SUARA NTB
HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 1 MARET 2004 LANGGANAN LOMBOK Rp.85.000 SUMBAWA Rp.90.000 ECERAN Rp 5.000
SENIN, 24 DESEMBER 2018
Pengemban Pengamal Pancasila
16 HALAMAN NOMOR 241 TAHUN KE 14 Online :http://www.suarantb.com E-mail: suarantbnews@gmail.com
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257
Perputaran Uang Tersendat, Pemodal ’’Wait and See’’ PERJALANAN ekonomi di NTB sepanjang tahun 2018 nyaris tak memberi hentakan. Ia bergerak lambat. Beragam faktor mempengaruhinya. Mulai dari kebijakan ekonomi global, regional hingga nasional. Catatan awal tahun, perputaran uang terutama sekali
dirasakan sangat berat, bahan mandek. Aliran uang kebanyakan tertahan. Akibatnya, ekonomi mikro tumbuh tak seperti yang diharapkan. Masyarakat akar rumput terutama sekali yang merasakan pukulannya. Demikian juga secara makro. Pertumbuhan ekonomi tren-
nya melaju negatif sedari awal tahun, terutama dengan menghitung kontribusi sektor tambang di dalamnya. Sebagai gambaran dari data Badan Pusat Statistik (BPS) terakhir, Perekonomian Provinsi NTB pada triwulan III-2018 mengalami kontraksi sebesar -13,99
persen dibandingkan dengan kondisi triwulan III-2017 (y on y).Sedangkan tanpa pertambangan bijih logam pada triwulan III-2018 juga mengalami kontraksi sebesar -0,36 persen. Kategori perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor pada triwulan III-
2018 mengalami pertumbuhan sebesar 3,28 persen. Sedangkan kategori pertanian, kehutanan, dan perikanan dan kategori pertambangan dan penggalian masing-masing mengalami kontraksi sebesar -0,47 persen dan -57,83 persen. Bersambung ke hal 11
Satgas Identifikasi Lima Penghambat Pembangunan Rumah Tahan Gempa Mataram (Suara NTB) Proses pembangunan rumah tahan gempa bagi masyarakat menemui sejumlah hambatan atau kendala di lapangan. Satgas Penanggulangan Bencana NTB mengidentifikasi ada lima kendala yang ditemukan sehingga pembangunan rumah tahan gempa menjadi sedikit terlambat. Koordinator Data dan Informasi Satgas Penanggulangan Bencana NTB, Drs. Tri Budiprayitno, M. Si menyebutkan lima kendala di lapangan. Pertama, kurangnya persediaan material yang disediakan oleh aplikator seperti mur, baut dan plat panel. Kedua, Rencana Anggaran Biaya (RAB) rumah instan kon-
vensional (Riko) belum ditentukan oleh tenaga pendamping. Ketiga, RAB dari fasilitator untuk rumah instan kayu (Rika) belum ada anggaran. ‘’Termasuk tenaga pendamping maupun pengadaan
kayu masih belum ada kejelasan terkait asal atau lokasi depo,’’ ujarnya, Sabtu (22/12). Kendala keempat, kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotiak) NTB ini, untuk rumah instan sederhana sehat (Risha) pencairan dana tahap
II lambat dicairkan. Sehingga tahap pembangunan berikutnya terhenti. Dan terakhir, anggapan masyarakat di lapangan terhadap fasilitator banyak yang memaksakan atau mengarahkan pembangunan huntap Risha. Sedangkan tidak semua masyarakat berkeinginan membangun Risha. Ia menyebutkan, rumah tahan gempa yang sedang dibangun sebanyak 3.054 unit. Dengan rincian, Lombok Barat 221 unit, Lombok Tengah 565 unit, Lombok Timur 765 unit. Kemudian Lombok Utara 80 unit, Kota Mataram 334 unit,
Sumbawa 701 unit dan Sumbawa Barat 388 unit. Terkait dengan pilihan rumah tahan gempa, Risha 4.219 unit, Rika 5.693 unit, Riko 4.463 unit dan RCI 40 unit. Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD NTB, Ir. Mohammad Rum, MT menyebutkan, dana bantuan stimulan yang sudah ditransfer dari BNPB sebanyak Rp1,54 triliun lebih. Jumlah yang ditransfer dari BPBD ke masyarakat sebanyak Rp1,447 triliun. Sisa dana yang ada di BPBD Rp96,98 miliar. Ia menyebutkan, jumlah penerima dana bantuan stimulan sebanyak 57.374 KK. Bersambung ke hal 11
Masih Belajar di Bawah Tenda TO K O H Data yang Membuat Miris KETUA Tim Penggerak PKK NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE, M. Sc mengatakan miris melihat data terbaru mengenai cakupan pemberian Air Susu Ibu (ASI) di NTB. Data terbaru, posisi NTB paling bontot di Indonesia. Padahal 10 tahun lalu, NTB pernah menduduki posisi pertama di Indonesia dengan cakupan pemberian ASI eksklusif di atas 70 persen. Bersambung ke hal 11
AKTIVITAS belajar di bawah tenda masih banyak berlangsung di Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Seperti terlihat di SDN 2 Batunampar, Kecamatan Jerowaru. Sebanyak tiga kelas siswa masih terpaksa belajar di tenda dan tempat darurat lainnya, karena ruang kelas yang rusak akibat gempa belum dibangun. Penjelasan Kepala Sekolah SDN 2 Jerowaru, Satria kepada Suara NTB Sabtu (22/12), sekolahnya adalah salah satu yang terdampak yang cukup parah saat gempa beberapa waktu lalu. Kondisi rusak berat itu, membuat pihak sekolah terpaksa menghancurkan bangunan sekolah yang rusak sesuai arahan dari dinas. Saat ini para siswa SDN Batunampar ini belajar di
bawah tenda karena tidak ada tempat. Aktivitas belajar di bawah tenda yang didirikan sekolah di lapangan sekolah diakui memang tidak layak. Apalagi dalam situasi musim hujan seperti sekarang. Harapannya bantuan segera datang untuk bisa mempercepat membuat kelas darurat sebelum datangnya bantuan bangunan permanen sekokah tahan gempa. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Lalu Suandi yang dikonfirmasi mengakui masih adanya siswa-siswa yang belajar di bawah tenda dan juga tempattempat darurat lainnya. Kondisi ini diakuinya cukup memprihatinkan. Upaya yang dilakukan pemerintah membantu pihak sekolah untuk segera mem-
DARURAT - Aktivitas belajar Siswa SDN 2 Batunampar yang masih dilakukan di tempat darurat.
(Suara NTB/ist)
KO M E N TTAA R
buat sekolah-sekolah darurat. Pihak Dikbud sendiri sudah mengindentifikasi sekolah-sekolah yang dibangunkan kelas darurat dan sudah dimulai pelaksanaannya. Termasuklah SDN2 Batunampar. Sekolah yang berada jauh dari perkotaan ini memang salah satu yang terdampak yang cukup parah akibat gempa. Pemerintah pun sudah memasukkannya dalam daftar sekolah prioritas yang akan mendapatkan bantuan perbaikan dan pembangunan ruang kelas baru untuk para siswa. Pantuan Suara NTB, aktivitas belajar di bawah tenda ini terlihat sudah tidak lagi konfusif. Bersambung ke hal 11
63 ASN Terjangkit HIV/AIDS KOMISI Penanggulangan AIDS (KPA) NTB mencatat sebanyak 63 Aparatur Sipil Negara (ASN) terjangkit HIV/AIDS. Puluhan abdi negara yang terjangkit HIV/AIDS tersebut tersebar di provinsi dan kabupaten/kota. Sekretaris KPA NTB, Soeharmanto, SH mengatakan seseorang menderita HIV/AIDS karena hubungan seksual. Penggunaan jarum suntik yang menjadi penyebab HIV/ AIDS di NTB sudah tak ditemukan lagi. Bersambung ke hal 11
Soeharmanto
Tidak Terbit Berkaitan dengan Hari Raya Natal 2018 pada Selasa (25/ 12) dan Hari Raya Galungan, pada Rabu dan Kamis (26-27/ 12). SUARA NTB tidak terbit. Kami akan terbit kembali Jumat(28/12). Untuk itu kepada pembaca dan relasi iklan harap maklum. Terima Kasih Penerbit
12345678901234567890123456789012123 12345678901234567890123456789012123 12345678901234567890123456789012123 12345678901234567890123456789012123 Waspadai Gelombang 12345678901234567890123456789012123 12345678901234567890123456789012123 12345678901234567890123456789012123 12345678901234567890123456789012123 Tinggi di Selat Lombok 12345678901234567890123456789012123 12345678901234567890123456789012123 Mataram (Suara NTB) 12345678901234567890123456789012123 Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) 12345678901234567890123456789012123 mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi, salah satu12345678901234567890123456789012123 12345678901234567890123456789012123 nya di Selat Lombok. Potensi gelombang mencapai 2,5 meter. 12345678901234567890123456789012123 Diminta kepada operator dan pengguna transportasi laut 12345678901234567890123456789012123 untuk waspada. 12345678901234567890123456789012123 Pemicu gelombang karena terdapat pola tekanan rendah 12345678901234567890123456789012123 12345678901234567890123456789012123 1004 hPa di Samudra Pasifik Utara Papua Barat. Pola an12345678901234567890123456789012123 gin umumnya bergerak dari barat - barat laut pada wilayah 12345678901234567890123456789012123 Indonesia bagian utara dengan kecepatan angin berkisar 12345678901234567890123456789012123 antara 5 sampai 20 knot. Sementara di bagian selatan Indo12345678901234567890123456789012123 12345678901234567890123456789012123 nesia angin bergerak dari barat daya - barat laut dengan 12345678901234567890123456789012123 kecepatan angin berkisar antara 5 sampai 25 knot. 12345678901234567890123456789012123 “Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang 12345678901234567890123456789012123 di sejumlah wilayah,” ujar prakirawan BMKG Ryan Putra 12345678901234567890123456789012123 12345678901234567890123456789012123 Pambudi dalam press release, Minggu (23/12). 12345678901234567890123456789012123 Potensi tinggi gelombang antara 1,25 sampai 2,5 meter 12345678901234567890123456789012123 berpeluang terjadi mulai dari perairan utara Sabang, perai12345678901234567890123456789012123 ran barat Samudra Hindia hingga kawasan Selat Sunda. 12345678901234567890123456789012123 Potensi gelombang tinggi juga berpotensi terjadi Selat Bali, 12345678901234567890123456789012123 12345678901234567890123456789012123 Selat Lombok, Selat Alas Sumbawa bagian Selatan hingga 12345678901234567890123456789012123 Samudra Hindia Selatan dan NTT. 12345678901234567890123456789012123 Riyan Putra Pambudi menambahkan, masyarakat di12345678901234567890123456789012123 harapkan memperhatikan risiko terhadap keselamatan pe12345678901234567890123456789012123 12345678901234567890123456789012123 layaran, khususnya operator transportasi laut. 12345678901234567890123456789012123 Untuk kategori tinggi gelombang tersebut, berbahaya untuk 12345678901234567890123456789012123 Perahu Nelayan untuk kecepatan angin lebih dari 15 knot dan 12345678901234567890123456789012123 tinggi gelombang di atas 1.25 meter. Kecepatan angin lebih dari 12345678901234567890123456789012123 12345678901234567890123456789012123 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter berbahaya un12345678901234567890123456789012123 tuk kapal tongkang. Sementara Kapal Ferry diminta waspada 12345678901234567890123456789012123 untuk kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang 12345678901234567890123456789012123 di atas 2,5 meter. Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo 12345678901234567890123456789012123 12345678901234567890123456789012123 atau Kapal Pesiar berbahaya untuk kecepatan angin lebih dari 12345678901234567890123456789012123 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter. 12345678901234567890123456789012123 12345678901234567890123456789012123 Waspada Banjir dan Longsor 12345678901234567890123456789012123 12345678901234567890123456789012123 Peningkatan curah hujan yang terjadi pada musim hu12345678901234567890123456789012123 jan, berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi di 12345678901234567890123456789012123 sebagian besar wilayah Indonesia. 12345678901234567890123456789012123 Bersambung ke hal 11 12345678901234567890123456789012123 12345678901234567890123456789012123
(Suara NTB/rus)
Proyek Bencana Rp10 Miliar Gagal Tender Mataram (Suara NTB) Dua paket proyek bencana di Bima gagal tender lantaran rekanan peserta tidak ada yang memenuhi syarat. Nilai total anggaran Rp10 miliar bersumber dari hibah, dikembalikan ke kas negara. Dua paket proyek itu masuk dalam program Rehabilitasi Lahan dan Hutan (RHL) tahun 2018. Proyek pertama pengadaan embung di Desa Telawi, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima. Nilai proyek Rp 5,350 miliar, untuk proyek pembangunan embung konservasi lahan skala kecil jumlahnya tiga unit. Tiga diantara 24 unit embung yang dibangun, namun gagal lelang. ‘’Kita batalkan dengan alasan teknis,’’ kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek RHL BPBD NTB, Mustakim kepada Suara NTB akhir pekan kemarin. Satu item proyek lainnya terkait pembibitan di Kecamatan Raba Kota Bima. Paket ini sedianya akan dikerjakan bersama TNI dari Kodim 1608/Bima. ‘’Keg-
iatan ini juga gagal terlaksana karena alasan sama,’’ kata Mustakim. Berdasarkan kontrak, proyek pembibitan tersebut untuk luasan areal 941 hektar, terdistribusi untuk Kelurahan Kendo, Nitu, Ntobo, Pena Nae, Rabadompu Timur, Rabadompu Barat, Rabangodu Selatan, Rite dan Rontu. Menurut Mustakim atas keputusan pembatalan proyek itu pihaknya melaporkan ke gubernur dan Menteri Keuangan sebagai pihak pemberi hibah. Namun secara umum tidak ada masalah. Menurut Mustakim, semua paket lainnya berhasil terlaksana, khususnya pembangunan embung di Kota Bima dan Kabupaten Bima mencapai 15 titik. Tersebar di Kecamatan Wawo dan Rasanae Timur Kota Bima. Fungsi embung untuk menampung sementara aliran air dari bukit untuk menahan banjir. Demikian juga untuk proyek pembibitan senilai Rp19 miliar, Bersambung ke hal 11
(Suara NTB/ist)
TUNTAS - Salah satu embung yang tuntas dikerjakan di wilayah Kecamatan Wawo Kabupaten Bima.
SUARA NTB Senin, 24 Desember 2018
Pemekaran Bebani Anggaran RENCANA Pemkot Mataram melakukan pemekaran kelurahan diapresiasi. Kebijakan ini juga sebagai syarat untuk menaikkan tipe Kecamatan Sekarbela dari tipe B ke tipe A. Pemekaran secara otomatis mempengaruhi penganggaran. Camat Sekarbela, Cahya Samudra menyampaikan, wacana ini sebenarnya telah lama bergulir. Rencana menaikkan grade Kecamatan Sekarbela jadi keinginan Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh. Walikota kata Yaya, sapaan akrab Camat Sekarbela, sangat mengatensi. Sehingga, diminta Bagian Pemerintahan dan Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Kota Mataram un(Suara NTB/dok ) tuk membuat kajian. Cahya Samudra “Kami juga membantu membuat kajian,” kata Yaya dikonfirmasi, Minggu (23/12). Menaikkan grade Kecamatan Sekarbela dari tipe B ke tipe A sambung dia, selain melihat luas wilayah dan jumlah penduduk, juga dimungkinkan memekarkan satu kelurahan. Dari sisi luas dan jumlah penduduk memenuhi syarat untuk pemekaran. Mantan Lurah Pagutan Barat ini menambahkan, syarat menaikkan tipe minimal memiliki enam kelurahan. Dan yang memungkinkan dilakukan pemekaran adalah Kelurahan Jempong Baru. Ada 12 lingkungan yang bisa dipecah jadi dua. “Jumlah penduduk di Sekarbela sekitar 70 ribuan,” sebutnya. Tetapi sambungnya, pemekaran kelurahan jadi alternatif terakhir. Bagian Pemerintahan dan Ortal sedang mencari alternatif lain. Menurut Yaya, dari segi administratif Kecamatan Sekarbela layak naik tipe. Tak wajar bilamana Kantor Walikota yang akan dibangun di wilayah Sekarbela, tetapi berstatus tipe B. “Kantor Walikota dibangun di sana, kan ndak cocok kalau kecamatannya masih tipe B,” kelakarnya. Pemekaran wilayahnya tambahnya, otomatis berimbas terhadap pengalokasikan anggaran. Artinya, postur APBD Pemkot Mataram akan bertambah. Saat ini diakui, anggaran dikelola kecamatan minim. Beda halnya, kecamatan tipe A. Namun demikian, dia berharap hasil kajian memungkinkan untuk naik grade. (cem)
SUARA MATARAM
Pemkot Mataram Tak akan Diskriminasi Rekanan Mataram (Suara NTB) Indikasi orang yang sama mengerjakan proyek tapi bendera berbeda, menurut Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana, pemkot tidak melihat siapa yang mengerjakan. Sepanjang hasilnya bagus dianggap tak masalah. Tidak ada diskriminasi rekanan dalam program pengadaan barang dan jasa. “Sepanjang sesuai koridor dan aturan, semua orang berhak untuk itu,’’ tegas Mohan, pekan kemarin. Dijelaskan, sistem pengadaan barang dan jasa di Pemkot Mataram dilaksanakan secara terbuka. Artinya, siapa saja boleh mengikuti tender. Tidak bisa juga kata Mohan, pemerintah mendiskriminasikan rekanan. Mereka mengikuti lelang sesuai persyaratan. Dan, untuk menjadi pemenang pasti memiliki kualifikasi. Pemkot Mataram tambahnya, melihat kualitas dari pekerjaan rekanan, apakah sesuai harapan atau tidak. “Sepanjang pekerjaannya bagus ndak masalah. Yang kita lihat kan hasilnya,” ujarnya. Berbeda halnya, jika rekanan sama tapi hasilnya tidak bagus. Ini benar – benar akan jadi atensi untuk mengingat-
kan pimpinan organisasi perangkat daerah. Komisi III DPRD Kota Mataram sebelumnya, mengendus adanya permainan bendera dalam pengerjaan proyek di Kota Mataram. Bendera (perusahaan) berbeda, tetapi orang yang mengerjakan sama. “Pemenang tendernya orang yang sama tapi berganti bendera,” kata Ketua Komisi III I Gde Wiska dikonfirmasi pekan kemarin. Praktik seperti ini tak boleh terjadi. Wiska mengambil contoh proyek jembatan di Dasan Agung tahun 2017 lalu. Dengan bendera berbeda tetapi yang mengerjakan sama. Tak menutup kemungkinan kasus ini terulang lagi. Sehingga, jangan disalahkan jika proyek terlambat. “Kuncinya semua ada di Bagian Layanan dan Pengadaan,” tandasnya. Bagian Layan-
an dan Pengadaan kata Politisi PDI Perjuangan ini, memiliki peran tidak saja memperhatikan bendera (perusahaan). Melainkan, memperhatikan siapa pemilik yang mengendalikan perusahaan tersebut. Komisi III demikian tambah Wiska, memberi peringatan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Bahwa, proyek tersebut berasal dari uang rakyat. Penggunaan, perencanaan maupun pelaksanaan tendernya harus transparan. “Jangan sampai ada permainan - permainan. Masyarakat tidak menginginkan itu. Bagaimana kami mengantisipasi pekerjaan dengan baik,” tandasnya. Kasus keterlambatan pengerjaan proyek dinilai Wiska, tak lepas dari kurang matangnya perencanaan. Keterlambatan itu wajar menjadi
sorotan media. Dan, ini membuka ruang bagi aparat penegak hukum untuk masuk menelisik persoalan tersebut. Dia mengingatkan, pekerjaan fisik diharapkan dapat dikerjakan tepat waktu. Jangan sampai terkesan dikebut tapi tak memperhatikan kualitas. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PUPR Ir. H. Mahmuddin Tura mengatakan, kalaupun ditemukan kasus seperti itu hanya di beberapa proyek saja. Dan, ini sifatnya kasuistis saja. Yang paling penting, perusahaan bertanggungjawab. “Namanya pengusaha memiliki tiga sampai empat perusahaan. Jelas direkturnya berbeda - beda,” jawabnya. Pemkot Mataram kata Mahmuddin, menjalin kerjasama dengan perusahaan perlu berhati - hati. Jangan sampai mereka meminjam nama perusahaan tapi tidak bertanggungjawab
(Suara NTB/aan)
MACET - Pengendara memadati Jalan Dr. Wahidin, di Rembiga, Kecamatan Selaparang, Mataram, beberapa waktu lalu. Ruas jalan ini sudah terlalu sempit untuk menampung arus lalu lintas yang sangat padat, terutama di jam-jam sibuk selalu macet.
Pemkot Mataram RaihAnugerah Parahita Ekapraya Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram dalam hal ini, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kamis (19/12). Dra. Hj. Dewi Mardiana Ariany, Kepala DP3A Kota Mataram bersyukur atas penghargaan tersebut. Ini penghargaan pertama diterima oleh Pemkot Mataram sebagai komitmen kesetaraan gender. “Alhamdulillah, Kota Mataram dapat penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Ini penghargaan pertama kita raih,” kata Dewi. Menurut dia, penghargaan tersebut tidak terlepas dari banyaknya program yang responsif gender. Terbukti dokumen PPRG di 38 organisasi perangkat daerah Kota Mataram mengarah kesetaraan gender. Termasuk dari sisi penganggaran dan perencanaan program. Dewi menambahkan, penghargaan itu juga kerjasama dengan dunia usaha, lembaga swadaya masyarakat dan media massa. Media massa intens memberitakan program kesetaraan gender. “Banyak yang terlibat sehingga kita dapat penghargaan ini. Termasuk dari media massa,” tambahnya. Ke depan, penilaian APE dilihat dari komitmen masyarakat. Karena, dari segi kebijakan program dan penganggaran telah ada. Dewi mengakui, tantangan dihadapi berkaitan dengan inovasi masyarakat. Masyarakat belum eksis terhadap program-program yang berkaitan dengan pengarusutamaan gender. Ditambah, rendahnya rata-rata lama sekolah serta pendapatan perempuan masih rendah. “Baru 92 persen. Syaratnya harus 100 persen inovasi kesetaraan gender di masyarakat,” tandasnya. Pihaknya akan berkerja keras dan membangun kemitraan dengan stakeholder, agar ke depannya penghargaan sama diperoleh. (cem)
(Suara NTB/dok)
H. Mohan Roliskana terhadap pekerjaan mereka. Dia bersyukur, pengerjaan proyek di Mataram didampingi oleh TP4D. TP4D menangkal perusahaan tak bertanggungjawab. “Kita bersyukur didamping TP4D. Karena, besar sekali manfaatnya ke kami,” demikian kata dia. (cem)
Meski Tak Capai Target
Dikes Masih Melayani Imunisasi Mataram (Suara NTB) – Dinas Kesehatan Kota Mataram perlu mengencangkan ikat pinggang. Pasalnya, imunisasi Meuslles Rubella (MR) hingga akhir tahun tak mencapai target. Pencapaian imunisasi sampai pertengah Desember baru 60 persen. Kementerian Kesehatan menargetkan masing – masingdaerah capaian imuninasi MR hingga akhir tahun 100 persen. Kegagalan program imunisasi nasional diakui Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Usman Hadi, disebabkan oleh masyarakat tidak menerima anaknya divaksin. Usman enggan mau mengomentari keengganan masyarakat menolak, karena faktor status halal dan haram vaksinasi tersebut. “Ndak tahu saya. Nanti
Indikasi Tidak Serius WAKIL Ketua DPRD Kota Mataram, H. Muhtar, SH., mengkritisi minimnya serapan anggaran oleh sejumlah OPD lingkup Pemkot Mataram. ‘’Masalah ini, setiap akhir tahun selalu mengemuka,’’ katanya kepada Suara NTB di DPRD Kota Mataram pekan kemarin. Padahal, Dewan sedari awal sudah mewanti-wanti. Ini terbukti dari penetapan APBD 2019 oleh DPRD Kota Mataram dilaksanakan tanggal 24 November 2018. Ini, lanjut Muhtar menunjukkan bahwa Dewan tidak main-main untuk mendorong Pemkot Mataram untuk bagaimana melaksanakan APBD mulai dari awal (Suara NTB/dok) H. Muhtar tahun. Sehingga, tidak ada lagi hal-hal atau berita-berita yang seperti ini muncul di media. ‘’Kita di dewan tidak ingin mendengar lagi,’’ kata politisi Gerindra ini. Masih minimnya serapan anggaran keuangan, menurut dia, sebagai indikasi tidak suksesnya pengelolaan keuangan daerah. ‘’Dewan sudah memberikan anggaran yang besar tapi tidak bisa dilaksanakan dengan baik. Ini menunjukkan pemerintah tidak serius dalam melaksanakan tugas dan fungsinya,’’ demikian Muhtar. Orang nomor dua di DPRD Kota Mataram ini tidak menyangkal bahwa serapan anggaran ini jauh dari ekspektasi legislatif. Ini, kata Muhtar menunjukkan kinerja yang kurang positif. Bagaimanapun penekanan Walikota kepada OPD untuk terus bergerilya bagaimana mengeksekusi anggaran, tidak akan tercapai kalau menjelang akhir tahun anggaran masih pada posisi 50 persen. ‘’Ini sangat kita sayangkan,’’ cetusnya. Muhtar merasa upaya Dewan menetapkan APBD tepat waktu menjadi sia-sia ketika eksekutif tidak mampu mengeksekusi anggaran tersebut. Apalagi per 1 Januari 2019, pemerintah sudah mulai dengan anggaran yang baru. Dengan minimnya serapan anggaran akhirnya masyarakat yang menjadi korban. Dengan alokasi anggaran yang besar seharusnya masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan. Diakui Muhtar kesibukan anggota Dewan di tahun politik ini tinggi. Namun bagi Dewan, hal itu bukan menjadi alasan. Ini, kata Muhtar menjadi bahan evaluasi bersama. Bagaimana eksekutif dan legislatif bekerja lebih baik. Dia mencontohkan bagaimana Walikota Surabaya bekerja sejak selepas subuh. ‘’Kalau ada kepala dinas yang tidak ikut hadir di lapangan, tunjangannya dipotong. Kami ingin yang seperti itu. Ya kita mintalah kepada pak Wali di akhir masa jabatan beliau punya tren yang positif membawa Kota Mataram ini jauh lebih maju. Ini sebagai kado beliaulah untuk Kota Mataram,’’ pungkasnya. (fit)
Halaman 2
salah- salah kalau saya komentari,” kata Usman baru-baru ini. Tak tercapainya target, bukan berarti program tersebut gagal. Dikes telah masuk ke sekolah-sekolah melaksanakan imunisasi. Ditemukan, wali murid melarang anaknya diberi vaksin. Dibuktikan dengan surat pernyataan. “Saya ada bukti hitam di atas putih,” tegasnya. Usman heran vaksinasi seperti campak dan lainnya berjalan lancar. Justru, dipertanyakan imunisasi MR menuai kendala. Resikonya, anak rentan terserang virus jahat. Di sisa waktu ini, pihaknya tetap masuk ke sekolahsekolah dan memberi pelayanan di posyandu. Diharapkan, capaian imunisasi MR meningkat. (cem)
SUARA NTB Senin, 24 Desember 2018
PENDIDIKAN
Halaman 3
Hafal Quran Lima Juz, IKIP Mataram Gratiskan Mahasiswa hingga Wisuda
(Suara NTB/ist)
TRAUMA HEALING - Komunitas Fasilitator Anak Lombok sedang melakukan trauma healing ke pelajar KLU
Pelajar KLU Diberi Pemahaman Trauma Healing
Mataram (Suara NTB) Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Mataram akan memberikan penghargaan berupa bantuan biaya pendidikan pada alumni SMA/SMK/MA sederajat yang masuk di kampus itu melalui jalur prestasi. Selain membuka pendaftaran bagi alumni SMA/SMK/MA sederajat melalui jalur prestasi, IKIP Mataram juga membuka penerimaan melalui jalur umum. Jalur prestasi yang dimaksud di berbagai bidang. Diantaranya, bidang olahraga, seni, agama, sains dan bahasa. Untuk bidang agama, IKIP Mataram menyiapkan beasiswa bagi calon mahasiswa yang telah menghafal Quran sebanyak lima juz. Jumlah hafalan Quran itu turun dari
sebelumnya 30 juz. Rektor IKIP Mataram Prof. Kusno, menegaskan awalnya pihak kampus telah membuka peluang bagi setiap pendaftar meraih beasiswa gratis mulai masuk hingga wisuda. Syaratnya ialah mereka wajib menghafal Quran 30 juz. Namun dalam perkemba-
ngannya, peminat beasiswa jalur ini tidak ada. Dia memprediksi calon mahasiswa kesulitan memenuhi syarat tersebut. Alhasil setelah dievaluasi syarat meraih beasiswa bagi para hafiz Quran diturunkan hanya menjadi 5 juz. “Sebelumnya kan silahkan datang tapi ditunggu nggak
datang datang,” tutur Kusno. Penurunan syarat diharapkan mampu mendongkrak peminat IKIP Mataram pada jalur prestasi. Sehingga pada penerimaan mahasiswa baru mendatang dapat menghasilkan banyak mahasiswa baru. Di samping itu, upaya memberi beasiswa bagi hafiz Quran dengan harapan agar para guru lulusan IKIP nantinya mampu menjadi guru teladan yang mencerminkan akhlakul karimah bagi siswanya. “Bagimana guru yang hafal
alquran. Spirit hafiz alquran siapa tau bisa terjaga akhlaknya tinggal nambahin materinya aja supaya jadi teladan,” ungkapnya. Sementara khusus jalur prestasi olahraga dan lain sebagainya agar melampirkan prestasi yang telah didapatkan diberbagai event. Baik tingkat provinsi maupun nasional. “Itu tadi kalau ada prestasi akademik bidang seni, IPA, ada kita hargai jadi upaya adik adik yang mau masuk,” katanya. (dys)
Tanjung (Suara NTB) Meski gempa Lombok sudah lama berlalu, namun bagi masyarakat terdampak parah gempa rasa trauma masih menyelimuti pikiran mereka. Upaya trauma healing dan memberikan pemahaman terus dilakukan. Komunitas Fasilitator Anak Lombok tak henti-hentinya melakukan upaya trauma healing kepada masyarakat. Termasuk memberi pemahaman trauma healing bagi mereka. Ahmad Sufiadi, anggota Komunitas Fasilitator Anak Lombok, dalam kegiatan Kemah Dakwah Tingkat SMA/SMK Negeri Se-Kabupaten Lombok Utara pada Minggu (23/12) memberi pemahaman trauma healing bagi para pelajar berbagai sekolah di SMAN 1 Tanjung. Sebanyak 130 peserta yang hadir diajak bergembira dan melupakan gempa yang telah melanda mereka beberapa bulan lalu. Melalui teknik bercerita dan bernyanyi, mereka diingatkan untuk segera bangkit dan move on dari segala keterpurukan yang dialami setelah gempa. Sufiadi, menilai khusus di KLU kegiatan trauma healing masih dibutuhkan. Karena masih ada masyarakat yang merasakan trauma karena gempa. Apalagi masih ada gempa susulan meski dalam magnitudo relatif kecil. Komunitas Fasilitator Anak Lombok berharap agar upaya trauma healing menghilangkan rasa trauma mendalam khususnya bagi anak dan para pelajar di KLU. (dys)
Dikbud NTB akan Komunikasikan Rencana Soal UNBK Khusus untuk NTB Mataram (Suara NTB) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB akan mengomunikasikan dengan Balitbang Kemendikbud terkait rencana kekhususan yang akan diberikan kepada NTB saat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2019. Pasalnya, sebagian daerah di NTB terutama Kabupaten Lombok Utara terkendala dampak parah saat bencana gempa bumi mengguncang Pulau Lombok dan sekitarnya beberapa waktu lalu. “Kami komunikasikan ke Balitbang Kemendik(Suara NTB/dok) H. Muh. Suruji bud, hanya tingkat kesulitan soal yang akan berbeda dengan daerah lain. Kalau itu memang kebijakan umum bagi daerah yang terkena bencana, selalu ada kebijakan itu,” ujar Kepala Dinas Dikbud NTB, Drs. H. Muh. Suruji. Suruji menekankan, kekhususan soal itu terutama untuk mengurangi bobot soal untuk materi siswa kelas XII, karena kelas XII terkena dampak yang paling banyak. Sebelumnya, Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Dikbud NTB, Drs. H. Surya Bahari, mengatakan, soal HOTS tidak bisa disamakan di daerah terdampak bencana seperti di Pulau Lombok dan sekitarnya. Pembelajaran yang tertunda dan masih harus belajar di kelas darurat bisa dijadikan alasan. “Namanya orang ngejar tidak bisa disamakan, sudah disampaikan oleh kementerian terkait kebijakan itu,” katanya. Pihaknya akan melaksanakan rapat dengan pemerintah Palu pihak kementerian untuk membahas pelaksanaan UN di daerah terdampak bencana. “Ada kebijakan khusus, bagaimanapun tidak bisa 100 persen sama soal yang diberikan di daerah terdampak bencana,” kata Surya. Berdasarkan Prosedur Operasional Standar (POS) UN yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), jadwal UNBK SMK dilaksanakan pada 25 Maret sampai dengan 28 Maret 2019. Dengan mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Teori Kejuruan. Sementara, jadwal UN SMA/MA dilaksanakan pada tanggal 1, 2, 4, dan 8 April 2019. Dengan mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan satu mata pelajaran jurusan yang diujikan. UN Program Paket C/Ulya pada tanggal 12-16 April 2019. (ron)
Jum'at, 21 Desember 2018
(Suara NTB/dys)
LANTIK - Sebanyak empat wakil rektor dilantik Sabtu (22/12). Pelantikan dan serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Mataram H. Lalu Husni.
Rektor Unram Lantik Empat Wakil Rektor Baru Mataram (Suara NTB) Universitas Mataram menggelar acara pelantikan dan serah terima jabatan Wakil Rektor, Dekan, Pejabat Struktural Eselon III dan IV di lingkungan Universitas Mataram. Acara Pelantikan tersebut dilaksanakan, Sabtu, (22/12), di gedung Auditorium M. Yusuf Abu Bakar Universitas Mataram. Pelantikan dan serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Mataram Prof. Dr. H. Lalu Husni, SH, M.Hum. Dalam sambutannya Rektor Un-
ram Prof. Dr. Lalu Husni, SH., M.Hum berpesan kepada Wakil Rektor, Dekan, Pejabat Eselon III dan IV yang dilantik agar menjalankan amanah yang diembannya. Selain itu, Rektor Unram juga berpesan agar mereka selalu bekerja keras dan bersungguh-sungguh dalam memberikan pelayanan terbaik untuk kemajuan Universitas Mataram. Empat Wakil Rektor yang yang dilantik adalah Agusdin, SE., MBA., DBA, Dr. Kurniawan, SH., M.Hum., Dr. Muhammad Natsir, SH., M.Hum, dan
Yusron Saadi, ST., M.Sc., Ph.D. Agusdin, SE., MBA., DBA, dilantik sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik. Ia menggantikan posisi Prof. Dr. Ir. Lalu Wiresapta Karyadi, M.Si. Selanjutnya Dr. Kurniawan, SH., M.Hum., dilantik sebagai Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan. Dr. Kurniawan, SH., M.Hum menggantikan posisi yag ditinggalkan oleh Prof. Dr. Ir. Enny Yuliani, M.Si. Selanjutnya, Dr. Muhammad Natsir, SH., M.Hum, dilantik sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan
dan Alumni. Dr. Muhammad Natsir, SH., M.Hum, menjabat periode kedua. Terakhir, Yusron Saadi, ST., M.Sc., Ph.D dilantik sebagai wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi Unram. Yusron Saadi, ST., M.Sc., Ph.D menempati posisi yang sebelumnya dijabat oleh Prof. Ir. Suwardji M.App., Sc.,Ph.D. Selain itu melantik empat wakil rektor, Prof. Husni juga melantik pejabat struktural di lingkungan Unram yang terdiri 6 orang Eselon III dan 13 orang Eslon IV. (dys)
SMP IT Yarsi Mataram akan Dibuka Mataram (Suara NTB) – SMP Islam Terpadu (IT) Yarsi Mataram akan mulai dibuka pada tahun ajaran 2019/ 2020 nanti. Berbagai fasilitas sudah disiapkan oleh pihak Yarsi untuk mengembangkan SMP IT Yarsi yang memiliki motto Menuju Generasi Qurani Intelektual dan Berprestasi. Ketua STIKES Yarsi Mataram yang juga penanggungjawab pendidikan di Yarsi, H. Zulkahfi, S.Kep. NS., M.Kes., akhir pekan kemarin mengatakan, pada tahun ajaran baru
nanti SMP IT Yarsi Mataram akan dibuka. “Tahun ajaran ini kami sudah buka,” katanya. Ia menjelaskan, mulai bulan Januari nanti SMP IT Yarsi sudah mulai menerima siswa baru. Kompetensi lulusan yang dikembangkan menjadikan siswa sebagai generasi Islami yang berakhlaqul Karimah, memiliki prestasi akademik yang unggul, bahasa Arab dan Inggris sebagai bahasa harian, dan penguasaan di bidang informasi dan teknologi. “Kriteria calon peserta didik, nantinya mengikuti tes tulis potensi akademik dan tes membaca Alquran untuk mengetahui input peserta didik. Peserta didik juga harus siap untuk mengikuti seluruh program yang dilaksanakan,” ujar Zulkahfi. Visi dari SMP IT Yarsi Mataram yaitu menjadikan generasi Muslim yang Qur’ani unggul dalam bahasa Arab dan Inggris serta Iptek. Misi dari sekolah ini, menyelenggarakan pembelajaran ulumul Qur’an, menyelenggarakan program pembinaan pribadi Qur’ani secara intensif, menyelenggarakan program pembinaan dan pembiasaan berbahasa Arab dan Inggris. Selain itu, misi lainnya melaksanakan pembelajaran secara efektif dan menyenangkan, menumbuhkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan Islami, dan menyelenggarakan pembelajaran seimbang Imtaq dan Iptek. Keunggulan yang ditawarkan, menurut Zulkahfi yaitu tahfidz, Bahasa Arab dan Inggris, serta Ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Fasilitas dan sarana yaitu gedung milik Yarsi NTB, ruang kelas yang memadai, ruang perpustakaan, laboratorium bahasa dan komputer, klinik psikologi, dan sarana lainnya. (ron)
(Suara NTB/ron)
CME - Suasana Continuing Medical Education (CME) XI dengan tema Update In Diabetes Mellitus, yang dilaksanakan oleh Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) Mataram, Sabtu (22/12).
IKA FK Unizar Gelar Seminar Kedokteran Mataram (Suara NTB) – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) Mataram menggelar seminar kedokteran Continuing Medical Education (CME) XI dengan tema Update In Diabetes Mellitus. Kegiatan itu dilaksanakan di Kampus Unizar Mataram, pada Sabtu (22/12). Ketua Panitia seminar dr. Febi Rahmadin, ditemui di selasela pelaksanaan seminar menjelaskan, seminar kedokteran ini dilaksanakan oleh alumni FK Unizar. “Jadi ini kegiatan rutin yang dilakukan setelah sumpah dokter, dilaksanakan empat kali dalam satu tahun,” katanya. Lebih dari 120 peserta mengikuti seminar ini. Febi menjelaskan, tujuan dari seminar ini untuk membantu alumni meningkatkan pengetahuannya. Juga membantu dalam proses registrasi STR. “Jadi kita hadirkan juga,
pembicara atau narasumber dari luar dan narasumber juga dari lokal,” katanya. Kegiatan yang berkolaborasi dengan FK Unizar ini mengambil tema Update In Diabetes Mellitus atau perkembangan terbaru diabetes mellitus. Tema itu diambil karena diabetes merupakan penyakit sistemik yang bisa mengenai seluruh tubuh. Pemicunya gaya hidup, seperti tidak olahrga, makanan tidak teratur, dan makan siap saji ini tidak menjamin, atau gaya hidup yang kurang baik. “Jadi kita hadirkan, dari berbagai narasumber, ada dari spesialis penyakit dalam, spesialis anastesi, spesialis saraf, tambahan sambutan dari Ketua IDI NTB, juga dari ketua kode etik IDI,” sebut Febi. Febi menjelaskan, sebenarnya kegiatan ini akan dilaksanakan dua bulan yang lalu, tapi karena terjadi gempa bumi yang mengguncang Pulau Lom-
bok dan sekitarnya, maka seminar ini ditunda. Ketua IDI Provinsi NTB, dr. H. Doddy Aryo Kumboyo, Sp. OG (K), dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini yang bisa memberikan pengetahuan ke masyarakat. “Saya senang sekali tenaga kesehatan menyampaikan ini, ilmunya sampai ke masyarakat agar sama-sama menjaga kesehatan,” ujarnya. Seminar ini dimoderatori oleh dr. Rangga Haryo Notokusumo. Hadir sebagai pembicara, Ketua MKEK IDI Wilayah NTB, dr. Slamet Tjahjono, SpP., yang menyampaikan materi tentang kode etik Kedoteran Indonesia (Kodeki). Pembicara lainnya, dr. Hj. Sherliyanah SpAn., MSi.Med., membawakan materi berjudul Fluid Therapy in Emergency Diabetic Case. Pembicara lainnya, dr. Herpan Syafii Harapan, M.Biomed, Sp.S., dr. I Gusti Putu Winangun, SpPD, FINASIM, dan Irwan Budiana. (ron)
SUARA NTB Senin, 24 Desember 2018
SUARA PULAU LOMBOK
Halaman 4
Burhan M. Nur Kembali Pimpin DPRD Lombok Utara Tanjung (Suar NTB) Burhan M. Nur, untuk kedua kalinya kembali memimpin lembaga legislatif Lombok Utara. Kali ini, ia memimpin DPRD Lombok Utara setelah sebelumnya ia dan lima anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) lainnya dilantik melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Jumat (21/12), sore, H. Burhan M. Nur., secara resmi dilantik. Turut hadir dalam pelantikan itu, Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH., Wakil Bupati KLU, Sarifudin, SH. MH., Unsur Pimpinan dan Anggota DPRD, sebanyak 29 orang, Sekda KLU, Drs. Suardi, MH., unsur pimpinan OPD lingkup Pemkab KLU, pimpinan Parpol se - KLU, serta tokoh masyarakat. Sementara dari instansi vertikal, hadir Dandim 1606/ Kobar, Letkol Czi
Djoko Rahmanto, SE., Kapolres Lombok Utara, AKBP Herman Sutiyono, SIK. MH., Staf Ahli Setda Provinsi NTB, Andi Pramaria, serta hakim Pengadilan Negeri Mataram. Pelantikan Burhan M. Nur, dilangsungkan melalui rapat paripurna istimewa DPRD Lombok Utara. Sebelum disumpah dan diambil janjinya, Plh. Sekretaris DPRD Lombok Utara, Ye’ Bakar, SIP., terlebih dahulu membacakan SK Gubernur NTB, Dr. H. Zulkiflimansyah. Burhan ditunjuk sebagai Ketua DPRD KLU periode 2014-2019 untuk sisa waktu 10 bulan ke depan sesuai SK Gubernur No. 171 - 866 tahun 2018 tentang perubahan atas Keputusan Gubernur No. 171 588 tahun 2014 tentang peresmian pimpinan DPRD Kabuaten Lombok Utara masa jabatan 2014-2019. Burhan sekaligus Sekretaris DPC Demokrat KLU dalam hal ini, diangkat sekaligus mengganti-
kan mantan Ketua DPRD KLU sebelumnya, Dra. Ni Wayan Sri Pradianti (pindah dan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari PKB). “Dalam masa jabatan ini, kami akan bekerja maksimal sehingga memberikan kontribusi terbaik untuk pembangunan KLU,” kata Burhan dalam sambutan pertamanya sebagai Ketua Dewan KLU. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat di KLU, dari legislatif, eksekutif, instansi vertikal, dunia usaha, lembaga swadaya masyarakat dan media, menyatukan tekad dan niat untuk membangun KLU. Terlebih lagi, kondisi masyarakat pascagempa menurutnya membutuhkan perhatian terus menerus. Khusus untuk legislatif dan eksekutif, ia melihat begitu besar harapan masyarakat, bahwa kedua lembaga ini bisa bersatu. Dengan tekad dan niat yang baik, ia optimis program pemerintah daerah akan
Burhan menyampaikan pidato perdana sebagai Ketua DPRD
Bupati dan Wabup memberi ucapan selamat
terlaksana dengan baik. “Mari semua eleman bersatu membangun daerah. Dan saya terima amanah berat dengan ikhtiar dan doa,” tutupnya. Pada kesempatan yang sama, Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, menyebut pengambilan sumpah janji menandai keberadaan Burhan M. Nur sebagai Ketua (baru) DPRD KLU. Kepada koleganya di Partai Demokrat KLU itu ia berpesan, agar jabatan yang dipikul hendaknya dilaksanakan sebaik-baiknya demi pembangunan masyarakat. Ia menyadari, tugas sebagai pimpinan DPRD tidaklah mudah. Dibutuhkan sinergi yang baik dengan 29 anggota dewan lain dalam menjalankan 3 tupoksi utama, legislasi, Budgeting dan controlling. “Kami yakin Ketua DPRD sudah mengenal seluk beluk lembaga DPRD. Dan kami yakin, bisa berlaku adil,” demikian Najmul. (ari/*)
Burhan M. Nur dilantik
Bupati, Wabup dan pejabat vertikal hadiri pelantikan
Dandim, Kapolres dan Sekda hadiri pelantikan
30 anggota DPRD hadiri pelantikan Ketua DPRD
Mantan Bupati KLU, sekaligus Ketua DPC PKB hadiri pelantikan Ketua DPRD
Tokoh masyarakat dan pimpinan OPD hadiri pelantikan
Penghargaan Bagi Atlet Berprestasi Siap Sibukkan Komisi DIAKUI atau tidak, citra lembaga DPRD Lombok Utara di mata masyarakat sedang diuji. Sejauh mana lembaga ini mampu mengawal aspirasi masyarakat maupun pelaksanaan program kegiatan SKPD. Meski tidak ada penilaian resmi terhadap “rapor” anggota Dewan atau rapor institusi DPRD KLU, namun ketergantungan lembaga DPRD kepada segelintir orang belum hilang. Figur-figur lama masih cukup dominan dalam mengkritisi, menyarankan atau bahkan memberi solusi setiap persoalan (hearing) warga. Sedangkan sebagian yang lain, lebih dominan untuk menjalankan aktivitas rutinitas. Menyikapi persoalan itu, Ketua DPRD KLU, H. Burhan M. Nur., mengakui akan memperbaiki kinerja Dewan. Meskipun sisa waktu masa jabatan DPRD KLU tersisa 9 bulan lagi. Mantan Wakil Ketua II DPRD KLU periode 2009- 2014 ini tak menyangkal, di mana lembaga DPRD Lombok Utara memang dikesankan masih kurang bersinergi. Komisi yang satu lebih (dominan) sibuk dari komisi yang lain. Lembaga DPRD juga dianggap belum maksimal dalam melakukan tugas controlling. Hal itu bisa saja dikarenakan tidak adanya jadwal kunjungan dalam daerah, maupun belum berjalannya evaluasi Komisi-komisi ataupun alat kelengkapan Dewan lain oleh pimpinan DPRD. ‘’Mulai Januari 2019 kita coba ubah. Kita susun terjadwal, mulai di masa sidang pertama 2019 dikhususkan untuk kegiatan komisi dalam daerah,’’ katanya. Bagi Burhan, kunjungan anggota DPRD tidak terpaku pada agenda institusi saja. Sebagai jabatan politik, anggota DPRD lebih cenderung turun ke masyarakat sesuai kepentingan politik yang melekat pada masing-masing anggota Dewan. Hanya saja, pada posisi itu, disuarakannya aspirasi masyarakat secara parsial oleh anggota tidak banyak memberi dampak politis bagi masyarakat itu sendiri. Burhan berharap, setiap anggota DPRD nantinya bisa berjalan bersama secara kompak dalam menyerap aspirasi masyarakat ataupun saat mengontrol kegiatan fisik di lapangan. Kegiatan-kegiatan Komisi dalam daerah agarbl bisa diikuti oleh seluruh anggota Komisi tanpa terkecuali. ‘’Nanti kami pimpinan yang buatkan schedule (jadwal). Ketua Komisi nanti yang mengontrol dan menyerahkan laporannya sebagai bentuk tanggung jawab moril kepada pimpinan DPRD,’’ ujarnya. Di setiap kunjungan komisi dalam daerah yang dijadwalkan, Pimpinan DPRD nantinya akan mengevaluasi. Ia akan melihat, siapa saja anggota-anggota Komisi yang tidak hadir dan atas alasan apa tidak terlibat dalam agenda resmi Komisi yang diatur pimpinan DPRD. ‘’Pendamping Komisi saat turun lapangan juga harus kita tahu, karena dialah yang nantinya banyak berkomunikasi dengan SKPD yang dituju. Tidak mungkin DPRD yang harus nelepon Kepala SKPD bahwa hari ini tujuannya ke mana,’’ jelasnya. Sebagai wujud pertanggungjawaban ke masyarakat, agenda Dewan itu juga akan dipublikasikan melalui keterlibatan unsur media massa. Ia mewajibkan, setiap Komisi menyertakan jurnalis dalam kunjungannya. ‘’Wartawan harus ada saat mereka turun. Supaya masyarakat mengetahui apa saja sikap politik Dewan terhadap suatu program,’’ tandasnya. (ari) Burhan M Nur (suara NTB/ari)
Bupati: Yang Belum Berprestasi Jangan Patah Semangat Selong (Suara NTB) Bupati Lotim, H. M. Sukiman Azmy memberikan penghargaan kepada atletatlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) beberapa waktu lalu. Penghargaan kepada atlet berprestasi ini diserahkan langsung Sukiman kepada semua atlet yang diundang khusus ke Pendopo Bupati, Jumat (21/12) malam lalu. Penghargaan kepada atlet sebagai wujud terima kasih kepada seluruh komponen yang terlibat baik atlet termasuk kepada para pelatih maupun KONI Lotim. Dinilai Sukiman, Porprov ke X 2018 ini telah berjalan baik. Harapannya ke depan bisa lebih baik lagi. ‘’Yang belum berprestasi jangan pernah patah semangat,’’ pesannya. Ikhtiar katanya sudah dilakukan. Doa telah dipanjatkan. Tidak ada orang yang mau kalah. Namun demikian, harus diakui ada yang lebih baik. Kilas balik meriahnya pembukaan dan penutupan Porprov ini, dikatakan Sukiman saat penutupan terdapat satu hal yang membuatnya cukup tersentuh dari ucapan Gubernur NTB, Dr.H.Zulkieflimansyah. ‘’Lombok Timur punya banyak rakyat, wilayah yang sangat luas. Desa yang banyak dan bahkan serapan Dana Desa (DD) cukup tinggi. Tapi yang mengikuti Porprov nomor dua di bawah KLU,’’ kata Bupati Sukiman mengutip ucapan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah.
Baginya, ucapan gubernur itu sangat sederhana, tapi bagi yang mau berpikir dan dicermati, itu adalah cambuk, untuk meraih prestasi yang lebih baik di masa-masa yang akan datang. Gubernur sambung Sukiman, sudah menyanggupi Poprov akan menjadi gawe sekali dalam dua tahun. Artinya, waktu untuk mempersiapkan diri relatif singkat. Semua elemen diminta agar menyinsingkan lengan baju. Atlet yang dapat emas pertahankan dan yang dapat perak naikkan jadi emas. Sedangkan yang mendapat perunggu naikkan jadi perak. Atlet, pelatih dan semua yang terlibat, untuk berbenah dan mengintrospeksi apa yang tidak kita miliki. SDM dan dana kita punya, hanya prasarana yang tidak kita punya, untuk mencetak atlet yang berprestasi. Bupati Sukiman tidak menampik adanya atlet daerah ini yang dibajak daerah lain. Itu terjadi, akibat dari ketidakpedulian terhadap nasib para atlet berprestasi. Untuk itu, ia mengajak untuk menancapkan
niat, terpatri dalam hati sanubari. Siapa yang berprestasi di Gumi Patuh Karya ini akan mendapatkan tempat yang layak atas prestasinya. Bupati pun menantang para atlet berprestasi dan akan diberikan penghargaan tinggi. Ke depan ungkap Bupati Sukiman, semua cabang olahraga yang ada di Lotim akan didampingi Organisasi Perangkat Daerah (OPD). OPD, yang akan memimpin, dan membina cabor. Bagi yang tidak melakukan pembinaan secara optimal maka akan dievaluasi kinerjanya. Khusus kepada Komite Olahraga Nasional Indonsia (KONI) Lotim diminta membuat proposal yang akan dievaluasi pada APBDP tahun 2019. Porprov dua tahun yang akan datang, diharapkan bisa mendongkrak perolehan mendali dan mampu menaikan pringkat Lotim. Tolok ukurnya adalah atlet berprestasi. Sementara itu, Ketua KONI Lotim, H. Lalu Makbul Maya pada Porprov X NTB tahun 2018 ini mengatakan, Lotim memperoleh sebanyak
(Suara NTB/rus)
PENGHARGAAN - Bupati Lotim, H. M. Sukiman Azmy memberikan penghargaan kepada atlet berprestasi yang mengharumkan nama Lotim pada ajang Porprov beberapa waktu lalu. 88 medali. Terdiri dari 19 emas, 35 perak dan 34 prunggu. Dibandingkan dengan Porprov tahun sebelumnya ada peningkatan dengan perolehan hanya 65 medali. Untuk Atlet dan pelatih berprestasi, KONI telah mempersiapkan bonus yang besaranya sama dengan Porprov tahun 2014. Bonus disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada. Namun demikian, atas perhatian Bupati H.M.Sukiman Azmy memberikan reward dua kali lipat, dianggapnya sebagai bentuk perhatianya terhadap atlet berprestasi.
Peraih mendali emas perseorangan diberikan sebelumnya Rp 5 juta menjadi Rp 12 juta. Atlet beregu dari Rp 9 juta menjadi Rp 15 juta. Peraih medali perak perseorangan diberikan sebelumnya Rp 5 juta menjadi Rp 7 juta dan beregu dari sebelumnya Rp 6.5 juta menjadi Rp 10 juta. Sedangakan perunggu perseorangan dari Rp 2 juta menjadi Rp 5 juta. Peraih perunggu dari kelas beregu dari Rp 3,5 juta menjadi Rp 7 juta. Bagi pelatihnya diberikan Rp 1,5 juta untuk atletnya peraih emas. Peraih perak pelatihnya diberikan Rp 1 juta dan perunggu dari Rp 750 ribu. (rus)
Harga Jual Gabah Membaik, Waspadai Tengkulak Selong (Suara NTB) Harga jual gabah beberapa bulan terakhir ini cukup melonjak. Hal ini turut menjadi atensi dari Dandim/ 1615 Lotim. Membaiknya harga gabah ini, akan dipantau terus agar tidak jadi permainan tengkulak. Dandim 1615/Lotim, Letkol. Inf. Agus Setiandar, SIP kepada Suara NTB , pekan kemarin mengatakan, pihaknya terus akan mengawal proses penyerapan gabah
petani. Kasus dugaan hilangnya 13 ton gabah sebagaimana informasi beberapa waktu lalu di gudang Bulog Loteng beberapa waktu lalu tidak diinginkan terjadi di Lotm. Prinsipnya, mengenai stok pangan ini tidak boleh terjadi gangguan. Penyerapan gabah tidak boleh sampai merugikan petani. Jangam terjadi ada bohongan. Bulog ambil beras misalnya dengan harga pemberlian pemerintah, maka para tengkulak tidak boleh di bawah HPP.
Selanjutnya memang menjadi fakta lahan-lahan pertanian terus mengalami penyempitan. Kondisi ini membuat areal produksi pangan pun akan terjadi penurunan. Melihat hal ini, Dandim mengaku pihaknya hanya mengimbau. Alih fungsi lahan memang cukup tinggi. Undang-undang harus dipertajam lagi soal lahan ini. Ketentuan mengenai adanya lahan yang berkelanjutan diharapkan tidak sekadar ucapan. Tapi ditentukan benar-
benar di mana saja lokasinya. Mengenai hal ini bisa dilakukan dengan melibatkan para akademisi di perguruan tinggi seperti dengan Unram yang akan membantu kajian secara akademis. ‘’Dari situ kita kaji bersama. Seperti cetak sawah itu atas hasil rekomendasi,’’katanya. Mana lahan yang boleh dan tidak boleh digarap. Termasuk juga soal ketersediaan kawasan hutan jangan kemudian menjadi korban. Mana untuk permukiman dan lain-
nya harus diselaraskan dengan RTRW. Masukkanlah tata ruang wilayah pertahanan. Kondisi lahan yang terus menyempit ini lambat laun bisa berpengaruh pada ketahanan pangan. Imbangi dengan percepatan dengan penambahan lahan mungkin tidak bisa. Pasalnya, penduduk bertambah sudah pasti pemukiman bertambah. Sehingga mau tidak mau akan lahir industri. (rus)
SUARA NTB Senin, 24 Desember 2018 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 (Suara NTB/her) 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Dr.H.Kurtubi disambut antusias oleh Kelurahan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Rembiga, Kecamatan Selaparang Kota Mataram 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Giri Menang (Suara NTB) – 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Di musim reses masa persidangan kedua tahun 20181234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 2019 ini, Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem Dr. Kurtubi 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 kembali menyambangi konstituennya di Lombok. Kali 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 ini politisi asal Kediri Lobar yang getol memperjuangkan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 aspirasi masyarakat NTB secara umum di kancah na1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 sional tersebut menyambangi warga di Kelurahan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Rembiga, Kecamatan Selaparang Kota Mataram. Keda1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 tangan pengamat energi nasional ini pun disambut han1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 gat dan antusias oleh masyarakat setempat. Dihadapan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 warga, Kurtubi menyampaikan berbagai upaya politik 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 yang dilakukan untuk kepentingan rakyat. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Dalam pidato sambutannya, Lurah Rembiga Sunardi 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat da1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 tang atas kunjungan Kurtubi. “Atas nama Pemerintah 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Kelurahan Rembiga kami mengucapkan terima kasih 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 atas kunjungan Pak Dr. Kurtubi, semoga bisa memberi 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 arahan dan masukan bagi perkembangan Rembiga dan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 ini kesempatan yang baik bagi warga kami untuk men1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 yampaikan aspirasinya mumpung ada pejabat yang ha1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 dir ditengah-tengah kami” katanya. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Sementara itu dalam pidatonya, Kurtubi mengawali 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 dengan perkenalan, perjalanan studinya, hingga per1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 jalanan kariernya di Pertamina, menjadi pengamat en1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 ergi dan akhirnya menjadi politisi seperti sekarang ini. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Tak henti-hentinya politisi ini terus menyuarakan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 kepentingan masyarakat luas, termasuk masalah ket1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 ersediaan listrik yang cukup bagi masyarakat 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 luas. Menurutnya Indonesia perlu terus meningkatkan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 kapasitas pembangkit listrik dan terus mendorong agar 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 seluruh masyarakat bisa menikmati listrik yang stabil, 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 bersih dan ramah lingkungan. Dengan listrik yang sta1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 bil menyuplai 24 jam, maka akan mendorong idustrial1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 isasi. Karena perlu disadari bahwa semua industri baik 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 barang (seperti Industri barang tambang, semen dan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 sebagainya) maupun industri jasa (seperti wisata, hotel 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 dan sebagainya), sangat memerlukan listrik. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Sehingga ketersediaan listrik yang cukup akan men1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 jadi pertimbangan tersendiri bagi para calon investor 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 untuk menginvestasikan dananya ke NTB ini. “Jika ban1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 yak investor yang membuka industri di NTB, khususnya 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Lombok ini maka akan membuka lapangan kerja 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 baru, dan hal ini tentu akan berdampak pada perekono1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 mian dan kesejahteraan masyarakat NTB,”jelasnya. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Untuk menjawab tantangan ketersediaan listrik yang 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 cukup, maka opsi PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Nuklir) harus segera dibangun di Indonesia. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Di ujung acara, tak lupa Kurtubi membuka sesi dis1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 kusi untuk menyerap aspirasi dari masyarakat. Ter1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 jaring aspirasi antara lain tentang pelaksanaan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 beasiswa bidik misi dari Kemenristek Dikti yang leb1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 ih transparan agar betul-betul tepat sasaran, sehingga 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 masyarakat kurang mampu bisa mendapatkan. Kare1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 na beberapa kasus, warga yang kurang mampu tidak 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 mendapat beasiswa sedangkan warga yang lebih mam1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 pu malah memperolehnya. Menanggapi masalah 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 ini, politisi Nasdem ini berjanji akan melakukan teg1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 uran kepada mitranya Kemenristek Dikti, jika terbuk1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 ti tak adil dalam penyaluran beasiswa bidik misi. (her) 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Praya (Suara NTB) 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Meski menunda rencana pembukaan rute penerban1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 gan Brunei-Lombok pada Bulan Desember ini, maska1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 pai Royal Brunei tetap menjadikan Lombok sebagai 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 prioritas utama pembukaan rute penerbangan yang 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 baru. Artinya, pembukaan rute penerbangan interna1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 sional oleh maskapai milik pemerintah Brunei Darus1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 salam tersebut peluangnya masih terbuka lebar. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Demikian ditegaskan General Manager (GM). PT. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Angksa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA), 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 I Gusti Ngurah Ardita, Jumat (21/12) kemarin. Berbic1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 ara saat coffee morning bersama media di NTB di ru1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 mah dinas Bandara Selaparang Mataram, Ardita men1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 gatakan jika pembicaraan soal rencana pembukaan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 rute penerbangan Brunei-Lombok dengan pihak maska1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 pai masih terus berlanjut. Diharapkan dalam waktu 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 yang tidak lama lagi rute tersebut bisa terwujud., 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 “Rute Lombok masih jadi note (catatan) rute baru yang 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 akan dibuka maskapai Royal Brunei. Itu artinya, rute ini 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 tetap diprioritaskan,” tegasnya. Karena memang dinilai 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 sangat potensial dari sisi pasar oleh pihak maskapai. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Ia menjelaskan, saat ini Royal Brunei sudah membu1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 ka tiga rute penerbangan di Indonesia. Selain rute Jakar1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 ta, juga ada rute Surabaya dan terakhir rute Bali. “Nah 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 rute keempatnya nanti adalah Lombok,” ujarnya. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Tahun ini sebenarnya rute tersebut sudah akan di1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 buka. Tapi karena ada musibah gempa Lombok dita1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 mbah gempa Palu, pihak maskapai kemudian memu1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 tuskan menunda pembukaan rute tersebut. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 “Awalnya pesawat Royal Brunei sudah mengarah 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 ke Lombok. Namun karena ada musibah gempa, akhir 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 dialihkan ke Taipei,” sebutnya. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Pihaknya berharap tahun depan rute Brunei-Lom1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 bok bisa segera terwujud. Sehingga rute internasional 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 di LIA bisa semakin banyak. Nantinya, untuk rute Bru1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 nei-Lombok tersebut Royal Brunei akan menggunakan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 pesawat Boeing terbaru tipe 787. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Lebih lanjut, Ardita menambahkan, selain dengan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Royal Brunei, pihaknya juga tengah menyelesaian pem1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 bahasan dengan maskapai Air Asia. Terkait rencana 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 pembukaan rute Lombok-Perth (Australia). Dimana 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 saat ini, pembahasan rencana pembukaan rute terse1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 but sudah masuk tahap akhir. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Untuk rute Lombok-Perth tersebut, pembahasannya 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 juga melibatkan pemerintah provinsi. Karena ada kait1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 anya dengan rencana dukungan berupa market fund dari 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 pemerintah provinsi. Untuk bisa mewujudkan pembu1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 kaan rute internasional baru tersebut. “Untuk rute Lom1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 bok-Perth, kita targetkan pada triwulan pertama tahun 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 2019 sudah bisa terwujud,” pungkasnya. (kir) 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789
Disambut Antusias Warga
Kurtubi Serap Aspirasi Masyarakat Rembiga Kota Mataram
Royal Brunei Tetap Prioritaskan Lombok
SUARA PULAU LOMBOK
Halaman 5
Peringatan Dini Gelombang Tinggi
Pengelola Angkutan Diminta Prioritaskan Keselamatan Giri Menang (Suara NTB) – Pihak otoritas dan pengelola pelabuhan Lembar, dalam hal ini Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan PT ASDP mendapatkan pemberitahuan peringatan dini dari pihak BMKG terkait potensi terjadinya gelombang tinggi mulai tanggal 21 sampai 24 Desember nanti. Pihak pelabuhan diminta mewaspadai gelombang setinggi 1,25 meter hingga 2,5 meter yang berpotensi terjadi. Termasuk angin kencang dengan kecepatan 5-20 knot. Hal ini diakui Koordinator Satuan Pelayanan Penyeberangan BPTD wilayah Lembar, Nelson Dalo saat mendampingi tim pusat turun melakukan sidak kesiapan angkutan natal dan tahun baru di pelabuhan Lembar Minggu (23/12) kemarin. Dijelaskan, untuk memastikan kesiapan pelayanan angkutan libur Natal dan Tahun Baru ini, tim dari Direktur Bimbingan Keselamatan Direkatorat Jenderal Perhubungan Darat turun langsung memantau kesiapan angkutan di pelabuhan Lembar. Sesuai arahan pihak pusat, BPTD bekerjasama dengan seluruh pihak untuk mensukseskan pelayanan angkutan ini, “teutama di bidang keselamatan dan keamanan serta memberi kenyamanan pengguna jasa,”ujarnya. Peringan dini dari BMKG kata Nelson selalu diterima BPTD. Tindaklanjut yang dilakukan terhadap peringatan BMKG tersebut dengan terus memantau kondisi laut dengan menanyakan langsung kepada nahkoda kapal yang datang ter-
kait kondisi alur pelayaran. “Ada juga semacam imbauan kepada nahkoda kapal tentang cuaca buruk, agar pihak kapal mengatur pemuatan kendaraan dengan memperhatikan dan memprioritaskan keselamatan,”imbuhnya. Sesuai dengan surat pemberitahuan BMKG dengan nomor ME.301/PD/21/APM/ XII/BMKG-2018 terdapat pola tekanan rendah 1004 hPa di Samudra Pasifik Utara Papua Barat. Pola angin umumnya bergerak dari barat - barat laut pada wilayah Indonesia bagian utara dengan kecepatan angin berkisar antara 5 20 knot. Sementara di bagian selatan Indonesia, angin bergerak dari barat daya - barat laut dengan kecepatan angin berkisar antara 5 – 25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan selatan Sulawesi Tenggara, Perairan Flores, dan Perairan Kupang. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di wilayah-wilayah tersebut. Tinggi gelombang sekitar 1,25 meter – 2,5 meter berpotensi di sejumlah perairan, ter-
(Suara NTB/her)
SIDAK - Direkatorat Jenderal Perhubungan Darat saat turun sidak kesiapan angkutan libur Natal dan Tahun Baru di Pelabuhan Lembar kemarin. Untuk kapal tongkang, ba- tinggi gelombang di atas 2,5 masuk perairan Selat Bali – Selat Lombok – Selat Alas bagi- tas risiko terhadap keseama- meter. Sedangkan untuk kapal an selatan. Pihak BMKG pun tan dengan kecepatan angin ukuran besar seperti lapal karmengingatkan risiko tinggi ter- lebih dari 16 knot dan tinggi go dan kapal pesiar harus washadap keselamatan pelayaran, gelombang di atas 1,5 meter. padai risiko tinggi terhadap kedimana perahu nelayan harus Sementara untuk kapal selamatan pelayaran dengan mewaspadai kecepatan angin ferry, resiko tinggi terhadap kecepatan angin lebih dari 27 lebih dari 15 knot dan tinggi keselamatan dengan kcepatan knot dan tinggi gelombang di angin lebih dari 21 knot dan atas 4,0 meter. (her) gelombang di atas 1,25 meter.
Dikhawatirkan Ganggu Perayaan Nataru
Tebing di Jalur Utama Kawasan Wisata Senggigi-KLU Longsor Giri Menang (Suara NTB) Peristiwa tanah longsor terjadi di akses jalan utama wisata Sengigi menuju KLU pada Minggu (23/12) kemarin. Lokasinya persis pada bagian tebing dekat sebuah hotel di kawasan tersebut. Longsor ini hampir mengenai badan jalan. Jika tidak segera ditangani akan merembet ke badan jalan. Longsor ini pun dikhawatirkan akan menghambat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pemda Lombok Barat (Lobar) berharap pihak Balai Jalan Nasional segera melakukan penanganan terhadap longsor tersebut, sebab jangan sampai terjadi hal-hal yang tak diinginkan saat para pengunjung memadati jalur tersebut. Informasi yang diperoleh wartawan, longsor yang terjadi Minggu (23/12) pagi akibat intensitas hujan yang tinggi. Tebing ini terbilang rawan longsor karena posisinya yang berada di bibir pantai yang sangat miring. Akses jalan yang ada di atas tebing ini pun rawan terkena longsor, karena bangunan talud dan beronjong yang dibangun untuk penahan sudah ambrol akibat longsor. Hal ini dibenarkan oleh Kabid Bina Marga pada Dinas PU TR Hambali. Hambali mengatakan, terkait penanganan tebing akses jalan Senggigi yang longsor, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Jalan. Pihak terkait mengaku sudah memerintahkan PPK untuk melakukan penanganan. “Kami sudah koordinasi dengan Balai Jalan
(Suara NTB/her)
LONGSOR - Tebing di jalur wisata Senggigi menuju KLU ini longsor akibat hujan lebat yang melanda beberapa hari lalu untuk segera melakukan penanganan. Pihak Balai Jalan sudah memerintahkan PPK untuk segera tindaklanjuti,”jelas Hambali. Hambali mengaku akan terus memantau tindaklanjut penanganan longsor tersebut, sebab jangan sampai nanti menghambat dan terjadi hal yang tak diinginkan saat pelaksanaan perayaan tahun baru. Dia menjelaskan longsor ini terjadi akibat adanya lubang di sebelah bukit yang diakibatkan dampak gempa beberapa waktu lalu. Lubang dan retakan ini pun menjalar hingga badan jalan sehingga mengakibatkan air hujan masuk ke jalan. Air hujan ini pun
menggerus jalan dan tanah yang ada di bagian beronjong tebing, sehingga tebing itu pun longsor. “Kami sudah melihat gejala terjadi gempa ini, kami sudah sampaikan ke Balai Jalan soal ini,”imbuhnya. Akses jalan dan beronjong ini sendiri telah dibangun beberapa tahun lalu. Namun akibat gempa, ruas jalan ini terdampak. Tak hanya akses jalan ini, namun beberapa ruas jalan lain di Lobar juga rusak akibat dampak gempa. Pihaknya berharap agar longsor ini segera ditangani, sebab jalur ini termasuk ramai, karena menghubungkan dengan KLU. “Karena ini salah satu penghubung ke KLU,”imbuhnya.(her)
simal yang akan diberikan. Dengan begitu diharapkan akan bisa memberikan efek jera bagi pelaku itu kejahatan agar tidak melakukan aksi kejahatan serupa. Karena kalau yang menjadi korbannya adalah WNA, dampaknya sangat luar biasa. Terlebih Loteng sebagai salah satu daerah yang mengandalkan pariwisata, kasus kejahatan dengan sasaran WNA itu bisa berpengaruh pada nama baik dan citra daerah. Kalau sudah begitu, maka wisatawan mancanegara dikhawatirkan akan takut datang ke daerah ini. “Kalau pariwisata tidak berkembang yang rugi ya masyarakat dan daerah ini juga. Jadi wajar kalau para pelaku kejahatan dengan sasaran WNA patut dijatuhi hukuman yang berat,” tandasnya.
Polres Loteng sendiri, tegasnya juga akan berkomitmen untuk memberantas jaringan kejahatan dengan sasaran WNA. Dengan begitu, diharapkan aksi kejahatan dengan korban WNA bisa ditekan. Sehingga kedepan Loteng bisa benar-benar menjadi daerah yang aman dan nyaman untuk dikunjungi. Termasuk oleh wisatawan mancanegera. Data dari Polres Loteng menyebutkan, sejak awal Bulan Desember lalu total sudah ada empat pelaku kejaatan dengan korban WNA yang berhasil ditangkap dan hampir semua dilumpuhkan. Lantaran berusaha kabur saat ditangkap. Dua pelaku masih diamankan di Polres Loteng. Sedangkan dua pelaku lainnya diamankan di Polda NTB untuk keperluan pengembangan kasus lainnya. (kir)
APH Janji Hukum Berat Pelaku Begal WNA
Praya (Suara NTB) Aksi begal dengan sasaran warga negara asing (WNA) di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) diakui sudah sangat mencoreng citra daerah. Untuk itu aparat penegak hukum (APH) bersama pengadilan di daerah ini berkomitmen untuk menjatuhi hukuman yang seberat-beratnya bagi para pelaku begal WNA tersebut. Demikian ditegaskan Kapolres Loteng, AKBP Budi Santosa, SIK.M.H., Jumat (23/ 12) kemarin. ”Jadi kami, kepolisian dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Loteng dan Pengadilan Negeri (PN) Praya, sudah satu komitmen. Akan menjatuhkan hukuman yang seberat-beratnya bagi para pelaku begal WNA,” tegasnya. Terutama lagi bagi pelaku begal yang berstatus residivis kasus yang sama, tuntutan mak-
Gubuknya Hancur Akibat Gempa, Seorang Yatim dan Nenek Jompo di Lobar Butuh Bantuan Giri Menang (Suara NTB) – Leni (12), seorang anak yatim piatu di Dusun Sidemen Desa Lembah Sari Kecamatan Gunungsari tinggal bersama neneknya di dalam tenda yang tak layak . Ia terpaksa tinggal di tenda, karena rumahnya hancur akibat gempa beberapa bulan lalu. Mirisnya, ia bersama neneknya luput dari perhatian pemerintah karena tak ada bantuan tenda yang diperoleh. Selain Leni, ada juga Papuq Mire nenek jompo sebatangkara yang menjadi korban gempa di Desa Presak, Kecamatan Narmada yang sangat membutuhkan bantuan. Leni diketahui sudah lama tinggal bersama neneknya, setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Untuk kebutuhan sehari-hari, anak kelas 5 SD ini bergantung dari neneknya yang sudah tua renta. Kondisi Leni dan neneknya semakin tak menentu, setelah gubuknya hancur akibat gempa yang melanda pada Agustus lalu. Rumahnya telah rata dengan tanah, sehingga ia bersama neneknya harus tinggal di lokasi pengungsian. Tenda yang ditinggali pun sangat tak layak. Tenda yang dibuat berukuran sangat kecil. Atap dari asbes, dinding dibuat menggunakan kain dan anyaman daun kelapa yang sudah lapuk. Salah seorang relawan yayasan Lombok Charity’s, Taufiq Nabil menceritakan kondisi anak yatim piatu bersama neneknya yang sangat miris tersebut. Ia begitu sedih dan miris melihat kondisi Leni dan neneknya. “Adek Leni seorang yatim piatu dari dusun Sidemen Daya, Desa Lembah Sari tinggal di lokasi pengungsian tak layak, dia butuh bantuan huntara,”tutur Taufiq. Leni sudah hampir empat bulan tinggal di lokasi pengungsian tak layak dengan bantu-
an seadanya. Pihaknya pun berupaya membantu dengan memberikan bantuan logistik. Lombok Charity’s juga berupaya membangunkan huntara bagi Leni dan neneknya. Untuk bantuan Huntara ini, Taufiq mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perkim Provinsi NTB, pihak terkait akan turun pekan depan untuk rencana membangun huntara bagi semua korban gempa di desa dalam satu lokasi. Sebab di desa ini belum ada satupun hunian sementara (huntara) yang bediri. Kadus yang getol melakukan aksi kemanusiaan ini mengatakan banyak korban gempa yang mengalami kondisi miris seperti Leni. Selain Leni, pihaknya juga sudah membantu anak miskin bernama Laela, anak mengidap penyakit di Ranjok dan Papuq Kamar dari Gunungsari. “Aksi kemanusiaan ini kami lakukan untuk membantu sesama karena ditengah kondisi bantuan pemerintah yang lamban,”ujarnya. Sementara itu Kades Lembah Sari H Suratman mengatakan pihaknya sudah mengusulkan pembangunan huntara bagi korban gempa, namun belum ada respon. Jangankan huntara kata dia, bantuan hunian tetap (huntap) saja belum ada titik terang, padahal di desanya ada puluhan warga sudah menerima bantuan dana. “Kondisi warga kami memang butuh penanganan, butuh huntara,”imbuhnya. Hal serupa dialami oleh Papuq Mire warga Desa Presak Narmada. Nenek tua yang tinggal di lokasi pengungsian tak layak ini sangat butuh uluran tangan. “Alhamdulillah kami sudah bantu bangunkan tempat tinggal,”kata Yudhi salah seorang relawan kemanusiaan di Lobar. (her)
(Suara NTB/her)
Leni seorang anak yatim piatu asal Dusun Sidemen Daye Desa Lembah Sari Kecamatan Gunungsari yang menjadi korban gempa tinggal di tenda darutat yang tak layak.
SUARA NTB Senin, 24 Desember 2018
Penemuan Bayi, Polisi Tetapkan Satu Tersangka Taliwang (Suara NTB) Teka-teki penemuan jasad balita yang terkubur di belakang Puskesmas Maluk akhirnya berhasil diungkap. Balita yang diketahui baru berumur beberapa hari tersebut, sengaja dikuburkan lantaran diduga hasil dari hubungan di luar nikah di kecamatan Maluk. Kapolres KSB, melalui Kasat Reskrim AKP Muhaemin SH, SIK, kepada Suara NTB, Sabtu (22/12) mengatakan, kasus ini berhasil terungkap setelah pihaknya mendalami keterangan para saksi yang telah diperik(Suara NTB/ils) sa terkait penemuan jasad Muhaemin bayi tersebut. Bahkan orang tua bayi yang diketahui berinisial KG (18) juga turut diperiksa untuk mendalami kasus yang menggemparkan warga di Maluk. Setelah mendapatkan petunjuk dari ibu bayi, Polisi akhirnya bisa mendapatkan titik terang sekaligus menetapkan satu tersangka yakni ISM alias Imron (18) warga Maluk. Tersangka diketahui merupakan pacar korban sejak tiga bulan yang lalu, sehingga bayi tersebut diduga merupakan hasil dari hubungan di luar nikah yang dilakukan keduanya. “Kasus ini sudah kita tangani sejak hari rabu tetapi baru ada petunjuk baru dan langsung kita tetapkan satu tersangka. Tersangka juga sudah kita tahan untuk mengikuti proses selanjutnya,” ujarnya. Dikatakannya, penetapan tersangka ini dilakukan berdasarkan hasil dari gelar perkara yang sudah dilakukan bersama Polsek Maluk. Bahkan dari hasil gelar perkara tersebut, tersangka ini terbukti secara sah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur. Pihaknya juga belum bisa mengarahkan kasus tersebut ke tindak pidana aborsi karena di jasad bayi juga tidak ditemukan kekerasan. Sehingga untuk saat ini, hanya kasus tindak pidana persetubuhan anak saja yang akan ditangani pihaknya. Sementara untuk kasus yang lainnya, hingga saat ini masih terus dilakukan pendalaman. “Kita baru bisa menindaklanjuti kasus tersebut kaitannya dengan masalah tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Sementara untuk tindakan aborsi dan yang lain, masih terus kita dalami,” ungkapnya. Disebutkannya, perbuatan diluar nikah yang dilakukan keduanya sudah terjadi sejak menjalin hubungan asmara sejak tiga bulan yang lalu. Bahkan orang tua korban juga sudah mengetahui mereka berpacaran. Hanya saja keluarga tidak mengetahui bahwa korban sudah hamil duluan. Setelah melahirkan seorang diri di pantai, baru korban melaporkan hal tersebut ke keluarganya. Keluarga yang merasa tidak terima atas kejadian itu, akhirnya melaporkan kasusnya kepada aparat penegak hukum (APH). Tidak berselang lama dari adanya laporan itu, Polisi langsung menangkap ISM (pacar korban). Tersangka langsung mengakui perbuatannya yang telah menghamili korban, hanya saja tersangka bersedia menikah dengan orang yang telah dipacarinya sejak tiga tahun yang lalu itu. “Tersangka sudah kita tahan untuk proses selanjutnya, bahkan dia juga telah mengakui semua perbuatannya,” tandasnya. (ils)
(Suara NTB/arn)
TGB Diyakini Beri Suntikan Elektoral Sumbawa Besar (Suara NTB) DPD II Partai Golkar Sumbawa menyambut baik bergabungnya Dr. TGH. M. Zainul Majdi atau yang lebih dikenal dengan Tuan Guru Bajang (TGB) di bawah naungan beringin. Apalagi langsung memegang jabatan strategis di DPP Partai Golkar. Kehadiran TGB diyakini memberikan pengaruh elektoral berupa peningkatan dukungan terhadap Partai Golkar yang semakin besar di NTB, termasuk di Sumbawa. “Kami menyambut baik bergabungnya TGB ke Partai Golkar. Mudah mudahan dengan bergabungnya beliau akan menambah daya ungkit dan peningkatan suara Partai Golkar di NTB, termasuk di Sumbawa. Apalagi TGB langsung mendapat dua posisi strategis, yakni Korbid Keummatan dan Wakil Ketua Bappilu DPP Partai Golkar,” demikian pernyataan Sekretaris DPD II Partai Golkar Sumbawa, Berlian Rayes, S.Ag, Minggu (23/12). Menurut Berlian yang juga anggota DPRD Sumbawa ini, Partai Golkar pada Pemilu Legislatif 2014 lalu, telah tampil sebagai pemenang di NTB. Diharapkan dengan bergabungnya TGB, akan lebih berpengaruh positif dalam peningkatan suara Partai Golkar di semua Kabupaten/Kota di NTB, termasuk di Kabupaten Sumbawa. (arn) Berlian Rayes
SUARA PULAU SUMBAWA
Tahun Depan, Penghasilan ASN KSB Otomatis Terpotong Zakat Taliwang (Suara NTB) Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai tahun 2019 mendatang akan memberlakukan pemotongan zakat secara otomatis terhadap penghasilan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya. Keputusan pemotongan zakat secara otomatis terhadap setiap penghasilan ASN itu disampaikan Bupati KSB, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM saat Apel Syukur ke-12 pekan lalu. Menurut orang nomor satu di KSB ini, pemberlakuan kekentuan itu selain memberikan penyadaran bagi ASN terkait kewajiban zakatnya sebagai umat Islam juga untuk meningkatkan zakat di KSB.
“Bismillahirahmanirahim, mulai tahun depan zakat penghasilan ASN akan langsung dipotong. Dan untuk itu sediakan kolom zakatnya (di slip penghasilan ASN) selain juga kolom pajak,” kata Bupati. Penerimaan zakat dari kalangan ASN sejauh ini sudah mulai efektif di beberapa Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD). Terbukti dalam kesempatan itu, Baznas KSB
memberikan penghargaan setidaknya kepada sejumlah SKPD dan unit kerja pemerintah yang sepanjang tahun 2018 ini menjadi yang terbanyak mengumpulkan zakat dan infaq dari para pegawainya. Di antaranya, Dinas Kesehatan (Dikes), UPT Dikpora kecamatan Taliwang dan Brang Ene, serta beberapa kantor desa. Bupati mengatakan, penerapan sistem pemotongan
man APIP. Ini kemudian yang membuat mereka menahan dulu uang pajak kemudian disimpan di kas desa. Nanti setelah hasil pemeriksaan Inspektorat, mereka baru kemudian melakukan pembayaran pajak,” ujarnya. Diakuinya, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak KPP Pratama terkait adanya persoalan ini. Guna menyamakan persepsi dan pemahaman terhadap apa yang harus dilakukan pemerintah desa. Mengingat jika seperti ini maka pihak desa yang akan kelabakan. Karena tidak ada dasar yang jelas terhadap pajak mana yang harus dibayarkan. Disatu sisi regulasi yang menentukan pajak yang harus dibayar tidak pernah disampaikan, termasuk kepada pihaknya yang melakukan pembinaan maupun juga pihak Inspektorat. “Artinya harus ada kesamaan persepsi antara KPP Pratama terkait dengan target mereka untuk mengejar pendapatan negara yang bersumber dari pajak pusat. Maka juga harus disampaikan ke teman desa. Artinya ada
zakat langsung terhadap setiap penghasilan ASN itu nantinya akan membuat seluruh SKPD dan unit kerja pemerintah semakin merata dalam penerimaan zakatnya. Dan di sisi lain pegawai tidak perlu pula khawatir dan merasa lalai akan kewajibannya tersebut sesuai aturan agama. “Kan pegawai akan lebih tenang menerima penghasilannya karena semua kewajiban atas penghasilannya itu baik dari sisi aturan negara (pajak) dan agama sudah benar-benar bersih,” cetusnya. Bupati pun mengimbau kepada seluruh ASN agar tak perlu
merasa risau. Pasalnya proses pemotongan akan disesuaikan dengan aturan syariat (agama Islam). “Dan janji Allah jelas tentang zakat. Siapa yang menunaikannya maka akan dilipatgandakan resekinya,” serunya. Selanjutnya bupati menyebutkan, pentingnya berzakat dan menyumbang dalam bentuk lain untuk kepentingan umat. Sebab setiap rezeki manusia pada dasarnya, di dalamnya ada hakhak orang lain yang dititipkan Allah melaluinya. “Kita ini menjadi perantara Allah meneruskan rezeki orang lain. Dan zakat itu turut menolong kita nanti pada akhirnya,” imbuhnya. (bug)
Dinas PUPRPP KSB Diminta Selesaikan Jembatan Lang Sabunga
(Suara NTB/Ist)
KESIAPAN PERSONEL - Sekda Dompu, H. Agus Buhari, selaku Inspektur upacara didampingi Kapolres Dompu, Erwin Sowondo, dan Dandim 1614/Dompu, Arif Hadiyanto, saat mengecek kesiapan personel pengamanan Nataru di lapangan umum Mapolres Dompu, Sabtu (22/12).
Antisipasi Persekusi Jadi Fokus Pengamanan Nataru Dompu (Suara NTB) – Belasan peleton gabungan TNI-Polri dan instansi terkait diterjunkan dalam pengamanan natal dan tahun baru (Nataru) 2018 ini. Mereka ditempatkan di beberapa titik rawan kejahatan seperti pusat perbelanjaan, daerah pariwista, taman kota dan tempat ibadah. Tindak pidana Tiga c dan aksi persekusi terhadap kelompok-kelompok tertentu jadi sasaran utamannya. Kasubag Humas Polres Dompu, Iptu Sabri, SH., dikonfirmasi Suara NTB membenarkan Jumat (21/12) kemarin sudah melaksanakan apel gelar pasukan pengamanan nataru di Mapolres dengan melibatkan belasan peleton gabungan. “Apel dengan tema meningkatkan sinergi polri dan intansi terkait ini dilakukan untuk memberi rasa aman dan
nyaman pada masyarakat saat perayaan natal serta tahun baru ini,” kata dia. Selain upaya menekan ancaman kejahatan gelar pasukan tersebut juga dimaksudakan untuk memastikan sarana prasarana pengamanan tersedia dengan baik. Sehingga sewaktu ditemukan tindakan melanggar hukum bisa dengan cepat ditindak agar tidak meluas. Momen natal dan tahun baru, lanjut Sabri, dimanfaatkan masyarakat tiap tahunnya untuk berkumpul bersama keluarga dan kerabat baik di seputaran kota atau daerah pariwisata. Dengan potensi kegiatan yang akan meningkat ini maka ancaman kriminalitas pun semakin tinggi, seperti kasus penjambretan, curanmor, serangan kelompok radikal atau terorisme. “Selain mencegah tindak pi-
dana jalanan selama pengamanan perayaan natal dan tahun baru ini polisi bersama institusi lain juga bekerja sama untuk meminimalisir terjadinya halhal yang mengarah pada tindakan terorisme,” ungkapnya. Ratusan personel gabungan yang diterjunkan dalam pengamanan nataru tersebut diantara TNI-Polri, Brimob, Orari, Dishub, Organda, Dikes dan sebagainya. Selain akan fokus untuk pengamanan dan pelayanan masyarakat dititik yang telah ditetapkan mereka juga sewaktu-waktu juga akan digeser ke titik lain ketika ditemukan persoalan yang signifikan. “Tapi harapan kita bagaiman masyarakat bisa samasama menjaga keamanan dengan tidak melakukan tindakan diluar hukum, apalagi menggunakan senjata tajam,” pungkasnya. (jun)
patokan kemudian mana yang menjadi target pajak. Harus jelas, supaya teman desa tidak lagi ketakutan ketika mereka harus mengeksekusi setiap transaksi saat mereka harus membayar pajak. Karena berdasarkan ketentuan perpajakan, pajak itu tidak boleh ditunda pembayarannya. Ketika transaksi terjadi, maka 1X24 jam pajak itu harus sudah dibayarkan,” jelasnya. Dijelaskannya, ketidakcocokan data pajak di KPP Pratama dan yang ada di desa ini baru diketahui pihaknya setelah menerima hasil pemeriksaan dari BPK. Setelah pihaknya berdiskusi dengan pihak pajak, ternyata mereka menetapkan persentase pajak dengan menghitung dari total pagu dana desa suatu desa. Kemudian menghitung kisaran pajak yang harus didapat dari masing-masing desa. Sementara, pembayaran pajak ini bukan dihitung berdasarkan perencanaan belanja yang ada di APBDes, tetapi realisasi belanja sebagai dasar kemudian melakukan pembayaran pajak. Makanya ketika disinkronkan
hasil pemeriksaan BPK tahun lalu, ternyata tidak sinkron antara data target pendapatan pajak yang ada di KPP Pratama dengan realisasi pembayaran pajak yang dilakukan pihak desa. Hal ini terjadi karena pihak pajak menghitung dari rencana belanja yang ada di APBDes, sementara desa membayar pajak berdasarkan transaksi belanja atau realisai. Hal inilah yang kemudian menjadi persoalan dalam pembayaran pajak. “Mereka mengambil data dari konsep APBDesnya saja, tidak melihat data dari realisasi belanja. Kan pajak misalnya direncanakan belanja Rp100 juta, tidak bisa kemudian pajaknya dihitung dengan nilai Rp100 juta sebelum kita belanja. Artinya berapa belanja kita, berapa harga barang, maka dasar itulah kemudian menentukan harga pembayaran pajak. Itu yang kemudian berbeda dengan yang ada di desa dan di KPP Pratama,” tandasnya. Guna mencari solusi terbaik, pihaknya sudah berbicara dengan pihak pajak. Dimana se-
harusnya ada semacam pertemuan antara KPP Pratama dengan Dinas PMD terkait kejelasan persoalan mana yang menjadi obyek pajak. Sehingga pihak desa konsisten melakukan pembayaran pajak tepat waktu. Karena menurut pihak desa, ketika membayar pajak sebelum tim Inspektorat turun melakukan pemeriksaan, ada kekhawatiran terdapat kelebihan pembayaran pajak yang dilakukan nantinya.(ind)
Hitungan Desa Tak Cocok dengan Kantor Pajak Sumbawa Besar (Suara NTB) Berdasarkan hasil pemeriksaan Inspekorat tahun 2018, masih banyak desa yang belum menyetorkan pajaknya. Dimana rata-rata desa baru melakukan pembayaran setelah adanya hasil pemeriksaan. Kasi Pengelolaan Keuangan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa, Ibrahim, S.E membenarkan adanya hal tersebut. Keterlambatan pembayaran pajak oleh desa kerap kali terjadi dan menjadi temuan Inspektorat setelah melakukan pemeriksaan. Dimana pihak desa merasa ketakutan membayar terlebih dahulu dan menunggu adanya hasil pemeriksaan. Persoalan ini karena sering tidak cocoknya perhitungan pihak pajak yakni KPP Pratama dengan pihak desa. “Terkait temuan pajak persoalannya berawal dari desadesa ini ketakutan. Artinya ketika pembayaran pajak yang mereka lakukan ini tidak sesuai dengan hasil temuan pemeriksaan yang dilakukan oleh teman-te-
Halaman 6
(Suara NTB/arn)
Taliwang (Suara NTB) Meski dalam sengketa hukum, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Permukiman (PUPRPP) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diminta tetap fokus menyelesaikan kelanjutan pembangunan jembatan Lang Sabunga. Jembatan di desa Tepas, kecamatan Brang Rea itu dinilai sangat vital bagi masyarakat setempat. Karena fungsinya selain menghubungkan antar wilayah juga menjadi akses yang akan memudahkan masyarakat ke areal pertaniannya. “Jembatan itu sama dengan yang di desa Sapugara Bree untuk akses warga petaninya. Jadi jembatan itu sangat penting segera diselesaikan,” cetus Ketua Komisi III DPRD KSB, Dinata Putrawan, ST kepada Suara NTB. Ia menjelaskan, baik pemerintah maupun DPRD tidak ingin adanya terjadi masalah hukum terhadap setiap program yang dilaksanakan. Sejak awal dibangun pada tahun 2016 lalu, masyarakat desa Tepas dan Tepas Sepakat sudah menunggu berfungsinya jembatan tersebut. Bahkan Dinata mengungkapkan, sebagai anggota DPRD KSB dari Daerah Pemilihan (Dapil) I yang salah satunya membawahi wilayah kecamatan Brang Rea selalu mendapatkan pertanyaan terkait penyelesaian jembatan tersebut. “Saya secara pribadi maupun lembaga kebetulan di Komisi III sudah memberikan dukungan penuh secara politik supaya jembatan itu dan infrastruktur lainnya bisa seg-
era diselesaikan,” sebutnya. Terkait proses hukum di mana kontraktor pelaksana pertama pembangunan jembatan itu tengah menggugat di pengadilan. Dinata menyatakan, pemerintah dalam hal ini Dinas PUPRPP harus tetap menghadapinya. Mengikuti seluruh proses hukum yang sedang berjalan hingga ada putusan inkrah. “Saya dengar baik kontraktor selaku penggugat maupun (dinas) PU sama-sama banding ya. Ya jalan saja kalau memang ada peluang memenangkan gugatan. Tapi kalau sudah inkrah dan misalnya PU disuruh bayar, ya bayar,” timpalnya. Menurut dia, persoalan hukum yang terjadi pada pembangunan jembantan Lang Sabunga harus menjadi pelajaran dan bahan koreksi bagi Dinas PUPRPP. Dimana, sebagai SKPD penanggung jawab program ke depan harus benarbenar jeli dan memanajemen sebaik mungkin fungsinya. “Kalau saja misalnya konsultan program dan pengawasannya bagus saya kira tidak akan ada gugatan dari pelaksana. Nah yang bisa memastikan pelaksana dan pengawas bekerja bagus atau tidak kan dinas teknis, karena semua ada di bawah koordinasinya,” beber Dinata. Terakhir, ia mengatakan, ke depan seluruh program kerja pemerintah terutama infrastruktur agar direncanakan secara matang. Termasuk pelaksanaan tingkat lapangannya agar diawasi secara ketat mulai awal hingga akhir. (bug)
Perbaikan Ratusan Sekolah Hampir Tuntas SumbawaBesar(SuaraNTB)– Bantuan pemerintah melalui program Takola SD, untuk bangunan sekolah yang rusak akibat gempa, pengerjaannya kini hampir mencapai 100 persen. Dari 105 sekolah yang direkonstruksi pasca gempa di Sumbawa. Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sumbawa, Junaidi S.Pd, M.Pd, Minggu (23/12), menjelaskan, untuk Ruang Kelas Baru Sementara (RKBS) sebelumnya sudah rampung dan inilah yang sekarang digunakan oleh siswa. Sementara menunggu pengerjaan rekonstruksi bangunan sekolah secara keseluruhan rampung. Sehingga proses belajar mengajar tetap berjalan lancar. RKBS sebelumn-
ya dibangun pada 22 titik di 18 SD, 3 SMP dan 1 unit SLB. Pembangunan gedung sekolah yang rusak terus berjalan. Bantuan pemerintah melalui Kementerian Dikbud RI yang kemudian diawasi pelaksanaannya oleh SMK yang ditunjuk Kemendikbud. Terdata sebanyak 105 gedung SD yang dibangun kembali setelah rusak berat diterjang gempa lalu. Tersebar di sejumlah kecamatan, Alas, Alas Barat, Buer, Utan, Lunyuk, Lape, Lenangguar, Moyo Hilir, Pelampang, Empang, Tarano, Lopok. Ada pula di kecamatan Sumbawa, Batulante dan Moyo Utara. “Proyek ini sifatnya swakelola. Jadi langsung dikerjakan oleh pihak sekolah masing masing,” terangnya. Progres pekerjaan sampai 17 Desember lalu, rata rata sudah mencapai 90 persen. Bahkans ebagians ekolah sudah tuntas, seperti di SDN Tamsi Alas Barat, SDN 2 Mapin Rea, SDN 1 Lape dan beberapa sekolah lainnya. Diperkirakan semua pengerjaan sekolah ini akan tuntas 100 persen sampai dengan berakhirnya tahun ini, 31 Desember mendatang. Sesuai aturan yang ada. Dengan total anggaran keseluruhan dari 105 sekolah Rp18 Miliar lebih. (arn)
Junaidi
SUARA NTB Senin, 24 Desember 2018
Bupati Bima Berharap Ibu di NTB Banyak Membaca Bima (Suara NTB) Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE mengomentari hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember. Bupati yang akrab disapa Umi Dinda ini mengatakan sosok Ibu harus lebih banyak membaca. “Momen hari Ibu ini, saya berharap ibu di NTB mau belajar lebih banyak untuk membaca,” katanya kepada Suara NTB akhir pekan kemarin. Ibu dua orang anak ini berpendapat dengan banyak membaca, Ibu akan mampu menjadi pilar utama sebagai pendidik generasi bangsa. Karena masa (Suara NTB/Uki) depan anak tergantung langIndah Dhamayanti Putri kah Ibu. “Ibu adalah sosok teladan dan madrasah pertama generasi,” kata Bupati Perempuan pertama di NTB ini. Menurut Umi Dinda, antara ibu (perempuan) dan bapak (laki-laki) memiliki kesempatan dan akses yang sama sebagai sumber daya pembangunan. Oleh karena itu Ia mengajak semua perempuan untuk terus maju. Harus mampu menjadi sosok mandiri, kreatif, inovatif dan percaya diri. “Selain itu sosok ibu meningkatkan kualitas dan kapabilitas untuk membangun keluarga masyarakat dan bangsa,” katanya. Ia menambahkan, pada peringatan hari Ibu tingkat Kabupaten Bima, Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas teknis juga telah memberikan penghargaan kepada ibu-ibu yang dianggap menginspirasi bagi ibu-ibu atau perempuan. Ibu-ibu yang mendapat penghargaan tersebut lanjutnya berasal dari latar belakang profesi yang berbeda. Mulai dari pengusaha, aktivis sosial hingga penggerak inovasi yang menginspirasi masyarakat dan daerah. “Dari penghargaan ini kita berharap muncul lebih banyak ibu-ibu yang menginspirasi untuk keluarga, masyarakat dan daerah,” pungkasnya. (uki)
SUARA PULAU SUMBAWA
Halaman 7
Pengumuman CPNS 2018 Setelah 27 Desember Dompu (Suara NTB) Pengumuman hasil seleksi CPNS tahun 2018 akan dilakukan serentak secara nasional setelah 27 Desember. Untuk formasi yang lowong peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) akan diputuskan panitia seleksi nasional (Panselnas).
Asraruddin
Kepala bidang pengembangan pegawai BKDPSDM Kabupaten Dompu, Asraruddin, SH kepada Suara NTB saat dikonfirmasi, Minggu (23/12) kemarin mengaku sudah kembali dari kegiatan rekon untuk menghitung gabungan nilai dalam menentukan peserta tes CPNS yang lulus. Pihaknya mendapat jadwal rekon pada Kamis (20/12) lalu, tapi hasilnya akan
dikirim Panselnas melalui admin di masing – masing daerah dan lembaga. “Nanti akan diumumkan serentak secara nasional,” katanya. Karena masih ada daerah dan lembaga yang belum rampung nilai SKB-nya, diminta untuk kembali ke Panselnas 27 Desember 2018 mendatang. “Kita perkirakan, pengumuman hasil tes CPNS akan dilakukan di atas tanggal 27 Desember ini,
karena hasilnya akan diumumkan serentak,” terangnya. Asraruddin mengatakan, dari 229 formasi CPNS untuk Kabupaten Dompu tahun 2018 sebanyak 28 formasi yang tidak ada pelamarnya. Diantaranya 26 formasi khusus guru eks tenaga honorer K2 dari 42 formasi, dan 2 formasi untuk dokter gigi. Dari 16 formasi guru eks honorer K2 yang mengikuti seleksi kompe-
tensi dasar (SKD), hanya 9 formasi yang lolos ke tahap SKB. Untuk formasi lain, diakui Asraruddin, hampir semuanya terisi. Namun diakuinya, formasi guru kelas sebanyak 40 orang yang tersebar di 40 SD se-Kabupaten Dompu, terdapat beberapa formasi yang lowong peserta SKB. Untuk formasi guru kelas ini akan diputuskan Panselnas CPNS tahun 2018. Ada kemungkinan untuk mengisi kekosongan karena pelamar tidak memenuhi standar nilai, diambil dari peserta guru di SD lain. “Itu akan diputuskan oleh Panselnas,” ungkapnya. (ula)
(Suara NTB/ula)
Perawat Tak Kompeten Terancam Sanksi Tegas Dompu (Suara NTB) Kepala Bidang Pelayanan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Dompu, Abubakar Husain mengingatkan, pengelola fasilitas pelayanan kesehatan khususnya Puskesmas agar tidak membebaskan perawat atau bidan yang belum memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) untuk menangani pasien. Jika demikian, dipastikan pengelola akan mendapat sanksi administratif bahkan pencopotan dari jabatannya. Tidak diizinkannya tenaga medis yang be(Suara NTB/jun) lum diakui kompetensinya Abubakar Husain ini menyusul imbasnya yang akan cukup fatal bagi pasien. “Dalam peraturannya, perawat atau bidan yang tidak memiliki STR tidak boleh dipekerjakan (tangani pasien, red), kalau dipekerjakan pengelola akan didenda kurungan maupun material,” tegasnya menjawab wartawan beberapa waktu yang lalu. Tenaga lulusan perguruan tinggi dengan berbagai bidang keahlian tersebut sudah sangat menjamur di wilayah ini. Sebagian besar dari mereka ditempatkan di Puskesmas hanya untuk membantu keperluan administratif semata, atau sekedar mendampingi tenaga medis yang sudah diakui kompetensinya. Jika diberi kewenangan untuk menangani pasien apalagi yang sifatnya mendesak dianggapnya merupakan sebuah pelanggaran yang wajib hukumnya diberikan sanksi tegas. “Perawat atau bidan tanpa STR ini memang dipekerjakan, tapi tidak berhak menangani pasien melainkan untuk keperluan rekam medik atau keperluan administratif lain sesuai keahliannya,” jelas dia. Jumlah tenaga kesehatan sukerela tersebut, lanjut Abubakar Husain, memang terus mengalami penambahan tiap tahun meski kebutuhan ideal di Puskesmas sebetulnya sudah cukup memadai. Namun, dengan pertimbangan memberi pengalaman dan pembelajaran sambil menunggu STR mereka oleh pihaknya pun terpaksa ditempatkan dipekerjakan di Puskesmas. Tetapi kembali ditegaskan pengelola tidak boleh mebebaskannya untuk menangani pasien kerena imbasnya yang fatal. “Mereka semua itu rata-rata sukarela yang diberikan insentif seadanya, kalau sudah punya STR atau diakui kompetensinya baru mereka bisa kita izinkan untuk menangani pasien sesuai keahlian,” pungkasnya. (jun)
Tutup Buku, DD tahap III Terserap 65,13 Persen Bima (Suara NTB) Tutup buku akhir tahun di Kabupaten Bima anggaran 2018 sudah berjalan sejak 21 Desember 2018. Namun, Dana Desa (DD) tahap III yang terserap hanya sebesar 65,13 persen. Besaran penyerapan tersebut berdasarkan data aplikasi Online Monitoring Span (OMSPAN), aplikasi khusus untuk memonitoring span dan menyajikan reporting sesuai kebutuhan di Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Bima. Dalam aplikasi OMSPAN tertanggal 22 Desember tersebut, DD tahap III sebesar Rp62.710.744.400. Namun hanya mampu terserap Rp40.842.915.081, dan masih tersisa sebesar Rp31.355.372.124. Menanggapi hal itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DMPD) Kabupaten Bima, Drs. Sirajuddin MM, membantah besaran penyerapan DD tersebut. Ia mengklaim sudah terserap semua. “Penyaluran DD tahap III pada 191 desa sudah terserap semua alias 100 persen telah disalurkan,” katanya kepada Suara NTB, Minggu (23/12). Sirajuddin mengaku pencairan DD tahap III terakhir dilakukan pada 21 Desember kemarin. Ia mengaku penyerapan sebesar 65,13 persen tersebut, kemungkinan karena Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) belum diinput di aplikasi OMSPAN. “Ini kemungkinan SP2D belum diinput di OMSPAN. Tapi intinya DD tahap III sudah kita salurkan semua,” katanya. Sirajuddin tidak membantah memang ada beberapa desa yang terlambat mengajukan SPJ penggunaan tahap II, sebagai syarat pencairan DD tahap III. Hanya saja pada akhir tutup buku syarat tersebut telah dirampungkan. “Memang ada sekitar puluhan Desa. Tapi di hari harihari terakhir tutup buku, syarat-syarat penyaluran DD tahap III diserahkan ke kita,” katanya. Selain itu, DD tahap III yang disalurkan dengan persentase 40 persen tersebut digunakan oleh Desa untuk pemberdayaan masyarakat. Sedangkan DD tahap II yang besarnya juga 40 persen lebih ke fisik. “Sementara DD tahap I yang besarnya 20 persen digunakan untuk menggaji aparatur desa. Tahun 2019 mendatang pola tiga tahap ini masih diberlakukan,” pungkasnya. (uki)
(Suara NTB/Ist)
BLOKADE JALAN - Tampak puluhan warga Kelurahan Simpasai memblokade jalan raya untuk menunut pelaku pembacokan segera ditangkap, Minggu (23/12).
Tuntut Pelaku Pembacokan Ditangkap, Warga Blokade Jalan Dompu (Suara NTB) Aksi blokade jalan raya kembali dilakukan puluhan warga Kelurahan Simpasai, Sabtu (22/12) Pukul 21.00 Wita. Aksi ini untuk menuntut kopolisian segera menangkap pelaku pembacokan salah seorang warga setempat oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Kelurahan Karijawa. Kasubag Humas Polres Dompu, Iptu Sabri, SH., kepada Suara NTB menjelaskan, blokade jalan raya tersebut
dilakukan warga tak lama setelah mengetahui Rahmadin (15) pelajar asal Lingkungan Dore Kelurahan Simpasai dibacok OTK. “Dengan adanya pembacokan itu pihak keluarga tidak terima sehingga melakukan pemblokiran jalan untuk meminta kepolisian segera mengamankan pelaku,” kata dia saat dikonfirmasi, Minggu (23/12). Pembacokan itu dialami korban di Kelurahan Karijawa tepatnya depan SMKN 1 Dom-
pu saat dalam perjalanan untuk membeli gorengan. Tibatiba, datang dua remaja tak dikenal menggunakan sepeda motor lalu menyabet tangan kanannya hingga luka robek. Mendapat perlakuan tersebut ia lantas berbalik arah untuk mengabari keluarga dan kerabatnya, sehingga warga pun dengan bereaksi dengan memblokade jalan. Sementara, korban saat itu juga langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Bantuan Sapi Brahman Cross Belum Ada Kepastian Dompu (Suara NTB) Bantuan sapi brahman cross untuk Kabupaten Dompu yang disuarakan sejak 2017 lalu hingga saat ini belum ada kepastian. Kendati pakan yang disiapkan awal musim hujan 2017 – 2018 lalu sudah mati saat musim kemarau, budidaya pakan kembali disiapkan seluas 60 ha di Doro Ncanga Dompu. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Ir. Zaenal Arifin, M.Si kepada Suara NTB saat dihubungi, Minggu (23/12) kemarin mengaku hingga saat ini pihaknya belum mendapat kepastian soal bantuan sapi brahman cross yang dijanjikan. Tidak hanya jumlah yang akan diterima, tapi waktu penyalurannya juga belum ada kepastian. “Terakhir disebut kita akan dapat 200 ekor. Tapi ndak tahu sekarang setelah evaluasi dilakukan,” katanya. Sapi ini juga disebut akan disalurkan paling lambat
(Suara NTB/ula)
Zaenal Arifin Desember 2018 setelah proses pengadaan oleh Balai milik Kementerian Pertanian di Maros Sulawesi Selatan. Hingga menjelang akhir tahun 2018, informasi penyaluran sapi brahman cross ini pun belum ada kepastian. “Belum ada yang pasti
(jumlah dan waktu penyaluran sapi ke daerah),” jelasnya. Kendati demikian, Zaenal Arifin mengaku, pihaknya tetap menyiapkan diri untuk membudidaya rapi yang memiliki berat badan maksimal 800 kg sapi jantan dewasa dan 550 kg sapi betina ini. Diantaranya penyiapan pakannya dengan menanam kembali rumputnya di Doro Ncanga seluas 60 ha atau 15 petak lahan. “Kalau yang (ditanam) kemarin, itu sudah mati saat musim kemarau. Kita sudah tanam kembali pakannya awal musim hujan ini,” katanya. Sebelumnya, rencana bantuan sapi brahman cross ini selalu disebut – sebut Bupati dan Kabupaten Dompu akan menerima 1 ribu ekor. Sapi yang sudah dalam keadaan bunting ini akan diberikan secara Cuma – Cuma ke Kabupaten Dompu. Seiring kesiapan daerah, hingga saat ini rencana bantuan sapi yang akan diimport dari Australia ini belum ada kepastian. (ula)
PDAM KSB akan Disubsidi Rp1,5 Miliar Taliwang (Suara NTB)Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), berencana memberikan subsidi ke PDAM tahun 2019. Pasalnya, selama ini PDAM dianggap belum bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) KSB, Nurdin Rahman SE, kepada Suara NTB mengatakan, pertimbangan untuk bisa memberikan subsidi, karena PDAM dianggap masih sakit. Subsidi yang akan diberikan juga diharapkan meningkatkan pelayanan di PDAM agar semakin membaik. Harus diakui, pendapatan dan nyawa di PDAM berasal dari tarif harga jual yang diberikan ke masyarakat. Tetapi selama ini harga jualnya masih sangat jauh dari harga ambang batas yang ditetapkan yakni sekitar Rp4000 per meter
kubik. Sementara di KSB harga yang berlaku saat ini yakni Rp1000 permeter kubik jauh di bawah ambang batas yang telah ditetapkan. Manajemen PDAM juga tidak bisa menaikan harga sesuai harga baku mutu karena kualitas air yang dihasilkan masih belum maksimal dan sering macet. “Harus kita subsidi agar PDAM ini bisa sehat dan pelayanan yang diberikan bisa meningkat. Karena selama ini belum bisa dilakukan oleh perusahaan plat merah itu,” ungkapnya. Dikatakannya, subsidi yang diberikan nanti ditaksir mencapai angka Rp1,5 miliar di tahun 2019. Pemberian subsidi juga merupakan kali pertama dilakukan karena sejak beberapa tahun terakhir belum pernah diberikan. Hanya saja untuk realisasi terkait subsidi tersebut, Pemkab masih menunggu per-
setujuan dari DPRD. Bahkan dengan anggaran itu, dianggap sudah sangat maksimal untuk mengembangkan usaha mereka (PDAM). Termasuk juga untuk biaya operasional yang ada di perusahaan agar bisa berfungsi secara maksimal. Apalagi beban PDAM dengan adanya program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) semakin menambah beban perusahaan. Sehingga salah satu cara yang harus dilakukan yakni dengan pemberian subsidi. “Memang PDAM sudah saatnya kita subsidi, jika tidak perusahaan plat merah tersebut akan mati karena tidak bisa memberikan pendapatan bagi perusahaan itu. Tentu subsidi yang akan kita berikan sangat diharapkan untuk dimaksimalkan bagi upaya pengembangan perusahaan itu,” tandasnya. (ils)
Kasus pembacokan semacam ini, lanjut Sabri, sudah sering terjadi terutama saat malam minggu. Namun beruntung reaksi yang ditunjukan warga kemarin tidak sampai meluas karena cepat dilakukan penggalangan terhadap keluarga, toga, toma dan elemen terkait untuk tetap menjaga siskamtibmas. “Pemblokiran baru bisa dibuka setelah penggalangan dilakukan, walaupun konsentrasi massa masih ada di loka-
si,” jelasnya. Atas insiden penganiayaan yang sudah menyebakan warga menderita luka serius ini, ia memastikan jajarannya akan melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan beberapa orang saksi yang mengetahui kejadian tersebut di Kelurahan Karijawa, termasuk meminta keterangan dari korban sendiri. “Tetap akan ditindaklanjuti tapi kami minta korban untuk melapor terlebih dahulu,” pungkasnya. (jun)
Gugatan Calon KPU Sumbawa Segera Didaftarkan Sumbawa Besar (Suara NTB) 15 peserta seleksi calon anggota KPU Kabupaten Sumbawa yang terpental dan tidak masuk peringkat 10 besar, nampaknya tidak mainmain menyikapi dugaan kecurangan dalam proses seleksi KPU Kabupaten/kota beberapa waktu lalu. Pekan ini, mereka akan mendaftarkan gugatan perkara ke Ombudsman dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu atau DKPP setelah tenggat yang diberikan kepada KPU RI tidak ditanggapi. “Dalam minggu ini gugatan kami sudah harus didaftarkan. Deadline-nya sudah berakhir,” kata Direktur Lembaga Magma Sumbawa, Hendri Salahuddin, S.IP.,M.H, Minggu (23/12). Staf pengajar di salah satu perguruan tinggi ini memastikan gugatan yang diajukan memiliki dasar hukum yang kuat. Bahkan Ia menyebutkan materi gugatan itu telah dikonsultasikan terlebih dahulu kepada pakar-pakar hukum dari perguruan tinggi terkemuka di NTB dan juga pakar hukum dari sejumlah Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di daerah ini. Fokus gugatannya adalah maladministrasi. Ia menyebutkan, salah satu pelanggaran yang dilakukan Timsel adalah mekanisme penetapan peringkat 10 besar calon anggota KPU Sumbawa yang bertentangan dengan ketentuan pasal 25 ayat (5) Peraturan KPU No. 25 tahun 2018 tentang Perubahan Peraturan KPU No 7 tahun 2018 Tentang Seleksi Calon Anggota KPU Propinsi dan Kabupaten/Kota. Akibatnya sejumlah peserta dirugikan baik secara materil maupun moril. Pengumuman yang ditandatangani seluruh Tim Seleksi ini juga terlihat janggal kare-
na diterbitkan sebanyak dua kali dengan nomor yang sama tetapi berbeda dalam penjelasannya. Pengumuman pertama menjelaskan hasil seleksi administrasi tetapi isinya tetang tes kesehatan dan tes wawancara yang diakumulasi dengan nilai CAT dan psikologi yang menjadi dasar penetapan peringkat 10 besar KPU Sumbawa. Sedangkan pengumuman kedua tertanggal 9 Desember 2018 menjelaskan tentang hasil tes kesehatan dan wawancara. Namun isinya sama dengan pengumuman pertama yaitu, dasar penetapan 10 besar dari hasil akumulasi nilai tes kesehatan, tes wawancara, nilai CAT dan tes psikologi. Pendapat senada juga disampaikan Fathul Muin, S.P, yang merupakan salah seorang peserta seleksi. Manurutnya, Tim Seleksi I NTB mengabaikan ketentuan yang berlaku. “Timsel II dan Timsel KPU Propinsi saya kira konsisten dengan ketentuan PKPU No. 25/2018, bahwa penetapan peringkat 10 besar didasarkan pada hasil tes kesehatan dan Wawancara sesuai pasal 25 ayat (5) PKPU No. 25/2018, bukan dengan mengakumulasi nilai seperti yang dilakukan Timsel I, karena sistem seleksi ini menggunakan sistem gugur. Jadi tidak ada akumulasi nilai,” jelasnya. Menurut Fathul, jika Timsel menggunakan ketentuan pada pasal 25 ayat (5) PKPU No. 25/2018 tentang perubahan PKPU No 7 tahun 2017, maka sebagian besar calon yang ditetapkan dalam peringkat 10 besar dipastikan tidak layak. “Kami sudah mendapatkan data nilai itu semua. Tidak boleh dibuka, hanya di persidangan saja nanti,” tambahnya. (arn)
POLHUKAM
SUARA NTB Senin, 24 Desember 2018
Halaman 8
Natal 2018
(Suara NTB/KPU)
SOSIALISASI - Anggota KPU NTB Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat, Yan Marli saat menjadi pembicara dalam acara sosialisasi di hadapan ratusan mahasiswa di Kota Mataram, Sabtu (22/12).
Rentan Apatis, KPU Sosialisasi pada Pemilih Pemula Mataram (Suara NTB) Jumlah pemilih pemula dalam Pemilu 2019 terbilang cukup signifikan, yakni sekitar 20 persen dari total 3,6 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT) Provinsi NTB. Besarnya jumlah pemilih pemula ini menjadikan mereka sebagai target peserta pemilu untuk meraup suara. Karena itu pula KPU juga menjadikan pemilih pemula sebagai sasaran pendidikan pemilih. Sehingga diharapkan mereka dapat berkontribusi untuk menyukseskan penyelenggara suksesi Pemilu 2019 lewat partisipasi aktifnya. “Keberadaan Pemilih pemula di era kekinian atau era milenial ini sangat menentukan dalam pelaksaan pemilu 2019. Mereka memiliki peran penting, karena menjadi bagian dari proses pemilu yang akan menetukan masa depan bangsa,” ujar anggota KPU NTB, Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat, Yan Marli. Pemilih pemula mayoritas pemilih mengambang yang masih belum memiliki ikatan politik praktis dan juga belum menentukan pilihan. Karena pemilih pemula masih dalam posisi mengambang itulah menjadikan mereka sebagai sasaran empuk peserta pemilu untuk meraih suara. Karena itu, pemilih pemula sebelum menyalurkan hak pilihnya, perlu diberikan bekal kesadaran politik, supaya mereka bisa menjadi agen membangun demokrasi yang sehat dan kuat. Tidak tercemar dengan praktik politik uang. “Pemilih pemula tidak hanya harus memiliki pemahaman dan informasi yang memadai mengenai calon atau peserta pemilu saja. Tetapi tidak kalah pentingnya pemilih pemula harus faham apa itu pemilu dan bagaimana mereka berkontribusi melaksanakan dan mensukseskan pemilu itu sendiri,” lanjut Yan Marli. Pendidikan pemilih dari sejak dini bagi kalangan pemilih pemula sangat penting. Sebab masa depan bangsa berada di tangan mereka. “Ini penting, karena di masa depan, kaum milenial inilah yang akan melanjutkan estafet pembangunan dan pemerintahan nasional. Karenanya mereka harus memiliki pengetahuan bagaimana mensukseskan agenda nasional secara berkualitas dan berintegritas, termasuk dalam agenda demokrasi pemilu 2019,” paparnya. Lebih lanjut disampaikan selama ini pemilih pemula menjadi salah satu kelompok pemilih yang rentan apatis terhadap jalannya proses pemilihan. Karena itu dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula KPU telah berkerjasama dengan sejumlah universitas dan sekolah-sekolah untuk menyelenggarakan sosialisasi pemilih. Sabtu (22/12) KPU Provinsi NTB bekerja sama dengan BEM Universitas Mataram menggelar Goes to Kampus, yang melibatkan 500 orang mahasiswa yang berasal dari berbagai kampus di Mataram. Sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut dari KPU, Yan Marli sendiri, Ketua Bawaslu NTB, M. Khuwailid dan Kepala Bakesbangpoldagri NTB, Lalu Syafi’i, dengan tema Cerdas Berpolitik di Era Milenial Untuk Pemilu 2019. (ndi)
(Suara NTB/why)
AMANKAN - Tim Resmob Satreskrim Polres Mataram mengamankan tersangka WD diduga mencuri motor usai ditangkap di Cakranegara.
Residivis Curi Motor Kawan Sendiri
Gereja di Mataram Steril dari Potensi Gangguan
Mataram (Suara NTB) – Sejumlah tempat ibadah umat kristiani disterilisasi tim Gegana Brimob jelang perayaan Natal 2018. Sterilisasi pada Sabtu (22/12) itu meliputi lima gereja di wilayah hukum Polres Mataram. Kepolisian menyatakan umat kristiani dapat nyaman dan aman beribadah. Kapolres Mataram, AKBP Saiful Alam memimpin langsung kegiatan sterilisasi. “Ini dalam rangka memberikan rasa aman kepada umat kristiani menjelang Natal 2018 dan Tahun Baru 2019,” ucapnya di sela kegiatan. Turut mendampingi sterilisasi Dandim 1606/Lobar, Letkol Czi Djoko Rahmanto dan Kabag Ops Polres Mataram, Kompol Taufik. Sejumlah gereja dan tempat ibadah yang disterilisasi antara lain, Gereja Katolik Santa Maria Imaculata, Gereja Pantekosta Maranata, Gereja Bethel Rock Gosa Indonesia Mataram, Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel Mataram, dan Gereja Santo Antonius Padua. Tim Gegana Brimob Polda NTB menyisir pekarangan dan
bangunan gereja, seperti kursi jemaat, pintu masuk, serta altar. Tim menggunakan alat detektor logam untuk melacak benda mencurigakan. Kepolisian menyatakan sejumlah gereja tersebut bersih dari potensi gangguan. Alam meminta masyarakat Kota Mataram juga turut serta menjaga keamanan demi tercapainya keamanan dan kelancaran beribadah selama perayaan Natal dan Tahun Baru ini. Menurutnya, toleransi umat beragama menjadi salah satu bentuknya. Polres Mataram menyiapkan 749 personel yang tergabung di dalam Satgas Operasi Lilin Gatarin 2018, pengamanan Natal dan Tahun Baru. Mereka tersebar secara dinamis dan statis di satu Pos Pelayanan (Pos Yan) dan tiga Pos Pengamanan (Pos Pam).
Peserta Pemilu Diminta Sampaikan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Tepat Waktu Mataram (Suara NTB) KPU Provinsi NTB mengingatkan kepada peserta pemilu 2019, agar tepat waktu menyampaikan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK). Sesuai tahapan pemilu, penyerahan LPSDK ke KPU pada tanggal 2 Januari tahun 2019 mendatang. “Harapan kita mulai sekarang sudah disiapkan data laporan penerimaan sumbangan dana kampanye. Sehingga harapan kita bisa disampaikan tepat waktu sesuai dengan jadwal. Kami juga sudah pertegas dengan surat,” kata anggota KPU NTB, divisi hukum, Ilyas Sarbini kepada Suara NTB, Minggu (23/12). Dikatakan Ilyas, pihaknya sudah memberikan bimbingan teknis kepada peserta pemilu, yakni calon anggota DPD dan partai politik. Terkait tata cara pengisian LPSDK. Harapannya peserta pemilu dapat dengan benar memberikan data laporannya ke KPU. “Kami sudah melakukan bintek ke peserta pemilu. Namun peserta pemilu dapat berkonsultasi juga ke helpdesk di KPU Provinsi kalau ada kesulitan,” terang Ilyas. Lebih lanjut dijelaskan Ilyas, dalam pelaporan dana kampanye tersebut, ada tiga tahapan, yakni pertama penyampaian LADK (Laporan Awal Dana Kampanye), kemudian Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) dan terakhir Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK). Dalam laporan akhir nanti, KPU akan melakukan audit untuk menelusuri kejujuran peserta pemilu dalam melaporkan dana kampanye mereka. Sebab dalam penerimaan sumbangan dana kampanye, KPU telah memberikan batasan maksimal nominal yang boleh diteri-
Mataram (Suara NTB) Residivis kasus narkoba, WD alias YC (43) menodai perkawanannya dengan Ali (59). Tersangka WD diduga mencuri motor kawannya semasa di Lapas itu. Motor kemudian digadai untuk membayar utang. Kasubbaghumas Polres Mataram, AKP Hari Priyono mengatakan, tersangka mengincar motor saat bertandang ke rumah Ali di Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Mataram. “Tersangka sudah mengetahui kunci motor biasa digantungkan di dinding,” ujarnya dikonfirmasi Minggu (23/12). Tersangka seperti biasa datang bertamu Jumat (14/12) lalu. Namun ketika pulang dia membawa serta motor Suzuki Skydrive berMataram (Suara NTB) – nomor polisi DR 5648 BM milik korban. Dinas Lingkungan Hidup dan KeCelakanya, STNK motor disimpan di hutanan (DLHK) Provinsi NTB dalam jok motor. Mudah saja bagi tersangmencatat ratusan rumah permanen ka WD menggadai motor curian ke pelaku yang berdiri di dalam kawasan hupenadah di Perampuan, Labuapi, Lombok tan. Hal itu berpotensi menyalahi Barat. peruntukan penggunaan kawasan “Motor digadai seharga Rp2 juta. Pehutan. ngakuan tersangka uang dipakai untuk memKepala Bidang Perlindungan Hubayar utang,” beber Hari. Sementara korbantan, Konservasi Sumber Daya Alam nya merugi sampai Rp7 juta. dan Ekosistem (PHKSDAE), Hari menambahkan, tersangka WD pada Mursal, mengatakan, rumah atau awalnya diburu atas pencurian ponsel di bangunan permanen dalam kadekat rumahnya, Karang Tangkeban, wasan hutan mencapai ratusan unit. Cakranegara Selatan, Cakranegara. Namun “Jumlahnya ratusan, di Lombok tersangka tidak mengakui. Timur saja, di Kecamatan SambeSebaliknya, tersangka yang ditangkap di Kelia itu ada seratus lebih, belum lagi lurahan Saptamarga, Cakranegara, Mataram yang ada di wilayah KPH (Kesatuini malah mengaku sudah mencuri motor. an Pengelolaan Hutan) Rinjani Bar“Tersangka kemudian diajak menunjukat, seperti di Batukliang Utara, kan di mana dia menggadai motor tersebut. Lombok Tengah, sama yang di RemAkhirnya motor ditemukan di kawasan pek, Lombok Utara,” bebernya peperkebunan,” ujarnya. kan lalu di ruang kerjanya. Sementara pelaku penadahan, MT masih Dari ratusan bangunan permanen diburu. Pada saat itu tidak ditemui di ruyang berdiri dalam kawasan hutan, mah. Kemudian tersangka WD yang sudah Dinas LHK melihat banyak yang mendekam di ruang tahanan Polres Matterkena dampak gempa, dari yang ruaram disangka dengan pasal 363 KUHP. sak ringan sampai rusak berat. “Dia ini residivis dari pasal yang dikena“Jadi dengan adanya bencana kan dia terancam hukuman penjara paling lama tujuh tahun,” tandas Hari. (why)
Ilyas Sarbini ma, dan juga dari pihak mana saja sumbangan boleh diterima. Audit dana kampanye tersebut akan dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk memastikan apakah dana kampanye yang mereka gunakan sesuai tidak dengan yang mereka laporkan. “Nanti akan ada audit, oleh KAP, kemudian kita akan umumkan ke publik juga datanya,” katanya. Diketahui dalam penyampaian LADK beberapa waktu lalu, diketahui semua peserta Pemilu di NTB yakni 27 calon anggota DPD RI dan 16 partai politik, sudah menyampaikan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) ke KPU. Namun dari data yang disampaikan, memperlihatkan para peserta pemilu masih belum terlalu serius, karena nominal yang dilaporkan tidak wajar. Dari 16 partai politik, banyak parpol yang mencantumkan dana kampanye mereka di bawah nominal satu juta rupiah. Seperti Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mencantumkan LADK-nya hanya Rp100.000. Begitu juga dengan calon anggota DPD RI, tidak sedikit yang mencantumkan nominal dana kampanye di bawah satu juta. Satu dari 27 calon anggota DPD, atas nama Haifa Akbar mencantumkan nominal Rp100.000, dana kampanyenya, meskipun kemudian mereka melakukan perbaikan. (ndi)
1234567890123456789012345678901212345678901 1234567890123456789012345678901212345678901 1234567890123456789012345678901212345678901 1234567890123456789012345678901212345678901 1234567890123456789012345678901212345678901 1234567890123456789012345678901212345678901 1234567890123456789012345678901212345678901 1234567890123456789012345678901212345678901 1234567890123456789012345678901212345678901 1234567890123456789012345678901212345678901 gempa kemarin secara tidak lang1234567890123456789012345678901212345678901 sung, mengeluarkan warga yang se1234567890123456789012345678901212345678901 1234567890123456789012345678901212345678901 belumnya sudah membangun rumah 1234567890123456789012345678901212345678901 permanen di dalam kawasan,” kata 1234567890123456789012345678901212345678901 Mursal. 1234567890123456789012345678901212345678901 Melihat kondisi tersebut, Dinas 1234567890123456789012345678901212345678901 1234567890123456789012345678901212345678901 LHK kemudian menyarankan pe1234567890123456789012345678901212345678901 merintah daerah agar tidak mem1234567890123456789012345678901212345678901 bangun kembali rumah warga yang 1234567890123456789012345678901212345678901 terkena dampak gempa di dalam 1234567890123456789012345678901212345678901 1234567890123456789012345678901212345678901 kawasan hutan. 1234567890123456789012345678901212345678901 “Kami menyarankan untuk mem1234567890123456789012345678901212345678901 bangun di luar kawasan. Bagaimana 1234567890123456789012345678901212345678901 cara mengetahuinya, kami kasih data 1234567890123456789012345678901212345678901 1234567890123456789012345678901212345678901 peta batasan,” sebut dia. Proses re1234567890123456789012345678901212345678901 habilitasi dan rekonstruksi menurut1234567890123456789012345678901212345678901 nya perlu ramah konservasi. 1234567890123456789012345678901212345678901 Mursal mengharapkan agar pe1234567890123456789012345678901212345678901 merintah daerah juga menyiapkan 1234567890123456789012345678901212345678901 1234567890123456789012345678901212345678901 lahan sehingga masyarakat tidak 1234567890123456789012345678901212345678901 kembali membangun rumah per1234567890123456789012345678901212345678901 manen di dalam kawasan hutan. 1234567890123456789012345678901212345678901 “Kita meminta Pemkab atau pun 1234567890123456789012345678901212345678901 1234567890123456789012345678901212345678901 Pemkot yang memiliki warga di 1234567890123456789012345678901212345678901 dalam kawasan untuk menyiapkan 1234567890123456789012345678901212345678901 lahan baru. Masukan saja anggaran 1234567890123456789012345678901212345678901 untuk persiapan lahannya ini dalam 1234567890123456789012345678901212345678901 1234567890123456789012345678901212345678901 progres rehabilitasi dan rekonstruk1234567890123456789012345678901212345678901 si,” sarannya. (why) 1234567890123456789012345678901212345678901
Rumah Permanen dalam Kawasan Hutan akan Ditertibkan
(Suara NTB/why)
SISIR GEREJA - Tim Gegana Brimob Polda NTB menyisir sudut Gereja Santo Antonius Padua dengan alat pendeteksi logam, Sabtu (22/12), yang dipimpin Kapolres Mataram, AKBP Saiful Alam. Polda NTB sebelumnya mengatensi potensi gangguan kejahatan konvensional meru-
juk pada meningkatnya keramaian dan prediksi hari libur Panjang. Di mana warga men-
inggalkan rumah untuk berlibur dan memadati tempattempat wisata. (why)
Bawaslu Terima Puluhan Laporan Dugaan Pelanggaran Kampanye Mataram (Suara NTB) Masa kampanye sudah berlangsung hampir empat bulan. Dalam pengawasan Bawaslu NTB, telah menerima puluhan laporan pelanggaran yang tersebar baik di provinsi maupun di kabupaten/kota. Anggota Bawaslu Provinsi NTB Divisi Pengawasan, Umar Ahmad Seth pihak telah menangani sejumlah laporan dugaan pelanggaran sepanjang masa kampanye berlangsung. Iapun membeberkan jumlah pelanggaran yang sudah ditangani Bawaslu sepanjang masa kampanye ini. Ditingkat Provinsi NTB sendiri, Bawaslu telah menangani enam laporan dugaan pelanggaran. Dari jumlah tersebut, ada yang ditindaklanjuti dan ada juga yang dihentikan, karena hanya terkait pelanggaran administrasi. “Di Bawaslu Provinsi, ada enam laporan pelanggaran. Beberapa dilimpahkan ke sentra Gakumdu,” ujar Umar kepada Suara NTB, Minggu (23/12) kemarin. Sementara itu dari data hasil rekapan Bawaslu jumlah laporan pelanggaran di kabupaten/kota sepanjang masa kampanye ini yakni, di Sumbawa Barat satu laporan, Lombok Tengah enam laporan, Dompu empat laporan, Sumbawa tiga laporan, Kota Bima empat laporan, Lombok Barat tiga laporan, Lombok Timur enam lap-
Umar Ahmad Seth oran, Kota Mataram, tiga laporan, Kabupaten Bima empat laporan dan KLU nihil. Hasil pengawasan Bawaslu Provinsi NTB selama masa kampanye yang sudah berlangsung, dua kasus dilimpahkan penyelidikan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakumdu). “Baru ada dua kasus pelanggaran Pemilu yang dilimpahkan ks Sentra Gakumdu” kata Anggota Bawaslu NTB, Divisi Data, Informasi dan Komunikasi, Suharidi di tempat yang sama. Dua kasus dugaan pelanggaran pemilu yang dilimpahkan ke Sentra Gakumdu tersebut yakni kasus perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) dilakukan salah satu oknum caleg di Kabupaten Sumbawa Barat dan kasus oknum calon anggota DPD RI yang melibatkan salah satu oknum PNS saat berkampanye
dan disertai pemberian barang dengan iming - iming di Pilih sebagai calon DPD. Baginya, dengan diteruskan dua kasus tersebut ke Sentra Gakumdu. Maka dua kasus itu sudah memenuhi unsur formil untuk ditingkatkan ke tahap Penyidikan. Dalam Sentra Gakumdu sendiri, sambung Suhardi, ada tiga lembaga tergabung di sana. Yakni, Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan. “Dua kasus itu sudah ditangani penyidik di Sentra Gakumdu,” jelasnya. Dengan telah ditangani oleh Sentra Gakumdu, maka potensi dua kasus tersebut untuk masuk persidangan sangat besar. Namun begitu. Hal itu akan sangat tergantung dari bukti bukti ada di perkembangan penyidikan dilakukan penyidik di Sentra Gakumdu. “Tapi lanjut atau tidak ke persidangan. Nanti kita tunggu perkembangan dari tim penyidik” ucapnya. Jika kedua kasus tersebut nanti terbukti secara sah dan menyakinkan ada pelanggaran Pemilu. Maka ancaman bagi pelaku perusakan APK pidana kurungan berkisar 3 bulan hingga satu tahun dan denda sebesar Rp25 juta. Sedangkan bagi pelaku melibatkan PNS dan disertai pemberian barang dengan ancaman kurungan berkisar 3 bulan hingga 5 bulan dengan denda sebesar Rp12 Juta. (ndi)
SUARA NTB
Senin, 24 Desember 2018
Halaman 9
HBK Dorong Desa Wisata Berbasis Pertanian di Lombok
(Suara NTB/ist)
BUAH IMPOR – H. Bambang Kristiono (HBK) merasa prihatin sayuran dan buah impor telah mendominasi sayuran dan buah produk lokal di pasar. Fakta ini sungguh ironis, di tengah-tengah Indonesia sebagai negara agraris, dan berharap generasi muda harus bangkit untuk mengolah lahan untuk industri agro yang mendukung pariwisata. HBK bersama istri sedang mengamati pasar lokal yang menjual produk impor.
Mataram (Suara NTB) Sektor pertanian akan menjadi sektor strategis pembangunan NTB ke depan. Sektor ini juga bisa masuk ke lintas sektor lainnya bila dikembangkan dengan serius. Sebut saja di sektor pariwisata. Komoditi hortikultura, sayuran dan buah-buahan pasti akan terserap di industri perhotelan dan juga restauran. Sementara di tingkat hulu, desa-desa penghasil komoditi pertanian bisa juga disulap menjadi desa agro wisata. Ketua Badan Pengawasan
dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, H. Bambang Kristiono (HBK) menegaskan, konsep desa wisata yang saat ini tengah dikembangkan Pemprov NTB harus mulai diimplementasikan dengan mempertimbangkan sektor pertanian, selain panorama alam dan seni budaya. “Di kawasan Narmada, ada Desa Buwun Sejati yang ternyata telah menjadi Desa Wisata karena sektor pertanian. Ada agrowisata di sana, dan ada juga budidaya madu. Ini bisa menjadi contoh baik untuk yang lain,” katanya
Sabtu ( 22/12) Di Desa Buwun Sejati itu, perkebunan Manggis, Rambutan, Durian dan lain-lain menjadi objek agrowisata selain keindahan alam yang ditawarkan. Menurut HBK, jika semua Desa bisa mengembangkan sektor unggulan pertanian mereka masing-masing, maka bukan saja akan memberi nilai tambah bagi komoditas yang mereka diproduksi, tapi juga akan mendorong minat wisatawan untuk datang. “Selain itu, dengan bentukbentuk budidaya di tiap desa
itu secara tidak langsung memperluas juga lahan tanam pertanian. Jadi pertanian secara luas ini memang sektor yang harusnya jadi pilihan kita”, kata HBK. Dalam jangka panjang, papar Caleg DPR RI Nomor Urut 1 Partai Gerindra Dapil NTB II/Lombok ini, perluasan lahan tanam dengan pola agrowisata dan semacamnya, juga akan membawa manfaat bagi ketahanan pangan di daerah. HBK mengaku miris dengan kondisi saat ini, di mana Indonesia sebagai negara agraris nan subur, justru masih melakukan impor komoditas pertanian. Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor Indonesia pada November 2018 sebesar USD. 16,88 miliar. Beberapa impor komoditas yang meningkat pada November ini adalah besi, baja dan sayuran. Mengungkap data, HBK menyebutkan, data BPS mencatat impor sayuran pada November tercatat sebesar 116.536 ton. Impor terbesar berasal dari Cina, yaitu sebesar 94.054 ton, disusul oleh Myanmar 1.273 ton, Etiopia 3.144 ton, Australia 1.470 ton
RUPA-RUPA DIJUAL RUMAH : DJL.RMH PERMATA KOTA,RUKO 2 LT JL.HASANUDDIN ,RUKO 3 LT JL.PEJANGGIK DAN TANAH TAMAN SEJAHTERA HUB.081917462883 TP DIJUAL TANAH LOK.KR PULE SEKARBELA MTR LT.335M2 HUB:087755533273 Toyota Lombok,dptkn program khusus bln Ramadhan:Dis pulhan jt,Dp Ringan, Grts Kaca film,Grts js service smpai 4th/50rb km,Ayo buruan, info&pmesanan hub segera Hery Toyota,081907921999085238359008,beli Toyota ingat hery,Melayani dgn pasti DIJUAL OPER KREDIT TATA SUPER ACE TH2016 TURBO DIESEL PANJANG BAK 260CM HUB. BU ELI 085333587700 DIJUAL TOKO ATAU KIOS UKURAN 8 X 4 M DI KOMPLEKS PERTOKOAN LONCENG MAS BERTAIS BERMINAT HUB. 081907815224
q
RUPA-RUPA URUS LAPORAN PAJAK SPT TAHUNAN, PPN, PASPORT, SIUP,NPWPHUB.082146461910 MEMBANTU LAPORAN PAJAK SPT TAHUNAN, PKP, NPWP, SIUP, PASPORT HUB. 081338344155 Toyota Lombok,dptkn program khusus bln mret dis puluhan jt Rpiah, Free angsuran-12x,grts kaca film,Grts jasa service smpai 4th/ 50rb km,ayo buruan,info pmsanan :081907921999 (HERY),Beli Toyota Ingat Hery,mlyani dgn pasti. LesehanTamanBangket,promo dr tgl 17maret-17april (disc 15% utk semua menu) datang ke lesehan kami JL.Saleh Sungkar 77xx Bintaro,Info pemesanan hubungi : 081917937773/081907815697 DJL TNH KEBUN L.174 LOK.DS.PENGONONGLINGSAR H.30JT/A HUB.082147897778 KRIDA TOYOTA MTR, dptkn Prgram Khusus bln Agsts,Diskon Pluhan Jt Rupiah, Prgrm DP murah,Gratis Jasa Service s/d 3th/ 50rb KM,Ayo Buruan,Info&Pmesanan Hub Hery Toyota 081907921999,Beli Toyota Ingat Hery,Melayani dgn Pasti. DAPUR BU’ANI mnydiakan ayam rumpak,ceker balado,pkt mkan siang mulai 12rb,aneka mcam sambal,u/delivery free ongkir mtrm&sktrnya,Jl.Masjid Al-Muttaqien no.26 Dasan Agung,tlp.087864657127
RUPA-RUPA
RUPA-RUPA
PT.KEUANGAN MENGELUARKAN DANA CEPAT 1 HARI CAIR(BUNGA 0,5%)BPKB MOBIL/SEGALA JENIS MOBIL (TRUK/TRONTON,MINI BUS,PIC UP,DLL)PROSES MUDAH,CEPAT,DAN BISA TAKE OVER/PINDAH BANK, HUB (085100026010)(081999290387)(081239956609)
AGATAR PIZZA, Kami dr Agatar Pizza mengeluarkan Produk pizza yg berkualitas dunia dengan harga yg terjangkau dan kami membuka dan melayani Pemesanan Pizza Via Delivery,Lokasi :Kekeri,Kec.Gunung Sari.WA:081338661783/TLP :087765900233
KAMORRY BOUTIQUE&MAKE OVER, hrga mulai dr 70rb,Dis10% Tas&Dompet,MakeUp Wisuda 175RB,blnja datas 300RB free makeup,mjual&myewakan kebaya,buka setiap hari pukul 10.00-21.00,jl.swadaya No.15 Kekalik(Samping electra diamond store)/081916887677 DUJUAL REVO ABSOLUT CW’09 WARNA HITAM/MERAH DR HP7JT 0818543688 TP DIJUAL RUMAH FULL FURNITURE LOKASI STRATEGIS, 3 KAMAR TIDUR, 2 KAMAR MANDI,3 AC, DAN GARASI MOBIL, HARGA 590 JT NEGO DIKIT.JL .WARU BLOK.UB NO.15 BTN LINGKAR PRATAMA MATARAM.HUB:081349684919 JAMINKAN BPKB anda diatas tahun 2000, Pick up 2005 bisa hub : Wayan Pardha 082146884888(Telkomsel), 085606884888(indosat), 081903884888 XL (WA), Langsung Proses. PURI MAMA, Menyewakan Toyota Hiace, muat hingga 16 Orang dengan supir,penyewaan bisa disewa terpisah, bisa armadanya saja, Informasi penyewaan, Hub : 082266194177
LOWONGAN MEVITHA SALON & SPA mmbutuhkn karyawati yg brpngalaman,jujur,disiplin, diutamakan yg blum menikah.Alamat : Jl.Kesra Raya No.17 Perumnas, Tanjung Karang Permai,HP 081907004335 DICARI PEGAWAI PEREMPUAN UNTUK JUALAN ROTI Min. 20 TH, TINGGI Min. 155 cm, DISIPLIN, RAJIN, ULET, BERMINAT LANGSUNG KE ALAMAT JL. RA KARTINI NO. 10 DEPAN PASAR CEMARE DIBUTUHKAN TENAGA AHLI UNTUK MENJAHIT SEGALA JENIS TAS (YANG SEKEDAR BISA MENJAHIT AKAN DIBIMBING LAGI) ALAMAT : JL.JENDRAL SUDIRMAN,BTN KOREM, BLOK A NO.1 ,HUB. MOH.GHAZALI, HP : 081 917 267 007 DIBUTUHKAN SEGERA ADMIN, KASIR, WAITERS, KIRIM LAMARAN LANGSUNG KE LUMBUNG RESTO EPICENTRUM MALL LT. 2
dan Selandia Baru sebesar 44 ton. “Data menyebutkan, secara komulatif Januari-November 2018, impor sayur kita mencapai 732.715 ton dengan nilai impor mencapai USD. 602 juta. Ini berarti negara kita yang agraris ini sedang mengalami sakit atau tidak beres,” kata HBK. HBK mengajak segenap anak bangsa untuk memikirkan hal ini. Meski nampak sepele, tapi masalah ini akan menjadi hal yang sangat serius. “Sebab, semangat bertani kita sudah mulai turun. Masih banyak generasi muda kita yang masih merasa gengsi untuk turun ke ladang. Kalau mental seperti ini tidak diubah, bisa jadi ke depan, kita benar-benar makan sayuran karena ada impor,” katanya. (038/*)
HILANG HLG STNK R2 HONDA DR.4225AZ NOKA/NOSIN : MH1HB11124K304882/HB111303983 NO.BPKB C9291818 AN.MOHAMMAD AZHAR S.IP HLG D’SKTR JL.LANGKO KOTA MATARAM HLG STNK R2 HONDA DR.5935 CL NOKA/NOSIN : MH1KF111GK142784/ KF11E-1150734 AN.RUDY KURNIAWAN HLH DISEKITAR RUMAH
SALON RAA MUSLIMAH.Salon Spa Muslimah hadir lg di Mtrm, kami cab. Baru dr Youfo Mtrm Jl.Panjitilar.Memberikan Pelayanan terbaik u/ wanita muslimah d Lombok.Terdiri dr Ptong Rmbut,Creambth,Facial,Massage,Spa, dll. Nyaman &aman terjaga, jl.Gili Asahan, perum Griya Udayana N0.3. Hub: 087765893848 TYGIA SALON.Treatment Galvanic Spa (setrika wajah): Mengencangkan Kulit, Mengurangi Kriput, flek, Komedo, Mencrhkan Kulit, Mengangkat Klopak Mata, Mulai 100Rb-150Rb, Menerima Treatment ke Rmh Anda Min.2org, Jl.Lalu Mesir, Gg.Sowela No.1 Abian Tubuh, WA:081339123452
SALON DE’gustin hair art salon and barbershop, menerima prwtan rmbut&kulit, potong rambut mulai harga 20rb, perawatn rmbut dan kulit terbaik dgn hrga trjangkau,Jl.Ismail Marzuki No.3 Hp (081237564121) SALONMUSLIMAH SYAFIRA Melayani Face Treatmen: Facial Madu, Facial Buah Alami, Facial Detok, Facial Collagen, Facial Oxigen, Facial Bady Shop, Facial Diamon+Oxigen, Facial Beauty Zen + Alat Infra Red DLL. Jl. Pendidikan no. 11 mataram Al Beauty Salon & Spa, promo : pkt full body treatment terlaris ONE DAY SPA(13 trtment) hnya 250rb free fc antiaging 135rb,pkt plangsing (fc strika wajah+akupuntur prut)hanya 175rb,smoothing spa free msker rmbt stlh 3hr, Jl.Pancaka No.5, Kr.Medain, Hp: 081907050543 RINA SALON,melayani : Rias Pngntn,kursus make-up & sanggul,ptng rmbut & kriting, Pnywaan pkaian adat ankank&dwsa, sewa mobil antik,&dekorasi.jl.jndrl sudirman Gg.Jawa No.1,Rembiga-Mtr,087855311441(Hj.Ninik Ridwan) Yanti Salon & Spa menerima : prwtan wajah & rambut, SPA pkt I : body mssage,Body Scrub,Totok wjah =80rb, SPA pkt II : body mssage,body scrub,totok wjah,Ratus Vagina : 105rb, Jl.BungKarno,Kr.genteng, tlp. 081917913809
ALLEA GALERI, galeri fashion menyediakan Kain Tenun, Kain SongketdanmenerimaJahitBusana, Lokasi : Jalan Swasembada , Hp : 081907000477, WA : 08194111079, PIN BBM :d6e340dc
DIJUAL RUMAH DI BTN LINGKAR PRATAMA BLOK Y NO. 5 BERMINAT SEGERA HUBUNGI: 087865991696
Penanggung Jawab: Agus Talino Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab : Raka Akriyani Koordinator Liputan : Fitriani Agustina, Marham, Moh. Azhar Redaktur : Fitriani Agustina, Marham, Izzul Khairi, Moh. Azhar, Haris Mahtul Staf Redaksi Mataram : Moh. Azhar, Haris Mahtul, Afandi, M. Nasir, Ahmad Bulkaini, M. Kasim, Darsono Yusin Sali, Atanasius Rony Fernandez, Wahyu Widiantoro, Akhmad Hiswandi Lombok Barat: M.Haeruzzubaidi. Lombok Tengah : Munakir. LombokTimur : Rusliadi, Yoni Ariadi. KLU : Johari. Sumbawa Barat : Heri Andi. Sumbawa : Arnan Jurami, Indra Jauhari. Dompu : Nasrullah. Bima : Rafiin. Tim Grafis : A.Aziz (koordinator), I Nengah Mandri Wijaya, Didik Maryadi, Jamaludin, Muhammad Kasim. Kantor Redaksi : Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Tarif Iklan : Iklan Baris : Rp 20.000/baris Min 2 baris max 10 baris (1 baris 30 character). Display B/W (2 kolom/lebih): Rp 30.000/mmk. Display F/C : Rp 35.000/mmk. Iklan Keluarga : Rp 20.000./mmk. Iklan Advertorial : Rp 15.000/mmk. Iklan NTB Emas (1 X 50 mmk): Rp 500.000/bulan (25 X muat). Iklan Peristiwa : Rp 350.000/kavling. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Harga Langganan: Rp 85.000 sebulan (Pulau Lombok) Rp 90.000 sebulan (Pulau Sumbawa), Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 5.000. Terbit 6 kali se-minggu. Penerbit: PT SUARA NTB PERS. Percetakan PT Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar.
SUARA NTB
Wartawan SUARA NTB selalu membawa tanda pengenal, dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari nara sumber.
Halaman 10
SUARA NTB Senin, 24 September 2018
Mirawan TTercepat ercepat di Kejuaraan Atletik Pelajar Mataram (Suara NTB) Atlet asal Kabupaten Lombok Utara (KLU), Mirawan berhasil menjadi pelari tercepat di Kejuaraan Atletik Pelajar di Lintasan Atletik GOR 17 Desember Turide Mataram, Minggu (23/12) kemarin. Siswa SMA Negeri 2 Mataram itu menyentuh finis pertama dengan catatan waktu 10.99 detik pada ajang lari nomor 100 meter putra. Mirawan yang baru setahun dibina di PPLP NTB ini berhasil mengalahkan pelari asal Sumbawa Besar, Ade Indra Putra yang menyentuh finis kedua dengan catatan waktu 11.00 detik. Selanjutnya, peringkat ketiga diraih Aldi Septian asal SMA Negeri 1 Labuhan Haji. Diwawancara Suara NTB usai kejuaraan, Mirawan tampak bahagia. Ia mengaku sangat puas dan gembira dengan hasil kemenangan tersebut. Pasalnya, ia yang sebelumnya merupakan atlet spesialis 400 meter justru mampu menjadi yang tercepat di nomor jarak pendek. “Saya senang dan bahagia sekali bisa juara. Soalnya saya berhasil juara di nomor yang bukan spesialis saya. Karena nomor spesialis saya adalah 400 meter,” ucapnya. Pelari kelahiran Desa Bayan, Lombok Utara, 15 April 2003 ini mengatakan dirinya tampil di 100 meter karena termotivasi oleh prestasi Lalu Muhammad Zohri yang belum lama ini sukses meraih juara satu di Kejuraan dunia atletik di Finlandia 2018. Dan ia berharap kelak dia bisa berprestasi seperti atlet asal Lombok Utara Lalu Muhammad Zohri. Sukses meraih juara satu pada event level daerah NTB ini, Mirawan mengaku akan kembali mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang akan berlangsung di Papua tahun 2019. Targetnya adalah mendulang medali emas di nomor 100 meter dan 200 meter. “Saya berharap bisa mewakili NTB di Popnas 2019. Target saya meraih medali emas di nomor 100 meter dan 200 meter,” harapnya. Sementara itu juara di nomor 100 meter putri diraih oleh Suchika Lestari dengan catatan waktu 12.98 detik , disusul Jumratun asal SMA Negeri 2 Mataram dengan waktu 13. 06 detik dan Nabila Salsabila asal Sumbawa Besar diperingkat ketiga dengan waktu 13. 82 detik. Untuk diketahui Kejuraan tersebut melibatkan kurang lebih 600 atlet dari kabupaten/kota di NTB. Event digelar dalam rangka menjaring atlet muda NTB yang disiapkan mewakili NTB di level nasional. (fan) Mirawan
Persebaya Lewati Hadangan PSKT Mataram (Suara NTB) Target PSKT Sumbawa Barat memenangkan pertandingan sepak bola Liga Indonesia gagal total. Tim yang dimanajeri oleh Manurung itu kalah 2-4 atas Persebaya di laga 64 besar yang berlangsung di Lapangan sepak bola GOR 17 Desember Turide Mataram, Minggu (23/12). Pantauan Suara NTB di lokasi, pertandingan kedua kesebelasan sempat berlangsung sengit. Dalam hal ini PSKT sempat memperlihatkan permainan terbaiknya. Meski tim PSKT Sumbawa Barat diperkuat para pemain Divisi III, bukan berarti mereka tak bisa mengimbangi permainan anakanak Persebaya. Buktinya, tim PSKT berhasil unggul 1-0 di babak pertama. Gol pertama PSKT dicetak oleh Jumarsih di menit ke-19 babak pertama berlangsung. Gol pertama yang dibuat oleh Jumarsih benar-benar membuat para suporter Persebaya memanas. Di belakang pagar lapangan, para Bondho Nekat (Bonek) itu menyanyikan lagu untuk mendukung Persebaya. (Suara NTB/fan)
Dukungan dari ribuan para bonek di luar pagar benar-benar membuat tim Persebaya makin semangat. Berselang beberapa menit kemudian, anak-anak Persebaya berhasil mencetak gol balasan lewat Misbakus Solikin di menit ke -39. Dan skor pun berubah menjadi 1-1 untuk kedua tim. Skor imbang 1-1 pun berakhir hingga babak pertama selesai. Memasuki babak kedua, para pemain Persebaya tampaknya terus meningkatkan tempo permainan. Sementara itu para suporter dari Bonek juga mulai tak bisa dihentikan, mereka terus bernyanyi untuk mendukung Persebaya. Hingga pada menit ke- 49, Persebaya pun berhasil mengungguli tim PSKT 2-1. Gol kedua Persebaya dicetak oleh Fandi Eko Utomo. Setelah sukses mencetak gol kedua tim Persebaya kembali menambah gol kemenangan menjadi 3-1 atas PSKT. Gol ketiga Persebaya dibuat oleh Kapten Rendi Irwan Saputra
(Suara NTB/fan)
DUA GOL - Pemain PSKT Sumbawa Barat, Jumarsih (rambut gondrong) sedang bersiap menggiring bola. Ia mencetak dua gol untuk PSKT saat PSKT kalah 2-4 atas Persebaya, di Sepak Bola Liga Indonesia di GOR 17 Desember Turide Mataram, Minggu (23/12). di menit ke 70. Tertinggal 1-3, tim PSKT Sumbawa Barat mulai mengubah tempo permainan. Dengan pola strategi serangan balik, tim PSKT berhasil mem-
perkecil kekalahan menjadi 23. Gol kedua PSKT dicetak lagi oleh Jumarsih di menit ke 77. Sementara itu, hingga pertandingan berakhir tim Persebaya kembali mencetak gol keempat
lewat Irfan Jaya yang baru menggantikan temannya. Skor 4-2 berakhir hingga Perta dingin usai, dan Persebaya berhasil unggul 4-2 atas tuan rumah PSKT Sumbawa Barat. (fan)
123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 PASI melaksnakan Musprovlub. oleh H. Suhaimi, SH cenderung pasif Mataram (Suara NTB) 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 Terkait sikap PASI NTB yang cendan diam diri. Meskipun sejauh ini penKinerja kepengurusan cabang olahr123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 derung diam dan belum melaksanakan gurus atletik kabupaten/kota sudah aga atletik di NTB terus mendapat 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 pemilihan Ketua Umum PASI NTB itu lama menyerukan PASI NTB untuk kritik tajam dari pelaku olahraga di 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 ternyata mendapat mosi tidak percaya melaksanakan Musprov PASI NTB, naNTB. Selain mendapat kritikan dari 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 dari pengurus atletik kabupaten/kota. mun PASI NTB justru milih diam. 10 Pengcab atletik di kabupaten/kota, 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 Tidak hanya Pengcab, namun Muhdar “Alasan kami meminta PASI NTB kini giliran mantan ketua PASI Lobar 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 yang juga menjabat sebagai pelatih melaksnakan Musprov, karena kepenmenyampaikan mosi tidak percaya ke123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 atletik NTB juga tidak percaya dengan gurusan PASI NTB sudah berkahir sepada kinerja kepengurusan salah satu 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 cabor unggulan NTB kepemimpinan PASI NTB yang saya ini. jak bulan Februari 2018. Namun se123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 tersebut. Sementara Ditegaskan Muhdar, selain perwakjauh ini belum ada tanggapan, dan jus123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 itu pengurus PASI ilan 10 Pengcab kabupaten/kota di tru PASI NTB memperpanjang peri123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 NTB sejauh ini belum NTB, dirinya selaku pelatih Atletik odesasi kepengurusan PASI NTB yang 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 bersikap soal kritik NTB juga mendesak PASI NTB untuk sudah 10 bulan mati itu,” ucapnya. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 tajam yang dilontarsegera melaksanakan Musprovlub Selain mendesak PASI NTB agar melak123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 kan para pembinana Minggu ini, bila tidak mereka akan sanakan Musprov, belum lama ini pihakn123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 dan pelaku olahraga mengadukan ke PB PASI terkait kinerya juga telah mendesak Pengprov PASI NTB 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 atletik tersebut. ja pengurus PASI NTB yang tidak reuntuk segera melaksanakan Musprovlub. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 Mantan Ketua PASI spon terhadap sikap pengurus Pencab. Sayangnya, hingga batas waktu yang diten123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 Lobar, H. Muhdar “Kita minta PASI NTB segera gelar tukan, belum ada sikap nyata yang ditunju123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 mengatakan bahwa Musprovlub Minggu ini. Kalau tidak kan oleh PASI NTB. Justru PASI NTB be123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 kepengurusan cabang kita akan laporkan ke PB PASI terlum melaksanakan Musprov hingga 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 olahraga atletik NTB kait lambatnya PASI NTB melaksanDesember, padahal 10 Pengcab memberi123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 yang tengah dipimpin akan Musprovlub,” jelasnya. (fan) kan batas waktu hingga 23 Desember agar 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345
PASI NTB Kena Mosi Tidak Percaya
RAGAM
SUARA NTB Senin, 24 Desember 2018
Halaman 11
Waspadai Gelombang Tinggi di Selat Lombok Dari Hal. 1 Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, selama pertengahan Desember 2018 telah terjadi rentetan bencana antara lain, bencana longsor, kejadian puting beliung, dan banjir di beberapa lokasi, termasuk di NTB. Bulan November lalu, tercatat 72 kejadian banjir, 74 bencana longsor, dan 77 kejadian puting beliung. Deputi Bidang Klimatologi, Drs. Herizal mengutarakan, bahwa curah hujan tertinggi yang tercatat pada bulan November sebesar 400 mm, akumulasi tertinggi curah hujan mencapai 1325 mm. Angin Baratan Monsun Hingga akhir Desember 2018, pada umumnya terjadi sirkulasi monsoon angin Baratan di Indonesia. Sedangkan daerah lainnya didominasi angin timuran mulai dari Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Bara, Nusa Tenggara Timur. Sementara di selatan ekuator didominasi angin dari selatan. Terkait fenomena global El Nino, sambungnya, Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menyatakan bahwa kondisi El Nino telah terpenuhi dari sisi
menghangatnya lautan Pasifik, namun interaksi antara lautan dengan atmosfer belum terjadi diantara keduanya. “Pergerakan atmosfer belum menunjukkan situasi yang biasa terjadi pada kondisi El Nino,” jelasnya. Menurut Herizal, berdasarkan pantauan BMKG, penghangatan suhu permukaan laut di Pasifik tengah dan timur telah mengindikasikan El Nino lemah yaitu kurang dari 0,5 - 1,0 derajat Celsius. Sementara itu Samudera Hindia pada bulan akhir November 2018 menunjukkan kondisi dipole mode positif yang tidak berkontribusi dalam penambahan uap air di wilayah Indonesia bagian barat. Sementara suhu Perairan Indonesia dalam kondisi normal, dengan pendinginan atau penghangatan suhu permukaan laut antara 0,5 sampai 1 derajat Celsius dari rata-rata normalnya. “Sementara suhu muka laut mendingin terjadi disekitar selatan Bali sampai Nusa Tenggara Barat, dan selat Makasar,” pungkasnya. (ars)
Masih Belajar di Bawah Tenda Dari Hal. 1 Hujan yang terus mengguyur sudah pasti akan menyebabkan siswa tidak akan bisa melakukan aktivitas belajar mengajar. Apalagi didirikan di areal yang becek. Fakta ini juga tidak dibantah Kadis Dikbud. Tenda ini
cukup terbatas. Tidak bisa tahan lama. Syukurnya memasuki libur sekolah ini para sekolah bisa menuntaskan pembangunan ruang kelas darurat sebelum benar-benar terealisasi bantuan untuk pembangunan ruang kelas baru. (rus)
Proyek Bencana Rp10 Miliar Gagal Tender Dari Hal. 1 juga tetap berjalan dan pelaksanaannya sedang berlangsung. Penanaman melibatkan komponen Pokmas dan TNI. Pembibitan ini juga berfungsi untuk hutan penyangga agar tidak terjadi banjir. Mustakim menambahkan,
intinya dua kegiatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir Kota Bima tahun 2016 lalu. Kebijakan pemerintah pusat melalui BNPB tersebut untuk mengantisipasi agar banjir bandang tidak terulang. (ars)
Data yang Membuat Miris Dari Hal. 1 Istri Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah ini memaparkan berdasarkan Riskesdas 2018, bahwa NTB saat ini memiliki tingkat penggunaan ASI eksklusif 20,3 persen. Sementara data nasional 30,3 persen. NTB menempati posisi ke - 34 dari 34 provinsi atau paling bontot. ‘’Ini data terbaru, 2018. Sementara 10 tahun yang lalu kita nomor satu di Indonesia. Data yang membuat kita miris,” ujarnya saat membuka seminar kesehatan reproduksi soal pemberian ASI di Mataram, Minggu (23/ 12) siang. Niken mengatakan semua pihak harus melakukan sesuatu untuk meningkatkan pemberian ASI eksklusif kepada bayi. Pasalnya, jika bayi tak diberikan ASI eksklusif maka berisiko kena gizi buruk dan stunting. ‘’Kita harus melakukan sesuatu. Kita tak akan bisa mencapai generasi NTB Emas tanpa intervensi kita semua,’’ ucapnya. Ia mengajak semua pihak harus tetap semangat, bahu membahu dan berbuat untuk
mewujudkan generasi emas NTB. Menurutnya, hal ini bukan pekerjaan yang mudah. Karena memerlukan koordinasi dan kerjasama di antara semua stakeholders terkait. Ia mengatakan, edukasi kepada ibu yang memiliki bayi sangat penting. Ia juga menekankan pentingnya penyediaan fasilitas-fasilitas ruang menyusui di tempattempat publik seperti terminal, bandara dan pelabuhan. ‘’Kita harapkan semua stakeholders, kantor, stasiun menyediakan ruang menyusui. Diperlukan fasilitas yang mendukung,’’ katanya. Di samping itu, untuk mencegah anak yang stunting, perlunya pemberian edukasi kepada ibu-ibu yang memiliki bayi tentang pemberian makanan tambahan pendamping ASI. Pada kesempatan tersebut, istri Gubernur NTB ini dinobatkan sebagai duta motivator ASI NTB. Penobatan langsung dilakukan Kepala BKKBN Perwakilan NTB, Dr. Makripuddin, M. Si dengan menyematkan selendang. (nas)
63 ASN Terjangkit HIV/AIDS Dari Hal. 1 ‘’Untuk ASN 63 kasus se NTB. Lokasinya masih kita cari masing-masing kabupaten/ kota. Ada yang HIV dan ada yang sudah AIDS. Kebanyakan yang HIV,’’ kata Soeharmanto dikonfirmasi Suara NTB di Mataram, Minggu (23/12) siang. Ia tak merincikan 63 ASN yang terjangkit HIV/AIDS tersebut di masing-masing kabupaten/kota. Namun, Soeharmanto mengatakan dari jumlah itu, sebanyak 40 orang kena HIV dan 23 orang kena AIDS. ‘’Yang kena AIDS kebanyakan sudah stadium tiga, masih bisa diobati. Ini terbanyak karena hubungan seksual. Kalau jarum suntik sudah tak ada,’’ ungkapnya. Soeharmanto mengatakan, pihaknya bersama Pemda kabupaten/kota terus mengungkap sebanyak-banyaknya kasus HIV/AIDS di NTB. Targetnya, tahun 2030, kasus HIV/AIDS bisa diungkap sebanyak 3.090 kasus. Saat ini, kasus HIV/AIDS yang terungkap baru 1.680 kasus sampai Juli lali. Kasus HIV/AIDS yang belum terungkap sebanyak 52 persen. ‘’Kesadaran sudah mulai. Tapi dia itu enggan ke tempat pelayanan sendiri. Dia masih
harus diberikan motivasi, ada yang mendorong, mengajak, mengantar. Sementara tenaga lapangan terbatas,’’ terangnya. Untuk itu, kata Soeharmanto, pihaknya sedang menggencarkan sosialisasi kepada remaja usia 15 - 24 tahun. Pihaknya melakukan sosialisasi ke kampuskampus. Serta mendorong perguruan tinggi melakukan tes HIV kepada mahasiswa. ‘’Kemudian juga seluruh profesi kita akan berikan pemahaman juga. Ini masalah prilaku. Bagi mereka yang sudah melakukan perbuatan yang berisiko kita dorong secepat mungkin tes HIV,’’ katanya. Ia mengatakan, era globalisasi saat ini, banyak remaja yang kebablasan. Sehingga banyak muncul hubungan seks sebelum nikah. Mereka inilah yang sangat berisiko kena HIV/AIDS. ‘’Ini yang kita dorong memeriksakan diri. Kalau statusnya positif segera minum obat, aman. Dia akan tetap sehat. Jangan nunggu sakit dulu. Kita mendorong mereka, supaya menyadari, melakukan tes HIV,’’ sarannya. (nas)
(Suara NTB/ars)
CINDERAMATA - Penanggung Jawab Suara NTB yang juga Direktur Radio Global FM Lombok, H. Agus Talino menerima cinderamata dari Panitia Kuliah Umum Jurnalistik Media Kontemporer 2018 yang diselenggarakan Jurusan Ilmu Komunikasi Fisipol Universitas Mataram (Unram), Sabtu (22/12). Dalam kuliah umum itu, Agus Talino menyampaikan materi dengan tema ‘’Jurnalisme di Era Digital’’.
Perputaran Uang Tersendat, Pemodal ’’Wait and See’’ Dari Hal. 1 Di sisi lain, para pelaku usaha juga tak memungkiri beratnya ekonomi tahun 2018 ini. Ketua Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Provinsi NTB I Made Agus Ariana mengemukakan, beberapa persoalan ekonomi yang dihadapi. Diantaranya, perekonomiam tahun 2018 berhubungan erat dengan kebijakan pemerintah. Salah satunya, kebijakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan perangkat aparat penegak hukum lainnya dalam pengawasan pelaksanaan jalannya pemerintah. Pengawasan yang demikian ketat nyatanya membuat para pelaksana pemerintah menjadi ragu-ragu membelanjakan anggaran yang disediakan oleh pemerintah. Akibatnya, tak banyak belanja pemerintah terealisasi. ‘’Banyak yang khawatir. Dari pada mereka yang berisiko, lebih baik tidak membelanjakannya. Akibatnya uang dari pemerintah tidak banyak yang dibelanjakan ke rakyat. Karena itu tadi, khawatir,’’ kata Agus Ariana. Selain itu, berlangsungnya kontestasi politik pemilihan kepada daerah, terutama pemilihan gubernur dan wakil gubernur menjadi salah satu penyebab mandeknya uang dari investor. Mereka wait and see menunggu pemimpin daerah yang terpilih dan arah kebijakannya. Hal ini juga bisa berlangsung hingga pesta demokrasi pemilihan presiden dan wakil presiden usai di 2019 mendatang. Lalu di awal semester kedua tahun 2018, terjadi bencana besar yang menimpa Lombok dan Sumbawa. Gempa bumi beruntun yang mengakibatkan tidak sedikit kerugian moril dan materil. Bencana ini sekaligus membuat ekonomi stagnan hingga waktu yang tidak bisa ditentukan. ‘’Uang tidak banyak yang berputar. Investor wait and see,’’ demikian Agus Ariana. Dr. M. Firmansyah, pemerhati ekonomi dari Universitas Mataram (Unram) menyebut, Gubernur NTB, Dr.TGH.M. Zainul Majdi (TGB) meletakan kepemimpinannya di NTB dengan beberapa prestasi kinerja ekonomi yang relatif baik. Walaupun beberapa catatan untuk dilakukan perbaikan oleh gubernur setelahnya, Dr.H. Zulkieflimansyah. Secara historis dikemukakan, Provinsi NTB bila tanpa menggunakan sektor tambang mengalami pertumbuhan yang sangat baik yaitu berturut 6,46 Persen (2015) 5,9 persen (2016) 7,1 persen (2017) dan 7,32 persen (2018 triwulan II). Pertumbuhan ekonomi NTB melebihi capaian secara nasional yang berkisar 5-6 persen. Bila lebih jauh menggali faktor pendorong pertumbuhan itu, salah satunya tingginya nilai investasi di NTB yang tersebar pada sektor tambang, sektor pariwisata, perdagangan dan jasa-jasa. Walaupun tumbuh sangat baik, daya ungkit investasi untuk menjadikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif belum sepenuhnya terjadi. Di samping itu, masalah lain yang dihadapi NTB dalam kaitan dengan investasi adalah tidak saja masih terkonsetrasi pada sektorsektor sekunder dan tersier. Namun juga masih timpang secara spasial yaitu terpusat pada Pulau Lombok. Apa yang harus dilakukan daerah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif yang mampu mendor-
ong penurunan kemiskinan dan pengangguran adalah dengan meningkatkan investasi pada hilirisasi sektor pertanian dan juga investasi pada industri pengolahan dan jasa-jasa. Kenapa sektor pertanian, karena sektor pertanian mayoritas pekerjaan masyarakat miskin, kenapa sektor industri pengolahan karena di sana banyak tercipta lapangan pekerjaan. Tantangan gubernur baru adalah menciptakan pertumbuhan yang inklusif dengan cara mendorong investasi tidak biasa pada sektor-sektor sekunder dan tersier. Namun juga sektor primer serta mendorong pemerataan sentuhan investasi pada Pulau Sumbawa. Gempa beruntun yang melanda NTB beberapa bulan mengharuskan NTB harus kembali menata lagi program pengentasan kemiskinannya karena gempa otomatis akan semakin meningkatkan orang miskinsecara signifikan. Dalam mempercepat program pengentasan kemiskinan pascagempa maka upaya yang perlu dilakukan pemerintah adalah mempercepat penyelesaiaan hunian masyarakat terdampak. Selama itu belum dilakukan, masyarakat akan cendrung menahan belanja dan berbelanja hanya untuk kebutuhan pokok dan hunian sehingga roda bisnis (perekonomian) akan semakin lamban yang berimplikasi pada pengangguran dan kemiskinan. Dari aspek ekonomi spasial, TGB telah meletakan beberapa kawasan andalan untuk terus dikembangkan menjadi lokasi industri. Seperti KEK Mandalika (pusat industri pariwisata), Samota (SalehMoyo-Tambora), Global hub dan beberapa kawasan lain. Kawasan-kawasan ini perlu terus dikembangkan untuk memberi kemaslahatan bagi masyarakat banyak. Dalam pandangan Bank Indonesia, tahun 2018 adalah tahun yang penuh tantangan. Pada saat sedang didorong momentum pertumbuhan ekonomi nasional termasuk NTB, ekonomi global bergerak penuh ketidakpastian. Terlebih lagi Provinsi NTB dihadapkan dengan tantangan berupa bencana gempa bumi. Setidaknya tiga hal penting perlu dicermati kata Kepala BI Provinsi NTB, Achris Sarwani melihat kembali perjalanan ekonomi Provinsi NTB sepanjang tahun 2018 ini. Ekonomi Provinsi NTB dihadapkan dengan tekanan yang cukup berat. Dari sisi eksternal, kinerja ekspor Provinsi NTB tahun 2018 tertekan seiring dengan terbatasnya kinerja tambang yang disebabkan oleh cadangan bijih tembaga yang semakin menurun. Hal tersebut berdampak pada terkontraksinya ekspor NTB. Di saat kinerja ekspor tambang menurun, ekonomi Provinsi NTB non-tambang juga mengalami tekanan dengan adanya bencana gempa yang mengguncang Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, pada paruh kedua tahun 2018. Sebelum terjadinya bencana gempa, pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan I dan II 2018 cukup baik masing-masing sebesar 4,87% (yo-y) dan 7,23% (y-o-y). Pasca terjadinya bencana gempa, pertumbuhan ekonomi nontambang di triwulan III 2018 mengalami kontraksi sebesar -0,36% (y-o-y) dan apabila termasuk tambang, kontraksi sebesar 13,99% (y-o-y). Gempa tersebut berdampak menurunnya aktivitas
ekonomi masyarakat terutama pada sektor perdagangan, konstruksi, danpariwisata Provinsi NTB. Selain itu, gempa juga berdampak pada menurunnya indikator kesejahteraan masyarakat, yang salah satunya tercermin dari meningkatnya tingkat pengangguran Provinsi NTB dari 3,38% (Agustus 2017) menjadi 3,72% (Agustus 2018). ‘’Tapi kita patut bersyukur stabilitas harga di Provinsi NTB relatif terkendali,’’ ujarnya. Sementara kinerja perbankan di Provinsi NTB-pun cukup baik, di mana penyaluran kredit perbankan NTB tumbuh sebesar 20,64% (y-o-y) pada triwulan III 2018, ditopang oleh meningkatnya kredit investasi. Sementara itu penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 8,82% (y-o-y). Penyaluran kredit perbankan pada sektor UMKM cukup baik, yakni mencapai 30,2% dari total kredit perbankan NTB. Atas dasar itulah, Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Provinsi NTB di tahun 2018 akan terkontraksi pada kisaran -6,0 s/d-7,0% (y-o-y). Pertumbuhan non-tambang diperkirakan juga tumbuh melambat,berada pada rentang 2,5–3,5% (y-o-y). Sementara inflasi diperkirakan berada pada rentang 3,1– 3,7% (y-o-y), berada dalam koridor target inflasi nasional. Bank Indonesia menyarankan, setidaknya ada tiga hal yang perlu dilakukan bersama untuk mempercepat pemulihan ekonomi NTB dan menciptakan perekonomian NTB yang semakin kuat, inklusif, dan berkualitas. Pertama, perlunya mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan terdampak gempa. Kedua, mengoptimalkan peluang NTB sebagai destinasi pariwisata prioritas nasional. Ketiga dengan mengoptimalkan pontensi sumber daya alam dengan melakukan peningkatan nilai tambah (hilirisasi). Tantangan berikutnya terletak pada struktur ekspor NTB yang masih didominasi oleh komoditas sumber daya alam mentah. Hal ini berdampak pada rendahnya nilai tambah yang dihasilkan dan laju ekspor yang tergantung terhadap fluktuasi harga komoditas. Ini tercermin dari pangsa sektor industri pengolahan di PDRB NTB yang masih rendah sebesar 3,96%. Kondisi tersebut hendaknya perlu kita jawab dengan meningkatkan nilai tambah komoditas melalui hilirisasi komoditas sektor pertanian dan mendorong sektor agroindustri, sertaproses pembangunan fasilitas pemurnian hasil tambang / smelter. Untuk itu dukungan infrastruktur, penerapan teknologi, dan peningkatan akses pembiayaan pada sektor ini perlu diperkuat.Peluang untuk mendorong pembiayaan bagi pembangunan industri pengolahan di Provinsi NTB terbuka lebar, seiring dengan iklim berinvestasi di Indonesia yang semakin kondusif. Tantangan terakhir terdapat pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Saat ini, kondisi ketenagakerjaan NTB masih didominasi oleh tenaga kerja dengan tingkat pendidikan SMP ke bawah, sehingga berdampak pada produktivitas tenaga kerja yang masih perlu ditingkatkan. Sebagai penutup, sinergi adalah kunci untuk memperkuat ketahanan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.(bul)
Anak NTB Berisiko Tinggi Kena Stunting dan Gizi Buruk Mataram (Suara NTB) Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, bayi yang diberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif di NTB sebanyak 27 persen. Sisanya, 73 persen bayi di NTB diberikan susu formula dan makanan selain ASI. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan NTB, Dr. Makripuddin, M. Si mengatakan bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif berisiko tinggi kena stunting dan gizi buruk. “Kalau ASI diberikan maka stunting bisa kita cegah. Gizi buruk juga akan bisa kita cegah. Karena ASI mengandung gizi yang sangat lengkap bagi bayi,” kata Makripuddin dikonfirmasi Suara NTB. Ia mengatakan BKKBN bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK NTB menggelar seminar kesehatan reproduksi menggunakan siklus kehidupan. Fokusnya seminar tentang Air Susu Ibu (ASI). Makripuddin mengatakan tiga tahun lalu, NTB rangking satu nasional soal cakupan pemberian ASI eksklusif kepada bayi mencapai 78 persen. Tetapi sekarang, posisi NTB jauh melorot, cakupannya hanya 27 persen. “Padahal nasional sudah 36 persen. Oleh karena itu menarik, kenapa bisa turun tajam. Padahal ASI ekslusif adalah makanan yang penting bagi bayi,” katanya. Hingga saat ini, kata Makripuddin, belum ada makanan bayi terbaik selain ASI. Untuk itulah, pihaknya menggelar seminar dengan mengundang stakeholders terkait untuk mencari penyebab turunnya cakupan pemberian ASI. Termasuk mencari solusi meningkatkan pemberian ASI eksklusif bagi bayi umur 0-6 bulan. ‘’ASI eksklusif itu diberikan enam bulan tanpa makanan tambahan. Hanya diberikan ASI saja. Artinya sebagain besar di NTB ini memberikan susu formula. 73 persen memberikan selain ASI,” katanya. Menurutnya, pemberian makanan selain ASI kepada bayi umur di bawah enam bulan sangat tidak baik. Sehingga kemungkinan anak nantinya kena gizi buruk juga semakin besar. Termasuk juga stunting,” paparnya. Ditanya mengenai penyebab rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif di NTB, Makripuddin mengatakan kemungkinan informasi belum sampai kepada masyarakat. Artinya, kemungkinan mereka belum mengetahui manfaat daripada ASI. Selain itu, kemungkinan ada kesibukan seorang ibu. Sehingga mereka berpikir cukup dengan memberikan susu formula. “Kurangnya dukungan suami. Suami harus memberikan dukungan penuh supaya seorang ibu memberikan ASI ekslusif,” ujarnya. Ke depan, diharapkan para orang tua di daerah ini benarbenar memperhatikan pemberian ASI eksklusif kepada anaknya yang berumur di bawah enam bulan. Sehingga bayinya tumbuh dan berkembang dengan baik. Sehingga angka stunting dapat terus ditekan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, kasus stunting mencapai 37,2 persen pada 2017. Dengan kasus sebanyak ini, termasuk katagori buruk. Dari 10 kabupaten/ kota di NTB, kasus stunting paling banyak ditemukan di Kabupaten Sumbawa mencapai 41,8 persen. Kemudian disusul Lombok tengah dengan jumlah 39,1 persen, Dompu 38,3 persen, Lombok Utara dan Kota Mataram masing-masing 37,6 persen dan 37,5 persen. Selanjutnya, Bima 36,7 persen, Kota Bima 36,3 persen, Lombok Barat 36,1 persen, Lombok Timur dan Sumbawa Barat masingmasing 35,1 persen dan 32,6 persen. (nas)
(Suara NTB/nas)
FOTO BERSAMA - Tim Penggerak PKK NTB, Hj.Niken Zulkieflimansyah, Kepala BKKBN Perwakilan NTB, Makripuddin foto bersama usai seminar kesehatan reproduksi soal pemberian ASI di Mataram, Minggu (23/12).
Satgas Identifikasi Lima Penghambat Pembangunan Rumah Tahan Gempa Dari Hal. 1 Dengan rincian, rusak berat 37.543 KK, rusak sedang 6.588 KK dan rusak ringan 13.243 KK. Selain itu, Pokmas yang sudah terbentuk 1.801 Pokmas dengan jumlah anggota 21.851 KK. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.114 Pokmas dengan jumlah anggota
13.396 KK yang sudah ada SKnya. Sedangkan rekening Pokmas yang sudah terisi 458 Pokmas atau 6.718 KK. Data sampai 21 Desember, rumah tahan gempa yang sedang dibangun sebanyak 3.054 unit. Dengan rincian, Risha 1.634 unit, Rika 466 unit, Riko 896 unit dan RCI 8 unit. (nas)
BERLANGGANAN/PENGADUAN LANGGANAN HUBUNGI : 081917168822 - 081238792598
Senin, 24 Desember 2018
suarantb.com
@suarantbcom
@suarantbcom
http://facebook.com/suarantbdotcom
http://twitter.com/suarantbcom
http://instagram.com/suarantbcom
”Golden Awards - The Red Carpet 2019 Party” di Golden Palace Hotel Lombok Mataram (Suara NTB)Menyambut malam pergantian tahun 2018 menuju 2019, Golden Palace Hotel Lombok menyediakan acara malam pergantian tahun di Roof Top Garden Lantai 12 yang bertajuk “GOLDEN AWARDS – The Red Carpet 2019 Party”. Sesuai dengan tema yang diusung, maka konsep acara yang bertempat di lantai teratas yaitu Roof Top Garden ini akan dikemas sedemikian rupa hingga menyamai acara “Awards” yang seperti biasa diadakan di Hollywood. Para hadirin dapat menikmati sajian berbagai varian menu dari Executive Chef handal sembari menyaksikan penampilan Female DJ Ully Frank, Vaganza Band, serta celotehan dari MC kondang Brian. Saat puncak acara yaitu tepat pukul 00.00 Wita diadakan “countdown party”, di mana para hadirin dapat menyaksikan ribuan tembakan kembang api sehingga dipastikan malam pergantian tahun baru akan sangat berkesan. Doorprize dengan berbagai macam hadiah – hadiah yang sangat menarik juga disediakan dalam acara malam tahun baru tersebut yang diyakini akan lebih ramai dari tahun – tahun sebelumnya. Hotel yang terletak di tengah kota Mataram dengan bangunan full AC dimulai dari Lobby tersebut, saat ini terkenal dan selalu menjadi tujuan semua pejabat penting di Indonesia saat sedang berkunjung ke pulau Lombok yang ingin beristirahat sembari menikmati makanan khas Lombok. Golden Palace Hotel Lombok memiliki fasilitas yang sangat lengkap seperti Skylounge Lt.11 dan Roof Top
Garden Lt. 12 dengan pemandangan Kota Mataram serta pantai, pegunungan hingga sunset yang sangat indah di sore hari juga memiliki areal parkir cukup luas. Selain itu hotel yang terkenal dengan keamanannya ini juga memiliki standar operasional prosedur (SOP) tanggap bencana dan rescue team yang siap siaga setiap saat jika terjadi bencana serta te-
lah mendapatkan surat rekomendasi dan label hijau dari PUPR Provinsi NTB yang menyatakan bangunan hotel AMAN. Untuk Reservasi dan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Golden Palace Hotel Lombok di 0370 6170000 (hunting), atau datang langsung ke Jl. Sriwijaya No. 38 Mataram dan dapat pula mengunjungi website di www.goldenpalacelombok.com.(r)
Caleg Petahana Dapil III Hadapi Penantang Kuat Mataram (Suara NTB) Perebutan kursi wakil rakyat di DPRD NTB di dapil III (Lombok Timur Utara), diprediksi bakal berlangsung sengit. Karena calon anggota legislatif (caleg) yang turun bertempur di dapil ini merupakan para politikus tangguh dengan dukungan basis masa yang cukup kuat. Dari semua anggota DPRD Provinsi NTB dari dapil III ini, hanya satu orang yang tidak lagi ikut menjadi caleg yakni H.M. Nasihuddin Badri dari partai Demokrat. Selebihnya mereka kembali bertarung. Adapun caleg petahana yang kembali maju didapil ini adalah Ketua DPRD NTB, yang juga sekretaris DPD I Partai Golkar, Baiq Isvie Rupaeda. Kemudian Wakil Ketua DPRD NTB, yang juga Ketua DPW PKS, Abdul Hadi, juga kembali bertarung di dapil yang sama. Selanjutnya Hamja dari fraksi Gerindra, Suryahartin, dari Nasdem, Saefudin Zohri fraksi PAN, TGH Hazmi Hamzar fraksi PPP, Syamsu Rijal dari Hanura, dan Muhyi Abidin dari fraksi PKB pindahan dari dapil II Lobar - KLU. Para caleg petahana ini bakal cukup berat untuk mempertahankan kursinya. Jika melihat peta aktor pertempuran di Dapil III ini. Sebab mereka memiliki penantang yang cukup tangguh. Tak tertutup kemungkinan mereka bisa terpental. Mengingat para penantang bacaleg petahana ini tergolong orang-orang
kuat dan berpengalaman di medan pertempuran politik. Beberapa penantang yang dianggap cukup potensial untuk merobek kekuatan basis dukungan para bacaleg petahana ini yakni mantan Ketua DPRD Lombok Timur, Khairul Rizal, suami dari Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang maju dari partai Nasdem. Di partai yang sama, juga ada nama mantan anggota DPRD NTB, Ardhani Zulfikar, dan Ketua BPPD NTB, Fauzan Zakaria. “Insya Allah dengan caleg yang kita miliki bisa kembali menambah lebih dari satu kursi lagi didapil III,” ujar Ardhani yang juga mengaku sangat optimis untuk bisa melenggang kembali ke Udayana setelah sempat berpuasa selama satu periode. Dari dapil III ini juga ada beberapa beberapa petinggi partai yang akan ikut bertempur. Selain beberapa nama yang sudah disebutkan diatas tadi. Ada juga mantan anggota DPRD NTB dari PAN, Rizali Hadi. Kemudian dua mantan kontestan Pilkada Lombok Timur juga maju dari dapil III, yakni H. Machsun Ridwainny yang maju dari partai Gerindra, dan mantan cabup dari jalur independen, Ali Masadi, yang maju dari PAN. Melihat peta aktor yang merupakan para bintang di panggung politik itu, akan menjadikan dapil III sebagai medan tempur yang paling sengit dari dapil lainnya. Di dapil tersebut mereka akan saling adu
strategi untuk memperebutkan sembilan kursi wakil rakyat DPRD NTB. “Insya Allah kita upayakan semaksimal mungkin untuk tetap mempertahankan (satu kursi) yang sudah ada,” kata Abdul Hadi ketika dikonfirmasi pekan kemarin terkait peta politik di dapilnya tersebut. Demikian juga dengan Hamja, sebagai caleg petahana menjadi alasan kuat ia sangat percaya diri dapat kembali memperoleh kepercayaan rakyat, untuk mengemban amanah memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat provinsi. ”Insya Allah saya sangat optimis bisa kembali terpilih, bisa diberikan kepercayaan lagi sama masyarakat untuk kedua kalinya bagi saya,” kata Hamja, yang ditemui Suara NTB. Kiprahnya selama empat tahun terakhir ini sebagai anggota DPRD NTB telah banyak berkontribusi untuk pembangunan masyarakat. Semua aspirasi masyarakat yang ditangkapnya, selama ini nyaris tidak ada yang tidak terjawab, lewat program pokok pikiran (pokir) anggota dewan yang ia distribusikan ke Daerah Pemilihannya (dapil). (ndi)
KSB Cairkan Dana Program Bariri Tahap Akhir Taliwang (Suara NTB) Dinas Sosial (Dinas) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai mencairkan dana program Bariri tahap akhir untuk tahun 2018 ini. Sekretaris Disos KSB, Manurung, S.Pd mengatakan, pencairan dana bantuan bagi masyarakat Lansia (lanjut usia) dan disabilitas itu (penyandang cacat) itu sudah dimulai sejak sepekan terakhir melalui Bank BNI selaku mitra penyalur. “Pencairannya sudah mulai yang tahap terakhir tahun ini,” terangnya kepada Suara NTB, Minggu (23/12). Pada pencairan kali ini, Disos KSB merapel untuk tiga bulan sekaligus. Dijelaskan Manurung, pihaknya bersama bank sebelumnya telah menjadwalkan penyalurannya per kecamatan agar berlangsung
tertib. “Kami juga sebelumnya sudah sampaikan ke penerima melalui agen PDPGR jadwalnya masing-masing kecamatan dan desa. Karena kasihan biasanya ada yang datang antre ke bank tapi hari itu belum jadwalnya,” sebutnya. Pencairan terakhir tahun ini, Disos dan pihak bank mengupayakan selesai sebelum 31 Desember. Manurung menyebutkan, pihaknya tidak ingin seperti tahun sebelumnya pencairan baru tuntas di bulan Januari sementara penerima membutuhkan dana santunan tersebut. “Dari sisi kami juga melihat dari aspek kepatuhan kami mengelola anggaran,” ujarnya. Untuk tahun 2019 mendatang, Pemda KSB masih akan terus melanjutkan program santunan ini. Disos KSB sendi-
ri telah menyiapkan data-data calon penerimanya. Data tersebut sebagian besar merupakan para penerima lama yang sebelumnya telah dievaluasi. Berikutnya ada juga data penambahan berdasarkan usulan terbaru yang masuk dari para agen PDPGR. “Jelas datanya ada pengurangan dan penambahan. Karena misalnya yang penerima tahun ini ada yang meninggal atau sudah pindah keluar daerah, jelas datanya kami koreksi (hapus) tapi di sisi lain ada tambahan baru juga,” ungkap Manurung seraya menambahkan sementara ini pihaknya masih menunggu SK bupati jumlah finalnya. “Jadi sekarang kami belum bisa sampaikan jumlah penerima tahun 2019 untuk totalnya, kita tuggu SK bupati dulu,” pungkasnya. (bug)
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257