Page 1

Dynamika Matematika

Dimensi

#2

HALF MATH, HALF ARTHLETE


Shout Out

Menurut lo, seni dalam matematika itu apa sih??? OFA-50 : Seperti operasi yang menghasilkan hasil yang berbeda-beda.

Hani-50 : gambar gra k dengan bentuk unik seperti kardioid (love terbalik).

Mair-48 : seni dalam matematika itu ada di saat (1) kuliah, pertama dengerin dosen, trus tidur, pas di akhir belajar dikit biar pas ditanya dosen bisa jawab, dan (2) detik-detik menjelang ujian, pas belajar SKS dan begadang bareng anak mate yang jago.

Egi-49 : Seni itu ada didalam matematika, karena disana banyak terdapat pola-pola yang dapat membentuk suatu keindahan.

Sarah A-50 : teorema dan de nisi , tak bisa dipisahkan.

Fitri-49 : seperti pembuktian, dalam membuktikan suatu teorema terdapat alur-alur dan cara yang indah untuk mendapat jawaban yang benar.


Anif-48 : seni dalam matematika itu ya rumusrumus, simbol-simbol, dan anak anak matenya.

Fuji-49 : Seninya itu saat masuk Guma dan nongkrong bareng anak mate di SC.

Parara-48 : matematika itu bentuk lain dari seni, dimana kita belajar tentang suatu masalah di kehidupan nyata dan mentransfernya kedalam model matematika yang harus diselesaikan, di dalam proses mentransfernya tersebut diperlukan imajinasi yang tidak lain adalah seni itu sendiri.

Adam-48: seni itu adalah pelengkap matematika karena matematikawan ga cuma belajar tapi butuh juga refreshing, salah satunya lewat seni.

Rizky-48 : seni itu sangat berhubungan dengan matematika, seperti pada tangga nada itu disimbolkan dengan angka-angka dan dari suatu persamaan matematika kita dapat dihasilkan suatu gra k berbentuk batik.


QUOMATH

Kita harus menghargai hasil karya orang lain dengan tetap mencantumkan namanya. -Agah Drajat G, 2015-


TERIMA KASIH ATAS DUKU


UNGANNYA DI SPIRIT 2015


Half Math, Half Artist

MATHEMATIC ARTHLETIC

B

SETENGAH MATEMATIKA SETENGAH ARTIS???

erbicara mengenai Matematika, pastinya orang akan berpikir tentang orang yang belajar matematika itu adalah orang yang cuma jago ngehitung, pengguna otak kiri yang dominan, jarang gunain otak kanan, udah itu aja. Eitsss, tapi apa bener kata orang itu? Nyatanya kita anak Matematika banyak loh yang jadi setengah-setengah. Hah? Setengah-setengah apa sih? Maksudnya setengah Matematika, setengah artis (art and athletis loh), setengah otak kiri, setengah otak kanan juga loh. Maksudnya lagi, kita mahasiswa matematika boleh jago ngehitung, buktiin teorema, baca definisi, tapi kita juga punya jiwa artis yang tinggi. Apasih maksudnya artis di sini? Pemain film? BUKAN SOB! Maksud artis di sini adalah orang yang bisa gunain otak kanan d e n g a n b a i k . D i b u k t i i n d e n g a n b i s a g a m b a r, memvisualisasikan sesuatu, jago olah raga, kreatif, punya selera musik dan humor yang tinggi, jago akting, dan sebagainya. Jadi, untuk membantah hal tabu mengenai “anak matematika mah otaknya pake otak kiri doang” dan “ah, orang matematika mah cuma bisa ngehitung doang. Ah, orang matematika mah jago bikin rumus doang”, kita akan mengupas sisi lain dari anak matematika yang ternyata engga cuma bisa ngehitung lalala yeyeye aja, tapi bisa juga maksimalin otak kanan dan nge-artis kayak anak-anak seni dan olah raga gitu.


1.Mathematics-Futsal Oke yang pertama ini anak-anak futsalnya matematika. Mereka baru aja menang di kompetisi SPIRIT kemaren dengan merebut juara 3. Yah walaupun engga masuk ďŹ nal, tapi kita boleh bangga karena menang di perebutan juara 3 lawan kimia. Perjuangan mereka engga lepas dari yang namanya mayor mereka, matematika. Yaiyalah, secara mereka anak matematika. Kemampuan mengatur strategi yang diterapkan Bang Fajar (pelatih futsal) terbukti ampuh dalam pertandingan. Bisa diprediksi kalo Bang Fajar memasukkan ilmu matematika di dalam strateginya? Eh, iya gak ya? Iya gak sih?

2. Mathematics-Volley Ini dia sang juara voli seantero FMIPA. Ya, tim voli mate berhasil juara di SPIRIT kemaren. Wih, aksinya itu loh yang keren, apalagi duet Kak Ego dan Kak Mula perfekto bingits. Ditambah pemain-pemain lain yang engga kalah semangatnya sewaktu di lapangan. Saat pertandingan kemaren, mayor mereka berubah dari matematika jadi voli. Artinya mereka tanding dengan jiwa setengah mate, setengah anak voli. Tentu aja, mereka masih menggunakan ilmu matematika dalam pertandingan volinya. Contohnya nih ya, kalo kita ketinggalan skor dengan skor 22-15, berarti? Kita harus ngejar sebanyak 10 poin lagi supaya bisa menang ya kan?

3. Mathematics-Basket Yoo, lanjut ke basket. Di mate juga ada nih yang jiwanya setengah mate, setengah anak basket. Bisa diliat kan di sebelah kiri ini ciwi-ciwi cool dan kece pemain utama basket mate. Lagi-lagi di SPIRIT mereka juara 1 basket putri, kurang kece apa coba? Apa? kurang? Yaudah, bye! (brb naik roket). Jangan kira mereka engga pake ilmu matematika sewaktu main basket. Mau tau? Nih contohnya, ambil contoh Kak Fitri deh, misal si Fitri lagi dribel bola dan sampai di area three point. Sebelum melakukan three point, Fitri menghitung jarak optimum dari bola ke ring dan mencari path terpendeknya. Ketika dapet jawabannya, langsung di... rebut lawan.

4. Mathematics-Soccer Lanjut terus, ke sepak bola. Ngomong-ngomong soal bola, timnya kurang lebih hampir sama kayak futsal, diisi sama orang-orang yang sama. Jadi futsal = bola, bedanya cuma dari jumlah pemain, lapangan, aturan, sama... banyak deh ternyata b e d a ny a . N a h , d i s i n i t u h m e r e k a t e t e p p a ke i l m u matematikanya dalam pertandingan. Nih, kayak Kak Irul. Si Irul ini, ya you know lah, punya kemampuan sprint ala maling. Ketika bola diumpan ke gawang lawan, Irul memprediksi berapa kecepatan yang dia butuhin untuk bisa ngejar bola. Saat itu ada bek lawan yang ikutan ngejar. Karena Irul udah memprediksi kecepatan, akhirnya dia lah yang dapet bolanya.


5. Mathematics-Theater Kalo tadi kita ngebahasnya olah raga, sekarang kita bahas sisi seni dari anak matematika. Diliat dari fotonya keliatan banget kalo mereka pemain drama mate (yaiyalah, liat aja judulnya). Mereka ini yang kemaren main drama musikal di kompetisi seni SPIRIT 2015. Cerita yang mereka bawain cukup unik loh, guys. Masih inget engga? Ituloh yang latar belakang ceritanya Indonesia tahun 2145. Pemeran utamanya 3 orang dan mereka dikasih quest dan gerbang waktu gitu deh sama kakek yang diperanin Fariz. Cerita berlanjut dengan mereka mengunjungi 3 budaya, Sunda, Bali, dan Papua. Wih mantap engga tuh?

6. Mathematics-Vocal Suara anak matematika banyak loh yang merdu. Salah enamnya ini nih, tim vokal grup mate yang mewakili matematika dalam kompetisi vokal grup di SPIRIT kemaren. Ohiya, semua yang di foto itu penyanyi, kecuali si Udin yang megang gitar. Mereka membawakan lagu Chrisye, yang liriknya gini “cinta, akan kuberikan bagi hatimu yang damai�, nah tau engga judul lagunya apa? Ya itulah pokoknya. Satu lagi, masih lagu Chrisye yang judulnya Panah Asrama... eh Asmara, typo. Kayak gini liriknya “sudah katakan cinta, sudah kubilang sayang, namun kau hanya diam tersenyum padaku�, duh kok jadi sedih gini ya? Hikss.

7. Mathematics-Percussion Tau apa itu perkusi? Tau lah ya, engga perlu dijelasin lagi. Tapi, tau perkusi matematika? Anak matematika IPB pasti tau lah ya. Perkusi matematika ini namanya Gumakusi. Mereka udah sering banget diundang untuk tampil di acara-acara IPB maupun luar IPB (eh kok malah promosi ya). Nah, ngomongin soal SPIRIT, perkusi mate ini udah langganan juara di kompetisi perkusi SPIRIT. Kemaren mereka tampil dengan cerita Nyi Roro Kidul. Walaupun diceritain secara singkat, tapi penonton pasti tau kalo itu cerita Ratu pantai selatan. Rahasia kenapa mereka juara adalah karena mereka latihan mukul pake ilmu matematika, loh. Engga percaya? Silahkan buktiin sendiri.

8. Mathematics-Aerobic Wih liat fotonya aja udah keren banget nih anak-anak aerobik mate. Keliatan sangar banget pake dresscode kemeja putih dibalut rompi item. Mereka ini tim aerobik di kompetisi olahraga SPIRIT 2015 kemaren. Terdiri dari 7 cowok dan 8 cewek, serta 1 pelatih, Kak Frans dari Dept Proteksi Tanaman 47. Perjuangan dan persiapan mereka udah oke banget. Seminggu terakhir sebelum lomba selalu pulang di atas jam 12 malem. Bahkan sampe jam 3. Gokil engga tuh? Tapi worth it lah. Mereka tampil keren dengan tema detektif (atau agen). Teteplah jiwa matematika mereka tinggi banget. Terbukti dengan rela pulang pagi demi mencari sesuap nasi (loh?).


9. Mathematics-Dancer Mate juga punya penari-penari loh. Orang-orang inilah contohnya. Ada Kak Neli, Lana, Fajri Cantik, Eva, dan Nurma. Tarian yang mereka bawakan adalah tari kontemporer, sama kayak tari tradisional. Ohiya, mereka ini kemaren yang mewakili matematika di kompetisi seni tari kreasi SPIRIT loh. Sewaktu mereka tampil, semua penonton hening sejenak melihat mereka menari. Seakan-akan penonton terhipnotis dan ikut merasakan dinamikanya. Yah, intinya penampilan mereka ini kece banget dah, kalo engga percaya tonton aja videonya. Dijamin, yang nonton bakal serasa mau nari.

10. Mathematics-Humoria Yah semua anak mate pasti tau lah tukang humoria (lawak) nya mate itu salah dua orang di samping ini. Gia dan Zul. Wih cucok banget nih namanya sama-sama tiga huruf, ciyeee.... Zul ini di SPIRIT kemaren mewakili mate di cabang seni stand up comedy. Wih keren kan. Secara gitu doi kesehariannya lawak mulu. Lagi rapat, ngelawak. Sampe kuliah pun ngelawak. Yang satu lagi nih, si Gia. Doi kemaren jadi bekingannya Zul di stand up comedy SPIRIT. Ya kalo Zul kenapa-kenapa, Gia yang bakal turun. Mereka bisa jadi tukang lawak mate karena beberapa faktor. Salah satunya keseringan nonton OVJ dan Ini Talkshow (kayanya).

11. Mathematics-Model Nah yang terakhir ini kece banget nih, bisa diliat dari fotonya. Mereka udah kayak model-model pemain bola top yang lagi pose untuk poster, iklan, launching jersey, dan lainlain deh. Momen ini diambil hari minggu jam 6 pagi lewat 24 menit di belakang Gymnasium, sebelum kompetisi atletik SPIRIT beberapa waktu lalu. Keren yak udah kayak model? Hihihi. Ini menunjukkan kalo anak mate juga punya potensi untuk jadi model. Tapi untuk jadi model beneran, kayaknya mustahil deh hiksss....

Nah itu dia beberapa sisi lain dari anak matematika dan masih banyak lagi bakat lainnya.

Inget ya, di G5 tidak ada laporan, di G5 tidak ada praktikum, di G5 tidak ada turun ke lapang, tapi ujiannya... Esai dan susah semua


Press Release

Upgrading 1

UPGRADING AND GATHERING GUMATIKA HARMONI

Cuma di acara ini kita bisa gokil-gokilan bareng-bareng sambil ditemani cahaya matahari pagi yang sejuk. Ditambah dengan games-games seru yang bisa bikin teamwork kita semua ter-upgrade. Inilah dia Upgrading 1 Gumatika Kabinet Harmoni prok prok prok ... (ceritanya ada suara tepuk tangan).

A

pa kabar semuanya Harmoniers? Semoga pada sehat

GGF (Gumatika Games Friendship) yaitu Ahmad Junaedi. Lalu

dan masih pada semangat yah setelah sebulan penuh

dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an. Kemudian

sibuk dengan SPIRIT. Akhirnya tanggal 21 Maret

peserta melakukan senam pagi yang dipimpin langsung oleh

2015 ini, para pengurus Gumatika Harmoni baru saja

atlet aerobik matematika yaitu M. Iqbal Maulana dan Aini

melaksanakan Upgrading ke-I yang berlangsung di kampus

Zahra Amini.

kita tercinta, IPB. Acara Upgrading ke-I ini bernama GGF

Konsep Acara GGF (Gumatika Games Friendship) ini

(Gumatika Games Friendship), GGF di mulai pada pukul pada

berupa games yang dibagi kedalam 4 pos dan peserta dibagi

pukul 07.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Acara dihadiri oleh

kedalam 8 kelompok. Nama-nama kelompok mereka

50 orang peserta dan 12 orang panitia sehingga total peserta

diharuskan memakai nama-nama mata kuliah yang ada di

adalah 62 orang dari total 69 orang pengurus Gumatika IPB.

Matematika IPB. Pos pertama yang terletak di Gladiator

GGF (Gumatika Games Friendship) dimulai di parkiran FMIPA,

adalah permainan estafet terigu. Di pos ini peserta berbaris

tempat semua peserta berkumpul, lalu acara dibuka oleh

satu baris dan tidak boleh saling berhadapan, lalu mereka

pasangan MC kondang nan fenomenal kita yaitu Mr. Daus dan

harus memindahkan tepung yang ada di wadah paling depan ke

Mrs. Fuji dilanjutkan dengan sambutan dari ketua pelaksana

wadah yang ada di belakang dengan menggunakan tangan.


Pemenang di pos ini adalah peserta yang memperoleh terigu paling banyak. Selanjutnya di pos kedua yang terletak di lapangan Rektorat IPB ada permainan Save The Ball, di pos ini tiap kelompok diberikan 4 buah tali rapia dan satu buah bola. Peserta diharuskan membawa bola tersebut dari start ke ďŹ nish dengan keempat tali rapia tersebut dengan catatan tali harus disilang-silangkan membentuk simpul dan bola harus berada diatas tali tanpa diikat ataupun dijepit. Pemenang di pos ini adalah peserta yang memindahkan bola terbanyak ke ďŹ nish dalam waktu 10 menit. Selanjutnya, Pos ketiga yang terletak di parkir bus IPB adalah permainan integral, di pos ini setiap kelompok diharuskan mengangkat satu ember air yang telah digantung dengan tali dan salah satu teman mereka harus berada dibawah ember yang terangkat itu. Jadi, regu penarik harus menarik tali dengan hati-hati agar teman mereka yang dibawah tidak ketumpahan air. Pemenang pada games ini adalah mereka yang berhasil menaikan ember tersebut setinggi mungkin. Pos terakhir adalah pos keempat yang terletak di LSI yaitu permainan ikat tali. Pada pos keempat ini setiap peserta bermain secara berpasangan dan diikat menyilang, peserta diharuskan melepaskan ikatan tersebut. Setelah keempat pos peserta lewati mereka semua berkumpul di Lapangan rektorat untuk melakukan sesi sharing. Sharing diisi oleh beberapa pimpinan Gumatika. Acara ditutup dengan pembacaan doa dan pengumuman pemenang kelompok terbaik yang diraih oleh kelompok Alin, dan dilanjutkan berfoto bersama seluruh peserta dan panitia. Seru banget kan upgrading-nyaa!. Jadi ga sabar upgrading ke-II nih hihi.


Pi Day

HAPPY Pi D AY

S

udah tidak asing lagi dengan konstanta itu kan? Nah, kalian juga pasti sudah tau kalau Pi adalah konstanta yang memiliki

angka desimal dengan jumlah yang tak berhingga dan tak berpola. Jadi, pasti kalian juga tahu kalau pada tanggal 14 Maret kemarin adalah hari diperangatinya konstanta ini. Bukan hanya 14 Maret, tapi juga 14 Maret 2015 pukul 9:26:59 pagi atau

malam. Ya, hanya 100 tahun sekali, sob! Kapan lagi kita bisa merayakan 10 digit Pi ini? Cuma di tahun yang berujung 15 saja, bukan? Departemen Matematika IPB tentu saja merayakan datangnya hari Pi yang hanya 100 tahun sekali ini. Yuk lihat bagaimana cara departemen tercinta kita ini merayakannya!

Banner 'The Ultimate Pi

Kaos Pi Day

Day Once in A Century'

Konten Blog Pak Kutha

Tiga hal yang sederhana ini sudah cukup menandakan bahwa

yang diposting di web

tahu kalau sebenarnya Pi adalah konstanta yang memiliki digit

math IPB

departemen kita merayakan Hari Pi. Karena tidak banyak yang desimal yang tak berhingga dan tak berpola. Jangankan orang awam, orang matematika seperti kita bahkan dosen lain pun belum tentu tahu tentang fakta Pi tersebut. Jadi, sudahkah kamu tahu fakta lain tentang Pi?


Pi Day

HOW OTHERS CELEBRATE

THE ULTIMATE PI DAY 1. Salah satu kafe di CHICAGO bernama First Slice Pie CafĂŠ membagikan potongan pizza gratis pada jam 3:14 p.m. di Hari Pi. 2. Restoran Pizza YourPie di 16 lokasi yang tersebar di GEORGIA, TANNESSEE, & FLORIDA menjual pizzanya seharga $3.14 khusus di Hari Pi. 3. The Microsoft Store menawarkan diskon sebesar 3.14% untuk Dell Tablet. 4. CALIFORNIA: Mengadakan kontes 'Pi Recitation Contest', yaitu menghafal dan membacakan digit-digit Pi sebanyak-banyaknya sambil makan kue pie. 5. Piems Competition: Membuat puisi dengan sastra pilish, dimana panjang kata-kata dalam sebuah kalimat ditentukan oleh angka pi. (ilustrasi: foto kopi) 6. Lomba menghitung volume kue pie yang sudah dipanggang sebelum memakannya 7. Pi-themed-pie-eating Party 8. Milwaukee: Bersepeda sepanjang 3.14 mil. 9. Meksiko: Membacakan digit-digit Pi sambil bermain rubik dan hula hoop. 10. Lomba menulis digit Pi terbanyak dan tercepat.


Press Release

MATH CLUB 2015 Math Club

PEMBERIAN TUTORIAL OLEH DEPARTEMEN KEILMUAN

D

alam rangka memperdalam materi mata kuliah bagi

Pada siang harinya, tepatnya pukul 13.40-15.40

mahasiswa departemen matematika IPB angkatan

diadakan tutor sesi kedua, yaitu tutor mata kuliah Graf

50 dan angkatan 51, Departemen Keilmuan

Algoritmik untuk mahasiswa Departemen Matematika IPB

Gumatika IPB mengadakan suatu kegiatan yang diberi nama

angkatan 50 di ruang seminar alpha. Tentor pada kegiatan

komunitas tutor. Departemen Keilmuan Gumatika IPB ingin

tersebut berasal dari mahasiswa Departemen Matematika IPB

memberikan wadah pemberi tutor untuk membantu

angkatan 49, yaitu Anggraini Vien Putryanda dan Lina Amalia

mahasiswa Departemen Matematika IPB untuk

dengan jumlah peserta tutor berjumlah 27 orang.

memperdalam pemahaman mengenai mata kuliah yang dianggap sulit. Tujuan daripada diadakannya komunitas tutor

Untuk sesi terakhir, diadakan tutor Matematika

adalah untuk memberikan tutor mata kuliah tertentu yang

Keuangan untuk mahasiswa Departemen Matematika IPB

dianggap perlu tambahan bimbingan/tutorial untuk

angkatan 50 di ruang seminar alpha pada pukul 16.10-18.10

mahasiswa Departemen Matematika IPB, untuk

WIB. Tentor pada kegiatan tersebut berasal dari mahasiswa

memperdalam pemahaman mengenai mata kuliah yang

Departemen Matematika IPB angkatan 49, yaitu Egi Irwan dan

dianggap sukar.

Syifa Nurul Ainisa dengan jumlah peserta tutor berjumlah 21 orang.

Tutor yang diadakan adalah tutor untuk mata kuliah Pengantar Logika Matematika untuk mahasiswa Departemen Matematika IPB angkatan 51. Kegiatan tutor diadakan di ruang seminar alpha pada hari Sabtu, 28 Maret 2015 pukul 10.00-12.00 WIB. Tentor pada kegiatan tersebut berasal dari mahasiswa Departemen Matematika IPB angkatan 50, yaitu Rian Kurnia dan Slamet Nuridin dengan jumlah peserta tutor berjumlah 33 orang.

By: Keilmuan

dx


QUOMATH

Do something for someone else until money cant buy what you do. -Amril, 2015-


MATHERVIEW Kutha Ardhana

MENYEIMBANGKAN

OTAK

DENGAN MENGOLAH

πr

2

S

ore itu koridor mate sudah sepi. Unit pelayanan mahasiswa matematika juga sudah tutup.

Untungnya wifi dari seminar alpha masih menyala. Ln menunggu dengan harap-harap cemas. Baru kali ini Ln bertemu dengan Pak Kutha di luar kelas. Walau begitu, Ln merasa senang bisa berkesempatan ngobrol dengan beliau. Tak berapa lama kemudian, sosok yang ditunggu datang. Ln kemudian menghampiri dan menyapanya. Pak Kutha terlihat sumringah dan menyambut Ln dengan senyum lebar di wajahnya. Sudah sore, tapi Pak Kutha masih terlihat semangat. Percakapan Ln dan Pak Kutha pun dimulai.

Apa benar Pak Kutha dulu juga mahasiswa matematika?

Kalau masalah dominansi otak, kebetulan saya sendiri punya prinsip untuk menyeimbangkan Olah πr2. Pi untuk pikir, r yang pertama

Oh, bukan. Dulu saya mahasiswa Statistika angkatan 20. Khusus

untuk raga, dan r yang kedua untuk rasa. Jadi, Olah πr2 itu Olah Pikir,

untuk angkatan saya, dulu namanya Statistika dan Komputasi. Lalu

Olah Raga, dan Olah Rasa. Dengan menyeimbangkan itu, ya kita

waktu itu saya ambil minor Matematika. Zaman dulu itu kan

menyeimbangkan otak juga, bukan? Olah Pikir kan cenderung

Matematika masih jadi minor di IPB.

banyak menggunakan otak kiri. Lalu olah raga yang saya senangi yaitu badminton. Dari SD saya sudah suka badminton. Sedangkan

Nah, menurut Bapak apakah ada hubungannya Matematika dan Seni?

olah rasa misalnya seperti meditasi untuk belajar menjernihkan pikiran. Kesenian juga termasuk olah rasa, untuk saya khususnya kesenian Bali seperti tabuh maupun tari. Dari dulu waktu

Matematika dan Seni? Wah, hubungannya

saya masih jadi mahasiswa, kalau di

erat sekali. Kita ini kan salah satunya

organisasi pasti di bidang kesenian.

belajar atau mengamati tentang pattern, pola, dan sebagainya. Kalau bicara tentang pola, ya bicara tentang

Tidak heran ya kalau Omda Bali

seni. Banyak bentuk-bentuk

menang Genus tiga kali berturut-

geometris yang merupakan seni yang

turut. Ternyata pembinanya Pak Kutha sendiri. Nah, masih bicara

dikaitkan dan memang terkait dengan

tentang keseimbangan otak nih, Pak.

Matematika. Ingat dengan salah satu

Menurut Bapak bagaimana dengan

konstanta yang disebut Golden Ratio? Nah,

mahasiswa Matematika yang sekarang?

Golden Ratio itu salah satu konstanta matematika yang digunakan oleh orang-orang seni juga. Memang sudah menjadi kesepakatan antara

Ya kalau dilihat-lihat, jika dibandingkan dengan zaman

seniman dan matematikawan. Yaitu rasio segi empat yang paling

saya dulu, sekarang ini kan fasilitasnya lebih memadai. Jadi secara

indah dilihat oleh mata melibatkan konstanta golden ratio ini.

umum, mahasiswa yang sekarang memang sudah beragam. Ada

Konstanta ini kalau ditelusuri lebih dalam lagi bisa masuk ke barisan

yang fokus belajar dan ada juga yang aktif di keorganisasian dan lain-

fibonacci. Jadi, bentuk-bentuk standar kartu kredit perbandingan

lain. Tapi ya kalau bisa jangan cuma belajar saja. Memang, prioritas

panjang dan lebarnya menggunakan golden ratio. Contoh lainnya

utama mahasiswa itu kan belajar. Tapi aktif di keorganisasian juga

seperti bendera dan bahkan banner yang kita pakai untuk Pi Day itu

penting karena ilmunya akan sangat berguna jika sudah lulus kelak.

juga menggunakan Golden Ratio agar indah dilihat. Banyak yang bilang kalau orang-orang matematika itu cenderung

Pi untuk pikir, r yang pertama untuk raga, dan r yang kedua untuk rasa.

banyak menggunakan otak kirinya. Bagaimana menurut Pak

Jadi, Olah πr2 itu Olah Pikir, Olah Raga, dan Olah Rasa. Dengan

Kutha?

menyeimbangkan itu, ya kita menyeimbangkan otak juga, Kutha Ardhana, 2015.


MATHERVIEW

Restu Auliya

MATEMATIKA? OKE

SENI? BISA LAH

asalkan kitanya suka atau punya kemauan, ya ikut aja. (Restu, 2015)

P

unya segudang bakat nyeni dan olah raga. Mungkin kalimat ini cocok dikasih ke mahasiswi matematika angkatan akhir ini. Restu Auliya atau yang akrab disapa Kak Tui (atau Tuwi pake ‘w‛) ini, bisa dibilang atlet serba bisa versi cewek. Saingannya Kak Fariz untuk versi cowoknya. Di kompetisi G5 League kemarin, doi hampir ikut semua cabang olah raganya loh, kayak basket, futsal, badminton, voli, sama tenis meja (kalo engga salah). Tahun lalu, Kak Tui ikut cabang aerobik mate di kompetisi SPIRIT 2014. Engga cuma di olah raga aja, di bidang seni pun Kak Tui engga mau ketiggalan. Terbukti dengan doi jadi salah satu vokalis di lagu Do The Best For Matematika. Terus Kak Tui ini pemukul utama tim perkusi mate, Gumakusi. Spesialis botol, galon, ember. Terakhir di kompetisi seni SPIRIT 2015 kemaren, Gumakusi membawakan drama singkat cerita Nyi Roro Kidul, dan Kak Tui ini yang jadi Nyi Roro Kidul nya. Nah, dapet banget kan half mathematics, half arthletics-nya di dalam diri Kak Tui? Untuk cerita lebih lanjut, yuk simak obrolan singkat tim Dynamath dengan Kak Tui alias Restu ini.


A:Ya jadi kan dari sekian mahasiswa angkatan 48, 49, 50 trus yang kita tau punya bakat yang terkait sama tema kita itu ya kak Tui, makanya dari penelitian yang kita lakukan...

S:Engga mungkinlah, ini kita udah pilih ya kak, berarti kakak berbakatlah disana. A:Tadi kakak ada ngeluarin pendapat, kata kakak kita itu yang

A:Yaaa langsung mulai aja ya kak. Pertama kabar diri dulu deh,

kurang sarananya, tapi orang-orangnya ada, contohnya

sekarang kabarnya gimana? sama kabar akademiknya

kayak kakak sendiri. Nah kakak kan bisa dibilangkan bakat

gimana? T:Sampai saat ini, kabar diri baik2 aja. Kabar akademik lagi ngejar, ngejar, ngejar, ngejar, ngejar seminar biar engga kena sespos.

seni ada, bakat olahraga juga ada. Kira-kira kakak nemuin bakat seni sama olahraganya sejak kapan? T:Kalo bakat seni sih, spesifik nih ya perkusi misalnya, itu baru ketemu ya pas masuk departemen. Gitu kenal yg namanya

A:Oooh iya. Masih ada kuliah nggak sih kak...?

gumakusi terus nyobain dan ternyata suka, ya udah lanjutin.

T:Egga ada lah.

Kalo olahraga sih dari dulu suka, cuma baru bener-bener

A:Oh engga ada ? Berarti kegiatan saat ini itu doang?

olahraga ya pas kuliah gitu, yang bener-bener ikut lombanya

T:Iya itu doang.

kayak gitu-gitu. Kalo dulu ya cuma main-main aja, tapi emang

S:Gabut apa engga?

suka tapi engga rutin gitu, engga rutin olahraga.

T:Gabut banget. Hahahha...

A:Berarti cuma dari main-main biasa, yang penting suka dulu.

A: Kakak mahasiswa tingkat akhir nih, balik lagi nih ke sebelum

T:Ya, yang penting suka dulu.

kakak masuk matematika. Kenapa sih milih matematika? T:Kenapa ya? Engga ada kenapanya sih, sebenernya dulu kan

A:Kakak setiap hari kan belajar matematika mulu matematika mulu. Kalo kata orang kan itu bagiannya otak kiri, jadi kaya

undangan, terus milihnya itu, dipilihin temen. Jadi, kata dia

otak kirinya kepake mulu, sedangkan otak kanannya jarang

“kayaknya lo pinter deh matematika, ya udah matematika

kepake. Nah itu dibuktikan kalo misalkan banyak sumber

aja”, trus dia juga yang nulis, gue engga tau dan ternyata

yang bilang orang yang jago ngitung atau setiap hari

masuk! Gue tau dia nulisin matematika, tapi engga ada...

belajarnya matematika doang, misal kita ajak olahraga dia

engga niat, niat juga engga ada gitu... A:Terus selama ngejalaninnya sampai sekarang? Ngejalaninnya separuh hati?

engga bisa, main seni dia engga bisa. Tapi pas liat kakak, ternyata engga gitu, sama yang lain juga sih. Nah, menurut pendapat kakak gimana?

T:Engga separuh hati sih. Karena suka juga sama matematika

T:Eeeeeh.. gimana ya? Kalo gue pribadi sih engga kebanyakan

ya udah pertamanya jalan, ya biasa di tengah jalan pastikan

make otak kiri , kayaknya jadi, gimana ya? Karena mungkin

susah. Ya tapikan mau gimana lagi mau mundur juga udah

yang kayak gitu berlakunya sama orang yang dia

engga bisa., ya udah jalanin aja. Akhirnya selesai juga kan

kelihatannya pinter banget, jenius banget gitu kan, Terus

sekarang? A:Emang sejago apa sih kakak di matematika? T:Engga jago-jago banget. Eeehhh di bawah rata-rata. Eh engga deh diatas dikit. A:Terus kalo pendapat kakak gimana? Kan kakak mahasiswa matematika nih, orang lain banyak mandang mahasiswa

diajak olahraga gitu susah. Kalo gue sih sebenernya fleksibel, gue belajar engga, engga study oriented benget, seperlunya aja. Malah kadang-kadang kalo mau UTS kebut gitu. Terus olahraga juga engga jago-jago banget, cuma bisa doang, jadi balance, bukan balance dua-duanya bisa. Setengahnya bisa, setengahnya bisa, jadi balance kan. Kalo gue sih gitu.

matematika tuh cuma. “lo tuh mahasiswa matematika cuma

A:Jadi dapet ya half mathematic half artist-nya.

pinter ngitung doang, terus ya lo tuh cuman maininnya

S:Katanya mau belajarnya kebut UTS kebut ujian. Itu nilainya

mainin rumus doang”, pendapat kakak sebagai mahasiswa matematika gimana? Padahalkan sebenarnya engga cuma itu.

bagus engga kak? T:Tergantung, tergantung mata kuliahnya, gue suka bagus, tapi kalo dari awal emang “ah engga bisa nih, engga, engga bisa”,

T:Iya siihh. Gimana yaa? Kalo menurut gueee, emang sih

gitu udah engga bisa. Kalo dari awalnya engga suka susah gitu

banyak yang nganggap kita kaya “ah mereka kan isinya cuma

walaupun udah dikebut-kebut tetep aja, paling seadanya

belajar atau study oriented gitu kan” ya istilahnya. Cuma kalo

nilainya.

menurut gue sebenernya engga. Sebenernya kita juga punya

A:Kalo boleh tau, sampai sekarang IPK udah berapa kak?

banyak bakat kan yang bisa di explore, tapi mungkin

T:Pertanyaan hidup nih. Hahahahaha. Alhamdulillah masih

sarananya yang kurang. Kayak misalnya sekarang nih cuma kalo musimnya spirit aja yang baru kelihatan orang-orang

menyentuh angka tiga. A:Terus, selama kuliah di matematika itu, motivasi yang

yang kayak gitu kan, kalo lagi engga musimnya pasti engga

mendorong kakak untuk bertahan di matematika apa kak?

ada engga kelihatan. Ya belajar, ya belajar gitu. Jadi, mungkin

T:Motivasi pertama itu beasiswa, udah dibayarin pemerintah

yang harus diperbanyak itu sarana-sarananya, kalo masalah orang-orangnya mah banyak kok yang bakat sebenarnya. S:Salah satunya kaka. T:Engga juga. Hahahaha.

ya kali engga kuliah kan. S:Dapet beasiswa apa kak? T:Dapet bidikmisi, alhamdulillah. Terus yang kedua ya pasti orang tua lah, udah ngarepin kita kuliah bener-benerkan, ya


T:Kalo olahraga itu pengen banget belajar panahan, tapi engga ada waktu. Gak tau bisanya atau engganya mah belom tau, kan belom nyoba sama sekali. Kalo seni itu pengen belajar nari tapi bukan nari tradisional, gue pengennya nyoba capoera sebenernya hehehhe. Tapi tetep engga ada waktu juga. Belom ada waktu. Sebenernya ada di IPB. Tapi engga ada waktu. S:Kakak kan akademiknya lumayan bagus, di seni sama olahraganya juga lumayan bagus kan. Nah, itu gimana kakak membagi waktu antara belajar dan non-akademiknya? T: Bagi waktu ya, sebenernya gue jelek sih bagi waktunya. Dulu waktu pertama kali zaman spirit itu, yang namanya kuliah, malah jadi tidur siang di kelas. Jadi malemnya bener-bener latihan, latihan, latihan. Terus kuliahnya tidur, akhirnya belajarnya gitu, kebut minta ajarin sama temen yang emang udah pinter gitu kan, belajar kebut SKS akhirnya. Cara belajarnya emang jelek sih, tapi walaupun engga ada kegiatan, gue tetep sks, kayaknya emang bawaan lahir deh. Hahahaha... udah lanjutin sampe akhir. Ya, yang ketiga lain-lain.

A: Bawaan lahir hahaha... Kakak kan mau lulus nih... Otomatis

S:yang lain?

ntar kan ada penerus lagi, tapi kan belom muncul gitu orang

T:Yang lain taulah. Hahahaha.

yang kayak kakak, yang bisa di seni sama olahraganya. Nah,

A:Terus kesulitan dalam mempelajari matematika apa menurut kakak? Y:Apa ya? Kadang gini sih... gimana ya? Sebenernya materinya

coba dong kasih pesen buat juniornya, supaya tahun depan tuh muncul lagi orang kayak kakak diangkatan 49 atau 50. T:Pesen ya. Dari gue sih, engga apa-apa sebenernya kita study

itu engga susah, cuman guanya yang susah nangkep apa yang

oriented, tapi emang engga bosen belajar mulu? Mungkin

dijelasin sama dosen. Misalnya, di kelas engga ngerti, tapi

walaupun engga ngerasa menonjol, tapi asalkan kitanya suka

giliran belajar sama orang lain ngerti. Jadi, kayak jam kuliah

atau punya kemauan, ya ikut aja. Pertama ikut-ikutan, lama-

percuma gitu. Gue dua jam duduk ngedengerin tapi engga

lama jadi suka, akhirnya bisa jago.

ngerti, nanti di luar paling setengah jam lah ya, “ini tadi gini loh� terus gue ngerti, kan jadi kayak “ah mending gue engga masuk kan?� kadang-kadang gitu yang bikin susahnya. S:Kakak bisanya apa aja? Alat musik? Atau apa gitu ? Nari gitu, nyanyi atau apapun ? T:Eeeem. Kalo main alat musik, gue baru belajar main gitar sama belajar main keyboard, itu juga masih ndut-ndutan lah. Terus kalo nyanyi, bisa. Semua orang bisalah nyanyi. Terus kalo nari, suka sih sebenernya, tapi masih belum ada kesempatan buat di-explore gitu. S:Aerobik kan kemarin kak? T:Ya aerobik. Terus apa lagi ya. Sampe sekarang sih seni yang paling gue suka perkusi. Kalo olahraganya sih engga ada yang suka banget kayaknya. Kalo basket, sebenernya ikut spirit kepaksa karena engga ada orangnya pertama, tapi lama-lama jadi suka juga. Terus kalo voli juga baru belajar kemaren, ampe biru-biru gara-gara engga ada orangnya juga, ya udah lah main lagi. Terus kalo yang suka banget, engga ada sih, olahraga suka aja. L:Sekarang kakak kan suka seni sama olahraga juga, ada engga yang pengen banget dipelajari tapi entah itu engga bisa atau engga ada waktu, ada engga kak? T:Seni apa olahraga? L:Dua-duanya.

RAPID QUESTION

Bakat atau kerja keras? Kerja keras Seni atau olahraga? Seni Matematika atau seni? Matematika Otak kanan atau otak kiri? Otak kanan... Tari atau basket? Tari


POSTER 2015

BE CAREFUL 29 APRIL 2015 By: Infokom


A

GUMATIKA PRESENT

KSIKSIOMA OMA

Aksi Kunjungan Silaturahmi Organisasi Mahasiswa Matematika

Coming Soon! 25 April 2015 /

Road to UNDIP

By: Public Relation


On Progress

A

S S E

R G O

ON

PR

KSIKSIOMA OMA

Aksi Kunjungan Silaturahmi Organisasi Mahasiswa Matematika

Road to UNDIP

/

By: Public Relation

Di bulan April ini ada event menarik loh... Yap ada aksioma, pasti para pengurus Gumatika udah pada tau dong yang namanya aksioma. Sedikit ulasan aja nih, Aksioma atau Aksi Kunjungan Silaturahmi Mahasiswa merupakan salah satu proker dari salah satu departemen Gumatika (read : Public Relation) yang dimulai sejak tahun 2013.

A

ksioma tahun ini mengusung tema “Berbagi

orang dengan prioritas utama untuk pengurus Gumatika. Buat

Informasi Bersama Mahasiswa Matematika� yang

anggota Gumatika jangan kecewa dulu, kalau masih ada kuota

akan berlangsung dari tanggal 24-26 April dan

lebih anggota Gumatika juga bisa ikutan aksioma. Progress

tempat yang dituju yakni Universitas Diponegoro di Semarang.

yang telah berjalan selama ini sudah mencapai 55%, PR sendiri

Tujuannya itu diharapkan mahasiswa Matematika khususnya

sudah survei tempat beberapa minggu lalu untuk memastikan

para pengurus Gumatika dapat wawasan baru dengan berbagi

kelancaran event ini.

informasi, sharing-sharing, dan juga bisa memperkenalkan Gumatika IPB kepada mahasiswa Undip. Cukup bayar 350ribu

Buat kalian-kalian para pengurus Gumatika harus ikut

aja nih buat akomodasinya, udah termasuk transportasi,

nih soalnya acara ini positif banget, kapan lagi bisa silaturahmi

makan, tempat penginapan dan tempat wisata juga pastinya.

antar himpro, dapat ilmu sambil sharing-sharing, kenal teman baru

Tempat wisata yang rencananya akan dikunjungi ada San

dan pastinya liburan sesudah UTS hehe...

Pookong, jalan Pandanaran dan Lawang Sewu* (*masih diusahakan). Transportasinya berupa bis dengan kapasitas 59


SPECIAL REPORT

Math on SPIRIT

SPIRIT 2015

MENJAWAB TANTANGAN MATEMATIKA JUARA UMUM LAGI

S

PIRIT, yah pasti udah pada taukan yah SPIRIT itu apa? Secara

penutupan. Oh iya penutupan sampe sekarang masih nunggu

kemaren kita udah ngebahas SPIRIT itu apa. Nah, sekarang kita

konďŹ rmasi dari pihak panitia nih, semoga aja panitianya cepet ngabarin

masih mau ngebahas SPIRIT nih tapiiii, bukan tentang cabang

kitanya.

olahraganya melainkan dicabang seninya nih. FYI, cabang seni di

Ohiya, walalupun belum diumumin secara resmi, kita

SPIRIT itu ada ‌ yaitu, cipta puisi, karikartur, vokal grup, perkusi (ini

Departemen Matematika JUARA UMUM lagiiii loooh untuk cabang

adalah seni yang memainkan alat bekas jadi alat musiknya itu bukan

olahraganya. Kalo di cabang olah raga ini gampang untuk memprediksi

kayak gitar, bass ataupun piano loooh), drama musikal, stand up

siapa yang juara umumnya. Dihitung dari perolehan emas, kita dapet

comedy, akustik, dan tari kreasi. Untuk perlombaan seni ini dilakukan

total 4 emas, 4 perak, dan 3 perunggu. Alhamdullilaaah yaah kita masih

selama kurang lebih 2 hari dan pada waktu yang berbeda pastinya . Oh

bisa mempertahankan juara umum ini selama tiga tahun berturut-

iyaaa, cabang seni ini juga ada juara umumnya. Jadi di SPIRIT itu ada

turut. Oh iyaaa, kita juara umum ini juga engga lepas dari kontribusi

dua cabang yaitu cabang olahraga dan cabang seni. Naaah masing-

para atlet tercinta kita. Untuk emas, cabang olahraga yang

masing cabang punya juara umumnya masing-masing.

menyumbangkanya adalah basket putri, voli putra, estafet putra, dan

Tau engga sih kalian? Ternyata anak Matematika itu engga

marathon putri. Sedangkan untuk peraknya telah diberikan oleh

cuma jago ngitung, ngebuktiin rumus dan olahraga looh, anak

cabang olahraga sepak bola, tenis meja, sprint putra, dan. Terakhir,

Matematika ternyata juga jago banget dalam hal seninya. Bisa kita lihat

perunggu didapatkan dari cabang bulu tangkis, futsal, dan marathon

yaaa, untuk pertandingan seni di SPIRIT ini kita tuh all out (bahasa

putra. Untuk cabang aerobik, sampe sekarang kita juga masih

gaulnya siih habis-habisan dan niat banget). Kalian pasti nonton kan

penasaran nih siapa juaranya. Semoga aja aerobik yang kece kemaren

pas pertandingan seni yang dilaksanakan di pomi? Pastii liat doong,

bisa dapat juara lagi, aamiin..

naah liat kan gimana kerennya kita. Oke, kita ambil sampel untuk

Okelaaah para SOULMATH, kita udah menjadi JUARA

ngebuktiin kalo kita itu juga jago diseni yaitu untuk perlombaan

UMUM lagi. Tapi jangan membuat kita sombong akan semua itu,

perkusi. Yupsss, perkusi kita atau yang sering kita kenal dengan

okeee? Semua itu adalah hadiah untuk perjuangan kita. Tetep

sebutan GUMAKUSI berhasil memukau juriiii loooh. Keren bingo

semangat untuk SPIRIT 2016 nantiiii yah, semoga juara umumnya juga

deeeeh, dengan permainannya dan dengan cerita yang di bawakannya.

masih atas nama Matematika. Aamiiiiiiiin‌.

Selain ituu untuk cabang seni yang lainnya juga KEREN banget deeeh. Pertandingan untuk seni udah selesai nih, tapi belum ada pengumuman juaranya. Yaiyalaaah, pengumumannya kan pas


Songanime

SONG

Mark Ronson ft Bruno Mars-Uptown Funk

Taylor Swift-Style

Ed Sheeran-Thinking Out Loud

Rihanna ft Kanye WestFourFiveSecond

Ellie Goulding-Love Me Like You Do

Maroon 5-Sugar


ANIME OWARI NO SERAPH Genre: supernatural, vampir, shounen Tayang: 4 April 2015, jam 22:00 JST Anime ini bercerita tentang Yuuchiro yang di selamatkan dari serangan virus ganas yang akan membunuhnya apabila dia berumur lebih dari 13 tahun oleh virus vampir. Akan tetapi Yuuchiro memiliki impian besar, yaitu membunuh semua vampir, membunuh dirinya sendiri dan semua temannya yang selamat. Bagaimanakah petualangan Yuuchiro danteman-temannya? Mampukah Yuuchiro mewujudkan mimpi besarnya itu? Saksikan Owari no Seraph di bulan April 2015. FATE/STAY NIGHT: UNLIMITED BLADE WORKS Genre: aksi, fantasi, supernatural. Tayang: 5 April 2015, jam 00:00 JST Sambungan dari Part 1-nya yang rilis bulan Oktober 2014-Januari 2015 musim lalu ini, bercerita tentang pertarungan 7 ksatria suci bersama servantnya untuk memperebutkan cawan suci. Perang cawan suci ini menyeret shirou dan rin dalam pertarungan yang mematikan sebagai penyihir. Saksikan akhir dari pertarungan mereka bulan April ini.

KYOUKAI NO RINNE Genre: komedi, romantis, supernatural. Tayang: 4 April 2015, 17:30 JST Berawal dari Sakura Mamiya yang menghilang secara misterius di pohon belakang rumah neneknya. Setelah dia kembali dengan selamat dari kejadian itu Sakura memiliki kemampuan melihat hantu. Kemampuannya ini membuatnya terganggu dan ingin melenyapkannya, hingga ia bertemu dengan Rinne Kudo di awal tahun ajaran. Pertemuannya dengan Rinne membuat kehidupannya dengan roh atau hantu berubah. Bagaimanakah nasib Sakura selanjutnya? Apakah ia akan bisa hidup tenang? Tunggu ceritanya di bulan April 2015.

Battle Spirit: Burning

Vampir Holmes

Arslan Senki 2 Genre:aksi,

Shokugeki no Souma

Soul

Genre: Misteri,

petualangan, sejarah,

Genre: sekolah, koki,

Genre:kids, fantasi,

supernatural, vampir

supernatural. Tayang: 5

Shounen

battle.

Tayang: 4April 2015,

April 2015, 17:00 JST

Tayang: 4 April 2015,

Tayang: 1 April 2015 at

jam 01:55 JST

18:30 JST

jam 02:40 JST


Half Math, Half Artist

MATE ITU

INDAH K

etika seseorang mengatakan bahwa matematika dikatakan sebagai sebuah mata pelajaran yang mudah dan menyenangkan, apakah kalian akan mengatakan YA pada pernyataan itu? Bagaimana dengan pernyataan bahwa matematika itu indah? Apakah jawaban kalian juga YA? Kenapa?‌ Hayo kenapa hayo... Bingung? Sama.

Kalo diliat dari judulnya, emang bener sih matematika itu indah. Gak percaya? Coba aja dateng ke MIPA dan temuin anak matematikanya sendiri. Pasti kalian akan setuju sama judul tulisan ini dan berkata “wah ternyata anak-anak mate itu indah ya, apalagi cewe-cewenya�. Huss... ngawur, itu emang bener sih, tapi jangan dibahas di sini lah, bukan itu yang mau kita bahas sekarang. Yang mau kita bahas sekarang adalah keindahan matematika yang selalu luput dari mata orang-orang. Seperti yang kita tau bahwa yang namanya keindahan itu kebanyakan akan tampak dari luar karena pesona keindahan itu memancar dan masuk ke mata orang yang melihatnya. Tapi kenapa keindahan kali ini bisa luput dari mata orang-orang? Apakah ada yang salah?

Tentu saja ada yang salah. Sebab orang-orang selalu dihantui oleh pelajaran angka-angka rumit penuh rumus yang kita sebut matematika. Orang-orang sudah terlanjur dicekoki dan didoktrin dengan peringatan bahwa matematika itu sulit. Bukan bukan, matematika itu memang sulit, namun di balik kesulitannya itu, ada kemudahan... Eh salah, di balik kesulitannya itu, tersimpan keindahan yang tak banyak orang tau. Hal ini yang akan kita bahas menurut sumber terpercaya. Pasti akan ada pertanyaan, apakah yang indah dari matematika? Bisakah matematika membuat panca indera kita mengatakan indah? Atau indah karena membuat kita berďŹ kir logis dan terstruktur sehingga semua serba teratur? Banyak pertanyaan untuk menghubungkan antara matematika dengan keindahan.


Salah satu cara memahami hubungan antara matematika dengan keindahan dapat dilakukan melalui pendekatan seni. Hal ini lebih mudah karena seni sangat dekat dengan keindahan. Matematika sebenarnya juga mempunyai hubungan yang cukup dekat dengan seni.

Liang Gie (2004:81) menyatakan bahwa matematika telah tampil dalam pertumbuhan pemikiran manusia secara sangat beraneka ragam sebagai ilmu formal, ilmu tentang bilangan dan ruang, ilmu yang mempelajari kuantitas dan keluasan, menelaah hubungan bentuk, struktur, proses pemikiran yang bersifat abstrak, deduktif, simbolik dan masih banyak lagi penyebutan lainnya. Dalam keilmuannya, matematika bisa berdiri sendiri sebagai sebuah ilmu atau bisa juga menjadi ilmu pendukung dari berbagai cabang ilmu pengetahuan lainnya.

Dua pencirian tentang matematika membuatnya terlibat dengan persoalan keindahan pada karya seni. Pencirian pertama ialah perumusan sebagai “the science of magnitude or measurement of position” ( ilmu tentang keluasan atau pengukuran dan letak). Misalnya salah satu cabang matematika yang disebut geometri proyeksi memusatkan perhatian pada letak dari titik dan garis. Peran matematika dalam seni arsitektur dan lukis sudah sangat menonjol dari dahulu. Dalam seni lukis dikenal pula istilah pengetahuan perspektif yang pada masa sebelum renaissance ( abad 14 sampai 16) belum dikenal. Dengan mulai dimanfaatkannya konsep matematis oleh para pelukis sejak abad 14, maka lukisan menjadi tampak lebih hidup, relistis dan indah. Dalam perkembangan selanjutnya, seni arsitektur juga banyak menggunakan peran matematika dalam menciptakan keindahan gambar itu sendiri maupun hasil konstruksinya

Pencirian kedua yang dikemukakan oleh ahli matematika W.W.Sawyer (1957:12) adalah “ mathematics is classification and study of allpossible pattern. Pattern is here used in a way that

not everybody may agree with. It is to be understood in a very wide sense, to cover almost any kind of regularity that can be recognizedby the mind” (matematika adalah penggolongan dan penelaahan tentang semua pola yang mungkin: Pola disini dipakai dalam suatu cara yang tidak setiap orang dapat menyetujuinya. Ini dipahami dalam suatu makna yang luas, mencakup hampir setiap jenis keteraturan yang dapat dikenali oleh pikiran). Berbagai perwujudan dalam alam mempunyai suatu pola atau keteraturan. Pola pola yang sama seringkali terkandung dalam beraneka benda atau keadaan yang tampaknya berbeda-beda. Tetapi, sekali pola alamiah yang sama itu diketahui dan dipahami oleh ahli matematika, dapat diwujudkan menjadi pola dalam matematika. Pola-pola yang terbentuk di alam (fraktal, fibbonaci dan lain sebagainya) merupakan pola yang ada di alam tetapi kemudian bisa dikembangkan menjadi karya seni yang lebih menarik. Batik, crop circle dan bahkan seni videopun sekarang banyak yang menggunakan pola fraktal sebagai sumber idenya.

Berbagai perwujudan dalam alam mempunyai suatu pola atau keteraturan. Pola pola yang sama seringkali terkandung dalam beraneka benda atau keadaan yang tampaknya berbeda-beda. Tetapi, sekali pola alamiah yang sama itu diketahui dan dipahami oleh ahli matematika, dapat diwujudkan menjadi pola dalam matematika. Pola-pola yang terbentuk di alam (fraktal, fibbonaci dan lain sebagainya) merupakan pola yang ada di alam tetapi kemudian bisa dikembangkan menjadi karya seni yang lebih menarik. Batik, crop circle dan bahkan seni videopun sekarang banyak yang menggunakan pola fraktal sebagai sumber idenya.

Charles Saunder Peirce ( 1839-1940) pernah menyebutkan bahwa “every science has a mathematical part, a branch of work that the mathematician is called to do”. Seiring dengan pendapat itu, dapatlah kiranya dikatakan bahwa setiap seni juga mempunyai suatu segi matematis yang dapat memanfaatkan bantuan dan pengetahuan matematika.

Sumber: http://p4tkmatematika.org/2012/04/matematika-dan-seni/


Automathobiography

AUTOMATHOH

BIOGRAPHY

ampir semua orang akademik, yang sekolah dari TK, SD, SMP, SMA, dan kuliah, belajar suatu ilmu yang identik dengan angka dan rumus, yang kita sebut Matematika. Matematika merupakan sebuah ilmu yang menakutkan bagi sebagian besar orang. Sungguh ironi ketika ilmu Matematika ini sangat dekat dan erat sekali dengan kehidupan kita sehari-hari, malah dibenci oleh sebagian besar orang. Banyak orang bilang Matematika itu rumit, gak penting, dan gak akan digunakan oleh orang tersebut di pekerjaannya nanti. Mereka kira mereka hanya akan buang-buang waktu belajar Matematika selama kurang lebih 15 tahun. Akibatnya, ilmu ini hanya akan dipelajari bila tiba waktunya ujian. Bahkan tidak sedikit orang yang menggunakan cara licik hanya untuk mendapat nilai lulus dalam ujian ini. Saya seorang mahasiswa Matematika. Tidak sedikit orang yang bertanya apa alasan saya terjun ke dunia Matematika. Banyak teman saya masuk jurusan yang lebih "wow" dan membanggakan dibanding Matematika, seperti dokter, teknik, desain, dan lain-lain. Jurusan yang saya ambil hanya dipandang sebelah mata. Mereka melihat masa depan saya hanya akan mentok menjadi dosen atau guru Matematika. Semua dogma ini terjadi karena cara berpikir mereka yang sudah terprogram dari kecil bahwa Matematika itu "SULIT". Semua pikiran-pikiran buruk mengenai Matematika bisa kita ubah dengan cara melihat sisi lain kehidupan dan kebohongan dalam Matematika. Saya punya pandangan sendiri tentang kehidupan dan kebohongannya. Kehidupan Matematika baru saya sadari ketika saya duduk di bangku kuliah, Departemen Matematika Institut Pertanian Bogor. Dan itu menjawab pertanyaan saya tentang 'kenapa kita belajar Matematika dan apa gunanya?'. Ada sebuah alasan mengapa kita diperkenalkan dengan Matematika sejak kecil. Memang, Matematika itu dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, tapi bukan itu alasan utama mengapa kita mempelajarinya. Itu semua untuk memerkuat logika berpikir kita. Sebenarnya Matematika adalah ilmu yang bisa memperkuat cara berpikir kita. Logika kita selalu berkembang semenjak kita dilahirkan sampai mati nanti. Maka dari itu logika berpikir kita harus dikembangkan dan diperkuat sejak kita duduk di bangku SD. Karena menurut pengalaman saya, jika seseorang sudah paham alur materi Matematika di sekolahnya, maka semua pelajaran akan terasa mudah baginya. Hal tersebut bisa terjadi karena logika berpikirnya sudah berkembang dan kuat akibat mengerti alur materi Matematika. Hal inilah yang baru saya

sadari. Tujuan utama belajar Matematika itu bukan untuk digunakan di pekerjaan mereka kelak. Kalau mereka berpikir untuk menggunakannya, mereka salah. Memang, ilmu Matematika bisa digunakan sebagian, tapi yang lebih utama adalah logika berpikir mereka yang akan sangat berguna bagi perusahaan. Seperti bagaimana cara menyelesaikan suatu permasalahan dengan efektif dan eďŹ sien. Dan untungnya, hidup ini penuh dengan banyak masalah. Dan cara yang paling mungkin untuk menyelesaikan sebuah permasalahan adalah dengan memiliki logika berpikir yang kuat, sebagai modal utama. Dan Matematika bisa membuat logika berpikir kita kuat.

Sungguh sebuah kebohongan bila saya mengatakan Matematika itu bisa menjamin masa depan seseorang dalam pekerjaannya. Bohong kalau Matematika akan sepenuhnya berguna. Bohong kalau Matematika itu ilmu yang mudah. Karena Matematika luar biasa sulit, kompleks, dan berformula rumit. TAPI, kalau masih ada yang berpikir Matematika itu sangat sulit dan membuat pusing kepala, berarti mereka tidak sadar betapa sulit dan rumitnya kehidupan ini, sehingga memaksa Matematika lahir dan membuat model-model kehidupan itu lebih sederhana. Matematika memang bukanlah segalanya. Tetapi segalanya butuh Matematika. Dan di atas segalanya, Allah membuat Matematika sebagai wadah untuk menunjukkan KETERATURAN dan KUASA-NYA.

Oleh: AlďŹ en Ardyan Chandra


GRAF ALGORITMIK

ANALISIS REAL KONTROL OPTIMUM



BUKAN APRIL MOP Jangan lupa belajar yaaww 1-14 APRIL 2015

By: Infokom


Tipsy And Tricky

TIPS MENGHADAPI UTS

W A R N I N G !

UTS Ujian Tengah Semester is Coming

U

TS telah tiba, UTS telah tiba, yah yah‌ Eitss jangan dulu ngeluh karena UTS udah di depan mata. Malah ini jadi bahan evaluasi belajar kita selama 7 minggu belakangan ini. Semengerti apasih kita sama materi kuliahnya? Apakah sangat mengerti? Atau mengerti aja? Atau benarbenar tidak mengerti aja? (Loh?). Gimana hayo PDP-nya? Gimana hayo SDD-nya? Gimana hayo Skripsinya? (Ehiya, skripsi kan engga pake UTS). Tapi, apa kita, mahasiswa Matematika udah siap menghadapi UTS kali ini? APA?! BELUM?? Yaampun, yaudah nih, simak baik-baik tulisan ini, pelototin, dalam hitungan 1 2 3 kalian yang baca akan dapat tips gimana caranya sukses di UTS ini.

Cicil Belajar = Jangan SKS!

NO

SKS

Tau SKS kan? Ituloh bro, SKS = Sistem Kredit Set‌ Semalem, belajar satu malam 6 bab dan besoknya ujian. Yakin tuh ngerti materinya? Pastilah ngerti‌ soal, bukan materinya. Ya kan? Ya kan? Belajar SKS itu lebih sering bikin mahasiswa jadi tukang penghafal daripada pemaham. Mending kalo inget apa yang dihafalin, kalo tiba-tiba nge-blank gimana? Kan jadi buyar semuanya. Nah, untuk menghindari hal tersebut, cicilah materi mulai dari 3 minggu sebelum UTS. Engga apa apa, walaupun sedikit, yang penting paham. Kan lebih enak baca sedikit materi tapi kontinu, daripada langsung belajar banyak materi tapi diskret? Iya toh?


A

US

AY G E

Variasikan Gaya Belajar = Pa ke G a y a ( B e l a j a r ) n y a Masing-masing Tiap orang perlu gaya. Ingat rumus fisika yang bunyinya “usaha berbanding lurus dengan gaya”, dan ingat ini juga “hasil berbanding lurus dengan usaha”. Jadi, untuk memperbesar hasil, cobalah perbesar usaha, nah cara untuk perbesar usaha adalah dengan banyak gaya. Eh eh, tapi jangan salah gaya ya. Gaya di sini tuh maksudnya gaya masing-masing orang dalam belajar. Ada 3 jenis gaya orang belajar, yaitu visual, auditorial, dan kinestik. Silahkan dipilih dulu gaya apa yang kira-kira cocok sama diri masing-masing.

Kondisikan Tips yang ini salah satu pembangkit mood kita untuk belajar. Coba deh, kalo misalkan mau belajar, terus kondisi kamar kita ternyata berantakan kayak hati para jomblo yang meratapi nasib, nah kira-kira apa kita akan nyaman belajar dalam kondisi ruangan kayak gitu? Ya nyaman nyaman aja sih ya, soalnya belajarnya lagi di kamar orang lain. Maka dari itu, penting untuk mengondisikan lingkungan tempat kita belajar. Engga itu aja, kondisiin juga untuk tahan dari mainmain, nge-internetan, dan juga siapin alat tempurnya (makanan, handout kuliah, dll). Itu juga balik ke diri masingmasing. Tiap orang kan punya situasi kondisi belajarnya sendiri. Kalo lebih nyaman belajar dalam suasana tenang, coba cari tempat sunyi untuk belajar, asal jangan ke kuburan.

Paksa = Harus mau! Kadang kita kan suka males belajar di luar jam kuliah. Belajarnya juga kalo besoknya ujian atau kuis. Ya engga semua sih, tapi sebagian besar mahasiswa suka kayak gitu. Ya elah mau sampai kapan belajarnya harus nunggu UTS atau UAS atau kuis dulu? Mulai sekarang, dari jauh-jauh hari, paksain! Paksain untuk belajar nyicil! Paksain diri sendiri untuk buka materi kuliah, baca catetan, dan nanya kalo engga ngerti. Tapi nanyanya jangan pas ujian yaaw…

Berdoa = Jangan Lupa Sama Yang Mahakuasa Nah ini yang paling penting dari semua tips di atas. Kalo udah laksanain keempat tips sebelumnya, udah berusaha maksimal, langkah terakhirnya yaitu berdoa. Pasrahin semuanya kepada Yang Mahakuasa, pemilik semua ilmu. Seengganya kita udah usaha maksimal dengan SK 95% untuk belajar, yang 5%-nya terserah Allah SWT. Berdoa semoga kita paham materinya, supaya sewaktu lihat soal ujian, kita bisa ngerjain dengan mudah dan cepat selesai. Kalo perlu minta tambahan soal ke pengawas ujiannya. Yang terakhir, jangan gunakan ilmu yang dipelajari untuk kejahatan!


Golongan Darah

Hayo, cek dulu golongan darahnya sebelum jauh AB

A

Tipe A

Tipe AB

Karakternya sangat bertanggung jawab. Jika ada pekerjaan

AB orang yang dapat dipercaya dan bertanggung jawab,

yang harus dilakukan, mereka lebih memilih untuk

tetapi tidak dapat menangani terlalu banyak ketika

mengurus sendiri. Mereka termasuk orang-orang

dimintai tolong. Mereka tidak keberatan membantu,

mendambakan kesuksesan dan perfeksionis. Mereka juga

asalkan pada kondisi mereka sendiri bersedia. Orang

sangat kreatif dan paling artistik dari semua tipe darah,

dengan tipe darah ini tertarik dalam seni dan metaďŹ sika. Si

kemungkinan besar karena sensitivitas mereka.

AB memang paling dikenal dengan cara pola pikir yang aneh.

B

O

Tipe B

Tipe O

Mereka cenderung kurang koperatif, karena mereka suka

Orang dengan golongan darah O orang yang terbuka,

mengikuti aturan mereka sendiri dan ide-ide mereka

energik dan sosial. Mereka yang paling eksibel

sendiri. Mereka adalah individualis. Tipe B orang

dibandingkan dengan semua golongan darah. Mereka

memperhatikan pikiran mereka sedikit lebih dari perasaan

mudah memulai proyek tetapi sering mengalami kesulitan

mereka, dan karena itu kadang-kadang dapat terlihat

berikutnya karena mereka mudah menyerah. Mereka

dingin dan serius.

bertingkah dan tidak terlalu dapat diandalkan. Jenis O selalu mengatakan apa yang ada di pikiran mereka. Mereka menghargai pendapat orang lain dan suka menjadi pusat perhatian. Juga, orang dengan darah O sangat percaya diri.

Sumber: https://fadlyknight.wordpress.com/about/tipe-golongan-darah/


KALKULUSIANA

PROFIL Nama

: Kalkulusiana

NIM

: G541300isi-isi

Asal

: Nomaden

Motivasi

: Ingin lebih pintar dari Matematika.

Status

: Mahasiswa (kadang aktif, kadang kurang sinyal)

Ciri Khas

: Kantung mata yang tebal (bukan karena sering begadang, tapi karena sering ketiduran di kelas).

Sedang berusaha menjadi setengah matematika, setengah artlis.


KALKULUSIANA

ir ta

e C

KALKULUSIANA

E

vent Fakultas yang ditunggu‐tunggu Kalkulusiana akhirnya datang juga. Event ini diadain se ap setahun sekali dan menjadi ajang unjuk kebolehan masing‐masing Departemen diluar belajar dan kuliah. Namanya adalah CPIWIT 2015 (aslinya SPIRIT 2015, tapi karena kesalahan dalam pengejaan alias cadel huruf S dan R, maka digan lah menjadi CPIWIT 2015). Kalkulusiana yang sekarang ak f di kepengurusan baru Guma ka, menda ar untuk ikut di salah satu cabang mata lomba CPIWIT ini. Terinspirasi dari goyang dribel, Kalkulusiana memutuskan untuk ikut lomba basket. “Kak, saya mau ikutan CPIWIT dong, lomba basket.” Kata Kalkulusiana kepada PSDM (Pemanfaatan Sumber Daya Matema ka) Guma ka. “Okesip, kamu bisa basket emang?” “Yah kakak gatau ya?” “Gatau. Kamu jago?” “Engga bisa sih, Kak… tapi… ya… mau… ikutan…ajah.” Ternyata dia engga bisa main basket sama sekali. Di la han perdananya, Kalkulusiana pingsan gara‐gara saat mendribel

Atlet Gagal

bola, bolanya mantul dan kena ke dagunya. Di la han kedua, dia salah masukin bola. Bukannya masukin ke ring lawan, dia malah masukin ke keranjang sepeda ibu‐ibu yang lagi lewat depan gor lama. Di hari ke ganya, Kalkulusiana engga melakukan kesalahan apapun, dia engga salah masukin bola, dia juga engga jadi korban bola lagi,… karena ternyata hari itu engga ada la han, ya dia salah jadwal… dan salah gaul. Namun, dia dak patah semangat. Kalkulusiana la han se ap hari (engga se ap hari juga sih) untuk meningkatkan skill basketnya. Menjelang hari H pertandingan, Kalkulusiana deg‐degan seperempat ma . Dia belum pernah tanding basket di kejuaraan mana pun (yaiyalah, wong baru nge‐basket pas kuliah). Se ap de k, menit, jam serasa makin cepat berlalu baginya. H‐2, H‐3, H‐4, eh kok malah makin jauh… H‐2, H‐1, HARI H! Tibalah hari yang ditunggu‐tunggu. Event FMIPA yang terkece dan terseru akhirnya dimulai. Pembukaan yang diadakan di Gymnasium begitu ramai oleh sorak sorai mahasiswa dan mahasiswi dari delapan departemen. Kalkulusiana yang melihat keramaian ini semakin tak tahan, dia gugup. Saking gugupnya sampe dia lupa cara ngitung


integral lipat empat dengan batas min takhingga sampe takhingga. Setelah pembukaan, pertandingan basket putra akan dimulai. Sesaat sebelum pembukaan selesai, semua atlet basket Matema ka disuruh pela h siap‐siap. “Ini perandingan pertama kita, kita harus menang, karena target kita menang!” kata pela h basket. “Kalkulusiana, kamu starter pertama, siap?” Tanya pela h basket. Kalkulusiana hanya terdiam. Dia engga nyangka akan dijadiin starter, alih‐alih jadi camat (cadangan ma ). “SIAP, KAK!” jawabnya penuh semangat. “Eh iya kumpulin KTM‐nya dulu” Kak Fifi, si manajer menyuruh para pemain mengambil KTM masing‐masing. “Loh? Pake KTM, Kak?” Tanya Kalkulusiana heran. “Iya atuh, kan buat registrasi sebelum pertandingan, bawa engga?” “Emm…” Kalkulusiana tampak bingung. Kak Fifi yang melihat ekspresi bingung Kalkulusiana, udah bisa nebak apa yang terjadi. Kalkulusiana tampaknya engga bawa KTM. “KTM kamu kemana?” Tanya Kak Fifi. “Anu, Kak. Kemaren saya…” “Kenapa?” Tanyanya dengan penasaran. “Saya kena begal.” “HAH? APAAAA? KENA BEGAL?!!” Sontak semua pemain kaget mendengarnya. Ada efek gledek yang mbul setelah Kalkulusiana memberitahu apa yang terjadi. Wajar, begal lagi hangat‐hangatnya sekarang ini. Seper hangatnya jok motor yang habis diparkir di bawah terik matahari. “Seriusan kena begal? Tapi kamu kok gapapa? Terus motor kamu ada kan?” Tanya Kak Fifi penasaran. “Iya Kak, saya mah gapapa. Tapi KTM‐nya… itu diminta sama pelakunya.” “Lah kok? Buat apa?”

“Buat barang sitaan, soalnya saya engga pake helm pas kemaren naik motor.” Jawab Kalkulusiana. “I T U M A H E LU D I T I L A N G P O L I S I D U D U L, B U K A N DIBEGAL!!!” seper biasa, Kalkulusiana memang salah gaul. Tiba‐ ba pani a menghampiri para atlet basket Mate. “Maaf, pemain nomor 31 ini engga ada di da ar pemain basket Mate.” “31? Eh saya Mas?” Tanya Kalkulusiana. Ya kalo dia tau nomor punggungnya sendiri, engga usah nanya lagi harusnya. “Iya kamu engga terda ar di da ar pemain.” “Eh kok bisa? Hei Kalkulusiana, kamu ngasih fotokopi KTM engga?” Tanya Kak Fifi. “Ngasih kok, Kak. Sama pas foto 3x4 = 12 kan?” Semuanya terdiam. Mereka tau Kalkulusiana udah ngasih fotokopi KTM dan foto. Jadi apa yang salah? Terlihat Kak Hestoi berlari sambil mengangkat tangannya yang seper nya sedang memegang sesuatu, menuju ke arah Kalkulusiana, Kak Fifi dan pani a. “Eh Kalkulusiana, foto lu engga ketempel di form‐nya. Ini ada di kantong gue nih fotonya.” Jelas Kak Hestoi salah satu anak PSDM. “Lah k‐kok… giman…a bis‐a?” “Yah map yak, lupa aing hehe, gapapa kan? Masih ada tahun depan kok, selow.” Jelas Kak Hestoi sambil menepuk‐nepuk punggung Kalkulusiana. Kalkulusiana engga percaya fotonya engga ketempel. Padahal dia udah ngasih foto. “Eh tunggu, Mas bisa engga kalo fotonya ditempel sekarang?” Tanya Kalkulusiana ke pani a. “Wah engga bisa Mas, peraturannya kalo udah ngumpulin form, engga boleh ada pemain susulan yang da ar. Jadi Mas Kalkulusiana… jengjengjengjeng, gagal jadi atlet.” Jawab mas‐mas pani a. Begitulah nasib Kalkulusiana si calon atlet basket gagal Mate.

Gagal, Gan.


LOGIC GAME

MATHRIDDLE PERTANYAANNYA: APA YANG TERJADI???

Cerita Kakek

S

eorang kakek sedang bercerita tentang pengalaman perangnya pada cucunya. Pada akhir Perang Dunia 1, kakek diberi award atas keberanian kakek setelah menyelamatkan anak buah kakek.” kata dia. Cucuku, waktu itu kami sedang bertempur di utara Perancis dan salah satu musuh kami melempar sebuah granat ke arah kami. Tapi dengan cepat kakek berhasil mengambil dan membuangnya sebelum granat itu meledak. Jadi tepat setelah perang berakhir, seorang Jendral memberi kakek sebuah pedang dengan tulisan yang terukir di pedangnya 'Awarded for Bravery and Valor, A True Hero, World War 1' ”. Cucunya sejenak berfikir tentang kisah kakeknya itu, kemudian berkata. “Kakek, aku sedikit meragukan kisahmu”. Kenapa cucunya meragukan kisah kakeknya?

Arktik

W

alaupun penduduk di arktik kelaparan, mereka tidak akan memakan penguin.

Tersangka Dadakan

S

uatu malam, seorang pria menerima telpon dari polisi. Lalu polisi itu bilang pada pria itu bahwa istrinya terbunuh dan dia harus datang secepatnya ke TKP. Pria itu terkejut dan seketika menjatuhkan telponnya lalu dalam 20 menit dia sampai di TKP. Saat dia tiba di TKP, polisi menangkapnya dan menjadi tersangka pembunuhan. Bagaimana polisi itu tahu?

Kisah Nightclub

S

ebuah nightclub bernama Cocoanut Grove pada tahun 1942 mengalami kebakaran yang sangat mengerikan dimana lebih dari 400 orang di dalamnya meninggal. Setiap orang di dalam sebenarnya mampu keluar dari gedung itu. (True Story) Kenapa bisa??

Kenapa?

Cara menjawab: Jawab Riddle di twitter dengan mention ke twitter Gumatika @gumatikaipb dengan hashtag #MathRiddle. Minimal harus menjawab 3 pertanyaan. Batas waktu Riddle berlaku selama 1 minggu sejak Dyn-Magz dipublish. Dua orang pertama yang bisa menjawab, berhak mendapat hadiah dari tim Dyn-Magaz.


B IP

LENG

E

H

AT I C S C M E H AL

M AT

IMC 2015

COMING SOON SEPTEMBER 2015 By: Public Relation


Proud To Be Half Math, Half Art, With Full of Heart

@gumatikaipb ipbgumatika@gmail.com

gumatika.lk.ipb.ac.id

Dynamath Dimensi 2  

Yuhuu, Dynamath Dimensi ke-2 terbit lagi nih. Dimensi kali ini membahas tentang half mathematician and half arthlete. Mau tau lebih lanjut?...