SUARA NTB
HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 1 MARET 2004 LANGGANAN LOMBOK Rp.85.000 SUMBAWA Rp.90.000 ECERAN Rp 5.000
RABU, 29 MEI 2019
Pengemban Pengamal Pancasila
16 HALAMAN NOMOR 71 TAHUN KE 15 Online :http://www.suarantb.com E-mail: suarantbnews@gmail.com
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257
Kepala Imigrasi Mataram Terjaring OTT
KPK Sita Uang Rp1 Miliar Mataram (Suara NTB) Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Kurniadie, SH.,MH terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (28/5) dinihari kemarin. Penangkapan terkait dugaan suap penyalahgunaan izin tinggal wisatawan asing. KPK menyita barang bukti uang senilai Rp1 miliar lebih. Selain Kurniadie, ditangkap juga Kepala Seksi Inteldamkim, Yusriansyah Fazrin dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Imigrasi, Ayub Abdul Muqsith dan lima orang lainnya. Namun lima orang lainnya, hingga berita ini ditulis belum diketahui identitasnya. Mereka diduga dari pihak swasta. Informasi diperoleh Suara NTB, OTT itu terkait perpanjangan izin tinggal wisatawan asing di salah satu hotel berbintang di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Bersambung ke hal 15
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1440 H/2019 M 04:52
05:02
12:16
15:36
18:06
19:20
TO K O H Terkejut OTT KPK GUBERNUR NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc mengaku terkejut dengan penangkapan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Kurniadie, SH.MH yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, Selasa (28/5) dini hari di Mataram. Gubernur berharap OTT KPK ini dapat memberikan efek jera. Bersambung ke hal 15
H. Zulkieflimansyah (Suara NTB/nas)
KO M E N TTAA R
Dukung Langkah KPK
(ant/balipost)
(Suara NTB/ist)
OTT Kepala Imigrasi Mataram
KPK Periksa Tujuh Orang yang Ditangkap di NTB Jakarta (Suara NTB) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (28/ 5) melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap tujuh orang yang ditangkap di NTB. Sebelumnya, tujuh orang tersebut datang secara bergiliran ke Gedung KPK, Jakarta setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan awal di Polda NTB. Lima orang datang di gedung KPK pada Selasa siang, sedangkan dua orang lainnya pada Selasa sore. Dari tujuh orang itu juga terdapat tiga pejabat Kantor Imigrasi Kelas I Mataram NTB. Tiga pejabat Imigrasi itu, yakni Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram Kurniadie, Kepala Seksi Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Yusriansyah Fazrin dan PPNS Kantor Imigrasi Kelas I Mataram Ayub Abdul Muqsith. Tujuh orang itu diamankan terkait kasus dugaan suap izin tinggal Warga Negara Asing (WNA) di NTB dengan dugaan nilai suap lebih dari Rp1 miliar lebih. Bersambung ke hal 15
Febri Diansyah
Buah Sinergi KPK-Kejaksaan PERASI penindakan KPK yang menangkap Kepala Imigrasi Kelas I Mataram, Kurniadie tidak muncul begitu saja. KPK sudah membidik kasus ini sejak sebulan terakhir. Mengenai dugaan korupsi dalam penanganan kasus penyalahgunaan izin tinggal WNA yang bekerja di
(Suara NTB/ant/balipost)
Ruangan Kepala Imigrasi Kelas I Mataram yang disegel KPK.
OTT - Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Kurniadie (kanan) menutupi mukanya dengan masker saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (28/5). Kurniadie terjaring OTT oleh KPK pada Senin (27/5) malam, di salah satu kedai kopi di pusat perbelanjaan Kota Mataram, bersama tujuh orang lainnya.
sebuah hotel berbintang di Sekotong, Lombok Barat. Muasalnya, surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kasus dugaan penyalahgunaan izin tinggal WNA di Sekotong, Lombok Barat. Administrasi penyidikan yang harusnya sudah ada di meja jaksa itu tak kunjung datang. Hal itu diungkapkan Kepa-
la Kejari Mataram Dr.Ketut Sumedana, Selasa (28/5). Jaksa yang pernah lima tahun malang-melintang di KPK ini membeberkan kolaborasi apiknya sampai akhirnya penyelidikan selama sebulan terakhir berbuah manis. ‘’Kita memang ada komunikasi dengan KPK dalam hal tukar informasi, tukar data, Bersambung ke hal 15
(Suara NTB/ars)
KETERANGAN - Plh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram Rahmat Gunawan bersama jajarannya saat memberi keterangan pers, kemarin.
Indikasi Main Kasus Sudah Diwanti-wanti KPK mengamankan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Kurniadie, SH.MH serta Kasi Intelijen dan Penindakan Yusriansyah Fazrin dan penyidik PNS Ayub Abdul Muqsith. Operasi KPK berjenjang di sejumlah tempat berbeda di Mataram dan Lombok Barat. Kasus tersebut kini dalam penyidikan. Kepala Kantor Wila-
BUPATI Lombok Barat (Lobar), H Fauzan Khalid mendukung langkah KPK yang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait pengurusan izin tinggal WNA di salah satu hotel di wilayah Sekotong. Menurut orang nomor satu di Lobar ini, upaya KPK ini justru membantu Pemda dalam hal izin WNA yang menjadi tenaga kerja asing, sebab menyangkut pendapatan daerah. Bersambung ke hal 15
yah Kemenkumham NTB Andi Dahnif Rafied menjelaskan bahwa kasus tersebut masih dalam pendalaman KPK. Mekanisme internal yang kini sedang ditempuh yakni menyerahkan seluruhnya penanganan kepada KPK. ‘’Kami sudah perintahkan penunjukan Plh (Pelaksana Harian) agar pelayanan Keimigrasian
tetap berjalan,’’ katanya, Selasa (28/5) didampingi Kepala Divisi Keimigrasian Wilopo. Dia mengonfirmasi penangkapan tiga pejabat Kantor Imigrasi tersebut. Pertama, Yusriansyah di sebuah hotel bintang 4 di Cakranegara, Mataram, Senin (27/5) petang sekitar pukul 22.00 Wita. Saat itu dia bersama Ayub. Bersambung ke hal 15
(Suara NTB/why)
Penyidik KPK membawa barang bukti dan saksi staf Imigrasi Mataram usai pemeriksaan dugaan suap penyalahgunaan izin tinggal WNA di ruang Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB, Selasa (28/5). Usai operasi di Mataram dan Lombok Barat, KPK melanjutkan penyidikan di Jakarta.
H. Fauzan Khalid
Tidak Terbit Berkaitan dengan Kenaikan Isa Al Masih pada Kamis (30/ 5) SUARA NTB tidak terbit. Kami akan terbit kembali Jumat (31/5). Untuk itu kepada pembaca dan relasi iklan harap maklum. Terima Kasih Penerbit
Dubes Dijabat Putra Daerah
Pemprov Bakal Perbanyak Anak NTB Kuliah di Turki Mataram (Suara NTB) Pemprov akan memperbanyak anakanak muda NTB kuliah di Turki. Apalagi, Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Turki, sekarang dijabat putra daerah, yakni Dr. Lalu Muhammad Iqbal. Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc mengatakan Lalu Muhammad Iqbal akan resmi bertugas 1 Juni mendatang. Gubernur mengaku Dubes Indonesia untuk Turki tersebut merupakan temannya sejak kecil. ‘’Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi bahwa anak NTB bisa jadi tokoh nasional bahkan tokoh dunia.
Saya sudah pesankan. Bagaimana caranya agar banyak anak NTB yang sekolah di sana,’’ kata Gubernur dikonfirmasi usai membuka acara di Islamic Center Mataram, Selasa (28/5) siang. Sebelum menghadiri kegiatan tersebut, gubernur menerima Dubes Indonesia untuk Turki di Pendopo Gubernur pada Selasa (28/5) pagi. Gubernur mengatakan dirinya mendapatkan informasi dari Dubes Indonesia untuk Turki, bahwa biaya kuliah di sana sangat murah. Bersambung ke hal 15
(Suara NTB/humasntb)
SILATURAHMI - Dubes Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal diterima Gubernur NTB.H.Zulkieflimansyah di Pendopo Gubernur pada Selasa (28/5) pagi.
SUARA MATARAM
SUARA NTB Rabu, 29 Mei 2019
Halaman 2 (Suara NTB/cem)
Maksimalkan Peran Linmas KASUS kriminalitas menjelang lebaran relatif meningkat. Pelakunya mengincar rumah kosong atau tinggal mudik oleh penghuninya. Pengawasan dioptimalkan dengan memaksimalkan personel perlindungan masyarakat (Linmas) di kelurahan. Pemukiman heterogen maupun kos – kosan disampaikan Lurah Kekalik, H. Fathurrahman dikonfirmasi via ponselnya, Selasa (28/5), sering menjadi incaran kawanan pencuri, terutama saat ditinggal mudik. Kawanan maling menggasak barang – barang berharga, sehingga menimbulkan kerugian dan keresahan bagi masyarakat. Kejadian tahun sebelumnya dijadikan pembelajaran. Kelurahan memaksimalkan peran Linmas mengontrol sejumlah kawasan di Kelurahan Kekalik. “Lingkungan heterogen seperti Kekalik Gerisak Aman dan Kekalik Indah kita pantau. Kebanyakan penghuni rumah mudik lebaran,” kata Fathurrahman. Dia mengapresiasi peran Linmas, Babinsa dan Bhabinkantibmas mengamankan wilayah. Sepanjang bulan Ramadhan laporan pencurian rumah, kos – kosan maupun perumahan relatif menurun dibandingkan sebelumnya. Tidak disebutkan jumlah kasusnya. Laporan sampai saat ini masih nihil. Kepedulian dari masyarakat terutama tokoh agama, tokoh masyarakat serta pemuda juga membantu mencegah aksi kriminalitas di lingkungan. “Alhamdulillah, laporan kehilangan belum kita terima,” klaimnya. Meskipun demikian, ia tetap meminta masyarakat terutama pemilik rumah yang hendak mudik agar memastikan rumah mereka terkunci dengan baik, mencabut kabilator kompos gas serta menginformasikan ke tetangga. Selain itu, ia juga meminta pemilik rumah tidak meninggalkan barang berharga miliknya seperti perhiasan, uang tunai dan lainnya. “Kalau bisa dibawa barang – barang berharga,” sarannya. Ditambahkan, Linmas dan petugas keamanan lainnya secara berkala patroli di sejumlah lingkungan. Termasuk petugas keamanan di kompleks perumahan agar tidak lengah atau tetap waspada. (cem)
H. Fathurrahman (Suara NTB/dok)
Harus Dilaksanakan
(Suara NTB/fit)
WAKIL Ketua DPRD Kota Mataram, H. Muhtar, SH menyayangkan rencana Pemkot Mataram menunda proyek Monumen Mataram Metro di Lingkar Selatan. Pasalnya, bangunan Monumen itu sudah disiapkan di APBD 2019. ‘’Kalau sudah masuk di dalam anggaran, tidak perlu kita khawatirkan. Daripada mangkrak seperti itu,’’ katanya kepada Suara NTB di DPRD Kota Mataram, kemarin. Karena bagaimanapun, Monumen Mataram Metro ini adalah pintu gerbang sekaligus ikon Kota Mataram. Dewan menginginkan agar rencana pembangunan Monumen Mataram Metro itu diekspos kepada dewan. ‘’Sehingga kita bisa mensosialisasikan pembangunan itu kepada masyarakat. Supaya masyarakat tidak bertanya-tanya, ini mau dibangun apa,’’ ujarnya. Namun, keinginan dewan itu tidak terpenuhi karena memang Pemkot Mataram belum pernah melakukan ekspose atas rencana pembangunan Monumen Mataram Metro tersebut. ‘’Kita ingin paling tidak pimpinanlah yang diajak bicara. Misalnya kita ingin membuat ini di Kota Mataram,’’ cetusnya. Apalagi anggaran yang disiapkan dalam APBD 2019 untuk pembangunan Monumen Mataram Metro ini, Rp11 miliar. Untuk itu Muhtar berharap manakala anggaran pembangunan Monumen Mataram Metro sudah masuk dalam postur anggaran, maka harus dilaksanakan sesuai rencana awal. ‘’Jangan ditunda-tunda. Kalau masalah temuan, asalkan kita kerja dengan baik, dilaksanakan dengan baik, kenapa harus takut,’’ tegasnya. Politisi Gerindra ini juga memantau tidak ada aktivitas fisik pembangunan Monumen Mataram Metro sejak pembangunan tahap pertama. Menurut Muhtar, banyak hal yang perlu ditata di sekitar bangunan Monumen Mataram Metro. Monumen Mataram Metro ini merupakan pintu masuk Kota Mataram. ‘’Jangan sampai pintu gerbang yang wah tidak mencerminkan penataan yang baik di dalam kota. Termasuk di dalamnya adalah penataan taman taman kota,’’ ungkapnya. Oleh karena itu anggota Dewan dari dapil Ampenan ini menyampaikan dari awal membangun, perlu perencanaan yang matang. Dia tidak ingin apa yang sudah dirancang sejak awal justru menjadi sia-sia karena tidak dilakukan eksekusi. ‘’Kalau ini sudah masuk dalam postur anggaran, sebaiknya cepat saja dilaksanakan,’’ sarannya. Seharusnya, kata Muhtar, Pemkot Mataram tidak buru-buru menganggarkan pembangunan Monumen Mataram Metro itu manakalah Pemkot Mataram masih ragu-ragu atas pembangunan tersebut. Pada bagian lain, orang nomor dua di DPRD Kota Mataram ini juga menyoroti maraknya PKL di sekitar Monumen Mataram Metro. Terutama pada sore hari ‘’Memang pak wali kemarin sudah mengekspos di sisi kiri kanan jalan itu akan ada pembebasan lahan untuk untuk pembuatan hutan kota seperti di Udayana,’’ imbuhnya. Namun demikian, PKL yang ada di sana juga membutuhkan penataan yang baik. PKL di sana, tidak bisa dibiarkan berlarut-larut sehingga terkesan seperti pasar. (fit)
H. Muhtar
HARGA TURUN Seorang pedagang bawang di Pasar Mandalika melayani pembeli. Harga bawang turun sepanjang bulan Ramadhan dan harga kebutuhan pokok lainnya relatif normal menjelang lebaran. Dinas Perdagangan Kota Mataram, menjamin stok kebutuhan pokok menjelang dan pasca lebaran aman.
Jelang Lebaran
Harga Kebutuhan Pokok Relatif Normal
Mataram (Suara NTB) – Harga kebutuhan pokok menjelang hari raya Idul Fitri relatif normal. Tak ada lonjakan harga seperti tahun sebelumnya. Stok pangan dipastikan aman. Seperti harga cabai rawit masih pada kisaran Rp25.000/ kg, beras jenis premium Rp8.500/kg, bawang putih yang sebelumnya melonjak mencapai Rp80.000/kg, turun menjadi Rp35.000/kg hingga Rp40.000/kg. Demikian pula, bawang merah posisi harga Rp25.000/kg – Rp30.000/kg. Daging sapi segar Rp125.000/
kg - Rp 130.000/kg. Pedagang daging di Pasar Cemara, Maknun mengaku, sebagian besar pembeli mencari daging impor daripada daging sapi lokal. Harganya relatif murah dibandingkan daging sapi lokal. Daging sapi lokal dijual Rp120 ribu/kg – Rp125 ribu/kg. Sementara daging impor Rp90 ribu/kg.
“Sekarang lebih banyak nyari daging beku,” kata Maknun ditemui, Rabu (22/5). Terkadang ia lebih banyak mengambil daging impor dari daging lokal. Selain harga mahal di penjagal, juga ketersedian atau stok relatif sedikit dibandingkan tahun lalu. Maknun mengaku, kualitas dagingnya sama tergantung cara pe-
Rekanan Proyek Fisik di Mataram Harus Bonafide Mataram (Suara NTB) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, telah menyerahkan dokumen lelang lima proyek fisik ke Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE). Rekanan pemenang tender diharapkan bonafide, sebagai langkah antisipasi terhadap kualitas proyek dan keterlambatan. Beberapa proyek siap tender yang dokumennya telah dimasukkan ke LPSE antara lain proyek pengerjaan gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), gedung Dinas Pemuda dan Olahraga (Sispora), Badan Keuangan Daerah (BKD), Kantor Camat Ampenan, yang anggarannya masing – masing Rp1,5 miliar. Berikutnya, rehab Kantor Selagalas sekitar Rp750 juta. Kelima proyek ini ditargetkan oleh Kepala Dinas PUPR, Miftahurrahman, bulan Juli mendatang telah tandatangan kontrak. Dokumen telah diserahkan ke LPSE Kota Mataram, untuk dilelang. “Juli itu sudah tandatangan kontrak,” kata Miftah. Ada kecenderungan tender terjadi keterlambatan dari jadwal sebelumnya. Persoalannya disampaikan Miftah adalah perencanaan bersamaan pembangunan konstruksi. Untuk perencanaan saja membutuhkan waktu lima bulan. Satu bulan proses pengadaan dan empat bulan per-
gan sebelumnya. Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, H. Amran M. Amin menyampaikan, harga kebutuhan pokok menjelang Ramadhan relatif normal. Ini disebutkan, stok kebutuhan pokok di tingkat distributor maupun pengecer terpenuhi. Masyarakat diharapkan tidak khawatir karena pemerintah menjamin ketersedian pangan hingga lebaran mendatang. “Insya Allah, harga normal,” ucapnya. Pengawasan tetap dilakukan bersama satgas pangan. Tim memantau sejauh mana ketersedian serta harga di pasar. Jika ditemukan stok menipis dan harga melonjak segera disikapi dengan menggelar pasar murah melibatkan distributor. (cem)
LEM Kembali Gelar Salat Idul Fitri
(Suara NTB/cem)
SEGERA DIREHAB - Gedung BKD terletak di samping Pendopo Walikota Mataram, rusak parah akibat gempa Juli 2018 lalu. Perbaikan gedung kantor ini dianggarkan Rp1,5 miliar, dan diperlukan rekanan bonafide untuk menyelesaikan proyek rehab kantor ini. encanaan. Usai perencanaan baru dimasukan ke tender. Berbeda halnya, jika perencanaan disusun di tahun sebelumnya. Pihaknya tinggal menyesuaikan harga material. Itupun, butuh waktu tiga bulan perhitungan eskalasi harga. “Belum lagi dipengaruhi aliran kas untuk pencairan,” tambahnya. Miftahurrahman memiliki keyakinan bahwa kelima pekerjaan konstruksi selesai tetap waktu. Bahkan, ditargetkan bulan November bisa selesai. Untuk memenuhi target itu diharapkan rekanan pemenang tender harus memiliki kemam-
puan finansial, sumberdaya manusia serta peralatan lengkap. Sepanjang kualifikasi dan berkompeten mengerjakan proyek dipastikan bisa selesai. “Kita harapkan rekanan yang mengerjakan berkompeten dan finansial bagus,” harapnya. Miftah tidak ingin kasus seperti pengerjaan proyek jembatan Dasan Agung menimbulkan persoalan. Rekanan tidak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan putus kontrak. Oleh karena itu, Bagian Layanan Pengadaan diharapkan lebih cermat menentukan pemenang. (cem)
Belum Ada yang Ajukan Pencairan Dana Kelurahan Mataram (Suara NTB) – Kelurahan di Kota Mataram hingga kini belum mengajukan pencairan dana kelurahan tahap I. Badan Keuangan Daerah (BKD) telah memberikan lampu hijau. Ketidaksiapan dokumen dinilai jadi pemicu. Kepala BKD Kota Mataram, Drs. H. M. Syakirin Hukmi mengatakan, pihaknya telah membuka keran bagi kelurahan untuk mencairkan dana. Sebab, pemerintah pusat telah menggelontorkan dana alokasi umum (DAU) tambahan tahap I sekitar Rp9 miliar lebih. Faktanya, belum ada dokumen pengajuan tambahan uang dari kelurahan. “Sampai sekarang belum ada dokumen permintaan pencairan dana dari kelurahan,” kata Syakirin. Persoalan apakah dokumen itu masih di stafnya akan dicek. Tetapi pemerintah pusat telah memberikan tenggat waktu dana harus terserap 50 persen sampai tanggal 16 Agustus. Hal ini kata Syaki-
nyimpanan. “Kita pakai cold box simpan dagingnya,” ucapnya. Pendapat berbeda disampaikan Hj. Khadijah. Ia mengaku, lebih suka menjual daging sapi lokal. Walaupun harganya relatif mahal, tapi kualitas dagingnya jauh berbeda dengan daging impor. Pedagang lainnya, Hariati menuturkan, harga bawang merah dan bawang putih sudah turun. Ia menjual Rp25.000/kg untuk bawang merah dan Rp30.000/kg bawah putih. Berbeda halnya sebelum Ramadhan harganya melonjak. “Kalau sekarang sudah turun,” ucapnya. Pedagang beras, Komala menjual beras jenis premium Rp9.100/kg. Harga ini relatif murah jika dibandingkan den-
rin, didorong ke kelurahan untuk segera mencairkan dana tersebut. “Ini yang kita minta ke kelurahan segera saja mengajukan,” tandasnya. Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Mataram, I Made Putu Sudarsana menyampaikan, kelurahan kemungkinan akan mengajukan pencairan dana kelurahan tahap I usai lebaran. Pun, mengajukan tambahan uang juga eksekusi program pascalebaran. “Ini soal waktu saja. Kalaupun sekarang diajukan pencairan pelaksanaan kegiatan tetap selesai lebaran,” terangnya. Percepatan pencairan dana sudah disampaikan oleh kecamatan dengan mengumpulkan masing – masing kelurahan. Pelaksanaan program dipastikan tidak akan ada persoalan. Dana dikelola oleh kelurahan tidak besar, apalagi di triwulan pertama hanya diberikan 50 persen dari total Rp370 juta jatah diterima kelurahan. Sebelum tenggat waktu be-
rakhir dipastikan bisa terserap lebih dari 50 persen. “Kalau eksekusi tidak ada persoalan. Pasti bisa terserap 50 persen,” jawabnya. Mekanisme pelaporan sampai saat ini menimbulkan persoalan di kelurahan dimaklumi oleh Putu. Ia mengatakan, kelurahan tidak pernah mengelola dana secara langsung yang membutuhkan pelaporan khusus. Sistem pelaporan membutuhkan waktu dan teknik pelaporan. Tetapi ditekankan adalah, kelurahan mengeksekusi program sesuai dengan usulan yang disepakati di musyawarah kelurahan. Tahap eksekusi program, pihaknya bersama OPD teknis lainnya tetap memonitoring dan melakukan pendampingan terhadap kelurahan. “Kita tidak akan melepas begitu saja,” ucapnya. Putu meyakini penggunaan dana kelurahan tidak akan menimbulkan permasalahan sepanjang lurah tidak nakal.(cem)
Mataram (Suara NTB) Lombok Epicentrum Mall (LEM) kembali mengadakan salat Idul Fitri di pelataran parkir timur untuk keempat kalinya bersama ribuan umat muslim di Kota Mataram. “Ini adalah tahun keempat kami melaksanakan salat Id di pelataran parkir LEM,” kata General Manager (GM) LEM, Salim Abdad, Senin (27/5). Menurut Salim, sapaan akrabnya, kegiatan kali ini tak beda jauh dengan persiapan pada tahun sebelumnya. Di mana, kali ini pihak PHBI Masjid Raudhatul Jannah Taman Indah Mataram akan kembali bekerjasama untuk kegiatan Idul Fitri pada sepekan mendatang. “Untuk menyukseskan salat Idul Fitri 1440 H kali ini, semua persiapan hampir rampung. Baik tempat hingga fasilitas penunjang telah kami rencanakan sejak beberapa bulan sebelumnya,” tuturnya. Jika pada tahun sebelumnya, lebih dari 5 ribu jamaah memenuhi pelataran parkir timur LEM untuk melaksanakan salat idul fitri, untuk tahun ini LEM optimis jika salat Id kali ini bisa melebihi angka sebelumnya. “Pelataran parkir timur kami bisa memuat 7 ribu orang, dan kami pastikan halaman parkir mal memuat semua jamaah maupun kendaraan masyarakat,” harapnya. Untuk menarik perhatian warga Mataram agar salat Id di pelataran parkiran LEM, manajemen mal melakukan penyebaran brosur dan pamflet ke sejumlah masjid yang ada di dekat lingkungan Lombok Epicentrum Mall. “Kami
sudah sosialisasikan kegiatan ini ke sembilan lingkungan dan delapan kelurahan terdekat. Kami harap masyarakat bisa melakukan salat id di sini,” tuturnya. Salim berharap agar para warga yang berada tidak jauh dari LEM, seperti Taman Indah, Taman Baru, Punia, dan sekitarnya bisa melakukan salat Id di lapangan parkir sebelah timur LEM. “Ini juga bisa menjadi ajang silaturahmi antar warga, mal ini milik masyarakat juga. Selama kegiatan, tiket parkir kami berikan gratis,” ungkapnya. Sementara itu, usai kegiatan salat Id, nantinya mal ini kembali beroperasi seperti biasa. “Mal akan kembali buka pada pukul 12.00 Wita-22.00 Wita, kami juga ingin para karyawan bisa bersilaturahmi kepada sanak keluarganya sebelum kembali bekerja,” tutupnya. Ketua Takmir Masjid Raudhatul Jannah Taman Indah Mataram, H.M. Suhaeri, Kaling Taman Indah H. Ahmad Suryadinata, dan perwakilan dari pihak PHBI masjid Raudhatul Jannah Taman Indah Mataram menjelaskan kegiatan salat Id kali ini akan berlangsung di Lapangan Parkiran Timur mal. “Salat Idul Fitri kali ini bertemakan merajut silaturahmi untuk membangun kebersamaan dan persatuan dalam kebhinekaan bangsa. Dan Insya Allah, salat id akan dimulai pada pukul 06.30 Wita sampai dengan selesai,” katanya. Nantinya, Salat Idul Fitri 1440 H akan diimami Ustadz M. Syahroini Ar. S.Sos, Al Hafizh dan Khotib Ustadz DR. H Jamaludin. MA (r)
(Suara NTB/ist)
SIAP GELAR SALAT ID - Jajaran manajemen Lombok Epicentrum Mall bersama panitia PHBI Masjid Raudhatul Jannah Taman Indah Mataram, siap menggelar salat Id di pelataran parkir timur LEM.
EKONOMI DAN BISNIS
SUARA NTB Rabu, 29 Mei 2019
Pelni Siap Angkut 1.500 Penumpang Lebaran Mataram (Suara NTB) PT. Pelayanan Nasional Indonesia (Pelni) turut mempersiapkan diri menghadapi lonjakan penumpang. Mudik dan arus balik penumpang, dari dan ke NTB. Pelni dapat mengoptimalkan kapasitas penumpang kapalnya, KM. Tilong Kabilah, hingga 1.500 penumpang. Kementerian Perhubungan telah menerbitkan rekomendasi untuk penambangan kuota bagi KM. Tilong Kabilah sebanyak 700 penumpang. “Biasanya Tilong Kabilah, sekali jalan maksimal boleh mengangkut sebanyak 970 penumpang. Dengan adanya kuota tambahan, sudah boleh ngangkut sampai seribuan penumpang,” kata Musyaffa, KAUR Pelni Terminal Poin Ampenan. Aktivitas pelayanan di Kantor Pelni Ampenan, Selasa (28/5) kemarin nampak belum cukup ramai. Meski telah mulai menggelar arus mudik lebaran. Kapal Pelni, Tilong Kabilah untuk pemberangkatan dari Pelabuhan Lembar tutup pada 23 Mei 2019. Tujuanya ke Pelabuhan Bima Labuhan Bajo (NTT) – Makasar (Sulawesi). Selanjutnya akan masuk Lembar pada 20, 21, 27, 29 Juni 2019. Lalu tanggal 12 Juli 2019. Tujuannya ke Beno, Bali. Ada juga ke Bima - Labuan Bajo - Makassar-Bau-bau – Raha – Kendari - Luwuk. Dalam beberapa tahun terakhir ini, kapasitas penumpang di KM Tilong Kabilah sekali pelayaran masih jauh dari daya angkutnya. Dari Pelabuhan Lembar, seringkali minim penumpang. Biasanya jumlah penumpang meningkat dari Pelabuhan Bima. Tujuan Makassar. “Sekali jalan, kadang-kadang 150 penumpang, atau 200 penumpang,” ungkap Musyaffa. Meski demikian, Pelni harus tetap menyediakan layanan pelayaran sebagai alternatif. Untuk kebutuhan mudik tahun ini, di tengah mahalnya harga tiket, menurut Musyaffa, jumlah penumpang kapal Pelni tak menunjukkan kenaikan yang signifikan. “Dari NTB kurang. Yang membludak penumpangnya, kemungkinan nanti balik dari Sulawesi. Disana yang memungkinkan penuh penumpangnya yang arus balik ke Bima,” ujarnya. Pelni, tambah Musyaffa, sebetulnya memiliki satu kapal angkut lainnya, KM Egon. Umumnya membawa penumpang barang (kendaraan). Melayani penyeberangan dari Surabaya – Lembar- Waingapu. Hanya saja, kapal ini sementara ditarik oleh pemerintah untuk melayani mudik gratis dari Surabaya menuju rute Kalimantan. KM. Egon ini akan masuk pascalebaran. Saat momentum Lebaran Ketupat. Musyaffa juga memperkirakan jumlah penumpangnya akan naik. Pemerintah juga telah memberikan tambahan kuota penumpang KM. Egon sebanyak 30 persen. kapasitasnya dapat mengangkut hingga 928 orang, selain barang/ kendaraan. (bul)
Musyaffa (Suara NTB/bul)
Halaman 3
Daging Impor Masuk, Pemotongan di RPH Berkurang Mataram (Suara NTB) Aktivitas pemotongan di Rumah Potong Hewan (RPH) mengalami penurunan. Diperkirakan setelah maraknya peredaran daging beku yang didatangkan dari luar negeri. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi NTB, Ir. Hj. Budi Septiani. Meski bulan puasa, menurut kepala dinas, tingkat konsumsi masyarakat terhadap daging lokal tak mengalami perubahan kenaikan yang signifikan. “Setelah adanya daging beku masuk-masuk pasar tradisional,” kata Hj. Budi di ruang kerjanya, Selasa (28/5) kemarin. Seperti diketahui, akhir-akhir ini marak ditemukan daging beku dijual bebas di pasaran. Tak hanya daging, usus (jeroan) juga marak dijual. Hal ini diakui para pedagang di pasar tradisional di Kota Mataram. Yang mengkhawatirkan, penjualan daging beku tidak dilakukan sesuai standar. Daging beku seharusnya dijual dalam
keadaan beku. Dan disimpan di tempat higienis (cool box) dengan suhu 25°. Para pedagang mengabaikan itu. Sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan pencemaran bakteri yang dapat mengganggu kesehatan yang mengkonsumsinya. Selain risiko kesehatan, masuknya daging impor juga dilematis bagi petani peternak. Nilai tular (pendapatannya) berpotensi berkurang. “Peternak jadi kasian juga. Jumlah pemotongan berkurang,” ujarnya. Dipaparkan kepala
dinas, tahun 2017 lalu, jumlah hewan potong 67.456 ekor. Lalu pada 2018, naik menjadi 70.504 ekor. Januari sampai April 2019 ini, jumlah yang potong tercatat sebanyak 13.249 ekor. Sementara itu, jumlah kuota potong yang direkomendasikan tahun 2019 ini sebanyak 35.000 ekor. Pemprov NTB telah mempersilahkan kepada kabupaten/kota untuk memanfaatkan kuota potong yang telah ditetapkan. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari kabu-
(Suara NTB/dok)
PEMOTONGAN - Aktivitas pemotongan di RPH Banyumulek, Lombok Barat. paten, kuota tersebut belum banyak dimanfaatkan lantaran masih adanya produksi. Selain itu, penurunan jumlah potong, dipengaruhi oleh standar hewan layak potong belum memnuhi ketentuan yang diatur dalam Pergub. Minimal berat 300 Kg hidup.
Kata kepala dinas, kesempatan juga melakukan perbaikan genetik. “Sapi Sumbawa kecil-kecil, karena perkawinan sedarah. Ini kesempatan kita melakukan pebaikan dengan kawin silang agar bobotnya turunannya lebih besar,” demikian kepala dinas. (bul)
Organda Ingatkan Keamanan Angkutan Lebaran Mataram (Suara NTB) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi NTB mengingatkan pemerintah daerah, serta stakeholders untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang. Dengan memastikan pengemudi dan angkutan lebaran benar-benar laik jalan. Organda Provinsi NTB telah menyurati kabupaten/kota, serta pengusaha, tembusan kepada Dinas Perhubungan Provinsi NTB akan hal ini. Surat dilayangkan pada 24 April 2019. Menurut Ketua Organda Provinsi NTB, Antonius Zaremba Mustafa Kamal, isinya mengingatkan organisasi di kabupaten/kota untuk mengingatkan anggotanya, para pengusaha angkutan darat untuk tetap melaksanakan ketentuan. “Kami sudah minta ketua DPC se NTB untuk menyampaikan permasalah transportasi yang dimiliki, AKDP (Angkutan Umum Dalam Provinsi) maupun AKAP (Angkutan Umum Antar Provinsi), baik bus pariwisata agar di cek kondisi kendaraannya,” kata Anton kepada Suara NTB,
(Suara NTB/bul)
SEPI - Aktivitas di Terminal Mandalika masih terlihat sepi Selasa (28/5) kemarin. Pengusaha diimbau untuk melakukan uji KIR kendaraan di layanan Dinas Perhubungan. Didalamnya untuk pengecekan kondisi mesin, kelistrikan, lampu-lampu, hingga kondisi fisik kendaraan. “Seluruhnya harus dipastikan dalam keadaan baik, dan normal,” imbuhnya.
Tidak sebatas itu, untuk kesiapan angkutan lebaran tahun ini, faktor pengemudi juga menjadi bagian yang sangat penting. Seluruh pengemudi yang digunakan jasanya oleh pengusaha, harus dipastikan dalam keadaan fit. Bukan pengguna narkoba, minumminuman keras yang dapat mempengaruhi kondisi fisik
pengemudi serta mengancam keselamatan penumpang. Biasanya, beberapa hari sebelum lebaran, pemerintah menyiapkan tim khusus yang melakukan pemeriksaan di terminal. Baik pemeriksanaan kendaraan, maupun pemeriksaan pengemudi. Serta pemeriksaan kesehatan penumpang. Badan Narkotika
Nasional (BNN) juga biasanya terlibat di dalamnya. Pemda bersama jajaran terkait, serta Organda, biasanya juga akan melakukan Sidak ke terminal, pelabuhan, hingga bandara. Guna memastikan pelayanan kepada penumpang angkutan darat, laut maupun udara benar-benar dipastikan aman dan nyaman. “H-7 lebaran, atau nanti H5 lebaran. Kalau ada temuantemuan. Dan memungkinkan operasional harus diberikan surat tidak beroperasi. Kita sarankan, kalau seandainya sudah dicek fisiknya, dan tidak laik, jangan dipaksakan berangkat. Juga kalau ada temuan pengemudi terbukti menggunakan obat terlarang, supaya langsung diberi tindakan tegas,” saran Anton. Anton juga memperkirakan, tahun ini pemudik menggunakan angkutan umum akan mengalami peningkatan. Menyusul tingginya harga tiket pesawat dan kebijakan bagasi berbayar. Karena itu, Organda mendorong pengawasan dilakukan lebih ekstra kepada angkutan umum lebaran. (bul)
SUARA PULAU LOMBOK
SUARA NTB Rabu, 29 Mei 2019
Halaman 4
Inspektorat: Masih Banyak Masalah Administrasi Selong (Suara NTB) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) kembali bisa mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Penyajian Laporan Keuangan tahun 2018 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). WTP kali ketiga untuk Lotim sejak 2016 ini diakui masih ada banyak catatan. “Catatannya banyak pada masalah administrasi,” ungkap Inspektur Inspektorat Lotim, Drs. Haris, menjawab Suara NTB, Selasa (28/5). Haris mengaku persoalan administrasi ini ditemukan di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Lotim. Catatan lainnya adalah adanya temuan kelebihan pembayaran pada sejumlah proyek, seperti proyek pembangunan Fasilitas Kesehatan di Dinas Kesehatan dan Proyek Pembangunan Pasar Tradisional di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Sementara jumlah uang yang harus dikembalikan tidak terlalu besar. “Tidaklah besar, nilainya hanya puluhan juta,” sebut Haris. Pascamenerima dokumen Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), Pemkab Lotim sudah
oran dana Bantuan Operasional sekolah (BOS) yang sejak dua tahun terakhir menjadi perhatian dalam pemeriksaan BPK, termasuk kewajiban sekolah untuk menyetorkan jasa giro ke kas daerah. Catatan lainnya terkait dengan mutasi dan penambahan atau pengurangan aset daerah yang merupakan barang bergerak, namun kurang cepat dilaporkan oleh OPD terkait. Selain itu pembayaran kepada pihak ketiga yang menurut penghitungan BPK volume pekerjaan tidak sesuai dengan jumlah pembayaran. Untuk kasus ini Miftahul menyebut jumlahnya tidak banyak. Catatan lainnya adalah terkait denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan proyek pengerukan kolam labuh dermaga Labuahan Haji yang belum diselesaikan. Diakui Lotim sulit mendapatkan predikat WTP, karena
membuat rencana tindaklanjut. Batas waktu minimal 60 hari semua temuan harus segera dituntaskan. Untuk itu, semua rekomendasi BPK itu bisa dilaksanakan Pemkab Lotim. Sebelumnya Bupati Lotim H.M.Sukiman Azmy didampingi Ketua DPRD Lotim R. Rahadian Soedjono menerima langsung dokumen LHP kantor BPK Perwakilan NTB di Mataram (27/5). Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset kabupaten Lombok Timur, Hj. Bq. Miftahul Wasli, mengaku, ada peningkatan hasil dan kualitas dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang disampaikan BPK, seperti kewajiban pengembalian temuan BPK yang semakin berkurang. Secara garis besar ada lima poin yang menjadi catatan BPK yang harus diselesaikan, diantaranya terkait penertiban lap-
terkendala persoalan aset daerah, terutama di Dinas Pendidikan dan Dinas PU, serta Rumah Sakit juga Sekretariat Daerah. Contoh kasus aset tahun 60an yang berupa buku bacaan dan alat peraga yang masih terdata, namun sebagain besar barangnya telah rusak, demikian juga terkait dengan saluran irigasi yang tidak terdata keberadaannya secara rinci. Melalui berbagai upaya yang dilakukan Pemda Lotim untuk menyelasaikan persoalan aset, seperti pendataan dan sensus Barang Milik Daerah juga berkat masukan serta solusi yang diberikan BPK, Lombok Timur akhirnya meraih opini WTP untuk Laporan Hasil Keuangan tahun 2016. Audit yang dilakukan BPK ini memberikan manfaat dalam tertib administrasi pengelolaan keuangan daerah berdasarkan aturan yang ada, ketepatan waktu dalam penyelasaian laporan, meningkatkan koordinasi antarOPD, serta tambahan pengetahuan yang diberikan oleh auditor, terutama terkait dengan aturan yang baru. (rus)
(Suara NTB/ist)
TERIMA - Bupati Lotim H. M. Sukiman Azmy saat menerima opiniWTP dari BPK di Mataram, Senin (27/5).
PJU Lingkar Pariwisata Tidak Kasasi Ditolak, Marianto Ajukan PK Optimal Tanjung (Suara NTB) Keberadaan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalur-jalur pariwisata hingga saat ini masih belum optimal. Tidak saja PJU di jalur jalan nasional seperti kawasan Malaka yang masih gelap, di lingkar tiga Gili pun demikian. Dari data LKPJ APBD 2018, diketahui nominal Pajak Penerangan Jalan, yang dihimpun oleh daerah sebesar Rp 9,435 miliar lebih. Sayangnya, anggaran yang teralokasi kembali untuk PJU baik untuk membangun baru dan memperbaiki instalasi PJU yang rusak tidak sebanding. Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengklaim, alokasi PJU di APBD bergantung dari usulan pada musrenbang. “Normalnya, PJU tersedia tiap 1 titik 50 meter. Hanya saja, penganggaran PJU bukan di kita, kita hanya usulkan dan mengacu pada usulan musrenbang,” ujar Kepala Bidang Perhubungan Darat, Lalu Sahrip Arifin, Selasa (28/5). Selama tahun 2018 lalu, alokasi PJU yang tersedia sebanyak 478 unit dari APBD KLU dan pengadaan dari Kementerian ESDM. Antara lain sebarannya, 56 unit PJU smart
(Suara MTB/yon)
DIAMANKAN - Dua terduga pelaku pembacokan saat diamankan oleh pihak berwajib.
Polisi Masih Telusuri Motif Pembacokan di Menceh Selong (Suara NTB) Dua terduga pelaku kasus pembacokan terhadap Rahmat (30) asal Dusun Dasan Tereng Desa Menceh Kecamatan Sakra Timur sudah diamankan aparat dari Polres Lotim. Motif dari pembacokan yang terjadi pada tanggal 27 Mei 2029 bertempat di depan TPU Desa Menceh. Terduga pelaku, Sudar (35) dan Gesu alias Melong (45) asal Desa Menceh sudah diamankan pihak berwajib. Kapolres Lotim, AKBP. M. Eka Fathurahman,SIK, mengungkapkan, kasus pembacokan saat ini sudah ditangani Polres Lotim. Sementara korban mengalami luka tusuk berkalikali, sehingga untuk mendapatkan penanganan intensif korban dirujuk ke RSUD Soedjono Selong. Penganiayaan korban dilakukan oleh kedua pelaku di depan pintu gerbang kubur/TPU Dusun Menceh Kecamatan Sakti mengunakan pisau atau senjata tajam. Informasi sementara, kedua pelaku penganiayaan adalah ketua preman yang sering dilaporkan masyarakat. Sedangkan, pelaku Sudar dari hasil monitoring dan informasi di wilayah Sakti berprofesi sebagai bandar narkoba jenis sabu-sabu yang diedarkan di wilayah Sakra Timur. Barangbarang haram tersebut diambil dari Desa Beleke Kecamatan Praya Timur dan Desa Lekor Kecamatan Janapria Kabupaten Loteng, sehingga untuk pengembangan lebih lanjut dilakukan tes urine kepada kedua pelaku. “Antara korban dan pelaku masih didalami persoalannya. Namun untuk sementara ini korban masih menjalani intensif di rumah sakit,” tutup Kapolres. (yon)
tus honor. Dari lima orang tersebut, 2 orang teknisi dan 3 orang bertindak selaku pembantu teknisi. “Minimnya jumlah tenaga ini menyulitkan kita mengawasi PJU seluruh wilayah KLU,” imbuhnya. Kondisi medan yang dilalui PJU juga ikut mempengaruhi. Sahrip mengatakan, khusus PJU solar sell, penempatannya harus mempertimbangkan pencahayaan pada siang hari. Di wilayah Pusuk yang banyak dilalui pepohonan, penempatan solar cell masih kesulitan. “Untuk wilayah Pusuk, memanfaatkan PJU konvensional dengan instalasi kabel bawah tanah. Tapi masalahnya membutuhkan banyak biaya,” jelasnya. Ia tak menyangkal, sebaran PJU di jalur jalan nasional dari arah Senggigi menuju Lombok Utara masih kekurangan PJU. APBD KLU belum bisa mampu menyentuh PJU di ruas jalan nasional, karena status dan minimnya anggaran. Di samping itu, kewenangan penganggaran berada di tingkat pusat. “Untuk PJU Jalan Nasional, kita hanya bisa usulkan ke BPTD Wilayah XII Bali Nusra, Denpasar. Tahun ini kita dapat 40 titik yang dipasang langsung oleh BPTD,” pungkasnya. (ari)
Oknum Tim Sukses Cabut SK Honorer
Bupati: Perbuatan Itu Dapat Mencoreng Nama Baik Kepala Daerah
(Suara NTB/yon)
GTT/PTT dan Honor K2 Peroleh Bosda Jelang Lebaran Tanjung (Suara NTB) Ratusan Guru Tidak Tetap/Pegawai Tidak Tetap (GTT/PTT) dan honorer K2 yang ada di Kabupaten Lombok Utara (KLU) bisa bernafas lega. Meski tak memperoleh jatah THR (tunjangan hari raya) dari pemerintah, namun Pemda Lombok Utara menyesuaikan pencairan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) jelang lebaran. Kepala Dinas Dikpora KLU, Dr. Faozan Fuad, kepada wartawan Selasa (28/5) mengungkapkan, pencairan Bosda untuk GTT/ PTT dan Honor K2 dilakukan selama 3 hari. Masing-masing, wilayah Kecamatan Bayan dan Gangga hari Selasa, wilayah Kecamatan Kayangan dan Tanjung pada hari Rabu, dan terakhir hari Jumat untuk tenaga yang berada di wilayah Kecamatan Pemenang. Pengambilan BOSDA dilakukan di Kantor Dikpora KLU. “Jadi ini bentuknya seperti transport untuk guru honor kita, kemudian PTT (pegawai tidak tetap) dapat juga, karena tahun kemarin mereka ini tidak dapat ‘kan, karena tidak masuk di Bosda. Tapi alhamdulillah sekarang dia dapat,” ujar Faozan. Ia menyebut, GTT/PTT dan PTT Dikpora memperoleh Bosda sebesar Rp 250 ribu per orang per bulan. Sedangkan tenaga honor K2 memperoleh Rp350 ribu per orang per bulan. Pencairan kali ini berlaku untuk 4 bulan. Jumlah anggaran yang diperoleh GTT/PTT ini naik dari tahun lalu sebesar Rp 190 ribu. Adapun alokasi untuk GTT SD/SMP sebanyak 953 orang atau Rp 953 juta, dengan sebaran Bayan 267 orang, 204 orang di Kayangan, 191 orang di Gangga, 173 orang di Tanjung dan 118 orang di Pemenang. Selanjutnya, alokasi GTT MI/MTs sejumlah 648 orang atau Rp 648 juta, dengan rincian Bayan 148 orang, Kayangan 178 orang, Kayangan 129 orang, Tanjung 75 orang dan Pemenang, 118 orang. Untuk tenaga PTT di SD, SMP sebanyak 203 orang sehingga teralokasi sejumlah Rp 203 juta. Selain itu, 70 orang tenaga PTT Dikpora juga memperoleh dukungan Bosda sebesar Rp 70 juta. Sedangkan tenaga honorer K2 memperoleh alokasi Rp 500 ribu/bulan (dipotong pajak). “Jadi total alokasi Bosda yang kita cairkan untuk seluruh GTT, PTT, PTT Dikpora dan honorer K2 sebanyak Rp2,062 miliar lebih,” sebutnya. Faozan menambahkan, jumlah anggaran Bosda dinaikkan dengan pertimbangan kebijakan tenaga sertifikasi yang memperoleh dukungan sumber anggaran keluarkan tidak memperoleh Bosda. Dengan cara ini, maka sebaran penerima lebih merata. Tidak satu pun tenaga guru baik di SD, SMP, MI dan MTs yang tidak tersentuh anggaran tersebut. “Anggaran ini kemarin kita usulkan di APBD murni, kita naikan dari jumlah sebelumnya sebesar Rp 190 ribu. Hanya untuk honorer K2 saja memperoleh Rp 500 ribu, karena mereka dulunya hanya menerima Rp 150 ribu, makanya kami mau berikan mereka penghargaanlah,” terangnya. Memastikan apakah ada tidaknya potongan dana Bosda, Faozan menegaskan hanya dana Honorer K2 yang dikenai potongan PPh. Sedangkan dana untuk GTT/PTT tidak dikenakan potongan. “Kalau ada potongan Rp 1, pun, kita anggap itu masalah,” tandasnya. (ari)
di Pusuk, 19 unit PJU di Kerujuk Kecamatan Pemenang, 20 unit PJU di Dangiang, 72 unit PJU solar cell (pengadaan Kementerian ESDM), 70 unit PJU solar cell di jalan nasional (pengadaan Balai Jalan Nasional) serta 200 unit PJU solar cell di Kecamatan Tanjung (pengadaan Kementerian ESDM). Sedangkan dukungan dari APBD NTB, pengadaan PJU sebesar Rp 5,636 miliar lebih teralokasi untuk 416 unit. Rinciannya 160 PJU smart di Karang Kates (Kecamatan Gangga), Medana sampai Kecamatan Tanjung dan 40 PJU di Desa Sokong, 30 unit PJU di Desa Sesait, 58 unit PJU di Desa Bentek, 6 unit di Teluk Nara dan 6 unit di Bangsal. Penerangan Jalan Umum (PJU) 100 unit sepanjang jalan dari Bentek sampai Pemenang yang diadakan oleh Dinas ESDM Provinsi NTB melalui APBD I serta 37 unit di Desa Gili Indah melalui program CSR, serta pelepasan 21 unit, karena kerusakan parah. Sahrip menjelaskan, optimalisasi PJU di KLU masih terkendala sejumlah persoalan. Selain anggaran, Dishub khususnya Bidang Darat hanya memiliki tenaga PJU 1 orang PNS, dan 5 lainnya bersta-
Selong (Suara NTB) Bupati Lombok Timur (Lotim), H. M. Sukiman Azmy, angkat bicara terkait adanya oknum tim sukses inisial M yang bermain dalam penerbitan SK tenaga honorer di daerah ini. Menurut bupati, perbuatan yang dilakukan oleh oknum tim sukses dapat mencoreng nama baik kepala daerah dan Pemkab Lotim. Terkait pencabutan SK oleh oknum tim sukses untuk dilakukan pembinaan, orang nomor satu di Gumi Selaparang ini menegaskan yang berhak melakukan pembinaan yakni BKPSDM dan instansi terkait. Misalnya honorer di Dinas Kesehatan, maka yang berhak melakukan pembinaan adalah Dinas Kesehatan, RSUD R. Soedjono Selong dan BKPSDM Lotim. Bukan orang perorangan yang mengatasnamakan dirinya tim sukses, apalagi menjual nama kepala daerah. “Kalau orang perorang masuk, iya amburadul sudah negara ini. Diatur oleh orang perorangan tidak bisa itu dibiarkan,” tandas bupati. Kalaupun orang yang mempermainkan SK itu mengaku tim sukses Sukma waktu itu, kata bupati, mantan Dandim 1615 Lotim ini juga mempertanyakan apa bukti dirinya mengaku tim sukses. Apakah ada surat perintahnya menjadi tim sukses. Terkait persoalan inipun, bupati menegaskan bahwa tindakan itu dapat mencoreng nama baik dari kepala daerah. “Gi mana mau melakukan pembinaan. Oknum tersebut yang akan kita bina,” tandasnya. Kendati demikian, bupati mengakui jika oknum tim sukses inisial M merupakan pejuang pemen a ngan Sukma, H. M. Sukiman Azmy baik
di tingkat desa maupun kecamatan. Namun jika tindakannya melebihi dari apa yang seharusnya, Sukiman akan memanggil yang bersangkutan untuk dilakukan klarifikasi terkait hal tersebut. Adapun untuk SK honda yang sudah ditandatangani jajaran di kesehatan. Guru belum karena masih simpang siur data di lapangan, ada guru yang sudah bertugas 17 tahun, namun dalam rekapitulasi datanya baru 13 tahun. Sebaliknya, ada yang masa kerjanya 7 tahun, tertulis 10 tahun dan mendapatkan perjanjian kerja, sehingga ini yang terus dilakuj dievaluasi. Sebelumnya, Sekretaris DPRD Lotim, Lalu Taufikurahman, mengaku geram adanya timses yang bermain dalam pembagian SK tenaga honorer ini. Terlebih SK tenaga honorer di DPRD Lotim yang diduga dicabut itu tanpa sepengetahuannya. Dalam aturan, kata dia, pembagian maupun pengambilan SK itu harus sepengetahuannya selaku Sekretaris Dewan. Jika tidak begitu, maka niat dan tindakan dari seseorang itu patut dipertanyakan, apalagi alasannya untuk melakukan pembinaan. “Pembinaan apa yang mau dilakukan. Yang berhak mencabut SK itu bupati atau BKPSDM selaku leading sektornya,”terangnya. Maka dari itu, pihaknya akan melakukan evaluasi kembali terhadap tenaga-tenaga honorer yang ditempatkan di Sekretariat Dewan. Menurutnya, apapun itu baik yang berkaitan dengan urusan anggota legislatif maupun urusan pegawai di DPRD Lotim harus sepengetahuannya, terutama secara administrasinya. “Apapun yang keluar masuk di DPRD Lotim ini harus sepengetahuan saya. Jangan seperti ini,” ujarnya. Sementara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lotim, H. Muhammad Hairi, membantah adanya pelibatan tim sukses dalam pembagian SK tenaga honorer. Adanya dugaan tim sukses yang bermain, katanya, di luar kewenangan dan tanggung jawab dari BKPSDM. Yang jelas, pihaknya secara administrasi dalam penentuan pembagian SK berdasarkan masa kerjanya untuk mendapat SK perintah kerja, kontrak kerja, maupun perjanjian kerja. “Nah, adanya tim sukses yang bermain itu bukan tanggung jawab kami. Itu di luar sepengetahuan kami. Kita di sini bekerja sebagaimana harapan bupati yang mengacu pada aturan dan ketentuan yang ada,” jelasnya. (yon)
Tanjung (Suara NTB) Mantan calon kepala desa terpilih Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Marianto, menempuh langkah hukum PK (peninjauan kembali) atas kasus PSU (pemilihan suara ulang) yang dilayangkan. Langkah hukum tersebut ia tempuh pascasurat putusan Kasasi No.177/G/2017/PTUN-MTR, tanggal 21 Mei 2019 yang memutuskan menolak permohonannya. Kepada wartawan, Selasa (28/5), Marianto, mengutarakan upaya PK dilakukan sematamata memenuhi haknya sebagai warga negara. Meski secara pribadi, ia menghormati keputusan yang menolak permohonan kasasi atas gugatan putusan PTTUN Surabaya. “Secara logika saya menang di PTUN dan Pemda banding. Dan di sana tidak ada perintah pelantikan. Bahwa di putusan MA tidak ada perintah PSU, kita harus hargai proses penegakan hukum di ruang peradilan, tetapi substansi masalahnya adalah soal PSU,” ujarnya. Marianto menjelaskan, dalam putusan yang ia terima, tidak ada perintah PSU. Langkahnya sejalan dengan apa yang dilakukan Pemda KLU untuk banding, karena PTUN Mataram memenangkan perkaranya. Pemda melakukan banding dan di sisi lain, tidak menggelar pelantikan. “Saya sekarang balikkan itu, jangan sampai zolimi saya yang lemah dengan alat kekuasaan. Walaupun demikian, keputusan pengadilan tetap saya hormati,” katanya. Marianto mengaku, ia sudah berbicara dengan kuasa hukum. Setidaknya ada opsi - opsi
yang bisa ia tempuh, seperti mengajukan putusan ke Komisi Yudisial. Namun setelah dikaji, putusan terakhir PTUN akan dimohonkan PK. “Dalam mekanisme bernegara, saya hormati. Apapun dalil putusan, masih ada ruang yang diberikan pemerintah untuk meminta keadilan,” imbuhnya. Marianto bersikukuh, keputusan bupati melakukan PSU tanpa melibatkan calon terpilih cacat hukum. Dalam Perbup, PSU bisa saja terjadi apabila terjadi kecurangan secara massif dan terstruktur. “Pada persoalan ini, saya tidak melakukan kecurangan. Ini kemenangan murni, karena kehendak masyarakat,” tandasnya. Diberitakan sebelumnya, upaya Marianto - Calon Kades terpilih Pilkades Sokong 2017 untuk menggugat putusan PTTUN Surabaya, kandas. Hal itu diketahui setelah PTUN Mataram memberitahukan putusan kasasi kepada Pemda Lombok Utara, beberapa hari lalu. Penolakan kasasi Marianto berdasarkan Surat Putusan Kasasi No.177/G/ 2017/PTUN-MTR, Selasa (21/5). Panitera Pengadilan Tatausaha Negara Mataram, Agustin, SH., MH, atas perintah Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Mataram memberitahukan hasil putusan Kasasi. Dari surat tersebut terdapat dua poin putusan pengadilan, pertama menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi, Marianto. Kedua, menghukum pemohon kasasi membayar biaya perkara pada tingkat kasasi sejumlah Rp 500 ribu. Putusan itu sendiri ditembuskan ke Mahkamah Agung. (ari)
DPRD Lamongan Pelajari Pengembangan Wisata Lotim Selong (Suara NTB) Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lamongan Provinsi Jawa Timur (Jatim) studi banding ke Lombok Timur (Lotim), Selasa (28/5). Kedatangan wakil rakyat Lamongan yang ingin belajar tentang pengembangan wisata diterima Sekretaris Daerah Lotim, Drs. H. Rohman Farly, MM. Sekda menjelaskan gambaran umum tentang Lotim. Satu dari 10 kabupaten/kota di Provinsi NTB dihuni 1,3 juta jiwa penduduk. Jumlah penduduk terbesar di Provinsi NTB yang tersebar di 21 kecamatan, 254 desa/ kelurahan. Sebagian besar penduduk Lotim mengantungkan hidupnya di sektor pertanian dalam arti luas, baik sebagai petani sawah, peternak, pekebun, dan nelayan, sehingga kontribusi sektor pertanian masih dominan mewarnai ekonomi Lotim. Untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Lotim, mengacu pada Rencana induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) yang dokumennya telah disusun sejak tahun 2015. Dalam dokumen ini, Lotim terbagi menjadi 6 Satuan Kawasan Wisata (SKW). Pembentukan SKW ini, didasarkan pada pendekatan dengan pengelompokan berbagai objek dan daya tarik wisata, sesuai dengan lokasi serta homogenitasnya. Setiap SKW terbentuk oleh kemudahan aksesibilitas dan ketersediaan sarana penunjang, SKW yang terbentuk merupakan satu wilayah kawasan wisata yang mengelompok. Pariwisata merupakan salah satu elemen penting dalam pengembangan wilayah Kabupaten Lotim. Strategi penataan ruang dengan menekankan pada peningkatan pertumbuhan kawasan pariwisata yang berbasis potensi alam, cagar bu-
daya dan peninggalan sejarah. Klasifikasi pariwisata berdasarkan RIPPDA, yaitu wisata alam dan pegunungan, pantai dan bahari, budaya dan sejarah, rekreasi dan minat khusus. Selain bertujuan membangun pariwisata dari kesadaran masyarakat, desa wisata juga meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Desain ini dinilai akan lebih berhasil sebab masyarakat merasa lebih memiliki, dan dampaknya dapat langsung dirasakan. Lotim saat ini memiliki banyak desa wisata. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Lotim 60 di antaranya telah memiliki kelompok sadar wisata (pokdarwis). Dari jumlah itu hanya dua puluh lima yang telah memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM). Sepuluh desa masuk dalam katagori berkembang, dan lima belas dalam katagori tumbuh. Bahkan salah satu pokdarwis yakni Pokdarwis “Lingkok cave” Desa Kembang Kuning mendapat penghargaan sebagai pokdarwis terbaik ke empat tingkat nasional beberapa waktu lalu. Sementara itu Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Lamongan Provinsi Jawa Timur, Ali Mahfud, S. Ag, SH dalam kata perkenalannya menyampaikan tujuan kunker ini terkait tentang strategi peningkatan kontribusi daerah dan pemasaran destinasi wisata. Terkait dengan kepariwisataan, Kabupaten Lamongan ingin belajar dari Kabupaten Lotim, karena Kabupaten Lotim salah satu kabupaten yang dijuluki Kabupaten Seribu Masjid. Selain itu perkembangan pariwisata Lotim dapat memberikan kontribusi kepada APBD, sehingga Kabupaten Lamongan membutuhkan terobosan-terobosan atau langkah-langkah yang dimiliki Lotim untuk pengembangan pariwisatanya.(rus)
SUARA NTB Rabu, 29 Mei 2019
SUARA PULAU LOMBOK
Halaman 5
407 ASN Loteng Pensiun JUMLAH Aparatur Sipil Negara (ASN) Lombok Tengah (Loteng) tahun ini dipastikan berkurang, menyusul banyaknya ASN yang bakal pensiun, terutama dari kalangan tenaga pendidik ditambah beberapa pejabat struktural lingkup Pemkab Loteng. Hal itu diakui Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Loteng, H.Moh. Nazili, S.IP., kepada wartawan, Selasa (28/5). Ia menjelaskan, jika merujuk aturan pensiun total ada sekitar 407 ASN lingkup Pemkab Loteng yang akan memasuki masa purna bakti, kebany(Suara NTB/dok) akan memang dari kalanH. Moh. Nazili gan guru. “Kalau dari struktural memang tidak terlalu banyak,” ungkapnya. Dari jumlah ASN yang pensiun tersebut, tiga orang di antaranya merupakan pejabat eselon II lingkup Pemkab Loteng. Masing-masing Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMP2TSP) Loteng, Ir. H. Winarto, pensiun pada bulan Juli mendatang. Kemudian Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), H.L. Putria, pensiun bulan Desember serta Asisten I Setda Loteng, Ir. H.L. Moh. Amin, di bulan November mendatang. Nazili menjelaskan, jumlah ASN yang akan pensiun akan menjadi dasar pengajuan jumlah formasi penerimaan ASN ke pemerintah pusat tahun ini bersamaan pengajuan untuk formasi rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Di mana formasinya saat ini masih disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan pegawai serta kemampuan anggaran daerah. “Untuk formasi penerimaan ASN dan P3K, akan diajukan paling lambat pekan kedua bulan Juni mendatang. Sesuai batas waktu yang diberikan oleh pemerintah pusat,” terangnya. Lebih lanjut, Nazili menjelaskan untuk rekrutmen ASN serta P3K tahun ini, prioritas masih tetap pada tenaga pendidik dalam hal ini guru serta tenaga kesehatan, utamanya dokter serta bidan, karena memang jumlahnya masih sangat kurang. Misalnya untuk guru, saat ini Loteng masih kekurangan sekitar 1.800 tenaga guru yang berstatus ASN, belum lagi untuk tenaga kesehatan, sehingga pihaknya berharap pemerintah pusat bisa memberikan kuota lebih pada penerimana ASN dan P3K tahun ini supaya bisa mengurangi defisit kebutuhan pegawai, terutama tenaga pendidik dan kesehatan. “Tapi kembali lagi, semua keputusan ada ditangan pemerintah pusat. Kita hanya mengusulkan saja. Berapa pun yang diberikan, harus diterima,” tandas mantan Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disostektrans) Loteng ini. (kir)
Sekda Loteng Pastikan Semua Rekomendasi BPK RI Sudah Dijalankan Praya (Suara NTB) Semua catatan atau rekomendasi yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait Laporan Keuangan APBD Lombok Tengah (Loteng) tahun 2018, dipastikan sudah dijalankan. Bahkan sebelum proses audit dilakukan oleh BPK RI. Demikian ditegaskan Sekda Loteng, H.M.Nursiah, S.Sos., M.Si., kepada Suara NTB, Selasa (28/5). Disinggung soal adanya rekomendasi dari BPK RI terkait Laporan Keuangan APBD Loteng tahun 2018, Nursiah mengakui memang ada beberapa temuan, tapi jumlahnya tidak terlalu banyak. Misalnya, soal kelebihan pembayaran proyek fisik di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Loteng dan di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Loteng lainnya. “Dan, saat ini semua temuan terseut sudah ditindaklanjuti dan diselesaikan,” ujarnya. Di mana rekanan proyek fisik yang mendapat kelebihan pembayaran proyek sudah ada yang mengembalikan kelebihan pembayaran ke kas daerah dan ada juga yang masih berproses. ‘’Tetapi pada prinsipnya, semua bisa diselesaikan,’’ klaimnya. Namun, semua catatan atau rekomendasi dari BPK RI sudah ditindalanjuti dan diselesaikan oleh Pemkab Loteng, khususnya catatan yang ditemukan pada laporan keuangan APBD Loteng 2018. ‘’Jadi bisa dikatakan tidak ada temuan ataupun rekomendasi yang tidak ditindaklanjuti oleh Pemkab Loteng,’’ tambahnya. Ia menjelaskan, temuan-temuan ini muncul pada saat audit pendahuluan oleh BPK RI, pada awal tahun kemarin. Begitu ditemukan, Pemkab Loteng langsung menindaklanjuti ke lapangan, sehingga begitu masuk audit utama, semua temuan sudah bisa diselesaikan dan dituntaskan. Namun, apa yang menjadi temuan bisa menjadi bahan pembelajaran dan evaluasi bagi Pemkab Loteng untuk lebih ketat melakukan pengawasan, sehingga sedini mungkin potensi penyimpangan dalam hal pengelolaan keuangan daerah bisa diantisipasi. “Tentunya tidak ada yang sempurna. Tapi kita tetap berupaya menuju kesempurnaan itu. Paling tidak potensi-potensi penyimpangan bisa diantisipasi sejak dini. Melalui pengawasan dan pengawalan secara ketat,’’ terangnya. Hal itu, ujarnya, sebagai bentuk komitmen Pemkab Loteng untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan APBD Loteng, agar bisa memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan daerah ini sebagaimana yang diamanatkan oleh BPK RI, agar kualitas pengelolaan dan pelaporan pengelolaan APBD Loteng bisa lebih baik. Dalam arti, predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diperoleh tidak hanya sekedar label saja, tapi benar-benar menunjukkan kualitas pengelolaan APBD yang baik, khususnya secara standar aturan yang ada ataupun dari sisi kebermanfaatan bagi masyarakat dan daerah ini. Sebagaimana diketahui Loteng tahun ini kembali memperoleh prediket opini WTP dari BPK RI atas laporan keuangan APBD Loteng tahun 2018. Itu merupakan prediket yang ketujuh yang diperoleh Loteng dalam tujuh tahun terakhir. “Komitmen pimpinan sudah jelas, kualitas pengelolaan anggaran daerah akan terus dipacu. Supaya bisa lebih baik dari waktu ke waktu,” pungkas mantan Asisten III Setda Loteng ini. (kir)
H. M. Nursiah
(Suara NTB/dok)
TAMBANG – Salah satu lokasi tambang yang berada di Sekotong. Sekarang ini, PT. ILLB sudah mendapatkan izin eksplorasi dari pemerintah pusat. Jika perusahaan ini sudah mulai beroperasi diharap bisa menekan aktivitas tambang ilegal.
Belum Pernah Setor Dividen
PT. Indotan Kantongi Izin Eksplorasi Tambang Sekotong
Giri Menang (Suara NTB) PT Indotan Lombok Barat Bangkit (ILBB) yang sahamnya telah diakuisisi oleh PT Ancora sudah mengantongi izin eksplorasi tambang di wilayah Sekotong. Tinggal perusahaan tersebut mengurus izin pinjam pakai kawasan hutan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Untuk mendapatkan izin ini, harus ada rekomendasi dari gubernur. Asisten II Setda Lobar Hj. Lale Prayatni yang dikonfirmasi, Selasa (28/5), mengatakan, PT. ILBB sudah menggelar RUPS di Jakarta beberapa hari lalu. Dalam RUPS yang mengundang bupati tersebut, ada dua agenda yang dibahas itu, yakni pertanggungjawaban keuangan oleh dewan direksi dan kedua RUPS luar biasa untuk penggantian komisaris dan satu direksi. Untuk penggantian komisaris, sebelumnya dijabat sek-
da, namun mengundurkan diri, sehingga bupati menunjuk dirinya sebagai komisaris di PT. ILBB menggantikan sekda. Untuk pertanggungjawaban keuangan, jelas dia, karena PT. ILBB belum berproduksi, sehingga dalam laporan keuangan mereka masih dalam posisi rugi. “Sehingga itulah sebabya kenapa mereka belum menghasilkan dan menyerahkan dividen ke Lobar,” jelas Lale. Indotan telah dibeli oleh
PT. Ancora, di mana saham PT. ILBB sebesar 90 persen telah dibeli oleh PT. Ancora yang ada di Singapura, sehingga PT. ILBB pun sudah dimiliki oleh PT. Ancora. Atas kondisi ini, ia pun bertanya kenapa pemilik saham masih PT. Indotan Lombok? Dari jawaban yang diperoleh dari pihak PT. Indotan Ancora di atas PT. Indotan, artinya PT. Indotan PT E.Lte ini adalah anak perusahaan dari PT Ancora. “Sedangkan ada 10 persen saham
milik pemda,” jelas dia. Untuk itu di masa mendatang, pihak pemda akan mengkaji apakah saham ini masih ada di sana atau dikeluarkan saja. Terkait pengembangan usaha PT. Ancora ditargetkan pada tahun 2020-2021 mulai melakukan eksplorasi. Pihak perusahaan akan melakukan pengeboran di sejumlah titik sampai kedalaman 200 meter untuk melihat potensi kandungan emas dan lain-lain di kawasan tersebut. Barulah setelah itu pihak terkait akan membangun infrastruktur seperti jalan dan pabrik emas, sehingga tahun 2023 sudah masuk tahap eksploitasi dan produksi. Untuk eksplorasi akan mulai dilakukan petama di daerah Pelangan, sebab di daerah
ini ada kandungan emas dan perak, sedangkan di wilayah Selodong mengandung tembaga. “Saat ini sudah ada izin (eksplorasi) dari kementerian terkait, tinggal mereka nunggu izin pinjam pakai kawasan hutan dari Kementerian Lingkngan hidup,” jelas dia. Untuk izin pinjam pakai kawasan hutan ini harus ada rekomendasi dari gubernur, dokumen untuk mendapatkan rekmendasi sudah ada dan tinggal dikeluarkan rekomendasi tersebut. Selain itu, sudah ada peraturan dari Dinas LHK. Ia menambahkan untuk tahap awal, pihak perusahaan tambang ini akan menarik 500 tenaga kerja, lalu bertahap setelah produksi jumlah tenaga kerja yang akan direkrut meningkat. (her)
Kuota Haji Loteng Bertambah 34 Jemaah LIA Siap Antisipasi Lonjakan Praya (Suara NTB) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) pada musim haji tahun ini bakal memperoleh tambahan kuota haji dari pemerintah pusat sebanyak 34 jemaah dari kuota semula sebanyak 829 jemaah. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Loteng, H. Jalalussayuthy, SS, M.Pd., kepada wartawan di Kantor Bupati Loteng, Selasa (28/5). Bahkan, ujar Jalalussyauthy, kuota haji Loteng kemungkinan akan bertambah lagi, menyusul adanya tambahan kuota haji sebanyak 10 ribu secara nasional yang nantinya akan dibagi secara merata oleh pemerintah pusat. “Kalau diambil rata-rata, kemungkinan ada tambahan 31 jemaah lagi,” tandasnya. Itu artinya, total penambahan kuota haji Loteng sekitar 60 jemaah lagi. Di mana nantinya, sesuai petunjuk pemerintah pusat untuk penambahan kuota haji akan dialokasikan bagi jemaah lanjut usia (lansia) den-
(Suara NTB/kir)
H. Jalalussayuthy gan harapan bisa mengurangi jumlah calon jemaah haji yang berusia lanjut ada daftar tunggu haji Loteng. Meski ada penambahan, ada juga pengurangan, menyusul ada calon jemaah haji yang mengundurkan diri dan
meninggal dunia. “Yang mengundurkan diri dan meninggal dunia ada sekitar 20 jemaah,” tandasnya. Untuk pemberangkatan calon jemaah haji tahun ini, dijadwalkan awal bulan Juli mendatang. Di mana Loteng kemungkinan akan dibagi dalam dua kelompok terbang (kloter). Mengingat, untuk satu kloter jumlah calon jemaah haji sebanyak 450 orang, karena menggunakan pesawat berbadan lebar jenis Boeing 747. Menyinggung calon jemaah haji lansia, kepala Kemenag Loteng, menegaskan nanti akan mendapat pengawalan khusus oleh tim kesehatan haji Loteng supaya para jemaah calon haji yang berusia lanjut bisa tetap menjalankan ibadah haji dengan lancar. “Untuk jemaah calon haji yang masuk kategori risiko tinggi atau lansia, tetap akan mendapat pengawalan khusus dari tim kesehatan haji. Baik sebelum keberangkatan, saat di tanah suci sampai pulang ke tanah air,” pungkasnya. (kir)
Layani Penukaran Uang Jelang Lebaran
Bank NTB Syariah Cabang Gerung Siapkan Rp15 Miliar Giri Menang (Suara NTB) Untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang bagi masyakarat jelang lebaran ini, pihak PT. Bank NTB Syariah Cabang Gerung menyiapkan Rp15 miliar lebih uang tunai untuk keperluan penukaran. Memasuki hingga pertengahan bulan ini, penukaran mencapai Rp 7,5 miliar. Penyiapan penukaran uang ini untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para nasabah di sisa sepekan sebelum memasuki libur cuti bersama. “Kami menyiapkan uang tunai sekitar Rp 7,5 miliar dalam bentuk pecahan kecil per harinya untuk penukaran,” kata Branch Manager (BM) PT. Bank NTB Syariah Cabang Gerung, L. Purnawan, Selasa (28/5). Menurutnya, penukaran uang kecil ini seakan sudah menjadi tradisi di kalangan masyarakat jelang lebaran Idul Fitri tiba, sehingga
dikalkulasikan dalam sepekan ini pihaknya menyiapkan uang sekitar Rp 14 miliar. Hal ini membuat pelayanan sepekan terakhir ini mengalami peningkatan akibat banyaknya nasabah yang datang mengurus keperluanya. Hampir rata-rata para nasabah biasanya kerap menukarkan uang dalam pecahan Rp 5 ribu, dan Rp 10 ribu dan 20 ribu.”Memang pelayanan sepekan ke depan ini luar biasa sangat ramai, sampai-sampai kadang kas kita jam 3 bertambah,” ujarnya. Ia pun memastikan pihaknya akan semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada nasabah jelang libur lebaran ini, termasuk juga dalam pelayanan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan menerima gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) melalui non tunai atau rekening.”Gaji bulan Juni kita bayarkan, dan kalau rampung juga SP2D
yang diantar Pemkab Lobar untuk THR,kita bayarkan juga,” sambungnya. Terkait gaji dan THR para ASN itu diakuinya pihaknya menyiapkan uang sekitar Rp 60 miliar lebih untuk pembayaranya. Bukan itu saja, demi melancarkan penarikan uang tunai, pihaknya sudah menyiapkan mesin ATM di belasan titik di Lobar. “Karena beda dengan tahun lalu yang tunai gaji dan THR diterima dari bendahara, tahun ini kita kerjasama dengan Pemkab untuk pembayaranya non tunai masuk ke rekening masing-masing pegawai,” jelasnya. Pihaknya mengharapkan kepada para pegawai itu untuk tidak terlalu boros dalam menarik THR dari ATM. Ia menyarankan agar pengunaan THR itu dapat digunakan dengan baik dan menyisihkan untuk keperluan selepas lebaran nantinya. (her)
Arus Mudik dan Balik
Praya (Suara NTB) PT. Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA) memprediksi lonjakan penumpang pesawat pada arus mudik lebaran melalui LIA tahun ini berlangsung pada 30 Mei mendatang. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung Sabtu (8/6) dan Minggu (9/6) mendatang. Demikian diungkapkan General Manager (GM) PT. AP I LIA, Nugroho Jati usai membuka posko terpadu angkutan lebaran di terminal LIA, Selasa (28/5). Jati mengatakan, puncak arus penumpang para lebaran tahun ini diperkirakan berlangsung dua kali, yakni arus mudik serta arus balik. “Untuk arus mudik, mulai tanggal 29 hingga 30 Mei besok. Karena saat itu sudah masuk masa cuti bersama,” terangnya. Kondisi arus penumpang saat ini sudah berangsur normal, walau masih di bawah kondisi tahun yang lalu. Salah satu indikatornya bisa dilihat dari jumlah flight (penerbangan) per harinya. “Kalau tahun lalu pada periode yang sama pergerakan pesawat per hari bisa mencapai 100 penerbangan. Tapi tahun ini rata-rata 60 penerbangan per hari. Artinya, ada penurunan sekitar 40 persen dari tahun sebelumnya,” terangnya. Ia menjelaskan, untuk kenaikan jumlah penumpang belum bisa diprediksi. Mengingat, kondisi penumpang saat ini dipengaruhi banyak faktor. Selain efek gempa yang belum sepenuhnya pulih, termasuk juga kondisi harga tiket pesawat yang masih mahal. “Untuk kenaikan jumlah penumpang belum kita prediksikan, persentasenya berapa.
Karena pertimbangan calon penumpang untuk menggunakan pesawat sekarang cukup beragam,” sebutnya. Tapi yang jelas pihaknya berharap, arus penumpang pada mudik lebaran tahun ini bisa meningkat dari tahun sebelumnya. Pihaknya pun sudah melakukan beberapa langkah guna mengantisipasi jika terjadi lonjakan penumpang selama arus mudik dan balik lebaran tahun ini. Salah satunya dengan menyiapkan posko terpadu. “Hari ini (Selasa kemarin,red) kita mulai operasikan posko terpadu. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus mudik dan balik lebaran tahun ini,” jelasnya. Di posko terpadu tersebut, pihaknya menyiapakan berbagai layanan, mulai dari pengamanan, kesehatan, informasi serta pelayanan penumpang. Posko terpadu itu melibatkan berbagai unsur, mulai dari pengelola bandara, kepolisian, TNI serta instansi terkait lainnya dengan harapan bisa mendukung kelancaran layanan kepada para penumpang selama arus mudik dan lebaran tahun ini. “Untuk jam operasi posko terpadu sendiri mengikuti jam operasi bandara,” tandasnya. Disinggung jumlah maskapai yang melayani angkutan lebaran tahun ini, Jati mengatakan total ada 8 maskapai. Di antaranya Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air Grup, Nam Air serta Silkair serta AirAsia. Namun, ujarnya, belum ada maskapai yang mengajukan extra flight sampai sekarang ini. “Untuk pengajuan extra flight belum ada. Tapi kita tetap membuka diri kalau ada maskapai yang mengajukan extra flight,” timpal Jati. (kir)
(Suara NTB/kir)
BUKA POSKO - GM PT. AP I LIA, Nugroho Jati bersama Kapolres Loteng dan Dandim 1620/Loteng, membuka posko terpadu angkutan lebaran di LIA, Selasa (28/5).
SUARA PULAU SUMBAWA
SUARA NTB Rabu, 29 Mei 2019
Halaman 6
Masyarakat Sapugara Bree Kembali Pertanyakan Perbaikan Jembatan Desa Taliwang (Suara NTB) Masyarakat Desa Sapugara Bree, Kecamatan Brang Rea, kembali mempertanyakan kelanjutan pengerjaan jembatan desa lantaran tidak kunjung rampung hingga saat ini. Jembatan yang menelan anggaran hingga puluhan miliar itu, terkesan ditinggalkan begitu saja oleh kontraktor karena sudah dua tahun lamanya tidak ada lagi pengerjaan. Proyek pembangunan jembatan ini diketahui menerima dua kali kucuran anggaran. Yakni APBD tahun 2016 sekitar Rp8,8 miliar dan APBD-P tahun 2017 sekitar Rp5 miliar. Tapi hingga saat ini belum memberikan dampak yang baik bagi masyarakat. Pantauan Suara NTB jembatan ini sudah lama terbengkalai. Hal tersebut terlihat dari banyaknya tanaman liar yang tumbuh di sekeliling jembatan. Hal lain yang terlihat yakni, puluhan material baik itu batu, tiang beton penyanggah juga masih terlihat tersusun rapi. Tumpukan material tanah juga masih terlihat meski sudah tidak ada lagi aktivitas pengerjaan apapun di lokasi. Terlihat juga tumpukan sampah yang terbawa arus di tiang tengah jembatan. Hal itu mengindikasikan bahwa jembatan tidak lagi terawat dan dibiarkan rusak begitu saja. Akibat belum jelasnya kelanjutan pembangunan jembatan, masyarakat harus memutar
lebih jauh lagi ketika ingin mengambil hasil pertanian. Kepala Desa (Kades) Sapugara Bree, Andi Subandi S.Pd, kepada wartawan, Selasa (28/5) mengatakan, sebenarnya masyarakat sudah sangat membutuhkan jembatan ini. Karena manfaat jembatan tersebut sangat besar. Baik untuk mengangkut hasil pertanian dari sawah, maupun hal-hal lainnya. Tetapi karena sudah tiga tahun kondisinya seperti ini, dirinya tidak bisa berbuat banyak lagi. Pihaknya juga sudah melayangkan surat secara resmi ke Pemkab supaya jembatan bisa dituntaskan, tapi hasilnya masih nihil. Pemdes juga sempat dijanjikan pada tahun 2018 lalu bahwa jembatan ini akan dilanjutkan di tahun 2019 ini. Setelah dilakukan pengecekan ke daftar lelang daerah, ternyata untuk pembangunan jembatan belum diusulkan untuk dilakukan lelang. Hal ini tentu sangat disayangkan, karena masyarakat juga sudah sangat
geram dengan bangunan yang sudah mangkrak ini. Bahkan warga berencana akan melakukan aksi demo ke kantor bupati dan dinas terkait jika tidak bisa memperhatikan masalah ini. “Masyarakat sangat membutuhkan jembatan tersebut untuk memudahkan pengangkutan hasil bumi karena selama ini warga terpaksa harus melewati sungai jika membawa hasil pertanian ke Desa. Kami juga sudah sering mempertanyakan kelanjutan nasib jembatan ini, tetapi sampai dengan saat ini masih nihil dan tidak ada progres,” ungkapnya. Dikatakannya, pengerjaan jembatan yang sangat molor ini tentu sangat disayangkan, karena sudah menjadi kebutuhan real warga di desa Sapugara Bree. Maka dari itu pihaknya meminta supaya Pemkab bisa merealisasikan janjinya untuk segera menuntaskan pekerjaan tersebut. Jika tidak bisa, masyarakat mengancam akan turun ke jalan melakukan aksi protes. Pihaknya juga tidak
tahu secara persis apa yang menjadi kendala di lapangan, sehingga pembangunan jembatan ini tidak kunjung rampung. Bahkan ada informasi bahwa kontraktor pelaksana proyek sudah dimasukkan daftar hitam oleh Pemerintah. Kalau sudah seperti ini kondisinya, jembatan ini terancam tidak akan bisa selesai dibangun dan anggaran yang sudah dikucurkan akan sangat sia-sia. Apalagi warga juga selalu protes ke Desa yang karena tidak menyampaikan aspirasinya ke Pemkab meski sudah sering disuarakan. Tetapi yang perlu diingat proyek ini adalah proyek Pemkab sehingga desa tidak bisa memiliki intervensi apapun terhadap proyek itu, hanya sebatas kordinasi saja. Karena domain pekerjaan berada di kabupaten, tanpa sama sekali melibatkan desa. “Kami capek juga mendengar masyarakat komplain terhadap proyek ini, tetapi mau gimana lagi, karena itu bukan kewenangan kami (Desa). Justru Pemerintah Kabupaten harus segara mencari solusi terkait jembatan ini,” sebutnya. Ia menambahkan, pihaknya juga sampai dengan saat ini belum menerima kabar dari Pemerintah atas nasib dari jembatan ini. Sehingga pada saat ada masyatakat yang bertanya
(Suara NTB/ils)
MANGKRAK - Nampak bangunan jembatan desa Sapugara Bree yang sudah lama mangkrak dan tidak ada lagi kelanjutan pembangunannya. pihaknya tidak bisa memberikan jawaban, tidak asal klaim dan asal jawab begitu saja. Hal ini dianggap sangat penting, sehingga masyarakat yang ada di desa bisa lebih faham apa-apa saja yang kendala yang dihadapi dalam pembangunan proyek ini. Kalaupun tidak bisa diselesaikan tentu alasannya juga harus
jelas, sehingga masyarakat bisa faham dan tidak salah sangkah terkait proyek ini. Tetapi yang jelas, pihaknya berharap supaya jembatan desa ini bisa segera diselesaikan pembangunannya. Jika tidak segera, masyarakat mengancam akan melakukan aksi protes terhadap tidak jelasnya pembangunan jem-
batan tersebut. “Kami sangat berharap garis koordinasi bisa ditegaskan lagi, sehingga tidak ada informasi sumbang yang beredar di masyarakat. Kami juga minta agar Pemerintah bisa fokus terhadap apa yang sudah dijanjikan untuk diselesaikan dengan baik supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (ils)
Bupati Dukung Dea Ikuti Pemilihan Pilkada Serentak, Bupati Husni Tunggu Perintah Partai Putri Otonomi 2019 Tingkat Nasional Sumbawa Besar (Suara NTB) Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril, B.Sc mengapresiasi prestasi yang ditorehkan Uswatun Firda Trisukma, yang mewakili Kabupaten Sumbawa di ajang pemilihan Puteri Otonomi 2019 Tingkat Nasional. Bupati berjanji akan membantu mendukung keikutsertaan dara asli Sumbawa kelahiran 14 Februari 1999 yang akrab dipanggil Dea, dalam ajang tersebut. Bupati berharap, pada kompetisi nanti Dea dapat mengharumkan nama daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati, Selasa (28/5), kepada Dea yang datang bersama Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Kadis Tarunawan, S.Sos, SP dan Kabid kebudayaan Dikbud Sumbawa. Pada kesempatan tersebut, Tarunawan menyampaikan event ini akan berdampak positif bagi kemajuan daerah terutama dalam hal promosi pariwisata di Kabupaten Sumbawa. Dengan semakin dikenalnya Kabupaten Sumbawa dan NTB di kancah nasional. Sementara itu, Kabid Kebudayaan Dinas Dikbud Sumbawa, H. Hasanuddin, S.Pd menyampaikan, keikutsertaan Dea ke Tingkat Nasional, yang akan berlangsung
(Suara NTB/ist)
WAKILI SUMBAWA - Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril bersama Uswatun Firda Trisukma, yang mewakili Sumbawa di ajang pemilihan Puteri Otonomi 2019 Tingkat Nasional dan pejabat lainnya. mulai 1 sampai 5 Juli 2019 di JCC (Jakarta Convention Center), dalam rangka Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Expo 2018, setelah mengikuti seleksi dan proses perangkingan di Tingkat Kabupaten. Terkait hal tersebut, Dinas Dikbud secara teknis sedang mempersiapkan pembinaan terkait pengetahuan umum, dengan mempersiapkan bukubuku yang dapat dipelajari untuk lebih mendalami sejarah dan budaya daerah dan nasional. Selain itu juga telah disiap-
kan kostum dan perancang busana, mengingat parade baju daerah masuk dalam agenda kegiatan, selain kegiatan pembekalan peserta, tes wawancara pengetahuan umum, unjuk kebolehan ketangkasan di bidang seni dan budaya, dan malam grand final. Adapun prestasi dan penghargaan yang telah diraih Dea antara lain pernah menjuarai Miss Shopie 2016, juara II Hijab Hunt 2016, juara II Lamatopo Models 2016, Juara I Lamatopo Models 2017, dan peraih Best Catwalk Lamatopo 2017. (arn)
Dikes Sumbawa Siapkan Layanan Kesehatan Mudik Lebaran Sumbawa Besar (Suara NTB) Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa menyiapkan pelayanan kesehatan selama arus mudik lebaran ini. Selain menempatkan personil di sejumlah pos pelayanan, petugas di Puskesmas juga tetap bersiaga memberikan layanan kesehatan. Sekretaris Dikes Sumbawa, Abdul Malik, S.Sos mengakui pihaknya sudah melaksanakan rapat koordinasi di Polres Sumbawa terkait persiapan lebaran belum lama ini. Menindaklanjuti itu, pihaknya sudah membentuk tim yang akan ditempatkan di posko untuk memberikan pelayanan kesehatan lebaran. “Pada prinsipnya kami sudah rapat koordinasi di Polres Sumbawa. Ini kami sudah menyiapkan posko. Ada 6 posko yang sudah kami siapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan,” ujarnya, Selasa (28/5).
Dipaparkannya, enam posko tersebut yakni di Terminal Alas Barat yang dilayani oleh UPT Puskesmas Kecamatan Alas, posko Terminal Sumer Payung dan posko Pasar Labuhan Sumbawa oleh UPT Puskesmas Kecamatan Labuhan Badas. Kemudian posko Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin dilayani oleh UPT Puskesmas Unit II Sumbawa, posko Pertokoan Sumbawa Jam Gadang oleh UPT Puskesmas Unit I Sumbawa dan posko Simpangan Boak yang dilayani oleh UPT Puskesmas Unter Iwes. Selain di posko, Puskesmas juga tetap siaga memberikan pelayanan kesehatan. Petugasnya sendiri akan diberikan jadwal. “Disamping posko, Puskesmas selama libur itu stand by 24 jam tetap melayani kesehatan. Pada prinsipnya sudah siap kita. Petugas Puskesmas kita kerahkan, kita berikan jadwal,” terangnya. Petugas di posko, lanjutnya, akan stand by memberikan pelayanan dasar. Selain itu juga akan disediakan ambulan untuk mengantisipasi adanya hal yang bersifat emergency untuk dibawa ke Puskesmas. “Kalau kita cenderung melayani orang yang datang. Artinya di situ stand by dengan pelayanan dasar,” pungkasnya. (ind/arn/*)
Abdul Malik
Sumbawa Besar (Suara NTB) Dalam beberapa pekan ini, mulai banyak muncul figur yang digadang-gadang akan maju pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa mendatang. Salah satunya adalah Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril, B.Sc. Politisi dari PDI Perjuangan ini berpeluang besar kembali menjadi orang nomor satu di Sumbawa. Hanya saja, untuk maju atau tidaknya ia masih menunggu perintah partai. Ditemui wartawan di ruangannya, Selasa (28/5), H. Husni mengatakan, kesiapannya untuk Pilkada mendatang selalu ada. Namun dirinya berbeda dengan calon-calon lain yang sudah mulai menyatakan diri. Sebagai politisi dan kader partai, ia harus menunggu adanya perintah partai. Apalagi saat ini ia masih menjabat sebagai Bupati hingga 2021
mendatang. Tentunya ia ingin memelihara stabilitas politik di Kabupaten Sumbawa. “Dengan hiruk pikuk yang sudah diawali ini, saya ingin menjadi penyelamat dan peneduh. Agar saya tidak ikut dalam kancahperpolitikanyanggaduhini. Kenapa saya bilang gaduh, karena ini sedang gamang. Di manamana di sini calon bupati, tiba-tiba besok berubah lagi jadi calon wakil. Saya tidak mau nampil seperti itu, karena ada syarat khusus di PDIP perjuangan itu tim penilai dari pusat,” ujarnya. Dijelaskannya, sebagai kader partai, dirinya tidak berani menyatakan diri akan maju tanpa adanya perintah partai. Karena ada tata krama politik dalam partai. Karena bisa jadi partai tidak lagi membutuhkannya dengan pertimbangan faktor usia atau mencari generasi
muda. Artinya ia belum mendapatkan perintah dan dirinya juga tidak akan meminta. Tetapi kalau mendapat perintah, maka wajib dilaksanakan. “Saya nunggu perintah. Kalau diperintahkan saya coba istiharah. Maka saya tidak akan pernah membuat pernyataan saya maju atau tidak maju. Karena saya sampai hari ini masih menjadi Bupati Sumbawa. Saya tidak ingin hiruk pikuk politik itu salah arah, saya mau Sumbawa ini kondusif. Kemudian calon yang muncul sepakat dengan saya untuk tetap tenang,” tukasnya. Semua manusia, lanjutnya, tetap mempunyai keinginan termasuk dirinya untuk maju pada Pilkada mendatang. Hanya saja, keinginan itu harus disesuaikan dengan kemampuan. Baik mental, psikologi dan fisik. “Ketika saya diperintahkan saya harus
(Suara NTB/ind)
H. M. Husni Djibril siap. Di PDIP ada tes. Saya ikut tes kalau disuruh. Yang menguji dari pusat,” pungkasnya. (ind)
SUARA NTB Rabu, 29 Mei 2019
SUARA PULAU SUMBAWA
Halaman 7
Kerjasama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dompu dengan Suara NTB
Safari Ramadhan di Dompu, Gubernur Apresiasi Sikap Warga di Pemilu 2019 Dompu (Suara NTB) Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Danrem 162/WB, Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdani, S.Sos, SH menggelar safari ramadhan di Masjid Raudatul Desa Ranggo Kecamatan Pajo bersama pemerintah Kabupaten Dompu. Di hadapan warga, Gubernur menyampaikan apresiasinya atas suasana aman dan kondusif selama kontestasi pemilihan legislatif dan presiden. “Betul apa yang disampaikan Danrem tadi. Pemerintah pusat takut sekali, NTB ini tidak aman terutama Bima dan Dompu. Tapi kita buktikan, Bima dan Dompu ternyata aman. Justru Jakartalah yang tidak aman. Boleh rabies datang ke tempat kita, tapi kita sanggup tunjukan ke dunia internasional, walaupun beda presiden, beda calon presiden, beda partai politik kita, beda calon DPD, beda calon DPR, tetapi kehangatan persaudaraan tetap kita junjung tinggi di bumi Ngahi Rawi Pahu,” kata Dr Zulkieflimansyah dalam sambutannya di masjid Raudatul Desa Ranggo Kecamatan Pajo, Sabtu (25/5) malam. Ia pun mengingatkan, tahun
2020 mendatang di Kabupaten Dompu akan ada kontestasi demokrasi untuk memilih Bupati dan wakil Bupati. Apapun partainya dan siapapun calonnya, tidak boleh mencederai perasaan sesama. “Jangan sampai karena beda calon Bupati, tidak boleh ada dendam politik. Yang tidak mendukung dicopot jabatannya. ASN harus profesional, itu harus jadi pelajaran untuk tetap netral, sehingga kontestasi demokrasi tetap aman, jujur, adil,” harapnya. Yang akan menjadi Bupati dan Walikota adalah mereka yang benar – benar ingin memberi pelayanan pada masyarakat. Pemimpin yang adil menjadi dambaan semua pihak, yaitu pemimpin yang ikhlas. “Pemimpin yang mampu memberikan rasa dan makna kepada pendukung bahkan yang menghinanya sama,” katanya. Sebelumnya, Danrem 162/ WB, Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdani, S.Sos, SH menyampaikan, sebelum pilpres pihaknya tetap mengadakan video konfrens dengan Panglima TNI, Kapolri, dan Menkopolhukam. Para pemimpin nasional ini mengingatkan khusus untuk NTB. “Pesannya
Bolos Tanggal 31 Mei dan 1 Juni, ASN akan Diberi Sanksi Bima (Suara NTB) Aparatur Sipil Negara (ASN) di ruang lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Bima dipastikan akan tetap aktif hingga sampai akhir pekan ini, sebelum menikmati libur Cuti Bersama Lebaran tahun 2019. Berdasarkan Surat Edaran (SE) Walikota Bima nomor 591 tahun 2018 tentang hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2019, libur akan ditetapkan mulai tanggal dari 3, 4 dan 7 juni 2019 (Suara NTB/Uki) mendatang. Ferry Sofiyan SE tersebut menindaklanjuti Surat Keputusan tiga Menteri yakni Mentri Pan RB, Menaker dan Menteri Agama (Menag) tentang cuti bersama lebaran yang akan dimulai pada tanggal 3, 4 dan 7 Juni. Wakil Walikota (Wawali) Bima, Ferry Sofiyan SH, mengatakan tidak ada tambahan cuti bagi ASN. Bahkan kata dia, ASN diwajibkan tetap masuk pada Jum’at (31/5) dan mengikuti upacara hari Kesaktian Pancasila tanggal 1 Juni. “Sudah ketentuan, semua ASN harus tetap dan wajib masuk tanggal 31 Mei dan mengikuti upacara tanggal 1 Juni,” katanya. Untuk memastikan seluruh ASN tetap hadir dan tidak bolos kerja, Wawali mengaku akan melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) di seluruh OPD. Jika ditemukan ada ASN melanggar akan diberikan penindakan. “Nanti kita akan cek absensi kehadiran. Apabila ada yang melanggar akan kita berikan saknsi sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya. Oleh karena itu, Ia meminta seluruh Kepala OPD untuk mengingatkan para bawahannya serta tidak memberikan tambahan libur diluar cuti bersama yang telah ditetapkan, kecuali ada keperluan penting. “Jadi tidak ada tambah menambah libur. Semua ASN akan masuk tanggal 10 Juni mendatang, itu sudah ketentuannya,” pungkasnya. (uki)
WTP Kota Bima Diciderai Sejumlah Temuan Kota Bima (Suara NTB) Pemerintah Kota Bima kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam tata pengelolaan keuangan daerah tahun 2018. Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi SE menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Kepala BPK Perwakilan NTB, Hery Purwanto SE, di kantor BPK setempat, Senin (27/5). Sayangnya WTP yang diperoleh lima tahun berturut turut atau sejak tahun 2014 tersebut diciderai dengan sejumlah persoalan, karena ada temuan masalah dari pengerjaan proyek hingga kesalahan penganggaran. Data yang dihimpun Suara NTB, masalah di Kota Bima yang menjadi temuan, antara lain, sedikitnya 12 paket proyek pada dua OPD dengan nilai Rp321.382.697 masih kekurangan volume. Kemudian selanjutnya, temuan pengelolaan belanja honorium PNS pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) senilai Rp113.025.300 yang tidak sesuai ketentuan Selain itu, pertanggungjawaban belanja barang dan jasa senilai Rp432.812.600 di Sekretariat Dewan yang tidak sesuai ketentuan. Serta temuan kesalahan penganggaran belanja barang yang diserahkan kepada masyarakat di Dinas PU PR. Menanggapi sejumlah temuan tersebut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bima, Drs. Zainuddin, dikonfirmasi Suara NTB, Selasa (28/5) enggan berkomentar. “No comment,” katanya singkat. (uki)
cuman satu, tolong diwaspadai Bima dan Dompu,” ungkapnya. Kenyataannya, dalam pelaksanaan Pilleg dan Pilpres, wilayah Dompu dan Bima menjadi contoh bagi Kabupaten lain, karena terlaksana dengan aman dan terkendali. Tidak ada jatuh korban, bahkan di luar dugaan justru yang menjadi masalah di Kabupaten Lombok Tengah. “Ini menandakan bahwa masyarakat Dompu sudah melek demokrasi, sudah melek dengan peraturan pemerintah. Ini saya minta sekali lagi. Dengan meningkatnya taraf ekonomi, meningkatkan pola pikir dan pola tindak masyarakat Dompu, sehingga kedepan Dompu akan menjadi Kabupaten yang akan menjadi teladan dan bahkan menjadi contoh bagi kabupaten – kabupaten lain di NTB,” harapnya. Selain itu, Ahmad Rizal Ramdani juga menyampaikan apresiasinya kepada Kabupaten Dompu yang berhasil menekan angka kriminalitas selama 2018. Datanya, ada penurunan hingga 39 persen dibandingkan tahun 2017. “Sekarang Dompu lebih aman, lebih kondusif. Ini semua berkat kerjasama bapak – bapak sekalian. Harapan
(Suara NTB/ula)
SAFARI RAMADHAN - Suasana Safari Ramadhan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Danrem 162/WB dan Pemda Dompu yang dihadiri oleh Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin dan Wakil Bupati Dompu, Arifuddin, SH di masjid Raudlatul Desa Ranggo Kecamatan Pajo, Sabtu (25/5) (foto kiri). Gubernur menyerahkan secara simbolis bantuan kepada Bupati Dompu (foto kanan). kami, prestasi ini tolong dipertahankan dan bahkan ditingkatkan untuk kemaslahatan kabupaten Dompu dan menjadi daerah baldatun toyibatun warabbun ghafur,” pesannya. Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin pada kesempatan yang sama menyampaikan, situasi dan keamanan di Dompu bisa terjaga. Saat ini masyarakat tengah melakukan panen jagung dan padi dengan harga yang rela-
tif stabil. Kondisi ini membuat masyarakat lebih bergembira dalam menghadapi lebaran idhul Fitri. “Ini terlihat wajah – wajah (masyarakat Dompu) penuh keceriaan, wajah – wajah yang memandang masa depan dengan penuh optimisme,” ungkapnya. Urusan politik legisltif dan pilpres sudah selesai. Ketika ada gonjang ganjing urusan politik, ia berharap didoakan agar semua akan selesai. “Siapapun
tahun 2014 lalu hingga yang kelima tahun ini, sejumlah catatan temuan tetap disematkan BPK dalam laporan audit finalnya. Hanya saja temuan-temuan tersebut setiap tahunnya, jumlahnya terus berkurang dan di sisi lain upaya tindaklanjut atas temuan itu mendapat respon cepat dari pemerintah. “Kita kan terus melakukan perbaikan agar kesalahan yang terjadi tahun lalu, di tahun ini tidak lagi terjadi. Atau minimal dari jenis kasusnya berkurang volumenya. Artinya ada perbaikan di situ kan,” paparnya. Ia mencontohkan beberapa bentuk catatan sebagai temuan BPK atas tata kelola keuangan daerah tahun 2018 yang dirilis baru-baru ini seperti masih adanya temuan kasus kelebihan volume baik
dinyatakan positif rabies. Sementara warga meninggal ada 7 orang. Upaya pemerintah sejauh ini, sudah 11 ribu ekor yang divaksin dan 10 ribu lebih dieliminasi. “Saya sudah minta kepala Desa menjadi Ketua tim penembak jitu. Saya kasih waktu 60 hari dari kemarin, urusan anjing gila ini harus selesai. Karena pilihannya, kita yang digigit atau kita eliminasi anjingnya,” kata H. Bambang. (ula/*)
Bertemu Presiden, Syamsuri Juga Dapat Bantuan dari Gubernur Bima (Suara NTB) Qori Internasional Indonesia, asal Desa Rada Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, Syamsuri Firdaus, mendapat keberkahan usai meraih juara I lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-7, di Kota Istanbul, Turki belum lama ini. Pemuda berusia 21 tahun itu, diundang khusus oleh Presiden RI, Jokowi Widodo, di Istana Negara Jakarta, Selasa (28/5). Hal itu juga dibenarkan oleh Syamsuri saat dikonfirmasi Suara NTB melalui pesan WhatsApp. “Insya Allah,” katanya. Tidak hanya itu, keberkahan lainnya, Syamsuri juga dikabarkan akan mendapat bantuan dari Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah M.Sc. Sekaligus bantuan paket umrah untuk kedua orang tuanya. Kepala Desa Rada Kecamatan Bolo, Supratman S.Sos, mengakui Gubernur NTB, akan memberikan bantuan kepada Syamsuri Firdaus setelah mengharumkan nama Indonesia khususnya NTB di mata dunia. “Kalau tidak salah bantuan-
nya berupa dana tabungan, tapi saya belum tahu jumlahnya. Juga ada paket umrah untuk kedua orangtuanya,” kata Kades. Sementara Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, mengaku juga akan memberikan bantuan dan penghargaan kepada Syamsuri. Sayangnya, Bupati belum membeberkan jenis bantuan dan penghargaan yang bakal diberikan. “Yang jelas ada penghargaan dari pemerintah daerah. Tapi nanti ya,” kata Bupati. Ia mengaku sangat bangga dengan prestasi yang diraih Syamsuri tersebut, apalagi dalam kegiatan MTQ tingkat internasional. Bupati berharap prestasi yang diraih Syamsuri bisa dijadikan motivasi. “Ke depan mudah-mudahan bermunculan Syamsuri yang lain,” harapnya. (uki)
(ant/bali post)
BERBINCANG - Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan pemenang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional Ke-7 di Turki, Syamsuri Firdaus (kiri) dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (28/5).
Galeri Rumah Pajang Dukung Ekowisata Batu Dulang Sumbawa Besar (Suara NTB) Desa Batu Dulang, Kecamatan Batulanteh memiliki banyak potensi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Selain memiliki sejumlah produk unggulan, juga ditambah dengan keberadaan ekowisata yang menarik. Potensi ini diharapkan dapat tumbuh dan berkembang dengan diresmikannya galeri rumah pajang ekowisata di desa setempat. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Sumbawa, Ir. H. Iskandar D, M.Ec., Dev, peresmian galeri rumah pajang oleh Gubernur tentunya akan saling mendukung dengan keberadaan ekowisata desa Batu Dulang. Masyarakat yang datang berwisata bisa membeli oleh-oleh atau cinderamata untuk dibawa pulang. “Tentu saling menonjol. Orang datang wisata namanya, tapi ini adalah
oleh-oleh atau cinderamata mereka. Jadi harus saling mendukung,” ujarnya terkait diresmikannya Galeri Rumah Pajang Ekowisata Desa Batu Dulang oleh Gubernur NTB. Disebutkannya, Desa Batu Dulang dianggap sebagai desa madu. Namun akan timbul pertanyaan jika setiap orang yang datang tidak menemukan adanya produk madu ataupun komoditi lainnya. Makanya galeri rumah pajang ini hajatnya sebagai wadah bagi Pokdarwis serta UMKM bergerak memasarkan produk-produk olahan yang ada di wilayah setempat. “Batu Dulang ini kan dianggap sebagai desa madu. Tetapi kalau orang datang terus tidak melihat apa-apa, bagaimana kita bisa mengatakan ini desa madu. Jadi galeri ini adalah jendela dari wilayah Batu Lanteh, Batu Dulang. Tempat orang melihat seperti apa ketersediaan madu dan produk-produk lain. Bukan hanya madu, tetapi ada
produk perkebunan, kayak jahe, kemudian ada juga minyak kemiri. Bahkan nanti kalau sudah berhasil, minyak kayu putihnya barangkali industrinya akan ke sini,” jelasnya. Pihaknya berharap, ke depannya akan datang sumbersumber pendanaan yang lain untuk mendukung pengembangan dan keberlanjutan hal ini. Seperti yang disampaikan Gubernur NTB, bahwa industrialisasi diharapkan akan tumbuh berkembang. “Jadi bukan hanya bagaimana mengemas produk-produk madu. Supaya tidak terkesan kita menghasilkan madu dan menjual madu. Jadi harus ada produk olahan madu. Madu setetes, bisa menjadi barang apa yang harganya jauh lebih besar. Ini industri-industri yang kita harapkan. Baru Batu Dulang ini bisa memberikan gravitasi yang besar untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (ind/arn)
BPKD KSB Akui Masih Ada Catatan BPK Taliwang (Suara NTB) Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyatakan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas tata kelola keuangan daerah tahun 2018 yang disematkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terbaru ini belum sepenuhnya sempurna. “Ya masih hal-hal yang perlu dibenahi karena WTP tahun ini kita masih ada beberapa catatan dari BPK,” kata Kepala BPKD KSB, Nurdin Rahman, SE kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (28/5). Predikat WTP darI BPK setiap tahunnya atas tata kelola keuangan daerah selama ini bukan berarti benar-benar tanpa temuan. Menurut Nurdin, sejak mendapat opini WTP pertama
yang akan diputuskan oleh MK, yang akan menjadi Presiden kita, insyaallah itu pilihan Allah. Itu adalah pilihan terbaik untuk kita warga masyarakat Indonesia,” katanya. H. Bambang juga menyampaikan perkembangan kasus rabies di Dompu. Sejak ditetapkan KLB, ada 1.741 orang yang menjadi korban gigitan anjing. Anjing yang dieliminasi dan kirim sampelnya, sebanyak 147 ekor
pembayaraan atau sebaliknya pekerjaan sebuah program. Kesalahan administrasi keuangan dan beberapa catatan kecil lainnya yang dalam pengelolaan keuangan belum seutuhnya sesuai ketentuan. “Temuan kurang atau lebih bayar itu masih ada. Tapi jumlah kasusnya sudah sangat sedikit dibanding tahun lalu. Dan yang terpenting sudah langsung kita tindaklanjut,” klaimnya. Memasuki tahun kelima berturut-turut mendapat predikat WTP. Ke depan Pemda KSB akan terus membenahi sistem tata kelola keuangannya. Meminimalisir kesalahan di seluruh lini bahkan jika bisa hingga nihil catatan BPK. Cita-cita Pemda KSB itu menurut Nurdin agak berlebihan. Namun demikian hal itu
tidak mustahil bisa dicapai. “Kita ingin dapat WTP tanpa kemudian ada catatan BPK yang harus kita tindaklanjuti setiap selesai audit. Berat, ya memang berat. Tapi bisa saya yakin kita bisa,” tegasnya. Keyakinan menihilkan catatan BPK pada setiap laporan final auditnya saat daerah meraih predikat WT, bagi Nurdin bukan satu hal mustahil. Menurut dia satu kuncinya adalah seluruh pihak terkait yang terlibat dalam tata kelola keuangan pemerintah berkerja sama. “Bukan internal pemerintah KSB dan apararurnya saja yang harus kerja sama. Tapi lembaga perbankan, lembaga pajak dan semua pihak harus bantu kita untuk mempertahankan WTP ini. Kepala desa dan per-
angkatnya juga harus ikut kerja sama. Karena pengelolaan keuangan daerah ini sampai hal-hal kecil diperiksa guna memastikan tidak ada anggaran yang disalahgunakan,” sambung mantan Kabag Perekonomia Setda KSB ini. Terakhir ia berharap, capaian kali kelima WTP dari BPK tahun ini tidak mengendorkan semangat pemerintah dan aparatur memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai aturan yang ada. “Kami di sini (BPKD) tidak bisa kerja sendiri mengawal tata kelola keuangan daerah. Jadi harus kita keroyok bersamasama. Makanya kita punya citacita dengan slogan bersama kita hapus catatan BPK dalam hasil pemeriksaan tahunannya di KSB,” pungkas Nurdin. (bug)
Disperindag Sesalkan PT. SMS Enggan Partisipasi di Pasar Murah Dompu (Suara NTB) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Dompu, Hj. Sri Suzana, M. Si., menyesalkan keengganan PT. Sukses Mantap Sejahtera (SMS) berpartisipasi di pasar murah tahun ini. Padahal, tingkat kebutuhan warga akan gula jelang lebaran meningkat signifikan. “Ini yang kita sayangkan mereka (PT. SMS) tidak bisa berpartisipasi sementara kebutuhan masyarakat akan gula ini banyak sekali,” ungkap dia menjawab wartawan di gedung kantor pemerintahan klaster II, Senin (27/5). Jika PT. SMS berpartisipasi aktif mendatangkan minimal 1 atau 2 truk gula seperti tahun sebelumnya, beban warga akan semakin ringan di tengah gejolak harga bapok saat ini. Terutama mereka dari kalangan ekonomi lemah. Meski demikian, tegas Sri Suzana, Disperindag tetap berupaya menjawab kebutuhan masyarakat itu dengan mendatangkan gula dari toko terdekat untuk dijual murah. “Gula yang sekarang kita jual ini dari pasar semua, karena tidak adanya kontribusi dari PT. SMS,” ujarnya. Dibanding bapok pada pasar murah sebelumnya stok yang disediakan tahun ini lebih bany-
ak dan bervariasi. Dari gula, minyak goreng, beras, mentega, terigu, telur dan berbagai kebutuhan lain. Sementara harganya ratarata turun dengan selisih Rp3 ribu dari harga pasaran. Seperti beras misalnya, dari kisaran Rp10 ribu/Kg hanya dijual Rp7.500/Kg. Antusiasme warga akan pasar murah ini cukup baik. Bahkan, diakui banyak dari kalangan ASN dan honorer instansi pemerintah yang datang membeli kebutuhannya. “Ndak ada klasifikasi, pegawai negeri juga masyarakat ndak bisa kita usir mereka yang datang belanja. Cuma kalau ibu-ibu pejabat tidak ada yang datang,” jelasnya. Kegiatan pasar murah yang akan berlangsung hingga Kamis 30 Mei tersebut direspon positif masyarakat. Salah seorang diantaranya Masitah. Ia mengaku cukup terbantu dengan adanya pasar murah ini, selain karena harga yang berbeda jauh juga jenis kebutuhan pokok yang dijual beragam. “Jadi untuk buat jajan lebaran kami tidak kesulitan dan tidak harus mengeluarkan biaya yang banyak,” pungkasnya. Sementara Humas PT. SMS, Masnil yang berusaha dikonfirmasi Suara NTB via telepon sejak malam hingga siang kemarin belum memberi jawaban. (jun)
(Suara NTB/jun)
PASAR MURAH – Pegawai Disperindag tanpak sibuk melayani warga yang membeli kebutuhan pokok di pasar murah, Senin (27/5).
POLHUKAM
SUARA NTB Rabu, 29 Mei 2019
Halaman 8
Rusak Berat
Pansus Raperda Jalan Dorong Audit Investigasi Jalan Provinsi di Sumbawa Mataram (Suara NTB) Panitia khusus (Pansus) DPRD Provinsi NTB yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Percepatan Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan Provinsi dengan Pola Pembiayaan Tahun Jamak melakukan kunjungan kerja dalam daerah untuk mengecek kondisi jalan Provinsi di Pulau Sumbawa. Pansus menemukan sejumlah kejanggalan pada sejumlah jalan milik Provinsi di Pulau Sumbawa. Pasalnya jalan yang dibangun dalam waktu tidak terlalu lama itu ditemukan mengalami kerusakan cukup parah. Sehingga mengindikasikan bahwa ada permasalahan dalam proses pengerjaanya. “Ini sangat mengecewakan, karena kualitas material yang sangat rendah, serta rekanan yang sepertinya bekerja asalasalan. Sehingga usia jalan menjadi lebih pendek (usianya). Buktinya kondisi jalan lebih ce-
pat rusak dan hancur,” ujar Nurdin dalam keterangan persnya. Karena itu, Pansus yang dipimpin oleh Nurdin Ranggabarani itu meminta agar dilakukan audit investigasi terhadap pengerjaan jalan tersebut. Sebab, pansus menduga ada yang tidak beres dalam pengerjaannya oleh pihak ketiga. “Untuk itulah, Pansus DPRD NTB minta agar sebelum Perda ini nantinya ditetapkan, terlebih dahulu harus dilakukan evaluasi, berupa audit investigasi khusus terhadap proyek yang telah diang-
garkan sebelumnya,” kata Nurdin usai memimpin pansus meninjau kondisi jalan Sumbawa-Lenangguar-Lunyuk pada Senin (27/5) lalu. Kunjungan pansus didampingi Dinas PUPR Provinsi NTB dan Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Wilayah Pulau Sumbawa. Diketahui panjang jalan provinsi di Pulau Sumbawa, mencapai 956,27 km atau setara dengan 64,42 persen. Sementara jalan di Pulau Lombok memiliki panjang 528,16 km atau 35,58 persen dari 1.484,43 Km panjang jalan provinsi se-
NTB, dengan tingkat kemantapan 83,65 persen. “Melihat panjangnya jalan provinsi di Pulau Sumbawa yang mencapai 64 persen lebih, sehingga, anggaran pemeliharaannya pun, semestinya 64 persen untuk Pulau Sumbawa, dan 35 persen untuk Pulau Lombok. Demikian pula kalau melihat letak geografis Pulau Sumbawa yang luasnya mencapai tiga kali Pulau Lombok. Maka diperlukan dukungan peralatan yang memadai untuk mengawal kemantapan jalan provinsi yang tersebar di 5 Kabupaten/Kota sePulau Sumbawa,” paparnya. Dikatakan Nurdin, dari hasil tinjauannya pada jalan provinsi ruas Sumbawa BesarPal IV-Lenangguar sepanjang 37 km yang rencananya akan dianggarkan sebesar Rp30 miliar, dan ruas jalan Lenangguar-
Lunyuk sepanjang 57 km, akan dialokasikan sebesar Rp70 miliar. Total kedua ruas tersebut rencananya diusulkan Rp100 miliar. ”Ruas ini merupakan nadi utama transportasi vital pendukung perekonomian wilayah selatan Kabupaten Sumbawa,” tegasnya. Disamping meninjau kondisi jalan, pansus juga menyempatkan diri melihat kondisi alat berat milik Provinsi yang dikelola oleh balai pemeliharaan jalan milik Provinsi di pulau Sumbawa. Pansus menemukan kondisi alat berat sudah sangat tidak layak untuk melakukan pemeliharaan jalan di Pulau Sumbawa. “Alat berat milik Provinsi NTB yang dikelola untuk pemeliharaan jalan, rata- rata sudah berusia puluhan tahun. Bahkan lebih banyak yang rusak berat, mangkrak dan men-
(Suara NTB/ist)
INVESTIGASI - Pansus DPRD NTB yang membahas Raperda tentang Percepatan Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan Provinsi dengan Pola Pembiayaan Tahun Jamak, saat mengecek kondisi jalan Provinsi di Pulau Sumbawa. Pansus menemukan banyak jalan yang mengalami rusak berat yang tidak wajar. Karena itu pansus merekomendasikan agar dilakukan audit investigasi. jadi besi tua. Sementara untuk dapat memelihara jalan provinsi sepanjang 954 km
diperlukan dukungan alat berat yang prima dan memadai,” pungkasnya. (ndi)
Amankan Idul Fitri 1440 H
Polda NTB Siapkan Operasi Ketupat Mataram (Suara NTB) – Selama 13 hari ke depan, Operasi Ketupat Gatarin 2019 bakal mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Polda NTB mengerahkan pasukan untuk antisipasi kejahatan meresahkan seperti pencurian, perampokan, jambret, begal, dan premanisme. NTB diharapkan tetap kondusif menjelang sampai usainya arus mudik dan balik. Wakapolda NTB Brigjen Pol Tajuddin memimpin apel kesiapan Operasi Ketupat Gatarin 2019, Selasa (28/5) di Mataram. Turut hadir Forkopminda NTB serta melibatkan pasukan dari TNI AD, TNI AU, TNI AL, Satpol PP, Dishub, Damkar, Pecalang, Senkom, dan Basarnas. Operasi Ketupat 2019 digelar selama 13 hari, mulai Rabu (29/5) sampai Senin (10/6) mendatang. Operasi ini punya kerawanan khusus sebab masih dalam masa pengamanan Pemilu 2019. Tajuddin merinci, berbagai gangguan terhadap stabilitas kamtibmas seperti aksi serangan teror. “Baik kepada masyarakat maupun kepada personel dan markas Polri,” ujarnya usai memimpin apel. Kerawanan lainnya berupa kejahatan yang meresahkan masyarakat seperti pencurian, perampokan, penjambretan, begal dan premanisme, aksi intoleransi dan kekerassan seperti aksi sweeping oleh Ormas,
’’Back Up’’ Operasi Ketupat
Ahmad Rizal Ramdhani
Polres Loteng Bentuk Satgas Khusus Praya (Suara NTB) Kepolisian Resor (Polres) Lombok Tengah (Loteng) telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk membantu pengamanan wilayah selama perayaan lebaran tahun ini. Satgas tersebut nantinya akan ditugaskan mengawasi sekaligus menindak para pelaku kejahatan. Dengan fokus pengamanan rumah kosong yang ditinggal mudik. “Satgas khusus ini dibagi menjadi dua tim. Dengan jumlah personel masing-masing paling banyak 10 orang,” ungkap Kabag. Ops. Polres Loteng, Kompol Sutriyanto, saat rapat persiapan pawai lampion dan lebaran topat di kantor Bupati Loteng, Selasa (28/5) kemarin. Meski jumlah personelnya kecil, namun satgas khusus tersebut memiliki kemampuan yang mumpuni dan bisa diandalkan. Satgas tersebut juga diberikan kewenangan untuk melumpuhkan para pelaku kejahatan. Tapi tetap sesuai koridor dan aturan hukum yang berlaku. Jadi ketika satgas tersebut menemukan pelaku kejahatan, maka ia bisa langsung mengambil tindakan tegas. Dengan melumpuhkan pelaku kejahatan tersebut, tanpa ada kompromi. “Tim ini personelnya kecil dan sedikit. Tapi diberikan kewenangan dan tanggung jawab besar. Dan, tanpa kompromi bisa mengambil tindakan melumpuhkan pelaku kejahatan,” tandasnya. Langkah tegas tersebut diambil dengan harapan bisa memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan ataupun bagi masyarakat yang lain. Supaya tidak ikut-ikutan melakukan aksi kejahatan. Jika tidak mau berurusan dengan satgas khusus tersebut. Lebih lanjut, Sutriyanto, menambahkan, dalam beberapa pekan terakhir khususnya selama puasa aksi kejahatan di wilayah hukum Polres Loteng ada kecenderungan meningkat. Sehingga Polres Loteng merasa perlu mengambil langkah tegas. Dengan melumpuhkan para pelaku kejahatan. Supaya bisa memberikan efek jera. “Dalam sepekan terakhir sudah ada beberapa pelaku kejahatan yang berhasil kita tangkap. Dan, hampir semua kita lumpuhkan,” tegasnya. Untuk peta kerawanan selama puasa dan perayaan lebaran tahun ini, pihaknya pun sudah melakukan pemetaan. Sebagai dasar satgas khusus nantinya bertugas. Karena satgas khusus tersebut juga diarahkan untuk melakukan pengawas di masing-masing rayon. Sesuai peta dan potensi kerawanan yang ada. (kir)
(Suara NTB/why)
CEK KESIAPAN - Wakapolda NTB Tajuddin didampingi Danlanud Zainuddin Abdul Majid Kolonel Nav Budi Handoyo, Selasa (28/ 5) mengecek kesiapan personel Operasi Ketupat 2019. juga gangguan terhadap kelancaran dan keselamatan transportasi darat, laut dan udara. “Permasalahan terkait stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dan bencana alam tetap menjadi kerawanan yang diantisipasi secara optimal,” sebut Tajuddin. Polda NTB menerjunkan 327 personel, Polres jajaran Polda NTB sebanyak 1.286 personel dan disiapkan 22 Pos Pengamanan serta 14 Pos Pelayanan yang tersebar di wilayah NTB. Analisis dan evaluasi Operasi Ketupat tahun sebelumnya, kata Tajuddin, tingkat keberhasilan diklaim baik. “Ditandai
dengan tidak adanya aksi serangan terror, dapat ditekannya gangguan kejahatan yang meresahkan masyarakat maupun aksi inteloransi dan kekerasan,” bebernya. Wakapolda mengatakan, apel gelar pasukan operasi ini bertujuan untuk kesiapan personel, peralatan, dan seluruh aspek operasi. Termasuk sinergitas dan soliditas komponen penyelenggara. “Serta menunjukkan kesiapan penyelenggaraan operasi kepada publik, sehingga akan menumbuhkan ketenangan, rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” pungkas Tajuddin. (why)
NasDem Lotim Diduga Belum Bayar Uang Saksi Pemilu 2019 (Suara NTB/dok)
JAJARAN Korem 162/WB mem-back up kepada aparat Kepolisian dalam pengamanan Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah tahun 2019 hingga lebaran Ketupat mendatang. Hal itu disampaikan Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., di hadapan wartawan usai menghadiri apel gelar pasukan Operasi Ketupat Gatarin dengan inspektur upacara Waka Polda NTB Drs. Tajuddin di Lapangan Mapolda NTB, Selasa (28/5). Menurutnya, operasi pengamanan tersebut sangat urgen, mengingat arus mudik dan balik lebaran nanti akan padat dan memenuhi beberapa lokasi. Seperti terminal, pelabuhan maupun bandara. Pihaknya merasa perlu melibatkan diri dalam pengamanan. Sebab, menurut alumni Akmil 93 tersebut, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, baik terhadap warga lokal maupun para pemudik. “Sehingga proses pelaksanaan lebaran dapat berjalan aman, lancar dan kondusif,” ujarnya. Danrem juga menegaskan, pihaknya akan melibatkan seluruh Kodim jajaran Korem untuk ikut mem-back up aparat Kepolisian di pos-pos yang ada wilayah masing-masing. Khusus untuk personel Yonif 742/SWY akan disiagakan atau standby di masing-masing Kompi. “Apabila dibutuhkan mereka siap untuk digerakan membantu aparat Kepolisian di daerah,” ujarnya. Danrem juga mengimbau kepada seluruh masyarakat NTB agar pelaksanaan perayaan Idul Fitri maupun lebaran Ketupat disambut dengan khusyuk dan kegiatan positif lainnya bukan dengan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. (ars)
Selong (Suara NTB) Pemilu 2019 sudah usai, tapi masih menyisakan banyak permasalahan. Tidak hanya permasalahan di tingkatkan penyelenggara dan peserta pemilu, tetapi juga permasalahan muncul dari partai politik yang belum melunasi sisa pembayaran uang saksi, seperti yang terjadi di Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Lotim. L. Muhamad Sabri, salah satu kader Nasdem menjelaskan bahwa dirinya sudah satu bulan setengah berlalu pascapemilu tapi sampai hari ini saksi yang digunakan oleh partai belum juga diselesaikan haknya. Sementara, katanya ia sebagai caleg terus-terusan ditagih oleh saksi, persoalan inipun sudah dilaporkan ke ketua DPD Nasdem Lotim, H. Rumaksi melalui orang yang dipercaya, namun belum memberikan jawaban yang pasti sampe hari ini. Hal senada disampaikan, Saparwadi Caleg Dapil 2, mengungkapkan bahwa persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Harus bisa dengan segera diselesaikan oleh partai. Selaku caleg kata dia, ia bersama caleg lainnya sudah berusaha berkontribusi penuh kepada partai dengan menyumbangkan suara untuk mengamankan kursi di masing masing dapil. “Terkait dengan saksi inipun kami sudah urunan, sepengetahuan saya semua caleg memberilkan dana saksi dengan besaran yang disepakati bersama pada saat rapat waktu itu,” jelasnya. Maka dari iru, sebagai partai besar selayaknya Nasdem tidak merusak marwahnya hanya dengan persoalan saksi ini, partai harus bisa memberikan tanggungjawabnya terhadap tenaga saksi yang
(Suara NTB/ist)
Hafizullah Mashuri sudah dimanfaatkan. Sementara Wakil Ketua Bidang Pemilihan Umum DPD Nasdem Lotim, Hafizullah Mashuri, ketika ditanya hal ini juga membenarkan. Partai Nasdem belum menyelesaikan kewajibannya kepada saksi, disinggung lebih jauh apa yang menjadi penyebab kenapa belum diselesaikan, dia mengatakan kalau tidak terlalu mengetahui dengan apa yang menjadi penyebabnya. Pasalnya, sejak posisinya sebagai ketua DPD Nasdem Lotim, digantikan oleh H. Rumaksi, yang juga wakil bupati Lotim Hafizullah mengaku sudah jarang berkoordinasi lagi. “Jadi saya gak tau detail permasalahannya kenapa partai belum membayar kewajibannya,” jawab Mantan Ketua DPD Partai NasDem Lotim ini. Adapun masalah saksi ini pada waktu itu awalnya untuk biaya saksi masing masing caleg, untuk membuat saksinya sendiri berdasakan dapil dan desa yang kita sepakati bersama dengan semua caleg dan pengurus DPC. Terkait
dengan honor saksi itu menjadi tangunggjawab caleg yang merekrut saksinya. “Nah, tapi di kemudian hari menjelang injury time tiba-tiba datang surat dari DPP yang memberikan mandat kepada Pak Wakil Bupati dalam hal ini H. Rumaksi untuk menangani masalah saksi TPS di Lombok Timur,” jelasnya, pada rilis yang dikirimkan ke Suara NTB, Senin, (27/5). Dari mandat itu, kemudian dilakukan rapat kembali bersama-sama dengan H. Rumaksi, Pengurus DPD, DPC, semua caleg, Ketua DPW Nasdem NTB dengan output menyepakati untuk semua caleg urunan dengan kemampuan masing-masing dan menyepakati juga saksi dibayar Rp200.000/orang. Kesepakatan itu kemudian dijalankan untuk awalnya saksi diberikan sama sama Rp100.000. Sisanya yang Rp100.000 dijanjikan kepada saksi setelah saksi mengmbalikan form C1. Namun itu belum dibayarkan sampai sekarang, sementara form C1 sudah dikembalikan oleh saksi. “Semoga saja ini segera diselesaikan, kasian saksi-saksi ini sudah capek tapi belum mendapatkan sebagian haknya,” harapnya. Salah satu koordinator saksi Ahmad Fatoni mengatakan bahwa ia bersama teman-temannya sudah capek dijanjikan terus oleh caleg yang merekrut mereka. Calegnya begitu ditagih jawabannya itu itu saja katanya Pak Wakil Bupati belum memberikan sisanya. Ia bersama para saksi lainnya dalam minggu ini rencananya datang ke pendopo wakil bupati untuk menagih sisa dana saksi atau sisa honor mereka. (yon)
123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 Mataram (Suara NTB) 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 Tidak hanya pihak KPU sebagai pihak yang diperkara123456789012345678901234567890121 kan yang bakal dibuat repot oleh gugatan sangketa Perselisi123456789012345678901234567890121 han Hasil Pemilihan Umum (PHPU) tahun 2019 yang dilay123456789012345678901234567890121 angkan oleh sejumah parpol ke Mahkamah Konstitusi (MK). 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 Tapi Bawaslu juga akan ikut dibuat repot pada saat per123456789012345678901234567890121 sidangan berlangsung. 123456789012345678901234567890121 Pihak Bawaslu sebagai institusi yang melaksanakan tu123456789012345678901234567890121 gas pengawasan terhadap jalannya Pemilu 2019 berlangsung 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 secara jujur, bersih, berintegritas dan demokratis. Juga bakal 123456789012345678901234567890121 ikut dipanggil oleh MK untuk ikut turut serta menyampaikan 123456789012345678901234567890121 keterangan atas gugatan yang diajukan oleh peserta Pemilu. 123456789012345678901234567890121 Menyadari hal itu, Bawaslu pun menyiapkan dirinya un123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 tuk memberikan keterangan dalam persidangan PHPU di 123456789012345678901234567890121 MK, caranya dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) ber123456789012345678901234567890121 sama Bawaslu semua Provinsi di Indonesia selama tiga hari 123456789012345678901234567890121 yakni sejak tanggal 26-28 Mei di Jakarta. 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 Komisioner Bawaslu Provinsi NTB Divisi Hukum, data 123456789012345678901234567890121 dan informasi, Suhardi yang dikonfirmasi Suara NTB, Sela123456789012345678901234567890121 sa (28/5) kemarin membenarkannya bahwa pihaknya dikum123456789012345678901234567890121 pulkan oleh Bawaslu RI untuk melaksanakan Rakor persia123456789012345678901234567890121 pan menghadapi gugatan PHPU di MK. 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 “Ya, jadi sekarang kita semua Bawaslu Provinsi dikum123456789012345678901234567890121 pulin se Indonesia dalam rangka menghadapi gugatan PHPU 123456789012345678901234567890121 peserta Pemilu di MK,” jelas Suhardi yang tengah berada di 123456789012345678901234567890121 Jakarta mengikuti kegitan rakor tersebut. 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 Dalam rakor tersebut, Bawaslu diminta untuk menyiap123456789012345678901234567890121 kan semua dokumen hasil pengawasannya. Karena hal itu 123456789012345678901234567890121 akan menjadi bahan yang akan disampaikan dalam persidan123456789012345678901234567890121 gan PHPU di MK. Hasi pengawasan dari Bawaslu bisa dijadi123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 kan bahan pertimbangan dalam memberikan keputusan. 123456789012345678901234567890121 “Kita siapkan dokumen hasil pengawasan kita yang akan 123456789012345678901234567890121 kita sampaikan di MK. Termasuk juga penindakan yang kita 123456789012345678901234567890121 lakukan dalam pengawasan Pemilu di NTB,” jelasnya. 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 Diketahui ada sembilan perserta Pemilu dari NTB yang 123456789012345678901234567890121 melayangkan gugatan PHPU ke MK. Mereka adalah dela123456789012345678901234567890121 pan gugatan dilayangkan partai politik yakni Partai Golkar, 123456789012345678901234567890121 Nasdem, PPP, PDIP, PBB, Gerindra, Hanuran dab Berkarya. 123456789012345678901234567890121 Sementara gugatan untuk DPD RI dilayangkan oleh calon 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 petahana, Farouk Muhammad. 123456789012345678901234567890121 Ditempat terpisah sebelumnya, Ketua KPU Provinsi NTB, 123456789012345678901234567890121 Suhardi Soud juga menegaskan hal yang sama. Bahwa pi123456789012345678901234567890121 haknya siap meladeni gugatan PHPU peserta Pemilu di MK. 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 “Oh ya, kita sangat siap menghadapi gugatan dari peserta 123456789012345678901234567890121 Pemilu. Intinya KPU NTB sangat siap,” tegasnya. 123456789012345678901234567890121 Adapun persiapan yang sudah dilakukan KPU NTB 123456789012345678901234567890121 dalam rangka menghadapi gugatan PHPU di MK, yakni 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 dengan mempelajari subtansi materi gugatan para peser123456789012345678901234567890121 ta Pemilu. KPU juga sudah menyiapkan sejumlah alat 123456789012345678901234567890121 bukti untuk menangkis tuduhan kecurangan oleh para 123456789012345678901234567890121 peserta Pemilu yang menggugat. (ndi) 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 123456789012345678901234567890121 RAKOR - Bawaslu RI mengumpulkan semua Bawaslu 123456789012345678901234567890121 Provinsi untuk menggelar Rakor persiapan menghadapi 123456789012345678901234567890121 Gugatan PHPU di MK. 123456789012345678901234567890121
Bawaslu NTB Siapkan Dokumen Hasil Pengawasan dan Penindakan
(Suara NTB/ist)
Halaman 9
SUARA NTB Rabu, 29 Mei 2019
Insentif Guru Ngaji dan Marbot Masjid Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah telah membagi-bagi akhlaq/perangai kalian, sebagaimana Allah telah membagi-bagi rezki kalian. Sesungguhnya Allah benar-benar memberikan kekayaan dunia kepada orang yang Ia cintai dan juga kepada orang yang tidak Ia cintai. Sedangkan Ia tidak pernah memberi kedudukan dalam agama (akhlaq mulia) kecuali kepada orang yang Ia cintai. Dengan demikian, orang yang telah dikaruniai kedudukan dalam agama (akhlaq mulia) berarti Allah telah mencintainya.” (HR. Al-Hakim)
Mukhlishin Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Mataram
Pemkab Lotim Anggarkan di APBD Rp4,9 Miliar
Selong (Suara NTB) Pemkab Lombok Timur (Lotim) untuk tahun ini menggelontorkan anggaran yang cukup fantastis untuk insentif guru ngaji dan marbot masjid. Pasalnya, anggaran yang digelontorkan oleh Pemkab Lotim sebesar Rp4,9 miliar yang bersumber dari APBD 2019. Meski demikian, ujar Bupati Lotim H. M. Sukiman Azmy dikarenakan kemampuan finansial daerah yang masih terbatas, maka pembagian insentif untuk guru ngaji dan marbot baru dapat diberikan separuhnya. Di mana untuk saat ini insentif marbot maupun guru ngaji di masjid sebesar Rp250
ribu setiap bulan atau Rp3 juta per tahun. ‘’Kualifikasi yang diberikan yaitu guru ngaji dan marbot yang bertugas di masjid dan bukan guru ngaji yang mengajar di rumah-rumah,’’ ujarnya, Selasa (28/5). Maksud dari pemerintah memberikan insentif bagi guru
ngaji di masjid, ujarnya, untuk bagaimana memfungsikan masjid benar-benar sebagai sarana ibadah, tidak hanya untuk menunaikan ibadah salat. Apalagi, sarana ibadah akan menjadi tujuan utama masyarakat di Kabupaten Lotim yang mayoritas penduduknya Muslim untuk
meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Apabila anak-anak dibentengi dengan keimanan yang kokoh sejak kecil, maka kelak akan menjadi pemimpin-pemimpin yang amanah dalam membawa perubahan yang lebih baik. Bupati mencontohkan, saat usia masih anak-anak. Masjid merupakan sarana yang berfungsi untuk mengaji, bukan sekadar untuk menunaikan ibadah salat setiap waktu. Sementara untuk saat ini masjid-masjid sebagian besar
diisi oleh orang-orang tua. Maka dari itu, katanya, untuk memindahkan TPA dan TPQ ke masjid, akan diberikan insentif kepada guru mengaji yang mengajar di masjid. Adapun jumlah keseluruhan guru mengaji dan marbot masjid di Kabupaten Lotim saat ini berjumlah lebih dari 6.000 orang, pemberian insentif ini akan diakomodir melalui bagian Kesra Pemkab Lotim. “Ini kita lakukan untuk bagaimana masjid itu tetap ramai. Baik dari kalangan anak-anak dan orang tua,”jelasnya. (yon)
Mewaspadai Sifat Riya’ RIYA berarti melakukan perbuatan baik untuk mencari perhatian, pujian atau kemashyhuran di hadapan manusia. Tentang ciri orang yang riya, Ali bin Abi Thalib ra berkata: ”Ada tiga ciri yang menandakan bahwa seseorang melakukan riya, yaitu giat ketika dilihat manusia; malas ketika sendirian (tidak ada orang lain); dan ingin dipuji untuk semua perbuatannya.” Jika ketiga atau salah satu hal tersebut ada pada diri kita, maka kita termasuk kelompok orang-orang yang riya, nauzhubillah. Sifat riya ini merupakan dosa besar dan menyebabkan menurunnya kualitas bahkan matinya spiritual. Alquran menyatakan: ”Maka kecelakaanlah bagi orangorang yang salat. (yaitu) orang-orang yang lalai dari salatnya. Orangorang yang berbuat riya.” (QS. Al-Maun: 4-6) “Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampungnya dengan rasa angkuh dan dengan maksud riya kepada manusia serta menghalangi (orang) dari jalan Allah…” (Q.S. Al-Anfal : 47). Riya dalam kehidupan kita sehari-hari selalu bertentangan dengan keikhlasan. Riya’nya manusia terdeteksi dari keinginan untuk memperoleh manfaat dunia dengan amal akhirat, baik berasal dari Allah maupun dari manusia. Sebab, yang dipertimbangkan dalam riya’ apa adalah yang diinginkan, bukan dari siapa didapatkan. Allah berfirman dalam Alquran yang artinya: “Sesungguhnya orang-orang munafik menipu Allah, namun Allah (sebagai balasannya) menipu mereka. Apabila mereka berdiri melaksanakan salat, mereka melaksanakannya dengan malas, hanya untuk memperlihatkan kepada manusia bahwa mereka salat (riya) dan sedikit sekali mereka mengingat Allah” (Q.S. An-Nisa : 142); ”Seperti orang yang menafkahkan hartanya secara riya dan orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kiamat” (Q.S. Al-Baqarah: 264). Salah satu bentuk riya ini adalah sifat munafik. Ia merupakan riya dalam bentuk keimanan, yaitu orang yang berpura-pura menampakkan keimanan dan menyembunyikan kekafiran, itulah kenapa orang yang beribadah seperti salat dan bersedekah secara riya disebut oleh Allah dalam ayat di atas sebagai orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir. Kemunafikan yang merupakan riya dalam bentuk keimanan, berkonsekuensi timbulnya riya dalam bentuk peribadatan. Ada juga orang yang riya dalam penampilan, yang ingin mengesankan manusia kalau ia adalah orang yang dekat dengan Tuhan. Mengenakan serban besar, jubah panjang, jenggot lebat, dahi hitam, fasih bacaan Alquran, agar disangka alim, soleh, banyak bersujud, dan taat pada agama. Begitu pula, mengenakan pakaian kasar agar dibilang zuhud, sufi, atau arif, sehingga akhirnya manusia menghormatinya dan statusnya sosialnya meningkat. Semua itu, secara zahir memang terlihat sebagai agama dan urusan akhirat, tetapi secara batin semua itu adalah syahwat duniawi. Ibadah puasa adalah ibadah tersembunyi. Tidak ada yang mengetahui seseorang itu berpuasa kecuali hanya Allah SWT dan dirinya sendiri. Kita bisa melihat salat dengan gerak geriknya, tetapi tak bisa melihat puasa hanya karena keringnya bibir. Karena itu puasa merupakan salah satu ibadah minim riya. Artinya, puasa termasuk ibadah yang sulit dicemari oleh sifat riya. Kita bisa saja berpurapura puasa di hadapan manusia, tetapi bisa berbuka saat sendirian. Jadi orang yang mampu melaksanakan puasa hanyalah orang yang jujur, jujur kepada dirinya dan jujur dihadapan Tuhannya. Allah berfirman di dalam Hadits Qudsi, “Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendirilah yang akan membalasnya.”(HR. Bukhari Muslim). Wallaahu’alam.
(Suara NTB/ist)
FOTO BERSAMA - Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati, ,jajaran manajemen LEM, FKPPI NTB, perwakilan Kapolda NTB, Danlanal, Danlanud, wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup berfoto bersama ratusan pasukan kuning di halaman LEM, Selasa (28/5).
LEM Gandeng FKPPI Salurkan Ratusan Paket Ramadhan bagi Pasukan Kuning Mataram (Suara NTB) Lombok Epicentrum Mall (LEM) kembali berbagi kepada ratusan pasukan kuning di Kota Mataram. Kali ini, LEM menggelar Corporate Social Responsibility (CSR) Ramadhan di Pelataran Parkir LEM untuk kali ketiga. Tak hanya sendiri LEM menggandeng Keluarga Besar Pengurus Daerah Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKKPI) NTB menjadi rekan pada kegiatan rutin tiap tahun ini. “Ini sudah tahun ketiga kami bekerjasama dengan LEM, untuk berbagi bersama (dengan orang-orang yang membutuhkan),” kata Ketua
PD XXV FKKPI NTB, Endah Yuli Astuti, Selasa (28/5). Menurut Yuli, sapaan akrabnya, kegiatan berbagi bersama LEM kali ini dilakukan kepada ratusan pasukan kuning yang ada di Kota Mataram. “Ini bentuk perhatian kami (FKKPI dan LEM) kepada ratusan pasukan kebersihan yang ada di wilayah Kota Mataram serta mengajak dan memberi contoh kepada seluruh masyarakat untuk berbagi kepada sesama dan semoga apa yang kita lakukan hari ini memberikaan keberkahan dan kebaikan untuk kita semua,” jelasnya. Bhakti Ramadan 1440 H kali ini turut menghadirkan
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○
Granola Bars Panggang BAGI Anda, menu kue granola bars mungkin masih asing di telinga. Makanan khas Amerika Utara ini sepertinya cocok disajikan bagi keluarga dan tamu Anda saat Lebaran ini. Apa lagi bagi Anda pelaku diet, camilan yang bahan dasarnya terbuat dari oatmeal, kacang-kacangan dan buah kering ini cocok untuk dikonsumsi. Jika Anda ingin membuat, berikut cara membuatnya seperti dikutip dari resephariini.com. Bahan Bumbu Granola Bars : - Havermout (Oatmeal gandum putih cepat saji) 2 cangkir - Walnut cincang 1/2 cangkir - Kacang Almond cincang 1/2 cangkir - Pecan nut cincang 1/2 cangkir - Raisin (boleh pakai apa saja, saya pakai buah kering kismis) 1/2 cangkir - Daging kelapa kering (coconut flakes) 1/2 cangkir (saya tidak pakai, tidak ada persediaan di dapur hehehe)
- Brown sugar 2 sendok makan - DCC (dark chocolate cooking) 2 keping, cincang kasar - Garam 1/2 sendok teh Bahan Cair / Sirup Granola Bars Panggang : - Maple syrup 100 mili liter - Madu 100 mili liter - Minyak canola 100 mili liter Langkah Membuat Granola Bars Panggang : 1. Pertama-tama campur semua bahan kering, kecuali DCC / coklat. Sisihkan. 2. Selanjutnya campur bahan cair, aduk sampai rata dan larut. 3. Setelah itu campur bahan cair ke bahan kering, aduk sampai rata, lalu susun dalam loyang yang sudah dialasi dengan kertas roti. 4. Panggang adonan granola bars dengan suhu (panas oven) 170 derajat celcius, kurang lebih selama 15 menit. Keluarkan dari oven, aduk balik. Kemudian panggang lagi selama 10 menit, keluarkan lagi, aduk lagi
sambil tambahkan coklat cincang, aduk lalu panggang lagi selama 5 menit sampai coklat meleleh lumer. 5. Keluarkan dari oven, tunggu sampai dingin, lalu potong-potong sesuai selera atau bisa juga dimasukan ke dalam toples. Kalau ingin lebih enak bisa
tunggu sampai benar-benar dingin terlebih dahulu. Atau masukkan kulkas sebentar jika perlu. Hasil dari granola bars panggang rumahan yang satu ini rasanya top markotop. Ada rasa gurih dan manis legit yang khas. Cocok sekali disajikan dengan susu dingin, hangat maupun susu panas. (*)
Perwakilan Kapolda NTB, Danlanal, Danlanud, Ketua Penggerak PKK Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati, SE. M.Sc , wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup, jajaran FKKPI NTB, jajaran managemen LEM, ratusan pasukan kuning, dan masih banyak lagi. “Kami bersama LEM membagikan 300 paket bingkisan Lebaran, 100 paket dari kami dan 200 paket dari pihak managemen LEM,” terangnya. Adanya kegiatan bhakti Ramadan ketiga kali ini, Yuli berharap agar masyarakat di Kota Mataram dan sekitar bisa lebih mengenali FKKPI NTB. “Kami harap masyarakat di luar sana bisa lebih mengenal FKKPI NTB
yang sangat peduli dengan masyarakat,’’ tutupnya. Hal senada disampaikan General Manager LEM Salim Abdad mengaku senang dengan bhakti Ramadan yang dilakukannya bersama FKKPI untuk ketiga kalinya di setiap tahun ini. Apalagi, melihat antusias ratusan pasukan kuning sangatlah positif. Sejak pukul 07.00 Wita, ratusan satgas kebersihan Kota Mataram itu telah memenuhi parkiran mal tersebut. “Ini sudah ketiga kalinya kami adakan acara berbagi, Dari 600 satgas kebersihan yang dimiliki Kota Mataram, hanya 300 yang mendapat bingkisan Ramadhan dari kami, 300 lainnya
mendapat bingkisan Ramadhan dari instansi lainnya, jadi kita bagi-bagi,”ungkap salim Salim berharap dengan pemberian Paket Ramadhan ini dapat sedikit menghibur mereka dan semoga menjadi berkah niat baik dari pihaknya. Pihaknya berharap ke depan, akan lebih menggalakkan kegiatan-kegiatan sosial lainnya dan dapat terus berlanjut setiap tahun serta perusahaan lain bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kegiatan CSR ini telah rutin dilakukan mal terbesar di NTB ini, sebelumnya mal ini telah lebih dulu membagikan 1.000 paket kepada kepala lingkungan dan warga kelurahan yang ada di sekitar LEM. (r)
Momen Ramadhan
PT. Bank NTB Syariah Bagikan Wakaf 2.000 Alquran Giri Menang (Suara NTB) Momen Bulan Ramadhan ini dimanfaatkan oleh pihak PT Bank NTB Syariah Cabang Gerung peduli sosial dengan melakukan pembagian waqaf Alquran dan takjil setiap hari Jumat. Kegiatan ini, menjadi agenda kali pertama dan akan berkelanjutan di tahun-tahun lainnya. Kegiatan ini diinisiasi oleh pimpinan Bank NTB pusat yang menginstruksikan kegiatan ini dilaksanakan di masing-masing cabang. Kegiatan ini bertujuan untuk membumikan Alquran. Branch Manager (BM) PT Bank NTB Syariah Cabang Gerung, L. Purnawan mengatakan, kegiatan Ramadhan sekarang ini berbeda dengan sebelumnya. Sebab kali ini, pihaknya melakukan pembagian waqaf Alquran yang tersebar di seluruh Lombok Barat (Lobar). Pembagian tersebut sasarannya lebih ke masjid-masjid serta ke pondokpondok pesantren.”Kami sudah lakukan pembagian waqaf Alquran ini di semua kecamatan yang ada. Sekitar 2.000 Alquran sudah sebarkan adanya,” ungkapnya. Program waqaf ini, lanjut dia, berangkat dari kebersamaan yang terdapat dari masyarakat serta
(Suara NTB/her)
BAGIKAN - Branch Manager PT Bank NTB Syariah Cabang Gerung, L. Purnawan membagikan wakaf Alquran kepada pengurus ponpes dan masjid. didapat dari pegawai yang ada. Sehingga niat awal program ini, Alquran nya dapat tersalurkan dan sudah diberikan kepada masjid dan pondok pesantren.”Program waqaf Alquran ini sebenarnya lebih prioritas ke masjid,” ujarnya. Menurutnya, program waqaf Alquran dimaksudkan untuk membumikan Alquran di seluruh jagad, sehingga dengan Alquran menjadikan rutinitas kegiatan ibadah bagi kaum Muslim yang sangat penting untuk dikembangkan.”Jika Alquran ini membudaya, sudah barang tentu akan
menyatu dalam sendi kehidupan kita, ini yang paling penting sebenarnya,” paparnya. Di samping itu, Bank NTB Syariah juga membagikan sebanyak 1.000 takjil sekali seminggu di setiap hari Jumat di sejumlah tempat. “Takjil ini biasa kami bagi di sejumlah simpang. Seperti di simpang bundaran Giri Menang Square,” terangnya. Selain itu juga, dari internal Bank NTB Syariah menyelenggarakan itiqaf bersama dari malam hari hingga subuh menjelang sahur .(her)
SUARA NTB Rabu, 29 Mei 2019
NTB Masih Kekurangan 1.500 Guru Produktif Mataram (Suara NTB) – Provinsi NTB masih kekurangan guru produktif SMK lebih dari 1.500 orang. Seleksi CPNS yang lalu maupun Uji Kompetensi Guru (UKG) Non PNS belum mencukupi kebutuhan guru produktif SMK. Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Dr. H. Aidy Fuqon, S.Pd., M.Pd., ditemui di ruang kerjanya, Selasa (28/5) mengakui guru produktif masih sangat dibutuhkan di NTB. Guru produktif merupakan guru (Suara NTB/dok) yang mengajar mata pelaH. Aidy Fuqon jaran kejuruan di SMK. “Kita membutuhkan lebih dari 1.500 orang guru produktif. Guru produktif yang masih sangat dibutuhkan di NTB, pengangkatan CPNS kemarin sangat sedikit guru produktif,” kata Aidy. Sebanyak 300 orang yang lulus dari seleksi CPNS, kurang dari 100 orang merupakan guru produktif. Sementara itu saat UKG Non PNS, dari sekitar 1.100 guru produktif yang mengikuti UKG, hanya 550 guru produktif yang memenuhi syarat. Hasil UKG pun belum bisa diberikan SK untuk mulai mengajar. Aidy mengatakan, mencari guru produktif di NTB masih sulit. Salah satu yang mempengaruhinya karena tidak ada perguruan tinggi yang membuka jurusan pendidikan bagi guru produktif. Sementara di jurusan vokasi, masih terbatas pada diploma, padahal dibutuhkan setidaknya Sarjana agar bisa menjadi guru. “Saya sudah koordinasi dengan Rektor langsung ke Universitas Mataram (Unram), syarat jadi guru mnimal S1, syarat akademik dan persyaratan lain belum terpenuhi. FKIP untuk guru produktif juga belum ada, adanya di diploma, tapi syarat minimal S1,” katanya. Kekurangan guru di SMK banyak dikeluhkan oleh kepala SMK. Kepala SMKN 3 Mataram, Moh. Tauhid, S.Pd., ditemui sebelumnya juga mengeluhkan bahwa SMK kekurangan guru produktif. Bahkan ia juga harus turun langsung mengajar siswa. “SMK masih kekurangan guru produktif, ini yang harus dibenahi,” katanya. (ron)
PENDIDIKAN
Halaman 10
Rendah, Nilai UNBK dan UNKP SMP/MTs di NTB Mataram (Suara NTB) – Nilai rata-rata Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) SMP di NTB tahun 2019 relatif rendah. Hasil UN SMP akan diumumkan di satuan pendidikan pada Rabu (29/5). Dibutuhkan dukungan semua pihak agar rata-rata nilai UN SMP di NTB bisa meningkat. Dari data yang diperoleh melalui Panitia UN Provinsi NTB di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB, rata-rata nilai UNBK SMP/MTs di NTB 45,49 untuk rata-rata empat mata pelajaran di mana rata-rata mata pelajaran Bahasa Indonesia 56.73, Bahasa Inggris 44,01, Matematika 38,74, dan IPA 42,49. Sementara itu untuk ratarata nilai UNKP SMP/MTs di NTB 43,47 untuk empat mata pelajaran yang diujikan di UNKP, di mana rata-rata nilai mata pelajaran bahasa Indonesia 57,59, Bahasa Inggris 39.32, Matematika 38.84, dan IPA sebesar 38,14. Ketua Panitia UN Provinsi NTB, Dr.H. Aidy Furqon, S.Pd.,M.Pd., mengatakan secara serentak pengumuman hasil UN SMP akan dilaksanakan pada Rabu (29/5) dapat
melalui metode online atau dalam jaringan (daring), memanggil orang tua, atau metode lain yang digunakan sekolah. “Kami mengimbau agar tidak ada konvoi dan euforia berlebihan. Kalau ada kasus siswa tidak lulus, disikapi dengan bijak melalui koordinasi ke dinas dan orang tua siswa,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (28/5). Pihaknya menerima hasil UN dari panitia pusat pada Jumat (24/5) lalu. Pengiriman ke Pulau Sumbawa dilaksanakan Sabtu (25/5) malam dan ke sekolah di Pulau Lombok pada Senin (27/5). UN SMP/MTs dilaksanakan pada 22 sampai dengan 25 April 2019 dengan mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Pada nilai UNBK SMP/ MTs, Kota Mataram memper-
oleh rata-rata nilai UNBK tertinggi dengan rata-rata nilai 57,36, disusul Kabupaten Sumbawa Barat dengan rata-rata nilai 54,77, dan di urutan ketiga yaitu Kabupaten Sumbawa dengan rata-rata nilai 47,31. Sedangkan di UNKP SMP/ MTs, Kabupaten Sumbawa Barat memperoleh rata-rata nilai UNBK tertinggi yaitu 48,62. Disusul Kota Mataram di peringkat kedua dengan rata-rata nilai 47,19, dan di urutan ketiga yaitu Kabupaten Lombok Barat dengan rata-rata nilai 45,15. Terpisah, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) NTB, Drs. H. M. Ali H. Arahim, M.Pd., ditemui di ruang kerjanya, Selasa (28/5) mengatakan, pemerintah harus mencukupkan satu dari delapan standar nasional pendidikan yaitu sumber daya manusia guru, di NTB kekurangan guru berstatus ASN
masih sangat masif, termasuk di jenjang SMP. “Masih banyak guru yang dibutuhkan untuk mecukupi itu, pada intinya di NTB belum mencukupi kebutuhan guru, baru melengkapi guru non PNS yang ada, karena bagaimanapun juga, salah satu untuk mendapatkan prestasi yang bagus, yaitu kecukupan guru,” katanya. Ali menegaskan, dunia pendidikan merupakan tanggung jawab pada pendidikan formal, nonformal dan informal. Pendidikan informal berupa pendidikan di keluarga dan lingkungan sangat berperan, karena 24 jam siswa berada di lingkungan keluarga. “Bagaimana membentuk kepribadian ada di orang tua siswa, perlu jadi perhatian serius. Enam jam di sekolah bagian kecil dari 24 jam, guru melanjutkan pendidikan yang diperoleh di pendidikan informal,” jelasnya. Selain itu juga pemerintah harus memperhatikan peran dari sekolah swasta. Karena hasil rata-rata nilai UN juga merupakan akumulasi dari ha-
(Suara NTB/dok)
H. M. Ali H. Arahim sil pendidikan sekolah negeri dan sekolah swasta. “Kata kuncinya, sekolah swasta harus memberikan porsi yang sama, peran itu disamakan sehingga dengan demikan nanti ada kesetaraan dalam penanganan, dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di swasta, pemerintah membantu tenaga pendidikan negeri ke sekolah swasta,” pungkasnya. (ron)
STIKES Yarsi Mataram Gratiskan SPP bagi Hafiz Alquran Mataram (Suara NTB) – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Yarsi Mataram menggratiskan biaya SPP bagi hafiz Alquran pada penerimaan mahasiswa baru tahun 2019. Cara ini sebagai upaya STIKES Yarsi membekali mahasiswa dengan bidang keimanan. Program bebas biaya SPP bagi hafiz Alquran sudah dilakukan STIKES Yarsi sejak beberapa tahun lalu. Ketua STIKES Yarsi Mataram, H. Zulkahfi, S.Kep. NS., M.Kes., pada Selasa (28/ 5) mengatakan, sebagai upaya memberikan penghar(Suara NTB/dok) gaan kepada siswa berH. Zulkahfi prestasi di bidang Alquran, STIKES Yarsi menggratiskan SPP bagi hafidz Alquran. “Supaya nanti bisa menukarkan ilmuanya kepada mahasiswa yang lain, sehingga visi islami kita bisa terwujud,” ujar Zulkahfi. Ketika calon mahasiswa banyak yang berasal hafiz Alquran, tentu akan memberikan dampak di kampus. Dengan memberikan pengaruh positif kepada mahasiswa lainya, yang tidak memiliki latar belakang dari pesantren. Dalam mengembangkan keimanan di kampus itu. Pihaknya melakukan banyak hal yang berkaitan dengan penguatan keimanan. Oleh karena itu, jadwal pembelajaran dan kurikulum diatur sedemikian rupa. “Sehingga mahasiswa kita ini, selain menjadi perawat dan bidan yang kompeten di bidangnya, juga mahir di bidang keislamannya,” katanya. Disebutkan, program yang menunjang itu antara lain, Iqra di pagi hari dan Salat Zuhur diwajibkan berjamaah. Selain ada ceramah agama dan Salat Jumat di kampus. Hal yang menarik, katanya, semua petugas Salat Jumat dari mahasiswa. “Selain itu, ada ketentuan yang kita buat di kampus ini. Jadi sebelum mahasiswa wisuda. Mahasiswa itu harus menghapal juzz amma. Ini menjadi nilai tambah dan keunggulan kita dari segi keislamannya,” ujar Zulkahfi. STIKES Yarsi mempersiapkan mahasiswa yang siap bersaing. Baik di dalam maupun luar negeri. STIKES Yarsi Mataram sendiri memiliki empat program studi, yaitu S1 Ilmu Keperawatan, D3 Keperawatan, D3 Kebidanan, dan Profesi Ners. Dalam upaya mengimbangi ketatnya persaingan tenaga perawat dan bidan di dalam negeri. STIKES Yarsi melebarkan sayap, dengan memfokuskan mahasiswa untuk dipersiapkan ke luar negeri. Oleh karena itu, sarana dan prasarana sudah dipersiapkan. Termasuk laboratorium Bahasa, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Selain mengembangkan ilmu bidang keperawatan dan kebidanan. Zulkahfi mengatakan, STIKES Yarsi Mataram juga menaruh perhatian untuk kajian-kajian keislaman. Sesuai dengan visi STIKES Yarsi, profesional dan Islami. STIKES Yarsi Mataram memiliki sarana dan prasaraan yang sangat representatif. Dalam menunjang proses belajar mengajar. Seperti ruang kuliah berpendingin, laboratorium yang lengkap, perpustakaan lengkap, dan proses belajar juga ditunjang oleh sarana elektronik terbaru. Lengkap dengan gedung kuliah yang representatif. Hal itu didukung pula dengan adanya Rumah Sakit yang dimiliki oleh STIKES Yarsi, yaitu Rumah Sakit Islam “Siti Hajar” Mataram. (ron)
Sedekah Ramadhan SMKN 1 Sikur Sasar Anak Yatim dan Orang Tua Jompo Selong (Suara NTB) Berbagai kegiatan mengisi bulan suci ramadhan dilakukan SMKN 1 Sikur. Dimulai dengan kegiatan sedekah ramadhan. Sebelum libur dan cuti bersama Idul Fitri 1440 H, sekolah melakukan kegiatan berupa santunan kepada orang tua jompo yang ada di sekitar sekolah dan anak yatim. “Anak yatim siswa-siswi SMKN 1 Sikur yang berjumlah 45 orang,” terang Kepala SMKN 1 Sikur Lalu Yaniwardan, S.Pd., M.Pd. Lebih jauh dia mengatakan bahwa kegiatan santunan yang dirangkai dengan pembagian takjil gratis bagi warga yang melintas di depan sekolah menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini merupakan inisiatif pengurus OSIS. Mereka telah menyiapkan 300 paket takjil. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama keluarga besar SMKN 1 Sikur. Mulai dari guru, staf TU, komite sekolah dan seluruh siswa serta alumni yang baru tamat tahun ini. Lebih jauh dia melanjutkan bahwa tujuan dilakukan kegiatan ini adalah untuk membentuk karakter siswa agar mereka senantiasa memiliki sikap peduli terhadap sesame. Khususnya bagi orang yang tidak mampu. Terutama anak yatim dan dan orang tua jompo. “Dengan harapan akan melahirkan siswa-siswa yang beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia sesuai dengan cita-cita pendidikan nasional serta sejalan dengan visi-misi sekolah yang religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas,” ujarnya. Ditambahkan oleh Pembina OSIS Ahmad Apandi bahwa, selama bulan ramadhan pihak sekolah ingin agar ramadan ini jadi momentum yang tepat untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Qurani dan karakter yang baik kepada seluruh siswa pada umumnya dan pengurus OSIS pada khususnya. Dari hasil penggalangan dana tersebut terkumpul uang sebesar Rp4.675.000. (dys)
(Suara NTB/dys)
Nuzulul Quran - Peringatan Nuzulul Quran Senin malam
Nuzulul Quran, Mengingatkan Pentingnya Mempelajari Alquran Praya (Suara NTB) Peringatan Nuzulul Qur’an biasanya dikalangan masyarakat pedesaan maupun peekotaan pelaksanaannya di tiap Masjid. Namun tidak demikian pelaksanaannya bisa juga dilakukan di mushalla tingkat RT. Seperti kali ini dilaksanakan di mushalla RT 04 Dusun Dasan Agung Batukliang Utara Lombok Tengah, Senin malam kemarin.
Pengurus Musala H. Muhammad Tohri menyampaikan kegiatan ini kali kedua dilaksanakan dari puasa Ramadhan tahun lalu. “Rasa syukur tak terhingga kepada masyarakat setempat atas partisipasinya bisa mengikuti peringatan Nuzulul Qur’an untuk sama-sama mengkaji lebih dalam tentang bagaimana peristiwa turun-
nya Al-Qur’an pada bulan suci Ramadhan,” ungkapnya. Pada kesempatan itu pengajian diisi oleh ustadz Basirun. Ia menyampaikannya bahwa pentingnya mempelajari Al Qur’an terlebih dalam mengisi bulan suci ramadhan karena Al-Qur’an adalah pedoman hidup bagi umat manusia di dunia. “Mari luangkan waktu kita
Program Pascasarjana UINMA Perkenalkan Prodi Mataram (Suara NTB) Pascasarjana UIN Mataram terus secara rutin melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru) Tahun ajaran 2019/2020. Kabupaten Lombok Tengah menjadi salah satu target sasaran sosialisasi yang digelar belum lama ini. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan tidak hanya pada satu titik saja. Melainkan dilakukan pada empat titik sosialisasi yang masih berada di Kabupaten Lombok tengah. Beberapa lokasi itu antara lain Dinas Koperasi Lombok Tengah, Kementerian Agama Lombok Tengah, Pengadilan Agama (PA) Praya Lombok Tengah dan Bank NTB Syariah Cabang Kota Praya Lombok Tengah. Dr. H. Muslihun, M.Ag selaku ketua Prodi Magister Ekonomi Syariah (ES) Pascasarjana UIN Matara didamping dua orang Staf Prodi (ES) yaitu Fahmy Reza dan M. Awaludin mewakili civitas akademika Pascasarjana UIN Mataram saat sosialisasi. Muslihun menjelaskan kegiatan sosialisasi yang dilakukan ini menggunakan metode penyebaran browsur dan tanya jawab sehingga peserta maupun lembaga yang menerima informasi terkait PMB Pascasarjana UIN Mataram dapat menerima informasi dengan baik dan jelas. Hasil dari kegiatan sosialisasi kali ini yaitu berupa tersebarnya info tentang Formasi Prodi Magister yang ada di Pascasarjana UIN Mataram yaitu Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Prodi Ekonomi Syariah (ES), prodi Managemen Pendidikan Islam (MPI), Komunasi dan Penyiaran Islam (KPI), Hukum Keluarga Islam (HKI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI). “Selain itu, hasil yang paling
(Suara NTB/dys)
BROSUR - Tim sosialisasi pascasarjana UINMA memberikan brosur penerimaan mahasiswa baru signifikan adalah mendaftarnya beberapa orang secara langsung pada saat sosialisasi berlansung,” jelasnya. Sosilisasi terkait PMB Pascasarjana UIN Mataram Tahun ajaran 2019/2020 akan terus dilaksanakan di seluruh titik Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tanpa terkecuali hingga tanggal 23 Juli 2019. Meningat pada tanggal 23 Juli 2019 juga
merupakan batas akhir dari pendaftaran mahasiswa baru Pascasarana UIN Mataram. Selain itu sosialisasi juga dilakukan dengan beberapa metode yaitu melalui Media Sosial seperti Facebook, Whatsaap dan Instagram, selain itu penyebaran Informasi juga dilakukan dengan cara penyebaran Informasi di website Pascasarjana UIN Mataram. (dys)
untuk membaca Al-Qur’an terutama pada malam sepuluh terakhir ini, dengan memanfaatkan waktu sebaikbaiknya,”tegasnya. Lebih jauh ia menambahkan bahwa bulan suci ramadhan adalah bulan yang mulia dimana amal ibadah
seorang hamba dilipatgandakan pahalanya. Acara terakhir yaitu tradisi begibung dengan para jamaah dan tamu undangan yang berlangsung dengan guyub penuh kegembiraan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT. (dys)
SUARA NTB
Rabu, 29 Mei 2019
Kerugian Kasus Penyimpangan APBDes di Dua Desa Dihitung Taliwang (Suara NTB) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sumbawa Barat, mengaku sudah melakukan gelar ekspose kasus bersama Inspektorat Provinsi terkait dugaan penyimpangan anggaran APBDes dua desa tahun 2017 lalu. Ekspose dilakukan untuk mengetahui jumlah kerugian negara yang ditimbulkan dari kasus tersebut, sekaligus menguatkan hasil audit dari Inspektorat Kabupaten dengan total kerugian ditaksir mencapai angka Rp1,2 miliar itu. Kapolres KSB kepada Koran ini melalui Kasat Reskrim AKP Muhaemin SH., SIK, Selasa (28/ 5) mengatakan, memang untuk gelar ekspose sudah dilakukan minggu kemarin, hanya saja untuk saat ini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan dan pendalaman. Bahkan untuk dua desa tersebut, pihaknya masih enggan memberikan informasi lebih dalam lagi. Hal ini dilakukan karena kasusnya dianggap masih dalam tahap penyelidikan sehingga sangat tidak etis untuk dibuka secara lebih rinci lagi. Permintaan gelar ekspose bersama Inspektorat ini dilakukan untuk membuka lebih jelas lagi penyimpangan yang dilakukan oleh dua desa dimaksud. Meskipun dari hasil audit dari Inspektorat kabupaten disebutkan bahwa kerugian negaranya Rp1,2 miliar. Tetapi harus ada bukti tambahan lainnya agar penanganan kasus ini tidak terjadi kendala nantinya. Dua desa ini ditaksir merugikan negara mulai dari angka Rp400 juta hingga Rp800 juta yang didominasi oleh masalah pajak yang tidak kunjung dikembalikan dan proyek fisik yang ada di dua desa dimaksud. “Gelar ekspos kita lakukan sebagai langkah awal penanganan kasus tersebut. Bahkan tim Inspektorat juga berencana turun melakukan pengecekan ke KSB,” ungkapnya. Dikatakannya, setelah gelar ekspose nanti tim dari Inspektorat berencana untuk melakukan pengecekan lapangan guna menyandingkan data kerugian yang dipersoalkan dengan hasil lapangan. Bisa jadi kerugian yang saat ini yang mencapai Rp1,2 miliar bertambah bisa juga berkurang. Hanya saja untuk pengecakan lapangan direncanakan akan dilakukan setelah lebaran nanti, karena untuk saat ini waktunya tidak memungkinkan dilaksakan. Baru setelah itu akan muncul PKN dalam kasus itu sebagai dasar untuk penanganan lanjutan. Baik itu akan ditingkatkan tahap penyidikan termasuk juga penetapan tersangka ataupun keputusan yang lain. Hanya saja untuk saat ini, pihaknya masih menunggu keluarnya hasil PKN dari Inspektorat provinsi yang akan turun setelah lebaran nanti. Pihaknya juga mengupayakan penanganan kasus ini tuntas di tahun 2019 karena sudah ada beberapa kasus baru yang akan ditangani dalam waktu dekat ini. “Kita sifatnya masih menunggu hasil PKN dari tim Inspektorat Provinsi untuk penanganan lanjutan. Kita juga tetap mengupayakan agar kasus ini tuntas tahun 2019 ini,” tandasnya. (ils)
Halaman 11
Sonokeling Bekas Tebangan Liar Habis Dicuri
Dompu (Suara NTB) Kayu Sonokeling bekas tebangan liar di wilayah Teka Ndahu Kecamatan Huu, habis dicuri. Diduga, pencurian dilakukan oknum warga pemegang izin kemitraan mengelola kawasan tersebut untuk penanaman jagung. Waktu pengangkutan yang tidak menentu, serta beragamnya modus yang dikembangkan membuat petugas kesulitan menindaknya. Kepala Resor Pajo II KPH Toffo Pajo Madapangga Rompu Waworada (TPMRW), Muhtar dikonfirmasi Suara NTB, Selasa (28/5) mengaku, sudah tidak ada lagi kayu sonokeling bekas tebangan liar yang tersisa di 300 Ha lahan kemitraannya. Kuat dugaan, kayu yang dilindungi itu habis diangkut petani, bersamaan dengan keluarnya hasil ja-
gung beberapa waktu lalu. “Dari dulu yang diincar para pelaku itu kayu bekas tebangan lama, tapi sekarang sudah habis karena begitu keluar jagung keluar juga kayu-kayu itu,” kata dia. Izin kemitraan di atas lahan dengan potensi sonokeling itu terpaksa dikeluarkan karena kawasan tersebut sudah terlan-
jur gundul ditebangi. Harapan awalnya, pemegang izin bisa menjaga kayu bekas tebangan dan tidak menebang baru. Tetapi nyatanya hasil pengecekan terakhir petugas KPH usai panen jagung kemarin kayu-kayu tersebut sudah tidak ada di tempat. Melainkan habis diangkut oknum petani jagung untuk diolah pribadi dan
dijual pada para pengusaha. “Informasi awalnya kayu penebangan lama itu habis diangkut. Setelah kita cek memang sudah tidak ada lagi di lahan kemitraan itu,” jelasnya. Lantaran target ini habis, lanjut Muhtar, para pelaku kini beralih menebang baru sisa sonokeling yang masih tumbuh di lahan kemitraan. Tetapi ia tak berani menduga dalangnya ialah pemilik lahan atau warga sekitar. Sebab selama operasi dilakukan hanya bekas tebangan semata yang ditemukan. Sementara pelaku belum ada satupun yang tertangkap. Kendala mendasar sulitnya
menekan penebangan liar di wilayah Teka Ndahu ini, menurut dia, karena para pelaku merupakan jaringan. Ada yang berperan memantau gerakan petugas KPH ada pula eksekutor utama dan bagian pengangkutannya. Pun ketika ditemukan mereka tak segan-segan melawan petugas dengan senjata tajam. Seperti yang pernah menimpa anggotanya beberapa bulan terakhir. “Kita sering dikejar sampai ke kantor, dihadang dengan tombak, parang gara-gara mengamankan chainsaw yang mereka pakai menebang kayu,” pungkasnya. (jun)
”Review” Inspektorat Diduga Hambat Realisasi Polres Dompu Musnahkan Barang Bukti Miras DAK Fisik
(Suara NTB/jun)
PEMUSNAHAN – Kapolres Dompu, AKBP. Erwin Suwondo, S. IK, MIK bersama Dandim 1614/Dompu dan Sekda Dompu saat memusnahkan barang bukti miras, Selasa (28/5).
Dompu (Suara NTB) Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun 2019 terancam hangus bila pemerintah daerah (Pemda) gagal merealisasikan anggaran hingga 21 Juli dan hingga saat ini realisasinya masih nol persen. Review inspektorat diduga menjadi faktor penghambat molornya realisasi DAK fisik di Kabupaten Dompu. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Dompu, Ir. Wahidin kepada Suara NTB di kantornya, Selasa (28/5) kemarin mengungkapkan, DAK fisik di Dinas Kelautan dan Perikanan hanya Rp1,2 M. Paket proyeknya rata – rata penunjukan dan tidak ada yang diproses tender, sehingga proses administrasi serta penyelesaian paket proyek lebih cepat. “Bahkan ada paket proyek yang sudah rampung sekarang, karena kontraknya sampai 27 Mei,” katanya. Kendati semua paket proyek sudah ditandatangani kontrak dengan pihak ketiga dan bahkan ada yang sudah rampung pekerjaannya, menurut Wahidin, hingga saat ini pihaknya belum bisa mencairkan anggarannya. Karena ada beberapa proses administrasi yang harus diselesaikan, seperti harus ada hasil review dari Inspektorat untuk DAK fisik 2019 dan paket proyek DAK fisik tahun 2018. “Kita tagih ke Inspektorat agar segera dikeluarkan review-nya, tapi hingga saat ini belum diberikan,” kata Wahidin. Koordinator auditor Inspektorat Kabupaten Dompu, Dewo Alit Putra yang dikonfirmasi di kantornya membenarnya ada ketentuan yang mengharuskan ada review atas DAK fisik tahun anggaran berjalan dan tahun anggaran sebelumnya. Rata – rata SKPD pemilik DAK fisik kesulitan untuk menghadirkan dokumen DAK fisik tahun 2018, sehingga proses Reviewnya molor. “Kalau kendala si, terkait dokumen untuk DAK fisik tahun 2018. Karena harus dihadirkan dokumennya,” ungkapnya. FGD yang digelar KPPN Bima bersama Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan NTB beberapa waktu lalu telah menyamakan persepsi soal pencairan DAK fisik. Sehingga proses review lebih cepat dan ada 3 SKPD yang sudah rampung proses review. Diantara Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Perhubungan. “Hari ini kita akan serahkan hasil reviewinya ke SKPD pemilik D A K f i s i k dan di B P KAD,” k a t a Dewo. (ula)
Dompu (Suara NTB) – Ratusan liter Minuman Keras (Miras) dimusnahkan Polres Dompu. Barang bukti sitaan sepanjang operasi pemilu dan bulan puasa itu, dilakukan usai apel gelar pasukan di lapangan umum Mapolres, Selasa (28/5) sore. Kapolres Dompu, AKBP. Erwin Suwondo, S. IK, MIK melalui Kasat Narkoba, Iptu Adhar, S. Sos menyampaikan, penyintaan berbagai jenis miras ini merupakan hasil kegiatan kepolisian yang ditingkatkan. Sepanjang pelaksanaan pemilu serentak dan ibadah puasa tahun ini.
“Ini hasil KKYD kita saat pemilu dan puasa ini,” kata dia menjawab Suara NTB di sela pemusnahan. Dari banyak barang bukti yang ada cukup dominan ialah miras tradisional jenis brem. Disita langsung di wilayah pusat pembuatannya di Dusun Mada Jumba. Selain brem bukti lain juga turut diamankan seperti bir, sovi dan arak. Hanya saja barang berbahaya itu sebagian besar ditemukan diwilayah kota. Tak hanya barang bukti, ungkap Adhar, operasi dengan turun langsung
ke tiap rumah warga ini turut mengamankan beberapa orang terduga pemiliknya. Bahkan diantara mereka ada yang berpotensi dilanjutkan prosesnya ke meja hijau. Sedangkan sebagian lain hanya sebatas pembinaan dan pemberian surat peringatan pertama. “Pemilik yang kita proses itu mereka yang sudah kita berikan pernyataan tapi mengulangi lagi. Untuk pemula hanya dibina saja,” jelasnya. Disinggung rincian barang bukti yang dimusnahkan. Ia menyebutkan, untuk miras jenis bir terdapat 108 bo-
Wagub Harapkan Peran Kaum Perempuan di Bidang Olahraga Mataram (Suara NTB) Personalia Kepengurusan Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) NTB dilantik oleh Ketua Umum KONI NTB, H. Andy Hadianto, di Aula Kantor Dikbud NTB, Selasa (28/5) kemarin. Pelantikan pengurus organisasi olahraga ibu-ibu yang dipimpin Yohanna Iwan Asbari itu dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalillah mengucapakan selamat kepada kepengurusan PERWOSI NTB Masa Bhakti 2018-2022. Dia berharap peran serta wanita-wanita untuk mengembangkan olahraga. Terutama di kalangan ibu rumah tangga selaku pemilik otoritas dalam membangun mental anak-anak yang memiliki semangat berolahraga. “Saya yakin kiprah Perwosi NTB bisa menggerakkan olahraga dari rumah ke rumah. Karena dari sisi edukasi ibu-ibu lebih bagus, karena ibu-ibu ini bic-
ara dengan hati-hati dan langsung menyentuh,” ucapnya. Dengan potensi yang dimiliki Ibu-ibu di NTB, Rohmi menaruh harapan besar bahwa putra-putri NTB khususnya di kalangan keluarga dapat lebih menggemari olahraga. Tidak usah muluk-muluk karena olahraga itu banyak jenisnya sehingga bisa langsung dipraktekkan oleh masyarakat NTB. Lanjutnya, berbicara soal olahraga pasti berkaitan dengan dukungan sarana dan prasarana olahraga. Namun demikian Wagub mengingatkan agar ibu-ibu tak perlu mengeluhkan sarana olahraga yang minim. Namun peran ibu-ibu lebih pada mengenalkan olahraga dari rumah- ke rumah. “Tidak perlu mengeluhkan fasilitas maupun sarana olahraga, sebab olahraga bisa dimaknai dari hal kecil, mulai dari rumah seperti dengan senam dan joging ringan merupakan olahraga,” jelasnya. Bila peran ibu-ibu sudah dimulai dari rumah ke rumah, Wagub
yakin pemahaman masyarakat tentang olahraga akan lebih luas. Dengan begitu akan tercipta generasi muda NTB yang gemar berolahraga serta ke depan putra dan putri NTB memiliki jiwa dan jasmani yang sehat. Di tempat yang sama Ketua KONI NTB, H. Andy Hadianto menambahkan bahwa kepengurusan Perwosi NTB resmi dipimpin oleh Yohanna Iwan Asbari. SK Pengukuhan pengurus Perwosi NTB dibacakan langsung oleh Ketua KONI NTB, H. Andy Hadianto setelah menerima delegasi dari PB Perwosi. “Kepengurusan Perwosi telah Resmi dikukuhkan. Peran Perwosi adalah mengedukasikan keluarga agar membiasakan hidup sehat serta berolahraga dimulai sejak usia dini,” ucapnya. Sementara untuk pembinaan olahraga dimulai dari rumah karena Andy percaya di tangan para ibu penggerak olahraga akan muncul generasi atlet berprestasi yang membanggakan bangsa Indonesia di kancah dunia. (fan)
(Suara NTB/fan)
Dewo Alit Putra (Suara NTB/ula)
POSE BERSAMA - Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalillah bersama Ketua Umum KONI NTB, H. Andy Hadianto dan Ketua Perwosi NTB, Yohanna Iwan Asbari berpose bersama usai pelantikan Pengprov Perwosi NTB di Aula Kantor Dikbud NTB, Selasa (28/5).
tol, sovi 60 botol, arak tiga botol. Sedangkan minuman tradisional jenis brem ada puluhan jerigen berbagai ukuran. Melihat masih bebasnya peredaran miras diwilayah hukum Polres Dompu, khususnya di Dusun Mada Jumba tersebut. Ia berencana maksimalkan penindakan dengan patroli rutin dalam skala waktu tertentu. “Kita harap juga babikamtibmas menyampaikan himbau pada masyarakat agar tidak menjual atau mengedarkan miras. Karena akan bahaya bagi generasi kita,” pungkasnya. (jun)
Perwosi Siap Harumkan Nama NTB Mataram (Suara NTB) Ketua Umum Perwosi NTB, Yohanna Iwan Asbari mengatakan siap mengharumkan Marwah NTB di kancah nasional. Dia percaya bahwa dengan potensi atlet wanita NTB saat ini akan mampu mencetak prestasi di kancah nasional. Pernyataan ini disampaikan oleh Yohanna Iwan Asbari ketika diwawancara Suara NTB usai dilantik sebagai Ketua Umum Pengprov PERWOSI NTB di Kantor Dikbud NTB, Selasa (28/5) kemarin. “Saya siap membawa atlet PERWOSI NTB menjuarai event nasional serta mengharumkan nama NTB di kancah nasional,” ucapnya. Yohanna Iwan Asbari yang biasa disapa Tante Iwan mengatakan bahwa keberadaan Perwosi NTB lebih pada mempersiapkan para mantan atlet wanita untuk mengikuti Pekan Olahraga Wanita Seluruh Indonesia (Porwanas) akhir tahun 2019. Porwanas tersebut merupakan ajang multi event nasional mempertandingkan sejumlah cabang olahraga, diantaranya tenis lapangan, senam, bola voli dan beberapa cabor lainnya. Namun dari sejumlah cabor yang dipertandingkan di Porwanas tersebut Perwosi NTB sudah menyiapkan satu cabor andalan, yakni senam. “Kita mempersiapkan atlet senam, karena dulu kita punya atlet senam yang pernah berprestasi
(Suara NTB/fan)
Yohanna Iwan Asbari di level nasional,” jelasnya. Salah satu atlet senam NTB yang berprestasi nasional adalah Maria Putri Ferlixia yang pernah meraih juara nasional di tahun 2018 lalu. Dan atlet tersebut sangat bisa dipersiapkan mewakili NTB di kancah nasional. Selain mempersiapkan atlet nasional pihak Perwosi NTB juga tengah mempersiapkan kreasi senam lain untuk atlet senam. Persiapan atlet senam tersebut akan dimulai Juni dan akan berkahir bulan Oktober. Dan Yohanna Optimis NTB dapat mengukir prestasi di pekan olahraga wanita seluruh Indonesia nanti. (fan)
SUARA NTB
Rabu, 29 Mei 2019
HILANG
HILANG
HILANG STNK R2 YAMAHA DR.4428 DZ NOKA : NOSI/ MH3UGO710FK009281 : 63E6E -0000414 AN PUTU GIOVANNI HLG D’SKTR JL.PRINGGABAYA
HLG STNK R2 DR 3907 CY NOKA/NOSIN : MHIKF1126JK527456/KF11E - 2521057 AN.NURAINI HASTUTI HLG D’SKTR JL BUNG KARNO KOTA MATARAM
Halaman 12
HLH STNK R2 DR 5170 BU NOKA/NOSIN : MHIJF9114 BK322.141-JF91E-1317944 AN. SRI YULI YATIN P.HLG D’SKTR JL.UDAYANA KOTA MATARAM
RUPA-RUPA URUS LAPORAN PAJAK SPT TAHUNAN, PPN, PASPORT, SIUP, NPWP HUB. 082146461910 Lesehan Taman Bangket,promo dr tgl 17maret-17april (disc 15% utk semua menu) datang ke lesehan kami JL.Saleh Sungkar 77xx Bintaro,Info pemesanan hubungi : 081917937773/081907815697 DAPUR BU’ANI mnydiakan ayam rumpak,ceker balado,pkt mkan siang mulai 12rb,aneka mcam sambal,u/delivery free ongkir mtrm&sktrnya,Jl.Masjid Al-Muttaqien no.26 Dasan Agung,tlp.087864657127 DIJUAL RUMAH DI BTN LINGKAR PRATAMA BLOK Y NO. 5 BERMINAT SEGERA HUBUNGI: 087865991696
RUPA-RUPA PT.KEUANGAN MENGELUARKAN DANA CEPAT 1 HARI CAIR(BUNGA 0,5%)BPKB MOBIL/SEGALA JENIS MOBIL (TRUK/TRONTON,MINI BUS,PIC UP,DLL)PROSES MUDAH,CEPAT,DAN BISA TAKE OVER/PINDAH BANK, HUB (085100026010)(081999290387)(081239956609) KAMORRY BOUTIQUE & MAKE OVER, hrga mulai dr 70rb,Dis10% Tas&Dompet,MakeUp Wisuda 175RB,blnja datas 300RB free makeup,mjual&myewakan kebaya,buka setiap hari pukul 10.00-21.00,jl.swadaya No.15 Kekalik(Samping electra diamond store)/081916887677 DUJUAL REVO ABSOLUT CW’09 WARNA HITAM/MERAH DR HP7JT 0818543688 TP
q
DIJUAL RUMAH FULL FURNITURE LOKASI STRATEGIS, 3 KAMAR TIDUR, 2 KAMAR MANDI,3 AC, DAN GARASI MOBIL, HARGA 590 JT NEGO DIKIT.JL .WARU BLOK.UB NO.15 BTN LINGKAR PRATAMA MATARAM.HUB:081349684919
AGATAR PIZZA, Kami dr Agatar Pizza mengeluarkan Produk pizza yg berkualitas dunia dengan harga yg terjangkau dan kami membuka dan melayani Pemesanan Pizza Via Delivery,Lokasi :Kekeri,Kec.Gunung Sari.WA:081338661783/TLP :087765900233 DIJUAL RUMAH : DJL.RMH PERMATA KOTA,RUKO 2 LT JL.HASANUDDIN ,RUKO 3 LT JL.PEJANGGIK DAN TANAH TAMAN SEJAHTERA HUB. 081917462883 TP DIJUAL TANAH LOK.KR PULE SEKARBELA MTR L T . 3 3 5 M 2 HUB:087755533273 Toyota Lombok,dptkn program khusus bln Ramadhan:Dis pulhan jt,Dp Ringan, Grts Kaca film,Grts js service smpai 4th/50rb km,Ayo buruan, info&pmesanan hub segera Hery Toyota,081907921999085238359008,beli Toyota ingat hery,Melayani dgn pasti DIJUAL OPER KREDIT TATA SUPER ACE TH2016 TURBO DIESEL PANJANG BAK 260CM HUB. BU ELI 085333587700 DIJUAL TOKO ATAU KIOS UKURAN 8 X 4 M DI KOMPLEKS PERTOKOAN LONCENG MAS BERTAIS BERMINAT HUB. 081907815224
LOWONGAN
JAMINKAN BPKB anda diatas tahun 2000, Pick up 2005 bisa hub : Wayan Pardha 082146884888(Telkomsel), 085606884888(indosat), 081903884888 XL (WA), Langsung Proses.
MEVITHA SALON & SPA mmbutuhkn karyawati yg brpngalaman,jujur,disiplin, diutamakan yg blum menikah.Alamat : Jl.Kesra Raya No.17 Perumnas, Tanjung Karang Permai,HP 081907004335
PURI MAMA, Menyewakan Toyota Hiace, muat hingga 16 Orang dengan supir,penyewaan bisa disewa terpisah, bisa armadanya saja, Informasi penyewaan, Hub : 082266194177
DICARI PEGAWAI PEREMPUAN UNTUK JUALAN ROTI Min. 20 TH, TINGGI Min. 155 cm, DISIPLIN, RAJIN, ULET, BERMINAT LANGSUNG KE ALAMAT JL. RA KARTINI NO. 10 DEPAN PASAR CEMARE
ALLEA GALERI, galeri fashion menyediakan Kain Tenun, Kain Songket dan menerima Jahit Busana, Lokasi : Jalan Swasembada , Hp : 081907000477, WA : 08194111079, PIN BBM :d6e340dc
DIBUTUHKAN TENAGA AHLI UNTUKMENJAHITSEGALAJENIS TAS (YANG SEKEDAR BISA MENJAHIT AKAN DIBIMBING LAGI) ALAMAT : JL.JENDRAL SUDIRMAN,BTNKOREM,BLOK ANO.1,HUB.MOH.GHAZALI,HP : 081 917 267 007 DIBUTUHKAN SEGERA ADMIN, KASIR, WAITERS, KIRIM LAMARAN LANGSUNG KE LUMBUNG RESTO EPICENTRUM MALL LT. 2
RUPA-RUPA MEMBANTU LAPORAN PAJAK SPT TAHUNAN, PKP, NPWP, SIUP, PASPORT HUB. 081338344155 Toyota Lombok,dptkn program khusus bln mret dis puluhan jt Rpiah, Free angsuran12x,grts kaca film,Grts jasa service smpai 4th/50rb km,ayo buruan,info pmsanan :081907921999 (HERY),Beli Toyota Ingat Hery,mlyani dgn pasti. DJL TNH KEBUN L.174 LOK.DS.PENGONONG LINGSAR H.30JT/A HUB.082147897778 KRIDA TOYOTA MTR, dptkn Prgram Khusus bln Agsts,Diskon Pluhan Jt Rupiah, Prgrm DP murah,Gratis Jasa Service s/d 3th/50rb KM,Ayo Buruan,Info&Pmesanan Hub Hery Toyota 081907921999,Beli Toyota Ingat Hery,Melayani dgn Pasti.
SALON RAA MUSLIMAH.Salon Spa Muslimah hadir lg di Mtrm, kami cab. Baru dr Youfo Mtrm Jl.Panjitilar.Memberikan Pelayanan terbaik u/ wanita muslimah d Lombok.Terdiri dr Ptong Rmbut,Creambth,Facial,Massage,Spa, dll. Nyaman &aman terjaga, jl.Gili Asahan, perum Griya Udayana N0.3. Hub: 087765893848 TYGIA SALON.Treatment Galvanic Spa (setrika wajah): Mengencangkan Kulit, Mengurangi Kriput, flek, Komedo, Mencrhkan Kulit, Mengangkat Klopak Mata, Mulai 100Rb150Rb, Menerima Treatment ke Rmh Anda Min.2org, Jl.Lalu Mesir, Gg.Sowela No.1 Abian Tubuh, WA:081339123452
SALON DE’gustin hair art salon and barbershop, menerima prwtan rmbut&kulit, potong rambut mulai harga 20rb, perawatn rmbut dan kulit terbaik dgn hrga trjangkau,Jl.Ismail Marzuki No.3 Hp (081237564121) SALONMUSLIMAH SYAFIRA Melayani Face Treatmen: Facial Madu, Facial Buah Alami, Facial Detok, Facial Collagen, Facial Oxigen, Facial Bady Shop, Facial Diamon+Oxigen, Facial Beauty Zen + Alat Infra Red DLL. Jl. Pendidikan no. 11 mataram Al Beauty Salon & Spa, promo : pkt full body treatment terlaris ONE DAY SPA(13 trtment) hnya 250rb free fc antiaging 135rb,pkt plangsing (fc strika wajah+akupuntur prut)hanya 175rb,smoothing spa free msker rmbt stlh 3hr, Jl.Pancaka No.5, Kr.Medain, Hp: 081907050543 RINA SALON,melayani : Rias Pngntn,kursus make-up & sanggul,ptng rmbut & kriting, Pnywaan pkaian adat ankank&dwsa, sewa mobil antik,&dekorasi.jl.jndrl sudirman Gg.Jawa No.1,Rembiga-Mtr,087855311441(Hj.Ninik Ridwan) Yanti Salon & Spa menerima : prwtan wajah & rambut, SPA pkt I : body mssage,Body Scrub,Totok wjah =80rb, SPA pkt II : body mssage,body scrub,totok wjah,Ratus Vagina : 105rb, Jl.BungKarno,Kr.genteng, tlp. 081917913809
Penanggung Jawab: Agus Talino Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab : Raka Akriyani Koordinator Liputan : Fitriani Agustina, Marham, Moh. Azhar Redaktur : Fitriani Agustina, Marham, Izzul Khairi, Moh. Azhar, Haris Mahtul Staf Redaksi Mataram : Moh. Azhar, Haris Mahtul, Afandi, M. Nasir, Ahmad Bulkaini, M. Kasim, Darsono Yusin Sali, Atanasius Rony Fernandez, Wahyu Widiantoro, Akhmad Hiswandi Lombok Barat: M.Haeruzzubaidi. Lombok Tengah : Munakir. LombokTimur : Rusliadi, Yoni Ariadi. KLU : Johari. Sumbawa Barat : Heri Andi. Sumbawa : Arnan Jurami, Indra Jauhari. Dompu : Nasrullah. Bima : Rafiin. Tim Grafis : A.Aziz (koordinator), I Nengah Mandri Wijaya, Didik Maryadi, Muhammad Kasim. Kantor Redaksi : Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Tarif Iklan : Iklan Baris : Rp 20.000/baris Min 2 baris max 10 baris (1 baris 30 character). Display B/W (2 kolom/lebih): Rp 30.000/mmk. Display F/C : Rp 35.000/mmk. Iklan Keluarga : Rp 20.000./mmk. Iklan Advertorial : Rp 15.000/mmk. Iklan NTB Emas (1 X 50 mmk): Rp 500.000/bulan (25 X muat). Iklan Peristiwa : Rp 350.000/kavling. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Harga Langganan: Rp 85.000 sebulan (Pulau Lombok) Rp 90.000 sebulan (Pulau Sumbawa), Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 5.000. Terbit 6 kali se-minggu. Penerbit: PT SUARA NTB PERS. Percetakan PT Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar.
SUARA NTB
Wartawan SUARA NTB selalu membawa tanda pengenal, dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari nara sumber.
SUARA NTB
Rabu, 29 Mei 2019
RUKO - VILA - KOST
DIJUAL Dijual Cepat Rumah Type 40, LT 1,69 Are. Lokasi Strategis Jl. RM Panji Anom Graha Garden Estate C1 (Belakang SMA 4 Mataram), Harga 600 jt (nego). Hubungi : 081907113033
500.000
Halaman 13
OPINI
SUARA NTB Rabu, 29 Mei 2019
Pertebal Keamanan Angkutan Lebaran PUNCAK arus mudik dari berbagai daerah di NTB, akan segera mencapai puncaknya. Oleh karena itu, Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi NTB mengingatkan pemerintah daerah, serta stakeholders untuk mempertebal keamanan dan kenyamanan penumpang angkutan lebaran. Tidak hanya memastikan bahwa armada angkutan lebaran itu laik jalan, juga menjamin armada angkutan lebaran menggunakan pengemudi yang juga laik membawa penumpang dengan armada yang dikendarainya. Sehingga, seperti tradisi pada tahun-tahun sebelumnya, Organda Provinsi NTB telah menyurati kabupaten/kota, serta pengusaha. Isinya mengingatkan organisasi di kabupaten/kota untuk mengingatkan anggotanya, para pengusaha angkutan darat untuk tetap melaksanakan ketentuan. isinya mengingatkan organisasi di kabupaten/ kota untuk mengingatkan anggotanya, para pengusaha angkutan darat untuk tetap melaksanakan ketentuan. Menyikapi kesiapan mudik Lebaran ini, para pengusaha diimbau untuk melakukan uji KIR kendaraan di layanan Dinas Perhubungan. Didalamnya untuk pengecekan kondisi mesin, kelistrikan, lampu-lampu, hingga kondisi fisik kendaraan. Seluruhnya harus dipastikan dalam keadaan baik, dan normal. Layanan Dishub di semua kabupaten/kota juga dipastikan memberikan hasil yang senyatanya. Karena seperti diketahui, layanan uji kir ini kerap menjadi ajang pungli. Tidak jarang, oknum petugas nakal meloloskan kendaraan tidak laik jalan saat melakukan pengujian. Dengan imbalan sejumlah uang, oknum petugas nakal ‘’bermainmain’’ dengan keselamatan para penumpang. Untuk itu, Pemda harus menempatkan petugas-petugas yang jujur di sana, sehingga tidak gampang disuap oleh armada yang tidak laik. Selain itu, armada angkutan lebaran wajib mematuhi ketentuan jumlah penumpang. Jangan sampai ada armada yang mengangkut penumpang melebihi kapasitasnya. Karena, hal itu dapat membahayakan keselamatan penumpang. Tidak sebatas itu, untuk kesiapan angkutan lebaran tahun ini, faktor pengemudi juga menjadi bagian yang sangat penting. Seluruh pengemudi yang digunakan jasanya oleh pengusaha, harus dipastikan dalam keadaan sehat. Bukan pengguna narkoba, tidak mengkonsumsi minuman keras yang dapat mempengaruhi kondisi fisik pengemudi serta mengancam keselamatan penumpang. Biasanya, beberapa hari sebelum lebaran, pemerintah menyiapkan tim khusus yang melakukan pemeriksaan di terminal. Baik pemeriksanaan kendaraan, maupun pemeriksaan pengemudi. Serta pemeriksaan kesehatan penumpang. Badan Narkotika Nasional (BNN) juga biasanya terlibat di dalamnya. Pemda bersama jajaran terkait, serta Organda, biasanya juga akan melakukan Sidak ke terminal, pelabuhan, hingga bandara. Sidak ini guna memastikan pelayanan kepada penumpang angkutan darat, laut maupun udara benar-benar dipastikan aman dan nyaman. Kalau ada temuan-temuan dan memungkinkan operasional harus diberikan surat tidak beroperasi, Organda menyarankan armada angkutan lebaran jangan dipaksakan berangkat. Demikian pula kalau ada temuan pengemudi terbukti menggunakan obat terlarang, supaya langsung diberi tindakan tegas. Pada musim mudik lebaran tahun ini, angkutan darat diperkirakan akan menjadi angkutan primadona pilihan masyarakat. Ini menyusl mahalnya harga tiket pesawat ditambah dengan hadirnya kebijakan bagasi berbayar. Masyarakat sangat berpeluang mudik menggunakan angkutan darat, mengingat cuti bersama dan libur lebaran PNS terbilang cukup panjang. Sekitar 11 hari. (*)
RADIO
Halaman 14
Peranan Penting Pengelola Zakat di Bulan Suci Di setiap bulan Ramadhan kerap kali kita menyaksikan tumbuhnya orang-orang miskin baru di tengah- tengah kita seperti maraknya pemintaminta di berbagai sudut kota, dipersimpangan jalan, komplek perumahan, perkampungan,instansiinstansi pemerintahan, instansi swasta,maupun di lokasi perbelanjaan, bahkan sering tumbuhnya orang miskin ini terulang dari banyaknya antrian penerima zakat, infaq, shadaqah (ZIS)di rumah-rumah para pemberi zakat (muzakki) pada waktu pembagian zakat di penghujung bulan puasa. Kejadian ini seolah memberikan gambaran kepada kita bahwa bulan suci ramadhan adalah bulan dimana kita bisa menyaksikan orang benarbenar miskin dan orang yang berpura pura miskin, bulan ramadhan juga seolah menjelaskan kepada kita tingginya ketimpangan sosial di negeri kita Indonesia. ULAN Ramadhan khususnya sebagai momen yang tepat bagi mereka untuk memperbanyak waktu mendatangi orang yang dianggap kaya dan mengharap pemberian serta belas kasihan dari orang-orang kaya. Seperti di berbagai komplek perumahan misalnya dari seorang Ibu dan bapak sampai membawa anak-anak mereka meminta minta di setiap pintu rumah warga, belum lagi di berbagai lokasi perdagangan dan perkantoran mereka mendatangi setiap orang dengan membawa kotak amal sebagai sarana meminta shadaqah dan amal jariah lainnya. Sungguh hal semacam ini pada bulan Ramadhan sangat disayangkan,
Oleh:
Abdul Muid
(Mahasiswi(Sekjen GARBI Kota Mataram dan
Direktur MUDHA Institut)
selain itu kalangan peminta minta ini belum tentu orang-orang yang tergolong miskin, dan tidak tergolong penerima zakat, sehingga antara orang miskin dan tidak miskin tidak bisa kita dibedakan Bagi para fakir miskin yang menahan diri tidak meminta-minta, ketika datang pada bulan Ramadhan juga ikut terpengaruh untuk keluar meminta-minta, dan kita miris melihat mereka ketika ikut secara massif untuk meminta minta di perempatan jalan perkotaan, maupun di komplek komplek perumahan. Kita akan lebih miris lagi ketika peristiwa yang berulang setiap tahun yaitu mereka berdesakan-desakan pada saat pembagian zakat di rumah-rumah para dermawan yang ditayangkan diberbagai televisi nasional, kejadian ini bahkan memakan korban meninggal dunia dan terluka-luka ketika pembagian zakat Semestinya kita sudah bisa introspeksi dari kejadian bulan-bulan Ramadhan yang sudah berlalu baik diri kita sendiri, sebagai tetangga si peminta-minta, sebagai keluarga si miskin, sebagai teman maupun kawan, bahkan pemerintah sendiri atau badan maupun lembaga-lembaga zakat yang sudah berdiri. Seperti halnya Badan zakat yang dimiliki oleh pemerintah (BAZNAS) atau lembaga-lembaga zakat swasta (LAZ) yang telah tumbuh di tengah-tengah masyarakat, saat ini belum mampu mengendalikan peristiwa-peristiwa semacam ini di setiap bulan Ramadhan.Dan bahkan kita sendiri belum mampu memberikan hak-hak fakir miskin (zakat, infaq shodaqah) sebagai kewajiban untuk mencegah mereka sebelum mereka meminta-minta kepada kita. Bukankah dalam agama memberikan lebih baik sebelum fakir miskin itu meminta-minta. Kehadiran Badan amil zakat dan lembaga zakat serta pemerintah sendiri melalui badan amil zakat seharusnya sudah bisa mendeteksi kejadian-kejadian yang berulang ini. Dalam berbagai literature fiqih
dan pendapat para ulama bahwa zakat itu wajibdiambil dan dikelola dari para wajib zakat (muzakki) oleh amil zakatdan dari pengeloaan amil zakat bisa dipertanggungjawabkan dana zakat tersebut dihadapan para muzakki serta dihadapanAllah SWT.Dalam peraturan pemerintah (PP) Republik Indonesia nomor 14 tahun 2014 tentang pelaksanaan undang-undang nomor 23 tahun 2011 pasal 31 ayat 1 dan 2 menyebutkanbahwa untuk melaksanakan tugas dan fungsinya BAZNAS dapat dibentuk unit pelaksana (ayat 1) dan unit pelaksana dimaksud ayat satu melaksanakan fungsi perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, pelaporan dan pertanggungjawaban dalam pengumpulan pendistribusian dan pendayagunaan zakat secara nasional (ayat 2). Dari pasal 31 ayat 2 pemerintah bisa menekan banyaknya peminta-minta musiman di bulan Ramadhan, serta mencegah timbulnya peminta-minta baru di bulan Ramadhan,Selain itu kesadaran para wajib zakat (muzakki) sangat penting, kesadaran untuk mempercayakan dana zakat kepada badan maupun lembaga amil zakat, supaya tersalurkan zakat-zakat yang bertanggung jawab.Untuk menyadarkan para muzakkipun harus keseriusan pemerintah dalam merangkul dan membina, dan penekanan terhadap kesadaran mengeluarkan zakat mereka hal ini untuk kepentingan mereka sendiri di hadapan Allah SWT, serta membantu pemerintah menciptakan kesejahteraan dan meminimalisir kesenjangan sosial. Badan Amil zakat harus diberikan peran yang lebih luas terkait pengumpulan dan membina kesadaran berzakat para muzakki melalui revisi undang-undang. Instrumen zakat ini sangat berarti bagi perubahan nasib fakir miskin, zakat juga sebagai penyokong perubahan status orang miskin, dari tidak mampu manjadi mampu, dari yang tidak punya penghasian menjadi punya penghasilan, dari yang
tidak produktif manjadi produktif. Tentu semua ini perlu peningkatan kapasitas amil zakat dalam mengelola dan menumbuhkan produktivitas fakir miskin dari pengumpulan zakat. Dari penelitian badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) tahun 2016 bahwa potensi zakat sebesar Rp. 286 triliun, namun jumlah pengumpulan zakat secara nasional masih bekisar pada angka Rp 5,1 tiliun. Pemerintah pusat dan daerah sudah seharusnya serius mengelola zakat dan ikut serta memberikan kesadaran dan solusi kepada wajib zakat (muzakki) serta menjaga loyalitas muzakki untuk terus menyaluran zakat ke lembaga zakat, dengan cara ini kesenjangankemiskinan bisa teratasi, dan para peminta-minta bisa dicegah.
POJOK Kepala Imigrasi Mataram terjaring OTT, KPK sita uang Rp1 miliar Harus diusut tuntas
*** Rekanan proyek fisik di Mataram harus bonafide Yang paling penting hasil kerjanya berkualitas
***
12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 Sumbawa Besar Yang menjadi kewenangan kabu- tong itu akan menjadi Pelabuhan 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 (Suara NTB) paten maupun provinsi. Seperti NTB, yang dikoneksikan dengan 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 Upaya Bupati Sumbawa jalan di Batulante, ruas jalan pembangunan sirkuit MotoGP di 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 memperjuangkan rencana pem- Batudulang-Punik sepanjang 5 ki- Mandalika. 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 “Apa kaitannya, karena perbangunan Pelabuhan Teluk San- lometer telah dibangun hotmix oleh 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 tong di kecamatan Pelampang, Pemkab Sumbawa dengan biaya tanian kita terutama jagung 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 tampaknya mulai mendapat sekitar Rp4,25 Miliar tahun sebel- akan jadi kebanggaan NTB. Se12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 lampu hijau. Setelah pemerintah umnya. Sedangkan dari Punik ke hingga dibutuhkan Pelabuhan 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 pusat menyeriusi usulan ini. Tepal dan seterusnya yang berliku besar di NTB yang mendukung 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 Jalan wilayah selatan Sumbawa liku dan naik turun, menurut Staf moment itu. Sehingga kalau pen12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 kesejahteraan juga terus menjadi perhatian pe- Ahli Pembangunan mesti meng- ingkatan 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 masyarakat Pulau Sumbawa 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 merintah provinsi dan Pemkab gunakan beton. 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 Sumbawa. “Itu rencana besarnya. Kita juga karena besarnya Pelabuhan 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 “Kalau Teluk Santong ini, is- minta bantuan Provinsi untuk men- dimungkinkan, sehingga dengan 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 tilahnya, maju pantang mundur. dukung kita Kabupaten ini. Kita hadirnya kesejahteraan kemak12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 Saya berharap bisa diwujudkan. ingin membuka aksesenilitas muran yang baik akan punya ke12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 Perjuangan panjang saya yang wilayah terpencil dengan jalan yang mampuan untuk nonton Moto GP 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 dibantu Gubernur NTB, seakan memadai. Termasuk periorotas di Lombok. Jadi itu hubungan12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 sudah mendapat lampu hijau jalan dan jembatan di Orong Telu,” nya kira-kira,” jelasnya. 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 Gubernur juga menyampaikan dari pusat. Buah dari perjuangan tukas H. Husni. 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 panjang dan tinggal tunggu wakSebelumnya, dalam silaturra- ucapaan terima kasih kepada Bu12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 tu saja,” terang Bupati Sumba- him Gubernur dan Bupati di Moyo pati, Wakil Bupati dan semua 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 wa, H. M. Husni Djibril B.Sc, Se- Hulu beberapa hari lalu, Dr. H. Zu- masyarakat Sumbawa, yang te12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 nin 27/5), menanggapi pern- lkieflimansyah, menyampaikan in- lah membuat suasana nyaman 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 yataan Gubernur NTB soal usu- formasi dari OPD terkait di provin- dan aman selama berlangsungn12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 lan pembangunan pelabuhan si, perbaikan jalan ke Lenangguar ya proses Pilpres dan Pileg. “Wa12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 Teluk Santong dalam silaturra- dalam proses lelang. Mudah-muda- laupun berbeda calon presiden, 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 him di Semamung kecamatan han tahun sudah bisa dikerjakan calon DPR, calon DPD dan seter12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 Moyo Hulu belum lama ini. awal Juli tahun ini. “Saya juga unsya, tetapi setelah pemungutan 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 Selain itu, lanjut Bupati, per- sudah minta ke teman teman PU suara tentu kita punya kerenda12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 janjian kerjasama dengan Perusa- untuk memprioritaskan juga jalan han hati untuk menyambung 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 haan Korea Selatan terkait pem- ke Batu Rotok, ke Tepal (Batulan- silaturrahmi sebagai anak bang12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 bangunan pabrik pelet dan energi te). Tapi ini biayanya sangat besar. sa. Sehingga memastikan NTB 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 terbarukan juga sedang didalami. Jadi karena besarnya biaya ini, ini kondusif untuk kegiatan 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 Supaya kedepannya tak ada lagi tidak mungkin ditanggung oleh perekonomian kita di masa yang 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 hambatan. Kalau Pelabuhan Te- kabupaten saja, makanya harus akan datang. Terima kasih Pak 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 luk Santong bisa terbangun, maka ada kerjasama dan saling mem- Bupati, Pak Dandim Pak Kapol12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 res, sehingga Kabupaten Sumbakerjasama investor Korea terkait bantu,” terangnya. 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 pabrik pelet akan semakin lancar Kemudian berkait lobi Bupati wa ini nyaman untuk investasi, 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 nantinya. Sumbawa, lanjut Dr. Zul, masalah dan kedepan banyak sekali yang 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 Sedangkan terkait jalan di Teluk Santong sudah diseriusi oleh ingin hadir di Kabupaten Sumba12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 wilayah selatan Sumbawa, me- pemerintah pusat sekaligus sebagai wa yang kita cintai ini,” pungkas12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 mang terus menjadi perhatian. laporan. Jadi Pelabuhan Teluk San- nya. (arn/*) 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 (Suara NTB/ist) 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 SILATURAHMI - Sambutan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah dalam acara silaturahmi di Moyo Hulu yang 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 didampingi Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril dan pejabat lainnya. 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456
Kerjasama Humas Pemkab Sumbawa dengan Suara NTB
Pelabuhan Teluk Santong Diseriusi Pusat, Wilayah Selatan Jadi Perhatian
RAGAM
SUARA NTB Rabu, 29 Mei 2019
Buah Sinergi KPK-Kejaksaan Dari Hal. 1 dan dokumen apa-apa yang terkait dengan penanganan perkara ini,” ujar dia saat ditemui di ruang kerjanya. Kasus dugaan penyalahgunaan izin tinggal terungkap dan ditangani sejak akhir April lalu. Mereka yang dilaporkan yakni pria Australia BGW (60) dan MK (48) asal Singapura. Dua pria yang tinggal di hotel berbintang di Sekotong itu diduga menjalankan aktivitasnya bekerja di sana namun dengan dalih visa kunjungan. Kasus tersebut langsung ditangani Imigrasi Mataram. “Kasus itu tidak ada SPDP setelah satu bulan ditangani. Selama masa itu kami ada menerima laporan masyarakat terkait itu (kasus di KPK). Kami cek lagi (SPDP), memang tidak ada,” sebut Sumedana. Hal tersebut yang menjadi bahan koordinasi Kejari Mataram dengan KPK. Tim penyidik langsung turun tangan sebab KPK juga menerima laporan yang sama di luar koordinasi dengan Kejari Mataram. KPK memantau dugaan transaksi dari pemberi uang kepada pejabat Imigrasi Mataram. Sampai akhirnya dilakukan penindakan Senin (27/5) sampai Selasa (28/5) di Mataram dan Lombok Barat. “Kita hanya mendukung kegiatan KPK sisanya mengenai materi kasus itu sudah kewenangan KPK,” tandas Sumedana. Pelaksana Harian Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram Rahmat Gunawan menjelaskan bahwa kasus tersebut masih dalam penanganan Seksi Intelijen dan Penindakan. “Izin tinggal dan statuskim dua orang ini harus dibuktikan lagi di Inteldak. Karena kalau di Statuskim
(Seksi Status Keimigrasian) tidak bisa dipantau harus dibuktikan di lapangan,” ucapnya. Meski demikian dia tidak menjelaskan perihal dugaan tindak pidana yang menjerat pimpinan dan rekan sejawatnya tersebut. Dia hanya mengetahui mereka dibawa KPK ke Polda NTB lalu diterbangkan ke Jakarta. “Pemeriksaan pun kita belum dapat jalan ceritanya,” pungkas Rahmat. Sementara suasana di Kantor Imigrasi Mataram nampak normal. Aktivitas pelayanan tetap berjalan untuk pelayanan paspor. Namun tetap terlihat kegusaran para pejabat dan pegawai setempat. Pukul 14.00 Wita, pelayanan bagi pemohon paspor dihentikan. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Imigrasi Mataram Denny Chrisdian dalam keterangan persnya membenarkan penyegelan oleh KPK. Tiga ruangan yang disegel itu, ruang Kepala Imigrasi, rumah dinas dan ruang pemeriksaan. ‘’Penyegelan berlangsung Selasa dinihari,’’ kata Denny. Sementara informasi yang didapatnya, Kepala Imigrasi sudah dibawa ke Jakarta dan dilakukan pemeriksaan di KPK. Sejak penangkapan sampai dengan dibawa ke Jakarta, tim KPK dikawal aparat dari Polda NTB. ‘’Mengenai apa materi pemeriksaan, bukan kewenangan kami. Itu ranah KPK,’’ katanya. Denny juga menegaskan, meski saat ini sedang terjadi masalah, pelayanan paspor dan izin tinggal orang asing di Kantor Imigrasi Mataram tetap buka dan berjalan lancar. (why//ant/ balipost)
Terkejut OTT KPK Dari Hal. 1 ‘’Mudah-mudahan dengan adanya OTT ini melahirkan efek jera juga kepada kita semua. Supaya tidak bermainmain,’’ kata gubernur dikonfirmasi saat acara buka puasa bersama di Pendopo Gubernur, Selasa (28/5) malam. Gubernur mengatakan, semua pihak terkejut dengan pemberitaan adanya OTT Kepala Imigrasi Kelas I Mataram. Di media-media nasional sudah diberitakan bahwa OTT terjadi di NTB. Walaupun KPK sudah seringkali melakukan upaya pencegahan bersama Pemda dan instansi vertikal yang ada di NTB. Berupa kegiatan sosialisasi, pendampingan, diskusi dan lainnya. Dengan upaya pencegahan yang dilakukan, jangan sampai ada penindakan yang dilakukan KPK di NTB. ‘’Oleh karena itu, kita berterima kasih. Mudah-mudahan tak
ada yang tidak kita inginkan terjadi di sini,’’ katanya. Bahkan, kata gubernur, salah satu Komisioner KPK, Basaria Panjaitan saat berkunjung ke NTB beberapa waktu lalu pernah berpesan. Mudahmudahan jangan ada OTT KPK di NTB. “Tapi ternyata apa yang tidak kita inginkan terjadi juga, OTT. Dan ini menyangkut masalah turis. Jangan sampai ini membuat image Lombok, NTB sebagai tourism destination ini terganggu,’’ harapnya. Biasanya, kata gubernur daerah wisata membutuhkan kepastian hukum. Oleh karena itu, dengan adanya OTT KPK tersebut diharapkan melahirkan efek jera. Gubernur juga mengatakan hal ini juga bisa menjadi sinyal yang positif buat turis dan juga investasi di NTB. (nas)
Dukung Langkah KPK Dari Hal. 1 ‘’Kami dukung KPK, karena memang itu membantu kita dari sisi izin kerja orang asing,’’ kata bupati ditemui di kediamannya. Bupati mengaku terkait persoalan WNA ini sudah dilakukan upaya penanganan oleh dinas tanaga kerja. Disnaker kata dia pernah turun ke hotel di Sekotong untuk menyelesaikan persoalan ini. Hanya saja saat itu kata dia, masalah WNA ini ditangani oleh Imigrasi sehingga Disnaker pun tak menangani. Namun Disnaker tetap melakukan pengawasan terhadap keberadaan WNA yang menjadi TKA di Lobar. Lebih jauh menurut dia, terkait keberadaan TKA ini menjadi konsen ke depan. Pihak-
nya akan melakukan penertiban lebih intensif lagi terhadap TKA yang bekerja di wilayahnya. Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Lobar, Rusditah mengatakan, pihaknya sudah turun ke hotel tersebut untuk mengklarifikasi pengelola hotel terkait keberadaan dua WNA. Sebab informasi yang diterimanya hotel itu memperkejakan TKA diduga tanpa izin kerja. ‘’Waktu itu hasil klarifikasi yang disampaikan ke kami, dua WNA itu sudah diamankan pihak Imigrasi. Kami mengingatkan kepada pengelola hotel agar menaati aturan yang berlaku terkait ketenagakerjaan, baik lokal maupun asing,’’ tegasnya. (her)
KPK Periksa Tujuh Orang yang Ditangkap di NTB Dari Hal. 1 Sebelumnya, KPK menindaklanjuti informasi dari masyarakat tentang adanya dugaan pemberian uang pada pejabat Imigrasi setempat terkait izin tinggal WNA di NTB. ‘’Diduga nilai suap terkait perkara izin tinggal turis di NTB tersebut lebih dari Rp1 miliar,’’ ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa kemarin. Febri menya-
takan bahwa tujuh dari delapan orang yang diamankan di NTB dibawa ke gedung KPK, Jakarta. KPK juga mengamankan uang ratusan juta rupiah yang diduga merupakan barang bukti suap untuk mengurus perkara di imigrasi tersebut. Sesuai hukum acara, KPK mempunyai waktu 24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan tersebut. (ant/balipost)
Pemprov Bakal Perbanyak Anak NTB Kuliah di Turki Dari Hal. 1 Dalam satu semester, biaya hidup cuma Rp1 juta. Menurut gubernur, biaya hidup di Turki jauh lebih murah dibandingkan jika kuliah di Universitas Mataram. Lewat program beasiswa yang dicanangkan Pemprov NTB, gubernur menginginkan semakin banyak anak-anak
muda dari Pulau Lombok dan Sumbawa yang kuliah di Turki. ‘’Karena melihat Turki itu Eropa, Asia, Arab dapat,’’ katanya. Dr. Zul mengatakan banyak hal yang bisa dikerjasamakan antara NTB dan Turki. Selain kerjasama dalam bidang pendidikan, juga berpeluang di bidang ekonomi dan sosial budaya. (nas)
Halaman 15
Kajati Target Pidsus Percepat Kasus Empat Proyek Bima Mataram (Suara NTB) Penyelidikan empat kasus proyek kakap di Kota Bima belum menunjukkan proses signifikan. Untuk itu, Kajati NTB, Arif SH.,MM menginstruksikan kepada Pidsus untuk mempercepat penanganan kasus tersebut hingga ke tahap penyidikan. Penegasan itu disampaikan Kajati saat ditanya perkembangan penyelidikan empat proyek kakap tersebut, yakni kasus masjid terapung, kasus taman Amahami, kasus lahan relokasi korban banjir dan dua paket dam pascabanjir. Diakui Kajati, pertanyaan soal perkembangan kasus itu, sama dengan yang dilontarkannya kepada Aspidsus Ery Ariansyah Harahap, SH. “Ya sama, saya juga sering menanyakan ini ke Aspidsus. Ayo percepat. Saya juga kalau ditanya maunya apa, ya sebaiknya memang harus cepat,” tegas Kajati, Selasa (28/5).
Dalam beberapa kali koordinasi internal, ia mengakui tidak luput untuk menanyakan tiap perkembangan kinerja jajarannya. Termasuk soal kewenangan Pidsus dalam penyelidikan empat kasus tersebut. Karena disadarinya, publik sedang memantau kinerjanya soal empat kasus ini. Tapi diyakinkannya, penyelidikan sudah berjalan. Sebelumnya penanganan kasus ditangani Bidang Intelijen. Setelah ditemukan perkembangan signifikan, kasus dialihkan penyelidikannya ke Pidsus. “Sekarang kan masih lidik Pidsus. Pasti lah ada perkembangannya. Latarbelakang ditanganinya kasus ini oleh Pidsus, kan karena memang sudah ada bukti siginfikan,” jelasnya. Mengenai rencana ekspose ke tingkat penyidikan pada Juni mendatang, masih dipertimbangkannya. Karena itu
akan tergantung hasil pemeriksaan di Pidsus. Empat kasus proyek yang tergolong kakap di Kota Bima secara bertahap sudah dilakukan ekspose atau gelar perkara. Prosesnya sudah masuk penyelidikan Pidsus dan ditargetkan Juni naik tahap penyidikan. Empat kegiatan yang terbagi dalam lima paket proyek di Kota Bima dalam bidikan Kejaksaan Tinggi NTB itu dikerjakan antara tahun 2016 – 2018 itu, dengan nilai total mencapai sekitar Rp36,1 miliar. Rincian paket proyek itu, Taman Amahami senilai Rp8,5 miliar, proyek masjid terapung di kawasan sama senilai Rp12,5 miliar dan lahan relokasi banjir senilai Rp2,5 miliar. Indikasi awal, volume pekerjaan dan pengadaan diduga tak sebanding dengan besarnya uang negara yang dikeluarkan. Dua paket lainnya dam senilai Rp5,6 dan
Jalur Senggigi Gelap Gulita
Destinasi Wisata Jadi Rawan Mataram (Suara NTB) Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc menanggapi soal keluhan gelapnya jalur daerah tujuan wisata Senggigi - Pemenang. Menurutnya, persoalan ini sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Akibat kurangnya lampu penerang jalan di sepanjang jalur wisata andalan NTB itu menyebabkan destinasi menjadi rawan. “Destinasi wisata kita jadi rawan karena penerangan yang tidak memadai,” ungkap Gubernur dikonfirmasi di Mataram, Selasa (28/5). Ia berjanji akan berkomunikasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah
NTB. Termasuk juga berkomunikasi dengan pemerintah daerah (Pemda) setempat. Persoalan gelap gulitanya jalan di jalur wisata Senggigi Pemenang Lombok Utara ini, kata Gubernur merupakan masalah yang cukup lama. Terkait dengan masalah penanganan lampu penerang jalan umum (PJU) ini, kata Gubernur ada peran Pemda kabupaten. “Kalau nggak salah ada juga peran kabupaten. Tapi nanti kita lihat juga provinsi. Karena keluhannya sudah lama,” ungkapnya. Ditanya mengenai penyebab banyaknya PJU yang mati akibat Pemda yang menunggak pem-
bayaran. Gubernur mengatakan akan mengeceknya ke kabupaten. “Apalagi begitu (kabupaten menunggak bayar PJU). Nanti saya coba cek,” tandasnya. Masalah lampu PJU di destinasi wisata Senggigi dan sekitarnya sempat menjadi pembahasan antara OPD dan stakeholders terkait dalam rapat koordinasi kesiapan destinasi menyambut libur lebaran mendatang. Dalam rapat yang dipimpin Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, pekan kemarin, terdapat 10 destinasi wisata yang menjadi atensi karena diprediksi terjadi peningkatan jumlah kunjungan. (nas)
Proyek Kurang Volume
Rekanan Diminta Kembalikan Kerugian Negara Mataram (Suara NTB) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan NTB menemukan kekurangan volume pekerjaan atas pengerjaan 12 paket proyek Pemprov NTB senilai Rp2,133 miliar. 12 paket proyek tersebut tersebar di empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas PUPR, Dinas Dikbud, BPBD dan RSJ Mutiara Sukma. Menindaklanjuti temuan BPK tersebut, Dinas PUPR dan BPBD NTB meminta rekanan mengembalikan potensi kerugian negara ke kas daerah. Kelebihan pembayaran atas pelaksanaan 12 proyek yang kekurangan volume tersebut harus ditindaklanjuti 60 hari ke depan. Kepala Dinas PUPR NTB, Ir. H. Azhar, MM yang dikonfirmasi Suara NTB, Selasa (28/5) menyebutkan ada dua rekanan yang harus mengembalikan kelebihan bayar atas pelaksanaan dua paket proyek percepatan jalan di Dinas PUPR NTB. Ia mengaku sudah melakukan penagihan kepada rekanan. Namun dua rekanan tersebut meminta waktu untuk menyelesaikan tanggungjawabnya. “Kemarin sudah ada surat pernyataan dari rekanan, alhamdulillah kita masih WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Mereka dikasi kesempatan sampai tahun ini,” ujar Azhar. Di Dinas PUPR, BPK menemukan kekurangan volume pekerjaan senilai Rp911 juta lebih. Terdapat pada pekerjaan pengadaan konstruksi jalan (program percepatan) Paket 3 Pelangan-Sp Pengantap 3 senilai Rp417 juta lebih. Kemudian pekerjaan pengadaan konstruksi jalan (program percepatan) Paket 4 Pelangan - Sp Pengantap 4 senilai Rp494 juta lebih. Terkait temuan BPK tersebut, kata Azhar, sempat terjadi perbedaan pandangan antara rekanan dan auditor. Namun persoalan tersebut sudah clear,
dan rekanan siap mencicil pengembalian potensi kerugian negara ke kas daerah selama setahun. “Mereka akan mencicil, minta waktu setahun karena besar nilainya,” kata Azhar. Temuan kekurangan volume pekerjaan hampir setiap tahun ditemukan di Dinas PUPR NTB. Menurut Azhar, konsultan supervisi dan pejabat pembuat komitmen (PPK) harus benar-benar rutin turun ke lapangan melakukan pengawasan. Sehingga temuan kekurangan volume pekerjaan dapat diminimalisir. “Sekarang kita akan coba optimalkan. Supaya betul-betul pengawasan itu baik. PPK juga begitu, tetap kita lakukan briefing. Mereka harus turun ke lapangan,” ujarnya. Namun kadang-kadang akibat keterbatasan sumberdaya PPK menyebabkan pengawasan kurang maksimal. Azhar menyebut kadang-kadang satu PPK punya tanggungjawab melakukan pengawasan terhadap beberapa paket pekerjaan. Apabila paket pekerjaan tersebut berada di Pulau Lombok saja, maka pengawasan bisa dimaksimalkan. Tetapi jika paket proyek tersebut berada di Pulau Lombok dan Sumbawa, maka kadang-kadang PPK menjadi tidak fokus melakukan pengawasan. Sehingga ke depan akan diperbanyak jumlah PPK atau SDM yang bagus menjadi PPK. Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD NTB, H. Ahsanul Khalik, S. Sos, MH mengatakan sudah memerintahkan PPK untuk memanggil rekanan agar segera menyetor ke kas daerah atas temuan BPK tersebut. Di BPBD NTB, BPK menemukan kekurangan volume pekerjaan pada pembangunan prasarana konservasi tanah dan air Lelamase senilai Rp32,7 juta lebih. “Sudah saya perintahkan PPK panggil rekanan dan segera dia membayar yang menja-
di temuan BPK itu. Karena itu tanggungjawabnya dia,” ujar Khalik. Khalik menjelaskan temuan BPK tersebut awalnya merupakan kesalahan administrasi. Kemudian ada keterlambatan pelaksanaan pekerjaan. Artinya, rekanan kena denda dan ada kekurangan volume pekerjaan. “Suka tidak suka, dia harus bayar. Apa yang jadi temuan BPK menjadi kewajiban pihak ketiga untuk mengembalikan ke kas negara,” kata Khalik. Menurutnya, hal itu menjadi tanggungjawab rekanan untuk mengembalikan. Ia menegaskan temuan tersebut maksimal ditindaklanjuti selama 60 hari. Soal penagihan kepada rekanan, lanjut Khalik, juga menjadi tanggungjawab PPK. “Temuan BPK ini harus ditindaklanjuti maksimal 60 hari. Kalau sudah 60 hari, kemudian dia nanti belum bayar. Maka menjadi urusan yang bersangkutan. Itu pertangungjawabannya dia. Apakah proses ke ranah yang lain, itu tanggungjawab dia,” kata mantan Kepala Dinas Sosial NTB ini. Khalik mengatakan dirinya akan segera membuatkan surat tagihan khusus kepada rekanan bersangkutan. Untuk segera mengembalikan kelebihan pembayaran atas pengerjaan proyek yang kekurangan volume tersebut. Selain di dua OPD tersebut, BPK juga menemukan hal serupa di Dinas Dikbud NTB senilai Rp90,7 juta lebih. Antara lain untuk pekerjaan penambahan ruang kelas SMK Negeri 9 Mataram senilai Rp41,5 juta lebih dan pekerjaan pembangunan gedung SMK Negeri 5 Mataram senilai Rp49,1 juta lebih. Kemudian RSJ Mutiara Sukma pada pekerjaan pembangunan bangsal perawatan kelas III/Bangsal Organik dan IGD sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp152,2 juta lebih. (nas)
Indikasi Main Kasus Sudah Diwanti-wanti Dari Hal. 1 Kurniadie yang baru menjabat pada November 2018 lalu selanjutnya dijemput di rumah dinasnya di Kekalik, Sekarbela, Mataram sekitar pukul 03.Wita dini hari, Selasa (28/5). Andi menyesalkan terjadinya kasus tersebut. Sebab selama ini pihaknya sudah mewanti-wanti alias memberi peringatan. Baik di setiap apel pagi maupun selama rangkaian buka bersama sepanjang bulan Ramadhan ini. ‘’Ini harus dihentikan. Tidak boleh ada berlanjut lagi. Cukup dengan yang ini saja,’’ ucapnya. Pihaknya masih menanti hasil penyidikan KPK untuk melanjutkan mekanisme internal. ‘’Kami sudah
memberitahukan ke menteri,’’ imbuhnya. Andi mengaku belum mengetahui perihal kasus yang membuat Kepala Imigrasi Mataram dan jajarannya itu dicokok KPK. Dugaan awal, KPK menyelidiki indikasi suap terkait kasus penyalahgunaan izin tinggal dua WNA yang bekerja untuk sebuah hotel berbintang di Sekotong, Lombok Barat. ‘’Kalau terbukti pasti sanksi berat itu melakukan hal hal yang di luar ketentuan. Nanti (sanksinya) kalau sudah kekuatan hukum yang tetap,’’ tegasnya. Kurniadie langsung diterbangkan ke Jakarta menuju markas KPK di Kuningan Jakarta Pusat pagi hari sekitar pukul 06.00 Wita. Semen-
tara sisanya dengan penerbangan siang pukul 11.30 Wita. Sebelum dibawa ke KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut, mereka menjalani pemeriksaan awal lebih dulu di Polda NTB. Tepatnya di ruang Subdit III Tipikor Ditereskrimsus Polda NTB. Direktur Reskrimsus Polda NTB Kombes Pol Syamsuddin Baharuddin menerangkan KPK melakukan kegiatan penindakan sehingga membutuhkan tempat untuk pemeriksaan. ‘’Kami hanya menyediakan fasilitas untuk penyidik (KPK),’’ ujarnya dikonfirmasi terpisah. Selain itu, dia juga mengerahkan penyidik untuk membantu KPK. ‘’Ya penyidik kita backup KPK untuk kegiatan itu,’’ pungkas Syamsuddin. (why)
Rp2,2 miliar, diduga pekerjaannya bermasalah karena ambruk digerus banjir. Masing masing kasus itu sudah dilakukan ekspose bertahap sejak 7 Mei lalu. Menurut juru bicara Kejati NTB, Dedi Irawan, SH.,MH, penanganan empat perkara ini ditarget rampung di tingkat penyelidikan dan segera dinaikkan ke tahap penyidikan. “Sesuai arahan pak Kajati, target naik penyidikan Juni nanti,” kata Dedi. Khusus dua paket dam di Kecamatan RasanaE Timur, ditangani langsung oleh Pidsus. Tim penyidik pernah melakukan cek fisik dan meminta keterangan terkait proyek Dam Dadi Mboda yang dibangun dengan anggaran Rp2.247.517.000. Proyek kedua, rekonstruksi Dam Kapao di Kelurahan Lampe tahun 2017 senilai Rp5.653.043.000. Dua proyek tahun anggaran 2017 sumber anggarannya dari
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima sebagai proyek infrastruktur pascabencana. Kepala BPBD dan PPK sudah dipanggil dan dimintai keterangan. Sedangkan tiga proyek kakap lainnya, berawal dari penyelidikan di Bidang Intelijen. Seperti kasus lahan relokasi banjir, dari hasil ekspose 7 Mei lalu, diputuskan penyelidikannya dialihkan ke Pidsus. Modus kasus ini, dugan mark up pembebasan lahan senilai Rp11,5 juta per are di kawasan perbukitan Kelurahan Sambinae. Keputusan sama diambil pada penanganan kasus Masjid Terapung dan Taman Amahami. Terkait dua proyek ini, tim penyidik bahkan sudah berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk dilakukan audit investigasi. Dua kasus ini juga ditargetkan naik penyidikan Juni nanti. (ars)
Penumpang Bus Tujuan Yogyakarta Naik Signifikan Mataram (Suara NTB) Penumpang bus antar provinsi mulai mengalami kenaikan signifikan. Pengusaha buspun telah meningkatkan frekuensi layanan dari biasanya. Terhitung tinggal sepekan pelaksanaan Idul Fitri 1440 Hijriyah/2019. Indikasi aktivitas mudik mulai menggeliat. Salah satunya layanan Safari Dharma Raya. Peningkatan frekuensi, salah satunya diperkirakan akibat tingginya harga tiket pesawat. Dan kebijakan bagasi berbayar oleh maskapai. Pemesanan tiket bus mulai ramai, sejak satu pekan terakhir, kata Pimpinan Cabang Safari Dharma Raya NTB, H. Sarfan. Sejak sepekan terakhir, pemberangkatkan bus tujuan Surabaya, Yogyakarta paling ramai. Biasanya, dalam seminggu rute ini hanya dilayani dua kali oleh Safari Dharma Raya. Belakangan frekuensinya menjadi tiap hari. “Dengan 32 seat (tempat duduk), selalu full,” kata H. Sarfan kepada Suara NTB, Selasa (28/5) kemarin. Meski demikian, permintaan penumpang tak naik drastis. Dimungkingkan karena masa libur yang lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya. Sehingga aktivitas mudik juga tak tergesa-gesa. Biasanya, lebaran tahun-tahun sebelumnya, lonjakan penumpang terlihat pada 10 hari sebelum lebaran, dan 10 hari setelah lebaran. “Tahun ini cenderung landai. Karena senggang waktunya mudik. Tapi sudah kelihatan ada kenaikan,” imbuhnya. Berbeda keadaannya untuk rute BimaJakarta, H. Safran mengatakan,
tak mengalami perubahan jadwal, 4 kali seminggu. Tingkat keterisian kursi juga tak mengalami perubahan yang signifikan. Hanya saja, bus pemberangkatan dari JakartaBima yang terlihat mengalami peningkatan. Keterisian kursi selalu penuh. Dimungkinkan karena arus mudik dari barat ke timur. Safari Dharma Raya, kata H. Safran tetap melakukan persiapan. Terutama kelaikan operasional kendaraan. Perawatan armada menjadi hal yang paling pokok. Selain itu, ia juga menyiagakan 5 bus. Diantaranya 3 unit big bus kapasitas 48 penumpang, dan bus medium kapasitas 30 kursi penumpang. Lima bus yang sebelumnya disiapkan untuk kegiatan pariwisata ini, akan dioperasikan bilamana terjadi permintaan rombongan. “Untuk carter, kita sudah siapkan. Karena sementara ini, sejak gempa bus-bus kita untuk penunjang pariwisata kurang sekali operasionalnya. Wisatawan masih sepi,” imbuhnya. Sebelumnya, pascadiberlakukannya bagasi berbayar oleh maskapai, layanan kiriman barang menggunakan bus juga mengalami kenaikan sampai tiga kali lipat. Sementara ini, kata H. Safran, layanan ini dihentikan, mengingat lalu lalang mudik penumpang bus diikuti jumlah barang bawaan yang juga mengalami peningkatan. “Sebelumnya, orang bepergian pakai pesawat, barangnya dikirim lewat bus kita. Sekarang kita tidak layani dulu. Karena barang bawaan penumpang rata-rata banyak,” demikian H. Safran. (bul)
KPK Sita Uang Rp1 Miliar Dari Hal. 1 Diduga suap itu untuk menutupi persoalan izin tinggal, Kepala Imigrasi Mataram dan pejabatnya menerima suap senilai Rp1,2 miliar. Mereka diciduk di tempat berbeda Senin (27/5) malam dan Selasa (28/5) dinihari. Juru bicara KPK Febri Diansyah yang dikonfirmasi Suara NTB membenarkan informasi tersebut. ‘’Ya benar, ada kegiatan tim di sana sejak semalam,’’ jelasnya, kemarin. Setelah proses penangkapan, penyidik langsung membawa para pejabat Imigrasi tersebut ke gedung KPK Jakarta menggunakan pesawat penerbangan pukul 11.30 Wita. Ditambahkan Febri Diansyah, disita juga uang Rp1 miliar lebih yang diduga suap dari pihak swasta. ‘’Diduga nilai suap terkait pengurusan perizinan tinggal wisatawan asing di NTB tersebut Rp1 miliar lebih,’’ sebutnya. Hingga berita ini ditulis, barang bukti dan para pelaku sedang menjalani pemeriksaan lebih mendalam. Rumah dan Ruangan Disegel Sementara suasana di Kantor Imigrasi Mataram nampak normal. Aktivitas pelayanan tetap berjalan untuk pelayanan paspor. Namun tetap terlihat kegusaran para pejabat dan pegawai setempat. Pukul 14.00 Wita, pelayanan bagi pemohon paspor dihentikan. Sementara ruangan Kepala Imigrasi di lantai dua disegel dengan pita KPK. Tidak ada satu pun pihak diizinkan masuk sampai batas waktu yang tak ditentukan. Demikian juga di Rumah Dinas Kepala Imigrasi dan Kasi Inteldakim serta penyidik PPNS yang turut ditangkap, disegel penyidik KPK. Rumah dinas terletak di Jalan Majapahit Kompleks Kanwil Hukum dan HAM nomor 16,17 dan 18. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Imigrasi Mataram Denny
Chrisdian dalam keterangan persnya membenarkan penyegelan oleh KPK. Tiga ruangan yang disegel itu, ruang Kepala Imigrasi, rumah dinas dan ruang pemeriksaan. ‘’Penyegelan berlangsung Selasa dinihari,’’ kata Denny. Sementara informasi yang didapatnya, Kepala Imigrasi sudah dibawa ke Jakarta dan dilakukan pemeriksaan di KPK. Sejak penangkapan sampai dengan dibawa ke Jakarta, tim KPK dikawal aparat dari Polda NTB. ‘’Mengenai apa materi pemeriksaan, bukan kewenangan kami. Itu ranah KPK,’’ katanya. Denny juga menegaskan, meski saat ini sedang terjadi masalah, pelayanan paspor dan izin tinggal orang asing di Kantor Imigrasi Mataram tetap buka dan berjalan lancar. Sementara untuk kelancaran operasional kantor, ditunjuk Rahmat Gunawan sebagai Pelaksana Harian (Plh). Jabatan Rahmat adalah Kasi Izin Tinggal Imigrasi Mataram. Ditambahkan Rahmat, memang sempat ada temuan soal penyalahgunaan izin tinggal wisatawan asing di sebuah hotel di wilayah Sekotong, Lombok Barat. Tim Inteldakim sudah pernah melakukan pemeriksaan, namun tidak ada kelanjutannya. Rahmat tidak mengetahui apa alasan dihentikannya pemeriksaan, karena bukan bidangnya. ‘’Kalau soal izin tinggal orang asing, itu jadi kewenangan Inteldakim,’’ jelasnya. Namun secara aturan, seharusnya WNA yang datang ke NTB dengan status wisatawan punya batas waktu tinggal. Jika menyalahgunakan izin tinggal dengan bekerja atau mengelola perusahaan, maka dikenakan penindakan sesuai pasal 122 A Undang Undang Keimigrasian. ‘’Setelah diproses hukum, pada akhirnya dideportasi,’’ katanya. Namun dalam kasus WNA yang terkait suap kepada Kepala Imigrasi itu, ia tidak tahu persis. Sekali lagi, kata dia, itu jadi ranah KPK. (ars)
BERLANGGANAN/PENGADUAN LANGGANAN HUBUNGI : 081917168822 - 081238792598
Rabu, 29 Mei 2019
suarantb.com
@suarantbcom
@suarantbcom
http://facebook.com/suarantbdotcom
http://twitter.com/suarantbcom
http://instagram.com/suarantbcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257
Pesona Khazanah Ramadhan 2019
Menebar Kebaikan, Menggerakkan Ekonomi Daerah PROGRAM Pesona Khazanah Ramadhan (PKR) 2019 resmi dimulai pada Sabtu 11 Mei 2019 yang lalu. Pembukaan event ini berlangsung di Arena Bazaar PKR Masjib Hubbul Wathan, Islamic Center, Mataram. Event ini diikhtiarkan untuk menebar kebaikan dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Sekaligus kegiatan ini menegaskan, status NTB sebagai destinasi wisata halal terbaik. Kepala Dinas Pariwisata NTB, H.Moh.Faozal, S.Sos.M.Si mengatakan bahwa PKR 2019 lebih istimewa. ‘’Kontennya sangat padat. Antusiasme publik juga positif terhadap event PKR . Durasi eventnya panjang, jadi wisatawan memiliki banyak kesempatan bergabung di sini,’’ ujarnya. Tema yang diusung dalam PKR 2019 adalah ‘’Perkuat Silaturahim untuk Persatuan Bangsa’’. PKR 2019 digelar hingga 4 Juni, di mana aktivitasnya berupa ibadah, talkshow, dan aneka lomba. Ada juga pameran & bazaar, hingga beragam hiburan Islami. Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar, Esthy Reko Astuty memberi apresiasi PKR ini. ‘’Perhatian publik
itu sangat besar. Mereka tahu kalau NTB kuat sebagai destinasi wisata halal. Sehingga event dengan nuansa Islami ini selalu dinantikan. Ada banyak inspirasi mencerahkan dari PKR 2019,’’ terang Esthy Reko Astuty. Salah satu event andalan PKR 2019 adalah Pekan Tilawatil Quran (PTQ) Nasional ke-50. Event ini digelar 17-21 Mei 2019. PTQ Nasional diikuti sekitar 600 khalifah dari berbagai daerah. Penutupan PTQ makin spesial lantaran digabung dengan Nuzulul Quran, Selasa 21 Mei 2019. Provinsi NTB, selaku tuan rumah, terbilang sukses menyelenggarakan PTQ nasional. Sebab, sejak dibuka pada 17 Mei 2019 lalu, kegiatan yang digagas RRI bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata RI itu berlangsung lancar, sukses dan melahirkan qori’ qori’ah terbaik dari berbagai provinsi. Selama lima hari pelaksanaannya, lantunan suara merdu Alquran dari para peserta dari 34 provinsi di Indonesia itu, selalu terdengar di Masjid Hubbul Wathan NTB, sebagai venue kegiatan itu. Apalagi, kegiatan tersebut digelar pada bulan Ramadhan seperti saat ini. Sehingga, menjadi nilai tersendiri bagi masyarakat dan pemerintah Provinsi NTB. Gubernur NTB, Dr. H. Zulkiefli-
mansyah, SE.M.Sc, yang menutup kegiatan itu menyampaikan terima kasih atas kepercayaan RRI dan Kemenpar menjadikan NTB sebagai tuan rumah perhelatan itu. ‘’Kami merasa senang, terima kasih telah datang meramaikan kota kami. Semoga kehadiran para peserta melantunkan ayat-ayat alquran ini menambah keberkahan Provinsi NTB,’’ katanya. Penutupan PTQ itu juga dirangkaikan juga dengan peringatan Nuzulul Qur’an 1440 H. Penceramahnya Ustad Fikri Haikal dan diisi juga oleh penyanyi religi kenamaan, Opick Tombo Ati. Hadir juga Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Resnawan. Agenda lain dalam PKR 2019 adalah Lombok Travel Fair Umrah & Haji, 20-26 Mei 2019. Travel fair ini menjadi ajang pameran TA/TO. Mereka menawarkan destinasi wisata halal domestik hingga mancanegara. Kemudian Islamic Wedding Expo yang digelar 20-26 Mei 2019 di Ballroom Islamic Center Mataram. Sebelumnya juga berlangsung Fashion Show & Kompetisi Hijab yang berlangsung pada 2022 Mei 2019. Fashion Show menampilkan beberapa kategori. Untuk kompetisi hijabnya juga menampilkan Kompetisi Sasak Hijab. Kegiatan tersebut guna me-
Foto bersama para pendukung fFashion Show & Kompetisi Hijab
Gubernur NTB, H.Zulkieflimansyah dengan para pemenang PTQ nampilkan tradisi penggunaan hijab di NTB. Ujung dari rangkaian Pesona Khazanah Ramadhan 2019 ditandai Tabligh Akbar dan Ramadan Berdzikir, Kamis (30/5). Tabligh Akbar digelar di Area Bazaar Ramadhan. Untuk Ramadhan Berdzikir dilakukan jelang berbuka puasa. Materinya, Tauziah juga Kajian & Tafsir Alquran. Program ditutup Pawai Malam Takbiran yang diagendakan pada Selasa 4 Juni 2019. Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauzi mengapresiasi PKR 2019. ‘’Selamat menebar kebaikan bersama PKR 2019. Pasti ada ilmu luar biasa yang bisa didapat pengunjung di sana. Lebih menarik, event tersebut juga menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Ada potensi transaksi dengan nilai kompetitif di PKR 2019,’’ katanya. (*)
Opick tampil menghibur saat penutupan PTQ
Operasi Ketupat
Polres Turunkan 425 Personel Selong (Suara NTB) Sebanyak 425 personel TNI-Polri diterjunkan dalam operasi ketupat gatarin 2019. Jumlah tersebut di luar dari personel imbangan dari Polsek dan Polres. Di mana untuk satu pos pelayanan dan pengamanan yang didirikan oleh Polres Lotim, akan diisi sekitar 40 sampai 60 orang personel yang akan melakukan pengamanan selama 24 jam. Kapolres Lotim, AKBP Ida Bagus Made Winarta, SIK, Selasa (28/5) menyebutkan, operasi ketupat tahun 2019 akan
dilaksanakan selama 13 hari, mulai dari hari Rabu dini hari dari tanggal 29 Mei 2019 hingga Senin 10 Juni 2019. Kapolres meyakini bahwa keberhasilan dalam operasi ketupat tahun 2018 akan dapat ditingkatkan pada tahun 2019 ini. Polri didukung TNI dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam operasi tersebut akan bekerja keras mengerahkan segenap sumberdaya dalam pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri 1440 Hijriyah. “Apel gelar pasukan ini kita lakukan untuk mengecek
kesiapan personel, peralatan dan aspek operasi. Termasuk untuk menunjukkan kesiapan penyelenggaraan operasi kepada publik, sehingga menumbuhkan ketenangan, rasa aman, dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya. Sejalan dengan itu, lanjutnya, berbagai gangguan terhadap stabilitas Kamtibmas berupa aksi teror, baik kepada masyarakat maupun personel dan markas Polri, berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat seperti pencurian, perampokan, penjambretan,
begal dan premanisme jadi atensi khusus. “Yang menjadi potensi kerawanan yang harus menjadi antisipasi secara optimal dalam operasi ketupat tahun 2019,” kata Kapolres. Sementara Dandim 1616 Lotim, Letkol Inf. Agus Prihanto Donny, menegaskan jika dari unsur TNI siap mem back up Polri dalam operasi ketupat tersebut. Termasuk titik-titik yang dinilai rawan terjadinya aksi-aksi kejahatan. “Kita sudah siapkan pasukan di Kodim untuk BKO ke Polres,” ujarnya. (yon)
H. Lalu Moh.Faozal
Pembukaan Fashion Show & Kompetisi Hijab yang berlangsung pada 20-22 Mei 2019 lalu
Peragawan dan peragawati dalam Fashion Show & Kompetisi Hijab yang berlangsung pada 20-22 Mei 2019
Walikota Surabaya Serahkan Bantuan Gedung Sekolah di Obel-obel Selong (Suara NTB) Walikota Surabaya, Ir. Tri Rismaharini, Selasa (28/5), datang ke Desa Obel-obel Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Walikota menyerahkan bangunan sekolah dasar negeri (SDN) 1 Obel-obel yang dibangun oleh Pemerintah Kota Surabaya. Gedung sekolah dengan konstruksi tahan gempa dibangun dengan dana Rp1,56 miliar. Disampaikan Risma, anggaran sebesar itu di Surabaya bisa membangun gedung dua lantai. Rencana anggaran tersebut juga untuk pengadaan meubleir. Tapi tidak mencukupi karena difokuskan untuk gedung yang benar - benar bisa tahan gempa. Bantuan Wali Kota ini tak saja gedung. Saat datang kemarin ia membawa serta anak - anak sekolah di Surabaya yang langsung menyerahkan bantuan alat - alat olahraga yang kumpulkan langsung oleh para siswa. Ibu Risma mengaku sengaja mengajak peserta didik di Surabaya untuk turut peduli sesa-
(Suara NTB/rus)
TINJAU SEKOLAH - Walikota Surabaya Tri Rismaharini bersama Bupati Lotim, H. M. Sukiman Azmy meninjau gedung sekolah yang dibangun Pemkot Surabaya untuk korban gempa di Obel-obel, Selasa (28/5). ma. Karenanya di Surabaya juannya agar anak-anak tidak tidak ada lagi sekolah ekslusif sombong,” sebutnya. bagi orang kaya. Tapi semua Bupati Lotim, H. M. Sukimelebur jadi satu sehingga ter- man Azmy menyampaikan bangun interaksi yang baik. terima kasihnya kepada Wa“Tidak ada gunanya menja- likota Surabaya itu atas bandi pandai tapi tak peduli pada tuan yang telah diberikan. orang lain. Karenanya ajarkan Sukiman menyanjung ibu Riskepedulian kepada siswa,” ter- ma dan menjadi salah satu inangnya. Sebelumnya katanya spirasi dari kepala daerah lainbanyak sekolah eksklusif, dan nya dalam memimpin daerah. hasil komunikasinya dengan Dituturkan, selain Surapsikolog menyebut akan ba- baya, ada juga bantuan dari haya kalau ada sekolah eksk- DKI Jakarta membangun selusif. Karenanya di Surabaya kitar 7 unit sekolah. Bantuan sekarang campur-campur. “Tu- juga dari Walikota Bogor Jawa Barat. Selain bantuan gedung sekolah, bantuan makanan dan pakaian juga banyak diterima para korban gempa. “Atas nama masyarakat, kami sampaikan terima kasih yang tulus,” ucap Sukiman. Khusus di SDN 1 Obel-obel diketahui merupakan sekolah yang hancur karena gempa. Sebelumnya ada sekolah darurat. Setelah bangunan sekolah taham gempa selesai, tinggal meubleirnya dan siap akan dianggarkan Pemkab Lotim di APBD Perubahan. Sekolah dirancang tahan gempa bantuan Surabaya ini terbukti kokoh. Gempa terakhir 5,8 SR pada tanggal 17 Maret 2019 lalu, satu genteng pun di bangunan tidak rusak. Hal ini sangat disyukuri dan dalam waktu dekat siap akan ditempati. Akibat gempa beruntun sejak 29 Juni 2018 lalu, banyak yang rusak. Data rumah saja 24.000 rusak. Puluhan unit sekolah negeri dan swasta. Sekolah negeri katanya sudah ada bantuan. Tinggal sekolah swasta yang dibangun swadaya masyarakat ini yang belum banyak tersentuh. Bupati Sukiman pun berharap ada dermawan di Surabaya turut membantu pembangunan sekolah swasta tersebut. (rus)