Issuu on Google+

cmyk

I DEALISME, K EBERAGAMAN

DA N

KEBERSAMAAN

Borneo Tribune www.borneotribune.com

Rabu, 26 Maret 2014

24 Jumadil Awal 1435 H - 26 Jie Gwee 2565

Telepon Redaksi/Iklan/Langganan/Pengaduan: (0561) 767788 Faximile. (0561) 766103

Alamat Redaksi: Jln Purnama Dalam No 2 - Pontianak 78121

DINAS PENDAPATAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT Partisipasi Anda Dalam Membayar Pajak Akan Sangat Membantu Keberhasilan Pembangunan Daerah

LOKASI GERAI SAMSAT DISPENDA PROVINSI KALIMANTAN BARAT PADA KANTOR CABANG PEMBANTU BANK KALBAR

Drs. Cornelis, MH

Frederika Cornelis, S.Pd

Gubernur Kalimantan Barat

Ketua Tim Penggerak PKK Prov. Kalbar

CAPEM DAHLIA, Jl. H. Rais A. Rahman No. 24 Pontianak, Telp. (0561) 776146 CAPEM JERUJU, Jl. Kom Yos Sudarso No. 2 Pontianak, Telp. (0561) 779926 CAPEM SIANTAN, Jl. Gst. Situt Mahmud No. 148 Pontianak, CAPEM RASAU JAYA, Jl. Sultan Agung, Rasau Jaya I No. 34, Kab. Kubu Raya CAPEM PARIT BARU, Jl. Adisucipto No. 10, Kec. Sungai Raya Kab. Kubu Raya CAPEM SUNGAI RAYA DALAM, Jl. Sungai Raya Dalam, Kab. Kubu Raya, Komp. Perumahan Nusa Indah No. 2

R. Taruli Manurung, SE, MM

WD Farida Djarudju Taruli, SP, MM

Kepala Dispenda Prov. Kalimantan Barat

Ketua Dharma Wanita Persatuan Dispenda Prov. Kalbar

Penangkapan Ribuan Botol Minol Ilegal

Polisi Tunggu Tersangka Datang ke Polda

B uah Bibir Pengamat: Indonesia Butuh Pemimpin yang Tidak Emosional

Humasnya AKBP Mukson Munandar menegaskan, bahwa pihaknya sampai saat ini belum ada perkembangan lebih lanjut dalam kasus penangkapan ribuan botol minol ilegal yang dilakukan oleh Dit

Borneo Tribune, Pontianak Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) menyatakan, pihaknya sampai saat ini tidak melakukan penangkapan terhadap tersangka, melainkan menunggu kedatangan tersangka ribuan

botol minol ilegal yang ditangkap di salah satu gudang di Jalan Trans Kalimantan, beberapa waktu lalu itu untuk datang sendiri ke kantor Polda Kalbar, Selasa (25/3) kemarin. Kapolda Kalbar Brigjend Pol Arie Sulistyo melalui Kabid

Anggota DPR RI Dapil Kalbar dari PDI Perjuangan dr. Karolin Margret Natasa yang mencalonkan diri lagi tahun ini dengan nomor urut 2, menghimbau kepada masyarakat Kalbar untuk tidak menerapkan politik cendol.

PDIP Merahkan Kota Bengkayang

....Ke Halaman -11

Karolin: Hindari Politik Cendol Borneo Tribune, Bengkayang ”Jangan DPR RI lain, DPRD Provinsi lain, Kabupaten lain, tapi harus PDI Perjuangan dari pusat sampai daerah,” tegas Karolin Margret Natasa, Sela-

Jokowi dan Prabowo INDONESIA ke depan membutuhkan pemimpin yang tidak emosional. Sebab, Indonesia yang majemuk membutuhkan kesabaran pemimpin dalam mengemong rakyatnya. Kondisi emosi pemimpin dapat dilihat dari caranya

sa (25/3) dalam kampanye terbuka di Lapangan BRC Kota Bengkayang. Hadir juga juru kampanye nasional (Jurkamnas), Cornelis, Rudianto Cen. Didukung Artis Ibukota Trio Macan, Fitri ....Ke Halaman -11

....Ke Halaman -11

Caleg DPR RI Dapil Kalbar dari PDI Perjuangan dr Karolin Margret Natasa orasi di depan pendukungnya pada kampanye akbar di Lapangan BRC Bengkayang, Senin (25/3) Ribuan pendukung Karolin dari berbagai pelosok Bengkayang tumpah ruah menghadiri kampanye akbar PDI Perjuangan yang dihadiri Jurkamnas Cornelis dan Rudianto Chen. Foto : Hentakun.

6 GERAKAN INDONESIA RAYA

PARTAI GERINDRA

1. HENDRI,A.Md,SE

HENDRI, A.Md, SE

1.

CALEG PROVINSI KALBAR DAPIL SANGGAU-SEKADAU (SEKRETARIS DPD GERINDRA KALBAR)

Mohon Dukungan Warga Masyarakat Sanggau - Sekadau

Cara Mencoblos: seorang ibu didampingi caleg DPR RI Dapil Kalbar nomor urut dua dr. Karolin Margret Natasa mencoblos contoh surat suara pada kampanye akbar di Bengkayang Kalimantan Barat, Senin (25/3). Foto : Hentakun

4x2 Single Cabin, Bensin Desain modern dan kokoh. Toyota HILUX menjadi bagian yang tak terpisahkan dari bisnis Anda. Ruang kabinnya yang ergonomik dan nyaman, juga memiliki fitur-fitur lengkap.

PT. ANZON AUTOPLAZA Kantor Pusat Singkawang Ketapang Sanggau Sintang Landak

: Jl. A. Yani No. 89 Telp. (0561) 734280 : Jl. A. Yani No. 8 Telp. (0562) 637000 : Jl. R. Suprapto Telp. (0534) 31841 : Jl. Jend. Sudirman Telp. 0564 - 2025280 : Jl. MT. Haryono Telp. 0565 - 24222 : Jl. Pulau Bendu No. 26, Kec. Ngabang

Desain modern dan kokoh. Toyota HILUX menjadi bagian yang tak terpisahkan dari bisnis Anda. Ruang kabinnya yang ergonomik dan nyaman, juga memiliki fitur-fitur lengkap.

HARGA ECERAN HARIAN BORNEO TRIBUNE - PONTIANAK, KUBU RAYA, MEMPAWAH,DAN SINGKAWANG Rp 2.000 - SAMBAS, BENGKAYANG Rp 2.200 - LANDAK,SANGGAU,SEKADAU, KETAPANG,KAYONG UTARA, SINTANG, MELAWI DAN PUTUSSIBAU Rp 2.500 -


Kayong Utara

Borneo T Tribune

Rabu, 26 Maret 2014

Suara Engang

Dari Pagar Kawat Malaysia Oleh: Nur Iskandar Sepulang dari Carnival Membeli Belah di Kota Kuching tahun 1997 seorang jurnalis bertekat membuat rumah sederhana. Rumah yang berpagar kawat yang istilah tukang bernama Pak Amat sebagai kawat kandang burung. Kawat kandang burung yang dimaksudkannya adalah anyaman kawat mirip angka 8. Di Pontianak kawat anyaman ini biasa dibuat dan diperjualbelikan di Pasar Parit Besar. Di Kuching, Malaysia banyak rumah warga menggunakan kawat tersebut, hanya bedanya di Kuching, kawat itu terbungkus plastik berwarna hijau. Cita-cita sang jurnalis menggunakan kawat anyaman nan asri dilihat dari jauh itu ternyata baru terealisasi di tahun 2010. Kawat anyaman itu dipakai untuk pagar kebun dan rumah. Cita citanya terkabul, dan banyak yang suka akan keindahan maupun kesederhanaannya. Murah meriah. Indah. Karena bagus, maka menjadi inspirasi developer menuangkan ide tersebut di sebuah rumah yang dikembangkan di Nadiska Raya 5 sekira 300 meter dari pinggir Jalan Soekarno-Hatta. Parit Baru-Teluk Kapuas. Hari ini, Selasa, 25 Maret 2014 pukul 13.30 sang developer mengundang jurnalis untuk melihat hasil kreasinya. Memang indah dan murah meriah. Pemindaian kawat sederhana laksana jaring angka delapan. Kata seniman, keindahan terwujud akibat keserasian dan keselarasan. Di sisi lain juga pengulangan atau repetisi. Usai menikmati suasana, jurnalis duduk bersandar di pelataran dapur. Matanya memandang hamparan sawah yang bulir padinya baru saja dipanen. Pada bagian Ayani II tampak lalu lalang kendaraan yang super sibuk. Padat. Ramai. Tak putus-putus. Padahal dahulu daerah persawahan di sini tempatnya mengejar kelayang putus. Nun 35 tahun yang lalu. Setelah satu generasi berlalu, situasi dan kondisi memang telah banyak yang berubah. Di sini, dari pelataran dapur, di sebelah kanan belakang rumah ada rumah yang ditempati warga dengan dinding batako. Dinding batako itu belum diplester sehingga tampak asri. Jurnalis menatapnya dari celah lubang kawat kandang burung. Si jurnalis suka istilah kawat kandang burung ini karena terkesan sederhana. Selain itu juga dia mengkhidmati jadi burung. Burung yang bisa keluar kandang seenaknya. Seenaknya karena memang jurnalis manusia. Manusia memang bisa melebihi burung. Kata orang dari burung bisa buat burung. Aneh, tapi nyata. Lihatlah. Di atas lokasi jurnalis bersandar ini ada burung besi ciptaan manusia. Manusia-manusia lain menikmatinya untuk “terbang” cepat. Mereka banyak di dalam perut burung besi itu sebagai penumpang trayek antarprovinsi atau antarnegara. Seperti hari ini, belum genap 1 jam berada di sini sudah 3 burung besi melintasi atap rumah Nadiska dan hilang ditelan kaki langit di mana Bandara Soepadio berada. Pesawat pertama Lion Air melintas dengan gemuruh suara mesinnya. Kedua pesawat Nam Air, dan ketiga Sriwijaya Air. Lampu di buritan pesawat tampak berkedap-kedip seolah main mata. Dibelai oleh angin sepoi-sepoi serta cicit cuit suara anak ayam yang mengais bulir padi yang rontok dari pohonnya, jurnalis merasa ada sesuatu yang aneh. Sebuah perasaan yang kosong alias hampa. Dia heran kenapa. Tapi dia merasa ada suatu getaran aneh. Getaran yang dipantulkan dari suara burung besi di langit yang tarik menarik. Yakni ketika kedua kupingnya mendengarkan suara burung besi melintasi Bumi Khatulistiwa. Sepasang mata menatapnya lamatlamat. Sejak ia masuk dan mendesingkan suara mesinnya yang berderit. Berderit lantaran kecepatan diturunkan, posisi tinggi direndahkan. Sayap pesawat tampak menggembung. Satu siripnya keluar. Jurnalis ingat bagaimana rasanya di dalam pesawat pada suasana di mana pilot dan pramugari mengingatkan agar ikat pinggang atau safety belt dikencangkan, penutup jendela dibukakan, serta seluruh penumpang diingatkan untuk tidak boleh berjalanjalan sampai nanti pesawat berhenti landing. Lalu jurnalis tahu kenapa ada rasa hampa di dalam dada. Karena baru saja CEO MAS memberi keterangan pers di Kuala Lumpur tentang akhir perjalanan Boing 777 MH 370 di Samudera Hindia. Jumpa pers ini menguatkan keterangan resmi PM Malaysia Tun Muhammad Razak tadi malam sekitar pukul 22.00 yang menyatakan the end of MH 370 at Hindia Ocean. Seluruh kru dan penumpang dinyatakan tak ada yang selamat. Jurnalis terbayang 239 penumpang dan kru yang tak sempat landing dengan nyaman di Beijing dari keberangkatan mereka Kuala Lumpur 8 Maret silam sudah hampir 3 minggu. Terbayang akhir hidup mereka di sebuah samudera yang tidak ramah. Gelombang laut tinggi dan dalam. Terbayang orang orang yang dicintai dan mencintai tak sempat mengucapkan kata berpisah. Riwayat karir dan kisah hidup berhenti seketika. Jurnalis pun gamang. Walaupun sehari-hari setia mengikuti pemberitaan pencarian MH370, apakah dibajak, meledak, atau ada penyebab lain. Seraya menatap kawat kandang burung jiwa jurnalis bergetar merenungkan dunia yang gemerlap dengan modernitasnya ini. Bahwa banyak teknologi canggih yang belum seberapa dimiliki. Dan yang sedikit itu juga berisiko mencederai. Teriring doa, semoga keluarga yang berduka senantiasa sabar, tabah, serta ikhlas akan musibah menimpa. Begitulah jika ajal hendak datang menjemput tak perlu satu alasan pun bagi Sang Khalik. Begitulah jika maut hendak datang. Tak ada sebab musabab yang tak mungkin untuk semua itu terjadi. Di tengah dada rasa hampa, mata menembus langit dari kawat sangkar burung. Bahwa seberat apapun masalah yang menimpa kita, masih ada orang lain yang merasakan masalahnya lebih berat lagi. Di atas langit masih ada langit. Kalau langit di lapis pertama bisa kita lihat dari balik kawat sangkar burung yang teranyam indah, barangkali langit yang berlapis di atas sana masih menyimpan jutaan misteri yang saling bertaut, berulang, dan repetitif. Misteri yang tentu saja hanya bisa dilihat dari balik anyaman kawat sangkar burung dan diteropong dengan mata hati. (2532014)

2

KKU Seleksi Calon Mahasiswa Kedokteran

10 Pelajar Akan Diseleksi Borneo Tribune, Sukadana 40 pelajar terbaik dari seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kayong Utara mengikuti seleksi penerimaan beasiswa bagi mahasiswa kedokeran Untan yang tahun 2014. Dari ke 40 peserta seleksi yang lolos 10 besar nama pelajar terbaik yang akan kembali beradu kemampuan akademik untuk memperebutkan 3 tiket beasiswa kedokteran

di Untan. Dikatakan Kasubag Agama dan Pendidikan Kesejahteraan Sosial Setda KKU, Ichwani bahwa proses seleksi penerimaan calon mahasiswa kedokteran untan dilakukan sejak Januari 2014 lalu, mulai dari persiapan seleksi tahap satu, penyiapan berkas, masa pendaftaran, verifikasi kelengkapan berkas, hingga tahap seleksi tahap 1 yang diselenggarakan pada 24 Maret 2014.

“Seleksi tahap awal ada empat puluh pserta dan tersaring sepuluh besar,” kata Ichwani, Selasa (25/3). Kesepuluh peserta seleksi tersebut berdasarkan perolehan skor penilaian yakni Danang Mustofa pelajar SMA 1 Seponti dengan 32 poin, Ahmad Dian Setiawan SMA 1 Simpang Hilir dengan skor 31, Dwi Monika SMA 2 Simpang Hilir dengan skor 31 poin, Aditya Goesvie Ajie dari SMA 1 Seponti dengan

skor 30, Ledi Rati Nuancahyani Sulistiyawati dari SMA 1 Sukadana dengan nilai skor sebesar 26 poin, disusul Sri Yuniarti di urutan ke 6 asal SMA 1 Pulau Maya, Cici Hariyanto Putri asal SMA 1 Teluk batang dengan skor 25, Anggita Serli Verdian asal SMA Simpang Hilir dengan skor 25, Wira Muktiningtiyas SMA 2 Sukadana dengan skor 25 dan terakhir Sadam Husen asal SMA 1 Pulau

Maya dengan skor 23. Dari jadwal yang telah disusun oleh tim seleksi yang menetapkan 1 April 14 Mei akan dilakukan seleksi tahap 2, Kasubag yang baru dilantik akhir 2013 ini menyampaikan harapan kepada para peserta yang masuk 10 besar untuk dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk terus belajar baik materi-materi di sekolah maupun belajar dengan contoh-contoh soal yang sudah ada. (DL).

Musrembang KKU

Sinergikan Program Pembangunan

Borneo Tribune, Sukadana Bupati Kayong Utara H. HIdli Hamid menegaskan agar musyawarah perencanaan pembangunan RPJMD yang dilaksanakan di Balai Praja, Selasa (25/3) untuk buka-bukaan dalam usulan perencanaan. Hal tersbeut disampaikan untuk menggali semua aspirasi serta harapan dari masyatakat dan juga mensinergikan dengan rencana pembangunan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan Kabupaten Kayong Utara. “Upaya mensinergikan perencanaan pembangunan antara pusat, provinsi dan kabupaten perlu disepakati untuk menggunakan empat indikator yakni peningkatan pembangunan manusia, peningkatan laju

pertumbuhan ekonomi, penurunan prosentase penduduk miskin dan penurunan prosentase tingkat pengangguran,” kata Hildi Hamid. Untuk pertumbuhan ekonomi tahun 2015, pemerintah provinsi Kalbar menargetkan menargetkan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 6.04 persen sedangkan untuk Kayong Utara menargetkan 6,14 persen. sedangkan untuk penurunan kemiskinan, provinsi Kalbar menargetkan penurunan menjadi 6,52 persen sedangkan untuk Kayong Utara turun menjadi 8,25 persen. Sementara itu untuk penurunan pengangguran terbuka tahun 2015, pemerintah Provinsi Kalbar menargetkan turun

menjadi 3,20 sedangkan Kayong Utara menargetkan turun menjadi 5,58 persen. Bupati Kayong Utara juga menyampaikan kepada seluruh kepala Desa agar dapat memilah mana pembangunan yang prioritas dengan yang tidak. “Jika memahami prioritas pembangunan, maka masyarakat akan mengerti mengapa tidak semua usulan dari musrembang di tingkat desa diakomodir,” katanya. Musrembang yang dihadiri Kepala Bapeda Provinsi Kalbar Drs. Ahi MT tersebut juga dihadiri mantan Wakil Bupati Kayong Utara M. Said yang kini bertugas di lingkngan Pemprov Kalbar. (DL)

H. HIdli Hamid

Pelanggaran Pidana, Parpol dan Pileg KKR Nihil Borneo Tribune, Kubu Raya Pesta Demokarasi di Kabupaten Kubu Raya telah dimulai, baik itu , Pileg DPR RI, DPRD dan DPD. Seiring berjalannya pesta demokrasi itu pun, hingga saat ini Panitia

Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kubu Raya, memastikan belum menemukan pelanggaran yang dilakukan partai politik maupun calon legislatif, yang mengarah ke unsur pidana.

“Sampai saat ini kami belum mendapatkan laporan terkat adanya pelanggaran yang mengarah pada unsur pidana, seperti perusakan lat perag kampanye, kontak fisik atar parpol maupun

Pilegnya sendiri dan politik uang “ kata Ketua Panwaslu Kabupaten Kubu Raya, Mujiyo. Dia pun menyebutkan hingga saat ini masih ada beberapa pelanggaran administrasi yang masih dilanggar para Pileg maupun parpol yang ikut serta memeriahkan pesta demokari Pemilu 2014 itu. Ada pun beberapa pelanggaran yang ditemukan oleh Panwaslu Kubu Raya yakni, pelanggaran administrasi berupa pemasangan alat peraga kampanye. ”Berdasarkan data yang ada pelanggaran administrasi tersebut terus bertambah dari sebelumnya, di mana jumlah pemasangan alat peraga kampanye yang tidak sesuai sebanyak 977 pelanggaran. Namun hingga saaat ini jumlah pelanggran yang ditemukan sudah lebih dari 1000 pelanggran administrasi. Jadi semakin hari semakin meningkat jumlah pelanggaran itu,”terangnya. Dia pun menyebutkan, dalam menertibkan pelanggaran administrasi itu pihaknya telah berkoordinasi dengan Satpol PP Kubu Raya

namun sangat disayangkan sampai sekarang pun belum ada tanggapan. “Kita harapkan Sat Pol PP Kubu Raya cepat dan tanggap dalam melakukan penertibat terkait pelanggaran administrasi itu. Karena hal itu sangat merusak pemadangan bila mana alat peraga di pasang di pohon, tiang listrik dan kawasan – kawasan ketertiban umum,”tuturnya. Selain itu, Mujiyo juga mengimbau kepada selutruh jajaran pengawas pemilu yang berjumlah 375 orang, dan relawan pengawas pemilu yang terdaftar berjumlah 658 orang, agar dapat melakukan pengawasan dan mencegah terjadinya pelanggaran pemilu yang dapat merusak jalannya pesta demokrasi. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk peduli dan dapat berperan aktif dalam mensukseskan pemilu. “Kami berharap peserta pemilu, agar dalam melakukan kegiatan kampanye dan tahapan lainnya selalu mengedepankan peraturan dan etika, demi terwujudnya pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat,” harapnya. (Adex)

Penerbit: PT. Borneo Tribune Press. Direktur Utama: W Suwito, SH, MH. Direktur: Emiliana Sekretaris Direksi: Erika Sudiardjo Penasehat Hukum: A. Ambo Mangan, SH, MH, Martinus Ekok, SH, MH. Pemimpin Umum: Sisa Primashinta. Pimred: Hawad Sriyanto Wapimred: Yusriadi Sekretaris Redaksi : Aulia Marti Senior Editor: H. Nur Iskandar, SP, Tanto Yakobus, Alexander Mering, Hairul Mikrad. Redaktur Pelaksana: Ukan Dinata. Wartawan Senior: Andry, Budi Rahman, Agus Wahyuni Wartawan: Andika Lay, Achmad Mundzirin, Achmad Munandar, Jubeironi, Slamet Ardiansyah. Staf Redaksi: Fahmi Ichwan, M Taufik, Fery Ade putra, Yulan Mirza.Biro Mempawah: Johan Wahyudi, Jl. Pendidikan Gg. Suka Mulya No.10 (085654587038). Biro Bengkayang: Mujidi, www.borneotribunecom Jl. Pahlawan No. 10, Kelurahan Bumi Emas Bengkayang (085245247955). Singkawang: Rudi Hariyanto Alamat: Jl. Manggis Rt 026/Rw 009 Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang Tengah. TERBIT SEJAK 19 MEI 2007 Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran), Jl. Suka Mantri (085245527602). Landak: Yohanes Ngalai/Pemasaran, Jl. Barage Gg. Pak Kasih No. 51 Ngabang (085822062880). Biro Sanggau: Ratnasari Jl. Agus Salim No.10 (085245904505) Aditya ( 085349867788 ). Biro Sekadau: Bagus Kosminto, Jl. Irian No. 41 Sekadau Hilir (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757) Pemasaran: Fahri (085750296539 ) Jl. JC Oevang Oeray, Gg. Ahmad 2.Biro Melawi: Eko Susilo (0812-56452946) Jl. M Saad, Gg. Kayan, Serundung- Nanga Pinoh. Biro Kapuas Hulu: Teofilusianto Timotius Jl. Pasar Inpres blok A No. 13 Kota Putussibau. Ketapang: Jaidi Chandra (Kontributor), Jl. Gajah Mada No. 156 (081345450988). Biro Kayong Utara : Abdul Khoir. Umum Fitriyana, Ardiansyah. Percetakan/IT: (Manajer) Iwan Siswanto, Rustam, Andri Desi, Toni. Marketing: (Manajer) Hesty Yosana, Kusnan, Aldi C.Sirkulasi : M. Danny, Mulawarman Desain Iklan: Atika Ramadhani, M. Affandy,Keuangan: Jumi Erlinasari,Linda, Husada Muin. Tarif Iklan: BW (black and white) Rp 6000/mm kolom, Full Colour hal 1 Rp 15.000/mm kolom, halaman dalam Rp 12.000/mm kolom. Asisten Dirut: Khairoedin Pasaribu. Alamat Kantor Bisnis dan Alamat Redaksi: Jalan Purnama Dalam No 2 Pontianak Telpon 0561-767788 Fax 0561-766103. E-mail: borneotribune@yahoo.com

Borneo Tribune


cmyk

Pemilu 2014

Rabu, 26 Maret 2014

Borneo T Tribune

3

Memasuki Minggu Kedua Kampanye

KPU dan Panwaslu Belum Menerima Laporan Pelanggaran

Borneo Tribune, Pontianak Hingga memasuki minggu ke dua sejak digulirnya masa kampaye terbuka, para Caleg di Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 Proviinsi Kalimantan Barat (Kalbar)

khusus di Kota Pontianak hingga saat ini berjalan lancar, aman dan damai. Di Kota Pontianak sendiri pada masa kampanye ini oleh para Caleg baik untuk Caled DPR, DPD dan DPRD Kabupaten/Kota,

hingga saat ini belum ada yang mengelar kampaye rapat umum dan lebih memilih berkempanye dengan mengelar kampaye tatap muka terbatas atau secara dialogis. ”Kalau dalam pantauan

PANTI ASUHAN MURAH HATI Jl. Trans Kalimantan Km.50 Pontianak - Tayan Kalimantan Barat

YAYASAN CI XIN Rekening : Bank Mandiri 120 000 781 8888 BCA 428 1679729 Rekening ditandatangani 4 orang Pengurus di lokasi : Bpk. Suwandi Hp. 0857 8716 0065 Sukarelawan di Pontianak : Ibu Martha Hp. 0812 5807 8003

Alfred dan Jony, dua abang-adik, dilahirkan oleh ibu mereka yang berasal dari Indonesia di Taiwan. Tidak tahu mengapa setelah ayah mereka meninggal keluarga ayah mereka tidak menerima mereka. Setelah kembali ke Indonesia, ibu mereka tidak berhasil dapatkan pekerjaan yang memadai, bahkan Alfred yang telah kelas empat terpaksa disekolahkan mulai kelas satu. Syukurlah, baik Alfred maupun Jony kemudian bisa ditampung di Panti Asuhan Murah Hati (Ci Xin). Alfred dan Jony hanyalah contoh dari kemalangan yang dihadapi sejumlah anak-anak yang ditampung Panti Asuhan Ci Xin. Mereka menjadi anak-anak Panti Asuhan bukan kesalahan mereka, bahkan mereka lahir ke dalam dunia pun bukan kemauan mereka. Mereka berharap pada belas kasihan Bapak/Ibu sekalian. Melalui uluran tangan Bapak/ Ibu seorang sedikit kiranya mereka bisa bertumbuh besar dan bersekolah dengan baik. Mereka ingin seperti anak-anak lain, menggapai cita-cita. Sesungguhnya ada banyak anak yang memerlukan pertolongan. Dengan seorang ambil bagian sedikit, maka jika kita kumpulkan, ada banyak anak yang bisa kita tolong, kita berikan mereka harapan masa depan yang lebih baik.

KPU Kota Pontianak berkenaan jalannya kampanye. Sejak dimulainya pada tanggal 16 Maret sampai hari Senin (25/3) yang terhitung sepuluh hari ini, berjalan aman, damai dan lancar,” ujar Ketua KPU Kota Pontianak Sujadi kepada awak media saat ditemui diruang kerjannya, Senin (25/3). Dan tambahnya, bila dilihat pilihan Caleg dan 12 Partai Politik (Parpol) dalam berkampanye, “mereka tidak atau belum mengunakan kampanye rapat umum, ini kami nilai bagus. Mereka lebih memilih dengan kampenye pertemuan terbatas atau pertemuan tatap muka. Bahasa kita seharihari dialogis tapi bahasa undang-undang disebut pertemuan terbatas atau tatap muka. Yang sifatnya bisa dilakukan didalam gedung atau di rumah bahkan dihalaman yang sifatkan terbatas. Namun kegiatan ini semua haruslah terlebih dahulu meminta ijin kepada pihak kepolisian dalam hal ini

Kalau dalam pantauan KPU Kota Pontianak berkenaan jalannya kampanye. Sejak dimulainya pada tanggal 16 Maret sampai hari Senin (25/3) yang terhitung sepuluh hari ini, berjalan aman, damai dan lancar.

Polresta Pontianak dengan tembusan Pamwas dan KPU Kota Pontianak,” paparnya lagi. Sujadi kembali menegaskan, hingga Senin (25/3)

kampaye yang dilakukan peserta Pemilu 2014 yaitu dengan kampanye pertamuan terbatas, tatap muka, penyebaran alat peraga dan pemasangan alat peraga. “Walaupun dalam hal khususnya pemasangan alat peraga sebagian besar Parpol maupun Caleg melanggar ketentuan PKPU nomor 15 tahun 2013 dan surat keputusan KPU kota Pontianak nomor 55 tahun 2013 tentang pemasangan alat peraga dan penyebaran alat peraga. Hal-hal ini saja yang tidak diindahkan oleh para peserta Pemilu 2014 dan sangat kita sayangkan,”ujarnya. Dalam hal ini ujar Sujadi KPU dan Panwaslu tidak punya kemampuan untuk mengeksekusi untuk menertibkan secara langsung,tapi penertibannya diserahkan kepada pemerintah daerah. “Tapi kami berharap nanti setelah tanggal 5 April disaatsaat tenang yaiti di tanggal 6,7 dan 8 nya, seluruh atribut yang terpasang oleh peserta Pemilu itu harus bersih. Kalau tidak

mereka lakukan maka hal tersebut sudah dikatagorikan kampaye diluar jadwal dan ada Pidana Pemilunya. Selain pelanggara administratif juga ada pelanggaran Pidana Pemilu, artinya kampaye diluar jadwal. Untuk saya menghimbau pada 3 hari masa tenang itu harus dibersihkan baik oleh partai maupun oleh Caleg yang bersangkutan. Kalau tidak maka Panwas dapat mengindetifikasi dan menginfentarisir dan itu bisa di katagorikan pelanggaran yang merupakan Pidana kampaye di luar jadwal,”ungkapnya lagi. Sementara itu. Ketua Panwaslu Kota Pontianal Budahri membenarkan hal yang telah di utarakan oleh Ketua KPU Kota Pontianak. “Memang saat ini belum ada laporan pelanggaran kampaye. yang masuk ke Panwaslu. Kami juga terus dengan seksama setiap hari melakukan pantauan kampaye yang di lakukan para peserta Pemilu 2014,”pungkasnya saat di hubungi di Pontianak. (Slt)

Panwaslu Himbau Parpol KKR Tak Libatkan Anak Bawah Umur Ikut Kampanye Borneo Tribune, Kubu Raya Memasuki beberapa hari masa kampanye pemilu legislatif yang digelar di seluruh Indonesia termasuklah Kabupaten Kubu Raya yang juga melaksanakan pesta demokrasi tersebut, masih terlihat parpol maupun caleg yang melibatkan anak dibawah umur untuk ikut serta dalam kampanye yang digelar para caleg di Kubu Raya. Hal tersebut di katakan Ketua Panwaslu Kabupaten Kubu Raya , Mujiyo, dimana ketua panwaslu saat ini sedang mengerahkan panitia pengawasan pemilu ke setiap titik pelaksanaan kampanye di Kubu Raya. “Panwaslu sejauh ini telah terus menerus melakukan himbauan kepada Partai

Politik untuk tidak melibatkan anak dibawah umur untuk ikut serta dalam pelaksanaan kampanye,” kata Mujio. Dijelaskannya, jika merujuk didalam Undangundang dalam pemilu itu sendiri mengenai keterlibatan anak-anak dalam pelaksanaan kampanye tidaklah ada, namun jika merujuk pada Undangundang perlindungan anak maka bisa terjerat hukum pidana karena telah mengeksploitasi anak dibawah umur yang seharusnya belum diperbolehkan ikut serta dalam kampanye politik. “Sejauh ini dari pantauan panwaslu Kubu Raya belum ditemui untuk anak dibawah umur yang terlibat dalam petugas kampanye di seluruh partai

politik yang ikut dalam pertarungan pileg ini, namun untuk keikut sertaan dalam kampanye, baik yang ikut dalam konvoi maupun keikutsertaan lainnya sudah terlihat,” ungkapnya. Sejauh ini dikatakannya, mengenai keterlibatan anak dalam kampanye telah pihaknya koordinasikan kepada Komisi Perlindungan Anak di wilayah Kalbar, mengingat untuk di Kabupaten belumlah ada untuk komisi yang mengawasi anak tersebut. “Melalui panwaslu inilah yang menjadi perpanjangan tangan kepada Komisi Perlindungan Anak untuk informasi-informasi mengenai ada atau tidaknya keterlibatan anak-anak dalam pesta demokrasi ini,”

ujarnya. Dirinya menghimbau kepada panitia petugas kampanye yang melihat langsung kondisi lapangan yang terjadi pada saat pelaksanaan kampanye untuk mencegah adanya keikutsertaan anak-anak dibawah umur dalam proses kampanye itu sendiri. “Kita menegaskan kepada masing-masing petugas kampanye disetiap parpol untuk dengan bijak tidak melibatkankan anak-anak, karena bisa dikenakan Undang-undang perlindungan anak karena fakta yang terjadi saat ini, dalam pelaksanaan kampanye terbuka masih ada keterlibatan anak-anak yang secara tidak langsung ikut dalam euforia kampanye pemilu,” katanya. (Adex)


Kalimantan Barat - Kota Pontianak Borneo Tribune

Rabu, 26 Maret 2014

4

1.726 Sepeda Motor Tabrakan di Kota Pontianak dan KKR 12 Pengendara Tewas Kena Tronton pada tahun 2013 kemarin di Kota Pontianak maupun Kabupaten Kubu Raya, di mana hal ini diungkapkang lang-

CMYK

Video Mesum Pelajar Beredar Via BC Borneo Tribune, Pontianak Dunia pendidikan Indonesia kembali dicoreng ulah para oknum pelajar. Kali ini, tercoreng dengan beredar video mesum oknum pelajar yang sedang melakukan hubungan intim, Selasa (25/3) kemarin. Video ini diadegani dua orang siswa berlainan jenis. Keduanya menggunakan seragam putih abu – abu, di duga gambar ini memang sengaja direkam keduanya ketika melakukan hubungan intim berlangsung di salah satu ruangan sekolah yang berdurasi selama 1 menit 49 detik. Ali Imran SH. selaku warga Kota Pontianak yang mendapat broadcase ini, mengaku mendapat BroadCase dari temannya sekitar pukul 15.00 Wib, di mana dirinya mengaku sungguh terkejut. “ Dalam BC ini tidak disebutkan sekolahnya di mana, namun ketika saya tanya teman saya, teman saya bilang itu MAN 1, tetapi tidak tahu MAN 1 mana, karena tidak disebutkan daerahnya di mana” jelas Ali Imran. “Teman saya juga tidak tahu MAN 1 mana, karena juga dapat BC dari temannya, karena video ini katanya beredar melalui BC Blackberry,”sambungnya. Dikatakan Ali Imran, dirinya berharap ini bukan pelajar yang ada di kota Pontianak maupun Kalbar. “ Semoga ini bukan pelajar disini, karena kalau ini terjadi, ini sudah merusak dunia pendidikan yang ada di daerah kita,”jelas Ali Imran.(Zrn).

sung oleh Kasat Lantas Polresta Pontianak Kompol Jovan R. Sumual, Selasa (25/3) kemarin. Menurut Kasat Lantas Polresta Pontianak 1726 kendaraan roda dua atau sepeda motor ini, tercatat mengalami kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya, tepatnya di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. “ Dari 1726 sepeda motor yang mengalami kecelakaan di Kota Pontianak dan Kubu Raya, pengendara ada yang mengalmi luka ringan, luka berat maupun meninggal dunia atau tewas,” jelas Kompol Jovan. Dikatakan Kompol Jovan, selain 1726 kendaraan roda dua yang mengalami kecelakaan pada tahun 2013, pihaknya juga mencatat sebanyak 142 mobil, 118 Truk serta 14 unit Bus yang mengalami kecelakaan lalu lintas.

“ Untuk kendaraan lainnya yang mengalami kecelakaan pada tahun 2013, terdapat 142 mobil, 118 Truk dan 14 Bus,” teranganya saat membacakan data anev Sat Lantas Polresta Pontianak pada tahun 2013. Lanjut Jovan, dari semua kecelakaan yang menimpa semua jenis kendaraan, terdapat125 pengendara yang tewas di jalan, sedangkan mengalami luka ringan sebanyak 473 orang dan yang mengalami luka berat sekitar 221 orang. “ Rata – rata penemudi sepeda motor yang meninggal dunia akibat kecelakaan,” tambahnya. Selain itu Jovan juga mnejelaskan, jika dirinci khusus kecelakaan dengan korbannya meninggal dunia kaitannya dengan Tronton, yakni sebanyak 12 orang tewas pada tahun 2013 kemarin.

FOTO Ilustrasi

“ Pada tahun 2013 kemarin terdapat 12 orang yang tewas setelah mengalami kecelakaan dengan Tronton, baik itu di Kota Pontianak maupun Kubu Raya,” jelasnya. Sedangkan untuk tahun 2014 ini, terdapat 2 orang tewas setelah mengelami kecelakaan dengan Tronton, di mana jumlah kecelakaan pada tahun 2014 dari Januari – Februari kemarin, pi-

haknya mencatat sebanyak 84 kejadian, dengan korban meninggal keseluruhan 21 orang meninggal dunia. “ Ada 21 orang meninggal dunia pada tahun 2014 ini, untuk bulan Januari terdapat 12 orang yang tewas, sedangkan pada bulan Februari terdapat 9 orang tewas kecelakaan,” terangnya. Lebih jauh lagi Jovan me-

ngatakan, bahwa untuk kecelakaan yang terjadi di wilayah hukum Polresta Pontianak pada tahun 2013, kerugian materialnya mencapai 1,1 miliar. “ Untuk Tahun 2013 kerugian akibat kecelakaan di wilayah hukum Polresta Pontianak, mencapai 1,1 miliar rupiah,”tambahnya lagi. Kompol Jovan R Sumual pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati – hati ketika mnejadi pengendara umum, tentunya dengan cara mentaati peraturan lalu lintas dan rambu – rambu yang sudah dipasang di jalan. “ Kecelakaan itu terjadi karena melakukan pelanggaran lalu lintas, maka dari itu kita minta masyarakat tetap mematuhi peraturan lalu lintas, guna menghindari kecelakaan tersebut,” imbaunya.(Zrn).

Asi Esklusif untuk Bayi Cerdas Borneo Tribune, Pontianak Direktur Eksekutif PKBI Kalbar, Mulyadi mengungkap, Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan Air Susu Ibu (Asi) ekslusif dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam proses pasca kelahiran bayi. IMD dan asi esklusif terbukti efektif untuk menciptakan generasi cerdas bangsa ketimbang susu formula. Ia menambahkan, menurut penelitian, Asi esklusif merupakan salah zat yang sangat baik bagi tubuh anak. Zat tersebut tidak ada bandingnya bila dibandingkan dengan susu

formula yang dijual di pasaran. ”Tidak ada penelitian yang menyatakan susu formula lebih baik, Justru Asi esklusif jauh elbih baik dan sangat membantu anak dalam pola tumbuh kembangnya. Anak yang diberikan asi akan berbeda dengan bayi yang diberikan susu formula, baik dari kualitas kecerdasan hingga ketahanan tumbuhnya,” ujar dia, Selasa (25/3) Diakuinya, iklan susu formula lebih banyak ketinbang iklan masyarakat tentang IMD dan Asi

esklusif. Ini diperparah dengan pola marketing susu formula yang mempergunakan berbagai cara, seperti mengiming-imingi tenaga kesehatan untuk berangkat Umrah maupun hal lainnya. ”Ini kan sudah tidak benar. Makanya dengan aturan dari Permenkes hal itu dilarang dan kita beserta masyarakat harus lebih gencar lagi memberikan pemahaman betapa pentingnya Asi esklusif ini,” paparnya. Ia juga mengakui, tingkat kesadaran

menyusui di Kalbar masih rendah. PKBI pun terus melakukan sosialisasi Asi esklusif dan IMD kepada semua masyarakat. ”Untuk meningkatkan partisipasi ibu menyusui PKBI mengandeng tokoh agama dan msyarakat ikut mensosialisasikan pentingnya asi esklusif, dengan harapan masyarakat bisa menciptakan generasi penerus yang berkualitas,” ungkapnya. Sampai saat ini, PKBI terus berupaya semaksimal mungkin agar program yang dijalankan bisa berjalan dengan baik dan tentunya

program ini harus didukung oleh pemerintah sehingga ada integrasi LSM dan pemerintah untuk menciptakan genari penerus yang berkualitas. Hal sama juga ditegaskan Asianti Pahlevi (32). Ibu muda ini mengaku kedua anaknya diberikan Asi esklusif hingga dua tahun. ”Asi ini penting bagi tumbuh kembang anak. Ibu pun harus cerdas agar selama enam bulan dan maksimal dua tahun bayi saat lahir harus diberikan Asi secara penuh,” tandasnya. (Slt)

Kemenkumham Kalbar Fasilitasi UKM Daftarkan Merek Dagang Borneo Tribune, Pontianak Kepala Bidang Hukum/ PPNS HKI Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI Kalimantan Barat (Kalbar) Edy Gunawan menyambut baik digelarnya sosialisasi ini karena diakuinya masih banyak kalangan masyarakat yang belum memahami HKI. ”Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini merupakan momentum yang sangat baik untuk memberikan pemahaman betapa pentingnya pendaftaran terhadap karya-karya intelektual itu terutama bagi para pelaku UKM,” terangnya, Selasa (25/3) di Hotel Mercure Pontianak. Dalam kaitan Undangundang Nomor 15 tahun 2001 tentang merek yang menganut stelsel konstitutif, disebutkan

bahwa merek yang dipergunakan oleh kalangan pelaku usaha itu walaupun sudah dipergunakan beberapa generasi apabila tidak didaftarkan atau dipatenkan, maka ia dianggap bukan pemilik sah merek dagang tersebut. ”Jadi walaupun kita sudah sekian lama menggunakan merek tersebut tetapi karena merek itu tidak didaftarkan ke Kemenkumham, sementara itu ada pihak lain yang melihat merek itu memiliki nilai ekonomis dan konsumen sudah banyak yang mengenalnya kemudian mendaftarkan merek itu sebagai miliknya maka ia berhak mendapat perlindungan hukum bahkan dia bisa menuntut atau menggugat pihak yang lebih dulu menggunakan merek itu,” jelas Edy.

Karenanya, ia mengingatkan kepada pelaku UKM untuk segera mendaftarkan merek produknya supaya mendapat kepastian hukum dan tidak digunakan oleh pelaku usaha lainnya. HKI adalah sertifikat untuk hak eksklusif yang diberikan kepada seseorang atau sekelompok orang atas karya ciptanya. Dengan adanya HKI ini bisa menekan angka pelanggaran karya cipta yang dapat menghambat perkembangan industri kreatif. Sementara itu, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Pontianak berencana memfasilitasi produkproduk UKM seperti batik karya siswa salah satu SMK di Kota Pontianak.

Tidak hanya itu Disperindakop juga memfasilitasi produk batik maupun makanan ringan untuk didaftarkan merek dagangnya dan mendapat hak paten ke Kementerian Hukum dan HAM RI. ”Kita berencana mempatenkan atau memberikan merek untuk batik karya siswa SMK maupun makanan ringan yang ada di Kota Pontianak,” papar Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Pontianak, Utin Sri Lena saat membuka sosialisasi Hak atas Kekayaan Intelektual (HKI) dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Menurutnya, hak paten atau HKI itu mesti dimiliki produk-produk UKM yang belum ada di daerah lainnya supaya jangan sampai terjadi produk-produk UKM Kota Pontianak justru

TVS Pontianak

: 0812 5626 3889

TVS Ketapang

: 0852 4945 5790

TVS Pinoh

: 0813 4557 8321

TVS Merdeka JAYA Motor PTK : 0812 5666 3269

TVS Rasau

: 0857 8722 8838

TVS Sintang

: 0565 2025524

TVS Putussibau

: 0821 5125 9567

TVS Tepuai

TVS Singkawang

: 0857 5069 6740

TVS BM Sintang

: 0852 5260 1948

TVS Anugrah Sekadau

: 0813 4540 2238

Hubungi dealer TVS terdekat atau SMS

: 0813 4528 6562

dipatenkan oleh daerah lainnya yang tidak berhak memiliki hak paten itu. ”Jangan sampai produkproduk UKM kita diserobot orang karena sudah dipatenkan oleh daerah lainnya,” ungkap Utin. Dijelaskannya, sebelum memperoleh HKI para pelaku UKM harus melalui beberapa tahapan, salah satunya sudah memiliki sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) bagi industri makanan. Untuk itu, pelaku UKM bisa berkonsultasi dengan instansi terkait seperti Dinas Kesehatan maupun Disperindagkop untuk memperoleh penjelasan yang lebih detil. ”Yang jelas kita ingin menghidupkan bahwa Kota Pontianak ini ke depan memiliki hak cipta yang resmi,” tadasnya .(Slt)

CMYK

Borneo Tribune, Pontianak Sebanyak 1726 kendaraan roda dua atau sepeda motor yang mengalami tabrakan


Mempawah-Kubu Raya Borneo Tribune

Rabu, 26 Maret 2014

5

BNN Ciptakan Sekolah Bersih Narkoba Borneo Tribune, Mempawah Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar sudah sangat memprihatinkan. Untuk itu Badan Narkotika Nasional (BNN)Kabupaten Pontianak terus berupaya menciptakan lingkungan sekolah bersih narkoba. Salah satu langkahnya, BNN menggandeng pelajar SMAN 02 Mempawah Hilir, untuk menjadi kader anti narkoba. Dimana Kepala BNN Kabupaten Pontianak, A. H. Daulay, mengatakan, dalam kegiatan yang digelar, Senin (24/3), kemarin, di Aula SMAN 02 Mempawah Hilir, diharapkan para siswa mendapat pemahaman dan pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Para siswa nantinya diharapkan menjadi kader untuk menciptakan lingkungan sekolah bersih narkoba. “Saya berharap para siswa yang menerima informa-

si tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dapat menyampaikan kembali kepada teman sebayanya atau lingkungan sekitar rumahnya dengan gaya dan bahasa mereka. Karena melalui penguatan kader di lingkungan sekolah dalam rangka pembinaan pelajar untuk menciptakan lingkungan sekolah bersih narkoba serta pengetahuan tentang penyalahgunaan narkoba harus diberikan, sehingga angka penyalahguna narkoba tidak semakin meningkat,” katanya. Apalagi Daulay, menjelaskan penyebaran narkoba di Indonesia sudah meluas di kalangan pekerja, mahasiswa dan pelajar. Kejahatan narkoba juga tergolong dalam extraordinary crime yang bisa merusak seluruh generasi bangsa, bahkan menyebabkan hilangnya generasi suatu bangsa. “Kita ingin menciptakan

lingkungan sekolah yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” katanya. Sedangkan Kepala Sekolah SMAN 02 Mempawah Hilir, Endang, menyambut baik program yang digagas BNN Kabupaten Pontianak. Menurut dia, semua siswa yang mengikuti kegiatan itu akan menjadi kader di lingkungan sekolah dan rumahnya. Mereka juga akan menyampaikan informasi tentang penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat. “Di sekolah, kita selalu memberikan masukan kepada siswa agar menjauhi narkoba. Selain itu, kami juga memasang berbagai himbauan berbentuk brosur dan panflet disudut-sudut sekolah. Bahkan siswa kami juga telah melaksanakan test urine. Alhamdullilah, semua siswa dinyatakan negatif,” katanya.(JoE).

Bersih Menciptakan sekolah bersih penggunaan narkoba, BNN Kabupaten Pontianak melaksanakan sosialisasi dan pembentukan kader anti narkoba di SMAN 02 Mempawah Hilir. Foto : Johan Wahyudi/Borneo Tribune

Penyampaian SPT Cukup Melalui E-Filing Borneo Tribune, Mempawah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Provinsi Kalbat melalui Kantor Pelayanan Pajak Pratama Mempawah bekerjasama dengan Pemda Kabupaten Pontianak, Selasa (25/3), kemarin, melaksanakan sosialisasi dan penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Tahunan 2013 melalui E-filling di Aula Kantor Bupati Pontianak. Dimana Kepala kantor wilayah direktorat jenderal pajak Kalbar yang diwakili Kepala Bidang Duktekon Kanwil DJP Kalbar, Petrus Martono, mengatakan melalui sosialisasi ini, kedepannya diharapkan wajib pajak tidak datang dan antri ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) untuk menyampaikan SPT Tahunan. Dengan penyampaian SPT Tahunan melalui E-filing wajib

pajak menjadi lebih cepat, mudah dan tepat karena menggunakan sistem komputer dan pengisian SPT. “Dengan E-filing, prosedur pelaporan SPT, wajib pajak cukup melakukan permohonan ke KPP dengan membawa kartu identitas diri. Wajib pajak mendaftar account E-filling dengan memasukkan e-Fin dan wajib pajak menyampaikan SPT secara electronik,” katanya. Untuk itu, Petrus Martono, mengatakan melalui E-filing cara penyampaian SPT akan lebih mudah, cepat dan aman. Bahkan wajib pajak tidak perlu repot meninggalkan kantor atau meja kerja saat mengisi SPT, karena cukup melalui internet. “Sebelumnya pembayaran pajak bisa mendatangi kantor pajak atau melalui pos. Tapi melalui E-filing, cukup dari meja kantor sudah bisa

melaksanakan di kantor tanpa harus ke kantor pajak, karena E-filing, sangat membantu mempermudah penyampain SPT. Bahkan melalui E-filing akan menghemat penggunaan kertas,” katanya. Sedangkan Bupati Pontianak, Ria Norsan, mengatakan atas nama pemerintah daerah dan pribadi, menyambut baik dan mendukung terlaksananya program penyampaikan SPT melalui E-filing. Karena akan memberikan kemudahan kepada wajib pajak. “Saya memberikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak dengan mengalakan penyampain SPT Tahunan secara elektronik melalui aplikasi E-filing, sehingga penyampaian SPT tahunan dapat dilakukan secara online dan real time

Edukasi Pemilu Dikalangan Remaja Borneo Tribune, Mempawah Pemerintah memiliki peran serta dalam membantu KPU, mensosialisasikan pemilih pemula yang baru berusia 17 tahun atau baru pertama kali mengunakan hak pilih dalam pemilu. Sehingga dapat meningkatkan pengetahuan akan artinya Pemilu di kalangan remaja. “Dengan demikian, mereka dapat mengunakan hak pemilih secara cerdas,” ungkap staf pelaksana kegiatan biro hukum Setda Provinsi Kalimantan Barat, Musitomo, di sela kegiatan sosialisasi masyarakat taat hukum, Sabtu (22/3), kemarin di SMAN 1 Sungai Pinyuh. Dimana kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari BNN dan KPU Kaliman-

tan Barat, serta dihadiri Camat Sungai Pinyuh, Kabag dokementasi informasi hukum Setda Kalimantan Barat, dan Kabag Hukum Pemerintah Kabupaten Pontianak. Dimana Musimoto, mengapresiasi siswa SMAN 1 Sungai Pinyuh yang sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Bahkan pihaknya juga turut menyampaikan edukasi mengenai bahaya narkoba. Hal tersebut disampaikan agar pelajar terhindar dari bahaya narkoba yang dapat merusak bangsa ini “Kita bersyukur karena siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Sebab edukasi yang disampaikan sangat berarti bagi mereka,” katanya.

Sedangkan Kepala Sekolah SMAN 1 Sungai Pinyuh, Sunarto, mengharapkan dengan adanya kegiatan ini memberi pengetahuan kepada siswa dan siswi SMAN 1 Sungai Pinyuh, untuk lebih memahami implementasi terhadap hukum, dan khususnya saat ini mereka yang sudah masuk usia pemilih, bisa memahami tata cara pemilu 2014. “Kami mengucapkan terimakasih kepada pihak yang telah memilih SMAN 1 Sungai Pinyuh sebagai tempat penjelengara sosialisasi taat hukum. Kami selalu siap mendukung program pemerintah terutama dalam membangun generasi muda yang cerdas dan taat akan hukum,” katanya.(JoE)

melalui internet. Bahkan saya menyarankan para PNS dan swasta yang wajib pajak menggunakan E-filing,” kata Norsan. Selain itu, Bupati juga menghimbau kepada aparatur pajak harus melakukan introspeksi dan pembenahan adminitrasi perpajakan secara terus menerus, sehingga bisa membuktikan kepada masyarakat bahwa institusi

perpajakan sudah melakukan langkah-lanhkah tata pemerintah yang bersih. “Semua ini, agar tidak ada lagi keraguan masyarakat dalam melaporkan dan membayar kewajiban perpajakan, yang pada akhirnya kepatuhan penyampaian SPT tahunan dan penerimaan pajak dapat meningkat dari tahun ke tahun,” katanya. Sedangkan Kepala Kantor

Pelayanan Pajak Pratama Mempawah, Ardiyanto Basuki, menjelaskan program E-filimg sudah dilaksanakan sejak tahun 2012. Dimana minat wajib pajak menggunakan E-filing sangat besar, bahkan di Kabupaten Pontianak sudah 40 persen PNS menggunakan E-filing. “Melalui program E-filing diharapkan dapat menggugah dan mendorong masyarakat di Kabupaten

Pontianak untuk menyampaikan SPT tahunan PPh tahun 2013 secara tepat waktu,” katanya. Acara yang juga dihadiri, Wakil Bupati Pontianak, Rubijanto, Wakil Ketua DPRD, H.M Amin H Amin, Kepala SKPD instansi vertikal, camat, serta pimpinan perbankan. Diisi dengan penyampian materi dan pengisian SPT melalui Efiling.(JoE).


Bengkayang Borneo Tribune

Rabu, 26 Maret 2014

6

Awang Berharap Kampus IPDN Bisa Dibangun di Singkawang

Rektor IPDN DR. Suhajar Diantoro (kedua dari kiri) Kunjungan Kerja ke Kota Singkawang, Selasa (25/3) / Foto Rudi Borneo Tribune

Borneo Tribune, Singkawang Walikota Singkawang, Awang Ishak berharap, kampus IPDN bisa dibangun di Kota Singkawang. Harapan tersebut disampaikannya kepada Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), DR. Suhajar

Diantoro, M.Si ketika melakukan kunjungan kerja ke Kota Singkawang dalam rangka memberikan arahan kepada satuan Nindya Praja IPDN Kampus Kalimantan Barat yang sedang melaksanakan Praktik Lapangan (PL) III di Kota Singkawang,

Selasa (25/3). ”Secara geografis Singkawang memiliki potensi yang bagus sebagai kota jasa di bidang pendidikan, ditunjang dengan masih banyaknya tanah yang tersedia sebagai lokasi pembangunan Kampus IPDN nantinya,”

kata Awang. Sementara Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), DR. Suhajar Diantoro, dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Singkawang, karena sudah menerima para

Praja untuk Praktek Lapangan di Kota Singkawang. ”Tantangan bagi birokrat Indonesia jauh lebih besar bila dibandingkan dengan saat ini,” kata Suhajar. Karena kedepannya Indonesia akan bergabung ke dalam kawasan ekonomi ASEAN sehingga birokrat dituntut dapat membawa Indonesia yang jauh lebih baik. Dalam kesempatan tersebut, Suhajar juga menyampaikan pesannya kepada para PRAJA agar dapat mempersiapkan pemberkasan terkait dengan kelengkapan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) khususnya untuk tiga angkatan Madya, Nindya dan Wasana Praja. ”Diharapkan agar semua angkatan mempersiapkan pemberkasan dengan sebaik-baiknya, mengingat kalau tidak ada halangan bulan Mei untuk angkatan Nindya sudah Prajabatan. Sebagai pelayan masyarakat selama melaksanakan Praktek Lapangan agar para Praja bisa berbaur dan memberikan pelayanan dengan sebaikbaiknya kepada masyarakat,” kata Suhajar. (RH)

Kemkominfo Akan Gelar Forum Sosialisasi dan Advokasi BPJS Borneo Tribune, Singkawang Direktorat Kemitraan Komunikasi Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bekerjasama dengan Pemerintah Kota Singkawang akan menyelenggarakan kegiatan Forum Sosialisasi dan Advokasi Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) yang akan diselenggarakan 7 April 2014 mendatang, di Hotel Dangau Singkawang. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang, Sumastro me-

PDIP Singgung Dana Pemerintah yang Tidak Terserap Borneo Tribune, Bengkayang PDIP menyindir Pemerintah Kabupaten Bengkayang yang tidak mampu menyerap anggaran sebesar 46 miliar pada tahun 2013 yang kemudian harus dikembali ke kas negara. Sindirian PDIP tersebut disampaikan langsung oleh ketua DPD PDIP Kalimantan Barat, Cornelis MH, saat menyampaikan orasi poliotiknya pada kampanye umum di lapangan BRC Kabupaten Bengkayang. Selain Cornelis, kampanye tersebut dihadiri Bendahara PDIP Pusat, Rudianto Chen, Karolin anggota Calog DPR RI Dapil Kalbar, Sbastianus Dharwis, serta Martinus Kajot selaku ketua DPC. (Mu)

ngatakan, dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya aparatur dan masyarakat Kota Singkawang, dengan keterbatasan anggaran pihaknya berupaya semua program dan kegiatan tetap bisa berjalan sesuai dengan harapan. “Meningkatkan kerjasama dan koordinasi dengan semua pihak, termasuk dengan Pemerintah Pusat merupakan salah satu upaya kita agar tugas pokok dan fungsi yang menjadi tanggung jawab kami tetap terlaksana dan tercapai. Setelah Minggu kemarin kita selama lima hari mengadakan In House Training

bekerjasama dengan Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat Jakarta, bulan depan kita akan kembali menyelenggarakan kegiatan Forum Sosialisasi dan Advokasi Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS). Kali ini bekerjasama dengan Dirjen IKP Kemkominfo, dana semua bersumber dari APBN,” kata Sumastro. Menurut Sumastro, kegiatan diselenggarakan dalam rangka memberikan pemahaman secara komprehensif kepada masyarakat dan stakeholder terkait tentang berbagai langkah dan kebijakan Pemerintah khusus-

Sumastro nya dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kesehatan serta

ketenagakerjaan melalui program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). “Forum tersebut akan diikuti oleh 200 peserta yang terdiri dari unsur penyelenggara pemerintah daerah (Camat dan Lurah), Dinas Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta, Dokter, Organisasi Masyarakat (PKK, PGRI dan LSM bidang Kesehatan), BPJS Kesehatan, Mahasiswa Ilmu Kedokteran/llmu Keperawatan, Tokoh masyarakat, dan Media di wilayah Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat,” jelas Sumastro. (RH)

Bupati: Gak Jelas Jangan Ditoleransi Borneo Tribune, Bengkayang Bupati Bengkayang menegaskan tidak akan mentolerir peserta tes PNS dengan jalur K2 yang lulus tidak sesuai dengan aturan. ”Mereka yang tidak bisa ditoleransi dan jangan ditoleransi adalah mereka yang tidak masuk masuk kerja tapi lulus tes,” kata Bupati. Bupati menjelaskan, apabila yang tidak pernah ngajar ataupun yang tidak pernah masuk kantor tersebut ditoleransi, maka akan merugikan peserta lain baik yang lulus ataupun tidak lulus yang diketahui masuknya secara terus menerus. ”Kalau pindah ngajar bisa toleransi. Yang tidak bisa toleransi yang baru ngajar dua bulan tiga bulan tapi dapat SK sesuai dengan yang dibutuhkan itu tidak boleh ditoleransi, tapi itu harus ada bukti cukup dan didukung oleh saksi saksi,” jelas Bupati. Saat ini Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui sekretariat daerah bersama SKPD terkait melakukan verifikasi bagi para CPNS yang dinyatakan lulus melalui jalur K2. Salah satu SKPD yang dilibatkan itu adalah dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang. ”Kita melakukan verifikasi ijaza serta tempat mengajar bagi para guru atau tenaga kependidikan yang dinyatakan lulus K2,” demikian dijelaskan DR. Yan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang. (Mu)

213 Pemilih Masuk dalam DPK Bengkayang Borneo Tribune, Bengkayang Dijumpai Diruang kerjanya, Selasa (25/3) Komisioner KPU Divisi DPT Yohanes,SH menyampaikan masalah Pemilih yang namanya tidak tercantum di DPT masih ada kesempatan dengan mendaftarkan namanya di KPU secara lansung atau melalui PPS dan PPK dgn membawa Fotocopy KTP dan KK serta menunjukkan aslinya agar segera dimasukan di DPK (Daftar Pemilih Khusus). ”Saat ini DPK Bengkayang yang masuk dan tercatat di KPU, tersebar di 30 Desa, di 59 TPS, dengan rincian untuk Pemilih Laki2 131 orang dan Perempuan 82 orang dgn total DPK saat ini sebanyak 213 orang,” kata Yohanes. Ditambahkannya lagi DPK usulannya dari Masyarakat itu sendiri, PPS dan PPK , kemudian segera kita masukan dalam Sistem informasi Daftar Pemilih, namun Penetapan DPK itu sendiri oleh KPU propinsi, Kata Yohanes. ”Dengan adanya Permasalahan Ada warga yang tidak terdaftar dalam DPT maka segera daftarkan diri sehingga masih bisa,” jelas Yohanes.(Mu)


Rabu, 26 Maret 2014

Landak-Sanggau Borneo T Tribune

Sijago Merah Berkobar di Pasar Laut Ngabang

Laporan Ketua DPD PDIP ke DKPP

KPU Telah Berlakukan Asas Kesetaraan dan Asas Transparansi Borneo Tribune, Sanggau Menanggapi pelaporan tertulis Ketua Umum DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Cornelis ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) tentang penempatan dapil kampanye, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sanggau, Sekundus Ritih mengatakan bahwa pihaknya sudah memberlakukan hak yang sama terhadap semua partai politik. Diakuinya, KPU Sanggau pun telah memenuhi asasasas kesetaraan dan transparansi. “Pada tanggal 2 Maret pukul 14.00 WIB, di Kantor KPU Sanggau, kita sudah menggelar rapat koordinasi soal ini, rapat itu dihadiri dari semua utusan, pimpinan Parpol dan Panwas. Semua partai mendapatkan hak yang sama yaitu melakukan kampanye terbuka sebanyak 4 kali dalam 1 hari untuk 4 partai,” ujarnya ketika dikonfirmasi Selasa (25/ 3) siang kemarin. Termasuk soal penempatan dapil yang akan menjadi kampanye terbuka, Sekundus menerangkan, bahwa semua pihak yang hadir telah bersepakat. ”Kemudian asas kesetaraan juga sudah kita penuhi. 12 partai dapat. Nah soal lokasi, kita sudah mengadopsi jadwal dari KPU dan KPU Provinsi. Jadi sudah terjadwal, dan pada tanggal 2 itu tidak ada yang keberatan dari semua partai, karena sudah kita sampaikan,” jelasnya. Sekundus mengungkapkan, bahwa sebelumnya PDIP telah melayangkan surat untuk merubah dapil kampanyenya, dari semula di Kecamatan Mukok ke Kecamatan Kapuas. Namun hal itu ditolak, karena jadwal dan lokasi kampanye masing-masing parpol sudah disepakati sebelumnya. ”Dapil tidak bisa milih, kalau bisa repot juga kita. Tapi sebenarnya pada hari itu, PDIP mempunyai tiga pilihan lokasi, yakni di Mukok, Jangkang atau Bonti,” ungkapnya. Untuk itu, Sekundus pun membantah jika pihaknya dibilang telah melakukan kesengajaan dalam penentuan dapil kampanye PDIP di “basis lawan” PDIP. ”Tidak. Kita sudah penuhi asas keterbukaan, soal laporan itu hak dia, kita siap dengan resiko. Artinya kalau memang kita harus dimintai pertanggungjawabannya terkait ini, kami siap, kami akan sampaikan semua datadatanya,” tegasnya. Diketahui, sebelumnya Cornelis melaporkan KPU Sanggau ke Dewan Kehormatan Penyelenggara KPU dengan alasan bahwa PDIP merasa kecewa dengan keputusan KPU yang menempatkan waktu dan dapil kampanye di basis suara parpol lain. ”Itu sama saja nyuruh perang dan kelahi. Seharusnya mereka jeli menaruh dimana. Seharusnya netral,” ujarnya belum lama ini. (rtn)

Borneo Tribune, Ngabang Selasa (25/3) sekitar pukul 07.30, 7 ruko di pasar laut Ngabang diamuk si jago merah. Kobaran api membuat penghuni ruko panik dan berhamburan keluar sambil menyelamatkan barang dagangan dan barang berharga lainnya. Tindakan penyelamatan dari mobil pemadam kebakaran milik BPBD Landak, Yayasan Hati Suci Ngabang dan Badan Pemadam Api Ngabang (BPAN) berdatangan ke lokasi untuk menjinakan api. Pantauan Borneo Tribune, sedikitnya tujuh pintu rumah toko (ruko) yang berada di Pasar Laut Kota Ngabang Kabupaten Landak diamuk sijago merah. Tindakan untuk menjinakan kobaran api tidak hanya di lakukan oleh mobil pemadam kebakaran yang ada di Kota Ngabang saja, mobil pemadam kebakaran milik Badan Pemadam Api Sosok (BPAS) ikut membantu memadamkan kobaran api tersebut. Petugas pemadam kebakaran inipun dibantu juga oleh Polres Landak yang menurunkan mobil Water Canon, personil Yonarmed 16 Ngabang dan masyarakat. Terlihat juga dilokasi kebakaran, Bupati Landak Adrianus Asia Sidot dan Kapolres Landak AKBP Frans Tjahyono yang ikut menetralisir keadaan disekitar lokasi kebakaran. Akhirnya, sekitar pukul 09.30 kobaran api dapat dijinakan. Kapolres Landak AKBP Frans Tjahyono, mengatakan

7

Kebakaran di pasar laut Ngabang, Selasa, (25/3), sekitar jam 07,30. Api kemudian dapat dijinakan sekitar jam, 90.30 wiba. FOTO Istimewa pasca kebakaran tersebut, anggotanya sudah melakukan olah TKP dilokasi kebakaran. Polisi sendiripun masih melakukan penyelidikan dari penyebab kebakaran tersebut. “Kita belum mengetahui

penyebab dari kebakaran itu. Oleh karena itu anggota kita masih melakukan penyelidikan dilokasi kebakaran,” ujar Kapolres, Selasa (25/3) di kantornya. Dijelaskan Kapolres, untuk

sementara ini ada empat ruko yang mengalami rusak berat. Keempat ruko tersebut yakni toko Mega Kaca milik Ahong, toko Sinar Kaca milik Asang, toko sembako milik Tiunghua dan toko sembako

milik Wanga. “Kemudian, satu ruko rusak ringan milik Tiunghua ditambah dua gudang sembako milik Akim. Sumber apipun diduga dari ruko Sinar Kaca milik Bekwang,” jelasnya. (Syah)

Kondisi jalan di Dusun Tungkul Ngabang yang tidak memiliki drainase mengakibatkan air hujan tergenang di jalan raya. Air tergenang dapat mempercepat kerusakan jalan dan mengganggu arus lalulintas dan berperluang menciptakan lakalantas. Warga mengharapkan agar Pemerintah segera membangun drainasenya. FOTO Ya’ Syahdan / Borneo Tribune

PNPM Mandiri Gelar Pelatihan Pengembangan Media Borneo Tribune, Sanggau Untuk meningkatkan kapasitas dari fasilitator Pogram Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di Kecamatan, PNPM Mandiri Pedesaan Kabupaten Sanggau menggelar pelatihan pengembangan media selama dua hari yang dimulai dari hari Selasa (25/3) kemarin di Hotel Meldy Sanggau. ”Pelatihan ini merupakan upaya kita dalam peningkatan kapasitas dari fasilitator PNPM yang ada di kecamatan,” ujar Koordinator Pokja Media Kegiatan Ruang Belajar Masyarakat (RKB) PNPM Mandiri Pedesaan Sanggau, Vinsensius. Pelatihan tersebut diikuti seluruh perwakilan PNPM di 15 Kecamatan. Masingmasing kecamatan diwakili oleh tiga orang. Vinsensius mengatakan bahwa selama ini banyak

kegiatan PNPM yang telah dilaksanakan di berbagai daerah. Namun, saat ini kegiatan itu tidak berbanding lurus dengan ekspos atau publikasi di masyarakat. Vinsesnsius pun berharap, secara teknis nantinya para pelaku di PNPM ini mampu menulis sendiri kegiatan yang dilaksanakan sehingga bisa bekerjasama dengan media untuk mensosialisasikannya. Selain itu juga mampu memberikan pembekalan bagi peserta terutama dunia menulis. Sehingga mereka mampu mengaplikasikan kemampuan tersebut terutama untuk membuat laporan kegiatan PNPM secara teknis. Ditambahkannya, dunia kewartawanan sangat berkaitan dengan tulis menulis. Di dalam PNPM, banyak hal yang berkaitan dengan itu termasuk membuat laporan dan lainnya. (rtn)

Suasana pelatihan pengembangan media. Foto : Ratnasari/Borneo Tribune.


Sekadau Borneo Tribune

Rabu, 26 Maret 2014

Batas Akhir Laporan WP 31 Maret KP2KP Sekadau tunggu Laporan Borneo Tribune, Sekadau Para wajib pajak (WP) di Kabupaten Sekadau diharapkan segera melaporkan SPT tahunan PPh kepada Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP). Pasalnya, batas waktu terakhir pelaporan SPT tinggal menyisakan waktu kurang lebih satu pekan kedepan. “Batas waktu pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun 2013 adalah tanggal 31 Maret 2014. Bagi Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi di Kabupaten Sekadau dihimbau untuk segera melaporkan SPT Tahunannya sebelum batas waktu tersebut,” ujar Akhmad Yusron, Kepala KP2KP Kabupaten Sekadau melalui press release, beberapa hari lalu. SPT Tahunan PPh merupakan sarana bagi wajib pajak untuk melaporkan serta mempertanggungjawabkan penghitungan atau pembayaran pajaknya dengan baik dan benar sesuai dengan system self assessment. SPT Tahunan PPh wajib disampaikan tiap tahun dengan deadline 31 Maret. “Keterlambatan dalam pelaporan SPT Tahunan akan dikenakan sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp. 100.000,- dan sanksi bunga keterlambatan sebesar 2% per bulan,” ujar Yusron. Terkait dengan mekanisme pelaporan, jelas Yusron, wajib pajak dapat melaporkannya ke Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Sanggau, atau Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan ( KP2KP ) Sekadau. SPT PPh juga bisa disampaikan melalui Kantor Pos atau melalui e-Filling alias penyampaian SPT secara elektronik melalui internet. E-Filling adalah penyampaian SPT Tahunan tanpa Wajib Pajak harus datang dan antri di KPPP atau KP2KP, Wajib Pajak melaporkan dari rumah atau kantor asalkan terhubung dengan internet. “Dengan e-Filling, akan mengurangi tumpukan berkas baik dari sisi wajib pajak maupun dari sisi Kantor Pelayanan Pajak. Karena semua berkas yang dilaporkan sudah masuk di menu e-filling tersebut. Wajib Pajak sewaktu-waktu dimanapun dan kapan pun bisa melihat berkas SPT Tahunan yang telah dilaporkan. Untuk Tanda terima SPT Tahunan yang disampaikan melalui e-filling, akan dikirim melalui email masingmasing dari wajib pajak,” jelas Yusron. Sejauh ini, KP2KP Sekadau memang sudah melakukan sejumlah upaya dalam rangka mengajak masyarakat Kabupaten Sekadau untuk melaporkan SPT Tahunan. Diantaranya, mengadakan Sosialisasi Tata Cara Pengisian SPT Tahunan ke seluruh SKPD dilingkungan Pemda Kabupaten Sekadau dan Instansi Vertikal di kabupatan Sekadau, Sosialisasi Tata Cara Pengisian SPT Tahunan kepada Wajib Pajak Usahawan di Kabupaten Sekadau. Kemudian mengadakan Sosialisasi Tata Cara Pengisian SPT Tahunan melalui E-Filling kepada pegawai Bank Danamon. KP2KP Kabupaten Sekadau juga sudah membuka loket drop box penyampaian SPT Tahunan di Kantor Kecamatan Belitang Hilir pada tanggal 27 Pebruari 2014 dan Kantor Kecamatan Nanga Taman pada tanggal 21 Maret 2014, sehingga untuk Wajib Pajak yang berdomisili di Kecamatan Belitang Hulu, Kecamatan Belitang, Kecamatan Belitang Hilir, Kecamatan Nanga Taman,dan Kecamatan Nanga Mahap bisa terbantu untuk melaporkan SPT Tahunannya, tanpa harus datang ke KP2KP Sekadau. Selain itu, melakukan kerjasama dengan Radio Dermaga FM Sekadau, dengan memberikan sosialiasi tata cara pengisian SPT Tahunan melalui Radio Dermaga FM, hingga konsultasi langsung di kantor KP2KP Sekadau setiap hari bagi Wajib Pajak yang datang untuk menanyakan tatacara pengisian SPT Tahunan. Tak habis disitu, dalam rangka melayani Wajib Pajak di Kabupaten Sekadau yang akan melaporkan SPT Tahunannya, KP2KP Sekadau juga akan tetap buka, meskipun merupakan hari libur. KP2KP Sekadau memperpanjang jam kerja pada tiga hari libur, yakni 22, 29, dan 31 Maret 2014. “Diharapkan dengan upaya-upaya yang dilakukan oleh KP2KP Sekadau, akan menumbuhkan kesadaran para Wajib Pajak di Kabupaten Sekadau dalam melaporkan SPT Tahunan Orang Pribadi-nya sebelum batas waktu tanggal 31 Maret 2014,” pungkas Yusron. (Mto).

INFO BANK BNI 46 Pontianak, Jl. Tanjung Pura No. 1 Telp. (0561) 736211, 732016, 732630, 732026 (0561) 736392 Capem Univ. Tanjungpura. Jl. Daya Nasional Telp. (0561) 736046 (0561) 764012 Capem Pasar Siantan, Jl. Khatulistiwa No. 81-83 Siantan Telp. (0561) 881419 (0561) 883263

BCA KCU PONTIANAK, Jln. A. Yani No. 1 Ptk, 0561-736305 (hunting) KCP Imam Bonjol, Jln. Imam Bonjol No. 457 Ptk, 0561-737984, 734524 KCP Rahadi Usman, Jln. Rahadi Usman No. 4 Ptk, 0561-733482, 740814-15 KCP Sei Pinyuh, Jln. Raya Terminal 05-06, Sei Pinyuh KCP Sultan Muhammad, Jln. Sultan Muhammad 136, Ptk, 0561-738051

BANK KALBAR CABANG UTAMA PONTIANAK Jl. Rahadi Osman No. 10 Pontianak 78117, Telp. (0561) 732148, 736723 Fax. (0561) 745149, Telex. 29174, 29129 CABANG SYARIAH Jl. A. Yani Pontianak, Komp. Perkantoran & Town House No. 5-6 (depan A. Yani Mega Mall) Telp. (0561) 733033, 7061800, Fax. (0561) 732599

BANK BRI Kantor Cabang Barito, Jalan Barito, Telp. (0561) 734009, Fax. (0561) 733019 Komplek Pertokoan Pasar Flamboyan Jalan Gajah Mada Blok C. 14 Ptk

BANK DANAMON Jl. Tanjung Pura No. 102, Ptk Telp. (0561) 737107 (H), 730898, Fax : (0561) 736264, 765595 Jl. St. Muhammad No. 173, Ptk Telp. (0561) 731156, Fax : (0561) 734462 Jl. KH. Wahid Hasyim No.24-26, Telp.: 0561-768599/765411, Fax : 0561-768599/765411

BANK MANDIRI SYARIAH PONTIANAK, Jl. Diponegoro No. 95, Telp. (0561) 745004, Fax. Ketapang, Jl. MT. Haryono No. 111-112 Ketapang, Telp. (0534) 34600 Fax. (0534) 34395 Kantor Kas Politeknik, Kampus Politeknik Negeri Jl. A. Yani No. 52, Telp. (0561) 583850 Kantor Layanan Syariah Bank Mandiri Pontianak-Sidas, Jl. Sidas No. 2, Pontianak, Telp. : (0561)7069797, Fax. : (0561) 763082

BANK BUKOPIN Cabang Jl. Ir. H. Juanda No. 55-56 Pontianak 78117 (0561) 745025 (Hunting) (0561) 734253 Cabang Pontianak Kal-Bar, Jl. Adi Sucipto Km. 7,5 (Gedung Kopkar Mekar PLN Wil Kal - Bar) Kabupaten Pontianak, Telp. 0561 722598, 0561 - 723158, Kantor Kas Adisucipto Jl. Sultan Muhammad No. 48, Pontianak 78117 , (0561) 730001/ 730077, (0561) 730132, Capem Sultan Muhammad

8

Patri Katakan “Tidak” dengan Politik Uang Borneo Tribune, Sekadau Money politik atau politik uang memang akrab diteliga warga menjelang pemilu ini. Guna menghindari politik uang atau salah satu pelaksaan Pemilu yang tidak mendidik, masyarakat anti politik uang mensosialisasikan Pemilu bersih dan bebas money politik. Mereka menyebarkan selebaran di sudut-sudut strategis di dalam kota Sekadau. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh DPC Persatuan Anak Transmigran Republik Indonesia (Patri) Kabupaten Sekadau. “Kita membentuk masyarakat anti politik uang atas dasar kepedulian untuk ikut mensukseskan pemilu yang bersih, jujur, adil, dan damai. Agenda hari ini adalah mem-

bagi-bagikan selebaran himbauan untuk menolak politik uang,” kata Nur Soleh, ketua DPC Patri Kabupaten Sekadau di sela-sela kegiatan, Selasa (25/3) kemarin. Slogan yang diangkat dalam aksi itu adalah “tolak uangnya, laporkan pelakunya”. Hal itu mengindikasikan bahwa siapapun yang mencoba melakukan politik kotor dengan modus membagi-bagikan uang untuk mendulang suara layak diperangi semua kalangan. “Politik uang tidak mendidik, harus kita perangi,” tegas Soleh. Dengan adanya aksi sosial itu, Soleh berharap seluruh masyarakat bahu-membahu dalam menciptakan perwujudan demokrasi yang betul-

betul bersih. “Butuh niat dari dalam diri masing-masing untuk mencapai itu. Kegiatan ini mudah-mudahan mampu menggugah masyarakat dan para peserta pemilu untuk tidak mengotori pesta demokrasi,” harap Soleh. Selain mengajak menolak politik uang, ada pula selebaran yang mengajak untuk mempergunakan hak suara dalam Pemilu alias tidak golput 9 April nanti. Hak suara yang diberikan oleh Negara sudah selayaknya dapat dipergunakan sebaik-baiknya dengan memilih calon wakil rakyat yang dianggap benar-benar tepat. “Jangan sampai Golput. Warga Negara dipersilahkan menggunakan hak suaranya dalam Pemilu, karenanya gu-

nakanlah sebaik-baiknya,” imbau Soleh sembari mangabarkan rencananya, dalam be-

berapa hari kedepan akan dilakukan aksi serupa di sejumlah wilayah. (Mto).

Gerakan masyarakat anti politik uang menyebarkan pamflet bertuliskan himbauan anti politik uang serta anti golput menjelang Pemilu 9 April. Kegiatan itu diinisiasi oleh Patri Kabupaten Sekadau.// foto Bagus Kosminto/Borneo Tribune

Kasus Penemuan Mayat

Empat Pemuda Nekad Habisi Aki Lantaran Kalah Judi Borneo Trbune, Sekadau Warga Desa Tapang Semadak Kecamatan Sekadau Hilir dihebohkan dengan penemuan mayat Aki (60) warga asal Manis Raya, Kabupaten Sintang Sabtu (22/3) lalu. Dua hari berselang, misteri kematian Aki akhirnya terungkap. Senin (24/3) dinihari kemarin, Sat Reskrim Polres Sekadau berhasil meringkus empat pelaku pembunuh korban. Pelaku pembunuhan Aki diketahui bernama Dendan (24), Daek (22), Akiong (17) dan Dudet (16). Keempat remaja tersebut mengaku tega menghabisi kakek 60 tahun karena kesal dengan tingkah si kakek yang curang bermain judi. Pelaku mengaku membunuh korban dengan sadis karena didasari salah paham saat bermain judi kartu jenis ceme. Kepada sejumlah wartawan di Mapolres Sekadau, Dendan menceritakan, Jumat (21/3) malam sekitar pukul 20.00 WIB, mereka berempat bersama dengan korban berkumpul di rumah Nawi, di Dusun Tempapau, Desa Tapang Semadak, Kecamatan Sekadau Hilir sambil menenggak dua kampel minuman keras jenis arak. Setelah minum, kemudian mereka berlima pun sepakat untuk bermain judi ceme dengan korban sebagai Bandar. “Waktu main itu, dia (Aki,

red) main curang. Dia nyembunyikan dua buah kartu di pahanya,” kata Dendan. Merasa dicurangi dan posisi sedang kalah, Dendan kemudian meradang. Ia kemudian meminta berhenti main dan mengambil uang yang tadinya sudah dipasang taruhan. Karena masih ingin bermain, korban meminta Dendan dan rekan-rekannya untuk melanjutkan permainan. Tapi Dendan tetap ngoto untuk berhenti dan berniat hendak pulang. “Tapi dia tetap ngajak main lagi. Baju saya ditariknya sampai sobek,” katanya. Karena membuat keributan, Nawi kemudian mengusir para pelaku dan korban keluar dari rumahnya. Namun bukannya mereda, Dendan dan korban justru terlibat baku hantam. Dibantu tiga rekannya yang lain, korban kemudia dipiting oleh Dendan, dan dibawah ke simpang jalan masuk ke Dusun Tempapau yang berjarak sekitar 1 Kilometer dari rumah Nawi, disitulah korban kembali dipukuli. Kemudian korban dibawa lagi ke simpang jalan dusun dan kepalanya dihantam batu oleh para pelaku. Dalam kondisi setengah bernyawa, korban kemudian dibawa lagi ke sebuah pondok milik sebuah perusahan perkebunan kelapa sawit, dan korban kem-

Mayat Aki bali dipukuli dengan menggunakan kayu dan batu. Setelah sekarat, korban kemudian diantar ke dekat jalan Nasional yang menghubungkan Kabupaten Sekadau dengan Kabupaten Sintang, persisnya di kilometer 25, Tapang Semadak. Korban diantar oleh Dendan dan Megi dengan menggunakan sepeda motor. Keesokan

harinya korban ditemukan warga dalam keadaan sudah tak bernyawa. Kapolres Sekadau, AKBP Agus Triatmaja membenarkan kasus pembunuhan tersebut. “Mereka awalnya cekcok saat bermain judi,” kata Agus. Dari hasil pemeriksaan, lanjut Agus, Polisi mengetahui para pelaku menghabisi korban

secara bersama-sama. Jumlah tersangkanya empat orang itu. Kasat Reskrim Polres Sekadau, AKP Gede Prasetia Adi S menegaskan, saat ini para tersangka masih diamankan di Mapolres Sekadau untuk dilakukan pemeriksaan intensif. “Tersangka kita kenakan pasal 340 subsider pasal 338 jo pasal 170 ayat 2 ke 3 C,” ucap Gede. (Mto).

BANK BTN CABANG PONTIANAK, Jl. Imam Bonjol No. 29 Pontianak 78123, Pontianak, Telepon: (0561) 740163 Fax: (0561) 740168 CABANG PEMBANTU JERUJU, Jl. Kom. Yos Sudarso No. 10, Jeruju Pontianak 78122, Telepon: (0561) 770567 Fax: (0561) 770567 KAS LAYANAN POS ONLINE PONTIANAK, Jl. St. A. Rahman No.49, 78116, Pontianak, Telepon: 0561-730641, 0561-730642, 0561730644 Fax: 0561-762146

BANK PERMATA Juanda KC, Jl. IR. H. Juanda No. 49-50 BB, Pontianak (781177), 0561-738323, 0561 -736411 Gajah Mada KCP, Jl. Gajah Mada no 69 C, Pontianak (78121), 0561747371, Tanjung Pura KCP, Jl. Tanjung Pura No. 370, Pontianak (78122), 0561764926

BANK BII KC Pontianak Jl. Tanjungpura No.20 (Pontianak) Telp. (0561) 39220

BANK MANDIRI

BANK BHI

Jl. I Gusti Ngurah Rai No. 2 , Humaera B (0561) 734247, 734147 Jl. Achmad Yani No. 3 - 3 A, (0561) 765010, 767993 Jl. Tanjungpura No. 110, (0561) 734464, 734752 Jl. Sidas No. 2 (0561) 734670, 747495, 733672

BANK MEGA

Cabang PONTIANAK, Jl. Imam Bonjol No.567 , Telp. (0561)-762838; Fax. (0561) -76290

KC PONTIANAK, Jl. H. Agus Salim No. 10 - 12, Telp. (0561) 739822, (0561) 749078

Keempat pelaku pembunuhan Aki (60) berhasil diringkus jajaran Polres Sekadau. Para pelaku mengaku nekat membunuh korban lantaran kesal karena korban curang dalam bermain judi.// foto Bagus Kosminto/Borneo Tribune


Sintang-Melawi Rabu, 26 Maret 2014

Borneo T Tribune

9

Jangan Ada Proposal Lagi Usai Musrenbang Asisten II: SKDP Harus Lihat Prioritas Borneo Tribune, Nanga Pinoh PELAKSANAAN Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Melawi secara resmi dimulai kemarin (25/3). Pelaksanaan musyawarah yang menentukan arah pembangunan di tahun 2015 tersebut diharapkan melihat para prioritas utama dan hanya mengakomodir usulan yang memang disampaikan pada Musrenbang di tingkat kecamatan. Hal tersebut disampaikan oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Kesra, Suhardiman saat ditemui di ruang kerjanya. “Musrenbang ini harus mengacu pada RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Melawi dan sesuai dengan Renstra (rencana strategis) yang telah disusun setiap SKPD,” ujar Suhardiman. Ajang Musrenbang ini, kata Suhardiman merupakan bentuk penyusunan perencanaan pembangunan yang mengakomodir usulan dari tingkat bawah. Oleh karena itu, dirinya juga menekankan pada seluruh SKPD agar dapat memprioritaskan rencana pembangunan yang telah diusulkan, namun belum dapat direalisasikan pada tahun ini atau tahun sebelumnya.

“Pembangunan yang dianggap prioritas dan belum terakomodir pada tahun anggaran sebelumnya harus didahulukan, camat juga kita minta untuk mengusulkan kembali. Pembangunan yang dianggap mendesak juga diharapkan dapat diakomodir untuk masuk dalam tahun anggaran berikutnya,” terangnya. Suhardiman menjelaskan, karena keterbatasan APBD Kabupaten Melawi, tidak seluruh usulan dari desa bisa seluruhnya terserap atau terakomodir. Oleh karena itu, saat pelaksanaan Musrenbang kecamatan, camat seharusnya bisa menentukan, mana pembangunan yang menjadi prioritas dan mana yang bukan. “Yang menjadi priorias inilah nantinya yang diperjuangkan oleh camat di tingkat kabupaten. Jadi keliru kalau mengatakan Pemkab yang mencoret usulan dari kecamatan. APBD kita ini mana mampu untuk mengakomodir seluruh usulan,” lugasnya. Karena itu, ucap Suhardiman, camat harus hadir dalam pelaksanaan Musrenbang tingkat kabupaten. Dalam musrebang, camat bisa mempertanyakan atau berdialog langsung dengan SKPD terkait rencana pembangunan di wilayahnya. “Seperti soal jalan, Dinas

PU kan harus melihat apakah ini merupakan prioritas atau bukan dari kecamatan tersebut,” paparnya. Suhardiman menegaskan, Musrenbang merupakan satu-satunya pintu usulan perencanaan pembangunan sehingga tidak ada lagi cerita ada proposal atau usulan dari desa yang masuk setelah Musrenbang digelar. “Setiap usulan dari desa, masuk saat Musrenbang kecamatan. Inilah gunanya Musrenbang. Jadi usulan disampaikan bertahap. Ada tingkat kecamatan dan kabupaten. Bila tidak mampu ditangani kabupaten disampaikan lagi ke Musrenbang Provinsi. Nanti Provinsi juga akan menghimpun usulan dari setiap kabupaten dan membawanya ke Musrenbang Nasional,” jelasnya. Menurut Suhardiman, ada pandangan yang salah kaprah soal usulan pembangunan di daerah. Termasuk soal aspirasi DPRD yang kerap diakomodir di luar Musrenbang. Harusnya, bila sudah ada perencanaan di setiap SKPD yang didapat melalui Musrenbang, anggota dewan tidak bisa lagi memasukkan program atau kegiatan lain. “Harusnya anggota dewan juga melihat program apa yang ada di SKPD karena sudah ada Renstranya. Na-

Lulusan CPNS K2 Akan Lakukan Pemberkasan

Ahmad Foto Eko Susilo/Borneo Tribune

Apabila kemudian tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan tentunya yang bersangkutan tidak dapat diangkat atau dibatalkan menjadi CPNS

Borneo Tribune, Nanga Pinoh BADAN Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Melawi akhirnya akan memproses pemberkasan terhadap lulusan CPNS dari tenaga honorer kategori 2. Seluruh lulusan K2 diharapkan dapat memenuhi syarat pemberkasan karena bila gagal, maka yang bersangkutan bisa dicoret dan dibatalkan sebagai CPNS. Kepala Bidang Data dan Pengadaan Pegawai, BKD Kabupaten Melawi, Ahmad yang ditemui di ruang kerjanya kemarin (25/3) mengungkapkan, proses pemberkasan CPNS K2 akan dilakukan mulai 1 April sampai 14 April 2014. “Sebelum pemberkasan, akan ada pengarahan dari BKD Melawi pada seluruh tenaga honorer K2 yang lulus seleksi CPNS pada Jumat (28/3) ini. Kita minta seluruh lulusan K2 hadir di Pendopo Bupati Melawi, karena sifatnya penting,” ujar Kepala Bidang Data dan Pengadaan Pegawai BKD Kabupaten Melawi, Ahmad. Ahmad memaparkan, proses pemberkasan dilakukan untuk melengkapi dokumen yang diperlukan yang kemudian akan diteruskan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Pada saat pengarahan pemberkasan akan disampaikan persyaratan-persyaratan tentang penyampaian usul penetapan nomor induk pegawai (NIP). Informasi lengkap terkait pengarahan pemberkasan tersebut bisa

diakses melalui website Pemkab Melawi (http:// www.melawikab.go.id) dan papan pengumuman Setda Melawi-BKD Melawi-Disdik Melawi serta melalui media elektronik Radio Melawi.

Ahmad sendiri belum bisa memastikan kapan NIP seluruh CPNS K2 tersebut bisa terbit. Alasannya, karena proses pemberkasan NIP sepenuhnya merupakan kewenangan BKN. Menurutnya, yang paling penting saat ini semua persyaratan dokumen pemberkasan yang diminta BKN harus dilengkapi sehingga nanti tidak ada lagi kendala di kemudian hari. “Jangan disalahkan nanti BKD Melawi apabila semua persyaratan-persyaratan yang diminta, namun tidak lengkap dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Apabila persyaratan-persyaratan tidak bisa dipenuhi dan tidak bisa dipertanggungjawabkan, maka yang bersangkutan bisa dicoret menjadi CPNS oleh BKN. Yang jelas kami berpedoman pada surat BKN. Mereka yang sudah lulus agar segera melengkapi dokumen untuk proses pemberkasan,” ungkapnya. Menurutnya, soal penempatan bagi mereka yang sudah lolos seleksi CPNS, belum ditentukan karena belum ada petunjuk dari BKN. Tenaga honorer K2 yang dinyatakan lulus ini tidak serta merta langsung diangkat sebagai CPNS, namun harus melaksanakan proses pemberkasan guna pengusulan penetapan NIP. “Apabila kemudian tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan tentunya yang bersangkutan tidak dapat diangkat atau dibatalkan menjadi CPNS,” jelasnya. (eko)†

mun karena SKPD kerap tidak siap, maka sering muncul perencanaan yang tibatiba. Ada proyek yang muncul di luar perencanaan,” ke-

luhnya. Suhadiman menambahkan, kecuali yang sifatnya darurat atau emergency, barulah bisa suatu kegiatan

langsung masuk dalam APBD walau memang tidak direncanakan sebelumnya. Seperti jembatan putus karena banjir atau bencana la-

innya yang mengharuskan pemerintah menyediakan anggara pembangunan atau merehab infrastruktur tersebut. (eko) †

2014, Target PKB Sintang Diturunkan Borneo Tribune, Sintang TARGET pajak kendaraan bermotor (PKB) secara keseluruhan di Kabupaten Sintang tahun 2014 lebih rendah dibandingkan tahun 2013 lalu. Jika tahun lalu, target PKB Kabupaten Sintang sebesar Rp 69 miliar, maka tahun ini diturunkan menjadi Rp 66 miliar. “Pertimbanganya adalah pendapatan masyarakat yang fluktuatif dan diikuti pula oleh kenaikan harga berbagai kebutuhan masyarakat. Harga karet saja sekarang masih dibawah Rp 10 ribu per kilo. Harga tandan buah sawit sedang naik, tapi kemampuan pabrik terbatas,” ungkap Kepala Unit Pelayanan Pajak Daerah Dispenda Kabupaten Sintang, Mawardi saat ditemui barubaru ini. Namun begitu, menurutnya khusus untuk pajak kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat, tahun ini tetap dinaikan, meski hanya sedikit. Target total untuk pajak kendaraan bermotor hanya sebesar Rp.27,1 miliar. Sementara target pajak tunggakan ditentukan sebesar Rp 849 juta sehingga secara keseluruhan jumlah pajak kendaraan bermotor mencapai Rp 27, 951 miliar. Sementara target dari denda tunggakan pajak ditentukan sebesar Rp 1,009 miliar. Menurut Mawardi, jumlah penunggak pajak dan denda

memang tidak bisa terdeteksi. Mengingat dalam satu bulan saja terjadi penambahan jumlah kendaraan roda dua hampir 2000 unit. Belum lagi jumlah kendaraan yang surat tanda nomor kendaraannya (STNK) dikeluarkan tahun-tahun sebelumnya. Belum juga mutasi ke dalam jumlah yang signifikan. “Kalau sebarannya saya pikir pasti merata. Karena sekarang ini hampir semua kecamatan sudah bisa ditembus dengan jalan darat,” ujarnya. Mawardi meyakinkan, bahwa angka tunggakan pajak pasti lebih besar dari target. Dicontohkannya pada kejadian tahun lalu. Target tunggakan terlampaui hingga 251 persen. Faktor penyebab terjadinya tunggakan menurutnya masih seputar kondisi ekono-

mi masyarakat yang fluktuatif. Kedekatan pelayanan dipastikannya tidak jadi masalah. Pendekatan pelayanan telah dilakukan melalui berbagai upaya. Antara lain jemput bola, razia di lapangan. Gerai layanan pajak pun telah dioperasionalkan di Kecamatan Kayan Hilir dan Kecamatan Sepauk. “Kita juga stand by untuk samsat keliling yang dilakukan seminggu 3 kali,” timpalnya. Mawardi menambahkan, bahwa target pendapatan dari pajak alat berat tahun ini juga dinaikan sebesar Rp. 400 juta, lantaran tahun lalu targetnya terlampaui. Yang terkesan aneh adalah pajak kendaraan atas air yang ditaget sebesar Rp 63 juta. Disebutkan aneh karena Sintang tak memiliki potensi kendaraan atas air. Na-

mun karena kegesitan dan kelincahan staf lapangannya, target pajak kendaraan atas air tahun lalu bisa terlampaui. “Banyak kendaraan air dari Kapuas Hulu yang terjaring di Sintang,” ujarnya. Dilanjutkanya, bahwa untuk pemungutan pajak dengan sistem jemput bola di lapangan nyaris tidak ada kendala. Sebab para kolektor pajak telah dilengkapi kendaraan operasional beserta biayanya. “Ada 7 orang staf lapangan yang siap jemput bola. Sebenarnya untuk wilayah Sintang yang luas, jumlah itu masih kurang,” timpalnya. Sementara itu, disinggung tentang realisasi pajak, Mawardi mengatakan bahwa hingga Kamis 20 Maret lalu, realisasi PKB telah tercapai sebesar Rp 10 miliar. (end)†

Penerima Hibah Dituntut Untuk Tertib Administrasi Borneo Tribune, Sintang PEMKAB Sintang gelar Bimtek laporan pertanggung jawaban keuangan bagi penerima belanja hibah kepada oraganisasi kemasyarakatan dan bantuan sosial kelompok masyarakat yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2014. Hal ini bertujuan untuk menambah pemahaman masyarakat tentang peran aparatur pemerintah dalam pelaksanaan APBD dan meningkatkan kinerja aparat daerah dan kesejahteraan masyarakat yang menerima. Wakil Bupati Sintang, Ignasius Juan dalam sambutanya menyatakan bahwa mekanisme dan prosedur penganggaran dan penyaluran/pencairan dana hibah dan bantuan sosial mengalami perubahan yang lebih baik dan transparan. Dana hibah dan bantuan sosial tidak dapat diberikan bila

tak ada usulan tertulis. ”Sebagai mitra pemerintah keberadaan ormas atau LSM mempunyai peran penting. Di samping sebagai sipil sosiality Ormas dan LSM juga merupakan perpanjangan tangan pemerintah untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya. Untuk itu tidaklah berlebihan apabila pemerintah memberikan perhatian melalui pemberian bantuan yang dianggarkan dalam APBD yang diperuntukkan mendukung kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Ormaas/ LSM yang sifatnya tidak mengikat. Menurut Juan dengan semakin ketatnya peraturan tentang pengelolaan keuangan khususnya yang menyangkut pemberian hibah dan bantuan sosial diharapkan bagi penerima hibah atau bantuan sosial untuk lebih tertib administrasi sesuai dengan peraturan

perundang-undangan yang berlaku. ”Saya berharap bagi penerima hibah atau bantuan sosial harus lebih tertib administrasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Inspektur Kabupaten Sintang Apolonaris Biong menyatakan pihaknya sebagai inspektorat sesuai dengan mekanisme dan tupoksinya dibidang pengawasan maka mengharapkan semua pihak penerima dana hibah dari Pemkab Sintang yang bersumber dari APBD agar konsentrasi dan komitment dalam hal pertanggungjawaban. Karena dana hibah sosial tersebut realisasi dari proposal yang telah disampaikan. ”Saya sebagai pihak inspektorat tugasnya dalam bidang pengawas meminta kepada semua yang menerima dana hibah dari pemerintah supaya mempertanggungjawab-

kan dan komitment sesuai dengan rencana yang disampaikan. Untuk itu sampaikan dan laporkan sesuai dengan perencanaan yang telah diajukan,” tegas Biong pada wartawan usai memberi materi kepada peserta Bimtek LPJ keuangan bagi penerima hibah dan bantuan sosial kemasyarakatan yang bersumber dari APBD Kabupaten Sintang,di Balai Praja, Selasa(25/3) kemarin. Terkait pengawasan, Biong menjelaskan pengawasan bertujuan untuk menghindari adanya penyalahgunaan wewenang, kebocoran, pemborosan, pungutan liar, bentukbentuk penyelewengan lainya. Landasan hukum pengawasan dilingkungan pemda itu sendiri mengacu diantaranya pada Permendagri no.23 tahun 2007 tentang pengawasan atas penyelenggaraan pemerintah daerah. (end) †

Belimbing Andalkan PNPM Bangun Infrastruktur Borneo Tribune, Nanga Pinoh KECAMATAN Belimbing nyaris setiap tahun mendapatkan alokasi dana PNPM. Dana tersebut dipergunakan untuk membangun sejumlah infrastruktur yang ada di berbagai desa. Camat Belimbing, Aji Kuswara mensyukuri, ma-

suknya dana PNPM ke wilayahnya. Hal ini dikarenakan dana tersebut sangat membantu masyarakat Belimbing, terutama untuk membangun berbagai infrastruktur seperti jalan maupun fasilitas kesehatan. Apalagi selama dua tahun terakhir, dana yang masuk juga lumayan besar, yakni

mencapai Rp 1,1 miliar per tahun. “Tahun ini dana PNPM yang disalurkan ke Kecamatan Belimbing ini sebanyak Rp 1,1 miliar. Jumlah tersebut sudah dua tahun ini kita dapatkan untuk pembangunan fisik di kecamatan Belimbing,” ungkap Aji.

Kendati anggaran PNPM yang masuk masih relatif kecil, namun sangat membantu Kecamatan Belimbing. Untuk tahun 2014, melalui dana sebanyak Rp 1,1 miliar tersebut, terdapat 7 kegiatan fisik. Yakni pada pembangunan infrastruktur di bidang pendidikan dan kesehatan.

“Dana PNPM tersebut semuanya untuk kegiatan fisik, baik itu infrastruktur jalan, jembatan, bangunan pendidikan, kesehatan atau fasilitas umum lainnya. Tahun lalu juga untuk kegiatan fisik, sama dengan sekarang ini,” ucapnya. Keberhasilan PNPM di Kecamatan Belimbing, cu-

kup membuat Aji merasa bangga. Terlebih dengan adanya penyaluran dana dari PNPM, pemerintah kabupaten juga merasa terbantu. Misalnya seperti pembangunan yang tidak terjangkau oleh anggaran APBD, melalui dana PNPM, usulan desa tersebut bisa dibangun.

“Kita berharap ke depan, Kecamatan Belimbing ini bisa mendapatkan penyaluran dana PNPM yang lebih besar lagi. Sehingga akan banyak pembangunan yang bisa berdiri melalui dana PNPM tersebut. Kami sangat mendukung sekali dengan PNPM,” paparnya. (eko) †


Kapuas Hulu Borneo T Tribune

Rabu, 26 Maret 2014

10

Beras Raja Uncak Miliki Kualitas Tinggi “

FOTO: Timotius/Borneo Tribune

Borneo Tribune, Putussibau ANGGOTA DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Reseria Ardiana Kartini menilai bahwa masyarakat saat ini merupakan masyarakat yang cerdas, meskiupun demikian dirinya meminta kepada masyarakat pada Pemilu 9 April mendatang untuk memilih Caleg yang benar-benar bisa mewakili rakyatnya. “Sekarang ini masyarakat memiliki wawasan yang cukup luas, jadi Saya yakin mereka lebih pandai memilih siapa yang layak menjadi wakil rakyat,” ucapnya kepada Wartawan, Senin (24/03). Menurutnya, dari sekian

Anggota DPRD Kapuas Hulu Reseria Ardiana Kartini

Sukseskan Pemilu ini dengan tetap menjaga rasa keamanan dan ketertiban dan pilihlah Caleg yang berkualitas mampu berjuang untuk kepentingan masyarakatnya Caleg yang berhamburan masyarakat harus cermat dalam memilih Caleg yang berkualitas. Meskipun demikian dalam menentukan pilihan masyarakat juga harus menggunakan hati nuraninya. Tidak hanya itu, dirinya juga berpesan agar keamanan dan ketertiban ditengahtengah masyarakat harus tetap dijaga apalagi disaat tahun politik seperti ini. “Sukseskan Pemilu ini dengan tetap menjaga rasa keamanan dan ketertiban dan pilihlah Caleg yang berkualitas mampu berjuang untuk kepentingan masyarakatnya,” pesan Kartini. (Timo) †

pun kecamatan lain juga ada, tetapi Pemerintah akan lebih fokus mengembangkan di Desa Melapi tersebut. ”Kita akan sentuh dengan tekonologi rama lingkungan dan organik, pemesan sudah banyak, bahkan kita kualahan, harga beras tersebut Rp. 20.000/kg, ini sangat menjanjikan untuk kesejahteraan masyarakat, tergantung lagi kesiapan masyarakat dan tugas kita merubah pola pikir para petani, untuk lebih meningkatkan produksin dan menjadikan petani sebagai pekerjaan tetap,” ujarnya. Saat ini, diakui Rasyid pihaknya sedang mempersiapkan grand desain. Sebab pemerintah pusat juga menantang bahkan mesti

Kepala Dinas Pertanian Kapuas Hulu, Abdurrasyid saat memperlihatkan kemasan Beras Raja Uncak. Foto: Timotius/ Borneo Tribune

ada ribuan hektar. “Objek dilapangan, kesiapan petani, kalau masalah lahan saya kira tidak ada jadi persoalan.” terangnya. Ditambahkan Rasyid, dalam pengembangan bidang pertanian memang perlu kerja keras dalam mengubah pola pikir masyarakat petani. “ Kita akan melakukan pembimbingan langsung menempatkan PPL, kita alihkan membantu, merubah pola petani, yang tadinya produksi setahun sekali menjadi dua sampai tiga kali dalam setahun. Dengan harga beras yang tinggi tersebut Saya yakin bertani akan menjadi mata pencaharian masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat itu sendiri,” pungkasnya. (Timo) †

Para Parjurit TNI Kodim 1206 Putussibau sedang membidik sasaran sdaat latihan menembak yang dipantau langsung oleh Dandim 1206 Putussibau. Foto: Timotius/Borneo Tribune

Dandim: Pelihara Professional TNI dengan Latihan Menembak!

PT. BUMI BORNEO CEMERLANG

Distributor Aspal Shell (Drum) Pen 60/70, Berat Bersih : 154 Kg

Borneo Tribune, Putussibau MESKIPUN sebagai prajurit territorial, sebagai Anggota TNI professionalnya harus tetap dijaga, salah satu memelihara professional tersebut dengan melakukan latihan menembak minimal menggunakan senjata ringan senapan maupun pistol secara rutin. Demikian dikatakan Komandan Kodim (Dandim) 1206/Putussibau Let.Kol.Inf Vivin Alivianto kepada Borneo Tribune di lapangan tembak Kecamata Kalis, Selasa (25/03). “Latihan menembak ini

Gallery

Kerawing Menerima pesanan & menjual : hasil tenunan daerah/ kerajinan, berupa pakaian adat, anyaman dan lukisan Putusibau SISKA Hp. 081257159998

Latihan menembak ini kita menggunakan senjata SS1 senjata buatan dalam negeri, dan melibatkan sebanyak 167 personil, yang dilaksanakan selama dua hari, bahkan latihan seperti ini kita lakukan secara triwulan

Masyarakat Cerdas, Pilih Caleg Berkualitas

Borneo Tribune,Putussibau POTENSI pertanian di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu saat ini terus digenjot, bahkan Pemerintah Kapuas Hulu melalui Dinas Pertanian akan fokus mengembangkan beras Raja Uncak yang memiliki kualitas tidak kalah dengan beras berkualitas lainnya. ”Menurut informasi dari Pusat berdasarkan hasil penelitian, beras Raja Uncak yang kita miliki ini kualitasnya diatas beras Rokolali Cianjur, dan saat ini kita sedang fokus pengembangan beras Raja Uncak, hanya saja perlu kesiapan masyarakat khususnya petani.”Ungkap Kepala Dinas Pertanian Kapuas Hulu, H. Abdurrasyid ditemui Borneo Tribune, Selasa (25/03). Dikatakan Rasid bahwa untuk pengembangan beras tersebut tahun ini minimal ada lahan 100 hektar, dan difokuskan di Desa Melapi Kecamatan Putussibau Selatan. Meskipun demikian kita harus juga melihat kepemilikan lahan dan kesiapan petani.”Sekarang ini petani yang ditantang dalam mengembangkan beras Raja Uncak, memang sudah ada yang produksi sekitar ratusan ton, dari kelompok tani Kereng Sio Makmur Desa Melapi, dan saat ini memang kita perlu kesiapan petani,” cetusnya. Ditargetkan untuk Desa Melapi Kecamatan Pu tussibau Selatan akan dijadikan proyek percontohan pertanian pengembangan beras Raja Uncak, walau-

kita menggunakan senjata SS1 senjata buatan dalam negeri, dan melibatkan sebanyak 167 personil, yang dilaksanakan selama dua hari, bahkan latihan seper-

ti ini kita lakukan secara triwulan,”ucapnya. Dijelaskan Vivin, untuk sementara ini pihaknya hanya melakukan latihan menembak secara interen, salah satu yang menjadi kendala pihaknya belum memiliki lapangan atau lokasi tembak yang layak. Sehingga dalam beberapa kali latihan menembak yang dilakukan menggunakan lapangan menembak di Kecamatan Kali dengan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat yang ada. “Kita belum memiliki lapangan tembak yang layak untuk digunakan, hanya saja untuk sementara kita meminjam lokasi masyarakat di Kalis, karena lapangan tembak di Kodim tidak aman,” cetusnya. Dirinya berharap dengan latihan menembak secara rutin tersebut professional TNI selalu terjaga, sebab kita tidak mengetahui Negara ini kapan Negara membutuhkan, sewaktuwaktu dibutuhan mereka akan siap. (Timo) †

IKLAN BARIS Langganan Koran

DIJUAL

Telp. 0561-577868 Jl. Gaj ahma da N o. 3 P ont ianak Gajahma ahmada No Po ntianak Email: aria_tur@yahoo.com Penerbangan Pontianak - Jakarta BATAVIA : 5x penerbangan dalam sehari ( z07.05 z07.55 z11.10 z14.35 z16.00 ) SRIWIJAYA : 4x penerbangan dalam sehari ( z07.00 z07.55 z11.55 z15.50 ) LION AIR : 3x penerbangan dalam sehari ( z07.30 z11.35 z15.30 )

GARUDA : 3x penerbangan dalam sehari ( z08.00 z12.55 z17.35 ) Penerbangan PTK - JOGJA & PTK - SURABAYA BATAVIA : 1x penerbangan dlm sehari (pukul : 14.45)

Tanah Kavling lokasi strategis, siap bangun di Perbatasan Sungai Raya Dalam - Punggur Kecil (lurus Paris2), SHM - aman / tidak bertimpa, dll. Tersedia 62 kavling 10 x 20 m2 (25jt cash), 8 kavling Ruko 5 x 40m2 (50 jt cash). Untuk kredit DP 5jt, sisanya diangsur 3642 bulan. Hanya 5 Km dari Jl.Ayani 3 dan pinggir jalan raya Paris - Parit Buluh. Berminat Hubungi :

0812 5710 225

Ingin berlangganan Harian Borneo Tribune di daerah, hubungi: Biro Kubu Raya: Aldi (08971600688) Biro Mempawah: Johan Wahyudi (085654587038). Biro Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran) (085245527602). Biro Bengkayang: Mujidi (085245247955). Biro Landak: Yohanes Ngalai / Pemasaran (085822062880). Biro Sanggau: Ratnasari (085245904505). Biro Melawi: Eko Susilo (081256452946). Biro Sekadau: Bagus Kosminto (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757)

Biro Kapuas (085654585775)

Hulu:

Herdi

Biro Ketapang: Aldi (08971600688) Biro Kayong Utara: Abdul Khoir (081345154592)

Taxi CV. TEGAR PRATAMA TRANSPORT Melayani Antar Jemput Penumpang Jl. Kalimantan No. 24B 0562-640029/641366 SINGKAWANG Jl. Imam Bonjol Gg. Tnjng Sari No. 36 0561-747211/749025 PONTIANAK INNOVASI TAXI. Melayani Antar Jemput. Jl. Tua Pekong No.24 Singkawang, (0562)3309800, Jl. A. Yani (RM. Bertagis) Pontianak Telp. (0561) 7015100, (0561) 7157000

Service Mobil SUTOYO MOTOR. Service, Tune Up, Las/Cat Mobil. Jl. Letjen Sutoyo No. 11 Telp. 743690 Ptk

Kost Gallery Kost. Menerima Pria & Wanita Fasilitas Air & Listrik dan lain-lain. Jl. Diponegoro No. 9 Telp. 0562-3320424 SKW

Iklan Baris:

1 baris / hari Rp. 6.000,-


Teras Borneo T Tribune

Rabu, 26 Maret 2014

11

Berkas Kematian Nanda Dikirim Lagi ke Jaksa Kasipidum : Kita Periksa dan Pelajari Dulu Borneo Tribune, Pontianak KEPOLISIAN Resor Kota (Polresta) Pontianak mengirim kembali berkas kematian Ramlah alias Nanda dengan Tersangka atas nama Rahmansyah, kepada pihak Kejaksaan Negeri Pontianak, lantaran berkas yang dikirim sebelumnya dinyatakan masih ada yang kurang, kini sudah dilengkapi pihak kepolisian, Selasa (25/ 3) kemarin. Wakasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Awaludin Syam, saat dikonfirmasi pengiriman berkas kematian Nanda kepada pihak kepolisian, dirinya membenarkan hal tersebut. “Baru kita kirim hari ini (25/3) kemarin.Red), tadi anggota sudah berangkat ke Kejaksaan,” ujarnya saat ditemuui di Polresta Pontianak. Menurut AKP Awaludin, pihaknya mengirim kemba-

Nanda

li berkas kematian Nanda ke Garuda Hotel, lantaran pihaknya sudah melengkapi pemberkasan tersebut. “Kita sudah lengkapi berkasnya, di mana sebelumnya saya mengatakan telah memeriksa kembali saksi atas nama Putri, selain itu juga kita memeriksa pihak Dokkes Polda Kalbar, terkait hasil otopsi sebelumnya,” jelas Awaludin. Lanjut Awaludin, pihaknya saat ini sudah semaksimal mungkin melakukan pemeriksaan penyidikan lebih dalam serta semaksimal mungkin dalam melengkapi berkas kematian Nanda, sesuai dengan petunjuk Jaksa. “Semaksimal mungkin kita lengkapi berkasnya, tentunya sesuai dengan petunjuk Jaksa yang diberikan kepada kita sebelumnya,” jelasnya lagi.

Kita berharap berkas kita diterima kali ini, karena kita sudah mencoba semaksimal mungkin melengkapi berkas itu

Awaludin juga menjelaskan, sebelumnya pihaknya sudah mengirimkan berkas keada pihak kejaksaan, namun masih ada yang kurang, sehingga pihaknya pun kembali melengkapi berkas tersebut. “Sebelumnya menurut Jaksa ada yang kurang dari

pemberkasan yang kita lakukan atas kematian Nanda di Garuda Hotel,”katanya. Dengan dikirimkannya berkas kematian Nanda kepihak kejaksaan sebanyak dua kali dalam Tahap I, dirinya berharap tidak ada yang kurang lagi. “Kita berharap berkas kita diterima kali ini, karena kita sudah mencoba semaksimal mungkin melengkapi berkas itu,”katanya. Sebelumnya Awaludin juga mengatakan, bahwa pihak dalam tahap melengkapi pemberkasan, pihaknya kembali memeriksa Putri yang merupakan teman Nanda selaku saksi, kemudian juga memeriksa kembali Dokter yang melakukan otopsi terhadap Jasad Nanda. “Dalam berkas yang kita kirim kali ini, kira tetap menjerat Rahmasnyah dengan pasal 351 ayat 3

KUHP tentang tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan seseorang meninggal dunia, dengan ancaman hukuman penjara diatas lima tahun penjara,” tegasnya. Sementara itu Kasipidum Kejari Pontianak M.Nursaitias, SH, MH menegaskan bahwa pihaknya sudah menerima berkas kematian Nanda, di mana saat ini sedang dipemeriksaan dan mempelajari kembali berkas yang dikirim oleh pihak kepolisian. “Berkas Nanda kembali dikirim pihak kepolisian kepada kita, namun kita belum bisa mmemutuskan berka sini diterima atau tidak, karena kitaharus mempelajari dan memeriksa kembali berkas ini, guna memastikan berkas ini sudah lengkap atau belum,”jelas Kasipidum Kejari Pontianak. (Zrn) †

Resmikan SD Jarak Jauh, Bupati Ingatkan Perusahaan Wajib Keluarkan Dana CSR Borneo Tribune, Sintang COORPORATE Social Responsbility (CSR) merupakan kewajiban setiap perusahaan kepada masyarakat. Bentuk CSR ini bisa dalam banyak hal, termasuk dunian pendidikan. Hal tersebut disampaikan Bupati Sintang Drs. Milton Crosby, M. Si saat meresmikan Bangunan Sekolah Dasar Jarak Jauh Di Dusun Sekubing Desa Sejirak Kecamatan Ketungau Hilir pada Senin, 24 Maret 2014. “Sebenarnya CSR ini diberikan setelah perusahaan sudah

berhasil dan sukses. Namun ternyata ada juga investor yang sudah memberikan CSR nya sebelum memulai pekerjaan. Kami sangat menghargai hal seperti ini karena sudah membantu pemerintah.Dan saya harap perusahaan lain, juga ramai-ramai memberikan CSR nya kepada masyarakat” jelas Milton Crosby. “Saya minta kepada masyarakat untuk membantu perusahaan dengan menyerahkan lahan yang tidak produktif kepada investasi perkebunan. Yang sudah ada karet dan tanaman produktif lainnya jangan

diserahkan.Masuk inklab saja. Saya berharap gedung ini dijaga dan dipelihara dengan baik. Ini sudah menjadi milik masyarakat Sekubing. Ajak anak-anak usia sekolah untuk sekolah di sini” ajak Bupati Sintang. Ketua Panitia Pembangunan Herwanto yang juga Manager PT. Cahaya Unggul Prima menjelaskan manajemen PT CUP sudah membangun tiga ruangan untuk belajar mengajar lengkap dengan peralatan meubelernya hingga elesai. ���Kami disini memang baru mulai melakukan sosialisasi dan belum memulai tanam. Kami akan masuk di 7 desa, 17 dusun di

kecamatan Ketungau Hilir dan Ketungau Tengah. Kami sudah memberikan bantuan dalam hal pendidikan, jalan, jembatan dan keagamaan” terang Herwanto. Johanes R Musila Kepala Sekolah SDN Sekubing menyampaikan terima kasih karena sudah membantu pembangunan ruang belajar SD Jarak Jauh yang menginduk ke SDN 23 Serangas. “Tanpa bantuan CSR PT. CUP, mungkin Dusun Sekubing tidak akan pernah memiliki SD. Saat ini di SD Jarak Jauh ini ada 43 orang siswa yang terdiri dari tiga kelas. PT. CUP bisa

dijadikan contoh bagi perusahaan lain di Kabupaten Sintang yang tidak hanya mementingkan perusahaan saja, tetapi harus memperhatikan masyarakat” jelas Jelas Johanes R Musila. Pimpinan PT. CUP Dwi Prasetyo menyampaikan pihaknya menyerahkan sepenuhnya dua lokal bangunan SD ini kepada masyarakat melalui Pemkab Sintang untuk digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. “Kami mendapatkan ijin lokasi pada akhir tahun 2012, tekad kami ingin terlibat dalam pembangunan. Kami sudah melakukan sosialisasi selama

setahun kepada masyarakat supaya ada kesepahaman tujuan adanya investasi perkebunan. Setelah itu, baru kami akan melakukan kegiatan fisik seperti land clearing, pembimbitan dan penanaman. Selama setahun ini kami sudah membangun jembatan, ruangan SD, memperbaiki jalan dan gereja” jelas Dwi Prasetyo. “SD jarak jauh ini ada tiga ruangan dilengkapi dengan lapangan bola mini. Satu ruangan mampu menampung 24 siswa. Dalam waktu dekat, kami akan segera lakukan pengobatan gratis di Ketungau Tengah dengan didukung bebera-

pa dokter dan obatobatan standar. Kami juga akan segera membangun beberapa fasilitas umum dengan memberdayakan kontraktor lokal. Kami berharap kerjasama dengan masyarkat dan pemerintah bisa berkesinambungan” tambah Dwi Prasetyo. Lunsa Balu Camat Ketungau Hilir menyampaikan sebelum di bangun, SD jarak jauh di Dusun Sekubing sangat memprihatinkan. “Lantainya tanah, kursi meja tidak ada, gedungnya pun menumpang di rumah kepala sekolahnya” jelas Lunsa Balu. (Rilis/Inkom) †

umum legislatif adalah pengambil alihan kekuasaan secara konstitusional. “Jangan dikotori demokrasi dengan perbuatan yang tidak bertanggung jawab, Jaga keamanan dan ketentraman di wilayah masing-masing,”tegas Cornelis dalam orasi politiknya. Seperti disampaikan Karolin, penekanan politik

cendol juga disampaikan Cornelis, menurutnya dari Jakarta- Bengkayang harus merah PDI Perjuangan, karena dengan begitu ada singkronisasi kebijakan pemerintah dari pusat sampai daerah, dan bila PDI Perjuangan menang maka Jokowi bisa mencalonkan diri jadi presiden. Rudianto Cen Bendahara DPP PDI Perjuangan me-

nyampaikan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati agar memenangkan PDI Perjuangan karena PDI Perjuangan menganggap kondisi negara sangat kritis. Sekarang pemerintah berjalan 9,5 tahun, hutang mencapai Rp 2.600 triliun sehingga bangsa menjadi morat-marit karena harus

membayar bunga hutang. “Sekarang apa-apa impor, gula impor, daging sapi impor, makanan ayam impor, garam impor, ikan impor padahal laut kita kaya,” ujar Rudianto. Rudi juga menambahkan bahwa tindakan impor merupakan pemiskinan sistematis, maka PDI Perjuangan adalah jawaban se-

mua permasalahan tersebut, karena calon presiden Joko Widodo mampu membuat Jakarta lebih baik. “PDI Perjuangan akan merubah nasib bangsa dengan program Indonesia hebat dimana bangsa Indonesia menjadi bangsa besar, bangsa yang kaya dan bangsa yang mandiri,”jelasnya. (Lay) †

PDIP Merahkan Kota Bengkayang Karlina, dan Juwita Bahar serta Mario Hendri Penyanyi Balada dari Kalimantan Tengah. Jurkamnas PDIP Drs Cornelis,MH yang juga Gubernur Kalbar dua periode ini, mengungkapkan selama kepemimpinan dirinya, Kalbar aman dengan demikian bisa melaksanakan pembangunan disegala bidang termasuk Bengkayang

sampai perbatasan Jagoi Babang, bahkan sudah dibangun jalan poros perbatasan yang menghubungkan 5 Kabupaten perbatasan di Kalbar. PDI Perjuangan melindungi rakyat kecil, kaum minoritas, semua suku bangsa boleh diterima di Kalbar. Dijelaskan ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar itu, pemilihan

Pengamat: Indonesia Butuh Pemimpin yang Tidak Emosional berkomunikasi. Pendapat ini disampaikan pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi, mengomentari pernyataan politik calon presiden (capres) Partai Gerindra Prabowo Subianto saat kampanye terbuka dan diduga sebagai sindiran ke capres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Joko Widodo (Jokowi) dengan istilah “Pemimpin Boneka”. “Kestabilan emosi pemimpin bisa terlihat dari caranya dia berkomunikasi. Dengan Indonesia yang majemuk, butuh kesabaran pemimpin dalam mengemong rakyatnya. Apa jadinya kita punya presiden pemarah?” kata Ari Junaedi. Dia mengacu hasil penilaian para guru besar perguruan tinggi se Indonesia ÿsoal calon pemimpin nasional yang dirilis Pol Tracking pada 23 Maret 2014 yang menempatkan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan

Gubernur DKI Jakarta Jokowi sebagai pemeringkat atas.ÿ Riset yang melibatkan sejumlah guru besar perguruan tinggi lintas disiplin ilmu dalam focus group discussion itu, memasukkan aspek-aspek penilaian selain kepemimpinan juga pada tingkat emosional pemimpin. Menurut Ari Junaedi, hasil penilaian para guru besar tersebut memberikan paradigma baru penilaian capres mendatang. Penilaian tersebut makin memperkaya selera pemilih di pilpres mendatang. “Hasil penilaian para guru besar tersebut menunjukkan aspek emosional para kandidat menjadi salah satu penilaian utama,” ujarnya. Menurut pengajar Program Pascasarjana UI, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Dr Soetomo Surabaya dan Universitas Persada Indonesia YAI Jakarta, itu tidak sela-

lu persoalan Indonesia harus dihadapi dengan gaya komunikasi temperamental. “Pemimpin butuh kestabilan emosi dan hal ini bisa dijadikan patokan pemilih untuk menentukan calon presidennya,” kata peraih penghargaan World Customs Organization Sertificate of Merit 2014 karena pola pengajaran ilmu komunikasinya yang inspiratif ini. Sebelumnya, Prabowo dalam kampanye terbuka di GBK meminta masyarakat cermat dalam memilih calon pemimpin ke depan. Pemimpin yang dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat adalah pemimpin yang mandiri, bukan pemimpin yang disetir kelompok tertentu. “Kalian mau dipimpin boneka-boneka, mau punya presiden boneka?” ujar Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto. Ditanya tanggapannya atas pernyataan Prabowo,

Jokowi mengaku tidak akan memperdulikan orang-orang yang ingin menjatuhkannya. Termasuk, dari Partai Gerindra. “Aku rapopo dibilang apa pun aku rapopo,” kata Jokowi di luar pagar Balai Kota Jakarta, Senin, 24 Maret 2014. Jokowi menuturkan, meski mengaku tidak apa-apa diserang, tetapi apabila partai Gerindra benar-benar kecewa, dan ingin terus mencari kelemahannya dia tidak akan gentar. Akan tetapi, juga tidak akan melawan.ÿ “Saya kan sudah ngomong, mau diserang silakan, mau diejek silakan. Tetapi sekali lagi masyarakat kita sudah bisa menyaring mana yang benar, mana yang tidak benar. Dari dulu kan saya enak-enak saja, mau serang silakan, mau dukung silakan, mau tidak dukung silakan, mau tidak suka silakan, mau tidak seneng silakan, enak toh,” tutur Jokowi. (vvn) †

Polisi Tunggu Tersangka Datang ke Polda Reskrimsus Polda Kalbar. “Perkembangan kasus minol sampai saat ini, belum ada, masih seperti sebelum - sebelumnya,” ungkap Kabid Humas Polda Kalbar. Lanjut Kabid Humas, Dit Reskrimsus saat ini hanya bisa menunggung kedatangan tersangka minol yang sudah diketahui identitasnya itu, di mana sebelumnya identitas pemilik minol terbongkar setelah memeriksa Ag selaku pemilik Kontainer. “ Kita saat ini menunggu kedatangan tersangka ke Polda Kalbar, guna dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut terhadap tersangka tersebut,” jelas Mukson Munandar. Dikatakan Mukson, pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap tersangka, kemungkinan besar Rabu (26/3) (Hari ini. Red), tersangkanya akan datang. “ Kemungkinan besok (Rabu 26/3. Red) tersangka akan datang, karena kita

sudah kita panggil,” katanya. Menurut Mukson, pihaknya sampai saat ini hanya memeriksa sejumlah saksi saja dalam kasus penangkapan ribuan botol minol ilegal tersebut, yakni seperti Supir dan Kernet Tronton, Pemilik dan penjaga Gudang serta pemilik Kontainer bertulisa Temas Line. “ Kita hanya memeriksa saksi saja, dan ini tinggal memeriksa tersangkanya, namun tersangkanya belum datang setelah kita panggil,”ujarnya. Ditambahkan Kabid Humas Polda Kalbar, jika memang juga tidak hadir dalam pemanggilan pertama pihaknya akan melakukan pemanggilan kedua. “ Jika kedua penggilan kita tidak diindahkan, maka akan kita tangkap tersangka itu,”jelasnya singkat. Sementara itu sebelumnya Anggota Komisi C DPRD Kota Pontianak, H.M.Fauzi menegaskan, Polda Kalbar harus segera

menangkap tersangka minol, guna tersangka minol tidak kabur, hilang atau melarikan diri. “ Memang prosedur itu harus dilakukan, tetapi jangan sampai gara - gara prosedur tersangka itu bisa kabur, seperti halnya kasus minol ilegal pada tahun 2010 yang lalu, di mana pelakunya kabur dan melarikan diri,” tegas Fauzi belum lama ini. Fauzi juga menjelaskan, Polda Kalbar harus transparan siapa pemilik ribuan botol minol ilegal itu, paling tidak memberikan inisialnya, guan diketahui oleh public, kemudian perusahaan apa yang menampung ribuan botol minol ilegal itu. “ Polda Kalbar harus transparan, setidaknya insial tersangka dan nama perusahaan yang menampung dan hendak memasarkan minol ilegal itu di Kota Pontianak dibeberkan kepada publik,”tegas Fauzi sebelumnya. (Zrn) †


CMYK

Borneo Tribune

Rabu, 26 Maret 2014

www.borneotribune.com

12

Surat Suara Pemilihan Umum Anggota DPRD Provinsi Kalbar Dapil 6 (Sanggau & Sekadau)

7 1

1

PARTAI DEMOKRAT TANTO YAKOBUS, S.Sos

TANTO YAKOBUS, S.Sos Dir. Eksekutif DPD Partai Demokrat Kalbar Caleg DPRD Prov. Kalbar No. Urut 1 Dapil Sanggau-Sekadau

MTQ Tingkat Provinsi di Bengkayang Siap Digelar Borneo Tribune, Pontianak Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXV Tingkat Provinsi Kalbar yang dilaksanakan di Kabupaten Bengkayang sudah siap dilaksanakan, dan memasuki H-7, Panitia di Kabupaten Bengkayang menyatakan sudah memasuki finising persiapan Pembukaan MTQ Tingkat Provinsi Kalbar. Sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Kalbar, Kabupaten Bengkayang bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’A n (LPTQ) Kalbar, Selasa (25/3) menggelar Ekspose Persiapan Pelaksanaan MTQ ke XXV di Balai Petitih, Kantor Gubernur dan Persiapan tuan rumah Kabupaten Bengkyang dalam menggelar MTQ Tingkat Provinsi Kalbar sudah siap. Menurut Ketua Umum LPTQ Kalbar Drs M Zeet Hamdy

Assovie, MTQ berarti lomba membaca Al Quran dengan Lagu dan tata baca Al Quran dengan baik dan benar. Seiring dengan perjalanan waktu, MTQ menjadi salh satu event/kegiatan yang dipandang sangat Positif, khususnya bagi umat Islam dan masyarakat Umum. “Banyak cabang lomba pada event MTQ dapat dikembangkan, mulai dari cabang hafalan ( Hifzil Qur’an), terjemahan (Tafsir) dan Kaligrafi,” kata Drs M Zeet Hamdy Assovie, dalam laporannya sesaat sebelum di buka Wakil Gubernur Kalbar Drs Christiandy Sanjaya. Dikatakannya, MTQ ke XXV Tingkat Nasional telah ditetapkan di Kota Batam Provinsi Kepri sebagai Tuan Rumah Penyelenggaraan MTQ, dan menyikapi hal ini untuk mempersiapkan penyelengaraan MTQ Tingkat Provinsi, LPTQ

Kalbar telah menetapkan Tim Asistensi LPTQ Kalbar yang bertugas untuk memberikan bimbingan dan asistensi kepada Kabupaten Bengkayang selaku tuan rumah. “Pelaksanaan MTQ XXV Tingkat Provinsi Kalbar akan dilaksanakan mulai Tanggal 27 April Hingga 2 Mei yang disinergikaan dengan Hari Jadi Kabupaten Bengkayang,” jelasnya. Terhadap kesiapan tempat lomba, penginapan kafilah, konsumsi Kafilah, acara Pembukaan, dan Penutupan MTQ serta kesiapan lainnya, menurut M Zeet Hamdy Assovie yang juga Sekda Kalbar, Tim Asistensi LPTQ telah memberikan saran daan masukan kepada panitia pelaksanaan MTQ ke XXV. Sementara itu,WakilGubernur Kalbar Drs Christiandy Sanjaya mengatakan, dalam menyukseskan MTQ ke XXV Tingkat Provin-

si Kalbar di Kabupaten Bengkayang, Pemprov Kalbar telah memberikan dukungan dengan memberikan bantuan keuangan untuk kesiapan kepada Tuang Rumah sebesar Rp 4 miliar yang terdiri dari Rp 2 miliar yang dianggarkan pada APBD Provinsi Tahun 2013 dan Rp 2 Miliar pada APBD Tahun 2014. “Saya harap, sisa waktu ini dapat menyelesaikan atau melengkapi seluruh pembangunan saran dan prasarana pendukung penyelenggaraan MTQ tersebut, sehingga menjelang hari H pelaksanaan, seluruh sarana dan prasarana tersebut dapat digunakan,” harap Christiandy Sanjaya kepada Panitia penyelenggara. Disamping itu, untuk menyukseskan acara MTQ ini berjalan baik, aman, tertib dan lancar serta semarak, diharapkan seluruh Bupati/Walikota se

Ketua Umum LPTQ Kalbar Drs M Zeet Hamdy Assovie, MTM, Wakil Gubernur Kalbar Drs Christiandy Sanjaya, SE, MM, dan Wakil Bupati Bengkayang Agustinus Naon saat melaksanakan Ekpose Persiapan Pelaksanaan MTQ ke XXV di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar. FOTO Andika Lay/ Borneo Tribune. Kalbar dan LPTQ Kalbar dapat mengiformasikan event tersebut sejak dini kepada seluruh masyarakat.

“Saya harap, dukungan dari seluruh komponen masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Bengkayang terhadap MTQ

ke XXV ini dapat dijadikan sebagai modal utama dalam merajut kebersamaan antar umat beragama,” harapnya. (Lay)

H. Eka Kurniawan dan Emiliana TB Blusukan ke Pasar Tradisional Pontianak Utara Borneo Tribune, Pontianak Kader dan simpatisan PDI Perjuangan Kota Pontianak melakukan kampanye terbuka dengan blusukan ke sejumlah pasar tradisional di Pontianak Utara, Selasa (25/3). Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan, H. Eka Kurniawan, SE. MM, Caleg DPRD Provinsi Kalbar No Urut 4 Dapil Kota Pontianak dari Partai Moncong Putih No 4 ini mengatakan kegiatan tersebut juga diikuti seluruh calon legislatif (caleg). Saat blusukan di pasar tradisional, pihaknya melakukan sosialisasi dan pendekatan langsung kepada pedagang maupun pembeli. Sementara itu, Caleg DPRD Kota Pontianak dari PDI Perjuangan No.

Urut 1, Dapil Pontianak Utara, Emiliana TB, SH, MH menuturkan, kegiatan ini dilakukan untuk memperkenalkan dan mendekatkan diri kepada masyarakat. Oleh karena itu, seluruh caleg diminta untuk bekerja maksimal guna memenangkan PDI Perjuangan. “Salurkan hak suara yang telah diberikan konsitusi dengan baik, caranya datang ke TPS yang telah ditentukan pada 9 April mendatang,” tutur Emiliana TB, SH, MH, Selasa (25/3) kemarin ditengah-tengah kerumunan warga. Pada akhir blusukannya, Emiliana selalu mengingatkan kepada setiap warga yang dijumpainya bahwa pada proses pemilu 2014 ini, PDIP

mengusung Jokowi sebagai Presiden. “Kami ingin Jokowi jadi presiden agar dapat memimpin Indonesia jadi lebih baik lagi. Indonesia ke depan membutuhkan pemimpin yang tidak emosional. Sebab, Indonesia yang majemuk membutuhkan kesabaran pemimpin dalam memimpin rakyatnya,” jelasnya. Karena itulah, dirinya sebagai salah satu Caleg Perempuan dari Pontianak Utara, meminta doa dan sekaligus dukungan warga, kiranya dapat berkontribusi memperjuangkan aspirasi warga kota Pontianak, khususnya Dapil Pontianak Utara. Terlebih lagi, aspirasi kaum perempuan yang nyaris tak terdengar. (Slt)

SPESIFIKASI PONDASI COR BETON SETEMPAT + PERKUATAN CERUCUK RANGKA BADAN BETON BERTULANG DINDING BATAKO PLESTER LUAR LANTAI COR BETON KERAMIK 40 X 40 (T 45 X T 70) TERAS COR + KERAMIK 40 X 40 RANGKA ATAP BAJA RINGAN ATAP SENG METAL PINTU JENDELA KUSEN ALUMINIUM, DAUN PINTU MULTIPLEK CAT LUAR DALAM PLAFON RANGKA ALUMINIUM PENUTUP GYPSUM (DALAM) GRC (LUAR)

Saat menuju lokasi perumahan Siantan

KM/WC KERAMIK 20 X 20 SANITARY KLOSET JONGKOK (T 45) KLOSET DUDUK (T 70) FASILITAS LISTRIK PLN 1300 W LEBAR JALAN 5 METER AIR BERSIH PDAM PAGAR KELILING

Kampanye awal masuk pasar

HUBUNGI:

YONGKY

TYPE 45 & 70

0852 4551 2773 Denah Lokasi POM BENSIN

DENAH T 70

Keraton Kadariah

Jl. Ya’ M Sabran Jl. Panglima Aim

Jl. Tj Hilir

DENAH T 45

Ketua DPC PDIP Kota Pontianak, H. Eka Kurniawan, SE. MM Caleg DPRD Provinsi Kalbar dari PDI Perjuangan No. Urut 4 Dapil Kota Pontianak saat blusukan didampingi Caleg DPRD Kota Pontianak No. Urut 1 Dapil Pontianak Utara, Emiliana TB. SH, MH. Foto : Slamet Ardiyansah/Borneo Tribune.

Jl. Tanjung Raya

RS YARSI

Soialisasi bersama ibu2 pasar

Sosialisasi dengan pedagang pasar Puring

Hadir di Pontianak untuk memenuhi kebutuhan busana batik bagi Anda dan Keluarga

Menyediakan kain dan busana batik eksklusif bagi Pria, Wanita, Sarimbit (pasangan), Remaja dan Anak-anak dengan motif dan model yang trendy untuk kegiatan formal maupun informal

Kertas Fotokopi Berkualitas

DISTRIBUTOR TUNGGAL

CV. DUTA UTAMA ADITYA Jl. Putri Candramidi No. 8 Pontianak-Kalbar Telp. 0561-767552/766199


Harian Borneo Tribune 26 Maret 2014