Page 1

Dynamika Matematika

5 ATIKA

GTEM

A M

GUMATIKA

MATEMATIKA

Dimensi

#x111

Un-Gu Matematika


Dimensi

#x111 Un-Gu Matematika


CONTENS

04

Meet Our Team..................

............................Shoutout

08

06 22

Profil Ketua dan Wakil Gumatika.........................

...........................Biogmatic

12 18

10

Matherview......................

..Terima Kasih, Matematika!

...................Press Release

16

Math on SPIRIT 2017.........

Survei Math......................

........................Kepribadian

24

23

Kalkulusiana......................

...........Jawaban Mathriddle

28

27

Mathriddle........................

..Coming Soon: Aksioma-U

31

23

29

CP Gumatika......................


Ghifari Rizkika Mohamad @ghifarizkikam Seorang anak manusia yang sejak kecil tinggal disuatu daerah yang katanya dulunya banyak kapal, D(r)a(r)maga. Menghuni kosan yang dikelola oleh keluarga sendiri. Sedang menapaki jalan menuju hatimu, iya hatimu...

Niswah Yanfa Nabilah @yanfabl Hanyalah mahasiswi matematika yang tak pandai berhitung. Penganut paham sedikit berbicara banyak mendengarkan, sekian.

MEET

OUR TEAM Mutia Diska @mutiadiska

Iis Sugiarti @Iissugiarty1

Aku(?) sedang berotasi dalam orbit kehidupan yang penuh tanda tanya, yang menjadikan Aku(?) relatif ditengah “negatif dan positif(?)”

Seorang anak petani dari desa kecil yang punya banyak mimpi, dan berusaha mewujudkannya melalui Institut Pertanian Bogor.

EDITOR’S LETTER Hola, Readers! Dynamath akhirnya kembali setelah sekian lama. Diketahui yang baru dengan kepengurusan baru dan ide-ide yang tentunya juga baru kali ini, Dynamath mengusung tema, “Un-Gu Matematika”. Wah, apa tuh maksudnya? Matematika kan identik dengan ungu? Konspirasi nih pasti! Haha simpan ekspetasi kalian, baca, dan tentukan sendiri apa maksudnya! Akhir kata, semoga Dynamath kali ini berkenan di hati kalian dan selamat membaca, Dynamathers! Clue: (Un)tuk (Gu)matika dan (Matematika)

4

Meet Our Team

Ghifari Rizkika Mohamad


Safira Putri Amanda @saputrimanda

Dwi Putri Hutami @dwiptrhutami

Secuil mahasiswa yang suka "pulang kampung" setiap minggunya, dan sedang berlatih mengintegralkan kehidupan untuk menuju limit mendekati kesuksesan.

Bocah absurd yang mencintai ke-absurd-an. Punya banyak nama panggilan, kecuali 'sayang'. Sering terdampar di tempat tak terencana. Masih tahap: tua jiwa bocah.

Nadya Fransisca Fortina @nadyafransisca Seseorang yang cenderung serius dan merasa tak perlu mendeskripsikan diri. Kenalan aja, OK?

Dede Riyaldi @ddiyal

Syaiful Ahmad Bahtiyar @bahtiyar999

Annisa Rahmi Fadilah Lubis @annisalubis

Ia bisa dipanggil dengan 1 atau 2 huruf, bahkan di suatu kepanitiaan dia bisa dipanggil 5 huruf. Namun kini ia mentranformasikan nama panggilannya. Ia cenderung pendiam ketika Sleep, kadang setelah Log In dia akan sangat aktif, ia juga sering drop. Terkadang error bahkan Bluescreen.

Seekor makhluk tabu yang ingin membuktikan ke-tabu-annya melalui logika matematika. Bercita-cita mengubah kepusingan kalkulus menjadi canda tawa yang tulus melalui pendekatan yang mulus.

Sering dipanggil "bis". Anggota "semu" yang diutus untuk membantu infokom. Maniak cokelat yang hobinya makan dan bercita-cita ingin kurus. Mahasiswi yang tidurnya cukup tetapi sering mengantuk di kelas.

Gumatika Kabinet Montase Meet Our Team

5


APA YANG MAU KAMU LAKUKAN DI GUMATIKA? Turut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di Gumatika, baik sebagai panitia maupun peserta.

Griselda (52)

Ingin membuat kantin Matematika.

Kusriani (52)

Mau menjadi anggota PR yang baik dan mau membuat komunitas GumaCycle.

Arien (52)

6

Shoutout

Ingin membuat proker Ilprof pada periode ini berjalan dengan sebaik mungkin, dan ingin membuat anggota komunitas olimpiade memenangkan lomba.

Grace (52)

Mau menjadikan BP di Gumatika sebagai BP terbaik se-FMIPA lagi, dan membuat Gumatika menjadi Himpro terbaik se-FMIPA.

Tiwi (52)

Membantu agar Gumatika lebih baik lagi ke depannya.

Hanif (52)


Kontribusi: waktu, pikiran, dan tenaga.

Jefry (51)

Sejauh ini masih ingin berkontribusi waktu dan tenaga untuk kelancaran kegiatan Gumatika, terutama di Math Event.

Robby (51)

Yang ingin dikontribusikan di Gumatika itu adalah waktu. Hehehe.

Aku pengen jadiin Gumatika sebagai Himpro terbaik, minimal di FMIPA melalui prestasi-prestasinya. Contohnya lewat event SPIRIT kemarin.

Dina (51)

Semua pengalaman keorganisasian, waktu, tenaga. Semua untuk Gumatika:)

Efi (51)

Kontribusi untuk semua proker Gumatika. Baik sebagai panitia, peserta, dan pengawas.

Aina (51)

Bagas (51)

Loyalitas dalam mengerjakan tugas, dan membantu dalam memberi masukan di setiap rapat.

Saya kontribusikan loyalitas saya untuk Gumatika.

Nagib (51)

Juni (51)

Membuat Gumatika menjadi Himpro terbaik se-FMIPA.

Atikah (52)

Saya ingin memberi yang terbaik. Menjadi anggota yang berguna dan bermanfaat bagi Gumatika. Terutama dalam hal yang diamanahkan kepada saya. Annisa Lubis (52)

Shoutout

7


KETUA Apa alasan Anda mencalonkan diri sebagai Ketua Gumatika? Berawal dari niat besar saya untuk mengabdi kepada Departemen Matematika IPB. Setidaknya selain dibidang akademik, saya dapat mengabdikan diri sebagai orang yang membantu Departemen Matematika. Dalam hal ini, mengurusi hal-hal yang dibutuhkan oleh seluruh civitas dengan perantara Gumatika FMIPA IPB. Kepercayaan dari teman dan relasi sangat memotivasi saya untuk bisa membuktikan bahwa saya dapat memimpin Gumatika periode ini.

Apa harapan Anda untuk Gumatika periode ini? Saya sangat ingin membuat organisasi ini berjalan sebagaimana mestinya, Pertama, menjadi himpunan profesi yang benar-benar sesuai jalannya, sebagaimana diharapkan adanya. Kedua, perantara yang baik untuk seluruh civitas, juga dengan pihak rektorat. Ketiga, Gumatika bisa menjadi wadah, dimana dalam keadaan apapun mampu untuk membuat kehadirannya diharapkan, baik oleh civitas matematika dan juga IPB.

Kata-kata motivasi untuk para pengurus Gumatika periode ini? Saya selalu mengatakan pada teman-teman pengurus, kita sebagai pengurus adalah pembantu dan orang yang sudah memberanikan diri juga menanamkan dalam diri kita untuk siap memasang badan bagi Gumatika FMIPA IPB. Karena itu merupakan tugas pengurus untuk membantu teman-teman civitas matematika merasakan kembali kenyamanan di Departemen Matematika tercinta ini. Terakhir, untuk pengurus, kita memang relawan, tetapi ingat amal jariyah yang Allah janjikan, itu sangat besar. Saya juga yakin, tanpa kalian, pencapaian kemarin maupun hari esok itu mustahil, karena kalian adalah pionir-pionir yang dapat menjadikan Gumatika FMIPA IPB lebih baik lagi ke depannya. Terima kasih.

Nama Lengkap : Aqil Anshari Asri Nama Panggilan : Aqil TTL : Ujung Pandang, 25 Februari 1996 Hobi : Trip, badminton, membaca Motto hidup : Jadilah orang yang dapat bermanfaat bagi khalayak

8

Profil


wakil Bagaimana kesan Anda setelah terpilih menjadi wakil ketua Gumatika Periode 2016/2017 ?

Awalnya kurang percaya diri, tetapi jika kita tidak mau mencoba, kita tidak akan tahu hasilnya akan seperti apa.

Menurut Anda, apa yang membedakan kepengurusan Gumatika periode sekarang dengan periode sebelumnya? Apakh ada program terbaru yang belum ada pada periode 2015/2016? Bukan membedakan, hanya membuat Gumatika berada di ranah yang seharusnya. Program kerja departemen sesuai ranah departemen tersebut. Misalnya seperti Komunitas Olimpiade. Selain itu, bukan program kerja baru, tetapi sistem kerja baru yang lebih mendetail dan sistematis agar tujuan program kerja tersebut tercapai.

Harapan anda untuk Gumatika periode 2016/2017? Semoga Gumatika Kabinet Montase ini bisa memenuhi semua harapan dan tujuan para pengurus dan anggota. Semua program kerja berjalan dengan lancar dan tujuan tercapai serta tidak ada pihak yang merasa terbebani dalam menjalankan program kerja.

Terakhir, bisa berikan kata-kata untuk memotivasi para pengurus Gumatika yang baru bergabung? Tunjukan semua skill yang kalian miliki. Cari ilmu di Gumatika yang ingin kalian dapat, jangan pasif, jika harapan dan tujuan kalian menjadi pengurus menjadi sangat banyak. Jangan takut capek disetiap proker yang kalian jalani, karena kalian sendiri yang akan menuai hasilnya. Terakhir, jangan takut untuk mencoba. Ditunggu kontribusi nyata dan terbaik kalian di Gumatika periode ini.

Nama Lengkap : Rofiqoh Nama Panggilan : Efi TTL : Jakarta, 23 Desember 1995 Hobi : Jalan, makan, tidur Motto hidup : Jalan Allah selalu terindah

Profil

9


BIOGRAFI John Venn lahir pada 4 Agustus 1834 di Kingston Upon Hull, Yorkshire dari pasangan Martha Sykes dan Pdt Henry Venn, yang merupakan rektor paroki Drypool. Ibunya meninggal saat ia berusia tiga tahun. Ia dididik oleh guru privat sampai tahun 1853 di Gonville dan Caius College, Cambridge. Pada tahun 1857, ia mendapat gelar dalam matematika dan menjadi seorang fellow. Pada tahun 1862, ia kembali ke Universitas Cambridge sebagai dosen dalam ilmu moral, belajar dan mengajar logika dan teori probabilitas.

Lahir: 4 Agustus 1834, Kingston upon Hull, Yorkshire, Inggris Meninggal: 4 April 1923 (umur 88) Cambridge, Inggris

Pada tahun 1868, ia menikah dengan Susanna Carnegie Edmonstone, dari pernikahannya tersebut ia memiliki seorang putra, John Archibald.

Kebangsaan: Inggris

Ia merupakan seorang matematikawan, ahli logika dan filsuf asal Inggris yang menemukan diagram Venn. Diagram Venn atau diagram set merupakan diagram yang menunjukkan semua kemungkinan hubungan logika dan hipotesis di antara sekelompok (set/himpunan/grup) benda/objek. Sebagai bagian ilmu matematika, diagram Venn ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1880 oleh John Venn untuk menunjukkan hubungan sederhana dalam topik-topik di bidang logika, probabilitas, statistik, linguistik dan ilmu komputer. Dengan menggunakan diagram Venn ini, relasi antar himpunan menjadi lebih mudah dipahami.

Institusi: University of Cambridge

Pada tahun 1883, ia dipilih sebagai mahasiswa Fellow dari Royal Society dan pada tahun yang sama dianugerahi Sc.D. oleh Cambridge. John Venn meninggal pada tanggal 4 April 1923 (umur 88) di Cambridge.

10

INFORMASI PRIBADI:

Biogmatic

Bidang: Matematika, Logika, Filsafat

Almamater: University of Cambridge Penghargaan: Fellow from Royal Society

Penemu Diagram Venn


“

Dalam setiap tindakan, pikiran selalu memasukkan perspektif orang lain. -Sri Nurdiati, 2016-

Quomath

11


Q&A

RHEA MARY SAVISTA

SELAMA INI aku hanya melakukan yang terbaik buat Mate. Q : Apa kabar kak? A : Baik. Q : Gimana kak pertandingan malam ini? Seru ga? A : Ramee, gila. Q : Kakak tahun ini ikut spirit cabang atletik lagi ya kak? Ikut apa aja kak di atletik? A : Ikut maraton sama estafet. Q : Sebagai atlet matematika nih kak khususnya di atletik, gimana rasanya udah 3 tahun bela mate di SPIRIT? A : Emang iya apa gua atlet? Selama ini gua hanya melakukan yang terbaik buat mate. Kalau rasanya sih sebenernya biasa aja. Q : Kakak udah 3 tahun nih ikut di cabang atletik, dan dapat emas terus di cabang maraton, gimana tuh kak perasaannya? A: Kalau saat ini biasa aja, karena kan tahun lalu juga udah menang, jadi tahun ini harus mempertahankan. Kemaren sebenernya juga lagi sakit, tapi yang penting udah didepan meskipun waktunya untuk tahun ini jelek.

12

Matherview


Q : Kiat-kiat selama 3 tahun ini bisa dapat emas apa kak? A : Latihan, joging tiap pagi. Kemaren pas liburan pulang ke Bandung joging tiap hari. Q : Kakak mulai berkarir di atletik itu di cabang apa kak? A : Dulu waktu tahun pertama itu gua ikut sprint sama maraton. Ternyata gua ga bakat di sprint, karena lintasannya terlalu pendek jadi kaget gitu. Q : Kakak bisa di marathon itu karena latihan terus dari beberapa tahun terakhir atau emang udah ada bakat dari kecil. A : Dari kecil kan jadi atlet renang, sampai SMA juga masih atlet renang, tiap hari juga di kolam di “siksanya� lari, abis berenang lari, abis lari renang lagi. Q : Jadi kakak bisa di atletik itu berawal dari renang. A : Iya. Q : Tahun ini kan kakak ikut maraton sama estafet, lebih seneng mana kak ikut maraton atau estafet? A : Lebih milih maraton sih kayaknya, dan intinya kalau maraton yang penting daya tahan tubuhnya kuat. Q : Sebelum di Spirit, kakak pernah ikut lomba-lomba gitu juga ga kak? Ikut cabang apa kak? A : Pernah pas SMA. Atletik sama renang Q : Ikut di tingkat apa kak? Menang ga kak? A : Jawa Barat. Yang atletiknya engga, ikutnya lompat jauh soalnya. Kalau yang renangnya menang Q : Kakak di Spirit kan gak ikut atletik doang nih kak, ada ikut di cabang lain juga selain atletik, enakan mana kak? A : Enakan atletik, sehari selesai. Q : Tahun ini ikut berapa cabang kak? Hasilnya gimana kak? A : Ikut 4 cabang, dapat 3 medali emas, tahun lalu juga 3 medali emas. Q : Selama 3 tahun udah ngumpulin berapa medali emas kak? A : 8 emas. Q : Kakak lebih suka ikut cabang olahraga yang individu atau kelompok kak? A : Sama sih sebenernya, tapi kalau yang individu semisal mental gua down ya harus dihadepin sendiri dan biasanya gua tunjukin kalau lagi males. Intinya kalau individu harus bisa nyemangatin diri sendiri, kalau yang kelompok juga harus bisa nyemangatin orang lain. Q : Menurut kakak gimana kontribusi anak-anak mate di Spirit tahun ini? A : Supporternya turun jauh banget dibanding tahun lalu, kalau atletnya kayaknya pada semangat dan pada punya persiapan.. Q : Ada pesan ga kak buat angkatan 51 sama 52? A : Untuk 51 tahun depan main lagi. Kalau mau hasil yang bagus ya harus niat latihan, kalau males ya jangan kaget kalau semisal nanti kalah. Kalau semisal ga bisa bantu dari tenaga bisa bantu dari suara, atlet juga butuh supporter. Ingat mempertahankan sebuah kata juara lebih sulit dari pada memperolehnya. Q : Berapa besar pengaruh supporter buat nyemangatin kakak saat pertandingan. A : Kalo menurut aku pribadi supporter 50% berpengaruh ke penampilan atlet. Sedangkan 50% lagi dari kita sendiri. Supporter bisa naikin semangat dan percaya diri atlet. Q : Terakhir, bagaimana perasaan kakak setelah Matematika akhirnya juara umum? R : Seneng banget, matematika jadi juara umum lagi karena tahun kemarin gagal bawa pulang juara umum. Apalagi tahun ini juga Matematika jadi juara umum Seni juga. Jadi double senengnya.

Matherview

13


Q&A

KEBERHASILAN mutlak hanya untuk orang yang berusaha lebih.

NUR IMAD AL HAQ 14

Matherview


Q : Assalamu‛alaikum ka imad, bagaimana kabarnya? I : Alhamdulillah baik. Q : Ka Imad kan di Matematika terkenal sebagai atlet olahraga, kemarin saat SPIRIT ikut cabang apa aja? I : Pas kemarin SPIRIT ikut 5 cabang, futsal, sepak bola, renang, atletik, dan voli. Q : Bagaimana ceritanya bisa ikut 5 cabang? I : Ada yang karena minat sendiri, ada juga yang disuruh karena Matematika kurang atlet hehehe. Q : Bagaimana persiapannya sebelum bertanding? I : Kalo pribadi untuk persiapan udah sejak semeseter 3. Seperti rutin jogging. Jaga kondisi fisik. Lebih ngutamain latihan fisik daripada teknik. Q : Sebelumnya pernah ikut lomba olahraga? I : Dari SD sering ikut lomba atletik. Q : Apa olahraga yang paling disukai? I : Futsal, Karena dari SMA sudah sering ikut lomba dan event-event futsal. Q : Di SPIRIT tahun lalu ikut apa aja? I : Di SPIRIT tahun lalu sama ikut 5 cabang juga tapi yang renang belum ada,jadi ikut tenis meja. Q : Bagaimana perasaaannya bisa bawa pulang medali emas? I : Seneng banget bisa bawa pulang medali buat Matematika. Q : Pernah ada kesulitan tidak? I : Kalo kesulitan banyak sih, seperti kurang pemain. Jadinya banyak yang ikut banyak cabang pertandingan. Q : Selama SPIRIT tentunya ada pengalaman yang unik yang dirasakan, nah pengalaman yang seperti apa? I : Waktu renang kemarin. Kan cabang perlombaan renang baru saja diadain tahun ini jadi agak deg-degan ditambah lagi lomba renang kemarin jadi penentu juara umum. Q : Ada tidak target kemarin yang belum tercapai? I : Alhamdulillah tercapai semua, yaitu mendapatkan 8 emas, alhamdulilah malah dapat 10 emas. Q : Nah soal kuliah, sebenarnya mengganggu kuliah Imad tidak? I : Pribadi jujur mengganggu, tetapi kalo setengah-setengah malah nggak baik harus totalitas, kita bisa mengatasi hal tersebut dengan cara mengatur ulang jadwal belajar. Q : Apa harapan untuk Matematika ke depannya? I : SPIRIT tahun depan Matematika juara umum lagi, yang baik-baik dipertahankan, cabang perlombaan yang dapat perak atau perunggu tahun depan bisa dapat emas. Yang sudah emas dipertahankan. Untuk adik-adik 53 tahun depan bisa bantu kakak tingkatnya.

Matherview

15


TERIMA KASIH

16

Galeri Foto


matematika

Galeri Foto

17


Ungu-ungu.. Matematika.. Ungu-ungu.. Matematika.. Itulah salah satu yel-yel dari pendukung Matematika di SPIRIT 2017 ini. SPIRIT merupakan acara olahraga dan seni tahunan di FMIPA. SPIRIT tahun 2017 ini mengusung tema “REVOLUTION”, yang berarti tahun ini SPIRIT mengusung sesuatu hal yang baru dan juga baik, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Acara ini juga memiliki tujuan untuk menyatukan seluruh warga FMIPA dalam menyambut IPB Art Contest (IAC) dan juga Olimpiade Mahasiswa IPB (OMI). SPIRIT 2017 dibuka pada tanggal 18 Februari 2017 dan berakhir pada tanggal 12 Maret 2017. Pada tahun ini, SPIRIT memiliki banyak cabang baru, seperti Solo Vokal Seriosa, Keroncong, tulis puisi, dan masih banyak lagi. Selain itu, kegiatan awarding antara cabang seni dan olahraga dibedakan. Awarding untuk cabang seni dimulai terlebih dahulu pada tanggal 8 Maret 2017 dengan nama Art Awarding SPIRIT 2017. Kemudian awarding untuk cabang olahraga dibarengi dengan penutupan (closing) pada tanggal 12 Maret 2017. Setelah pada tahun sebelumnya menjadi Juara Umum Seni, tahun ini, akhirnya Departemen Matematika dapat kembali menjadi Juara Umum Olahraga sekaligus mempertahankan Juara Umum Seni. Wah, selamat ya Departemen Matematika! Adapun perolehan medali pada cabang olahraga, yaitu sepuluh emas, dua perak, dan dua perunggu. Sedangkan pada cabang seni, yaitu enam emas, empat perak, lima perunggu. Terjadi kenaikan yang sangat signifikan dalam perolehan medali baik di cabang seni maupun olahraga,. Hal ini tidak terlepas dari persiapan yang baik serta dukungan dari seluruh civitas Matematika yang dengan sekuat tenaga membantu atlet dan seniman, baik melalui dukungan moril maupun secara materil. Tidak terasa, SPIRIT 2017 telah berakhir. Atlet dan para seniman Matematika telah kembali pada rutinitas perkuliahan. Semua pengalaman baik dan buruk telah dilewati, bagaimana selanjutnya? Tahun depan seperti apa? Tidak ada yang tahu, tapi satu yang pasti. Kami, para matematikawan, akan senantiasa berjuang untuk membanggakan MATEMATIKA dimana pun dan dalam situasi apapun. Karena kami… MATEMATIKA! MATE… GO, FIGHT, WIN! SEE YOU ON SPIRIT 2018!

18

MATH On Spirit


MATH On Spirit 2017

19


TRAINING & TALKSHOW 1.0 Training and Talkshow 1.0 2017 adalah kegiatan pertama dari 3 rangkaian kegiatan Training and Talkshow 2017 yang diadakan oleh Departemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) dari salah satu departemen di himpunan profesi Gugus Mahasiswa Matematika (Gumatika) FMIPA IPB. Training and Talkshow atau biasa disingkat TNT ini, bertujuan untuk meningkatkan soft skill dan hard skill mahasiswa Matematika IPB serta memberikan wawasan mengenai dunia pasca kampus. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 25 Maret 2017 di Auditorium Mahasiswa Mandiri Institut Pertanian Bogor, dengan tema secara umum yaitu Exploring Mathematics Filed in Profesional Career. Tiga topik yang dibahas, antara lain Unleash Your Potential Creative Minds through Digital Enterpreneurship, The Role of Mathematcians in Oil and Gas Company, dan Insurance and Banking Jobs Opportunity for Fresh Graduation. Ketiga topik tersebut disampaikan oleh pemateri yang sangat menginspirasi dan handal di bidang masing-masing, yaitu Dimas Ramadhani, S.Kom, Arif Wicaksono, S.Si, Minar Iwan Setiawan, S.Si, M.Sc. Bicara mengenai pemateri, ada Dimas Ramadhani yang merupakan seorang CeFounder di Cozora.com. Dua alumni Departemen Matematika IPB yang tak kalah sukses, yakni Arif Wicaksono yang berprofesi sebagai Finance and Accounting Manager di PT. SPR Langgak, dan Minar Iwan Setiawan dengan profesi sebagai Analis Senior Departemen Kebijakan Makroprudensial, Bank Indonesia. Talkshow ini dipandu oleh seorang moderator dari alumni Departemen Matematika juga, yakni Prama Adistya Wijaya yang merupakan seorang Marketing Executive di Bank Syariah Bukopin. Acara berlangsung kurang lebih selama 2,5 jam, dimulai dari pukul 08.00 WIB. Bagi mereka yang merasa kurang pengetahuan seputar matematika di dunia karir profesional, acara ini sangat menarik dan bermanfaat. Hal itu dikarenakan para peserta mendapatkan pengetahuan di bidang Digital Enterpreneurship, Oil and Gas Company, dan bidang Insurance and Banking. Peserta juga mendapat kesempatan untuk bertukar pikiran dengan pengisi materi di sesi tanya jawab. Antusiasme peserta untuk bertanya semakin meningkat dengan adanya reward untuk peserta terbaik dan penanya terbaik. Training and Talkshow 1.0 2017 ini ditutup dengan games seru yang dipandu oleh MC dan beberapa panitia. Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini, peserta mendapatkan pengetahuan lebih sehingga dapat meningkatkan hard skill dan soft skill untuk mempersiapkan karir profesional mereka di dunia pasca kampus nanti.

20

Press Release


Secara umum kegiatan Training and Talkshow 1.0 2017 ini berjalan lancar dan sukses dengan banyaknya peserta yang datang sesuai target yaitu sebanyak 95 peserta dan acara yang berlangsung juga cukup meriah. Namun Training and Talkshow 1.0 2017 ini belum sesuai dengan rencana, dikarenakan pengisi materi keempat, yakni Dr.Donny Citra Lesmana, S.Si., M.Fin.Math berhalangan hadir. Sebagai pengisi materi yang keempat beliau akan menyampaikan materi dengan topik Pursuing Academic Career Paths in Mathematics. Harapannya, untuk kegiatan Training and Talkshow 2.0 & 3.0 dapat berjalan sesuai rencana, dengan jumlah peserta semakin banyak , acaranya pun semakin meriah dan materi-materi yang disampaikan lebih bermanfaat serta berkualitas. Berikut dokumentasi Training and Talkshow 1.0 2017:

“

Totalitas bertindak dan mengambil keputusan. Press Release

21


Apa yang sering digunakan?

12.5%

75%

10%

20% Keterangan: dari 16 sampel Mahasiswa Matematika IPB Angkatan 50 dari 20 sampel Mahasiswa Matematika IPB Angkatan 51 dari 20 sampel Mahasiswa Matematika IPB Angkatan 52

22

56.25%

Survei Math

80% 31.25% 15%

0%


QR O

a

w

b st m

v

•Kecil : Memiliki sifat pendiam, sering menyendiri tapi punya otak yang cemerlang dan pikirannya selalu logis dan ilmiah.

Besar kecilnya tulisan

gxn

•Sedang : Sangat terpaku kepada tradisi kuno atau hal-hal yang bersifat formil modern dan sangat jitu dalam penggunaan logika untuk dasar referensi keputusan-keputusannya. •Besar : Memiliki ambisi yang besar namun murah hati dan selalu ingin dihargai oleh orang lain, di samping suka melebihkan omong-omongan yang kurang perlu. •Gaya Sambung Biasa : Senang memberi respon pada setiap masalah, bisa menerima ide dari orang lain, mudah bergaul dan disenangi teman, serta memiliki bakat menjadi pemimpin.

Gaya tulisan

KEPRIBADIAN berdasarkan

Kemiringan tulisan

crL

dy e

p

Z f

kj

u

h

Tekanan tulisan

•Gaya Sambung Berbentuk Petak : Mudah dipengaruhi, selalu menilai enteng setiap persoalan, tindakannya kadang terkesan sembrono dan tanpa pemikiran matang. •Gaya Sambung Berliku : Sangat formil, pendiam, gemar menyendiri, hati-hati dan sering menonjolkan status, dan biasanya banyak memiliki keahlian atau bakat. •Gaya Lurus dan Lancip : Agresif, sangat tekun mengerjakan sesuatu, walau kadang enggan berkompromi dengan orang lain.

•Miring ke kiri : Tertutup (introvert), segala sesuatu diukur menurut penilaiannya sendiri atau menurut ukuran masa lampau, dan individualis. •Miring ke kanan : ramah, aktif dan bersikap terbuka (extrovert), berani menghadapi tantangan baru. Dalam bekerja kata hatinya merupakan power yang penting, tapi dalam hal yang kurang dikuasai dia lebih banyak untuk menanyakan kepada ahlinya. •Tegak : Tak suka banyak diatur, kebebasan menjadi hobinya dalam mengerjakan sesuatu tindakan, namun kontrol diri tidak pernah lepas dalam memilah dan memilih hal yang dianggapnya positif.

•Halus : Memiliki pembawaan yang tenang, tapi mudah atau tidaknya dibaca itu bukan persoalan. •Keras : Kaku dan formal, karenanya orang ini sulit untuk bisa cepat menyesuaikan diri dalam pergaulan, namun dia menganggap bersikap demikian penting baginya agar dihargai orang lain.

Bagaimana bentuk tulisan tanganmu? Kepribadian

23


PROFIL nama: kalkulusiana nim: g541400-isi asal: nomaden motivasi: ingin lebih pintar dari matematika status: mahasiswa (kadang aktif, kadang kurang sinyal)

GUMATIKA

MATEMATIKA

ciri khas: kantung mata yang tebal (bukan karena sering begadang, tapi karena sering ketiduran di kelas SEDaNG MENGiNGaT MiMPi SEMaLaM

24

Profil Kalkulusiana


ZZ Z

Z

MiSTERi Mimpi Pagi itu, dia berlari menaiki tangga. Setiap hentakan kakinya menggema di koridor yang sepi. Pikirannya teringat pada kenyataan bahwa kelas kuliah dimulai pukul 07.00 WIB. Dan waktu terakhir yang masih ia ingat, adalah 07.00 WIB, saat ia melangkah melewati perbatasan kampus (Berlin). Meski tidak begitu yakin sang dosen mengizinkan untuk bergabung atau tidak, dia terus berlari. Hingga pada tangga ke-30 putaran tangga kedua, kakinya tersandung dan ia terjatuh. “Aww..” Ia berharap rintihan itu hanya dapat didengar oleh dirinya sendiri. Lalu tanpa memedulikan ada orang lain yang mengetahui kejadian memalukan itu, dia kembali berlari, mengejar sepuluh anak tangga sisanya. Ketika sampai di depan kelas di lantai tiga, ia berhenti di depan pintu, mencoba mengatur nafas. “1…2…3……” berpikir bagaimana jadinya bila ia masuk dengan tergesa-gesa tetapi nantinya diusir juga, jadi dia mencoba tenang, dan cepat. “10.” Pada hitungan terakhir ia menarik napas terdalam, dan mulai melangkah memasuki kelas. Dia bisa mendengar suara teman-temannya bagai frekuensi radio bertubrukan di dalam kelas. Suara yang paling mendominasi adalah si Ketua. “Lah, Kalkulusiana, ngapain lu?” tanya Ketua. Namun Kalkulusiana terlalu fokus dengan meja terdepan di kelas. “Lah belum ada dosen?” tanyanya. Dengan jawaban singkat Ketua menjawab, “Iya”. Mendengarnya, dia bisa bernafas lega. Lalu ia mencari posisi tempat duduk ternyamannya, dan mencoba merilekskan badannya. Satu-satunya bagian tubuh yang memberi isyarat rasa nyeri adalah lututnya. Dan ia teringat dengan kejadian jatuh di tangga. “Duh.” Lalu ia mulai membayangkan hal yang belum tentu terjadi. Siapa aja ya, yang liat? Pasti diketawain. Duh, kalo doi liat gimana

huwaaaa. Dia mulai panik dan histeris, hingga seseorang di depannya bertanya. “Kalkulusiana! Napa lu?” Tapi dia tidak menjawab dan hanya menyembunyikan wajahnya, menyembunyikan rasa malu yang mungkin tersirat. Beberapa detik akhirnya berlalu, Kalkulusiana merasa terlalu lelah dengan pagi ini. Terlambat-jatuh di tangga-lapar-ngantuk. Lalu dia memutuskan untuk tidur sebentar, berharap setidaknya semua keluhannya hilang. Ia memberi pesan kepada orang di depannya sebelum membaringkan kepala di atas meja. “Ntar kalo ada dosen, bilang, yak”. “Iya”. Dan setelah mendapat jawaban, Kalkulusiana tertidur. Entah waktu berjalan begitu cepat ataukah ilusi dunia alam bawah sadarnya sedang bekerja, Kalkulusiana terbangun segera setelah seseorang menepuk pundaknya, dengan keras. “Dosennya udah dateng”. Segera Kalkulusiana mengangkat tubuhnya, duduk dengan tegak. Di depan, sang dosen hanya berdiri sambil mengecek apakah mic dan speaker berfungsi. “Test test. 123.” Sang dosen memberi jeda sambil mempersiapkan suaranya. “ Hari ini tidak ada kuliah karena persiapan Closing SPIRIT. Sekian, terima kasih,” begitu lanjutnya. Lalu euphoria mahasiswa terdengar di penjuru kelas. Sebagian terdengar mengelu-elukan nama sang dosen. “Hidup Pak (sensor)! Hiduuuppp!!” Kalkulusiana hanya terdiam. Otaknya masih mencerna sesuatu yang terjadi di hadapannya. Satu hal yang ia tahu pasti, kuliah hari ini diliburkan, entah apa sebabnya. Tetapi tanpa sadar Kalkulusiana ikut bersorak girang. “Yeay! Bisa tidur di

Kalkulusiana

25


kos-an”. Namun ketika ia melangkah keluar pintu kelas, dan menuju tangga, ia mengutuk dalam hati. “Lah tau gitu gue ga datang kuliah. Hiks”. Kalkulusiana begitu menyesali karena pagi itu ia harus berjalan (nyaris berlari) dari kosan, berlari di koridor, terjatuh di tangga, semua itu terjadi dengan harapan ia dapat mengikuti kelas kuliah hari ini tanpa diusir. Aih… Kalkulusiana bergumam lirih. Kemudian salah seorang temannya datang. “Kenapa dah?” Kalkulusiana terdiam sebentar dan menceritakan semuanya. Tetapi yang ia dapatkan hanya tawa dari temannya itu. “Lah lu lagian. Hahahaha.” “Tawa terus.” Kalkulusiana terlihat sebal. Tetapi si teman tidak bergeming dan malah bertanya, “Abis ini mau kemana?” Dia berpikir cukup lama, berusaha mengingat agendanya hari ini. “Lah gue lupa siapin properti buat tampil closing SPIRIT. Malah mikirin tidur di kos-an. Mampus.” Kepanikan dan kehisterisan Kalkulusiana kembali datang. Namun temannya itu hanya memasang muka datar dan menepuk pundak Kalkulusiana. “Ini beneran lu, kan?” “Haa?” Kalkulusiana mengernyit, tidak mengerti pada bagian mana yang berbeda dari Kalkulusiana biasanya. “UDAH BANGUN BELUM?” Temannya bertanya dengan nada ditinggikan, hampir berteriak. Namun dengan segala kepolosan yang ada, Kalkulusiana malah menjawab. “Lha ini udah berdiri.” Dan seakan jawaban tersebut sudah terduga, temannya tidak menggubris dan melengos menuruni tangga. Mungkin dalam hatinya ia bergumam: Bodo amaattt… Kalkulusiana diam kebingungan. Pikirannya bertanya-tanya apa kesalahan yang baru saja ia perbuat. Tetapi begitu ia menyadari ada sesuatu hal yang lebih penting yang harus ia pikirkan saat ini, Kalkulusiana melupakan si teman tadi. Ketika di tengah jalan menuju jalan utama Kampus, Kalkulusiana bertemu kembali dengan Ketua. “Gimana? Udah siap?” Tanya Kalkulusiana. Si Ketua tampak lebih kebingungan dan bertanya balik, “Apanya?” Kalkulusiana mulai merasa kesal karena tak ada yang memahami maksudnya. “Bukannya lu yang nyuruh gue bikin properti buat closing

SPIRIT?” Tetapi ada Ketua yang lebih kesal dari Kalkulusiana. “Ngaco lu. Orang SPIRIT udah kelar semalem. Kan propertinya lu yang bikin. Terus udah ada pengumuman juara juga.” Bagai disambar petir, Kalkulusiana tidak percaya apa yang baru ia dengar. Kalkulusiana pun berteriak dramatis. “TIDAAKK…” Setelah itu tiba-tiba langit menjadi gelap, seakan badai melanda. Kalkulusiana menutup mata, mencegah debu pasir yang tertiup angin kencang memasuki matanya. Beberapa saat kemudian, Kalkulusiana merasa tepukan keras berulang kali di pundaknya. “Eh bocah, bangun!” Suaranya terdengar begitu dekat, tetapi Kalkulusiana seakan malas membuka matanya. Namun karena tepukan itu tidak berhenti dan sangat mengganggu, Kalkulusiana menyerah. Ia membuka mata. Ia sedikit terkejut mendapati sang dosen dari kelas yang diliburkan itu berdiri di hadapan kelas, masih memegang dan mengecek apakah mic serta speaker-nya berfungsi. Kalkulusiana tidak pernah merasa lebih kebingungan seperti ini seumur hidupnya. Pikirannya berkelabut dengan banyak hal. Cenayang, dejavu, teleportasi, aih… Kemudian teman di depannya mengomel. “Dasar. Dibangunin kaga bangun bangun. Tuh dosen udah dateng,” ujarnya. Tetapi Kalkulusiana tidak bergeming. “Tadi gue tidur belum bangun sama sekali?” Kalkulusiana malah bertanya demikian, dan hanya diberi jawaban singkat. “Iya.” Lalu Kalkulusiana melanjutkan, “Closing SPIRIT kapan?” Cukup lama teman di depannya berpikir, membuat Kalkulusiana semakin berfirasat seolah mimpinya adalah penglihatan supranatural secara visual seperti di film-film. Kalkulusiana hampir bersorak di kelas setelah mendengar jawaban temannya, “Ngigo ya lu? Lusa kan.” Tetapi untungnya teman di barisannya mengisyaratkan untuk diam tidak bersuara dan tidak mengganggu kuliah Pak (sensor). Entah kenapa Kalkulusiana sedikit bersyukur mengetahui tidak ada relevan yang terbentuk antara mimpi dan kenyataan yang baru saja terjadi. Apalagi mengetahui bahwa ia bukan sepenuhnya cenayang.

Bukankah akan lebih menyenangkan jika semuanya menjadi misteri?

26

Kalkulusiana


JAWABAN

DIMENSI XII

MATHRIDDLE regrets Elevator Twin

Jawaban Mathriddle

27


MATHRIDDLE PERTANYAANNYA: APA YANG TERJADI???

Magnet

Smart

Emily mencoba untuk berkonsentrasi lagi ke buku pelajarannya ketika dia samar-samar mendengar suara jejak langkah. Saat Emily keluar kamarnya

Seorang pria sedang bekerja di gudang peralatannya ketika anaknya datang dan menangis. “Ada apa nak?” tanya ayahnya. “Yah, tadi aku bermain kelereng bersama teman-teman disekolah,”

rintih anak kecil itu . “Salah satu temanku memasukan bola bearing kedalam telingaku dan tidak mau keluar.” “Tidak usah khawatir nak,” ujar ayahnya . “Ayah yakin punya sesuatu disini yang bisa membuat bola itu keluar.” Hobi favorit ayahnya adalah sains dan pekerjaan pertukangan. Di bengkel nya penuh dengan macam-macam alat juga penemuan penemuan . Matanya mulai melihat ke sekitar gudang peralatannya sampai dia menemukan sebuah alat elektro- magnet super kuat yang dia buat sendiri. Ayahnya berkata “Mesin ini adalah magnet nak, bola bearingnya terbuat dari logam, jadi ketika ayah menyalakan mesinnya, bola bearing nya akan tertarik dan keluar dari telingamu.” Akhirnya sang ayah menempatkan telinga anaknya berhadapan dengan mesinnya. dia menyalakan saklarnya dan lalu terdengar suara dentangan yang sangat nyaring tanda bolanya sudah keluar dan menempel di magnet. Dan anaknya bertekuk lutut ke lantai, terbunuh seketika.

dan melihat ke sekeliling , tiba -tiba ada yang mencengkram lehernya. Emily mencoba untuk berteriak tapi tidak bisa karena penyusup itu menekan tenggorokannya. “Berikan semua uangmu!” ujar penyusup itu sambil menggeram. “Di..Disanabukan di..sini! Tolong lepaskan aku!” seru Emily. “JANGAN BOHONG!” teriak si penyusup semakin gelisah. Emily merasa si penyusup itu semakin kuat mencengkram lehernya. Dia tidak bisa berkata apa-apa dan beberapa detik berlalu dengan keheningan tiba tiba telepon berdering. “Orang akan curiga kalau aku tidak menjawab telpon,” ujar Emily, dengan nada suara yang terkontrol. Penyusup itu melepaskannya. “Baiklah, tapi jangan macam-macam denganku!” teriak penyusup itu. Emily segera menuju telpon. Dia mengambil nafas dalam-dalam dan mencoba menenangkan dirinya. Lalu dia angkat telponnya. “Hai Em! Bagaimana revisinya?” Tanya si penelepon. “Hey Anna. Terima kasih sudah menelpon. Hei, kamu ingat catatan Sains yang aku pinjamkan minggu lalu? Aku butuh catatan itu. Aku akan sangat tertolong jika kamu bisa mengembalikannya besok, darurat sekali. Tolong cepat temukan catatannya. Aku harus kembali belajar sekarang. Bye,” ujar Emily, lalu dia menutup telponnya. Sambil melepaskan cengkraman di leher Emily. Emily menghela nafas dalam-dalam dan hampir terjatuh. Dia menelan ludah dan berdoa dalam hati. Berjalan perlahan, menuju kamar ayahnya. Tiba-tiba , mereka mendengar sirene mobil polisi. Penyusup kaget, seketika dia berlari ke jendela terdekat dan melompat keluar. Emily pun berlari keluar untuk melihat si penyusup tertangkap dan di bawa ke mobil polisi. Dia melihat Anna dan berlari ke arahnya lalu memeluknya erat. “Anak pintar,” ujar polisi.

Cara menjawab: Jawab Riddle di twitter dengan mention ke twitter Gumatika @gumatikaipb dengan hashtag #MathRiddle. Minimal harus menjawab 2 pertanyaan. Batas waktu Riddle berlaku selama 1 minggu sejak Dyn-Magz di publish.Dua orang pertama yang bisa menjawab, berhak mendapat hadiah dari tim Dyn-Magaz.

28

Mathriddle


U

GUMATIKA IPB

goes to

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Save the Date! 28, 29, 30 April 2017 Oleh: Departemen Public Relation Contact Person: Arien (@cithautami / 082315335557)

Gumatika Kabinet Montase Coming Soon

29


“

Logika tidak sama dengan imajinasi. Mengimajinasikan berhubungan dengan hal-hal tidak masuk akal -Sugi Guritman, 2017-

30

Quomath


uss!! u

Ghifari:

@uuu1259l

085695236062

@gumatikaipb ipbgumatika@gmail.com

infokomguma@gmail.com

Sekret FMIPA Lantai 1

CP Gumatika

31


GO @gumatikaipb

@gumatikaipb

ipbgumatika@gmail.com

gumatikaipb.org

GUMATIKA IPB Alamat: Sekret FMIPA IPB CP Dynamath: Ghifari, 085695236062 Copyright 2017

Dynamath Dimensi 13  

Assalamualaikum Wr. Wb. Halo, Good Readers. Kembali lagi dengan kami, Dynamathers. Kali ini kami hadir dalam lembaran baru, kepengurusan bar...

Dynamath Dimensi 13  

Assalamualaikum Wr. Wb. Halo, Good Readers. Kembali lagi dengan kami, Dynamathers. Kali ini kami hadir dalam lembaran baru, kepengurusan bar...

Advertisement