Page 1

HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 1 MARET 2004 LANGGANAN LOMBOK Rp.85.000 SUMBAWA Rp.90.000 ECERAN Rp 5.000

SUARA NTB

KAMIS, 14 JUNI 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

16 HALAMAN NOMOR 80 TAHUN KE 14 Online :http://www.suarantb.com E-mail: suarantbnews@gmail.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257

CALON INDEPENDEN, NON PARTAI DAN NON BLOK Warga Suralaga Kompak Dukung Ali-Sakti WARGA Suralaga Kabupaten Lombok Timur (Lotim) kompak mendukung pasangan Calon Independen, Non Partai dan Non Blok H. Moch Ali Bin Dachlan dan TGH. Lalu Gede Sakti. Pasangan calon Gubernur nomor urut 4 ini diketahui sudah berpengalaman dan pantas memimpin NTB. Hasanuddin salah satu warga Suralaga di sela silaturahmi mengatakan, Amaq Asrul merupakan sosok pemimpin kebanggaan warga. Selama memimpin Lotim sudah banyak berbuat untuk memajukan perekonomian warga. Warga Suralaga bagi Ali BD adalah pendukung setianya. Datang ke Suralaga meski saat kampanye baginya bukanlah kampanye. Bersambung ke hal 15

Amaq Asrul :

Pilih Pemimpin Bukan Lihat Usia KHALIFAH Abu Bakar Radiallahu Anhu (RA) merupakan khalifah pertama dipilih pasca Rasulullah SAW wafat. Terpilihnya sahabat Nabi Muhammad yang bergelar As-Shiddiq itu karena menjadi sahabat rasul paling tua. Demikian isi pengajian yang disampaikan Amaq Asrul alias Ali BD alias Papuk Abada di Anjani, Rabu (13/6) kemarin. Diterangkan, Khalifah Abu BAkar dipilih bukan dipilih oleh partai, bukan pula oleh DPR. Bersambung ke hal 15

SILATURAHMI - Ali BD, Calon Gubernur Independen, Non Partai dan Non Blok bersilaturahmi dengan warga Anjani, Rabu (13/6) kemarin

Petani di Loteng Gagal Panen

4.000 Hektar Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan TO K O H Bendungan Mujur Ditunda

(Suara NTB/dok)

PEMBANGUNAN Bendungan Mujur di Lombok Tengah hingga saat ini belum dapat terealisasi. Malahan, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) lebih dulu membangun Bendungan Meninting di Lombok Barat dan Bersambung ke hal 15

KO M E N TTAA R Pemprov ”Warning” ASN PEMPROV memberikan warning kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (PNS) supaya tidak menambah cuti Lebaran dan tidak menggunakan kendaraan dinas (randis) ke luar NTB. Jika ada ASN yang tak mengindahkan maka akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku. “Penggunaan kendaraan dinas ke provinsi lain atau ke luar provinsi NTB untuk mudik Lebaran tidak diperkenankan. Bagi ASN yang melanggar ketentuan ini akan disanksi sesuai ketentuan yang berlaku sebagaimana diberlakukan tahun-tahun sebelumnya,” Bersambung ke hal 15

05:05

12:19

Sejumlah petani yang ditemui Suara NTB, mengaku untuk membiayai proses tanam rata-rata petani mengeluarkan biaya antara Rp 3 juta sampai Rp4 juta per hektar. Bahkan, di beberapa lokasi biayanya bisa membengkak hingga Rp 5 juta per hektar. Itu untuk biaya benih, pengolahan tanah sampai pupuk dan obat-obatan. Bersambung ke hal 15

Sepuluh Kecamatan Alami Kekeringan Ekstrem STASIUN Klimatologi Kediri Lombok Barat (Lobar) mengeluarkan peringatan dini kekeringan di wilayah NTB yang di-update pada 10 Juni 2018. Bredasarkan monitoring yang dilakukan terdeteksi ada 10 kecamatan yang masuk kategori kekeringan ekstrem karena tidak turun

hujan berturut-turut di atas 60 hari. Berdasarkan keterangan resminya, Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kediri Lobar, Luhur Tri Uji Prayitno, SP menyebutkan 10 kecamatan di NTB yang masuk kategori kekeringan ekstrem. Kecamatan Sape Bima tercatat

83 hari tanpa hujan, Kecamatan Sembalun Lombok Timur tercatat 79 hari tanpa hujan. Kemudian Kecamatan Jerowaru Lombok Timur tercatat 77 hari tanpa hujan, Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa tercatat 71 hari tanpa hujan. Bersambung ke hal 15

Dermaga II Rusak

(Suara NTB/dok)

H. Yusron Hadi

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1439 H/2018 M 04:55

Praya (Suara NTB) Setidaknya lebih dari 4.000 hektar lahan pertanian di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) terdampak kekeringan. Petani merugi akibat gagal tanam dan gagal panen. Jika dikalkulasikan dengan luas tanam yang dinyatakan gagal tanam maupun gagal panen, kerugian yang dialami petani ditaksir hingga miliaran rupiah.

15:38

18:07

19:22

Kelancaran Distribusi Elpiji dari Padangbai Tersendat Mataram (Suara NTB) Kelancaran distribusi elpiji dari Bali ke Lombok dalam beberapa hari terakhir terganggu. Penyebabnya, tak optimalnya operasional dermaga di Pelabuhan Padangbai, Bali. Dua dermaga yang biasanya melayani bongkar muat kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Namun saat ini, hanya satu dermaga yang beroperasi. Satu dermaga lainnya, sedang bermasalah. Kapal-kapal pengangkut elpijipun terpaksa harus ikut antre bongkar muat dengan kapal pengangkut barang dan orang lainnya di dermaga yang sama. Bersambung ke hal 15

(Suara NTB/bul)

RUSAK- Kapal pengangkut elpiji yang digunakan Pertamina untuk menyeberangkan elpiji dari Bali ke Lombok. Belakangan distribusi tersendat akibat rusaknya dermaga II di Padangbai, Bali.

(Suara NTB/kir)

GAGAL PANEN - Kondisi tanaman padi di wilayah Desa Batujai Praya Barat sudah mengering akibat kekurangan air. Tanaman padi tersebut dipastikan tidak akan bisa dipanen, karena sumber air untuk mengairi lahan pertanian tersebut sudah tidak ada.

TGB Khatib, Imam Besar Mesir akan Imami Salat Hari Raya Idul Fitri di IC Mataram (Suara NTB) – Pelaksanaan salat Hari Raya Idul Fitri tinggal beberapa hari lagi sambil menunggu keputusan pemerintah tentang penetapan 1 Syawal 1439 H. Pemprov NTB akan memusatkan pelaksanaan salat Hari Raya Idul Fitri 1439 H di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center (IC) NTB. Bersambung ke hal 15

Tidak Terbit Berkaitan dengan Hari Raya Idul Fitri 1439 H pada Jumat (15/6) hingga Rabu (20/6), SUARA NTB tidak terbit. Kami akan terbit kembali Kamis (21/6). Untuk itu kepada pembaca dan relasi iklan harap maklum. Terima Kasih Penerbit


SUARA NTB Kamis, 14 Juni 2018

SUARA MATARAM

Halaman 2

Mudik Lebaran

Harga Tiket Bus Naik

Peserta Takbiran Makin Banyak BULAN puasa telah memasuki hari terakhir sehingga membuat masyarakat bersuka cita menyambutnya. Salah satunya adalah acara pawai takbiran yang sangat dinanti masyarakat untuk disaksikan. Sehingga tidak heran, persiapan sudah mulai dilakukan sejak jauh-jauh hari, contohnya di kecamatan Cakranegara. “Kecamatan Cakranegara seperti tahun-tahun sebelumnya sudah siap menggelar pawai takbiran,” terang camat Cakranegara, M. Salman Rusdi kepada Suara NTB. Hanya saja di tahun ini terjadi perubahan tempat start dan finish peserta pawai takbiran. Di tahun kemarin, start pawai takbiran dimulai dari depan kantor lurah Cakranegara Barat tetapi sekarang dipindah ke depan Mataram Mall. “Peserta meminta agar tempat start lebih panjang makanya dimulainya dari depan Mataram Mall sampai finish di perempatan Cakranegara,” jelasnya. Jalur pawai takbiran yang lebih panjang juga berarti peserta pawai akan lebih panjang dari tahun sebelumnya. Total ada 20 kafilah dari seluruh kelurahan di Cakranegara akan ikut berpartisipasi. “Peserta paling banyak biasanya dari Getap, di mana tahun kemarin mereka merupakan juaranya,” kata Salman. Untuk itu, pihaknya sudah melakukan technical meeting pada minggu kemarin bersama KNPI kota Mataram. Selain itu, gelaran pawai takbiran juga dibantu persiapannya oleh Peradah (Persatuan MudaMudi Hindu) Cakranegara. Ia berharap gelaran pawai takbiran ini bisa menjadi syiar Islam sehingga maksud dan tujuannya biasa tercapai. “Selain itu juga dari segi keamanan kita tetap menjaga agar tetap kondusif,” imbuh M. Salman Rusdi Salman. (uul) (Suara NTB/uul)

Galakkan Sosialisasi ANGGOTA Komisi II DPRD Kota Mataram, Herman, Amd., menyayangkan masih adanya suara penolakan dari pengusaha di Cakranegara atas rencana Pemkot Mataram yang akan menata kawasan tersebut seperti di Malioboro Yogyakarta. Untuk itu, dia menyarankan Pemkot Mataram agar menggalakkan sosialisasi dan komunikasi. Para pemilik toko yang ada di sana, harus diberikan sosialisasi berikut solusi. ‘’Atau paling tidak mereka memahami bahwa penataan itu memang diperlukan,’’ ujarnya kepada Suara NTB di Mataram, kemarin. Herman mendukung langkah penataan yang dilakukan oleh Pemkot Mataram. Terlebih di sana merupakan cagar budaya. Selain protes dari kalangan pengusaha, Herman menegaskan bahwa bahu jalan tidak boleh digunakan untuk parkir. ‘’Sekarang, ketika diberlakukan parkir khusus, hal itu memang harus ditegakkan. Terkait pendapat pengusaha yang menilai bahwa Cakranegara tidak bisa disulap seperti Malioboro, mengingat, di sana ada beragam jenis usaha. Mulai dari penjualan kain hingga onderdil kendaraan. ‘’Cocok tidak cocok, karena mereka belum mencoba,’’ ungkap Herman. Di sini peran Pemkot Mataram menjelaskan konsep penataan tersebut seperti apa. Pemkot diharapkan betul-betul bisa meyakinkan pengusaha. Karena, mau tidak mau, Pemkot Mataram harus melakukan penataan kawasan-kawasan yang memang berpotensi. Salah satu tujuannya adalah memaksimalkan pariwisata Kota Mataram. Ini sejalan dengan adanya kawasan cagar budaya di sana. Hal itu diyakini dapat mendukung konsep penataan yang diharapkan. Politisi Gerindra ini menilai wajar protes yang disampaikan oleh kalangan pengusaha itu. ‘’Biasa barang baru belum dicoba sudah dikomentari,’’ cetusnya. Ini terjadi, katanya, bisa jadi karena komunikasi antara pemerintah dengan pengusaha. Sehingga ada keyakinan bahwa program itu dapat berjalan dengan baik. ‘’Kalau pengusaha saja pesimis, mungkin ada yang Kurang. Misalnya sosialisasi,’’ cetusnya. Anggota dewan dari dapil Sandubaya ini mengaku sangat mendukung program penataan kawasan Cakranegara, sepanjang itu untuk kemaslahatan masyarakat. Disamping tetap memperhatikan suara-suara dari pelaku usaha. ‘’Tapi ini demi keindahan kota dan mengoptimalkan kawasan Cakranegara. Bisa jadi setelah penataan, pengunjung akan semakin banyak. Tidak hanya sekedar lewat,’’ katanya. Intinya, pemerintah harus d i b e r i k a n kesempatan untuk melaksanakan ideidenya, sembari tetap memperhatikan suara pengusaha. (fit) Herman

Mataram (Suara NTB) Pemerintah Pusat telah memastikan tidak ada kenaikan harga tiket (tuslah) pada mudik lebaran tahun ini. Namun faktanya, H-2 lebaran dimanfaatkan oleh PO atau perusahaan angkutan menaikkan harga tiket.

(Suara NTB/038)

ANJAL – Pemkot Mataram mengklaim kota ini telah bebas dari anjal serta gelandangan dan pengemis (gepeng). Namun terbukti para penyandang masalah sosial tersebut masih berkeliaran di tempat-tempat umum, seperti di taman-taman dan di simpang empat Kota Mataram, seperti halnya kelompok anjal di simpang empat Sweta, Kota Mataram ini, Selasa (12/6).

Pelaksanaan Kegiatan Dispar Diduga Bermasalah Mataram (Suara NTB) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) menemukan enam paket belanja jasa pihak ketiga di Dinas Pariwisata Kota Mataram ditemukan bermasalah. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Nomor 132.C/ LHP-LKPD/XIX.MTR/05/2018. Dari hasil uji petik, auditor negara ini menemukan kelebihan pembayaran enam paket pekerjaaan senilai Rp231.924.000., Data yang diperoleh Suara NTB, Rabu (13/6) menunjukkan, enam paket pekerjaan itu yakni Pagelaran Festival Art, Craft and Food Mataram dengan pelaksana CV. SMU dengan nilai kontrak Rp187.880.000., Hasil audit ditemukan kelebihan pembayaran senilai Rp 64.600.000., Kedua, pagelaran kesenian dengan rekanan CV IMP. Berdasarkan pemeriksaan dokumen kontrak dan pertanggungjawaban ditemukan kelebihan pembayaran senilai Rp45.920.000 dari nilai kontrak Rp59.752.000,. Kelebihan pembayaran ini pada

biaya akomodasi, transportasi dan uang saku penari yang ditagihkan. Padahal, item sama juga sudah direalisasikan pada pekerjaan lain yang dikerjakan oleh PT LKW. Ketiga, gelar seni dan pameran pariwisata. Pekerjaan ini dikerjakan oleh CV. CLN dengan kontrak Rp98.987.000., Ada kelebihan pembayaran senilai Rp83.480.000,. Itemnya pada kelebihan pembayaran transportasi, sewa ruangan, akomodasi dan uang saku. Diduga ada manipulasi pada penyewaan stand. Padahal, sewa paket halfday meeting dalam kegiatan promosi pariwisata jadi satu - kesatuan. Berikutnya, promosi bersama Pemkot Mataram. Terdapat kelebihan pembayaran senilai Rp12.240.000,. Pekerjaan ini dikerjakan oleh PT. LKW dengan nilai kontrak Rp148.313.000,. Selanjutnya, travel fair dalam rangka Mataram Great Sale. Dispar menunjuk CV. MMP selaku rekanan dengan nilai kontrak Rp 168.410.000,. Ada kelebihan

pembayaran untuk honor terune - dedare senilai Rp2.000.000,. Terakhir, kegiatan Intenasional Jazz Festival. Item pekerjaan ini dikerjakan oleh rekanan sama pada kegiatan Travel Fair dalam rangka Mataram Great Sale. Dari kontrak Rp192.678.000,. Ditemukan kelebihan pembayaran senilai Rp23.700.000,. Menanggapi temuan tersebut, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Mataram, Drs. H.L. Abdul Hamid tak memungkiri adanya temuan itu. Pihaknya langsung menindaklanjuti dengan memanggil rekanan untuk segera mengembalikan kelebihan pembayaran tersebut. “Kita sudah panggil dan meminta menyetor kelebihan pembayaran itu,” jawab Hamid. Rata - rata diakui Hamid, pihak ketiga meminta waktu mengembalikan dan menyetor kelebihan pembayaran tersebut. Tetapi dipastikan sebelum 60 hari pasca keluarnya LHP, temuan tersebut sudah ditindaklanjuti. (cem)

Subsidi Angkutan Pengumpan Dinilai Belum Pasti Mataram (Suara NTB) Pertengahan triwulan kedua, penyaluran subsidi senilai Rp 500 juta bagi angkutan pengumpan (feeder) kian tak pasti. Pasalnya, angkutan kota belum dioptimalkan mengangkut pelajar. Wacana Dinas Perhubungan menjadikan angkot sebagai angkutan feeder berjalan dua tahun. Di tahun 2017 lalu, anggaran telah dialokasikan tak dieksekusi karena alasan menunggu kajian akademisi. Menurut Sekretaris Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Mataram, H. Sukanah dikonfirmasi, Rabu (13/6), sudah mempertanyakan ke Dishub kejelasan bantuan tersebut. Pihaknya telah tiga kali mengubah akta perusahaan sesuai arahan pejabat Dishub. ‘’Saya sudah tiga kali bolak balik ngurus akta perusahaan. Ada saja yang ditanyakan,” sesal Sukanah. Persyaratan administrasi termasuk meminta menyiapkan 32 angkutan telah dipenuhi. Saat dilakukan pengujian di UPT PKB, tidak lulus. Pihaknya memaklumi dan meminta pembinaan agar sesuai persyaratan. Namun demikian sambung Sukanah, 32 kendaraan ini belum disentuh

(Suara NTB/cem)

ANGKUTAN PENGUMPAN - Bemo kuning (Angkot) parkir di Terminal Mandalika menunggu penumpang. Tahun ini, Dishub menyiapkan subsidi Rp 500 juta untuk menjadikan angkot sebagai angkutan feeder (pengumpan). Namun hingga pertengahan triwulan kedua belum ada realisasi. sekalipun. ‘’Yang saya herankan mobil saya yang bagus dan fasilitasnya lengkap, juga ndak lulus. Sementara, kendaraan lain yang ndak ada sabuk pengaman kok lulus,” katanya heran. Dikhawatirkan, subsidi ini hanya angin surga. Yang pada akhirnya anggaran Rp500 juta dikembalikan ke kas daerah.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan, Drs. H. Khalid mengaku, belum mendapatkan laporan terkait perkembangan subsidi bagi angkutan feeder tersebut. Ia pun menolak berkomentar lebih jauh karena menunggu data dari stafnya.”Besok setelah lebaran saja kita bisa komentari,” jawabnya lewat pesan singkat. (cem)

Harga tiket tujuan Bima sebelumnya Rp250 ribu/orang melonjak Rp300 ribu/orang. Demikian pula, penumpang dengan tujuan Pulau Jawa. Rata - rata mengalami kenaikana Rp50 ribu - Rp100 ribu. Ilham mengaku terkena imbas dari padatnya pemudik yang ingin lebaran ke kampung halaman. Harga tiket ke Bima sudah naik dari Rp250 ribu/orang menjadi Rp300 ribu/ orang. “Tiket bus sekarang sudah naik,” ucapnya dikonfirmasi, Rabu (13/6). Kenaikan harga tiket menjelang lebaran ini dinilai wajar. Pengusaha jasa angkutan memanfaatkan padatnya penumpang meraih keuntungan. Namun Sekretaris Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Mataram, H. Sukanah mengaku, pemerintah telah menyepakati bahwa tidak ada tuslah tahun ini. Sejauh ini, pihaknya be-

lum melihat ada keluhan dari penumpang harga tiket yang mahal. “Kalau tahun lalu kita dengar keluhan itu. Sekarang ini belum ada keluhan,” akunya. Harga tiket dijual mahal diduga dilakukan oleh oknum agen. Ini akan dipantau bilamana pengusaha angkutan sengaja membiarkan praktik tersebut. Jika ada permainan itu, Organda akan merekomendasikan agar Dinas Perhubungan membeku sementara izin angkutan PO yang nakal. “Kalau Organda tidak ada kewenangan. Kita serahkan ke Dishub menindak tegas,” tandasnya. Senada dengan H. Sukana, Kepala Terminal Mandalika, Muhammad Junaidi juga memastikan tidak ada kenaikan harga tiket pada arus mudik tahun ini. Pihaknya sudah menyampaikan ke calon penumpang agar membeli tiket di agen resmi. (cem)

Sekolah di Perbatasan Kota Bisa Terima Siswa Lintas Daerah Mataram (Suara NTB) SMA negeri di Mataram yang berada di dekat perbatasan Kota Mataram dan Lombok Barat bisa menerima siswa yang berasal dari Lombok Barat. Namun wilayah itu harus sesuai dengan zona sekolah. Hal itu terlihat dari Petunjuk Teknis (Juknis) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang sudah dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB. Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Layanan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus-Pendidikan Layanan Khusus (Dikmen dan PK-PLK) Lombok Barat (Lobar)-Mataram, Abdurrosyidin R., mengiyakan mengenai bolehnya sekolah di Mataram yang dekat perbatasan kota untuk menerima siswa dari luar Kota Mataram. “Sesuai dengan zona sekolah,” katanya. Dari Juknis misalnya, SMAN 8 Mataram bisa menerima siswa yang berasal dari Labuapi, Bengkel, Bajur, Terong Tawah, Merembu, Telaga Waru, dan Kuranji Induk, dan wilayah lainnya yang dekat sekolah. Sementara SMAN 6 Mataram bisa menerima siswa yang berasal dari Peteluan Indah, Sigerongan, dan Bugbug, juga wilayah lainnya. Dua SMA negeri baru, yaitu SMAN 9 Mataram yang menggantikan SMKN 8 Mataram dan SMAN 10 Mataram yang menggantikan SMKN 9 Mataram juga bisa menerima siswa dari luar Mataram. Di SMAN 9 Mataram bisa menerima siswa dari Gunung Sari, Sesela, Midang, Jati Sela,Sandik, Batulayar Barat, dan Batulayar Induk, dan sejumlah wilayah yang dekat dengan sekolah. Semen-

tara SMAN 10 Mataram bisa menerima siswa yang berasal dari Kuranji Bangsal, Kuranji Induk, Perampuan, dan Kr. Bongkot. Sementara itu SMAN 7 Mataram bisa menerima siswa yang berasal dari Sesela, Midang, Jati Sela, Sandik, dan wilayah lainnya. Sedangkan SMAN 4 Mataram bisa menerima siswa yang berasal dari Bajur. Bagi SMA negeri yang terletak di tengah Kota Mataram tidak bisa menerima siswa dari luar Kota Mataram. Berdasarkan Juknis, Pendaftaran PPDB SMA negeri jalur prestasi akan dibuka pada 28 dan 29 Juni. Sedangkan untuk jalur Pra Sejahtera dibuka pada 2 sampai dengan 4 Juli, dan Jalur umum pada 9 sampai 10 Juli. Bagi SMK, pra pendaftaran dilaksanakan pada 22, 23,25, dan 26 Juni. Sementara pendaftaran jalur prestasi dibuka pada 28 dan 29 Juni. Sedangkan untuk jalur Pra Sejahtera dibuka pada 2 sampai dengan 4 Juli, dan Jalur umum pada 5 sampai 7 Juli. PPDB SMA negeri tahun 2018 ini dipastikan akan tetap menggunakan sistem zonasi, yaitu siswa boleh mendaftar di sekolah yang berada di zona tempat tinggalnya. Selain itu, di tahun 2018 ada penambahan dua SMA baru yaitu SMAN 9 Mataram yang menggantikan SMKN 8 Mataram, dan SMAN 10 Mataram yang menggantikan SMKN 9 Mataram. Sebelumnya, Rosyidin mengharapkan, masyarakat sudah bisa membuat perhitungan sasaran sekolah yang akan dipilih. Dengan begitu, peta sekolah yang akan bisa dimasuki sudah bisa dipetakan sejak awal. (ron)

(Suara NTB/dok)

Lebaran Topat di Mataram akan Diwarnai Festival Perahu Hias Mataram (Suara NTB) Pelaksanaan Lebaran Topat yang akan digelar Pemkot Mataram, Jumat (22/6) pekan depan di Taman Wisata Loang Baloq akan sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Tidak saja ketupat agung sebagai ciri khas setiap tahunnya. Festival layang dan perahu hias juga akan mewarnai event

tahunan tersebut. Ketua Panitia Lebaran Topat yang juga Camat Sekarbela, Cahya Samudra dikonfirmasi, Rabu (13/6) mengatakan, tidak ada perbedaan pelaksanaan Lebaran Topat yang digelar di tahun sebelumnya. Pembedanya hanya ada festival perahu dan layang hias yang akan menyemarakkan

event tahunan tersebut. Selain itu, ada prosesi dulang saji serta tupat agung yang menjadi ciri khas setiap pelaksanaan Lebaran Topat di Kota Mataram. “Kita buat sederhana saja seperti tahun sebelumnya. Bedanya ada festival layang dan perahu hias,” kata Camat Sekarbela. Pelaksanaan Lebaran To-

pat mengedepankan budaya dan religi. Ini tidak terlepas dari visi - misi Kota Mataram yang Maju, Religius dan Berbudaya. Oleh karena, kegiatan ini dimulai dengan ziarah makam dan ngurisan di Makam Loang Baloq. Dikatakan Yaya, sapaan akrabnya, antara budaya dan religi merupakan satu kesatu-

an yang tidak bisa dilepaskan. Apalagi cikal - bakal Lebaran Topat dimulai dari Kota Mentaram. Kegiatan tersebut dinilai sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur, sehingga tradisi yang tidak mengenal generasi itu tidak luntur. “Tradisi tahunan ini tidak saja mandi - mandi di pantai. Tapi ada tradisi yang perlu

dijaga oleh masyarakat,” katanya. Mantan Lurah Pagutan Barat ini menjelaskan, Lebaran Topat merupakan tradisi yang digelar setelah 6 hari berpuasa pada awal bulan Syawal. Ini dirayakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Terkait proses pengamanan nanti, pihaknya sudah

berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI serta BPBD, Tagana dan Linmas. Biasanya masyarakat menikmati Lebaran Topat dengan mandi di pantai. “BPDB menyiapkan 60 personel, Tagana 20 personel, Linmas, Pol Air serta TNI turut membantu pengamanan,” sebutnya. (cem)


Kamis, 14 Juni 2018

SUARA NTB

Halaman 3


SUARA NTB Kamis, 14 Juni 2018

SUARA PULAU LOMBOK

Halaman 4

Butuh Waktu Lama

Bupati Minta Produk Kain Tenun Lokal Diintervensi Tanjung (Suara NTB) Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU), Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH., meminta kepada SKPD terkait untuk mengintervensi keberadaan produksi kain tenun lokal. Pasalnya produksi yang memakan waktu cukup lama tidak efektif bagi masyarakat maupun hajat pengembangan ekonomi daerah. “Kita perlu sentuhan teknologi sebetulnya. Pada kain tenun, kalau kita mengharapkan hanya dengan handmade seperti sekarang ini, lamban sekali. Kadang-kadang dalam 2 bulan hanya bisa menghasilkan kain 3 sampai 4 meter, padahal kita ingin produksi banyak, maka kita harus carikan solusi,” ungkap bupati, Rabu (13/6). Dinas Perindagkop dan UMKM diakuinya sudah berupaya maksimal dalam mem-

berdayakan kelompok kain tenun. Namun ia ingin fokus agar instansi Pemda mengarahkan pada percepatan produksi. Sebab hubungannya dengan kebijakan daerah, pemanfaatan kain tenun asli Lombok Utara akan dijadikan sebagai kain resmi baik di pemerintahan maupun sekolah-sekolah. Hal ini mempertegas arahan Bupati sebelumnya, bahwa Pemda KLU bisa saja merevitalisasi Peraturan Bupati (Perbup) men-

yangkut pemanfaatan kain tenun sebagai salah satu seragam resmi PNS. Namun demikian, ia berpesan agar instansi terkait dapat mendampingi para kelompok pengrajin tenun untuk mengimbangi besarnya permintaan dari instansi pemerintah maupun sekolah-sekolah. Ia menilai, pengrajin tenun Bayan masih belum mampu memproduksi tiap unit kain tenun dalam tempo yang dibutuhkan pemesan. Tidak hanya

Dukcapil KLU Buka Pelayanan Saat Cuti Bersama Tanjung (Suara NTB) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lombok Utara (KLU), tetap membuka pelayanan meski SKPD lain sedang libur dan cuti bersama. Selama masa libur itu, Dukcapil mengagendakan 5 hari pelayanan pada tanggal 11 – 13 Juni dan tanggal 19-20 Juni. Kepala Dinas Dukcapil KLU, Sahabudin, S.Sos. M.Si., Rabu (13/6) mengungkapkan, pelayanan saat liburan ditujukan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Pasalnya, masyarakat Lombok Utara ada yang memiliki aktivitas di luar daerah dan tidak sempat mengurus dokumen administrasi kependudukan. Maka hari libur ini diharapkan memberi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pemerintah. “Pelayanan selama liburan tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama bagi masyarakat yang selama ini bekerja, sekolah di luar daerah dan belum sempat membuat atau memperbarui dokumen adminduk. Sehingga pada saat mereka pulang liburan diharapkan merekea dapat memanfaatkan kesempatan untuk mengurus dokumen adminduk, termasuk melakukan perekaman KTP-elektronik,” ungkap Sahabudin. Selama membuka pelayanan 5 hari itu, Dukcapil menyusun

(Suara NTB/ist)

TETAP BUKA - Pelayanan Adminduk Dinas Dukcapil KLU saat libur dan cuti bersama pada masyarakat KLU. jadwal piket yang dipimpin langsung Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas, Tresnahadi, S.Pt., secara bergiliran. Setiap hari piket terdiri dari 5 orang tim. Mereka bekerja layaknya jam pelayanan pada hari kerja di bulan puasa, di mana jam pelayanan dibuka dari pukul 8.00 wita sampai pukul 14.00 wita. Adapun pelayanan yang diberikan, sebut Sahabduin, adalah enyangkut semua jenis dokumen adminduk, terutama perekaman dan pembuatan KTP-elektronik, pembuatan KK (kartu keluarga), dan Akta Kelahiran.

“Pelayanan selama libur dan cuti bersama Hari Raya dilaksanakan sesuai arahan Pak Bupati Lombok Utara, dan imbauan dari Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri,” imbuhnya. Selain itu, pelayanan yang dilakukan selama liburan tersebut juga disiapkan untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Pilgub NTB, 27 Juni 2018 dan Pileg serta Pilpres 2019 mendatang. Sebab bukan mustahil, diantara para pemilih yang memiliki hak pilih masih ada yang belum memiliki atau bahkan kehilangan E-KTP.(ari)

kepada 2.500 lebih PNS, tetapi juga tenaga kontrak, para kepala sekolah dan juga guru-guru SD dan SMP, diwajibkan untuk memanfaatkan kain tenun. Mengacu pada angka pengguna kain tenun, jumlah kain tentun yang dipesan bisa mencapai angka puluhan ribu lembar. “Siapkah para pengrajin ini memenuhi permintaan ribuan lembar kain tenun pada tahun 2019 mendatang. Ada yang mengatakan seminggu itu mereka baru dapat 1 meter,” ujarnya. Produktivitas pengrajin untuk menghasilkan potensi tingginya pemesanan inilah yang menurut Najmul harus dipersiapkan oleh dinas terkait. Setidaknya, keterbatasan-keterbatasan yang dimi-

liki para pengrajin, mulai dari keberadaan bahan baku, tenaga kerja penenun diantisipasi agar produksinya lancar dan bisa selesai dalam waktu singkat. Keberadaan pengrajin tenun juga tersebar di beberapa desa, seperti Karang Bajo Bayan, dan Pemenang. Dinas cukup berperan dalam membantu eksistensi dan kelangsungan produksi pengrajin di KLU untuk memenuhi ekspektasi pasar. “Bagaimana instansi terkait nanti akan memudahkan akses permodalan mereka atau meningkatkan produktifitas mereka. Dari seminggu menghasilkan satu baju bisa meningkat membuat dua sampai tiga baju,” sebutnya. Ia bahkan mempertegas ke-

pada instansi terkait, agar pendampingan yang dilakukan dapat dilihat hasilnya pada 2019 mendatang dimana waktu efektif revitalisasi Perbup diberlakukan. Dalam pendampingan itu pun, agar tidak satu SKPD saja yang bekerja tetapi instansi yang terkait lainnya juga mendukung sector yang sama untuk mencapai hasil yang maksimal. “Kalau tidak kita lakukan secara terintegrasi seperti ini, tapi di lapangan tidak siap maka tidak akan terjadi. Kalau memang pada 2019 kita revitalisasi Perbup, maka tahun ini harus kita mulai, sehingga 2019 mereka siap menghasilkan kain tenun kebutuhan pegawai,” demikian Bupati. (ari)

(Suara NTB/dok)

H. Najmul Akhyar

Jumlah Sepeda di Tiga Gili akan Dibatasi Tanjung (Suara NTB) Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan (Dishublutkan) Kabupaten Lombok Utara (KLU) mewacanakan untuk membatasi jumlah sepeda yang tersebar di 3 gili. Sepeda-sepeda yang disewakan itu bertambah semakin massif dan seakan tak terkendali, sehingga menyebabkan kepadatan di pulau tersebut.Kepala Dishublutkan KLU, Agus Tisno, S.Sos., melalui Sekretaris Dishublutkan KLU, H. Samsul Rizal, SP., Rabu (13/6) mengungkapkan, pembatasan jumlah sepeda diperlukan untuk menghindari kepadatan dan kesan kumuh di wilayah 3 gili. Belakangan terlihat mulai banyak sepeda yang dijejer oleh masyarakat di pinggir jalan lingkar di 3 pulau dan kerap menghambat lalu lintas maupun pejalan kaki. “Jumlah sepeda akan kita batasi. Ke depan hotel-hotel mungkin diberikan izin untuk memiliki berapa unit, dan berapa unit yang dapat dikelola oleh masyarakat,” ungkapnya. Rizal mengatakan, keberadaan rental sepeda di 3 gili sejauh ini belum tersentuh oleh kebijakan Pemda KLU. Kelonggaran yang dimiliki pelaku usaha menyebabkan jumlah sepeda semakin menumpuk dan seolah tak terkendali. Tidak hanya jumlah, tempat-tempat rental sepeda di objek wisata dunia itu juga terkesan sembarangan sehingga dikhawatirkan mengganggu

(Suara NTB/ari)

BATASI SEPEDA - Sepeda di kawasan wisata Gili Air yang terparkir di tengah jalan tidak jauh dari pos penjualan tiket. Pemda KLU akan membatasi operasional sepeda di 3 gili. kenyamanan wisata. Ia menilai, sudah seharusnya seluruh objek transportasi di 3 pulau diatur oleh pemerintah. Tidak hanya cidomo, tetapi juga sepeda. Terlebih lagi, rental sepeda belum memberikan kontribusi kepada PAD Lombok Utara. “Kita menginginkan, lokasi-lokasi parkir, pemilik rental sepeda akan ditata. Pemerintah berharap dapat membuatkan tempat khusus parkir untuk sepeda dan codomo. Kalau sekarang ini kan semua tempat digunakan semaunya. Nanti kalau sudah ditata, kita tetapkan lokasi

khusus parkir,” jelasnya. Ia melanjutkan, keinginan Pemda KLU tersebut masih sebatas wacana. Mengingat sampai saat ini belum ada progres perencanaan maupun desain program ke arah itu. Demikian pula, regulasi yang akan mengatur rental sepeda belum dibuat. Sebelum dibuatkan Perda, pengaturannya akan menggunakan Peraturan Bupati (Perbup). “Kita masih belum tahu regulasinya. Makanya kami akan cari dulu seperti apa, baru kita akan terapkan polanya,” imbuh Samsul Rizal. Ia menambahkan, ke-

beradaan sepeda potensial dijadikan sumber PAD di kawasan 3 gili. Mengingat target retribusi parkir se KLU yang dikelola Dishub naik menjadi Rp 500 juta. Angka ini melonjak dari target tahun lalu sebesar Rp 60 juta dengan realisasi mencapai Rp 120 juta. Mencapai target tersebut, Dishub dalam waktu dekat akan mengumpulkan dan membina seluruh juru parkir (jukir) di Lombok Utara. Dishub akan menjaring keluhan dan kendala yang dihadapi selama bertugas sehingga penyerapan PAD parkir bisa tercapai maksimal. (ari)

Pelayanan SIM Arus Mudik di Pelabuhan di Polres Lotim Kayangan Didominasi Dihentikan Sementara Kendaraan Pribadi Selong (Suara NTB) Dalam rangka libur Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah tahun 2018, pelayanan pembuatan maupun perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) pada Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lotim bakal ditutup sementara. Pasalnya, penutupan pelayanan mulai dilakukan pada tanggal 14 hingga 18 Juni 2018. “Hari ini terakhir pelayanan, selanjutnya kita tutup sementara dalam rangka hari raya Idul Fitri,” ujar Kasat Lantas Polres Lotim, AKP. I Made Hendra Agustina, dikonfirmasi Suara NTB, Rabu (13/6). Dijelaskannya, pelayanaan SIM jauh-jauh hari sebelumnya sudah diinformasikan kepada masyarakat. Di mana pelayanan SIM yang dibuka pada tanggal 11 hingga 13 Juni 2018 akan tutup kembali pada tanggal 14-18 Juni 2018. Pelayanan akan dibuka kembali mulai tanggal 19 Juni 2018. Selama penutupan sementara, Made Hendra mengungkapkan jika ada dispensasi bagi masyarakat yang masa berlakunya habis. “Bagi yang selama hari libur masa berlaku SIMnya habis, ada dispensasi yang didapatkan untuk perpanjangan,” jelasnya. Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan khawatir jika SIMnya mati pada saat pelayanan di Satlantas libur. Ia mengingatkan supaya masyarakat fokus pada mudik lebaran dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara. “Kita berharap masyarakat fokus pada keamanan dan keselamatan pada saat mudik, karena untuk SIM kita berikan dispensasi untuk yang perpanjangan,” tegasnya lagi. Di samping itu, Made Hendra menyebut jika pada semua titik yang rawan kecelakaan dan kemacetan menjelang hari raya Idul Fitri, sudah diterjunkan personel untuk mengurai kemacetan yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Pasalnya, kemacetan dapat terjadi mulai dari pagi hingga malam hari menjelang lebaran. Salah satu upaya yang dilakukan yakni membangun tiga pos PAM dan satu pos terpadu. Pos PAM terdekat inilah yang mem-backup sejumlah titik rawan macet. Begitu juga di Satlantas Polres Lombok Tengah (Loteng) meminta masyarakat tidak perlu khawatir jika SIM maupun pajak STNK kendaraannya jatuh tempo dalam rentan masa libur lebaran. Pasalnya, ada kompensasi yang diberikan pihak kepolisian bagi SIM maupun STNK yang jatuh tempo selama libur lebaran kali ini. “Bagi masyarakat yang SIM maupun STNK kendaraannya jatuh tempo selama libur lebaran ini, bisa melakukan perpanjangan SIM maupun STNK begitu layanan dibuka setelah libur lebaran. Tanpa dikenai denda keterlambatan,” terang Kasat Lantas Polres Loteng, AKP Suherdi, kepada Suara NTB, Rabu (13/6). Ia mengatakan, semua layanan terkait dokumen kendaraan sudah ditutup mulai tanggal 11 Juni dan akan dibuka kembali setelah tanggal 25 Juni. ‘’Jadi selama waktu libur lebaran, masyarakat yang SIM maupun pajak STNK kendaraannya jatuh tempo, tidak perlu khawatir kena denda atau bentuk sanksi administrasi keterlambatan lainnya,’’ ujarnya. (yon/kir)

Selong (Suara NTB) Hingga Rabu (13/6) kemarin, arus penyeberangan dari Pelabuhan Kayangan Lombok Timur menuju Poto Tano Pulau Sumbawa terpantau lancar. Penyeberangan didominasi kendaraan pribadi dan sepeda motor. Pasalnya, hingga kemarin jumlah pemudik sudah mulai berkurang. “Yang mendominasi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi dan sepeda motor. Data produksi sementara pelabuhan Kayangan dan Poto Tano H-3, jumlah pemudik sudah mulai berkurang,” terang General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Kayangan, dikonfirmasi Suara NTB, Rabu (13/6). Disebutkannya, pada H-3 lebaran atau dari tanggal 12 hingga 13 Juni 2018 dari pukul 08:0008:00 wita, dari pelabuhan Kayangan jumlah kapal yang beroperasi pada tahun 2017 sebanyak 22 kapal dan tahun 2018 juga 22 kapal (100 persen), trip pada tahun 2017 sebanyak 47 dan tahun 2018 43 trip (91 persen). Untuk penumpang pada tahun 2017 sebanyak 9.011 orang dan pada tahun 2018 sebanyak 6.667 orang (74 persen). Selanjutnya untuk roda dua pada tahun 2017 sebanyak 1.692 unit dan tahun 2018 sebanyak 894 unit (87 persen), sedangkan untuk roda 4 pada tahun 2017 sebanyak 960 unit dan tahun 2018 sebanyak 836 unit (87 persen). Sementara untuk dari arah

pelabuhan Poto-Tano, kapal yang beroperasi sebanyak 22 kapal pada tahun 2017 dan tahun 2018 juga sebanyak 22 kapal (100 persen), trip pada tahun 2017 sebanyak 48 trip dan 2018 sebanyak 43 trip (90 persen), untuk penumpang pada tahun 2017 sebanyak 6.291 orang dan pada tahun 2018 sebanyak 4.363 orang (69 persen), roda dua tahun 2017 sebanyak 1.126 unit, tahun 2018 sebanyak 805 unit (71 persenu), sedangkan untuk roda 4 tahun 2017 sebanyak 671 unit dan tahun 2018 sebanyak 508 unit (76 persen). Menurutnya, berdasarkan tambahan data perbandingan di Kayangan, jika dibandingkan dengan total jumlah pemudik dari Pulau Lombok ke Pulau Sumbawa pada tahun 2017, dari H-7 hingga H-1 maka jumlah pemudik yang baru menyeberang/mudik dari Kayangan sementara adalah sebesar, untuk penumpang = 77% (34.716 orang dari total penumpang 45.230 orang). Kendaraan roda 2 = 79% (6.492 unit dari total 8.229 unit) dan kendaraan roda 4/lebih = 82% (3.894 unit dari 4.757 unit). Sementara jumlah pemudik yang baru menyeberang/mudik dari Poto Tano sementara adalah 71% (24.487 orang dari total penumpang 34.286 orang), kendaraan roda 2 = 60% (3.571 unit dari total 5.937 unit), dan kendaraan roda 4/lebih = 74% (3.022 unit dari total 4.096 unit).(yon)

(Suara NTB/ist)

LENGANG - Arus penyeberangan di pelabuhan Kayangan menuju Poto Tano yang terlihat lengang pada pagi dan siang hari. Saat ini pemudik sudah mulai berkurang.


SUARA PULAU LOMBOK

SUARA NTB Kamis, 14 Juni 2018

Halaman 5

Meningkat, Arus Mudik di Pelabuhan Lembar

(Suara NTB/her)

ANTREAN - Antrean kendaraan pemudik yang menuju Pulau Jawa dan Bali di Pelabuhan Lembar, Rabu (13/6).

Giri Menang (Suara NTB) Penumpang arus mudik di Pelabuhan Lembar terus mengalami peningkatan memasuki H-3 Lebaran perayaan idul Fitri. Total penumpang yang tercatat di Pelabuhan Lembar semenjak tanggal 5 Juni hingga 12 Juni mencapai 14.736 orang. Puncaknya, akhir pekan kemarin jumlah penumpang menembus 3.354 orang. Jumlah penumpang ini paling tinggi dibandingkan pada hari-hari sebelumnya. Pemudik ini didominasi penumpang dalam kendaraan yang yang ingin menyeberang ke Jawa melalui pelayanan tol laut Legundi. Selain itu, pemudik banyak menyerang ke Bali. Pantauan koran ini di Pelabuhan Lembar, pemudik yang tengah menunggu keberangkatan memadati areal parkir kendaraan. Para penumpang memarkir kendaraan di jalur yang telah di-

Belum Serahkan LHKPN

Sejumlah Pejabat di Lobar Terancam Tertunda Naik Jabatan Giri Menang (Suara NTB) Dari 224 pejabat di Lombok Barat (Lobar) yang wajib melaporkan LHKPN ke KPK, sebagian besar sudah menyerahkan laporan ke lembaga antirasuah ini. Dari jumlah ini, sekitar 98 persen atau sekitar 220 pejabat sudah menyerahkan LHKPN. Sisanya sekitar 5-6 pejabat belum menuntaskan. Sebagian pejabat sudah mengerjakan, namun KPK meminta perlu revisi perbaikan laporan. “Sebagian pejabat belum melaporkan harta kekayaannya (LHKPN) ke KPK. Konsekuensi nya, para pejabat ini bakal Dijatuhkan sanksi saat promosi jabatan berikutnya. Sanksinya bisa berupa penundaan kenaikan pangkat atau promosi jabatan,’’ tegas Sekda Lobar H. Moh. Taufiq. Sekda menjelaskan, terkait LHKPN pihaknya sudah menyampaikan berkali-kali ke semua jajaran SKPD agar seg-

era menyerahkan. Sesuai anjuran Inspektorat seharusnya penyerahannya bulan Maret lalu, namun sampai saat ini ada beberapa oknum pejabat belum menyerahkan LHKPN. Menurutnya, minimnya pejabat yang menyerahkan LHKPN disebabkan bukan karena malas, namun kesadaran mereka rendah. Seharusnya selaku pegawai, lebih-lebih pejabat publik menjadi contoh dengan melaporkan harta

kekayaannya ke KPK. Ia menekankan kepada para pejabat baru dilantik dan dikukuhkan pada posisi baru pada mutasi lalu, harus segera mengisi LHKPN. Ke depan, lanjut Sekda, pihaknya akan memasukkan LHKPN ini menjadi persyaratan utama naik jabatan. Bahkan pada penerimaan seleksi terbuka jabatan eselon II akan menjadi persyaratan utama. Ia mengaku kecolongan, LHKPN tak masuk sebagai

persyaratan pada seleksi terbuka 10 jabatan eselon II kali ini. Namun ia berjanji, ke depan hal ini menjadi perhatiannya agar masuk menjadi persyaratan utama. “Saya sangat setuju (LHKPN) menjadi persyaratan utama. Saya khilaf, seharusnya ini masuk dalam persyaratan seleksi jabatan eselon II sebelumnya,” tegasnya. Sementara itu, Inspetorat pada Inspektorat Lobar, HR Agus Hidayat jumlah pejabat yang wajib laporkan LHKPN sebanyak 224 orang, semua pejabat ini hadir pada saat bimbingan dari KPK. Dari jumlah ini, total yang sudah melaporkan sekitar 98 persen, “dari jumlah ini akan dimaksimalkan pelaporannya,” ujarnya. (her)

Jelang Akhir Masa Kampanye

APK Paslon Pilkada NTB Tak Terurus Praya (Suara NTB) Kondisi Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon kepala daerah yang bakal bertarung di Pilkada NTB, jelang berakhirnya masa kampanye sudah mulai tak terurus. Hampir sebagian besar APK paslon Pilkada NTB yang ada di wilayah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) khususnya, kondisinya kini sudah banyak yang rusak. Pantauan Suara NTB di beberapa lokasi pemasangan APK paslon Pilkada NTB di Loteng, Rabu (13/6) kemarin, sebagaan besar sudah tidak utuh. Bahkan APK paslon yang terpasang di intersection by pass Batujai misalnya, beberapa di antaranya sudah tumbang. Sementara yang lain sudah sobek dan tidak utuh lagi. Terkait kondisi APK paslon Pilkada NTB tersebut, Komisioner KPU Loteng, Baiq Husnawati, mengatakan tanggung jawab untuk menjaga dan merawat APK saat ini sudah menjadi tanggung jawab masing-masing paslon. Artinya, kalau kemudian ada kerusakan pada APK tersebut, maka keputusan untuk mengganti atau tidak APK yang rusak tersebut tergantung paslon bersangkutan. “Sesuai peraturan KPU, untuk APK KPU hanya bertanggungjawab membuat dan memasang APK paslon hanya sekali. Setelah ada serah terima dari KPU, maka tanggungjawab selanjutnya atas kondisi APK tersebut ada di pihak paslon,” terangnya. Pihak paslon dalam hal ini dibolehkan mengganti APK yang rusak tersebut dengan APK yang baru. Tetapi harus mengikuti desain yang sudah disepakati sebelumnya. Jadi tidak boleh paslon mengganti APK yang rusak menggunakan APK dengan desain

(Suara NTB/kir)

RUSAK -APK salah satu pasangan calon yang rusak di beberapa ruas jalan di Lombok Tengah. yang berbeda dari yang sudah disepakati sebelumnya. Kalau ada paslon yang mengganti APK-nya dengan desain yang berbeda, maka KPU bisa menurunkan paksa APK tersebut. Kendati aturannya, paslon boleh mengganti APK yang rusak. “Kalau ada APK yang rusak, paslon boleh mengganti dengn yang baru. Tapi harus sama desainnya dengan yang sudah disepakati. Tidak boleh berbeda,” tandasnya. Diakuinya, aturan soal penanganan APK pada pilkada kali ini dengan sebelumnya memang berbeda. Di mana kalau pada pilkada sebelumnya, jika ada kerusakan APK itu menjadi tanggung jawab KPU sampai masa kampanye usai. Jadi paslon bisa mengajukan permohonan pengantian APK ke KPU, jika menemukan ada APK yang rusak. Dan, KPU harus segera melakukan pergantian. (kir)

Dikeluhkan, Aktivitas Pengangkutan Material Proyek Gili Mas Lembar Rusak Akses Jalan Giri Menang (Suara NTB) Aktivitas pengangkutan material seperti galian C di jalur proyek pelabuhan kapal pesiar Gili Mas Lembar dikeluhkan pengendara kendaraan. Bukan hanya mengakibatkan sisa material yang menempel di jalanan menimbulkan debu, akan tetapi akibat pengangkutan material mengakibatkan akses jalan yang baru dibangun sekitar lalu lalu rusak. Kerusakan jalan berupa retak dan bergelombang diduga akibat tak kuasa menahan beban tonase kendaraan yang mengangkut material. Pantauan koran ini di sekitar lokasi, jalur tak jauh dari proyek Gili Mas Lembar bergelombang diduga akibat terlalu sering dilalui kendaraan pengangkut material yang memiliki tonase melebihi beban jalan. Di bukit-bukit, jalan menyisakan lubang raksasa. Perbukitan ini dikeruk untuk diambil tanahnya sebagai material timbunan reklamasi proyek dermaga kapal pe-

(Suara NTB/her)

JALAN RUSAK - Akses jalan yang rusak akibat pengangkutan material proyek Gili Mas Lembar.

siar Gili Mas. Kondisi ini dikeluhkan warga, karena aktivitas pengerukan ini mengganggu lalu lalang kendaraan. Ditambah lagi, sisa materialnya menempel di aspal, sehingga mengakibatkan rawan terjadi kecelakaan. Untuk mengeruk perbukitan ini, alat beratpun dikerahkan. Karena tidak bisa sekedar menggunakan alat biasa saja. Sejumlah eskalator mengeruk tanah lalu dimasukkan ke dalam kendaraan. Di bagian bawah bukit sudah ada kendaraan truk siap mengangkut material tanah ke lokasi reklamasi Gili Mas. “Debu ini sangat mengganggu kami para pengendara, kok dibiarkan begini. Kok bukit dikeruk, bahaya,” kata Abdi salah seorang pengendara yang lewat di jalur bawah menuju Sekotong. Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Sarana dan Prasarana Wilayah Bappeda Lobar, Arief Nuradhi Herutomo, S.Pi., menyatakan perlu dipertegas terkait perizinan galian ini oleh provinsi, seperti apa penanganan perizinan sebab hal ini menjadi persoalan dibawah. Banyak perusahaan properti, jelasnya mengambil material dari galian C, akan tetapi tidak mengindahkan dampak yang ditimbulkannya baik dari sisi lingkungan, tranportasi. “Galian C jadi persoalan karena menyisakan masalah,”kata Arief. Sementara itu, GM PT Pelindo III Lembar Made Rusli Suniajaya, menyatakan terkait aktivitas galian bukan wilayahnya Pelindo semua, namun ada juga di warga. Setahunya galian C yang dibuka di perbukitan karena akses jalan terlalu membahayakan karena terlalu curam. Pihak Pelindo pun membuka akses jalan menembus bukit, itupun atas izin dari pihak terkait baik dari tingkat desa. “Kalau ndak dikeruk malah rawan longsor, sudah ada kajian,” ujarnya, seraya menambahkan, masalah dampaknya pihaknya mengupayakan untuk penanganan. (her)

siapkan pihak pelabuhan. Di sepanjang jalur, dipenuhi kendaraan roda dua dan roda empat yang berjejer teratur, tinggal menunggu bongkar muat kapal. Di loket pintu masuk pelabuhan, petugas sedikit kewalahan melayani penumpang yang ingin membeli tiket, karena penumpang yang membeludak. Penumpang pun antre di depan pintu loket untuk menunggu giliran membeli tiket. Dari jumlah penumpang di pelabuhan Lembar, didominasi penumpang dalam kendaraan, baru setelah itu pejalan kaki. Jumlah kapal yang dioperasikan bervariasi ada 15- hingga 21 unit. Untuk jenis kendaraan yang melalui Pelabuhan Lembar didominasi oleh kendaraan roda 2, sete-

lah itu roda 4 dan roda 4 lebih. General Manager (GM) PT ASDP Ferry Indonesia cabang Lembar, Yunus Lentaga mengatakan dibandingkan tahun lalu, lamanya libur lebaran pada tahun ini ternyata mempengaruhi pergeseran lonjakan penumpang. Pasalnya untuk penyeberangan Lembar-Padangbai dan sebaliknya, justru eskalasi lonjakan penumpang sudah terjadi pada H-15. Sedangkan untuk KMP Legundi rute LembarSurabaya baru terjadi lonjakan penumpang untuk yang kedua pada H-7. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang itu, pihaknya sudah menyediakan sekitar 35 kapal yang siap beroprasi untuk Lembar-Padangbai maupun sebaliknya. Di mana

pihaknya meningkatkan trip dengan mengoperasikan kapal bermuatan besar dan mempercepat bongkar muat kapal, dari waktu biasa satu jam setengah, menjadi satu jam limabelas menit. Sedangkan untuk KMP Lebundi rute Lembar-Surabaya maupun sebaliknya, pihaknya memberlakukan penambahan trip. Dari biasanya hanya seminggu 4 kali meningkat menjadi 6 kali, dengan jadwal keberangkatan Lembar-Surabaya, Senin, Rabu, Jumat dan Surabaya-Lembar, Selasa, Kamis, Sabtu. Selain itu pihaknya juga sudah meminta dispensasi kepada pihak perhubungan laut untuk menambah muatan penumpang dari kapasitas biasanya.(her)


SUARA NTB Kamis, 14 Juni 2018

SUARA PULAU SUMBAWA

Halaman 6

Pencarian Ikan dengan Merusak, Terus Ancam Laut KSB Taliwang (Suara NTB) Dinas Kelautan dan Perikanan KSB kembali menerima laporan terkait aktivitas pencarian ikan dengan merusak (destructive fishing) di desa Poto Tano. Aktivitas itu terjadi di sekitar gugusan pulau di Gili Balu. Diduga dilakukan nelayan Pulau Kaung, Kabupaten Sumbawa.

(Suara NTB/ils)

MULAI SEPI - Suasana penyeberangan di Poto Tano yang mulai terlihat sepi dari pemudik, Rabu (13/6).

Musim Mudik 2018, Terminal Taliwang Berangkatkan Ratusan Pemudik Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), mencatat setidaknya 786 orang pemudik dengan tujuan Lombok dan Sumbawa menggunakan moda transportasi bus dari terminal Taliwang. Jumlah tersebut meningkat disbanding hari biasa yang hanya mencapai puluhan orang saja. Amran selaku penanggung jawab di Terminal Taliwang, kepada Suara NTB, Rabu (13/ 6) mengatakan, hingga saat ini total penumpang yang berangkat dari terminal Taliwang mencapai angka 786 penumpang dengan tujuan Sumbawa Besar dan Mataram. Jumlah tersebut tentu meningkat sekitar 95 persen, jika dibandingkan dengan hari biasa yang hanya mencapai puluhan penumpang saja. Meskipun adanya peningkatan jumlah penumpang, tetapi harga tiket selama angkutan lebaran tidak ada peningkatan. Sebut saja bus

trayek Taliwang-Sumbawa harga tiket masih tetap sama yakni sekitar Rp. 30 ribu per penumpang. Sementara untuk bus jurusan Taliwang-Mataram harga tiketnya berkisar antara Rp 80 -85 ribu. “Memang terjadi peningkatkan jumlah penumpang di musim mudik ini, tetapi harga tiket tetap kita berlakukan sama seperti hari-hari biasa,” ungkapnya. Dikatakannya, peningkatan pengguna moda transportasi bus di KSB, terjadi karena tidak ada moda transportasi lain bagi para perantau yang berada di wilayah setempat. Sementara untuk menekan terjadinya penumpukan para penumpang, pihak terkait menyiapkan 35 armada bus. Jumlah tersebut tentu saja meningkat dari hari biasa sekitar 26 bus. Upaya untuk menambah bus ini, sengaja dilakukan supaya para penumpang tidak terlantar di Terminal dan bisa sampai tujuan

tepat waktu. Bahkan selama masa angkutan lebaran pihaknya juga tidak mengalami kendala yang signifikan. Bahkan di H-2 lebaran, tidak terlihat penumpang di Terminal tersebut menumpuk dan tidak terlihat renggang seperti hari-hari biasa. “Kita patut bersyukur selama musim mudik tidak terjadi kendala yang berarti dan saat ini juga sudah mulai sepi pemudik sama seperti hari biasa,” tandasnya. Sementara itu, di Pelabuhan Poto Tano hingga saat ini tercatat sekitar 4.915 penumpang dan 1.283 unit kendaraan melakukan penyeberangan di musim mudik 2018. Jumlah tersebut tentunya meningkat dari hari biasa yakni sekitar 105 persen, didominasi oleh kendaraan roda dua mobil pribadi, dan kendaraan umum. Sementara untuk suasana di H-2 lebaran, kondisinya mulai terlihat sepi dari pemudik baik itu di terminal dan pelabuhan. (ils)

Gelar Lomba Inovasi Pembelajaran untuk Guru

INOVASI Gandeng Media Gali Masalah Pendidikan di Daerah Sumbawa Besar (Suara NTB) Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI), program kemitraan pemerintah Indonesia dan Australia di bidang peningkatan mutu pendidikan, akan kembali menggelar Lomba Inovasi Pembelajaran bagi guru-guru jenjang Dekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Setelah sebelumnya, Inovasi juga menggandeng wartawan dari sejumlah media untuk mengenalkan program INOVASI. Sekaligus menggali beberapa isu dan masalah strategis pendidikan di daerah. Berdasarkan rilis dari INOVASI NTB, disebutkan tahun lalu, sejumlah 68 praktik BAIK turut serta mengikuti lomba tersebut dengan guru dari Lombok Barat dan Sumbawa Barat yang berhasil menjadi pemenang. Lombok Barat untuk kategori literasi, sedangkan Sumbawa Barat untuk kategori numerasi. Lomba ini khusus diperuntukkan bagi para guru-guru di NTB untuk mengikutsertakan berbagai inovasi-inovasi (praktik baik) pembelajaran yang telah diterapkannya di kelas atau sekolah dalam rangka meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswanya, termasuk juga dalam hal pendidikan inklusi. Tidak hanya terbatas pada inovasi media pembelajaran yang guru ciptakan, ide yang diikutsertakan dapat juga berupa praktik pengelolaan kelas, strategi pembelajaran, upaya meningkatkan minat baca siswa, atau metode penilaian. Beberapa contoh termasuk bagaimana guru berinovasi dengan meningkatkan keterlibatan orang tua dalam meningkatkan mutu pembelajaran anak berkebutuhan khusus (ABK); bagaimana guru merespon perilaku negatif anak didik dengan pendekatan disiplin ramah anak; ataupun tantangan pembelajaran lainnya. Kriteria praktik BAIK yang diikutsertakan pada lomba adalah praktik-praktik baik yang sederhana, namun efektif dan kontekstual atau sesuai dengan konteks di daerahnya. Para peserta lomba dapat mengirimkan ide-ide praktik baik atau inovasi pembelajaran yang telah mereka implementasikan dalam bentuk tertulis dan/atau video melalui tautan di website INOVASI yaitu http:// www.inovasi.or.id/id/lombainovasi-pembelajaran-ntb/

(Suara NTB/arn)

BERSAMA MEDIA - Suasana media gathering INOVASI bersama sejumlah media dan perwakilan pemerintah daerah awal Juni lalu. ataupun dapat dikirimkan langsung ke kantor INOVASI di NTB yaitu di Mataram dan Bima. Bentuk tertulis harus dilengkapi dengan foto, gambar, dan sketsa pendukung. Lomba ini diselenggarakan INOVASI bekerja sama dengan para pemangku kepentingan di NTB seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB dan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB, dengan salah satu program unggulannya, Kampung Media. Nantinya, setelah melalui proses seleksi dan penilaian oleh panel juri, pemenang lomba akan memperoleh penghargaan seperti sertifikat maupun paket pelatihan. Sebagai kesempatan bagi para guru se-NTB menunjukkan ide pembelajaran inovatif yang telah mereka terapkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SD/MI di kelas – baik dalam hal literasi (membaca), numerasi (berhitung), ataupun dalam hal pendidikan inklusi, lomba ini akan berlangsung mulai bulan Mei 2018 dan pendaftaran akan ditutup pada 31 Agustus 2018. Pengumuman dan penganugerahan pemenang akan berlangsung pada bulan November 2018 sekaligus dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional yang diperingati pada bulan November tiap tahunnya di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, dipersilahkan menghubungi Tim Komunikasi INOVASI Provinsi NTB, atau kunjungi website, facebook, dan Youtube INOVASI melalui: www.inovasi.or.id, facebook Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia, dan youtube INOVASI Pendidikan. Media Gathering Pada 6-7 Juni lalu, INOVASI NTB juga telah menggelar

Media Gathering Tahun 2018, di Senggigi Mataram. Melibatkan wartawan dari enam Kabupaten se NTB dan Pemkab setempat melalui Bagian Humas dan Dinas Kominfotik, yang menjadi sasaran program ini, termasu Sumbawa. Agar ada pemahaman bersama tentang program Inovasi. Termasuk membas isu-isu pendidikan. Kepala Dinas Komunikasi Informatika NTB, Drs Tri Budiprayitno M.Si, saat membuka acara menyatakan keberadaan wartawan sangat penting dalam mensosialisasikan program Inovasi. Wartawan tidak selalu memberitakan sisi negatif dari sebuah peristiwa tetapi lebih cenderung menginformasikan hal yang bersifat positif dan mengandung nilai nilai edukasi. Kabid Ketenagaan Dinas Dikpora NTB, H. Aidy Furqan, S.Pd. M.Pd, menilai kegiatan ini snagat strategis dengan melibatkan stakeholders lain seperti media yang tak kalah penting dan potensial dalam memberikan informasi program INOVASI yang sedang berlangsung. Termasuk kehadiran Diskominfotik, dan Bagian Humas Pemkab yang juga bisa memberikan infomasi, masukan, kritik, dan berbagai telaah yang bersifat analisis logis, dan sebagainya yang sesuai dengan kebutuhan program. Sebab sebelumnya, INOVASI hanya mengadakan kegiatan dengan pihakpihak yang berkaitan langsung dengan pendidikan, seperti kepala sekolah, guru, dan lainnya. “Media sangat berperan dalam membangun opini dan respon di masyarakat,” sebutnya. Kedepan, program INOVASI diharapkan dapat meningkatkan kompetensi profesional, para guru, kepala sekolah, dan pengampu pendidikan bagaimana caranya membangun berbagai program aktivitas kegiatan yang tidak biasanya. (arn/*)

Diperkirakan, ada sekitar 1400 ton ikan yang diambil dari laut KSB dengan merusak ekosistem laut di wilayah ini. “Kasus ini bukan pengeboman tetapi menggunakan kompresor yang secara tegas juga dilarang untuk digunakan. Bahkan alat yang digunakan mencari ikan (kompresor) sudah kami sita dan tujuh orang nelayan diduga pelaku sudah kita serahkan kepada Kadesnya untuk bisa diproses lebih lanjut,” ujar Kabid Sumber Daya, Peningkatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSP-KP) Agusman S. Pt, Rabu (13/6). Dikatakannya, masalah pencarian ikan dengan cara merusak ini, sudah sangat sering terjadi di KSB dan juga sudah dilaporkan ke Provinsi.

Tetapi faktanya hingga saat ini Provinsi juga belum bisa secara maksimal menangani masalah ini dengan cepat. Bahkan, selama tahun 2018, pihaknya mencatat sekitar empat kasus pengerusakan ekosistem laut yang terjadi di KSB. Tetapi tindak lanjut dari kasus tersebut hinggga saat ini tidak ada kejelasan dari Provinsi. Sementara para terduga pelaku yang melakukan aktivitas merusaka tersebut disinyalir bukan nelayan dari wilayah setempat, malainkan dari Sumbawa. Bahkan di Poto Tano sendiri, warga setempat sudah menyatakan perang terhadap penggunaan kompresor dan alat perusak lainnya. “Kami meminta Provinsi lebih sigap lagi menyikapi masalah ini. Karena selama ini kami anggap sangat tidak maksimal untuk menekan kasus ini kembali terjadi,” sebutnya.

(Suara NTB/ils)

KOMPRESOR - Barang bukti berupa dua unit alat kompresor yang diduga dipakai untuk aktivitas penangkapan ikan yang merusak dan diamankan oleh Dinas Kelautan Perikanan KSB. Ia menyebutkan, meskipun saat ini kewenangan pengawasan laut sudah diambil oleh provinsi, tetapi DKP Kabupaten tetap akan melakukan pengawasan. Hal tersebut dilakukan sebagai tanggung jawab moral kepada daerah dengan tetap turun melakukan pengawasan. Dalam pengawasan ini, pihaknya juga melibatkan Pokmaswas untuk bisa melakukan pengawasan secara bersamasama dan melakukan sosialisasi kepada semua masyarakat

pesisir untuk tidak melakukan tindakan destruktif fishing. Bahkan penggunaan kompresor tersebut merupakan upaya nyata dari masyarakat, beruntung para nelayan tersebut tidak diamuk masa karena geram dengan aksi yang telah dilakukan. “Sebagai tanggung jawab moral, kita tetap akan lakukan pengawasan meskipun tidak maksimal. Karena jika masalah ini dibiarkan, maka masyarakat kita juga yang akan rugi,” tandasnya. (ils)

Pola Pencairan Dana Bantuan UMKM akan Diubah Taliwang (Suara NTB) Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan mengubah pola pencairan dana bantuan program Bariri UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) pada tahun 2018 ini. Kepala Dinas Koperindag KSB melalui Kabid Koperasi, Firmansyah menjelaskan, rencana perubahan pola pencairan bantuan Bariri UMKM itu dilakukan setelah melihat hasil evaluasi menyeluruh pelaksanaan program tahun sebelumnya. Di mana sejumlah hambatan ditemukan untuk percepatan realisasi program dan salah satunya mengenai pola pencairannya. “Kita kemarin ada evaluasi menyeluruh atas perlaksanaan program tahun lalu. Ternyata salah satu yang membuat proses kita ber-

jalan lambat karena ada faktor pola pencairan dananya juga,” ungkapnya kepada Suara NTB. Pada tahun 2017 lalu, pola pencairan dana bantuan Bariri UMKM dibuat dalam 2 tahap. Setelah para calon penerima dilakukan verifikasi dan memenuhi persyaratannya, untuk tahap pertama akan dicairkan anggaran bantuannya sebesar 25 persen dari total bantuan. Berikutnya menyusul 75 persen setelah dana 25 persen yang diterima awal dimanfaatkan. Firmansyah mengatakan, pola tersebut ternyata tidak efektif. Pasalnya penerima bantuan bantuan tidak bisa memaksimalkan selakigus anggaran yang diterimanya untuk mengembangkan usahanya. “Banyak yang menunggu cair 100 persen dulu. Dan anggaran yang diterima pertama itu tidak digerakkan untuk modal usahanya,” timpalnya. Melihat kondisi tersebut,

pada tahun ini pola pencairan yang akan diterapkan Dinas Koperindag yaitu sekali pencairan. Besaran dana bantuan kepada calon penerima diberikan sekaligus (100 persen) setelah mendapat penepatan. “Kalau misalnya ditetapkan yang bersagkutan dapat Rp 10 juta. Ya langsung kita serahkan sekalian tidak ada tahapan-tahapan lagi,” ujarnya. Selain pola pencairan, Dinas Koperindag juga akan menata ulang prosedur penetapan calon penerima bantuan pemerintah untuk penguatan modal tersebut. Dipaparkan Firmansyah, pada tahun ini setiap calon penerima bantuan diarahkan mengajukan permohonan ke pemerintah. Melalui permohonan tersebut kemudian tim dinas akan melakukan survei dibantu tim PDPGR dan lembaga perbankan. Dari hasil survei tersebut nantinya akan diputuskan apakah calon pemohon penerima bantuan

memenuhi syarat atau tidak. “Kalau tahun lalu kan banyak sekali datanya dan ada banyak banyak yang fiktif dan itu membuat waktu terbuang melakukan verifikasi. Nah tahun ini kita hindari dengan mereka mengajukan. Kalau mengajukan artinya kan mereka sudah punya usaha, tidak seperti tahun lalu begitu kita turun tanya mana usahanya ternyata baru mau merintis padahal Bariri UMKM ini kan bukan untuk merintis tapi bantuan pengembangan usaha,” tegas Firmansyah. Dengan perubahan beberapa teknik di lapangan, ia pun optimis pelaksanaan program Bariri UMKM tahun ini akan tepat sasaran dan lebih efektif lagi. “Realisasi tahun 2017 ada sekitar 4.000-an UMKM yang kita bantu. Untuk yang sekarang harapan kita bukan soal jumlahnya juga tapi bagaimana program ini berjalan secara berkualitas,” imbuhnya. (bug)


SUARA NTB

Kamis, 14 Juni 2018

Halaman 7

175 TPS di Kota Bima Dipetakan Rawan Kota Bima (Suara NTB) Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bima memetakan 247 TPS yang tergolong rawan pada Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur dan Pemilihan Walikota/Wakil Walikota Bima 27 Juni 2018 mendatang. “Dari 247 jumlahnya ada 175 TPS yang rawan. Ratusan TPS ini tersebar pada lima Kecamatan,” beber Komisioner Panwaslu Kota Bima, Idhar, S.Sos, kepada Suara NTB, Rabu (13/6). Lebih jauh dirincikannya, seperti di Kecamatan Rasanae Timur ada 28 TPS. Kemudian di Kecamatan Asakota ada 48 TPS, Kecamatan Mpunda 34 TPS, Kecamatan Raba 44 TPS dan Rasanae Barat 22 TPS. Menurutnya, pemetaan kerawanan tersebut berdasarkan enam variabel, seperti akurasi data pemilih. Penggunaan hak piIih dan atau hilang-

nya hak pilih, politik uang (money politik), netralitas KPPS, Pemungutan suara dan kampanye. “Enam variabel ini menjadi acuan atau dasar kami memetakan TPS yang rawan,” terangnya. Sementara lima Indikator dalam penilaian titik kerawanan. Diantaranya adanya pemilih yang memenuhi syarat tapi tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Pemilih yang tidak memenuhi syarat tetapi terdaftar di DPT, Jumlah pemilih di Daftar Pemilih Tetap tambahan (DPTB) di atas 20 pemilih dalam satu TPS, pemilih distabilitas,

TPS di wilayah khusus, aktor politik uang. “Aktor politik uang ini yang kami maksud, misalnya bohir, cukong, broker di wilayah TPS,” katanya. Selain itu, Indikator tambahan yang menjadi alat ukur pihaknya memetakan kerawanan yakni terdapat praktik pemberian uang atau barang pada masa kampanye. Adanya relawan bayaran pasangan calon di wilayah TPS tertentu, adanya petugas KPPS mendukung pasangan calon tertentu. “Belum lagi Form C6 tidak didistribusikan kepada pemilih di TPS. Ketersedian logistik yang tidak memenuhi ketentuan. Praktek mempengaruhi pemilih untuk memilih atau untuk tidak memilih calon tertentu berdasarkan Agama, Suku, Ras dan Golongan hingga berujung praktik menghina dan menghasut pemilih terkait isu SARA,” ujarnya menambahkan. (uki)

Puluhan Kendaraan Knalpot Bising Terjaring Operasi Dompu (Suara NTB) Sebanyak 44 unit kendaran yang memakai knalpot bising terjaring operasi Satlantas Polres Dompu di Jalan Sukarno Hatta, Selasa (12/6). Operasi tersebut sengaja digelar untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat serta upaya menciptakan keamanan berlalu lintas saat mudik lebaran tahun ini. Kasubag Humas Polres Dompu, Iptu Suhatta, SH., kepada Suara NTB menegaskan, penggunaan knalpot bising oleh pengguna jalan sudah sangat meresahkan masyarakat, terutama umat muslim yang tengah melaksanakan ibadah di bulan ramadhan ini. “Makanya kami turun lakukan operasi dengan sasaran knalapot bising agar masyarakat bisa nyaman dan aman beribadah,” kata dia. Selain mengganggu kenyaman beribadah penggunaan knalpot yang suaranya memekakan telinga tersebut juga telah menghambat kelancaran arus mudik diwilayah ini, termasuk memicu insiden laka lantas bagi pengedara lain lantaran dikemudi secara ugal-ugalan. Langkah prenventif untuk menekannya pun sudah cukup sering dilakukan, namun masyarakat masih saja berteletele sehingga memaksanya untuk bertindak tegas. Dan dipastikan knalpot bising ini akan dicopot dan dimusnakan bersa-

(Suara NTB/jun)

PENJARINGAN - Satlantas Polres Dompu saat menjaring puluhan kendaraan knalpot bising di Jalan Soekarno-Hatta, Selasa (12/6). ma knalpot hasil sitaan pada operasi sebelumnya. “Untuk bisa mengeluarkan kendaraan ini masyarakat harus ganti dulu knalpot sesuai aturan. Kalau tidak akan tetap kami tahan,” jelasnya. Suhatta mengatakan, dari puluhan unit kendaraan yang diamankan tersebut belum bisa dipastikan apakah terdapat motor bodong atau hasil kejahatan, yang jelas nanti akan terungkap dengan sendirinya ketika pelanggar datang mengambil kendaraan yang mensayaratkan kelengkapan dokumennya.

Selain penjaringan kendaraan knalpot bising beberapa kegiatan yang ditingkat sudah digelar sebelumnya, seperti operasi petasan, pemantauan stok dan harga pangan, pemeriksaan urine awak angkutan umum serta pengamanan lebaran di tiga titik-titik vital seperti Terminal Ginte, Pasar Atas Dompu dan dan Bundaran Manggelewa. “Dan secara umum di wilayah hukum Polres Dompu sejauh ini masih aman terkendali, jadi belum ada insiden mencolok sebagaimana yang kita khawatirkan,” pungkasnya. (jun)

Dewan Minta Aparat Awasi Kawasan Wisata dari Pungli Dompu (Suara NTB) Dewan meminta semua pihak untuk menghentikan praktik penarikan retribusi pada kawasan wisata yang selama ini sering terjadi. Praktik penarikan retribusi tersebut tidak memiliki dasar hukum dan mencoreng citra pariwisata Dompu. Anggota Komisi 2 DPRD Dompu, Abdullah, S.Kel kepada Suara NTB beberapa waktu lalu mengingatkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Dompu terkait praktik penarikan retribusi bagi pengunjung beberapa kawasan wisata

saat libur lebaran. Retribusi yang diatur hanya pada daerah pariwisata dan bukan pada kawasan wisata. “Akibat penarikan sejumlah uang kepada pengunjung Lakey lalu, dimana – mana dibicarakan orang. Karena semua orang ditarik uangnya, sementara kita tidak siapkan fasilitas apa – apa di sana. Sudah gitu, jumlahnya besar (uang yang ditarik),” kata Abdullah. Ia pun memberikan apresiasi surat edaran yang dirilis Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Dompu bahwa libur lebaran

Idhul Fitri tahun 2018 kembali ditegaskan tidak ada penarikan retribusi pada kawasan wisata Lakey Huu, pantai Ria Riwo, dan Felo Janga Jambu. “Kita minta agar surat ini ditindak lanjuti dengan pengawasan di lapangan,” terangnya. Jangan sampai, surat pernyataan tidak ada penarikan tidak ditindak lanjuti dengan pengawasan di lapangan yang justru tetap akan merusak citra pariwisata Dompu. Pengawasan juga untuk menghindari adanya perselisihan antar anak muda yang menarik uang. (ula)


Kamis, 14 Juni 2018

SUARA NTB

Halaman 8


Kamis, 14 Juni 2018

SUARA NTB

Halaman 9


SUARA NTB

Kamis, 14 Juni 2018

Halaman 10

(Suara NTB/ars) (Suara NTB/ars) (Suara NTB/ist)

Pembagian paket berbuka puasa oleh perwakilan Suara NTB Group Muhammad Azhar di Panti Asuhan Al Hidayah Batu Ringgit Ampenan, Sabtu (9/6).

Penanggung Jawab Harian Suara NTB dan Direktur Radio Global FM Lombok H. Agus Talino memberikan sambutan pada acara buka puasa bersama karyawan di Kantor Suara NTB Group, Selasa (12/6) petang.

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Suara NTB Group berbagi dengan masyarakat kurang mampu. Tampak Penanggung Jawab Harian Suara NTB dan Direktur Radio Global FM Lombok H. Agus Talino menyerahkan paket Lebaran pada perwakilan warga saat pembagian paket lebaran di Kantor Suara NTB Group, Selasa (12/6).

Didukung oleh:

(Suara NTB/ist)

Suara NTB Group juga membagikan takjil pada pengguna jalan di Jalan Bung Karno Mataram, Senin (11/6). Pembagian takjil ini berlangsung atas dukungan Pospol Pagutan.

(Suara NTB/ars)

Pembagian paket berbuka puasa oleh perwakilan Suara NTB Group di Panti Asuhan Nurul Jannah Ampenan, Sabtu (9/6).

Dari Ibnu Umar Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam mewajibkan zakat fitrah sebesar satu sho’ kurma atau satu sho’ sya’ir atas seorang hamba, orang merdeka, laki-laki dan perempuan, besar kecil dari orang-orang Islam. Dan beliau memerintahkan agar dikeluarkan sebelum orang-orang keluar menunaikan salat (Salat Idul Fitri). (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

Filsafat Takwa Mukhlishin, S.Sy., M.S.I Sekretaris Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam Universitas Muhammadiyah Mataram TUJUAN akhir dari diwajibkannya puasa Ramadhan adalah supaya pelakunya menjadi orang yang bertaqwa (la’allakum tattaquun). Taqwa juga menjadi puncak dari berislam, sehingga mereka yang memiliki predikat ini dijamin keselamatan dan kesejahteraannya, baik di dunia dan di akhirat (QS. At Thalaq: 2-5). Taqwa secara sederhana dimaknai dengan menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya. Dalam konteks ini penekanannya pada aspek konsistensi dalam penerapannya. Secara operasional, Al Qur’an menjelaskan tentang ciri ciri orang yang bertaqwa. Diantaranya disebutkan dalam surat Al Baqarah: 2-3, yang merinci karakter orang Muttaqin adalah: beriman kepada yang gaib, menegakkan salat, suka berinfaq, mengimani kitab sebelum Alquran dan hari akhir. Dalam surat Ali Imran: 134-135 juga disebutkan tanda tanda orang yang bertaqwa, yaitu: suka berinfaq dalam kondisi suka dan duka, mampu menahan emosi, pemaaf, jika berdoa segera bertaubat, tidak mengulangi dosa yang sama. Jika kita simpulkan, maka karakter orang yang bertaqwa meliputi dua aspek: vertikal dan horisontal. Aspek vertikal dari orang yang bertaqwa adalah adanya keyakinan di dalam dirinya terhadap Allah SWT, kitab yang diwahyukanNya, hari akhir, taat kepada Allah SWT dan menyegerakan bertaubat. Aspek horisontal dari orang yang bertaqwa adalah suka berbagi, mampu mengontrol dirinya, dan pemaaf terhadap sesama. Dengan demikian ketaqwaan seseorang ditentukan oleh dua kualitas, yaitu kesalehan individu dan kesalehan sosial. Puasa Ramadhan sangat terkait dengan upaya membentuk pribadi yang bertaqwa. Pelaksanaan puasa Ramadhan dan ibadah ibadah lain yang disunnahkan di dalamnya, semuanya bertujuan membentuk dua kesalehan di atas. Dengan menjalankan puasa seorang muslim akan terbentuk dan terasah semua jenis keimanannya. Ketika dia menjalankan qiyamullail, tadarus Al Qur’an, semua dilandasi imanan wa ihtisaban. Pada saat yang sama, selama bulan Ramadhan, seorang muslim juga gemar berbagi (menyediakan takjil, berinfaq di kotak amal, membayar zakat atau fidyah) semua itu merupakan bentuk kesetiakawanan sosial untuk para yatim dan dhuafa. Maka jika seorang muslim berpuasa dengan konsisten selama bulan Ramadhan, maka dia dididik Allah SWT secara langsung untuk menjadi orang yang bertaqwa. Maka semua berpulang kepada kita, yang menjalani puasa dan merasakan perubahan yang terjadi pada diri kita. Apakah puasa mampu membentuk diri kita untuk memiliki kesalehan pribadi dan sosial, atau hanya mengakibatkan kita merasa haus dan dahaga. Masih ada waktu untuk bersegera melakukan perubahan diri, untuk meningkatkan martabat kita di hadapan Allah SWT. Mari kita berikhtiar mulai bulan Ramadhan ini dan tetap konsisten di bulan bulan berikutnya untuk menjadi Abdullah (hamba yang taat kepada Allah SWT) dan menjadi khadimul ummah ( pelayan bagi sesama untuk menebarkan rahmat), agar damai diri kita, d a m a i masyarakat kita, dan damai negara kita. Mulai lah dari lingkup yang terkecil dan mulailah saat ini. Barakallahu lii walakum.


SUARA NTB

Kamis, 14 Juni 2018

Halaman 11

Harga Daging Naik

(Suara NTB/ndi)

PAKET SEMBAKO - Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH. Mahalli Fikri, didampingi jajaran pengurus, membagikan paket sembako kepada masyarakat lingkungan Kantor DPD Demokrat NTB, Kamis (13/6).

Sambut Idul Fitri

Partai Demokrat Bagikan 2.700 Paket Sembako Mataram (Suara NTB) Menyambut hari raya idul fitri 1439 H, Partai Demokrat NTB menggelar kegiatan Demokrat peduli dan berbagi dengan masyarakat NTB, dengan membagikan 2.700 paket sembako, yang disebar di dua titik, yakni Kota Mataram dan Lombok Barat, Kamis (13/6). Kegiatan Demokrat berbagi dan peduli tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan tiap bulan suci ramadhan. Kegiatan tersebut dalam rangka untuk bersama-sama dengan masyarakat berbahagia menyambut hari kemenangan Idul Fitri. “Ini adalah kegiatan partai Demokrat peduli dan berbagi, tiap tahun kita lakukan, kepada masyarakat supaya samasama berbahagia menyabut hari raya kemenangan Idul Fitri,” ujar Sekretaris DPD Partai Demokrat NTB, Zainul Aidi. Pembagian paket sembako tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH. M. Mahalli Fikri, Wakil Ketua I, MNS. Kasdiono, Ketua Bapilu, M. Nashib Ikroman, serta jajaran pengurus lainnya. “Kita jangan melihat dari jumlahnya, tetapi semangatnya. 2.700 paket sembako kita bagi terkonsentrasi di dua tempat, kemarin di ponpes NW Al-Kamal Narmada, dan masyarakat dilingkungan kantor DPD,” sambung Zainul Aidi. Ditegaskan Zainul Aidi, bahwa kegiatan Demokrat berbagai dan peduli tersebut merupakan juga sebagai bentuk kedekatan Partai Demokrat bersama rakyat. Zainul juga menegaskan bahwa hal tersebut tidak ada motif politik, melainkan murni kegiatan sosial. “Tidak ada maksud politik, kita sebagai parpol tentu ingin selalu dekat dengan masyarakat. Jadi ini murni tradisi kita setiap tahun membagikan sembako yang bisa dinikmati masyarakat menyambut melaksanakan lebaran,” pungkasnya. (ndi/*)

(Suara NTB/penrem)

SAMBUTAN - Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani saat sambutan di Mesjid kompleks Sat Brimob Polda NTB.

TNI - Polri Wujudkan Soliditas dalam Terawih Berjemaah Mataram (Suara NTB) Malam ke - 28 bulan suci Ramadhan 1439 H, ratusan personel jajaran Korem 162/WB bersama personel Satuan Brimob Polda NTB salat Isya bersama dilanjutkan tarawih, Selasa (12/ 6). Kekompakan dalam hal ibadah itu terlihat di Masjid Al Ikhlas Mako Brimob Polda NTB Ampenan Mataram. Salat tarawih bersama dihadiri Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., Kasat Brimob Polda NTB Kombes Pol Taufik Hidayat, SH., Danyonif 742/SWY Letkol Inf Agus Doni P., Kaden Pelopor B Brimob Polda NTB dan para pejabat kedua institusi. Kasat Brimob dalam sambutannya, pembangunan masjid Al Ikhlas tempat salat tarawih itu ada andil dari anggota TNI. “Pembangunan Masjid Brimob ini ada keterlibatan rekan-rekan dari Korem 162/WB maupun Yonif 742/SWY serta masyarakat sekitar, sehingga masjid ini bisa kita gunakan untuk beribadah dan berikhtiar dalam melaksanakan tugas,” kata Taufik, sapaan akrab Kasat Brimob. Taufik juga menyinggung bahwa keluarga besarnya juga banyak anggota TNI. “Saya tidak asing dengan TNI, karena saya dibesarkan di lingkungan militer,” ungkapnya. Maka dari itu, ia mengajak bersama-sama melaksanakan tugas pengabdian di wilayah NTB. Dengan harapan, stabilitas keamanan masyarakat NTB menjadi, sehingga program pemerintah dapat berjalan dengan lancar terutama pengamanan Pilkada serentak di wilayah NTB. Danrem 162/WB dalam sambutannya menceritakan tentang kebersamaannya dengan Kasat Brimob. “Saya sama Kasat Brimob kebetulan satu leting dan pernah dinas bersama di Pontianak Kalimantan,PakTaufikwaktuitumenjabat sebagai Wakasat Brimob Pontianak dan saya Kasi Intel Korem. Setelah itu kami pisah dan alhamdulillah ketemu lagi di NTB,” ungkap Danrem. Pada kesempatan itu, Rizal, sapaan Danrem, mengimbau agar harmonis sesama anggota. Tidak boleh sombong, arogan dan angkuh, terutama saat bersama masyarakat. “Kedepan tugas kita semakin berat yakni menghadapi Pilkada serentak. Kaitan dengan itu kita harus berkolaborasi dan bersinergi untuk melaksanakan pengamanan Pilkada guna menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama pelaksanaan Pilkada,” lanjut orang nomor satu di jajaran Korem tersebut. (ars/*)

Momentum Memberikan Penghargaan kepada Peternak Mataram (Suara NTB) Dibeberapa pasar, harga daging sapi segar mengalami kenaikan. Bahkan ada pedagang menjualnya hingga Rp 160.000/Kg. Menurut Pengamat Peternakan, inilah momentum memberikan penghargaan kepada petani (peternak). Berdasarkan update harga daging hari kemarin, di beberapa pasar di Kota Mataram. Di Pasar Kebon Roek harganya Rp 135.000/Kg, Pasar Pagesangan Rp 140.000/Kg, di Pasar Dasan Agung harga daging Rp 125.000/Kg, dan di Pasar Cemara Rp 130.000/Kg. di Pasar Karang Sukun, harga penawaran pedagang sampai Rp 160.000/Kg. sementara di pasar induk Mandalika, harga daging variatif dari Rp 110.000/Kg, sampai Rp 120.000/ Kg. di Lombok Timur harganya juga bertahan di Rp 120.000/Kg. Harga tinggi ini kemungkinan bertahan, bahkan naik, terutama menghadapi lebaran. Ibu-ibu rumah tangga ada yang reaktif menyikapi kenaikan harga daging ini. Demikian juga pemerintah daerah atau OPD teknis yang tugasnya menjaga stabilitas harga kebutuhan tentunya juga berharap, kenaikan harga tidak terjadi. Apalagi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) juga terus berupaya menjaga harga tetap stabil agar inflasi terkendali. Prof. Dahlanuddin dari Fakultas Peternakan Unram mengemukakan, kenaikan harga daging di Kota dalam pandangannya bukan persoalan. Sebab, daya beli masyarakat perkotaan cenderung cukup baik. Kenaikan harga daging ini biasanya dipengaruhi oleh tingginya biaya produksi. Bila harga daging terus ditekan turun, menurutnya petani tidak lagi bisa diharapkan berproduksi. Umumnya peternak di NTB

(Suara NTB/bul)

Dahlanuddin skala produksinya kecil, hanya satu atau dua ekor. Adapun peternak yang jumlah ternaknya di atas 10 ekor di Pulau Sumbawa, itupun tak banyak. Melihat komposisi jumlah peternak NTB yang skala kecil ini, Prof. Dahlanuddin kemudian melakukan perbandingan harga. Jika harga daging Rp 100.000/Kg, dihitung berat hidup menjadi 1/3 sama artinya Rp 35.000/Kg berat hidup. Jika seorang peternak memiliki sapi dua ekor, dengan kenaikan berat sapi ½ Kg/hari, maka sama

Smartfren Tawarkan Paket Internet Termurah di Dunia Mataram (Suara NTB) PT. Smartfren Telecom, Tbk, perusahaan penyedia jasa layanan komunikasi Full 4G menawarkan paket internet paling bombastis, bahkan disebut-sebut paket dengan tariff paling murah di dunia. Paket ini berlaku unlimited (tanpa batas). Menyambut Hari Raya Idul Fitri 2018, Smartfren memberikan potongan harga paket internet unlimited 24 jam dari sebelumnya Rp 149.000, menjadi Rp60.000, selama satu bulan penuh FUP 1GB/ hari dengan kecepatan koneksi maksimal. “Untuk memberikan kemudahan bagi para pelanggan bersilaturahmi di hari raya Lebaran 2018, kami hadirkan beragam paket internet yang kami namakan super 4G unlimited, mulai dari 50 ribu, dan 100 ribu juga kami berikan potongan harga untuk paket unlimited yang sebelumnya kami luncurkan, sehingga pelanggan dapat memilih sesuai dengan kebutuhan komunikasinya masing masing,” ujar Arinto Utama, Regional

Head Bali Smartfren ditemui di Mataram, Rabu (13/6) kemarin. Produk ini baru dua minggu diluncurkan. Smartfren meyakini paket teranyarnya belum ada lawan hingga hari ini. Ia juga memastikan kecepatan unduh masih menjadi yang tercepat. Untuk kebutuhan youtube, pelanggan diberikan jaminan. Momentum lebaran biasanya traffic penggunaan data melonjak sampai 40 persen. Meski begitu, Arianto mengatakan tak perlu pelanggan mengkhawatirkan jaringan lambat. “Smarfren memiliki kecepatan unduh terbaik di Indonesia. Inilah yang membuatnya sangat siap bersaing dengan kompetitor,” demikian Arianto. Selain itu Smartfren juga melakukan langkah optimasi jaringan di sepanjang jalur mudik, tanpa terkecuali di Lombok (NTB), pusat keramaian seperti objek wisata, terminal, dan juga bandara. Sehingga para pelanggan dapat menikmati layanan terbaik sepanjang perjalanan. (bul)

artinya dua ekor sapi sehari menghasilkan 1 Kg daging yang harga hidupnya Rp 35.000/Kg. “Artinya, sehari petenak yang memiliki dua ekor hanya dapat penghasilan Rp 35.000. lebih besar pendapatan buruh batu atau pekerjaan lain. Tapi karena tidak ada pilihan, tetap dilakoni menjadi petani/peternak,” kata Prof. Dahlanuddin kepada Suara NTB di Mataram, Rabu (13/6) kemarin. Dengan harga pendapatan harian di bawah Rp 50.000, menurutnya petani sesungguhnya sangat merugi. Nilai itu jauh di bawah pendapatan ideal. Dulunya, petani pernah menikmati harga di atas Rp 50.000/Kg atau dengan asumsi harga daging di pasar menjadi Rp 160.000/Kg, sayangnya itu tak berlangsung lama. Dengan hitung-hitungan itu, sebetulnya menurut Prof. Dahlanuddin, tak perlu masyarakat perkotaan alergi dengan kenaikan harga daging saat lebaran. “Di kota umumnya daya beli masyarakat tinggi, apalagi THR cair, ditambah tunjangan-tunjangan lain, jangan dipersoalkanlah kenaikan harga daging. Itung saja itu untuk petani menikmati hasil ternaknya. Yang bahaya, kalau harga tinggi, tetapi hanya pengusaha yang menikmatinya, itu yang sehatusnya jadi perhatian. Harga tinggi ini harus sampai kepada petani agar tetap bersemangat berproduksi,” demikian Prof. Dahlanuddin. (bul)

12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 Mataram (Suara NTB) 12345678901234567890123456 Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 Provinsi NTB memastikan pihaknya 12345678901234567890123456 akan tetap melakukan kegiatan pe12345678901234567890123456 mantauan terhadap aktivitas aparatur 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 sipil negara (ASN) selama masa cuti 12345678901234567890123456 lebaran yang cukup panjang. Hal itu di12345678901234567890123456 lakukan Bawaslu untuk memastikan 12345678901234567890123456 ASN menghindari penyalahgunaan we12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 wenang dan melakukan politik praktis 12345678901234567890123456 di kalangan abdi negara itu. 12345678901234567890123456 Demikian disampaikan oleh komi12345678901234567890123456 sioner Bawaslu NTB, Umar Achmat 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 Seth yang dikonfirmasi wartawan, Rabu 12345678901234567890123456 kemarin. Cuti lebaran ASN sudah ber12345678901234567890123456 langsung mulai Senin (11/6) kemarin. 12345678901234567890123456 “Sekarang fokus kita selain penga12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 wasan terhadap tahapan Pilkada, kami 12345678901234567890123456 juga melakukan pemantauan terhadap 12345678901234567890123456 aktivitas ASN. Karena, dugaan kita di 12345678901234567890123456 saat mereka bekerja pun banyak ASN 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 yang ikut terlibat politik praktis. Apala12345678901234567890123456 gi di libur cuti seperti ini,” kata Umar. 12345678901234567890123456 Ia menilai, kemungkinan ASN terli12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 bat dalam politik praktis selama cuti 12345678901234567890123456 Lebaran cukup besar karena mereka 12345678901234567890123456 bisa memanfaatkan cuti Lebaran untuk 12345678901234567890123456 mengkampanyekan calon tertentu. 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 “Kenapa bisa dimungkinkan mere12345678901234567890123456 ka turun, karena dalam diri mereka 12345678901234567890123456 bisa melakukan itu. Tetapi, walaupun 12345678901234567890123456 demikian tidak hilang jabatan atau 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 ASN mereka itu,” ucapnya. 12345678901234567890123456 Dia mengimbau para ASN untuk 12345678901234567890123456 tidak sekali-sekali terlibat atau melibat12345678901234567890123456 kan diri dalam politik praktis tersebut. 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 Ditempat yang sama, Ketua Bawaslu 12345678901234567890123456 NTB Muhammad Khuwailid mengakui 12345678901234567890123456 menghadapi cuti Lebaran tahun ini, pi12345678901234567890123456 haknya akan tetap melakukan penga12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 wasan di lapangan untuk meminimal12345678901234567890123456 kan pelanggaran Pemilu. 12345678901234567890123456 “Bagi kami tidak ada libur, meski 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456 ada cuti Lebaran. Karena sesuai tu12345678901234567890123456 poksi Bawaslu harus tetap melakukan 12345678901234567890123456 pengawasan. Jadi tidak ada kata 12345678901234567890123456 libur,” kata Khuwailid. (ndi) 12345678901234567890123456 12345678901234567890123456

Bawaslu Tetap Awasi ASN Selama Cuti Lebaran


SUARA NTB

Kamis, 14 Juni 2018

Jelang Tahun Ajaran Baru

Sekolah Tonjolkan Keunggulan Mataram (Suara NTB) – Sekolah mulai berbenah menjelang tahun ajaran baru nanti. Selain menyiapkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), sekolah juga mulai membenahi sekolah dan menonjolkan keunggulan sekolah. Kepala SMAN 8 Mataram, Hj. Suprapti, S.Pd., dihubungi Rabu (13/6) mengatakan pi-

haknya tengah mempersiapkan PPDB online. Nantinya SMAN 8 Mataram akan menerima 10 Rombongan Belajar (Rombel). Selain itu pihaknya juga mempersiapkan lingkungan sekolah yang nyaman untuk menyambut siswa baru tahun pelajaran 2018/2019. “Kami mempersiapkan lingkungan sekolah yang ber-

sih, sehat, dan nyaman, serta memperlihatkan prestasiprestasi yang diraih,” ujarnya. Sekolah juga nantinya mempersipkan kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) untuk siswa baru. Kuota siswa yang diterima berdasarkan zonasi. Sebagian siswa yang diterima akan berasal dari wilayah Lombok Barat (Lobar) karena wilayah itu dekat dengan sekolah. Selain itu, sebagai upaya untuk meningkatkan dan mengasah keterampilan dan kemampuan siswa di berbagai bidang salah satunya olahraga, SMAN 8 Mataram menggiatkan ekstrakutikuler. SMAN 8 Mataram di tahun 2018 ini juga mengembangkan pembelajaran bahasa Jepang. Ada mahasiswa asal Jepang yang mengajar di SMAN 8 Mataram selama enam bulan. Ia menekankan, kerja sama itu untuk pengembangan pembelajaran bahasa Jepang di SMAN 8 Mataram.

Penguasaan bahasa asing, seperti bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya sangat penting saat ini. Terutama untuk menambah wawasan dan membuat siswa bisa berkomunikasi dengan pihak asing. Terlebih lagi jika para siswa melanjutkan ke perguruan tinggi luar negeri, penguasaan bahasa asing sejak SMA memudahkan mereka. Selain itu, dengan bahasa asing, siswa bisa belajar hal baik dari budaya asal bahasa asing itu, seperti etos kerja yang tinggi, dan hal lainnya. “Mereka bisa mengambil hal yang baik di luar negeri,” kata Suprapti. Tidak hanya itu, dengan modal bahasa asing yang dimiliki, para siswa yang ingin bekerja ke luar negeri bisa menambah nilai mereka. Dengan modal bahasa asing itu, para pekerja bisa bekerja lebih baik. Apalagi di Lombok ini pengiriman tenaga kerja profesional atau yang memiliki kemampuan lebih dibutuhkan. (ron)

Halaman 12

Kekurangan Guru Harus Jadi Atensi Serius Pemerintah

H.Ali H. Arahim

Mataram (Suara NTB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) NTB ingatkan pemerintah agar serius melihat angka kekurangan guru di setiap daerah yang ada di NTB. Terutama pada jenjang Sekolah Dasar (SD). Ketua PGRI NTB H.Ali H. Arahim mengungkapkan pemerintah jangan gunakan logika dalam melihat kekurangan tersebut, karena yang dibutuhkan adalah harus berdasarkan matematik. PGRI mengamati pemerintah masih terkesan melihat masalah hanya menggunakan logika, tidak berdasarkan matematik. Akibatnya kekurangan guru PNS yang terjadi di setiap daerah masih terus berlanjut. Terlebih yang paling parah

HILANG : Sertifikat Hak Milik tanah No 00671 Luas 1.511 M2 a.n. Ni Nengah Yuni Artini diperkirakan hilang di Dusun Pemangkalan Desa Batu Mekar Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat

SALON RUPA-RUPA DIJUAL TANAH LOK.KR PULE SEKARBELA MTR LT.335M2 HUB:087755533273 Toyota Lombok,dptkn program khusus bln Ramadhan:Dis pulhan jt,Dp Ringan, Grts Kaca film,Grts js service smpai 4th/ 50rb km,Ayo buruan, info&pmesanan hub segera Hery Toyota,081907921999085238359008,beli Toyota ingat hery,Melayani dgn pasti DIJUAL OPER KREDIT TATA SUPER ACE TH2016 TURBO DIESEL PANJANG BAK 260CM HUB. BU ELI 085333587700

RUPA-RUPA URUS LAPORAN PAJAK SPT TAHUNAN, PPN, PASPORT, SIUP,NPWPHUB.082146461910 MEMBANTU LAPORAN PAJAK SPT TAHUNAN, PKP, NPWP, SIUP, PASPORT HUB. 081338344155 Toyota Lombok,dptkn program khusus bln mret dis puluhan jt Rpiah, Free angsuran-12x,grts kaca film,Grts jasa service smpai 4th/50rb km,ayo buruan,info pmsanan :081907921999 (HERY),Beli Toyota Ingat Hery,mlyani dgn pasti. LesehanTamanBangket,promo dr tgl 17maret-17april (disc 15% utk semua menu) datang ke lesehan kami JL.Saleh Sungkar 77xx Bintaro,Info pemesanan hubungi : 081917937773/081907815697 DJL TNH KEBUN L.174 LOK.DS.PENGONONGLINGSAR H.30JT/A HUB.082147897778 KRIDA TOYOTA MTR, dptkn Prgram Khusus bln Agsts,Diskon Pluhan Jt Rupiah, Prgrm DP murah,Gratis Jasa Service s/d 3th/50rb KM,Ayo Buruan,Info&Pmesanan Hub Hery Toyota 081907921999,Beli Toyota Ingat Hery,Melayani dgn Pasti. DAPUR BU’ANI mnydiakan ayam rumpak,ceker balado,pkt mkan siang mulai 12rb,aneka mcam sambal,u/delivery free ongkir mtrm&sktrnya,Jl.Masjid Al-Muttaqien no.26 Dasan Agung,tlp.087864657127 DIJUAL RUMAH DI BTN LINGKAR PRATAMA BLOK Y NO. 5 BERMINAT SEGERA HUBUNGI: 087865991696

DIJUAL TOKO ATAU KIOS UKURAN 8 X 4 M DI KOMPLEKS PERTOKOAN LONCENG MAS BERTAIS BERMINAT HUB. 081907815224

RUPA-RUPA PT.KEUANGAN MENGELUARKAN DANA CEPAT 1 HARI CAIR(BUNGA 0,5%)BPKB MOBIL/SEGALA JENIS MOBIL (TRUK/TRONTON,MINIBUS,PIC UP,DLL)PROSES MUDAH,CEPAT,DAN BISA TAKE OVER/ PINDAH BANK, HUB (085100026010)(081999290387)(081239956609) KAMORRY BOUTIQUE&MAKE OVER, hrga mulai dr 70rb,Dis10% Tas&Dompet,MakeUp Wisuda 175RB,blnja datas 300RB free makeup,mjual&myewakan kebaya,buka setiap hari pukul 10.00-21.00,jl.swadaya No.15 Kekalik(Samping electra diamond store)/081916887677 DUJUAL REVO ABSOLUT CW’09 WARNA HITAM/MERAH DR HP7JT 0818543688 TP DIJUAL RUMAH FULL FURNITURELOKASISTRATEGIS,3KAMARTIDUR,2KAMARMANDI,3 AC,DAN GARASI MOBIL, HARGA590JT NEGODIKIT.JL.WARU BLOK.UB NO.15 BTN LINGKAR PRATAMA MATARAM.HUB:081349684919

RAA MUSLIMAH.Salon Spa Muslimah hadir lg di Mtrm, kami cab. Baru dr Youfo Mtrm Jl.Panjitilar.Memberikan Pelayanan terbaik u/ wanita muslimah d Lombok.Terdiri dr Ptong Rmbut,Creambth,Facial,Massage,Spa, dll. Nyaman &aman terjaga, jl.Gili Asahan, perum Griya Udayana N0.3. Hub: 087765893848 TYGIA SALON.Treatment Galvanic Spa(setrika wajah):Mngncangkn Kulit,Mngurangi Kriput, flek, Komedo,Mcrhkan Kulit,Mngangkt Klopak Mata,Mulai 100Rb-150Rb,Menerima Treatment k Rmh Anda Min.2org, ,Jl.Lalu Mesir,Gg.Sowela No.1 Abian Tubuh, WA:081339123452

LOWONGAN MEVITHA SALON & SPA mmbutuhkn karyawati yg brpngalaman,jujur,disiplin, diutamakan yg blum menikah.Alamat : Jl.Kesra Raya No.17 Perumnas, Tanjung Karang Permai,HP 081907004335 DICARI PEGAWAI PEREMPUAN UNTUK JUALAN ROTI Min. 20 TH, TINGGI Min. 155 cm, DISIPLIN, RAJIN, ULET, BERMINAT LANGSUNG KE ALAMAT JL. RA KARTINI NO. 10 DEPAN PASAR CEMARE DIBUTUHKAN TENAGA AHLI UNTUK MENJAHIT SEGALA JENIS TAS (YANG SEKEDAR BISA MENJAHIT AKAN DIBIMBING LAGI) ALAMAT : JL.JENDRAL SUDIRMAN,BTN KOREM, BLOK A NO.1 ,HUB. MOH.GHAZALI, HP : 081 917 267 007 DIBUTUHKAN SEGERA ADMIN, KASIR, WAITERS, KIRIM LAMARAN LANGSUNG KE LUMBUNG RESTO EPICENTRUM MALL LT. 2

saat ini adalah kekurangan guru di jenjang SD. Padahal di jenjang pendidikan tersebut keberlangsungan generasi sangat ditentukan oleh kualitas guru. Untuk itu kata dia, sudah saatnya pemerintah gunakan pertimbangan berdasarkan kondisi matematis. Tak hanya itu, jumlah riil kekurangan guru saat ini cukup parah. Berdasarkan data yang dipegang pihaknya, di NTB kekurangan guru SD terdapat kurang lebih sekitar 39 ribu. Jumlah sebesar ini disebutnya sangatlah parah. Namun beruntung masih banyak guru honor yang bersedia mengisi setiap kekurangan tersebut. Adanya moratorium PNS juga salah satu bukti pemerintah masih menggunakan logika. Bahkan disebutnya, program moratorium PNS tersebut adalah bentuk pemerintah mempersulit guru honor dan guru lainnya untuk jadi guru PNS. Moratorium PNS ini juga jadi kendala, bahkan terkesan mempersulit guru honor untuk menaikkan levelnya jadi PNS. (dys)

LOWONGAN WARUNG DAN KIOS “BERKAH” MEMBUTUHKAN RELAWAN YG IKHLAS MEMBANTU KAMI,TDK FULL TIME, BAGI YG RUMAHNYA JAUH DISIAPKAN TMPT TINGGAL,PARTISIPASI SERIUS,HUB:NENNI (085333423658)

SALON DE’gustin hair art salon and barbershop, menerima prwtan rmbut&kulit, potong rambut mulai harga 20rb, perawatn rmbut dan kulit terbaik dgn hrga trjangkau,Jl.Ismail Marzuki No.3 Hp (081237564121) SALONMUSLIMAH SYAFIRA Melayani Face Treatmen: Facial Madu, Facial Buah Alami, Facial Detok, Facial Collagen, Facial Oxigen, Facial Bady Shop, Facial Diamon+Oxigen, Facial Beauty Zen + Alat Infra Red DLL. Jl. Pendidikan no. 11 mataram Al Beauty Salon & Spa, promo : pkt full body treatment terlaris ONE DAY SPA(13 trtment) hnya 250rb free fc antiaging 135rb,pkt plangsing (fc strika wajah+akupuntur prut)hanya 175rb,smoothing spa free msker rmbt stlh 3hr, Jl.Pancaka No.5, Kr.Medain, Hp: 081907050543 RINA SALON,melayani : Rias Pngntn,kursus make-up & sanggul,ptng rmbut & kriting, Pnywaan pkaian adat ankank&dwsa, sewa mobil antik,&dekorasi.jl.jndrl sudirman Gg.Jawa No.1,Rembiga-Mtr,087855311441(Hj.Ninik Ridwan) Yanti Salon & Spa menerima : prwtan wajah & rambut, SPA pkt I : body mssage,Body Scrub,Totok wjah =80rb, SPA pkt II : body mssage,body scrub,totok wjah,Ratus Vagina : 105rb, Jl.BungKarno,Kr.genteng, tlp. 081917913809

JAMINKAN BPKB anda diatas tahun 2000, Pick up 2005 bisa hub : Wayan Pardha 082146884888(Telkomsel), 085606884888(indosat), 081903884888 XL (WA), Langsung Proses. PURI MAMA, Menyewakan Toyota Hiace, muat hingga 16 Orang dengan supir,penyewaan bisa disewa terpisah, bisa armadanya saja, Informasi penyewaan, Hub : 082266194177 ALLEA GALERI, galeri fashion menyediakan Kain Tenun, Kain Songket dan menerima Jahit Busana, Lokasi : Jalan Swasembada , Hp : 081907000477, WA : 08194111079, PIN BBM :d6e340dc

Penanggung Jawab: Agus Talino Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab : Raka Akriyani Koordinator Liputan : Fitriani Agustina, Marham, Moh. Azhar Redaktur : Fitriani Agustina, Marham, Izzul Khairi, Moh. Azhar, Haris Mahtul Staf Redaksi Mataram : Moh. Azhar, Haris Mahtul, Afandi, M. Nasir, Ahmad Bulkaini, M. Kasim, Darsono Yusin Sali, Atanasius Rony Fernandez, Linggauni, Wahyu Widiantoro, Akhmad Hiswandi Lombok Barat: M.Haeruzzubaidi. Lombok Tengah : Munakir. LombokTimur : Rusliadi, Yoni Ariadi. KLU : Johari. Sumbawa Barat : Heri Andi. Sumbawa : Arnan Jurami, Indra Jauhari. Dompu : Nasrullah. Bima : Rafiin. Tim Grafis : A.Aziz (koordinator), Mandri Wijaya, Didik Maryadi, Jamaludin, Muhammad Kasim. Kantor Redaksi : Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257.Tarif Iklan : Iklan Baris : Rp 20.000/baris Min 2 baris max 10 baris (1 baris 30 character). Display B/W (2 kolom/lebih): Rp 30.000/mmk. Display F/C : Rp 35.000/mmk. Iklan Keluarga : Rp 20.000./mmk. Iklan Advertorial : Rp 15.000/mmk. Iklan NTB Emas (1 X 50 mmk): Rp 500.000/bulan (25 X muat). Iklan Peristiwa : Rp 350.000/kavling. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Harga Langganan: Rp 85.000 sebulan (Pulau Lombok) Rp 90.000 sebulan (Pulau Sumbawa), Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 5.000. Terbit 6 kali se-minggu. Penerbit: PT SUARA NTB PERS. Percetakan PT Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar.

SUARA NTB

 Wartawan SUARA NTB selalu membawa tanda pengenal, dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari nara sumber.


SUARA NTB

Kamis, 14 Juni 2018

Halaman 13

RUKO - VILA - KOST

500.000

Rp. 995 Jt


Kamis, 14 Juni 2018

SUARA NTB

Halaman 14


SUARA NTB

Kamis, 14 Juni 2018

H-2 Lebaran

Amaq Asrul : Pilih Pemimpin Bukan Lihat Usia

Food Van Act NTB Masih Beroperasi, dari Jonggat hingga Pulau Bungin Mataram (Suara NTB) – Kegiatan Humanity food van ACT NTB masih tetap berlangsung, H-2 lebaran ini, Food Van serentak berlangsung di empat kabupaten kota yang berbeda di NTB, yakni di Jonggat Kabupaten Lombok Tengah, Kota Mataram, Kota Bima dan Pulau Bungin di Kabupaten Sumbawa Besar. Menyusuri jalanan setapak yang panas dan berdebu di Lombok Tengah untuk bisa mencapai lokasi food van di Yayasan Darul Hukumaini Jonggat, tidak menyurutkan semangat teman-teman MRI Lombok Tengah dan relawan dari SMAN 1 Jonggat untuk berbagi kebahagiaan melalui sekotak paket berbuka untuk anak-anak yatim di sana. Kebahagiaan dan senyum yang terpancar dari mereka seolah membayar lelah teman-teman relawan melewati jalanan yang terjal dan cukup jauh dari jalan besar. “Terima kasih kakak-kakak, wah beng ite siqt bebuke, jarang-jarang arak dengan datang beng ite percume (Terima kasih kakak-kakak sudah memberikan kita makanan untuk berbuka, jarang-jarang ada yang datang ngasih kita gratis)” ucap salah seorang dari mereka dengan penuh haru menggunakan bahasa sasak, bahasa local setempat. Lain di Jonggat, beda juga cerita di Pulau Bungin, Pulau yang terkenal sebagai pulau terpadat di dunia ini juga dikunjungi untuk berbagi paket pangan ramadhan. Terletak di tengah Laut di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa Besar, di bawah tahun 2002 masyarakat yang ingin ke sana, harus menyebrang dengan perahu, tetapi sejak tahun 2002 pemerintah sudah membangun jembatan langsung ke sana, sehingga kendaraan seperti motor atau mobil bisa langsung ke Pulau Bungin tanpa harus menggunakan sampan. Jalanan khas pegunungan dengan sepoi angin laut menjadi teman perjalanan tim relawan ACT ke sana, walau dalam kondisi puasa, tidak membuat kendor semangat relawan menuju lokasi. Sesampai di sana relawan

sudah ditunggu oleh para lansia dan anakanak yatim dengan antusias di salah satu rumah panggung milik salah sorang warga. Setelah membagikan paket pangan ramadhan untuk berbuka, salah seorang lansia yang juga sebagai guru ngaji di sana mendoakan para relawan ACT agar hidupnya selalu berkah dan cita-citanya tercapai. “Barahtuane memon relawan ellune barokah beke memon ai ma citacita ne sampe ma kadakanne” doá Bapak dalam Bahasa Sulawesi Bajo (Walaupun di daerah Sumbawa, tetapi bahasa yang digunakan adalah bahasa Sulawesi Bajo sebagai bahasa nenek moyang mereka) Cerita di kota Bima dan Kota Mataram tidak kalah menarik, dengan menggandeng komunitas motor klasik GENTELMENTS Bima, MRI ACT Bima membagikan paket pangan ramadhan tidak hanya di waktu berbuka saja, tetapi juga ketika sahur melalui program Food Van Sahur On The Road yang juga dilakukan oleh relawan ACT MRI Mataram bekerja sama dengan BEM Fakultas Tekhnik Universitas Mataram . Menyusuri jalanan malam yang lumayan sepi sekitar jam 02.00 hingga 03.00 dinihari untuk membagikan paket sahur, para relawan rela berjibaku menahan dinginnya malam kota Bima dan Kota Mataram. “Nami doho neo ade poda mu karawi sama labo ACT MRI, dan kegiatan ake na wancu ku berkesan poda ruú name doho. Semoga ta tando na ndai loa ta karawi smaa wali (Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan ACT MRI dan kegiatan ini sangat berkesan bagi kami. Semoga ke depannya kita bisa bermitra lagi)” Ucap Adi selaku ketua motor klasik GENTELEMENTS Bima dengan begitu bersemangat. “InsyaAllah ini adalah awalan untuk memberikan Ramadhan terbaik bagi masyarakat NTB, ke depannya, kami akan berusaha lebih untuk memberika yang terbaik buat masyarakat” Tutur Pak Alfian selaku Kepala Cabang ACT NTB. (*)

Pemprov ”Warning” ASN Dari Hal. 1 kata Kepala Biro Organisasi Setda NTB, h. Yusron Hadi, ST, MUM di Mataram, kemarin. Surat edaran agar PNS lingkup Pemprov NTB supaya tak menambah cuti Lebaran dan menggunakan randis ke luar NTB sudah disampaikan ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Imbauan tersebut diharapkan dipatuhi oleh seluruh PNS lingkup Pemprov NTB. Yusron menjelaskan, surat edaran yang disampaikan ke seluruh OPD tersebut merujuk pada surat edaran bersama menteri mengenai libur

bersama Hari Raya Idul Fitri. PNS lingkup Pemprov NTB mulai libur bersama sejak tanggal 11 - 20 Juni 2018. “Dan pada tanggal 21 Juni harus masuk sebagaimana biasa pada pukul 07.30 Wita,” ujarnya. Mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB ini menambahkan libur bersama tersebut tidak mengurangi PNS untuk mendapatkan cuti. Namun, pelaksanaan cuti tidak diperkanankan sebelum libur bersama maupun berdekatan dengan hari masuk kerja pada 21 Juni mendatang. (nas)

Bendungan Mujur Ditunda Dari Hal. 1 Beringin Sila di Kabupaten Sumbawa mulai tahun ini. Pemprov NTB melalui Dinas PUPR membantah lambatnya realisasi pembangunan Bendungan Mujur ini akibat persoalan politik. Pemprov menjelaskan penyebab belum dibangunnya Bendungan Mujur karena persoalan Land Acquisition Resettelement Action Plan (LARAP) yang tak kunjung tuntas. “Terkait Bendungan Mujur, tidak ada sama sekali persoalan politik,” tegas Kepala Dinas PUPR NTB, Ir. Wedha Magma Ardhi, M. TP di Mataram. Ia menjelaskan, rencana pembangunan Bendungan Mujur sudah disiapkan desainnya. Baik berupa feasibility study (FS) atau studi kelayakan dan Detailed Engineering design (DED). Bahkan, kata Ardhi, sertifikasi desain Bendungan Mujur juga sudah ada. ‘’Tapi persoalannya LARAP yang ndak selesai-selesai. Karena ada satu dusun, masyarakatnya yang tidak mau dipindahkan,’’ paparnya. Satu dusun tersebut berada pada posisi yang sangat krusial atau strategis dari keberadaan Bendungan Mujur. Sehingga, jika persoalan LARAP ini tidak selesai, maka pembebasan lahan tidak akan bisa dilakukan. Artinya, dari segi kriteria pembangunan suatu bendungan kaitan dengan kesiapan lahan belum terpenuhi. Untuk itulah, kata Ardhi, pihaknya

Halaman 15

bersama Pemkab Loteng bersama dengan pemerintah pusat terus mengupayakan LARAP Bendungan Mujur bisa segera selesai. Karena dalam LARAP itulah terdapat proses kajian mengenai appraisal pembebasan lahan termasuk relokasi warga. ‘’Karena dalam LARAP itu termasuk pemindahan penduduknya ke mana. Ini yang memang belum mendapatkan titik temu. Saya pikir di situ tidak ada masalah motif politik,’’ imbuhnya. Ardhi menegaskan, pembangunan Bendungan Mujur ini hanya persoalan kesiapan lahan saja. Yakni mengenai kesiapan masyarakat bersedia direlokasi. Berdasarkan perencanaan Kementerian PUPR, pembangunan Bendungan Mujur diharapkan dapat direalisasikan 2020 mendatang. “Dengan ditetapkan pada 2020 harus dilaksanakan. Maka segala upaya harus dilakukan menyelesiakan LARAP-nya. Itu termasuk masuk cukup ideal tahun 2020. Kita masih punya waktu dua tahun menyelesaikan LARAP,” tandasnya. Pembangunan Bendungan Mujur sedikitnya butuh anggaran sekitar Rp 400 miliar. Bendungan yang berlokasi di Desa Mujur Kecamatan Praya Timur ini rencananya akan mampu mengairi areal persawahan seluas 6.000 hektar. (nas)

Dari Hal. 1 Tapi dipilih oleh rakyat langsung. Pilihan paling tua karena menjadi pertimbangan para sahabat. Catatan sejarah tersebut menyiratkan pelajaran yang harus ambil. Karena itu, tidak diperbolehkan menghina orang tua. Orang Sasak itu mencari pemimpin yang tua. “Ketika kita masuk kampung-kampung yang dicari adalah orang yang dituakan. Anak muda tidak mungkin tahu dan paham soal kampungnya,” terang Ali BD. Inilah katanya konsep kepemimpinan (imamah) dalam Islam. Memilih pemimpin mengedepankan yang tua. Abu Bakar, lanjutnya terpilih karena ahli dan alim, serta lebih tua menunjukkan lebih berpengalaman dan pemikirannya jauh lebih banyak. ‘’Hei anak-anak muda, hormatilah yang tua kalau mau selamat,’’ ucap Ali Dachlan. Rasulullah Muhammad mendapat risalah kenabian dari Allah saat usianya sudah 40 tahun. Usia kematangan berpikir. Contoh-contoh lainnya dimasa kini juga terlihat. Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Muhammad terpilih diusia 92 tahun. Donald Trump memimpin Amerika Serikat juga terpilih 77 tahun. “Saya belum 70 tahun, usia saya sekarang 69 tahun. Kenapa wajah saya tua karena selalu memikirkan rakyat,” ungkap Bupati Lotim yang sedang mengikuti masa cuti kampanye ini. Dikatakan, kepalanya sampai botak memikirkan nasib rakyat. Meski sudah banyak berbuat untuk Lotim namun Sang Pendobrak ini merasa tidak pernah merasa puas. Ali BD justru mengaku sedih dengan fakta masih banyaknya

yang belum bisa dilakukan. Pilih pemuda 10 atau orang tua berpengalaman? Jawaban Ali BD, pilih orang tua berpengalaman. Disebut dirinya tua, Ali BD mengakui. Namun ia tegaskan tidak boleh mendiskriditkan orang tua. Orangyangmendiskriditkanorang dari segi umur itu takut kalah. Ditegaskan, dalam memilih pemimpin itu bukan dengan melihat usia. Usia hanyalah bilangan dan angka-angka. Lihatlah sosok pemimpin itu apa yang ada dalam pikirannya. “Jadi bukan bertanya berapa umur Anda, tapi ada pikiran soal bangsa dan Negara,’’ tegasnya. Imamah atau kepemimpinan dalam Islam mensyaratkan kita harus kembali kepada jati diri kita dan cara-cara pengalaman sejarah serta petunjuk dalam agama Islam. Jika tidak demikian, maka akan terjadi kegamangan dalam memilih pemimpin. Apalagi memilih pemimpin karena alasan uang dalam amplop atau sarung. Sesungguhnya lanjut Ali BD, negara kita memerlukan pemikiran besar. Pemimpin jangan berdebat soal menghotmix jalan, tapi yang diperdebatkan apa pikiran besar untuk kemajuan bangsa. Kalau jalan hotmix itu urusan kepala dinas, urusan kepala bidang dan kepala seksi. Calon Gubernur Independen, Non Partai dan Non Blok ini menyatakan dirinya selama kampanye ini pun terbilang tidak pernah menyuruh orang memilihnya. Dalam mengisi hari-hari kampanye, Ali BD lebih banyak menyampaikan pencerahan kepada rakyat. Maju menjadi calon gubernur atas dorongan rakyat ini katanya semata ingin melakukan perubahan melalui kekuasaan.

4.000 Hektar Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan Dari Hal. 1 ‘’Saat ini rata-rata petani sudah mengeluarkan biaya tanam hingga Rp 4 juta per hektar. Tapi karena mengalami kekeringan, tanaman padinya dipastikan gagal tanam. Akibatnya, petani dipastikan merugi,’’ aku salah seorang petani asal Praya Barat. Para petani hanya pasrah dan tidak bisa berbuat apaapa. Atas kondisi yang terjadi. Karena memang kondisi air baku yang tidak ada. Sementara kalau berharap dari air hujan, hujan tidak turun turun di wilayah Loteng. Terutama lagi di wilayah Loteng bagian selatan. ‘’Kita mau ambil air dengan sistem pompa juga tidak bisa. Karena memang sumber air yang tidak ada,’’ katanya. Awalnya katanya, para petani mengira hujan tahun ini bakal berlangsung lama. Karena tahun sebelumnya, musim hujan berlangsung cukup lama. Sehingga saat itu banyak petani yang bisa tanam hingga tiga kali. Tapi sekarang, musim hujan hanya berlangsung sebentar. Sementara petani sudah terlanjur menanam padi pada musim tanam kedua tahun ini.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Loteng, L. Iskandar, Rabu (13/6) kemarin, tidak menampik kerugian yang dialami petani akibat dari gagal tanam maupun gagal panen tersebut. Jika melihat luas lahan yang mengalami kekeringan, kerugian petani di Loteng ditaksir mencapai miliaran rupiah. Hitung-hitungan kasarnya, biaya tanam untuk satu hektar sebesar Rp 3 juta sampai Rp 4 juta. Sedangkan lahan pertanian yang mengalami kekeringan jika merujuk data sebelumnya lebih dari 4 ribu hektar. ‘’Jadi sudah bisa dihitung berapa total kerugian petani di Loteng yang disebabkan kekeringan yang melanda daerah ini,’’ jelasnya. Terkait persoalan tersebut, pihaknya mengaku sudah berupaya maksimal. Dengan mengerahkan pompa-pompa air yang ada. Namun hasilnya belum maksimal seperti yang diharapkan. Karena memang kondisi ketersediaan air baku sudah sangat kecil. ‘’Memang ada yang bisa diselamatkan. Bahkan, ada yang bisa dipanen. Tapi yang gagal tanam maupun gagal panen, masih jauh

lebih besar,’’ katanya. Pihaknya berharap kekeringan yang melanda pada musim tanam ke dua tahun ini, bisa menjadi pelajaran bagi para petani di daerah ini. Terutama lagi bagi petani yang ada di wilayah tadah hujan. Agar lebih cermat saat akan menanam padi. Jika sekiranya, ketersedian air baku sudah minim hendaknya tidak memaksakan diri untuk menanam padi. Masih banyak jenis tanaman lain yang bisa ditanam yang jauh lebih kuat dan tahan panas (air sedikit). Dalam hal ini pemerintah memang tidak bisa menyalahkan petani. Karena petani punya hak mau menanam apa saja.Tapi pihaknya berharap petani hendaknya selektif. Kalaupun mau menanam, baiknya memilih tananam yang tidak butuh banyak air serta tahan panas. Tidak meski harus memaksa menanam padi. ‘’Kalau kondisinya sudah seperti ini yang rugi juga petani. Tapi seandainya petani selektif, dengan memilih menanam tanaman yang sesuai dengan kondisi musim, potensi kerugian bisa ditekan,’’ katanya. (kir)

Kelancaran Distribusi Elpiji dari Padangbai Tersendat Dari Hal. 1 ‘’Kami (Pertamina) sudah minta untuk diprioritaskan di sana (di Padangbai). Tapi oleh ke-Syahbandaran tetap disebut sama-sama prioritas (dengan penumpang dan barang lainnya),’’ ujar Firdaus Sutanto, Sales Eksekutif Elpiji IX Lombok PT. Pertamina (Persero). Akibat dermaga yang bermasalah, kapal pengangkut elpiji yang digunakan Pertamina harus menunggu giliran masuk dermaga berjam-jam. Dampaknya, jadwal sampai di Pelabuhan Lembar pun molor. Untuk menyiasatinya, Pertamina meminta kepada agen-agen elpiji di Pulau Lombok untuk bekerja 24 jam. ‘’Yang biasanya kerja di agen dari pagi sampai sore. Kita minta 24 jam, untuk menyesuaikan keterlambatan distribusi,’’ jelas Firdaus. Pertamina mengangkut elpiji dari Padangbai–Lembar rutin setiap hari. Hanya saja, sejak

awal bulan Juni ini jadwal bongkar kapal tak bisa diprediksi. Padahal seharusnya komoditas strategis menjadi prioritas. Firdaus menyebut itu yang belum bisa dimaknainya, jika melihat situasainya saat ini. ‘’Apalagi kan musim mudik, tetap saja di Padangbai dijawab sama-sama prioritas. Kalau di Lembar tidak ada masalah, begitu datang langsung masuk dan bongkar,’’ imbuhnya. Soal ketersediaan stok elpiji jelang Lebaran, Firdaus menyebut, saat ini stok masih bertahan dua hingga tiga hari ke depan. Distribusi pasokan dari Depo Manggis Bali juga tetap terjadwal. Kata Firdaus, tidak ada masalah. Hanya saja, keterlambatan sampai pasokan di Lombok akibat terganggunya dermaga di Padangbai. Harapan Pertamina, agar kendala ini tak berkepanjangan. ‘’Di sinilah perlunya intervensi antarpemerintah daerah. Agar kebutuhan strategis masyarakat

tak terganggu.’’ Menghadapi permintaan elpiji jelang Lebaran, Firdaus menyebut bahwa Pertamina telah melakukan penambahan 15 persen dari kebutuhan. Sebelumnya, di Bulan Mei Pertamina mengalokasikan tambahan elpiji subsidi sebesar 15 persen untuk mengantisipasi permintaan kebutuhan selama puasa. ‘’Tapi tidak terserap sesuai yang kita rencanakan. Kami lakukan penambahan lagi sejak tanggal 7 Juni sampai 14 Juni ini,’’ ujarnya. Kebutuhan normal di Bulan Juni ini berdasarkan pemetaan Pertamina sebanyak 2.261.840 tabung. Dari kebutuhan normal ini, Pertamina mengalokasikan tambahan sebanyak 349.145 tabung. Setelah itu, Pertamina akan melihat kembali permintaan saat Lebaran Ketupat. ‘’Kalau memungkinkan dilakukan penambahan, tetap akan dilakukan penambahan,’’ demikian Firdaus.(bul)

Perubahan ke arah yang lebih baik itu bisa dilakukan melalui kekuasaan. Tidak ada cara lain untuk melakukan peubahan. “Saya menjadi pemimpin bukan untuk cari kegagahan, saya tidak pernah pakai pakaian gagah-gagahan,’’ katanya. Menjadi pemimpin bagi Amaq Asrul harus bertanggung jawab atas segala yang dipimpinnya. Ia pun mengaku lebih kerap pusing dan susah untuk mencarikan solusi atas segala masalah yang dihadapi masyarakat. Papuk Abada, panggilan lain Ali BD ini menambahkan, selama ini dalam proses politik memilih pemimpin selalu beru-

jung konflik. Cara-cara ini katanya tidak dibenarkan. Dituturkan, Ali BD tiga kali mengalami kegagalan dalam persaingan politik. Namun kekalahan itu selalu disikapi dengan senyum. Saat pertama kali maju menjadi calon Bupati Lotim tahun 1998 kalah hanya dua suara, Ali BD tersenyum. Maju lagi di Pilkada Kota Mataram kalah dua suara juga dari pemenang. Kembali lagi di Lotim kalah lagi. Namun semuanya disikapi bukan dengan cara demo-demo. Aksi demo-demo menyikapi kekalahan pada Pilkada itu tidak dibenarkan Ali BD. “Tidak usah demodemo,’’ pesannya. (rus)

Warga Suralaga Kompak Dukung Ali-Sakti Dari Hal. 1 Melainkan sekadar bersilaturahmi. Menyambung tali persaudaraan. Ali BD mengaku sangat senang bersilaturahmi dengan warga. Melihat warga yang sangat bersemangat membuatnya bangga dan bahagia. Warga meski sedikit namun bisa membangun masjid. Kepada warga Suralaga, Ali Dachlan berpesan untuk terus menjaga silaturahmi, jaga persatuan dan kesatuan. Terlebih selama bulan Ramadhan. Bu-

lan tempat turunnya Al Qur’an. Bicara soal memilih pemimpin, pesan Ali BD harus mengacu pada Quran. Sesuai dengan petunjuk-petunjuk Quran. “Saya tidak mau dipilih oleh orang yang tidak mengerti konsep kepemimpinan,” ungkapnya. Ditambahkan, kuatkan terus persatuan apapun yang terjadi. Termasuk dalam memilih pemimpin, harus tetap bersatu. Apapun dikerjakan pasti akan bisa diselesaikan. “Inilah salah satu inti ajaran agama Islam,” imbuhnya. (rus)

Sepuluh Kecamatan Alami Kekeringan Ekstrem Dari Hal. 1 Selanjutnya, Kecamatan Bolo Kabupaten Bima tercatat 70 hari tanpa hujan, Kecamatan Pujut Lombok Tengah 70 hari tanpa hujan. Selain itu, Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima tercatat 69 hari tanpa hujan, Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah 69 hari tanpa hujan. Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah juga tercatat 69 hari tanpa hujan. Terakhir, Kecamatan Masbagik dan Pringgabaya Lombok Timur berturut-turut 64 hari tanpa hujan dan 63 hari tanpa hujan. Selain itu, Luhur juga menambahkan ada puluhan daerah yang masuk kategori kekeringan sangat panjang atau tidak hujan berturut-turut 31 – 60 hari. Di Kabupaten Sumbawa terdapat di Labuhan Badas, Labangka, Lape, Lenangguar, Moyo Utara, Moyo Hilir, Moyo Hulu. Di Kabupaten Bima terjadi di Palibelo Panda dan Woha. Di Kota Bima terjadi di Asakota, Raanae Timut dan Raba. Di Kabupaten Dompu terjadi di Manggalewa dan Kilo. Di Kabupaten Lombok Barat terjadi di Sekotong. Kemudian Lombok Timur terjadi Sam-

belia, Lombok Tengah di Selong Belanak dan Lombok Utara terjadi di Bayan dan Gangga. Hasil monitoring Hari Tanpa Hujan berturut - turut (HTH) yang di-update 10 Juni 2018 menunjukkan di Pulau Lombok bagian tengah dan barat umumnya didominasi HTH kategori menengah (11-20 hari tanpa hujan). Namun di pesisir utara dan timur pulau Lombok serta sebagian besar pulau Sumbawa dominan HTH kategori sangat panjang (30-60 hari tanpa hujan). HTH terpanjang terpantau di Kabupaten Lombok Timur, Kokok Putih Sembalun (79 hari) dan Jerowaru (77 hari). Di Kabupaten Bima, yakni Sape (83 hari) dan di Kabupaten Sumbawa terdapat di Plampang (71 hari). Luhur menjelaskan curah hujan pada dasarian I Juni 2018 di wilayah NTB secara umum berada pada kategori rendah (<20 mm/dasarian). Sifat hujan dasarian I Juni 2018 secara keseluruhan, berada dalam kondisi bawah normal. Ia mengatakan peluang terjadinya hujan pada dasarian II Juni 2018 di seluruh wilayah NTB cukup rendah dengan peluang hujan >20 mm/dasarian sebesar 10-20 persen. (nas)

TGB Khatib, Imam Besar Mesir akan Imami Salat Hari Raya Idul Fitri di IC Dari Hal. 1 Dari jadwal yang sudah disusun, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi rencananya akan menjadi khatib. Sedangkan salat hari Raya Idul Fitri rencananya akan diimami imam besar asal Mesir, Syeikh Mahmud Abdul Basith. Hal tersebut diungkapkan Kepala Biro Kesra Setda NTB, Ahmad Masyhuri, SH ketika dikonfirmasi Suara NTB, Rabu (13/6) siang. Ia mengatakan, pelaksanaan salat ied akan dimulai pukul 07.00 Wita. “Bertindak selaku imam Syeikh Mahmud Abdul Basith dari Mesir. Khatib Pak Gubernur, Dr. TGH. M. Zainul Majdi,” ujarnya. Masyhuri menjelaskan, pelaksanaan salat hari raya Idul Fitri dengan imam besar dari Timur Tengah sudah dimulai sejak tahun lalu. “Tahun kemarin juga imam besar dari Timur Tengah. Ini tahun kedua, juga imam besar,” imbuhnya. Lokasi salat Idul Fitri, kata Masyhuri berada di ruang utama tempat ibadah IC. Jika jumlah jemaah melebihi kapasitas masjid maka akan disiapkan di pelataran. Jika pelataran IC tidak cukup maka seluruh halaman IC akan disiapkan untuk jemaah salat Idul Fitri.

Tahun lalu, kata Masyhuri, jumlah jemaah membeludak. Sehingga lokasi parkir kendaraan berada di jalan. Rencananya, parkir kendaraan bagi jemaah yang salat ied di IC akan diarahkan pada lahan kosong milik Pemprov NTB yang berada di depan Kantor Imigrasi Mataram dan depan gedung pendidikan IC. Selama bulan Ramadhan, Pemprov NTB mengundang tiga imam besar dari Timur Tengah (Timteng) untuk menjadi imam salat tarawih di Masjid Hubbul Wathan IC. Hadirnya tiga imam besar ini membuat suasana beribadah salat tarawih seperti di Timteng, misalnya di Masjid Nabawi Madinah Arab Saudi. Mereka adalah Syeikh Izzat Rasyid (Mesir), Syeikh Ahmad Jalal Abdullah Yahya (Yordania) dan Syeikh Mahmud Abdul Basith (Mesir). Ketiganya menjadi imam shalat tarawih masing-masing selama 10 hari selama Ramadhan. Tahun lalu, Pemprov juga mengundang beberapa imam besar dari beberapa negara di Timteng seperti Lebanon, Yordania, Maroko dan Mesir. Yakni Prof. Dr. Syeikh Khalid Barakat asal Lebanon, Syeikh Ezzat ElSayyed asal Mesir, Syeikh Mouad Douaik asal Maroko dan Syeikh Ahmad Jalal Abdullah Yahya asal Yordania. (nas)


BERLANGGANAN/PENGADUAN LANGGANAN HUBUNGI : 081917168822 - 081238792598

Kamis, 14 Juni 2018

suarantb.com

@suarantbcom

@suarantbcom

http://facebook.com/suarantbdotcom

http://twitter.com/suarantbcom

http://instagram.com/suarantbcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257

Ribuan Wisatawan Datang dengan Kapal Pesiar Mataram (Suara NTB) – Sebanyak 2.069 wisatawan tiba di Pelabuhan Lembar pada Selasa (13/6) pagi. Wisatawan beserta 864 awak kapal melakukan one day tour di Lombok. Mereka dibawa oleh kapal pesiar MV Sun Princess dari Pelabuhan Fremantel, Australia Barat. SAR Mataram turut menerjunkan personel dalam mengangkut ribuan wisatawan itu menuju pelabuhan. Sebab kapal pesiar itu tidak dapat ber-

labuh di pelabuhan, karena terlalu besar. Sehingga penumpang dibawa menggunakan kapal cepat dan kapal polair menuju pelabuhan. “Kita terjukan sebanyak 14 personel, dibantu juga aparat Polair dan Lanal. Mereka melakukan tour sehari saja. Datang pagi, sorenya sudah pulang,” kata Kepala Kantor SAR Mataram, I Nyoman Sidakarya, Rabu (13/6). Para wisatawan turun dari MV Sun Princess menggunakan

Kapal Marina Srikandi sebanyak satu armada dan kapal cepat menuju lending area di Pelabuhan Nusantara Pelindo III Lembar pada pukul 08.00 Wita. Kedatangan tamu yang turun dari MV Sun Princess disambut dengan tabuhan gamelan kesenian khas Lombok. Salah satu biro perjalanan wisata juga sudah menyiapkan 27 bus dan tiga unit kendaraan Hiace serta mobil travel dari Kopaja sebanyak 150 unit. Mereka berkunjung ke wisa-

ta Sekotong, Kuta Lombok Tengah, Mataram Mall, Senggigi, Kerajinan Tenun Sukarare, Kerajinan Gerabah Banyumulek, Taman Narmada, Sesela, Museum NTB dan Gili Trawangan. Mereka melakukan perjalanan dalam sehari dan kembali ke kapal pada pukul 17.00 wita. “Mereka berkunjung ke beberapa destinasi yang sudah terkenal. Misalnya Mandalika dan Gili Trawangan. Tapi sebentar-sebentar, karena banyak juga destinasi lain yang dikunjungi,” ujarnya. Adapun jumlah tamu yang turun dari Kapal Pe-

siar MV Sun Princess yang berwisata keliling Lombok sebanyak 1.800 orang dari total jumlah yang datang. Mereka kemudian bertolak dari Pelabuhan Lembar menuju Port Kelang, Malaysia pada hari itu juga. Kunjungan ini sekaligus menutup Ramadhan kali ini. Setidaknya, meskipun sedang bulan puasa, namun kunjungan wisatawan tetap ada. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, dimana Ramadhan selalu menjadi bulan dengan kunjungan terrendah di NTB, khususnya Lombok. (lin)

(Suara NTB/ist)

DATANG - Wisatawan yang datang menggunakan kapal pesiar MV Sun Princess saat tiba di Pelabuhan Lembar, Selasa (12/6).

Edisi Kamis 14 Juni 2018 | Suara NTB  

Headline : Petani di Loteng Gagal Panen 4.000 Hektar Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan

Edisi Kamis 14 Juni 2018 | Suara NTB  

Headline : Petani di Loteng Gagal Panen 4.000 Hektar Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan

Advertisement