Skip to main content

Tokoh Edisi 935 | Tokoh

Page 1

24

Sudut Pandang

Edisi 935/ 9 - 15 JANUARI 2017

Tahun baru merupakan momen yang pas untuk membuka lembaran baru dengan semangat baru. Sebenarnya, bukanlah hal yang mudah bagi se­seorang melakukan hal-hal baru atau bahkan strategi lama dengan cara baru. Namun, hal ini perlu dilakukan untuk menghidari kejenuhan dalam rutinitas yang dijalani.

H

al ini disampaikan Putu Wulandari Tristananda, S.Pd., M.Pd. Rasa jenuh yang sering dirasakan olehnya merupakan hal yang sangat manusiawi. Menurutnya setiap orang akan merasakan kebosanan ketika dihadapkan dengan situasi yang sama secara terus menurus. “Apalagi saya yang memang cepat sekali bosan dengan sesuatu,” ujarnya. Berlatar belakang sebagai tenaga pendidik, dosen tidak tetap (DTT) Bahasa Inggris STAH Negeri Mpu Kuturan ini mengaku hal yang paling cepat mengundang rasa bosan adalah rutinitas dalam pembelajaran. Awalnya dirinya mengira bahwa hobi sebagai seorang pengajar tidak akan membawanya pada tingkat kejenuhan. “Materi yang harus disiapkan setiap mengajar kemudian memikirkan media dengan materi yang sama dengan kelas yang berbeda, itu yang cepat buat bosan,” jelasnya. Perempuan yang akrab disapa Miss Wulan ini menambahkan jika kebosanan tersebut akan menjadi kemalasan. Namun, dirinya tetap merasa bertanggung jawab terhadap tugasnya sehingga untuk lepas dari rasa jenuh tersebut ia melakukan berbagai hal. Salah satunya dengan menjalin hubungan yang baik

Harus Punya Plan B ketika Plan A Gagal dengan rekan kerja dan mahasiswanya. “Rasa bosan yang timbul bukan kepada orang-orang tetapi lebih terhadap kegiatannya,” paparnya. Terjalinnya hubungan baik di tempat kerja merupakan alasan utama untuk tetap bertahan dari rasa kebosanan. “Ini merupakan alasan kenapa saya harus datang lagi ke tempat kerja,” jelasnya. Meskipun hanya sebagai DTT tetapi dirinya sesering mungkin datang ke kampus untuk sekadar ngobrol dengan rekan kerja. “Jangan habis ngajar langsung pulang tetapi ngbrol dimaksud bisa mengenai kesulitan yang dialami ketika mengajar dan juga banyak hal,” jelas perempuan kelahiran 3 Juli 1992 ini. Menurut perempuan yang sempat menjadi peserta Bali International Choir Festival tersebut menambahkan situasi dan hubungan kerja sangat berpengaruh penting terhadap kinerja dan semangat kerja. Selain itu, pencapaian target dalam suatu pekerjaan juga sangat penting pengaruhnya dalam menghindar dari rasa jenuh. Sehingga dalam hal ini dirinya harus memiliki rencana lain dari rencana utama. “Setiap orang pasti punya strategi dalam memenuhi target yang diinginkan, dan saya harus punya plan B ketika plan A tidak berhasil,” jelas perempuan yang aktif mengajar dibeberapa perguruan tinggi swasta dan bimbingan belajar di Singaraja ini. Pengalaman juga sangat penting untuk memunculkan ide kreatif ketika seseorang bosan dengan

Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, M.A.

rutinitas. Menurutnya semakin banyak pengalaman kerja maka semakin luas pergaulan dan semakin besar peluang kerja yang dimiliki. “Antara minat dan bakat harus diseimbangkan, minat sebagai guru tetap jalan dan bakat bernyanyi juga harus dikembangkan karena menurut saya zaman sekarang jika hanya punya satu jenis keahlian tidak akan maju,” ungkap pembina paduan suara STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja tersebut. BUAT TANTANGAN DAN LAKUKAN INOVASI Bosan terhadap sesuatu akan membawa dampak yang buruk terhadap pekerjaan yang dijalani. Pemicu utama kebosanan yang sering dirasakan seseorang ketika

Putu Wulandari Tristananda, S.Pd., M.Pd.

rutinitas terus menerus dilakukan. Begitu juga halnya dengan Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha Singaraja Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, M.A., yang rutinitasnya sebagai seorang dekan akan sangat cepat mengundang kejenuhan. Tidak hanya di kampus, bahkan rutinitas di rumah pun dirinya tak menampik sering membuat jenuh. Menghindari hal tersebut, perempuan yang akrab di sapa Titik ini mengaku punya cara sendiri untuk menghilangkan kejenuhan itu. Cara spiritual dilakukan dengan meditasi dan tirta yatra untuk menenangkan pikiran dan hati yang sedang dilanda kebosanan. “Saya selalu meditasi setiap hari dan tirta yatra dengan orangorang terdekat,” jelasnya. Selain

spiritual, menghindari kejenuhan dari rutinitas di rumah, dirinya menata kembali situasi rumah baik dari interior maupun eksterior. “Saya punya konsep, setiap tahun baru, banyak yang saya ubah dari segi penempatan furnitur dan mengganti barang-barang yang rusak agar auranya juga berubah,” tambahnya. Perempuan kelahiran 26 Juni 1962 tersebut mengaku jika waktu memang lebih banyak dihabiskan dengan pekerjaan kampus sehingga cara yang paling utama dilakukan untuk menghindari kebosanan adalah melakukan inovasi. Jika rutinitas yang dilakukan monoton maka akan sangat gampang memicu kejenuhan, lain halnya jika dalam rutinitas selalu dibarengi dengan inovasi baru yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja. “Saya berpikir tantangan itu harus ada, dan dilakukan dengan inovasi sehingga di kampus saya selalu merasa kekurangan waktu dan tidak pernah akan merasa bosan,” paparnya. Rekan kerja juga sangat berpengaruh dalam peningkatan kinerja, namun dirinya dengan cepat mengubah pola pikir bahwa ketika rekan kerja dapat menjadi guru yang baik dan membuatnya bekerja lebih rajin. “Ketika rekan kerja tidak mau mengerjakan saya tidak akan tahu wawasan itu, tetapi ketika saya mengerjakan berarti wawasan akan bertambah dan lebih baik,” pungkasnya. (wiwinmeliana22@cybertokoh.com)

Merajut di Lokasi Syuting Yang namanya bosan pasti setiap orang pernah mengalaminya. Apalagi mereka yang kerap menjalani rutinitas yang sama dan dalam waktu yang lama. Della Puspita, misalnya. Artis yang telah belasan tahun berkiprah di dunia akting mengaku pernah merasa jenuh pada pekerjaannya. “Itu manusiawi ya, wajarlah. Apalagi kita telah cukup lama bekerja di bidang ini, merasa jenuh adalah hal yang biasa. Tinggal bagaimana kita mengatasinya. Karena kan tidak mungkin karena jenuh trus kita tinggalkan begitu saja pekerjaan kita. Setidaknya aku tidak melakukan itu,” ujar artis yang turut membintangi film ‘Maju Kena Mundur Kena Returns’. Menurut Della, dirinya punya cara tersendiri untuk mengatasi rasa bosan. “Aku kan sering melakoni syuting sinetron stripping hingga berbulanbulan. Jadi wajarlah kadang merasakan kejenuhan. Nah kalau sudah begitu biasanya aku minta zin untuk cuti satu atau dua hari untuk libur. Aku perlu refreshing. Karena waktu liburnya singkat, ya nggak bisa pergi jauhjauh. Tapi asal bisa berlibur bersama keluarga, anak-anak, kemanapun pasti

menyenangkan. Semangatku sudah ‘dicas’ lagi, fresh lagi,” ungkap Della yang namanya melambung lewat sinetron ‘Pernikahan Dini’. Bagi Della, berkumpul bersama keluarga, khususnya anak-anak, merupakan obat ketika jenuh melanda. “Selain kumpul dengan anak-anak, aku juga suka merajut. Biasanya kalau di lokasi syuting--- kadang kita seharian di sana-- ada waktu-waktu dimana kita harus menunggu giliran ‘take’. Kalau aku merasa bosan menunggu, biasanya aku tidur saja...hahaha. Atau merajut. Merajut itu asyik lho, bisa melupakan kebosanan menunggu di lokasi syuting,” ungkap artis yang kerap memerankan tokoh antagonis ini. Merajut, tambah Della merupakan salah satu hobinya sejak dulu. Merajut memerlukan konsentrasi, karena itu sangat ampuh untuk mengatasi stres ataupun jenuh dengan pekerjaan. “Ini hobi yang ‘timbul-tenggelam’ ha..haha. Kalau lagi semangat, rajutan aku bawa ke lokasi syuting. Aku bikin syal, keset kaki, dll, dari rajutan,” tambahnya. Hal-hal produktif juga dilakukan Prilly Latuconsina untuk mengusir rasa bosannya. “Kalau bosan aku

biasanya suka menulis lagu atau main gitar. Atau kadang aku menulis puisi,” ungkap Prilly yang telah dua kali berturut-turut menyabet Panasonic Gobel Awards 2015 dan 2016 sebagai Artis Terfavorit. Inspirasi, katanya, bisa datang dari mana saja, baik dari keadaan sekitar, perasaan pribadi, dll. “Jadi ketika teman lain sedang ‘take’ , aku nggak ada teman ngobrol misalnya, maka sambil menunggu giliran ya bikin puisi atau bikin lagu. Dengan begitu jadi nggak bosan,” tambah pemeran utama film ‘Hangout’, ini. Prilly mulai muncul di layar kaca lewat penampilannya dalam FTV, ‘Gonzales; Ada Garuda di Dadaku’ tahun 2011, namun namanya baru mulai dikenal sejak membintangi sinetron ‘Ganteng-Ganteng Serigala’ tahun 2014. Sejak itu gadis cantik berusia 20 tahun ini, kebanjiran job apalagi setelah namanya kerap masuk daftar nominasi bahkan memenangkan penghargaan di berbagai event. Setidaknya sepanjang 2014-2016, ia telah mengoleksi enam penghargaan termasuk Panasonic Award 2015 dan 2016. Aktivitas Prilly pun makin bertam-

Della Puspita

bah karena dia bukan hanya bermain sinetron dan film, tapi ia juga terjun ke dunia menyanyi serta menjadi presenter dan bintang iklan produk. Prilly mengaku kesibukannya yang tinggi tak jarang membuatnya merasa jenuh dan stress. “Ya lelah sudah pasti, tapi itu kan risiko. Saat kita memutuskan untuk terjun di suatu bidang, kita harus terima segala risikonya. Kalau soal lelah fisik tidak masalah, mengatasi masalah stamina lebih mudah, justru menjaga

Prilly Latuconsina

mental yang sulit,” ungkap Ketua Bidang Humas PARFI 1956, ini. Namun, kata Prilly, dia sudah memiliki cara mengatasinya. Salah satunya adalah dengan bersikap enjoy. “Caranya adalah happy, menjadi pribadi yang happy. Itu pasti akan mempengaruhi pikiran kita, menjaga stabilitas pikiran. Kalau kita terus happy, menyebarkan hal yang positif, pasti enerji yang kita terima positif pula,” tambahnya. (dianaruntu@cybertokoh.com)

redaksi@cybertokoh.com, iklan@cybertokoh.com

cybertokoh

@cybertokoh

@cybertokoh

www.cybertokoh.com


2

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

GORO-GORO A m a t mendadak punya sebuah samurai. Diberikan oleh seorang anak muda yang Putu Wijaya mengaku mewarisi itu dari bapaknya. Konon diberikan oleh seorang perwira tinggi Jepang di masa pergerakan kemerdekaan. “Bapak bukan seorang pendekar, Bapak seorang pengecut yang selalu menghindari perkelahian dan suka damai. Bapak tidak memerlukan samurai,” kata Amat menolak secara halus. “Saya tahu, Pak Amat adalah pejuang perdamaian.” Amat cepat mengoreksi. “Salah. Bapak bukan pejuang, Bapak hanya cinta damai.” “Ya, saya tahu maksud saya, Pak Amat pakar perdamaian.” “Itu juga salah! Adik ini pasti keliru! Bapak bukan pejuang, bukan pakar hanya lebih menyukai damai. Bapak ini penakut!”

“Saya tahu, Pak. Pokoknya Pak Amat pelopor perdamaian.” “Tidak! Bapak bukan pelopor, Bapak ini orang awam yang suka damai.” Orang itu tak berani lagi memberikan sebutan. Ia menukar strateginya. “Baik, kalau begitu. Pak Amat masih ingat presiden pertama AS?” “George Washington?” “Betul, Pak. Kata George Washington, untuk menjaga perdamaian diperlukan senjata!” Sampai di situ cerita Amat, Bu Amat memotong. “Terserah apa pun alasannya, tapi yang jelas, lalu Bapak memberikan dia uang?” “Tunggu dulu, ceritanya belum selesai!” “Nanti boleh dilanjutkan sendiri! Tapi yang pasti Bapak memberikan dia uang?” “Soalnya, Bapak sebagai bekas guru, heran, dia kok masih ingat sejarah, pasti .. “

Ekspresso

samurai

“Ngasih berapa?” “Tapi ... “ “Berapa!?!” Amat teraksa narik nafas panjang. Menyerah. “Berapa? Satu juta? Amat pura-pura tak dengar. “Satu juta?! Aduh Ratu! Samurai palsu buatan bengkel sepeda di belakang itu kok dibeli satu juta? Bapak ditipu mentah-mentah, tahu! Samurai itu sudah pernah ditawarkan ke Pak Made di sebelah. Bayar cicil 5 kali per 50 ribu pun, Pak Made nolak. Sekarang Bapak bayar kontan 4 kalinya! Aduh Dewa Ratu! Malunya saya besok di tempat arisan. Ini pasti sudah menyebar, semua pasti tahu! Saya sakit sajalah besok! Tapi kalau tidak datang, pasti yang narik orang lain. Kita kan perlu bayar tax amnesty !Aduh, kacau semua gara-gara Bapak mau jadi samurai cap jengkol!” Amat seperti disambar petir. Ia tak percaya dirinya baru saja ditipu mentah-mentah.

Karena jengkel, Bu Amat, pergi ke rumah Ami. Ia tak mau pulang dengan seribu macam alasan. Tinggal Amat ditemani cecak-cecak di dinding yang setiap saat berbunyi seperti mengejek Amat. Amat kelimpungan. Ia mencoba nonton sampai matanya pegel. Tapi kantuknya tak kunjung datang. Terpaksa ia memeriksa samurai palsu yang baru dibelinya. Setelah cermat diperhatikan, perlahan-lahan mulai kelihatan palsunya. Bahkan ketika ia mencoba menebas sesuatu ternyata samurai itu jadi agak bengkok. “Leak barak!” umpat Amat, “Tega-teganya nipu orang tua!” Tiba-tiba pintu depan diketok.

Amat langsung meluap gembira. Tak sia-sia menunggu, akhirnya istrinya mengalah pulang. Itu pasti tanda rindu. Amat bergegas ke depan. Langsung membuka pintu. Begitu terbuka ia berteriak kaget karena di depannya ada 4 lelaki yang hendak menerobos masuk. Amat kaget mundur mau lari. Kakinya keselimput. Ia meloncat supaya jangan jatuh, sambil tak sengaja mengangkat samurai. Cahya lampu televisi memantul dari samura itu menyeruak ke para lelaki itu. Empat-empatnya berteriak terkejut, lalu lari tunggang-langgang sambil membuang barang jarahannya dari tetangga. Para tetangga yang barusan dirampok berdatangan dan memunggut kembali barangbarangnya yang dijarah. Semua memandang kagum pada Amat yang masih memegang samurai dengan muka pucat-pasi.

Sudut Pandang

Bicara soal anak selalu menarik buat saya. Bukan karena jabatan atau pekerjaan saya semata tapi juga karena saya seorang ibu. Apalagi ketika menyangkut cara mendidik anak, khususnya bagaimana mengajarkan anak supaya berprestasi. Seorang ibu atau orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya dan ingin anaknya menjadi hebat. Apa sebenarnya kriteria seorang anak bisa disebut hebat atau berprestasi. Dan persoalannya juga apakah semua anak harus dan mampu berprestasi dan jadi hebat?! Menurut saya, setiap anak adalah unik, setiap anak terlahir dengan kelebihan dan kekurangan masingmasing. Sebagai orangtua, seharusnya kita menerima dan mensyukuri apapun kondisi kelahiran anak kita. Tugas sebagai orangtualah untuk mampu mengenali potensi diri, bakat, dan minat dari anaknya, kemudian bisa mendorong dan mengajarkan si anak untuk bisa bertumbuh dan menjadi anak yang berprestasi. Menurut saya juga kriteria atau ukuran hebat dan berprestasi tentu beda-beda untuk setiap orang atau keluarga. Dengan menjadi orang baik dan melakukan segala hal dengan benar saja sudah merupakan prestasi. Buat saya pribadi, hal utama yang penting lebih dulu ketika kita ingin mengajarkan seorang anak untuk berprestasi adalah, kita harus bisa menjadi contoh dan teladan lebih dulu untuk si anak. Kalau kita ingin anak kita disiplin, berilah contoh prilaku nyata disiplin lebih dulu.

bacaan wanita dan keluarga

Penerbit PT Tarukan Media Dharma Terbit sejak 9 November 1998

Demikian juga jika menginginkan anak kita berprestasi, berupayalah lebih dulu untuk menjadi orang tua yg berprestasi pula. Mendidik dengan cara memberi contoh dan menjadi role model yang baik menurut saya adalah cara yang lebih mudah. Karena dengan memeberi contoh, si anak tidak akan merasa dipaksakan untuk jadi hebat versi orang tuanya atau dipaksakan menuruti ambisi orangtuanya semata. Bangkitkanlah minat dan kemauan dari diri seorang anak untuk bisa meniru hal baik yang dilakukan orang tuanya. Untuk memberi contoh tidak harus dilakukan dengan prestasi yang wah....cukup dimulai dari memberi contoh hal kecil dan sederhana. Saya pribadi dalam mendidik anak-anak saya selalu menekankan pembentukan karakter yang baik, selalu berusaha mengajarkan pada anak untuk berpijak pada norma etika, agama dan aturan hukum dalam setiap aktivitasnya. Pesan saya, agar mereka meraih segala yang diinginkannya juga meraih prestasi dengan cara yang benar dan selalu menekankan bahwa tidak ada cara instan untuk meraih sukses. Untuk meraih satu prestasi dibutuhkan usaha dan kerja keras serta cerdas. Yang terpenting bukanlah hasil semata, tapi bagaimana prosesnya. Prestasi yang diraih dengan cara instan dan proses yang direkayasa, tidak akan menjadikan mereka .meraih sukses sejati. Karenanya saya tidak pernah mengajarkan anak-anak saya untuk menghalalkan segala cara meraih prestasi.

Eka Santhi Dewi

Saya tidak pernah menuntut mereka untuk melakukan hal yang tidak mereka sukai. Jika banyak orang tua berebut agar anaknya masuk kelas unggulan. saya justru bertanya berulangkali pada anak saya ketika dia akan mengikuti tes masuk kelas unggulan dan kemudian dinyatakan lolos. Apakah dia siap dengan konsekuensi dari pilihannya. Jika harus belajar lebih keras, jam belajar di sekolah juga lebih lama daripada kelas biasa. Saya belajar dari lingkungan teman-teman saya, dan melihat bahwa sekolah favorit, nilai yang tinggi tidak selalu akan serta merta menjadikan seseorang sukses kelak. Banyak sahabat saya pengusaha super sukses yang dulunya waktu sekolah nilainya biasa aja. Dalam kehidupan kita, untuk meraih sukses tidak hanya dibutuhkan IQ yang tinggi pula tapi juga hal lain EQ SQ dll..

Sejak kecil anak-anak selalu saya arahkan untuk seimbang mengikuti kegiatan di luar akademis selain belajar meraih nilai akademis tinggi. Saya mengarahkan mereka berusaha meraih prestasi di bidang yang mereka sukai. Karena mereka dulu masih anak-anak tentunya kadang keinginan mereka juga berubah-ubah. Bulan ini mau ikut les bulutangkis, bulan depan bisa berubah pengin les renang. Saya selalu mengajak mereka diskusi tentang kegiatan yang mereka inginkan. Termasuk untuk memilih ekskul, saya serahkan pilihan pada mereka tanpa banyak intervensi. Saya juga membebaskan anak-anak saya untuk jadi apapun asal mereka bahagia dengan pilihan karir mereka kelak. Saya hanya selalu menekankan pada mereka untuk memilih cita-cita atau bidang pekerjaan yang mereka cintai dan sukai. Sehingga kelak mereka bisa bekerja dgn bahagia dan berusaha jadi terbaik di bidang yang dicintainya. Menikmati semua proses untuk meraih prestasi dan melakukannya dengan cara yang benar. Namun satu hal yang selalu saya tekankan dan ajarkan pada mereka, jiwa entepreunership. Saya mengajarkan pada mereka untuk tidak bercita-cita jadi karyawan atau

mencari kerja semata kelak namun bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan untuk diri sendiri dan syukur-syukur bisa bermanfaat untuk orang lain. Prestasi terbaik buat saya adalah bagaimana kita mampu mengembangkan hobi atau minat dan bakat lalu bisa jadi pekerjaan yang menghasilkan materi dan bisa bahagia menjalani hidup dan profesi itulah yang saya ajarkan pada mereka. Saya percaya setiap anak memiliki bakat dan talenta masing-masing yang berguna untuk masa depannya kelak ketika dewasa dan setiap anak berhak memilih langkah hidupnya. Bakat dan talenta yang tidak harus diwujudkan dalam beragam piala atau penghargaan. Setiap anak berhak atas hidupnya tanpa intervensi orangtua atau mewujudkan ambisi orangtuanya semata. Semoga kita semua mampu menjadi orangtua yang bisa memberi hakhak anak-anak kita dengan maksimal dan melindungi mereka agar dapat hidup bahagia dan mengantarkan mereka menjadi anak yang hebat di bidangnya masing-masing. Eka Santhi Dewi Wakil Ketua KPPD Prov. Bali

Kata Hati Rubrik ini khusus untuk menuangkan ide/pemikiran/gagasan dalam bentuk tulisan. Tema terkait wanita dan keluarga serta tidak mengandung unsur SARA. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter. Lampirkan juga foto close up (bukan pasfoto). Cantumkan nama lengkap, profesi, nomor hp, dan alamat email. Naskah dikirim ke redaksi@cybertokoh.com, redaksitokoh@yahoo.com.

Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: Gde Palgunadi. Redaktur Pelaksana: Ngurah Budi. Staf Redaksi/Pemasaran Denpasar: IG.A. Sri Ardhini, Wirati Astiti, Sagung Inten. Buleleng: Wiwin Meliana. Jakarta: Diana Runtu. NTB: Naniek Dwi Surahmi. Desain Grafis: IDN Alit ­Budi­artha, I Made Ary Supratman. Sirkulasi: Kadek Sepi Purnama, Ayu Wika Yuliani. Se­k retariat: Ayu ­A gustini, Putu Agus Mariantara, Hariyono. Alamat Redaksi/Iklan Denpasar: Gedung Pers Bali K. Nadha, Lantai III, Jalan Kebo Iwa 63 A ­Denpasar 80117–Telepon (0361) 425373, 7402414, 416676–Faksimile (0361) 425373. Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi Jakarta: Jalan ­Pal­m erah ­B arat 21 G Jakarta Pusat 10270– Telepon (021) 5357603 - Faksimile (021) 5357605. NTB: Jalan Bangau No.15 Cakranegara, Mataram–­Telepon (0370) 639543– ­Faksimile (0370) 628257. Jawa Timur: Permata Darmo Bintoro, Jalan Taman Ketampon 22-23 Surabaya–Telepon (031) 5633456–­­ ­F aksi­m ile (031) 5675240. Surat Elektronik: redaksi@cybertokoh.com, redaksitokoh@yahoo.com, iklan@cybertokoh.com. Bank: BRI Cabang ­G ajah Mada Denpasar. Nomor Rekening: PT Tarukan Media Dharma: 0017-01-001010-30-6. Percetakan: BP Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar.

23

Selalu Berdoa dan Bersyukur Di saat kejenuhan melanda, pasti ada hal yang dilakukan. Tiap-tiap orang mempunyai cara yang berbeda untuk membangkitkan semangat. Nyoman Nilawati, misalnya. Tokoh perempuan Bali ini mempunyai trik jitu untuk membangkitkan semangatnya.

“S

Vidyawaty

Mengajarkan Anak Berprestasi dengan Usahanya Sendiri

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

aya selalu ingat berdoa, setiap saat dan di manapun berada. Dengan berdoa, kita selalu sadar dengan diri kita sendiri. Kita akan sadar dan selalu menyukuri apapun yang kita terima dan berusaha untuk berbuat terbaik sesuai kemampuan sehingga hidup berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Dengan demikian, pikiran kita menjadi tenang dan hati damai,” kata Nilawati. Hal yang rutin ia lakukan, rajin membaca kita suci, seperti Sarasamuscaya, Upadesa, Bhagawadgita, dan doa seharihari. “Paling tidak satu sloka setiap hari,” ujarnya. Sementara, bagi Vidyawaty, ada banyak cara untuk pemantik semangat. Pertama, memilih lingkungan yang tepat. “Jika ingin

sukses dan selalu bersemangat, pilih lingkungan yang positif dan selalu saling support. Ungkapan “life is about choices” itu benar adanya. Salah kita memilih lingkungan maka akan berpengaruh juga pada pada perkembangan diri kita dalam keseharian,” kata Vidyawaty. Kedua, ia selalu berpikir, berkata, dan berbuat positif dengan cara, sugesti diri sendiri dan menyadari, hidup itu harus terus bergerak atau istilah sekarang move on. Ia juga suka membaca buku motivasi. Jika belum mampu, ia mendekati mentor atau orang yang dipercaya untuk mendengar keluhan, agar beban pikiran yang selama ini mengganggu baik yang disadari ataupun tidak disadari segera bisa keluar. “Setiap hari saya melakukan afirmasi positif, baik setiap pagi baru bangun dan sebelum tidur,

Keluarga Terurus,

Bisnis Mulus

Memutuskan mengambil penserta pelatihan-pelatihan lain untuk mengasah bakat putrasiun dini dengan masa kerja 16 tahun di sebuah bank dengan posisi putrinya. “Saya sempat menyesal, kenapa tidak dari dulu saya resign, yang cukup bagus, tentu bukan sekarang anak-anak saya lebih berkeputusan yang mudah bagi Sang Ayu Ketut Ratwiastri. Namun, prestasi,” ucapnya tersenyum. itulah jalan terbaik yang harus Walau kini statusnya IRT alias dipilihnya demi mengutamakan ibu rumah tangga, Ayu yang anak-anak dan keluarga. “Waktu memang tak pernah bisa diam itu, mbok yang bantu-bantu di ruini tetap memegang prinsip ‘dimah akan menikah, jadi anak-anak rinya harus tetap menghasilkan’. tidak ada yang mengurus. Jadi saya Dalam aktivitas sebagai “sopir”, mengalah, saya berhenti bekerja,” mengantar-jemput putrinya ke ungkap ibu tiga anak yang akrab sekolah, ia nyambi berjualan badisapa Ayu ini. ju-baju dan tas. “Sambil menyelam minum air. Jadi kalau mobil Setelah “melepas” titelnya sebagai staf risiko kredit wilayah saya dibuka, isinya penuh barang Sang Ayu Ketut Ratwiastri di sebuah bank swasta di Dendagangan. Sampai-sampai saya pasar tahun 2010, lengkap dengan segala tugas dibilang ‘dagang baju mobil’..hahaha,” kenangnya. dan kewajibannya yang serba terjadwal dan Sasarannya saat itu adalah para orangtua murid yang juga mengantar putra-putrinya. padat, Ayu mengaku sempat merasa kehilangan rasa percaya diri. “Saya yang biasanya pagi sudah Seiring perjalanan waktu, Ayu melihat berangkat ke kantor, sibuk dengan urusan kantor, perkembangan zaman terkini banyak orang yang pulang sore bahkan bisa malam, tiba-tiba harus mencari baju (kebaya) modifikasi, terutama anakberhenti beraktivitas dan diam di rumah. Sekitar anak sekolahan untuk acara graduation. Ayu mulai tiga bulan saya seperti kehilangan rasa percaya diri melirik peluang tersebut. Sedikit demi sedikit dan juga merasa diri tidak berharga,” tuturnya. ia mulai membuat kebaya-kebaya modif, dan Ia mulai mengelola pikirannya dan mengambil di tahun 2015 Ayu pun membuka butik sewa dengan bendera Astarina Collection di kawasan hikmah positif di balik “kediamannya” itu, bahwa ia lebih bisa fokus mengurus anak-anak dan keJalan Hayam Wuruk Denpasar. luarganya. Meski ritual pagi-pagi belanja ke pasar, Kini, istri dari dr. Sang Nyoman Suryana, Sp.B. memasak dan menyiapkan sarapan untuk anak-anak ini mengaku lebih banyak beraktivitas di rumah. dan suami sudah biasa ia lakoni sejak dulu, kini tenSelepas mengantar anak sekolah, ada saja yang bisa tunya waktu Ayu lebih banyak dan lebih berkualitas ia kerjakan di rumah, entah itu beres-beres rumah dari sebelumnya. Untuk urusan lidah, Ayu yang mehingga menjahit. Untuk urusan bisnis butiknya yang mang hobi memasak selalu mempersiapkan sendiri sudah memiliki banyak pelanggan, Ayu mengatakan dibantu si mbok, mulai dari meracik hingga menjadi dengan kecanggihan teknologi sekarang, semuanya hidangan yang siap disantap. Maklum, selera suami bisa diawasi dari rumah. Hanya sesekali saja ia dadan masing-masing anaknya berbeda-beda. Jadi, ia tang langsung ke butik. “Ternyata dengan menjadi pun harus menyesesuaikannya. ibu rumah tangga, anak-anak dan keluarga terurus, bisnis pun jalan mulus,” ucapnya. Yang paling penting, ia bisa full mengurus anakanaknya, mengantar-jemput sekolah, les pelajaran, inten.indrawati@cybertokoh.com

Nilawati

melalui meditasi dan diimbangi dengan gerakan-gerakan yoga. Karena di dalam badan yang sehat tentu ada jiwa yang sehat. Untuk badan yang sehat juga mesti didukung asupan makanan dan minuman yang sehat pula,” katanya. Pemantik semangat yang paling jitu, kata dia, membangun

kebiasaan mengenal ke dalam diri sendiri dengan lebih sering. Walaupun kadang ada faktor penguji, harus sadar hidup itu harus eling atau move on. “Jangan membandingkan keadaan diri sendiri dengan orang lain. Kita harus senantiasa bersyukur yang didapat saat ini yang terbaik dari-Nya dan semua itu karma kita, jadi tetap selalu berpikir positif. Saat terpuruk atau gagal sekalipun, saya tetap bersyukur, dan belajar memaknai semua itu,” ucapnya. Cara lain, mencari kegiatan yang kita senangi. Hobi yang kita jalani bisa memberikan energi positif. “Saya menyalurkan hobi menggambar hiasan di tas. Ternyata, hal yang saya lakoni itu, bisa menghilangkan stres,” kata Vidyawaty. Selain itu, Vidyawaty, kadang pergi ke yayasan sosial untuk merasakan kasih yang sesungguhnya. “Melakukan hal yang ikhlas tanpa pamrih itu akan memberikan energi positif baik bagi diri kita,” ujarnya. wirati.astiti@cybertokoh.com

Pilih Yoga dan Travelling Aktivitas Agustin Ramli sebagai presenter, model iklan, dan mengurus yayasan membuatnya selalu sibuk. Namun, semua itu dilaluinya dengan senang hati. “Kadang memang muncul kejenuhan, tetapi aku sudah punya solusi,” ujar Puteri Indonesia DKI Jakarta 2006 dan Miss Indonesia Tourism 2007 ini. Agustin mengakui jadwal yang padat harus disiasati dengan menyempatkan diri untuk rehat sejenak atau melakukan me time. Hal ini penting dilakukan agar tidak menimbulkan stress. “Ada dua hal yang aku lakukan, yoga dan travelling. Lokasi idolaku di Bali. Aku sering ke Bali untuk hangout sekalian melepas kepenatan,” jelas founder Yayasan Ant Charity ini. Ia mengatakan beryoga membuat dirinya merasa tenang, menerima diri apa adanya, mendapat kebahagiaan, pencerahan, dan kesehatan. Ubud merupakan lokasi favoritnya untuk beryoga. Bahkan tahun 2017 ini, Agustin berencana mengambil sertifikat pelatih yoga. Saking seringnya ke Bali, banyak teman-teman yang mengatakan Agustin menjadikan Bali sebagai tempat tinggal kedua. “Banyak teman-teman yang mengajak ketemuan di Bali. Saya mau-mau saja sepanjang tidak bentok dengan jadwal kerja,” ujarnya. Sementar untuk travelling, ia kerap memilih kea lam terbuka dan yang terpenting bebas macet. Lokasi berliburnya juga harus punya destinasi kuliner. Jadi Agustin bisa berlibur sekaligus menikmati wisata kuliner. Agustin Ramli

ngurahbudi @cybertokoh.com


22

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Meneropong Indonesia di Tahun Ayam Api

Sesuai penang­ galan Cina, Ta­ hun Baru Imlek 2568 jatuh pada 28 Januari 2017, yang berarti masuk dalam shio Ayam Api. Bagai­ mana kondisi Indonesia yang juga bershio ayam di tahun 2017 ini, bagaimana masalah perekono­ mian, penegakan hukum, keama­ nan, bisnis, sosial kemasyarakatan, alam, dll, sepan­ jang tahun ini? Tak lupa juga, tentunya, kondisi Bali secara umum. Berikut ini adalah pemaparan pakar Feng Shui, Gunadi Wijaya.

“I

ndonesia bershio Ayam, tahun 2017 shio Ayam Api. Ayam ketemu ayam justru nggak bagus, berantem melulu. Lihat saja kalau ayam ketemu ayam saat mencari makan, pasti suka berantem. kumpul-kumpul trus berantem. Sama dengan tahun ini, akan banyak ribut-ribut, konflik,” tutur Gunadi Wijaya. Secara spesifik ia menyebut

tahun 2017 adalah tahun ‘Ayam Api berkaki satu’. Api yang menjadi elemen dari ayam digambarkan seperti api dalam gunung alias magma, yang tampak dari luar terlihat cantik mempesona namun mematikan. “Namanya api dalam gunung atau magma, cantik dipandang, tapi menyimpan potensi yang bisa meledak sewaktu-waktu. ‘Cantik tapi mematikan atau berbahaya,” ungkapnya. “Ayam satu kaki yang cantik karena adanya unsur(elemennya) apinya. Satu kaki itu menggambarkan harus (hati-hati) menjaga

Gunadi Wijaya

keseimbangan karena jika tidak, bakal terjerembab. Jika diterjemahkan dalam keadaan sekarang maka Indonesia harus berhatihati menjaga keseimbangan, mengelola perbedaan, karena jika tidak dikelola dengan baik bisa berbahaya,” tuturnya. Sebenarnya, jelas Gunadi, sinyal-sinyal apa yang bakal terjadi dengan Indonesia sudah bisa dirasakan sejak beberapa bulan sebelum tahun 2016 berakhir. “Pengaruh shio Ayam Api sudah ada pada beberapa bulan menjelang 2016 berakhir. Jadi pergeseran terjadi pelan-pelan sebelum masuk ke Ayam Api pada 28 Januari mendatang. Misalnya saja soal situasi politik, sosial, ekonomi, itu sudah terasa sejak beberapa bulan lalu. Hanya saja, kan belum jelas benar. Jadi berproses sampai nanti masuk pada 28 Januari. Nah karakter shio Ayam Api ini baru akan benarbenar ‘full’ adalah sekitar bulan Maret,” tambahnya. Seperti beberapa bulan menjelang berakhirnya 2016, maka situasi politik, sosial, tetaplah panas. Ada pihak-pihak yang berusaha ‘membentur-benturkan’, ada yang berusaha memancing-mancing agar terjadi keributan, dengan tujuan mengambil keuntu­ngan

dari situasi yang kacau. Namun demikian, kata Gunadi, dalam pandangannya sekalipun situasi politik cukup panas, namun tidak terjadi konflik yang besar. “Saya tidak melihat itu. Saya juga tak melihat akan ada kejadian besar (kerusuhan) yang sama seperti 1998,” tegasnya. Itu semua, ucap Gunadi, bisa diredam karena polisi kuat dan tegas. “Tahun ini kasus hukum akan semakin banyak, juga tokohtokoh yang dikenal masyarakat akan terkena kasus hukum. Nanti lihat saja. Tahun 2017 Presiden akan sangat tegas, lebih dari sebelumnya,” ujar Gunadi. BISNIS KREATIF DAN ENTERTAINMENT PALING BERSINAR Sementara kondisi perekonomian secara nasional masih belum seperti yang diharapkan, namun begitu akan lebih baik dibanding tahun 2016. Kondisi masih lemah, tapi untuk bisnis rakyat atau UMKM masih bisa survive, bahkan sebagian cukup bagus. Tahun ini, tambahnya, justru yang paling kinclong adalah bisnis kreatif dan hal-hal yang bersifat entertainment. “Ini sesuai dengan karakter ayam, yang bukan saja senang bekerja keras tapi

juga hobi ‘bersenang-senang’. Itu makanya maka bisnis terkait entertainment akan lumayan bagus,” kata Gunadi. Bisnis kreatif, tambahnya, akan maju pesan. “Orang-orang yang dengan modal kecil bahkan ada yang tanpa modal (dana) hanya mengandalkan kepintaran, kreativitasnya malah akan maju pesat”. Tapi untuk bisnis-bisnis besar, agaknya tahun ini masih terseokseok. “Bisnis properti yang dua tahun terpuruk, tahun ini agak lumayan sedikit. Sudah ada pergerakan meski masih setengah mati. Begitu juga bisnis-bisnis besar lainnya, masih berat,” katanya. Tapi di sisi lain, dunia medsos (media sosial), fitnah mem-fitnah akan semakin merajalela dan ini termasuk salah satu ‘penyumbang’ banyaknya kasus hukum. “Pencemaran nama baik, fitnah, merajalela. Lalu mereka yang terlibat akan saling lapor. Makanya akan banyak kasus hukum. Jadi sepanjang tahun ini ‘gonjangganjing’ akan terus terjadi. Namun begitu pemerintah bisa mengatasinya, polisi juga akan sigap. Sehingga kekisruhan yang terjadi tidak sampai membesar,” tambah Gunadi yang berencana menggelar Seminar Feng Shui 2017 pada Februari mendatang. Situasi keamanan, lanjutnya, relatif terkendali. Banyak teroris ditangkap. “Kita beruntung Kapolri Tito Karnavian bukan saja tegas tapi dia juga berlatarbelakang antiteror, spesialis penanganan teroris. Karenanya akan banyak yang terungkap,” katanya. Bagaimana dengan kondisi Bali? Menurut Gunadi, secara umum kondisi Bali, baik itu perekonomian, pariwisata, juga keamanan, terlihat baik. Pariwisata juga akan ada peningkatan. Tahun 2017, lanjut Gunadi, juga akan banyak kejutan dalam hal prestasi anak bangsa. Akan banyak penemuan-penemuan baru, juga akan banyak anak bangsa yang berprestasi tampil di “panggung’ internasional. Ini tentu sangat membahagiakan juga mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Sementara kondisi alam, menurutnya, masih kurang bersahabat dengan Indonesia alias akan terjadi banyak bencana alam, seperti longsor dan gempa. Karenanya, kata Gunadi, masyarakat hendaknya waspada hal ini. “Kejadian-kejadian bencana alam saya lihat bisa lebih buruk dari 2016 lalu. Ya kita banyak-banyak berdoa sajalah supaya tidak terjadi. Karena masalah alam tidak bisa dicegah,” katanya. (dianaruntu@cybertokoh.com)

Sosialita Tabanan terus berbenah. Tahun 2017, program terus digencarkan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, untuk menciptakan Tabanan Serasi. “Sesuai nafas Tri Sakti yang dijabarkan dalam berbagai program, tetap dengan misi ekonomi kerakyatan dan go­ tong royong,” ujar perempuan yang baru saja meluncurkan buku “Investasi Hati” di akhir tahun 2016.

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Eka Wiryastuti

Hidup harus Seimbang partisipatif yang dikerjakan secara gotong royong oleh rakyat dan pemerintah sudah selesai 500 km, ­difokuskan lagi masalah infrastruktur dengan gerbang indah serasi yang dikondisikan titiknya oleh masingmasing kecamatan secara gotongroyong untuk pembangunan jalan. Program Trans serasi, menfasilitasi siswa sekolah di bidang transportasi. Diupayakan agar bisa melayani tujuh kecamatan. Menurut Eka Wiryastuti, untuk program yang menjadi target tiga bulan ke depan, masih di pengelola­an ekonomi kerakyatan yaitu pengembangan bumdes menjadi usaha yang kepemilikannya nanti adalah rakyat, termasuk pengembangan potensi wisata baru yang akan

P

rogram Bumdes yang sudah terbentuk di 121 desa dengan modal yang disuntikkan ­R p 200 juta per desa untuk membeli produk olahan pertanian dalam arti luas, disalurkan melalui BUMD yang akan bertugas menyalurkan sekaligus memasarkan hasil bumdes tersebut. Gerbang pangan serasi dimana melatih dan membina petani untuk dapat meningkatkan kualitas mutu produk petani yang akan digarap bersama-sama SKPD terkait se­ hingga akan muncul subak-subak yang mandiri dalam mutu yang diinginkan pasar, sehingga taraf jual dan ekonomi akan meningkat. Gerbang emas dengan membantu permodalan ekonomi kerakyatan khususnya sentra-sentra produksi UMKM di pedesaan baik koperasi ataupun kelompok wanita tani. Beras Tabanan Serasi, yakni program stimulan keberpihakan kepada beras petani. Petani di wilayah Tabanan mensuplai beras untuk 11 ribu PNS di Pemkab. Tabanan. Membedah warung-warung kecil agar layak dalam tampilannya dan manajemen. Tujuannya agar usaha kecil berkembang tidak kalah saing dengan toko modern. Melakukan terus program pasar murah di setiap event. Mengubah dan menata fisik pasar, dan penataan pasar lokal agar tampak bersih tertata rapi, yang nantinya dapat menjadi tempat tujuan wisata baru dan tambahan pendapatan usaha kecil menengah. Saat ini sudah ada 41 desa wisata, akan dilanjutkan dengan desa lainnya. Menurutnya, ini akan

Bupati Eka Wiryastuti ikut turun langsung dalam pengerjaan perbaikan jalan

menjadi pilar di awal meminiminalisir fungsli alih lahan. Program bedah desa gempur miskin, yakni dengan memberikan dukungan anggaran pembangunan terhadap desa melalui ADD desa yang jumlahnya dari Rp 250 juta-Rp 500 juta kepada masing-masing desa dengan format yang adil. Artinya, desa yang pembagian dusunnya besar, tentu akan didorong dengan anggaran yang lebih besar. Sehingga tidak terjadi ketimpangan. Desa wajib membuat perencanaan dulu, dimana dana itu akan mendorong program-program di desa yang sifat­ nya pemberdayaan. Gerbang Indah sudah menjadi satu-kesatuan dengan program gempur miskin nilainya 18,260 M. Program ini terkait dengan pembangunan ekonomi kerakyatan, pertanian dan infrastruktur desa dalam menanggulangi kemiskinan (gempur miskin). Pola distribusi­ nya nanti melalui BKK. Jadi inti-

Bupati Eka sangat menghormati orang tua

Bergerak dalam spiritual adalah panggilan jiwa

nya ­gerbang emas, gerbang pangan, dan gerbang indah semua masalah ­gempur miskin. Program mengembangkan dan membangun tujuan wisata baru dari potensi alam yang ada. Misalnya, destinasi air panas Angseri yang akan dikelola sebagai daerah tujuan wisata akan dikelola khusus. Penge­ lolaan lahan/aset tidur pemda yang akan dikelola BUMD dengan pihak ketiga, untuk dikerjasamakan secara profesional. Selain itu, fokus dengan pengelolaan IPAL yang disinergikan dengan bank sampah sehingga ada limbah cair yang akan dikelola pemda secara gratis. Penataan taman kota agar tercipta ruang terbuka hijau. Penyelesaian penataan museum Sagung Wah dan penataan gedung kesenian Mario, sehingga ada ruang untuk melakukan gerak seni dan budaya sebagai wadah kesenian. Pembangunan RS Nyitdah. Menyiap­kan tujuh ruang wings dan satu UGD yang akan ditargetkan beroperasi tahun 2019. Untuk memenuhi keperluan 500 tempat tidur. RS Nyitdah akan dikembangkan menjadi RS bertaraf internasional, disamping juga melayani pasien JKN dengan standar lebih baik. Akreditasi seluruh puskesmas. Meningkatkan sarana prasana penunjang dan cakupan layanan puskesmas rawat inap. Perluasan cakupan layanan mobil sehat dengan meningkatkan intensitasnya. Subsidi vaksin kanker servik. Peningkatan transparansi sekolah yaitu pengawasan pungutan liar melalui pembentukan saber pungli. Peningkatan tata kelola keuangan. Dengan sistem teknologi manajemen keuangan yang baik dimana semua akan menggunakan sistem e-government. Infrastukur hotmix dan partisipatif. Jalan telah selesai 65 % dan

dikelola BUMD. Sementara, untuk pemberdayaan yang menyasar kaum perempuan adalah bumdes dan gerbang emas karena banyak kaum wanita yang berkesimpung di urusan usaha rumah tangga yang perlu dibina dan didorong dengan stimulan dari program pemerintah. “Program mobil sehat dan program kanker servik sudah mencapai 94%. Semua puskesmas sudah dapat melayani kanker servik. Harapannya, badan sehat kantong tebal tentunya ini yang ingin dicapai kaum perempuan Tabanan,” ujarnya.

SELALU BERSYUKUR Dengan aktivitas yang padat, Eka Wiryastuti, mengatakan, selalu bersemangat. “Saya selalu semangat, hampir tidak pernah galau,” ujarnya sembari tertawa. Bagi Eka, ia ber­ usaha untuk mensyukuri apa yang ada di depan mata. Ada tiga yang ia yakini, berbuat sesuai kata hati, berdoa selalu di dalam setiap kesem­ patan, dan tidak lupa bersyukur.

Bupati Eka Wiryastuti dalam satu kesempatan bercengkrama bersama ibu-ibu PKK

3

“Yang membuat saya termotivasi, adalah bagaimana saya bisa menciptakan keadilan dalam hidup artinya ke bawah seimbang ke atas juga seimbang. Jadi yang menyemangati, tiap saat hidup saya berguna baik sekala dan niskala,” ujarnya. Ia tak menampik, menjadi pemimpin tentu ada suka-dukanya. “Dalam menghadapi masyarakat harus memiliki rasa kasih dulu. Kalau sudah kasih, ya pasti sabar. Kalau sudah sabar, pasti keputusan yang kita ambil pasti akan tepat. Jauhkan rasa marah, dengki, dan benci karena tidak akan melahirkan keputusan yang tepat. Banyak suka duka tapi saya selalu ambil hikmah positifnya,” kiatnya selama ini se­bagai pemimpin. Ia mengatakan, berusaha selalu menjawab dan menindaklanjuti apa keluhan masyarakat walaupun tidak bisa sempurna. Namun, kata Eka, ia bangga bisa bangkit memimpin Tabanan yang serba kekurangan mampu meraih prestasi. “Rakyat Tabanan hebat mau menjalankan program Tri Sakti dengan rasa gotong-royong, ini belum tentu dimiliki kabupaten lain.

Buat saya napas kepedulian rakyatnya yang luar biasa. Sebetulnya rakyat hanya ingin diperhatikan sepanjang kita mau turun,” ujar Eka Wiryastuti. Malah, kata dia, dengan ber­ salaman tangan masyarakat sudah senang. “Kadang acara 45 menit, tapi foto-fotonya bisa sampai satu jam. Ini sudah menjadi kebanggan bagi mereka bisa berfoto dengan pemimpinnya. Kuncinya sederhana, harus dekat, jauhkan pikiran negatif, dan berbuatlah maka semua akan indah pada waktunya,” imbuhnya. Selain sibuk sebagai bupati, Eka Wiryastuti, juga menekuni bidang spiritual. Eka Wiryastuti bertutur, masuknya, ia ke dunia spiritual pun, karena keterpanggilan hati. Disam­ping memang sudah turunan dari ayah dan ibunya, penekun spiritual. “Saya merasa ada ketenangan dan kedamai­ an di sana. Pada hakikatnya jabatan hanyalah titipan Tuhan jadi untuk tahu tujuan dari jabatan ini tentunya kita harus dekat dengan Tuhan sehingga jalan dari amanah jabatan yang diberikan dapat tepat guna sesuai harapan sang Pencipta,” tuturnya. Misi seorang pemimpin harus menjaga alam dan isinya. Bukan malah merusak menghancurkan alam dan isinya. Inilah yang ia dapat­kan dalam meditasinya di setiap saat. Dari spiritual, ia juga harus di­ tekankan adil karena keadilan akan melahirkan kesejahteraan, dimana tidak adil maka disanalah musibah akan datang. “Harapan ke depan semoga akan lahir keadilan dan terlahir pemimpin-pemimpin masa depan yang eling kepada sang pencipta dan bisa menjadi cahaya bagi semua umat guna menjaga alam semesta agar tetap damai dan penuh ketentraman,” ucap Eka Wiryastuti. (wirati.astiti@cybertokoh.com)


4

Inspirasi

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Yana Zein

mami sembuh. Kalau mami sembuh kan nanti bisa bekerja kembali membiayai sekolah kami. Itu yang anak-anak saya katakan,” tutur Yana yang bercerita dengan berlinang air mata. Yana merasa sangat bersyukur selalu didampingi oleh orang-orang yang dikasihinya, kedua anaknya serta sang mama. “Yana itu dari kecil sudah kreatif Yana Zein bersama kedua putrinya, Aurelia dan Alika dan aktif. Dari SMP dia sudah membantu keluarga. Dia itu Jandamu’, ini. gah berjuang melawan penyakit orang yang suka bekerja keras. Pada awalnya, Yana membi- mematikan itu. Dia sakit tapi masih bisa main ayai sendiri pengobatan penyaMemang, ketika itu tidak sinetron. Saya nonton sinetron- kitnya. Namun kemudian dia ada yang tahu, kecuali keluarga nya dan menangis karena tahu merasakan biaya pengobatan dan beberapa orang terdekatdia itu lagi sakit parah,” ujar sang tersebut sangat mahal dan ia pun nya. Teman-temannya di dunia ibu yang selalu menemani Yana memutuskan menjadi peserta keartisan nyaris tidak ada yang Yana Zein di rumah sakit. BPJS. Ia mengaku sangat ter- tahu. Yana memang sengaja meYana sendiri mengaku dirinya bantu dengan adanya program nyembunyikannya karena tidak emeran Priyanka, ibu dari Reehan sempat down, bukan hanya kar- pemerintah ini. “Saya sangat ingin membuat teman-temannya (Shaheer Sheikh, ena memikirkan penyakit yang terbantu dengan adanya BPJS. susah. “Ketika itu saya merasa ada bintang India pe- dideritanya tapi juga kehidupan Karena biaya pengobatan kanker benjolan di payudara, tapi karmeran Mahabaratha) dalam kedua putrinya yang terpaksa sangat mahal,” katanya. ena saya pikir masuk angin biasa. sinetron ‘Cinta di Langit Taj putus sekolah karena ketiadaan MENGIRA MASUK ANGIN Kita kan kalau masuk angin kaMahal’, ini, juga mengalami ke- biaya. Ada penyesalan yang TERNYATA KANKER dang suka terasa ada benjolan bangkrutan finansial gara-gara dalam dalam dirinya, tapi dia Sebenarnya boleh dibilang ia (sambil menunjuk sekitar belapenyakit kanker yang diderit- tak bisa berbuat apa-apa untuk sudah lama mengidap penyakit kang leher). Dan memang ketika anya. Semua tabungannya, harta memperbaikinya. “Saya berusaha tegar demi mematikan ini,yakni hampir itu saya tidak merasa sakit, jadi benda, sudah ludes terjual untuk anak anak. Tapi apapun yg dua tahun.Namun awalnya dia saya pikir tidak apa-apa.” biaya pengobatan. “Tapi lama kelamaan benjo“Saya benar-benar terpu- terjadi penyakit ini sangat men- tidak menyadari, mengira hanya ruk. Semua sudah dijual untuk guras tenaga, menguras pikiran, masuk angin. Jadi sebenarnya lan terus membesar dan terasa membiayai pengobatan juga menguras dana keuangan dan ketika ia menjalani syuting “Cin- sangat sakit. Lalu saya mengikuti kebutuhan hari-hari. Mobil, lap- segalanya. Tapi biar bagaimana ta di Langit Taj Mahal’, 2015 program pengobatan alternatif, top, handphone bahkan koran pun saya tetap berusaha tegar lalu, kanker sudah bersarang dan itu banyak menolong. Saya dan buku-buku juga dijual. Kini setegar-tegarnya. Saya tetap di tubuhnya. Bahkan ketika tidak merasa sakit, padahal sudah tidak ada apa-apa lagi berusaha memikirkan anak anak. suaminya meninggal pun, Juli sebelumnya terasa sangat sakit. yang bisa dijual,” ungkap ibu Bagaimana sekolah mereka, ma- 2016, Yana pun sebenarnya ten- Saya juga merasa bugar, dan tidak mudah lelah,” ungkap dari Aurelia Callista Carilla (13) kannya, dll,” ungkap Yana yang memulai dan Alika Pandora Salvine (11). wanita yang bernama debutnya di layar lebar Bahkan ketika itu, tutur Yana asli Yenna Zein, ini. “Penyakit ini sama lewat film ‘Cintaku di yang sedang menjalani peraRumah Susun’ tahun watan di Rumah Sakit Siloam, sekali tidak murah. 1987. Jakarta Selatan, untuk pergi ke Kita tidak bisa memTapi ternyata, lanrumah sakit pun sudah tidak ada prediksi kapan kita bisa sembuh, berapa jutnya, prediksinya biaya lagi. salah. Setelah syuting Kisah Yana yang dalam aktingnya kali harus kemo, (Cinta di Langit Taj kerap tampil sebagai tokoh antago- berapa kali harus Mahal) selesai, tubuhnis, sungguh mengharukan. Apalagi radiasi, apakah ranya malah semakin ketika ia mengungkap semua dana diasi ini berhasil atau drop dan ia pun ke simpanan yang disisihkannya dari tidak? Kalau tidak rumah sakit. Dari hasil kerjanya selama ini, telah ludes berhasil kita harus pemeriksaan diketauntuk pengobatan. Suatu ketika, ulang kembali dari hui kalau ia menderita ungkapnya, masih tersisa sedikit kemo. Seperti mbk kanker. Dia pun syok dana, namun ada situasi dilematis ria (Ria Irawan), kan dan takut. dimana harus memilih antara biaya ulang kembali dari “Itu manusiawi ya, berobat atau untuk kebutuhan kemo, kemudian harsyok, juga rasa takut. sehari-hari keluarganya. Tapi anak- us radiasi lagi. Jadi Meski kita berusaha anaknya justru bilang dana itu untuk biaya itu tidak bisa terhitung, tidak bisa m e n e g a r- n e g a r k a n berobat dirinya. diri, tetap saja rasa “Mereka bilang, mami pakai terduga, tidak bisa takut itu ada. Saya saja uang itu untuk pengobatan kita prediksi sama berusaha mencontoh mami. Soal kebutuhan sehari- sekali. Yang penting survivor lainnya seperti hari tidak masalah. Soal kami harus ada dana untuk Ria Irawan dan Jupe. sekolah juga tidak masalah. sembuh,” papar pemYana Zein sedang dirawat di rumah sakit Saya mencontoh seSekolah bisa nanti saja setelah eran film ‘Ku Tunggu

P

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

menuju kaki Gunung Rinjani

mangatnya bahwa penyakit itu harus dilawan. Namun yang namanya manusia, tetap ada perasaan antara harapan dan putus asa, campur aduk,” ungkap Yana yang akhirnya menjalani kemoterapi sebanyak enam kali. Tapi upaya kemo tersebut gagal membendung sel-sel kanker itu, justru sebaliknya malah menyebar bahkan menyerang getah bening. Akhirnya pihak rumah sakit tersebut merujuk Yana ke RS Siloam untuk menjalani terapi radiasi. Sampai pekan lalu, setidaknya Yana telah menjalani empat kali radiasi dari 25 kali yang harus dijalaninya. Yana mengaku setelah menjalani radiasi dirinya merasa lebih baik. Ia berharap program radiasi ini berhasil dan bisa segera sembuh. Diakuinya sejak penyakitnya ini diketahui luas oleh publik, termasuk teman-temannya di dunia keartisan, banyak yang datang membesuk dan memberi bantuan baik moril maupun materiil. Termasuk pengurus maupun anggota organisasi terkait penderita kanker. Mereka datang memberi semangat dan mendorong dirinya untuk terus berjuang melawan penyakit ini. Berkat support tersebut, tambah Yana, semangatnya untuk sembuh semakin besar. Ia ingin sembuh demi anak-anaknya, keluarganya, sekaligus juga menjadi contoh bagi para penderita lainnya untuk tetap semangat berjuang bagi kesembuhan diri. Menjalani pengobatan penyakit ini, memang berat bahkan sangat berat. Dan itu semua akan bisa membawa hasil ketika si penderita semangat menjalaninya, dan tetap berpikir positif. “Saya berusaha untuk tidak menyerah. Saya mendapat banyak dukungan dari semua orang, dan itu membuat saya semakin semangat untuk hidup. Saya harus bisa melawan kanker ini, harus kuat menghadapi cobaan dari Tuhan. Saya harus bisa sembuh dan hidup normal kembali demi anak anak, demi orangtua, mama saya,” tegas Yana. Hal lainnya yang juga membuat Yana semakin semangat akan kesembuhannya adalah kedua anaknya yang tadinya putus sekolah karena tidak ada biaya, kini masalah tersebut sudah teratasi. Telah ada donatur yang bersedia membantu biaya sekolah kedua anaknya. Namun karena dirinya masih sakit, kedua anaknya memutuskan untuk sementara tidak masuk sekolah formal, melainkan memilih home schooling. Dengan demikian mereka memiliki banyak waktu untuk mengurus dan menemani dirinya di rumah sakit. diana.runtu@cybertokoh.com

21

Menikmati Alam Sembalun di Kaki Gunung Rinjani

Melewati lebatnya hutan

Berjuang Melawan Kanker Ujian hidup yang dihadapi artis senior Yana Zein kali ini ­sungguh luar biasa. Dia bukan saja belum lama ditinggal sang suami yang berpulang ke alam baka pada Juli 2016 lalu ­sehingga membuatnya menjadi single parent, tapi dokter juga memvonisnya mengidap kanker payudara stadium IV dan kanker getah bening. Tak hanya itu derita yang ditanggung Yana Zein.

Mandalika di Sembalun Lombok Timur, menawarkan pemandangan yang melegakan. Udara pagi yang dingin sesekali terhalang kabut tebal, membuat perjalanan menuju objek wisata yang banyak dikunjungi saat musim libur akhir tahun lalu ini, demikian mengasyikkan. Sembalun, salah satu tujuan wisata yang ada di Lombok dengan potensi alam yang demikian eksotik. Berkunjung ke kaki Gunung Rinjani ini, menawarkan kepuasan beristirahat dengan damai dan tenang.

Bukit Pergasingan cocok sebagai pendakian bagi anak-anak

B

anyak tujuan wisata yang bisa diperoleh ketika mengunjungi Sembalun. Selain yang utama biasanya menuju ke pendakian Gunung Rinjani mengingat Sembalun adalah salah satu pintu masuk utama ke Gunung Rinjani, para wisatawan bisa juga menikmati alam Sembalun yang hijau dan asri. Menawarkan suasana pedesaan yang nyaman, Sembalun telah banyak menyiapkan penginapan-penginapan murah meriah. Selain dapat menikmati wisata petik strawberry di kebun-kebun strawberry milik masyarakat Sembalun, juga bisa berwisata keliling

andalan Nusa Tenggara Barat. Sebagai gerbang terdekat untuk mencapai puncak Rinjani, Sembalun Lawang Lombok Timur hingga kini masih menawarkan suasana desa yang alami. Sentuhan modernisasi tidak tampak berlebihan di tempat ini. Masyarakatnya yang ramah, sederhana dalam kehidupan yang bersahaja sebersahaja alam yang dihadiahkan pada mereka. Namun begitu, Sembalun bukan desa terpencil yang terisolir, karena sejauh ini komunikasi dan transportasi terbilang cukup lancar. Mengingat desa ini menerima limpahan banyak pendaki dan wisatawan yang hendak menakluk-

Wisata petik stroberi di Sembalun

Sembalun untuk melihat pertanian yang menghampar hijau. Merasakan dinginnya Sembalun, adalah salah satu cara menikmati desa yang merupakan kaki Gunung Rinjani, gunung api tertinggi kedua di Indonesia setelah Gunung Kerinci. ”Menikmati udara dingin Sembalun, dilingkari kabut yang kadang mendadak datang adalah cara lain menikmati hidup,” Safri yang membawa seluruh keluarganya menghabiskan libur tahun baru lalu di Sembalun. Damai, tenang dan tentram begitulah Sembalun. Sembalun yang dikenal sebagai penghasil bawang putih dan bawang merah ini, merupakan salah satu obyek wisata alam

kan dan menikmati Gunung Rinjani, masyarakat Desa Sembalun tampaknya faham betul apa yang harus mereka lakukan. Secara umum, terutama mereka yang langsung ada dalam lingkaran mata rantai wisata dengan minat khusus ini, seperti pemandu (guide) atau pun pengangkut barang (porter), selalu menjaga keaslian dan kelestarian alam Sembalun dan Kawasan Gunung Rinjani karena merekalah ujung tombak pembangun citra positif Gunung Rinjani. Penduduk Sembalun telah menekuni dua profesi ini sejak dulu.

Menatap Gunung Rinjani dari Bukit Pergasingan Alam yang natural itulah yang dituju wisatawan. ”Suasana alami seperti ini yang selalu membuat kami datang ke Sembalun,” kata Safri. Wisatawan yang datang ke Sembalun dan Rinjani tidak ingin menikmati modernisasi namun alam yang natural. Pada musim ramai pendakian, ekonomi penduduk setempat bergulir lebih lancar. Sejauh ini, kata Asmuni, salah seorang porter, tenaga porter tersedia dengan cukup. Rata-rata lamanya pendakian ke Gunung Rinjani misalnya adalah dua hari tiga malam. Sehari para porter menerima bayaran sekitar Rp 150/hari. Sedangkan biaya guide lebih dari itu. Selain itu, jika wisatawan tidak mampu mendaki Gunung Rinjani, maka tawaran menarik yang beberapa tahun terakhir dikembangkan adalah mendaki bukit Pergasingan. Bukit ini berada di sebelah utara Gunung Rinjani. Dari Bukit Pergasingan, Gunung Rinjani terlihat kokoh berada di depannya.���������������� ”Dari bukit Pergasingan, bisa langsung melihat Gunung Rinjani secara utuh, mulai dari kaki hingga puncak Rinjani,” ungkap Dzokar, pelajar SMA yang kerap menghabiskan waktu libur bersama kawankawannya di bukit Pergasingan. Bukit Pergasingan dengan ketinggian 1.700 mdpl ini bi-

Kabut tebal kerap turun di Bukit Pergasingan

asanya dimanfaatkan sebagai salah satu tempat pemanasan sebelum pendakian ke Gunung Rinjani. Bukit Pergasingan ini letaknya tak jauh dari Gunung Rinjani. Waktu tempuh menuju Bukit Pergasingan hanya sekitar sekitar 2-3 jam saja. Pendakiannya tidak sesulit seperti pendakian ke gunung, namun begitu tetap harus hati-hati karena pada tempat tertentu kemiringan Bukit Pergasingan mencapai 60-70 derajat. Di pintu masuk menuju puncak bukit ini, dimudahkan dengan adanya ratusan anak tangga. Namun setelah itulah sekitar 20 menit pertama berlalu, pendakian sesunguhnya baru dimulai. Medan pendakian mulai melewati jalur tanah berbatu yang menawarkan tantan-

gan karena kemiringan medan pendakian yang cukup ekstrim. “Hati-hati, itu saja kuncinya,” ujar Dzokar. Mendaki Bukit Pergasingan tidaklah sulit karena ketinggiannya terhitung sekitar 600 meter saja. Ketinggian Bukit Pergasingan adalah 1700 mdpl sedangkan Desa Sembalun sendiri berada pada ketinggian sekitar 1100-an mdpl. Jadi kira-kira ketinggian yang harus didaki itulah hanyalah sekitar 600 meter. “Tapi jangan salah, meski hanya lebih dikit dari setengah kilo meter, pendakiannya yang penuh tantangan itu membutuhkan tenaga ekstra,” ujar Dzokar. Menurut Dzokar, tidaklah asyik mendaki Bukit Pergasingan tanpa camping di sana. “Pemandangan matahari terbit dan suasana pagi hari di Bukit Pergasingan ini sungguhlah sangat cantik,” ungkapnya kagum. Maka tidak heran Bukit Pergasingan akhir-akhir ini menjadi primadona alternatif tempat liburan bagi para penyuka pendakian. Hanya butuh satu hari satu malam, sudah dapat menikmati Sembalun dan sekitarnya serta Bukit Perga­ singannya. naniek.itaufan@ cybertokoh.com


20

Nine

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Ritual Bisoq Menik Dilakukan Perempuan

S

aking mudahnya me­ masak beras menjadi nasi, bahkan dengan mudah pula dapat di­ lakukan oleh para lelaki atau siapa saja. Tidak membutuhkan waktu atau kesempatan khusus untuk belajar memasak beras menjadi menjadi, melainkan akan dengan mudah dipelajari oleh siapa pun.

Posisi dan pentingnya ke­ beradaan beras sebagai konsumsi utama masyarakat sehari-hari, dinilai oleh masyarakat Lombok sebagai sesuatu yang sacral dan harus dihormati. Meski seharihari memasak beras sudah biasa dilakukan di rumah-rumah, namun sesungguhnya jauh sebelum hari ini, tradisi menghormati beras yang

Perempuan Sembalun bergotong royong dalam kegiatan kampung

Foto: Ahmad Zubaidi

Nasi adalah makanan utama bagi masyarakat Indo­ nesia, termasuk juga di Lombok. Mengolah beras menjadi nasi merupakan pekerjaan yang sangat mu­ dah dan sudah biasa dilakukan khususnya oleh para ibu yang biasanya memegang tugas-tugas domestik seperti ini.

Bisoq menik dilakukan di sebuah mata air yang dijaga keaslian dan kemurniannya oleh masyarakat adat

akan dimasak itu telah dilakukan oleh masyarakat tradisional di Lombok. Salah satu tradisi unik dalam menghor­ mati bahan makanan pokok itu, bahkan sampai sekarang masih dilakukan di beberapa daerah di Lombok, yakni di Bayan Lombok Utara dan Sembalun Lom­ bok Timur. Jika di Bayan Lombok Utara ritual cuci beras yang dikenal dengan Bisoq Menik ini diupacara­ kan secara tradisional pada waktu tertentu

atau saat ada kegiatan-kegiatan besar dalam tradisi masyarakat adat Bayan, maka di Sembalun Lombok Timur kegiatan cuci beras ini dilakukan tiap ada acara hajatan kampung atau hajatan masyarakat. Kegiatan cuci beras di dua tempat ini, seluruhnya dilakukan oleh para perempuan. Tanpa diko­ mando para perempuan di Desa Sembalun otomatis membawa baki-baki berisi beras untuk dicuci di sebuah mata air yang biasanya mereka datangi guna bersamasama mencuci beras tersebut. Para perempuan Sembalun terlihat berjalan beriringan sembari di kepala atau ditangannya menjun­ jung atau memegang bakul yang

berisi beras menuju prosesi cuci beras berlangsung. Tiap kali ada hajatan di kampung ini, di sepa­ njang jalan menuju mata air desa, akan terlihat deretan perempuan yang membawa bakul berisi beras 2-3 kilogram di pinggang atau pun menjunjungnya di kepala. Meski tidak ada ritual khusus dalam proses mencuci beras ini seperti halnya dilakukan para perempuan di Bayan Lombok Utara, melainkan mencuci beras dilakukan bersamasama untuk kebutuhan dimasak saja. Namun keunikan iring-iringan para perempuan ini kala menuju mata air-mata air yang berada di sekitar desa ini memberikan cita rasa pedesaan yang khas. Beras yang dicuci adalah beras yang akan dimasak baik untuk konsumsi warga yang membantu memasak maupun yang mem­ bantu dalam menyiapkan tenda dan urusan lain hajatan tersebut. Kegiatan ibu-ibu memasak dilaku­ kan sejak sehari sebelum acara hajatan digelar hingga hari H tiba. Ini dilakukan karena bahan yang di­ masak juga banyak mengingat yang akan makan adalah seluruh warga yang ikut membantu. “Tidak ada ritual khusus saat mencuci beras, tapi biasanya kami melakukannnya bersama-sama,” ungkap Fera saat mengikuti kegiatan cuci beras da­ lam gotong-royong kampung. naniek.itaufan@cybertokoh.com

Lokok Anjah di Bayan puan Bayan juga yakni menum­ buk padi secara bersama-sama. “Di Bayan, prosesi ritual cuci be­ ras dilakukan di kali khusus yang dikenal dengan lokok anjah yang airnya bening dan bersih yang tidak boleh dipakai oleh warga sehari-hari melainkan hanya dipakai untuk ritual adat,” ung­ kap Rianom, tokoh masyarakat adat Bayan. Menurut Rianom, masing-masing komunitas adat yang ada di Bayan memiliki tem­ pat sendiri untuk melaksanakan ritual bisoq menik ini. Uniknya selain karena ini merupakan ritual resmi, para

perempuan Bayan selalu meng­ gunakan kostum tradisional khas perempuan desa selama prosesi cuci beras berlangsung. Mereka memakai kemben khas Bayan Sasak dan juga pelapis junjungan di kepala. Seperti halnya di Sembalun (bedanya di Sembalun perempuannya memakai pakaian biasa seharihari), para perempuan Bayan juga berjalan beriringan den­ gan bakul-bakul berisi beras di junjungannya melewati hutanhutan menuju mata air adat yang dijaga oleh keasadaran masyarakat setempat untuk

Kegiatan cuci beras di Sembalun

tidak mengganggunya kecuali untuk kepentingan adat. Selama prosesi bisoq menik di Bayan ini, para perem­ puan yang menjunjung beras di kepalanya berjalan dalam hening, tidak ada yang berbicara sepatah kata pun mulai dari berangkat hingga pulang selama per­ jalanan dari dan menuju mata air tersebut. “Tidak ada yang boleh berbicara, semua hening. Semua itu dilakukan untuk meng­ hormati bahan makanan pokok tersebut,” ungkap Rianom. Selama perjalanan itu, menurut Rianom, para perempuan ini tidak boleh menemui hambatan atau rintangan apa pun. “Jalan yang dilalui harus benarbenar dipastikan bebas hambatan,” ujar Rianom. Karena itulah sebelum dan selama prosesi bisoq Foto: Ahmad Zubaidi

Jika beruntung, saat liburan ke Sembalun, wisatawan dapat melihat uniknya iring-iringan para perempuan yang berjalan secara berombongan yang da­ tang dan pergi dari lokasi me­ masak ke lokasi mencuci beras di mata air-mata air yang ada di sekitar perkampungan. Selain itu ada lagi rombongan perempuan yang menjunjung bakul di kepal­ anya berjalan beriringin di tepitepi jalan Sembalun. Mereka membawa berbagai peralatan memasak seperti bakul-bakul dalam ukuran yang besar berisi mangkok, piring, sendok, gelas, tempat cuci tangan dan peralatan masak juga peralatan makan lainnya. “Semua ini bi­ asanya dilakukan oleh para ibu di Sembalun,” ujar Hafiz, warga lain­ nya. Begitu pula dengan kegiatan cuci beras di Bayan Lombok Utara yang seluruh prosesin­ ya dilakukan oleh para perempuan. Sehari sebelum kegiatan me­ masak dilakukan, para perempuan bayan se­ lalu bergotong royong mengumpulkan beras untuk kegiatan hajatan kampung. Selain itu ada acara khusus perem­

Perempuan Bayan berjalan beriringan saat prosesi bisoq menik berlangsung

menik berlangsung, tugas para lelaki adalah memastikan bahwa para perempuan ini tidak meng­ hadapi hambatan apapun selama perjalannya menuju dan dari mata air tersebut. Bayan Lombok Utara dan Sembalun Lombok Timur. Dan selama prosesi ini berlangsung, para laki-laki lah yang memas­ tikan semua harus berjalan dengan baik. Gotong royong ala perempuan Lombok ini, menjadi salah satu tradisi yang tetap dipertahankan di Lombok hingga hari ini. Meski terdapat perbedaan antara perempuan Sembalun dan perempuan Bayan dalam menyikapi prosesi ini (di Sembalun cuci beras berjalan dengan sendirinya sedangkan di Bayan ada ritual khususnya), keduanya sama-sama menuju tujuan yang sama, yakni gotong royong dan menghormati bahan makanan pokok, yaitu beras. naniek.itaufan@cybertokoh.com

Inspirasi Dua tahun ­belakangan ini, tren menjadi ­blogger tengah h­ appening. Saat ini di Bali ­muncul ­komunitas yang ­bernama “Bali Beauty Blogger”. Mungkin ­kegiatan ini cukup menggoda se­ bab akan banyak men­ erima ­ajakan berbagai brand kecantikan untuk ­kerjasama dengan me­ riview produk.

B

enarkah untuk men­ jadi seorang beauty blogger cukup den­ gan bermodalkan pengetahuan soal make up dan dunia kecantikan saja? Atau, masih banyak hal lain yang perlu dikuasai?Lantas siapa saja anggota Bali Beauty Blogger dan apa saja aktivitas mereka selama ini ? Menurut Dewa Ayu Inda, salah seorang anggota dan kini terpilih sebagai Ketua, Komunitas Bali Beauty Blogger terbentuk se­ cara tidak sengaja beberapa tahun lalu. Jika di awal kemunculannya anggotanya hanya 8 orang. Untuk menjalin komunikasi, mereka memiliki sebuah grup chat yang kini menjadi lebih berwarna bersama bertambahnya anggota menjadi 25 orang. Dari situlah lanjut Dewa Ayu timbul keinginan mereka untuk membawa komunitas tersebut ke arah yang lebih serius. Akhirnya mereka menamakan komuni­ tasnya “Bali Beauty Blogger”, bersama harapan komunitas ini bisa menjadi wadah yang positif bagi mereka. “Kami juga memiliki keinginan merangkul Beauty Blogger Bali di luar sana yang ingin berkembang secara lebih maksimal dengan bantuan komunitas yang kami bentuk,” ujar Dewa Ayu Inda usai acara makan malam bersama anggota Bali Beauty Blogger di Goemerot Café, Renon, belum lama ini. Pada pertemuan yang cu­ kup berkesan tersebut terlihat

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

5

Bali Beauty Blogger

Berbagi Ilmu Kecantikan bahwa seorang Beauty Blogger bukan hanya sekadar bisa make –up sendiri, namun juga memi­ liki kemampuan lainnya seperti mereview produk dengan benar dan menarik, begitu juga cara mengambil foto yang indah dan masih banyak yang lainnya seba­ gaimana yang di share saat acara makan malam tersebut. Dikatakan oleh Dewa Ayu bahwa secara tidak sengaja acara yang semula dirancang seder­ hana justru menjadi acara makan malam yang sangat berkesan sekaligus menyenangkan. Bahkan pada acara yang didukung oleh beberapa pihak seperti Aiglow­ lashes, Eastern Garden, Japan Softlens, Emina Cosmetics, Sen­ satia Botanicals, Olivia Slimming & Skincare, Sweetgems Bali, Cloris Decoration, dan Saycheese Bali itu juga berlangsung share infor­ masi dan tips mengenai berbagai hal terkait beauty blogger. Sharing yang pertama dari Ita Chen, salah satu anggota Bali Beauty Blogger yang memiliki be­ berapa prestasi menjadi ambassa­ dor dari Fashion Social Networking Indonesia yakni Clozette Indonesia. Selain itu Ita juga aktif sebagai content writer di Whatwelike. Di sana Ita bercerita bahwa ada beberapa hal penting yang harus diingat jika kita ingin didaulat menjadi seorang content writer. Sense of writing yang baik Cara menulis di blog pribadi sangat berbeda dengan menulis di media online lainnya. Jika menu­ lis di media e-commerce bahasa penulisan tetap harus komunikatif namun pemilihan bahasanya tidak terlalu formal dan tidak juga terla­ lu casual te­tap harus eye-catching dan menghindari pengunaan ba­ hasa “slank” Orijinalitas Menulis blog sama halnya sep­ erti menulis skripsi. Dibuat sesuai dengan ciri khas kita tanpa men­ jiplak karya orang lain, tidak juga memakai foto hasil karya orang lain tanpa mencan­ tumkan sumbernya. Tulisan yang dibuat harus sesuai dengan ciri khas dan gaya ba­ hasa penulis serta ingat mencantukan sumber pada gambar yang di­ gunakan. Become follower or trendsetter. Saat menulis di blog sendiri tentu kita bebas memilih topik apa yang mau ditu­ lis. Namun saat kita menjadi content writer, topiknya tidak bisa se­ suka hati, tapi mengi­ kuti tren yang sedang happening. Diperlukan kreativitas melihat halhal yang sedang disukai

dan bisa mengambil detil produk dengan jelas. Mengusung produk lokal Produk lokal lebih banyak meraup views kalau targetnya orang Indonesia, karena produk luar lebih banyak saingannya. Software mendukung Untuk mengedit video guna­ kan software yang mudah diop­ erasikan seperti adobe premier, kalau bagi apple user bisa meng­ gunakan software imovie oleh masyarakat umum agar ter­ tarik membaca tulisan kita. Time management dan self control yang baik Menyeimbangkan waktu menulis di blog dengan peker­ jaan sebagai content writer tentu tidak mudah, Pastikan meren­ canakan jadwal postingan untuk blog pribadi dan untuk pekerjaan. Dengan time management yang baik maka otomatis melatih self control sehingga pekerjaan tidak akan tercecer. Write based on your passion Buatlah content sesuai bidang yang dikuasai. Jika minatnya kecantikan,menulislah tentang beauty.

Top Level Domain Dengan membeli domain ber­ bayar dan bukan memakai domain blog gratis akan memperlihatkan sisi profesional kita. Jangan lupa menjaga kualitas Alexa Rank, DA, PA, Google Analytic, dan lain sebagainya. Proteksi blog dari aksi Jiggling Jiggling merupakan akun robot yang akan menaikkan pengunjung blog secara tidak wajar. Hal ini bisa saja dilakukan oleh orang lain. Melakukan jiggling merupa­ kan tindakan illegal dan membuat blog kita dianggap spam oleh google. Cara menghindari jiggling

VGA (Video Graphics Accelerator) Saat proses edit video pastikan pendinginnya bekerja maksimal agar kinerja laptop tetap stabil Konsisten Konsisten memposting video, contohnya upload video satu min­ ggu sekali. Rentang waktunya tak boleh terlalu lama agar suscriber tetap antusias. Bahasa yang digunakan Gunakan tata bahasa yang komunikatif,santai tapi tetap sopan. Monetized akun youtube Apply google adsense mung­

Berikutnya sharing kedua disampaikan oleh Jessica Ie, ang­ gota Bali Beauty Blogger yang memiliki cukup banyak followers di Instagram. Banyak menerima sponsorship, paid promote dan endorsement. Maka malam itu Jessica bersedia membuka raha­ sianya bagaimana cara menghasil­ kan uang via instagram dan juga blogging. Berikut tips dari Jessica Ie : Akun bisnis Pertama-tama,gantilah akun instagram yang dimiliki menjadi akun bisnis, karena dengan be­ gitu kita akan tahu tentang traffic, analytic dan juga demografi. Hal ini bisa dijadikan acuan memilih content apa yang harus kita post demi menjaga atau menaikkan traffic. Selain itu kita bisa me­ masang tarif sesuai dengan traffic akun ketika melakukan kerja sama dengan sebuah brand. Kolaborasi Kolaborasi dengan beauty blogger lainnya merupakan ajang promosi satu sama lain secara gra­ tis. Dengan melakukan kolaborasi seperti ini kita akan lebih banyak dikenal viewers dan otomatis bisa meningkatkan jumlah followers. Contoh saja dengan melakukan kolaborasi makeup look dengan tema tertentu lalu di post pada masing-masing blog. Selain itu kita juga bisa berkolaborasi dalam bentuk postingan tulisan.

ada banyak dan bisa di browse di google langsung. Cantumkan link blog di Instagram Dengan mencantumkan url blog di instagram akan membuat semakin banyak orang yang ter­ tarik untuk mengklik link tersebut dan membaca blog kita. Dewa Ayu Inda juga menyata­ kan jika sharing malam itu sungguh padat dan berguna. Untuk sharing terakhir dibawakan oleh Hatta Shani mengenai How To Get Follower and Money from Youtube. Shani adalah anggota yang tidak hanya aktif menulis blog tapi juga aktif membuat konten video di youtube dan saat ini followers-nya sudah lumayan banyak. Berikut tips singkat yang diberikan oleh Shani. Kamera Miliki kamera yang memadai

kin sangat susah, namun kalian bisa mencoba alternatif yakni Thoughtful Indonesia. Backsound video Memakai lagu yang memiliki copyright akan membuat video kita di banned. Jadi coba gunakan theme song yang no copy right. Angle pengambilan video/background Angle sangat perlu di pikir­ kan agar viewers bisa melihat dengan jelas dan atur back­ ground kalian terlihat enak dili­ hat agar viewers lebih nyaman saat menonton Menghadapi haters Sepositif apa pun karya kita, selalu ada yang tidak suka. Lebih baik kita tidak mengindahkan, tetap berkarya dan hadapi dengan kepala dingin namun jika sudah sangat menganggu, lebih baik di report as spam. sri.ardhini@cybertokoh.com


6

Woman on Top

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Kesibukan menjalani tugas sebagai pegawai dan dosen, nyatanya tak menghalangi Ikatan Wanita Warmadewa (Iwanwar) untuk giat berlatih menari janger. Iwanwar yang memang membentuk sekaa janger ini terdiri dari 20 orang ibu-ibu yang bernaung di Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali. Mereka adalah pegawai, istri pegawai, dosen serta istri dari dosen di Universitas Warmadewa.

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

a h s i l e D y n n Tifa

Sekaa Janger Iwanwar

Tampil Perdana di Anugerah Pers K.Nadha Nugraha 2017

“S

ekaa ini juga terdiri dari tiga orang doktor yang dengan senang hati menyumbangkan hobinya untuk ikut bergabung dalam sekaa janger ini tanpa memandang latar belakang,” ujar Penasehat Iwanwar, Diah Wisnu Murti, disela-sela Penganugerahan Pers K.Nadha Nugraha di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Denpasar, Kamis (5/1). Sejak dibentuk, Diah mengaku sekaa janger Iwanwar baru pertama tampil di

hadapan masyarakat luas dalam acara Anugerah Pers K.Nadha Nugraha 2017. Kendati sebelumnya pernah tampil saat memeriahkan hari ibu, 22 Desember 2016 lalu, namun hanya disaksikan intern yayasan. “Kami sangat bangga sekali, sekaa janger yang baru dibentuk ini dapat menghibur para undangan yang hadir dalam penganugerahaan ini. Kami sangat berterimakasih atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan untuk ikut

Kalau Senang Jangan Dihalangi

memerihkan kegiatan ini,” jelasnya. Menurut Diah, sekaa janger ini merupakan bentuk kecintaan Iwanwar pada budaya Bali. Pihaknya akan terus berlatih dan berinovasi agar dapat menghibur semua lapaisan masyarakat, tidak hanya lokal namun juga secara internasional. Khusus untuk anak muda yang sebelumnya enggan menari atau berkesenian lainnya, diharapkan tergugah hatinya untuk dapat ikut memperkenalkan, mempertahankan dan mencintai kebudayaan Bali.

Tidak semua lelaki memiliki sifat keras. Sebut saja TA, pria asal Pasuruan ini bahkan memiliki nama perempuan Tifanny ­Delisha. Dia pertama kali hijrah ke Surabaya pada 2011, dan bekerja sebagi sales promotion boy (SPB) di beberapa mall di Surabaya. Dari sana, kemudian, Tifanny sering mengikuti lomba fashion show kebaya. Dari situlah awal mula kariernya lelaki yang memiliki wajah yang cukup cantik ini.

“S

aya ikut lomba-lomba fashion show kebaya. Dari ikut lomba fashion show kebaya inilah banyak yang ngomong saya cantik,’’ kata Tifanny. Karena seringnya ikut lomba, akhirnya ia bertemu dengan agency plastic show dan diajakin bergabung. ‘’Kalau menghasilkan uang kenapa tidak, kalau membuat kita senang kenapa harus dihalang-halangi,” tambah Tifanny, menjelaskan tawaran dari agency itu. Ia mengaku, pada awalnya takut

Penampilan sekaa janger Iwanwar

Keluarga sebagai Pemompa Semangat Ketika kita sadar bahwa cerita hidup itu tidak selalu indah. Ketika tidak semua yang kita inginkan terkabulkan. Ketika rencana-rencana yang sudah rapi ternyata berantakan. Di sini diperlukan keikhlasan dan kesabaran dalam menjalaninya. Namun, tetap tak bisa dihindari kita akan merasakan atau diliputi yang namanya kecewa, bosan atau titik jenuh. Lantas apa yang harus dilakukan? Bagi Rhea Cempaka, pemilik Cempaka Butik di kawasan Sanur ini, yang membangkitkan semangatnya saat kelesuan melanda, menurutnya ia kembali lagi harus ingat apa motivasi dirinya bekerja. “Saya lihat foto keluarga kecil saya. Melihat wajah anak-anak muncul kembali semangat dan motivasi saya untuk membahagiakan mereka. Sebab, merekalah energi yang luar biasa memompa semangat hidup saya,” tutur desainer muda yang dikenal dengan kebaya endek bordirnya yang khas ini. Dikatakannya, saat bekerja ia tentu harus meninggakan anak-anak di rumah, maka Rhea mengaku harus juga bekerja all out untuk keluarga serta orangtuanya. Ia sangat ingin membahagiakan mereka semua. Baginya keluarga adalah sandaran

mengendarai motor tiba-tiba pohon besar tumbang, kejadiannya hanya beberapa detik saja setelah ia melewati pohon besar tersebut. Rhea mengaku sempat syok sekaligus bersyukur karena saat itu ia terselamatkan. Saat itu juga dikatakannya ia berpikir telah diberikan kesempatan yang luar biasa oleh Tuhan. Ini sinyal baginya untuk menjadikan hidup lebih berarti, menggunakan waktu yang bermanfaat bukan hanya untuk keluarga dan orangtua juga bagi lingkungan dan Ogek Putri Rhea Cempaka masyarakat luas. Sebab, pemantik semangat tersebar dalam hidupnya. ia menyadari kita tidak pernah tahu kapan “Saat melihat dan bersama keluarga peras- kita akan dipanggil Tuhan. aan down maupun putus asa yang ada, bisa “Jika mengtingat kejadian tersebut , dan dijauhkan. Mereka berhasil menyuntikkan saya masih diberikan kesempatan ada di dan menjadikan semangat saya pulih,” tandas dunia ini semakin menguatkan motivasi saya Ketua Asbest Kota Denpasar ini. untuk terus berbuat lebih baik. Saya pun Disamping itu, lanjut Rhea , ia mengata- berkomitmen apapun yang saya kerjakan kan selalu mengingat sebuah peristiwa ter- saya harus bersemangat terutama untuk buruk yang hampir menimpanya. Saat dirinya keluarga kecil saya. Betapa Tuhan telah

memberikan kesempatan istimewa bagi saya untuk masih bisa berkarya,” pungkasnya. Begitu juga dengan Ogek Putri, lulusan sekolah mode Angeliqa Wu Fashion Design Course, Denpasar yang kini lebih menekuni dunia sepatu ini, pendapatnya senada dengan Rhea. Ia mengatakan keluargalah yang menjadi pelabuhan pertama saat semua rencananya yang tertata tidak sesuai harapan dan kejenuhan melandanya. Biasanya kata Ogek, ketika dirinya sampai pada rasa lesu dan bosan akibat benturan di usaha sepatu yang dijalani, pelariannya pasti keluarga terutama orangtua. Biasanya setelah ada pelukan disertai ceramah kecil bahwa apa yang dialaminya itu adalah salah satu proses biasa yang harus dijadikan pelajarana untuk penguatan melangkah lebih baik, ia akan merasa lebih baik dan semangatnya pulih. Disamping juga ia diingatkan untuk bisa memiliki keikhlasan dan kesabaran denganh selalu menyertakan Tuhan melalui doa. Memohon agar Tuhan memberikan perlindunga, anugerahNya dan rasa senang di setiap menjalankan aktivitas. Kala itu kisah Ogek semangatnya mengalir lebih deras lagi demi sebuah mimpi kesuksesan di masa depan yang ingin diraihnya. “Pemompa semangat saya yang utama adalah keluarga,” tandasnya. (sri.ardhini@cybertokoh.com)

19

Bang Je

Terapi Hati Menekuni dunia usaha merupakan kehidupan kesehariannya. Tak heran, bila Abdul Jalal yang akrab disapa Bang Je, memiliki segudang usaha. Mulai, bisnis ekspedisi muatan kapal laut (EMKL), menyewakan truck trailer, tour travel, outbond, dan lainnya. Yang sedikit menyimpang, lelaki asal Tuban ini juga ahli di bidang hypnoterapi. Keahliannya itu, berawal ketika pengusaha muda ini mengikuti seminar pemberdayaan diri dan workshop hypnoterapi pada 2007. Setelah itu, Bang Je memulai karirnya sebagai hypnoterapis. “Awalnya hypnoterapi ini untuk saya pribadi,

supaya lebih damai dan tenang. Tapi lama-lama saya ingin membagikan ilmu yang saya miliki ke orang-orang. Tujuannya untuk memberi motivasi,” kata Bang Je, di Surabaya. Yang dilakukan saat pertama kali, Bang Je membagikan ilmu keahliannya dengan melakukan roodshow dari sekolah ke sekolah dan dari kota ke kota lain. “Yaaaaaa….., awalnya ke sekolah-sekolah SMA, membuat anak-anak kelas tiga SMA yang akan menghadapi Unas. Jadi saya merileksasi mereka, memberikan energi positif dan memberikan motivasi,” ujar Bang Je. Setelah memasuki sekolah-sekolah, Bang Je, merambah instansi perusahaan.

Hypnoterapi yang Bang Je, lakukan dinamakan terapi hati. “Saya kasih nama terapi hati, karena semua kan pusatnya dari hati. Setiap masalah itu yang bisa memecahkan ya manusia itu sendiri. Keputusan untuk bahagia dan damai itu ya manusia itu sendiri. Jadi semua ya dari hati,” ujar Bang Je. Dengan durasi lima jam, pasien hypnoterapi dibekali materi pemahaman tentang konsep kehidupan, konsep kebahagiaan, lalu mempraktekkan terapi rilis atau terapi melepaskan. Hypnoterapi itu sendiri yang berguna untuk penyembuhan. Misalnya, menyembuhkan trauma atau phobia dan bisa untuk memotivasi. (Meta Vabiola)

ketahuan keluarga, orang tuanya dan teman-temannya. Meski begitu, kakak kandungnya justru sangat mengerti keadaannya seperti ini dan tidak memasalahkannya. ‘’Yang penting, bagaimana kita pintar-pintarnya menyembunyikan,’’ kilahnya. Meki begitu, hanya saat di panggung saja, Tifanny bergaya bicara dan melenggak-lenggok tubuhnya seperti perempuan. Usai acara, Tifanny berperilaku normal sebagai mana kodratnya sebagai seorang laki-laki. (Meta Vabiola)


18

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Buleleng terus berupaya meningkatkan keselamatan kerja Kelompok Nelayan di Bali Utara. Satu cara dengan memberikan informasi mengenai prakiraan cuaca guna mengantisipasi musim gelombang pasang yang beberapa hari terakhir sering terjadi. Cuaca laut belakangan ini sangat sulit ditebak, sehingga jika kondisi diabaikan berpotensi menimbulkan kecelakaan laut.

Cuaca Buruk, Nelayan Diminta tidak Melaut

untuk memperbaiki jukung atau peralatan laut yang lain,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerja. Perahu atau alat tangkap lainnya sejak cuaca buruk telah diungsikan untuk menghindari terjangan ombak pasang yang bisa saja menghanyutkan peralatan nelayan. Sementara itu, beberapa nelayan dengan perahu kecil tetap melaut jika kondisi cuaca memungkinkan. Umumnya, perahu berkapasitas kecil tersebut berlayar tidak terlalu jauh sehingga ketika ombak tidak besar dan angin tidak terlalu kencang nelayan tetap bisa melaut. “Dari pantauan kami di beberapa kelompok nelayan itu sudah banyak yang tidak melaut. Tapi nelayan yang menggunakan perahu kecil jika ombaknya kecil dan anginnya tidak terlalu kencang tetap melaut. Ini terpaksa dilakukan karena bagaimanapun laut sudah menajdi Ir. Ni Made Arnika penghasilan bagi nelayan untuk epala Diskanla kebutuhan keluarga,” katanya. Buleleng Ir. Ni Di tengah cuaca buruk ini, M a d e A r n i k a Arnika bersama petugas penyuluh mengatakan, cua- lapangan (PPL) gencar melakukan ca buruk yang mulai melanda pemantauan untuk mengingatkan perairan di Buleleng membuat agar nelayan memperhatikan sebagian nelayan menghentikan kondisi cuaca sebelum memuaktivitas melautnya. Sebagai gan- tuskan melaut. Bahkan, untuk tinya, nelayan mencari pekerjaan memberikan perkiraan cuaca, sampingan hingga memperbaiki pihaknya menyebarkan perkiraan peralatan tangkap yang rusak. cuaca yang dikeluarkan Badan “Nelayan sebaiknya jangan melaut Meteorlogi Klimatologi dan Geo dulu, waktu yang ada digunakan Fisika (BMKG). Setidaknya pan-

K

Suasana pantai di Buleleng

duan perkiraan cuaca resmi ini bisa memberikan gambaran cuaca yang akurat, sehingga aktivitas nelayan atau perkampungan warga di tepi pantai terhindar dari ancaman akan menjadi korban gelombang pasang atau kecelakaan laut. “Setiap bulan kami menerima surat dari BMKG yang berisa laporan-laporan keadaan cuaca dan kami tembuskan kepada para nelayan,” jelasnya. Gelombang tinggi rata-rata 2,5 hingga 3 meter melanda beberapa wilayah seperti di Desa Sangsit (Kecamatan Sawan), Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Pemaron, Anturan, Lovina (Kecamatan Buleleng), dan di Desa

Tegallenga (Kecamatan Seririt). Hal tersebut membuat nelayan tidak berani mengambil risiko melaut sehingga berpengaruh terhadap stok ikan di Buleleng. “Kami lihat jumlah ikan dan jenisnya terbatas di pasar,” ungkapnya. Untuk mengatasi hal tersebut, beberapa pasar ikan mendatangkan ikan dari luar Bali untuk memenuhi kebutuhan di pasaran. “Per hari bisa didatangkan sekitar dua ton, biasanya didatangkan dari daerah Sumenep, Madura, dan Banyuwangi dengan jenis ikan Sulir, tangkapan maupun pancingan,” lanjutnya. Diskanla juga telah melindungi keselamatan para nelayan

Buleleng Bebas Sampah Plastik Permasalahan lingkungan nampaknya menjadi pekerjaan yang harus dicarikan solusi oleh semua pihak. Tidak hanya pemerintah tetapi peran serta masyarakat juga sangat diperlukan untuk menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan. Pemuda Peduli Lingkungan Bali (PPLB) merupakan salah satu bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Organisasi yang berdiri di Singaraja ini menyasar pemuda sebagai agen perubahan. Diawali dari sebuah sekaa demen, organisasi ini sering mengadakan kegiatan yang bernuansa lingkungan, misalnya kemah bersama, melakukan tracking ke tempattempat yang masih asri seperti pegunungan, pantai, Pura sambil melakukan clean up di daerah-daerah yang banyak terdapat sampah plastik. Dari sekaa demen inilah muncul ide untuk membentuk wadah yang mampu merangkul pemuda untuk bersamasama melakukan gerakan yang lebih besar untuk penyelamatan lingkungan. Hal ini dipandang perlu karena kondisi lingkungan pada saat ini semakin rusak sehingga genarasi mudalah yang patut menjadi garda terdepan untuk penyelamatan lingkungan. Organisasi ini menyasar para pemuda dikarenakan pemuda merupakan agen perubahan masa depan. PPLB menjadikan diri sebagai organisasi berbasis kearifan lokal yang menfokuskan tentang pendidikan lingkungan yang menyasar sekolah dan desa-desa nengan motto “Senyumkan Ibu Pertiwi”.

Ketua PPLB Gede sekolah dasar yang ada Ganesha, S.TP., menBuleleng dan sosialisiasi gungkapkan bahwa sejak penanggulangan sampah terbentuk 15 September di desa-desa yang ada di 2012 organisasinya teBuleleng serta kegiatan lah memiliki kepengutukar sampah dengan rusan. Dalam hal angota buku tulis. PPLB banyak melibatkan Selain itu PPLB menpemuda-pemudi yang jadi Tim Pembina Geraada desa yang punya kan Terpadu Peduli Atasi kepedulian terhadap Sampah Plastik (GARlingkungannya. Tidak DU PASTI) Kecamatan dibatasi baik dari kalanSukasada. PPLB juga gan SMA, kuliah atau telah berhasil menginisudah bekerja. Banyak siasi terbentuknya beyang terlibat atau terberapa Bank Sampah di gabung di PPLB adalah antaranya Bank Sampah anak-anak muda yang Kedas Buleleng 1 (Keluingin ikut bersama-sama rahan Sukasada) Kedas menjaga lingkungannya Buleleng II (Desa Jineng Gede Ganesha, S.TP. dari sampah dan tidak dalem), Bank Sampah terdapat sistem perekrutan khusus dalam Gobleg Go Green (Desa Gobleg), Bank mencari anggota. “Biasanya ketika melaku- Sampah Galang Panji I, II dan III (Desa kan kegiatan dengan mengajak sekaa teruna Panji) serta sebuah Unit Usaha Pengolaatau mahasiswa, disaat itu biasanya kami han Sampah plastik yaitu Rumah Plastik mengajak mereka untuk ikut menjadi (Desa Petandakan). Saat ini, PPLB terus bagian dari organisasi PPLB,” ungkap pria bekerja sama dengan beberapa desa yang akrab disapa Ganesha tersebut. untuk mendorong terbentuknya bank Pria yang aktif di beberapa organ- sampah di desa-desa sebagai salah upaya isasi tersebut juga menambahkan, dalam untuk mengurangi sampah yang dibuang 6 tahun berdirinya organisi PPLB banyak sembarangan. kegiatan telah dilaksanakan di antaranya Menurut pendiri Bank Sampah Galang kegiatan gebyar sampah di beberapa desa Panji tersebut permasalahan sampah di di Buleleng, penanaman pohon, sosialisasi Buleleng sangat mengkhawatirkan. Hal tentang pendidikan lingkungan di sekolah- ini dapat dilihat beberapa terakhir sering

dengan mengansuransikan ribuan nelayan di Buleleng. Hal ini bertujuan untuk memberi jaminan kesehatan jika terjadi kecelakaan laut dan darat. “Program ini sudah berjalan bahkan beberapa waktu lalu nelayan asal Kecamatan Kubutambahan yang mengalami kecelakaan darat sudah kami ajukan ke pihak asuransi,” tandasnya. Pihaknya terus mengupayakan agar semua nelayan mendapatkan perlidungan keselamatan. “Dari target 2.800 yang sudah masuk asuransi 1.830 sehingga kami upayakan yang belum agar segera terealisasi,” pungkasnya. (wiwinmeliana22@cybertokoh.com)

terjadi banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Buleleng. “Ini merupakan dampak kurangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai dan kali,” jelasnya. Lulusan Teknologi Pertanian Universitas Udayana mengakui jika pemerintah sendiri sebenarnya sudah melakukan beberapa upaya untuk mengurangi volume sampah yang dibuang sembarangan. “Keluarnya Peraturan Bupati tentang larangan membuang sampah dengan sanksinya yang cukup tinggi merupakan upaya yang perlu didukung oleh berbagai komponen, walaupun hal ini terlihat belum cukup efektif,” imbuhnya. Pihaknya juga sangat mendukung program pemerintah yaitu Buleleng Bebas Sampah Plastik, pendistribusian bantuan kendaraan roda empat untuk menunjang operasional TPST yang ada di desa-desa serta memperbanyak jumlah container di jalan-jalan utama. Hal itu merupakan upaya yang perlu dioptimalkan dengan peran serta dan dukungan masyarakat. PPLB berupaya untuk ikut bebrperan serta dengan bersama-sama mensosialisasikan kesadaran masayarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan terus memdorong masing-masing desa di Buleleng dengan APBDesnya untuk bisa membentuk bank sampah atau TPST (tempat pengelolaan sampah terpadu) sebagai salah satu upaya mengurangi sampah yang dibuang sembarangan. “Jika pemerintah baik kabupaten dan desa bersinergi dengan baik dan didukung peran masyarakat pelan tapi pasti masalah sampah bisa ditanggulangi,” tandasnya. (wiwinmeliana22@cybertokoh.com)

Life Story “Laki-laki yang baik hanya untuk perempuan yang baik. Dan peremuan yang baik hanya untuk laki-laki yang baik.” Kalimat inilah yang kemudian diyakini Maryam sebagai petunjuk baik dari Allah SWT, atas apa yang telah menimpa anak tunggalnya baru-baru ini. Ia menjadi yakin, bahwa Mirna bukanlah jodoh terbaik baik Bona, anak semata wayangnya itu.

D

engan begitu bersemangat, Maryam (55) mempersiapkan segala kelengkapan untuk menunaikan ibadah umroh bersama saudara-saudaranya. Ia sibuk mondar-mandir untuk melakukan perpanjangan paspornya yang masa berlakunya hampir berakhir. Sana sini Maryam menelepon saudara-saudaranya yang akan satu rombongan dengannya berangkat umroh pada bulan Maret mendatang. “Tante Maryam yang kelihatan paling bersemangat,” ujar Dodi, keponakannya. Sesungguhnya Dodi sangat prihatin pada tantenya itu mengingat apa yang baru saja mereka alami. Dua bulan lalu, menurut Dodi, keluarga tantenya itu baru mengalami ujian yang cukup berat setelah batalnya pernikahan Bona anak mereka yang merupakan sepupu dari Dodi. Bona (29) harus mengalami kekecewaan akibat ditinggal pergi tunangannya di saat semua persiapan sudah nyaris rampung. Tidak hanya Bona yang kecewa melainkan seluruh keluarga besar mereka terutama Maryam. Karena itulah, Maryam ingin menunaikan ibadah umroh untuk mendoakan Bona, anak semata wayangnya itu. “Tante ingin berdoa di depan Ka’bah untuk kemudahan jodoh bagi Bona,” ungkap Dodi. Sesungguhnya Bona adalah laki-laki yang sangat baik. Ia lahir dalam keluarga terdidik dan hidup serba ada. Meski mereka bukan orang kaya, namun kehidupannya di sebuah kota kecil di Pulau Lombok itu tergolong mapan. Diungkapkan Dodi, sepupu yang juga sahabat Bona, selama ini Bona tidak pernah memiliki hubungan (pacar) dengan perempuan mana pun. Hidupnya tertib dan taat beragama. “Bona itu bisa dibilang laki-laki idaman. Tampangnya cakep, rajin salat, punya

“Kami ­percaya bahwa jodoh itu di tangan ­Tuhan, tapi ­usaha juga ­perlu,” ujar Dodi yang mengaku pasrah waktu itu.

7

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Jodoh di Tangan Tuhan pekerjaan mapan di bidang perbankan, anak tunggal pula,” kata Dodi. Begitulah gambaran kehidupan Bona. Namun, semua itu rupanya belum cukup untuk membuat Mirna (25) bisa menerima Bona. Kisahnya bermula ketika Bona jatuh hati pada Mirna dan itulah untuk pertama kalinya Bona diketahui oleh orang tua dan sahabat serta keluarganya, memiliki seorang kekasih. “Lumayan kami bahagia melihatnya,” kata Dodi. Namun Dodi yang sempat mengetahui latar belakang Mirna dari seorang sahabatnya yang satu kantor dengan Mirna, sesungguhnya tidak sreg dengan hubungan mereka itu. “Tapi saya mau bilang apa, Tante Maryam kelihatannya sangat senang dengan hubungan mereka itu. Saya jadi serba salah untuk bicara kecuali diam saja,” kata Dodi. Maryam memang kelihatan yang paling antusias dengan hubungan tersebut sehingga kerap membujuk mereka segera menikah. Hubungan mereka yang semakin dekat itu kemudian memang mulai menuju pembicaraan untuk pernikahan. “Lamaran selesai, tanggal pernikahan dan segala sesuatunya sudah selesai dibicarakan. Hanya butuh waktu satu bulan persiapan, mereka akan segera menikah di bulan November tahun lalu (2016),” kata Dodi. Persiapan terus berjalan dengan lancar mengiringi kebahagiaan Maryam sekeluarga. Maryam bahkan telah membayangkan ia akan segera memiliki seorang cucu. Menjelang seminggu pernikahan, undangan mewah sudah siap dan segala persiapan gedung juga sudah rampung. Tiba-tiba Dodi mendapat kabar dari Tria sahabatnya yang bekerja satu kantor dengan Mirna. Tria juga mengenal Bona namun tidak dekat. Mereka bergaul bersama saat masa SMU, namun selepas SMU mereka masing-masing sibuk sendiri sehingga jarang berkomunikasi apalagi bertemu. Obrolan telepon antara Dodi dan Tria kemudian menguak kenyataan yang sempat dikhawatirkan oleh Dodi. Tria mengatakan bahwa ia bertemu dengan Mirna di sebuah kafe tadi malam hingga jam satu malam, dimana Mirna tengah bersama mantan kekasihnya yang baru keluar dari penjara akibat terjerat kasus narkoba. Tria mengenal Mirna sebagai tunangan Bona karena kabar tentang rencana pernikahan Bona sudah resmi menyebar dalam sebulan terakhir. Kabar ini membuat Dodi merasa tidak boleh diam dan harus memberitahukannya kepada Maryam. Ia tidak ingin Bona terjebak dalam pernikahan palsu karena bagaimana pun juga Bona adalah sepupunya. Meski ragu ceritanya itu akan dipercaya oleh Maryam, Dodi merasa tetap harus memberitahukannya. Ia pun menceritakan apa yang didengarnya. Untuk meyakinkan Maryam, Dodi meminta tantenya itu bicara langsung dengan Tria yang melihat Mirna tadi malam. “Tante Maryam bicara langsung dengan Tria yang menceritakan secara gamblang tentang apa yang dilihatnya,” kata Dodi. Tapi rupanya Maryam tidak percaya. Padahal menurut Dodi, keluarga yang lain pun sudah memintanya untuk memper-

timbangkan lagi pernikahan yang tinggal beberapa hari lagi dilaksanakan itu. Dodi sendiri sudah malas untuk bicara pada Maryam. Begitu juga keluarga. “Tante Maryam lebih percaya pada Mirna yang di depan matanya kelihatan sopan dan baik ketimbang pada kami,” kata Dodi. Meski sudah malas mengurusnya, diam-diam Dodi dan Tria mencoba memisahkan Bona dan Mirna dengan tujuan dan cara yang baik. “Kami percaya bahwa jodoh itu di tangan Tuhan, tapi usaha juga perlu,” ujar Dodi yang mengaku pasrah waktu itu. Tria dan Dodi melihat hubungan ‘gelap’

sepasang mantan kekasih itu semakin hari semakin tidak terpisahkan. Di belakang Bona, Mirna terlihat makin lengket dengan mantan kekasihnya itu. Sampai suatu hari kurang dari seminggu lagi pernikahan akan digelar, Dodi meminta Tria untuk mengatakan pada kekasih Mirna untuk membawa lari saja Mirna agar mereka bisa menikah. “Saya suruh bilang sambil iseng-iseng saja,” kata Dodi. Benar saja, kata-kata Tria itu rupanya diikuti oleh keduanya, sehingga Mirna tibatiba menghilang menjelang tiga hari pernikahannya. “Tidak ada yang bisa dihubungi dan semua panik terutama tante Maryam,” kata Dodi. Dodi yang sudah tahu bahwa Mirna telah lari bersama kekasihnya itu, diam saja sampai Maryam menghubunginya dan ia menceritakan semuanya. “Tante Maryam bicara lagi sama Tria dan memastikan bahwa Mirna telah pergi,” kata Dodi. Maryam langsung terduduk lemas. Ia didera kekecewaan yang dalam. Begitu juga dengan Bona. Namun begitu seluruh keluarga mereka mendukungnya, membesarkan jiwanya dan memintanya mengembalikan segala sesuatu pada Sang Pencipta. Segala macam nasehat keluar dari keluarga besar mereka. “Bahwa jodoh itu di tangan Tuhan, bahwa semua pasti ada hikmahnya dan lain-lain,” kata Dodi. (naniek@cybertokoh.com)

Satyagraha - Senator DPD RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dan Peserta Lomba Festival Kuliner Sukla ke III di Wantilan Pura Tanah Lot Tabanan

WEDAKARNA DUKUNG STT TAT TWAM ASI GELAR FESTIVAL KULINER SUKLA III

DUKUNG USAHA KULINER BABI GULING DI SETIAP DESA DI BALI

Kuliner Bali merupakan salah satu bagian dari dalam budaya Bali itu sendiri yang resep dan cara pembuatannya diwarisi secara turun – temurun. Selain untuk konsumsi pribadi, peran kuliner Bali juga erat kaitannya dengan sosial ekonomi. Dimana pelaku kuliner bisa menjadi pengusaha dan menjual apa yang diciptakannya. Namun, keberadaan kuliner Bali saat ini tergolong jarang diminati khususnya oleh generasi muda Bali itu sendiri. Kebanyakan generasi muda lebih senang makan dan mengonsumsi makanan cepat saji maupun makanan olahan dari resep luar negeri. Hal tersebut tentu memiliki dampak, baik yang kita rasakan secara langsung maupun secara tidak langsung (jangka panjang). Untuk mengajak para generasi muda mencintai kuliner khas Bali STT Tatwam Asi bekerjasama dengan Gerakan Sukla Satyagraha dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Mahendradatta Bali mengadakan acara Festival Kuliner Sukla III dan Festival Babi Guling II, acara ini juga di dukung oleh DPD RI. “Menjadi suatu kebanggaan bagi kami dapat mengajak generasi muda untuk dapat mencintai serta ikut mempertahankaan kuliner khas bali melalui lomba Festival Kuliner Sukla maupun Festival Babi Guling “ ungkap Ketua STT Tat Twamasi, I Gusti Putu Hendranata Wijaya. Acara

ini dibuka oleh Senator DPD RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang juga dihadiri oleh I Wayan Widi Adnyana (Ketua Umum Gerakan Sukla Satyagraha), I Ketut Karda, S.H. (Ketua LSM Warga Peduli Desa Beraban Tabanan), I Gusti Ketut Mertayasa (Kelian Desa Batu Aji). Acara Lomba Festival Kuliner Sukla diikuti oleh PKK Tabanan, STT Tatwam Asi dan STT Sila Bakti. Lomba Kuliner ini dimenangkan oleh PKK Tabanan (Juara 1), STT Sila Bakti (Juara 2) dan STT Tatwam Asi (Juara 3) dengan harapan mereka dapat mensosialisasikan tentang Festival Kuliner Sukla dan mengajak generasi muda untuk dapat ikut melestarikan makanan ciri khas Bali. Sebelumnya Gerakan Sukla Satyagraha telah melaksanakan Festival Babi Guling I di Bedugul dan tahun ini diadakan di Tanah Lot. “ Saya dukung acara Festival Babi Guling dan orang Bali jangan malu berjualan babi guling. Tetap semangat, babi guling adalah indetitas warga Bali. Kalau perlu buka warung babi guling di setiap daerah pariwisata. Ini sangat membantu peternak babi di Bali, kaum Marhaen yang bergerak di usaha kuliner babi,” ungkap Shri Gusti Wedakarna yang juga President The Hindu Center Of Indonesia. Rencananya Festival Babi Guling dan Festival Sukla akan diadakan di seluruh Bali sebagai wujud dukungan gerakan Satyagraha. (humas)


8

Bunda & Ananda

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Jangan Terlalu sering Makan Fast Food

Masalah obesitas tidak hanya dialami orang dewasa. Anak-anak pun bisa terkena obesitas. Salah satu pemicunya gaya hidup termasuk didalamnya pola makan. Obesitas terjadi karena kalori yang masuk lebih besar daripada yang dikeluarkan. Kelebihan itu tertimbun sebagai lemak. “Anak saya tiap makan, minimal nasinya dua piring. Kalau sepiring masih kurang. Kadang saya harus sembunyikan nasi dengan alasan nasi sudah habis,” ungkap Bu Devi. Ia khawatir kemampuan anaknya makan nasi minimal dua piring itu akan membuat anaknya kegemukan. Sebagai solusi karena anaknya makan banyak, ia mengajak anaknya olahraga bulu tangkis dan berenang. Ternyata setelah olahraga, makannya lebih banyak. “Akhirnya saya pasrah saja. Saya ingatkan, jangan terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat. Harus mengonsumsi protein dan vitamin juga. Saya cari bahan di internet untuk memberi penjelasan ke anak saya tentang obesitas,” kenangnya. Pengalaman Bu Tiwi lain lagi. Anaknya hanya mau makan kalau dibelikan fast food khususnya ayam. “Saya sampai bingung bagaimana cara mengakali agar tidak tergantung dengan fast food. Akhirnya, suatu ketika, muncul bercak-bercak merah di kulitnya. Setelah diperiksa ternyata ada alergi. Kesempatan ini saya pakai untuk memberi tahu anak saya agar mengurangi

makan fast food,” ujarnya. Bu Tiwi mengaku yang ia khawatirkan adalah anaknya mengalami obesitas karena terlalu sering makan fast food. Namun, ia mengaku tidak bisa sepenuhnya menghentikan anaknya untuk makan fast food. Kadang ada undangan dari temannya yang merayakan ulang tahun di restoran fast food. Solusinya, Bu Tiwi membatasi anaknya makan fast food maksimal dua kali sebulan. “Obesitas pada anak lebih banyak disebabkan oleh gaya hidup. Sisanya faktor genetik. Gaya hidup yang dimaksud terkait dengan pola makan. Jika anak sedari kecil sudah mendapat asupan nutrisi yang tepat waktu, tepat jenis, dan tepat jumlah. Demikian pula pemberian ASI dan makanan pendamping ASI (MP ASI). Kalau berlebihan cenderung memicu kegemukan,” ujar dr. Ni Made Dwi Asti Lestari, M.Kes.,Sp. GK. Dokter spesialis gizi ini menambahkan anak yang kurang bergerak atau lebih banyak duduk sambil bermain gadget juga menjadi pemicu. Dari sisi

Dr. Dwi Asti Lestari, M.Kes, Sp.KG

medis, dari bayi lahir sudah terlihat potensi obesitasnya. Bayi yang lahir dengan bobot 2,5-3 kg termasuk normal sedangkan yang bobotnya lebih dari 3 kg memiliki kecenderungan lebih mudah mengalami obesitas. Mengenai makanan yang bisa diberikan setelah ASI eksklusif selama 6 bulan, dr. Dwi memberikan beberapa contoh. “Usia 7 bulan diberikan makanan yang diblender dan disaring, usia 8 bulan makan yang diblender, usia 9 bulan nasi tim lembek, usia 10-12 bulan nasi tim biasa. Setelah usia 1 tahun diberikan makanan yang sama dengan makanan keluarga. Pencernaan bayi menyesuaikan pertumbuhannya. Semakin membesar makanannya semakin kasar,” ujar dokter yang praktik di RSIA Puri Bunda ini.

Jumlah kalori yang diberikan ke anak juga harus disesuaikan dengan keperluan tumbuh kembangnya. Untuk takaran, bisa menggunakan ukuran rumah tangga menggunakan gelas, jari, sendok . Beras ¾ gelas setara dengan 100 gram nasi, 1 sendok makan gula setara dengan 10 gram gula, 1 sendok makan minyak setara dengan 10 gram minyak. “Zaman dulu, orang tua sudah menggunakan takaran ini. Bedanya kalau sekarang diblender, dulu dikunyah. Dikunyah ini memiliki risiko penularan penyakit,” ujar dokter yang menyelesaikan pendidikan dokter umum di Universitas Udayana dan dokter spesialis di Universitas Hasanudin, Makassar ini. Mengenai bahaya anak yang mengalami obesitas antara lain hipertensi, kelainan jantung, anak sering sesak nafas, dan

susah bergerak. Sebelum hal itu terjadi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua. Perbaiki gaya hidup dan pola makan anak. Caranya dengan memastikan anak mendapat asupan nutrisi dengan gizi lengkap dan gizi seimbang. Ajarkan anak makan buah dan sayuran. Kurangi gula dan minyak. “Jangan terlalu sering makan fast food karena cenderung tinggi lemak dan tinggi gula. Rasanya menjadi gurih dan selera makan anak makin tinggi,” ujar dr. Dwi. Pastikan juga anak memiliki waktu istirahat. Namun hindari habis makan langsung tidur. Berikan jeda 2 jam setelah makan, baru tidur. Perbanyak olahraga permainan yang membuat anak bergerak. Setelah olahraga minum air putih atau buah sambil menunggu jam makan. ngurahbudi@cybertokoh.com

Anak-anak beraktivitas di lapangan

ANAK KUCING DAN ANAK AYAM

Buah-buahan

Unsur air merupakan salah satu elemen taman yang memiliki peran sebagai pembentuk suasana, ­karena memberi efek men­ dinginkan dan menyejukkan. melalui kehadiran air dan udara di sekitarnya. Air juga memberikan ketenangan karena bunyi gemericik yang ditimbulkan.

E

lemen air kerap dihadirkan pada taman dalam beragan rupa. Biasanya, aliran air sungai dan mata air di alam menginspirasi pembuatan taman. Konsepnya disesuaikan dengan luasan ruang yang tersedia, gaya taman dan bangunan serta keinginan dan suasanan yang

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Hadirkan Air Terjun di Rumah Anda

Mangga inilah yang menyangkutnya!” “Pohon Mangga, Pohon Mangga, mengapa kamu merobek celana Anak Kucing?” “Pppsss…! Seekor kambing mengelupas kulitku, sehingga aku kesakitan.” “Kambing, Kambing, mengapa kamu mengelupas kulit Pohon Mangga?” “Mbeeek…! Penggembalaku tidak mau mengantarku ke padang rumput.” “Penggembala, Penggembala, mengapa kamu tidak mau mengantar Kambing ke padang rumput?” “Huh, huh…! Pedagang Pisang Goreng itu tidak mau memberiku kue.” “Pedagang Pisang Goreng, Pedagang Pisang Goreng, mengapa kamu tidak mau memberi kue kepada Penggembala itu?” “Huh, huh…! Babi itu menghancurkan penumbuk tepungku sehingga aku tidak bisa membuat kue.” “Babi, Babi, mengapa kau hancurkan penumbuk tepung itu?” “Gueek…! Anak Ayam yang nakal itu mengambil ember tempat makananku.” “Anak Ayam, Anak Ayam, mengapa kau mengambil ember tempat makanan Babi?” “Ciap, ciap, ciap…! Ciap, ciap, ciap,,,! Anak Kucing menyuruh aku mengambil ember itu.” (Rusia)

17

Kolam Mini Jadi Solusi

akan dibentuk. Umumnya, kolam dilengkapi dengan pola permainan air yang kini juga banyak tampil dalam beragan rupa. Kehadiran elemen air dalam taman ini umumnya dihadirkan dalam bentuk kolam. Untuk “memindahkan” suasana air terjun di alam bebas ke taman, konsumen lebih banyak bermain dengan pola-pola permainan air ini, layaknya seperti air terjun. Tipe air terjun ini pun ada yang memilih air jatuh dengan deras, ada juga yang menyukai air merembes turun ke dinding secara perlahan-lahan sehingga menimbulkan suara gemericik halus. Pola

guratan dan lekukan pada dinding vertical akan menentukan pola jatuhnya air tersebut. Konsep ini sangat cocok untuk ruangan yang tidak terlalu luas, karena jatuhnya air tidak menimbulkan cipratan yang berlebihan. Konsep ini pula yang banyak bisa kita lihat pada artshop-artshop di sepanjang Jalan By Pass Ngurah Rai, Sanur, yang diaplikasikan dalam bentuk kolam air mancur mini. Salah satu artshop yang menyediakannya adalah Bali Mancur Garden. Seorang pegawainya, Fauzy mengatakan kolam mini ini banyak diminati pasar lokal. “Mungkin karena keterbatasan lahan saat ini, namun mengiginkan ada kolam,” ujarnya. Kolam mini bisa dibilang praktis karena umunya ready stock. Konsumen tinggal memilih model serta tipe jatuhnya air yang diinginkan. Ada yang model canting, ada pula yang model rembesan air pada dinding. Bahkan ada pula yang model wajah Buddha dan patung lainnya. Jadi, jika Anda ingin menghadirkan suasana alam bebas dengan air terjunnya, di rumahAnda, kolam mancur air mini ini bisa menjadi solusinya inten.indrawati@cybertokoh.com

Mendongeng Lima Menit

Anak Kucing mengajak Anak Ayam memetik buah mangga di dalam hutan. Anak Ayam amat senang. Ia lalu mengambil ember untuk menampung buah-buah mangga itu. Setiba di hutan, Made Taro Anak Kucing memanjat sebatang pohon mangga. Ia menjatuhkan buah itu satu persatu. Anak Ayam memungutnya lalu memasukkannya ke dalam ember. Pluk! Tiba-tiba sebiji mangga mengenai mata Anak Ayam. Anak Ayam itu menangis menahan sakit. “Ciap, ciap, ciap…! Ciap, ciap, ciap…!” Ia pergi meninggalkan embernya, lalu mengadu kepada seorang laki-laki. “Mengapa kamu menangis, Anak Ayam?” tanya Laki-laki itu. “Ciap, ciap, ciap…! Anak Kucing menjatuhkan buah mangga tepat di mataku.” Laki-laki itu mendatangi Anak Kucing yang sedang memanjat. “Anak Kucing, Anak Kucing, mengapa kamu menjatuhkan buah mangga tepat di mata Anak Ayam?” “Ngeong…! Lihat, celanaku robek! Pohon

Griya


16

Mozaik

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Pemkab Buleleng melalui Dinas Kope­ rasi, Perdagangan, dan Per­industrian (Diskop­ dagprin) Kabupaten Buleleng saat ini fokus merevitalisasi pasar tradisional di Kabu­ paten. Rencananya dari 17 lokasi pasar di Kabu­ paten Buleleng, tersisa dua lokasi pasar yang belum tersentuh upaya revitalisasi. Menurut Kepala Diskopdagprin Drs. Ketut Suparto MMA., kedua pasar yang berlokasi di Kampung Bugis Singaraja dan pasar Sukasada tersebut akan mulai diperbaiki di tahun 2017. Langkah ini sejalan dengan kebijak­ an pemerintah pusat yang berkomitmen menyiapkan fasilitas pasar tradisional yang represen­tatif.

Revitalisasi Pasar Tradisional Imbangi Persaingan Pasar Modern

M

enurutnya, jika semua pasar tradisional telah direvitalisasi maka para pedagang dapat berjualan dengan aman, nyaman dan bersih. “Kami sudah lakukan revitalisasi secara bertahap nantinya kami akan lakukan pembinaan,” jelasnya. Pembinaan yang dilakukan meliputi penataan penempatan kios pedagang, lahan parkir, drainase, jaringan listrik, hingga penambahan hidrant untuk memudahkan pemadaman api jika terjadi bencana kebakaran. Revitalisasi yang dilakukan selama ini selain mengalokasikan dari APBD murni, pemkab juga berusaha mengakses dana dari pemerintah pusat. Selain merevitalisasi pasar kabupaten, Suparto juga berkeinginan merevitalisasi pasar desa. Hanya saja, untuk dapat direvitalisasi oleh pemerintah masih terkendala pembebasan lahan. “Kalau tanahnya miliki desa harus diserahkan dulu kepada pemerintah,” jelasnya. Namun, fenomena yang terjadi banyak pasar desa yang tanahnya dimiliki oleh desa enggan memberikan tanah tersebut kepada pemerintah. “Padahal

untuk kami bangun, bukan untuk kami miliki,” imbuhnya. Sebagai instansi yang berfungsi sebagai pembina produsen dan pelindung konsumen, Diskopdagprin tidak menampik di tengah usahanya menumbuhkan usahausaha mikro guna meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi, banyak muncul-muncul pasar modern dan toko berjaringan. Menjamurnya pasar-pasar modern, tidak dapat dibatasi oleh pihaknya sebab sudah ada regulasi yang di atur dalam Perda. “Kami tidak bisa batasi, tapi sudah ada Perda yang membatasi pasar modern dan pasar tradisional dari segi jarak,” jelasnya. Sehingga bukan kewenangannya membatasi usaha-usaha sepanjang memenuhi regulasi yang ada. Dirinya menambahkan, justru dengan merebaknya pasar modern seharusnya mampu memberikan keuntungan bagi para konsumen. “Konsumen dapat memilih di mana berbelanja sehingga mendapat keuntungan yang diinginkan,” jelasnya. Makin banyak berdiri pasar modern maka makin sempurna pula persaingannya sehingga kualitas dapat ditingkatkan.

Hal inilah yang menjadi salah satu alasan Suparto untuk merevitalisasi pasar tradisional menjadi pasar semi modern untuk dapat bersaing dengan pasar modern. Sepanjang kualitas produk yang dihasilkan baik, pembeli pasti akan tertarik. “Kalau lokasi nyaman, penataan bagus pasti pembeli akan terdorong untuk berbelanja,” tambahnya. Pelatihan manajemen berjualan juga harus diberikan kepada

para pedagang pasar tradisonal. Ia memantau harga selama hari raya di pasar tradisonal cenderung naik secara signifikan yang merugikan pembeli. “Mereka jadi latah, coba lihat kalau hari raya harga di pasar modern tidak akan berubah,” tandas­nya. (wiwinmeliana22@ cybertokoh.com)

Dara

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Sidejob

Untuk masalah musik, Buleleng tidak bisa dipandang sebelah mata. Banyak musisimusisi Bali yang lahir di Bule­ leng, bahkan seperti tidak ada matinya kreativitas tan­ pa batas terus memunculkan nama-nama baru di bidang musik.

Ingin Tampil Beda

berbagai jenis musik yang ada. “Aliran kami alternatif karena kami suka banyak tipe musik baik pop, rock, reggae, dangdut sekalipun,” jelasnya. Grup musik yang didukung formasi Budiarta (Vokalis), Baruna (Bassis), Prima (Gitar) dan Lik Wank (Drummer) mengatakan jika musik yang mereka mainkan sama hanya mereka ingin tampil beda. Penampilan berbeda dilakukan dengan cara mengemas lirik-lirik lagu yang tidak biasa. Sebagai cirri khas, SideJob mencoba tampil beda dengan mengonsep lagu dengan memasukkan khasanah makanan khas Bali ke dalam liriknya, seperti nasi jinggo, plecing kangkung, kopi Bali, jaje godoh, dan lau (tuak). Semua tema lagu yang diambil tidak terlepas dari tema cinta. Menurut Ighor memaknai cinta harus secara luas tidak hanya cinta terhadap pasangan atau lawan

S

Ketut Suparto

alah satunya band beraliran alternative, SideJob yang telah siap dengan mini album yang akan dirilis dalam waktu dekat. Menurut Ighor sang gitaris, memasuki awal tahun 2017 SideJob siap memperkenalkan beberapa lagu ke publik seperti Cinta kilat sampai karat, Sebut saja mawar, I Luh asli manis, dan Suud. Lagu Sebut saja mawar yang sudah kelar dalam perekaman dipilih sebagai lagu pertama untuk menunjukkan kiprah grup ini. Dalam memainkan jenis musik, Ighor menambahkan menyukai

S

E

jenis. “Di awal kami ambil tema cinta , cinta yang meliputi cinta happy, cinta romantis, cinta sakit hati, cinta dengan makanan, dan cinta alam Bali,” imbuhnya. Terbilang baru sejak terbentuk tahun 2014, akan tetapi melihat mereka yang berada dibelakangnya bukanlah baru sekali ini mengenal musik. Ighor misalnya, sejak 2004 sudah berkecimpung dalam dunia musik bahkan saat ini ia mulai belajar menulis lagu. Pengaruh lingkungan yang sangat kental dengan musik menambah ketertarikannya terhadap dunia musik. Grup yang terbentuk dari pertemuan mereka di suatu event musik ini mengaku jika penamaan SideJob dimaknai secara umum adalah kerja sampingan. “Kami ambil nama itu karena sederhana dan unik dank arena masingmasing personil juga memiliki pekerjaan sampingan selain bermusik,” jelasnya. Misalnya saja Ighor yang juga sibuk di dunia fotografi juga merangkap sebagai official band reggae Kalimasada, begitu pula Baruna dan Prima yang berwiraswasta, Lik Wank yang merupakan karyawan sebuah perusahaan, hingga Budiarta yang sibuk dengan aktivitas sebagai pembina pramuka. Untuk tetap mempertahankan eksistensi, mereka sepakat untuk terus berkarya dan menampilkan yang benar-benar diinginkan masyarakat. “Selain itu kami juga sering tampil dibeberapa acara dan memposting kegiatan kami di media sosial,” tandasnya. (wiwinmeliana22@ cybertokoh.com)

X DU

Kirim surat Anda ke Redaksi ­Tokoh dan cantum­kan “Sex Edu” di amplop. Bisa juga dikirim ke redaksitokoh@ yahoo.com. atau redaksitokoh@gmail.com Rubrik ini ­diasuh ­Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) ­Denpasar. dr. Oka Negara, FIAS

SEX IN THE CAR Tanya: “Dok, belakangan ini pasanganku sering mengejutkan aku dengan mengajak melakukan hubungan seksual secara tiba-tiba, paling sering sih di mobil saat perjalanan, terkadang pernah sekali di toilet kantor. Semuanya dengan cepatcepat. Di awal sih rasanya aneh, tetapi kini aku bisa menikmatinya, walau juga sering kali merasa takut ketahuan orang. Yang begini ada bahayanya nggak, Dok?” (Ria,25) Jawab: Sebenarnya hubungan seks di dalam mobil atau “sex in the car” ini dapat dikatagorikan dalam istilah populer Quickie Sex, yang sesungguhnya merupakan salah satu gaya bercinta yang bisa menjadi pilihan jika tidak cukup punya waktu apalagi jika memang benar-benar dorongan seksual muncul secara tiba-tiba dan tidak bisa lagi dibendung di saatnya datang.

9

Apakah dapat membahayakan bila melakukannya? Untuk mendapatkan kepuasan seksual dengan pasangan sesungguhnya tidak harus melakukannya di kamar tidur atau melalui tahapan ideal, mulai dari foreplay, coitus hingga afterplay. Asalkan samasama bergairah, diinginkan bersama, kepuasan seksual juga bisa tercapai walaupun dalam waktu singkat. Sering kali justru Quickie sex dapat berlangsung dengan

lebih panas, nakal, menggebugebu dan liar. Ini merupakan salah satu solusi bagi pasangan sibuk dan selingan dari seks rutin yang mulai membosankan. Jika sudah saling dipahami, diinginkan dan bisa dinikmati bersama, Sex in The Car bisa dan boleh saja dilakukan, asalkan tentu saja mobil jangan dijalankan, dipinggirkan dulu, mencari tempat yang aman dan tidak menghidupkan mesin kendaraan. Resikonya cuma satu:

ketahuan polisi dan ditilang! Pada dasarnya quickie sex dilakukan dengan tujuan supaya aktivitas seks bersama pasangan tidak berlangsung monoton dan membosankan. Sehingga aktivitas ini bisa dijadikan variasi seks juga. Quickie sex malah akan menjadi sangat mendebarkan karena terjadi secara spontan, kilat dan tanpa harus menanggalkan semua pakaian. Rasa berdebar tadi yang muncul karena takut ketahuan orang justru memiliki nilai lebih, dapat membangkitkan gairah seks yang lain dari biasanya. Orgasme memuaskan yang didapatkan lewat sensasi ini tentu saja akan menyehatkan, karena endorfin dan oksitosin yang dikeluarkan otak saat orgasme akan sangat menyehatkan dan membawa relaksasi yang kuat. Apakah ini akan membuat ketergantungan, sebenarnya apapun yang dianggap menyenangkan dan dilakukan terusmenerus akan bisa membuat ketagihan dan selanjutnya menjadi ketergantungan. Terlebih memang ada substansi kimiawi yang diproduksi otak yang dikeluarkan yang memunculkan rasa senang, yaitu endorfin. Endorfin ini adalah hormon alamiah di otak yang sejenis dengan morfin, dan kita semua tahu morfin itu mengakibatkan ketergantungan

tanpa batas. Tetapi tentu saja, buat melakukannya melibatkan dua orang sebagai pasangan, jadi buat menghindari ketergantungan, tentu saja peran dari pasangannya sangat penting buat mengontrol dan mencegah aktivitas ini menjadi sebuah kebiasaan yang diulang-ulang. Tentu saja akan lebih baik kalau ini hanya dijadikan variasi sekali-sekali saja dan bukan menu permanen dalam kehidupan seksual. Bukannya hubungan seksual yang romantis, direncanakan dengan baik, di keremangan cahaya, berdua di ranjang yang lembut akan lebih bisa dinikmati? Jadi, sex in the car, kalau hanya buat variasi seksual, sekali-sekali saja, tentu saja bukan merupakan penyimpangan seksual. Jadi, murni hanya merupakan variasi seksual. Tetapi, meski pada kenyataannya Anda siap dan bisa mencapai orgasme lewat seks kilat, namun disarankan untuk tidak melakukannya terlalu sering. Gaya bercinta yang romantis dengan foreplay yang cukup dan tanpa tergesa-gesa tetaplah harus menjadi menu utama hubungan seks Anda dan pasangan. Jadikan quickie sex in the car hanya sebagai selingan yang membuat kehidupan cinta Anda dan pasangan jadi lebih berwarna dan menggairahkan.


10

Mozaik

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Generasi Muda Harus Jadi Motor Penggerak

Acara Anugerah Pers K.Nadha Nugraha 2017 dilaksanakan Kamis (5/1) di wantilan Gedung Pers Bali K. Nadha. Hadir dalam acara ini Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha, Ketua PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya, anggota DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, dan undangan lainnya. Selain penganugerahan, juga dilaksanakan diskusi bertema “Strategi Mewujudkan Generasi Emas Bali 2018-2023” serta dimeriahkan penampilan tari Pendet SD PGRI YPLP Kota PGRI Denpasar dan tari janger dari Ikatan Wanita Warmadewa.

A

da 13 penerima anugerah ini, yakni Universitas Dwijendra, Universitas Mahasaraswati, SMAN 4 Denpasar, SMAN 7 Denpasar, SMKN 1 Pertanian Petang, SMAN Bali Mandara, SMK PGRI 3 Denpasar, SMP PGRI 2 Denpasar, Yayasan Universitas Mahendradatta, Yayasan Pendidikan Widya Kerthi, Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali, YPLP Kota PGRI Denpasar, dan Yayasan Penyelenggaraan Pendidikan Latihan dan Pelayanan Kesehatan Bali (YPPLPK Bali). “Pers khususnya Bali Post, Bali TV dan krama kita juga melihat bahwa generasi emas Bali harus terdepan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bali memiliki peluang untuk itu,” ujar Satria Naradha. Ia menambahkan memasuki tahun 2017, sudah saatnya Bali lebih serius lagi memikirkan generasi muda sebagai generasi penerus. Mereka harus menjadi generasi emas untuk mewujudkan dan melanjutkan perjuangan bangsa. Dalam hal ini, bersatu padu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Generasi muda di Bali memiliki peluang untuk berperan secara luar biasa kedepannya walaupun di tengah globalisasi maupun kelemahankelemahan yang ada saat ini. Bali tidak boleh hanya diam menjadi penonton, tetapi harus menjadi motor penggerak di depan. “Strategi Mewujudkan Generasi Emas Bali 2018-2023 dapat menjadi kulkul bulus untuk mengingatkan seluruh masyarakat Bali bahwa pulau ini memerlukan pemimpin yang betulbetul serius. Nantinya tidak saja bisa mewujudkan anggaran pendidikan

Suasana diskusi “Strategi Mewujudkan Generasi Emas Bali 2018-2023”

ujarnya. Ia melihat persentase masyarakat produktif akan mencapai hampir 60% pada 20 tahun mendatang. Populasi yang besar ini bisa saja menguntungkan, atau sebaliknya malah merugikan. Oleh karena itu, kata kunci yang paling penting di dalam membangun bangsa ini adalah pendidikan. “Pendidikan bukan berarti hanya formal, tetapi pendidikan juga meliputi pendidikan-pendidikan yang informal,” jelasnya. Wisnu Bawa Tenaya mengatakan, anak-anak pada masa brahmacari atau menuntut ilmu perlu diisi dengan 10 komponen pendidikan. Pertama-tama, ada

penelusuran yang kalau perlu melibatkan psikolog. Tujuannya untuk mengetahui bakat anak sejak kecil. Ujungnya nanti adalah menyiapkan lebih banyak anak-anak muda yang mempunyai jiwa wirausaha, berani, dan disiplin. Dengan demikian, mereka akan tumbuh menjadi anak yang mampu mandiri. “Anak muda belajar yang tekun, tidak mudah tergoda dengan pergaulan bebas

perlu ditingkatkan kualitasnya supaya mampu bersaing di tingkat nasional yang saat ini menempati peringkat 5. Ke depan Bali harus mampu berada di posisi 1. Untuk mencapai hal itu, ada penyiapan strategi yang harus dilakukan yaitu menyiapkan anggaran yang memadai, yang mencukupi agar kita bisa mengelola program-program yang mau dibentuk untuk men-

dan narkoba,” pesannya kepada undangan yang sebagian besar dari kalangan pendidikan ini.

ingkatkan kualitas sumber daya manusia. “Pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas SDM. Dengan demikian, SDM Bali siap untuk menghadapi persaingan di era globalisasi ini. Kebijakan strategis selanjutnya adalah bagaimana guru diperhatikan kualitasnya. Tahun 2018 kami akan membangun SMA gratis di 9 kabupaten/kota,” tegasnya. Arya Wedakarna mengatakan, Bali tidak memiliki kekayaan sumber daya alam. Tapi Bali mempunyai manusia dan budaya. Oleh karena itu, ke depan Bali menjadi sangat tergantung dengan pendidikan. Rakyat Bali harus dicerdaskan. “Penting untuk menciptakan orang pintar, karena orang kaya lahir dari orang pintar,” ujarnya. Wakil Ketua DPRD Bali, Dr. I Nyoman Sugawa Korry mengatakan, generasi emas ciri-cirinya adalah cerdas secara spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan sehat. Untuk mewujudkan itu, anggaran pendidikan harus berani ditetapkan minimal 30% dari APBD. Rindra

ORANG KAYA LAHIR DARI ORANG PINTAR Sementara itu Sudikerta mengatakan, dunia pendidikan di Bali

Penampilan Tari Pendet

15

Ala Guru PAUD/TK Kota Denpasar

Memilih busana kerja memang bukan perkara mudah. Pasalnya, beda profesi beda juga gaya yang bisa dikenakan. Khususnya untuk para guru yang diharapkan berpenampilan sopan dan rapi sebagai modal ketika berhadapan dengan murid-muridnya.

S

Penerima K. Nadha Nugraha 2017

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Seragam Endek

eperti yang terlihat di pada acara “Lomba Fashion Show Seragam Endek Guru TK/Paud se- Kota Denpasar” yang diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar di ajang Denpasar Festival (Denfest) belum

yang lebih tinggi menjadi 30% dari APBD,” tegasnya. Diskusi yang dipandu Jemiwi Jro menghadirkan lima narasumber, Sudikerta, Wisnu Bawa Tenaya, Arya Wedakarna, Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD. KEMD, serta Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry.

Menurut Prof. Suastika generasi emas pertama kali dicetuskan oleh mantan Menteri Pendidikan RI M. Nuh pada tahun 2012. Harapannya, generasi emas adalah generasi yang akan mampu bersaing di dunia global, mempunyai kompetensi dan kemampuan. Baik itu hard skill atau ilmunya sendiri, maupun soft skill seperti bersifat produktif, inovatif, kreatif, dan memiliki nilai spiritual. “Indonesia mempunyai penduduk yang luar biasa besar dan tahun 2045 pada saat Indonesia diharapkan mencapai generasi emasnya, maka disana ada populasi SDM kita yang luar biasa kita sering sebut dengan bonus demografi,”

Style

lama ini. Menurut Ketua Dekranasda Kota Denpasar, IA Selly D. Mantra, kegiatan yang sudah menjadi agenda setiap tahunnya ini, merupakan langkah berkelanjutan menyosialisasikan endek. Bahwa, sebagai salah satu warisan budaya,

endek semakin dicintai dan dapat dikenakan dalam berbagai suasana dan aktivitas. Terbukti kesan formal dan modis yang ditampilkan para guru dengan seragam endeknya di atas panggung terlihat berhasil menunjang penampilan mereka. Pilihan model dan motif endeknya pun semakin bervariasi dan mengikuti tren. Berikut beberapa aksi guru TK/PAUD se-Kota Denpasar saat berlenggak-lenggok mengenakan busana endek di atas catwalk saat acara Denfest tersebut. (sri.ardhini@cybertokoh.com).


14

Komedo sering mengganggu penampil­ an dan membuat orang menjadi tidak tahan untuk mengeluarkannya. Namun, perlu dicermati dulu apa sih komedo itu dan bagaimana cara meng­ atasi dan mencegahnya. Penanganan yang salah seringkali menyebabkan bekas-bekas dan kulit wajah berlubang. “Komedo adalah adanya minyak atau sebum hasil produksi kelenjar minyak di dalam kulit yang tidak bisa keluar melalui pori-pori dan akhirnya mengeras. Komedo terjadi karena produksi minyak yang berlebihan dan adanya sumbatan pengeluaran minyak yang umumnya terjadi karena sumbatan dari dalam maupun dari luar,” ujar dr. IGN Darmaputra, Sp.K.K.

I

Jelita

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

a menyebutkan, be­ berapa penyebab sum­ batan, dari dalam terjadi karena gangguan proses pergantian sel kulit mati pada saluran kelenjar minyak sehingga menumpuk dan menyebabkan sumbatan. Sumbatan dari luar umumnya karena debu dan peng­ gunaan bedak/make up yang tebal dan tidak dibersihkan dengan benar. Produksi kelenjar minyak yang berlebihan dipengaruhi oleh ber­ bagai macam faktor seperti hor­ monal, stres maupun makanan. Faktor hormonal terutama ber­ peran penting dalam terjadinya

Rajin Cuci Muka Cegah Komedo jerawat pada masa pubertas dan saat menstruasi pada wanita. Ia meyatakan, pengeta­ huan mengenai penyebab komedo ini sangat penting untuk mencegah terben­ tuknya komedo yang baru. “Karena komedo terjadi karena sumbatan keluarnya minyak, maka bagian wajah yang paling sering dijumpai komedo adalah pada daerah yang banyak kelenjar min­ yaknya yaitu terutama pada daerah hidung. Selain pada wajah komedo juga dapat dijumpai pada dada, lengan, dan punggung,” jelas Owner Klinik kecantikan D & I Klinik ini. Ia mengatakan, komedo yang tidak kemasukan bak­ teri, umumnya tidak meradang dan tidak menimbulkan rasa sakit maupun gatal. Secara umum ada dua jenis komedo yaitu komedo terbuka dan tertutup. “Komedo terbuka adalah jenis komedo yang tampak seperti pori-pori yang membesar dan menghi­ tam. Komedo ini terjadi karena minyak yang mengeras di dalam pori-pori terpapar oleh udara sehingga teroksidasi dan menjadi berwarna kehitaman. Komedo tertutup adalah jenis komedo yang tampak seperti bintik-bintik kecil yang berwarna putih atau kuning. Komedo jenis ini kadang lebih mudah terlihat apabila kulit kita diregangkan,” jelasnya. Untuk mengatasi komedo,

dr. IGN Darmaputra, Sp.K.K.

kata dia, dapat dilakukan dengan berbagai cara. Ia menyebutkan, penanganan komedo terbuka ber­ beda dengan tertutup. Komedo terbuka lebih mudah dikeluarkan. Ada beberapa cara yang sering dilakukan dalam mengeluarkan komedo terbuka. Cara sederhana yang banyak dilakukan adalah menggunakan plester khusus yang setelah ditempelkan bisa mengikat isi komedo sehingga bisa keluar. Cara lain umumnya dilakukan di salon atau klinik kecantikan menggunakan alat sederhana yaitu komedo ekstraktor. Dengan me­ nekankan alat komedo ekstraktor pada kulit menyebabkan tekanan yang mendorong komedo keluar. Proses ekstraksi ini sebaiknya dilakukan secara hati-hati dan proses yang steril karena berisiko menyebabkan terjadinya infeksi. Penanganan komedo tertutup umumnya berbeda. Penggunaan plester tidak dapat mengang­ kat komedo tertutup. Ekstraksi komedo tertutup harus meng­ gunakan tusukan jarum steril terlebih dahulu sebelum dilakukan pemencetan. Pemencetan semba­ rangan selain dapat menimbulkan infeksi juga dapat menyebabkan terjadinya lubang-lubang bekas jerawat yang umumnya sangat susah untuk disembuhkan. Ia menyarankan, ekstraksi ko­ medo tertutup sebaiknya dilaku­ kan dokter agar tepat memilih jenis komedo yang dikeluarkan. Semua proses penanganan ber­ tujuan untuk mengeluarkan ko­ medo yang sudah muncul namun tidak dapat mencegah munculnya komedo yang baru. Selain itu pemencetan komedo yang beru­ lang-ulang berisiko menyebabkan pori-pori membesar. Menurutnya, penanganan ter­ baik untuk komedo secara ilmiah

adalah menggunakan bahan produk/krim dan perawa­ tan yang bertujuan men­ gatasi penyebab sumbatan pori-pori yang menyebab­ kan terjadinya komedo. “Produk perawatan untuk mengatasi komedo um­ umnya mengandung asam vitamin A yang bekerja mengangkat sel kulit mati yang menyumbat pori-pori sehingga apabila sumbatan­ nya menghilang maka isi komedo akan keluar perla­ han namun umumnya perlu waktu yang lebih lama. Apabila sumbatan kulit mati menghilang maka selain da­ pat menghilangkan komedo yang sudah terbentuk, juga dapat mencegah terben­ tuknya komedo yang baru,” jelas dr. Darmaputra. Selain itu, kata dia, den­ gan perawatan komedo, da­ pat mengecilkan pori-pori serta menghaluskan permukaan kulit. Penggunaan asam vitamin A bisa menghilangkan komedo terbuka maupun tertutup. Se­ lain menggunakan produk pera­ watan, untuk hasil yang lebih cepat dapat dikombinasi dengan menggunakan perawatan yaitu chemical peeling atau dengan microdermabrasi. Kedua pera­ watan tersebut memiliki prinsip kerja yang sama namun meng­ gunakan metode yang berbeda. Perawatan tersebut bekerja mengangkat secara langsung sel kulit mati sehingga dapat meng­

hilangkan sumbatan komedo, serta dapat menghaluskan kulit. Penggunaan produk maupun perawatan tersebut tidak akan menyebabkan kulit menjadi ti­ pis karena kulit kita normalnya akan berganti kulit setiap 14-28 hari sehingga ketebalan kulit akan tetap terjaga. Kulit mati memang harus diangkat agar kulit lebih muda dan lebih halus yang berada di bawahnya tidak tertutup. “Pencegahan komedo sebaiknya dilakukan secara rutin agar tidak muncul komedo yang baru, karena penyebab umum komedo adalah sumbatan dari luar maka sebaiknya dilakukan berbagai cara untuk mencegah adanya sumbatan,” sarannya. Ia memberi tips, setelah ke­ luar rumah dan banyak kotoran dan debu, sebaiknya rutin cuci muka. Sebaiknya menggunakan sabun muka yang dapat men­ gangkat kotoran dan debu. Selain itu apabila setelah menggunakan make up sebaiknya dicuci dengan baik dan gunakan susu pembersih atau toner yang bisa mengangkat sisa-sisa make up sampai benarbenar bersih. Untuk daerah dahi, apabila muncul komedo disana sebaiknya jangan ditutupi dengan poni ram­ but karena rambut mengandung minyak yang dapat menyumbat pori-pori. Selain itu, dalam pemi­ lihan tabir surya harus hati-hati, sebaiknya dipilih yang mengand­ ung bahan dasar gel agar tidak mudah menyumbat pori-pori. (wirati.astiti@cybertokoh.com).

Bugar

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

11

Waspadai Kesemutan Berkepanjangan Indah tiba-tiba tak bisa berdiri. Kakinya kesemutan setelah duduk bersila sekian lama. Indah ketakutan, apa yang sedang terjadi dengan kaki­nya. Ia segera memaksa menggerak-gerakkan kaki­nya sembari memijat ibu jari kakinya.Tak berlangsung lama, ia mulai bisa merasakan kaki­nya dan pelan-pelan, ia menggerakkan kaki dan mulai berjalan. Indah bernapas lega karena ke­semutanya sudah hilang.

I Putu Eka Widyadharma, S.Ked.,dr,M.Sc,Sp.S(K).

I

Putu Eka Widyadharma, S.Ked.,dr,M.Sc,Sp.S(K)., mengatakan, kesemut­ an adalah suatu gejala sebagai salah satu respon tubuh terhadap adanya tekanan pada pembuluh darah atau saraf yang letaknya secara anatomi berdeka­ tan dan saling berhubungan. Pada saat tidur, duduk atau sedang memegang sesuatu dalam periode waktu yang lama akan menekan pembuluh darah dan saraf yang ada di tangan ataupun kaki. Penekanan yang lama akan menyebabkan aliran darah menjadi tidak lancar sehingga menimbulkan kekurangan oksigen/ hipoksia pada daerah yang dilayani pembuluh darah tersebut termasuk saraf di sekitarnya, kata staf peng­ ajar Divisi Nyeri dan Nyeri Kepala Bagian/SMF Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana/ RS Sanglah Denpasar ini. Ia menambahkan, jaringan yang mengalami hipoksia dan saraf yang tertekan pun akan mengirimkan si­ nyal ke otak yang dirasakan se­bagai kesemutan. Kesemutan seperti ini akan membaik dengan perubahan posisi tubuh atau digerakkan, jelas dokter yang sedang menempuh S-3 Ilmu Kedokteran ini. Lelaki kelahiran Denpasar, 22 September 1975 mengatakan, kesemutan merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh sehingga sangat penting untuk menjaga tubuh dari kerusakan. Dengan adanya kesemutan, kita tahu ada bagian tubuh yang teran­ cam akibat penekanan, katanya. Namun, walaupun demikian, ada juga gejala kesemutan yang mem­ bahayakan seperti, kesemutan yang terjadi pada sebagian atau seluruh tubuh yang terjadi secara tiba-tiba merupakan salah satu tanda bahaya akibat terjadinya suatu serangan stroke. Ada juga kesemutan pada tubuh yang terjadi setelah cedera kepala. Selain itu, kesemutan, yang terjadi setelah atau bersamaan de­ ngan demam, dan kesemutan yang

berlangsung lama dan bertambah parah dari waktu ke waktu, serta kesemutan yang terus menerus pada tangan maupun kaki, juga merupakan satu tanda bahaya. Ia menyatakan, pada prinsip­ nya apabila timbul kesemutan dan menghilang setelah digerakkan atau diistirahatkan bukan merupakan tanda bahaya, sedangkan apabila kesemutan tidak membaik dan berlangsung terus menerus bisa jadi merupakan tanda bahaya telah atau sedang berlangsungnya suatu penyakit serius. Kondisi kesemutan lebih tepat disebut adanya keterli­ batan sistem saraf. Saraf yang ter­ tekan maupun rusak akan memberi respons berupa rasa kesemutan. Jenis penyakit tertentu juga sering ditandai dengan kesemutan karena terjadi kerusakan sistem saraf baik dalam skala ringan maupun berat seperti diabetes, sindrom jepitan saraf (lumpuh pada bagian saraf ulnaris, peroneal, saraf radial, saraf iskhiadikus dsb), berbagai jenis pe­ nyakit sistemik seperti kerusakan organ hati, gagal ginjal, kelainan ginjal, kerusa­ kan pembuluh darah, peradangan jantung dan organ dalam, kanker yang menyerang saraf dan masalah hormon, kekurangan vitamin B1, vitamin B6, vitamin B12 sering juga menyebabkan kesemutan,” jelasnya. Ia menyebutkan, kese­mutan yang terjadi pada saat posisi tertentu bisa dicegah dengan cara, lakukan perubahan posisi secara berkala, jangan menggunakan sepatu atau pakaian yang terlalu ketat, hindari memakai sepatu hak tinggi, hindari kebiasaan mengangkat kaki dan tangan pada bagian bahu, lakukan olah raga teratur atau latihan ringan untuk membuat peredaran darah dan sistem saraf tetap sehat. “Jika Anda penderita diabetes maka kendalikan kadar gula dalam darah sehingga Anda bisa tetap sehat, konsumsi berbagai jenis makanan yang sehat dan makanan yang mengan­ dung vitamin B, lakukan berbagai kegiatan ringan untuk menghindari ce­­ dera pada bagian tubuh tertentu, ucapnya. Ia menyarankan, jika mengalami kesemutan mendadak pada ta­ngan atau kaki, lakukan pe­ rubahan posisi atau dipi­ jat. “Gerakkan bagian

kaki dan tangan yang mengalami kesemutan sehingga bisa membuat bagian kaki dan tangan menjadi lebih nyaman. Jika kesemutan mendadak pada separo atau seluruh tubuh, segera hubungi dokter dan lakukan pemeriksaan, saran dr. Putu Eka Widyadharma. Menurutnya, orang tua memang sering mengalami dan menge­luhkan adanya rasa kesemutan. “Selama kesemutan itu muncul singkat lalu menghilang tentu tidak mem­ bahayakan, ujarnya.

Bagi orang tua yang sering mera­ sa kesemutan sebaiknya memang melakukan pemeriksaan dengan ahli medis. Hal ini bertujuan untuk mengetahui semua masalah yang berhubungan dengan kesemutan dan kemungkinan penyakit lain, kata dr. Putu Eka Widyadharma. Ia mengatakan, fisioterapi bisa membantu mengurangi gejala kes­ emutan, tetapi tidak semua kese­ mutan bisa diatasi dengan fisio­ terapi tergantung dari penyebab penyakitnya. “Kesemutan yang bisa

diobati dengan fisioterapi adalah kesemutan yang disebabkan akibat penekanan saraf oleh otot yang mengalami ketegangan, misalnya kesemutan pada tangan akibat ke­ tegangan otot-otot daerah leher atau kesemutan pada kaki akibat duduk terlalu lama. Namun, kesemutan yang disebabkan penyakit-penyakit seperti stroke, diabetes, kekurang­ an vitamin B atau akibat penyakit sistemik lainnya tidak dapat diobati dengan fisioterapi, jelasnya. (wirati.astiti@cybertokoh.com)


12

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Hidangan Thailand Berpadu Rasa Khas Bali

Kuliner

Hotel butik mewah Sudamala Suites ­& Villas, Sanur, telah mengubah paviliun ­‘joglo’ bergaya Jawa yang terdapat di pelataran kolam renangnya ­menjadi restoran terbuka yang menyajikan ­hidangan ringan lezat khas Thailand, suatu pilihan kuliner yang sangat pas ­untuk menemani waktu bersantai sehari­ an di pinggir kolam renang sembari ­menikmati keindahan dan ketenangan alam tropis bak nirwana. Koh Samui, Thailand, Tonny mengatakan, memiliki minat yang kuat dalam memadukan hidangan Asia. “Menciptakan paduan masakan Asia dan Tom Yum Goong, Som Tum Thai Goong, Barat adalah gaya Gai Pad Med Ma Muang khas memasak xecutive Chef Su- saya. Sejak saya menggeluti dunia damala yang baru, masak-memasak dengan serius, Tonny Kwan Law- saya telah banyak bereksperimen rence, telah meng- dan menemukan kombinasi rasa kreasikan menu yang mengangkat baru yang luar biasa,” ujarnya. banyak rasa khas Thailand ke Di Aroy Thai, Tonny menyajikan pantai Bali. Bayangkan udang hidangan Thailand klasik berpadu segar, rempah-rempah dan kari dengan sedikit rasa khas Bali. “Pengalaman Chef Tonny sebersantan kelapa yang menggugah selera. Semua hasil kreasi lama di Thailand telah memberi terbaru Chef Tonny yang didapat kepekaan yang kuat terhadap dari pengalaman memasak selama makanan Thailand yang secara bertahun-tahun di Thailand kini umum cukup ringan dan dapat tersaji sempurna untuk dinikmati dinikmati sepanjang hari. Selain para tamu Sudamala di Aroy itu, tidak ada lagi tempat di Sanur di mana anda dapat menikmati Thai. Selama bertugas sebagai Sous hidangan ala Thailand yang otentik Chef di Nora Buri Resort & Spa, dan lezat dalam suasana nyaman

E

dan pemandangan yang indah,” ujar Direktur Sudamala Resorts, Emily Subrata. Menu Aroy meliputi hidangan sederhana dan nikmat yang dimasak sempurna dalam empat kategori, yaitu Cemilan dan Salad, Sup, Hidangan Utama dan Pencuci Mulut. Menu lezat tersebut antara lain Moo Rue Gai (sate babi dan ayam yang dihidangkan bersama nasi ketan dan saus kacang), Gai Hor Bai Toey (ayam bumbu bungkus daun pandan), serta Som Tam Thai Goong (salad papaya hijau dengan udang). Menu Thailand tidak akan lengkap tanpa kehadiran kari khas Thailand dan Aroy pun mempersembahkan hidangan otentik tersebut melalui pilihan Tom Kha Gai, yaitu ayam berkuah santan, Tom Yum Goong (sup udang pedas berkrim) dan kari bebek merah panggang yang disajikan dengan aneka buahbuahan. Terdapat pula hidangan lain seperti nasi dan mie goreng yang begitu terkenal Pad Thai, yaitu mie beras yang dimasak

Resep ala Dapur Eka

Bahan-bahan: Ikan segar dibersihkan, dipotong sesuai selera (jangan terlalu kecil, agar daging ikan tidak mudah hancur).

Naskar Mumer Gurih bumbu sehingga rasanya lebih nikmat dan meresap. “Awalnya hanya ada naskar saja, lalu akhirnya ada naskar mumer (murah meriah) yang ada tambahan terong bakar, tempe, dan tahu. Kemudian ada naskar komplit yang tambahannya adalah ayam goreng,” ujar sang pemilik Marita Cut Nya Dien. Ia menuturkan, awalnya hanya iseng mencobacoba membuat nasi bakar sendiri karena memang suka nasi bakar. Selain itu, ia ingin mencari kesibukan karena sudah tidak bekerja dikarenakan sakit. Dengan

K

Chef Tonny Lawrence

dengan asam, udang dan sayursayuran. Hadir di area ‘joglo’, yaitu bangunan terbuka khas Jawa dengan atap tinggi yag menawan, Aroy

Thai menawarkan suasana santai di pinggir kolam renang dengan harga makanan yang sangat terjangkau. ngurahbudi@cybertokoh.com

ini, banyak penjual makanan yang menawarkan nasi bakar, tentunya cita rasa antara satu dan lainnya berbeda. Jika Anda penggemar nasi bakar (naskar), cobalah cicipi nasi bakar di Warung Dapur Bunda yang berlokasi di Jalan Kenyeri Gang Arjuna No. 3 Denpasar ini. Selain rasanya enak dan gurih, harganya juga sangat terjangkau. Untuk bisa menikmati naskar biasa (ukuran), Anda cukup merogoh kocek Rp 6 ribu, dan yang jumbo Rp 8.500. Ada dua pilihan isi lauknya, yakni ikan dan daging ayam. Lauk di dalam naskar ini sudah dimasak dengan

resep coba-coba, nasi bakar pertamanya kurang enak. Berikutnya, ia mencoba memakai santan dan ternyata lebih enak dan gurih, bahkan rasanya lebih enak dari yang biasa ia beli. Kemudian, iseng pula ia upload di facebook di grup jual beli, ternyata banyak peminatnya. Kebanyakan karyawan dan juga ibu-ibu. “Awalnya hanya buat sesuai orderan saja. Tapi lama-lama saya buka warung kecil-kecilan di rumah. Sehari rata-rata terjual 50 bungkus,” ucapnya. Lambat laun, nasi bakar Bunda ini banyak peminatnya, hingga kerap menerima pesanan. Kalau sudah begini, sang suami Tok Hermanto pun turut turun tangan membantu di dapur. “Sebenarnya yang minat naskar saya cukup banyak, cuma terkendala di pengiriman karena saya tidak punya tukang kirim. Kalau pakai gojek, pembeli keberatan karena ongkir lebih mahal daripada harga nasi bakarnya,” ucapnya tersenyum. Nasi bakar Bunda-demikian sapaan akrabnya, yang baru berjalan 2 bukan ini, awalnya hanya membuat dengan sambal yang pedasnya standar. Namun ada saran dari pelanggan agar ada level yang lebih pedas lagi. Karena itu akhirnya Bunda pun membuat

Mi Ayam Sarwan Ares-Pad Thai Goong

Resep Sambal Pindang Srani dan Sambal Tomat Mentah Cara memasak: Bumbu-bumbu: Masak air untuk kuah hingbawang putih, bawang merah, laos, jahe, kunyit, sereh, daun ga mendidih, masukkan irisan salam, daun jeruk purut, cabai bawang putih, bawang merah, laos, jahe, dan kunyit. Masukkan kecil utuh, belimbing wuluh. juga batang sereh yang sudah dimemarkan, daun salam, daun jeruk purut, cabai kecil utuh plus irisan belimbing wuluh. Setelah tercium aroma bumbu, masukkan potongan ikan. Masak hingga harum, tambahkan garam dan sedikit gula pasir. Masukkan kemangi sesaat setelah mematikan api kompor. Pindang Srani siap dihidangkan.

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Bahan: cabai merah besar, cabai merah kecil, tomat, garam, terasi, gula pasir, jeruk limau. Cara membuat: Haluskan semua bahan kecuali jeruk limau. Setelah halus, tambahkan air perasan jeruk limau. Siap dihidangkan

Bahan: 250 gr : ayam file, potong dadu 250 gr : mi 100 gr : jamur kancing, belah jadi 4 bagian 3 sdm : kecap manis 1 sdm : saus tiram ½ sdm : gula merah 1 sdm : bawang putih goreng 2 sdm : minyak goreng 2 ikat : sawi hijau, potong menurut selera Garam, kaldu bubuk rasa ayam secukupnya Bumbu Halus : 6 buah bawang merah. 3 siung bawang putih. 1 sdt ketumbar sangrai. 1 butir kemiri sangrai. 1 ruas jari jahe. 1 ruas jari lengkuas.

Buat Kuah : 1 buah bawang bombai cincang halus. 2 siung bawang putih cincang halus. 2 ruas jari jahe, memarkan. 1 sdt lada bubuk. 200 gr tulang ayam atau ceker ayam. 1,2 liter air. 1 sdt garam. 1 buah kaldu blok rasa ayam. Cara Membuat : Tumis bumbu halus sampai harum, lalu masukkan irisan ayam dadu, aduk hingga berubah warna. Masukkan kecap manis, saus tiram, gula, garam, kaldu bubuk juga lada bubuk, aduk tercampur, lalu masukkan air 100 ml. Masak sampai matang dan bumbu meresap serta air berkurang, tiriskan.lalu rebus sawi

hijau sampai layu matang, tiriskan. Rebus mi sampai matang dan masak airnya, kasih minyak agar mi tidak menggumpal, lalu siap disajikan ke dalam mangkok saji. Tambahkan sawi hijau dan kasih 2 sendok makan ayam bumbu dan taburi bawang putih goreng. Siram dengan kuah kaldu, siap disajikan dengan krupuk pangsit goreng.

Bahan: 250 gr 2 buah 1 buah 3 sdm

: pepaya matang : pisang ambon matang : jeruk lemon ambil airya : gula pasir

Paket naskar komplit

naskar dower yang rasanya lebih pedas dari yang biasanya. Banyak saran dari pelanggan dan semuanya dicoba biar pelanggan puas. Selain naskar, Bunda juga memberikan pilihan menu lain yakni nasi goreng pedas. Bumbu nasgor ini bukan dari bawang putih, seperti yang biasa orang jual tapi dari sambal naskar, dan itu yang membuat nasi goreMarita Cut Nya Dien dan suami Tok Hermanto ngnya memiliki cita rasa yang berbeda dari nasi goreng (dengan naskar ukuran biasa) Rp10 ribu, dan naskar komplit yang umum orang jual. Untuk naskar dower hanya (dengan naskar ukuran jumbo) dihargai Rp 7 ribu, naskar jumbo Rp15 ribu. inten.indrawati@cybertokoh.com dower Rp 9 ribu, naskar mumer

Soto Banjar

Bahan: 1 ekor : ayam kampung, bersihkan 1 sdt : cuka 3 butir : telur rebus 150 gr : macaroni, rebus, tiriskan 1 sdm : daun bawang, iris-iris 100 gr : su’un, rendam air panas, tiriskan 1 sdm : seledri, iris-iris 1 buah : kaldu blok rasa ayam ½ sdm : gula 2 sdt : lada bubuk 150 ml : susu kental manis 1 buah : kentang ukuran sedang, kupas, rebus, haluskan

Bahan Tambahan : 1 jari kayu manis. 1 sdm bawang putih goreng. 2 buah kapulaga. 2 buah pekak atau bunga lawang. 2 buah cengkeh. 2 batang serai, memarkan. 3 buah daun salam. 3 lembar daun jeruk. 2 ruas jari lengkuas, memarkan. Bumbu Halus : 11 buah bawang merah.

Jus Varian Tiga Rasa 1 buah : jambu klutuk 500 ml : susu cair full cream Es batu secukupnya Cara Membuat: - Potong-potong pepaya, pisang,

13

jambu klutuk. - Campur semuanya de­ ngan air jeruk lemon. - Campur bersama gula pasir, susu, dan es batu secukupnya. Proses diblender sampai kental dan berbuih, siap disajikan dalam gelas saji.

5 siung bawang putih. 4 butir kemiri sangrai. 2 ruas jari jahe. Cara Membuat : Rebus ayam bersama cuka sampai mendidih dan berbuih, lalu angkat, cuci bersih dan buang airnya. Lalu rebus lagi bersama air 1,5 liter air ayam bersama bahan tambahan lainnya. Biarkan sampai ayam empuk, matang, tiriskan, jangan buang air rebusan karena buat kuah. Tumis bumbu halus sampai harum lalu masukkan bumbu dalam rebusan ayam, masukkan lagi air rebusan ayam, masukkan susu kental manis juga halusan kentang dan irisan wortel, gula, garam, dan kaldu blok, masak sampai mendidih. Masukkan wortel, irisan daun bawang dan daun seledri, aduk matang dan siap disajikan. Tata di piring saji, masukkan irisan telor, macaroni juga suwiran ayam, siram dengan kuah soto, siap disajikan bersama irisan lontong dan taburan bawang putih goreng di atasnya.


12

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Hidangan Thailand Berpadu Rasa Khas Bali

Kuliner

Hotel butik mewah Sudamala Suites ­& Villas, Sanur, telah mengubah paviliun ­‘joglo’ bergaya Jawa yang terdapat di pelataran kolam renangnya ­menjadi restoran terbuka yang menyajikan ­hidangan ringan lezat khas Thailand, suatu pilihan kuliner yang sangat pas ­untuk menemani waktu bersantai sehari­ an di pinggir kolam renang sembari ­menikmati keindahan dan ketenangan alam tropis bak nirwana. Koh Samui, Thailand, Tonny mengatakan, memiliki minat yang kuat dalam memadukan hidangan Asia. “Menciptakan paduan masakan Asia dan Tom Yum Goong, Som Tum Thai Goong, Barat adalah gaya Gai Pad Med Ma Muang khas memasak xecutive Chef Su- saya. Sejak saya menggeluti dunia damala yang baru, masak-memasak dengan serius, Tonny Kwan Law- saya telah banyak bereksperimen rence, telah meng- dan menemukan kombinasi rasa kreasikan menu yang mengangkat baru yang luar biasa,” ujarnya. banyak rasa khas Thailand ke Di Aroy Thai, Tonny menyajikan pantai Bali. Bayangkan udang hidangan Thailand klasik berpadu segar, rempah-rempah dan kari dengan sedikit rasa khas Bali. “Pengalaman Chef Tonny sebersantan kelapa yang menggugah selera. Semua hasil kreasi lama di Thailand telah memberi terbaru Chef Tonny yang didapat kepekaan yang kuat terhadap dari pengalaman memasak selama makanan Thailand yang secara bertahun-tahun di Thailand kini umum cukup ringan dan dapat tersaji sempurna untuk dinikmati dinikmati sepanjang hari. Selain para tamu Sudamala di Aroy itu, tidak ada lagi tempat di Sanur di mana anda dapat menikmati Thai. Selama bertugas sebagai Sous hidangan ala Thailand yang otentik Chef di Nora Buri Resort & Spa, dan lezat dalam suasana nyaman

E

dan pemandangan yang indah,” ujar Direktur Sudamala Resorts, Emily Subrata. Menu Aroy meliputi hidangan sederhana dan nikmat yang dimasak sempurna dalam empat kategori, yaitu Cemilan dan Salad, Sup, Hidangan Utama dan Pencuci Mulut. Menu lezat tersebut antara lain Moo Rue Gai (sate babi dan ayam yang dihidangkan bersama nasi ketan dan saus kacang), Gai Hor Bai Toey (ayam bumbu bungkus daun pandan), serta Som Tam Thai Goong (salad papaya hijau dengan udang). Menu Thailand tidak akan lengkap tanpa kehadiran kari khas Thailand dan Aroy pun mempersembahkan hidangan otentik tersebut melalui pilihan Tom Kha Gai, yaitu ayam berkuah santan, Tom Yum Goong (sup udang pedas berkrim) dan kari bebek merah panggang yang disajikan dengan aneka buahbuahan. Terdapat pula hidangan lain seperti nasi dan mie goreng yang begitu terkenal Pad Thai, yaitu mie beras yang dimasak

Resep ala Dapur Eka

Bahan-bahan: Ikan segar dibersihkan, dipotong sesuai selera (jangan terlalu kecil, agar daging ikan tidak mudah hancur).

Naskar Mumer Gurih bumbu sehingga rasanya lebih nikmat dan meresap. “Awalnya hanya ada naskar saja, lalu akhirnya ada naskar mumer (murah meriah) yang ada tambahan terong bakar, tempe, dan tahu. Kemudian ada naskar komplit yang tambahannya adalah ayam goreng,” ujar sang pemilik Marita Cut Nya Dien. Ia menuturkan, awalnya hanya iseng mencobacoba membuat nasi bakar sendiri karena memang suka nasi bakar. Selain itu, ia ingin mencari kesibukan karena sudah tidak bekerja dikarenakan sakit. Dengan

K

Chef Tonny Lawrence

dengan asam, udang dan sayursayuran. Hadir di area ‘joglo’, yaitu bangunan terbuka khas Jawa dengan atap tinggi yag menawan, Aroy

Thai menawarkan suasana santai di pinggir kolam renang dengan harga makanan yang sangat terjangkau. ngurahbudi@cybertokoh.com

ini, banyak penjual makanan yang menawarkan nasi bakar, tentunya cita rasa antara satu dan lainnya berbeda. Jika Anda penggemar nasi bakar (naskar), cobalah cicipi nasi bakar di Warung Dapur Bunda yang berlokasi di Jalan Kenyeri Gang Arjuna No. 3 Denpasar ini. Selain rasanya enak dan gurih, harganya juga sangat terjangkau. Untuk bisa menikmati naskar biasa (ukuran), Anda cukup merogoh kocek Rp 6 ribu, dan yang jumbo Rp 8.500. Ada dua pilihan isi lauknya, yakni ikan dan daging ayam. Lauk di dalam naskar ini sudah dimasak dengan

resep coba-coba, nasi bakar pertamanya kurang enak. Berikutnya, ia mencoba memakai santan dan ternyata lebih enak dan gurih, bahkan rasanya lebih enak dari yang biasa ia beli. Kemudian, iseng pula ia upload di facebook di grup jual beli, ternyata banyak peminatnya. Kebanyakan karyawan dan juga ibu-ibu. “Awalnya hanya buat sesuai orderan saja. Tapi lama-lama saya buka warung kecil-kecilan di rumah. Sehari rata-rata terjual 50 bungkus,” ucapnya. Lambat laun, nasi bakar Bunda ini banyak peminatnya, hingga kerap menerima pesanan. Kalau sudah begini, sang suami Tok Hermanto pun turut turun tangan membantu di dapur. “Sebenarnya yang minat naskar saya cukup banyak, cuma terkendala di pengiriman karena saya tidak punya tukang kirim. Kalau pakai gojek, pembeli keberatan karena ongkir lebih mahal daripada harga nasi bakarnya,” ucapnya tersenyum. Nasi bakar Bunda-demikian sapaan akrabnya, yang baru berjalan 2 bukan ini, awalnya hanya membuat dengan sambal yang pedasnya standar. Namun ada saran dari pelanggan agar ada level yang lebih pedas lagi. Karena itu akhirnya Bunda pun membuat

Mi Ayam Sarwan Ares-Pad Thai Goong

Resep Sambal Pindang Srani dan Sambal Tomat Mentah Cara memasak: Bumbu-bumbu: Masak air untuk kuah hingbawang putih, bawang merah, laos, jahe, kunyit, sereh, daun ga mendidih, masukkan irisan salam, daun jeruk purut, cabai bawang putih, bawang merah, laos, jahe, dan kunyit. Masukkan kecil utuh, belimbing wuluh. juga batang sereh yang sudah dimemarkan, daun salam, daun jeruk purut, cabai kecil utuh plus irisan belimbing wuluh. Setelah tercium aroma bumbu, masukkan potongan ikan. Masak hingga harum, tambahkan garam dan sedikit gula pasir. Masukkan kemangi sesaat setelah mematikan api kompor. Pindang Srani siap dihidangkan.

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Bahan: cabai merah besar, cabai merah kecil, tomat, garam, terasi, gula pasir, jeruk limau. Cara membuat: Haluskan semua bahan kecuali jeruk limau. Setelah halus, tambahkan air perasan jeruk limau. Siap dihidangkan

Bahan: 250 gr : ayam file, potong dadu 250 gr : mi 100 gr : jamur kancing, belah jadi 4 bagian 3 sdm : kecap manis 1 sdm : saus tiram ½ sdm : gula merah 1 sdm : bawang putih goreng 2 sdm : minyak goreng 2 ikat : sawi hijau, potong menurut selera Garam, kaldu bubuk rasa ayam secukupnya Bumbu Halus : 6 buah bawang merah. 3 siung bawang putih. 1 sdt ketumbar sangrai. 1 butir kemiri sangrai. 1 ruas jari jahe. 1 ruas jari lengkuas.

Buat Kuah : 1 buah bawang bombai cincang halus. 2 siung bawang putih cincang halus. 2 ruas jari jahe, memarkan. 1 sdt lada bubuk. 200 gr tulang ayam atau ceker ayam. 1,2 liter air. 1 sdt garam. 1 buah kaldu blok rasa ayam. Cara Membuat : Tumis bumbu halus sampai harum, lalu masukkan irisan ayam dadu, aduk hingga berubah warna. Masukkan kecap manis, saus tiram, gula, garam, kaldu bubuk juga lada bubuk, aduk tercampur, lalu masukkan air 100 ml. Masak sampai matang dan bumbu meresap serta air berkurang, tiriskan.lalu rebus sawi

hijau sampai layu matang, tiriskan. Rebus mi sampai matang dan masak airnya, kasih minyak agar mi tidak menggumpal, lalu siap disajikan ke dalam mangkok saji. Tambahkan sawi hijau dan kasih 2 sendok makan ayam bumbu dan taburi bawang putih goreng. Siram dengan kuah kaldu, siap disajikan dengan krupuk pangsit goreng.

Bahan: 250 gr 2 buah 1 buah 3 sdm

: pepaya matang : pisang ambon matang : jeruk lemon ambil airya : gula pasir

Paket naskar komplit

naskar dower yang rasanya lebih pedas dari yang biasanya. Banyak saran dari pelanggan dan semuanya dicoba biar pelanggan puas. Selain naskar, Bunda juga memberikan pilihan menu lain yakni nasi goreng pedas. Bumbu nasgor ini bukan dari bawang putih, seperti yang biasa orang jual tapi dari sambal naskar, dan itu yang membuat nasi goreMarita Cut Nya Dien dan suami Tok Hermanto ngnya memiliki cita rasa yang berbeda dari nasi goreng (dengan naskar ukuran biasa) Rp10 ribu, dan naskar komplit yang umum orang jual. Untuk naskar dower hanya (dengan naskar ukuran jumbo) dihargai Rp 7 ribu, naskar jumbo Rp15 ribu. inten.indrawati@cybertokoh.com dower Rp 9 ribu, naskar mumer

Soto Banjar

Bahan: 1 ekor : ayam kampung, bersihkan 1 sdt : cuka 3 butir : telur rebus 150 gr : macaroni, rebus, tiriskan 1 sdm : daun bawang, iris-iris 100 gr : su’un, rendam air panas, tiriskan 1 sdm : seledri, iris-iris 1 buah : kaldu blok rasa ayam ½ sdm : gula 2 sdt : lada bubuk 150 ml : susu kental manis 1 buah : kentang ukuran sedang, kupas, rebus, haluskan

Bahan Tambahan : 1 jari kayu manis. 1 sdm bawang putih goreng. 2 buah kapulaga. 2 buah pekak atau bunga lawang. 2 buah cengkeh. 2 batang serai, memarkan. 3 buah daun salam. 3 lembar daun jeruk. 2 ruas jari lengkuas, memarkan. Bumbu Halus : 11 buah bawang merah.

Jus Varian Tiga Rasa 1 buah : jambu klutuk 500 ml : susu cair full cream Es batu secukupnya Cara Membuat: - Potong-potong pepaya, pisang,

13

jambu klutuk. - Campur semuanya de­ ngan air jeruk lemon. - Campur bersama gula pasir, susu, dan es batu secukupnya. Proses diblender sampai kental dan berbuih, siap disajikan dalam gelas saji.

5 siung bawang putih. 4 butir kemiri sangrai. 2 ruas jari jahe. Cara Membuat : Rebus ayam bersama cuka sampai mendidih dan berbuih, lalu angkat, cuci bersih dan buang airnya. Lalu rebus lagi bersama air 1,5 liter air ayam bersama bahan tambahan lainnya. Biarkan sampai ayam empuk, matang, tiriskan, jangan buang air rebusan karena buat kuah. Tumis bumbu halus sampai harum lalu masukkan bumbu dalam rebusan ayam, masukkan lagi air rebusan ayam, masukkan susu kental manis juga halusan kentang dan irisan wortel, gula, garam, dan kaldu blok, masak sampai mendidih. Masukkan wortel, irisan daun bawang dan daun seledri, aduk matang dan siap disajikan. Tata di piring saji, masukkan irisan telor, macaroni juga suwiran ayam, siram dengan kuah soto, siap disajikan bersama irisan lontong dan taburan bawang putih goreng di atasnya.


14

Komedo sering mengganggu penampil­ an dan membuat orang menjadi tidak tahan untuk mengeluarkannya. Namun, perlu dicermati dulu apa sih komedo itu dan bagaimana cara meng­ atasi dan mencegahnya. Penanganan yang salah seringkali menyebabkan bekas-bekas dan kulit wajah berlubang. “Komedo adalah adanya minyak atau sebum hasil produksi kelenjar minyak di dalam kulit yang tidak bisa keluar melalui pori-pori dan akhirnya mengeras. Komedo terjadi karena produksi minyak yang berlebihan dan adanya sumbatan pengeluaran minyak yang umumnya terjadi karena sumbatan dari dalam maupun dari luar,” ujar dr. IGN Darmaputra, Sp.K.K.

I

Jelita

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

a menyebutkan, be­ berapa penyebab sum­ batan, dari dalam terjadi karena gangguan proses pergantian sel kulit mati pada saluran kelenjar minyak sehingga menumpuk dan menyebabkan sumbatan. Sumbatan dari luar umumnya karena debu dan peng­ gunaan bedak/make up yang tebal dan tidak dibersihkan dengan benar. Produksi kelenjar minyak yang berlebihan dipengaruhi oleh ber­ bagai macam faktor seperti hor­ monal, stres maupun makanan. Faktor hormonal terutama ber­ peran penting dalam terjadinya

Rajin Cuci Muka Cegah Komedo jerawat pada masa pubertas dan saat menstruasi pada wanita. Ia meyatakan, pengeta­ huan mengenai penyebab komedo ini sangat penting untuk mencegah terben­ tuknya komedo yang baru. “Karena komedo terjadi karena sumbatan keluarnya minyak, maka bagian wajah yang paling sering dijumpai komedo adalah pada daerah yang banyak kelenjar min­ yaknya yaitu terutama pada daerah hidung. Selain pada wajah komedo juga dapat dijumpai pada dada, lengan, dan punggung,” jelas Owner Klinik kecantikan D & I Klinik ini. Ia mengatakan, komedo yang tidak kemasukan bak­ teri, umumnya tidak meradang dan tidak menimbulkan rasa sakit maupun gatal. Secara umum ada dua jenis komedo yaitu komedo terbuka dan tertutup. “Komedo terbuka adalah jenis komedo yang tampak seperti pori-pori yang membesar dan menghi­ tam. Komedo ini terjadi karena minyak yang mengeras di dalam pori-pori terpapar oleh udara sehingga teroksidasi dan menjadi berwarna kehitaman. Komedo tertutup adalah jenis komedo yang tampak seperti bintik-bintik kecil yang berwarna putih atau kuning. Komedo jenis ini kadang lebih mudah terlihat apabila kulit kita diregangkan,” jelasnya. Untuk mengatasi komedo,

dr. IGN Darmaputra, Sp.K.K.

kata dia, dapat dilakukan dengan berbagai cara. Ia menyebutkan, penanganan komedo terbuka ber­ beda dengan tertutup. Komedo terbuka lebih mudah dikeluarkan. Ada beberapa cara yang sering dilakukan dalam mengeluarkan komedo terbuka. Cara sederhana yang banyak dilakukan adalah menggunakan plester khusus yang setelah ditempelkan bisa mengikat isi komedo sehingga bisa keluar. Cara lain umumnya dilakukan di salon atau klinik kecantikan menggunakan alat sederhana yaitu komedo ekstraktor. Dengan me­ nekankan alat komedo ekstraktor pada kulit menyebabkan tekanan yang mendorong komedo keluar. Proses ekstraksi ini sebaiknya dilakukan secara hati-hati dan proses yang steril karena berisiko menyebabkan terjadinya infeksi. Penanganan komedo tertutup umumnya berbeda. Penggunaan plester tidak dapat mengang­ kat komedo tertutup. Ekstraksi komedo tertutup harus meng­ gunakan tusukan jarum steril terlebih dahulu sebelum dilakukan pemencetan. Pemencetan semba­ rangan selain dapat menimbulkan infeksi juga dapat menyebabkan terjadinya lubang-lubang bekas jerawat yang umumnya sangat susah untuk disembuhkan. Ia menyarankan, ekstraksi ko­ medo tertutup sebaiknya dilaku­ kan dokter agar tepat memilih jenis komedo yang dikeluarkan. Semua proses penanganan ber­ tujuan untuk mengeluarkan ko­ medo yang sudah muncul namun tidak dapat mencegah munculnya komedo yang baru. Selain itu pemencetan komedo yang beru­ lang-ulang berisiko menyebabkan pori-pori membesar. Menurutnya, penanganan ter­ baik untuk komedo secara ilmiah

adalah menggunakan bahan produk/krim dan perawa­ tan yang bertujuan men­ gatasi penyebab sumbatan pori-pori yang menyebab­ kan terjadinya komedo. “Produk perawatan untuk mengatasi komedo um­ umnya mengandung asam vitamin A yang bekerja mengangkat sel kulit mati yang menyumbat pori-pori sehingga apabila sumbatan­ nya menghilang maka isi komedo akan keluar perla­ han namun umumnya perlu waktu yang lebih lama. Apabila sumbatan kulit mati menghilang maka selain da­ pat menghilangkan komedo yang sudah terbentuk, juga dapat mencegah terben­ tuknya komedo yang baru,” jelas dr. Darmaputra. Selain itu, kata dia, den­ gan perawatan komedo, da­ pat mengecilkan pori-pori serta menghaluskan permukaan kulit. Penggunaan asam vitamin A bisa menghilangkan komedo terbuka maupun tertutup. Se­ lain menggunakan produk pera­ watan, untuk hasil yang lebih cepat dapat dikombinasi dengan menggunakan perawatan yaitu chemical peeling atau dengan microdermabrasi. Kedua pera­ watan tersebut memiliki prinsip kerja yang sama namun meng­ gunakan metode yang berbeda. Perawatan tersebut bekerja mengangkat secara langsung sel kulit mati sehingga dapat meng­

hilangkan sumbatan komedo, serta dapat menghaluskan kulit. Penggunaan produk maupun perawatan tersebut tidak akan menyebabkan kulit menjadi ti­ pis karena kulit kita normalnya akan berganti kulit setiap 14-28 hari sehingga ketebalan kulit akan tetap terjaga. Kulit mati memang harus diangkat agar kulit lebih muda dan lebih halus yang berada di bawahnya tidak tertutup. “Pencegahan komedo sebaiknya dilakukan secara rutin agar tidak muncul komedo yang baru, karena penyebab umum komedo adalah sumbatan dari luar maka sebaiknya dilakukan berbagai cara untuk mencegah adanya sumbatan,” sarannya. Ia memberi tips, setelah ke­ luar rumah dan banyak kotoran dan debu, sebaiknya rutin cuci muka. Sebaiknya menggunakan sabun muka yang dapat men­ gangkat kotoran dan debu. Selain itu apabila setelah menggunakan make up sebaiknya dicuci dengan baik dan gunakan susu pembersih atau toner yang bisa mengangkat sisa-sisa make up sampai benarbenar bersih. Untuk daerah dahi, apabila muncul komedo disana sebaiknya jangan ditutupi dengan poni ram­ but karena rambut mengandung minyak yang dapat menyumbat pori-pori. Selain itu, dalam pemi­ lihan tabir surya harus hati-hati, sebaiknya dipilih yang mengand­ ung bahan dasar gel agar tidak mudah menyumbat pori-pori. (wirati.astiti@cybertokoh.com).

Bugar

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

11

Waspadai Kesemutan Berkepanjangan Indah tiba-tiba tak bisa berdiri. Kakinya kesemutan setelah duduk bersila sekian lama. Indah ketakutan, apa yang sedang terjadi dengan kaki­nya. Ia segera memaksa menggerak-gerakkan kaki­nya sembari memijat ibu jari kakinya.Tak berlangsung lama, ia mulai bisa merasakan kaki­nya dan pelan-pelan, ia menggerakkan kaki dan mulai berjalan. Indah bernapas lega karena ke­semutanya sudah hilang.

I Putu Eka Widyadharma, S.Ked.,dr,M.Sc,Sp.S(K).

I

Putu Eka Widyadharma, S.Ked.,dr,M.Sc,Sp.S(K)., mengatakan, kesemut­ an adalah suatu gejala sebagai salah satu respon tubuh terhadap adanya tekanan pada pembuluh darah atau saraf yang letaknya secara anatomi berdeka­ tan dan saling berhubungan. Pada saat tidur, duduk atau sedang memegang sesuatu dalam periode waktu yang lama akan menekan pembuluh darah dan saraf yang ada di tangan ataupun kaki. Penekanan yang lama akan menyebabkan aliran darah menjadi tidak lancar sehingga menimbulkan kekurangan oksigen/ hipoksia pada daerah yang dilayani pembuluh darah tersebut termasuk saraf di sekitarnya, kata staf peng­ ajar Divisi Nyeri dan Nyeri Kepala Bagian/SMF Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana/ RS Sanglah Denpasar ini. Ia menambahkan, jaringan yang mengalami hipoksia dan saraf yang tertekan pun akan mengirimkan si­ nyal ke otak yang dirasakan se­bagai kesemutan. Kesemutan seperti ini akan membaik dengan perubahan posisi tubuh atau digerakkan, jelas dokter yang sedang menempuh S-3 Ilmu Kedokteran ini. Lelaki kelahiran Denpasar, 22 September 1975 mengatakan, kesemutan merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh sehingga sangat penting untuk menjaga tubuh dari kerusakan. Dengan adanya kesemutan, kita tahu ada bagian tubuh yang teran­ cam akibat penekanan, katanya. Namun, walaupun demikian, ada juga gejala kesemutan yang mem­ bahayakan seperti, kesemutan yang terjadi pada sebagian atau seluruh tubuh yang terjadi secara tiba-tiba merupakan salah satu tanda bahaya akibat terjadinya suatu serangan stroke. Ada juga kesemutan pada tubuh yang terjadi setelah cedera kepala. Selain itu, kesemutan, yang terjadi setelah atau bersamaan de­ ngan demam, dan kesemutan yang

berlangsung lama dan bertambah parah dari waktu ke waktu, serta kesemutan yang terus menerus pada tangan maupun kaki, juga merupakan satu tanda bahaya. Ia menyatakan, pada prinsip­ nya apabila timbul kesemutan dan menghilang setelah digerakkan atau diistirahatkan bukan merupakan tanda bahaya, sedangkan apabila kesemutan tidak membaik dan berlangsung terus menerus bisa jadi merupakan tanda bahaya telah atau sedang berlangsungnya suatu penyakit serius. Kondisi kesemutan lebih tepat disebut adanya keterli­ batan sistem saraf. Saraf yang ter­ tekan maupun rusak akan memberi respons berupa rasa kesemutan. Jenis penyakit tertentu juga sering ditandai dengan kesemutan karena terjadi kerusakan sistem saraf baik dalam skala ringan maupun berat seperti diabetes, sindrom jepitan saraf (lumpuh pada bagian saraf ulnaris, peroneal, saraf radial, saraf iskhiadikus dsb), berbagai jenis pe­ nyakit sistemik seperti kerusakan organ hati, gagal ginjal, kelainan ginjal, kerusa­ kan pembuluh darah, peradangan jantung dan organ dalam, kanker yang menyerang saraf dan masalah hormon, kekurangan vitamin B1, vitamin B6, vitamin B12 sering juga menyebabkan kesemutan,” jelasnya. Ia menyebutkan, kese­mutan yang terjadi pada saat posisi tertentu bisa dicegah dengan cara, lakukan perubahan posisi secara berkala, jangan menggunakan sepatu atau pakaian yang terlalu ketat, hindari memakai sepatu hak tinggi, hindari kebiasaan mengangkat kaki dan tangan pada bagian bahu, lakukan olah raga teratur atau latihan ringan untuk membuat peredaran darah dan sistem saraf tetap sehat. “Jika Anda penderita diabetes maka kendalikan kadar gula dalam darah sehingga Anda bisa tetap sehat, konsumsi berbagai jenis makanan yang sehat dan makanan yang mengan­ dung vitamin B, lakukan berbagai kegiatan ringan untuk menghindari ce­­ dera pada bagian tubuh tertentu, ucapnya. Ia menyarankan, jika mengalami kesemutan mendadak pada ta­ngan atau kaki, lakukan pe­ rubahan posisi atau dipi­ jat. “Gerakkan bagian

kaki dan tangan yang mengalami kesemutan sehingga bisa membuat bagian kaki dan tangan menjadi lebih nyaman. Jika kesemutan mendadak pada separo atau seluruh tubuh, segera hubungi dokter dan lakukan pemeriksaan, saran dr. Putu Eka Widyadharma. Menurutnya, orang tua memang sering mengalami dan menge­luhkan adanya rasa kesemutan. “Selama kesemutan itu muncul singkat lalu menghilang tentu tidak mem­ bahayakan, ujarnya.

Bagi orang tua yang sering mera­ sa kesemutan sebaiknya memang melakukan pemeriksaan dengan ahli medis. Hal ini bertujuan untuk mengetahui semua masalah yang berhubungan dengan kesemutan dan kemungkinan penyakit lain, kata dr. Putu Eka Widyadharma. Ia mengatakan, fisioterapi bisa membantu mengurangi gejala kes­ emutan, tetapi tidak semua kese­ mutan bisa diatasi dengan fisio­ terapi tergantung dari penyebab penyakitnya. “Kesemutan yang bisa

diobati dengan fisioterapi adalah kesemutan yang disebabkan akibat penekanan saraf oleh otot yang mengalami ketegangan, misalnya kesemutan pada tangan akibat ke­ tegangan otot-otot daerah leher atau kesemutan pada kaki akibat duduk terlalu lama. Namun, kesemutan yang disebabkan penyakit-penyakit seperti stroke, diabetes, kekurang­ an vitamin B atau akibat penyakit sistemik lainnya tidak dapat diobati dengan fisioterapi, jelasnya. (wirati.astiti@cybertokoh.com)


10

Mozaik

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Generasi Muda Harus Jadi Motor Penggerak

Acara Anugerah Pers K.Nadha Nugraha 2017 dilaksanakan Kamis (5/1) di wantilan Gedung Pers Bali K. Nadha. Hadir dalam acara ini Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha, Ketua PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya, anggota DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, dan undangan lainnya. Selain penganugerahan, juga dilaksanakan diskusi bertema “Strategi Mewujudkan Generasi Emas Bali 2018-2023” serta dimeriahkan penampilan tari Pendet SD PGRI YPLP Kota PGRI Denpasar dan tari janger dari Ikatan Wanita Warmadewa.

A

da 13 penerima anugerah ini, yakni Universitas Dwijendra, Universitas Mahasaraswati, SMAN 4 Denpasar, SMAN 7 Denpasar, SMKN 1 Pertanian Petang, SMAN Bali Mandara, SMK PGRI 3 Denpasar, SMP PGRI 2 Denpasar, Yayasan Universitas Mahendradatta, Yayasan Pendidikan Widya Kerthi, Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali, YPLP Kota PGRI Denpasar, dan Yayasan Penyelenggaraan Pendidikan Latihan dan Pelayanan Kesehatan Bali (YPPLPK Bali). “Pers khususnya Bali Post, Bali TV dan krama kita juga melihat bahwa generasi emas Bali harus terdepan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bali memiliki peluang untuk itu,” ujar Satria Naradha. Ia menambahkan memasuki tahun 2017, sudah saatnya Bali lebih serius lagi memikirkan generasi muda sebagai generasi penerus. Mereka harus menjadi generasi emas untuk mewujudkan dan melanjutkan perjuangan bangsa. Dalam hal ini, bersatu padu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Generasi muda di Bali memiliki peluang untuk berperan secara luar biasa kedepannya walaupun di tengah globalisasi maupun kelemahankelemahan yang ada saat ini. Bali tidak boleh hanya diam menjadi penonton, tetapi harus menjadi motor penggerak di depan. “Strategi Mewujudkan Generasi Emas Bali 2018-2023 dapat menjadi kulkul bulus untuk mengingatkan seluruh masyarakat Bali bahwa pulau ini memerlukan pemimpin yang betulbetul serius. Nantinya tidak saja bisa mewujudkan anggaran pendidikan

Suasana diskusi “Strategi Mewujudkan Generasi Emas Bali 2018-2023”

ujarnya. Ia melihat persentase masyarakat produktif akan mencapai hampir 60% pada 20 tahun mendatang. Populasi yang besar ini bisa saja menguntungkan, atau sebaliknya malah merugikan. Oleh karena itu, kata kunci yang paling penting di dalam membangun bangsa ini adalah pendidikan. “Pendidikan bukan berarti hanya formal, tetapi pendidikan juga meliputi pendidikan-pendidikan yang informal,” jelasnya. Wisnu Bawa Tenaya mengatakan, anak-anak pada masa brahmacari atau menuntut ilmu perlu diisi dengan 10 komponen pendidikan. Pertama-tama, ada

penelusuran yang kalau perlu melibatkan psikolog. Tujuannya untuk mengetahui bakat anak sejak kecil. Ujungnya nanti adalah menyiapkan lebih banyak anak-anak muda yang mempunyai jiwa wirausaha, berani, dan disiplin. Dengan demikian, mereka akan tumbuh menjadi anak yang mampu mandiri. “Anak muda belajar yang tekun, tidak mudah tergoda dengan pergaulan bebas

perlu ditingkatkan kualitasnya supaya mampu bersaing di tingkat nasional yang saat ini menempati peringkat 5. Ke depan Bali harus mampu berada di posisi 1. Untuk mencapai hal itu, ada penyiapan strategi yang harus dilakukan yaitu menyiapkan anggaran yang memadai, yang mencukupi agar kita bisa mengelola program-program yang mau dibentuk untuk men-

dan narkoba,” pesannya kepada undangan yang sebagian besar dari kalangan pendidikan ini.

ingkatkan kualitas sumber daya manusia. “Pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas SDM. Dengan demikian, SDM Bali siap untuk menghadapi persaingan di era globalisasi ini. Kebijakan strategis selanjutnya adalah bagaimana guru diperhatikan kualitasnya. Tahun 2018 kami akan membangun SMA gratis di 9 kabupaten/kota,” tegasnya. Arya Wedakarna mengatakan, Bali tidak memiliki kekayaan sumber daya alam. Tapi Bali mempunyai manusia dan budaya. Oleh karena itu, ke depan Bali menjadi sangat tergantung dengan pendidikan. Rakyat Bali harus dicerdaskan. “Penting untuk menciptakan orang pintar, karena orang kaya lahir dari orang pintar,” ujarnya. Wakil Ketua DPRD Bali, Dr. I Nyoman Sugawa Korry mengatakan, generasi emas ciri-cirinya adalah cerdas secara spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan sehat. Untuk mewujudkan itu, anggaran pendidikan harus berani ditetapkan minimal 30% dari APBD. Rindra

ORANG KAYA LAHIR DARI ORANG PINTAR Sementara itu Sudikerta mengatakan, dunia pendidikan di Bali

Penampilan Tari Pendet

15

Ala Guru PAUD/TK Kota Denpasar

Memilih busana kerja memang bukan perkara mudah. Pasalnya, beda profesi beda juga gaya yang bisa dikenakan. Khususnya untuk para guru yang diharapkan berpenampilan sopan dan rapi sebagai modal ketika berhadapan dengan murid-muridnya.

S

Penerima K. Nadha Nugraha 2017

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Seragam Endek

eperti yang terlihat di pada acara “Lomba Fashion Show Seragam Endek Guru TK/Paud se- Kota Denpasar” yang diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar di ajang Denpasar Festival (Denfest) belum

yang lebih tinggi menjadi 30% dari APBD,” tegasnya. Diskusi yang dipandu Jemiwi Jro menghadirkan lima narasumber, Sudikerta, Wisnu Bawa Tenaya, Arya Wedakarna, Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD. KEMD, serta Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry.

Menurut Prof. Suastika generasi emas pertama kali dicetuskan oleh mantan Menteri Pendidikan RI M. Nuh pada tahun 2012. Harapannya, generasi emas adalah generasi yang akan mampu bersaing di dunia global, mempunyai kompetensi dan kemampuan. Baik itu hard skill atau ilmunya sendiri, maupun soft skill seperti bersifat produktif, inovatif, kreatif, dan memiliki nilai spiritual. “Indonesia mempunyai penduduk yang luar biasa besar dan tahun 2045 pada saat Indonesia diharapkan mencapai generasi emasnya, maka disana ada populasi SDM kita yang luar biasa kita sering sebut dengan bonus demografi,”

Style

lama ini. Menurut Ketua Dekranasda Kota Denpasar, IA Selly D. Mantra, kegiatan yang sudah menjadi agenda setiap tahunnya ini, merupakan langkah berkelanjutan menyosialisasikan endek. Bahwa, sebagai salah satu warisan budaya,

endek semakin dicintai dan dapat dikenakan dalam berbagai suasana dan aktivitas. Terbukti kesan formal dan modis yang ditampilkan para guru dengan seragam endeknya di atas panggung terlihat berhasil menunjang penampilan mereka. Pilihan model dan motif endeknya pun semakin bervariasi dan mengikuti tren. Berikut beberapa aksi guru TK/PAUD se-Kota Denpasar saat berlenggak-lenggok mengenakan busana endek di atas catwalk saat acara Denfest tersebut. (sri.ardhini@cybertokoh.com).


16

Mozaik

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Pemkab Buleleng melalui Dinas Kope­ rasi, Perdagangan, dan Per­industrian (Diskop­ dagprin) Kabupaten Buleleng saat ini fokus merevitalisasi pasar tradisional di Kabu­ paten. Rencananya dari 17 lokasi pasar di Kabu­ paten Buleleng, tersisa dua lokasi pasar yang belum tersentuh upaya revitalisasi. Menurut Kepala Diskopdagprin Drs. Ketut Suparto MMA., kedua pasar yang berlokasi di Kampung Bugis Singaraja dan pasar Sukasada tersebut akan mulai diperbaiki di tahun 2017. Langkah ini sejalan dengan kebijak­ an pemerintah pusat yang berkomitmen menyiapkan fasilitas pasar tradisional yang represen­tatif.

Revitalisasi Pasar Tradisional Imbangi Persaingan Pasar Modern

M

enurutnya, jika semua pasar tradisional telah direvitalisasi maka para pedagang dapat berjualan dengan aman, nyaman dan bersih. “Kami sudah lakukan revitalisasi secara bertahap nantinya kami akan lakukan pembinaan,” jelasnya. Pembinaan yang dilakukan meliputi penataan penempatan kios pedagang, lahan parkir, drainase, jaringan listrik, hingga penambahan hidrant untuk memudahkan pemadaman api jika terjadi bencana kebakaran. Revitalisasi yang dilakukan selama ini selain mengalokasikan dari APBD murni, pemkab juga berusaha mengakses dana dari pemerintah pusat. Selain merevitalisasi pasar kabupaten, Suparto juga berkeinginan merevitalisasi pasar desa. Hanya saja, untuk dapat direvitalisasi oleh pemerintah masih terkendala pembebasan lahan. “Kalau tanahnya miliki desa harus diserahkan dulu kepada pemerintah,” jelasnya. Namun, fenomena yang terjadi banyak pasar desa yang tanahnya dimiliki oleh desa enggan memberikan tanah tersebut kepada pemerintah. “Padahal

untuk kami bangun, bukan untuk kami miliki,” imbuhnya. Sebagai instansi yang berfungsi sebagai pembina produsen dan pelindung konsumen, Diskopdagprin tidak menampik di tengah usahanya menumbuhkan usahausaha mikro guna meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi, banyak muncul-muncul pasar modern dan toko berjaringan. Menjamurnya pasar-pasar modern, tidak dapat dibatasi oleh pihaknya sebab sudah ada regulasi yang di atur dalam Perda. “Kami tidak bisa batasi, tapi sudah ada Perda yang membatasi pasar modern dan pasar tradisional dari segi jarak,” jelasnya. Sehingga bukan kewenangannya membatasi usaha-usaha sepanjang memenuhi regulasi yang ada. Dirinya menambahkan, justru dengan merebaknya pasar modern seharusnya mampu memberikan keuntungan bagi para konsumen. “Konsumen dapat memilih di mana berbelanja sehingga mendapat keuntungan yang diinginkan,” jelasnya. Makin banyak berdiri pasar modern maka makin sempurna pula persaingannya sehingga kualitas dapat ditingkatkan.

Hal inilah yang menjadi salah satu alasan Suparto untuk merevitalisasi pasar tradisional menjadi pasar semi modern untuk dapat bersaing dengan pasar modern. Sepanjang kualitas produk yang dihasilkan baik, pembeli pasti akan tertarik. “Kalau lokasi nyaman, penataan bagus pasti pembeli akan terdorong untuk berbelanja,” tambahnya. Pelatihan manajemen berjualan juga harus diberikan kepada

para pedagang pasar tradisonal. Ia memantau harga selama hari raya di pasar tradisonal cenderung naik secara signifikan yang merugikan pembeli. “Mereka jadi latah, coba lihat kalau hari raya harga di pasar modern tidak akan berubah,” tandas­nya. (wiwinmeliana22@ cybertokoh.com)

Dara

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Sidejob

Untuk masalah musik, Buleleng tidak bisa dipandang sebelah mata. Banyak musisimusisi Bali yang lahir di Bule­ leng, bahkan seperti tidak ada matinya kreativitas tan­ pa batas terus memunculkan nama-nama baru di bidang musik.

Ingin Tampil Beda

berbagai jenis musik yang ada. “Aliran kami alternatif karena kami suka banyak tipe musik baik pop, rock, reggae, dangdut sekalipun,” jelasnya. Grup musik yang didukung formasi Budiarta (Vokalis), Baruna (Bassis), Prima (Gitar) dan Lik Wank (Drummer) mengatakan jika musik yang mereka mainkan sama hanya mereka ingin tampil beda. Penampilan berbeda dilakukan dengan cara mengemas lirik-lirik lagu yang tidak biasa. Sebagai cirri khas, SideJob mencoba tampil beda dengan mengonsep lagu dengan memasukkan khasanah makanan khas Bali ke dalam liriknya, seperti nasi jinggo, plecing kangkung, kopi Bali, jaje godoh, dan lau (tuak). Semua tema lagu yang diambil tidak terlepas dari tema cinta. Menurut Ighor memaknai cinta harus secara luas tidak hanya cinta terhadap pasangan atau lawan

S

Ketut Suparto

alah satunya band beraliran alternative, SideJob yang telah siap dengan mini album yang akan dirilis dalam waktu dekat. Menurut Ighor sang gitaris, memasuki awal tahun 2017 SideJob siap memperkenalkan beberapa lagu ke publik seperti Cinta kilat sampai karat, Sebut saja mawar, I Luh asli manis, dan Suud. Lagu Sebut saja mawar yang sudah kelar dalam perekaman dipilih sebagai lagu pertama untuk menunjukkan kiprah grup ini. Dalam memainkan jenis musik, Ighor menambahkan menyukai

S

E

jenis. “Di awal kami ambil tema cinta , cinta yang meliputi cinta happy, cinta romantis, cinta sakit hati, cinta dengan makanan, dan cinta alam Bali,” imbuhnya. Terbilang baru sejak terbentuk tahun 2014, akan tetapi melihat mereka yang berada dibelakangnya bukanlah baru sekali ini mengenal musik. Ighor misalnya, sejak 2004 sudah berkecimpung dalam dunia musik bahkan saat ini ia mulai belajar menulis lagu. Pengaruh lingkungan yang sangat kental dengan musik menambah ketertarikannya terhadap dunia musik. Grup yang terbentuk dari pertemuan mereka di suatu event musik ini mengaku jika penamaan SideJob dimaknai secara umum adalah kerja sampingan. “Kami ambil nama itu karena sederhana dan unik dank arena masingmasing personil juga memiliki pekerjaan sampingan selain bermusik,” jelasnya. Misalnya saja Ighor yang juga sibuk di dunia fotografi juga merangkap sebagai official band reggae Kalimasada, begitu pula Baruna dan Prima yang berwiraswasta, Lik Wank yang merupakan karyawan sebuah perusahaan, hingga Budiarta yang sibuk dengan aktivitas sebagai pembina pramuka. Untuk tetap mempertahankan eksistensi, mereka sepakat untuk terus berkarya dan menampilkan yang benar-benar diinginkan masyarakat. “Selain itu kami juga sering tampil dibeberapa acara dan memposting kegiatan kami di media sosial,” tandasnya. (wiwinmeliana22@ cybertokoh.com)

X DU

Kirim surat Anda ke Redaksi ­Tokoh dan cantum­kan “Sex Edu” di amplop. Bisa juga dikirim ke redaksitokoh@ yahoo.com. atau redaksitokoh@gmail.com Rubrik ini ­diasuh ­Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) ­Denpasar. dr. Oka Negara, FIAS

SEX IN THE CAR Tanya: “Dok, belakangan ini pasanganku sering mengejutkan aku dengan mengajak melakukan hubungan seksual secara tiba-tiba, paling sering sih di mobil saat perjalanan, terkadang pernah sekali di toilet kantor. Semuanya dengan cepatcepat. Di awal sih rasanya aneh, tetapi kini aku bisa menikmatinya, walau juga sering kali merasa takut ketahuan orang. Yang begini ada bahayanya nggak, Dok?” (Ria,25) Jawab: Sebenarnya hubungan seks di dalam mobil atau “sex in the car” ini dapat dikatagorikan dalam istilah populer Quickie Sex, yang sesungguhnya merupakan salah satu gaya bercinta yang bisa menjadi pilihan jika tidak cukup punya waktu apalagi jika memang benar-benar dorongan seksual muncul secara tiba-tiba dan tidak bisa lagi dibendung di saatnya datang.

9

Apakah dapat membahayakan bila melakukannya? Untuk mendapatkan kepuasan seksual dengan pasangan sesungguhnya tidak harus melakukannya di kamar tidur atau melalui tahapan ideal, mulai dari foreplay, coitus hingga afterplay. Asalkan samasama bergairah, diinginkan bersama, kepuasan seksual juga bisa tercapai walaupun dalam waktu singkat. Sering kali justru Quickie sex dapat berlangsung dengan

lebih panas, nakal, menggebugebu dan liar. Ini merupakan salah satu solusi bagi pasangan sibuk dan selingan dari seks rutin yang mulai membosankan. Jika sudah saling dipahami, diinginkan dan bisa dinikmati bersama, Sex in The Car bisa dan boleh saja dilakukan, asalkan tentu saja mobil jangan dijalankan, dipinggirkan dulu, mencari tempat yang aman dan tidak menghidupkan mesin kendaraan. Resikonya cuma satu:

ketahuan polisi dan ditilang! Pada dasarnya quickie sex dilakukan dengan tujuan supaya aktivitas seks bersama pasangan tidak berlangsung monoton dan membosankan. Sehingga aktivitas ini bisa dijadikan variasi seks juga. Quickie sex malah akan menjadi sangat mendebarkan karena terjadi secara spontan, kilat dan tanpa harus menanggalkan semua pakaian. Rasa berdebar tadi yang muncul karena takut ketahuan orang justru memiliki nilai lebih, dapat membangkitkan gairah seks yang lain dari biasanya. Orgasme memuaskan yang didapatkan lewat sensasi ini tentu saja akan menyehatkan, karena endorfin dan oksitosin yang dikeluarkan otak saat orgasme akan sangat menyehatkan dan membawa relaksasi yang kuat. Apakah ini akan membuat ketergantungan, sebenarnya apapun yang dianggap menyenangkan dan dilakukan terusmenerus akan bisa membuat ketagihan dan selanjutnya menjadi ketergantungan. Terlebih memang ada substansi kimiawi yang diproduksi otak yang dikeluarkan yang memunculkan rasa senang, yaitu endorfin. Endorfin ini adalah hormon alamiah di otak yang sejenis dengan morfin, dan kita semua tahu morfin itu mengakibatkan ketergantungan

tanpa batas. Tetapi tentu saja, buat melakukannya melibatkan dua orang sebagai pasangan, jadi buat menghindari ketergantungan, tentu saja peran dari pasangannya sangat penting buat mengontrol dan mencegah aktivitas ini menjadi sebuah kebiasaan yang diulang-ulang. Tentu saja akan lebih baik kalau ini hanya dijadikan variasi sekali-sekali saja dan bukan menu permanen dalam kehidupan seksual. Bukannya hubungan seksual yang romantis, direncanakan dengan baik, di keremangan cahaya, berdua di ranjang yang lembut akan lebih bisa dinikmati? Jadi, sex in the car, kalau hanya buat variasi seksual, sekali-sekali saja, tentu saja bukan merupakan penyimpangan seksual. Jadi, murni hanya merupakan variasi seksual. Tetapi, meski pada kenyataannya Anda siap dan bisa mencapai orgasme lewat seks kilat, namun disarankan untuk tidak melakukannya terlalu sering. Gaya bercinta yang romantis dengan foreplay yang cukup dan tanpa tergesa-gesa tetaplah harus menjadi menu utama hubungan seks Anda dan pasangan. Jadikan quickie sex in the car hanya sebagai selingan yang membuat kehidupan cinta Anda dan pasangan jadi lebih berwarna dan menggairahkan.


8

Bunda & Ananda

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Jangan Terlalu sering Makan Fast Food

Masalah obesitas tidak hanya dialami orang dewasa. Anak-anak pun bisa terkena obesitas. Salah satu pemicunya gaya hidup termasuk didalamnya pola makan. Obesitas terjadi karena kalori yang masuk lebih besar daripada yang dikeluarkan. Kelebihan itu tertimbun sebagai lemak. “Anak saya tiap makan, minimal nasinya dua piring. Kalau sepiring masih kurang. Kadang saya harus sembunyikan nasi dengan alasan nasi sudah habis,” ungkap Bu Devi. Ia khawatir kemampuan anaknya makan nasi minimal dua piring itu akan membuat anaknya kegemukan. Sebagai solusi karena anaknya makan banyak, ia mengajak anaknya olahraga bulu tangkis dan berenang. Ternyata setelah olahraga, makannya lebih banyak. “Akhirnya saya pasrah saja. Saya ingatkan, jangan terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat. Harus mengonsumsi protein dan vitamin juga. Saya cari bahan di internet untuk memberi penjelasan ke anak saya tentang obesitas,” kenangnya. Pengalaman Bu Tiwi lain lagi. Anaknya hanya mau makan kalau dibelikan fast food khususnya ayam. “Saya sampai bingung bagaimana cara mengakali agar tidak tergantung dengan fast food. Akhirnya, suatu ketika, muncul bercak-bercak merah di kulitnya. Setelah diperiksa ternyata ada alergi. Kesempatan ini saya pakai untuk memberi tahu anak saya agar mengurangi

makan fast food,” ujarnya. Bu Tiwi mengaku yang ia khawatirkan adalah anaknya mengalami obesitas karena terlalu sering makan fast food. Namun, ia mengaku tidak bisa sepenuhnya menghentikan anaknya untuk makan fast food. Kadang ada undangan dari temannya yang merayakan ulang tahun di restoran fast food. Solusinya, Bu Tiwi membatasi anaknya makan fast food maksimal dua kali sebulan. “Obesitas pada anak lebih banyak disebabkan oleh gaya hidup. Sisanya faktor genetik. Gaya hidup yang dimaksud terkait dengan pola makan. Jika anak sedari kecil sudah mendapat asupan nutrisi yang tepat waktu, tepat jenis, dan tepat jumlah. Demikian pula pemberian ASI dan makanan pendamping ASI (MP ASI). Kalau berlebihan cenderung memicu kegemukan,” ujar dr. Ni Made Dwi Asti Lestari, M.Kes.,Sp. GK. Dokter spesialis gizi ini menambahkan anak yang kurang bergerak atau lebih banyak duduk sambil bermain gadget juga menjadi pemicu. Dari sisi

Dr. Dwi Asti Lestari, M.Kes, Sp.KG

medis, dari bayi lahir sudah terlihat potensi obesitasnya. Bayi yang lahir dengan bobot 2,5-3 kg termasuk normal sedangkan yang bobotnya lebih dari 3 kg memiliki kecenderungan lebih mudah mengalami obesitas. Mengenai makanan yang bisa diberikan setelah ASI eksklusif selama 6 bulan, dr. Dwi memberikan beberapa contoh. “Usia 7 bulan diberikan makanan yang diblender dan disaring, usia 8 bulan makan yang diblender, usia 9 bulan nasi tim lembek, usia 10-12 bulan nasi tim biasa. Setelah usia 1 tahun diberikan makanan yang sama dengan makanan keluarga. Pencernaan bayi menyesuaikan pertumbuhannya. Semakin membesar makanannya semakin kasar,” ujar dokter yang praktik di RSIA Puri Bunda ini.

Jumlah kalori yang diberikan ke anak juga harus disesuaikan dengan keperluan tumbuh kembangnya. Untuk takaran, bisa menggunakan ukuran rumah tangga menggunakan gelas, jari, sendok . Beras ¾ gelas setara dengan 100 gram nasi, 1 sendok makan gula setara dengan 10 gram gula, 1 sendok makan minyak setara dengan 10 gram minyak. “Zaman dulu, orang tua sudah menggunakan takaran ini. Bedanya kalau sekarang diblender, dulu dikunyah. Dikunyah ini memiliki risiko penularan penyakit,” ujar dokter yang menyelesaikan pendidikan dokter umum di Universitas Udayana dan dokter spesialis di Universitas Hasanudin, Makassar ini. Mengenai bahaya anak yang mengalami obesitas antara lain hipertensi, kelainan jantung, anak sering sesak nafas, dan

susah bergerak. Sebelum hal itu terjadi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua. Perbaiki gaya hidup dan pola makan anak. Caranya dengan memastikan anak mendapat asupan nutrisi dengan gizi lengkap dan gizi seimbang. Ajarkan anak makan buah dan sayuran. Kurangi gula dan minyak. “Jangan terlalu sering makan fast food karena cenderung tinggi lemak dan tinggi gula. Rasanya menjadi gurih dan selera makan anak makin tinggi,” ujar dr. Dwi. Pastikan juga anak memiliki waktu istirahat. Namun hindari habis makan langsung tidur. Berikan jeda 2 jam setelah makan, baru tidur. Perbanyak olahraga permainan yang membuat anak bergerak. Setelah olahraga minum air putih atau buah sambil menunggu jam makan. ngurahbudi@cybertokoh.com

Anak-anak beraktivitas di lapangan

ANAK KUCING DAN ANAK AYAM

Buah-buahan

Unsur air merupakan salah satu elemen taman yang memiliki peran sebagai pembentuk suasana, ­karena memberi efek men­ dinginkan dan menyejukkan. melalui kehadiran air dan udara di sekitarnya. Air juga memberikan ketenangan karena bunyi gemericik yang ditimbulkan.

E

lemen air kerap dihadirkan pada taman dalam beragan rupa. Biasanya, aliran air sungai dan mata air di alam menginspirasi pembuatan taman. Konsepnya disesuaikan dengan luasan ruang yang tersedia, gaya taman dan bangunan serta keinginan dan suasanan yang

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Hadirkan Air Terjun di Rumah Anda

Mangga inilah yang menyangkutnya!” “Pohon Mangga, Pohon Mangga, mengapa kamu merobek celana Anak Kucing?” “Pppsss…! Seekor kambing mengelupas kulitku, sehingga aku kesakitan.” “Kambing, Kambing, mengapa kamu mengelupas kulit Pohon Mangga?” “Mbeeek…! Penggembalaku tidak mau mengantarku ke padang rumput.” “Penggembala, Penggembala, mengapa kamu tidak mau mengantar Kambing ke padang rumput?” “Huh, huh…! Pedagang Pisang Goreng itu tidak mau memberiku kue.” “Pedagang Pisang Goreng, Pedagang Pisang Goreng, mengapa kamu tidak mau memberi kue kepada Penggembala itu?” “Huh, huh…! Babi itu menghancurkan penumbuk tepungku sehingga aku tidak bisa membuat kue.” “Babi, Babi, mengapa kau hancurkan penumbuk tepung itu?” “Gueek…! Anak Ayam yang nakal itu mengambil ember tempat makananku.” “Anak Ayam, Anak Ayam, mengapa kau mengambil ember tempat makanan Babi?” “Ciap, ciap, ciap…! Ciap, ciap, ciap,,,! Anak Kucing menyuruh aku mengambil ember itu.” (Rusia)

17

Kolam Mini Jadi Solusi

akan dibentuk. Umumnya, kolam dilengkapi dengan pola permainan air yang kini juga banyak tampil dalam beragan rupa. Kehadiran elemen air dalam taman ini umumnya dihadirkan dalam bentuk kolam. Untuk “memindahkan” suasana air terjun di alam bebas ke taman, konsumen lebih banyak bermain dengan pola-pola permainan air ini, layaknya seperti air terjun. Tipe air terjun ini pun ada yang memilih air jatuh dengan deras, ada juga yang menyukai air merembes turun ke dinding secara perlahan-lahan sehingga menimbulkan suara gemericik halus. Pola

guratan dan lekukan pada dinding vertical akan menentukan pola jatuhnya air tersebut. Konsep ini sangat cocok untuk ruangan yang tidak terlalu luas, karena jatuhnya air tidak menimbulkan cipratan yang berlebihan. Konsep ini pula yang banyak bisa kita lihat pada artshop-artshop di sepanjang Jalan By Pass Ngurah Rai, Sanur, yang diaplikasikan dalam bentuk kolam air mancur mini. Salah satu artshop yang menyediakannya adalah Bali Mancur Garden. Seorang pegawainya, Fauzy mengatakan kolam mini ini banyak diminati pasar lokal. “Mungkin karena keterbatasan lahan saat ini, namun mengiginkan ada kolam,” ujarnya. Kolam mini bisa dibilang praktis karena umunya ready stock. Konsumen tinggal memilih model serta tipe jatuhnya air yang diinginkan. Ada yang model canting, ada pula yang model rembesan air pada dinding. Bahkan ada pula yang model wajah Buddha dan patung lainnya. Jadi, jika Anda ingin menghadirkan suasana alam bebas dengan air terjunnya, di rumahAnda, kolam mancur air mini ini bisa menjadi solusinya inten.indrawati@cybertokoh.com

Mendongeng Lima Menit

Anak Kucing mengajak Anak Ayam memetik buah mangga di dalam hutan. Anak Ayam amat senang. Ia lalu mengambil ember untuk menampung buah-buah mangga itu. Setiba di hutan, Made Taro Anak Kucing memanjat sebatang pohon mangga. Ia menjatuhkan buah itu satu persatu. Anak Ayam memungutnya lalu memasukkannya ke dalam ember. Pluk! Tiba-tiba sebiji mangga mengenai mata Anak Ayam. Anak Ayam itu menangis menahan sakit. “Ciap, ciap, ciap…! Ciap, ciap, ciap…!” Ia pergi meninggalkan embernya, lalu mengadu kepada seorang laki-laki. “Mengapa kamu menangis, Anak Ayam?” tanya Laki-laki itu. “Ciap, ciap, ciap…! Anak Kucing menjatuhkan buah mangga tepat di mataku.” Laki-laki itu mendatangi Anak Kucing yang sedang memanjat. “Anak Kucing, Anak Kucing, mengapa kamu menjatuhkan buah mangga tepat di mata Anak Ayam?” “Ngeong…! Lihat, celanaku robek! Pohon

Griya


18

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Buleleng terus berupaya meningkatkan keselamatan kerja Kelompok Nelayan di Bali Utara. Satu cara dengan memberikan informasi mengenai prakiraan cuaca guna mengantisipasi musim gelombang pasang yang beberapa hari terakhir sering terjadi. Cuaca laut belakangan ini sangat sulit ditebak, sehingga jika kondisi diabaikan berpotensi menimbulkan kecelakaan laut.

Cuaca Buruk, Nelayan Diminta tidak Melaut

untuk memperbaiki jukung atau peralatan laut yang lain,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerja. Perahu atau alat tangkap lainnya sejak cuaca buruk telah diungsikan untuk menghindari terjangan ombak pasang yang bisa saja menghanyutkan peralatan nelayan. Sementara itu, beberapa nelayan dengan perahu kecil tetap melaut jika kondisi cuaca memungkinkan. Umumnya, perahu berkapasitas kecil tersebut berlayar tidak terlalu jauh sehingga ketika ombak tidak besar dan angin tidak terlalu kencang nelayan tetap bisa melaut. “Dari pantauan kami di beberapa kelompok nelayan itu sudah banyak yang tidak melaut. Tapi nelayan yang menggunakan perahu kecil jika ombaknya kecil dan anginnya tidak terlalu kencang tetap melaut. Ini terpaksa dilakukan karena bagaimanapun laut sudah menajdi Ir. Ni Made Arnika penghasilan bagi nelayan untuk epala Diskanla kebutuhan keluarga,” katanya. Buleleng Ir. Ni Di tengah cuaca buruk ini, M a d e A r n i k a Arnika bersama petugas penyuluh mengatakan, cua- lapangan (PPL) gencar melakukan ca buruk yang mulai melanda pemantauan untuk mengingatkan perairan di Buleleng membuat agar nelayan memperhatikan sebagian nelayan menghentikan kondisi cuaca sebelum memuaktivitas melautnya. Sebagai gan- tuskan melaut. Bahkan, untuk tinya, nelayan mencari pekerjaan memberikan perkiraan cuaca, sampingan hingga memperbaiki pihaknya menyebarkan perkiraan peralatan tangkap yang rusak. cuaca yang dikeluarkan Badan “Nelayan sebaiknya jangan melaut Meteorlogi Klimatologi dan Geo dulu, waktu yang ada digunakan Fisika (BMKG). Setidaknya pan-

K

Suasana pantai di Buleleng

duan perkiraan cuaca resmi ini bisa memberikan gambaran cuaca yang akurat, sehingga aktivitas nelayan atau perkampungan warga di tepi pantai terhindar dari ancaman akan menjadi korban gelombang pasang atau kecelakaan laut. “Setiap bulan kami menerima surat dari BMKG yang berisa laporan-laporan keadaan cuaca dan kami tembuskan kepada para nelayan,” jelasnya. Gelombang tinggi rata-rata 2,5 hingga 3 meter melanda beberapa wilayah seperti di Desa Sangsit (Kecamatan Sawan), Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Pemaron, Anturan, Lovina (Kecamatan Buleleng), dan di Desa

Tegallenga (Kecamatan Seririt). Hal tersebut membuat nelayan tidak berani mengambil risiko melaut sehingga berpengaruh terhadap stok ikan di Buleleng. “Kami lihat jumlah ikan dan jenisnya terbatas di pasar,” ungkapnya. Untuk mengatasi hal tersebut, beberapa pasar ikan mendatangkan ikan dari luar Bali untuk memenuhi kebutuhan di pasaran. “Per hari bisa didatangkan sekitar dua ton, biasanya didatangkan dari daerah Sumenep, Madura, dan Banyuwangi dengan jenis ikan Sulir, tangkapan maupun pancingan,” lanjutnya. Diskanla juga telah melindungi keselamatan para nelayan

Buleleng Bebas Sampah Plastik Permasalahan lingkungan nampaknya menjadi pekerjaan yang harus dicarikan solusi oleh semua pihak. Tidak hanya pemerintah tetapi peran serta masyarakat juga sangat diperlukan untuk menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan. Pemuda Peduli Lingkungan Bali (PPLB) merupakan salah satu bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Organisasi yang berdiri di Singaraja ini menyasar pemuda sebagai agen perubahan. Diawali dari sebuah sekaa demen, organisasi ini sering mengadakan kegiatan yang bernuansa lingkungan, misalnya kemah bersama, melakukan tracking ke tempattempat yang masih asri seperti pegunungan, pantai, Pura sambil melakukan clean up di daerah-daerah yang banyak terdapat sampah plastik. Dari sekaa demen inilah muncul ide untuk membentuk wadah yang mampu merangkul pemuda untuk bersamasama melakukan gerakan yang lebih besar untuk penyelamatan lingkungan. Hal ini dipandang perlu karena kondisi lingkungan pada saat ini semakin rusak sehingga genarasi mudalah yang patut menjadi garda terdepan untuk penyelamatan lingkungan. Organisasi ini menyasar para pemuda dikarenakan pemuda merupakan agen perubahan masa depan. PPLB menjadikan diri sebagai organisasi berbasis kearifan lokal yang menfokuskan tentang pendidikan lingkungan yang menyasar sekolah dan desa-desa nengan motto “Senyumkan Ibu Pertiwi”.

Ketua PPLB Gede sekolah dasar yang ada Ganesha, S.TP., menBuleleng dan sosialisiasi gungkapkan bahwa sejak penanggulangan sampah terbentuk 15 September di desa-desa yang ada di 2012 organisasinya teBuleleng serta kegiatan lah memiliki kepengutukar sampah dengan rusan. Dalam hal angota buku tulis. PPLB banyak melibatkan Selain itu PPLB menpemuda-pemudi yang jadi Tim Pembina Geraada desa yang punya kan Terpadu Peduli Atasi kepedulian terhadap Sampah Plastik (GARlingkungannya. Tidak DU PASTI) Kecamatan dibatasi baik dari kalanSukasada. PPLB juga gan SMA, kuliah atau telah berhasil menginisudah bekerja. Banyak siasi terbentuknya beyang terlibat atau terberapa Bank Sampah di gabung di PPLB adalah antaranya Bank Sampah anak-anak muda yang Kedas Buleleng 1 (Keluingin ikut bersama-sama rahan Sukasada) Kedas menjaga lingkungannya Buleleng II (Desa Jineng Gede Ganesha, S.TP. dari sampah dan tidak dalem), Bank Sampah terdapat sistem perekrutan khusus dalam Gobleg Go Green (Desa Gobleg), Bank mencari anggota. “Biasanya ketika melaku- Sampah Galang Panji I, II dan III (Desa kan kegiatan dengan mengajak sekaa teruna Panji) serta sebuah Unit Usaha Pengolaatau mahasiswa, disaat itu biasanya kami han Sampah plastik yaitu Rumah Plastik mengajak mereka untuk ikut menjadi (Desa Petandakan). Saat ini, PPLB terus bagian dari organisasi PPLB,” ungkap pria bekerja sama dengan beberapa desa yang akrab disapa Ganesha tersebut. untuk mendorong terbentuknya bank Pria yang aktif di beberapa organ- sampah di desa-desa sebagai salah upaya isasi tersebut juga menambahkan, dalam untuk mengurangi sampah yang dibuang 6 tahun berdirinya organisi PPLB banyak sembarangan. kegiatan telah dilaksanakan di antaranya Menurut pendiri Bank Sampah Galang kegiatan gebyar sampah di beberapa desa Panji tersebut permasalahan sampah di di Buleleng, penanaman pohon, sosialisasi Buleleng sangat mengkhawatirkan. Hal tentang pendidikan lingkungan di sekolah- ini dapat dilihat beberapa terakhir sering

dengan mengansuransikan ribuan nelayan di Buleleng. Hal ini bertujuan untuk memberi jaminan kesehatan jika terjadi kecelakaan laut dan darat. “Program ini sudah berjalan bahkan beberapa waktu lalu nelayan asal Kecamatan Kubutambahan yang mengalami kecelakaan darat sudah kami ajukan ke pihak asuransi,” tandasnya. Pihaknya terus mengupayakan agar semua nelayan mendapatkan perlidungan keselamatan. “Dari target 2.800 yang sudah masuk asuransi 1.830 sehingga kami upayakan yang belum agar segera terealisasi,” pungkasnya. (wiwinmeliana22@cybertokoh.com)

terjadi banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Buleleng. “Ini merupakan dampak kurangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai dan kali,” jelasnya. Lulusan Teknologi Pertanian Universitas Udayana mengakui jika pemerintah sendiri sebenarnya sudah melakukan beberapa upaya untuk mengurangi volume sampah yang dibuang sembarangan. “Keluarnya Peraturan Bupati tentang larangan membuang sampah dengan sanksinya yang cukup tinggi merupakan upaya yang perlu didukung oleh berbagai komponen, walaupun hal ini terlihat belum cukup efektif,” imbuhnya. Pihaknya juga sangat mendukung program pemerintah yaitu Buleleng Bebas Sampah Plastik, pendistribusian bantuan kendaraan roda empat untuk menunjang operasional TPST yang ada di desa-desa serta memperbanyak jumlah container di jalan-jalan utama. Hal itu merupakan upaya yang perlu dioptimalkan dengan peran serta dan dukungan masyarakat. PPLB berupaya untuk ikut bebrperan serta dengan bersama-sama mensosialisasikan kesadaran masayarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan terus memdorong masing-masing desa di Buleleng dengan APBDesnya untuk bisa membentuk bank sampah atau TPST (tempat pengelolaan sampah terpadu) sebagai salah satu upaya mengurangi sampah yang dibuang sembarangan. “Jika pemerintah baik kabupaten dan desa bersinergi dengan baik dan didukung peran masyarakat pelan tapi pasti masalah sampah bisa ditanggulangi,” tandasnya. (wiwinmeliana22@cybertokoh.com)

Life Story “Laki-laki yang baik hanya untuk perempuan yang baik. Dan peremuan yang baik hanya untuk laki-laki yang baik.” Kalimat inilah yang kemudian diyakini Maryam sebagai petunjuk baik dari Allah SWT, atas apa yang telah menimpa anak tunggalnya baru-baru ini. Ia menjadi yakin, bahwa Mirna bukanlah jodoh terbaik baik Bona, anak semata wayangnya itu.

D

engan begitu bersemangat, Maryam (55) mempersiapkan segala kelengkapan untuk menunaikan ibadah umroh bersama saudara-saudaranya. Ia sibuk mondar-mandir untuk melakukan perpanjangan paspornya yang masa berlakunya hampir berakhir. Sana sini Maryam menelepon saudara-saudaranya yang akan satu rombongan dengannya berangkat umroh pada bulan Maret mendatang. “Tante Maryam yang kelihatan paling bersemangat,” ujar Dodi, keponakannya. Sesungguhnya Dodi sangat prihatin pada tantenya itu mengingat apa yang baru saja mereka alami. Dua bulan lalu, menurut Dodi, keluarga tantenya itu baru mengalami ujian yang cukup berat setelah batalnya pernikahan Bona anak mereka yang merupakan sepupu dari Dodi. Bona (29) harus mengalami kekecewaan akibat ditinggal pergi tunangannya di saat semua persiapan sudah nyaris rampung. Tidak hanya Bona yang kecewa melainkan seluruh keluarga besar mereka terutama Maryam. Karena itulah, Maryam ingin menunaikan ibadah umroh untuk mendoakan Bona, anak semata wayangnya itu. “Tante ingin berdoa di depan Ka’bah untuk kemudahan jodoh bagi Bona,” ungkap Dodi. Sesungguhnya Bona adalah laki-laki yang sangat baik. Ia lahir dalam keluarga terdidik dan hidup serba ada. Meski mereka bukan orang kaya, namun kehidupannya di sebuah kota kecil di Pulau Lombok itu tergolong mapan. Diungkapkan Dodi, sepupu yang juga sahabat Bona, selama ini Bona tidak pernah memiliki hubungan (pacar) dengan perempuan mana pun. Hidupnya tertib dan taat beragama. “Bona itu bisa dibilang laki-laki idaman. Tampangnya cakep, rajin salat, punya

“Kami ­percaya bahwa jodoh itu di tangan ­Tuhan, tapi ­usaha juga ­perlu,” ujar Dodi yang mengaku pasrah waktu itu.

7

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Jodoh di Tangan Tuhan pekerjaan mapan di bidang perbankan, anak tunggal pula,” kata Dodi. Begitulah gambaran kehidupan Bona. Namun, semua itu rupanya belum cukup untuk membuat Mirna (25) bisa menerima Bona. Kisahnya bermula ketika Bona jatuh hati pada Mirna dan itulah untuk pertama kalinya Bona diketahui oleh orang tua dan sahabat serta keluarganya, memiliki seorang kekasih. “Lumayan kami bahagia melihatnya,” kata Dodi. Namun Dodi yang sempat mengetahui latar belakang Mirna dari seorang sahabatnya yang satu kantor dengan Mirna, sesungguhnya tidak sreg dengan hubungan mereka itu. “Tapi saya mau bilang apa, Tante Maryam kelihatannya sangat senang dengan hubungan mereka itu. Saya jadi serba salah untuk bicara kecuali diam saja,” kata Dodi. Maryam memang kelihatan yang paling antusias dengan hubungan tersebut sehingga kerap membujuk mereka segera menikah. Hubungan mereka yang semakin dekat itu kemudian memang mulai menuju pembicaraan untuk pernikahan. “Lamaran selesai, tanggal pernikahan dan segala sesuatunya sudah selesai dibicarakan. Hanya butuh waktu satu bulan persiapan, mereka akan segera menikah di bulan November tahun lalu (2016),” kata Dodi. Persiapan terus berjalan dengan lancar mengiringi kebahagiaan Maryam sekeluarga. Maryam bahkan telah membayangkan ia akan segera memiliki seorang cucu. Menjelang seminggu pernikahan, undangan mewah sudah siap dan segala persiapan gedung juga sudah rampung. Tiba-tiba Dodi mendapat kabar dari Tria sahabatnya yang bekerja satu kantor dengan Mirna. Tria juga mengenal Bona namun tidak dekat. Mereka bergaul bersama saat masa SMU, namun selepas SMU mereka masing-masing sibuk sendiri sehingga jarang berkomunikasi apalagi bertemu. Obrolan telepon antara Dodi dan Tria kemudian menguak kenyataan yang sempat dikhawatirkan oleh Dodi. Tria mengatakan bahwa ia bertemu dengan Mirna di sebuah kafe tadi malam hingga jam satu malam, dimana Mirna tengah bersama mantan kekasihnya yang baru keluar dari penjara akibat terjerat kasus narkoba. Tria mengenal Mirna sebagai tunangan Bona karena kabar tentang rencana pernikahan Bona sudah resmi menyebar dalam sebulan terakhir. Kabar ini membuat Dodi merasa tidak boleh diam dan harus memberitahukannya kepada Maryam. Ia tidak ingin Bona terjebak dalam pernikahan palsu karena bagaimana pun juga Bona adalah sepupunya. Meski ragu ceritanya itu akan dipercaya oleh Maryam, Dodi merasa tetap harus memberitahukannya. Ia pun menceritakan apa yang didengarnya. Untuk meyakinkan Maryam, Dodi meminta tantenya itu bicara langsung dengan Tria yang melihat Mirna tadi malam. “Tante Maryam bicara langsung dengan Tria yang menceritakan secara gamblang tentang apa yang dilihatnya,” kata Dodi. Tapi rupanya Maryam tidak percaya. Padahal menurut Dodi, keluarga yang lain pun sudah memintanya untuk memper-

timbangkan lagi pernikahan yang tinggal beberapa hari lagi dilaksanakan itu. Dodi sendiri sudah malas untuk bicara pada Maryam. Begitu juga keluarga. “Tante Maryam lebih percaya pada Mirna yang di depan matanya kelihatan sopan dan baik ketimbang pada kami,” kata Dodi. Meski sudah malas mengurusnya, diam-diam Dodi dan Tria mencoba memisahkan Bona dan Mirna dengan tujuan dan cara yang baik. “Kami percaya bahwa jodoh itu di tangan Tuhan, tapi usaha juga perlu,” ujar Dodi yang mengaku pasrah waktu itu. Tria dan Dodi melihat hubungan ‘gelap’

sepasang mantan kekasih itu semakin hari semakin tidak terpisahkan. Di belakang Bona, Mirna terlihat makin lengket dengan mantan kekasihnya itu. Sampai suatu hari kurang dari seminggu lagi pernikahan akan digelar, Dodi meminta Tria untuk mengatakan pada kekasih Mirna untuk membawa lari saja Mirna agar mereka bisa menikah. “Saya suruh bilang sambil iseng-iseng saja,” kata Dodi. Benar saja, kata-kata Tria itu rupanya diikuti oleh keduanya, sehingga Mirna tibatiba menghilang menjelang tiga hari pernikahannya. “Tidak ada yang bisa dihubungi dan semua panik terutama tante Maryam,” kata Dodi. Dodi yang sudah tahu bahwa Mirna telah lari bersama kekasihnya itu, diam saja sampai Maryam menghubunginya dan ia menceritakan semuanya. “Tante Maryam bicara lagi sama Tria dan memastikan bahwa Mirna telah pergi,” kata Dodi. Maryam langsung terduduk lemas. Ia didera kekecewaan yang dalam. Begitu juga dengan Bona. Namun begitu seluruh keluarga mereka mendukungnya, membesarkan jiwanya dan memintanya mengembalikan segala sesuatu pada Sang Pencipta. Segala macam nasehat keluar dari keluarga besar mereka. “Bahwa jodoh itu di tangan Tuhan, bahwa semua pasti ada hikmahnya dan lain-lain,” kata Dodi. (naniek@cybertokoh.com)

Satyagraha - Senator DPD RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dan Peserta Lomba Festival Kuliner Sukla ke III di Wantilan Pura Tanah Lot Tabanan

WEDAKARNA DUKUNG STT TAT TWAM ASI GELAR FESTIVAL KULINER SUKLA III

DUKUNG USAHA KULINER BABI GULING DI SETIAP DESA DI BALI

Kuliner Bali merupakan salah satu bagian dari dalam budaya Bali itu sendiri yang resep dan cara pembuatannya diwarisi secara turun – temurun. Selain untuk konsumsi pribadi, peran kuliner Bali juga erat kaitannya dengan sosial ekonomi. Dimana pelaku kuliner bisa menjadi pengusaha dan menjual apa yang diciptakannya. Namun, keberadaan kuliner Bali saat ini tergolong jarang diminati khususnya oleh generasi muda Bali itu sendiri. Kebanyakan generasi muda lebih senang makan dan mengonsumsi makanan cepat saji maupun makanan olahan dari resep luar negeri. Hal tersebut tentu memiliki dampak, baik yang kita rasakan secara langsung maupun secara tidak langsung (jangka panjang). Untuk mengajak para generasi muda mencintai kuliner khas Bali STT Tatwam Asi bekerjasama dengan Gerakan Sukla Satyagraha dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Mahendradatta Bali mengadakan acara Festival Kuliner Sukla III dan Festival Babi Guling II, acara ini juga di dukung oleh DPD RI. “Menjadi suatu kebanggaan bagi kami dapat mengajak generasi muda untuk dapat mencintai serta ikut mempertahankaan kuliner khas bali melalui lomba Festival Kuliner Sukla maupun Festival Babi Guling “ ungkap Ketua STT Tat Twamasi, I Gusti Putu Hendranata Wijaya. Acara

ini dibuka oleh Senator DPD RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang juga dihadiri oleh I Wayan Widi Adnyana (Ketua Umum Gerakan Sukla Satyagraha), I Ketut Karda, S.H. (Ketua LSM Warga Peduli Desa Beraban Tabanan), I Gusti Ketut Mertayasa (Kelian Desa Batu Aji). Acara Lomba Festival Kuliner Sukla diikuti oleh PKK Tabanan, STT Tatwam Asi dan STT Sila Bakti. Lomba Kuliner ini dimenangkan oleh PKK Tabanan (Juara 1), STT Sila Bakti (Juara 2) dan STT Tatwam Asi (Juara 3) dengan harapan mereka dapat mensosialisasikan tentang Festival Kuliner Sukla dan mengajak generasi muda untuk dapat ikut melestarikan makanan ciri khas Bali. Sebelumnya Gerakan Sukla Satyagraha telah melaksanakan Festival Babi Guling I di Bedugul dan tahun ini diadakan di Tanah Lot. “ Saya dukung acara Festival Babi Guling dan orang Bali jangan malu berjualan babi guling. Tetap semangat, babi guling adalah indetitas warga Bali. Kalau perlu buka warung babi guling di setiap daerah pariwisata. Ini sangat membantu peternak babi di Bali, kaum Marhaen yang bergerak di usaha kuliner babi,” ungkap Shri Gusti Wedakarna yang juga President The Hindu Center Of Indonesia. Rencananya Festival Babi Guling dan Festival Sukla akan diadakan di seluruh Bali sebagai wujud dukungan gerakan Satyagraha. (humas)


6

Woman on Top

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Kesibukan menjalani tugas sebagai pegawai dan dosen, nyatanya tak menghalangi Ikatan Wanita Warmadewa (Iwanwar) untuk giat berlatih menari janger. Iwanwar yang memang membentuk sekaa janger ini terdiri dari 20 orang ibu-ibu yang bernaung di Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali. Mereka adalah pegawai, istri pegawai, dosen serta istri dari dosen di Universitas Warmadewa.

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

a h s i l e D y n n Tifa

Sekaa Janger Iwanwar

Tampil Perdana di Anugerah Pers K.Nadha Nugraha 2017

“S

ekaa ini juga terdiri dari tiga orang doktor yang dengan senang hati menyumbangkan hobinya untuk ikut bergabung dalam sekaa janger ini tanpa memandang latar belakang,” ujar Penasehat Iwanwar, Diah Wisnu Murti, disela-sela Penganugerahan Pers K.Nadha Nugraha di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Denpasar, Kamis (5/1). Sejak dibentuk, Diah mengaku sekaa janger Iwanwar baru pertama tampil di

hadapan masyarakat luas dalam acara Anugerah Pers K.Nadha Nugraha 2017. Kendati sebelumnya pernah tampil saat memeriahkan hari ibu, 22 Desember 2016 lalu, namun hanya disaksikan intern yayasan. “Kami sangat bangga sekali, sekaa janger yang baru dibentuk ini dapat menghibur para undangan yang hadir dalam penganugerahaan ini. Kami sangat berterimakasih atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan untuk ikut

Kalau Senang Jangan Dihalangi

memerihkan kegiatan ini,” jelasnya. Menurut Diah, sekaa janger ini merupakan bentuk kecintaan Iwanwar pada budaya Bali. Pihaknya akan terus berlatih dan berinovasi agar dapat menghibur semua lapaisan masyarakat, tidak hanya lokal namun juga secara internasional. Khusus untuk anak muda yang sebelumnya enggan menari atau berkesenian lainnya, diharapkan tergugah hatinya untuk dapat ikut memperkenalkan, mempertahankan dan mencintai kebudayaan Bali.

Tidak semua lelaki memiliki sifat keras. Sebut saja TA, pria asal Pasuruan ini bahkan memiliki nama perempuan Tifanny ­Delisha. Dia pertama kali hijrah ke Surabaya pada 2011, dan bekerja sebagi sales promotion boy (SPB) di beberapa mall di Surabaya. Dari sana, kemudian, Tifanny sering mengikuti lomba fashion show kebaya. Dari situlah awal mula kariernya lelaki yang memiliki wajah yang cukup cantik ini.

“S

aya ikut lomba-lomba fashion show kebaya. Dari ikut lomba fashion show kebaya inilah banyak yang ngomong saya cantik,’’ kata Tifanny. Karena seringnya ikut lomba, akhirnya ia bertemu dengan agency plastic show dan diajakin bergabung. ‘’Kalau menghasilkan uang kenapa tidak, kalau membuat kita senang kenapa harus dihalang-halangi,” tambah Tifanny, menjelaskan tawaran dari agency itu. Ia mengaku, pada awalnya takut

Penampilan sekaa janger Iwanwar

Keluarga sebagai Pemompa Semangat Ketika kita sadar bahwa cerita hidup itu tidak selalu indah. Ketika tidak semua yang kita inginkan terkabulkan. Ketika rencana-rencana yang sudah rapi ternyata berantakan. Di sini diperlukan keikhlasan dan kesabaran dalam menjalaninya. Namun, tetap tak bisa dihindari kita akan merasakan atau diliputi yang namanya kecewa, bosan atau titik jenuh. Lantas apa yang harus dilakukan? Bagi Rhea Cempaka, pemilik Cempaka Butik di kawasan Sanur ini, yang membangkitkan semangatnya saat kelesuan melanda, menurutnya ia kembali lagi harus ingat apa motivasi dirinya bekerja. “Saya lihat foto keluarga kecil saya. Melihat wajah anak-anak muncul kembali semangat dan motivasi saya untuk membahagiakan mereka. Sebab, merekalah energi yang luar biasa memompa semangat hidup saya,” tutur desainer muda yang dikenal dengan kebaya endek bordirnya yang khas ini. Dikatakannya, saat bekerja ia tentu harus meninggakan anak-anak di rumah, maka Rhea mengaku harus juga bekerja all out untuk keluarga serta orangtuanya. Ia sangat ingin membahagiakan mereka semua. Baginya keluarga adalah sandaran

mengendarai motor tiba-tiba pohon besar tumbang, kejadiannya hanya beberapa detik saja setelah ia melewati pohon besar tersebut. Rhea mengaku sempat syok sekaligus bersyukur karena saat itu ia terselamatkan. Saat itu juga dikatakannya ia berpikir telah diberikan kesempatan yang luar biasa oleh Tuhan. Ini sinyal baginya untuk menjadikan hidup lebih berarti, menggunakan waktu yang bermanfaat bukan hanya untuk keluarga dan orangtua juga bagi lingkungan dan Ogek Putri Rhea Cempaka masyarakat luas. Sebab, pemantik semangat tersebar dalam hidupnya. ia menyadari kita tidak pernah tahu kapan “Saat melihat dan bersama keluarga peras- kita akan dipanggil Tuhan. aan down maupun putus asa yang ada, bisa “Jika mengtingat kejadian tersebut , dan dijauhkan. Mereka berhasil menyuntikkan saya masih diberikan kesempatan ada di dan menjadikan semangat saya pulih,” tandas dunia ini semakin menguatkan motivasi saya Ketua Asbest Kota Denpasar ini. untuk terus berbuat lebih baik. Saya pun Disamping itu, lanjut Rhea , ia mengata- berkomitmen apapun yang saya kerjakan kan selalu mengingat sebuah peristiwa ter- saya harus bersemangat terutama untuk buruk yang hampir menimpanya. Saat dirinya keluarga kecil saya. Betapa Tuhan telah

memberikan kesempatan istimewa bagi saya untuk masih bisa berkarya,” pungkasnya. Begitu juga dengan Ogek Putri, lulusan sekolah mode Angeliqa Wu Fashion Design Course, Denpasar yang kini lebih menekuni dunia sepatu ini, pendapatnya senada dengan Rhea. Ia mengatakan keluargalah yang menjadi pelabuhan pertama saat semua rencananya yang tertata tidak sesuai harapan dan kejenuhan melandanya. Biasanya kata Ogek, ketika dirinya sampai pada rasa lesu dan bosan akibat benturan di usaha sepatu yang dijalani, pelariannya pasti keluarga terutama orangtua. Biasanya setelah ada pelukan disertai ceramah kecil bahwa apa yang dialaminya itu adalah salah satu proses biasa yang harus dijadikan pelajarana untuk penguatan melangkah lebih baik, ia akan merasa lebih baik dan semangatnya pulih. Disamping juga ia diingatkan untuk bisa memiliki keikhlasan dan kesabaran denganh selalu menyertakan Tuhan melalui doa. Memohon agar Tuhan memberikan perlindunga, anugerahNya dan rasa senang di setiap menjalankan aktivitas. Kala itu kisah Ogek semangatnya mengalir lebih deras lagi demi sebuah mimpi kesuksesan di masa depan yang ingin diraihnya. “Pemompa semangat saya yang utama adalah keluarga,” tandasnya. (sri.ardhini@cybertokoh.com)

19

Bang Je

Terapi Hati Menekuni dunia usaha merupakan kehidupan kesehariannya. Tak heran, bila Abdul Jalal yang akrab disapa Bang Je, memiliki segudang usaha. Mulai, bisnis ekspedisi muatan kapal laut (EMKL), menyewakan truck trailer, tour travel, outbond, dan lainnya. Yang sedikit menyimpang, lelaki asal Tuban ini juga ahli di bidang hypnoterapi. Keahliannya itu, berawal ketika pengusaha muda ini mengikuti seminar pemberdayaan diri dan workshop hypnoterapi pada 2007. Setelah itu, Bang Je memulai karirnya sebagai hypnoterapis. “Awalnya hypnoterapi ini untuk saya pribadi,

supaya lebih damai dan tenang. Tapi lama-lama saya ingin membagikan ilmu yang saya miliki ke orang-orang. Tujuannya untuk memberi motivasi,” kata Bang Je, di Surabaya. Yang dilakukan saat pertama kali, Bang Je membagikan ilmu keahliannya dengan melakukan roodshow dari sekolah ke sekolah dan dari kota ke kota lain. “Yaaaaaa….., awalnya ke sekolah-sekolah SMA, membuat anak-anak kelas tiga SMA yang akan menghadapi Unas. Jadi saya merileksasi mereka, memberikan energi positif dan memberikan motivasi,” ujar Bang Je. Setelah memasuki sekolah-sekolah, Bang Je, merambah instansi perusahaan.

Hypnoterapi yang Bang Je, lakukan dinamakan terapi hati. “Saya kasih nama terapi hati, karena semua kan pusatnya dari hati. Setiap masalah itu yang bisa memecahkan ya manusia itu sendiri. Keputusan untuk bahagia dan damai itu ya manusia itu sendiri. Jadi semua ya dari hati,” ujar Bang Je. Dengan durasi lima jam, pasien hypnoterapi dibekali materi pemahaman tentang konsep kehidupan, konsep kebahagiaan, lalu mempraktekkan terapi rilis atau terapi melepaskan. Hypnoterapi itu sendiri yang berguna untuk penyembuhan. Misalnya, menyembuhkan trauma atau phobia dan bisa untuk memotivasi. (Meta Vabiola)

ketahuan keluarga, orang tuanya dan teman-temannya. Meski begitu, kakak kandungnya justru sangat mengerti keadaannya seperti ini dan tidak memasalahkannya. ‘’Yang penting, bagaimana kita pintar-pintarnya menyembunyikan,’’ kilahnya. Meki begitu, hanya saat di panggung saja, Tifanny bergaya bicara dan melenggak-lenggok tubuhnya seperti perempuan. Usai acara, Tifanny berperilaku normal sebagai mana kodratnya sebagai seorang laki-laki. (Meta Vabiola)


20

Nine

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Ritual Bisoq Menik Dilakukan Perempuan

S

aking mudahnya me­ masak beras menjadi nasi, bahkan dengan mudah pula dapat di­ lakukan oleh para lelaki atau siapa saja. Tidak membutuhkan waktu atau kesempatan khusus untuk belajar memasak beras menjadi menjadi, melainkan akan dengan mudah dipelajari oleh siapa pun.

Posisi dan pentingnya ke­ beradaan beras sebagai konsumsi utama masyarakat sehari-hari, dinilai oleh masyarakat Lombok sebagai sesuatu yang sacral dan harus dihormati. Meski seharihari memasak beras sudah biasa dilakukan di rumah-rumah, namun sesungguhnya jauh sebelum hari ini, tradisi menghormati beras yang

Perempuan Sembalun bergotong royong dalam kegiatan kampung

Foto: Ahmad Zubaidi

Nasi adalah makanan utama bagi masyarakat Indo­ nesia, termasuk juga di Lombok. Mengolah beras menjadi nasi merupakan pekerjaan yang sangat mu­ dah dan sudah biasa dilakukan khususnya oleh para ibu yang biasanya memegang tugas-tugas domestik seperti ini.

Bisoq menik dilakukan di sebuah mata air yang dijaga keaslian dan kemurniannya oleh masyarakat adat

akan dimasak itu telah dilakukan oleh masyarakat tradisional di Lombok. Salah satu tradisi unik dalam menghor­ mati bahan makanan pokok itu, bahkan sampai sekarang masih dilakukan di beberapa daerah di Lombok, yakni di Bayan Lombok Utara dan Sembalun Lom­ bok Timur. Jika di Bayan Lombok Utara ritual cuci beras yang dikenal dengan Bisoq Menik ini diupacara­ kan secara tradisional pada waktu tertentu

atau saat ada kegiatan-kegiatan besar dalam tradisi masyarakat adat Bayan, maka di Sembalun Lombok Timur kegiatan cuci beras ini dilakukan tiap ada acara hajatan kampung atau hajatan masyarakat. Kegiatan cuci beras di dua tempat ini, seluruhnya dilakukan oleh para perempuan. Tanpa diko­ mando para perempuan di Desa Sembalun otomatis membawa baki-baki berisi beras untuk dicuci di sebuah mata air yang biasanya mereka datangi guna bersamasama mencuci beras tersebut. Para perempuan Sembalun terlihat berjalan beriringan sembari di kepala atau ditangannya menjun­ jung atau memegang bakul yang

berisi beras menuju prosesi cuci beras berlangsung. Tiap kali ada hajatan di kampung ini, di sepa­ njang jalan menuju mata air desa, akan terlihat deretan perempuan yang membawa bakul berisi beras 2-3 kilogram di pinggang atau pun menjunjungnya di kepala. Meski tidak ada ritual khusus dalam proses mencuci beras ini seperti halnya dilakukan para perempuan di Bayan Lombok Utara, melainkan mencuci beras dilakukan bersamasama untuk kebutuhan dimasak saja. Namun keunikan iring-iringan para perempuan ini kala menuju mata air-mata air yang berada di sekitar desa ini memberikan cita rasa pedesaan yang khas. Beras yang dicuci adalah beras yang akan dimasak baik untuk konsumsi warga yang membantu memasak maupun yang mem­ bantu dalam menyiapkan tenda dan urusan lain hajatan tersebut. Kegiatan ibu-ibu memasak dilaku­ kan sejak sehari sebelum acara hajatan digelar hingga hari H tiba. Ini dilakukan karena bahan yang di­ masak juga banyak mengingat yang akan makan adalah seluruh warga yang ikut membantu. “Tidak ada ritual khusus saat mencuci beras, tapi biasanya kami melakukannnya bersama-sama,” ungkap Fera saat mengikuti kegiatan cuci beras da­ lam gotong-royong kampung. naniek.itaufan@cybertokoh.com

Lokok Anjah di Bayan puan Bayan juga yakni menum­ buk padi secara bersama-sama. “Di Bayan, prosesi ritual cuci be­ ras dilakukan di kali khusus yang dikenal dengan lokok anjah yang airnya bening dan bersih yang tidak boleh dipakai oleh warga sehari-hari melainkan hanya dipakai untuk ritual adat,” ung­ kap Rianom, tokoh masyarakat adat Bayan. Menurut Rianom, masing-masing komunitas adat yang ada di Bayan memiliki tem­ pat sendiri untuk melaksanakan ritual bisoq menik ini. Uniknya selain karena ini merupakan ritual resmi, para

perempuan Bayan selalu meng­ gunakan kostum tradisional khas perempuan desa selama prosesi cuci beras berlangsung. Mereka memakai kemben khas Bayan Sasak dan juga pelapis junjungan di kepala. Seperti halnya di Sembalun (bedanya di Sembalun perempuannya memakai pakaian biasa seharihari), para perempuan Bayan juga berjalan beriringan den­ gan bakul-bakul berisi beras di junjungannya melewati hutanhutan menuju mata air adat yang dijaga oleh keasadaran masyarakat setempat untuk

Kegiatan cuci beras di Sembalun

tidak mengganggunya kecuali untuk kepentingan adat. Selama prosesi bisoq menik di Bayan ini, para perem­ puan yang menjunjung beras di kepalanya berjalan dalam hening, tidak ada yang berbicara sepatah kata pun mulai dari berangkat hingga pulang selama per­ jalanan dari dan menuju mata air tersebut. “Tidak ada yang boleh berbicara, semua hening. Semua itu dilakukan untuk meng­ hormati bahan makanan pokok tersebut,” ungkap Rianom. Selama perjalanan itu, menurut Rianom, para perempuan ini tidak boleh menemui hambatan atau rintangan apa pun. “Jalan yang dilalui harus benarbenar dipastikan bebas hambatan,” ujar Rianom. Karena itulah sebelum dan selama prosesi bisoq Foto: Ahmad Zubaidi

Jika beruntung, saat liburan ke Sembalun, wisatawan dapat melihat uniknya iring-iringan para perempuan yang berjalan secara berombongan yang da­ tang dan pergi dari lokasi me­ masak ke lokasi mencuci beras di mata air-mata air yang ada di sekitar perkampungan. Selain itu ada lagi rombongan perempuan yang menjunjung bakul di kepal­ anya berjalan beriringin di tepitepi jalan Sembalun. Mereka membawa berbagai peralatan memasak seperti bakul-bakul dalam ukuran yang besar berisi mangkok, piring, sendok, gelas, tempat cuci tangan dan peralatan masak juga peralatan makan lainnya. “Semua ini bi­ asanya dilakukan oleh para ibu di Sembalun,” ujar Hafiz, warga lain­ nya. Begitu pula dengan kegiatan cuci beras di Bayan Lombok Utara yang seluruh prosesin­ ya dilakukan oleh para perempuan. Sehari sebelum kegiatan me­ masak dilakukan, para perempuan bayan se­ lalu bergotong royong mengumpulkan beras untuk kegiatan hajatan kampung. Selain itu ada acara khusus perem­

Perempuan Bayan berjalan beriringan saat prosesi bisoq menik berlangsung

menik berlangsung, tugas para lelaki adalah memastikan bahwa para perempuan ini tidak meng­ hadapi hambatan apapun selama perjalannya menuju dan dari mata air tersebut. Bayan Lombok Utara dan Sembalun Lombok Timur. Dan selama prosesi ini berlangsung, para laki-laki lah yang memas­ tikan semua harus berjalan dengan baik. Gotong royong ala perempuan Lombok ini, menjadi salah satu tradisi yang tetap dipertahankan di Lombok hingga hari ini. Meski terdapat perbedaan antara perempuan Sembalun dan perempuan Bayan dalam menyikapi prosesi ini (di Sembalun cuci beras berjalan dengan sendirinya sedangkan di Bayan ada ritual khususnya), keduanya sama-sama menuju tujuan yang sama, yakni gotong royong dan menghormati bahan makanan pokok, yaitu beras. naniek.itaufan@cybertokoh.com

Inspirasi Dua tahun ­belakangan ini, tren menjadi ­blogger tengah h­ appening. Saat ini di Bali ­muncul ­komunitas yang ­bernama “Bali Beauty Blogger”. Mungkin ­kegiatan ini cukup menggoda se­ bab akan banyak men­ erima ­ajakan berbagai brand kecantikan untuk ­kerjasama dengan me­ riview produk.

B

enarkah untuk men­ jadi seorang beauty blogger cukup den­ gan bermodalkan pengetahuan soal make up dan dunia kecantikan saja? Atau, masih banyak hal lain yang perlu dikuasai?Lantas siapa saja anggota Bali Beauty Blogger dan apa saja aktivitas mereka selama ini ? Menurut Dewa Ayu Inda, salah seorang anggota dan kini terpilih sebagai Ketua, Komunitas Bali Beauty Blogger terbentuk se­ cara tidak sengaja beberapa tahun lalu. Jika di awal kemunculannya anggotanya hanya 8 orang. Untuk menjalin komunikasi, mereka memiliki sebuah grup chat yang kini menjadi lebih berwarna bersama bertambahnya anggota menjadi 25 orang. Dari situlah lanjut Dewa Ayu timbul keinginan mereka untuk membawa komunitas tersebut ke arah yang lebih serius. Akhirnya mereka menamakan komuni­ tasnya “Bali Beauty Blogger”, bersama harapan komunitas ini bisa menjadi wadah yang positif bagi mereka. “Kami juga memiliki keinginan merangkul Beauty Blogger Bali di luar sana yang ingin berkembang secara lebih maksimal dengan bantuan komunitas yang kami bentuk,” ujar Dewa Ayu Inda usai acara makan malam bersama anggota Bali Beauty Blogger di Goemerot Café, Renon, belum lama ini. Pada pertemuan yang cu­ kup berkesan tersebut terlihat

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

5

Bali Beauty Blogger

Berbagi Ilmu Kecantikan bahwa seorang Beauty Blogger bukan hanya sekadar bisa make –up sendiri, namun juga memi­ liki kemampuan lainnya seperti mereview produk dengan benar dan menarik, begitu juga cara mengambil foto yang indah dan masih banyak yang lainnya seba­ gaimana yang di share saat acara makan malam tersebut. Dikatakan oleh Dewa Ayu bahwa secara tidak sengaja acara yang semula dirancang seder­ hana justru menjadi acara makan malam yang sangat berkesan sekaligus menyenangkan. Bahkan pada acara yang didukung oleh beberapa pihak seperti Aiglow­ lashes, Eastern Garden, Japan Softlens, Emina Cosmetics, Sen­ satia Botanicals, Olivia Slimming & Skincare, Sweetgems Bali, Cloris Decoration, dan Saycheese Bali itu juga berlangsung share infor­ masi dan tips mengenai berbagai hal terkait beauty blogger. Sharing yang pertama dari Ita Chen, salah satu anggota Bali Beauty Blogger yang memiliki be­ berapa prestasi menjadi ambassa­ dor dari Fashion Social Networking Indonesia yakni Clozette Indonesia. Selain itu Ita juga aktif sebagai content writer di Whatwelike. Di sana Ita bercerita bahwa ada beberapa hal penting yang harus diingat jika kita ingin didaulat menjadi seorang content writer. Sense of writing yang baik Cara menulis di blog pribadi sangat berbeda dengan menulis di media online lainnya. Jika menu­ lis di media e-commerce bahasa penulisan tetap harus komunikatif namun pemilihan bahasanya tidak terlalu formal dan tidak juga terla­ lu casual te­tap harus eye-catching dan menghindari pengunaan ba­ hasa “slank” Orijinalitas Menulis blog sama halnya sep­ erti menulis skripsi. Dibuat sesuai dengan ciri khas kita tanpa men­ jiplak karya orang lain, tidak juga memakai foto hasil karya orang lain tanpa mencan­ tumkan sumbernya. Tulisan yang dibuat harus sesuai dengan ciri khas dan gaya ba­ hasa penulis serta ingat mencantukan sumber pada gambar yang di­ gunakan. Become follower or trendsetter. Saat menulis di blog sendiri tentu kita bebas memilih topik apa yang mau ditu­ lis. Namun saat kita menjadi content writer, topiknya tidak bisa se­ suka hati, tapi mengi­ kuti tren yang sedang happening. Diperlukan kreativitas melihat halhal yang sedang disukai

dan bisa mengambil detil produk dengan jelas. Mengusung produk lokal Produk lokal lebih banyak meraup views kalau targetnya orang Indonesia, karena produk luar lebih banyak saingannya. Software mendukung Untuk mengedit video guna­ kan software yang mudah diop­ erasikan seperti adobe premier, kalau bagi apple user bisa meng­ gunakan software imovie oleh masyarakat umum agar ter­ tarik membaca tulisan kita. Time management dan self control yang baik Menyeimbangkan waktu menulis di blog dengan peker­ jaan sebagai content writer tentu tidak mudah, Pastikan meren­ canakan jadwal postingan untuk blog pribadi dan untuk pekerjaan. Dengan time management yang baik maka otomatis melatih self control sehingga pekerjaan tidak akan tercecer. Write based on your passion Buatlah content sesuai bidang yang dikuasai. Jika minatnya kecantikan,menulislah tentang beauty.

Top Level Domain Dengan membeli domain ber­ bayar dan bukan memakai domain blog gratis akan memperlihatkan sisi profesional kita. Jangan lupa menjaga kualitas Alexa Rank, DA, PA, Google Analytic, dan lain sebagainya. Proteksi blog dari aksi Jiggling Jiggling merupakan akun robot yang akan menaikkan pengunjung blog secara tidak wajar. Hal ini bisa saja dilakukan oleh orang lain. Melakukan jiggling merupa­ kan tindakan illegal dan membuat blog kita dianggap spam oleh google. Cara menghindari jiggling

VGA (Video Graphics Accelerator) Saat proses edit video pastikan pendinginnya bekerja maksimal agar kinerja laptop tetap stabil Konsisten Konsisten memposting video, contohnya upload video satu min­ ggu sekali. Rentang waktunya tak boleh terlalu lama agar suscriber tetap antusias. Bahasa yang digunakan Gunakan tata bahasa yang komunikatif,santai tapi tetap sopan. Monetized akun youtube Apply google adsense mung­

Berikutnya sharing kedua disampaikan oleh Jessica Ie, ang­ gota Bali Beauty Blogger yang memiliki cukup banyak followers di Instagram. Banyak menerima sponsorship, paid promote dan endorsement. Maka malam itu Jessica bersedia membuka raha­ sianya bagaimana cara menghasil­ kan uang via instagram dan juga blogging. Berikut tips dari Jessica Ie : Akun bisnis Pertama-tama,gantilah akun instagram yang dimiliki menjadi akun bisnis, karena dengan be­ gitu kita akan tahu tentang traffic, analytic dan juga demografi. Hal ini bisa dijadikan acuan memilih content apa yang harus kita post demi menjaga atau menaikkan traffic. Selain itu kita bisa me­ masang tarif sesuai dengan traffic akun ketika melakukan kerja sama dengan sebuah brand. Kolaborasi Kolaborasi dengan beauty blogger lainnya merupakan ajang promosi satu sama lain secara gra­ tis. Dengan melakukan kolaborasi seperti ini kita akan lebih banyak dikenal viewers dan otomatis bisa meningkatkan jumlah followers. Contoh saja dengan melakukan kolaborasi makeup look dengan tema tertentu lalu di post pada masing-masing blog. Selain itu kita juga bisa berkolaborasi dalam bentuk postingan tulisan.

ada banyak dan bisa di browse di google langsung. Cantumkan link blog di Instagram Dengan mencantumkan url blog di instagram akan membuat semakin banyak orang yang ter­ tarik untuk mengklik link tersebut dan membaca blog kita. Dewa Ayu Inda juga menyata­ kan jika sharing malam itu sungguh padat dan berguna. Untuk sharing terakhir dibawakan oleh Hatta Shani mengenai How To Get Follower and Money from Youtube. Shani adalah anggota yang tidak hanya aktif menulis blog tapi juga aktif membuat konten video di youtube dan saat ini followers-nya sudah lumayan banyak. Berikut tips singkat yang diberikan oleh Shani. Kamera Miliki kamera yang memadai

kin sangat susah, namun kalian bisa mencoba alternatif yakni Thoughtful Indonesia. Backsound video Memakai lagu yang memiliki copyright akan membuat video kita di banned. Jadi coba gunakan theme song yang no copy right. Angle pengambilan video/background Angle sangat perlu di pikir­ kan agar viewers bisa melihat dengan jelas dan atur back­ ground kalian terlihat enak dili­ hat agar viewers lebih nyaman saat menonton Menghadapi haters Sepositif apa pun karya kita, selalu ada yang tidak suka. Lebih baik kita tidak mengindahkan, tetap berkarya dan hadapi dengan kepala dingin namun jika sudah sangat menganggu, lebih baik di report as spam. sri.ardhini@cybertokoh.com


4

Inspirasi

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Yana Zein

mami sembuh. Kalau mami sembuh kan nanti bisa bekerja kembali membiayai sekolah kami. Itu yang anak-anak saya katakan,” tutur Yana yang bercerita dengan berlinang air mata. Yana merasa sangat bersyukur selalu didampingi oleh orang-orang yang dikasihinya, kedua anaknya serta sang mama. “Yana itu dari kecil sudah kreatif Yana Zein bersama kedua putrinya, Aurelia dan Alika dan aktif. Dari SMP dia sudah membantu keluarga. Dia itu Jandamu’, ini. gah berjuang melawan penyakit orang yang suka bekerja keras. Pada awalnya, Yana membi- mematikan itu. Dia sakit tapi masih bisa main ayai sendiri pengobatan penyaMemang, ketika itu tidak sinetron. Saya nonton sinetron- kitnya. Namun kemudian dia ada yang tahu, kecuali keluarga nya dan menangis karena tahu merasakan biaya pengobatan dan beberapa orang terdekatdia itu lagi sakit parah,” ujar sang tersebut sangat mahal dan ia pun nya. Teman-temannya di dunia ibu yang selalu menemani Yana memutuskan menjadi peserta keartisan nyaris tidak ada yang Yana Zein di rumah sakit. BPJS. Ia mengaku sangat ter- tahu. Yana memang sengaja meYana sendiri mengaku dirinya bantu dengan adanya program nyembunyikannya karena tidak emeran Priyanka, ibu dari Reehan sempat down, bukan hanya kar- pemerintah ini. “Saya sangat ingin membuat teman-temannya (Shaheer Sheikh, ena memikirkan penyakit yang terbantu dengan adanya BPJS. susah. “Ketika itu saya merasa ada bintang India pe- dideritanya tapi juga kehidupan Karena biaya pengobatan kanker benjolan di payudara, tapi karmeran Mahabaratha) dalam kedua putrinya yang terpaksa sangat mahal,” katanya. ena saya pikir masuk angin biasa. sinetron ‘Cinta di Langit Taj putus sekolah karena ketiadaan MENGIRA MASUK ANGIN Kita kan kalau masuk angin kaMahal’, ini, juga mengalami ke- biaya. Ada penyesalan yang TERNYATA KANKER dang suka terasa ada benjolan bangkrutan finansial gara-gara dalam dalam dirinya, tapi dia Sebenarnya boleh dibilang ia (sambil menunjuk sekitar belapenyakit kanker yang diderit- tak bisa berbuat apa-apa untuk sudah lama mengidap penyakit kang leher). Dan memang ketika anya. Semua tabungannya, harta memperbaikinya. “Saya berusaha tegar demi mematikan ini,yakni hampir itu saya tidak merasa sakit, jadi benda, sudah ludes terjual untuk anak anak. Tapi apapun yg dua tahun.Namun awalnya dia saya pikir tidak apa-apa.” biaya pengobatan. “Tapi lama kelamaan benjo“Saya benar-benar terpu- terjadi penyakit ini sangat men- tidak menyadari, mengira hanya ruk. Semua sudah dijual untuk guras tenaga, menguras pikiran, masuk angin. Jadi sebenarnya lan terus membesar dan terasa membiayai pengobatan juga menguras dana keuangan dan ketika ia menjalani syuting “Cin- sangat sakit. Lalu saya mengikuti kebutuhan hari-hari. Mobil, lap- segalanya. Tapi biar bagaimana ta di Langit Taj Mahal’, 2015 program pengobatan alternatif, top, handphone bahkan koran pun saya tetap berusaha tegar lalu, kanker sudah bersarang dan itu banyak menolong. Saya dan buku-buku juga dijual. Kini setegar-tegarnya. Saya tetap di tubuhnya. Bahkan ketika tidak merasa sakit, padahal sudah tidak ada apa-apa lagi berusaha memikirkan anak anak. suaminya meninggal pun, Juli sebelumnya terasa sangat sakit. yang bisa dijual,” ungkap ibu Bagaimana sekolah mereka, ma- 2016, Yana pun sebenarnya ten- Saya juga merasa bugar, dan tidak mudah lelah,” ungkap dari Aurelia Callista Carilla (13) kannya, dll,” ungkap Yana yang memulai dan Alika Pandora Salvine (11). wanita yang bernama debutnya di layar lebar Bahkan ketika itu, tutur Yana asli Yenna Zein, ini. “Penyakit ini sama lewat film ‘Cintaku di yang sedang menjalani peraRumah Susun’ tahun watan di Rumah Sakit Siloam, sekali tidak murah. 1987. Jakarta Selatan, untuk pergi ke Kita tidak bisa memTapi ternyata, lanrumah sakit pun sudah tidak ada prediksi kapan kita bisa sembuh, berapa jutnya, prediksinya biaya lagi. salah. Setelah syuting Kisah Yana yang dalam aktingnya kali harus kemo, (Cinta di Langit Taj kerap tampil sebagai tokoh antago- berapa kali harus Mahal) selesai, tubuhnis, sungguh mengharukan. Apalagi radiasi, apakah ranya malah semakin ketika ia mengungkap semua dana diasi ini berhasil atau drop dan ia pun ke simpanan yang disisihkannya dari tidak? Kalau tidak rumah sakit. Dari hasil kerjanya selama ini, telah ludes berhasil kita harus pemeriksaan diketauntuk pengobatan. Suatu ketika, ulang kembali dari hui kalau ia menderita ungkapnya, masih tersisa sedikit kemo. Seperti mbk kanker. Dia pun syok dana, namun ada situasi dilematis ria (Ria Irawan), kan dan takut. dimana harus memilih antara biaya ulang kembali dari “Itu manusiawi ya, berobat atau untuk kebutuhan kemo, kemudian harsyok, juga rasa takut. sehari-hari keluarganya. Tapi anak- us radiasi lagi. Jadi Meski kita berusaha anaknya justru bilang dana itu untuk biaya itu tidak bisa terhitung, tidak bisa m e n e g a r- n e g a r k a n berobat dirinya. diri, tetap saja rasa “Mereka bilang, mami pakai terduga, tidak bisa takut itu ada. Saya saja uang itu untuk pengobatan kita prediksi sama berusaha mencontoh mami. Soal kebutuhan sehari- sekali. Yang penting survivor lainnya seperti hari tidak masalah. Soal kami harus ada dana untuk Ria Irawan dan Jupe. sekolah juga tidak masalah. sembuh,” papar pemYana Zein sedang dirawat di rumah sakit Saya mencontoh seSekolah bisa nanti saja setelah eran film ‘Ku Tunggu

P

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

menuju kaki Gunung Rinjani

mangatnya bahwa penyakit itu harus dilawan. Namun yang namanya manusia, tetap ada perasaan antara harapan dan putus asa, campur aduk,” ungkap Yana yang akhirnya menjalani kemoterapi sebanyak enam kali. Tapi upaya kemo tersebut gagal membendung sel-sel kanker itu, justru sebaliknya malah menyebar bahkan menyerang getah bening. Akhirnya pihak rumah sakit tersebut merujuk Yana ke RS Siloam untuk menjalani terapi radiasi. Sampai pekan lalu, setidaknya Yana telah menjalani empat kali radiasi dari 25 kali yang harus dijalaninya. Yana mengaku setelah menjalani radiasi dirinya merasa lebih baik. Ia berharap program radiasi ini berhasil dan bisa segera sembuh. Diakuinya sejak penyakitnya ini diketahui luas oleh publik, termasuk teman-temannya di dunia keartisan, banyak yang datang membesuk dan memberi bantuan baik moril maupun materiil. Termasuk pengurus maupun anggota organisasi terkait penderita kanker. Mereka datang memberi semangat dan mendorong dirinya untuk terus berjuang melawan penyakit ini. Berkat support tersebut, tambah Yana, semangatnya untuk sembuh semakin besar. Ia ingin sembuh demi anak-anaknya, keluarganya, sekaligus juga menjadi contoh bagi para penderita lainnya untuk tetap semangat berjuang bagi kesembuhan diri. Menjalani pengobatan penyakit ini, memang berat bahkan sangat berat. Dan itu semua akan bisa membawa hasil ketika si penderita semangat menjalaninya, dan tetap berpikir positif. “Saya berusaha untuk tidak menyerah. Saya mendapat banyak dukungan dari semua orang, dan itu membuat saya semakin semangat untuk hidup. Saya harus bisa melawan kanker ini, harus kuat menghadapi cobaan dari Tuhan. Saya harus bisa sembuh dan hidup normal kembali demi anak anak, demi orangtua, mama saya,” tegas Yana. Hal lainnya yang juga membuat Yana semakin semangat akan kesembuhannya adalah kedua anaknya yang tadinya putus sekolah karena tidak ada biaya, kini masalah tersebut sudah teratasi. Telah ada donatur yang bersedia membantu biaya sekolah kedua anaknya. Namun karena dirinya masih sakit, kedua anaknya memutuskan untuk sementara tidak masuk sekolah formal, melainkan memilih home schooling. Dengan demikian mereka memiliki banyak waktu untuk mengurus dan menemani dirinya di rumah sakit. diana.runtu@cybertokoh.com

21

Menikmati Alam Sembalun di Kaki Gunung Rinjani

Melewati lebatnya hutan

Berjuang Melawan Kanker Ujian hidup yang dihadapi artis senior Yana Zein kali ini ­sungguh luar biasa. Dia bukan saja belum lama ditinggal sang suami yang berpulang ke alam baka pada Juli 2016 lalu ­sehingga membuatnya menjadi single parent, tapi dokter juga memvonisnya mengidap kanker payudara stadium IV dan kanker getah bening. Tak hanya itu derita yang ditanggung Yana Zein.

Mandalika di Sembalun Lombok Timur, menawarkan pemandangan yang melegakan. Udara pagi yang dingin sesekali terhalang kabut tebal, membuat perjalanan menuju objek wisata yang banyak dikunjungi saat musim libur akhir tahun lalu ini, demikian mengasyikkan. Sembalun, salah satu tujuan wisata yang ada di Lombok dengan potensi alam yang demikian eksotik. Berkunjung ke kaki Gunung Rinjani ini, menawarkan kepuasan beristirahat dengan damai dan tenang.

Bukit Pergasingan cocok sebagai pendakian bagi anak-anak

B

anyak tujuan wisata yang bisa diperoleh ketika mengunjungi Sembalun. Selain yang utama biasanya menuju ke pendakian Gunung Rinjani mengingat Sembalun adalah salah satu pintu masuk utama ke Gunung Rinjani, para wisatawan bisa juga menikmati alam Sembalun yang hijau dan asri. Menawarkan suasana pedesaan yang nyaman, Sembalun telah banyak menyiapkan penginapan-penginapan murah meriah. Selain dapat menikmati wisata petik strawberry di kebun-kebun strawberry milik masyarakat Sembalun, juga bisa berwisata keliling

andalan Nusa Tenggara Barat. Sebagai gerbang terdekat untuk mencapai puncak Rinjani, Sembalun Lawang Lombok Timur hingga kini masih menawarkan suasana desa yang alami. Sentuhan modernisasi tidak tampak berlebihan di tempat ini. Masyarakatnya yang ramah, sederhana dalam kehidupan yang bersahaja sebersahaja alam yang dihadiahkan pada mereka. Namun begitu, Sembalun bukan desa terpencil yang terisolir, karena sejauh ini komunikasi dan transportasi terbilang cukup lancar. Mengingat desa ini menerima limpahan banyak pendaki dan wisatawan yang hendak menakluk-

Wisata petik stroberi di Sembalun

Sembalun untuk melihat pertanian yang menghampar hijau. Merasakan dinginnya Sembalun, adalah salah satu cara menikmati desa yang merupakan kaki Gunung Rinjani, gunung api tertinggi kedua di Indonesia setelah Gunung Kerinci. ”Menikmati udara dingin Sembalun, dilingkari kabut yang kadang mendadak datang adalah cara lain menikmati hidup,” Safri yang membawa seluruh keluarganya menghabiskan libur tahun baru lalu di Sembalun. Damai, tenang dan tentram begitulah Sembalun. Sembalun yang dikenal sebagai penghasil bawang putih dan bawang merah ini, merupakan salah satu obyek wisata alam

kan dan menikmati Gunung Rinjani, masyarakat Desa Sembalun tampaknya faham betul apa yang harus mereka lakukan. Secara umum, terutama mereka yang langsung ada dalam lingkaran mata rantai wisata dengan minat khusus ini, seperti pemandu (guide) atau pun pengangkut barang (porter), selalu menjaga keaslian dan kelestarian alam Sembalun dan Kawasan Gunung Rinjani karena merekalah ujung tombak pembangun citra positif Gunung Rinjani. Penduduk Sembalun telah menekuni dua profesi ini sejak dulu.

Menatap Gunung Rinjani dari Bukit Pergasingan Alam yang natural itulah yang dituju wisatawan. ”Suasana alami seperti ini yang selalu membuat kami datang ke Sembalun,” kata Safri. Wisatawan yang datang ke Sembalun dan Rinjani tidak ingin menikmati modernisasi namun alam yang natural. Pada musim ramai pendakian, ekonomi penduduk setempat bergulir lebih lancar. Sejauh ini, kata Asmuni, salah seorang porter, tenaga porter tersedia dengan cukup. Rata-rata lamanya pendakian ke Gunung Rinjani misalnya adalah dua hari tiga malam. Sehari para porter menerima bayaran sekitar Rp 150/hari. Sedangkan biaya guide lebih dari itu. Selain itu, jika wisatawan tidak mampu mendaki Gunung Rinjani, maka tawaran menarik yang beberapa tahun terakhir dikembangkan adalah mendaki bukit Pergasingan. Bukit ini berada di sebelah utara Gunung Rinjani. Dari Bukit Pergasingan, Gunung Rinjani terlihat kokoh berada di depannya.���������������� ”Dari bukit Pergasingan, bisa langsung melihat Gunung Rinjani secara utuh, mulai dari kaki hingga puncak Rinjani,” ungkap Dzokar, pelajar SMA yang kerap menghabiskan waktu libur bersama kawankawannya di bukit Pergasingan. Bukit Pergasingan dengan ketinggian 1.700 mdpl ini bi-

Kabut tebal kerap turun di Bukit Pergasingan

asanya dimanfaatkan sebagai salah satu tempat pemanasan sebelum pendakian ke Gunung Rinjani. Bukit Pergasingan ini letaknya tak jauh dari Gunung Rinjani. Waktu tempuh menuju Bukit Pergasingan hanya sekitar sekitar 2-3 jam saja. Pendakiannya tidak sesulit seperti pendakian ke gunung, namun begitu tetap harus hati-hati karena pada tempat tertentu kemiringan Bukit Pergasingan mencapai 60-70 derajat. Di pintu masuk menuju puncak bukit ini, dimudahkan dengan adanya ratusan anak tangga. Namun setelah itulah sekitar 20 menit pertama berlalu, pendakian sesunguhnya baru dimulai. Medan pendakian mulai melewati jalur tanah berbatu yang menawarkan tantan-

gan karena kemiringan medan pendakian yang cukup ekstrim. “Hati-hati, itu saja kuncinya,” ujar Dzokar. Mendaki Bukit Pergasingan tidaklah sulit karena ketinggiannya terhitung sekitar 600 meter saja. Ketinggian Bukit Pergasingan adalah 1700 mdpl sedangkan Desa Sembalun sendiri berada pada ketinggian sekitar 1100-an mdpl. Jadi kira-kira ketinggian yang harus didaki itulah hanyalah sekitar 600 meter. “Tapi jangan salah, meski hanya lebih dikit dari setengah kilo meter, pendakiannya yang penuh tantangan itu membutuhkan tenaga ekstra,” ujar Dzokar. Menurut Dzokar, tidaklah asyik mendaki Bukit Pergasingan tanpa camping di sana. “Pemandangan matahari terbit dan suasana pagi hari di Bukit Pergasingan ini sungguhlah sangat cantik,” ungkapnya kagum. Maka tidak heran Bukit Pergasingan akhir-akhir ini menjadi primadona alternatif tempat liburan bagi para penyuka pendakian. Hanya butuh satu hari satu malam, sudah dapat menikmati Sembalun dan sekitarnya serta Bukit Perga­ singannya. naniek.itaufan@ cybertokoh.com


22

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Meneropong Indonesia di Tahun Ayam Api

Sesuai penang­ galan Cina, Ta­ hun Baru Imlek 2568 jatuh pada 28 Januari 2017, yang berarti masuk dalam shio Ayam Api. Bagai­ mana kondisi Indonesia yang juga bershio ayam di tahun 2017 ini, bagaimana masalah perekono­ mian, penegakan hukum, keama­ nan, bisnis, sosial kemasyarakatan, alam, dll, sepan­ jang tahun ini? Tak lupa juga, tentunya, kondisi Bali secara umum. Berikut ini adalah pemaparan pakar Feng Shui, Gunadi Wijaya.

“I

ndonesia bershio Ayam, tahun 2017 shio Ayam Api. Ayam ketemu ayam justru nggak bagus, berantem melulu. Lihat saja kalau ayam ketemu ayam saat mencari makan, pasti suka berantem. kumpul-kumpul trus berantem. Sama dengan tahun ini, akan banyak ribut-ribut, konflik,” tutur Gunadi Wijaya. Secara spesifik ia menyebut

tahun 2017 adalah tahun ‘Ayam Api berkaki satu’. Api yang menjadi elemen dari ayam digambarkan seperti api dalam gunung alias magma, yang tampak dari luar terlihat cantik mempesona namun mematikan. “Namanya api dalam gunung atau magma, cantik dipandang, tapi menyimpan potensi yang bisa meledak sewaktu-waktu. ‘Cantik tapi mematikan atau berbahaya,” ungkapnya. “Ayam satu kaki yang cantik karena adanya unsur(elemennya) apinya. Satu kaki itu menggambarkan harus (hati-hati) menjaga

Gunadi Wijaya

keseimbangan karena jika tidak, bakal terjerembab. Jika diterjemahkan dalam keadaan sekarang maka Indonesia harus berhatihati menjaga keseimbangan, mengelola perbedaan, karena jika tidak dikelola dengan baik bisa berbahaya,” tuturnya. Sebenarnya, jelas Gunadi, sinyal-sinyal apa yang bakal terjadi dengan Indonesia sudah bisa dirasakan sejak beberapa bulan sebelum tahun 2016 berakhir. “Pengaruh shio Ayam Api sudah ada pada beberapa bulan menjelang 2016 berakhir. Jadi pergeseran terjadi pelan-pelan sebelum masuk ke Ayam Api pada 28 Januari mendatang. Misalnya saja soal situasi politik, sosial, ekonomi, itu sudah terasa sejak beberapa bulan lalu. Hanya saja, kan belum jelas benar. Jadi berproses sampai nanti masuk pada 28 Januari. Nah karakter shio Ayam Api ini baru akan benarbenar ‘full’ adalah sekitar bulan Maret,” tambahnya. Seperti beberapa bulan menjelang berakhirnya 2016, maka situasi politik, sosial, tetaplah panas. Ada pihak-pihak yang berusaha ‘membentur-benturkan’, ada yang berusaha memancing-mancing agar terjadi keributan, dengan tujuan mengambil keuntu­ngan

dari situasi yang kacau. Namun demikian, kata Gunadi, dalam pandangannya sekalipun situasi politik cukup panas, namun tidak terjadi konflik yang besar. “Saya tidak melihat itu. Saya juga tak melihat akan ada kejadian besar (kerusuhan) yang sama seperti 1998,” tegasnya. Itu semua, ucap Gunadi, bisa diredam karena polisi kuat dan tegas. “Tahun ini kasus hukum akan semakin banyak, juga tokohtokoh yang dikenal masyarakat akan terkena kasus hukum. Nanti lihat saja. Tahun 2017 Presiden akan sangat tegas, lebih dari sebelumnya,” ujar Gunadi. BISNIS KREATIF DAN ENTERTAINMENT PALING BERSINAR Sementara kondisi perekonomian secara nasional masih belum seperti yang diharapkan, namun begitu akan lebih baik dibanding tahun 2016. Kondisi masih lemah, tapi untuk bisnis rakyat atau UMKM masih bisa survive, bahkan sebagian cukup bagus. Tahun ini, tambahnya, justru yang paling kinclong adalah bisnis kreatif dan hal-hal yang bersifat entertainment. “Ini sesuai dengan karakter ayam, yang bukan saja senang bekerja keras tapi

juga hobi ‘bersenang-senang’. Itu makanya maka bisnis terkait entertainment akan lumayan bagus,” kata Gunadi. Bisnis kreatif, tambahnya, akan maju pesan. “Orang-orang yang dengan modal kecil bahkan ada yang tanpa modal (dana) hanya mengandalkan kepintaran, kreativitasnya malah akan maju pesat”. Tapi untuk bisnis-bisnis besar, agaknya tahun ini masih terseokseok. “Bisnis properti yang dua tahun terpuruk, tahun ini agak lumayan sedikit. Sudah ada pergerakan meski masih setengah mati. Begitu juga bisnis-bisnis besar lainnya, masih berat,” katanya. Tapi di sisi lain, dunia medsos (media sosial), fitnah mem-fitnah akan semakin merajalela dan ini termasuk salah satu ‘penyumbang’ banyaknya kasus hukum. “Pencemaran nama baik, fitnah, merajalela. Lalu mereka yang terlibat akan saling lapor. Makanya akan banyak kasus hukum. Jadi sepanjang tahun ini ‘gonjangganjing’ akan terus terjadi. Namun begitu pemerintah bisa mengatasinya, polisi juga akan sigap. Sehingga kekisruhan yang terjadi tidak sampai membesar,” tambah Gunadi yang berencana menggelar Seminar Feng Shui 2017 pada Februari mendatang. Situasi keamanan, lanjutnya, relatif terkendali. Banyak teroris ditangkap. “Kita beruntung Kapolri Tito Karnavian bukan saja tegas tapi dia juga berlatarbelakang antiteror, spesialis penanganan teroris. Karenanya akan banyak yang terungkap,” katanya. Bagaimana dengan kondisi Bali? Menurut Gunadi, secara umum kondisi Bali, baik itu perekonomian, pariwisata, juga keamanan, terlihat baik. Pariwisata juga akan ada peningkatan. Tahun 2017, lanjut Gunadi, juga akan banyak kejutan dalam hal prestasi anak bangsa. Akan banyak penemuan-penemuan baru, juga akan banyak anak bangsa yang berprestasi tampil di “panggung’ internasional. Ini tentu sangat membahagiakan juga mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Sementara kondisi alam, menurutnya, masih kurang bersahabat dengan Indonesia alias akan terjadi banyak bencana alam, seperti longsor dan gempa. Karenanya, kata Gunadi, masyarakat hendaknya waspada hal ini. “Kejadian-kejadian bencana alam saya lihat bisa lebih buruk dari 2016 lalu. Ya kita banyak-banyak berdoa sajalah supaya tidak terjadi. Karena masalah alam tidak bisa dicegah,” katanya. (dianaruntu@cybertokoh.com)

Sosialita Tabanan terus berbenah. Tahun 2017, program terus digencarkan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, untuk menciptakan Tabanan Serasi. “Sesuai nafas Tri Sakti yang dijabarkan dalam berbagai program, tetap dengan misi ekonomi kerakyatan dan go­ tong royong,” ujar perempuan yang baru saja meluncurkan buku “Investasi Hati” di akhir tahun 2016.

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

Eka Wiryastuti

Hidup harus Seimbang partisipatif yang dikerjakan secara gotong royong oleh rakyat dan pemerintah sudah selesai 500 km, ­difokuskan lagi masalah infrastruktur dengan gerbang indah serasi yang dikondisikan titiknya oleh masingmasing kecamatan secara gotongroyong untuk pembangunan jalan. Program Trans serasi, menfasilitasi siswa sekolah di bidang transportasi. Diupayakan agar bisa melayani tujuh kecamatan. Menurut Eka Wiryastuti, untuk program yang menjadi target tiga bulan ke depan, masih di pengelola­an ekonomi kerakyatan yaitu pengembangan bumdes menjadi usaha yang kepemilikannya nanti adalah rakyat, termasuk pengembangan potensi wisata baru yang akan

P

rogram Bumdes yang sudah terbentuk di 121 desa dengan modal yang disuntikkan ­R p 200 juta per desa untuk membeli produk olahan pertanian dalam arti luas, disalurkan melalui BUMD yang akan bertugas menyalurkan sekaligus memasarkan hasil bumdes tersebut. Gerbang pangan serasi dimana melatih dan membina petani untuk dapat meningkatkan kualitas mutu produk petani yang akan digarap bersama-sama SKPD terkait se­ hingga akan muncul subak-subak yang mandiri dalam mutu yang diinginkan pasar, sehingga taraf jual dan ekonomi akan meningkat. Gerbang emas dengan membantu permodalan ekonomi kerakyatan khususnya sentra-sentra produksi UMKM di pedesaan baik koperasi ataupun kelompok wanita tani. Beras Tabanan Serasi, yakni program stimulan keberpihakan kepada beras petani. Petani di wilayah Tabanan mensuplai beras untuk 11 ribu PNS di Pemkab. Tabanan. Membedah warung-warung kecil agar layak dalam tampilannya dan manajemen. Tujuannya agar usaha kecil berkembang tidak kalah saing dengan toko modern. Melakukan terus program pasar murah di setiap event. Mengubah dan menata fisik pasar, dan penataan pasar lokal agar tampak bersih tertata rapi, yang nantinya dapat menjadi tempat tujuan wisata baru dan tambahan pendapatan usaha kecil menengah. Saat ini sudah ada 41 desa wisata, akan dilanjutkan dengan desa lainnya. Menurutnya, ini akan

Bupati Eka Wiryastuti ikut turun langsung dalam pengerjaan perbaikan jalan

menjadi pilar di awal meminiminalisir fungsli alih lahan. Program bedah desa gempur miskin, yakni dengan memberikan dukungan anggaran pembangunan terhadap desa melalui ADD desa yang jumlahnya dari Rp 250 juta-Rp 500 juta kepada masing-masing desa dengan format yang adil. Artinya, desa yang pembagian dusunnya besar, tentu akan didorong dengan anggaran yang lebih besar. Sehingga tidak terjadi ketimpangan. Desa wajib membuat perencanaan dulu, dimana dana itu akan mendorong program-program di desa yang sifat­ nya pemberdayaan. Gerbang Indah sudah menjadi satu-kesatuan dengan program gempur miskin nilainya 18,260 M. Program ini terkait dengan pembangunan ekonomi kerakyatan, pertanian dan infrastruktur desa dalam menanggulangi kemiskinan (gempur miskin). Pola distribusi­ nya nanti melalui BKK. Jadi inti-

Bupati Eka sangat menghormati orang tua

Bergerak dalam spiritual adalah panggilan jiwa

nya ­gerbang emas, gerbang pangan, dan gerbang indah semua masalah ­gempur miskin. Program mengembangkan dan membangun tujuan wisata baru dari potensi alam yang ada. Misalnya, destinasi air panas Angseri yang akan dikelola sebagai daerah tujuan wisata akan dikelola khusus. Penge­ lolaan lahan/aset tidur pemda yang akan dikelola BUMD dengan pihak ketiga, untuk dikerjasamakan secara profesional. Selain itu, fokus dengan pengelolaan IPAL yang disinergikan dengan bank sampah sehingga ada limbah cair yang akan dikelola pemda secara gratis. Penataan taman kota agar tercipta ruang terbuka hijau. Penyelesaian penataan museum Sagung Wah dan penataan gedung kesenian Mario, sehingga ada ruang untuk melakukan gerak seni dan budaya sebagai wadah kesenian. Pembangunan RS Nyitdah. Menyiap­kan tujuh ruang wings dan satu UGD yang akan ditargetkan beroperasi tahun 2019. Untuk memenuhi keperluan 500 tempat tidur. RS Nyitdah akan dikembangkan menjadi RS bertaraf internasional, disamping juga melayani pasien JKN dengan standar lebih baik. Akreditasi seluruh puskesmas. Meningkatkan sarana prasana penunjang dan cakupan layanan puskesmas rawat inap. Perluasan cakupan layanan mobil sehat dengan meningkatkan intensitasnya. Subsidi vaksin kanker servik. Peningkatan transparansi sekolah yaitu pengawasan pungutan liar melalui pembentukan saber pungli. Peningkatan tata kelola keuangan. Dengan sistem teknologi manajemen keuangan yang baik dimana semua akan menggunakan sistem e-government. Infrastukur hotmix dan partisipatif. Jalan telah selesai 65 % dan

dikelola BUMD. Sementara, untuk pemberdayaan yang menyasar kaum perempuan adalah bumdes dan gerbang emas karena banyak kaum wanita yang berkesimpung di urusan usaha rumah tangga yang perlu dibina dan didorong dengan stimulan dari program pemerintah. “Program mobil sehat dan program kanker servik sudah mencapai 94%. Semua puskesmas sudah dapat melayani kanker servik. Harapannya, badan sehat kantong tebal tentunya ini yang ingin dicapai kaum perempuan Tabanan,” ujarnya.

SELALU BERSYUKUR Dengan aktivitas yang padat, Eka Wiryastuti, mengatakan, selalu bersemangat. “Saya selalu semangat, hampir tidak pernah galau,” ujarnya sembari tertawa. Bagi Eka, ia ber­ usaha untuk mensyukuri apa yang ada di depan mata. Ada tiga yang ia yakini, berbuat sesuai kata hati, berdoa selalu di dalam setiap kesem­ patan, dan tidak lupa bersyukur.

Bupati Eka Wiryastuti dalam satu kesempatan bercengkrama bersama ibu-ibu PKK

3

“Yang membuat saya termotivasi, adalah bagaimana saya bisa menciptakan keadilan dalam hidup artinya ke bawah seimbang ke atas juga seimbang. Jadi yang menyemangati, tiap saat hidup saya berguna baik sekala dan niskala,” ujarnya. Ia tak menampik, menjadi pemimpin tentu ada suka-dukanya. “Dalam menghadapi masyarakat harus memiliki rasa kasih dulu. Kalau sudah kasih, ya pasti sabar. Kalau sudah sabar, pasti keputusan yang kita ambil pasti akan tepat. Jauhkan rasa marah, dengki, dan benci karena tidak akan melahirkan keputusan yang tepat. Banyak suka duka tapi saya selalu ambil hikmah positifnya,” kiatnya selama ini se­bagai pemimpin. Ia mengatakan, berusaha selalu menjawab dan menindaklanjuti apa keluhan masyarakat walaupun tidak bisa sempurna. Namun, kata Eka, ia bangga bisa bangkit memimpin Tabanan yang serba kekurangan mampu meraih prestasi. “Rakyat Tabanan hebat mau menjalankan program Tri Sakti dengan rasa gotong-royong, ini belum tentu dimiliki kabupaten lain.

Buat saya napas kepedulian rakyatnya yang luar biasa. Sebetulnya rakyat hanya ingin diperhatikan sepanjang kita mau turun,” ujar Eka Wiryastuti. Malah, kata dia, dengan ber­ salaman tangan masyarakat sudah senang. “Kadang acara 45 menit, tapi foto-fotonya bisa sampai satu jam. Ini sudah menjadi kebanggan bagi mereka bisa berfoto dengan pemimpinnya. Kuncinya sederhana, harus dekat, jauhkan pikiran negatif, dan berbuatlah maka semua akan indah pada waktunya,” imbuhnya. Selain sibuk sebagai bupati, Eka Wiryastuti, juga menekuni bidang spiritual. Eka Wiryastuti bertutur, masuknya, ia ke dunia spiritual pun, karena keterpanggilan hati. Disam­ping memang sudah turunan dari ayah dan ibunya, penekun spiritual. “Saya merasa ada ketenangan dan kedamai­ an di sana. Pada hakikatnya jabatan hanyalah titipan Tuhan jadi untuk tahu tujuan dari jabatan ini tentunya kita harus dekat dengan Tuhan sehingga jalan dari amanah jabatan yang diberikan dapat tepat guna sesuai harapan sang Pencipta,” tuturnya. Misi seorang pemimpin harus menjaga alam dan isinya. Bukan malah merusak menghancurkan alam dan isinya. Inilah yang ia dapat­kan dalam meditasinya di setiap saat. Dari spiritual, ia juga harus di­ tekankan adil karena keadilan akan melahirkan kesejahteraan, dimana tidak adil maka disanalah musibah akan datang. “Harapan ke depan semoga akan lahir keadilan dan terlahir pemimpin-pemimpin masa depan yang eling kepada sang pencipta dan bisa menjadi cahaya bagi semua umat guna menjaga alam semesta agar tetap damai dan penuh ketentraman,” ucap Eka Wiryastuti. (wirati.astiti@cybertokoh.com)


2

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

GORO-GORO A m a t mendadak punya sebuah samurai. Diberikan oleh seorang anak muda yang Putu Wijaya mengaku mewarisi itu dari bapaknya. Konon diberikan oleh seorang perwira tinggi Jepang di masa pergerakan kemerdekaan. “Bapak bukan seorang pendekar, Bapak seorang pengecut yang selalu menghindari perkelahian dan suka damai. Bapak tidak memerlukan samurai,” kata Amat menolak secara halus. “Saya tahu, Pak Amat adalah pejuang perdamaian.” Amat cepat mengoreksi. “Salah. Bapak bukan pejuang, Bapak hanya cinta damai.” “Ya, saya tahu maksud saya, Pak Amat pakar perdamaian.” “Itu juga salah! Adik ini pasti keliru! Bapak bukan pejuang, bukan pakar hanya lebih menyukai damai. Bapak ini penakut!”

“Saya tahu, Pak. Pokoknya Pak Amat pelopor perdamaian.” “Tidak! Bapak bukan pelopor, Bapak ini orang awam yang suka damai.” Orang itu tak berani lagi memberikan sebutan. Ia menukar strateginya. “Baik, kalau begitu. Pak Amat masih ingat presiden pertama AS?” “George Washington?” “Betul, Pak. Kata George Washington, untuk menjaga perdamaian diperlukan senjata!” Sampai di situ cerita Amat, Bu Amat memotong. “Terserah apa pun alasannya, tapi yang jelas, lalu Bapak memberikan dia uang?” “Tunggu dulu, ceritanya belum selesai!” “Nanti boleh dilanjutkan sendiri! Tapi yang pasti Bapak memberikan dia uang?” “Soalnya, Bapak sebagai bekas guru, heran, dia kok masih ingat sejarah, pasti .. “

Ekspresso

samurai

“Ngasih berapa?” “Tapi ... “ “Berapa!?!” Amat teraksa narik nafas panjang. Menyerah. “Berapa? Satu juta? Amat pura-pura tak dengar. “Satu juta?! Aduh Ratu! Samurai palsu buatan bengkel sepeda di belakang itu kok dibeli satu juta? Bapak ditipu mentah-mentah, tahu! Samurai itu sudah pernah ditawarkan ke Pak Made di sebelah. Bayar cicil 5 kali per 50 ribu pun, Pak Made nolak. Sekarang Bapak bayar kontan 4 kalinya! Aduh Dewa Ratu! Malunya saya besok di tempat arisan. Ini pasti sudah menyebar, semua pasti tahu! Saya sakit sajalah besok! Tapi kalau tidak datang, pasti yang narik orang lain. Kita kan perlu bayar tax amnesty !Aduh, kacau semua gara-gara Bapak mau jadi samurai cap jengkol!” Amat seperti disambar petir. Ia tak percaya dirinya baru saja ditipu mentah-mentah.

Karena jengkel, Bu Amat, pergi ke rumah Ami. Ia tak mau pulang dengan seribu macam alasan. Tinggal Amat ditemani cecak-cecak di dinding yang setiap saat berbunyi seperti mengejek Amat. Amat kelimpungan. Ia mencoba nonton sampai matanya pegel. Tapi kantuknya tak kunjung datang. Terpaksa ia memeriksa samurai palsu yang baru dibelinya. Setelah cermat diperhatikan, perlahan-lahan mulai kelihatan palsunya. Bahkan ketika ia mencoba menebas sesuatu ternyata samurai itu jadi agak bengkok. “Leak barak!” umpat Amat, “Tega-teganya nipu orang tua!” Tiba-tiba pintu depan diketok.

Amat langsung meluap gembira. Tak sia-sia menunggu, akhirnya istrinya mengalah pulang. Itu pasti tanda rindu. Amat bergegas ke depan. Langsung membuka pintu. Begitu terbuka ia berteriak kaget karena di depannya ada 4 lelaki yang hendak menerobos masuk. Amat kaget mundur mau lari. Kakinya keselimput. Ia meloncat supaya jangan jatuh, sambil tak sengaja mengangkat samurai. Cahya lampu televisi memantul dari samura itu menyeruak ke para lelaki itu. Empat-empatnya berteriak terkejut, lalu lari tunggang-langgang sambil membuang barang jarahannya dari tetangga. Para tetangga yang barusan dirampok berdatangan dan memunggut kembali barangbarangnya yang dijarah. Semua memandang kagum pada Amat yang masih memegang samurai dengan muka pucat-pasi.

Sudut Pandang

Bicara soal anak selalu menarik buat saya. Bukan karena jabatan atau pekerjaan saya semata tapi juga karena saya seorang ibu. Apalagi ketika menyangkut cara mendidik anak, khususnya bagaimana mengajarkan anak supaya berprestasi. Seorang ibu atau orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya dan ingin anaknya menjadi hebat. Apa sebenarnya kriteria seorang anak bisa disebut hebat atau berprestasi. Dan persoalannya juga apakah semua anak harus dan mampu berprestasi dan jadi hebat?! Menurut saya, setiap anak adalah unik, setiap anak terlahir dengan kelebihan dan kekurangan masingmasing. Sebagai orangtua, seharusnya kita menerima dan mensyukuri apapun kondisi kelahiran anak kita. Tugas sebagai orangtualah untuk mampu mengenali potensi diri, bakat, dan minat dari anaknya, kemudian bisa mendorong dan mengajarkan si anak untuk bisa bertumbuh dan menjadi anak yang berprestasi. Menurut saya juga kriteria atau ukuran hebat dan berprestasi tentu beda-beda untuk setiap orang atau keluarga. Dengan menjadi orang baik dan melakukan segala hal dengan benar saja sudah merupakan prestasi. Buat saya pribadi, hal utama yang penting lebih dulu ketika kita ingin mengajarkan seorang anak untuk berprestasi adalah, kita harus bisa menjadi contoh dan teladan lebih dulu untuk si anak. Kalau kita ingin anak kita disiplin, berilah contoh prilaku nyata disiplin lebih dulu.

bacaan wanita dan keluarga

Penerbit PT Tarukan Media Dharma Terbit sejak 9 November 1998

Demikian juga jika menginginkan anak kita berprestasi, berupayalah lebih dulu untuk menjadi orang tua yg berprestasi pula. Mendidik dengan cara memberi contoh dan menjadi role model yang baik menurut saya adalah cara yang lebih mudah. Karena dengan memeberi contoh, si anak tidak akan merasa dipaksakan untuk jadi hebat versi orang tuanya atau dipaksakan menuruti ambisi orangtuanya semata. Bangkitkanlah minat dan kemauan dari diri seorang anak untuk bisa meniru hal baik yang dilakukan orang tuanya. Untuk memberi contoh tidak harus dilakukan dengan prestasi yang wah....cukup dimulai dari memberi contoh hal kecil dan sederhana. Saya pribadi dalam mendidik anak-anak saya selalu menekankan pembentukan karakter yang baik, selalu berusaha mengajarkan pada anak untuk berpijak pada norma etika, agama dan aturan hukum dalam setiap aktivitasnya. Pesan saya, agar mereka meraih segala yang diinginkannya juga meraih prestasi dengan cara yang benar dan selalu menekankan bahwa tidak ada cara instan untuk meraih sukses. Untuk meraih satu prestasi dibutuhkan usaha dan kerja keras serta cerdas. Yang terpenting bukanlah hasil semata, tapi bagaimana prosesnya. Prestasi yang diraih dengan cara instan dan proses yang direkayasa, tidak akan menjadikan mereka .meraih sukses sejati. Karenanya saya tidak pernah mengajarkan anak-anak saya untuk menghalalkan segala cara meraih prestasi.

Eka Santhi Dewi

Saya tidak pernah menuntut mereka untuk melakukan hal yang tidak mereka sukai. Jika banyak orang tua berebut agar anaknya masuk kelas unggulan. saya justru bertanya berulangkali pada anak saya ketika dia akan mengikuti tes masuk kelas unggulan dan kemudian dinyatakan lolos. Apakah dia siap dengan konsekuensi dari pilihannya. Jika harus belajar lebih keras, jam belajar di sekolah juga lebih lama daripada kelas biasa. Saya belajar dari lingkungan teman-teman saya, dan melihat bahwa sekolah favorit, nilai yang tinggi tidak selalu akan serta merta menjadikan seseorang sukses kelak. Banyak sahabat saya pengusaha super sukses yang dulunya waktu sekolah nilainya biasa aja. Dalam kehidupan kita, untuk meraih sukses tidak hanya dibutuhkan IQ yang tinggi pula tapi juga hal lain EQ SQ dll..

Sejak kecil anak-anak selalu saya arahkan untuk seimbang mengikuti kegiatan di luar akademis selain belajar meraih nilai akademis tinggi. Saya mengarahkan mereka berusaha meraih prestasi di bidang yang mereka sukai. Karena mereka dulu masih anak-anak tentunya kadang keinginan mereka juga berubah-ubah. Bulan ini mau ikut les bulutangkis, bulan depan bisa berubah pengin les renang. Saya selalu mengajak mereka diskusi tentang kegiatan yang mereka inginkan. Termasuk untuk memilih ekskul, saya serahkan pilihan pada mereka tanpa banyak intervensi. Saya juga membebaskan anak-anak saya untuk jadi apapun asal mereka bahagia dengan pilihan karir mereka kelak. Saya hanya selalu menekankan pada mereka untuk memilih cita-cita atau bidang pekerjaan yang mereka cintai dan sukai. Sehingga kelak mereka bisa bekerja dgn bahagia dan berusaha jadi terbaik di bidang yang dicintainya. Menikmati semua proses untuk meraih prestasi dan melakukannya dengan cara yang benar. Namun satu hal yang selalu saya tekankan dan ajarkan pada mereka, jiwa entepreunership. Saya mengajarkan pada mereka untuk tidak bercita-cita jadi karyawan atau

mencari kerja semata kelak namun bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan untuk diri sendiri dan syukur-syukur bisa bermanfaat untuk orang lain. Prestasi terbaik buat saya adalah bagaimana kita mampu mengembangkan hobi atau minat dan bakat lalu bisa jadi pekerjaan yang menghasilkan materi dan bisa bahagia menjalani hidup dan profesi itulah yang saya ajarkan pada mereka. Saya percaya setiap anak memiliki bakat dan talenta masing-masing yang berguna untuk masa depannya kelak ketika dewasa dan setiap anak berhak memilih langkah hidupnya. Bakat dan talenta yang tidak harus diwujudkan dalam beragam piala atau penghargaan. Setiap anak berhak atas hidupnya tanpa intervensi orangtua atau mewujudkan ambisi orangtuanya semata. Semoga kita semua mampu menjadi orangtua yang bisa memberi hakhak anak-anak kita dengan maksimal dan melindungi mereka agar dapat hidup bahagia dan mengantarkan mereka menjadi anak yang hebat di bidangnya masing-masing. Eka Santhi Dewi Wakil Ketua KPPD Prov. Bali

Kata Hati Rubrik ini khusus untuk menuangkan ide/pemikiran/gagasan dalam bentuk tulisan. Tema terkait wanita dan keluarga serta tidak mengandung unsur SARA. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter. Lampirkan juga foto close up (bukan pasfoto). Cantumkan nama lengkap, profesi, nomor hp, dan alamat email. Naskah dikirim ke redaksi@cybertokoh.com, redaksitokoh@yahoo.com.

Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: Gde Palgunadi. Redaktur Pelaksana: Ngurah Budi. Staf Redaksi/Pemasaran Denpasar: IG.A. Sri Ardhini, Wirati Astiti, Sagung Inten. Buleleng: Wiwin Meliana. Jakarta: Diana Runtu. NTB: Naniek Dwi Surahmi. Desain Grafis: IDN Alit ­Budi­artha, I Made Ary Supratman. Sirkulasi: Kadek Sepi Purnama, Ayu Wika Yuliani. Se­k retariat: Ayu ­A gustini, Putu Agus Mariantara, Hariyono. Alamat Redaksi/Iklan Denpasar: Gedung Pers Bali K. Nadha, Lantai III, Jalan Kebo Iwa 63 A ­Denpasar 80117–Telepon (0361) 425373, 7402414, 416676–Faksimile (0361) 425373. Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi Jakarta: Jalan ­Pal­m erah ­B arat 21 G Jakarta Pusat 10270– Telepon (021) 5357603 - Faksimile (021) 5357605. NTB: Jalan Bangau No.15 Cakranegara, Mataram–­Telepon (0370) 639543– ­Faksimile (0370) 628257. Jawa Timur: Permata Darmo Bintoro, Jalan Taman Ketampon 22-23 Surabaya–Telepon (031) 5633456–­­ ­F aksi­m ile (031) 5675240. Surat Elektronik: redaksi@cybertokoh.com, redaksitokoh@yahoo.com, iklan@cybertokoh.com. Bank: BRI Cabang ­G ajah Mada Denpasar. Nomor Rekening: PT Tarukan Media Dharma: 0017-01-001010-30-6. Percetakan: BP Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar.

23

Selalu Berdoa dan Bersyukur Di saat kejenuhan melanda, pasti ada hal yang dilakukan. Tiap-tiap orang mempunyai cara yang berbeda untuk membangkitkan semangat. Nyoman Nilawati, misalnya. Tokoh perempuan Bali ini mempunyai trik jitu untuk membangkitkan semangatnya.

“S

Vidyawaty

Mengajarkan Anak Berprestasi dengan Usahanya Sendiri

Edisi 935/ 9 - 15 januari 2017

aya selalu ingat berdoa, setiap saat dan di manapun berada. Dengan berdoa, kita selalu sadar dengan diri kita sendiri. Kita akan sadar dan selalu menyukuri apapun yang kita terima dan berusaha untuk berbuat terbaik sesuai kemampuan sehingga hidup berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Dengan demikian, pikiran kita menjadi tenang dan hati damai,” kata Nilawati. Hal yang rutin ia lakukan, rajin membaca kita suci, seperti Sarasamuscaya, Upadesa, Bhagawadgita, dan doa seharihari. “Paling tidak satu sloka setiap hari,” ujarnya. Sementara, bagi Vidyawaty, ada banyak cara untuk pemantik semangat. Pertama, memilih lingkungan yang tepat. “Jika ingin

sukses dan selalu bersemangat, pilih lingkungan yang positif dan selalu saling support. Ungkapan “life is about choices” itu benar adanya. Salah kita memilih lingkungan maka akan berpengaruh juga pada pada perkembangan diri kita dalam keseharian,” kata Vidyawaty. Kedua, ia selalu berpikir, berkata, dan berbuat positif dengan cara, sugesti diri sendiri dan menyadari, hidup itu harus terus bergerak atau istilah sekarang move on. Ia juga suka membaca buku motivasi. Jika belum mampu, ia mendekati mentor atau orang yang dipercaya untuk mendengar keluhan, agar beban pikiran yang selama ini mengganggu baik yang disadari ataupun tidak disadari segera bisa keluar. “Setiap hari saya melakukan afirmasi positif, baik setiap pagi baru bangun dan sebelum tidur,

Keluarga Terurus,

Bisnis Mulus

Memutuskan mengambil penserta pelatihan-pelatihan lain untuk mengasah bakat putrasiun dini dengan masa kerja 16 tahun di sebuah bank dengan posisi putrinya. “Saya sempat menyesal, kenapa tidak dari dulu saya resign, yang cukup bagus, tentu bukan sekarang anak-anak saya lebih berkeputusan yang mudah bagi Sang Ayu Ketut Ratwiastri. Namun, prestasi,” ucapnya tersenyum. itulah jalan terbaik yang harus Walau kini statusnya IRT alias dipilihnya demi mengutamakan ibu rumah tangga, Ayu yang anak-anak dan keluarga. “Waktu memang tak pernah bisa diam itu, mbok yang bantu-bantu di ruini tetap memegang prinsip ‘dimah akan menikah, jadi anak-anak rinya harus tetap menghasilkan’. tidak ada yang mengurus. Jadi saya Dalam aktivitas sebagai “sopir”, mengalah, saya berhenti bekerja,” mengantar-jemput putrinya ke ungkap ibu tiga anak yang akrab sekolah, ia nyambi berjualan badisapa Ayu ini. ju-baju dan tas. “Sambil menyelam minum air. Jadi kalau mobil Setelah “melepas” titelnya sebagai staf risiko kredit wilayah saya dibuka, isinya penuh barang Sang Ayu Ketut Ratwiastri di sebuah bank swasta di Dendagangan. Sampai-sampai saya pasar tahun 2010, lengkap dengan segala tugas dibilang ‘dagang baju mobil’..hahaha,” kenangnya. dan kewajibannya yang serba terjadwal dan Sasarannya saat itu adalah para orangtua murid yang juga mengantar putra-putrinya. padat, Ayu mengaku sempat merasa kehilangan rasa percaya diri. “Saya yang biasanya pagi sudah Seiring perjalanan waktu, Ayu melihat berangkat ke kantor, sibuk dengan urusan kantor, perkembangan zaman terkini banyak orang yang pulang sore bahkan bisa malam, tiba-tiba harus mencari baju (kebaya) modifikasi, terutama anakberhenti beraktivitas dan diam di rumah. Sekitar anak sekolahan untuk acara graduation. Ayu mulai tiga bulan saya seperti kehilangan rasa percaya diri melirik peluang tersebut. Sedikit demi sedikit dan juga merasa diri tidak berharga,” tuturnya. ia mulai membuat kebaya-kebaya modif, dan Ia mulai mengelola pikirannya dan mengambil di tahun 2015 Ayu pun membuka butik sewa dengan bendera Astarina Collection di kawasan hikmah positif di balik “kediamannya” itu, bahwa ia lebih bisa fokus mengurus anak-anak dan keJalan Hayam Wuruk Denpasar. luarganya. Meski ritual pagi-pagi belanja ke pasar, Kini, istri dari dr. Sang Nyoman Suryana, Sp.B. memasak dan menyiapkan sarapan untuk anak-anak ini mengaku lebih banyak beraktivitas di rumah. dan suami sudah biasa ia lakoni sejak dulu, kini tenSelepas mengantar anak sekolah, ada saja yang bisa tunya waktu Ayu lebih banyak dan lebih berkualitas ia kerjakan di rumah, entah itu beres-beres rumah dari sebelumnya. Untuk urusan lidah, Ayu yang mehingga menjahit. Untuk urusan bisnis butiknya yang mang hobi memasak selalu mempersiapkan sendiri sudah memiliki banyak pelanggan, Ayu mengatakan dibantu si mbok, mulai dari meracik hingga menjadi dengan kecanggihan teknologi sekarang, semuanya hidangan yang siap disantap. Maklum, selera suami bisa diawasi dari rumah. Hanya sesekali saja ia dadan masing-masing anaknya berbeda-beda. Jadi, ia tang langsung ke butik. “Ternyata dengan menjadi pun harus menyesesuaikannya. ibu rumah tangga, anak-anak dan keluarga terurus, bisnis pun jalan mulus,” ucapnya. Yang paling penting, ia bisa full mengurus anakanaknya, mengantar-jemput sekolah, les pelajaran, inten.indrawati@cybertokoh.com

Nilawati

melalui meditasi dan diimbangi dengan gerakan-gerakan yoga. Karena di dalam badan yang sehat tentu ada jiwa yang sehat. Untuk badan yang sehat juga mesti didukung asupan makanan dan minuman yang sehat pula,” katanya. Pemantik semangat yang paling jitu, kata dia, membangun

kebiasaan mengenal ke dalam diri sendiri dengan lebih sering. Walaupun kadang ada faktor penguji, harus sadar hidup itu harus eling atau move on. “Jangan membandingkan keadaan diri sendiri dengan orang lain. Kita harus senantiasa bersyukur yang didapat saat ini yang terbaik dari-Nya dan semua itu karma kita, jadi tetap selalu berpikir positif. Saat terpuruk atau gagal sekalipun, saya tetap bersyukur, dan belajar memaknai semua itu,” ucapnya. Cara lain, mencari kegiatan yang kita senangi. Hobi yang kita jalani bisa memberikan energi positif. “Saya menyalurkan hobi menggambar hiasan di tas. Ternyata, hal yang saya lakoni itu, bisa menghilangkan stres,” kata Vidyawaty. Selain itu, Vidyawaty, kadang pergi ke yayasan sosial untuk merasakan kasih yang sesungguhnya. “Melakukan hal yang ikhlas tanpa pamrih itu akan memberikan energi positif baik bagi diri kita,” ujarnya. wirati.astiti@cybertokoh.com

Pilih Yoga dan Travelling Aktivitas Agustin Ramli sebagai presenter, model iklan, dan mengurus yayasan membuatnya selalu sibuk. Namun, semua itu dilaluinya dengan senang hati. “Kadang memang muncul kejenuhan, tetapi aku sudah punya solusi,” ujar Puteri Indonesia DKI Jakarta 2006 dan Miss Indonesia Tourism 2007 ini. Agustin mengakui jadwal yang padat harus disiasati dengan menyempatkan diri untuk rehat sejenak atau melakukan me time. Hal ini penting dilakukan agar tidak menimbulkan stress. “Ada dua hal yang aku lakukan, yoga dan travelling. Lokasi idolaku di Bali. Aku sering ke Bali untuk hangout sekalian melepas kepenatan,” jelas founder Yayasan Ant Charity ini. Ia mengatakan beryoga membuat dirinya merasa tenang, menerima diri apa adanya, mendapat kebahagiaan, pencerahan, dan kesehatan. Ubud merupakan lokasi favoritnya untuk beryoga. Bahkan tahun 2017 ini, Agustin berencana mengambil sertifikat pelatih yoga. Saking seringnya ke Bali, banyak teman-teman yang mengatakan Agustin menjadikan Bali sebagai tempat tinggal kedua. “Banyak teman-teman yang mengajak ketemuan di Bali. Saya mau-mau saja sepanjang tidak bentok dengan jadwal kerja,” ujarnya. Sementar untuk travelling, ia kerap memilih kea lam terbuka dan yang terpenting bebas macet. Lokasi berliburnya juga harus punya destinasi kuliner. Jadi Agustin bisa berlibur sekaligus menikmati wisata kuliner. Agustin Ramli

ngurahbudi @cybertokoh.com


24

Sudut Pandang

Edisi 935/ 9 - 15 JANUARI 2017

Tahun baru merupakan momen yang pas untuk membuka lembaran baru dengan semangat baru. Sebenarnya, bukanlah hal yang mudah bagi se­seorang melakukan hal-hal baru atau bahkan strategi lama dengan cara baru. Namun, hal ini perlu dilakukan untuk menghidari kejenuhan dalam rutinitas yang dijalani.

H

al ini disampaikan Putu Wulandari Tristananda, S.Pd., M.Pd. Rasa jenuh yang sering dirasakan olehnya merupakan hal yang sangat manusiawi. Menurutnya setiap orang akan merasakan kebosanan ketika dihadapkan dengan situasi yang sama secara terus menurus. “Apalagi saya yang memang cepat sekali bosan dengan sesuatu,” ujarnya. Berlatar belakang sebagai tenaga pendidik, dosen tidak tetap (DTT) Bahasa Inggris STAH Negeri Mpu Kuturan ini mengaku hal yang paling cepat mengundang rasa bosan adalah rutinitas dalam pembelajaran. Awalnya dirinya mengira bahwa hobi sebagai seorang pengajar tidak akan membawanya pada tingkat kejenuhan. “Materi yang harus disiapkan setiap mengajar kemudian memikirkan media dengan materi yang sama dengan kelas yang berbeda, itu yang cepat buat bosan,” jelasnya. Perempuan yang akrab disapa Miss Wulan ini menambahkan jika kebosanan tersebut akan menjadi kemalasan. Namun, dirinya tetap merasa bertanggung jawab terhadap tugasnya sehingga untuk lepas dari rasa jenuh tersebut ia melakukan berbagai hal. Salah satunya dengan menjalin hubungan yang baik

Harus Punya Plan B ketika Plan A Gagal dengan rekan kerja dan mahasiswanya. “Rasa bosan yang timbul bukan kepada orang-orang tetapi lebih terhadap kegiatannya,” paparnya. Terjalinnya hubungan baik di tempat kerja merupakan alasan utama untuk tetap bertahan dari rasa kebosanan. “Ini merupakan alasan kenapa saya harus datang lagi ke tempat kerja,” jelasnya. Meskipun hanya sebagai DTT tetapi dirinya sesering mungkin datang ke kampus untuk sekadar ngobrol dengan rekan kerja. “Jangan habis ngajar langsung pulang tetapi ngbrol dimaksud bisa mengenai kesulitan yang dialami ketika mengajar dan juga banyak hal,” jelas perempuan kelahiran 3 Juli 1992 ini. Menurut perempuan yang sempat menjadi peserta Bali International Choir Festival tersebut menambahkan situasi dan hubungan kerja sangat berpengaruh penting terhadap kinerja dan semangat kerja. Selain itu, pencapaian target dalam suatu pekerjaan juga sangat penting pengaruhnya dalam menghindar dari rasa jenuh. Sehingga dalam hal ini dirinya harus memiliki rencana lain dari rencana utama. “Setiap orang pasti punya strategi dalam memenuhi target yang diinginkan, dan saya harus punya plan B ketika plan A tidak berhasil,” jelas perempuan yang aktif mengajar dibeberapa perguruan tinggi swasta dan bimbingan belajar di Singaraja ini. Pengalaman juga sangat penting untuk memunculkan ide kreatif ketika seseorang bosan dengan

Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, M.A.

rutinitas. Menurutnya semakin banyak pengalaman kerja maka semakin luas pergaulan dan semakin besar peluang kerja yang dimiliki. “Antara minat dan bakat harus diseimbangkan, minat sebagai guru tetap jalan dan bakat bernyanyi juga harus dikembangkan karena menurut saya zaman sekarang jika hanya punya satu jenis keahlian tidak akan maju,” ungkap pembina paduan suara STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja tersebut. BUAT TANTANGAN DAN LAKUKAN INOVASI Bosan terhadap sesuatu akan membawa dampak yang buruk terhadap pekerjaan yang dijalani. Pemicu utama kebosanan yang sering dirasakan seseorang ketika

Putu Wulandari Tristananda, S.Pd., M.Pd.

rutinitas terus menerus dilakukan. Begitu juga halnya dengan Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha Singaraja Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, M.A., yang rutinitasnya sebagai seorang dekan akan sangat cepat mengundang kejenuhan. Tidak hanya di kampus, bahkan rutinitas di rumah pun dirinya tak menampik sering membuat jenuh. Menghindari hal tersebut, perempuan yang akrab di sapa Titik ini mengaku punya cara sendiri untuk menghilangkan kejenuhan itu. Cara spiritual dilakukan dengan meditasi dan tirta yatra untuk menenangkan pikiran dan hati yang sedang dilanda kebosanan. “Saya selalu meditasi setiap hari dan tirta yatra dengan orangorang terdekat,” jelasnya. Selain

spiritual, menghindari kejenuhan dari rutinitas di rumah, dirinya menata kembali situasi rumah baik dari interior maupun eksterior. “Saya punya konsep, setiap tahun baru, banyak yang saya ubah dari segi penempatan furnitur dan mengganti barang-barang yang rusak agar auranya juga berubah,” tambahnya. Perempuan kelahiran 26 Juni 1962 tersebut mengaku jika waktu memang lebih banyak dihabiskan dengan pekerjaan kampus sehingga cara yang paling utama dilakukan untuk menghindari kebosanan adalah melakukan inovasi. Jika rutinitas yang dilakukan monoton maka akan sangat gampang memicu kejenuhan, lain halnya jika dalam rutinitas selalu dibarengi dengan inovasi baru yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja. “Saya berpikir tantangan itu harus ada, dan dilakukan dengan inovasi sehingga di kampus saya selalu merasa kekurangan waktu dan tidak pernah akan merasa bosan,” paparnya. Rekan kerja juga sangat berpengaruh dalam peningkatan kinerja, namun dirinya dengan cepat mengubah pola pikir bahwa ketika rekan kerja dapat menjadi guru yang baik dan membuatnya bekerja lebih rajin. “Ketika rekan kerja tidak mau mengerjakan saya tidak akan tahu wawasan itu, tetapi ketika saya mengerjakan berarti wawasan akan bertambah dan lebih baik,” pungkasnya. (wiwinmeliana22@cybertokoh.com)

Merajut di Lokasi Syuting Yang namanya bosan pasti setiap orang pernah mengalaminya. Apalagi mereka yang kerap menjalani rutinitas yang sama dan dalam waktu yang lama. Della Puspita, misalnya. Artis yang telah belasan tahun berkiprah di dunia akting mengaku pernah merasa jenuh pada pekerjaannya. “Itu manusiawi ya, wajarlah. Apalagi kita telah cukup lama bekerja di bidang ini, merasa jenuh adalah hal yang biasa. Tinggal bagaimana kita mengatasinya. Karena kan tidak mungkin karena jenuh trus kita tinggalkan begitu saja pekerjaan kita. Setidaknya aku tidak melakukan itu,” ujar artis yang turut membintangi film ‘Maju Kena Mundur Kena Returns’. Menurut Della, dirinya punya cara tersendiri untuk mengatasi rasa bosan. “Aku kan sering melakoni syuting sinetron stripping hingga berbulanbulan. Jadi wajarlah kadang merasakan kejenuhan. Nah kalau sudah begitu biasanya aku minta zin untuk cuti satu atau dua hari untuk libur. Aku perlu refreshing. Karena waktu liburnya singkat, ya nggak bisa pergi jauhjauh. Tapi asal bisa berlibur bersama keluarga, anak-anak, kemanapun pasti

menyenangkan. Semangatku sudah ‘dicas’ lagi, fresh lagi,” ungkap Della yang namanya melambung lewat sinetron ‘Pernikahan Dini’. Bagi Della, berkumpul bersama keluarga, khususnya anak-anak, merupakan obat ketika jenuh melanda. “Selain kumpul dengan anak-anak, aku juga suka merajut. Biasanya kalau di lokasi syuting--- kadang kita seharian di sana-- ada waktu-waktu dimana kita harus menunggu giliran ‘take’. Kalau aku merasa bosan menunggu, biasanya aku tidur saja...hahaha. Atau merajut. Merajut itu asyik lho, bisa melupakan kebosanan menunggu di lokasi syuting,” ungkap artis yang kerap memerankan tokoh antagonis ini. Merajut, tambah Della merupakan salah satu hobinya sejak dulu. Merajut memerlukan konsentrasi, karena itu sangat ampuh untuk mengatasi stres ataupun jenuh dengan pekerjaan. “Ini hobi yang ‘timbul-tenggelam’ ha..haha. Kalau lagi semangat, rajutan aku bawa ke lokasi syuting. Aku bikin syal, keset kaki, dll, dari rajutan,” tambahnya. Hal-hal produktif juga dilakukan Prilly Latuconsina untuk mengusir rasa bosannya. “Kalau bosan aku

biasanya suka menulis lagu atau main gitar. Atau kadang aku menulis puisi,” ungkap Prilly yang telah dua kali berturut-turut menyabet Panasonic Gobel Awards 2015 dan 2016 sebagai Artis Terfavorit. Inspirasi, katanya, bisa datang dari mana saja, baik dari keadaan sekitar, perasaan pribadi, dll. “Jadi ketika teman lain sedang ‘take’ , aku nggak ada teman ngobrol misalnya, maka sambil menunggu giliran ya bikin puisi atau bikin lagu. Dengan begitu jadi nggak bosan,” tambah pemeran utama film ‘Hangout’, ini. Prilly mulai muncul di layar kaca lewat penampilannya dalam FTV, ‘Gonzales; Ada Garuda di Dadaku’ tahun 2011, namun namanya baru mulai dikenal sejak membintangi sinetron ‘Ganteng-Ganteng Serigala’ tahun 2014. Sejak itu gadis cantik berusia 20 tahun ini, kebanjiran job apalagi setelah namanya kerap masuk daftar nominasi bahkan memenangkan penghargaan di berbagai event. Setidaknya sepanjang 2014-2016, ia telah mengoleksi enam penghargaan termasuk Panasonic Award 2015 dan 2016. Aktivitas Prilly pun makin bertam-

Della Puspita

bah karena dia bukan hanya bermain sinetron dan film, tapi ia juga terjun ke dunia menyanyi serta menjadi presenter dan bintang iklan produk. Prilly mengaku kesibukannya yang tinggi tak jarang membuatnya merasa jenuh dan stress. “Ya lelah sudah pasti, tapi itu kan risiko. Saat kita memutuskan untuk terjun di suatu bidang, kita harus terima segala risikonya. Kalau soal lelah fisik tidak masalah, mengatasi masalah stamina lebih mudah, justru menjaga

Prilly Latuconsina

mental yang sulit,” ungkap Ketua Bidang Humas PARFI 1956, ini. Namun, kata Prilly, dia sudah memiliki cara mengatasinya. Salah satunya adalah dengan bersikap enjoy. “Caranya adalah happy, menjadi pribadi yang happy. Itu pasti akan mempengaruhi pikiran kita, menjaga stabilitas pikiran. Kalau kita terus happy, menyebarkan hal yang positif, pasti enerji yang kita terima positif pula,” tambahnya. (dianaruntu@cybertokoh.com)

redaksi@cybertokoh.com, iklan@cybertokoh.com

cybertokoh

@cybertokoh

@cybertokoh

www.cybertokoh.com


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Tokoh Edisi 935 | Tokoh by e-Paper KMB - Issuu