HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 1 MARET 2004 LANGGANAN LOMBOK Rp.85.000 SUMBAWA Rp.90.000 ECERAN Rp 5.000
SUARA NTB
KAMIS, 4 APRIL 2019
Pengemban Pengamal Pancasila
16 HALAMAN NOMOR 27 TAHUN KE 15 Online :http://www.suarantb.com E-mail: suarantbnews@gmail.com
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257
TP4D Awasi Pengadaan Bibit dan Alsintan Senilai Rp64 Miliar Mataram (Suara NTB) Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), sedang dalam proses pengawasan pengadaan bibit dan alat mesin pertanian (Alsintan) tahun 2019. Nilai paket proyek pada Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi NTB itu mencapai Rp64 miliar. Tim TP4D yang merupakan gabungan dari Kejati NTB, Polda NTB dan Inspektorat Provinsi NTB itu, menggelar pertemuan Selasa (2/4) lalu untuk mendengar paparan dari panitia pengadaan dari Distanbun. Hadir Kajati NTB, Arif SH,MM, Inspektur Provinsi NTB Ibnu Salim, SH,M.Si, perwakilan Ditreskrimsus Polda NTB, AKBP Syarif Hidayat. Kepala Distanbun Ir.Husnul Fauzi juga turut menyampaikan paparan. Bersambung ke hal 15
(Suara NTB/ist)
Inspektur Provinsi NTB Ibnu Salim, Kajati NTB Arif dan Kompol Gede Harimbawan dari Polda NTB saat mendengar pemaparan Distanbun, Selasa (2/4) terkait pendampingan pengadaan bibit dan alsintan 2019.
(Suara NTB/ist)
Kadistanbun Husnul Fauzi saat paparan rencana pengadaan bibit dan alsintan.
Pemprov Bentuk Tim Khusus
Percepat Penyelesaian Lahan Bermasalah di KEK Mandalika Mataram (Suara NTB) Pemprov NTB membentuk tim khusus untuk mempercepat penyelesaian lahan enclave di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Diharapkan, lokasi yang menjadi tempat pembangunan sirkuit MotoGP tersebut segera clear. ‘’Kalau khusus untuk lahan enclave, Pemprov akan membuat tim khusus untuk mengakomodasi beberapa data warga yang merasa masih punya tanah di sana. Kita harus teliti betul itu. Jadi tidak sembarangan kita mengambil langkah,’’ kata Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB, H. Irnadi Kusuma, S.STP, ME dikonfir-
masi Suara NTB, Rabu (3/4). Irnadi menjelaskan, posisi Pemda dalam hal ini provinsi hanya memfasilitasi masyarakat dengan pengelola kawasan, PT. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Bagi warga yang mengklaim memiliki lahan di KEK Mandalika, maka harus punya bukti yang kuat dan
valid. ‘’Kalau hanya sekadar data-data yang kurang valid, kita tidak fasilitasi,’’ ujarnya. Irnadi mengibaratkan tanah enclave di KEK Mandalika ini ibarat panu. Lahan yang dipermaslahkan oleh warga itu letaknya kadang di tengah-tengah lahan yang sudah clear and clean. Terhadap adanya warga yang masih mengaku memili-
ki lahan, itulah yang akan diteliti. Tim akan mendalami lebih jauh. ‘’Warga boleh saja mengklaim tapi data juga harus kuat untuk bisa membuktikan,’’ kata mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB ini. Irnadi mengatakan, ITDC pasti punya langkah untuk menyelesaikan permasalahan ini. Apakah dengan cara relokasi warga atau membayar ganti rugi. ‘’ITDC punya wewenang,’’ katanya. Irnadi menambahkan, Pemda hanya membantu
memfasilitasi. Jika masyarakat punya bukti-bukti kepemilikan yang kuat maka dipersilakan menyelesaikan dengan ITDC. Jika tak bisa diselesaikan, maka dapat menempuh jalur hukum. ‘’Tapi intinya kalau datanya kuat, ITDC akan menyelasaikan. Enclave ini kita ingin cepat selesai. Dan klaimklaim itu tak ada lagi. Sehingga ITDC bisa bekerja maksimal. Pembangunan di area itu bisa maksimal, tak ada lagi kendala,’’ harapnya. Bersambung ke hal 15 (Suara NTB/yon)
KAMPANYE - Cawapres nomor urut 01, KH. Ma’ruf Amin saat menyampaikan orasinya dalam kampanye terbuka di Lapangan Nasional Selong, Selasa, (2/4).
TO K O H Tunggu Penyelesaian LHP KEBIJAKAN penanganan kasus PT. Gerbang NTB Emas (GNE) sedikit berubah. Polda NTB menunggu waktu sampai 60 hari untuk bergerak melakukan penyelidikan, setelah para pihak yang tercantum dalam temuan beritikad mengembalikan kerugian daerah senilai Rp2,6 miliar. Sebelumnya sudah ada keinginan Ditreskrimsus melakukan penyelidikan awal. Namun sesuai kesepakatan antara Aparatur Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dengan Aparat Penegak Hukum (APH), masih ada jeda waktu 60 hari setelah temuan diserahkan kepada PT. GNE. Dalam kurun waktu itu, GNE memaksimalkan pengembalian kerugian daerah dengan melakukan pendekatan kepada pihak pihak yang disebutkan, Bersambung ke hal 15 Syamsudin Baharudin
Kampanye Pasangan Jokowi- Ma’ruf Amin
Massa Padati Lapangan Nasional Selong
(Suara NTB/dok)
KO M E N TTAA R Tepis Lakukan Pembiaran KASUS illegal logging kembali marak. Belum lama ini diamankan dua truk kayu diduga hasil pembalakan liar di kawasan hutan lindung Mareje, Lombok Barat (Lobar). Dalam Forum Pimpinan Daerah beberapa hari lalu, Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril, B. Sc juga menyampaikan bahwa illegal logging kembali marak di Sumbawa. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB, Ir. Madani Mukarom, B.Sc.F, M. Si membantah pihaknya melakukan pembiaran terhadap aktivitas illegal logging tersebut. Madani mengatakan, untuk kasus illegal logging yang terjadi di Lobar, terduga pelaku sudah ditangkap. Bersambung ke hal 15
(Suara NTB/yon)
ORASI - Ketua Umum Dewan Tanfidziyah PBNW,TGH. M. Zainul Majdi saat melakukan orasi politik di hadapan massa simpatisan Jokowi-Ma’ruf Amin di Lapangan Nasional Selong, Selasa, (2/4).
Keluarkan Edaran
Gubernur Minta ASN Hentikan Aktivitas Saat Tiba Waktu Salat Madani Mukarom (Suara NTB/nas)
Mataram (Suara NTB) Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengeluarkan surat edaran tentang Gerakan Berjamaah Salat Fardhu Lima Waktu di masjid, yang merupakan salah satu peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, khususnya bagi umat muslim di lingkup Pemprov NTB. Surat edaran dengan nomor 451/111/Kesra tertanggal 12 Maret Tahun 2019 tentang Salat Berjamaah Tepat Waktu tersebut berupa imbauan Gubernur NTB kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov NTB dan
merupakan penjabaran wujud nyata dari Visi Provinsi NTB yang ‘’Aman dan Berkah’’. Imbauan tersebut disambut positif berbagai kalangan khususnya para ASN di lingkungan Pemprov NTB. Gerakan Berjamaah Salat Fardhu Lima Waktu di Masjid/Musala/Langgar dilakukan dengan menghentikan atau menunda berbagai kegiatan atau aktivitas saat masuk waktu salat bagi seluruh ASN yang beragama Islam. ‘’Kalau sedang rapat atau ada tamu, ajak sekalian tamu atau peserta rapatnya untuk salat berjamaah (bagi
yang muslim),’’ ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB, Najamuddin Amy, S. Sos, MM di Mataram, Rabu (3/4). Demikian pula saat sedang bekerja, lanjut Najamuddin, khususnya di waktu dzuhur dan ashar. Pimpinan unit kerja diimbau mengajak stafnya untuk salat berjamaah dan menghentikan atau menunda segala aktivitas bekerja dan segera ke masjid. Jika sedang ada pelayanan diimbau untuk menyampaikannya dengan baik dan sopan kepada pemohon layanan. Bersambung ke hal 15
Selong (Suara NTB) Kampanye terbuka pasangan Capres dan Cawapres 01, Ir. Joko Widodo dan Prof.Dr.KH. Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf Amin) di Lapangan Nasional Selong, Selasa, (2/4) dipadati massa. Mantan Gubernur NTB, Dr.TGH. M. Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) menemani Cawapres nomor urut 01 Ma’ruf Amin pada kampanye itu. Dalam kampanye tersebut, para tuan guru di daerah ini juga melakukan deklarasi menyatakan dukungan kepada pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin yang dipimpin langsung oleh
Ketua Ro’is Am Dewan Muhtasyar PB Nahdlatul Wathan (NW), TGH. M. Yusuf Makmun. TGB yang juga Ketua Umum Dewan Tanfidziyah PBNW dalam orasinya, menyatakan, dalam kampanye terbuka ini merupakan komitmen untuk berjuang bersama Jokowi-Makruf Amin dalam Pilpres 2019. Dengan komitmen dan perjuangan yang sungguh-sungguh, katanya, maka atas izin Allah SWT, insya Allah pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin akan menang di NTB. Bersambung ke hal 15
Gubernur Diundang Menristekdikti
Wagub Buka Musrenbang Provinsi NTB Mataram (Suara NTB) Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd direncanakan akan hadir membuka dan memberikan arahan umum dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi NTB Tahun 2020 di Mataram, Kamis (4/4) hari ini. Karo Humas dan Protokol Provinsi NTB, Najamuddin Amy, menegaskan bahwa kehadiran Wagub sesuai perintah langsung gubernur. Berhubung pada hari yang sama, gubernur diundang langsung dan harus menemui Menristekdikti sesuai Instruksi Presiden beberapa waktu lalu terkait dengan segera beroperasionanya secara mandiri dua Politeknik di Kabupaten Lombok Utara
(Suara NTB/dok)
Najamuddin Amy dan di Kabupaten Bima serta proses percepatan Penegerian Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). Bersambung ke hal 15
SUARA NTB Kamis, 4 April 2019
SUARA MATARAM
Halaman 2
Pengawasan Bantuan Parpol akan Diperketat Mataram (Suara NTB) – Temuan dugaan penyalahgunaan bantuan dana parpol politik (parpol) di Kota Mataram kembali berulang. Tak hanya sanksi yang akan diberikan bagi parpol yang dinilai pemicu kasus ini, pengawasan pun akan diperketat guna tak menimbulkan kerugian negara. Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Mataram, Ir. H. Effendi Eko Saswito mengatakan, pihaknya sifatnya memproses dan mengalokasikan anggaran terhadap total jumlah suara sah yang diperoleh parpol dalam pemilu. TAPD tidak memiliki kewenangan melakukan pengawasan terhadap penggunaan bantuan dana parpol.
“Kalau di TAPD hanya sifatnya memproses sesuai ketentuan,” kata Eko. Fungsi pengawasan berada di bawah kewenangan Inspektorat dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Eko yang juga Sekretaris Daerah Kota Mataram menegaskan, temuan ini bisa jadi menjadi catatan bahwasanya Inspektorat perlu melakukan pendampingan serta penga-
wasan terhadap penggunaan bantuan dana parpol. Kepala Bakesbangpol, H. Rudi Suryawan menambahkan, penggunaan dana bantuan parpol sudah jelas proporsi telah diatur oleh Peraturan Mendagri Dalam Negeri. Bahwa, 60 persen digunakan untuk pendidikan politik dan 40 persen operasional parpol. Untuk urusan pendidikan politik ke sim-
patisan maupun kader parpol bisa melebih dari proporsi itu. “Ndak masalah misalkan 80 persen digunakan untuk pendidikan politik, dan 20 persen untuk operasional parpol,” katanya. Pengawasan terhadap bantuan dana parpol tidak saja oleh Bakesbangpol. Inspektorat, Badan Keuangan dan Bagian Hukum turut memverifikasi serta mengawasi. Tim terbuka kepada semua parpol untuk berdiskusi terhadap mekanisme penggunaan dana parpol. Dan ini pernah dilaksanakan ke semua parpol di Kota Mataram. Namun demikian,
ia heran dengan aturan detail terhadap penggunaan bantuan dana parpol itu, masih saja ada temuan dari auditor. “Jadi detail sekali peruntukan anggaran itu, sehingga tidak ada celah sebenarnya ada temuan,” tandasnya. Bakesbangpol akan kembali mengundang pimpinan parpol mengulas dan membahas temuan tersebut. Tetapi sebelum itu, hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan NTB, akan diserahkan untuk dipelajari terlebih dahulu. Seperti diketahui, besar bantuan yang diterima sebelas
parpol di Kota Mataram berjumlah variatif. Jumlahnya dihitung dari total suara sah pada pemilu 2014 lalu. Satu suara sah dihargai Rp4.540. Dari total dana bantuan parpol sebesar Rp912.798.700. Partail Golkar sebesar Rp187.501.880. Kemudian PDIP mendapatkan bantuan dana Rp119.560.900. Berikutnya Gerindra Rp106.344.960, Demokrat Rp90.477.660. PPP Rp89.147.440, Hanura Rp71.564.020. PKB Rp58.893.120, Nasdem Rp49.699.380, PKS Rp49.735.700, PAN Rp47.729.020, PKPI Rp42.244.700.(cem)
(Suara NTB/dok)
Effendi Eko Saswito
Destinasi Andalan
Rampungkan Empat Perda Inisiatif DPRD Kota Mataram telah merampungkan pembahasan lima buah Raperda hak inisiatif Dewan. Rampungnya pembahasan empat Raperda ini ditandai dengan rapat paripurna, Selasa (2/4). Salah seorang Ketua Pansus, Abdul Malik, S.Sos., di hadapan paripurna menyampaikan, masingmasing Pansus telah melakukan pengkajian, penguatan dan pendalaman materi melalui konsultasi ke Lembaga/Kementerian terkait dan studi komparasi ke daerah yang sudah berhasil menerap(Suara NTB/dok) kan Perda tersebut. Abdul Malik Pansus juga telah melakukan pembahasan materi/substansi Raperda. Baik pembahasan di tingkat Internal Pansus, pembahasan dengan eksekutif maupun pembahasan dengan pihak terkait lainnya. Termasuk melakukan harmonisasi dan sinkronisasi terhadap keseluruhan materi Raperda tersebut. Dari semua proses yang telah dilaksanakan oleh Pansus, lanjut Malik, merupakan bagian penting untuk mengoptimalkan penyelenggaraan fungsi, tugas dan wewenang DPRD dalam mendukung peningkatan kinerja Dewan. Khususnya dalam membentuk Peraturan Daerah yang aspiratif dan berkualitas. Khusus terhadap Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Ripparda) Tahun 20192025, kata politisi Golkar ini, bahwa eksekutif telah berhasil melakukan harmonisasi dan sinkronisasi serta penyempurnaan substansi dan penyelarasan dengan RTRW, RPJPD dan RPJMD yang selanjutnya disepakati oleh Dewan bersama Eksekuitf dalam Rapat Gabungan Komisi Dewan dengan Eksekutif untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kota Mataram pada Rapat tanggal 21 Maret 2019. ‘’Mencermati pidato pengantar penyampaian Raperda Hak Inisiatif Dewan, penjelasan/tanggapan Eksekutif, jawaban Fraksi-fraksi Dewan dalam Rapat-rapat Paripurna Dewan sebelumnya, dan berdasarkan hasil Rapat masing-masing Panitia Khusus dengan Eksekutif serta hasil Rapat Gabungan Panitia Khusus DPRD Kota Mataram, dapat kami sampaikan bahwa Pansus bersama Eksekutif telah berhasil menyepakati draf final dari Paket Raperda tersebut,’’ terang Ketua Pansus Perpustakaan ini, yang merupakan rumusan bersama yang bersifat penyempurnaan dari draf sebelumnya. Baik berupa penyelarasan/penyesuaian dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku maupun disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerah serta kearifan lokal yang tumbuh, hidup dan berkembang di Kota Mataram. Yaitu dengan mengakomodir berbagai kebutuhan masyarakat yang bersifat urgen untuk dilaksanakan. (fit)
(Suara NTB/cem)
PETUGAS KEBERSIHAN - Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram menyapu dedaunan yang gugur di perempatan Kantor Gubernur di Jalan Pejanggik, Selasa (2/4). Pasukan kuning memiliki andil dalam menjaga kebersihan dan keindahan Kota Mataram. Namun, kehidupan pasukan kuning jauh dari kata layak. Gaji diterima per bulan Rp 1,2 juta, belum lagi resiko sakit yang disebabkan oleh sampah atau kotoran yang dia bersihkan.
1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 NTB sudah merilis kondisi Mataram (Suara NTB) – 1234567890123456789012345678901212 Badan Pusat Statistik ekonomi cenderung melam1234567890123456789012345678901212 (BPS) telah menyelesaikan bat,” ujarnya. 1234567890123456789012345678901212 Sektor lain sambung Isa, survei terhadap variabel 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 penyebab turun atau naikn- tidak berpengaruh akibat 1234567890123456789012345678901212 ya angka kemiskinan, 31 gempa. Seperti sektor perta1234567890123456789012345678901212 Maret 2019. Hasilnya be- nian tidak terdampak seka1234567890123456789012345678901212 lum dirilis. BPS masih li. Produksi pertanian tetap 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 membutuhkan waktu untuk berjalan baik, meskipun pet1234567890123456789012345678901212 ani terlambat panen karena mengolah data. 1234567890123456789012345678901212 memikirkan harta benda Kepala BPS Kota Mat1234567890123456789012345678901212 aram, Isa menegaskan, pi- mereka akibat gempa. 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 Walikota Mataram, haknya belum berani menya1234567890123456789012345678901212 takan apakah naik atau tu- H.Ahyar Abduh dalam lap1234567890123456789012345678901212 run angka kemiskinan di oran keterangan pertang1234567890123456789012345678901212 ibukota provinsi NTB terse- gungjawaban 2018 men1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 but. Meskipun Walikota Ma- yampaikan, bencana gem1234567890123456789012345678901212 taram, H. Ahyar Abduh men- pa bumi terhadap pertum1234567890123456789012345678901212 yatakan secara terbuka ada buhan ekonomi, pada akhir 1234567890123456789012345678901212 kenaikan angka kemiskinan tahun anggaran 2018, laju 1234567890123456789012345678901212 di 2018. Kemungkinan kata pertumbuhan ekonomi 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 Isa, Walikota memprediksi Kota Mataram terhitung 1234567890123456789012345678901212 kenaikan itu karena melihat sebesar 6,42 persen, menu1234567890123456789012345678901212 perkembangan ekonomi run dari tahun sebelumnya 1234567890123456789012345678901212 sebesar 8,11 persen. melambat pascagempa. 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 Hal ini terutama disebab“Kalau BPS belum bera1234567890123456789012345678901212 ni merilis. Rilis naik atau tu- kan karena menurunnya kon1234567890123456789012345678901212 runnya angka kemiskinan tribusi sektor pariwisata dan 1234567890123456789012345678901212 paling cepat bulan Juni,” sektor-sektor yang memiliki 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 kata Isa ditemui, Selasa (2/ keterkaitan ke belakang dan 1234567890123456789012345678901212 4). Persentase penduduk keterkaitan ke depan dengan 1234567890123456789012345678901212 miskin Kota Mataram sektor pariwisata seperti sek1234567890123456789012345678901212 tahun 2017 pada posisi 8,96 tor usaha penyediaan akomo1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 persen. Tahun 2018 lalu, dasi dan makan minum, pada 1234567890123456789012345678901212 diprediksi ada peningkatan bulan Agustus sampai den1234567890123456789012345678901212 gan bulan Desember 2018, menjadi 9 persen lebih. 1234567890123456789012345678901212 Isa menjelaskan, me- tidak hanya di Kota Mat1234567890123456789012345678901212 nentukan angka kemiski- aram namun di Provinsi NTB 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 keseluruhan. nan BPS menggunakan secara 1234567890123456789012345678901212 Meskipun demikian, angka satu variabel yakni daya 1234567890123456789012345678901212 beli. Daya beli masyarakat ini masih di atas angka per1234567890123456789012345678901212 secara umum kata Isa, ting- tumbuhan ekonomi Provinsi 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 gi maka ekonomi membaik Nusa Tenggara Barat sebe1234567890123456789012345678901212 atau meningkat. Secara sp- sar 4,56 persen dan pertum1234567890123456789012345678901212 esifik ini belum tentu ter- buhan ekonomi Nasional 1234567890123456789012345678901212 jadi bagi masyarakat sebesar 5,17 persen. 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 Ahyar menambahkan, ekonomi ke bawah. Faktor 1234567890123456789012345678901212 daya beli dipengaruhi oleh indikator pada aspek kese1234567890123456789012345678901212 ekonomi makro atau global. jahteraan masyarakat ini 1234567890123456789012345678901212 diperkuat dengan menuSecara umum ekonomi 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 runnya angka kedi NTB 1234567890123456789012345678901212 miskinan melambat 1234567890123456789012345678901212 dari 9,55 pascagempa, 1234567890123456789012345678901212 persen Juli lalu. Hal 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 menjadi 8,96 ini berdampak 1234567890123456789012345678901212 persen. terhadap 1234567890123456789012345678901212 Tetapi, kabupaten/ 1234567890123456789012345678901212 pascagempa kota yang 1234567890123456789012345678901212 bumi 2018, terdampak 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 diprediksi gempa bumi. 1234567890123456789012345678901212 ada peningkaApalagi 1234567890123456789012345678901212 tan kemiskigempa 1234567890123456789012345678901212 nan menjadi 9 berpengaruh 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 persen lebih. besar terhadap 1234567890123456789012345678901212 pariwisata. (cem) 1234567890123456789012345678901212 “BPS 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 1234567890123456789012345678901212 Isa 1234567890123456789012345678901212
Tender Proyek Monumen BPS Belum Rilis Terancam Molor Angka Kemiskinan
Mataram (Suara NTB) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) belum menyelesaikan pembahasan teknis terhadap rencana pembangunan under pass (jalan bawah tanah) dengan Balai Jalan Nasional (BJN). Perlu kajian mendalam membangun terowongan di tengah padatnya arus kendaraan. Tender proyek pembangunan monumen senilai Rp11 miliar terancam molor. Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Miftahurrahman mengaku belum ada finalisasi pembahasan teknis bersama BJN terkait pembangunan terowongan, sebab terowongan atau jalan bawah tanah merupakan bagian dari pembangunan lanjutan monumen. Dia mengatakan, tender belum bisa dilaksanakan karena harus menunggu rekomendasi atau persetujuan dari BJN. “Belum kita tender,” jawabnya singkat ditemui usai menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD Kota Mataram, Selasa (2/4). Proyek lanjutan pembangunan monumen kembali dialokasikan Rp11 miliar. Tahap I dan II telah dialokasikan masing – masing Rp1,5 miliar. Tahap III disampaikan Asisten II Setda Kota Mataram, Ir. H. Mahmuddin Tura, harus tuntas. Rekomendasi Tim Pengawal, Pengamanan Pemerin-
di Mataram
(Suara NTB/cem)
TERANCAM MOLOR – Tender proyek lanjutan pembangunan monumen di Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela ini terancam molor. Dinas PUPR belum menyelesaikan pembahasan teknis terkait pembangunan terowongan yang merupakan bagian dari pembangunan proyek monumen tahap III tersebut. tah dan Pembangunan Daerah (TP4D) menyarankan bahwa tahun ini pengerjaan proyek itu harus tuntas. Dinas PUPR perlu mengkomunikasikan ke BJN untuk pembangunan under pass. “Saran dari Kejaksaan harus tuntas tahun ini,” jawab Mahmuddin. Struktur utama monumen itu tidak ada masalah. Diutamakan adalah konstruksi di bawah jalan. Karena, ada terowongan, BJN meminta Pemkot
Mataram, menghadirkan konsultan mengekspose rencana pembangunan tersebut, sehingga proses pengerjaannya aman. “Program ini didukung oleh BJN. Tinggal permintaan pertemuan khusus saja,” tandasnya. Terkait perhitungan struktur, Mahmuddin mengatakan sudah sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Artinya, tidak ada permasalahan terkait teknis karena semua struktur menggunakan rangka baja. (cem)
Jabatan Lurah yang Lowong Segera Diisi Mataram (Suara NTB) – Mutasi jabatan dilaksanakan pekan kemarin menyebabkan sejumlah posisi lurah lowong. Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangakatan (Baperjakat) telah memiliki konsep nama pejabat yang bakal ditempatkan. Pengisian direncanakan berlangsung hari ini. Jabatan yang kosong ialah, lurah banjar yang sebelum Muzzakir Walad dipromosikan menjadi Camat Ampenan menggantikan Zarkasyi yang digeser menjadi Camat Mataram. Lurah Ampenan Utara juga kosong pasca ditinggal Saharuddin juga dipromosikan menjadi Camat Sandubaya menggantikan Drs. Lalu Syamsul Adnan menjadi Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Kota Mataram. Demikian pula, Kelurahan Sapta Marga kosong setelah dipromosi jadi Sekretaris Camat Cakranegara. Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Selasa (2/4) siang, terlihat menggodok nama – nama pejabat yang bakal mengisi kekosongan jabatan tersebut.
(Suara NTB/dok)
Baiq Nelly Kusumawati Pembahasan dilakukan secara tertutup di ruang kerja Sekda Kota Mataram, Ir. H. Effendi Eko Saswito. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati didampingi Kepala Bidang Pengembangan Aparatur Ahmad Mujahiddin, membawa dokumen diprediksi hasil analisis kinerja dan analisis jabatan. Sejumlah jabatan lowong kata Nelly, akan segera diisi oleh pejabat pembina kepe-
gawaian (PPK). Pihaknya telah membuat rancangan personel yang akan menduduki jabatan kosong. BPKSDM telah memiliki konsep dan tinggal disampaikan ke Baperjakat. “Pak Wali sih menginginkan segera mengisi jabatan kosong,” kata Nelly. Dari hasil rapat Baperjakat akan disampaikan ke pejabat pembina kepegawaian. PPK dalam hal ini, Walikota Mataram memiliki hak prerogatif menentukan atau merevisi nama diajukan oleh tim Baperjakat. Rekam jejak, kualifikasi serta loyalitas kata Nelly, akan jadi pertimbangan PPK memilih pejabat yang bakal diberikan kepercayaan menyelesaikan program. “Mana yang pas nanti tergantung Pak Wali,” tandasnya. Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh sebelumnya menyampaikan, pengisian jabatan kosong terutama posisi lurah akan segera diisi. Ia meminta Baperjakat menyelesaikan administrasi dan pengisian akan digelar Kamis (4/4) hari ini. “Insya Allah, tanggal 4 lagi kita lakukan mutasi,”demikian kata Walikota. (cem)
(Suara NTB/dok)
PELABUHAN Ampenan kembali ditata. Pemkot Mataram mendapatkan bantuan dari Dinas Pariwisata NTB, untuk menata kawasan tersebut. Pembenahan perlu dilakukan tidak saja secara fisik. Pedagang juga perlu dibenahi agar destinasi itu tertata rapi. Camat Ampenan, Muzakir Walad mengatakan, program prioritas adalah mendukung penataan Kota Tua Ampenan dan eks Pelabuhan Ampenan, sedang dirancang oleh Pemkot Mataram. Kota Tua memiliki sejarah, sehingga perlu direvitalisasi dalam rang(Suara NTB/cem) ka menghidupkan kembali Muzakir Walad kejayaan tempo dulu, Ampenan sebagai kawasan perekonomian di Kota Mataram. Secara garis besar, pemerintah sudah sejak lama menata kawasan itu. Kini, eks Pelabuhan Ampenan menjadi lokasi favorit masyarakat menghabiskan waktu libur. “Kota Tua Ampenan memiliki histori panjang,” kata Muzakir ditemui, Selasa (2/4). Skenario penataan itu, pedagang akan dibangunkan lapak di belakang panggung. Semua jenis kuliner akan jadi satu. Lapak telah dibangun saat ini, akan dijadikan tempat makan. Dia mengakui, kondisi saat ini, sepanjang trotoar dijadikan tempat makan, sehingga mengganggu pejalan kaki. Pihaknya bersama Satpol PP akan melakukan pengawasan ketat terhadap keberadaan pedagang. Penyebab selama ini, jumlah pedagang tidak sebanding dengan ketersedian lapak. Ini dipengaruhi pedagang yang sebelumnya tak terdata berjualan. “Pedagang terus bertambah,” ujarnya. Selain menata pedagang, Muzakir mengatakan, akan menata pengelolaan parkir. Pengelolaan parkir di eks Pelabuhan Ampenan, tidak masuk ke kas daerah. Permasalahan ini akan didiskusikan dengan Dinas Perhubungan, agar pengelolaan parkir masuk ke kas daerah. Menurut dia, petugas parkir di eks Pelabuhan Ampenan adalah warga Kampung Melayu. Komunikasi awal dengan kepala lingkungan setempat, tidak susah mengatur jukir. Dengan catatan, jukir diberdayakan di tempat itu. “Kita secara sporadis menata pedagang dan jukir,” tambahnya. Muzakir memiliki angan – angan bahwa eks Pelabuhan Ampenan maupun Kota Tua Ampenan, menjadi spot destinasi yang jadi andalan Kota Mataram. Dan, menjadi pilihan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung. (cem)
SUARA NTB
Kamis, 4 April 2019
Halaman 3
DPRD Tetapkan Lima Perda Kota Mataram Mataram (Suara NTB) DPRD Kota Mataram, Selasa (2/4) menetapkan lima buah Perda. Dimana empat Perda merupakan perda inisiatif Dewan dan satu perda lainnya dari eksekutif. Masing-masing : 1. Raperda tentang Sistem Keamanan Lingkungan; 2. Raperda tentang Pemberdayaan Koperasi; 3. Raperda tentang Pengembangan Perpustakaan Berbasis Digital; 4. Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Tahun 2019-2025; 5. Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2016 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kota Mataram kepada Badan Usaha Milik Daerah; dan Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi, SH., didampingi Wakil Ketua, H. Muhtar, SH. Gabungan Pansus dalam laporan hasil kerja mereka di hadapan rapat paripurna yang dihadiri Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh, mengungkapkan, raperda tentang sistem keamanan lingkungan bertujuan antara lain, mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban lingkungan yang merugikan masyarakat, mencegah menjalarnya berbagai ben-
tuk gangguan keamanan dan ketertiban lingkungan dan menciptakan situasi dan kondisi yang aman, tertib dan tentram. Raperda Tentang Pemberdayaan Koperasi bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Koperasi dalam peningkatan perekonomian masyarakat, meningkatkan produktivitas, daya saing dan pangsa pasar Koperasi dan meningkatkan akses terhadap sumberdaya produktif. Raperda Tentang Pengembangan Perpustakaan Berbasis Digital bertujuan untuk mengefisiensikan dan mempermudah pekerjaan dalam perpustakaan, memberikan layanan yang lebih baik kepada pengguna perpustakaan, meningkatkan citra perpustakaan, institusi dapat berbagi koleksi digital dengan instusi yang lain dan koleksi digital dapat mengurangi kebutuhan terhadap bahan cetak pada tingkat lokal. Raperda Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah dibentuk dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 9 ayat (3) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Selain itu, juga sebagai pedoman/dasar pembangunan kepariwisataan yang diperlukan untuk peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat, serta dalam rangka mendorong pemerataan kesempatan berusaha dan memperoleh manfaat dalam menghadapi tantangan
12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 Mataram (Suara NTB) 12345678901234567890123456789012 PT. Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) konsisten 12345678901234567890123456789012 melaksanakan program keselamatan berkendara. Pro12345678901234567890123456789012 dusen kendaraan komersial medium truck ini menyeleng12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 garakan kompetisi keselamatan berkendara bagi penge12345678901234567890123456789012 mudi truk Hino Dutro maupun Ranger di Pulau Lombok. 12345678901234567890123456789012 Sebanyak 50 perusahaan mitra yang bergerak di 12345678901234567890123456789012 bidang jasa kargo, tambang, konstruksi maupun an12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 gkutan pertanian mengutus perwakilannya pada keg12345678901234567890123456789012 aiatan ini. Sekitar 80 pengemudi dari masing-masing 12345678901234567890123456789012 perusahaan ikut ambil bagian. Kegiatan ini terbagi 12345678901234567890123456789012 dalam dua bagian tes. 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 Pertama, di showroom Hino Indomobil Cahaya Pri12345678901234567890123456789012 ma di Jl. A. Yani Km 9 Dasan Tereng Narmada, Lombok 12345678901234567890123456789012 Barat dilakukan tes tulis mengenai keselamatan berk12345678901234567890123456789012 endara. Meliputi, daily inspection, proper driving, eco12345678901234567890123456789012 nomical driving, safety driving, dan tanda rambu-rambu 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 lalu lintas. Pada sesi ini dipilih 10 pengemudi terbaik 12345678901234567890123456789012 dari kategori Dutro dan 10 terbaik kategori Ranger. 12345678901234567890123456789012 Lalu tes kedua yakni inspection test dan skill test 12345678901234567890123456789012 berupa zig-zag forward dan backward serta reverse park12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 ing. Di sesi ini, area Bandara Selaparang dimanfaat12345678901234567890123456789012 kan. Kegiatan ini dihadiri langsung dari unsur Ditlan12345678901234567890123456789012 tas Polda NTB dan Dinas Perhubungan Provinsi NTB. 12345678901234567890123456789012 Mereka mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 ini untuk bersama-sama mengurangi angka kecela12345678901234567890123456789012 kaan lalu lintas di jalan raya. HMSI adalah satu-satu12345678901234567890123456789012 nya perusahaan otomotif di Indonesia yang mengeleng12345678901234567890123456789012 garakan kompetisi ini. Selain memberikan bekal penge12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 tahuan kepada pengemudi, sekaligus disediakan had12345678901234567890123456789012 iah kepada peserta terbaik. Yakni Rp15 juta untuk 12345678901234567890123456789012 terbaik pertama. 12345678901234567890123456789012 “Kami ingin melalui kegiatan ini dapat bermanfaat 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 tidak hanya kepada peserta atau pengemudi. Melain12345678901234567890123456789012 kan bagi semua pengguna kendaraan, terutama untuk 12345678901234567890123456789012 keluarga-keluarga pengemudi yang setiap harinya ingin 12345678901234567890123456789012 pulang dengan selamat ke rumahnya,” kata Hiroo Kay12345678901234567890123456789012 anoki, Presiden Direktur HMSI, Selasa (2/4) kemarin. 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 Hadir juga Made Andika, Coordinator Area Nusa 12345678901234567890123456789012 Tenggara PT. Indomobil Cahaya Prima, Wibowo San12345678901234567890123456789012 toso, Deputy GM Sales Planning & Strategic Devision 12345678901234567890123456789012 PT. Hino Motors Sales Indonesia, dan Handy Ruslie, 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 After Sales Service & Marketing PT. Indomobil Ca12345678901234567890123456789012 haya Prima. 12345678901234567890123456789012 Para peserta ini, dalam konteks yang lebih luas, kata 12345678901234567890123456789012 Wibowo Santoso diharapkan akan menjadi duta bagi 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 pengemudi-pengemudi lainnya untuk tertib lalu lintas 12345678901234567890123456789012 dan cara berkendara yang aman dan nyaman. Sehingga 12345678901234567890123456789012 diminimalisir angka kecelakaan lalu lintas di jalan. 12345678901234567890123456789012 “Kegiatan ini jadi edukasi kepada seluruh lapisan 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 masyarakat. PT. HMSI punya tanggung jawab moral 12345678901234567890123456789012 kepada pengemudi, juga kepada lapisan masyarakat 12345678901234567890123456789012 melalui sadar dan tertib berlalu lintas. Yang mengiku12345678901234567890123456789012 ti kegiatan ini sekaligus kita harapkan menjadi duta 12345678901234567890123456789012 keselamatan di jalanan,” demikian Wibowo. 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 Untuk aspek teknis, perusahaan juga terus mengem12345678901234567890123456789012 bangkan kendaraan-kendaraan yang memiliki per12345678901234567890123456789012 angkat yang aman di jalanan. Di Jepang, kendaraan12345678901234567890123456789012 kendaraan besar sudah dilengkapi sensor yang secara 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 otomatis akan mempengaruhi kerja mesin jika ada 12345678901234567890123456789012 kemungkinan pemicu kecelakaan lakalantas. 12345678901234567890123456789012 “Indonesia, bertahap akan masuk kendaraan berte12345678901234567890123456789012 knologi tinggi itu. Setidaknya, melalui kegiatan ini kami 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 terus membangun kesadaran tertib dan aman berlalu 12345678901234567890123456789012 lintas,” demikian Wibowo. Bertepatan dengan kegia12345678901234567890123456789012 tan ini, Hino sebagai market leader medium duty truck 12345678901234567890123456789012 dalam 19 tahun terakhir juga menyelenggarakan cus12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 tomer gathering di Hotel Golden Palace kepada pelang12345678901234567890123456789012 gannya. (bul) 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 KOMPETISI - Jajaran PT. HMSI, perwakilan Polda NTB, 12345678901234567890123456789012 Dinas Perhubungan NTB dan para peserta sesi kedua 12345678901234567890123456789012 kompetisi keselamatan berkendara bagi pengemudi 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 truk Hino Dutro maupun Ranger di Bandara 12345678901234567890123456789012 Selaparang Selasa kemarin. 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012
Hino Gelar Pelatihan dan Kompetisi Keselamatan Berkendara bagi Pengemudi
(Suara NTB/bul)
(Suara NTB/ist)
Ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi, SH., bersalaman dengan Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh usai rapat paripurna
(Suara NTB/ist)
Ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi, SH., didampingi Wakil Ketua H. Muhtar, SH., memimpin rapat paripurna penetapan lima buah paket raperda Kota mataram. perubahan kehidupan lokal, nasional dan global. Raperda Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2016 Tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kota Mataram Kepada Badan Usaha Milik Daerah dibentuk dalam rangka untuk melakukan perubahan/penyesuaian terhadap nomenklatur salah satu BUMD Dn penambahan jumlah penyertaan modal Pemerintah
Kota Mataram kepada BUMD. Raperda Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Mataram Tahun 2016-2021. Khusus terhadap Raperda Perubahan RPJMD, untuk saat ini belum dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kota Mataram sebagaimana ke 5 (lima) Raperda lainnya, dikarenakan sub-
stansi yang diatur dalam batang tubuhnya masih memerlukan waktu untuk dilakukan pengkajian secara mendalam baik oleh Panitia Khusus maupun oleh Eksekutif berdasarkan masukan/saran dari Bappenas yang terkait dengan Matrik pada Lampiran BAB VII, yang selanjutnya terhadap Raperda ini akan difinalkan saat pembahasan paket Raperda berikutnya. (fit/*)
(Suara NTB/ist)
Anggota DPRD Kota Mataram mengikuti rapat paripurna penetapan lima buah paket raperda Kota Mataram
Untuk MotoGP
Gubernur Instruksikan Izin Galian C Diperlancar
Mataram (Suara NTB) Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah menginstruksikan memperlancar seluruh pelayanan bagi kegiatan pendukung percepatan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kuta, Lombok Tengah. Menyusul penetapannya sebagai lokasi pelaksanaan MotoGP 2021 mendatang. Izin terkait galian C ini bertalian di Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP). Pembangunan KEK Mandalika, MotoGP, dan infrastruktur pendukung lain menuju kawasan tersebut tentunya membutuhkan material yang tidak sedikit. Misalnya untuk pembangunan jalan by pass dari Bandara Internasional Lombok menuju KEK Mandalika di Kuta, Lombok Tengah sepanjang 17 Km lebih, kebutuhannya tanah, batuan, kerikil, termasuk pasir. Material-material tersebut, kata Kepala Di-
nas ESDM Provinsi NTB, M. Husni, M. Si, harus diambil di lokasi-lokasi yang tidak boleh bertentangan dengan RTRW kabupaten/kota. “Sepanjang sudah sesuai dengan RTRW setiap wilayah, seluruh pengajuan izinnya akan diperlancar,” demikian M. Husni pada Suara NTB di Mataram, Selasa (2/4) kemarin. Dorongan gubernur untuk memperlancar izin-izin galian C harapannya dapat mempercepat kebutuhan material dan penyelesaikan infrastruktur pendukung penyelanggaraan MotoGP. Serta pembangunan KEK Mandalika yang lebih progresif. “Sebetulnya kemudahan
izin-izin ini sudah dilakukan. Tapi kalau ada kendala-kendala dokumen, atau kendala-kendala lain untuk izinnya, kita bantu fasilitasi untuk percepatan izinnya,” kata M. Husni. Jika kendalanya ada di kabupaten/ kota, kepala dinas juga mengatakan dapat mengkoordinasikannya dengan pihak-pihak terkait. Sebab di kabupatenlah rekomendasi tata ruang, dan rekomendasi lingkungan. Dinas ESDM provinsi sekaligus akan memastikan kesesuaian spek material yang dibutuhkan sebelum izin-izin direkomendasikan ke Dinas Penaman Modal. Permintaan izin galian C tidak dipungkiri
kepala dinas beberapa telah diajukan pemohon. Meskipun belum dipastikan, apakah pengajuan izin-izin galian C yang masuk berkaitan langsung dengan KEK Mandalika. Tidak sedetail itu ditelusuri kata M. Husni. Kemudahan dan percepatan bagi izin galian C ini, ditekankan akan berjalan mulus, selama titik-titik pengambilan material sudah sesuai dengan RTRW. “Bukan berarti juga izinnya akan jor-joran diperlancar, misalnya ada yang mau ngambil di kawasan hutan. Ditinjau dulu,” ujar M. Husni. Pada prinsipnya, Dinas ESDM, serta semua stakeholders lainnya satu semangat mempersiapkan dan mensukseskan penyelenggaraan MotoGP di Lombok pada 2021 mendatang. Apalagi NTB adalah tuan rumah penyelenggaraannya di Indonesia. Sementara Kepa-
(Suara NTB/bul)
M. Husni la Dinas ESDM Provinsi NTB, Drs. H. L. Gita Ariadi, M.Si juga memastikan akan mendukung kelancaran penerbitan izin-izin galian C. (bul)
Bandara Selaparang Jadi ”Magnet” Investasi
(Suara NTB/bul)
MAGANG - Penandatangan kerjasama dan pelepasan peserta magang.
Kurangi Pengangguran
550 Angkatan Kerja Magang di Sejumlah Perusahaan Mataram (Suara NTB)Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB memfasilitasi magang 550 angkatan kerja di sejumlah perusahaan. Ini adalah salah satu bagian dari upaya pemerintah daerah dan pusat mengurangi angka pengangguran. Sebanyak 550 angkatan kerja magang ini terbagi menjadi 2 angkatan. Angkatan pertama 300 peserta pada 18 Maret 2019 dilepas. Sebarannya kepada 42 perusahaan. Lalu angkatan ke 2 dilepas pada 1 April 2019. Pelepasan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Nakertrans Provinsi NTB, Dr. H. Agus Patria, SH, MH. Para peserta ini, kata Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Dinas Nakertrans Provinsi NTB, Dra. Roro Rohmatari, MM, sekaligus Ketua Panitia Pemagangan Dalam Negeri, menyebut program ini tujuannya mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten sesuai
kebutuhan industri mencakup lima sektor jabatan. Diantaranya, sektor manufaktur, perikanan dan kelautan, retail, perbankan dan perhotelan. Sasaran kegiatan pemagangan ini untuk peningkatan kualitas/kompetensi peserta pemagangan yang mencakup peningkatan pengetahuan, keterampilan, sikap/prilaku, dan pengalaman di industri/perusahaan. Pemagangan dilaksanakan selama lima bulan. Satu bulan, peserta dididik di Lembaga Pelatihan Kerja yang tersebar di NTB untuk pembekalan teori. Dan 4 bulan praktik di perusahaan. Peserta pemagangan, awalnya direkrut oleh perusahaan yang membutuhkan dan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah (Disnakertrans). “Hak-hak peserta, gaji bulanan Rp1 juta sebulan, perlengkapan kerja dan asuransi BPJS Ketenagakerjaan selama magang. Kalau kerjanya dilihat
bagus, mereka bisa dijadikan pekerja tetap oleh perusahaan,” demikian Roro Rohmatari. Sementara Kepala Dinas Nakertrans Provinsi NTB, Dr. H. Agus Patria, SH, MH, menegaskan proses pemagangan seluruhnya dalam pengawasan pemerintah. baik peserta, maupun perusahaan. Sehingga tidak terjadi permasalah selama prosesnya. Karena itu, pesannya, agar peserta yang terpilih dalam program ini agar benar-benar memanfaatkan kesempatan dengan sebaikbaiknya dan sungguh-sungguh. Kegiatan pemagangan ini menjadi proses mempersiapkan SDM lokal menghadapi persaingan yang cukup ketat dengan SDM-SDM dari luar. Investasi di NTB telah berkembang demikian pesat. Peluang-peluang kerja juga terbuka. Harapannya, para peserta pemagangan ini nantinya akan mengisi ruang-ruang kerja yang terbuka tersebut agar tak ada orang luar yang mengisinya. (bul)
Mataram (Suara NTB) Aset negara, Bandara Selaparang, Rembiga Mataram hamper mati, setelah aktifitas kebandarudaraan dipindah ke Bandara Internasional di Praya, Lombok Tengah pada 2011 lalu. Bandara Selaparang adalah salah satu dari beberapa magnet investasi, kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi NTB, Drs. H. L. Gita Ariadi, M. Si. Dalam forum pimpinan yang menghadirkan bupati dan walikota di Mataram awal pekan ini, mengemuka soal bagaimana pemanfaatan Bandara Selaparang yang harus disinkronkan bersama antara Pemkot Mataram, Dinas Pehubungan, dan Angkasa Pura yang bertindak sebagai pengelolanya. “Kedepan itu harus diseriusi begitu ada MotoGP. Karena ada investor yang bertanya-tanya juga untuk pemanfaatannya (bandara Selaparang). Ini jadi catatan saya,” kata L. Gita. Dengan adanya MotoGP pada 2021 mendatang, tingkat kunjungan orang ke Lombok dipastikan tak kecil. Proyeksi di atas 100 ribu. Diantaranya yang datang adalah orang-orang berduit yang memungkinkan akan membawa langsung jet pribadinya. “Sehingga Dinas Perhubungan, Angkasa Pura, Pemprov NTB dan Pemkot Mataram, ke depan macam apa akan dimanfaatkan bandara itu agar menarik untuk dimanfaatkan bagi mendaratnya jet-jet pribadi,” imbuh kepala dinas. Lalu dalam forum pimpinan daerah dimaksud juga mengemuka dorongan Bupati Lombok Timur, H. Sukiman Azmy agar diusulkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan In-
(Suara NTB/bul)
H. L. Gita Ariadi dustri (KI) atau Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas (KPBPB) di sekitar Kecamatan Jerowaru, Keruak, Labuan Haji dan Pringgabaya. Kawasan pembangunan yang berpotensi untuk pengembangan perikanan, garam, pariwisata, dan jagung. Usulan KI dari Bupati Lombok Timur ini diharapkan dapat diseriusi dan ditindaklanjuti bersama dalam Musrenbang. Dengan keberadaan KI, atau KEK, L. Gita Ariyadi menyebut kemudahan-kemudahan berinvestasi akan berlaku. Tentu akan lebih menghidupkan kembali kawasan-kawasan penyangga KEK Mandalika. Lalu saat ini sedang berproses di Kabupaten Sumbawa Barat adalalah rencana pembangunan Smelter (pemurnian) dan pengembangan industri ikutan smelter lainnya. Juga dapat dijadikan sebagai KEK atau KI. Dengan KI hadir, berbagai fasilitas kemudahan investasi itu ada, jadi KEK sudah ada, KI ada, dan sekarang sedang berproses KI di KSB (untuk kawasan smelter) dan pengembangan industri ikutan lainnya. KEK, KI, atau KPBPB adalah status kawasan pembangunan yang dilaeli oleh pusat berdasarkan usulan daerah. (bul)
SUARA NTB Kamis, 4 April 2019
12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 TINGGINYA angka ke12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 miskinan di Lombok 12345678901234567890123456789012 Timur (Lotim) menjadi 12345678901234567890123456789012 perhatian serius pemerin12345678901234567890123456789012 tah kabupaten di era 12345678901234567890123456789012 kepemimpinan Bupati H. 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 M. Sukiman Azmy dan 12345678901234567890123456789012 Wakil Bupati H. Rumaksi 12345678901234567890123456789012 untuk segera dientaskan. 12345678901234567890123456789012 Selain dengan melahirkan 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 program-program aksel12345678901234567890123456789012 eratif, penekanan percepa12345678901234567890123456789012 tan pengentasan kemiski12345678901234567890123456789012 nan ini juga menjadi aten12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 si Badan Amil Zakat Na12345678901234567890123456789012 sional (Baznas) Lotim. 12345678901234567890123456789012 Wakil Ketua Bidang 12345678901234567890123456789012 Pengumpulan Zakat pada 12345678901234567890123456789012 Abdul Hayyi Zakaria 12345678901234567890123456789012 Baznas Lotim, Abdul Hayyi 12345678901234567890123456789012 Zakaria kepada Suara NTB menguraikan dari dana zakat 12345678901234567890123456789012 yang dikumpulkan ini diprioritaskan pendistribusiannya ke12345678901234567890123456789012 pada para fakir miskin dan orang tua jompo. 12345678901234567890123456789012 Tren jumlah mustahiq (orang yang berhak menerima 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 zakat) yang diberikan oleh Baznas selama tiga bulan tera12345678901234567890123456789012 khir tahun 2019 ini pun terus meningkat. Data pada bulan 12345678901234567890123456789012 Maret disampaikan, jumlah penerima 5.313 orang. Dari jum12345678901234567890123456789012 lah itu sebanyak 2717 merupakan fakir miskin, orang tua 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 jumpo dan anak-anak yatim. Sisanya untuk membantu or12345678901234567890123456789012 ang sakit yang juga merupakan orang yang kurang mampu. 12345678901234567890123456789012 Bulan Februari, disalurkan zakat sebanyak 3.773 orang 12345678901234567890123456789012 dan Januari 3.297 orang. Tren meningkat ini terlihat jelas 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 dan Baznas menargetkan semakin banyak warga miskin 12345678901234567890123456789012 yang bisa merasakan manfaat dari mengeluarkan zakat. 12345678901234567890123456789012 Adapun dana zakat dari para muzakki (orang yang 12345678901234567890123456789012 bayar zakat) yang telah disalurkan ke para mustahiq terse12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 but selama bulan Maret ini Rp360 juta untuk fakir miskin. 12345678901234567890123456789012 Sisanya ada untuk panti asuhan sebanyak Rp223 juta, 12345678901234567890123456789012 biaya pengobatan orang kurang mampu Rp85 juta. 12345678901234567890123456789012 Sehingga diterangkan, para muzakki tidak perlu ragu 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 lagi. Baznas Lotim ini memastikan zakat yang dikum12345678901234567890123456789012 pulkan di Banzas memang benar-benar tersalur den12345678901234567890123456789012 gan benar sesuai ketentuan syariat. Yakni untuk dela12345678901234567890123456789012 pan asnap dari para mustahiq. (rus) 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012
Bantu Percepat Pengentasan Kemiskinan
(Suara NTB/rus)
SUARA PULAU LOMBOK
251 CPNS KLU Terima SK Tanjung (Suara NTB) Sebanyak 251 Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemda Lombok Utara akhirnya menerima Surat Keputusan Bupati tentang pengangkatan CPNS formasi tahun 2018, Selasa (2/4). Kepada pegawai baru, Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH., mengingatkan para PNS untuk pintar mengatur urusan, khususnya finansial (gaji pegawai). Usai pelantikan, Najmul Akhyar menegaskan sudah menjadi rahasia umum di kalangan PNS kerap lebih besar pasak dari pada tiang. Hal ini memicu rendahnya motivasi para PSN untuk menjalankan tugasnya secara maksimal. “Pesan saya kepada PNS, mereka adalah abdi negara. Sehingga harus utamakan tugastugas itu, di samping tugas lain. Kedua, harus bisa mengatur diri, jangan sampai lebih besar pasak dari pada tiang,” ujarnya. Dikatakan Bupati, banyak persoalan dialami oleh PNS seringkali berawal dari persoalan finansial, harapan saya persoalan itu tidak terjadi pada PNS di KLU. Untuk diketahui, penyerahan SK PNS dilakukan di aula Bupati, Hadir mendampingi Bupati, Sekda KLU, Drs. H. Suardi, MH., Asisten II Setda KLU Ir. Hermanto, Asisten III Setda KLU, serta para Kepala OPD. Di hadapan para CPNS, Najmul mengungkapkan jabatan pegawai negeri merupakan ladang pengabdian. Dalam perjalanan, PNS senantiasa dituntut bekerja sungguh-sungguh, berintegritas dan bebas dari KKN. Para PNS yang dilantik akan menempati formasi sesuai yang dilamar sebelumnya. Situasi ini berbeda dengan kondisi tahuntahun terdahulu, dimana penempatan pegawai dilakukan setelah menerima SK. “Kalau bicara analisis beban
Politisi Senior Lombok Utara Meninggal Dunia Tanjung (Suara NTB) Politisi senior sekaligus mantan anggota DPRD Lombok Barat, H. Anggeng Aswadi, BA., meninggal dunia, Selasa (2/4) pukul 15.00 WITA, di kediamannya, Dusun Kapu, Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung. Almarhum dimakamkan Rabu (3/4) sore ba’da Zuhur, di pemakaman keluarga dusun setempat. Pemakaman almarhum H. Anggeng dihadir oleh Bupati Lombok Utara, Sekda KLU, Drs. H. Suardi, MH., mantan ASN sekaligus tokoh masyarakat, H. Alwi, para kepala OPD serta sejumlah politisi baik anggota Dewan maupun caleg, serta masyarakat. Untuk diketahui, almarhum termasuk salah satu perintis terbentuknya Kabupaten Lombok Utara. H. Anggeng pernah menjabat sebagai anggota DPRD Lombok Barat, selama 3 periode dari tahun 1997 sampai 2009. Sebelum terjun ke dunia politik dan menjabat sebagai anggota DPRD Lobar, Anggeng tercatat sebagai PNS dan menghabiskan akhir karirnya sebagai Sekretaris Camat Tanjung. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Desa Jenggala sebelum KLU berdiri. Hadir pada acara pemakaman di antaranya Sekda KLU Drs. H. Suardi, MH., Para pimpinan OPD se-KLU, tokoh birokrasi di KLU dan Lobar Drs. H. Alwi, sahabat sejawat pada saat di DPRD KLU Mar-
(Suara NTB/ist)
Almarhum H. Anggeng Aswadi iadi, SH, Anggota DPRD Lobar Lukman Mukhtar, M.Pd., jama’ah dan masyarakat sekitar Kapu. Bupati Lombok Utara, pada sambutan ta’ziah mengakui banyak kenangannya bersama almarhum semasa hidupnya. “Di DPRD Lobar, beliau sebagai penasihat DPRD yang memberi contoh tauladan bagi kami di DPRD,” kata Najmul. Menurut Najmul, kepulangan almarhum merupakan duka bagi masyarakat Lombok Utara. Pasalnya, H. Anggeng cukup berjasa dalam merintis terbentuknya KLU. “Atas nama Pemda dan masyarakat KLU, kami menyampaikan turut berbela sungkawa atas meninggal-
nya almarhum yang banyak berjasa bagi Lombok Utara. Tidak ada kesabaran yg sia-sia. Dengan kesabaran yang berhikmah adalah meningkatnya derajat manusia dan terhapus dosadosanya oleh Allah SWT.” “Kematian adalah pelajaran yang diam. Tak ada kemampuan manusia memajukan dan memundurkan sedetik pun bila Allah berkehendak saat ajal datang untuk menghadap ke haribaan kehadirat Allah SWT,” pesan Najmul. Sementara, Tokoh Masyarakat KLU, Drs. H. Alwi, mengakui bahwa almarhum adalah pasukan utama dalam komite pemekaran. Kerja keras almarhum, dirasakan oleh masyarakat KLU saat ini. “Sebagai sahabat, mohon doa untuk almarhum, jasa beliau jangan pernah dilupakan,” pinta Alwi. Sementara, Ketua AMAN sekaligus tokoh masyarakat Kecamatan Gangga, Kamardi, mengakui sosok H. Anggeng sangat berpengaruh. Tidak hanya di lingkup desa dan kecamatan, tetapi juga bagi masyarakat KLU. Banyak panutan yang yang dipetik dari keseharian almarhum. “Beliau teladan, karena berkarir dari bawah. Beliau pernah jadi Kades Jenggala, bahkan setiap hari beliau tidak sungkan turun ke sawah bawa, bawa pacul. Beliau tekun bekerja dan menjadi panutan bagi keluarga dan masyarakat sekitar,” pungkas Kamardi. (ari)
Lapor LHKPN, Eksekutif Baru 53,04 Persen Selong (Suara NTB) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan daftar pejabat di masing-masing daerah yang sudah dan belum menyampaikan Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2018. Di mana batas akhir penyampaian LHKPN itu per tanggal 31 Maret 2019 sejak dimulai 1 Januari 2019. Dari batas waktu itu, di Kabupaten Lotim untuk eksekutif yang sudah menyampaikan LHKPN-nya baru 53,04 persen. Sementara di kalangan legislatif baru 18 orang. Demikian disampaikan Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Lotim, Drs. Haris, MAP, dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (2/4) lalu. Disebutkannya, jumlah yang wajib menyampaikan LHKPNya di kalangan eksekutif sebanyak 328 orang. Namun sampai 31 Maret 2019, sebanyak 53,04 persen yang sudah menyampaikan LHKPNnya atau jumlah yang sudah lapor sebanyak 174 orang. Artinya tersisa sebanyak 154 orang yang belum melaporkan LHKPNnya ke KPK. Melihat jumlah tersebut, kata Haris, tingkat kepatuhan
(Suara NTB/yon)
TUNJUKKAN - Inspektur pada Inspektorat Lotim, Haris menunjukkan file yang dicetak berupa grafik dan data ASN di Lotim yang sudah menyampaikan LHKPN ke KPK. para pejabat di jajaran Pemkab Lotim masuk dalam katagori sedang, karena di atas sudah 50 persen. Sedangkan untuk kepatuhan penyampaian LHKPN kalangan legislatif langsung disampaikan ke KPK melalui Sekretariat Dewan. Namun berdasarkan tembusan yang diterimanya dari KPK, dari 48 yang wajib menyampaikan LHKPN, baru 13 yang sudah melapor. “Ini kita dapat lihat melalui web yang
Halaman 4
dikeluarkan KPK,” jelasnya. Menurut Haris, lamanya batas waktu penyampaian LHKPN ini dimulai 1 Januari sampai 31 Maret 2019 memang terbilang cukup panjang. Namun kembali lagi kepada kesadaran wajib LHKPN baik di kalangan eksekutif maupun legislatif. Penyampaian LHKPN merupakan kewajiban selaku ASN untuk menyampaikan kekayaannya selaku ASN dan penyelenggara negara. (yon)
kerja, kita masih kurang. KLU idealnya 6-7 ribu PNS, dengan masuknya PNS baru ini maka menambah pegawai hampir mencapai angka 3 ribu,” ucapnya. Sementara, Kepala BKD PSDM KLU, Drs. M. Najib, M.Pd., menambakan pengangkatan CPNS tahun 2018 dituangkan dalam SK MenPAN RB No. 507 tahun 2018. Pemerintah Kabupaten Lombok utara mendapatkan formasi CPNS tahun 2018 sebanyak 274 orang terdiri dari formasi tenaga guru 118 orang, farmasi, tenaga kesehatan 113 orang, formasi tenaga teknis 43 orang. Rincian formasi tersebut adalah formasi untuk umum 257 orang, formasi lulusan terbaik 4 orang, for-
(Suara NTB/ist)
SERAHKAN - Bupati KLU H. Najmul Akhyar serahkan SK pada salah satu CPNS, Selasa (2/4). masi penyandang disabilitas 3 orang, dan honorer K2 10 orang. “Dari hasil integrasi SKB sebanyak 251 orang dinyatakan lulus sedangkan formasi
yang tidak terisi karena tidak ada pendaftar atau tidak ada peserta yang lulus sebanyak 23 formasi. Dengan rincian formasi Tenaga Honorer K2 yang bisa
terisi 5 orang, yang tidak lulus 5 orang. Formasi dokter spesialis 6 orang dan dokter gigi 4 orang tidak ada pendaftarnya,” demikian Najib. (ari)
SUARA PULAU LOMBOK
SUARA NTB Kamis, 4 April 2019
Halaman 5
Kehadiran Masih Rendah TINGKAT kehadiran anggota DPRD Lombok Barat (Lobar) sangat rendah. Banyak oknum anggota DPRD malas masuk kantor menjelang pelaksanaan pemilu, lantaran sibuk turun kampanye. Akibatnya, pada beberapa agenda pembahasan penting seperti LKPJ Bupati sangat minim dihadiri anggota dewan. Hal ini pun dikhawatirkan menjadi citra tidak baik bagi dewan sendiri, sebab masa bakti mereka sendiri belum berakhir. Terhitung masa tugas mereka (Suara NTB/her) akan berakhir tanggal 11 Imam Kafali Agustus mendatang. Hal ini diakui oleh Ketua DPRD Lobar Imam Kafali, diwawancarai belum lama ini. Imam mengaku tingkat kehadiran dewan rendah sekali. Bahkan terkadang yang masuk kantor hanya beberapa anggota dan pimpinan saja. Ia sendiri memahami anggota dewan banyak tak masuk, kemungkinan karena sibuk berjuang kampanye agar bisa terpilih lagi pada pileg tanggal 17 April nanti. Hanya saja kata dia, kalau pun ada kegiatan turun kampanye banyak dilaksanakan malam hari. Jarang turun kampanye pada siang hari. Seharusnya anggota juga bisa membagi waktu antara turun kampanye dengan menunaikan tugas di kantor.”Tapi saya sih tekankan supaya rekan-rekan anggota juga mengingat tugasnya, karena kan belumberakhir. Masa tugas berakhir tanggal 11 Agustus,” jelas dia. Ia mendorong agar pihak sekretariat aktif mengingatkan anggota agar tetap masuk kantor. Menurut dia, jika hal ini dibiarkan ia khawatir akan menjadi citra buruk bagi dewan, apalagi banyak pekerjaan yang belum tuntas seperti pembahasan LKPJ Bupati belum selesai dan lain-lain. Sejauh ini, kata dia, ketidakhadiran anggota belum berdampak terhadap pembahasan beberapa agenda tersebut. Menurut dia jika hal ini berdampak terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai dewan, tentunya ia mendorong agar ada tindakan tegas dari Badan Kehormatan (BK) terhadap anggota. “Sejauh ini berjalan, Cuma yang saya wanti-wanti berdampak langsung ke pekerjaan (tugas dan tanggungjawab) sebagai dewan, kalau itu terjadi maka saya harus ambil tindakan tegas terhadap anggota,”tegas dia. Apalagi kata dia, ada sejumlah anggota yang susah dihubungi ketika diperlukan kehadirannya. (her)
Ratusan Warga Jagaraga Usir Penambang Pasir Giri Menang (Suara NTB) – Ratusan warga Desa Jagaraga Kecamatan Kuripan mengusir penambang galian pasir di wilayah setempat. mereka mengusir penambang yang menggunakan alat berat untuk mengeruk pasir. Aksi ini sebagai bentuk penolakan warga teradap akivitas penambangan di daerah setempat. Aksi penolakan warga ini bukan kali pertama terjadi, namun berkali-kali. Mereka mendesak agar izin usaha pertambangan (IUP) dicabut oleh pemprov, sebab mereka khawatir aktivitas penambangan ini mengancam keberlangsungan sektor pertanian yang saat ini sudah terkena dampak. Kepala Dusun Karang Bucu Desa Jagaraga Saefullah selaku koordinator aksi menegaskan, bahwa aksi ini dilakukan warga sebagai wujud perhatian terhadap lingkungan. Aksi serupa juga pernah dilakukan, karena warga tak pandang bulu terhadap akivitas penambangan pasir di daerah setempat, baik itu lahan yang digali adalah lahan produktif maupun tak produktif. “Aktivitas galian C di wilaayah kami selalu kita tolak dengan keras, karena kami komitmen tak ingin ada aktivitas galian C di daerah kami,” tegas dia. Ia mencontohkan lahan pertanian sangat subur karena tak pernah kekurangan air baik ketika musim kemarau. Warga setempat cukup menggali satu meter sudah ada keluar air, meskipun di musim kemarau. Namun jika aktivitas galian C ini dibiarkan terus-menerus, tanpa ada perhatian pemerintah untuk menghentikannya, maka akan menganggu sumber air di daerah setempat. Saat ini pun kata dia sudah ada dampaknya di daerah hulu, beberapa sumur milik warga menurun volume air. Pihaknya juga sudah bersurat ke pemprov dan pemda memberithukan bahwa daerah setempat bukan zonasi tambang. “Tapi tidak ada tindaklanjut, seharusnya pemda dan pemprov ini tidak memberikan izin (IUP) ketika ada yang meminta izin. Ya dengan pertimbangan terjadinya konflik di bawah. Kades Jaragaraga, Mukarram mengatakan, terkait aktivitas galian C di desanya sudah dilakukan mediasi dan sosialisasi dengan mengumpulkan warga dihadiri kecamatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan aparat. Hasil keputusan dari kecamatan, diminta mengurus kembali dokumen dan persyaratan untuk rekomendasi. “Selang beberapa bulan ditindaklanjuti dengan surat pengantar rekomendasi ke kecamatan dari desa, lalu ditindaklanjuti setelah itu dilanjutkan ke pemda untuk dikaji,” jelas dia. Selang beberapa bulan kemudian terjadilah aktivitas galian C, pihaknya belum tahu apakah ada izin atau tidak. Sebab belum ada pemberitahuan bahwa izin itu telah terbit. Setelah mengecek, barulah diketahui bahwa izin itu telah terbit. Menurut dia, terkait keinginan warga agar tidak lagi ada galian C di daerah setempat menurut dia sepenuhnya ada di pemda (her)
(Suara NTB/ist)
USIR - Warga Dusun Karang Bucu Desa Jagaraga Kecamatan Kuripan turun ke lokasi galian C, mereka mengusir penambang galian C yang beraktivitas di tempat ini.
Kerjasama Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dengan Harian Suara NTB
Pemkab Loteng Sepakat Bahas Ranperda Perlindungan Mata Air Praya (Suara NTB) Usulan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah (Loteng) untuk membuat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Terkait Perlindungan Mata Air, direspons positif pemerintah daerah. Bahkan Pemkab Loteng menyatakan sepakat untuk membahas lebih lanjut ranperda inisiatif dari Komisi III DPRD Loteng untuk bisa ditetapkan menjadi perda. “Pada prinsipnya pemerintah daerah sepakat Ranperda Perlindungan Mata Air ini dibahas untuk menjadi perda,” ungkap Wabup Loteng, H.L. Pathul Bahri, S.IP., pada rapat paripurna DPRD Loteng, Selasa (2/4). Menurutnya, kondisi mata air di Loteng saat ini sudah masuk kategori mengkhawatirkan, sehingga diperluka upaya-
upaya pelestarian lingkungan yang pada akhirnya bisa menyelamatkan mata air yang ada di daerah ini. Apalagi, pembentukan Ranperda Perlindungan Mata Air merupakan salah satu upaya nyata mendukung penyelamatan sumber-sumber mata air di daerah ini. Pathul mengatakan, dari waktu ke waktu kondisi mata air di Loteng terus mengalami penurunan secara kualitas. Seiring dengan semakin memburuknya kondisi lingkungan dan kawasan hutan di daerah ini akibat aksi pengerusakan dan perambahan hutan. “Jadi upaya penyelamatan memang harus disegerakan. Jangan sampai kondisi mata air kian menipis. Yang pada akhirnya nanti bisa memicu krisi air didaerah ini,” sebutnya. Karena bagaimanapun juga, mata iar yang ada sekarang ini
merupakan salah satu sumber pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat di daerah, sehingga harus diselamatkan. Adanya regulasi terkait perlindungan mata air itu nantinya bisa menjadi payung bagi pemerintah dan masyarakat dalam upaya penyelamatan mata air. Dikatakannya, menyelamatkan mata air bukan hanya tugas atau kewajiban dari pemerintah saja, tapi merupakan tanggung jawab bersama semua pihaknya. Karena memang keberadaan mata air bukan hanya soal kelompok tertentu saja. Tetapi soal kepentingan orang banyak. Kalau mata air tidak segera diselamatkan, ke depan dikhawatirkan bisa memicu persoalan parah berupa krisis air bersih. “Ini tidak boleh terjadi. Jadi kami pemerintah daerah sepa-
(Suara NTB/kir)
SAMPAIKAN PANDANGAN - Wabup Loteng, H.L. Pathul Bahri, S.IP., menyampaikan pandangan terkait ranperda inisiatif DPRD Loteng tentang perlindungan mata air, pada rapat paripurna DPRD Loteng, Selasa (2/4). kat dengan rencana DPRD Loteng untuk bisa menyusun satu regulasi khususnya mengatur
tentang perlindungan mata air,” tandas ketua DPC Partai Gerindra Loteng ini. (kir/*)
Ratusan Hektar Tanaman Padi Gagal Panen Giri Menang (Suara NTB) – Ratusan hektar lahan pertanian di Lombok Barat (Lobar) gagal panen akibat terkena el nino. Luas lahan yang terkena dampak el nino ini mencapai 10 persen dari 17 ribu hektar lebih lahan pertanian di Lobar. Namun dampaknya dari sisi capaian produksi panen padi tak signifikan. Di samping terdampak el nino, lahan pertanian di Lobar juga banyak tergerus alih fungsi untuk pembangunan perumahan di sejumlah kecamatan. Kepala Dinas Pertanian Lobar Muhur Zokhri, menjelaskan, berdasarkan data tahun 2017-2018 terdapat 224 hekar lahan pertanian terdampak elnino. “Dari 17 ribu lahan pertanian itu ada kurang 2 persen atau 200 hektar terkena dampak elnino,” jelas Muhur. Menurutnya, luas lahan yang terkena elnino ini tak signifikan dibandingkan dengan
luas lahan petanian 17 ribu hektar lebih sebab yang terdampak hanya kurang 2 persen. Begitu pula dampaknya terhadap produksi pertanian tak signifikan, sebab pengurangan produksi 1-2 persen masih bisa ditutupi dengan produksi yang lain. Tahun ini, kata dia sesuai dengan prediksi BMKG bahwa elnino akan masuk bulan April ini. Elnino ini terjadi ak-
ibat naiknya suhu permukaan air laut di Pasifik timur barat daya atau timut selatan atau tenggara. Ketika suhu ini naik, maka akan mendorong awan yang tadinya menjadi butir air, sehingga tidak jatuh di Nusa Tenggara. Dampak elnino ini ada di Lobar, namun tak terlalu tinggi. Untuk memantau cuaca ini pihaknya memiliki penakar curah hujan di beberapa tempat yang dilaporkan
setiap bulan. Dari penakar curah hujan ini akan dibandingkan berapa bulan basah dan kering. Mengantisipasi dampak elnino terhadap produksi hasil panen petani, dengan menggunakan benih dari teknologi BPTP. Varietas unnggul yang digunakan tahan terhadap cuaca kering dan hujan. Sejauh ini benih ini dicoba di Litbang, untuk kemudian dikembangkan. Pihaknya juga berupaya memprogramkan infrastruktur embung di lokasi yang rawan terdampak kekeringan. Pihaknya mencari lokasi yang kurang curah hujan, namun ada rembesan awah tadah hujannya. Pada umumnya kata dia, wilayah yang memiliki rembesan seperti di Sekotong dan Lembar hampir
50-60 persen. Seperti di wilayah Serero Desa Sekotong tengah ada cekungan yang memungkinkan dibangun embung. Tahun ini kata dia ada 18 unit embung yang dibangun, terdiri dari DAK 10 unit, dana cukai 6 unit ditambah 2 unit dari APBN. Belasan embung ini dibangun di daerah yang rawan kering, tertuama di daerah selatan. Untuk pembangunan infrastruktur ini hampir 70 persen dari dukungan dana pusat. Tahun ini, DAK yang diperolehnya meningkat dari 3,6 miliar sedangkan tahun ini mencapai Rp 4,7 miliar. Lebih jauh kata dia, di samping pembangunan infrastruktur pihaknya juga menerapkan teknologi. (her)
Penemuan Mayat Gegerkan Warga Kuripan (Suara NTB/ist)
RESMIKAN - Menkop dan UMKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga didampingi Bupati Lobar H. Fauzan Khalid saat meresmikan pasar rakyat di Desa Karang Bayan Kecamatan Lingsar.
Menteri Koperasi Resmikan Pasar Rakyat di Lobar Giri Menang (Suara NTB) – Menteri Koperasi dan Usaha Mikro/ Kecil Menengah (Menkop UMKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga meresmikan penggunaan Pasar Rakyat di Desa Karang Bayan Kecamatan Lingsar Lombok Barat (Lobar), Selasa (2/4). Pasar ini lama tak ditempati setelah selesai dibangun. Keberadaan pasar yang dibangun dari APBN tersebut, sebagai salah satu solusi terhadap persoalan kemacetan akibat pasar tumpah. Pasar tumpah ini direloksi ke pasar baru tersebut agar tak lagi mengganggu arus lalu lintas di daerah setempat. Kepala Desa Karang Bayan, Sudirati mengatakan, setelah diresmikan pasat itu bisa ditempati oleh pedagang direlokasi dari pasar lama. “Sudah lama ndak ditempati, setelah dibangun. Karena kalau belum diresmikan kan belum berani ditempati,” jelasnya. Sebelum pasar ini dibangun, ada komitmen dari semua pedagang mau menempati pasar tersebut. Para pedagang mendatangani surat komitmen tersebut. Kios yang ada di pasar inipun sudah ada nama-nama
pedagang yang akan menempati. Pasar ini, jelas dia, dikelola oleh koperasi, sehingga pasar ini dinamakan pasar rakyat. Pasar ini dibangun untuk merelokasi pasar tumpah yang ada di Berembeng Timur yang mengganggu arus transportasi. Sebab pasar tumpah ini ada di jalan kecil, sehingga arus lalu lintas sering macet. “Sehingga solusinya dipindah, meskipun setelah relokasi tidak mungkin langsung bisa penuh, sedikit demi sedikit akan kami pindah dia (pedagang red),” terangnya. Sementara itu, Menteri Koperasi dan UMKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan dari 53 buah (Pasar Rakyat, red) yang dibangun tahun 2018, hanya satu pasar yang langsung didatangi dan resmikan yakni pasar di Lobar saja. Bagi Puspayoga, pemerintah saat ini tidak hanya berfokus untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tapi juga pemerataan kesejahteraan. “Itu kenapa Presiden Jokowi fokus ke infrastruktur, termasuk pasar dan infrastruktur jalan agar transportasi barang bisa lebih mudah,” terang Puspayoga. Pasar rakyat yang dibangun dekat area pemukiman itu ber-
sumber dari APBN Tahun 2018 dengan total anggaran sebesar Rp950 juta. Kondisi pasar cukup bersih dan terdiri atas 16 unit toko, masing-masing berukuran 3x3 meter dan 1 los pasar berukuran sekitar 6x9 meter. Di kesempatan terpisah, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid menyambut antusias pembangunan pasar tersebut. “Pasar ini, walaupun sudah lama (selesai dibangun, red, namun belum dipakai. Walaupun masyarakat sudah banyak yang minta,” aku Bupati. Sampai saat ini, pedagang yang sudah siap menggunakan Pasar Rakyat itu paling sedikit berjumlah 60 pedagang. Sedangkan yang berbentuk toko, pihak Pemkab Lobar akan melembagakannya dalam bentuk koperasi. Menurut Fauzan, keberadaan pasar di wilayahnya akan sangat membantu pertumbuhan ekonomi warga sekitar, sehingga produk unggulan masyarakat Desa Karang Bayan dapat diperjualbelikan di sana. Menurutnya, di Lombok Barat sendiri terdapat 33 pasar dengan banyak kategori. Tiga pasar masuk dalam Kelas A, sisanya ada di Kelas C. (her)
Giri Menang (Suara NTB) – Warga Dusun Monto Desa Kuripan Kecamatan Kuripan Lombok Barat (Lobar) digegerkan dengan kejadian penemuan mayat mengapung di Sungai Takoe di daerah setempat, Rabu (3/ 4) sekitar pukul 12.15 wita. Mayat berjenis kelamin lakikali ini bernama Rudik (80) warga Dusun Penurunan Puntik, Desa Babussalam Kecamatan Gerung. Belum diketahui pasti penyebab kematian korban, pihak Polres Lobar tengah melakukan penyelidikan. Informasi yang diperoleh koran ini, mayat tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 12.15 wita oleh Rosi (23) dari Dusun Monto, Desa Kuripan bersama rekannya Jummah (22). Saat mandi di kali tersebut, saksi mata melihat ada barang mencurigakan mengapung dan tersangkut. Saksi mata mengira kalau barang mencurigakan itu mainan boneka. Rosi mengaku belum berani mendekati barang tersebut, sehingga ia pun memaggil temannya bernama Jummah. Kedua saksi ini pun melihat langsung sesosok mayat itu untuk memastikan apakah itu boneka ataukah manusia. Setelah beberapa menit melihat kondisi sesosok mayat itu, ia mulai curiga banyak lalat dan bercak darah di tubuh korban, sehingga dipastikanlah bahwa yang
ditemukan itu manusia. Selanjutnya Jummah menghubungi orang tuanya dan berteriak memanggil warga dan melaporkan temuan ini ke Bhabinkamtibmas dan Polsek Gerung. Menindaklanjuti laporan itu, sekitar 13.00 wita, KSPK dan Kanit Reskrim beserta anggota langsung mendatangi TKP. Setelah beberapa saat kemudian, anggota kepolisian bersama warga mengevakuasi mayat korban ke rumah duka. Informasi yang diperoleh dari keluarga korban bernama Mahli, menjelaskan, jika Senin (1/4) lalu sekitar pukul 13.00 korban keluar menuju SD 3 Lintak Buwur. Korban keluar tanpa memberitahu ke pihak keluarga. Hingga sore hari, Korban tak kembali ke rumah, sehingga keluarga berusaha melakukan pencarian namun tidak hasilnya. Selanjutnya Rabu (3/4) sekitar pukul 13.00 wita keluarga mendapat informasi bahwa ada penemuan mayat di Sungai Takoe. Sementara Kapolsek Gerung AKP Didik Harianto, SH membenarkan penemuan mayat tersebut. Menurut dia, korban yang ditemukan di sungai Desa Kuripan merupakan warga Babussalam. “Mayat ini warga Babussalam ditemukan di sungai Desa Kuripan. Penyebab kematian kami belum tahu, karena masih dilakukan penyelidikan,” jelas dia. Kasus ini diserahkan penanganannya ke Satuan Reskrim Polres Lobar. (her)
Camat Praya Barat Daya Diberhentikan Sementara Praya (Suara NTB) Kamarudin, S.H., tersangka kasus dugaan penyelewengan dana insentif marbot telah resmi diberhentikan sementara sebagai Camat Praya Barat Daya oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng). Sembari menunggu proses hukum terhadap Kamaru-
din, selesai. Untuk mengisi kekosongan jabatan, Pemkab Loteng dalam waktu dekat ini akan menunjuk pejabat pelaksana tugas (Plt) Camat Praya Barat Daya. “Surat pemberitahuan status dari pihak kepolisian sudah kami terima. Dengan begitu, Camat Praya Barat Daya resmi diberhentikan se-
mentara sampai proses hukumnya tuntas,” tegas Sekda Loteng, H.M. Nursiah, S.Sos.M.Si., kepada Suara NTB, Rabu (3/4). Dihubungi usai peringatan Isra’ dan Mi’raj di bencingan Agung Adiguna Praya, Nursiah mengatakan sesuai aturan bagi setiap pejabat yang tersangkut hukum dan sudah
ditetapkan sebagai tersangka apalagi ditahan oleh pihak berwajib diberhentikan sementara dari jabatanya. Namun, Kamarudin bukan diberhentikan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), karena kalau untuk diberhentikan sebagai ASN, itu ada aturannya tersendiri. “Untuk penunjukan Plt ada
aturanya tersendiri. Bisa pejabat dengan eselon lebih tinggi atau pejabat yang setara,” sebut seraya menambahkan kemungkinan Plt. Camat Praya Barat Daya akan diambil dari Kepala Bagian (Kabag) di Sekretariat Daerah (Setda). Plt. Camat Praya Barat Daya nantinya akan bertugas
sampai proses hukum terhadap Camat Praya Barat Daya selesai atau sampai ada penunjukan Camat Praya Barat Daya definitif yang baru. Seperti diketahui sebelumnya, Camat Praya Barat Daya, Kamarudin telah menjadi tahapan Polres Loteng sejak Jumat (15/3) lalu. Dalam kasus dugaan
penyelewengan dana insentif marbot masjid tahun 2018. Polisi menjerat tersangka dengan pasal 8 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi, terkait penyalahgunaan kewenangan dengan ancaman kurungan minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun. (kir)
SUARA PULAU SUMBAWA
SUARA NTB Kamis, 4 April 2019
KSB Temukan 1.964 Penerima Dana Gempa Diduga Bermasalah Taliwang (Suara NTB) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa Barat, Ir. Lalu Muhammad Azhar MM, mencatat sedikitnya ada sekitar 1. 964 data rumah rusak yang terindikasi memiliki data ganda. Data ganda inipun tersebar di semua lokasi, mulai dari rusak berat, sedang, maupun ringan. Temuan ini tentu sangat disayangkan, karena akan berpengaruh terhadap percepatan penanganan gempa yang ada di wilayah setempat sesuai dengan target sebelum 12 April sudah harus tuntas. “Memang ada banyak data yang bermasalah dan saat ini masih terus dilakukan perbaikan. Munculnya data ganda ini bukan karena kesalahan kami (BPBD) melainkan sejak pendataan awal yang dilakukan oleh Bappeda dan Dinas PUPRPP. Meskipun demikian, Kita tetap akan mencari solusi terbaik, supaya tidak ada yang merasa dirugikan dan target penanganan pasca juga bisa tuntas. Kita juga menargetkan minggu data yang bermasalah tersebut sudah tuntas,” ujarnya kepada Suara NTB, Selasa (2/4). Dikatakannya, permasalahan yang baru muncul di akhir Lalu Muhammad Azhar
waktu sangat disayangkan terjadi, karena bisa menjadi polemik di masyarakat. Hanya saja untuk data ganda ini banyak ditemukan di SK tujuh sampai dengan sembilan. Sementara untuk SK satu dan dua yang saat ini sudah ada anggarannya juga masih ditemukan. Tetapi untuk SK satu dan dua yang dikhawatirkan terjadi ketika pekerjaan akhirnya tidak dibayar karena datanya tidak valid serta ganda. Apalagi anggarannya sudah di rekening PPK (BPBD) sehingga untuk sementara ini anggaran yang ditaksir mencapai Rp60 miliar tersebut masih belum bisa terserap secara maksimal. Jika data tidak kunjung bisa diselesaikan oleh daerah, maka anggaran yang saat ini
sudah tersedia terancam tidak bisa dicairkan dan akan kembali ke negara. Oleh karenanya, tim saat ini masih sibuk untuk memperbaiki data bermasalah tersebut, bahkan ada juga tim verifikasi yang saat ini turun ke desa dan kecamatan untuk melakukan perbaikan data tersebut. “Kita saat ini masih fokus untuk menyelesaikan masalah data ganda tersebut. Bahkan teman-teman di Bappeda dan DPUPRPP juga ada yang turun ke desa dan kecamatan untuk melakukan verifikasi ulang terkait data yang bermasalah itu,” imbuhnya. Disebutkannya, berdasarkan data yang dimiliki saat ini di Kecamatan Taliwang ada sekitar 493, di Seteluk sekitar 831, di Maluk sekitar 28, Poto Tano 203, Sekongkang 10, Jereweh 86, Brang Rea 204 dan Brang Ene 109 data Korban gempa yang bermasalah. Data tersebut dikatakan bermasalah ketika nama yang sama muncul sebagai penerima tetapi tidak hanya satu di
UNTUK NELAYAN Deretan rumah khusus bagi nelayan yang dibangun Kementerian PUPR di Desa Poto Tano. Pemdes setempat berharap rumah ini segera dihibahkan.
(Suara NTB/ist)
(Suara NTB/ils)
Belum Ada Desa di KSB Cairkan DD Taliwang (Suara NTB) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), mencatat hingga saat ini belum ada satupun desa yang sudah mencairkan anggaran dana desa (DD) di tahap pertama sebesar 20 persen. Hal tersebut terjadi karena lambanya penetapan APBDes di masing-masing desa, sehingga dikhawatirkan akan berdampak molornya pelaksanaan program. Kepala Dinas PMD melalui Kabid Pemdes Syaifullah Syaifullah S. Stp, kepada Suara NTB, belum lama ini tidak menampik kondisi tersebut, bahkan total anggaran yang saat ini masih mengendap di Kas Daerah mencapai Rp12 Miliar. Molornya penyerapan DD di tahap pertama sangat disayangkan karena akan mengganggu penyaluran anggaran di tahap selanjutnya. Akibat lainnya yakni pelaksanaan program di masing-masing desa juga akan terganggu. Masalah yang paling utama sehingga anggaran tersebut masih mengendap di kas daerah karena penetapan APBDesnya yang molor. Bahkan untuk sementara ini baru sekitar 19 desa yang sudah dilakukan evaluasi terhadap APBDesnya. Sementara sisanya hingg saat ini masih belum datang untuk dilakukan evaluasi. Selain itu, masalah SK Bupati juga menjadi kendala lain sehingga anggaran DD ini masih mengendap di kas daerah. “Anggarannya sudah masuk ke kas daerah seminggu yang lalu, tapi hingga saat ini belum ada desa yang mencairkan karena APBDesnya yang bermasalah dan belum ditetapkan,”ungkapnya. Dikatakannya, terkait masih molornya penyusunan APBDes di tahun 2019, karena hubungan tidak harmonis di antara kepala desa dan BPD. Selain masalah tersebut, hasil evaluasi APBDesnya juga belum dilaporkan untuk mendapatkan SK pencairan dana tersebut. Kendati demikian pihaknya tetap memberikan waktu hingga bulan April sudah harus selesai semua. Jika tidak, maka akan sangat berdampak pada penyaluran anggaran tahap selanjutnya. Ancaman lain apabila tidak selesai maka penyaluran anggaran di APBDes Perubahan akan dipangkas nantinya. Upaya itu dilakukan untuk memberikan efek jera kepada desa agar bisa berubah. Untuk itu, pihak terkait sangat berharap supaya desa bisa merampungkan tugasnya bulan April sudah selesai. Karena jika molor masyarakatlah yang akan dirugikan, karena pelaksanaan program yang terganggu dan pembiayaan lainnya. “Kita tidak secara pasti apa yang menjadi masalah sehingga desa ini lambat menyusun APBDesnya. Tapi yang jelas sangat disayangkan hal itu terjadi karena akan berdampak pada pelaksanaan program di desa masing -masing,” tandasnya. (ils)
Pemdes Poto Tano Berharap Rumah Nelayan Dihibahkan Taliwang (Suara NTB) Pemerintah Desa Poto Tano berharap 42 unit rumah khusus nelayan yang dibangun pemerintah pusat di wilayahnya dapat sepenuhnya dihibahkan ke warga mereka. “Ya harapan kami seperti itu. Pemerintah dapat menyerahkan sepenuhnya sebagai hak milik kepada warga yang menempatinya nanti,” harap Kades Poto Tano, M. Nur Hasan kepada Suara NTB. Harapan Pemdes Poto Tano mewakili warganya tidak terlalu berlebihan. Mengingat
rumah khusus yang dibangun pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu diperuntukkan bagi masyarakat miskin. Menurut Nur Hasan, jika skim pemanfaatan rumah khusus tersebut diterapkan sistem sewa, maka warga akan terbebani. Sementara warga yang disiapkannya untuk menghuni rumah tersebut adalah masyarakat miskin yang selama ini belum memiliki hunian sama sekali. “Ya tetap berat kalau sistem sewa. Dan warga kami ini kan
hanya nelayan yang penghasilannya tidak menentu setia bulannya,” katanya. Sebenarnya ada opsi kedua yang menjadi harapan warga Poto Tano dalam menghuni rumah bantuan tersebut. Yakni ditempati dengan menggratiskannya. Hanya saja Nur Hasan, resikonya akan berat bagi pemerintah karena biaya pemeliharaan secara otomatis menjadi beban pemerintah. “Jadi kan lebih baik dihibah sepenuhnya saja kepada warga,” paparnya. Ada sekitar 100 kepala ke-
(Suara NTB/ind)
luarga (KK) di desa Poto Tano yang belum memiliki rumah hunian sendiri. Selama ini mereka tinggal menumpang dengan sanak keluarga dalam satu rumah. “Jadi banyak rumah di kampung kami yang KK-nya lebih dari satu bahkan ada yang sampai tiga KK,” ungkap Nur Hasan seraya menambahkan, pihaknya sangat berharap warga-warga tersebutlah yang nantinya diprioritaskan dapat menempati rumah-rumah khusus itu. “Dan mereka ini memenuhi syarat untuk mendiami ru-
mah khusus itu karena kondisi perekenomian mereka masuk kategori miskin,” sambung Nur Hasan. Selanjutnya ia menyampaikan, bantuan rumah khusus bagi nelayan miskin di desanya pada tahun ini akan kembali dibangun. Masih dari pusat, rencananya sebanyak 50 unit rumah telah disiapkan melalui Kementerian PUPR dengan tipe yang sama. “Kalau benar dieksekusi yang 50 tahun ini, insyaallah maka semua warga kami bisa punya rumah sendiri,” imbuhnya. (bug)
Penyalahgunaan Jamu Jadi Tren di Sumbawa
Baru 13 Dokumen Paket Masuk LPBJP Sumbawa Besar (Suara NTB) Memasuki awal April 2019, masih banyak paket proyek, terutama yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang belum dimasukkan dokumennya untuk ditender. Sementara ini, baru belasan paket yang dokumennya diterima Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LPBJP) untuk diproses tender. Kabag LPBJP Setda Sumbawa, Pipin Sakti Bitongo, mengungkapkan, total dokuPipin Sakti Bitongo men paket yang sudah diterima sebanyak 13. Masing-masing tujuh paket bersumber dari APBD dan enam paket bersumber dari DAK. Dimana satu diantaranya sudah dilakukan tender dan sudah ada pemenangnya, yakni Cleaning Service (CS) Sekretariat DPRD. “Memasuki awal April ini, totalnya 13 paket yang sudah masuk. Satu Paket yakni Cleaning service sudah kita tender. Kalau yang baru masuk ada 12, yang DAK ada enam paket, kemudian APBD ada enam paket,” ujarnya kepada wartawan baru-baru ini. Disebutkannya, terhadap 12 paket saat ini sedang dilakukan review dokumen oleh Pokja. Dalam artian diperiksa dulu dokumennya disesuaikan dengan standar dokumen pengadaan. Kebetulan ada peraturan baru yakni Permen PU Nomor 7 Tahun 2019 tentang standar pedoman pengadaan jasa kontruksi melalui penyedia. Hal ini menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam proses pengadaan. Sementara ini, lanjutnya, jumlah daftar paket yang masuk dalam SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan) sekitar 80 paket. Kemungkinan jumlah paket juga akan bertambah karena masih terus berproses. (ind)
lokasi saja. Misalnya, nama si A tercatat sebagai penerima di Kelurahan Sampir, tapi Nama yang sama juga muncul di desa Seloto sebagai penerima. Sebenarnya, kedua nama ini juga sudah memiliki anggaran untuk perbaikan rumahnya. Tapi belum bisa dicairkan, karena pendataan yang masih bermasalah. Pihaknya juga tidak mau hanya disalahkan begitu saja terkait masalah ini, tetapi mulai dari proses pendataan awal sehingga munculnya SK dari Bupati juga harus diklarifikasi (Bappeda). Hal ini tentu sangat beralasan, karena pada saat pendataan PUPRPP dan Bappeda yang lebih bertanggung jawab. “Jangan hanya kami (BPBD) yang disalahkan terkait data ganda ini. Tetapi harus dilihat siapa yang mendata sejak awal, jangan ketika menjadi masalah baru kami yang akan tanggung jawab,” tandasnya. Meski demikian, pihaknya tetap akan mencari jalan keluar terbaik supaya tidak ada yang merasa dirugikan. (ils)
(Suara NTB/arn)
BERSAMA KOMISIONER - Wabup Sumbawa, H. Mahmud Abdullah, Sekda Sumbawa, H. Rasyidi dan Perwakilan Forkopimda bersama Komisoner Bawaslu Sumbawa, Selasa (2/4).
Wabup dan Sekda Deklarasikan Sikap Netralitas ASN Sumbawa Besar (Suara NTB) Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Rasyidi membacakan pernyataan sikap netralitas ASN, TNI dan Polri Kab Sumbawa. Serta penandatanganan deklarasi pernyataan sikap oleh Wakil Bupati Sumbawa, Sekda, Perwakilan anggota Forkopimda, dan Ketua Bawaslu Kabupaten Sumbawa. Hal tersebut dilakukan pada acara sosialisasi netralitas bagi Aparatur Sipil Negara, TNI dan Polri, Selasa (2/4), yang digelar Bawaslu Sumbawa di Kantor Bupati Sumbawa. Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah dalam kegiatan tersebut menyatakan, pada Pemilu serentak 2019, netralitas ASN kian menjadi sorotan. Mengingat
sosok ASN yang merupakan abdi negara, posisinya erat dengan aturan yang mengikat untuk tidak menunjukkan dukungan dan referensi politiknya pada masa Pemilu, meski memiliki hak politik untuk memilih. Hal ini berbeda dengan masyarakat pada umumnya, sebab kelancaran Pemilu tak bisa dilepaskan dari netralitas ASN. Wabup mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa agar menggunakan hak pilih dan tidak melakukan golput (tidak memilih). Sebab dengan semakin sedikit masyarakat yang golput akan meningkatkan kredibilitas dan legitimasi dari Pemilu serentak 2019 nanti. “Saya juga berpesan kepada segenap masyarakat Sum-
bawa untuk bijak dalam memanfaatkan media sosial yang ada dengan cara tidak terpancing dan terprovokasi terhadap berita yang tidak benar (hoax) dan ujaran kebencian (hate speech),” pungkas Wabup. Sebelumnya, Ketua Bawaslu Sumbawa, Syamsi Hidayat, S.IP menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti hasil rakernis netralitas ASN, TNI, dan Polri pada Pilpres dan Pileg 2019 di Bali beberapa waktu lalu. Bawaslu sebagai lembaga yang melakukan pengawasan pada Pemilu 2019, wajib melakukan upaya dan langkah-langkah pencegahan untuk mencegah terjadinya pelanggaran, sebelum melakukan penindakan. (arn)
Sumbawa Besar (Suara NTB) Jika selama ini banyak pemuda atau remaja yang mengkonsumsi obat batuk untuk mabuk, sekarang mereka mulai beralih ke Tawon Liar. Jamu tersebut sedang tren disalahgunakan oleh remaja saat ini. Hal ini berdasarkan temuan Sat Pol PP saat melakukan operasi di salah satu taman di Sumbawa. Kabid Tibumtranmas Satpol PP Sumbawa, Desire Jadi didampingi Kasi Operasi dan Pengendalian, Mukhtamarwan membenarkan hal tersebut. Pihaknya berhasil mengamankan dua bungkus jamu Tawon Liar di taman di Sumbawa. Jamu yang didalamnya terdapat dua kapsul ini sedang tren sebagai pengganti obat batuk komix. “Jadi sekarang kalau komix sudah tidak ngetren. Tawon Liar ini yang baru. Dalam satu kemasan ada dua kapsul. Lagi ngetren sekarang ini,” ujarnya kepada wartawan. Dijelaskannya, jamu ini khasiatnya untuk menyembuhkan kolesterol, asam urat dan khasiat lainnya. Tetapi disalahgunakan untuk mabuk dengan cara dicampuri dengan teh atau kopi. Setelah meminum campuran jamu ini dengan teh atau kopi, maka sehari semalam tidak bisa tidur. Kemudian yang meminumnya mengeluarkan darah melalui lubang dubur. Bahkan saat ini sudah ada tiga korban yang menyalahgunakannya. Dimana satu diantaranya sudah meninggal dunia. “Sebenarnya ini jamu. Tetapi dicampur kopi dan teh jadilah dia untuk mabuk. Terindikasi mereka kalau minum ini tidak bisa tidur satu hari satu malam. Terus mereka mengeluarkan darah dari lubang dubur. Akibat minum ini sudah tiga korbannya. Informasinya satu orang yang konsumsi ini sudah meninggal dunia,” tandasnya. Pihaknya berharap kepada para remaja untuk tidak menyalahgunakan obat tersebut untuk mabuk, karena akan membahayakan dan saat ini sudah ada korbannya. (ind) OBAT - Kabid Tibumtranmas Satpol PP Sumbawa, Desire Jadi saat menunjukkan obat yang lagi tren disalahgunakan untuk mabukmabukan.
(Suara NTB/ind)
(Suara NTB/ils)
(Suara NTB/ind)
Jaksa Teliti Berkas Dua Kasus Tipilu Sumbawa Besar (Suara NTB) Berkas perkara dua kasus tindak pidana pemilihan umum (Tipilu) di Kabupaten Sumbawa kini sudah diterima jaksa. Berkas itu tengah diteliti guna menentukan proses selanjutnya. Kasi Pidum Kejari Sumbawa, Lalu Mohamad Rasyidi, SH mengakui berkas dua kasus Tipilu tersebut diterima pada Senin (1/ 4) lalu. Terkait dugaan keterlibatan oknum Kepala desa (Kades) di Kecamatan Orong Telu Lalu Mohamad Rasyidi mengkampanyekan salah satu caleg dan dugaan politik uang istri salah satu caleg di Kecamatan Moyo Utara dengan membagikan material atau barang kepada warga. “Itu sudah saya terima berkasnya kemarin. Saya teliti berkasnya dalam waktu lima hari. Saya harus ambil sikap,” ujarnya. Menurutnya, berkas diteliti untuk menentukan apakah berkas sudah lengkap atau masih ada kekurangan. Jika nantinya masih ada kekurangan maka akan dikembalikan ke penyidik kepolisian untuk dilengkapi. Dalam hal ini penyidik memiliki waktu tiga hari untuk mengirimkan kembali berkas ke jaksa. Tetapi jika berkas dinyatakan lengkap atau P21, maka akan dilimpahkan ke pengadilan untuk dilakukan persidangan. “Saya harus ambil sikap apakah berkas itu lengkap atau masih ada kekurangan. Kalau belum lengkap atau masih ada kekurangan kita kembalikan. Dalam tiga hari kerja polisi harus mengembalikan lagi. Tapi kalau lengkap harus kita limpahkan ke pengadilan untuk persidangan, dan harus putus dalam waktu 14 hari kerja,” terangnya. Sebenarnya, kata Rasyidi, dua kasus ini sejak awal sudah dibahas oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk menentukan kelanjutan penanganan. Dalam Gakkumdu ini terlibat tiga instansi, yakni Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan. Sehingga sangat kecil kemungkinan kasus ini untuk dihentikan. Kalaupun ada kekurangan dari segi berkas, tidaklah terlalu signifikan. (ind)
Halaman 6
SUARA NTB Kamis, 4 April 2019
SUARA PULAU SUMBAWA
1.000 Gelas Kopi akan Meriahkan Jelajah Alam Gunung Tambora Bima (Suara NTB) – Teka Tambora sebuah kegiatan jelajah alam untuk mempromosikan destinasi pariwisata yang berada di kawasan gunung Tambora dan sekitarnya akan kembali digelar untuk kedua kalinya pada tahun 2019 ini. Tidak hanya naik gunung tambora, pameran ekonomi kreatif, pentas seni budaya Bima, lomba mewarnai dan hiburan. Tetapi para peserta akan disuguhkan 1.000 gelas kopi khas Tambora. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bima Drs. Dahlan mengatakan, kegiatan Teka Tambora diren(Suara NTB/Dok) canakan akan berlangsung Dahlan selama 5 hari, dari Sabtu 6 April sampai dengan Rabu 10 April 2019. Para peserta akan dilepas secara oleh Bupati Bima dengan titik Museum Asi Mbojo menuju Desa Kawinda Toi dan spot yang telah ditentukan. “Rute perjalanan melalui jalur Utara Padang savana makam kuno, Oi Tampuro menuju Kawinda Toi,” katanya. Selanjutnya pada Minggu (7/4) dilakukan acara pembukaan di Desa Kawinda Toi sekaligus pemaparan materi konservasi dari Balai Taman Nasional Gunung Tambora dan materi terkait seperti mountainering, strategi pemasaran wisata dan dilanjutkan dengan pemutaran film pada malam harinya. Disamping itu, lanjut Dahlan, selama dua hari yakni Senin (8/ 4) dan Selasa (9/4) diperkirakan sekitar 100 peserta pendakian akan dilepas melalui Gerbang Oi Marai menuju puncak Gunung Tambora. “Setelah tiba di puncak Gunung Tambora, dilakukan pengibaran dan upacara bendera kemudian kembali ke pos 4. Dari Pos 4 ke Gerbang pendakian Rabu (10/4),” katanya. Dahlan menambahkan penyambutan akan dilanjutkan dengan pentas seni budaya Bima, lomba mewarnai dan hiburan. Panitia juga merencanakan untuk mengundang Gubernur NTB yang diharapkan dapat memaparkan materi tentang Zero Waste. “Selain itu ada pameran ekonomi kreatif, dilanjutkan kegiatan malam keakraban pada malam harinya serta akan kembali ke Bima Kamis (11/4). Peserta juga akan menikmati 1.000 gelas kopi Tambora,” pungkasnya. (uki)
Halaman 7
Seorang Balita di Sanggar Digigit Anjing Rabies Bima (Suara NTB) – Seorang balita berusia 10 bulan warga Dusun Doro Fare desa Kore Kecamatan Sanggar, diduga digigit anjing rabies, Rabu (3/4) pagi. Balita yang diketahui bernama M. Alfa Rizki itu digigit saat sedang tidur di rumahnya di RT 06 RW 03. Informasi yang dihimpun Suara NTB kejadian tersebut berlangsung tiba-tiba. Sebelum mengigit korbannya, anjing itu terlebih dahulu memberontak dan sempat menerkam ayam dan menggigit anjing lainnya. Setelah itu, anjing tersebut ma-
suk ke dalam rumah warga menggigit korban yang saat itu sedang tidur. Gigitan tersebut mengakibatkan korban menderita luka pada bagian muka atau tepatnya di pipi kanan. Warga setempat yang mengetahui
langsung membantai anjing tersebut. Sementara korban langsung dilarikan ke Puskesmas Sanggar untuk diberikan penanganan medis. Kasus gigitan anjing rabies di Kecamatan Sanggar tersebut diakui oleh Kabid Pengen-
dalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Rifaid, M.Ap. Kata dia, saat ini korban masih dalam penanganan tim medis Puskesmas Sanggar. “Iya memang ada. kejadiannya tadi pagi. Saat ini korban masih di rawat di Puskesmas Sanggar,” katanya. Dikatakannya, penanganan medis yang dilakukan pihaknya kepada korban dengan men-
cuci bagian muka yang digigit selama 15 menit dengan air mengalir dan sabun. Kemudian diberikan juga Vaksin anti Rabies (VAR) agar virusnya tidak merambat ke seluruh bagian tubuh korban. “Sudah ditangani. Sementara anjing langsung dibantai oleh warga. Namun akan kita ambil sampel otaknya, untuk mengetahui apakah anjing ini positif rabies atau tidak,” pungkasnya. (uki)
Keberatan, Rekanan Kembali Segel Gudang DPPKB Dompu (Suara NTB) – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Dompu, sebelumnya telah membongkar paksa segel gudang Alat dan Obat (Alot) milik Bidang KB. Alasannya, penyegelan yang dilakukan rekanan penyedia jasa konstruksi baja ringan itu mengganggu pelayanan. Terlebih tidak memiliki alasan yang kuat. Namun demikian, mengetahui hal ini rekanan rupanya tidak tinggal diam. Ia didampingi beberapa orang warga datang memprotes dan kembali melakukan penyegelan. Tak ingin adan(Suara NTB/dok) ya kontak fisik, tindakan ituGatot Gunawan pun dibiarkan begitu saja. Kadis DPPKB Dompu, Gatot Gunawan, Skm, MPPM dikonfirmasi Suara NTB membenarkan disegelnya kembali gudang penyimpanan alat dan obat tersebut. Mereka (rekanan) keberatan jika ruangan itu dimanfaatkan sebelum dilunasinya piutang bahan bangunan oleh Erwin. Salah seorang kontraktor pelaksana proyek senilai Rp399 juta ini. “Awalnya memang sudah kita bongkar tapi datang lagi yang punya barang itu keberatan. Daripada terjadi hal yang tidak diinginkan ya kita biarkan. Bukannya kita takut,” tegasnya. DPPKB, lanjut dia, bisa saja menuntut Muhtar selaku rekanan karena telah melakukan penyegelan sepihak akan bangunan proyek yang sudah dilunasinya pada kontraktor itu. Tetapi atas berbagai pertimbangan terpaksa diambil jalan tengah. Yakni mengupayakan penyelesaian secara kekeluargaan. Upaya terakhirnya beberapa hari lalu kedua pihak sudah dihadirkan dan menyepakati persoalan piutang tuntas dalam tenggat waktu sebulan kedepan. Tetapi selama proses itu berjalan penyegelan tidak boleh dibuka. “Selama pemberian tempo itu gudang tetap disegel, ya itu untuk menghindari konflik saja,” ujarnya. Kendati penyegelan gudang penyimpanan Alot ini akan berlangsung hingga sebulan kedepan, Gatot Gunawan menegaskan tidak akan sama sekali mengganggu aktivitas pelayanan atau pekerjaan para pegawainya. Terkecuali rasa nyaman lantaran terus dikait-kaitkan dalam persoalan ini. Dan kasus ini mesti menjadi bahan evaluasi bagi ULP untuk lebih selektif dalam memberikan kotraktor proyek. Jangan sampai instansi pemerintah diibaratkan tukang cuci piring oleh mereka (kontraktor) yang sebetulnya diketahui kerap membuat masalah. “Harapan kita ya bagimana ULP ini lebih selektif lagi memilih kontraktor, jangan sampai dinas dijadikan tukang cuci piring atau kebagian susahnya saja,” pungkasnya. (jun)
(Suara NTB/dok)
TEBU - Lahan tebu di Kabupaten Dompu. Di tengah beredarnya isu akan hengkang, pabrik gula PT Sukses Mantap Sejahtera (SMS) yang menyerap tebu dari ladang-ladang di Dompu justru berencana menambah buruh tebang.
Ancam Hengkang, PT. SMS Malah Minta Didatangkan Ribuan Buruh Tebang Dompu (Suara NTB) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Dompu, belum mendapat informasi sedikitpun terkait ancaman hengkangnya perusahaan tebu PT. SMS di Kecamatan Pekat. Dalam pertemuan terakhir pihaknya beberapa hari lalu, perusahaan tak sedikitpun menyinggung persoalan ini. Termasuk alasan mendasarnya untuk hengkang. Mereka justru datang meminta bantuan segera dihadirkannya
(Suara NTB/jun)
Zainal Arifin Dompu (Suara NTB) – Dari sekitar 22.300 ekor populasi anjing liar di Dompu, baru 6000 ekor yang berhasil divaksinasi. Sementara untuk eliminasi belum mencapai 10 persen. Selain terkendala ketersediaan racun, upaya tersebut hanya difokuskan pada hewan sumber kasus gigitan saja. Melihat populasinya yang masih cukup tinggi serta temuan
Targetnya berjumlah 1000 orang lebih. Pun juga dibahas terkait minimnya keberadaan perusahaan lokal yang memenuhi syarat untuk menjadi mitra dalam pemenuhah tenaga kerja di perusahaannya. PT. SMS, ungkap M. Nursalam, sudah beberapa kali menghadirkan aparatur desa dan camat setempat untuk memfasilitasinya dalam penyediaan tenaga kerja lokal. Tetapi rupanya peluang itu minim diminati warga sekitar. Terutama di Kecamatan Pekat.
“Makanya kita diminta bantuan sekarang. Rencananya kita akan upayakan lagi untuk merekrut tenaga kerja lokal kalau memang tidak ada baru didatangkan buruh tebang dari luar daerah,” ujarnya. Ia juga memberikan tanggapannya terkait ancaman hengkangnya PT. SMS akibat persediaan bahan baku tebu lokal yang minim. Ia menegaskan, perlu dicarikan solusi dengan duduk bersama antara pihak perusahaan dengan instansi terkait.
Kalaupun positif hengkang, M. Nursalam meragukan alasan mereka. Sebab diyakininya perusahaan besar ini berani hadir dan beroperasi di Dompu setelah melalui proses penelitian dan pengkajian yang cukup panjang. Termasuk soal ketersediaan bahan baku tebu yang dibutuhkan tiap harinya. “Apa mungkin perusahaan sebesar itu tidak melakukan penelitian dan pengkajian. Kalau memang daerah itu tidak cocok dengan tebu ngapain bangun pabrik di situ,” pungkasnya. (jun)
Administrasi Jadi Temuan Rutin OPD Lowong Segera Pengelolaan Dana Parpol Terisi, Hasil Pansel Diserahkan ke KASN
Taliwang (Suara NTB) Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memberikan catatan negatif terhadap realisasi penggunaan bantuan dana Partai Politik (Parpol) di tahun 2018 di wilayah Sumbawa Barat.
Sulit, Mencabut Status KLB Rabies di Dompu korban terus bertambah dirasa sulit untuk mencabut status KLB di wilayah ini. Apalagi diperparah gerakan masyarakat dalam meminimalisir resiko cukup rendah. Demikian diungkapkan Kadisnakeswan Setempat, Zainal Arifin kepada Suara NTB di ruang kerjanya baru-baru ini. Ia menegaskan, sebagian besar Hewan Pembawa Rabies (HPR) yang berkeliaran di perkampungan warga sudah divaksinasi. Bahkan capaiannya diperkirakan 70 persen dari perhitungan populasi awal 10.343 ekor. Namun demikian, prediksi tidak akan ditemukannya lagi kasus gigitan baru dengan capaian itu rupanya salah. “Justru kasus gigitan masih terus terjadi dan kita hitung populasinya ternyata jauh lebih besar dari perhitungan awal 10.343 ekor,” kata dia. Masih ditemukannya kasus gigitan disinyalir akibat tidak semua populasi anjing bisa divaksinasi. Lantaran HPR berpemilik kebanyakan berada di ladang. Harapan agar warga membawa turun sementara HPR untuk vaksinasi sangatlah sulit. Rata-rata beralasan tidak
ribuan tenaga buruh tebang. “Kita belum sama sekali tahu ada ancaman itu, andaikan kita tahu sudah pasti kami tanyakan kemarin. Malah mereka datang untuk minta direkrutkan ribuah tenaga buruh tebang,” kata Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnkertrans setempat, M. Nursalam di ruang kerjanya, Selasa (2/4). Dalam pertemuan itu, PT. SMS hanya menyampaikan kebutuhan tenaga buruh tebang untuk masa panen tahun ini.
ada yang menjaga tanaman jagung dari serangan babi hutan. Kondisi itu jika terus dibiarkan, menurut dia, tidak menutup kemungkinan wilayah ini terkucil karena tidak ada lagi yang berani berkunjung. Dan dengan sendirinya status KLB akan terus disandang hingga beberapa tahun ke depan. “Kalau pemerintah saja yang berupaya sulit pasti mencabut status KLB, Bali saja dari 2008 sampai sekarang masih rabies,” jelasnya. Status tersebut baru bisa optimal dicabut ketika masyarakat dan elemen terkait lainnya sadar akan bahaya penyakit ini. Ditunjukan dengan tanggung jawab minimal memvaksinasi HPR peliharaannya. Disinggung data korban gigitan yang sudah positif terpapar rabies, Zainal Arifin mengatakan, dari ratusan korban yang ada belum ada satupun yang dinyatakan positif rabies. Ratarata baru merasakan gejalanya. “Korban yang positif rabies sejauh ini belum ada, kalau yang merasakan gejalanya sudah ada,” pungkasnya. (jun)
Catatan ini diberikan mengingat peruntukan dana Parpol ini dinggap masih belum tepat sasaran sebagaimana mestinya. Salah satunya, terkait masalah pendidikan Politik terhadap para anggotanya yang juga mendapat penilaian buruk dari BPK. “Kita akui masalah pendidikan Politik yang dilakukan oleh pengurus parpol terhadap para kadernya masih minim. Tentu ini dianggap menyalahi aturan, karena aturannya sudah sangat jelas yakni 60 persen untuk pendidikan para kader dan 40 persennya lagi untuk masalah administrasi kelembagaan parpol saja,” ungkap Kepala Kesbangpoldagri KSB, kepada Suara NTB, Drs. Muhammad Saleh, SH., MH belum lama ini. Dikatakannya, pandidikan politik ini sudah merupakan keharusan bagi Parpol untuk bisa dilaksanakan dari dana bantuan yang ada. Tetapi realita di lapangan sangat berbanding terbalik dengan ketentuan tersebut karena masih minim yang melaksanakan. Bahkan pihak terkait juga sudah melayangkan surat teguran tertulis kepada pengurus parpol, untuk menggunakan untuk tersebut sesuai dengan peruntukan. Tetapi kenyataannya tetap tidak digubris dan di tahun 2018 juga kembali mendapat-
kan penilaian negatif dari BPK. Bahkan dari 12 Parpol yang mendapatkan catatan BPK, hanya tiga parpol saja yang luput dari penilaian negatif. Hanya saja dari catatan negatif tersebut, tidak sampai menimbulkan kerugian negara karena bersifat administrasi saja. “Kita sudah layangkan surat teguran kepada para pengurus Parpol untuk mengatensi masalah pendidikan Politik ini. Tetapi hasilnya masih tetap saja nihil,” sesalnya. Terkait masalah tidak dilakukannya aktifitas Politik oleh masing-masing Parpol, pihaknya tidak bisa melakukan intervensi lebih jauh hanya sekedar mengingatkan saja. Sementara pihak yang berhak memberikan teguran yakni BPKP ketika melakukan audit terhadap penggunaan dana Parpol ini. Bahkan hasil audit BPKP yang diterima pihaknya, masih ditemukan kelemahan administrasi oleh para pengurus parpol ini. Inilah yang menjadi atensi pihaknya untuk terus mengingatkan kepada para pengurus Parpol untuk bisa mengelola dana tersebut sebagaimana mestinya. Sehingga tidak ada lagi temuan di tahun-tahun berikutnya. “Kami tetap akan mengingatkan kepada pengurus Parpol agar penggunaan dana bantuan hibah Parpol ini bisa digunakan sebagaimana peruntukannya. Sehingga masalah yang terjadi selama ini bisa semakin ditekan,” tandasnya. (ils)
Sumbawa Besar (Suara NTB) Tim Panitia Seleksi (Pansel) mengirimkan hasil seleksi pimpinan sepuluh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lowong di Kabupaten Sumbawa ke Komisi ASN. Nantinya tim akan menunggu rekomendasi dari Komisi ASN sebagai pertimbangan Bupati menentukan pejabat yang akan ditempatkan. Ketua Tim Pansel yang juga Sekda Sumbawa, Drs. H. Rasyidi mengakui proses seleksi sudah selesai dilakukan hingga assessment kompetensi. Hasilnya sudah diumumkan di website BKPP Kabupaten Sumbawa. Selanjutnya berita acara semua tahapan serta pengumumannya dibawa ke Komisi ASN, dengan harapan ada rekomendasi disetujui untuk memproses lebih lanjut. “Hasilnya dibawa ke Komisi ASN untuk memperoleh rekomendasi,” ujarnya. Dijelaskannya, dari sepuluh OPD lowong sudah ada masingmasing tiga nama yang diserahkan kepada b u pati.
Setelah adanya rekomendasi dari Komisi ASN, nantinya Bupati akan memilih pejabat yang dipercaya untuk mengemban amanah di masing-masing OPD. “Tiga nama sudah disampaikan ke Bupati untuk masing-masing OPD. Setelah Ada rekomendasi KASN, berarti nanti Pak Bupati pilih yang mana sekiranya dipercaya dari masing-masing tiga itu,” terangnya. Pihaknya berharap, rekomendasi dari Komisi ASN bisa segera diterima. Sehingga sepuluh OPD lowong itu juga dapat segera terisi untuk memaksimalkan program yang ada. “Kita harapkan secepatnya (OPD lowong terisi). Minggu depan bila perlu kita harapkan. Kita berdoa agar rekomendasi Komisi ASN juga segera,” pungkasnya. (ind)
H. Rasyidi
POLHUKAM
SUARA NTB Kamis, 4 April 2019
Halaman 8
Reuni Dua Sahabat
TGH Fadly Tekad Bulat Dukung Jokowi - Ma’ruf Amin Praya (Suara NTB) – TGH. Achmad Fadly FT, Pimpinan Yayasan At-Thahiriyah Al-Fadhiliyah (Yatofa) Bodak dan Prof.Dr. KH. Ma’ruf Amin adalah dua sahabat lama saat berada di MPR. Dua sahabat ini akhirnya kembali bertemu pada Selasa (2/4) lalu di lingkungan Ponpes Yatofa, Bodak, Lombok Tengah (Loteng) dalam acara silaturahim. Kunjungan KH.Ma’ruf Amin ke Yatofa serangkaian dengan kegiatan kampanye terbuka di Lapangan Nasional, Selong, Lombok Timur. Sebelum berkampanye, Kyai Ma’ruf terlebih dahulu bersilaturahim dengan TGH Fadly bersama ribuan jamaahnya yang sudah lama menunggu. Kyai Ma’ruf juga bersilatur-
ahim dengan pimpinan Ponpes Syeikh Zainuddin NW Anjani Lombok Timur serta bersilaturahim dengan puluhan Tuan Guru dan Kyai se NTB di Ponpes Qamarul Huda, Bagu, Lombok Tengah pada malam harinya. TGH Fadly kepada wartawan usai acara mengatakan, pihaknya bersyukur Kyai Ma’ruf berkenan mengunjungi Yatofa dan memberikan nasihat kepada para jemaah dan santri. Karena di dalam pemaparannya, Kyai Ma’ruf banyak memberikan motivasi kepada para santri agar mampu menjadi yang terbaik dan berperan besar bagi kemaslahatan umat. Dalam hal politik menjelang hari pemungutan suara pilpres, TGH Fadly menyatakan sikap tegas untuk mendukung pasangan 01 Jokowi-Amin. Keputusan ini diambil setelah melakukan
KH. Ma’ruf Amin saat memimpin doa. Hadir pula Sekjen PB NU Dr. Helmy Faishal Zaini
musyawarah di internal Yatofa. “Dengan Bismillah, Aamanna Billah Tawakkalnya ‘Alallah, saya H. Fadly bersama seluruh keluarga besar Yatofa bertekad dan berniat, mendukung dan memilih Kyai Ma’ruf Amin yang berpasangan dengan Jokowi. Jadi pintu masuk kami adalah Kyai Ma’ruf Amin,” tegas Fadly. Ia menuturkan, dirinya dan Kyai Ma’ruf adalah sahabat saat berada di MPR puluhan tahun silam. Bahkan masih ada fotofoto yang menggambarkan kebersamaan kedua sahabat ini di sela-sela kegiatan di Jakarta. “Saya sengaja pajang foto biar tidak dibilang mengada-ada. Memang persahabatan saya dengan beliau sangat erat,” tuturnya. TGH Fadly mengatakan, sebelumnya banyak pihak yang menduga dirinya bersama jemaah Yatofa mengarah ke pasangan 02 di Pilpres 2019 ini. Namun yang terjadi adalah TGH Fadly tidak memiliki ikatan apapun selama ini dengan paslon manapun. Ia dianggap berpihak ke 02 lantaran ada arus masyarakat yang mengarah ke sana. Namun pascakunjungan Kyai Ma’ruf kemarin, Yatofa sudah dengan tekad bulat mendukung paslon 01 Jokowi-Amin. “Dulu di Pilpres 2014, saya juga pendukung Jokowi tanpa ada komunikasi dengan siapapun,” katanya. Sebelumnya, Ketua Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Provinsi NTB Dr.TGH Hazmi
Jemaah Yatofa menghadiri kegiatan silaturahim
Terduga Pengedar Simpan 5 Kg Ganja Mataram (Suara NTB) Sebanyak 5 Kg ganja urung beredar. Seorang bandar yang diduga pemilik ganja tersebut, AL alias AK (39) sudah duluan ditangkap. Rencananya ganja akan dikirim untuk pemesan di daerah lain. “Ini jaringan antarpulau,” ungkap Kabid Humas Polda NTB AKBP H. Purnama dikonfirmasi Selasa (2/4) lalu. Dia mengatakan, Ditresnarkoba Polda NTB menggerebek tersangka AL di Abiantubuh, Cakranegara, Mataram Senin (1/2) siang lalu. Tersangka AL diduga baru saja mengambil ganja seberat 5 Kg itu untuk dibawa ke rumahnya di Gapuk, Dasan Agung, Selaparang, Mataram. Barang bukti sabu ditemukan dalam 24 bungkus. Bungkusan tersebut berbentuk lonjong. Lapisan terluar berupa lakban coklat yang menyelubungi kertas. Selain itu, polisi menemukan jeriken yang dipakai untuk menampung bungkusan ganja dimaksud. Jeriken ditemukan di dekat sepeda motor Honda Beat DR 4421 EL yang diduga bakal dipakai mengangkut ganja. “Kita masih dalami siapa penjual barang ini, kepada siapa dia akan mengirim ganja ini. Untuk sementara kita duga dia ini pengedar,” sebut Purnama. Tersangka AL diduga melanggar pasal 111 dan atau pasal 114 UU RI No 35/2009 tentang narkotika. (why)
”
Saya H Fadly bersama seluruh keluarga besar Yatofa bertekad dan berniat, mendukung dan memilih Kyai Ma’ruf Amin yang berpasangan dengan Jokowi
TGH. Achmad Fadly FT, Pimpinan Yatofa Bodak bersama Prof.Dr. KH. Ma’ruf Amin saat acara silaturahim, Selasa (2/4) “Banyak Ponpes di NTB bersama jamaahHamzar mengatakan, sikap tegas TGH Fadly pertanda sangat yang sudah menyatakan ko- nya di NTB sudah bebaik karena bisa menambah mitmennya mendukung 01 ini. rada di 01.” “NW Pancor, barisan penguat dalam men- Mereka memiliki jemaah yang NW Anjani, Maraqitta’limat, Al dukung paslon 01. Semakin ban- besar, sehingga target perole- Ishlahuddiny, Alfalah, Al Manyak simpul-simpul ormas di han suara Jokowi-Amin di syuriyyah, Qomarul Huda, ManNTB yang sudah berkomitmen NTB sebesar 70 persen bukan halul Ulum, Yatofa, Albadriyah, Al Ijtihad, Al Mahsuni dan semendukung Jokowi Amin, ten- lagi mustahil,” katanya. Dewan Pembina bagian besar Ponpes NU di NTB tunya akan semakin mendekatkan pada target perolehan suara Maraqitta’limat ini mengatakan, sudah ke 01 Jokowi- KH Ma’ruf sudah sekitar 80 persen Ponpes Amin. Insya Allah,” terangnya. yang sudah dibuat oleh JKSN.
Ketua JKSN NTB TGH. Hazmi Hamzar (kanan) bersama Cawapres, KH. Ma’ruf Amin di sela acara silaturahim dan kampanye di Lombok
Ia mengatakan, saat bertemu dengan Kyai Ma’ruf usai kunjungan ke Lombok kemarin, Kyai Ma’ruf menyampaikan ucapan terima kasih kepada TGH Hazmi Hamzar atas ikhtiar kesuksesan rencana pemenangan di NTB. (ris/*)
Ketua JKSN NTB TGH. Hazmi Hamzar (kanan) bersama Cawapres, KH. Ma’ruf Amin
Mataram Belum Bebas Narkoba Mataram (Suara NTB) – Kota Mataram belum bebas dari peredaran narkoba. Buktinya, sebanyak 21,27 Kg ganja disita Polres Mataram dari 22 tersangka sepanjang Januari-Maret 2019 ini. Enam tersangka diantaranya sudah diajukan ke jaksa penuntut umum. Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam menjelaskan, pihaknya mengevaluasi penindakan narkoba sepanjang triwulan awal tahun 2019 ini. Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak boleh surut. Sebab, semakin tingginya penindakan para pelaku baik bandar maupun pengedar juga semakin mengembangkan modus peredarannya. Bahkan yang terakhir terungkap memakai modus laiknya mesin ATM dalam transaksi sabu. “Ada 22 tersangka ini ditangkap dari total pengungkapan 18 kasus,” sebutnya Sela-
sa (2/4). Sejumlah tersangka tersebut dipamerkan ke khalayak di Taman Sangkareang, Mataram Senin (1/4) lalu. Alam menyebutkan, dari total 22 tersangka itu, enam orang diantaranya sudah dilimpahkan ke jaksa penuntut umum untuk diajukan ke pengadilan. Barang bukti yang diamankan antara lain 236,78 gram sabu dan 21,27 Kg ganja. Serta berat kotor sabu yang diduga mencapai 1,25 Kg dalam bentuk residu dari penggerebekan di Abiantubuh, Cakranegara, Mataram. “Yang terakhir ini pengungkapan bandar besar den-
(Suara NTB/why)
DITUNJUKKAN - Tersangka kasus narkoba yang ditangkap Polres Mataram ditunjukkan kepada khalayak di Taman Sangkareang, Mataram. gan modus ATM sabu. Buktinya sisa pembakaran. Saat itu pelaku berusaha menghilangkan barang bukti saat digerebek,” papar Kapolres. Mengenai peredaran narkoba
tersebut, Alam mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan penindakan melalui Satresnarkoba. “Bagi masyarakat agar turut serta menginformasikan
apabila ada tempat yang sering dijadikan tempat peredaran narkoba. Kepada masyarakat juga agar tidak terpengaruh dan mencoba-coba narkoba,” pungkasnya. (why)
Fitra Minta Nama Caleg Petahana Tak Laporkan Harta Kekayaan Diumumkan
(Suara NTB/ist)
DIAMANKAN - Tersangka AL diamankan beserta barang bukti 24 bungkus ganja seberat 5 Kg.
Mataram (Suara NTB) Kepatuhan anggota DPRD di NTB untuk melaporkan harta kekayaannya masih sangat rendah. Sampai dengan batas waktu yang sudah ditentukan, baru sebagian kecil anggota dewan yang sudah menyampaian laporan harta kekayaannya. Melihat hal itu, Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra) NTB mendesak agar nama-nama anggota DPRD di NTB, baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota yang tidak menyampaikan harta
kekayaannya agar diumumkan ke publik. Lebih-lebih bagi anggota dewan yang kembali mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif (Caleg) petahana di Pemilu 2019 ini. “Hal ini penting sebagai bahan bagi masyarakat dalam melakukan penilaian terhadap penyelenggara negara, khususnya kepada anggota dewan,” ujar peneliti Fitra NTB, Jumi Jumaidi kepada Suara NTB. Jumaidi menilai, rendahnya kepatuhan legislatif dalam melaporkan kekayaannya menunjukkan sikap re-
KPU Perpanjang Masa Pengurusan Pindah Memilih hingga H-7 Mataram (Suara NTB) Untuk menyelamatkan hak pilih warga negara, KPU RI telah mengeluarkan Surat edaran ke KPU Provinsi dan Kabupaten/ Kota untuk melakukan perpanjangan masa pengurusan pindah lokasi memilih sampai tujuh hari sebelum pemungutan suara digelar 17 April 2019 mendatang. Perpanjangan masa pengurusan pindah memilih tersebut untuk menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 20/ PPU-XII/2019. Dengan putusan MK tersebut maka pemilih yang terlambat memproses perpindahan memilih dapat mengurus pindah memilih sampai H-7.
Ketua KPU Provinsi NTB, Suhardi Soud yang dikonfirmasi Suara NTB membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat edaran KPU RI terkait perpanjangan masa pengurusan perpindahan memilih. KPU NTB pun akan segera menindaklanjuti surat edaran tersebut untuk memberikan pelayanan perpindahan memilih kepada masyarakat. “Perpanjangan sampai H7 dan kita tidak ada masalah, kita akan tetap melayani sesuai dengan keputusan MK. Bagi masyarakat yang pindah memilih dengan keadaan tertentu,” katanya. Dijelaskan Suhardi, pindah memilih dengan alasan keadaan tertentu yang dimaksud yakni jika pada hari H pe-
milihan, pemilih tidak bisa menyalurkan hak pilihnya karena alasan yang tidak terduga. “Dalam keadaan tertentu yang dimaksud yakni keadaan yang tidak terduga di luar kemampuan dan kemauan pemilih seperti sakit, tertimpa bencana, jadi tahanan, atau menjalankan tugas pada hari H. Nah mereka berhak diberikan form A5,” katanya. Dalam surat edaran KPU RI tersebut juga disebutkan jika dalam hal karena perpindahan memilih tersebut kemudian tidak bisa terakomodir dalam TPS yang sudah ada, maka dimungkinkan untuk dibuatkan TPS baru, dengan mempertimbangkan kebutuhan ketersediaan surat suara. Selain itu, salah satu poin
penting dalam keputusan MK tersebut, yakni pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT, DPTb dan juga belum memiliki e-KTP. Maka pemilih yang bersangkutan bisa tetap menyalurkan hak pilihnya dengan demikian Surat Keterangan (Suket) sudah melakukan perekaman e-KTP yang dikeluarkan oleh Dukcapil. “Itu bisa diakomodir juga kalau namanya belum ada di DPT, DPTb, dan belum memiliki e-KTP, atau Pemilih Khusus. Maka pemelih tersebut bisa dilayani dengan memiliki Suket, misalnya seperti pemilih yang usianya tepat 17 pada hari H pemilihan,” pungkasnya. (ndi)
sisten untuk terbuka kepada masyarakat. Mestinya sebagai bagian dari penyelenggara negara yang memiliki fungsi kontrol terhadap pemerintah, seharusnya anggota dewan lebih proaktif dan terbuka dalam melaporkan kekayaannya. “Seharusnya anggotan dewan kita yang lebih aktif melaporkan kekayaannya dan menjadi contoh bagi yang lainnya (eksekutif),” kata Jumaidi. Ditegaskan Jumaidi, di saat negara sedang berpacu memperbaiki tatakelola pemerintah-
an dan berperang melawan korupsi, tapi di satu sisi justru anggota legislatif menunjukkan sikap yang tidak patuh. Menurutnya, membantu tata kelola pemerintahan yang transparan, mestinya harus dimulai dari pejabatnya sendiri. Ditempat terpisah, sekretaris DPRD NTB, Mahdi Muhammad mengakui bahwa sebagian besar anggota dewan masih belum menyampaikan laporan harta kekayaan ke KPK. Hal ini terjadi lantaran banyak anggota dewan yang belum memahami secara utuh
tata cara pengisian form harta kekayaan. “Sebagai anggota sudah melaporkan dan sebagiannya lagi ada yang masih belum karena terkendala pada kesulitan pada saat mau mengisi,” ujar Mahdi. Namun demikian lanjut Mahdi, baru-baru ini, KPK sudah memberikan bimbingan teknis kepada anggota dewan dan perwakilan dari partai politik terkait tata cara pengisian. Harapannya, dengan Bintek itu anggota dewan bisa melaporkan harta kekayaannya tepat waktu. (ndi)
SUARA NTB
Kamis, 4 April 2019
Halaman 9
Berkat KIM Rampak Nulang, Produk Desa Semamung Menembus Luar Negeri Salah satu peran penting keberadaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), mempromosikan potensi dan produk lokal desa. Peran ini dengan sangat aktif dan efektif dimainkan KIM Rampak Nulang Desa Semamung Kecamatan Moyo Hulu. Sehingga produk desa, seperti madu Semamung berhasil menembus luar negeri. Selain pesanan dari berbagai daerah di Indonesia. Seperti apa bentuk promosi dan dukungannya? KIM Rampak Nulang (dulunya Kampung Media), salah satu KIM di Sumbawa yang menonjol dan relatif berhasil memainkan perannya. Dengan kreatifitasnya, cukup banyak produk potensi desa yang dikembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Semamung yang bisa dipromosikan dan mendapat respons positif masyarakat. BUMDesa menjadi kebanjiran pesanan produk seperti madu, kayu manis, kemiri dan lainnya dari dalam dan luar daerah. Bahkan ada beberapa negara di Timur Tengah yang turut memesan khususnya madu Semamung. Hal ini tentu saja tak terlepas dari promosi yang dilakukan KIM. Melalui berbagai macam media sosial seperti Facebook dan Instagram. Bahkan mengolah video pendek untuk diupload di cannel youtube khusus milik mereka. Pemerintah desa pun tak bisa tinggal diam melihat keseriusan ini. Seperti disampaikan Kepala Desa (Kades) Semamung, Rudi Mustaid, kepada Tim dari Dinas Kominfotik Sumbawa saat berkunjung bulan lalu, cukup banyak yang dipromosikan oleh KIM. Tidak hanya mengekspose potensi pariwisata Moyo Hulu, seperti Liang Bukal dan Sarkofagus Batu Tering, tetapi juga potensi ekonomi dan produk yang dihasilkan desa. “Mereka buat video pendeknya, lalu diupload di youtube,’’ terang Kades.
Suparman foto bersama dengan Kades Baru Tahan dan Sejumlah Pengurus KIM Pengembangan produk lokal pun terus dilakukan. Melalui penguatan BUMDesa yang bermitra dengan sejumlah lembaga pemerintah salah satunya, Balai KPH Batulante. Terutama dalam pengelolaan produk hasil alam seperti madu, kopi dan kemiri. Bahkan ada tanah aset KPH yang diserahkan pengelolaannya kepada BUMDesa. Selain itu, juga berencana membangun usaha BUMDesa yang terintegrasi dengan KIM untuk pengembangan sejumlah usaha. Pada satu lokasi dibangun usaha seperti Bala Kawa (rumah kopi), rumah jamur, Bale Aning (rumah madu), Bank Sampah hingga wisata outbound untuk anak anak. “Inilah yang coba kita integrasikan. Bahkan harapan Balai KPH Batulante yang mempercayakan kami Desa Semamung untuk menjadi sentra pemasaran produk mitra KPH,” ulas Rudi. Salah satu pengurus KIM Rampak Nulang yang juga aktif di BUMDesa, Putri Munira menambahkan, pesanan madu, kopi ataupun kemiri dari dalam dan luar daerah terus meningkat. Misalnya madu yang dulunya dalam satu periode hanya bisa menjual 100 botol madu, kini hingga mencapai 400 botol pada periode yang sama. Bahkan, ada beberapa pesanan dari luar negeri meski kuantitasnya masih
sedikit. “Kita juga baru kirim pesanan ke Papua,” sebutnya. Rencananya, ke depan akan ada pengembangan produk lain. Seperti usaha jamur tiram dan pengembangan Bank Sampah sekaligus pengolahan sampah. Serta kerjasama dengan KPH Batulante untuk produksi beberapa produk pada 10 desa. “KIM (Rampak Nulang) bisa kita katakan terlalu aktif malah mempromosikan. KIM punya tim yang membuat video pendek, testimoni. Upload dan dishare sehingga dilihat banyak orang dan booming di media sosial. Orang pun menjadi penasaran. Lalu mencoba memesan. Begitu dirasa enak dan cocok, mereka memesan lagi. Makanya kadang untuk memenuhi pesanan, kita juga kerjasama dengan desa desa lainnya yang memiliki potensi produk yang sama,” ujar Munira. Dukungan pemerintah seperti KPH Batulante dan Dinas Kominfotik juga tak bisa diabaikan. Contohnya saja, ketika mengupload video produk dengan menyertakan logo dan website dinas. Tentu saja akan membuat produk yang dipromo lebih dipercaya. Kasi Kemitraan Layanan Informasi Publik Dinas Kominfotik, Karman Hartono S.E, mengapresiasi peran KIM Rampak Nulang yang sangat aktif di media sosial, terutama mengupload potensi desa di youtube. Dukungan Pemdes
Semamung juga sangat kuat, salah satu menyediakan laptop dan peralatan lainnya untuk mengedit video. Bahkan, ketika Dinas Kominfotik menggelar Lomba Video Pendek tentang potensi desa 2018 lalu, KIM Rampak Nulang keluar sebagai juaranya. Mereka juga pintar membangun kemitraan dengan BUMDesa setempat. “Sehingga Dinas Kominfotik saat mengadakan pelatihan KIM tahun lalu, kami menjadikan Putri Manira sebagai salah satu narasumber. Untuk memotivasi para pengurus KIM di desa lainnya dalam mengangkat potensi desanya masing masing,”terangnya. Itulah mengapa sejumlah produk Semamung seperti madu menjadi terkenal sudah dipesan berbagai daerah hingga sampai Timur Tengah. Madu yang diproduksi masyarakat dikembangkan BUMDesa dan kemudian
Tim Dari Dinas Kominfotik saat bertemu dan melihat hasil produk desa yang dikembangkan BUMDesa dan dipromosikan KIM Rampak Nulang bulan lalu. diproomosikan oleh KIM. Tekad KIM Desa Baru Tahan Kalau KIM Rampak Nulang Desa Semamung sudah berkiprah lebih maju, maka KIM Desa Baru Tahan Kecamatan Moyo Utara baru berkembang. Namun dengan tekad yang kuat untuk lebih berkiprah. Seperti disampaikan kepada tim Dinas Kominfotik yang berkunjung bulan lalu. Meski peran menyambung informasi masih sebatas memanfaatkan kelompok sosial yang ada di masyarakat, seperti melalui kelompok pengajian Ibu Ibu, Karang Taruna, Remaja Masjid dan lainnya. Belum memaksimalkan keberadaan internet dan media sosial. Seperti diakui Ketua KIM, Hasan HS. Peran KIM masih sebatas, menyampaikan informasi tentang program keagamaan, sosial kemasyarakataan dan pembangunan desa.
Rachman Ansori
Turut mengaktifkan dan menghidupkan kegiatan kemasyarakatan di desa. Termasuk promosi lembaga adat dan kesenian desa. Secara struktur organisasi, tambah Sekretaris KIM, Nita Khusnul Khotimah, sudah ada. Bahkan ada perwakilan dari setiap dusun. Untuk itu, pihaknya berharap dukungan dari Pemerintah Desa (Pemdes). Terutama perangkat komputer dan internet dalam memaksimalkan keberadaan media sosial. “Kita juga ingin seperti KIM lainnya di Sumbawa yang sudah maju. Mempromosikan produk desanya. Hanya saja sarana kita masih sangat terbatas. Kita juga berencana bermitra dengan BUMDes,” terangnya. Kades Desa Baru Tahan, Syafruddin akan merespons usulan KIM. Akan membantu dari segi pengadaan alat secara bertahap. Agar KIM bisa perlahan lahan dikembangkan. Pembinaan dari Dinas Kominfotik juga sangat diharapkan. Terhadap hal ini pun, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfotik Sumbawa, Suparman S.E, akan membantu KIM dengan terus melakukan pembinaan serta memberikan masukan dan saran yang bermanfaat bagi tumbuh kembang KIM. Salah satunya, meminta
Kim desa Batu Tahan untuk mulai mengaktifkan akun media sosial KIM dimaksud. Melalui media sosial itu, berbagai program pembangunan desa termasuk potensi desa bisa diekpouse. Plt. Kepala Dinas Kominfotik Sumbawa, Rachman Ansori M.Se, menjelaskan dua peran KIM dalam masyarakat. Yakni diseminasi informasi kepada masyarakat (penyampai pesan kebijakan pemerintah) dan jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Peran penting lainnya, sebagai fasilitator dalam masyarakat, mitra pemerintah daerah, penyalur aspirasi masyarakat. Kemudian, sebagai terminal informasi bagi masyarakat desa atau kelurahan. Aktivitas KIM sering disingkat ADINDA, A (Askes Informasi), D (Diskusi tentang informasi), I (Implementasi), N (Networking), D (Diseminasi Informasi), A (Advokasi Informasi). Sehingga kegiatan rutinnya, seputar isu isu lokal (domestik). KIM juga memfasilitasi penyuluhan, ikut serta dalam kegiatan pembangunan, mengelola dan mengolah informasi, mengupayakan kerjasama dengan pihak lain, menyelenggarakan pelatihan, pengembangan usaha kecil. Serta mengupayakan KIM untuk mengikuti pameran. (arn/*)
Kerjasama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dompu dengan Suara NTB
Pawai Budaya dan Festival Makanan Berbahan Dasar Jagung Meriahkan FPT 2019
Lomba makan jagung rebus oleh warga di panggung utama festival makanan berbahan dasar jagung.
Bupati dan Muspida be rsama
ibu - ibu di pawai buda ya
la) (Suara NTB/u
Tarian Daerah Dompu pada pawai budaya FPT 2019.
akanan di festival m ng gu ja an ah an berb Aneka makan r jagung. sa da an ah rb be
la) (Suara NTB/u
Dompu (Suara NTB) Festival Pesona Tambora (FPT) tetap mendapat sambutan luas dari masyarakat Kabupaten Dompu dengan berbagai event ikutannya. Pawai budaya yang dilanjutkan dengan festival makanan berbahan dasar jagung menjadi bagian dari event FPT tahun 2019 dan peringatan Hari Jadi Kabupaten Dompu ke 204. Keragaman budaya masyarakat Dompu tampak terlihat dari peserta pawai budaya yang mengambil titik start Lapangan Karijawa Dompu menuju Lapangan Paruga Parenta Dana Ngahi Rawi Pahu Dompu, Rabu (3/4) pagi. Mulai dari pasukan hulu balang yang menggambarkan pasukan kesultanan Dompu, serta warga yang mengenakan pakaian adat bumi Ngahi Rawi Pahu. Tidak hanya berbusana budaya Dompu yang ditampilkan warga peserta pawai budaya, tapi berbagai etnis yang ada di Kabupaten Dompu juga tampil seperti pakaian adat budaya sasak (Lombok), Bali, Jawa, Madura, Minang (Padang), dan Arab. Bahkan warga keturunan NTT yang ada di Flores, Sumba, Timur dan Alor (Flobamora) juga menampilkan atraksi dan budayanya pada pawai budaya FPT tahun 2019 ini. Denny Malik, koreografer nasional yang juga penyanyi era 1980 – 1990an yang diutus Kementerian Pariwisata RI ikut memeriahkan rangkaian kegiatan FPT 2019 di Dompu. Ia juga ikut dalam barisan pawai budaya bersama Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin dan wakil Bupati Dompu, Arifuddin, SH bersama muspida. Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin dengan kekhasannya dalam memberikan sambutan sebelum melepas rombongan pawai budaya, mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya karena pawai budaya yang menampilkan berbagai pakaian adat dan budaya warga Dompu dengan suka cita. “Mas Denny (kurator utusan Kementerian Pariwisata RI) yang dari Jakarta pun pagi ini tampil seperti orang Dompu apa adanya,” kata H Bambang. Acara pawai budaya dan festival makanan berbahan dasar jagung ini merupakan acara masyarakat Dompu. Berbagai budaya masyarakat Dompu berbaur dan berinteraksi antara satu dengan yang lainnya. “Indonesia ada di Dompu. nusantara ada di bumi ngahi rawai pahu. Jadi kalau begitu, tidak ada alasan untuk tidak mensyukuri nikmat Allah,” kata H Bambang. Ia juga mengungkapkan, pada festival ini menampilkan berbagai makanan berbahan dasar jagung. Makanan – makanan ini disiapkan oleh Dinas/Instansi se Kabupaten Dompu dengan rasa dan tampilan yang berbeda. “Tadi saya baru cicipi baru 5 – 6 meja. Luar biasa. Jadi ternyata, kalau kita dorong, kalau kita paksakan, ternyata kreatifitasnya muncul semua. Satu meja ada 5 – 6 makanan, dengan rasa dan tampilan yang berbeda – beda,” ungkapnya. Ia pun berharap, makanan dan minuman dengan bahan dasar jagung ini bisa terus dikembangkan. Bahkan pada acara – acara syukuran pemerintah daerah (Pemda) maupun warga tidak lagi menyajikan makanan berat. “Cukup sajikan makanan ringan dengan bahan pokoknya jagung. Jadi kita pesta pernikahan dan pesta apapun, standing party saja. Makananya serba jagung,” katanya. Makanan dengan bahan dasar jagung yang disediakan Pemda Dompu ini untuk warga secara gratis. Berbagai makanan bahan jagung ditampilkan, mulai dari makanan ringan hingga makanan berat berupa nasi jagung dan minuman dari jagung. Panitia juga menyiapkan panggung utama pada Festival Makanan berbahan dasar jagung yang menampilkan hiburan rakyat. Beberapa artis ditampilkan pada panggung utama. Kegiatan lomba makan jagung rebus juga diadakan panitia untuk warga hingga antar Camat se Kabupaten Dompu dengan hadiah uang tunai. Acara ini membuat penonton gembira. (ula/*)
Muspida bersama para kepala dinas dan istri di pawai budaya FPT 2019 dan ke HUT Dompu ) /4 (3 u ab R 204, kemarin. ten riwisata Kabupa budayaan dan Pa ta yang Kepala Dinas Ke syan, SE, MM saat sepeda wisa . rul In Dompu, H. Khai bagian dari kegiatan FPT 2019 menjadi
PENDIDIKAN
SUARA NTB Kamis, 4 April 2019
Bangun Pusat Bisnis BANYAK aset yang dimiliki Universitas Mataram (Unram). Baik aset yang terletak di dalam kampus maupun aset yang berada di luar kampus. Pengelolaan asetaset tersebut sebelumnya tak terkelola dengan maksimal, seperti bekas rumah dinas dosen yang berada di lingkungan kampus. ‘’Aset-aset potensial tersebut tak dikelola setelah ditinggal para penghuninya. Namun tahun ini, melalui Badan Pengelola Usaha (BPU) Un(Suara NTB/dys) ram, aset-aset itu akan dikelKurniawan ola menjadi pusat bisnis (bussiness center),’’ ungkap Wakil Rektor II Unram, Dr. Kurniawan. Tidak main-main, target penerimaan dari pengelolaan asetaset yang dimiliki Unram mencapai Rp5-10 miliar per tahun. Target itu kata Kurniawan setelah BPU melakukan penghitungan potensi penerimaan per tahun. “Sesuai dengan perhitungan BPU (Badan Pengelola Usaha) setahun untuk target di tahun pertama Rp5-10 miliar di luar dana pendapatan dari masyarakat,” jelasnya. Target tersebut selanjutnya akan dievaluasi setiap tahun. Artinya kita tidak mau muluk-muluk dulu membuat target. “syukur syukur bisa lebih, tahun berikutnya baru kita buatkan capaian lagi,” jelas Kurniawan. Dikatakan, sebagai salah satu perguruan tinggi dengan status BLU atau badan layanan umum, Unram kata Kurniawan dituntut memberikan pelayanan yang baik terhadap maayarakat. Selain itu Unram dituntut bisa melakukan efesiensi dalam mengelola anggaran, serta meningkatkan produktivitas dalam memanfaatkan aset yang dimiliki kampus. Oleh sebab itu, pengelolaan aset-aset itu harus maksimal dilakukan. ‘Kita punya aset cukup banyak baik Di luar maupun di dalam. Termasuk rumah dinas yang nantinya akan dibangun bussiness center dan hotel sebagai tempat praktik mahasiswa jurusan perhotelan dan juga disewa. Sedang aset lain seperti di Narmada kami akan lakukan kerjasama dengan pihak ketiga,” ungkapnya. Dikatakan lebih lanjut, model pengelolaan pusat bisnis nantinya akan bekerjasama dengan pihak ketiga. Unram hanya memfasilitasi tempat bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan pusat bisnis Unram. “Kita sewakan dengan pihak ketiga misalnya yang sudah siap Indomaret, Alfamart, termasuk masyarakat yang ingin menyewakan. Unram akan siapkan lahan, tinggal kemudian mereka sewa lahan dengan kontrak antara 2-3 tahun. Kita telah inventarisir semua, dan kita akan manfaatkan semua. Nanti bank bank mitra juga kita undang untuk menempati bisnis center,” pungkasnya. (dys)
Kemenristek Dikti Siapkan Beasiswa Tenaga Kependidikan Berprestasi Mataram (Suara NTB) Direktorat Jenderal Sumberdaya Iptek dan Dikti Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi bekerjasama dengan Sub Bagian Kependidikan Universitas Mataram (Unram) menggelar acara Sosialisasi Beasiswa Pascasarjana untuk Tenaga Kependidikan Berprestasi (Beasiswa PasTi) di lingkungan Unram. Sosialisasi dibuka oleh Kepala Biro Umum dan Keuangan Unram Drs. Swastahadi. Sosialisasi diikuti oleh 42 tenaga kependidikan berprestasi di lingkungan Unram. Swastahadi menekankan pentingnya meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan untuk mendukung tercapainya visi misi Unram. “Sosialisasi beasiswa ini merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan, semoga acara ini dapat bermanfaat untuk Bapak/Ibu tenaga kependidikan,”ungkap Swastahadi. Materi sosialiasasi beasiswa PasTi disampaikan langsung oleh Kasubdit Kualifikasi Tenaga Kependidikan Sulistyo Nugroho, ST dari Ditjen Sumberdaya Iptek dan Dikti Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Sulistiyo menyampaikan bahwa beasiswa PasTi merupakan beasiswa yang khusus diberikan untuk tenaga kependidikan di lingkungan Kemenristekdikti. “Kuota yang tersedia untuk tahun ini sebanyak 75 orang dan hanya ada di perguruan tinggi dalam negeri saja seperti UGM, UI, UNPAD, UNDIP, UB, ITS, ITB IPB, UNHAS dan ISI Surakarta. Tahun depan beasiswa PasTi juga akan ada untuk perguruan tinggi luar negeri, jadi bagi yang ingin melanjutkan ke luar negeri bisa mendaftar tahun depan,”paparnya. (dys)
(Suara NTB/dys)
SOSIALISASI - Suasana sosialisasi beasiswa PasTi bagi tenaga kependidikan di Unram, Selasa (2/4).
Dikbud NTB Akui Banyak Pejabat Belum Lapor LHKPN Mataram (Suara NTB) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB mengakui pejabat di lingkup Dinas Dikbud NTB paling banyak belum melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Pihak Dikbud NTB tetap berpatokan pada aturan untuk pembinaan dan penegakan terhadap pejabat yang belum melaporkan LHKPN. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Dikbud NTB, Drs. H. Muh. Suruji, dikonfirmasi Selasa (2/4) lalu. Diakuinya pejabat Dikbud NTB paling banyak belum melaporkan LHKPN dari delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum semua pejabatnya melaporkan LHKPKN. “(Kami) Pejabatnya paling
banyak (belum lapor LHKPN) sampai Ka TU dan Bendahara BOS,” ujar Suruji. Dengan kenyataan itu, Suruji menegaskan akan mengikuti aturan yang mengatur mengenai LHKPN itu. “Aturan harus ditegakkan dalam rangka pembinaan dan penegakan,” ujar Suruji. Data Pemprov NTB, seban-
yak 8 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum semua pejabatnya melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Dari delapan OPD tersebut, pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebuayaan (Dikbud) yang paling banyak belum melaporkan LHKPN sampai batas waktu 31 Maret 2019.
Data yang diperoleh Suara NTB, sebanyak 1.327 pejabat yang tersebar di 48 OPD wajib melaporkan LHKPN. Dari jumlah itu, sebanyak 1.303 pejabat telah melaporkan LHKPN. Sebanyak 24 pejabat belum melaporkan LHKPN tersebar di 8 OPD. Paling banyak di Dinas Dikbud. Dari 65 pejabat yang wajib melaporkan LHKPN, baru 53 orang yang sudah melapor. Sisanya, 12 pejabat belum melaporkan LHKPN. Tingkat kepatuhan pejabat melaporkan LHKPN di Dinas Dikbud sebesar 87,3 persen. Kepala Badan Kepegawa-
ian Daerah (BKD) NTB, Drs. H. Fathurrahman, M. Si yang dikonfirmasi mengenai pejabat yang belum melaporkan LHKPN jumlahnya justru lebih banyak. Bahkan, berdasarkan up date data terbaru, jumlah wajib LHKPN di lingkup Pemprov NTB sebanyak 1.335 orang. Sementara yang sudah melaporkan LHKPN sebanyak 1.305 orang. Artinya, masih ada 30 orang pejabat yang belum melaporkan LHKPN. “Sanksinya (bagi yang belum melapor) kita akan melihat aturan. Dan petunjuk atasan,” kata Fathurrahman singkat. (ron/nas)
Dua Siswa di SMA Samawa Utan Tak Bisa Ikut UNBK Sumbawa Besar (Suara NTB) -
(Suara NTB/ron)
UNBK - Siswa SMAN 1 Rhee saat mengikuti UNBK.
UNBK di SMAN 1 Rhee Kesulitan Akses Internet Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 1 Rhee relatif berjalan lancar. Meski demikian, pihak sekolah mengeluhkan akses internet yang kurang baik. Meskipun tidak terlalu mengganggu, tapi diharapkan bisa memperoleh akses internet agar proses UNBK bisa berjalan lebih lancar Kepala SMAN 1 Rhee, Yuli Hartanto, S.Pd., M.Pd., ditemui di ruang kerjanya mengatakan, tantangan yang dihadapi pihaknya yaitu permasalahan internet. Terlebih lagi letak SMAN 1 Rhee cukup rendah dibandingkan daerah lainnya. “Sebetulnya perlu antena yang memperkuat modem, menangkap sinyal itu. Tetap bisa akses internet, akan lebih lancar lagi kalau ada antena, karena posisi di sini rendah. Internet dipakainya hanya digunakan untuk buka dan tutup, artinya masih bisa jalan,” kata Yuli Hartanto. Pada pelaksanaan UNBK Senin (1/4) lalu sempat juga terjadi listrik padam selama tiga menit. Namun hal itu tidak begitu mengganggu proses UNBK di SMAN 1 Rhee. Sebanyak 59 siswa kelas XII di SMAN 1 Rhee mengikuti UNBK tahun ini. Mereka dibagi ke dalam dua sesi. UNBK kali ini juga merupakan pertama kalinya SMAN 1 Rhee melaksanakannya secara mandiri. Pada UNBK tahun 2018 lalu, SMAN 1 Rhee menumpang di SMKN 1 Buer. “Baru pertama kali sekolah melaksanakan secara mandiri. Tahun lalu menumpang di SMKN 1 Buer,” katanya. Pengayaan sudah dilaksanakan sejak bulan Januari lalu. Uji coba atau try out UNBK dilakukan sebanyak satu kali. Ke depan, pihaknya sangat membutuhkan bantuan komputer, karena jumlah siswa yang meningkat. Dipastikan untuk peserta UNBK di SMAN 1 Rhee pada tahun 2020 mendatang mencapai 80 orang. “Mungkin nanti akan tiga sesi, otomatis kalau siswa tambah banyak lagi, laboratorium komputer tambah lagi, tetap akan perlu tambahan sarana dan prasarana,” katanya. Komputer milik SMAN 1 Rhee sebanyak 31. Komputer itu berasal dari bantuan
Pendayagunaan Alumni, STIKES Yarsi Kerja Sama dengan RSI Namira Selong Mataram (Suara NTB) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Yarsi Mataram menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan RSI Namira Selong, Lombok Timur, Selasa (2/4). MoU itu tentang pendayagunaan alumni STIKES Yarsi Mataram menjadi perawat di RSI Namira Selong. Pembantu Ketua III Bidang kemahasiswa STIKES Yarsi Mataram, Heri Bahtiar, S.Kep., Ns., MPH., mengatakan, STIKES Yarsi Mataram telah melaksanakan penandatanganan MoU dengan RSI Namira Selong. “Rumah Sakit Islam Namira Selong sedang berusaha mendapatkan sertifikat rumah sakit syariah, tentu mereka membutuhkan SDM perawat sesuai yang dibutuhkan. Nah STIKES YARSI Mataram dipilih untuk kerja sama ini,” katanya. Nantinya, kata Heri, bagi alumni terbaik STIKES Yarsi Mataram, setelah wisuda bisa langsung bekerja di RSI Namira Selong. “Begitu wisuda alumni terbaik kita langsung bisa bekerja di Rumah Sakit Islam Namira Selong,” ujarnya. Selain penandatanganan MoU, juga dilaksanakan sharing atau berbagi pengalaman oleh alumni STIKES Yarsi Mataram, Ida Royani, yang
Halaman 10
merupakan lulusan D3 Keperawatan STIKES Yarsi Mataram tahun 2019. Ida baru saja pulang dari Jepang setelah bekerja selama tiga tahun di sana dalam program government to government Indonesia-Jepang. “Kita datangkan alumni yang sudah bekerja sebagai perawat di Jepang. Supaya memberi semangat untuk ke Jepang dan harapan masa depan yang lebih baik,” kata Heri. STIKES Yarsi mempersiapkan mahasiswa yang siap bersaing. Baik di dalam maupun luar negeri. STIKES Yarsi Mataram sendiri memiliki empat program studi, yaitu S1 Ilmu Keperawatan, D3 Keperawatan,
D3 Kebidanan, dan Profesi Ners. Dalam upaya mengimbangi ketatnya persaingan tenaga perawat dan bidan di dalam negeri. STIKES Yarsi melebarkan sayap dengan memfokuskan mahasiswa untuk dipersiapkan ke luar negeri. Oleh karena itu, sarana dan prasarana sudah dipersiapkan, termasuk laboratorium bahasa, bahasa Arab, dan bahasa Inggris. Selain mengembangkan ilmu bidang keperawatan dan kebidanan. Zulkahfi mengatakan, STIKES Yarsi Mataram juga menaruh perhatian untuk kajian-kajian ke-Islaman. Sesuai dengan visi STIKES Yarsi, profesional dan Islami. (ron)
(Suara NTB/ist)
FOTO BERSAMA - Foto bersama pihak STIKES Yarsi dengan RSI Namira Selong dan mahasiswa STIKES Yarsi seusai penandatanganan Nota Kesepahaman antara STIKES Yarsi dan RSI Namira Selong, Selasa (2/4).
pemerintah pusat sebanyak 22 unit dan sebagian membeli lewat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). “Yang cukup berat disiapkan, dari sarana teralis karpet dan semuanya baru. Komputer masih perlu lagi, LCD, lab IPA, kalau ruang UKS, ruang BP belum juga, artinya sementara, kita buat sekat-sekat, tidak memenuhi standarlah, ini sekadarnya kita buat,” pungkas Yuli Hartanto. (ron)
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMA Samawa Utan, Kabupaten Sumbawa, pada Senin (1/4) sempat terkendala gangguan komputer dan listrik pada selama beberapa saat. Selain itu, ada dua siswa yang tidak bisa mengikuti UNBK. Ketua Panitia UN SMA Samawa Utan, yang juga Wakil Kepala SMA Samawa Utan, Rahman, S.Pd., ditemui di ruang kerjanya di sela-sela sesi kedua UNBK SMA, Senin (1/4) mengatakan, pihaknya sempat kaget ketika terjadi pemadaman listrik oleh PLN selama tak kurang dari lima menit. “Sempat kaget tadi mati lampu, ada sekitar lima menit tadi,” ujarnya. Selain itu, terjadi gangguan teknis di dua unit komputer. Kondisi itu sempat mengganggu pelaksanaan UNBK di SMA Samawa Utan. Namun menurutnya, kondisi itu bisa diperbaiki dan pelaksanaan UNBK bisa tetap dilaksanakan. “Ada gangguan dua unit komputer, tapi tetap bisa dilaksanakan,” ujar Rahman. Sebanyak 24 siswa kelas XII di SMA Samawa Utan akan mengikuti UNBK tahun 2019 ini. Namun, ada dua siswa yang tidak
bisa mengikuti UNBK dengan berbagai alasan. Seorang siswa tidak mengikuti UNBK, karena beralasan menikah. Sedangkan satu siswa lagi tidak hadir, padahal sudah didatangi pihak sekolah. “Oleh karena itu siswa yang ikut UNBK sebanyak 22 siswa,” kata Rahman. Pelaksanaan UNBK di SMA Sawama Utan dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama diikuti oleh 10 siswa dan sesi kedua diikuti oleh 12 siswa. Pada hari pertama yang mengujikan mata pelajaran bahasa Indonesia itu secara umum berjalan relatif lancar. Rahman mengatakan pengayaan di SMA Samawa Utan dilaksanakan pada bulan Maret lalu, selain itu juga dilaksanakan uji coba atau try out. Ia berharap agar pelaksanaan UNBK sampai dengan hari terakhir Senin (8/ 4) mendatang bisa berjalan dengan lancar. Pihaknya juga berharap adanya bantuan unit komputer bagi SMA Samawa Utan. “Harapannya untuk pelaksanaan UNBK ini mudahan sama sampai selesai ujian tidak ada kendala lagi sampai dengan selesai. Mohon juga ada bantuan komputer bagi kami,” harapnya. (ron)
Derita Penyakit Liver, Siswa SMPN 2 Kuripan Tetap Semangat Ikut UNBK Giri Menang (Suara NTB) Meski sedang mengalami sakit yang cukup serius, siswi SMPN 2 Kuripan bernama Desak Kayan Gemuh (17) tetap semangat sekolah. Ia berharap bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP yang berlangsung Senin (22/4/2019) mendatang. Ditemui beberapa hari lalu wajah remaja ini pucat tak berdaya. Desak Gemuh datang ke sekolah bersama sang ayah, Dewa Ketut Sudiana. Berat badannya terus menurun. Semula Desak Gemuh berobat ke Rumah Sakit Biomedika, akibat komplikasi penyakit maag dan tifus sampai sakit liver membuat berat badannya turun drastis dan muka bengkak. Peduli dan sayang kepada anaknya, Dewa Ketut Sudiana mengaku tidak bisa membayar pengobatan anak kesayangannya. Setiap kontrol kesehatan ia merogoh uang sebesar Rp 699.000 .”Kami sekeluarga tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau kartu BPJS.” Saya bingung cara mengurus Kartu KIS dan BPJS, “katanya. Sebagai orang tua, ia berharap bisa mengurus proses pengobatan anaknya, sehingga anaknya bisa mengikuti UNBK tanggal 22 April 2019 mendatang. Setiap hari Dewa Ketut Sudiana mengantarkan Kayan Gemuh menggunakan motor karena kondisinya yang lemah. Desak Kayan Gemuh menceritakan, awalnya penyakit yang ia alami tidak terasa, tetapi lama kelamaan pingang terasa nyeri atau sakit “Saya kesulitan tidur, mudah-mudahan saya bisa mengikuti UNBK,”katanya. Meski sedang mengalami sakit liver hingga tubuhnya layu, Gemuh tetap semangat sekolah karena orangtuanya, tetap mau merawatnya hingga saat ini. “Meski hari ini (kemarin) kondisi saya lemah tapi saya tetap semangat karena ada orangtua dan teman-teman serta guruguru yang selalu mensupport (dukung) saya,” pungkasnya. Wakil Kepala Sekolah Bidang Ke-
(Suara NTB/her)
BERSAMA - Siswa SMPN 2 Kuripan Desak Kayan Gemuh bersama sang ayah.
(Suara NTB/her)
SANTUNAN - Siswa SMPN 2 Kuripan Desak Kayan Gemuh bersama sang ayah, Dewa Ketut Sudiana saat menerima santunan dari guru SMPN 2 Kuripan. siswaan SMPN 2 Kuripan H. Moh. Wajdi bersama OSIS bersama-sama menggalang dana untuk pengobatan Desak Kayan Gemuh, “Alhamdulillah uang terkumpul dari siswa dan
guru sebanyak Rp1 juta lebih, Mudah-mudahan Gemuh sehat, “katanya. Ia berharap Desak Kayan Gemuh bisa mengikuti UNBK 22 April 2019 mendatang.(her/*)
Kamis, 4 April 2019
12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 Mataram 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 (Suara NTB) 12345678901234567890123456789012 Ketua Umum 12345678901234567890123456789012 Komite Olahraga 12345678901234567890123456789012 Nasional Indonesia 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 (KONI) NTB, H. 12345678901234567890123456789012 Andy Hadianto 12345678901234567890123456789012 mengingatkan 12345678901234567890123456789012 sejumlah atlet atle12345678901234567890123456789012 tik NTB agar lebih 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 fokus dan seman12345678901234567890123456789012 gat latihan. Pasal12345678901234567890123456789012 nya, hasil satu emas 12345678901234567890123456789012 yang diraih atlet 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 NTB di Kejurnas 12345678901234567890123456789012 Atletik Jatim Open 12345678901234567890123456789012 belum lama ini 12345678901234567890123456789012 akan menjadi anca12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 man target 10 emas 12345678901234567890123456789012 atletik di Pekan 12345678901234567890123456789012 Olahraga Nasional 12345678901234567890123456789012 (PON) di Papua 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 tahun 2020. 12345678901234567890123456789012 “Secara umum H. Andy Hadianto 12345678901234567890123456789012 hasil kejurnas di 12345678901234567890123456789012 Jatim Open 2019 penampilan atlet kita kurang mak12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 simal. Kita harus lebih semangat lagi mengikuti event 12345678901234567890123456789012 berikutnya. Tenyata lawan mereka tidak tidur. Jang12345678901234567890123456789012 an jadi juara di kandang,” ucap Andy saat diwawan12345678901234567890123456789012 cara Suara NTB belum lama ini. 12345678901234567890123456789012 Andy yang juga ikut menyaksikan secara langsung 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 penampilan atlet NTB di Jatim Open mengatakan 12345678901234567890123456789012 bahwa di nomor 400 meter yang merupakan nomor 12345678901234567890123456789012 andalan NTB perlu mendapat sentuhan yang lebih 12345678901234567890123456789012 maksimal lagi. Pasalnya di nomor tersebut banyak 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 atlet muda asal Jateng yang catatan waktunya melam12345678901234567890123456789012 paui pelari NTB. 12345678901234567890123456789012 “Di nomor 400 meter harus lebih waspada. Sebab 12345678901234567890123456789012 banyak banyak atlet muda dari Jateng bermunculan. 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 Catatan waktu mereka tajam-tajam,” jelasnya. 12345678901234567890123456789012 Menurut Andy, hasil kejurnas Jatim Open harus 12345678901234567890123456789012 menjadi bahan evaluasi pelatih atletik. Dalam hal ini 12345678901234567890123456789012 atlet NTB harus lebih maksimal lagi berlatih guna 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 menatap kejurnas atletik berikutnya. 12345678901234567890123456789012 Begitu juga pelatih diharapkan agar tidak menjadi12345678901234567890123456789012 kan ajang Pra-PON sebagai incaran lolos limit PON 12345678901234567890123456789012 saja. Namun pelatih lebih prioritaskan atlet agar 12345678901234567890123456789012 mampu mencetak rekor baru, sehingga kejurnas terse12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 but dapat menjadi ukuran prestasi atlet NTB menuju 12345678901234567890123456789012 PON di Papua tahun 2020. 12345678901234567890123456789012 “Secara pribadi saya ingin atlet kita tampil maksi12345678901234567890123456789012 mal di setiap event nasional. Kejurnas tak boleh di12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 jadikan target lolos PON saja, namun harus dijadi12345678901234567890123456789012 kan ajang untuk mengukir prestasi,” tegasnya. 12345678901234567890123456789012 Sebagaimana diketahui sebelumnya, Ketua Litbang 12345678901234567890123456789012 PASI NTB, H. Muhdar mengatakan bahwa pihaknya 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 tidak memasang target medali emas di event itu. Na12345678901234567890123456789012 mun mereka menargetkan atlet lolos limit waktu PON 12345678901234567890123456789012 2020. Dan hasil kejurnas Jatim Open meloloskan 8 at12345678901234567890123456789012 let mengikuti PON 2020 dari 15 atlet yang ambil bagi12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 an. Selain meloloskan delapan atlet, kontingen NTB 12345678901234567890123456789012 meraih satu emas, lima perak dan lima perunggu. (fan) 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 Taliwang (Suara NTB) 12345678901234567890123456789012 Komisi Pemilihan Umum (KSB) Kabupaten Sum12345678901234567890123456789012 bawa Barat (KSB) menetapkan status tidak me12345678901234567890123456789012 menuhi syarat (TMS) terhadap satu orang Calon 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 Legislatif (Caleg). 12345678901234567890123456789012 Caleg berasal dari daerah pemilihan (Dapil) KSB 2 12345678901234567890123456789012 itu dikenai status TMS karena tersangkut kasus hu12345678901234567890123456789012 kum. Bersangkutan ditangkap dalam kasus pemaka12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 ian narkoba dan kini tengah menjalani masa tahanan12345678901234567890123456789012 nya. “Memang ada satu Caleg yang dinyatakan TMS 12345678901234567890123456789012 karena tersangkut hukum,” kata ketua KPU KSB, Den12345678901234567890123456789012 ny Saputra, S.Pd kepada wartawan. 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 Ia menjelaskan, penetapan TMS pada Caleg ber12345678901234567890123456789012 sangkutan telah sesuai ketentuan. Di mana bagi Caleg 12345678901234567890123456789012 yang tersangkut hukum dan telah divonis bersalah oleh 12345678901234567890123456789012 pengadilan dan selanjutnya menjalani tahanan tidak 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 lagi memiliki hak dipilih dalam proses Pemilu. “Jadi 12345678901234567890123456789012 ketetapan kami ini sudah sesuai aturan,” tegas Denny. 12345678901234567890123456789012 Menurutnya, poin penting di TMS-kannya Caleg 12345678901234567890123456789012 tersebut terletak pada statusnya yang telah berada 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 dalam tahanan. Sebab bagi Caleg yang terangkut hu12345678901234567890123456789012 kum meski telah mendapat vonis pengadilan tetapi 12345678901234567890123456789012 belum menjalani tahanan, bagi mereka masih berhak 12345678901234567890123456789012 untuk dipilih. “Aturannya begitu. Kalau sudah ditahan 12345678901234567890123456789012 maka harus TMS, tapi kalau belum biar sudah divonis 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 bersangkutan masih berhak menyandang diri sabagai 12345678901234567890123456789012 Caleg,” ungkapnya. 12345678901234567890123456789012 Meski telah menetapkan TMS, nama Caleg ber12345678901234567890123456789012 sangkutan tidak dihapus dari daftar Caleg dalam su12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 rat suara Pemilu. Denny memaparkan, penghapusan 12345678901234567890123456789012 nama Caleg tidak dapat dilakukan pihaknya karena 12345678901234567890123456789012 surat suara telah tercetak. Dan untuk penetapan itu, 12345678901234567890123456789012 KPU KSB akan menerbitkan surat pemberitahuan ke12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 pada seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) Dapil 12345678901234567890123456789012 2 KSB. Sehingga jika 12345678901234567890123456789012 nama Caleg tersebut 12345678901234567890123456789012 ada yang memilih 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 dinyatakan batal dan 12345678901234567890123456789012 selanjutnya suara12345678901234567890123456789012 nya diakumulasi 12345678901234567890123456789012 sebagai suara 12345678901234567890123456789012 partai. 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 “Kalau ada yang 12345678901234567890123456789012 pilih dia maka 12345678901234567890123456789012 batal suara itu 12345678901234567890123456789012 atas pribadi 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 Caleg, tapi tetap 12345678901234567890123456789012 sah sebagai suara 12345678901234567890123456789012 partai,” tukas 12345678901234567890123456789012 Denny. (bug) 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 Denny Saputra 12345678901234567890123456789012
Andy Peringatkan Atlet Atletik Lebih Fokus Latihan
(Suara NTB/dok)
(Suara NTB/dok)
Tersangkut Masalah Hukum, Satu Caleg TMS
SUARA NTB
Halaman 11
Empat Atlet NTB Resmi Jadi ASN Mataram (Suara NTB) Setelah menanti cukup lama, sebanyak empat atlet andalan NTB akhirnya resmi menjadi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN). Keempat atlet yang berhasil lulus menjadi ASN tahun 2108-2019 itu adalah I Putu Dini Jasita Utami, Danangsyah, Ahamad Zigi Zaresta Yuda dan I Gusti Bagus Saputra. Demikian Informasi yang disampaikan Kadispora NTB, Hj. Husnanidyati Nurdin ketika dihubungi Suara NTB, via ponselnya, Rabu (3/4). “Alhamdulillah empat kita, Bagus Saputra (BMX) Danangsyah dan Putu Dini Jasita Utami (Voli Pasir) Ahmad Zigi Zaresta Yuda (Karate) sudah menerima SK CPNS (ASN),” ucapnya. Dikatakannya, SK pengangkatan empat atlet NTB sebagai ASN tahun 2019 itu diserahkan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahr-
awi di Aula Wisma Kemenpora Senayan Jakarta, Selasa (2/4) lalu. Husnanidyati Nurdin yang biasa disapa Eni menjelaskan bahwa pihak Kemenpora telah mengeluarkan SK pengangkatan sebagai ASN formasi olahragawan berprestasi tahun 2018 sebanyak 286 orang. Dari ratusan atlet tersebut juga terdapat empat atlet asal NTB, yakni I Gusti Bagus Saputra, Ahmad Zigi Zaresta Yuda, Danangsyah dan Putu Dini Jasita. Belum diketahui dimana penempatan empat atlet tersebut. Eni masih menunggu-
informasi lebih lanjut dari pihak BKD NTB. Meski demikian Eni mengatakan bahwa penerimaan ASN tahun 2019 berdasarkan hasil tes tahun 2018. Dimana pihak Kemenpora telah mengeluarkan sebanyak 286 formasi khusus olahragawan berprestasi di tahun 2018. Penetapan SK pengangkatan ASN atlet berprestasi diserahkan oleh Kemenpora Imam Nahrawi di Jakarta, 2 Maret lalu. SK pengangkatan ASN tahun tahun ini diprioritaskan untuk atlet-atlet yang berprestasi di Asian Games 2018. (fan)
(Suara NTB/ist)
TUNJUKAN SK - Empat atlet NTB, (dari kanan) I Gusti Bagus Saputra, Ahmad Zigi Zaresta Yuda, I Putu Dini Jasita dan Danangsyah menunjukan SK ASN yang diserahkan Menpora, Imam Nahrawi di Jakarta, Selasa (2/4). (Suara NTB/fan)
DI LINTASAN - Rohani, saat latihan di Lintasan Atletik GOR 17 Desember Turide Mataram belum lama ini.
Mataram (Suara NTB) Atlet atletik NTB, Rohani sukses meraih medali perak di nomor lompat jauh Kejurnas Atletik Jatim Open 2019. Hasil tersebut membuka peluang atlet asal Dompu itu dipanggil mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas). Pelatih Atletik, Muhdar kepada Suara NTB, Rabu (3/4) kemarin mengatakan Rohani menempati peringkat dua na-
sional setelah Maria Londa perhasil meraih medali emas. “Rohani akan dipanggil mengikuti Pelatnas, karena meraihperingkat dua nasional, setelah Maria Londa peringkat satu nasional,” ucapnya. Rencana pemanggilan Rohani mengikuti Pelatnas itu baru disampaikan secara lisan oleh pihak Pengurus Besar (PB) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) kepada pelatih atletik NTB.
Untuk pemanggilan resminya kata Muhdar masih menunggu surat dari PB PASI. Menurut Muhdar rencana pemanggilan Rohani mengikuti Pelatnas cukup beralasan. Pasalnya Rohani dapat dijadikan pelari lapis dua Indonesia untuk tampil di beberapa event internasional. Selain itu Rohani dianggap punya kemampuan di nomor lompat jauh meskipun selama latihan tidak didampingi pelatih.
Diakui Muhdar selama persiapan menghadapi kejurnas, Rohani latihan sendiri. Pasalnya pelatih lompat jauh NTB tengah mendampingi atlet nasional NTB, Safwaturahman yang saat ini berlatih di Pelatnas atletik di Jakarta. menurut Muhdar bila Rohani masuk Pelatnas kemungkinan bisa meningkatkan lompatan, sebab di Pelatnas Rohani akan dilatih oleh Pelatih Nasional. Di tempat terpisah, Ketua
KONI NTB, H. Andy Hadianto menyambut gembira kabar Rohani akan dipanggil Pelatnas. Karena sebelumnya KONI NTB berencana mengirim Rohani latihan di Jakarta karena selama di NTB Rohani berlatih sendiri. “Pelatih Rohani di Jakarta, saya senang sekali kali Rohani bisa masuk pelatnas. Dia bisa dilatih oleh pelatihnya (Aria Yuniawanred) bersama Safwaturahman,” ucapnya. (fan)
Logistik Pemilu IMI Berharap Ada Atlet NTB 4.876 Surat Suara Ikut MotoGP Mataram (Suara NTB) Wacana NTB menjadi tuan rumah MotoGP tahun 2021 disambut positif oleh Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB. Organisasi cabang olahraga motor ini berharap ada atlet NTB yang ambil bagian di balapan level internasional itu. “Saat ini NTB memang belum punya atlet balap MotoGP. Namun dua atau tiga tahun kedepan diharapkan bisa muncul. Kalau pun tidak bisa munculkan atlet, kita siapkan tenaga teknik dulu,” ucap Ketua umum Pengprov NTB, M. Nur Haedin kepada Suara NTB di Mataram, Rabu (3/4). Dikatakan Edo, untuk memunculkan bibit atlet yang dapat mengikuti balapan di MotoGP pihak IMI NTB telah mulai mengenalkan balapan motoGP keadaan anak-anak usia dini. Pengenalan balapan MotoGP itu sudah dimulai sejak tahun 2016, dimana IMI NTB membiak kelas MiniGP untuk setiap kejuaraan nasional. Peminat MiniGP di NTB kata Edo sudah mulai menjamur. Bahkan setiap event pesertanya mengalami kenaikan, dari sebelumnya hanya lima atlet, kini sudah mencapai 25 atlet. “Kita sudah mulai membuka balapan miniGP tiap kejurnas. Dan peserta sudah banyak,” jelasnya. Banyaknya peserta miniGP
(Suara NTB/dok)
M. Nur Haedin di NTB diharapkan Edo dapat memotivasi para atlet NTB agar bermimpi bisa menjadi pembalap dunia. Diharapkan dapat tampil membela bangsa Indonesia di MotoGP seperti yang diwacanakan akan dilombakan di Sirkuit Mandalika tahun 2021. Tak hanya mengenalkan atlet usia dini, namun pihak IMI NTB juga menyiapkan tenaga teknik yang dapat ikut serta dalam tim MotoGP. “Kita harapkan ada sumberdaya manusia dari NTB disiapkan untuk tenaga teknik MotoGP,” harapnya. Ditambahkannya, mimpi IMI NTB melahirkan atlet
NTB menjadi pembalap dunia memang sangat berat, pasalnya untuk lolos menjadi pembalap MotoGP tentu harus melalui proses yang berat. Dalam hal ini pembalap NTB harus ikut serta dibeberapa event internasional, seperti Indoprix, superbike dan Motor two. Bila sudah menjuarai tiga event internasional itu barulah atlet NTB bisa tampil MotoGP. Lanjutnya, untuk melahirkan atlet internasional, NTB harus punya sirkuit permanen yang berstandar internasional. Dengan begitu NTB akan dapat menjadi tuan rumah kejuaraan internasional setiap tahun, sementara bila mengandalkan Sirkuit MotoGP yang di Mandalika tidak mungkin bisa melahirkan atlet internasional, sebab event yang digunakan di sirkuit tersebut minim. “Kita ingin ada sirkuit permanen di Mandalika, minimal Sirkuit bertaraf internasional seperti Sentul. Jalan Mandalika yang ingin dijadikan Sirkuit MotoGP bukanlah sirkuit permanen namun masih bersifat jalan raya dengan sistem dibuka tutup. Kalau ada balapan baru digunakan. Kalau kita punya sirkuit permanen internasional kita bisa mainkan event internasional lainnya seperti Indoprix, Moto2 dan lainnya,” terangnya. (fan)
Opgap di Sumbawa, Tiga Positif Narkoba Sumbawa Besar (Suara NTB) Tim Operasi Gabungan (Opgab) di Kabupaten Sumbawa menggelar operasi dalam rangka menjaga kondusivitas daerah menjelang Pemilu, Selasa (2/4) lalu. Dari operasi gabungan Pol PP, TNI, Polri, BIN, BNN, Dinas Dukcapil dan Dinas Sosial ini, berhasil mengamankan remaja tanpa identitas. Beberapa diantaranya diketahui positif mengkonsumsi narkoba setelah dilakukan tes urine. Kasat Pol PP Sumbawa, H. Mas’ud, S.Sos., M.Si yang
didampingi Kabid Tibumtranmas, Desire Jadi menjelaskan, operasi gabungan ini dilakukan dalam rangka Pilpres dan Pileg serentak 2019. Hal ini guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan nantinya. “Jadi kita dalam rangka Pilpres serentak, melakukan deteksi dini melalui operasi gabungan. Sasarannya rumah-rumah kos. Harapan kami mungkin tidak ada penyusup-penyusup yang ingin mengacaukan Pilpres ini,” ujarnya. Diungkapkannya, dalam op-
gab pihaknya berhasil mengamankan 7 orang di beberapa kos-kosan wilayah Tanjung Menangis, Kelurahan Brang Biji. Setelah diamankan, dari pengecekan 4 diantaranya tidak memiliki identitas (KTP) dan tiga lainnya terindikasi menggunakan narkoba. Karena dari hasil tes urine yang dilakukan bersama BNN, diketahui positif. “Setelah dilakukan tes urine, terindikasi ada 3 orang terindikasi menggunakan narkoba. Mereka kita amankan di satu kamar kos, dua cowok dan satu cewek,” terangnya. (ind)
dan Lima Kotak Dinyatakan Rusak
Taliwang (Suara NTB) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah menyelesaikan proses sortir dan lipat untuk logistik surat suara dan kotak suara kebutuhan Pemilu 17 April mendatang. Hasilnya KPUS KSB menemukan sebanyak 4.876 lembar surat suara dan lima kotak suara dalam keadaan rusak. Untuk kerusakan pada surat suara, rinciannya surat suara Pemilihan Presiden (Pilpres) sebanyak 283 lembar, DPR RI 1.757 lembar, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) 498 lembar, DPRD Provinsi, 246 lembar. Sementara untuk DPRD Kabupaten, surat suara Daerah Pemilihan (Dapil) 1 1.794 lembar, Dapil 2 177 lembar dan di Dapil 3 sebanyak 121 lembar. Ketua KPU KSB, Denny Saputra S.Pd menjelaskan, bentuk kerusakan surat suara itu bervariasi. Mulai dari hasil cetakan kabur, tinta cetakan meluber, hingga mengalami robek. “Kalau robeknya ada yang lubang jarum sehingga tampak habis tercoblos. Dan walau lubangnya kecil tetap kami anggap rusak karena tidak memenuhi syarat kesempurnaan surat suara yang ditentukan KPU pusat,” katanya. Untuk kotak suara sendiri,
keruskan yang ditemukan pihak KPU KSB rata-rata mengalami sobek. Ada yang pada bagian penguncinya hingga jebol pada plastik transparan kotak suara. Denny menyebutkan, kerusakan pada 5 unit kotak suara itu bukan diakibatkan karena kesalahan penyimpanan. Namun kerusakan telah terjadi sejak awal kotak suada itu dibuat. “Jadi memang sudah cacat sejak awal dibuat ya. Bukan karena keteledoran kami salah menyimpan. Karena kami sejak awal kotak itu datang kami menempatkannya di gudang secara hati-hati,” paparnya. Terhadap surat suara dan kotak suara yang rusak itu, Denny menyebutkan, pihaknya telah melaporkannya ke KPU pusat. “Kalau kotak suara sudah lebih dulu kami lapor dan rencananya 7 April nyampai di sini. Dan kalau surat suara baru 1 April kami masukkan laporannya, jadi tinggal tunggu konfirmasi pusat kapan akan dikirim,” sebutnya. Selanjutnya ia mengatakan, untuk logistik lainnya masih ada yang belum diterima sepenuhnya. Seperti formulir C1 Plano yang masih tersisa untuk 3 TPS (tempat pemungutan suara). “Mudah-mudahan nanti dikirimnya bersamaan,” harap Denny.(bug)
(ist/dok kpuksb)
RUSAK - Salah satu kotak suara yang diterima KPU KSB dalam keadaan rusak.
SUARA NTB
Kamis, 4 April 2019
Halaman 12
Pencoretan Caleg
Bawaslu Loteng Bantah Beri Rekomendasi Praya (Suara NTB)Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menegaskan tidak ikut campur dalam urusan pencoretan Baiq Sumarni sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPRD kabupaten daerah pemilihan (dapil) III (Pujut-Praya Timur). Bahwa keputusan pencoretan tersebut murni keputusan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Loteng. “Setelah kami membaca
dan mengkaji SK pencoretan Bq. Sumarni, tidak kami temukan ada rekomendasi dari Bawaslu Loteng dalam pertimbangan hukum sebagai dasar keluarnya keputusan itu. Jadi cukup jelas bahwa keputusan pencoretan diambil secara mandiri oleh KPU Loteng. Bukan atas dasar rekomendasi atau putusan Bawaslu Loteng,” sebut Ketua Bawaslu Loteng, Abdul Hanan, Selasa (2/4). Diakuinya, SK Pencoretan Baiq Sumarni diterima Bawaslu pada hari Senin (1/
4). Bersamaan dengan surat jawaban atas surat Bawaslu Loteng terkait pencoretan Baiq Sumarni. Dimana KPU Loteng tetap akan mencoret Baiq Sumarni sesuai dengan ketentuan pasal 285 UU 7/2017. “Jadi kalau ada pernyataan dari pihak KPU Loteng bahwa pencoretan Baiq Sumarni atas rekomendasi Bawaslu Loteng, itu tidak be-
nar. Dan, itu bentuk penghindaran atas tanggung jawab dan resiko dari terbitnya keputusan tersebut,” jelasnya. Ia pun mengajak semua pihak untuk tidak keliru memaknai tugas dan fungsi Bawaslu. Terutama terkait dengan penanganan pelanggaran, khusus terkait kasus yang menimpa Bq. Sumarni. Bahwa memang kasus dugaan pe-
langgaran kampanye Baiq Sumarni ditangai oleh Bawaslu. Tetapi keputusan untuk pencoretan sebagai caleg itu murni ada di tangan KPU Loteng dalam hal ini. Sebelumnya, Ketua KPU Loteng, Ahmad Fuad Fahrudin, menegaskan kalau keputusan pencoretan Baiq Sumarni sudah final. Keputusan tersebut diambil berdasarkan aturan yang berlaku. Yang utama adanya vonis majelis
DIJUAL Dijual Cepat Rumah Type 40, LT 1,69 Are. Lokasi Strategis Jl. RM Panji Anom Graha Garden Estate C1 (Belakang SMA 4 Mataram), Harga 600 jt (nego). Hubungi : 081907113033
hakim Pengadilan Negeri (PN) Praya. Bahwa Baiq Sumarni, dinyatakan bersalah melanggar larangan kampanye. “Keputusan yang kita ambil sudah sesuai aturan yang ada. Dasar pengambilan keputusan juga sudah jelas dan terang,” ujarnya. Terpisah, kuasa hukum Partai Golkar dan Baiq Sumarni, Muhanan, S.H., Rabu (3/4), mengaku kalau pihaknya sudah berupaya melakukan semua cara untuk mengembalikan status Baiq Sumarni.
Namun semua upaya tersebut mental. Karena memang KPU Loteng tetap ngotot dengan keputusan. “Kita tidak bisa berbuat apaapalagi. Tapi yang jelas kita sudah melakukan upaya maksimal, untuk bisa mengembalikan status Baiq Sumarni,” tandasnya. (kir)
RUPA-RUPA DIJUAL RUMAH : DJL.RMH PERMATA KOTA,RUKO 2 LT JL.HASANUDDIN ,RUKO 3 LT JL.PEJANGGIK DAN TANAH TAMAN SEJAHTERA HUB. 081917462883 TP DIJUAL TANAH LOK.KR PULE SEKARBELA MTR LT.335M2 HUB:087755533273 Toyota Lombok,dptkn program khusus bln Ramadhan:Dis pulhan jt,Dp Ringan, Grts Kaca film,Grts js service smpai 4th/50rb km,Ayo buruan, info&pmesanan hub segera Hery Toyota,081907921999085238359008,beli Toyota ingat hery,Melayani dgn pasti DIJUAL OPER KREDIT TATA SUPER ACE TH2016 TURBO DIESEL PANJANG BAK 260CM HUB. BU ELI 085333587700
q
RUPA-RUPA PT.KEUANGAN MENGELUARKAN DANA CEPAT 1 HARI CAIR(BUNGA 0,5%)BPKB MOBIL/SEGALA JENIS MOBIL (TRUK/TRONTON,MINI BUS,PIC UP,DLL)PROSES MUDAH,CEPAT,DAN BISA TAKE OVER/PINDAH BANK, HUB (085100026010)(081999290387)(081239956609)
RUPA-RUPA URUS LAPORAN PAJAK SPT TAHUNAN, PPN, PASPORT, SIUP,NPWPHUB.082146461910 MEMBANTU LAPORAN PAJAK SPT TAHUNAN, PKP, NPWP, SIUP, PASPORT HUB. 081338344155 Toyota Lombok,dptkn program khusus bln mret dis puluhan jt Rpiah, Free angsuran-12x,grts kaca film,Grts jasa service smpai 4th/ 50rb km,ayo buruan,info pmsanan :081907921999 (HERY),Beli Toyota Ingat Hery,mlyani dgn pasti. LesehanTamanBangket,promo dr tgl 17maret-17april (disc 15% utk semua menu) datang ke lesehan kami JL.Saleh Sungkar 77xx Bintaro,Info pemesanan hubungi : 081917937773/081907815697 DJL TNH KEBUN L.174 LOK.DS.PENGONONGLINGSAR H.30JT/A HUB.082147897778 KRIDA TOYOTA MTR, dptkn Prgram Khusus bln Agsts,Diskon Pluhan Jt Rupiah, Prgrm DP murah,Gratis Jasa Service s/d 3th/ 50rb KM,Ayo Buruan,Info&Pmesanan Hub Hery Toyota 081907921999,Beli Toyota Ingat Hery,Melayani dgn Pasti. DAPUR BU’ANI mnydiakan ayam rumpak,ceker balado,pkt mkan siang mulai 12rb,aneka mcam sambal,u/delivery free ongkir mtrm&sktrnya,Jl.Masjid Al-Muttaqien no.26 Dasan Agung,tlp.087864657127
KAMORRY BOUTIQUE & MAKE OVER, hrga mulai dr 70rb,Dis10% Tas&Dompet,MakeUp Wisuda 175RB,blnja datas 300RB free makeup,mjual&myewakan kebaya,buka setiap hari pukul 10.00-21.00,jl.swadaya No.15 Kekalik(Samping electra diamond store)/081916887677 DUJUAL REVO ABSOLUT CW’09 WARNA HITAM/MERAH DR HP7JT 0818543688 TP DIJUAL RUMAH FULL FURNITURE LOKASI STRATEGIS, 3 KAMAR TIDUR, 2 KAMAR MANDI,3 AC, DAN GARASI MOBIL, HARGA 590 JT NEGO DIKIT.JL .WARU BLOK.UB NO.15 BTN LINGKAR PRATAMA MATARAM.HUB:081349684919 JAMINKAN BPKB anda diatas tahun 2000, Pick up 2005 bisa hub : Wayan Pardha 082146884888(Telkomsel), 085606884888(indosat), 081903884888 XL (WA), Langsung Proses. PURI MAMA, Menyewakan Toyota Hiace, muat hingga 16 Orang dengan supir,penyewaan bisa disewa terpisah, bisa armadanya saja, Informasi penyewaan, Hub : 082266194177
DIJUAL TOKO ATAU KIOS UKURAN 8 X 4 M DI KOMPLEKS PERTOKOAN LONCENG MAS BERTAIS BERMINAT HUB. 081907815224
RUPA-RUPA AGATAR PIZZA, Kami dr Agatar Pizza mengeluarkan Produk pizza yg berkualitas dunia dengan harga yg terjangkau dan kami membuka dan melayani Pemesanan Pizza Via Delivery,Lokasi :Kekeri,Kec.Gunung Sari.WA:081338661783/TLP :087765900233
LOWONGAN MEVITHA SALON & SPA mmbutuhkn karyawati yg brpngalaman,jujur,disiplin, diutamakan yg blum menikah.Alamat : Jl.Kesra Raya No.17 Perumnas, Tanjung Karang Permai,HP 081907004335 DICARI PEGAWAI PEREMPUAN UNTUK JUALAN ROTI Min. 20 TH, TINGGI Min. 155 cm, DISIPLIN, RAJIN, ULET, BERMINAT LANGSUNG KE ALAMAT JL. RA KARTINI NO. 10 DEPAN PASAR CEMARE DIBUTUHKAN TENAGA AHLI UNTUK MENJAHIT SEGALA JENIS TAS (YANG SEKEDAR BISA MENJAHIT AKAN DIBIMBING LAGI) ALAMAT : JL.JENDRAL SUDIRMAN,BTN KOREM, BLOK A NO.1 ,HUB. MOH.GHAZALI, HP : 081 917 267 007 DIBUTUHKAN SEGERA ADMIN, KASIR, WAITERS, KIRIM LAMARAN LANGSUNG KE LUMBUNG RESTO EPICENTRUM MALL LT. 2
SALON RAA MUSLIMAH.Salon Spa Muslimah hadir lg di Mtrm, kami cab. Baru dr Youfo Mtrm Jl.Panjitilar.Memberikan Pelayanan terbaik u/ wanita muslimah d Lombok.Terdiri dr Ptong Rmbut,Creambth,Facial,Massage,Spa, dll. Nyaman &aman terjaga, jl.Gili Asahan, perum Griya Udayana N0.3. Hub: 087765893848 TYGIA SALON.Treatment Galvanic Spa (setrika wajah): Mengencangkan Kulit, Mengurangi Kriput, flek, Komedo, Mencrhkan Kulit, Mengangkat Klopak Mata, Mulai 100Rb150Rb, Menerima Treatment ke Rmh Anda Min.2org, Jl.Lalu Mesir, Gg.Sowela No.1 Abian Tubuh, WA:081339123452
SALON DE’gustin hair art salon and barbershop, menerima prwtan rmbut&kulit, potong rambut mulai harga 20rb, perawatn rmbut dan kulit terbaik dgn hrga trjangkau,Jl.Ismail Marzuki No.3 Hp (081237564121) SALONMUSLIMAH SYAFIRA Melayani Face Treatmen: Facial Madu, Facial Buah Alami, Facial Detok, Facial Collagen, Facial Oxigen, Facial Bady Shop, Facial Diamon+Oxigen, Facial Beauty Zen + Alat Infra Red DLL. Jl. Pendidikan no. 11 mataram Al Beauty Salon & Spa, promo : pkt full body treatment terlaris ONE DAY SPA(13 trtment) hnya 250rb free fc antiaging 135rb,pkt plangsing (fc strika wajah+akupuntur prut)hanya 175rb,smoothing spa free msker rmbt stlh 3hr, Jl.Pancaka No.5, Kr.Medain, Hp: 081907050543 RINA SALON,melayani : Rias Pngntn,kursus make-up & sanggul,ptng rmbut & kriting, Pnywaan pkaian adat ankank&dwsa, sewa mobil antik,&dekorasi.jl.jndrl sudirman Gg.Jawa No.1,Rembiga-Mtr,087855311441(Hj.Ninik Ridwan) Yanti Salon & Spa menerima : prwtan wajah & rambut, SPA pkt I : body mssage,Body Scrub,Totok wjah =80rb, SPA pkt II : body mssage,body scrub,totok wjah,Ratus Vagina : 105rb, Jl.BungKarno,Kr.genteng, tlp. 081917913809
ALLEA GALERI, galeri fashion menyediakan Kain Tenun, Kain Songket dan menerima Jahit Busana, Lokasi : Jalan Swasembada , Hp : 081907000477, WA : 08194111079, PIN BBM :d6e340dc
DIJUAL RUMAH DI BTN LINGKAR PRATAMA BLOK Y NO. 5 BERMINAT SEGERA HUBUNGI: 087865991696
Penanggung Jawab: Agus Talino Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab : Raka Akriyani Koordinator Liputan : Fitriani Agustina, Marham, Moh. Azhar Redaktur : Fitriani Agustina, Marham, Izzul Khairi, Moh. Azhar, Haris Mahtul Staf Redaksi Mataram : Moh. Azhar, Haris Mahtul, Afandi, M. Nasir, Ahmad Bulkaini, M. Kasim, Darsono Yusin Sali, Atanasius Rony Fernandez, Wahyu Widiantoro, Akhmad Hiswandi Lombok Barat: M.Haeruzzubaidi. Lombok Tengah : Munakir. LombokTimur : Rusliadi, Yoni Ariadi. KLU : Johari. Sumbawa Barat : Heri Andi. Sumbawa : Arnan Jurami, Indra Jauhari. Dompu : Nasrullah. Bima : Rafiin. Tim Grafis : A.Aziz (koordinator), I Nengah Mandri Wijaya, Didik Maryadi, Muhammad Kasim. Kantor Redaksi : Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Tarif Iklan : Iklan Baris : Rp 20.000/baris Min 2 baris max 10 baris (1 baris 30 character). Display B/W (2 kolom/lebih): Rp 30.000/mmk. Display F/C : Rp 35.000/mmk. Iklan Keluarga : Rp 20.000./mmk. Iklan Advertorial : Rp 15.000/mmk. Iklan NTB Emas (1 X 50 mmk): Rp 500.000/bulan (25 X muat). Iklan Peristiwa : Rp 350.000/kavling. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Harga Langganan: Rp 85.000 sebulan (Pulau Lombok) Rp 90.000 sebulan (Pulau Sumbawa), Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 5.000. Terbit 6 kali se-minggu. Penerbit: PT SUARA NTB PERS. Percetakan PT Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar.
SUARA NTB
Wartawan SUARA NTB selalu membawa tanda pengenal, dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari nara sumber.
SUARA NTB
Kamis, 4 April 2019
RUKO - VILA - KOST
500.000
Halaman 13
SUARA NTB Kamis, 4 April 2019
1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 DITUNJUKNYA Indonesia dalam hal ini NTB sebagai tuan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 rumah MotoGP 2021 masih dibayangi oleh beberapa per1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 soalan. Antara lain pembebasan lahan untuk sirkuit kelas du1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 nia itu. pemilik lahan yang akan dilintasi pembangunan sirkuit 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 MotoGP masih menuntut penyelesaian lahan yang belum diba1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 yarkan oleh PT. Inodesian Tourism Development Corporation 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 (ITDC). berdasarkan koordinasi dengan provinsi dan kabu1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 paten (Lombok Tengah), ITDC menyerahkannya pada mekan1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 isme yang ada. Ada beberapa lahan yang masih dalam pros1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 es pembebasan, sedang negosiasi. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Mengingat waktu yang semakin mepet sementara di lapangan, 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 ITDC juga tentu ingin bekerja cepat. Yang dikhawatirkan, jangan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 sampai rencana besar pembangunan ini terganggu. Penunjukan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 NTB sebagai tuan rumah pelaksanaan motoGP adalah momen1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 tum luar biasa. Apalagi panitia penyelenggara (Dorna) telah me1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 mutuskan di KEK Mandalika. Pemerintah pusat juga memberikan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 perhatian yang tidak kecil sebagai tuan rumah harus sukses. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 ITDC tentu sangat mengharapkan dukungan dari seluruh stake1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 holders di NTB. Terutama dukungan masyarakat. Progres pem1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 bangunan sirkuit MotoGP terus digenjot. Saat ini sedang dilakukan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 uji tanah. Menyangkut tingkat kepadatan tanah yang akan menjadi 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 lintasan sirkuit. Jika terhambat, ITDC akan menyerahkan keputu1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 sannya pada pemerintah daerah. Proses penyelesaian lahan juga 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 terus berlanjut. Diharapkan, warga juga bisa membantu dan ikut 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 mendukung pelaksanaan pembangunan di KEK Mandalika. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Pemprov NTB cukup cepat menyikapi fenome yang terjadi di 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 lapangan. Pemprov NTB membentuk tim khusus untuk mem1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 percepat penyelesaian lahan enclave di Kawasan Ekonomi 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Khusus (KEK) Mandalika. Diharapkan, lokasi yang menjadi tem1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 pat pembangunan sirkuit MotoGP tersebut segera clear. Namun 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 demikian, posisi Pemda dalam hal ini provinsi hanya memfasil1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 itasi masyarakat dengan pengelola kawasan, PT. Indonesia 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Tourism Development Corporation (ITDC). Sehingga, bagi war1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 ga yang mengkaim memiliki lahan di KEK Mandalika, harus 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 punya bukti yang kuat dan valid. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Kepala Biro Pemerintahan Provinsi NTB, Irnadi Kusuma men1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 gibaratkan tanah enclave di KEK Mandalika seperti panu. Lahan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 yang dipermaslahkan oleh warga itu letaknya kadang di tengah1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 tengah lahan yang sudah clear and clean. Terhadap adanya 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 warga yang masih mengaku memiliki lahan, itulah yang akan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 diteliti. Tim akan mendalami lebih jauh. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Pemprov NTB yakin ITDC pasti punya langkah untuk menye1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 lesaikan permasalahan ini. Apakah dengan cara relokasi war1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 ga atau membayar ganti rugi. Bahkan, Gubernur NTB, Dr. Zulk1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 ieflimansyah menginstruksikan memperlancar seluruh pelay1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 anan bagi kegiatan pendukung percepatan pembangunan Ka1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 wasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kuta, Lombok Ten1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 gah. Izin terkait galian C ini bertalian di Dinas Energi Sumber 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Daya Mineral (ESDM) dengan Dinas Penanaman Modal dan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) misalnya. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Pembangunan KEK Mandalika, MotoGP, dan infrastruktur pen1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 dukung lain menuju kawasan tersebut tentunya membutuhkan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 material yang tidak sedikit. Misalnya untuk pembangunan jalan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 by pass dari Bandara Internasional Lombok menuju KEK Man1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 dalika di Kuta, Lombok Tengah sepanjang 17 Km lebih, kebutu1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 hannya tanah, batuan, kerikil, termasuk pasir. Untuk itu, langkah 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 Gubernur yang menginstruksikan memudahkan seluruh pelay1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 anan bagi kegiatan pendukung MotoGP, adalah langkah yang 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 sangat tepat. Jangan sampai karena pelayanan yang lamban, 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 event kelas dunia ini menjadi terhambat. (*) 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901
Urusan Terkait MotoGP Harus Dipermudah
SUARA NTB
Halaman 14
Zul-Rohmi dan Masa Depan Wisata Halal ENYELENGGARAAN MotoGP 2021 di Sirkuit baru Mandalika, Lombok Tengah, NTB merupakan starting point sejarah baru bagi meletakkan pondasi tourism (pariwisata) Lombok (NTB). Ini dikarenakan event MotoGP itu merupakan event internasional, sehingga Lombok (NTB) automatically tentu menjadi focus (sorotan) masyarakat dunia. Keberadaan sirkuit Mandalika dan event MotoGP sungguh merupakan gegap –gempita (kemeriahan) besar bagi masyarakat Lombok-NTB untuk menjadi pemain baru dalam bidang pariwisata bertaraf internasional. Konsekuensinya tentu LombokNTB akan memasuki grid baru untuk menjadi perhitungan masyarakat global. Lombok-NTB akan menjadi buah bibir dalam percakapan masyarakat dunia yang tentu saja akan membuka efek berantai bagi keberadaan Lombok_NTB sebgai region wisata. Seiring dengan hal itu tentu saja masyarakat Lombok-NTB memerlukan banyak persiapan untuk menyonsong fase baru ini. Persiapan-persiapan niscaya dilakukan, agar masyarakat tidak terus-menerus menjadi penonton. Agar masyarakat bisa berperan aktif-positif sehingga tidak mengalami kekalahan atau menjadi pecundang yang menggerutu di tengah hiruk-pikuk kemajuan pariwisata yang tidak dapat dibendung. Pariwisata merupakan sebuah peristiwa yang tidak dapat ditolak keberadaannya, karena ia merupakan sesuatu yang inherent dalam peradaban manusia. Ia ada sejak manusia mempunyai kemajuan peradaban, bahkan terlegitimasi dalam Wahyu Suci sang pemilik kehidupan sebagaimana terlukis di dalam Al-Qur’an. ‘’Berjalanlah kamu di muka bumi, dan lihatlah tanda-tanda kebesaran Tuhan mu”. ‘’Akan kuperlihatkan kebesaran ku di setiap titik, sungguh hal itu merupakan pertanda kebesaran Tuhan-mu bagi orang-orang yang berakal (berfikir)” “Manusia dicipta untuk saling kenal-mengenal” yang bermakna bahwa hanya dengan saling berkunjung antarkomunitas satu dengan lainnya lah masyarakat –manusia dapat sal-
Ahmad Efendi (Komunitas Balai Tulis Literasi NTB) ing kenal-mengenal secara baik. Alas pijak ini penting penulis sampaikan agar masyarakat tidak hanya menyisakan pandangan sinis terhadap keberadaan pariwisata yang terus-menerus diusahakan perbaikan-perbaikannya oleh pemerintah. Kendatipun demikian resistensi itu sepertinya akan masih terus ditemukan kecuali “masyarakat” yang mempunyai refleksi kritis terhadap keberadaan pariwisata dapat menemukan hal-hal positif dalam penyajian pariwisata itu sendiri. Selanjutnya tulisan ini akan memberikan deskripsi untuk menjawab pertanyaan bagaimana seharusnya pariwisata diformat agar dampak positifnya lebih banyak dibandingkan dampak negatifnya? Desa Wisata Salah satu misi dari kepemimpinan Bang Zul-Umi Rohmi adalah mewujudkan desa wisata. Jelas tergambar dari program yang dibuat di mana akan diberikan dana insentif satu miliar bagi desa-desa yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi desa wisata. Langkah ini menurut penulis sangat strategis dalam rangka mengembangkan kelanjutan dari keberadaan wisata halal. Wisata yang ramah terhadap peradaban islami. Wisata yang muatannya berbeda khasnya dengan wisata umumnya yang telah dikenal. Wisata desa merupakan masa depan dari jargon wisata halal itu. Ini dikarenakan desa sebagai entitas komunitas masyarakat mempunyai beberapa keunikan dengan entitas komunitas masyarakat kota yang cenderung berbaur berdasarkan spesifikasi keahlian. Desa sebagai komunitas yang agak seragam, di mana di Indonesia umumnya sering diidentifikasi sebagai masyarakat agraris dan nelayan dengan sentuhan industri madya mempunyai mekanisme control social yang masih cukup tinggi. Dengan demikian terdapat mekanisme pengawetan nilai-nilai, normanorma berdasarkan agama dan kearifan lokal. Dengan prasyarat-prasyarat tersebut memungkinkan pariwisata dapat diformat ulang. Dari keberadaan pariwisata konvensional
RADIO
menjadi pariwisata yang sengaja di desain bagi sebuah tujuan. Bagaimanapun pariwisata jikalau ditilik dari sosiologi wisata mengkaji pula mengenai interaksi timbal balik antara wisatawan dengan masyarakat lokal. Interaksi inilah variable amatan yang memungkinkan bagi menilai ada tidaknya hubungan saling mempengaruhi antara masyarakat lokal dengan masyarakat pendatang (turis). Dalam konteks inilah kemudian desa wisata dapat diformat sedemikian rupa untuk dapat memberikan warna (penyajian) yang berbeda terhadap para touris yang datang. Jikalau pariwisata selama ini banyak dikritik dikarenakan memberikan pengaruh yang kurang cocok dengan peradaban dan moralitas masyarakat setempat maka desa wisata yang telah didesain sedemikian rupa dapat menjadi titik balik. Ini juga sudah coba dipraktikkan di beberapa desa wisata yang penulis ketahui. Sebut misalnya wisata Desa Mas-Mas Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah. Dalam Standar Operasional Prosecedur (SOP) yang dibuat oleh Pokdawis Desa Mas-Mas para turis yang sebagaian besar datang dari negara-negara barat dikenakan pakaian lokal khas kebudayaan Sasak. Setelah pakaian para turis diformat barulah mereka diajak berkeliling berinteraksi dengan masyarakat Desa Mas-Mas. Lebih jauh dari itu interaksi dilakukan juga dengan para santri (siswa-siswi) pondok pesantren yang ada di desa itu dalam format yang didesain untuk pembelajaran di mana turis-turis itu dapat menjadi tutorialnya. Setanggor desa wisata yang ada di lingkar BIL juga mempunyai SOP khas warna lokal. Bahkan ada wisata religiusnya dalam satu paket dengan wisata desa itu sendiri. Khas-khas lokal lainnya tentu dengan sendirinya juga dihadirkan. Desa Wisata Lendang Nangke juga mencoba memberikan pelayanan sesuai dengan standar lokal. si Wendy Sazali yang penulis kenal sebagai tokoh desa wisata di sana mencoba menawarkan kearifan-kearifan lokal yang dimiliki untuk sekaligus disuguhkan kepada turis-turis yang berkun-
jung. Seakan Wendy paham betul bahwa masyarakat lokallah yang menjadi subjek dengan segala keunikannya. Dengan model interaksi di desadesa wisata yang telah didesain sedemikian rupa sesungguhnya terdapat nafas wisata halal. Wisata yang tidak kontraproduktif dengan adat budaya masyarakat lokal, sehingga pariwisata itu dapat dimaklumi menjadi jalan untuk memberikan sesuatu yang “berharga” kepada tamu-tamu yang datang umumnya dari negaranegara maju (barat umumnya). Harapannya desa-desa wisata lainnya yang banyak disemaikan oleh Bang Zul-Ummi Rohmi juga menerapkan SOP standar kearifan lokal yang tentunya dengan berbagai variasi penyajian sehingga pariwisata tidak terus tertuduh sebagai biang merosotnya moralitas, sehingga pariwisata tidak melulu dikeluhkan tetapi menjadi media untuk melibas degradasi moralitas itu sendiri.
POJOK Ratusan hektar tanaman padi gagal panen Antisipasi stok pangan masyarakat
***
Lapor LHKPN, eksekutif baru 53,04 persen Aparatur negara seharusnya menjadi contoh
***
RAGAM
SUARA NTB Kamis, 4 April 2019
Percepat Penyelesaian Lahan Bermasalah di KEK Mandalika Dari Hal. 1 Sebelumnya, pada Desember 2018, Satuan Tugas (Satgas) Saber Pungli Kemenko Polhukam memfasilitasi penyelesaian permasalahan kasus tanah enclave di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika antara ITDC dan wakil dari pemilik tanah. Sekretaris Tim Satgas Saber Pungli Kemenko Polhukam, Irjen Pol Widiyanto Poesoeko mengatakan, permasalahan tanah di Mandalika akan segera rampung setelah adanya pertemuan antara kedua belah pihak. Permasalahan diselesaikan dengan sistem pembayaran ganti rugi. Adapun, penyelesaian kasus tanah di KEK Mandalika yang melibatkam 49 orang
merujuk pada surat Gubernur Nomor 100/151/PEM/ 2018 tanggal 17 Juli 2018 dan Surat Sekretaris Daerah Provinsi NTB 120/320/ PEM/2018 tanggal 29 Oktober 2018, tentang penyelesaian tanah masyarakat di KEK Mandalika. Penyelesaian persoalan ini melibatkan pihak-pihak terkait seperti Kanwil BPN NTB, Kejati NTB, Pemprov NTB, Polda NTB, Pemkab Lombok Tengah. Berdasarkan Perpres Nomor 87 Tahun 2016 tanggal 20 Oktober 2016, Satgas Saber Pungli berkewajiban untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait dugaan pungli yang merugikan masyarakat. (nas)
Tepis Lakukan Pembiaran Dari Hal. 1 ‘’Sudah ditangkap, tak ada pembiaran. Tetap kita jalan dan semua diambil langkah-langkah penegakkan hokum oleh aparat. Ndak ada pembiaran,’’ kata Madani dikonfirmasi di Mataram kemarin. Dinas LHK melalui Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) katanya, turun melakukan pengawasan di seluruh NTB selama 24 jam selama seminggu. Namun, akibat keterbatasan petugas dengan kawasan hutan yang cukup luas di NTB, ada saja yang lolos dari pengawasan. Ia kembali menegaskan komitmen Pemprov memberantas illegal logging di daerah ini. Siapapun palakunya akan ditangkap dan diproses hukum. ‘’Semua diproses. Pelaku ditangkap semua, ndak ada pembiaran,’’tegas mantan Kepala KPH Rinjani Barat ini. Madani menambahkan, kasus illegal logging di NTB sudah mulai berkurang. Ia menyebut ada beberapa titik yang masih ditemukan kasus pembalakan
liar. ‘’Illegal logging masih ada tapi kecil-kecil sekarang,’’ tandasnya. Madani menjelaskan, perkembangan penanganan kasus illegal logging sejak 2015-2018. Pada 2015, jumlah kasus illegal logging sebanyak 37 kasus. Dari jumlah itu, baru satu kasus yang sudah vonis, 20 kasus P21, 2 kasus berproses di Kejaksaan dan 14 kasus penyidikan. Pada 2016 kasus illegal logging menurun jadi 36 kasus. Sebanyak 3 kasus telah vonis, 13 kasus P21, 5 kasus di kejaksaan dan 15 kasus penyidikan. Tahun 2017, kasus illegal logging turun menjadi 13 kasus. Dengan rincian, satu kasus tahap penyidikan dan 12 kasus P21. Terakhir tahun 2018, terdapat 8 kasus illegal logging. Dengan rincian 6 kasus sudah vonis, 1 kasus P21 dan 2 kasus penyidikan. Madani mengatakan pihaknya terus berupaya mengungkap pemain besar kasus pembalakan liar yang ada di NTB. (nas)
Tunggu Penyelesaian LHP Dari Hal. 1 sesuai Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat. ‘’Nanti kita tunggu sampai 60 hari setelah LHP ditindaklanjuti,’’ kata Direskrimsus Polda NTB, Kombes Pol. Syamsudin Baharudin, SH.,MH sesuai informasi dari Kasubdit III Tipikor, Selasa (2/4). Selama 60 hari itu, akan dicermati sampai sejauhmana itikad para pihak yang disebutkan dalam temuan Inspektorat itu mengupayakan penyelesaian kerugian daerah mencapai Rp2,6 miliar. Setelah tenggat waktu itu selesai, pihaknya akan berkomunikasi dengan Inspektorat untuk mengecek perkembangan. Saat itu lah kesepakatan Inspektort selaku APIP dan pihaknya selaku APH berlaku. ‘’Kalau memang sudah diselesaikan (dikembalikan kerugian daerah), berarti patuh sama LHP. Tapi kalau tidak, baru kemudian APIP menyerahkan ke APH,’’ jelasnya. APH yang dimaksud, bisa Kejaksaan atau Kepolisian. “Nah, nanti di situ terserah Inspektorat, apakah akan menyerahkan ke kami Polda NTB atau
ke Kejaksaan? Tergantung Inspektorat,’’ jelasnya. Polda NTB sebelumnya mengisyaratkan akan tetap menyelidiki kasus PT. GNE, namun dengan bantuan LHP dari Inspektorat. Jika audit belum diserahkan, maka ada opsi lain. “Saya pengalaman menganani kasus korupsi. Memang agak panjang. Tapi kan masih ada opsi lain, audit BPK atau BPKP,” ujar Kabid Humas Polda NTB, AKBP Purnama, SIK. Sementara Inspektur Provinsi NTB Ibnu Salim, SH.,MH dikonfirmasi terkait kesepakatan APIP dan APH itu tidak ansih penegakan hukum. Menurutnya, penyelesaian kerugian negara bisa melalui jalur persuasif, sebagaimana tertuang dalam rekomendasinya agar para pihak yang bertanggung jawab mengembalikan sesuai batas waktu 60 hari yang diberikan. Soal hasil tidak maksimal lantaran tidak ada itikad baik pihak dimaksud, maka kewenangan diserahkan kepada PT. GNE selaku entitas. “Setelah itu, kalau diserahkan ke APH, jadi kewenangan GNE,” pungkasnya. (ars)
Wagub Buka Musrenbang Provinsi NTB Dari Hal. 1 Najam menjelaskan bahwa komitmen peningkatan SDM NTB adalah salah satu Misi Gemilang NTB, Sehat dan Cerdas. Untuk diketahui bahwa Politeknik di dua kabupaten tersebut masih di bawah binaan Universitas Mataram (Unram). ‘’Gubernur NTB akan hadir didampingi oleh Rektor Unram, Bupati KLU dan Bupati Bima. Kemarin sudah dikoordinasikan dengan Panitia Musrenbang bahwa dua kepala daerah tidak bisa hadir karena menemani Gubernur NTB,’’ ujar Najam. Gubernur katanya, tetap mengawal agenda Musrenbang. Sebelumnya, gubernur menghadiri langsung Forum Pimpinan Daerah dan Forum Perangkat Daerah 2019. Bahkan, dalam dua forum tersebut gubernur menyaksikan langsung penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi NTB 2020 juga menyaksikan langsung paparan para Bupati dan Walikota se-NTB tentang
isu strategis dan usulan program/kegiatan untuk menjamin sinergitas, sinkronisasi dan keberlanjutan program-program pembangunan antara pemerintah, Pemprov dan Pemkab/ Pemkot,’’ jelas Najam. Karo Humas optimis, Musrenbang yang menjadi elemen penting dalam proses berjalannya pembangunan, mampu menyerap aspirasi masyarakat secara menyeluruh. Karena tahapannya dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat bawah. ‘’Semua aspirasi dan masukan yang didapat, bersamasama pemerintah akan mengintegrasikan hal itu. Musrenbang tahun ini agak unik dan berbeda karena para Kepala OPD dibekali pengetahuan dan metodologi Balance Score Card (BSC) sehingga bisa mengukur kinerja pembangunan dari perencanaan sampai dengan evaluasinya,’’ ujar Najamuddin Amy. (r)
Gubernur Minta ASN Hentikan Aktivitas Saat Tiba Waktu Salat Dari Hal. 1 ‘’Surat edaran ini sangat tepat dengan momen Isra Miraj yang Insya Allah akan kita rayakan bersama. Kebijakan ini dianjurkan untuk dilaksanakan secara jamaah di masjid, bukan di ruang kerja karena bisa lebih mempererat tali silaturahmi antar-ASN ,’’ kata Najamuddin. Ia mengatakan, beberapa
kabupaten /kota di NTB sudah melakukan kebijakan serupa. Pemprov NTB sangat mengapresiasi hal tersebut. Diharapkan seluruh kabupaten/kota di NTB melakukan kebijakan serupa. Sehingga NTB Gemilang yang kita cita-citakan dapat terwujud, salah satunya lewat visi NTB yang Aman dan Berkah. (nas)
Halaman 15
Percepat Recovery Pascagempa
NTB Tuan Rumah Rakernas Astindo Mataram (Suara NTB) Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) akan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-V tahun 2019. Event nasional ini diselenggaran di Lombok sebagai tuan rumah. Penetapan NTB sebagai tuan rumah ini berkat lobi yang kuat pengurus DPD Astindo NTB di pusat. Seyogiyanya, kegiatan ini akan dilaksanakan di Bangka Belitung. Rakernas Astindo akan dilaksanakan pada 7-9 April 2019 di Senggigi, Lombok Barat. Pada agenda ini, kata Abdul Hari, Humas DPD Astindo, Sekaligus Panitia Rakernas, beberapa kegiatan dilaksanakan diantaranya, Rakernas, Table Top, Tour ke Gili Sudak, Sekotong Lombok Barat dan gili-gili lainnya. Sekitar 200 peserta inti akan hadir. Berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Termasuk diantaranya adalah pelaku-pelaku travel agent level internasional. “Temanya Peningkatan Digilog Serta Kapasitas SDM Pariwisata,” demikian Haris dalam
jumpa pers Rabu (3/4) kemarin di Mataram. Rekernas juga akan membahas soal mahalnya tiket pesawat serta sepinya kunjungan wisatawan. Selain itu, persoalan digitalisasi layanan travel agent juga menjadi bagian yang tak kalah penting akan dibahas. Wakil Ketua DPD Astindo, Sahlan didampingi Bendahara DPD Astindo NTB, Aan Ardiansyah mengatakan, pascagempa semester II 2018 lalu, DPD Astindo NTB berinisiatif langsung meminta kepada pusat untuk mengalihkan kegiatannya ke Lombok. Hal ini untuk mempercepat recovery Lombok pascagempa. Upaya lobi berhasil hingga ditetapkan NTB jadi tuan rumah. Selain kegiatan ini, kata Sahlan, kegiatan pendukung diarahkan adalah tour ke berbagai destinasi wisata yang di rekomendasikan. Termasuk ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kuta, Lombok Tengah untuk menyapaikan kepada para agent trav-
el ini tentang progresifnya persiapan NTB menyambut pelaksanaan MotoGP 2021 mendatang. Selain Lombok Tengah, Lombok Barat, peserta juga ditawarkan menginap di Gili Trawangan usai Rakernas. Sahlan mengatakan, banyak yang tertarik. Inilah momentum untuk memastikan bahwa Lombok dan Sumbawa sebagai daerah yang cukup aman untuk tujuan wisata. “Kita mau memastikan kita sangat aman. Dan tidak ada apaapa. Ini upaya kita mempercepat recovery pascagempa,” ujar Sahlan. Selain peserta inti, tentu keluarga, maupun stakeholders lain juga akan datang ke Lombok. Pusat oleh-oleh juga telah dikoordinasikan. DPD Astindo NTB memproyeksikan sekitar Rp4 sampai Rp5 miliar uang akan mengucur dari seluruh rangkaian kegiatan dan belanja. “Selain mereka kita yakinkan dengan pariwisata NTB, kita harap mereka juga akan berinvestasi setelah melihat
(Suara NTB/bul)
KETERANGAN PERS - Dari kanan ke kiri, Abdul Haris, Sahlan dan Aan Ardiansyah memberi keterangan pers terkait pelaksanaan Rakernas Astindo dengan NTB sebagai tuan rumah. pembangunan dan infrastruktur pariwisata di NTB,” jelas Sahlan. Karena itu, Astindo NTB ingin memanfaatkan momen ini untuk mengangkat NTB. Apalagi dengan diundangnya Gubernur NTB, Dr. Zulk-
ieflimansyah, Bupati Lombok Utara, Najmul Ahyar dan Bupati Lombok Barat, Fauzan Halid, diharapkan akan menambah sinyal positif bagi anggota Astindo di Indonesia terhadap image NTB. (bul/*)
Batu Payung dan Robohnya Ikon Pariwisata Loteng SEHARUSNYA, dua butir kelapa yang dijajakan Kader (33) direbut pengunjung yang dahaga. Rabu (3/4) sore itu, matahari semakin tenggelam, jualannya masih utuh. ‘’Sekarang sepi. Ndak ada Batu Payung, tidak ada pengunjung ya ndak ada pembeli,’’ keluh warga Desa Gerupuk ini. Tak ada yang menyangka suara gemuruh Minggu (31/3) sekitar pukul 21.00 Wita berasal dari reruntuhan Batu Payung. Spekulasi warga, penyebabnya hantaman ombak. Getaran akibat gempa dahsyat Juli dan Agustus 2018 lalu memicu retakan retakan baru selain terus digerus ombak di bagian pasak batu. Amak Tuyi yang bergegas dari rumahnya di Desa Gerupuk menyusuri pantai, tersentak mendapati batu yang berdiri tegak dengan ketinggian sekitar 19 meter itu terserak di permukaan karang. Amaq Tuyi termasuk yang terpuruk. Kakek 70 tahun itu bahkan menangis ketika mendapati Batu Payung hanya tersisa bongkahan batu cadas yang tidak berbentuk. Dia sudah 10 tahun jualan kelapa kepada pengunjung, praktis kehilangan sumber penghasilan. Batu Payung jadi ikon bertahun tahun pariwisata Lombok khususnya Lombok Tengah. Para guide menjadikan Batu Payung sebagai spot pertama yang dijual, satu paket selain memancing dan snorkeling. Objek ini terletak di ujung Bukit Gerupuk yang terhubung langsung dengan bibir pantai. Pengunjung, baik wisatawan lokal maupun mancanegara selama ini melalui dua akses. Melalui jalur laut dengan menumpang perahu dari Pantai Tanjung Aan. Jalur lainnya di Dusun Pandu dengan melintasi pinggir pantai berbatasan
dengan bukit. Isya Wardhani (26) masih ingat tiga tahun lalu menjadi pemandu tim kreatif sebuah produk rokok. Dua hari dan dua malam, ia diupah Rp3,5 juta, pendapatan terbanyak saat itu. Iklan rokok itu turut mengorbitkan Batu Payung hingga seantero Indonesia, bahkan memantik perhatian wisatawan mancanegara. Buktinya, penumpang perahu milik Isya, tidak saja wisatawan lokal, tapi juga mancanegara. ‘’Kalau perahu penuh, bisa sampai 12 pengunjung. Sehari bisa sampai bolak balik belasan kali. Saya dapat sampai pernah Rp3 juta,’’ kenangnya. Sekali trip, per orang antara Rp 200.000 sampai Rp 350.000. Berkelompok dengan sejumlah rekannya, Udin, Nasum, Jaelan, Kapeng. Keuntungan dibagi bagi. Sejak Batu Payung roboh, jangkar perahunya tak pernah beranjak dari pinggir pantai. Tak ada sumber pendapatan. ‘’Ndak ada penumpang sejak kejadian itu,’’ keluhnya. Sebenarnya Batu Payung bukan satu satunya spot yang dijual. Ada goa kelelawar dan Bukit Marese dan garis pantai yang tidak kalah indah. Tapi minat utama pengunjung tetap ada Batu Payung. Seperti tak lengkap rasanya tanpa pose di batu yang membentuk jamur itu. ‘’Spot utamanya selalu Batu Payung, ndak minat mereka ke yang lain,’’ akunya. Robohnya Batu Payung seiring dengan runtuhnya harapan mereka akan pendapatan harian. Satu per satu kawannya pergi dan mencari pekerjaan lain. Nasib Amaq Pera pun begitu. Ia menarik tarif parkir Rp 10.000 per mobil dan Rp 5000 untuk sepeda motor dari halaman rumahnya. Buah kelapa jadi jualan lain. Setelah Batu Payung berubah mejadi batu runtuh, be-
(Suara NTB/kir)
RUNTUH - Kader, penjual kelapa muda yang lehilangan pendapatan akibat runtuhnya Batu Payung. rangsur angsur halaman rumahnya sepi dari kendaraan. Kelapanya pun utuh tak terjual. Sementara itu, Pemkab Loteng saat ini tengah berpikir untuk menyusun kembali objek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara tersebut. ‘’Terus terang kita sangat kehilangan dengan runtuhnya objek wisata Batu Payung. Karena bagaimanapun juga ini, objek ini salah satu andalan kita untuk menarik wisatawan datang ke daerah ini,’’ ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispabud) Loteng, H.L. Putria, kepada wartawan, Selasa (2/4) kemarin. Ia menuturkan, kabar runtuh-
nya ikon destinasi wisata yang sudah ada sejak ribuan tahun tersebut diperoleh dari warga. Di mana pada Minggu malam, warga mendengar suara ombak yang sangat besar. Yang kemudian diikuti dengan suara runtuhan batu. Keesokan harinya warga kemudian mengecek ke objek wisata tersebut dan menemukan batu payung sudah runtuh. ‘’Untungnya kejadian berlangsung pada dini hari. Sehingga dipastikan tidak akan korban dalam kejadian tersebut,’’ ucapnya. Putria pun mengaku tidak bisa berbuat apa-apa dengan kejadian tersebut. Karena itu murni kejadian alam. Terlebih kondisi Batu Payung sendiri sudah terlihat paruh. Dimana banyak ditemukan reta-
kan di hampir seluruh bagian batu. Sehingga ketika diterjang ombak besar batu payung pun runtuh. ‘’Yang sedang kita pikirkan sekarang bagaimana menyusun kembali runtuhan Batu Payung. Supaya bisa kembali seperti kondisi semula,’’ sebutnya. Walaupun diakuinya untuk bisa mewujudkan hal itu jelas butuh biaya yang tidak sedikit dan memang berat. Namun dengan dukungan teknologi yang sekarang ini, pihaknya yakin hal itu bisa dilakukan. ‘’Sekarang sudah ada teknologi yang bisa mendukung rekonstruksi. Bahkan jika diperlukan, kita akan datangkan ahlinya. Agar Batu Payung bisa kembali berdiri kokoh,’’ pungkas Putria. (ars/kir)
Massa Padati Lapangan Nasional Selong Dari Hal. 1 Hadir dalam kampanye terbuka itu para petinggi partai politik, mulai dari H.Rachmat Hidayat (PDIP), Hj. Wartiah (PPP), H. Helmy Faisal Zaini (PKB). Kemudian, Bq. Hj. Isvie Rupaeda, H. Suhaili FT (Golkar) dan beberapa petinggi partai pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin, seperti NasDem, PSI, Hanura, PKPI, Perindo. ‘’Para ketua partai pengusung pasangan Joko Widodo dan KH. Ma’’ruf Amin. Para tuan guru yang mendeklarasikan dukungannya, insya Allah doa-doa beliau akan diijabah oleh Allah SWT untuk kemajuan Indonesia. Untuk itu TGB mengajak masyarakat untuk mendukung pasangan calon nomor satu untuk terus membangun dan memajukan Indonesia,’’ ajaknya. TGB menyampaikan, pada tahun 2014 Joko Widodo mengalami kekalahan yang cukup telak di NTB. Meskipun
demikian, selaku pemenang di tingkat nasional dan dilantik menjadi Presiden RI ke-7, sebagai pemimpin Joko Widodo tetap memberikan perhatian penuh kepada NTB. TGB menghitung ketika 4 tahun terakhir berkhidmat sebagai Gubernur NTB, Joko Widodo sebanyak 11 kali datang ke NTB baik dalam keadaan normal maupun dalam keadaan bencana. “Biasanya apabila pemimpin kalah di suatu tempat, biasanya tidak akan terlalu memperhatikan tempat itu. Yang difokuskan pembangunannya di tempat ia mendapatkan kemenangan,’’ kata TGB. Apabila pemimpin sekedar mengikuti kehendaknya pribadi, lanjut politisi Partai Golkar ini, maka Jokowi tidak akan sering datang ke NTB. Namun selaku pemimpin, Jokowi berbuat tanpa pilih kasih. Jokowi pernah berucap langsung kepadanya untuk memperhatikan penuh Provinsi NTB dengan semua kewenangannya selaku orang nomor
satu di Indonesia agar NTB menjadi provinsi yang maju. Bahkan Jokowi merupakan kepala negara yang tidur bersama-sama dengan korban gempa beberapa waktu lalu dan berkeliling dari pagi sampai malam ke tempattempat terdampak bencana baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. “Walapun beliau (Jokowi,red) kalah di NTB. Tapi selama saya mengamati dan ikuti dari tahun 2014 sampai 2019, tidak hentihentinya memberikan perhatian khusus kepada NTB,’’ puji TGB. Maka dari itu, sebagai warga NTB yang bisa berdemokrasi dan diajarkan membalas kebaikan dengan kebaikan. Cara membalas kebaikan itu dengan mendoakan dan memberi dukungan penuh kepada pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin (Capres-Cawapres nomor urut 01) pada 17 April yang akan datang sebagai pemimpin untuk melanjutkan pembangunan di Indonesia.
Disampaikan lebih jauh, fitnah dan hoaks terus ditujukan kepada Jokowi. Namun satu persatu terbuka bahwa apa yang dituduhkan itu fitnah semata. Namun yang patut diapresiasi bahwa Jokowi melawan fitnah itu dengan dedikasi yang tidak pernah berhenti. Untuk itu ia TGB berharap, apabila merasakan kemajuan NTB, diharapkan perhatian itu dapat terus berlanjut dengan program-program dapat terlaksana dengan baik. TGB mengajak masyarakat baik dari NU, NW, Muhamadiyah, Maraqitalimat, Al.Irsyad, ponpes, tuan guru dan elemen masyarakat untuk membalas perhatian yang tulus dari Jokowi itu dengan dukungan 17 April mendatang. ‘’Untuk ikhtiar 17 April ini. Jokowi didampingi ulama, guru kita yakni Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin. Mari kita samasama dukung menjadi Wakil Presiden mendampingi Pak Jokowi,’’ ajak TGB. Cawapres nomor urut 01,
Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin, dalam oerasinya menegaskan bahwa Jokowi-Ma’ruf Amin mengusung visi-misi Indonesia maju, bukan Indonesia bubar. Alasan memilih 01 pada Pilpres 2019 karena hasil kerja yang ditunjukkan sudah pasti, bukan janji. Pada kesempatan itu, Ma’ruf Amin mengingatkan supaya anak-anak tidak boleh takut untuk bermimpi dan bercita-cita. Pasalnya, pemerintah sudah menyiapkan beberapa program dan terobosan-terobosan untuk memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan pemuda dan masyarakat. Ma’ruf Amin menekankan, fitnah dan hoaks saat ini bertebaran di mana-mana. ‘’Hatihati, fitnah dan hoaks begitu banyak. Pak Jokowi dituding akan membubarkan Kementerian Agama, adzan akan dilarang, perzinahan akan dibolehkan. Faktanya, itu tidak terjadi selama Pak Jokowi menjabat sebagai Presiden,’’kata Ma’ruf Amin. (yon)
TP4D Awasi Pengadaan Bibit dan Alsintan Senilai Rp64 Miliar Dari Hal. 1 Usai pertemuan, Inspektur Provinsi NTB Ibnu Salim menekankan agar dalam pelaksanaan pengadaan itu sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (Juklak Juknis). Dengan berpedoman pada aturan, menjadi nilai pencegahan penyimpangan. Lebih khusus ditekankannya soal pelaksanaan teknis. ‘’Persiapkan juknisnya, seperti areal tanam, distrubisi penyaluran, area tanam,’’ saran Ibnu Salim. Hal terpenting lain soal validasi data kelompok tani. Ini dapat mencegah kemungkinan terdatanya kelompok fiktif dan akan
memicu munculnya penyimpangan. Soal waktu tanam juga harus diperhatikan, disesuaikan dengan waktu distribusi bibit termasuk Alsintan. Agar tidak asal tanam, bibit harus melalui proses sertifiasi Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Pertanian (BPSBP). ‘’Semua bibit sesuai dengan rekomenasi Balai Benih. Jangan ditanam sebelum ada sertifikasinya,’’ ujarnya mengingatkan. Soal pelaksanaan memang menjadi domain penuh panitia pelaksana di bawah kendali Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) hingga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Ruang intervensi pihaknya
hanya pada dorongan agar pelaksanaan sesuai aturan. Jika ditemukan persoalan di lapangan, agar dikonsultasikan ke TP4D, sekecil apapun karena jika dibiarkan akan menjadi penghambat. ‘’Misalnya, kalau ada protes soal bibit, jangan langsung diselesaikan. Jangan langsung dieksekusi, konsultasikan ke TP4D,’’ tegasnya. Sementara penekanan Kajati NTB Arif seputar hal sama. Agar pengadaan itu dilakukan dengan sebaik baiknya, tidak ada yang tersendat sehingga penyalurannya bermasalah di tingkat masyarakat. ‘’Saya tekankan, agar bibit dan Alsintannya
sampai ke masyarakat,’’ tandasnya. Terkait pengadaan Alsintan, berupa hand tracktor dan pompa juga disarankan dilakukan sesuai aturan. Sebab akan berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan kemaslahatan petani. ‘’Sehingga ini akan berkaitan dengan pendapatan perkapita masyarakat pedesan agar lebih baik,’’ harapnya. Terkait pengadaan irigasi tetes, bagi Kajati merupakan terobosan baru yang harus disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat sehingga asas manfaatnya dirasakan. ‘’Dengan harapan dari sumber air yang ada bisa dialihkan
dengan sistem pengairan tetes dari pipa yang dialirkan. Bisa menghasilkan hasil pertanian lebih baik,’’ tandasnya. Kadistanbun Provinsi NTB, Ir. Husnul Fauzi menjelaskan, paket proyek Rp64 miliar terdiri dari pengadaan bibit padi Rp15 miliar, pengadaan bibit jagung Rp22 miliar, pengadaan irigasi tetes Rp22 miliar dan Rp9 miliar untuk pengadaan hand tracktor dan pompa air. ‘’Tahun ini lebih sedikit, totalnya Rp64 miliar lebih,’’ sebutnya. Sejauh ini anggaran itu belum bisa dieksekusi karena beberapa tahapan. Seperti validasi kelompok dan pematangan lahan. (ars/*)
BERLANGGANAN/PENGADUAN LANGGANAN HUBUNGI : 081917168822 - 081238792598
Kamis, 4 April 2019
suarantb.com
@suarantbcom
@suarantbcom
http://facebook.com/suarantbdotcom
http://twitter.com/suarantbcom
http://instagram.com/suarantbcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257
Bersambung...
Sambut HUT Lobar
Dinas Kesehatan Gelar Donor Darah
(Suara NTB/ist)
Salah seorang ASN Dikes yang ikut donor darah.
Giri Menang (Suara NTB) – Rangkaian acara untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Lombok Barat (Lobar) kembali digelar. Untuk kali kedua Dinas Kesehatan (Dikes) Lobar menggelar kegiatan rangkaian HUT. Kali ini Dikes melakukan kegiatan donor darah di aula Rumah Sakit Awet Muda Narmada, Selasa (2/4). Kegiatan sosial yang menggandeng PMI Lobar ini sekaligus untuk menyambut dan memperingati HUT Lobar yang ke- 61 pada tanggal 17 April mendatang. Kegiatan donor darah yang
dihajatkan untuk menambah ketersediaan stok darah di PMI, diikuti oleh jajaran Pemkab Lobar, termasuk jajaran Puskesmas. Target tidak terbatas sementara minimal 60 kantong darah. Kepala Dinas Kesehatan, H. Rachman Sahnan Putra menjelaskan, donor ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun diadakan, dirangkai menyambut HUT Lombok Barat yang ke- 61. Donor ini juga kata Rahman dalam rangka membantu PMI untuk menyiapkan ketersediaan stok darah untuk mempermudah masyarakat yang sifatnya emergensi. Oleh karena itu Rachman mengajak untuk peduli kepada sesama memberikan setetes darah untuk disumbangkan kepada masyarakat yang membutuh-
kan. Karena menurutnya donor itu sehat. “Kalau darah kita sudah diambil, maka akan tumbuh sel darah baru,” pungkas Rachman. Sementara itu direktur Rumah Sakit Awet Muda, dr. Aan Suryananta mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial bagi masyarakat dalam membantu ketersediaan darah di PMI. “Banyak manfaat yang didapat dari donor darah ini, karena ketersediaan darah juga diperlukan untuk mengantisipasi keadaan yang tidak dapat diprediksi sebelumnya seperti bencana alam, kecelakaan dan lain sebagainya,” tambahnya. Donor darah ini merupakan kegiatan yang setiap tahun di adakan oleh Dinas Kesehatan, Rumah Sakit hanya ketempatan tempat,” pungkas mantan Sekretaris Dinas Kesehatan itu. (her/*) H. Rachman Sahnan Putra (Suara NTB/ist)
(Suara NTB/ist)
Jajaran ASN di Dikes dan OPD lain yang ikut donor darah