanud supadio pontianak dapat memberikan kontribusi bagi kesatuan. “Jadi ini bisa menjadi prestasi sendiri bagi kesatuan kita. Dan keberhasilan yang diraih ini dapat dijadikan motivasu untuk jauh lebih baik lagi dalam menghancurkan semua target-target sasaran yang ditentukan,”ucapnya. Ditempat yang sama, Leder Mayor, Penerbangan, M. Amri Taufanny menyatakan, bahwa dalam latigan gabungan tersebut dirinya beserta personil skadron 1 lanud supadio pontianak diberikan dua target sasaran yang harus dihancurkan. Dan hasilnya dua target iru pun berhasil kita hancurkan. “Alhamdullah latihanya sekarang sudah selesai. Saya berseta personil lainya dalam keadaan aman dan selamat tanpa adanya cedera serius dalam latihan ini,” katanya. Untuk kendala yang dihadapi, kata dia itu masih berupa standar, seperti kendala teknis dan lain-lainya. Meskipun demikian kendala itu dapat diatasi sehingga tidak menjadi problem serius bagi kita yang menjalani latihan. “Semua kendala berhasil kita lewati dengan aman dan selamat. Dan harapan kita kedepan prestasi yang diraih ini dapat menjadi motivasi bagi semua personil yang ada di skadron 1 lanud supadio pontianak,”ujarnya. (Adex)

PKH Delapan Kecamatan Borneo Tribune, Mempawah Program Keluarga Harapan (PKH) untuk di Kabupaten Pontianak sudah berhasil dikembangkan. Tahun sebelumnya, baru tiga Kecamatan yang berjalan. Namun tahun ini, pihak Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Pontianak (Sosnakertrans), sudah dapat mengembangkan di delapan kecamatan. “Kita berupaya untuk pengembangan PKH, dan Alhamdulillah tahun ini sudah delapan kecamatan, kecuali Anjungan karena Rumah Tangga Sangat Miskin (RTMS) dibawah 100. Kedepan kita akan berupaya mengembangkan untuk kecamatan Siantan, Sungai Kunyit, Tuho, dan Sadaniang,” ungkap Plt Kadisoskertrans, Burhan. Menurut dia, aplikasi PKH sangat mendukung dalam rangka pengurangan pekerja anak. Sehingga Dinsoskertran berupaya mengembangkan PPA-PKH. Di Kabupaten Pontianak saat ini telah melaksanakan pembinaan dimasing-masing kecamatan yaitu Kecamatan Mempawah Hilir sebanyak 18 Orang, terdiri dari 14 anak laki-laki dan 4 perempuan, Mempawah Timur 8 orang terdiri dari 4 lakilaki dan 4 perempuan, dan Sungai Pinyuh 34 orang, masing-masing 22 laki-laki dan 12 perempuan. “Alasan pengambilan pekerja anak di 3 Kecamatan tersebut adalah karena untuk di Kabupaten Pontianak baru 3 Kecamatan yang sudah berjalan dan menerima PKH. Namun kembali seperti yang saya katakan, kita tetap akan melakukan pengembangan ke kecamatan lainnya,” katanya. Namun demikian, Burhan mengatakan, PPA-PKH sangat tergantung kepada kebijakan pemerintah pusat. Namun merunut kepada kebiasaan, apabila sudah mendapatkan program tersebut, maka kedepan dapat kembali didukung pemerintah pusat. Namun pada pelaksanaannya, harus dapat mengkover seluruh tujuan pelaksanaan PPA-PKH. “Kita usahakan terus supaya tidak ada lagi anak RTMS yang tidak mengikuti bangku sekolah. Dan kita berikan bantuan untuk melalui dinas terkait, seperti pendidikan. Pemerintah pusat akan mengevaluasi, sehingga kita bekerja semaksimal mungkin, mulai dari persiapan pendamping, shelter, dan output berupa tindak lanjut dari PPA-PKH,” tuturnya.(JoE)

5

350 Kontingen Por prov Mempawah Dilepas

Target Raih Runner Up

Dilepas.Wakil Bupati Pontianak, Gusti Ramlana, melepas kontingen Poprov XI Kalbar di Aula Kantor Bupati Pontianak. Foto : Johan Wahyudi/Borneo Tribune. Borneo Tribune, Mempawah Sebanyak 350 atlet, pelatih dan official kontingen Kabupaten Pontianak yang akan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar ke XI tahun 2014, yang dimulai 7-15 Juni di Kota Pontianak, secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Pontianak, Gusti Ramlana di Aula Kantor Bupati Pontianak, Kamis (5/6), kemarin. Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pontianak, Gusti Ramlana, menyampaikan sambutan tertulis Bupati Pontianak, mengharapkan kontingen Porprov Kabupaten

Pontianak bisa tampil gemilang dan mampu mendulang medali sebanyak-banyak. “Para atlet harus menunjukan tangungjawab terhadap daerah untuk meraih prestasi terbaik pada Porprov ini. Untuk itu, jagalah kepercayaan diri saat bertanding, Insyah Allah kita akan memenangkan cabang olahraga yang dipertandingkan. Jangan lupa selalu berdoa dan jaga kesehatan . Karena saat bertanding kodisi fisik harus prima,” kata Gusti Ramlana. Sedangkan Ketua Harian KONI Kabupaten Pontianak,

Jailani, mengungkapkan jumlah kontingen Kabupaten Pontianak yang dikirim sebanyak 350 orang terdiri dari 288 atlet, 36 pelatih dan 26 official. Selain itu, KONI Kabupaten Pontianak juga akan mengirim atlet National Paralympic Committee (NPC) atau organisasi atlet penyandang disabilitas di Kabupaten Pontianak dengan mengirim 15 orang untuk mengikuti Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Kalbar yang akan dilaksanakan ke III pada 1823 Juni mendatang. “Kita telah melaksanakan

TC dari April-Mei. Namun sejak Januari lalu, atlet sudah digembleng oleh pengcabnya masing-masing. Kita menargetkan pada Porprov XI ini, kita dapat meraih runner up atau juara kedua. Hal ini sejalan dengan prestasi yang selalu didapat Kabupaten Pontianak sepanjang sejarah penyelenggaraan Porprov, yakni selalu menjadi juara kedua,” katanya. Lanjutnya lagi, pihaknya menargetkan mampu meraih 55 emas dari seluruh cabang olahraga yang diikuti. Untuk itu, posisi juara kedua adalah target yang realistis pada

Porprov 2014. “Target 55 medali emas ini, kita prediksi dari delapan cabang andalan, yakni anggar, angkat berat, atletik, renang, panjat tebing, balap sepeda, sepak takraw, dan biliar. Karena kita tahu persaingan saat ini, semakin berat apalagi jumlah kontingen Kota Pontianak dan Kubu Raya lebih banyak dan menjadi saingan berat kita. Namun kita berharap dukungan bupati dan wakil bupati agar bisa hadir memberikan suport kepada para atlet saat bertanding nanti,” katanya. (JoE)

MTQ XXV Tingkat Nasional di Batam Bupati Berharap Kafilah Mempawah Harumkan Nama Kalbar Borneo Tribune, Mempawah Kafilah MTQ Kalimantan Barat bertolak menuju Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (4/6). Berlaga di ajang MTQ XXV tingkat nasional, kafilah Kalbar diperkuat sembilan orang putra-putri Kabupaten Pontianak. Bupati Ria Norsan pun memohon restu masyarakat agar perwakilan Kabupaten Pontianak di kafilah Kalimantan Barat dapat menyumbangkan prestasi. “Kita mohon doa restu masyarakat agar kafilah Kalimantan Barat dapat tampil prima di ajang MTQ XXV tingkat nasional. Terlebih ada sembilan orang anak-anak kita yang memperkuat kafilah Kalbar,” kata Ria Norsan di Mempawah, Selasa (3/6). Bahkan Norsan sendiri optimis dari sembilan orang wakil Kabupaten Pontianak di kafilah Provinsi, akan ada yang mampu menyumbang-

kan medali. Optimisme ini didasarkan informasi dari Ketua LPTQ Kalimantan Barat M. Zeet Hamdy Assovie beberapa waktu lalu. Zeet Hamdy mengatakan setidaknya delapan personel kafilah Kalbar asal Kabupaten Pontianak punya potensi untuk menjadi juara tingkat nasional. Kedelapan anggota kafilah tersebut dinilai memiliki kemampuan dengan standar tinggi. “Ada delapan orang dari Kabupaten Pontianak yang menurut tim pelatih akan bisa berbicara di tingkat papan atas MTQ nasional. Bahkan tim pelatih kafilah Kalimantan Barat sendiri delapan orang di antaranya merupakan juri nasional yang dikontrak khusus oleh LPTQ Kalimantan Barat,” kata Ria Norsan. Bahkan untuk memotivasi para kafilah khususnya dari Kabupaten Pontianak yang mewakili Kalbar di

Motivasi. Bupati Pontianak, Ria Norsan bersama istri, Hj. Erlina saat tiba di Bandara Hang Nadim Batam. Foto : Istimewa. MTQ tingkat nasional, Bupati Pontianak, Ria Norsan, beserta istri Ketua TP PKK Kabupaten Pontianak, Hj. Erlina, Rabu (4/6), kemarin,

bertolak ke Batam sebagai bentuk dukungan dan berharap kafilah Kalbar meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah.

“Semoga dengan bekal selama pemusatan latihan, para kafilah Kalbar mampu meraih prestasi terbaik,” kata Norsan.


Bengkayang Borneo Tribune

Jumat, 6 Juni 2014

Belum Ada Tim Kampanye Mendaftar Borneo Tribune, Bengkayang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkayang hingga Kamis (5/6) belum menerima satu tim kampanye calon presiden dan calon wakil presiden yang mendaftarkan tim kampanye.

”Sampai hari ini belum ada tim kampanye ke KPU untuk mendaftarkan diri,” demikian dikatakan Ketua KPU Bengkayang, Martinus Khiu saat dikonfirmasi. Martinus mengatakan, pihaknya tentu menunggu pendaf-

taran tim tersebut, terlebih masa kampanye untuk presiden telah dimulai. Sementara itu, Rabu (4/6), tim merah putih Kabupaten Bengkayang sebagai tim pemenangan Prabowo-Hatta telah terbentuk. Terpilih, ketua,

Fransiskus, S.Pd (gerindra) sekretaris, Yohanes Pasti, SH.,MH (GOLKAR) dan dendahara, M. Yunus, SH (PAN). Setelah pembentukan, Kamis (5/6), tim merah putih melakukan rapat kerja yang bertu-

juan untuk menyusun jadwal kampanye untuk wilayah Kabupaten Bengkayang. ”Hari ini kita merumuskan program kerja, kalau sudah ada, kita bisa saling kerja,” kata Frans. (mu)

6

Pelajar Singkawang Juara 1 Di Dua Cabang O2SN SMK Tingkat Kalbar Borneo Tribune, Singkawang Seleksi O2SN SMK di tingkat provinsi Kalbar yang digelar selama empat hari dari tanggal 30 Mei sampai dengan 2 Juni kemarin, pelajar dari Kota Singkawang berhasil mendapatkan juara 1 di dua cabang dari lima cabang yang dipertandingkan. Ketua kontingen O2SN SMK Singkawang, Andri Sanjaya menyebutkan, kalau pelajar SMK berhasil meraih dua emas dari cabang catur putra atas nama Ahmad Maulana Iqbal pelajar dari SMKN 1, serta satunya dari cabang basket putra yang para pemainnya gabungan dari SMK Mudita dan SMK Soeltan M. Tsafiudien. ”Dalam seleksi O2SN kemarin ada lima cabang yang di pertandingkan yaitu tenis meja, bola volley, bola basket, badminton, dan catur. Dari lima cabang itu Kota Singkawang mendapatkan dua emas yaitu cabang catur, dan basket,” jelasnya. Atas prestasi yang telah ditoreh tersebut, kata Andri, maka selanjutnya para pemenang akan mengikuti kompetisi O2SN tingkat Nasional untuk mewakili Kalimantan Barat di Jakarta pada tanggal 15 sampai 17 Juni 2014 mendatang. Ditempat yang sama, Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Kota Singkawang, H. Asmadi berharap, agar prestasi yang telah ditoreh kembali dapat di toreh di tingkat nasional nantinya. ”Prestasi itu juga harus dapat memberikan motivasi para pelajar SMK yang lainnya untuk mempersiapkan diri masing-masing untuk mengikuti kegiatan yang sama. Karena kegiatan itu akan tetap berlanjut setiap tahun di gelar secara berjenjang dari tingkat kabupaten/kota, selanjutnya provinsi, sampai ke tingkat nasional,” katanya. Pada tahun ini, sambung Asmadi, Kota Singkawang telah berhasil mengirimkan empat cabang olah raga ke tingkat nasional yaitu O2SN SMA Atletik, dan karate untuk O2SN SMA, dan dua cabang O2SN SMK yaitu cabang catur dan basket. (RH

Pedagang Desak Pemkab Kubu Raya Renovasi Pasar Melati

Mesjid Jami Bengkayang//Mujidi

Jamaah Bersatu Bangun Mesjid Jami Jami Nomor Telepon

PENTING Kepolisian KAPOLDA KALBAR Poltabes Pontianak Polsek Pontianak Kota Polsek Pontianak Barat Polsek Pontianak Selatan Polsek Pontianak Utara Polsek Pontianak Timur Polsek Sei Raya

0811 57 11111 734900 7558880 774766 736184 883126 7095151 721148

Pemadam Kebakaran Forum Komunikasi Kebakaran Telp. 0561 7081234 Hp. 0811 5789 39 ALFA TANGGO Pemkot BPAS Panca Bhakti Budi Pekerti YPKK Bintang Timur UPKGR Mitra Jawi Mitra Bhakti Merdeka Bhakti Raya Sei Raya Mandiri Siaga PPK Jeruju Swadesi Borneo

0561 - 730897 0561 - 883030 0561 - 736344 0561 - 740587 0561 - 7511899 0561 - 585511 0561 - 887450 0561 - 7527434 0561 - 747349 0561 - 7171666 0561 - 723606 0561 - 7159596 0561 - 7166911 0561 - 7006111 0561 - 7040667 0561 - 7955569

Rumah Sakit RSUD Soedarso RSSS Antonius RS Yarsi Rumkit III

0561 - 737701 0561 - 732101 0561 - 739042 0561 - 721391

Layanan Publik PLN (Gangguan) PDAM (hunting) Pelabuhan SAR Pontianak

0561 - 734120 0561 - 767999 0561 - 732181 0561 - 721234

Borneo Tribune, Bengkayang Pembangunan Mesjid Jami Kabupaten Bengkayabg terus berlanjut. Walau terkesan tertatih sejak dimulai tahun 2008 yang lalu, saat ini pembangunan Mesjid sudah hampir rampung dengan persentase pembangunan mencapai enam puluh persen. Ketua Pengurus Mesjid Jami yang juga sebagai panitia pembangunan menuturkan, HB. Soedjoko, enam puluh persen yang telah terbangun tersebut dapat dilihat dari pengerjaan fisik. Sesuai dengan fakta, saat yang bisa dilihat dari pembangunan Mesjid Jami sudah selesainya kerangka bangunan mulai dari dasar hingga kerangka atap. ”Yang belum rampung itu adalah dinding atas dan atap, serta yang lainnya,” jelas kata Djoko. Djoko menegaskan, pembangunan Mesjid Jami perlahan lahan dilaksanakan bukan hanya karena tim pembangunan ataupun para pengurus, namun karena dukungan para jemaah musli secara umum. Lebih khusus karena dukungan para jemaah baik jemaah Mesjid Jami, ataupun para jemaah di surau surau yang ada di Kota Bengkayang. Tidak kalah penting juga dukungan yang diberikan jemaah dan pengurus Mesjiad Agung Syuhada Kabupaten Bengkayang. ”Beberapa waktu yang lalu dalam tahun ini, Mesjid

Agung memberikan kita bantuan dana pembangunan sebesar 25 juta. Kita bersyukur dengan bantuan tersebut. Bantuan ini menunjukkan adanya hubungan yang baik antara Mesjid Jami dan Mesjid Agung serta para jemaah lainnya,” terang Djoko. Djoko menerangkan, karena kebersamaan para jemaah tersebut, setiap bulannya bantuan jemaah yang masuk ke Mesjid Jami bekisar dua puluh juta sampai dua puluh lima juta. ”Dengan bantuan itu, pengerjaan Mesjid Jami bisa dilaksanakan setiap harinya.

Setidaknya dana yang masuk bisa digunakan untuk membayar upah tukang,” jelas Djoko. H. Maulidin, Ketua Pengurus Mesjid Agung Bengkayang menyatakan dukungan jemaah terhadap pembangunan Mesjid Jami Bengkayang. Kata dia, bukan hanya pemberian dana, pengurus Mesjid Agung dan jemaahnya siap ikut kerja bhakti untuk pembangunan Mesjid Jami. ”Tidak hanya dana, kami juga siap ikut kerja bhakti untuk membangunan Mesjid Jam. Mesjid Jami juga mesjid kita bersama,” kata Maulidin. (Mu)

Dewan Dukung Polisi Ungkap Kasus PPAN 2008

KEHILANGAN BPKB KB 1366 PZ NR: MHF 11KF8030084221 NM: 7K0646508 A/N KOMISI PEMILIHAN UMUM KAB.SAMBAS Dengan ini BPKB dinyatakan tidak berlaku lagi. AMR

Borneo Tribune, Kubu Raya Kondisi Pasar Melati yang di Desa Sungai Raya dinilai sudah tidak layak. Di beberapa tempat bangunan pasar tampak rusak. Kondisi ini tentu saja mengancam keselamatan para pedagang maupun pembeli. Maka untuk itu, Pemda setempat diminta segera melakukan renovasi. Salah satu pegadang, H. Fahrul mengatakan, pasar ini sudh seharusnya mendapatkan perhatian serius dari pemerintah kabupaten. Karena kondisi yang ada saat ini sudah sangat memprihatinkan sekali. ”Cepat atau lambat pasar ini dapat ambruk. Karena dari sisi bangunan saja sudah mengalami kemiringan, ditambah lagi dengan kondisi atapnya yang juga mengalami kebocoran saat cuaca hujan,”keluh Fahrul, Rabu (4/ 6). Dirinya pun berharap adanya, perbaikan atau renovasi ulang untuk pasar tersebut. “Ya setidaknya ada renovasi lah. Lagi pula pun pasar ini sejak dari pertama berdirinya belum pernah mendapatkan perbaikan atau pun pemeliharaan bangunan. Sehingga kondisi pasar jadi seperti ini,”katanya. Fahrul menambahakan, untuk pondasi pasar ini , sebagian sudah ada yang tidak stabil. Pasalnya terdapat di beberapa sisi bangunan yang pondasinya mengalami kemiringan. “Dengan kondisi pasar seperti ini, jelas membuat para pedagang dan pembeli merasa was-was dan ketakutan bilamana pasar ini ambruk,”ujarnya. Hal serupa dikatakan pedagang bumbu, Ria lutfiah yang sudah 3 tahun berdagang ini merasa jika Pasar Melati harus segera dilakukan renovasi. ’’Menurut saya bangunan pasar juga sudah tua dan banyak yang harus dibenahi. Saya harap ada perbaikan atau pemeliharaan pasar sehingga pedagang tidak resah,” pintanya. Sementara itu, salah seorang pembeli, Nurjanah mengatakan, Pemkab Kubu Raya harus lebih memperhatikan pasar tradisional. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang senang berbelanja di pasar tradisional. ’’Harapan saya agar Pemda Kubu Raya bisa memperhatikan sarana prasarana pasar tradisional seperti Pasar Melati dan bisa merubah imej kalau pasar tradisional bisa bersih, wangi dan tertata rapi,” harapnya. (Adex)

Sumberanto Tjitra / Foto Rudi Borneo Tribune

Borneo Tribune, Singkawang Keseriusan pihak kepolisian dalam mengungkap dugaan kasus tindak pidana korupsi PPAN 2008, mendapat dukungan penuh dari kalangan anggota DPRD Kota Singkawang. “Dengan ditingkatkannya kasus tersebut dari penyelidikan menjadi penyidikan, itu menunjukkan bahwa Polres Singkawang benar-benar serius untuk mengungkap kasus itu,” kata anggota DPRD Singkawang, Sumberanto Tjitra. Politisi dari Partai Nasdem ini tetap memberikan dukungan pengungkapan kasus itu, termasuk siapasiapa saja yang bermain disitu. “Namun tetap memegang azas praduga tak bersalah,” pesannya. Dia tetap mengingatkan, agar penegakan supremasi hukum harus berjalan dengan baik sebagaimana yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Dia meminta, agar penanganan kasus ini harus transparan. Mengingat kasus yang ditangani itu berkaitan dengan program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat “Kasus ini harus dibuat se transparan mungkin, karena ini berkaitan dengan program pemerintah pusat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. (RH)


Landak-Sanggau Borneo Tribune

Jumat, 6 Juni 2014

Kampanyekan Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Borneo Tribune, Sanggau Kamis (5/6) pagi kemarin, Bupati Sanggau membuka secara resmi kegiatan Sukseskan Kampanye Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Kalimantan Barat Tahun 2014 di Lantai I Kantor Bupati Sanggau. Acara yang bertemakan Dengan Kasih Sayang, Tanpa Kekerasan, Kita Wujudkan Kalbar sebagai Provinsi Ramah Perempuan dan Anak ini dipelopori Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3KAB) Kalbar dan BP2KBPA Kabupaten Sanggau. Pembicara dalam kegiatan tersebut diantaranya Kepala BP2KAB Kalbar, KPAID Kalbar, Polres Sanggau dan BP2KBPA Sanggau. Kepala BP2KAB Kalbar, Ir Anna Veridiana Iman Kalis MP mengatakan bahwa memang terjadi peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Bahkan, peningkatan itu terjadi lebih dari dua kali lipat. Diungkapkannya, untuk tahun 2012 di Kalbar, ada sekitar 300-an kasus. Sedangkan tahun 2013 terjadi peningkatan sekitar 700-an kasus. Menurutnya, perempuan dan anak sangat rentan untuk menjadi korban kekerasan. Kekerasann itu akan sangat banyak memberikan dampak yang negatif. ”Dampak korban kekerasan ini sangat komplek, baik fisik, psikis, ancaman kemerdekaan maupun penelantaran,” jelasnya. Anna pun berharap dengan jumlah kenaikan tersebut ada langkah perbaikan untuk menyeret pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk persoalan alat bukti. Sementara itu, Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengatakan bahwa pada tahun 2013, dari sekitar 700 kasus kekerasan di rumah tangga yang korbannya perempuan dan anak, hanya ada 18 kasus yang terjadi di Kabupaten Sanggau. Kasus itupun terjadi pada senggang waktu tiga tahun yakni 2011-2013. ”Dari tahun 2011 sampai 2013 hanya ada 18 orang. Ini mungkin ada yang tidak mau melapor, mungkin isteri kena (kekerasan), tapi kalau lapor takut, kalau dilapor masih cinta,” ungkapnya, Paolus menuturkan, bahwa data dari BP2KBPA Kabupaten Sanggau mungkin saja bisa bertambah. Kemungkinan masih banyak korban kekerasan baik perempuan maupun akan yang tak mau melapor dengan alasan tertentu tadi. Menurutnya, kesaksian juga menjadi persoalan yang dihadapi untuk menyeret korban kekerasan dalam rumah tangga ke ranah hukum. Untuk itu, ia berharap persoalan ini bisa dikampanyekan pada masyarakat umum. ”Saya minta ini untuk anak nanti bisa langsung dijelaskan mana kekerasan perempuan, mana yang kekerasan anak,” pintanya. Bupati pun mengajak seluruh masyarakat untuk bisa memperhatikan persoalan ini dalam kalangan rumah tangga masing-masing. Paolus Hadi pun berpesan agar kaum perempuan tak menjadi lemah. “Perempuan jangan pula selalu menjadi kaum yang lemah, bahasa juga kadang menentukan, jangan selalu bilang, apalah kami ini hanya perempuan, itu jangan,” jelasnya. Paolus pun meminta kepada Komisi Perlindungan Anak dan Ibu (KPAI) dibentuk di semua daerah. Dengan adanya KPAI, diharapkan persoalan anak bisa menjadi perhatian bersama yang lebih serius. ”Harus evaluasi di dalam keluarga kita dulu, jangan sampai tidak diperhatikan. Saya juga minta ke depan bagaimana KPAID bisa ada di daerah,” pungkasnya. (rtn)

7

Sembako di Kota Ngabang Mengalami Kenaikan Borneo Tribune,Ngabang Menjelang bulan Puasa dan lebaran 1435 Hijiriah/ 2014 Masehi, sejumlah kebutuhan pokok (Sembako) yang dijual pedagang dipasar kota Ngabang mengalami kenaikan yang cukup tajam. Pedagang sembako yang sempat dijumpai, Hartono,mengaku, bahwa sejumlah harga kebutuhan, seperti telur,daging ayam,daging sapi, gula dan barang lainnya, hampir satu bulan ini mengalami kenaikan. Demikian Rudi Hartono mengatakan, kemarin di Ngabang. Terhadap kenaikan harga sembako, sebagaimana dika-

takan Yanto, “ harga telur saat ini sudah mencapai Rp 1200,- per butir, di toko khusus penjualnya, sementara di lapak, telur dijual Rp. 1300 per butir,” ujarnya. Menurut Yanto, kenaikan tersebut memang sudah terjadi sekitar hampir tiga minggu yang lalu, di mana harga telur sebelumnya masih berada di kisaran Rp. 1100 per butir. Tidak hanya itu kenaikan juga terjadi pada gula pasir, yang sebelumnya Rp 10.000 – Rp 11000,- per Kg, nsaat ini harga gula pasir di pasar Ngabang mencapi Rp. 12.000,- per Kgnya.

“ Untuk bawang merah juga sudah mengalami kenaikan dan saat ini harganya sudah mencapai Rp 30 ribu per Kg, dengan harga eceran satu ons Rp 4 ribu rupiah, termasuk bawang putih juga mengalami kenaikan dari sebelumnya,”ungkapnya. Kemudian untuk harga tepung terigu, minyak goreng kemasan, sampai saat ini masih dalam kondisi stabil, belum mengalami kenaikan. Sementara itu untuk harga daging ayam, saat ini juga sudah mencapai Rp 35 – 38 ribu rupiah per Kg, dari harga sebelumnya bertengger pada level Rp. 28 ribu rupi-

ah per Kg. “ Harga ini juga sudah naik dalam bulan-bulan ini, kalau harga lamakan daging ayam itu hanya 28 ribu rupiah per Kg, saat ini sudah mencapai 35 – 38 ribu rupiah per Kg,” ungkap Rudi Hartono, pedagang ayam. Untuk jenis ayam merah hingga saat ini harganya masih pada posisi Rp 28 ribu rupiah per Kg. Selain itu untuk harga daging sapi saat ini masih bertahan pada posisi Rp 130 ribu rupiah per Kg dan belum ada kenaikan “ Harga daging sapi ini memang dari dulu sudah Rp

130 ribu rupiah per Kg, jadi belum ada kenaikan, namun kita tidak memastikan bisa saja harga ini juga akan mengalami kenaikan,” paparnya. “ Hanya saja,” kata Hartono, konsumen lagi sepi, seiring dengan anjloknya harga karet di pasaran yang hanya mencapai 7-8 ribu rupiah per Kg, sehingga dalam satu hari rata-rata dagangannya khususnya ayam hanya bisa terjual sekitar 10 – 15 Kg saja, berbeda dengan di saat harga karet membaik di pasaran dulu, konsumen cukup ramai. (Syah)

Pedagang ayam di pasar rakyat Ngabang. FOTO Istimewa

Perumahan Indah Lestari Terapkan Kawasan Bebas Sampah Borneo Tribune, Ngabang Untuk menciptakan satu Kawasan yang terbebas dari sampah di kota Ngabang agaknya akan segera terwujud. Keterangan dari Muliadi Akian, pemilik kawasan perumahan Permata Indah Lestari di Pulau Bendu Ngabang mengatakan bahwa pihaknya akan memberlakukan kawasan bersih dan terbebas dari sampah. “Kami akan memberlakukan kawasan perumahan kita ini menjadi kawasan perumahan yang bersih dari sampah sehingga tidak ada yang membuang sampah sembarangan, ”ungkapnya. Oleh karenanya saat ini pihaknya sedang mempersiapkan rencana tersebut dan di beberapa titik di kawasan ini akan ada petugas, sehingga siapa yang membuang sampah sembarangan

akan di sanksi sesuai dengan ketentuan yang sudah di tetapkan. Di katakannya bahwa aturan ini hanya berlaku di kawasan perumahannya saja bukan di tempat lain. “ Inikan masih rencana dan sebelum memberlakukan aturan inikan nantinya kita juga akan sosialisasi kepada masyarakat dalam komplek dan juga akan melakukan pertemuan dengan para tokoh masyarakat dan juga aparat desa,”ujarnya. Menanggapi rencana tersebut, Kepala Kantor Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Landak,Fransiskus Asius, menyambut baik adanya rencana tersebut karena kedepan kalau memang di laksanakan program ini otomatis akan menjadi salah satu pilot projek (percontohan) bagi daerah lain yang ada di Kabupaten

Landak. “ Kita menyambut baik rencana ini karena dari dulu kita memang mengharapkan harus ada yang bisa memulainya sehingga ini akan bisa di ikuti oleh daerah lain dalam kota Ngabang,” ucapnya. Menurut Asius, untuk sebuah kawasan perumahan

untuk menerapkan aturan tersebut memang mudah pasalnya itu merupakan hak otonom karena hanya menggunakan aturan sendiri. Namun demikian bukan berarti di berlakukan begitu saja tetapi juga mesti harus di sosialisasikan, serta sebelumnya harus melakukan koordinasi dengan instansi

yang membidangi bagian kebersihan dan juga para aparat Desa setempat. “ Kita mengharapkan apa yang sudah di rencanakan ini dapat di laksanakan dan ini akan menjadi sebuah kawasan percontohan bagi daerah lainnya di kota Ngabang, sehingga dapat menerapkan hal yang sama,” pintanya (Syah)

Kawasan Perumahan Permata Indah Lestari,di Pulau Bendu Ngabang. FOTO Ya’ Syahdan/ Borneo Tribune

Gawai Dayak Kabupaten Sanggau 2014 Dimajukan Borneo Tribune, Sanggau Bertepatan dengan bulan puasa, pelaksanaan Gawai Dayak Kabupaten Sanggau tahun 2014 akan dimajukan pada tanggal 26-28 Juni yang semula akan dilaksanakan pada 27-29 Juni. ”Perubahan tanggal tersebut berkenaan dengan awal bulan puasa bagi umat muslim, maka pelaksanaan gawai dimajukan pada tanggal 26-28 Juni 2014,” ujar Sekretaris Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau, Suhardi TB. Menurutnya, perubahan tanggal tersebut sudah disampaikan kepada Ketua Panitia Gawai Dayak Tahun 2014 dan Ketua

DAD Kecamatan SeKabupaten Sanggau sesuai Telegram Dewan Adat Dayak Kabupaten Sanggau Nomor:10/DAD-KAB/V/ 2014 tanggal 22 Mei 2014. Suhardi menuturkan, dengan sehubungan adanya perubahan jadwal pelaksanaan Gawai Dayak tersebut, maka atasnama DAD Kabupaten Sanggau meminta kepada Ketua Panitia dan Ketua DAD kecamatan se-Kabupaten Sanggau untuk mensosialisasikan kepada peserta Gawai dan masyarakat diwilayahnya masingmasing, dan berkoordinasi dengan camat setempat selaku penanggung jawab tim kecamatan sebagaimana SK DAD Kabupaten

Sanggau No. 02/DAD-SGU/ III/2014 tanggal 1 April 2014. ”Rangkaian kegiatan Gawai Dayak Tahun 2014 akan dilaksanakan Beraum Raya dengan agenda mensosialisasikan program kerja masa bhakti kepengurusan DAD Kabupaten Sanggau Tahun 2014-2019. Kepada pengurus DAD kecamatan se-Kabupaten Sanggau diharapkan dapat menyikapi permasalahan aktual yang terjadi di masyarakat adat Dayak seKabupaten Sanggau,” jelasnya. Suhardi menjelaskan, selain agenda tersebut sebagai rutinitas kegiatan Gawai Dayak dilaksanakan 12 perlombaan yang harus

diikuti oleh seluruh DAD Kecamatan dengan jenis lomba Tari Kreasi, Sastra Lisan (Bepomang), membuat kue tradisional dari bahan lokal, lomba pantun, menyumpit, lomba Domamang Domia, Lagu Daerah Tingkat Dewasa, Parade Busana Daerah Tingkat Anak (AbangAyong), Pangkak Gasing, Souvenir Motif Dayak, Pencak Silat Tradisional dan lomba mendesain batik Sabang Merah. Adapun peserta Gawai Dayak Kabupaten Sanggau Tahun 2014 diperkirakan berjumlah 5.000 orang yang berasal dari dari lima belas Kecamatan se-Kabupaten Sanggau. Gawai Dayak Kabupaten Sanggau Tahun

2014 mengusung tema “Melalui Gawai Dayak Nosu Minu Podi Kabupaten Sanggau Kita Dukung 7 (Tujuh) Brain Image : Sanggau Bersih, Sanggau Pintar, Sanggau Sehat, Sanggau Terang, Sanggau Maju Infrastruktur Serta Sanggau Maju Dan Terdepan” Dan Sub Tema “Dengan Masyarakat Dayak Beradat Dan Berbudaya Kita Sukseskan Pilpres 2014 Dan Program Pemerintah Kabupaten Sanggau Maju Dan Terdepan” Ditambahkannya, pelaksanaan gawai tersebut direncanakan akan dibuka oleh Gubernur Kalbar yang juga selaku Ketua Umum DAD Kalimantan Barat. (rtn)


Sekadau Borneo Tribune

Jumat, 6 Juni 2014

8

Wah, Bapak Tiga Anak Selingkuhi Bibinya

Kades Desa Setawar Dipolisikan Borneo Tribune, Sekadau Tingkah laku keponakan satu ini tak patut dicontoh. Betapa tidak, ia tega berselingkung dengan bibi istri pamannya sendiri. Yang cukup mencengangkan, ponakan itu menjabat Kepala Desa. Dia Agus (35) Kepala Desa Setawar, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau. Mentang-mentang di Desanya menjabat sebagai orang nomor satu, ia seolah-olah menjadi casanova alias penakluk wanita yang mampu membuat wanita manapun bertekuk lutut di hadapannya. Tapi, sepandai-pandainya tupai melompat, suatu saat akan jatuh juga. Pepatah itu berlaku pula pada Agus. Saat tengah tertidur pulas usai “bertempur” dengan pasangan selingkuhannya,

Halimah, Agus digerebek suami sah dari Halimah, Sahbran bersama petugas kepolisian di kamar 126 hotel Pelangi jalan Sekadau-Sanggau, Rabu (4/6) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Saat dipergoki, Agus dan Halimah sedang tertidur pulas. Keduanya tak berkilah saat dihujani pertanyaan oleh Sahbran dan Polisi. Mereka mengaku bahwa ada hubungan istimewa yang dijalin keduanya, bahkan berlanjut hingga ke ranjang. Gerah dengan perbuatan keduanya, Sahbran yang sudah jengkel bukan kepalang memutuskan mempolisikan keduanya. Kamis (5/6) siang, jadilah Agus dan Halimah diboyong ke Mapolres Sekadau untuk dimintai keterangan mempertanggungjawabkan perbuatan keduanya.

Saat ditemui di sela-sela pemeriksaan, Sahbran mengungkapkan aksi mesum Agus dan Halimah bukan kali ini saja dipergoki. “Ini sudah ketiga kalinya ketahuan. Saya sendiri sudah dua kali memergoki sendiri mereka sedang berbuat tidak senonoh. Kelewatan, padahal sebelumnya sudah ada peringatan, supaya tiak melakukan perbuatan serupa, ini saya lapor biar dikasi pelajaran,” kesal Sahbran. Sahbran mengisahkan, pertama kali perbuatan mesum keduanya dipergoki bulan Juli tahun 2013 lalu. Namun, saat itu Sahbran masih pikir panjang. Akhirnya, diputuskan keduanya membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya di lain waktu. Namun, jalinan asmara terselubung nan terlarang antara

Agus dan Halimah tak putus disitu. Tak lama setelah menandatangani surat pernyataan, keduanya kembali dipergoki sedang berlakon layaknya suami istri sah. “Yang kedua kali saya tidak tahan, saya lapor polisi juga. Habis bagaimana, mereka tidak jera-jera,” beber Sahbran. Tapi Sahbran adalah suami dan imam yang baik untuk istrinya. Meski sudah mempolisikan perilaku Agus dan Halimah pada kali kedua dipergoki selingkuh, ia kemudian memutuskan mencabut laporannya. “Harapan saya waktu itu mudah-mudahan mereka jera kalau sudah berurusan di kantor polisi,” tutur ayah dua anak itu. Rupa-rupanya kisah cinta terlarang antara Agus dan Halimah sangat kuat. Mereka

tak kunjung jera hingga kali ketiga ditemukan sedang tidur berdua di kamar hotel, malam kemarin. Lagi-lagi Sahbran yang memergoki keduanya. Kali ini, Sahbran sudah tak mau berbaik hati lagi. Ia merasa sudah tak ada gunanya mempertahankan istri seperti Halimah.“Saya sudah tidak tahan. Saya akan ceraikan dia,” ucap Sahbran mantap. Dari penuturan Sahbran muncul fakta mencengangkan. Agus tak lain adalah keponakan Sahbran sendiri. Halimah adalah bibi Agus istri dari Sabran. Ayah Sahbran dan kakek Agus merupakan saudara kandung. “Ya, dia itu keponakan saya. Istri saya itu bibinya,” aku Sahbran bernada kesal. Aksi menyelingkuhi wanita bukan kali ini saja dilakukan

Agus seperti dituturnya Sahbran. Sebelumnya, ia diketahui telah beberapa kali kedapatan berselingkuh dengan beberapa wanita di kampungnya. Diantara para wanita itu, ada yang berstatus istri sah orang lain hingga janda. “Entah sudah berapa kali saya tidak ingat persis berapa korbannya. Yang jelas sudah berkali-kali,” kisah Sahbran. Sementara, istri sah Agus, Wati, juga mengakui kalau suami dan ayah dari tiga orang anaknya itu sebagai pria flamboyan. “Yang saya tahu sudah dua wanita yang dia selingkuhi, satu janda, satunya yang ini istri orang. Jujur, saya masih sayang sama dia.” kata Wati. Meski tak dapat menutupi kekesalannya akibat ulah sang suami, Wati mengaku sampai

saat ini masih mencintai Agus. “Saya masih cinta sama suami saya. Tapi saya tidak mau dimadu. Dia harus pilih satu. Kalau masih mau sama saya tinggalkan wanita itu, kalau lebih cinta sama wanita itu ya sudah saya rela diceraikan,” ucap Wati pasrah. Untuk saat ini, Wati tidak ingin ambil pusing dengan urusan suaminya itu. Ia lebih memilih mementingkan nasib ketiga anaknya. “Anak saya tiga, kecil-kecil. Lalu nanti siapa yang menguurus mereka,” ujar Wati. Soal proses hukum, Wati menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. “Saya sih serahkan kepada polisi saja urusannya. Mau saya cabut laporan saya masih pertimbangkan, dan butuh proses panjang,” tandas Wati. (Mto).

Hari Lingkungan Hidup Diisi dengan Aksi Menanam Pohon Borneo Tribune, Sekadau Pemerintah Kabupaten sekadau, menggelar aksi menanam pohon dalam acara perigati hari Lingkungan Hidup sedunia 5 Juni kemarin. Penanaman pohon penghijauan digelar di lingkungan Betang Centre, jalan Sekadau-Rawak. Wakil Bupati Sekadau, Rupinus memimpin jalannya peringatan hari lingkungan hidup dengan aksi menanam pohon. Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Pertamanan Kabupaten Sekadau, Yoseph Yustinus dalam laporannya mengatakan tema hari LH tahun 2014 adalah “mari kita satukan langkah selamatkan pesisir pantai”.

Pelaksanaan peringatan hari LH, kata Yoseph, melibatkan berbagai unsur seperti instansi pemerintah, instansi vertikal, perusahaan-perusahaan swasta, LSM hingga pelajar. “Menjaga kelestarian lingkungan tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja, namun butuh dukungan semua stakeholder. Makanya kita juga libatkan siswa-siswi sekolah supaya mereka punya kesadaran untuk menjaga lingkungan,” papar Yoseph. Dilanjutkan Yoseph, kegiatan tersebut selain dirangkai dengan aksi tanam pohon juga sekaligus diisi dengan penyerahan kendaraan pengangkut sampah roda tiga untuk tujuh Kecamatan. Penyerahan dila-

kukan oleh Wakil Bupati secara simbolis kepada Camat Belitang Hilir. Sementara, Wakil Bupati Sekadau, Rupinus saat membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup menuturkan, isu utama yang dihadapi saat ini adalah pemanasan global. Pe-

manasan global memberikan dampak yangluar biasa terhadap iklim dan lingkungan. “Akibat pemanasan global iklim menjadi tidak menentu, kadang hujan, kemudian bisa juga tiba-tiba kemarau. Dampak lainnya seperti adanya potensi banjir, tsunami. Tidak

hanya itu, akibat iklim yang tidak menentu, produksi pertanian pun turun,” kata Rupinus. Salah satu upaya untuk meminimalisir dampak pemanasan global adalah dengan melakukan penghijauan. Menanam pohon merupakan solusi yang diyakini ampuh un-

tuk mengatasi krisis iklim. “Makanya kita semua perlu menanamkan kesadaran untuk menanam pohon. Kalau ada halaman rumah yang kosong, tanami pohon. Pohon apa saja boleh, bisa durian, jengkol dan sebagainya,” pesan Wabup. Karenanya, Wabup turut

mengajak seluruh kalangan untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. “Semuanya harus peduli. Pemerintah, swasta, LSM dan masyarakat dibutuhkan andilnya supaya kelestarian lingkungan kita tetap terjaga,” tutup Wabup. (Mto).

INFO BANK BNI 46 Pontianak, Jl. Tanjung Pura No. 1 Telp. (0561) 736211, 732016, 732630, 732026 (0561) 736392 Capem Univ. Tanjungpura. Jl. Daya Nasional Telp. (0561) 736046 (0561) 764012 Capem Pasar Siantan, Jl. Khatulistiwa No. 81-83 Siantan Telp. (0561) 881419 (0561) 883263

BCA KCU PONTIANAK, Jln. A. Yani No. 1 Ptk, 0561-736305 (hunting) KCP Imam Bonjol, Jln. Imam Bonjol No. 457 Ptk, 0561-737984, 734524 KCP Rahadi Usman, Jln. Rahadi Usman No. 4 Ptk, 0561-733482, 740814-15 KCP Sei Pinyuh, Jln. Raya Terminal 05-06, Sei Pinyuh KCP Sultan Muhammad, Jln. Sultan Muhammad 136, Ptk, 0561-738051

BANK KALBAR CABANG UTAMA PONTIANAK Jl. Rahadi Osman No. 10 Pontianak 78117, Telp. (0561) 732148, 736723 Fax. (0561) 745149, Telex. 29174, 29129 CABANG SYARIAH Jl. A. Yani Pontianak, Komp. Perkantoran & Town House No. 5-6 (depan A. Yani Mega Mall) Telp. (0561) 733033, 7061800, Fax. (0561) 732599

BANK BRI Kantor Cabang Barito, Jalan Barito, Telp. (0561) 734009, Fax. (0561) 733019 Komplek Pertokoan Pasar Flamboyan Jalan Gajah Mada Blok C. 14 Ptk

BANK DANAMON Jl. Tanjung Pura No. 102, Ptk Telp. (0561) 737107 (H), 730898, Fax : (0561) 736264, 765595 Jl. St. Muhammad No. 173, Ptk Telp. (0561) 731156, Fax : (0561) 734462 Jl. KH. Wahid Hasyim No.24-26, Telp.: 0561-768599/765411, Fax : 0561-768599/765411

BANK MANDIRI SYARIAH PONTIANAK, Jl. Diponegoro No. 95, Telp. (0561) 745004, Fax. Ketapang, Jl. MT. Haryono No. 111-112 Ketapang, Telp. (0534) 34600 Fax. (0534) 34395 Kantor Kas Politeknik, Kampus Politeknik Negeri Jl. A. Yani No. 52, Telp. (0561) 583850 Kantor Layanan Syariah Bank Mandiri Pontianak-Sidas, Jl. Sidas No. 2, Pontianak, Telp. : (0561)7069797, Fax. : (0561) 763082

BANK BUKOPIN Cabang Jl. Ir. H. Juanda No. 55-56 Pontianak 78117 (0561) 745025 (Hunting) (0561) 734253 Cabang Pontianak Kal-Bar, Jl. Adi Sucipto Km. 7,5 (Gedung Kopkar Mekar PLN Wil Kal - Bar) Kabupaten Pontianak, Telp. 0561 722598, 0561 - 723158, Kantor Kas Adisucipto Jl. Sultan Muhammad No. 48, Pontianak 78117 , (0561) 730001/ 730077, (0561) 730132, Capem Sultan Muhammad

BANK BTN CABANG PONTIANAK, Jl. Imam Bonjol No. 29 Pontianak 78123, Pontianak, Telepon: (0561) 740163 Fax: (0561) 740168 CABANG PEMBANTU JERUJU, Jl. Kom. Yos Sudarso No. 10, Jeruju Pontianak 78122, Telepon: (0561) 770567 Fax: (0561) 770567 KAS LAYANAN POS ONLINE PONTIANAK, Jl. St. A. Rahman No.49, 78116, Pontianak, Telepon: 0561-730641, 0561-730642, 0561730644 Fax: 0561-762146

BANK PERMATA Juanda KC, Jl. IR. H. Juanda No. 49-50 BB, Pontianak (781177), 0561-738323, 0561 -736411 Gajah Mada KCP, Jl. Gajah Mada no 69 C, Pontianak (78121), 0561747371, Tanjung Pura KCP, Jl. Tanjung Pura No. 370, Pontianak (78122), 0561764926

BANK BII KC Pontianak Jl. Tanjungpura No.20 (Pontianak) Telp. (0561) 39220

BANK MANDIRI

BANK BHI

Jl. I Gusti Ngurah Rai No. 2 , Humaera B (0561) 734247, 734147 Jl. Achmad Yani No. 3 - 3 A, (0561) 765010, 767993 Jl. Tanjungpura No. 110, (0561) 734464, 734752 Jl. Sidas No. 2 (0561) 734670, 747495, 733672

BANK MEGA

Cabang PONTIANAK, Jl. Imam Bonjol No.567 , Telp. (0561)-762838; Fax. (0561) -76290

KC PONTIANAK, Jl. H. Agus Salim No. 10 - 12, Telp. (0561) 739822, (0561) 749078

Wakil Bupati Sekadau, Rupinus, menanam pohon di komplek Betang Centre dalam peringatan hari lingkungan hidup sedunia, didampingi Kaban Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau, Yoseph Yustinus, Rabu (5/6) kemarin.//Foto Bagus Kosminto/Borneo Tribune

Kades Dituntut Pahami UU No 6/2014 Borneo Tribune, Sekadau Guna memberi pembekalan dalam menjalankan tugas sebagai pejabat di tingkat Desa Pemerintah Kabupaten Sekadau memberikan sosialisasi Undang-undang Republik Indonesia No 06 Tahun 2014 tentang Desa. Sosialisasi itu diprakarsai Bagian Hukum dan HAM setda Pemkab Sekadau bekerjasama Dirut Pemdes dan Kelurahan Kemendagri, dan instansi terkait di mess Pemkab Sekadau, Rabu (5/6). Kegiatan sosialisasi itu yang dibuka oleh Asisten 1 Administrasi Bidang Pemerintahan, Drs. Adrianto Gondo Kosumo, Kabag Hukum dan HAM, Subhan, Direktur Pemdes dan Kelurahan Kementrian Dalam Negri Eko Prasetyo, Para Camat, Sekcam 7 Kecamatan, Kepala SKPD, dan Kepala Desa se-Kabupaten Sekadau.

Ketua Pelaksana kegiatan, Subhan, mengatakan agenda itu penting dan strategis dilakukan Pemda Sekadau, dimana para Kades akan mendapatkan informasi langsung dari pihak kemendagri mengenaiUndang-Undang No 6 tahun 2014, tentang Desa. “Diharapkan kepada para Kepala Desa kedepan dapat mengambil langkah strategis dalam rangka penyelengaraan pemerintahan di Desa. Hal ini berdampak pada percepatan regulasi dan prodak hukum darah guna memajukan Sekadau,” papar Subhan. Pemerintah Desa memiliki tugas tanggungjawab, dan menjadi ujung tombak pembagunan di Desa. Oleh kareana itu, Subhan ingin perangkat Desa mempelajari dan memahami UU No 6 Tahun 2014, tentang Desa, dalam

rangkat percepatan pembangunan di Desa kedepan. Sementara itu, Bupati Sekadau yang diwakili Asisten 1 Administrasi Bidang Pemerintahan, Adriantio Gondo Kusumo memaparkan Pelaksanaan Undang-Undang No 6 Th 2014 merupakan hal penting yang akan dijalankan para Kepala Desa dalam roda pemerintahan Desa.

“Dengan adanya UU Desa para kepala Desa diberikan kesempatan untuk membuat BUMD (Badan Usaha Milik Desa) serta dalam pengunaan anggaran akan diawasi dalam pengunaan pembangunan di Desa. Yang terpenting adalah jangan sampai menyalahgunakan anggaran yang diberikan pemerintah,” pesan Adrianto. Dengan diudangkan UU No

6 Tahun 2014 maka urusan otonomi Desa untuk selanjutnya berpedoman pada aturan tersebut. Dalam pelaksanaannya, UU No 6 tahun 2014 belum di terapkan. “SKPD teknis, para camat diberi tugas untuk membina para Kepala Desa sehingga dalam aplikasi penerapan pemerintahan Desa sesuai aturan yang berlaku,” tandas Adrianto. (Mto).

Sosialisasi UU No 6 Tahun 2014, tentang Desa, kepada kepala Desa se-Kabupaten Sekadau, di Mess Pemda sekadau Rabu (5/6).// foto Bagus Kosminto/Borneo Tribune


Sintang-Melawi Borneo Tribune

Jumat, 6 Juni 2014

9

Penderita Filariasis Melawi 53 Orang

Borneo Tribune, Nanga Pinoh Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi, penderita penyakit kaki gajah (Filariasis) di Kabupaten Melawi berjumlah 53 orang. Penderita kaki gajah sebanyak 53 orang tersebut tersebar di enam kecamatan, dari 11 kecamatan di seantero Kabupaten Melawi. Hal

itu disampaikan oleh Kepala Bidang P2PL, Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi, Oktavianus Naibaho, di Kantor Bupati Melawi, Kamis (5/ 6). “Penderita terbanyak terdapat di Kecamatan Tanah Pinoh berjumlah 19 kasus, Tanah Pinoh Barat berjumlah 13 kasus, Pinoh Utara dan Sokan masing-masing

enam kasus, Nanga Pinoh empat kasus serta Belimbing dua kasus,” ucapnya. Menurut Oktavianus, terdatanya 53 orang penderita kaki gajah tersebut karena kader dan petugas kesehatan sudah lebih giat dalam mencari maupun mendata warga yang terinfeksi filariasis atau kaki gajah. Dengan terdatanya 53 orang tersebut

sehingga terkesan kasus penderita kaki gajah di Melawi bertambah. “Bagi kami ini suatu prestasi, karena telah mampu menemukan penderita filariasis. Harapan kami semua penderita filariasis di Melawi bisa ditemui semua sehingga bisa ditangani,” tuturnya. Dijelaskannya, kasus kaki

gajah di Melawi sebenarnya tidak bertambah. Hanya saja, sambung dia, penderita yang sudah kronis yang bertambah jumlahnya. Setelah terinveksi delapan tahun atau sepuluh tahun yang lalu, karena penderitanya baru terdeteksi atau diketahui setelah ada perubahan pada fisik si penderita kaki gajah.

Melawi Peroleh Emas Pertama dari Cabang Catur nerima laporan dari pelatih dan official tim Porprov dari Kabupaten Melawi, di Kota Pontianak, kemarin. “Alhamdulillah, kita sudah berhasil memperoleh satu medali emas dari cabang catur. Semoga ini bisa menjadi pemacu dan semangat atlet lain untuk juga mendapatkan medali emas dari cabang lain,” ujar Ketua KONI Kabupaten Melawi, Abang Tajudin. Tajudin menerangkan, atlet catur Melawi atas nama Ricoboy meraih emas setelah melalui sembilan babak catur cepat perorangan putra. Ricoboy juga mencatatkan poin tertinggi 8,5. “Masih ada empat kategori lagi di cabang catur yang akan dipertandingkan. Yaitu beregu catur standar klasik, beregu catur cepat, perorangan catur standar serta catur kilat,” timpalnya. Bahkan, ketua DPRD Kabu-

Borneo Tribune, Nanga Pinoh Kendati pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar baru akan dibuka pada Sabtu besok, Kabu-

paten Melawi sudah berhasil mencatatkan prestasi gemilang. Yakni dengan meraih satu medali emas. Emas pertama ini diraih dari cabang

paten Melawi ini menambahkan, catur masih sangat memungkinkan untuk menambah perolehan medali emas. Mengingat sejumlah atlet yang diturunkan juga berpotensi menjadi yang terbaik di berbagai cabang catur yang diperlombakan di Porprov. “Pelatih catur Melawi, Soni mengungkapkan memang peluang kita di sana masih bisa menambah perolehan emas. Setidaknya kita bisa menambah dua emas, bahkan lebih dari empat medali emas yang tersisa,” ucap Tajudin. Menurutnya, sejumlah cabang lain memang baru akan digelar mulai Jumat serta usai pembukaan Porprov yang baru akan dilaksanakan pada Sabtu (7/6) mendatang. Tajudin berharap, prestasi Melawi bisa mengalami peningkatan terutama dalam perolehan medali. (eko)

catur cepat perorangan putra atas nama Ricoboy. Hal tersebut disampaikan Ketua KONI Kabupaten Melawi, Abang Tajudin, usai me-

Prabowo-Hatta Kalahkan Jokowi-JK di Twitter JAKARTA - Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa sementara mengungguli Joko Widodo-Jusuf Kalla (JK) berdasarkan hasil penelitian Indeks Digital kepada para pengguna jejaring sosial Twitter. Peneliti Indeks Digital, Jimmi Kembaren, mengemukakan bahwa perolehan sementara Prabowo-Hatta meraih dukungan 51,20 persen, sedangkan Jokowi-JK meraih dukungan 48,80 persen. ”Ini berkembang setiap de-

tik. Dalam hitungan jam jumlahnya bisa berubah. Tetapi untuk grafik pendukung, Prabowo cenderung lebih stabil dibandingkan Jokowi,” kata Jimmi di MNC Plaza, Jakarta, Kamis (5/6/2014). Jimmi menjelaskan, stabilnya jumlah pendukung Prabowo yang ditunjukkan di dunia maya lantaran para pemilih tersebut sudah kebal dengan isu yang menerpa mantan Danjen Kopassus itu. ”Pendukung Prabowo-Hatta

lebih stabil. Isu apa pun yang beredar, mereka tetap naik. Sementara isu miring atau positif tentang Jokowi-JK sangat berpengaruh terhadap mereka sendiri,” jelasnya. Pemantauan ini telah dilakukan sejak akhir Mei 2014 dan akan terus dipantau terhadap 30.000 akun Twitter yang pasti ada pemiliknya dengan karakteristik diambil berdasarkan penelitian penggunanya yang sebagian besar kalangan muda. (okezone)

Prabowo-Hatta

“Sebenarnya mereka ini sudah lama terkena filariasis, tapi sekarang baru nampak perubahan fisik pada penderita. Seperti pada kaki atau tangan yang membesar,” ujarnya. Menurut Oktavianus, penanganan terhadap filariasis tersebut sudah dilakukan oleh pemerintah sejak 2011 silam hingga sekarang. Bah-

kan secara nasional, diharapkan minimal 65 persen dilakukan pemberian obat. Sementara di Kabupaten Melawi sendiri dari tahun 2011, 2012, 2013, rata-rata pemberian obat 75 persen ke atas. “Hari ini sedang dilakukan sosialisasi pemberian obat massal pencegahan filariasis putaran ke empat tahun 2014,” paparnya. (eko)

Bandar Togel Ditangkap Borneo Tribune, Nanga Pinoh Jajaran Polres Melawi berhasil membekuk dua tersangka, yang diduga sebagai bandar judi Toto Gelap (togel) yang beroperasi di wilayah Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi Rabu (4/6) siang. Mereka adalah Bustiarsyah (32) warga Desa Batu Nanta Belimbing dan Agus Sugianto (44) warga Kabupaten Sintang. Keduanya ditangkap di waktu dan tempat yang berbeda. “Penangkapan dilakukan setelah aparat kepolisian mendapat laporan dari warga. Kita kemudian bergerak menuju TKP dan melakukan penangkapan,” ujar Kasat Reskrim Polres Melawi, AKP. Suparjo, Kamis (5/6). Bersama tersangka, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang Rp 3,2 juta, buku tafsir mimpi, rekap togel dan sejumlah pulpen. Selain itu petugas juga mengamankan dua unit HP dari keduanya. “Saat ini mereka kita tahan di Mapolres untuk peme-

riksaan lebih lanjut. Mereka kita kenakan Pasal 303. Dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara,” tegasnya. Suparjo mengungkapkan, tersangka yang pertama kali ditangkap adalah Bustiarsyah di kediamannya. Dari hasil pengembangan, polisi kemudian bergerak untuk menangkap Agus yang tak jauh dari kediaman Bustiarsyah. “Mereka kita tangkap tanpa perlawanan. Karena saat ditangkap mereka sedang melayani pembeli dan melakukan rekap,” timpalnya. Dari hasil keterangan sementara, Bustiarsyah mengaku sebagai anak buah Agus. Pasalnya hasil penjualan togel tersebut diserahkan kepada tersangka yang tidak lain sebagai warga Kabupaten Sintang. “Bustiarsyah sendiri mengaku baru dua bulan jualan togel, sedangkan Agus mengaku sudah enam bulan. Itukan pengakuan mereka bisa saja sudah lama dari itu,” lugasnya. (eko)


Kapuas Hulu Borneo T Tribune

Jumat, 6 Juni 2014

10

Milton Sapa Masyarakat Sintang dari Malang Borneo Tribune, Sintang Program Acara Halo Bupati merupakan hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten Sintang dengan LPP RRI Sintang. Program yang ditujukan untuk menyerap informasi dan aspirasi masyarakat serta menyampaikan informasi kepada masyarakat tersebut dilaksanakan setiap hari kamis. Karena kegiatan Pekan Nasional KTNA di Malang Jawa Timur, Bupati Sintang Drs.Milton Crosby,M. Si menyapa masyarakat Kabupaten Sintang dan Kabupaten Malang langsung dari LPP RRI Malang pada Kamis, 5 Juni 2014. Acara Halo Bupati tersebut disiarkan langsung oleh Pro 1 RRI Malang melalui frekuensi 91,5 MHz dan Pro 1 RRI Sintang melalui frekuensi 102,5 MHz yang dipandu oleh penyiar RRI Malang Esty Sofya. Dialog yang dilaksanakan sejak pukul 08.00 hingga 09.00 WIB tersebut berhasil mempertemukan masyarakat Kabupaten Sintang dan Kabupaten Malang diudara. Dialog interaktif yang mengusung tema mengenai program kebijakan nasional dan daerah khusus bidang pertanian berlangsung lancar dan terjadi komunikasi dua arah yang positif. Respon pendengar RRI Sintang dan RRI Malang cukup baik terhadap tema dialog dan kehadiran narasumber yakni anggota kehormatan KTNA Pusat yang juga Bupati Sintang Drs.Milton Crosby, M. Si. Membuka dialog interaktif tersebut Bupati Sintang menyampaikan bahwa waktu dirinya selaku kepala daerah tidak pernah berhenti memberikan motivasi dan dorongan kepada petani, bahkan disebut sebagai Bupati sekaligus Penyuluh. “semuanya untuk meningkatkan derajat petani. Saya terus mendorong agar petani di Kabupaten Sintang bisa sekaligus menjadi pengusaha” ujar Bupati yang pernah mendapatkan penganugerahan lencana satya karya pembangunan dari Presiden RI tersebut. “saya sangat prihatin dengan laporan BPS Pusat yang mengatakan bahwa ada sekitar 60 persen kebutuhan pokok bangsa Indonesia impor dari luar negeri. Padahal bangsa kita adalah negara agraris, luas dan memiliki tanah yang

subur” jelas Milton Crosby membuka dialog interaktif. Robert di Malang menyarankan sinergisitas antara para ahli dengan pertanian dengan pemerintah seperti dalam hal penelitian kecocokan tanah dengan jenis tanaman. Kuspandi pendengar di Malang yang juga salah satu dosen melihat para pakar bidang pertanian masih belum beraksi dan kurangnya perhatian pemerintah pada petani. Edi seorang penelpon di Sintang mengeluhkan turunnya harga karet. “Kehadiran pabrik karet juga belum mampu menjaga stabilitas harga karet” keluh Edi. Apres pendengar di Tebidah Kayan Hulu menanyakan ada tidak bantuan beras untuk para petani yang tahun ini gagal panen. Ibu sofya di Malang mohon agar pupuk tetap di subsidi, dan bantuan bibit lebih diperbanyak. “Kita tidak boleh mengejar target tetapi petaninya tidak diperhatikan” pinta Ibu Sofya. Bupati Sintang Drs. Milton Crosby, M. Si menjelaskan kondisi tanah di kalimantan yang masuk kelas C dengan tingkat keasaman yang tinggi. Sementara tanah di jawa masuk kelas A karena tingkat kesuburan yang baik. Maka di Kalimantan cocok untuk pengembangan perkebunan skala besar karet dan kelapa sawit. “Saya terus memberikan penyuluhan untuk mengubah mindset para petani dan membangun sumber daya manusia petani kita. Mengenai turunnya harga karet, itu terkait langsung dengan dinamika pasar internasional. Namun, kita harus bijak menyikapinya dengan menimbun karet dan mengelola keuangan dengan baik. Mengenai bantuan beras untuk masyarakat yang gagal panen, saya persilakan dikomunikasikan dengan dinas sosnakertrans. Kita memang ada stok untuk bencana. Tetapi yang penting bantuan itu tepat sasaran” jelas Bupati Sintang. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sintang terus menyampaikan program kerja Pemkab Sintang bidang pertanian dalam arti luas. Usai dialog interaktif yang berlangsung satu jam tersebut, Bupati Sintang dan rombongan disambut dan diterima oleh Kepala Stasiun RRI

Malang Dra. Anna, M.Si di aula RRI Malang. “Saya pertama mengenal bapak Milton Crosby saat jambore nasional RRI se Indonesia di Jambi yang waktu itu Bapak Bupati Sintang dan Ibu Rosarita Niken Widiastuti sama-sama menjadi narasumber dialog interaktif yang disiarkan secara nasional. Saya juga pernah ke Entikong Kalbar saat meresmikan RRI Entikong” jelas Dra. Anna,M. Si. Sementara Bupati Sintang saat ramah tamah menyampaikan harapannya agar RRI mampu menerobos informasi di blankspot di seluruh wilayah Indonesia, terus menjaga keutuhan wilayah NKRI dan memajukan budaya dan mencerdaskan masyarakat. “saya mengundang Ibu Kepsta RRI Malang untuk berkunjung ke Kabupaten Sintang. Kami mememiliki tempat wisata seperti Bukit Kelam dan Keraton Sintang” jelas Bupati Sintang sambil mempromosikan potensi wisata Kabupaten Sintang. (rilis/Syukur Saleh)

Bupati Milton Crosby menyerahkan cinderamata kepada bupati Malang Usai Silaturahmi. Foto Ist

Milton Silaturahmi Dengan Bupati Malang Borneo Tribune, Sintang Bupati Sintang Milton Crosby yang didampingi sejumlah kepala SKPD mengunjungi Kantor Bupati Malang pada Rabu, 4 Juni 2014. Silaturahmi yang dilaksanakan di Kantor Bupati Malang tersebut diterima langsung oleh Bupati Malang H.Rendra Kresna yang juga didamping Sekda Malang dan sejumlah kepala SKPD Bupati Sintang Milton Crosby menyampaikan kehadiran tim dari Kabupaten Sintang dalam rangka mengikuti Pekan Nasional KTNA. “akan banyak para petani yang akan hadir di Malang ini. kami titip para petani asal Kabupaten Sintang yang akan berada di Kabupaten Malang ini sekitar satu minggu. Untuk belajar dan menimba ilmu pertanian yang di Malang ini lebih maju dari Kabupaten Sintang. Pertanian di Kabupaten Sintang masih di bangun secara spot yang tersebar di beberapa kecamatan” jelas Milton Crosby. “tanah yang ada di Kabupa-

Bupati Sintang Milton Crosby memberikan cnderamata kepada bupati malang saat melakukan kunjungan kerja. Foto Ist ten Sintang itu kelas tanahnya C karena tingkat keasamanya sangat tinggi. Berbeda dengan tanah di Jawa yang kelas A yang memang jauh lebih subur. Kami ingin mengetahui bagaimana Kabupaten Malang bisa surplus padi. Selain belajar masalah pertanian, kami juga ingin belajar proses pemin-

dahan kota karena Sintang dirancang menjadi kotamdya. Di Kabupaten Sintang ada ada dua kecamatan yang berbatasan langsung dengan sarawak malaysia. Bupati Malang H. Rendra Kresna yang didampingi Sekretaris Daerah Malang Abdul Malik dan sejumlah kepala SKPD menjelaskan pihaknya juga masih perlu belajar dengan kabupaten di Kalimantan Barat yang tentu dalam beberapa hal ada kelebihanya. “Kabupaten Malang ini memang agak unik karena wilayahnya sangat dekat

dengan Kota Malang. Di Kabupaten Malang ada 33 kecamatan, 390 desa dan kelurahan. Dan memiliki 3,1 juta jiwa penduduk. Sebagian besar masyarakat kami tinggal di pedesaan dengan bekerja sebagai petani dan nelayan. Kami juga merupakan lumbung pangan di Propinsi Jawa Timur. Untuk produksi padi, kami 65 ribu ton surplus. Kami juga memliki 115 KM pantai. Kami juga berhasil memproduksi 10 ribu ton ikan setiap tahun dan itu baru 2,5 persen dari seluruh potensi perikanan yang ada di Ka-

PT. BUMI BORNEO CEMERLANG

Distributor Aspal Shell (Drum) Pen 60/70, Berat Bersih : 154 Kg

bupaten Malang” jelas H, Rendra Kresna. “pengembangan perikanan, banyak sekali masyarakat yang membuat empang. Untuk membuat satu empang ukuran 6 x 4 meter hanya memerlukan biaya 600 ribu, dan kemudian masyarakat bisa panen dengan melimpah. APBD Tahun 2014 sebesar 2,8 triliun. PAD kami hanya 10 persennya saja. 90 persen masih dari pusat. Namun kami juga menyumbang cukai rokok 7 triliun per tahun. Kabupaten ini kabupaten kuno karena sudah ada sejak jaman kerajaan. Kami juga memiliki jalan dengan panjang 16 ribu KM. Saya melihat keberadaan bandara memang sangat penting untuk kemajuan suatu wilayah. Kalau bandara sudah ada, maka dengan sendirinya pembangunan akan semakin cepat” tambah H.Rendra Kresna. (Syukur Saleh/Rilis)

DIBUTUHKAN SEGERA 1. Kepala Teknik Tambang (KTT) Pend. S1 Tambang ; Peng. Min 3 th. 2. Operator Stone Crusher (OSC) Pend. Min SMK ; Peng. Min 3 th. Untuk ditempatkan di Tayan Kab. Sanggau Kalbar. Kirim CV lengkap via email ke sumberarthagading @gmail.com atau edi.rundjan@yahoo.com

Gallery

Kerawing Menerima pesanan & menjual : hasil tenunan daerah/ kerajinan, berupa pakaian adat, anyaman dan lukisan Putusibau SISKA Hp. 081257159998

IKLAN BARIS Langganan Koran

DIJUAL

Telp. 0561-577868 Jl. Gaj ahma da N o. 3 P ont ianak Gajahma ahmada No Po ntianak Email: aria_tur@yahoo.com Penerbangan Pontianak - Jakarta BATAVIA : 5x penerbangan dalam sehari ( z07.05 z07.55 z11.10 z14.35 z16.00 ) SRIWIJAYA : 4x penerbangan dalam sehari ( z07.00 z07.55 z11.55 z15.50 ) LION AIR : 3x penerbangan dalam sehari ( z07.30 z11.35 z15.30 )

GARUDA : 3x penerbangan dalam sehari ( z08.00 z12.55 z17.35 ) Penerbangan PTK - JOGJA & PTK - SURABAYA BATAVIA : 1x penerbangan dlm sehari (pukul : 14.45)

Tanah Kavling lokasi strategis, siap bangun di Perbatasan Sungai Raya Dalam - Punggur Kecil (lurus Paris2), SHM - aman / tidak bertimpa, dll. Tersedia 62 kavling 10 x 20 m2 (25jt cash), 8 kavling Ruko 5 x 40m2 (50 jt cash). Untuk kredit DP 5jt, sisanya diangsur 3642 bulan. Hanya 5 Km dari Jl.Ayani 3 dan pinggir jalan raya Paris - Parit Buluh. Berminat Hubungi :

0812 5710 225

Ingin berlangganan Harian Borneo Tribune di daerah, hubungi: Biro Kubu Raya: Aldi (08971600688) Biro Mempawah: Johan Wahyudi (085654587038). Biro Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran) (085245527602). Biro Bengkayang: Mujidi (085245247955). Biro Landak: Yohanes Ngalai / Pemasaran (085822062880). Biro Sanggau: Ratnasari (085245904505). Biro Melawi: Eko Susilo (081256452946). Biro Sekadau: Bagus Kosminto (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757)

Biro Kapuas (085654585775)

Hulu:

Herdi

Biro Ketapang: Aldi (08971600688) Biro Kayong Utara: Abdul Khoir (081345154592)

Taxi CV. TEGAR PRATAMA TRANSPORT Melayani Antar Jemput Penumpang Jl. Kalimantan No. 24B 0562-640029/641366 SINGKAWANG Jl. Imam Bonjol Gg. Tnjng Sari No. 36 0561-747211/749025 PONTIANAK INNOVASI TAXI. Melayani Antar Jemput. Jl. Tua Pekong No.24 Singkawang, (0562)3309800, Jl. A. Yani (RM. Bertagis) Pontianak Telp. (0561) 7015100, (0561) 7157000

Service Mobil SUTOYO MOTOR. Service, Tune Up, Las/Cat Mobil. Jl. Letjen Sutoyo No. 11 Telp. 743690 Ptk

Kost Gallery Kost. Menerima Pria & Wanita Fasilitas Air & Listrik dan lain-lain. Jl. Diponegoro No. 9 Telp. 0562-3320424 SKW

Iklan Baris:

1 baris / hari Rp. 6.000,-


Teras Borneo Tribune

Jumat, 6 Juni 2014

11

BSM SD di Bengkayang Mulai Disalurkan Borneo Tribune, Bengkayang Bantuan Siswa Miskin (BSM) untuk para siswa Sekolah Dasar (SD) se Kabupaten Bengkayang mulai disalurkan awal bulan Juni ini. Penyaluran berawal di Kecamatan Seluas yang dihadiri diikuti langsung oleh Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang, DR. Yan. Penyaluran terus berlan-

jut, hingga ke seluruh siswa per SD se Kabupaten Bengkayang. Kamis (5/6), penyerahan BSM dilaksanakan di SDN 10 Tiga Desa. Fransiska Maryati, Kepala Sekolah SDN 10 saat ditemui mengatakan jumlah siswa yang memperoleh BSM untuk tahun ini sebanyak empat puluh siswa. Siswa siswa itu diseleksi sesuai dengan kateria penerima BSM yang telah diatur. Lisie Bherta, Perwakilan

Dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang dalam penyerahan BSM meminta kepada siswa, khususnya orang tua untuk dapat memanfaatkan besiswa. itu dengan baik serta sesuai peruntukkan. ”Jangan gunakan untuk membeli hal diluar keperluan pendidikan,” kata Bherta. Penyaluran BSM di seluruh Indonesia melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI). Bank ini dipercaya

karena jaringannya yang luas dan milik negara. ”Kami diberikan kewajiban untuk menyalurkannya. Kami berharap BSM penyaluran BSM ini lancar dan bisa bermanfaat. Kami pesankan, BSM ini betul betul dipergunakan untuk kepentingan pendidikan anak, seperti membeli seragam sekolah dan buku pelajaran,” pinta Yohanes Bernadus, dari BRI Bengkayang (Mu).

Siswa SD yang menjadi perhatian pemerintah// mujidi

Hati-hati Anarkistik Reformasi Jilid Dua pers sekaligus pesta demokrasi yang sukses tanpa intimidasi. Lahirlah saat itu Undang Undang Pers No 40 tahun 1999. Dinamika pers yang bebas bisa dinikmati hingga sekarang dimana setiap orang bebas mengekspresikan diri dengan lebih leluasa. Bahkan kebebasan pers Indonesia dinilai paling bebas di dunia. Presiden Habibie lantaran dinilai “murid” Soeharto ditolak MPR laporan pertanggungjawabannya sehingga gagal meneruskan periode kepemimpinannya selaku presiden. Pemilu kemudian mengukuhkan posisi Gus Dur sebagai orang nomor satu di republik didampingi Wapres Megawati. Jika Gus Dur memimpin parpol Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), maka Megawati PDIP. Dan hanya berjalan separoh waktu Gus Dur pun terjungkal “impeachment” sehingga Megawati menerima “takdir” sebagai presiden. Sayang, pada pemilu presiden secara langsung kali pertama diterapkan pasca reformasi, Megawati (PDIP) yang berpasangan dengan Hasyim Muzadi dari Nahdlatul Oelama dikalahkan SBY (Partai Demokrat) yang berduet dengan Jusuf Kalla (JK). Seterusnya di pilpres secara langsung kedua (2009) SBY berpasangan dengan Boediono juga berhasil mengalahkan penantangnya Megawati yang pada pilpres kala itu berpasangan dengan Prabowo Soebianto (Gerindra). Melihat perjalanan politik pasca reformasi itu M Zeet Hamdy melihat bahwa tampuk kepresidenan dipanggul oleh beragam tokoh, di mana Soekarno sipil, Soeharto meliter, Habibie sipil, Gus Dur sipil, Megawati sipil, SBY meliter. “Kini kita memasuki pilpres 9 Juli 2014 dengan hanya dua pasang kandidat. Yakni Prabowo-Hatta dan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Ini pertarungan yang menghadapkan eks meliter dengan sipil,” kata M Zeet. Kendati Prabowo bekas petinggi meliter, namun pendukungnya dianasir bera-

kar pada kubu meliter. Akar ketokohan itu tak bisa dilepaskan. Sebab politik adalah kekuasaan. “Manusia mana yang ingin melepaskan kekuasaan?” ungkap M Zeet retoris. Gelombang reformasi jilid dua sedang melanda Indonesia karena penyakit korupsi, kolusi dan nepotisme tak kunjung sembuh total kendati sudah lahir lembaga super body bernama Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Di dalam kabinet SBY tak urung sejumlah menteri masuk bui. Sebaliknya rakyat menuntut kesejahteraan. Tak heran jika jalan keluar sejumlah warga adalah kekerasan alias anarkistik. Terlihat dalam polemik lahan yang berujung penggusuran. Baik di perumahan maupun pemukiman. Di sisi lain kriminalitas semakin menakutkan. Yakni pencurian dengan kekerasan, perampokan bersenjata, termasuk perdagangan narkoba. Gerakan reformasi jilid dua menjunjung tercapainya kesejahteraan. “Pilpres adalah jalan politik untuk kesejahteraan. Rakyat Indonesia harus menyadari hal itu sehingga mesti menggunakan hak pilih secara benar. Jika tidak, maka reformasi jilid dua bisa kehilangan arah dan tak tertutup kemungkinan ‘berdarah-darah’ lantaran kedua kubu bersikap anarkistik. Kita semua harus bersikap ekstra hati-hati.” M Zeet Hamdy kuatir terjadi tindakan anarkistik seperti reformasi 1998 dimana warga melakukan penjarahan. Penjarahan itu utamanya karena kemiskinan. Selain itu hukuman sosial dimana warga miskin menjarah pertokoan milik investor kaya yang abai pada tanggung jawab sosial. Lalu M Zeet memberikan solusi berupa jalan tengah yang damai. Ia mengutip sejarah Nabi Musa yang “hijrah” dari dua peperangan atas dua kekuatan besar. Yakni kekuatan Raja Firaun (penguasa) dan Yahudi (massa). “Di jalan tengah yang kering dari lautan yang juga berarti perang, Musa berhasil selamat. Adapun tongkat adalah tanda komando,”

urainya seraya menggaris bawahi bahwa ayat-ayat suci agama wahyu menyiratkan sejarah Musa. Hijrah atau berpindah dari mentalitas koruptif menjadi keshalehan spiritual serta sosial juga telah ditunjukkan Nabi Daud, Sulaiman, Ibrahim, Isa hingga Muhammad SAW. “Bagi kita yang ingin selamat dari reformasi jilid dua harus mempedomani hijrah seperti ditunjukkan para nabi terdahulu,” ungkap M Zeet Hamdy yang juga Ketua DPW NU Kalbar seraya mencandai hadirin bahwa pernyataannya itu tak ubahnya sebuah tausiah singkat atas kondisi RI terkini. “Saya sendiri ingin berhijrah dengan terus mencari jalan tengah itu. Tak usah ambisius selaku pejabat. Kita harus menyatu dengan rakyat. Berjamaah,” imbuhnya. Di dalam kebersamaan tanpa ambisiusitas itu akan terjadi persatuan dan kekuatan keselamatan. Melihat aspek sosial dan politik maupun tanda-tanda alam, pulau Jawa kata M Zeet tak lama lagi menjadi pusat peradaban Bangsa Indonesia karena ancaman bencana. Terlihat dengan aktifnya gunung merapi. Begitupula di Sumatera hingga kepulauan timur Indonesia. Banjir dan kepadatan penduduk menghantui Jakarta. Terjadi kecelakaan sedikit saja, maka macet segera mendera. Peluang ekonomi pun menguap percuma. M Zeet Hamdy pun yakin selalu ada harapan. Wilayah harapan itu hanya satu. Kepulauan Borneo. Pulau yang kita diami ini. Arah bahwa Kalimantan akan menjadi pusat pemerintahan Indonesia bukan mengada-ada. Selain alasan demografi, politik, geografis, namun juga bencana alam. Di sisi lain faktor sejarah juga menegaskan demikian, bahwa presiden pertama Indonesia Soekarno telah pula menyiapkan Palangkaraya di Kalteng sebagai bakal ibukota negara Indonesia. Di sana Soekarno telah menyiapkan simpang lima dengan eksistensi Tugu

Pancasila. Hal itu menjadi petanda. Persis seperti tafsir tongkat komando Nabi Musa. Sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa. Perancang lambang negara elang rajawali garuda Pancasila itu sendiri kelahiran Kalbar, yakni Sultan Hamid II. M Zeet juga menggali nilainilai kearifan lokal (local wisdom) Dayak yang menyebutkan nubuat, akan tercapainya keberhasilan kesejahteraan di masa depan di Bumi Kalimantan. Namun soal waktunya kapan, sejarahlah yang akan membuktikannya kelak. Apakah tanda garis khatulistiwa di dada Garuda karya Hamid Alqadrie juga membaca ke arah Kalbar? Begitupula tanda rantai yang diambil dari petanda Dayak Taman? Entahlah. Terbuka banyak tafsir. Ibarat ayat atau wahyu, hal ini dapat disebut mutasyabihat. Kembali kepada setiap individu warga Indonesia, khususnya Kalimantan dalam menggembleng diri yang seimbang antara penguasaan sain dan teknologi (ilmu pengetahuan) maupun karakter pribadi (iman dan takwa). “Hasil pilpres 2014 akan menjadi pintu harapan menuju ke arah Kalimantan sebagai pusat pemerintahan sekaligus peradaban Indonesia.ÿ Sebab kedua pasang kandidat kental dengan bau Soekarnoisme. Baik Prabowo maupun Jokowi,” timpal M Zeet seraya berharap komitmen pilpres secara damai dan bermartabat diiringi keikhlasan setiap kubu untuk menerima apapun hasilnya, atau siapa pun pemenangnya. Di masa keemasan atas keberhasilan reformasi jilid dua di mana politik adalah alat mensejahterakan di pundak Prabowo atau Jokowi atau kader pelanjut kepemimpinan setelahnya, M Zeet Hamdy memperkirakan terjadi perubahan besar-besaran atas tata pemerintahan Indonesia. Di kala itu pola persemakmuran akan menjadi pilihan yang paling logis serta rasional untuk seluruh wilayah Republik Indonesia. (Noeris)

telah merugikan Pemerintah Kota Pontianak karena berdampak tidak meningkatnya pendapatan asli daerah (PAD). “Jelas ini penyimpangan pajak, maka kami meminta kepada pemerintah khususnya dinas teknis untuk melaporkan dugaan penyimpangan pajak ini kepada pihak kepolisian untuk diproses hukum,” tegasnya. Selain kuat indikasi terjadi penyimpangan pajak yang merugikan PAD pemerintah, Saifun juga mengatakan, pembangunan Hotel Queen juga harus dipertanyakan, pasalnya izin yang dikantongi awalnya hanya izin kafe. “Kami akan mempertanyakan kepada Dinas Tata Kota kenapa Hotel Queen ini sampai berdiri dan izinnya bisa dikeluarkan, karena secara tehnis ada kajian tertentu terkait IMB hotel, tidak mungkin izin Cafe untuk membuat Hotel,” tandasnya. Sementara itu, ketika di konfirmasi pemilik Hotel Quen enggan memberikan komentar dan memilih melarikan diri

dari kejaran wartawan. Bahkan tak hanya pemilik Hotel Queen yang menghindar, tetapi Kepala BP2T Kota Pontianak, Djunaidi juga menghindar dari wartawan, ketika hendakÿ mewawancari, terkait perizinan Hotel yang semeraut di Kota Pontianak. Salah seorang Warga Pontianak Timur, Yanto menuturkan fakta ini menjadi indicator adanya dugaan permaianan antara oknum pemilik usaha dan oknum BP2T(Zrn). “Melalui fakta ini, perlu ditelusuri bukti lain dijadikan sebagai petunjuk atas dugaan penyimpangan. Hal ini, cukup serius, karena logikanya BPD2T ketika mengeluarkan izin tak mungkin sembarangan,” tegasnya. Karena itu, alumnus Fakultas Hukum Untan ini meminta Dewan Kota Pontianak yang membidangi masalah ini perlu memanggil keduanya agar proses izin bisa klar dan solusinya bisa dilaksanakan dengan bijaksana seturut regulasi yang ada. (Zrn/haes)

Hotel Tak Miliki Izin Bertambah Rabu (4/6) malam kemarin. Bahkan, dalam sidak yang dilakukan Komisi C dan Dinas Teknis ini, menuai ancaman keras terhadap Hotel Queen Pontianak Selatan, yakni diancam oleh Pemerintah Kota Pontianak, lantaran selama kurun waktu dua tahun pemilik diduga melakukan penyimpangan pajak. Pemilik hotel Queen, langsung diperingatkan oleh Komisi C DPRD Kota Pontianak yang melakukan inspeksi mendadak bersama Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) agar dalam kurun waktu satu minggu untuk segera mengurus perizinan, karena izin hotel yang dipegang sudah mati, bahkan juga harus mengurus UKL - UPL, izin lingkungan serta izin-izin lainnya. “Dalam tempo satu minggu semua perizinan tidak diurus, maka kami meminta kepada Dispenda dan Pemerintah Kota Pontianak untuk menutup Hotel Queen dan kafenya,” tegas Ketua Komisi C DPRD Kota Pontianak,

Muhammad Syafiun. Menurut Safiun, setiap bulan pemilik hotel hanya membayar pajak untuk hotel sebesarÿ Rp.3.000.000, sementara untuk kafe hanya Rp 1.000.000 per bulan. Padahal kenyataannya, setelah dilakukan pengujian atas satuan barang (uji petik) seharusnya pajak hotel yang dibayarkan Rp 6.000.000 lebih per bulan. “Jelas ini ada indikasi penyimpangan pajak yang dilakukannya karena pajak dibayarkan stagnan, atau tidak sesuai,” katanya. Lanjutnya, indikasi penyimpangan pajak yang dilakukan pemilik hotel Queen sudah terjadi selama dua tahun. “Jadi kami minta kepada pemilik hotel untuk bertanggungjawab atas perbuatannya, memenuhi wajib pajaknya serta mengurus semua izin yang dibutuhkan, karena seperti yang diketahui izin yang awalnya dikantongi hanyalah izin kafe bukan hotel,” ungkapnya. Penyimpangan pajak tersebut, dia menambahkan jelas

BPR Lokadana Buka Cabang di Gajah Mada Perkreditan Rakyat (BPR) Lokadana Sentosa Cabang Gajah Mada. Menurut Komisaris Utama Abdul Hamid PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Lokadana Sentosa yang didirikan Tahun 1989 ÿdi Kabupaten Kubu Raya (d/h Kabupaten Pontianak red) merupakan BPR Pertama yang ada di Provinsi Kalbar yang berkomitmen mengutamakan pengembangan ekonomi mikro, khususnya pemberdayaan para pedagang kecil serta sektor usaha kecil menengah dan koperasi. ÿKehadiran BPR Lokadana Sentosa ini disambut baik oleh Walikota Pontianak, maupun Bank Indonesia Kalbar namun diharapkan kehadiran BPR Lokadana Sentosa dapat membantu membenahi kelemahan mendasar yang dihadapi UKMK selama ini. Walikota sendiri meminta, BPR Lokadana Sentosa yang membuka cabang di Gajah Mada juga dapat membuka cabang di Pasar Flamboyan untuk membantu para pengusaha mikro. Dikatakannya, selama 25 tahun kehadirannya, BPR Lokadana Sentosa telah memberikan kontribusi dari sisi pemberian kredit dan pembukaan Kantor Cabang di Kawasan Bisnis Kota Pontianak merupakan sebuah kebutuhan dalam mendekatkan pelayanan kepada nasabah. “Aset BPR Lokadana Sentosa sampai akhir Mei mencapai Rp 53,02 miliar, dan dana pihak ketiga sampai bulan Mei mencapai Rp 36,67 miliar,” kata Komisaris Utama Abdul

Hamid. Dana pihak ketiga yang telah dikucurkan sebesar Rp 36,67 miliar dalam bentuk tabungan kepada 2.513 nasabah sebesar Rp 19,13 miliar, sedangkan yang bentuk deposito kepada 261 Nasabah sebesar Rp 17,54 miliar. Sementara itu, pinjaman yang diberikan BPR Lokadana Sentosa kepada 432 nasabah sebesar Rp 25,95 miliar yang meliputi kredit umum kepada 222 nasabah sebesar Rp 17,79 miliar, sementara yang bentuk kredit pegawai kepada 14 nasabah sebesar Rp 0,22 miliar, dan kredit kendaraan kepada 196 nasabah sebesar Rp 7,94 miliar. Dijelaskannya, pembukan Cabang BPR Lokadana Sentosa di Gajah Mada ini, tidak saja untuk bisnis, tapi untuk meningkatkan fungsi dan peran BPR Lokadana Sentosa, sekaligus memberikan kemudahan akses layanan perbankan. “BPR ini untuk meningkatkan layanan, dan Gajah Mada menjadi sentra bisnis pembukaan cabang pertama kita,” ujarnya. Kawasan bisni di jalan Gajah Mada yang merupakan sentral bisnis Kota Pontianak ini memiliki potensi yang cukup besar dari berbagai sektor jasa dan perdagangan, dan sebagian besar mikro dan menengah menjadi sasaran BPR Lokadana Sentosa. “Dengan dibukanya Cabang Gajah Mada, akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, fasilitas terutama kredit,” katanya lagi. Sementara itu, Kepala Per-

wakilan Bank Indonesia Hilman Tisnawan memberikan ucapan selamat atas dibukanya PT BPR Lokadana Sentosa di Kota Pontianak, dan seraya meminta Direksi PT BPR Lokadana Sentosa untuk senantiasa mengelola BPR ini dengan sepenuh hati. ”Kelolalah BPR Lokadana Sentosan ini dengan sepenuh hati, jangan setengah hati. BPR ini akan tetap tumbuh dan berkembang dalam membantu usaha mikro di Kota Pontianak,” pinta Hilman Tisnawan. Disisi lain, Walikota Pontianak H Sutarmidji mengatakan, kehadiran BPR di pasar-pasar tradisional sangat diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat karena BPR adalah salah satu jenis bank yang dikenal melayani golongan pengusaha mikro, kecil dan menengah dengan lokasi yang pada umumnya dekat dengan tempat masyarakat yang membutuhkan. ”BPR-BPR dan bank-bank umum lainnya keberadaannya di pasar-pasar tradisional itu sangat dibutuhkan terutama untuk memberikan bantuan kredit modal usaha,” kata H Sutarmidji. Menurutnya, para pelaku usaha di pasar-pasar tradisional merupakan debitur yang potensial karena selain memiliki usaha juga jaminannya jelas yakni Surat Penunjukkan Tempat Usaha (SPTU). “Masa berlaku SPTU itu satu tahun. Kalau memang yang bersangkutan kreditnya macet, SPTU itu bisa dialihkan,” jelasnya. (Lay).

Kasat Pol PP Bantah Tebang Pilih Baru saja dirinya mendapat telepon dari Djunaidi Kepala BP2T Kota Pontianak, di mana Kepala BP2T Kota Pontianak, menegaskan kepada dirinya, untuk tidak mengeksekusi My Home maupun Hotel Queen. “ Tadi ini saya baru mendapat telepon dari Bapak Djunaidi, dia bilang jangan mengeksekusi My Home dan Hotel Queen, melainkan menunggu perintah darinya, baru boleh dieksekusi,” ungkap Haryadi. Kalau sudah seperti ini, lanjut Haryadi, dirinya harus bagaimana, sedangnya yang dapat menyatakan itu melang-

gar perizinan atau operasional adalah BP2T, bukan pihaknya. “Bagaimana kalu sudah seperti ini, kami sebenarnya siap, tapi lihat, kata Kepala BP2T jangan dieksekusi dulu, sampai menunggu perintahnya darinya datang, jadi kami terpaksa menunggu,” ungkapnya lagi. “ Kami tidak ada beban, kalau memang disuruh eksekusi, kami akan siap melakukannnya,” sambungnya. Selain itu Kasat Pol PP juga mengatakan, ini tidak ada sangkut pautnya dengan Wali Kota Pontianak, melainkan ini keputusan ada di tangan Di-

nas Tehnis, apakah dua hotel yang melanggar ini. Ditutup atau tidak operasionalnnya. “Tidak ada kaitannya dengan Wali Kota, ini BP2T dan Tata Kota serta Dinas Pariwisata, keputusan ada ditangan mereka, tetapi sampai saat ini memang belum surat yang dikirim kepada kami untuk eksekusi” timpalnya. Kasat Pol PP juga membantah, bahwa pihaknya tebang pilih dalam menegakkan aturan pemerintah, karena sebenarnya tidak demikian. “ Kami ini ada di dalam system, jadi harus mengikuti system (SOP,red) itu,” tutupnya.(Zrn).

Jangan Tanggapi Kampanye Hitam Menurut Tifatul, media sosial boleh digunakan untuk melakukan kampanye positif atau kampanye negatif. Asalkan, bukan kampanye hitam. “Kalau kampanye hitam tidak boleh, itu fitnah. Tetapi kalau negatif kampanye boleh karena ada faktanya,” kata Tifatul di Jakarta, Kamis 5 Juni 2014. Meski begitu, Tifatul berharap kampanye hitam di media sosial tidak disikapi terlalu serius. Sebab, kebanyakan pengguna media sosial itu adalah anak-anak remaja. “Kami melakukan penelitian bahwa 44 persen itu pengguna remaja. Masa dilayani serius.

Background kalimat-kalimatnya saja alay. Sebetulnya imbauan saja cukup,” kata dia. Apalagi pengguna media sosial sudah mulai rasional dan tidak mudah percaya terhadap kampanye hitam. “Mereka akan mencari konfirmasinya di media-media resmi. Kalau nggak ada, mereka nggak akan percaya,” kata menteri asal Partai Keadilan Sejahtera. Pengguna media sosial saat ini, kata Tifatul, berbeda dengan pengguna media sosial zaman dulu. Di mana rumor bisa membuat guncangan masyarakat. “Kalau sekarang nggak. Jadi menurut saya jangan terlalu

berlebihan menanggapi sosial media,” kata dia. Sementara itu, mengenai situs yang melakukan kampanye hitam, Tifatul mengaku pihaknya tidak bisa mengawasi semua situs yang ada. Karena jumlahnya mencapai 2,5 miliar situs. “Kerja kami bukan melototi situs. Kami juga tidak bisa melihat apakah situs itu kampanye hitam atau tidak, bukan kami yang menentukan itu. Tanya Bawaslu, ada permintaan Bawaslu situs itu ditutup, ya kita tutup,” kata dia. Tetapi sampai saat ini, tidak ada permintaan penutupan situs oleh Bawaslu. (vvn)


CMYK

Borneo Tribune

Jumat, 6 Juni 2014

www.borneotribune.com

Samsat Corner Ayani Mega Mall Sementara Tutup Borneo Tribune, Pontianak Kantor Bersama Samsat Corner di Mega Mal Pontianak yang melayani pembayaran Pajak kendaraan bermotor, Jasa Raharja dan pengesahan STNK untuk sementara ini tutup. Menurut Kadispenda Kalbar R.Taruli Manurung,

mengatakan tidak beroperasinya kantor pelayanan tersebut, dikarenakan terjadi gangguan tehnis terhadap peralatan yang dimiliki akibat petir terjadi kemarin. “Kepada masyarakat wajib pajak kendaraan bermotor, saya mohon ma’af dan berjanji dalam waktu secepatnya sudah

dapat berfungsi kembali dimana sekarang sedang di lakukan perbaikan,” ucap R Taruli Manurung. Dikatakan bagi masyarakat untuk mengurus pajak kendaraannya bisa saja dimanapun pada Kantor bersama Samsat termasuk Gerai Samsat pada Kantor Cabang Pembantu

12

Bank Kalbar dimanapun berada, termasuk Mobil Samsat keliling. “Saya harap kepada masyarakat untuk selalu taat dan patuh melaksankan kewajiban tepat waktu. Hindari beban biaya akibat keterlambatan dengan resiko denda,” harapnya (Lay).

Gali Kreativitas Kembangkan Olahraga Tradisional

Prajurit Hindari Perbuatan Mungkar

JUARA. Ketua Panitia Drs Sugeng Hariadi, MM menyerahkan hadiah kepada para pemenang festival olahraga tradisonal FOTO Andika Lay/Borneo Tribune.

Festival Olahraga Tradisional yang merupakan even di Tahun genap yang beberapa hari diadakan Pemerintah Provinsi Kalbar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga diikuti 4 Kabupaten dan dimenangkan oleh Kabupaten Sintang sebagaia juara pertama, Senin (2/6) lalu. Borneo Tribune, Pontianak Kadispora Provinsi Kalbar Ir. H. Syawal Bondoreso, MM mengatakan, sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional bahwa ada 3 ruang lingkup olahraga yaitu : olahraga pendidikan, olahraga rekreasi dan olahraga prestasi, dan pada pasal 26 ayat 3 dijelaskan bahwa pembinaan dan pengembangan olahraga

rekreasi yang bersifat tradisional dilakukan dengan menggali, mengembangkan, melestarikan dan memanfaatkan olahraga tradisional yang ada dalam masyarakat. “Untuk itu pemerintah dalam hal ini sangat menghargai setiap upaya dan ide kreatif dari masyarakat baik perorangan maupun kelompok dalam upaya melestarikan dan mengembangkan olahraga tra-

disional masing-masing daerah,” kata H Syawal Bondoreso. Dikatakannya, semangat dan upaya yang dilakukan beberapa telah membuahkan hasil seperti kemenangan pada even Festival Olahraga Tradisional tingkat nasional seperti juara 3 tahun 2005 yang diwakili Kota Singkawang dengan judul Sampan Darat di Samarinda, Juara 1 Tahun 2006 yang diwakili Kabupaten Sanggau dengan judul Anjung Tapah di Lampung, Juara 2 Tahun 2008 diwakili Kabupaten Sanggau dengan judul Bejujut Uwi di Manado, Juara1 tahun 2010 diwakili Kota Singkawang dengan judul Sirung di Maluku dan juara 4 diwakili Kota Singkawang dengan judul Ngamping di Ternate. “Untuk Tahun ini, diharap-

SPESIFIKASI PONDASI COR BETON SETEMPAT + PERKUATAN CERUCUK RANGKA BADAN BETON BERTULANG DINDING BATAKO PLESTER LUAR LANTAI COR BETON KERAMIK 40 X 40 (T 45 X T 70) TERAS COR + KERAMIK 40 X 40 RANGKA ATAP BAJA RINGAN ATAP SENG METAL PINTU JENDELA KUSEN ALUMINIUM, DAUN PINTU MULTIPLEK CAT LUAR DALAM PLAFON RANGKA ALUMINIUM PENUTUP GYPSUM (DALAM) GRC (LUAR)

sebagai upaya menggali dan mengembangkan warisan budaya khususnya olahraga tradisional melalui ide kreatif dengan tujuan melestarikan olahraga tradisional di tengah-tengah masyarakat,” kata Sugeng Hariadi. Kegiatan dilaksanakan di FKIP Jalan Ampera Pontianak dan dari hasil penilaian dewan juri sebagai pemenang (juara) sebagai beikut, Juara 1 dari Kabupaten Sintang mendapat uang pembinaan Rp. 5 juta dan tropi, Juara 2 Kabupaten Sekadau mendapat uang pembinaan Rp. 4 juta dan tropi, juara 3 Kabupaten Pontianak mendapat uang pembinaan Rp. 3 juta dan tropi. “Kabupaten Sintang sebagai juara 1 dengan nama permainan menugal akan mewakili Kalbar ke even nasional (Festival Olahraga Tradisional tingkat Nasional) pada tanggal 19-21 Juni 2014 di Jakarta,” jelasnya. (Lay).

KM/WC KERAMIK 20 X 20 SANITARY KLOSET JONGKOK (T 45) KLOSET DUDUK (T 70) FASILITAS LISTRIK PLN 1300 W LEBAR JALAN 5 METER AIR BERSIH PDAM PAGAR KELILING

Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Kodam. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune.

HUBUNGI:

YONGKY

TYPE 45 & 70

0852 4551 2773 Denah Lokasi POM BENSIN

DENAH T 70

Keraton Kadariah

Jl. Ya’ M Sabran Jl. Panglima Aim

Jl. Tj Hilir

DENAH T 45

kan prestasi akan terulang lagi dan diharapkan agar olahraga tradisional dapat terpelihara diera modern saat ini, hendaknya nuansa tradisional tersebut mampu dikemas dalam pola entertainment yang menarik agar mampu mengundang apresiasi dan partisipasi masyarakat sehingga olahraga tradisional dapat survive di era modern dan mampu menarik devisa yang berdampak pada tumbuh kembangnya sektor ekonomi masyarakat dan sebagai modal pemersatu bangsa,” jelasnya. Sementara Ketua panitia Drs Sugeng Hariadi, MM mengatakan peserta terdiri dari 4 Kabupaten Sintang, Sekadau, Sambas dan Kabupaten Pontianak, dengan masing-masing peserta (Tim) berjumlah 17 orang dan yang menjadi juri berasal dari Formi, Isori, balai kajian Sejarat dan Dispora (9 orang). “Kegiatan ini dilaksanakan

Borneo Tribune, Kubu Raya Perwira, Bintara, dan Tamtama serta PNS di Komando Daerah Militer (Kodam) XII Tanjungpura, Rabu (4/6), memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1435 H/2014 M di Masjid Nurul Ikhlas Makodam XII/Tpr dengan menghadirkan Syeh H. Hadran A. Falloga, memberikan Tausiyahnya. Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Andi Ibrahim Saleh menyampaikan peristiwa Isra’ Mi’raj adalah perjalanan spiritual Rasulullah SAW, dari Masjidil Haram sampai Masjidil Aqsa di Jerusalem, lalu dilanjutkan dengan perjalanan vertikal (mi’raj) dari Qubbah As Sakhrah menuju ke Sidrat al Muntaha (akhir penggapaian), untuk bertemu langsung dengan Allah SWT guna menerima perintah sholat lima waktu yang merupakan bukti akan keimanan, ketaqwaan umat Islam terhadap Allah SWT. “Dengan peristiwa besar tadi kita dapat memetik pelajaran dan hikmah dibalik perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, melalui peringatan Isra’ Mi’raj ini kita semua dapat mengambil hikmah, dengan menarik pelajaran dari peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW, diantaranya adalah shalat. Sebagaimana Allah SWT menegaskan dalam Al-Quran, bahwa shalat itu dapat mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar,” kata Pangdam dalam sambutan yang dibacakan Pa Sahli Bidang Iptek dan LH Kolonel Kav Yayan Yanto Budiyar. Dikatakannya, menjadi Prajurit yang senatiasa menjaga ibadahnya dengan baik sehingga terhindar dari perbuatan keji dan mungkar. Dengan demikian prajurit Kodam XII/Tpr akan dapat menjadi contoh dan tauladan bagi keluarga dan masyarakat disekitarnya serta dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. “Jadikan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhamamad SAW untuk meningkatkan kebersamaan dengan rakyat dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI,” jelasnya Tema tersebut, masih menurutnya sangatlah tepat untuk menyikapi kehidupan yang penuh dengan tantangan dan godaan dewasa ini. Namun bagaimanapun beratnya tantangan hidup, semangat prajurit Kodam XII/Tpr untuk mengabdi kepada bangsa dan negara tidak boleh surut. (Lay).

Jl. Tanjung Raya

RS YARSI

Kertas Fotokopi Berkualitas

DISTRIBUTOR TUNGGAL

CV. DUTA UTAMA ADITYA Jl. Putri Candramidi No. 8 Pontianak-Kalbar Telp. 0561-767552/766199

HUBUNGI: 277CGF67 l24B691B3l2760E2D0 l26256CD4l27784388l25A4D307l29FCA785 l26189504l2643C1CDl7623BD45l2962A491 lPIN


Harian Borneo Tribune 6 Juni 2014