Skip to main content

Edisi 12 Mei 2017 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Jumat, 12 Mei 2017

No. 89 tahun XI

Pengemban Pengamal Pancasila

Tak Terkait Novel, AL Dilepas JAKARTA - Petugas Polda Metro Jaya melepaskan pria berinisial AL yang sempat dicurigai sebagai pelaku penyiraman cairan kimia terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. “Kami tidak menahan tapi petugas akan membawa untuk mendalami alibinya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, kemarin. Argo mengatakan polisi mengedepankan asas praduga tidak bersalah dan telah memeriksa AL selama 1x24 jam sehingga tidak menahan pria tersebut. Ia menjelaskan AL tercatat sebagai petugas keamanan salah satu spa di wilayah Jakarta dengan jam kerja sejak pukul 15.00 WIB hingga 00.00 WIB. Argo mengungkapkan AL tidak bekerja sehari sebelum penyiraman Novel pada

11 April 2017 kemudian AL diantar saudaranya ke Stasiun Pasar Minggu Jakarta Selatan menumpang kereta api menuju Stasiun Sawah Besar. Argo menuturkan penyidik belum menetapkan tersangka terkait penyiraman cairan kimia terhadap Novel itu dan masih mendalami alibi AL saat 10 April 2017. Petugas akan memeriksa daftar hadir absensi kerja AL dan mengkonfirmasi kebenaran keterangan AL kepada rekan kerjanya. Namun berdasarkan pemeriksaan tiga rekaman kamera tersembunyi belum terindikasi AL sebagai tersangka penyiraman Novel. Sebelumnya, Novel disiram air keras yang diduga dilakukan dua orang pria tidak dikenal usai menjalani shalat subuh di masjid dekat rumahnya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PERAYAAN DHARMA SANTI NYEPI - Seniman menari Bali dalam rangkaian perayaan Dharma Santi Nyepi tahun saka 1939, di Pura Penataran Agung Jagadhita Kendari, kemarin. Dharma Shanti dilaksanakan setelah rangkaian upacara Nyepi.

Pendukung Ahok Sebut

Rezim Jokowi Parah JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan mengirimkan surat kepada pembela Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengatakan “rezim Jokowi lebih parah dari rezim SBY”. “Saya segera akan kirim surat kepada dia, untuk dalam waktu satu minggu menjelaskan, mengklarifikasi apa maksud pernyataan terbukanya yang memprovokator, memfitnah dengan kata-kata yang tidak pantas,” ujar Tjahjo melalui pesan whatsapp kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, seseorang wanita yang mengaku sebagai pembela Ahok dalam

orasinya di sebuah video menyatakan bahwa keadilan telah diinjak-injak dan rezim Jokowi adalah rezim yang lebih parah dari rezim SBY. Tjahjo menunjukkan video tersebut melalui pesan whatsappnya, dan menyatakan telah mengetahui identitas wanita tersebut. Dari biodata wanita yang dikirimkan Tjahjo diketahui bahwa wanita itu bernisial VKL. “Dirjen Politik kemendagri dalam waktu cepat telah mampu melacak dan telah mendata dan menelisik siapa yang bersangkutan termasuk keluarga dan aktivitasnya,” ujar dia. Menurut Tjahjo, jika dalam satu minggu wanita itu tidak

mengklarifikasi dan meminta maaf secara terbuka di media nasional, maka dirinya sebagai pembantu Presiden, sebagai Mendagri dan sebagai warga negara RI akan melaporkan ke polisi. Tjahjo mengatakan peristiwa ini harus menjadi pendidikan politik buat siapa pun bahwa tidak boleh memaki, memfitnah Presiden RI dan siapapun tanpa bukti yang jelas. “Membela Pak Ahok silahkan itu hak azasi setiap manusia, tapi jangan mengaitkan orang lain apalagi mengait-ngaitkan rezim pemerintahan dan Presiden jokowi. Saya Mendagri bagian dari rezim pemerintahan pak Jokowi merasa tersinggung

dengan ucapan orang tersebut yang mengaku simpatisan si Ahok,” kata dia. Untuk diketahui, vonis yang dijatuhkan majelis hakim PN Jakut terhadap Ahok selama dua tahun penjara yang terbukti melakukan penistaan agama Islam telah menimbulkan protes dari pendukungnya. Bahkan, ketika saat akan ditahan di LP Cipinang, pendukung Ahok melakukan aksi demo agar Ahok dibebaskan dari penjara terbesar di Indonesia itu. Bahkan akibat massa yang tak ingin bubar sebagai bentuk dukungan terhadap Ahok, mereka melakukan aksi mengecam pemerintahan Jokowi. (ant)

Suluh Indonesia/ade

TEMUI AHOK - Menkumham Yosonna Laoly mengunjungi terpidana penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Tahanan Brimob Depok, kemarin. Dalam gambar yang beredar lewat aplikasi WA, terlihat Menkumham ditemani beberapa orang sedang bercengkrama dengan Ahok.

Teladani Buddha Gautama

Hadapi Masalah Bangsa Dengan Energi Positif Ketua DPR Setya Novanto mengingatkan akan sosok perjalanan Buddha Gautama dari kelahiran, pencapaian pencerahan hingga kemangkatannya sebagai suri tauladan bagi pengikut dan penganut ajaran Buddha. Sebagai penganjur agama, Budha Gautama mengajarkan tentang pentingnya menularkan energi positif kepada sesama umat manusia untuk membangun kebersamaan dan menghadapi beragam persoalan. “Buddha Gautama telah mewariskan teladan ten-

tang bagaimana menjalani hidup yang memberi efek dan menularkan energi positif bagi sesama manusia. Sosok Buddha Gautama mengajarkan tentang kesederhanaan yang dijalani meski berlimpah kemewahan, kerelaan berkorban, dan mendahulukan kepentingan

sesama yang lebih membutuhkan,” kata Novanto di Jakarta, kemarin. Umat Buddha merayakan Tri Suci Waisak 2561 BE/2017, Novanto menjelaskan, dibalik sosok Buddha Gautama, sebagai teladan, penganjur agama dan tokoh masyarakat, Buddha Gautama juga memberi teladan sebagai figur yang layak untuk diikuti, sosok yang pantas untuk diteladani. Hal itulah yang patut dijadikan inspirasi kehidupan saat ini. Dia berharap, tokoh-tokoh dan figur-figur penting di negeri ini, baik itu pejabat, profesional, alim dan ulama serta seluruh potensi yang ada mampu menularkan energi positif dalam kehidupan. “Saya berharap kita mampu memberi solusi bagi persoalan bangsa dan negara, memberi kontribusi positif bagi pembangunan dan kesejahteraan bangsa di masa yang akan datang. Buddha Gautama mampu membuktikan bahwa perbedaan apapun yang melatarbelakangi kita tidak bisa jadi penghalang. Karena yang menyatukan kita adalah kebaikan dan keteladanan,” tegasnya. Saat ini, Indonesia dinilai membutuhkan figur-figur tauladan yang menebarkan aura cinta dan kasih sayang serta persatuan dan kesatuan. “Kita membutuhkan energienergi tersebut agar kita mampu melangkah dan menatap Indonesia yang lebih baik,” tegasnya. (har)

Suluh Indonesia/ant

PETISI LAWAN HAK ANGKET - Politisi Senior Partai Golkar, Akbar Tandjung (ketiga kiri) menerima petisi dari para kader muda Partai Golkar dan sejumlah aktivis di Jakarta, kemarin. Petisi yang telah ditandatangani oleh sekitar 600 aktivis dan tokoh politik tersebut merupakan bentuk dukungan kepada KPK serta bentuk perlawan hak angket DPR.

Sekjen DPD Akui

Tahan Dana Reses Anti Oesman Sapta JAKARTA - Sekjen DPD RI Sudarsono Hardjosoekarto mengungkapkan hingga saat ini sejumlah anggota DPD RI belum menerima dana reses, karena belum menandatangani surat pernyataan berisi pengakuan atas rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPR RI Oesman Sapta Odang (OSO). Surat pernyataan dibuat berdasarkan keputusan rapat paripurna yang merevisi Surat Edaran Panitia Urusan Rumah Tangga Dewan Perwakilan Daerah Republik In-

donesia (SE-PURT DPD RI) Nomor DN.170/10/DPDRI/IV/ 2017. “Dari perspektif tata kelola keuangan menjadi bermasalah bila di satu sisi Anggota menuntut hak melakukan kegiatan reses, sementara tidak mengikuti (mengakui) sidang paripurna penutupan masa sidang. Keputusan sidang paripurna itulah yang menjadi dasar yuridis kesekjenan dalam menegakkan tata kelola keuangan yang akuntabel dan bertanggungjawab,” kata Sudarsono Hardjosoekarto dalam pernyataannya di Jakarta, Ka-

mis (11/5) kemarin, menyusul keluhan sejumlah anggota DPD RI karena tidak mengantongi dana reses akibat ditahan pidak Kesetjenan DPD RI. Pada paripurna DPD RI ke 11 masa Sidang ke IV Tahun Sidang 2016-2017 pada Senin (8/5), sejumlah anggota DPD kubu penolak kepemimpinan OSO masih mempersoalkan keabsahan pimpinan baru DPD tersebut. Rapat dipimpin Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang dengan Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono dan Darmanyanti Lubis.

Pada rapat terakhir masa sidang lalu, dari total 132 jumlah anggota DPD RI, sebanyak 79 anggota DPD pendukung kepemimpinan OSO hadir, sisanya kubu penolak paripurna hadir tetapi hanya melakukan protes. Wujud protesnya dilakukan dengan menempelkan tulisan di karton/pamflet di samping atau di bawah foto seukuran poster di sejumlah tempat. “Sampai saat ini telah 103 anggota yang menandatangani pernyataan (mengakui),’’ katanya. (har)


K ta

Suluh Indonesia, Jumat 12 Mei 2017

2

Kilas 1.600 Rusun Siap Dihuni SEBANYAK 1.600 unit rusun milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap dihuni tahun ini. Ribuan unit rusun yang tersebar di enam lokasi rusun tersebut dalam waktu dekat mulai dilakukan pengundian. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta, Arifin mengatakan, 1.200 unit yang siap dihuni ini masing-masing tersebar di Rusun Semper, KS Tubun, Bekasi KM 2, Marunda, Rawa Bebek dan Cakung Barat. Ia mengatakan, total ada 1.600 unit yang siap. Arifin menjelaskan, rencananya pengundian 1.600 unit rusun yang siap dihuni ini akan digelar di Balai Kota DKI Jakarta. Kini, pihaknya masih melakukan pemetaan warga yang layak menghuni rusun-rusun tersebut. Penghuni rusun nanti diusulkan di wali kota. Yang diutamakan mereka yang direlokasi dari bantaran kali. Ia menambahkan, sementara ini proses pengundian telah dilakukan di Rusun Rawa Bebek. (kmb)

1.656 Kendaraan Diderek PENERTIBAN parkir liar terus dilakukan oleh Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat. Sebanyak 1.656 kendaraan diderek sejak Januari hingga Mei ini. Kasubag Tata Usaha Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Erwansyah mengatakan, hingga 9 Mei lalu sudah ada 9.933 kendaraan yang ditindak dari hasil razia. Bukan hanya diderek, penindakan juga dilakukan dengan BAP atau tilang, cabut pentil dan setop operasi untuk kendaraan umum. Saat ini, lanjut Erwansyah, pihaknya telah memiliki 11 mobil derek. “Dibagi menjadi beberapa tim. Jadi pengaduan masyarakat bisa kita tindaklanjuti dengan cepat,” ujar Erwansyah, Rabu (10/5). Selain diderek, kendaraan yang ditindak hingga 9 mei yaitu 730 setop operasi, 2.065 di BAP dan 447 motor dijaring. Sementara 3.709 motor, 109 kendaraan roda tiga dan 1.217 mobil terkena operasi cabut pentil. Untuk lokasi rawan parkir liar yakni di Cengkareng, Petamburan, Kembangan. (kmb)

29 PKL Kuliner Ditata SEBANYAK 29 pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, direlokasi ke lahan kosong milik warga. Lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi di Jalan Bina Marga, kini menjadi areal Pusat Kuliner Ceger. Tempat jualan mereka ditata rapi dengan cara saling berhadapan. Di tengahnya terdapat taman dan areal parkir. Bahkan ada panggung khusus untuk live musik. Camat Cipayung, Iin Mutmainah mengatakan, setelah direlokasi pedagang akan lebih aman dan nyaman. Apalagi disediakan juga parkir, wc umum, musala dan panggung hiburan. Jumlah PKL yang ditampung ada 29, makanya dinamakan Kuliner Ceger 29 (C29). Walau baru beroperasi ternyata pengunjungnya banyak. Menu kuliner yang tersedia di sini di antaranya adalah, nasi uduk, bakmi jawa, sate kambing, empal gentong, soto makasar, es dawet banjar hingga menu masakan Jepang. Mohammad Sahudi (52), salah seorang pedagang mengaku senang dengan adanya relokasi ini. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

PKL PADATI BAHU JALAN - Suasana pedagang kaki lima (PKL) berjualan di sepanjang trotoar di kawasan Tanah Abang, Jakarta, kemarin. Libur Waisak dimanfaatkan warga untuk berbelanja barang yang dijajakan di trotoar sehingga menganggu akses pejalan kaki dan kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.

Jika Ada Solusi Lain

Reklamasi Dipertimbangkan JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan proyek reklamasi Teluk Jakarta akan dipertimbangkan kembali jika ada kajian-kajian yang memang terbukti mampu memberikan solusi lain yang lebih baik. “Kalau ada solusi lain ya kita pakai, masalahnya kan belum ada sampai sekarang,” kata Luhut usai menghadiri konferensi IORA di Jakarta, kemarin. Ia menjelakan bahwa rek-

lamasi tidak akan berhenti hanya untuk satu orang. Luhut juga kembali menegasakan bahwa proyek tersebut sudah ada sejak zaman Presiden Soeharto. Menurut dia, pelaksanaan reklamasi Teluk Jakarta sesuai landasan hukum yang ditetapkan melalui keputusan presiden di era Presiden Soeharto dan diperbaharui di pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sementara eksekusi baru dilakukan di

masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. “Oh, sudah ada semua kajiannya itu dari mulai keppresnya Pak Harto, jangan keliru lho, sama keppresnya Pak SBY, lho. Jadi, konsistensi kita sudah jelas itu, bukan di zamannya Pak Jokowi, jangan dikaitkan sama Pak Jokowi,” kata dia. Luhut mengatakan, Presiden Jokowi itu hanya melanjutkan keppres dari Pak Harto kemudian Pak SBY. Jadi landasan hukumnya sangat kuat.

Sebelumnya, pemerintah berkeinginan proyek reklamasi Teluk Jakarta tetap dilaksanakan karena urgensi dan fungsinya bagi keberlanjutan wilayah DKI Jakarta. “Saya ‘nggak’ lihat ada alasan, tapi kalau mau distop, ya, bikin ‘aja’ situ stop, nanti kalau sudah Jakarta tenggelam atau menurun, ya, tanggung jawab. Jadi, jangan lari dari tanggung jawab di kemudian hari,” kata Luhut, (Senin, 8/5) Pernyataan Menkomaritim tersebut disampai-

kan untuk mengomentari janji kampanye gubernur dan wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang akan menghentikan proyek reklamasi Teluk Jakarta. “‘Nggak’ ada alasan kita membatalkan sampai hari ini, ya, saya ‘nggak’ tahu nanti setelah hasil studinya keluar, tapi mestinya ‘nggak’ ada, sih, karena kalau itu ‘ndak’ kita laksanakan, Jakarta itu turun antara 8 cm sampai 23 cm,” kata Luhut. (kmb)

Revitalisasi Muara Angke

Perlu Dibentuk Badan Khusus

Suluh Indonesia/son

BERFOTO DENGAN STANDING FIGURE - Warga antre berfoto dengan "standing figure" Gubernur (nonaktif) DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Plt Gubernur Djarot Saiful Hidayat di depan Balai Kota, Jakarta, kemarin. Meski Balai Kota DKI Jakarta tutup karena hari besar Waisak namun trotoar di depan Balai Kota ramai dipadati warga yang ingin berfoto baik dengan "standing figure" AhokDjarot maupun karangan bunga dukungan bagi pasangan tersebut.

Djarot Janji

Benahi Sistem Pengaduan Warga JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyatakan akan segera membenahi sistem pengaduan warga di Balai Kota DKI Jakarta. “Sistem pengaduan warga di Balai Kota akan diubah, dibuat jadi lebih tertib, sehingga bisa ditangani dengan rapi,” kata Djarot di Balai Kota, Jakarta, kemarin. Menurut dia, sistem pengaduan warga di Balai Kota akan dibuat menjadi semacam cluster atau kategori, sehingga seluruh pengaduan yang diterima akan disesuaikan

dengan kategorinya masingmasing. “Nanti kami akan buat semacam cluster. Jadi, setiap keluhan akan disesuaikan dengan kategorinya, ada masalah pendidikan, masalah kesehatan, masalah perumahan dan masalah lainnya,” ujar Djarot. Selain itu, mantan Wali Kota Blitar itu juga menuturkan para petugas yang menerima seluruh pengaduan warga di Balai Kota tidak dapat diganti-ganti. Setiap petugas akan bekerja sesuai dengan SK yang dikeluarkan oleh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing-mas-

ing. “Dengan cara seperti itu, tidak ada yang namanya lempar tanggung jawab. Semuanya bisa dipantau, siapa yang menerima keluhan, lalu bagaimana penanganannya. Nanti kami akan sediakan meja-meja. Sistem baru ini akan dimulai pada Jumat pekan ini,” ungkap Djarot. Seperti diketahui, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo telah menyerahkan Surat Tugas Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. (kmb)

JAKARTA - Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengusulkan pembentukan badan khusus dalam proyek revitalisasi Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara. “Perlu dibentuk badan khusus. Karena kalau masih ditangani SKPD sendiri-sendiri akan saling tumpang tindih anggaran dan pekerjaan tidak selesai,” ujar H Subandi, anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dalam rapat kerja bersama SKPD di Gedung DPRD DKI Jakarta, kemarin. Ia juga meminta SKPD ter-

kait seperti Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Bina Marga, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta saling bersinergi dalam mengerjakan proyek ini. Mengingat, banyak persoalan yang harus dibenahi di Pelabuhan Muara Angke. Di antaranya seperti banjir rob, penataan permukiman hingga rencana pembangunan tanggul NCICD. “Kalau tidak ada integrasi perencanaan dan sinergitas kerja, akan bertabrakan terus. Ujungnya pekerjaan ini

tidak akan selesai,” katanya. Di tempat yang sama Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Catur Laswanto menyatakan siap mendukung usulan dari Komisi B DPRD ini. “Karena memang kalau bicara pariwisata, kita juga harus bicara sinkronisasi kerja yang terintegrasi,” tandasnya. Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mendorong revitalisasi pelabuhan tidak hanya difokuskan di Muara Angke. Namun juga di pelabuhan yang memiliki potensi wisata seperti

Pelabuhan Bahtera Jaya di kawasan Ancol dan Kali Baru, Tanjung Priok, Jakarta Utara. “Ada juga Pelabuhan Bahtera Jaya. Di situ kalinya dalam dan luas,” ujar H. Syariffudin, anggota Komisi B DRPD DKI Jakarta. Ia melanjutkan, selain Bahtera Jaya, Pelabuhan Kali Baru juga potensial untuk dikelola. Terlebih, di pelabuhan tersebut masih ada sejumlah aset milik Pemprov DKI Jakarta. “Kalau sampai kita benahi aset milik kita di situ bagus. Bisa dibangun ruang publik,’’ paparnya. (kmb)

Hutan Kota Penjaringan

Dilengkapi Instalasi Pengelahan Air Untuk menambah pasokan air baku, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun instalasi pengolahan air atau Water Treatment Plant (WTP) di kawasan Hutan Kota, Penjaringan, Jakarta Utara. Direktur Utama PAM Jaya, Erlan Hidayat mengatakan, pembangunan instalasi tersebut dikerjakan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Pihaknya tinggal memasang jaringan ke rumah warga. “Kami kerja sama dengan PT Jakpro, BUMD ini bikin instalasi baru di Hutan Kota,” kata Erlan di JAkarta, kemarin. Pembangunan WTP, sambung Erlan, diharapkan ram-

pung dibangun pada kuartal ketiga tahun 2018 mendatang. Instalasi tersebut untuk memenuhi jaringan di kawasan barat dan utara. Pasokan air akan diambil dari Kanal Banjir Barat (KBB). “Kami yang akan pasang jaringan baru menuju ke barat dan utara. Khususnya ke barat karena jaringannya masih kurang. Jadi kami akan lengkapi,” ujarnya. Khusus untuk pemasangan

jaringan, sambung Erlan, pihaknya mendapatkan Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) dari Pemprov DKI Jakarta sebesar Rp 300 miliar. Namun angka tersebut masih kurang untuk membangun jaringan kepada 50 ribu pelanggan baru. “Sisanya kami minta tambahan PMP kembali, karena memang yang membangun instalasi adalah Jakpro dan kami khusus untuk instalasi,” ucapnya. Khusus untuk pembangunan instalasi investasinya mencapai Rp 113 miliar. Instalasi ini berkapasitas 500 liter per detik. Sementara itu, penggabungan PAM Jaya dan PAL Jaya diperkirakan membutuhkan

masa transisi kurang lebih satu tahun. Selama masa transisi tersebut, pelayanan air bersih dan air limbah bagi warga diupayakan tidak menurun. Direktur Utama PAM Jaya, Erlan Hidayat mengatakan, saat ini penggabungan PAM Jaya dan PAL Jaya masih dibahas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI. Nantinya penggabungan dua BUMD ini akan diperkuat peraturan daerah (perda) sebagai payung hukumnya. “Setelah disahkan akan ada masa transisi. PAM bawa pasukan begitu juga dengan PAL Jaya. Kami perkirakan perlu satu tahun anggaran membuat unit untuk transisi,” katanya. (kmb)


Metr politan

Suluh Indonesia, Jumat 12 Mei 2017

3

Terkait RUU Pemilu

Pembahasan Terlalu Tertutup

Suluh Indonesia/ant

PRIYO BUDI SANTOSO DIPERIKSA - Mantan Wakil Ketua DPR 2009-2014 Priyo Budi Santoso (tengah) menyalami kerabatnya seusai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, kemarin. Priyo Budi Santoso diperiksa penyidik KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan Alquran di Kemenag Tahun Anggaran 2011-2012 dengan tersangka Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq.

MUI Larang

Eksekusi Suntik JAKARTA,- Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Hasanuddin AF mengingatkan larangan dalam Islam terkait tindakan suntik mati atau Euthanasia karena hal tersebut tergolong pada bunuh diri. “Meminta suntik mati itu sama saja meminta untuk dibunuh, bunuh diri,” katanya di Jakarta, kemarin. Persoalan Euthanasia sendiri sempat mengemuka dalam pemberitaan seiring adanya permintaan Berlin Silalahi (46) ke lembaga pengadilan di Aceh agar disuntik mati agar tidak merepotkan orang di sekitarnya. Menurut Hasan, permintaan Berlin itu tergolong pada Euthanasia aktif yang dilarang oleh agama Islam. Dalam kon-

disi apapun, seorang manusia tidak diperbolehkan untuk bunuh diri. Bahkan, lanjut dia, untuk putus asa seorang manusia juga sejatinya tidak diperbolehkan sebagaimana tercantum dalam Alquran. Umat Islam selalu diperintahkan untuk optimistis dan tidak boleh putus asa. Dalam konteks Berlin, dia mengatakan permintaan suntik mati tersebut tergolong karena adanya faktor sosial dibanding faktor medis. MUI, kata dia, telah mengeluarkan fatwa terkait larangan Euthanasia baik itu aktif atau pasif. Untuk suntik mati pasif terdapat pengkhususan sebagaimana jika terdapat seseorang yang tergantung oleh alat penunjang kehidupan. (ant)

JAKARTA - Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Fadli Ramadhanil mengatakan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) PenyelenggaraanýÿPemilu tidak melibatkan publik, sehingga dinilai terlalu tertutup. “Sampai saat ini saja, publik tidak tahu perkembangan RUU Pemilu sudah sampai mana, tiba-tiba di akhir waktu sebelum diputuskan muncul banyak isu baru. Ini mengapa dikatakan tertutup,” ujar dia di Kantor Indonesia Corruption Watch (ICW), Jakarta, kemarin/ Padahal, Pasal 5 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Pe-

rundang-Undangan mengatakan pembahasan RUU antara legislator dan eksekutif harus mengacu pada asas keterbukaan, ucapnya menjelaskan. Fadli menyebutkan isu baru yang tiba-tiba didengungkan Pansus RUUýÿPemilu itu di antaranya adalah mengenai kenaikan batasan dana kampanye dan adanya wacana pengalokasian Rp10 triliun dari APBN sebagai dana untuk membayar saksi pemilu dari partai politik. “Dua usulan ini, selain mendadak muncul juga patut dinilai tanpa dasar yang jelas dan akan menimbulkan masalah baru. Oleh karena itu, kami mengkritik model penyusu-

nan produk hukum yang seperti ini. Publik tidak bisa memantau proses dan isunya,” kata dia pula. Menurut Fadli, dasar diputuskannya pelaksanaan pemilu serentak adalah untuk mendorong efisiensi anggaran oleh pemerintah. Namun, jika kemudian dua isu baru yang diusulkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) itu kelak disepakati, maka tujuan pemerintah untuk memangkas anggaran pemilu ini dikatakan gagal, tambahnya. “Wacana tersebut otomatis menambah beban biaya negara, sehingga efektifitas dan efisiensi yang diinginkan pemerintah tidak terwujud,” kata dia. (ant)

Agar Lebih Fair

DPD Dipilih Pansel

JAKARTA - Ketua Pansus RUU Pemilu DPR Lukman Edy mengatakan usulan calon anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dipilih oleh panitia seleksi dimunculkan untuk mencegah praktik pengumpulkan kartu tanda penduduk (KTP) dukungan secara tidak fair. “Usulan yang diusulkan oleh pemerintah ini masuk tarik ulur. Saat ini masih dalam pembahasan di Pansus RUU Pemilu,” kata Lukman Edy pada dis-

kusi “Dialog Kenegaraan: Anggota DPD Dipilih Pansel, Bukan Solusi” di Gedung MPR/ DPR/DPD Jakarta, kemarin. Menurut Lukman, usulan pemerintah agar calon anggota DPD dipilih oleh panitia seleksi dilatarbelakangi dari kejadian adanya permainan tidak fair dalam pengumpulan syarat dukungan dengan bukti minimal 50.000 foto kopi KTP. Permainan tidak fair yang dimaksudkan, kata dia, adalah

pengumpulkan bukti dukungan dengan cara membeli atau praktik politik uang, misalnya Rp100.000 per lembar KTP. “Pada pemilu legislatif sebelumnya, guna mencegah praktik membeli dukungan ini yakni dilakukan verifikasi faktual, dengan menanyakan kebenaran dukungan kepada pemilik KTP,” katanya. Ia menegaskan adanya praktik pembelian bukti dukungan ini, sama saja seperti pepatah

“membeli kucing dalam karung”. Wakil Ketua Komisi II DPR ini menjelaskan usulan calon anggota DPD RI dipilih melalui panitia seleksi, prosesnya ketat dan transparan. “Panitia seleksi akan memilih 20 nama di setiap provinsi sebagai calon anggota DPD untukk kemudian dipilih pada pemilu 2019,” katanya. Lukman menjelaskan usulan agar calon anggota DPD RI dip-

ilih oleh panitia seleksi ini masih tarik ulur pada pembahasan RUU Pemilu. Di sisi lain, kata dia, usulan ini juga tidak dapat dimintai persetujuan kepada DPD karena dinilai menjadi penghambat proses pencalonan anggota DPD, sehingga akan ditolak. Sementara itu, Ketua Badan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan DPD RI John Pieris meragukan penerapan seleksi melalui pansel. (har)

E-goverment

Perlu Percepatan JAKARTA - Wapres Jusuf Kalla mengharapkan percepatan penerapan administrasi pemerintahan berbasis teknologi informasi atau “E-Government” secara nasional agar koordinasi antarpemerintah dan pelayanan publik dapat dilakukan secara langsung, mudah, dan transparan. “Kita telah meminta kepada Menteri PAN dan RB serta KASN untuk membuat sistem nasional yang dapat saling berhubungan sehingga apabila bupatibupati mempunyai sistem IT yang baik maka dapat berhubungan dengan kabupaten lainnya dan dengan provinsinya, sehingga gubernur dapat menilai dapat mengevaluasi apa yang telah dijalankan,” kata Wapres di Jakar-

ta, kemarin. Wapres dalam pidato pembukaan Rapat Koordinasi Kepegawaian 2017 BKN di JCC, kemarinmenyampaikan bahwa saat ini banyak provinsi, kota, dan kementerian masih memiliki sistem sendirisendiri yang tidak terkoneksi dengan instansi pemerintah lainnya yang menimbulkan birokrasi berlapis-lapis. “Kita semua mempunyai sistem yang berbeda-beda sehingga tidak mudah untuk mengkoordinasikan dari sistem yang ada, dari semua itu pemerintah akan mengupayakan adanya suatu sistem nasional daripada IT,” kata dia. Terkait percepatan egovernment, Wapres juga mengharapkan adanya persiapan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PDIP SIKAPI VONIS AHOK - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Hukum, HAM, dan Perundang-Undangan Trimedya Panjaitan (ketiga kanan) bersama Tim Hukum Badan Bantuan Hukum dan Advokasi (BBHA) Pusat DPP PDI Perjuangan menunjukkan surat permohonan banding terhadap putusan PN Jakarta Utara dengan Terdakwa Kasus Penistaan Agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok usai memberikan keterangan pers kepada awak media di Jakarta, kemarin.

Mengajak Masyarakat Indonesia dan Dunia Pelihara Harmoni MENTERI Luar Negeri RI Retno LP Marsudi, dalam pembukaan program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) 2017, mengajak seluruh masyarakat Indonesia dan dunia untuk terus berupaya memelihara harmoni dalam keberagaman.

Menlu Retno Marsudi di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, kemarin mengatakan, keberagaman adalah suatu pemberian, namun harmoni adalah sesuatu yang harus dipelihara oleh diri kita masing-masing. Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI) merupakan kegiatan yang telah dilaksanakan Kemenlu sejak 2003. Pada 2017, program tersebut memasuki tahun yang ke-15. Menurut Menlu Retno, tujuan kegiatan BSBI adalah untuk memperkenalkan para gen-

erasi muda negara-negara sahabat dengan berbagai ragam identitas dan kepribadian bangsa Indonesia yang khas, seperti sikap menghargai keberagaman, kekeluargaan, kesantunan, toleransi, dan keterbukaan. “Kita harus berdiri lebih maju untuk memelihara harmoni. Mari membangun kehidupan yang penuh dengan persahabatan,” ujar dia. Menlu RI berharap peserta BSBI dapat menjadi sahabat dari Indonesia (friends of Indonesia) di masa mendatang. “Hari ini saya melihat sa-

Retno LP Marsudi

habat-sahabat Indonesia yang akan menjadi duta-duta besar Indonesia di seluruh dunia. Kami senang menyambut para peserta sebagai anggota keluarga besar Indonesia,” kata Retno. Selama 15 tahun terakhir, kegiatan BSBI telah menghasilkan 718 lulusan dari 63 negara yang menjadi sahabat Indonesia dan juga membantu promosi Indonesia di luar negeri.

Program BSBI 2017 dimulai pada 8 Mei 2017 dan akan ditutup dengan pagelaran budaya kolosal bertajuk “Indonesia Channel, Pentas Karya Sahabat Indonesia” pada 19 Agustus 2017 di Surabaya. Tema yang diangkat pada BSBI 2017 adalah “Celebrating Diversity, Harnesing Harmony” (Merayakan Keragaman, Memanfaatkan Harmoni). Kurikulum utama yang diajarkan dalam BSBI adalah bahasa Indonesia, seni budaya dan keharmonisan beragama, kegiatan sosial serta kearifan lokal. Dalam rentang waktu tersebut, peserta akan berkesempatan mengenal dan merasakan suasana pada saat hari besar keagamaan di Indonesia, seperti Hari Raya Waisak, Ramadhan dan Idul Fitri, serta kemeriahan menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-72. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Jumat 12 Mei 2017

4

PGRI Berharap

Insentif Guru Honoer Segera Dibayar TANGERANG - Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tangerang, Banten berharap insentif guru honorer di daerah itu bisa segera dibayarakan. “Perlu dicari solusi terhadap pembayaran insentif guru honorer yang belum juga dibayar selama lima bulan,” kata Ketua PGRI Kabupaten Tangerang Kosrudin di Tangerang, kemarin. Menurut dia, Bupati Tangerang dapat membuatkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan guru honerer, itu sebagai dasar pembayaran insentif itu. Kosrudin mengatakan untuk pemberian SK itu dasar hukumnya yakni Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) No. 8 Tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis BOS. Masalah itu sehubungan aparat Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkab Tangerang mengakui insentif guru honorer selama 5 bulan belum dibayar karena belum ada payung hukum untuk

mencairkan dana tersebut. Sekretaris Disdik Pemkab Tangerang, Tini Wartini mengatakan terdapat sekitar 5.000 guru yang belum menerima honor tersebut, baik guru SD, SMP, maupun SMA, yang tersebar pada 29 kecamatan. Meski telah tersedia anggaran sebesar Rp60 miliar dari APBD 2017, tapi tidak dapat dicairkan tanpa payung hukum karena khawatir menyalahi aturan. Namun payung hukum untuk pencairan dana tersebut telah diajukan oleh tim rancangan legalitas, di antaranya dari Inspektorat, Bagian Hukum dan BKP-SDM Pemkab Tangerang. Sedangkan pengajuan rancangan tim tersebut kepada Sekretaris Daerah Pemkab Tangerang Iskandar Mirsyad pada awal Maret 2017. Pembayaran insentif guru itu biasanya lancar diterima setiap bulan selama 2016, tapi memasuki Januari 2017 hingga Mei 2017 mengalami kendala. (ant)

Kilas

Suluh Indonesia/ant

AMANKAN TERDUGA PENYUSUP MAKO BRIMOB - Polisi mengamankan dua orang terduga penyusup di gerbang Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, kemarin. Dua orang tersebut diduga menyusup ke dalam markas Brimob saat akan diperiksa di lokasi tempat penahanan Ahok .

Rumah Kos Diduga

Oknum PNS Gunakan Shabu MESKI Pemkot bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Depok gencar mengkampanyekan anti narkoba hingga ketingkat anak usia dini. Namun hal itu tak mampu menyurutkan PNS di kota religius itu ditangkap anggota Satnarkoba Polresta Depok, Rabu (10/5) malam. Pegawai dinas sosial berinisal MS itu ditangkap saat menggunakan shabu di rumah kontrakannya, Pondok Kayu, Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya Kota Depok. Kasat Narkoba Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana mengatakan MS alias Marvie (34), diamankan oleh anggota Unit 1 Sub 1. Saat rumah kontrakan itu digeledah, polisi menemukan barang bukti sebungkus plastik bening isi shabu seberat brutto 0,26 gram atau seharga sekitar Rp2 juta. Sebelumnya ada informasi dari warga di kediaman pelaku kerap dijadikan tempat menggunakan narkoba. (ant)

Prostitusi Terselubung TANGERANG - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tangerang mencurigai rumah kos di Kecamatan Pakuhaji dan Kosambi dijadikan tempat prostitusi terselubung. “Banyak laporan yang kami terima, para pekerja seks komersial menjalani kegiatan di rumah kos,” kata aktivis KPA Kabupaten Tangerang Eko Darmawan di Tangerang, kemarin. Eko mengatakan di Pakuhaji dan Kosambi banyak

dibangun rumah kos tanpa pemilik berada di sekitar lingkungan itu. Namun penyewa dengan bebas masuk dan keluar dengan membawa tamu tanpa ada kontrol dari pemilik rumah. Bahkan jam bertamu pun tanpa dibatasi dan kadang penyewa berkolusi dengan bagian pengamanan pemilik rumah. Kawasan Pakuhaji dan Kosambi berdekatan dengan Bandara Internasional Sokerano-

Hatta, menyebabkan intensitas arus orang dan barang sangat tinggi dan pelaku bisnis berupaya pemanfaatkan waktu semaksimal mungkin. Hal tersebut menyebabkan salah satu faktor para PSK memanfaatkan rumah kos di Pakuhaji untuk kegiatan prostitusi. Demikian pula para PSK sengaja beraksi di Pakuhaji karena sebelumnya kebanyakan berasal dari lokasi prostitusi Dadap, Kecamatan Kosam-

bi akibat bangunan yang digunakan dibongkar aparat terkait seperti di Kalijodo, Jakut. Menurut dia, para PSK memanfaatkan teknologi dalam melakukan aksi melalui media sosial maupun telpon langsung. Dia menambahkan setiap tahun jumlah penderita HIV/ AIDS di wilayah ini terus bertambah meski kawasan Dadap telah ditutup. Eko mengharapkan agar instansi terkait juga peduli ter-

hadap penanggulangan HIV/ AIDS, maka perlu upaya nyata untuk mengatasinya diantaranya pengawasan rumah kos. Dia prihatin terhadap kondisi itu karena saat ini penderita HIV/AIDS di Kabupaten Tangerang mencapai 473 kasus dan mayoritas penderita adalah PSK. Untuk diketahui, gencarnya operasi penertiban terhadap penyandang masalah sosial, menyebabkan mereka membuka praktik di tempat kos. (ant)

Pantau Sembako

Sebabkan Banjir

POLRESTA Tangerang, Banten, melakukan pemantauan sembako di sejumlah pasar tradisional sebagai antisipasi tindakan pedagang menimbun sehingga harga menjadi mahal menjelang Ramadhan. “Petugas sudah turun untuk mengecek dan ketersediaan barang, khawatir dimanfaatkan oleh pedagang besar,” kata Kepala Bagian Opersional Polresta Tangerang Kompol Jarkasih di Tangerang, Kamis. Jarkasih mengatakan pemantauan itu dilakukan pada sejumlah pasar tradisional seperti di Pasar Tapos, Kecamatan Tigaraksa dan Pasar Sentiong, Kecamatan Balaraja. Dia mengatakan menjelang Ramadhan diharapkan tidak terjadi penimbunan aneka barang apalagi sangat dibutuhkan warga. Menurut dia, pemantauan itu agar warga merasa aman dan nyaman selama menjalankan ibadah puasa dengan ketersediaan sembako yang harganya terjangkau. (ant)

Pemkab Bongkar Puluhan Lapak PKL

1.020 Botol Miras Disita APARAT Polres Tangerang, Banten, menyita sebanyak 1.020 minuman keras berbagai merek yang dibawa pelaku mengunakan kendaraan bak terbuka untuk dikirim ke Kecamatan Kosambi dan disimpan dalam ruko. “Pertama kami mengamankan kendaraan membawa minuman itu nomor polisi B-9025-BRL yang memuat 30 dus,” kata Kapolsek Teluknaga AKP Arif Purnama Oktora di Tangerang, Kamis. Arif mengatakan petugas menyita minuman itu dari dua pelaku Iman (37) dan Wahyu (34) di Jalan Raya Prancis, Kecamatan Kosambi. Imam merupakan sopir kendaraan bak terbuka dan Wahyu adalah kondektur, ketika diperiksa petugas, kedua pelaku mengelak membawa minuman keras. Bahkan mereka menolak untuk dibuka isi dalam kendaraan dan berdalih minuman ringan untuk diantar ke sebuah tempat di Kosambi. (ant)

Suluh Indonesia/ant

RUMAH AMBLAS - Petugas Satpol PP berjaga di sekitar lokasi rumah yang amblas di kampung Koceak Setu, Tangerang Selatan, kemarin. Intensitas hujan yang cukup tinggi serta struktur tanah yang labil di kawasan tersebut menjadi penyebab amblasnya enam rumah warga sedalam 20 hingga 30 meter.

Depok Canangkan

Budaya Bersarung dan Cari Jawara Nasi Uduk SARUNG adalah budaya asli Indonesia yang penggunaannya cukup melekat di kalangan masyarakat. Budaya yang memiliki nilai filosofis tersendiri itu menarik minat Disdagin Kota Depok.

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

Lewat acara Pesta Lelaki Bersarung yang menjadi satu dalam Festival Kuliner Depok, di Ace Hardware, Margonda, pada Minggu 14 Mei 2017 mendatang, diharapkan makin memasyarakatkan budaya bersarung di kalangan generasi muda. “Ide awalnya kami sering melihat Pak Wali Kota mengalungkan sarung di leher. Ini merupakan pakaian pelengkap dan secara simbolis memiliki nilai dari salah satu visi Kota Depok. Kami pikir ini bisa kita kembangkan, untuk dibuatkan acara dengan lomba-lomba menarik,” ujar salah satu pengurus acara Festival Kuliner Depok yang ditunjuk Disdagin Kota Depok, Ubaidillah di Depok, kemarin.

Pihaknya mengatakan, setiap peserta yang memakai sarung, baik itu dikalungkan atau sebagai pelengkap pakaian, bisa mengikuti lomba yang diadakan pihaknya seperti lomba balap sarung, lomba tarik sarung dan lomba makan. “Kami menyediakan 100 porsi ayam goreng yang dibalut kremesan untuk dijadikan ajang lomba makan. Hanya 100 peserta pertama yang beruntung mengikuti lomba ini, dan kami berikan gratis,” tambahnya. Ubay menambahkan, akan ada hadiah menarik bagi peserta yang memenangkan lombalomba tersebut. Namun demikian, bagi yang tidak mendapatkan ayam kremes secara gratis, bisa membelinya di stan kulin-

er yang telah tersedia. Selain itu, Disdagin juga akan melombakan pembuatan nasi uduk dengan melibatkan peserta dari 11 kecamatan di Kota Depok. Bahkan menurut Kepala Disdagin Kota Depok, Achmad Kafrawi, nantinya peserta yang memenangkan lomba tersebut nasi uduknya bakal dijadikan lambang atau ikon nasi uduk khas Depok yang bisa dikenalkan kepada warga se-Kota Depok. Tak seperti nasi uduk pada umumnya, kata dia, pihaknya mencari sesuatu yang istimewa dari tampilan nasi uduk Depok yang ikut disertakan. Untuk itu, para peserta dituntut sekreatif mungkin menciptakan cita rasa dan tampilan. (jif)

TANGERANG - Aparat Satpol PP Kabupaten Tangerang, Banten membongkar puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di Kecamatan Balaraja karena menjadi penyebab terjadinya banjir. “Lapak itu dibangun di atas saluran pembuangan air. Semua bangunan yang ada dirubuhkan dan kayu serta bahan material lainnya diamankan karena pedagang itu membandel,” kata Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang Yusuf Herawan di Tangerang, kemarin. Yusuf mengatakan pihaknya telah melayangkan tiga kali teguran agar PKL bersedia membongkar atas kesadaran sendiri, tapi diabaikan begitu saja. Bahkan aparat Kecamatan Balaraja sudah memberikan teguran dan melakukan pendekatan perorangan kepada PKL dan masih juga mereka berjualan di bahu jalan dan di atas saluran. Ketika musim hujan, air menggenangi pemukiman penduduk dan jalan sekitar akibat saluran pembuang ter-

sumbat oleh bangunan PKL. Dalam penertiban itu Satpol PP bersama aparat Polresta Tangerang dan Polsek Balaraja sebagai pengamanan dan menghindari aksi anarkis pedagang. Namun ketika dibongkar tidak ada pedagang yang protes, mereka pasrah melihat petugas merubuhkan bangunan yang ada. Walau begitu, ada juga pedagang yang membongkar sendiri lapak mereka, karena bahan material yang ada dapat dimanfaatkan kembali setelah mengetahui petugas datang. Hujan yang turun sejak beberapa hari ini menyebabkan jalan Raya Serang, dan Kecamatan Balaraja banjir menyebabkan kendaraan sulit melintas dan sebagian rumah penduduk terendam. Setelah ditelusuri oleh instansi terkait dan aparat Kecamatan Balaraja, maka penyab banjir karena air tidak mengalir lancar ke saluran akibat tersumbat oleh lapak pedagang. Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Ahmad Supriadi mendukung pemerintah menata lokasi banjir. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PELEBARAN TOL - Pekerja beraktivitas di area pelebaran ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek di Bekasi, kemarin. Pengerjaan pelebaran tol tersebut memasuki proses konstruksi.


pini

Suluh Indonesia, Jumat 12 Mei 2017

F OKUS Perlunya Pemerintahan Tegas

5

Reformasi Vs Radikalisme PEMERINTAH harus senantiasa menghormati dan menghargai, bagi setiap pencari keadilan atau mereka yang ingin menawarkan perubahan selama rencana perubahan itu berada di dalam koridor komitmen yang telah disepakati itu.

ADIKALISME belakangan menjadi momok di masyarakat. Bahkan paham radikal disinyalemen telah masuk ke dunia pendidikan, yakni sekolah dan kampus. Kekhawatiran dan kecemasan pun muncul, ideologi radikal ini akan meruntuhkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mengingat berbagai provokasi secara massif dikumandangkan untuk merongrong pemerintahan sekarang, NKRI bahkan ideologi Pancasila. Kecemasan akan radikalisme dan kekhawatiran akan cerai berainya NKRI, sangat kentara dengan berbagai isu yang berkembang belakangan ini. Terlebih di dunia maya, berbagai informasi antara yang hoax (palsu) dan yang asli bersliweran saling berbalas tanpa kendali. Berbagai pihak terutama pihak keamanan dan tokoh nasionalis berupaya melakukan berbagai counter untuk meredam berita-berita hoax, termasuk masuknya paham radikal ini. Beberapa cara yang telah dilakukan, di antaranya memberikan berbagai penyuluhan ke sekolah-sekolah dan kampus-kampus tentang menangkal berita hoax dan radikalisme. Sementara para tokoh nasionalis dan budayawan menangkalnya dengan menggelar berbagai perhelatan bertemakan nasionalisme, toleransi, flurarisme dan sejenisnya. Berbagai upaya itu memang cukup efektif mengimbangi masifnya gerakan penyebaran paham radikal. Namun, tanpa bermaksud mengecilkan arti perjuangan menangkal gerakan radikalisme ini, apa yang dilakukan boleh dikatakan agak terlambat. Sebab, upaya pemasukan paham radikal ini telah dilakukan secara pelan dan pasti, bahkan terstruktur rapi sejak jauh-jauh sebelumnya. Ini dapat dilihat dari berbagai isu SARA (suku, agama, ras dan antar golongan) yang dihembuskan, baik lewat media sosial di dunia maya (internet) maupun secara nyatanyata dalam berbagai kegiatan di tempat-tempat umum. Apakah itu dalam bentuk ceramah, orasi dan sejenisnya dalam berbagai aksi melibatkan yang publik cukup banyak di tempat-tempat umum. Sayangnya, berbagai provokasi halus lewat hembusan dan bisikan isu-isu SARA dengan muatan intoleransi yang jelas-jelas mengarah pada disintegrasi bangsa, tidak segera ditanggapi oleh pihak terkait dan pemerintah. Berbagai bisikan intoleransi lewat isu SARA dan rongrongan terhadap ideologi negara Pancasila dan NKRI, dibiarkan menggelinding begitu saja. Berbagai aktor intelektual yang nyata-nyata dan dengan terbuka menebar paham radikal, isu SARA, intoleransi, disintegrasi dan rongrongan pada NKRI dan ideologi Pancasila, seakan dibiarkan gentayangan dan tidak ada tindakan tegas apa pun. Ketika gelindingan bola salju itu telah menjadi besar dan berhasil masuk ke berbagai lapisan masyarakat terutama generasi intelektual di dunia pendidikan, semua seperti kebakaran jenggot. Semua bertindak seperti pemadam kebakaran, sibuk mencari air untuk memadamkan api paham radikal yang telah membakar bangsa dan NKRI. Ini tentu menjadi pekerjaan yang tidak mudah dan dipastikan telah ada “yang terbakar” oleh paham radikal tersebut. Jika saja sejak dini pemerintah bersikap tegas dengan menindak para provokator tersebut, barangkali kekhawatiran dan kecemasan anak bangsa ini tidak separah sekarang ini. Sikap tegas pemerintah tidaklah selalu diartikan arogan, otoriter, diktator atau sejenisnya. Sikap tegas justru diperlukan untuk menjaga wibawa pemerintah, menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI serta idelogi negara. Sikap tegas ini diperlukan untuk memberikan jaminan keamana dan kenyamanan pada rakyat Indonesia. Sikap tegas pemerintah ini seperti apa yang ditunjukkan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti dengan menenggelamkan kapal-kapal asing yang jelas-jelas merongrong NKRI. ***

R

Bang D

el

Wapres Jusuf Kalla mengatakan ketidak adilan di dalam masyarakat juga disebabkan oleh kesenjangan sosial

Kemiskinan juga meningkat...

Kegagalan reformasi ekonomi saat ini telah menjadi momentum strategis bagi dijajakannya radikalisme dengan semangat merubah ideologi negara dan ini berpotensi memporak- porandakan keutuhan negara. Belum hilang dari ingatan kita bagaimana kegagalan Orde Baru dengan otoritarianisme membangun kesejahteraan rakyat Indonesia dan ini menjadi langkah strategis bagi proses demokratisasi pada saat itu, menawarkan dirinya menjadi sistim berbangsa dan bernegara yang baru, guna menggantikan sistim otoriter dengan politik dan kebijakan kesejahteraan rakyat yang semu, yang hanya berorientasi pada pencitraan semata. Kegagalan ini kembali terulang, kebijakan reformasi ekonomi yang dibuat di era reformasi masih terkesan setengah hati, khususnya terkait dengan keadilan ekonomi yang pertumbuhannya belum dirasakan memiliki keberpihakan bagi rakyat banyak. Kebijakan ekonomi yang belum mampu menumbuh kembangkan pelaku ekonomi baru. Pemerintah hanya mampu melanggengkan konglomerasi yang ada, tanpa ada regulasi yang tegas; siapa yang boleh bermain dihulu dan siapa saja yang boleh bermain dihilir. Kebijakan fiskal yang belum menyentuh rasa keadilan. Kebijakan pajak masih dirasakan hanya membebani rakyat kecil, khususnya kebijakan pajak bumi dan bangunan yang semakin hari hanya menjadi alat untuk memaksakan terjadinya proses alih fungsi lahan. Dan banyak lagi kebijakan yang membuat kebijakan yang ada terkesan salah urus dan berdampak terhadap gagalnya distribusi kesejahteraan rakyat. Situasi ini rupanya telah menjadi momentum strategis bagi upaya kelompok tertentu untuk menjajakan ideologinya secara masif dan terbuka. Hilangnya upaya sosialisasi Ideologi Pancasila di kampus, nampaknya membuat kampus menjadi ajang radikalisme. Bahkan ada mahasiswa dan para akademisi dengan dalih ingin membuat perubahan, telah menelan mentah mentah radikalisme yang ditawarkan. Apakah betul ideologi yang diwacanakan akan digunakan secara nyata? Ataukah ini hanya sekadar romantisme politik balas dendam? Sehingga pada akhirnya doktrin baru itu hanya akan menjadi kedok belaka. Untuk itu, bagaimana kita da-

Oleh Oleh Nyoman Dhamantra pat melihat perbedaan yang mendasar antara proses perubahan ketika reformasi dan rencana perubahan yang diwacanakan saat ini? Orde Reformasi adalah Orde dengan proses perubahan yang dikehendaki rakyat, dalam rangka menuju proses demokratisasi yang memang telah sesuai dengan kaidah dan komitmen berbangsa serta bernegara. Empat Pilar berbangsa dan bernegara yaitu Pancaaila, UUD 1945, NKRI dan Kemajemukan, merupakan komitmen bangsa Indonesia dan seyogyanya menjadi koridor, khususnya bagi upaya rakyat mencari keadilan ataupun menawarkan perubahan. Pemerintah harus senantiasa menghormati dan menghargai bagi setiap pencari keadilan atau mereka yang ingin menawarkan perubahan, selama rencana perubahan itu berada di dalam koridor komitmen yang telah disepakati. Namun begitu juga sebaliknya, pemerintah bersama aparat penegak hukum harus berani tegas, guna menghentikan rencana kegiatan para pencari keadilan ataupun mereka yang mencoba menawarkan perubahan, bilamana tidak sejalan dengan komitmen bernegara ataupun berbangsa yang ada. Sudah hampir setengah tahun bahkan bisa jadi delapan bulan terkahir, radikalisme seakanakan seperti momok bagi NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Jagat nyata dan maya seakan tak henti ‘berdisko’ soal gerakan yang bisa mengancam keutuhan bangsa dan negara. Seakan-akan pula negara ini akan runtuh saja karena aksiaksi fudamentalis tersebut. Hanya saja radikalisme itu mesti dibeberkan dengan apa yang sebenarnya menyebabkan itu terjadi. Apakah sekonyongkonyong begitu saja, radikalisme itu tumbuh? Atau karena pemerintah yang tidak becus mensejahterakan rakyatnya? Perlu disadari, bangkitnya radikalisme di Indonesia sejatinya tidak dapat dilepaskan dari kegagalan pembangunan. Pembangunan baik fisik dan non fisik, yang tidak menghadirkan keadilan bagi kesejahteraan rakyat. Pendek kata, pembangunan itu ada harus dapat menghadang laju kemiskinan dan kesenjangan yang kian tumbuh subur di Indonesia. Baik dari ujung barat hingga ujung timur

di Negara Seribu Pulau ini. Pertama-tama, umumnya kemiskinan kultural senantiasa menjadi dampak dari kemiskinan struktural. Kemiskinan kultural ini ialah kemiskinan yang dianggap sah-sah saja bagi masyarakat, karena seseorang itu dilahirkan miskin. Kemudian secara berkelanjutan menjadi sikap mental di masyarakat. Seperti halnya penyakit malas yang ada pada masyarakat Indonesia. Padahal kemiskinan itu diakibatkan dari kemiskinan struktural yang dibuat oleh kebijakan pemerintah yang keliru dan sistemik. Itu menyangkut dengan yang namanya kebijakankebijakan. Nah, kebijakan di tubuh Pemerintah inilah yang membuat sebuah struktur sosial, yang kemudian melahirkan kesejangan hingga berujung pada kemiskinan. Kemiskinan sistemik seperti itu dialami dan diderita berkepanjangan oleh masyarakat. Akhirnya membuat masyarakat pasrah menerima kemiskinan itu sebagai sebuah nasib yang memang harus dilalui. Kemiskinan kultural semacam itu umumnya terjadi di pedesaan yang hanya dijangkau oleh pembangunan dengan ala kadarnya dan dialami oleh kelompok masyarakat yang tuna pendidikan dan umumnya buta huruf. Situasi seperti itu bisa kita lihat dizaman kerajaan sampai dengan era penjajahan. Era dimana pembangunan dengan hak-hak ekonomi yang hanya diperuntukkan bagi kelompok elit penguasa dan para antek- anteknya. Dan proses pertumbuhan ekonomi yang dirasakan hanya oleh segelintir orang, itu dianggap sebagai sebuah keniscayaan kultural. Lantas, apakah kita menganut paham dan sistem seperti itu sampai saat ini? Era kini, kita pun dapat melihat sekaligus menilai, bahwa keberadaan kemiskinan saat ini juga lebih tumbuh subur di perkotaan dan berkembang sejalan dengan perkembangan tehnologi. Malahan proses globalisasi yang juga membuat seakan-akan dunia menjadi tanpa batas. Selain itu, keterbukaan ataupun ketersediaan informasi membuat masyarakat dengan mudahnya dapat meraih dan menyebarkan informasi. Yang membuat mengelus dada, infor-

masi yang sifatnya dogmatis dan cenderung menumbuh kembangkan apatisme masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran kemiskinan yang penuh dengan doktrin keputusasaan itu pada akhirnya membuat lahirnya babak baru fatalisme di Indonesia. Situasi seperti saat ini merupakan awal dari terganggunya persatuan dan kesatuan negara yang ditandai dengan bangkitnya primodialisme, sektarianisme dan radikalisme, akibat hilangnya rasa sepenanggungan dan rasa kebersamaan satu nusa dan satu bangsa. Yang pada akhirnya menjadi pintu masuk terusiknya stabilitas negara. Menurut Acemoglu dan Robinson di dalam bukunya “why nation failed” (mengapa negara gagal), disebutkan bahwa negara gagal disebabkan lebih karena negara hanya mampu menghadirkan institusi politik dan ekonomi yang ekstraktif. Institusi dengan kebijakan politik dan ekonomi yang tidak berpihak kepada demokrasi dan tehnologi dan menghambat kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Tanda tanda kebijakan negara yang ekstraktif, adalah ketika para pemimpinnya lalim. Lalim terhadap hak-hak politik dan ekonomi rakyat. Sehingga kesenjangan dan kemiskinan yang ada membuat rakyat kehilangan penghormatannya kepada negara. Untuk itu sudah saatnya para elite kekuasaan membangun kesadaran baru. Yaitu dengan menghadirkan institusi ekonomi inklusif, yakni dengan menghadirkan pembangunan dengan memberi manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan pastinya harus dimulai dengan pemerataan yang memadai.

Penulis: Anggota DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan.

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Perbaikan Jalan Masih Menyisakan Lubang SEPERTINYA kita harus mengapresiasi langkah Pemprov DKI yang sejak awal sudah cukup serius memperbaiki jalan-jalan di beberap ruas. Selama ini jalan yang rusak dan berlubang memang selalu menjadi ancaman serius buat pengendara, terutama motor terlebih di malam hari. Di sepanjang Gatot Subroto saja sebelumnya banyak sekali jalan berlubang yang sudah memakan korban cukup banyak. Lalulintas di sepanjang ini memang cukup tinggi, termasuk di malam hari. Karena itu, perbaikan memang mutlak dilakukan. Sayangnya, perbaikan yang dilakukan selama ini seprti tambal sulam saja. Sejak musim hujan ini, lubang-

lubang jalan yang sudah ditambal kembali mulai mengelupas. Dan ada lubang cukup besar menjelang lampu lalu-lintas menjelang Pancoran arah Grogol. Lubang itu sangat membahayakan karena kelihatannya selain besar juga sangat dalam. Bisa dipastikan jika mobil melindasnya akan terjebak, apalagi motor akan lebih fatal lagi. Kerusakan seperti ini bisa jadi muncul karena perbaikan yang dilakukan tidak permanen. Mestinya perbaikan dilakukan dengan membetonya, seperti di beberapa lubang sudah dibeton. Lantas mengapa tidak sekalian saja, lubang-lubang itu dibeton. Sarmili Kampung Melayu, Jakarta

Lapangan Bola di Jakarta Hampir Punah JAKARTA semakin hari tambah padat dan sumpek. Ruang terbuka semakin berkurang karena keserakahan para pengusaha dan penguasa yang terus menggusur area lahan kosong yang hijau untuk dijadikan gedung-gedung bertingkat. Keuntungan yang hanya berpihak pada segelintir orang yang memiliki uang dan kekuasaan tanpa memikirkan masa depan generasi yang akan lahir. Lahan bermain anak-anak Jakarta semakin habis dan yang tersisa hanya gang-gang kecil di perkampungan padat dan tanah kosong yang siap untuk dibangun untuk dijadikan perumahan mewah dan Mall. Menyedihkan keadaan kota

Jakarta yang penuh dengan berbagai ragam warna kehidupan. Mulai dari yang paling glamor sampai yang paling melarat ada di Jakarta. Semua membaur menjalani hidupnya masing-masing. Walau kadang terjadi anarkisme karena kesenjangan itu. Semua itu menjadi resiko sebuah metropolitan yang tak tertata dengan baik dalam hal pembangunannya. Para elit yang hanya adu mulut di dalam kekuasaannya di gedung milik rakyat Indonesia (DPR). Wah apa yang bakal terjadi jika hanya mementingkan keegoisannya masing-masing dan kelompoknya masing-masing. Ma’arif Kemanggisan, Jak-Bar

Rambu Lalin yang Sering Dilanggar RAMBU lalu-lintas sering dilanggar para pengendara yang tak tertib, terutama angkot. Tak seperrti biasanya pada kamis sore lalu kemacetan lalu lintas di sekitar pasar bunga rawa belong terasa begitu parah. Atrean kendaraan berderet panjang hingga sampai ke lampu merah di depan perempatan jalan. Apa yang terjadi ? saya pikir ada kecelakaan lalu lintas atau ada mobil mogok sehingga jalan ‘tersumbat’ dan menimbulkan kemacetan. Eh ternyata penyebabnya hanya soal ‘sepele’. Angkutan kota (angkot) yang ngetem di pinggir jalan raya yang terdapat rambu dilarang berhenti.

Menariknya para sopir angkot dengan santai menunggu penumpang tak menghiraukan kemacetan yang ditimbulkan karena ulahnya. Mereka (para sopir), tanpa rasa bersalah. Mereka parkir, mencari penumpang di jalanan menjelang perempatan. Kali ini mereka benarbenar nekad. Ketika lampu hijau menyala mereka tetap tidak jalan, sehingga macet parah. Bersamaan dengan jam pulang para pelajar dan mahasiswa yang rata-rata dari mereka menggunakan kendaraan bermotor menambah kacau suasana jalan. Fahrurozy Fatmawati, Jak-Sel

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Percetakan : PT SATRIA NARADHA PERS, Cikarang, Bekasi Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 12 Mei 2017

6

MBSL 5th Golf Charity Tournament 2017

Juga Diisi Penggalangan Dana untuk Aksi Sosial

Suluh Indonesia/ist

PUKUL BOLA - Peserta MBSL 5th Golf Charity Tournament 2017 memukul bola di Riverside Golf Club, Bogor, 8 Mei kemarin. Kegiatan yang didukung Achilles ini juga diisi dengan penggalangan dana yang hasilnya nanti diserahkan untuk kegiatan bakti sosial MBSL Club Indonesia.

JAKARTA – Mercedes-Benz SL (MBSL) Club Indonesia kembali mempersembahkan MBSL 5th Golf Charity Tournament 2017. Achilles kembali mendukung kegiatan tahunan yang digelar 8 Mei lalu di Riverside Golf Club, Bogor. Golf dipercaya sebagai olahraga yang dapat mempererat hubungan antar stakeholder yang terlibat di dalam turnamen golf. Selain itu, dalam acara ini juga diisi dengan penggalangan dana yang hasilnya nanti akan diserahkan untuk kegiatan bakti sosial MBSL Club Indonesia. Achilles berharap dengan dukungannya pada MBSL Golf Charity Tournament dapat menjadi ajang untuk memfasilitasi seluruh peserta dengan latar belakang yang berbeda-beda. Para peserta yang mengikuti turnamen berasal dari dunia usaha yang berbeda, seperti perbankan, informasi & teknologi, telekomunikasi, farmasi, otomotif, industri makanan, restaurant, industri alat berat, dan pertambangan. Hal menggembirakan terlihat di sekitar mobil tire changer milik Achilles. Terlihat banyaknya antusias pengguna mobil Mercedes Benz SL untuk menggunakan ban Achilles Radial. Hal ini dapat terlihat pada penggantian ban yang dilakukan oleh peserta di venue. “Dengan dukungan Achilles,

Wapres Pastikan

Cabang Asian Games Tetap 39 JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla memastikan jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan pada Asian Games 2018 tetap 39, sesuai yang disepakati dengan Komite Olimpiade Asia (OCA). “Ya, tetap 39, 40 itu karena cabang olahraga yang masuk dalam satu cabang, tapi masuk dalam berbagai cabang seperti martial arts, nah, itu judo, jujitsu, wushu masuk di situ,” kata Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden, Jakarta, kemarin. Komentar JK tersebut terkait undangan pengurus cabor

Evan Dimas Siap Perkuat

Bhayangkara Hadapi Persipura BEKASI - Pemain andalan Bhayangkara FC Evan Dimas dan Putu Gede dipastikan tampil saat timnya melawan Persipura dalam laga tandang Liga 1 Musim 2017, Jumat (12/ 5) sore ini. “Evan dan Putu akan menyusul ke Jayapura. Mudah-mudahan keduanya fit dan bisa membawa aura positif dalam tim,” kata Coorporate Secretary Bhayangkara FC Rahmad Sumanjaya dalam siaran pers yang diterima Antara di Bekasi, kemarin. Menurut dia, Evan Dimas dan Putu Gede sebelumnya sempat absen di laga terakhir pekan lalu ketika Bhayangkara FC mengalahkan Persegres Gresik. Absenya kedua penyerang andalan itu karena adanya panggilan berlatih dari Tim Nasional Indonesia. “Pertandingan nanti, kami pastikan keduanya akan membela Bhayangkara melawan Persipura,” katanya. Sementara itu, tim Bhayangkara FC akhirnya tiba di Jayapura, Rabu (9/5) pagi setelah menempuh perjalanan udara selama delapan jam dari Jakarta. “Meski terlihat lelah, para pemain tetap bersemangat menjalani pertandingan nanti,” katanya. Rahmad memastikan, semua pemain dalam kondisi bagus meski agak kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang. Tim asuhan Simon Mcmenemy ini akan mencari lapangan di sekitar stadion untuk menjalani latihan ringan. (ant)

Indonesia pada makan malam bersama Wapres yang berjumlah 40, sementara keputusan yang disepakati Komite Penyelenggara Asian Games Indonesia (INASGOC) dan OCA adalah 39 cabang olahraga. Wapres selaku ketua pengarah panitia pelaksana Asian Games 2018 mengundang 40 pengurus cabang olahraga Indonesia yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018. Menambahi pernyataan Wapres, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrawi mengatakan jumlah cabang olahra-

ga tetap 39, namun nama olahraga dan nomor yang dipertandingkan belum final atau masih dapat berubah. “Yang pasti kita belum finalkan semua, ini masih proses konsolidasi OCA, finalnya tentu nanti akan kami sampaikan pada bulan Agustus,” kata dia. Pada Agustus 2017 merupakan tenggat waktu bagi renegosiasi INASGOC dan OCA untuk memastikan nama cabang olahraga dan nomor pertandingan Asian Games 2018. “Agustus sudah harus dikunci bahwa tak boleh lagi

ada perubahan, nah hari-hari ini sedang dilakukan renegosiasi,” kata Imam. Selain Menpora Imam Nachrawi, hadir pula dalam makan malam tersebut, yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Ketua Komite Penyelenggara Asian Games Indonesia (INASGOC) Erick Thohir, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tono Suratman, dan Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Achmad Soetjipto. (ant)

kami berharap supaya MBSL dapat terus berkembang dan bermanfaat untuk masyarakat. Seperti halnya juga brand Achilles yang semoga lebih dikenal. Sangat berharap bahwa MBSL dan PT Multistrada Arah Sarana, Tbk selaku produsen ban mobil Achilles memiliki hubungan yang semakin erat,” tutur Wakil Presiden Direktur PT Multistrada Arah Sarana, Tbk, Henryanto Komala. Acara yang berlangsung sejak pukul 06.00 WIB, ditandai dengan tee off oleh Presiden MBSL Indonesia Pramudji Suginawan. Acara MBSL 5th Charity Golf Tournament ini diikuti oleh sekitar 130 peserta, yang terdiri dari para Anggota MBSL sendiri, para vendor, pihak sponsor, dan masyarakat umum. Ditemui di lokasi acara, Presiden MBSL Pramudji Suginawan mengungkap bahwa pada turnamen kali ini acara berjalan dengan lancar sesuai perencanaan, “Hari ini acara berjalan dengan akrab dan asyik. Cuaca juga cukup mendukung dengan suasana yang teduh. Cukup meriah pada hari ini.” Sambutan Presiden MercedesBenz Club Indonesia, Deddy Rachmadi diselingi pengumuman pemenang dan pembagian piala dan doorprize bagi para peserta yang beruntung menjadi penutup acara. (grd)

Aji Santoso Nilai

Kartu Merah Penyebab Kekalahan MAKASSAR - Pelatih Arema FC Aji Santoso mengakui jika pemainnya tidak mendapatkan kartu merah atau bisa tampil dengan 11 pemain, tidak akan dikalahkan PSM dengan skor 1-0 dalam lanjutan Liga 1. Kekalahan Arema FC terjadi dalam pertandingan di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu malam. Pelatih Aji Santoso mengatakan pada babak pertama atau saat masih bermain dengan 11 pemain justru Cristian Gonzales dan kawan-kawan mampu mengendalikan permainan. “Dalam pertandingan tadi kami justru mampu menguasai jalannya permainan. saya juga yakin seandainya tidak ada kartu merah maka kami belum tentu kalah dari PSM,” katanya. Kehilangan satu pemain ternyata tetap membuat tim asuhannya mampu men-

dominasi pertandingan dan mampu melahirkan beberapa peluang yang nyaris berbuah gol. Melihat semangat pantang meyerah dan motivasi pemain untuk bisa mencuri poin, membuat dirinya tidak lupa memberikan apresiasi. Ia juga memuji penampilan beberapa pemain seperti Kurnia Meiga, Cristian Gonzales termasuk Juan Pablo Pino. “Meski kami mengalami kekalahan namun saya sangat bangga dengan pemain saya. Perlu dicatat, PSM sudah dua kali menang setelah ada pemain lawan yang dikeluarkan baik saat menghadapi Persija Jakarta maupun Arema malam ini,” ujarnya. Khusus penampilan Cristian Gonzales, ia mengatakan sudah bermain seperti yang diharapkan. Ia mengatakan pertahanan dan pengawalan bek PSM yang lebih ketat membuat penyerangnya tersebut sulit meloloskan diri untuk melakukan tendangan. “Saya

kira penampilan pemain sudah bagus termasuk Cristian Gonzales. Saya juga mengucapkan selamat kepada PSM yang keluar sebagai pemenang,” jelasnya. Pada pertandingan tersebut, Arema harus kehilangan satu pemain yakni Junda. Pemain tersebut mendapatkan kartu kuning kedua atau kartu merah dari wasit setelah melanggar Wiljan Pluim. Mengenai kartu merah tersebut, ia mengatakan tidak ingin mengomentari atau menilai apakah memang layak mendapatkan kartu kuning kedua atau tidak oleh wasit. “Pertandingan tadi begitu bagus, saya tidak mau menilai apakah kepemimpinan wasit juga sudah baik atau tidak. Biarkan masyarakat yang menilai, apakah pelanggaran itu layak mendapatkan kartu kuning merah (kartu kuning kedua),” ujarnya. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 12 Mei 2017

7

Arsenal

Geser MU dari Posisi Lima

Suluh Indonesia/ist

DISAMBUT REKAN - Pemain Real Madrid Isco disambut rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Atletico Madrid pada leg kedua babak semi final Liga Champions di Vicente Calderon, Madrid kemarin. Meski kalah 1-2, Real tetap melaju ke final berbekal kemenangan 3-0 pada leg pertama pekan lalu.

LONDON - Arsenal berhasil naik ke peringkat lima klasemen sementara untuk menggeser Manchester United (MU) usai mengalahkan Southampton pada pertandingan pekan ke-35 di Stadion Saint Mary, Kamis waktu Indonesia. Arsenal naik ke peringkat lima klasemen dengan perolehan poin 66 angka, unggul satu poin dari MU yang harus turun ke peringkat enam. MU pun masih harus melakoni pertandingan Liga Europa pada Jumat besok, sebelum kembali berlaga di Liga Inggris pada akhir pekan ini. Gol pertama Arsenal dicetak Alexis Sanchez pada menit 60 memanfaatkan umpan Mesut Ozil. Gol itu adalah gol ke-100 yang dicetak Alexis Sanchez di Liga Utama Inggris. The Gunners menggandakan kedudukan menjadi 20 setelah umpan pendek Ramsey diselesaikan sempurna oleh Olivier Giroud pada menit 83. Skor 2-0 bertahan hingga laga usai. Kemenangan ini membuat persaingan menuju posisi empat besar Liga Utama Inggris kian sengit. Setidaknya posisi empat besar masih diperebutkan Liverpool, Manchester City, Arsenal dan Manchester United yang tercecer di posisi enam. (ant)

Real Madrid Tantang Juventus

Di Final Liga Champions MADRID - Real Madrid akan menantang Juventus pada partai final Liga Champions musim kompetisi 2017 setelah klub raksasa Spanyol itu menyingkirkan Atletico Madrid dengan skor agregat 42, Kamis pagi waktu Indonesia. Real Madrid memang dikalahkan Atletico Madrid dengan skor 2-1 pada leg kedua semifinal Liga Champions di Vicente Calderon,

namun berkat kemenangan 3-0 pada leg pertama, maka pasukan Zinedine Zidane itu berhak lolos ke pertandingan puncak yang akan digelar di Cardiff, Wales, pada 4 Juni 2017. Ini merupakan final ketiga Real Madrid dalam empat tahun terakhir dimana klub berjuluk Los Blancos itu terakhir kali menjadi juara pada 2014 dan 2016. Real Madrid tercatat

menjadi klub paling sering memenangkan Liga Champions dengan 11 kali juara dan tiga kali runner-up. Pada jalannya laga, Atletico Madrid sebenarnya cukup memberikan tekanan kepada klub rival sekotanya itu. Dalam 16 menit pertama pertandingan, klub racikan Diego Simeone itu berhasil mencetak dua gol. Gol pertama Atletico Madrid

dicetak gelandang serang Spanyol, Saul Niguez, pada menit 12. Niguez yang menemukan posisi tak terkawal berhasil menaduk bola setelah menyambut umpan tendangan penjuru yang dilepaskan Koke. Empat menit dari gol Niguez, Atletico menggandakan kedudukan menjadi 2-0 lewat eksekusi penalti Antoine Griezmann menakibat

Djokovic dan Nadal Melaju di Madrid MADRID - Juara bertahan Novak Djokovic dan petenis favorit tuan rumah Rafa Nadal harus berjuang keras sebelum mereka melaju ke putaran tiga Madrid Terbuka pada pertandingan Rabu waktu setempat. Djokovic mengalahkan petenis Spanyol Nicolas Almagro 6-1, 4-6, 7-5 namun Nadal harus menguras tenaga selama tiga jam untuk mengalahkan petenis Italia Fabio Fognini 7-6 (7-3), 3-6, 6-4. Petenis peringkat 76 dunia Almagro, mematahkan servis Djokovic pada game pembukaan namun petenis nomor dua dunia itu bangkit untuk memukul balik dan memenangi enam game secara berturut-turut, dan mengakhiri permainan lewat drop shot. Petenis Spanyol Almagro, yang belum pernah masuk perempat final grand slam, bangkit kepercayaan dirinya pada set kedua, dan didukung penonton dia mampu menyelamatkan dua break poin sebelum memastikan kemenangan pada set kedua. Pada set ketiga Almagro sempat mematahkan servis Djokovic dan unggul 3-0, namun petenis Serbia yang menjadi lawan dia itu lewat pengalamannya mampu bangkit dan memenangi pertandingan. Sementara itu, empat kali juara Nadal, dua kali membalikkan keadaan untuk memenangi set pertama dalam sebuah tiebreak sengit. Fognini bermain agresif, namun permainan bertahan Nadal yang cantik mampu membawa kemenangan set tersebut. Setelah gagal meraih keuntungan satu match poin, Nadal bermain akurat lewat permainan forehand kuat dan memastikan petenis nomor lima dunia berusia 30 tahun itu bertemu dengan petenis Australia Nick Kyrgios pada pertandingan babak selanjutnya, demikian Reuters. (ant)

pelanggaran Raphael Varane kepada Fernando Torres. Namun upaya Atletico untuk memburu satu gol tambahan guna menyamakan skor agregat sirna setelah gelandang Real Madrid, Isco, mencetak satu gol tandang pada menit 42. Gelandang Spanyol itu menjebol gawang Jan Oblak setelah mendapatkan bola dari Toni Kroos.

Pada babak kedua, Real Madrid dan Atletico sama-sama melancarkan serangan. Los Blancos beberapa kali membahayakan gawang Atletico lewat aksi Ronaldo, Kroos dan Isco. Atletico juga mengemas peluang dari kaki Griezmann dan Gabi pada 10 menit menjelang laga berakhir namun skor agregat 4-2 untuk kemenangan Real Madrid bertahan hingga laga usai. (ant)

Chelsea

Berharap Kunci Gelar di West Brom LONDON - Pemuncak klasemen Chelsea ingin menaklukkan West Bromwich Albion pada Jumat untuk menjadi juara Liga Inggris, kata kiper Thibaut Courtois, ketika ia mulai memikirkan untuk mengangkat trofi untuk kedua kalinya dalam tiga tahun di klub tersebut. Chelsea menang 3-0 atas Middlesbrough pada Senin untuk unggul tujuh angka di puncak klasemen setelah tim peringkat kedua Tottenham Hotspur kalah 0-1 di markas West Ham United Jumat silam. Sang pemuncak klasemen memerlukan tiga angka dari tiga pertandingan terakhirnya untuk mengamankan gelar, dan Courtois mengatakan dirinya ingin memenanginya sesegera mungkin dengan kemenangan atas West Brom yang tangguh. “Kami berharap dapat melakukannya pada percobaan pertama. Kami tahu West Brom adalah tim yang sulit ditaklukkan. Kami memiliki pertandingan yang sangat berat di sana,” kata Courtois kepada media Inggris, mengacu pada kemenangan 1-0 Chelsea atas West Brom di Stamford Bridge pada Desember. “Setiap lawan yang pergi ke sana menjalani pertandingan be-

rat. Mereka berada di peringkat kedelapan di liga dan menjalani tahun yang sangat bagus.” Courtois bergabung dengan Chelsea pada 2011 dan menjalani masa peminjaman selama tiga tahun di Atletico Madrid, namun kembali ke klub London itu pada 2015 ketika Chelsea memenangi gelar di bawah asuhan mantan manajer Jose Mourinho. Pria 24 tahun itu mengatakan kesuksesan meraih gelar musim ini akan menjadi istimewa karena penampilan tidak konsisten mereka pada musim 2015/2016, yang membuat mereka finis di peringkat kesepuluh. “Tahun pertama saya datang kemari, saya datang dari memenangi liga di Spanyol dan langsung setelah itu kami menjuarai liga, maka itu sangat indah,” tambah Courtois. “Tahun ini bahkan mungkin lebih istimewa, karena tahun lalu merupakan tahun yang sangat buruk... Manajer baru datang pada awal musim, kami memenangi beberapa pertandingan kemudian kami kalah, dan kembali terdapat banyak kritik,” ucapnya. “Kami sangat dekat, dan itu akan sangat dapat dinikmati setelah tahun lalu.” (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Jumat 12 Mei 2017

8

Di Sukabumi

Guru Madrasah Belum Sejahtera SUKABUMI - Mayoritas guru Madrasah Diniyah (MD) di Kota Sukabumi masih belum sejahtera dan tak jarang pahlawan tanda jasa ini harus nyambi pekerjaan lain untuk memenuhi kebutuhan dirinya maupun keluarganya. “Bisa dikatakan kesejahteraan guru MD masih kurang, sehingga banyak dari mereka mencari pekerjaan tambahan bahkan ada juga yang menjadi penarik ojek,” kata Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Sukabumi Bukhori Muslim di Sukabumi, kemarin. Saat ini jumlah guru MD di Kota Sukabumi sebanyak 1.051 orang mereka mengajar di ratusan MD serta mayoritas bukan pegawai negeri sipil atau PNS. Minimnya kesejateraan guru ini honor atau gaji yang diberikan

jauh dari kata layak dan di bawah upah minimum kota (UMK). Namun beruntung pemerintah setempat sudah memberikan bantuan kepada guru MD walaupun nilainya tidak besar dan jatahnya pun harus digilir. Adapun nilai bantuan tersebut sebesar Rp140 ribu/bulan dan bisa diambil setiap tiga bulan sekali. Tetapi, tidak semua guru di setiap MD mendapatkan bantuan tersebut. Tapi satu madrasah, pemerintah hanya memberikan bantuan untuk dua orang saja sehingga yang menerimanya harus digilir. “Rata-rata setiap MD mempunyai enam guru, karena bantuan dari pemerintah hanya untuk dua orang sehingga empat guru lainnya harus

menunggu giliran mendapatkan bantuan itu,” tambahnya. Keberadaan MD sangat penting, khususnya di Kota Sukabumi setiap anak atau murid yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan formal yang lebih tinggi salah satu syaratnya harus memiliki sertifikat kelulusan atau sedang bersekolah di MD. Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi E Sutisna mengatakan jumlah MD sebanyak 179 unit, namun hingga saat ini baru 10 MD yang mendapatkan bantuan dari pihaknya. “Rata-rata dari setiap Madrasah Diniya mendapatkan bantuan Rp100 juta setiap tahunnya, sehingga bantuan tersebut harus digilir,” katanya. (ant)

Pemkab Seruyan

Sediakan Bus Sekolah Gratis KUALA PEMBUANG - Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, menyediakan bus sekolah bagi siswa untuk berangkat ke sekolah. “Penyediaan bus sekolah ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk mengajak anak yang belum layak berkendara pergi ke sekolah mengendarai sepeda motor sendiri,” kata Bupati Seruyan Sudarsono di Kuala Pembuang, Kamis. Ia mengatakan selain untuk mengajak siswa di bawah umur tidak menggunakan kendaraan sendiri ke sekolah, program bus sekolah diharapkan dapat menjadi solusi bagi siswa yang kesulitan mendapatkan moda transportasi untuk berangkat sekolah. “Mudah-mudahan ini dapat bermafaat bagi masyarakat, khususnya bagi siswa sekolah,” katanya. Menurutnya, secara aturan,

ada banyak anak sekolah yang masih di bawah umur sebenarnya belum layak untuk mengendarai sepeda motor, namun tetap dibiarkan mengendarai sepeda motor sendiri ke sekolah. Kondisi itu kalau terus dibiarkan dapat meningkatkan resiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur. Kemudian, ketika terjadi kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur, maka bukan hanya anak tapi juga orang tua akan ikut bertanggung jawab atas kecelakaan yang terjadi. “Karena itu, kita mengimbau kepada seluruh orang tua agar tidak melepas anak-anaknya yang belum layak memiliki atau mengendarai sepeda motor. Sebab resikonya bukan hanya sekedar anak, tapi orang tua juga akan ikut

serta bertanggung jawab ketika terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan di jalan raya,” katanya. Kepala Bidang Transportasi Darat Dinas Perhubungan Seruyan Dwi Joko Sukoco menambahkan pada tahap awal atau tahap uji coba, Pemkab Seruyan baru mengoperasikan satu bus sekolah khusus di Kuala Pembuang. Setiap harinya, bus sekolah akan dioperasikan untuk menjemput anakanak di sejumlah halte di Kuala Pembuang. “Untuk saat ini, armada bus sekolah ini hanya satu unit dan diperuntukkan bagi pelajar SMP dan SMA di Kuala Pembuang dan sekitarnya. Ini juga masih dalam tahap uji coba. Jika respon masyarakat positif, maka akan kita teruskan dan tingkatkan,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PERAYAAN WAISAK 2017 - Sejumlah Biksu asal Tibet memainkan alat musik keagamaan saat mengiringi prosesi Pradaksina pada puncak perayaan Tri Suci Waisak tahun 2561 B.E/ 2017 di komplek Candi Borobudur, Magelang, kemarin. Perayaan Tri Suci Waisak tahun ini mengusung tema "Tingkatkan Kesadaran Menjadi Kebijaksanan".

Minum Miras Oplosan

Tiga Orang Tewas CIANJUR - Tiga orang pemuda di Cianjur, Jawa Barat meninggal dunia setelah menenggak minuman keras oplosan, sedangkan sepuluh orang lainnya menjalani perawatan di RSUD Cianjur dan puskesmas setempat. Ketiga orang yang meninggal dunia, Sugilar (35) warga Kecamatan Karangtengah, Risman (25) warga Kecamatan Cikalongkulon dan M Riki (15) warga Kecamatan Sukaluyu. Ketiganya sempat dibawa ke RSUD Cianjur untuk mendapatkan pertolongan medis, namun selang beberapa saat ketiganya menghembuskan nafas terakhirnya, kata Kepala Instalasi

Pemulasaraan Jenazah RSUD Cianjur, Dendi Kurniadi di Cianjur, kemarin.. Ia mengatakan Sugilar dan Risman meninggal beberapa saat mendapatkan pertolongan di IGD Cianjur. Keduanya datang hampir bersamaan meskipun tempat tinggalnya berbeda kecamatan. “Mungkin minuman oplosan yang mereka minum jenisnya sama. Kedua korban datang hampir bersamaan dengan korban lain yang masih bisa tertolong. Menjelang dini hari korban kembali berdatangan termasuk korban meninggal atas nama M Riki dan tiga

orang korban lain yang masih bisa ditolong,” katanya. Korban meninggal menjadi tiga orang, sedangkan yang menjalani perawatan ada sepuluh orang dan korban lainnya ada di beberapa puskesmas terdekat. Sementara Kepala Desa Sukamulya Sukarna Gamal mengatakan ada delapan orang warganya yang keracunan minuman keras oplosan, tiga diantaranya di bawa ke rumah sakit dan Risman seorang diantaranya meninggal dunia. Sedangkan lima orang lainnya menjalani perawatan di puskesmas.

Dia menambahkan dari delapan orang yang sempat menjalani perawatan, lima orang diantaranya sudah diperbolehkan pulang. Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman yang mendapat kabar tersebut mendatangi RSUD Cianjur untuk melihat kondisi korban yang masih menjalani perawatan. “Kami akan melakukan razia besar-besaran agar tidak ada lagi minuman keras yang beredar di Cianjur. Ini harus menjadi pembelajaran agar warga tidak ada lagi yang meminum-minuman keras termasuk oplosan,” katanya. (ant)

Kejari Magetan

Tahan Kepala Bappeda Magetan

Suluh Indonesia/ant

PEMBAGIAN MAKANAN SEHAT - Dua orang anak memanggul bingkisan makanan sehat yang diberikan Presiden Joko Widodo, di Jayawijaya, Papua, kemarin. Pada kesempatan tersebut dibagikan ingkisan sehat kepada 1.400 siswa dan 1.400 warga Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

MAGETAN - Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Magetan, Jawa Timur menahan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Magetan Sumarjoko atas kasus dugaan korupsi pengadaan sepatu PNS tahun anggaran 2014 senilai Rp1,2 miliar. Penahanan langsung dilakukan pada Rabu (10/5) petang, setelah Kejari Magetan menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. “Tersangka kami tahan selama 20 hari di Rumah Tahanan Kelas IIB Magetan. Penahanan tersangka kami lakukan untuk mempermudah proses hukum selanjut-

Pemkot Gorontalo Targetkan

Empat Puskesmas Terakreditasi GORONTALO - Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo, Provinsi Gorontalo, menargetkan empat dari 10 pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) bisa mendapatkan akreditas utama dari pemerintah pusat pada tahun 2017. Kepala Dinas Kesehatan, Nur Albar, mengatakan tahun 2017 ada empat Puskesmas yang dinilai tim pemeriksa. Penilaian menyangkut sejumlah dokumen yang dilakukan selama tiga hari secara bergantian dibeberapa puskesmas. “Ada cukup banyak aspek yang dinilai. Dari aspek pemeriksaan perorangan kepada masyarakat sakit maupun sehat dan kegiatan program kesehatan di luar

puskesmas, untuk posyandu,” katanya, kemarin. Bahkan admistrasi dan manajemen turut diperiksa, apakah sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku atau masih terdapat kesalahan. Namun, diakui Nur, tim penilai tidak langsung menyalahkan jika terdapat kekeliruan. Tim penilai akan menunjukan kesalahan itu dan memberikan masukan, agar kedepan bisa diperbaiki pengelolah puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat. “Tim juga telah menilai keberadaan puskesmas di tengah masyarakat, apakah diterima atau tidak. Tim itu mendatangi sejumlah aparat kelurahan dan

masyarakat setempat untuk diwawancarai,” katanya, Hubungan lintas sektor dengan pemerintah kecamatan juga dinilai, karena tanpa mereka, diakui Nur, program puskemas tidak akan berjalan dengan baik. Ia mencontohkan dengan program imunisasi dasar, pemerintah pusat memberi amanah agar imunisasi dapat disalurkan minimal 95 persen hingga 100 persen. Tanpa kerja sama lintas sektor, program itu tidak akan jalan. “Tim penilai sejak awal telah menyampaikan masih ada kekurangan pada dokumen. Hal itu memang tidak prinsip,’’ katanya. (ant)

nya hingga sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Magetan Siswanto di Magetan, kemarin. Menurut dia, penetapan tersangka Sumarjoko diputuskan setelah tim penyidik Kejari Magetan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, termasuk juga keterangan dari narapidana Yusuf Ashari saat ini telah bebas setelah menang banding. Sebelum ditahan, Sumarjoko terlebih dahulu menjalani pemeriksaan sekitar tujuh jam di ruang Kasi Pidana Khusus Kejari setempat. Ia

juga sempat menjalani tes kesehatan. Siswanto menjelaskan, dalam kasus tersebut tersangka diduga menyalahi wewenang pengadaan sepatu dinas di lingkungan PNS Magetan seharusnya dilakukan oleh Bagian Umum Pemkab Magetan. Dalam kasus tersebut, tersangka Sumarjoko dijerat dengan pasal 2 ayat 1 atau ayat 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Kejari Magetan sedang

menangani kasus dugaan korupsi pengadaan sepatu dinas pada lingkup PNS Kabupaten Magetan yang menggunakan APBD setempat tahun 2014 sebesar Rp1,2 miliar. Sebelumnya, Kejari Magetan telah menetapkan Ketua Asosiasi Perajin Kulit (Aspek) Magetan Yusuf Ashari sebagai tersangka diduga melakukan “mark up” atau penggelembungan harga atas pengadaan proyek tersebut. Yusuf Ashari juga telah divonis hukuman penjara selama empat tahun oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. (ant)

BPK Temukan

Indikasi Korupsi di Samsat Ternate TERNATE - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Maluku Utara menemukan indikasi korupsi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) kota Ternate senilai Rp5 miliar. Wakil Penanggung Jawab Pemeriksaan BPK Perwakilan Maluku Utara, Achmad Fauzi Amin di Ternate, Sabtu, mengatakan temuan BPK ini tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) No.15.C/LHP/ XIX.TER/5/2016, pada 26 Mei 2016, termasuk PKB dan BBNKB. Dalam auditnya, BPK telah

menyampaikan surat permintaan keterangan kepada Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah kota Ternate, Iman Makhdi Hasan pada 12 Mei 2016 untuk mengintruksikan kepada pihak terkait memberikan penjelasan atas selisih dimaksud. “Sampai dengan akhir pemeriksaan pada 13 Mei 2016, BPK belum menerima penjelasan selisih tersebut,” ujar Achmad. Selain itu, dari hasil permintaan keterangan kepada kepala maupun bendahara penerimaan bantuan di UPTD Samsat kota Ternate men-

gakui terdapat penerimaan BBNKB yang tidak disetorkan ke kas daerah sebanyak 1. 656 unit kendaraan senilai Rp5,34 miliar. Sedangkan, sisanya sebanyak 138 unit kendaraan sebesar Rp 441,24 juta dinyatakan bendahara penerimaan tidak pernah memproses BBNKB kendaraan tersebut dan tidak menerima pembayaran dari pihak dealer. Menurut dia, permasalahan ini diantaranya hasil pencocokan data pembayaran BBNKB di UPTD Samsat kota Ternate menemukan pembayaran BNNKB yang telah dilakukan

oleh pihak dealer kendaraan ternyata tidak dilaporkan dalam registrasi penerimaan. “Realisasi penerimaan BBNKB selalu menjadi catatan dalam pemeriksaan laporan keuangan Pemerintah Provinsi Maluku Utara,” kata Achmad. Oleh karena itu, kondisi ini bertentangan dengan Peraturan Pemerintah No. 58 tahun 2015 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah pada Pasal 75 ayat 2 menyatakan bendahara penerima wajib menyetor seluruh penerimaannya ke rekening kas umum daerah selambat -lambatnya satu hari kerja. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook