Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Jumat, 7 Agustus 2015
No. 141 tahun IX
Pengemban Pengamal Pancasila
Kader PDIP Diadili JAKARTA - KPK mengatakan, berkas perkara kasus dugaan korupsi dalam bentuk penyuapan dari marketing manager sekaligus pemilik dan pemegang saham terbesar PT Mitra Maju Sukses (PT MMS) Andrew Hidayat atas nama tersangka Adriansyah, dinyatakan lengkap atau P21.Dengan lengkapnya berkas tersebut, maka anggota DPR dari fraksi PDI-P tersebut akan segera diseret ke meja hijau ’untuk menghadapi perkara kasus yang melilitnya. ‘’Kita melakukan pelimpahan terhadap tersangka A (Adriansyah) dan berkas perkaranya ke penuntutan,’’ kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di Jakarta, kemarin. Dengan dilimpahkanya berkkas perkara terhadap tersangka tersebut, tim
penuntut umum KPK akan segera menyusun rencana dakwaan untuk dikirimkan ke Pengadilan Tipikor Jakarta. ‘’Dalam waktu 14 hari ke depan, akan dilimpahkan ke pengadilan,’’ imbuh Priharsa. Menanggapi kelengkapan berkas perkara kasus yang melilitnya, mantan Bupati Tanah Laut, Kalsel dua periode tersebut enggan berkomentar apapun ketika dicecar awak media usai menjalai berita acara kelengkapan berkas. Ia terus diam membisu sambil berjalan ke mobil tahanan yang akan membawanya ke rumah tahanan. Namun sebelumnya, saat bersaksi dalam persidangan untuk terdakwa Andrew Hidayat penyuapnya, Adriansyah mengakui menerima sejumlah uang milyaran rupiah dari Andrew Hidayat.(wnd)
Suluh Indonesia/ant
DITAHAN KPK - Mantan GM Divisi Gedung PT Hutama Karya Budi Rachmat Kurniawan berjalan menuju mobil tahanan usai diperiksa sebagai tersangka korupsi di Gedung KPK Jakarta, kemarin.
Hasyim Muzadi :
PBNU Vakum Kepemimpinan
Suluh Indonesia/ant
TOLAK HADIRI PEMILIHAN - Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Salahuddin Wahid (tengah) memberikan keterangan media di Jombang, kemarin. Gus Sholah yang juga adik almarhum Gus Dur tidak akan mendatangi lokasi pemilihan Ketua Umum (Ketum) PBNU di Alun-Alun Jombang, karena proses muktamar dari awal sudah bermasalah.
MALANG - Mantan Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi menyatakan saat ini PBNU vakum dari kepemimpinan, bahkan kekosongan pemim-pin ini akan terjadi sampai digelar kembali muktamar untuk memilih calon ketua umum yang legal. ‘’Saya tegaskan sekali lagi bahwa PBNU sekarang ini vakum, organisasinya memang ada, tapi pemimpinnya tidak ada sampai ada muktamar lagi,” tegas Hasyim Muzadi di kediamannya Kompleks Ponpes Al-Hikam Malang, kemarin. Menurut Hasyim, wilayah dan cabang memiliki hak hukum dan hak memilih untuk menggelar kembali muktamar karena muktamar yang digelar di Jombang dan baru usai itu tidak sesuai aturan, prosedur serta tidak tertib, bahkan bisa dikatakan cacat hukum. Sebab, esensinya prosedur organisasi tidak dilalui secara normal. Oleh karena itu, tegasnya, selama vakum kepemimpinan tidak ada tokoh atau siapa pun bisa mengatasnamakan PBNU sampai digelar muktamar ulang yang konsti-
tusional. Pengurus wilayah atau di bawahnya tidak perlu khawatir akan terjadi pembekuan maupun “reshuffle” pengurus wilayah karena saat ini PBNU-nya sendiri vakum. Hasyim mengaku bahwa dirinya juga tidak bersedia untuk dicalonkan sebagai Rais Aam dari forum yang diikuti 29 wilayah yang sebenarnya memenuhi kuorum di Ponpes Tebuireng. ‘’Kalau saya terima pencalonan itu, NU akan pecah. Begitu juga ketika saya menerima pencalonan dari forum yang digelar di alun-alun karena statusnya cacat hukum, apakah bisa diterima akal jika dua forum mengaku semua kuorum, ini bagaimana,” kata pengasuh Ponpes mahasiswa Al-Hikam tersebut. Muktamar Tandingan Meski ada 29 PWNU yang keluar dari Muktamar di alunalun Jombang dan bergabung ke kubu Salahuddin Wahid di Tebuireng, Hasyim Muzadi membantah bahwa NU pecah, sebab tidak ada muktamar tandingan atau NU tandingan. Yang terjadi, kata Hasyim,
adalah gerakan pemurnian NU dari penyusupan ideologi atau aliran pemikiran yang merusak keimanan dan perilaku avonturir para politisi. ‘’Gerakan pemurnian ini akan menjadi arus besar di dalam NU karena seluruh wilayah dan cabang menyaksikan sendiri bagaimana selama proses muktamar. Muktamirin diperlakukan semena-mena mulai dari sulitnya pendaftaran, rekayasa persidangan, dan perlakuan kasar terhadap para ulama dan kiai. Hikmahnya adalah semua warga NU bisa mengetahui betapa bahayanya penyusupan yang dilakukan secara komprehensif,” tegasnya. Hasyim mengemukakan bahwa dirinya juga memberikan apresiasi atas mundurnya atau penolakan Gus Mus (Mustofa Bisri) saat dicalonkan sebagai Rais Aam. Dengan begitu, menunjukkan Gus Mus tidak ingin menjabat dari sebuah proses abal-abal. Hasyim juga mengungkapkan kekecewaannya selama proses Muktamar NU yang dinilai tak sesuai dengan aturan organisasi. (ant)
Kendurnya Manajemen Kenegaraan CENDEKIAWAN Komaruddin Hidayat mengatakan manajemen kenegaraan dan kebangsaan Indonesia mengalami pengenduran hingga menjelang 70 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Komaruddin di Jakarta, kemarin mengatakan, manajemen kenegaraan dan kebangsaan Indonesia kendur. Ibarat rumah, Indonesia memiliki tiang yang tidak kokoh di mana pintu dan jendelanya terbuka, yang mengakibatkan angin dari luar masuk dengan bebas. Ada pun “angin” yang dimaksud Komaruddin adalah informasi, pihak serta modal asing.
Pihak yang diharapkan dapat “mengencangkan” kekenduran ini, lanjut Guru Besar Filsafat Agama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, adalah birokrasi serta pemimpin, dimulai dari tingkat pimpinan daerah. ‘’Pemda-pemda di era otonomi daerah sebenarnya diharapkan menjadi penengah, di mana dia melayani ke bawah dan memperkuat ke atas,” katanya.
Namun sayangnya, hal tersebut tidak berhasil dilakukan di masa kini. Sebab, menurut pria yang pernah menjabat sebagai Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kenyataan yang terjadi adalah pemda tidak melayani ke bawah dan tidakkompak/ solid menjalin hubungan dengan pemerintah pusat. Padahal, tutur dia, Indonesia yang memiliki wilayah dengan sumber daya yang berbeda-beda, semestinya memiliki pemimpin kuat untuk dapat melakukan pemerataan pembangunan. ‘’Mestinya bisa dilakukan dengan subsidi silang,
saling melengkapi antardaerah. Namun memang, negara sebesar ini memang tidak bisa merata dalam waktu cepat,” katanya. Selain itu, gagalnya otonomisasi daerah untuk memaksimalkan asetaset daerah, kata Komaruddin, disebabkan pemimpin daerah tidak mumpuni. ‘’Kesalahan itu sebenarnya akibat partai politik gagal mencalonkan figur yang berkualitas menjadi pimpinan daerah. Parpol cenderung memilih yang berduit saja,” tutur laki-laki yang mendapatkan gelar Doktor Filsafat dari Middle East Technical University, Turki, ini. (ant)
Oknum PNS Diduga
Cuci Uang Untuk Membangun Masjid JAKARTA - Setelah pernah terungkap beberapa PNS pemilik rekening gendut’ seperti Gayus HP Tambunan,Dhana Widyatmika (PNS Dirjen Pajak Kemenkeu), dan Niwen Khairiyah, PNS Pemda Batam, Kepri mencuci uang korupsi yang didapatnya dengan dibelikan berbagai aset,baru-baru ini PPATK mengendus adanya tipologi oknum PNS’ nakal, melakukan hal yang sama yang dilakukan seorang PNS yang bekerja di sebuah instansi pemerintah di Jakarta. Perihal adanya dugaan pencucian uang tersebut, diungkapkan Wakil Kepala PPATK Agus Santoso. Ia menerima sebuah laporan dari
masyarakat yang menyatakan dirinya tidak khusuk dalam menjalankan ibadah sholat di sebuah Mushola di Komplek Perumahan di Bekasi. Di sela-sela acara Diseminasi PP 43 Tahun 2015 tentang Pihak Pelapor Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang di Jakarta, kemarin. Agusd mengaku bingung, karena tupoksi pekerjaan dan wewenanganya tidak mengurusi hal peribadatan. ‘’Saya tanya, loh apa hubunganya sholat dengan PPATK,’’ ujarnya heran. Melihat sang terlapor keheranan, pihak pelapor pun langsung menceritakan kronologis maksud pelaporanya ke lemba-
ga telik sandi keuangan negara tersebut.‘’Begini pak, saya tinggal disebuah kompleks perumahan, mushola kami tadinya gotong royong ,sederhana. Tapi beberapa bulan terkhir ini, ada
tetangga saya (PNS) menyumbangkan dengan nilai ratusan juta, bahkan berjanji akan mengumrohkan pengurus masjid kami,’’ urai Agus menirukan cerita pelapor. (wnd)
Suluh Indonesia/ant
DAMPAK EL NINO - Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Wapres Jusuf Kalla sebelum memimpin rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan Jakarta, kemarin. Rapat tersebut membahas antisipasi dampak El Nino terhadap ketahanan pangan di Indonesia.
K ta
Suluh Indonesia, Jumat 7 Agustus 2015
2
Kilas 1.696 Kendaraan Ditindak GENCARNYA razia parkir liar dan angkutan umum ternyata belum mampu meningkatkan kedisiplinan pengendara bermotor. Buktinya, sepanjang bulan Juli, tercatat 1.696 kendaraan terjaring razia yang digelar Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Pusat. Kasudin Perhubungan dan Transportasi Henry Perez Sitorus mengatakan, kendaraan yang terjaring, rinciannya, 493 angkutan umum ditilang, 466 sepeda motor dan 74 mobil dicabut pentil, 76 mobil diderek, 552 sepeda motor diangkut dan 35 angkutan setop operasi,” kata . Menurut Henry, jumlah kendaraan yang ditindak mengalami penurunan dibanding bulan Juni. Bulan lalu tercatat ada 4.656 kendaraan yang ditindak. Penurunan disebabkan aktivitas ekonomi di Tanah Abang yang menurun serta libur cuti bersama. (kmb)
91 PMKS Terjaring Razia SELAMA bulan Juli, Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, berhasil mengamankan 91 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dari beberapa lokasi. Jumlah PMKS ini mengalami penurunan dibandingkan bulan Juni yang mencapai 107 orang. Ke-91 orang PMKS yang diamankan, rinciannya, 18 psikotik, 17 gelandangan, 10 pengamen, 9 pengemis, 5 pedagang asongan, 3 orang terlantar, 29 sisanya terdiri dari pak ogah dan tukang parkir liar. Erik Simarmata, Kepala Seksi Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial (Yanrehsos) Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, kemarin mengatakan, dibanding bulan lalu, turunnya tidak terlalu drastis, sekitar 10 persen. PMKS ini hasil penjangkauan di titik-titik rawan, seperti Penjaringan, Hailai Ancol dan Mambo. Dikatakan Erik, seluruh PMKS kemudian dibawa ke Panti Sosial Bina Insan di Cengkareng, Jakbar. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
AKSI PEKERJA PERTAMINA - Massa yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu menggelar aksi damai dengan melakukan long march menuju Istana Merdeka di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, kemarin. Dalam aksinya mereka menolak pengelolaan Wilayah Kerja Mahakam oleh pihak asing dan meminta pemerintah untuk segera menyerahkan sepenuhnya pengelolaan kepada PT Pertamina (Persero).
Pemprov DKI Optimis
Gedung Wajib Pasang CCTV PIMPINAN Polda Metro Jaya menyarankan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mewajibkan pengelola gedung memasang kamera tersembunyi atau “Circuit Closed Television” (CCTV) guna menjaga keamanan. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian di Jakarta, kemarin mengatakan, untuk di perkantoran kalau bisa dibuatkan Pergub atau Perda (Peraturan Gubernur atau Peraturan Daerah) mewajibkan memasang CCTV. Tito mengatakan pengelola gedung memasang CCTV dikoneksikan ke sistem yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta. Jenderal polisi bintang dua itu menjelaskan Pemprov dan DPRD DKI Jakarta dapat menyusun Pergub atau Perda mengenai kewajiban pengelola gedung memasang CCTV.Tito juga menyampaikan gagasan Pemprov DKI Jakarta bisa memasukan persyaratan pemasangan CCTV bagi pengelola perkantoran dalam permohonan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). (kmb)
Turunkan Angka Kemiskinan JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengaku optimistis Pemprov DKI bisa menurunkan tingkat kemiskinan menjadi tiga persen pada tahun 2016 mendatang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI selama dua tahun terakhir atau pada Maret 2013 tercatat jumlah warga miskin di ibu kota
sebanyak 352.960 jiwa atau sebesar 3,55 persen. Selang enam bulan kemudian atau September 2013, jumlah warga miskin menjadi 371.700 jiwa atau 3,72 persen. Sedangkan pada bulan Maret 2014, BPS DKI kembali mencatat tingkat kemiskinan di ibu kota meningkat menjadi 3,92 persen atau mencapai 393.980 jiwa. Kemudian Sep-
tember 2014, warga miskin di Jakarta tercatat mencapai 412.790 orang atau sebanyak 4,09 persen. Namun jumlah itu menurun sebanyak 0,56 persen pada tahun 2015. ‘’Tingkat kemiskinan di Jakarta memang paling rendah secara nasional, yakni masih di bawah lima persen,” ujar Djarot saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Penanggulangan Kemiski-
nan di Jakarta, kemarin. Namun, Djarot mengaku, pihaknya tidak ingin bertepuk dada dengan penurunan tingkat kemiskinan di ibu kota tersebut. Sebab, kemiskinan yang terjadi di ibu kota memiliki perbedaan karakter dengan daerah lain. ‘’Penanganan kemiskinan di Jakarta lebih sulit dibandingkan daerah lain. Kalau di daerah, orang miskin tinggalnya menetap.
Sedangkan di Jakarta, kehidupan warga miskin berpindah pindah,” kata Djarot. Karenyanya, Djarot mengaku optimistis pihaknya dapat menurunkan tingkat kemiskinan menjadi tiga persen pada tahun 2016 mendatang, ‘’Kalau sekarang kan 3,53 persen ya, paling tidak ya, dapat tiga persen sampai 2016,’’ katanya. (kmb)
Lurah Diminta Data Gakin JAKARTA - Agar kebijakan serta program yang dicanangkan Pemprov DKI Jakarta berjalan tepat dalam penanggulangan kemiskinan, seluruh lurah diminta untuk mendata warga miskin di wilayahnya masing-masing. ‘’Lurah sebagai urban manager yang bersentuhan langsung mengetahui persis kondisi warga miskin di wilayahnya. Mereka yang paling tahu mobilitas orang miskin di sana sehingga lurah memiliki peranan penting
untuk mendata, menginventarisir dan memonitoring untuk mencari sumber utama mengapa mereka miskin,” kata Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat membuka Rakerda Penanggulangan Kemiskinan di Balaikota DKI Jakarta, kemarin. Dikatakan Djarot, ada dua penyebab utama orang menjadi miskin. Pertama, tidak memiliki sumber daya. “Misalnya, tidak punya keterampilan, modal dan pekerjaan sehingga tidak memiliki penghasilan tetap,”
ujarnya Kedua, disebabkan ada hubungan sosial yang tidak adil. Artinya, warga mempunyai pekerjaan dan usaha tetapi diperas oleh orang yang lebih kuat. Contohnya, mereka harus membayar hutang kepada rentenir. ‘’Dua penyebab ini saya yakin ada di Jakarta. Karena itu, kita harus menemukan sumber kemiskinanannya apa? Kalau sudah ketemu, baru kita menajamkan proyek penanggulangan kemiskinan agar tepat sasaran,” tuturnya.
Tingkat kemiskinan di Provinsi DKI Jakarta berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2015 mencapai mencapai 3,53 persen. Djarot mengungkapkan, sebanyak 286.000 rumah tangga sasaran (RTS) atau sekitar 1 juta jiwa di Jakarta yang saat ini hidup di bawah garis kemiskinan. ‘’Dengan mendata RTS, kita bisa mengetahui apakah mereka miskin karena pengangguran, upah yang rendah dan sebagainya,’’ katanya. (kmb)
Walikota Jakpus Minta
Suluh Indonesia/ade
SIMULASI PENGAMANAN PILKADA - Sejumlah anggota kepolisian melakukan aksi pengendalian massa saat simulasi pengamanan pilkada serentak di Parkir Timur Senayan, Jakarta, kemarin. Simulasi dilaksanakan sebagai persiapan pengamanan pilkada serentak yang akan digelar 9 Desember.
UKPD Agar Bekerja Lebih Cepat JAKARTA - Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede meminta seluruh jajaran Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) di lingkungan Pemkot Administrasi Jakarta Pusat bekerja cepat untuk mencapai kinerja yang lebih baik. Terlebih, masih banyak pelayanan masyarakat yang membutuhkan penanganan cepat. ‘’Kita harus bekerja keras untuk mendukung Program 5 Misi dan 9 Prioritas Gubernur DKI Jakarta, makanya kita harus mempunyai komitmen dan mau bekerja lebih lagi,” ujar Mangara saat penandatanganan dokumen perjanjian kinerja tahun 2015 di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Jakarta Pusat, kemarin. Dikatakan Mangara, setiap pemimpin unit kerja diminta memiliki integritas dan kompetensi saat melakukan pekerjaan. Hal ini dilakukan agar masyarakat merasa puas dengan pelayanan yang didapatkan. Pihaknya juga berharap masing-masing unit tidak ada yang lalai saat melaksanakan tugas yang sudah diberikan. Semua pekerjan harus mengacu kepada Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) No 53 tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan Perjanjian
Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitasi Kinerja Instansi Pemerintah Kepala Kantor Kepegawaian Jakarta Pusat, Ageng Darminto menambahkan, kegiatan ini bertujuan mengukur capaian kinerja di masing-masing
UKPD yang menjadi target penyelesaian dalam satu tahun. Adapun UKPD yang ikut menandatangani perjanjian kinerja sebanyak 90 unit meliputi 9 berkas pada Setko, 7 kantor, 21 Sudin, 1 Satpol PP, 8
Kecamatan dan 44 kelurahan. Untuk diketahui, UKPD merupakan unit kerja yang diharapkan mampu memberikan layanan maksimal kepada masyarakat. Tentunya dengan efektif dan efektivitas yang lebih baik. (kmb)
Pemprov Berencana
Jadikan Bus Sekolah Sebagai Feeder PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana untuk tidak menghapus keberadaan bus sekolah dan memanfaatkannya sebagai bus pengumpan atau feeder Transjakarta.
Suluh Indonesia/ade
BLOK MAHAKAM - Sejumlah pekerja PT Pertamina (Persero) dan mahasiswa berunjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta, kemarin. Mereka menolak pembagian porsi pengelolaan Blok Mahakam ke perusahaan asing. Mereka juga meminta pengelolaan Blok Mahakam 100 persen dikelola negara.
Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin mengatakan, sudah minta Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) untuk mengevaluasi keberadaan bus sekolah. Kalau kira-kira bisa dimanfaatkan untuk bus feeder Transjakarta, ya lebih baik. Menurut dia, keberadaan bus sekolah di Jakarta masih diperlukan para pelajar sebagai transportasi menuju sekolah. Maka dari itu, dia meminta Dishubtrans DKI Jakarta untuk mengevaluasi kembali keberadaan bus sekolah. ‘’Lagi pula, opera-
Djarot Saiful Hidayat sional bus sekolah yang ada saat ini harus ditata lebih baik lagi, mulai dari rute, waktu operasional hingga halte tempat turun naik penumpang yang jelas dan te-
pat,” ujar Djarot. Selama ini, dia menuturkan operasional bus sekolah belum tertata dengan baik, sehingga informasi mengenai operasional bus sekolah tidak diketahui masyarakat, terutama di kalangan pelajar. ‘’Maksud saya, operasional beserta informasi yang disampaikan kepada masyarakat mengenai bus sekolah seharusnya lebih jelas, naiknya dimana, turunnya dimana dan beroperasi jam berapa saja,” tuturnya. Djarot pun menginginkan agar bus sekolah tidak dihapus, karena setiap negara memiliki bus sekolah yang beroperasi mengantar jemput pelajar dari rumah ke sekolah dan kembali ke rumah. ‘’Intinya, bus sekolah itu tidak dihapuskan, namun akan ditata dan dikaji ulang serta dievaluasi secara menyeluruh. Bahkan, kedepannya akan diintegrasikan dengan Bus Transjakarta,” ungkap Djarot. (kmb)
Metr politan
Suluh Indonesia, Jumat 7 Agustus 2015
3
UU Pilkada
Harus Direvisi WAKIL Presiden Jusuf Kalla mengatakan Undang-Undang No.8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah perlu direvisi guna mencakup sanksi bagi partai yang tidak memasukkan nama calon dalam Pilkada. Oleh karena itu, kata mantanh Ketua Umum Partai Golkar ini, undang-undang itu harus direvisi untuk melihat kenyataan yang ada Menurut JK, sejumlah partai yang tidak mengikutsertakan pasangan calon kepala daerah pada Pilkada serentak akhir 2015 tidak bisa diberikan sanksi karena belum tercantum dalam UU No. 8/2015 tersebut. ‘’Kalau sekarang tidak ada sanksinya. Yang dimaksud itu nanti agar DPR bisa merevisi UU itu kemudian memberikan sanksi. Tapi sekarang pasti tidak, karena belum ada dasarnya,” jelas JK. Proses pelaksanaan pendaftaran pasangan calon kepala daerah telah ditutup pada 3 Agustus 2015 dan kemudian menyisakan 7 kabupaten/kota yang pendaftarannya hanya diikuti oleh 1 pasangan calon.
Sejumlah daerah itu yaitu Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Blitar, Kabupaten Pacitan, Kota Surabaya, Kota Samarinda, Kabupaten Timor Tengah Utara, dan Kota Mataram. Sebelumnya, Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla di Ruang Perpustakaan Istana Kepresidenan Bogor, Rabu, melaksanakan temu konsultasi dengan para pimpinan Lembaga Negara terkait persoalan Pilkada Serentak di Istana Kepresidenan Bogor. Sejumlah pejabat negara yang hadir dalam pertemuan itu antara lain Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua DPR RI Setyo Novanto, Ketua DPD Irman Gusman, Ketua BPK Harry Azhar Azis, Ketua MK Arief Hidayat, Ketua MA M. Hatta Ali, dan Ketua KY Suparman Marzuki. Dalam rapat tersebut disepakati untuk memperpanjang masa pendaftaran pasangan calon kepala daerah selama tujuh hari. Apabila dalam masa tambahan tidak ada penambahan pasangan calon di tujuh daerah tersebut, maka pemilihan di sejumlah daerah itu akan ditunda pelaksanaannya menjadi pada 2017. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memastikan tidak akan menerbitkan Perppu, karena dirasa tidak ada hal yang sangat genting. (ant)
KPU Tak Harus
Ikuti Rekomendasi Bawaslu JAKARTA - Anggota Komisi II DPR Abdul Malik Haramain mengatakan Komisi Pemilihan Umum tidak harus mengikuti rekomendasi Badan Pengawas Pemilu yang merekomendasikan perpanjangan masa pendaftaran calon kepala daerah selama tujuh hari. ‘’KPU tidak harus serta merta melaksanakan rekomendasi Bawaslu yang merekomendasikan memperpanjang masa pendaftaran calon dalam pilkada serentak selama tujuh hari,” katanya di Jakarta, kemarin.
Menurut Abdul Malik Haramain, KPU harus mempertimbangkan tahapan-tahapan pilkada yang sudah ditetapkan dan telah berjalan. Dia menegaskan jangan sampai rekomendasi Bawaslu itu mengganggu bahkan merusak tata kerja yang sudah ditetapkan melalui Peraturan KPU. ‘’Sebaiknya KPU segera menetapkan penundaan terhadap pilkada di tujuh daerah agar tidak mengganggu pelaksanaan tahapan pilkada serentak di 262 daerah,” ujarnya. Selain itu dia menegaskan menolak rencana dikeluarkan-
Suluh Indonesia/ant
PELANTIKAN KOMISI KEJAKSAAN - Ketua Komisi Kejaksaan Sumarno (keempat kiri) berfoto bersama (kiri-kanan) Anggota Yuswa Kusuma AB, Anggota Ferdinand T. Andi Lolo, Anggota Pultoni, Wakil Ketua Erna Ratnaningsih, Anggota Yuni Arta Manalu, Anggota Barita L. H. Simanjuntak, Anggota Indro Sugiarto dan Anggota Tudjo Pramono usai dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, kemarin.
nya peraturan pemerintah pengganti undang-undang terkait Pilkada serentak. Menurut dia, rencana itu tidak tepat dan terkesan berlebihan, serta secara prosedur alasan menerbitkan perppu sama sekali tidak kuat. ‘’Kondisi ‘kegentingan yang memaksa’ yang menjadi alasan perppu dikeluarkan tidak akan terjadi akibat ditundanya pilkada serentak hanya di tujuh daerah,” katanya. Hal itu, menurut dia, karena pemerintah memiliki mekanisme penjabat sementara atau plt ( pelaksana tugas). (har)
Suluh Indonesia/ant
PENDAFTARAN PILKADA - Peneliti LIPI Siti Zuhro (tengah) menyampaikan pendapatnya disaksikan Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarulzaman (kanan) dan Ketua Dewan Pembina HIPMI Raja Sapta Oktohari (kiri) saat diskusi Pilkada di Kompleks Parlemen, Jakarta, kemarin.
Tujuh Daerah Berpolemik
Jangan Ganggu Pelaksanaan Pilkada JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah berharap pilkada serentak di tujuh wilayah yang masih menjadi polemik tidak mengganggu pilkada di wilayah lain karena prosesnya sudah berjalan. ‘’Ya itu kita lihat pertimbangan Presiden, tapi ini hanya tujuh titik, jangan merusak yang lain. Berarti 280 sudah oke jangan diganggu sama yang tujuh, kalau peraturan baru semuanya kena,” katan-
ya di Gedung Nusantara III, Jakarta, kemarin. Fahri mengatakan permasalahan di tujuh titik itu, sebaiknya Presiden Joko Widodo memperpanjang petaha kepala daerah di tempat tersebut dan diharapkan akan membuat pemerintahan daerah tetap berjalan. Menurut dia apabila jabatan kepala daerah dijalanlan oleh pelaksana tugas terlalu lama, justru akan berbahaya
karena merupakan birokrat setingkat sekretaris daerah (sekda). ‘’Apabila birokrasinya tidak hormat terhadap Plt maka akan terjadi pelambatan birokrasi lalu (dikhawatirkan) Plt mendekati parpol terutama yang berkuasa,” ujarnya. Dia menjelaskan perpanjangan masa jabatan petahana itu mudah dilakukan saat ini, ketika Presiden melalui Mendagri mempunyai kapasitas membuat aturan perpanjangan masa
jabatan itu. Menurut dia untuk mengantisipasinya, Presiden bisa membuat Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang dengan nama sendiri sehingga tidak mengganggu batang tubuh Pilkada. ‘’Presiden bilang Perppu jangan mengacak yang sudah ada, maksudnya bikin aja peraturan baru tentang perpanjangan incumben,” katanya. (har)
Megap litan
Suluh Indonesia, Jumat 7 Agustus 2015
4
Pemkot Bogor Galakkan
Pelestarian Lingkungan Cegah Kekeringan
WALI KOTA Bogor Usmar Hariman mendorong peningkatan upaya pelestarian lingkungan untuk mencegah kekeringan tidak terjadi pada musim kemarau yang akan datang.
Suluh Indonesia/ant
AKUPUNTUR - Dua pasien melakukan pengobatan dengan metode akupuntur (tusuk jarum) di Depok, kemarin. Akupuntur merupakan pengobatan yang masih digemarin masyarakat.
Usmar di Bogor, kemarin mengatakan, upaya pelestarian lingkungan harus digalakkan kembali agar kekeringan tidak lagi terjadi di Kota Bogor. Usmar menyebutkan upaya pelestarian lingkungan yang dimaksudkan untuk menjaga agar ketersediaan air bawah tanah di Kota Bogor tetap terjadi. Caranya dengan memper-
banyak pembuatan lubang biopori dan sumur resapan. ‘’Gerakan pembuatan lubang biopori perlu digencarkan lagi, karena biopori ini bermanfaat untuk menangkap air sehingga pada musim kemarau ada cadangan air bawah tanah yang terjaga, begitu juga dengan sumur resapan,” katanya. Ia mengatakan, upaya meng-
galakkan pembuatan lubang biopori pernah dicanangkan Pemerintah Kota Bogor diakhir 2014, namun belum maksimal. Kini bersama elemen masyarakat ditargetkan pembuatan lima juta lubang biopori di tahun 2015 kembali dilaksanakan. ‘’Karena belum maksimal, jadi harus lebih digalakkan lagi. Sehingga ketika musim kemarau tiba, kekeringan bisa kita eliminir,” katanya. Selama hampir dua bulan tidak diguyur hujan, sejumlah masyarakat di beberapa wilayah Kota Bogor sempat
mengalami kesulitan, seperti Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kedung Halang, dan Gunung Batu. Upaya untuk mengatasi masyarakat yang kesulitan air telah dilaksanakan, Pemerintah Kota Bogor menginstruksi PDAM Tirta Pakuan untuk menyalurkan air bersih ke wilayah yang kesulitan air. ‘’Selain menyalurkan air bersih, PDAM juga membuat tangki portable yang dapat menampung kiriman air bisa sewaktuwaktu masyarakat membutuh-
kan,” kata Usmar. Selain mendistribusikan air ke wilayah yang mengalami kesulitan air, Pemerintah Kota Bogor bersama masyarakat juga sempat menggelar Shalat Istisqo, memohon diturunkannya hujan Jumat (24/7) lalu. Kini hujan sudah mulai turun di wilayah Kota Bogor, meski tidak setiap hari, hujan turun dalam sepekan sekali. Beberapa wilayah yang sempat dilanda kekeringan kini sudah bisa mendapatkan sumber air, begitu juga tanaman sudah mulai tumbuh kembali. (ant)
Pegawai Pemkot Tangerang
Dituntut Bisa Bahasa Inggris TANGERANG - Pegawai di Pemkot Tangerang dituntut untuk bisa berbahasa Inggris meskipun bersifat pasif. Sekda Kota Tangerang, Dadi Budaeri di Tangerang, kemarin mengatakan, di era sekarang ini, pegawai harus terus meng-’up grade’ kemampuannya berbahasa Inggeris dan juga keahliannya di bidang komputer. ‘’Kemampuan menggunakan komputer saat ini sudah menjadi keharusan, begitupun dengan kemampuan berbahasa Inggris, meskipun pasif,” ujarnya. Ia pun mengapresiasi sebagian pegawai yang sudah mulai menerapkan bahasa Inggris dalam kesehariannya. Dicontohkannya, pada Dinas Kesehatan yang setiap
Kamis pada saat apel, pembina apelnya diwajibkan menggunakan bahasa Inggris. ‘’Di Dinas Kesehatan setiap Kamis pembina apelnya diminta untuk menyampaikan pidatonya dengan bahasa Inggris. Ini harus dilakukan juga oleh yang lainnya” ujar Sekda. Sekda juga menjelaskan, saat ini setiap camat memiliki grup Whatsapp dan di dalamnya ada Wali Kota. Meski ada yang salah, tetapi para camat tetap yakin menggunakan bahasa Inggris. Ia menambahkan, dengan kondisi saat ini dirinya memaklumi bila sebagian pegawai di Pemkot masih ada yang belum cakap berbahasa Inggris, tapi minimal mau berusaha untuk belajar.
Selain bahasa Inggeris, Sekda juga menyoroti kemampuan pegawai dalan mengaplikasikan sistem teknologi dalam pekerjaan. Karena Pemerintah Kota Tangerang saat ini tengah gencar mengembangkan program SMART City dan salah satunya adalah penerapan E Government dan juga e Office, katanya. ‘’Saya harap ke depannya tidak ada lagi kasubag yang membawa pendamping hanya karena tidak bisa menggunakan komputer. Kita ingin kerja lebih efektif, mempersingkat jalur birokrasi, serta penggunaan kertas,” tegas Sekda. Dadi mengatakan, ke depannya kenaikan pangkat ditentukan juga kemampuan berbahasa Inggris. (ant)
Kilas 2.200 Miras Palsu Disita SATUAN Narkoba Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat, menyita sekitar 2.200 botol minuman keras bermerk palsu dari berbagai lokasi gudang. Kasat Narkoba Polresta Bekasi Kota Kompol Raden Bagoes Wibisono di Bekasi, kemarin mengatakan, pihaknya menyita puluhan dus miras dari beberapa tempat hiburan dan gudang di luar Bekasi. Menurut dia, penyitaan terhadap minuman keras palsu itu berasal dari Pasar Minggu, Jaksel dengan hasil sitaan sebanyak 20 dus minuman keras palsu. Minuman keras itu terdiri atas tujuh kardus merk Red Label, tiga dus merk Smirnoff Vodka, delapan kardus Absolute Vodka, dua kardus Black Label, serta satu set cukai, dan dokumen izin usaha. Operasi penyitaan miras palsu ini berawal dari laporan warga Kayuringin, Kota Bekasi, terkait peredaran miras bermerk palsu yang diproduksi dengan cara dioplos. (ant)
Suluh Indonesia/ant
UNJUK RASA BPJS KESEHATAN - Puluhan warga berunjuk rasa di depan kantor BPJS Kesehatan Cabang Depok di Jalan Margonda Raya, Depok, kemarin. Unjuk rasa dilakukan terkait penolakan klaim asuransi BPJS atas bayi kembar yang baru dilahirkan dan menderita kelainan penyakit di RSCM meskipun telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan Depok karena kepesertaannya dianggap belum teraktivasi.
Pasar Tradisional di Tangsel
Minta Kejelasan Klaim
Terkesan Kumuh dan Jorok
Kantor BPJS Depok Didemo Warga
TANGSEL - Kondisi pasar tradisional yang ada di kota Tangsel dinilai masih belum tertata rapi. Akibatnya pasar tidak berfungsi maksimal. ‘’Masih belum tertata rapi, sehingga berantakan baik pedagang hingga sampahnya,” ungkap tokoh betawi Tangsel Arsid di Tangsel, kemarin. Arsid mengatakan, sampah yang membuat arus lalu lintas terganggu. Ia mencontohkan pasar Ciputat dimana sampah di sana berserakan di jalan. Pedagang hanya menempati
kios bagian depan yang dekat dengan muka jalan. Sedangkan kios di dalam ditinggalkan. Sampah sambung Arsid harus dikelola dengan baik. Harus ada lahan khusus sebagai tempat pembuangan sampah sementara. Bisa juga dibuatkan pengelolaan berbasis tekhnologi. ‘’Ini bisa dilakukan dengan kerjasama. Ilmuwan dilibatkan di dalamnya,” imbuhnya. Pedagang di sanapun harus diajak berkomunikasi dengan arif dan bijaksana. Pengelola
dan pemerintah setempat harus berempati dengan kondisi mereka. Kemudian diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga ketertiban. Para pedagang bisa diajak bekerjasama dengan menempati kios yang sudah ada. Kalau sudah menempati kios yang kosong, maka pihaknya yakin pasar lebih tertata dengan baik. “Kuncinya adalah komunikasi dua arah. Tidak melulu kepentingan pedagang, tapi juga pengelola,” tutupnya. (nov)
Truk Masuk Jurang TRUK kontainer dengan nomor polisi B 9194 F yang disebut sebut milik PT Mayora terjun kedalam jurang sedalam 7 meter, di Jalan Raya Ciawi- Sukabumi, tepatnya di Kampung/Desa Girang RT01/RW03, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, kemarin. Dalam peristiwa ini sang sopir truk bernama Harun (21), keneknya Sifullah (22), dan seorang warga Yayu (60), harus dilarikan ke RSUD. Ciawi karena mengalami luka serius. Saksi mata di lokasi Jaming (32), mengatakan, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Truk itu melaju kencang dari arah Sukabumi menuju Bogor. Rupanya sopir truk itu berniat menyalip truk lain yang membawa air mineral yang ada di depannya. Tapi tiba-tiba pas di turunan itu truk oleng ke kanan kemudian menyerempet seorang pejalan kaki dan masuk jurang. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berdatangan ke lokasi untuk membantu menolong dan mengevaluasi korban. (bas)
Suluh Indonesia/ant
KEMATIAN SISWA - Kapolresta Bekasi Kombes Pol. Daniel Bolly menujukan sejumlah barang bukti tentang kasus penyebab kematian Evan Christoper Situmorang siswa SMP Flora yang diduga akibat masa orientasi sekolah (MOS) di Bekasi, kemarin. Evan meninggal akibat penyakit jantung yang dideritanya.
TANGSEL - Tepat pada hari Kemerdekaan nanti, Kota Tangsel bakal menerima hadiah istimewa, Yakni mulai beroperasinya Polres setempat.
Sementara secara resmi baru akan diluncurkan pada 1 September mendatang atau satu bulan setelahnya. ‘’Kami sudah mendapat informasi dari
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
Polri ihwal operasional Polres Tangsel. Untuk lokasi Markas Polres, tetap bakal menggunakan rumah pertokoan (ruko) di kawasan bisnis Bintaro, Kecamatan Pondok Aren,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Muhammad di Tangsel, kemarin. Muhammad mengatakan, untuk penataan dan penempatan ruang-ruang diserahkan ke kepolisian. Dia pun mengaku, Pemkot Tangsel sudah menyiapkan tempat untuk kegiatan operasional Polres. Seperti meja dan kursinya. Sebagaimana diketahui struktur organisasi Polres Tangsel pun sudah terbentuk berdasarkan telegram Kapolda Metro Jaya. (nov)
gung biaya hingga Rp150 juta. Rumah sakit mengatakan BPJS kesehatan baru aktif pada 24 Juli 2015,” katanya di Kantor BPJS Kota Depok, kemarin. Dalam aksinya Roy bersama para anggota DKR yang didomninasi kaum ibu itu meminta kejelasan pihak BPJS agar memberikan keadilan untuk pasien yang menjadi pesertanya seperti yang digadang-gadangkannya selama ini. ‘’Kami datang ke sini membantu masyarakat yang menjadi peserta supaya pasien mendapatkan hak-haknya,” jelasnya. Ignasius yang juga hadir dalam unjuk rasa tersebut mengaku dirinya merasa telah mengikuti prosedur yang berlaku, Bahkan pendaftaran BPJS sudah sengaja didaftarkan jauh-jauh hari sebelum anaknya lahir. Iuran BPJS untuk kelas satu sebesar Rp69 ribu per bulan pun telah di bayarkan. Selain itu, Ignasius yang berprofesi sebagai buruh lepas juga mengkhawatirkan besarnya tagihan biaya rumah sakit yang saat ini mencapai Rp150 juta, biaya tersebut menurutnya bakal terus membengkak seiring berjalannya perawatan untuk putrinya. (jif)
DLLAJ Ultimatum
Hari Kemerdekaan
Polres Tangsel Mulai Beroperasi
DEPOK - Puluhan warga Depok yang tergabung Organisasi Masyarakat (Ormas) Dewan Kesehatan Rakyat mengambangi kantor BPJS Kesehatan regional Depok, untuk meminta pertanggungjawaban terkait adanya penolakan klaim yang dialami pasien. Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Roy Pangharapan, mengatakan penolakan klaim yang dilakukan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) ke peserta BPJS tersebut berawal saat Ignasius Sumardi mendaftarkan BPJS untuk bayi kembarnya pada 10 Juli 2015. Berselang beberapa hari tepatnya, 18 Juli 2015 salah satu anak Ignasius bernama Aldoria mengalami kebocoran usus dan harus dirawat di ruang NICU RSCM. Namun, ketika orangtua bayi menggunakan BPJS untuk melakukan pembayaran, klaimnya ditolak dengan alasan kartu BPJS milik anaknya belum aktif. Dengan begitu, pihak rumah sakit mengaku biaya tak dijamin, sehingga pasien dihitung sebagai pasien umum RSCM. ‘’Setelah dirawat sampai 28 Juli 2015, orangtua bayi harus menang-
Angkot Haraus Berbadan Hukum BOGOR - Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor mengingatkan batas waktu kewajiban angkutan kota harus memiliki badan hukum akan berakhir pada 14 Agustus 2015 mendatang. ‘’Terhitung sampai 14 Agustus 2015, seluruh angkot di Kota Bogor wajib berbadan hukum, jika sampai batas waktu yang diberikan masih ada angkot yang belum berbadan hukum, maka diberikan surat peringatan, sampai izin trayek dicabut,” kata Kasi Angkutan Dalam Trayek DLLAJ Bogor, Ari Priyono, di Bogor, kemarin. Ari mengatakan, DLLAJ telah melakukan sosialisasi
kepada seluruh pemilik dan supir angkot terkait aturan badan hukum yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Tujuan pembentukan badan hukum angkot ini adalah untuk mempermudah penataan, pengawasan, penindakan dan perawatan kendaraan, sehingga transportasi umum di Kota Bogor lebih tertata dengan baik, aman serta nyaman. ‘’Saat ini dari 3.412 unit angkot yang ada di Kota Bogor, 1.085 unit sudah terdaftar dalam badan hukum. Sisanya masih terus kita dorong agar segera bergabung dalam badan hukum yang sudah terbentuk, atau
membuat sendiri badan hukumnya,” katanya. Menurut Ari, peraturan yang mengharuskan pengelola angkot dalam satu lembaga berbadan hukum bisa berupa koperasi, CV maupun PT. Hingga saat ini sudah ada sembilan koperasi dan empat perseroan terbatas yang terbentuk dan telah menaungi 1.085 unit angkot di Kota Bogor. Ari kembali mengingatkan, jika dalam batas waktu yang sudah ditentukan, pemilik angkot belum terdaftar dalam lembaga berbadan hukum, maka izin trayeknya akan dicabut, dan tidak diperpanjang. ‘’Kita akan evaluasi terlebih dahulu, berikan surat peringatan sam-
pai tiga kali, baru sanksi tegas diberikan sampai pencabutan izin,” katanya. Sementara itu, Kepala DLLAJ, Achsin Prasetyo pernah menyampaikan, pembentukan badan hukum angkot sebagai salah satu program Pemerintah Kota Bogor dalam melakukan penataan transportasi umum bagi masyarakat agar lebih terkoordinasi, aman dan nyaman. ‘’Kita terus mendorong agar pembentukan badan hukum angkot segera terealisasi,” kata Achsin. Ia mengatakan salah satu persoalan penataan angkot adalah karena pemilik angkot belum berbadan hukum. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Jumat 7 Agustus 2015
F OKUS Parpol Tidak Boleh Takut Kegagalan OLITIK Indonesia agak terguncang akhir-akhir ini setelah tujuh daerah tidak mampu menyediakan lebih dari satu pasangan calon kepala daerah. Karena itu Komisi Pemilihan Umum akhirnya memperpanjang masa pemilihan itu sampai tujuh hari lagi. Kita katakan mengalami sedikit keguncangan karena partai politik kita ternyata belum benar-benar siap menghadapi wujud demokrasi yang sesungguhnya. Ada kesan partai politik takut kalah apabila mencalonkan pasangan tertentu karena lawannya demikian populer. Isu yang muncul di kota Surabaya misalnya, bersumber dari konteks tersebut. Jika ini benar, maka sungguh disayangkan mengapa partai mempunyai sikap demikian. Padahal, demokrasi harus berani menunjukkan sikap kesatria, baik di kala menang maupun kalah. Politik yang terlalu mengandalkan kemenangan, membuat fondasi demokrasi negara akan guncang. Politik yang terlalu mengandalkan kemenangan berpotensi memelihara rezim absolut, menempa kekuatan dengan cara-cara yang kasar, menghalalkan segala cara, sampai saling serobot hanya untuk memenangkan pilihan. Kita tentu tidak mau demokrasi berkembang demikian. Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, Indonesia seharusnya mampu memberikan contoh kepada dunia. Paling tidak memberikan salah satu alternatif, bahwa kompetisi merupakan pilar paling dasar dari demokrasi. Karena itu, bagaimanapun kompetisi harus diikuti, baik menyediakan ruang untuk kalah maupun dan apalagi ruang kemenangan. Contoh seperti ini tidak hanya berguna untuk negaranegara lain, tetapi juga kepada anak cucu kita kelak. Cara berkompetisi secara jujur dan berani, akan membuat decak kagum kepada anakcucu generasi kelak untuk mencontoh apa yang dilakukan pendahulunya. Kita tahu, hanya di dalam lingkungan kompetisi yang sehatlah mampu memunculkan segala produk yang lebih baik. Bukankah itu pula yang membuat negara-negara Barat lebih maju dari pada negara yang lain? Mungkin pertimbangan politik menjadi sebab mengapa tidak ada calon lain di luar pasangan calon tunggal di tujuh daerah tersebut. Dalam arti kekalahan justru akan meruntuhkan popularitas partai. Kalau ini yang menjadi pertimbangan, kondisinya justru terbalik. Partai yang tidak berani mencalonkan pimpinan dinilai sebagai partai pengecut. Apa yang kemudian dapat diharapkan dari partai yang mempunyai sikap pengecut? Padahal kewajiban partai adalah secara berani memperjuangkan kehendak rakyat kepada negara. Salah satu caranya, adalah dengan mengajukan pemimpin di tingkat daerah. Otonomi yang kini berpusat di tingkat II, memungkinkan pemimpin ini mampu mengarahkan proses pembangunan yang berguna bagi rakyat. Jika partai tidak mampu memilih pemimpin untuk rakyatnya, maka fungsi perlindungan kepentingan sosial tidak berjalan dengan sempurna. Partai hanya memperjuangkannya lewat legislatif. Padahal, dalam praktik baik eksekutif maupun legislatif harus dimaksimalkan. Pendapat lain menyebutkan bahwa pertimbangan banyaknya biaya untuk mencalonkan diri menjadi kepala daerah, juga menjadi salah satu sebab. Jika demikian, ini merupakan kesalahan sejak awal. Partai terlalu instan memilih pemimpin. Padahal, secara konsepsional, rekrutmen politik itu dilakukan oleh partai secara periodik dan kemudian mendapatkan jabatan secara berjenjang. Di lingkungan lembaga inilah kader-kader itu mendapat gemblengan politis sehingga kelak mampu menjadi pemimpin. Kesalahan partai politik di Indonesia secara umum adalah memilih calon kepala daerah secara instan. Dan mereka lebih memberikan dorongan kepada calon yang memiliki popularitas. Padahal, popularitas bukanlah jaminan mempunyai kemampuan manajerial yang unggul. ***
P
Bang D
el
PBNU alami kevakuman atau kekosongan kepemimpinan
Lagi musim dualisme kepemimpinan ...
5
Menguji Kemampuan Partai Membentuk Pemimpin PERBINCANGAN nasional yang mencuat dalam satu minggu terakhir ini adalah soal calon tunggal kepala daerah di tujuh daerah di Indonesia yang membuat KPU memperpanjang waktu pendaftaran sampai tujuh hari lagi. Apabila dalam waktu itu tidak ada lagi calon kepala daerah yang mendaftar, maka dipastikan di tujuh daerah tingkat II itu, pilkadanya diundur sampai bulan Februari 2017. Itu berarti segala pentahapan pilkada akan mulai dilakukan dari awal lagi, yang memerlukan daya dan biaya besar.
Partai politik dipandang sebagai biang keladi dari persoalan ini karena tidak bersedia mengusung calon sehingga yang muncul hanya pasangan calon tunggal. Keadaan ini tidak ditoleransi oleh undangundang. Partai politik merupakan instrumen utama pada negara demokrasi. Tidak bekerjanya fungsi partai ini akan membuat demokrasi bungkam, dan dalam kasus calon tunggal pilkada ini, malah merugikan daya dan biaya negara. Fungsi partai politik, disamping sebagai jembatan komunikasi antara rakyat dengan pemerintah, juga adalah rekrutmen kader. Kaderkader inilah yang menjadi penggerak, pemikir, sumber daya, dan ujung tombak utama dalam jalur jembatan antara rakyat dengan pemerintah. Secara alamiah partai ini memerlukan kader karena dengan kader itulah partai ada. Pada tingkat masyarakat, jumlah kader ini melimpah dan mustahil kalau kemudian partai politik tidak mampu merekrutnya demi tujuan-tujuan yang telah ditetapkan. Dalam hal pimpinan, partai mempunyai tanggung jawab sosial dan moral untuk membentuknya melalui pendidikan dan gemblengan. Itulah gunanya apabila partai politik sekarang ramai-ramai membuat sekolah politik untuk mendidik kader. Tujuan sekolah politik ini, tidak lain membentuk jiwa kepemimpinan untuk menjadi pemimpin. Fungsi komunikasi yang menjembatani hubungan antara rakyat dengan pemerintah, memerlukan seorang pemimpin. Peran pemimpin di sini adalah mengarahkan kepentingan rakyat agar benar-benar utuh sampai ke tingkat implementasi. Anggota legislatif akan mengarahkan implementasinya itu secara jelas ke dalam bentuk anggaran (salah satunya) dari konstituens yang diwakili. Sedangkan kepala daerah (termasuk presiden), akan mengawal implementasinya itu dalam bentuk kepatutan-kepatutan yang ada. Artinya, ia akan mengimplementasikan kebijakan itu sesuai dengan logika yang paling pantas dari keperluan politik. Partai harus mempunyai pengetahuan untuk memilih siapa calon pemimpin yang paling pantas
Oleh GPB Suka Arjawa*
Suara-suara untuk “menghukum” partai politik karena tidak memilih kader untuk menduduki jabatan sebagai calon kepala daerah kali ini, semakin banyak bermunculan. Mungkin paling adil, biarkan saja hukuman itu diberikan secara langsung oleh rakyat yang ada di daerah tersebut. Sebab, sumber daya terbesar dari partai politik adalah masyarakat yang ada di wilayahnya sendiri.
didukungnya demi kepentingan konstituen itu. Partai mempunyai tanggung jawab politik dan kewajiban moral memilih pimpinan ini. Paling utama adalah mendukung kadernya sendiri untuk menjadi pimpinan. Jika memang tidak ada kader yang mampu untuk itu, haruslah mendukung calon lain yang dipandang pantas mewakili nilai-nilai dan ideologi partai, meskipun ia merupakan kader dari partai lain. Atau pun jika calon tersebut berasal dari pasangan independen. Dengan mendukung calon pimpinan tersebut, secara tersirat partai telah memberikan arahan kepada para simpatisannya untuk memilih pasangan yang paling pantas, atau pasangan yang paling mendekati kepantasan.
Berani memilih calon pimpinan mempunyai arti bahwa dari dua sisi, yakni legislatif dan eksekutif, partai tersebut telah memperjuangkan rakyat konstituennya. Secara moral, apabila satu partai ternyata mendukung kader dari pihak lain, juga tersirat permohonan maaf kepada para simpatisan karena belum mampu memunculkan kadernya sendiri sebagai calon pemimpin kepala daerah. Tetapi di masa depan partai bersangkutan akan berupaya mendidik dan menyeleksi kader agar dapat dicalonkan secara mandiri. Ketika kemudian daerah-daerah yang disebutkan tadi itu beberapa partai tidak mampu mengajukan calon kepala daerah, ada tiga hal yang harus mendapat perhatian.
Pertama, partai bersangkutan telah gagal membentuk kader terbaik sebagai pemimpin. Ini tidak saja menjadi kesalahan manajemen dari pimpinan partai di tingkat daerah itu, tetapi juga dari pusat. Mungkin pusat terlalu mengendalikan kepemimpinan di daerah sehingga tidak mampu berkembang. Jika ini terjadi, pusat harus memberikan kebebasan kepada pimpinan di daerah untuk lebih berimprovisasi. Bagaimanapun mereka yang ada di daerah mempunyai “muka” yang lebih dekat dengan potensipotensi yang ada di daerah. “Tukang” survei juga bisa salah dalam menentukan kualifikasi pimpinan. Kedua, partai ketakutan dalam mengajukan jati dirinya. Pemilihan pimpinan memperlihatkan bagaimana jati diri partai itu. Jati diri di sini bisa diartikan wujud hubungan antara satu partai dengan partai lain, keberanian bersikap terhadap situasi dan keberhasilan dalam pembinaan. Kegagalan memilih calon pemimpin bisa berarti kegagalan atas hal-hal yang disebutkan diatas. Ketiga, kurangnya tanggung jawab partai kepada masyarakat. Bolehlah dikatakan demikian karena salah satu tanggung jawab partai adalah memilih, merekrut dan kemudian mendidik kader agar teguh menjadi calon pemimpin. “Menghukum” Parpol Suara-suara untuk “menghukum” partai politik karena tidak memilih kader untuk menduduki jabatan sebagai calon kepala daerah kali ini, semakin banyak bermunculan. Mungkin paling adil, biarkan saja hukuman itu diberikan secara langsung oleh rakyat yang ada di daerah tersebut. Sebab, sumber daya terbesar dari partai politik adalah masyarakat yang ada di wilayahnya sendiri. Apabila kemudian dengan tidak adanya dukungan kepada kepala daerah itu, rakyat kecewa dan kekecewaan itu diwujudkan dengan tidak lagi berafilisasi dengan partai bersangkutan, inilah hukuman politik paling besar kepada partai. Ke depan akan menjadi tontonan tetsendiri, bagaimana sikap parlemen terhadap keinginan beberapa pihak yang memasukkan pasal sanksi terhadap partai yang tidak mencalonkan kepala daerah dalam pilkada. Sebab komposisi parlemen terdiri dari anggota-anggota partai politik. Jika kemudian perdebatan di parlemen bertele-tele, biarkan saja rakyat yang menghukumnya. Inilah hukuman paling alami. *Penulis, staf pengajar Fisip Universitas Udayana
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Membenahi Generasi Muda dengan Keteladanan Generasi Tua SAATNYA guru unutuk sejahtera dan mengubah cara mendidiknya, dengan memperbanyak penglihatan yang baik, melakukan perbuatan yang mengarah pada upaya peningkatan mutu dan profesionalisme. Menjadi guru bermutu dan professional merupakan sebuah pilihan tetapi menjadi guru yang biasa-biasa saja merupakan sebuah deretan panjang yang tidak memberikan dampak apaapa. Bangsa ini sedang mengalami krisis yang panjang. Tak hanya di bidang ekonomi, juga di bidang lainnya. Itu sebabnya, bangsa ini ingin bersandar pada pendidikan. Harapnnya kelak di kemudian hari bangsa ini tidak semakin terpu-
ruk. Guru yang bangkit dengan meningkatkan mutu dan profesionalismenya akan menentukan masa depan anak-anak didiknya dengan baik. Melihat aksi anarkis kaum pelajar menjadi cermin untuk kita semua sebagai orang yang mendidik anak-anak kita. Kita tak bisa menyalahkan salah satu pihak hanya pada guru saja. Semua itu juga menjadi tanggung jawab bersama yaitu, antara orang tua dan guru yang menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak generasi penerus. Alimin Idris Lenteng Agung, Jak-Sel
Transportasi Publik Belum Memenuhi Standar Keamanan KEBERADAAN para pengamen mengundang rasa kasihan dan miris. Melihat mereka yang rata-rata adalah para anak muda dalam usia yang produktif dan seharusnya bersekolah, kuliah, atau bekerja pada profesi yang lebih layak. mereka harus berkejar-kejaran dengan petugas dan hidup menghadapi tantangan kekerasan di Jalanan. Seiring dengan kerasnya penertiban yang ingin diterapkan Pemda DKI untuk memberantas para pengemis, pengasong, atau pengamen Jalanan. Pemaksaan dengan gaya ala mereka yang seperti preman meminta uang kepada para penumpang membuat rasa takut penumpang bus.
Bahkan modus gerombolan orang yang tanpa mengamen tapi langsung meminta uang para penumpang dengan mengaku sebagai mantan narapidana hampir seperti rampok sangat membuat masyarakat penguna jasa bus kota semakin depresi. Hanya karena tak mengangkat tangan saat tak memberi mereka uang sudah bisa menjadi alasan mereka untuk berlaku anarkis. Saya sangat mengharapkan kota Jakarta tak lagi rawan. Di tempat apapun yang sifatnya umum saya harap pemerintah menjamin dan melindungi keselamatan warganya. Rutth Oktavia Kali Bata, Jakarta Selatan
Masalah Kesenjangan Menajam PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis dibanding sektor lain. Dan
pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Jumat 7 Agustus 2015
6
Atlet Indonesia Diminta Berfikir Cerdas Usai Pensiun JAKARTA - Untuk menjaga dan memberikan pengetahuan semasa serta setelah menjadi atlet, pihak KOI menggandeng International Olympic Commite (IOC) mengadakan pembekalan pelatihan kepada para atlet Indonesia. Langkah ini dilakukan KOI agar atlet Indonesia bisa segera memikirkan karir yang harus ditempuh pasca pensiun menjadi atlet. Menurut Ketua Komisi Pendidikan dan Kebudayaan KOI, Sony
Teguh Trilaksono, pihaknya akan memberikan beberapa solusi yang ditawarkan kepada atlet yang saat ini masih membela negara dalam berbagai kejuaraan, salah satunya dengan meningkatkan pendidikan yang dimiliki atlet sendiri. “Sebenarnya ini bukan hanya tanggung jawab KOI, tapi juga KONI dan pemerintah. Kami ingin atlet benar-benar siap untuk menghadapi masa-masa itu. Dan pendidikan adalah modal untuk
menghadapinya pasca menjadi atlet,” ucap Sony kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Dalam memberikan pembekalan pelatihan yang sifatnya motivasi kepada atlet Indonesia, KOI mendatangkan Ketua Komisi Atlet IOC, Claudia Bokel, yang juga merupakan mantan atlet anggar. Kehadiran Bokel ke Indonesia membawa program yang ditawarkan IOC selama ini, yaitu kuliah untuk jenjeng S-1
bahkan S-2, serta kursus-kursus singkat. “Tapi nantinya tahapan pertama yang kita berikan adalah menyiapkan atlet meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya, untuk modal awal yang bisa memudahkan penyerapan informasi yang diberikan,” jelasnya. Untuk itulah, KOI juga akan bekerja sama dengan lembaga pendidikan bahasa Inggris swasta, yaitu LIA, sehingga bisa se-
makin lebih baik. “Seperti kita ketahui, saat ini minat atlet memang masih rendah, namun kedepannya kami berharap akan lebih baik lagi agar atlet bisa sukses dalam prestasi, pendidikan dan karir,” kata Sony. Menanggapi pembekalan latihan tersebut, Claudia Bokel menilai, pendidikan sangat penting bagi atlet, dan dengan pembekalan ini semua atlet memanfaatkan kesempa-
tan yang ada termasuk memanfaatkan bea siswa dari induk organisasi olahraga dunia itu. “Kami sangat berharap para atlet Indonesia bisa berfikir secara cerdas, tidak hanya meraih prestasi semasa atlet, tapi juga memikirkan jangka panjang setelah pensiun jadi atlet. Bahkan berdasarkan data yang ada, banyak atlet yang belum memanfaatkan secara maksimal bea siswa dari IOC,” tambahnya. (pts)
Kemenpora Surati Kapolri
Terkait Izin Keramaian
Suluh Indonesia/ist
IZIN KERAMAIAN - Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S Dewa Broto mengatakan, Kemenpora menyurati Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) terkait dengan permohonan untuk tidak diterbitkan izin keramaian pada berbagai penyelenggaran keolahragaan PSSI.
Dua Dunker Dunia Antusias Beri Pelatihan JAKARTA - Selain akan memberikan hiburan dan atraksi menarik, dua dunker dunia akan memberikan pelatihan kepada para pebasket muda Indonesia yang akan mengikuti perhelatan 3X3 Basketball Competition. Adalah Jordan Kilganon dan Porter Maberry yang akan memberikan pelatihan selama perhelatan perhelatan 3X3 Basketball Competition pada 7-9 Agustus di Hall 8, Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City. Menurut pihak penyelenggara, Roderic Tjandra, pihaknya sengaja menghadirkan Jordan Kilganon dan Porter Maberry, karena memiliki telah dikenal dunia serta memiliki atraksi yang luar biasa. “Untuk Maberry sengaja kita undang, karena dengan tubuh yang hanya 169 cm, dirinya bisa melombati rintangan yang tingginya 2 meter. Sedangkan Kilganon sendiri dikenal selalu melakukan inovasi-inovasi dunk yang menarik, salah satunya scorpion dunk yang dikenal dunia,” ucapnya saat konferensi pers 3X3 Basketball Competition di Jakarta, kemarin. Bagi Roderic, kehadiran dunker dunia tersebut bisa memberikan motivasi tambahan kepada para pemain 3X3 Basketball Competition,
khususnya pemain usia muda yang ikut serta, sehingga bisa menambah motivasi baru untuk terus berprestasi lebih baik lagi. “Jadi tidak hanya memberikan penampilan, para dunker dunia ini akan memberikan sesi latihan 10-15 menit kepada para pemain muda Indonesia, dan bisa memberikan moitivasi agar bisa berprestasi lebih,” tuturnya. Nantinya, perhelatan 3X3 Basketball Competition akan memperebutkan total hadiah Rp. 100 juta, dengan membagi beberapa kategory di usia 15-30 tahun, yaitu U-15 Men, U-18 Men, U-18 Woman, U-25 Men, Non-Pro Men A (20-29 tahun), Non Pro B (30 +), Divisi Men, Pro Elite Men antar perusahaan. Maberry mengaku sangat antusias memberikan pertunjukan menarik dihadapan pecinta basket Indonesia, selain akan melakukan duel dunk bersama Kilganon. “Jika ingin menjadi atlet profesional, maka yang diperlukan keseriusan dalam mewujudkannya, apalagi menjadi dunker dunia, tidak hanya membutuhkan kaki yang kuat, tapi nantinya harus menjaga keseimbangan tubuh, dan terus berlatih. Tentu akan sangat senang bisa berbagi dengan para atlet muda Indonesia,” tambahnya. (pts)
Tiga Klub Divisi Utama Ikuti Piala Presiden JAKARTA - Tiga klub Divisi Utama yakni Persita Tangerang, PSGC Ciamis, dan Martapura FC dipastikan mengikuti Piala Presiden yang pelaksanaannya diundur menjadi 30 Agustus 2015. “Persita Tangerang yang kemarin sempat waiting list sudah kita kontak dan mereka menyatakan siap,” ujar CEO Mahaka Sports and Entertainment Hasani Abdulgani di Jakarta, kemarin sore. Keikutsertaan Persita, menggantikan Semen Padang FC yang sebelumnya akan ikut. “Kemarin kita sempat berdiskusi dengan mereka (Semen Padang), dan mereka katakan legawa untuk tidak ikut,” ujar Hasani. Terkait pemain, Hasani mengatakan pihak penyelenggara telah menerapkan kebijakan khusus berbentuk surat persetujuan bagi para pemain suatu klub yang ingin bermain untuk klub lainnya. “Misalnya begini, pemain Persib dibayar Rp100 juta, terus ditawari bermain untuk Mitra Kukar dengan nilai Rp200 juta. Jika Persib tidak mengeluarkan surat izin maka pemain itu tidak bisa main dimana-mana, tapi jika Persib mengeluarkan izin dan disetujui oleh Mitra Kukar, maka pemain bersangkutan bisa main,” ujarnya. Menurut dia, kebijakan berupa surat izin itu dilakukan untuk melindungi hak pemain sekaligus untuk menghindari pemain nakal. Selain tiga klub Divisi Utama, kompetisi pramusim yang sebelumnya bernama Piala Indonesia Satu itu juga diikuti oleh 13 klub ISL yaitu Persib Bandung, Sriwijaya FC, Gresik United, Persela Lamongan, PSM Makassar, Arema Cronus, Bali United, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Mitra Kukar, Pusamania Borneo FC, Persipasi Bandung Raya dan Persiba Balikpapan. Dari jumlah tersebut ada empat klub yang ditunjuk menjadi tuan rumah babak penyisi-
han yaitu Persib, Arema, Bali United dan PSM Makassar. Tak tanggung-tanggung, pihak
Mahaka Sports and Entertainment pun menyiapkan hadiah sebesar Rp3 miliar untuk klub
juara pertama, Rp2 miliar untuk juara kedua, dan Rp1 miliar untuk juara ketiga. (ant)
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyurati Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) terkait dengan permohonan untuk tidak diterbitkan izin keramaian pada berbagai penyelenggaran keolahragaan PSSI. “Saya dapat info seperti itu dari Biro Hukum, di mana suratnya sekadar pemberitahuan bahwa Kemenpora sedang banding,” kata Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S Dewa Broto di Jakarta, kemarin. Surat Kemenpora ke Kapolri tertanggal 29 Juli ditandatangani oleh Sesmenpora Alfitra Salamm atas nama Menteri Pemuda dan Olahraga. Surat terse-
but juga ditembuskan kepada Kepala Badan Intelijen Keamanan Mabes Polri serta Sekretaris Kementerian PMK. Pada surat dengan nomor 02574/ Menpora/VII/2015 itu pihak Kemenpora menjelaskan jika proses hukum yang melibatkan PSSI masih berjalan, meski pada persidangan di PTUN beberapa waktu yang lalu telah mengabulkan gugatan PSSI. Sebagai implikasi hukum atas putusan PTUN tingkat pertama tersebut, Kemenpora telah menempuh upaya hukum banding pada Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta sebagaimana dibuktikan dengan akta permohonan banding den-
gan nomor 19/G/2015/PTUNJKT per tanggal 14 Juli. Sehubungan dengan hal tersebut, demi menghormati proses hukum yang sedang berlangsung pihak Kemenpora meminta pihak kepolisian untuk tidak memberikan pelayanan dan fasiltasi izin keramaian pada berbagai kegiatan keolahragaan yang diajukan oleh PSSI, mengingat putusan atas gugatan belum berkekuatan hukum tetap. Sementara itu pihak PSSI bersikukuh tetap menjalan program yang telah ditetapkan. Salah satunya menggelar Piala Proklamasi serta kembali menggelar kompetisi Indonesia Super League (ISL) serta Divisi Utama. (ant)
Firman Utina
Tolak Batasan Gaji ISL JAKARTA - Gelandang Persib Bandung Firman Utina menyatakan keberatan terkait wacana batas gaji yang akan diterapkan PT Liga Indonesia untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015/2016. “Misalnya begini, ada pemain usia 16 tahun yang dikontrak suatu klub tapi posisinya masih menjadi cadangan, sedangkan pemain lain yang sering tampil di lapangan gajinya sama dengan yang cadangan. Kan tidak pantas juga,” ujar Firman usai mengisi sesi klinik pelatihan dalam rangkaian acara “Milo Camp” di Stadion Bola Bea Cukai,
Rawamangun, Jakarta Timur, kemarin sore. Batas gaji atau biasa disebut salary cap merupakan perjanjian atau aturan yang membatasi setiap klub untuk mengeluarkan gaji pemain di tiap bulan atau tahun, dan batasan tersebut bisa muncul berdasarkan gaji yang diterima per pemain, jumlah punggawa per tim, atau kombinasi keduanya. Aturan salary cap sebenarnya berlandaskan pada pendekatan klub. Operator biasanya menerapkan regulasi ini demi membatasi pengeluaran klub. Firman pun mengaku paham rencana pembayaran gaji pemain dengan
sistem salary cap dimaksudkan untuk menjaga kestabilan keuangan klub agar tak menunggak gaji pemainnya. Namun, dia menuntut ada sistem pembayaran lain yang lebih adil mekanismenya. “Saya akan melihat dulu dengan teman-teman lain di klub apakah mereka menerima atau tidak sistem ini, karena banyak juga klub yang menghargai pemain mahal hanya agar nilai kontraknya terlihat mahal tapi akhirnya ada keterlambatan gaji,” tutur pesepakbola yang menjadi kapten timnas Indonesia dalam ajang Piala AFF 2010 itu. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Jumat 7 Agustus 2015
7
Kiper Lloris
Berpeluang Absen di Laga Pembuka
Suluh Indonesia/ap
DIHANTAN CEDERA - Ekspresi kesedihan Jack Wilshere usai dihantam cedera. Para pendukung Arsenal menguatkan diri untuk hal terburu, ketika pihak klub menantikan hasil-hasil pemindaian terhadap cedera terkini gelandang Inggris Jack Wilshere.
LONDON - Kiper Tottenham Hotspur Hugo Lloris berpeluang absen pada pertandingan pembukaan Liga Utama Inggris melawan Manchester United pada Sabtu, ketika pemain internasional Prancis itu belum sepenuhnya puluh dari retak pergelangan tangan, kata pelatih Mauricio Pochettino. Lloris (28), yang menjadi kapten di Tottenham dan Prancis, mendapat cedera itu pada musim panas ini. Ia didatangkan Spurs dari Lyon dengan biaya transfer delapan juta pound pada 2012. Lloris kembali dari cedera untuk bermain selama 35 menit saat timnya menang 2-0 atas AC Milan pada Rabu, namun Pochettino memperingatkan bahwa ia mungkin belum siap untuk tampil penuh. “Ia bermain selama 35 menit dan itu fantastis untuk disaksikan,” kata pelatih asal Argentina Pochettino seperti dikutip oleh London Evening Standard. “Hari ini sangat positif untuk menilai dia, namun mungkin ia belum siap untuk 90 menit. Tetapi sangat penting untuk mendapatkan dia kembali.” Lloris melakukan 110 penyelamatan dan mencatatkan delapan ‘clean sheets’ pada Liga Utama Inggris musim lalu ketika Spurs finis di peringkat kelima. (ant)
Cedera Terkini Wilshere
Hantam Optimisme Arsenal LONDON - Para pendukung Arsenal menguatkan diri untuk hal terburu, ketika pihak klub menantikan hasil-hasil pemindaian terhadap cedera terkini gelandang Inggris Jack Wilshere. Optimisme terkait peluang klub untuk bersaing memperebutkan gelar tahun ini, sebagian didasarkan karena Arsene Wenger memiliki tim penuh, ketika ia berupaya melampaui raihan dua Piala FA secara berturut-turut dan finis di peringkat ketiga di Liga Utama Inggris. Wilshere menjadi bagian pent-
ing dari kemajuan berkelanjutan itu, namun kelihatannya sekarang sang pelatih tidak dapat mengandalkannya untuk beberapa pekan pertama musim baru yang akan dimulai pada akhir pekan ini. Jika dikonfirmasi, laporan-laporan mengenai retak rambut pada tibia menyusul insiden saat latihan akan membuat sang pemain frustrasi, di mana ia telah absen pada sebagian besar kompetisi musim lalu. Penampilannya pada pertandingan kedua sebelum musim berakhir melawan Sunderland merupakan
penampilan pertamanya sebagai pemain inti untuk rentang waktu enam bulan, dan ia hanya menjadi pemain pengganti pada final Piala FA ketika mereka menang atas Aston Villa. Setelah melakukan debutnya untuk Arsenal pada usia 16 tahun, Wilshere hanya satu kali memainkan lebih dari 25 pertandingan liga dalam semusim, dan sekarang pemain 23 tahun ini mendapat label “rawan cedera.” Periode terburuk adalah empat tahun silam, ketika ia absen pada seluruh musim 2011/2012, terma-
suk Piala Eropa 2012, karena masalah pada pergelangan kakinya. Penampilan-penampilan internasionalnya juga terkena dampak, meski ia mendapat dukungan dari para pelatih, yang menghargai kombinasi operan kreatif dan kegigihan bertahan sebagai pemain tengah modern yang ideal. Bagaimanapun, kegigihannya dalam melakukan tekel, sering menimbulkan masalah-masalah, menghasilkan serangkaian cedera pergelangan kaki. Hantaman terkini ini kelihatannya akan mem-
buat dia untuk sementara kehilangan kesempatan menambah koleksi 28 penampilan untuk Inggris, pada pertandingan-pertandingan internasional melawan San Marino dan Swiss pada September. Satu hiburan bagi Arsenal, yang akan memulai program liga mereka dengan melawan West Ham pada Minggu, adalah mereka masih memiliki banyak pilihan untuk sektor serangan. Rekan-rekan Wilshere di timnas Inggris, Alex Oxlade-Chamberlain telah kembali dari cedera dan Theo Walcott
telah menandatangani kontrak baru berdurasi panjang. Terdapat tanda-tanda menjelang akhir musim lalu bahwa pemain termahal mereka Mesut Ozil mulai menemukan kembali permainan terbaiknya, yang telah lama diperlihatkan Santi Cazorla. Kemudian masih ada pemain internasional Wales Aaron Ramsey dan pemain Chile Alexis Sanchez, ditambah dukungan dari Tomas Rosicky dan Mikel Arteta, yang semestinya dapat melegakan para penggemar. (ant)
Murray
Kalah di Pemanasan AS Terbuka WASHINGTON - Petenis unggulan Inggris Andy Murray mendapat kekalahan telak dalam pertandingan pemanasan pertama jelang turnamen AS Terbuka, pada Rabu (5/8) waktu setempat, oleh Teymuraz Gabashvili pada ATP dan WTA Washington Terbuka. Petenis Rusia yang menempati peringkat ke-53 dunia itu mampu mengalahkan petenis peringkat ketiga dunia Murray dengan skor 6-4, 4-6, 7-6(7/4) selama dua jam 42 menit untuk melaju putaran ketiga pada ATP dan WTA Washington Terbuka. Murray, petenis unggulan pertama Washington Terbuka itu, melakukan servis pada set ketiga dan kurang dua poin menuju kemenangan sebelum Gabashvili menyeimbangkan skor 5-5 dan merebut poin tiebreak keempat untuk mengamankan kemenangan. “Itu adalah pertandingan yang sengit. Tentu saja mengecewakan
tidak menang set ketiga saat saya punya kesempatan. Saya berjuang dengan ritme saya sendiri. Tadi ada sejumlah permainan reli-reli yang bagus. Dia melakukan servis yang baik dalam momentum yang pas, terutama pada set ketiga,” kata Murray. Gabashvili, yang punya rekor tiga kemenangan dan 22 kekalahan melawan petenispetenis 10 besar dunia, memukul 30 winner dan hanya membuat 15 kesalahan pukulan serta meraih 86 persen pada poin servis pertama saat mengalahkan Murray. “Setiap kali Anda mengalahkan Andy Murray 7-6 dalam set ketiga, itu adalah sesuatu yang spesial, 100 persen itu adalah kemenangan terbaik saya,” kata Gabashvili. Kekalahan itu mengejutkan petenis Skotlandia berusia 28 tahun itu, yang bermain gemilang dalam tim Piala Davis Inggris melampaui tim Prancis
pada Juli setelah pertandingan semifinal di Wimbledon. Murray yang merupakan juara turnamen AS Terbuka 2012 dan Wimbledon 2013 harus bekerja lebih keras dua pekan sebelum kejuaraan di lapangan Flushing Meadows dimulai pada 31 Agustus. “Pukulan Servis Teymu sudah baik, tapi saya biasanya mampu mengembalikan bola lebih baik dari yang saya lakukan tadi. Itu sangat merugikan saya malam ini. Cukup mengesalkan,’ kata Murray. Gabashvili, yang akan menghadapi petenis Lithuania Ricardas Berankis, telah mengasah kemampuannya dalam tiga pekan sebelumnya dalam Tim Tenis Dunia, sebuah liga AS yang tanpa tambahan skor dan set-set pendek dengan julukan pemain paling berharga yang disematkan kepada Gabashvili. “Tubuh saya sangat lelah, tapi saya belajar untuk memainkan poin-poin
penting dan saya belajar untuk bermain agresif dan tanpa takut. Saya punya kepercayaan diri sekarang. Itu sangat membantu saya,” kata Gabashvili. Gabashvili, yang pernah kalah dari Murray pada 2014 di Shanghai dalam pertemuan pertama mereka, mengalahkan petenis Inggris itu dengan sebuah pukulan backhand untuk merebut set pertama setelah 45 menit. Petenis Rusia itu juga mengirim pukulan forehand dan mencetak skor tipis 4-3 untuk Murray pada set kedua. Murray mengalahkan Gabasvili pada game kesembilan set ketiga dan hanya dua poin dari kemenangan sebelum menyerah pada pukulan servis dengan pukulan backhand yang menyilang. Gabashvili memenangkan empat poin final tie-break, poin terakhir dengan sebuah backhand winner dan sebuah kepalan tangan untuk merayakannya. (ant)
Suluh Indonesia/ap
KALAH TELAK - Petenis unggulan Inggris Andy Murray meninggalkan lapangan usai mendapat kekalahan telak dalam pertandingan pemanasan pertama jelang turnamen AS Terbuka, oleh Teymuraz Gabashvili pada ATP dan WTA Washington Terbuka.
BOGOR
KINI...
Pasang Iklan Baris
CEPAT LAKU Hanya
Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi
(0251) 8401018 (021) 5357602
GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771
BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com
PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Jumat 7 Agustus 2015
8
DBD di Rejanglebong
120 Warga Jalani Perawatan REJANGLEBONG - Dinas Kesehatan Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu, menyebutkan hingga Juli 2015 warga di daerah itu yang terserang demam berdarah dengue (DBD) mencapai 120 kasus. ‘’Warga yang terserang DBD terhitung Januari hingga Juli 2015 sebanyak 120 kasus. Warga yang terserang DBD ini tersebar di 156 desa dan kelurahan pada 15 kecamatan di Rejanglebong,” kata Kabid Pengendalian, Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinas Kesehatan Rejanglebong, Romi Widodo di Rejanglebong, kemarin.
Adapun sebaran penderita DBD terbanyak yang menyerang warga daerah tersebut, kata dia, berada di Kecamatan Curup Tengah seperti di Kelurahan Talang Rimbo Baru, Talang Rimbo Lama, Air Bang, kemudian di Kecamatan Curup Selatan terutama di wilayah Desa Teladan dan Kelurahan Tempel Rejo, serta beberapa kelurahan di dalam Kecamatan Curup Kota. Lokasi terbanyak penderita DBD itu, kata dia, merupakan kawasan padat penduduk dan rentan menjadi kawasan endemis DBD karena banyaknya perpindahan penduduk
daerah itu yang kemungkinan membawa virus penyakit DBD dan kemudian ditularkan melalui gigitan nyamuk. Kendati jumlah penderita DBD di Rejanglebong sudah mencapai 120 kasus, di mana jumlah ini lebih banyak dibandingkan selama 2014 lalu yang hanya berjumlah 79 kasus, namun belum memakan korban jiwa. Untuk mengantisipasi penyebaran DBD di daerah itu pihaknya sudah melakukan tindakan pencegahan dengan melakukan pemutusan mata rantai penyebaran penyakit malaria ini. (ant)
Atasi Kekeringan
Pemkab Bangun Infrastruktur GORONTALO - Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara mengupayakan membangun sejumlah infrastruktur untuk mengatasi kekeringan di daerah ini, khususnya areal persawahan dan ladang jagung yang terancam gagal panen. Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin di Gorontalo, Kamis, mengatakan selain membangun sumur-sumur suntik di wilayah krisis air, beberapa upaya teknis pun dilakukan khususnya mempercepat penanganan kekeringan. Seperti pengadaan tempat penampungan air bersih dan
mendirikan posko di titik-titik rawan bencana kekeringan. ‘’Assesmen cepat dan kajian sebagai prosedur tetap terhadap sebab akibat serta dampak bencana dan melakukan penanganan darurat, termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait dan TNI/Polri untuk mengatasi kekeringan yang melanda wilayah ini sejak bulan Juni lalu terus dilakukan instansi teknis diantaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerja sama dengan Dinas Pertanian,” ujar bupati. Data pihak Badan Penang-
gulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten per 4 Agustus 2015 menyebut, areal persawahan yang terancam kekeringan di daerah ini mencapai 1.664 hektare dan ladang mencapai 4.719 hektare tersebar di 10 kecamatan. Sinergitas antara instansi teknis terkait pun dilakukan, agar kekeringan yang melanda persawahan dan ladang bisa diminimalisir. Bupati berharap, masyarakat khususnya petani tidak resah dengan kondisi alam ini yang memang tidak bisa ditolak. (ant)
Suluh Indonesia/ant
KERUGIAN SAWAH PUSO - Petani memotong batang padi yang mengalami gagal panen (puso) di Sayung, Kabupaten Demak, kemarin. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Tengah menyebutkan sekitar 6.578 hektare lahan pertanian padi mengalami puso akibat bencana kekeringan dengan kerugian diperkirakan senilai Rp175 miliar.
Diare Meluas di Barito
Satu Balita Meninggal MUARA TEWEH - Dalam sepekan terakhir penderita diare di sejumlah tempat di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah mencapai 25 orang dan di antaranya satu balita meninggal dunia. ‘’Sampai hari ini Kamis (6/8) penderita di kota Muara Teweh dan sejumlah desa mencapai 25 kasus,” kata Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Robansyah di Muara
Teweh, kemarin. Menurut Robansyah, penderita diare atau muntaber ini sebagian besar anak-anak dan sisanya orang dewasa. Sebagian besar penderita sudah pulang dan kini tersisa delapan pasien yang di rawat di RSUD Muara Teweh berkisar usia 58 tahun. ‘’Seorang balita warga Desa Pandran Raya di kawasan perkebunan kelapa
sawit PIR Butong Kecamatan Teweh Selatan meninggal dunia pada Senin (3/8) karena terlambat dibawa ke rumah sakit dan kehabisan cairan tubuh dan tidak dapat tertolong lagi,” kata Robansyah. Untuk mengatasi kejadian agar tidak terulang kembali, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan mengimbau masyarakat dari berbagai me-
dia seperti masjid, radio, dan koran dimanfaatkan untuk memberi informasi tentanhg penyakit diare dan muntaber. Kepada warga yang telah mengetahui anggota keluarganya yang terkena tanda-tanda diare itu segera menghubungi pelayanan kesehatan atau petugas medis setempat untuk mendapat pelayanan secepatnya. (ant)
Di Jatim, Air Tiga Waduk Habis BOJONEGORO - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air Bengawan Solo di Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan air Waduk Pacal, di Bojonegoro, Gondang dan Prijetan di Lamongan, sudah habis, karena dimanfaatkan mengairi areal pertanian. ‘’Saat ini pintu penge-
luaran tiga waduk di wilayah kerja kami sudah ditutup, sebab airnya sudah habis,” kata Kepala UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro Hirnowo, kemarin. Dalam rapat koordinasi kekeringan dengan Badan Penanggulangan Bencana
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
Pemkot Palangka Raya Berupaya
Turunkan Angka Kemiskinan ‘’Saya juga minta SKPD juga harus menganggarkan biaya pembentukan tim guna memperoleh data keluarga miskin lebih akurat. Dengan begitu program penanggulangan kemiskinan dapat maksimal dan tepat sasaran,” kata Riban. Tim tersebut, terangnya, bertugas membahas dan mengevaluasi keberadaan masyarakat miskin yang ada di daerah Ibu Kota Provinsi berjuluk “Bumi Tambun Bungai” itu. Saat ini sebagian SKPD dalam penyusunan rencana kegiatan dan anggaran menggunakan data yang kurang tepat sehingga beberapa program yang dihasilkan tidak
sesuai dengan fakta di lapangan. Riban mengatakan, setelah pihaknya melakukan koreksi pada APBD 2014 lalu, anggaran yang ada lebih banyak dimanfaatkan untuk kegiatan rutin seperti perjalanan dinas dan rapat. ‘’Tetapi anggaran kita untuk program dan aksi langsung di lapangan kecil. Dengan perbandingan 1/3 dari anggaran yang ada untuk program riil sementara sisanya lebih banyak untuk rapat dan perjalanan dinas. Ke depan ini yang harus diperbaiki,” kata pria yang menjabat wali kota periode ke dua itu. (ant)
bolehkan dikeluarkan. ‘’Kalau air di waduk sampai kering bisa mengakibatkan kegagalan bangunan (kerusakan bangunan waduk),” jelasnya. Oleh karena itu, ia meminta petani di sepanjang daerah irigasi tiga waduk tersebut tidak menanam tanaman padi pada musim kemarau ini. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM
Suluh Indonesia/ant
BANDARA NGURAH RAI DITUTUP - Sejumlah warga negara asing menunggu kejelasan penerbangannya di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Denpasar, kemarin. Bandara Ngurah Rai kembali menutup aktivitas semua penerbangan pada Kemarin, mulai pukul 12:00 WITA karena peningkatan gangguan debu vulkanik Gunung Raung.
PALANGKA RAYA - Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya menurunkan angka kemiskinan dengan melakukan berbagai pembangunan yang menyentuh kehidupan masya-rakat. ‘’Seperti menambah anggaran program beasiswa, keluarga harapan, dan layanan kesehatan. Selain itu peningkatan pembangunan yang tepat sasaran juga salah satu upaya mengurangi angka kemiskinan,” kata Wali Kota Riban Satia di Palangka Raya, kemarin. Pemkot terus memacu pembangunan agar tingkat kesejahteraan masyarakat semakin membaik di masa mendatang.
Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro, Tuban, Lamongan dan Gresik, ia menjelaskan kalau saja masih ada air yang tersisa di Waduk dimanfaatkan untuk menjaga bangunan waduk. Air yang tersisa di waduk, lanjut dia, merupakan tampungan “mati” yang tidak diper-
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629