Beberapa bulan kemudian, ia kembali ke bisnis ini. Ia pun tak lagi menjadi anggota staf khusus Menteri Kehutanan. Sesekali. seperti dalam sebuah diskusi di Selang. Banten, April la1u, ia masih menr-andang label "Staf Ahli Menteri Kehutanan". Yandri membantah pernah diminta pergi ka|ena informasi miring permainan pemberian izin kehutanan. "Saya memang jarang ke kantor Kementerian Kehutanan karena sibuk mengurus
partai," kata anggota tim sukses pemenangan Hatta Rajasa dalam Kongres Partai Amanat Nasional di Batam ta-
Wakil Sekretaris Jenderal Della: Pengurus Pusat PAN Teguh Juwar:-: mengatakan tidak ada aliran dana da:
hunlalultu. Menteri. Zulkifli mengakui, di awalawal masa jabatannya, Yandri sering muncul di Kementerian. Tapi, ia meIanjutkan, itu hanya beriangsung tiga bulan. "Setelah itu tidak ada Yandri di sini," katanya. Zulkifli juga membantah adanya praktek percaloan di ke-
praktek percaloan izin pinjam pak: hutan ke partainya. Meski kaderpart:menurut dia, tidak ada kewajiban Me:teri Kehutanan dan stafnya menggi lang dana secara ilegal. Ia mengklair-
"Kami selalu mencari latar belakaru
penyumbang guna memastikan dar: yang masuk bersih."
menteriannya.
Setri Yasra, Anton Septian, Fanny Febiar
izin usaha dl sektor kehutanan. Sumber Tempo di Kementerian Kehutanan memastikan informasi yar.r diterima Kaban itu benar. Ting Tin: Hong menjadi warga negara Indones'-: sejak tahun lalu. Ia berganti nama merjadi Pau1us George Hung. Dengan bendera PT Masindo Putra Energi, perusahaan pertambangan, Paulus memperoleh konsesi pinjam pakai kawasan hutan di Pulau Wetar, Maluku. Tak hanya di sektor pertambanga:-
Paulus juga mengantongi
izin
menja-
lankan kegiatan usaha sektor kehutar:an. Ia mendapat konsesi hak pengusahaan hutan di Papua dengan bender: PT Bagus Jaya. Menurut sumber yan:
: p1
Dulu Hong Kini Hung Tersangka pembalakan liar memperoleh izin usaha kehutanan, Karena dekat dengan sang menteri. ING Ting Hong terdengar akrab di telinga Malem Sambat Kaban. Warga negara Malaysia ini masuk daftar 50 cukong pembalakan liar yang dirilis tim Operasi Hutan Lestari I pada pertengahan 2006, ketika Kaban menjabat Menteri Kehutanan Kabinet Indonesia Bersatu I. "Dia salah satu target operasi," katanya Kamis dua pekan la1u.
Sang cukong masuk daftar hitam ke-
tika tim gabungan dari Kementerian
Kehutanan, kepolisian, dan kejaksaan menangkap kapal MV Glory King, yang mengangkut 21 ribu kubik kayu ilegal di perairan Fakfak, Papua Barat. Kayu haram itu sempat loios dengan memanfaatkan surat keterangan beberapa perusahaan di Papua. Ting Ting Hong juga diduga melakukan kegiatan pembalak30 | TEMPo I
L
JULr 2o1l
an
liar di Provinsi Riau, Sumatera Sela-
tan, dan Kaiimantan Timur. Di daftar panjang pembalak liar versi Kaban, juga terdapat Adelin Lis (Sumatera Utara), Abi Besok dan Ali Jambi (Riau), Johanes Tan (Aceh), serta Aseng
dan Aweng (Jambi). Menurut Kaban, Ting Hong juga teiah ditetapkan menjadi tersangka oLeh Markas Besar Kepolisian RI. Itu sebabnya, Kaban kaget ketika menerima informasi mengenal Ting Hong pada akhir Mei lalu. "Ting Ting Hong, orang yang Bapak buru dulu karena melakukan kejahatan illegal logging,
sekarang mendapat izin baru," demikian pesan yang masuk ke telepon selulernya. Kaban menganggap aneh, cukong yang pernah menjadi tersangka bisa masuk Indonesia dan memperoleh
sama, perjalanan mulus Paulus kembali. berbisnis usaha kehutanan di Indonesia ditopang lobinya dengan Mente:. Kehutanan Zulklfli Hasan. "Paulus beberapa kali bertemu dengan Pak Mer:teri," ujarnva.
Zulkifli membantah memberi
ke-
longgaran kepada Ting Ting Hong alia. Paulus. Dia mengatakan tidak kenal dengan sang pengusaha. "Siapa itu?" ka-
tanya. Politikus Partai Amanat Nasional ini memastikan mereka yang masu.. daftar hitam tidak boleh lagi berbisni, di sektor kehutanan.
Aneh bin ajaib, Sekretaris JenderaKementerian Kehutanan Hadi Dalyanto justru membenarkan kembalinya Ting Ting Hong. "Itu karena putusan pengadilan menyatakan dia bebas.' kata bekas Direktur Jenderal Bina Produksi. Kehutanan ini. Henry Yosodiningrat, kuasa hukur:: Paulus, mengatakan kliennya menjadi warga negara Indonesia dan bergant.
identitaskarena "namanya sudahtercemar karena dimasukkan Kaban ke daftar pembalak liar". Menurut dia, perkara kiiennya di kepolisian juga tidak jelas dan hilang begitu saja.
Menurut Henry, izin pertambanga:dan kehutanan diperoleh Paulus sesuadengan aturan dan prosedur. "Beliau tidak terbukti bersalah. Semua tuduhar. itu fitnah." Setri Yasra, Anton Septiar