Issuu on Google+

cmyk

I DEALISME, K EBERAGAMAN

DA N

KEBERSAMAAN

Borneo Tribune www.borneotribune.com

Sabtu, 20 April 2013

9 Jumadil Akhir 1434 H - 11 Sha Gwee 2564

Delapan Orang Tewas Bunuh Diri Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak TERCATAT delapan orang tewas bunuh diri di wilayah hukum Polresta Pontianak sejak tahun 2012 hingga April 2013 ini. Angka ini tercatat di Tim Identifikasi Polresta Pontianak. Menurut Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Puji

Prayitno, kasus – kasus bunuh diri di Kota Pontianak memang sering terjadi, dan diduga para korban yang bunuh diri merasa putus asa menjalani hidup atau permasalahan yang dihadapi, maka dari jalan pintas untuk menyelesaikan permasalahan banyak orang melakukan hal tersebut. ....Ke Halaman -11

B uah Bibir Pemuda dan Entrepreneurship ENTREPRENEURSHIP atau kewirausahaan kini menjelma menjadi sebuah kata yang terus digaungkan oleh berbagai pihak. Mulai dari pemerintah, kalangan akademisi, hingga organisasi-organisasi kepemudaan maupun swasta. Alasannya jelas, semakin banyak pengusaha tentunya peningkatan ekonomi bangsa juga ikut terangkat. G. MICHAEL JENO.

Alex Gugat Wali Kota Alexander alias Kiang, pemilik salah satu Ruko di Pasar Flamboyan akhirnya menempuh jalur hukum. Ia menggugat Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, SH,M.Hum di Pengadilan Negera Kelas II A Pontianak. Langkah ini Ia ambil lantaran Wali Kota Pontianak telah melawan hukum, bahkan saat Alex terbaring di rumah sakit, Pemerintah Kota Pontianak malah membongkar Ruko miliknya.

Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak

Sutarmidji

Alexander

GUGATAN ini pun akan dibuat Alex melalui Penasehat Hukumnya John Pasulu, Jumat (19/4). John Pasulu saat dijumpai di Polresta Pontianak, dirinya menegaskan kepada sejumlah awak media, bahwa Ia selaku Penasehat Hukum Alexander alias Kiang segera menggugat Wali Kota Pontianak, lantaran

apa yang dilakukan Wali Kota Pontianak telah melawan hukum yang telah ditentukan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). “ Kita akan gugat Wali Kota Pontianak di Pengadilan Negeri Kelas II A Pontianak, dimana gugatan ini sudah kami siapkan dan segera kita serahkan kepada Pengadilan, dimana hak – hak dari klien kami harus dikembalikan oleh Wali ....Ke Halaman -11

USAID dan PAS Gandeng Untan Kelola Sawit Ubay KPI Borneo Tribune, Pontianak

Orang miskin tidak diundang Anakku Setia Nugraha, ANAKKU, minggu lalu bapak diminta menjadi panitia pesta pernikahan mas Tono. Bapak dimasukkan ke dalam kelompok undangan. Wah, rencananya sangat meriah. Sekitar 1 500 undangan disebar ke handai taulan dan saudara. Mencermati daftar nama yang akan diun....Ke Halaman -3

USAID IFACS dan PT Pasifik Agro Sentosa melakukan penandatangan MoU dengan Universitas Tanjungpura sekaligus menjadi tanda kerjasama dalam mempromosikan tata kelola perkebunan sawit di Kayong Utara. Penandatanganan dilakukan di Rektorat Untan, Kamis (18/4) dengan dihadiri perwakilan dari pemerintah Kalimantan Barat. Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Fauna dan Flora Internasional (FFI) yang dipandang ....Ke Halaman -3

MoU. Penandatanganan nota kesepahaman antara PT PAS Hasjim Oemar dan Rektor Untan Thamrin Usman, DEA. FOTO Ubay KPI/Borneo Tribune

Gadis di Bawah Umur Diperkosa Anak Polisi Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak

PEMERIKSAAN. YY (Baju Ungu) saat hendak dilakukan pemeriksaan oleh penyidik PPA Polresta Pontianak. YY didampingi keluarga menunggu panggilan penyidik. FOTO Achmad Mundzirin/ Borneo Tribune

GADIS Desa yang masih berusia 15 tahun warga Parit Brahim (Cina) Desa Punggur Kecil sebut saja YY mengalami nasib yang tragis, Ia diperkosa anak seorang oknum polisi bernama Adit. Pemerkosaan terhadap YY ini terjadi di tepi Jalan Parit Lintang Desa Punggur Besar, Jumat (19/4). Pemerkosaan yang dialami oleh YY yang dilakukan oleh anak seorang oknum Polisi, berawal dari Adit yang meminta nomor telepon genggam milik YY pada ....Ke Halaman -3

Ketahuan Tuan Rumah Saat Mencuri

Ade Babak Belur Dihajar Massa Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak ADE (31) warga Gang Melati Jalan Tanjung Raya 2, babak belur dihajar massa, setelah ketahuan oleh pemilik rumah Emanovita di Jalan Tanjung Raya 2 Komplek Cendana, Pontianak Timur saat hendak melakukan pencurian, Jumat (19/4). Pria yang sudah mempunyai tiga anak orang ini, sedang berjualan poster keliling di wilayah Pontianak Timur. Ketika di Tanjung Raya 2, pelaku melihat ada satu buah rumah dalam keadaan kosong. Sehingga niat jahat memberikan kesempatan kepada pelaku, untuk mencoba membongkar ....Ke Halaman -11

Kesadaran Menanam Pohon Jadi Kekuatan Borneo Tribune, Pontianak Indonesia memliki potensi sumber daya hutan dengan luas kawasan hampir 137 juta Hektar (Ha). Lebih dari 15 formasi hutan yang menjadi habitat lebih dari 38.000 spesies flora dan hampir 6.000 spesies fauna. Sedangkan sumber daya hutan berperan penting sebagai penyanggah kehidupan dan sekaligus menyediakan dan jasa yang bermanfaat bagi kehidupan manusia seperti kayu, rotan, gatah, madu, minyak atsiri, pagan, air, sumber

energi terbarukan dan jasa lingkungan lainnya termasuk tata air, keindahan alam, keanekaragaman hayati, penyimpanan dan penyerapan karbon. Untuk itu Menteri Kehutanan Dr (H.C) Zulkifli Hasan, SE.MM yang diwakil salah satu stafnya Ir. Emi Mayana,MM mendukung penuh Latihan Kepemeimpinan Sylva Indonesia (LKSI) saat membuka siminar nasional LKSI 2013 yang diselenggarakan Cappa Sylva Untan Pontianak Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar),

yang dipusatkan di Ampihteater Fakultas Kedokteran Universitas Tanjung Pura (Untan) Pontianak, Kamis (18/4). Ia mengatakan,dalam rangka melatih daya pikir dan meningkatkan pengetahuan serta kemampuan mahasiswa untuk terus dapat berperan menyumbangkan pikirannya. Serta pada akhirnya mampu berkiprah dalam mencapai kemajuan pembangunan kehutanan. ”Dengan tema perspektif kader Sylva Indonesia dalam ....Ke Halaman -11

4x2 Single Cabin, Bensin Desain modern dan kokoh. Toyota HILUX menjadi bagian yang tak terpisahkan dari bisnis Anda. Ruang kabinnya yang ergonomik dan nyaman, juga memiliki fitur-fitur lengkap.

PT. ANZON AUTOPLAZA Kantor Pusat: Jl. A. Yani No. 89 Telp. (0561) 734280 Cabang: Singkawang : Jl. A. Yani No. 08 Telp. (0562) 637000; Sampit : Jl. Jend Sudirman Km. 1

HARGA ECERAN HARIAN BORNEO TRIBUNE - PONTIANAK, KUBU RAYA, MEMPAWAH,DAN SINGKAWANG Rp 2.000 - SAMBAS, BENGKAYANG Rp 2.200 - LANDAK,SANGGAU,SEKADAU, KETAPANG,KAYONG UTARA, SINTANG, MELAWI DAN PUTUSSIBAU Rp 2.500 -

cmyk

Kolomnis

Alamat Redaksi: Jln Purnama Dalam No 2 - Pontianak 78121

....Ke Halaman -11

S uara Enggang

Leo Sutrisno

Telepon Redaksi/Iklan/Langganan/Pengaduan: (0561) 767788 Faximile. (0561) 766103


Sabtu, 20 April 2013

Kayong Utara

Borneo T Tribune

2

PAN Pertama Serahkan Daftar Caleg Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana DPD Partai Amanat Nasional (PAN) KKU akhirnya menjadi partai politik pertama mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) KKU menyerahkan pendaftaran nama bakal calon legislatif (bacaleg). Tepat pukul 13.05, tiga kader PAN yang dikomandani Abdul Ma’at selaku Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) menyerahkan setumpuk dokumen yang disimpan dalam sebuah kardus berisikan berkas 25 bakal calon legislatif. Dikatakan Abdul Ma’at, sesuai jadwal, penyerahan berkas dijadwalkan pada 17

April lalu, namun lantaran ada beberapa berkas yang belum lengkap, akhirnya penyerahan daftar ke KPU terpaksa ditunda. “Akhirnya hari ini kami mendaftar,” kata Abdul Ma’at dijumpai di KPU, Jumat (19/4). Ada 25 berkas yang diserahkan kepada Ketua KPU KKU H. Dedy Efendy SH dan anggotanya Burhanuddin SPdi, merupakan Divisi Humas, Umum dan organisasi itu. Berkas tersebut yang diserahkan terdiri dari 9 berkas bacaleg dari perempuan dan 16 berkas lainnya merupakan berkas dari bacaleg dari laki-laki. Dari daftar yang disampaikan tersebut, terdapat 1 nama anggota DPRD KKU yang juga pengurus PAN

yang didaftarkan kembali dalam Daftar Caleg Semnetara (DCS) untuk pemilu legislatif 2014. Ia adalah Ishak ST yang masuk sebagai bacaleg dari daerah pemilihan Kayong Utara 4 dan berada dinomor urut 2. Ketua KPU KKU, H.

Dedy Efendy SH menjelaskan PAN merupakan partai yang pertama menyerahkan berkas pendaftaran, dimana sejak dibuka belum ada partai yang positif menyerahkan berkas. “Ini partai pertama, dan semoga akan segera disusul oleh partai lain,” kata H.

Dedy Efendy. Sebelumnya sempat tersiar kabar dari Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Syukran S.Ag M.Si juga akan menyerahkan berkas pada hari yang sama. Namun hingga pukul 16.00 yang merupakan jam penutupan pendaftaran setiap

harinya tidak ada satupun pengurus partai yang datang. “Kabarnya si seperti itu, namun sampai saat ini tidak ada yang datang, sesuai dengan pengumuman kami,” kata Dedy. Seperti diketahui, dalam pengumuman KPU berno-

PAN, parpol pertama yang mendaftarkan nama bakal calon ke KPU dan langsung diterima oleh Ketua KPU KKU, Dedy Efendy dan Burhanuddin SPd.I, Jumat (19/4). FOTO: Abdul Khoir/ Borneo Tribune

KPU akan Bersaksi Sidang MK Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana Sidang gugatan sengketa Pemilukada Kabupaten Kayong Utara (KKU) ke Mahkamah Konstitusi (MK) berlanjut. Setelah sidang kedua yang dilakukan di dua tempat yakni di MK dan Universitas Tanjungpura (Untan), Kamis (18/4) dengan jadwal mendengarkan keterangan saksi dari pihak pemohon. Dikatakan Ketua KPU KKU, H. Dedy Efendy SH yang mengikuti sidang tersebut di Jakarta menjelaskan bahwa sidang kedua sudah dilakukan dengan menggunakan teknologi teleconference antara MK dan Untan. “Sidang akan dilanjutkan Senin (22/4) depan dengan agenda mendengarkan keterangan dari termohon dan pihak terkait,” kata Dedy, di kantornya, sepulang menghadiri sidang di Jakarta, Jumat (19/4). Seperti dilansir situs resmi MK menjelaskan menggelar sidang kedua dalam perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) kepala daerah KKU di Ruang Sidang Panel MK, lantai 4, Gedung MK, Kamis (18/4). Sidang tersebut mendengar jawaban pihak terkait permohonan dan mendengar keterangan saksi pemohon, yakni Pasangan Jalian – Hamdan Harun. Sidang kali ini berlangsung dengan menggunakan fasilitas video conference yang terhubung antara Universitas Tanjungpura-Gedung MK demi memudahkan para saksi pemohon menyampaikan keterangan. Dijelaskan dalam situs

resmi MK tersebut, Renee Franciskus selaku Kuasa Hukum Pasangan Hildi Hamid-Idrus atau Pihak terkait dalam perkara 31/ PHPU.D-XI/2013 ini menampik tuduhan Jalian – Hamdan Harun. Franciskus mengatakan pelaksanaan Pemilukada di KKU telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan azas pemilu. Franciskus juga menyatakan permohonan yang diajukan Jalian – Hamdan Harun tidak cukup alasan untuk dapat menyatakan telah terjadi pelanggaran terstruktur, sistematis, masif (TSM) yang telah dilakukan pihaknya. Terkait tuduhan yang menyatakan Hildi HamidIdrus memberikan bantuan sosial kepada masyarakat dengan meminta dukungan pada hari pencoblosan, Franciskus menyatakan bansos tersebut merupakan program tahunan. Tahun 2012 program bansos yang berupa bantuan usaha ekonomi produktif itu sudah dilakukan. Dan tahun 2013, program itu dilakukan kembali meski waktunya bertepatan dengan pelaksanaan Pemilukada KKU. “Kebetulan jatuhnya memang bulan Maret. Nanti Agustus juga ada lagi program ini,” ujar Franciskus dikutip dari berita sidang MK. Ia juga menambahkan bahwa penerima bansos tidak dipaksa memilih Hildi Hamid-Idrus. Karena Hildi HamidIdrus menganggap permohonan tidak cukup beralasan, dalam petitumnya Hildi Hamid-Idrus meminta MK menolak permohonan Jalian – Hamdan Harun.

Salam. Redaksi mengundang pembaca Borneo Tribune untuk mengirim tulisan untuk rubrik “Citizen Journalism”. Bentuk tulisan dapat berupa laporan kegiatan, opini, surat pembaca, puisi, cerita pendek. Panjang tulisan maksimal 500 kata. Kirimkan tulisan ke email: yusriadii@yahoo.com. Terima kasih.

Idealisme, Keberagaman dan Kebersamaan

mor 04/KPU-Kab-019.964 828/IV/2013 tentang pendaftaran bacaleg anggota DPRDKKU Pemilu 2014 dibuka pada 9 - 22 April 2013 dan akan dilayani pada jam kerja yakni pukul 08.00 - 16.00 di sekertariat KPU Jalan Tanah Merah Sukadana.

Citizen Jurnalism

Apa itu Airsoft dan Airsoft gun ?? Airsoft adalah sebuah olahraga atau permainan yang mensimulasikan kegiatan militer atau kepolisian, yang menggunakan senjata replika dari senjata api yang disebut airsoft gun. Airsoftgun sendiri merupakan mainan berbentuk senjata dalam permainan airsoft yang terbuat dari plastik dan peluruh plastik yang berbentuk butiran . Airsoft gun diciptakan dengan kemiripan 1:1 atau semirip mungkin dengan senjata aslinya.Ada pula Airsoft gun yang sebagian unitnya terbuat dari plastik yang bercampur metal (non-baja).Namun jangan khawatir untuk keamanannya, sangat aman. Permainan airsoft

awalnya dimulai di Jepang pada tahun 1970an, dimana kepemilikan senjata api sangat sulit atau tidak mungkin untuk didapatkan karena ketatnya peraturan, kemudian para pencinta senjata lalu mencari alternatif yang legal untuk melakukan hobi mereka. Dan sekarang kegiatan airsoft paling populer di Jepang, Cina, Hong Kong, Taiwan, Macau, Korea Selatan, dan juga menyebar ke Filipina dan Indonesia. Untuk memulai permainan ini di perlukan lokasi yang strategis. Biasanya lokasi perkantoran, pelabuhan, hutan, plaza atau rumah kosong. Diawalai penyusunan skenario kejadian atau mensimulasikan peperangan . Permainan ini akan dibagi menjadi dua

Airsoft Gun tim dan kedua tim tersebut akan saling menambak melumpuhkan musuh. Setiap simulasi yang terjadi sangat memacu adrenalin dan diperlukan kerjasama tim yang solid. Permainan Airsoft pun sangat baik untuk melatih kejujuran, sportivitas serta melatih fisik dan mental yang lebih kuat. Permainan Airsoft itu tidak berbahaya ,!!! Permainan Airsoft sangatlah aman bila dimainkan sesuai prosedur yaitu menggunakan perlekapan kacamata ,rompi anti peluruh, dan perlengkapan lainnya seperti perlengkapan militer atau kepolisisan. Karena kemiripan Airsoft gun dengan senjata api, banyak oknum jahil yang tidak bertanggung jawab menggunakan airsoftgun sebagai alat untuk melakukan tindak kriminal. Sehingga timbul isu dan kesalapahaman terhadap Airsoft gun. Kasus seperti ini juga mengakibatkan kepemilikan Airsoft gun pun diperketat bahkan komunitas pecinta Airsoft gun pun mendapat kesulitan dalam mengembangkan permainan ini. “Airsoft Gun adalah mainan yang diciptakan untuk memenuhi hasrat para pecinta senjata bukan alat untuk melakukan tidak kriminal

Ketua Tim BANDIT RANGERS Nama : Syafarakhman, SH a.k.a Menkz Tetela : Sanggau, 11 November 1983 Alamat : Jl. Sei Raya Dalam Komp. Sei Raya Lestari No. C-15

ataupun benda berbahaya (senjata api).” Apa kata Airsoftrer,?? Salah satu tim Airsofter di Pontianak yaitu BANDIT RANGERS , selalu eksis memainkan Airsoft diakhir pekan. Tim BANDIT RANGERS juga sering melakukan sosialisasi mengenai permainan Airsoft agar masyarakat luas dapat lebih mengetahui permainan ini dan tidak terjadi kesenjangan pemahaman seperti yang pernah terpaparkan beberapa media. “Airsoft itu sebenarnya sebuah mainan ya, kalo mau memiliki Airsoft gun dan bagi yang mau main ada syaratnya juga. Misalnya tergabung dalam salah tim Airsoft yang ada di tempat tersebut data diri ada pada tim tersebut , dan salah satunya seperti yang ada di tim BANDIT RANGERS kami mematok kalo

mau main maksimal penggunaan Airsoftgunnya 400 Fps. Dan harus memakai Goggle atau kacamata pelindung. Sebenarnya main Airsoft itu sangat aman asalkan sesuai persyaratan dan etikanya dalam bermain contohnya pakai Goggle ya trus peralatan lain kayak rompi juga. Yang disayangkan banyak oknum yang menyalahgunakan permainan ini dan Airsoftgaun . Saya imbau untuk bertanggung jawab dalam memainkan dan memiliki Airsoftgun ini. Harapan saya biasa mensosialisasikan Airsoft bukan cuma pada pihak masyarakat tapi ke instansi-instansi terkait seperti kepolisian dan dapat mengenalkan serta disimulasikan permainannya kalo ini aman dan sebuah olahraga yang bermanfaat” papar Syafarakhman yang akrab disapa Maman saat di lokasi bermain.

Penerbit: PT. Borneo Tribune Press. Direktur Utama: W Suwito, SH, MH. Asisten Direksi: Khairoedin Pasaribu. Penasehat Hukum: A. Ambo Mangan, SH, MH, Martinus Ekok, SH, MH. Pemimpin Umum: Sisa Primashinta. Senior Editor: H. Nur Iskandar, SP, Tanto Yakobus, Alexander Mering. Wakil Pemimpin Redaksi: Budi Rahman. Redaktur: Andry, Agus Wahyuni, Aulia Marti, Hairul Mikrad, Yusriadi, Hawad Sriyanto. Reporter: Abdul Khoir, Andika Lay, Yulan Mirza, Achmad Mundzirin, Achmad Munandar, Ubay. Biro Mempawah: Johan Wahyudi, Jl. Pendidikan Gg. Suka Mulya No.10 (085654587038). Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran), Jl. Suka Mantri (085245527602). Biro Bengkayang: Mujidi, Jl. Pahlawan No. 10, Kelurahan Bumi Emas Bengkayang (085245247955). www.borneo-tribune.net Landak: Yohanes Ngalai/Pemasaran, Jl. Barage Gg. Pak Kasih No. 51 Ngabang (085822062880). Biro Sanggau: Ratnasari Jl. Agus Salim No.10 (085245904505) Pemasaran: Pangsius (081257056286). TERBIT SEJAK 19 MEI 2007 Biro Melawi: Eko Susilo (0812-56452946) Jl. M Saad, Gg. Kayan, Serundung- Nanga Pinoh. Biro Sekadau: Bagus Kosminto, Jl. Irian No. 41 Sekadau Hilir (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757) Pemasaran: Sahri (085750296539), Saumin (Pemasaran) (085284291321) Jl. JC Oevang Oeray, Gg. Ahmad 2. Biro Kapuas Hulu: Jl. Kenanga, Ruko Pemda Blok B. 6 Putussibau Utara (08562569007). Ketapang: Jaidi Chandra (Kontributor), Jl. Gajah Mada No. 156 (081345450988). Fotografer: Ulla Asri Sekretaris Redaksi: Erika Sudiardjo Umum: Emiliana (Manajer), Fitriyana,. „ Wartawan, Kontributor, Intensive Programme dan Percetakan/Pracetak: Ukan Dinata. Staf Pracetak: Fahmi Ichwan, Syam Abubakar, M. Taufik,. Staf Percetakan: Andre, Nurhalis, Rustam. Marketing: Sisa Primashinta, Hesty Yosana, Aldi Freelancer Borneo Tribune dibekali identitas, surat Chairudin, Ardiansyah. Desain Iklan: Atika Ramadhani, M. Affandy,Ferry Ade Putra Sirkulasi: Dhani, Suprianto. Keuangan: Jumi Erlinasari, Tri Agustin, Kusnan, Husada, IT: Iwan Siswanto. Tarif tugas atau tanda pengenal (ID-Card) dan dalam meIklan: BW (black and white) Rp 6000/mm kolom, Full Colour hal 1 Rp 15.000/mm kolom, halaman dalam Rp 12.000/mm kolom. Alamat Kantor Bisnis dan Alamat Redaksi: Jalan Purnama Dalam No 2 laksanakan tugas jurnalistiknya tidak diperkenanPontianak Telpon 0561-767788 Fax 0561-766103. E-mail: borneotribune@yahoo.com kan menerima suap atau amplop

Borneo Tribune


Serba Serbi

Borneo T Tribune

Sabtu, 20 April 2013

3

Susno Resmi Jadi Caleg PBB

JAKARTA - Setelah sempat simpang siur, akhirnya mantan Kabareskrim Polri, Komjen. Susno Duadji, resmi maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Bulan Bintang (PBB). ”Iya, (Susno) sudah mendaftar dua hari yang lalu,” ungkap Sekretaris Jenderal PBB, BM Wibowo, Jumat (18/ 4/2013). Wibowo menambahkan, jenderal polisi bintang tiga itu siap bertarung dalam Pemilu 2014, dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat. “Pak Susno sudah mendaftarkan dari dua hari yang lalu, memang belum kita rilis se-

cara resmi ke media,” tegasnya. Menurut Wibowo, pihaknya akan menggelar konferensi pers terkait keputusan Susno sebagai caleg sebelum PBB menyerahkan Daftar Caleg Sementara (DCS). “Nanti, sebelum kita serahin DCS ke KPU, Senin nanti, kita rilis,” sambungnya. Alasan PBB menempatkan Susno di Dapil Jabar adalah sebagai ajang pembuktian bagi mantan Kapolda Jabar tersebut. “Kalau memang Pak Susno masih kompeten dan bersih di Jabar,” pungkasnya.

Negara Gagal Lindungi Perempuan JAKARTA- Kasus kekerasan seksual dan pemerkosaan terhadap perempuan mengalami peningkatan tiap tahunnya. Berdasarkan catatan Komnas Perempuan, pada tahun 2012 angka kekerasan seksual terhadap

perempuan mencapai 216. 156 kasus. Dan sejak Januari 2013 hingga saat ini, jumlah kasus perkosaan mencapai 42 kasus. Tingginya angka pemerkosaan tersebut, menurut Koordinator Perempuan Mahar-

dika, Mutiara Ika Pertiwi, sebagai kondisi darurat bagi perempuan. Akibat kondisi seperti itu membuat banyak perempuan merasa tidak aman baik di rumah sendiri, di angkutan kota, pasar, jalanan, dan dimanapun.

Terlebih, lanjut Ika, jelang momen Hari Kartini yang jatuh pada 21 April mendatang dan kerap mengusung emansipasi perempuan, nyatanya masih banyak kasus kekerasan terhadap perempuan itu sendiri. Dia menilai

pemerintah telah gagal melindungi perempuan. ”Angka pemerkosaan tinggi, negara gagal melindungi perempuan,” tegas Ika dalam jumpa pers di Kantor KontraS, Jakarta, Jumat (19/ 4/2013). Lebih lanjut, Ika mengatakan respons pemerintah atas kondisi darurat ini tidak serius. Dia mencontohkan bagaimana lemahnya penegakan hukum oleh aparat kepolisian dalam mengusut kasus pemerkosaan terhadap perempuan. Penyidik kepolisian cenderung menyalahkan perempuan atas terjadinya pemerkosaan tersebut. Selain itu, lanjutnya, banyak kasus pemerkosaan yang tidak berjalan ditingkat penyidikan kepolisian. “Banyak kasus perkosaan tak terselesaikan di kepolisian. Bahkan perempuan dianggap yang salah, akhirnya pengurangan hukuman terhadap pelaku,” katanya. Kendati pemerintah telah memiliki lembaga khusus yang menangani kekerasan terhadap perempuan seperti Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak di Kepolisian, namun menurutnya kedua lembaga tersebut tak berjalan efektif. ”Yang kami amati belum berjalan maksimal karena persoalan utama masih kuatnya perempuan sebagai objek seksual,” tuturnya.

DIBUTUHKAN SEGERA 1. Apoteker dan Asisten Apoteker 2. K a r y a w a n / K a r y a w a t i tamatan SLTA, ada kendaraan pribadi, jujur, disiplin. Lamaran diantar ke : APOTEK PRETTY Jl. Tanjung Raya 2 Ruko 1 No. 89, Pontianak Timur

Solusi Tepat Terobosan Terbaru TCM

ATASI SEGALA MACAM PENYAKIT PRIA Ciri khas kemanjuran & keunggulan Hongkong Medistra TCM sangat jelas dengan resep kuno kekaisaran, resep rahasia turun temurun serta herbal Tiongkok alami, intinya adalah mengobati berbagai penyakit bandel yang susah disembuhkan, khusus menangani berbagai jenis penyakit kronis, begitu diobati langsung dapat dirasakan manfaatnya. Efektif mengobati berbagai penyakit kronis sampai akarnya, tanpa efek samping, setelah diatasi tidak mudah kambuh lagi. Menurut survey terbaru, disfungsi seksual pria termasuk penyakit yang sangat banyak diderita. Terutama persentase penderita impotensi, ejakulasi dini, radang prostat mengalami kenaikan pesat, berdampak jauh lebih parah bagi psikologi dan jiwa, dibanding penyakit pria lainnya, juga merupakan 30% alasan retaknya keharmonisan rumah tangga, menghancurkan kepercayaan diri pria. Penyakit fungsi seksual menimpa pria pada berbagai kalangan usia dan harus diobati sedini mungkin agar tidak memburuk hingga menimbulkan penyakit komplikasi bandel lainnya yang sangat parah dan berbahaya. Hongkong Medistra TCM ada konsultan Sinshe ahli TCM (Traditional

Chinese Medicine) ternama dari Tiongkok yang siap membantu Anda. Melalui pengalaman kerja keras puluhan tahun akhirnya berhasil menemukan terobosan terbaru, khusus mengatasi disfungsi seksual pria, seperti: Impotensi, Ejakulasi Dini, Radang Prostat, Sperma Mati, Tidak ada Sperma, Alat vital tidak normal, Kemandulan, dll. Hasilnya relatif cepat, aman dan tanpa efek samping. Terobosan metode TCM dengan herbal berharga alami yakni “Qiang Yang Bu Shen Liao Fa” ini dipadukan akupuntur elektroterapi sangat terkenal diberbagai Negara, berfungsi memperkuat ginjal & sperma, menyeimbangkan unsur yin & yang didalam tubuh, setelah diatasi bisa menormalkan fungsi seksual, masa berhubungan bisa lebih lama. Rata-rata setelah 2-3 tahap pengobatan, gejala penyakit seperti kencing terasa sakit, sering kencing, tidak tahan kencing, kencing tidak bertenaga, tidak tuntas, bernanah dan lainnya berangsur menghilang secara nyata, sistem reproduksi kembali normal, bisa diatasi hingga ke akar penyakit dan tidak mudah kambuh lagi.

Untuk Konsultan & Pengobatan Hubungi :

HONGKONG MEDISTRA TCM Jl. H. Agus Salim No. 126 Pontianak - Kalimantan Barat Telp. (0561) 733268 HP. 0812 5279 7888

Hari Minggu & Libur Tetap Buka


Kalimantan Barat - Kota Pontianak Borneo Tribune

Sabtu, 20 April 2013

4

Walikota Sisihkan Gaji Demi Bangun Masjid Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak Walikota Pontianak, H. Sutarmidji secara pribadi menyisihkan dana sebesar Rp 10 juta dari gajinya setiap bulan untuk membantu menyelesaikan pembangunan Masjid Baitul Wustha, di Jalan Parit H. Husin I Gang Sederhana, Kelurahan Bangka Belitung Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara yang rencananya akan dibangun dua lantai. Luas keseluruhan bangunan masjid mencapai 144 meter persegi dan membutuhkan dana sebesar Rp 506 juta. Selain menyisihkan Rp 10 juta setiap bulannya, Pemkot Pontianak juga mengalokasikan dana sebesar Rp 100 juta dari APBD melalui dana bantuan sosial (bansos) untuk pembangunan kembali Masjid Baitul Wustha yang didirikan sejak tahun 1994 sudah tidak representatif untuk

menampung jamaah yang kian bertambah. Sutarmidji meminta panitia pembangunan Masjid Baitul Wustha merencanakan secara matang model bangunan serta untuk pengembangan ke depannya. “Saya harap, masjid ini bisa selesai pembangunannya dalam jangka waktu setahun. Kalau bisa bulan Ramadan tahun ini juga bangunan utama sudah bisa digunakan untuk jamaah beribadah,” kata Sutarmidji, Jumat (19/4), usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitul Wustha. Dirinya mengajak jamaah maupun masyarakat yang memiliki harta lebih untuk menyisihkan hartanya membantu pembangunan Masjid Baitul Wustha. “Bekal kita yang paling bermanfaat adalah membelanjakan harta kita di jalan Allah, dan salah satunya dengan memberikan sumbangan untuk pembangunan

masjid ini,” ajak Midji, yang juga mantan Anggota DPRD Kota Pontianak. Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Baitul Wustha, Supriadi mengatakan, saat ini keuangan atau kas yang dimiliki sejak penggalangan dana yang dimulai Januari lalu, hingga sekarang terkumpul sebanyak Rp 38,1 juta. Dijelaskannya, berbagai upaya yang dilakukan panitia maupun pengurus Masjid Baitul Wustha untuk menggalang dana pembangunan masjid, mulai dari sistem lelang per meter persegi, sumbangan sukarela yang diperoleh dari masyarakat, menyebarkan celengan di rumah-rumah warga hingga penyebaran proposal permohonan bantuan. “Kita targetkan, pembangunan masjid ini selesai dalam dua tahun. Mudahmudahan sebelum dua tahun sudah selesai,” kata Supriadi. o

BATU PERTAMA Walikota Pontianak, H. Sutarmidji melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitul Wustha. FOTO: Andika Lay/Borneo Tribune.

CMYK

Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya

100 outlet mendapatkan hadiah menarik seperti mesin cuci, HP, dan sepeda motor. FOTO Amrul/Borneo Tribune Amrul Borneo Tribune, Sambas Telkomsel Kalbar memberikan penghargaan kepada 100 outlet yang telah bekerjasama dengan Telkomsel Kalimantan Barat untuk mengembangkan Telkomsel di Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas, Kamis (18/4), di Tanjung Batu Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas. Program Wilayah Cluster Sambas dan Singkawang ini memberikan hadiah berupa baju maupun voucher pulsa, mesin cuci, HP, dan sepeda motor, laptop, yang diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Telkomsel akan tetap memberikan layanan kepada masyarakat baik melalui penambahan kapasitas dan peningkatan kualitas jaringan,” kata Simon Sidabutar, Manager Telkomsel Kalimantan Barat.

Ket Cung Branch Manager PT. Bintang Global Sumber Sarana Authorized Distributor Cluster Sambas menyampaikan, program akhir tahun ini merupakan program loyalitas outlet. “ Pada hari ini (kemarin, red) yang kita undi adalah untuk wilayah empat yang meliputi Cluster Sambas dan Cluster Singkawang. Dari hasil akhir untuk pemenang program Bravo ini dimenangkan oleh Holland Seluler Pemangkat yang memperoleh poin tertinggi dengan total 130.000 poin selama tiga bulan dan memenangkan 1 unit sepeda motor Bison,” katanya. Ia berharap outlet loyal dalam menjual, mendistribusikan produk Telkomsel hingga ke seluruh pelosok dan tetap memberikan kontribusi khususnya dalam meningkatkan penjualan produk Telkomsel karena outlet merupakan ujung tombak. o

Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian serius terhadap peningkatan pelayanan, terutama dalam upaya membuka peluang masyarakat untuk terdidik. Pemerintah terus berupaya membuat terobosan dan upayaupaya yang maksimal mulai dari penataan infrastruktur pendidikan, fasilitas serta kemudahan lain untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan akses pendidikan. Salah satu bentuk perhatian nyata dari pemerintah adalah terus menambah

dan memperbaiki fasilitas sekolah, seperti gedung sekolah dan fasilitas pendukung lainnya. Salah satunya dengan membangun sekolah baru di Batu Ampar, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Batu Ampar. Keberadaan sekolah tersebut sejak tahun 2012, membuka penerimaan siswa-siswi baru. Sekolah ini baru memiliki 40 siswa dengan tenaga pengajar 6 orang, terdiri dari dua orang guru PNS dan empat orang tenaga honorer. Seorang warga, Sutinah yang sehari-hari beraktifitas sebagai petani mengaku, sangat bangga dengan Bupati Kubu Raya atas ini-

siatif dan keberaniannya membangun USB SMAN 2 Batu Ampar, karena kehadiran SMA di lokasi tersebut telah lama diinginkan masyarakat, sebab anakanak mereka tidak lagi harus ke Padang Tikar untuk melanjutkan SMA. “Kami sangat bersyukur dan bangga kepada Bupati Muda, beliau telah peduli dengan kami dan anak-anak kami. Selama ini kami hanya bisa mengakses SMA ke PadangTikar dan harus menyeberang laut. Dengan ada SMA disini, di Batu Ampar ini, sangat membantu kami,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kubu Raya

Frans Randus meminta agar semua masyarakat merasa memiliki sekolah tersebut. Dengan sama-sama menjaga dan memelihara demi kelangsungan proses belajar-mengajar yang baik di Desa Batu Ampar. Terkait dengan kekurangan tenaga pengajar, ia akan menyesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan tenaga guru di Kubu Raya. Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, membangun sekolah, membangun pendidikan adalah tanggung jawab pemerintah dan hak masyarakat yang harus dipenuhi. Ia mengatakan sejak awal, Pemerintah Kubu Raya sangat konsen

terhadap pembangunan pendidikan di Kubu Raya dengan standar wajib belajar 12 tahun. “Ini adalah tanggung jawab kita. Membangun pendidikan yang baik bagi masyarakat adalah tanggung jawab kita semua, peran pemerintah adalah membuka akses dan memperpendek jarak pelayanan kepada masyarakat. Kita akan terus menata fasilitas-fasilitas pendidikan di Kubu Raya ini, untuk secara bertahap kita perbaiki dan kita tambah unit sekolah baru. Muaranya adalah bagaimana supaya masyarakat terlayani dengan baik,” ungkapnya. o

BLH Warning Home Industri Ubay KPI Borneo Tribune, Pontianak Keluhan masyarakat terhadap pencemaran parit oleh limbah perusahaan tahu industri rumahan di Kecamatan Pontianak Utara, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Pontianak langsung mengingatkan pelaku industri rumahan untuk tidak sembarangan membuang limbah. “Warga silakan membuat laporan ke kami bila ada industri yang semena-mena membuang limbah. Terlebih lagi sampai mengganggu kenyamanan masyarakat,” ujar Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Raihan, Kamis (18/4) sore lalu. Raihan membenarkan, di daerah Parit Pangeran Pon-

tianak Utara terdapat beberapa home industri. Sebagian ada yang memiliki Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL). Akan tetapi, bila pemilik usaha tidak melakukan sebagaimana yang ditentukan dalam SPPL, maka BLH akan turun melakukan kroscek dan pembinaan untuk melaksanakan aturan yang telah menjadi kesepakatan. “Kami tidak akan semena-mena menutup industri. Kami tentu akan melakukan pembinaan. Sebab itu menyangkut ekonomi masyarakat. Tapi bila telah dibina dan masih meresahkan warga, maka kami tetap akan menindak hingga penutupan,” tutur Raihan. Wacana limbah air tahu yang dibuang ke parit oleh salah satu pelaku industri rumahan muncul sejak bebe-

FOTO: Internet rapa bulan terakhir. Hasil pantauan di lapangan, menurut penuturan warga, limbah tahu biasanya dibuang ke parit saat petang

hari. Hal tersebut menurut warga sangat meresahkan warga Parit Pangeran. Sebab warga yang berada di sepanjang Parit Pangeran

banyak menggantungkan aktifitas terhadap air di parit tersebut. Baik untuk keperluan mandi atau mencuci. o

CMYK

Bupati KKR Resmikan SMAN 2 Batu Ampar


Mempawah-Kubu Raya Borneo Tribune

Sabtu, 20 April 2013

MAP Siap Gelar Hunting Komunitas Photografi Se Kalbar

1 Agustus Deadline Dewan Pindah Parpol Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pontianak, Munir Putra, mengatakan bagi DPRD Kabupaten Pontianak periode 2009-2014, yang pindah Parpol untuk mengikuti Pemilihan Legislatif 2014, wajib mengisi dan mentaati Formulir BB-5 sebagai persyaratan maju sebagai bakal calon anggota legislatif 2014 mendatang. “Anggota DPRD yang pindah Parpo dan maju kembali sebagai bakal calon leFOTO: Johan W / Borneo Tribune gislatif 2014, wajib mengMunir Putra isi Formulir BB-5 yaitu surat keterangan pernyataan pengunduruan diri dari anggota DPRD,” kata Munir. Dimana Munir, menjelaskan deadline bagi anggota DPRD yang lompat pagar masuk pada Parpol lain dan maju lagi sebagai balon caleg, berlaku mulai 26 Juli-1 Agustus 2013. “Kami memberikan batas waktu mulai 26 Juli sampai 1 Agustus. Jika diluar tanggal itu, caleg masih belum ada surat pengunduran dirinya. Otomatis, namanya akan dicoret sebagai balon caleg,” tegasnya. Sedangkan menurut data, Munir, menjelaskan sedikitnya ada 18 anggota DPRD Kabupaten Pontianak periode 2009-2014 yang harusnya mundur, jika tetap mencalonkan diri pada Pemilu Legislatif 2014 nanti. “Jika mereka tidak pindah Parpol, maka mereka tidak bisa mencalonkan lagi. Namun konsekunsinya harus mengisi Formulir BB-5. Namun kemungkinan ada tetap menjadi dewan hingga habis masa pengabdiannya, karena tidak mencalonkan diri lagi,” katanya. o

Persiapan Anggota MAP dibantu Tim Tagana mendirikan tenda di Pantai Kijing dalam rangkan persiapan Hunting Komunitas Fotografi se Kalbar

Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Menjalin kebersamaan dan silaturrahmi para pecinta Photografi Se Kalbar. Komunitas Mempawah Art Photograhy (MAP) siap menggelar Hunting Bersama Komunitas Photografi yang dipusatkan di Pantai

Kijing, Kecamatan Sungai Kunyit, 20-21 April. “Sabtu ini, 20 April para peserta sudah tiba di Pantai Kijing untuk regestrasi peserta. Acara pembukaan akan dilaksanakan malam harinya,” kata Ketua Pelaksana Hunting Bersama Komunitas Photography, Yudi Oktafiarza, ditemui Jumat (19/4), kemarin, saat rapat persiapan dan koordinasi di Pantai Kijing. Hunting foto bersama dipusatkan di Pantai Kijing, karena lokasi Pantai Kijing memiliki panorama alam yang indah yang bisa menjadi bidikan kamera para pecinta Photografi. Selain itu, akan menghadirkan model-model cantik dengan dilengkapi kostum yang menarik dan unik. “Hunting foto ini, baru pertama kali kita laksanakan oleh komunitas MAP dengan mengundang seluruh komunitas pecinta fotography se Kalbar, yang diharapkan bisa membina tali silaturahmi antar komunitas dan akan meningkatkan skill serta kemampuan dalam hal fotografi, dengan saling berbagai informasi dan pengalaman. Dan saya mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang ikut menyukseskan kegiatan ini,” katanya. o

5

Raskin Harus Tepat Sasaran Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Bupati Pontianak, Ria Norsan, melalui Asisten III Setda Kabupaten Pontianak, Abdullah, mengatakan mewujudkan penyaluran Raskin yang tepat sasaran. Pemda Kabupaten Pontianak melaksanakan rapat koordinasi Sosialisasi Penyaluran Raskin Tahun 2013 yang dilaksanakan Tim Koordinasi Sosialisasi Raskin Kabupaten Pontianak, di Aula Kantor Bupati Pontianak, yang dihadiri Camat, Lurah dan Kades se Kabupaten Pontianak. “Raskin merupakan satu di antara program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar pangan bagi masyarakat miskin dan me-

ngurangi beban rumah tangga miskin. Oleh karena itu, perlu disatukan persepsi dalam melaksanakan raskin tahun 2013 ini agar penyalurannya tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat miskin,” katanya. Bahkan Abdullah, menjelaskan berdasarkan evaluasi yang dilakukan, pelaksanaan raskin tahun 2012 lalu berjalan lancar dengan realisasi mencapai 100 persen. Raskin yang terdistribusi sebanyak 3.491.145 kilogram termasuk raskin ke-13 dengan alokasi per bulan sebesar 187.965 kilogram, sementara besarnya jatah raskin 15 kilogram/rumah tangga sasaran (RTS) diperuntukkan pada 12.531 penerima manfaat di 9 kecamatan. Dimana distribusi raskin

sendiri ditetapkan penyalurannya selama 12 bulan mulai Januari hingga Desember 2013 dan masingmasing RTS mendapat 15 kilogram/bulan dengan harga tebusan Rp1.600/kilogram di titik distribusi. “Untuk mengantisipasi meningkatnya harga beras di pasaran pada April ini, saya menginstruksikan para camat untuk segera merealisasikan penyaluran beras raskin di kecamatannya masing-masing. Sedangkan untuk menghindari berbagai bentuk penyimpangan dalam proses penyalurannya, kita mengharapkan peran aktif tim raskin kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan sehingga raskin dapat disalurkan sesuai prosedur yang telah ditetapkan,” katanya. o

Raskin Asisten III Setda Kabupaten Pontianak, Abdullah, menyerahkan data distribusi raskin kepada para camat se Kabupaten Pontianak. Foto : Humas

Renovasi Rumah Tahanan

Polsek Sungai Raya Titipkan 14 Tahanan Ke Polresta Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Tidak mau kecolongan lagi, Polsek Sungai Raya melakukan perbaikan sel tahanannya. Dengan hal itu juga sebanyak 14 narapidana yang ada di Polsek Sungai Raya di pindahkan Ke Mapolresta Pontianak hingga rumah tahanan yang direnovasi ulang selesai. Kapolsek Sungai Raya, AKP Sugiono mengatakan, bahwa pemindahan tahanan

ini merupakan renovasi ulang rumah tahanan kita. Selain itu juga kita mengantisipasi aksi-aksi narapidana yang mencoba melarikan diri dari rumah tahanan. ”Ya ada 14 tahanan kita yang dipindahkan ke Mapolresta Pontianak. Karena saat ini rumah tahanan kita sedang di renovasi ulang. Hal ini juga dilakukan agar tidak ada lagi tahanan yang kabur dari tahanan kita,”kata Sugiono, Jumat (19/4). Menurutnya, ke 14 tahan-

an yang saat ini sudah dipindahkan ke Mapolresta Pontianai itu merupakan para tersangka, curat, curas dan curanmor. “Ya para tersangka itu, terlibat dalam kasus, curat, curas dan Curanmor. Untuk barang buktiadab sebagian para tersangka saat ini sudah ada yang kita limpahkan ke Kejaksaan Negeri guna proses lebih lanjut,”katanya. Ia juga mengatakan, beberapa bulan yang lalu, pihaknya telah kehilangan dua tahanan. Dimana kedua ta-

hanan tersebut kabur dengan cara menjebol dinding ruang tahanan. ”Kedua tahanan berhasil kabur tersebut dengan menjebol tembok ruang tahanan Mapolsek Sungai Raya,”ungkapnya. Hingga saat ini, lanjut dia mengatakan, kedua tahanan itu masih menjadi PR Polsek Sungai Raya. “Kedua tahanan yang berhasil kabur itu jelas akan menjadi PR prioritas kita dalam melakukan penangkapan kembali. berbagai informasi juga sudah kita

kumpulkan untuk keberadaan kedua tahanan itu,” ujarnya. Ia juga menambahkan, jika renovasi rumah tahanan di Polsek Sungai Raya sudah selesai, maka ke 14 tahanan yang kita titipkan ke Mapolresta Pontianak akan kita ambil kembali dan dilakukan penahanan di Polsek Sungai Raya ini. “Ya jelas jika renovasi rutan kita selesai. Makan semua tahanan akan kita ambil kembali dan ditempatkan ke rumah tahanan kita,”terangnya. o

Ratusan Perusahaan Tanpa Dokumen Lingkungan Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kubu Raya mencatat ratusan perusahaan di kabupaten termuda di Kalbar ini melakukan aktifitas usahanya tanpa dokumen lingkungan. Temuan itu setelah waktu lalu BLH turun memantau dan memeriksa sejumlah perusahaan yang ada di Kubu Raya.

”Ketentuan ini memang sudah diatur dalam PP 72 tahun 2012 dimana setiap usaha yang memiliki dampak terhadap lingkungan wajib memiliki dokumen lingkungan,” tegas Kepala Bidang Amdal dan Pemantauan BLH Kubu Raya, Anita. Dokumen lingkungan yang wajib dimiliki itu yakni Amdal (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan), UKL-UPL serta SPPL.

Sementara di dalam Amdal itu sendiri ada lagi tiga dokumen yang juga mesti diurus yakni dokumen Andal (Analisis Dampak Lingkungan), SKAAndal, dan RKL-RPL. Dokumen-dokumen lingkungan ini wajib untuk semua jenis usaha baik itu perkebunan, kehutanan, pertanian, pendidikan, kesehatan, perhubungan, perumahan dan lain sebagainya. Amdal digunakan untuk

kegiatan usaha berskala besar, UKL-UPL menengah, SPPL skala kecil. ”Seperti bidang perkebunan, jika lahannya lebih dari 3 ribu ha wajib amdal. Kalau 25 ha - 3 ribu ha UKLUPL dan jika dibawah 25 ha cukup SPPL. Namun ketentuan ini berbeda untuk bidang lain seperti perumahan,” terangnya. Keterbatasan SDM dan anggaran disebutkan Anita menjadi kendala pihaknya

untuk melakukan pemantauan kegiatan usaha secara optimal. Pun demikian BLH tetap berupaya menginventarisir dan memantau perkembangan aktifitas setiap usaha yang berdampak pada lingkungan di Kubu Raya. “Karena itu salah satu solusinya kita berencana membuat posko pengendalian dan pemantauan lingkungan hidup di setiap desa dan kecamatan. Usulan sudah kita

ajukan. Tinggal menunggu keluar SK Bupati,” ucapnya. Lantas sanksi pengusaha yang tanpa dokumen lingkungan. “Berdasarkan PP 72/2012 dan UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup pasal 76, sanksi itu dilakukan secara bertahap. Mulai dari teguran, paksaan pemerintah, pembekuan ijin lingkungan hingga pada pencabutan,” tegasnya. Namun dikatakan Anita,

hingga sejauh ini, setiap kegiatan usaha yang diberikan teguran langsung datang untuk memperbaiki dan mengurus dokumen lingkungan. Karena dokumen lingkungan syarat untuk dapatkan ijin lingkungan. Ijin lingkungan syarat untuk dapatkan ijin usaha. “Jadi, jika dokumen lingkungan tidak ada maka ijin lingkungan dan ijin usahanya tidak akan bisa dikeluarkan dari instansi yang bersangkutan,” tegasnya. o


Bengkayang Borneo Tribune

Sabtu, 20 April 2013

6

Dr. Yan Pimpin Apel Triwulan di Siding GPM Mitra Pemerintah untuk Petani Rudi Borneo Tribune, Singkawang

Foto bersama pegawai BP2PT dan seluruh peserta upacara di Kecamtan Siding. Foto Mujidi/Borneo Tribune

Bicarakan Sistem KIA dan Puskesmas Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang PKBI sebagai OMP Kesehatan yang digandeng Kinerja USAID di Kabupaten Bengkayang telah malakukan kegiatan yang bertujuan untuk membenahi Sistem Informasi Kesehatan khususnya Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas. Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga kecamatan cakupan seperti, Seluas, Sungai Raya Kepulauan dan Kecamatan Bengkayang. Khusu untuk Kecamatan Bengkayang, kegiatan telah dilaksanakan, Kamis ( 18/4) dengan mengundang dinas kesehatan, tokoh masyarakat, PKBI serta LPSS. Ridwa, Pilot Projek kegiatan, menjelasakan kegiatan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi dari pelaksanaan SIK KIA yang ada di puskesmas. Mengidentifikasi hal-hal yang dapat di tingkatkan terkait SIK KIA. Menyepakati

desain dari SIK KIA yang akan di gunakan di tiap puskesmas, sebagai desain acuan untuk SIK KIA. Dan Menyepakati hal-hal apa saja yang akan di tampilkan dalam SIK KIA. “Perbaikan sistem informasi kesehatan ibu dan anak secara partisipatif di puskesmas dalam upaya Peningkatan Pelayanan Prima khususnya persalinan aman, IMD dan ASI Eksklusif melalui komitmen,” katanya. Komitmen yang perlu dilaksanakan itu seperti; revitalisasi kantong persalinan dan peta bumil dalam rangka upaya pengawasan persalinan aman; Dokumen SOP ANC, INC, PNC dan Neonatus; Standar Pelayanan yang mencakup : Alur pelayanan, Info Jampersal, mekanisme pengaduan/prosedur pengaduan, tarif layanan, jenis layanan dan lama pelayanan; dan adanya petugas (minimal ada 1 orang tenaga yang bertanggung jawab) dalam mengelola SIK di Puskesmas. o

Perekaman e-KTP Siding Terus Berlanjut Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Perekaman e KTP di Kabupaten Bengkayang dipastikan terus berlanjut hingga bulan Oktober 2013. Perekaman tersebut tentunya juga berlaku untuk Kecamatan Siding yang saat ini sedang dijabat oleh Noriman sebagai Plh. Perekaman e KTP di Kecamatan Siding telah mencapai delapan puluh persen. Jumlah penduduk yang wajib KTP sebanyak empat ribu orang. Perekaman yang telah dilakukan tinggal menunggu hasil yang teah dicetak.

“Mudah mudahan, perekaman kita selesai sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” jelas Noriman di Kantor Camat Kecamatan Siding, Jumat (19/4). Noriman mengatakan, tidak ada kendala ayang berarti untuk perekaman e KTP di Siding. Kendala yang dihadapi adalah geografi alam Kecamatan Siding yang terdiri dari lembah dan pegunungan. Ditambah lagi, akses dari kecamatan ke desa atau dari desa ke desa yang tidak memadai. “Walau kondisi geografis yang berat itu, warga kita tetap antusias untuk ikut dalam perekaman,” kata Noriman. o

Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Pemerintah Kabupaten Bengkayang secara rutin melakukan apel setiap tiga bulan di lingkungan pemerintahannya. Apel tersebut dilakukan setiap tanggal 19 dan dilaksanakan di semua kecamatan dengan melibatkan. Bupati, Wakil Bupati dan SKPD sebagai pembina. Jumat (19/4) kemarin, upacara serupa juga dilakukan. Salah satu kecamatan yang harus melaksanakannya adalah Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang. Kecamatan ini merupakan salah kecamatan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia. Apel triwulan untuk ke dua kalinya ini, Kecamatan Siding didampingi Badan Penanaman Modal dan Perizinan Pelayanan Terpadu (BP2PT) Kabupaten Bengkayang. Sebagai pembina, Kepala BP2PT, Dr. Yan tampil mewakili Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot. Dr. Yan didampingi beberapa kepa-

la bidangnya. Apel dimulai sekitar pukul 08.30 dengan dihadiri Plh. Camat Siding, Noriman dan seluruh para bawahannya, seluruh pegawai yang ada di Puskesmas, Guru serta perangkat desa. Dr. Yan mebacakan pidato bupati yang dirancang secara tertulis. Dalam pidatonya, Bupati mengingatkan kepara peserta upacara khsusnya dan kepada masyarakat secara umum, bahwah di tahun 2013 ini ada agenda agenda penting dan besar yang dilaksanakan dan Kabupaten Bengkayang sebagai tuan rumahnya. ‘Karenanya saya berharap, kepada kita semua untuk berperan aktif mensukseskan kegiatan tersebut,” kata Dr. Yan menyampaikan. Agenda agenda besar dan penting yang akan dilaksanakan itu seperti, sebagai tuan rumah HUT olahraga daerah tingkat Kabupaten Provinsi Kalimantan Barat, pelaksanaan ulang tahun Pemerintah Kabupaten Bengkayang ke 14, penyelenggaraan pekan daerah kelompok tani dan nelayan andalan (KTNA) ting-

kat Provinsi Kalimantan Barat, tuan rumah penyelenggaraan hari ulang tahun PGRI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Agenda penting lain yang tidak kalah penting adalah masih berlanjutnya pelaksanaan e-KTP hingga Oktober 2013. Kemudian, dilaksanakan juga ujian sekolah dan ujian nasional yang telah berlangsung bulan April hingga Mei mendatang. ‘Tentunya perlu kerja kerasdan kerjasama pemerintah dan masyarakat agar kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik, lancar, sukses dan mencapai prestasi yang gemilang,” jelas Dr. Yan. Dalam kesempatan tersebut juga, Dr. Yan menginformasikan kepada pemerintah dan masyarakat, bahwa pada tahun 2014 mendatang, Kabupaten Bengkayang ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ Kalimantan Barat. “Ini agenda besar kita, kita telah melaksanakan berbagai langkah persiapan, mohon kerjasama dan dukungannya,” terang Yan lagi. o

Selain bergerak di bidang peternakan, pertanian, dan perkebunan, Gerakan Peduli Masyarakat (GPM), juga sedang melebarkan sayapnya dibidang perikanan. Dimana, para petani diberikan benih ikan untuk dipelihara hingga bisa menghasilkan. “Selain bergerak dibidang pertanian, perkebunan dan peternakan GPM juga sedang melirik ikan air tawar, yang nantinya akan dikembangkan oleh petani hingga membuahkan hasil,” kata Ketua GPM Kota Singkawang, Marsianus Kodim. Dipaparkan Kodim, selama ini GPM memang bergerak dibidang pertanian, perkebunan dan peternakan. Berkat bantuan dari pemerintah setempat dan provinsi, GPM bisa membantu para petani di Singkawang. GPM adalah mitra pemerintah, untuk mensejahterakan para petani, terutama mengembangkan komoditas-komoditas di bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan. Karena, semua bidang itu erat kaitannya dangan para petani di Singkawang pada umumnya. “Kerja keras GPM untuk membantu para petani tidak sia-sia. Karena, didukung oleh petani itu sendiri, maka keberhasilan mereka pun sudah mulai terlihat,” ujarnya. Kali ini, Kodim melirik usaha tambak ikan air tawar di Kelurahan Nyarumkop, Singkawang Timur. Ada beberapa petani, sudah mencoba usaha tersebut, hingga kemarin petani pun sudah mulai menikmati hasilnya. “GPM sudah mencetak 50 ha perkebunan karet unggul. Sekarang ini sudah tumbuh subur, tidak lama lagi para petani akan menikmati hasilnya. Disisi lain, kita mencoba mengembangkan usaha tambak ikan air tawar,” papar Kodim. Tambak ikan tersebut, tambahnya, dapat dibuat dicelah-celah lahan, areal perkebunan karet. Jadi, para petani bisa bekerja sambilan, usai menebas atau merawat kebun, petani bisa saja menyempatkan diri untuk mengurus tambak ikannya. “Jadi, ibarat kata orang sambil nyelam minum susu. Petani berhasil, GPM juga senang,” kata Kodim. Sekarang ini, tambahnya, diantara petani itu sudah hampir melaksanakan panen raya tambak ikan mereka. Karena, beberapa waktu lalu, sudah terlihat ribuan benih ikan yang ada ditambah sudah membesar. “Jadi, hasil kerja keras para petani sudah mulai terlihat, dan tidak lama lagi mereka akan menikmati hasilnya,” ungkap Kodim mengakhiri. o

Tingkatkan Pengawasan Kepada Pengunjung Pantai Rudi Borneo Tribune, Singkawang Obyek Wisata merupakan suatu tempat yang menjadi kebanggaan masyarakat dan Pemerintah Kota Singkawang. Mengingat objek wisata tersebut cukup populer di kalangan wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara, pengelola objek wisata diminta untuk bisa menjaga keamanan, rasa nyaman, dan keselamatan para wisatawan saat mengunjunginya. Ketua Korwil Tagana Kota Singkawang, Zulfian Agus, meminta kepada sejumlah pengelola obyek wisata pantai di kota ini, agar selalu menstandbye kan pengawas pemantau pantai demi keselamatan para wisatawan yang mengunjungi pantai tersebut. “Pihak Pengelola objek wisata

FOTO: Rudi / Borneo Tribune

Zulfian Agus pantai, agar selalu menstandbye kan pengawas pemantau pantai di tempat demi keselamatan para wisatawan yang mengunjungi pantai tersebut. Ja-

ngan sampai kejadian kemarin kembali terjadi, akibat kurangnya pengawasan,” pinta Agus. Selain itu, pengelola pantai juga diwajibkan menyediakan jaket pelampung untuk wisatawan, ketika wisatawan ingin bermain di sekitar pantai, terutama bagi anak-anak yang masih dibawah usia 15 tahun. “Itu harus ada, guna menekan korban jiwa yang sudah tewas di telan ombak, saat sedang bermain disekitar pantai. Jaket pelampung salah satu perlengkapan yang harus disediakan untuk pengunjung anak-anak,” ujarnya. Agus juga tak segan-segan memberikan himbauan kepa-

da pengunjung, atau pun palang papan himbauan, agar bisa mengingatkan para wisatawan saat bermain di sekitar pantai seketika ombak mulai meninggi. “Himbauan itu perlu, agar pengunjung bisa ekstra hatihati saat bermain di sekitar pantai. Terutama, jelang liburan sekolah saat ini, jangan sampai ada korban jiwa seperti kejadian sebelumnya,” sarannya. Dalam kesempatan yang sama, Deklarator LSM Opini Singkawang, Dedy Suryadi juga mengatakan, agar pengelola pantai tidak hanya mengambil keuntungan saja, tapi juga dapat mensiagakan petugasnya. ”Petugas atau pengawas

tidak hanya distandbykan di pantai tapi juga di kolam renang,” pinta dia. Dedy menambahkan, peran orang tua juga sangat diperlukan untuk mengawasi anak-anak mereka saat sedang bermain di sekitar pantai. “Selain pihak pengelola objek wisata, orang tua juga punya peran penting dalam mengawasi anak-anaknya saat bermain di sekitar pantai,” tegasnya. Dedy menegaskan kepada pengelola maupun pengawas jangan segan-segan memberikan imbauan melalui microfon untuk berjalan-jalan di sekitar pantai guna memberikan peringatan kepada pengunjung. o

Konsumen Harus Cerdas dan Teliti Rudi Borneo Tribune, Singkawang Pemantauan higienis tidaknya suatu produk makanan secara umum memang tidak masuk dalam ranah kerja Disperindgkop dan UKM Kota Singkawang. Namun, apa yang terjadi dan dialami oleh konsumen beberapa hari lalu di sebuah rumah makan yang ada di kota ini, yang mana seorang konsumen telah menemukan lauk pauk busuk dan berulat, namun masih saja dijual oleh oknum pengusaha. Tentu saja hal ini menjadi keprihatinan masyarakat pada umumnya, dan dinas terkait pada khsususnya. Maka dari itulah, diimbau kepada warga selaku konsumen, harus cerdas dan lebih teliti ketika akan membeli sesuatu.terlebih-lebih lagi pada makanan. “Konsumen diimbau harus cerdas dan le-

FOTO: Rudi / Borneo Tribune

Emy Erwanda bih teliti, ketika akan membeli sesuatu.terlebih-lebih lagi pada makanan,” pinta Kepala Disperindgkop dan UKM Kota Singkawang, Emy Erwanda. Kemudian, pinta Emy, kepada para pedagang yang siap saji yang ada di kota ini, diharapkan lebih teliti sebelum menjual produknya kepada konsumen. Hal ini dilakukan guna untuk mengan-

tisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali. “Pedagang harus melakukan pengecekan terlebih dahulu, seperti apa makanan mulai dari bahan mentahnya, ataupun yang sudah disajikan ke konsumen, sehingga tidak sampai ditemukan halhal yang tidak layak lagi untuk dikonsumsi konsumen,”’ kata Emy mengingatkan. Dikatakan Emy, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan pendataan sekaligus sosialisasi mengenai pemasangan label halal. Dimana itu bukanlah sesuatu yang mudah untuk mendapatkannya, dan harus melewati ketentuan-ketentuan yang ada. “Usai pendataan, nantinya akan dilanjutkan dengan turun ke lapangan bersama Tim Pemkot,”ujarnya. Emy menegaskan, kalau pihaknya tak akan segan-segan mencopot pemasangan label makanan yang ada di

warung makan, sebelum pemiliknya memenuhi ketentuan yang ada, namun sebelumnya akan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu mengenai cara sebenarnya untuk mendapatkan label halal 100 persen tersebut. Dari pelaksanaan imbauan pertama, lanjut Emy, berdasarkan data yang ada, dari sebanyak 44 Rumah Makan yang sudah memasang label halal, setelah diberikan pemahaman yakni harus memenuhi aturan yang ada, hampir 50 persen diantaranya sudah mencopotnya. Pada intinya, terang Emy, memang masih banyak pedagang yang belum mengerti bagaimana label halal itu boleh dipasang sebelum melewati prosedur yang ada. Dalam pelaksanaannya, kita akan melakukan pelatihan (TOT) untuk petugas audit produk makanan yang ada di kota ini. o


Sabtu, 20 April 2013

Kerjasama Perusahaan dan Perguruan Tinggi Ciptakan Kondusivitas Borneo Tribune, Pontianak Gubernur Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Drs Cornelis MH menyambut baik adanya kerjasama dibidang Corporete Social Reponsibility (CSR) yang di tandai dengan ditendatangaini MoU antara Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak dengan PT Pasifil Agro Sentosa (PT PAS) Tbk yang dilaksanakan digedung rektorat Untan. Adapun bentuk kerjasama tersebut yaitu pengelolaan konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosisten, lingkungan Hidup, penelitian perkebunan, Community Development, Recruitment karyawan dan magang. Pemerintah Provinsi Kalbar sendiri kata Gubernur, Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pemerintah Kabupaten/Kota juga telah melakukan kerjasama dengan Universitar ternama di Pontianak ini. Dengan harapan kerjasama seperti ini dapat juga dilakukan oleh perusahaan-perusahaan lain yang ada di Kalbar. Karena kerjasama bersama Untan ini telah dirasakan manfaatnya. Demikian hal ini dikatakan Kepala BPMPTSP Kalbar Drs Sri Jumiadatin, M,Si yang mewakil Gubernur saat menyampaikan kata sambutanya pada acara penandatanganan MoU kedua belah pihak tersebut. “Saya sangat yakin apa bila kedua belah berkomitmen merealisasikan pelaksanaan kerjasama ini. Maka banyak manfaat yang akan diperoleh oleh kedua belah pihak,” ujarnya Adapun bebera manfaat yang akan dirasakan yaitu keuntungan sosial, Keuntungan ekonomi dan keuntungan berupa pengakuan dari Pemerintah dan masyarakat. Dari ketiga keuntungan dimana masyarakat dapat merasakan manfaat dari usaha perkebunan sehingga tercipta kondisi yang kondisif pada saat perusahaan berjalan. “Hal ini sudah tentu karena masyarakat dengan konsidi tersebut otomatis ikut menjaga kondusivitas perusaraan itu sendiri. Seperti diketahui bersama kondisi keaman atau kondusivitas perusahaan adalah salah satu kunci dan modal besar perusahaan tersebut dalam menjalankan usahanya. Dengan demikian maka perusahaan tersebut dapat berkosentrasi meningkatkan produksivitas serta menjual produk yang dihasilkan. Selain itu sendan adanya pengakuan baik dari pemerintah maupun dari masyarakat makan secara otomatis pula perusahaan tersebut dengan mudah untuk melakukan ekspansi, memperluas areal usaha perkebunannya,”paparnya kembali. Melihat dampak positif yang dihasilkan sub sektor perkebunan. “Dengan kerjasama antara perusahaan, masyarakat, perguruan tinggi dan pemerintah maka dapat saya simpulkan dalam membanguna sub sektor perkebunan di Kalbar, ada suatu kerjasama yang telah dilakukan secara baik. Karena adanya kerjasama ini sangatlah penting,”ujarnya lagi. Sebelum mengakhiri Gubernur Kalbar melalaui Kepala BPMPTSP provinsi Kalbar kembali menekankan dengan menekankan bahwa selaku pimpinan didaerah Kalbar ini. Apapun bentuk kerjasama asal memberikan manfaat sebesar-bensarnya untuk kemakmuran rakyat Kalbar pasti Gubernur akan mendukung. “Untuk itu saya berharap kepada semua pemangku kepentingan dan menyangkut kerjasama ini agar semua pihak dapat kiranya meningkatkan perannya masing-masing dalam menciptakan dan memelihara kondusivitas iklim sub sektor perkebunan di daerah Kalbar ini,” tandasnya. (Slamet Ardiansyah)

HO TEL HOTEL

Landak-Sanggau Borneo T Tribune

7

Lahan 3 Hektar Terkena Limbah

Warga Dusun Semuntik Tuntut Perusahaan

Borneo Tribune, Ngabang Limbah penggusuran lahan perkebunan kelapa sawit milik PT. Tiga Pilar Sejahtera (TPS) alias PT. CPO, di Dusun Semuntik, Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak, yang merambah pada lahan pak Matius, seluas 3 hektar, dengan limbah ketinggian sekitar 60 cm, serta arus sungai yang sudah tertimbun limbah tanah gusuran, membuat lahan tidak dapat difungsikan. Matius bersama pendampingnya saat hearing di gedung DPRD Landak, Jum’at (19/4) merasa kesal, geram dan marah dengan perusahaan yang tidak bertanggung jawab. Matius minta agar perusahaan dapat melakukan ganti rugi terhadap pencemaran lahan tersebut dengan ganti rugi yang sesuai. “ Saya minta PT. TPS atau CPO dapat bertanggung jawab atas kerusakan lahan saya, “ ucap Matius dihadapan komisi B, Polres Landak, Bunhut, dan PT. TPS. Terkait dengan masalah ini, humas PT. TPS, Markus, ketika menjawab pertanyaan masyarakat mengatakan tidak mempunyai kuasa penuh untuk

memberikan pendapat atau menjawab pertanyaan, hanya sebatas menghadiri saja. Ternyata pernyataan humas PT. TPS telah membuat kesal komisi B, dimana mengatakan seharusnya terhadap masalah limbah yang mana aktivitas perkebunan adalah merupakan tanggungjawab perusahaan, maka merupakan tanggung jawab perusahaan pula yang harus bertanggungjawab, bukannya lari dari tanggungjawab. “ Pimpinan perusahaan PT. TPS atau CPO harus hadir, agar masalahnya cepat selesai, bukan dengan mengutus utusan yang tidak mempunyai kewenangan, “ kesal Evi, ketua komisi B DPRD Landak. Komisi B juga meminta kepada pihak Polres Landak agar terhadap kasus sosial ini dapat menempatkannya dengan pendekatan secara persuasip, bukan dengan melakukan tindakan hukum. “ Kita minta pihak polres harus berhati-hati menarik benang merah ini s ebab bisa memicu komplik. Karena masyarakat sudah dirugikan oleh pihak perusahaan maka penyelesaiannya agar ditempuh secara mu-

Hearing komisi B, Polres Landak, PT. CPO, Bunhut dan warga Dusun Semuntik Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak. Foto Ya’ Syahdan/Borneo Tribune syawarah bukan dengan tindakan hukum, “ pinta komisi B. Dalam menjawab pernyataan komisi B, Polres Landak melalui Kasat Reskrim AKP Alber Manurung, telah mengarai dan mengatakan tidak semua kasus diselesaikan secara hukum, tetapi ada beberapa kasus juga yang diselesaikan secara musyawarah. Terlebih terha-

dap kasus yang terjadi diperkebun, yang lebih melihat kepada akar masalah yang terjadi. Terkait dengan kasus ini yang melapor adalah pihak perusahaan, jadi pemanggilan saksi disini adalah untuk meminta kejelasan guna untuk dapat menyelesaikannya secara musyawarah. Sementara itu warga menilai bahwa pemanggilan saksi

terhadap kasus ini sangat memberatkan mereka, sebab mereka tidak merasa bersalah, justru pihak perusahaanlah yang telah bersalah, yang telah melakukan pencemaran lingkungan dan bagi pencemaran lingkungan hukumannya sangat berat. “ Pencemaran lingkungan itu hukumannya sangat berat, “ tegas Evi, ketua Komisi B DPRD Landak. (Ya’ Syahdan)

Wabup Resmikan GPU Dusun Muntik Ratna Sari Borneo Tribune, Sanggau Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi belum lama ini telah meresmikan pembangunan Gedung Pertemuan Umum (GPU) di Dusun Tapang Muntik Desa Rambin Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau. Gedung berukuran 6mx12m yang memakan biaya sekitar Rp. 186.400.000tersebut merupakan bangunan yang dibangun melalui Program PNPM Pedesaan tahun 2012. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengatakan bahwa walaupun Tapang Muntik termasuk di wilayah Desa Rambin Kecamatan Kapuas, namun merupakan daerah yang bertetangga dengan Kabupaten Sekadau. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Sanggau pada tahun 2013 ini telah memprogramkan pembangunan sarana baik jalan maupun listrik. “Untuk listrik Pemerintah tidak dapat memaksa pemasangan jaringan listrik karena bukan dibawah kewenangan Pemerintah. Na-

KEHILANGAN STNK, KB 5271 LM NK: MH350C002CK295720 NS: 50C-295843 AN: ALOISIUS TEON Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

mun Pemerintah dapat memberikan pengajuan pemasangan jaringan. Berhubung PLN merupakan BUMN maka pasti diperhitungkan, tapi berdasarkan informasi manager PLT Sanggau yang merupakan Cabang Sanggau yang meliputi daerah Sekadau, Melawi, Sintang dan Kapuas Hulu jika telah ada jaringan awal yang masuk ke suatu daerah maka akan dilanjutkan dikarenakan untuk pembangunan jaringan listrik jarark 1 km PLN harus menyediakan dana sebesar Rp. 300 juta rupiah,” ujarnya. Paolus menuturkan, untuk itu Pemerintah Kabupaten Sanggau bersama PNPM Mandiri Perdesaan telah melaksanakan Pembangunan PLTMH diberbagai tempat yang belum teraliri listrik. Jika daerah Dusun Tapang Muntik ini mempunyai sumber air yang cukup deras mungkin dapat didirikan PLTMH. Paolus pun berharap kepada pihak PNPM yang mempunyai tenaga ahli beliau berharap agar dapat memeriksa lokasi yang ada. Apakah dapat didirikan PLTMH. Sementara itu untuk investor khususnya pi-

hak perkebunan yang telah berinvestasi di Dusun Tapang Muntik agar peduli terhadap lingkungan dan masyarakat dikarenakan dengan adanya penyerahan lahan dan izin dari Pemerintah, maka pihak perkebunan dapat berinvestasi serta mendapatkan profit. Untuk itu agar sebagian profit yang ada dapat membantu masyarakat memperbaiki maupun membuat sarana jalan/ transportasi. Sehingga dapat dijalani secara layak. Camat Kapuas, F. Meron mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Kecamatan Kapuas telah mengajukan pembangunan Jalan khususnya untuk jalur wilayah selatan. Kemudian dari Pihak ketiga sendiri telah membantu Pembangunan Jalan setapak kurang lebih 20 km. sementara ituu, Kadus Tapang Muntik, mengatakan bahwa Pembangunan GPU ini merupakan usulan masyarakat Dusun Tapang Muntik. Lantaran di Dusun Tapang Muntik belum ada Gedung khusus pertemuan. Sedangkan Kades Rambin dalam sambutannya mengatakan bahwa Dusun Tapang Muntik ini merupakan salah satu dusun yang ber-

KEHILANGAN

KEHILANGAN

STNK, KB 3665 LM NK: MH35P00BCJ101278 NS: 54P-101808 AN: LEO SASTRO Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

STNK, KB 3341 LH NK: MH1JF5114BK735735 NS: JF51E-17328760 AN: LAKLEN Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

dekakatan dengan Kabupaten Sekadau dan merupakan dusun terjauh lintas selatan Kabupaten Sanggau. harapan masyarakat adalah

agar Pemerintah dapat membangun Sarana jalan dan penerangan yang selama ini belum masuk ke wilayah Desa Tapang Muntik.

Kartini Landak Harus Lebih Maju Borneo Tribune, Ngabang Tokoh emansipasi wanita Raden Ajeng Kartini merupakan sosok wanit Indonesia yang patut diteladani, khususnya kaun wanita di Kabupaten Landak ini. Lahir di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879, perjuangan R.A. Kartini untuk mengangkat harkat dan martabat kaumnya hingga kini perjuangannya sudah tampak dan mewarnai wanita Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Wanita Indonesia sudah maju dan bergandengan dengan kaum pria dalam memimpin negara Indonesia. “ Sebagaimana semangat yang dimiliki oleh ibu R.A. Kartini, maka kita berharap agar wanita Kabupaten Landak dapat mencontohi ketauladanan tokoh emansipasi, R.A. Kartini, “ ucap Ramli Rama, belum lama ini. “ Ini harapan kita semua, semoga dengan mengenang ketauladanan R.A. Kartini, yang setiap tahun hari kela-

hirannya selalu diperingati oleh kaun wanita sehingga diharapkan dapat mengambil hikmah serta mencontohi perjuangannya, terlebih untuk mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan yang positip untuk kemajuan kita bersama khususnya kemajuan kaum wanita di Indonesia dan kemajuan wanita di Kabupaten Landak, “ harapnya. Ramli melihat dialam kemerdekaan ini banyak sekali kegiatan dan usaha positip yang dapat kita lakukan, tinggal tergatung usaha apa yang kita pilih sepanjang usaha itu tidak bertentangan dengan hukum. “ Dengan semangat dan ketauladanan yang di miliki ibu R.A. Kartini, bagi wanita Indonesia dan wanita Kabupaten Landak, tingkatkan profesimu untuk pembangunan di Kabupaten Landak ini. Selamat memperingati hari kelahiran R.A. Kartini, tokoh emansipasi wanita, yang jatuh pada tanggal 21 April 2013. (Ya’ Syahdan)

KEHILANGAN

KEHILANGAN

STNK, KB 4616 LJ NK: MH1JF5120BK376750 NS: JF51E-2385372 AN: AGUNG WIJAYA Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

KEHILANGAN

STNK, KB 3795 LJ NK: MH331B004BJ890601 NS: 31B-889574 AN: SEKUNDUS Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

KEHILANGAN

STNK, KB 3068 YK NK: MLHKC1790B5002599 NS: KC17E-2002599 AN: SU LIUNG Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

STNK, KB 3785 LK NK: MKZS3C1HDBJ007291 NS: 0E4FB2286048 AN: NURIANI Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

KEHILANGAN

KEHILANGAN

STNK, KB 4037 LF NK: MH8BG41CAAJ-346348 NS: G420-ID-406578 AN: ANJAS ASMARA Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi.

STNK, KB 3698 LH NK: MH8FD110X1J-546722 NS: E109-ID-547075 AN: NYEMAS TITIN SURIANI Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi.

NGL

NGL


Sekadau Borneo Tribune

Sabtu, 20 April 2013

8

Air leding FOTO Internet

Selamat Tinggal Sumor Bor Sejumlah Warga Apresiasi Pemkab Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Warga di Jalan Merdeka selatan (jalan SekadauRawak) cukup antusias begitu mendengar daerah me-

reka sudah dipasang sambungan air bersih Sirin Meragun sejak November 2012 lalu. Sejumlah warga memuji leding lancar tanpa menggunakan alat bantu berupa mesin penyedot air.

“Syukur juga sampai sekarang leding lancar-lancar saja. Dulu masih pakai air sumur bor, bak di WC kuning, sekarang tidak lagi, karena air dari bukit Meragun putih jernih,” tutur Budi salah seorang warga jalan Rawak, kemarin. Sejak November 2012 pemasangan sambungan pipa air bersih sudah memasuki

jalan Murai, menuju jalan Pangsuma dan sekitarnya. Budi mengaku sudah lama menanti-nanti pemasangan pipa kerumah mereka. “Bersyukur sudah hampir 5 bulan ini air leding tidak masalah,” pujinya. Sejak mendengar kabar sudah dibuka pendaftaran pemasangan sambungan pipa kerumah-rumah mere-

ka segar mendaftar kepetugas di kantor UPTD SPAM Sekadau. “Saya memang dulu tunggu-tunggu kapan pipa bisa dipasang kerumah. Soalnya capek juga pakai sumur bor, perlu mesin sedot,” ucapnya bangga. Budi sangat berterima kasi kepada Pemkab Sekadau yang sudah bersusah

payah membangun sarana air bersih yang kini sudah dinikmati banyak orang. “Sejak Air leding Meragun ini berjalan, mesin sedot saya sudah tak dipakai lagi dan tidak menambah beban pembayaran listrik setiap bulan,” tutur pria ramah ini. Warga di sekitar jalan Murai, jalan Pangsuma,

mengakui manfaat warga sekitar lebih dari 50 persen sudah meikmati air leding yang bersumber dari air meragun untuk keperluan mereka sehari-hari. “Sekarang tidak lagi pakai sumur bor. Air leding lebih bersih dari pada dulu pakai air sumur bor,” tambah Yohana, ibu rumah tangga di jalan Rawak. o

KPU Sekadau Berganti Ketua Proses DCS Caleg Masih Berlangsung INFO BANK BNI 46 Pontianak, Jl. Tanjung Pura No. 1 Telp. (0561) 736211, 732016, 732630, 732026 (0561) 736392 Capem Univ. Tanjungpura. Jl. Daya Nasional Telp. (0561) 736046 (0561) 764012 Capem Pasar Siantan, Jl. Khatulistiwa No. 81-83 Siantan Telp. (0561) 881419 (0561) 883263

BCA KCU PONTIANAK, Jln. A. Yani No. 1 Ptk, 0561-736305 (hunting) KCP Imam Bonjol, Jln. Imam Bonjol No. 457 Ptk, 0561-737984, 734524 KCP Rahadi Usman, Jln. Rahadi Usman No. 4 Ptk, 0561-733482, 740814-15 KCP Sei Pinyuh, Jln. Raya Terminal 05-06, Sei Pinyuh KCP Sultan Muhammad, Jln. Sultan Muhammad 136, Ptk, 0561-738051

BANK KALBAR CABANG UTAMA PONTIANAK Jl. Rahadi Osman No. 10 Pontianak 78117, Telp. (0561) 732148, 736723 Fax. (0561) 745149, Telex. 29174, 29129 CABANG SYARIAH Jl. A. Yani Pontianak, Komp. Perkantoran & Town House No. 5-6 (depan A. Yani Mega Mall) Telp. (0561) 733033, 7061800, Fax. (0561) 732599

BANK BRI Kantor Cabang Barito, Jalan Barito, Telp. (0561) 734009, Fax. (0561) 733019 Komplek Pertokoan Pasar Flamboyan Jalan Gajah Mada Blok C. 14 Ptk

BANK DANAMON Jl. Tanjung Pura No. 102, Ptk Telp. (0561) 737107 (H), 730898, Fax : (0561) 736264, 765595 Jl. St. Muhammad No. 173, Ptk Telp. (0561) 731156, Fax : (0561) 734462 Jl. KH. Wahid Hasyim No.24-26, Telp.: 0561-768599/765411, Fax : 0561-768599/765411

BANK MANDIRI SYARIAH PONTIANAK, Jl. Diponegoro No. 95, Telp. (0561) 745004, Fax. Ketapang, Jl. MT. Haryono No. 111-112 Ketapang, Telp. (0534) 34600 Fax. (0534) 34395 Kantor Kas Politeknik, Kampus Politeknik Negeri Jl. A. Yani No. 52, Telp. (0561) 583850 Kantor Layanan Syariah Bank Mandiri Pontianak-Sidas, Jl. Sidas No. 2, Pontianak, Telp. : (0561)7069797, Fax. : (0561) 763082

BANK BUKOPIN Cabang Jl. Ir. H. Juanda No. 55-56 Pontianak 78117 (0561) 745025 (Hunting) (0561) 734253 Cabang Pontianak Kal-Bar, Jl. Adi Sucipto Km. 7,5 (Gedung Kopkar Mekar PLN Wil Kal - Bar) Kabupaten Pontianak, Telp. 0561 722598, 0561 - 723158, Kantor Kas Adisucipto Jl. Sultan Muhammad No. 48, Pontianak 78117 , (0561) 730001/ 730077, (0561) 730132, Capem Sultan Muhammad

BANK BTN CABANG PONTIANAK, Jl. Imam Bonjol No. 29 Pontianak 78123, Pontianak, Telepon: (0561) 740163 Fax: (0561) 740168 CABANG PEMBANTU JERUJU, Jl. Kom. Yos Sudarso No. 10, Jeruju Pontianak 78122, Telepon: (0561) 770567 Fax: (0561) 770567 KAS LAYANAN POS ONLINE PONTIANAK, Jl. St. A. Rahman No.49, 78116, Pontianak, Telepon: 0561-730641, 0561-730642, 0561730644 Fax: 0561-762146

BANK PERMATA Juanda KC, Jl. IR. H. Juanda No. 49-50 BB, Pontianak (781177), 0561-738323, 0561 -736411 Gajah Mada KCP, Jl. Gajah Mada no 69 C, Pontianak (78121), 0561747371, Tanjung Pura KCP, Jl. Tanjung Pura No. 370, Pontianak (78122), 0561764926

BANK BII KC Pontianak Jl. Tanjungpura No.20 (Pontianak) Telp. (0561) 39220

BANK MANDIRI

BANK BHI

Jl. I Gusti Ngurah Rai No. 2 , Humaera B (0561) 734247, 734147 Jl. Achmad Yani No. 3 - 3 A, (0561) 765010, 767993 Jl. Tanjungpura No. 110, (0561) 734464, 734752 Jl. Sidas No. 2 (0561) 734670, 747495, 733672

BANK MEGA

Cabang PONTIANAK, Jl. Imam Bonjol No.567 , Telp. (0561)-762838; Fax. (0561) -76290

KC PONTIANAK, Jl. H. Agus Salim No. 10 - 12, Telp. (0561) 739822, (0561) 749078

Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Komisi pemilihan Umum Kabupaten Sekadau Jumat, 12 April 2013 melakukan rapat pleno pemilihan ketua KPU yang baru sampai dengan akhir massa jabatan 21 Juni 2013 mendatang. Pemilihan ketua KPU pasca pengunduran Ketua KPU Kabupaten Sekadau massa bhakti 2009-2013 Subandrio, SH, MH, sesuai Surat Keputusan Ketua KPU Provinsi Kalbar 8 April 2013. Anggota KPU Kabupaten Sekadau, Bernadus Senen memaparkan saat rapat pleno pemilihan Ketua KPU

di hadiri sejumlah anggota KPU Sekadau. Mereka Marselinus Daniar, H. Nontji, Mahmud Buang dan Bernadus Senen, berhasil memutuskan H. Nontji sebagai Ketua KPU. “Dari hasil pleno tersebut pak H. Nontji terpilih sebagai Ketua KPU Kabupaten Sekadau,” katanya. Kata Senen, berita acara pemilihan Ketua KPUD Sekadau yang baru sudah dikirim ke KPU Provinsi Kalbar. Mengenai tahapan Pemilu Legeslatif, Senen menjelaskan tahapan penting di KPU Kabupaten Sekadau dalam Pilleg 2014. Sejak dimulai tahapan Pemilu 2014, hingga per 1 April lalu sudah dilakukan tahapan pemuktahiran data untuk meng-

sikronisai data DP4 dan DPT yang diambil dari Pemilihan Gubernur Kalbar 2012. “Data yang dimuktahirkan akan menjadi data pemilih Model A0 (Data Pemilih Signifikan) yang disesuaikan dengan data di PPK dan PPS,” jelasnya. Pemuktahiran data melalui pendataan pemilih dimana diharapkan peran aktif masyarakat untuk melaporkan kartu keluarga/KTP yang di data petugas Pemuktahiran Data Pemilih dari rumah ke rumah warga. Massa kerja Pemuktahiran Data Pemilih sampai 9 Juni 2013. “Diminta kepada masyarakat untuk melapor kepada ketua RT, PPS / PPK bila rumahnya belum di kunjungi

petugas Pemuktahiran Data Pemilih,” imbaunya. Mengenai penfataran Caleg di KPU Kabupaten Sekadau, sampai dengan Kamis 17 April kemarin belum ada Bakal Calon Anggota Legeslatif dari 12 Parpol peserta Pemilu Legeslatif 2014 yang sudah memasukan berkas pendaftaran ke KPU Kabupaten Sekadau. “Pendaftaran Bakal Caleg pemilu 2014 sudah berlansung sejak 9 april lalu, karena memang sedang imventarisir data DCS (daftar calon sementara) dari Parpol, diharapkan Parpol peserta pemilu segera menyampaikan datadata bakal calon ke KPU agar diproses lebih lanjut,” imbaunya. o

Bernadus Senen. FOTO Bagus Kosminto/ Borneo Tribune

Calon Anggota KPU Tak Boleh Pengurus Parpol Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Ketua Tim seleksi Anggota KPU Kabupaten Sekadau, Losianus mengatakan proses pencalonan anggota KPU Kabupaten Sekadau sesuai dengan PKPU Nomor 2 Tahun 2013 memiliki beberapa kriteria penting, diantaranya calon anggota KPU saat pendaftaran tak boleh terdata sebagai pengurus Partai Politik. Diantaranya, yang harus di penuhi bakal calon anggota KPU tingkat kabupaten/ kota seperti berpendidikan Minimal SLTA/sederajat, umur minimal 30 tahun pada saat hari pendaftaran, tidak terdaftar sebagai simpatisan, pendukung atau pengurus parpol sekurang-kurangnya dalam waktu 5 tahun dihitung mundur, tidak sedang menjabat sebagai kepala Daerah, Kepala Desa, Kepala BUMN, BUMD. “Pengurus parpol minimal sekurang-kurangnya telah mengundurkan diri selama lima tahun,” terangnya, di Sekadau kemarin.

Karena itu, bagi yang menjabat jika ingin mendaftarkan diri menjadi calon Anggota KPU Kabupaten Sekadau harus ada surat persetujuan dari pimpinan. Misalnya dari kalangan PNS mendapatkan surat persetujuan atasan dan Kepala Desa harus mengundurkan diri dari jabatanya, tidak terpidana atau dalam keadaan terancam hukuman pidana minimal 5 Tahun. Kemudian syarat lain, telah terdaftar sebagai warga Kabupaten Sekadau sesuai dengan domisili di KTP atau kartu keluarga. “Jadi kita imbau agar yang berminat segera melengkapi persyaratan-persyaratnya,” tambah pria yang memprakarsai pemekaran Kabupaten Tayan itu. Menjelang massa berakhirnya keanggotaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sekadau 21 Juni Mendatang. Pihak KPU Provinsi Kalbar sudah memilih lima nama dari berbagai kalangan dan profesi melalui seleksi di tingkat provinsi sebagai tim seleksi bakal calon anggota KPU Kabupa-

ten Sekadau massa jabatan 2013- 2018 mendatang. “Kita siap menjalankan tugas sesuai tugas dan tufoksi, berdasarkan SK dan pembekalan yang di berikan oleh KPU provinsi Kalbar,” tambahnya. Berdasarkan surat keterangan yang dikeluarkan KPU provinsi Kalbar, dan berdasarkan Keputusan KPU Provinsi Kalimatan Barat No 22 /K pts/KPUProv-019/2 2013 tentang : Penetapan Anggota Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Pemihan Umum Kabupaten Sekadau telah menyeleksi lima anggota tim seleksi, Ketua Losianus S.Pd, M.Si, Locak Martinus S,Pd, Bartolomuis Dalmapandi S.P, W.T Arsyad SH. M,Sc dan DR. Rianawati M.Ag “Seperti pengalaman yang sudah-sudah kita harapkan agar pemilihan anggota KPU Kabupaten Sekadau berjalan aman, lancar dan tertib,” tambah W.T Arsyad. Masa keanggotaan Tim Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten Sekadau berakhir sampai dengan Anggota KPU Kabupaten Sekadau di

Losianus. FOTO Bagus Kosminto/Borneo Tribune lantik terhitung selama dua bulan semenjak SK Tim Seleksi di tetapkan KPU Provinsi Kalbar. “Ini mengingat tahapan Pemilu Legeslatif yang sudah berjalan dan massa jabatan KPU Kabupaten Sekadau priode 2009-2013 berakhir 21 Juni,” jelas Losianus. Mengenai boleh atau tidaknya anggota KPU yang lama baik yang satu maupun dua priode sebagai Anggota KPU Kabupaten Seka-

dau tidak ada aturan yang melarang mereka untuk kembali mencalonkan diri sebagai anggota KPU Sekadau kembali, dengan ketentuan mengikuti prosedur seleksi dan melengkapi peryaratan sesuai Peraturan KPU No 2 Tahun 2013. “Tim seleksi dituntut bekerja keras dalam waktu 2 bulan untuk mendapatkan lima anggota KPU masa kerja 2013-2018 yang akan dilantik juni mendatang,” jelasnya. o


Sabtu, 20 April 2013

Parpol Belum Serahkan DCS

Sintang-Melawi Endang Kusmiyati Borneo Tribune, Sintang MESKIPUN masa deadline pendaftaran calon legislatif (caleg) di KPUD Sintang berakhir pada 22 Ade Iswadi Foto Endang Kusmiyati/Borneo Tribune

April mendatang, namun sampai saat ini belum ada satu pun partai politik peserta Pemilu 2014 yang mendaftarkan caleg di KPU Sintang. “Pendaftaran kita layani sampai jam 16.00 WIB. Lewat dari itu tidak akan kita layani lagi. Kami tidak melakukan perpanjangan waktu apabila lewat tanggal 22

hingga jam 16.00 maka kami tidak akan menerima lagi. Kami anggap parpol tersebut tidak mengikuti pemilu legislatif di Sintang,” tegas Ketua KPU Kabupaten Sintang, Ade Iswadi, di ruang kerjanya, Kamis (18/ 04). Pada 22 April mendatang, paling tidak parpol telah menyerahkan formulir model B

Borneo T Tribune (surat permohonan pengajuan calon) dan BA (surat keterangan bakal calon per dapil). “Perbaikan berkas administrasi dilaksanakan mulai tanggal 9 hingga 22 Mei 2013, pada masa perbaikan ini apabila ada parpol yang belum memenuhi 100 persen caleg di dalam daerah pemilihan dapat dilakukan pe-

9

nambahan. Namun tidak diperkenankan melakukan crossing dapil,” timpalnya. Menurutnya, pada saat pendaftaran maupun perbaikan semua persyaratan diharapkan sudah lengkap. Sebab tanda terima hanya dilakukan satu kali dan tidak ada jalur lain yang tidak resmi untuk memasukan kekurangan berkas. †

Sidang Putusan Kasus Pembunuhan Pardede Sumantri

Maulana Dipenjara Seumur Hidup

SIDANG putusan hakim Pengadilan Negeri Sintang kasus pembunuhan Pardede Sumantri yang terletak di wilayah Jerora 1 Sintang, memutuskan tersangka utama dengan nama Maulana alias Mol dipenjara seumur hidup sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum. Sementara Husin dan Ardika alias Dika yang juga ikut serta di dalam pembu-

nuhan berencana tersebut, dijerat dengan hukuman 18 tahun penjara. Dikurangi 2 tahun dari tuntutan yang sebelumnya disampaikan JPU. Yakni dengan tuntutan 20 tahun menjadi 18 tahun penjara. Sidang putusan hakim Pengadilan Negeri Sintang tersebut dipimpin langsung oleh hakim Agustinus. SH, Parlin M. Bona Tua, SH dan Agustinus Sangkakala, SH, MH, di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Sintang, Kamis (18/4) lalu.

Meskipun dalam persidangan tersebut, keluarga korban hanya dihadiri oleh segelintir orang, namun pengamanan dari aparat kepolisian yang disiagakan dengan melibatkan 106 personil, baik dari Polres Sintang, Polsek Kota Sintang dan Brimob dengan senjata lengkap. “Kita kerahkan personil sebanyak ini dalam rangka antisipasi terjadinya keributan dari pihak keluarga korban. Karena kami sebelumnya ada mendengar in-

Untuk dua tersangka dari 20 tahun tuntutan jaksa dan kita putuskan menjadi 18 tahun. Karena alasan pertimbangan demi keadilan

Endang Kusmiyati Borneo Tribune, Sintang

formasi bahwa dalam sidang putusan hakim tersebut akan banyak keluarga korban yang turun,” ujar Kabag OPS Polres Sintang, R. Doni Sumarono. Saat proses persidangan sedang berjalan sempat diwarnai dengan insiden pelemparan sendal kepada tersangka dari keluarga korban, karena tidak terima dengan putusan yang dibajakan oleh majelis hakim. “Hukuman 20 tahun itu sudah pantas untuk orang

pembunuh seperti dia itu. Sebenarnya bila perlu dia juga dihukum mati,” teriak ibu korban Siti Jainah, kepada tersangka di ruang persidangan. Meskipun demikian, usai proses persidangan, tampak ibu korban tersenyum keluar dari ruang sidang. “Saya cukup puas dengan hasil putusan sidang terhadap pembunuh anak saya. Karena dihukum seumur hidup. Tapi putusan yang dua orang lagi kurang puas, karena dikurangi lagi dari

20 menjadi 18 tahun penjara. Secara terpisah, usai persidangan, Humas Pengadilan Negeri Sintang, Agus Sangkakala mengatakan, putusan hakim terhadap ketiga tersangka pembunuh Pardede Sumantri sudah sesuai dengan fakta-fakta persidangan. “Untuk dua tersangka dari 20 tahun tuntutan jaksa dan kita putuskan menjadi 18 tahun. Karena alasan pertimbangan demi keadilan,” urainya. †

Lampu Merah Rusak, Dishub Kalang Kabut TINJAU PROYEK, Wabup Melawi, Panji beserta rombongan meninjau proyek peningkatan jalan di Kecamatan Belimbing Hulu, Kabupaten Melawi. FOTO: Eko Susilo/ Borneo Tribune

Traffic Light Eror, salah seorang petugas Dinas Perhubungan terlihat kalang kabut mengatur arus lalu lintas di persimpangan Polres Sintang akibat traffic light eros. FOTO: Endang Kusmiyati/Borneo Tribune

Anggaran UPJJ untuk Perbaikan Jalan Belimbing Hulu Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh KEBIJAKAN Pemerintah Kabupaten Melawi dengan menyediakan anggaran perbaikan jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan melalui Unit Peningkatan Jalan dan Jembatan (UPJJ) Kabupaten Melawi, akhirnya juga dirasakan oleh masyarakat di Kecamatan Belimbing Hulu. Anggaran UPJJ yang berasal dari APBD Kabupaten Melawi 2013, diarahkan kepada pekerjaan peningkatan dan pengerasan jalan. Mulai dari depan Puskesmas Belimbing Hulu

hingga ke jalan pantai (Desa Keranjik lama) sepanjang 350 meter. “Selain itu ada juga sedang tahap pekerjaan peningkatan jalan dan pengerasan jalan poros menuju Desa Tiong Keranjik. Jalan poros di Desa Beloyang sepanjang 1,5 kilometer serta perbaikan jembatan dan gorong-gorong di Desa Nanga Tikan,” ujar Camat Belimbing Hulu, Hilarius Lagi, saat mendampingi Wabup Melawi meninjau pekerjaan jalan di kecamatan tersebut. Menurutnya, jika jalan tersebut nantinya selesai dibangun maka jarak tempuh akan semakin lancar sehingga akan menghidupkan per-

ekonomian masyarakat setempat. Dia menerangkan, untuk kelancaran peningkatan jalan tersebut, diharapkan warga yang berada di sekitar lokasi proyek dapat mendukung sehingga akan mempermudah transportasi antardesa. Sementara itu, Wabup Melawi, Panji mengatakan, program perbaikan melalui peningkatan dan pengerasan jalan hingga perbaikan atau pembangunan jembatan bertujuan untuk optimalisasi pemanfaatan aset-aset prasarana jalan yang telah dimiliki. Menurutnya, program ini juga ditujukan untuk peningkatan kualitas sarana jalan dan jembatan dalam

rangka mengurangi biaya transportasi serta meningkatkan efisiensi kegiatan ekonomi masyarakat. Selain itu, Panji menambahkan, pengembangan, peningkatan dan pemeliharaan prasarana jalan dilakukan dalam rangka meningkatkan aksesibilitas antarwilayah yang diperlukan untuk pengembangan perekonomian daerah dan pelayanan masyarakat. “Peningkatan kualitas dan pemeliharaan jalan yang dikembangkan Pemkab Melawi saat ini bertujuan untuk menyejahterakan warga yang diarahkan dengan memperlancar jalur transportasi,” ucap Panji. †

Endang Kusmiyati Borneo Tribune, Sintang AKIBAT lampu merah sering mengalami kemacetan sehingga memaksa sejumlah pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang terjun langsung ke lapangan untuk mengatur lalu lintas supaya berjalan lancar. Kesibukan para petugas Dinas Perhubungan Sintang tersebut tampak pada jalan simpang Polres Sintang. Dimana setiap penjuru simpang terlihat beberapa petugas yang mengatur jalannya arus lalu lintas. Sementara petugas lainnya sibuk memperbaiki mesin pe ngontrol jalannya lampu merah. Macetnya traffic light di beberapa persimpangan jalan tersebut bukan pertama kali terjadi. Namun sudah berkali-kali bahkan sebagian traffic yang berada di persimpangan jalan sudah

lama tidak berfungsi. Seperti yang terjadi dipersimpangan Jalan YC. Oevang Oeray, Desa Baning serta persimpangan jalan Kelam Sintang. Meskipun sudah lama tidak berfungsi, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan dilakukan perbaikan dari pihak yang berwenang. “Sepertinya instansi terkait kemungkinan tidak melihat kalau traffic light saat melintasi persimpangan tersebut,” keluh Dedi, salah seorang warga yang tinggal di sekitar persimpangan Jalan YC. Oevang Oeray, Desa Baning Kota Sintang, Senin (15/3) lalu. Menurut Dedi, di persimpangan Jalan YC. Oevang Oeray tersebut kerap terjadi kecelakaan lalu lintas. Akibat tak berfungsinya lagi lampu yang mengatur arus lalu lintas pengendara yang melewati persimpangan jalan tersebut.

“Kecelakaan di simpang pertanian itu sering terjadi pada malam hari. Salah satu penyebabnya karena traffic tak berfungsi lagi sehingga banyak pengendara sesuka hati melajukan kendaraan mereka,” ucap Dedi. Sementara itu, salah seorang petugas Dinas Perhubungan saat berada di lapangan mengatakan, pihaknya terpaksa turun untuk mengatur arus lalu lintas, karena alasan jam sibuk. “Kebetulan ini jam sibuk sehingga kami khawatir ada kecelakaan lalu lintas di jalur ini. Dan kami harus mengatur lalu lintas sendiri, karena sampai saat ini belum terlihat ada Polantas yang turun,” beber Catur Joko Susanto. Menurutnya, mengatur lalu lintas ini sebenarnya tugas polisi. Tapi sampai sekarang pihaknya belum melihat Polantas turun melakukan hal tersebut,” timpal Catur. †

Rotan Punya Nilai Ekonomis Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh

FOTO: Int

MEMANFAATKAN kekayaan alam bukanlah suatu hal yang dilarang. Dalam arti memakai bukan merusak. Seperti halnya rotan yang terdapat di dalam hutan. Rotan bisa menjadi suatu hal yang berguna dalam kehidupan rumah tangga serta mempunyai nilai ekonomis. Salah satunya bisa dijadikan bahan untuk kerajinan tangan. Mulai dari kursi, meja, hiasan dan lain sebagainya. Seperti yang dilakukan,

Sahrun, salah seorang warga Sayan. Bapak Empat anak ini mengaku sering memakai rotan untuk bahan kerajinan tangan. Salah satu kegunaan rotan tersebut, yakni diolah menjadi bubu untuk mencari ikan di sungai. Selain itu, rotan dapat juga dibuat menjadi bahan dasar pembuatan tikar yang nilai jualnya cukup tinggi. Hal tersebut tergantung dari kualitas pembuatannya saja. “Rotan sering saya pakai untuk dianyam menjadi bubu. Dan bubu tersebut bisa untuk mencari ikan. Kalau rotan yang masih

muda atau bahasa di daerah kita disebut dengan umbut ruak, itu dapat dikonsumsi untuk menjadi sayur. Bahkan khasiatnya bisa untuk mencegah terkena penyakit malaria. Karena rasanya yang pahit,” ujarnya. Menurutnya, rotan yang selalu dipakai untuk membuat bubu tersebut berguna untuk memperoleh ikan. Selain rotan, dirinya juga menggunakan pohon-pohon sisa yang bahannya kuat untuk dibuat lesung. Lesung yang diolah dari pohon-pohon sangat banyak kegunaannya. Selain untuk menumbuk padi, lesung ha-

sil kerajinan tangan dari bahan pohon-pohon sisa tersebut juga bisa dipergunakan untuk menumbuk daun– daun yang ingin dihaluskan. “Dari kekayaan alam tersebut banyak yang dapat kita manfaatkan. Mengolah bahan–bahan alam tersebut bisa kita jadikan suatu bahan kerajinan tangan. Apabila kekayaan alam tersebut tidak digunakan sangat sayang sekali. Namun sayangnya, akibat kerusakan alam, khususnya hutan di daerah kita mulai parah sehingga untuk mencari rotan saja sudah sangat sulit,” keluhnya. †


Sabtu, 20 April 2013

Kapuas Hulu

Borneo T Tribune

28 Caleg Hanura Siap Rebut Kursi

Hanura Daftarkan Balon Legislatifnya Timotius Borneo Tribune, Putussibau

Sejumlah Pengurus DPC Partai Hanura Kapuas Hulu foto bersama di Sekretariat DPC di Kota Putussibau. FOTO Istimewa

PEMILU Legislatif (Pileg) 2014 semakin hangat dibicarakan ditengahtengah masyarakat, masing-masing partai politik sudah melakukan seleski internal untuk mengusung kadernya. Tentu saja, mereka yang dipilih adalah memiliki kapasitas dan kapabilitas. Salah satunya, Partai Hanura Kabupaten Kapuas Hulu sudah menyiapkan diri mendaftarkan Bakal Calon Legislatifnya ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kapuas Hulu, tepat pada pukul 10.00

WIB, Jum’at (19/4). Kedatangan sejumlah caleg Hanura ke sekretariat KPUD Kapuas Hulu dipimpin langsung Ketua DPC Hanura Kabupaten Kapuas Hulu Abang Muhammad Isnandar dan Sekretaris DPC Hanura Emanuel Derry, di sambut langsung oleh Ketua KPUD Kapuas Hulu Mohammad Sainihadi di Sekretariat KPUD Kapuas Hulu. Abang Muhammad Isnan-

dar mengatakan sebelum mendaftarkan diri ke KPUD, pihaknya sudah melakukan seleksi dengan beberapa persyaratan partai. Isnandar mengatakan DPC Hanura Kapuas Hulu sudah menyiapkan 28 kader yang berkualitas diataranya untuk Daerah Pemilihan (Dapil) I sebanyak 6 orang, Dapil II sebanyak 12 orang dan Dapil III sebanyak 10 orang. “Seleksi yang kami lakukan melalui Tim Lima Kabupaten, setelah itu sejumlah nama yang sudah masuk ke Partai Hanura dan memenuhi persyaratan kami usulkan kepada DPD Hanura yang kemudian diberikan rekomendasi, hingga akhirnya hari ini (Jumat, 19/4) kami mendaftarkan diri untuk turut serta dalam Pemilu 2014 mendatang,” kata Isnandar kepada wartawan. Dijelaskannya, DPC Par-

tai Hanura Kapuas Hulu sudah menyiapkan sebanyak 28 orang caleg yang terdiri dari berbagai latar belakang. Caleg dari Hanura ini menurutnya siap bertarung dalam Pemilu Legislatif 2014 di Bumi Uncak Kapuas Hulu. Selaku Ketua DPC Hanura, dirinya menghimbau usai ditetapkan KPUD Kapuas Hulu Bakal Calon Legislatif tersebut, maka seluruh Caleg di Partai Hanura diminta segera turun langsung untuk melakukan pembinaan kepada daerah pemilihannya masingmasing. “Minimal satu Daerah Pemilihan (Dapil) Hanura bisa merebut masing-masing satu kursi, saya yakin 28 Caleg dari Hanura ini memiliki kualitas dan kuantitas dalam memperjuangkan Kapuas Hulu dan Hanura siap membangun Bumi Uncak Kapuas,” jelasnya. †

Ketua DPC Partai Hanura Kapuas Hulu, Abang Muhammad Isnandar menyerahkan berkas pendaftaran Balon Legislatif Pemilu 2014 yang diterima Jajaran KPUD Kapuas Hulu. FOTO Istimewa

Ade: Pemkab diminta Fasilitasi Pendirian Pabrik Karet Timotius Borneo Tribune, Putussibau POTENSI perkebunan karet di Bumi Uncak Kapuas hingga saat ini masih menjanjikan, hanya saja kendala yang dihadapi saat ini Kapuas Hulu belum memiliki pabrik karet, sehingga petani karet merasa dipermainkan terkait harga karet dipasaran. Selain itu selama ini perkebunan karet di Kapuas Hulu hanya dikelola oleh masyarakat itu sendiri, belum ada investor yang mengembangkan potensi tersebut. “Karet ini sangatlah menjanjikan, melihat kondisi

Ade Muhammad Zulkifli Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Hulu Foto Timotius/Borneo Tribune

ditengah-tengah masyarakat, dimana sebagian masyarakat mengantungkan

hidupnya dengan kebun karet, sudah selayaknyalah Kapuas Hulu memiliki pabrik karet, sebab itu sudah menjadi kebutuhan, sayangnya sampai saat ini pula pabrik karet belum ada berdiri,” kata Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Ade Muhammad Zulkifli, belum lama ini. Untuk itu, Zulkifli mendorong agar ada investor ataupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk dapat mengembangkan potensi perkebunan karet di Kapuas Hulu, sebab menurutnya jika mengandalkan Pemerintah dan kebun rakyat selama ini, maka perkebunan karet tidak akan bisa berkembang. Apalagi saat ini harga karet dipasaran meng-

alami naik-turun, dengan biaya operasional yang cukup besar para penampung karet terpaksa menjual karet ke Kota Pontianak. Kata Zulkifli, untuk pengembangan perkebunan di Kapuas Hulu, Pemkab Kapuas Hulu masih perlu banyak belajar. “ Pengembangan perkebunan itu memang memakan waktu yang panjang, namun haruslah diawali dengan keseriusan. Saya berharap Pemkab Kapuas Hulu bisa memikirkan pendirian Pabrik karet di Kapuas Hulu, ini merupakan kebutuhan masyarakat, apakah itu melalui BUMD maupun investor yang mau menanamkan investasinya dibidang perkebunan karet,” pintanya. †

10

Pendaftaran Balon Legislatif

Baru Dua Parpol Daftarkan Balonnya

Gallery

Kerawing Menerima pesanan & menjual : hasil tenunan daerah/ kerajinan, berupa pakaian adat, anyaman dan lukisan Putusibau SISKA Hp. 081257159998

PT. BUMI BORNEO CEMERLANG

Distributor Aspal Shell (Drum) Pen 60/70, Berat Bersih : 154 Kg

Telp. 0561-577868 Jl. Gaj ahma da N o. 3 P ont ianak Gajahma ahmada No Po ntianak Email: aria_tur@yahoo.com Penerbangan Pontianak - Jakarta BATAVIA : 5x penerbangan dalam sehari ( z07.05 z07.55 z11.10 z14.35 z16.00 ) SRIWIJAYA : 4x penerbangan dalam sehari ( z07.00 z07.55 z11.55 z15.50 ) LION AIR : 3x penerbangan dalam sehari ( z07.30 z11.35 z15.30 )

GARUDA : 3x penerbangan dalam sehari ( z08.00 z12.55 z17.35 ) Penerbangan PTK - JOGJA & PTK - SURABAYA BATAVIA : 1x penerbangan dlm sehari (pukul : 14.45)

PALAPA TAXI

PONTIANAK - SINGKAWANG (PP) PONTIANAK SINGKAWANG

Jl. Arteri Supadio Ruko No. 1-2

Jl. Niaga No. 25

0561-717 8888 0562-333 9999 0821 4876 8888 0821 4876 9999 ARMADA INNOVA & YARIS ARMADA INNOVA & YARIS JAM JAM BERANGKAT :

BERANGKAT:

05-07-08-09-10-11-13-14-15-16-17-19.00 WIB 05.00 - 08.00 - 11.00 - 14.00 - 17.00 - 19.00

Suasana di Sekretariat KPUD Kapuas Hulu selama pembukaan pendaftaran Balon Legislatif untuk Pemilu 2014. FOTO: Timotius/Borneo Tribune Timotius Borneo Tribune, Putussibau SEJAK dibukanya pendaftaran Bakal Calon Legislatif untuk Pemilu 2014 dari tanggal 9 sampai 19 April ini, KPUD Kabupaten Kapuas Hulu, baru menerima berkas dari dua Partai Politik (Parpol), yiatu dari Partai Hanura dan Parti Keadilan Sejahtera (PKS). Ketua KPUD Kabupaten Kapuas Hulu, Muhammad Sainihadi mengatakan bahwa pihaknya tidak akan melakukan perpanjangan masa pendaftaran, sebab sudah menjadi ketentuan pendaftaran Balon Legislatif untuk Pemilu

2014 sudah ditetapkan mulai tanggal 9 s/d 22 April 2013. “Ini sudah ketentuan, kami tidak akan melakukan perpanjangan, apabila lewat tanggal 22 April 2013 ada Parpol yang belum mendaftarkan diri maka kami tidak akan terima berkas pendaftaran, dan kami anggap tidak bisa mencalonkan diri pada Pemilu 2014 mendatang,” jelasnya, Jum’at (19/ 4). Untuk itu, dirinya meminta, bagi Parpol yang ingin mengikuti Pemilu Legislatif 2014 segera mendaftarkan diri sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jangan sampai kesempatan yang sudah diberikan dalam wak-

tu pendaftaran ini tidak dimanfaatkan oleh Parpol. Kata pria yang mencalonkan diri menjadi anggota KPU Provinsi ini, selama masa pendaftaran Balon Legislatif tersebut pihaknya melayani mulai dari pukul 08.00 s/d pukul 16.00 WIB. Sehingga diminta para Parpol dipersilakan memilih waktu yang tepat, namun jangan sampai lewat dari jadwal pendaftran dan waktu yang sudah ditentukan. “Parpol apapun kita tidak berikan toleransi, lewat tanggal 22 April 2013 pukul 16.00 WIB, masa pendaftaran akan ditutup dan akan dilanjutkan terhadap tahapan persiapan Pemilu berikutnya,” tutur Sainihadi. †

IKLAN BARIS Dijual Bangunan Dijual cepat eks. kantor, sertifikat, 2 lt, Jl. Nurali No. 2, Hub. 081384151188 tnp perantara.

Langganan Koran Ingin berlangganan Harian Borneo Tribune di daerah, hubungi: Biro Kubu Raya: Aldi (08971600688) Biro Mempawah: Johan Wahyudi (085654587038). Biro Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran) (085245527602). Biro Bengkayang: (085245247955).

Mujidi

Biro Landak: Yohanes Ngalai / Pemasaran (085822062880). Biro Sanggau: (085245904505).

Ratnasari

Biro Melawi: Eko Susilo (081256452946) Biro Sekadau: Bagus Kosminto (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757) Biro Kapuas Hulu: (085654585775)

Herdi

Biro Ketapang: (08971600688)

Aldi

Biro Kayong Utara: Abdul Khoir (081345154592)

Ser vice Mobil SUTOYO MOTOR. Service, Tune Up, Las/Cat Mobil. Jl. Letjen Sutoyo No. 11 Telp. 743690 Ptk

Taxi CV. TEGAR PRATAMA TRANSPORT Melayani Antar Jemput Penumpang Jl. Kalimantan No. 24B 0562-640029/641366 SINGKAWANG Jl. Imam Bonjol Gg. Tnjng Sari No. 36 0561-747211/749025 PONTIANAK INNOVASI TAXI. Melayani Antar Jemput. Jl. Tua Pekong No.24 Singkawang, (0562)3309800, Jl. A. Yani (RM. Bertagis) Pontianak Telp. (0561) 7015100, (0561) 7157000

Kost Gallery Kost. Menerima Pria & Wanita Fasilitas Air & Listrik dan lain-lain. Jl. Diponegoro No. 9 Telp. 0562-3320424 SKW

Iklan Baris:

1 baris / hari Rp. 6.000,-


Teras Borneo Tribune

Sabtu, 20 April 2013

11

Kesadaran Menanam Pohon Jadi Kekuatan menyingkapi pembanguan kehutanan Indonesia. Saya menilai sangatlah tepat karena ditangan saudara-saudara yang menjadi mahasiswa kehutannan terletak tanggungjawab kelangsungan pembangunan kehutanan dan kelestarian hutan dimasa yang akan datang,”demikian penegasan dukungan Menteri Kehutanan RI kepada kader Sylva Indonesia Provinsi Kalbar. Peran serta kader Sylva Indonesia yang notabenya para mahasiswa fakultas Kehutanan ini memang dianggap penting sekali. Se-

bab, hutan Indonesia sangatlah berpengaruh terhadap kualitas kehidupan global, khususnya yang terkait dengan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim (Climate Changes). Sejalan dengan amant UUD 1945 maka sudah sepatutnta sumber daya hutan diurus, dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Sementara potensi dan daya dukung hutan terus menurun sementara peningkatan kesejahteraan masyarakat didalam dan disekitar hutan kemajuannya belum

terlihat secera signifikan. Fakta memperlihatkan pada tahun 2012 sebanyak 18,46 juta Jiwa (63,43%) dari 25,13 juta penduduk miskin tinggal dan hidup dipedesaan didalam dan disekitar kawasan hutan ini hasil perhitungan BAdan Pusat Statistik (BPS) 2012. Sejalan dengan itu hampir 27 persen dari jumlah Desa di Indonesia berada dan berbatasan langsung dengan kawasan hutan serta merupakan kantong-kantong kemiskinan. Paradoks ini disebebkan anatara lain karena masyarakat belum mendapatkan

akseske sumber daya hutan untuk dijadikan poenopang kesejahteraan masyarakat. Dalam kaitan ini, pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan kehutanan merupakan jawaban kunci dalam mengoptimalkan akses pengelolaan sumber daya huta demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam pengelolaan hutan berbasis aktifitas usaha masyarakat perlu ditumbuhkan pola pikir kewirausahaan (entrepreneur) lingkunan artinya harus berorintasi bisnis dengan mengunakan sumber daya hutan secara bijak dan

sebuah daerah bisa maju dan semakin berkembang. Maklum saja ungkapnya, pengusaha di Indonesia jauh lebih sedikit dibandingkan dengan Singapura dan Jepang. Bila dilihat atau diperbandingkan dengan jumlah penduduk. “Rasio pengusaha di Indonesia saja baru sekitar 4 persen dari total jumlah penduduk kita. Bandingkan dengan Jepang yang mencapai 10 persen,” tegasnya. Menurutnya, jiwa entrepreneurship inilah yang harusnya terus dikobarkan kepada para pemuda Indonesia, termasuk yang berada di Kabupaten Melawi. Karena potensi sumber daya alam di Melawi masih sangat kaya untuk dikembangkan. Apalagi berwirausaha jelas akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyara-

mereka mengungkapkan diri cukup mengganggu. Selain itu, dengan kehadiran para orang miskin, kehadiran orang-orang terpandang, orang-orang kaya, orang-orang penting bukan lagi kehadiran di antara sesama orang yang sederajad. Orang-orang terpandang hadir dalam suatu pesta ingin melihat orang lain dan juga berharap dilihat oleh orang lain. Sebaliknya, orang-orang miskin, cacat, lumpuh atau buta tidak masuk kategori itu. Tak seorang pun menginginkan mereka. Tak seorangpun ingin melihat mereka. Mengapa orang miskin, cacat, lumpuh atau buta sedemikian mengganggu? Mengapa mereka tidak diinginkan? Jawabnya sederhana. Karena mereka menimbulkan pertanyaan! Dewasa ini, segala sesuatu dipertanyakan orang, tetapi orang miskin, cacat, lumpuh atau buta menghasilkan banyak pertanyaan. Di mata orang kaya, orang terpandang atau orang berkuasa, orang miskin dengan

alumni Teknik Planologi, ITB Bandung ini. Laki-laki kelahiran 44 tahun silam ini melanjutkan, poin ke empat dari 7 kebiasaan efektif selalu berpikir menang dan menang. Wujudnya selalu berpikir positif atas apa yang dilakukan. Kemudian berusaha untuk mengerti lebih dahulu baru dimengerti. Terakhir, wujudkan kesinergisan dengan pihak lain. “Poin ke 4, 5 dan 6 akan menghasilkan kemenangan secara bersama dengan pihak lainnya. Atau disebut juga dengan kemenangan publik,” ulas Ketua Advokasi dan Hubungan Masyarakat pada kepengurusan Komisariat Daerah Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Kalbar ini. (Eko Susilo/Borneo Tribune)

Kota Pontianak,” tegas John Pasulu. John Pasulu juga mengatakan, disaat kliennya saat ini sedang terbaring di RS. Kharitas Jalan Siam Kecamatan Pontianak Selatan, Pemerintah Kota malah melakukan pembokaran ruko milik kliennya tersebut, serta Ia juga menyesalkan Wali Kota yang juga tidak menjenguk kliennya yang sedang sakit saat ini. “ Pak Sutarmidji itu kan orang hukum, namun sayangnya beliau tidak mengerti hukum, bahkan melawan terhadap hukum. Dan saya mengatakan demikian karena Pak Sutarmidji ini telah membongkar ruko milik klien saya atas dasar memaksakan kehendaknya bukan berdasarkan hukum,” ungkap Penasehat Hukum Alex. Dijelaskan oleh Penasehat Huku Alex, bahwa memang benar ada gugatan di Pengadilan Negeri, namun posisi

segala keberadaannya mengungkapkan banyak hal tentang diri kita yang tidak harus dipertanyakan. Ke-’kikuk’-an mereka mencerminkan kelemahan kita. Keterasingan mereka membuka perasaan tak aman yang kita miliki. Keberadaannya yang selalu ‘mengembara’ membuat keadaan kita yang tak punya rumah menjadi jelas terlihat. Dalam hati kita yang terdalam, sesungguhnya kita sadar bahwa kita tidak berbeda dengan orang miskin, cacat, lumpuh atau buta itu. Mereka itu sesungguhnya mencerminkan kemiskinan kita, kecacatan kita perasaan kita. Memang kita tidak miskin harta, tetapi kita miskin kesediaan menerima orang lain seperti apa adanya. Sebaliknya, dengan kekayaan kita, dengan kekuasaan kita, dengan pengaruh kita, kita ingin orangorang msikin dan cacat itu mengikuti kehendak kita. Mereka mencerminkan kelumpuhan dan kebutaan hati kita. Hati kita lumpuh dalam menjakau kebaikan. Mata kita buta terhadap

keutamaan hidup. Kelumphan dan kebutaan hati kita membuat kita tidak dapat pergi ke manamana sesuai dengan yang kita inginkan. Orang tua dulu berkata, “kenalilah keadaanmu yang papa, terimalah kelumpuhanmu, akuilah bahwa engkau buta terhadap yang ilahi”. Kita tidak perlu menyembunyikan kemiskinan hati kita, kecacatan kita. Anakku, mungkin kita dapat belajar dari sikap tokoh ksatria Hanoman’ dalam epos baik Ramayana maupun Mahabarata. Dengan mengakui kecacatannya, berwajah kera, Hanoman tiada henti mencari kesempurnaan hidup. Walaupun tidak berhasil. Kita dengan kekuatan kita sendiri tidak akan masuk ke dalam tingkat hidup yang sempurna. Bapak akhiri surat ini dengan doa agar kau dan keluargamu dengan lapang dada mengakui kekuranganmu, kecacatanmu, kelumpuhan dan kebutaan hatimu dalam berinteraksi dengan teman kolega atau anak didik. Semoga!

Delapan Orang Tewas Bunuh Diri

Gadis di Bawah Umur Diperkosa Anak Polisi hari Selasa (16/4), sehingga keduanya pun bertukaran nomor telepon genggam. Tepat pada hari Rabu (17/4) sekitar pukul 08.00 Wib, Adit dan temannya bernama Tomi mengajak YY ketemuan, yang tak jauh dari rumah YY. YY yang merasa hanya hubungan teman dengan Adit pun mengiyakan ajakan tersebut, dan saat menemui Adit, YY menggunakan sepeda motor sendiri. setelah bertemu, Adit langsung meminta YY untuk berboncengan dengannya, yakni menggunakan sepeda motor Adit, sedangkan sepeda motor YY, dikendarai oleh teman Adit, yakni bernama Tomi. YY pun diajak jalan - jalan dengan Adit, di mana Adit mengalaskan kepada YY, hendak pergi kerumah temannya. Namun tepat di Jalan Parit Lintang Desa Punggur Besar, Adit yang membonceng YY ini pun berhenti dipinggir Jalan, dengan menoleh kiri dan kanan, dan ketika melihat Jalan merasa sepi dan memastikan tidak ada seorang pun yang melintasi jalan tersebut, Adit langsung melakukan pemaksaan terhadap YY. Adit menarik tangan YY dengan kuat, kemudian menjambak rambut YY, di mana saat itu Adit hendak melakukan pemerkosaan. YY pun meminta tolong kepada warga, namun karena jalan yang memang sepi dan tak ada pengendara yang melintasi Jalan tersebut, YY pun tidak dapat diselamatkan warga. “ Saya minta sudah minta tolong dengan cara berteriak, tapi jalannya memang sepi tidak ada orang, malah Adit yang mengancam saya untuk diam, karena kalau

saya melawan maka sepeda motor milik saya yang dipakai Tomi temannya itu, akan diambil, makanya saya diam dan tak melawan,” ungkap YY saat dijumpai di Polresta Pontianak yang didampingi orang tua dan keluarganya. Menurut YY, dirinya sempat menangis dan hendak melarikan diri dari Adit, namun karena yang tidak kuat melawan kekuatan Adit saat memegang tangganya, akhirnya dirinya pun tidak bisa kabur. “ Saya itu diperkosa Adit dan temannya bernama Tomi, pertama Adit yang memperkosa saya, kemudian Tomi temannya. Saya diperkosa itu dipinggir Jalan Parit Lintang, saat diperkosa saya hanya bisa menangis dan tidak bisa melawan, karena rambut saya dijambak dan tangan saya dipegang, bahkan saya diancam jika tidak mau diam,” jelas YY. Dikatakan YY, bahwa Adit yang memperkosanya tersebut merupakan anak dari anggota polisi. Dirinya juga mengakui bahwa akibat dari pemerkosaan yang dilakukan Adit terhadapnya, Ia merasa mengalami trauma berat. “ Adit mengaku kepada saya bahwa Ia itu tinggal di Kota Pontianak, daerah Kota Baru, dan setahu saya dia itu anak polisi, Karena ada orang yang bilang dia itu anak polisi. Sedangkan temannya Adit yang juga memperkosa saya bernama Tomi itu tinggal di Punggur,” ungkapnya lagi. Sementara itu Saleh (41) selaku orang tua korban, merasa tidak terima atas pemerkosaan yang dialami anaknya tersebut, lantaran nama keluarganya merasa

Wali Kota itu sebagai tergugat, bukan yang menggugat. Selain Pengadilan Negeri juga tidak ada mengeluarkan surat untuk mengeksekusi ruko milik Alex. Tetapi pembongkaran ruko milik Alex itu, karena Wali Kota yang memaksakan kehendak. “Gugatan Pengadilan Negeri itu, posisi Wali Kota sebagai tergugat, di mana di dalam hukum itu, jika posisi tergugat itu tidak bisa mengeksekusi. Lagi pula Pengadilan juga tidak pernah mengeluarkan surat atau keputusan untuk mengeksekusi, kan ini aneh, hukum yang mana di pakai Wali Kota Pontianak ini. Ditambahkan oleh John, sedangkan PTUN sudah jelas mengeluarkan surat keputusan kepada Pemkot untuk memperpanjang Hak Guna Bangunan (HGB), namun ini dilanggar Wali Kota

kat. “Jangan sampai ingin sekolah hanya cita-cita untuk menjadi PNS, menjadi karyawan. Tapi juga harus memiliki jiwa entrepreneurship. Siap untuk berwirausaha,” lugasnya. Kata Jeno, satu lagi yang harus dimiliki oleh para pemuda. Yaitu bagaimana mewujudkan tujuan kebiasaan manusia yang efektif. Yakni menjadi manusia yang proaktif. Memulai sesuatu kegiatan atau pekerjaan dengan menunjuk pada tujuan akhir. Kemudian mendahulukan hal-hal yang dianggap utama. “Tiga hal tersebut akan membuat orang yang menjalankannya mendapat kemenangan pribadi. Atau ketiga tersebut untuk kesuksesan pribadi. Hingga akan terwujud kemandirian,” ujar

Orang miskin tidak diundang dang, bapak iseng mencari tahu siapa dari keluarga kita yang diundang. Ternyata, semua yang hidupnya paspasan, kalau tidak boleh disebut miskin, tidak tercantum dalam daftar undangan. Kalau tahun 2004 Eko Prasetyo membuat buku dengan judul “Orang miskin dilarang sakit” dan “Orang miskin dilarang sekolah” saat ini ada judul lain “Orang miskin tidak diundang”. Orang miskin, orang kecil tidak diundang. Bukan hanya untuk pesta orang miskin tidak diundang. Dalam acara doa bersama pun orang miskin juga tidak diharapkan hadir. kalaupun hadir karena diundang, tepatnya tentu tidak di depan. Mengapa? Mengapa orang-orang miskin, cacat, lumpuh atau buta tiak diundang pesta menurut tradisi? Karena, mereka adalah orang-orang yang ‘mengganggu’. Kehadiran mereka sungguh mengganggu. Cara mereka berbicara cukup mengganggu, cara mereka makan cukup mengganggu. Pendek kata cara

seperti tidak menerbitka izin baru pada hutan alam primer dan gambut, penanaman pohon 1 Milyar setiap tahun dan melakukan reformasi kebijakan pemanfaatan sumber daya hutan yang lebih berpihak kepada masyarakat yang berada di dalamnya dan sekitar hutan, dengan hasil hingga saat ini berhasil menurunkan deforestasi dari 3n5 juta Ha pertahun menjadi 450 ribu Ha per tahunnya. Sejalan dengan itu, dalam rangka pengelolaan kawasan hutan yang terdegradasi di-

berikan akses secara legel kepada masyarakat luas dalam bentuk Hutan Tanaman Rakyak (HTR), Hutan Kemasyarakatan (HKm) dan Hutan Desa (HD). Dengan maksud untuk mendorong tumbuhnya budaya kewirausahaan berbasis masyarakat dalam pembangunan hutan rakyat ataupun hutan negara. “Saat ini budaya kewirausahaan tersebut makin berkembang dengan tumbuh suburnya kesadaran masyarakat dalam menanam pohon berbasis kearifan lokal. (Slamet Ardiansyah)

Alex Gugat Wali Kota

Pemuda dan Entrepreneurship Alasan inilah mengapa pemuda perlu digerakkan agar mau menjadi seorang entrepreneur atau pengusaha. Pemuda di sebuah daerah mesti banyak yang terjun ke entrepreneurship atau kewirausahaan supaya bisa menjelma menjadi daerah yang maju. “Pemuda mesti mengikuti kebiasaan-kebiasaan yang efektif dan mau terjun ke entrepreneurship,” kata pemateri pelatihan kepemimpinan dasar, G. Michael Jeno, yang digelar oleh pemuda Katolik, di Aula Pertemuan Emaus, beberapa waktu lalu. Di depan sejumlah pelajar SMA, Jeno berkesempatan memberikan ilmu entrepreneurship pada peserta pelatihan. Lantaran dia beranggapan bahwa diperlukan banyak entrepreneur supaya

berkelanjutan. Pada tahun 1996-2004 hutan Indonesua mengalamo degradasi dan defirestasi yang cukup tinggi.ÿ Yaitu antara 1-3,5 Ha per tahun, dengan dampak yang ditimbulkan yaitu adanya penurunan produktifitas hutan, fungsi sosial dan fungsi ekolagis hutan, sektor pertanian. Dan meningkatnya potensi bencana seperti banjir , tanah longsor, kekeringan dan bencana yang datang lainnya. Untuk mengurangi laju deforestasi, Kementerian Kehutanan telah melaksanakan berbagai kebijakan

tercoreng, selain itu masa depan anaknya juga sudah rusak. Sehingga Ia pun meminta kepada pihak kepolisian untuk memproses hukum kedua pelaku pemerkosaan terhadap anaknya. “ Saya merasa malu dan masa depan anak saya juga sudah hancur, jadi saya benar - benar tidak terima atas apa yang dilakukan kedua pelaku tersebut kepada anak saya,” tegas Saleh. Lanjut Saleh, salah seorang pelaku pemerkosaan terhadap anaknya, yakni bernama Adit, merupakan anak dari seorang anggota polisi. Walaupun Adit merupakan anak polisi, dirinya berharap pihak Polresta Pontianak untuk tetap memproses hukum Adit dan temannya bernama Tomi. “ Saya percayakan semuanya kepada pihak kepolisian, jadi saya minta kedua pelaku diproses hukum dengan hukuman seberat - beratnya, termasuk anak polisi yang telah memperkosa anak saya,” harap Orang Tua YY. Sedangkan kedua yang diduga memperkosa YY, termasuk anak oknum polisi, sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan, namun sudah diamankan oleh Polresta Pontianak. Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Puji Prayitno melalui Kanit PPA Polresta Pontianak, saat dikonfirmasi terkait pemerkosaan yang dilakukan anak oknum anggota polisi terhadap YY, dirinya membenarkan tentang pemerkosaan tersebut, dan dari dua pelaku memang benar salah satunya anak oknum anggota polisi. “Kasus ini masih dalam tahap pemeriksan, baik dari itu keterangan korban, sak-

si serta kedua pelaku yang sudah kita amankan saat ini, dan ketika semua bukti sudah kuat untuk menjerat kedua pelaku, maka akan segera kita lakukan penahanan terhadap keduanya,” ungkap Kanit PPA. Dikatakan Kanit PPA, pemerkosaan yang dilakukan terhadap YY oleh, Adit yang merupakan anak oknum anggota polisi dan temannya Tomi, yakni terjadi pada hari Rabu (17/4) sekitar pukul 21.00 Wib, tepatnnya di pinggiran Jalan Parit Lintang Desa Punggur Besar. Dan untuk kedua orang yang diduga sebagai pelaku belum kita tetapkan tersangka. “ Menurut pengakuan Adit kepada kami, bahwa yang melakukan pertama kali adalah dirinya, sedangkan pengakuan Tomi hanya memegang - megang saja, sementara menurut korban adalah kedua - duanya yang memperkosa,” jelas Kanit PPA Polresta Pontianak. Kanit PPA menegaskan, bahwa korban pemerkosaan merupakan anak yang masih di bawa umur, namun putus sekolah, di mana usia korban saat ini masih berusia 15 tahun. Jika memang telah terbukti melakukan pemerkosaan maka keduanya akan dijerat dengan undang - undang perlindungan anak dengan ancaman diatas lima tahun, lantaran kedua pelaku sudah dewasa. “ Adit dan Tomi ini sudah bersuai dewasa sedangkan korban masih di bawah umur, dan jika memang terbukti kami akan menjerat keduanya dengan undang undang perlindungan anak dengan ancaman penjara diatas lima tahun,” tegas Kasat Reskrim melalui Kanit PPA.

“Ada enam kasus yang tercatat di tahun 2012 untuk kasus bunuh diri, sedangkan untuk di tahun 2013 ada 2 kasus, dan yang menghebohkan warga Pontianak adalah aksi bunuh diri Cung Meng, karena aksi bunuh diri Cung Meng, bukan hanya membakar Kantor Percetakan, tapi juga ikut menewaskan seorang Karyawati,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Jumat (19/4). Lanjut Kasat, aksi yang dilakukan Cung Meng, baru - baru ini juga nyaris diikut oleh Alexander alias Kiang selaku pemilik Ruko Pasar Flamboyan, namun aksi bunuh diri dengan cara membakar diri, berhasil diselamatkan, sehingga tidak jadi bunuh diri. Di mana Alexander mau bunuh diri, lantaran karena putus asa juga. “ Kasus - kasus bunuh diri, berbagai modus yang dilakukan oleh para korban dan

penyebabnya juga bermacam - macam, namun dominannya ke permasalahan yang dihadapi dalam hidup, serta kekecewaan penuh, namun tidak dapat melawa sehingga putus asa, dan mengambil jalan pintas untuk menyelesaikan permasalahan,” jelas Kompol Puji. Kompol Puji pun mengimbau kepada masyarakat yang ada di wilayah hukum Polresta Pontianak, yakni Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya (KKR), jika memiliki permasalahan dalam hidup ini, untuk diselesaikan dengan cara baik baik, yakni dengan cara kekeluargaan atau musyawarah. “ Jika ada permasalahan yang rumit yang kita rasakan, kita jangan berfikir dengan cara mengambil jalan pintas atau bunuh diri maka permasalahan akan selesai. Kita tidak boleh berbuat demikian, karena masalah itu harus dihadapi dan kita se-

Pontianak, sementara itu Wali Kota Pontianak mengeksekusi memakai kehendak sendiri, atau bisa disebut dengan memaksakan kehendak. “Saya selalu bilang, jika memang Wali Kota tidak mengerti hukum, Wali Kota itu harus bertanya dengan orang yang ngerti hukum, yakni para Praktisi, sehingga Wali Kota tahu tentang hukum dan tidak melanggar hukum,” pungkas John Pasulu. Sementara itu untuk empat tuntutan kliennya kepada Wali Kota, John menjelaskan, bahwa empat tuntutan yang dilontarkan kliennya kepada Wali Kota Pontianak melalui media massa, namun satu tuntutan pun tidak pernah dikabulkan Wali Kota, dan saat terbaring di RS Haritas, sampai saat ini Wali Kota Pontianak belum menjenguk kliennya tersebut.

lesaikan, karena dengan bunuh diri belum tentu semua permasalahan akan terselesaikan, lagi pula mengambil jalan pintas seperti itu, tidak dibenarkan,” imbau Kompol Puji Prayitno. Sementara itu Alexander alias Kiang, belum lama ini ditemui, dirinya mengatakan, dirinya mau bunuh diri dengan cara membakar diri tersebut, lantaran dirinya sudah putus asa, lantaran tidak ada keadilan yang berlandasan dengan hukum di Negara ini. Karena dirinya yang menang di PTUN dari Pemerintah Kota, tetapi rukonya masih tetap mau dibongkar oleh Pemerintah, maka dari itu Ia mau bunuh diri. “ Saya mau bunuh diri, karena saya sudah putus asa, keadilan di negara ini seperti tidak ada, maka dari itu saya nekat mau membakar diri saya dengan Bensin,” ungkap Alexander belum lama ini.

USAID dan PAS Gandeng Untan Kelola Sawit memiliki komitmen yang sama dalam mengembangkan paradigmaa kesejahteraan manusia dan keberlanjutan planet yang merupakan komponen kunci dari praktik pengelolaan terbaik termasuk strategi pembangunan rendah emisi. Kerjasama tersebut lebih fokus terhadap perkebunan kelapa sawit yang berada di Kayong Utara, khususnya yang dikelola PT Cipta Usaha Sejati dan PT Jalin Vaneo yang sejauh ini begitu intens melakukan gerakan sadar lingkungan dengan tidak menganggap hutan tak penting untuk sebuah perkebunan. Reed Merrill dari USAID ISACS mengatakan peningkatan ekonomi dari sawit dengan mengadopsi praktik pengelolaan terbaik serta strategi pembangunan rendah emisi sangat baik dan tepat dilakukan. Seperti pemanfaatan biomassa yang tidak terpakai untuk produksi listrik masyarakat

lokal, meningkatkan tanggung jawab industry terhadap isu-isu lingkungan, serta memberikan peluangan pemasaran lebih baik. Sedangkan Country Program Director FFI Darmawan Liswanto menyebutkan kerjasama FFI dengan pihak PT PAS karena memiliki kesamaan missi yakni pengelolaan area konservasi yang akan memberi dampak poositif yang besar. “Kerjasama seperti ini semestinya dan sudah seharusnya menjadi contoh kesinergisan antara sector swasta dengan lembaga non profit, serta pendanaan internasional,” ujarnya kemarin. Sedangkan Directur Pasifik Agro Sentosa Hasjim Oemar menjelaskan, kerjasama dalam jangka panjang yang telah dilakukan dengan Universitas Tanjungpura diharapkan dapat meningkatkan kapasitas industry kelapa sawit dan daya saing dan reputasi dalam upaya tetap

memperhatikan pengelolaan lingkungan yang baik.ÿ “Kolaborasi dengan skctor swasta dan pihak lain adalah kebiasaan kami (PT PAS), khususnya dalam memberikan perhatian terhadap lingkungan,” kata Hasjim. Mengenai kepercayaan PT PAS dan USAID dengan menggandeng Untan dalam hal kerjasama tersebut. Rector Untan Thamrin Usman mengatakan sebuah momentum yang baik dan hubungan yang tepat. Selain Untan memiliki stace holder yang luas dari luar, adanya kerjasama tersebut membuka ruang dalam penerapan keterampilan. Baik dari sisi ilmiah, SDM, serta sumber lainnya. Dikatakan Thamrin, dalam kerjasama ini Untan akan segera merapatkan barisan dengan seluruh dekan fakultas yang kemudian akan dilanjutkan dengan kerja lapangan bersama PT PAS.

Ade Babak Belur Dihajar Massa pintu rumah miliknya Emanovita. Tapi sayang aksi jahat itu, keburuan tertangkap basah oleh pemilik rumah. Setelah ditanya pemikil rumah, pelaku langsung kabur dan pemilik rumah langsung berteriakan ada maling. Sehingga warga setempat yang mengetahui langsung mengejar dan memukul pelaku sampai babak balur. Setelah itu barulah warga setempat menyerahkan pelaku ke Polsek Pontianak Timur. Pemilik rumah Emanovita mengatakan, dirinya tahu rumahnya mau dibongkar maling, setelah balik dari tokoh yang tidak jauh dari rumahnya. “Saya lihat ada orang yang sedang berusaha mau bongkar pintu rumah.

Lalu ditanya mau apa kamu, eh malam pelaku kabur. Tidak banyak cerita saya langsung berteriak ada maling. Setelah itu wagra langsung mengejar dan memukul pelaku,” jelasnya. Sedangkan pelaku, Ade, mengakui kalau dirinya memang mau mencuri dirumah tersebut. Karena melihat rumah itu dalam keadaan kosong. “Saya mau mencuri, hanya saja cepat diketahui pemilik rumah. Sehingga saya dihajar warga,” katanya. Ia menuturkan, dirinya sudah belasan tahun sebagai penjual poster keliling di Kota Pontianak ini. “Baru pertama kali ini, saya melakukan aksi jahat seperti ini,” ungkap pria yang sedang mengunakan baju kaos hitam tersebut.

Sementara Kapolsek Pontianak Timur Kompol A Racmad membenarkan, kalau ada seorang pelaku, Ade, yang mau mencoba mencuri di sebuah rumah Jalan Tanjung Raya 2, miliknya Emanovita. “Dia belum mencuri, hanya saja cepat dipergok oleh pemilik rumah. Setelah mau di tanya, pelaku langsung kabur. Sehingga warga mengejar dan menghajar pelaku sampai babak belur,” katanya. Dalam kasus ini pihak kepolisian masih melakukan penyilidikan apakah, pelaku tunggal atau kelompok. “Pelaku terkena dalam pasal 53 ayat 2 tentang pencobaan pencurian, dengan ancaman kurungan selama 3 tahun ke atas,” ungkap Kapolsek.


CMYK

Seremonial www.borneotribune.com

Borneo Tribune

Workshop Pemantapan Aplikasi Simgaji Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

Upaya memberikan acuan dan panduan bagi para pengguna di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Kamis (19/4), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Darah (BPKAD) Setda Kalbar bekerjasama dengan Taspen (Persero) Cabang Pontianak menggelar acara Workshop Pemantapan Aplikasi Simgaji dan Sosialisasi Pelayanan Pro Aktif dari BKD dan DPPKD/BPKAD/Bagian Keuangan se-Kalbar di Hotel Kapuas Palace. Menurut Sekda Kalbar M Zeet Hamdy Assovie Pemprov Kalbar menyambut baik dan memberikan dukungan kepada PT Taspen dalam meningkatkan Layanan kepada PNS sebagai aparatur negara. ”Dengan layanan pro aktif ini, PNS di lingkungan Provinsi maupun Kabupaten/Kota tak perlu lagi datang ke Taspen untuk mengurus haknya. Semua urusan PNS yang menyangkut PNS dapat diurus dan diselesaikan melalui BKD, sedangkan haknya dapat diterima melalui Bank pemerintah, dan

swasta yang bekerjasama dengan Taspen dan dapat juga diterima di Kantor Pos di seluruh Wilayah Kalbar,” kata M Zeet Hamdy Assovie, dalam pengarahannya. Dikatakannya, terobosan layanan ini tentunya sangat membantu PNS dan juga sejalan dengan reformasi birokrasi yang dilakukan selama ini. ”Saya minta, kita tidak berhenti berinovasi, teruslah lakukan perubahan dan transformasi, sehingga maenghasilkan kinerja dan layaanan yang semakin baik dari waktu ke waktu,” pinta Sekda. Peningkatan mutu layanan dalam bidang apapun, termasuk dalam kaitan layanan pro aktif ini. Dulu mengurus pensiun itu cukup susah, dan dengan terbitnya PP No 8/1989 urusan pensiun PNS menjadi cukup mudah, bahkan SK Pensiun secara umum telah diperoleh sebelum PNS memasuki masa pensiun. ”Sebagian besar APBN kita peruntukkan untuk membiayai pegawai, dan apabila ini terus berlanjut, akan semakin memberatkan APBN kita,” jelasnya. Saat ini, masih menurut Sekda tentu harus mem-

12

Sabtu, 20 April 2013

Menuju Sistem Data Base PNS Tunggal

ARAHAN Sekda Kalbar M Zeet Hamdy Assovie saat memberikan arahan kepada peserta Workshop Pemantapan Aplikasi Simgaji dan Sosialisasi Pelayanan Pro Aktif dari BKD dan DPPKD/BPKAD/Bagian Keuangan se Kalbar. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune. bentuk suatu database tunggal PNS, sehingga bisa dimanfaatkan oleh seluruh instansi pengguna data, sehingga cost yang ditanggung oleh APBN semakin bisa ditekan. “Tentunya APBN bisa dapat lebih dimanfaatkan

untuk kepentingan peningkatan kesejahteraan PNS, dan kesejateraan rakyat Indonesia secara umumnya,” ujarnya. Dijelaskannya, Aplikasi Simgaji yang dibangun PT Taspen mempunyai arah dan tujuan dalam kerang-

ka menuju suatu sistem data base tunggal PNS. “Saya harap, dengan aplikasi simgaji ini, kegiatan pengelolaan gaji PNS jadi lebih mudah, lengkap, dan murah serta bisa menjadi sebagin suatu sistem informasi terpadu tentang PNS

BPKAD Kalbar Segera Terapkan Simgaji Aplikasi SIM Gaji Versi Taspen Diterapkan Bulan Juni

KESEPAKATAN Kepala Badan Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah, Christianus Lumano menandatangai dan menyerahkan hasil kesepakatan kepada Kepala Cabang PT Taspen (Persero) Cabang Pontianak Refriani Ruslai. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune.

Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

Pemerintah Provinsi Kalbar melalui Badan Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (BPKAD) Kalbar menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Taspen Cabang Kota Pontianak dalam rangka pengelolaan gaji pegawai negeri sipil. Menurut Kepala BPKAD Kalbar Christianus Lumano, penandatanganan kesepakatan ini guna pengelolaan gaji pegawai negeri sipil (PNS) melalui Sistim Informasi Manajemen (SIM) Gaji Pemerintah Daerah yang sudah diterapkan beberapa daerah di Indonesia. “BPKAD dan PT Taspen sepakat mengimplementasikan pengelolaan gaji dengan SIM Gaji ini,” kata

Hadir di Pontianak untuk memenuhi kebutuhan busana batik bagi Anda dan Keluarga

Menyediakan kain dan busana batik eksklusif bagi Pria, Wanita, Sarimbit (pasangan), Remaja dan Anak-anak dengan motif dan model yang trendy untuk kegiatan formal maupun informal

CMYK

Christianus Lumano, Jumat (19/4) saat ditemui usai penandatangan Kesepakatan bersama, di Hotel Kapuas Palace. Dikatakannya, sebelum proses pengelolaan gaji PNS diberlakukan, terlebih dahulu Pemerintah Provinsi Kalbar akan melakukan Sosialisasi Aplikasi SIM Gaji, dan melakukan uji coba semua fungsi pada Aplikasi SIM Gaji. “Kita melakukan rekonsiliasi daftar gaji bulan Mei 2013, antara Aplikasi sebelumnya dengan Aplikasi SIM Gaji,” jelasnya. Disamping itu, masih menurutnya, Pemprov Kalbar juga akan melakukan mutasi untuk proses gaji bulan Juni 2013, serta melakukan pendampingan pencetakan daftar gaji bulan Juni 2013. “Paralel RUN Aplikasi SIM Gaji Versi Taspen dimulai Sejak bulan Juni 2013,” ujarnya.o

juga bisa dimanfaatkan oleh semua lapisan masyarakat terkait dengan data PNS,” katanya lagi. Sekda juga berharap, PT Taspen dapat menjadi pendorong terciptanya suatu data base tunggal PNS, apabila nanti diadakan pen-

daftaran ulang PNS, dirinya berharap seluruh instansi yang mempunyai kepentingan terhadap data PNS dapat duduk satu meja merumuskan satu sistem data yang berbeda antara satu instansi dengan instansi lainnya. o

Persiapan Kunjungan Wapres ke Kalteng

Pangdam Kunjungi Korem 102 Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Ridwan. FOTO Andika Lay/ Borneo Tribune

Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Ridwan, Rabu (17/4) mengunjungi wilayah hukum Korem 102/ Pjg. Kunjungan kerja Pangdam ke Provinsi Kalteng kali ini dalam rangka menyambut kedatangan Wapres RI yang rencananya akan tiba di Palangka Raya Jumat (19/4). Pangdam XII/Tpr yang didampingi rombongan antara lain Asintel Kasdam XII/Tpr, Asops Kasdam XII/ Tpr dan Danpomdam XII/ Tpr dari Bandara Cilik Riwut langsung menuju ke SMPN 12 merupakan lokasi yang akan dikunjung Wapres RI, selanjutnya rombongan menuju ke Makorem 102/Pjg, dan setiba di Provinsi Kalteng, Pangdam disambut Danrem 102/Pjg Kolonel Czi Irwan, Dandim 1016/Plk, Dandenpom XII-2/Plk dan Kasi Ops Korem 102/Pjg. Agenda kunjungan Pangdam untuk melaksanakan rapat koordinasi pengamanan terpadu dalam rangka kunjungan Wapres RI ke Palangkaraya, sekaligus memberikan arahan agar dalam pelaksanaannya dikoordinasikan dengan sebaik-baiknya serta dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab supaya terhindar dari hal yang tidak diinginkan. “Hal yang biasa jangan di biasakan, karena hal yang biasa belum tentu benar, pedomani aturan yang telah ditentukan agar pelaksanaannya berjalan aman dan lancar,” kata Mayjen TNI Ridwan. Rencananya Pangdam XII/Tpr akan melaksanakan kunjungan ke beberapa Kodim yang berada diwilayah jajaran Korem 102/Pjg. o


Harian Borneo Tribune 20 April 2013