Skip to main content

Edisi Senin 20 Mei 2019 | Suara NTB

Page 1

SUARA NTB

HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 1 MARET 2004 LANGGANAN LOMBOK Rp.85.000 SUMBAWA Rp.90.000 ECERAN Rp 5.000

SENIN, 20 MEI 2019

Pengemban Pengamal Pancasila

16 HALAMAN NOMOR 63 TAHUN KE 15 Online :http://www.suarantb.com E-mail: suarantbnews@gmail.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257

Program Inovasi Memacu Kualitas Pembelajaran di Sumbawa

Siapkan Replikasi Program dan Penguatan Kompetensi BERBAGAI upaya telah dilakukan secara terstruktur oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa. Untuk perbaikan mutu dan peningkatgan kualitas pendidikan di Sumbawa. Hadirnya program Inovasi (Kerjasama Pemerintah RI dan Australia) di Sumbawa turut membantu memacu kualitas pembelajaran. Melalui intervensi program yang langsung menukik kepada persoalan lokal anak dan membangun kreativitas guru. Sehinggga intervensi program ini perlu direplikasi secara lebih luas hingga menjangkau wilayah terpencil. Melalui dukungan anggaran dan keberpihakan regulasi. Demikian point penting dalam Dialog Interaktif Pemkab Sumbawa di Radio Global FM Lombok, Jumat (17/5) lalu. Dengan menghadirkan narasumber Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sumbawa, Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sumbawa dan Provinsial Manager Inovasi wilayah NTB. Hadir pula Kabag Humas Protokol Setda Sumbawa, Tajuddin S.H. Ada pun isu strategis pendidikan yang diangkat dengan tema, ‘’Meningkatkan kualitas pembelajaran dengan mengembangkan inovasi pembelajaran di Kabupaten Sumbawa’’. Bersambung ke hal 11

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Sumbawa, Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Dikbud Sumbawa dan Provinsial Manager Inovasi wilayah NTB saat dialog interaktif di Radio Global FM Lombok. Foto bersama H. M. Ikhsan, Junaidi bersam tim inovasi dan Humas Sumbawa usai dialog interkafit bersama (foto kanan).

Usut Bibit Jagung, Jaksa Jangan Tersandera TP4D

Mendesak Diselesaikan

Masterplan - Amdal Pembangunan Smelter dan Industri Turunan

Mataram (Suara NTB) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB didorong profesional dalam memproses laporan dugaan penyimpangan pengadaan bibit Jagung JH 27. Jaksa diminta tidak tersandera kepentingan Tim Pengaman, Pengawal dan Pembangunan Pemerintah Daerah (TP4D) yang sudah terlanjur memberikan pendampingan. ‘’Kalau ditemukan tindak pidana atau pelanggaran dalam proses pengadaan bibit jagung JH 27 ini, Bersambung ke hal 11

Mataram (Suara NTB) PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) harus segera menyelesaikan penyusunan masterplan dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pembangunan smelter dan industri turunannya di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Di sisi yang lain, Pemprov NTB akan memproses pengajuan kawasan seluas 1.200 hektare yang akan menjadi lokasi pembangunan smelter dan industri turunannya itu menjadi kawasan industri di Jakarta. ‘’Yang perlu segera diselesaikan masterplan dan segera menyusun Amdal. Sementara untuk kawasan industri, kita proses di Jakarta,’’ kata Kepala Bappeda NTB, Ir. Wedha Magma Ardhi, M. TP dikonfirmasi Suara NTB, Sabtu (18/5). PT. AMNT sudah merencanakan konstruksi pembangunan smelter akan dilakukan

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1440 H/2019 M 04:51

05:01

12:16

15:35

18:07

19:19

awal 2020. Supaya konstruksi pembangunan smelter tidak molor dari schedule yang telah direncanakan. Maka, kata Ardhi, Pemprov akan membantu PT. AMNT melakukan percepatan. Secara simultan, PT. AMNT diminta mempercepat penyelesaian penyusunan masterplan dan dokumen Amdal. Sementara di sisi yang

lain, Pemprov memproses penetapan kawasan seluas 1.200 hektare tersebut agar segera ditetapkan menjadi kawasan industri. ‘’Untuk jadi kawasan industri mengikuti tata ruangnya. Kita sudah proses jadi kawasan industri kemudian kaitan Amdal nanti ditanya kesesuaian tata ruang. Kita akan percepat,

coba bahas paralel,’’ujarnya. Mantan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB ini mengatakan, jika persetujuan substansi sudah diperoleh dari pemerintah pusat maka pembahasan Amdal tak terkendala lagi. Dengan upaya percepatan yang dilakukan, ia yakin pembangunan smelter tak akan molor. Ardhi menambahkan, AMNT perlu segera menuntaskan penyusunan masterplan. Karena itu yang akan menentukan deleniasi ruangnya. Delineasi ruang ini penting untuk keluarnya izin lokasi dan sebagainya. ‘’AMNT didesak memperce-

pat penyelesaian masterplan pembangunan smelter dan industri turunannya terkait penyiapan lahan. Tapi sekarang paling tidak kita fokus dulu smelter segera terbangun dulu. Dibangun dulu smelternya, kemudian industri turunan bisa menyusul. Tetapi masterplan pembangunan smelter dan industri turunannya harus segera,’’ tandasnya. Smelter dan industri turunannya akan dibangun pada kawasan seluas 1.200 hektare. Namun, kata Ardhi, lahan yang rencananya dipakai seluas 850 hektare. Sisanya dijadikan cadangan. Bersambung ke hal 11

RETAK – Musim kemarau mulai dirasakan dampaknya oleh warga di Dompu. Tampak lahan pertanian mulai retak di awal musim kemarau tahun ini, Jumat (17/5). Berita selengkapnya di halaman 7.

TO K O H DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrasn) NTB bergerak cepat menyusul kasus meninggalnya TKW asal Potu, Dompu, Dwi Kurnia Pratiwi. Disnakertrans akan membekukan izin operasional PT Duta Putra Banten Mandiri selaku PPTKIS yang memberangkatkan Dwi Kurnia Pratiwi (32) warga Potu Dompu ke Singapura. Pembekuan izin dilakukan mulai Senin (20/5) hari ini, untuk kepentingan pemeriksaan atas kasus meninggalnya Dwi Kurnia Pratiwi. Kepala Disnakertrans NTB, Dr. M. Agus Patria, SH, MH kepada Suara NTB, Sabtu (18/5) Bersambung ke hal 11

KO M E N TTAA R

(Suara NTB/jun)

Bekukan Izin PPTKIS

Zohri Kantongi Tiket Olimpiade M.Agus Patria (Suara NTB/dok)

Harga Tiket Masih Mahal MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi pada 15 Mei 2019 telah menandatangani Keputusan No. 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri. Dalam lampiran Keputusan Menhub No. 106 Tahun 2019 itu di antaranya disebutkan, Tarif Batas Atas (TBA) untuk rute JakartaLombok Rp1.396.000. Sedangkan tarif batas bawah (TBB)-nya Rp489.000. Bersambung ke hal 11

Mataram (Suara NTB) – Sprinter asal NTB, Lalu Muhammad Zohri kembali membuat kejutan di event internasional. Zohri asal Lombok Utara itu berhasil mempertajam rekor nasional (Rekornas) nomor 100 meter dan lolos tiket Olimpiade Tokyo tahun 2020. Rekor nasional sebelumnya adalah 10.13 detik yang dicatat oleh Lalu Muhammad Zohri barubaru ini. Kini Rekornas kembali dipertajam Lalu Muhammad Zohri menjadi 10.03 detik usai meraih medali perunggu di Kejuaraan Atletik Seiko Golden Grand

Prix di Osaka, Jepang, Minggu (19/ 5). Sementara medali emas diraih juara dunia asal Amerika Serikat, Justin Gatlin, serta peringkat dua diraih atlet tuan rumah, Kiryu Yoshihide. ‘’Benar-benar ajaib, Lalu Muhammad Zohri berhasil mempertajam rekor nasional dan berhasil melampau limit waktu mengikuti olimpiade tahun 2020,’’ ucap Pelatih Pelatnas Atletik asal NTB, Aria Yuniawan yang dikonfirmasi Suara NTB,via ponselnya, Minggu (19/5). Dikatakan Aria, Lalu Muhammad Zohri sebenarnya tampil sebagai undangan di

kejuaraan dunia lari jarak pendek yang melibatkan juara dunia asal Amerika tersebut. Namun demikian Zohri masih bisa mendulang medali perunggu meskipun usianya masih sangat muda untuk tampil di kejuaraan dunia atletik itu. Meski ditempatkan pada line ke sembilan, Zohri ternyata mampu meluncur dengan kencang dan finis di urutan ketiga dari delapan pesaingnya. Catatan waktu 10.03 detik adalah catatan terbaik yang pernah ditorehkan Zohri selama tampil di event internasional. Bersambung ke hal 11

LATIHAN ZOHRI Pelari Muhammad Zohri melakukan sesi latihan di Stadion Madya, Komplek Gelora Bung Karno, beberapa hari lalu.

(ant/Bali Post)

Tantangan Siapkan SDM Terampil

Pembangunan Infrastruktur MotoGP Diperkirakan Serap 300.000 Tenaga Konstruksi Dewantoro Umbu Joka (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) NTB telah ditetapkan menjadi tuan rumah penyelenggaraan MotoGP tahun 2021 mendatang. Berbagai persiapan dilakukan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB untuk menyukseskan event internasional tersebut. Salah satunya membangun infrastruktur pendukung seperti akses jalan by pass dari Lombok International Airport (LIA) menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sepanjang 17 Km. Selain itu, perpanjangan landasan pacu (runway) dan perluasan LIA. Di samping itu, di KEK Mandalika juga akan dibangun Sirkuit Mandalika September mendatang. Pembangunan infrastruktur MotoGP diperkirakan akan menyerap sekitar 300.000 tenaga konstruksi. H. Hasim Musleh Ibrahim Bersambung ke hal 11

(Suara NTB/nas)

Presiden H. Joko Widodo didampingi Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah dan Dirut ITDC, Abdulbar M. Mansoer saat meninjau progres pembangunan KEK Mandalika dan kesiapan infrastruktur pendukung MotoGP 2021 di KEK Mandalika, Jumat (17/5).


SUARA NTB Senin, 20 Mei 2019

Jadi Penopang Perekonomian BALAI Cipta Karya Direktorat Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyiapkan anggaran Rp15 miliar untuk menata kawasan Cakranegara. Penataan dimulai dari perempatan Karang Jangkong, Pasar Buah hingga ke Jalan AA. Gde Ngurah. Kawasan Bisnis Cakranegara (KBC) diharapkan jadi penopang perekonomian di Kota Mataram. Camat Cakranegara, Muhammad Erwan dikonfirmasi pekan kemarin mengungkapkan, (Suara NTB/cem) pihaknya memiliki bayMuhammad Erwan angan setelah ditatanya KBC oleh pemerintah pusat, Cakranegara menjadi penopang perekonomian di Kota Mataram, sehingga perlu digeliatkan ekonomi di kawasan tersebut lebih semarak untuk memacu gairah ekonomi. “Kalau bisa Cakranegara jadi penopang perekonomian di Kota Mataram,” harap Erwan. Menjadikan sebagai pusat perekonomian seperti Singapura diakui Erwan, tidaklah mudah. Pedagang kaki lima serta ketersediaan lahan parkir jadi tantangan pemerintah. Sebagai kepala wilayah, ia akan mencoba melakukan pendekatan secara personal ke para pedagang. Pendekatan ini tentunya setelah mendapatkan gambaran dari instansi teknis seperti Dinas Perdagangan terkait lahan dijadikan relokasi. Penataan bukan saja persoalan tempat, jam operasi serta pengaturan lalu lintas perlu ditata. “Ini tugas dari dinas terkait dan kecamatan mendukung. Penataan PKL kita tunggu dari instansi teknis,” ucapnya. Menata pedagang di Cakranegara tidak mudah. Artinya, perlu semacam pola disediakan oleh Dinas Perdagangan. Diakui, keberhasilan penataan KBC tidak terlepas dari bagaimana pola pendekatan atau keberhasilan camat dan lurah sebagai kepala wilayah dan perpanjangan tangan kepala daerah. Bagaimana pun juga, pihaknya harus memaksimalkan karena ini berkaitan nama baik kepala daerah. Erwan memiliki mimpi ke depannya, Cakranegara merupakan sebagai pusat perekonomian yang maju, pusat kuliner yang tertata dengan baik seperti Singapura. Pihaknya bisa membuat event cullinary night. Dengan kuliner night bisa dibayangkan PKL bisa tertata rapi. Pun, PKL di Jalan AA. Gde Ngurah tidak memiliki tempat relokasi bisa menggunakan pola seperti PKL di Ciamplas, Bandung, Jawa Barat. “Mimpinya Cakranegara bisa seperti Singapura,” harapnya. Untuk merealisasikan itu, perlu kerja keras dan keterlibatan masyarakat mendukung program pemerintah. (cem)

Sosialisasi Tidak Masif ANGGOTA Komisi II DPRD Kota Mataram, Herman, AMd., meminta Pemkot Mataram mengkaji kembali melambatnya investasi yang masuk ke Kota Mataram. Padahal, payung hukum bagi para investor untuk menanamkan modalnya di Kota Mataram, sudah jelas. ‘’Sekarang Perda sudah ditetapkan, berarti kan kendalakendala yang dikeluhkan selama ini tidak ada lagi. Seharusnya investasi-investasi itu bisa mengalir,’’ katanya kepada suara NTB (Suara NTB/fit) di DPRD Kota Mataram, Herman pekan kemarin. Masalah kepastian berinvestasi di Kota Mataram, sudah rampung. Herman menduga fenomena melambatnya investasi di Kota Mataram karena kurang sosialisasi. Seharusnya, lanjut dia, Pemkot Mataram melalui DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu) melakukan sosialisasi lebih masif. Tidak hanya itu, Pemkot Mataram juga diminta terus berbenah. Kemungkinan, lanjut politisi Gerindra ini, ada hambatan di internal birokrasi yang menyebabkan arus investasi ke Kota Mataram menjadi tersendat. ‘’Mungkin memang ada yang mandek, di sanalah perlu ditelaah dan dievaluasi,’’ ujarnya. Kalau memang hambatannya ada pada minimnya sosialisasi hingga ke tingkat yang paling bawah, Herman menyarankan Pemkot Mataram segera menindaklanjuti hal ini. ‘’Mungkin tidak hanya itu. Mungkin ada faktor internal, entah itu di perizinan atau di mana,’’ katanya. Justru Pemkot Mataram harus punya cara bagaimana mendorong investasi masuk ke Kota Mataram. Sosialisasi Perda RTRW, terkait bagaimana berinvestasi di Kota Mataram, dapat dilakukan dengan berbagai cara. ‘’Bisa saja dengan FGD (Forum Grup Diskusi), media massa. Semua instrumen harus dipakai,’’ imbuhnya. Bila perlu, sambung anggota Dewan dari Dapil Sandubaya ini, sosialisasi dilakukan per kecamatan, sehingga lebih mengena. Herman mencontohkan, dulunya ada kawasan yang termasuk dalam jalur hijau, sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan izin membangun di sana. ‘’Kemungkinan sekarang, kondisi tersebut sudah tidak relevan lagi. Nah ini masyarakat harus tahu,’’ ujarnya. Herman mengatakan, objek sosialisasi hendaknya bukan hanya kepada investor saja, melainkan seluruh masyarakat. ‘’Makanya ini kemungkinan sosialisasinya yang kurang masif, sehingga informasi itu tidak sampai ke masyarakat,’’ pungkasnya. Selain sosialisasi, Herman juga tidak menafikan faktor kondisi pascagempa membuat calon investor masih wait and see. (fit)

SUARA MATARAM

Halaman 2

Pemkot Naikkan Target Retribusi Parkir di Pasar Mataram (Suara NTB) – Retribusi parkir terus menuai kritik. Selain dari sisi target tak pernah terpenuhi, pengelolaan juga belum maksimal. Dinas Perhubungan mengoptimalkan dengan menaikkan target retribusi parkir di pasar tradisional. Dinas Perhubungan melihat potensi retribusi parkir di pasar tradisional sangat besar. Salah satunya sebut Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, Drs. Muhammad Saleh dikonfirmasi baru – baru ini, Pasar Pagesangan sejak puluhan tahun hanya menyetor Rp1 juta per bulan. Padahal, potensi parkir di sana sangat tinggi, sehingga dinaikkan targetnya menjadi Rp16 juta per bulan. Pengelola parkir tak menyanggupi dan meminta penundaan. Tetapi mereka sanggup menyetor Rp10 juta per bulan. Demikian pula, di Pasar Sayang – sayang juga dinaikkan target retribusi yang disetor ke pemerintah. Pasar Pagutan selama ini tak pernah tercatat

membayar ke kas daerah, mulai menyetor Rp5 juta per bulan. “Potensi parkir di pasar sangat besar. Ini kita sedang maksimalkan,” kata Saleh. Potensi ini terlihat sejak dilakukan kampanye penggunaan parkir di Pasar Pagesangan. Saleh melihat, kendaraan parkir banyak dan retribusi diterima jukir per jamnya sangat tinggi. Dasar itu, Dishub menaikkan target retribusi parkir agar menghindari kebocoran. Selain pasar tambahnya, pihaknya juga akan menggali potensi retribusi parkir di objek wisata. Seperti eks Pelabuhan Ampenan, Taman Loang Baloq dan lainnya. “Kalau di Ampenan ada pak camat dan pak lurah turut memantau,” tambahnya.

Tantangan dihadapi oleh Dishub terhadap pengelolaan parkir adalah tak disiplinnya juru parkir. Sedangkan, karcis sudah mulai diterapkan dan berjalan maksimal. Oleh karena itu pihaknya menyarankan perlu ada kajian sistem pengelolaan parkir di Kota Mataram. Keinginannya adalah, selama ini, jukir sulit memberikan karcis ke konsumen. Pihaknya ingin membalik artinya masyarakat yang memberikan karcis ke jukir. Pengguna jasa parkir cukup membeli karcis ke gerai yang bekerjasama dengan Dishub. Karcis itu jadi dokumen berharga bagi jukir sehingga pola ini bisa menekan kebocoran pendapatan asli daerah dari

(Suara NTB/cem)

RETRIBUSI PARKIR - Jukir di Pasar Pagesangan pekan kemarin mengatur kendaraan. Target retribusi parkir di Pasar Pagesangan naik 1.000 persen. Dari sebulannya menyetor Rp1 juta/bulan naik menjadi Rp16 juta/bulan. Pola ini dilakukan Dishub Kota Mataram menekan kebocoran di PAD dari sektor pengelolaan retribusi parkir. sektor retribusi parkir. “Saya ingin sistemnya dikaji. Jukir yang selama ini sulit mem-

berikan karcis dibalik saja. Masyarakat yang beri karcis ke jukir,” demikian kata Saleh. (cem)

12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 JERUK BUSUK - Seorang warga memilah-milah jeruk dalam keranjang jeruk busuk di depan toko grosir buah di Pasar Mandalika, Jumat (17/5). Pedagang 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 grosir buah membuang sekeranjang jeruk yang dinilai berkualitas buruk tersebut. Jeruk yang dikumpulkan nantinya akan diolah dan dijual kembali 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 dengan cara eceran, tentu saja dengan harga miring. Masyarakat harus selektif membeli buah yang banyak dijajakan di pinggir jalan, sebab mengkonsumsi 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 jeruk busuk dapat mengancam kesehatan masyarakat. 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012 (Suara NTB/cem)

Perubahan Tipe Kecamatan Sekarbela Masih Dikaji Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram belum merampungkan kajian terhadap rencana peningkatan atau perubahan kecamatan Sekarbela dari tipe B ke tipe A. Ketersedian anggaran dan sumberdaya aparatur jadi kendala. Sebagai kecamatan tipe B, Sekarbela memiliki keterbatasan dari anggaran dan juga sumberdaya aparatur di kecamatan. Seperti disampaikan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Mataram, I Made Putu Sudarsana, untuk naik grade, pertama ada persyaratan dari jumlah kelurahan. Otomatis ada kelurahan baru dan ditetapkan kelurahan mana yang harus dipecah atau dimekarkan. Kelurahan Jempong Baru layak dimekarkan dengan dua belas jumlah lingkungan. Pemerintah tidak bisa memikirkan secara teknis saja. Perlu juga dipikirkan ketersediaan lahan, pembiayaan serta sumberdaya aparatur di kelurahan. “Jadi tidak secara

(Suara NTB/dok)

Putu Sudarsana teknis saja, perlu juga dipikirkan anggaran dan lain sebagainya,” kata Putu dikonfirmasi pekan kemarin. APBD 2019 Kota Mataram tidak menyediakan anggaran untuk pemekaran wilayah. Sementara, tim telah masuk tahap melakukan kajian terhadap rencana Kecamatan

Sekarbela naik tipe A. Pembahasan ini tertunda karena Pemkot Mataram fokus mengawal pelaksanaan pemilihan umum dan akan dilanjutkan selesai lebaran. “Selesai lebaran kita lanjutkan lagi pembahasannya,” tandasnya. Putu menegaskan, anggaran bukan jadi persoalan tapi jadi perhatian dipikirkan. Sebab, keputusan kepala daerah menetapkan dilakukan pemekaran. Artinya, turunannya harus dipersiapkan mulai dari anggaran maupun perangkatnya. Kecamatan Sekarbela bukan batal naik tipe tetapi ditunda. Ditambahkan, pembangunan kantor walikota di wilayah Sekarbela tidak ideal dengan kecamatan masih tipe B. Namun demikian, akibat persoalan aturan, sehingga harus menunggu kajian rampung. “Kajiannya tahun ini kita upayakan selesai. Anggaran bisa disiapkan di APBD 2020,” tandasnya. (cem)

Spendu Efektifkan Keberadaan BAZ Sekolah Mataram (Suara NTB) Setiap tahun sekolahsekolah di Mataram melakukan pengumpulan zakat fitrah bagi siswa dan guru sekolah. Tujuannya ialah agar penyaluran zakat dapat dilakukan secara efektif. SMPN 2 (Spendu) Mataram misalnya setiap tahun melakukan pengumpulan zakat fitrah. Meski tidak diwajibkan bagi siswa berzakat di sekolah, namun pengumpulan zakat fitrah di sekolah sangat dianjurkan dilaksanakan para siswa. Kepala Spendu H. Lalu Suwarno, menyebut tidak ada diwajibkan bagi siswa membayar zakat fitrah di sekolah. Hanya saja mereka sangat dianjurkan mengingat pengumpulan zakat fitrah meliputi aspek penyaluran dan manajamen pengelolaan zakat fitrah akan sangat baik jika dilakukan berjamaah di sekolah. Di Spendu kata Suwarno, pengumpulan zakat fitrah dilakukan melalui lembaga Badan Amil Zakat (BAZ) yang

dibentuk sekolah. Adanya BAZ sekolah sebagai sebagai sarana bagi mereka yang ingin menyalurkan zakat fitrahnya. Mereka lembaga ini juga, pengelola lembaga dilatih kepedulian terhadap sesama karena banyak saudara-saudara yang membutuhkan bantuan. Lebih jauh dikatakan Suwarno, bahwa sekolah rutin menyelenggarakan kegiatan penerimaan zakat fitrah tiap tahun. Dia ingin agar warga sekolah memanfaatkan keberadaan BAZ sekolah. BAZ sebagai lembaga yang menerima maupun nantinya akan menyalurkan zakat hasil pengumpulan siswa dan guru. Sementara untuk distribusi zakat fitrah dilakukan sebelum memasuki masa libur Ramadhan. Setelah waktu terkumpul semua habis, baru zakat disalurkan. Sedangkan untuk penerima zakat fitrah, Suwarno menuturkan pengalamannya. Setiap tahun katanya, banyak yayasan maupun panti asuhan yang mengantri..(dys)

DP3A Sosialisasikan Simponi ke Satgas Mataram (Suara NTB) – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram mensosialisasikan sistem informasi online (Simponi), sistem pencatatan dan pelaporan kekerasan terhadap perempuan dan anak ke Satgas kelurahan di Kecamatan Ampenan. Data diharapkan sinkron dari tingkat bawah sehingga kasus dapat tertangani. Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan dan Perlindungan Anak pada DP3A Kota Mataram, Noviani Danar Kinnastri mengatakan, pihaknya memberikan sosialisasi sistem pencatatan dan pelaporan kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan sistem informasi online. Kegiatan ini secara nasional untuk memonitoring kasus – kasus kekerasaan terhadap perempuan

dan anak mulai dari tingkat lingkungan, kelurahan, kecamatan hingga kota. “Ini tahun kedua. Tahun lalu sebenarnya sudah ada tapi ada kendala di sistemnya para satgas/operator tidak bisa menginput data secara lancar,” kata Kinnastri ditemui Jumat (17/5). Pada sistem pelaporan diakui, masih banyak kekurangan. Kasus ditangani hanya tercatat di satgas tanpa melaporkan ke tingkat atas. Kinnastri yang juga Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Mataram ini mengharapkan, dari pelatihan sekaligus sosialisasi tersebut data kasus di kelurahan termonitor dengan baik hingga tingkat Kota Mataram. Ditambahkan, pelatihan sistem informasi online dilaksanakan di enam kecamatan. Diprioritaskan sebagai peser-

ta adalah satgas perlindungan perempuan dan anak di kelurahan. “Kita mengharapkan satgas memiliki pemahaman tentang semua hal, supaya mereka tahu cara menghadapi kasus di lapangan,” terangnya. Peran satgas tidak hanya fokus pada pelaporan kasus saja, melainkan mereka harus sebagai mediator untuk kasus – kasus di lapangan. Sebagai contoh, ada kasus penelantaran dan pelecehan anak. Mereka sebagai garda terdepan menangani. Dalam struktur pengurusan satgas di kelurahan lurah menjadi ketua. Nantinya memfasilitasi serta memediasi penyelesaian kasus. Oleh karena itu, diharapkan pelaporan data kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di tingkat lingkungan sinkron dengan baik,sehingga penanganan oleh pemerintah bisa lebih cepat. (cem/*)

(Suara NTB/cem)

PELATIHAN PENCATATAN - Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan dan Perlindungan Anak pada DP3A Kota Mataram, Noviani Danar Kinnastri memberikan arahan ke peserta pelatihan sistem pencatatan dan pelaporan kekerasan terhadap perempuan dan anak sistem informasi online di Kecamatan Ampenan, Jumat (17/5).


SUARA NTB Senin, 20 Mei 2019

Kepala Sekolah Berprestasi SELEKSI kepala sekolah berprestasi jenjang sekolah dasar SD telah mengantarkan Kepala SDN 42 Mataram sebagai juaranya. Adalah Johani, S.Pd., kepala sekolah yang beruntung dalam seleksi kali ini. Berkat apa yang diraihnya itu, Johani pun berhak menjadi wakil Kota Mataram dalam ajang serupa tingkat Provinsi mendatang. Sesuatu yang tak dibayangkan sebelumnya. Johani merasa bahagia dengan apa yang telah diraihnya kini. Seraya meminta doa dan dukungan agar pada seleksi di tingkat provinsi da(Suara NTB/dys) pat mengalahkan perwakilan Johani kabupaten dan kota yang lain. Disebutkan Johani, terpilihnya menjadi juara satu tingkat Kota Mataram tidak lepas penilaian dewan juri saat presentasi. Materi yang disampaikan Johani ialah berkaitan dengan strategi sekolah melawan peredaran narkoba di lingkungan sekolah. Materi itu merupakan hal nyata yang pernah dilakukan pihak sekolah selama ini. Bukan materi berdasarkan pengetahuan dalam buku, melainkan berdasarkan pengetahuan sehingga terara sangat kuat saat dipersentasi. “Semoga bisa menang nanti, “ sebutnya. (dys)

PENDIDIKAN

Halaman 3

PPDB Jenjang SD Dilarang Gelar Tes Calistung Mataram (Suara NTB) – Larangan tes membaca, menulis, dan berhitung (Calistung) bagi calon murid baru di Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD akan diikuti oleh sekolah. Aturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 51 tahun 2018 tentang PPDB. Kepala SDN 32 Cakranegara, Hj. Sri Suhartini, S.Pd., ditemui di ruang kerjanya pekan kemarin mengatakan, di jenjang SD memang tidak dibolehkan ada tes Calistung saat PPDB. Karena di TK tidak diberikan pelajaran Calistung. Menurut

Sri, di SDN 32 Cakranegara dan SDN lainnya yang pernah ia pimpin, tidak pernah ada tes Calistung saat PPDB. “Memang tidak boleh tes Calistung. Di SDN 32 maupun SDN lain tidak pernah ada. Hanya ada seleksi usia saja,” katanya.

Ia mengatakan, di jenjang PAUD sendiri tidak boleh diajarkan Calistung, hanya boleh berupa pengenalan tentang Calistung. Pihaknya mendukung dan akan mengikuti ketentuan larangan Calistung yang diatur melalui Permendikbud

itu. Di SDN 32 Cakranegara sendiri memiliki kuota dua kelas untuk PPDB tahun pelajaran 2018/2019 mendatang. Satu kelas berisi 28 orang. Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Drs. H. Lalu Fatwir Uzali, S.Pd., M.Pd., mengatakan tidak boleh dilakukan tes membaca, menulis, dan berhitung saat PPDB SD. “Tidak ada tes Calistung untuk SD atau tes lainnya, itu sudah diatur di Permendikbud, anak harus diterima oleh SD,” katanya.

Dalam Permendikbud tentang PPDB, di pasal 24 dengan tegas disampaikan dalam seleksi calon peserta didik baru kelas 1 (satu) SD tidak dilakukan tes membaca, menulis, dan berhitung. Selain itu, seleksi calon peserta didik baru kelas 1 SD hanya menggunakan jalur zonasi dan jalur perpindahan tugas orang tua/wali. Sekolah juga wajib menerima peserta didik yang berusia tujuh tahun dengan domisili dalam zonasi yang telah ditetapkan. (ron)

LPA NTB akan Tempuh Jalur Hukum untuk Kasus Aldi Mataram (Suara NTB) – Lembaga Perlindungan Anak(LPA)NTBakanmengadvokasi permasalahan siswa SMAN 1 Sembalun, Aldi Irpan yang dinyatakan tidak lulus karena kritis pada kebijakan sekolah. LPA akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB terkait aturan yang bisa menganulir ketidaklulusan Aldi. Jika tidak ada, maka LPA akan menempuh jalur hukum. “Kami berusaha mendapatkan surat kuasa, secara kewajiban kami dari LPA melakukan klarifikasi dan melihat kasusnyasepertiapa.Kalausudah ada surat kuasa, kami akan (Suara NTB/ron) berkoordinasi dengan Dikbud, Joko Jumadi apakah tidak ada diskresi sama sekali untuk menganulir keputusan ini. Kalau memang tidak ada, proses hukum yang akan kita tempuh,” ujar Koordinator Divisi Advokasi dan Hukum LPA NTB, Joko Jumadi, Jumat (17/5). Joko menyayangkan keputusan sekolah yang melakukan penilaian kedisiplinan pada tiga bulan terakhir. Penilaian itu pun tidak berdiri sendiri, karena yang dilakukan Aldi disebabkan kebijakan sekolah yang tidak partisipatif. “Karena sebelumnya, akar persoalan karena pakai jaket, mungkin datang terlambat, saya pikir ada toleransi,” katanya. Kemudian kebijakan berubah drastis yang turut mengubah kultur. Kondisi itu tidak bisa berubah dalam waktu singkat. Joko menekankan, jika dilihat perkembangannya, masalah Aldi muncul dari Bulan Januari sampai Bulan Maret tahun 2019. Kejadian itu yang menggugurkan penilaian Aldi selama 2,5 tahun bersekolah. Seharusnya sekolah bisa melihat secara menyeluruh untuk menilai kelulusan Aldi. “Inilah yang harus dilihat oleh sekolah secara komprehensif,” katanya. Ia juga sudah berkomunikasi dengan Dinas Dikbud NTB, bahwa tidak ada kebijakan yang menganulir hasil tidak lulus Aldi. Joko menekankan, kalau kondisi seperti itu, maka mau tidak mau pihaknya akan menempuh jalur hukum. “Kalau jalur hukum kami akan memulai melalui Ombudsman. Kami akan tetap mengupayakan agar anak ini bisa tetap mendapatkan haknya,” pungkasnya. (ron)

Senat Unram Dorong Rosiady Segera Mengurus Guru Besar Mataram (Suara NTB) Sekretaris Daerah Provinsi NTB ) Ir. H. Rosiady H. Sayuti, M.Sc, Ph.D masih menunggu respon Menteri Ristek Dikti atas surat pengembalian posisi Sekda kepada Unram. Sebelumnya, Unram telah mengirim surat pemberitahuan rencana pergantian dan pengembalian Sekda ke Menteri Ristek Dikti menindaklanjuti surat Gubernur NTB. Dr. Zulkieflimansyah terkait pengembalian posisi Sekda. Menanggapi hal itu, Ketua Senat Unram, Prof. Mansur Ma’shum, berharap Rosiady bisa segera kembali mengajar. Dia juga meminta agar Rosiady nantinya dapat segera mengurus seluruh persyaratan menjadi guru besar. Dia yakin jika dilakukan tidak menutup kemungkinan Rosiady akan bisa meraih guru besarnya. Dikatakan bahwa Rosiady merupakan sumber daya dan aset berharga yang dimiliki Unram. Sehingga tidak menutup kemungkinan ke depan bisa menjadi calon rektor Unram. Sebelumnya beredar kabar jika Rosiady ditawari Gubernur NTB untuk menjadi Rektor Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) jika UTS sudah dinegerikan, namun Mansur menilai Rosiady lebih tepat di Unram. “Di Unram saja, UTS kejauhan. Urus guru besar,” ujarnya saat acara buka bersama keluarga besar HMI-KAHMI akhir pekan kemarin. Sebagai Ketua Senat Unram, tentu pihaknya mendorong dosen Unram agar mau mengurus guru besarnya. Rosiady yang kini berusia 58 tahun masih bisa mengejar untuk mengurus guru besarnya. Untuk diketahui bahwa jabatan profesor dicapai setelah dosen melalui tahap pencapaian angka kredit yang sudah ditentukan sesuai nilai kum yang diperoleh secara berjenjang dari jabatan fungsional akadamik Asisten Ahli, Lektor, Lektor Kepala dan Profesor/guru besar (nilai kum minimal 850). Selain itu, dosen yang bersangkutan wajib melaksanakan tridarma perguruan tinggi, dimana salah satunya adalah bidang penelitian dan membuat publikasi. Terutama publikasi internasional bereputasi dan berdampak dari hasil-hasil penelitiannya. Sementara menurut Permenpan 46 tahun 2013 pasal 26 ayat 3 syarat untuk mencapai jenjang Profesor/Guru Besar adalah ijazah Doktor (S3) atau yang sederajat paling singkat 3 (tiga) tahun setelah memperoleh ijazah (S3), mempunyai karya ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi, memiliki pengalaman kerja sebagai dosen paling singkat 10 (sepuluh) tahun. Dosen yang berprestasi luar biasa dan memenuhi persyaratan lainnya dapat diangkat ke jenjang jabatan akademis dua tingkat lebih tinggi atau loncat jabatan. Sementara itu Rosiady berharap agar surat balasan Menteri Ristek Dikti dapat segera keluar agar dirinya bisa segera mengajar kembali sebagai dosen Unram. Di samping itu dia juga menuturkan bahwa jika dilihat dari usia, masa pensiunnya tinggal dua tahun lagi. Karena pada 8 Juni mendatang usianya memasuki 58 tahun. Hal itu berarti jabatan Sekda bisa saja diperpanjang sampai 8 Juni 2020. Hanya saja dia ingin meluruskan pemberitaan selama ini bahwa keinginan berhenti dari Sekda datang darinya sendiri. Pilihan mundur didasarkan pada pengalaman sejumlah rekannya di tempat lain. Mundur dari Sekda setahun sebelum memasuki masa pensiun, ujungnya mereka tidak bisa balik lagi ke kampus lantaran mengurus surat balasan menteri dan lain sebagainya yang juga ribet. Atas pengalaman itulah dia memutuskan untuk mundur dua tahun sebelum pensiun dengan harapan ada kesempatan mengurus surat-surat dan sebagainya ke Menteri. Sehingga saat kembali jadi dosen Unram tidak ada hambatan apapun. (dys)

(Suara NTB/ist)

UJI PUBLIK - Kegiatan uji publik hafalan Alquran bagi peserta didik KB-TK Putra 1 Mataram, Rabu (15/5).

KB-TK Putra 1 Mataram Gelar Uji Publik Hafalan Alquran Mataram (Suara NTB) – KB-TK Putra 1 Mataram melaksanakan uji publik hafalan Alquran bagi peserta didik. Kegiatan ini merupakan rangkaian Ramadhan Ceria di sekolah, yang digelar di halaman sekolah TK Putra 1 Mataram pada hari ke10 ramadhan pada Rabu (15/5). Kepala KB-TK Putra 1 Mataram Hj.Yuniarti mengatakan, uji publik ini diikuti oleh 17 peserta dari perwakilan masing masing kelompok A dan Kelompok B. Setiap anak diuji dengan hafalan Juz 30. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan sebagai tes kemampuan dalam hafalan Tahfiz di PAUD Putra 1 Mataram dan KBTK Putra 1 Mataram. Walaupun TK Putra 1 Mataram terdiri dari peserta didik beragam agama, tapi metode pembelajaran Alquran tetap berjalan dengan baik.

“Dengan adanya kegiatan uji publik ini para orang tua menjadi semangat untuk memacu ananda dalam menghafal ayat-ayat Alquran setiap hari. Setidaknya kegiatan ini memberikan semangat kepada teman-teman lainnya disekolah,” harap Hj. Yuniarti. Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan Wisuda Tahfiz dan anakanak didampingi oleh wali peserta didik. “Semoga mereka menjadi penghafal Alquran kelak,” harapnya. Sebelumnya kegiatan itu telah dirangkai dengan berb-

Program Pascasarjana Gelar Kajian Ramadhan Mataram (Suara NTB) Program Pascasarjana Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Mataram menggelar kajian selama Ramadhan. Kegiatan kajian dilaksanakan di musala kampus I. Guru Besar Dosen Program Studi Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Pascasarjana UIN Mataram Prof. Dr. TGH. Fahrurrozi, QH, MA., salah satu yang mengisi kajian Ramadhan. Dalam paparannya, Fahrurrozi menyampaikan agar setiap orang hendaknya mencari keberkahan hidup. Hal demikian sejalan dengan tuntunan Alquran yang menghendaki setiap orang untuk hidup dilandasi dengan penuh kebaikan. Karena itulah yang dapat mengantarkan ke jalan keselamatan. “Carilah keberkahan hidup melalui tiga hal yang dianjurkan oleh Alquran,” pesannya. Dikatakan, aspek pertamakali ialah hendaklah setiap orang membiasakan mendengar yang baik. Mereka harus berupaya agar setiap waktu mendengar hal-hal baik yang dapat mengantar pada bertambahnya kebaikan. Kebiasaan lainnya yang harus dibiasakan ialah berusaha agar bergaul atau bersosialisasi dengan cara yang baik. Disusul kebiasaan berikutnya ialah senantiasa mengikuti hal-hal yang baik. Selain itu, Prof. Fahrurrozi, juga menyampaikan tentang output atau hasil yang harus didapatkan dari ibadah berpuasa. Yaitu memperoleh predikat takwa itu sendiri. Fahrurrozi mengutip dari sebuah kitab bahwa takwa itu berarti tobat kembali ke jalan yang diridoi Allah SWT dan tidak mengulangi kesalahan. “Menerima semua ketetapan Allah SWT dan tidak berlebihan dalam dunia. Semoga kita semua mendapatkan predikat takwa sebagai hasil dari puasa kita,” ujarnya. (dys)

agai kegiatan yakni lomba azan dan lomba fashion show muslim. Berbagai kegiatan itu bertujuan untuk membuat anak-anak ceria di bulan Ramadan sehingga mereka tidak hanya bermain gadget di bulan ramadhan. Anakanak pun semangat melakukan kegiatan ini. Selain untuk menge-

tahui capaian perkembangan anak di bidang tahfiz, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri pada anak di depan umum. “Agar terbiasa tampil di manapun berada,” harap Hj. Yuniarti. Kegiatan rangkaian ramadhan ceria ini juga menggandeng

SMPN 2 Kuripan Tingkatkan Imtak di Bulan Ramadhan

Giri Menang (Suara NTB) Untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan para siswa kepada Allah SWT, di bulan suci ramadhan, SMPN 2 Kuripan menggelar kegiatan Imtak. Kegiatan tersebut juga sebagai ajang untuk para siswa mengkaji lebih dalam tentang ke Islam. Menurut Pembina Imtak , Hj. Ratna Khoiriyah kegiatan seperti ini sudah dilaksanakan hampir setiap tahun dengan tujuan untuk menguatkan karakter siswa dalam ilmu keagamaan. “Kegiatan ini dilakukan sebelum proses belajar mengajar dimulai. Sudah seharusnya sejak dini para siswa ditanamkan dengan pemahaman ilmu keagamaan sehingga dari sekarang dapat terbentuk karakternya yang baik,” ujar Hj Ratna. Ia mengatakan, kegiatan ini dilaksasanakan sebagai upaya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan (Imtaq) warga sekolah, khususnya peserta didik. Dijelaskannya, seluruh siswa-siswi kelas VII dan VIII mengikuti kegiatan kegiatan ini selama Bulan Ramadhan. “Kegiatan itu merupakan program rutin sekolah yang berkaitan dengan peningkatan ilmu, ketakwaan, keimanan untuk membentuk pribadi muslim yang tangguh dalam menghadapi kemajuan pembangunan serta teknologi sekarang,” ungkapnya. Ditambahkan Ratna kegiatan ini selain untuk men-

(Suara NTB/dys)

(Suara NTB/her)

Siswa siswi SMPN 2 Kuripan tengah melaksanakan kegiatan imtak ingkatkan pengetahuan agama para siswa, juga diharapkan dapat mengajarkan kedisiplinan bagi siswa. Terutama dalam membentuk moral, akhlak, serta memperbaiki ibadah siswa. “Kegiatan ini diisi dengan salat duha, zikir, membaca ayat pendek, membaca asmaulhusna dan pidato dari siswa serta ada tausiah oleh guru agama,” kata Ratna guru mapel agama Islam. (her)

Dikbud Lobar Instruksikan Sekolah Tingkatkan Kegiatan Ibadah dan Sedekah

(Suara NTB/her)

Kegiatan imtak di SDN 1 Lelede

KAJIAN - TGH. Fahrurrozi sedang memberikan ceramah saat kajian ramadhan

kegiatan literasi keluarga dalam gerakan orang tua membacakan buku di sekolah pada bulan ramadhan. “Yakni dengan kegiatan bercerita di bulan ramadhan, serta membacakan kisah bagi orang tua secara bergiliran sesuai jadwal selama bulan ramadhan,” kata Hj. Yuniarti. (r/ron)

Giri Menang (Suara NTB) Untuk mengisi kegiatan selama bulan Ramadhan, Dikbud mengimbau agar semua sekolah yang ada di Lombok Barat melaksanakan kegiatan yang bernuansa Islami. Hal tersebut dapat membantu siswa dalam meningkatkan perilaku akhlak yang mulia. Selain itu, kegiatan Islami dapat membawa perubahan anak dari yang tidak baik ke yang lebih baik. Kepala Dikbud Lobar Hendrayadi mengatakan, selama dalam bulan Ramadhan, pihaknya menginstruksikan kepada semua perangkat pendidikan untuk memberlakukan kegiatan religi di sekolah. Kegiatan ini mampu mendorong kekuatan anak dalam meningkatkan pemahaman agama Islam.”Kami sudah imbau kepada sekolah agar dalam Bulan Suci Ramadhan ini

melaksanakan kegiatan imtaq, salat berjamaah bersama serta membaca ayat suci Alquran,” katanya. Berdasarkan Surat Edaran (SE) Bupati Lobar kepada semua OPD mengimbau agar semua ASN melaksanakan kegiatan ibadah agar diisi dengan memperbanyak bacaan ayat Alquran, salat salat sunat, salat berjamaah serta kegiatan ibadah lainnya. Merujuk pada SE Bupati tersebut, dengan itu Dikubur menindaklanjutinya kepada seluruh jajaran pendidikan yang ada.”Dasar kami yaitu menindaklanjuti SE Bupati Fauzan Khalid agar memperbanyak kegiatan ibadah, terutama kepada seluruh sekolah yang ada,” ujarnya. Sementara Kepala SDN 1 Lelede H. As,Ari SPd SD yang diwawancaramengatakan,untukmeningkatkansikapreligius manusia terutama generasi penerus bangsa di SDN 1 Lelede. Program keagamaan iman dan taqwa ini harus dilaksanakan di sekolah karena sekolah merupakan tempat bagi anak untuk mendapatkan pendidikan di berbagai aspek. “Salah salah satu program yang dapat menumbuhkan sikap regius siswa yakniprogram imandantaqwasaja. Inilahtujuankamiuntuk menciptakan generasi yang islami,” ujarnya. Lebih lanjut kata H. As,Ari, program ini merupakan suatu program yang dapat mendidik perlikau siswa dalam hubungannya dengan Tuhan. Dikatakaan seperti itu karena dalam program tersebut terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan dengan keagamaan yang memungkinkan dapat menyadarkan dan menumbuhkan sikap religius siswa itu sendiri. “Jika melihat generasi milenial saat ini, sangat banyak generasi kita yang terjebak dalam lingkungan yang di luar koridor Islam, makanya harus diasah sejak dini untuk mengikuti pendidikan dasar agama,” tandasnya. (her)


SUARA PULAU LOMBOK SD Unggulan Hamzanwadi Mulai Dibangun

Halaman 4

SUARA NTB Senin, 20 Mei 2019

Putra Lotim di Pusat Diharap Amanah BUPATI Lombok Timur (Lotim), H. M. Sukiman Azmy., MM., menaruh harapan besar pada putra terbaik Lotim yang lolos sebagai anggota DPR RI dan DPD RI. Di DPR RI, ujarnya, empat putra terbaik dari Lotim lolos menjadi DPR RI, yakni H. Rahmat Hidayat dari PDI Perjuangan, H. M. Syamsul Luthfi dari Partai Nasdem, H. Suryadi Jaya Purnama dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan H. Nanang Samodra dari Partai Demokrat. Begitu pun di DPD RI, dari empat kursi, dua kursi diraih oleh putra daerah Lotim, yakni H. Achmad Sukisman Azmy nomor urut 21 dan TGH. Ibnu Halil nomor urut 29. Harapan ini. Banyaknya warga Lotim yang lolos berkantor di Senayan itu, bupati mengharapkan dapat bersikap amanah dan membawa perubahan bagi masyarakat di Kabupaten Lotim. Harapan ini disampaikannya saat Safari Ramadhan Gubernur NTB di Masjid Al Mujahidin Selong beberapa waktu lalu. Bupati berharap delapan putra Lotim, baik DPR RI maupun DPD RI dapat membawa amanah yang dititipkan oleh masyarakat Kabupaten Lotim. Apa-apa yang menjadi aspirasi masyarakat Kabupaten Lotim dapat diperjuangkan, sehingga segala kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat Lotim terus mengalami peningkatan. Sementara Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah, menyampaikan ucapan terima kasih atas terlaksananya proses demokrasi yang berjalan sebagaimana yang diharapkan. Di Kabupaten Lotim, katanya, perbedaan pilihan terutama di pilpres cukup kuat, namun tidak sampai terjadi perilaku yang cukup signifikan. Dr. Zul juga menyampaikan terima kasihnya kepada TNI dan kepolisian yang telah menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah di Kabupaten H. M. Sukiman Azmy Lotim. (yon) (Suara NTB/yon)

Kasus Pilkades Sokong, Marianto Diperiksa Polisi Tanjung (Suara NTB) Kasus Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sokong “Jilid II”, mulai bergulir. Usai mantan kepala desa (kades) terpilih, Marianto, melaporkan panitia Pilkades Sokong dan oknum LSM, pelapor mulai diperiksa penyidik Polres Lombok Utara. Marianto dimintai keterangan oleh penyidik, pada Sabtu (17/5). Kepada Suara NTB, Marianto usai diperiksa mengakui dirinya dipanggil Satreskrim Polres untuk dimintai keterangan oleh tim penyidik. Ia diklarifikasi kaitan dengan materi laporan ke kepolisian atas penyebaran dokumen pribadi semasa mencalonkan diri sebagai calon Kades Sokong, tahun 2017 lalu. Kepada penyidik, ia mengungkap saksi-saksi yang menguatkan materi laporan. “Betul saya diperiksa. Sebagai pelapor, saya hanya menuntut hak sebagai warga negara,” kata Marianto. Menurutnya, materi laporan berkenaan dengan penyebaran dokumen pribadi sebagai Calon Kades Sokong yang dilakukan Panitia dan LSM. Ia menganggap, tindakan yang dilakukan terlapor bertentangan dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). “KPU saja tidak berani mengekspose ijazah dan dokumen pribadi lain milik calon. Secara institusi DPRD juga pernah minta, saat tidak tahu apakah dikasih atau tidak, tapi secara yuridis, menyebarkan dokumen saya melalui medsos, tidak bisa dibenarkan,” tegasnya. Marianto belum mengetahui apakah DPRD Lombok Utara nantinya akan dipanggil sebagai saksi ahli pada kasus tersebut. Menurut dia, pemanggilan pihak-pihak untuk dimintai keterangan merupakan kewenangan penyidik. Sementara itu, menindaklanjuti gugatannya ini, Marianto mengaku sudah menunjuk kuasa hukum. Begitu pun, langkah kasasi yang ia lakukan ke Mahkamah Agung menggugat putusan PTTUN Surabaya, ia klaim sedang berproses. “Di PTUN Mataram, proses sudah clear. Ijazah saya tidak dihapus, tapi tidak untuk SKPI (Surat Keterangan Pengganti Ijazah). Itulah tujuan saya di MA, saya ingin menyelamatkan dokumen saya (ijazah),” tandasnya. Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lombok Utara, AKP Kadek Metria, SH., yang dikonfirmasi membenarkan pelapor telah dimintai keterangan. Tahapan ini baru permulaan, sebagaimana pihaknya baru menerima laporan pengaduan. Ditanya apakah Polres akan memanggil pihak-pihak lain, termasuk kalangan DPRD Lombok Utara, pejabat Bagian Hukum, dan Bagian Pemerintahan, Metria menjawab singkat. “Baru klarifikasi Marianto. (Pemanggilan DPRD) Nanti kita jadwalkan,” ujarnya singkat. (ari)

(Suara NTB/ist)

PERIKSA - Marianto saat diperiksa penyidik Polres Lombok Utara, Sabtu (18/5).

Selong (Suara NTB) Ketua Umum Dewan Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW), Dr. TGH. M. Zainul Majdi, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Dasar (SD) Unggulan Hamzanwadi yang dibangun di Dusun Sawing Majidi Selong Lombok Timur, Sabtu, (18/5) lalu. Hadir dalam acara ini, Rektor Universitas Hamzanwadi yang juga Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah beserta jajaran pengurus YPH PPD NW Pancor, sejumlah guru dan dosen yang berada di bawah lingkup YPH PPD NW Pancor, dan Thullab Tholibat MDQH NW Pancor. Pada kesempatan itu, Tuan Guru Bajang (TGB) – sapaan akrab Ketua OIAA Indonesia ini berpesan supaya sekolah-sekolah yang dibangun di bawah naungan NW harus berasaskan Ahlussunnah Wal Jamaah. “Di sekolahsekolah Nahdlatul Wathan, tidak boleh lepas dari ajaran ahlusunnah wal jamaah,”pesannya. Mantan Gubernur NTB dua periode inipun tidak lupa mendoakan supaya pembangunan SD Unggulan Hamzanwadi ini berjalan lancar dan dapat memberikan manfaat yang besar untuk umat, bangsa, dan negara. “Kita doakan semoga pembangunan SD Unggulan Hamzanwadi ini berjalan lancar dan memberi manfaat yang sebesar-besarnya,” harap TGB. Selain TGB, Ketua Umum Dewan Mustasyar PBNW, TGH. M. Yusuf Makmun juga turut serta meletakkan batu pertama

(Suara NTB/ist)

DOA - Ketua Umum Dewan Tanfidziyah PBNW, TGH. M. Zainul Majdi sedang memimpin doa pada peletakan batu pertama pembangunan SD Unggulan Hamzanwadi di Selong, Sabtu (18/5). pembangunan SD Unggulan Hamzanwadi ini. SD Unggulan Hamzanwadi ini sendiri memiliki visi unggul akademik, kuat integritas dengan mengusung tiga misi, pertama menyeleng-

garakan pembelajaran berwawasan lokal, nasional, dan global berbasis tekhnologi, informasi, dan multilingual, kedua mengembangkan atmosfer akademik tematik, kontekstual ber-

orientasi keagamaan dan kebangsaan, ketiga mengembangkan kemitraan multidisiplin yang saling menguuatkan. Adapun profil sekolah SD Unggulan Hamzanwadi ad-

alah institusi pendidikan dasar yang didirikan oleh YPH-PPD NW Pancor dan dikelola secara profesional untuk menghasilkan peserta didik yang unggul dan berkarakter Islami. (yon)

Gubernur Apresiasi Penanganan Pascagempa di Lotim Selong (Suara NTB) Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah, MSc, menyebut bahwa Kabupaten Lombok Timur (Lotim) merupakan salah satu daerah yang proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang terbaik. Hal tersebut dapat dilihat dari dalam tahap pembangunan rumah tahan gempa (RTG), di Kabupaten Lotim terealisasi cukup banyak. “Proses rehabilistas dan rekonstruksi pasca bencana salah satu yang terbaik adalah Kabupaten Lotim. Sehingga atas nama Pemerintah Provinsi NTB berterima kasih, karena proses yang begitu rumit dijalankan dengan baik oleh Lotim,” puji gubernur di hadapan bupati, wabup dan masyarakat Lotim saat Safari Ramadhan beberapa waktu lalu. Atas ketanggapan pemerintah daerah itu, mantan anggota DPR RI ini berharap di waktu yang tersisa, proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Dr. Zul – sapaan akrabnya, mengungkapkan hampir setahun sejak gempa pertama, NTB disapa lebih dari 3.000 kali diguncang

gempa bumi berdasarkan laporan dari BMKG di Mataram. Maka dari itu, orang nomor satu di NTB ini mengajak masyarakat untuk berdamai dengan alam dan tidak panik ketika terjadi gempa. “Kadang-kadang masyarakat kita meninggal bukan karena gempa, bukan karena tertimpa bangunan. Tapi meninggal karena panik, berlarian lalu kemudian terjatuh lalu meninggal dunia,” katanya. Gubernur juga mengimbau kepada masyarakat di dalam membangun rumah maupun fasilitas umum berupa masjid dan lainnya harus mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan. Ini penting untuk diketahui dan difahami oleh masyarakat untuk

keamanan dan tidak ada lagi jatuhnya korban jiwa yang disebabkan oleh gempa bumi. Sementara dari data yang diperoleh Suara NTB dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim, Minggu (19/5), progres rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa bumi NTB pertanggal 18 Mei 2019, untuk Kabupaten Lotim yang rusak berat (RB), dari target 8.493 unit, yang sudah selesai sebanyak 2.231 unit dan sedang proses 5.216 unit. Untuk rusak sedang (RS), target 3.303 unit, sudah selesai 841 unit dan dalam proses 1.081 unit, sedangkan untuk rusak ringan (RR), target 14.847 unit, selesai 2.697 unit dan dalam proses sebanyak, 4.060 unit. (yon)

(Suara NTB/yon)

RTG - Salah satu RTG yang sudah dibangun di Kabupaten Lotim. Perkembangan rehab rekon pascagempa di Lotim mendapat apresiasi gubernur.

1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 banyak minus cara mengajar han cara mengajar di depan intah dikenal saat ini ada kewa- jadi prinsip dan harus diperSelong (Suara NTB) 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 para guru yang harus diperbaiki. kelas. Apalagi prinsip, trainer jiban guru membuat RPP, mem- hatikan para guru adalah, Lembaga HAFECS 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Pihaknya sengaja men- ini tidak menyalahkan para buat penilaian dan sebagainya. memastikan diri setiap de(Highly Functioning Educa1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 tion Consulting Services), gungkap banyak sisi negatif guru, karena sudah menjadi Alasan sejumlah guru, karena tik berada di kelas, setiap 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 detik berpikir untuk kemaSabtu (18/5) lalu menggelar dari guru dengan harapan ada produk dari Fakultas Ilmu Keg- aturan itu begitu jalankan saja. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Terlepas dari hal tersebut, juan pendidikan anak-anak pelatihan dengan tema proses perbaikan cara menga- uruan dan Pendidikan (FKIP) di 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 “Meningkatkan kualitas guru jar, sehingga bisa menghasil- masing-masing perguruan ting- kata Zulfikar kepada para guru generasi penerus bangsa. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Guru dalam bahasa Jawa dan mengaktifkan peran kan mutu pendidikan yang leb- gi. Begitu juga para guru dalam biarkan saja pemerintah beker1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 menjalankan mekanisme atu- ja urusannya buat aturan. Se- sebutnya adalah orang yang masyarakat dalam memper- ih baik bagi bangsa. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Menjadi pertanyaan besar ran mengajar yang telah diteta- dangkan tugas pada guru ad- digugu dan ditiru. Sebagai cepat transformasi pendidi1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 alah menjalankan urusannya guru harus banyak memberikan menuju era society 5.0”. Zulfikar, sudah banyak guru ser- pkan pemerintah. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Di mana dalam aturan pemer- mendidik dan mengajar. Men- kan contoh. Disinggung para Acara digelar di Aula Kantor tifikasi akan belum ada peruba1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 guru selama ini, banyak yang Bupati Lotim. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 korupsi waktu. Dikatakan koHadir langsung sebagai 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 rupsi waktu, tidak sedikit trainer, Director of HAFECS 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 saat berada di kelas memyang juga Director of Global 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 berikan tugas langsung kepaIsamic Boarding School 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 da para siswa, menyuruh (GIBS), Zulfikar Alimuddin, 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 siswa buat rangkuman, buka B.ENg. MM. Dalam proses 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 halaman sekian buku paket training yang kali ketiga dige1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 pelajaran dan lainya. Semenlar di NTB ini, Zulfikar men1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 tara kesempatan siswa buat gungkap banyaknya kesala1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 rangkuman, sang guru malah han guru dalam mengajar. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 pergi ke luar kelas. “Ada yang Diperlihatkan dan langsung 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 pergi belanja,” urainya. dicontohkan sang trainer ini 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Dia terangkan, sebagai kepada para guru yang hadir 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 guru bukan kata-kata yang menjadi peserta. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 disampaikan ke pada para Beberapa guru mata pela1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 siswa, akan tetapi perilaku. jaran di tingkat satuan pen1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 Momentum bulan suci radidikan yang memperlihat1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 madhan ini diajak Zulfikar kan cara mengajarnya pada 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 agar para guru refleksi cara proses pelatihan itu banyak (Suara NTB/rus) 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 dikritik Zulfikar. Menurutnya, TRAINING GURU - Kegiatan training guru guna meningkatkan kualitas guru di Lotim, Sabtu (18/5). mengajarnya. (rus) 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789

HAFECS Kritik Pola Pengajaran Guru

Subkontraktor SPBU Protes, Gaji Tukang Belum Dibayar Tanjung (Suara NTB) Sejumlah buruh SPBU Lendang Bagian, Desa persiapan Segara Katon, kecamatan Gangga diketahui belum menerima gaji sejak bekerja, April lalu. Bahkan, pengusaha lokal selaku subkontraktor pada proyek tersebut mengeluh lantaran pekerjaan yang diberikan pemborong putus di tengah jalan. Subkontraktor, Zamhari, Minggu (19/5) mengaku, ia dengan pemborong telah sepakat secara lisan untuk mengerjakan proyek Musala SPBU senilai Rp 50 juta. Ia pun sudah mengerja-

kan proyek sejak awal April lalu. Saat ini, klaimnya, proyek telah selesai dikerjakan untuk bagian pondasi dan pilar musala. Dari total proyek yang akan dikerjakan, diketahui ukuran musala 5,5 m x 6 meter, dengan konstruksi dari pondasi, bagian dak hingga pemasangan keramik. Dari proyek itu pula, ia telah mengeluarkan dana sekitar Rp 27 juta. Rinciannya, Rp 12 juta dihabiskan untuk pembuatan pondasi dan pilar. Berikutnya ia mengeluarkan material batu, pasir, kerikil, besi, semen se-

nilai Rp 15 juta. Hanya saja, karena ia tidak mampu melunasi Rp 15 juta tersebut, maka toko bangunan menarik kembali material besi. Dari anggaran itu, praktis yang ia keluarkan sekitar Rp 22 jutaan. Persoalan kemudian muncul, manakala Zamhari ditagih gaji buruh oleh kepala tukang. Ia pun meminta kepada pemborong senilai Rp 18 juta untuk ongkos dak dan biaya tukang selama membuat pondasi. “Saya minta Rp 18 juta, tapi diarahkan untuk adakan material sehingga terbeli ma-

terial senilai Rp 15 juta. Oleh toko diambil kembali seperti besi dan triplek, karena saya terganjal tidak bisa melunasi. Setelah adakan material, saya hanya diberikan Rp 10 juta oleh pemborong,” ujarnya. Dari pemborong, ia menerima total Rp 20 juta, dengan pembayaran dua kali. Ia menganggap dirinya mengalami kerugian, karena tagihan ongkos tukang dibebankan kepadanya oleh pemborong. “Ongkos tukang sekitar Rp 5,5 juta. Tukang minta ke pemborong, pemborong minta ke saya.

Akhirnya pemborong minta diambilalih, dan saya iya-kan,” jelasnya sembari berharap agar ongkos tukang selama mengerjakan pondasi dibayarkan pemborong. Terpisah, pemborong SPBU, Lalu Hidayat, dikonfirmasi via telepon membantah tudingan Zamhari. Sebaliknya ia justru menilai subkontraktor yang dipercaya tidak mengemban amanat yang ia berikan. “Dia modelnya tidak sesuai dengan perjanjian. Dia sudah terima uang muka, baru mau kerja. Kalau saya, pembayarannya menggunakan

sistem persentase, setelah pekerjaan itu selesai. Tapi kok (hasilnya) tidak sama dengan komitmen itu,” ujar Hidayat. Ia mengakui, para tukang belum dibayarkan upahnya. Di mana biaya itu, menjadi tanggung jawab subkontraktor. Tidak hanya itu, material juga belum dibayar, sehingga ditarik kembali oleh supplier. “Material saja belum dibayarkan loh, tapi uangnya sudah diambil. Otomatis saya yang kasih mereka pekerjaan ‘kan bingung. Karena apa, karena sistemnya persentase, se-

dangkan uangnya itu sudah melebihi dari persentase pekerjaan itu,” klaimnya. Hidayat menambahkan, jika dirinya dijanjikan kelanjutan pekerjaan oleh subkontraktor. Namun nyatanya sampai hari ini, yang bersangkutan tidak muncul di lokasi proyek. “Masa dana yang sebegitu banyak masuk, tapi kok pekerjaannya demikian. Saya ‘kan bukan orang baru kemarin yang pegang proyek gitu,” cetusnya sembari menambahkan dirinya siap menghadapi pengaduan subkontraktor. (ari)


SUARA PULAU LOMBOK

SUARA NTB Senin, 20 Mei 2019

Perizinan Bangunan Vila di Lobar Tak Sinkron

Rencana Pemekaran Terkendala

Penertiban Balap Liar

Polisi Amankan Belasan Sepeda Motor Giri Menang (Suara NTB) Untuk menciptakan suasana yang tertib dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang sedang beribadah selama bulan Ramadhan, Satlantas Polres Lombok Barat (Lobar) gencar melakukan penertiban balap liar. Salah satunya melalaui Operasi Cipta Kondisi yang khusus digelar di Bulan Ramadhan demi terciptanya suasana yang kondusif. Dari operasi yang digelar pada Minggu (19/5) dini hari ini, Satlantas Polres Lobar berhasil mengamankan 18 unit sepeda motor di kawasan Nyiur Gading Kecamatan Kediri. “Kita mencoba lebih fokus pada kegiatan balap liar yang kerap meresahkan masyarakat,” ungkap Kasat Lantas Polres Lobar Iptu Lalu Panca Warsa, SH., Minggu (19/5). Lebih jauh dijelaskan, operasi dimulai sekitar pukul 02:00 Wita hingga 03:00 Wita dan digelar berdasarkan laporan warga.”Memang juga berdasarkan laporan dari masyarakat sudah sangat banyak yang masuk dan seminggu yang lalu dari jajaran Sabhara juga sudah melaksanakan operasi balap liar di tempat ini,” sambungnya. “Ini terulang lagi di tempat ini, di Nyiur Gading, tidak ada kapok-kapoknya,” tegasnya. Terkait dengan barang bukti 18 unit sepeda motor itu, Panca menjelaskan, jika barang bukti itu didapat ketika operasi digelar dan barang bukti ditinggal lari oleh pemiliknya. Sementara barang bukti itu diamankan di markas Satlantas Polres Lobar.”Nah biar kapok, sepeda motor itu akan kita kembalikan nanti setelah lebaran, nanti kalau kita langsung kembalikan, mereka balap lagi,” terangnya. Lalu Panca menjelaskan, pihakanya sebenarnya sangat menyayangkan kejadian seperti ini terjadi, terlebih di wilayah Kota Santri Kediri dan di wilayah binaan pihaknya. Sebab, lanjut dia, kegiatan tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh remaja yang melakukan balap liar maupun kegiatan melanggar hukum lainnya merupakan bentuk kedurhakaan remaja tersebut kepada orang tuanya. Dia berharap, semua pihak ikut terlibat dalam melakukan penertiban dan menjaga kondusivitas di bulan Ramadhan ini, termasuk dengan menjaga putra putri masing-masing agar tidak terlibat kenakalan remaja, termasuk balap liar yang kerap mendatangkan bencana dan musibah. (her)

(Suara NTB/ist)

AMANKAN - Polres Lobar mengamankan belasan kendaraan hasil operasi balap liar, Minggu (19/5) dini hari.

Giri Menang (Suara NTB) Kalangan DPRD Lombok Barat (Lobar) menilai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bekerja tidak beras dalam hal mendata dan menagih pajak vila yang ada di kawasan Senggigi. Pasalnya, data antara desa, kecamatan tak sinkron dengan OPD, baik Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Bapenda dan Dinas Pariwisata. “OPD ini bekerja tidak beres, mereka saling lempar tanggung jawab. Data di bawah (desa dan kecamatan red) berbeda Dinas Perizinan (DPMPTSP, red), Bapenda dan dinas lain, kan aneh,” kritik anggota Komisi II DPRD Lobar, Hj.

(Suara NTB/dok)

PEMDA Lombok Barat (Lobar) berencana akan memekarkan desa yang ada di sejumlah kecamatan. Akan tetapi rencana pemekaran ini masih terkendala peta batas desa yang belum semua dimiliki oleh desa di Lobar. Untuk menyelesaikan peta desa ini secara bertahap, mulai tahun ini hingga tahun depan pemda memprioritaskan pemetaan batas desa. Asisten I Setda Lobar M. Ilham, MPd., mengakui dua kecamatan yang sudah tuntas batas desanya yakni Narmada dan Lingsar. Dalam hal ini, pihaknya akan meminta petunjuk dari bupati, mana daerah yang diprioritaskan (Suara NTB/dok) untuk segera dimekarkan. M. Ilham Daerah ini nanti akan dipriroritaskan untuk pemetaan batas desanya lebih dulu, sehingga, begitu selesai batas desa maka pemekaran bisa dilakukan. Tahun ini melalui APBDP, pemda akan menganggarkan untuk biaya pemetaan batas desa. Begitu pula tahun depan, pemda kembali akan menganggarkan agar persoalan peta desa ini bisa tuntas. Untuk melakukan pemetaan ini lanjut dia, butuh waktu yang tak sedikit, karena memakan waktu hingga berbulan-bulan untuk bisa mendapatkan hasil pemetaan hingga peta itu bisa dikeluarkan. Bicara keinginan memekarkan desa, diakui banyak sekali kades yang ingin mekar atau camat juga banyak yang ingin wilayahnya dimekarkan, terutama daerah yang memiliki penduduk yang padat. Bahkan desa yang sebenarnya dari sisi jumlah penduduk masih diragukan memenuhi syarat justru punya ambisi yang besar untuk mekar. “Ini juga dampak dari Pilkades kemarin,” jelas dia. Dari banyak usulan pemekaran yang masuk ke pemda, bupati masih menunda sebab jangan terkesan pemekaran desa ini akibat adanya tekanan dari pilkades serentak. Nanti setelah lebaran, pihaknya akan kembali membahasnya. Di samping itu, jelas dia, dari beberapa desa yang lebih dulu mengusulkan pemekaran belum semua memenuhi syarat untuk dimekarkan. Seperti halnya Labuapi yang mengusulkan, namun wilayah kecamatan ini belum termasuk yang sudah punya peta desa, sehingga belum memenuhi syarat. Peta ini, kata dia, bukan satu-satunya syarat namun ada persyaratan yang lain, paling penting kesepakatan seluruh kadus di desa yang mau dimekarkan. Untuk saat ini, pemda memprioritaskan pemekaran desa sedangkan kecamatan belum. Pemekaran kecamatan ini akan dilakukan setelah pemekaran desa. Contohnya Sekotong, pemda ingin mekarkan kecamatan, karena rentan kendali terlalu jauh dari Sekotong ke Batu Putih. Persyaratan pokoknya kata dia, desa di wilayah Sekotong harus dimekarkan dulu. “Dari desa yang ada harus dimekarkan dulu, karena minimal harus menjadi 10 desa,”jelas dia. Ada rencana, kata dia, memekarkan Desa Buwun Mas. Bisa juga kata dia dengan mengatur kembali possisi wilayah kecamatan yang berdekatan seperti Lembar dan Gerung. (her)

Mahnan

Nurhidayah belum lama ini. Dijelaskan, pengakuan DPMPTSP jumlah vila berizin berbeda dengan dari OPD lain. Sebab dari sekian banyak data vila berizin, hanya sebagian yang memiliki izin komersial dan dipungut pajak. Perbedaan data ini, menurutnya aneh, sebab dinas tidak memiliki data valid. Di satu sisi, OPD juga tidak pro aktif melakukan pendataan izin, sebab DPMPTSP tidak memiliki data mana saja vila komersial dan vila pribadi. “Seharusnya OPD pro aktif dong jangan saling lempar,” kritiknya. Menanggapi hal ini, Kepala Satpol PP Lobar Mahnan, SSTP., mengakui jika data yang dimiliki OPD tak sinkron dengan desa dan kecamatan. Justru akibat ketidaksinkronan inilah pihaknya melakukan verifikasi ulang terhadap perizinan vila ini. Sejauh ini menyangkut data riil belum rampung atau final. “Iya karena tak sinkron itu (data perizinan) makanya kami melakukan verifikasi ulang,” kata Mahnan.

Diakui OPD ini mengeluarkan izin seperti DPMPTS, selain itu dinas lain juga memiliki data lain seperti Bapenda dan Dinas Pariwisata. Data ini lah yang perlu disinkronkan. “Yang pegang data ini yang harus kita sinkronkan,” jelas dia. Lebih jauh dikatakan, keberadaan vila yang diduga memiliki izin aspal dan melanggar garis sempadan pantai dipastikannya bakal ditertibkan oleh Pemkab Lobar. Peneguhan akan dilaksanakan dengan cara pembongkaran paksa bangun vila yang ada di Desa Meninting, rencana akan dilakukan setelah lebaran. Menurutnya, awalnya bangunan tersebut sebenarnya sudah harus diajukan penerbitan beberapa waktu lalu. Namun ketika akan dilakukan penertiban oleh tim dari Tata Ruang, pihak pemilik vila menunjukkan bahwa mereka sudah mengantisipasi izin. Karena bisa menunjukkan izin, pihak Pemda kemudian melakukan penundaan dan melakukan penelitian dan pengkajian atas izin yang dimiliki vila. “Proses pengkajian inikan cukup lama, makanya penertibannya molor,” kata Mahnan. Ternyata setelah diteliti, dan dilakukan pemeriksaan secara mendalam oleh DPMPTSP, ternyata izin yang dimiliki vila tersebut ternyata

ni dengan PKB dan PPP,” ungkap Sekretaris DPD II Partai Golkar Loteng, H.L. Kelan, S.Pd., kepada Suara NTB, Sabtu (18/5). Kenapa PKB dan PPP? Kelan mengaku kedua partai tersebut perolehan kursinya di DPRD Loteng cukup besar. Di mana dari hasil rekapitulasi sementara, PKB dan PPP memperoleh masing-masing 6 kursi, sehingga kalau salah satu saja bisa diajak berkoalisi dengan Partai Golkar, maka itu sudah lebih dari cukup untuk bisa mengusung pasangan calon kepala daerah. Memang ada parpol lain yang perolehan kursinya juga besar. Seperti Partai Gerindra, PKS maupun Partai Demokrat. Na-

ilegal, atau izin bodong, karena dari DPMPTSP tidak pernah mengeluarkan izin untuk pembangunan vila. Setelah semua terbukti, maka dipastikan pembongkaran vila tersebut akan dilaksanakan setelah lebaran.” Akan kita bongkar setelah lebaran,” tegasnya. Sambil menunggu lebaran, Pemda Lobar akan menyurati pemilik vila agar mau membongkar sendiri, Pemda Lobar masih akan memberikan peringatan kedua dan ketiga kepada pemilik, kalau setelah diberikan peringatan tidak juga dilaksanakan, maka bangunan akan dibongkar paksa.” Kita berikan peringatan lagi kepada pemilik, sebelum kita bongkar,” ujarnya. (her)

Hj. Nurhidayah (Suara NTB/dok)

Memasuki Musim Kemarau

Petani Diminta Waspada Serangan Hama Wereng Praya (Suara NTB) Para petani di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) terutama yang menanam padi pada musim tanam kedua tahun ini, diminta untuk waspada terhadap kemungkinan serangan hama wereng memasuki musim kemarau kali ini. Mengingat, hama wereng biasanya menyerang saat cuaca panas dan di lahan-lahan pertanian yang minim air. “Saat ini intensitas hujan sudah mulai turun. Dan, otomatis membuat lahan-lahan pertanian khususnya di lahan tadah hujan, mulai kekurangan air. Ditambah cuaca yang panas, di situlah potensi serangan hama wereng,” ungkap Sekreataris Dinas Pertanian, Faturahman, kepada Suara NTB, akhir pekan kemarin. Untuk itu, ujarnya, perlu bagi para petani untuk meningkatkan kewaspadaannya. Jangan sampai hama wereng menyerang. Dengan mengintensifkan pengawasan, ujarnya, potensi serangan hama wereng maupun hama yang lain sedini mungkin bisa langsung ditangani. “Tim pemantau dari Dinas Pertanian saat ini juga sudah

mulai turun melakukan pengawasan terhadap kemungkinan adanya serangan hama, khususnya hama wereng. Dengan lebih awal turun, diharapkan tim bisa melakukan tindakan cepat begitu menemukan atau memperoleh laporan soal serangan hama,” sebutnya. Pihaknya sejauh ini sudah mendapat laporan soal serangan hama wereng. Tetapi masih belum terlalu banyak, yakni, di beberapa titik di Kecamatan Pringgarata dan Praya Barat. Pihaknya pun sudah melakukan upaya-upaya penanggulangan, baik itu dengan cara pengobatan ataupun dengan cara mengisolir tanaman padi yang sudah terserang hama. Langkah itu dilakukan supaya serangan hama tidak sampai meluas. “Jadi mana yang masih bisa diobati, kita obati. Tetapi kalau sudah terlalu parah, tanaman padi yang terserang kita isolir. Agar serangan hamanya tidak meluas,” terangnya. Diakuinya, untuk wilayah Kecamatan Praya Barat memang ada beberapa lokasi yang menjadi edemik hama wereng. Di mana hampir set-

(Suara NTB/kir)

PUPUK PADI - Seorang petani di Praya Barat Daya sedang memupuk padi miliknya. Dinas Pertanian Loteng mengingatkan petani akan adanya ancaman serangan hama wereng. iap musim tanam, hama wereng selalu menyerang lokasi, sehingga sedini terus dipantau, untuk mengantisipasi serangan hama tersebut. “Serangan hama itu dipengaruhi banyak faktor. Kalau untuk dibasmi menyeluruh

Polisi Selidiki Aktor Intelektual Bentrok di Rapat Pleno KPU Praya (Suara NTB) Sampai saat ini aparat kepolisian masih terus mengejar terduga provokator yang menyulut bentrok di rapat pleno rekapitulasi perolehan suara di eks gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Rabu (8/5) lalu. Selain itu, kepolisian setempat kini juga tengah menyelidikI aktor intelektual dari bentrok yang melukai sejumlah anggota polisi tersebut. “Total sekitar 13 orang saksi yang sudah dimintai keterangan. Baik itu dari saksi anggota kepolisian sendiri maupun saksi dari warga yang terlibat bentrok dengan aparat tersebut,” ungkap Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Rafles Girsang, SIK., kepada Suara NTB, Sabtu (18/5). Keterangan para saksi sendiri pun terus didalami. Hal ini bertujuan mengungkap dalang dari aksi tersebut, termasuk pihak-pihaknya yang ikut menggerakkan warga dan memicu bentrok dengan aparat kepolisian. “Peran dari beberapa orang sudah kita petakan, berdasarkan keterangan para saksi. Dari sanalah nanti kita akan telusuri siapa aktor intelektual dari kejadian itu,” sebutnya. Pihaknya kepolisian sendiri, aku Rafles sudah mengantongi beberapa nama yang diduga sebagai aktor intelektual yang menggerakkan warga. Dan memicu bentrok antara warga dengan aparat

kepolisian. Tapi untuk memastikan peran orang-orang tersebut, tentu masih butuh pendalaman. “Siapa saja mereka (aktor intelektual)?, tunggu hasil pengembangan,” ujar Rafles. Disinggung terduga provokator bentrok pada Rabu malam, Rafles mengaku masih dikejar. Identitas terduga pelaku juga sudah dikantongi. Pihaknya kepolisian sejauh ini masih kesulitan menangkap terduga pelaku, karena selalu berpindahpindah dan tidak pernah tinggal di rumahnya pascabentrok antara warga dengan aparat kepolisian tersebut berlangsung. Lebih lanjut, ia mengatakan kalau bentrok tersebut tampaknya memang sudah direncanakan. Hal itu bisa dilihat dari barang bukti yang diamankan aparat kepolisian. Terutama

batu yang ditemukan di sejumlah kendaraan yang dibawa warga, termasuk bom molotov. “Kalau melihat barang bukti seperti batu dan bom molotov, bentrok ini diduga memang sudah direncanakan sejak awal. Kalau tidak, untuk apa warga bawa batu dalam jumlah banyak. Sampai diangkut menggunakan truk dan mobil pick up segala,” ujar Rafles. Semua barang bukti, termasuk mobil dan sepeda motor milik warga tersebut sampai saat ini masih diamankan di Mapolres Loteng. Khusus untuk sepeda motor, bagi warga yang merasa memiliki sepeda motor yang kini diamankan di Mapolres Loteng tersebut sudah bisa mengambilnya. Dengan catatan, membawa semua surat-surat dan kelengkapan kepemilikan sepeda motor. (kir)

(Suara NTB/kir)

DIAMANKAN - Barang bukti berupa kendaraan roda empat dan dua serta baru yang diamankan di lokasi bentrok rapat pleno KPU Lotang, masih diamankan di Mapolres Loteng.

Pilkada, Golkar Jajaki Peluang Koalisi dengan PKB dan PPP Praya (Suara NTB) Persiapan menjelang gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lombok Tengah (Loteng) tahun 2020 terus dilakukan sejumlah partai politik (parpol) di daerah ini. Partai Golkar termasuk parpol yang kemungkinan besar bakal mengusung calon kepala daerah di Pilkada Loteng mendatang. Rencana koalisi pun terus dijajaki oleh partai beringin. Setidaknya sudah ada dua parpol yang menjadi target mitra koalisi Partai Golkar di Loteng. “Dengan PDI Perjuangan kita juga sudah ada pembicaraan untuk koalisi. Tapi yang menjadi target koalisi kita yak-

Halaman 5

mun jika bercermin dari koalisi dipusat, agak sulit rasanya Partai Golkar bisa berkoalisi dengan ketiga partai tersebut, walau dalam politik, semua masih bisa terjadi. Dalam arti, Partai Golkar juga tidak menutup diri untuk membuka peluang koalisi dengan Partai Gerindra, PKS maupun Partai Demokrat. Asalkan punya visi dan misi yang sama, kenapa tidak untuk berkoalisi. “Prinsipnya kita tetap terbuka untuk peluang koalisi dengan partai manapun,” tandas mantan Ketua Komisi I DPRD Loteng ini. Soal kandidat calon kepala daerah yang akan diusung,

Kelan menegaskan tentunya akan diutamakan kader partai terlebih dahulu. Saat ini ada beberapa nama yang berpeluang diusung Partai Golkar satu di antaranya Ketua DPD II Partai Golkar, Drs. H. Humaidi. “Kita upaya kader partai,” imbuhnya. Sebelumnya, Ketua DPC PKB Loteng, H.L. Pelita Putra, mengaku tidak menutup kemungkinan PKB berkoalisi dengan Partai Golkar, termasuk dengan partai politik lainnya. Apalagi, PKB punya rencana mengusung calon kepala daerah di Pilkada Loteng tahun 2020 mendatang. Hal senada juga diungkapkan Ketua DPC PPP Loteng, H. Mayuki S.Ag. Dikatakannya,

PPP dalam hal ini sangat terbuka dengan peluang koalisi untuk menghadapi gelaran Pilkada Loteng mendatang. Kendati bakal mengusung kader partai sendiri, tapi PPP juga tidak akan terlalu ngotot harus kader partai. Jika memang ada calon di luar kader yang bisa diusung, PPP juga tidak masalah. “Ada beberapa kader PPP yang saat ini tengah dikaji untuk diusung. Tentunya dengan mempertimbangkan potensi dan peluang menangnya. Jika dinilai terlalu berat, PPP tidak akan memaksa harus kader sendiri yang maju,” tandas Ketua Komisi III DPRD Loteng ini. (kir)

agak susah. Yang bisa dilakukan yakni antisipasi. Jadi ketika ada indikasi serangan, langsung ditangani. Jangan sampai meluas ke tanaman lainnya,” terang Faturahman. Mengingat tim pengawas terbatas, pihaknya berharap ker-

jasama dari para petani. Jika menemukan ada serangan hama di wilayahnya supaya segera melaporkan ke petugas di lapangan maupun bisa langsung ke Dinas Pertanian di kabupaten, agar pihaknya bisa cepat mengambil tindakan. (kir)

Mantan Camat Prabarda Berpeluang Bebas Praya (Suara NTB) Mantan Camat Praya Barat Daya (Prabarda), Kamarudin, S.H., tersangka kasus dugaan korupsi dana insentif marbot masjid, berpeluang bebas dan lepas dari jerat hukum. Jika berkas perkaranya tidak juga lengkap sampai 60 hari ke depan. Atau saat masa tahanan tahap ketiganya habis. Saat ini tersangka tengah menjalani masa tahanan tahap ketiga setelah masa tahanan tahap pertama selama 20 hari di kepolisian serta tahap kedua selama 40 hari di kejaksaan habis. Di mana sesuai aturan, untuk masa tahanan tahap ketiga yakni selama 2 kali 30 hari. Jika sampai batas masa tahanan tersebut berkas perkaranya tidak juga lengkap, maka tersangka dinyatakan bebas dan lepas dari jerat hukum. “Aturan hukumnya memang seperti itu,” aku Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Rafles Girsang, SIK., kepada Suara NTB, Sabtu (18/5). Jika sampai batas waktu penahanan tahap ketiga, berkas perkara tidak selesai maka tersangka yang sudah ditahan harus dibebaskan dan dilepaskan jari jerat hukum yang ada. Pun demikian, pihaknya memastikan hal itu tidak akan terjadi. Pihak kepolisian sampai saat ini tengah berupaya maksimal untuk melengkapi berkas perkara kasus yang menjerat tersangka, sebelum masa tahanannya habis dengan melengkapi catatan ataupun rekomendasi yang diberikan oleh jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Loteng. “Kami sangat optimis bisa menuntaskan berkas perkara kasus ini,” ujar Rafles. Apalagi pasca putusan Pra peradilan di Pengadilan Negeri (PN) Praya beberapa waktu lalu yang dimenangkan pihak kepolisian, Hal ini membuat pihaknya semakin yakin kalau kasus tersebut bisa dituntaskan. Di mana dengan putusan

Pra peradilan tersebut, menunjukkan kalau apa yang dilakukan aparat kepolisian sudah sesuai dengan mekanisme dan prosedur hukum yang berlaku, sehingga tidak ada alasan bagi pihak kepolisian untuk tidak menuntaskan kasus tersebut. Sekarang ini, pihaknya tinggal fokus menyelesaikan dan memenuhi semua rekomendasi dari jaksa. Selain itu, ujarnya, salah satu upaya yang dilakukan pihaknya untuk bisa menuntaskan kasus tersebut yakni dengan menggelar ekspose bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Pihaknya pun sudah mendapat konfirmasi terkait rencana ekspos tersebut dengan penyidik KPK yang direncanakan digelar pada tanggal 28 Mei mendatang. “Sebelumnya kita sudah bersurat ke KPK melalui Polda NTB terkait rencana ekspose ini. Dan, kebetulan KPK memang sudah ada rencana korsup dengan Polda NTB terkait beberapa kasus yang saat ini tengan ditangani. Momen inilah yang kita manfaatnya untuk sekalian kita menggelar ekspose bersama,” terangnya. Pihaknya berharap dari ekspose bersama tersebut, ada petunjuk ataupun rekomendasi yang diberikan KPK untuk bisa menuntaskan berkas perkara kasus yang menjerat mantan Camat Prabarda. “Target kita setelah ekspos bersama KPK, ada rekomendasi yang diperoleh. Setelah itu baru berkas perkara kasus mantan Camat Prabarda ini kita limpahkan ke jaksa,” tandas Rafles. Mantan Camat Prabarda sendiri ditahan sejak Jumat (15/3) lalu. Terkait kasus dugaan korupsi dana insentif marbot masjid. Di mana dalam kasus tersebut, ditemukan ada kerugian negara senilai lebih dari Rp 92 juta. Selepas penahanan tersebut, Pemkab Loteng pun sudah mengangkat pejabat Camat Prabarda yang baru. (kir)


SUARA NTB Senin, 20 Mei 2019

SUARA PULAU SUMBAWA

Halaman 6

Kerjasama Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Sumbawa Barat dengan Harian Suara NTB

DPPP KSB Jamin Stok Daging Aman hingga Lebaran Taliwang (Suara NTB) Peningkatan jumlah konsumsi daging oleh masyarakat di bulan Ramadhan ini dipastikan akan terus terjadi hingga puncaknya di hari lebaran nanti. Mengantisipasi lonjakan kebutuhan akan daging di hari raya idul fitri itu, Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan (DPPP) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah memberikan jaminan ketersediaannya. “Untuk memenuhi kebutuhan jenis daging sapi dan kerbau sejak memasuki bulan puasa sampai lebaran nanti

insyaAllah kita aman. Stoknya tersedia,” kata kepala DPPP KSB, Suhadi, SP., M.Si. Pada data DPPP KSB, hingga memasuki bulan Ramadhan tahun ini jumlah hewan ternak siap potong di KSB tercatat sebanyak 21.261 ekor (sapi dan kerbau). Suhadi menyebutkan, untuk memenuhi kebutuhan daging masyarakat KSB di hari-hari biasa pemotongan hewan hanya berkisar antara 10 hingga 15 ekor per hari. Karenanya dibanding dengan stok hewan ternak siap potong yang tersedia, ia meyakini tidak akan ada kelangkaan di

Butuh Rp200 Juta Maksimalkan Osamtu di Senayan Taliwang (Suara NTB) Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) belum bisa memanfaatkan keberadaan fasilitas Pengolahan Sampah Terpadu (Osamtu) di TPST Desa Senayan. Hal itu terjadi karena ditolak masyarakat, lantaran asap yang dihasilkan dari aktivitas pembakaran sampah dianggap akan mencemari lingkungan. Sehingga dibutuhkan anggaran sekitar Rp200 juta untuk bisa melengkapi sarana tersebut. Kepala Dinas LH KSB, melalui Kabid Kebersihan Dedi Damhudi MK, SP, M. Si, kepada Suara NTB, belum lama ini tidak menampik belum maksimalnya Osamtu tersebut beroperasi. Hal itu terjadi karena sarana penunjang yang masih belum bisa disiapkan oleh Pemkab yang ditaksir mencapai angka Rp200 juta. Pihaknya juga sudah membuat usulan anggaran pembiayaan untuk disetujui, tetapi hingga saat ini tidak kunjung ada kejelasan. Kondisi lahan Osamtu yang mencapai satu hektar tersebut, kembali diperparah dengan banyaknya masyarakat yang sengaja mengalihfungsikan lahan itu menjadi lahan perkebunan jagung. Sehingga manfaat dari bantuan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi masih belum bisa dirasakan. Kendati demikian pihaknya tetap akan berupaya mencari jalan keluar terbaik, sehingga mampu memberikan manfaat. “Kami sudah usulkan anggaran sekitar Rp200 juta untuk melengkapi sarana penunjang Osamtu. Tetapi hingga saat ini tidak kunjung ada kejelasan, makanya kita akan mencoba pola lain supaya bisa bermanfaat,” ungkapnya. Dikatakannya, penolakan masyarakat terhadap aktivitas Osamtu di desa Senayan lantaran asap pembakaran sampahnya sangat mencemari udara. Maka dari itu, Kementerian memberikan saran agar pembakarannya harus diatas 800 derajat celcius supaya tidak menimbulkan asap. Kalaupun ada ada yang muncul, maka yang harus disiapkan sarana yang lain yakni alat penangkap asap dari sisa pembakaran itu. Hanya saja untuk saat ini pihak terkait belum mendapatkan kepastian anggaran untuk bisa menambah fasilitas yang dibutuhkan tersebut. Karena asap yang ditangkap ini, nantinya akan didinginkan terlebih dahulu sebelum dilepaskan kembali ke udara. Upaya ini dilakukan supaya pencemaran akibat asap ini semakin ditekan, sehingga tidak ada lagi penolakan dari masyarakat. “Kita berharap dengan metode penangkap asap ini, tidak ada lagi penolakan dari masyarakat. Sehingga Osamtu yang sudah lama terbangun itu bisa dimanfaatkan sesegera mungkin,” imbuhnya. Ditambahkannya, selain penanganan lanjutan terhadap Osamtu ini, pihak terkait juga berencana membangun TPA di masing-masing kecamatan. Hal ini dilakukan supaya penanganan sampah semakin maksimal. Bahkan saat ini pihaknya tengah melakukan survey lokasi. Hanya saja di tahap awal, dinas terkait akan membuat sistem zonasi terlebih dahulu untuk tiga lokasi. Yakni di wilayah selatan yang meliputi Maluk dan Sekongkang akan disiapkan satu lokasi. Sementara untuk lokasi yang lainnya sampai dengan saat ini masih dalam pencarian. Harapannya di tahun ini, sudah ada lokasinya sehingga penanganan sampah yang ada tidak hanya terfokus di Batu Putih saja melainkan ada di tiga wilayah tersebut. Apalagi untuk saat ini TPA batu putih sudah semakin kritis, yang dikhawatirkan jika tidak ada TPST di masing- masing lokasi akan memperparah TPA yang eksis saat ini. (ils)

(Suara NTB/bug)

26 Desa di KSB akan Dijabat PJS Kades hingga 2020 Taliwang (Suara NTB) Sebanyak 26 desa di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan dipimpin pejabat sementara (PJS) hingga setahun ke depan. Kepala Desa (Kades) masing-masing desa tersebut, kini telah ada yang mengakhiri masa jabatannya baik karena mundur atau sudah selesai, dan sebagian lainnya pada pertengahan tahun 2019 ini. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DMPD) setempat, terdapat 4 Mulyadi desa yang tampuk kepemimpinannya telah dijabat oleh seorang PJS. Yakni desa Labuhan Lalar di kecamatan Taliwang, desa Senayan dan Kiantar di kecamatan Poto Tano dan terakhir desa Kelanir di kecamatan Seteluk. “Keempat desa itu sudah kita tunjuk PJS-nya,” terang kepala DPMD KSB, Drs. Mulyadi, M.Si. Untuk desa Labuhan Lalar dan Senayan, dijelaskan Mulyadi, Kades sebelumnya tidak menuntaskan masa jabatannya. Keduanya mengundurkan diri di tengah tugasnya pada tahun 2018 lalu karena lebih memilih ikut dalam kontestasi pemilihan calon legislatif (Caleg) 2019. Sementara Kades Kelanir dan Kiantar menyelesaikan 6 tahun masa jabatannya yang berakhir awal tahun ini. Selanjutnya ada 22 desa pada bulan Juni hingga Juli mendatang, turut berakhir masa jabatannya. Dan keseluruhan desa tersebut dipastikan DPMD KSB akan diisi oleh seorang PJS untuk menutup kekosongan jabatan Kades. Diisinya kekosongan Kades di 26 desa tersebut oleh PJS hingga tahun 2020 mendatang karena tahun ini tidak ada agenda kegiatan pemilihan Kades (Pilkades). Sesuai Perdaturan Daerah (Perda) tentang desa di KSB, kegiatan Pilkades yang dilaksanakan serentak diadakan sekali dalam 2 tahun. Di mana periode pertama Pilkades serentak tersebut telah dilaksanakan pada tahun 2018 lalu. Menurut Mulyadi, aturan tersebut lah yang membuat seluruh desa yang saat ini telah dan akan berakhir masa jabatannya Kades-nya, selanjutnya akan ditunujuk seorang PJS untuk mengisi kekosongan pemerintahan desa. “Aturannya sudah seperti itu. Dan kita jalankan sementara pemerintahan desa yang kosong dengan PJS atau Plt (pelaksana tugas),” paparnya. Ia menyampaikan, sama halnya dengan agenda Pemilu serentak yang dilaksanakan secara nasional. Pilkades serentak di KSB pada akhirnya akan mengarahkan seluruh desa melaksanakan pemilihan secara bersamaan. “Kita tujuannya keseragaman. Nanti semuanya pada waktunya semua desa masa jabatan Kades-nya mulai dan berakhir dalam waktu bersamaan dan selanjutnya dipilih serentak juga,” urainya seraya menambahkan banyak keuntungan diperoleh dari kegiatan pemilihan serentak. (bug)

masyarakat di lebaran nanti. “Hitungan kami, kalau pun ada kenaikan sampai 2 kali lipat konsumsi selama lebaran. Paling hanya butuk sekitar 600 sampai 700 ekor ternak saja selama Ramadhan dan idul fitri ini. Sementara stok kita lebih dari 20 ribu,” sebutnya. Ia mengakui, stok yang melimpah tidak cukup menjamin ketersediaan daging hingga lebaran akan aman. Karena itu pihaknya juga melakukan sejumlah langkah antsipasi lainnya, diantaranya mengkoordinir pengusaha jagal hewan melalui Rumah Poto

Hewan (RPH) kecamatan agar daging hewan hasil potongannya tetap didistribusikan ke pasar-pasar setempat. Berikutnya DPPP KSB juga memperketat penerbitan izin pengiriman hewan ternak ke luar daerah. Terutama ternakternak siap potong dalam jumlah besar. “Kita kan punya kuota pengiriman dan itu kita juga berupaya memenuhinya. Tapi selama puasa sampai lebaran nanti kita perketat dulu izinnya. Prioritas kami yakni memastikan dulu kebutuhan masyarakat KSB terpenuhi,” cetus Suhadi.

Dengan jumlah stok ternak siap potong 21 ribu lebih termasuk langkah antisipasi yang telah diambil lebih awal oleh DPPP KSB. Suhadi menyatakan, wilayah KSB saat ini tidak membutuhkan pasokan daging dari luar. Saat ini antisipasi terakhir yang perlu terus pihaknya pantau adalah gejolak harga di pasaran. “Dan kalau pun ada kenaikan harga degan lonjakan sangat tinggi kami pastikan bukan disebabkan karena stok atau pasokan yang kurang. Bisa jadi ada permainan harga oleh oknum pedagang dan

itu kita pantau supaya tidak terjadi,” tegasnya. Harga penjulan daging di tingkat pasar di KSB saat ini mencapai Rp 120.000/ kilogram. Menurut Shuhadi harga itu masih terbilang normal dan dijangkau masyarakat. “Harga itu sudah daging kualitas super ya. Dan kami menjamin kualitas daging yang ada di pasar saat ini karena semuanya lokal sehingga hewan yang sejak sebelum dipotong hingga dijajakan di pasar di bawah pantauan petugas kami,” imbuhnya. (bug/*)

Suhadi (Suara NTB/dok)

Kerjasama Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispopar Sumbawa dengan Harian Suara NTB

Garap SDM Geliatkan Desa Wisata Sumbawa Besar (Suara NTB) Kabupaten Sumbawa memiliki cukup banyak desa yang berpotensi menjadi desa wisata. Namun potensi itu juga harus didukung oleh ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. Hal inilah yang akan banyak digarap oleh Pemkab Sumbawa melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) di tahun ini. Kepala Dispopar Kabupaten Sumbawa, Ir. H. Iskandar D, M.Ec.Dev menyampaikan, bahwa sudah ada sembilan desa wisata di Sumbawa yang ditetapkan oleh provinsi. Sementara desa lainnya juga banyak yang berpotensi menjadi desa wisata. Hanya saja desa tersebut belum memenuhi syarat.

H. Iskandar D

Karena berbicara desa wisata juga menyangkut perilaku dan sikap dari masyarakat setempat. Seluruh masyarakat yang ada di desa itu harus memiliki persepsi yang sama tentang membangun kepariwisataan desa setempat. “Kalau untuk memenuhi fasilitas infrastruktur, fasilitas sarana prasarana permukiman, kamar dan lain sebagainya, itu adalah faktor-faktor fisik yang gampang dituntaskan. Sepanjang ada anggaran dan kemauan. Tetapi ini menyangkut ke prilaku dan cara keseharian masyarakatnya. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Pemuda Olahraga Pariwsata pada tahun 2019 ini, cukup banyak kita akan menggarap pengembangan dan pemberdayaan SDM nya,” ujarnya. Dipaparkannya, sebelumnya sudah beberapa kali dilakukan pelatihan terkait dalam rangka pengembangan SDM ini. Belum lama ini dilakukan oleh Kemendes PDT dan Transmigrasi di dua tempat. Kemudian dari Kementerian Pariwisata juga menggarap sampai pelaku pengelola tempat wisata dan juga guru. Pasca Ramadhan ini, Dispopar juga akan menyelenggarakan cukup banyak paket latihan. Sasa-

rannya SDM yang ada di titik-titik destinasi wisata. Seperti mendidik dalam tahap awal terhadap pemandu-pemandu wisata. Kemudian juga beberapa pengelola tempat-tempat penginapan atau home stay dan lain sebagainya. Termasuk pemandu dan pelatih di obyek wisata yang agak ekstrim juga akan diberikan pelatihan. “Jadi kita akan fokus tahun ini menyiapkan SDM. Pelaku dengan SDM yang disiapkan itu mereka diharapkan dapat memberikan pemahaman dan juga mendidik secara tidak langsung atau langsung masyarakat-masyarakat lain yang ada di sekitarnya. Sehingga suatu saat kita dapat melahirkan semacam betul-betul desa wisata. Bukan hanya sekedar para pokdarwis atau pengelola destinasi yang betul sadar wisata. Tetapi masyarakatnya juga di desa itu sadar wisata yang bisa mendukung secara penuh pelayanan-pelayanan wisata. Sehingga bisa melahirkan pariwisata yang nyaman,” jelasnya. Terhadap sembilan desa wisata yang sudah ditetapkan, kedepannya tetap akan ditingkatkan dan dikembangkan. Karena secara fisik sudah lebih baik dan memenuhi dibandingkan desa yang belum ditetapkan. Artinya di desa tersebut sudah mempunyai modal awal, tinggal memperkuat SDM lantas bergerak secara perlahan ke seluruh masyarakatnya. Kemudian para pelaku bisnis dan

lain sebagainya. Begitupula desa lainnya yang banyak memiliki potensi wisata juga akan digarap SDMnya. Karena meskipun destinasinya menarik, transportasi lancar, ketika SDM tidak mendukung maka susah untuk tumbuh berkembang. “Namanya desa wisata. Desa itu adalah wilayah dan masyarakat yang mendiaminya. Kalau ada wisatawan, dia mengenal informasi atau tidak. Mampu memberikan informasi atau tidak. Penerimaan mereka terhadap orang luar seperti apa. Apakah akan menimbulkan kenyamanan atau apa. Kemampuan mereka (masyarakat) memberikan informasi itu juga penting,” tukasnya. Fasilitas home stay dan tempat beristirahat bagi wisatawan juga penting. Termasuk juga tempat nongkrong, kemudian tersedia semacam warung yang ramah parwisata atau tempat ngopi dan tempat-tempat yang menyenangkan. Obyek yang menarik juga sangat penting bagi wisatawan. Tak kalah penting lagi adalah kebersihan lingkungan. Sampah jangan sampai menjadi hiasan gerbang masuk desa. “Setiap pinggir jalan masuk ke desa itu menumpuk sampah. Ini akan mengurangi untuk pemenuhan secara sempurna kriteria desa wisata. Karena tidak ada wisata sampah. Tidak ada wisatawan yang ingin menyaksikan di mana sampah bertumpuk,” pungkasnya. (ind/arn/*)

KSB Usulkan 6.663 Lowongan CPNS Taliwang (Suara NTB)Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah mengusulkan sekitar 6.633 kebutuhan pegawai pada penerimaan CPNS tahun 2019. Jumlah usulan tersebut didominasi oleh kebutuhan tenaga pendidikan (guru) yang mencapai 1.546 serta tenaga kesehatan 685 usulan kebutuhan pegawai. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) KSB, Drs. Tajudin M. Si kepada Suara NTB mengatakan, jumlah yang sudah diusulkan itu merupakan kebutuhan pegawai yang dihitung secara keseluruhan di daerah. Sedangkan untuk kebutuhan formasi dari usulan yang dimaksud sampai dengan saat ini belum ada informasi lebih jauh dari Kementerian PAN RB. Karena pada prinsipnya untuk usulan formasi di penerimaan CPNS nantinya akan disesuaikan dengan kondisi keuangan negara. Pasalnya, tidak hanya di KSB saja yang akan diberikan formasi CPNS melainkan seluruh Indonesia juga masih menunggu kelanjutan informasinya. Tapi yang jelas angka kebutuhan yang sudah diusulkan tersebut, merupakan kondisi di KSB yang masih kekurangan tenaga pegawai. Dimana untuk saat jumlah keseluruhan pegawai di KSB hanya mencapai angka 3.367 pegawai saja. Jumlah tersebut dianggap masih sangat sedikit untuk mengurusi semus pekerjaan yang ada di daerah, makanya Pemkab KSB mengusulkan dengan angka yang jauh lebih besar. “Harus diingat bahwa kebutuhan pegawai yang diusulkan dengan formasi yang disiapkan oleh Kemenpan RB

sangat berbeda. Dan yang kita usulkan saat ini baru kebutuhan tenaga pegawai saja sedangkan untuk formasinya belum ada sampai dengan saat ini,” ungkapnya. Dikatakannya, kebutuhan tenaga pegawai yang telah diusulkan tersebut, merupakan tenaga prioritas di daerah. Rinciannya untuk tenaga kependidikan, 1.546 serta tenaga kesehatan 685 usulan kebutuhan pegawai. Untuk jabatan tinggi setingkat kepala dinas (eselon II) ada sekitar 34 orang yang dibutuhkan, eselon III sekitar 146 dan eselon IV sekitar 432 orang. Sementara untuk jabatan fungsional diluar tenaga pendidikan dan kesehatan sekitar 310 kebutuhan. Sementara terkait jumlah formasi dari masing-masing usulan tersebut, pihaknya masih belum mendapatkan informasi terbaru dari Kementerian. Karena kewenangan untuk memberikan kouta adalah Menpan, sehingga pihak terkait hanya menunggu balasan dari kebutuhan yang diusulkan tersebut. Bahkan untuk pelaksanaannya juga sampai dengan saat ini belum dipastikan juga, tetapi yang jelas jumlah yang diusulkan itu sudah sesuai dengan kebutuhan yang ada di daerah. Hanya saja pihaknya tetap berharap supaya masyarakat bisa menunggu informasi dari pihak

yang berkompeten tidak melalui info yang tidak jelas sehingga berdampak pada kerugian dirinya sendiri. “Jumlah yang sudah kita usulkan tersebut sudah mengcover seluruh kebutuhan yang ada di daerah. Sementara untuk tindak lanjut dari usulan itu kita tunggu saja dari Kementerian terkait,” imbuhnya. Ia berharap kepada masyarakat untuk tidak lebih dulu percaya dengan formasi CPNS di tahun 2019. Karena jumlah tersebut merupakan usulan dan itu tetap dilakukan setiap tahunnya. Jika sudah ada jawaban Menpan-RB terkait usulan tersebut, maka pihaknya akan langsung menyebarkan informasi tersebut secara luas. Tetapi yang jelas pihaknya sangat berharap masyarakat bisa mempersiapkan diri dari sekarang, karena pendaftaran CPNS tetap akan dibuka oleh pemerintah. Jika sudah disiapkan secara matang, maka setiap pembukaan CPNS bisa langsung siap untuk tes apapun bentuknya. “Kita berharap masyarakat bisa bersabar dulu, sembari menunggu informasi lanjutan terkait jumlah kuota yang akan kita terima,” tukasnya. Selain itu, pihak terkait juga meminta masyarakat untuk mempersiapkan diri untuk pendaftaran CPNS di masa yang akan datang. (ils)

(Suara NTB/ist)

EVAKUASI – Petugas tengah melakukan evakuasi jenazah korban kecelakaan lalu lintas yang terbakar akibat tabrakan dengan seekor kerbau di jalan raya.

Tabrak Kerbau, Anggota Kepolisian Tewas Terbakar Sumbawa Besar (Suara NTB) Kecelakaan maut menimpa Brigadir Omy Affian Sutarto (34) seorang anggota Polsek Lape. Ia terbakar bersama sepeda motor yang dikendarai setelah menabrak seekor kerbau di wilayah Desa Langam, Kecamatan Lopok, Sabtu (18/ 5) sekitar pukul 23.30 Wita. Informasi dari Polres Sumbawa, sebelum kecelakaan Brigadir Omy dalam perjalanan pulang setelah menyambangi masyarakat di wilayah tempat tugas. Ia menggunakan sepeda motor Honda Verza 150 Nopol 3016-33 XXl

Tiga Paket DAK Pasar Bapenda Segera Ditender Sumbawa Besar (Suara NTB)Tiga paket pasar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumbawa yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) segera ditender. Dokumen paketnya sedang diverifikasi terlebih dahulu setelah dimasukkan ke Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LPBJP) setempat baru-baru ini. “Tiga pasar dari DAK Kementerian Perdagangan prosesnya sudah masuk di ULP. Dokumen lelangnya sudah pada Rabu kemarin dan masih diverifikasi dulu sama ULP. Mungkin Senin atau Selasa tayang,” kata Kepala Bapenda Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri, MM yang didampingi

Kabid Pasar, Sirajuddin, S.Sos. Dipaparkannya, tiga paket pasar tersebut yakni Pasar Alas dengan anggaran sekitar Rp1,3 miliar lebih, Pasar Utan sekitar Rp1,1 miliar lebih, dan Pasar Empang sekitar Rp 955 juta. Masing-masing, di Pasar Alas akan dibangun los menggunakan kerangka baja. Kemudian Pasar Utan di lakukan pemasangan keramik dan tiang baja serta tambahan meja penjualan ikan. Sedangkan Pasar Empang, akan dikerjakan paving blok, draenase dan peresapan ikan. “Kalau Alas dan Empang revitalisasi, kalau Utan lanjutan,” terangnya. Rencananya, pengerjaan pasar ini diperkirakan memakan waktu selama

4 bulan. Jika tidak ada kendala maka pemenang tender akan ditentukan 45 hari sejak dilakukan tender. Pihaknya menargetkan paket dari DAK ini harus sudah terserap anggarannya pada Juli mendatang. “Kalau DAK itu ada 25 persen, 40 sama 35 persen serapan anggarannya. Jadi per 31 Juli harus sudah 25 persen. Kalau ini masuk dan tendernya ada pemenang, ambil uang muka lebih sudah dari 25 persen,” pungkasH. Hasan Basri nya. (ind)

(kendaraan dinas Babinkamtibmas) melaju dari arah Bima menuju Sumbawa. Saat melintas di Km 2728, tepatnya di jalan menikung ringan ke kanan dari arah Sumbawa Desa Langam, Kecamatan Lopok, tiba-tiba ada seekor kerbau yang melintas dari sisi jalan sebelah kanan menuju sisi jalan sebelah kiri dari arah Sumbawa. Karena jarak yang sangat dekat, korban kaget dan tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya. Sehingga langsung menabrak kerbau tersebut. Akibat kecelakaan itu, sepeda motor korban terbakar. Api juga ikut membakar korban yang tidak sadarkan diri. Korban pun meninggal dunia di tempat kejadian. Untuk diketahui, di tempat kejadian bukan merupakan pemukiman. Situasi jalan sepi serta keadaan jalan gelap tanpa adanya lampu penerangan. Pihak Polsek Lape yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Selain itu juga mengevakuasi korban ke puskesmas setempat. Polisi juga mengamankan barang bukti kecelakaan ke Polres Sumbawa. (ind) (Suara NTB/ind)


SUARA PULAU SUMBAWA

SUARA NTB Senin, 20 Mei 2019

Suspect DBD di Kota Bima Capai Ratusan Kasus Kota Bima (Suara NTB) Kasus Demam Berdarah (DBD) di Kota Bima terus meningkat sejak akhir tahun 2018 kemarin. Bahkan suspect atau tahap gejalanya hingga kini tercatat mencapai ratusan kasus. Informasi yang dihimpun Suara NTB, dari ratusan suspect kasus tersebut, yang positif menderita DBD dinyatakan mencapai puluhan orang, serta ada tujuh orang meninggal dunia. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima, Azhari, tidak membantah kasus DBD di Kota Bima terus meningkat. Namun angka resminya tidak disebutkan secara rinci. “Peningkatan kasusnya cukup signifikan sejak akhir tahun 2018 kemarin,” katanya akhir pekan kemarin. Dalam menangani hal itu, Azhari mengaku saat ini pihaknya gencar mensosialisasikan penanganannya. Membersihkan sarang nyamuk sehingga penderita tidak terus bertambah. “Solusi penanganannya saat ini lebih ke pembersihan lingkungan,” katanya. Azhari mengatakan membersihkan lingkungan tidak hanya bisa dilakukan Pemerintah saja. Tapi harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni rumah. Jangan karena terlihat rapi, kemudian masyarakat meyakini tidak ada sarang nyamuk. Ia membeberkan, kebiasaan masyarakat meminum minuman kaleng atau kemasan lainnya secara tidak langsung sudah membuatkan sarang bagi nyamuk bertelur. Misalnya sisa air dalam gelas minuman mineral bisa saja menjadi sarang bagi nyamuk bertelur. “Sisa minuman sepeti ini harus dibersihkan,” katanya. Bahkan Azhari menyebutkan beberapa tempat, yang selama ini tidak terpikirkan akan menjadi sarang nyamuk. Yakni penampung air di bagian belakang kulkas dan penanak nasi. “Sering juga kita lupa, padahal itu tempat terbaik buat nyamuk berkembang biak. Belum lagi kebiasaan menggantung baju yang telah digunakan,” ujarnnya. Untuk itu Ia meminta kepada masyarakat segera tanggap jika ada anggota keluarga yang mengalami demam atau panas badan. Jangan hanya dianggap biasa, tapi segera ke pelayanan kesehatan dan memeriksakan diri. Semakin cepat ditangani, maka resiko kematian bisa dikurangi. Selain itu juga mengimbau warga agar membersikan sarang nyamuk. Bahkan Dikes siap membagian bubuk abate, untuk membasmi jentik nyamuk di tenpat penampungan air bersih warga. “Kita bersihkan sarang nyamuk dan abatenisasi sebagai langkah terbaik menurunkan kasus DBD ini,” pungkasnya. (uki)

Halaman 7

Soal Kekeringan, Distanbun dan BPBD Dompu Beda Kesimpulan Dompu (Suara NTB) Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Ilham, SP membantah pernyataan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Dompu yang menyebutkan adanya kekeringan yang merata di Dompu. Faktanya, petani tetap bisa menanam, bahkan di lahan tadah hujan dengan tanaman kacang hijau. Kekurangan debit air di sejumlah daerah aliran sungai (DAS) tidak bisa dijadikan tolak ukur suatu wilayah mengalami kekeringan. “Itu murni karena kekurangan debit air, karena sekarang ini sudah masuki musim kemarau,” kata Il-

ham kepada Suara NTB, Jumat (17/5) malam di Desa Dorokobo Kecamatan Kempo menanggapi pemberitaan Suara NTB sebelumnya. Petani, lanjut Ilham, tetap melakukan rutinitasnya dengan bercocok tanam dan dise-

suaikan dengan ketersediaan air. Daerah – daerah yang bisa secara rutin diairi dengan air irigasi, juga tetap menanam padi. Terhadap daerah yang jauh dari air irigasi, menanam jagung dan kacang hijau. “Jadi aktivitas pertanian

masih berjalan normal,” ungkapnya. Pihaknya pun mempersoalkan pemberitaan Suara NTB sebelumnya dengan sumber Kepala BPBD Dompu, Drs. Imran yang menyebut kekeringan di Dompu merata. Karena faktanya, petani tetap bercocok tanam seperti biasa dengan pendampingan oleh penyuluh. “Penyuluh kita tetap mendampingi petani, termasuk merekomendasikan komoditi

apa yang cocok ditanam (sesuai ketersediaan air di musim kemarau),” katanya. Untuk mendukung pengairan tanaman petani, Ilham mengaku, membagikan pompa dan sumur dalam di kelompok tani. Pendistribusian bantuan sumur dalam dan pompa air diprioritaskan kepada kelompok yang membutuhkan. “Kita langsung distribusikan saat acara safari ramadhan oleh Bupati,” ungkapnya. (ula)

(Suara NTB/uki)

MEMBACA - Para pelajar yang mengunjungi perpustakaan daerah Kabupaten Bima, untuk membaca buku akhir pekan kemarin.

Selama Ramadhan, Pengunjung Perpustakaan Meningkat Bima (Suara NTB) Jumlah masyarakat yang mengunjungi Perpustakaan Daerah (Perpusda) milik Pemerintah Kabupaten Bima selama bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah, mengalami peningkatan, jika dibandingkan dengan hari biasa. Kabid Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bima, Basyirun M.Pd mengaku pada hari biasa, jumlah pengunjung bisa mencapai antara 50 hingga 80 orang. Sementara puasa, mencapai hingga 100 orang setiap hari. “Biasanya waktu kunjungan yang ramai pagi hari dan sore hari. Serta hari layanan Sabtu Minggu (La Sami),” katanya kepada Suara NTB. Menurutnya, peningkatan jumlah kunjungan tersebut, terutama dari kalangan pelajar hingga mahasiswa. Sementara dari kalangan masyarakat umum tidak terlalu banyak, mereka datang berkunjungi pada waktu tertentu. “Biasanya masyarakat umum dari kalangan ibu rumah tangan yang mendampingi para anaknya. Mereka sekalian juga membaca,” katanya. Basyirun mengatakan dalam menunjang pelayanan Perpusda setempat, saat ini pihaknya tengah mendesaign ruangan baru. Space ruang tersendiri itu untuk layanan komputer dan koneksi internet bagi perpustakaan. “Hal ini sebagai proses pengembangan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial sebagai piloct project perpustakaan nasional,” ujarnya. Di NTB lanjutnya, hanya ada dua Kabupaten yang mendapat program tersebut dari pemerintah pusat. Yakni Kabupaten Bima dan Kabupaten Lombok Utara (KLU), dari 60 Kabupaten Kota secara nasional. Basyirun menambahkan, salahsatu strategi dalam program tersebut yakni peningkatan pelayanan Teknologi Informasi Komputer (TIK) dan akses Internet untuk kebutuhan masyarakat, karena disadari komputer dan intternet saat ini menjadi kebutuhan penting. “Bagi masyarakat komputer dan interner bisa mencari dan mengupdate informasi. Pengetahuan yag cepat serta luas untuk menunjang pekerjaan dalam sehari-sehari,” pungkasnya. (uki)

GE dan ISPA Dominasi Penyakit Anak di Dompu Dompu (Suara NTB) Penyakit Gastroenteritis (GE) dan Infeksi Saluran Penapasan Akut (ISPA) mendominasi penyakit anak di Dompu. Selama dua bulan terakhir zal anak dengan kapasitas ruangan 23 orang bahkan selalu dipenuhi pasien. Belum termasuk mereka yang mengantre di IGD RSUD. Kepala Ruang Anak RSUD Dompu, Iin Iskanturani, S.ST, dihubungi Suara NTB mengaku cukup kewalahan menangani banyaknya pasien anak akhir-akhir ini. Karena hampir tiap hari ruangannya tidak pernah kosong dari pasien GE dan ISPA. “Dari kapasitas 23 orang pasiennya itu selalu lebih bahkan kemarin ada yang sampai kami rawat di luar,” kata dia. GE dan ISPA masih mendominasi penyakit anak usia 28 hari sampai 14 tahun. Selain karena pengaruh pergantian musim juga disebabkan pola makan dan perawatan yang tidak terjaga. Sehingga anak sangat mudah terinveksi bakteri-bateri yang menyerang sistem imun atau kekebalan tubuhnya. Kondisi ini akan semakin parah jika kebersihan lingkungan sekitar tidak dijaga dengan baik oleh keluarga. “Imun anak bisa berkurang itu karena faktor makanan dan perawatan dari orang tua yang kurang. Untuk menekannya jaga sistem imun dan hindari kontak langsung anak dengan hal-hal yang bisa membuatnya alergi,” jelasnya. Disamping GE dan ISPA, sebut Iin Iskanturani, jenis penyakit lain ada yang ditangani pihaknya. Seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), gizi buruk dan Pneumonia. Hanya saja jumlah pasiennya tidak seberapa jika dibanding penyakit GE dan ISPA. Pun beberapa diantaranya sudah pulang setelah berhasil dipulihkan. “Selain GE sama ISPA, Pneumonia juga ada dan DBD. Tapi jumlah tidak seberapa, biasanya dua sampai tiga orang saja,” pungkasnya. (jun)

(Suara NTB/jun)

LAYANI PEMBELI - Salah seorang penjual bumbu dapur di Pasar Induk Dompu tengah melayani pembeli, Minggu (19/5).

Harga Bapok di Dompu Belum Stabil Dompu (Suara NTB) Harga Kebutuhan Bahan Pokok (Bapok) di Dompu belum stabil. Kendati pasokan barangnya dari luar daerah sudah kembali normal. Masih tingginya patokan harga dari pengepul jadi alasan utama sejumlah pedagang. Untuk bawang putih misalnya, dari harga normal Rp25 ribu/Kg biasanya baru ini tiba-tiba melonjak drastis hingga Rp70 ribu/Kg. Kalaupun saat ini turun hanya bertahan pada harga Rp50 ribu/Kg. Kondisi serupa juga terjadi pada

bawang merah. Setelah melonjak sampai Rp50 ribu/Kg kini turun Rp40 ribu/Kg dari harga normalnya kisaran Rp15-Rp20 ribu/Kg. “Bawang putih memang turun cuma tidak kembali seperti harga biasa Rp25 ribu. Karena kita ambil dari pengepul juga masih tinggi,” kata Sumarni, salah seorang pedagang di Pasar Induk Dompu, Minggu (19/5). Hal berbeda rupanya terjadi pada beberapa jenis bumbu dapur lain. Cabai rawit misalnya mulai merangkak naik dari Rp30 Ribu/Kg

kini sudah Rp40 ribu/Kg. Cabai keriting naik Rp35 ribu/Kg dari Rp25Rp30 ribu/Kg. Sementara tomat masih tetap bertahan dengan harga Rp18 ribu/Kg. Gejolak harga kebutuhan bahan pokok ini, menurut Sumarni, akan tetap terjadi selama pelaksanaan ibadah puasa tahun ini. Bahkan diluar dugaan nantinya harga cabai bisa saja tembus sampai Rp100 ribu/Kg. Jika tidak betul-betul diantisipasi persedian stoknya menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Yang kita takutkan

sekarang kenaikan harga cabai selain bawang putih. Karena biasa dia tiap tahun pasti naik sampai Rp100 ribu kalau mau lebaran,” ujarnya. Hal senada juga disampaikan Nurjanah. Meski pasokan bapok saat ini sudah kembali normal tetapi upaya antisipasi dini terkait penimbunan bapok jelang lebaran harus dilakukan pemerintah. Terutama untuk cabai rawit. “Biasanya cabai ini naik bersamaan nanti dengan harga daging karena banyak kebutuhan masyarakat,” tandasnya. (jun)

Bupati Minta Petani Tidak Bakar Huu Zona Merah Sisa Batang Jagung Dompu (Suara NTB) Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin meminta kepada petani jagung untuk tidak membakar sisa batang dan dedaunan jagung pasca panen. Namun dibiarkan hancur untuk menjaga kesuburan tanah pasca ditanami jagung selama ini. “Kalau mau tanam nanti, batang dan dedaunan jagung disingkirkan, jangan dibakar. Biarkan dia hancur sendiri dan untuk menahan humusan tanah. Karena bagaimanapun, setelah bertahun – tahun ditanami jagung pasti akan ada kejenuhan. Biarkan batang dan dedaunan jagung itu menjadi pupuk alaminya,” ungkap H. Bambang M. Yasin saat acara safari ramadhan di Desa

Dorokobo Kecamatan Kempo, Jumat (17/5) malam. Ia juga meminta kepada petani di Kempo untuk tidak membabat sisa kayu yang tumbuh di tengah ladang jagung. Tanam jagungnya diantara tegakan kayu, sehingga ladangnya tidak terjaga keasrian dan kelestariannya. H. Bambang juga menyampaikan, bendungan Tanju yang diresmikan Presiden tahun 2018 lalu kini sedang dalam tahap penyelesaian pengerjaan saluran kanan. Saluran kirinya sudah sampai Desa Lanci Kecamatan Manggelewa dan ditargetkan rampung hingga 2020 mendatang. Ketika saluran irigasi ini rampung, petani bisa menanam sepanjang tahun.

“Saluran ini akan sampai di Dorokobo. Kita bahkan sedang merencanakan agar saluran ini sampai di so Dana Kala Kempo,” ungkap H. Bambang. Namun H. Bambang juga mengingatkan petani untuk segera membayarkan zakat hasil pertanian yang menjadi hak orang lain. Bila zakat tidak dibayarkan, Allah akan menarik keberkahan dari harta yang dimiliki termasuk menurunkan harga jagung di musim tanam berikutnya. “Kalau harga jagungnya (dan hasil jagung) nanti turun, jangan tanya ke saya (Bupati), tapi tanyakan pada diri sendiri. Apakah tahun sebelumnya sudah bayar zakatnya atau tidak,” katanya. (ula)

(Suara NTB/ula)

SAMBUTAN - Bupati Dompu, H. Bambang M. Yasin saat menyampaikan sambutan pada acara safari ramadhan di Dorokobo Kecamatan Kempo, Jumat (17/5) malam.

Serangan HPR

Dompu (Suara NTB) Kasus gigitan anjing liar di Dompu masih terus terjadi. Bahkan intensitasnya meningkat sebulan terakhir. Dari delapan kecamatan, Huu termasuk wilayah dengan status zona merah serangan Hewan Pembawa Rabies (HPR). Kepala Dinas Peternakan dan kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Dompu, Zainal Arifin kepada Suara NTB menjelaskan, daerah wisata tersebut masuk zona merah kritis serangan HPR karena tingkat gigitannya cukup intensif. Ditambah hasil uji laboraturium terhadap para korban luka maupun meninggal rata-rata positif terinfeksi virus rabies. “Dibanding wilayah lain rata-rata positif semua. Itu yang membuat wilayah Huu ini masuk zona merah kritis,” ungkapnya. Tak hanya korban banyak HPR yang diambil sampelnya pun ditemukan positif terpapar virus rabies. Baik anjing yang berpemilik maupun liar. Tak heran, dari beberapa wilayah lain yang juga masuk zona merah seperti Kelurahan Bada, Potu, Kandai I, Desa Kareke dan Dorebara. Huu sebagai daerah tujuan wisata yang banyak dikunjungi turis

berstatus kritis. Karenanya upaya eliminasi dan vaksinasi disana terus diintensifkan tim terpadu penanggulangan rabies. Sementara Kecamatan Kempo, lanjut dia, meski tingkat gigitannya meningkat namun tidak ada anjing yang ditemukan positif terpapar rabies. Sebagian besar korban meninggal kasus gigitannya terjadi sebelum penetapan status KLB pada Januari 2019 lalu. “Jadi cuma Huu yang parah betul. Menjadi perhatian kami sehingga vaksinasi, eliminasi terus diintensifkan,” jelasnya. Disinggung apakah zona merah kritis wilayah Huu dipengaruhi bebasnya keluar masuk ajing yang dibawa turis. Zainal Arifin membatahnya dengan alasan HPR sudah tersebar merata di semua kecamatan. Bahkan sampai ke Sumbawa dan Bima. Rantai gigitan yang terus terjadi antar HPR dan banyaknya populasi hewan tersebut diwilayah Huu dianggap pemicu utamanya. “Karena kalau tidak divaksin HPR sumber gigitan ini mengigit lagi temannya sehingga terus bertambah banyak. Belum lagi anjing yang masuk dari wilayah sekitar,” pungkasnya. (jun)


SUARA NTB Senin, 20 Mei 2019

POLHUKAM

Halaman 8

Ridwan dan Mori, Kandidat Kuat Wakil Ketua DPRD NTB dari Gerindra Mataram (Suara NTB) Dua nama mengerucut sebagai kandidat kuat yang akan menjadi utusan dari di Partai Gerindra untuk duduk sebagai wakil Ketua DPRD NTB periode 2019-2024. Dua nama tersebut yakni H. Ridwan Hidayat dan H. Mori Hanafi. Nama Ridwan Hidayat digadang-gadang menjadi kandidat kuat calon wakil Ketua DPRD NTB dari Partai Gerindra, lantaran ia merupakan Ketua DPD

Gerindra NTB. Sehingga secara struktural ia memiliki kans paling besar dari yang lainnya. Demikian juga dengan nama Mori Hanafi, yang per-

nah menjabat Wakil Ketua DPRD NTB itu juga, berpeluang untuk kembali menduduki posisi yang ditinggalkannya saat ia maju mencalonkan se-

bagai calon wakil Gubernur NTB tahun 2018 lalu. Selain itu, sosok Mori juga dapat diterima oleh fraksi partai yang lain, sehingga peluang resistensi lintas fraksi sangat kecil. Ketua DPD Partai Gerindra NTB, H. Ridwan Hidayat yang dikonfirmasi mengatakan bahwa partainya belum menentukan siapa nama yang tepat

menjabat sebagai pimpinan di DPRD NTB hasil Pemilu 2019. “Belum ada kita putuskan siapa yang nanti duduk di salah satu unsur pimpinan di DPRD NTB,” tegasnya. Diketahui berdasarkan rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 yang sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) NTB, Senin (13/

5) lalu. Partai Gerindra meraih sembilan kursi calon legislatif (Caleg) di DPRD NTB. Disinggung namanya yang juga ikut menguat digandanggadang sebagai kandidat kuat calon wakil ketua DPRD NTB utusan dari Partai Gerindra, Ridwan menyatakan tidak ingin terlalu jauh berkomentar terkait hal tersebut. Karena, kata Ridwan,

Partai Gerindra sudah memiliki mekanisme tersendiri yakni penentuan siapa yang berhak menjadi unsur pimpinan akan ditentukan oleh DPP Gerindra. “Agak sulit saya menjawab karena kaitannya dengan saya. Tapi yang jelas siapa yang nanti duduk ada mekanisme berdasarkan usulan dari DPD ke DPP,” pungkasnya. (ndi)

Gerindra Tak Mau Buru-buru Bicara Pilkada Mataram (Suara NTB) Ketua DPD Partai Gerindra NTB, H. Ridwan Hidayat menegaskan, pihaknya tidak akan mengikuti manuver sejumlah partai politik lainnya yang sudah bicara agenda politik berikutnya. Gerindra tidak ingin terburu-buru bicara soal Pilkada serentak 2020. Pasalnya pihaknya masih fokus mengawal hasil Pemilu 2019. “Kita belum masuk wilayah Pilkada karena kita masih konsentrasi untuk pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg). Jadi belum pernah sampai terpikir Pilkada,” ujar (Suara NTB/ndi) Ridwan yang dikonfirmasi H. Ridwan Hidayat pekan kemarin. Ridwan mengatakan, mengawal hasil Pilpres dan Pileg adalah agenda utama Gerindra. Meski di NTB rapat pleno perolehan dan penetapan suara Pemilu 2019 telah selesai dilaksanakan KPU NTB, namun Gerindra tetap menunggu pengumuman resmi dari KPU RI tanggal 22 Mei. “Kami tetap menunggu keputusan resmi dari KPU, meski rapat pleno sudah selesai dan kami sudah mendapatkan hasil pemilu tetapi kami masih menunggu pengumuman resmi dari KPU,” tegasnya. Lebih lanjut disampaikan caleg terpilih untuk DPRD NTB dari dapil I Kota Mataram ini, bahwa partainya dalam menentukan arah dan sikap partai, apalagi dalam konteks Pilkada sudah memiliki standar dan pola-pola tersendiri. Pola itu adalah apakah itu melalui survei dan menurunkan tim internal untuk mengamati kira-kira calon mana yang diinginkan masyarakat menjadi figur pemimpin di daerah. “Ini saja kita belum tahu si A si B dan si C. Biarkan nanti yang menentukan dan yang mana diinginkan masyarakat itulah yang kita akan dukung. Jangan kita emosi-emosi dan kepengin cepat-cepat untuk Pilkada,” katanya. Sebelum bicara pada sosok figur yang akan diusung, Gerindra terlebih dahulu harus melakukan survei. Dari hasil survei tersebut akan diambil keputusan siapa yang akan diusung. “Karena kita ingin menang, jadi tidak asal comot calon, tapi siapa yang punya peluang terbesar akan kita ajukan,” jelasnya. Pada 2020 sebanyak tujuh kabupaten/kota di NTB akan melaksanakan Pilkada serentak. Tujuh kabupaten kota itu, antara lain Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Lombok Tengah, Kabupaten Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu dan Kabupaten Bima. Gerindra pun akan memprioritaskan kadernya untuk tampil. (ndi)

Tahap Penuntutan ke Pengadilan

(Suara NTB/dok)

Tersangka Korupsi Jamban Dipanggil Paksa Mataram (Suara NTB) – Dua tersangka korupsi proyek jambanisasi Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Lombok Utara akan diajukan ke pengadilan. Mereka, Kaur Keuangan Desa Bayan berinisial RK, dan Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), RW dipanggil paksa. Hal itu berkaitan dengan proses pelimpahan tahap dua tersangka dan barang bukti ke jaksa penuntut umum. Jaksa penyidik sudah menyelesaikan surat dakwaan perkara korupsi proyek jambanisasi Desa Bayan, Lombok Utara pada tahun 2016 tersebut. Surat panggilan juga dilayangkan kepada dua tersangka. Kepala Kejari Mataram Dr. Ketut Sumedana mengatakan dua tersangka tersebut dipanggil untuk menjalani pelimpahan tahap dua. “Kita panggil paksa kalau tidak kooperatif,” ucapnya ditemui di ruang kerjanya akhir pekan lalu. Dia mendesak jaksa penuntut umum di bawah Seksi Pidsus untuk mempercepat penyelesaian kasus ini. Sebab masuk dalam tunggakan tahun sebelumnya. Meskipun dalam penanganannya sempat tertunda akibat saksi turut terdampak bencana gempa Juli-Agustus 2018 lalu. “Ini kasus lama yang harus diselesaikan. Di sisi lain kita juga ada kasus baru yang harus dituntaskan juga,” kata Sumedana. Dalam kasus ini, para tersangka diduga memanipulasi laporan pertanggungjawaban dengan membuat sendiri buktibukti pengeluaran. Realisasi proyek diduga tidak sesuai perencanaan. Fisik bangunan juga diduga tidak sesuai spesifikasi. Dua pejabat Desa Bayan tersebut bakal diajukan ke pengadilan dengan dakwaan pasal 2 dan atau pasal 3 juncto pasal 18 UU RI 20/2001 tentang perubahan atas UU RI No 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Proyek pembangunan jamban mandiri dan kelompok tersebut dihajatkan untuk 545 warga yang tersebar di 13 dusun. Komponennya berupa kloset, bangunan toilet, dan septic tank. Program jambanisasi diantaranya pembuatan WC umum ataupun WC pribadi. Indikasi kerugian negara pada kasus itu mencapai Rp600 juta. Jaksa masih meminta tim auditor untuk menghitung angka kerugian negara. Program jambanisasi dianggarkan sebesar Rp855 juta. (why) Ketut Sumedana

(Suara NTB/why)

TERSANGKA TPPO - Para tersangka TPPO jaringan Suriah beriringan berjalan menuju ruang tahanan Polda NTB. Mereka terindikasi memberangkatkan tiga orang warga Lombok ke Suriah dengan cara ilegal untuk mendapatkan keuntungan ekonomi.

TPPO Tiga Warga NTB

Telusuri Jaringan Sampai Suriah Mataram (Suara NTB) – Penyidik memeriksa saksi agen penerima tiga warga NTB korban perdagangan orang di Damaskus, Suriah. Pemeriksaan itu untuk menelusuri jaringan perekrut, penampung, sampai penerimanya. Hal itu untuk mendalam hubungan eksploitasi korban dengan keuntungan ekonomi para pelakunya. Direktur Reskrimum Polda NTB Kombes Pol Kristiaji menguraikan penyidik Subdit IV Renakta masih memeriksa saksi-saksi terkait kasus yang sudah menjerat lima tersangka tersebut. “Sampai yang penerimanya

di sana (Suriah) kita periksa. Diurutkan dari mulai korbannya ini direkrut sampai diterima sama yang di sana,” ucapnya ditemui akhir pekan lalu. Pemeriksaan agen penerima tersebut untuk melengkapi penyidik kasus dengan tersangka BA (48) dan BE (42). Duo ibu rumah tangga yang bersekongkol memberangkatkan SH (37) ke Suriah pada September 2015. Serta satu kasus lagi, yakni dengan tersangka penampung HM alias HL asal Jakarta yang menyuruh dua perekrut, masing-masing AK (59) dan SJ (36). Korban IH dan

RM direkrut di Suralaga, Lombok Timur. Kemudian diberangkat ke Suriah April 2016. Kristiaji mengatakan penyidik dikirim ke negara tujuan untuk memeriksa saksisaksi dan berkoordinasi dengan kepolisian negara setempat. Seperti halnya kasus TPPO jaringan Turki yang diungkap tahun 2018 lalu. “Kalau ke Suriah ini beresiko jadi penyidik cukup ke Jakarta saja. Berkoordinasi dengan Mabes (Polri) dan Kedutaan Suriah,” terangnya. Polda NTB menangkap lima tersangka tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ke

Suriah. Para tersangka tersebut menjanjikan korbannya gaji besar. Iming-iming tersebut semakin mudah karena yang mereka incar masih punya hubungan keluarga. Untuk kasus dengan tersangka BA dan BE, korbannya yang direkrut dari Lingsar, Lombok Barat ini cuma menerima gaji setara Rp13,7 juta. Itupun upah untuk lima bulan bekerja. Selain itu juga korban mendapat kekerasan fisik sampai memutuskan kabur ke KBRI di Damaskus tahun 2017. Korban akhirnya pulang ke Lombok lagi Desember

2018 lalu. Perekrutnya dapat imbalan Rp3 juta dari kesuksesannya merekrut. Sementara trio HM alias HL, AK dan SJ berkomplot memberangkatkan dua korbannya, IH dan RM ke Suriah dengan menjanjikan bekerja di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. AK dan SJ sebagai perekrut diupah HM masingmasing Rp2,5 juta. Selanjutnya, dua korban itu ditampung lebih dulu di Malang, Jawa Timur kemudian menuju Damaskus Suriah melalui Jakarta dengan penerbangan luar negeri melalui Kuwait, dan Libanon. (why)

Berhasil Pertahankan Tujuh Polres Mataram Kursi, Demokrat NTB Dipersiapkan sebagai Zona Integritas Diapresiasi Mataram (Suara NTB) Perolehan suara Partai Demokrat di Pemilu 2019 mengalami penurunan, sehingga membuatnya terlempar ke posisi lima besar. Jatah kursi pimpinan di DPRD NTB pun terpaksa harus diihlaskan lepas dari tangannya untuk periode 2019-2024. Turunnya perolehan suara Partai Demokrat, berimbas pada menurunnya jumlah partai tersebut di DPRD NTB. Sebelumnya dari delapan kursi pada Pemilu 2014 lalu, menurun menjadi tujuh kursi pada Pemilu 2019 ini. Demokrat kehilangan kursi di dua dapil, yakni di Dapil I Kota Mataram dan dapil III Lombok Timur bagian Utara. Namun demikian, perolehan kursi Demokrat terdongkrak di dapil VI (Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu) yang berhasil mengantongi dua kursi. Anjloknya suara Demokrat tidak bisa dilepaskan dari pengaruh keluarnya mantan Gubernur NTB dua periode, Dr. TGH. M. Zainul Majdi alias TGB bersama gerbongnya dari Partai Demokrat. Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH. Mahalli Fikri yang dikonfirmasi terkait hal tersebut mengakui

bahwa pada Pemilu 2019 ini suara Demokrat mengalami penurunan sehingga berpengaruh pada penurunan kursinya di DPRD NTB. Namun demikian bagi Mahalli, berhasil mempertahankan tujuh kursi, sudah sangat luar biasa bagi partainya. “Kami sudah maksimal berbuat, inilah yang terbaik. Pada awalnya terlalu banyak pihak yang memperkirakan akan tumbang. Tapi Allah masih mau menjaga kehormatan partai ini,” tegasnya. Kehilangan satu kursi saja bagi partai Demokrat tidak terlalu terasa. Hal ini menurut Mahalli menujukkan bahwa partai yang dia pimpin tersebut memiliki daya tahan meskipun sempat oleng di detik terakhir pendaftaran caleg ke KPU, lantaran sejumlah kader secara mengejutkan mengundurkan diri. “Kita masih masuk lima besar itu sudah luar biasa, bahkan dari DPP sudah menelpon saya menyampaikan ucapan terima kasih atas raihan partai ini yang di luar perkiraan,” jelasnya. Seperti Diketahui bahwa kehilangan kursi di dapil I dan III tersebut tidak bisa dilepaskan dari caleg petahana

Demokrat di dapil tersebut yakni MNS. Kasdiyono dan TGH Nasihudin Badri yang tidak lagi mencalonkan diri. Dikonfirmasi terkait hal itu, Mahalli menjawab, “Kalau masalah kursi itu saya bilang tidak tergantung dari ketua partainya, tapi calegnya. Kita lihat di dapil VI, karena calegnya orang hebat kita dapat dua di sana,” katanya. Bertambah Dua Kursi Meskipun di DPRD Provinsi NTB mengalami penurunan kursi, akan tetapi di kabupaten/kota justru mengalami peningkatan. Sebelumnya pada Pemilu 2014 lalu, total kursi yang dimiliki di semua kabupaten/kota hanya 38 kursi. Pada pemilu 2019 ini meningkat dua kursi sehingga menjadi 40 kursi. “Di kota Mataram kota tetap 4 kursi, Lobar, dari 3 bertambah satu jadi 4, Loteng dari 5 bertambah satu jadi 6 kursi. Di KLU dari 5 turun satu jadi 4. Nah di Lotim saja kita berkurang 2 kursi, dari 7 jadi 5, Sumbawa tambah 2 kursi, dari 4 jadi 5. KSB tetap 2 kursi, Dompu dari 2 jadi 3. Kota Bima 2 jadi 4 kursi. Nah Kabupaten Bima, dari 5 turun jadi 4 kursi,” pungkasnya. (ndi)

Mataram (Suara NTB) – Sektor pelayanan publik menentukan wajah institusi terlebih lagi kepolisian. Polres Mataram diajukan menjadi zona integritas bersama dua Polres lain di bawah jajaran Polda NTB. Konsekuensinya kualitas pelayanan mutlak ditingkatkan. Polres Mataram sedang dalam dalam penilaian internal untuk Zona Integritas (ZI), Wilayah Bebas Korupsi (WBK), dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Capaiannya diuji dengan berbagai indikator. Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam menerangkan sejumlah indikator itu antara lain menajemen perubahan, tata laksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas kinerja, serta penguatan pengawasan dan peningkatan pelayanan publik. “Polres Mataram adalah salah satu Polres yang dipersiapkan menuju zona integritas. Tujuannya memberi pelayanan prima kepada masyarakat. Semuanya, segala aspek bidang kepolisian,” ucapnya. Beberapa hal yang perlu peningkatan pelayanan, sambung dia, antara lain pelayanan umum di Sentra Pelayan-

(Suara NTB/dok)

Saiful Alam an Kepolisian Terpadu (SPKT), pelayanan SIM, pelayanan SKCK, serta pelayanan izin di intelijen lainnya. “Contohnya, untuk penanganan kasus perlindungan perempuan dan anak, Polres Mataram sudah menyiapkan gedung khusus yang di sana ada penanganan trauma korban,” ucap Alam. Polres Lainnya yang dipersiapkan menuju zona integritas yakni Polres Lombok Tengah dan Polres Lombok Timur. Setiap Polres tersebut kini sedang dalam masa penilaian internal, sebelum ke penilaian eksternal dan penilaian tingkat pusat oleh Kemenpan RB RI. (why)


Halaman 9

SUARA NTB Senin, 20 Mei 2019

Tunggu Waktu Berbuka dengan Berburu Ikan “Barangsiapa makan karena lupa, sedangkan ia dalam keadaan puasa, maka lanjutkanlah puasanya, karena sesungguhnya Allah memberinya makan dan minum.” (Hadits Riwayat Bukhari)

Melawan Sifat Kikir dengan Sedekah Mukhlishin (Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Mataram) SAUDARAKU, manusia sering menjadi pelit terhadap hartanya agar kekayaannya tersebut tak berkurang dan agar hartanya semakin bertambah. Padahal, sifat pelit sebenarnya tidak boleh berada dalam diri dan hati umat Islam. Hampir semua manusia mencintai harta benda dan berbagai perhiasan dunia. Namun sayangnya, berbagai perhiasan dunia tersebut sering membuat manusia menjadi sangat pelit dan hilang arah. Memang hal tersebut telah menjadi fitrah manusia karena manusia diberikan sifat mencintai perhiasan dan kesenangan dunia. Sebagaimana Allah berfirman dalam surat Ali Imran ayat 14, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatangbinatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” Sebagai hikmah, di masa dahulu ada beberapa orang umat terdahulu yang binasa akibat sifat kikir. Salah satu contoh yang paling terkenal adalah Qorun yang hidup di zaman Nabi Musa AS. Dengan ketamakan dan kekikirannya, Qorun beserta hartanya mendapatkan azab dari Allah. Akibat enggan bersedekah dan enggan membayar zakat, Qorun beserta hartanya pun tenggelam ditelan bumi. Demikianlah sesungguhnya sifat kikir justru akan mendatangkan musibah dan membuat seseorang celaka. Pasalnya, sifat kikir merupakan sifat yang sangat dibenci oleh Allah dan Rasulullah SAW. Selain itu, para malaikat juga mendoakan kejelekan kepada orang-orang yang kikir. Dengan demikian, umat Islam hendaknya menghindari sifat kikir yang sesungguhnya mendatangkan musibah. Bulan Ramadhan adalah waktu yang mulia dan pahala menjadi berlipat ganda, termasuk pula pahala bersedekah sebagai lawan daripada sifat kikir. Rajin berderma pada bulan Ramadhan berarti membantu orang yang berpuasa, orang yang melakukan shalat malam dan orang yang berdzikir. Bersedekah ketika itu supaya membantu mereka agar mudah beramal. Orang yang membantu di sini akan mendapatkan pahala seperti pahala mereka yang beramal. Dalam shahihain, dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Nabi shallallahu‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling gemar bersedekah. Semangat beliau dalam bersedekah lebih membara lagi ketika bulan Ramadhan tatkala itu Jibril menemui beliau. Jibril menemui beliau setiap malamnya di bulan Ramadhan. Jibril mengajarkan Al-Qur’an kala itu. Dan Rasul SAW adalah yang paling semangat dalam melakukan kebaikan bagai angin yang bertiup.” (HR. Bukhari dan Muslim) Imam Syafi’i Rahimahullah berkata, “Aku sangat senang ketika melihat ada yang bertambah semangat mengulurkan tangan membantu orang lain di bulan Ramadhan karena meneladani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, juga karena manusia saat puasa sangat-sangat membutuhkan bantuan di mana mereka telah tersibukkan dengan puasa dan shalat sehingga sulit untuk mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan mereka. Contoh ulama yang seperti itu adalah AlQadhi Abu Ya’la dan ulama Hambali lainnya.”Wallahu’alam.

Bendungan Pandanduri di Desa Swangi Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menjadi salah satu pilihan tempat ngabuburit. Mengisi waktu luang menjelang berbuka puasa di bulan suci Ramadhan. Bendungan dengan luas genangan 328,83 hektar (ha) ini terlihat tidak pernah sepi dari pengunjung. APALAGI setiap akhir pekan. Menurut pengakuan Sari, warga sekitar, bendungan Pandanduri ini menjadi tempat yang banyak didatangi warga. Beberapa hal menarik yang sebelumnya belum pernah dilakukan di dalam kawasan ini, yakni menjaring dan memancing ikan. Bendungan Pandanduri yang airnya bisa mengairi 5.168 ha lahan itu ternyata banyak ikan. Bagi yang hobi dengan memancing tidak sedikit yang berjejeran di tepian bendungan. Panas matahari yang masih menyengat disiasati dengan memasang tenda-tenda payung sebagai pelindung. Asyiknya suasana memancing dirasakan Nurawang, warga Sakra yang mengaku acap kali mengisi waktu luangnya dengan mancing ikan di bendungan. Aktivitas memancing ikan ini cukup banyak yang menggemarinya. Tidak sekadar hobi, karena Bendungan Pandanduri memang menyuguhkan berbagai jenis ikan yang bisa dibawa pulang. Memburu ikan bendungan ini tidak saja dengan cara memancing. Banyak juga warga yang menggunakan jaring. Bahkan menjaring ikan bendungan

Bahan: · 3 sdm margarin · 1 buah bawang bombai, cincang halus · 1 batang kayu manis · ½ buah biji pala, memarkan

· 5 butir cengkih · 8 butir kapulaga · 250 gram daging has kambing, potong · 500 ml air ·1 kg beras, cuci dan tiriskan · 750 ml santan Bumbu Halus: ·10 butir bawang merah ·4 siung bawang putih ·2 ruas jahe ·1 sdm ketumbar ·½ sdt merica butiran ·2 sdt garam Pelengkap: ·100 gram kismis campur ·75 gram kacang mete Cara Membuat Cara Membuat: 1. Panaskan margarin, tumis

IKAN PANDANDURI - Para penjual ikan di Bendungan Pandanduri Desa Swangi Kabupaten Lotim yang selalu ‘’diserbu’’ pembeli yang menunggu waktu berbuka puasa.

(Suara NTB/rus)

Lari Malam Ramadhan di Pemenang Dipindah Tanjung (Suara NTB) Animo generasi muda di wilayah Pemenang dalam mengadakan lomba lari malam Ramadhan patut diacungi jempol. Hanya saja, pelaksanaannya di tempat umum (jalan raya nasional) jalur Pemenang - Mataram dinggap kurang relevan. Oleh karena itu, Pemerintah Kecamatan Pemenang akan mengadakan rembug dengan Muspika untuk memindahkan lokasi lari. Dikonfirmasi, Minggu (19/ 5), Camat Pemenang, Suhadman, mengakui rencana memindah lokasi lomba merupakan skala prioritas tanpa memotong tingginya animo anak muda Pemenang untuk hadir menjadi Zohri - Zohri berikutnya. Menurut rencana camat, beberapa lokasi yang menjadi alternatif sudah terpikirkan. “Kami memang belum adakan rapat, bagaimana solusi terbaik. Lari ini bukan masalah, tapi karena terkait banyak orang yang memanfaatkan jalan umum, jadi harus

Nasi Kebuli Kambing JIKA Anda sudah bosan berbuka dengan menu-menu lokal dan ingin mencoba menu bernuansa Timur Tengah, maka Nasi Kebuli Kambing bisa menjadi alternatif. Menu ini menjadi hidangan favorit di banyak restoran bernuansa Timur Tengah, termasuk di NTB. Na, jika Anda ingin mencoba membuatnya, berikut ini kami sajikan bagaimana cara membuat Resep Nasi kebuli Kambing seperti dikutip dari tabloidbintang.com.

ini menjadi salah satu sumber rezeki bagi warga sekitar. Apalagi selama bulan suci Ramadhan. Ikan bendungan cukup laku. Ngabuburit di Bendungan Pandanduri, pulangnya bisa bawa oleh-oleh ikan. Bertempat di main dam bendungan, mulai setelah dzuhur, sekitar jam 13.00 WITA, sudah mulai berdatangan para pedagang ikan hasil tangkapan di Bendungan Pandanduri. Inaq Sari adalah salah satunya. Ikan-ikan bendungan ini cukup banyak. Utamanya oleh para penangkap ikan yang menggunakan jaring. Saat ini harga ikan yang dibeli Inaq Sari ke penangkapnya Rp 18 ribu per kilogram. Kemudian ia jual seharga Rp 20 ribu per kilogram. “Kita tidak dapat untung banyak, cukup Rp 2 ribu saja per kilogram,” tuturnya. Selama beberapa hari terakhir ini, sebutnya ikan tangkapan Bendungan Pandanduri ini mulai bekurang. Pun ikannya cenderung lebih kecil. Beberapa waktu lalu, ikan tangkapan ini cukup besar dan penjual ini bisa menjual seharga Rp 25 ribu per kilogram. “Di mana ada air, disitu ada ikan,”. Hal ini pula yang terjadi pada bendungan

Pandanduri. Pasalnya, tidak pernah ada yang melepas ikan. Apalagi sampai memelihara ikan-ikan tersebut. Makanan ikan di bendungan ini alami. Karena itulah, penjual ikan ini sangat meyakini rasanya jauh lebih enak dibandingkan ikan kolam yang diberikan pakan. Ibarat ayam kampung dengan ayam ras broiler atau potong sebutnya. Rasa ayam kampung yang liar lebih enak dibandingkan ayam broiler. Begitulah, ikan Bendungan Pandanduri yang alami tumbuh kembangnya lebih lezat dibandingkan ikan kolam. “Nanti pasti akan ke sini lagi kalau sudah beli ikan Pandanduri,” sebut para pedagang ikan mempromosikan jualannya kepada para setiap pembeli yang datang. Ikan dimaksud adalah jenis ikan mujair. Ikan Mujair ini diketahui banyak tumbuh dan berkembang di perairan di seluruh Indonesia. Cara promosi itu tampak cukup efektif menggaet para pembeli. Tidak heran, semua jualan para pedagang ini laku habis meski hanya beberapa jam berjualan. “Alhamdulillah, tidak pernah tidak habis karena selalu saja ada yang membeli,” demikian tuturnya. (rus)

bawang bombai dan bumbu halus hingga harum. Masukkan kayu manis, cengkih, dan kapulaga, aduk rata. 2. Tambahkan daging kambing, aduk rata hingga berubah warna. Tuang air, masak hingga daging kambing matang dan kuah susut, angkat. 3. Kukus beras selama 30 menit lalu angkat. Campur beras dengan santan lalu masak sambil aduk rata. Masukkan daging kambing, aduk rata hingga santan habis, angkat. 4. Kukus nasi aron selama 30 menit hingga matang, angkat dan sajikan saat panas dengan bahan pelengkap.

ada solusi,” kata Suhadman. Ia menjelaskan, lomba lari yang diadakan pada malam Ramadhan merupakan hal positif bagi anak muda. Di sisi lain, para orang tua di wilayah Kecamatan Pemenang, juga menginginkan agar pelaksanaan malam Ramadhan tidak terganggu oleh riuh rendahnya lari di bulan suci. Terhadap dua aspirasi itulah, Pemerintah Kecamatan Pemenang akan mengambil jalan tengah. Muspika bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda, akan menggelar rembug ber-

sama pada Minggu malam ini. “Masalah tempat belum final, tapi jauh sebelum diadakan lari, ada masyarakat terminal juga melapor, bahwa di sana ada anak-anak bersepeda yang minta diakomodir lokasi,” terangnya. Suhadman melanjutkan, dari alternatif lokasi lari yang bisa ditawarkan, di antaranya Terminal Bangsal dan Lapangan Umum Pemenang. Hanya saja, di dua lokasi ini memiliki kendala masing-masing. Di Terminal Bangsal, relatif masih dekat dengan perka-

mpungan, sehingga aktivitas malam hari dikhawatirkan tidak didukung sepenuhnya oleh masyarakat banyak. Sedangkan lokasi di Lapangan Umum Pemenang, lokasinya relatif sepi. Hanya saja di tempat ini masih kekurangan infrastruktur penerangan. Oleh karenanya, ia berharap agar ODP terkait bisa mendukung sarana penerangan baik PJU maupun lampu stadion yang mendukung lomba lari anak muda setempat. Bahkan tidak hanya itu, dukungan kepada anak muda juga bisa didorong dengan hadirnya pemerintah menyediakan dana sebagai hadiah. Pemerintah kabupaten maupun Pemdes, diharapkan memikirkan kemungkinan memberi kontribusi hadiah untuk menumbuhkan semangat dan motivasi lari calon Zohri berikutnya.

(Suara NTB/ist)

Suhadman “Efek Zohri, tidak bisa ditiadakan, sebaliknya kita dukung agar muncul Zohri baru. Saya cita-citanya, Pemenang ini lahir sebagai kampung atlet lari tingkat nasional,” tandasnya. (ari)

Momen Ramadhan, Miracle Lombok Luncurkan Perawatan Baru Giri Menang (Suara NTB) Miracle Lombok meluncurkan perawatan baru yang jadikan kulit awet muda, berkilau bening seperti kaca di bulan Ramadan. Miracle Aesthetic Clinic selalu memberikan perawatan kulit dan wajah dengan tren terkini dan aman, sangat memperhatikan kualitas dari tiap fasilitas dan hasil perawatan, sehingga bisa memberikan kepuasan yang tinggi kepada para pelanggan. Salah satunya, Miracle tak pernah berhenti menyuguhkan inovasi perawatan yang selalu siap memberikan keajaiban bagi tiap individu. Karena itu, Miracle Aesthetic Clinic Lombok mengadakan acara “Ramadhan Iftar with Miracle Lombok” dan launching perawatan terbaru Miracle Glass Skin Hydrabooster & Miracle Power Fix Thread bersama dengan dr. Dode Gadithya, Direktur dan Dokter Konsultan Miracle Lombok. Acara yang berlangsung Sabtu (18/5) di Hotel Aston Inn Mataram ini mengusung konsep fine dining sebagai reward kepada pelanggan setia Miracle Aesthetic Clinic Lombok. “Ramadhan Iftar ini kami gelar sebagai bentuk penghargaan kepada pelanggan setia Miracle,” ungkap dr Lanny Juniarti, Presiden Direktur Miracle Indonesia. Dalam launching kali ini,

(Suara NTB/ist)

LUNCURKAN - Miracle meluncurkan perawatan baru yang menjadikan kulit awet muda, berkilau bening seperti kaca. ujarnya, Miracle memperkenalkan perawatan terbaru, Miracle Glass Skin Hydrabooster. Perawatan ini memadukan injeksi skin booster dengan bahan Hyaluronic Acid (HA) yang dikombinasikan dengan Miracle Yellow Laser atau Miracle MD Laser Skin Rejuvenation. Perawatan laser dilakukan terlebih dahulu untuk meremajakan sel-sel kulit baru dan bermanfaat untuk pencerahan kulit wajah. Kemudian dilakukan injeksi skin booster sebagai deep skin hydration untuk menambah efek pelembap yang maksimal. “Bahan skin booster menggunakan teknologi vycross yang dipatenkan, berfungsi untuk menghaluskan tekstur kulit, mengurangi kerutan halus, menghidrasi, dan meningkatkan elastisitas kulit. Dengan

demikian, kombinasi tersebut membuat kulit Anda menjadi lebih halus, lembap, terlihat lebih cerah, danvbercahaya” ujarnya. Waktu pemulihan Miracle Glass Skin Hydrabooster relatif cepat dan hasilnya dapat bertahan hingga sembilan bulan. Miracle Power Fix Thread Miracle juga memperkenalkan prosedur pengencangan kulit wajah dengan tanam benang terbaru yaitu, Miracle Power Fix Thread. Perawatan itu menggunakan benang berpola triangle cogs yang dirancang hanya untuk dapat memberikan efek tarikan kulit secara maksimal. Proses pembuatan benangnya menggunakan teknologi getaran gelombang ultrasonik, sehingga efek pengencangannya lebih kuat dan hasilnya bertah-

an lebih lama dari jenis benang lain pada umumnya. “Perawatan tersebut segera tampak hasilnya untuk mengencangkan kulit kendor di bagian dahi,” ujarnya. Tidak hanya itu, perawatan ini nuntuk mengencangkan alis dan kelopak mata atas yang mulai turun, mengangkat kulit bagian bawah wajah terutama di area pipi dan garis rahang yang mengendur, serta dapat mengatasi kelebihan kulit bawah dagu atau double chin. “Tak hanya itu, Miracle Power Fix Thread memberikan efek V-shape dan lifting yang bertahan lama serta sangat bagus untuk peningkatan kolagen kulit. Pengerjaannya hanya sekitar 30 menit dengan rasa sakit yang minimal dan waktu pemulihan relatif singkat,” jelas dia. (her)


SUARA NTB

Senin, 20 Mei 2019

HILANG

HILANG

HLG STNK R4 HONDA JAZZ NOPOL B.8012 DJ NOKA/NOSIN : MRHGD37085P102458/ L15A22910589 AN.I MELDA ANGELINA HLG D’SKTR KOTA MATARAM

HLG STNK R2 YAMAHA DR.3942 DQ NOKA/NOSIN : MH34D70028J815555/ 4D7815570 AN.RUMAINI HLG D’SKTR JLN.SARIJADI KOOTA BDG

Halaman 10

RUPA-RUPA URUS LAPORAN PAJAK SPT TAHUNAN, PPN, PASPORT, SIUP, NPWP HUB. 082146461910 Lesehan Taman Bangket,promo dr tgl 17maret-17april (disc 15% utk semua menu) datang ke lesehan kami JL.Saleh Sungkar 77xx Bintaro,Info pemesanan hubungi : 081917937773/081907815697 DAPUR BU’ANI mnydiakan ayam rumpak,ceker balado,pkt mkan siang mulai 12rb,aneka mcam sambal,u/delivery free ongkir mtrm&sktrnya,Jl.Masjid Al-Muttaqien no.26 Dasan Agung,tlp.087864657127 DIJUAL RUMAH DI BTN LINGKAR PRATAMA BLOK Y NO. 5 BERMINAT SEGERA HUBUNGI: 087865991696

RUPA-RUPA PT.KEUANGAN MENGELUARKAN DANA CEPAT 1 HARI CAIR(BUNGA 0,5%)BPKB MOBIL/SEGALA JENIS MOBIL (TRUK/TRONTON,MINI BUS,PIC UP,DLL)PROSES MUDAH,CEPAT,DAN BISA TAKE OVER/PINDAH BANK, HUB (085100026010)(081999290387)(081239956609)

q

KAMORRY BOUTIQUE & MAKE OVER, hrga mulai dr 70rb,Dis10% Tas&Dompet,MakeUp Wisuda 175RB,blnja datas 300RB free makeup,mjual&myewakan kebaya,buka setiap hari pukul 10.00-21.00,jl.swadaya No.15 Kekalik(Samping electra diamond store)/081916887677 DUJUAL REVO ABSOLUT CW’09 WARNA HITAM/MERAH DR HP7JT 0818543688 TP DIJUAL RUMAH FULL FURNITURE LOKASI STRATEGIS, 3 KAMAR TIDUR, 2 KAMAR MANDI,3 AC, DAN GARASI MOBIL, HARGA 590 JT NEGO DIKIT.JL .WARU BLOK.UB NO.15 BTN LINGKAR PRATAMA MATARAM.HUB:081349684919

AGATAR PIZZA, Kami dr Agatar Pizza mengeluarkan Produk pizza yg berkualitas dunia dengan harga yg terjangkau dan kami membuka dan melayani Pemesanan Pizza Via Delivery,Lokasi :Kekeri,Kec.Gunung Sari.WA:081338661783/TLP :087765900233 DIJUAL RUMAH : DJL.RMH PERMATA KOTA,RUKO 2 LT JL.HASANUDDIN ,RUKO 3 LT JL.PEJANGGIK DAN TANAH TAMAN SEJAHTERA HUB. 081917462883 TP DIJUAL TANAH LOK.KR PULE SEKARBELA MTR L T . 3 3 5 M 2 HUB:087755533273 Toyota Lombok,dptkn program khusus bln Ramadhan:Dis pulhan jt,Dp Ringan, Grts Kaca film,Grts js service smpai 4th/50rb km,Ayo buruan, info&pmesanan hub segera Hery Toyota,081907921999085238359008,beli Toyota ingat hery,Melayani dgn pasti DIJUAL OPER KREDIT TATA SUPER ACE TH2016 TURBO DIESEL PANJANG BAK 260CM HUB. BU ELI 085333587700 DIJUAL TOKO ATAU KIOS UKURAN 8 X 4 M DI KOMPLEKS PERTOKOAN LONCENG MAS BERTAIS BERMINAT HUB. 081907815224

LOWONGAN

JAMINKAN BPKB anda diatas tahun 2000, Pick up 2005 bisa hub : Wayan Pardha 082146884888(Telkomsel), 085606884888(indosat), 081903884888 XL (WA), Langsung Proses.

MEVITHA SALON & SPA mmbutuhkn karyawati yg brpngalaman,jujur,disiplin, diutamakan yg blum menikah.Alamat : Jl.Kesra Raya No.17 Perumnas, Tanjung Karang Permai,HP 081907004335

PURI MAMA, Menyewakan Toyota Hiace, muat hingga 16 Orang dengan supir,penyewaan bisa disewa terpisah, bisa armadanya saja, Informasi penyewaan, Hub : 082266194177

DICARI PEGAWAI PEREMPUAN UNTUK JUALAN ROTI Min. 20 TH, TINGGI Min. 155 cm, DISIPLIN, RAJIN, ULET, BERMINAT LANGSUNG KE ALAMAT JL. RA KARTINI NO. 10 DEPAN PASAR CEMARE

ALLEA GALERI, galeri fashion menyediakan Kain Tenun, Kain Songket dan menerima Jahit Busana, Lokasi : Jalan Swasembada , Hp : 081907000477, WA : 08194111079, PIN BBM :d6e340dc

DIBUTUHKAN TENAGA AHLI UNTUKMENJAHITSEGALAJENIS TAS (YANG SEKEDAR BISA MENJAHIT AKAN DIBIMBING LAGI) ALAMAT : JL.JENDRAL SUDIRMAN,BTNKOREM,BLOK ANO.1,HUB.MOH.GHAZALI,HP : 081 917 267 007 DIBUTUHKAN SEGERA ADMIN, KASIR, WAITERS, KIRIM LAMARAN LANGSUNG KE LUMBUNG RESTO EPICENTRUM MALL LT. 2

RUPA-RUPA MEMBANTU LAPORAN PAJAK SPT TAHUNAN, PKP, NPWP, SIUP, PASPORT HUB. 081338344155 Toyota Lombok,dptkn program khusus bln mret dis puluhan jt Rpiah, Free angsuran12x,grts kaca film,Grts jasa service smpai 4th/50rb km,ayo buruan,info pmsanan :081907921999 (HERY),Beli Toyota Ingat Hery,mlyani dgn pasti. DJL TNH KEBUN L.174 LOK.DS.PENGONONG LINGSAR H.30JT/A HUB.082147897778 KRIDA TOYOTA MTR, dptkn Prgram Khusus bln Agsts,Diskon Pluhan Jt Rupiah, Prgrm DP murah,Gratis Jasa Service s/d 3th/50rb KM,Ayo Buruan,Info&Pmesanan Hub Hery Toyota 081907921999,Beli Toyota Ingat Hery,Melayani dgn Pasti.

SALON RAA MUSLIMAH.Salon Spa Muslimah hadir lg di Mtrm, kami cab. Baru dr Youfo Mtrm Jl.Panjitilar.Memberikan Pelayanan terbaik u/ wanita muslimah d Lombok.Terdiri dr Ptong Rmbut,Creambth,Facial,Massage,Spa, dll. Nyaman &aman terjaga, jl.Gili Asahan, perum Griya Udayana N0.3. Hub: 087765893848 TYGIA SALON.Treatment Galvanic Spa (setrika wajah): Mengencangkan Kulit, Mengurangi Kriput, flek, Komedo, Mencrhkan Kulit, Mengangkat Klopak Mata, Mulai 100Rb150Rb, Menerima Treatment ke Rmh Anda Min.2org, Jl.Lalu Mesir, Gg.Sowela No.1 Abian Tubuh, WA:081339123452

SALON DE’gustin hair art salon and barbershop, menerima prwtan rmbut&kulit, potong rambut mulai harga 20rb, perawatn rmbut dan kulit terbaik dgn hrga trjangkau,Jl.Ismail Marzuki No.3 Hp (081237564121) SALONMUSLIMAH SYAFIRA Melayani Face Treatmen: Facial Madu, Facial Buah Alami, Facial Detok, Facial Collagen, Facial Oxigen, Facial Bady Shop, Facial Diamon+Oxigen, Facial Beauty Zen + Alat Infra Red DLL. Jl. Pendidikan no. 11 mataram Al Beauty Salon & Spa, promo : pkt full body treatment terlaris ONE DAY SPA(13 trtment) hnya 250rb free fc antiaging 135rb,pkt plangsing (fc strika wajah+akupuntur prut)hanya 175rb,smoothing spa free msker rmbt stlh 3hr, Jl.Pancaka No.5, Kr.Medain, Hp: 081907050543 RINA SALON,melayani : Rias Pngntn,kursus make-up & sanggul,ptng rmbut & kriting, Pnywaan pkaian adat ankank&dwsa, sewa mobil antik,&dekorasi.jl.jndrl sudirman Gg.Jawa No.1,Rembiga-Mtr,087855311441(Hj.Ninik Ridwan) Yanti Salon & Spa menerima : prwtan wajah & rambut, SPA pkt I : body mssage,Body Scrub,Totok wjah =80rb, SPA pkt II : body mssage,body scrub,totok wjah,Ratus Vagina : 105rb, Jl.BungKarno,Kr.genteng, tlp. 081917913809

Penanggung Jawab: Agus Talino Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab : Raka Akriyani Koordinator Liputan : Fitriani Agustina, Marham, Moh. Azhar Redaktur : Fitriani Agustina, Marham, Izzul Khairi, Moh. Azhar, Haris Mahtul Staf Redaksi Mataram : Moh. Azhar, Haris Mahtul, Afandi, M. Nasir, Ahmad Bulkaini, M. Kasim, Darsono Yusin Sali, Atanasius Rony Fernandez, Wahyu Widiantoro, Akhmad Hiswandi Lombok Barat: M.Haeruzzubaidi. Lombok Tengah : Munakir. LombokTimur : Rusliadi, Yoni Ariadi. KLU : Johari. Sumbawa Barat : Heri Andi. Sumbawa : Arnan Jurami, Indra Jauhari. Dompu : Nasrullah. Bima : Rafiin. Tim Grafis : A.Aziz (koordinator), I Nengah Mandri Wijaya, Didik Maryadi, Muhammad Kasim. Kantor Redaksi : Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Tarif Iklan : Iklan Baris : Rp 20.000/baris Min 2 baris max 10 baris (1 baris 30 character). Display B/W (2 kolom/lebih): Rp 30.000/mmk. Display F/C : Rp 35.000/mmk. Iklan Keluarga : Rp 20.000./mmk. Iklan Advertorial : Rp 15.000/mmk. Iklan NTB Emas (1 X 50 mmk): Rp 500.000/bulan (25 X muat). Iklan Peristiwa : Rp 350.000/kavling. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Harga Langganan: Rp 85.000 sebulan (Pulau Lombok) Rp 90.000 sebulan (Pulau Sumbawa), Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 5.000. Terbit 6 kali se-minggu. Penerbit: PT SUARA NTB PERS. Percetakan PT Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar.

SUARA NTB

Wartawan SUARA NTB selalu membawa tanda pengenal, dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari nara sumber.


RAGAM

SUARA NTB Senin, 20 Mei 2019

Halaman 11

BPBD Usulkan Rp 2,1 Miliar, Kekeringan Diprediksi Meluas di NTB Mataram (Suara NTB) Kemarau yang mulai melanda NTB, berdampak pada ketersediaan air bersih. Daerah daerah terdampak di NTB diprediksi semakin luas. Sementara, warga di lima kecamatan di Pulau Sumbawa dan Wilayah Selatan Lombok sudah mulai alami krisis air. ‘’Sementara memang lima kecamatan di Sumbawa Besar saya dapat laporan kekeringan. Diperkirakan akan berdambah terus ke kecamatan lain,’’ ujar Kepala Pelaksana BPBD NTB, H. Ahsanul Khalik, S.Sos,.MH Minggu (19/5). Lima kecamatan terdamp-

ak di Sumbawa besar itu seperti Empang, Pelampang di Dusun Aik Boro dan Desa Teluk Santong, di Kecamatan Lape kekeringan terjadi di Desa Dete dan Labuhan Kuris, di Kecamatan Lopok terjadi di Desa Lopok Dalam, Kecamatan Alas terdampak di Pulau Bungin dan Pulau Kaung, serta Kecamatan Alas Barat terdampak di Desa Ai Jati. Masyarakat setempat sudah mengeluhkan kekurangan air bersih. Tidak saja kebutuhan dapur, juga untuk kebutuhan irigasi pertanian. Menurut Ahsanul Khalik, dampak kekeringan itu akan

Usut Bibit Jagung, Jaksa Jangan Tersandera TP4D Dari Hal. 1 Kejaksaan harus proses juga secara hukum. Jangan kemudian tersandera dengan pendampingan TP4D,” saran Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sumbawa, Kusnaini, SH, Jumat (17/5). Ia mendorong fungsi Pidsus lebih dikedepankan, meski proyek senilai Rp22 miliar ini dalam kontrak pengawasan TP4D gabungan Kejati NTB, Polda NTB dan Inspektorat NTB. Karena dalam pandangannya, indikasi pidana sudah nampak jelas, petani sudah dibuat merugi karena persentase tumbuh bibit tersebut tak sampai 10 persen. Tak ingin terlalu jauh masuk ke kewenangan, Kusnaini mendorong penyelidikan pada proses tahapan pengadaan. Indikasi masalah sudah terjadi, karena bibit diduga tidak melalui uji laboratorium. Artinya, kata dia, ada tahapan atau regulasi yang dilangkahi secara administratif dan berdampak pada kerugian petani karena mendapati bibit hancur. ”Jika petani sudah rugi, tentu kuat hubungannya dengan kerugian negara. Karena asas manfaat bantuan tidak tercapai,’’ sesalnya. Proses hukum akan membuat terang persoalan, apakah tahapan pengadaan bibit jagung JH27 ini termasuk pidana atau tidak. Kembali ke TP4D, jika Kejati NTB serius, maka pendampingan disarankan dicabut karena sudah masuk proses penyelidikan. ‘’Kita meminta Kejaksaan untuk proses hukum dan meminta TP4D mencabut pendampingan,’’ sarannya. Unsur mensera (niat perbuatan melawan hukum) dalam pengadaan bibit ini tidak diragukan lagi. Argumentasi pihak Dinas Pertanian Provinsi NTB melalui PPK untuk mengganti bibit yang rusak, tidak boleh selesai di situ saja. ‘’Karena sebelum bibit jagung ini didistribusikan kepada kelompok tani, seharusnya diuji lab dulu oleh instansi yang terkait, setelah layak dan sesuai standar, baru bisa didistribusikan,’’ sorotnya soal mensrea. Sebagaimana disampaikan pelapor Himpunan Mahasiswa Sumbawa Selatan (HM2S), persoalan ini bukan pertama kali. Pola yang sama juga terjadi tahun 2017 saat

pengadaan bibit jagung varietas Bima Uri. ”Yang diterima oleh kelompok tani diduga oplosan,” duganya. Dari sudut lain Direktur Solidaritas Masyarakat untuk Transparansi (Somasi) NTB, Dwi Ariesanto mempertanyakan lolosnya bibit yang diduga rusak pengadaan Dinas Pertanian Provinsi NTB tersebut. ‘’Pertanyaan saya, apa yg dilakukan Kejaksaan di dalam TP4D dalam mendampingi proyek pengadaan ini? Kalau memang serius, sebenarnya kasus ini tidak boleh terjadi,’’ tandasnya. Sebab dipahaminya salah satu tipoksi TP4D adalah dapat memberikan pendampingan hukum setiap prosesnya. Mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan sampai dengan monitoring. ”Bagaimana mungkin ada tahapan yang terlewatkan jika memang ada pendampingan,’’ tanyanya. Dikonfirmasi soal sorotan ini, juru bicara Kejati NTB Dedi Irawan, SH.,MH menegaskan, tidak ada kewenangan yang tersandera jika ada proyek dilakukan pendampingan oleh TP4D. ”Tidak ada itu, tidak menyandera,” jawabnya. Hanya, menurut dia, mekanismenya yang diatur. ”Tergantung tingkat kesalahan seperti apa. Misal ada ditemukan kerugian negara, tetap wajib ditindaklanjuti,” ujarnya. Kewenangan TP4D sama dengan auditor negara yang menemukan indikasi kerugian negara/daerah. Temuan itu diminta diselesaikan, termasuk jika ada dalam pengadaan bibit jagung tersebut.’’Tapi jika sudah diingatkan, direkomendasikan dikembalikan kerugian, tapi tidak diindahkan. Tidak ada pilihan kecuali penindakan,’’ tegasnya. Paradigma pihaknya belakangan ini adalah pencegahan. Tidak harus semua temuan dilakukan penindakan melalui proses pidana. TP4D dibentuk dalam rangka pencegahan itu. ”Tapi kalau ada indikasi pidana, kita serahkan ke Inspektorat untuk menilai dahulu. Jika memang ada unsur pidana, ya kita tindaklanjuti dengan proses hukum,” pungkasnya. (ars)

Harga Tiket Masih Mahal Kemudian TBA untuk rute Jakarta-Surabaya dipatok di harga Rp1.167.000, sedangkan TBB (Tarif Batas Bawah)nya di harga Rp408.000; TBA rute Jakarta-Medan (Kualanamu) TBA Rp1.799.000, TBB-nya di harga Rp 630.000. Sedangkan TBA rute Jakarta-Palembang Rp844.000, TBBnya Rp295.000; TBA Rute Jakarta-Semarang Rp796.000, TBB-nya Rp279.000; TBA rute Jakarta-Solo Rp906.000, TBBnya Rp317.000; TBA rute Jakarta-Makassar TBA Rp1.830.000, TBB-nya Rp641.000; TBA rute Jakarta-Yogyakarta (Adisutipto) Rp860.000, TBB-nya Rp301.000; TBA rute Denpasar-Jakarta TBA Rp1.431.000, TBB-nya Rp 501.000. Penurunan harga tiket pesawat efektif mulai berlaku sejak Sabtu (18/5). Meskipun pemerintah telah menetapkan tarif batas atas dan bawah harga tiket pesawat. Namun pelaku wisata di NTB menilai harga tiket rute Jakarta Lombok masih mahal. Ketua Asita NTB, Dewantoro Umbu Joka mengatakan, maskapai penerbangan di Indonesia ada dua group. Yakni Group Garuda Indonesia dan Group Lion. Harga tiket pesawat Garuda rute Jakarta-Lombok, kata Dewantoro masih sekitar Rp1,6 juta. Sementara Lion Air sekitar Rp1,1 juta. ‘’Artinya ini masih mahal. Semua kawan-kawan masih mengeluh harga tiket masih mahal,’’ kata Dewantoro dikonfirmasi Suara NTB, Minggu (19/5) siang. Seharusnya harga tiket pesawat rute Jakarta - Lombok bisa kembali menjadi Rp700.000 - 800.000. Meskipun sekarang ada pengenaan bagasi berbayar. Dulu, kata Dewantoro, harga tiket sebesar Rp800.000, termasuk biaya bagasi. Pihaknya berharap maskapai juga memperbanyak promo untuk rute-rute tertentu seperti Jakarta Lombok. Misalnya, Lion Air dalam satu penerbangan memiliki 180 kursi. Diharapkan ada kursi promo meskipun tidak banyak, misalnya 10 kursi dengan harga tiket Rp700.000 - 800.000. Menurutnya hal ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Lombok. ‘’Biar daya tarik orang ke Lombok ada. Paling tidak 5-10 seat untuk promo. Begitu dia lihat harga tiket Rp700 ribu, dia langsung beli,’’ katanya. Sejauh ini ia melihat belum ada dampak dari penurunan harga tiket pesawat bagi peningkatan kunjungan ke NTB. Bahkan, kata Dewantoro, frekuensi penerbangan Garuda justru berkurang di Bandara International Lombok. Dengan berkurangnya penerbangan Garuda, maka otomatis penumpang berkurang. Penyebabnya, menurut Dewantoro karena bulan puasa dan harga tiket yang masih mahal. ‘’Namun kita tetap berusaha dengan harga tiket yang mahal, orang tetap datang ke sini. Mahalnya harga tiket pesawat ini berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan domestik,’’ katanya. (nas)

Dari Hal. 1

terus menjalar dan meluas. Apalagi semua daerah di Pulau Sumbawa, seperti Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima menjadi langganan terdampak kekeringan. Sementara di Pulau Lombok, ia belum mendapat laporan rinci dari BPBD daerah. Tapi yang sudah dipastikan alami kekeringan adalah wilayah Lombok bagian selatan. Khusus daerah ini, memang diakui jadi langganan, tidak saja musim kemarau. “Musim hujan saja di sana sudah kekeringan. Apalagi mau masuk musim kemarau begini,” ujar Khalik. Disebut akan meluas, karena daerah yang selama ini tidak terlalu berdampak kekeringan, akan merasakan sama. Seperti Lombok Barat dan Lombok Utara. Penanggulangan sementara dengan cara manual, seperti droping air bersih menggunakan mobil tangki bantuan BPBD kabupaten dan kota. Bantuan ini akan termasuk dari bantuan tangki air bersih Pemerintah daerah, serta TNI dan Polri. Khalik memperkirakan,

butuh 35 juta liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat NTB yang terdampak kekeringan. Jumlah itu kalkulasi per bulan ketika musim kemarau. Dengan estimasi, rata rata biaya per liter mencapai Rp 300.000. “Kalau saya kalkulasi, butuh anggaran Rp 2,1 miliar setahun untuk penanganan air bersih. Ini pun berpotensi bertambah, karena itu tadi, kekeringan bisa semakin meluas,” sebutnya. Dana itu akan diusulkan ke BNPB melalui Dana Siap Pakai (DSP), dengan syarat SK darurat kekeringan dikeluarkan Gubernur NTB. Sementara ini ia masih terus menunggu laporan dari tiap BPBD kabupaten dan kota untuk update perkembangan daerah terpapar kekeringan. Dengan laporan cepat, maka penanganan lebih cepat dan segera. Perubahan cuaca itu sejak awal sudah diinformasikan BMKG Stasiun Klimatologi. Dimana, curah hujan pada dasarian 1 Mei 2019 di wilayah NTB pada umumnya rendah-menengah. Curah hujan kategori tinggi (>150 mm/

dasarian) terjadi di Pulau Lombok Bagian tengah. Curah hujan tertinggi pada dasarian 1 Mei 2019 tercatat di Pos Hujan Pringgasela, Lombok Timur sebesar 401 mm/dasarian. Sifat hujan pada dasarian 1 Mei 2019 umumnya Atas Normal. Dari Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut – turut (HTH), sebagian besar wilayah NTB masuk dalam kategori pendek (6-10 hari) hingga sangat pendek (1-5 hari). Meskipun demikian, sudah ada beberapa pos yang masuk kategori menengah (11-20 hari) hingga panjang (21 – 30 hari). HTH dengan kategori panjang terjadi di Pos hujan Sekongkang, Sumbawa Barat (27 hari), Pos Hujan Jereweh, Sumbawa Barat (26 hari), dan Pos hujan Mujur 2, Lombok Tengah (25 hari). “Sementara probaibilitas curah hujan pada dasarian II Mei masih berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan (<50 mm/dasarian). Itu terjadi di wilayah Sumbawa bagian tengah hingga selatan, Sebagian besar Sumbawa Barat dan sebagian kecil Lom-

Siapkan Replikasi Program dan Penguatan Kompetensi Dari Hal. 1 Kabid Pembinaan SD Dinas Dikbud Sumbawa, Junaidi Latif S.Pd, M.Pd menggambarkan potret pendidikan SD di Sumbawa. Jumlah SD/MI sebanyak 397 sekolah dan total siswa 52.311 orang. Dengan jumlah guru sebanyak 3.777. Terkait mutu dengan indikator utama, hasil USBN yang dalam dua tahun terakhir. Tahun 2017 dan 2018 tingkat kelulusan siswa SD di Sumbawa 100 persen. Meski terus mengalami peningkatan, namun masih diperlukan inovasi yang berjenjang dan terstruktur. Hadirnya program Inovasi berbuah positif, karena langsung fokus ke literasi dan numerasi. ‘’Ini yang unik dalam program ini. Ditambah lagi selalu didahului riset, sehingga bentuk intervensinya tepat. Kalau ada riset tentang sesuatu, tentang kesulitan belajar siswa, pasti hasil diagnosisnya bagus, dan hasil pada saat intervensi nantinya adalah intervensi yang tepat. Inovasi langsung menukik kepada anak. Jadi yang didiagnosis bukan gurunya lagi, tetapi apa kesulitan belajar anak di kelas,’’ jelasnya. Sehingga formula dalam intervensi guru mengarah kepada bagaimana pembelajaran anak dan meningkatkan kemampuan interaksi anak yang output-nya hasil belajar anak. Pendekatan ilmiah program ini, mencari solusi yang bersifat lokal. Jadi lokal teknologi diberdayakan, lokal sistem, lokal kultur dan lain sebagainya yang bersifat lokal itu yang dikaji. Sehingga bermunculan kreativitas guru dalam rangka mengelola proses pembelajaran dengan memanfaatkan solusi dan pendekatan serta media yang bersifat lokal. Bahkan penamaan KKG nya pun juga menggunakan identitas dan entitas lokal. Yang paling menonjol, lanjut Junaidi, adalah peningkatan kreativitas. Mengingat selama ini, sangat sulit mengembangkan kreativitas guru. Dan sekarang ini bermunculan entitas-entitas lokal di kelas, mulai dari ornament kelas, kamus dindingnya dan lainnya, yang merupakan kreativitas gurunya selama pembelajaran. ‘’Tidak hanya di kota, saya juga dikagetkan dari kiriman gambar teman-teman di satu pulau, yang juga reflikasi program literasi, yaitu Pulau Moyo dan Pulau Medang. Itu kelasnya didesain sedemikian rupa. Ada pojok bacanya, ada kelas seperti aksaranya, dan macam-macam yang dilaku-

kan. Ketika kami mencoba mereflekasi program ini di Pulau Moyo dan Pulau Medang, saya kira ini sangat positif,’’urainya. Program peningkatan sumber daya ini memang membutuhkan waktu panjang. Namun dampak dari intervensi program Inovasi ini dapat dilihat dari beberapa indikator. Pertama, tumbuhnya kegiatan-kegiatan yang mandiri berbasis KKG, yang mengadopsi program-program yang sudah ada. Ke dua, dengan reflikasi program yang dilakukan melalui dana APBD, itu bisa menjangkau daerah-daerah terpencil yang ada di Kabupaten Sumbawa. Seperti Pulau Moyo dan Pulau Medang. ‘’Kemudian hal-hal lain di berbagai event lomba, itu kelihatan sekali kita punya kreativitas. Ada beberapa guru kita yang sudah mulai mendesain media-media yang berbasis lokal. Ketika kita dalam momen Hardiknas tahun ini, ada lomba inovasi pembelajaran itu bermunculan kreativitas guru yang mencoba mendesain media berbasis lokal. Ini saya kira hal-hal positif ini yang mulai tumbuh dan berkembang di pendidikan kita di Kabupaten Sumbawa,’’jelasnya. Untuk itu, kata Junaidi, Dinas Dikbud mengapresiasi program Inovasi ini. Setidaknya ada 77 sekolah yang sudah diintervensi. Ini artinya di Kabupaten Sumbawa ada 77 lembaga pendidikan setingkat SD yang sudah memiliki sumber daya termasuk SDM guru yang terlatih, yang sudah bisa memecahkan persoalan persoalan pembelajaran dengan persoalan lokal. ‘’Kemudian ada 332 orang guru kami yang sudah dibiasakan untuk menyelesaikan persoalan yang sudah diberikan. Pihaknya berharap program ini tetap tereplikasi dengan baik oleh Pemkab melalui Dinas Dikbud. Serta akan mengawal keberlanjutan praktik-praktik baik seperti ini. Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Sumbawa Dr. H. Muhammad Ikhsan, M.Pd menyampaikan tentang keseriusan Pemkab Sumbawa dalam mendukung program peningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui perbaikan tata kelola pendidikan yang memberikan ruang bagi upaya peningkatan kompetensi. Titik tekannya lebih terarah terukur dalam membangun kultur sekolah yang literat, yang tentunya didukung melalui ketersediaan anggaran APBD. Pemkab mendukung program Inovasi ini. Hasil

pelatihan yang diselenggarakan oleh inovasi ini memberikan kreativitas kepada guru. Sekaligus membangkitkan semangat siswa yang terkena dan dilanda gempa waktu itu untuk mau kembali bersekolah. ‘’Saya berharap program ini tetap akan berjalan. Kalaupun tanpa bantuan, Pemkab tetap akan bertekad untuk memberikan melalui APBD. APBD kita saya kira mampu untuk mereplikasi program ini ke seluruh sekolah. Sehingga guru-guru kita bisa terlatih kemudian mendapat bekal. Perlu usaha yang berat untuk bagaimana kualitas ini bisa merata sampai ke pelosok-pelosok daerah. Saya kira dengan bantuan inovasi ini akan berjalan,’’ paparnya. Provinsial Manager Inovasi wilayah NTB Edi Heryanto menjabarkan tentang Inovasi dan berbagai programnya antara lain program guru BAIK (Belajar, Aspiratif, Inklusif, dan Kontekstual), percepatan keaksaraan, program permata dan literasi. Fokus dari program ini adalah bagaimana kita menjawab keprihatinan masih rendahnya kemampuan literasi dan numerasi. ‘’Melalui program ini kita ingin mencoba memahami caracara untuk meningkatkan hasil belajar di SD, terutama untuk kemampuan literasi. Ini kemitraan yang sudah berjalan empat tahun. Untuk fase pertama ini rencananya akan berakhir pada 1 Desember 2019. Target akhir inovasi adanya peningkatan hasil belajar mengajar siswa,’’ terangnya. Adapun capaian yang telah berhasil dilakukan selama pelaksanaan program inovasi di Sumbawa adalah terdapat 77 sekolah yang telah tersentuh upaya-upaya penguatan guru dalam mengembangkan pembelajaran inovasi berbasis lokal yang menyasar 332 guru, dan sebanyak 43 orang guru dan pengawas telah dilatih menjadi fasilitator daerah (fasda). Adanya model pelibatan masyarakat khususnya dalam program gema literasi, serta keberhasilan para guru dalam berbagai event lomba seperti lomba inovasi pembelajaran untuk guru jenjang SD, SMP, SMA/SMK. ‘’Apresiasi kami kepada Bupati Sumbawa yang sudah mendukung mendukung program ini. Apresiasi kami kepada guru-guru yang sudah meningkatkan kompetensi dirinya. Terakhir bagaimana Kabupaten ini bertekad untuk mereplikasi program. Ini yang penting,’’pungkas Edy. (arn/*)

bok Timur,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi, Luhur Tri. Luhur Tri menambahkan, pergantian dari musim hujan ke musim kemarau atau sebaliknya, bisa disebut masa transisi atau pancaroba. Ini biasa diikuti oleh perubahan cuaca, bisa juga berupa hujan lebat yang tiba tiba sporadis pada spot spot tertentu. “Dan bisa juga terjadi angin kencang di wilayah tertentu, terutama

pada daerah zona musim yg belum masuk musim kemarau,” paparnya. Untuk itu, diingatkannya masyarakat tetap waspada terkait perubahan cuaca ini. Sementara untuk sifat hujan musim kemarau di NTB, tahun 2019 diperkirakan dominan normal dari rata rata, kecuali wilayah Lombok Barat bagian barat sifat hujan musim kemaraunya di atas normal. (ars)

Bekukan Izin PPTKIS Dari Hal. 1 mengaku baru mengetahui kasus meninggalnya TKI asal Dompu setelah membaca berita Suara NTB. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda NTB dan mendapat informasi awal terkait keberangkatan Dwi Kurnia Pratiwi warga Dompu ke Singapura. Disepakati, masing – masing institusi akan melakukan pemeriksaan sesuai kewenangan dan saling memberikan informasi yang dibutuhkan, karena kasus ini menyangkut perlindungan hukum bagi para TKI yang banyak mendapatkan perhatian. ‘’Kalau dari Polda terkait TPPO dan Dinas Disnakertrans dari sisi perizinan. Sebagai pihak pemberi izin, saya telah memerintahkan staf untuk memeriksa yang bersangkutan dan surat panggilan akan dilayangkan hari Senin (20/5),’’ jelasnya. Selama dalam pemeriksaan, lanjut Agus Patria, perusahaan ini untuk sementara dilarang memberangkatkan TKI-nya sampai pemeriksaan selesai. Bila hasil pemeriksaan perusahaan tidak bersalah, maka pencabutan izin sementaranya akan dicabut. “Tapi bila perusahaan dalam pemeriksaan didapat bukti adanya kesalahan perusahaan melanggar ketentuan undang – undang ketenagakerjaan, maka izinya akan dicabut dan perusahaan ini tidak boleh lagi beroperasional di NTB,’’ tegasnya. Keputusan ini diambil demi perlindungan hukum bagi para TKI yang bekerja ke luar negeri. Ia pun siap menghadapi keberatan dari perusahaan, termasuk bila perusahaan mem-PTUN-kan keputusan yang diambil. ‘’Saya sebagai Kepala Dinas siap menghadapi keberatan perusahaan, termasuk bila perusahaan akan mem-PTUN- kan keputusan yang saya ambil. Karena keputusan yang saya ambil adalah demi perlindungan hukum yang harus diberikan,’’ tegasnya. Pembekuan izin perusahaan

yang memberangkatkan Dwi Kurnia Pratiwi mulai berlaku sejak Senin (20/5), sekalipun perusahaan tersebut belum diperiksa untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan, terutama terkait perlindungan bagi TKI. ‘’Saya sebagai Kepala Dinas memutuskan mencabut sementara izin operasional sementara perusahaan ini yang mulai berlaku Senin (20/5),’’ tegasnya. Hal ini penting dilakukan sebagai langkah preventif sekalipun yang bersangkutan baru akan diperiksa. Langkah ini merupakan langkah yang cukup beralasan dari sisi hukum dan tidak ada bedanya dengan langkah hukum yang sering diketahui masyarakat yang dilakukan oleh APH seperti pencekalan oleh Ke-Imigrasi-an sekalipun orang tersebut belum ditetapkan sebagai tersangka. Sebagaimana diketahui, Dwi Kurnia Pratiwi (32) warga Potu Dompu dinyatakan meninggal setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hermina Daan Mogot, Jakarta Barat. Ia diduga kuat menjadi korban penganiayaan semenjak bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Singapura pada Awal 2019 lalu. Dwi dipulangkan ke Jakarta dari Singapura setelah 4 bulan bekerja dalam kondisi sakit. Ia dijemput dan ditampung PT. Duta Putra Banten Mandiri selaku perusahaan yang memberangkatkannya ke luar negeri. Tujuh hari di penampungan baru dijenguk pihak keluarga dan didapati tubuhnya dalam kondisi demam, lemas, penuh luka lebam dan memar. Selain luka fisik ia juga mengalami depresi, bahkan sampai meminta dibawa ke rumah sakit jiwa. Mengingat kondisinya makin memperihatinkan Dwi langsung dilarikan ke rumah sakit setempat untuk perawatan intensif. Tetapi hanya dua hari ditangani dan dinyatakan mengalami gangguan pada fungsi paru-paru dan menghembuskan nafas terakhirnya, Selasa (14/5) malam. Oleh pihak Migrant CARE ia dipulangkan ke Dompu untuk dimakamkan. (ula)

Masterplan - Amdal Pembangunan Smelter dan Industri Turunan Dari Hal. 1 Terkait progres pembangunan smelter, saat ini proses pengembangan sudah dalam tahapan Front End Engineering Design (FEED) yang dilakukan bersama Outotec sebagai salah satu teknologi provider terdepan dalam industri smelting dan refining. Fasilitas peleburan dan pemurnian emas dan tembaga dengan kapasitas 1,3 juta ton konsentrat tersebut dibangun di KSB, direncanakan awal 2020 sudah mulai konstruksi.

Ditargetkan pertengahan 2022, smelter tersebut sudah selesai dibangun. Presiden Direktur PT. AMNT, Rachmat Makassau menyebutkan akhir 2019, progres pembangunan smelter secara keseluruhan sudah mencapai 25 persen. Kemudian tahun 2020, progresnya diharapkan mencapai 38 persen. Selanjutnya tahun 2021, progresnya diharapkan mencapai 70 persen. Commisioning akan mulai pertengahan 2022 - 2023. (nas)

Zohri Kantongi Tiket Olimpiade Dari Hal. 1 Tak hanya meraih medali perunggu, namun catatan waktu yang ditorehkan Zohri berhasil melampaui limit waktu mengikuti Olimpiade Tokyo tahun 2020. “Limit waktu ke olimpiade 10.05 detik, sementara catatan waktu Zohri 10,03 detik. Itu artinya catatan waktu Zohri lebih tajam 0,2 detik

dari limit waktu mengikuti olimpiade,” jelasnya. Meraih tiket Olimpiade merupakan kebanggaan terbesar bagi Zohri. Sebab tujuan Zohri tampil di beberapa event internasional untuk merebut tiket ke olimpiade. Dan Zohri akan menjadi atlet Indonesia pertama yang lolos ke olimpiade dengan limit waktu terbaik nasional. (fan)

Pembangunan Infrastruktur MotoGP Diperkirakan Serap 300.000 Tenaga Konstruksi Dari Hal. 1 Hal ini menjadi tantangan Pemprov NTB dan Pemda kabupaten/kota untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil di bidang konstruksi. Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB, H. Hasim Musleh Ibrahim, ST, MT mengatakan, tenaga kerja lokal perlu bersaing dan terlibat dalam pembangunan proyek bernilai triliunan tersebut. Hasim mengatakan, Bidang Bina Konstruksi Dinas PUPR NTB bersama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) telah melatih sekitar 200 warga sekitar KEK Mandalika. Masyarakat setempat dilatih menjadi tenaga terampil bersama Pemkab Lombok Tengah (Loteng). ‘’Tukang-tukang ini kita latih

keterampilannya agar mereka mampu bersaing dengan tenaga terampil yang datang dari luar daerah,’’ kata Hasim saat dikonfirmasi di Dinas PUPR NTB, pekan kemarin. Semua warga yang diberikan keterampilan pertukangan, kata Hasim kemudian diberikan sertifikat. Sertifikat tersebut bukan saja dapat digunakan di dalam negeri. Tetapi juga dapat digunakan jika mau bekerja ke Malaysia. Karena mereka sudah diakui menjadi tenaga terampil. ‘’MotoGP ini kan sekarang ada proyek jalan by pass Rp1,2 triliun untuk jalan saja. Belum lagi proyek pembangunan sirkuit. Kami harapkan masyarakat setempat khususnya pekerja konstruksi Lombok Tengah, mampu dan bisa menjadi pekerja konstruksi di proyek KEK Mandalika,’’ harapnya. Hasim menjelaskan, dalam proyek senilai Rp1 miliar,

menyerap 10 tenaga terdidik dan 2 tenaga ahli. Sehingga dalam proyek senilai Rp1 miliar, menyerap 12 tenaga konstruksi. Belum lagi tenaga kerja tidak terampil, seperti peladen. Sehingga total pekerja yang dibutuhkan untuk pengerjaan proyek konstruksi senilai Rp1 miliar sekitar 30 orang, terdiri dari tenaga terampil dan tidak terampil. Apabila nilai proyeknya Rp10 triliun, maka tenaga kerja yang akan terserap sebanyak 300.000 orang. ‘’Sekitar Rp120.000 tenaga terampil dan ahli yang dibutuhkan. Kalau ditambah peladen bisa mencapai 300.000 orang. Ini rencana penyerapan tenaga konstruksi untuk pembangunan infrastruktur MotoGP KEK Mandalika,’’ kata Hasim. Agar masyarakat NTB tidak menjadi penonton, diharapkan bupati/walikota menyiapkan tenaga terampil kon-

struksi di masing-masing wilayahnya. Menurutnya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB dan kabupaten/kota juga punya peran penting penyiapan SDM terampil ini. Hasim mengatakan, pihaknya di Bidang Bina Jasa Konstruksi memerlukan pembiayaan untuk tenaga ahli konstruksi. Sedangkan untuk tenaga terampil bisa bekerjasama dengan Pemda kabupaten/ kota. Menurutnya, perlu peningkatan anggaran untuk pembinaan tenaga terampil dan ahli konstruksi di NTB. Termasuk pembinaan terhadap asosiasi jasa konstruksi yang ada di NTB. Sehingga mereka mampu bersaing dengan pelaku jasa konstruksi luar daerah. ‘’Perlu bintek kepada pelaku jasa konstruksi,’’ujarnya. Untuk peningkatan keterampilan tenaga konstruksi di NTB, Hasim mengatakan per-

lu bekerjasama dengan perguruan tinggi dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Menurutnya, perlu sertifikasi dan peningkatan keterampilan siswa SMK Bangunan yang ada di NTB. Sebanyak 750 siswa SMK di Pulau Lombok disertifikasi dan ditingkatkan kemampuannya. Hasim mengatakan, jumlah tenaga konstruksi terampil di NTB masih jauh dari kebutuhan. Ia mengatakan ada kecenderungan jumlah peminat SMK Bangunan berkurang di NTB. Mengenai jumlah pasti tenaga konstruksi di NTB, pihaknya belum memiliki data yang pasti. Rencananya akan dilakukan pendataan ke depannya. Menurutnya, tenaga konstruksi di NTB perlu diperbanyak, agar bangunan-bangunan yang dibuat masyarakat tahan terhadap bencana seperti gempa. (nas/*)


BERLANGGANAN/PENGADUAN LANGGANAN HUBUNGI : 081917168822 - 081238792598 suarantb.com

Senin, 20 Mei 2019

@suarantbcom

@suarantbcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257

123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Kerjasama Suara NTB dengan Bagian Humas dan Protokol Setdakab Lotim 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 han Haji ini sesuai berita acara no- Lotim. Sedangkan dananya, ber- keamanan, ketertiban, dan segala miliar untuk pengadaan Alat KeseSelong (Suara NTB) 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Jumat (17/5) Rumah Sakit Islam mor 03/YASRI-KITA/V/2019 dan sumber dari zakat yang dikumpul- hal yang menyangkut dari RSIK. Ke hatan (Alkes) bagi RSUD Labuan 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Kita (RSIK), Labuhan Haji, Lom- nomor 39/BAZNAS-LOTIM/V/ kan Baznas. Zakat adalah iuran dari depan, menjadi kebijakan Bupati Haji. Bupati menginginkan Peresmi123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 bok Timur (Lotim) secara resmi 2019. Serta, Perjanjian Hibah ant- masyarakat, terutama ASN yang RSIK tidak lagi akan berstatus se- an RSUD Labuan Haji segera 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 bagai RSIK. Akan tetapi akan di- lengkap dengan segala perangkatdiserahterimakan dari Yayasan ara Baznas Lotim dengan Pemerin- ada di lingkup Pemda Lotim. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 jadikan Rumah Sakit Umum Daer- nya. “Tepat pada hari Ulang Tahun Atas nama Pemda Lotim, Bupati tah Daerah (Pemda) Lotim, Nomor RSIK kepada Badan Amil Zakat 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Nasional (Baznas) daerah Lotim 40/BAZNAS-LOTIM/V/2019 dan Sukiman mengucapkan penghargaan ah (RSUD) dengan tipe yang ber- (HUT) Gumi Patuh Karya ini, pada 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 tanggal 30 Agustus 2019 mendatang dan selanjutnya dari Baznas Lotim Nomor 181.6/02/PKAD/2019, ten- dan terimakasih yang tulus kepada lokasi di Labuhan Haji. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Sukiman menjelaskan, Lotim akan kita akan resmikan,” sebutnya. kepada Pemda Lotim. Penerimaan tang Hibah bangunan Gedung RS Pengurus Yayasan RSIK. Bupati me123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Sementara itu, seluruh pengurus langsung langsung Bupati Lotim, H. serta Berita Acara Serah Terima, nilai, pengurus Yayasan telah berha- memiliki dua RSUD. RSUD Dr. R Soed123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 M. Sukiman Azmy. Acara nomor 41/BAZNAS-LOTIM/V/2019 sil membangun aset RSIK dari nol jono Selong yang sekarang tipe C akan Yayasan RSIK sebelumnya akan 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 sampai dengan kondisi saat ini. dinaikkan statusnya menjadi tipe B. menjadi Dewan Penyantun RSUD serah terima RSIK ini dirangkai dan Nomor : 030/328/PKAD/2019. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Dalam kesempatan tersebut, “Mudahan jasa, amal baik, jerih Sedangkan, RSUD Labuhan Haji tipe Labuhan Haji. Para penyantun akan dengan pemberian santunan 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 kepada 135 anak yatim di Bupati H. M. Sukiman Azmy men- payah, inisiatif dari pengurus ya- C. Peningkatan status RSUD R. Soed- mendapatkan penghargaan serta 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 wilayah Labuhan Haji dan guraikan, banyak hal yang melatar- yasan RSIK ini mendapatkan paha- jono Selong bertujuan agar tak ada lagi penghormatan Bupati. Segala ben123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 tuk pelayanan di RSUD Labuhan berlangsung di komplek belakangi penyerahan ini. Di ant- la terbaik dari Allah SWT,” ucapnya. warga Lotim dirujuk keluar Lotim. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Melalui APBD Perubahan di- Haji diberikan kepada para anggota Bupati kemudian memerintahRSIK Labuhan Haji. aranya, tanah tempat pembangu123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Serah terima RSIK Labu- nannya adalah aset milik Pemda kan Satpol PP untuk menjaga harapkan bisa dianggarkan Rp15 dewan penyantun gratis. (rus/*) 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 http://facebook.com/suarantbdotcom

http://twitter.com/suarantbcom

http://instagram.com/suarantbcom

RSIK Labuhan Haji Resmi Diserahterimakan

Bupati Lotim, H. M. Sukiman Azmy

PENANDATANGANAN-Penandatanganan berita acara serah terima dari Yayasan RSIK ke Baznas, dari Baznas ke Pemda Lotim.

SANTUNAN - Bupati Lotim H. M. Sukiman Azmy saat memberikan santunan

UNDANGAN - Para tamu undangan yang hadir pada acara serah terima

Pengisian Sekda Diwacanakan Tak Melalui Seleksi Terbuka Giri Menang (Suara NTB) – Pengisian jabatan Sekda Lombok Barat (Lobar) diwacanakan tidak melalui seleksi terbuka yang dilakukan panitia seleksi (Pansel), namun prosesnya melalui asesmen. Pansel akan digunakan jika jabatan Sekda kosong setelah habis masa jabatan Sekda H.M. Taufiq. Sedangkan asesmen akan dilakukan kalau jabatan tidak kosong atau posisi Sekda masih terisi lalu diisi sebelum masa jabatannya berakhir. Pengisian Sekda melalui Assesmen ini pernah dilakukan ketika penggantian Sekda dari H. Uzair ke HM Taufiq, prosesnya tidak melalui seleksi terbuka oleh Pansel. “Tidak melalui pansel tapi melalui asesmen, itu kalau jabatan sekda kosong harus pakai pansel. Kalau masih terisi seperti sekarang maka booleh melalui asesmen dan lobar pertama kali melakukan saat penggantian Sekda dari pak Uzair ke pak Opik,” jelas Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid akhir pekan kemarin. Dijelaskan pengisian Sekda melalui proses asesmen ini diterapkan pertama kali di Lobar saat penggantian H. Uzair. Namun saat itu, ia sempat dilaporkan ke KASN. Akan tetapi justru sebaliknya, proses asesmen dalam pengisian Sekda ini menjadi contoh se Indonesia, sehingga kata dia KASN membuat aturan. Menurut dia, proses melalui asesmen ini lebih praktis dan tak perlu menunggu jabatan Sekda kosong. Sebab kalau pansel harus menunggu jabatan Sekda kosong. Baginya, asesmen ini boleh sebab sudah dibuat aturan. Bahkan provinsipun melakukan asesmen. Pemda pun akan melanjutkan proses pengisian Sekda ini melalui asesmen. “Saya juga gampang komunikasi dengan bu Wabup, selain itu tidak terlalu banyak suara-suara, kalau begitu kan pasti ramai,’’ jelas dia. Apakah tidak khawatir proses asesmen ini menimbulkan polemik, seperti sebelumnya pemda dilaporkan ke KASN? Menurut dia, dulu itu karena belum ada peraturan, namun sekarang sudah aturan dibuat oleh Komisi ASN. Sebab apa yang terjadi di Lobar ketika pengisian Sekda, menjadi acuan dan dasar bagi KASN lalu dibuatkan aturan. “KASN sudah buatkan atu-

ran, karena mengacu pada kejadian di lobar,” jelas dia. Adanya masukan dari sejumlah kalangan tuan guru, tokoh agama dan desa terkait jabatan Sekda ini menurut dia akan menjadi bahan pertimbangan. Namun ia berharap agar pihak yang memberikan masukan tidak menyebut nama sebab ia sendiri belum berani menyebut nama. Namun yang perlu disebutkan sosok yang dibutuhkan oleh Lobar kedepan. Wabup Hj

Sumiatun menambahkan terkait jabatan Sekda ia ikut keputusan Bupati. “Apapun keputusan pak bupati itulah juga keputusan saya, saya ikut pak bupati,” jelas dia. Menurutnya, kalau Bupati memilih yang peringkat I maka ia juga ikuti keputusan bupati. Sementara itu, Kepala Desa di Lombok Barat ikut bersuara memberikan masukan kepada Bupati, H. Fauzan Khalid dalam menunjuk siapa pejabat yang akan menduduki jabatan Sek-

da nantinya. Kades berharap agar Bupati memilih Sekda mempertimbangkan kewilayahan dengan memberikan kepercayaan jabatan Sekda ini kepada pejabat putra daerah. Dalam proses seleksi mulai dari tahapan Pansel benar-benar dilakukan sungguh-sungguh dan diawasi, sehingga jangan sampai pansel Sekda ini by design. “Pensel ini jangan hanya sekadar by design saja, tetapi yang orang-orang yang dimunculkan jadi Sekda itu titipan,” kata pen-

gurus Forum Kepala Desa Gunungsari - Batulayar sekaligus Kades Jeringo, Sahril kemarin. Menurut dia, pejabat asal Lobar saat ini banyak memilliki potensi, namun ia mempertanyakan kenapa Sekda selalu dari luar seperti Lotim. Sehingga ia sangat berharap dalam pansel ini betul-betul mengdepankan profesionalitas dijunjung tinggi dan mempertimbangkan potensi lokal sehingga orang Lobar tahu kebutuhan orang Lobar sendiri. (her)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Senin 20 Mei 2019 | Suara NTB by e-Paper KMB - Issuu