HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 1 MARET 2004 LANGGANAN LOMBOK Rp.85.000 SUMBAWA Rp.90.000 ECERAN Rp 5.000
SUARA NTB
SELASA, 23 APRIL 2019
Pengemban Pengamal Pancasila
20 HALAMAN NOMOR 40 TAHUN KE 15 Online :http://www.suarantb.com E-mail: suarantbnews@gmail.com
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257
Para Penyandang Disabilitas Ingin Diperhatikan Sama Mataram (Suara NTB) Para penyandang disabilitas yang tergabung dalam Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) dalam dua tahun terakhir mulai aktif. Mereka giat menyuarakan dan memperjuangkan hak-hak mereka sesuai amanat undang-undang. Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas mengatur hakhak penyandang disabilitas beserta kewajiban pemerintah dalam pemenuhannya. Salah satu hak penyandang disabilitas adalah hak aksebilitas. Pasal 97 menjelaskan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah wajib menjamin infrastruktur yang mudah diakses oleh penyandang disabilitas, meliputi bangunan, gedung, jalan,
pemukiman, pertamanan dan akses infrastruktur jalan. Faktanya, sampai saat ini amanat undang-undang tersebut belum dilaksanakan. Menurut data Dinas Sosial Provinsi NTB, pada tahun 2016 lalu jumlah penyandang disabilitas di NTB mencapai 16.976 orang. Jumlah ini telah bertambah menjadi 21.000 orang, termasuk tambahannya para penyandang disabilitas yang masuk akibat gempa. Meski undang-undang telah jelas mengatur kesetaraan hak yang sama bagi para penyandang disabilitas untuk seluruh layanan publik dan infrastruktur, realita yang terjadi, keberpihakan kepada mereka belum seperti yang diharapkan. Bersambung ke hal 19
Tak Menguntungkan
GNE Serahkan RPH Banyumulek ke Pemprov Mataram (Suara NTB) PT. Gerbang NTB Emas (GNE) menyerahkan Rumah Potong Hewan (RPH) Banyumulek ke Pemprov NTB. Aset Pemprov NTB tersebut dikembalikan PT. GNE ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB. ‘’Betul, RPH Banyumulek sudah dikembalikan ke dinas terkait yaitu Dinas Peternakan,’’ kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT. GNE, Ahmad Jaelani dikonfirmasi Suara NTB, Senin (22/4) siang. Ia menjelaskan, pengembalian RPH Banyumulek ke Pemprov NTB tersebut karena pengelolaannya tidak maksimal. Pasalnya, untuk penggemukan 1.000 ekor sapi yang akan dipotong di RPH Banyumulek membutuhkan dana yang cukup besar. Kapasitas sapi yang dapat dipotong dalam sehari sebanyak 50 ekor. Sementara, sekarang sapi yang dipotong hanya beberapa ekor saja. Bahkan, biaya operasional RPH tersebut terpaksa harus disubsidi sekitar Rp15 - 18 juta setiap bulan. ‘’Dari sisi bisnis tak menguntungkan. Memang awalnya itu dihajatkan untuk memenuhi daging nasional. Bersambung ke hal 19
AUDIENSI - HWDI melakukan audiensi dengan Pemkot Mataram, diterima Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana. Para penyandang disabilitas melakukan riset aksi di beberapa ruas jalan di Kota Mataram (foto kanan).
Perkiraan Peta Suara Sementara Dapil I Kota Mataram
Golkar Anjlok, PKS Raih Kursi Terakhir
Mataram (Suara NTB) Rekapitulasi perolehan suara Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 masih berlangsung di tingkat kecamatan. Meski demikian, hasil sementara Pemilu DPRD Provinsi NTB dari Dapil I Kota Mataram sudah dapat dipetakan berdasarkan rekapitulasi perolehan suara yang dilakukan internal partai maupun oleh Caleg secara mandiri. Dua sumber data sementara Suara NTB, memperlihatkan perkiraan yang sama mengenai siapa saja sosok calon Anggota DPRD NTB yang akan terpilih dari Dapil I Kota Mataram. Dua data itu bersumber dari Caleg Dapil I Kota Mataram dari PPP, H. Muzihir dan data internal PKS. Berdasarkan data Muzihir, partai politik yang diprediksi kuat akan menda-
patkan jatah kursi dari Dapil I, mengerucut ke lima partai. Yakni, Partai Gerindra, PPP, PDIP, Golkar dan PKS. Data milik Muzihir juga memperlihatkan sebaran besaran suara lima partai tersebut. Partai Gerindra diperkirakan memimpin perolehan suara di Dapil I Kota Mataram, dengan dukungan sebesar 28.819 suara. Perolehan suara kedua ditempati PPP yang me-
ngumpulkan 21.398 suara. Urutan ketiga perolehan suara menjadi milik PDIP dengan dukungan sebesar 21.348. Kemudian, Partai Golkar yang selama ini terkenal sebagai langganan pemenang Pemilu di Kota Mataram, terjun ke posisi empat. Sejauh ini, partai beringin tersebut hanya mengumpulkan 18.377 suara. Bersambung ke hal 19
Gubernur Bantah Ucapkan Selamat kepada Pasangan Calon Presiden Tertentu
TO K O H
(Suara NTB/humasntb)
Sudah Saatnya ’’Go Digital’’
Mataram (Suara NTB) Gubernur NTB, Dr. H.Zulkieflimansyah membantah berita di media sosial yang menyatakan dirinya memberikan ucapan selamat kepada salah satu pasangan calon Presiden RI. Gubernur melalui Kepala Biro Humas dan Protokol, Najamuddin Amy, S. Sos., M. M. menegaskan tidak pernah mengeluarkan statement atau pernyataan seperti yang tersebar di media sosial beberapa hari terakhir ini. Apalagi, akun yang
SETIDAKNYA 355 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) se-NTB mengikuti pelatihan capacity building, Senin (22/4) kemarin. Kegiatan ini digagas Bank Indonesia Perwakilan NTB. Mereka yang mengikuti pelatihan ini rata-rata sudah memiliki usaha yang sebagian besar bergerak di bidang kuliner, fashion dan kerajinan. Bersambung ke hal 19 Hj. Hj.Sitti SittiRohmi RohmiDjalilah Djalilah
(Suara NTB/dok)
Masih Terganjal Lahan
Dedi Irawan
dipakai menyebarkan informasi tersebut adalah akun palsu. Sehingga dapat dipastikan informasi tersebut tidak benar atau hoaks. ‘’Dalam berita hoaks melalui akun palsu Facebook (FB) Zulkieflimansyah itu, Gubernur NTB disebut memberikan ucapan selamat kepada salah satu Calon Presiden RI saat ini. Itu tidak benar. Itu pasti hoaks,’’ tegasnya. Karo Humas dan Protokol itu menjelaskan Gubernur dan Wakil Gubernur
tetap menghormati proses yang sedang berjalan saat ini, sambil menunggu hasil rekap resmi KPU. Sedangkan, akun yang berkembang adalah akun palsu atau hoaks yang tidak bisa dijadikan rujukan. Karo Humas dan Protokol menjelaskan bahwa akun resmi Pemprov NTB dan Gubernur adalah, Facebook: Bang Zul Zulkieflimansyah, Fanpage: Bang Zul Zulkieflimansyah dan Fanpage Humas NTB. Bersambung ke hal 19
1234567890123456789012345678901212345678901234 1234567890123456789012345678901212345678901234 1234567890123456789012345678901212345678901234 1234567890123456789012345678901212345678901234 1234567890123456789012345678901212345678901234 1234567890123456789012345678901212345678901234 1234567890123456789012345678901212345678901234 1234567890123456789012345678901212345678901234 1234567890123456789012345678901212345678901234 1234567890123456789012345678901212345678901234 1234567890123456789012345678901212345678901234 1234567890123456789012345678901212345678901234 FORMULIR C1 yang menjadi pe- berapa berkas C1 yang dimilikinya lebih 1234567890123456789012345678901212345678901234 gangan para saksi peserta Pemilu dari satu untuk Tempat Pemungutan 1234567890123456789012345678901212345678901234 diduga ada yang palsu. Dugaan C1 pal- Suara (TPS) yang sama. 1234567890123456789012345678901212345678901234 su itu setidaknya ditemukan di Keca‘’Salah satunya TPS 8 Kelurahan 1234567890123456789012345678901212345678901234 1234567890123456789012345678901212345678901234 matan Taliwang, Daerah Pemilhan Dalam. Saya punya dua C1-nya. Yang 1234567890123456789012345678901212345678901234 (Dapil) 1 untuk DPRD Kabupaten Sum- satu asli lembarannya dan satunya lagi 1234567890123456789012345678901212345678901234 bawa Barat (KSB). fotokopian,’’ sebut saksi tadi. 1234567890123456789012345678901212345678901234 Temuan formulir C1 diduga palsu itu Ia menyebutkan, kedua formulir C1 1234567890123456789012345678901212345678901234 1234567890123456789012345678901212345678901234 diungkapkan salah seorang saksi partai tersebut diterimanya di waktu hampir 1234567890123456789012345678901212345678901234 saat mengikuti rekapitulasi di Kantor Ke- bersamaan usai proses pencoblosan 17 1234567890123456789012345678901212345678901234 camatan Taliwang, Senin (22/4). Saksi April lalu. Saat dicroscek, hasil hitu1234567890123456789012345678901212345678901234 parpol yang namanya enggan disebutkan ngannya ternyata ada perbedaan. 1234567890123456789012345678901212345678901234 1234567890123456789012345678901212345678901234 itu, kepada Suara NTB menunjukkan be- Bersambung ke hal 19 1234567890123456789012345678901212345678901234
Formulir C1 Diduga Palsu Beredar di KSB
KO M E N TTAA R PROYEK Bendungan Meninting di Kecamatan Batu Layar Lombok Barat belum juga digarap. Sementara kontrak sudah dimulai Desember 2018. Kendala paling mengganjal adalah pembebasan lahan. Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) mendorong Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) turun tangan mempercepat proses penyelesaian lahan. Mega proyek senilai Rp1,3 triliun Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara 1 itu masih terkendala penyelesaian lahan. Ada sekitar 90 hektar yang diklaim warga meminta dihargakan Rp10 juta per are. Bersambung ke hal 19
(Suara NTB/ndi)
PANTAU SUARA - Caleg DPRD NTB Dapil I Kota Mataram, dari PPP, H. Muzihir sedang memantau pergerakan suara dari data C1 yang masuk direkap timnya di kediamannya.
(Suara NTB/ist)
PALSU - Berita hoaks melalui akun palsu Facebook (FB) Zulkieflimansyah.
Hari Ini Dilantik Gubernur NTB
Zaitun Usung Visi-Misi Lombok Barat Mantap Selasa (23/4) ini, hari bersejarah bagi masyarakat Lombok Barat (Lobar). Hari ini, pemimpin daerah bermotto “Patut Patuh Patju” ini dilantik oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc di Mataram. Adalah H Fauzan Khalid bersama pasangannya Hj. Sumiatun (Zaitun) yang menjadi pemenang Pilkada 2018 lalu menorehkan sejarah baru kabupaten yang berusia 61 tahun ini. Pasangan dengan akronim Zaitun ini menjadi Bupati dan Wakil Bupati pertama di Lobar dari keterwakilan gender. Zaitun menawarkan gagasan untuk membawa Lombok Barat Mantap di tahun 2024.
H. Fauzan Khalid
MANTAP ini sendiri adalah janji politik yang memberikan gagasan-gagasan cemerlang untuk Kabupaten Lombok Barat di 5 tahun mendatang. Amanah, Sejahtera, dan Berprestasi (yang disingkat menjadi Mantap) tidak hanya akan menjadi semangat Zaitun dalam memimpin daerahnya. Namun diharapkan menjadi energi kebersamaan, baik bersama DPRD, perangkat daerah, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan
terutama bersama seluruh masyarakat Lombok Barat. Dalam mewujudkan Lombok Barat Mantap itu, semangat yang Zaitun tawarkan adalah energi positif bernama ‘’SOPOQ ANGEN’’ dalam membangun Lombok Barat. Dua kata yang relevan dengan Dwi Tunggal itu bukan semata-mata mengabsahkan pluralitas yang indah di Lombok Barat sebagai modal pembangunan. Namun menjadikannya “menyatu” secara homogenik
sebagai spirit pembangunan. Kebersamaan yang melarut (homogeni) itu, menurut Fauzan Khalid harus diimplementasikan dalam semangat yang sinergis, integraf, dan komplementaris antara satu Perangkat Daerah dengan Perangkat Daerah lainnya, antara Pemerintah Kabupaten dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Desa, Bersambung ke hal 19
Hj. Sumiatun
SUARA NTB Selasa, 23 April 2019
Pesimis Segera Rampung PERCEPATAN pembangunan rehab rumah rusak pascagempa masih menuai kendala. Keterbatasan material serta tak sesuainya harga dengan rencana anggaran belanja (RAB) memicu keterlambatan. Target rumah tahan gempa (RTG) rampung hingga Agustus mendatang dikhawatirkan tak bisa terpenuhi. Lurah Bertais, Lalu Muksan mengungkapkan, pembangunan rumah tahan gempa terkendala penyiapan material. Seperti, ketersedian bata merah dan semen yang mulai langka di pasaran. Kalaupun material dibutuhkan tersedia, harganya melonjak 100 persen dari sebelumnya. Sebagai contoh, bata merah dari sebelumnya Rp450 ribu – hingga Rp 500 ribu/seribu, naik menjadi Rp950 ribu/seribu biji. “Sekarang ini harganya sudah melonjak tinggi,” kata Muksan ditemui, Senin (22/4). Untuk menyiasati itu, ia memberikan masukan ke kelompok masyarakat (Pokmas) agar mengubah RAB. Masyarakat didorong menggunakan batako. Bahannya relatif mudah ditemukan serta harganya relatif terjangkau. Muksan mengakui, progress pembangunan rumah khususnya rusak berat di Lingkungan Pengempel Indah dan Gontoran sangat baik. Sebagian masyarakat telah menempati rumah mereka. Sementara warga lainnya, proses pengerjaan atap dan struktur lainnya. “Alhamdulillah, kalau progres tidak ada masalah. Semua berjalan sesuai harapan,” akunya. Di satu sisi, ada kekhawatiran dirasakan oleh kelurahan terhadap kendala material serta tenaga kerja yang mengerjakan rumah korban bencana. Target ditetapkan oleh pemerintah bahwa masa pemulihan bisa selesai 100 persen tidak mungkin tercapai. Saat ini saja, kata Muksan, Pokmas terkendala kesiapan material. Pihaknya mencoba mencarikan rekanan di luar Pulau Lombok membantu menyuplai semen dalam jumlah besar. Sampai saat ini, masyarakat masih belum memutuskan. “Saya kira ndak mungkin bisa selesai,” katanya pesimis. Persoalan mendasar seperti ini diharapkan segera teratasi. Pemerintah semestinya membantu mencarikan solusi agar masyarakat bisa menempati rumah mereka. Apalagi perbaikan rumah kategori sedang dan ringan masih berproses. Sebagian sedang membentuk kelompok masyarakat dan menyusun rencana anggaran belanja. Di satu sisi, ia bersyukur serta mengapresiasi bantuan dari TNI serta Pemkot Mataram, membantu proses percepatan tersebut. Dengan harapan masyarakat bisa segera menempati rumahnya, sehingga mereka fokus melakukan aktivitas dapat menunjang perekonomian Lalu Muksan mereka. (cem)
SUARA MATARAM
Halaman 2
Separuh Kursi DPRD Kota Mataram Berpeluang Diisi Wajah Baru Mataram (Suara NTB) Komposisi anggota DPRD Kota Mataram periode 2019 – 2024 bakal berubah. Sekitar 50 persen kursi DPRD Kota Mataram berpeluang diisi wajah baru. Data rekapitulasi suara tingkat PPK yang diperoleh Suara NTB dari sejumlah parpol (partai politik) menunjukkan, Dapil Cakranegara misalnya, dari tujuh jatah kursi di sana, hanya empat orang caleg petahana yang berpeluang kembali ke Lingkar Selatan (DPRD Kota Mataram, red). Empat caleg petahana itu masing-masing I Wayan Sugiartha (PDI Perjuangan), I Gde Sudiarta (Partai Gerindra), Abdul Malik, S.Sos (Partai Golkar) dan IGB Hari Sudana Putra, SE (Partai Demokrat). Sedangkan tiga caleg petahana lainnya diprediksi tak lolos. Didapil Sandubaya, hanya dua dari enam caleg petahana yang diprediksi berpeluang kembali menjadi anggota Dewan periode 2019 – 2024. Mereka adalah Herman, AMd (Partai Gerindra) dan I Gede Wiska, SPt (PDI Perjuangan). Di Dapil Ampenan, dari delapan kursi, tiga caleg petahana berpeluang tidak lolos. Sedan-
gkan lima lainnya melenggang ke Lingkar Selatan dengan perolehan suara cukup besar. Didapil Ampenan Partai Golkar berpeluang mendapat dua kursi. Dua kursi ini diisi oleh caleg petahana, Zaitun, SH., dan Bq. Ika Febriani, SH., MH. Bahkan, dari hasil rekapitulasi suara sementara, Zaitun diketahui mendapat
suara paling besar di Dapil Ampenan. Zaitun mendapat 6.302 suara. Sedangkan Bq. Ika Febriani mendapatkan 2.101. Perolehan suara terbanyak kedua ditempati oleh caleg petahana H. Muhtar 5.019 suara. Untuk Dapil Selaparang, dari tujuh kursi, enam partai petahana berpeluang kembali
mendapat kursi. Mereka antara lain Ismul Hidayat, Abd. Rachman, HM. Zaini dan I Nyoman Yogantara, SH. Sedangkan satu kursi petahana yang ditinggalkan H. Didi Sumardi, SH., karena maju melalui Dapil Mataram, diisi wajah baru. ‘’Sementara akumulasi suara PDI P di Dapil Selaparang dari data desk sebanyak 3.551 suara,’’ kata caleg PDI P, I Nyoman Yogantara, SH. Dari Dapil Mataram, tiga caleg petahana berpeluang kembali menjadi anggota Dewan, yakni H. didi Sumardi, Hj. Bq. Mirdiati, SH., dan I Wayan Wardana, SH. Data yang diperoleh Suara NTB, menunjukkan bahwa keterwakilan perempuan di DPRD Kota Mataram bertambah signifikan. Jika pada periode
2014 – 2019 jumlah anggota Dewan perempuan hanya lima orang, pada periode 2019 – 2024 jumlahnya bisa dua kali lipat lebih atau sekitar 11 orang dengan sebaran paling banyak dari Dapil Ampenan. Caleg Gerindra yang berpeluang lolos dari Dapil Mataram, Hj. Baiq Mirdiati kepada Suara NTB., memperkirakan kuota 30 persen perempuan di DPRD Kota Mataram bisa terpenuhi. Sementara itu, caleg yang berpeluang tidak lolos, I Ketut Sugiarta mengaku legowo dengan hasil pemilihan. ‘’Kalau saya rasakan kemarin saya kalah uang, saya polosan. Kemarin saya di Pajang kena serangan fajar buyar jadinya. Padahal lumyan banyak program sudah turun,’’ katanya. (fit)
(Suara NTB/cem)
(Suara NTB/cem)
MEMANTAU UN - Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh memantau proses pelaksanaan ujian nasional di SDN 1 Ampenan, Senin (22/4). Walikota menargetkan tingkat kelulusan pada ujian nasional SMP dan SD mencapai 100 persen.
Pulihkan Ekonomi Masyarakat WAKIL Ketua DPRD Kota Mataram, H. Muhtar, SH., menilai rencana penataan PKL di bekas Pelabuhan Ampenan, kurang tepat. ‘’Dalam situasi kondisi seperti ini kan masih belum pas dilakukan penataan,’’ katanya kepada Suara NTB di Mataram, Senin (22/4). Karena, kondisi ekonomi masyarakat pascagempa masih morat - marit. ‘’Saya pikir, tidak ada daerah yang tidak ingin teratur,’’ cetusnya. Muhtar membantah tidak setuju dengan rencana penataan PKL di bekas Pelabuhan Ampenan itu. Justru pihaknya sangat mendukung. Hanya saja, lanjutnya pada kondisi seperti ini, rencana penataan itu perlu dipikirkan ulang. Saat ini yang paling penting adalah bagaimana memulihkan ekonomi masyarakat. ‘’Biarkan masyarakat bekerja dulu, nanti kalau perekonomian mereka sudah menggeliat atau agak layak, barulah dipikirkan untuk melakukan penataan di sana. Karena trauma akibat gempa yang dirasakan masyarakat, tidak sebatas trauma psikis tapi juga trauma ekonomi. Hal ini harus menjadi pemikiran Pemkot Mataram ke depannya. Jangan hanya melakukan penataan tetapi tidak ada perubahan signifikan. Politisi Gerindra ini menyebutkan bahwa bekas Pelabuhan Ampenan sudah sangat sering dilakukan penataan oleh Pemerintah. ‘’Tapi toh hasilnya seperti itu,’’ sesalnya. Menurut Muhtar, kalau sekarang Pemkot Mataram ingin memaksakan kehendak untuk melakukan penataan di sana, wajar kalau kemudian ada penolakan dari masyarakat. ‘’Bukan karena saya wakil rakyat, tapi saya melihat sekarang ini belum waktunya,’’ demikian Muhtar. Anggota Dewan dari Dapil Ampenan ini lebih setuju kalau Pemerintah membiarkan sektor PKL di Ampenan tumbuh dan berkembang dulu perekonomiannya. Yang penting mereka tidak mengganggu. ‘’Sekarang usaha masyarakat di pesisir ini sedang bertumbuh, tibatiba akan dilakukan penataan ulang, dikhawatirkan justru dapat mengganggu perekonomian masyarakat,’’ pungkasnya. ‘’Jangan dicederai dengan pemaksaan-pemaksaan,’’ imbuhnya. Muhtar menyayangkan adanya kabar pengalihan anggaran penataan Loang Baloq dan Pantai Gading untuk penataan bekas Pelabuhan Ampenan. Pantai Gading dan Loang Baloq, katanya, membutuhkan penambahan fasilitas umum. Misalnya Berugaq yang dapat dimanfaatkan para pengunjung untuk beristirahat. ‘’Kalau saya pikir, PKL Ampenan biar saja dulu yang penting mereka tidak berjualan di tengah jalan sehingga mengganggu pengunjung,’’ tandasnya. (fit) H. Muhtar (Suara NTB/dok)
Kelulusan UN di Kota Mataram Diharapkan 100 Persen Mataram (Suara NTB) Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh memantau pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat sekolah menengah pertama dan sekolah dasar. Partisipasi peserta cukup tinggi. Dia berharap kelulusan mencapai 100 persen. Tiga sekolah yang dipantau secara langsung yakni MTs Negeri 1 Mataram, SDN 1 Ampenan dan SMP 3 Mataram. Di dampingi Kepala Dinas Pendidikan, H. Lalu Fatwir Uzali, Senin (22/4) mengatakan, Walikota memastikan pelaksanaan UNBK
tidak ada gangguan jaringan serta listrik. Termasuk ujian nasional kertas pensil (UNKP) tak ada ada kendala teknis lainnya. “Saya memantau prosesnya cukup lancar. Tidak ada kendala – kendala teknis,” kata Walikota. Di Kota Mataram disampaikan Walikota, yang mengikuti UNBK ada di 46 sekolah. Sedangkan, UNKP masih 21 sekolah. Secara keseluruhan belum bisa 100 persen sekolah melakukan UNBK karena keterbatasan sarana dan prasarana. Pada ujian nasional tahun
berikutnya, ia meminta semua sekolah harus menggunakan komputer. Dinas Pendidikan diminta segera melaporkan kebutuhan serta program untuk peningkatan kualitas pembelajaran kepada siswa. “Kalau untuk mencerdaskan, kita semua dukung,” tegasnya. Dari segi persiapan, Ahyar melihat siswa maupun sekolah cukup siap menghadapi UN. Jauh hari, sekolah memiliki program khusus agar siswa secara psikologis maupun mental siap menghadapi ujian. Kesiapan ini pun ditargetkan tingkat kelulusan UN
Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Miftahurrahman telah dikoordinasikan dengan Balai Jalan Nasional (BJN). Pihaknya meminta ekspose kembali perencanaan terkait teknis pengerjaan proyek. “Kendala sih tidak ada. Cuma BJN meminta pembahasan atau ekspose kembali,” kata Miftah ditemui, Senin (22/4). Dari segi perencanaan telah diselesaikan secara keseluru-
mengikuti UN 8.170 orang. Dia memastikan, pelaksanaan UN tidak ada kendala teknis seperti jaringan internet maupun listrik. Pihaknya telah mengantisipasi dengan berkoordinasi dengan PLN maupun PT. Telkom. “Alhamdulillah, sampai sekarang tidak ada kendala. Kita surat bersurat ke PLN dan Telkom,” timpalnya. Sampai saat ini, belum ada laporan siswa yang absen mengikuti UN. Sesuai harapan Walikota, Fatwir berharap tingkat kelulusan bisa mencapai 100 persen. (cem)
Plafon Kantor Pol PP Ambruk Perusahaan Dilarang Mataram (Suara NTB) Belum beberapa tahun ditempati, Kantor Satpol PP mulai rusak. Plafon ruang kerja ambruk. Kesalahan konstruksi dinilai jadi penyebab utama. Kasat Pol PP Kota Mataram, Bayu Pancapati membenarkan kerusakan tersebut. Bagian plafon yang jebol tidak saja di ruang kerja kepala bidang sumberdaya aparatur. Kerusakan sama juga terjadi di bagian gudang dan ruang sidang pelanggaran tindak pidana ringan. “Untung saja staf saya ndak kena,” kata Bayu dikonfirmasi, Senin (22/4). Kantor aparat penegak Perda itu dikerjakan sekitar tahun 2015 lalu dengan nilai kontrak Rp1,9 miliar dari pagu anggaran sekitar Rp2,3 miliar. Sumber anggarannya dari Dana Alokasi Khusus Kementerian Dalam Negeri. Dalam pengerjaannya proyek ini sempat molor dan rekanan sempat dikenakan denda dari sisa pekerjaan. Bayu menambahkan, tidak saja bagian dalam gedung yang rusak. Struktur bangunan, listrik serta pasokan air juga bermasalah. Kondisi ini menyebab-
Buka Lowongan Kerja Sekadar Formalitas
(Suara NTB/ist)
JEBOL - Plafon di ruang kerja Kepala Bidang SDA Satpol PP Kota Mataram yang jebol. Padahal kantor tersebut belum genap empat tahun ditempati. kan aktivitas di kantor terganggu. Dia menduga dari sistem perencanaan serta pengerjaan proyek bermasalah sejak awal. “Ada yang tidak beres di dalamnya waktu pengerjaannya,” katanya menduga. Secara detail, ia tidak mengetahui apakah ada anggaran perbaikan kerusakan tersebut. Kondisi ruang kerja ini memang harus segera diperbaiki. Terkait keinginan untuk kembali menempati kantor
lama, Bayu menegaskan memang sepantasnya Satpol PP sebagai penegak Perda tidak boleh jauh dari kepada daerah. Secara etika pemerintahan kediamanan atau rumah dinas kepala daerah harus dekat dengan pasukan pengamanan. Persoalan kantor lama yang tidak diambil oleh Badan Keuangan Daerah (BKD), menurut Bayu, tidak menjadi persoalan. “Kita pasukan harus siap ditempatkan di mana saja,” demikian kata dia. (cem)
Pemkot Diminta Ekspose Proyek Lanjutan Monumen Mataram (Suara NTB) Pembangunan lanjutan Monumen Mataram Metro di Kelurahan Jempong Baru, Kecamata Sekarbela, tertunda. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) harus mengekspose kembali perencanaan proyek tersebut. Target penyelesaian monumen diharapkan tidak molor. Lanjutan pembangunan monumen disampaikan oleh
bisa mencapai 100 persen. “Target kita itu 100 persen,” sebutnya. Terhadap sistem jaringan dan listrik diakui terus menjadi kendala tiap tahunnya. Sekolah harus mengantisipasi agar gangguan teknis ini tidak menjadi persoalan yang menghambat atau mengganggu jalannya UN. Fatwir menambahkan, secara keseluruhan siswa tingkat SMP yang mengikuti ujian sekitar 7.703 orang. Siswa yang UNBK 4.683 orang dan UNKP 3.065 orang. Sementara, murid SD yang
han. Hanya saja perlu konsultasi. Pembahasan teknis ini tidak menutup kemungkinan ada revisi dari rekomendasi BJN. Namun demikian sambung Miftah, perencanaan dibuat telah mengikuti standar dalam sistem perencanaan pembuatan jalan. Seperti bobot maksimun dari perencanaan pembangunan jalan nasional. “Insya Allah, hari Kamis kita akan ekspose lagi,” ujarnya.
Miftahurrahman menambahkan, jika tidak ada perubahan atau permasalahan substansi dari ekspose tersebut akan dilanjutkan proses tender ke Badan Layanan Pengadaan Setda Kota Mataram. Diupayakan tender dimulai akhir April dan pengerjaan proyek fisiknya dimulai pada awal Juni. Pembangunan proyek monumen di Jalan Lingkar Selatan dianggarkan Rp11 miliar. Penger-
jaan ini merupakan tahap ketiga setelah sebelumnya dikerjakan bagian struktur tahap pertama sekitar Rp2 miliar di tahun 2017. Kemudian dilanjutkan penyempurnaan bagian struktur atas dengan pagu anggaran Rp1,5 miliar. Pengerjaan proyek ini diharapkan sesuai jadwal atau tidak molor. “Iya, mudah – mudahan tidak molor,” demikian kata dia. (cem)
Mataram (Suara NTB) Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram akan memantau komitmen dari perusahaan setelah job fair yang berlangsung 20 – 21 April pekan kemarin. Perusahaan diingatkan tidak sekadar formalitas membuka lowongan pekerjaan. Terlebih pengangguran terdidik jadi tantangan ke depannya. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram, Hariadi menyebutkan, sebanyak 27 perusahaan berpartisipasi dalam job fair yang diselenggarakan pekan kemarin. Lowongan pekerjaan dibuka setidaknya akan menampung sekitar 2.000 tenaga kerja baru. Job fair diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran di Kota Mataram yang mencapai 14 ribu jiwa. “Salah satu bank kemarin langsung tes wawancara di tempat. Hari ini, mereka sudah ajak training pelamarnya,” kata Hariadi ditemui, Senin (22/4). Sistem rekrutmen seperti ini membuka peluang besar bagi masyarakat untuk memilih perusahaan mana yang sesuai kemampuan atau keahlian mereka. Hariadi menekankan, perusahaan juga tidak boleh hanya formalitas membuka lowongan, tapi tidak Hariadi melaku-
kan proses selanjutnya. Setelah kegiatan tersebut, pihaknya akan melakukan pengawasan dan pemantauan ke 27 perusahaan yang turut berpartisipasi. Pengawas tenaga kerja akan dilibatkan mendata berapa jumlah pelamar dan terserap di perusahaan. “Pokoknya jangan sekadar formalitas saja,” ucapnya. Disampaikan, jumlah tenaga kerja terdidik setiap tahunnya akan terus bertambah. Ini seiring dengan tingkat lulusan dari perguruan tinggi maupun sekolah menengah utama atau kejuruan. Ia mendorong pencari kerja mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kemampuan mereka, terutama di bidang kewirausahaan. Praktis ini akan membuka peluang kerja baru. Artinya, wirausahawan baru akan merekrut tenaga kerja sehingga membantu pemerintah mengentaskan pengangguran. Apakah ada sanksi bagi perusahaan yang memPHK tenaga kerja? Sejauh ini kata Hariadi, belum ada sanksi bagi perusahaan. Tapi, ia hanya mengimbau agar perusahaan berpartisipasi membantu pemerintah menekan angka pengangguran di M a t aram. (cem) (Suara NTB/cem)
SUARA NTB
Selasa, 23 April 2019
285 Peserta Kontes Robot Indonesia Gelar ’’Running Test’’ Mataram (Suara NTB) Sebanyak 285 peserta Kontes Robot Indonesia hari ini menggelar running test di auditorium Universitas Mataram. Kegiatan Kontes Robot digelar mulai 21-23 April 2019. Sebagaimana diketahui, Unram menjadi tuan rumah kegiatan Kontes Robot Indonesia (KRI) Regional IV meliputi area Jawa bagian timur, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Keputusan itu berdasarkan penunjukan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi yang mempercayakan pelaksanaan KRI regional IV ke Unram. Lomba akan mempertandingkan 6 divisi, yaitu Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Hu-
manoid, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda, dan divisi baru, Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI). Kepada Suara NTB, Ketua Panitia KRI Regional IV H. M. Natsir, mengungkapkan pihaknya menargetkan menjadi juara pada setiap kategori yang dilombakan. Pihaknya tak ingin hanya jadi pelaksana tanpa menggondol juara. Menurutnya, target juara bisa direalisasikan oleh tim robotik Fakultas Teknik. Mereka telah mempersiapkan segala kesiapan untuk mengikuti lomba. Di samping bisa menjadi juara, dia berharap agar kegiatan secara umum sukses dilaksanakan. “Targetnya ialah sebagai tuan rumah harus sukses. Juara dong, jangan hanya peserta tidak ada catatan juara. Kita belum pernah juara harus ada prioritas,” terangnya. Namun Unram kata Natsir,
pada Kontes Robot Indonesia yang merupakan ajang kompetisi rancang bangun dan rekayasa dalam bidang robotika tersebut, hanya akan mempertandingkan tiga divisi lomba. Yaitu Kontes Robot Sepakbola, Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), dan Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI). “Menurut Belmawa jika pelaksanaan kontes robot sukses, Unram dijanjikan diberikan tanggungjawab jadi tuan rumah bergengsi,” ungkapnya. Sementara itu, pembukaan KRI akan dilaksanakan Selasa 22 April 2019. Direktur Belmawa Kemenristek Dikti dan Gubernur NTB direncanakan hadir membuka kegiatan. Optimisme juara juga datang dari Wakil Dekan III Fakultas Teknik, H. Sinarep, ST, MT. Menurut Sinarep, tiga tim robotik Fakultas Teknik sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk bisa menjadi juara. (dys)
Halaman 3
SUARA PULAU LOMBOK
SUARA NTB Selasa, 23 April 2019
Halaman 4
Sakit saat Bertugas di Pemilu Koordinasi Gelar PSU BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) merekomendasikan untuk dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 20 Kelurahan Rakam Kecamatan Selong. Terkait hal ini, KPU Lotim masih berkoordinasi soal logistik yang akan digunakan bersama KPU NTB. “PSU hanya satu yang direkomendasikan Bawaslu yakni di TPS 20 Rakam. Kita dari KPU Lotim sedang berkoordinasi dengan KPU NTB terkait logistiknya,” terang Komisioner KPU Lotim, Taharuddin, SH,MH, Senin (22/4). Untuk yang harus dilakukan PSU ini untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. PSU dilakukan karena pemilih di TPS 201 Rakam itu tidak terdaftar di DPT, DPTb dan tidak membawa A5 untuk pindah memilih. Sementara pada saat menggunakan hak pilihnya, adanya pemilih yang menyodorkan E-KTP luar NTB, sehingga petugas KPPS memberikan surat suara pilpres dan DPR RI. Paling lambat, pelaksanaan PSU dilakukan 10 hari setelah hari pemilihan dan KPU Lotim siap menyelenggarakan. Adapun logistik yang masih ditunggu yakni berupa surat suara. Di mana jumlah DPT di TPS 20 Rakam sebanyak 250 pemilih. Diketahui, PSU dilakukan karena KPPS memberikan memilih kepada 3 orang luar wilayah sebanyak 3 orang tanpa adanya surat A5, sehingga surat suara yang tidak dipilih menjadi tidak sah dan syarat untuk PSU apabila surat suara yang digunakan oleh pemilih yang salah, lebih dari surat suara. Pada bagian lain, Taharuddin mengingatkan kepada peserta pemilu khususnya calon anggota legislatif (caleg) tidak mengumbar hasil perolehan suara. Klaim bisa terpilih sah-sah saja dilakukan, namun tanpa harus mengumbar secara berlebihan. Hal tersebut untuk menjaga stabilitas keamanan mengingat posisi rekapitulasi surat suara saat ini masih berada di tingkat PPK. “Penghitungan masih di tingkat PPK. Rata-rata,” ujarnya. Untuk itu, pihaknya mengharapkan semua caleg untuk bersabar menunggu hasil pemilu hingga pleno rekapitulasi tingkat kabupaten tuntas dilakukan sesuai mekanisme perundangundangan. KPU Lotim bersama PPK, PPS serta Bawaslu akan menjaga perolehan suara peserta pemilu. “Kita berharap supaya caleg-caleg tetap tenang menunggu penghitungan yang dilakukan oleh KPU,” imbaunya mengingatkan. Kalaupun nanti hasil rekapitulasi KPU dan caleg tertentu berbeda. Taharudin menegaskan klaim meraih suara terbanyak memiliki mekanisme yang ada. Terlebih ada caleg lain yang lebih banyak suaranya atau perolehan partai lain dari suaranya. Semua itu, katanya, dapat diketahui saat pleno tingkat kabupaten yang sudah terkumpul perolehan suara di tingkat kecamatan dalam satu dapil dengan dibuktikan dalam C1 plano. “Ada mekanisme dalam UU terkait sengketa hasil pemilu melalui MK,” terang TaharuTaharuddin din. (yon) (Suara NTB/yon)
Olah Kopi Berkualitas Berawal dari Hobi Selong (Suara NTB) Keberadaan kopi di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) kian populer. Pasalnya, kopi yang awalnya diolah hanya sebatas hobi ini mampu menembus pasar luar negeri. Kopi Bubuk ‘’Berugak Pesanggarahan’’, Desa Pesanggrahan merupakan salah satu produk asli desa yang terdapat di bawah kaki Gunung Rinjani. Kopi bubuk ini diracik oleh ibuibu yang ada di Desa Pesanggrahan secara manual. Kenikmatan kopi ini sudah tidak diragukan lagi, meski diolah secara manual di desa. Akan tetapi, kopi bubuk yang diberi nama Kopi ‘’Berugak Pesanggrahan’’ menjadi incaran masyarakat maupun wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke desa ini. Ketua Kelompok Wanita Tani Desa Pesanggrahan, Sri Astuti Indayani, mengatakan, ia mengolah kopi ini berawal dari hobi minum kopi bersama beberapa anggota keluarganya. Sri Astuti mencoba membuat kopi yang rasanya tampil beda dengan kopi-kopi yang lain. Hasilnya, kopi yang diracik ini mampu bersaing dalam sebuah kompetisi di Jakarta beberapa waktu lalu. Diceritakannya, pertama kali membuat kopi ‘’Berugak Pesanggrahan’’ (ada juga yang rasa jahe) dari hobi. Kemudian pembuatan kopi jahe ini dibantu oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Dengan bantuan dari LSM ini, para ibuibu desa kemudian mampu membuat kopi. Meski sebelumnya harus melakukan studi banding ke beberapa daerah yang sudah membuat kopi. Dalam pembuatan kopi jahe ini, bahan yang digunakan bukan sembarang kopi. Tetapi biji kopi yang digunakan jenis unggul yang sudah dipilih secara manual. Kemudian biji kopi ini dicampur dengan jahe merah yang kualitasnya bagus. Untuk mendapatkan jahe ini tidak sulit. Karena hampir semua ibu-ibu di Desa Pesanggrahan menanam dengan memanfaatkan pekarangan rumahnya. Setelah berhasil membuat kopi jahe, masyarakat khususnya kaum ibu-ibu kembali membuat kopi ‘’Berugak Pesanggrahan’’ kopi bubuk asli. Di mana kelebihan dari kopi ini selain rasa dan baunya sangat khas, kopi bubuk asli diyakini mampu menyembuhkan penyakit maag. Termasuk kopi jahe cocok diminum oleh masyarakat yang suka berpergian jauh karena dapat menghilangkan masuk angin. Dengan rasanya yang khas dan memiliki manfaat, saat ini kopi jahe dan kopi bubuk asli ‘’Berugak Pesanggrahan’’ banyak dipesan. Bahkan kopi ini bukan hanya dijual di wilayah Lombok Timur saja, tetapi banyak terdapat di pusat perbelanjaan dan ritel modern yang ada di NTB. Selain itu kopi ini juga sudah banyak ditemukan di luar daerah seperti Bali, Bogor, Jakarta, dan Yogyakarta.(yon)
(Suara NTB/yon)
TUNJUKKAN - Sri Astuti Indayani bersama aparatur desa menunjukkan kopi jahe dan kopi bubuk asli asal desa setempat yang mampu menembus pasar luar negeri.
Pemkab Lotim Fasilitasi Pengobatan
Selong (Suara NTB) Pemkab Lombok Timur (Lotim) di bawah kepemimpinan Bupati, H. M. Sukiman Azmy, MM., dan Wakil Bupati, H. Rumaksi Sjamsuddin, SH., siap memfasilitasi pengobatan banyaknya petugas pemilu mulai dari tingkat KPPS, PPS dan PPK yang jatuh sakit saat bertugas. Pemerintah daerah siap menfasilitasi pengobatannya saat menjalani perawatan medis. “Memang banyak petugas kita yang jatuh sakit. Alhamdulillah pemerintah daerah siap membantu PPK, PPS dan KPPS yang mengalami jatuh sakit saat bertugas menyelesaikan setiap tahapan dalam pemilu 2019,” ujar Komisioner KPU Lotim, Taharuddin, SH., MH., mengutip pernyataan bupati usai meninjau penghitungan surat suara di wilayah Kecamatan Keruak, Senin (22/4). Bupati juga mengimbau kepada camat dan puskesmas untuk melakukan jemput bola dan memantau serta melayani dengan baik petugas KPU yang sakit maupun kelelahan. Dikatakannya, semua pihak harus dapat bekerjasama dan tolong menolong agar segala pekerjaan berjalan dengan baik dan lancar. Langkah tersebut juga merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap petugas yang menyelenggarakan pemi-
lu. Terlebih durasi waktu yang digunakan cukup panjang. Sekarang ini, ujarnya, KPU Lotim masih melakukan pendataan terhadap jumlah petugas KPU baik dari tingkat PPK, PPS maupun KPPS yang jatuh sakit di dalam menjalankan tugasnya. Beberapa orang sudah dibawa ke puskesmas untuk menjalani pemeriksaan di samping adanya yang sudah menjalani rawat inap dan rawat jalan. Misalnya PPK di Kecamatan Sakra Timur, di Masbagik rawat inap. Ada juga anggota PPS dan KPPS yang tuntas hingga pukul 03:00 Wita pagi. “Terkait adanya petugas yang sakit itu, KPU Lotim sudah mengkoordinasikannya dengan KPU NTB dan KPU RI,” tambah Ketua KPU Lotim, Dr. M. Junaidi. Namun dari informasi sementara, untuk KPPS, jumlah belasan, PPK tidak lebih dari 10 orang, dan PPS masih dilakukan
(Suara NTB/ist)
PANTAU - Bupati Lotim, H.M. Sukiman Azmy, saat memantau proses rekapitulasi suara di tingkat PPK Kecamatan Keruak, Senin (22/4). pendataan. Kendati demikian, banyaknya petugas yang sakit dipastikan tidak mengganggu
proses rekapitulasi suara yang saat ini masih berada di tingkat PPK. Banyaknya petugas yang
sakit karena waktu kerja cukup panjang, beban kerja yang banyak dan cuaca ekstrem. (yon)
Pembuat Laporan Selisih Suara Pilpres Tidak Banyak Penggunaan Hibah Parpol Perlu Pelatihan
Data Sementara
Tanjung (Suara NTB) Perhitungan suara pemilihan presiden (pilpres) di Kabupaten Lombok Utara (KLU) masih berlangsung di tingkat KPU Lombok Utara. Namun demikian, dari data sementara yang dihimpun Kesbangpol Lombok Utara, perolehan suara pilpres menggambarkan selisih suara tidak signifikan antara perolehan pasangan Calon Presiden (Capres) Ir. H. Joko Widodo – KH. Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno. Kepala Kesbangpol Pol KLU, Itradim, S.Sos., kepada wartawan Senin (22/4) mengungkapkan, pleno di PPK masih berlangsung. Dari 33 desa di 5 kecamatan yang dapat di KLU, jumlah desa yang telah diplenokan belum signifikan. Kendati demikian, Kesbangpol ikut menghimpun data hasil pilpres dan pileg berdasarkan rekapitulasi C1. Hasilnya, perolehan suara sementara pilpres mengunggulkan capres Jokowi. “Jadi data yang kami terima, dari jumlah DPT sebanyak 171.541 di 759 TPS, Paslon nomor urut 01 mengumpulkan suara sebanyak 68.475, sedangkan Paslon nomor urut 02 memeroleh 68.265 suara,” ujar Itradim.
Kendati unggul, namun selisih suara sementara Jokowi dan Prabowo tidak signifikan yakni hanya 210 suara. Kesbangpol mencatat, dari 171.541 DPT, suara sah sementara pemilih KLU sebanyak 136.740 dan suara tidak sah sebanyak 4.978 suara. “Tapi ini ada beberapa catatan dari data di atas. Masih ada 3 TPS yang PSU (pemilihan suara ulang) di Kecamatan Tanjung, 2 TPS di Desa Tanjung, dan satu TPS di Desa Sigar Pada,” sambungnya. Itradim menjelaskan, berdasarkan pemantauan sebelum pemilihan pihaknya melihat kurangnya sosialisasi oleh KPU kepada petugas KPPS berimbas pada suara tidak sah maupun perhitungan suara tingkat KPPS. Di samping itu, belum adanya pengalaman KPPS menyebabkan pelaksanaan pemungutan suara menimbulkan kekeliruan penghitungan. Dicontohkannya, di salah satu TPS di Desa Akar-Akar, kecamatan Bayan, ditemukan adanya surat suara yang tidak terpakai namun dimasukkan ke dalam kotak suara. Otomatis perhitungan akhir menimbulkan selisih dan mmenyebabkan perdebatan antara PPK, Saksi dan Panwascam. “Terutama di sistem perhi-
tungan ini, kita yang paling terlambat dibandingkan daerah lain. Kami tidak tahu kendalanya di mana, inikan ranahnya KPU, kita hanya sebatas memantau saja,” ujarnya. Itradim menambahkan, sistem pemilu serentak dengan banyaknya lembar surat suara cukup menyulitkan masyarakat. Tidak adanya foto caleg, sedikit banyak mempengaruhi pilihan masyarakat. Terlebih lagi, di Lombok Utara cukup banyak pemilih awam. “Banyak yang masih awam, sehingga mereka tidak mengenal calon. Bahkan mereka hanya mengenal angka tapi tidak mengenal huruf, ‘kan begitu,” sebutnya. Hingga perhitungan hari ke empat ini, Kesbangpol mengklaim belum mendapatkan data valid. Sebab rekapitulasi tidak selambat yang dibayangkan. Rekapitulasi di semua kecamatan belum selesai, bahkan ada yang hanya menyelesaikan 2 sampai 3 desa. “Dan data yang saya sampaikan untuk pilpres itu masih bersifat sementara, ini data yang kami dapatkan di H+3 pasca pencoblosan. Dan inipun karena masih ada yang PSU, jadi kami tidak bisa pastikan siapa yang nantinya menang,” pungkasnya. (ari)
Selong (Suara NTB) Para pembuat laporan penggunaan hibah yang diterima partai-partai politik (parpol) di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) perlu diberikan pelatihan. Hal ini dimaksudkan agar partai-partai bisa lebih tepat dan memenuhi syarat dan standar laporan yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Hal ini dikemukakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Lotim, H. Sudirman. Diwawancara Senin (22/4), Sudirman menjelaskan sejauh ini masih banyak parpol yang belum tertib menyampaikan laporan penggunaan hibah. SelaIn itu, parpol dianggap banyak kurang memenuhi syarat dalam laporan. Sesuai rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Parpol kurang lengkap laporannya. Semestinya dalam pembuatan laporan harus disertakan dengan bukti-bukti penggunaan anggaran. Dana hibah yang diberikan kepada parpol diakumulasi Rp2.100 per suara sah parpol. Semakin besar perolehan suara saat Pemilu, maka semakin besar jumlah hibah yang akan diterima. Hibah
selanjutnya ini akan diberikan menyesuaikan dengan hasil perolehan suara pada Pemilu 17 April 2019 lalu. Diambahkan, dalam pembuatan laporan sebenarnya acap kali digelar bimbingan teknis. Hanya saja pilah parpol yang diundang kerap tidak hadir. “Kalau dari sisi Pertanggungjawaban sudah bagus, akan tetapi kurang lengkap saja menyampaikan laporan,” ucapnya. Para pimpinan parpol seperti H. Daeng Paelori dari Partai Golkar juga mengharapkan agar diberikan pelatihan bagi kader Partai agar bisa membuat laporan. Pihak Bakesbangpoldagri siap memberikan pelatihan dengan bersama instansi terkait. ‘Kita siap bersama dengan inspektorat dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk memberikan bimbingan,” ucapnya. Diterangkan, dana hibah yang diberikan Pemkab Lotim dalam aturan dipergunakan 60 persen untuk pendidikan politik. Sisanya 40 persen untuk operasional partai. Sejauh ini dalam pelaksanaan pendidikan politik, Bakesbangpoldagri merasa tidak pernah dilibatkan oleh pihak Parpol. (rus)
53 ASN Lotim Bersaing Isi 10 Posisi
(Suara NTB/ari)
PENGHARGAAN - Bupati KLU H. Najmul Akhyar memberikan penghargaan pada perempuan yang tangguh dalam penanggulangan bencana di KLU di momen peringatan Hari Kartini, Senin (22/4).
Hari Kartini Pascagempa, Momentum Wujudkan Perempuan Tangguh Tanjung (Suara NTB) Hari Kartini ke - 140, Senin (22/4) antusias diperingati kaum perempuan di Kabupaten Lombok Utara (KLU) meski suasana psikososial belum pulih pascabencana gempa Agustus 218 lalu. Sebaliknya, Hari Kartini dijadikan momentum untuk membangkitkan kembali semangat dan perjuangan kaum perempuan untuk berbakti kepada Nusa, bangsa dan negara. Dalam upacara Hari Kartini di Lapangan Tioq Tata Tunaq kemarin, hadir Bupati Lombok Utara, Sekda Lombok Utara, Ketua BKOW, dan Organisasi perempuan. Ketua BKOW, Nani Triana Cahyani, SE., dalam sambutannya mengajak kaum perempuan Lombok Utara menjadikan Hari Kartini ke-140 sebagai momentum untuk bangkit dari keterpurukan. Semangat yang ditanamkan setidaknya mengikuti jejak Raden Ajeng Kartini, sosok Pahlawan Nasional perempuan
dalam membangun bangsa. Menurutnya, R.A Kartini juga merupakan simbol emansipasi perempuan di tanah air, lantaran banyaknya rekam jejak pengabdiannya dalam mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan di Indonesia. Untuk itulah, pada momen Hari Kartini kali ini, ia berpesan kepada perempuan Lombok Utara agar senantiasa meneladani kiprah Kartini. “Jadikanlah peringatan Hari Kartini ini sebagai momentum kebangkitan kembali kaum perempuan Lombok Utara pascabencana gempa,” ujarnya. Hari Kartini, ujarnya, menggambarkan dua peran besar perempuan dalam mengarungi bahtera kehidupan. Pertama, perempuan sebagai pondasi dalam lingkup terkecil yaitu keluarga. Kedua, perempuan sebagai anggota masyarakat, punya kewajiban serta hak yang sama untuk memberi kepada masyarakat luas.
Keberhasilan seorang perempuan melaksanakan peran di dalam keluarga, sambungnya, sangat membantu ketika dirinya berperan sebagai warga yang punya kewajiban ikut membangun bangsa dan negara. Kaum perempuan telah menjadi bagian penting dari kebijakan, bahkan suara mereka menjadi penting didengar dan diaktualisasikan dalam pengambilan kebijakan di pemerintahan. “Maka janganlah sekalikali meremehkan kaum perempuan. Banyak tokoh-tokoh perempuan yang kita kenal saat ini telah membuktikan diri, mereka adalah Kartini era kekinian,” tandasnya. Untuk diketahui, usai apel Hari Kartini, Pemda Lombok Utara memberi penghargaan kepada perempuan penggerak Lombok Utara dalam berbagai kategori. Penghargaan diberikan kepada perempuan tangguh dalam penanggulangan bencana. (ari)
Selong (Suara NTB)Sebanyak 53 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah memenuhi syarat kepangkatan golongan IVa dan IV b bersaing untuk menduduki 10 jabatan setingkat eselon II di lingkup Pemkab Lombok Timur (Lotim). Selasa (23/4) hari ini akan mulai dilakukan tes wawancara dan makalah oleh panitia seleksi (pansel) yang dibentuk Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lotim dari unsur akademisi, birokasi dan lembaga sosial masyarakat (LSM). Menurut Kepala BKBPSDM Lotim, Muhammad Khaeri, Senin (22/4), selain wawancara dan dan menguji makalah para calon pejabat setingkat kepala dinas dan kepala badan ini, dilakukan pula asesmen. Apalagi Bupati H. M. Sukiman Azmy dan H. Rumaksi Sjamsuddin menginginkan para pejabat eselon II harus bisa membaca khutbah. “Memang syarat dari Pak Bupati harus bisa berayat dan berhadis,” tambahnya. Proses pansel pejabat ini akan berakhir sampai tangal 30 April 2019 mendatang. Sebelum masuk bulan Ramadhan, semua pejabat yang akan mengisi 10 kursi ini ditarget sudah dilantik. Dengan demikian, katanya akan ada nantinya pejabat definitif yang akan mendampingi bupati saat Safari Ramadhan menyapa langsung warga ke masjid-masjid. 53 ASN tersebut disebut Muhammad Khaeri termasuk berasal dari pejabat lama
yang belum mendapatkan posisi. “Ini terbuka untuk pejabat di Lotim,” urainya. Dari 10 jabatan yang akan diburu, terbanyak tampak mengincar posisi Sekretaris Dewan (Sekwan). “Ada tujuh orang yang ingin di Sekwan,” ucapnya. Menurut Kepala BKPSDM Lotim ini, jumlah yang ikut pansel ini terbillang cukup banyak dibanding jumlah jabatan yang tersedia. Mengenai nilai dari tim pansel bersifat tertutup. Pansel dan Bupati nantinya yang berhak membuka. Proses pemilihan siapa yang akan nantinya duduk di posisi 10 kursi jabatan eselon II ini tetap pula akan melalui mekanisme pertimbangan Badan Pertimbangan Jabatan (Baperjakat). Adapun 10 jabatan tersebut adalah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan), Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (BKP), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Kepala Dinas Kesehatan (Dikes), Sekretaris Dewan (Sekwan), Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan), Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim). Sebagain besar pejabat di Lotim ini diketahui masih dikendalikan Plt. Namun ada pejabat plt yang tampak belum masuk lelang, yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang diketahui juga saat ini masih dipegang plt. (rus)
SUARA NTB Selasa, 23 April 2019
SUARA PULAU LOMBOK
Halaman 5
Rebut Kursi Pimpinan DPRD Prioritaskan Madu Trigona PEMDA Lombok Barat (Lobar) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lombok Barat (Lobar) memprioritaskan pengembangan madu trigona Desa Bengkaung Kecamatan Batulayar. Pengembangan madu trigona ini masuk prioritas dalam RKPD 2020. Bahkan program ini masuk kebijakan bupati ke depan sebagai salah satu prioritas untuk dikembangkan. Pengembangan potensi desa ini sebagai bentuk komitmen dalam mengembangkan 50 desa wisata di Lobar. Kepala Bappeda Lobar, Dr. H. Baehaqi mengatakan pemda punya komitmen mengembangkan desa wisata yang masuk RKPD 2020. “Termasuk wisata desa, madu trigona desa Bengkaung itu salah satu menjadi perhatian dan masuk RKPD 2020,” jelas Baehaqi. Dijelaskan, untuk pengembangan madu trigona ini para petani madu akan diberikan bantuan stup (alat budidaya) dan penghijauan. Kenapa diberikan penghijauan? Menurut dia penting kawasan hutan di sana terjaga karena kalau lebah tidak ada bunga, maka tidak ada makanan untuk menghasilkan madu. Selain itu, program lain yang mausuk ke desa itu adalah mitigasi bencana. Menurut dia banyak potensi yang dimiliki Desa Bengkaung, namun pihaknya dalam megembangkan potensi ini secara bertahap melalui instansi terkait. Untuk potensi wisata dikerjakan oleh Dinas Pariwisata bersama OPD terkait lain. Dari sisi jalan akan dibangun Dinas PU. Untuk tahap awal ini kata dia, pihak pemda akan mengembangkan madu trigona.”Tahap awal ini kita kembangkan madu trigona, kan tidak bisa sekaligus kita tangani,”jelas dia. Jangka panjang, jelas dia, kawasan desa ini akan menjadi alternatif, sehingga masuk dalam program kawasan perdesaan dan kawasan wisata desa. Kawasan wisata desa sendiri jelas dia sudah masuk dalam RPJMD sebanyak 50 desa sesuai karakteristik masing-masing. Pemda kata dia memiliki program Pro U Kades (program unggulan kawasan perdesaan). Melalui program ini kata dia dibangun 50 desa wisata. Untuk mendorong ini, tiap-tiap kecamatan akan diberikan insentif bagi kinerjanya kompetitif. Insentif yang diberikan kata dia berupa program senilai Rp5 miliar. Lantas kenapa Desa Bengkaung belum dalam desa wisata lobar, menurut dia semua akan ada tahapan. Kalau belum masuk tahun ini, tapi desa ini akan diperhatikan dalam pengembangan potensi desa. (her) H. Baehaqi
Lima Partai Besar Bersaing Giri Menang (Suara NTB) Sejumlah partai besar seperti Gerindra, Nasdem, Demokrat, PAN dan Golkar diprediksi bakal berebut kursi pimpinan DPRD di Lombok Barat (Lobar). Menyusul sejumlah partai ini memiliki perolehan suara signifikan pada pemilihan legislatif (pileg) tanggal 17 April lalu. Mereka saling klaim bisa menduduki unsur pimpinan menyusul perolehan kursi merata hampir di semua daerah pemilihan (dapil). Caleg dari Demokrat H. Suhaimi mengatakan, gambaran sementara perolehan suara dari tabulasi data internal Demokrat yang dihimpun sampai Minggu kemarin hampir semua dapil bisa terisi. Di dapilnya (Dapil III Batulayar-Gunungsari) perolehan suara total sudah mencapai 5.500, coblos namanya saja 2.475 suara kemudian gampar partai 1.000 lebih. “Sehingga insya Allah Demokrat bisa dapat satu kursi di dapil III,” jelas caleg petahana ini. Sedangkan di Dapil Narmada-Lingsar, tambahnya, juga berpeluang dapat satu kursi, Dapil Kediri-Labuapi dan Gerung-Kuripan juga berpeluang satu kursi. Tinggal, menunggu Dapil Sekotong-Lembar. Menurut dia dengan perolehan suara ini, Demokrat berpeluang dapat jatah satu pimpinan dewan nanti. Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD II Partai Golkar Adi
Subardi mengatakan, dari hasil pengumpulan data yang sudah diterima semua tim, kursi pimpinan DPRD Lobar masih dipegang oleh Partai Golkar dan Partai Golkar akan kembali menjadi partai pemenang pileg di Lobar.’’ Kursi Ketua DPRD Lobar masih dipegang Golkar, kami optimis karena semua kursi terisi di semua Dapil,’’ katanya kepada wartawan. Ia menjelaskan, dari hasil pemilihan yang sudah berlangsung, kursi DPRD Lobar di semua dapil dipastikan bisa terisi. Bahkan di salah satu dapil yaitu Dapil 5 Kediri-Labuapi Golkar bisa mendapatkan dua kursi.’’ Di Dapil 5, Golkar bisa dapat 2 kursi,’’ tegasnya. Sedangkan di masing-masing dapil satu sampai empat akan terisi satu kursi, sehingga jumlah kursi yang bisa diperoleh Lobar bisa enam kursi. Dijelaskan olehnya, dua kursi
yang didapatkan Golkar di DPRD Lobar, berasal dari Imam Kafali yang sekarang menjawab Ketua DPRD Lobar dam H A Gupron yang sekarang juga menjabat anggota DPRD Lobar. Selain itu ada juga H. Muhammadiah yang merupakan kader Partai Golkar yang diperkirakan bisa mendapatkan suara besar di Kediri Labuapi. ‘’Tiga orang ini kader yang diprediksi dapat suara besar. Kalau Partai Golkar bisa mendapatkan suara di atas 10 ribu, bisa dipastikan kursi DPRD Lobar bisa dipegang Partai Golkar,’’ klaimnya. Sementara itu, dari Partai Gerindra juga mengaku optimis kursi DPRD Lobar bisa dipegang Partai Gerindra, alasannya karena semua kursi di DPRD Lobar terisi, bahkan di dua dapil yaitu Dapil 2 Sekotong-Lembar dan Dapil III Gunungsari-Batu Layar, Partai
Bertambah, Jumlah TPS yang Gelar PSU di Loteng
(Suara NTB/dok)
(Suara NTB/kir)
PANTAU - Wabup Loteng, H. L. Pathul Bahri memantau pelaksanaan UNBK di SMPN 1 Praya, Senin (22/4).
13.453 Siswa SMP di Loteng Ikuti UNBK Praya (Suara NTB) Sebanyak 13.453 siswa SMP sederajat di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Senin (22/4), mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dari total 16.080 siswa peserta Ujian Nasional (UN) tahun ini. Pelaksanaan UNBK pada hari pertama berjalan lancar dan tidak ditemukan ada kendala yang berarti di lapangan. Bahkan Wabup Loteng, H.L. Pathul Bahri, S.IP., turun langsung memantau. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Loteng, H. Sumum, S.H.M.Pd., mengatakan dari 436 sekolah penyelenggara UN tahun ini, yang menyelenggarakan UNBK sebanyak 343 sekolah. Sisanya sebanyak 93 sekolah masih menggelar UNKP (Ujian Nasional berbasis Kertas dan Pensil). “Harapan kita kalau bisa semua
sekolah menggelar UNBK. Tapi karena memang terkendala fasilitas, maka belum semua sekolah di Loteng bisa mengelar UNBK,” akunya. Inipun sekolah yang menggerlar UNBK ada yang dengan pola gabungan, karena persoalan keterbatasan fasilitas. Di mana, dua sekolah bergabung menggunakan satu fasilitas UNBK yang sama. Misalnya untuk Madrasah Tsanawiyah (MTs) dari 97 sekolah penyelenggaran bergabung jadi 79 sekolah. Kemudian yang SMP dari 196 sekolah bergabung menjadi 64 sekolah. Meski gabung, klaimnya, secara umum tidak sampai mengganggu proses pelaksanaan UNBK, karena penyelenggara sudah mengatur jadwal supaya tidak ada yang saling bertabrakan. “Secara
umum pelaksanaan UNBK sejauh ini berjalan sesuai rencana. Seluruh siswa terdaftar sebagai peserta UN, tidak ada yang tidak ikut,” klaimnya. Ke depan, tentu pihaknya berharap semua sekolah di Loteng bisa secara mandiri menggelar UNBK dan tidak lagi dengan pola gabungan. “Target kita tahun depan seluruh sekolah penyelenggara UN, sudah bisa melaksanakan UNBK,” tandasnya. Untuk mencapai target tersebut, pihaknya mendorong peran serta masyarakat. Tidak hanya dengan mengharapkan dari pemerintah saja. Sekolah juga diharapkan bisa secara mandiri menyiapkan fasilitas UNBK. Terutama sekolah yang masih menerapkan UNKP dan masih bergabung, supaya bisa mengoptimalkan potensi yang ada. (kir)
Penumpang LIA Naik 5 Persen Praya (Suara NTB) Jumlah penumpang di Lombok Internasional Airport (LIA) memasuki triwulan kedua tahun 2019 ini mulai menunjukkan tren positif setelah sempat durun drastis selama triwulan pertama tahun ini. Turunnya jumlah penumpang ini setelah musibah gempa Pulau Lombok serta kebijakan kenaikan harga tiket pesawat oleh sejumlah maskapai penerbangan. “Tren penumpang di LIA sekarang sudah mulai membaik setelah sempat anjlok awal tahun lalu. Di mana sekarang peningkatan penumpang tercatat sudah menyentuh angka di atas 5 persen,” ungkap General Manager (GM) PT. Angkasa Pura (AP) I LIA, Nugroho Jati, Senin (22/4). Jati mengatakan, selama bulan ini rata-rata jumlah penumpang di LIA baik itu domestik maupun nasional sudah di atas 3 ribu orang, naik dari bulan se-
belumnya yang rata-rata di angka 2 ribu orang per hari. “Posisi pergerakan peningkatan jumlah penumpangnya sudah mulai membaik jika dibandingkan dengan kondisi beberapa bulan sebelumnya,” tambahnya. Pihaknya berharap kondisi tersebut bisa terus membaik, karena memasuki Bulan Mei hingga Juli mendatang, sudah masuk musim panas. Di mana, warga di negara-negara Eropa, Amerika dan negara barat lainnya, biasanya dimanfaatkan oleh warganya untuk berlibur. Di dalam negeri, periode Mei hingga Juli juga masuk periode liburan, baik itu musim liburan lebaran hingga musim liburan sekolah. “Kalau kondisinya bagus, prediksi kita lonjakan penumpang di LIA bakal terjadi pada bulan Juni mendatang,” ungkapnya. Meski kondisi belum bisa normal sepenunhnya, namun pi-
dapil tiga,’’ tegasnya. Ia menjelaskan,pada dasarnya PKB memang tetap berpeluang untuk mendapatkan kursi Ketua DPRD Lobar, karena di beberapa dapil seperti di Dapil III, PKB bisa mendapatkan dua kursi, karena sejumlah kader yang dipasang di Dapil III kader yang potensial untuk bisa mendapatkan suara besar. ‘’Tetapi kita, tidak mau berandai, yang jelas kursi wakil ketua masih menjadi milik PKB,’’ tegasnya. Sementara itu Sekretaris Perindo NTB Juaini mengatakan, sejauh ini Perindo berdasarkan hasil rekapitulasi internal sementara ini untuk DPRD Provinsi, Perindo bisa mendapatkan 1 kursi, yakni Dapil Sumbawa. Untuk KLU, jelas dia, kemungkinan bisa mendapatkan 4 kursi. “Kalau Lobar baru satu kursi yakni Dapil III,” jelas dia. Sebagai partai baru dan mengusung caleg wajah baru, peroleh suara Perindo cukup bagus. Di mana jumlah caleg yang diusung tidak memenuhi target di masing-masing dapil, sehingga tak memungkinkan Perindo bisa mengisi semua dapil. Di partai Berkarya juga sejumlah calegnya berpeluang lolos, yakni Dapil Gerung Kuripan. (her)
DSP, KLU Belum Dapat Kejelasan
(Suara NTB/dok)
Praya (Suara NTB) Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang akan menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dipastikan bertambah menjadi dua TPS, yakni TPS 15 Desa Pengembur serta TPS 8 Desa Aik Mual. Hal itu diungkapkan Ketua KPU Loteng, Ahmad Fuad Fahrudin, kepada wartawan, di kantornya, Senin (22/4). Ia menjelaskan, awalnya memang hanya satu TPS yang sudah diputuskan akan menggelar PSU. Namun terakhir, kemarin masuk rekomendasi dari Bawaslu Loteng yang meminta KPU Loteng menggelar PSU di TPS 8 Desa Aik Mual. “Berdasarkan rekomendasi tersebut, KPU Loteng akhirnya memutuskan untuk menggelar PSU di TPS 8 Desa Aik Mual,” terangnya. Bawaslu Loteng merekomendasikan TPS 8 Desa Aik Mual menggelar PSU, karena ada ditemukan sekitar 6 formulir C6 (surat panggilan memilih) yang digunakan secara tidak sah. Di mana pemilik C6 tersebut diketahui sedang di luar negeri. Tapi ternyata digunakan oleh orang lain. Atas dasar itulah kemudian Bawaslu Loteng merekomendasikan untuk digelar PSU. “Bawaslu Loteng mendapat laporan dari masyarakat. Sebelum kemudian memutuskan merekomendasikan ke KPU Loteng soal PSU,” teranganya. Disinggung kapan PSU akan dilaksanakan, Fuad menegaskan masih belum diputuskan, karena sampai saat ini KPU Loteng masih menunggu kesiapan logistik dari KPU provinsi. Pasalnya, logistik yang ada di KPU Loteng sekarang ini hanya logistik DPRD kabupaten. Sedangkan untuk logistik surat suara yang lain, masih ada di KPU provinsi. Fuad mengatakan, jika merujuk pada aturan yang ada PSU digelar paling lambat 10 hari setelah pencoblosan atau sampai tanggal 27 April mendatang. KPU provinsi sendiri berharap PSU bisa digelar secara serentak pada tanggal 27 April. Tetapi tetap keputusan soal PSU, dikembalikan ke KPU kabupaten. Untuk menggelar PSU, KPU Loteng sudah menunjuk petugas KPPS yang baru, karena petugas KPPS sebelumnya langsung diganti begitu pencoblosan tanggal 17 April usai digelar. “Untuk PSU, petugas KPPS baru semua. Karena petugas KPPS sebelumnya, langsung diganti,” pungkasnya. Lebih lanjut, Fuad menambahkan total DPT yang akan menggelar PSU di dua TPS tersebut yakni sebanyak 462 pemilih. Masingmasing 261 pemilih di TPS 15 Desa Pengembur dan 201 pemilih di TPS 8 Desa Aik Ahmad Fuad Fahrudin Mual. (kir)
Gerindra bisa mendapatkan dua kursi.’’ Insya Allah Gerindra Ketua DPRD Lobar,’’ kata Hj. Nurhidayah Sekretaris DPC Partai Gerindra Lobar. Alasan dirinya berani memastikan kursi DPRD bisa dipegang, karena terdapatkan peningakatan jumlah suara Partai Gerindra di semua dapil, terutama di Dapil Gunungsari-Batulayar dan Sekotong-Lembar. ‘’ Dapil dua dan tiga bisa mendapatkan dua kursi,’’ ujarnya. Sementara itu, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengaku pesimis jika bisa mendapatkan kursi Ketua DPRD Lobar. Namun untuk mendapatkan jabatan pimpinan DPRD Lobar masih berpeluang didapatkan kursi Wakil Ketua DPRD Lobar. ‘’Kalau kursi pimpinan dari wakil, kita dari PKB masih optimis,’’ ungkap Samsul, selaku penghubung (LO) PKB. Meski ada satu dapil yang masih terbilang cukup berat didapatkan oleh PKB, yaitu di Dapil III Gunungsari-Batulayar. Kalau dari urutan suara kemungkinan suara PKB di urutan delapan atau sembilan.’’ Dapil yang agak berat di
(Suara NTB/kir)
PENUMPANG - Kondisi terminal LIA tampak mulai ramai oleh penumpang setelah sempat anjlok beberapa waktu lalu. haknya bersyukur tren penumpang di LIA sudah kembali positif, sehingga target penumpang ditahun ini kalau belum bisa tercapai, tapi paling tidak mendekati. Artinya, secara psikologis
wisatawan sekarang sudah mulai melupakan musibah gempa yang melanda Pulau Lombok tahun 2018 lalu ditambah lagi, harga tiket sejumlah maskapai juga sudah mulai turun ke harga
normal. “Dari sisi bandara tren itu tentu bagus bagi perkembangan bandara itu sendiri. Dan, bagi daerah juga bagus bisa menumbuhkan kembali sektor pariwisata,” pungkas Jati. (kir)
Tanjung (Suara NTB) Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) berupaya keras menggedor pemerintah pusat untuk mengalokasikan dana siap pakai (DSP) untuk rehab rekon sarana perkantoran. Dari akumulasi kerusakan, diperkirakan dana yang dibutuhkan mencapai Rp 777 miliar. Kepala Bappeda KLU, Heriyanto, SP., Senin (22/4) mengakui, ia dan Bupati Lombok Utara sudah bertolak ke Jakarta pekan lalu. Tujuannya untuk meminta kejelasan terkait alokasi tambahan dana guna percepatan rehab rekon di KLU. Sayangnya, komunikasi yang dijalin ke pusat itu belum menghasilkan lampu hijau. “Kita minta penjelasan hibah rusak ringan dari APBN. Bahwa Lombok Utara dari dokumen renaksi itu ada kebutuhan Rp810 milliar, tapi ada beberapa yang sudah kita tangani, sehingga sisanya itu ada sekitar Rp777 milliar,” ujar Heriyanto di ruang kerjanya. Proposal pengajuan hibah awalnya diajukan melalui EProposal. Selanjutnya ditindaklanjuti dengan bukti hard copy melampirkan rekomendasi Gubernur NTB. Pemda KLU kata dia, berharap ada kejelasan hibah tersebut agar memudahkan Pemkab Lombok Utara menyusun perencanaan KUA PPAS dan RAPBD 2020 mendatang. “Katakan pusat mau mendukung untuk rehab rekon perkantoran kita yang rusak, maka kita bisa efisiensi dan
mengalihkan APBD untuk kebutuhan yang lain,” ujarnya. Heriyanto menyebut, pusat masih belum memberi kepastian anggaran, karena masih harus menunggu pilpres selesai. Dengan asumsi menunggu pilpres, pihaknya khawatir alokasi hibah belum bisa dimasukkan dalam dokumen KUA PPAS 2020. Andai pun Pemda KLU menganggarkan sebagian kecil anggaran untuk rusak ringan kantor pada APBD, nilainya tidak akan seberapa karena tahun 2020 KLU juga menghadapi pilkada yang harus dibiayai. Ditambah lagi kemungkinan APBD diubah pascaparipurna andaikata hibah masuk setelah APBD disahkan. “Karena memang biaya pilkada ini wajib kita support anggarannya, makanya kita ingin tahu lebih awal dana RR ini. Katakanlah Rp100 miliar dulu, sudah sangat terbantu APBD kita,” sambungnya. Berbeda dengan anggaran untuk rehab rekon rumah warga korban gempa, Heriyanto mengatakan tidak khawatir. Sebab pusat sudah memberi jaminan penganggaran. Dari total Rp5,59 triliun kebutuhan dana, sebagian besar warga korban sudah menerima rekening. “Artinya sudah terjamin untuk perbaikan rumah melalui dana pusat. Informasi awal yang saya terima, kekurangannya masih sekitar Rp1,9 triliun, dan sudah ditransfer sekitar Rp900-an miliar, jadi kebutuhan itu sekitar Rp1 triliun lagi,” tandasnya. (ari)
Pembangunan ’’Taxi Way’’ Pararel LIA Dikebut Praya (Suara NTB) PT. Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA) saat ini tengah mengupayakan mempercepat penyelesaian pembangunan taxi way pararel LIA supaya bisa tuntas pada bulan November mendatang. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan penumpang di LIA di masa yang akan datang. General Manager (GM) PT. AP I LIA, Nugroho Jati, Senin (22/4), kepada wartawan mengatakan, pembangunan taxi way pararel tersebut menjadi prioritas untuk dituntaskan tahun ini, sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada penumpang pesawat di LIA. Adanya taxi way pararel ini, ujarnya, bisa mempercepat pergerakan pesawat saat landing ataupun take off dari 12 pesawat per jam bisa meningkat sampai 22 pesawat per jam, sehingga penumpang tidak lagi harus menunggu lama saat akan landing ataupun take off di LIA. “Selama ini ketika mau take off khususnya, pesawat harus menunggu dulu di apron kalau ada pesawat di run way. Tapi dengan adanya taxi way pararel tersebut tidak harus menunggu di apron. Namun bisa langsung berjalan melalui taxi way sembari menunggu run way kosong,” jelasnya. Jati mengatakan, total pan-
(Suara NTB/dok)
Nugroho Jati jang taxi way pararel yang dibangun ini sekitar 900 meter yang menghubungkan ujung run way timur dengan apron. “Jadi sesuai fungsinya, taxi way ini menghubungkan run way dengan apron. Sehingga keberadaannya sangat vital,” imbuhnya. Disinggung rencana perpanjangan run way LIA, Jati mengatakan saat ini masih diproses oleh PT. AP I pusat. Pihaknya belum bisa memastikan kapan pengerjaan fisik perpanjangan run way dilakukan, karena semua tergantung kebijakan pusat. “Untuk penambahan panjang run way masih dikaji. Apakah menjadi 3.000 meter atau 3.200 meter. Itu masih menunggu keputusan pusat,” tegasnya. (kir)
SUARA NTB Selasa, 23 April 2019
SUARA PULAU SUMBAWA
Halaman 6
123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 bangun kesejahteraan masyarakat di masing Sumbawa Besar (Suara NTB) 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 masing daerah. Nantinya antar OPD di Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa men123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 lingkungan Pemkab Sumbawa bisa saling berkyampaikan ucapan selamat atas pelantikan 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 oordinasi dengan OPD di Pemkab Lobar. Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat (Lo123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 bar), H. Fauzan Khalid S.Ag, M.Si dan Hj. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 Selamat HUT Dompu Sumiatun, atau lebih dikenal dengan pasan123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 Selain itu, Pemkab Sumbawa juga menyamgan ZAITUN, Selasa (23/4) hari ini. Untuk 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 paikan selamat atas Hari Ulang Tahun (HUT periode lima tahun ke depan, 2019-2024. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 Dompu). Tepat pada 11 April lalu, Kabupaten “Selamat atas pelantikannya. Apalagi Bu123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 Dompu merayakan ulang tahunnya yang ke 204 patinya juga incumbent dan Wakil Bupatin123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 tahun. Pada usia yang yang semakin matang, ya, sosok srikandi Lobar. Semoga keduanya 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 Dompu diharapkan dapat terus maju dan bisa membawa Lobar yang MANTAP (Aman, 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 berkembang. Sejahtera dan Berprestasi) seperti gagasan 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 “Kita ucapkan selamat atas HUT Dompu politik mereka lima tahun kedepan. Hubun123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 sebagai Kabupaten tetangga kita, masih satu gan kerjasama antar daerah, Pemkab Sum123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 daratan di Pulau Sumbawa,. Kita berharap, bawa dengan Pemkab Lobar yang selama ini 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 kerjasama antara Dompu dan Sumbawa juga telah terjalin dengan baik bisa terus ditingkat123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 terus terjalin. Banyak potensi daerah yang bisa kan,” kata Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 digarap untuk dikerjasamakan. Seperti di Mahmud Abdullah, Senin (22/4). 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 bidang pertanian, sebagai sama sama daerah Menurut Wabup, ada banyak program yang 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 agraris. Tinggal komunikasi yang mesti terus bisa dikerjasamakan antara Pemkab Sum123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 dirajut,”pungkas Wabup. (arn/*) bawa dengan Lobar. Dalam kerangka mem123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 Bupati Sumbawa, Wabup Sumbawa, 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 H. M. Husni Djibril, B.Sc Drs. H. Mahmud Abdullah 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si Wabup Lobar, Hj. Sumiatun 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234
Pemkab Sumbawa Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Bupati dan Wabup Lobar
Kelelahan, Belasan Petugas Pemilu di Bima Sakit Bima (Suara NTB) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima mencatat, sejak mulai tahapan Pemilihan hingga Rekapitulasi suara, sedikitnya belasan petugas jatuh sakit karena kelelahan. “Sejak tahapan pemilihan sampai dengan hari ini sudah ada belasan petugas yang sakit,” kata Komisioner KPU Kabupaten Bima, Ady Supriadin S.Pd.I, kepada Suara NTB, Senin (22/4). Diakuinya, jumlah belasan yang sakit tersebut dari petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Belum terhitung para petugas di tingkat Komite Penyelenggara Pemilihan Suara (KPPS). “Perkiraan jumlahnya sementara mencapai belasan dari PPK. Jika diakumulasi dengan petugas KPPS, kemungkinan angkanya lebih dari belasan,” katanya. Menurut Ady jumlah petugas yang sakit tersebut akan dilaporkan ke KPU Provinsi NTB. Hingga saat ini mereka yang sakit tersebut sudah diberikan tindakan medis. Ada yang dirawat jalan dan ada pula yang dirawat langsung di Puskesmas. “Faktor kelelahan. Drop setelah beberapa hari bertugas menjadi penyelenggara. Mereka ada yang dirawaat jalan dan ada yang masih di rawat di Puskesmas,” katanya. Ady menambahkan terkait jatuh sakitnya petugas PPK tersebut, Pemerintah Daerah telah menerjunkan tenaga medis di setiap Kecamatan masingmasing. Hal itu berdasarkan rapat koordinasi antara KPU dengan FKPD belum lama ini. “Berdasarkan laporan yang kami terima, tenaga medis sudah mulai turun untuk memeriksa petugas PPK. Seperti di Kecamatan Monta, Donggo, Soromandi, dan Sape,” ujarnya. Kendati demikian Ia mengingat-
(Suara NTB/Uki)
PERIKSA - Tim medis Puskesmas Monta memeriksa petugas PPK Kecamataan Monta, di kantor Camat setempat, Senin (22/4). kan para petugas PPK untuk tetap menjaga atau memperhatikan kesehatan di tengah padatnya jadwal rekapitulasi yang saat ini berlangsung. “Meski mengejar jadwal yang sudah ditentukan. Namun kesehatan juga harus diperhatikan,” harapnya. Sementara, Ketua PPK Kecamatan Monta, Alfurqan S.Sos mengatakan, sejak mulainya tahapan Pemilu Rabu (17/4) kemarin hingga Senin (22/4) tercatat ada enam petugas KPPS dan PPS yang jatuh sakit. “Di Desa Sondo ada tiga orang, Desa Waro, Tolouwi dan Wilamaci masing-masing satu orang,” katanya. Diakuinya saat ini mereka sebagian sudah bekerja dan sebagi-
an masih dirawat jalan dan di Puskesmas. Rata-rata keluhan yang dialami petugas karena kelelahan. Tenaga tenaga drop karena kurangnya istirahat. “Terkait jumlah petugas yang sakit ini kami sudah berkoordinasi dengan KPU Kabupaten Bima karena dikabarkan akan diberikan santunan oleh KPU pusat,” katanya. Alfurqan menambahkan, sejumlah tim medis dari Puskesmas Monta juga sudah turun untuk memeriksa para penyelenggara secara gratis. Bahkan memberikan obat dan vitamin sesuai sakit yang dikeluhkan. “Keluhan anggota kita tensi darah yang turun, lemas atau drop dan tidak enak badan. Tapi tadi petugas medis sudah memberikan obat dan vitamin untuk dikonsumsi,” pungkasnya. (uki)
Pemkab Sumbawa Keluarkan Imbauan Pemilu Damai
Wabup Ajak Masyarakat Bersabar Tunggu Hasil Resmi KPU Sumbawa Besar (Suara NTB) Pemkab Sumbawa bersama Polres Sumbawa dan tokoh masyarakat serta tokoh agama telah mengeluarkan imbauan Pemilu damai. Menyikapi dinamika yang berkembang pasca Pemilu Serentak 2019. Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdulah, saat melakukan pengecekan proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan juga mengajak masyarakat bersabar menunggu hasil penghitungan resmi oleh KPU. Sekaligus mendukung KPU bekerja. Unntuk tetap menjaga kondusivitas daerah. Wabup yang didampingi Kapolres dan Bawaslu, saat melakukan pengecekan di Moyo Utara, mengaku rekapitulasi berjalan dengan lancar. Sambil berharap kepada seluruh masyarakat agar menjaga suasana kondusif selama proses rekapitulasi berlangsung. Selain itu juga mengajak masyarakat untuk mendukung dan mendorong KPU dalam melaksanakan tugasnya dengan baik. “Harapan saya mari kita dukung KPU untuk benar-benar bekerja dengan baik. Andaikan nanti KPU ada kesalahan, masih ada cara dan jalur untuk menyelesaikannya, sesuai aturan yang berlaku,” terangnya. Kapolres Sumbawa, AKBP Tunggul Sinatrio, SIK MH, menyebutkan, telah menempatkan personel 10 anggota Polri di masingmasing PPK untuk melakukan pengamanan. Termasuk disiapkan satu peleton Brimob untuk tiga loka-
si wilayah. ”Insya Allah aman tidak ada keributan. Dan kita harus optimis aman,” kata Kapolres. Saat ini, pihaknya sudah berkordinasi dengan seluruh unsur terkait. Dimana sudah melakukan deklarasi memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap bersabar menunggu hasil resmi dari KPU. “Jangan terpancing dari euforia-euforia media sosial. Media sosial ini banyak yang menyesatkan. Masyarakat juga jangan terprovokasi berita-berita hoaks. Tetap bersabar menunggu keputusan sah dari KPU,” tukasnya. Sebelumnya, Wabup bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, Imam Masjid Agung Nurul Huda, Polres Sumbawa dan jajaran PWI Sumbawa juga telah mengadakan pertemuan untuk membahas situasi yang sedang berkembang di masyarakat Kamis lalu, di di Rumah Dinas Wabup. Yang menghasilkan 6 poin penting berupa imbauan yang harus disikapi oleh seluruh masyarakat Tana Samawa. Seperti disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Sumbawa, Tajuddin, S.H, poin tersebut, yakni, Pemkab bersama para tokoh masyarakat mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Sumbawa agar menjaga suasana senap semu dan kondusif di tengah-tengah masyarakat pasca pemungutan suara. Kemudian mendukung dan mendorong KPU Sumbawa untuk melaksanakan tugas dan rangkaian kegiatan dari mu-
lai pemungutan suara, hingga rapat pleno KPU sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Termasuk mendukung dan menghormati hasil Pemilu serentak 2019. “Siapapun pemenang dalam Pilpres dan Pileg, mereka adalah pemimpin kita dan wakil-wakil kita di pemerintahan,” jelasnya. Selain itu, lanjutnya, bagi pendukung pemenang Pilpres, agar tidak melakukan euforia kemenangan yang berlebihan sehingga dapat mengganggu suasana riam remo di tengah-tengah masyarakat Sumbawa. Masyarakat juga diimbau, melaksanakan doa bersama untuk keselamatan bangsa. “Apapun hasil dari Pemilu serentak 2019 agar dapat diterima. Karena itu semua adalah ketetapan Allah SWT yang harus diyakini dan diterima dengan lapang dada,” tandasnya. Pada bagian lainnya, Wabup juga telah menginstruksikan Dinas Kesehatan Sumbawa melalui Puskesmas di setiap kecamatan untuk membentuk tim medis, yang akan memantau dan memberikan pelayanan kesehatan bagi penyelenggara Pemilu di tingkat kecamatan. Selama proses rekapituasi berlangsung. “Siapa tahu ada yang terganggu kesehatannya akibat kelelahan selama proses penghitungan suara yang memakan waktu cukup panjang. Keluhan seperti lelah, sakit kepala kerap dikelahkan penyelenggara, sehingga mereka perlu dipantau dan diberikan pelayanan,”pungkas Wabup.(arn/*)
Satu SMP di Pulau Moyo Laksanakan UNBK di Kabupaten Sumbawa Besar (Suara NTB) Pelajar SMP Negeri 3 Labuhan Badas yang berada di Pulau Moyo melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sumbawa. Hal ini dilakukan karena di sekolah setempat terkendala sinyal internet. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP, Sudarli, S.Pt, M.Si membenarkan hal tersebut. Dikatakannya di Pulau Moyo terdapat tiga SMP yakni SMP Negeri 3 Labuhan Badas, SMP Negeri 5 dan SMP Negeri 6. Ketiga SMP
tersebut rencananya bergabung melaksanakan UNBK di SMP Negeri 6. Namun SMP 3 memilih untuk melakukan UNBK di Sumbawa. “Memang kemarin itu dalam keadaan sinyal kurang baik. Namun dapat informasi dari Kepala Sekolah SMP 6 itu sudah bagus sekarang itu. Ini mengantisipasi saja, sehingga oleh kepala sekolah bersama orang tua agar ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya. Dijelaskannya, di sekolah setempat juga terdapat laptop, hanya saja sinyal internet terganggu. Namun untuk pelaksanaan pilihannya bisa secara offline seperti di
Ropang. Hanya saja pihak sekolah memilih agar melakukan secara online. Dimana di kota juga tersedia tempat untuk menginap yang difasilitasi sekolah dan masyarakat. “Sebelumnya saya sudah berikan pilihan kepada kepala sekolahnya mau bergabung ke SMP 6 atau menyelenggarakan sendiri. Ternyata pilihannya beliau kita bisa laksanakan di kabupaten saja, agar kami cepat kontrol. Saya pikir proses mereka melaksanakan ujian di kota itu tidak berjalan begitu saja. Pasti atas kesepakatan orang tua dan sebagainya, tidak ada unsur pemaksaan,” jelasnya. (ind)
Tajuddin
Wabup Sumbawa, H. Mahmud Abdullah bersama Kapolres Sumbawa saat mengecek proses rekapitulasi di tingkat kecamatan.
Selasa, 23 April 2019
Bupati Bima Ingin Perempuan Bima Tiru Sosok RA Kartini Bima (Suara NTB) – Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE, menginginkan para perempuan Bima agar meniru RA. Kartini. Sosok yang telah mengangkat derajat dan marwah perempuan Indonesia. “Kita kaum perempuan harus belajar dari sejarah RA. Kartini. Sikap dan perjuangannya harus ditiru,” katanya dalam acara memperingati hari Kartini di halaman kantor Bupati Bima, Senin (22/4). Sebagai inspirator kaum perempuan Indonesia, sosok Kartini sudah menjadi bagian terpenting dari sejarah lahirnya perjuangan kesetaraan kaum perempuan. Bahkan Bupati mengaku sangat terinspirasi dari sikap dan ketauladanan Kartini. “Perjuangan Kartini sudah kita rasakan sekarang ini. Banyak tokoh-tokoh perempuan hebat seperti Kartini yang sudah memiliki kontribusi besar untuk memajukan bangsa,” ujarnya. Pada zaman ini, lanjutnya kaum perempuan telah hidup setara dan sejajar dengan kaum laki-laki. Namun tantangan yang dihadapi yakni belenggu penindasan gender yang semakin kompleks. “Lemahnya perlindungan terhadap perempuan menjadi pekerjaan rumah yang sangat besar saat ini,” katanya. Hadirnya sosok Kartini untuk memberikan inspirasi kaum perempuan, meskipun dengan kondisi yang tidak menguntungkan. Namun perempuan harus mengubah diri dan berkarya melalui pikiran dan gagasan. “Perempuan harus turut serta memberikan penerangan dari gelapnya kehidupan perempuan yang terkekang oleh kolotnya adat, sehingga tercipta suatu keadilan yang menyeluruh,” ujarnya. Selain itu, Ia juga meminta peringatan hari Kartini tidak sekedar menjadi acara seremonial tahunan karena hanya dilakukan sesaat dan tidak berguna. Kegiatannya harus dijadikan sebagai wahana instrospeksi diri. “Kita harus bisa menjadi kartini-kartini masa depan. Baik berjuang bagi keluarga sendiri, lebih-lebih untuk daerah dan bangsa,” ujarnya. Bupati menambahkan fungsi perempuan tidak cukup hanya melahirkan dan mengurus rumah tangga. Tapi sosok perempuan harus menjadi juru kunci ketahanan keluarga, dan menciptakan generasi tangguh dan handal. “Selain berbuat untuk kemajuan keluarga dan bangsa. Ibu harus menambah fungsinya sebagai tempat madrasah pertama bagi anak,” pungkas ibu dua orang anak ini. (uki)
(Suara NTB/Uki)
Indah Dhamayanti Putri
SUARA NTB
Halaman 7
Selasa, 23 April 2019
SUARA NTB
Halaman 8
Selasa, 23 April 2019
SUARA NTB
Halaman 9
Selasa, 23 April 2019
SUARA NTB
Halaman 10
SUARA NTB
Selasa, 23 April 2019
Halaman 11
Upacara Hari Jadi Dompu Ke-204
Bekerja di Dompu untuk Membangun Indonesia Dompu (Suara NTB) Upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Dompu ke-204 berlangsung sukses. Di usia ke-204, Kabupaten Dompu terus menunjukkan kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya. Berdasarkan data BPS, Kabupaten Dompu memiliki progres yang konsisten terhadap penurunan angka kemiskinan rata – rata 1 persen setahun. Sehingga tahun 2018, Kabupaten Dompu memiliki penduduk miskin kurang lebih 12,04 persen dengan indeks Kedalaman Kemiskinan yang sangat terukur. Walaupun tahun 2018, variabel garis kemiskinan telah dinaikkan, tetapi di kabupaten Dompu tidak terjadi kenaikan jumlah orang miskin. “Penurunan persentase kemiskinan tersebut juga disebabkan oleh kenaikan pendapatan perkapita menjadi Rp25 juta perkapita per tahun. Perbaikan pendapatan per kapita mempen-
garuhi gaya hidup masyarakat yang juga bisa menopang tumbuhnya daya beli dan usia harapan hidup penduduk kabupaten Dompu,” kata Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin dalam sambutannya saat menjadi inspektur upacara peringatan hari Jadi Dompu ke-204 di lapangan Paruga Parenta Dana Ngahi Rawi Pahu Dompu, Senin (22/4). Pilihan membangun agro industri yang bertumpu pada kultur masyarakat agraris dengan komoditas pertanian yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat, seperti sapi, jagung, tebu dan rumput laut. Disamping padi, kedelai, dan lainlainnya telah menjadi bagian dari kultur masyarakat Dompu. Kesadaran itu tidak lepas dari fakta dan sejarah masa lalu dan menjadi salah satu acuan dalam merumuskan kebijakan. “Karena sejarah menjadi pondasi dalam mengembangkan peradaban masyarakat. Di atas se-
jarahlah daerah dan bangsa dibangun agar ada akselarasi antara kultur masyarakat dan hasilhasil pembangunan yang akan dicapai bersama. Seperti itulah arah dan kebijakan pembangunan yang diimplementasikan oleh pemerintah daerah kabupaten Dompu,” kata H. Bambang. H. Bambang juga mengingatkan, bahwa selama ini telah bekerja bersama – sama dan menunjukan hasil. Namun pekerjaan belum selesai. Momentum peringatan hari Jadi Kabupaten Dompu ke-204 untuk menyatukan persepsi, kekuatan dan menyatukan langkah untuk memberdayakan sumber daya yang dimiliki menuju masyarakat Dompu yang mandiri dan religius. Yaitu masyarakat dengan kemampuan dan kapasitasnya dapat menjadi orang yang dapat beridiri tegak di atas kemampuan sendiri, sembari dilandasi oleh kehidupan yang dipenuhi oleh nilai – nilai agama.
Ia juga mengingatkan, acara puncak hari jadi Dompu dan Festival Pesona Tambora di padang savana Doroncanga Kecamatan Pekat 11 April 2019 lalu menjadi motivasi yang kuat bagi pemerintah dan segenap warga masyarakat kabupaten Dompu untuk terus berbuat yang terbaik bagi kemajuan daerah. Upacara hari jadi kabupaten Dompu yang dilangsungkan 22 April ini, bukanlah merubah tanggal hari jadi yang telah disepakati, namun semata-mata untuk menyesuaikan keadaan, situasi dan kondisi yang bersamaan dengan penyelenggaraan Pilpres dan Pileg. “Semoga dimundurkannya upacara hari ini tidak akan merubah semangat dan kesepakatan kita untuk membangun kabupaten Dompu yang kita cintai bersama,” ungkapnya. Ia pun berharap, pasca Pilpres dan Pileg ini masyarakat tidak lagi terpolarisasi karena perbedaan pilihan politik.
Karenanya, bagi caleg yang lolos ke parlemen tidak berlebihan dalam merayakan kemenangannya dan yang belum terpilih tidak terlalu larut, karena itu kemenangan yang tertunda. “Ayo kita sama – sama menjaga situasi keamanan yang kondusif ini untuk sama – sama membangun daerah yang kita cintai. Karena siapapun presiden dan wakil presiden yang terpilih, dia adalah pemimpin kita bersama. Siapa pun anggota Dewan yang terpilih, itu adalah pilihan masyarakat kita,” kata H. Bambang usai ziarah makam Sultan Muhammad Sirajuddin yang bergelar Manuru Kupa di kompleks Masjid Raya Dompu. Upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Dompu ke-204, Senin (22/4) dihadiri pemerintah Kabupaten / Kota se-NTB serta perwakilan dari Pemerintah Provinsi NTB. Kendati berlangsung sederhana yang disesuaikan dengan suasana Pil-
pres dan Pileg serentak 2019 lalu, namun tidak mengurangi kekhidmatan acara. Usai upacara peringatan hari jadi, atraksi peserta drum band pemenang lomba dipertontonkan di lapangan beringin Setda Dompu serta pemusnahan barang bukti (BB) narkoba dan tindak kekerasan lainnya. Di Pendopo Bupati sendiri panitia menyiapkan jajanan yang berbahan dasar jagung bagi tamu undangan, khususnya tamu dari luar daerah dan Forkopimda Kabupaten Dompu. Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin beserta jajaran Forkopimda juga melakukan ziarah makam Sultan Muhammad Sirajuddin yang bergelar Manuru Kupa di kompleks Masjid Raya Dompu bersama keluarga Sultan Dompu ini. Pada acara ziarah makam, selain mendoakan para pejuang Kabupaten Dompu juga dilakukan peletakan karangan bunga.
H. Bambang pun menyadari bahwa Kabupaten Dompu telah melewati sejarah panjang dengan berbagai sistem pemerintahan kerajaan / kesultanan yang dipimpin raja dan sultan. Swapraja dam pemerintah Kabupaten dipimpin Bupati. Dinamika kehidupan masyarakat Dompu ini bergerak sangat dinamis dalam berbagai ragam gaya, irama dan cara para pemimpin menggerakan kehidupan warga masyarakat. Sejarah pun mencatat bahwa berbeda Bupati, berbeda pula gaya dan beda gaya berbeda pula cerita. “Membuat dan merangkai cerita inilah yang menjadi tugas kita semua sebagai warga bangsa dan daerah. Imeg satu daerah akan sangat bergantung pada bagaimana pemimpin daerah dan seluruh komponen masyarakatnya memainkan perannya masing – masing di dalam dinamika kehidupan masyarakat,” katanya dalam sambutan di upacara hari jadi Dompu. (ula/*)
Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin dan Wakil Bupati Dompu, Arifudin, SH bersama Asisten III Setda NTB, Ir. Hj. Hartina yang mewakili Gubernur NTB dan serta jajaran Forkopimda Dompu.
Bupati Dompu, Drs. H Bambang M. Yasin memasang tanda jasa satyalancana karya satya kepada ASN yang mengabdi selama 20 tahun diwakili Ir Ruslan yang juga kepala BKDPSDM Dompu dan H Iskandar, S. Sos untuk 30 tahun.
Ketua DPRD Dompu, Yuliadin, S.Sos membacakan pembukaan UUD 1945 di upacara hari jadi ke-204 Kabupaten Dompu.
Bupati Dompu didampingi Asisten III Setda NTB, Wakil Bupati Dompu dan Forkopimda saat menuju lokasi upacara hari jadi Dompu ke-204.
Bupati Dompu menuju panggung utama upacara hari jadi ke-204 Kabupaten Dompu.
Istri Bupati Dompu didampingi istri para pejabat Forkopimda Dompu.
Asisten Adm Pemerintahan Setda Kabupaten Dompu, Drs. H. Sudirman Hamid, M.Si membacakan sejarah singkat kabupaten Dompu di hari jadi ke-204.
Pasukan pembawa baki lambang Kabupaten Dompu memasuki lapangan upacara.
Bupati Dompu didampingi Kajari Dompu melihat jajanan berbahan dasar jagung untuk dinikmati.
Bupati Dompu saat ziarah makam Sultan Muhammad Sirajuddin di kompleks masjid raya Dompu.
Kabag Adm Pemerintahan Setda Dompu, A. Halik, BA (kanan) bersama MC upacara hari jadi Dompu ke-204.
Bupati Dompu dan Forkopimda di makam Sultan Dompu
Pengibaran bendera merah putih di hari jadi Dompu ke-204
Pimpinan OPD di panggung undangan peserta upacara hari jadi Dompu ke-204.
Peserta drum band menunjukan atraksinya usai upacara hari jadi Dompu ke-204. (Suara NTB/Humas Pemda Dompu)
Sejarah Singkat Kabupaten Dompu Perjuangan terbentuknya Kabupaten Dompu berlangsung dalam rentang waktu yang cukup lama. Mulai dari sistem pemerintahan kerajaan/kesultanan, swapraja, hingga daerah swatantra tingkat II. Saat ini, kabupaten Dompu yang bermoto Nggahi Rawi Pahu dipimpin oleh Bupati, Drs. H. Bambang M. Yasin dan wakil Bupati, Arifuddin, SH. KABUPATEN Dompu, sebelumnya merupakan daerah Swapraja tingkat II dari bagian provinsi Sunda Kecil. Setelah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia dan mengalami beberapa kali proses perubahan sistem ketatanegaraan, barulah terbentuk daerah Swatantra tingkat II Dompu. Kemudian, secara resmi mendapat status sebagai daerah Swapraja sejak tanggal 12 September 1947 dan selanjutnya diangkat Sultan Dompu terakhir yaitu Sultan Muhammad Tajul Arifin Siradjuddin sebagai kepala daerah Swapraja Dompu. Tahun 1958 daerah Swapraja Dompu berubah status menjadi daerah Swatantra tingkat II Dompu dengan bupati kepala daerah Sultan Dompu Muhammad Tajul
Arifin Siradjuddin (1958–1960). Pada 1960 hingga 1966, Dompu berubah status menjadi daerah tingkat II Dompu dengan Bupati H. Abdurrahman Mahmud. Tahun 1967 (dalam kurun waktu kurang dari satu tahun) jabatan Bupati kepala daerah tingkat II Dompu dijabat oleh pejabat sementara yaitu I Gusti Ngurah. Kabupaten Dompu kemudian dipimpin oleh perwira menengah TNI AD, Letkol TNI H. Suwarno Atmojo selama dua periode yaitu 1967 – 1979. Pada 1979 – 1984, Kabupaten Daerah tingkat II Dompu kembali dipimpin oleh perwira menengah TNI AD, Letkol TNI H. Heru Sugiyo. Sejak 1984, Kabupaten daerah tingkat II Dompu kembali dipimpin oleh putra daerah yakni Drs. H. Moh Yakub MT (1984-1989), Drs. H.
Umar Yusuf (1989 – 1994), dan Drs. H. Hidayat Ali (1994 – 1999). Pada tahun 1999, seperti daerah-daerah lain di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, seiring dengan era reformasi, Kabupaten daerah tingkat II Dompu berubah status menjadi daerah otonom hingga sekarang ini. Pasca Drs. H. Hidayat Ali di era reformasi, jabatan Bupati Dompu lowong dan diisi pejabat sementara selama 1 tahun, yakni Drs. H. Lalu Djafar Suryadi (1999-2000). Pejabat sementara ini mengantarkan masyarakat Dompu untuk memilih Bupati definitif melalui pemilihan oleh anggota DRPD Kabupaten Dompu di tahun 2000. Februari 2000, hasil pemilihan kepala daerah tingkat II Dompu, menetapkan H. Abubakar
Ahmad, SH sebagai Bupati kabupaten Dompu dan dilantik pada 23 Maret 2000 – 23 Maret 2005. Sambil menunggu pemilihan langsung Bupati dan Wakil Bupati Dompu, jabatan Bupati Dompu saat itu dijabat sementara oleh kepala Dinas Peternakan provinsi NTB, Drh. H. Abdul Mutholib. Kurang dari 6 bulan, H. Abdul Mutholib mengendalikan pemerintahan di kabupaten Dompu sekaligus menghantarkan masyarakat Dompu melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung untuk yang pertama kalinya. Pada 9 Agustus 2005, H. Abubakar Ahmad, SH kembali memimpin kabupaten Dompu untuk periode kedua berpasangan dengan H. Syaifurrahman Salman, SE. H Abubakar Ahmad, SH – H Syaifurrahman Salman, SE merupakan pasangan Bupati dan wakil Bupati Dompu pertama yang dipilih secara langsung oleh masyarakat bumi Nggahi Rawi Pahu. Namun 31 Juli 2007, kepemimpinan Bupati Dompu
dilanjutkan H. Syaifurrahman Salman, SE yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Dompu hingga akhir masa jabatan 9 Agustus 2010. Menghadapi Pemilukada langsung yang kedua, kabupaten Dompu dipimpin H. Nasibun sebagai penjabat sementara Bupati Dompu pada 9 Agustus 2010 hingga pengambilan sumpah jabatan Drs. H. Bambang M. Yasin dan Ir. H. Syamsuddin, MM sebagai Bupati Dompu dan wakil Bupati Dompu periode 2010 – 2015, 18 oktober 2010. Pemilukada serentak pada Rabu, 9 Desember 2015, Drs H. Bambang M. Yasin kembali maju berpasangan dengan Arifuddin, SH berhasil meraih suara terbanyak. Keduanya dilantik serentak bersama Bupati dan wakil Bupati hasil Pilkada serentak di Hotel Lombok Raya Kota Mataram pada 17 Februari 2016 oleh Gubernur Provinsi NTB sebagai Bupati dan wakil Bupati Dompu periode 2016–2021. Masa pemerintahan Bupati Dompu, Drs. H. Umar Yusuf, pem-
bahasan mengenai penetapan hari jadi Dompu mulai digulirkan. Namun masa pemerintahan Bupati Dompu, H. Abubakar Ahmad, SH (periode pertama), penelusuran tentang hari Jadi Dompu kembali dibahas oleh tim dan DPRD kabupaten Dompu. Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang serta bantuan dari salah seorang pakar sejarah nasional kelahiran Dompu, Prof. Dr. Helyus Syamsuddin, Ph.D, guru besar sejarah pada IKIP Bandung, akhirnya hari jadi Dompu dapat disepakati dan ditetapkan melalui keputusan DPRD kabupaten Dompu yang selanjutnya dituangkan melalui peraturan daerah (Perda) kabupaten Dompu nomor : 18 tanggal 19 Juni 2004 menetapkan hari jadi Dompu jatuh pada hari Selasa tanggal 11 April tahun 1815 atau bertepatan dengan tahun Islam 1 Jumadil Awal tahun 1230 Hijriah. Penetapan hari jadi Dompu pada tanggal 11 April 1815, dilatar belakangi oleh fenomena alam, peristiwa meletusnya gu-
nung tertinggi di pulau Sumbawa, gunung Tambora tahun 1815. Sejarah mencatat, letusan dahsyat gunung Tambora tanggal 11 April 1815, 3 Kerajaan di sekitar gunung Tambora yakni Kerajaan Pekat, Sanggar, dan Kerajaan Tambora musnah tertutup sisa letusan gunung Tambora. Setelah beberapa tahun berlalu, bekas kerajaan Pekat dan sebagian Kerajaan Tambora akhirnya bergabung menjadi satu dengan Kesultanan Dompu. Sementara kerajaan Sanggar bergabung dengan wilayah Kesultanan Bima. Sejak ditetapkannya tanggal 11 April sebagai hari jadi Dompu, maka selanjutnya setiap tanggal 11 April, pemerintah dan seluruh masyarakat bumi Nggahi Rawi Pahu melaksanakan peringatan Hari Jadi Dompu dengan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan dengan 2 (dua) acara puncak yaitu, Festival Pesona Tambora dan upacara peringatan hari jadi Kabupaten Dompu. Tahun 2019 ini memasuki usia ke-204 tahun. (*)
SUARA NTB
Selasa, 23 April 2019
(Suara NTB/ist)
PLAKAT - Dosen pembina Fosei STIE AMM, Minarni (paling kanan) saat memberikan plakat kepada para narasumber. Tampak Kasi Pembinaan Koperasi dan Usaha Simpan Pinjam & Pembiayaan Syariah Diskop UKM Provinsi NTB, YE. Husein, SH (paling kiri), Kepala OJK Provinsi NTB, Farid Faletehan (kedua dari kiri), dan DGM Produk DRP Bank NTN Syariah, H. Usman, SH., MM. (kedua dari kanan).
Fosei STIE AMM Gelar Seminar Ekonomi Islam Mataram (Suara NTB) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM (STIE AMM) telah melantik sejumlah pengurus untuk menjabat di Forum Studi ekonomi Islam (Fosei) STIE AMM, Senin (4/22). Selain untuk meresmikan sejumlah anggota pengurus unit kegiatan studi tersebut, acara yang digelar di aula lantai empat kampus STIE AMM ini sekaligus untuk menghelat seminar ekonomi Islam dengan menghadirkan para narasumber berkompeten, antara lain YE. Husein, SH (Kasi Pembinaan Koperasi dan Usaha Simpan Pinjam & Pembiayaan Syariah – Diskop UKM Provinsi NTB); H. Usman, SH., MM (DGM Produk DRP Bank NTB Syariah); dan FaridFaletehan (Kepala OJK Provinsi NTB). Sebanyak delapan orang yang mewakili para pengurus Fosei dilantik oleh Ketua STIE AMM, yang saat itu diwakili oleh Dra. Bq. Ertin Helmida, MP selaku Sekretaris Senat STIE AMM. Melalui siaran persnya, Kabag Humas STIE AMM, Ahmad Bairizki, SE., MM, menjelaskan bahwa pelantikan ini bertujuan agar para pengurus dapat lebih berkonsentrasi pada unit kegiatan tersebut. “Saat ini memang pembagian tugas teman-teman Fosei saling tumpang tindih, sehingga kepengurusan anggota perlu segera dilantik. Selain itu pelantikan juga bermanfaat untuk meningkatkan komitmen mereka untuk terus mengembangkan ilmu dan berprestasi di bidang kajian ekonomi Islam,” jelasnya. Seminar ekonomi Islam dengan tema “Implementasi dan Prospek Keuangan Syariah Untuk Masa Depan Generasi Milenial Indonesia” tersebut diisi dengan berbagai topik menarik dari para narasumber, yang meliputi: Arah Pengembangan Koperasi Syariah, Perbankan Syariah, hingga Kontribusi Industri Jasa Keuangan Syariah dalam Mengembangkan Dunia Usaha di NTB. Ditemui di tempat terpisah, Minarni, SE.I., M. SI., yang merupakan dosen pembina Fosei STIE AMM, menjelaskan mengenai harapannya tentang hasil pelaksanaan kegiatan ini, “Tentu saya berharap agar para civitas STIE AMM dapat lebih mengetahui peran penting ekonomi Islam terlebih mahasiswa yang hadir juga yang saat ini mengambil mata kuliah ekonomi Islam dan perbankan syariah. Selain itu saya juga melihat antusias mereka yang cukup tinggi untuk mengetahui bagaimana implementasi dari ekonomi Islam itu sendiri, untuk itu seminar seperti ini akan rutin kita agendakan setiap tahunnya,” jelas Minarni. Selain itu dirinya juga meminta agar peran Fosei di lembaga juga perlu untuk mendapatkan perhatian oleh para unsur pimpinan. “Karena sekarang adalah era para milenial, dan banyak mahasiswa kita yang antusias mengenai ekonomi Islam pun menjadi bagian dari generasi tersebut, maka tentu saya juga berharap agar dukungan lembaga untuk dapat memfasilitasi kegiatan kami lainnya.” Ketika ditanya mengenai agenda apa yang selanjutnya diprogramkan oleh Fosei STIE AMM, Minarni menjelaskan mengenai persiapan kompetisi yang akan diikuti, “Insha Allah, setelah ini kami akan mengiku-
ti olimpiade Ekonomi Islam regional Bali - Nusra, untuk itu
kami sedang mempersiapkan beberapa kajian dan pem-
bahasan sebagai persiapan materi nanti,” pungkasnya. (ron/*)
Halaman 12
SUARA NTB
Selasa, 23 April 2019
Halaman 13
Komitmen Damai Kota Mataram Tanggapi Hasil Pemilu 2019 Mataram (Suara NTB) – Partai politik peserta Pemilu 2019, penyelenggara dan pengawas Pemilu, serta tokoh agama di Kota Mataram menyerukan komitmen damai. Suasana kondusif Pemilu 2019 di ibukota NTB ini menjadi barometer kedewasaan berpolitik masyarakatnya. Hal itu tampak dari silaturahmi komponen Pemilu 2019, Senin (22/4) di Markas Polres Mataram.
Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam mengajak sejumlah elemen tersebut untuk saling menguatkan
persatuan dan menjaga Kota Mataram tetap kondusif. “Peserta Pemilu sudah sepakat sama-sama
dengankomitmennya.Selanjutnya kita menunggu hasil resmi dari KPU. Yang menang agar menjaga diri yang kalah agar membuat perbaikan-perbaikan untuk kemajuan bangsa kita ini,” ucapnya. Dia menambahkan, personelnya masih disiagakan khususnya di enam kantor kecamatan untuk pengamanan rekapitulasi suara tingkat PPK. “Kami menempatkan 30 personel yang bergantian secara berkala,” sebutnya. Ketua KPU Kota Mataram Husni Abidin menegaskan proses rekapitulasi suara melalui pengujian bertingkat mulai dari tingkat PPK sampai ke tingkat Provinsi. “Jika ada kekeliruan di tingkat TPS dipastikan akan terkoreksi di tingkat kecamatan. Kalau tidak selesai akan terko-
reksi kembali di tingkat kabupaten kota,” jelasnya. Husni menegaskan perselisihan hasil pemungutan suara agar diselesaikan sedini mungkin melalui ruang-ruang yang tersedia. Dia meminta agar peserta Pemilu 2019 tetap mengawal melalui saksi-saksinya. “Kalau perlu buka kotak suara, kita lakukan. Tidak apa berlama-lama asalkan itu untuk kebenaran,” sebutnya. Ketua Bawaslu Kota Mataram Hasan Basri menerangkan proses pemungutan dan penghitungan suara di Kota Mataram menurutnya sudah sesuai dengan aturan uang ada. “Sampai saat ini masih aman-aman saja. Belum ada peserta Pemilu yang melapor
(Suara NTB/why)
SILATURAHMI - Silaturahmi komponen Pemilu 2019, Senin (22/4) dipimpin Kapolres Mataram Saiful Alam. dugaan pelanggaran,” ungkapnya. Hasan berharap perselisihan hasil pemungutan disampaikan dengan dilengkapi data
dan fakta. “Uji dengan C1 Plano. Semua berdasarkan fakta dan data. Tidak bisa kita main klaim,” tandasnya. (why)
Ratusan UMKM Dilatih Ramah Teknologi Digital Mataram (Suara NTB) Bank Indonesia Provinsi NTB menggagas pelatihan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di NTB. Meraka diberikan pemahaman dan kemampuan teknis agar lebih ramah terhadap teknologi digital. Ratusan pelaku UMUM menjadi peserta pelatihan capacity building yang dilaksanakan Senin (22/4) di Mataram. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan semakin luasnya jaringan internet, jumlah pengguna internet terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada Juni 2018 tercatat 55,1% penduduk dunia atau sebanyak 4.208 juta penduduk telah mengakses internet. Di Indonesia, penetrasi telah mencapai 54,68% atau sebesar 143,26 juta jiwa dari seluruh penduduk Indonesia. Selain itu, perkembangan penetrasi smartphone/tablet di Indonesia telah mencapai 50,08%. Kondisi tersebut membawa dampak yang besar terhadap kehidupan sosial manusia. Hampir setiap aktivitas masyarakat dewasa ini didukung oleh akses internet mulai dari chatting, sosial media, search engine,hingga transaksi jual beli. Dengan kondisi tersebut mendorong munculnya berbagai aplikasi atau platform berbasis internet termasuk fintech, ecommerce maupun marketplace yang menawarkan berbagai pilihan serta dapat mengubah perilaku bertransaksi bagi sebagian masyarakat dari ber-
(Suara NTB/bul)
UMKM GO DIGITAL - Dari kanan ke kiri, Achris Sarwani, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Hj. Niken Saptarini Widiyawati Zulkieflimansyah dan Kepala OJK NTB, Farid Faletehan menekan tombol secara simbolis UMKM go digital. belanja secara konvensional menjadi online. Hal tersebut juga berpengaruh kepadaperkembanganUsahaMikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Pelaku UMKM dapat dengan mudah bahkan gratis memanfaatkan semua aplikasi berbasis internet mulai dari sosial media, social messaging,website,blog,aplikasiberbagi video, e-commerce maupun online marketplace. Berawal dari hal tersebut, Kantor Perwakilan Bank IndonesiaProvinsiNTBmenginisiasi untuk membuat program pengembangan UMKM berbasis digital yang diawali dengan pelaksanaan seminar dengan tema “UMKM NTB Go Digital”. Achris dalam sambutannya menyampaikan data bahwa dari 405 UMKM yang mendaftar, sekitar 355 UMKM yang lulus kurasi dandiundangmenghadirikegiatan seminar ini. Dari jumlah tersebut, hampir 37% peserta memiliki usaha di bidang kuliner dalam kemasan, diikuti oleh usaha bidang kerajinan/craft sebesar 18,5%, usaha bidang fashion sebesar 16,5%, dan usaha bidang lainnya. “Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen Bank Indonesia dalam pengembangan Ekonomi dan Keuangan Digital yang diarahkan pada 5 (lima) area secara end to end, dengan 5P yaitu
Permodalan, Produk, Perdagangan/Pemasaran, Pembayaran, dan Pengantaran/Logistik. Harapan kedepannya Bank Indonesia bersama stakeholder terkait dapat berkolaborasi dan bersinergi dalam pengembangan UMKM berbasis digital secara end to end,” kata Achris. Senada dengan Achris, Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widiyawati Zulkieflimansyah menyampaikan bahwa pengembangan UMKM berbasis digital memang harus terus ditingkatkan. Para pelaku UMKM juga diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sehingga mampu mendukung pencapaian NTB Maju, Gemilang, dan Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghofur. Sementara Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengemukakan, Provinsi NTB sangat luar biasa dengan kekayaan alam, produk unggulan dankulinernya.Didukungjugadengan berbagai produk UMKM NTB yang sangat unik dan berkualitas. Namun demikian, eksistensi produk UMKM NTB di kancah nasional masih perlu ditingkatkan. Tingkat pengangguran di NTB cukup rendah yaitu 3,37%. Namun demikian, angka kemiskinan Provinsi NTB pada Bulan September 2018 menca-
pai 14,63%, sehingga dapat disimpulkan bahwa produktivitas masyarakat masih perlu ditingkatkan. Upaya peningkatan produktivitas tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Pada kegiatan ini, Bank Indonesia Provinsi NTB bekerjasama dengan Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) serta didukung oleh berbagai pihak diantaranya Shopee, Facebook, EUKM. Online, Otoritas Jasa Keuangan Provinsi NTB, Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Provinsi NTB, serta Dinas Perdagangan Provinsi NTB. Peserta melakukan on boarding di marketpalace termasuk aktivasi e-payment dan mendapatkan berbagai materi untuk mendukung on boarding antara lain terkait teknik fotografi dan teknik editing foto menggunakan ponsel, strategi promosi di sosial media dan praktek foto produk. Pelatihan ini dimaksudkan meningkatkan pemahaman para pelaku UMKM untuk memasarkan dan melakukan pembayaran produk UMKM mereka melalui teknologi digital. Apalagi pengguna aktif internet di Indonesia ini mencapai 60 persen dari jumlah penduduk. Termasuk di NTB yang pengguna internetnya mencapai 80 persen. (bul)
Tenaga Pemetaan BPS Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan Mataram (Suara NTB) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Nusa Tenggara Barat menyerahkan kartu peserta dan sertifikat kepesertaan kepada tenaga pemetaan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Mataram di Kantor BPS Kota Mataram Senin, (22/4) kemarin. Kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan diserahkan Pejabat Pengganti Sementara Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTB, Yulia Ika Wardani, kepada Kepala BPS Kota Mataram Isa, SE, MM di kantornya. Yulia mengatakan sesuai amanah undang-undang No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan undang-undang No 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan mempunyai fungsi sebagai penyelenggara jaminan sosial. Mengutip dari UU No 24 Tahun 2011 Pasal 15 Pemberi Kerja secara bertahap wajib mendaftarkan dirinya dan pekerjanya sebagai Peserta kepada BPJS sesuai dengan program Jaminan Sosial yang diikuti. “Sesuai Undang-Undang BPJS Ketenagakerjaan berfungsi menyelenggarakan program jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan pensiun dan jaminan hari tua,” tambahnya. “Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, pekerja bisa bekerja dengan aman dan nyaman tanpa rasa khawatir ketika terjadi risiko karena BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk melindungi para pekerja dari segala bentuk risiko yang terjadi ketika bekerja,” sambung Yulia. Kepala BPS Kota Mataram Isa, mengatakan BPS sangat mendukung program pemerintah salah satunya dengan mendaftarkan tenaga pemetaan
(Suara NTB/bul)
SERAHKAN KARTU - BPJS Ketenagakerjaan NTB menyerahkan kartu dan sertifikat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada BPS Kota Mataram, Senin (22/4) BPS menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Kami tidak berharap ada kejadian baik kecelakaan ataupun lainnya tetapi kami mengantisipasi hal itu dengan mendaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya. “Hal ini juga bertujuan agar para pekerja pemetaan di lapangan bisa bekerja maksimal tidak terbebani dengan rasa khawatir dengan risiko-risiko dan bekerja dengan aman dan nyaman,” sambung Isa. Dia menambahan harapan kami ketika terjadi risiko para pekerja bisa mendapatkan pelayanan maksimal dari BPJS Ketenagakerjaan. Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan ini sangat kita harapkan bisa berjalan baik sehingga kedepannya akan terus lebih baik lagi. Mengutip dari laman bpjsketenagakerjaan.go.id, manfaat menjadi peserta yang diterima dari Jaminan Kecelakaan Kerja berupa perawatan tanpa batas biaya sampai sembuh, manfaat Jaminan Kematian berupa santunan
sebesar 24 juta kepada ahli waris. BPS di Bima dan Dompu juga terlindungi BPJS Ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Perintis Bima juga telah menjalin kerjasama dengan BPS Kota Bima, BPS Kabupaten Bima dan BPS Kabupaten Dompu terkait perlindungan untuk tenaga pemetaan BPS di wilayahnya masing-masing. Dari data yang didapat dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTB total tenaga pemetaan BPS yang sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 584 tenaga kerja yang tersebar di Kota Mataram sebanyak 160 tenaga kerja, Kota Bima 65 tenaga kerja, Kabupaten Bima 270 tenaga kerja, Kabupaten Dompu, 89 tenaga kerja. “Kami akan senantiasa terus berkoordinasi dan bekerjasama dengan semua instansi dan perusahaan untuk segera mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tutup Yulia. (bul/*)
SUARA NTB
Selasa, 23 April 2019
Dievaluasi Tiap Bulan
Proyek ’’By Pass’’ LIA - KEK Mandalika Ditargetkan Tuntas Setahun Mataram (Suara NTB) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB, Ir. H. Azhar, MM mengatakan proyek by pass LIA - KEK Mandalika ditargetkan tuntas dalam setahun. Proyek pembangunan jalan sepanjang 17 Km ini, konstruksinya akan dimulai 2020 mendatang. ‘’Kita sudah rapat kemarin untuk pembebasan tanahnya. Kita
rapat komplit bersama Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, Pemkab Loteng. Kita akan evaluasi tiap bulan,’’ kata Azhar dikonfirmasi di Mataram, kemarin. Sesuai schedule, proses pembebasan tanah harus tuntas 2019 ini. Selanjutnya, pada awal 2020 sudah mulai dikerjakan konstruksinya. Tahapan sekarang adalah persiapan pembebasan tanah.
‘’MotoGP ini rencananya Maret 2021 atau September. Sehingga sebelum Maret semua infrastruktur itu harus ready. 2020 harus ready semua infrastruktur pendukung, seperti jalan by pass ini,’’ katanya. Setelah rapat koordinasi pekan lalu, tahapannya akan masuk dalam pembentukan tim appraisal. Saat ini sedang dilakukan kompilasi Detailed Engineer-
ing Design (DED) dan Feasibility Study (FS). Hal ini berkaitan dengan pembebasan lahan. Kompilasi tersebut untuk mengetahui anggaran yang dibutuhkan untuk pembebasan lahan proyek by pass LIA-KEK Mandalika. ‘’Sedangdihitunganggaranpembebasan lahannya dengan panjang 17 Km, lebar jalan 50 meter. Jalan ini nanti lebih lebar dari by pass LIA II,’’ pungkas Azhar. (nas)
Tali Haluan Kapal Terlepas
Sebuah Truk Terperosok di Pelabuhan Lembar Giri Menang (Suara NTB) Insiden kecelakaan laut terjadi di lintasan penyeberangan Lembar - Padangbai, Senin (22/4) dini hari. Truk berukuran sedang yang dimuat KMP Munic VII ini terjatuh ketika hendak sandar di Pelabuhan Lembar. Insiden itu terjadi akibat tali kros atau haluan kapal terlepas, sehingga kapal pun maju dan mengakibatkan sebagian badan truk terperosok ke laut. Tak ada korban dalam insiden ini namun truk mengalami kerusakan. BPTD bersama instansi terkait pun telah melakukan penanganan di lokasi kejadian. Truk sudah berhasil dievakuasi menggunakan bantuan alat. Sedangkan kapal diizinkan kembali meninggalkan dermaga. Koordinator Satuan Pelayanan Penyeberangan BPTD Wilayah Lembar Nelson Dalo mengatakan insiden tersebut terjadi sekitar jam 03.46 dini hari saat kapal sandar di Pelabuhan Lembar. ‘’Kejadian itu saat kapal bongkar muat, tali kros (haluan) terlepas. Sehingga kapal maju terus truk mundur dan tercebur sebagian badan truk. Tidak semua tercebur ke laut,’’ Kata Nelson. Truk ini kata dia diangkut kapal Munic VII, berangkat dari Padangbai dan tiba di Pelabuhan Lembar dini hari sekitar pukul 03.46 wita. Kapal pun melakukan bongkar muat beberapa saat setelah tiba di Pelabuhan Lembar. Saat dilakukan bongkar muat, jelas Neslon, tali haluan kapal terlepas, sehingga kapal pun maju. Saat bersamaan truk keluar dari kapal hampir setengah melewati jembatan penyeberangan. Akibat kapal maju jembatan pun turun danbagianujungterperosokkelaut, sehingga mengakibatkan truk bermuatan spandek ikut tercebur. Untuk penanganan kejadian ini, pihaknya sudah mengevakuasi truk menggunakan alat bantu. Sedangkan kapal sudah meninggalkan dermaga setelah melakukan bongkar muatan. Akibat kejadian ini tidak menyebabkan kerusakan dermaga, namun truk mengalami kerusakan. Truk ini hendak mengangkut material ke Mataram. (her)
AirAsia Buka Tiga Rute Domestik ke Lombok Mataram (Suara NTB) Maskapai penerbangan asal Malaysia, AirAsia akan segera meresmikan Lombok sebagai hub penerbangan mereka di Indonesia pada 2 Mei mendatang. Bersamaan dengan peresmian itu, AirAsia membuka tiga rute penerbangan domestik menuju Lombok. Kepala Dinas Pariwisata NTB, H. Lalu Moh Faozal, S. Sos, M. Si mengatakan tiga rute penerbangan domestik yang akan dibuka AirAsia, yakni Lombok Denpasar, Lombok - Yogyakarta dan Lombok - Jakarta. “AirAsia tanggal 2 Mei akan diresmikan hub Lombok. Bersama CEO AirAsia, Menteri Perhubungan, Menteri Pariwisata. Dan landing pertama membawa pesawat yang bertuliskan “My Love Lombok” di badan AirAsia dari Kuala Lumpur,” kata Faozal dikonfirmasi Suara NTB, kemarin. Dalam peresmian Hub Lombok, AirAsia akan menempatkan dua pesawatnya. Dengan pembukaan rute Lombok Jakarta, kata Faozal, maka ada pilihan bagi wisatawan yang akan datang ke Lombok. Selain Lion Air dan Garuda Indonesia yang sudah melayani rute tersebut. Mulai awal Mei mendatang, rute Lombok - Jakarta juga akan dilayani AirAsia. Sedangkan rute internasional Perth - Lombok akan mulai dilayani pada 9 Juni 2019. Faozal mengatakan penerbangan langsung Perth - Lombok akan diberikan stimulus atau subsidi selama empat bulan. Harga tiketnya untuk sekali jalan sebesar Rp625 ribu. Sedangkan untuk PP sebesar Rp1,3 juta. Agar penerbangan langsung Perth - Lombok terus berkesinambungan, Faozal mengatakan para pelaku wisata NTB sudah mulai bergerak jualan paket wisata ke Lombok di Australia. Bahkan dalam waktu dekat ini, para pelaku pariwisata NTB akan kembali jualan di sana. (nas)
(Suara NTB/ist)
TERCEBUR - Truk yang tercebur ke laut ketika bongkar muat di Pelabuhan Lembar, Senin (22/4) dini hari.
Halaman 14
Selasa, 23 April 2019
SUARA NTB
Halaman 15
SUARA NTB
Selasa, 23 April 2019
Calon Ketua Gapensi Mataram Bersaing Ketat
(Suara NTB/bul)
KETERANGAN PERS - Ponlan, Ketua Panitia Muscab Ke-V Gapensi Kota Mataram (kanan), bersama Sekretaris Panitia, Robyal Alsa-Hasri saat memberikan keterangan pers. Mataram (Suara NTB) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Mataram akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-V di Hotel Lombok Raya pada Rabu (24/4). Para calon bersaing ketat untuk menduduki posisi Ketua Gapensi di Ibukota Provinsi NTB ini. Muscab ke-V ini rencananya akan dilaksanakan sehari. Serangkaian kegiatan utamanya adalah
sidang pemilihan ketua untuk periode 2019-2024. Dua anggota sekaligus pengurus Gapensi Kota Mataram telah mendaftarkan diri sebagai kandidat. “Pertama adalah mantan Ketua I Gapensi Kota Mataram, dan Ketua IV Gapensi Kota Mataram,” kata Ponlan, Ketua Panitia Muscab, didampingi Sekretaris Panitia, Robyal Alsa-Hasri di Kantor Gapensi Kota Mataram, Senin (22/4). Tidak disebutkan nama kedua
kandidat ini, kata Ponlan, masih dibuka kesempatan kepada anggota atau pengurus Gapensi Kota Mataramlainnyauntukikutberkompetisi menjadi ketua pada periode lima tahun ke depan. Penutupan pendaftaran calon sampai hari pelaksanaan Muscab. Tema besar Muscab, lanjut Ponlan, yakni “Energi untuk Bangkit”. Makanya, pascagempa akhir tahun 2018 yang mengakibatkan kerugian moril dan materil yang tidak kecil. Dan dampaknya yang hingga kini masih dirasakan, anggota Gapensi Kota Mataram didorong lebih giat. Dan tidak terus menerus mengikuti irama keadaan yang terjadi saat ini. Muscab sekaligus akan ditutup dengan pelantikan ketua terpilih yang akan menggantikan H. Puji Raharjo yang telah memasuki ujung waktu kepengurusan, 20142019. Robyal menambahkan, ada banyak harapan kepada ketua yang akan terpilih nantinya.
Di antaranya, tetap menjaga soliditas pengurus dan anggota di Gapensi Kota Mataram. Dapat memperjuangkan kepentingan seluruh anggota di dalam kompetisi dunia konstruksi. Pembinaan kepada anggota. Dan organisasi dapat dibawa ke arah yang semakin baik. Pengurus selanjutnya yang lebih informatif dan lebih cepat menyesuaikan dengan perubahan teknologi. Transfer pengetahuan kepada anggota dan lebih informatif dengan aturan-aturan baru dunia konstruksi. (bul)
Halaman 16
HILANG
HILANG
HLG STNK R2 HONDA DR.6680 EC NOKA/NOSIN : MH1JFZ139KK099418/ J F Z 1 E — 3 0 9 9 5 1 5 AN.MOCH.SAFIL HLG D’SKTR JL.RAYA MATARAM
HLG STNK R2 HONDA DR.5643 AJ NOKA/NOSIN :MH1KEV4101K285700/ K E V 4 E - 1 2 8 6 5 1 5 AN.FIRDINAN MARDRITAMA HLG D’SKTR AMPENAN
HLG STNK R2 HONDA DR.5458 CC NOKA/NOSIN : MH1JFD218DK368821/ JFD2E-1361213 AN.LILIS SURYATI HLG D’SKTR JL.RAYA SEKOTONG
HLG STNK R2 HONDA DR.3584 MH NOKA/NOSIN :MH1JM3115HK255125/ JM31E-1262524 AN.DODY KHARISMAYADI HLG D’SKTR JL.REONG KR.SUKUN
HILANG HLG STNK R2 HONDA DR.4901 CD NOKA/NOSIN : MH1JF8115DK780445/ J F 8 1 E 1 7 7 4 4 9 1 AN.MOCHAMMAD JAFAR TRI FEBRIANSYAH HLG DSKTR JL.MAJAPAHIT KOTA MATARAM
DIJUAL
RUPA-RUPA
Dijual Cepat Rumah Type 40, LT 1,69 Are. Lokasi Strategis Jl. RM Panji Anom Graha Garden Estate C1 (Belakang SMA 4 Mataram), Harga 600 jt (nego). Hubungi : 081907113033
URUS LAPORAN PAJAK SPT TAHUNAN, PPN, PASPORT, SIUP,NPWPHUB.082146461910
RUPA-RUPA DAPUR BU’ANI mnydiakan ayam rumpak,ceker balado,pkt mkan siang mulai 12rb,aneka mcam sambal,u/ delivery free ongkir mtrm&sktrnya,Jl.Masjid Al-Muttaqien no.26 Dasan Agung,tlp.087864657127 DIJUAL RUMAH DI BTN LINGKAR PRATAMA BLOK Y NO. 5 BERMINAT SEGERA HUBUNGI: 087865991696 AGATAR PIZZA, Kami dr Agatar Pizza mengeluarkan Produk pizza yg berkualitas dunia dengan harga yg terjangkau dan kami membuka dan melayani Pemesanan Pizza Via Delivery,Lokasi :Kekeri,Kec.Gunung Sari.WA:081338661783/TLP :087765900233
RUPA-RUPA
q
PT.KEUANGAN MENGELUARKAN DANA CEPAT 1 HARI CAIR(BUNGA 0,5%)BPKB MOBIL/SEGALA JENIS MOBIL (TRUK/TRONTON,MINI BUS,PIC UP,DLL)PROSES MUDAH,CEPAT,DAN BISA TAKE OVER/PINDAH BANK, HUB (085100026010)(081999290387)(081239956609) KAMORRY BOUTIQUE & MAKE OVER, hrga mulai dr 70rb,Dis10% Tas&Dompet,MakeUp Wisuda 175RB,blnja datas 300RB free makeup,mjual&myewakan kebaya,buka setiap hari pukul 10.00-21.00,jl.swadaya No.15 Kekalik(Samping electra diamond store)/081916887677 DUJUAL REVO ABSOLUT CW’09 WARNA HITAM/MERAH DR HP7JT 0818543688 TP DIJUAL RUMAH FULL FURNITURE LOKASI STRATEGIS, 3 KAMAR TIDUR, 2 KAMAR MANDI,3 AC, DAN GARASI MOBIL, HARGA 590 JT NEGO DIKIT.JL .WARU BLOK.UB NO.15 BTN LINGKAR PRATAMA MATARAM.HUB:081349684919 JAMINKAN BPKB anda diatas tahun 2000, Pick up 2005 bisa hub : Wayan Pardha 082146884888(Telkomsel), 085606884888(indosat), 081903884888 XL (WA), Langsung Proses. PURI MAMA, Menyewakan Toyota Hiace, muat hingga 16 Orang dengan supir,penyewaan bisa disewa terpisah, bisa armadanya saja, Informasi penyewaan, Hub : 082266194177 ALLEA GALERI, galeri fashion menyediakan Kain Tenun, Kain Songket dan menerima Jahit Busana, Lokasi : Jalan Swasembada , Hp : 081907000477, WA : 08194111079, PIN BBM :d6e340dc
DIJUAL RUMAH : DJL.RMH PERMATA KOTA,RUKO 2 LT JL.HASANUDDIN ,RUKO 3 LT JL.PEJANGGIK DAN TANAH TAMAN SEJAHTERA HUB. 081917462883 TP DIJUAL TANAH LOK.KR PULE SEKARBELA MTR LT.335M2 HUB:087755533273 Toyota Lombok,dptkn program khusus bln Ramadhan:Dis pulhan jt,Dp Ringan, Grts Kaca film,Grts js service smpai 4th/50rb km,Ayo buruan, info&pmesanan hub segera Hery Toyota,081907921999085238359008,beli Toyota ingat hery,Melayani dgn pasti DIJUAL OPER KREDIT TATA SUPER ACE TH2016 TURBO DIESEL PANJANG BAK 260CM HUB. BU ELI 085333587700 DIJUAL TOKO ATAU KIOS UKURAN 8 X 4 M DI KOMPLEKS PERTOKOAN LONCENG MAS BERTAIS BERMINAT HUB. 081907815224
LOWONGAN MEVITHA SALON & SPA mmbutuhkn karyawati yg brpngalaman,jujur,disiplin, diutamakan yg blum menikah.Alamat : Jl.Kesra Raya No.17 Perumnas, Tanjung Karang Permai,HP 081907004335 DICARI PEGAWAI PEREMPUAN UNTUK JUALAN ROTI Min. 20 TH, TINGGI Min. 155 cm, DISIPLIN, RAJIN, ULET, BERMINAT LANGSUNG KE ALAMAT JL. RA KARTINI NO. 10 DEPAN PASAR CEMARE DIBUTUHKAN TENAGA AHLI UNTUK MENJAHIT SEGALA JENIS TAS (YANG SEKEDAR BISA MENJAHIT AKAN DIBIMBING LAGI) ALAMAT : JL.JENDRAL SUDIRMAN,BTN KOREM, BLOK A NO.1 ,HUB. MOH.GHAZALI, HP : 081 917 267 007 DIBUTUHKAN SEGERA ADMIN, KASIR, WAITERS, KIRIM LAMARAN LANGSUNG KE LUMBUNG RESTO EPICENTRUM MALL LT. 2
MEMBANTU LAPORAN PAJAK SPT TAHUNAN, PKP, NPWP, SIUP, PASPORT HUB. 081338344155 Toyota Lombok,dptkn program khusus bln mret dis puluhan jt Rpiah, Free angsuran-12x,grts kaca film,Grts jasa service smpai 4th/ 50rb km,ayo buruan,info pmsanan :081907921999 (HERY),Beli Toyota Ingat Hery,mlyani dgn pasti. LesehanTamanBangket,promo dr tgl 17maret-17april (disc 15% utk semua menu) datang ke lesehan kami JL.Saleh Sungkar 77xx Bintaro,Info pemesanan hubungi : 081917937773/081907815697 DJL TNH KEBUN L.174 LOK.DS.PENGONONGLINGSAR H.30JT/A HUB.082147897778 KRIDA TOYOTA MTR, dptkn Prgram Khusus bln Agsts,Diskon Pluhan Jt Rupiah, Prgrm DP murah,Gratis Jasa Service s/d 3th/ 50rb KM,Ayo Buruan,Info&Pmesanan Hub Hery Toyota 081907921999,Beli Toyota Ingat Hery,Melayani dgn Pasti.
SALON RAA MUSLIMAH.Salon Spa Muslimah hadir lg di Mtrm, kami cab. Baru dr Youfo Mtrm Jl.Panjitilar.Memberikan Pelayanan terbaik u/ wanita muslimah d Lombok.Terdiri dr Ptong Rmbut,Creambth,Facial,Massage,Spa, dll. Nyaman &aman terjaga, jl.Gili Asahan, perum Griya Udayana N0.3. Hub: 087765893848 TYGIA SALON.Treatment Galvanic Spa (setrika wajah): Mengencangkan Kulit, Mengurangi Kriput, flek, Komedo, Mencrhkan Kulit, Mengangkat Klopak Mata, Mulai 100Rb150Rb, Menerima Treatment ke Rmh Anda Min.2org, Jl.Lalu Mesir, Gg.Sowela No.1 Abian Tubuh, WA:081339123452
SALON DE’gustin hair art salon and barbershop, menerima prwtan rmbut&kulit, potong rambut mulai harga 20rb, perawatn rmbut dan kulit terbaik dgn hrga trjangkau,Jl.Ismail Marzuki No.3 Hp (081237564121) SALONMUSLIMAH SYAFIRA Melayani Face Treatmen: Facial Madu, Facial Buah Alami, Facial Detok, Facial Collagen, Facial Oxigen, Facial Bady Shop, Facial Diamon+Oxigen, Facial Beauty Zen + Alat Infra Red DLL. Jl. Pendidikan no. 11 mataram Al Beauty Salon & Spa, promo : pkt full body treatment terlaris ONE DAY SPA(13 trtment) hnya 250rb free fc antiaging 135rb,pkt plangsing (fc strika wajah+akupuntur prut)hanya 175rb,smoothing spa free msker rmbt stlh 3hr, Jl.Pancaka No.5, Kr.Medain, Hp: 081907050543 RINA SALON,melayani : Rias Pngntn,kursus make-up & sanggul,ptng rmbut & kriting, Pnywaan pkaian adat ankank&dwsa, sewa mobil antik,&dekorasi.jl.jndrl sudirman Gg.Jawa No.1,Rembiga-Mtr,087855311441(Hj.Ninik Ridwan) Yanti Salon & Spa menerima : prwtan wajah & rambut, SPA pkt I : body mssage,Body Scrub,Totok wjah =80rb, SPA pkt II : body mssage,body scrub,totok wjah,Ratus Vagina : 105rb, Jl.BungKarno,Kr.genteng, tlp. 081917913809
Penanggung Jawab: Agus Talino Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab : Raka Akriyani Koordinator Liputan : Fitriani Agustina, Marham, Moh. Azhar Redaktur : Fitriani Agustina, Marham, Izzul Khairi, Moh. Azhar, Haris Mahtul Staf Redaksi Mataram : Moh. Azhar, Haris Mahtul, Afandi, M. Nasir, Ahmad Bulkaini, M. Kasim, Darsono Yusin Sali, Atanasius Rony Fernandez, Wahyu Widiantoro, Akhmad Hiswandi Lombok Barat: M.Haeruzzubaidi. Lombok Tengah : Munakir. LombokTimur : Rusliadi, Yoni Ariadi. KLU : Johari. Sumbawa Barat : Heri Andi. Sumbawa : Arnan Jurami, Indra Jauhari. Dompu : Nasrullah. Bima : Rafiin. Tim Grafis : A.Aziz (koordinator), I Nengah Mandri Wijaya, Didik Maryadi, Muhammad Kasim. Kantor Redaksi : Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Tarif Iklan : Iklan Baris : Rp 20.000/baris Min 2 baris max 10 baris (1 baris 30 character). Display B/W (2 kolom/lebih): Rp 30.000/mmk. Display F/C : Rp 35.000/mmk. Iklan Keluarga : Rp 20.000./mmk. Iklan Advertorial : Rp 15.000/mmk. Iklan NTB Emas (1 X 50 mmk): Rp 500.000/bulan (25 X muat). Iklan Peristiwa : Rp 350.000/kavling. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Harga Langganan: Rp 85.000 sebulan (Pulau Lombok) Rp 90.000 sebulan (Pulau Sumbawa), Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 5.000. Terbit 6 kali se-minggu. Penerbit: PT SUARA NTB PERS. Percetakan PT Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar.
SUARA NTB
Wartawan SUARA NTB selalu membawa tanda pengenal, dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari nara sumber.
SUARA NTB
Selasa, 23 April 2019
RUKO - VILA - KOST
500.000
Halaman 17
SUARA NTB Selasa, 23 April 2019
SUARA NTB
Halaman 18
RAGAM
SUARA NTB Selasa, 23 April 2019
Halaman 19
Libatkan TP4D, Proyek Lanjutan Rehabilitasi IC Dikerjakan Usai Lebaran Mataram (Suara NTB) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyatakan proyek lanjutan rehabilitasi Islamic Center (IC) NTB sudah mulai dilelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) NTB. Diharapkan usai lebaran proyek dengan pagu Rp3 miliar tersebut
mulai dikerjakan. “Proyek rehab IC lanjutan itu, kalau lelang sekarang, paling pelaksanaannya habis lebaran. Sekitar Mei atau Juni,” kata Kepala Dinas PUPR NTB, Ir. H. Azhar, MM dikonfirmasi di Mataram, Senin (22/4). Azhar mengatakan proyek lanjutan rehabilitasi
IC tersebut tidak ada lagi pekerjaan konstruksi seperti tahap I. Namun banyak yang bersifat pemeliharaan dan rehabilitasi pascagempa. “Tetap kita libatkan TP4D. Sekarang kita libatkan TP4D,” katanya. Khusus untuk kantor OPD yang belum selesai rehabilitasi, akan dilanjutkan OPD ber-
sangkutan. Namun ia memastikan pengerjaannya dilaksanakan pada tahun anggaran 2019 ini. Sebelumnya, Dinas PUPR NTB telah mem-blacklist kontraktor yang mengerjakan proyek rehabilitasi IC tahap I. Kontraktor diblacklist lantaran tidak mampu menuntaskan pekerjaannya sampai
masa perpanjangan selama 90 hari yang berakhir 31 Maret 2019. Proyek rehabilitasi IC tahap I dengan pagu sebesar Rp1,65 miliar. Berdasarkan catatan Dinas PUPR NTB, sampai 31 Maret 2019, sisa pekerjaan kontraktor tinggal Rp75 juta. (nas)
Zaitun Usung Visi-Misi Lombok Barat Mantap Dari Hal. 1 antara pemerintah selaku eksekutif dengan DPRD sebagai legislatif, dan terutama antara pemerintah dengan segenap masyarakat Lombok Barat. Terutama seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh muda, dan tokoh dengan kualiûkasi jenis atau profesi lainnya. Seluruhnya saling bersinergi, seluruhnya saling memasuki, dan seluruhnya saling melengkapi satu dengan lainnya. Dengan semangat “Sopoq Angen Membangun Lombok Barat “, FauzanSumiatun berkeyakinan mampu menghadirkan Lombok Barat yang Amanah, Sejahtera, dan Berprestasi. Amanah adalah keteladanan yang harus menjadi citra dan aura dalam reformasi birokrasi melalui e-governance dengan mengutamakan penegakan hukum. Sejahtera di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan didorong oleh penyediaan infrastruktur yang akan memperkuat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi serta peningkatan kualitas dan akses bagi pelayanan publik. Berprestasi adalah hasil (ouput) dan dampak (outcome) dari pembangunan dan pemerintahan yang menjunjung efektivitas dan keterukurannya secara nasional. Sopoq Angen Membangun Lombok Barat. Dirgahayu Lombok Barat ke-61. Selamat atas Pelankan H. Fauzan Khalid dan Hj. Sumiatun sebagai Bupati dan Wakil Bupati
Lombok Barat Periode 20192024. Fauzan memaparkan konsep Mantap yang diusungnya, “AMANAH” jelas Fauzan mengikuti sifat Rasulullah SAW yang empat, yaitu Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah. Fauzan mengambil point “Amanah” sebagai sifat utama yang harus ia kedepankan untuk diimplementasikan oleh seluruh warga masyarakat Lombok Barat. Seluruh sifat Rasulullah, Muhammad SAW memiliki nilai kebaikan yang sangat tinggi dan universal bagi seluruh umat manusia, namun dalam konteks kepemimpinan yang tereksternalisasi menjadi sebuah kebijakan, Fauzan memberikan penekanan khusus kepada sifat Amanah sebagai komitmennya terhadap reformasi birokrasi. Secara spesifik, Amanah sebagai semangat utama mereformasi birokrasi menurut visi Fauzan agar Pemerintah Kabupaten Lombok Barat memiliki birokrasi yang profesional dan melayani dengan berbasis transparansi, akuntabilitas yang efisien, dan memiliki integritas. Visi yang kedua yakni “Sejahera’’. Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, setidaknya ada beberapa poin yang ingin dijadikan visi dan dituangkan dalam misi Lombok Barat 2024. Hal-hal tersebut adalah meningkatkan pembangunan infrastruktur yang berkeadilan, membuat pariwisata sebagai destinasi utama nasional dan internasional sebagai
Para Penyandang Disabilitas Ingin Diperhatikan Sama Dari Hal. 1 ‘’Karena itu, kami ingin membangun komunikasi yang baik terus menerus dengan pemerintah daerah. Dari gubernur, walikota dan bupati serta seluruh stakeholders lainnya,’’ kata Sri Sukarni, Ketua HWDI Provinsi NTB didampingi pendamping HWDI, Inggit Istiharah. HWDI menyoroti belum sepenuhnya keberpihakan pemerintah atas para penyandang disabilitas. Hak mendapatkan fasilitas umum yang sama belum sepenuhnya dirasakan. Area publik dan layanan publik dinilai masih belum ramah terhadap penyandang disabilitas. Misalnya, terkait infrastruktur jalan. Pemerintah belum menyediakan lajur khusus bagi para penyandang disabilitas. Baru-baru ini, HWDI melakukan riset aksi di 8 titik jalan di Kota Mataram terkait hal ini. Hasilnya, tak satupun didapat fasilitas jalan/trotoar yang ramah terhadap para penyandang disabilitas. ‘’Tidak disediakan ruas khusus bagi para penyandang disabilitas. Akibatnya, temanteman yang tunanetra contohnya, harus menggunakan jalan yang risikonya cukup besar,’’ kata Sri Sukarni. Di kantor-kantor pemerintahan juga demikian. Sri Sukarni mengatakan, fasilitas yang tersedia belum ramah terhadap para penyandang disabilitas. Akibatnya, ketika para penyandang disabilitas ini mengakses layanan pemerintah, apalagi di gedung-gedung yang bertingkat, mereka tak mendapatkan jalur khusus. ‘’Kursi roda juga tidak tersedia. Ketika kami ke kantor pemerintah menuju lantai atas misalnya, kami harus dibopong,’’ imbuhnya. Minimnya fasilitas penunjang bagi penyandang disabilitas di layanan publik lainnya juga disinggungnya. Misalnya di perbankan, kendatipun bank pelat merah (BUMN), belum dijumpai fasilitas layanan publik yang ramah terhadap mereka yang notabene memiliki keterbatasan fisik. ‘’Tidak ada RAM, tapak miring untuk kursi roda. Fasilitas di tellernya juga belum ada yang ramah terhadap para penyandang disabilitas. Misalnya mejanya tinggi-tinggi. Ini menyulitkan kami. Saat ke bank, kadang-kadang harus dibopong sama Satpamnya,’’
demikian Sri Sukarni. Karena itu, HWDI bersama pendampingnya, dibantu program KIAT, sebuah program kemitraan antara Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia untuk infrastruktur dengan tujuan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif melalui peningkatan akses terhadap infrastruktur untuk semua orang. Kerjasama program ini dalam hal penyediaan bantuan teknis untuk meningkatkan kebijakan, perencanaan dan penyediaan infrastruktur. ‘’Kami terus melakukan pendekatan dengan pemerintah daerah. Bagaimana dalam hal perencanaan pembangunan dan infrastruktur agar kami dilibatkan. Pemerintah harus mengetahui kebutuhan kami atas hak yang sama untuk seluruh layanan dan fasilitas publik,’’ imbuhnya. Salah satunya dengan melakukan audiensi dengan Pemkot Mataram. Termasuk dengan Pemprov NTB, agar dalam proses perencanaan pembangunan di daerah (Musrenbang), para penyandang disabilitas juga dilibatkan. Agar kepentingan mereka masuk dalam perencanaan. Dari hasil koordinasi yang dibangun, Pemkot Mataram telah memberikan respons yang positif. Terutama dari Walikota dan Wakil Walikota Mataram. HWDI NTB juga mengucapkan terimakasih kepada Pemprov NTB, gubernur dan wakil gubernur yang telah memfasilitasi seketariat untuk HWDI dan para penyandang disabilits di Asrama Putra Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Bengkel, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok barat. Dari sekretariat ini, HWDI juga telah membentuk koperasi untuk mewadahi hasil karya yang dibuat para anggotanya untuk mendapatkan kemudahan layanan keuangan dan akses pasar. ‘’80 persen anggota HWDI adalah pelaku UMKM. Makanan, minuman, handycraft dan sejenisnya. Dengan berkoperasi, kami ingin mendapatkan banyak manfaat,’’ demikian Sri Sulastri. (bul/*)
penggerak ekonomi masyarak. Meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan yang berkeadilan dan menciptakan sebanyak-banyaknya lapangan usaha yang akan menyerap tenaga kerja. Fauzan meyakini bahwa halhal yang ingin dicapainya adalah berdasarkan ukuran UNDP dan kondisi terkini sebagai existing condition yang menjadi dasar pijak target yang ingin dicapainya untuk mensejahterakan masyarakat Lombok Barat. Dari sisi aspek rkonomi, hal utama yang menjadi ukuran kesejahteraan adalah menurunnya angka kemiskinan, meningkatnya
pendapatan, dan minimnya angka pengangguran. Ke tiga sub komposit ini saling terkait satu dengan lainnya sebagai gambaran tentang “tingkat” kesejahteraan masyarakat. Fauzan Khalid berharap bahwa penurunan angka kemiskinan semakin signifikan di setiap tahunnya. Dengan berdasarkan pada kondisi terkini dan data-data statstis yang mencakup angka tingkat kedalaman kemiskinan dan tingkat keparahan kemiskinan, maka secara moderat menurut sumber dari Badan Pusat Statistik, sesungguhnya penurunan persentase kemiskinan
hanya bisa mencapai antara 0,5% sampai 0,8% setiap tahun. Artinya, sampai tahun 2024 nanti, pemerintah kabupaten menurutnya, hanya bisa optimis menurunkan angka kemiskinan antara 3% sampai 4,8% di tahun 2024 nanti. Terakhir visi yang diusung psangan Zaitun adalah “Beprestasi”. Dalam banyak kesempatan, Fauzan selalu menyampaikan gagasannya tentang kondisi Lombok Barat di tahun-tahun mendatang yang harus jauh lebih baik dari kondisi saat ini. ‘’Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Namun hari esok harus lebih baik dari hari ini,’’ harapnya. (her)
Golkar Anjlok, PKS Raih Kursi Terakhir Dari Hal. 1 Terakhir, PKS berhasil masuk ke urutan lima besar perolehan suara dengan 17.547 suara. Partai Demokrat yang sebelumnya masuk lima besar, tergeser oleh PKS ke posisi enam dengan selisih suara sebesar 7244. Demokrat diperkirakan hanya mampu mengumpulkan suara sebanyak 10.303. Muzihir yang dikonfirmasi terkait data perolehan suara parpol di Dapil I Kota Mataram itu, membenarkan data tersebut merupakan hasil rekapitulasi dari tim internalnya sendiri. Perolehan suara tersebut bersumber dari data C1 yang dikumpulkan serta diolah bersama timnya. Disampaikan Muzihir, sampai saat ini, dari 1.246 TPS di Kota Mataram, pihaknya telah mengantongi data C1 dari 929 TPS. Sehingga, data C1 yang sudah masuk sebesar 74,56 persen. Dengan masuknya data C1 sebesar 74 persen lebih itu, ia meyakini kecil kemungkinan terjadi perubahan posisi perolehan suara partai. ‘’Data kita valid dari C1, kita berani keluarkan karena data C1 yang sudah masuk sudah di atas 70 persen dan yang belum masuk 317 TPS. Sehingga gambaran perolehan suara partai sampai akhir, tidak akan berubah banyak,’’ katanya, Senin (22/4). Selain memetakan perolehan suara masing-masing partai, Muzihir juga menghitung perolehan suara masing-masing Caleg partai. Sehingga dari data C1 yang diolahnya, Muzihir juga sudah dapat memprediksi siapa Caleg yang berpeluang memperoleh kursi. Data sementara yang diperoleh Muzihir tersebut memperlihatkan, kursi untuk Partai Gerindra, akan diraih Caleg nomor urut satu, atas nama H. Ridwan Hidayat, dengan perolehan suara sebesar 11.161. Ridwan mengungguli perolehan suara Caleg petahana, H. Abdul Karim, yang diperkirakan hanya me-
ngumpulkan 7.037 suara. Sementara kursi untuk PPP, diprediksi masih menjadi milik Caleg petahana, yakni H. Muzihir sendiri. Perolehan suara Muzihir pada Pileg 2019 ini melonjak cukup signifikan dibandingkan Pileg 2014 lalu. Sekarang Muzihir berhasil mengumpulkan dukungan sebesar 16.487 suara. Dengan raihan suara tersebut, Muzihir diperkirakan menjadi Caleg dengan perolehan suara terbesar di Dapil I Mataram. Untuk PDIP, perolehan suara terbesar ditempati oleh Caleg petahana, yakni Ir. Made Slamet. Dengan suara yang berhasil dikumpulkan sebesar 10.919 suara, Made Slamet diprediksi kembali lagi ke Udayana. Di Partai Golkar, Ketua Harian DPD Partai Golkar NTB, Ir. H. Misbach Mulyadi memimpin perolehan suara sementara. Ia sukses mengumpulkan suara sebesar 5.545 suara. Misbach mengungguli Caleg petahana, Lalu Darma Setiawan di posisi urut tiga, dengan perolehan suara sebesar 3.364. Suara Darma Setiawan ini masih di bawah posisi suara Edy Sofyan di posisi kedua dengan 4.689 suara. Di PKS, posisi perolehan suara Caleg terbanyak ditempati oleh TGH. Achmad Muchlis dengan perolehan suara sebanyak 9.463. Sebagai peraih suara terbesar, Achmad Muchlis diprediksi berpeluang untuk melenggang ke Udayana. Data rekapitulasi C1 yang diolah Muzihir tersebut tidak jauh berbeda dengan data C1 yang diolah Tim Internal DPW PKS NTB. Ketua DPW PKS NTB, H. Abdul Hadi yang dikonfirmasi terpisah sebelumnya menyampaikan bahwa ke lima partai yang disebutkan dalam data Muzihir tersebut juga sama hasilnya dengan PKS. Bahkan, perkiraan Caleg yang akan terpilih juga tidak memperlihatkan adanya perbedaan antara data Muzihir dengan data yang dihimpun PKS. ‘’Kita di Mataram dapat,
insya Allah kalau data data C1 kami, yang berpeluang dapat kursi itu, TGH. Achmad Muchlis,’’ kata Hadi. Dari peta perolehan suara di Dapil I Kota Mataram tersebut, maka empat dari lima anggota DPRD NTB yang membali mencalonkan diri di Pileg 2019 ini, dua diantaranya diprediksi tersingkir. Yakni, Lalu Darma Setiawan dari Partai Golkar dan Abdul Karim dari Partai Gerindra. Sementara, dua Caleg petahana yang diperkirakan kembali melenggang yakni Made Slamet dari PDIP, dan Muzihir sendiri dari PPP. Sementara satu orang anggota DPRD NTB dari Partai Demokrat, HMS. Kasdiono tidak lagi mencalonkan diri. Diperkirakan, Demokrat tidak bisa mempertahankan kursinya setelah tidak diperkuat Kasdiono. Sehingga jatah Demokrat diambil oleh PKS. Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH. Mahalli Fikri tak menampik data yang disajikan Muzihir dari PPP dan data dari internal PKS tersebut. Mahalli menegaskan, pihaknya masih menunggu hasil resmi penghitungan yang saat ini tengah berjalan. ‘’Memang menurut informasi dari beberapa teman seperti itu. Artinya teman-teman PPP dan PKS, memang sudah melansir di media. Tapi kami masih menunggu hasil KPU. Karena kami tahu teman-teman di Kota Mataram sudah bekerja keras,’’ ujarnya. Mahalli menegaskan, Demokrat NTB baru bisa memastikan apakah akan mendapatkan ataukah akan kehilangan kursi Dapil Kota Mataram jika telah memperoleh data final dari KPU. ‘’Sementara ini boleh sajalah diinformasikan oleh teman-teman karena mungkin ada kompetitor kita yang merasa ingin membuat opini, silakan saja. Tapi kami juga di Demokrat masih berupaya menghimpun C1 dan lain sebagainya,’’ tegas Mahalli. (ndi/aan)
GNE Serahkan RPH Banyumulek ke Pemprov Dari Hal. 1 Karena untuk memenuhi daging nasional, itu juga kan kapasitasnya 50 ekor per hari. Sehingga memang dibutuhkan modal yang cukup untuk mengelola itu,’’ katanya. Jaelani menambahkan, GNE mengembalikan pengelolaan RPH Banyumulek ke Pemprov. Diharapkan Pemprov dapat mencari pihak ke tiga yang lebih bonafide dan siap mengelola RPH Banyumulek. Dengan dikembalikannya pengelolaan RPH Banyumulek, Jaelani mengatakan PT. GNE akan kembali ke core bisnis yakni usaha beton dan assembling. Ia mengatakan, Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc dan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah telah memberikan arahan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut membesarkan PT. GNE. Artinya, produk-produk yang dihasilkan PT. GNE seperti produk beton, alat mesin pertanian (alsintan), alat pemipil jagung, tong sampah, kontainer sampah dan terop dapat dimanfaatkan OPD. Bantuan-bantuan alsintan yang diberikan kepada petani maupun UMKM diharapkan memanfaatkan produk yang
dihasilkan PT.GNE. ‘’Kita bisa buat sesuai spek yang ada. Kalau kita komit membesarkan BUMD, ayo libatkan GNE dalam kegiatankegiatan yang bisa diambil oleh dinas-dinas. Ada yang bisa dipesan ke kita. Selama kita mampu, libatkan GNE. Seperti pembuatan gerobak UMKM, kita bisa buat,’’ katanya. Usaha assembling PT. GNE, kata Jaelani prospeknya cukup besar. Tinggal dapat dimanfaatkan OPD terkait yang memberikan bantuan kepada masyarakat. Selama ini, kata Jaelani, OPD tak maksimal memanfaatkan produk-produk yang dihasilkan PT. GNE. ‘’Kita sudah minta tapi belum ada realisasi. Kita tidak monopoli, tapi memproduksi sesuai kemampuan kita. Kualitasnya sesuai spek yang dipesan,’’ tandasnya. Terpisah, Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB, Ir. Wedha Magma Ardhi, M.TP yang dikonfirmasi Suara NTB, Senin (22/4) memastikan, aset daerah yang dikembalikan PT.GNE akan dilakukan revitalisasi. Ardi akan membicarakan revitalisasi PT.GNE dengan Biro Perekonomian, Biro Kerjasama dan Disnakeswan.
‘’Pasti harus segera kita carikan investor lain. Semua aset harus kita revitalisasi, utilisasi. Harus segera kita carikan. Saya akan cek terutama ke Dinas Peternakan,’’ katanya. Sesuai arahan gubernur, Ardhi mengatakan Pemprov sedang mengembangkan industrialisasi. Artinya, NTB tidak lagi mengirim sapi hidup keluar daerah. Tetapi harus mengirim daging. ‘’Sehingga punya nilai tambah,’’ ujarnya. Mengenai pemanfaatan RPH Banyumulek, Ardhi mengatakan akan menunggu petunjuk pimpinan. Apakah Pemprov akan melakukan beauty contest untuk menjaring investor yang siap mengelola RPH Banyumulek. ‘’Tinggal kita pikirkan bagaimana carikan pasarnya. Kita potong sapinya di sini, pasarnya ke mana. Harapan kita menyetop sapi ke luar daerah, RPH ini jalan,’’ kata mantan Kepala Dinas PUPR NTB ini. Menurut Ardhi, tidak berjalan maksimalnya RPH yang ada lantaran banyaknya jagal-jagal tradisional. Sehingga, jagal-jagal tradisional ini yang perlu diberdayakan agar RPH yang ada dapat berjalan maksimal. (nas)
Formulir C1 Diduga Palsu Beredar di KSB Dari Hal. 1 Di beberapa partai perolehan suaranya berbeda antara formulir asli dan fotokopian tersebut. ‘’Yang fotokopi ini kami pastikan palsu. Tapi pertanyaannya mengapa ini bisa beredar di masyarakat,’’ cetusnya. Fotokopi C1 palsu itu, kata saksi tadi, berpotensi menyesatkan di proses rekapitulasi. Pasalnya, untuk penggadaan formulir, KPU juga menggunakan fotokopi. Sehingga ada kemungkinan saksi meyakini data-data hitungan pada C1 palsu tersebut. ‘’Kan datanya beda ini. Bagaimana kalau saksi lebih percaya C1 palsu itu karena misalnya menguntungkan partainya. Apa tidak jadi perdebatan panjang kemudian saat rekapitulasi,’’ katanya. Ia meyakini, ada banyak beredar C1 palsu dan turut juga dikantongi saksi parpol lainnya. Sebab yang ada di dokumennya sendiri khusus untuk DPRD KSB Dapil I tidak hanya pada TPS 8 Kelurahan Dalam. ‘’Ada banyak. Ada kami pegang C1 TPS Batu Putih, Desa Lalar Liang formulirnya ada fotokopian. Begitu croscek, data hitungannya ada beda di beberapa parpol,’’ sambungnya. Pihaknya sejauh ini tidak mempersoalkan hadirnya C1 diduga palsu itu. Karena pertama perubahan perolehan suara yang tertera antara C1 formulir asli dengan yang palsunya bukan pada partainya dan kedua partainya sementara ini tidak dijagokan meraih kursi di Dapil I DPRD KSB. ‘’Dan kami memang selalu mengembalikan ke C1 Plano. Kalau dua-duanya yang kami
pegang ini beda kan aturannya merujuk pada C1 Plano,” urainya seraya menambahkan akan lain kemudian jika ada Parpol yang merasa dirugikan. ‘’Ini misal saja ya. Kalau antara partai A dan B saling bersaing suaranya. Pasti masing-masing mengklaim C1 yang menguntungkan mereka,’’ sambungnya. Dikonfirmasi terpisah, Ketua KPU KSB, Denny Saputra, S.Pd mengaku, untuk memperbanyak formulir C1 yang berisi data hasil perhitungan suara tingkat TPS, KPPS dibenarkan melakukan penggandaan dengan cara difotokopi. Akan tetapi proses penggandaan benar-benar C1 asli yang berisi hasil hitungan resmi TPS dengan dibuktikan telah ditandatangani oleh ketua dan seluruh anggota KPSS serta seluruh saksi peserta Pemilu. ‘’Ya memang boleh KPPS memfotokopi C1 itu. Tapi harus yang asli dan lengkap tanda tangannya,’’ terangnya. Karena itu terkait temuan dugaan fomulir C1 palsu yang beredar, pihaknya tidak mengetahui asal muasalnya. ‘’Kami tidak mau spekulasi dari mana ya. Tapi saran kami kepada saksi, kalau misalnya mereka pegang dan jadikan rujukan saat rekap dan ditemukan perbedaan maka aturannya final merujuk pada C1 Plano,’’ tegasnya. Dari pemeriksaan yang dilakukan media ini terhadap fisik formulir C1 diduga palsu itu, dapat diketahui pemalsuan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab itu tidak begitu rapi. Selain memang berupa fotokopian, tulisan pada kolom isian tidak seragam. Selain itu tidak seluruh anggota KPPS dan saksi TPS membubuhkan tanda tangannya. (bug)
Sudah Saatnya ’’Go Digital’’ Dari Hal. 1 Pelatihan ini dimaksudkan meningkatkan pemahaman para pelaku UMKM untuk memasarkan dan melakukan pembayaran produk UMKM mereka melalui teknologi digital. Apalagi pengguna aktif internet di Indonesia ini mencapai 60 persen dari jumlah penduduk. Termasuk di NTB yang pengguna internetnya mencapai 80 persen. Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menegaskan sudah saatnya UMKM NTB Go Digital. Sebab, dengan memanfaatkan teknologi yang ada saat ini, UMKM akan lebih produktif. Sehingga, akan berpengaruh pada penurunan angka kemiskinan dan pengangguran. ‘’PR kita adalah meningkatkan produktifitas,’’ ungkap Wagub Ummi Rohmi itu. NTB ini lanjut Ummi Rohmi memiliki kekayaan yang luar biasa. Baik dari segi kerajinan, fashion, kuliner, maupun UMKM lainnya. Sehingga, harus dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat. Bahkan, kekayaan di NTB ini tidak dimiliki daerah lain, yang setiap kabupaten memiliki produk UMKM yang berbeda, layaknya NTB. ‘’Sebaik apapun produk
kita, sebaik apapun UMKM kita, tidak akan berarti apaapa kalau tidak memanfaatkan teknologi,’’ katanya. Dengan dunia yang sudah berada di genggaman ini kata Wagub, maka harus dijadikan peluang untuk melakukan hal-hal produktif. ‘’Tidak ada artinya, produk kita indah kalau kita hanya ribut-ribut di dalam daerah kita saja. Kita harus mamanfaatkan HP untuk mempromosikan UMKM kita untuk skala nasional dan internasional,’’ jelasnya. Untuk itu, Wagub berharap seluruh pelaku UMKM itu dapat melakukan perencanaan dengan baik guna meningkatkan produktivitas UMKM. Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widiyawati Zulkieflimansyah, SE., M. Si, menjelaskan tidak semua UMKM mengikuti perkembangan zaman. Sampai saat ini katanya, sekitar 36 persen UMKM di Indonesia masih offline atau tidak menggunakan informasi digital. Bahkan, baru sekitar 8 persen UMKM yang menggunakan digital penuh, mulai dari memasarkan hingga pembayaran. ‘’Itu memerlukan waktu dan effort dan kerjasama semua. Banyak potensi yang bisa dipasarkan melalui internet,’’ ungkap istri Gubernur NTB ini. (nas)
Masih Terganjal Lahan Dari Hal. 1 Sementara lahan keseluruhan yang dibutuhkan untuk pembangunan bendungan mencapai 145 hektar. ‘’Memang, meski pun kontraknya mulai Desember 2018, tapi belum ada pembangunan karena masih terkendala lahan,’’ kata juru bicara Kejati NTB, Dedi Irawan, SH.,MH sesuai informasi dari TP4D, Senin (22/4). Kejaksaan mendorong proaktif Pemkab Lobar untuk intens turun tangan membantu penyelesaian lahan. Saat ini diketahuinya, Pemda sudah menyiapkan tim appraisal atau penaksir harga lahan, sehingga akan dilakukan pembayaran sesuai aturan. ‘’Apapun hasil dari appraisal nanti, itu yang jadi dasar BWS untuk membayar pembebasan lahan,’’ jelas Dedi. Selain Pemda, pihaknya juga mendorong Badan Pertanahan Nasional (BPN) juga membantu mempercepat dengan memastikan alashak atas tanah dari pihakpihak yang mengajukan klaim. Temuan masalah lahan itu diungkapkan Dedi ketika tim turun cek lapangan beberapa waktu lalu. Warga meminta lahannya dibayar Rp 10 juta per are, sementara limit harga belum ditentukan appraisal. Atas masalah itu, Kajati NTB
berharap kepada panitia pengadaan tanah agar melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Bagaimana pun juga harus ada upaya penyelesaian, sehingga lahan sudah clean and clear ketika dimulai pembangunan mega proyek tersebut. Pembangunan bendungan tersebut di atas lahan 90 hektar di Desa Meninting Kecamatan Batu Layar Lombok Barat, dengan pengembangan irigasi seluas 145 hektar hingga ke Kecamatan Lingsar Lombok Barat. Dalam catatan TP4D, proyek itu dikerjakan dengan skema multi years, bersumber dari APBN tahun 2018 - 2022. Tahap pertama nilai kontrak Rp 875.249.654.400, nomor kontrak HK.02.03-AS/Kont/SNVT PB NT 1/905/2018. Lelang dimenangkan PT. Hutama Karya (Persero) membuat Kesepakatan Operasional (KSO) dengan PT. Bahagia Bangun Nusa. Masa kerja 48 bulan, sejak 31 Desember 2018. Sementara tahap kedua, lelang dimenangkan PT. Nindiya Karya (Persero) KSO dengan PT. Sac Nusantara, dengan nilai kontrak Rp 481.334.289.700. Kontrak proyek nomor HK.02.03-AS/Kont/SNVT PB NT 1/906/2018, dengan masa kerja 48 bulan sejak 31 Desember 2018. (ars)
Gubernur Bantah Ucapkan Selamat kepada Pasangan Calon Presiden Tertentu Dari Hal. 1 Sedangkan Instagram, gubernur telah memiliki akun resmi dengan zulkieflimansyah yang sudah dicentang biru. Begitu juga dengan Humas dengan instagramnya humasntb yang juga bercentang biru.
Karena itu, Najamuddin mengimbau kepada masyarakat, menjaga ketenangan, ketenteraman, menghormati proses yang berlangsung. Gubernur dan Wagub saat ini lanjutnya, terus menjalankan tugas, memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya. (r)
BERLANGGANAN/PENGADUAN LANGGANAN HUBUNGI : 081917168822 - 081238792598
Selasa, 23 April 2019
suarantb.com
@suarantbcom
@suarantbcom
http://facebook.com/suarantbdotcom
http://twitter.com/suarantbcom
http://instagram.com/suarantbcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257