24
Sudut Pandang
Edisi 937/ 23 - 29 JANUARI 2017
Saat ini fenomena kuliah sambil kerja sepertinya sudah cukup lumrah di kalangan mahasiswa. Berbagai alasan dijadikan dasar mereka memilih menjalankan pendidikan sambil bekerja. Mulai dari menjadi solusi masalah ekonomi hingga keinginan melatih kemandirian. Atau, bisa juga mereka ingin dapat menghubungkan antara teori yang didapat di kampus dengan kenyataan yang ada di dunia kerja. Menurut Pande Made Ayu Wily Wariga yang biasa disapa Wily ini, kuliah sambil bekerja merupakan salah satu kesempatan berharga baginya. Di usianya yang masih muda ia bukan hanya mendapatkan pengalaman bekerja, tapi memahami cara bersosialisasi lebih dini dan memperluas wawasan.
“S
angat banyak manfaatnya untuk saya termasuk untuk pertumbuhan kepribadian menjadi lebih mandiri,” cetus gadis kelahiran, Denpasar, 19 Januari 1997 ini Wily menegaskan dirinya sangat ingin mencari dan memiliki pengalaman bagaimana bekerja terutaman di birokrasi pemerintahan. “Sehingga nantinya setelah lulus kuliah saya benar- benar memiliki kesiapan yang baik berada di dunia kerja,” ujar mahasiswi Fakultas Sastra Universitas Warmadewa yang kini tercatat sebagai staf Perdagangan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar ini. Memang diakuinya bahwa bekerja sambil kuliah ia harus mampu membagi
Kuliah sambil Kerja
Harus Pandai Atur Waktu
waktu dengan sebaik mungkin. Saat bekerja, katanya ia harus berkonsentrasi dengan pekerjaannya. Berikutnya usai bekerja, ia akan berkonsentrasi dan fokus untuk menjalannya aktivitasnya sebagai seorang mahasiswa. Selain mendapat pengalaman istimewa, bekerja sambil kuliah dapat membantunya menjadi lebih pandai dalam time management. Memiliki pekerjaan saat kuliah membutuhkan kerja ekstra dan management waktu yang lebih baik. Bagaimana ia mengatur jadwal setiap hari, apa yang harus dilakukan hari ini hingga minggu depan. Selain itu ia juga harus bisa mengatur, memprioritaskan, take control waktu yang ada. Baginya hal ini lebih baik untuk belajar manajemen waktu di perguruan tinggi, daripada belajar saat setelah kita lulus. “Bekerja sambil kuliah memang sangat menguras waktu, tenaga, serta pikiran. Kalau teman-teman ada di posisi seperti itu tidak perlu khawatir. Kuliah sambil kerja bukanlah hal yang mudah bagi sebagian orang, tapi kita akan menjadi orang yang lebih tangguh jika bisa melewati keadaan tersebut,” tandas Duta Endek Kota Denpasar angkatan pertama yang juga seorang model ini. Sementara saat hari libur atau ada waktu luang anak kedua dari tiga bersaudara dari pasutri I Made Sukayadnya dan Ni Nyoman Ayu Widiani ini akan memanfaatkan waktunya untuk beristirahat, melakukan hobinya ataupun bersosialisasi dengan teman-temannya.
Cok Lan
Wily
SAMBIL MENYELAM MINUM AIR Begitu juga bagi Cok Istri Agung Sri Wulandari atau dikenal dengan panggilan Cok Lan, kuliah sembari kerja itu menarik dijalani. Semua tergantung dari yang menjalaninya sanggup atau tidak. “Seperti istilah sambil menyelam sambil minum air, dua pekerjaan terlampaui. Keren kan jika kerja dan kuliah bisa dijalankan dengan baik secara bersamaan,” ucap salah seorang instruktur yoga di Pasraman Markandeya ini.
Bagi gadis kelahiran 1 April 1994 ini, dirinya memilih kerja sambil kuliah, alasan pertamanya adalah saya ingin mencari pengalaman. Sebab, kata pengajar di Stella Mundi Early Learning Canter ini, di zaman sekarang ini pendidikan tinggi tidak menjamin seseorang bisa langsung diterima di dunia kerja, jika tidak memiliki pengalaman kerja. Yang ke dua, dapat melatih dirinya bersosialisasi dan berinteraksi lebih baik. mengingat ia adalah seorang guru, maka kerja freelance sangat membantu untuk
mengetahui karakter anak didik dan bagaimana cara menangani karakter yang berbeda beda. “Selanjutnya saya menjadi lebih siap ketika menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya,” kata bungsu tiga bersudara pasutri Cokorda Gede S. Putra (alm) dan A.A. Rai Anggreni ini dan menambahkan alasan terakhirnya kuliah sambil kerja, pastinya bisa menambah uang saku untuk meringankan uang buku saat kuliah. Ditanya soal a mengatur waktu dan merasa lelah atau tidak, Cok Lan mengaku ia sudah memutuskan untuk memikul dua tanggung jawab yakni kuliah dan juga kerja, ia tahu apa risikonya. “Salah satunya adalah mengatur waktu. Ketika saya menjalaninya hal terpenting yang saya lakukan adalah mengutamakan kuliah . Saya harus bisa memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, agar tidak mengesampingkan tugas-tugas kampus,” ucap alumnus S1Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Pendidikan Ganesha yang akan melanjutkan S2 Linguistik di Universitas Udayana ini. “Lelah juga, tapi positif, karena suka dan senang menjalaninya,” katanya. Bahkan ia yakin dengan kuliah sambil kerja pasti meningkatkan disiplin dan keterampilannya sehingga nikmat dan keuntungannya akan dirasakan nantinya. “Jadi saran saya lakukanlah pekerjaan yang kita sukai. Ketika kita sedang kuliah dan ingin bekerja, carilah pekerjaan part time atau pekerjaan yang tidak terlu mengikat waktu kita,” papar Cok Lan yang mengakui bahwa itulah pengalaman merupakan guru tertinggi ini. (sri.ardhini@cybertokoh.com)
Terapkan Teori Melalui Praktik Kerja Kuliah sambil bekerja rupanya bukan lagi menjadi hal asing bagi mahasiswa. Banyak pertimbangan yang menjadi dasar mahasiswa memilih kuliah sambil bekerja baik itu tuntutan ekonomi maupun alasan kemandirian. Menurut I Made Ngurah Wedana, Direktur Monarch Bali cabang Singaraja kuliah sambil bekerja sudah menjadi hal yang biasa bagi negara maju maupun berkembang. Memang sudah seharusnya, sumber daya manusia menggunakan efisiensi waktu dengan baik. Ia melihat perkembangan luar biasa yang ditunjukkan oleh masyarakat secara positif di era MEA ini. “Saya lihat nantinya mereka tidak hanya bersaing di negara ini saja melainkan juga akan bersaing dengan negara-negara lain,” ujarnya. Kuliah sambil bekerja juga menurutnya sebagai salah satu cara untuk membangun kemandirian dari masingmasing individu. Pria yang akrab disapa Ngurah ini mengaku I Made Ngurah Wedana jika dalam lembaga, pihaknya mengharapkan mahasiswanya dapat mengaplikasikan ilmu untuk dapat diterapkan. “Kami di lembaga memang mengarahkan anak-anak yang usianya di atas 21 tahun untuk kuliah sambil bekerja,” ungkapnya. Ia menambahkan jika kuliah sambil bekerja sama sekali tidak akan menganggu perkuliahan jika masing-masing mahasiswa dapat mengatur waktu dengan baik. Pihaknya juga menegaskan bahwa sebagai lembaga yang mencetak lulusan di bidang industri perhotelan dan pariwisata sudah seharusnya dapat mempraktikkan teori-teori yang didapat di kampus dengan bekerja di industri-industri perhotelan maupun pariwisata. “Kami mencetak lulusan yang nanti siap dipekerjakan di industri dan itu akan mempermudah mereka bersaing dengan tenaga kerja di negara lain,” tambahnya. Sebelum dibangun, Monarch Singaraja telah membentuk wadah yang siap menampung lulusannya dengan bekerja sama dengan beberapa industri perhotelan dan pariwisata dan agen terbesar di Bali untuk penyaluran tenaga kerja ke kapal pesiar. “Ini sebagai bentuk komitmen kami untuk mengurangi pengangguran juga,” jelasnya. Pria kelahiran Singaraja 27 Juni 1964 tersebut juga mengaku lembaga tersebut membuka 5 program jurusan di antaranya Tata boga, Tata Hidangan, Tata Graha (house keeping), Bar, dan Divisi Makanan dan Minuman. Pihaknya mengaku secara gencar mempromosikan lulusan anak didiknya agar terserap di dunia kerja baik di dalam maupun di luar negeri. Salah satu caranya dengan membuat beberapa akun yang digunakan untuk menyebarluaskan informasi bisa dilirik perusahaan-perusahaan perhotelan. “Kami selalu share informasinya dan dari data yang tersimpan delapan puluh persen lulusan kami telah bekerja,” ungkapnya. Ia juga berpendapat untuk dapat mengembangkan pariwisata khususnya di Bali, hal utama yang perlu dipersiapkan adalah sumber daya manusia. Menurutnya, banyak negara-negara lain yang indah namun Bali memiliki pariwisata yang berbasis budaya. “Saat ini yang perlu kita benahi adalah SDM. Bagaimana kita siap menerima siapa pun yang datang ke Bali dengan pelayanan kekeluargaan,” jelasnya. Inilah yang akan menjadi kesan bagi wisatawan untuk datang kembali ke Bali.
MILIKI KETRAMPILAN KHUSUS Hal serupa juga disampaikan oleh Komang Rusma Ari Santhi, S.Pd., M.Pd., selaku Campus Manager Mediteranian Bali Cabang Singaraja, bahwa kuliah sambil bekerja bukan lagi hal yang luar biasa. Melainkan, suatu keharusan yang dapat dilakukan untuk membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, dan motivasi. Menurutnya, masa kuliah adalah waktu yang tepat untuk mengembangkan diri sebab pembelajaran dalam perkuliahan tidak menyita waktu yang terlalu banyak. “Kuliah lima jam per hari sudah sangat maksimun sekali. Setelah jam itu apa yang bisa dilakukan mahasiswa? Kenapa itu tidak diefektifkan sebagai waktu untuk bekerja,” jelasnya. Sebagai negara yang sedang berkembang, seharusnya pemikiran kuliah sambil bekerja sudah menjadi fondasi untuk peningkatan kualitas individu masing-masing. Peran pemerintah pun dirasa sangat penting dalam pemberian modal atau pinjaman untuk membiayai Komang Rusma Ari Santhi perkuliahan mereka. “Mereka kan tidak akan dapat uang dalam jumlah yang besar, seharusnya pemerintah dapat mendukung dengan pemberian pinjaman dengan catatan mereka sudah bekerja,” imbuhnya. Sebagai aset bangsa, anak-anak semestinya mendapat dukungan dari pemerintah yang menjembatani pendidikan mereka. “Tidak semua orang ingin kuliah, tetapi dengan fasilitas yang diberikan tentunya akan memberikan motivasi agar mereka mau kuliah. Bagaimana pun kualitas pendidikan akan berdampak pada perkembangan suatu bangsa,” paparnya. Hal lain, kuliah sambil bekerja dapat membentuk kemandirian bagi mahasiswa sebab dengan hasil bekerja mahasiswa akan dapat mengurangi biaya perkuliahan yang dikeluarkan oleh orang tua. Akan tetapi, memang tidak dapat dimungkiri kuliah sambil bekerja hanya dapat dilakukan bagi orang-orang yang pintar mengatur waktu. “Di sinilah kejelian seseorang harus digunakan untuk memilih tempat kuliah dan pekerjaan yang dapat berjalan berbarengan,” imbuhnya. Hal yang perlu diperhatikan adalah waktu perkuliahan yang memungkinkan seorang mahasiswa mengambil pekerjaan lain. “Jangan mengikuti jam kuliah teman-teman yang tidak bekerja,” tambahnya. Selain itu, kejelian dalam melihat peluang kerja juga sangat penting. Menurutnya sebagai seorang mahasiswa jangan mencari pekerjaan yang terikat dengan waktu kerja melainkan pekerjaan freelance yang tidak harus datang ke kantor. “Kalau ada niat, menurut saya income itu peluangnya banyak dan pekerjaan itu sangat luas,” ungkap owner dari Villa Santhi tersebut. Perempuan kelahiran 5 April 1984 juga mengungkapkan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang dan pekerjaan merupakan peluang sehingga kedua-kedua harus dimanfaatkan di usia muda. Kata dia, memang tidak mudah meyakinkan suatu perusahaan untuk memberi kesempatan bekerja dengan status sebagai mahasiswa. Akan tetapi, jika seorang pribadi memiliki ketrampilan khusus yang tidak dimiliki orang lain maka perusahaanlah yang akan mempertahankan. “Intinya, jadilah orang spesial. Memiliki ketrampilan khusus sehingga jika perusahan sudah bertemu dengan orang seperti itu pasti akan mengerti dengan situasi yang ditawarkan,” pungkasnya. (wiwinmeliana22@cybertokoh.com)
redaksi@cybertokoh.com, iklan@cybertokoh.com
cybertokoh
@cybertokoh
@cybertokoh
www.cybertokoh.com
2
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
GORO-GORO Pagi-pagi, sebelum Amat tuntas menyeruput kopi, Pak Sandi muncul lagi. Wajahnya Putu Wijaya tambah berantakan. Jelas tampak tak sempat tidur semalaman. Di luar kebiasaanya, ia panik. “Pak Amat, saya bingung sekali.” “Tenang. Ada apa Pak Sandi?” “Empat saudara tiri saya, semalam datang bersama dua orang debt collector.” “O,ya? Mereka mau apa?” “Mereka bilang, kalau saya tidak mau melunasi hutang-hutang adik-adik tiri saya itu, dia tidak mau menanggung keselamatannya.” Amat bingung. “Maksudnya, adik-adik tiri Pak Sandi itu dililit utang?” “Katanya begitu. Tidak itu saja. Debt collector yang lain mengatakan bapak angkat saya, paman saya yang baru meninggal itu, ternyata juga punya hutang Rp 10 M. Kalau itu juga tak dilunasi, dia juga tak menanggung keselamatan adik-
adik saya.” Amat bingung. “O, ya? Kenapa? Terus?” “Kedua debt collector itu mengaku, dia datang dengan damai dan berharap saya akan memberikan respons juga yang damai.” “Maksudnya?” “Ya meminta saya melunasi utang-utang adik saya. Termasuk utang perusahaan bapak angkat saya yang di luar pengetahuan saya sudah dikelola adik-adik tiri saya. Dalam surat wasiatnya, bapak angkat saya menunjuk saya sebagai ahli warisnya. Jadi menurut logika mereka, utang perusahaannya tanggungan saya. Lalu saya iseng menanyakan, rumah saya kalau dijual laku berapa? Jangankan Rp 10 M, Rp 1 M pun belum ada yang mau. Tapi kata debt collector itu, asal dilunasi, dicicil juga bisa.” Amat termenung. “Jadi Pak Sandi mau membayar?” Sandi bingung. “Menurut Pak Amat, baiknya bagaimana?” “Pak Sandi sudah berunding
Ekspresso
samurai 3
dengan keluarga? Maksud saya, istri dan anak-anak?” Pak Sandi terdiam. “Belum? Kenapa?” “Saya tak mau menyusahkan mereka, Pak Amat” “Kenapa?” “Mereka menyangka saya dapat warisan besar. Mereka sedang sibuk bermimpi, bikin rencana mau beli rumah yang lebih baik dan piknik ke luar negeri. Jadi kasihan kalau saya hancurkan mimpi mereka. Soalnya mereka ikhlas sudah lama dengan setia menemani saya hidup sederhana.” Amat terharu. Ia marah, karena merasa lelaki yang baik itu tak pantas dapat perlakuan sekeji itu. Keempat adik tirinya itu pasti bandit. Dan debt collector yang bertopeng damai itu, jangan-jangan sandiwara. “Baiknya bagaimana ya, Pak Amat?” Amat bingung, tak tahu harus bilang apa. Waktu itu Bu Amat masuk. Ia membawa samurai palsu yang sempat membuat suaminya jadi pahlawan. Amat terperanjat. Pak Sandi
juga heran. Bu Amat dengan tenang duduk di samping suaminya. “Pak Sandi, maaf saya tahu apa yang Pak Sandi hadapi sekarang. Kami ibu-ibu tidak akan membiarkan Bapak-Bapak menghadapi kesulitan sendirian. Anak muda yang dulu menjual samurai ini kepada suami saya bilang: untuk menjaga perdamaian, diperlukan senjata, kata presiden pertama Amerika Serikat, George Washington. Ya kan, pak?” Amat tak sempat menjawab. “Jadi, ternyata sejak kejadian perampok malam itu, tidak ada lagi pencurian. Hunian kita terus damai sampai sekarang. Jadi, pak Sandi, silakan, Bapak bawa saja samurai ini, siapa tahu membantu.” Bu Amat lalu menyerahkan samurai palsu itu ke tangan Pak Sandi. Karena Bu Amat sangat
bersungguh-sungguh, Pak Sandi tak berani menolaknya. “Bapak sebetulnya mau ketawa melihat kelakuan ibu kamu, Ami,” kata Amat, 3 minggu kemudian menceritakan peristiwa itu pada Ami. “Tapi boleh percaya, boleh tidak, keempat adik tiri Pak Sandi dan kedua debt collector-nya tak berani lagi nongol!” Ami terpesona. “O, ya? Masak? Jadi samurai itu sakti?” “Orang menganggap begitu. Biar saja. Hidup kan perlu dongeng. Tapi sebenarnya, bapak diam-diam berunding dengan para warga RT 9, lalu melapor ke polisi. Bapak yakin hukum harus ditegakkan kalau sudah ada yang mau main kayu. Lalu sekarang ketahuan bapak angkat Pak Sandi ternyata mewariskan Rp 15 M untuk anak angkatnya!”
Sudut Pandang Belajarlah seumur hidup, itulah prinsip Dr. Dra. Wayan Karthi Suthardjana, M.M. Perempuan yang pada bulan Juni berusia 83 tahun ini ingin membuktikan, kalau ada kemauan pasti ada jalan. Ia pun merasa bangga bisa mencapai prestasi dan meraih doktor di usia yang sudah lansia yakni 79 tahun. Bahkan, karena kegigihannya untuk melanjutkan studi di usia yang sudah senja, ia mendapatkan penghargaan dari Universitas Brawijaya sebagai doktor usia tertua dengan masa studi tiga tahun satu bulan.
S
ebenarnya, Karthi Suthardjana ingin melanjutkan ke jenjang guru besar, namun, kesempatan itu sudah tidak bisa lagi karena terbentur usia. Perjuangan Ketua Yayasan Kartini
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Selalu Ingin Belajar Bali ini memang tak mudah dalam menyelesaikan studinya di luar pulau Bali. Ia menuturkan, harus bangun pukul 2, kemudian segera bersiapsiap agar pukul 3.30 sudah berangkat menuju bandara Ngurah Rai Tuban dari rumahnya di Desa Besan, Kec. Dawan, Klungkung. Dengan pesawat pertama, ia segera menuju Surabaya. Pukul 06.15 ia tiba di bandara Juanda, dan segera menuju Malang diantar taksi langganannya. Kalau ada jadwal kuliah ia menginap di hotel yang dimiliki kampus Brawijaya Malang. Kalau hanya jadwal bimbingan, ia bisa PP Bali-Malang dalam satu hari. Tentu ia tak menampik dalam perjalanan sangat melelahkan, namun, ia sangat menikmatinya. Baginya, mengobrol dan bercerita banyak hal dengan orang-orang yang ia temui, termasuk dengan supir taksi sudah cukup membuatnya bersemangat. Bahkan, dari obrolannya itu, supir taksi menjadi langganannya. “Kalau saya ada jadwal ke Malang, saya
Wayan Karthi
sudah mengontak supir taksinya. Dia sudah siap menunggu di bandara Juanda untuk mengantar saya ke Malang,” ujar salah seorang pendiri PKBI Bali ini. Karthi Suthardjana mengatakan, ia memilih ilmu manajemen karena
sangat menyukai ilmu tersebut, dan bisa dipakai dalam segala hal, baik dalam kegiatannya mengelola Yayasan Kartini Bali yang menaungi kampus Akademi Kebidanan Kartini Bali, termasuk dalam rumahtangga. “Semua perlu manajamen termasuk dalam rumahtangga,” ujar perempuan yang selalu bugar dengan kiatnya melakukan Olahraga Hidup Baru (Orhiba) tiap hari. Prinsipnya untuk selalu tetap ingin belajar juga digaungkan kepada siapapun yang ditemuinya, termasuk para staf di Yayasan Kartini Bali, termasuk bagian cleaning service dan supir. Ia selalu memacu semangat para dosen di Akademi Kebidanan Kartini Bali untuk terus melanjutkan pendidikan selagi masih ada kesempatan. Bahkan, saat ia bertemu dengan seorang supir taksi di Denpasar, ia berusaha membantu anak supir tersebut untuk kuliah. Kini, putri supir taksi itu mendapatkan beasiswa kuliah di Akademi Kebidanan Kartini Bali.
Konsekuensi dari Pilihan
Kuliah Sambil Bekerja Punya Cerita
“Pagi ini harus berangkat ke kantor lebih awal karena ada pertemuan dengan atasan. Materi presentasi sudah disiapkan beserta dengan laporan pertanggungjawaban dari malam sebelumnya. Nanti sore ada ujian akhir semester, 2 mata kuliah dengan bobot SKS yang cukup besar. Malam harinya harus membagi waktu lagi untuk pekerjaan dan tugas kuliah”. Adakah yang sedang mengalami kondisi keseharian seperti cerita di atas? Tentunya ilustrasi tersebut tidak sepenuhnya bisa menggambarkan Anda yang bekerja full time ataupun part time dan sekaligus sedang menempuh pendidikan formal. Belum lagi bagi Anda yang sudah menikah, tugas rumah tangga tentunya juga memerlukan perhatian. Ketika berjalan beriringan, kuliah dan bekerja merupakan dua hal yang berkaitan satu sama lain. Keduanya bisa saling mempengaruhi performa Anda secara positif maupun negatif. Seperti situasi pekerjaan yang dapat mempengaruhi prestasi akademik Anda di perkuliahan. Begitu pula sebaliknya, proses studi Anda bisa jadi mempengaruhi performa Anda di tempat kerja. Keadaan tersebut tentunya membutuhkan kemampuan Anda dalam memanajemen diri atau yang dikenal dengan istilah
bacaan wanita dan keluarga
Penerbit PT Tarukan Media Dharma Terbit sejak 9 November 1998
self-management. Istilah ini menggambarkan bagaimana seseorang dapat mengarahkan atau mengendalikan diri (pikiran, perasaan dan perilaku) secara efektif untuk mencapai performa optimal pada setiap aktivitas dan tugasnya. Kuliah sambil bekerja merupakan suatu keputusan besar dengan berbagai pertimbangan dan konsekuensi. Bekerja saat melanjutkan studi ataupun mengambil tawaran kerja saat proses studi masih berjalan, pasti akan memberikan pengalaman tersendiri bagi Anda yang menjalaninya. Pengalaman tersebut menjadi salah satu kelebihan yang Anda miliki, karena tidak setiap orang berani mengambil keputusan ini. Kedua, pengalaman bekerja maupun studi Anda akan menjadi bekal. Anda memiliki media yaitu tempat bekerja untuk mengaplikasikan ilmu yang Anda pelajari di perkuliahan. Anda juga bisa melihat bagaimana konsep teoritis dan praktis di masing-masing situasi tersebut. Hal ini berlaku juga ketika proses studi, Anda akan memiliki nilai lebih ketika pernah berhadapan langsung dengan kondisi yang riil di tempat bekerja. Ketiga, ketika Anda bekerja, Anda memiliki power yang cukup dalam hal finansial, misalnya Anda cukup mandiri untuk membayar keperluan studi. Belajar sambil bekerja yang
Made Padma Dewi Bajirani, S.Psi.
dilakukan dengan komitmen juga akan melatih kemampuan selfmanagement Anda. Termasuk di dalamnya kemampuan Anda untuk mengelola pikiran, emosi yang sedang Anda rasakan, respons Anda terhadap suatu situasi, membagi waktu secara efektif, menentukan prioritas, serta keberanian mengambil keputusan. Pada akhirnya semua hasil latihan diri ketika menjalani kuliah sambil bekerja dapat meningkatkan kepercayaan diri Anda. Hasil penelitian menunjukkan jika mahasiswa yang bekerja dengan kondisi
lingkungan kerja yang mendukung akan berkaitan dengan kemudahan dalam kerja dan kuliah. Kemudahan tersebut berhubungan dengan peningkatan kesejahteraan hidup. Kuliah sambil bekerja juga memunculkan tantangan tersendiri bagi seseorang. Proses perkuliahan dan pekerjaan yang menyita waktu dan memerlukan energi, membuat Anda kurang memiliki waktu luang untuk bersantai atau berkumpul bersama keluarga dan teman. Waktu jam kuliah yang kadang berbenturan dengan jam kerja, membuat Anda harus lebih bisa mencari solusi. Keberanian Anda dalam mengambil keputusan dengan segala risiko juga dibutuhkan agar semua dapat berjalan sesuai dengan harapan. Tantangan lainnya adalah ketika tugas di masing-masing tempat tidak mencapai hasil yang maksimal, karena manajemen waktu yang kurang baik. Tidak menutup kemungkinan, beban tugas kantor dan kuliah yang sama-sama penting bagi Anda membuat Anda kelelahan
secara fisik dan psikologis. Ketika Anda mulai tidak menikmati proses kuliah sambil bekerja, ada kecenderungan munculnya muatan emosi negatif yang terus menerus sampai dengan stres yang berkepanjangan. Saat hal ini tidak disadari kemudian terakumulasi, Anda menjadi pribadi yang cenderung sensitif dan reaktif maka konflik dengan orang-orang sekitar juga bisa terjadi. Setiap keputusan terdapat harapan dan konsekuensi mengiringi. Ketika kejenuhan mulai muncul cobalah untuk berbagi cerita dengan keluarga atau teman Anda. Sebagai motivasi, sadari kembali alasan Anda mengambil keputusan ini. Memaknai proses kuliah sambil bekerja secara positif juga dapat menjadi sarana pengembangan diri. Made Padma Dewi Bajirani, S.Psi.
(Mahasiswi Magister Psikologi Profesi Bidang Klinis, Universitas Gadjah Mada)
Kata Hati Rubrik ini khusus untuk menuangkan ide/pemikiran/gagasan dalam bentuk tulisan. Tema terkait wanita dan keluarga serta tidak mengandung unsur SARA. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter. Lampirkan juga foto close up (bukan pasfoto). Cantumkan nama lengkap, profesi, nomor hp, dan alamat email. Naskah dikirim ke redaksi@cybertokoh.com, redaksitokoh@yahoo.com.
Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: Gde Palgunadi. Redaktur Pelaksana: Ngurah Budi. Staf Redaksi/Pemasaran Denpasar: IG.A. Sri Ardhini, Wirati Astiti, Sagung Inten. Buleleng: Wiwin Meliana. Jakarta: Diana Runtu. NTB: Naniek Dwi Surahmi. Desain Grafis: IDN Alit Budiartha, I Made Ary Supratman. Sirkulasi: Kadek Sepi Purnama, Ayu Wika Yuliani. Sek retariat: Ayu A gustini, Putu Agus Mariantara, Hariyono. Alamat Redaksi/Iklan Denpasar: Gedung Pers Bali K. Nadha, Lantai III, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar 80117–Telepon (0361) 425373, 7402414, 416676–Faksimile (0361) 425373. Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi Jakarta: Jalan Palm erah B arat 21 G Jakarta Pusat 10270– Telepon (021) 5357603 - Faksimile (021) 5357605. NTB: Jalan Bangau No.15 Cakranegara, Mataram–Telepon (0370) 639543– Faksimile (0370) 628257. Jawa Timur: Permata Darmo Bintoro, Jalan Taman Ketampon 22-23 Surabaya–Telepon (031) 5633456– F aksim ile (031) 5675240. Surat Elektronik: redaksi@cybertokoh.com, redaksitokoh@yahoo.com, iklan@cybertokoh.com. Bank: BRI Cabang G ajah Mada Denpasar. Nomor Rekening: PT Tarukan Media Dharma: 0017-01-001010-30-6. Percetakan: BP Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar.
Karier di dunia entertainment tidak bisa dijadikan gantungan hidup di masa depan, sudah sangat disadari sebagian kalangan muda yang saat ini berkiprah di ‘dunia gemerlap’ itu. Karena itu tak heran kalau sebagian dari mereka selain bekerja (bidang entertainment) juga melanjutkan studinya ke jenjang pendidikan tinggi. Tidak hanya itu, bahkan ada beberapa yang rela untuk sementara meninggalkan kariernya yang tengah cemerlang untuk bersekolah ke luar negeri. Bagi mereka tak ada kata ‘aji mumpung’, sebaliknya mereka tak mau masa mudanya hanya diisi dengan kerja, hura-hura, dan mengabaikan pendidikan. Sekalipun sadar bahwa kuliah dapat dilakukan kapan saja, bahkan setelah usia tidak muda lagi. Tina Toon dan Fatin Shidqia Lubis, misalnya. Dua penyanyi ini memutuskan untuk melakukan duaduanya sekaligus (kerja dan kuliah) meski sempat kerepotan mengatur jadwal ketika keduanya ‘berbenturan’. “Bagi aku, kalau harus memilih tentu saja pendidikan lebih penting karena itu adalah bekal masa depan. Sedang menyanyi, meski dirinya menekuni sejak masih kecil, hanyalah
23
sebatas hobi. Pendidikan, baik itu formal maupun informal, penting bagi aku. Itu adalah gantungan masa depan. Aku berprinsip selagi muda dan mampu, bersekolah setinggitingginya. Karena pendidikan bukan hanya mendapatkan ilmu, tapi juga membentuk pola pikir, menambah wawasan,” ujar Tina yang melejit namanya lewat lagu anak-anak ‘BoloBolo’. Selain itu, tambah Tina, dengan terus kuliah dia mendapat banyak teman dan inspirasi karena kerap bertukar pengalaman. “Jadi kalau aku pribadi, dari pada berkegiatan ‘aneh-aneh’ mending kuliah dan berkegiatan di kampus,” tambah Tina yang kini tengah menyelesaikan tesis S2 di bidang hukum. “Judul tesis aku ‘Tanggung Jawab Perseroan Terbatas untuk Pajak’. Kebetulan sekarang ini kasus semacam itu sedang marak. Aku berharap tahun ini bisa menyelesaikan S2,” kata Tina yang berencana setelah S2 masih akan kuliah lagi. “Aku nggak cape belajar, kok..hahaha. Maunya kuliah lagi. Cuma lagi mikir, apakah mau mengambil S3 atau kuliah S1 bidang hukum. Lihat nanti saja,” ucap pemeran film ‘Cinta Dalam Kardus’. Sejauh yang dijalaninya, kariernya di dunia hiburan,
Tina Toon
tidak terganggu karena kesibukannya kuliah. Itu karena dia telah menetapkan prioritas tentang apa yang harus didahulukan. “Kalau ada tawaran menyanyi atau off air menarik misalnya, pas benturan dengan kuliah, ya aku lihat dulu kegiatan kuliah aku. Kalau memungkinkan, ya, kerjaan itu aku ambil,” tutur gadis bernama asli Agustina Hermanto. Meski dia memprioritaskan pendidikan, namun tambahnya, tak pernah terlintas keinginan untuk meninggalkan dunia menyanyi yang telah membesarkan namanya. Jadi selama masih disukai masyarakat, ia tetap akan menyanyi. “Entertainment itu hanya hobi tapi hobi yang dibayar...hahah. Aku suka dan memang passion aku di sini (menyanyi) , jadi ya lanjut terus selama aku bisa bermanfaat untuk menghibur dan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Sebagai publik figur aku ingin keberadaan aku juga bisa membantu banyak orang,” ujar Tina sambil menambahkan, sejak dulu sudah memiliki niat bukan hanya eksis menjadi artis tapi juga memiliki pencapaian lain di bidang berbeda. KULIAH DI LUAR NEGERI Fatin Shidqia, penyanyi jebolan ajang pencarian bakat ‘X Factor’ yang tengah naik daun, berpandangan pendidikan dan karier di dunia entertainment penting karenanya dia memutuskan menjalaninya sekaligus. Ketika tamat SMA, kata Fatin, sebenarnya orangtuanya memberi kebebasan untuk menentukan sendiri apakah langsung ingin lanjut ke perguruan tinggi atau break dulu, dan ia memilih langsung kuliah. “Aku memilih kuliah langsung, aku juga memilih untuk melanjutkan karier di bidang entertainment, duaduanya penting dan aku seriusi. Jadi aku putuskan untuk menjalankan keduanya sekaligus. Memang ada
Bagi Karthi Suthardjana, membantu orang lain dalam hal pendidikan sangatlah penting karena peningkatan sumber daya manusia sangat diperlukan dalam membangun generasi muda. “Saya masih ingat dulu, waktu pendaftaran siswi bidan, banyak sekali yang melamar, sampai ribuan, tapi yang diterima hanya puluhan. Saya berpikir, suatu saat saya harus punya sekolah. Mereka punya keinginan untuk sekolah tapi daya tampung tidak ada. Itulah salah satu misi, mengapa saya akhirnya mendirikan Akademi Kebidanan Kartini Bali. Keinginan untuk ikut berkontribusi kepada generasi muda, mencetak para bidan profesional yang siap pakai. Setelah tamat, mereka bisa membuka praktik terutama bagi yang berasal dari desa. Ada beberapa anak penyakap sawah saya sekolahkan menjadi bidan agar kehidupan mereka suatu hari nanti berubah,” ungkapnya lebih jauh. wirati.astiti@cybertokoh.com
konsekuensinya, misalnya capai, atau ada salah satu yang terganggu. Tapi ya itu kan konsekuensi dari pilihan, jadi aku jalani saja sebaik-baiknya. Yang penting adalah memanage waktu sebaik mungkin,” ungkap mahasiswi London School jurusan Performing Art Communication ini. Di awal-awal kuliah, aku Fatin, memang ia agak keteteran. Jadwal manggung sudah lebih dahulu ada sebelum masuk masa kuliah. Saat kuliah berlangsung, kerap kali keduanya ‘bertabrakan’. Karena sudah terlanjur kontrak, terpaksa ia mengorbankan waktu kuliah. Gara-gara itu juga, di semester awal dia sempat dipanggil dosen karena sering absen. Tapi sekarang, setelah semuanya telah terjadwal dengan baik, menjadi tidak masalah. Senin sampai Fatin Shidqia Lubis Kamis dia kuliah dari siang sampai sore, sedang jika ada itu,” kata peraih penghargaan Daf tawaran off air ke luar kota bisa BAMA Music Award 2016 di Hamdilakukan Jumat-Sabtu, Minggu burg, Jerman ini. kembali ke Jakarta. Pihak manajemennya telah tahu Diakui juga meski jadwal sudah hal itu makanya semuanya diatur terjadwal, kadang ada juga tawaran sebaik mungkin sehingga keduanya yang datang di hari kuliah. “Yahh bisa berjalan baik. “Semuanya telah memang kita kan nggak tahu rezeki terencana dengan baik,” tambah datangnya kapan, trus kalau ada ta- Fatin. waran bagaimana menolaknya. Tapi Pelantun single ‘Percaya’, ini, kan juga harus memikirkan bahwa berencana, setelah kuliah S1 nya kuliah sudah dibayar, kan sayang. selesai, dia akan melanjutkan S2 nya Jadi kalau ada tawaran seperti itu, di luar negeri. “Pendidikan kan demi lihat dulu. Kalau masih bisa diatur masa depan aku. Jadi aku rencana jadwalnya ya aku ambil. Misalnya, setelah S1 kemudian break setahun tawaran pagi, ya aku ambil, siangnya untuk menyanyi, lalu lanjut kuliah S2 kuliah. Tapi kalau nggak bisa, ya aku di luar negeri. Setelah selesai S2 baru nggak berani ambil. Jadi asalkan lanjut lagi karier menyanyi,” kata memungkinkan dan tidak meng- gadis kelahiran Juli 1996 ini. ganggu kuliah, aku ambil tawaran dianaruntu@cybertokoh.com
22
Sosialita Pande Nyoman Yudi Sutrisna,S.E. dan Komang Purnamayanti Ari Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Bagi penggemar fashion yang penasaran ingin tahu seperti apa trend fashion 2017 ada baiknya meluangkan waktu datang ke pagelaran Indonesia Fashion Week 2017 yang digelar 1-5 Februari di Jakarta Convention Center. Aneka produk fashion serta trend yang bakal muncul sepanjang tahun ini, bisa kita jumpai di event tersebut, mulai busana, aksesoris, dll. Tak ketinggalan juga gelar fashion show, talk show, seminar serta kompetisi desain fashion.
Poppy Dharsono
E
vent yang mengambil tema ‘Celebrations of Culture’ ini, diikuti oleh 520 peserta dan 210 perancang lokal dan internasional yang bakal menampilkan karya teranyar mereka. “Tema ‘Celebration of Culture’ dipilih karena kami ingin mengangkat warisan budaya Indonesia dengan cara yang lebih kekinian,” ujar Ivan Gunawan, perancang busana yang juga Creative Director Indonesia Fashion Week 2017. Dengan terus menerus mengangkat dan mempromosikan budaya Indonesia dengan cara mentransformasi fashion lokal yang dikemas modern diharap bukan hanya diterima di dalam negeri tapi juga ‘panggung’ internasional. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana ada beberapa panggung untuk peragaan busana, maka tahun ini hanya disediakan satu panggung utama untuk peragaan busana. Tapi, kata Ivan Gunawan, sekalipun hanya satu panggung namun tetap berkonsep spektakuler dan tidak membosankan. Setidaknya nanti akan ada 20 fashion show digelar di panggung ini. Indonesia Fashion Week yang digelar sejak 2011 selalu mengusung warisan budaya Indonesia yang dikemas modern. Salah satu yang tak pernah absen muncul adalah promosi kain-kain tradisional Indonesia dari berbagai daerah yang memiliki kekhasan dan corak yang unik. Adalah Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) yang menggagas adanya event akbar ini, yang ternyata dalam perjalannya semakin mendapat apresiasi dari berbagai kalangan di dalam maupun luar negeri. Di sisi lain, rancangan desainer-desainer lokal makin kreatif dan mempesona ikut
Celebrations of Culture
Promosikan Fashion Lindungi Budaya
3
Pertama Kali Oleh-oleh Bali Layani Reseller Awal saya memulai bisnis, tersugesti dengan satu kata ayah saya, Pande Ketut Krisna, “Nak keweh ngalih pis. Papa sing ngelah pis mang”. Kalimat itu sering dilontarkan ayah saya, ketika saya menginginkan atau meminta sesuatu barang.
D
mendorong semakin meningkatnya animo masyarakat berkunjung ke event ini. Poppy Dharsono, perancang busana senior yang juga Presiden IFW 2017, menambahkan event ini bertujuan untuk memahami kekuatan yang dimiliki oleh pegiat mode Indonesia untuk mendukung
pemerintah dalam mempromosikan 10 destinasi wisata unggulan, di mana Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah salah satunya. “Melalui APPMI, IFW menjadi jembatan bagi perajin, fashion craft dan designer untuk melindungi budaya dan sejarah Indonesia,” ujar pragawati papan atas era 1970-an ini.
Kain tenun NTT
dok/IFW
Menurutnya, fashion kini, tidak lagi hanya sekadar tampil apik di kemasan luarnya saja namun juga memiliki kearifan dan kepedulian sosial, budaya dan lingkungan. Lewat kegiatan ini, semua elemen penting dalam industri fashion akan menyatu baik itu desainer, pemerintah, pelaku industri juga akademisi. “Ini adalah ajang pengenalan budaya melalui fashion karena kami mengolah tenun lokal yang diambil dari 22 kabupaten di NTT untuk menjadi sebuah rancangan yang bisa diterima pasar lokal maupun internasional,” paparnya. Data yang dipaparkan Deputi Riset, Edukasi dan Pengembangan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Abdur Rohim Boy Berawi beberapa waktu lalu menyebut, industri kreatif dalam negeri telah menyumbang Rp 642 triliun atau 7,05% dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Kontribusi terbesar berasal dari usaha kuliner sebanyak 2,4%, mode 27,9% dan kerajinan 14,88%. Selain menyumbang PDB nasional, industri kreatif merupakan sektor keempat terbesar dalam penyerapan tenaga
kerja dengan kontribusi secara nasional sebesar 10,7% atau 11,8 juta orang. Rata-rata kontribusi terbesar berasal dari bisnis mode sebanyak 2,%, kuliner 31,5% dan kerajinan 25,8%. Terkait industri fashion, data BPS menyebutkan nilai ekspor produk fashion pada tahun 2015 mencapai 12,11 miliar dollar AS atau naik 2,75 % dibanding tahun sebelumnya. Sedang pasar utama ekspor produk fashion antara lain Amerika Serikat, Eropa dan Jepang. MASIH MEMILIKI RUANG TUMBUH Menurut Poppy, industri mode Indonesia masih memiliki ruang untuk terus bertumbuh. Untuk itu para desainer dan pihak terkait harus terus mengembangkan dan gencar melakukan pemasaran serta menciptakan produk-produk berkualitas baik. Dirjen Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih dalam kesempatan terpisah, mengungkapkan harapannya agar para desainer dan pelaku industri fashion nasional semakin meningkatkan penggunaan bahan baku dan aksesoris produk dalam negeri. Pemerintah, akan terus berupaya mengamankan industri fashion dalam negeri di antaranya melalui pembatasan pelabuhan impor, safeguard bagi industri fashion serta pemberlakuan SNI. Terkait upaya perluasan pasar, pihak Kemenperin juga akan memfasilitasi melalui e-smart IKM dengan memanfaatkan marketplace yang ada sehingga pasar online dalam negeri tidak dibanjiri produk impor. Dia berharap agar penyelenggaraan IFW menjadi sarana untuk menampilkan produk-produk unggulan fashion dalam negeri. Juga menjadi stimulus bagi pelaku IKM untuk meningkatkan kreativitas agar mampu bersaing dan mengembangkan usahanya. (dianaruntu@cybertokoh.com)
emikian penuturan Pande Nyoman Yudi Sutrisna, S.E. atau biasa disapa Pande Yudi, kepada tokoh yang bertandang ke toko oleh-oleh “Arjuna Gagapan Bali”, miliknya, yang berlokasi di Jalan Raya Batubulan, Gianyar. Menurut Pande Yudi, kalimat itu selalu mengsugesti alam bawah sadarnya, sehingga pada suatu ketika, ia ingin membuktikan kebenaran kata-kata ayahnya itu. Ia mengaku bukan tipe anak yang suka merengekrengek atau menuntut kepada orangtua agar keinginannya dikabulkan. “Pada saat saya kelas dua SMA tahun 1994, ada tetangga yang jadi maklar jual beli mobil. Namun, belum bisa mengendarai mobil saat itu. Dan saya dimintaiin tolong untuk memperlihatkan mobil yang dijual terhadap calon pembeli. Di mana setiap deal, saya mendapatkan Rp 50 ribu. Saya merasa nyaman dan mulai tertantang untuk mendapatkan pengalaman bisnis yang lain,” tuturnya. Setelah tamat SMA, Pande Yudi, memulai bisnis jual beli ponsel. Bermodalkan uang tabungan, ia mencoba peruntungannya di bisnis jual beli ponsel. “Waktu itu tahun 1996 belum banyak ada gerai ponsel seperti sekarang. Cara saya menawarinya, dari rumah ke rumah teman. Sampai akhirnya, saya punya gerai ponsel sendiri. Waktu itu, posisinya ada di Galuh, yang sekarang dijadikan minimarket oleh istri saya. Gerai ponsel saya tutup karena ayah berharap saya mau membantu di Galuh. Namun, saya berpikir saat itu, kalau bantu di Galuh saya tidak digaji he.he... Jadi saya tidak bisa membuktikan omongan ayah saya, nak keweh ngalih pis,” ujar Pande Yudi. Setelah gerai ponsel tutup, Pande Yudi tidak ada`pekerjaan. Dua ming gu kemudian, Pande Yudi didatangi teman SMA-nya. Dia menawarkan tenaga kerja bengkel. “Waktu itu, saya belum ngeh untuk berbisnis bengkel. Awalnya saya hanya niat membantu teman, dimana tenaga itu rencananya mau dijadikan tukang kebun. Tak diduga, tukang tersebut menunjukkan ke saya, bagian bawah mobil ayah saya pernah dicat ulang dan dia membuktikan kebenarannya dengan memindahkan mobil tersebut di bawah sinar matahari dan dengan jelas saya bisa melihat memang benar catnya belang,” tutur Pande Yudi. Setelah mengobrol panjang, akhirnya ada keinginan Pande Yudi membuka bengkel. Dengan modal minim, ia mencoba cat mobil panggilan, yang penting bisa jalan dulu. Ternyata, bisnis ini jadi dan lancar. Sampai saat ini, Pande Yudi memiliki tiga bengkel yakni Autometalic, Krisnanda Motor, dan Fino Motor, dan satu rumah/kantor holdingnya untuk monitor dan operasionalnya. Setelah sukses berbisnis, orangtuanya, memberikan kesempatan kepada Pande Yudi pada tanggal 9 bulan 9 tahun 2014, untuk membantu bisnis orangtuanya yaitu Galuh Batik dan Bali Culture Centre di Jalan Nyuh Kuning Ubud. Akhirnya, Pande Yudi menerimanya dan menjalankan bisnis keluarga ini dengan ikhlas tanpa digaji karena sudah memiliki income sendiri.
Pande Yudi mengatakan, akhirnya terjawab sudah kalimat ayahnya, nak keweh ngalih pis karena ia sudah membuktikan sendiri. “Saya merasa tidak memiliki kemampuan bisnis yang bisa mengantarkan saya di posisi sekarang ini jika tidak direstui leluhur saya juga dan saya yakin inilah yang disebut anugerah dan rezeki. Rezeki itu tidak kemana-mana, yang penting ada kemauan, niat, dan usaha pasti alam akan merestuinya yang penting selalu jujur,terbuka, dan bersyukur,” kata Pande Yudi. Tak berhenti sampai di situ. Pande Yudi kini memilki usaha baru yakni toko oleholeh khas Bali bernama Arjuna Gagapan Bali. Bisnis baru yang ia bangun sekarang ini, untuk mendorong dan membangun usaha yang berbasiskan pengerajin (tangan pertama) dimana, ia men-support pengerajin lokal. Arjuna Gagapan Bali, pusat perbelanjaan dengan kualitas bagus dan harga supermurah. “Dengan harga supermurah di Arjuna Gagapan Bali otomatis barangbarang yang kami tawarkan akan laku keras sehingga karya-karya yang dihasilkan para pengerajin kami, pastinya akan bisa berputar kencang sehingga pengerajin kami pun bisa bereksperimen dengan karyakaryanya, model, dan kualitas yang akhirnya
Pande Yudi bersama keluarga
nanti mampu memiliki daya saing dengan produk-produk berkualitas lainya dari manca negara,” imbuhnya. Pande Yudi juga mendengar ada masukan dari teman-teman pariwisata, dimana mulai terlihat kejenuhan di pariwisata sekarang, harga oleh-oleh yang ditawarkan semakin hari harganya berubah naik. Jadi, kata dia, Arjuna Gagapan Bali itu hadir memberikan banyak dampak keuntu ngan bagi pengerajin, konsumen, berharap bisa menambah lapangan pekerjaan, dan menciptakan suasana kebahagiaan. Ia membuka di Jalan Raya Batubulan, dengan alasan, membuka dimana saja pasti sama, yang penting bisa menyentuh hati konsumen. “Kami harus menekan biaya operasional yang tinggi menjadi seminim mungkin yang akhirnya harga supermurah di Arjuna Gagapan Bali bisa terwujud. Kami juga melengkapi layanan pesan antar ke seluruh Bali sampai keluar Bali dengan cara pemesanan yaitu, lewat facebook dan Instagram (Arjuna Gagapan Bali) dan web
Pande Yudi bersama keluarga
kami Arjuna Gagapan Bali, sudah lengkap lengkap foto barang, nama, dan harganya tinggal dipesan,transfer, kami langsung antar barangnya. Jika tertarik bisa juga menghubungi di nomor 085333333535,” ujar suami Komang Purnamayanti Ari ini. Arjuna Gagapan Bali ini dibuka pada tanggal 3 bulan 12 tahun 2016 dengan waktu dan proses yang sangat singkat. Idenya juga serba dadakan semua serba kebetulan tepatnya di Balai Banjar Tegehe sebelah selatan Galuh Batik. “Kebetul an sudah ada lahan, dan bangunan setengah jadi yang lama tidak terpakai. Dengan biaya sangat minim kami hanya servis sedikit sehingga Arjuna Gagapan Bali ini bisa cepat terwujud,” ujarnya. Yang membedakan Galuh dan Arjuna Gagapan Bali, Galuh Batik lebih terfokus dengan design dan kualitas barang seperti berbagai macam batik, tenun ikat, songket, kebaya. Sedangkan Arjuna Gagapan Bali, masuk ke versi oleh-oleh khas Bali seperti berbagai macam cita rasa camilan seperti pei susu Arjuna, baju barong, sarung pantai, kaus oblong dengan harganya yang supermurah. “Galuh Batik pendirinya ayah saya sendiri mewariskan cipta karya seninya yaitu baju barong. Inilah produk unggulannya yaitu baju barong beserta beberapa pengerajin untuk proses pembuatan baju barong di areal Arjuna Gagapan Bali, dimana konsumen bisa belajar langsung menggambar barong di baju yang akan dibelinya sehingga Arjuna Gagapan Bali selain harganya supermurah juga memilik added value di mata konsumen,” jelas Pande Yudi. Di Arjuna Gagapan Bali Anda juga bisa mendapatkan berbagai jenis souvenir kawinan, topi dengan kata-kata lucu dan motivasi, substansi harga supermurah. Yudi berharap dengan dibukanya Arjuna
Gagapan Bali, bisa menjadi wadah para pengerajin lokal sebagai ruang eksperimen dengan menampung semua hasil karyanya sehingga para pengerajin nanti mampu bersaing dengan produk dari manca negara. Arjuna Gagapan Bali berharap bisa dijadikan basis reseller untuk pebisnis junior, bisnis online dengan Arjuna Gagapan Bali sebagai gudang barangnya. Arjuna Gagapan Bali bisa memberikan kepuasan terhadap semua pelanggan sehingga setiap pelanggan yang datang bisa berkunjung kembali di kemudian hari beserta rekan-rekannya, karena telah membandingkan harga dan kualitas barang di tempat yang lain. Harga di Arjuna Gagapan Bali mampu memberikan sensasi fikiran dimana pelanggan yang datang terkejut-kejut melihat harga produk Arjuna Gagapan Bali yang supermurah. Arjuna Gagapan Bali saat memberikan ruang eksperimen kepada para pengerajin mampu mengerem dan mempengaruhi arus urbanisasi penduduk dari desa ke kota, karena 60% pengerajin berasal dari desa. “Dengan mulainya mendapatkan ruang eksperimen dari A rjuna Gagap an Bali terhadap pengerajin kami di desa, berharap mereka mampu menarik s uadara-saudaranya yang ada di kota
untuk berkarya di desanya sehingga saat hal itu terjadi maka kegiatan seni, budaya, adat istiadat pun di Bali akan semakin kuat, terjaga serta berjalan lancar Bukankah hal ini yang sebenarnya menjadi daya pikat pariwisata kita keBali,” tegas Pande Yudi. Dengan hadirnya Arjuna Gagapan Bali berarti melengkapi sudah divisi perusahaan diantaranya Galuh Batik menyediakan batik, kain endek,songket, baju kebaya dll premium class, Arjuna Gagapan Bali dengan jargonya termuda, super murah dan etalasi pengerajin, BCC (Bali Culture Centre) menawarkan taman budaya hiburan dan restoran tempatnya di daerah Ubud dan untuk kenyamanan transportasinya kami ada body repair yang juga melayani klaim asuransi yaitu Autumetalic, Krisnanda Motor, dan Fino Motor. “Kami sebagai pengelola berharap konsolidasi perusaha an kami ini yaitu GALUH Group bisa berdampak kepada integritas perusahaan kami kedepannya karena semua kebutuhan masyarakat, pariwisata, dan kenyamanannya ada di Galuh Group yang implementasi lapangan mengarah kepada kekuatan SDM, sehingga, interpretasi Galuh Group di mata umum menjadi perusahaan yang berorien tasi kemasyarakatan dalam perspektif yang positif,” kata Pande Yudi. -ast
Pelanggan selalu puas belanja di Arjuna Gagapan Bali
4
Inspirasi
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Retno Listyarti
Ingin Perubahan di KPAI
Menjadi guru dan aktif di organisasi guru ternyata dirasakan Retno Listyarti tidak cukup untuk berkiprah lebih jauh dalam bidang perlindungan hak-hak anak yang selama ini menjadi konsennya. Padahal, kata Retno, saat ini begitu banyak kasus kekerasan anak terjadi baik itu kekerasan fisik, seksual, psikologis, dll, yang perlu menjadi perhatian dan penanganan.
Retno Listyarti
M
enurut Retno itulah salah satu alasan kenapa dirinya akhirnya memutuskan untuk ikut seleksi calon komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) periode 2017-2020. “Ada beberapa kekecewaan dalam hati saya tentang penanganan hak-hak anak selama ini. Jadi saya pikir, mungkin memang harusnya masuk ke sana (KPAI) kalau ingin melakukan pembenahan, perbaikan untuk perlindungan anak. Itu alasan saya,” ungkap Retno yang sebagai PNS telah mendapat izin dari atasannya untuk berkiprah di KPAI. “Saya sudah diizinkan kok, dengan begitu saya tidak kehilangan PNS-saya,” tambah peraih penghargaan Islamic Educator Award 2013, ini. Jadi, katanya lagi, jika nantinya terpilih, selain cuti PNS selama lima tahun, dia juga melepas jabatannya sebagai Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI). “Dengan begitu saya full di KPAI,” tandasnya. Sebagaimana diketahui sebentar lagi (Februari 2017) Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bakal mempunyai sembilan komisioner baru. Tahapan seleksi telah dimulai sejak beberapa bulan lalu dan Desember lalu adalah tahapan wawancara yang juga merupakan salah satu seleksi untuk memilih dari 36 calon terbaik menjadi 18 calon terbaik. “Kami tinggal menunggu hasil saja dari Pansel, untuk 18 terbaik. Setelah ini 18 orang langsung fit and proper test di DPR. Nanti DPR hanya memberi pertimbangan, kemudian 18 nama itu diajukan ke Presiden untuk dipilih menjadi sembilan orang,” jelas penerima penghargaan Tokoh Pendidikan 2007
dan penghargaan Toray Foundation Jepang bidang Sains tahun 2004. Retno sendiri dikenal sebagai salah satu tokoh pendidikan yang kritis dan tak segan menentang kebijakan pendidikan jika menurutnya tidak sesuai, sekalipun statusnya sebagai PNS. Kekritisannya itu juga membuatnya harus berhadapan dengan insitusinya sendiri yakni Pemda DKI Jakarta, baik pada era Gubernur Jakarta Fauzi Bowo maupun pada era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang sempat memecatnya dari jabatan kepala sekolah. Namun Retno tak tinggal diam, ia pun melakukan perlawanan dengan menggugat hal tersebut ke PTUN dan menang. Bahkan pada tingkat kasasi di Mahkamah Agung pun Retno berhasil me-
menangkan perkaranya. Kini ia sudah berdamai dengan Pemda DKI Jakarta yang bahkan mengizinkannya untuk berkiprah di KPAI jika nantinya terpilih. KEKERASAN ANAK SEMAKIN MASIF Terkait dengan perlindungan anak, ibu tiga anak ini memaparkan bahwa dirinya memiliki perhatian terhadap kekerasan yang terjadi dunia pendidikan yang dirasakannya semakin masif. “Yang menjadi korban dan pelaku adalah anak. Juga ada kekerasan yang dilakukan guru kepada siswa, siswa senior terhadap siswa junior, dll. Kejadian-kejadian ini sungguh memprihatinkan saya. Dan saya merasa kekerasan itu menjadi semakin parah dari tahun ke tahun, ini sungguh memprihatinkan,” paparnya. Atas berbagai kejadian itu, dia berpikir, jika dirinya hanya
Retno dan anggota Komisi X DPR RI
berada pada satu sekolah, akan sulit sekali membuat sebuah perubahan, membuat kebijakan ataupun menjamin hak-hak anak-anak untuk tidak mengalami kekerasan. “Atas dasar itu, saya pikir, mungkin jika di KPAI saya menjadi bisa lebih mempunyai kewenangan dan lebih luas jangkauannya untuk melakukan perlindungan dan menjamin hakhak anak Indonesia terpenuhi,”
kata penulis sejumlah buku pendidikan ini. Di sisi lain, katanya, dia juga mengamati kinerja KPAI periode ini yang dirasakannya masih mengecewakan. Salah satu contohnya adalah kasus nilai Nol di SMA 4 Bandung, Jawa Barat. “Sungguh mengecewakan karena sebelumnya korban melaporkan permasalahan tersebut pada kami (FSGI). Tadinya berharap KPAI bisa menyelesaikan permasalahan tersebut namun yang terjadi justru jauh dari harapan.” “Untungnya kasus ini bisa selesai setelah pihak inspektorat membantu. Inspektorat bisa menyelesaikan karena rupanya yang bersangkutan juga pernah mengalami kasus serupa terhadap anaknya yang sekolah di Garut, Jawa Barat. Karenanya dia bisa lebih sensitif terhadap masalah ini. Akhirnya korban (siswa tersebut) bisa memperoleh
rehabilitasi dan memperoleh hak-haknya,” papar Retno. Hal lainnya adalah terkait kasus yang baru-baru ini terjadi di Papua, dimana anak balita diperkosa dan dibunuh. KPAI, tegasnya, adalah lembaga negara yang harusnya lebih ‘bergigi’, ‘punya taring’ untuk melakukan tekanan dengan segera. Juga memastikan ke Kapolda Papua bahwa pelaku harus diganjar hukuman tegas, yakni dengan UU Perlindungan Anak karena dengan undang-undang ini hukuman pelaku menjadi lebih berat daripada tindak pidana biasa. Bahkan, jika korbannya adalah anak balita, hukuman pelaku bisa ditambah dengan hukuman kebiri. “Dengan hukuman maksimal diharap ada efek jera bagi pelaku kekerasan seksual,” ucapnya. Permasalahan lainnya yang juga diungkap Retno adalah tentang cyber bullying yang belakangan ini semakin dahsyat. Dia berharap KPAI lebih aktif pada sistem pengaduan cyber bullying online sehingga para pelapor tidak harus datang ke kantor KPAI, tapi cukup melapor via online. “Karena kan kalau korban jauh dari Jakarta, di Papua misalnya, kan kasihan kalau harus jauh-jauh datang ke Jakarta. Pengaduan secara online juga membutuhkan respon dan penanganan yang
cepat,” katanya. Menurut Retno ada banyak hal yang ingin dilakukannya terkait perlindungan anak. Dia berharap jika terpilih menjadi komisioner, dirinya akan mendapat tim kerja yang reformis dan idealis yang bisa bekerja sama sesuai harapan masyarakat. “Yang pertama harus diketahui bahwa KPAI bukan lah hanya milik Jakarta tapi milik semua anak Indonesia. Saya juga berharap nantinya tidak ada pilihpilih kasus, misalnya kalau anak artis atau orang terkenal lebih diprioritaskan. Status semua anak adalah sama, anak siapa pun dia, harus menjadi prioritas penanganan, harus segera dibantu. Jadi tidak memilih-milih, siapa yang dibantu, siapa yang tidak,” katanya. Hal lain yang juga menjadi konsennya adalah KPAI harus berani menyuarakan untuk moratorium Ujian Nasional sebagaimana didengungkan selama ini. “KPAI kan punya kewenangan soal kebijakan terhadap perlindungan anak. Jadi bisa menyuarakan ini,” tandasnya. Menurut Retno, dirinya optimis jika ia berada ‘di dalam’ akan bisa menjalankan berbagai ide yang telah disuarakannya. Diakuinya, memang untuk itu ia tidak bisa bekerja sendirian karenanya sangat diharapnya kalau nantinya mendapat temanteman yang seide. “Saya yakin mitra-mitra di luar KPAI bisa membantu. Sebenarnya, kan, ketika kita punya keterbatasan pikiran juga dana, kita bisa memanfaatkan pihakpihak lain yang peduli terhadap hak-hak anak. Saya kira ada banyak lembaga di luar sana yang punya kapasistas dan dana yang bisa membantu. Hanya saja, mungkin, selama ini belum terbangun komunikasinya. Jadi kalau saya mentok ‘di dalam’, saya kira bisa mencari bantuan teman-teman di luar, mereka bisa support. Saya optimis tentang itu,” kata Retno. diana.runtu@cybertokoh.com
Retno bersama keluarganya
Mandalika
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
21
Dinas Perdagangan NTB Gelar Operasi Pasar
Hari Jumat pagi, halaman kantor Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat di Jalan Pejanggik Mataram, ramai dikunjungi ibu-ibu. Ada beras, telur, gula, susu, minyak kelapa, margarin, camilan-camilan, mie instan dan banyak lagi yang lainnya. Mobil-mobil box dan pick up silih berganti keluar masuk kantor ini untuk mengantarkan sembako untuk dijual dengan harga distributor demi membantu masyarakat khususnya para ibu rumah tangga dalam menghadapi kenaikan harga sembako.
H
arga-harga bahan kebutuhan pokok akhir-akhir ini memang cenderung ada kenaikan, terutama cabai yang harganya melonjak sangat tinggi bahkan harganya lebih mahal dari harga daging. Ibu-ibu rumah tangga mengeluhkan hal tersebut. Tidak hanya cabai melainkan kebutuhan pokok lainnya, meski tidak terlalu melonjak seperti cabai tapi harga cenderung mengalami kenaikan. Kenaikan harga cabai turut mempengaruhi naiknya harga kebutuhan lainnya. Karena itulah Dinas Pedagangan Provinsi NTB menggelar operasi pasar yang bekerjasama dengan para distributor yang ada di Mataram. Sebelumnya, Dinas Perdagangan Provinsi NTB telah
melakukan koordinasi dengan tidak kurang dari 30 distributor sembako yang ada di Mataram, untuk turut serta dalam kegiatan operasi pasar, yang merupakan upaya bersama dalam menstabilkan harga dan menjamin stok barang khususnya sembako. Para distributor diminta untuk bekerja sama menjamin stok barang untuk kestabilan harga. Karena karga kebutuhan pokok yang naik, biasanya karena kelangkaan persediaan barangnya. Namun yang menggembirakan menurut Hj. Putu Selly Andayani, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat, bahwa tidak ada kelangkaan sembako di NTB. “Tidak ada bahan kebutuhan pokok yang langka di NTB. Faktanya tidak ada yang langka
Hj. Putu Selly Andayani, berkomunikasi dan berkoordinasi dengan para distributor untuk menjaga kestabilan harga dan menjamin stok barang
di NTB dan stok masih aman,” tegas Selly setelah berkoordinasi dengan para distributor yang ada di Mataram. Contohnya gula. “Ada masuk 1.000 ton gula dari PT. SMS sehingga tidak ada alasan stok gula langka dan harga menjadi mahal. Dan di halaman kantor Dinas Perdagangan NTB menjadi bukti nyata para distributor bersama kami bekerja sama untuk membantu masyarakat,” ungkap Selly. Kegiatan semacam ini merupakan salah satu bentuk sinergitas antara Dinas Perdagangan NTB bersama distriburtor, menjual dengan harga jual distiributor. Untuk itu, Dinas Perdangan NTB sudah melakukan koordinasi juga dengan lingkungan dan lurah sekitar agar masyarakat dapat berbelanja dengan harga distributor. Kegiatan ini rencananya akan sering digelar, minimal satu bulan sekali. “Kegiatan kami gelar setidaknya minimal sebulan sekali,” ujarnya. Selain sembako, Dinas Perdagangan NTB juga bererjasama menghadirkan Hiswana Migas yang menjual tabung gas berwarna pink dengan berat bersih 5,5 kg. Hiswana Migas memberikan harga promo membeli tabung gas dan isinya dapat gratis kompor gas. “Ini berlangsung selama promosi,” ungkap salah seorang petugas dari
Hiswana Migas yang menjaga stand tersebut. Selly sengaja mendatangkan Hiswana Migas dengan tabung 5,5 kg untuk dijual pada masyarakat khususnya Pegawai Negeri. Harapannya jika masih ada yang memakai tabung melon 3 kg bisa menggantinya dengan tabung 5,5 kg. “Tabung melon itu untuk masyarakat prasejahtera, PNS seharusnya tidak boleh memakai tabung melon. Makanya kita siapkan tabung 5,5 kg,” ujarnya. Langkah ini tentu saja dimaksudkan agar tabung gas melon 3 kg lebih tepat sasaran, diperuntukkan bagi masyarakat prasejahtera. Di samping ada sembako ada
Operasi pasar Dinas Perdagangan NTB membantu para ibu rumah tangga mendapatkan harga dengan harga distributor
pula stand-stand UKM yang menjual olahan makanan, seperti dari Koperasi Wanita Putri Rinjani Bili Bante Lombok Tenga yang menjual olahan dari rumput laut, jagung maupun sambal khas bernama sambal cengeh. Kegiatan yang dihajatkan oleh Dinas Perdagangan Provinsi NTB untuk membantu masyarakat. “Selain itu kami juga akan menyiapkan inovasi I-Shop NTB untuk memutus mata rantai distribusi yang kerap menyebabkan kenaikan harga,” ungkap Hj. Putu Selly Andayani. Harga yang dinilai murah oleh para ibu yang hadir ini, membuat mereka berharap agar operasi pasar seperti ini bisa digelar lebih sering lagi. “Harga-harga sembako
yang dijual di sini lebih murah dari pada yang di pasaran,” ungkap Erna, salah seorang pembeli. Erna membeli cukup banyak kebutuhan pokok, seperti beras, gula, telur dan lainnya. Ibu rumah tangga lainnya, Nurul yang tinggal di Labu Api Lombok Barat menyambut baik kegiatan seperti ini. Saat ia mendapat kabar dari kawannya akan ada kegiatan ini, ia bergegas mendatangi halaman Kantor Dinas Perdagangan NTB. “Ya… lumayan harganya lebih murah karena tampaknya barang-barang dijual dengan harga distributor,” ujarnya. Nurul berharap kegiatan seperti ini lebih sering diselenggarakan. naniek.itaufan@cybertokoh.com
20
Nine
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Inspirasi dari yang Terbuang
Pendidikan itu penting. Namun jika berkesempatan memiliki pendidikan tinggi tapi tidak punya niat dan kemauan sehingga tidak bisa memberi manfaat bagi masyarakat, maka pendidikan itu tidak ada gunanya,” ungkap Hajjah Zaenab Zaen, perempuan lulusan SMP yang kini membina dan memberdayakan lebih dari 30 kelompok perempuan untuk memproduksi berbagai camilan khas Lombok. Ia putus sekolah karena menikah menjelang ujian SMA dan kemudian ia menyelesaikan SMA-nya dengan mengikuti program paket C pada tahun 2014 lalu.
Berbagai produksi camilan dari olahan jagung
M
eski tanpa pendidikan yang mumpuni, Zaenab memenuhi panggilan jiwanya untuk bisa memberdayakan kaum perempuan yang selama ini dilihatnya tak memiliki keahlian apa-apa juga tak memiliki kemampuan untuk berusaha karena ketidakmampuan khususnya pada bidang ekonomi mereka. Para perempuan yang kini bekerja bersama-sama di UD Azhari yang dikelolanya, sebelumnya tak memiliki pekerjaan dan bergantung hidup sepenuhnya dari para suami yang penghasilannya tidak seberapa. Para perempuan ini hanyalah buruh tani serabutan yang bekerja pada musim tanam dan musim panen dengan upah yang tidak seberapa. “Saya miris melihat perempuan yang tua sebelum waktunya karena tidak bisa mengurus diri dan hanya menunggu rejeki tak seberapa dari para suami,” ujar Zaenab. Perempuan-perempuan tersebut sesungguhnya masih berusia muda. Namun mereka tua sebelum waktunya sehingga menampakan kehidupan yang seolah-olah tiada punya arti kecuali bergantung pada suami. Karena itulah, sejak tahun 2011 meski pun masih macetmacet, Zaenab tetap bertahan demi bisa memberdayakan para perempuan di Lombok. Puncak tekadnya itu ada pada tahun 2013, ketika peluang-peluang usaha itu mulai terlihat hasilnya. Usaha ini ia kelola awalnya karena terinspirasi dari terlalu banyaknya produksi singkong yang dilihatnya banyak dibuang-buang ketika panen tiba, jagung juga tidak ada yang beli bahkan jika panen tiba, cabe dibuang-buang saking murahnya. “Saya coba membuat apa yang bisa dibuat dari sumber daya alam yang ada di sekitar dan bisa manfaatkan sehingga tidak dibuang-buang,” ujarnya. Itulah
awalnya ia bergerak untuk memberdayakan para ibu rumah tangga dan eks Tenaga Kerja Wnita (TKW) yang tak memiliki pekerjaan serta hidup serba kekurangan. Secara swadaya ia melatih para perempuan yang ada di sekitar tempat tinggalnya di Dusun Tapot Timur Desa Bili Bante, Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah hingga berkembang sampai ke enam kecamatan di Lombok Tengah dan Lombok Barat, untuk terlibat dalam berbagai produksi camilan khas, seperti tortilla jagung, stik, krupuk dan juga membuat sambal cengeh khas Lombok yang diberi nama TaponA Food. Atas usahanya melatih para perempuan ini, ia kemudian mendapat kemudahan bantuan yang datang dari Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan yang mengangkatnya menjadi pengelola Pusat Pelatihan Mandiri di lingkungan tempat tinggalnya dan juga di kelompok lainnya. Ada empat kelompok yang diberdayakan dan didampinginya di Desa Bili Bante, yakni kelompok perempuan pembuat telur asing, pembuat lulur, krupuk dan pangsit. Sementara itu 30 kelompok lainnya ada di enam kecamatan, yakni 20 kelompok di Lombok Tengah dan
10 kelompok di Lombok Barat. Masing-masing kelompok ada 10 orang perempuan. Dengan begitu, lebih dari 300 orang perempuan kini bekerja memberdayakan diri mereka pada usaha ini. Seluruh kelompok yang didampinginya kini bekerja untuk menyiapkan kebutuhan pasar sekitar 50 kg/ hari. Mereka seluruhnya adalah ibu-ibu rumah tangga. Pekerjaan yang mereka lakukan adalam membuat produksi camilan tersebut hingga setengah jadi. Bahan baku berupa rumput laut dan jagung diambil dari koperasi wanita Puteri Rinjani. Sebelum proses produksi , dengan teliti Zaenab akan melakukan analisa harga beli bahan baku dan harga jual setelah produksi sehingga terhitung den-
Pembuatan krupuk TaponA Food
5
3 Tahun KCKB, Kuatkan Kebersamaan Teruskan Komitmen Cintai Warisan Budaya
Tak terasa tahun ini Komunitas Cinta Kamen Bali (KCKB) sudah berusia 3 Tahun. Komunitas yang berhasil merangkul para perempuan Bali dari berbagai profesi yang memiliki kecintaan terhadap warisan leluhur dan ingin ikut melestraikan produk lokalnya khususnyan kamen Bali dalam sebuah wadah.
Tortila Jagung TaponA Food
kata Zaenab. Para perempuan ini bekerja dari sekitar jam 07.00 wita hingga jam 10.00 wita. Tugas mereka membuat dan mengolah bahan tersebut hingga setengah jadi, misalnya merebus jagung, rumput laut sampe setengah jadi, modelnya seperti krupuk siap digoreng.
Zaenab dengan berbagai produksi TaponA Food
gan jelas berapa keuntungan yang bisa diperoleh barulah ia melakukan deal harga dengan Unit Finishing yang ada di Dinas Perdagangan yang membantunya memasarkan hasil produksi tersebut. “Naik turun harga bisa terjadi seiring naik turun harga bahan baku. Tapi yang tidak boleh dilakukan adalah menurunkan ongkos tenaga kerja yang didapat oleh para perempuan yang bekerja,”
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Zaenab menetapkan standar yang detil tentang hal ini. “Kita sudah ada standar untuk ketebalannya. Itu saya terima sesuai stadarisasi yang sudah mereka ketahui dengan kualitas yang baik,” ujarnya. Kegiatan produksi berbagai camilan inilah yang menurut Zaenab membuat berjalannya roda perekonomian yang menyentuh masyarakat yang benar-benar miskin sseperti dalam kelompok-
kelompok perempuan di UD ini. “Inilah yang juga membuat saya haqulyakin usaha dan pemberdayaan perempuan ini pasti bisa terus jalan,” ungkapnya. Kini para ibu yang tergabung dalam kelompok-kelompok usaha ini telah dapat memiliki penghasilan sendiri setidaknya Rp 300 ribu sebulan untuk membantu perekonomian keluarga masing-masing dengan bekerja setengah hari tiap harinya. Mereka mendapat penghasilan sendiri dan mereka juga masih punya waktu yang cukup untuk mengurus keluarga dan anak-anak mereka. Kini Zaenab tengah bersiap untuk memasukan produksi camilan dan sambal cengehnya ke retail-retail modern. Bekerja sama dengan bantuan dari Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat, ia berharap pasar ke depan menjadi lebih baik dari hari ini. Karena usaha seperti ini yang datang dari pemberdayaan masyarakat sesungguhnya menurutnya bukan modal yang terpenting, melainkan pasarnya. “Modal itu memang penting, terutama di awal usaha, namun jika tidak ada pasarnya maka tidak akan jalan. Berbeda dengan jika pasar lancar dan baik, modal itu akan datang dengan sendirinya,” kata Zaenab. Rupanya Zaenap bertumpu pada prinsip mau bekerja keras dan berusaha semksimal mungkin, maka semua bisa berjalan dengan maksimal pula.
D
i Ulang Tahun yang ke-3 kali ini perayaan digelar secara sederhana di Secret Garden, belum lama ini. Di sana seluruh anggota KCKB kumpul bersama. Sambil menikmati makan siang, dilaksanakan kegiatan rutin KCKB, yakni arisan, sharing serta mengumpulkan sumbangan sukarela melalui kantung amal yang sudah dipersiapkan. Dan, setiap 3 bulan sekali, seluruh hasil yang diperoleh dalam kantung amal tersebut, diberikan kepada mereka yang memerlukan. Dalam kebersamaan yang indah itu, penggagas KCKB Ni Putu Adnyani atau yang
Kegiatan memberikan tutorial lilit kamen
yakni Yoseva Listyati atau akrab dipanggil Mba Eva, berharap KCKB terus berkibar dengan aktivitas positifnya, mampu menginspirasi, menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat Bali, baik dalam hal tolerasi, apresiasi pada produk lokal serta jauh dari sikap arogansi. D i k a t a k a n nya bahwa pada pengujung tahun lalu ini KCKB juga sempat berkegiatan di daerah Gianyar, yaitu ke Puri Gianyar dan disambut Bupati Gianyar. Dan, pada kesempatan tersebut, KCKB secara resmi diunTiup lilin HUT ke-3 KCKB dang turut mengisi populer disapa Bu acara fashion show. Masih di Bara mengajak sa- bulan yang sama KCKB juga habat-sahabatnya di bersinergi dengan RS Kasih Ibu KCKB untuk senan- di Gianyar mengadakan donor tiasa bersyukur dan darah dan seminar kesehatan. Selain itu, sembari mempermelangkah dengan keikhlasan. Selain ingati Hari Ibu KCKB dirangkul itu, ia juga meng- Pemerintah Daerah Gianyar harapkan mereka untuk memperkenalkan ragam semua bisa menjadi kreasi kain lilit yang dapat dikepribadi yang memi- nakan di luar acara formal. Kegliki rasa kepedulian iatan itu dilaksanakan di depan dan dermawan dan Ibu-ibu Camat dan SKPD di Gianyar. “Ini salah satu contentu semua menjaga kekuatan solidaritas toh bahwa dengan mekamen Bali yang selama ini su- –pun kita tetap bisa tampil fashionable,” tandas Mba Eva sambil dah kuat mengakar. Didampingi soul- menambahkan jika dalam kesmate-nya yang men- empatan berbeda KCKB juga jalankan tugas bagai berpartisipasi mengikuti Lomba seorang sekretaris Mie Burung Dara dan ternyata dalam menjalankan KCKB tampil sebagai Juara I visi dan misi KCKB dalam rasa dan penyajian
naniek.itaufan@cybertokoh.com
Zaenab melayani pembeli dalam sebuah pasar murah
Kegiatan persembahyangan
Foto bersama anggota KCKB
SELALU SALING SUPPORT adalah meningkatkan sinergi S e l a n j u t n y a M b a E v a dengan banyak pihak. Menammengatakan jika KCKB da- bah ilmu tentang Kamen Bali. lam perkembangannya terus “Kami juga mengagendakan membuka diri untuk beker- kunjungan langsung ke penjasama dengan berbagai pihak, grajin, demi penguatan rasa terlebih dengan banyaknya cinta pada produk lokal tercinta tawaran kerjasama yang di- ini dan mengenal lebih jauh layangkan ke KCKB. Di antara proses serta perkembanganberbagai kegiatan yang cukup nya terkini,” ujar Bu Bara yang banyak, KCKB juga tak lupa disambut antusiasme seluruh melaksanakan persembahyan- anggota KCKB,” ujar Bu Bara gan bersama untuk mengucap yang senantiasa menekankan syukur mereka bisa terus semua terus memupuk rasa kebersaman dan saling supberkarya dan berbagi. Di tahun ke-3 ini, kata Mba port satu sama lainnya tanpa Eva, untuk intern KCKB mereka ada yang ditinggikan apalagi terus saling mengingkatkan direndahkan. - ard akan komit dan intens menjalankan Visi dan Misi yang diusung sejak awal dalam bentuk kegiatan, mengisi program pada hari besar nasional seperti Hari Kartini, Hari Kemerdekaan, hingga Hari Ibu di Bulan Desember. Begitu juga dengan aksi sosial yang sudah dilaksanakan selama ini, seperti donor darah secara berkala. Di tengah tawa canda penuh ke akraban di antara anggota KCKB, dikatakannya juga kalau salah satu fokus Saat penyerahan buku kepada Bupati Gianyar program tahun ini
Salah satu kegiatan sosial KCKB
Woman on Top
Menjadi lurah bukanlah tugas yang mudah. Itulah yang dirasakan Ketut Sri Karyawati, SKM., M.Kes., yang sejak tanggal 12 Januari 2017, dilantik menjadi Lurah Sesetan.
S
ebelumnya, Bu Sri, begitu ia disapa, menjabat sebagai Kepala Seksi Pelayanan Umum, Kantor Camat Denpasar Selatan. Selain sebagai PNS, ia juga Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Sesetan karena lurah sebelumnya dijabat suaminya, I Nyoman Agus Mahardika, SKM., M.Kes. Predikat sebelumnya sebagai istri lurah kemudian ditunjuk menjadi lurah, bagi Bu Sri, suatu amanah, dan kepercayaan, serta tanggungjawab yang harus diembannya dengan sungguh-sungguh. Saat ditunjuk Pak Walikota sebagai lurah, saya merasa sangat kaget. Saya sempat berpikir, apa saya mampu. Tapi saya sadar semua ini amanah untuk melanjutkan apa yang sudah dikerjakan suami yang belum diselesaikan, ujar perempuan usia 46 tahun ini. Mengepalai 14 lingkungan, yang dipimpin para laki-laki, tentu ba nyak hal yang harus dikomunikasikan. Kelurahan Sesetan yang sudah dalam kondisi kondusif dan banyak prestasi harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Saya merasa terharu, dukungan yang luar biasa datang dari semua, baik dari para tokoh masyarakat, kepala lingkungan, jero bendesa, karang taruna, PKK, para lansia, dan juga suami dan keluarga, merupakan motivasi yang besar bagi saya untuk menerima tugas dan tanggungjawab ini, ujar alumnus Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga dan Magister IKM Unud ini. Bu Sri merasa sangat bersyukur, atas kekompakan yang luar biasa, dari para warga kelurahan Sesetan. Dari prestasi yang sudah dicapai, juara Upa-
Ketut Sri Karyawati
Dulu Istri Lurah Kini Ibu Lurah
karti Utama I tingkat nasional dalam hal lingkungan bersih dan sehat, dan dalam bidang olahraga, juara Porkot empat kali berturut-turut. Baginya, tentu tanpa kekompakan prestasi ini tak mungkin dicapai. Ia mencontohkan, saat ada satu acara, para lansia datang beramai-ramai memberi dukungan. Mareka datang dengan keinginan mereka sendiri. Tentu hal ini, merupakan kebanggaan bagi Bu Sri. Kekompakan ini sangat terlihat, mereka tidak melihat siapa yang memimpin, tapi mereka memberi dukungan untuk hasil yang terbaik. Dukungan ini juga saya lihat dari para PKK. Mereka kompak dan bangga perempuan bisa jadi pemimpin. Tentu ini makin membesarkan semangat saya, kata Bu Sri yang sudah menyiapkan kader Ketua TP PKK yang baru. Ia sadar, dengan komunikasi yang baik tentu semua hal dapat berjalan dengan baik pula. Kunci itu yang dipegang Bu Sri, dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, komunikasi sangat memegang peran penting. Itu sudah ia buktikan sejak dulu. Berbekal pengalamannya sebagai penyuluh kesehatan, saat diangkat menjadi PNS di Puskesmas Sukawati II, kemudian di Puskesmas Denpasar Selatan I, dipercaya menjadi Kasubid Evaluasi dan Pelaporan di KB Kota Denpasar, kemudian Kasi Pelayanan Umum di Kantor Camat, banyak sekali membantu tugasnya sebagai Ketua TP PKK Kelurahan Sesetan. “Dengan tugas baru sebagai lurah, tentu semua pengalaman itu sangat bermanfaat, kata perempuan yang sempat juga mengenyam pendidikan D-3 Poltekkes Denpasar dan
Ketut Sri Karyawati
alumnus SMAN 1 Negara ini. Dalam memimpin staf, ia menerap kan prinsip dalam pekerjaan, berat sama dipikul ringan sama dijinjing. Ia
Erlinda
Laporkan Medsos yang Sebarkan “Hoax” Berita-berita “hoax”, yang melanggar peraturan perundang-undangan dan kode etik kini tengah marak di dunia maya. Para pelakunya seolah merasa dunia maya adalah dunia yang bebas dimana orang bisa berbuat atau mengekspresikan apa saja tanpa hukuman. Padahal telah ada UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) dan sejumlah peraturan lain yang bisa menjerat pelaku yang melanggar hukum. Toh, itu tidak membuat sebagian pengguna internet merasa takut. Mereka tetap saja menyebarkan berita-berita “hoax” ataupun memposting hal-hal yang melanggar hukum di media sosial. Kondisi ini sungguh memprihatinkan sehingga mendorong
pemerintah segera membentuk satgas “hoax”. Yang juga ikut geram adalah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) lantaran semakin banyaknya akun-akun di media sosial yang menyebarkan berita “hoax” yang terkait anak. “Ini harus dipertanggung jawabkan. Kami dalam waktu dekat akan melaporkan akun-akun di medsos yang menyebarkan berita “hoax” itu,” ujar Erlinda, Kepala Divisi Sosialisasi KPAI. Dia juga secara tegas menyatakan siap berjihad untuk membela hak-hak perlindungan anak terkait beredarnya berita-berita “hoax” di medsos, termasuk masalah kampanye LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender) kepada anak-anak. “Saya tidak akan
Ketua LPAI Seto Mulyadi dan Erlinda
mundur menghadapi orang-orang yang mengkampanyekan LGBT kepada anak-anak,” tegas Erlinda yang bersama komisioner lainnya segera mengakhiri tugasnya di KPAI pada Februari 2017. Sebagai informasi, beberapa dari komisioner periode 2014-2017 kembali mendaftarkan diri untuk masa jabatan 2017-2022, termasuk di antaranya adalah Erlinda yang telah melewati serangkaian tes dan berhasil masuk dalam 36 besar. Seleksi masih akan berlanjut hingga terpilih sembilan orang komisioner KPAI. Terkait pencalonan Erlinda, beberapa waktu lalu sempat muncul penolakan terhadap dirinya untuk menjadi komisioner lagi. Petisi penolakan terhadap Erlinda ini disuarakan oleh Jaringan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (JPMAI) dalam laman change.org, yang sampai berita ini diturunkan, telah ditandatangani oleh 1.320 orang. Namun, di laman change.org juga muncul petisi yang mendukung Erlinda agar tetap berkiprah di KPAI karena dianggap selama ini dirinya telah sangat gigih memperjuangkan hak-hak anak Indonesia. Dia dinilai bukan saja berjuang saat telah menjadi komisioner KPAI namun jauh sebelum itu yakni saat masih menjadi aktivis perlindungan anak. “Beliau dikenal sebagai aktivis yang tidak segan turun langsung ke lapangan dalam menangani korban, baik untuk memberikan advokasi
juga mengatakan, tak membedakan staf. Dalam memimpin, ia menerapkan rasa kekeluargaan, dan selalu berusaha berkomunikasi dengan baik. maupun pemulihan trauma. Ia juga gencar mengkampanyekan ‘Hentikan Kekerasan pada Anak’,” demikian bunyi petisi dukungan terhadap Erlinda yang sampai sekarang sudah ditandatangani oleh 1.465 orang. Erlinda sendiri menanggapi adanya petisi yang menolak dirinya di change. org, menyebut, apa yang dipaparkan dalam petisi penolakan itu adalah fitnah yang bukan lagi hanya sebatas soal dirinya namun juga menyangkut KPAI sebagai sebuah lembaga. “Saya minta tolong agar itu dihentikan. Ini tidak mendidik sama sekali,” tegasnya. Kembali ke soal akun “hoax” dan melanggar hukum. Salah satu yang bakal dilaporkan KPAI ke pihak kepolisian adalah pengelola akun facebook atas nama Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) yang telah memublikasikan gambar dan identitas anak yang sedang berhadapan dengan proses hukum. Hal ini melanggar ketentuan undang-undang sebagaimana termaktub dalam UU No 35 Tahun 2014 pasal 64 huruf i yang menyebutkan bahwa perlindungan khusus bagi anak yang berhadapan dengan hukum dilakukan melalui penghindaran dari publikasi atas identitasnya. Terkait akun facebook atas nama Komnas PA ini, sebenarnya telah dikonfirmasi KPAI kepada pihak Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (sebelumnya populer dengan sebutan Komnas PA). Namun, Ketua LPAI Seto Mulyadi mengatakan pihaknya sama sekali tidak
Walaupun jam kerjanya mulai pukul 8, Bu Sri, selalu menyempatkan sebelum ke kantor, untuk keliling mengecek situasi termasuk lingkungan. Apalagi, saat ini musim hujan, ia selalu mengecek, apakah ada sampah berceceran di jalan, atau apakah ada warga terkena banjir. Semua gaya kepemimpinannya itu, mengadopsi cara suaminya dulu memimpin. Ia sering melihat suaminya melakukan hal yang sama sebelum ke kantor. Jika itu sudah baik, tentu saya akan melanjutkan apa yang sudah ada, kata Bu Sri. Saat sebagai ketua TP PKK, ia sering menjadi teman curhat suami. Setidaknya, ia sudah mengenal betul bagaimana cara kerja suaminya. Ia juga siap menerima masukan dan saran, termasuk beberapa hal yang harus ia kondisikan agar kelurahan Sesetan makin kondusif. Untuk program jangka pendek tiga bulan ke depan, ia mengatakan, kelurahan Sesetan tentu siap ikut berpartisipasi dalam HUT Kota Denpasar. Kemudian, berkaitan dengan perayaan Nyepi ada pawai ogoh-ogoh. Saya mengondisikan dengan para kepala lingkungan dan STT agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan, ujarnya. Ia menegaskan, tentu sebagai pemimpin perempuan, ia pasti banyak akan membuat program yang mend ukung pemberdayaan kaum perempuan. Salah satu program pem berdayaan perempuan, kami akan bekerja sama dengan P2TP2A Kota Denpasar untuk sosialisasi kesetaraan gender ke banjar-banjar, kata Bu Sri. (wirati.astiti@cybertokoh.com). mem-posting foto-foto anak korban kejahatan seksual tanpa disamarkan di facebook. Kak Seto juga menegaskan kalau akun facebook Komnas PA bukan akun yang dioperasikan oleh LPAI. Dalam jumpa pers baru-baru ini, KPAI melansir data tentang makin meningkatnya kasus kejahatan cyber terhadap anak-anak. Bahkan di tahun 2016, jumlah laporan kejahatan cyber terhadap anak-anak telah menduduki posisi ketiga setelah kasus anak yang berhadapan dengan hukum, dan kasus pengasuhan alternatif. (dianaruntu@ cybertokoh. com)
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Dusun Precet, Desa Pulumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur merupakan dusun kecil wilayah selatan, Kabupaten Blitar. Di dusun ini, dari dulu terkenal dengan sentra pembuatan tembikar. Alat keramik yang terbuat dari tanah liat.
S
ebagian besar warga masyarakat di dusun ini bermatapencaharian sebagai perajin tembikar. Tak heran, jika setiap halaman rumah warga terdapat gundukan tanah liah. Bahan dasar pembuatan keramik. Salah satunya seperti yang terlihat di rumah
Ny. Jauharotin
Ny. Jauharotin, warga setempat. Di halaman rumah ini, kurang lebih ada 3 kubik gundukan tanah liat. “Kebetulan ada kiriman
Ada Daya Magnet Berpengalaman. Kata itulah yang pantas dikemukakan kepada Rr. Nita Narulita. Wanita ini memiliki segudang pengalaman bekerja di dunia perhotelan. Nita bekerja mulai sebagai tenaga sales hingga menjabat sebagai General Manager (GM) The Square Hotel & Apartment. Perempuan asli Surabaya ini juga pernah menjadi fitness manager di salah satu hotel di Surabaya. Dari sana, kemudian memulai petualangannya pindahpindah dari hotel satu ke hotel lainnya. Berkat rekomendasi dari atasannya, Nita, kemudian hijrah ke Jakarta tahun 1998. Saat itu, Nita, dia bergabung di salah satu hotel di Jakarta sebagai sales. Kemudian pindah dari hotel satu ke hotel lainnya yang samasama di Jakarta. Dari tenaga sales ia mulai merangkak naik menjadi sales executive. Lalu menjadi senior sales manager, kemudian menjadi corporate office, assistent director sales. Sejumlah hotel di Jakarta pun, sempat disinggahi dengan posisi corporate office. Setelah bertahun-tahun di Jakarta, Nita mencoba hijrah ke
Rr. Nita Narulita
19
Musim Hujan, Perajin Tembikar Kesulitan
Rr. Nita Narulita
Daniel
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Erlinda
6
Bali. Di Bali, Nita sempat juga berpindah-pindah dari hotel satu ke hotel yang lainnya. Dari sekian banyak hotel yang Nita pegang di Jakarta dan Bali, setelah beberapa lama hijrah ke Jakarta dan Bali, akhirnya dia kembali ke kampung halamannya di Surabaya dan bergabung di Java Paragon. Tak lama setelah itu beralih ke Crown Prince. Petualangan bekerja di hotel terus berlajut hingga menetap ke Zoom Hotel. “Saya tidak pernah memegang hotel budget, Zoom Hotel merupakan hotel budget. Tapi di Zoom Hotel saya banyak belajar. Semua ilmu di situ saya harus tahu dan turut andil, mulai dari housekeeping, accounting, ilmu operasional, pokoknya ilmu semua mengenai hotel saya harus tahu,” kata Nita. Setelah dianggap cukup, akhirnya Nita, hijrah di The Square Hotel & Apartment, dengan posisi sebagai general manager. “Saya sungguh amat betah banget di The Square ini. Tiap saya bangun tidur selalu bergegas untuk cepat-cepat ke The Square. Tempat kerja saya sekarang ini seperti punya daya magnet untuk selalu tidak bisa meninggalkan The Square lamalama,” kilahnya, “Semua yang saya dapatkan tidak lepas dari doa dan usaha. Yakni, doa dari kedua putri saya. Saya sangat bersyukur bisa menjadi seperti ini dengan semua perjuangan,” tambahnya. (Meta Vabiola)
tanah. Kalau nggak ya, kosong,” jelas Ny. Jauharotin. Pada saat itu, ibu tiga anak ini terlihat sibuk memproduksi tembikar jenis klowong tanggung. Pertama kali yang dilakukan adalah mengaduk tanah liat dengan campuran kaolin. Sebuah material lempung yang mempunyai kandungan besi rendah. Bahan baku ini diaduk menjadi satu hingga membentuk sebuah adonan. Empuk dan punel. Setelah itu, dengan menggunakan tangan dan bantuan alat putar adonen tersebut mulai dibentuk sesuai keinginan. Dengan
teknik pat, perlahan-lahan adonan tersebut mulai membentuk klowong tanggung. Sejurus kemudian, klowong tanggung yang sudah jadi tersebut diangkat dan dijemur di teriknya matahari. “ Mumpung ada panas, jadi buatnya agak cepatan dikit. Soalnya kalau sore gampang hujan,” ujarnya. Menurut Ny. Jauharotin, di musim hujan seperti ini, hampir semua perajin tembikar di Dusun Precet, mengeluh karena sulitnya mendapatkan panas matahari. Karena yang pertama, sebelum tembikar ini dimasukkan dalam tungku pembakaran, terlebih dulu harus dikeringkan dengan terik matahari. Jika tidak, tembikar akan mudah rusak dan pecah.
Selain itu, musim penghujan juga menyebabkan sulitnya mencari bahan baku tanah liat. Sebab, sebagian besar lahan pengerukan bahan terendam banjir. Oleh sebab itu, produksi pembuatan tembikar jauh berkurang dibanding musim kemarau.”Biasaya per hari itu bisa mampu membuat 50 buah. Tapi sekarang paling banter 20 buah,” lanjut perempuan yang sudah 15 tahun menjadi perajin tembikar ini. Turunnya kapasitas pembuatan tembikar ini, tidak hanya dialami oleh Ny. Jauhatin. Perajin lainnya juga sama. Oleh sebab itu, penghasilan yang diperoleh para pengrajin ini jauh berkurang dibanding musim panas.
Tembikar hasil produksi Jauharotin
(Khoirul Abadi)
18
Mozaik
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Tuntutlah ilmu setinggi langit. Mungkin ungkapan inilah yang menjadi kata motivasi untuk anak-anak SDN 5 Ringdikit. Bagaimana tidak, setiap pagi puluhan siswa harus turun menyusuri sungai yang lebarnya mencapai 50 Meter dengan ke dalam hampir sepinggang orang dewasa. Perjuangan mereka semakin jelas ketika musim hujan tiba yang sangat berisiko terseret arus ketika menyebrang sungai.
Polisi Sebrangkan Siswa Lewati Sungai Umum Buleleng, Ketut Suparta Wijaya,ST., mengatakan bahwa kewenangan pembuatan jembatan ada di Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida. Pihaknya pun telah mengusulkan pembangun tersebut ke pihak BWS sejak tahun lalu, akan tetapi hingga kini belum mendapat jawaban. “Kewenangan ada di BWS, sudah kami usulkan tahun lalu,” jelasnya. Selain itu, Suparta juga menjelaskan jalan yang ada disekitar sungai saat ini statusnya adalah jalan desa sehingga Pemkab Buleleng tidak bisa melakukan penanganan kecuali bantuan diberikan melalui dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dengan syarat dan prosedur yang ada.
K
ondisi tersebut telah berlangsung sejak lama, sebab untuk dapat pergi ke sekolah melewati sungai adalah jalan terdekat yang bisa mereka lalui. Melihat keadaan tersebut, sejumlah personel Polsek Seririt terjun langsung ke Tukad Saba, tepatnya di wilayah Desa Lokapaksa, Kecamatan Seirirt Buleleng. Anggota polisi itu memang ditugaskan untuk membantu menyeberangkan puluhan siswa di SDN 5 Ringdikit. Kapolsek Seririt Kompol AA Wiranata Kusuma,S.H.,M.M., ditemui di sela-sela kesibukannya mengatakan bahwa penempatan enam personel di titik penyeberangan siswa SDN 5 Ringdikit, Kecamatan Seririt, dilakukan setiap pagi, sampai
(wiwinmeliana22@cybertokoh.com)
Personel dari Polsek Seririt sebrangkan siswa SDN 5 Ringdikit
jembatan penghubung dibangunkan oleh pemerintah. Kapolsek Seririt mengaku, sebelum jembatan di bangun, pihaknya telah memasang tali yang digunakan sebagai pegangan siswa saat menyebrang. Enam personel diterjunkan turun ke sungai pun dengan sigap memegangi satu per satu siswa yang melewati sungai. “Kami melihat resiko
Sepuluh SMP Nyatakan Siap Melakukan UNBK Selain menjadi momok menakutkan, ujian sekolah rupanya masih menyisakan polemik di masyarakat. Hal ini menyusul dengan adanya kebijakan mengenai ujian nasional online atau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Menurut Kepala Disdikpora Buleleng, Gede Suyasa, tahun lalu UNBK telah diterapkan dibeberapa sekolah SMA/SMK di Buleleng sehingga di tahun ini, sesuai petunjuk dari pusat pihaknya akan menerapkan UNBK pada tingkat SMP.
Gede Suyasa
Suyasa melihat jika anak-anak yang masih duduk dibangku SMP sudah mampu menggunakan tekhnologi utamanya komputer dengan baik. “Di lihat dari kesiapan siswa rasanya tidak ada masalah karena anak-anak sekarang memang kehidupannya sudah berbasis IT,”jelasnya. Akan tetapi yang menjadi persoalan dalam penerapan UNBK adalah kesiapan sarana dan
prasarana di masing-masing sekolah. Ditemui di ruang kerjanya, ia menambahkan bahwa hanya ada sepuluh sekolah yang menyatakan kesiapan untuk melaksanakan UNBK. Kesepuluh sekolah tersebut meliputi SMPN 3 Sawan, SMPN 1 Sukasada, SMPN 2 Seririt, SMPN 4 Seririt, SMPN 1 Gerokgak, SMPN 1 Singaraja, SMPN 2 Singaraja, SMPN 4 Singaraja, SMPN 6 Singaraja, SMP Lab Undiksha. Diakui Suyasa bahwa dari 70 SMP Negeri dan Swasta yang ada di Buleleng, dari segi fasilitas untuk menyelenggarakan UNBK, belum ada yang memenuhi syarat. Karena menurutnya sebagai penyelenggara UNBK minimal satu ruangan itu harus punya dua puluh unit komputer dan satu server dengan spesifikasi khusus. Tidak bisa menggunakan komputer biasa harus dengan spesifikasi khusus agar dalam pengerjaan soal tidak ada gangguan. “Bahkan dalam surat edaran juga sudah ditegaskan jangan sampai ada masalah tentang listrik,” ungkapnya. Selain itu, kawasan blank spot juga menjadi kendala dalam penerapan UNBK. “Kita tahu kalau topografi Buleleng ini sangat beragam sehingga sekolah harus meyakinkan
Semarak Ode-nant 2017 kembali akan dilaksanakan Minggu, 29 Januari 2017 mendatang di Hotel Nikki, Denpasar. Agenda tahunan yang keempat kalinya digelar ini akan diisi dengan pemberian penghargaan kepada para koordinator dan member atas hasil kerja mereka selama setahun, terhitung mulai awal Januari-Desember 2016. Diisi juga dengan pelantikan koordinator baru, serta fashion show ala koordinator dan member Ode-nant.
Menuju Semarak Ode-nant 2017
B
keselamatan anak-anak yang menyebrangi sungai itu sangat tinggi, sehingga kami bergerak untuk membantu,” imbuhnya. Pihaknya mengaku akan mendesak Pemkab Buleleng agar membuatkan jembatan penyebrangan bagi anak-anak di sekolah tersebut. Sementara itu, dikonfirmasi secara terpisah Kepala Dinas Pekerjaan
diri bahwa ada di kawasan bukan blank area,” ungkapnya. Dengan kondisi tersebut sambil menunggu petunjuk teknis yang jelas dari pusat, pihaknya berupaya berkoordinasi dengan SMA/SMK yang ada di Buleleng. Hal ini menjadi salah satu alternatif agar SMP dapat tetap melaksanakan UNBK. “SMP boleh menggunakan fasilitas komputer yang ada di SMA/SMK karena kami lihat jadwal pelaksanaan UNBK yang berbeda,” jelasnya. Jika seluruh SMA dan SMK di Buleleng dapat melangsungkan UNBK, maka pihaknya mulai akan memetakan SMP yang akan melaksanakan dengan menumpang di SMA/ SMK terdekat. Namun jika sekolah SMA/SMK yang ada di Buleleng sangat minim penyelenggaraan UNBK, maka dapat dipastikan begitu pula dengan di jenjang SMP. Jumlah tersebut pun akan bertambah krodit jika melihat dari lokasi sekolah yang ada di pedalaman desa. Hal itu akan sangat tergantung pada sekolah SMA/SMK terdekat yang ada di sekitarnya.”Minimal jaraknya antara SMA dan SMP itu lima kilometer, kalau lebih dari itu, hal ini akan akan memberatkan. Anak SMP dengan umur sekian harus menempuh jarak lebih dari itu,” ujarnya. pihaknya berharap ada kejelasan dari pusat,
mengenai keberlangsungan UNBK nantinya. Jika memang akan terus dilakukan maka sudah seharusnya pihaknya mempersiapkan segala sesuatu yang selama ini menjadi kendala dalam pelaksanaan UNBK tersebut. “Kalau bisa dipastikan berjalan, maka mulai tahun atau di anggaran perubahan kami harus menyiapkan sarana dan prasarana UNBK,” tandasnya. Sementara itu, dalam surat edaran yang dilayangkan oleh pusat, USBN harus berstandar nasional dengan memasukkan langsung 20-25 persen soal yang diberikan dari pusat. Soal tersebut pun kemudian akan dikombinasi dengan soal yang dibuat oleh sekolah dan kemudian dicetak sebelum USBN dilakukan. Hal tersebut pun menurut Suyasa memerlukan tahapan yang cukup memakan waktu. Sebab, sebelum soal dari pusat tiba di daerah, maka sekolah tidak dapat menyusun soal secara keseluruhan. Karena dalam penyusunan soal ujian memuat persentasi materi yang telah diajarkan. Dengan kondisi tersebut pihaknya pun berharap, ketentuan dan soal yang diberikan dari pemerintah pusat dapat segera sampai di daerah sehingga Disdikpora Buleleng bisa segera mengambil langkah. (wiwinmeliana22@cybertokoh.com)
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
iasanya fashion show ini menjadi acara yang paling heboh di antara yang lainnya. Karena, mereka (koordinator dan member) yang notabene bukan model, peragawati atau desainer, akan berlenggaklenggok di atas panggung memperagakan hasil kreasi mereka dengan memakai produk Ode-nant. “Mereka bebas berkreasi dengan produk Odenant. Dan ini biasanya yang menjadi hiburan paling menarik bagi undangan dalam acara Semarak Ode-nant. Kita lihat saja nanti,” ujar owner Ode-nant Cok Istri Mirah, S.E. Selain itu, dalam acara yang juga diisi dengan launching produk baru serta promo produk dengan harga yang benar-benar murah, para
undangan akan dimanjakan dengan hiburan dari artis pop Bali Bayu KW, setelah dalam acara sebelumnya menghadirkan Dek Ulik, Anak Agung Raka Sidan, dan Widi Widiana. Dan yang tak kalah pentingnya lagi, sebagai penghargaan untuk kehadiran, tiap undangan yang datang akan men dapatkan kain batik. “Jadi rugi kalau tidak datang. Selain itu para undangan juga berkempatan mendapatkan ba nyak door prize,” ujar Cok Mirah. ODE-NANT BERBEDA Ode-nant adalah sebuah perusahaan tekstil yang memproduksi batik, dan bekerjasama dengan pengerajin-pengerajin lokal dalam pengadaan kain endek. Ode-nant bisa jadi satu-satunya perusahaan di Bali
yang memakai sistem setengah retail dan setengah direct selling (berbagi keuntungan). Inilah bedanya Odenant dengan toko lain. Jika di toko lain, keuntungan dinikmati sendiri, tetapi di Ode-nant, setengah dari keuntungannya itu diberikan kepada member dan koordinator dalam bentuk diskon dan komisi. Visi Ode-nant, menjadi suatu perusahaan yang bisa memberikan peluang kepada member atau koordinator yang bergabung untuk memperoleh penghasilan yang setinggi-tingginya, dengan risiko yang sangat minimal, dengan selalu mengindahkan etika bisnis. Untuk mencapai visi tersebut, Cok Mirah mengatakan Ode-nant memiliki misi melakukan inovasi dalam hal sistem,
KUNJUNGAN DELEGASI BANGSAWAN MALAYSIA, CHINA, MONGOLIA
RAJA KUTAI MULAWARMAN SERAHKAN MEDALI KEKERABATAN KE ISTANA MANCAWARNA “Saya membawa delegasi dari China, Malaysia, Mongolia dengan tujuan agar Bali dan negara–negara ini semakin erat dalam bidang ekonomi. Kebetulan delegasi ini membawa misi ekonomi khususnya kerjasama bidang teknologi,“ ungkap YM Prof. Dr. (HC) Maharaja Srinala Praditha Alpiansyahrechza Fachlevie Wangsawarman, Ph.D. Terkait dengan hal ini Turah Weda W itry menyampaikan pandangannya bahwa apapun bentuk kerjasama internasional di Bali harus memenuhi prinsipprinsip aturan dan perundang–undangan. “Saya sambut baik apapun tawaran bagi Bali, selama itu membawa kesejahteraan di kedua pihak baik rakyat di negara Anda maupun juga masyarakat Bali. Bali adalah pulau terbuka selama prinsip-prinsip kebudayaan yang dijiwai agama Hindu itu ISTANA – Turah Wira Wedawitry saat menerima keluarga Keraton Kutai dihargai oleh tamu. Saya berpesan, ajak orang Bali berinvestasi, beri kesempatan Mulawarman di Istana Mancawarna Tampaksiring Gianyar partnership terhadap local community dan Istana Mancawarna Tampaksiring menerima astungkara Anda akan diberikan kemudadelegasi internasional dari Malaysia, China dan han jalan,“ ungkap Turah Wira yang juga Wakil Mongolia dalam muhibah resmi keluarga keraton Ketua DPD KNPI Provinsi Bali ini. Kutai Mulawarman. Dalam kesempatan itu, delegasi Dalam kesempatan itu, pihak kerajaan Kutai diterima langsung oleh Shri I Gusti Ngurah Wira Mulawarman memberikan penghargaan kepada Wedawitry WS yang didampingi bersama Dewa keluarga besar Puri Tegeh Kori khususnya Turah Anom Kurniawan (Kepala Rumah Tangga Istana Wira Wedawitry yang didaulat sebagai tokoh peMancawarna Tampaksiring). muda Bali yang getol memperjuangkan prinsip– Dalam kesempatan itu, Yang Mulia Prof. Dr. prinsip kesetaraan. “Saya sampaikan terimakasih (HC) Maharaja Srinala Praditha Alpiansyahrechza atas penghargaan ini. Atas nama keluarga puri saya Fachlevie Wangsawarman, Ph.D., menyatakan sampaikan terimakasih. Siapapun yang memberibahwa hubungan budaya dan kekerabatan antara kan penghargaan silakan saja, asal untuk kebaikan Bali dan sejarah Kutai Mulawarman adalah sebuah kedua bangsa,” ungkap Turah Wira Wedawitry kewajiban, mengingat leluhur telah meletakkan yang juga pengurus Ikatan Cendikiawan Keraton hal–hal prinsip dalam menegakkan Nusantara. Nusantara (ICKN) Provinsi Bali. (humas)
7
produk, dan SDM. Karena itu, ia mengatakan rugi belanja di Ode-nant jika tidak jadi member. Beli produk untuk dipakai sendiri bagus, apalagi jika ingin berkarir disini, lebih bagus lagi. “Jadi setidaknya, kami turut membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran serta membentuk wirausaha kecil, tanpa modal dan tanpa risiko. Karena kami memeberikan pinjaman barang. Jika laku, dibayar, jika tidak laku dikembalikan. Modalnya hanya tekun. Karena itu banyak yang ingin bergabung makanya cepat besar. Sekarang member kami sudah lebih dari 3 ribu orang,” tuturnya. Dan bagi para koordinator dan member yang berhasil mencapai target tertentu, juga diberikan perghargaa n khusus berupa perjalanan wisata. Seperti yang belum lama ini dilaksanakan, 7-11 Januari 2017 ke Hongkong. –brt/ten
Servis Mini Cooper di Bengkel BMW Bagi pemilik kendaraan Mini Cooper, jangan khawatir urusan servis. Kendaraan Mini Cooper bisa diservis di bengkel Astra MBW. Hal ini diungkapkan Kepala Cabang Astra BMW Bali, Christian Dylan yang didampingi Aftersales Manager Astra BMW Bali, Sularno, Senin (16/1). Menurut Christian, banyak pengguna Mini Cooper di Bali yang belum tahu tentang informasi ini. Ia menjelaskan Mini Service Inclusive (MSI) ini sama dengan BMW Service Inclusive (BSI) yang berlaku selama 5 tahun atau 70 ribu kilometer. Selain itu, BMW dan Mini Cooper merupakan satu grup, termasuk juga dengan Rolls Royce sehingga mekaniknya pun bisa menangani seluruh brand tersebut. Sularno menambahkan mekanik Astra BMW memperoleh sertifikasi dari produsen BMW di Jerman sehingga terjamin kehandalannya. Selain itu, perlengkapan di bengkel Astra BMW juga mengikuti standar dari pabrikan di Jerman. (ngurah budi)
8
Bunda & Ananda
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Anak Adalah “Peniru”
Griya
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
17
Ada Apa dengan Upin & Ipin? Siapa yang tak kenal serial animasi asal Malaysia “Upin & Ipin”? Ceritanya yang sederhana, mendidik dan menjunjung etika sopan santun, menjadi salah satu tontonan favorit anak-anak, bahkan orang dewasa di Indonesia. Tak pelak, segala tindak-tanduk dua bocah gundul dan tokoh-tokoh dalam film tersebut ditiru oleh anak-anak, salah satunya logat (gaya bahasanya). Ada apa dengan Upin Ipin?
P
sikolog Agus Binti menjelaskan, imitasi adalah cara belajar yang termudah terlebih untuk anak-anak. “Dengan meniru mereka lebih mudah belajar. Meniru mengaktifkan 3 indera yang dimiliki, yakni visual, kinestetik, dan auditori. Salah satu contoh, untuk bisa berbicara maka anak akan meniru kata-kata yang diucapkan oleh kedua orangtuanya,” ucapnya. Perilaku “meniru” ini mulai tampak di usia 2 sampai 3 tahun, dimana mereka selalu mencoba apa yang dilakukan oleh orangorang di sekitarnya, dengan apa yang dilihat dan apa yang didengar. Perilaku meniru atau mengimitasi merupakan suatu kemampuan kognitif pada anak. “Jika di usia tersebut anak bisa meniru, maka kognitif pada anak tersebut berkembang,” ujar pemilik Madania Center yang akrab disapa Bunda Agus ini. Lantas, apa yang membuat film Upin Ipin digandrungi anakanak? Bunda Agus menyebut, karena media tersebut merangsang kognitif mereka. Disajikan dengan visualisasi yang menarik dan bisa dinikmati oleh anakanak, sehingga mereka mudah menirunya. “Coba kalau disajikan dalam bentuk tulisan, maka mereka pun pasti tidak akan tertarik menirukan isi tokoh dalam tulisan tersebut,” imbuhnya. Film adalah salah satu media yang dapat menstimulasi indera kita. Terlebih dibuat menarik
dengan gambar yang memiliki warna tajam disertai suara yang asyik didengar dengan musik mengkoneksikan ke neuro kita sehingga terekam di pusat otak manusia yang dapat mengembangkan imajinasi mereka. Film dapat menjadi sarana bermain dan belajar anak, yang di dalamnya berisi perilaku, emosi, gerakan motorik seperti berjalan, menari, mendengarkan musik dll. “Untuk itu alangkah bijaksana jika orangtua selektif memilih tontonan untuk putraputrinya,” ujar Bunda Agus. Dalam aktivitas menonton film tersebut, perkembangan kognitif yang pertama menonjol adalah meniru bahasa, setelah itu baru perilaku. Dalam meniru, anak biasanya melihat dan mengamati terlebih dahulu kemudian menirunya. Jika melihat dan mengamati perkembangan anak, pada awalnya anak akan meniru ayah bundanya atau orang terdekatnya, kemudian pengasuh beserta lingkungannya, sehingga semakin luas. Dan seiring bertambahnya usia, maka model peniruannya pun semakin berkembang. Perilaku imitasi bisa menjadi hal positif jika yang diimitasi adalah hal dan perilaku positif. Begitu juga sebaliknya, menjadi hal negatif jika yang diimitasi perihal negatif. Berikan pemahaman pada anak. Anak akan meniru jika yang mereka lihat, dengar dan yang mereka lakukan adalah sesuatu yang menarik baginya.
Bunda Agus
inten.indrawati@cybertokoh.com
Sulap Kayu Bekas Kapal
Jadi Mebel Bernilai Jual Tinggi
sangatlah kuat dan awet. Berbeda dengan furnitur berbahan kayu baru. Meski sangat kuat, ternyata kayu bekas kapal ini sangat rapuh jika sering terpapar sinar matahari. Karena itu, Widiana menegaskan bahwa furnitur kayu bekas kapal ini lebih cocok ditempatkan di dalam ruangan. Perawatannya, cukup dilap saja.
Di tangan-tangan kreatif, barang-barang bekas bisa disulap menjadi barang bernilai jual tinggi. Salah satunya adalah reclaimed boat furniture, yakni furnitur (mebel) yang bahannya dari kayu bekas kapal nelayan.
Mendongeng Lima Menit
PIRING EMAS UNTUK ANAK KUCING
Ada seorang raja yang amat sayang kepada seekor kucing betina peliharaannya. Kucing itu amat rajin memburu tikus. Apabila Raja tidur, kucing itu selalu mendampinginya. Pada suatu hari kucMade Taro ing betina itu melahirkan seekor anak kucing jantan. Raja amat sayang kepada anak kucing itu. Beliau memerintahkan kepada pelayannya agar anak kucing dan induknya itu diberi makan enak-enak. Dan makanan itu harus dihidangkan di atas piring emas. Kucing itu makin lama makin manja dan tidak pernah lagi memburu tikus. Entah apa sebabnya, pada suatu tengah malam, seluruh istana terbakar. Api yang ganas itu melahap seluruh bangunan, termasuk tempat tidur raja. Raja hangus terbakar dan mangkat. Induk dan anak kucing itu berhasil menyelamatkan diri. Mereka lari ke dalam hutan dan bersembunyi di dalam gua yang gelap. “Lapar, Bu, lapar!” demikian tangis Anak Kucing keesokan harinya. “Sabarlah, Nak! Ibu akan mencarikan kamu makanan,” jawab ibunya. Induk kucing itu keluar gua lalu masuk ke dalam hutan. Sesaat kemudian ia kembali membawa seekor belalang. “Makanlah, Nak!” katanya. “Tidak mau! Tidak mau! Aku mau makanan enak di atas piring emas!” tangisnya. Ibu Kucing kembali memburu makanan. Sesaat kemudian ia membawa seekor anak kadal. “Tidak mau! Tidak mau! Aku mau makanan enak di atas piring emas!” kata Anak Kucing. Ibu Kucing berkali-kali menghibur anaknya. “Ini bukan istana, anakku. Kita harus bisa makan apa adanya.” Si Anak Kucing menangis terus. Ia menuduh ibunya tidak sayang. Ia menuduh ibunya tidak kuat mengurus anak. Untuk ketiga kalinya, sang ibu berburu mangsa di dalam hutan. Kali ini ia berhasil menangkap seekor tikus. Ia segera membawa makanan enak itu untuk anaknya. Tetapi anak kucing yang manja itu sudah tidak ada di dalam gua. Ke mana dia? Anak kucing itu keluar gua. Ia
mencari seseorang yang mau menjadi ibunya. Ia mencari ibu yang kuat, yang sanggup mengurusnya. Di alam yang terbuka itu, ia melihat matahari yang bercahaya terang dan panas. “Siapa namamu? Maukah kau menjadi ibuku?” tanya Anak Kucing kepada Matahari. “Kaulah yang pantas menjadi ibuku, karena kau sangat kuat.” “Tidak, Anak Kucing! Awan lebih kuat dariku. Ia sanggup menghalang-halangi cahayaku,” jawab Matahari. “Hai, Awan! Kaulah yang terkuat! Kau pantas menjadi ibuku!” teriaknya kepada Awan. “Tidak, Anak Kucing! Angin lebih kuat dariku. Ia sanggup menyapu dan mengusirku.” “Hai, Angin! Kaulah yang terkuat! Kau pantas menjadi ibuku!” “Tidak, Anak Kucing! Gunung lebih kuat dariku. Aku tidak sanggup menggerakkannya.” “Hai, Gunung! Kaulah yang terkuat! Kau pantas menjadi ibuku!” “Tidak, Anak Kucing! Kerbau lebih kuat dariku. Dengan tanduknya ia sanggup menggemburkan tanahku.” “Hai, Kerbau! Kaulah yeng terkuat! Kau pantas menjadi ibuku!” “Tidak, Anak Kucing! Tali lebih kuat dariku. Ia mengikatku erat-erat. Hanya Tikus yang sanggup memutuskannya.” Kasihan si Anak Kucing! Ia sangat payah dan lapar. Ketika duduk termenung dan melepas lelah di bawah pohon, tiba-tiba ia melihat seekor hewan kecil lewat di sebelahnya. “Hai, siapa kamu?” tanya Anak Kucing. “Namaku Tikus,” jawab hewan kecil itu. “Hai, Tikus! Kaulah yang terkuat. Kau pantas menjadi ibuku!” “Tidak! Ada yang lebih kuat dariku. Ia dapat membunuh semua tikus. Baru saja kulihat hewan bertaring, berkumis dan bermata besar. Ia menangis di depan gua. Katanya, “Anak Kucing, Anak Kucing, di mana kau?” Mendengar kata-kata tikus itu, Anak Kucing yang manja itu segera berlari menuju gua tempatnya bersembunyi. Didapatinya ibunya menangis sambil memegang seekor tikus. Anak Kucing itu menangis, lalu memeluk ibunya. “Ibulah yang terkuat! Maafkan aku, Bu!” katanya. (Deli Serdang)
T
idak diketahui pasti siapa dan kapan mebel kayu kapal ini mulai booming di Indonesia. Namun, ada cerita yang berkembang di masyarakat bahwa mebel kayu kapal ini mulai tren pasca bencana alam tsunami Aceh 2004 silam. Pasca tragedi itu, konon sangat banyak bangkai kapal yang terdampar di daratan. Oleh orang-orang kreatif, bangkai-bangkai kapal ini kemudian direvolusi menjadi beragam mebel yang kini banyak ditemui di pasaran. Di tangan orang-orang kreatif tentunya dengan ide-ide kreatifnya, berhasil menyulap kayu bekas bangkai kapal ini menjadi furnitur yang memiliki nilai estetis dan bernilai jual tinggi. Salah seorang anak muda yang baru 2 tahun terjun di usaha ini adalah Ketut Widiana. Di bawah bendera Kokokan Boat Wood Furniture, ia menetapkan dirinya “bermain” dengan kayu kapal ini. “Banyak yang sudah bermain di kayu jati. Sekarang tamu (pebisnis), khususnya warga Negara Belanda, Jerman, Perancis, lebih banyak mencari kayu kapal karena masih limited di negaranya. Di Jerman, barang-barang bekas yang didaur ulang (reclaimed) ini benarbenar dihargai, walau harganya lebih mahal. Makanya terkadang
juga saya memakai kayu bekas bak truk, bekas rumah, dll,” ujar Widiana yang pernah bersekolah di Jerman ini. Ia menuturkan saat memulai bisnisnya ini, ia langsung turun ke pelabuhan di daerah Jawa, memburu kapal-kapal mangkrak untuk dicari kayunya. Untuk satu kapal yang dijagal, ia bisa mendapatkan 1 truk kayu. “Itu dulu. Sekarang sudah tinggal nelpon, tapi susah nyarinya,” imbuhnya. Karena itu, ia membenarkan bahwa di pasaran sekarang, ada mebel yang memang benar-benar
inten.indrawati@cybertokoh.com
terbuat dari bekas kayu kapal, ada juga mebel yang sengaja difinishing seperti kayu bekas kapal. Karakteristik kayu kapal dijelaskannya umumnya ada lubang-lubang bekas pasak, warna-warna hitam bekas oli, bahkan terkadang masih ada kerang-kerang kecil yang menempel. Dan kesemuanya itu sengaja dibiarkan/ dipertahankan agar terlihat alami. Di tangan kreatif Widiana, kayu-kayu kapal ini disulap menjadi kursi, meja, rak, dll. dengan beberapa model. Seperti, skandinavian, roman chair, five drawer box, . “Tapi lebih sering tamunya yang memberikan desain sendiri. Mereka lebih cenderung minta model retro, modern dari kayukayu bekas kapal ini,” ucapnya.
TAKUT MATAHARI Kayu bekas kapal dikenal memiliki karakteristik yang sangat kuat, sebab kayu-kayu yang dipergunakan untuk membuat kapal tentunya bukan kayu sembarangan, melainkan kayu-kayu pilihan (kuat) yang dapat bertahan ketika diterjang ombak. “Kayu kapal berbeda dengan kayu jukung (perahu). Kalau kayu jukung biasanya saya biarkan bentuknya, dan dijadikan rak (diberi nama rak jukung) yang bisa difungsikan sebagai rak botol wine,” ujar Widiana. Selain itu, seringnya kapal yang berlayar terendam air laut membuat kayu kapal semakin kuat dan tidak dapat dimakan rayap. Sehingga furniture yang terbuat dari kayu bekas kapal
16
PT Tirta Investama (AQUA - Mambal ) bersama Dinas Kesehatan Badung serta masyarakat Br. Tinggan Desa Pelaga dan Br. Jempanang Desa Bilok Sidan menggelar deklarasi ODF (Open Defecation Free) pada Selasa (17/1) di wantilan Pura Puncak Mangu Br. Tinggan Desa Pelaga. ODF ini lebih dikenal luas dengan kampanye stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS)
A
Mozaik
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
QUA-Mambal bekerjasama dengan Perkumpulan Janma sebagai pelaksana kegiatan pendampingan masyarakat di daerah hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Ayung. Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat. Tiga kegiatan utama yang dikembangkan yakni WASH (Water Access Sanitation Hyginies), konservasi terpadu dan keanekaragaman hayati. Bentuk kegiatan WASH meliputi 2 aspek yaitu penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat dengan teknologi pompa hydran dan pengembangan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat). Sasaran wilayah pendampingan kegiatan ini meliputi 3 banjar diantaranya Br. Bukian, Br. Tinggan, Desa Pelaga dan Br. Jempanang Desa Bilok Sidan Kecamatan Petang, Badung. AQUA - Mambal mendorong penerapan STBM yang terdiri dari 5 pilar diantaranya stop BABS, cuci tangan pakai sabun, pengolahan air
AQUA Bersama Masyarakat Desa Pelaga & Bilok Sidan Gelar Deklarasi ODF minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga dan pengelolaan limbah cair rumah tangga yang dilakukan secara berkelanjutan. Dari kegiatan itu, setiap tahunnya telah menunjukkan hasil perubahan perilaku kader dan masyarakat di 3 banjar tersebut. AQUA - Mambal melakukan proses pemicuan melalui kader sanitasi, terutama terkait perilaku dengan stop BABS. Secara keseluruhan dari tahun 2013 hingga 2016 telah terbangun sebanyak 43 unit jamban keluarga. Dinas Kesehatan Badung yang diwakili oleh Kabid Kesejahteraan Masyarakat, dr. I Wayan Segara menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan oleh pihak Aqua. ”Kami dari pihak pemerintah kabupaten Badung mengapresiasi kegiatan ini karena telah ikut mendukung program dari pemerintah di bidang kesehatan dan sanitasi lingkungan. Ke depan kami harapkan tetap terjalin sinergitas dalam pelaksanaan kegiatan antara pihak swasta dan pemerintah karena tanpa adanya sinergitas kegiatan tidak akan bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. Plant Manager AQUA - Mambal, Forcy Tjandra mengatakan AQUA tidak hanya ingin meraih sukses di bidang ekonomi namun berkomitmen untuk berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan dan sosial masyarakatnya. Memfasiliatsi akses sarana air bersih bagi warga dan mendorong perubahan perilaku sanitasi masyarakat melalui
Dara
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Banyak orang terutama penikmat musik yang mematok eksistensi sebuah band dari karya yang dapat diterima atau tidak di masyarakat. Ba nyak band dengan banyak lagu yang dimiliki namun belum dapat diterima sepenuhnya di hati para pecinta musik. Hal ini dapat menjadi awal dari kegagalan sebuah band, tergantung dari langkah cepat yang diambil masing-masing personel memilih bangkit atau membubarkan diri.
H
Penyerahan sertifikat ODF oleh Dinas Kesehatan Badung kepada kelian dinas Br Jempanang, Made Rika (seragam PNS), kelian Br Tinggan, Nyoman Dastra (pakaian adat), disaksikan Plant Manager Aqua - Mambal Forcy Tjandra (pakaian endek )
pengembangan program WASH dan STBM merupakan wujud komitmen kami”, ujar Forcy. Deklarasi ini perlu dilaksanakan guna mendukung penerapan status banjar ODF oleh masyarakat secara berkelanjutan. Selain itu, sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang selama ini sudah terpicu untuk melakukan perubahan perilaku sanitasi yang lebih baik. Pencapaian 3 banjar yang terbebas dari BABS perlu
diketahui oleh seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan baik di desa, kecamatan maupun di tingkat kabupaten. Untuk kegiatan akses sarana air bersih dengan teknologi pompa hydran ini dikembangkan di Br. Semanik Desa Pelaga – Petang yang dalam pembangunannya melibatkan partisipasi serta swadaya masyarakat sendiri. Keberlanjutan sarana air bersih ini dikelola oleh kelompok subak banjar Semanik.
Pompa dan jaringan ini akan melayani kebutuhan air bersih bagi 191 Kepala Keluarga di Semanik”,” tegas Forcy. Warga masyarakat Desa Pelaga yang diwakili Nyoman Dastra selaku kelian dinas menyampaikan terima kasih kepada pihak AQUA yang telah peduli terhadap lingkungan dan masyarakatnya. Acara Deklarasi ini juga dirangkaikan dengan safari kesehatan yang bekerjasama dengan Puskesmas Petang II.
al serupa juga dirasakan oleh band indie Bali asal desa Temukus. Personil Forcep band yang terbentuk sejak Januari 2015 memang telah mengalami masa-masa sulit sebagai seorang musisi. Karya pertamanya yang berjudul Inget Beli kurang mendapat respons positif dari masyarakat. Lagu yang dicoba dipromosikan lewat media sosial dan radio ini kurang mendapat tempat karena dinilai alur dan tatanan lagu yang terlalu sederhana dan datar. Tak hanya itu, rupanya karena kesibukan sang vokalis Rama harus hengkang dari Forcep Band. Band yang diperkuat oleh Arya di gitar, Adi di Bass dan Gus Mank di Drumm akhirnya sepakat menunjuk Arya sebagai vokalis baru. Forcep Band memiliki formasi baru dengan dukungan additional gitar Ray Bongkeng. Langkah cepat diambil Arya sang vokalis untuk segera lepas dari keterpurukan Band tersebut. sebagai leader di Forcep band, Arya menciptakan lagu ke dua ‘Karena Kamu’ dengan penggarapan klip dibantu oleh 44 Art Studio dan Rissa Maharani sebagai
S
E
9
Forcep Band
Selektif dalam Pemilihan Lirik model. “Setelah Rilis single kedua ini kami mulai mendapat harapan kembali, lagu kami mulai diterima dengan baik dan diminati. Bahkan Forcep Band mulai dikenal oleh masyarakat,” ungkap Arya. Menurutnya, karakter vokal pada lagu keduanya menitikberatkan pada keharmonisan serta karakter musik yang sederhana dan mudah diterima dengan tetap didasari kwalitas musik serta pemilihan kata dan lirik yang selektif. “Sejak itu tawaran manggung memang mulai ada dan banyak,” jelasnya. Forcep Band sendiri diambil dari nama sebuah alat bantu dalam dunia medis. Alat yang khusus digunakan pada saat operasi tersebut memiliki peran yang sangat penting dan memiliki fungsi yang sangat sentral. “Kami mengambil nama Forcep dengan harapan kami bisa berfungsi dan memberikan kebahagiaan serta ketenangan lewat lagu dan karya kami,” imbuhnya. Band dengan aliran musik pop rock ini telah merampungkan 6 single dan 2 klip video. Masih mengangkat tema percintaan,
X DU
Forcep mengakui keterlambatan dalam penggarapan single ketujuh disebabkan kesibukan masingmasing personil. “Tawaran manggung selalu ada dan kami selalu upayakan selalu bisa tampil. Tetapi kami juga akui ada keterlambatan dalam penggarapan lagu ketujuh,” tandas Arya.
Kirim surat Anda ke Redaksi Tokoh dan cantumkan “Sex Edu” di amplop. Bisa juga dikirim ke redaksitokoh@ yahoo.com. atau redaksitokoh@gmail.com Rubrik ini diasuh Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) Denpasar.
Tanya: “Dok, saya laki-laki, empat puluh satu tahun, dua tahun belakangan ini tidak lagi memiliki keinginan seksual yang bagus dan sudah tidak bisa mengimbangi keinginan seksual istri yang masih berusia tiga puluh dua tahun. Badan sekarang terasa sering lelah, letih dan tidak bersemangat kerja, padahal saya inginnya perusahaan yang saya kelola bisa lebih kencang lagi produktivitasnya. Sempat saya baca kalau ini juga adalah tanda menurunnya hormon, apa memang betul dok? Terimakasih.“ (Darma,41) Jawab: Pemahaman tentang hormon masih banyak yang tidak benar di masyarakat. Masih banyak yang menyamakan antara cairan sperma dengan hormon, yang ini jelas keliru. Hormon adalah substansi kimia di tubuh yang diatur oleh mekanisme otak dengan target organ tertentu dengan peran yang sangat spesifik, misalnya yang saat ini paling populer adalah hormon insulin yang berperan mengatur keseimbangan gula darah. Tentang hormon yang ditanyakan, bisa dipastikan itu maksudnya adalah hormon testosteron, dan testosteron memang akan menurun seiring bertambahnya usia. Penurunan level testosteron ini biasanya ditandai dengan beberapa gejala yang mirip dengan gejala akibat proses penuaan. Jika kadar hormon ini menurun maka akan muncul keluhan dan bisa menurunkan kualitas hidup seseorang. Secara keseluruhan, testosteron tidak hanya dibutuhkan untuk kepentingan seksual saja, tetapi testosteron diperlukan untuk membentuk otot, tulang, darah, energi, fungsi seksual seperti erek si dan orgasme, fungsi kecerdasan dan kenyamanan secara umum. Dengan gejala-gejala yang timbul jika
dr. Oka Negara, FIAS
Dukungan dari musisi lain di Bali juga dirasakan sangat memberi motivasi dalam berkarya. Sehingga menurut mereka tidak ada persaingan dalam dunia musik, melainkan seharusnya dapat saling mensuport satu dengan yang lain. Hal ini terbukti dari penggarapan lagu ‘Karena Kamu’ yang dibantu oleh Dek Arta,
Taen Matulis dibantu oleh Chandra Harmonee dan Tunick Motifora, Lagu Bintang Mati dibantu Hendra dan Donnie Lolot, serta lagu Dadiang Kenangan di bantu Gede Kurniawan. “Semua saling dukung, dan memang seharusnya begitu,” pungkasnya. (wiwinmeliana22@cybertokoh.com)
Hormon Menurun?
seseorang mengalami penurunan kadar testosteron adalah meningkatnya lemak di perut sehingga akan terlihat perut membuncit, rambut yang mulai berkurang sehingga mengalami kebotakan, fungsi seksual yang menurun dengan tanda menurunnya dorongan seksual, tidak maksimalnya ereksi dan tidak merasakan orgasme yang baik lagi. Juga ada keluhan umum seperti gangguan tidur dan suasana hati serta penurunan rasa kenyamanan seperti lelah, depresi, bingung dan berkeringat di malam hari. Jika melihat adanya serangkaian keluhan tersebut maka perlu dipastikan kemudian antara tanda penurunan testosteron ini dengan pemeriksaan fisik yang lebih cermat oleh seorang dokter yang paham kesehat an seksual dan pengobatan hormon untuk selanjutnya dikonfirmasi juga dengan pemeriksaan laboratorium seperlunya. Perlu dicatat bahwa obesitas atau kege mukan dapat juga menjadi penyebab testosteron rendah. Dalam kasus obesitas, jumlah sel-sel lemak dalam jumlah besar meningkatkan proses perubahan testosteron ke hormon lain sehingga menyebabkan kadar testosteron menjadi rendah. Kegemukan dan proses penuaan ini yang menjadi penyebab terbanyak penurunan testosteron saat ini. Secara lebih sederhana, untuk mengetahui apakah seseorang mengalami penurunan testosteron atau tidak, bisa dilakukan deteksi awal dengan cara menjawab pertanyaan berikut ini: 1. Apakah libido dan dorongan seksual menurun akhir-akhir ini? 2. Apakah merasa lemas dan kurang bertenaga? 3. Apakah daya tahan dan kekuatan fisik menurun? 4. Apakah tinggi badan berkurang?
5. Apakah merasa kenikmatan hidup mulai menurun? 6. Apakah sering merasa kesal atau mudah marah? 7. Apakah kekuatan ereksi kurang kuat? 8. Apakah merasakan penurunan kemampuan dalam berolahraga? 9. Apakah sering mengantuk dan tertidur setelah makan malam? 10. Apakah merasakan adanya perubahan atau penurunan prestasi kerja? Jika jawaban no 1 dan 7 adalah ‘ya’ atau ada 3 jawaban yang ‘ya’ selain pada nomer tersebut, kemungkinan kadar testosteronnya menurun. Tapi hal ini harus dicek lagi dengan pemeriksaan fisik dan laboratorium. Selanjutnya untuk mengatasi semua kelhal ini, saat ini bisa dilakukan dengan lebih efektif dan cepat dengan cara melakukan testosteron replacement theraphy, yaitu sejenis terapi dengan cara memberikan hormon testosteron yang fungsinya sama dengan testosteron alami di dalam tubuh. Terapi testosteron ini ada dalam bentuk pil atau gel untuk jangka pendek, dan ada juga melalui injeksi untuk jangka lebih panjang. Pengobatan ini berlangsung jangka panjang, sehingga harus terus dimonitor agar bisa meningkatkan kualitas hidupnya. Pemberian testosteron ini sesungguhnya tidak hanya meningkatkan fungsi seksual saja, tapi juga semua aspek yang berperan dalam meningkatkan kualitas hidup, aktifitas sehari-hari menjadi lebih semangat dan bergairah, hidup menjadi nyaman dan komposisi tubuh menjadi sehat dan bugar kembali. Tentu saja perlu didukung dengan pola hidup sehat, makan yang berimbang, olahraga yang cukup dan hindari stres.
10
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Pernah melihat gambar lingkaran berpola yang memunculkan kesan artistik? Membuat pola itu tidak mudah. Bahkan membuat kepala pusing. Namun, ada yang menjadikan kegiatan menggambar pola atau pattern ini mengasyikkan bahkan bisa membuat fokus.
P
ola lingkaran yang artistik ini dikenal dengan mandala art. Dari penelusuran di internet, mandala art ini memiliki filosofi hubungan antara dunia batin dan realistis. Mandala adalah suatu bentuk pola desain (simbol) yang umumnya berbentuk lingkaran yang dibuat untuk merepresentasikan keutuhan secara personal maupun secara kosmologis. Pola lingkaran pusat yang kemudian melebar ke arah luar melalui berbagai lapisan untuk mencapai sebuah keutuhan yang indah pada akhirnya merupakan tema universal yang bergaung di seluruh budaya dan
Mandala Art
Kreasi
Dari Terapi Spiritual Jadi Benda Artistik
Style
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
15
Segar dan Gaya
Dari Duabe Modeling
konsep spiritual. Salah satu seniman yang menekuni mandala art adalah Ni Luh Putu Sri Wijayanthi. Perempuan yang akrab disapa Anthi ini mengaku awalnya hanya iseng. “Ada tantangan untuk membuat mandala art, bikin mata seperti bonar. Dulu saya kurang kerjaan, daripada melakukan hal negatif, sepertinya menggambar adalah hal yang lebih positif,” ujarnya. Anthi pun belajar sendiri. Ia mempelajari tutorial di Youtube, mencari rekomendasi dari seniman-seniman yang memajang karyanya di Instagram, “���� ����� mencontek” pattern orang-orang, ditambah membuat kreasi pattern sendiri. Dengan merancang mandala art sendiri, Anthi mendapat inspirasi dan terapi spiritual.
Maika Istri Arya Arsana
Busana : Koleksi Pribadi Fotografer : Gilang Deva Prana Pengarah Gaya : Yuniorika Kadek Dewi Elisabeth Babatz “Menurut saya mandala art itu lingkaran dimana saat kita menggambar kita bisa memusatkan pikiran, bisa berkonsentrasi,” ungkap perempuan yang juga hobi bernyanyi dan main gitar ini. Awalnya Anthi menggambar saat malam hari, karena suasana sepi. Ia pun lebih tenang berkreasi. Saking asyiknya, ia bisa menggambar hingga pukul 3 dini hari. “Tetapi, berhubung saya punya vertigo, jadi sering pusing, Sekarang saya menggambar di bawah pukul 22.00. Intinya tiap ada waktu, saya menggambar,” imbuhnya. Anthi pun menuturkan proses kreatifnya. Ia menggambar pakai pensil. Setelah itu ditebalkan pakai Boxy kemudian di-scan, dibuat film. Selanjutnya diproses ke media lain. “Suami saya yang biasanya mengaplikasikan mandala art ke kaus, dompet kulit, case hp kayu. Yang pent-
Anthi
M
Pande Putu Puspa Anggita Pradewi
odeling adalah salah satu kegiatan pilihan untuk mengembangkan bakat sejak dini. Juga, menjadi langkah indah untuk meningkatkan rasa percaya diri, seperti yang dilakukan model-model cilik murid Duabe Modeling ini. Selanjutnya berbekal materi penunjang di antaranya pengembangan diri dan penampilan
ing bisa disablon sama dilaser. Jadilah benda yang artistik,” jelas perempuan yang ulang tahun tiap 16 Desember ini. Pemasaran produk kreatifnya ini dilakukan melalui media online. Ada juga dititip di distro Rise Tabanan����������������� .���������������� ��������������� “�������������� Kami juga bek-
maka pose - pose andalan mereka pun terlihat matang dan ekspresif. Pekan ini Tokoh menghadirkan wajahwajah model berbakat kategori usia 8 hingga 14 tahun. Menurut Wayan Padmi, instruktur para model cilik yang akan beranjak menjadi remaja kecil ini, rata-rata mereka multi ta lenta. Mereka bukan hanya luwes bergaya di
depan kamera tapi juga piawai melenggang di catwalk. Semua di sini tampil menarik dengan busana kasual atau pesta bebas pilihan yang sesuai selera mereka. Momen indah edisi ini masih di lakukan di Yeye’s Warung , Padang-Padang dan Duabe Studio. sri.ardhini@cybetokoh.com
erja sama dengan Malu Dong Community. Tiap penjualan kami donasikan Rp 10 ribu ke komunitas,” ujar Anthi. Ia pun berharap bisa terus menggambar dan mendapat inspirasi untuk membuat mandala art. ngurahbudi@cybertokoh.com)
Ni Putu Shinta Devi Sri Wardana
Ayu Komang Manik Cintya Dewi
Ni Putu Almira Jesslyn
14
Jelita
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Masalah yang dihadapi banyak wanita selain wajah kusam adalah ketiak hitam. Kulit ketiak hitam mem pengaruhi tingkat kepercayaan diri seseorang saat memakai baju tanpa lengan.
M
enurut dr. Laksmi Duarsa, Sp.KK, dari kasus yang ia temui, munculnya ketiak kehitaman bisa terjadi pada siapa saja, baik itu anak kecil usia 10 tahun ataupun dewasa usia 20 tahun. Biasanya sering terjadi di daerah yang tertutup, seperti leher dan ketiak, seperti pada orang gemuk. Ia menyebutkan, penyebab ketiak hitam yang utama adalah alergi. Alergi ini banyak, bisa karena tidak cocok dengan deodorant yang dipakai, bisa juga alergi muncul karena jamur.
Hindari Keringat Berlebihan Cegah Ketiak Hitam
Pemakaian deodoran yang salah dapat menyebabkan kulit ketiak menjadi teriritasi dan selanjutnya menjadi hitam. Saat terjadi aler gi akan terasa gatal, dan ketika itu digaruk akan menimbulkan iritasi dan bisa mengakibatkan kehitaman. Jamur suka tumbuh di tempat yang lembab, seperti pada aeral ketiak, sering berkeringat membuat daerah ketiak menjadi lembab. Penyebab ketiak hitam karena keringat berlebihan. Aktivitas yang dilakukan pastinya membuat tubuh berkeringat, tak ter
kecuali di bagian ketiak. Keringat merupakan salah satu penyebab ketiak hitam. Untuk mengatasi nya, sebaikn ya sering-sering membersihkan ketiak dari keringat. Selain menjadi penyebab ketiak hitam, keringat juga menim bulkan bau yang tak sedap. Penyebab ketiak hitam juga karena sering memakai baju ketat. Ketiak yang sering tertutupi dengan rapat membuat sirkulasi udara menjadi tidak lancar, kurangnya sirkulasi udara itulah menjadi penyebab ketiak hitam. Ketiak hitam bisa juga disebabkan
Tas Penunjang Penampilan
Tas untuk acara undangan
Tas sangat penting untuk kesempurnaan penampilan karena menambah rasa percaya diri, disamping karena semua keperluan selama mobilitas kita ada dalam tas. Jadi kemana pun kita pergi, ada rasa aman dan nyaman. Pengamat mode, Vidyawaty, mengatakan, jika ke kantor perempuan pasti membawa alat make up, dompet, ponsel, agenda, buku dan alat tulis dalam tas. Begitu juga saat santai, tentu disesuaikan dengan kebutuhan. “Besar kecilnya tas yang dibawa disesuaikan agar penampilan sempurna. Hal ini penting agar penampilan tidak mencolok dan enak dipandang, dan menambah kecantikan di si pemakainya,” kata Vidyawaty. Tas kerja sesuai dengan suasana kerja yang sedikit formal apalagi bagi mereka-mereka yang berprofesi sering ketemu pelanggan. Namun, ada satu hal yang boleh juga dijadikan pertimbangan, tas juga bisa disesuaikan dengan perusahaan yang diwakili jika memang menjadi brand image perusahaan. Umumnya tas kerja berwarna netral atau boleh disesuaikan dengan padu-padan baju jika puTas formal atau nya lebih dari satu koleksi, “Jika semi formal
pun hanya punya satu, pilih yang berwarna netral misalnya hitam, cokelat, atau ada motif ornamen yang aneka warna. Bahan tidak harus mahal, hasil kreasi kerajinan Nusantara sekarang banyak yang sudah naik kelas atau berkualitas ekspor,” kata Vidyawaty. Untuk tas santai atau suasana nonformal, biasanya dibedakan dari segi bentuk dan ukuran yang disesuaikan dengan kebutuhan masingmasing. Jika tas santai, ukurannya lebih besar apalagi bepergian jauh. Tas untuk menghadiri udangan adat biasanya lebih sedikit berbeda, tidak perlu besar. Ukuran maksimal biasanya 30 cm tidak disarankan lebih. Mengingat kita menghadiri undangan, cukup tas ini memuat kipas, ponsel, dan dompet serta bedak an lisptik, karena keperluan hanya beberapa jam. Ada juga tas yang semi formal bisa digunakan formal ataupun santai. Biasanya bahan tas ini yang unik dan ringan serta harga tidak harus mahal. “Sekali lagi tas kreasi pengrajin di Nusantara umumnya dan khususnya yang ada di Bali punya keunikan sendiri. Tentu kita pun patut berbangga untuk memakainya,” ujarnya. Ia menegaskan, berpenampilan menarik itu tidak harus mahal, yang terpenting tahu menggunakan pada saat kapan, dimana, dan waktu yang tepat baik disesuaikan dengan kepribadian sendiri. Selain itu, kata dia, penting juga diperhatikan, kebutuhan, suasana, situasi, kondisi, dan disesuaikan atau bisa juga, dipadu-padankan dengan bentuk tubuh serta warna kulit agar proporsional.
karena penyakit kencing manis. Terkena sinar matahari, juga bisa merangsang melanosis yang menghasilkan pigmen sehingga ketiak tampak kecokelatan. Perubahan hormon saat ibu hamil juga bisa menimbulkan ketiak kehitaman. Selain itu, ada juga, satu penyakit yang membuat produksi keringat berlebihan yakni, hiper hidrosis adalah suatu kondisi di mana seseorang mengeluarkan keringat dalam jumlah yang berlebihan untuk termoregulasi tubuh. Bagian tubuh yang paling sering mengalami hiperhidrosis adalah telapak tangan, telapak kaki, dan ketiak. Ia menyarankan, hati-hati menggunakan bahan alami untuk mengatasi ketiak yang cenderung sudah berubah warna menjadi kecokelatan. “Ada yang memakai jeruk nipis untuk membersihkan areal ketiak agar warna hitamnya memudar. Namun, bahan jeruk nipis bisa juga menimbulkan iritasi dan membuat luka, yang malah bisa merangsang alergi,” jelasnya. Cara mencegah ketiak menjadi hitam, harus sering menjaga kelembaban. Apabila berkeringat, bersihkan ketiak dari keringat, jangan biarkankan ketiak terlalu lama basah atau lembab karena keringat dapat menjadi penyebab ketiak hitam. “Kalau sering ber keringat, sebaiknya segera mandi dan jika tidak memungkinkan mandi, bersihkan keringat di ketiak dengan tisu atau handuk, atau bisa juga diberikan bedak yang menyerap keringat,” sarannya. Ketiak yang sudah terlanjur
Bugar Kebanyakan orang menganggap, diet adalah mengonsumsi makanan de ngan jumlah yang jauh lebih sedikit dari biasanya atau mengurangi makan sehingga terjadi penurunan berat badan. Padahal, diet yang tepat, mengurangi asupan jumlah lemak dan kalori yang masuk ke dalam tubuh.
M
dr. Laksmi Duarsa
hitam, kata dia, diperlukan satu perawatan khusus dengan krim tertentu. Untuk penanganan sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter kulit. Ia menegaskan, berhati-hatilah dengan produk pemutih ketiak yang mengandung bahan ber bahaya atau tidak terdaftar pada BPOM, karena bahan berbahaya justru dapat menjadi penyebab ketiak hitam.
enurut ahli gizi, Ida Ayu Eka Padmiari, M.Kes., pengertian diet yang sebenarnya adalah pengaturan makan dan minum sesuai dengan kebutuhan setiap orang, baik dalam keadaan sehat maupun sakit. “Diet yang dilakukan sangat tergantung pada usia, berat badan, kondisi kesehatan dan banyaknya kegiatan yang dilakukan dalam sehari,” kata dosen Jurusan Gizi Poltekkes Denpasar ini. Dalam perkembangannya, diet dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu: menurunkan berat badan, meningkatkan berat badan, dan pantangan terhadap makanan tertentu misalnya bagi penderita diabetes (rendah karbohidrat dan gula). WHO menganjurkan setiap individu untuk memiliki energi dan berat badan yang sehat dan seimbang. “Cara menurunkan berat badan yang dianjurkan adalah dengan berolah raga, mengurangi porsi makan tetapi tetap menjaga nilai gizi,” tegasnya. Beberapa gejala yang mungkin menyertai cara diet yang keliru antara lain
(wirati.astiti@cybertokoh.com)
(wirati.astiti@cybertokoh.com)
Tas santai
Tas semi formal atau formal
Untuk mendapatkan tubuh langsing tidak bisa dengan diet instan
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
11
Menjalankan Diet yang Benar pingsan, pusing, lemas, dan malnutrisi. Ia menyebutkan, diet yang sehat adalah diet yang tidak menghilangkan sama sekali jenis makanan apapun, termasuk makanan kegemaran Anda. Cukup perhatikan dan aturlah besarnya porsi makanan yang Anda konsumsi serta mengurangi asupan jumlah lemak dan kalori. LANGKAH-LANGKAH DIET YANG SEHAT Ia menyatakan, dalam menerapkan diet penurunan berat badan yang baik agar tidak menimbulkan komplikasi, sangat dibutuhkan peranan ahli gizi sebagai konsultan. Langkah-langkah diet yang baik adalah menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan, menghitung status gizi, menghitung berat badan ideal, menghitung berat badan yang harus diturunkan dan menghitung waktu penurunannya, menghitung kebutuhan gizi, menyusun menu diet sesuai dengan kebutuhan gizi, dan menerapkan diet tersebut sesuai saran ahli gizi Anda. Menurutnya, tidak makan sama sekali dan hanya mengonsumsi buah dan sayur memang dapat menurunkan berat badan secara ‘kilat’. Namun, kadar gula dalam darah juga akan menurun secara dratis. Akibatnya akan sering merasa pusing dan lemas. “Pilih diet yang menganjurkan untuk tetap mengonsumsi makan makanan yang bergizi berupa nasi, sayur dan lauk pauk di waktu tertentu, “ sarannya. Tips lain, cobalah untuk memperlambat ‘ritme’ saat mengunyah makanan. Cara ini dapat memberi kesempatan pada otak untuk menerima pesan ‘kenyang’ dari perut. Biasanya, ‘pesan’ baru bisa diterima otak setelah 20 menit Anda makan. Efek plato biasanya terjadi setelah beberapa minggu menjalankan diet. “Saat dimana kita merasa sudah mengurangi asupan kalori dan berolahraga tapi berat badan tak kunjung turun. Hal ini memang biasa terjadi, sebab saat terjadi efek plato itu, tubuh sedang menyesuaikan diri dengan metabolismenya yang baru. Tetap jalankan program diet Anda dan jangan lupa untuk terus berolahraga, “ saran dosen yang juga mengajar di Stikes Denpasar ini. Pengaturan makan pada saat diet menurunkan berat badan. Kurangi kalori 500 kcal/hari sehingga berat badan mengalami penurunan 0.5 kg/ minggu. Makan 5-6 kali sehari, porsi kecil, dan jangan lupa harus sarapan. Banyak minum, karena cairan akan meningkatkan rasa kenyang. Perbanyak serat makanan, pilih makanan rendah kalori. Waktu/lamanya makan minimal 20 menit. Makan
Ida Ayu Eka Padmiari
perlahan-lahan, kunyah dengan baik. Pilih dan konsumsi makanan secukupnya. Padmiari menyarankan, walaupun Anda sedang menjalankan diet menurunkan berat badan, menu yang disajikan harus tetap menu seimbang dengan prinsip B2SA yaitu Bergizi, Beragam, Seimbang, dan Aman atau yang biasa disebut dengan Gizi Seimbang. B pertama adalah Bergizi, mengandung semua zat gizi yaitu
karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral dan air. B kedua adalah Beragam artinya zat gizi yang dimakan setiap hari jenisnya beragam misalnya pagi nasi, siang kentang, malam mi, dan seterusnya begitu pula lauk hewani berganti-ganti setiap makan. S adalah Seimbang artinya zat gizi yang dimakan harus sesuai dengan kebutuhan tubuh masing-masing baik dalam keadaan sehat maupun sakit. A artinya Aman dari mikroba dan racun-racun yang ada dengan mencuci dan mengolah makanan dengan benar. Komposisi menu makanan yang baik, mengandung 80%-90% makanan nabati. Kandungan 50% biji-bijian utuh contoh, biji-bijian dengan kandungan gizi tinggi seperti beras coklat, beras merah, pasta dari gandum utuh, sereal, roti gandum utuh, polong-polongan seperti kacang kedelai, kacang merah, kacang dara, kacang hitam, putih, dan merah. Kandungan 30% sayuran hijau dan kuning, sayuran laut, wortel, tomat, serta umbi-umbian (contoh kentang, ubi jalar dan bit). Kandungan 5-10% buah-buahan. Kandungan 10-20% makanan hewani. Ikan lebih disarankan
ikan kecil atau sedang, ayam, bebek sedikit saja, sapi dan kambing dibatasi, telur maksimal 2 butir per minggu, susu kedelai, keju kedelai, susu beras, susu almon. Menu makanan tambahan, bisa teh herbal, rumput laut, madu, suplemen multivitamin alami. Makanan dan bahan yang dihindari atau dibatasi, produkproduk susu, seperti susu formula, keju yogurt. Hati-hati jangan kebanyakan cokelat yang dijual itu cokelat yang sudah banyak campurannya, kalau dark cokelat atau cokelat asli malah dianjurkan. Teh hijau dan teh hitam dibatasi hanya 1-2 cangkir per hari. Kopi dibatasi hanya 1-2 cangkir per hari. Kurangi makanan yang manismanis dan gula, alkohol, lemak dan minyak. Pakai garam laut saja yang mengandung mineral. Ia menyatakan, dalam menjalankan penurunan berat badan, harus didampingi ahli gizi agar penurunan tidak menimbulkan efek yang tidak diinginkan. Minimal berkonsultasi dengan dengan ahli gizi agar diet yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. “Keberhasilan diet penurunan berat badan sangat tergantung dari niat klien. Karena itu, harus terjalin kerja sama yang baik antara klien dengan ahli gizi,” ujarnya. (wirati.astiti@cybertokoh.com)
Contoh Menu (1500 kkal) Pagi hari: Mi goreng lengkap (mi basah 100 gram, margarine 5 gram, daging 50 gram, kacang polong 25 gram, mentimun 25 gram, wortel 15 gram). Susu (susu bubuk 25 gram, gula pasir 10 gram) Pukul 10.00 Roti (roti tawar 40 gram atau 2 lembar, 1elur 1 butir, margarine 5 gram, tomat 25 gram, daun selada 1 lembar. Jus apel (apel 100 gram). Siang hari: Nasi (beras 100 gram), ikan bumbu Bali ( ikan 50 gram), tempe penyet ( tempe 50 gram), soup tofu ( tahu 50 gram, sawi 20 gram, terong 25 gram, kentang 10 gram, wortel 25 gram), Buah melon ( melon 100 gram). Sore hari: Brownies 1 potong dan teh tawar Malam hari: Spageti saus bologness (spageti 50 gram, daging 50 gram, margarine 10 gram, tomat 100 gram). Sup bakso ( bakso 25 gram) buah ( jeruk 100 gram/buah). TIPS l Buat rencana menu dan daftar belanja makanan rendah kalori terutama saat lapar l Jangan lewatkan waktu makan. Makan dan kunyah perlahan-lahan. l Pada saat makan, pilih piring yang relatif kecil. l Cicipi makanan hanya sekali. l Berhentilah makan dan minum 4-5 jam sebelum tidur. l Kunyahlah setiap suap 30-50 kali. l Makanlah sedikit tapi sering dan berhentilah sebelum kenyang. l Usahakan tidak makan/minum 4 jam sebelum tidur. Kalau lapar/ haus, bisa makan buah (buah cepat dicerna) 1 jam sebelum tidur. Kalau haus, bisa minum 1 gelas air putih 1 jam sebelum tidur. l Untuk menghindari makan di malam hari: tidurlah lebih cepat (maksimal pukul 10 malam), lalu bangun pagi (sekitar pukul 3-5 pagi). l Lakukan tidur siang singkat maksimal 30 menit. Tidak disarankan terlalu lama karena membuat tubuh menjadi malas/lemas.
Kuliner
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
12
Mase Green Cafe
Tawarkan Komitmen Hidup Sehat Jika sedang jalan-jalan di Seminyak, mampirlah ke Mase Green Cafe yang berada di Soham Wellness Center Kuta, Jln. Lebak Sari, Seminyak. Tempat makan dan minum ini menawarkan konsep healthy food (makanan sehat) dengan bahan organik serta tanpa MSG. Nama menu dan cara mengolahnya mungkin sama dengan menu-menu pada umumnya, tetapi bahan yang digunakannya berbeda bahkan sangat khusus.
M
melakukan aktivitas yoga dan gym dengan mengimbangi melalui makanan sehat pula,” kata Yoga Iswara, Corporate General Manager Maca Group. Mase Green Café menjadi bagian dari Soham Wellness Center sebagai pusat untuk melakukan aktivitas yoga dan gym di kawasan Kuta. Tempat untuk mendapatkan kebugaran ini dibuka setiap hari
mulai pukul 07.00 wita hingga pukul 22.00 wita. “Untuk mendukung kegiatan yoga ataupun gym itu, maka kami juga menyiapkan makanan pendukungnya, sehingga kesehatan betul-betul dapat dirasakan,” ucapnya. Menu-menu yang disajikan beraneka ragam dan dengan beraneka pilihan. Ada bit salad, daikon summer roll, dragon ball
smoothie, eyes, grilled salmon, poach egg, raw lagsana, smoothie bowl, Thai salad, ultimate green dan minuman protein khusus untuk kesehatan. Disamping itu ada pula menu-manu yang khusus bagi mereka yang vegetarian. Wisatawan sebelum ataupun sesudah melakukan aktivitas olahraganya, selalu menyempatkan makan ataupun sekadar minum di
Mase Green Café ini. Banyak juga dari wisatawan yang setelah makan, juga membungkus untuk makan berikutnya. Ada yang membeli untuk anggota keluarganya atau temannya. “Selain wisatawan yang melakukan aktivitas di Soham Wellness Center, banyak juga wisatawan luar yang hanya untuk makan di Mase Green Café ini,” imbuhnya. Darsana
13
Kombinasi Menu Barat dan Timur Sambut Imlek P
Mase Green Cafe yang menjadi bagian Soham Wellness Center menyajikan Makanan Sehat
ase Green Cafe memang menjadi tempat makan pilihan bagi orang-orang yang memiliki komitmen untuk hidup sehat. Mereka adalah orang-orang pecinta spiritual seperti kegiatan yoga, meditasi ataupun gym. “Karena tujuan utamannya adalah menjaga kesehatan secara jasmani dan rohani, maka mereka
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
erkembangan dunia kuliner sudah tidak diragukan lagi, berbagai cita rasa telah disajikan oleh para juru masak yang memiliki pengalaman segudang. Begitupun dengan Aston Denpasar Hotel & Convention Center Oriental yang diprakarsai oleh Komang Aryana, Executive Chef Aston Denpasar Hotel & Convention Center. Dengan pengalaman di dunia masak yang sudah tidak diragukan lagi, dia mengombinasikan resep makanan dari Barat dan Timur yang tidak menghilangkan cita rasa dari kedua budaya yang berbeda tersebut dengan bahanbahan yang segar dan alami. “Ide ini saya dapat karena mengingat sebentar lagi kita akan menyambut perayaan Tahun Baru Imlek dan Valentin. Kami siap memanjakan lidah para tamu kami dengan Prawn Salad sebagai makanan pembuka, dua pilihan menu makanan utama seperti Steam Dory Fish –Ikan dori segar yang telah difilet yang disiram dengan saus taucho sayuran, dan nasi hainan. Anda juga dapat menikmati Roast Duck Wrap sebagai menu pilihan kedua, yaitu daging bebek yang dipotong dengan roti canay, disajikan dengan kentang,” jelas Komang Aryana. Untuk melengkapi menu Western Oriental, mereka menyiapkan makanan penutup Cherry
Jubilee, dua sendok es krim vanila dengan sebuah ceri merah di atasnya yang disajikan dengan saus ceri hitam hangat dan gula. Aston Denpasar Hotel & Convention Center adalah hotel berbintang 4 yang memiliki fasilitas konvensi terbesar di Denpasar. Terletak di jantung Kota Denpasar, Aston Denpasar Hotel & menawarkan beberapa fasilitas pertemuan terbaik di Bali. Aston Grand Ballroom tersedia untuk dapat melayani sampai dengan 2000 orang. Tersedia pula 12 ruang multiguna yang 200 orang yang terletak tepat di area lobi dan di level B1. Ini merupakan rumah yang sempurna untuk liburan dan bisnis di Bali. Sementara Archipelago International merupakan manajemen hotel terkemuka di Indonesia dengan portofolio lebih dari 100 lebih hotel dan 15.000 kamar. Archipelago International telah mengembangkan lebih dari 95 properti di Indonesia, Filipina, dan Malaysia. Archipelago International mengoperasikan beberapa hotel seperti Grand Aston, Aston, Aston City, Alana, Harper, Quest, Quest Vibe, favehotels, NEO dan Kamuela, dengan strata mulai dari luxurious, yaitu villa dengan private sehingga menawarkan jaringan hotel dengan pilihan terlengkap di Indonesia. ngurahbudi@cybertokoh.com
Resep ala Dapur Eka Ikan Tenggiri Bumbu Rujak
Besengek Teri Nasi Cecek
Bahan : Ikan tenggiri, dipotong sesuai selera, dipanggang atau digoreng sekadar berwarna kuning kecokelatan
Tempe Mendoan
Bumbu : Dihaluskan (ditumbuk biar lebih enak) Cabai merah besar Cabai merah kecil Bawang putih Jahe Kunyit Ketumbar Kemiri Terasi Santan kental Batang sereh Daun jeruk purut Daun salam Laos - dimemarkan Cara memasak: Goreng bumbu yang sudah dihaluskan hingga harum. Masukkan santal kental yang sudah mendidih, aduk sampai harum. Masukkan ikan tenggiri yang sudah dipanggang/digoreng, tambahkan garam dan gula pasir secukupnya. Tambahkan batang sereh dan laos yang sudah dimemarkan, daun jeruk purut dan daun salam. Aduk rata hingga agak mengental. Matikan api, siap dihidangkan.
Bahan : Tempe – biarkan lebar, diiris dengan ketebalan kurang lebih 3mm Tepung terigu Tepung beras Daun bawang pre Cabai kecil hijau utuh Bumbu Dihaluskan Bawang putih Ketumbar Kencur Garam Cara membuat : Campurkan bumbu yang sudah dihaluskan, tepung terigu (1 bagian) dan tepung beras (1 bagian). Tuangkan air, aduk rata sampai
kekentalan cukup, masukkan irisan daun bawang pre. Masukkan tempe satu-persatu ke dalam adonan bertepung, lalu goreng dengan api sedang, sebentar saja (setengah matang). Tiriskan, kemudian hidangkan bersama cabai hijau kecil yang utuh. sri.ardhini@cybertokoh.com
Sarwan Bahan: 150 gr : teri nasi 100 gr : cecek 100 gr : tempe, potong kecil dadu, goreng setengah matang 11 buah : kacang panjang, potong korek api 4 buah : cabe besar hijau, iris serong 3 buah : cabe besar merah, iris serong 50 gr : petai, kupas, potong serong 2 lembar : daun salam 1 ruas : jari lengkuwas, memarkan 500 ml : santan encer 150 ml : santan kental Gula, garam, kaldu bubuk atau micin kalau suka Minyak secukupya
Bumbu 9 buah 4 siung 3 buah 7 buah 1 sdt 3 butir
Halus : : bawang merah : bawang putih : cabe merah besar : cabe rawit : ketumbar sangrai : kemiri sangrai
Cara Membuat : Tumis bumbu halus bersama daun salam dan lengkuas hingga harum, lalu masukkan irisan cabe hijau,
cabai besar dan petai, aduk rata, kemudian masukkan santan encer. Masukkan irisan cecek dan kancang panjang, tempe yang sudah digoreng dan teri nasi. Lalu, masak sampai mendidih. Masukkan garam, gula, kaldu bubuk, aduk, lalu masukkan santan kental, masak dengan api kecil. Aduk biar santan tidak pecah dan mendidih, siap disajikan dengan taburan bawang putih goreng di atasnya.
Balado Jambal Asin Bahan: 250 gr : jambal asin, potong potong kecil atau menurut selera 1 sdm : daun bawang, iris-iris 1 buah : tomat hijau, cincang dadu 10 buah : bawang merah cincang halus 4 siung : bawang putih cincang halus 1 sdt : lada bubuk 2 buah : cabe merah cincang kasar
5 buah : cabe rawit cincang halus Gula, garam, kaldu bubuk dan minyak secukupnya Cara Membuat : Tumis irisan bawah merah dan putih hingga layu, lalu masukkan irisan daun bawang tomat dan bahan bahan lainnya. Masukkan irisan ikan jambal dan tambahkan 100 ml air, masak hingga air berkurang dan agak mengering, angkat, siap disajikan.
Kuliner
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
12
Mase Green Cafe
Tawarkan Komitmen Hidup Sehat Jika sedang jalan-jalan di Seminyak, mampirlah ke Mase Green Cafe yang berada di Soham Wellness Center Kuta, Jln. Lebak Sari, Seminyak. Tempat makan dan minum ini menawarkan konsep healthy food (makanan sehat) dengan bahan organik serta tanpa MSG. Nama menu dan cara mengolahnya mungkin sama dengan menu-menu pada umumnya, tetapi bahan yang digunakannya berbeda bahkan sangat khusus.
M
melakukan aktivitas yoga dan gym dengan mengimbangi melalui makanan sehat pula,” kata Yoga Iswara, Corporate General Manager Maca Group. Mase Green Café menjadi bagian dari Soham Wellness Center sebagai pusat untuk melakukan aktivitas yoga dan gym di kawasan Kuta. Tempat untuk mendapatkan kebugaran ini dibuka setiap hari
mulai pukul 07.00 wita hingga pukul 22.00 wita. “Untuk mendukung kegiatan yoga ataupun gym itu, maka kami juga menyiapkan makanan pendukungnya, sehingga kesehatan betul-betul dapat dirasakan,” ucapnya. Menu-menu yang disajikan beraneka ragam dan dengan beraneka pilihan. Ada bit salad, daikon summer roll, dragon ball
smoothie, eyes, grilled salmon, poach egg, raw lagsana, smoothie bowl, Thai salad, ultimate green dan minuman protein khusus untuk kesehatan. Disamping itu ada pula menu-manu yang khusus bagi mereka yang vegetarian. Wisatawan sebelum ataupun sesudah melakukan aktivitas olahraganya, selalu menyempatkan makan ataupun sekadar minum di
Mase Green Café ini. Banyak juga dari wisatawan yang setelah makan, juga membungkus untuk makan berikutnya. Ada yang membeli untuk anggota keluarganya atau temannya. “Selain wisatawan yang melakukan aktivitas di Soham Wellness Center, banyak juga wisatawan luar yang hanya untuk makan di Mase Green Café ini,” imbuhnya. Darsana
13
Kombinasi Menu Barat dan Timur Sambut Imlek P
Mase Green Cafe yang menjadi bagian Soham Wellness Center menyajikan Makanan Sehat
ase Green Cafe memang menjadi tempat makan pilihan bagi orang-orang yang memiliki komitmen untuk hidup sehat. Mereka adalah orang-orang pecinta spiritual seperti kegiatan yoga, meditasi ataupun gym. “Karena tujuan utamannya adalah menjaga kesehatan secara jasmani dan rohani, maka mereka
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
erkembangan dunia kuliner sudah tidak diragukan lagi, berbagai cita rasa telah disajikan oleh para juru masak yang memiliki pengalaman segudang. Begitupun dengan Aston Denpasar Hotel & Convention Center Oriental yang diprakarsai oleh Komang Aryana, Executive Chef Aston Denpasar Hotel & Convention Center. Dengan pengalaman di dunia masak yang sudah tidak diragukan lagi, dia mengombinasikan resep makanan dari Barat dan Timur yang tidak menghilangkan cita rasa dari kedua budaya yang berbeda tersebut dengan bahanbahan yang segar dan alami. “Ide ini saya dapat karena mengingat sebentar lagi kita akan menyambut perayaan Tahun Baru Imlek dan Valentin. Kami siap memanjakan lidah para tamu kami dengan Prawn Salad sebagai makanan pembuka, dua pilihan menu makanan utama seperti Steam Dory Fish –Ikan dori segar yang telah difilet yang disiram dengan saus taucho sayuran, dan nasi hainan. Anda juga dapat menikmati Roast Duck Wrap sebagai menu pilihan kedua, yaitu daging bebek yang dipotong dengan roti canay, disajikan dengan kentang,” jelas Komang Aryana. Untuk melengkapi menu Western Oriental, mereka menyiapkan makanan penutup Cherry
Jubilee, dua sendok es krim vanila dengan sebuah ceri merah di atasnya yang disajikan dengan saus ceri hitam hangat dan gula. Aston Denpasar Hotel & Convention Center adalah hotel berbintang 4 yang memiliki fasilitas konvensi terbesar di Denpasar. Terletak di jantung Kota Denpasar, Aston Denpasar Hotel & menawarkan beberapa fasilitas pertemuan terbaik di Bali. Aston Grand Ballroom tersedia untuk dapat melayani sampai dengan 2000 orang. Tersedia pula 12 ruang multiguna yang 200 orang yang terletak tepat di area lobi dan di level B1. Ini merupakan rumah yang sempurna untuk liburan dan bisnis di Bali. Sementara Archipelago International merupakan manajemen hotel terkemuka di Indonesia dengan portofolio lebih dari 100 lebih hotel dan 15.000 kamar. Archipelago International telah mengembangkan lebih dari 95 properti di Indonesia, Filipina, dan Malaysia. Archipelago International mengoperasikan beberapa hotel seperti Grand Aston, Aston, Aston City, Alana, Harper, Quest, Quest Vibe, favehotels, NEO dan Kamuela, dengan strata mulai dari luxurious, yaitu villa dengan private sehingga menawarkan jaringan hotel dengan pilihan terlengkap di Indonesia. ngurahbudi@cybertokoh.com
Resep ala Dapur Eka Ikan Tenggiri Bumbu Rujak
Besengek Teri Nasi Cecek
Bahan : Ikan tenggiri, dipotong sesuai selera, dipanggang atau digoreng sekadar berwarna kuning kecokelatan
Tempe Mendoan
Bumbu : Dihaluskan (ditumbuk biar lebih enak) Cabai merah besar Cabai merah kecil Bawang putih Jahe Kunyit Ketumbar Kemiri Terasi Santan kental Batang sereh Daun jeruk purut Daun salam Laos - dimemarkan Cara memasak: Goreng bumbu yang sudah dihaluskan hingga harum. Masukkan santal kental yang sudah mendidih, aduk sampai harum. Masukkan ikan tenggiri yang sudah dipanggang/digoreng, tambahkan garam dan gula pasir secukupnya. Tambahkan batang sereh dan laos yang sudah dimemarkan, daun jeruk purut dan daun salam. Aduk rata hingga agak mengental. Matikan api, siap dihidangkan.
Bahan : Tempe – biarkan lebar, diiris dengan ketebalan kurang lebih 3mm Tepung terigu Tepung beras Daun bawang pre Cabai kecil hijau utuh Bumbu Dihaluskan Bawang putih Ketumbar Kencur Garam Cara membuat : Campurkan bumbu yang sudah dihaluskan, tepung terigu (1 bagian) dan tepung beras (1 bagian). Tuangkan air, aduk rata sampai
kekentalan cukup, masukkan irisan daun bawang pre. Masukkan tempe satu-persatu ke dalam adonan bertepung, lalu goreng dengan api sedang, sebentar saja (setengah matang). Tiriskan, kemudian hidangkan bersama cabai hijau kecil yang utuh. sri.ardhini@cybertokoh.com
Sarwan Bahan: 150 gr : teri nasi 100 gr : cecek 100 gr : tempe, potong kecil dadu, goreng setengah matang 11 buah : kacang panjang, potong korek api 4 buah : cabe besar hijau, iris serong 3 buah : cabe besar merah, iris serong 50 gr : petai, kupas, potong serong 2 lembar : daun salam 1 ruas : jari lengkuwas, memarkan 500 ml : santan encer 150 ml : santan kental Gula, garam, kaldu bubuk atau micin kalau suka Minyak secukupya
Bumbu 9 buah 4 siung 3 buah 7 buah 1 sdt 3 butir
Halus : : bawang merah : bawang putih : cabe merah besar : cabe rawit : ketumbar sangrai : kemiri sangrai
Cara Membuat : Tumis bumbu halus bersama daun salam dan lengkuas hingga harum, lalu masukkan irisan cabe hijau,
cabai besar dan petai, aduk rata, kemudian masukkan santan encer. Masukkan irisan cecek dan kancang panjang, tempe yang sudah digoreng dan teri nasi. Lalu, masak sampai mendidih. Masukkan garam, gula, kaldu bubuk, aduk, lalu masukkan santan kental, masak dengan api kecil. Aduk biar santan tidak pecah dan mendidih, siap disajikan dengan taburan bawang putih goreng di atasnya.
Balado Jambal Asin Bahan: 250 gr : jambal asin, potong potong kecil atau menurut selera 1 sdm : daun bawang, iris-iris 1 buah : tomat hijau, cincang dadu 10 buah : bawang merah cincang halus 4 siung : bawang putih cincang halus 1 sdt : lada bubuk 2 buah : cabe merah cincang kasar
5 buah : cabe rawit cincang halus Gula, garam, kaldu bubuk dan minyak secukupnya Cara Membuat : Tumis irisan bawah merah dan putih hingga layu, lalu masukkan irisan daun bawang tomat dan bahan bahan lainnya. Masukkan irisan ikan jambal dan tambahkan 100 ml air, masak hingga air berkurang dan agak mengering, angkat, siap disajikan.
14
Jelita
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Masalah yang dihadapi banyak wanita selain wajah kusam adalah ketiak hitam. Kulit ketiak hitam mem pengaruhi tingkat kepercayaan diri seseorang saat memakai baju tanpa lengan.
M
enurut dr. Laksmi Duarsa, Sp.KK, dari kasus yang ia temui, munculnya ketiak kehitaman bisa terjadi pada siapa saja, baik itu anak kecil usia 10 tahun ataupun dewasa usia 20 tahun. Biasanya sering terjadi di daerah yang tertutup, seperti leher dan ketiak, seperti pada orang gemuk. Ia menyebutkan, penyebab ketiak hitam yang utama adalah alergi. Alergi ini banyak, bisa karena tidak cocok dengan deodorant yang dipakai, bisa juga alergi muncul karena jamur.
Hindari Keringat Berlebihan Cegah Ketiak Hitam
Pemakaian deodoran yang salah dapat menyebabkan kulit ketiak menjadi teriritasi dan selanjutnya menjadi hitam. Saat terjadi aler gi akan terasa gatal, dan ketika itu digaruk akan menimbulkan iritasi dan bisa mengakibatkan kehitaman. Jamur suka tumbuh di tempat yang lembab, seperti pada aeral ketiak, sering berkeringat membuat daerah ketiak menjadi lembab. Penyebab ketiak hitam karena keringat berlebihan. Aktivitas yang dilakukan pastinya membuat tubuh berkeringat, tak ter
kecuali di bagian ketiak. Keringat merupakan salah satu penyebab ketiak hitam. Untuk mengatasi nya, sebaikn ya sering-sering membersihkan ketiak dari keringat. Selain menjadi penyebab ketiak hitam, keringat juga menim bulkan bau yang tak sedap. Penyebab ketiak hitam juga karena sering memakai baju ketat. Ketiak yang sering tertutupi dengan rapat membuat sirkulasi udara menjadi tidak lancar, kurangnya sirkulasi udara itulah menjadi penyebab ketiak hitam. Ketiak hitam bisa juga disebabkan
Tas Penunjang Penampilan
Tas untuk acara undangan
Tas sangat penting untuk kesempurnaan penampilan karena menambah rasa percaya diri, disamping karena semua keperluan selama mobilitas kita ada dalam tas. Jadi kemana pun kita pergi, ada rasa aman dan nyaman. Pengamat mode, Vidyawaty, mengatakan, jika ke kantor perempuan pasti membawa alat make up, dompet, ponsel, agenda, buku dan alat tulis dalam tas. Begitu juga saat santai, tentu disesuaikan dengan kebutuhan. “Besar kecilnya tas yang dibawa disesuaikan agar penampilan sempurna. Hal ini penting agar penampilan tidak mencolok dan enak dipandang, dan menambah kecantikan di si pemakainya,” kata Vidyawaty. Tas kerja sesuai dengan suasana kerja yang sedikit formal apalagi bagi mereka-mereka yang berprofesi sering ketemu pelanggan. Namun, ada satu hal yang boleh juga dijadikan pertimbangan, tas juga bisa disesuaikan dengan perusahaan yang diwakili jika memang menjadi brand image perusahaan. Umumnya tas kerja berwarna netral atau boleh disesuaikan dengan padu-padan baju jika puTas formal atau nya lebih dari satu koleksi, “Jika semi formal
pun hanya punya satu, pilih yang berwarna netral misalnya hitam, cokelat, atau ada motif ornamen yang aneka warna. Bahan tidak harus mahal, hasil kreasi kerajinan Nusantara sekarang banyak yang sudah naik kelas atau berkualitas ekspor,” kata Vidyawaty. Untuk tas santai atau suasana nonformal, biasanya dibedakan dari segi bentuk dan ukuran yang disesuaikan dengan kebutuhan masingmasing. Jika tas santai, ukurannya lebih besar apalagi bepergian jauh. Tas untuk menghadiri udangan adat biasanya lebih sedikit berbeda, tidak perlu besar. Ukuran maksimal biasanya 30 cm tidak disarankan lebih. Mengingat kita menghadiri undangan, cukup tas ini memuat kipas, ponsel, dan dompet serta bedak an lisptik, karena keperluan hanya beberapa jam. Ada juga tas yang semi formal bisa digunakan formal ataupun santai. Biasanya bahan tas ini yang unik dan ringan serta harga tidak harus mahal. “Sekali lagi tas kreasi pengrajin di Nusantara umumnya dan khususnya yang ada di Bali punya keunikan sendiri. Tentu kita pun patut berbangga untuk memakainya,” ujarnya. Ia menegaskan, berpenampilan menarik itu tidak harus mahal, yang terpenting tahu menggunakan pada saat kapan, dimana, dan waktu yang tepat baik disesuaikan dengan kepribadian sendiri. Selain itu, kata dia, penting juga diperhatikan, kebutuhan, suasana, situasi, kondisi, dan disesuaikan atau bisa juga, dipadu-padankan dengan bentuk tubuh serta warna kulit agar proporsional.
karena penyakit kencing manis. Terkena sinar matahari, juga bisa merangsang melanosis yang menghasilkan pigmen sehingga ketiak tampak kecokelatan. Perubahan hormon saat ibu hamil juga bisa menimbulkan ketiak kehitaman. Selain itu, ada juga, satu penyakit yang membuat produksi keringat berlebihan yakni, hiper hidrosis adalah suatu kondisi di mana seseorang mengeluarkan keringat dalam jumlah yang berlebihan untuk termoregulasi tubuh. Bagian tubuh yang paling sering mengalami hiperhidrosis adalah telapak tangan, telapak kaki, dan ketiak. Ia menyarankan, hati-hati menggunakan bahan alami untuk mengatasi ketiak yang cenderung sudah berubah warna menjadi kecokelatan. “Ada yang memakai jeruk nipis untuk membersihkan areal ketiak agar warna hitamnya memudar. Namun, bahan jeruk nipis bisa juga menimbulkan iritasi dan membuat luka, yang malah bisa merangsang alergi,” jelasnya. Cara mencegah ketiak menjadi hitam, harus sering menjaga kelembaban. Apabila berkeringat, bersihkan ketiak dari keringat, jangan biarkankan ketiak terlalu lama basah atau lembab karena keringat dapat menjadi penyebab ketiak hitam. “Kalau sering ber keringat, sebaiknya segera mandi dan jika tidak memungkinkan mandi, bersihkan keringat di ketiak dengan tisu atau handuk, atau bisa juga diberikan bedak yang menyerap keringat,” sarannya. Ketiak yang sudah terlanjur
Bugar Kebanyakan orang menganggap, diet adalah mengonsumsi makanan de ngan jumlah yang jauh lebih sedikit dari biasanya atau mengurangi makan sehingga terjadi penurunan berat badan. Padahal, diet yang tepat, mengurangi asupan jumlah lemak dan kalori yang masuk ke dalam tubuh.
M
dr. Laksmi Duarsa
hitam, kata dia, diperlukan satu perawatan khusus dengan krim tertentu. Untuk penanganan sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter kulit. Ia menegaskan, berhati-hatilah dengan produk pemutih ketiak yang mengandung bahan ber bahaya atau tidak terdaftar pada BPOM, karena bahan berbahaya justru dapat menjadi penyebab ketiak hitam.
enurut ahli gizi, Ida Ayu Eka Padmiari, M.Kes., pengertian diet yang sebenarnya adalah pengaturan makan dan minum sesuai dengan kebutuhan setiap orang, baik dalam keadaan sehat maupun sakit. “Diet yang dilakukan sangat tergantung pada usia, berat badan, kondisi kesehatan dan banyaknya kegiatan yang dilakukan dalam sehari,” kata dosen Jurusan Gizi Poltekkes Denpasar ini. Dalam perkembangannya, diet dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu: menurunkan berat badan, meningkatkan berat badan, dan pantangan terhadap makanan tertentu misalnya bagi penderita diabetes (rendah karbohidrat dan gula). WHO menganjurkan setiap individu untuk memiliki energi dan berat badan yang sehat dan seimbang. “Cara menurunkan berat badan yang dianjurkan adalah dengan berolah raga, mengurangi porsi makan tetapi tetap menjaga nilai gizi,” tegasnya. Beberapa gejala yang mungkin menyertai cara diet yang keliru antara lain
(wirati.astiti@cybertokoh.com)
(wirati.astiti@cybertokoh.com)
Tas santai
Tas semi formal atau formal
Untuk mendapatkan tubuh langsing tidak bisa dengan diet instan
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
11
Menjalankan Diet yang Benar pingsan, pusing, lemas, dan malnutrisi. Ia menyebutkan, diet yang sehat adalah diet yang tidak menghilangkan sama sekali jenis makanan apapun, termasuk makanan kegemaran Anda. Cukup perhatikan dan aturlah besarnya porsi makanan yang Anda konsumsi serta mengurangi asupan jumlah lemak dan kalori. LANGKAH-LANGKAH DIET YANG SEHAT Ia menyatakan, dalam menerapkan diet penurunan berat badan yang baik agar tidak menimbulkan komplikasi, sangat dibutuhkan peranan ahli gizi sebagai konsultan. Langkah-langkah diet yang baik adalah menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan, menghitung status gizi, menghitung berat badan ideal, menghitung berat badan yang harus diturunkan dan menghitung waktu penurunannya, menghitung kebutuhan gizi, menyusun menu diet sesuai dengan kebutuhan gizi, dan menerapkan diet tersebut sesuai saran ahli gizi Anda. Menurutnya, tidak makan sama sekali dan hanya mengonsumsi buah dan sayur memang dapat menurunkan berat badan secara ‘kilat’. Namun, kadar gula dalam darah juga akan menurun secara dratis. Akibatnya akan sering merasa pusing dan lemas. “Pilih diet yang menganjurkan untuk tetap mengonsumsi makan makanan yang bergizi berupa nasi, sayur dan lauk pauk di waktu tertentu, “ sarannya. Tips lain, cobalah untuk memperlambat ‘ritme’ saat mengunyah makanan. Cara ini dapat memberi kesempatan pada otak untuk menerima pesan ‘kenyang’ dari perut. Biasanya, ‘pesan’ baru bisa diterima otak setelah 20 menit Anda makan. Efek plato biasanya terjadi setelah beberapa minggu menjalankan diet. “Saat dimana kita merasa sudah mengurangi asupan kalori dan berolahraga tapi berat badan tak kunjung turun. Hal ini memang biasa terjadi, sebab saat terjadi efek plato itu, tubuh sedang menyesuaikan diri dengan metabolismenya yang baru. Tetap jalankan program diet Anda dan jangan lupa untuk terus berolahraga, “ saran dosen yang juga mengajar di Stikes Denpasar ini. Pengaturan makan pada saat diet menurunkan berat badan. Kurangi kalori 500 kcal/hari sehingga berat badan mengalami penurunan 0.5 kg/ minggu. Makan 5-6 kali sehari, porsi kecil, dan jangan lupa harus sarapan. Banyak minum, karena cairan akan meningkatkan rasa kenyang. Perbanyak serat makanan, pilih makanan rendah kalori. Waktu/lamanya makan minimal 20 menit. Makan
Ida Ayu Eka Padmiari
perlahan-lahan, kunyah dengan baik. Pilih dan konsumsi makanan secukupnya. Padmiari menyarankan, walaupun Anda sedang menjalankan diet menurunkan berat badan, menu yang disajikan harus tetap menu seimbang dengan prinsip B2SA yaitu Bergizi, Beragam, Seimbang, dan Aman atau yang biasa disebut dengan Gizi Seimbang. B pertama adalah Bergizi, mengandung semua zat gizi yaitu
karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral dan air. B kedua adalah Beragam artinya zat gizi yang dimakan setiap hari jenisnya beragam misalnya pagi nasi, siang kentang, malam mi, dan seterusnya begitu pula lauk hewani berganti-ganti setiap makan. S adalah Seimbang artinya zat gizi yang dimakan harus sesuai dengan kebutuhan tubuh masing-masing baik dalam keadaan sehat maupun sakit. A artinya Aman dari mikroba dan racun-racun yang ada dengan mencuci dan mengolah makanan dengan benar. Komposisi menu makanan yang baik, mengandung 80%-90% makanan nabati. Kandungan 50% biji-bijian utuh contoh, biji-bijian dengan kandungan gizi tinggi seperti beras coklat, beras merah, pasta dari gandum utuh, sereal, roti gandum utuh, polong-polongan seperti kacang kedelai, kacang merah, kacang dara, kacang hitam, putih, dan merah. Kandungan 30% sayuran hijau dan kuning, sayuran laut, wortel, tomat, serta umbi-umbian (contoh kentang, ubi jalar dan bit). Kandungan 5-10% buah-buahan. Kandungan 10-20% makanan hewani. Ikan lebih disarankan
ikan kecil atau sedang, ayam, bebek sedikit saja, sapi dan kambing dibatasi, telur maksimal 2 butir per minggu, susu kedelai, keju kedelai, susu beras, susu almon. Menu makanan tambahan, bisa teh herbal, rumput laut, madu, suplemen multivitamin alami. Makanan dan bahan yang dihindari atau dibatasi, produkproduk susu, seperti susu formula, keju yogurt. Hati-hati jangan kebanyakan cokelat yang dijual itu cokelat yang sudah banyak campurannya, kalau dark cokelat atau cokelat asli malah dianjurkan. Teh hijau dan teh hitam dibatasi hanya 1-2 cangkir per hari. Kopi dibatasi hanya 1-2 cangkir per hari. Kurangi makanan yang manismanis dan gula, alkohol, lemak dan minyak. Pakai garam laut saja yang mengandung mineral. Ia menyatakan, dalam menjalankan penurunan berat badan, harus didampingi ahli gizi agar penurunan tidak menimbulkan efek yang tidak diinginkan. Minimal berkonsultasi dengan dengan ahli gizi agar diet yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. “Keberhasilan diet penurunan berat badan sangat tergantung dari niat klien. Karena itu, harus terjalin kerja sama yang baik antara klien dengan ahli gizi,” ujarnya. (wirati.astiti@cybertokoh.com)
Contoh Menu (1500 kkal) Pagi hari: Mi goreng lengkap (mi basah 100 gram, margarine 5 gram, daging 50 gram, kacang polong 25 gram, mentimun 25 gram, wortel 15 gram). Susu (susu bubuk 25 gram, gula pasir 10 gram) Pukul 10.00 Roti (roti tawar 40 gram atau 2 lembar, 1elur 1 butir, margarine 5 gram, tomat 25 gram, daun selada 1 lembar. Jus apel (apel 100 gram). Siang hari: Nasi (beras 100 gram), ikan bumbu Bali ( ikan 50 gram), tempe penyet ( tempe 50 gram), soup tofu ( tahu 50 gram, sawi 20 gram, terong 25 gram, kentang 10 gram, wortel 25 gram), Buah melon ( melon 100 gram). Sore hari: Brownies 1 potong dan teh tawar Malam hari: Spageti saus bologness (spageti 50 gram, daging 50 gram, margarine 10 gram, tomat 100 gram). Sup bakso ( bakso 25 gram) buah ( jeruk 100 gram/buah). TIPS l Buat rencana menu dan daftar belanja makanan rendah kalori terutama saat lapar l Jangan lewatkan waktu makan. Makan dan kunyah perlahan-lahan. l Pada saat makan, pilih piring yang relatif kecil. l Cicipi makanan hanya sekali. l Berhentilah makan dan minum 4-5 jam sebelum tidur. l Kunyahlah setiap suap 30-50 kali. l Makanlah sedikit tapi sering dan berhentilah sebelum kenyang. l Usahakan tidak makan/minum 4 jam sebelum tidur. Kalau lapar/ haus, bisa makan buah (buah cepat dicerna) 1 jam sebelum tidur. Kalau haus, bisa minum 1 gelas air putih 1 jam sebelum tidur. l Untuk menghindari makan di malam hari: tidurlah lebih cepat (maksimal pukul 10 malam), lalu bangun pagi (sekitar pukul 3-5 pagi). l Lakukan tidur siang singkat maksimal 30 menit. Tidak disarankan terlalu lama karena membuat tubuh menjadi malas/lemas.
10
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Pernah melihat gambar lingkaran berpola yang memunculkan kesan artistik? Membuat pola itu tidak mudah. Bahkan membuat kepala pusing. Namun, ada yang menjadikan kegiatan menggambar pola atau pattern ini mengasyikkan bahkan bisa membuat fokus.
P
ola lingkaran yang artistik ini dikenal dengan mandala art. Dari penelusuran di internet, mandala art ini memiliki filosofi hubungan antara dunia batin dan realistis. Mandala adalah suatu bentuk pola desain (simbol) yang umumnya berbentuk lingkaran yang dibuat untuk merepresentasikan keutuhan secara personal maupun secara kosmologis. Pola lingkaran pusat yang kemudian melebar ke arah luar melalui berbagai lapisan untuk mencapai sebuah keutuhan yang indah pada akhirnya merupakan tema universal yang bergaung di seluruh budaya dan
Mandala Art
Kreasi
Dari Terapi Spiritual Jadi Benda Artistik
Style
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
15
Segar dan Gaya
Dari Duabe Modeling
konsep spiritual. Salah satu seniman yang menekuni mandala art adalah Ni Luh Putu Sri Wijayanthi. Perempuan yang akrab disapa Anthi ini mengaku awalnya hanya iseng. “Ada tantangan untuk membuat mandala art, bikin mata seperti bonar. Dulu saya kurang kerjaan, daripada melakukan hal negatif, sepertinya menggambar adalah hal yang lebih positif,” ujarnya. Anthi pun belajar sendiri. Ia mempelajari tutorial di Youtube, mencari rekomendasi dari seniman-seniman yang memajang karyanya di Instagram, “���� ����� mencontek” pattern orang-orang, ditambah membuat kreasi pattern sendiri. Dengan merancang mandala art sendiri, Anthi mendapat inspirasi dan terapi spiritual.
Maika Istri Arya Arsana
Busana : Koleksi Pribadi Fotografer : Gilang Deva Prana Pengarah Gaya : Yuniorika Kadek Dewi Elisabeth Babatz “Menurut saya mandala art itu lingkaran dimana saat kita menggambar kita bisa memusatkan pikiran, bisa berkonsentrasi,” ungkap perempuan yang juga hobi bernyanyi dan main gitar ini. Awalnya Anthi menggambar saat malam hari, karena suasana sepi. Ia pun lebih tenang berkreasi. Saking asyiknya, ia bisa menggambar hingga pukul 3 dini hari. “Tetapi, berhubung saya punya vertigo, jadi sering pusing, Sekarang saya menggambar di bawah pukul 22.00. Intinya tiap ada waktu, saya menggambar,” imbuhnya. Anthi pun menuturkan proses kreatifnya. Ia menggambar pakai pensil. Setelah itu ditebalkan pakai Boxy kemudian di-scan, dibuat film. Selanjutnya diproses ke media lain. “Suami saya yang biasanya mengaplikasikan mandala art ke kaus, dompet kulit, case hp kayu. Yang pent-
Anthi
M
Pande Putu Puspa Anggita Pradewi
odeling adalah salah satu kegiatan pilihan untuk mengembangkan bakat sejak dini. Juga, menjadi langkah indah untuk meningkatkan rasa percaya diri, seperti yang dilakukan model-model cilik murid Duabe Modeling ini. Selanjutnya berbekal materi penunjang di antaranya pengembangan diri dan penampilan
ing bisa disablon sama dilaser. Jadilah benda yang artistik,” jelas perempuan yang ulang tahun tiap 16 Desember ini. Pemasaran produk kreatifnya ini dilakukan melalui media online. Ada juga dititip di distro Rise Tabanan����������������� .���������������� ��������������� “�������������� Kami juga bek-
maka pose - pose andalan mereka pun terlihat matang dan ekspresif. Pekan ini Tokoh menghadirkan wajahwajah model berbakat kategori usia 8 hingga 14 tahun. Menurut Wayan Padmi, instruktur para model cilik yang akan beranjak menjadi remaja kecil ini, rata-rata mereka multi ta lenta. Mereka bukan hanya luwes bergaya di
depan kamera tapi juga piawai melenggang di catwalk. Semua di sini tampil menarik dengan busana kasual atau pesta bebas pilihan yang sesuai selera mereka. Momen indah edisi ini masih di lakukan di Yeye’s Warung , Padang-Padang dan Duabe Studio. sri.ardhini@cybetokoh.com
erja sama dengan Malu Dong Community. Tiap penjualan kami donasikan Rp 10 ribu ke komunitas,” ujar Anthi. Ia pun berharap bisa terus menggambar dan mendapat inspirasi untuk membuat mandala art. ngurahbudi@cybertokoh.com)
Ni Putu Shinta Devi Sri Wardana
Ayu Komang Manik Cintya Dewi
Ni Putu Almira Jesslyn
16
PT Tirta Investama (AQUA - Mambal ) bersama Dinas Kesehatan Badung serta masyarakat Br. Tinggan Desa Pelaga dan Br. Jempanang Desa Bilok Sidan menggelar deklarasi ODF (Open Defecation Free) pada Selasa (17/1) di wantilan Pura Puncak Mangu Br. Tinggan Desa Pelaga. ODF ini lebih dikenal luas dengan kampanye stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS)
A
Mozaik
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
QUA-Mambal bekerjasama dengan Perkumpulan Janma sebagai pelaksana kegiatan pendampingan masyarakat di daerah hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Ayung. Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat. Tiga kegiatan utama yang dikembangkan yakni WASH (Water Access Sanitation Hyginies), konservasi terpadu dan keanekaragaman hayati. Bentuk kegiatan WASH meliputi 2 aspek yaitu penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat dengan teknologi pompa hydran dan pengembangan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat). Sasaran wilayah pendampingan kegiatan ini meliputi 3 banjar diantaranya Br. Bukian, Br. Tinggan, Desa Pelaga dan Br. Jempanang Desa Bilok Sidan Kecamatan Petang, Badung. AQUA - Mambal mendorong penerapan STBM yang terdiri dari 5 pilar diantaranya stop BABS, cuci tangan pakai sabun, pengolahan air
AQUA Bersama Masyarakat Desa Pelaga & Bilok Sidan Gelar Deklarasi ODF minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga dan pengelolaan limbah cair rumah tangga yang dilakukan secara berkelanjutan. Dari kegiatan itu, setiap tahunnya telah menunjukkan hasil perubahan perilaku kader dan masyarakat di 3 banjar tersebut. AQUA - Mambal melakukan proses pemicuan melalui kader sanitasi, terutama terkait perilaku dengan stop BABS. Secara keseluruhan dari tahun 2013 hingga 2016 telah terbangun sebanyak 43 unit jamban keluarga. Dinas Kesehatan Badung yang diwakili oleh Kabid Kesejahteraan Masyarakat, dr. I Wayan Segara menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan oleh pihak Aqua. ”Kami dari pihak pemerintah kabupaten Badung mengapresiasi kegiatan ini karena telah ikut mendukung program dari pemerintah di bidang kesehatan dan sanitasi lingkungan. Ke depan kami harapkan tetap terjalin sinergitas dalam pelaksanaan kegiatan antara pihak swasta dan pemerintah karena tanpa adanya sinergitas kegiatan tidak akan bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. Plant Manager AQUA - Mambal, Forcy Tjandra mengatakan AQUA tidak hanya ingin meraih sukses di bidang ekonomi namun berkomitmen untuk berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan dan sosial masyarakatnya. Memfasiliatsi akses sarana air bersih bagi warga dan mendorong perubahan perilaku sanitasi masyarakat melalui
Dara
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Banyak orang terutama penikmat musik yang mematok eksistensi sebuah band dari karya yang dapat diterima atau tidak di masyarakat. Ba nyak band dengan banyak lagu yang dimiliki namun belum dapat diterima sepenuhnya di hati para pecinta musik. Hal ini dapat menjadi awal dari kegagalan sebuah band, tergantung dari langkah cepat yang diambil masing-masing personel memilih bangkit atau membubarkan diri.
H
Penyerahan sertifikat ODF oleh Dinas Kesehatan Badung kepada kelian dinas Br Jempanang, Made Rika (seragam PNS), kelian Br Tinggan, Nyoman Dastra (pakaian adat), disaksikan Plant Manager Aqua - Mambal Forcy Tjandra (pakaian endek )
pengembangan program WASH dan STBM merupakan wujud komitmen kami”, ujar Forcy. Deklarasi ini perlu dilaksanakan guna mendukung penerapan status banjar ODF oleh masyarakat secara berkelanjutan. Selain itu, sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang selama ini sudah terpicu untuk melakukan perubahan perilaku sanitasi yang lebih baik. Pencapaian 3 banjar yang terbebas dari BABS perlu
diketahui oleh seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan baik di desa, kecamatan maupun di tingkat kabupaten. Untuk kegiatan akses sarana air bersih dengan teknologi pompa hydran ini dikembangkan di Br. Semanik Desa Pelaga – Petang yang dalam pembangunannya melibatkan partisipasi serta swadaya masyarakat sendiri. Keberlanjutan sarana air bersih ini dikelola oleh kelompok subak banjar Semanik.
Pompa dan jaringan ini akan melayani kebutuhan air bersih bagi 191 Kepala Keluarga di Semanik”,” tegas Forcy. Warga masyarakat Desa Pelaga yang diwakili Nyoman Dastra selaku kelian dinas menyampaikan terima kasih kepada pihak AQUA yang telah peduli terhadap lingkungan dan masyarakatnya. Acara Deklarasi ini juga dirangkaikan dengan safari kesehatan yang bekerjasama dengan Puskesmas Petang II.
al serupa juga dirasakan oleh band indie Bali asal desa Temukus. Personil Forcep band yang terbentuk sejak Januari 2015 memang telah mengalami masa-masa sulit sebagai seorang musisi. Karya pertamanya yang berjudul Inget Beli kurang mendapat respons positif dari masyarakat. Lagu yang dicoba dipromosikan lewat media sosial dan radio ini kurang mendapat tempat karena dinilai alur dan tatanan lagu yang terlalu sederhana dan datar. Tak hanya itu, rupanya karena kesibukan sang vokalis Rama harus hengkang dari Forcep Band. Band yang diperkuat oleh Arya di gitar, Adi di Bass dan Gus Mank di Drumm akhirnya sepakat menunjuk Arya sebagai vokalis baru. Forcep Band memiliki formasi baru dengan dukungan additional gitar Ray Bongkeng. Langkah cepat diambil Arya sang vokalis untuk segera lepas dari keterpurukan Band tersebut. sebagai leader di Forcep band, Arya menciptakan lagu ke dua ‘Karena Kamu’ dengan penggarapan klip dibantu oleh 44 Art Studio dan Rissa Maharani sebagai
S
E
9
Forcep Band
Selektif dalam Pemilihan Lirik model. “Setelah Rilis single kedua ini kami mulai mendapat harapan kembali, lagu kami mulai diterima dengan baik dan diminati. Bahkan Forcep Band mulai dikenal oleh masyarakat,” ungkap Arya. Menurutnya, karakter vokal pada lagu keduanya menitikberatkan pada keharmonisan serta karakter musik yang sederhana dan mudah diterima dengan tetap didasari kwalitas musik serta pemilihan kata dan lirik yang selektif. “Sejak itu tawaran manggung memang mulai ada dan banyak,” jelasnya. Forcep Band sendiri diambil dari nama sebuah alat bantu dalam dunia medis. Alat yang khusus digunakan pada saat operasi tersebut memiliki peran yang sangat penting dan memiliki fungsi yang sangat sentral. “Kami mengambil nama Forcep dengan harapan kami bisa berfungsi dan memberikan kebahagiaan serta ketenangan lewat lagu dan karya kami,” imbuhnya. Band dengan aliran musik pop rock ini telah merampungkan 6 single dan 2 klip video. Masih mengangkat tema percintaan,
X DU
Forcep mengakui keterlambatan dalam penggarapan single ketujuh disebabkan kesibukan masingmasing personil. “Tawaran manggung selalu ada dan kami selalu upayakan selalu bisa tampil. Tetapi kami juga akui ada keterlambatan dalam penggarapan lagu ketujuh,” tandas Arya.
Kirim surat Anda ke Redaksi Tokoh dan cantumkan “Sex Edu” di amplop. Bisa juga dikirim ke redaksitokoh@ yahoo.com. atau redaksitokoh@gmail.com Rubrik ini diasuh Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) Denpasar.
Tanya: “Dok, saya laki-laki, empat puluh satu tahun, dua tahun belakangan ini tidak lagi memiliki keinginan seksual yang bagus dan sudah tidak bisa mengimbangi keinginan seksual istri yang masih berusia tiga puluh dua tahun. Badan sekarang terasa sering lelah, letih dan tidak bersemangat kerja, padahal saya inginnya perusahaan yang saya kelola bisa lebih kencang lagi produktivitasnya. Sempat saya baca kalau ini juga adalah tanda menurunnya hormon, apa memang betul dok? Terimakasih.“ (Darma,41) Jawab: Pemahaman tentang hormon masih banyak yang tidak benar di masyarakat. Masih banyak yang menyamakan antara cairan sperma dengan hormon, yang ini jelas keliru. Hormon adalah substansi kimia di tubuh yang diatur oleh mekanisme otak dengan target organ tertentu dengan peran yang sangat spesifik, misalnya yang saat ini paling populer adalah hormon insulin yang berperan mengatur keseimbangan gula darah. Tentang hormon yang ditanyakan, bisa dipastikan itu maksudnya adalah hormon testosteron, dan testosteron memang akan menurun seiring bertambahnya usia. Penurunan level testosteron ini biasanya ditandai dengan beberapa gejala yang mirip dengan gejala akibat proses penuaan. Jika kadar hormon ini menurun maka akan muncul keluhan dan bisa menurunkan kualitas hidup seseorang. Secara keseluruhan, testosteron tidak hanya dibutuhkan untuk kepentingan seksual saja, tetapi testosteron diperlukan untuk membentuk otot, tulang, darah, energi, fungsi seksual seperti erek si dan orgasme, fungsi kecerdasan dan kenyamanan secara umum. Dengan gejala-gejala yang timbul jika
dr. Oka Negara, FIAS
Dukungan dari musisi lain di Bali juga dirasakan sangat memberi motivasi dalam berkarya. Sehingga menurut mereka tidak ada persaingan dalam dunia musik, melainkan seharusnya dapat saling mensuport satu dengan yang lain. Hal ini terbukti dari penggarapan lagu ‘Karena Kamu’ yang dibantu oleh Dek Arta,
Taen Matulis dibantu oleh Chandra Harmonee dan Tunick Motifora, Lagu Bintang Mati dibantu Hendra dan Donnie Lolot, serta lagu Dadiang Kenangan di bantu Gede Kurniawan. “Semua saling dukung, dan memang seharusnya begitu,” pungkasnya. (wiwinmeliana22@cybertokoh.com)
Hormon Menurun?
seseorang mengalami penurunan kadar testosteron adalah meningkatnya lemak di perut sehingga akan terlihat perut membuncit, rambut yang mulai berkurang sehingga mengalami kebotakan, fungsi seksual yang menurun dengan tanda menurunnya dorongan seksual, tidak maksimalnya ereksi dan tidak merasakan orgasme yang baik lagi. Juga ada keluhan umum seperti gangguan tidur dan suasana hati serta penurunan rasa kenyamanan seperti lelah, depresi, bingung dan berkeringat di malam hari. Jika melihat adanya serangkaian keluhan tersebut maka perlu dipastikan kemudian antara tanda penurunan testosteron ini dengan pemeriksaan fisik yang lebih cermat oleh seorang dokter yang paham kesehat an seksual dan pengobatan hormon untuk selanjutnya dikonfirmasi juga dengan pemeriksaan laboratorium seperlunya. Perlu dicatat bahwa obesitas atau kege mukan dapat juga menjadi penyebab testosteron rendah. Dalam kasus obesitas, jumlah sel-sel lemak dalam jumlah besar meningkatkan proses perubahan testosteron ke hormon lain sehingga menyebabkan kadar testosteron menjadi rendah. Kegemukan dan proses penuaan ini yang menjadi penyebab terbanyak penurunan testosteron saat ini. Secara lebih sederhana, untuk mengetahui apakah seseorang mengalami penurunan testosteron atau tidak, bisa dilakukan deteksi awal dengan cara menjawab pertanyaan berikut ini: 1. Apakah libido dan dorongan seksual menurun akhir-akhir ini? 2. Apakah merasa lemas dan kurang bertenaga? 3. Apakah daya tahan dan kekuatan fisik menurun? 4. Apakah tinggi badan berkurang?
5. Apakah merasa kenikmatan hidup mulai menurun? 6. Apakah sering merasa kesal atau mudah marah? 7. Apakah kekuatan ereksi kurang kuat? 8. Apakah merasakan penurunan kemampuan dalam berolahraga? 9. Apakah sering mengantuk dan tertidur setelah makan malam? 10. Apakah merasakan adanya perubahan atau penurunan prestasi kerja? Jika jawaban no 1 dan 7 adalah ‘ya’ atau ada 3 jawaban yang ‘ya’ selain pada nomer tersebut, kemungkinan kadar testosteronnya menurun. Tapi hal ini harus dicek lagi dengan pemeriksaan fisik dan laboratorium. Selanjutnya untuk mengatasi semua kelhal ini, saat ini bisa dilakukan dengan lebih efektif dan cepat dengan cara melakukan testosteron replacement theraphy, yaitu sejenis terapi dengan cara memberikan hormon testosteron yang fungsinya sama dengan testosteron alami di dalam tubuh. Terapi testosteron ini ada dalam bentuk pil atau gel untuk jangka pendek, dan ada juga melalui injeksi untuk jangka lebih panjang. Pengobatan ini berlangsung jangka panjang, sehingga harus terus dimonitor agar bisa meningkatkan kualitas hidupnya. Pemberian testosteron ini sesungguhnya tidak hanya meningkatkan fungsi seksual saja, tapi juga semua aspek yang berperan dalam meningkatkan kualitas hidup, aktifitas sehari-hari menjadi lebih semangat dan bergairah, hidup menjadi nyaman dan komposisi tubuh menjadi sehat dan bugar kembali. Tentu saja perlu didukung dengan pola hidup sehat, makan yang berimbang, olahraga yang cukup dan hindari stres.
8
Bunda & Ananda
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Anak Adalah “Peniru”
Griya
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
17
Ada Apa dengan Upin & Ipin? Siapa yang tak kenal serial animasi asal Malaysia “Upin & Ipin”? Ceritanya yang sederhana, mendidik dan menjunjung etika sopan santun, menjadi salah satu tontonan favorit anak-anak, bahkan orang dewasa di Indonesia. Tak pelak, segala tindak-tanduk dua bocah gundul dan tokoh-tokoh dalam film tersebut ditiru oleh anak-anak, salah satunya logat (gaya bahasanya). Ada apa dengan Upin Ipin?
P
sikolog Agus Binti menjelaskan, imitasi adalah cara belajar yang termudah terlebih untuk anak-anak. “Dengan meniru mereka lebih mudah belajar. Meniru mengaktifkan 3 indera yang dimiliki, yakni visual, kinestetik, dan auditori. Salah satu contoh, untuk bisa berbicara maka anak akan meniru kata-kata yang diucapkan oleh kedua orangtuanya,” ucapnya. Perilaku “meniru” ini mulai tampak di usia 2 sampai 3 tahun, dimana mereka selalu mencoba apa yang dilakukan oleh orangorang di sekitarnya, dengan apa yang dilihat dan apa yang didengar. Perilaku meniru atau mengimitasi merupakan suatu kemampuan kognitif pada anak. “Jika di usia tersebut anak bisa meniru, maka kognitif pada anak tersebut berkembang,” ujar pemilik Madania Center yang akrab disapa Bunda Agus ini. Lantas, apa yang membuat film Upin Ipin digandrungi anakanak? Bunda Agus menyebut, karena media tersebut merangsang kognitif mereka. Disajikan dengan visualisasi yang menarik dan bisa dinikmati oleh anakanak, sehingga mereka mudah menirunya. “Coba kalau disajikan dalam bentuk tulisan, maka mereka pun pasti tidak akan tertarik menirukan isi tokoh dalam tulisan tersebut,” imbuhnya. Film adalah salah satu media yang dapat menstimulasi indera kita. Terlebih dibuat menarik
dengan gambar yang memiliki warna tajam disertai suara yang asyik didengar dengan musik mengkoneksikan ke neuro kita sehingga terekam di pusat otak manusia yang dapat mengembangkan imajinasi mereka. Film dapat menjadi sarana bermain dan belajar anak, yang di dalamnya berisi perilaku, emosi, gerakan motorik seperti berjalan, menari, mendengarkan musik dll. “Untuk itu alangkah bijaksana jika orangtua selektif memilih tontonan untuk putraputrinya,” ujar Bunda Agus. Dalam aktivitas menonton film tersebut, perkembangan kognitif yang pertama menonjol adalah meniru bahasa, setelah itu baru perilaku. Dalam meniru, anak biasanya melihat dan mengamati terlebih dahulu kemudian menirunya. Jika melihat dan mengamati perkembangan anak, pada awalnya anak akan meniru ayah bundanya atau orang terdekatnya, kemudian pengasuh beserta lingkungannya, sehingga semakin luas. Dan seiring bertambahnya usia, maka model peniruannya pun semakin berkembang. Perilaku imitasi bisa menjadi hal positif jika yang diimitasi adalah hal dan perilaku positif. Begitu juga sebaliknya, menjadi hal negatif jika yang diimitasi perihal negatif. Berikan pemahaman pada anak. Anak akan meniru jika yang mereka lihat, dengar dan yang mereka lakukan adalah sesuatu yang menarik baginya.
Bunda Agus
inten.indrawati@cybertokoh.com
Sulap Kayu Bekas Kapal
Jadi Mebel Bernilai Jual Tinggi
sangatlah kuat dan awet. Berbeda dengan furnitur berbahan kayu baru. Meski sangat kuat, ternyata kayu bekas kapal ini sangat rapuh jika sering terpapar sinar matahari. Karena itu, Widiana menegaskan bahwa furnitur kayu bekas kapal ini lebih cocok ditempatkan di dalam ruangan. Perawatannya, cukup dilap saja.
Di tangan-tangan kreatif, barang-barang bekas bisa disulap menjadi barang bernilai jual tinggi. Salah satunya adalah reclaimed boat furniture, yakni furnitur (mebel) yang bahannya dari kayu bekas kapal nelayan.
Mendongeng Lima Menit
PIRING EMAS UNTUK ANAK KUCING
Ada seorang raja yang amat sayang kepada seekor kucing betina peliharaannya. Kucing itu amat rajin memburu tikus. Apabila Raja tidur, kucing itu selalu mendampinginya. Pada suatu hari kucMade Taro ing betina itu melahirkan seekor anak kucing jantan. Raja amat sayang kepada anak kucing itu. Beliau memerintahkan kepada pelayannya agar anak kucing dan induknya itu diberi makan enak-enak. Dan makanan itu harus dihidangkan di atas piring emas. Kucing itu makin lama makin manja dan tidak pernah lagi memburu tikus. Entah apa sebabnya, pada suatu tengah malam, seluruh istana terbakar. Api yang ganas itu melahap seluruh bangunan, termasuk tempat tidur raja. Raja hangus terbakar dan mangkat. Induk dan anak kucing itu berhasil menyelamatkan diri. Mereka lari ke dalam hutan dan bersembunyi di dalam gua yang gelap. “Lapar, Bu, lapar!” demikian tangis Anak Kucing keesokan harinya. “Sabarlah, Nak! Ibu akan mencarikan kamu makanan,” jawab ibunya. Induk kucing itu keluar gua lalu masuk ke dalam hutan. Sesaat kemudian ia kembali membawa seekor belalang. “Makanlah, Nak!” katanya. “Tidak mau! Tidak mau! Aku mau makanan enak di atas piring emas!” tangisnya. Ibu Kucing kembali memburu makanan. Sesaat kemudian ia membawa seekor anak kadal. “Tidak mau! Tidak mau! Aku mau makanan enak di atas piring emas!” kata Anak Kucing. Ibu Kucing berkali-kali menghibur anaknya. “Ini bukan istana, anakku. Kita harus bisa makan apa adanya.” Si Anak Kucing menangis terus. Ia menuduh ibunya tidak sayang. Ia menuduh ibunya tidak kuat mengurus anak. Untuk ketiga kalinya, sang ibu berburu mangsa di dalam hutan. Kali ini ia berhasil menangkap seekor tikus. Ia segera membawa makanan enak itu untuk anaknya. Tetapi anak kucing yang manja itu sudah tidak ada di dalam gua. Ke mana dia? Anak kucing itu keluar gua. Ia
mencari seseorang yang mau menjadi ibunya. Ia mencari ibu yang kuat, yang sanggup mengurusnya. Di alam yang terbuka itu, ia melihat matahari yang bercahaya terang dan panas. “Siapa namamu? Maukah kau menjadi ibuku?” tanya Anak Kucing kepada Matahari. “Kaulah yang pantas menjadi ibuku, karena kau sangat kuat.” “Tidak, Anak Kucing! Awan lebih kuat dariku. Ia sanggup menghalang-halangi cahayaku,” jawab Matahari. “Hai, Awan! Kaulah yang terkuat! Kau pantas menjadi ibuku!” teriaknya kepada Awan. “Tidak, Anak Kucing! Angin lebih kuat dariku. Ia sanggup menyapu dan mengusirku.” “Hai, Angin! Kaulah yang terkuat! Kau pantas menjadi ibuku!” “Tidak, Anak Kucing! Gunung lebih kuat dariku. Aku tidak sanggup menggerakkannya.” “Hai, Gunung! Kaulah yang terkuat! Kau pantas menjadi ibuku!” “Tidak, Anak Kucing! Kerbau lebih kuat dariku. Dengan tanduknya ia sanggup menggemburkan tanahku.” “Hai, Kerbau! Kaulah yeng terkuat! Kau pantas menjadi ibuku!” “Tidak, Anak Kucing! Tali lebih kuat dariku. Ia mengikatku erat-erat. Hanya Tikus yang sanggup memutuskannya.” Kasihan si Anak Kucing! Ia sangat payah dan lapar. Ketika duduk termenung dan melepas lelah di bawah pohon, tiba-tiba ia melihat seekor hewan kecil lewat di sebelahnya. “Hai, siapa kamu?” tanya Anak Kucing. “Namaku Tikus,” jawab hewan kecil itu. “Hai, Tikus! Kaulah yang terkuat. Kau pantas menjadi ibuku!” “Tidak! Ada yang lebih kuat dariku. Ia dapat membunuh semua tikus. Baru saja kulihat hewan bertaring, berkumis dan bermata besar. Ia menangis di depan gua. Katanya, “Anak Kucing, Anak Kucing, di mana kau?” Mendengar kata-kata tikus itu, Anak Kucing yang manja itu segera berlari menuju gua tempatnya bersembunyi. Didapatinya ibunya menangis sambil memegang seekor tikus. Anak Kucing itu menangis, lalu memeluk ibunya. “Ibulah yang terkuat! Maafkan aku, Bu!” katanya. (Deli Serdang)
T
idak diketahui pasti siapa dan kapan mebel kayu kapal ini mulai booming di Indonesia. Namun, ada cerita yang berkembang di masyarakat bahwa mebel kayu kapal ini mulai tren pasca bencana alam tsunami Aceh 2004 silam. Pasca tragedi itu, konon sangat banyak bangkai kapal yang terdampar di daratan. Oleh orang-orang kreatif, bangkai-bangkai kapal ini kemudian direvolusi menjadi beragam mebel yang kini banyak ditemui di pasaran. Di tangan orang-orang kreatif tentunya dengan ide-ide kreatifnya, berhasil menyulap kayu bekas bangkai kapal ini menjadi furnitur yang memiliki nilai estetis dan bernilai jual tinggi. Salah seorang anak muda yang baru 2 tahun terjun di usaha ini adalah Ketut Widiana. Di bawah bendera Kokokan Boat Wood Furniture, ia menetapkan dirinya “bermain” dengan kayu kapal ini. “Banyak yang sudah bermain di kayu jati. Sekarang tamu (pebisnis), khususnya warga Negara Belanda, Jerman, Perancis, lebih banyak mencari kayu kapal karena masih limited di negaranya. Di Jerman, barang-barang bekas yang didaur ulang (reclaimed) ini benarbenar dihargai, walau harganya lebih mahal. Makanya terkadang
juga saya memakai kayu bekas bak truk, bekas rumah, dll,” ujar Widiana yang pernah bersekolah di Jerman ini. Ia menuturkan saat memulai bisnisnya ini, ia langsung turun ke pelabuhan di daerah Jawa, memburu kapal-kapal mangkrak untuk dicari kayunya. Untuk satu kapal yang dijagal, ia bisa mendapatkan 1 truk kayu. “Itu dulu. Sekarang sudah tinggal nelpon, tapi susah nyarinya,” imbuhnya. Karena itu, ia membenarkan bahwa di pasaran sekarang, ada mebel yang memang benar-benar
inten.indrawati@cybertokoh.com
terbuat dari bekas kayu kapal, ada juga mebel yang sengaja difinishing seperti kayu bekas kapal. Karakteristik kayu kapal dijelaskannya umumnya ada lubang-lubang bekas pasak, warna-warna hitam bekas oli, bahkan terkadang masih ada kerang-kerang kecil yang menempel. Dan kesemuanya itu sengaja dibiarkan/ dipertahankan agar terlihat alami. Di tangan kreatif Widiana, kayu-kayu kapal ini disulap menjadi kursi, meja, rak, dll. dengan beberapa model. Seperti, skandinavian, roman chair, five drawer box, . “Tapi lebih sering tamunya yang memberikan desain sendiri. Mereka lebih cenderung minta model retro, modern dari kayukayu bekas kapal ini,” ucapnya.
TAKUT MATAHARI Kayu bekas kapal dikenal memiliki karakteristik yang sangat kuat, sebab kayu-kayu yang dipergunakan untuk membuat kapal tentunya bukan kayu sembarangan, melainkan kayu-kayu pilihan (kuat) yang dapat bertahan ketika diterjang ombak. “Kayu kapal berbeda dengan kayu jukung (perahu). Kalau kayu jukung biasanya saya biarkan bentuknya, dan dijadikan rak (diberi nama rak jukung) yang bisa difungsikan sebagai rak botol wine,” ujar Widiana. Selain itu, seringnya kapal yang berlayar terendam air laut membuat kayu kapal semakin kuat dan tidak dapat dimakan rayap. Sehingga furniture yang terbuat dari kayu bekas kapal
18
Mozaik
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Tuntutlah ilmu setinggi langit. Mungkin ungkapan inilah yang menjadi kata motivasi untuk anak-anak SDN 5 Ringdikit. Bagaimana tidak, setiap pagi puluhan siswa harus turun menyusuri sungai yang lebarnya mencapai 50 Meter dengan ke dalam hampir sepinggang orang dewasa. Perjuangan mereka semakin jelas ketika musim hujan tiba yang sangat berisiko terseret arus ketika menyebrang sungai.
Polisi Sebrangkan Siswa Lewati Sungai Umum Buleleng, Ketut Suparta Wijaya,ST., mengatakan bahwa kewenangan pembuatan jembatan ada di Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida. Pihaknya pun telah mengusulkan pembangun tersebut ke pihak BWS sejak tahun lalu, akan tetapi hingga kini belum mendapat jawaban. “Kewenangan ada di BWS, sudah kami usulkan tahun lalu,” jelasnya. Selain itu, Suparta juga menjelaskan jalan yang ada disekitar sungai saat ini statusnya adalah jalan desa sehingga Pemkab Buleleng tidak bisa melakukan penanganan kecuali bantuan diberikan melalui dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dengan syarat dan prosedur yang ada.
K
ondisi tersebut telah berlangsung sejak lama, sebab untuk dapat pergi ke sekolah melewati sungai adalah jalan terdekat yang bisa mereka lalui. Melihat keadaan tersebut, sejumlah personel Polsek Seririt terjun langsung ke Tukad Saba, tepatnya di wilayah Desa Lokapaksa, Kecamatan Seirirt Buleleng. Anggota polisi itu memang ditugaskan untuk membantu menyeberangkan puluhan siswa di SDN 5 Ringdikit. Kapolsek Seririt Kompol AA Wiranata Kusuma,S.H.,M.M., ditemui di sela-sela kesibukannya mengatakan bahwa penempatan enam personel di titik penyeberangan siswa SDN 5 Ringdikit, Kecamatan Seririt, dilakukan setiap pagi, sampai
(wiwinmeliana22@cybertokoh.com)
Personel dari Polsek Seririt sebrangkan siswa SDN 5 Ringdikit
jembatan penghubung dibangunkan oleh pemerintah. Kapolsek Seririt mengaku, sebelum jembatan di bangun, pihaknya telah memasang tali yang digunakan sebagai pegangan siswa saat menyebrang. Enam personel diterjunkan turun ke sungai pun dengan sigap memegangi satu per satu siswa yang melewati sungai. “Kami melihat resiko
Sepuluh SMP Nyatakan Siap Melakukan UNBK Selain menjadi momok menakutkan, ujian sekolah rupanya masih menyisakan polemik di masyarakat. Hal ini menyusul dengan adanya kebijakan mengenai ujian nasional online atau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Menurut Kepala Disdikpora Buleleng, Gede Suyasa, tahun lalu UNBK telah diterapkan dibeberapa sekolah SMA/SMK di Buleleng sehingga di tahun ini, sesuai petunjuk dari pusat pihaknya akan menerapkan UNBK pada tingkat SMP.
Gede Suyasa
Suyasa melihat jika anak-anak yang masih duduk dibangku SMP sudah mampu menggunakan tekhnologi utamanya komputer dengan baik. “Di lihat dari kesiapan siswa rasanya tidak ada masalah karena anak-anak sekarang memang kehidupannya sudah berbasis IT,”jelasnya. Akan tetapi yang menjadi persoalan dalam penerapan UNBK adalah kesiapan sarana dan
prasarana di masing-masing sekolah. Ditemui di ruang kerjanya, ia menambahkan bahwa hanya ada sepuluh sekolah yang menyatakan kesiapan untuk melaksanakan UNBK. Kesepuluh sekolah tersebut meliputi SMPN 3 Sawan, SMPN 1 Sukasada, SMPN 2 Seririt, SMPN 4 Seririt, SMPN 1 Gerokgak, SMPN 1 Singaraja, SMPN 2 Singaraja, SMPN 4 Singaraja, SMPN 6 Singaraja, SMP Lab Undiksha. Diakui Suyasa bahwa dari 70 SMP Negeri dan Swasta yang ada di Buleleng, dari segi fasilitas untuk menyelenggarakan UNBK, belum ada yang memenuhi syarat. Karena menurutnya sebagai penyelenggara UNBK minimal satu ruangan itu harus punya dua puluh unit komputer dan satu server dengan spesifikasi khusus. Tidak bisa menggunakan komputer biasa harus dengan spesifikasi khusus agar dalam pengerjaan soal tidak ada gangguan. “Bahkan dalam surat edaran juga sudah ditegaskan jangan sampai ada masalah tentang listrik,” ungkapnya. Selain itu, kawasan blank spot juga menjadi kendala dalam penerapan UNBK. “Kita tahu kalau topografi Buleleng ini sangat beragam sehingga sekolah harus meyakinkan
Semarak Ode-nant 2017 kembali akan dilaksanakan Minggu, 29 Januari 2017 mendatang di Hotel Nikki, Denpasar. Agenda tahunan yang keempat kalinya digelar ini akan diisi dengan pemberian penghargaan kepada para koordinator dan member atas hasil kerja mereka selama setahun, terhitung mulai awal Januari-Desember 2016. Diisi juga dengan pelantikan koordinator baru, serta fashion show ala koordinator dan member Ode-nant.
Menuju Semarak Ode-nant 2017
B
keselamatan anak-anak yang menyebrangi sungai itu sangat tinggi, sehingga kami bergerak untuk membantu,” imbuhnya. Pihaknya mengaku akan mendesak Pemkab Buleleng agar membuatkan jembatan penyebrangan bagi anak-anak di sekolah tersebut. Sementara itu, dikonfirmasi secara terpisah Kepala Dinas Pekerjaan
diri bahwa ada di kawasan bukan blank area,” ungkapnya. Dengan kondisi tersebut sambil menunggu petunjuk teknis yang jelas dari pusat, pihaknya berupaya berkoordinasi dengan SMA/SMK yang ada di Buleleng. Hal ini menjadi salah satu alternatif agar SMP dapat tetap melaksanakan UNBK. “SMP boleh menggunakan fasilitas komputer yang ada di SMA/SMK karena kami lihat jadwal pelaksanaan UNBK yang berbeda,” jelasnya. Jika seluruh SMA dan SMK di Buleleng dapat melangsungkan UNBK, maka pihaknya mulai akan memetakan SMP yang akan melaksanakan dengan menumpang di SMA/ SMK terdekat. Namun jika sekolah SMA/SMK yang ada di Buleleng sangat minim penyelenggaraan UNBK, maka dapat dipastikan begitu pula dengan di jenjang SMP. Jumlah tersebut pun akan bertambah krodit jika melihat dari lokasi sekolah yang ada di pedalaman desa. Hal itu akan sangat tergantung pada sekolah SMA/SMK terdekat yang ada di sekitarnya.”Minimal jaraknya antara SMA dan SMP itu lima kilometer, kalau lebih dari itu, hal ini akan akan memberatkan. Anak SMP dengan umur sekian harus menempuh jarak lebih dari itu,” ujarnya. pihaknya berharap ada kejelasan dari pusat,
mengenai keberlangsungan UNBK nantinya. Jika memang akan terus dilakukan maka sudah seharusnya pihaknya mempersiapkan segala sesuatu yang selama ini menjadi kendala dalam pelaksanaan UNBK tersebut. “Kalau bisa dipastikan berjalan, maka mulai tahun atau di anggaran perubahan kami harus menyiapkan sarana dan prasarana UNBK,” tandasnya. Sementara itu, dalam surat edaran yang dilayangkan oleh pusat, USBN harus berstandar nasional dengan memasukkan langsung 20-25 persen soal yang diberikan dari pusat. Soal tersebut pun kemudian akan dikombinasi dengan soal yang dibuat oleh sekolah dan kemudian dicetak sebelum USBN dilakukan. Hal tersebut pun menurut Suyasa memerlukan tahapan yang cukup memakan waktu. Sebab, sebelum soal dari pusat tiba di daerah, maka sekolah tidak dapat menyusun soal secara keseluruhan. Karena dalam penyusunan soal ujian memuat persentasi materi yang telah diajarkan. Dengan kondisi tersebut pihaknya pun berharap, ketentuan dan soal yang diberikan dari pemerintah pusat dapat segera sampai di daerah sehingga Disdikpora Buleleng bisa segera mengambil langkah. (wiwinmeliana22@cybertokoh.com)
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
iasanya fashion show ini menjadi acara yang paling heboh di antara yang lainnya. Karena, mereka (koordinator dan member) yang notabene bukan model, peragawati atau desainer, akan berlenggaklenggok di atas panggung memperagakan hasil kreasi mereka dengan memakai produk Ode-nant. “Mereka bebas berkreasi dengan produk Odenant. Dan ini biasanya yang menjadi hiburan paling menarik bagi undangan dalam acara Semarak Ode-nant. Kita lihat saja nanti,” ujar owner Ode-nant Cok Istri Mirah, S.E. Selain itu, dalam acara yang juga diisi dengan launching produk baru serta promo produk dengan harga yang benar-benar murah, para
undangan akan dimanjakan dengan hiburan dari artis pop Bali Bayu KW, setelah dalam acara sebelumnya menghadirkan Dek Ulik, Anak Agung Raka Sidan, dan Widi Widiana. Dan yang tak kalah pentingnya lagi, sebagai penghargaan untuk kehadiran, tiap undangan yang datang akan men dapatkan kain batik. “Jadi rugi kalau tidak datang. Selain itu para undangan juga berkempatan mendapatkan ba nyak door prize,” ujar Cok Mirah. ODE-NANT BERBEDA Ode-nant adalah sebuah perusahaan tekstil yang memproduksi batik, dan bekerjasama dengan pengerajin-pengerajin lokal dalam pengadaan kain endek. Ode-nant bisa jadi satu-satunya perusahaan di Bali
yang memakai sistem setengah retail dan setengah direct selling (berbagi keuntungan). Inilah bedanya Odenant dengan toko lain. Jika di toko lain, keuntungan dinikmati sendiri, tetapi di Ode-nant, setengah dari keuntungannya itu diberikan kepada member dan koordinator dalam bentuk diskon dan komisi. Visi Ode-nant, menjadi suatu perusahaan yang bisa memberikan peluang kepada member atau koordinator yang bergabung untuk memperoleh penghasilan yang setinggi-tingginya, dengan risiko yang sangat minimal, dengan selalu mengindahkan etika bisnis. Untuk mencapai visi tersebut, Cok Mirah mengatakan Ode-nant memiliki misi melakukan inovasi dalam hal sistem,
KUNJUNGAN DELEGASI BANGSAWAN MALAYSIA, CHINA, MONGOLIA
RAJA KUTAI MULAWARMAN SERAHKAN MEDALI KEKERABATAN KE ISTANA MANCAWARNA “Saya membawa delegasi dari China, Malaysia, Mongolia dengan tujuan agar Bali dan negara–negara ini semakin erat dalam bidang ekonomi. Kebetulan delegasi ini membawa misi ekonomi khususnya kerjasama bidang teknologi,“ ungkap YM Prof. Dr. (HC) Maharaja Srinala Praditha Alpiansyahrechza Fachlevie Wangsawarman, Ph.D. Terkait dengan hal ini Turah Weda W itry menyampaikan pandangannya bahwa apapun bentuk kerjasama internasional di Bali harus memenuhi prinsipprinsip aturan dan perundang–undangan. “Saya sambut baik apapun tawaran bagi Bali, selama itu membawa kesejahteraan di kedua pihak baik rakyat di negara Anda maupun juga masyarakat Bali. Bali adalah pulau terbuka selama prinsip-prinsip kebudayaan yang dijiwai agama Hindu itu ISTANA – Turah Wira Wedawitry saat menerima keluarga Keraton Kutai dihargai oleh tamu. Saya berpesan, ajak orang Bali berinvestasi, beri kesempatan Mulawarman di Istana Mancawarna Tampaksiring Gianyar partnership terhadap local community dan Istana Mancawarna Tampaksiring menerima astungkara Anda akan diberikan kemudadelegasi internasional dari Malaysia, China dan han jalan,“ ungkap Turah Wira yang juga Wakil Mongolia dalam muhibah resmi keluarga keraton Ketua DPD KNPI Provinsi Bali ini. Kutai Mulawarman. Dalam kesempatan itu, delegasi Dalam kesempatan itu, pihak kerajaan Kutai diterima langsung oleh Shri I Gusti Ngurah Wira Mulawarman memberikan penghargaan kepada Wedawitry WS yang didampingi bersama Dewa keluarga besar Puri Tegeh Kori khususnya Turah Anom Kurniawan (Kepala Rumah Tangga Istana Wira Wedawitry yang didaulat sebagai tokoh peMancawarna Tampaksiring). muda Bali yang getol memperjuangkan prinsip– Dalam kesempatan itu, Yang Mulia Prof. Dr. prinsip kesetaraan. “Saya sampaikan terimakasih (HC) Maharaja Srinala Praditha Alpiansyahrechza atas penghargaan ini. Atas nama keluarga puri saya Fachlevie Wangsawarman, Ph.D., menyatakan sampaikan terimakasih. Siapapun yang memberibahwa hubungan budaya dan kekerabatan antara kan penghargaan silakan saja, asal untuk kebaikan Bali dan sejarah Kutai Mulawarman adalah sebuah kedua bangsa,” ungkap Turah Wira Wedawitry kewajiban, mengingat leluhur telah meletakkan yang juga pengurus Ikatan Cendikiawan Keraton hal–hal prinsip dalam menegakkan Nusantara. Nusantara (ICKN) Provinsi Bali. (humas)
7
produk, dan SDM. Karena itu, ia mengatakan rugi belanja di Ode-nant jika tidak jadi member. Beli produk untuk dipakai sendiri bagus, apalagi jika ingin berkarir disini, lebih bagus lagi. “Jadi setidaknya, kami turut membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran serta membentuk wirausaha kecil, tanpa modal dan tanpa risiko. Karena kami memeberikan pinjaman barang. Jika laku, dibayar, jika tidak laku dikembalikan. Modalnya hanya tekun. Karena itu banyak yang ingin bergabung makanya cepat besar. Sekarang member kami sudah lebih dari 3 ribu orang,” tuturnya. Dan bagi para koordinator dan member yang berhasil mencapai target tertentu, juga diberikan perghargaa n khusus berupa perjalanan wisata. Seperti yang belum lama ini dilaksanakan, 7-11 Januari 2017 ke Hongkong. –brt/ten
Servis Mini Cooper di Bengkel BMW Bagi pemilik kendaraan Mini Cooper, jangan khawatir urusan servis. Kendaraan Mini Cooper bisa diservis di bengkel Astra MBW. Hal ini diungkapkan Kepala Cabang Astra BMW Bali, Christian Dylan yang didampingi Aftersales Manager Astra BMW Bali, Sularno, Senin (16/1). Menurut Christian, banyak pengguna Mini Cooper di Bali yang belum tahu tentang informasi ini. Ia menjelaskan Mini Service Inclusive (MSI) ini sama dengan BMW Service Inclusive (BSI) yang berlaku selama 5 tahun atau 70 ribu kilometer. Selain itu, BMW dan Mini Cooper merupakan satu grup, termasuk juga dengan Rolls Royce sehingga mekaniknya pun bisa menangani seluruh brand tersebut. Sularno menambahkan mekanik Astra BMW memperoleh sertifikasi dari produsen BMW di Jerman sehingga terjamin kehandalannya. Selain itu, perlengkapan di bengkel Astra BMW juga mengikuti standar dari pabrikan di Jerman. (ngurah budi)
Woman on Top
Menjadi lurah bukanlah tugas yang mudah. Itulah yang dirasakan Ketut Sri Karyawati, SKM., M.Kes., yang sejak tanggal 12 Januari 2017, dilantik menjadi Lurah Sesetan.
S
ebelumnya, Bu Sri, begitu ia disapa, menjabat sebagai Kepala Seksi Pelayanan Umum, Kantor Camat Denpasar Selatan. Selain sebagai PNS, ia juga Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Sesetan karena lurah sebelumnya dijabat suaminya, I Nyoman Agus Mahardika, SKM., M.Kes. Predikat sebelumnya sebagai istri lurah kemudian ditunjuk menjadi lurah, bagi Bu Sri, suatu amanah, dan kepercayaan, serta tanggungjawab yang harus diembannya dengan sungguh-sungguh. Saat ditunjuk Pak Walikota sebagai lurah, saya merasa sangat kaget. Saya sempat berpikir, apa saya mampu. Tapi saya sadar semua ini amanah untuk melanjutkan apa yang sudah dikerjakan suami yang belum diselesaikan, ujar perempuan usia 46 tahun ini. Mengepalai 14 lingkungan, yang dipimpin para laki-laki, tentu ba nyak hal yang harus dikomunikasikan. Kelurahan Sesetan yang sudah dalam kondisi kondusif dan banyak prestasi harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Saya merasa terharu, dukungan yang luar biasa datang dari semua, baik dari para tokoh masyarakat, kepala lingkungan, jero bendesa, karang taruna, PKK, para lansia, dan juga suami dan keluarga, merupakan motivasi yang besar bagi saya untuk menerima tugas dan tanggungjawab ini, ujar alumnus Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga dan Magister IKM Unud ini. Bu Sri merasa sangat bersyukur, atas kekompakan yang luar biasa, dari para warga kelurahan Sesetan. Dari prestasi yang sudah dicapai, juara Upa-
Ketut Sri Karyawati
Dulu Istri Lurah Kini Ibu Lurah
karti Utama I tingkat nasional dalam hal lingkungan bersih dan sehat, dan dalam bidang olahraga, juara Porkot empat kali berturut-turut. Baginya, tentu tanpa kekompakan prestasi ini tak mungkin dicapai. Ia mencontohkan, saat ada satu acara, para lansia datang beramai-ramai memberi dukungan. Mareka datang dengan keinginan mereka sendiri. Tentu hal ini, merupakan kebanggaan bagi Bu Sri. Kekompakan ini sangat terlihat, mereka tidak melihat siapa yang memimpin, tapi mereka memberi dukungan untuk hasil yang terbaik. Dukungan ini juga saya lihat dari para PKK. Mereka kompak dan bangga perempuan bisa jadi pemimpin. Tentu ini makin membesarkan semangat saya, kata Bu Sri yang sudah menyiapkan kader Ketua TP PKK yang baru. Ia sadar, dengan komunikasi yang baik tentu semua hal dapat berjalan dengan baik pula. Kunci itu yang dipegang Bu Sri, dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, komunikasi sangat memegang peran penting. Itu sudah ia buktikan sejak dulu. Berbekal pengalamannya sebagai penyuluh kesehatan, saat diangkat menjadi PNS di Puskesmas Sukawati II, kemudian di Puskesmas Denpasar Selatan I, dipercaya menjadi Kasubid Evaluasi dan Pelaporan di KB Kota Denpasar, kemudian Kasi Pelayanan Umum di Kantor Camat, banyak sekali membantu tugasnya sebagai Ketua TP PKK Kelurahan Sesetan. “Dengan tugas baru sebagai lurah, tentu semua pengalaman itu sangat bermanfaat, kata perempuan yang sempat juga mengenyam pendidikan D-3 Poltekkes Denpasar dan
Ketut Sri Karyawati
alumnus SMAN 1 Negara ini. Dalam memimpin staf, ia menerap kan prinsip dalam pekerjaan, berat sama dipikul ringan sama dijinjing. Ia
Erlinda
Laporkan Medsos yang Sebarkan “Hoax” Berita-berita “hoax”, yang melanggar peraturan perundang-undangan dan kode etik kini tengah marak di dunia maya. Para pelakunya seolah merasa dunia maya adalah dunia yang bebas dimana orang bisa berbuat atau mengekspresikan apa saja tanpa hukuman. Padahal telah ada UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) dan sejumlah peraturan lain yang bisa menjerat pelaku yang melanggar hukum. Toh, itu tidak membuat sebagian pengguna internet merasa takut. Mereka tetap saja menyebarkan berita-berita “hoax” ataupun memposting hal-hal yang melanggar hukum di media sosial. Kondisi ini sungguh memprihatinkan sehingga mendorong
pemerintah segera membentuk satgas “hoax”. Yang juga ikut geram adalah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) lantaran semakin banyaknya akun-akun di media sosial yang menyebarkan berita “hoax” yang terkait anak. “Ini harus dipertanggung jawabkan. Kami dalam waktu dekat akan melaporkan akun-akun di medsos yang menyebarkan berita “hoax” itu,” ujar Erlinda, Kepala Divisi Sosialisasi KPAI. Dia juga secara tegas menyatakan siap berjihad untuk membela hak-hak perlindungan anak terkait beredarnya berita-berita “hoax” di medsos, termasuk masalah kampanye LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender) kepada anak-anak. “Saya tidak akan
Ketua LPAI Seto Mulyadi dan Erlinda
mundur menghadapi orang-orang yang mengkampanyekan LGBT kepada anak-anak,” tegas Erlinda yang bersama komisioner lainnya segera mengakhiri tugasnya di KPAI pada Februari 2017. Sebagai informasi, beberapa dari komisioner periode 2014-2017 kembali mendaftarkan diri untuk masa jabatan 2017-2022, termasuk di antaranya adalah Erlinda yang telah melewati serangkaian tes dan berhasil masuk dalam 36 besar. Seleksi masih akan berlanjut hingga terpilih sembilan orang komisioner KPAI. Terkait pencalonan Erlinda, beberapa waktu lalu sempat muncul penolakan terhadap dirinya untuk menjadi komisioner lagi. Petisi penolakan terhadap Erlinda ini disuarakan oleh Jaringan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (JPMAI) dalam laman change.org, yang sampai berita ini diturunkan, telah ditandatangani oleh 1.320 orang. Namun, di laman change.org juga muncul petisi yang mendukung Erlinda agar tetap berkiprah di KPAI karena dianggap selama ini dirinya telah sangat gigih memperjuangkan hak-hak anak Indonesia. Dia dinilai bukan saja berjuang saat telah menjadi komisioner KPAI namun jauh sebelum itu yakni saat masih menjadi aktivis perlindungan anak. “Beliau dikenal sebagai aktivis yang tidak segan turun langsung ke lapangan dalam menangani korban, baik untuk memberikan advokasi
juga mengatakan, tak membedakan staf. Dalam memimpin, ia menerapkan rasa kekeluargaan, dan selalu berusaha berkomunikasi dengan baik. maupun pemulihan trauma. Ia juga gencar mengkampanyekan ‘Hentikan Kekerasan pada Anak’,” demikian bunyi petisi dukungan terhadap Erlinda yang sampai sekarang sudah ditandatangani oleh 1.465 orang. Erlinda sendiri menanggapi adanya petisi yang menolak dirinya di change. org, menyebut, apa yang dipaparkan dalam petisi penolakan itu adalah fitnah yang bukan lagi hanya sebatas soal dirinya namun juga menyangkut KPAI sebagai sebuah lembaga. “Saya minta tolong agar itu dihentikan. Ini tidak mendidik sama sekali,” tegasnya. Kembali ke soal akun “hoax” dan melanggar hukum. Salah satu yang bakal dilaporkan KPAI ke pihak kepolisian adalah pengelola akun facebook atas nama Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) yang telah memublikasikan gambar dan identitas anak yang sedang berhadapan dengan proses hukum. Hal ini melanggar ketentuan undang-undang sebagaimana termaktub dalam UU No 35 Tahun 2014 pasal 64 huruf i yang menyebutkan bahwa perlindungan khusus bagi anak yang berhadapan dengan hukum dilakukan melalui penghindaran dari publikasi atas identitasnya. Terkait akun facebook atas nama Komnas PA ini, sebenarnya telah dikonfirmasi KPAI kepada pihak Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (sebelumnya populer dengan sebutan Komnas PA). Namun, Ketua LPAI Seto Mulyadi mengatakan pihaknya sama sekali tidak
Walaupun jam kerjanya mulai pukul 8, Bu Sri, selalu menyempatkan sebelum ke kantor, untuk keliling mengecek situasi termasuk lingkungan. Apalagi, saat ini musim hujan, ia selalu mengecek, apakah ada sampah berceceran di jalan, atau apakah ada warga terkena banjir. Semua gaya kepemimpinannya itu, mengadopsi cara suaminya dulu memimpin. Ia sering melihat suaminya melakukan hal yang sama sebelum ke kantor. Jika itu sudah baik, tentu saya akan melanjutkan apa yang sudah ada, kata Bu Sri. Saat sebagai ketua TP PKK, ia sering menjadi teman curhat suami. Setidaknya, ia sudah mengenal betul bagaimana cara kerja suaminya. Ia juga siap menerima masukan dan saran, termasuk beberapa hal yang harus ia kondisikan agar kelurahan Sesetan makin kondusif. Untuk program jangka pendek tiga bulan ke depan, ia mengatakan, kelurahan Sesetan tentu siap ikut berpartisipasi dalam HUT Kota Denpasar. Kemudian, berkaitan dengan perayaan Nyepi ada pawai ogoh-ogoh. Saya mengondisikan dengan para kepala lingkungan dan STT agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan, ujarnya. Ia menegaskan, tentu sebagai pemimpin perempuan, ia pasti banyak akan membuat program yang mend ukung pemberdayaan kaum perempuan. Salah satu program pem berdayaan perempuan, kami akan bekerja sama dengan P2TP2A Kota Denpasar untuk sosialisasi kesetaraan gender ke banjar-banjar, kata Bu Sri. (wirati.astiti@cybertokoh.com). mem-posting foto-foto anak korban kejahatan seksual tanpa disamarkan di facebook. Kak Seto juga menegaskan kalau akun facebook Komnas PA bukan akun yang dioperasikan oleh LPAI. Dalam jumpa pers baru-baru ini, KPAI melansir data tentang makin meningkatnya kasus kejahatan cyber terhadap anak-anak. Bahkan di tahun 2016, jumlah laporan kejahatan cyber terhadap anak-anak telah menduduki posisi ketiga setelah kasus anak yang berhadapan dengan hukum, dan kasus pengasuhan alternatif. (dianaruntu@ cybertokoh. com)
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Dusun Precet, Desa Pulumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur merupakan dusun kecil wilayah selatan, Kabupaten Blitar. Di dusun ini, dari dulu terkenal dengan sentra pembuatan tembikar. Alat keramik yang terbuat dari tanah liat.
S
ebagian besar warga masyarakat di dusun ini bermatapencaharian sebagai perajin tembikar. Tak heran, jika setiap halaman rumah warga terdapat gundukan tanah liah. Bahan dasar pembuatan keramik. Salah satunya seperti yang terlihat di rumah
Ny. Jauharotin
Ny. Jauharotin, warga setempat. Di halaman rumah ini, kurang lebih ada 3 kubik gundukan tanah liat. “Kebetulan ada kiriman
Ada Daya Magnet Berpengalaman. Kata itulah yang pantas dikemukakan kepada Rr. Nita Narulita. Wanita ini memiliki segudang pengalaman bekerja di dunia perhotelan. Nita bekerja mulai sebagai tenaga sales hingga menjabat sebagai General Manager (GM) The Square Hotel & Apartment. Perempuan asli Surabaya ini juga pernah menjadi fitness manager di salah satu hotel di Surabaya. Dari sana, kemudian memulai petualangannya pindahpindah dari hotel satu ke hotel lainnya. Berkat rekomendasi dari atasannya, Nita, kemudian hijrah ke Jakarta tahun 1998. Saat itu, Nita, dia bergabung di salah satu hotel di Jakarta sebagai sales. Kemudian pindah dari hotel satu ke hotel lainnya yang samasama di Jakarta. Dari tenaga sales ia mulai merangkak naik menjadi sales executive. Lalu menjadi senior sales manager, kemudian menjadi corporate office, assistent director sales. Sejumlah hotel di Jakarta pun, sempat disinggahi dengan posisi corporate office. Setelah bertahun-tahun di Jakarta, Nita mencoba hijrah ke
Rr. Nita Narulita
19
Musim Hujan, Perajin Tembikar Kesulitan
Rr. Nita Narulita
Daniel
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Erlinda
6
Bali. Di Bali, Nita sempat juga berpindah-pindah dari hotel satu ke hotel yang lainnya. Dari sekian banyak hotel yang Nita pegang di Jakarta dan Bali, setelah beberapa lama hijrah ke Jakarta dan Bali, akhirnya dia kembali ke kampung halamannya di Surabaya dan bergabung di Java Paragon. Tak lama setelah itu beralih ke Crown Prince. Petualangan bekerja di hotel terus berlajut hingga menetap ke Zoom Hotel. “Saya tidak pernah memegang hotel budget, Zoom Hotel merupakan hotel budget. Tapi di Zoom Hotel saya banyak belajar. Semua ilmu di situ saya harus tahu dan turut andil, mulai dari housekeeping, accounting, ilmu operasional, pokoknya ilmu semua mengenai hotel saya harus tahu,” kata Nita. Setelah dianggap cukup, akhirnya Nita, hijrah di The Square Hotel & Apartment, dengan posisi sebagai general manager. “Saya sungguh amat betah banget di The Square ini. Tiap saya bangun tidur selalu bergegas untuk cepat-cepat ke The Square. Tempat kerja saya sekarang ini seperti punya daya magnet untuk selalu tidak bisa meninggalkan The Square lamalama,” kilahnya, “Semua yang saya dapatkan tidak lepas dari doa dan usaha. Yakni, doa dari kedua putri saya. Saya sangat bersyukur bisa menjadi seperti ini dengan semua perjuangan,” tambahnya. (Meta Vabiola)
tanah. Kalau nggak ya, kosong,” jelas Ny. Jauharotin. Pada saat itu, ibu tiga anak ini terlihat sibuk memproduksi tembikar jenis klowong tanggung. Pertama kali yang dilakukan adalah mengaduk tanah liat dengan campuran kaolin. Sebuah material lempung yang mempunyai kandungan besi rendah. Bahan baku ini diaduk menjadi satu hingga membentuk sebuah adonan. Empuk dan punel. Setelah itu, dengan menggunakan tangan dan bantuan alat putar adonen tersebut mulai dibentuk sesuai keinginan. Dengan
teknik pat, perlahan-lahan adonan tersebut mulai membentuk klowong tanggung. Sejurus kemudian, klowong tanggung yang sudah jadi tersebut diangkat dan dijemur di teriknya matahari. “ Mumpung ada panas, jadi buatnya agak cepatan dikit. Soalnya kalau sore gampang hujan,” ujarnya. Menurut Ny. Jauharotin, di musim hujan seperti ini, hampir semua perajin tembikar di Dusun Precet, mengeluh karena sulitnya mendapatkan panas matahari. Karena yang pertama, sebelum tembikar ini dimasukkan dalam tungku pembakaran, terlebih dulu harus dikeringkan dengan terik matahari. Jika tidak, tembikar akan mudah rusak dan pecah.
Selain itu, musim penghujan juga menyebabkan sulitnya mencari bahan baku tanah liat. Sebab, sebagian besar lahan pengerukan bahan terendam banjir. Oleh sebab itu, produksi pembuatan tembikar jauh berkurang dibanding musim kemarau.”Biasaya per hari itu bisa mampu membuat 50 buah. Tapi sekarang paling banter 20 buah,” lanjut perempuan yang sudah 15 tahun menjadi perajin tembikar ini. Turunnya kapasitas pembuatan tembikar ini, tidak hanya dialami oleh Ny. Jauhatin. Perajin lainnya juga sama. Oleh sebab itu, penghasilan yang diperoleh para pengrajin ini jauh berkurang dibanding musim panas.
Tembikar hasil produksi Jauharotin
(Khoirul Abadi)
20
Nine
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Inspirasi dari yang Terbuang
Pendidikan itu penting. Namun jika berkesempatan memiliki pendidikan tinggi tapi tidak punya niat dan kemauan sehingga tidak bisa memberi manfaat bagi masyarakat, maka pendidikan itu tidak ada gunanya,” ungkap Hajjah Zaenab Zaen, perempuan lulusan SMP yang kini membina dan memberdayakan lebih dari 30 kelompok perempuan untuk memproduksi berbagai camilan khas Lombok. Ia putus sekolah karena menikah menjelang ujian SMA dan kemudian ia menyelesaikan SMA-nya dengan mengikuti program paket C pada tahun 2014 lalu.
Berbagai produksi camilan dari olahan jagung
M
eski tanpa pendidikan yang mumpuni, Zaenab memenuhi panggilan jiwanya untuk bisa memberdayakan kaum perempuan yang selama ini dilihatnya tak memiliki keahlian apa-apa juga tak memiliki kemampuan untuk berusaha karena ketidakmampuan khususnya pada bidang ekonomi mereka. Para perempuan yang kini bekerja bersama-sama di UD Azhari yang dikelolanya, sebelumnya tak memiliki pekerjaan dan bergantung hidup sepenuhnya dari para suami yang penghasilannya tidak seberapa. Para perempuan ini hanyalah buruh tani serabutan yang bekerja pada musim tanam dan musim panen dengan upah yang tidak seberapa. “Saya miris melihat perempuan yang tua sebelum waktunya karena tidak bisa mengurus diri dan hanya menunggu rejeki tak seberapa dari para suami,” ujar Zaenab. Perempuan-perempuan tersebut sesungguhnya masih berusia muda. Namun mereka tua sebelum waktunya sehingga menampakan kehidupan yang seolah-olah tiada punya arti kecuali bergantung pada suami. Karena itulah, sejak tahun 2011 meski pun masih macetmacet, Zaenab tetap bertahan demi bisa memberdayakan para perempuan di Lombok. Puncak tekadnya itu ada pada tahun 2013, ketika peluang-peluang usaha itu mulai terlihat hasilnya. Usaha ini ia kelola awalnya karena terinspirasi dari terlalu banyaknya produksi singkong yang dilihatnya banyak dibuang-buang ketika panen tiba, jagung juga tidak ada yang beli bahkan jika panen tiba, cabe dibuang-buang saking murahnya. “Saya coba membuat apa yang bisa dibuat dari sumber daya alam yang ada di sekitar dan bisa manfaatkan sehingga tidak dibuang-buang,” ujarnya. Itulah
awalnya ia bergerak untuk memberdayakan para ibu rumah tangga dan eks Tenaga Kerja Wnita (TKW) yang tak memiliki pekerjaan serta hidup serba kekurangan. Secara swadaya ia melatih para perempuan yang ada di sekitar tempat tinggalnya di Dusun Tapot Timur Desa Bili Bante, Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah hingga berkembang sampai ke enam kecamatan di Lombok Tengah dan Lombok Barat, untuk terlibat dalam berbagai produksi camilan khas, seperti tortilla jagung, stik, krupuk dan juga membuat sambal cengeh khas Lombok yang diberi nama TaponA Food. Atas usahanya melatih para perempuan ini, ia kemudian mendapat kemudahan bantuan yang datang dari Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan yang mengangkatnya menjadi pengelola Pusat Pelatihan Mandiri di lingkungan tempat tinggalnya dan juga di kelompok lainnya. Ada empat kelompok yang diberdayakan dan didampinginya di Desa Bili Bante, yakni kelompok perempuan pembuat telur asing, pembuat lulur, krupuk dan pangsit. Sementara itu 30 kelompok lainnya ada di enam kecamatan, yakni 20 kelompok di Lombok Tengah dan
10 kelompok di Lombok Barat. Masing-masing kelompok ada 10 orang perempuan. Dengan begitu, lebih dari 300 orang perempuan kini bekerja memberdayakan diri mereka pada usaha ini. Seluruh kelompok yang didampinginya kini bekerja untuk menyiapkan kebutuhan pasar sekitar 50 kg/ hari. Mereka seluruhnya adalah ibu-ibu rumah tangga. Pekerjaan yang mereka lakukan adalam membuat produksi camilan tersebut hingga setengah jadi. Bahan baku berupa rumput laut dan jagung diambil dari koperasi wanita Puteri Rinjani. Sebelum proses produksi , dengan teliti Zaenab akan melakukan analisa harga beli bahan baku dan harga jual setelah produksi sehingga terhitung den-
Pembuatan krupuk TaponA Food
5
3 Tahun KCKB, Kuatkan Kebersamaan Teruskan Komitmen Cintai Warisan Budaya
Tak terasa tahun ini Komunitas Cinta Kamen Bali (KCKB) sudah berusia 3 Tahun. Komunitas yang berhasil merangkul para perempuan Bali dari berbagai profesi yang memiliki kecintaan terhadap warisan leluhur dan ingin ikut melestraikan produk lokalnya khususnyan kamen Bali dalam sebuah wadah.
Tortila Jagung TaponA Food
kata Zaenab. Para perempuan ini bekerja dari sekitar jam 07.00 wita hingga jam 10.00 wita. Tugas mereka membuat dan mengolah bahan tersebut hingga setengah jadi, misalnya merebus jagung, rumput laut sampe setengah jadi, modelnya seperti krupuk siap digoreng.
Zaenab dengan berbagai produksi TaponA Food
gan jelas berapa keuntungan yang bisa diperoleh barulah ia melakukan deal harga dengan Unit Finishing yang ada di Dinas Perdagangan yang membantunya memasarkan hasil produksi tersebut. “Naik turun harga bisa terjadi seiring naik turun harga bahan baku. Tapi yang tidak boleh dilakukan adalah menurunkan ongkos tenaga kerja yang didapat oleh para perempuan yang bekerja,”
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Zaenab menetapkan standar yang detil tentang hal ini. “Kita sudah ada standar untuk ketebalannya. Itu saya terima sesuai stadarisasi yang sudah mereka ketahui dengan kualitas yang baik,” ujarnya. Kegiatan produksi berbagai camilan inilah yang menurut Zaenab membuat berjalannya roda perekonomian yang menyentuh masyarakat yang benar-benar miskin sseperti dalam kelompok-
kelompok perempuan di UD ini. “Inilah yang juga membuat saya haqulyakin usaha dan pemberdayaan perempuan ini pasti bisa terus jalan,” ungkapnya. Kini para ibu yang tergabung dalam kelompok-kelompok usaha ini telah dapat memiliki penghasilan sendiri setidaknya Rp 300 ribu sebulan untuk membantu perekonomian keluarga masing-masing dengan bekerja setengah hari tiap harinya. Mereka mendapat penghasilan sendiri dan mereka juga masih punya waktu yang cukup untuk mengurus keluarga dan anak-anak mereka. Kini Zaenab tengah bersiap untuk memasukan produksi camilan dan sambal cengehnya ke retail-retail modern. Bekerja sama dengan bantuan dari Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat, ia berharap pasar ke depan menjadi lebih baik dari hari ini. Karena usaha seperti ini yang datang dari pemberdayaan masyarakat sesungguhnya menurutnya bukan modal yang terpenting, melainkan pasarnya. “Modal itu memang penting, terutama di awal usaha, namun jika tidak ada pasarnya maka tidak akan jalan. Berbeda dengan jika pasar lancar dan baik, modal itu akan datang dengan sendirinya,” kata Zaenab. Rupanya Zaenap bertumpu pada prinsip mau bekerja keras dan berusaha semksimal mungkin, maka semua bisa berjalan dengan maksimal pula.
D
i Ulang Tahun yang ke-3 kali ini perayaan digelar secara sederhana di Secret Garden, belum lama ini. Di sana seluruh anggota KCKB kumpul bersama. Sambil menikmati makan siang, dilaksanakan kegiatan rutin KCKB, yakni arisan, sharing serta mengumpulkan sumbangan sukarela melalui kantung amal yang sudah dipersiapkan. Dan, setiap 3 bulan sekali, seluruh hasil yang diperoleh dalam kantung amal tersebut, diberikan kepada mereka yang memerlukan. Dalam kebersamaan yang indah itu, penggagas KCKB Ni Putu Adnyani atau yang
Kegiatan memberikan tutorial lilit kamen
yakni Yoseva Listyati atau akrab dipanggil Mba Eva, berharap KCKB terus berkibar dengan aktivitas positifnya, mampu menginspirasi, menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat Bali, baik dalam hal tolerasi, apresiasi pada produk lokal serta jauh dari sikap arogansi. D i k a t a k a n nya bahwa pada pengujung tahun lalu ini KCKB juga sempat berkegiatan di daerah Gianyar, yaitu ke Puri Gianyar dan disambut Bupati Gianyar. Dan, pada kesempatan tersebut, KCKB secara resmi diunTiup lilin HUT ke-3 KCKB dang turut mengisi populer disapa Bu acara fashion show. Masih di Bara mengajak sa- bulan yang sama KCKB juga habat-sahabatnya di bersinergi dengan RS Kasih Ibu KCKB untuk senan- di Gianyar mengadakan donor tiasa bersyukur dan darah dan seminar kesehatan. Selain itu, sembari mempermelangkah dengan keikhlasan. Selain ingati Hari Ibu KCKB dirangkul itu, ia juga meng- Pemerintah Daerah Gianyar harapkan mereka untuk memperkenalkan ragam semua bisa menjadi kreasi kain lilit yang dapat dikepribadi yang memi- nakan di luar acara formal. Kegliki rasa kepedulian iatan itu dilaksanakan di depan dan dermawan dan Ibu-ibu Camat dan SKPD di Gianyar. “Ini salah satu contentu semua menjaga kekuatan solidaritas toh bahwa dengan mekamen Bali yang selama ini su- –pun kita tetap bisa tampil fashionable,” tandas Mba Eva sambil dah kuat mengakar. Didampingi soul- menambahkan jika dalam kesmate-nya yang men- empatan berbeda KCKB juga jalankan tugas bagai berpartisipasi mengikuti Lomba seorang sekretaris Mie Burung Dara dan ternyata dalam menjalankan KCKB tampil sebagai Juara I visi dan misi KCKB dalam rasa dan penyajian
naniek.itaufan@cybertokoh.com
Zaenab melayani pembeli dalam sebuah pasar murah
Kegiatan persembahyangan
Foto bersama anggota KCKB
SELALU SALING SUPPORT adalah meningkatkan sinergi S e l a n j u t n y a M b a E v a dengan banyak pihak. Menammengatakan jika KCKB da- bah ilmu tentang Kamen Bali. lam perkembangannya terus “Kami juga mengagendakan membuka diri untuk beker- kunjungan langsung ke penjasama dengan berbagai pihak, grajin, demi penguatan rasa terlebih dengan banyaknya cinta pada produk lokal tercinta tawaran kerjasama yang di- ini dan mengenal lebih jauh layangkan ke KCKB. Di antara proses serta perkembanganberbagai kegiatan yang cukup nya terkini,” ujar Bu Bara yang banyak, KCKB juga tak lupa disambut antusiasme seluruh melaksanakan persembahyan- anggota KCKB,” ujar Bu Bara gan bersama untuk mengucap yang senantiasa menekankan syukur mereka bisa terus semua terus memupuk rasa kebersaman dan saling supberkarya dan berbagi. Di tahun ke-3 ini, kata Mba port satu sama lainnya tanpa Eva, untuk intern KCKB mereka ada yang ditinggikan apalagi terus saling mengingkatkan direndahkan. - ard akan komit dan intens menjalankan Visi dan Misi yang diusung sejak awal dalam bentuk kegiatan, mengisi program pada hari besar nasional seperti Hari Kartini, Hari Kemerdekaan, hingga Hari Ibu di Bulan Desember. Begitu juga dengan aksi sosial yang sudah dilaksanakan selama ini, seperti donor darah secara berkala. Di tengah tawa canda penuh ke akraban di antara anggota KCKB, dikatakannya juga kalau salah satu fokus Saat penyerahan buku kepada Bupati Gianyar program tahun ini
Salah satu kegiatan sosial KCKB
4
Inspirasi
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Retno Listyarti
Ingin Perubahan di KPAI
Menjadi guru dan aktif di organisasi guru ternyata dirasakan Retno Listyarti tidak cukup untuk berkiprah lebih jauh dalam bidang perlindungan hak-hak anak yang selama ini menjadi konsennya. Padahal, kata Retno, saat ini begitu banyak kasus kekerasan anak terjadi baik itu kekerasan fisik, seksual, psikologis, dll, yang perlu menjadi perhatian dan penanganan.
Retno Listyarti
M
enurut Retno itulah salah satu alasan kenapa dirinya akhirnya memutuskan untuk ikut seleksi calon komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) periode 2017-2020. “Ada beberapa kekecewaan dalam hati saya tentang penanganan hak-hak anak selama ini. Jadi saya pikir, mungkin memang harusnya masuk ke sana (KPAI) kalau ingin melakukan pembenahan, perbaikan untuk perlindungan anak. Itu alasan saya,” ungkap Retno yang sebagai PNS telah mendapat izin dari atasannya untuk berkiprah di KPAI. “Saya sudah diizinkan kok, dengan begitu saya tidak kehilangan PNS-saya,” tambah peraih penghargaan Islamic Educator Award 2013, ini. Jadi, katanya lagi, jika nantinya terpilih, selain cuti PNS selama lima tahun, dia juga melepas jabatannya sebagai Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI). “Dengan begitu saya full di KPAI,” tandasnya. Sebagaimana diketahui sebentar lagi (Februari 2017) Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bakal mempunyai sembilan komisioner baru. Tahapan seleksi telah dimulai sejak beberapa bulan lalu dan Desember lalu adalah tahapan wawancara yang juga merupakan salah satu seleksi untuk memilih dari 36 calon terbaik menjadi 18 calon terbaik. “Kami tinggal menunggu hasil saja dari Pansel, untuk 18 terbaik. Setelah ini 18 orang langsung fit and proper test di DPR. Nanti DPR hanya memberi pertimbangan, kemudian 18 nama itu diajukan ke Presiden untuk dipilih menjadi sembilan orang,” jelas penerima penghargaan Tokoh Pendidikan 2007
dan penghargaan Toray Foundation Jepang bidang Sains tahun 2004. Retno sendiri dikenal sebagai salah satu tokoh pendidikan yang kritis dan tak segan menentang kebijakan pendidikan jika menurutnya tidak sesuai, sekalipun statusnya sebagai PNS. Kekritisannya itu juga membuatnya harus berhadapan dengan insitusinya sendiri yakni Pemda DKI Jakarta, baik pada era Gubernur Jakarta Fauzi Bowo maupun pada era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang sempat memecatnya dari jabatan kepala sekolah. Namun Retno tak tinggal diam, ia pun melakukan perlawanan dengan menggugat hal tersebut ke PTUN dan menang. Bahkan pada tingkat kasasi di Mahkamah Agung pun Retno berhasil me-
menangkan perkaranya. Kini ia sudah berdamai dengan Pemda DKI Jakarta yang bahkan mengizinkannya untuk berkiprah di KPAI jika nantinya terpilih. KEKERASAN ANAK SEMAKIN MASIF Terkait dengan perlindungan anak, ibu tiga anak ini memaparkan bahwa dirinya memiliki perhatian terhadap kekerasan yang terjadi dunia pendidikan yang dirasakannya semakin masif. “Yang menjadi korban dan pelaku adalah anak. Juga ada kekerasan yang dilakukan guru kepada siswa, siswa senior terhadap siswa junior, dll. Kejadian-kejadian ini sungguh memprihatinkan saya. Dan saya merasa kekerasan itu menjadi semakin parah dari tahun ke tahun, ini sungguh memprihatinkan,” paparnya. Atas berbagai kejadian itu, dia berpikir, jika dirinya hanya
Retno dan anggota Komisi X DPR RI
berada pada satu sekolah, akan sulit sekali membuat sebuah perubahan, membuat kebijakan ataupun menjamin hak-hak anak-anak untuk tidak mengalami kekerasan. “Atas dasar itu, saya pikir, mungkin jika di KPAI saya menjadi bisa lebih mempunyai kewenangan dan lebih luas jangkauannya untuk melakukan perlindungan dan menjamin hakhak anak Indonesia terpenuhi,”
kata penulis sejumlah buku pendidikan ini. Di sisi lain, katanya, dia juga mengamati kinerja KPAI periode ini yang dirasakannya masih mengecewakan. Salah satu contohnya adalah kasus nilai Nol di SMA 4 Bandung, Jawa Barat. “Sungguh mengecewakan karena sebelumnya korban melaporkan permasalahan tersebut pada kami (FSGI). Tadinya berharap KPAI bisa menyelesaikan permasalahan tersebut namun yang terjadi justru jauh dari harapan.” “Untungnya kasus ini bisa selesai setelah pihak inspektorat membantu. Inspektorat bisa menyelesaikan karena rupanya yang bersangkutan juga pernah mengalami kasus serupa terhadap anaknya yang sekolah di Garut, Jawa Barat. Karenanya dia bisa lebih sensitif terhadap masalah ini. Akhirnya korban (siswa tersebut) bisa memperoleh
rehabilitasi dan memperoleh hak-haknya,” papar Retno. Hal lainnya adalah terkait kasus yang baru-baru ini terjadi di Papua, dimana anak balita diperkosa dan dibunuh. KPAI, tegasnya, adalah lembaga negara yang harusnya lebih ‘bergigi’, ‘punya taring’ untuk melakukan tekanan dengan segera. Juga memastikan ke Kapolda Papua bahwa pelaku harus diganjar hukuman tegas, yakni dengan UU Perlindungan Anak karena dengan undang-undang ini hukuman pelaku menjadi lebih berat daripada tindak pidana biasa. Bahkan, jika korbannya adalah anak balita, hukuman pelaku bisa ditambah dengan hukuman kebiri. “Dengan hukuman maksimal diharap ada efek jera bagi pelaku kekerasan seksual,” ucapnya. Permasalahan lainnya yang juga diungkap Retno adalah tentang cyber bullying yang belakangan ini semakin dahsyat. Dia berharap KPAI lebih aktif pada sistem pengaduan cyber bullying online sehingga para pelapor tidak harus datang ke kantor KPAI, tapi cukup melapor via online. “Karena kan kalau korban jauh dari Jakarta, di Papua misalnya, kan kasihan kalau harus jauh-jauh datang ke Jakarta. Pengaduan secara online juga membutuhkan respon dan penanganan yang
cepat,” katanya. Menurut Retno ada banyak hal yang ingin dilakukannya terkait perlindungan anak. Dia berharap jika terpilih menjadi komisioner, dirinya akan mendapat tim kerja yang reformis dan idealis yang bisa bekerja sama sesuai harapan masyarakat. “Yang pertama harus diketahui bahwa KPAI bukan lah hanya milik Jakarta tapi milik semua anak Indonesia. Saya juga berharap nantinya tidak ada pilihpilih kasus, misalnya kalau anak artis atau orang terkenal lebih diprioritaskan. Status semua anak adalah sama, anak siapa pun dia, harus menjadi prioritas penanganan, harus segera dibantu. Jadi tidak memilih-milih, siapa yang dibantu, siapa yang tidak,” katanya. Hal lain yang juga menjadi konsennya adalah KPAI harus berani menyuarakan untuk moratorium Ujian Nasional sebagaimana didengungkan selama ini. “KPAI kan punya kewenangan soal kebijakan terhadap perlindungan anak. Jadi bisa menyuarakan ini,” tandasnya. Menurut Retno, dirinya optimis jika ia berada ‘di dalam’ akan bisa menjalankan berbagai ide yang telah disuarakannya. Diakuinya, memang untuk itu ia tidak bisa bekerja sendirian karenanya sangat diharapnya kalau nantinya mendapat temanteman yang seide. “Saya yakin mitra-mitra di luar KPAI bisa membantu. Sebenarnya, kan, ketika kita punya keterbatasan pikiran juga dana, kita bisa memanfaatkan pihakpihak lain yang peduli terhadap hak-hak anak. Saya kira ada banyak lembaga di luar sana yang punya kapasistas dan dana yang bisa membantu. Hanya saja, mungkin, selama ini belum terbangun komunikasinya. Jadi kalau saya mentok ‘di dalam’, saya kira bisa mencari bantuan teman-teman di luar, mereka bisa support. Saya optimis tentang itu,” kata Retno. diana.runtu@cybertokoh.com
Retno bersama keluarganya
Mandalika
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
21
Dinas Perdagangan NTB Gelar Operasi Pasar
Hari Jumat pagi, halaman kantor Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat di Jalan Pejanggik Mataram, ramai dikunjungi ibu-ibu. Ada beras, telur, gula, susu, minyak kelapa, margarin, camilan-camilan, mie instan dan banyak lagi yang lainnya. Mobil-mobil box dan pick up silih berganti keluar masuk kantor ini untuk mengantarkan sembako untuk dijual dengan harga distributor demi membantu masyarakat khususnya para ibu rumah tangga dalam menghadapi kenaikan harga sembako.
H
arga-harga bahan kebutuhan pokok akhir-akhir ini memang cenderung ada kenaikan, terutama cabai yang harganya melonjak sangat tinggi bahkan harganya lebih mahal dari harga daging. Ibu-ibu rumah tangga mengeluhkan hal tersebut. Tidak hanya cabai melainkan kebutuhan pokok lainnya, meski tidak terlalu melonjak seperti cabai tapi harga cenderung mengalami kenaikan. Kenaikan harga cabai turut mempengaruhi naiknya harga kebutuhan lainnya. Karena itulah Dinas Pedagangan Provinsi NTB menggelar operasi pasar yang bekerjasama dengan para distributor yang ada di Mataram. Sebelumnya, Dinas Perdagangan Provinsi NTB telah
melakukan koordinasi dengan tidak kurang dari 30 distributor sembako yang ada di Mataram, untuk turut serta dalam kegiatan operasi pasar, yang merupakan upaya bersama dalam menstabilkan harga dan menjamin stok barang khususnya sembako. Para distributor diminta untuk bekerja sama menjamin stok barang untuk kestabilan harga. Karena karga kebutuhan pokok yang naik, biasanya karena kelangkaan persediaan barangnya. Namun yang menggembirakan menurut Hj. Putu Selly Andayani, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat, bahwa tidak ada kelangkaan sembako di NTB. “Tidak ada bahan kebutuhan pokok yang langka di NTB. Faktanya tidak ada yang langka
Hj. Putu Selly Andayani, berkomunikasi dan berkoordinasi dengan para distributor untuk menjaga kestabilan harga dan menjamin stok barang
di NTB dan stok masih aman,” tegas Selly setelah berkoordinasi dengan para distributor yang ada di Mataram. Contohnya gula. “Ada masuk 1.000 ton gula dari PT. SMS sehingga tidak ada alasan stok gula langka dan harga menjadi mahal. Dan di halaman kantor Dinas Perdagangan NTB menjadi bukti nyata para distributor bersama kami bekerja sama untuk membantu masyarakat,” ungkap Selly. Kegiatan semacam ini merupakan salah satu bentuk sinergitas antara Dinas Perdagangan NTB bersama distriburtor, menjual dengan harga jual distiributor. Untuk itu, Dinas Perdangan NTB sudah melakukan koordinasi juga dengan lingkungan dan lurah sekitar agar masyarakat dapat berbelanja dengan harga distributor. Kegiatan ini rencananya akan sering digelar, minimal satu bulan sekali. “Kegiatan kami gelar setidaknya minimal sebulan sekali,” ujarnya. Selain sembako, Dinas Perdagangan NTB juga bererjasama menghadirkan Hiswana Migas yang menjual tabung gas berwarna pink dengan berat bersih 5,5 kg. Hiswana Migas memberikan harga promo membeli tabung gas dan isinya dapat gratis kompor gas. “Ini berlangsung selama promosi,” ungkap salah seorang petugas dari
Hiswana Migas yang menjaga stand tersebut. Selly sengaja mendatangkan Hiswana Migas dengan tabung 5,5 kg untuk dijual pada masyarakat khususnya Pegawai Negeri. Harapannya jika masih ada yang memakai tabung melon 3 kg bisa menggantinya dengan tabung 5,5 kg. “Tabung melon itu untuk masyarakat prasejahtera, PNS seharusnya tidak boleh memakai tabung melon. Makanya kita siapkan tabung 5,5 kg,” ujarnya. Langkah ini tentu saja dimaksudkan agar tabung gas melon 3 kg lebih tepat sasaran, diperuntukkan bagi masyarakat prasejahtera. Di samping ada sembako ada
Operasi pasar Dinas Perdagangan NTB membantu para ibu rumah tangga mendapatkan harga dengan harga distributor
pula stand-stand UKM yang menjual olahan makanan, seperti dari Koperasi Wanita Putri Rinjani Bili Bante Lombok Tenga yang menjual olahan dari rumput laut, jagung maupun sambal khas bernama sambal cengeh. Kegiatan yang dihajatkan oleh Dinas Perdagangan Provinsi NTB untuk membantu masyarakat. “Selain itu kami juga akan menyiapkan inovasi I-Shop NTB untuk memutus mata rantai distribusi yang kerap menyebabkan kenaikan harga,” ungkap Hj. Putu Selly Andayani. Harga yang dinilai murah oleh para ibu yang hadir ini, membuat mereka berharap agar operasi pasar seperti ini bisa digelar lebih sering lagi. “Harga-harga sembako
yang dijual di sini lebih murah dari pada yang di pasaran,” ungkap Erna, salah seorang pembeli. Erna membeli cukup banyak kebutuhan pokok, seperti beras, gula, telur dan lainnya. Ibu rumah tangga lainnya, Nurul yang tinggal di Labu Api Lombok Barat menyambut baik kegiatan seperti ini. Saat ia mendapat kabar dari kawannya akan ada kegiatan ini, ia bergegas mendatangi halaman Kantor Dinas Perdagangan NTB. “Ya… lumayan harganya lebih murah karena tampaknya barang-barang dijual dengan harga distributor,” ujarnya. Nurul berharap kegiatan seperti ini lebih sering diselenggarakan. naniek.itaufan@cybertokoh.com
22
Sosialita Pande Nyoman Yudi Sutrisna,S.E. dan Komang Purnamayanti Ari Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Bagi penggemar fashion yang penasaran ingin tahu seperti apa trend fashion 2017 ada baiknya meluangkan waktu datang ke pagelaran Indonesia Fashion Week 2017 yang digelar 1-5 Februari di Jakarta Convention Center. Aneka produk fashion serta trend yang bakal muncul sepanjang tahun ini, bisa kita jumpai di event tersebut, mulai busana, aksesoris, dll. Tak ketinggalan juga gelar fashion show, talk show, seminar serta kompetisi desain fashion.
Poppy Dharsono
E
vent yang mengambil tema ‘Celebrations of Culture’ ini, diikuti oleh 520 peserta dan 210 perancang lokal dan internasional yang bakal menampilkan karya teranyar mereka. “Tema ‘Celebration of Culture’ dipilih karena kami ingin mengangkat warisan budaya Indonesia dengan cara yang lebih kekinian,” ujar Ivan Gunawan, perancang busana yang juga Creative Director Indonesia Fashion Week 2017. Dengan terus menerus mengangkat dan mempromosikan budaya Indonesia dengan cara mentransformasi fashion lokal yang dikemas modern diharap bukan hanya diterima di dalam negeri tapi juga ‘panggung’ internasional. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana ada beberapa panggung untuk peragaan busana, maka tahun ini hanya disediakan satu panggung utama untuk peragaan busana. Tapi, kata Ivan Gunawan, sekalipun hanya satu panggung namun tetap berkonsep spektakuler dan tidak membosankan. Setidaknya nanti akan ada 20 fashion show digelar di panggung ini. Indonesia Fashion Week yang digelar sejak 2011 selalu mengusung warisan budaya Indonesia yang dikemas modern. Salah satu yang tak pernah absen muncul adalah promosi kain-kain tradisional Indonesia dari berbagai daerah yang memiliki kekhasan dan corak yang unik. Adalah Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) yang menggagas adanya event akbar ini, yang ternyata dalam perjalannya semakin mendapat apresiasi dari berbagai kalangan di dalam maupun luar negeri. Di sisi lain, rancangan desainer-desainer lokal makin kreatif dan mempesona ikut
Celebrations of Culture
Promosikan Fashion Lindungi Budaya
3
Pertama Kali Oleh-oleh Bali Layani Reseller Awal saya memulai bisnis, tersugesti dengan satu kata ayah saya, Pande Ketut Krisna, “Nak keweh ngalih pis. Papa sing ngelah pis mang”. Kalimat itu sering dilontarkan ayah saya, ketika saya menginginkan atau meminta sesuatu barang.
D
mendorong semakin meningkatnya animo masyarakat berkunjung ke event ini. Poppy Dharsono, perancang busana senior yang juga Presiden IFW 2017, menambahkan event ini bertujuan untuk memahami kekuatan yang dimiliki oleh pegiat mode Indonesia untuk mendukung
pemerintah dalam mempromosikan 10 destinasi wisata unggulan, di mana Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah salah satunya. “Melalui APPMI, IFW menjadi jembatan bagi perajin, fashion craft dan designer untuk melindungi budaya dan sejarah Indonesia,” ujar pragawati papan atas era 1970-an ini.
Kain tenun NTT
dok/IFW
Menurutnya, fashion kini, tidak lagi hanya sekadar tampil apik di kemasan luarnya saja namun juga memiliki kearifan dan kepedulian sosial, budaya dan lingkungan. Lewat kegiatan ini, semua elemen penting dalam industri fashion akan menyatu baik itu desainer, pemerintah, pelaku industri juga akademisi. “Ini adalah ajang pengenalan budaya melalui fashion karena kami mengolah tenun lokal yang diambil dari 22 kabupaten di NTT untuk menjadi sebuah rancangan yang bisa diterima pasar lokal maupun internasional,” paparnya. Data yang dipaparkan Deputi Riset, Edukasi dan Pengembangan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Abdur Rohim Boy Berawi beberapa waktu lalu menyebut, industri kreatif dalam negeri telah menyumbang Rp 642 triliun atau 7,05% dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Kontribusi terbesar berasal dari usaha kuliner sebanyak 2,4%, mode 27,9% dan kerajinan 14,88%. Selain menyumbang PDB nasional, industri kreatif merupakan sektor keempat terbesar dalam penyerapan tenaga
kerja dengan kontribusi secara nasional sebesar 10,7% atau 11,8 juta orang. Rata-rata kontribusi terbesar berasal dari bisnis mode sebanyak 2,%, kuliner 31,5% dan kerajinan 25,8%. Terkait industri fashion, data BPS menyebutkan nilai ekspor produk fashion pada tahun 2015 mencapai 12,11 miliar dollar AS atau naik 2,75 % dibanding tahun sebelumnya. Sedang pasar utama ekspor produk fashion antara lain Amerika Serikat, Eropa dan Jepang. MASIH MEMILIKI RUANG TUMBUH Menurut Poppy, industri mode Indonesia masih memiliki ruang untuk terus bertumbuh. Untuk itu para desainer dan pihak terkait harus terus mengembangkan dan gencar melakukan pemasaran serta menciptakan produk-produk berkualitas baik. Dirjen Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih dalam kesempatan terpisah, mengungkapkan harapannya agar para desainer dan pelaku industri fashion nasional semakin meningkatkan penggunaan bahan baku dan aksesoris produk dalam negeri. Pemerintah, akan terus berupaya mengamankan industri fashion dalam negeri di antaranya melalui pembatasan pelabuhan impor, safeguard bagi industri fashion serta pemberlakuan SNI. Terkait upaya perluasan pasar, pihak Kemenperin juga akan memfasilitasi melalui e-smart IKM dengan memanfaatkan marketplace yang ada sehingga pasar online dalam negeri tidak dibanjiri produk impor. Dia berharap agar penyelenggaraan IFW menjadi sarana untuk menampilkan produk-produk unggulan fashion dalam negeri. Juga menjadi stimulus bagi pelaku IKM untuk meningkatkan kreativitas agar mampu bersaing dan mengembangkan usahanya. (dianaruntu@cybertokoh.com)
emikian penuturan Pande Nyoman Yudi Sutrisna, S.E. atau biasa disapa Pande Yudi, kepada tokoh yang bertandang ke toko oleh-oleh “Arjuna Gagapan Bali”, miliknya, yang berlokasi di Jalan Raya Batubulan, Gianyar. Menurut Pande Yudi, kalimat itu selalu mengsugesti alam bawah sadarnya, sehingga pada suatu ketika, ia ingin membuktikan kebenaran kata-kata ayahnya itu. Ia mengaku bukan tipe anak yang suka merengekrengek atau menuntut kepada orangtua agar keinginannya dikabulkan. “Pada saat saya kelas dua SMA tahun 1994, ada tetangga yang jadi maklar jual beli mobil. Namun, belum bisa mengendarai mobil saat itu. Dan saya dimintaiin tolong untuk memperlihatkan mobil yang dijual terhadap calon pembeli. Di mana setiap deal, saya mendapatkan Rp 50 ribu. Saya merasa nyaman dan mulai tertantang untuk mendapatkan pengalaman bisnis yang lain,” tuturnya. Setelah tamat SMA, Pande Yudi, memulai bisnis jual beli ponsel. Bermodalkan uang tabungan, ia mencoba peruntungannya di bisnis jual beli ponsel. “Waktu itu tahun 1996 belum banyak ada gerai ponsel seperti sekarang. Cara saya menawarinya, dari rumah ke rumah teman. Sampai akhirnya, saya punya gerai ponsel sendiri. Waktu itu, posisinya ada di Galuh, yang sekarang dijadikan minimarket oleh istri saya. Gerai ponsel saya tutup karena ayah berharap saya mau membantu di Galuh. Namun, saya berpikir saat itu, kalau bantu di Galuh saya tidak digaji he.he... Jadi saya tidak bisa membuktikan omongan ayah saya, nak keweh ngalih pis,” ujar Pande Yudi. Setelah gerai ponsel tutup, Pande Yudi tidak ada`pekerjaan. Dua ming gu kemudian, Pande Yudi didatangi teman SMA-nya. Dia menawarkan tenaga kerja bengkel. “Waktu itu, saya belum ngeh untuk berbisnis bengkel. Awalnya saya hanya niat membantu teman, dimana tenaga itu rencananya mau dijadikan tukang kebun. Tak diduga, tukang tersebut menunjukkan ke saya, bagian bawah mobil ayah saya pernah dicat ulang dan dia membuktikan kebenarannya dengan memindahkan mobil tersebut di bawah sinar matahari dan dengan jelas saya bisa melihat memang benar catnya belang,” tutur Pande Yudi. Setelah mengobrol panjang, akhirnya ada keinginan Pande Yudi membuka bengkel. Dengan modal minim, ia mencoba cat mobil panggilan, yang penting bisa jalan dulu. Ternyata, bisnis ini jadi dan lancar. Sampai saat ini, Pande Yudi memiliki tiga bengkel yakni Autometalic, Krisnanda Motor, dan Fino Motor, dan satu rumah/kantor holdingnya untuk monitor dan operasionalnya. Setelah sukses berbisnis, orangtuanya, memberikan kesempatan kepada Pande Yudi pada tanggal 9 bulan 9 tahun 2014, untuk membantu bisnis orangtuanya yaitu Galuh Batik dan Bali Culture Centre di Jalan Nyuh Kuning Ubud. Akhirnya, Pande Yudi menerimanya dan menjalankan bisnis keluarga ini dengan ikhlas tanpa digaji karena sudah memiliki income sendiri.
Pande Yudi mengatakan, akhirnya terjawab sudah kalimat ayahnya, nak keweh ngalih pis karena ia sudah membuktikan sendiri. “Saya merasa tidak memiliki kemampuan bisnis yang bisa mengantarkan saya di posisi sekarang ini jika tidak direstui leluhur saya juga dan saya yakin inilah yang disebut anugerah dan rezeki. Rezeki itu tidak kemana-mana, yang penting ada kemauan, niat, dan usaha pasti alam akan merestuinya yang penting selalu jujur,terbuka, dan bersyukur,” kata Pande Yudi. Tak berhenti sampai di situ. Pande Yudi kini memilki usaha baru yakni toko oleholeh khas Bali bernama Arjuna Gagapan Bali. Bisnis baru yang ia bangun sekarang ini, untuk mendorong dan membangun usaha yang berbasiskan pengerajin (tangan pertama) dimana, ia men-support pengerajin lokal. Arjuna Gagapan Bali, pusat perbelanjaan dengan kualitas bagus dan harga supermurah. “Dengan harga supermurah di Arjuna Gagapan Bali otomatis barangbarang yang kami tawarkan akan laku keras sehingga karya-karya yang dihasilkan para pengerajin kami, pastinya akan bisa berputar kencang sehingga pengerajin kami pun bisa bereksperimen dengan karyakaryanya, model, dan kualitas yang akhirnya
Pande Yudi bersama keluarga
nanti mampu memiliki daya saing dengan produk-produk berkualitas lainya dari manca negara,” imbuhnya. Pande Yudi juga mendengar ada masukan dari teman-teman pariwisata, dimana mulai terlihat kejenuhan di pariwisata sekarang, harga oleh-oleh yang ditawarkan semakin hari harganya berubah naik. Jadi, kata dia, Arjuna Gagapan Bali itu hadir memberikan banyak dampak keuntu ngan bagi pengerajin, konsumen, berharap bisa menambah lapangan pekerjaan, dan menciptakan suasana kebahagiaan. Ia membuka di Jalan Raya Batubulan, dengan alasan, membuka dimana saja pasti sama, yang penting bisa menyentuh hati konsumen. “Kami harus menekan biaya operasional yang tinggi menjadi seminim mungkin yang akhirnya harga supermurah di Arjuna Gagapan Bali bisa terwujud. Kami juga melengkapi layanan pesan antar ke seluruh Bali sampai keluar Bali dengan cara pemesanan yaitu, lewat facebook dan Instagram (Arjuna Gagapan Bali) dan web
Pande Yudi bersama keluarga
kami Arjuna Gagapan Bali, sudah lengkap lengkap foto barang, nama, dan harganya tinggal dipesan,transfer, kami langsung antar barangnya. Jika tertarik bisa juga menghubungi di nomor 085333333535,” ujar suami Komang Purnamayanti Ari ini. Arjuna Gagapan Bali ini dibuka pada tanggal 3 bulan 12 tahun 2016 dengan waktu dan proses yang sangat singkat. Idenya juga serba dadakan semua serba kebetulan tepatnya di Balai Banjar Tegehe sebelah selatan Galuh Batik. “Kebetul an sudah ada lahan, dan bangunan setengah jadi yang lama tidak terpakai. Dengan biaya sangat minim kami hanya servis sedikit sehingga Arjuna Gagapan Bali ini bisa cepat terwujud,” ujarnya. Yang membedakan Galuh dan Arjuna Gagapan Bali, Galuh Batik lebih terfokus dengan design dan kualitas barang seperti berbagai macam batik, tenun ikat, songket, kebaya. Sedangkan Arjuna Gagapan Bali, masuk ke versi oleh-oleh khas Bali seperti berbagai macam cita rasa camilan seperti pei susu Arjuna, baju barong, sarung pantai, kaus oblong dengan harganya yang supermurah. “Galuh Batik pendirinya ayah saya sendiri mewariskan cipta karya seninya yaitu baju barong. Inilah produk unggulannya yaitu baju barong beserta beberapa pengerajin untuk proses pembuatan baju barong di areal Arjuna Gagapan Bali, dimana konsumen bisa belajar langsung menggambar barong di baju yang akan dibelinya sehingga Arjuna Gagapan Bali selain harganya supermurah juga memilik added value di mata konsumen,” jelas Pande Yudi. Di Arjuna Gagapan Bali Anda juga bisa mendapatkan berbagai jenis souvenir kawinan, topi dengan kata-kata lucu dan motivasi, substansi harga supermurah. Yudi berharap dengan dibukanya Arjuna
Gagapan Bali, bisa menjadi wadah para pengerajin lokal sebagai ruang eksperimen dengan menampung semua hasil karyanya sehingga para pengerajin nanti mampu bersaing dengan produk dari manca negara. Arjuna Gagapan Bali berharap bisa dijadikan basis reseller untuk pebisnis junior, bisnis online dengan Arjuna Gagapan Bali sebagai gudang barangnya. Arjuna Gagapan Bali bisa memberikan kepuasan terhadap semua pelanggan sehingga setiap pelanggan yang datang bisa berkunjung kembali di kemudian hari beserta rekan-rekannya, karena telah membandingkan harga dan kualitas barang di tempat yang lain. Harga di Arjuna Gagapan Bali mampu memberikan sensasi fikiran dimana pelanggan yang datang terkejut-kejut melihat harga produk Arjuna Gagapan Bali yang supermurah. Arjuna Gagapan Bali saat memberikan ruang eksperimen kepada para pengerajin mampu mengerem dan mempengaruhi arus urbanisasi penduduk dari desa ke kota, karena 60% pengerajin berasal dari desa. “Dengan mulainya mendapatkan ruang eksperimen dari A rjuna Gagap an Bali terhadap pengerajin kami di desa, berharap mereka mampu menarik s uadara-saudaranya yang ada di kota
untuk berkarya di desanya sehingga saat hal itu terjadi maka kegiatan seni, budaya, adat istiadat pun di Bali akan semakin kuat, terjaga serta berjalan lancar Bukankah hal ini yang sebenarnya menjadi daya pikat pariwisata kita keBali,” tegas Pande Yudi. Dengan hadirnya Arjuna Gagapan Bali berarti melengkapi sudah divisi perusahaan diantaranya Galuh Batik menyediakan batik, kain endek,songket, baju kebaya dll premium class, Arjuna Gagapan Bali dengan jargonya termuda, super murah dan etalasi pengerajin, BCC (Bali Culture Centre) menawarkan taman budaya hiburan dan restoran tempatnya di daerah Ubud dan untuk kenyamanan transportasinya kami ada body repair yang juga melayani klaim asuransi yaitu Autumetalic, Krisnanda Motor, dan Fino Motor. “Kami sebagai pengelola berharap konsolidasi perusaha an kami ini yaitu GALUH Group bisa berdampak kepada integritas perusahaan kami kedepannya karena semua kebutuhan masyarakat, pariwisata, dan kenyamanannya ada di Galuh Group yang implementasi lapangan mengarah kepada kekuatan SDM, sehingga, interpretasi Galuh Group di mata umum menjadi perusahaan yang berorien tasi kemasyarakatan dalam perspektif yang positif,” kata Pande Yudi. -ast
Pelanggan selalu puas belanja di Arjuna Gagapan Bali
2
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
GORO-GORO Pagi-pagi, sebelum Amat tuntas menyeruput kopi, Pak Sandi muncul lagi. Wajahnya Putu Wijaya tambah berantakan. Jelas tampak tak sempat tidur semalaman. Di luar kebiasaanya, ia panik. “Pak Amat, saya bingung sekali.” “Tenang. Ada apa Pak Sandi?” “Empat saudara tiri saya, semalam datang bersama dua orang debt collector.” “O,ya? Mereka mau apa?” “Mereka bilang, kalau saya tidak mau melunasi hutang-hutang adik-adik tiri saya itu, dia tidak mau menanggung keselamatannya.” Amat bingung. “Maksudnya, adik-adik tiri Pak Sandi itu dililit utang?” “Katanya begitu. Tidak itu saja. Debt collector yang lain mengatakan bapak angkat saya, paman saya yang baru meninggal itu, ternyata juga punya hutang Rp 10 M. Kalau itu juga tak dilunasi, dia juga tak menanggung keselamatan adik-
adik saya.” Amat bingung. “O, ya? Kenapa? Terus?” “Kedua debt collector itu mengaku, dia datang dengan damai dan berharap saya akan memberikan respons juga yang damai.” “Maksudnya?” “Ya meminta saya melunasi utang-utang adik saya. Termasuk utang perusahaan bapak angkat saya yang di luar pengetahuan saya sudah dikelola adik-adik tiri saya. Dalam surat wasiatnya, bapak angkat saya menunjuk saya sebagai ahli warisnya. Jadi menurut logika mereka, utang perusahaannya tanggungan saya. Lalu saya iseng menanyakan, rumah saya kalau dijual laku berapa? Jangankan Rp 10 M, Rp 1 M pun belum ada yang mau. Tapi kata debt collector itu, asal dilunasi, dicicil juga bisa.” Amat termenung. “Jadi Pak Sandi mau membayar?” Sandi bingung. “Menurut Pak Amat, baiknya bagaimana?” “Pak Sandi sudah berunding
Ekspresso
samurai 3
dengan keluarga? Maksud saya, istri dan anak-anak?” Pak Sandi terdiam. “Belum? Kenapa?” “Saya tak mau menyusahkan mereka, Pak Amat” “Kenapa?” “Mereka menyangka saya dapat warisan besar. Mereka sedang sibuk bermimpi, bikin rencana mau beli rumah yang lebih baik dan piknik ke luar negeri. Jadi kasihan kalau saya hancurkan mimpi mereka. Soalnya mereka ikhlas sudah lama dengan setia menemani saya hidup sederhana.” Amat terharu. Ia marah, karena merasa lelaki yang baik itu tak pantas dapat perlakuan sekeji itu. Keempat adik tirinya itu pasti bandit. Dan debt collector yang bertopeng damai itu, jangan-jangan sandiwara. “Baiknya bagaimana ya, Pak Amat?” Amat bingung, tak tahu harus bilang apa. Waktu itu Bu Amat masuk. Ia membawa samurai palsu yang sempat membuat suaminya jadi pahlawan. Amat terperanjat. Pak Sandi
juga heran. Bu Amat dengan tenang duduk di samping suaminya. “Pak Sandi, maaf saya tahu apa yang Pak Sandi hadapi sekarang. Kami ibu-ibu tidak akan membiarkan Bapak-Bapak menghadapi kesulitan sendirian. Anak muda yang dulu menjual samurai ini kepada suami saya bilang: untuk menjaga perdamaian, diperlukan senjata, kata presiden pertama Amerika Serikat, George Washington. Ya kan, pak?” Amat tak sempat menjawab. “Jadi, ternyata sejak kejadian perampok malam itu, tidak ada lagi pencurian. Hunian kita terus damai sampai sekarang. Jadi, pak Sandi, silakan, Bapak bawa saja samurai ini, siapa tahu membantu.” Bu Amat lalu menyerahkan samurai palsu itu ke tangan Pak Sandi. Karena Bu Amat sangat
bersungguh-sungguh, Pak Sandi tak berani menolaknya. “Bapak sebetulnya mau ketawa melihat kelakuan ibu kamu, Ami,” kata Amat, 3 minggu kemudian menceritakan peristiwa itu pada Ami. “Tapi boleh percaya, boleh tidak, keempat adik tiri Pak Sandi dan kedua debt collector-nya tak berani lagi nongol!” Ami terpesona. “O, ya? Masak? Jadi samurai itu sakti?” “Orang menganggap begitu. Biar saja. Hidup kan perlu dongeng. Tapi sebenarnya, bapak diam-diam berunding dengan para warga RT 9, lalu melapor ke polisi. Bapak yakin hukum harus ditegakkan kalau sudah ada yang mau main kayu. Lalu sekarang ketahuan bapak angkat Pak Sandi ternyata mewariskan Rp 15 M untuk anak angkatnya!”
Sudut Pandang Belajarlah seumur hidup, itulah prinsip Dr. Dra. Wayan Karthi Suthardjana, M.M. Perempuan yang pada bulan Juni berusia 83 tahun ini ingin membuktikan, kalau ada kemauan pasti ada jalan. Ia pun merasa bangga bisa mencapai prestasi dan meraih doktor di usia yang sudah lansia yakni 79 tahun. Bahkan, karena kegigihannya untuk melanjutkan studi di usia yang sudah senja, ia mendapatkan penghargaan dari Universitas Brawijaya sebagai doktor usia tertua dengan masa studi tiga tahun satu bulan.
S
ebenarnya, Karthi Suthardjana ingin melanjutkan ke jenjang guru besar, namun, kesempatan itu sudah tidak bisa lagi karena terbentur usia. Perjuangan Ketua Yayasan Kartini
Edisi 937/ 23 - 29 januari 2017
Selalu Ingin Belajar Bali ini memang tak mudah dalam menyelesaikan studinya di luar pulau Bali. Ia menuturkan, harus bangun pukul 2, kemudian segera bersiapsiap agar pukul 3.30 sudah berangkat menuju bandara Ngurah Rai Tuban dari rumahnya di Desa Besan, Kec. Dawan, Klungkung. Dengan pesawat pertama, ia segera menuju Surabaya. Pukul 06.15 ia tiba di bandara Juanda, dan segera menuju Malang diantar taksi langganannya. Kalau ada jadwal kuliah ia menginap di hotel yang dimiliki kampus Brawijaya Malang. Kalau hanya jadwal bimbingan, ia bisa PP Bali-Malang dalam satu hari. Tentu ia tak menampik dalam perjalanan sangat melelahkan, namun, ia sangat menikmatinya. Baginya, mengobrol dan bercerita banyak hal dengan orang-orang yang ia temui, termasuk dengan supir taksi sudah cukup membuatnya bersemangat. Bahkan, dari obrolannya itu, supir taksi menjadi langganannya. “Kalau saya ada jadwal ke Malang, saya
Wayan Karthi
sudah mengontak supir taksinya. Dia sudah siap menunggu di bandara Juanda untuk mengantar saya ke Malang,” ujar salah seorang pendiri PKBI Bali ini. Karthi Suthardjana mengatakan, ia memilih ilmu manajemen karena
sangat menyukai ilmu tersebut, dan bisa dipakai dalam segala hal, baik dalam kegiatannya mengelola Yayasan Kartini Bali yang menaungi kampus Akademi Kebidanan Kartini Bali, termasuk dalam rumahtangga. “Semua perlu manajamen termasuk dalam rumahtangga,” ujar perempuan yang selalu bugar dengan kiatnya melakukan Olahraga Hidup Baru (Orhiba) tiap hari. Prinsipnya untuk selalu tetap ingin belajar juga digaungkan kepada siapapun yang ditemuinya, termasuk para staf di Yayasan Kartini Bali, termasuk bagian cleaning service dan supir. Ia selalu memacu semangat para dosen di Akademi Kebidanan Kartini Bali untuk terus melanjutkan pendidikan selagi masih ada kesempatan. Bahkan, saat ia bertemu dengan seorang supir taksi di Denpasar, ia berusaha membantu anak supir tersebut untuk kuliah. Kini, putri supir taksi itu mendapatkan beasiswa kuliah di Akademi Kebidanan Kartini Bali.
Konsekuensi dari Pilihan
Kuliah Sambil Bekerja Punya Cerita
“Pagi ini harus berangkat ke kantor lebih awal karena ada pertemuan dengan atasan. Materi presentasi sudah disiapkan beserta dengan laporan pertanggungjawaban dari malam sebelumnya. Nanti sore ada ujian akhir semester, 2 mata kuliah dengan bobot SKS yang cukup besar. Malam harinya harus membagi waktu lagi untuk pekerjaan dan tugas kuliah”. Adakah yang sedang mengalami kondisi keseharian seperti cerita di atas? Tentunya ilustrasi tersebut tidak sepenuhnya bisa menggambarkan Anda yang bekerja full time ataupun part time dan sekaligus sedang menempuh pendidikan formal. Belum lagi bagi Anda yang sudah menikah, tugas rumah tangga tentunya juga memerlukan perhatian. Ketika berjalan beriringan, kuliah dan bekerja merupakan dua hal yang berkaitan satu sama lain. Keduanya bisa saling mempengaruhi performa Anda secara positif maupun negatif. Seperti situasi pekerjaan yang dapat mempengaruhi prestasi akademik Anda di perkuliahan. Begitu pula sebaliknya, proses studi Anda bisa jadi mempengaruhi performa Anda di tempat kerja. Keadaan tersebut tentunya membutuhkan kemampuan Anda dalam memanajemen diri atau yang dikenal dengan istilah
bacaan wanita dan keluarga
Penerbit PT Tarukan Media Dharma Terbit sejak 9 November 1998
self-management. Istilah ini menggambarkan bagaimana seseorang dapat mengarahkan atau mengendalikan diri (pikiran, perasaan dan perilaku) secara efektif untuk mencapai performa optimal pada setiap aktivitas dan tugasnya. Kuliah sambil bekerja merupakan suatu keputusan besar dengan berbagai pertimbangan dan konsekuensi. Bekerja saat melanjutkan studi ataupun mengambil tawaran kerja saat proses studi masih berjalan, pasti akan memberikan pengalaman tersendiri bagi Anda yang menjalaninya. Pengalaman tersebut menjadi salah satu kelebihan yang Anda miliki, karena tidak setiap orang berani mengambil keputusan ini. Kedua, pengalaman bekerja maupun studi Anda akan menjadi bekal. Anda memiliki media yaitu tempat bekerja untuk mengaplikasikan ilmu yang Anda pelajari di perkuliahan. Anda juga bisa melihat bagaimana konsep teoritis dan praktis di masing-masing situasi tersebut. Hal ini berlaku juga ketika proses studi, Anda akan memiliki nilai lebih ketika pernah berhadapan langsung dengan kondisi yang riil di tempat bekerja. Ketiga, ketika Anda bekerja, Anda memiliki power yang cukup dalam hal finansial, misalnya Anda cukup mandiri untuk membayar keperluan studi. Belajar sambil bekerja yang
Made Padma Dewi Bajirani, S.Psi.
dilakukan dengan komitmen juga akan melatih kemampuan selfmanagement Anda. Termasuk di dalamnya kemampuan Anda untuk mengelola pikiran, emosi yang sedang Anda rasakan, respons Anda terhadap suatu situasi, membagi waktu secara efektif, menentukan prioritas, serta keberanian mengambil keputusan. Pada akhirnya semua hasil latihan diri ketika menjalani kuliah sambil bekerja dapat meningkatkan kepercayaan diri Anda. Hasil penelitian menunjukkan jika mahasiswa yang bekerja dengan kondisi
lingkungan kerja yang mendukung akan berkaitan dengan kemudahan dalam kerja dan kuliah. Kemudahan tersebut berhubungan dengan peningkatan kesejahteraan hidup. Kuliah sambil bekerja juga memunculkan tantangan tersendiri bagi seseorang. Proses perkuliahan dan pekerjaan yang menyita waktu dan memerlukan energi, membuat Anda kurang memiliki waktu luang untuk bersantai atau berkumpul bersama keluarga dan teman. Waktu jam kuliah yang kadang berbenturan dengan jam kerja, membuat Anda harus lebih bisa mencari solusi. Keberanian Anda dalam mengambil keputusan dengan segala risiko juga dibutuhkan agar semua dapat berjalan sesuai dengan harapan. Tantangan lainnya adalah ketika tugas di masing-masing tempat tidak mencapai hasil yang maksimal, karena manajemen waktu yang kurang baik. Tidak menutup kemungkinan, beban tugas kantor dan kuliah yang sama-sama penting bagi Anda membuat Anda kelelahan
secara fisik dan psikologis. Ketika Anda mulai tidak menikmati proses kuliah sambil bekerja, ada kecenderungan munculnya muatan emosi negatif yang terus menerus sampai dengan stres yang berkepanjangan. Saat hal ini tidak disadari kemudian terakumulasi, Anda menjadi pribadi yang cenderung sensitif dan reaktif maka konflik dengan orang-orang sekitar juga bisa terjadi. Setiap keputusan terdapat harapan dan konsekuensi mengiringi. Ketika kejenuhan mulai muncul cobalah untuk berbagi cerita dengan keluarga atau teman Anda. Sebagai motivasi, sadari kembali alasan Anda mengambil keputusan ini. Memaknai proses kuliah sambil bekerja secara positif juga dapat menjadi sarana pengembangan diri. Made Padma Dewi Bajirani, S.Psi.
(Mahasiswi Magister Psikologi Profesi Bidang Klinis, Universitas Gadjah Mada)
Kata Hati Rubrik ini khusus untuk menuangkan ide/pemikiran/gagasan dalam bentuk tulisan. Tema terkait wanita dan keluarga serta tidak mengandung unsur SARA. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter. Lampirkan juga foto close up (bukan pasfoto). Cantumkan nama lengkap, profesi, nomor hp, dan alamat email. Naskah dikirim ke redaksi@cybertokoh.com, redaksitokoh@yahoo.com.
Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: Gde Palgunadi. Redaktur Pelaksana: Ngurah Budi. Staf Redaksi/Pemasaran Denpasar: IG.A. Sri Ardhini, Wirati Astiti, Sagung Inten. Buleleng: Wiwin Meliana. Jakarta: Diana Runtu. NTB: Naniek Dwi Surahmi. Desain Grafis: IDN Alit Budiartha, I Made Ary Supratman. Sirkulasi: Kadek Sepi Purnama, Ayu Wika Yuliani. Sek retariat: Ayu A gustini, Putu Agus Mariantara, Hariyono. Alamat Redaksi/Iklan Denpasar: Gedung Pers Bali K. Nadha, Lantai III, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar 80117–Telepon (0361) 425373, 7402414, 416676–Faksimile (0361) 425373. Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi Jakarta: Jalan Palm erah B arat 21 G Jakarta Pusat 10270– Telepon (021) 5357603 - Faksimile (021) 5357605. NTB: Jalan Bangau No.15 Cakranegara, Mataram–Telepon (0370) 639543– Faksimile (0370) 628257. Jawa Timur: Permata Darmo Bintoro, Jalan Taman Ketampon 22-23 Surabaya–Telepon (031) 5633456– F aksim ile (031) 5675240. Surat Elektronik: redaksi@cybertokoh.com, redaksitokoh@yahoo.com, iklan@cybertokoh.com. Bank: BRI Cabang G ajah Mada Denpasar. Nomor Rekening: PT Tarukan Media Dharma: 0017-01-001010-30-6. Percetakan: BP Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar.
Karier di dunia entertainment tidak bisa dijadikan gantungan hidup di masa depan, sudah sangat disadari sebagian kalangan muda yang saat ini berkiprah di ‘dunia gemerlap’ itu. Karena itu tak heran kalau sebagian dari mereka selain bekerja (bidang entertainment) juga melanjutkan studinya ke jenjang pendidikan tinggi. Tidak hanya itu, bahkan ada beberapa yang rela untuk sementara meninggalkan kariernya yang tengah cemerlang untuk bersekolah ke luar negeri. Bagi mereka tak ada kata ‘aji mumpung’, sebaliknya mereka tak mau masa mudanya hanya diisi dengan kerja, hura-hura, dan mengabaikan pendidikan. Sekalipun sadar bahwa kuliah dapat dilakukan kapan saja, bahkan setelah usia tidak muda lagi. Tina Toon dan Fatin Shidqia Lubis, misalnya. Dua penyanyi ini memutuskan untuk melakukan duaduanya sekaligus (kerja dan kuliah) meski sempat kerepotan mengatur jadwal ketika keduanya ‘berbenturan’. “Bagi aku, kalau harus memilih tentu saja pendidikan lebih penting karena itu adalah bekal masa depan. Sedang menyanyi, meski dirinya menekuni sejak masih kecil, hanyalah
23
sebatas hobi. Pendidikan, baik itu formal maupun informal, penting bagi aku. Itu adalah gantungan masa depan. Aku berprinsip selagi muda dan mampu, bersekolah setinggitingginya. Karena pendidikan bukan hanya mendapatkan ilmu, tapi juga membentuk pola pikir, menambah wawasan,” ujar Tina yang melejit namanya lewat lagu anak-anak ‘BoloBolo’. Selain itu, tambah Tina, dengan terus kuliah dia mendapat banyak teman dan inspirasi karena kerap bertukar pengalaman. “Jadi kalau aku pribadi, dari pada berkegiatan ‘aneh-aneh’ mending kuliah dan berkegiatan di kampus,” tambah Tina yang kini tengah menyelesaikan tesis S2 di bidang hukum. “Judul tesis aku ‘Tanggung Jawab Perseroan Terbatas untuk Pajak’. Kebetulan sekarang ini kasus semacam itu sedang marak. Aku berharap tahun ini bisa menyelesaikan S2,” kata Tina yang berencana setelah S2 masih akan kuliah lagi. “Aku nggak cape belajar, kok..hahaha. Maunya kuliah lagi. Cuma lagi mikir, apakah mau mengambil S3 atau kuliah S1 bidang hukum. Lihat nanti saja,” ucap pemeran film ‘Cinta Dalam Kardus’. Sejauh yang dijalaninya, kariernya di dunia hiburan,
Tina Toon
tidak terganggu karena kesibukannya kuliah. Itu karena dia telah menetapkan prioritas tentang apa yang harus didahulukan. “Kalau ada tawaran menyanyi atau off air menarik misalnya, pas benturan dengan kuliah, ya aku lihat dulu kegiatan kuliah aku. Kalau memungkinkan, ya, kerjaan itu aku ambil,” tutur gadis bernama asli Agustina Hermanto. Meski dia memprioritaskan pendidikan, namun tambahnya, tak pernah terlintas keinginan untuk meninggalkan dunia menyanyi yang telah membesarkan namanya. Jadi selama masih disukai masyarakat, ia tetap akan menyanyi. “Entertainment itu hanya hobi tapi hobi yang dibayar...hahah. Aku suka dan memang passion aku di sini (menyanyi) , jadi ya lanjut terus selama aku bisa bermanfaat untuk menghibur dan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Sebagai publik figur aku ingin keberadaan aku juga bisa membantu banyak orang,” ujar Tina sambil menambahkan, sejak dulu sudah memiliki niat bukan hanya eksis menjadi artis tapi juga memiliki pencapaian lain di bidang berbeda. KULIAH DI LUAR NEGERI Fatin Shidqia, penyanyi jebolan ajang pencarian bakat ‘X Factor’ yang tengah naik daun, berpandangan pendidikan dan karier di dunia entertainment penting karenanya dia memutuskan menjalaninya sekaligus. Ketika tamat SMA, kata Fatin, sebenarnya orangtuanya memberi kebebasan untuk menentukan sendiri apakah langsung ingin lanjut ke perguruan tinggi atau break dulu, dan ia memilih langsung kuliah. “Aku memilih kuliah langsung, aku juga memilih untuk melanjutkan karier di bidang entertainment, duaduanya penting dan aku seriusi. Jadi aku putuskan untuk menjalankan keduanya sekaligus. Memang ada
Bagi Karthi Suthardjana, membantu orang lain dalam hal pendidikan sangatlah penting karena peningkatan sumber daya manusia sangat diperlukan dalam membangun generasi muda. “Saya masih ingat dulu, waktu pendaftaran siswi bidan, banyak sekali yang melamar, sampai ribuan, tapi yang diterima hanya puluhan. Saya berpikir, suatu saat saya harus punya sekolah. Mereka punya keinginan untuk sekolah tapi daya tampung tidak ada. Itulah salah satu misi, mengapa saya akhirnya mendirikan Akademi Kebidanan Kartini Bali. Keinginan untuk ikut berkontribusi kepada generasi muda, mencetak para bidan profesional yang siap pakai. Setelah tamat, mereka bisa membuka praktik terutama bagi yang berasal dari desa. Ada beberapa anak penyakap sawah saya sekolahkan menjadi bidan agar kehidupan mereka suatu hari nanti berubah,” ungkapnya lebih jauh. wirati.astiti@cybertokoh.com
konsekuensinya, misalnya capai, atau ada salah satu yang terganggu. Tapi ya itu kan konsekuensi dari pilihan, jadi aku jalani saja sebaik-baiknya. Yang penting adalah memanage waktu sebaik mungkin,” ungkap mahasiswi London School jurusan Performing Art Communication ini. Di awal-awal kuliah, aku Fatin, memang ia agak keteteran. Jadwal manggung sudah lebih dahulu ada sebelum masuk masa kuliah. Saat kuliah berlangsung, kerap kali keduanya ‘bertabrakan’. Karena sudah terlanjur kontrak, terpaksa ia mengorbankan waktu kuliah. Gara-gara itu juga, di semester awal dia sempat dipanggil dosen karena sering absen. Tapi sekarang, setelah semuanya telah terjadwal dengan baik, menjadi tidak masalah. Senin sampai Fatin Shidqia Lubis Kamis dia kuliah dari siang sampai sore, sedang jika ada itu,” kata peraih penghargaan Daf tawaran off air ke luar kota bisa BAMA Music Award 2016 di Hamdilakukan Jumat-Sabtu, Minggu burg, Jerman ini. kembali ke Jakarta. Pihak manajemennya telah tahu Diakui juga meski jadwal sudah hal itu makanya semuanya diatur terjadwal, kadang ada juga tawaran sebaik mungkin sehingga keduanya yang datang di hari kuliah. “Yahh bisa berjalan baik. “Semuanya telah memang kita kan nggak tahu rezeki terencana dengan baik,” tambah datangnya kapan, trus kalau ada ta- Fatin. waran bagaimana menolaknya. Tapi Pelantun single ‘Percaya’, ini, kan juga harus memikirkan bahwa berencana, setelah kuliah S1 nya kuliah sudah dibayar, kan sayang. selesai, dia akan melanjutkan S2 nya Jadi kalau ada tawaran seperti itu, di luar negeri. “Pendidikan kan demi lihat dulu. Kalau masih bisa diatur masa depan aku. Jadi aku rencana jadwalnya ya aku ambil. Misalnya, setelah S1 kemudian break setahun tawaran pagi, ya aku ambil, siangnya untuk menyanyi, lalu lanjut kuliah S2 kuliah. Tapi kalau nggak bisa, ya aku di luar negeri. Setelah selesai S2 baru nggak berani ambil. Jadi asalkan lanjut lagi karier menyanyi,” kata memungkinkan dan tidak meng- gadis kelahiran Juli 1996 ini. ganggu kuliah, aku ambil tawaran dianaruntu@cybertokoh.com
24
Sudut Pandang
Edisi 937/ 23 - 29 JANUARI 2017
Saat ini fenomena kuliah sambil kerja sepertinya sudah cukup lumrah di kalangan mahasiswa. Berbagai alasan dijadikan dasar mereka memilih menjalankan pendidikan sambil bekerja. Mulai dari menjadi solusi masalah ekonomi hingga keinginan melatih kemandirian. Atau, bisa juga mereka ingin dapat menghubungkan antara teori yang didapat di kampus dengan kenyataan yang ada di dunia kerja. Menurut Pande Made Ayu Wily Wariga yang biasa disapa Wily ini, kuliah sambil bekerja merupakan salah satu kesempatan berharga baginya. Di usianya yang masih muda ia bukan hanya mendapatkan pengalaman bekerja, tapi memahami cara bersosialisasi lebih dini dan memperluas wawasan.
“S
angat banyak manfaatnya untuk saya termasuk untuk pertumbuhan kepribadian menjadi lebih mandiri,” cetus gadis kelahiran, Denpasar, 19 Januari 1997 ini Wily menegaskan dirinya sangat ingin mencari dan memiliki pengalaman bagaimana bekerja terutaman di birokrasi pemerintahan. “Sehingga nantinya setelah lulus kuliah saya benar- benar memiliki kesiapan yang baik berada di dunia kerja,” ujar mahasiswi Fakultas Sastra Universitas Warmadewa yang kini tercatat sebagai staf Perdagangan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar ini. Memang diakuinya bahwa bekerja sambil kuliah ia harus mampu membagi
Kuliah sambil Kerja
Harus Pandai Atur Waktu
waktu dengan sebaik mungkin. Saat bekerja, katanya ia harus berkonsentrasi dengan pekerjaannya. Berikutnya usai bekerja, ia akan berkonsentrasi dan fokus untuk menjalannya aktivitasnya sebagai seorang mahasiswa. Selain mendapat pengalaman istimewa, bekerja sambil kuliah dapat membantunya menjadi lebih pandai dalam time management. Memiliki pekerjaan saat kuliah membutuhkan kerja ekstra dan management waktu yang lebih baik. Bagaimana ia mengatur jadwal setiap hari, apa yang harus dilakukan hari ini hingga minggu depan. Selain itu ia juga harus bisa mengatur, memprioritaskan, take control waktu yang ada. Baginya hal ini lebih baik untuk belajar manajemen waktu di perguruan tinggi, daripada belajar saat setelah kita lulus. “Bekerja sambil kuliah memang sangat menguras waktu, tenaga, serta pikiran. Kalau teman-teman ada di posisi seperti itu tidak perlu khawatir. Kuliah sambil kerja bukanlah hal yang mudah bagi sebagian orang, tapi kita akan menjadi orang yang lebih tangguh jika bisa melewati keadaan tersebut,” tandas Duta Endek Kota Denpasar angkatan pertama yang juga seorang model ini. Sementara saat hari libur atau ada waktu luang anak kedua dari tiga bersaudara dari pasutri I Made Sukayadnya dan Ni Nyoman Ayu Widiani ini akan memanfaatkan waktunya untuk beristirahat, melakukan hobinya ataupun bersosialisasi dengan teman-temannya.
Cok Lan
Wily
SAMBIL MENYELAM MINUM AIR Begitu juga bagi Cok Istri Agung Sri Wulandari atau dikenal dengan panggilan Cok Lan, kuliah sembari kerja itu menarik dijalani. Semua tergantung dari yang menjalaninya sanggup atau tidak. “Seperti istilah sambil menyelam sambil minum air, dua pekerjaan terlampaui. Keren kan jika kerja dan kuliah bisa dijalankan dengan baik secara bersamaan,” ucap salah seorang instruktur yoga di Pasraman Markandeya ini.
Bagi gadis kelahiran 1 April 1994 ini, dirinya memilih kerja sambil kuliah, alasan pertamanya adalah saya ingin mencari pengalaman. Sebab, kata pengajar di Stella Mundi Early Learning Canter ini, di zaman sekarang ini pendidikan tinggi tidak menjamin seseorang bisa langsung diterima di dunia kerja, jika tidak memiliki pengalaman kerja. Yang ke dua, dapat melatih dirinya bersosialisasi dan berinteraksi lebih baik. mengingat ia adalah seorang guru, maka kerja freelance sangat membantu untuk
mengetahui karakter anak didik dan bagaimana cara menangani karakter yang berbeda beda. “Selanjutnya saya menjadi lebih siap ketika menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya,” kata bungsu tiga bersudara pasutri Cokorda Gede S. Putra (alm) dan A.A. Rai Anggreni ini dan menambahkan alasan terakhirnya kuliah sambil kerja, pastinya bisa menambah uang saku untuk meringankan uang buku saat kuliah. Ditanya soal a mengatur waktu dan merasa lelah atau tidak, Cok Lan mengaku ia sudah memutuskan untuk memikul dua tanggung jawab yakni kuliah dan juga kerja, ia tahu apa risikonya. “Salah satunya adalah mengatur waktu. Ketika saya menjalaninya hal terpenting yang saya lakukan adalah mengutamakan kuliah . Saya harus bisa memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, agar tidak mengesampingkan tugas-tugas kampus,” ucap alumnus S1Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Pendidikan Ganesha yang akan melanjutkan S2 Linguistik di Universitas Udayana ini. “Lelah juga, tapi positif, karena suka dan senang menjalaninya,” katanya. Bahkan ia yakin dengan kuliah sambil kerja pasti meningkatkan disiplin dan keterampilannya sehingga nikmat dan keuntungannya akan dirasakan nantinya. “Jadi saran saya lakukanlah pekerjaan yang kita sukai. Ketika kita sedang kuliah dan ingin bekerja, carilah pekerjaan part time atau pekerjaan yang tidak terlu mengikat waktu kita,” papar Cok Lan yang mengakui bahwa itulah pengalaman merupakan guru tertinggi ini. (sri.ardhini@cybertokoh.com)
Terapkan Teori Melalui Praktik Kerja Kuliah sambil bekerja rupanya bukan lagi menjadi hal asing bagi mahasiswa. Banyak pertimbangan yang menjadi dasar mahasiswa memilih kuliah sambil bekerja baik itu tuntutan ekonomi maupun alasan kemandirian. Menurut I Made Ngurah Wedana, Direktur Monarch Bali cabang Singaraja kuliah sambil bekerja sudah menjadi hal yang biasa bagi negara maju maupun berkembang. Memang sudah seharusnya, sumber daya manusia menggunakan efisiensi waktu dengan baik. Ia melihat perkembangan luar biasa yang ditunjukkan oleh masyarakat secara positif di era MEA ini. “Saya lihat nantinya mereka tidak hanya bersaing di negara ini saja melainkan juga akan bersaing dengan negara-negara lain,” ujarnya. Kuliah sambil bekerja juga menurutnya sebagai salah satu cara untuk membangun kemandirian dari masingmasing individu. Pria yang akrab disapa Ngurah ini mengaku I Made Ngurah Wedana jika dalam lembaga, pihaknya mengharapkan mahasiswanya dapat mengaplikasikan ilmu untuk dapat diterapkan. “Kami di lembaga memang mengarahkan anak-anak yang usianya di atas 21 tahun untuk kuliah sambil bekerja,” ungkapnya. Ia menambahkan jika kuliah sambil bekerja sama sekali tidak akan menganggu perkuliahan jika masing-masing mahasiswa dapat mengatur waktu dengan baik. Pihaknya juga menegaskan bahwa sebagai lembaga yang mencetak lulusan di bidang industri perhotelan dan pariwisata sudah seharusnya dapat mempraktikkan teori-teori yang didapat di kampus dengan bekerja di industri-industri perhotelan maupun pariwisata. “Kami mencetak lulusan yang nanti siap dipekerjakan di industri dan itu akan mempermudah mereka bersaing dengan tenaga kerja di negara lain,” tambahnya. Sebelum dibangun, Monarch Singaraja telah membentuk wadah yang siap menampung lulusannya dengan bekerja sama dengan beberapa industri perhotelan dan pariwisata dan agen terbesar di Bali untuk penyaluran tenaga kerja ke kapal pesiar. “Ini sebagai bentuk komitmen kami untuk mengurangi pengangguran juga,” jelasnya. Pria kelahiran Singaraja 27 Juni 1964 tersebut juga mengaku lembaga tersebut membuka 5 program jurusan di antaranya Tata boga, Tata Hidangan, Tata Graha (house keeping), Bar, dan Divisi Makanan dan Minuman. Pihaknya mengaku secara gencar mempromosikan lulusan anak didiknya agar terserap di dunia kerja baik di dalam maupun di luar negeri. Salah satu caranya dengan membuat beberapa akun yang digunakan untuk menyebarluaskan informasi bisa dilirik perusahaan-perusahaan perhotelan. “Kami selalu share informasinya dan dari data yang tersimpan delapan puluh persen lulusan kami telah bekerja,” ungkapnya. Ia juga berpendapat untuk dapat mengembangkan pariwisata khususnya di Bali, hal utama yang perlu dipersiapkan adalah sumber daya manusia. Menurutnya, banyak negara-negara lain yang indah namun Bali memiliki pariwisata yang berbasis budaya. “Saat ini yang perlu kita benahi adalah SDM. Bagaimana kita siap menerima siapa pun yang datang ke Bali dengan pelayanan kekeluargaan,” jelasnya. Inilah yang akan menjadi kesan bagi wisatawan untuk datang kembali ke Bali.
MILIKI KETRAMPILAN KHUSUS Hal serupa juga disampaikan oleh Komang Rusma Ari Santhi, S.Pd., M.Pd., selaku Campus Manager Mediteranian Bali Cabang Singaraja, bahwa kuliah sambil bekerja bukan lagi hal yang luar biasa. Melainkan, suatu keharusan yang dapat dilakukan untuk membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, dan motivasi. Menurutnya, masa kuliah adalah waktu yang tepat untuk mengembangkan diri sebab pembelajaran dalam perkuliahan tidak menyita waktu yang terlalu banyak. “Kuliah lima jam per hari sudah sangat maksimun sekali. Setelah jam itu apa yang bisa dilakukan mahasiswa? Kenapa itu tidak diefektifkan sebagai waktu untuk bekerja,” jelasnya. Sebagai negara yang sedang berkembang, seharusnya pemikiran kuliah sambil bekerja sudah menjadi fondasi untuk peningkatan kualitas individu masing-masing. Peran pemerintah pun dirasa sangat penting dalam pemberian modal atau pinjaman untuk membiayai Komang Rusma Ari Santhi perkuliahan mereka. “Mereka kan tidak akan dapat uang dalam jumlah yang besar, seharusnya pemerintah dapat mendukung dengan pemberian pinjaman dengan catatan mereka sudah bekerja,” imbuhnya. Sebagai aset bangsa, anak-anak semestinya mendapat dukungan dari pemerintah yang menjembatani pendidikan mereka. “Tidak semua orang ingin kuliah, tetapi dengan fasilitas yang diberikan tentunya akan memberikan motivasi agar mereka mau kuliah. Bagaimana pun kualitas pendidikan akan berdampak pada perkembangan suatu bangsa,” paparnya. Hal lain, kuliah sambil bekerja dapat membentuk kemandirian bagi mahasiswa sebab dengan hasil bekerja mahasiswa akan dapat mengurangi biaya perkuliahan yang dikeluarkan oleh orang tua. Akan tetapi, memang tidak dapat dimungkiri kuliah sambil bekerja hanya dapat dilakukan bagi orang-orang yang pintar mengatur waktu. “Di sinilah kejelian seseorang harus digunakan untuk memilih tempat kuliah dan pekerjaan yang dapat berjalan berbarengan,” imbuhnya. Hal yang perlu diperhatikan adalah waktu perkuliahan yang memungkinkan seorang mahasiswa mengambil pekerjaan lain. “Jangan mengikuti jam kuliah teman-teman yang tidak bekerja,” tambahnya. Selain itu, kejelian dalam melihat peluang kerja juga sangat penting. Menurutnya sebagai seorang mahasiswa jangan mencari pekerjaan yang terikat dengan waktu kerja melainkan pekerjaan freelance yang tidak harus datang ke kantor. “Kalau ada niat, menurut saya income itu peluangnya banyak dan pekerjaan itu sangat luas,” ungkap owner dari Villa Santhi tersebut. Perempuan kelahiran 5 April 1984 juga mengungkapkan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang dan pekerjaan merupakan peluang sehingga kedua-kedua harus dimanfaatkan di usia muda. Kata dia, memang tidak mudah meyakinkan suatu perusahaan untuk memberi kesempatan bekerja dengan status sebagai mahasiswa. Akan tetapi, jika seorang pribadi memiliki ketrampilan khusus yang tidak dimiliki orang lain maka perusahaanlah yang akan mempertahankan. “Intinya, jadilah orang spesial. Memiliki ketrampilan khusus sehingga jika perusahan sudah bertemu dengan orang seperti itu pasti akan mengerti dengan situasi yang ditawarkan,” pungkasnya. (wiwinmeliana22@cybertokoh.com)
redaksi@cybertokoh.com, iklan@cybertokoh.com
cybertokoh
@cybertokoh
@cybertokoh
www.cybertokoh.com