Biogmatic
LEONHARD EULER Matematikawan Unggulan Abad ke-18
Nama Asal Usia Profesi Julukan
: Leonhard Euler : Swiss : 76 tahun ( 1707-1783) : Matematikawan dan Fisikawan Pionir : Bapak Analisis Matematika Modern
Nama Euler mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita, tapi apa kalian tahu seberapa hebat matematikawan asal Swiss ini? Ya, Leonhard Euler adalah ahli matematika terbesar di dunia dan dianggap sebagai matematikawan unggulan abad ke-18. Penemuan-penemuan nya banyak di bidang kalkulus dan teori graf. Euler juga mengenalkan banyak notasi dan terminologi matematika modern, terutama untuk analisis matematika, seperti konsep fungsi matematika . Euler pernah mengambil les dari Johann Bernoulli, seorang matematikawan Eropa terkemuka. Bernoulli lah yang meyakinkan Euler bahwa dirinya telah ditakdirkan untuk menjadi seorang matematikawan hebat. Bakat luar biasa yang ditemukan Bernoulli dari Euler ini menjadi hal yang luar biasa pula bagi sejarah matematika. Buah pikiran Euler yang berhamburan tiada henti ini menghasilkan titik tolak bagi penemuan-penemuan matematika lainnya. Misalnya, serentetan rumus Lagrange yang rumus dasarnya ditemukan oleh Euler sehingga sering disebut rumus Euler-Lagrange. Adapun analisa Fourier di bidang teknik matematika, rumus dasarnya juga pertama ditemukan oleh Leonhard Euler sehingga dikenal dengan julukan formula Euler-Fourier.
Dalam urusan matematika sendiri, Euler khusus tertarik di bidang kalkulus, rumus differensial, dan ketidakterbatasan suatu jumlah. Euler menghabiskan banyak waktu untuk memperluas kalkulus diferensial dan integral hingga mencapai bentuk mpdern seperti sekarang. Kalkulus differensial parsial digagas pertama kali oleh Euler. Ada juga Formula Euler yang menunjukkan adanya hubungan antara fungsi trigonometrik dan jumlah imaginer, dan dapat digunakan untuk menemukan logaritma tentang jumlah negatif. Ini merupakan satu dari formula yang paling luas digunakan dalam semua bidang matematika. Kiprahnya dalam matematika bermulai sejak Euler berumur 26 tahun saat menjadi guru besar matematika, hingga pada umur 28 tahun matanya buta sebelah dan di umur 59 tahun kedua matanya buta. Namun hal ini tidak menyurutkan tekadnya sehingga dijuluki sebagai ahli matematika yang paling produktif di dunia sebab ketika kedua matanya buta, Euler tetap menulis dengan cara mendiktekan hasil pemikirannya kepada orang lain. Bahkan sesudah Euler meninggal, hasil karyanya yang bertumpuk tetap dimuat di majalah ilmiah secara bersambung selama 50 tahun. Wow, hebatnya Bapak Analisis Matematika Modern ini.