Issuu on Google+

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 140 tahun III Rabu, 29 Juli 2009 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Kejar Target Pajak

Dana Asing Dorong BEI

Akan Didirikan di Beijing

DIRJEN Pajak Muhammad Tjiptardjo menyatakan akan bekerja keras mencapai target penerimaan pajak selama 2009 sebesar Rp 587,8 triliun. “Masih ada 5 bulan lagi, kami akan all out...hal. 1

PENGAMAT Ekonomi Fadhil Hasan mengatakan kondisi yang terjadi saat ini membuat suku bunga acuan BI Rate tidak lagi menjadi rujukan bagi penentuan suku bunga perbankan...hal. 2

INDONESIA Street, suatu sarana promosi permanen berbagai produk dan makanan Indonesia, menurut rencana akan didirikan di Beijing awal September 2009 setelah sebelumnya...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Empat Tewas

Terpanggang

Suluh Indonesia/ant

GUGATAN - Ketua Tim Advokasi Pasangan Mega-Prabowo, Gayus Lumbuun didampingi sejumlah anggota mendaftarkan gugatan perkara perselisihan hasil pemilu (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi Jakata, kemarin.

JAKARTA - Empat orang tewas akibat kebakaran yang terjadi di sebuah rumah tinggal di Jl. Dr Saharjo Gang Sawo III, RT.14/RW.10, Tebet, Jakarta Selatan. ‘’Korban tewas terdiri atas tiga perempuan dan satu laki-laki,” kata petugas Sudin Pemadam Kebakaran Jaksel Dendy Asmawardi di Jakarta, kemarin. Keempat korban tewas itu adalah Edi Wijaya (55), Salma (52), Ririn (24), Meiliana (25), yang diketahui merupakan tamu dari Adityawarman, pemilik rumah berlantai dua yang terbakar itu. Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.20 WIB dan petugas pemadam kebakaran baru berhasil memadamkan api dua jam kemudian setelah mengerahkan sedikitnya 21 mobil pemadam kebakaran. Berdasarkan laporan petugas di lapangan, keempat korban meninggal itu satu orang ditemukan di dalam kamar tidur dan tiga lainnya di kamar mandi, di lantai dua rumah tersebut. Ketiganya diperkirakan sedang tertidur dan tidak sempat menyelamatkan diri saat terjadinya kebakaran. Hingga saat ini belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut. (ant)

SBY Sikapi Gugatan Pilpres

Gunakan Akal Sehat JAKARTA - Gugatan pemilu yang diajukan Tim Kampanye Megawati-Prabowo dan Jusuf Kalla-Wiranto akan mewarnai dinamika politik nasional ke depan. Calon presiden incumbent terpilih Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan penyelesaian gugatan pemilu telah diwadahi oleh sistem yang sudah berjalan. Karena itu, dirinya menyerahkan kepada publik untuk menilai mana yang logis dan tidak logis dilakukan oleh pasangan caprescawapres dalam menyikapi sebuah gugatan pemilu. ‘’Setelah ini eranya adalah politik common sense, politik akal sehat. Dengan demikian apapun hiruk pikuk dinamika politik yang ada, rakyat sesungguhnya bisa mencerna dan menalar dengan baik, bahkan menilai mana yang logis dan tidak logis. Oleh karena itu, biarkan saja semua berjalan karena sistem kita sudah mewadahi kalau ada protes dalam pemilu, semua diwadahi,” kata Yudhoyono yang juga Presiden di Kantor Presiden

Jakarta, kemarin. Yudhoyono berharap, baik sebagai Kepala Negara maupun sebagai Kepala Pemerintahan, dirinya menginginkan semuanya berjalan damai, tertib dan demokratis. ‘’Siapapun yang terlibat dalam proses pemilu dapat fokus pada tugas menjalankan roda pemerintahan,’’ katanya. Dengan demikian, gugatan pemilu yang ada tidak mengganggu kehidupan bernegara, sehingga roda pemerintahan dapat berjalan, upaya perekonomian terus bisa ditingkatkan dan kesejahteraan rakyat bisa terus ditingkatkan. Untuk itu, kepada para menterinya Presiden Yudhoyono mengingatkan agar mengedepankan politik akal sehat. Dia mengingatkan, dinamika politik masih terjadi pada hari mendatang, karena itu tetaplah fokus pada tugas untuk menjalankan roda pemerintahan. ‘’Jadi dengan posisi seperti itu, tidak ada bagi pemerintah untuk tidak menjalankan tugas de-

ngan sebaik-baiknya,” kata Yudhoyono. Akan Ada Akhir

Untuk persoalan gugatan pemilu ini, SBY meyakini ada akhirnya akan berlangsung dengan baik. “Saya punya keyakinan, apapun dinamika politik yang akan terjadi pasti ada solusi terbaik. Ya nilai demokrasi, rule of law dan sekali lagi istilah saya politik akal sehat, semuanya bisa dinalar, dicerna dengan baik,” kata SBY. Seperti diketahui, proses gugatan pemilu presiden telah diajukan oleh kubu Mega-Pro dan JK-Win ke MK. Namun, sejumlah isu dan spekulasi mewarnai proses gugatan tersebut, seperti tuduhan kubu Mega-Pro yang menyebutkan bahwa dengan posisinya saat ini, Yudhoyono ditengarai berusaha mengintervensi MK yang disebut-sebut memanggil Ketua MK Mahfud MD ke rumahnya di Puri Cikeas, Bogor. Namun, rumor itu dibantah Mahfud MD. (har/son)

Jusuf Kalla

Ini Bukan Akhir Segalanya MAKASSAR - Wapres Jusuf Kalla mengatakan, kekalahan dirinya sebagai capres dalam pilpres bukan merupakan akhir dari segalanya, karena masih banyak yang bisa dikerjakannya untuk bangsa dan negara. ‘’Ini bukan akhir dari segalanya. Ini suatu proses pembelajaran bagi semuanya,” kata Wapres dengan suara terbata-bata pada acara JK Pulang Kampung—JK Pahlawan Jusuf Demokrasi” — di kediamannya Jalan Haji Bau, Makasar, kemarin. Setibanya di ujung Jalan Haji Bau, rencananya JK akan menjalani acara adat dengan cara di-sompo (dibopong) oleh dua orang menuju ke kediaman. Namun acara adat disompo sejauh 100 meter tersebut batal, akibat padatnya massa yang mengerumuninya. Setibanya di kediaman, JK langsung memberikan sambutan. Wapres dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang begitu meriah dan dukungan terhadap dirinya dalam pilpres meskipun secara nasional kalah. ‘’Per-

juangan untuk bangsa tidak hanya terbatas sebagai presiden dan wakil presiden. Masih banyak yang bisa dilakukan,” kata Kalla. Wapres juga menegaskan meskipun proses pilpres sudah selesai, sesuai dengan demokrasi pasangan JK-Win tetap mengajukan gugatan ke MK. ‘’Ini bukan soal menang atau kalah. Prinsipnya bangsa ini harus maju secara baik, jujur Kalla dan demi tegaknya demokrasi. Karena proses demokrasi harus dilaksanakan dengan baik dan jujur,” kata Wapres. Menurut Wapres, inti dari demokrasi adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. ‘’Janganlah suara rakyat hilang atau malah bertambah dengan sendirinya. Karena itu, masalah ini kami ajukan ke MK demi tegaknya demokrasi dan ketenangan masa depan,” kata Wapres. Wapres mengatakan apa pun keputusan MK maka hal itu akan penting bagi bangsa Indonesia ke depan. ‘’Saya akan tetap bersama-sama semuanya,’’ kata Kalla. (ant)

Putusan MA

Harus Dilaksanakan JAKARTA - Gubernur Lemhanas Muladi mengatakan, KPU harus melaksanakan putusan MA yang meminta KPU membatalkan aturan KPU mengenai perhitungan tahap kedua penetapan perolehan kursi anggota DPR. ‘’Ya mau tidak mau, KPU harus melaksanakan putusan itu, karena putusan terkait Pemilu itu final dan mengikat, meski mengakibatkan banyak persoalan,” katanya usai seminar nasional PPSA XVI Lemhanas di Jakarta, kemarin. Namun Muladi menyayangkan karena MA mengeluarkan ketentuan itu di saatsaat terakhir pelaksanaan Pemilu 2009 hingga berdampak pada format perolehan kursi secara signifikan di

parlemen. ‘’Ini sangat disayangkan dan mengecewakan mengapa baru sekarang. Tetapi itu harus diterima dan dijalankan KPU, karena jika tidak, akan mencederai kewenangan MA. ‘’Dampak yang diakibatkan putusan itu memang tidak bisa dihindari. Jadi, silakan saja partai-partai yang merasa dirugikan mengajukan protes,” tuturnya. Tentang pengajuan hakim ke Komisi Yudisial, Muladi menilai sebagai sesuatu yang positif, karena Komisi Yudisial dapat mendalami apakah ada motif lain dibalik keluarnya putusan tersebut, apakah ada kesalahan dalam langkah yuridis yang diambil atau semata-mata memang ingin menegakkan hukum. (son)


K ta K ilas

Serang Keluarga Ical

Dibekuk setelah Buron Enam Tahun SEORANG bandar narkoba berhasil ditangkap oleh tim reserse dari Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya di Tangerang, Banten, setelah menjadi buron selama enam tahun. Kepala Satuan Obat dan Bahan Berbahaya Direktorat Narkoba AKBP Krisno Siregar di Jakarta, kemarin, mengatakan, tersangka bernama MG (37) telah menjadi target operasi polisi sejak tahun 2003. Tersangka tertangkap di rumah kontrakan, Perumahan Villa Bintaro Regensi, Pondok Aren, Tangerang. Saat menggeledah digeledah di tempat tinggalnya, polisi dapat menyita barang bukti berupa 375 kg daun ganja kering, 50 gram shabu dan 50 butir ekstasi. Penangkapan tersangka merupakan hasil penyelidikan polisi yang menengarai bahwa salah satu rumah di perumahan itu menjadi tempat tinggal seorang bandar narkoba. Setelah mendapatkan kepastian bahwa ada bandar narkoba yang ada di dalam rumah, polisi lalu menangkap pria kelahiran Ambon ini. Saat digeledah, polisi menemukan barang bukti berupa 375 kg daun ganja kering, 50 gram shabu dan 50 butir ektasi. (ant)

BLUD Usulkan

Tarif Busway Pagi Dihapus JAKARTA - Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Transjakarta mengusulkan penghapusan tarif pagi busway sebesar Rp2.000 dan menyamakannya dengan tarif biasa sebesar Rp3.500. “Kami sudah dua kali mengirimkan surat ke Dishub (Dinas Perhubungan) terkait usulan penghapusan tarif itu,” kata Ketua BLUD Transjakarta Daryati Asrining Rini di Jakarta, kemarin. Penghapusan tarif pagi busway Transjakarta yang berlaku mulai pukul 05.00-07.00 WIB itu dinilai perlu karena berpotensi menaikkan penghasilan BLUD sehingga bisa mengurangi subsidi dari APBD. “Kalau dihilangkan, penghasilan BLU berpotensi naik Rp180 miliar,” ujar Rini. Perkiraan penghasilan itu adalah dari perkiraan jumlah penumpang pagi hari yang menurut Rini hampir sama dengan jumlah penumpang pada malam mulai pukul 19.00-22.00 WIB. Anggota Komisi B DPRD

DKI Rahmadsyah juga menyetujui usulan penghapusan tarif pagi tersebut. “Kita juga sudah mengusulkan tarif Rp2.000 dihapus, karena dulu cuma pancingan agar masyarakat tertarik naik busway,” ujarnya. Rahmat menilai, sekarang setelah busway telah diterima masyarakat sebagai moda transportasi umum maka tarif itu dapat dihapuskan. DPRD juga disebutnya telah mengajukan usulan tersebut ke Dinas Perhubungan, tapi belum ada jawaban. Sementara itu, Rini juga mengaku belum mendapat umpan balik dari Dishub mengenai usulan tersebut. “Belum ada jawaban dari Dishub,” ujarnya. Sementara Kepala Dinas Perhubungan M Tauchid juga belum memberikan komentar mengenai hal tersebut dan belum menjawab telpon serta SMS yang dikirimkan. (ant)

Usman Hamid

Awalnya Klarifikasi Akhirnya Diperiksa JAKARTA - Koordinator Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Usman Hamid menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor dalam kasus pencemaran nama baik mantan Deputi V Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muchdi PR. Usman diperiksa penyidik Unit I Satuan Keamanan dan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa sore. “Saya tadi menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP). Materi pemeriksaan soal pernyataan saya bahwa Muchdi sebagai pembunuh Munir,” katanya. Kepada penyidik, Usman menegaskan keyakinannya bahwa Muchdi sebagai pembunuh Munir dan ia dicopot sebagai Komandan Jenderal KopassuS TNI AD karena terlibat penculikan sejumlah aktivis demokrasi tahun 1998. Penyidik, kata Usman, ditanya soal apa yang disampaikannya saat persidangan dengan terdakwa Muchdi di PN Jakarta Selatan. Awalnya, Usman meng-

aku datang ke Polda Metro Jaya hanya untuk klarifikasi terkait dengan pemberitaan di sejumlah media massa bahwa polisi akan memanggil paksa dirinya. “Karena penyidik menawarkan pemeriksaan saat ini saja, maka saya menyatakan bersedia,” katanya. Dari penyidik, Usman akhirnya tahu bahwa pelapor kasus itu bukan Muchdi tETapi seseorang bernama Rusdiyanto. “Siapa Rusdiyanto saya juga tidak tahu. Mungkin temannya Muchdi kali. Seharusnya Muchdi yang melapor langsung ke sini bukan lewat Rusdiyanto,” ujarnya. Kendati demikian, ia tetap menghormati laporan pencemaran nama baik yang ditujukan kepadanya. “Pemeriksaan saya sudah cukup,” katanya. Muchdi divonis bebas atas dakwaan membunuh Munir baik oleh PN Jaksel maupun Mahkamah Agung. Dalam kasus ini, mantan pilot PT Garuda Pollycarpus Budihari Priyanto divonis 20 tahun penjara sedangkan mantan Dirut PT Garuda satu tahun penjara. (ant)

Suluh Indonesia/ant

NONTON PUING KEBAKARAN - Sejumlah massa menonton rumah yang baru saja terbakar akibat arus pendek di Kelurahan Manggarai Selatan, Kecamatan Tebet, Jakarta, kemarin. Kebakaran tersebut menewaskan 4 orang, satu anak dan tiga famili pemilik rumah.

“Kami banyak menerima laporan dari masyarakat baik lewat SMS, telepon ataupun surat yang mengeluhkan masih buruknya perilaku anggota polisi lalu lintas di jalan raya dalam menangani pelanggaran lalu lintas,” katanya di Jakarta, kemarin. Menurut dia, sejumlah lokasi pungli yang paling sering terjadi antara lain perempatan yang ada lampu pengatur lalu lintas, jalan tol dan daerah perbatasan antara Jakarta dengan

daerah sekitarnya. Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) ini menjelaskan, di perempatan, para pengguna jalan sering bingung untuk menentukan mana harus belok kiri yang diperbolehkan dan mana yang dilarang saat lampu merah menyala. “Kebingungan pengguna jalan ini menjadi celah bagi polisi untuk melakukan melakukan tindakan. Dalam kasus ini, masyarakat ditawari untuk didamai di tempat dengan

JAKARTA - Virus H1N1 tidak pilih-pilih korban, sehingga penyakit itu juga bisa menyerang keluarga Menko Kesejahteraan Aburizal Bakrie, orang yang mengomandoi perang melawan flu babi di Indonesia. Usai menghadiri rapat di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa, Aburizal kepada wartawan menuturkan lima orang anggota keluarganya terserang virus H1N1 di Amerika Serikat. Ia menyebutkan, lima anggota keluarganya itu adalah Anindya dan isterinya, serta tiga mereka yang tinggal di Boston, Amerika Serikat. “Anak saya itu, Anin, dan keluarganya, semua sakit. Tapi kenanya di Amerika,” tuturnya. Lima anggota keluarganya itu, menurut Aburizal, saat ini sudah sembuh setelah menerima perawatan dan vaksin. Berdasarkan pengalaman keluarganya sendiri, serangan virus H1N1 mudah disembuhkan melalui pengobatan dengan tamiflu serta ditekan serangan panas di tubuh penderita. Menko Kesra optimistis penyebaran flu babi di Indonesia tidak akan menyebar dan tidak menimbulkan banyak korban lagi. (ant)

Sejak Januari 31 Orang Tewas

Kebakaran Makin Mengkhawatirkan JAKARTA - Kasus kebakaran di wilayah DKI Jakarta meningkat dibandingkan dengan tahun 2008, sehingga bencana ini merupakan salah satu ancaman serius bagi warga. “Jumlah kasus kebakaran di Jakarta cenderung meningkat tahun ini dibandingkan tahun 2008. Padahal, kasus kebakaran tahun 2008 cenderung menurun dibandingkan tahun 2007 dengan 885 kasus,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Paimin Napitupulu di Jakarta, kemarin. Selama tahun 2009, dari Januari hingga 27 Juli tercatat kasus kebakaran sebanyak 413 dan korban tewas sebanyak 31 orang.

Dibandingkan dengan tahun 2008, untuk periode yang sama “hanya” terdapat 396 kasus kebakaran. Total di tahun 2008 terdapat 792 kasus kebakaran dengan kerugian material mencapai Rp222 miliar dan 14 korban tewas serta 36 orang luka-luka. Kasus terbaru adalah kebakaran yang melanda sebuah rumah di kawasan Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa pagi yang menewaskan empat orang. Bahkan dalam satu hari, kebakaran juga terjadi di tiga kawasan berbeda yaitu di Penjaringan (Jakarta Utara), Tambora dan Durikosambi (Jakarta Barat) namun untungnya tidak ada korban jiwa.

Paimin kembali mengimbau masyarakat untuk bisa mengantisipasi bahaya kebakaran di rumah masing-masing. “Warga harus waspada dan memperhatikan rumah dan lingkungan sekitarnya. Bila terjadi kebakaran jangan panik, segera hubungi pemadam kebakaran dan selamatkan keluarga terlebih dahulu,” sarannya. Sementara mengenai peristiwa kebakaran di Manggarai Selatan yang menewaskan empat orang pada Selasa (28/7) pagi, Paimin menyebut pihaknya belum mengetahui penyebabnya. “Sampai saat ini belum diketahui penyebab kebakaran secara resmi. Masih kita selidiki bekerja sama dengan aparat ke-

Djoko Tjandra Segera Ditangkap JAKARTA - Hingga saat ini Kejaksaan Agung (Kejagung) masih koordinasi dengan Departemen Luar Negeri (Deplu) dalam upaya penangkapan terhadap buronan terpidana kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra. “Masih dikoordinasikan dengan Deplu,” kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Marwan Effendy, di Jakarta, kemarin. Kejaksaan sudah menetapkan Djoko Tjandra dalam DPO karena tiga kali mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan selaku eksekutor. Kejagung meminta kepada imigrasi agar mencabut paspor Djoko Tjandra, dan permintaan itu sudah dikabulkan. Djoko Tjandra oleh Mahkamah Agung (MA) divonis dua tahun penjara dan denda Rp15 juta terkait kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali senilai Rp546,468 miliar. Sebelumnya, Jaksa Agung, Hendarman Supandji menyatakan pekan lalu, kejaksaan sudah

Djoko Tjandra

melakukan pembicaraan dengan Dirjen Multilateral Departemen Luar Negeri (Deplu) untuk meminta bantuan asosiasi internasional yang punya otoritas dalam penanganan korupsi, yakni IAACA. “Bagaimana tindak lanjut IAACA pada Kamis (16/7) sudah ada pembicaraan dengan Dirjen Multilateral Deplu, maka akan dilakukan penanganan melalui saluran diplomatik,” katanya. Penanganan melalui saluran diplomatik itu, yakni, Deplu minta ekstra vonis (putusan)

untuk diterjemahkan dalam bahasa Inggris. Kemudian, kata dia, pihaknya meminta surat untuk DPO melalui interpol, dan selanjutnya meminta pencabutan paspor. “Setelah selesai akan berkoordinasi dengan Deplu di Singapura,” katanya. Ia menyatakan pihaknya akan terus berusaha untuk mendapatkan terpidana Djoko Tjandra tersebut. “Kalau hasilnya signifikan (melalui IAACA), maka akan digunakan kepada yang lain,” katanya. (ant)

Pungli Polisi Jalan Raya Terus Terjadi PENGAMAT kepolisian, Neta S Pane menilai, pungli dalam kasus pelanggaran lalu lintas di jalan raya masih terus berjalan kendati pimpinan Polri sudah menyatakan komitmen untuk memberantas pungli dan melakukan pelayanan prima bidang kelalulintasan.

2

Suluh Indonesia, Rabu 29 Juli 2009

menitipkan sejumlah uang, padahal tindakan itu adalah bagian dari pungli,” katanya. Kemacetan di jalan tol pada saat jam berangkat dan pulang kerja juga menjadi dikeluhkan karena banyak polisi menangkap para pengguna jalan tol yang melewati bahu jalan dan ujung-ujungnya adalah “berdamai” dengan menyerahkan sejumlah uang. Daerah perbatasan antara Jakarta dengan daerah penyangga seperti Bekasi, Depok dan Tangerang juga sering terjadi pungli dalam pelanggaran lalu lintas dan lagi-lagi dengan dalih membantu, polisi lalu lintas melakukan pungli. “Bahkan, daerah perbatasan ini sudah menjadi langganan

oknum-oknum dengan melakukan jebakan yang tujuannya adalah untuk ‘86’ (damai dengan menyerahkan uang). Katakata ‘Saya bisa batu’ atau ‘bagaimana ini, damai aja ya’ sering terlontar dari polisi lalu lintas saat menangkap para pelanggar lalu lintas,” katanya. Tindakan ini didukung oleh warga yang cenderung tidak mau repot-repot berurusan dengan pengadilan sehingga praktik pungli seperti di atas terus berlangsung tanpa kontrol. “Apapun alasannya, pungutan ke masyarakat harus ada dasar hukumnya,” katanya. Untuk itu, IPW mengatakan, pengawasan dari para pimpinan wilayah seperti Kapolres, Kapolwil atau Kapolda sangat

dibutuhkan agar pungli di jalan raya tidak terjadi lagi. “Jika beberapa waktu yang lalu Kapolri pernah mencanangkan program ‘quick wins’ (pelayanan prima) yang salah satunya tujuannya adalah menghilangkan pungli, maka tindakan polisi di jalan raya itu tidak sejalan dengan komitmen pimpinan Polri,” katanya. (ant)

PENGUMUMAN Untuk memenuhi ketentuan Pasal 127 ayat (2) Undang-undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Direksi RICHPINE CORPORATION (RC), berkedudukan di Tortola, British Virgin Islands, mengumumkan bahwa RC akan mengambil alih sebagian besar saham PT TIMUR RAYA LESTARI secara langsung. Jakarta, 29 Juli 2009 Direksi RICHPINE CORPORATION U.002827-Peng

polisian setempat,” ujarnya. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.35 WIB itu menghanguskan sebuah rumah di Jalan Sawo III No 1, RT 02/09, Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan. “Cuma satu rumah yang terbakar, tetapi karena anginnya kencang, pemadaman butuh waktu satu jam,” ujar Paimin. Empat orang tewas merupakan tamu di rumah tersebut yakni Edi Wijaya (50 tahun), Salmah (47), Fedriani (24), dan Melina (24) sementara pemilik rumah dapat menyelamatkan diri. Paimin menyebut ada 260 daerah rawan kebakaran yang tersebar di 53 kelurahan diseluruh DKI. Beberapa kawasan

yang dinilai rawan adalah di Jakarta Barat antara lain Tambora, Kalideres, dan Jembatan Besi dan di Jakarta Selatan antara lain Manggarai, Petogogan dan Pengadegan. Selama semester pertama tahun 2009, kasus kebakaran tertinggi terjadi di Jakarta Barat dengan 103 kebakaran, kemudian Jakarta Selatan 102 kasus, Jakarta Timur 86 kasus, Jakarta Pusat 66 kasus, dan Jakarta Utara 56 kasus. Dinas Pemadam Kebakaran mencatat penyebab kebakaran terbanyak adalah korsleting listrik 243 kasus, kompor meledak sebanyak 44 kasus, rokok (16) dan 98 kasus karena kebakaran mobil dan penyebab lainnya. (ant)

KPK Periksa Endin JAKARTA - KPK terus menyidik kasus dugaan suap di kalangan anggota DPR untuk memilih Miranda Swaray Goeltom sebagai deputi senior Gubernur BI pada 2004 lalu. Kali ini, poltisi PPP Endin Sofihara yang telah ditetapkan sebagai tersangka, diperiksa penyidik KPK. Usai menjalani pemeriksaan selama lebih dari empat jam, Endin tidak banyak berkomentar. Dia berupaya menghindari wartawan yang terus mendesaknya untuk mengungkapkan kasus yang membelitnya itu. “PPP tidak ámilih Miranda pokoknya,” kata Endin saat meninggalkan gedung KPK, Jakarta, kemarin. Endin mengaku diperiksa sebagai saksi untuk tersangka lain dari kasus itu, Hamka Yandhu. Namun, dia tidak menjawab dengan tegas ketika ditanya apakah dia ikut menerima uang dari Miranda. “Tidak milih masak menerima,” kata Endin. Selain Hamka Yandhu, KPK juga telah menetapkan Endin sebagai tersangka dalam kasus itu. Hamka kini sedang berada di ádalam tahanan menjalani vonis un-

tuk kasus korupsi pada dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) Rp 100 miliar milik BI. Pada hari yang sama, penyidik KPK sejatinya menjadwalkan pemeriksaan terhadap politisi PDIP Dudhie Makmun Murod. Namun, dia tidak memenuhinya. Menurut Karo Humas KPK Johan Budi SP,Dudhie meminta penyidik untuk menunda pemeriksaan. “Dia mengirim surat permohonan penundaan. karena saat yang bersamaan sedang tugas luar kota,” kata Johan. Sebagaimana Endin, Dudhie juga telah ditetapkan sebagai tersangka ádalam kasus itu oleh penyidik KPK. Selain Hamka, Endin dan Dudhie, penyidik KPK juga menetapkan mantan anggota Fraksi TNI/Polri yang kini telah mengundurkan diri sebagai anggota BPK Udju Djuhaeri sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Selain Hamka, belum ada tersangka dalam kasus tersebut yang ditahan KPK. Saat ini, penyidik KPK menjerat para tersangka dengan pasal 5, pasal 11, atau pasal 12 b UU Pemberantasan Korupsi. (nas)

Lowongan Menjadi Wartawan Kami memberikan kesempatan kepada Anda yang punya talenta dan berminat di bidang jurnalistik untuk menjadi Kontributor di wilayah Jabodetabek Kirimkan lamaran Anda ke :

PO. BOX 6233 JKBKG “Paling lambat seminggu setelah pengumuman ini” G.04-Low


Menuju Istana

Suluh Indonesia, Rabu 29 Juli 2009

3

Pilpres Langgar HAM JAKARTA - Kelompok Desa Merak (Deddy Saurip Mengutamakan Rakyat) dan Gerakan Reformasi Nurani menilai ada pelanggaran hak azasi manusia (HAM) saat pelaksnaan pemilihan presiden (Pilpres) 2009 dan meminta Komisi Nasional (Komnas) HAM bisa menindaklanjutinya. Mereka menyatakan hal tersebut saat diterima Tim Monitoring Pilpres Komnas HAM yang dipimpin Nurkholis di gedung Komnas

Suluh Indonesia/ant

PULANG KAMPUNG - Wapres Jusuf Kalla (didalam mobil) saat tiba di Kota Makassar, Sulsel, kemarin. Ribuan masyarakat dan pelajar menyambut dan mengelu-elukan Jusuf Kalla sebagai orang yang berjasa dalam bidang demokrasi.

Dana Asing Repotkan SBY JAKARTA - Tidak ada aliran dana asing dalam pembiayaan kampanye nasional SBY-Boediono. Dua perusahaan asing yang disebut memebrikan sumbangan yakni PT Northstar Pasific Investasi dan PT Polykfilatex adalah perusahaan dalam negeri. Keterangan ini disampaikan Waka Tim Kampanye Nasional (Timkamnas) Joko Suyanto di Jakarta, kemarin. Pernytaan ini disampaikan menyusul laporan Indonesia Corruption Watch (ICW) tentang temuan dana asing untuk biaya kampanye SBY-Boediono ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Dijelaskan, PT Northstar Pacific Investasi adalah milik Glen Sugito dan Waluyo. Sementara PT Polykfilatex adalah milik Sinatra, pengusaha asal Jawa Barat. “Dua perusahaan itu

adalah milik WNI. Pemilik saham dan direksinya adalah orang Indonesia,” kata Joko. Joko menegaskan, timkamnas SBY-Boediono tidak pernah menerima dana bantuan kampanye yang tidak sesuai dengan peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ditambahkan, SBY sendiri sudah mewanti-wanti tim yang mengelola keuangan untuk tidak melanggar ketentuan KPU soal dana kampanye. Boy menjelaskan, seluruh dana bantuan timkamnas SBYBoediono telah memenuhi persyaratan KPU dan dikelola secara transparan. “Kami dapat mempertanggungjawabkannya. Nanti juga kan ada auditor independen yang ditunjuk KPU untuk memeriksa keuangan kami,” jelas Boy. Sebelumnya, dalam penelusuran dana kampanye pilpres 2009, ICW menduga pasangan

SBY-Boediono dibiayai oleh perusahaan asing. Data ICW menyebutkan, PT Northstar Pasific Investasi menyumbang dana kampanye sebesar Rp 1 miliar. Temuan itu kemudian dilaporkan ke Bawaslu. Menurut hasil penelitian ICW, perusahaan Northstar diduga merupakan perusahaan terafiliasi dengan perusahaan dari luar negeri yakni Texas Pasific Group (TPG), yaitu private equity dari AS. UU Pilpres pasal 31 melarang pasangan calon mendapat sumbangan dari luar negeri. Karena seharusnya sumbangan luar negeri dimasukkan dalam kas negara selambat-lambatnya 14 hari setelah menerima sumbangan. Bantah Temui SBY Sementara itu Mahkamah Konstitusi menjadwalkan persidangan gugatan sengketa

Mega-Pro Tuntut Pilpres Ulang JAKARTA - Setelah Tim Kampanye Nasional JKWiranto, giliran Tim Kampanye Nasional Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto mendaftarkan gugatan hamarin. sil Pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tim yang dipimpin Ketua Bidang Advokasi Tim Kampanye Gayus Lumbuun itu tiba di gedung MK, Jakarta, kemarin. Tim ini pun membawa 52 bukti dugaan pelanggaran Pilpres yang dibawa dalam delapan kardus.Perkara mereka kemudian diregister dengan nomor 1601/PAN.MK/VII/2009. Menurut Gayus Lumbuun, ada sekitar 20 dugaan perbuatan melawan hukum yang ditemukan timnya selama pelaksanaan pilpres. pihaknya pun mengajukan sejumlah tuntutan ke Mahkamah Konstitusi terkait hasil Pilpres. Pertama mengenai kesalahan penghitungan

suara. Ada 28 juta suara yang harus dipertanggungjawabkan. Suara ini nyata-nyata menambah perolehan suara pasangan nomor dua (SBYBoediono). Buktinya, antara lain, formulir c1 yang dianggap telah mengalami pengkondisian tertentu sehingga menyalahi aturan. “Di H-1 telah ditandatangain oleh saksi dan diakui Bawaslu. Surat suara pun juga sudah dicontreng,” kata dia. Timnya, lanjut Gayus, juga menemukan fakta yang mengarah pada adanya kesengajaan dari KPU untuk membiarkan kecurangan terjadi sehingga merugikan pasangan Megawati-Prabowo. KPU tidak melakukan pemutakhiran data pemilih serta tidak menindaklanjuti temuan-temuan dugaan kecurangan dan pelanggaran yang pernah dilaporkan sebelumnya. Tuntutan kedua yang

diajukan ke MK ialah temuan penghilangan hampir 96 ribu tempat pemungutan suara. Arteria mengatakan hal itu telah mempengaruhi perolehan suara Megawati-Prabowo. “Setidak-tidaknya, hak kami untuk mengikuti perolehan suara untuk dua putaran,” jelasnya. Tim advokasi Megawati-Prabowo juga menggugat dilibatkannya lembaga asing (IFES) dalam sistem hitung elektronik KPU. Tim advokasi Mega-Prabowo mempertanyakan alasan hitungan KPU terhadap hasil perolehan suara secara elektronik berhenti pada angka suara masih 18 juta. “Ini disinyalir by desaign,” ujarnya. Selanjutnya, Pilpres 2009 sebagai Pemilu tanpa DPT, karena MK mengakui KPU ini tidak akan mampu untuk merevisi DPT dalam waktu yang sesingkat itu. (nas)

hasil Pilpres 2009 dilangsungkan secara maraton. Sidang ditargetkan selesai pada 12 Agustus mendatang. Sidang pertama diadakan 4 Agustus dan diharapkan 12 Agustus, MK sudah bisa memutus perkara yang masuk tersebut. Demikian kata Wakil Ketua MK Abdul Mukhtie Fadjar di Gedung MK, Jakarta, kemarin. Dalam kesempatan itu, Mukthie Fadjar juga membantah rumor Ketua MK Mahfud MD menghadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Menurutnya, tidak mungkin Mahfud menemui SBY, karena sejak beberapa hari lalu berada di luar Jakarta. “Pak Ketua (Mahfud MD) dari hari Kamis tidak ada di Jakarta. Beliau (awalnya) di Padang, kemudian langsung ke Yogya dan hingga hari ini masih di Surabaya,” jelas dia. (nas)

HAM di Jakarta, Selasa. Dalam kesempatan tersebut seorang anggota kelompok Desa Merak, Yustiani mengatakan, pelanggaran HAM pada Pilpres 2009 terutama terjadi pada tataran konstitusional yakni ditetapkannya persyaratan pengajuan bakal calon presiden hanya boleh dicalonkan oleh partai politik (parpol) yang memperoleh suara minimal 20 persen. Persyaratan tersebut, kata

dia, tidak sesuai dengan amanah UUD 45 yang tidak menetapkan persyaratan persentase. “Persyaratan tersebut melanggar HAM karena memperkecil kesempatan warga negara Indonesia untuk menjadi calon presiden,” katanya. Dengan membiarkan klausul dalam UU Pilpres yang tidak sejalan dengan UUD 45, kata dia, terjadi pelanggaran HAM lainnya, seperti daftar pemilih tetap (DPT). (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Rabu 29 Juli 2009

4

K ilas Ponpes Fathan Mubina Dikunjungi Dubes DUTA Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Kojiro Shiojiri bersama staf pada Rabu (29/7) akan mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) “Fathan Mubina” di kawasan Tapos, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar). Menurut Mustollah Maufur, MA — salah satu pendidik di lingkungan Ponpes itu— di Bogor, Selasa malam, ia mendapatkan informasi dari pimpinan Ponpes bahwa akan ada kunjungan dari Dubes Jepang, yang salah satunya adalah memberikan ceramah. Sementara itu, dalam keterangan yang diperoleh dari Direktur Penerangan Kedutaan Besar (Kedubes) Jepang di Indonesia Masaki Tani disebutkan dalam kunjungan itu, Dubes jepang akan memberikan ceramah tentang “Hubungan Indonesia dan Jepang” Selain ceramah, kata dia, juga akan ditampilkan acara “Perkenalan Budaya Jepang”, dimana beberapa acara telah dirancang yakni peragaan “Yukata”, demo “origami” dan pemutaran DVD. Pada April lalu Dubes Jepang untuk Indonesia Kojiro Shiojiri juga sempat mengunjungi Ponpes Sunanul Huda, Kampung Cikaroya, Desa Cibolang Kaler RT52/RW11, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Menurut dia, sebagai bagian dari lembaga pendidikan yang khas Indonesia, pesantren dilihatnya telah menjadi bagian penting dan tak terpisahkan munculnya sumberdaya manusia (SDM) berkualitas. Dikemukakan pula bahwa kedatangannya ke pesantren, tidak lain tujuan utama yang hendak dicapai adalah kian bertambahnya pengetahuan masyarakat Indonesia mengenai Jepang, dan juga sebaliknya bahwa ia ingin mengenal budaya Indonesia yang majemuk kepada bangsa dan rakyat Jepang. (ant)

UU Pelayanan Publik

Suluh Indonesia/rin

Bisa Berantas Korupsi TANGERANG - Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Negara Pemberdayaan Aparatur Negara, Cerdas Kaban mengatakan Undang-Undang (UU) pelayanan publik bisa memberantas korupsi di instansi pemerintahan. “Ada komitmen yang kuat dengan disahkannya UU pelayanan publik pada Selasa 23 Juni yang lalu. Artinya, ada peningkatan standarisasi mutu pelayanan untuk memberantas korupsi karena setiap penyelenggara yang melakukan pelanggaran terhadap hakhak pelayanan publik akan menuai hukuman,” kata Cerdas Kaban di Tangerang, kemarin. Ia mengatakan siapapun penyelenggara pelayanan publik baik pemerintah maupun swasta akan dikenai sanksi bila melakukan kesalahan ketika menyalahgunakan pengaduan masyarakat ataupun melakukan korupsi. “Standar pelayanan publik jangan dibuat sebagai permainan atau bermain curang oleh aparat pemerintah maupun swasta. Bagi penyelenggara pelayanan baik itu staf, bupati, walikota gubernur yang melakukan kesalahan dan melanggar UU pelayanan publik akan diberikan teguran tertulis dan pemberhentian secara tidak hormat,” kata Kaban. Dia menegaskan, setiap penyelenggara pelayanan publik harus memiliki komitmen untuk memajukan bangsa ini untuk melayani masyarakat dengan cepat dan tidak mencederai pelayanan itu. “Standar sebuah pelayanan publik harus memiliki pedoman, penilaian dan kualitas sebagai kewajiban serta janji penyelengara pelayanan publik kepada masyarakat,” katanya. Kaban mengatakan di Indonesia baru sekitar 130 Kabupaten/Kota yang menerapkan standar pelayanan publik. “Sementara di daerah lainnya belum menerapkan pelayanan publik. Namun penerapan pelayanan publik yang diterapkan di daerah tergantung dengan kondisi ekonomi masyarakat tersebut,” kata Kaban. Kaban menegaskan, setelah UU Pelayanan Publik disahkan, dalam enam bulan ke depan seluruh pemerintah daerah diwajibkan melakukan sosialisasi standar pelayanan publik, termasuk pihak swasta. “Setiap institusi harus ada persiapan selama enam bulan terakhir ini, genap satu tahun proses pelayanan publik harus berjalan sesuai UU yang berlaku,” tegasnya. (ant)

Permainan Enggrang

Ramaikan Gerhana BOGOR – Banyak cara dilakukan untuk sekadar mengenang dan menghidupkan kembali tradisi permainan anakanak tempo dulu. Upaya tersebut seperti yang dilakukan pelajar di Kota Bogor, kemarin. Ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Bogor berkumpul di Lapangan Heulang, Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor unjuk kebolehan dalam permainan tardisional enggrang dan sorodot gaplok. Pada permainan enggrang, para peserta seperti bisa berjalan santai dengan mengenakan bantuan dua batang bambu, lalu berjalan dan berlari keliling lapangan. Sementara untuk permainan sorodot gablok, yakni sejenis permainan dengan mengunakan batu. “Tujuan acara ini, selain untuk melesatarikan olahraga dan permainan tempo dulu, juga bertepatan untuk pencanangan Gerakan Hidup Aktif Nasional (Gerhana) tingkat Kota Bogor,” kata salah satu panitia acara, Hesti. Sekretaris Daerah, Kota Bogor, Bambang Gunawan menjelaskan, pencanangan Gerhana di Bogor ini merupakan program Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). Kota Bogor ditunjuk mewakili Jawa Barat yang merupakan salah satu dari 23 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia yang terpilih dalam program Gerhana Tingkat Nasional. “Gerakan ini diluncurkan kepada mesyarakat untuk merangsang tumbuhnya semangat masyarakat untuk mau menjalani pola hidup yang aktif dan perduli lingkungan,” terangnya. (bas)

RUMAH KONTRAKAN – Rumah di Jalan Giring-Giring II, No.179, RT 009/010, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok yang pernah dijadikan tempat tinggal Ibrohim dan keluarganya pada 1996.

Pedagang Makanan

Masih Gunakan Benzoat DEPOK - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengumumkan hasil uji laboratorium tentang penggunaan bahan tambahan pangan (BTP) pada jajanan sekolah dasar di Depok. Dari 60 SD yang diambil sampel jajanan, enam di antaranya diketahui masih menggunakan BTP. Sebelumnya Dinkes mengambil sampel jajanan dari kantin sekolah dan pedagang di luar sekolah beberapa waktu lalu. “Sebanyak sepuluh persen SD masih menggunakan BTP dalam makanan yangn dijual di kantin,” kata Kepala Plt Dinas Kesehatan Kota Depok Haridono di Aula Balai Kota Depok, kemarin. Dia menuturkan, penggunaan BTP dalam jajanan sekolah tahun ini menurun dibanding tahun sebelumnya. Hal itu dikarenakan produsen sudah mulai memiliki kesadaran yang cukup akan pentingnya kesehatan dan bahaya yang ditimbulkan dari penggunaan BTP secara berlebihan. Selain itu, pengawasan dari pihak sekolah juga sudah lebih baik sehingga jajanan yang dijual di sekolah hanyalah jajanan sehat.

Hardiono menargetkan akan meminimalkan penggunaan BTP pada jajanan sekolah, bahkan akan dibuat hingga nol persen. Namun, dia menyadari diperlukan waktu lama untuk dapat mewujudkan hal tersebut. “Mungkin sekitar 2-3 tahun lagi untuk membuat hingga nol persen,” ucap Hardiono. Bahan berbahaya yang banyak digunakan pedagang adalah boraks dan formalin. Keduanya, dapat menyebabkan penyakit bagi yang mengkonsumsinya. “Untuk jangka pendek bisa menyebabkan mual. Yang berbahaya adalah jangka panjang yang menyebabkan kanker,” katanya mengingatkan. Dari data yang dimiliki Dinkes, penggunaan benzoat pada makanan meningkat 20 persen. Padahal, tahun lalu penggunaan bahan berbahaya ini tidak ditemukan di Depok. “Mungkin karena makanan olahan saat ini sudah mulai banyak macamnya. Dan kemungkinan mereka menggunakan benzoat sebagai bahan tambahan, padahal itu berbahaya,” papar Kepala Bidang Perbekalan Kese-

hatan dan POM Dinas Kesehatan Kota Depok Herjubinartin kepada wartawan. Sementara itu, Kasie Survey dan Penyuluhan Kemananan Pangan BPOM Jakarta, Yantie Ratnasari mengatakan, pihaknya telah berupaya mengawasi penggunaan BTP dan bahan berbahaya lainnya. Dari hasil survey sejak 2006-2008 lalu, telah terjadi penurunan penggunaan BTP hingga lima persen. Namun, dari hasil survey juga diketahui jajanan yang ada di Indonesia dinyatakan tidak memenuhi syarat. “Kadarnya hingga 50 persen lebih,” ungkapnya. Mengenai peredaran bahan berbahaya tersebut, kata Yantie sebenarnya sudah ada mekanisme untuk memperketat izin edarnya. Namun, mengapa bahan tersebut bisa sampai di tangan pedagang makanan, Yantie pun merasa perlu adanya mekanisme yang lebih ketat lagi. “Sebenarnya bahan ini kan untuk kebutuhan industri, tapi mengapa tetap sampai ke tangan produsen makanan padahal mereka tahu kalau bahan itu berbahaya,” katanya. (rin)

Bangun RSUD

Tangsel Siapkan Rp 100 M TANGERANG - Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Banten tak lama lagi akan memiliki rumah sakit umum daerah (RSUD), pemerintah daerah setempat mempersiapkan dana dari APBD 2010 senilai RP100 miliar untuk pembangunan fasilitas itu. “Tahun ini kita sudah merencanakan pembangunan RSUD. Pada tahun 2010 akan dilakukan secepatnya pembangunan RSUD,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Dadang S Epit di Tangerang, kemarin. Dia mengaku, pemerintah daerah menyiapkan anggaran dari dana APBD sebesar Rp100 miliar untuk membangun RSUD tersebut. “Model dari RSUD

adalah tipe C, dengan bentuk multi year yang digunakan selama dua tahun sebagai percobaan,” kata Dadang. Ia menjelaskan, ada dua lokasi pembangunan RSUD yakni di Kecamatan Setu dan Kecamatan Ciputat. Luas dari kedua lokasi tersebut sekitar lima hektar yang akan dibangun dengan beberapa ruangan penunjang RSUD bagi pasien. “Tapi ada persoalan, karena untuk membangun RSUD harus ada persetujuan dari warga sekitar yang memang lokasi pembangunan RSUD berdekatan dengan rumah warga,” katanya. Kendati begitu, lokasi pembangunan RSUD jika mendapatkan pertentangan warga di

Kecamatan Setu, adalah di Serua, Ciputat. Dadang mengungkapkan, dana Rp 100 miliar dibagi dalam dua tahap yakni untuk membangun fisik RSUD sebesar Rp 70 miliar dan Rp 30 miliar digunakan untuk membeli beberapa peralatan sebagai penunjang bagi pasien di RSUD. “Dana Rp 100 miliar tersebut lebih utama digunakan membangun UGD, ruang rawat inap, ruang rawat jalan,” kata Dadang. Ia menambahkan, Dinkes Kota Tangsel sebenarnya akan diberikan dana dari APBD 2010 pemerintah daerah sebesar Rp 150 miliar. “Rp 50 miliar akan digunakan untuk membangun 25 puskesmas di Tangsel,” katanya. (ant)

Ibrohim

Pernah Tinggal di Depok DEPOK - Ibrohim alias Boim diketahui pernah tinggal di Depok tepatnya di Jalan Giring-Giring II, No.179, RT009/010, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok sekitar tahun 1996. Sebagaimana diketahui, Boim merupakan saksi kunci ledakan bom di hotel mewah Ritz Carlton di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan pertengahan Juli lalu. Boim tinggal di rumah kontrakan milik Paimun bersama istrinya Suci Hani dan dua orang anaknya. Namun keluarga kecil itu hanya enam bulan saja tinggal di kontrakan rumah berpagar putih dan berlantai keramik tersebut. Sejak kejadian bom di hotel Ritz Carlton, Boim menghilang dan hingga kini belum diketahui keberadaannya. Di rumah kontrakan berukuran 15 x 6 meter Boim dan keluarganya singgah dan jarang sekali bersosialisasi dengan tetangga sekitar. Demikian dikatakan Sutarmanto, Ketua RT 009 kepada wartawan saat dijumpai di rumahnya. “Kalau saya tidak salah, Uci dan suaminya Boim tinggal di sini selama 6 bulan. Tepatnya Tahun 1996,” katanya. Menurut Sutarmanto, selama tinggal di wilayahnya, Boim dan keluarganya sangat tertutup sehingga dirinya tak banyak mengetahui. Kalau sesekali melihat, kata Sutarmanto pernah bertemu Boim. Dia pun sangat yakin Boim yang pernah tinggal di wilayahnya adalah Boim yang selama ini dicari polisi lantaran mengetahui peristiwa ledakan bom Jakarta beberapa waktu lalu. Keyakinan Sutarmanto kian tinggi saat melihat pemberitaan di media massa. Bahkan dia berani menjamin kebenarannya. “Saya yakin seratus persen, Ibrohim yang diburu polisi adalah Ibrohim yang pernah tinggal di sini,” ucapnya menegaskan. Sutarmanto mengungkapkan, dari foto yang ditayangkan di media massa terdapat perbedaan antara Boim yang dulu dengan saat

ini. “Ketika banyak media memuat foto Ibrohim, saya pun yakin. Hanya saja dulu Ibrohim lebih muda dari yang difoto sekarang ini,” paparnya. Saat itu memang Sutarmanto belum menjabat sebagai Ketua RT, namun ia tetap yakin bahwa Boim yang dimaksud adalah orang yang dicari polisi. Saat melihat foto tersebut, Sutarmanato dan keluarga sempat tidak mempercayai jika Boim masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) polisi. Dia dan keluarganya tidak menaruh rasa curiga sedikitpun terhadap keluarga Boim. “Karena sikapnya tertutup, kita nggak pernah tahu dan nggak pernah curiga,” katanya. Dia mengatakan, Uci yang menjadi istri Boim adalah asli warga Depok dan merupakan tetangga Sutarmanto, yaitu Zaylani yang dulu tinggal berdekatan dengan rumah kontrakan yang ditempati Ibrohim, yaitu di Jalan Giring-giring II, No. 104, Sukmajaya Depok. Setelah menikah dengan Uci, kemudian Zaylani pindah ke daerah Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Sutarmanto menuturkan, selama tinggal di Depok, Zaylani kerap mengadakan pengajian, namun tidak terbuka bagi warga sekitar. Tidak ada satupun tetangga yang diajak mengaji bersama Zaylani. “Dia sering menggelar pengajian tertutup. Kebanyakan yang mengaji di tempat Zaylani adalah warga luar Depok,” akunya. Sementara itu beberapa waktu lalu Kapolres Depok Kombes gatot Eddy Pramono pernah menghimbau kepada jajaran pemkot Depok untuk mendata ulang warga pendatang yang tinggal di Depok. Salah satu caranya adalah dengan cara memperlihatkan KTP warga dan mengaktifkan kembali program tamu wajib lapor 1 x 24 jam di lingkungan rukun tetangga. “Saya kira program itu cukup efektif untuk mengantisipasi dijadikannya Depok sebagai tempat tinggal teroris atau pelaku kriminal,” pungkasnya. (rin)

Sekolah di Bekasi Butuh Tambahan Kelas SEJUMLAH Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), kekurangan ruang kelas. Chairunzein (35), warga Perumahan Pondok Ungu Permai (PUP), Kecamatan Bekasi Utara, berharap pemerintah dan pihak terkait menambah ruangan kelas untuk SMP Negeri 83 Kabupaten Bekasi.

Suluh Indonesia/bas

ENGGRANG – Ratusan pelajar main enggrang bertepatan dengan pencanangan Gerakan Hidup Aktif Nasional (Gerhana) tingkat Kota Bogor di Lapangan Heulang, Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, kemarin

“Karena lokasi sekolahnya sangat strategis dikelilingi perumahan, di antaranya PUP, Perum Chandrabaga dan kawasan perkampungan sekitar,” katanya. Secara terpisah, Kepala SMP Negeri 83 Kabupaten Bekasi, H Nisan, men-

gatakan untuk tahun ajaran 2009/2010 ini, pihaknya hanya menerima siswa baru sekitar 380 orang, karena ruang belajar untuk kelas I hanya sembilan kelas. “Padahal yang mendaftar sampai sekarang sudah sekitar 600 orang leb-

ih,” kata H. Nisan. H Nisan mengaku prihatin dengan kondisi tersebut, sehingga ia berharap Pemkab Bekasi menganggarkan dana bagi penambahan lokal di SMP Negeri 83 demi berhasilnya wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun. “Apalagi masih ada lahan yang cukup luas yang bisa dipakai untuk penambahan lokal di sekitar lingkungan sekolah ini,” kata Nisan. Hal serupa juga dialami SMK dan STM Negeri I Ba-

belan, Kabupaten Bekasi. “Kita juga kekurangan ruangan kelas. Untuk kelas I tahun ajaran 2009/2010 ini baru ada empat kelas, sehingga sebagian muridnya terpaksa ditempatkan di bangunan SD Negeri 01 Muarabakti, yang lokasinya bersebelahan,” kata wakil kepala sekolah SMK/ STM Negeri I Babelan, Sapto. Sementara itu, Ketua Komite SMK I Babelan, Rikam, mengusulkan, SDN 01 Muarabakti bisa digabung ke SDN 02 Muarabakti, karena

jarak antara dua SD tersebut hanya sekitar 100 meter. “Dengan begitu, bangunan SDN 01 Muarabakti bisa dipakai untuk perluasan SMK I Babelan,” katanya. Minat bersekolah di SMK, relatif cukup tinggi. Terlebih pemerintah tengah gencar mensosialisasikan program bersekolah di SMK. “Karena itu program tersebut dapat diimbangi dengan keberadaan ruang kelas yang memadai bagi sarana belajar siswa,” katanya. (ant)


pini

Suluh Indonesia, Rabu 29 Juli 2009

F OKUS Perlu Reformasi Pola Pikir Politisi ASIL pemilu presiden 2009 sudah diumumkan KPU Pusat. Pemenangnya, pasangan SBY-Boediono meraih 60,80 persen suara dalam pilpres satu putaran. Pemilu berlangsung aman dan terkendali. Itu yang tampak di permukaan. Tetapi, gugatan hukum tentang adanya kecurangan dalam proses pemilu tersebut kini telah dan akan diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) Senin kemarin dan Selasa ini. Yang menggugat, dua kubu yang kalah dalam pemilu yakni MegaPrabowo dan JK-Wiranto. Kubu SBY-Boediono, sebagaimana diungkapkan SBY, juga menilai dalam pelaksanaan pemilu presiden 8 Juli lalu ada kekurangan dan kecurangan. Namun, pihaknya tidak melakukan gugatan hukum. Penyelesaian masalah kenegaraan yang dianggap mendasar lewat mekanisme hukum adalah upaya terhormat di tiap negara yang menjunjung tinggi norma-norma hukum. Namun, berdasarkan pengalaman selama ini, mekanisme penyelesaian masalah lewat jalur hukum, tidak selalu menghasilkan jalan keluar yang pasti, yang bersih dari kontroversi. Contoh kontroversi yang masih berlangsung sekarang ini terkait keputusan Mahmamah Agung (MA) yang membatalkan peraturan KPU tentang perhitungan tahap kedua penetapan perolehan kursi anggota lembaga legislatif dalam pemilu legislatif 2009. Perdebatan terjadi dengan argumentasinya masing-masing. Hal tersebut merupakan petunjuk, terdapat kelonggaran dalam ketentuan perundang-undangan kita sebagai celah yang memungkinkan timbulnya beragam penafsiran. Bukan hanya kelonggaran, bahkan juga ada kekeliruan fatal jika dicermati dari sudut pandang konstitusi. Sudah banyak substansi peraturan perundang-undangan yang digugat, kemudian mengalami uji materi di MK dan dibatalkan karena bertentangan dengan konstitusi. Bicara soal kepastian hukum, kita tidak hanya melihat kelemahan dalam pelaksanaan undang-undang, tetapi juga kelemahan dalam proses pembahasan rancangan undang-undang tersebut sebelum disahkan DPR. Lepas dari persoalan yang sedang dalam proses penggugatan ke MK dan persoalan yang sedang mengalami perdebatan di kalangan politisi dan pengamat hukum tersebut, kita melihat adanya fenomena mengedepankan kepentingan yang sangat dominan. Mereka berdebat bukan mengacu pada substansi yang perlu diperdebatkan, tetapi mengacu pada dampak substansi itu terhadap kepentingan dirinya atau pihaknya. Katakanlah, dalam pemilu presiden 2009 ketiga kubu SBY mengakui adanya kekurangan dan kecurangan. Bisa kita pertanyakan, apakah jika kubu SBY-Boediono tidak tampil sebagai pemenang juga bersikap seperti sikap yang diambilnya sekarang? Apakah jika kubu Mega-Prabowo atau JK-Wiranto tidak di pihak yang kalah, tetapi sebagai pemenang pemilu, juga tetap berbuat seperti yang mereka lakukan sekarang? Begitu pula terhadap keputusam MA yang penuh kontroversi itu. Sementara kalangan, terutama kalangan politisi yang parpolnya menurun jumlah kursinya di lembaga legislatif, menekankan reaksinya lebih karena dampak keputusan itu, bukan substansi keputusam MA tersebut. Faktor kepentingan yang lebih dominan juga diperlihatkan parpol-parpol besar yang memperoleh penambahan kursi akibat keputusan MA tersebut. Mungkin bisa dipahami jika Partai Demokrat tidak banyak berkomentar karena keputusan MA tersebut lahir atas usul uji materi yang diajukan beberapa anggota parpol tersebut. Tetapi, suara Partai Golkar dan PDI Perjuangan perlu juga diperdengarkan bagaimana sikapnya terhadap persoalan yang menimbulkan kontroversi di bidang hukum tersebut, walaupun berkat keputusan MA itu perolehan kursinya di lembaga legislatif bertambah. Ada fenomena pola pikir yang tidak konsisten terhadap persoalan yang prinsipial yang menyangkut kepentingan bangsa dan kepentingan masa depan di kalangan politisi kita. Pola pikir yang mengedepankan kepentingan sesaat bagi diri dan golongannya sering lebih menonjol. Maka, reformasi pola pikir di kalangan politisi kita wajib menjadi agenda gerakan reformasi bangsa ini. ***

H

S URAT ANDA Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/ SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Berharap BBM tak Naik HARGA minyak dunia yang saat ini mengalami fluktuasi meresahkan kita semua. Pemerintah sebagai pemagang kendali harus bisa menjamin bahwa harga eceran yang dijual untuk BBM bersubsidi tetap dalam posisi seperti sekarang. Rakyat tentu berharap agar BBM bisa diturunkan, tetapi dalam kondisi seperti ini tentu tidak bijak juga menuntut berlebihan. Yang harus dijamin pemerintah tentu saja agar BBM ini tidak melonjak mengikuti harga minyak dunia yang memang tak menentu. Kalau itu yang terjadi jelas makin membebani masyarakat. Jangan sampai pemerintahan yang telah dipilih secara mutlak oleh rakyat ini bisa mengecewakan. Kenaikan BBM awal 2005 lalu harus bisa dihindari, karena terjadi tak lama setelah pemerintahan baru terbentuk.

Semoga kejadian serupa tak lagi terulang. Bagaimanapun rakyat sudah begitu banyak memberikan andil terhadap calon terpilih saat ini. Janganlah mengecewakan rakyat dengan memberikan kebijakan yang tak berpihak. Rakyat mayoritas mendukung lantaran ada harapan kehidupan yang lebih baik. Namun begitu, Bantuan Langsug tunai (BLT) yang diberikan sebagai kompensasi kenaikan BBM tetap diberikan. Selama ini rakyat cukup puas dengan kebijakan seperti itu. Alangkah baiknya lagi jika kebijakan BLT dilengkapi dengan kebijakan padat karya yang saat ini memang masih sangat dibutuhkan bagi angkatan kerja di Indonesia yang begitu melimpah. Eki Sulistio Pasar Baru, Jakpus

S UARA ANDA KOLOM ini khusus untuk pembaca yang ingin menyampaikan, kritik, saran dan komentar singkat mengenai berbagai persoalan pada para pejabat Pemerintahan, mulai dari Lurah, Camat hingga Presiden. Kirim pesan singkat Anda secara padat dan jelas, tanpa menyinggung perasaan orang lain. Setiap pesan akan diedit. Cara pengiriman SMS dengan format: BJ <spasi> pesan, lalu kirim ke 3499. (biaya Rp2000/SMS). Contoh : BJ Jakarta harus cari gubernur yang mampu menanggulangi banjir.

Bang D

el

Gunakan akal sehat sikapi hasil pilpres

Sakit...hati...

5

Ketika Satu Putaran buat SBY-Boediono BERDASARKAN Hasil Rekapitulasi Nasional KPU yang ditetapkan pada 25 Juli, perolehan suara pasangan SBY-Boediono melambung meninggalkan para pesaingnya. Dari 121.504.481 suara sah SBYBoedioono mengumpulkan suara 60,8 persen (73.874.562 suara), disusul Mega-Prabowo dengan 26,79 persen (32.548.105), dan yang paling buncit pasangan Jusuf Kalla-Wiranto memperoleh 12,41 persen (15.081.814). Dengan ini, pasangan SBY-Boediono resmi memimpin negeri ini priode 2009-2014. IRONISNYA suara golput masih dominan pada pilpres 2009 ini dengan mengalahkan prolehan suara Mega dan Kalla, yaitu mencapai 27,77 persen (49.212.158 suara). Dan, ini menambah jejak kejayaan gerakan golput dari awal gerakan ini bermula yaitu pada pemilu 1971 sampai sekarang, sebagian kalangan belum sepenuhnya percaya pasangan SBY-Boediono menang telak dari Kalla dan menasbihkan pilpres hanya berlangsung satu putaran. Masalahnya, jauh hari pra-pilpres berlangsung, Kalla sudah dijagokan menjadi pesaing berat SBY berdasarkan dukungan dari tokoh Muhammadiyah dan NU. Bahkan, dua pasangan ini diprediksi akan head to head pada putaran kedua. Tetapi itulah realitanya, sosok kalem SBY mampu menyihir masyarakat yang cenderung patriarkat. Selain itu, faktor figuritas SBY di mata masyarakat tidak bisa ditandingi oleh para pesaingnya. Figuritas tersebut timbul dari pembangunan citra yang kuat mulai sejak dini sudah digalakkan. Bahkan, jauh hari sebelum pileg (pemilu legislatif) diselenggarakan, sosoknya sudah dipoles dengan menyelipkan pada iklan politik Partai Demokrat. Terbukti, pada Pileg 9 April lalu masyarakat lebih memilih mencontreng Partai Demokrat ketimbang nama calon legislatif. Ini mengindikasikan masyarakat sudah tersihir dengan figuritas SBY yang sudah melekat pada partai tersebut. Bahkan, figuritas SBY ini mampu mengikis nilai minus Boediono yang dianggap banyak kalangan sebagai tokoh neoliberalis. Dan, berhasil pula meredam isu istri Boediono beragama Katolik yang digencarkan di balik layar (black campaign). Selain itu, SBY sebagai incumbent terus menggencarkan pesan amanat kepada masyarakat untuk memilihnya kembali. Dia melakukan itu dengan selalu mengajak masyarakat untuk flashback pada masa jabatannya yang distempel dengan keberhasilan. Tidak jarang pula menjanjikan akan memperbai-

Oleh: Ahmad Maltup SA ki kinerja yang diklaim tidak berhasil oleh masyarakat. Yang paling tampak pemolesan citra tersebut ketika memasuki tahun 2009. Misalnya penurunan harga BBM secara serentak, menggolkan anggaran 20 persen untuk pendidikan, penerbitan buku yang merangkum jejak keberhasilan kepemimpinannya. Buku terbaru yang terbit pada bulan Juni itu berjudul ‘’Energi Positif (Opini 100 Tokoh Mengenai Indonesia di Era SBY)’’. Buku yang diedit juru b i c a r a kepresidenan Dino Patti Djalal ini menampilkan apresiasi dari 104 tokoh nasional dan internasional, serta delapan artikel majalah internasional mengenai Indonesia di b a w a h kepemimpinan Yudhoyono. Para tokoh itu menilai SBY telah berhasil membawa perubahan yang kongkret dalam lima tahun terakhir. Hal itu ditunjang rasa optimisme tinggi mengenai bangsa Indonesia, sikap percaya diri menghadapi tantangan ke depan, dan apresiasi positif terhadap sosok SBY, baik dari segi watak maupun kinerja pemerintahan. Lepas dari dua faktor tersebut, masih ada faktor-faktor lain yang tidak bisa dipisahkan dari keberhasilannya dalam memimpin kembali Indonesia lima tahun mendatang. Sebut saja, solidaritas par-

tai yang kuat dari lapisan bawah hingga ke atas masih terjalin pada Partai Demokrat. Kemudian ditambah dengan 28 partai koalisi yang berdiri sebagai penopang dan menambal kelemahan pada partai anyar ini. Seperti yang dibuktikan oleh PKB yang mengokohkan dukungan dengan mengumpulkan suara dari kal a n g a n pemimpin pesantren. Syahdan, para santri konservatif akan menjadikan kiblat pilihan para kiai di pesantrennya tersebut. Legitimasi Rendah Pada Sabtu (25/7) KPU mengumumkan secara resmi kemenangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, namun legitimasi pengesahan tersebut dinilai banyak kalangan masih rendah. Terbukti kubu MegaPrabowo dan JK-Wiranto tidak mau menandatangani berita acara rekapitulasi perhitungan suara yang diserahkan KPU dengan berbagai alasan. Salah satu alasan kubu Mega-Prabowo adalah KPU dinilai tidak profesional dalam pemutakhiran DPT yang mengharuskan selesai paling lambat 30 hari sebelum hari pemilihan, namun KPU baru menyelesaikannya pada dua hari sebelum pilpres. Lantas siapa yang salah? Fungsional KPU yang terlalu lamban dalam mengemban tugas dan cenderung tidak independen, atau Bawaslu yang tidak cermat dalam

mengawasi jalannya pemilu? Hal ini tidak bisa langsung memberikan stempel pada salah satu lembaga, mengingat tuntutan ini muncul pasca-pilpres berlangsung. Faktanya, semua pihak telah menyetujui pilpres tetap diselenggarakan pada 8 Juli dan tidak mengundurnya. Indikasinya, semuanya menganggap pilpres telah siap diselenggarakan dan tidak ada masalah dalam DPT setelah ada keputusan dari KPU dengan mengesahkan pemilih menggunakan KTP sebagai ganti dari surat undangan suara. Seperti perkataan Iberamsjah, itu sangat cantik bila mereka (Mega-Kalla) bisa menerima. Karena Indonesia sudah kadung distempel dengan Republik yang kompromi (Media Indonesia, 25/7). Tugas Pertama SBY sudah ditetapkan sebagai pemenang pilpres. Siapa pun pasti setuju bila mengatakan pemerintahan SBY yang lalu masih jauh dari keberhasilan, berdasarkan janji-janji yang telah dia ucapkan pada kampanye 2004 lalu. Oleh karena itu, SBY diharapkan memperbaiki kekurangan dan meneruskan keberhasilan pemerintahannya yang lalu. Inilah amanat rakyat yang yakin akan kinerjanya mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Di samping itu, masih banyak masalah krusial yang perlu diprioritaskan pada pemerintahan SBY mendatang. Sebut saja, teroris masih berkeliaran di Indonesia dengan kasus pengeboman pada 17 Juli lalu dan dibutuhkan penanganan khusus untuk memberantasnya. Juga kasus penganiayaan majikan terhadap migran Indonesia di luar negeri masih kerap terjadi. Kasus paling anyar terjadi pada Andin Suprihatin binti Solehudin yang tewas karena dianiaya oleh majikannya di Arab Saudi. Sebelumnya, masih belum pupus dari ingatan soal Siti Hajar, Modesta Rengga Kaka dan Yanti Iriyanti asal Cianjur, Jawa Barat, yang dihukum tembak pada Januari 2008 karena dituduh membunuh majikan yang juga di Arab Saudi. Inilah daftar pelanggaran hak asasi TKI di negara penempatan menjadi tugas utama SBY. *Penulis, peneliti pada Lembaga Kajian Kutub Yogyakarta (LKKY)

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

DEBAT P EMBACA

Segudang Masalah Menanti PASANGAN Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono secara aklamasi diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru-baru ini, untuk memimpin rakyat ini pada periode 20092014. Kendati, pasangan Megawati-Prabowo dan Jusuf KallaWiranto melayangkan langkah hukum ke Mahkamah Agung (MA) terkait dugaan kecuranggan yang terjadi dalam Pilpres. Memang, bagi sebagian politisi, demokrasi bukanlah soal menang atau kalah. Tapi soal nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan kehormatan, tidak dapat dipandang sebelah mata. Persoalan dugaan kecurangan dalam pemilu presiden 2009 ini diprediksi tersebar secara merata di berbagai daerah. Kecurangan ditemui mulai dari daftar pemilih tetap (DPT) yang bermasalah, sikap institusi pemerintah yang dinilai tidak netral, surat suara rusak, sampai tindakan diskriminatif kepada pemilih yang menggunakan KTP dan KK. Dari pengamatan mereka di lapangan, proses penyelenggaran pemilu dipan-

dang jauh dari demokratis. Namun, terlepas dari itu, sebagai bangsa untuk kesekian kalinya itulah kita telah memperoleh kesempatan kembali belajar hakikat soal demokrasi, mengelola benturan kepentingan dan perbedaan pendapat, serta bagaimana menegakkan hakekat kedaulatan rakyat dalam ajang kontestasi. Kendati Susilo Bambang Yudhoyono bakal dilantik dalam hitungan bulan ke depan, segudang persoalan telah menghadang. Faktanya, rakyat tetap mengeluh tentang betapa sukarnya mencari pekerjaan dengan penghasilan layak, tentang pelayanan birokrasi pemerintah yang masih diwarnai pungli berlapis-lapis, tentang kredit perbankan dengan bunga yang tetap saja masih tinggi, tentang degradasi lingkungan hidup, dan tentu tentang pembagian kursi menteri yang akan dilakukan oleh presiden terpilih nanti. Tak bisa dimungkiri, globalisasi informasi dan komunikasi telah membawa revolusi harapan . Masyarakat menuntut perbaikan

kinerja cepat dari pemerintah. Mereka dengan cepat memberi contoh-contoh konkret dari praktik terbaik yang dengan mudah mereka baca atau alami. Persoalan-persoalan ekonomi yang kita hadapi, mengutip almarhum Soemitro Djojohadikusumo, masih persoalan yang itu-itu juga. Kemiskinan struktural. Merujuk data pemerintah sendiri, setidaknya saat ini terdapat 35 juta orang miskin dan berpendapatan Rp 200 ribu per bulan dan 70 juta orang yang berpendapatan 1,5 dolar AS per hari. Selain itu,ketergantungan APBN kita terhadap utang, birokrasi pemerintah yang lamban, dan ketertinggalaan infrastruktur serta penataan otonomi dareah, khususnya pengaturan yang ketat tentang tata ruang dan seterusnya. Intinya, daftar persoalan yang dihadapi sudah jelas, bahkan bila kita lihat dalam dokumen resmi pemerintah sudah sangat jelas. Secara normatif kita juga tahu apa yang harus dikerjakan.Sayangnya, kita sering terjebak memecahkan

persoalan yang sama dengan cara-cara yang sama, sehingga ruang untuk melakukan kreasi baru, menggunakan lensa pemikiran atau paradigma baru menjadi tertutup. Kita harus berani berubah untuk melahirkan masa depan yang lebih baik. Sekali lagi, segudang masalah menanti kerja presiden dan para menterinya. Hanya keberanian untuk berbuat yang akan menentukan apakah persoalan tersebut tetap abadi sebagai persoalan atau berubah sebagai jendela kesempatan baru. Ibarat satu mata keping dengan dua sisi yang pola berbeda. Namun, sejarah kelak yang akan kelak membuktikan, apakah masih banyak rakyat bangsa ini hanya dapat bertahan hidup dalam ‘tempurung’. Ataukah, dalam lima tahun ke depan, bangsa ini mampu ‘melompat’ dan berani tampil dalam percaturan daya saing pelbagai segi atas bangsa lain-dengan simbol bendera dilengan : ‘Aku Cinta Indonesia’. Deny Satriani Kebayoran Lama

Suluh Indonesia menerima tulisan Anda untuk dimuat di rubrik Debat Pembaca di halaman ini. Panjang tulisan maksimal 4.000 karakter. Tulisan akan diedit. Sertai dengan foto terbaru anda. Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok), Herudin (Bekasi). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 29 Juli 2009

6

Investor Persija Ancam Mundur

Jakarta College Posisi Buncit JAKARTA - Tim basket Jakarta College berada di posisi buncit Grup A turnamen basket international Enjoy Jakarta Anniversary Basketball Tournament 2009 di Britama Arena Sportmall Kelapa Gading, Jakarta Utara, setelah dalam penyisihan terakhir, kemkarin, dikalahkan tim Tokyo Jepang dengan skor 66-111. Kekalahan ini merupakan yang ketiga kalinya setelah sehari sebelumnya kalah dari tim sekota Jakarta Selection. Sekaligus juga membuat Jakarta College gagal ke semi final karena hanya menempati peringkat tiga, sebaliknya Tokyo menempati juara grup A diikuti Jakarta seletion. Jakarta College yang dilatih Ignaius Jacky Hatta sempat mengaggetkan Tokyo dengan memimpin 4-0 di awal permainan namun setelah itu permainan Jakarta College selalu dibombardir dengan serangan cepat para pemain Tokyo, hingga diakhir kuarter pertama Tokyo unggul 26-18. Kuarter kedua permainan cepat Tokyo semakin sulit dibendung, dan menyelesaikan kuarter ini dengan skor 54-30. Serangan Tokyo mirip yang diperagakan tim-tim asal Korea, hanya dengan hitungan dibawah sepuluh detik mereka sudah melakukan percobaan tembakan tiga angka atau melakukan lay up. Kuarter ketiga Tokyo semakin sulit dikejar sehingga unggul 82-54. dan akhirnya menyudahi permainan dengan skor telak 111-66. “Permaian mereka sangat kompak, kita tampil tanpa persiapan. Wajar mereka menang. Tapi yang jelas, permainan lebih bagus ketimbang lawan Jakarta Selection,” tambah Jacky. Enam pemain Tokyo mencetak angka dua digit yakni Daisuke kobayashi, dan Keita Yaji mencetak 21 angka, Tatsuro Iwashita 17, Ryosuke Kanaoka 17, Kohei Ninomiya 15 dan Kazuyoshi Tanaoue 11 angka. Pencetak angka tertinggi bagi Jakarta College adalah Christian Andy denan 23 angka. (ant)

JAKARTA - Polemik di Persija terkait kehadiran investor baru, membuat pihak PT Persija Jaya merasa tidak nyaman. Edi Joenardi selaku big bos PT Persija Jaya mengancam mundur sebagai investor bila kemelut internal Persija tak segera diselesaikan. Edi Joenardi seperti dituturkan salah satu orang terdekatnya, Steven Setiabudi Musa, kemarin memberi batas waktu selama sepuluh hari kepada Persija untuk menyelesaikan masalah internalnya.

“Kami tak nyaman berada di Persija jika suasananya tidak kondunsif. Kami datang dengan niat baik untuk menjadikan Persija sebagai klub profesional, mandiri tanpa harus menggantungkan pendanaan dari Pemprop DKI (APBD),” kata Edi. Seperti diberitakan sebelumnya, PT Persija Jaya menjadi investor dengan mengalokasi dana sebesar Rp 30 miliar untuk satu musim kompetisi dalam periode lima tahun. Itu aritnya PT Persija Jaya telah menyiapkan dana sekitar Rp 150 miliar

sampai Rp 250 miliar. Dana itu selain untuk belanja pemain baik lokal maupun asing juga pelatih asing dan operasional Persija selama ikut kompetisi Liga Indonesia. Salah satu pemain asing yang diincar adalah mantan bintang sepakbola Argentina, Gabriel Omar Batistuta. Edi Joenardi konon tengah melirik Persebaya dan Persikad Depok jika keberadaannya di Persija tidak mendapat sambutan positif. “Benar Pak Edi tengah melakukan nego-

siasi dengan kedua klub itu. Daripada di Persija direcokin terus lebih baik masuk ke klub lain yang siap dan mau diajak berinvestasi,” kata Steven. Ancaman Edi membatalkan untuk menjadi investor, kata Steven bukan gertak sambal. Hari ini jajaran direksi PT Persija Jaya akan menggelar rapat guna mematangkan niat pengunduran diri sebagai investor itu. Steven yakin, masalah internal Persija sulit diselesaikan karena banyak kepentingan ikut bermain. Padahal, banyak

kalangan termask The Jakmania, pendukung setia Persija sangat mengapreasi keberdaan PT Persija Jaya itu. Salah seorang anggota The Jakmania, Salim Budiono dari region Ciputat sangat menyayangkan sikap para pengurus Persija. “Aada orang yang mau mendanai Persija kok dihalang-halangi oleh mereka yang mengklaim sebagai pentolan Persija,. Tulis itu saya siap mengajak kawan-kawan menggelar aksi demo menuntut pengurus Persija sekarang mundur,” ujar Salim. (oli)

Ayu Menang Mudah JAKARTA - Petenis unggulan pertama Ayu Fani Damayanti meraih kemenangan mudah 6-0, 6-0 atas petenis India Shivika Burman untuk maju ke babak kedua turnamen ITF Womens Circuit di Jakarta, kemrin. Dalam turnamen berhadiah 10.000 dolar AS yang digelar di Pusat Tenis Kemayoran itu, Ayu, petenis peringkat 327 dunia, selanjutnya ditantang pemain India lainnya Yamini Reddy yang sebelumnya menang atas pemain Indonesia Joanna Lang 6-0, 6-3. Berbeda dari Ayu, unggulan kedua Sandy Gumulya harus bermain tiga set untuk menundukkan rekan senegaranya Nadia Frederika 6-3, 4-6, 6-2, dan selanjutnya bertemu pemain Malaysia Jawairiah Noordin yang menang mudah 6-1, 6-1 atas Siriporn Phakamad dari Thailand. Unggulan keempat Jessy Rompies meraih kemenangan straight set 6-3, 6-2 atas Sophie Mulsap dari Thailand untuk maju ke babak 16 besar bertemu pemain Indonesia lainnya Karyn Emeralda, yang menang setelah lawannya Vanessa Gunawan tidak melanjutkan pertandingan setelah ia memimpin 6-0. Kemenangan juga diraih pemain bukan unggulan Grace Sari Ysidora yang bangkit setelah kehilangan set pertama untuk menumbangkan unggulan keenam Lavinia Tananta 2-6, 6-3, 7-5. Grace selanjutnya akan melawan pemain Taiwan Juan Ting Fei yang menyisihkan petenis Korea Kim Joohyoung juga dalam tiga set 6-3, 4-6, 7-5. (ant)

Bisnis Jakarta/net

Greg Nwokolo (kiri) dan Anoure Obiora Richard (kanan).

Sriwijaya FC

Akhirnya Pilih Obiora Dibanding Greg PALEMBANG - Tim kesebelasan asal Sumatra Selatan Sriwijaya FC, akhirnya memilih Anoure Obiora Richard dibandingkan Greg Nwokolo, mantan striker Persija Jakarta untuk menjadi skuad asing ketiga “Laskar Wong Kito” musim depan. Manajer Sriwijaya FC sekaligus ketua tim lima, Hendri Zainuddin, di Palembang, kemarin, mengatakan keputusan ini setelah terjadi pertemuan antara dirinya dengan anggota tim lima.

Christian Gonzales Terima Bonus “Top Scorer”

Suluh Indonesia/net

Christian Gonzales

BANDUNG - Setelah menunggu relatif lama, striker Christian Gonzales akhirnya menerima bonus dari Badan Liga Indonesia (BLI) sebagai top scorer atau pencetak gol terbanyak pada Liga Super Indonesia (LSI) 2008-2009. Bonus senilai Rp 37,5 juta itu disampaikan oleh Ketua Harian Pengda PSSI Kota Bandung yang juga Sekda Kota Bandung H Eddy Siswadi, kemarin. Penyerahan bonus sebagai top skorer bagi Gonzales itu dilakukan di sela-sela penglepasan tim Persib yang akan mengikuti Turnamen Selangor Cup 2009 di Selangor Malaysia. Christian Gonzales yang direkrut Persib menjelang putaran kedua tampil sebagai top scorer pada Liga Super Indonesia 2008-2009 dengan mencetak 28 gol. Sebanyak 14 gol dijaringkannya pada putaran pertama saat masih bergabung dengan Persik Kediri, sedangkan 14 gol lainnya dilesakkannya bersama Persib di putaran kedua. Striker gempal yang beristrikan wanita asal Jatim itu menjadi top skorer bersama striker Persipura, Boas Salosa. Oleh karena itu, hadiah top skorer senilai Rp 75 juta dibagi dua

kepada kedua striker itu. “Saya senang bisa menerima penghargaan ini, namun sukses ini tidak lepas dari dukungan te-

man-teman semua di Persik dan Persib,” kata Gonzales merendah. Ia mengaku top skorer bukan kejaran utama, namun yang jelas ia berkomitment bekerja untuk kemenangan dan mengejar target tim. Namun demikian ia mengakui, kegagalan bersama pada musim lalu membawa banyak pelajaran bagi dirinya maupun tim. Terkait kemungkinan memperpanjang kontrak bersama Persib Bandung pada Liga Super Indonesia 2009-2010 mendatang, Gonzales menyatakan tetap berhasrat. “Masalah kontrak saya tanyakan kepada Bapak Umuh (Direktur PT Bandung Bermartabat/Manajer), sudah ada bicara-bicara tapi tanya saja ke dia,” kata Gonzales. Namun isyaratnya Christian Gonzales akan tetap di Persib Bandung, karena ia salah satu pemain yang dibawa pada uji tanding di Selangor, 30 Juli mendatang. “Saya senang dengan Persib, senang dengan Bandung dan bobotoh,” kata Gonzales. (ant)

Tim lima, tim yang dibentuk PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) yang bertugas “meracik” skuad Sriwijaya FC musim depan. Tim ini, beranggotakan Rahmad Darmawan (pelatih), MC Baryadi (Wakil Dirut PT SOM), Faisal Mursyid (Sekretaris PT SOM) dan Bakti Saktiawan (Dirut Kewirausahaan PT SOM). “Memang beberapa waktu lalu kami dilanda kebingungan untuk memilih Obiora atau Greg

Nwokolo karena kedua pemain ini dinilai memiliki kualitas sepadan. Namun, setelah melewati poting suara, akhirya pilihan tim lima jatuh pada Obiora,” jelasnya. Ia menuturkan, Rahmad Darmawan selaku pelatih Sriwijaya FC memilih Obiora dan mendapat dukungan dari Faisal Mursyid. Sedangkan, dirinya dan Bakti Saktiawan lebih tertarik kepada Greg Nwokolo. “Sebenarnya dalam voting suara hasilnya imbang, karena

dua orang anggota tim lima memilih Obiora dan dua orang lagi memilih Greg, sedangkan Wakil Dirut PT SOM menyatakan abstein. “Namun, kami menghargai keputusan Rahmad Darmawan dan menyatakan ini adalah keputusan tim lima,” ucapnya. Sementara Rahmad yang dihubungi terpisah membenarkan keadaan ini. “Kedua pemain memang memiliki kualitas sepadan. Tapi, yang menjadi

dasar saya hanya satu karena kita telah “deal” lebih dahulu dengan Obiora sesaat setelah Greg dinyatakan lepas dari buruan. Hanya itu,” ungkapnya. RD, sapaannya, mengatakan Obiora akan kembali ke Palembang tanggal 12 Agustus setelah berlibur di negara asalnya Nigeria. “Dengan diambilnya keputusan ini, artinya tertutup kesempatan bagi Greg kecuali terjadi pembatalan dari Obiora,” ucapnya. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 29 Juli 2009

7

Contador Kecam Armstrong

Suluh Indonesia/net

Alberto Contador

Suluh Indonesia/ap

KEMBALIKAN BOLA - Petenis Argentina, Jose Acasuso, mengembalikan bola ke arah pemain Jerman, Nicolas Kiefer, dalam pertandingan babak pertama Swis Terbuka, kemarin.

Ibrahimovic Dikontrak Barca Lima Tahun MADRID - Sriker asal Swedia Zlatan Ibrahimovic memastikan transfernya dari Inter Milan ke Barcelona setelah menandatangani kontrak lima tahun. Pernyataan Barca kemarin menyebutan, dalam kesepakatan ‘pertukaran’ pihaknya menyetujui mengirim striker asal Kamerun Samuel Eto’o, dihargai 20 juta euro (28,53 juta dolar) ke Inter dan itu bernilai lebih dari 66 juta euro (94,14 juta)

Barca juga mengatakan dalam pernyataanya, mereka membayar biaya terpisah 46 juta euro (65,61 juta dolar) dan peminjaman pemain tengah Belarus Aleksandr Hleb ke Inter untuk musim mendatang. Klub Italia itu akan punya peluang untuk membeli Hleb senilai 10 juta euro (14,26 juta dolar) ditambah variabel tahun depan. Ibrahimovic melalui pemeriksaan medis pada Senin pagi, meskipun Barca menga-

takan pesepak bola Swedia itu retak pada tulang tangan kiri dalam pertandingan persahabatan Inter baru-baru ini melawan Chelsea, dan membutuhkan perawatan. Ia akan diperkenalkan kepada fans Barca di Nou Camp dengan kaus nomor sembilan, Senin. Eto’o terbang ke Milan Senin pagi dan telah melalui yang pertama dari dua bagian pemeriksaan medis, kata Inter. Eto’o mengatakan pada la-

man Inter (www.inter.it): “Saya membuat sejarah di Barcelona, tetapi sejarah itu sudah berakhir sekarang. Sejarah baru dimulai di Inter, saya mengawali dari goresan, saya ingin petualangan baru dan saya harap semuanya berjalan dengan baik.” Ibrahimovic mungkin akan tampil pertamakali sebagai pemain Barca melawan Los Angeles Galaxy pada Minggu, dalam pertandingan pembukaan tur mereka ke Amerika Serikat.

Ia langsung ditukarkan dengan Eto’o di pusat serangan Barca, antara Thierry Henry dan Lionel Messi, dan akan akan membantu mereka mempertahankan gelar Eropa, liga (Spanyol) dan piala (Spanyol. Ia adalah pemain ketiga yang dikontrak Barca pada saat libur musim kompetisi selain bek kiri asal Brazil Maxwell, dan striker Brazil Keirrison, meskipun yang terakhir disebut akan dipinjamkan. (ant)

MADRID - Juara Tour de France, Alberto Contador, kemarin, melancarkan serangan tajam terhadap rekan satu timnya, Lance Armstrong, seraya mengatakan hubungan antara keduanya tegang sepanjang balapan. “Hubungan saya dengan Lance tidak ada. Bahkan meskipun dia seorang juara yang hebat. Saya tidak pernah mengaguminya dan saya tidak akan pernah,” kata pembalap Spanyol pada konferensi pers di Madrid. Contador Minggu lalu menjuarai Tour de France setelah unggul atas saingan-saingannya. Rekan satu timnya di Astana, Armstrong, juara tujuh kali Tour de France yang menghentikan pensiunnya untuk event tersebut tahun 2009, menempati posisi ketiga. “Ini merupakan situasi yang sulit, tegang, kedua pembalap yang paling berbobot di tim tidak mempunyai hubungan baik dan menempatkan semua staf teknik dan pembalap lainnya dalam posisi yang tidak menyenangkan,” kata pembalap berusia 26 tahun itu, yang juga menjuarai Tour tersebut di tahun 2007. Ia membandingkan hubungan mereka dengan hubungan pembalap Formula Satu, Fernando Alonso, dengan Lewis Hamilton selama satu musim kebersamaan mereka di McLaren tahun 2007. “Tetapi, kami tahu bahwa bila kami terus berkepala dingin, tidak akan masalah besar,” katanya. Ia juga menggambarkan sebagai “blunder besar” dinyanyikannya Lagu Kebangsaan Denmark saat pembalap Spanyol itu naik ke podium di Champs Elysees, Minggu. Contador kemudian disambut meriah oleh ratusan pendukungnya di kota kelahirannya, Pinto dekat Madrid, tempat ia mengibarkan jaket kuningnya dai suatu balkon temat diperdengarkan lagu kebangsaan Spanyol. (ant)

Sharapova Susah Payah Kalahkan Sugiyama

Suluh Indonesia/net

Peter Crouch

Crouch Gabung Kembali Dengan Redknapp LONDON - Tottenham Hotspur memastikan mengontrak Peter Crouch dari Portsmouth, kemarin, setelah striker Inggris tersebut menyelesaikan pemeriksaan medis dan menyetujui syarat-syarat personal, kata klub London tersebut melalui laman mereka. kontrak itu menyatukan kembali Crouch dengan Harry Redknapp, mantan manajernya di Portsmouth dan Southampton, dan membawanya kembali ke White Hart Lane, tempat ia menghabiskan dua tahun untuk ikut latihan sebelum dilepas tanpa memainkan satu pertandingan pun dalam tim utama. Tidak ada bayaran yang diumumkan namun media setempat menduga bahwa Spurs menawarkan sekitar 10 juta

pound (16 juta dolar AS) bagi mantan pemain depan Liverpool yang berusia 28 tahun dan menolak pindah ke Sunderland pekan lalu. Crouch adalah pencetak gol terbanyak Portsmouth musim lalu dengan 16 gol dalam 49 pertandingan dan klub di pantai selatan itu mengatakan mereka enggan melepasnya. “Kami menyesal melihat Peter pergi baik sebagai pemain dan sebagai pribadi dan ingin mengucapkan terima kasih kepadanya telah bermain sebagai pemain kunci dalam mempertahankan klub tetap berada dalam Liga Premier musim lalu,” kata seorang juru bicara pada laman klub (www.portsmouthfc.co.uk). “Penjualan dia diperlukan

oleh klub untuk memenuhi komitmen jadwal utang ketika kami berada dalam masa transisi untuk menyelesaikan pengambilalihan.” “Kami sekarang akan mencari tambahan wajah-wajah segar untuk mengisi skuad tim utama secepatnya.” Portsmouth sedang dalam proses dibeli oleh sekelompok investor dari Uni Emirat Arab yang dipimpin oleh Sulaiman alFahim. Kedatangan Crouch di Spurs tampaknya membuka jalan bagi striker Darren Bent untuk pergi, dan Sunderland tertarik jika kedua klub bisa sepakat dengan bayaran bagi pemain yang dibeli Spurs dari Charlton Athletic senilai 16,5 juta dua tahun lalu. (ant)

CALIFORNIA - Maria Sharapova melepaskan kekakuannya untuk mengalahkan petenis Jepang Ai Sugiyama 6-4, 6-7, 6-1 pada putaran pertama Stanford Classic, kemarin Sesama petenis Rusia Elena Dementieva bergabung dengannya pada putaran kedua setelah mengalahkan Anne Keothavong dari Inggris Raya 6-1, 6-4. Saat tampil kembali setelah menjalani operasi bahu tahun lalu, tiga kali juara grand slam Sharapova, mengakui ia perlu lebih banyak pertandingan untuk mengembalikan performanya. “Saya punya banyak peluang untuk menyudahi pertandingan dan saya tidak melakukannya,” kata petenis peringkat 62 Sharapova. “Saya tidak mampu meningkatkan level saya ketika harus melakukannya. Tetapi pada set ketiga saya tidak melakukan kesalahan, saya kokoh dan terus melakukan hal yang benar.” Setelah memenangi set pertama, Sharapova menyia-nyiakan keunggulan 5-2 pada set kedua dan tidak mampu mempergunakan sebaik-baiknya dua match point saat memimpin 6-4 pada tiebreak, melakukan kesalahan ganda dan melakukan kesalahan backhand. Pemain Jepang itu maju

ke depan dengan pukulan backhand winner dan kemudian memenangi tiebreaker 8-6 setelah Sharapova melontarkan backhand ke net. Akan tetapi, mantan peringkat satu dunia itu berbalik pada set ketiga dengan groundstroke hebat dan pengembalian agresif untuk membuat pertandingan jauh dari jangkauan lawannya yang berusia 34 tahun. Dementieva mengatakan ia masih menyesuaikan diri akibat “jetlag”, tetapi senang dengan permainan dia. Petenis peringkat empat dunia itu sedang membidik gelar AS Terbuka. “Saya harap ini akan menjadi musim panas yang panjang,” kata Dementieva. “Saya perlu memainkan beberapa pertandingan yang bagus untuk memperoleh kepercayaan diri menuju New York.” Unggulan ketujuh Agnieszka Radwanska dari Polandia juga maju ke babak berikutnya dengan kemenangan 6-0, 6-1 atas petenis Romania Sorana Cirstea. Unggulan teratas Serena Williams akan masuk lapangan pada Selasa melawan petenis China Li Na sementara kakaknya Venus bertemu petenis wildcard Stephanie Dubois dari Kanada. (ant)

Suluh Indonesia/net

Maria Sharapova

Piala Dunia

Obama Dukung AS Jadi Tuan Rumah

Suluh Indonesia/net

Barack Obama

WASHINGTON - Presiden AS Barack Obama, kemarin, memberikan dukungannya bagi usaha AS untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia, kata presiden Federasi Perhimpunan Sepak Bola Internasional (FIFA) setelah suatu pertemuan di Gedung Putih. Joseph Blatter memberitahu Obama bahwa sebagai presiden FIFA, ia harus tetap bersikap “netral” mengenai masalah upaya menjadi tuan rumah ini —hingga kini ada 11 negara pesaing untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018— namun

mengatakan bahwa Obama mengimbau Blatter untuk “melakukan langkah lain bagi sepak bola Amerika Serikat.” Menurut Blatter, Obama mengatakan bahwa dengan menjadi tuan rumah kompetisi bergengsi itu boleh jadi akan menaikkan derajat AS dalam cabang olah raga sepak bola ini, yang disebut “soccer” di Amerika Serikat dan kurang begitu populer dibanding “American football”. Blatter mengatakan kepada wartawan setelah pertemuan tersebut bahwa ia meminta presiden AS itu untuk menghadiri baik pertandingan pembukaan atau penutupan pada Piala Dunia tahun depan yang diadakan di Afrika Selatan. Orang nomor satu di FIFA itu juga mengatakan Obama memerintahkan para pembantunya untuk melihat apakah jadwalnya bagi tahun 2010 memungkinkannya untuk melakukan perjalanan ke kompetisi internasional tersebut. Blatter menyatakan ia bermain sepak bola sebentar dengan Obama, yang lebih dikenal dengan ketrampilannya dalam bermain bola basket dibandingkan dengan bakat sepak bolanya. Namun pemimpin FIFA itu menjelaskan presiden AS tersebut berhasil mengontrol bola, dengan menendang bola dua kali serta menandukkannya sekali, dan mengatakan ia “terkesan” dengan ketrampilan Obama itu. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Rabu 29 Juli 2009

Suluh Indonesia/ant

TANGGUL AMBLES - Sebuah alat berat melakukan penguatan dan perbaikan tanggul penahan luberan lumpur panas Lapindo yang ambles sedalam dua meter di pinggir Jalan Raya Porong, Sidoarjo, kemarin.

Kebakaran di Samarinda

Ratusan Rumah Hangus SAMARINDA - Sebuah kebakaran besar dinihari kemarin terjadi di pemukiman padat penduduk di Jalan Lambung Mangkurat, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda. Akibatnya, ratusan rumah di tiga RT, yaitu RT 09, 10 dan 11, hangus dilalap ‘si jago merah’. Kebakaran yang mulai terjadi sekitar pukul 02:00 WITA itu baru bisa dipadamkan sekitar tiga jam kemudian, setalah petugas pemadam kebakaran setempat menerjunkan puluhan unit mobil pemadam kebakaran. Upaya pemadaman itu berlangsung tak mudah karena mobil pemadam kebakaran sulit memasuki lokasi kebakaran akibat padatnya rumah di lokasi itu. “Sampai saat ini belum bisa dipastikan berapa jumlah pastinya rumah yang terbakar. Na-

mun saya perkirakan karena daerah ini merupakan pemukiman padat jumlahnya mencapai lebih dari seratusan rumah,” kata M. Fahmi, Lurah Pelita. Ia mengatakan, pemukiman penduduk yang menjadi korban pada peristiwa itu sebagian besar adalah rumah kayu yang lokasinya saling berdekatan, sehingga api dengan cepatnya membesar dan sulit untuk dipadamkan. “Memang di sini rata-rata merupakan rumah kayu yang letaknya berhimpitan, dan sulit untuk ditembus oleh petugas pemadam kebakaran,” katanya. Pihaknya juga belum bisa mendapatkan data yang akurat mengenai jumlah korban dalam peristiwa tersebut. Karena nyala api di beberapa tempat belum semuanya bisa dipadamkan. Beberapa petugas, baik regu

pemadam kebakaran maupun aparat kepolisian masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. “Sampai saat ini belum ada laporan mengenai adanya korban jiwa dari peristiwa tersebut, meskipun diketahui peristiwa itu terjadi pada saat orang sedang terlelap tidur,” ujar Fahmi. Sementara itu, sumber api juga masih simpang siur. Kepolisian Sektor Samarinda Utara belum bisa memastikan penyebab kejadian tersebut. “Belum kita ketahui apa penyebabnya, kita masih melakukan penyidikan,” kata Kapolsek Samarinda Utara, AKP Andreas Susanto Nugroho. Sedangkan berdasarkan laporan saksi mata, titik api bermula dari salah satu rumah yang terletak di Gang Eva, di sekitar lokasi kejadian. (ant)

Kadispora Lampung Divonis Setahun BANDARLAMPUNG - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Lampung, Hermansyah, kemarin divonis satu tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang, karena terbukti melakukan tindakan penyalahgunaan wewenang, dan tindak pidana korupsi. “Dia terbukti bersalah dan dijerat dengan pasal 3 Undang-undang No. 31 tahun 1999 tentang penyalahgunaan wewenang, junto Undang-undang No. 20 tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi,” kata Ketua Majelis Hakim PN Tanjung Karang, Sri Rustanti, di Bandarlampung. Meski demikian, pengadilan tidak memerintahkan kepada jaksa untuk segera melakukan pe-

nahanan terhadap Hermansyah. Terdakwa baru akan dieksekusi setelah berakhirnya masa pertimbangan keputusan terdakwa untuk mengajukan banding. “Terdakwa saat ini sudah berada dalam status tahanan kota, sehingga kami tidak memerintahkan eksekusi penahanan terhadap terdakwa dilakukan segera oleh JPU,” kata Sri. Sementara itu, Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum, A Kohar, mengatakan akan segera melakukan eksekusi penahanan terhadap Hermasyah satu minggu pasca vonis dijatuhkan. “Kita masih menunggu keputusan terdakwa, apakah akan menerima vonis majelis hakim atau banding, dan apabila dia memutuskan menerima keputusan hakim, maka eksekusi

segera dilakukan,” kata Kohar. Vonis yang dijatuhkan majelis hakim itu, jauh lebih ringan dari pada tuntutan pidana yang dilayangkan JPU terhadap terdakwa. Pada sidang sebelumnya, Hermansyah dituntut jaksa dengan pidana penjara selama 18 bulan, ditambah denda Rp 15 juta, subsider enam bulan kurungan. Menurut jaksa, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi,yang diatur dalam Pasal 2 Ayat (1) Undang-undang (UU) No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (ant)

Dokter Palsu Buka Praktek di Bandung BANDUNG - Dokter palsu berinisial ED (37) lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi perguruan tinggi di Bandung, membuka praktek dokter di Jalan Cijagra II no 11 Bandung Jawa Barat karena lebih menguntungkan ketimbang bekerja sebagai prakisi komunikasi. ED saat ditemui di Mapolsek Lengkong, kemarin mengatakan, praktek dokter tersebut lebih menguntungkan dibanding pekerjaan lainya. “Awalnya saya iseng membaca buku tentang praktek dokter jiwa. Namun, dari keisengan tersebut saya membuat praktek dokter kejiwaan dan ternyata menguntungkjan,” ujarnya. Oleh karena ED keuntungan

dari praktek dokter jiwa ini tidak beresiko yang sangat fatal, juga memberikan keuntungan yang lumayan besar, katanya. “Setiap harinya saya menangani pengunjung hingga 20 orang,” tambahnya. Setelah ditelusuri oleh wartawan ke tempat praktek dokter palsu itu di jalan Cijagra II no 11 Bandung, tempat praktek tersebut merupakan tempat kostkostan yang disewa oleh ED sebesar Rp 500 ribu perbulannya. Menurut pemilik kost Ida Dahlia (53) alasan ED untuk menyewa rumah itu untuk dipakai sebagai kantor. “Saya percaya bahwa dia dokter karena setiap kali pembayaran kost di amplopnya tertera strif dok-

ter yang tertera izin dari Dinkes,” ujarnya. Pelakasanaan praktek dokter palsu itu juga tidak membuat masyarakat resah dan terganggu. Karena, ujar Ida, ED sangat ramah sekali jadi tidak mengundang kecurigaan. “Saya tidak tahu orang-orang itu dari mana dan mau apa,” ujarnya. ED ditangkap oleh jajaran Polsekta Lengkong, Kota Bandung di tempat praktiknya. Saat ditangkap polisi menyita satu buah plang praktik atas nama tersangka berinisial ED, buku catatan pasien, lembar surat rujukan, lembar resep. Turut disita lembar SIP dari Dinkes Kota Bandung dan alat Tensimeter. (ant)

Karyawan PDAM Terancam PHK PAMEKASAN - Sebanyak 112 karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, terancam terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), menyusul adanya rekomendasi Komisi B DPRD setempat yang meminta bupati merasionalisasi karyawan perusahaan tersebut. “Kalau dilihat dari segi aturan, memang jumlah karyawan di PDAM ini melebihi kapasitas. Akan tetapi, yang perlu diketahui bahwa jumlah karyawan sebanyak 152 yang ada di sini ini merupakan warisan dari pemimpin sebelumnya,” kata Direktur PDAM Pamekasan, Ir. Mohammad kepada Antara,

kemarin. Menurut dia, sejak dirinya menjadi direktur, jumlah karyawan yang ada di perusahaan tersebut sebanyak 122 orang. “Kami melakukan penambahan karyawan karena saat ini kami memiliki perusahaan air minum sendiri yang secara otomatis juga membutuhkan tenaga tambahan,” katanya. Ia mengakui, rekomendasi Komisi B DPRD setempat itu sebuah gagasan yang baik. Akan tetapi, perlu dipertimbangkan kembali terkait dengan nasib para karyawan. Diakui pula, jumlah karyawan yang ada di perusahaannya tersebut memang jauh dari

ideal, atau terlalu banyak. Yang ideal, 5-8 karyawan untuk 1.000 orang pelanggan. Sementara di PDAM Pamekasan sebanyak 152 karyawan dengan jumlah pelanggan sebanyak 8.800 orang. Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pamekasan, Ismail A. Rahiem, menegaskan bahwa rekomendasi yang dikirimkan ke bupati itu mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian PDAM. “Jika mengacu kepada ketentuan tersebut, idealnya jumlah karyawan di PDAM Pamekasan hanya 40 orang,” kata Ismail. (ant)

8


Edisi 29 Juli 2009 | Suluh Indonesia