Issuu on Google+

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 149 tahun III Selasa, 11 Agustus 2009 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Belum Berkualitas

Kepemilikan Asing Dikaji

Ditargetkan Turun

PERTUMBUHAN ekonomi triwulan II 2009 sebesar 2,3 persen terhadap triwulan II 2008 tidak berpengaruh signifikan terhadap penambahan lapangan pekerjaan. “Kurang menguntungkan karena...hal. 1

BANK Indonesia kini masih mengkaji aturan terkait bank asing dalam pembentukan Arsitektur Perbankan Indonesia (API) yang baru. Ketua DPR Agung Laksono mengungkapkan hal itu saat...hal. 2

PEMERINTAH menargetkan biaya pokok penyediaan (BPP) listrik pada 2010 turun Rp 100 per kWh menjadi Rp 930 per kWh dari tahun sebelumnya Rp 1.030 per kWh. Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

KPK Disusupi Calo

Suluh Indonesia/ade

TERORIS - Sejumlah anggota Densus 88 Anti Teror Mabes Polri membawa salah satu dari dua tersangka teroris yang ditangkap di Temanggung, Jateng beberapa hari lalu untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta.

JAKARTA - Tersangka dugaan suap pengadaan sistem komunikasi radio terpadu (SKRT) Dephut Anggoro Widjojo membantah telah melakukan penyuapan terhadap Antasari Azhar. Tetapi yang sebenarnya, dirinyalah yang diperas dua oknum yang mengaku orang suruhan KPK dengan imbalan pembatalan surat cekal. Pernyataan itu disampaikan tersangka Anggoro melalui pengacaranya Bonaran Situmeang di Jakarta, kemarin. Sesuai pengakuan kliennya, kata Bonaran, Anggoro diperas, dan ama sekali bukan menyuap. ‘’Kami tadi sudah melaporkan ke Mabes Polri soal pemerasan ini,” kata Bonaran. Surat laporan itu bernomor LP/441/VIII/2009/ Bareskrim tertanggal 10 Agustus 2009. Dalam laporan disebutkan tindak pidana pemerasan yang dilakukan dua oknum yang mengatasnamakan KPK. Mereka adalah Ary Maladi dan Eddy Sumarsono. Menurut Bonaran, pascapublikasi pengakuan (testimony) Antasari, kliennya telah tersudut dengan pernyataan yang menyebutkan telah melakukan penyuapan terhadap petinggi KPK Rp 6 miliar. Tetapi yang sebenarnya adalah Anggoro diperas dua oknum itu sebesar Rp 5,1 miliar. Uang itu sudah diserahkan dalam beberapa tahap. ‘’Uang itu sudah diserahkan,’’ katanya. Namun, Bonaran tidak merinci nilai yang yang diserahkan tiap tahapannya. Begitu pula dengan lokasi penyerahan uang tersebut. (nas)

Gugatan Pilpres

KPU Yakin Menang JAKARTA - Anggota KPU Andi Nurpati mengatakan pihaknya yakin dapat menang dalam kasus perselisihan hasil pemilu presiden dan wakil presiden yang diproses di MK Menurut Andi, pemohon yakni pasangan Megawati Prabowo tidak dapat menghadirkan bukti kuat tentang adanya penggelembungan suara dan di daerah mana saja penggelembungan itu terjadi. Dalam persidangan di MK, pemohon telah memberikan bukti hasil penghitungan suara pilpres, namun dalam versi internal yang dihitung tim pasangan Megawati-Prabowo. KPU menilai, pemohon tidak dapat menghadirkan bukti formal. ‘’Memang ada angka hasil penghitungan tetapi tidak ada yang bertanggung jawab, tidak ada yang tanda tangan di angka itu. Selain itu juga format hasil penghitungan itu sendiri juga tidak kami kenal (tidak resmi),” katanya.

Menghadapi gugatan tentang hasil penghitungan suara, KPU menyiapkan bukti berupa formulir rekapitulasi suara di 471 kabupaten/kota, kecamatan, hingga tingkat tempat pemungutan suara (formulir C1). Dengan bukti tersebut, KPU yakin dapat memenangkan kasus dugaan penggelembungan suara. ‘’KPU karena tidak tahu TPS yang dipersoalkan (diduga terjadi penggelembungan suara), akhirnya kami antisipasi dengan tetap membawa bukti rekapitulasi KPU seluruh Indonesia,” ujarnya. MK rencananya akan membacakan putusan sidang perselisihan hasil pemilu Rabu (12/ 8) besok. Gugatan perselisihan hasil pemilu ini diajukan oleh dua pasangan capres-cawapres yakni Mega-Pro dan Jusuf Kalla-Wiranto. Optimis Menang

Secara terpisah, capres Megawati yang juga Ketua

Umum PDIP optimis memenangkan kasus ini, karena bukti-bukti yang diberikan cukup kuat. ‘’Sebagai Ketua Umum PDIPdan capres yang telah memasukkan permohonan ini, saya merasa cukup optimis hal-hal yang disampaikan tim hukum dapat menjadi bahan masukan keputusan MK,” kata Mega. Mega mengatakan, keputusan MK sangat penting karena tidak ada kasasi dan banding. ‘’Salah satu tugas proses reformasi adalah melaksanakan pemilu yang demokratis sehingga menjadikan Indonesia menjadi negara hukum demokratis yang kuat,” katanya. Mega mengatakan, jika permohonannya ditolak maka secara politis bisa menjadi presiden di kemudian hari. Namun, Mega menegaskan, bukan ingin intervensi. ‘’Masalah DPT dan pengurangan TPS merupakan pengalaman pahit bagi demokrasi,’’ katanya. (har/son)

Teroris Temanggung Jalani Pemeriksan di Jakarta DEPOK - Dua orang teroris Temanggung tiba di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, kemarin sekitar pukul 13.23 WIB. Dua bersaudara itu sebelumnya ditangkap jajaran Densus 88 Anti Teror Mabes Polri di Temanggung, Jateng beberapa hari sebelum penggerebekan sebuah rumah yang dicurigai sebagai tempat persembunyian gembong teroris,Noordin M Top. Dibawah pengawalan ketat 10 orang petugas, Aris Susanto (38) dan Hendra (35) turun dari mobil Isuzu Elf warna Silver B 7721 IT dan beberapa anggota polisi lainnya dengan senjata lengkap mengikuti dengan mobil Toyota Avanza hitam B 2389 ES. Sesaat turun dari mobil, keduanya langsung dibawa ke ruang tahanan Provos Brimob Kelapa Dua. Wajah kedua keponakan Moh Djahri pemilik rumah yang diduga kuat disinggahi Noordin saat penggerebekan lalu ditutup topeng, sehingga tidak diketahui siapa yang diturunkan terlebih dahulu dari mobil. Tangan dan kaki kedua teroris tersebut juga dalam keadaan diborgol. Dibalik baju oranye bertuliskan tahanan Mabes Polri keduanya berjalan bertatih-tatih. Sementara itu, kuat dugaan selain membawa

tersangka teroris, petugas juga membawa barang bukti dalam mobil boks Toyota Hilux warna hitam berplat B 9878 UG. Namun, berdasarkan hasil pantauan tidak ada kegiatan apapun dari petugas yang menurunkan sesuatu dari mobil tersebut. Petugas Densus 88 Anti Teror Mabes Polri terlihat meninggalkan lokasi sesaat setelah menyerahkan tersangka. Selang beberapa waktu kemudian, sekitar pukul 14.45 WIB terlihat mobil Isuzu Elf warna Silver B 7721 IT kembali ke kawasan Mako Brimob. Mobil tersebut membawa seorang pria separuh baya dengan pengawalan dua orang petugas Densus 88 Anti Teror Mabes Polri. Berbeda dengan kedua tersangka teroris sebelumnya, pria sepruh baya itu tidak mengenakan baju tahanan serta tidak diborgol kaki dan tangannya. Belum diketahui jelas siapa pria tersebut. Pria itu mengenakan kaos abu-abu serta celana pendek warna coklat. Dua tersangka kasus terorisme itu diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani proses penyidikan. ‘’Kedua tersangka adalah Aris dan Hendra,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Nanan Soekarna. (rin/son)

SBY Tak Percaya BOGOR - Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, pada awalnya tidak percaya ada ancaman bom yang ditujukan kepadanya dalam kapasitas sebagai Presiden. ‘’Sebulan lalu ketika pihak berwajib bilang ke saya bahwa ada ancaman fisik, saya belum percaya. Begitu ditunjukkan bukti maka saya agak percaya,” katanya di Bogor, kemarin. Ia menjelaskan, keyakinannya adanya ancaman itu semakin kuat setelah ada informasi bahwa ada persiapan bom mobil yang akan diledakkan. ‘’Setelah ada indikasi mereka menyiapkan bom mobil di sebuah tempat dan diberitahu pada saya yang menurut fakta yuridis

kepolisian, bom itu akan diledakkan di sini (Cikeasred) saya makin percaya. beberapa saat setelah pimpinan Polri melaporkan ada itu dan siap diledakkan 14 hari setelah 3 Agustus maka saya percaya itu riil.,” ungkapnya. Yudhoyono mengaku kerap beradu argumentasi dengan pihak Paspampres mengenai pengamanan, namun ia terpaksa memahami prosedur yang ditetapkan. Mungkin ada yang bertanya kapan presiden mulai jadi sasaran, tujuh tahun sejak pemboman di Bali sampai tahun lalu belum ada tanda-tanda yang jadi sasaran teroris adalah pemimpin yang ada di negerinya sendiri, tapi selalu ada kemungkinan untuk pergeseran siapa yang jadi sasaran,” katanya. (har)


K ta

Suluh Indonesia, Selasa 11 Agustus 2009

2

K ilas Ibu Rumah Tangga Dirampok SEORANG ibu rumah tangga (IRT) bernama Lin Wen Nio (47) mengalami penganiayaan serius saat melawan perampok yang menyatroni kediamannya, Jalan Kali Baru Timur VII/4 RT 014 RW 07, Bungur, Senen, Jakarta Pusat. Kapolsek Senen, Kompol Pol A. Tobing mengatakan, peristiwa, minggu malam bermula ketika korban usai beribadah di sebuah gereja di wilayah Sawah Besar. Korban tidak menduga jika dua orang asing telah berada di dalam rumah. “Ketika korban masuk, kedua pelaku segera mengunci pintu rumah korban dan memperbesar volume suara televisi yang terdapat di ruang tengah. Namun, korban berusaha melawan dan meminta pertolongan,” ujar A. Tobing saat dikonfirmasi, Senen (10/ 8). Melihat korban melakukan perlawanan, lanjut A. Tobing, kedua pelaku pun mengancam korban menggunakan silet cutter. Karena korban tetap melawan, salah seorang pelaku kemudian memukul kepala korban menggunakan tang. Kemudian tubuh korban diseret oleh pelaku ke salah satu ruangan. Lalu tubuh korban diikat dengan seutas tali. Harta korban dikuras. (ant)

Dikejar Pelaku Perampokan PNS JAKARTA - Polres Metro Jakarta Pusat melacak pelaku perampokan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Samarinda, Kalimatan Timur, di Taman Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8) lalu. Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Ike Edwin di Jakarta, Senin, mengatakan, selain korban dirampok, pelaku juga membuang korban di Kawasan Semanggi, Jakarta Pusat. “Pelaku membawa barang berharga milik korban, dan membuangnya setelah berhasil menguras korban. Anggota saya kini sedang melacak dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kita duga masih berada di Jabotabek,” ujar Ike Edwin di Mapolres Jakarta Pusat. Seperti diberitakan sebelumnya, PNS bernama Ilsuf (47), warga Jl AW Syahranie, Komplek Ratindo, RT.7/RW.10, Kelurahan Air Hitam, Kelurahan Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, dirampok dan dibuang pelaku, Sabtu (8/8). Berdasarkan keterangan Ilsuf, saat dirinya sedang duduk

di Taman Kwitang, Kelurahan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat. Saat duduk-duduk di taman itu tiba-tiba Ilsuf yang seorang diri dihampiri seorang lelaki dan perempuan. “Tibatiba wajah saya dipukuli oleh lelaki yang tidak saya kenal itu,” kata Ilsuf. Sementara wanita itu memegangi tubuh Ilsuf. Pukulan tiba-tiba lelaki itu membuat tubuh Ilsuf terjatuh dan kepalanya terasa pusing. Dalam keadaan pusing, Ilsuf diseret oleh kedua orang tadi masuk ke dalam mobil Honda Jazz berwarna silver yang sudah berada di dekat lokasi kejadian. Di dalam mobil itu terdapat dua lelaki yang juga tidak dikenal Ilsuf. Ilsuf didudukkan di bangku tengah mobil dengan diapit dua lelaki dipukuli dengan tangan kosong. Selain memukuli, keempat orang tersebut meminta uang dalam dompet Ilsuf sebanyak Rp2 juta. “Sesampainya di depan Gedung Departemen Keuangan, Sawahbesar, Jakpus mobil berhenti,” tambah Ilsuf. (ant)

Polda Gelar Operasi Zebra

Pengemudi Motor Jadi Sasaran JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya mulai hari ini menggelar operasi “Zebra Jaya 2009” dengan sasaran utama adalah kendaraan umum dan sepeda motor yang menyebabkan kemacetan serta kecelakaan lalu lintas. Perwira Siaga Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, AKP Mujiana di Jakarta, Senin, mengatakan, operasi kelalulintasan ini akan digelar selama 10 hari yang akan berakhir pada 19 Agustus 2009. Tujuan dari operasi itu adalah meningkatkan kesadaran masyarakat saat berlalu lintas untuk menciptakan keamanan dan kelancaraan di jalan raya. Sepeda motor yang akan menjadi sasaran operasi ini antara lain yang melawan arus, melakukan zig zag, tidak memakai helm dan melanggar lampu merah. Sedangkan angkutan umum yang akan ditertibkan antara lain menaikkan dan menurunkan penumpang di tempat yang dilarang, tidak mengantar penumpang sampai terminal dan mobil pribadi

yang dijadikan angkutan umum. “Pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2009 ini mengedepankan tindakan penegakan hukum tegas namun humanis termasuk memberikan teguran simpatik,” kata Mujiana. Pada tahun Pebruari 2008 lalu, Polda Metro Jaya pernah menggelar operasi Simpatik Jaya 2009 dimana sebagian besar pelanggaran adalah kendaraan umum. Dari 2.483 bukti pelanggaran (tilang) pada sepekan Operasi Simpatik 2008, jumlah tilang yang dilakukan oleh kendaraan umum sebanyak 1.051. Rincian kendaraan umum yang terkena tilang adalah, mikrolet sebanyak 366 pelanggaran, minibus 298 pelanggaran, bus besar 279 pelanggaran, dan bus sedang sebanyak 90 pelanggaran. Jenis pelanggaran yang paling banyak dilakukan adalah menaikkan dan menurunkan penumpang bukan pada tempatnya, ngetem (berhenti untuk mencari penumpang) sembarangan, melanggar rambu lalu lintas dan sebagainya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

KERETA TERBAKAR - Sejumlah warga memungut sisa barang yang terbakar di gerbong kereta barang di Kampung Bandan, Jakarta, kemarin. Dua gerbong kereta barang yang membawa paket sepeda motor, komputer, dan barang furnitur tersebut terbakar pada Senin dinihari ketika hendak memasuki stasiun barang tersebut.

Penjagaan Istana Diperketat JAKARTA - Kepolisian Metro Jakarta Pusat siap menambah personel aparat kepolisian dan membantu TNI memperkuat pengamanan di Istana Negara, menyusul adanya ancaman terhadap kepala negara oleh kelompok teroris. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Ike Edwin di Jakarta, Senin, mengatakan, kepolisian telah menambah beberapa personel untuk membantu TNI dalam pengamanan Istana Negara. “Petugas kita hanya membantu menjaga di sekitar Monas. TNI bahkan akan mengambil alih sepenuhnya pengamanan di sekitar Istana yang jadi pusat peringatan HUT RI 17 Agustus mendatang,” ujar Ike Edwin di Mapolres Metro Jakarta Pusat. Mengenai berapa jumlahnya, Ike Edwin enggan menyebutkan karena hal itu men-

yangkut strategi pengamanan. Kapolres mengatakan, pengamanan di Istana Negara diperketat terkait testimoni (kesaksian) teroris yang ditemukan oleh Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di Jatiasih, Bekasi. “Selain itu juga untuk pengamanan Hari Kemerdekaan RI ke-64 yang diselenggarakan di Istana Negara. Peringatan kemerdekaan dihadiri oleh para dubes negara sahabat, untuk mengamankannya kita tambah personel dari hari biasanya,” ujarnya. Pengamanan Istana Negara sendiri diperketat terkait penggerebekan Densus 88 terhadap teroris di Temanggung, Jawa Tengah serta penggerebekan di Jati Asih, Bekasi. Di Jati Asih, Bekasi, dua teroris tertembak mati saat melawan petugas, serta ditemukan 500 kg bahan pembuatan bom,

dan testimoni teroris yang berisi rencana pengeboman di kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Puri Cikeas, Bogor dan Istana Negara. Pantauan Suluh Indonesia, Istana dipagari kawat berduri. Pasukan TNI juga tampak lebih banyak daripada biasanya. Mereka bersiaga dengan senjata laras panjang. Sejumlah mobil polisi juga diparkir di sekitar Istana. Setiap orang yang keluar masuk, termasuk karyawan, diperiksa secara ketat. Paspampres Jamin Aman Menyusul ancaman keamanan terhadap kepala negara oleh kelompok teroris, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) siap menjamin keamanan rangkaian kegiatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-64, khususnya di Istana Negara. Komandan Paspampres

Keluarga Belum Bisa

Ambil Jenazah “Teroris” JAKARTA - Keluarga Eko Joko Sarjono alias Eko Peang dan Air Setiawan yang datang ke RS Polri Kramat Jati, dipastikan belum diizinkan untuk mengambil kedua mayat tersebut. “Hal itu karena hasil tes darah DNA yang diambil dari keluarga itu harus menunggu hingga 3-5 hari,” kata kuasa hukum Air, M. Kurniawan, kemarin. Setelah sampel darah dari keluarga Air dan Eko diambil pada Sabtu (8/8) lalu di Poltabes Surakarta, katanya, masih akan dilakukan pencocokan dengan waktu cukup lama. Saat ini, kedua kuasa hukum dari Air dan Eko, mendampingi orang tua kliennya di ruang Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) RS Sukanto. “Di ruang itu, orang tua Air dan Eko dimintai keterangan tentang ciri-ciri fisik keduanya.

Yang ditanyakan antara lain bentuk rambut, hidung, dan wajah,” katanya. Air pernah diperiksa terkait kasus bom Kuningan dan dilepas karena tidak ada bukti itu belum dapat dilihat mayatnya, meski kuasa hukum M Kurniawan (kuasa hukum Air) dan Hendro Sudarsono (kuasa hukum Eko) telah bertemu Kompol Hasibuan dari Densus 88. Dari balik kaca ruang PPT terlihat ayah Air Agus Purwanto dan Eko Peang yakni Selamet Widodo dimintai keterangan. Kurniawan mengatakan sampel darah Air sudah diambil dari keluarganya, sedangkan sampel keluarganya telah diambil dari Suyatni (ibunya) dan Sayap Abas (anaknya). Untuk sampel darah Eko sudah diambil dari keluarga-

nya, sedangkan sampel keluarganya telah diambil dari Saryana (ibunya) dan dari istrinya yang bernama Armani. Keduanya tewas ditembak di Komplek Puri Nusapala Blok D12, RT4/12, Jatisari, Jati Asih, Bekasi oleh Densus 88, Jumat (8/8). Saat ini, terlihat penjagaan ekstra ketat oleh Polres Jakarta Timur dengan menambah personel, bahkan garis batas polisi (police line) pun diperluas hingga ke rumah duka yang berada di depan Isntalasi Kedokteran Forensik RS Kramat Jati. Sementara wartawan media cetak maupun elektronik menanti keterangan resmi tentang ketiga mayat yang berada di ruang intalasi itu, namun belum ada keterangan resmi dari RS Polri. (ant)

Gara-gara Gardu Listrik, Jakpus Sulit Optimalkan RTH PEMERINTAH Kota Jakarta Pusat (Jakpus) mengaku sulit mengoptimalkan fungsi ruang terbuka hijau (RTH) di wilayahnya, lantaran di sejumlah RTH terdapat gardu listrik. Sedikitnya di 10 persen RTH di Jakpus terdapat gardu tersebut, seperti RTH di Jl Karawang, Jl Semarang, Jl Sukabumi, dan Jl Latuharhari. “Bagaimana mau mengejar target, jika ruang yang ada malah terdapat bangunan gardu listrik. Malah di Taman Suropati ada pos polisinya,” kata Suzi Masitawati, kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Pusat, kemarin. Kendati demikian, Sudin Pertamanan dan Pemakaman

Jakpus mengaku tidak akan membongkar gardu listrik yang sudah ada. Hanya saja, ke depan PT PLN diminta tidak membangun gardu listrik di lokasi RTH. “Kalau yang sudah ada, itu kan ekses dari masa lalu. Karena kalau dipindah, mau dipindah ke mana? Sampai sekarang kita masih belum menemukan solusi terbaik masalah ini. Tapi saya sudah koordinasikan dengan PLN agar mereka ke depan tidak membangun gardu di lokasi

RTH,” tutur Suzi. Banyaknya gardu listrik di lokasi RTH ini memang sudah ada sejak masa kolonial. Karena itu, sulit untuk dicarikan lokasi pengganti. Semuanya sudah terpetakan sesuai dengan kebutuhan jaringan. “Banyak gardu listrik yang menggunakan lahan taman sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Ini semua untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Jadi sulit untuk dipindahkan. Dan kita tentunya akan mendahulukan kepentingan umum,” ujarnya. Selain itu, ia juga membantah jika sejumlah RTH di Jakarta Pusat juga dimanfaatkan ormasormas tertentu untuk memba-

ngun gardu jaga. “Setahu saya, pos-pos ormas tertentu tidak ada yang dibangun di atas RTH atau taman kota,” katanya. Menurut Suzi, sejauh ini Sudin Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Pusat terus berkoordinasi dengan seksi pertamanan di kecamatan untuk

melakukan penanaman pohon di bekas areal yang sebelumnya dikuasai pedagang kaki lima (PKL). seperti di kawasan Tanahabang, Senen, dan Joharbaru. “Ini sebagai upaya agar para PKL tersebut tidak kembali berjualan di areal terlarang seperti RTH,” ujarnya. (ant)

UNDANGAN RAPAT Direksi PT WEI LING, berkedudukan di Semarang (selanjutnya disebut Perseroan), dengan ini mengundang para pemegang saham Perseroan untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan yang akan diadakan pada : - Hari/Tanggal : Selasa, 18 Agustus 2009 - Pukul : 10.00 BBWI - Tempat : Jalan Denpasar Raya Blok C4 nomor 23, Jakarta Selatan - Acara :1.Pengangkatan kembali anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan; 2.Penegasan kepemilikan hak atas saham; 3.Perubahan seluruh anggaran dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan Undang-Undang nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas; 4.Memutuskan hal-hal lain yang diperlukan dalam rapat. Oleh karena pentingnya rapat ini maka para pemegang saham diharapkan datang tepat pada waktunya.

Direksi PT WEI LING

U.002853-Peng

Mayjen TNI Marciano Norman, ketika mendampingi kunjungan kerja Presiden di Nusa Dua, Bali, Senin, mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan 17 Agustus akan dimeriahkan dengan undangan dari berbagai lapisan masyarakat di Kompleks Istana Negara. Namun, lanjut dia, Paspampres siap menjamin keamanan kepala negara dan juga para undangan. “17 Agustus kali ini akan digelar kegiatan-kegiatan di Istana sama seperti tahun-tahun lalu. Tentunya kita juga mengharapkan undangan akan banyak, tetapi kita juga menjamin keamanan mereka. Menjamin keamanan mereka itu di Istana adalah tanggung jawab Paspampres,” tuturnya. Menurut Marciano, pihak rumah tangga Istana telah mengatur distribusi undangan dan telah disesuaikan juga dengan pertimbangan keamanan Istana demi

kelancaran upacara peringatan. Paspampres pada peringatan hari kemerdekaan juga bekerjasama dengan Kodam Jaya dan Kapolda agar semua kegiatan berjalan lancar. “Menjamin keamanan istana itu adalah tanggung jawab Paspampres, di luar adalah tanggung jawab Pangdam dan Kapolda, sehingga kami bekerjasama menggelar satu keamanan yang memadai sehingga kegiatan dapat dilaksanakan secara aman dan nyaman,” jelasnya. Berkaitan dengan pengungkapan rencana kelompok teroris yang ingin menyerang kediaman pribadi Presiden Yudhoyono di Puri Cikeas Indah, Bogor, Marciano mengatakan, sampai saat ini belum ada rencana dari Presiden untuk berpindah tempat tinggal. “Belum ada rencana itu,” ujarnya. (her/ant)

Mantan Walikota Divonis Lima Tahun JAKARTA - Mantan Walikota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) Jimmy Rimba Rogi divonis lima tahun penjara. Terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penyelewengan dana APBD Kota Manado 2006-2007 senilai Rp 70,33 miliar. Putusan ini disampaikan majelis hakim yang diketuai Teguh Haryanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin. Selain dijatuhi hukuman badan, majelis hakim juga memerintahkan Jimmy untuk membayar denda Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan. Terdakwa juga harus membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 64,13 miliar. Jumlah itu adalah hasil pengurangan dari nilai penyelewengan APBD Rp 70,13 miliar dengan Rp 6,2 miliar. Uang yang sudah diserahkan Jimmy kepada negara melalui penyidik KPK.

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan JPU Rudi Margono. Sebelumnya. JPU menuntut Jimmy dijatuhi penjara sembilan tahun penjara. Selain itu, Jimmy dituntut membayar denda sebesar Rp 300 juta subsider enam bulan kurungan. Ia juga diharuskan membayar ganti rugi Rp 68,837 miliar. Jika tidak dipenuhi, terdakwa harus menggantinya dengan pidana badan selama empat tahun. Majelis hakim menyatakan terdakwa Jimmy Rimba Rogi melakukan korupsi untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain. Hal ini dilakukannya dengan memerintahkan kepada Kabag Keuangan Kantor Walikota Manado Wenny Rolos untuk mengeluarkan uang dari dana APBD Manado, tanpa memberitahukan peruntukkannya. Sepanjang 2006, Bendahara Sekretaris Kota Manado Mieske M Goni mencairkan Rp 48,4 miliar. Uang itu dicairkan. (nas)

Lowongan Menjadi Wartawan Kami memberikan kesempatan kepada Anda yang punya talenta dan berminat di bidang jurnalistik untuk menjadi Kontributor di wilayah Jabodetabek Kirimkan lamaran Anda ke :

PO. BOX 6233 JKBKG “Paling lambat seminggu setelah pengumuman ini” G.04-Low


Menuju Istana

Suluh Indonesia, Selasa 11 Agustus 2009

3

Demokrat Dituduh Curang

SBY Tuding Pencemaran

Suluh Indonesia/ade

GAGAL LIHAT JENAZAH - Orang tua tersangka teroris Air Setyawan, Agus Purwanto (kiri) dan Orang tua tersangka teroris Eko Joko Sarjono, Slamet Widodo (kanan) saat datang untuk memastikan jenazah anaknya mereka di RS Polri Dr Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur, kemarin. Mereka gagal melihat langsung jenazah anak mereka karena terbentur beberapa syarat identifikasi standar yang harus dijalankan yaitu usapan sidik jari, usapan gigi, dan DNA.

PKS Siap-siap Masuk Kabinet JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mempersiapkan kadernya masuk dalam kabinet calon presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), setelah proses di Mahkamah Konstitusi (MK) selesai. “Kami jika diminta SBY akan mempersiapkan sesuai kriteria. Tapi, masih menunggu setelah proses di MK sesalai,” kata Wakil Sekjen DPP PKS, Zulkieflimansyah, usai acara pembekalan dan konsolidasi 137 anggota legislatif terpilih asal PKS se-Jawa Tengah di solo, kemarin. Menurut Zulkieflimansyah, dari pengalaman pemilihan kabinet sebelumnya, SBY adalah

selalu taat prosedur dan sudah dikomunikasikan dengan partainya. Setelah proses di MK selesai, SBY akan bertemu pimpinan partai untuk membicarakan langkah ke depan termasuk menyusun kabinet. PKS akan menunggu arahan dari SBY kira-kira seperti apa, koalisi kompetensi yang dibutuhkan seperti apa, dan struktur kabinetnya, Setelah itu, baru dapat menawarkan nama-nama kadernya sesuai yang dibutuhkan. Meskipun, PKS ketika membentuk koalisi dengan calon presiden terpilih ada kesepakatan awal yang sangat mendasar yakni untuk membangun

koalisi didasarkan atas nilai, tetapi bukan pada bagi-bagi kursi dalam kabinet. Oleh karena itu, PKS ikut berpartisipasi dalam koalisi karena berkeinginan yang taat aturan, taat etika, dan ditekankan berkesinambungan pembangunan. soal susunan kabinet memang harus dibicarakan bersama dan tidak etis juga PKS meminta jatah kabinet. Sementara ketua Bidang Politik dan Hukum DPP PKS Untung Wahono menjelaskan, soal kabinet masih menunggu perkembangan dan apa yang diharapkan oleh presiden terpilih dan baru dipersiapkan orang-orangnya. “Apa yang

DPP Golkar Harus Cepat Terbentuk JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono mengatakan, sebelum pemerintahan baru dan keanggotaan DPR baru terbentuk, DPP partai yang baru harus sudah terbentuk sehingga arah dan posisi politik Golkar sudah bisa ditentukan. “Jadi DPP (Golkar) yang baru ini, sebelum pemerintahan baru dan keanggotaan DPR baru dilantik, sudah harus terbentuk,” ujar Agung menjawab pers di ruang kerjanya di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Dengan demikian, menurut dia, bagaimana arah dan posisi politik Partai Golkar sudah bisa diketahui menjelang terben-

tuknya pemerintahan dan parlemen yang baru. Untuk saat ini hingga berakhirnya kepemimpinan Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum Partai Golkar nanti, posisi politik partai berlambang beringin itu mendukung pemerintahan saat ini. Namun setelah berakhirnya kepemimpinan Jusuf Kalla, ada wacana di internal Golkar agar partai itu mengambil peran oposisi dan ada pula yang masih menghendaki agar Golkar kembali bergabung dalam pemerintahan. Dikatakan Agung, untuk menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) Golkar mendatang, partainya

akan menggunakan pola “top down”. Artinya, inisiatif melaksanakan munas itu ditentukan oleh DPP dan selanjutnya diikuti oleh musyawarahmusyawarah daerah. “‘Top down’ itu hanya alurnya saja. Tetapi untuk mekanisme pengambilan keputusan tetap demokratis,” ujarnya. Apabila penyelenggaraan Munas Golkar kali ini mengikuti pola-pola sebelumnya, yakni harus terlebih dahulu dilakukan Musda secara berjenjang, katanya, maka hal itu tidak efektif untuk saat ini. “Saat ini, pola itu tampaknya perlu diubah,” demikian Agung Laksono. (ant)

Jangan Khawatir TNI Menyimpang JAKARTA - Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono meminta semua pihak untuk tidak terlalu khawatir TNI menyimpang dari kewenangannya dalam operasi militer selain perang seperti pada penanganan terorisme. “Jangan khawatir terus,” katanya, setelah menyampaikan sambutan pada peluncuran buku “50 Tahun Pengabdian Hiu Kencana” di Jakarta, kemarin. Juwono menegaskan, meski aturan pelibatan TNI dalam operasi militer selain perang belum ada, kerja sama antara TNI dan Polri telah berjalan baik terutama di jajaran Polda dan Pangdam ke bawah. “Jadi, sudah berjalan. Kapan dan bagaimana TNI terlibat itu sangat tergantung pada situasi dan kondisi lapangan yang di-

hadapi,” katanya. Juwono menegaskan, keberadaan Rancangan UndangUndang Keamanan Nasional, yang diperkirakan akan diajukan proses legislasinya di pemerintahan dan masa kerja legislatif periode 2009-2014, tidak akan bertabrakan dengan tiga produk undang-undang terkait lain. Ketiga produk UU yang sudah ada, seperti UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI, UU Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, dan UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, justru akan memiliki payung hukum induk dalam Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional (RUU Kamnas) nanti. “Sekarang sedang kita susun UU payung atau induk

dari tiga UU tadi. Setiap pasal yang tidak sinkron dalam tiga UU tadi akan disinkronkan dalam RUU Kamnas sehingga tidak perlu ada revisi lagi,” ujar Juwono. Juwono menambahkan, dalam RUU Kamnas nanti keberadaan dan peran Menteri Keuangan juga akan dimasukkan. Keberadaan Dewan Keamanan Nasional, seperti menjadi salah satu amanat dalam RUU Kamnas, diketuai langsung oleh Presiden. Kehadiran RUU Kamnas yang sekarang ada dikaji ulang oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). “Jadi, masingmasing pihak termasuk TNI dan Polri tidak akan berjalan sendiri-sendiri tetapi bekerja sama dan berkoordinasi,” katanya. (ant)

dibutuhkan SBY, PKS akan mempersiapkan sesuai kebutuhan,” katanya. PKS tetap mempersiapkan kadernya jika dibutuhkan masuk dalam susunan kabinet SBY 2009-2014,tetapi yang terpenting baik untuk kemajuan bangsa dan PKS tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dibanding mengutamakan partai sendiri. Kekuasaan bukan pilihan tetapi konsekuensi partai yang ikut aktif dalam pilpres. “Kita tidak mungkin minta jatah dalam kabinet. Tapi, jika kita diminta telah disiapkan,” katanya. (ant)

JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bila ada tuduhan ataupun sangkaan bahwa Partai Demokrat melakukan kecurangan pada pilpres maupun pemilu legislatif haruslah diikuti oleh bukti. “Dalam kapasitas sebagai capres dan incumben saya harus menahan diri dan kesabaran berbulan-bulan karena dianggap curang, sesungguhnya ini termasuk pencemaran nama baik, sebaiknya berhati-hati menuduh curang, apalagi tidak bisa membuktikan,” kata Yudhoyono di depan 145 calon anggota DPR terpilih dari Partai Demokrat dalam pengarahan yang berlangsung di kediaman Yudhoyono Puri Cikeas, Senin malam. Ia menambahkan, “Apa bedanya dengan fitnah dan pencemaran nama baik, meski

Susilo Bambang Yudhoyono

saya loyal pada hukum, tapi saya punya komentar terkait dinamika politik.” Yudhoyono yang malam itu didampingi Ani Yudhoyono mengatakan rakyat yang dibuat bingung atas adanya tuduhan itu. “Rakyat jangan dibuat bingung, mereka punya pandangan, sms (layanan pesan singkat-Red) mengalir dan kata saya, sabar, semua ada meka-

nisme. Sekarang harus kuat common sense, masih dengan tuduhan curang, kalau kita mau refleksi, mengapa kita berhasil dalam Pemilu 2009 apakah curang? tentu tidak,” tegasnya. Yudhoyono menegaskan tidak ada niat untuk melakukan sesuatu yang tidak sepatutnya, karena malu pada sejarah. “Sejak 2006, baik ulang tahun, rapimnas dan pengarahan, langkah yang kita lakukan, persiapan kita, tiga tahun kita persiapkan, rencanakan, buahnya saat ini, lakukan refleksi. Bagi yang berhasil dan mengetahui, bila kita siapkan berkompetisi mudah-mudahan di masa datang akan berhasil,” tegasnya. Sebanyak 145 dari 149 caleg DPR RI asal Partai Demokrat tiba di kediaman Yudhoyono di Cikeas. Mereka mengikuti kegiatan pembekalan di kawasan Puncak sejak beberapa hari lalu. (ant)

Soal Kursi Tahap Tiga

KPU Diminta Terbuka JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta terbuka pada partai politik mengenai mekanisme penghitungan dan penetapan kursi anggota DPR tahap ketiga, meskipun sudah ada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menjadi dasar. “Cara penghitungan dan penetapan kursi parpol tahap III sampai saat ini belum jelas dan menimbulkan masalah, sekalipun MK telah mengeluarkan putusan,” kata calon anggota DPR sekaligus saksi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Arif Wibowo, di Jakarta, kemarin.

Menurut Arif, KPU perlu menjelaskan kepada saksi parpol tentang mekanisme penghitungan dan penetapan alokasi kursi yang sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang pemilu anggota DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, dan DPD. “KPU tidak boleh mengabaikan keberadaan caleg dalam penghitungan dan penetapan kursi. Penjelasan serta simulasi penghitungan kursi tahap III sebaiknya dihadiri saksi,” ujarnya. Tetapi, untuk rapat pleno KPU guna menghitung dan

menetapkan perolehan kursi tahap III tidak wajib dihadiri oleh saksi parpol. UU 10/2008, memberikan kewenangan pada KPU untuk menetapkan perolehan kursi tanpa dihadiri saksi. “KPU memiliki kewenangan dalam penghitungan dan penentuan perolehan kursi Parpol dengan tanpa dihadiri oleh saksi parpol. Tetapi kami harapkan ada penjelasan soal mekanismenya,” katanya. Sementara itu, anggota KPU Andi Nurpati mengatakan pihaknya akan mulai membahas penghitungan kursi anggota DPR tahap III pekan ini. (ant)


Megap litan K ilas Bangunan Liar Dipertanyakan WARGA yang bermukim di Kelurahan Nusa Indah, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten, mempertanyakan kepada wali kota setempat bangunan liar di perempatan kantor Perumnas hingga saat ini belum juga dibongkar, padahal bangunan serupa di tempat sudah digusur.Salah satu warga Jumadi (46) mengatakan, petugas dianggap pilih kasih terhadap operasi penertiban sehingga hanya bangunan liar tertentu yang dihancurkan. Bahkan petugas tetap mempertahankan bangunan tanpa izin seperti bangunan penjual ikan hias, bengkel mobil maupun pedagang kusen sehingga menimbulkan kecemburuan sosial bagi pedagang lainnya. Pendapat senada juga disampaikan Umar (39), Jahro Ihsan (48) dan Karsimin Lumi (50), penduduk Karawaci Baru yang setiap hari melintas di kawasan tersebut. Keberadaan bangunan liar meresahkan pengguna jalan karena berdiri di atas saluran air sehingga melebar pada bahu jalan, maka dapat menambah macet arus lalu lintas. Bahkan, bahu jalan perempatan Pandan Raya dan Beringin Raya dari arah Pasar Malabar menuju jalan Imam Bonjol atau sebaliknya menjadi sempit karena bangunan itu belum juga dibongkar. Warga pernah mengabarkan masalah bangunan liar tersebut ke Wali Kota Tangerang, H. Wahidin Halim, melalui pesan singkat (SMS) telepon selular, tapi hingga saat ini belum juga ada tanggapan serius. Sementara itu, Kepala Dinas Ketertiban dan Ketenteraman Pemkot Tangerang, Irman Puja Hendra, mengatakan, pihaknya pekan depan membongkar bangunan liar di Karawaci kawasan Perempatan Kantor Perumnas. (ant)

Suluh Indonesia, Selasa 11 Agustus 2009

Eksekusi Bangunan di Depok Ricuh DEPOK - Eksekusi bangunan di Jalan Alternatif Cibubur kemarin berlangsung ricuh. Tim juru sita Pengadilan Negeri (PN) Depok sempat bersitegang dengan Dindin Chaerudin selaku kuasa hukum Said Obet yang selama ini menempati tanah di Jalan Alternatif Cibubur RT 005 RW 009, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Depok. Bahkan, Dindin dan seorang asistennya bertahan di dalam bangunan rumah yang terbuat dari kayu tersebut. Tim eksekusi PN Depok yang diketuai juru sita Abdul Rohim membawa alat berat untuk meratakan bangunan yang selama ini digunakan sebagai toko bangunan. Selain itu, puluhan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok dan jajaran kepolisian dari Polres Depok dan Polsek Cimanggis juga ikut mengamankan eksekusi. Tim gabungan tiba di lokasi

pukul 10.00 WIB. Puluhan eksekutor PN Depok kemudian mengeluarkan seluruh isi bangunan berupa genting dan material lainnya serta merobohkan satu rumah yang selama ini dihuni Said Obet. Saksi sita PN Depok Bambang Nurhadi mengatakan, eksekusi kemarin merupakan eksekusi lanjutan. Sebelumnya, PN Depok pernah melakukan eksekusi pertama pada November 2008. Namun, tidak dilanjutkan lantaran Said Obet selaku pihak ketiga berniat mengurus sertifikasi tanah yang dibelinya dari Bonen beberapa waktu lalu. “Saat itu, pihak ketiga (Said Obet) berniat melakukan upaya hukum. Tapi, belum sempat berkasnya diperiksa sudah dicabut terlebih dahulu oleh mereka,” kata Bambang ditemui di lokasi eksekusi kemarin. Dia bercerita, Bonen selaku pemilik awal mengaku hanya

menjual tanah kepada Dani Bahdani dengan dasar surat perjanjian. Sedangkan sertifikat akan diberikan setelah pembayaran selesai. Namun ternyata ada pihak lain, yaitu Said Obet yang juga mengaku membeli tanah dari Bonen yang akhirnya menuai sengketa. Merasa sebagai pembeli langsung dari Bonen, Dani pun melayangkan surat permohonan eksekusi ke PN Depok. “Surat permohonan tersebut sudah dua kali dilayangkan oleh Dani Bahdani,” cerita Bambang. Setelah sempat tertunda selama delapan bulan, akhirnya PN Depok memutuskan untuk melakukan eksekusi lanjutan dengan mengosongkan tanah dari bangunan. “Ini merupakan petunjuk dari Pengadilan Tinggi Jawa Barat yang menginstruksikan eksekusi dilanjutkan hari ini,” ungkap Bambang. Sebelumnya, lanjut Bam-

bang di tanah tersebut tidak ada bangunan yang berdiri. “Setelah ada surat dari Pengadilan Tinggi Jawa Barat bari lahan tersebut berubah fungsi menjadi toko material. Bangunan itu baru ada sekitar satu bulan,” tandasnya. Sementara itu, Dindin Chaerudin selaku kuasa hukum Said Obet akan menindaklanjuti kasus ini ke Mahkamah Yudisial lantaran Ketua PN Depok mengeluarkan surat putusan eksekusi cacat hukum. “Bagaimana tidak kalau landasan yang dijadikan pedoman PN adalah sertifikat bodong,” ungkapnya kesal. Dia mengatakan, sertifikat yang dimiliki pihak Dani Bahdani adalah palsu lantaran tidak terdaftar di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok. “Hal itu sudah saya konfirmasi ke BPN Depok dan dinyatakan tidak ada sertifikat

dengan nomor 02592/Kota Depok,” sanggah Dindin. Sedangkan sertifikat yang dimiliki kliennya adalah 02592/ Harjamukti. “Tidak ada sejarahnya tercantum kota atau kabupaten dalam sertifikat tanah. Lazimnya adalah dicantumkan nama kelurahan atau desa letak tanah tersebut berada,” kata Dindin. Berdasarkan surat dari BPN Kota Depok No 600-235-2009 dijelaskan, sesuai dengan data administrasi yang tercatat pada Kantor BPN Kota Depok atas tanah Sertifikat Hak Guna Bangunan No.02592/Kota Depok tertanggal 2 Desember 2004 atas nama Bonen seluas 600 m2 tidak tercatat dalam pembukuan. Sedangkan yang diakui oleh BPN Kota Depok adalah Sertifikat Hak Guna Bangunan No.02592/Harjamukti seluas 502 m2 tanggal 2 Desember 2004. (rin)

Deni tak Sempat Ambil Ijazah

SJ Pernah Ajarkan Remaja Masjid Jihad

BOGOR – Mencuatnya kabar terungkapnya pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, pada 17 Juli lalu yang ternyata dilakukan oleh seorang bocah ABG bernama Deni Dwi Purnama (18), warga Kompleks Perumahan Telaga Kahuripan, RT07/10,Blok.D/D, Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah menggemparkan warga Bogor. Pasalnya, di mata tetangga, guru dan rekan-rekannya, Deni dikenal sebagai sosok remaja yang baik dan taat beribadah. Uum Umiarti, Kepala SMA Yadika 7, Kabupaten Bogor, tempat selama ini Deni menimba ilmu pengetahuan umum, mengatakan Deni adalah salah satu murid berprestasi, rajin dan sangat disegani teman-temannya. “Dia anaknya rajin, cerdas dan taat sekali beribadah. Sehingga oleh teman-temannya dia sempat dipercaya menjadi salah satu pengurus OSIS bidang keagamaan di sekolah ini,” ungkap Uum, saat ditemui di sekolahnya, kemarin. Bahkan di mata Uum, Deni tak hanya sekedar menjadi murid di sekolahnya. “Sampai

BOGOR - Ustad SJ yang disebut polisi merupakan perekrut dua pelaku pembom Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, 17 Juli lalu, pernah mengajarkan para remaja masjid untuk berjihad. Selama menjadi imam Masjid As Surur di Perumahan Telaga Kahuripan Gugus Chandraloka Parung Bogor, SJ pernah mengajarkan hal itu, kata Ketua RW X Chandraloka Joko Sukarjo di Parung, kemarin. Ia mengatakan ajaran untuk berjihad itu disampaikan rekanrekan Dani Dwi Permana pelaku pemboman Hotel JW Marriot yang selama ini tinggal di Chandraloka. “Setelah terbongkarnya kasus ini, teman-teman Dani bercerita, Ustad SJ pernah mengajarkan kepada mereka dan Dani untuk berjihad, karena dengan berjihad mereka akan mendapatkan kelebihan dan saat mati mereka akan dijemput menuju surga oleh bidadari,” kata Joko. Ajaran ini bagi para remaja masjid As Surur lainnya mungkin hanya bersifat pendidikan, tapi tidak bagi Dani yang belakangan dalam kondisi labil karena keluarganya yang berantakan akibat ayahnya yang petugas Satpam di perumahan itu masuk bui akibat kasus pencurian. Sementara ibu dan adik-adiknya pergi ke sebuah kota di Kalimantan. “Ajaran itu mungkin langsung masuk ke otak Dani yang dalam kondisi labil sehingga ia mau menuruti ajakan untuk melakukan bom bunuh diri,” katanya. Untuk mengantisipasi berkembangnya ajaran Ustad SJ itu di kalangan remaja masjid As Surur, Joko mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan para remaja di bawah Karang Taruna. Ini dilakukan segera setelah kasus Dani terbongkar untuk diberikan penjelasan mengenai ketidakbenaran ajaran itu. “Dengan kasus Dani, para remaja baru tersadarkan bahwa ajaran itu salah. Kalau kasus ini tidak terbongkar, mungkin akan banyak pengikut Ustad SJ yang lain,” katanya. Joko yang menjadi RW sejak awal tahun ini mengatakan, selama ini Ustad SJ memang sangat dekat dan mampu memikat kaum remaja di Masjid As Surur dengan berbagai kegiatan yang dipeloporinya. “Beberapa tahun ini memang kegiatan remaja hanya sedikit bahkan vacum dan saat itulah Ustad SJ muncul menghimpun kegiatan remaja masjid,” katanya. (ant)

Jelang Ramadhan

4

saat ini, saya dan para guru di sini masih tidak percaya kalau pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriott itu Deni. Dia itu anak baik,” tandasnya. Uum juga sempat memperlihatkan Ijazah SMA Deni yang juga belum sempat diambilnya. Nilai pada sejumlah mata pelajaran di Ijazah tersebut, rata-rata di atas 7 dan 8, dan itu hampir di semua mata pelajaran jurusan IPS yang ia ambil. “Waktu di kelas 10 dan 11, nilai rata-rata Dani mencapai 7,2 sedangkan di kelas 12 nilai rata-rata Dani mencapai 8,1. Dia memang salah satu anak yang pintar di sekolah ini. Tapi sayang keluarga dia berantakan, setelah bapaknya masuk penjara,” kata Uum. Karena itu Uum mengaku, dirinya sampai saat ini belum bisa mempercayai berita tentang Deni. Secara pribadi ia menyampaikan penyesalannya dan mengutuk keras orang yang telah mempengaruhi Dani, sehingga anak didiknya itu menjadi pelaku bom bunuh diri. “Saya yakin, kalau berita itu memang benar adanya, saya sangat yakin, Deni adalah korban dari orang yang telah tega meracuni pikirannya,” sesalnya. (bas)

Suluh Indonesia/bas

Ratusan Anak Yatim Ikuti Cucurak BOGOR – Banyak cara dilakukan umat muslim untuk menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan (1430 H). Salah satunya seperti yang kemarin dilakukan keluarga besar Hj. Vivi S. Firman Gani, istri Sekertaris Dewan Pertahanan dan Keamanan Nasional Republik Indonesia dengan cara mengelar Cucurak (makan bersama-Red) serta bazar amal, bagi 400 anak yatim dan piatu, bertempat di rumah pribadinya di Jalan Salak No.26, Kota Bogor. “Acara seperti ini memang rutin kami lakukan setiap tahun untuk menyambut datangnya bulan Puasa. Bagi kami momentum ini juga sangat positif sebagai ajang silaturohmi dan saling bermaaf-maafan sesama manusia,” kata Hj. Vivi S. Firman Gani. Selain menggelar acara Cucurak, bersama anak yatim dan piatu, pihak keluarga Mantan Kapolda Metro Janya itu, juga sempat menggelar acara bazaar amal dengan keuntungan yang langsung disumbangkan sebagai santunan bagi anak yatim piatu yang sore itu datang memenuhi undangan keluarga H. Firman Gani. “Sebetulnya acara bazaar dan hiburan rohani ini hanya inisiatif dari anak-anak, agar acara pada sore ini lebih bermakna dan meriah,” jelasnya. Meski berlangsung sederhana, acara Cucurak di rumah keluarga H. Firman Gani dengan penata panggung dan acara (IO) CV. Fiska Bogor itu, terlihat semakin meriah dengan perkenalan produk Q-Za Bogor, sebagai produk minuman unggulan asli Bogor. “Saya tak menyangka kalau di Bogor ini ternyata juga ada produk UKM berupa minuman asli dari buah markisa seperti ini. Padahal setahu saya minuman markisa hanya dari Medan,” ujar Hj. Vivi penuh kebanggan, seraya berharap agar produkproduk hasil pertanian asli Bogor itu bisa terus dikembangkan. Acara Cucurak menyambut Ramadhan di rumah keluarga H. Firman Gani itu, kemudian ditutup dengan acara doa bersama yang dilanjutkan dengan salat Mahgrib berjamaah, dipimpin (imam) Ustad, H. Dudi Fahmadi. (bas)

TUNJUKKAN IJAZAH - Kepala SMA Yadika 7, Kabupaten Bogor Uum Umiarti, menunjukkan salinan ijazah Deni yang tak sempat diambil.

Suspect A-H1N1 Dilarang Sekolah CIKARANG - Geri Agustin (10) warga RT02 RW 04 Desa Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tidak diperkenankan bersosialisasi dengan masyarakat akibat diduga terinfeksi virus A-H1N1. “Bahkan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi tidak memperbolehkan Geri bersekolah usai menjalani perawatan intensif selama 15 hari di Rumah Sakit (RS) Islam Pondok Kopi, Jakarta, agar temantemannya tidak tertular,” kata Ketua RT 02 Desa Bahagia, Rojak, kemarin. Upaya tersebut dilakukan Dinas Kesehatan setempat sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit flu babi (AH1N1) di sekitar kawasan tersebut. “Meski Geri sudah dinyatakan pulih, namun pihak Dinkes tetap melakukan upaya pengawasan agar yang bersangkutan jangan sampai bersosialisasi dengan masyarakat, apalagi untuk bersekolah,” katanya. Geri bersekolah di SDN Bahagia sebagai siswa kelas V. Hingga kini, sumber penyakit tersebut diduga berasal dari

tempat peternakan babi yang memiliki jarak cukup dekat dengan tempat tinggal korban. “Kami belum tahu secara pasti dari mana sumber penyakit tersebut. Namun, warga menduga penyakit itu berasal dari peternakan babi milik Ny Esni yang beralamat di Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan,” katanya. Peternakan tersebut saat ini memiliki sekitar 60 ekor babi yang hasil produksinya didistribusikan ke Pasar Rawa Kalong dan Pasar Baru Bekasi. “Yang saya perhatikan, peternakan itu tidak mendapat pengawasan dari pemerintah. Sehingga ke depan perlu ada penanganan serius di lokasi tersebut,” katanya. Secara terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Ari Muharman, membenarkan perihal dugaan penyakit yang diderita Geri. Pihaknya masih melakukan pengawasan secara serius selama yang bersangkutan belum mendapatkan surat keterangan sembuh total dari pihak terkait. “Kami masih melarang Geri untuk bersosialisasi dengan

masyarakat. Apalagi untuk pergi ke sekolah, karena kami khawatir penyakitnya akan menular. Pengawasan ini akan kami lakukan hingga keluar surat pernyataan bahwa Geri sembuh total,” katanya. Kendati demikian, pihaknya masih menunggu kepastian dari Departemen Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat apakah Geri benarbenar terjangkit flu babi. “Kami belum dapat memastikan apa penyakitnya sampai ada keterangan resmi dari Depkes dan Dinkes Provinsi. Namun, pencegahan perlu kami lakukan,” katanya. Ari juga menepis anggapan bahwa peternakan di Desa Kedung Pengawas luput dari perhatian pemerintah. “Sebelumnya, seluruh peternakan babi di Kabupaten Bekasi sudah kami sterilkan dari virus AH1N1,” katanya. Yang jelas, pihaknya kembali akan melakukan upaya penanganan flu babi di peternakan tersebut sesuai dengan petunjuk teknis yang diberikan Departemen Kesehatan. (ant)

Densus 88 Ambil Sampel Darah Zulkifli BOGOR - Guna memastikan pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriott adalah benar Deni Dwi Purnama (18), warga Kompleks Perumahan Telaga Kahuripan, Kemang, Bogor, kemarin Tim Densus 88 Mabes Polri, mendatangi Lapas Paledang, Kota Bogor, di Jalan Raya Paledang, Kota Bogor untuk mengambil sampel darah dan potongan rambut dari Zulkifli Asroni (49) ayah kandung Deni. Kepala Lapas Paledang, Kota Bogor, H. Suwarso, saat dikonfirmasi juga membenarkan kedatangan anggota Tim Densus 88 tersebut untuk mengambil sampel darah dan rambut Zulkifli ayah Deni. “Kedatangan tim Densus 88 Mabes Polri ke lapas ini hanya mengambil sampel darah dan rambut Zulkifli,” terang Suwarso. Pada kesempatan itu Zulkifli mengaku, semenjak terungkapnya pelaku bom

bunuh diri di Hotel JW Marriott adalah Deni anaknya, dia telah tiga kali dimintai keterangan dan diambil sempel darah dan rambutnya oleh tim Densus 88. “Tadi saya hanya diambil sempel darah dan rambut, kemudian mereka pergi,” kata Zulkifli. Zulkifli yang masih menjalani hukuman di Lapas Klas IIA, Paledang, Kota Bogor, gara-gara terlibat dalam kasus perampokan brangkas di kantor Pemasaran Perumahan Telaga Kahuripan 8 bulan lalu itu mengaku, sangat menyesalkan dengan apa yang dilakukan Deni. “Saya terakhir bertemu dia saat membesuk saya di tahanan Polres Bogor. Bapak tabah yah...,kita lagi diuji. Saya tau kalau bapak tidak bersalah. Bapak harus tetap tabah dan pasrah kepada Allah,” kenag Zulkifli, yang terlihat tidak kuasa lagi menahan tetes air matanya. (bas)

Relokasi Korban Situ Gintung Akan Dibongkar Paksa PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan membongkar secara paksa relokasi Kertamukti I dan II yang masih ditempati puluhan korban bencana Situ Gintung, Ciputat, Tangsel, Banten. “Dalam waktu dekat ini relokasi bagi korban Situ Gintung akan dibongkar antara Agustus ini atau bulan depan (September), tetapi kita lihat perkembangannya terlebih dahulu,”ujar Assisten Daerah (Asda) I Kota Tangsel, Achmad Hadi di Tangerang, kemarin.

Suluh Indonesia/bas

PROMOSI – Hj. Vivi S. Firman Gani, saat berpose bersama sang cucu didampingi Marketing Bisnis Jakarta, Asep Saifullah, saat memamerkan produk UKM di Bogor berupa sirup buah asli markisa Bogor, kemarin.

Hadi mengungkapkan, pembongkaran relokasi bagi korban Situ Gintung di Kertamukti I dan II karena lokasi tersebut merupakan aset Pemerintah Propinsi Jawa Barat

yang tak boleh ditempati selamanya. Kendati begitu, pembongkaran relokasi Situ Gintung akan dilakukan bila para pengungsi Situ Gintung telah menempati lokasi baru

atau rusunawa yang dibangun di atas lahan seluas 4,5 hektar di Serua, Ciputat, Tangsel. “Tetapi sampai saat ini para pengungsi Situ Gintung masih menempati relokasi Kertamukti I dan II, dan kita tidak akan memaksa korban bencana untuk segera meninggalkan tempat penampungan,” tandas Hadi. Dia menjelaskan, seharusnya batas menempati relokasi di Kertamukti I dan II berakhir 21 Juli lalu, namun Pemkot Tang-

sel tidak begitu saja melakukan pengusiran secara paksa. Karenanya, Dinas Sosial Tangsel yang bertugas menanggulangi korban bencana masih terus melakukan komunikasi dengan puluhan korban bencana Situ Gintung untuk segera menempati rusunawa. Pembangunan rusunawa sendiri yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp 5 milyar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara akan selesai dikerjakan akhir tahun ini. “Pem-

bangunan rusunawa akan habis dikerjakan antara bulan Oktober hingga Desember 2009, jadi korban bencana Situ Gintung harus bersabar menempati rusunawa,” imbuhnya. Ia mengungkapkan, rusunawa yang terdiri dari 96 kamar tersebut dibangun diatas lahan milik Pemkot Tangsel. Di areal rusunawa akan dibangun sekolah, pasar tradisional dan dapur umum untuk memberikan kemudahan bagi korban bencana Situ Gintung. (ant)


pini

Suluh Indonesia, Selasa 11 Agustus 2009

F OKUS Kualitas Lembaga Legislatif ARI sudut pandang demokrasi, khususnya terkait kedekatannya dengan aspirasi rakyat, dapat dikatakan Pemilu 2009 maju setapak dibandingkan Pemilu 2004. Penentuan calon terpilih sepenuhnya didasarkan pada perolehan suara tanpa pertimbangan nomor urut calon. Apakah kemajuan dari aspek demokrasi itu menjamin lembaga legislatif tahun 2009 - 2014 akan lebih berkualitas dibandingkan lembaga legislatif tahun 2004 -2009? Sudah saatnya parameter kualitas lembaga legislatif mengacu pada parameter manajemen kualitas. Kualitas bukan sekadar ditentukan faktor tingkat pendidikan formal anggota legislatif. Masih ada faktor nonteknis dan manajerial yang menjadi penentunya seperti disiplin dan kemampuannya berkomunikasi. Sementara itu ada korelasi antara kualitas individu dan kualitas lembaga. Kualitas tidak cukup tergambar dalam diri tiap anggota legislatif, tetapi juga terefleksikan dalam kinerja dan produktivitas lembaga legislatif keseluruhan. Substansi kualitas bukan hanya mengacu pada kompetensi individual maupun tim dalam kelompok kerja. Masih ada substansi lainnya, seperti faktor integritas yang termasuk di dalamnya kejujuran dan keterbukaan, serta rasa empati lembaga pada kondisi kehidupan rakyat banyak. Itu berarti kinerja dan produktivitas lembaga legislatif harus berkorelasi dengan aspirasi rakyat banyak yang terus berkembang. Sasaran kualitas harus tertuju pada terwujudnya efisiensi dan produktivitas, baik dalam substansi proses maupun dalam produknya. Kualitas bukan hanya ditentukan produk, tetapi juga kualitas proses bagi lahirnya produk itu. Tercakup dalam proses yang berkualitas keharusan secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama menjunjung tinggi dan menghormati kaidah etika-moral yang berlaku dalam lingkungan lembaga maupun yang berkembang dalam kehidupan masyarakat umum. Dalam konteks ini tetap relevan ungkapan yang pernah meluas pada awal gerakan reformasi 11 tahun yang lalu, bahwa apa gunanya seorang legislator yang vokal dan kritis, tetapi mengabaikan kejujuran dan kaidah etika-moral. Parameter kualitas seperti itu menuntut keharusan tiap legislator dan lembaga legislatif menyesuaikan paradigmanya. Bukan hanya paham benar terhadap fungsi dan kewenangannya, lebih dari itu tiap legislator dan lembaga legislatif mampu menciptakan pendekatan dan mekanisme kerja baru yang lebih kreatif, lebih efisien dan lebih produktif. Agar kinerja dan produktivitasnya tetap berkorelasi dengan aspirasi masyarakat yang terus berkembang, misalnya, diperlukan kemauan dan kemampuannya memelihara komunikasi timbal-balik dengan masyarakat luas. Jika sebelum terpilih menjadi legislator komunikasi dijalankan dalam upaya meraih simpati dan suara sebanyak-banyaknya dalam pemilu, komunikasi yang dibangun sebagai legislator selain harus diarahkan untuk mensosialisasikan aspirasi masyarakat yang telah disuarakan dan yang telah diperjuangkan, juga untuk menimba aspirasi masyarakat yang terus berkembang. Lembaga legislatif dengan paradigma baru bukan berarti menyepelekan program kunjungan kerja memanfaatkan media komunikasi tradisional yakni kelompok dan antarpribadi. Justru kunjungan kerja untuk mendekatkan diri dengan masyarakat di daerahnya merupakan suatu kewajiban. Paradigma yang mengedepankan efisiensi dan produktivitas, yang mengharuskan selalu tumbuhnya sikap empati terhadap kondisi kehidupan rakyat banyak, yang harus selalu bersikap jujur dan menjunjung tinggi kaidah etika-moral, mengharuskan tiap lembaga legislatif selalu selektif dalam merumuskan program kegiatannya. Itu semua dilakukan demi terciptanya lembaga legislatif yang berkualitas. ***

D

S URAT ANDA Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/ SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Tindak Tegas Perusak Pelayanan Publik RUNTUHNYA tembok jembatan layang di Segi Tiga Senen beberapa waktu lalu tak saja memprihatinkan sekaligus amat membahayakan. Memprihatinkan karena ternyata warga Jakarta masih saja memiliki sifat barbar yang mengerikan. Jika benar runtuhnya tembok itu karena besi-besi penyangga dicuri sungguh merupakan kejahatan yang sulit dimaafkan. Bisa saja kali ini hanya tembok penutupnya saja, lain kesempatan mungkin besi penyangga utama atau penyokongnya. Tentu yang dikhawatirkan robohnya fly over yang dibuat untuk memperlancar di perempatan tersebut. Pelayanan publik yang seharusnya dipelihara justru dirusak dan lebih jauh lagi bisa membahayakan keselamatan orang lain. Tembok itu dibikin untuk menghindari munculnya para pedagang yang menjamur di sana. Harus diakui, tembok itu sejauh ini bisa membuat kawasan Senen menjadi lebih asri.

Kejadian di Senen ini mengingatkan kita betapa pencurian bahkan berlangsung di tengah keramaian dan menjadi pusat perhatian. Jembatan Suramadu yang belum lama diresmikan beberapa hari sudah kehilangan batu. Jumlahnya konon tak kira-kira sampai beberapa kuintal. Saya rasa ini bukan soal kemiskinan yang sering dijadikan kambing hitam atas sebuah tindak kejahatan. Masyarakat mungkin sudah hilang kesadarannya sehingga tak lagi bisa membedakan antara yang baik dan tidak. Yang membahayakan dan bukan. Pelayanan publik dibuat untuk kepentingan publik dan tidak ada satupun yang berhak merusaknya. Karena itu saya berharap agar aparat bisa mengamati dan mengwasi tiap fasilitas publik yang dibuat dengan biaya yang tidak sedikit. Yenny Nurfita Jatimekar, Bekasi

S UARA ANDA KOLOM ini khusus untuk pembaca yang ingin menyampaikan, kritik, saran dan komentar singkat mengenai berbagai persoalan pada para pejabat Pemerintahan, mulai dari Lurah, Camat hingga Presiden. Kirim pesan singkat Anda secara padat dan jelas, tanpa menyinggung perasaan orang lain. Setiap pesan akan diedit. Cara pengiriman SMS dengan format: BJ <spasi> pesan, lalu kirim ke 3499. (biaya Rp2000/SMS). Contoh : BJ Jakarta harus cari gubernur yang mampu menanggulangi banjir.

Bang D

el

KPU yakin menang atas gugatan pilpres

5

Jadilah Dewan yang (Sungguh-sungguh) Wakil Rakyat BULAN Agustus memang bulan istimewa. Lebih-lebih lagi Agustus 2009 ini. Bukan saja istimewa karena merupakan bulan bersejarah bagi bangsa dan Negara ini menyambut HUT ke-64 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, juga merupakan berkah bagi politisi kita hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April 2009 lalu yang dilantik menjadi anggota Dewan. Bagi kita rakyat yang diwakili oleh para politisi yang duduk di kursi terhormat nan empuk itu, tentu berharap para anggota Dewan benar-benar bekerja untuk memperjuangkan rakyat. Citra Dewan selama ini yang agak negatif di mata rakyat mesti mampu diperbaiki Dewan baru dengan tekad bulat yang sungguh-sungguh. Tentu kita tidak inginkan mereka bekerja setengah hati, apalagi setelah duduk menjadi ‘’bingung’’ tidak mengerti apa yang mesti dilakukan. Cibiran yang muncul pada era Orde Baru dengan menyebut Dewan empat D yakni datang, duduk, diam, duit mesti dibuang jauh-jauh. Apalagi empat D itu mau ditambah TP (tidur pulas) di kursi Dewan seperti sering terlihat pada tayangan televisi, tentu pemandangan yang tidak elok dan sangat memalukan. Bila sifat-sifat wakil kita itu masih terwariskan dan ditunjukkan di masa-masa datang, tentu hasil pemilu lalu menjadi tidak bermakna. Biaya triliunan rupiah dihabiskan hanya mampu menjaring wakil-wakil yang kurang berkualitas dan tak memahami apa yang mesti mereka lakukan, tentu saja sangat disayangkan. Maka itu, jangan salahkan masyarakat kita sering menyoroti kinerja Dewan dan tidak merasa punya wakil dan diwakili mereka. Mengingat apa yang menjadi aspirasi rakyat tidak mampu diserap dengan baik oleh Dewan serta tidak mampu diperjuangkannya. Sepak terjang anggota DPRD yang kurang baik tersebut diharapkan diprelina (dilebur) oleh anggota Dewan yang baru. Hendaknya tidak lagi muncul lagi keluhan rakyat di beberapa kabupaten di Bali, di mana rapat paripurna terpaksa dibatalkan karena kehadiran anggota Dewan tidak kourum. Artinya jumlah mareka yang hadir dalam sidang di bawah 50 persen. Apalagi rapat sampai batal gara-gara anggota Dewan semuanya tidak datang, tentu tindakan sangat tak terpuji.

Oleh : I Gusti Alit Purnata* Bila seorang anggota DPRD malas hadir dalam setiap rapat atau sidang, jelas mereka tidak banyak yang bisa perbuat. Maka wajar saja terlontar di media masa, bahwa banyak tunggakan kerja yang harus dilimpahkan ke DPRD berikutnya karena tidak tuntas dikerjakan Dewan lama. Bagaimana mereka bisa bekerja maksimal menyelesaikan draf-draf peraturan daerah (perda), bila kehadiran mereka hanya sesekali saja. Jangankan mengoreksi redaksional ranperda (rancangan peraturan daerah), bisa jadi untuk membaca pasal-pasal yang tersurat dalam draf ranperda saja tidak mampu. Walau akhirnya sebuah perda bisa disahkan, diyakini sifanya dipaksakan, tidak lebih hanya mengejar kuantitas produk tanpa melalui kajian dan pembahasan mendalam. Bila itu terjadi, maka dampaknya terlihat setelah perda diterapkan di lapangan, tidak pas dan memunculkan keributan yang akhirnya mesti dievaluasi lagi. Walau demikian, diyakini pula, banyak juga anggota Dewan kita yang berkualitas, intelektualitasnya bagus, pendidikannya baik dan bekerja sungguh-sungguh. Namun jumlah mereka itu lebih sedikit dibandingkan Dewan yang hanya sekadar masuk kerja tanpa banyak memberi kontribusi untuk kesempurnaan produk hukum. Kenyataannya, masyarakat pun menilai kinerja Dewan secara umum menjadi tidak maksimal dan tidak membanggakan rakyat yang diwakilinya. Bila kondisi Dewan ogah-ogahan bekerja dan setengah hati memperjuangkan aspirasi rakyat, tentu saja akan sulit mendapatkan produk-produk hukum (perda) yang menjadi inisiatif dewan. Sejauh ini, produk hukum terungkap hanya satu dua merupakan inisiatif Dewan. Sisanya adalah kerja eksekutif yang

hanya diiakan saja oleh Dewan dengan kur..setuju..ju..ju. Dari pandangan-pandangan negatif yang ditujukan terhadap Dewan, tentu semuanya masa lalu yang sudah lewat dan mesti dilupakan saja. Ke depan, di pundak anggota Dewan kita yang anyar dan baru dilantik, adalah putraputri terbaik bangsa ini. Mereka diyakini punya kualitas mumpuni dan punya komitmen kuat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kehadiran mereka di Dewan diharapkan sudah memahami bahwa mereka mempunyai tugas yang tidak ringan, baik sifatnya legislasi, anggaran dan juga kontrol terhadap pemerintah sebagai pelaksana pembangunan. Menata Pemerintahan Tugas strategis yang dimiliki Dewan ini diharapkan mampu menata jalannya pemerintahan dan tatanan kehidupan masyarakat dengan baik. Termasuk mampu meminimaliasi berbagai penyimpanganpenyimpangan yang selama ini masih marak. Bahkan Dewan baru mesti mampu mengontrol eksekutif sesuai bidang di komisi-komisi yang dibentuk untuk menyoroti kinerja SKPD-SKPD (satuan kerja perangkat daerah). Pengawasan itu penting sebagai langkah menghindari adanya penyimpangan, kemungkinan mark-up atau titipan-titipan pada pos anggaran tertentu yang arah dananya tidak jelas siapa yang mengambilnya. Dugaan adanya titipan-titipan anggaran yang sifatnya kongkalikong itu, tentu harus dicegah dan diluruskan, karena dampaknya sangat merugikan rakyat. Terpenting lagi, dalam melakukan kontrol terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan, mesti dilakukan Dewan sesuai kapasitas yang dimiliki. Hindari pencampur adukkan tu-

gas yang sifatnya ada kepentingankepetingan pribadi atau yang menguntungkan kelompok tertentu. Anggota Dewan mesti mengayomi semua pihak, seluruh rakyat dan tidak lagi terpaku dari partai mana mereka berasal. Jangan sampai mengarahkan bantuan hanya untuk rakyat di daerah yang merupakan basis pemilih tertentu karena mendapat dukungan saat pileg. Artinya, jadilah dewan wakil rakyat yang sebenarnya dan berjuang untuk kesejahteraan rakyat keseluruhan. Kejadian-kejadian yang sering memunculkan keluhan di tengah masyarakat, seperti jalan rusak di tempat tertentu tidak tersentuh perbaikan akibat ‘’balas dendam’’ karena waktu pileg tidak memilih mereka yang berkuasa, tentu tidak perlu muncul lagi. Demikian sebaliknya jalan mulus karena di tempat itu banyak pendukungnya, dan lain-lain. Adanya pendapat bahwa kinerja Dewan perlu dievaluasi tiap tahun, tentu sebuah langkah yang tepat. Keinginan mengevaluasi kinerja dewan sebenarnya sudah menjadi harapan rakyat sejak lama setelah menyaksikan kinerja Dewan dewasa ini. Namun semua itu tidak ada artinya bila tidak diikuti komitmen masing-masing anggota Dewan untuk benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik. Komitmen kuat Dewan memang menjadi harga mati dan datang dari lubuk hati mereka yang terdalam dengan mengusung rasa jengah dan tahu malu bila tidak mampu mewujudkan pembangunan yang menjadi aspirasi rakyat. Bila tidak, maka evaluasi tidak akan berarti apa-apa. Bahkan Badan Kehormatan (BK) Dewan yang dibentuk untuk mengawasi perilaku kurang terpuji anggota Dewan juga menjadi tidak bermakna. Termasuk keinginan masyarakat untuk melakukan evaluasi kinerja Dewan akan macet dan tetap hanya menjadi topik hangat untuk dikomentari sampai mulut berbuih-buih, tanpa mampu mengubah dan menyentuh persoalan sebenarnya yang pada dasarnya ada pada diri masing-masing anggota Dewan. *Penulis, tinggal di Desa Kukuh, Marga Tabanan

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

DEBAT P EMBACA

Menunggu Putusan Mahkamah Konstitusi TIGA kubu, Mega, SBY, dan JK sedang menunggu putusan Mahkamah Konstitusi. Mega tampaknya lebih agresif. Seperti banteng, ia ”menggertak” MK agar berbuat adil. Mega sadar, keputusan MK merupakan satu-satunya kesempatan untuk ’dihargai” sebagai tokoh nasional. Padahal, sejatinya tidak begitu. Keputusan MK tak sertamerta menjadi penentu ketokohan Mega. Nama Mega tetap dicatat dalam sejarah sebagai tokoh yang berjasa mengharumkan nama bangsa. Mega, menang atau kalah, dalam pengadilan di MK, tetap memberi banyak kontribusi bagi perkembangan demokrasi di Indonesia. Tanpa Mega, SBY tak mungkin bisa menang. Tanpa Mega (dan JK), SBY tak mungkin ditetapkan sebagai capres terpilih. Adanya sesuatu bergantung pada tidak adanya. Kemenangan seseorang bergantung pada sang pecundang. Tidak ada kemenangan jika tidak ada yang kalah. Sebaliknya tidak ada kekalahan jika tidak ada yang menang. Kemenangan

dan kekalahan sama-sama memberikan konstribusi. SBY juga menunggu. Ia menunggu penetapan kemenanganya. Tetapi, SBY mungkin tidak akan ragu lagi dengan kemenangan itu. Bagi SBY, kemenangan sudah di tangan dan tak akan mungkin bisa terlepas lagi. Satu-satunya yang mengganjal bagi SBY adalah tuduhan pilpres dilaksanakan dengan curang. Kecurangan itu sistematis dan masif. Bagi SBY, tuduhan itu menjadi sangat penting. Sebagai orang yang perfeksionis, SBY menginginkan kemenangan yang sempurna. Kemenangan tanpa diembel-embeli dengan tuduhan kecurangan apalagi keberpihakan KPU. Kemenangan SBY harus clean. Itulah sebabnya SBY menuding balik kelompok yang menyebut pilpres sarat kecurangan dan manipulatif. SBY meminta semua pihak yang menuding terjadi kecurangan dalam pilpres menyodorkan bukti otentik, di mana letak kecurangannya dan di mana letak masif serta sistematisnya. Tanpa bukti, se-

mua tudingan itu cuma omong doang alias Omdo. Selain Omdo, tuduhan tanpa dilengkapi bukti bisa saja merupakan pencemaran nama baik. Sebelumnya KPU juga memiliki sikap yang sama, bahwa tuduhan tanpa dilengkapi bukti merupakan pencemaran nama baik KPU. Bahkan, KPU akan menggugat balik semua pihak yang menyatakan KPU curang. Untungnya sikap yang sempat dinyatakan kepada pers itu tak dilanjutkan. SBY juga punya sikap yang sama dengan KPUdan ia tak menggugat balik para penuduhnya. SBY hanya merasa gerah dengan tudingan-tudingan miring itu. KPU, Mega, atau SBY mungkin bisa meniru sikap JK. Entah karena jumlah suaranya yang sangat rendah sehingga tak mungkin bisa menang meski MK mengabulkan gugatannya, yang pasti JK menunjukkan sikap yang lebih elegan. Sebagai orang yang kalah pilpres, JK tak pernah menjadi pecundang. Ia tak menuduh pemenang melakukan cara-cara kotor manipulatif untuk merebut

kemenangannya. Dalam debat pilpres sebelum pemilihan dimulai, JK telah menyatakan bahwa siapa pun yang menang, dialah yang terbaik. Kalimat itu kemudian dilanjutkan dengan mengatakan dirinya akan mendukung siapa pun yang terpilih menjadi yang terbaik. Di KPU, sikap ini ditunjukkan JK. Dia tetap akan menggugat hasil keputusan KPU untuk menunjukkan kepada rakyatnya bahwa pelaksanaan pilpres memang terjadi masalah. Kesalahan harus diluruskan. Gugatannya bukan bertujuan untuk mencari kemenangan tetapi untuk meluruskan yang bengkok. JK percaya kemenangan bisa dicapai di mana saja, tak harus sebagai presiden. Yang paling penting adalah terjadi pembelajaran berdemokrasi dan menghadirkannya ke depan publik. Dengan sikap ini, JK senantiasa tersenyum lebar, di mana saja, kapan saja, dan tanpa beban. Menang atau kalah di MK, itulah pembelajaran demokrasi. Ahmad Bahtiar Kebon Jeruk

Suluh Indonesia menerima tulisan Anda untuk dimuat di rubrik Debat Pembaca di halaman ini. Panjang tulisan maksimal 4.000 karakter. Tulisan akan diedit. Sertai dengan foto terbaru anda. Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com.

PeDe aja lagi ...

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga Prestasi Menurun Karena Pembinaan SOLO - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI), Djoko Santoso mengatakan, pembinaan yang tidak optimal terhadap atlet-atlet bulu tangkis di Indonesia menyebabkan mundurnya prestasi Indonesia di dunia. “Sistem pembinaan atlet bulu tangkis di Indonesia sekarang tertinggal dibandingkan negara-negara lainnya yang menjadikan bulu tangkis sebagai cabang olah raga andalan,” kata Djoko di Solo, kemarin. Menurutnya, sistem pembinaan di negara-negara lain, salah satunya adalah China, jauh lebih modern dibandingkan Indonesia. “Negara seperti China juga lebih unggul dalam pemanfaatan teknologi dan pembinaan psikologi pemain,” katanya usai meresmikan Sritex Arena Hall B, Kota Solo, Jawa Tengah. Dia mengatakan, PBSI akan segera memperbaiki sistem pembinaan atlet untuk kembali dapat memperbaiki prestasi Indonesia di cabang bulu tangkis. “Peningkatan teknologi dan pembinaan psikologi pemain juga termasuk dalam peningkatan sistem pembinaan tersebut,” kata Djoko yang juga Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) itu. Dia mengatakan, Indonesia menargetkan dapat kembali berjaya di cabang bulu tangkis pada empat tahun mendatang. “Saat ini kami gencar melakukan pembinaan atlet yang masuk dalam kelompok umur 19 tahun,” katanya. Atlet-atlet yang termasuk di dalam kelompok umur tersebut, menurutnya, akan diproyeksikan dapat lebih berprestasi dibandingkan atlet-atlet senior yang ada saat ini. Selain itu, dia mengatakan, peningkatan sistem pembinaan atlet bulu tangkis juga dilakukan melalui akademi bulu tangkis yang akan didirikan di sejumlah daerah, salah satunya adalah Kota Solo. Menurutnya, akademi bulu tangkis merupakan sarana untuk membina atlet secara lebih intensif karena memiliki kurikulum yang jelas mengenai pembinaan cabang olah raga tersebut. “Dalam pembinaan melalui akademi seperti itu, PBSI ikut serta dalam menyediakan tenaga administrasi dan pelatih,” kata Djoko Santoso. (ant)

Suluh Indonesia, Selasa 11 Agustus 2009

6

Kejuraan Dunia Bulutangkis

Sony Mudah Tembus Babak Kedua HYDERABAD - Sony Dwi Kuncoro tidak menemui kesulitan berarti untuk menembus babak kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009 yang berlangsung di Gachibowli Indoor Stadium Hyderabad, India, kemarin Unggulan keenam ini menang mudah 21-13, 21-9 atas pemain Austria, Michael Lahnsteiner. Selanjutnya, Sony akan bertemu pemenang antara Przemyslaw Wacha dengan Hsuan Yi Hsueh yang baru akan bertanding hari ini. “Masih belum seratus persen mainnya, karena lawan juga jauh di bawah saya,” kata Sony usai pertandingan yang berlangsung kurang dari 30 menit. Pebulu tangkis peringkat enam dunia ini tidak banyak mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan cenderung meremehkan lawan. Bahkan, Lahnsteiner sempat memberi perlawanan di awal “game” kedua hingga skor 7-7, ketika Sony berulang kali membuat kesalahan. Namun, Sony balik menekan dan tidak memberi kesempatan lawan berkembang hingga unggul jauh 15-8, sebelum menang 21-9. Pada nomor ganda putra,

pasangan Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan juga memastikan tempat di babak kedua, dengan mengatasi perlawanan duet China, Chai Biao/ Liu Xiaolong dalam dua set langsung 25-23, 21-17. Bermain sedikit tegang, Yonathan/Rian yang menempati unggulan ke-11 sempat tiga kali gagal menyelesaikan “game” pertama, meskipun sudah mendapatkan kesempatan “match point”. “Game” kedua juga berlangsung lebih ketat. Ganda Indonesia tertinggal 13-15 dan akhirnya mampu menyamakan skor 15-15 hingga terus memimpin perolehan angka untuk menang 21-17. “Kami bermain sedikit tegang di set pertama, padahal sudah lebih memimpin. Faktor angin juga sedikit mempengaruhi permainan kami di set kedua,” kata Yonathan. Rian Sukmawan mengaku baru pertama kali bertemu pasangan China tersebut, sehingga sedikit kesulitan membaca permainan lawan. “Kelemahan lawan ada pada pemain kidal (Liu Xiaolong) dan itu yang kami manfaatkan untuk terus menekan dan lebih sering mengarahkan bola ke dia,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/net

Sony Dwi Kuncoro

Chris John Batal Penuhi Dana Pembelian Tiket SEMARANG - Juara dunia kelas bulu WBA, Chris John tidak harus memenuhi kekurangan dana pembelian tiket sebesar 100 ribu dolar AS saat menghadapi petinju tuan rumah, Rocky Juarez pada partai tunda yang berlangsung di MGM Grand, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, 19 September mendatang. Asisten Manajer Herry’s Gym, Toni Priatna ketika dihubungi dari Semarang, kemarin, mengatakan, pertarungan mendatang digelar di Las Vegas sehingga secara otomatis perjanjian yang mengharuskan kubu Chris John membeli tiket senilai 100 ribu dolar AS tidak berlaku lagi.

Ia mengakui, memang promotornya masih dari Golden Boy Promotions (GBP) karena Chris John terikat kontrak selama tiga tahun dengan yang bersangkutan apabila bertarung di Amerika Serikat tetapi untuk masalah pemenuhan kekurangan dana pembelian tiket 100 ribu dolar AS sudah tidak berlaku lagi. Sebelumnya, Golden Boy Promotions (GBP) milik Oscar de La Hoya meminta kubu Chris John untuk membeli 5.000 lembar tiket atau seharga 150 ribu dolar AS saat pertarungan ulang juara dunia kelas bulu WBA, Chris John melawan Rocky Juarez di Stapples Cen-

ter Los Angeles, Amerika Serikat, pada 27 Juni lalu yang akhirnya ditunda. Pembelian tiket sebanyak itu sebagai kompensasi pemindahan tarung ulang kedua petinju tersebut dari Houston, Texas ke Los Angeles. Semula Golden Boy Promotions menetapkan bahwa tarung ulang kedua petinju tersebut tetap digelar di Hosuton, Texas karena penontonnya cukup banyak. Pada saat pertarungan di Toyota Center Houston, 28 Febuari 2009, daya tampung gedung tersebut 45 ribu penonton dan terisi hanya du pertiganya. Tetapi, manajer sekaligus pe-

Seri 3 AMIC

Pembalap Indonesia Loyo

Suluh Indonesia/net

Chris John

JAKARTA - Pembalap Indonesia tak berdaya menghadapi dominasi para kroser asing pada Seri 3 Axioo Motocross International Championship (AMIC) yang berlangsung sampai dini hari kemarin di Sirkuit Stadion Notohadinegoro Jember, Jatim. Kroser Australia Kim W. Ashkenazi menjadi yang terbaik dalam lomba yang diikuti 11 negara asing itu. Bukan itu saja, Kim juga mencatat rekor waktu tercepat, 11,02 menit untuk 28 putaran yang dilalui. Sejak start Kim nyaris tanpa saingan, ia hanya sempat ditempel Rhya Andre Carter dari Selandia Baru pada putaran 17 dan 21. Carter sendiri menempati podium kedua kemudian diikuti pembalap Thailand, Wattana Kanlaya di posisi ketiga. Pembalap dari Indonesia, Denny Orlando, harus puas menempati urutan kelima se-

telah pembalap dari Asutralia, Trent Pons. Dalam AMIC Seri 33 ini, pembalap Indonesia terlihat jelas masih kalah kualitas. Ini yang membuat para pembalap asing begitu dominant. “Namun kehadiran pembalap asing tentu akan membuat pembalap kita semakin tertantang,” kata pimpinan lomba, Toddy Andreas. Keunggulan pembaalap asing ini seperti dikatakan Toddy adalah kemampuan mereka dalam menguasai medan sirkuit sesulit apapun. Sirkuit di Jember yang menempuh jarak 24,57 kilometer dikenal sirkuit ekstrem karena memiliki kemiringan 90 derajat. Pembalap nasional, seperti Aep Dadang, Agi Agasi, Alexander Wiguna dan Adi Lazaroni terlihat masih kagok ketika melintasi sirkuit dengan kemiringan seperti itu. Tuan rumah Indonesia ma-

sih bisa terhibur dengan sukses Andre Sondakh yang juara untuk kelas 85 cc. Andre Sondakh menjadi pembalap tercepat dalam kelas tersebut dengan catatan waktu 16,09 menit. Bahkan di kelas ini, Indonesia menguasai posisi empat besar. Posisi kedua diraih oleh Andi S. Tebok‘s disusul Ivan Harry N di tempat ketiga kemudian H. Rahman di posisi empat. Pembalap dari Thailand, Atison Rudreo, berada diurutan kelima. Sementara itu, Bupati Jember, M.Z.A. Djalal, mengatakan pembalap nasional sudah melakukan perjuangan yang maksimal di arena motocross tersebut meskipun juara kelas 125 cc diraih oleh pembalap asing. Djalal mengakui kroser asing lebih hebat daripada kroser nasional. Namun dia berharap tahun depan kroser nasional bisa meraih juara dalam event yang sama. (oli)

Peraih Medali Martial Art Dapat Bonus JAKARTA - Ketua Umum KON / KOI, Rita Subowo menegaskan, para atlet yang berhasil meraih medali di Asian Martial Art Games (AMAG) di Thailand mendapat penghargaan berupa bonus. “Peraih medali emas mendapat bonus Rp 50 juta, perak Rp 25 juta dan perunggu Rp 15 juta,” kata Rita Subowo seusai menerima rombogan tim Martial Art di Jakarta, kemarin. Selain, mendapat penghargaan dari KONI, para atlet sebelumnya mendapat bonus dari Ketua Kontingen Indonesia yang juga Gubernur Kaltim, Awang Farouk. Peraih emas 1.500 dolar AS, perak 1.000 dolar AS begitu juga perunggu 500 dolar AS. “Penghargaan pada atlet peraih medali di Martial Art tidak berlebihan, karena levelnya Asia. Dengan harapan para atlet bisa meningkatkan

prestasinya untuk mengulang sukses saat turun di SEA Games XXV Laos nantinya,” tuturnya. Para atlet peraih medali emas, empat diantaranya datang dari silat, Nyoman Supaniti, Ikomang Wahyu, Lutfan Budi Santoso, dan Pujo Janoko. Sedang dua atlet peraih perak adalah Pengky Simbar dan Puspa Endah Fitriani. Begitu juga Kresna Bhayu yang menyumbangkan medali emas di cabang judo, selain mendapat bonus juga dipersiapkan menuju SEA Games XXV Laos Desember mendatang. Atlet lain yang juga menyumbangkan medali perak dan perunggu datang dari taekwondo, karate dan wushu juga diberikan bonus sesuai dengan medali yang dihasilkan. Sementara untuk dipersiapkan ke SEA Games, tergantung cabangnya masing-masing. (ant)

Suluh Indonesia/net

Rita Subowo

latih Chris John, Craig Christian minta kepada Golden Boy Promotions agar tarung ulang tersebut dipindahkan ke Los Angeles dengan alasan dukungan terhadap Chris John kurang. Hanya saja, suami mantan atlet wushu Jateng, Anna Maria Megawati batal naik ring karena mengalami gangguan pernapasan seminggu sebelum pertarungan di Staples Center tersebut. Meskipun ditunda, kata dia, tetapi dana yang sudah tersalurkan sebanyak 50 ribu dolar AS mengingat saat itu (pertarungan 27 Juni 2009) tiket sudah tersebar dan sulit menariknya kembali.

Ketika ditanya persiapan Chris John menghadapi tarung tunda mendatang, dia mengatakan, Chris John direncanakan akan kembali ke Indonesia, Selasa (11/8) atau Rabu (12/ 8) untuk beberapa hari kemudian langsung terbang ke Negeri Paman Sam untuk mempersiapkan diri naik ring. Selama berada di Jakarta, kata dia, Chris John akan bertemu dengan pihak-pihak sponsor kemudian menyelenggarakan temu pers. “Sebenarnya Chris John juga akan pulang ke rumah di Semarang tetapi kami menyarankan lebih baik di Jakarta kemudian berangkat ke Amerika Serikat,” katanya. (ant)

Viking Galang Dana Untuk Persib BANDUNG - Organisasi pendukung Persib Bandung Viking Persib Club akan mengakomodir penghimpunan dana dari seluruh Bobotoh agar Persib bisa ikut Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010. “Adanya keinginan bobotoh Persib se-Jawa Barat (Jabar) untuk membantu Persib akan kami akomodir dalam bentuk penggalangan dana,” kata penasihat Viking Persib Club Indra Bigwanto dalam Jumpa Pers di Bandung, kemarin . Indra mengungkapkan, saat ini Viking Persib Club memiliki 60 ribu pendukung yang tersebar di seluruh Jabar. Disamping itu, Viking juga akan mengoptimalkan distriknya yang ada di Singapura, Jepang dan Korea. Menurutnya, Viking tidak membatasi besaran sumbangan yang harus diberikan oleh para Bobotoh, tapi pihaknya menentukan minimal sumbangan yang diberikan sebesar Rp 15 ribu. “Karena anggota Viking itu berasal dari berbagai kalangan, maka kita tidak menentukan jumlah maksimal yang harus diberikan. Jumlah Rp 15 ribu itu kita yakin semua anggota Viking sanggup memberikannya,” ujarnya. Disamping itu, Indra juga mengungkapkan, ada beberapa aspek yang dilakukan Viking Persib Club dalam mendukung Persib. Di antaranya, menyumbang beberapa persen untuk pendanaan dan juga mempertahankan pemain senior supaya tidak hengkang dari Persib. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Selasa 11 Agustus 2009

7

Kejuaraan Dunia Bulutangkis

India Marah Atas Pengunduran Diri Inggris NEW DELHI - India marah atas keputusan Inggris mengundurkan diri dari kejuaraan dunia bulutangkis di Hyderabad, dan menegaskan bahwa negara itu sudah aman satu tahun sebelum menggelar Pesta Olahraga Persemakmuran. Pengunduran diri Inggris dari event di India dilakukan setelah sebelumnya tim tenis Australia juga menolak memainkan pertandingan Piala Davis di Chennai. India juga akan menjadi tuan rumah Pesta Olahraga Persemakmuran tahun 2010 yang diikuti 71 negara di New Delhi. “(Keputusan pengunduran diri itu) sangat disayangkan, dan terlalu berlebihan,” kata Menteri Dalam Negeri India G.K Pillai, terkait dengan penguduran diri Inggris dari kejuaraan dunia bulutangkis dengan alasan, seperti dikutip media, karena ada ancaman oleh kelompok militan Islam. “Pengaturan keamanan di Hyderabad sudah bagus dan Pemerintah India menjamin keamanan bagi seluruh peserta dan keamanan turnamen itu,” katanya. Di antara turnamen penting yang akan berlangsung di India pada kurun dua tahun ke depan adalah Piala Dunia Kriket, Piala Dunia Hoki Lapangan, tur internasional kriket, dan turnamen kriket tahunan Liga Utama India (IPL) Twenty20. IPL awal tahun ini terpaksa dibatalkan karena khawatir pasukan keamanan India tidak sanggup mengamankan pertandingan yang bersamaan dengan masa pemilihan umum di negara itu. Kasus serangan terhadap atlet asing di kawasan Asia Selatan meningkat sejak insiden penembakan terhadap tim kriket Sri Langka di Lahore, Pakistan, Maret lalu. Enam polisi dan dua warga sipil tewas dalam insiden itu, sementara tujuh anggota tim kriket Sri Langka mengalami luka-luka. November lalu serangan kelompok militan juga terjadi di sejumlah hotel mewah di Mumbai, sehingga makin membuat khawatir atlet-atlet yang akan datang ke India. Pengunduran diri Inggris di kejuaraan dunia bulutangkis juga mendapat kritik dari panitia dan tim peserta lainnya. “Menurut saya reaksi mereka terlalu berlebihan,” kata anne Smillie, ketua persatuan bulutangkis Skotlandia kepada BBC. “Para pemain Skotlandia dan manajer tim kami, yang sudah berada di Hyderabad, merasa yakin sistem pengamanan disana adalah yang terbaik,” katanya. Bintang bulutangkis India, Saina Nehwal, menggambarkan pengunduran diri Inggris itu sebagai sikap “tidak dewasa”. Menurut dia, kualitas turnamen tidak akan terpengaruh karena pemain Inggris bukan unggulan. Memasuki hari kedua, Selasa, petugas keamanan tampak banyak terlihat di dalam dan luar stadion. Tiap pemegang tiket diperiksa tas-tasnya sebelum masuk stadion. Randhir Singh, pejabat Komite Olimpiade India yang juga anggota panitia senior Pesta Olahraga Persemakmuran, mengatakan bahwa ia tidak melihat adanya kekhawatiran dari tim peserta. “Kami berhubungan langsung dengan peserta asing, dan mereka puas dengan jaminan keamanan dari pemerintah,” katanya. Sementara itu seorang pejabat olahraga India lainnya ketika ditanya apakah pemain kriket Inggris dan Australia akan menolak main di Liga Twenty20 Champions Oktober dan IPL tahun depan, menyatakan keyakinannya bahwa mereka akan datang. “Mereka akan datang untuk memperebutkan hadian uang,” kata pejabat yang tidak mau disebutkan identitasnya itu. (ant)

Bao Chunlai Tersingkir

Suluh Indonesia/ap

KEMBALIKAN BOLA - Petenis Argentina, Juan Martin del Potro, mengembalikan servis petenis Amerika Serikat, Andy Roddick, dalam pertandingan final kejuaraan ATP Washington Classic, di Washington kemarin. Del Portro menang, 3-6, 7-5, 7-6 (6).

ATP Washington Classic

Del Potro Pertahankan Gelar WASHINGTON - Juan Martin Del Potro mengumpulkan lima dari total 19 raihan ace di tie-break penentuan untuk mengalahkan unggulan pertama asal AS, Andy Roddick 3-6, 7-5, 7-6 (8/6) dan memenangkan gelar ATP Washington Classic keduanya secara beruntun, kemarin. Tanpa mempedulikan kelelahan dan kondisi panas, petenis Argentina itu berhasil melepaskan servis terkuatnya di akhir-akhir pertandingan dan akhirnya mengandaskan perlawanan Roddick pada match point keempatnya dengan pukulan forehand. “Saya menampilkan servis terbaik saya sepanjang hidup. Saya tidak tahu apa yang ter-

jadi saat itu. Saya hanya berusaha menampilkan yang terbaik, bermain 10 menit dan anda pasti tersingkir,” ungkap Del Potro. “Pada pukulan forehand terakhir itu, saya melihat bola dengan sangat dekat. Andy meminta bantuan HawkEye dan mengatakan keluar. Saya juga mengatakan keluar. Lalu HawkEye menyatakan masuk,” sambungnya. Del Potro menjadi pemain pertama sejak Andre Agassi yang memenangkan turnamen lapangan keras berhadiah total 1,4 juta dolar AS ini dua kali beruntun pada 1999. Ia berhak atas hadiah utama sebesar 300.000 dolar AS setelah melewati pertandingan selama 2 setengah jam dalam kondisi panas dan lembab itu.

“Pertandingan sangat sulit. Setelah set pertama saya tidak bisa bergerak lagi. Itu mustahil. Hanya satu servis dan satu bola lagi.Bila anda berlari, anda akan habis,” terang Del Potro. Gelar ATP ini adalah yang keenam sepanjang kariernya dan yang kedua tahun ini setelah menang di Auckland Januari lalu. Ini merupakan gelar ATP bertahan pertamanya dan ia menunjukkan peningkatan sejak merebut gelar secara mengejutkan di Olimpiade Beijing 2008. Roddick yang tampil pada turnamen pertamanya sejak kalah lima set dari Roger Federer di final Wimbledon, mengumpulkan 21 ace dan unggul dari akurasi servis pada awal pertandingan. Namun ia

China Bersiap Membangun Liga Profesional

Suluh Indonesia/net

Bao Chunlai

INDIA - Unggulan ke-11 Bao Chunlai sudah langsung tersingkir dalam penampilan pertamanya pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2009 di Gachibowli Indoor Stadium Hyderabad, India, kemarin. Chunlai harus mengakui keuletan pebulutangkis nonunggulan asal Belanda, Dicky Palyama dengan dua set langsung 18-21, 14-21 dalam waktu 36 menit. “Saya tidak tahu kenapa hari ini bisa bermain begitu buruk,” kata Chunlai, finalis kejuaraan dunia 2006 di Madrid, Spanyol usai pertandingan. “Kondisi saya juga tidak ada masalah, tapi lawan memang bermain lebih bagus dan beberapa kali saya harus melakukan kesalahan,” tambah juara Singapura Super Series 2009 itu. Dicky Palyama lebih banyak menekan Bao Chunlai dengan bola-bola silang ke belakang yang sulit dijangkau. Sesekali dia melancarkan smes keras yang tidak diduga pemain kidal bertinggi 191 cm tersebut. Bao Chunlai makin terlihat tertekan pada set kedua, saat Dicky Palyama seringkali mengecoh pergerakannya dan jauh memimpin dalam pengumpulan angka. “Tidak ada beban sedikit pun menghadapi pemain unggulan seperti Bao Chunlai. Justru saya tertantang untuk bermain ‘all out’ dan mengalahkan dia. Ternyata bisa dan saya sangat senang,” katanya. Dicky Palyama kemungkinan besar akan bertemu juara bertahan Lin Dan di babak ketiga. Lin Dan tanpa kesulitan melaju ke babak kedua dengan kemenangan mudah 21-9, 21-11 atas Misha Zilberman (Israel). “Sebagai pemain yang tidak diunggulkan, tidak ada target khusus yang saya bidik. Saya hanya berusia main sebaik mungkin di kejuaraan ini,” tambah Dicky. Sementara itu, unggulan ketiga Peter Hoeg Gade melewati rintangan pertamanya dengan mulus, saat mengalahkan Valeriy Atrashchenkov (Ukraina) 21-11, 21-16. “Sebuah awal yang bagus dan berharap penampilan saya terus meningkat,” kata Gade yang diperkirakan akan bertemu Lin Dan di perempat final. (ant)

BEIJING - Setahun setelah Olimpiade Beijing 2008, sepak bola China bertekad untuk menggunakan pengalaman dan kesuksesan pesta olahraga itu untuk membangun liga sepakbola profesional dengan memanfaatkan pasar yang sangat luas. Meski mempunyai penduduk lebih dari satu miliar, Asosiasi Sepakbola China tidak kunjung mendatangkan untung meski liga mereka telah diputar selama 15 tahun. Semantara liga basket yang telah melahirkan pemain bintang Yao Ming, juga mempunyai nasib yang sama. “China harus bekerja keras untuk membangun olahraga profesional,” kata Cui Dalin, Wakil Menteri Administrasi Umum untuk Urusan Olahraga pada upacara peringatan satu tahun Olimpiade Beijing. Tidak adanya event yang bisa dijadikan pelajaran menurut Ci adalah liga profesional yang dilanda berbagai skandal, mulai

dari wasit yang korup, serta perkelahian antara pemain yang tidak punya sikap disiplin. Sementara itu, sebanyak 18 klub yang bergabung dalam liga basket, dilaporkan mengalami kerugian 115 juta dolar (16.9 juta dolar AS) tahun lalu, meski terdapat peningkatan jumlah pertandingan dan dan dimeriahkan oleh pemain asing dalam jumlah lebih banyak. “Mengapa kita menghadapi masalah seperti ini? Ini adalah masalah karakter China secara nasional. Kemampuan kita memang sangat rendah,” katanya. Di lain pihak, panitia Olimpiade Beijing ternyata mampu mendatangkan keuntungan 176 juta dolar AS yang sebagian besar berasal dari sponsorship global dari perusahaan multi-nasional, serta hak siar televisi dan strategi pemasaran yang baik. Meski keuntungan tersebut sangat jauh dibandingkan dengan biaya pembangunan stadion

yang mencapai 2,8 miliar dolar AS, Olimpiade Beijing 2008 menurut Cui Dalin setidaknya telah memberikan pelajaran bagaimana seharusnya memasarkan kegiatan olahraga. “Kami harus belajar banyak dari Olimpiade Beijing. Kami harus aktif mempelajari hal ini dan harus mencari jenis olahraga yang digemari masyarakat, serta menemukan arah yang benar bagi olahraga profesional berdasarkan ekonomi pasar,” katanya. Namun ia juga mengingatkan bahwa kekuatan olahraga dunia seperti kompetisi basket NBA di AS dan perusahaan manajemen olahraga lainnya tidak diperbolehkan beroperasi di China, kecuali sebatas “kerjasama”. “Pengelolaan liga olahraga domestik harus dilakukan oleh asosiasi olahraga China,” kata Cui mengomentari keinginan banyak pihak untuk menggelar NBA dinegaranya. (ant)

gagal merengkuh gelar Washington keempat dan yang ke28 sepanjang kariernya. “Pertandingan hari ini brutal. Ia yang mengatur dadunya. Ia menampilkan permainan tenis yang beresiko tinggi dan berhasil. Tampil sekuat dirinya hingga akhir dan tidak melakukan kesalahan, itulah perbedaannya,” papar Roddick. Satu-satunya kekalahan Roddick dari pertemuan dengan Del Potro terjadi di final Los Angeles tahun lalu. Namun paling tidak Roddick saat ini merasa siap untuk tampil di Grand Slam AS Terbuka yang akan berlangsung tiga pekan mendatang. “Saya dalam posisi yang tepat untuk tampil di AS Terbuka. Saya tidak begitu jauh dari

kondisi saya di Wimbledon. Ini awal dari persiapan untuk AS Terbuka. Saya merasa permainan saya lebih baik daripada ketika saya pertama kali tampil disini,” pungkas Roddick. Del Potro mengawali tiebreak dengan servis tercepat yakni 137 meter per jam, untuk kemudian memimpin 3-1 di servis keduanya. Ia selanjutnya menghasilkan servis ace ketiganya sehingga unggul 4-1. Ace keempat memberinya keunggulan 6-3 dan tiga poin juara. Roddick menyelamatkan yang pertama dengan sebuah ace, disusul pukulan backhand melebar dan forehand yang keluar dari Del Potro. Namun Del Potro berhasil memasukkan ace terakhirnya. (adn/afp)

Los Angeles Championship

Flavia Pennetta Juara LOS ANGELES - Petenis Italia Flavia Pennetta mengalahkan Samantha Stosur dari Australia 6-4, 6-3 di final turnamen WTA berhadiah 700.000 dolar AS, Los Angeles Championship, kemarin. Petenis 27 tahun yang menjadi runner-up pada 2008 itu, menyebut kemenangannya kali ini sebagai yang terbesar dalam kariernya. Ia mendapatkan hadiah utama 107.000 dolar AS dan mengumpulkan gelar tunggal kedelapan. “Ini gelar besar pertama saya,” ungkap Pennetta yang hanya menjadi unggulan ke-10 di turnamen lapangan keras di Home Depot Center itu. Pennetta mengumpulkan empat ace, sementara Stosur hanya tiga. Ia memasukkan 76 persen dari servis pertamnya dalam pertandingan yang berlangsung 81 menit tersebut. “Saya sangat bahagia karena sulit bagi saya untuk mengalahkannya. Saya takut dengan servisnya. Turnamen ini

berbeda bagi saya. Baru pertama kali saya memenangkan turnamen seperti ini,” paparnya. Kemenangan Pennetta makin terasa istimewa karena dirah di lapangan keras. Tercatat baru dua kali ia juara, sementara enam gelar lainnya diraih di lapangan tanah liat. Final kemarin menjadi pertemuan pertama dua petenis veteran WTA ini. Stosur sebenarnya tinggal selangkah lagi untuk meraih gelar WTA pertamanya, meski ia sendiri cukup senang dengan peningkatan penampilannya. “Ini pekan yang hebat dan saya sangat senang bisa lolos ke final. Saya sangat menikmati bermain disini,” jelas Stosur mengenai turnamen yang berlangsung di Gold Coast itu. Stosur tampil brilian dalam beberapa bulan terahir dan melonjak ke ranking 18 dunia. Petenis unggulan ke-13 ini dikenal lebih sukses di nomor ganda, namun tersingkir Kamis lalu. (adn/afp)

City Tunggu Kesehatan Tevez MANCHESTER - Manchester City masih menunggu kondisi kesehatan striker Argentina Carlos Tevez menjelang pertandingan pembukaan klub liga utama Inggris itu di Blackburn. Teves yang pindah dari Manchester United ke City pada musim panas ini, sedang berjuang mengatasi cedera tumit dan juga sedang ditunggu oleh pelatih timnas Argentina Diego Maradona untuk pertandingan persahabatan pertengahan pekan di Rusia.

“Sepertinya Carlos akan memainkan satu bagian pada Sabtu, tapi kami harus melihat bagaimana yang terjadi pekan ini sebelum kami memutuskan apakah akan menurunkan dia atau tidak,” kata pelatih City Mark Hughes. Teves hanya bermain 25 menit saat pertandingan persahabatan yang berakhir dengan kemenangan 2-1 atas Celtic. “Dia mengalami frustrasi karena dia tidak bisa mengangkat tumit apalagi bermain sepakbola,” katanya.

“Dia sedang melakukan sesuatu yang besar bagi kami, ketika tenaganya mampu menggerakkan tim, dia menjadi sangat penting,” tambahnya. Sementara itu Tevez mengatakan cukup senang bisa ikut menjalankan tugas di Moskow. “Ini sebuah keputusan yang diambil oleh kami semua,” kata Teves. “Saya perlu latihan sepanjang pekan depan dan saya bisa menghasilkan penampilan yang bagus pada Sabtu,” tambahnya. (ant)

Su;uh Indonesia/net

Carlos Tevez


Nasi nal

Suluh Indonesia/ant

ANTRE MITAN - Sejumlah warga menggeser jeriken saat antre untuk mendapatkan jatah minyak tanah operasi pasar yang digelar Disperindag Kota Mataram di Kampung Melayu, Ampenan, Mataram, NTB, kemarin.

Tuntut Kenaikan Gaji

Perangkat Desa Demo NGANJUK - Ratusan perangkat desa di Kabupaten Nganjuk (Jawa Timur), kemarin melakukan aksi unjuk rasa di kantor pemerintah kabupaten setempat. Mereka menuntut pembayaran gaji sesuai dengan upah minimum kabupaten (UMK) sejumlah Rp 600 ribu setiap bulan. Koordinator lapangan aksi itu, Sudjianto mengatakan, protes itu dilakukan karena hingga kini tunjangan yang diterima tidak sesuai. Ia mengatakan, setiap bulan tunjangan

perangkat tidak lebih dari angka Rp 200 ribu, padahal, mereka harus memenuhi kebutuhan keluarganya. “Jumlah tersebut masih sedikit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya mengungkapkan. Selain protes menuntut pendapatan sesuai dengan UMK, aksi tersebut juga dilakukan untuk menagih janji Bupati Taufikurrahman untuk memberikan tambahan tunjangan bagi perangkat desa. Dalam aksi tersebut, selain orasi mereka juga memberikan

selebaran yang dibagikan kepada para pengguna jalan, yang isinya kecaman karena bupati dinilai ingkar janji. Bahkan, mereka sempat berencana memboikot penarikan hasil pajak di desa, jika keinginannya tidak dipenuhi. Usai berdialog dengan pengunjuk rasa, Bupati Taufikurrahman akhirnya menyetujui tuntutan itu, meski jumlah kenaikannya hanya Rp 125 ribu/bulan, ditambah dengan pendapatan dari tanah bengkok. (ant)

Talenta TV Lokal Bisa Maksimal SIDOARJO – Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Mochammad Nuh menyatakan, televisi lokal adalah kekuatan yang memberikan kekuatan bagi pembangunan nasional. ‘’TV lokal bukan hanya memberikan kontribusi lokal, tetapi juga berkontribusi bagi kekuatan nasional,’’ kata Nuh saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7, Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI) di Surabaya, kemarin. Menurut Nuh, talenta-talenta yang ada di daerah, bisa menjadi maksimal dengan hadirnya televisi lokal di wilayah mereka.

Sementara dalam Rapat Nerja Nasional (Rakernas) ATVLI yang digelar di Sidoarjo, 9-10 Agustus, ATVLI menelurkan tiga rekomendasi. Ketiga rekomendasi itu adalah ATVLI meminta kepada regulator penyiaran agar televisi lokal mendapat prioritas tempat terkait perizinan, kedua, regulator penyiaran diminta segera menyelesaikan proses perizinan bagi stasiun televisi lokal, khususnya anggota ATVLI, dan terakhir, ATVLI mendukung sepenuhnya program pemerintah NKRI dan misi pendidikan bangsa melalui media penyiaran. (kmb)


Edisi 11 Agustus 2009 | Suluh Indonesia