Issuu on Google+

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 85 tahun IV Rabu, 5 Mei 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Pemerintah Beri Insentif

Kepercayaan Bisnis Ritel Turun

DPR Minta Presiden Ambil Alih

PEMERINTAH memberikan insentif fiskal kepada kegiatan usaha hulu eksplorasi minyak dan gas bumi serta kegiatan usaha eksplorasi panas bumi, kata Kepala Biro Humas Kementerian Keuangan ...hal. 1

SURVEI yang dilakukan Edelman Trust Barometer menunjukan, adanya penurunan kepercayan para pemangku kepentingan (stakeholder) terhadap bisnis ritel pada 2010. “Tingkat kepercayaan terhadap ...hal. 2

KEMENTERIAN Komisi VII DPR meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera mengambil alih kelanjutan proyek pengembangan gas Senoro di Sulawesi Tengah (Sulteng). Demikian disampaikan ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Sri Mulyani

Diperiksa 6 Jam

Suluh Indonesia/ade

EXPEDITION - Tiga anak muda terdiri dari Kelly Ferris asal Belgia (kanan), Antonio Santiago asal Meksiko (tengah), dan Tony Martin asal Jerman terpilih sebagai Happiness Ambassador Coca Cola dalam program Expedition 206.

JAKARTA - KPK memeriksa Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terkait kebijakan bail out (dana talangan) Bank Century di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta sekitar enam jam. ‘’Saya diminta keterangan dari pukul 14.00 hingga 20.00 WIB termasuk break untuk sholat Ashar dan Maghrib sekitar setengah jam,” katanya di Jakarta, kemarin. Ia menyebutkan, dari KPK datang tiga orang sementara dirinya hanya sendiri dan tidak didampingi oleh pengacara. ‘’KPK ingin mendapatkan gambaran atau pengecekan statement, angka dan lainnya. Ini lebih kepada verifikasi terhadap beberapa hal,” katanya. Menurut dia, apa yang disampaikan kepada KPK tidak berbeda dengan yang disampaikan di pansus DPR maupun kepada BPK. Mengenai bukan dirinya yang hadir ke KPK, Sri Mulyani mengatakan, memang mereka mengundang dirinya hadir ke KPK. Namun dengan pertimbangan semua dokumen terdapat di Kementerian Keuangan (Kemkeu) maka KPK-lah yang hadir ke kementerian ini. ‘’Saya tidak melihat ada keistimewaan atau diskriminasi dari sisi tempat,” katanya. Secara keseluruhan, kata dia, keterangan terkait tugas dan kewenangan KSSK dalam penanganan Bank Century pada 2008 lalu di mana Menkeu merupakan Ketua KSSK. (nas)

SBY Ingatkan Politisi

Tak Masuki Ranah Hukum JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan para politisi untuk tidak memasuki ranah hukum dan sebaliknya penegak hukum tidak memasuki wilayah politik. Dalam sambutannya pada pembukaan rapat kordinasi dan konsultasi penegak hukum di Istana Negara, Jakarta, kemarin, Presiden menyebutkan campur tangan politik dalam penanganan hukum merupakan salah satu penyakit yang mencemari penegakan hukum di Indonesia. Menurut Presiden, intervensi politik yang disertai politik uang sangat melengkapi kerusakan penegakan hukum. ‘’Kuncinya, politisi jangan masuki ranah hukum dan penegak

hukum jangan masuki ranah politik, supaya terbebas dari kontaminasi dan benturan kepentingan,” ujarnya. Oleh karena itu, Kepala Negara mengajak politis dari jajaran legislatif maupun eksekutif pusat dan daerah guna sungguh-sungguh menghormati kewenangan dan indepedensi penegak hukum. ‘’Campur tangan pihak mana pun tidak sesuai dengan supremasi hukum apakah campur tangan eksekutif, legislatif, LSM, dan pihak mana pun harus dicegah dan dihindari. Ini yang bikin rusak,” tuturnya. Selain campur tangan politik, Presiden menyebutkan enam masalah lain dalam bidang penegakan hukum,

yaitu korupsi, mafia dan kolusi dalam penegakan hukum, hukuman yang tidak tepat karena terlalu berat atau ringan, keadilan bagi pihak korban, pemasyarakatan dan integrasi sosial bagi mantan narapidana, serta pencegahan dan penangkalan tindak kejahatanan. Presiden mengatakan pemerintah memfokuskan kebijakan guna mengatasi tujuh masalah utama dalam bidang penegakan hukum tersebut. Presiden berharap keterpaduan antarpenegak hukum tidak hanya di atas kertas, tapi juga benar-benar tercipta sinergi guna mewujudkan keadilan untuk semua. ‘’Bangun keterpaduan dalam penegakan hukum,’’ pesannya. (har/son)

Utamakan Berantas Mafia Pajak JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta penegak hukum untuk memberi perhatian utama pada penindakan korupsi dan mafia perpajakan dalam lima sampai 10 tahun mendatang. Dalam pidatonya pada pembukaan rapat koordinasi dan konsultasi penegak hukum di Istana Negara, Jakarta, Selasa, Presiden juga mengingatkan penegak hukum agar selalu menuntaskan penanganan kasus-kasus besar. ‘’Berikan perhatian yang lebih, utamanya lima sampai 10 tahun mendatang, pada penindakan korupsi, mafia perpajakan, dan kasus-kasus besar lainnya. Kemudian upayakan agar aset negara kembali kepada negara,” tuturnya. Menurut Presiden, kepiawaian penegak hukum harus terbukti tidak hanya dari menjatuhkan sanksi kepada para koruptor, tetapi juga dalam kemampuan mengembalikan aset negara yang telah dicuri. Presiden juga menekankan pemberantasan

mafia dan kolusi dalam penegakan hukum serta pemberian sanksi pada yang melakukan kejahatan tersebut. Penegak hukum diminta oleh Kepala Negara untuk memberi perhatian khusus kepada mafia di bidang perpajakan serta pembalakan hutan karena kerugian negara dalam bidang tersebut sangat besar. Kepala Negara juga meminta agar dibangun mekanisme preventif agar pejabat negara tidak ragu-ragu mengambil kebijakan karena khawatir akan dipidana. Menurut dia, lebih baik mencegah terjadinya kejahatan melalui konsultasi hukum kepada pejabat sebelum mengambil kebijakan daripada memberi bantuan hukum setelah kejahatan tersebut terjadi. ‘’Jangan dijebak akhirnya terlanjur salah. Disinilah unsur pencegahan dan konsultasi menjadi sangat penting. Kalau pejabat negara ragu-ragu tidak mau menetapkan kebijakan maka lumpuh pemerintahan ini,” demikian Presiden Yudhoyono. (ant)

Gedung Baru DPR Terlalu Mahal JAKARTA - Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengatakan, rencana pembangunan gedung baru di komplek DPR/MPR di Senayan Jakarta dengan perkiraan anggaran sebesar Rp 1,8 triliun, terlalu mahal. ‘’Kalau benar anggarannya Rp1,8 triliun itu, terlalu besar. Sebaiknya usulan anggaran tersebut, diteliti dan dikaji ulang sebelum disetujui, agar bisa dihemat,” katanya di Jakarta, kemarin. Dikatakan Priyo, terlepas dari kontroversi nilai anggaran, dirinya setuju DPR membangun gedung baru yang lebih representatif serta mere-

novasi gedung-gedung yang telah ada terutama gedung Nusantara I. Menurut dia, gedung Nusantara I yang menjadi kantor bagi 560 anggota DPR dan tenaga ahli, asisten dan staf fraksi sudah kelebihan kapasitas. Di gedung Nusantara I juga terdapat Komisi VI, Komisi IX, Komisi X, dan Komisi XI yang sering digunakan rapat kerja dengan menteri-menteri kabinet. ‘’Padahal, berdasarkan kajian dari Kementerian Pekerjaan Umum di gedung Nusantara I telah mengelami keretakan di beberapa bagian akibat gempa bumi Tasikmalaya, pada

2008,” katanya. Hasil kajian Kementerian Pekerjaan Umum itu, katanya, membuat orang yang berkantor di gedung Nusantara I menjadi merasa kurang nyaman. Dikatakannya, karena adanya keretakan di beberapa bagian gedung Nusantara I sehingga DPR periode 2004-2009 berencana akan membangun gedung baru di lahan yang masih tersedia di komplek DPR. ‘’Rencananya gedung baru itu akan di bangun di lahan kosong di dekat gedung Nusantara I, tapi belum tahu persis perencanaan pembangunannya,” kata Priyo. (har)

Rekening Besar Pati Polri

LHA PPATK Diusut JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol. Bambang Hendarso Danuri menegaskan akan mengusut dugaan rekening tak wajar anggotanya terkait beredarnya Laporan Hasil Analisis Pusat Analisis Transaksi Keuangan (LHA PPATK) yang menyebutkan adanya oknum petinggi Polri yang memiliki rekening mencurigakan senilai Rp 95 miliar. ‘’Kami akan cek, LHA itu tak boleh beredar, nanti bubar-bubaran kalau semua LHA bebas keluar,” kata Kapolri usai rapat koordinasi penegak hukum di Istana Negara Jakarta, kemarin. Soal beredarnya LHA tersebut, Kapolri mengatakan sudah berkoordinasi dengan PPATK terkait untuk menelusuri bocornya dokumen tersebut. Kapolri menyesalkan jika laporan tersebut benar-benar bocor ke publik. Karena itu, dia menjanjikan akan melakukan klarifikasi soal keotentikan dokumen tersebut. ‘’Jadi belum tentu, akan dicek lagi. Se-

muanya belum tentu benar,’’ katanya. Beredarnya LHA PPATK setelah Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut ada rekening mencurigakan senilai Rp 95 miliar dalam LHA itu yang diduga milik salah satu petinggi Polri. Sebelumnya, Peneliti ICW Tama S Langkunmenyatakan uang sebesar Rp 95 miliar itu dipecah dalam dua rekening, satu rekening senilai Rp 47 miliar dan satu rekening lagi Rp 48 miliar. Namun, Koordinator Divisi Investigasi dan Publikasi ICW ini enggan menyebut sumber informasi yang diperolehnya. Dia hanya menyebut bahwa dokumen yang diterima berasal dari masyarakat. Kadiv Propam Mabes Polri Brigjen Budi Gunawan meminta ICW membuktikan tuduhan itu. Jika ICW tidak dapat membuktikan tuduhannya, dia mengancam akan menjerat ICW dengan pasal pidana fitnah dan pencemaran nama baik. (har/son)


K ta

Suluh Indonesia, Rabu 5 Mei 2010

K ilas

KPK Tahan Dl Sitorus

Terus Berburu Koruptor TIM Pemburu Koruptor menyatakan terus memburu buron perkara pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra yang kabur ke luar negeri setelah dikeluarkannya putusan peninjauan kembali (PK) oleh Mahkamah Agung. “Semua buron koruptor dalam pengejaran (termasuk Djoko Tjandra),” kata Ketua Tim Pemburu Koruptor yang juga menjabat Wakil Jaksa Agung (Waja), Darmono, di Jakarta, kemarin. Dari informasi yang diperoleh wartawan, Djoko Tjandra saat ini berada di PNG setelah sebelumnya berada di Singapura. Sebelumnya dilaporkan Kejaksaan sudah memasukkan Djoko Tjandra dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) karena tiga kali mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan selaku eksekutor. Kejagung meminta kepada Ditjen Imigrasi agar mencabut paspor Djoko Tjandra, dan permintaan itu sudah dikabulkan. Djoko Tjandra oleh Mahkamah Agung (MA) divonis dua tahun penjara dan denda Rp15 miliar terkait kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali senilai Rp 546,468 miliar pada pertengahan 2008. (ant)

Mantan Mensos Bisa Tersangka TIM penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, memeriksa mantan Menteri Sosial, Bachtiar Chamsyah dalam kasus dugaan korupsi proyek impor sapi di Departemen Sosial (kini Kementerian Sosial). Bachtiar menjalani pemeriksaan di gedung KPK sejak pukul 10.00 WIB dan baru selesai sekitar empat jam kemudian. Ketika meninggalkan gedung KPK, Bachtiar tidak bersedia memberikan keterangan secara rinci kepada wartawan. “Ditanya soal tata cara pengadaan,” katanya singkat. Sementara itu, Juru Bicara KPK, Johan Budi menjelaskan, Bachtiar Chamsyah diperiksa untuk melengkapi berkas perkara Iken Nasution yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus impor sapi. “Pak Bachtiar Chamsyah dimintai keterangan sebagai saksi,” kata Johan. Meski diperiksa sebagai saksi, sebenarnya Bachtiar juga sudah berstatus tersangka dalam kasus itu. Johan mengatakan, tidak tertutup kemungkinan bagi KPK untuk memeriksa Bachtiar sebagai tersangka di lain waktu. (ant)

Endin Dituntut Tiga Tahun MANTAN anggota DPR RI, Endin Ahmad Jalaluddin Soefihara dituntut tiga tahun penjara karena diduga menerima suap dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2004 yang dimenangkan oleh Miranda Swaray Goeltom. “Terdakwa terbukti telah melakukan tindak pidana korupsi,” kata penuntut umum Sarjono Turin ketika membacakan tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, kemarin. Tim penuntut umum juga menuntut pembayaran denda sebesar Rp150 juta subsider enam bulan kurungan. Endin Akhmad Jalaludin Soefihara diduga menerima suap sebesar Rp1,5 miliar dalam proses pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) pada 2004. “Pemberian itu diberikan kepada terdakwa selaku anggota Komisi IX DPR RI yang memiliki ruang lingkup tugas yang berhubungan dengan persetujuan DPR atas pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) pada 2004,” kata penuntut umum Sarjono Turin. (ant)

Senayan City akan Diadukan ke Satgas JAKARTA - Ahli waris di kawasan Senayan meminta pengelola Senayan City, Jakarta, PT Manggala Gelora Perkasa membayar ganti rugi Rp450 miliar terkait sengketa lahan pusat belanja serta melaporkanya ke Satgas Pemberantasan Mafia Hukum . Kuasa hukum ahli waris, Tony Arif dan Barry Rozano mengatakan kepada wartawan, di Jakarta, Selasa bahwa kliennya yang merupakan ahli waris bernama Haji Marzuki bin Haji Musa bin Toyib mengklaim bahwa tanah tempat Senayan City berdiri adalah miliknya. “Tanah itu milik almarhum Toyib bin Kiming yang juga kakek dari ahli waris Haji Marzuki,” katanya. Desakan Tony kepada PT Manggala Gelora Perkasa atau MGP ini disampaikan terkait rekomendasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang meminta perusahaan itu untuk bermusyawarah dengan ahli waris. “Apalagi, PT MGP dalam beberapa kali pertemuan tidak mampu menunjukkan bukti otentik bahwa tanah yang mereka bangun Senayan City adalah milik mereka,” tambahnya. Sebaliknya, kata Tony, kliennya memiliki bukti girik nomor 241, 416, 448, 488 yang menunjuk kepada lahan di mana Senayan City berdiri. “Tanah dengan nomor girik tersebut belum pernah dibeli atau dibebaskan oleh siapa

pun,” katanya tegas. Kuasa hukum almarhum Toyib bin Kiming, Barry Rozano menyayangkan lambatnya proses ganti rugi pada ahli waris yang semestinya segera dilakukan oleh Perkantoran dan pertokoan Senayan City di Jakarta Selatan sesuai dengan dikeluarkannya Surat Gubernur DKI Jakarta Tertanggal 27 Juni 2008 No. Surat. 1222/1.711.31. Apalagi Dinas P2B telah memproses dan menerbitkan perizinan Surat No.3656/-1.758 pada tanggal 7 Oktober 2009 tentang penangguhan Proses Perizinan Perubahan fungsi hotel/apartemen menjadi perkantoran yang diajukan PT Manggala Gelora Perkasa sampai dengan diadakannya penyelesaian dengan ahli waris, sesuai Perda No.7 tahun 1991 Pasal 8 ayat 2. Surat Dinas P2B Provinsi DKI Jakarta tertanggal 7 Oktober 2009, yang ditandatangani Kepala Dinas P2B, Hari Sasongko, menyebutkan, berkaitan dengan pembangunan Perkantoran Senayan City dan penguasaan tanah di atas sertifikat Hak Guna bangunan No 296 atas nama PT Manggala Gelora Perkasa tersebut ada pengaduan atau klaim dari ahli waris Alm Toyib bin Kiming. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PENGUNGKAPAN SINDIKAT NARKOTIKA - Petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan barang bukti narkoba serta uang dolar AS saat pengungkapan sindikat narkotika di Kantor Pusat BNN, Jakarta, kemarin. Tiga dari lima tersangka berkewarganegaraan asing berhasil ditangkap di apartemen Rasuna Said beserta Shabu sebanyak 6287,2 gram, uang tunai 437.978 dolar AS.

“Pasalnya rakyat sudah mengelola tanah itu secara turun temurun sejak 1967,” katanya kepada ANTARA, di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, Kementerian Kehutanan (Kemhut) bersikukuh akan melakukan pembongkaran terhadap 168 vila dan bangunan yang berada di kawasan Gunung HalimunSalak, Lokapurna, Pamijahan,

Bogor, Jabar. Menurut versi Kemhut, vila dan bangunan itu dianggap berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGS). Padahal, menurut warga setempat, vila itu sudah ada sejak 1967 berdasarkan SK Menteri Kehutanan (Menhut) semasa Soejarwo, yang kemudian diperkuat melalui SK Bupati

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, menahan pengusaha Darianus Lungguk Sitorus (DLS) terkait kasus dugaan suap Rp300 juta kepada hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (TUN) DKI Jakarta, Ibrahim. DL Sitorus ditahan sekitar pukul 17.30 WIB, setelah menjalani pemeriksaan hampir delapan jam di gedung KPK, Jakarta. Ketika keluar dari gedung KPK, pengusaha asal Sumatera Utara itu tidak berkomentar sedikitpun kepada wartawan. Dengan pengawalan sejumlah petugas KPK, DL Sitorus langsung memasuki mobil tahanan yang akan membawanya ke rumah tahanan Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. KPK telah menetapkan DL Sitorus sebagai tersangka. Juru Bicara KPK, Johan Budi menjelaskan, DL Sitorus diduga bekerjasama dengan seorang pengacara, Adner Sirait untuk menyuap hakim Ibrahim. Akibat perbuatan itu, DL Sitorus dijerat dengan pasal 5 ayat (1) huruf a atau b dan atau pasal 6 ayat (1) huruf a dan atau pasal 13 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Afrian Bandjol, pengacara DL Sitorus mengatakan, kliennya sama sekali tidak mengetahui kasus suap tersebut. (ant)

Menteri Asal PKS Terobos Jalur Busway JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan jika ada mobil menteri yang “menyelonong” masuk jalur “busway”. “Pasti akan kita tegur. Dulu wakil presiden saja kita tegur kok,” kata Foke, panggilan Fauzi Bowo, ketika ditemui di Balaikota DKI Jakarta, kemarin, menanggapi pelanggaran aturan berlalulintas oleh pejabat tinggi negara. Sebuah mobil dinas milik salah seorang menteri memasuki jalur busway telah menimbulkan kontroversi sejak fotonya dimunculkan di laman jejaring sosial Twitter oleh salah seorang pengguna jalan yang

kebetulan melintas. Mobil milik Menteri Sosial Salim Segaf Aljufrie memasuki jalur busway Transjakarta koridor VI VI Ragunan-Dukuh Atas, tepatnya di kawasan Warung Buncit ke Mampang, Selasa pagi. Toyota Camry plat merah dengan nopol RI 32 itu terlihat melaju persis di belakang armada ‘busway’. Ironisnya, di jalur tersebut sedang dilakukan sterilisasi oleh pihak kepolisian selama beberapa hari terakhir, sehingga tindakan salah seorang pejabat itu mendapat sorotan luas di masyarakat. Kecaman juga muncul dari kalangan anggota DPRD DKI Jakarta, yang menilai tindakan tersebut tidak pantas dilakukan para pejabat yang se-

harusnya memberikan contoh baik kepada masyarakat luas. “Ini kejadian paling buruk yang pernah ada. Presiden harus menegur. Pejabat itu publik figur. Harus menjadi contoh yang baik buat masyarakat,” ujar Wakil Ketua DPRD DKI, Lulung Lunggana. Larangan memasuki jalur busway dituangkan dalam Perda tentang Transjakarta, kecuali dengan kebijakan petugas polisi di lapangan, kendaraan lain selain armada Transjakarta dan kendaraan untuk kondisi darurat (pemadam kebakaran atau ambulan) juga dilarang untuk melintas di jalur busway. Lebih lanjut, Lulung menyebut kejadian penyerobotan

Telusuri Aset Century di Swiss

Robert Tantular

JAKARTA - Tim penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi mulai menelusuri aset Bank Century di luar negeri, antara lain aset yang tersimpan di Dresdner Bank, Swiss. Penelusuran itu antara lain dilakukan dengan memeriksa mantan pemilik Bank Century, Robert Tantular di gedung KPK, Jakarta, kemarin, dalam

proses penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus Bank Century. “Saya diperiksa mengenai surat-surat berharga yang ditaruh di Dresdner Bank of Switzerland,” kata Robert kepada wartawan setelah diperiksa oleh tim penyelidik KPK selama delapan jam. Robert menjelaskan, dana Bank Century yang berada di

Swiss itu antara lain berupa deposit senilai 220 juta dolar AS. Menurut dia, ada juga dana senilai 25 juta dolar AS yang dilarikan oleh Pemegang Saham Pengendali Bank Century, Rafat Ali Rizvi. Robert menjelaskan, Rafat telah mendapatkan dana itu namun tidak mengembalikannya kepada Bank Century. “Saya harapkan biar cepat diklaim,” kata Robert menjelaskan. Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mengungkapkan Bank Century memiliki dana di Dresdner Bank Swiss sebesar 156 juta dolar AS. Saat ini dana itu tengah diupayakan kembali ke Bank Century. Dana itu berasal dari jaminan surat berharga valas berkualitas rendah sebesar 203 juta dolar AS. Saat itu BI minta jaminan dengan dana ‘cash’, namun Bank Century mengajukan opsi menggunakan jaminan dananya di luar negeri. BI juga menemukan kredit ekspor (LC) fiktif sebesar 95 juta dolar AS dari enam perusahaan. Dua perusahaan di antaranya akan melakukan restrukturisasi senilai 65,3 juta dolar AS. Terkait dengan dugaan LC fiktif, Robert membantah. (ant)

Di Gunung Halimun 168 Vila Bakal Dibongkar PENGACARA warga dan pemilik vila di Gunung Halimun-Salak, Bogor, Eggi Sudjana, menyatakan seharusnya pemerintah bersikap arif dan bijaksana dengan menyerahkan status tanah di Gunung Halimun-Salak, Bogor, kepada rakyat.

2

Bogor semasa Eddie Yoso Martadipura, bahwa kawasan itu menjadi objek wisata alternatif kedua setelah Puncak, Bogor. “Sudah seharusnya warga setempat diberikan IMB (surat izin mendirikan bangunan) karena mereka sudah menempati kawasan tersebut secara turun-temurun,” katanya. Ia mengatakan, apabila pemerintah bersikukuh melarang warga tinggal di kawasan itu, dikhawatirkan akan terjadi konflik seperti peristiwa Koja, Jakarta Utara. Menurut dia, penerbitan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 175/Kpts-II/2003 ter-

tanggal 10 Juni 2003 mengenai perubahan alih fungsi hutan produksi terbatas dan hutan lindung di kawasan Gunung Salak Endah menjadi Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), patut dipertanyakan pula. “Pasalnya, perubahan menjadi taman nasional itu tidak memenuhi aspek intelektual melalui penelitian. Bahkan secara sosiologis, masyarakat sudah turun-temurun menghuni kawasan itu,” katanya. “Setidaknya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan DPR RI diharapkan memperhatikan aspirasi masyarakat setempat,” katanya.

Ia mempertanyakan pula mengapa pelarangan menempati wilayah itu hanya ditujukan kepada warga yang tinggal di Lokapurna, Pamijahan, Bogor saja. Sedangkan kompleks Resimen Induk Kodam (Rindam) TNI AD yang juga berada di TNGHS sama sekali tidak diusik. Begitu pula dengan perusahaan tambang PT Chevron, Antam dan perusahaan air minum yang justru berada di jantung kawasan TNGHS. “Kalau berbicara konsep taman nasional maka keberadaan perusahaan tambang itu, tidak layak ada dan harus diusir juga,” katanya. (ant)

jalur itu tidak boleh ditiru oleh pejabat lain sehingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono perlu memberikan teguran kepada Menteri Sosial. Sebelumnya, tindakan serupa pernah dilakukan oleh Mantan Wakil Presiden Hamzah Haz yang pernah menerobos jalur busway koridor I Blok MKota sehingga Gubernur DKI saat itu Sutiyoso memberikan teguran keras. Kecaman juga dilemparkan oleh anggota Komisi B DPRD, Sandy, yang menyebut aksi tidak terpuji menerobos jalur angkutan masal busway Transjakarta harus dihentikan. “Aturan larangan menerobos jalur busway ini berlaku untuk seluruh masyarakat, tanpa

terkecuali,” ujarnya. Sebelumnya, Menteri Sosial Salim Segaf telah menyatakan meminta maaf kepada warga Jakarta atas perbuatannya tersebut. Alasan Mensos menerobos jalur busway tersebut adalah karena dia terlambat untuk mengikuti pembukaan rapat koordinasi (rakor) dan konsultasi hukum MA, Kemenkum HAM, Kejaksaan dan Polri di Istana Negara. Salim Segaf Aljufri dalam keterangannya kepada pers mengaku telah meminta izin kepada TMC Polda Metro Jaya, namun TMC melalui websitenya membantah telah memberikan izin. (ant)

Judi Beromzet Rp15 M JAKARTA - Anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya meringkus agen judi internet (online) sindikat internasional di Indonesia, berinisial BY, yang beromzet Rp15 miliar per bulan. “Tersangka sebagai agen beromzet Rp500 juta per hari, sedangkan majikannya di luar negeri masih dicari petugas,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin. Selain agen, anggota Ditreskrimum Polda Metro Jaya juga menangkap pemainnya, AH, di lokasi yang sama dengan BY, yakni di Perumahan Villa Kapuk Mas II Blok H, Penjaringan, Jakarta Utara. Boy menuturkan penyidik melakukan operasi penyelidikan terhadap praktik judi internet itu sejak April 2010, dan berhasil menangkap dua tersangkanya. Kepala Bidang Humas Polda Metro menuturkan

jumlah anggota judi internet yang dikelola BY itu, mencapai 160 orang yang terdaftar pada situs “www.Ibcbet.com” dan “www.casino.sbobet.com”. Jaringan judi melalui fasilitas internet itu mengandalkan kepercayaan anggota karena seluruh transaksi keuangan dilakukan secara online. Perwira menengah kepolisian itu, menjelaskan permainan judi itu berupa rolet, bakarat dan poker, di samping judi tebak skor sepak bola Liga Eropa. Sementara itu, BY mengaku telah menjalani ‘profesi’ sebagai agen judi sejak satu tahun lalu, dengan mendapatkan gaji sebesar Rp7,5 juta per bulan. Guna menangkap majikan BY, maka anggota menyelidiki dokumen buku rekening yang ditemukan di tempat kejadian perkara. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit komputer jinjing, buku catatan berisi transaksi peserta judi, empat telepon genggam, uang tunai sebesar Rp495 juta. (ant)

Korban Meteorit

Terima Bantuan JAKARTA - Tiga rumah di Duren Sawit, Jakarta Timur yang rusak karena tertimpa meteorit (benda luar angkasa) akan mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial DKI Jakarta untuk memperbaiki rumahnya. “Bantuan akan diberikan dalam bentuk material bahan bangunan senilai Rp10 juta dan uang tunai Rp5 juta,” kata Kepala Dinas Sosial DKI Budiharjo di Jakarta, kemarin. Bantuan akan diberikan melalui lurah setempat setelah dilakukan verifikasi untuk menginventarisir kerusakan di tiga rumah di Jalan Delima VI Gang II di RT 01/05 Malakasari, Duren Sawit, Jakarta Timur yang tertimpa meteorit pada Kamis (29/4) lalu. Budiharjo menyebut bantuan akan diberikan

dalam kurun waktu beberapa minggu kedepan setelah dilakukan verifikasi oleh tim. “Saat ini, baru itu yang bisa kita lakukan,” katanya. Ia berharap agar pihak Dewan Kelurahan setempat juga dapat memberikan bantuan kepada tiga keluarga yang rumahnya rusak tersebut. Pemprov DKI dapat segera menyalurkan bantuan setelah adanya rekomendasi dari tim Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan Puslabfor Mabes Polri yang menyimpulkan bahwa peristiwa itu disebabkan oleh benda luar angkasa atau meteorit yang memiliki sifat sporadis, artinya batu langit yang jatuh secara acak dan bukan merupakan sisa dari suatu komet (bintang berekor). (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Rabu 5 Mei 2010

3

SBY Minta Kaum Marjinal

Diberi Perhatian

Suluh Indonesia/sep

ZAKAT - Ketua umun Baznas KH. Didin Hafiduddin (kanan) didampingi ketua MUI, Amidhan (kiri) dengan tegas dan lugas saat menyampaikan pandangan dan pemikirannya mengenai perlunya sinergi Baznas, Laznas dan pemerintah agar pengelolaan zakat bisa lebih optimal.

Tidak Intervensi Proses Hukum memproses kasus Bank Century memang sudah sewajarnya jika dikritisi, tetapi jangan sampai kekritisan itu berubah menjadi upaya intervensi terhadap penegakan hukum yang sedang berlangsung, dan membuat penegakan hukum terhadap kasus Bank Century menjadi tidak immune (tidak bebas intervensi). Burhanuddin mengakui, antara intervensi dengan tugas pengawasan memang tipis sekali bedanya. Namun, menurut dia, tanda-tanda intervensi DPR terhadap proses hukum itu sudah terlihat ketika Komisi III DPR bidang Hukum memanggil jajaran pimpinan KPK.

‘’Ketika memanggil KPK, ada beberapa kasus yang diminta oleh oknum atau sebagian anggota Komisi III yang kuat muatan politisnya. Adanya pernyataan untuk “mendrop” satudua kasus dengan alasan kinerja KPK kurang baik, itu tandatanda intervensi,” ujarnya. Meski demikian, Burhanuddin mengatakan, agar tidak terjadi intervensi anggota Dewan, maka masyarakat harus mengawasi jangan sampai Tim Pengawas Kasus Century DPR menjadi superbody dan melakukan infiltrasi politis yang merugikan proses penegakan hukum. ‘’Kalau Timwassudah cenderung melakukan intervensi

Kemendiknas

Kembangkan Website Sekolah JAKARTA - Kementerian Pendidikan Nasional tengah mengembangkan “website” sekolah yang diharapkan bisa menjadi salah satu sarana promosi untuk memperkenalkan identitas dan prestasi sekolah dan peserta didik. ‘’Sekolahsekolah di Tanah Air banyak yang menghadapi permasalahan dalam membuat laman atau ‘website’ sekolah karena kurangnya sumber daya bidang informasi dan teknologi yang kompeten dan proses pembuatannya memerlukan bahasa pemrograman web yang rumit,” kata Kepala Balitbang Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) Mansyur Ramly di Jakarta, kemarin. Selain itu, lanjutnya, masih banyak pula kepala sekolah yang memiliki anggapan bahwa pembuatan website memerlukan biaya tinggi. Hasil kajian Balitbang pada tahun 2007 menunjukkan bah-

wa pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran masih kurang optimal.

Mansyur Ramly

Padahal, ujar Mansyur, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam era globalisasi sudah menjadi suatu kebutuhan pokok untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran berbasis

internet. ‘’Model website sekolah hasil pengembangan Balitbang sebagai alternatif membantu permasalahan sekolah dengan menggunakan Content Management System (CSM). Model website sekolah ini dirancang untuk mempublikasikan manajemen sekolah, sistem informasi dan pembelajaran e-learning,” katanya. Menurut dia, pengembangan website CSM Balitbang tidak membutuhkan biaya mahal, jadi sekolah tidak perlu khawatir mengeluarkan biaya terlalu besar untuk membuat website sekolah. Keunggulan pembuatan website dengan sistem CSM Balitbang adalah tanpa perlu penguasaan bahasa pemorgraman web dan databasenya seperti HTML, PHP MySQL ataupun aplikasi publikasi web lainnya yang cukup rumit. Di samping itu, sistem tersebut dapat diunduh,’’ jelasnya. (ant)

menyebutkan hukuman tidak tepat karena terlalu berat atau ringan sebagai salah satu masalah utama dalam bidang penegakan hukum. Ia mencontohkan hukuman kepada anak-anak seringkali terlalu berat atau orang lanjut usia terpaksa melakukan kejahatan karena terdorong kesulitan hidup ternyata dihukum lebih berat dari pada pelaku pembalakan hutan. Hal itu, lanjut Presiden, tentu merusak rasa keadilan masyarakat. ‘’Lagi-lagi dalam memutus perkara lihatlah secara utuh karena hukum tidak boleh berjarak dengan keadilan,” ujarnya. Presiden mengaku menerima lebih dari tiga juta pesan pendek dan seratus ribu laporan pengaduan dari masyarakat yang sebagian besar ingin mencari keadilan. Menurut Presiden, mereka tidak tahu harus ke mana lagi

mencari keadilan sehingga akhirnya memutuskan mengadu kepada Kepala Negara. Para penegak hukum diingatkan oleh Presiden untuk tidak meringankan hukuman seseorang karena tergoda uang sogokan. Dalam pidatonya, Presiden juga mengingatkan keadilan bagi para korban kasus hukum dan hak asasi manusia pada masa lampau. Menurut dia, meski kasus tersebut seringkali kompleks namun pemerintah harus memikirkan kebijakan negara yang tepat untuk memberi keadilan bagi para korban seperti santunan dalam batas kemampuan negara. Presiden juga mengingatkan agar semua lapisan rakyat mendapatkan kepastian hukum tanpa memandang status sosial maupun identitas mereka. dengan demikian ada keadilan bagi masyarakat. (har)

2014 Tercapai

Timwas Century Diingatkan JAKARTA - Pengamat politik Lembaga Survei Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengingatkan Tim Pengawas Kasus Bank Century DPR agar tidak terjebak melakukan intervensi terhadap proses hukum perkara yang sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi. ‘’Timwas Century DPR ini memiliki ganjalan yuridis, dalam pengertian kemungkinan Tim Pengawas melakukan intervensi terhadap proses hukum bisa saja terjadi, karena para anggotanya memiliki motivasi politis yang berbeda-beda,” katanya di Jakarta, kemarin. Burhanuddin Muhtadi mengatakan, kinerja KPK dalam

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta penegak hukum untuk memberikan perhatian khusus ketika menjatuhkan hukuman kepada kelompok marjinal seperti anak-anak, lanjut usia, dan kaum miskin. Tanpa ingin menganggu kehormatan dan independensi penegak hukum, Presiden pada pembukaan rapat koordinasi dan konsultasi penegak hukum di Istana Negara, Jakarta, kemarin mengingatkan menegakkan keadilan tidak cukup hanya dengan pikiran tapi juga harus menggunakan hati. ‘’Saya minta atensi pada kelompok marginal, anak-anak, lanjut usia, kaum miskin. Pemerintah telah menetapkan kebijakan keadilan untuk semua, tentu ini dengan tetap menghormati kewenangan dan independensi penegak hukum,” tuturnya. Presiden dalam pidatonya

secara politis, maka elemen civil society dan elemen kampus harus menyemprit,’’ ujarnya. Di sisi lain, ia juga mengingatkan, ada ganjalan teknis antara Timwas yang dikhawatirkan sistem kerjanya akan tumpang tindih dengan Komisi III DPR. Karena sebenarnya tanpa adanya Tim Pengawas, Komisi III sudah memiliki kewenangan untuk mengawasi. ‘’Di satu sisi pembentukan Tim Pengawas bersifat konstitusional, tetapi di sisi lain kemungkinan kerja Timwas tumpang tindih,’’ katanya. (ant)

Postur Pertahanan Minimal JAKARTA - Pemerintah menargetkan pada 2014 postur pertahanan Indonesia sudah mendekati sasaran pembangunan yang ingin dicapai yaitu kekuatan minimal yang dibutuhkan oleh negara. Dalam pengantarnya sebelum memulai rapat kabinet terbatas di Kementerian Pertahanan Jakarta, kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, dengan semakin besarnya nilai APBN serta pertumbuhan ekonomi maka sudah saatnya untuk meningkatkan anggaran pertahanan secara signifikan. Namun, untuk mencapai sasaran pembangunan pertahanan dan modernisasi persen-

jataan dibutuhkan pengelolaan anggaran secara efektif melalui pembiayaan multiyears yang tidak bisa dilaksanakan secara sekaligus. ‘’Dengan strategis pertahanan yang tepat, harapan kita pada 2014 postur pertahanan TNI sudah semakin mendekati sasaran pembangunan yang ingin kita capai, yaitu kekuatan minimal yang dibutuhkan,” tutur Presiden. Pada rapat kabinet terbatas di Kantor Kementerian Pertahanan, Presiden mendengarkan paparan dari Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro tentang konsep kebijakan pertahanan negara. Paparan itu nantinya akan ditandatangani oleh Presiden sebagai doku-

men strategis dalam pengelolaan pertahanan negara. Dokumen tersebut juga akan menjadi rujukan kebijakan pemerintah untuk penguatan dan modernisasi postur pertahanan negara. ‘’Merujuk pada apa yang menjadi kebijakan nasional kita di bidang pertahanan negara, oleh karena itu dokumen ini sangat penting sebelum ditandatangani. Saya ingin memastikan semuanya telah dipikirkan, disusun, dan dirumuskan secara tepat dan benar,” kata Presiden. Presiden menjelaskan alokasi anggaran untuk pertahanan negara pada kurun 2004-2009 memang relatif kecil dibandingkan negara Asean. (har)


Megap litan

Suluh Indonesia, Rabu 5 Mei 2010

4

Polisi Tetapkan Tersangka

S osok Suhaemi

Bangga Jadi Petani Belimbing Dewa TAK pernah terlintas di benak Suhaemi akan menjadi sukses seperti sekarang ini. Tekadnya keluar dari perusahaan ekspedisi ternyata memberikan keuntungan bagi ayah tiga anak ini. Sebagai petani Belimbing Dewa, Suhaemi mampu menyekolahkan keempat anaknya. “Belimbing telah menghidupi keluarga saya. Menjadi petani belimbing adalah kebanggaan untuk saya. Dulu saya bekerja sebagai kurir, tapi saya putuskan untuk keluar dan menjadi petani Belimbing Dewa. Alhamdulillah hasilnya dapat menghidupi keluarga,” kata Suhaemi saat ditemui di kebun belimbing miliknya di Jalan Jinjing Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Depok. Menurutnya, menjadi petani belimbing sama halnya dengan menggeluti pekerjaan yang unik. Belimbing Dewa memerlukan perawatan secara khusus. Hal ini yang membuat Suhaemi sangat mencintai tanaman ini. Keputusannya menjadi petani belimbing bukan tanpa kendala. Pasalnya, dia sempat menghadapi dilema. “Tetapi saya tidak pernah menyesal menjadi petani belimbing karena waktu saya lebih banyak tersedia untuk keluarga. Kalau kerja di kantor itu kan jam kerjanya sudah ditentukan,” tandasnya. Sebagai petani yang telah menggeluti usaha ini sejak 2004 lalu, Suhaemi berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap kaum petani. Terlebih, Belimbing Dewa dijadikan ikon Depok sejak 21 Juli 2009 lalu. Selain itu, Depok juga dijadikan agrowisata Belimbing Dewa. (rin)

Kasus Penistaan Agama BEKASI - Pihak Kepolisian Resor Metropolitan (Polrestro) Bekasi, Jawa Barat, menetapkan dua tersangka yang diduga kuat sebagai pelaku penistaan agama Islam melalui fasilitas internet. Kapolrestro Bekasi, Imam Sugianto kemarin mengatakan, pelaku penistaan agama Islam yang dimuat dalam sebuah blog beralamat www.belarrminusbekasi.blogspot.com diduga merupakan siswa dari Ya-

yasan Pendidikan Bellarminus yang beralamat di Jalan Kemangsari IV nomor 97 Kelurahan Jati Bening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. “Mereka masing-masing bernama Felix dan Joice alumni Sekolah Menengah Pertama (SMP) yayasan tersebut yang menurut pengakuan pihak yayasan tidakan penistaan agama itu dipicu akibat kekesalan mereka terhadap salah satu guru,” ujarnya. Imam menambahkan, pihakn-

ya telah menutup blog tersebut pasca pengaduan dari masyarakat pada tanggal 21 April 2010 lalu melalui surat laporan bernomor LP 1344/IV/ 2010/PMJ/Dit reskrim/Um atas nama Andreas Adhy Kurniawan. “Kita langsung menutup blog tersebut guna menghindari tindakan anarkis dari masyarakat muslim terhadap yayasan Bellarminus. Para pelaku dianggap melanggar ketentuan pasal 28 (2) jo pasal 45 (2) UU nomor 11 tahun 2008

tentang informasi dan transaksi elektronik,” ujarnya. Secara terpisah, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi, KH Iskandar Ghozali berharap persoalan ini dapat segera diselesaikan. “Meskipun blog tersebut sudah ditutup oleh pihak kepolisian, namun dikhawatirkan masih bisa menimbulkan kemarahan umat muslim Kota Bekasi, bila prosesnya berjalan lambat,” katanya. Iskandar menjelaskan, sebe-

lum pelaporan resmi dilakukan, MUI, perwakilan ormas Islam Bekasi, kepala yayasan Billarminus, serta Kapolres Metro Bekasi, Imam Sugianto mengadakan pertemuan terkait masalah tersebut pada tanggal 27 April 2010 lalu. Dalam pertemuan itu pihak yayasan Bellarminus mengatakan bahwa blog tersebut bukan dibuat oleh pihak yayasan. Tetapi oleh alumni Sekolah Menengah Pertama (SMP) yayasan tersebut. (ant)

Red Community

Rayakan HUT Pertamanya BOGOR – Ratusan anggota Red Community Telkomsel, di wilayah Kota/Kab.Bogor, Depok,Sukabumi dan Cianjur, kemarin ngumpul bareng di Hotel Braja Mustika, Kota Bogor untuk merayakan hari ulang tahun (HUT) mereka yang pertama. Momentum yang dikemas panitia dalam sebuah acara gathering tersebut, sengaja dibuat sedemikian rupa, sehingga menimbulkan kesan atau suasana santai dan meriah namun penuh kebersamaan keakraban sesame anggota komonitas. “Acara ini kita gelar untuk merayakan HUT terbentuknya Red Community Telkomsel yang pertama untuk wilayah Bogor . Ajang ini selain akan kita jadikan sebagai ajang rutin tahunan untuk menjalin tali silaturohmi bagi para anggota, kami juga berharap melaui momentum seperti ini akan banyak manfaat yang bisa kita rasakan untuk saling berbagi informasi dengan anggota lainnya,” kata Manager Telkomsel

Bogor, Antoni atau biasa disapa dengan nama Kang Toni. Telkomsel sebagai salah satu provider ternama dan terbesar yang ada saat ini, ternyata telah memiliki komunitas atau kelompok fanatic yang meraka bentuk dan namakan Red Community. “Anggota Red Community Bogor saat ini tercatat sudah ada 1500 anggota. Mereka tersebar di wilayah Kota/Kab.Bogor, Sukabumi dan Cianjur,” sebutnya. Hadir pada acara tersebut, tercatat ada sekitar 700 anggota. Meraka terdiri dari 400 anggota dari wilayah Kota/ Kab. Bogor dan 300 anggota lainnya dari wilayah Sukabumi,Depok dan beberapa perwakilan Red Community dari wilayah Jakarta . “Acara ini ditujukan untuk anggota outlet Red Community selaku ujung tombak penjualan Telkomsel, sehingga diharapkan membuka Network sesama anggota dan meningkatkan rasa kebersamaan,” terang Toni. (drb/bas)

Suluh Indonesia/bas

TARIAN SUNDA – Sejumlah pelajar SMA Negri 1 Kota Bogor, saat mementaskan tarian Sunda, Rampak Jaipong, dalam acara pesta kelulusan sekolah, di Hotel Braja Mustika, Kota Bogor, kemarin

SMAN 1 Kota Bogor

Rayakan Kelulusan dengan Upacara Adat BOGOR – Berbagai acara digelar sejumlah sekolah, untuk merayakan kelulusan di sekolahnya. Di SMAN 1 Kota Bogor misalanya, acara perayaan kelulusan di sekolah tersebut, kemarin dirayakan dengan sebuah upacara adat Sunda “Mapak Pangantin” dengan tema “Menyusun untaian asa, merangkai karya, kita bersama meraih cita”. Acara yang dilaksanakan di Hotel Brajamustika, Convention Centre, Kota Bogor ini, sengaja mereka sebagai ungkapan rasa sukur dan suka cita atas apa yang telah mereka capai selama mengikuti proses belajar mengajar di sekolah tersebut. Dalam upacara adat Sunda

yang ditampailkan para pelajar SMAN 1 Kota Bogor ini menampilkan Ki Lengser yang peranannya sebagai sosok penutan masyarakat yang dituakan dan juga sebagai simbol penasehat yang diiringi irama gamelan merdu dengan lenggak- lenggok tarian para gadis cantik nan ayu, seakan mampu menghipnotis semua pengunjung dalam acara tersebut. Acara semakin semarak dnegan tarian umbulumbul beraneka warna yang dibawa para prajurid gagah dan berani untuk menyambut pengatin (ratu dan rajanya), yakni Ryan Fajar Febrianto kelas XII IPS sebagai Raja dan Herfi Qurrota kelas XII IPA 8 sebagai Ratu adalam acara tersebut.

Kedua pelajar ini terpilih sebagai raja dan ratu, karena mampu menunjukkan pretasi mereka paling bagus dalam kelulusan sekolah tahun ini. Kepala SMA Negeri I Kota Bogor, Agus Suherman mengaku bangga dengan prestasi yang berhasil dicapai anak didiknya. Sebab, semua siswanya mampu lulus 100 persen dan hampir dapat dipastikan, bahwa 70 persen berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negri (PTN). “Alhamdullih dari 306 siswa/wi kami yang mengikuti UN mampu lulus 100 persen. Dari jumlah itu 70 persennya telah diterima di sejumlah Perguruan Tinggi Negri,” ujarnya bangga. (bas)

Kafilah MTQ Kota Bogor Tanpa Target SEBANYAK 62 Kafilah Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), Kota Bogor boleh saja tampil tanpa beban. Ini terjadi karena mereka tak dibebani target dalam ajang bergengsi MTQ ke-31, tingkat Provinsi Jawa Barat yang berlangsung 3-9 Mei ini, di Kota Depok. Meski demikian para kafilah Bogor itu, mengaku tetap akan mempersembahkan yang terbaik bagi kota tercintanya. Suluh Indonesia/bas

HUT PERTAMA – Anggota Red Community saat merayakan HUT pertamanya di Bogor kemarin.

“Pada MTQ tingkat Jawa Barat di Kota Depok ini, kami

memang tidak diberi target. Tapi kami tetap optimis akan mampu meberikan yang terbaik bagi Kota Bogor,” kata Wawan, salah satu kafilah, kemarin. Disampaikan Wawan, 62 kafilah Kota Bogor termasuk

dirinya, dalam MTQ di Depok akan mengikuti 6 cabang yang dilombakan pihak panitia. Ke-6 cabang itu yakni, qiro’at, murrotal, qiro’ah sab’ah, tafsir, tahfidz dan kaligrafi. “Yang terpenting keiikutsertaan kami dan para kafilah dalam MTQ ke-31 ini adalah syiar Islam. Sebab, Al Qur’an bukan hanya sekedar dibaca, lalu di kaji, dan yang terpenting harus bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (bas)

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI NASIONAL INDONESIA

STIENI-Kampus B

STTI “ PASTI BISA” Menerima Mahasiswa/i baru, Program S1, Kls Reguler / Non Reguler, SMU Sederajat / Alih Kredit & Putus Kuliah

Jurusan : - Manajemen - Akuntansi

Status : Disamakan / Akreditasi B

Informasi : Tlp/Fax. 021-80870781 98290259

Konsentrasi : Manajemen Keuangan & Perbankan Kampus A : Jl. Matraman No. 3-5-7, Jakarta Kampus B : Jl. Dewi Sartika No. 317, Cawang, Jakarta

LP-MIDICON Menerima Siswa untuk Program : s Komputer Akuntansi & Bahasa Inggris s PKBM Kejar Paket A, B & C Segera daftar !!!, Hub. 021-80870781, 98290259 Gd. Miradz Graha Lt.2, Jl. Dewi Sartika No.317, Cawang, Jakarta Timur C.003377-Pend

Jumlah Pemilih Depok Diperkirakan 1,1 juta DEPOK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok akan menggunakan daftar pemilih tetap dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok sebagai acuan dalam pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (pemilukada) Depok. Hal tersebut didasarkan peraturan yang telah ditentukan KPU Pusat yang menyebutkan data yang digunakan adalah data enam bulan terakhir sebelum pelaksanaan pemilukada. “Pemilukada Depok akan dilaksanakan pada 16 Oktober 2010. Berarti data yang kami gunakan adalah data dari Disdukcapil Kota Depok pada 16 April 2010,” kata Ketua Divisi teknis KPU Kota Depok, Impi Khani Bajuri kepada wartawan di kantornya Jalan Kartini, Depok, kemarin. Disdukcapil Kota Depok mengeluarkan dua jenis data yang diberikan kepada KPU Kota Depok. Pertama data Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4). Kedua, data jumlah keseluruhan penduduk Depok saat ini. Data tersebut, digunakan untuk standarisasi bagi calon yang akan mendaftar melalui jalur independen. “Untuk calon independen, calon tersebut harus mendapat dukungan minimal tiga persen dari total penduduk Depok. Artinya, kalau total penduduk saat ini adalah 1.510.523 maka calon independen harus mengan-

tongi minimal dukungan suara sebanyak 45.319 yang tersebar di seluruh kecamatan di Depok,” paparnya. Sedangkan dari data DP4 yang diterima KPU Kota Depok, penduduk Depok yang berhak memilih sebanyak 1.100.000. Jumlah tersebut nantinya bisa bertambah atau justru sebaliknya saat dilakukan verifikasi. “Ini baru data mentah. Nanti akan diverifikasi sehingga jumlahnya bisa bertambah atau justru berkurang. Misalnya ada penduduk yang telah meninggal atau ada sejumlah anggota TNIPolri yang ternyata telah pensiun sehingga mereka kembali memiliki hak pilih,” tandas Impi. Anggota Divisi Logistik dan Keuangan KPU Kota Depok mengatakan, pihaknya juga menggunakan data pemilih sebelumnya sebagai data pembanding. “Kami juga mengacu pada data pemilihan presiden lalu sebagai pembanding,” tandas Salamun. Sementara itu, mengenai waktu pelaksanaan yang semula dilaksanakan pada hari Minggu, Salamun menjelaskan, setelah mempertimbangkan berbagai masukan maka kemungkinan besar digelar pada hari Sabtu. “Kami menghormati orangorang yang mau beribadah pada hari Minggu. Berdasarkan rapat pleno diputuskan Sabtu, 16 Oktober 2010 sebagai waktu yang disepakati,” pungkasnya. (rin)


pini

Suluh Indonesia, Rabu 5 Mei 2010

F OKUS Militer Berbaju Sipil ILA tidak terjadi insiden Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, belum lama ini, mungkin banyak masyarakat yang tidak tahu atau tidak mau tahu soal keberadaan satuan polisi pamong praja (Satpol PP). Insiden berupa bentrokan ribuan warga dengan petugas Satpol PP yang terjadi saat penertiban makam Habib Hasan bin Muhammad Al Hadad atau Mbah Priok, membuat perhatian hampir semua orang tertuju pada Satpol PP. Apa sejatinya Satpol PP, apa pula tugas dan kewenangannya, atau mungkin pertanyaan mengapa harus ada Satpol PP, merupakan pertanyaan yang mungkin muncul di benak sebagian besar masyarakat di tanah air seminggu terakhir ini. Tidak hanya pertanyaan, penghakiman sepihak juga berkembang dalam masyarakat. Mereka menginginkan Satpol PP dibubarkan. Tentu pertanyaan dan penghakiman sepihak yang berkembang dalam masyarakat harus ditanggapi positif, selain juga masyarakat harus memahami dulu keberadaan Satpol PP. Satpol PP adalah satu-satunya satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang memiliki tugas dan kewenangan untuk melakukan pengawasan terhadap masyarakat agar mematuhi dan menaati peraturan daerah dan keputusan kepala daerah. Bukan hanya pengawasan terhadap masyarakat, akan tetapi juga badan hukum yang tidak menegakkan perda. Satpol PP dapat membantu menyelesaikan perselisihan masyarakat hingga melaporkan kepada kepolisian negara atas ditemukannya atau patut diduga adanya tindakan pidana. Sementara jika ada dugaan pelanggaran terhadap peraturan daerah dan keputusan kepala daerah, maka urusannya dapat diserahkan ke penyidik pegawai negeri sipil (PPNS). Ketiga langkah tersebut yakni preemtif, dengan cara sosialisasi dan persuasif, langkah preventif atau pencegahan dengan cara patroli, penjagaan, serta teguran lisan dan tertulis. Langkah terakhir adalah represif atau penegakan dengan cara nonyustisi dan yustisi. Contoh kasus penegakan perda yang menonjol dilakukan dengan pendekatan dan berhasil tanpa adanya kekerasan di antaranya penertiban penjual teh Poci di kawasan Simpanglima, pembebasan lahan Cakrawala, serta bersedianya para pedagang untuk menempati lantai dua Pasar Bulu. Satpol PP menegakkan seluruh peraturan daerah baik yang terkait dengan pendapatan asli daerah (PAD), aset daerah, maupun ketenteraman dan ketertiban (tramtib). Akan tetapi, tentu tidak harus dengan cara kekerasan atau harus terjadi seperti insiden Koja. Penegakan peraturan dengan cara tegas memang diperlukan. Akan tetapi, tidak perlu anarkis. Satpol PP juga tidak perlu bergaya ala militer. Jadi yang diperlukan bukan kekerasan, akan tetapi ketegasan. Satpol PP tidak sekadar melakukan penertiban, karena melewati beberapa tahapan dan mengikuti prosedur tetap di antaranya harus menjunjung tinggi norma agama dan norma hak asasi manusia (HAM). Untuk penertiban PKL harus melewati pendekatan yang dilakukan oleh Dinas Pasar, pihak kecamatan dan kelurahan, hingga pendekatan kepada paguyuban yang bersangkutan. Tidak langsung menertibkan, akan tetapi ada pendekatan secara kekeluargaan, sosialisasi, mengedepankan manusiawi, dan kita ‘nguwongke’ (menghormati orang lain,red). Pendekatan tersebut dilakukan hampir di setiap penertiban, para PKL membongkar tempat berjualan mereka sendiri dan tidak perlu Satpol PP yang membongkarnya. Jika memang dilakukan penggusuran biasanya PKL yang berasal dari luar daerah dan tempatnya telah ditinggal oleh pemiliknya. Tidak hanya menertibkan para PKL yang berjualan di tempat yang terlarang, Satpol PP juga bertugas menegakkan perda yang memberikan sumbangan besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD) seperti pajak hiburan, pajak restoran, pajak hotel, hingga pajak parkir. Satpol-PP yang cukup simpatik juga terdapat di Solo, Jateng. Mereka dikabarkan tidak pernah terpancing untuk berbuat anarkis, seperti yang terjadi di Koja, Jakarta Utara, demi dan dengan alasan apa pun. ***

B

Bang D

el

Anggaran bangun gedung baru DPR terlalu mahal

Biar semua kebagian ...

5

Mungkinkah Berantas Korupsi Lewat Pengampunan? PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan perkara korupsi pajak yang melibatkan petugas Ditjen Pajak Gayus Tambunan dibongkar dan pihak-pihak yang terlibat ditindak sesuai dengan ketentuan hukum. Dalam pengantar sebelum memulai sidang kabinet, di Jakarta, Senin, Presiden mengatakan dirinya terusik atas kejahatan ‘kongkalikong‘ aparat pajak dan penegak hukum yang penanganannya sedang berlangsung di kepolisian, kejaksanaan dan Ditjen Pajak tersebut. Komentar keprihatinan atas masih maraknya korupsi di Indonesia serta tawaran berbagi ide dalam upaya pemberantasannya bermunculan dari berbagai kalangan, termasuk ide pemberian pengampunan sebelum menerapkan hukuman berat terhadap pelakunya. Pemerintah, setelah menerapkan bermacam metoda pemberantasan korupsi, mungkin dapat mempertimbangkan pemberlakuan ‘masa pengampunan‘ sebagai alternatif bagi upaya mengeliminir terus berkembangnya kasus korupsi di Tanah Air. Masa pengampunan itu dapat saja ditetapkan misalnya selama enam bulan bagi para pelaku tindak pidana korupsi dalam upaya ‘membersihkan dosa-dosa‘ mereka dengan mengembalikan ‘hasil jarahannya‘ selama ini kepada negara, sehingga mereka dibebaskan dari tuntutan hukum. Selanjutnya, aturan tegas dan tindakan keras tanpa pandang bulu, — mungkin penerapan hukuman mati bagi koruptor kelas tertentu, misalnya dengan nilai kerugian negara Rp10 miliar ke atas — dipersiapkan bagi yang terbukti secara hukum menyelewengkan uang negara setelah masa berlaku pengampunan berakhir. Tindakan keras tersebut harus diatur oleh Presiden dalam kapasitasnya sebagai Kepala Negara — mungkin perlu campur tangan DPR — sehingga konsekuensi tindakan keras, seperti mengisolasi (memenjara) orang dalam waktu tertentu sebelum diproses lewat pengadilan, atau tersangka langsung dikirim ke penjara Nusa Kambangan sebelum atau ketika mengikuti proses sidang, tidak bermasalah dari perspektif penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) dan demokrasi. Melalui tindakan tegas seperti yang diterapkan di China tersebut, diharapkan ada tiga aspek positif yang diraih, masing-masing, faktor ‘penjera‘ sehingga para ‘calon‘ pelaku yang ingin coba-coba berbuat, akan berpikir 100 kali terlebih dahulu, karena tindakan penyelewengannya mengancam mati jiwanya, bila kasusnya terungkap. Dalam masa ‘toleransi‘ itu, diharapkan banyak pelaku korupsi akan mengembalikan harta haramnya kepada negara, karena ‘dosadosanya‘ akan diampuni dan ia terbebas dari jeratan hukum sehing-

Oleh : Johnny Tarigan

ga para pelaku akan menjadi manusia ‘fitri‘ dan memulai kehidupan baru yang bersih setelah ‘tobatnya‘ diterima. Faktor positif lainnya adalah, nama harum pemerintah akan dikenang sebagai pelaku sejarah — sama seperti Nelson Mandela di Afrika Selatan yang berhasil menghapus sistem politik apartheid (pembedaan warna kulit) dengan komentar utamanya, “To forgive yes, but to forget no” (Dapat memaafkan, tapi tidak melupakan). Di samping itu, langkah lanjutnya setelah usai masa ‘pengampunan‘, adalah proses pembuktian terbalik dalam penyidikan kasus korupsi, pencucian uang, penggelapan dan sejenisnya, sudah selayaknya diterapkan. Sesuai dengan kadar penyakit

korupsi yang telah bersifat ‘kronis‘ dan pada stadium yang dapat mengganggu kehidupan program berbangsa dan bernegara, serta pemulihan nama baik Indonesia yang selalu berada di peringkat tak terpuji secara internasional dalam hal korupsi, maka memang telah diperlukan tindakan bersifat ‘luar biasa‘ tersebut, karena penegakan hukum berlaku alami saja seperti ‘business as usual‘ tak lagi menjadi resep mujarab. Masyarakat kini sedang mendambakan ada lompatan terapi berupa tindakan bersifat ‘kolosal‘ pemerintah bagi pembersihan bangsa ini dari ‘manusia-manusia kotor‘ tak beradab. Retorika Derajat keparahan sikap korup-

tif di Indonesia tak perlu diperdebatkan lagi, karena baik dari perspektif masyarakat secara horizontal maupun vertikal, semua telah merasa maklum, karena dari urusan di kelurahan mengurus KTP dan KK di tingkat pemerintahan yang paling rendah, sampai Korupsi, Kolusi dan Nepotisem (KKN) di tingkat peluang penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pilihan di jabatan ‘basah‘, wabah itu terasa, tapi tak pernah nyata terwujud. Contoh kadar stadiumnya jelas tercermin dari kasus Gayus Tambunan, pegawai Ditjen Pajak itu, yang telah menggambarkan dengan seksama keadaan lapangan. Pada kasus itu tampak ‘bermain‘ kalangan pimpinan aparat penegak hukum berpangkat jenderal polisi, personil kejaksaan dan penegak hukum lainnya seperti advokat, serta kemungkinan juga sejumlah hakim. Sulit dipungkiri bahwa indikasi ‘permainan‘ penyalahgunaan wewenang terkait korupsi itu telah merambah ke hampir semua sisi kehidupan dari pembelian ATK (alat tulis kantor) sampai sogok-menyogok bagi kemudahan mendapat jabatan di satu instansi. Getolnya pemerintah membentuk lembaga pemberantas korupsi, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), agaknya tidak otomatis berdampak positif bagi terciptanya kondusivitas suasana bersihnya mekanisme birokrasi. Bahkan ‘faktor deterrence‘ yang diharapkan dari kebijakan menghukum terdakwa dengan menjatuhkan vonis berat, juga tak membuahkan hasil. Buktinya, korupsi berjamaah di DPRD Sumatera Barat, pemberian ‘fee‘ ratusan juta kepada anggota DPR saat pemilihan calon Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Goeltom, dan kasus Suyitno Landung di Polri serta Jaksa Urip Tri Gunawan di Kejaksaan Agung, semua tak memberi efek jera bagi yang lain sehingga terus muncul ‘muka-muka‘ baru jadi ‘aktor‘ sinetron berjudul ‘korupsi‘ di sejumlah media elektonik dan cetak. Ketika Presiden Republik ini — representasi dari seluruh rakyat Indonesia — telah menyatakan ‘terusik‘ dari kasus-kasus korupsi yang terungkap, maka saatnyalah seharusnya momen pemuliaan harkat dan martabat bangsa itu dibenahi dan ditata ulang dengan semangat serta langkah nyata memupuk harapan, bukan lagi retorika. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Zebra Cross di Jalan Kartini SETIAP jam kerja, pertigaan Jalan Pemuda-Kartini hingga ke kawasan pertigaan Stasiun Depok Lama, Kota Depok, selalu dihiasi kemacetan panjang. Kemacetan itu terjadi karena jumlah kendaraan yang melintas, baik kendaraan pribadi maupun angkutan kota, jumlahnya tak seimbang dengan luas dan panjang jalan, yang sebenarnya tergolong vital itu. Bagi kami yang kerap menyeberang di jalan itu untuk menuju ke Stasiun Depok Lama untuk selanjutnya menuju ke tempat kerja, kepadatan jalan itu berimbas pada kian sulitnya pengguna jalan untuk menyeberang di jalan itu. Padahal selain kami, di jam-jam sibuk banyak sekali pengguna jalan, termasuk wanita dan anakanak yang harus menyeberangi jalan itu unuk menuju ke tempatnya bekerja atau bersekolah. Jika saat menyeberang kami

tak hati-hati, bukan tidak mungkin kami akan menjadi korban kecelakaan lalu lintas akibat diserempet atau bahkan ditabrak kendaraan yang tengah melaju. Kemungkinan untuk celaka itu menurut saya cukup besar, mengingat rendahnya disiplin para pengguna jalan. Meski saat ini setiap jam sibuk di kawasan itu sudah ditempatkan petugas polisi untuk mengatur lalu lintas, namun kami berharap agar pihak Dinas Perhubungan Kota Depok segera memecahkan masalah secara lebih permanen, yaitu dengan membuat jembatan penyeberangan atau setidaknya zebra cross serta rambu-rambu untuk penyeberang jalan dan pengguna jalan secara umum di lokasi itu. Setyoko Pancoran Mas, Depok

Ulah Supporter Menjengkelkan ULAH supporter bola memang menjengkelkan. Sepekan lalu, saya harus terjebak macet hingga 1,5 jam hanya untuk menempuh perjalanan kurang dari lima kilometer sejak Kantor Pusat Pajak hingga sekitar Pal Merah. Supporter Persija dengan arogan memenuhi jalan. Kemacetan ini lebih diperparah karena adanya pameran UMKM terakhir di Balai Sidang. Kendaraan menyemut, atara yang ingin ke pameran dan berebut dengan para supporter. Kemacetan yang diakibatkan ulah merkeka bukan kali ini saja saya temui. Setiap bubaran pertandingan, selalu saja di kawasan itu selalu macet. Aparat kepolisian meski sudah bekerja maksimal tetapi tetap saja mereka sulit dikendalikan. Lebih menjengkelkan lagi, para supporter yang umumnya masih

ABG dengan begitu arogan menutupi jalan. Menghalangi kendaraan yang mereka tumpangi, untuk kemudian menari-nari dan bernyanyi di depannya. Aksi ini tentu saja membuat laju kendaran di bekalakangnya terhenti. Parahnya, bukan satu-dua kendaraan supporter saja, tetapi hampir mayoritas. Jika pertandingan pada hari kerja, kemacetan menjadijadi jelas tak terelakkan. Polisi juga telah melarang, mereka untuk naik di atap-atap bus, atau berdiri di belakang dan keluarga disamping jendela. Tetapi larangan itu diabaikan. Seolah tanpa memperdulikan keselamatan, mereka begitu asik sekali menikmati bahayanya sendiri. Yang menjadi perhatin saya bagaimana agar prilaku mereka itu tidak sampai merugikan orang lain. Mendukung sih tentu bolehboleh saja, tapi kalau sampai den-

gan sengaja melawan arus, menghentikan kendaraan itu tentu tidak bisa ditoleransi lagi. Semoga ada tindakan tegas buat supporter

nakal seperti ini. Zul Khairiansyah Cempaka Sari, Jakpus

Angkutan Kota Memacetkan Jalan TAK seperti biasanya pada Sabtu malam lalu kemacetan lalu lintas di sekitar terminal Lebak Bulus Jakarta Selatan, begitu luar biasa. Atrean kendaraan berderet panjang hingga sampai ke lampu merah di depan Point Square. Apa yang terjadi ? saya pikir ada kecelakaan lalu lintas atau kendaraan yang mogok sehingga jalan ‘tersumbat’ dan menimbulkan kemacetan. Eh ternyata penyebabnya hany soal ‘sepele’. Angkutan kota (angkot) yang baru keluar dari terminal pada ngetem, berhenti, di jalanan persis di mulut terminal. Menariknya para sopir angkot dengan santai menunggu penumpang tak menghiraukan kemacetan

yang ditimbulkan karena ulahnya. Wajah mereka (para sopir) tampak damai, tanpa rasa bersalah. Selepas terminal saya pikir arus lalu lintas pasti lancar. Eh ternyata kembali macet. Penyebabnya, lagi-lagi, ulah sopir angkot. Mereka parkir, mencari penumpang di jalanan menjelang perempatan selepas terminl Lebak Bulus (kea arah Ciputat). Kali ini mereka benar-benar nekad. Ketika lampu hijau menyala mereka tetap tidak jalan, sehingga macet parah. Mohon perhatian pak polisi, terima kasih. Rana Pasar Minggu, Jakarta Selatan

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 5 Mei 2010

6

Arema Terjang Persela

Suluh Indonesia/ant

BEREBUT BOLA - Pesepakbola kesebelasan Arema Indonesia, Chamelo Roman (kiri) berebut bola dengan pesepakbola kesebelasan Persela Lamongan, FX Yanuar (kanan) dalam pertandingan kompetisi Liga Super di stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur kemarin. Arema Indonesia menang 2-1.

Tuan Rumah SEA Games 2011

Komisi X DPR Rekomondasikan Satu Kota JAKARTA - Komisi X DPRRI akan merekomondasikan kepada pemerintah agar pelaksanaan SEA Games 2011 sebaiknya di satu kota saja. Pertimbangannya selain efisiensi dana juga KONI dan induk organisasi cabang olahraga (PP.PB) lebih fokus pada persiapan teknis. Salah satu anggota Panitia Kerja (Panja) SEA Games 2011, Deddy ‘Miing’ Gumelar, mengatakan hal itu kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Oleh karenanya, lanjut Deddy Gumelar, Komisi X DPR akan mendesak pemerintah agar Keppres (Keputusan Presiden) yang menyebutkan SEA

Games 2011 digelar di empat kota direvisi menjadi di satu kota saja. “Jadi, demi efisiensi dan konsentrasi persiapan, Keppres itu harus direvisi. Dan, menurut kami, penunjukan empat kota hanya buang-buang energi,” kata Deddy. Sampai sekarang konsentrasi kita seperti dikatakan komodian ini hanya terfokus pada soal tuan rumah penyelenggara. Hal-hal kecil seperti penunjukkan tuan rumah opening dan closing ceremonial saja belum diputuskan. Menurut Deddy, waktu kita seharusnya saat ini sudah harus bicara soal teknis per-

tandingan, terutama fokus untuk meraih dwi sukses, yakni sukses sebagai penyelenggara dan sukses meraih juara umum. “Di Panja, kami intinya mendorong agar penyelenggaraan SEA Games 2011 di Indonesia hanya di satu kota saja,” tegasnya. Alasan lainnya, kata mantan Humas PBSI pada era kepengurusan Sutiyoso ini adalah dengan kucuran dana dari pemerintah yang sangat terbatas. Dari Rp 2,1 triliun yang diminta untuk menggelar SEA Games, hanya Rp 950 miliar yang disetujui. Deddy berpendapat ke-

Tim Piala Thomas Indonesia Unggulan Kedua JAKARTA - Berdasarkan hasil undian yang dilakukan Badminton Wolrd Federation (BWF) di Kuala Lumpur, Malaysia, kemarin menempatkan Indonesia sebagai unggulan kedua untuk Piala Thomas dan enam untuk Piala Uber dalam putaran final Piala Thomas dan Uber 2010 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, 9-16 Mei mendatang. Juara bertahan tim Cina menempati unggulan pertama baik untuk Piala Thomas maupun Piala Uber. Undian ini dilakukan berdasarkan poin yang dimiliki oleh masing-masing tim. Tim Piala Thomas Indonesia yang berada setingkat di atas tuan rumah Malaysia secara keseluruhan mengoleksi nilai 285.002,57 sementara tim Cina meraih 302.468,24 poin. Tim Malaysia mengumpulkan nilai 283.300,32. Salah satu pesaing kuat dari Eropa, tim Denmark menempati unggulan keempat kemudian diikuti Korsel (5), Jepang (6), India (7) dan Jerman (8) Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PB. PBSI, Lius Pongoh yang ikut

hadir dalam pengumuman daftar undia itu mengatakan, undian ini cukup melegakan tim Piala Thomas Indonesia. Menurut dia, jika skenario berjalan mulus, tim Indonesia yang lolos ke putaran final Piala Thomas dengan status juara Kualifikasi Zona Asia Februari silam di Nakhon Ratchasima, Thailand itu diharapkan jumpa Cina di partai puncak, 16 Mei nanti. “Semula kita diprediksi jumpa Cina di semifinal, namun dengan adanya undian ini, skenario bisa berubah di mana Simon Santoso dan kawan-kawan berpeluang ketemu tim Cina di final,” kata Lius. Di putaran final, tim Piala Thomas Indonesia bergabung di Grup D bersama India dan Australia. Cina berada di Grup A bersama Korea dan Peru. Bertahap Sementara itu Direktur Pelatnas PBSI, Christian Hadinata yang dihubungi wartawan di sela-sela pelepasan tim Indonesia di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa, kemarin pagi mengatakan, sebaiknya kita jangan terjebak dengan posisi undian.

“Kita harus berpikir dan memikirkan strategi kemenangan secara bertahap. Pertandingan di babak penyisihan grup pun tak bisa diremehkan dan itu butuh konsentrasi,”kata Christian. Mantan legenderis ganda dunia ini kemudian meminta kepada seluruh tim agar lebih fokus dalam setiap pertandingan yang dihadapi. Ketua Umum PB.PBSI, Jenderal TNI Djoko Santoso yang melepas keberangkatan tim Indonesia berpesan untuk menjaga dan memelihara kekompakan serta kerjasam tim. “Ini pertandingan beregu di mana semua yang berada dalam tim harus kompak dan memiliki rasa tanggungjawab bersama. Tak ada pemain lebih hebat, begitu juga dengan pelatih. Demi Merah Putih, semuanya harus dalam satu langkah dan tekad,” ujar Panglima TNI itu. Tim Indonesia dijadwalkan bertolak ke Kuala Lumpur, Malaysia, 7 Mei mendatang. Senin, malam lalu, pasukan Cipayung ini dijamu makan malam oleh Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo di Hotel Mulia Senayan, Jakarta. (oli)

Hadapi Sriwijaya

Persipura Optimistis Curi Poin PALEMBANG - Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago, optimistis dapat mencuri poin di kandang Sriwijaya FC dalam lanjutan Liga Super Indonesia 2009-2010, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, hari ini. “Kami tetap mempunyai harapan untuk mendapat poin di kandang Sriwijaya, meskipun kami tahu hal itu tidak mudah karena ada delapan pemain yang tidak dapat diturunkan,” kata Jacksen, di Palembang, kemarin. Dia menyebutkan delapan pemain yang terpaksa absen itu, empat di antaranya terkena akumulasi kartu kuning pada laga melawan Persib 2 Mei lalu, yaitu Ortizan Solossa, Gerrard Pangkali, Stevie Bonsavia, dan Erol Iba. Kemudian, empat pemain lainnya terkena cedera, yaitu Alberto Goncalves, Jack Komboy, Tang Tian, dan kiper C

Hendambo. “Absennya delapan pemain ini bukan masalah bagi kami, karena saya sudah biasa menurunkan pemain secara bergantian dalam setahun terakhir. Tidak ada alasan lagi untuk meragukan mereka yang akan diturunkan besok hari ini –red,” ujar dia pula. Akibatnya absennya beberapa pemain ini, Jacksen terpaksa minim dalam pilihan karena tim hanya diperkuat 15 pemain saja. Namun, di balik kelemahan dalam amunisi pemain, Jacksen mengaku memiliki keunggulan lain dibandingkan “Laskar Wong Kito” dari segi motivasi untuk menang. Apalagi, berdasarkan sejarah empat kali pertemuan, kedua tim menuai hasil yang cukup berimbang dengan sama-sama menelan dua kali kemenangan dan dua kali kekalahan.

“Kami memiliki motivasi lebih besar dibandingkan Sriwijaya FC, karena kami masih memiliki kepentingan di Super Liga dibandingkan Sriwijaya FC,” ujar mantan striker Persebaya ini. Tim “Mutiara Hitam” masih berpeluang menjadi juara Liga Super Indonesia dibandingkan SFC yang menjelang akhir kompetisi masih bercokol di peringkat enam klasemen semetara. Hanya saja Jacksen tak membantah, kendala yang akan dihadapi adalah masalah kelelahan pemain, karena skuad besutannya melakoni perjalanan udara dari Bandung ke Palembang sekitar sembilan jam, dan cukup terkuras tenaga saat berhadapan dengan Persib. “Kami akan tampil dengan tim terbaik, dengan harapan menuai hasil maksimal. Kunci utamanya, kami bermain bijak dan cerdas,” kata pelatih asal Brazil ini. (ant)

mungkinan digelar di satu kota, pokok persoalannya kembali kepada soal political will pemerintah sendiri. Panja SEA Games 2011 tidak bisa mengubahnya. Namun, hanya sekadar merekomendasikan atau menggiring agar pemerintah bisa merevisi Keppres itu. Keputusan apakah penyelenggaraan SEA Games 2011 tetap di empat kota, Palembang (Sumsel), DKI, Bandung (Jabar) dan Semarang (Jateng) atau menjadi dua atau satu kota saja baru akan diumumkan pada 29 Mei mendatang bersamaan dengan Federasi SEA Games Council Meetting di Sultan Hotel Jakarta. (oli)

MALANG - Arema Indonesia menang tipis 2-1 atas tamunya Persela Lamongan dalam laga lanjutan Liga Super di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, kemarin petang. Dua gol Arema Indonesia ke gawang Persela Lamongan yang dikawal Dedi Iman Sukamto dilesakkan Roman Chamelo pada menit ke-59 dan ke-61, sedangkan gol Persela yang bersarang ke gawang Arema dipersembahkan Samsul Arif pada menit ke-45. Pada babak pertama, Arema Indonesia tertinggal 0-1 atas tamunya yang mampu mengoyak jala gawang Kurnia Meiga. Hingga wasit Oki Dwi Putra meniup peluit panjang babak pertama berakhir, kedudukan masih tetap 0-1. Meski permainan yang diperagakan anak asuh Robert Rene Alberts cukup bervariasi dan mendominasi sepanjang 45 menit babak pertama, namun Arema Indonesia selalu gagal menjebol gawang Dedi Iman, karena pertahanan yang diterapkan anak asuh Joko Susilo cukup rapat, bahkan beberapa pemain menumpuk di lini belakang. Memasuki babak kedua, permainan yang diperagakan Arema Indonesia sedikit berubah, meski permainan cepat

dan keras tetap menjadi “ikon” tim Singo Edan dan anak asuh Alberts itu mulai mampu menerobos jantung pertahanan lawan. Pada menit ke-59, tendangan jarak jauh Roman Chamelo tak mampu ditepis penjaga gawang Persela, Dedi Iman dan kedudukan berubah menjadi 1-1. Dua menit berselang, pemain asal Slovakia itu menggandakan kemenangan Arema Indonesia dan skor menjadi 2-1. Tertinggal dari tuan rumah, Persela semakin menggencarkan serangan, bahkan beberapa kali serangan balik yang dilancarkan “Laskar Joko Tingkir” mengancam gawang Kurnia Meiga. Namun, kemenangan Arema Indonesia atas Persela Lamongan harus dibayar mahal, karena penyerang Noh Alam Shah harus keluar lapangan setelah wasit Oki Dwi Putra mengganjar kartu merah. Pemain asal Singapura itu mendapatkan kartu merah setelah “berkelahi” dengan pemain belakang Persela FX Yanuar. Karena FX Yanuar juga memukul Noh Alam Shah, wasit Oki Dwi juga mengganjar pemain itu dengan kartu merah. Namun, Noh Alam Shah tidak

bisa menerima “hadiah” dari wasit Oki Dwi dan dilampiaskan dengan tindakan yang tidak seharusnya dilakukan seorang pemain profesional. Bermain dengan 10 pemain, kedua tim mulai mengendurkan serangannya hingga 45 menit babak kedua berakhir. Selain dua kartu merah yang diberikan pada Noh Alam Shah dan FX Yanuar, wasit Oki Dwi juga mengeluarkan enam kartu kuning. Masing-masing diberikan pada Irfan Raditya, M Fachruddin, Dendi Santoso, OPierre Njanka (Arema Indonesia) dan Martin Zada serta Khomad Suharto (Persela). Kemenangan Arema Indonesia atas Persela tersebut semakin menjauhkan poin tim berjuluk Singo Edan itu dari Persipura Jayapura yang saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara Liga Super dengan mengantongi poin 57 dari 30 kali bertanding. Arema Indonesia tetap kokoh berada di puncak klasemen sementara dengan mengantong 63 poin dari 30 kali bertanding. Arema masih akan bertanding di kandang menjamu Persisam Samarinda dan Bontang FC, sedangkan Persipura bakal dijamu Sriwijaya FC di Palembang. (ant)

Ian Rush Kunjungi Jakarta JAKARTA - Legenda sepak bola Liverpol, Ian Rush, akan bertandang ke Jakarta pada 1417 Mei mendatang. Pemain sepak bola asal Wales yang bernama lengkap Ian James Rush itu diJadwalkan akan memberikan “coaching clinic” kepada 1.500 anak SMP dari 112 sekolah di pinggiran Jawa Barat yang terpilih serta nasabah terpilih dari Bank Permata. Selain itu, ia juga akan bertemu dengan para penggemar fanatik liverpool di Indonesia (Bi-

greds Indonesia) dan menghadiri malam apresiasi dengan nasabah prioritas Bank Permata. Kedatangan Ian Rush tersebut atas prakarsa dari Bank Permata bekerja sama dengan British Chamber. “Kami senang bisa membawa Ian Rush, legenda sepakbola dunia ke Jakarta,” kata Direktur Utama Bank Permata David Fletcher dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin. Eksekutif Direktur British Chamber Chris P Wren mengatakan pihaknya meyakini keda-

tangan Ian Rush dapat memberikan kesempatan untuk dapat menunjukan banyak hal positif tentang pandangan kehidupan di Indonesia. “Sehingga Ian bisa menyampaikan optimisme tersebut ketika ia kembali ke Inggris,” katanya. Ian Rush pemain sepakbola kelahiran 20 Oktober 1961 merupakan satu legenda sepak bola liverpool. Sebagai seorang ujung tombak (striker), Ian sangat terkenal di era 1980 dan 1990-an. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 5 Mei 2010

7

Adler Batak ke Piala Dunia BERLIN - Kiper Jerman, Rene Adler dipastikan tidak bisa berpartisipasi di Piala Dunia bulan depan. Kantor berita SID, kemarin mengabarkan Adler memerlukan operasi untuk memulihkan bahunya yang patah. “Ini keputusan terberat dalam hidup saya,” ujar kiper Bayer Leverkusen berusia 25 tahun itu. “Sudah menjadi tanggung jawab saya, klub saya dan timnas untuk berpartisipasi di Piala Dunia.” “Secara medis, akan memungkinkan. Tetapi sakitnya begitu hebat sehingga saya tidak bisa menampilkan yang terbaik untuk waktu lama baik di latihan dan selama pertandingan. Dalam turnamen yang panjang dan intensif seperti itu, ini tak bisa diterima. Kita memerlukan pemain-pemain yang bugar sepenuhnya Setelah absen pekan lalu karena cedera bahunya itu, Adler kembali memperkuat Leverkusen yang bermain 1-1 dengan Hertha Berlin Sabtu lalu. Namun pemeriksaan oleh dokter timnas Jerman, HansWilhelm Muller-Wohlfahrt menunjukkan cedera itu lebih parah dari yang diperkirakan. Ia sudah pernah bermasalah dengan cedera bahu parah yang memerlukan operasi pada 2006. Kariernya bahkan nyaris berakhir saat itu. Pelatih Jerman, Joachim Loew akan mengumumkan skuad awal untuk Piala Dunia Kamis besok. Ia sudah mengetahui kabar menyedihkan ini. “Tentu saja kami sangat sedih karena Rene akan dioperasi, namun ia harus melewati proses itu,” ungkap Loew. “Staf pelatih akan bertemu

untuk mendiskusikan siapa yang akan menggantikan Rene berangkat ke Afrika Selatan dan kami akan mengumumkan kandidat kami di Stuttgart Kamis ini.” Mantan striker Jerman, Rudi Voeller mengungkapkan, cedera Adler menjadi kerugian buat Tim Panser. “Saya sangat sedih untuk Rene,” kata direktur olahraga Leverkusen itu. “Impian besarnya ke Piala Dunia telah pupus, kami harus menerima keputusan dokter. Saya harap dan benar-benar yakin Rene akan ada di gawang Jerman di turnamen besar berikutnya,” tegasnya. Dengan absennya Adler, kiper Schalke, Manuel Neuer akan mengisi posisinya pada pertandingan pembuka Piala Dunia Grup D kontra Australia 13 Juni nanti. Kiper Werder Bremen, Tim Wiese diplot sebagai cadangan. Karena Loew akan memboyong tiga kiper ke Afrika Selatan, penjaga gawang veteran Bayern Munich, Hans-Joerg Butt sepertinya akan memperoleh panggilan mengejutkan pertamanya selama hampir tujuh tahun. Sepanjang karioernya Butt baru tiga kali membela Jerman. Kiper Dortmund, Roman Weidenfeller juga bisa jadi pilihan. Jerman akan menghadapi partai pemanasan dengan Malta pada 13 Mei di Aachen, dengan Hungaria di Budapest pada 29 Mei dan and BosniaHerzegovina di Frankfurt pada 3 Juni. Mereka tergabung dengan Australia, Ghana dan Serbia di Grup 4 dalam usaha mereka memenangkan gelar Piala Dunia keempat. (adn/afp)

Lorenzo Tetap di Yamaha JEREZ - Teka-teki kelanjutan masa depan Jorge Lorenzo mulai terungkap. Pembalap Spanyol ini berniat tetap membela Yamaha hingga 2011 dan seterusnya. Ia tidak goyah walaupun rekan setimnya, Valentino Rossi yakin Yamaha tidak dapat mendukung mereka berdua dengan adil. Rossi pernah mengungkapkan hanya akan menandatangani kontrak baru dengan Yamaha bila Lorenzo pergi ke tim lain. Mereka tidak bisa berbagi status sebagai pembalap nomor satu. Namun Lorenzo tidak melihat ada alasan bagi mereka untuk tidak bisa melanjutkan kerjasama hingga tahun ketiga. “Saya pikir kami masih bisa bersama,” ujar Lorenzo kepada BBC, kemarin. “Kenapa tidak? Sudah pasti ada banyak hal yang saya pelajari dari Valentino dan bila kita dalam satu tim, itu akan lebih baik. Di sisi lain itu mungkin akan buruk karena ada pembalap yang lebih cepat dalam motor yang sama.” Masa depan Lorenzo menjadi perbincangan musim panas tahun lalu. Ia disebutkan akan pindah ke Ducati atau Honda. Akan tetapi ia tetap lebih mengedepankan Yamaha dan pilihannya itu bertahan sampai sekarang.

“Sejujurnya nyaris sekali, saya tidak ingin berbohong. Tawaran Ducati sangat menarik, uang yang banyak, motor yang sangat cepat,” ungkap Lorenzo saat ditanya seberapa dekat ia akan pindah waktu itu. “Hal utama yang membuat saya tinggal di Yamaha adalah kepercayaan Yamaha pada saya ketika saya baru juara 250 cc. Saya merasa saya harus tinggal di Yamaha.” Pemimpin klasemen kejuaraan MotoGP setelah menang di Jerez ini, juga mengakutidak menghadapi tekanan sebanyak Rossi dan Casey Stoner (Ducati) dalam memenangkan gelar dunia. “Ini waktunya saya untuk bertarung demi juara. Bagi Valentino, apa artinya? Atau untuk Casey, yang telah memenangkan gelar dunia? Saya masih belum memiliki gelar dunia, jadi saya tidak menghadapi tekanan ini,” jelasnya. “Saya melakukan yang terbaik. Bila usaha terbaik saya adalah finis kedua dan saya seharusnya bisa menang, saya mesti mengakuinya dan mesti bekerja lebih baik tahun depan. Kami bertarung di barisan depan dan bila memungkinkan untuk menang. Saya pastinya akan mencoba,” tandas Lorenzo. (adn/rtr)

Suluh Indonesia/ap

KEBALIKAN BOLA - Petenis Polandia, Agnieszka Radwanska, mengembalikan bola ke arah pemain Italia, Roberta Vinci, dalam turnamen Italia Terbuka, kemarin.

Inter Bidik Gelar Pertama ROMA - Inter Milan yang ingin menjadi tim Italia pertama mengoleksi treble winners alias tiga gelar, dapat menggapai gelar pertamanya, dini hari nanti. Nerazzurri akan berhadapan dengan AS Roma di final Piala Italia di Stadion Olimpico. Inter juga bertarung dengan Roma dalam perburuan gelar Seri A Liga Italia. Sang juara bertahan memimpin dua poin di puncak klasemen sementara dengan menyisakan dua pertandingan. Selanjutnya mereka bertemu Bayern Munich di Liga Champions, 22 Mei di Madrid.

“Akan ada pertarungan, pertandingan yang sangat sulit. Saya harap tim kami memiliki semangat untuk bermain bagus,” kata presiden Inter, Massimo Moratti, kemarin. Moratti yakin konsentrasi Inter tidak terganggu dengan final Liga Champions. “Masih ada banyak waktu, jadi saya rasa kami akan bisa tetap fokus,” imbuhnya. Roma memiliki motivasi tambahan setelah menyaksikan rival sekotanya, Lazio seperti sengaja menyerah dengan membiarkan Inter menang 2-0 Senin lalu. Penggemar Lazio turut bergembira walau-

pun timnya kalah karena itu sudah cukup untuk menjegal ambisi Roma menjadi juara. Pimpinan eksekutif Roma, Gian Paolo Montali menyebut duel antara Inter dengan Lazio sebagai salah satu pertandingan terburuk di Italia. Namun ia menyadari Inter tak bersalah. “Mereka tidak ada hubungannya dengan ini. Inter tim besar dan mereka di final Liga Champions. Bila Inter bermain bagus, kami akan menjadi yang pertama mengakui superioritas mereka,” urai Montali. Presiden Roma, Rosella Sensi mengatakan, bila ia be-

Madrid Diuji Mallorca MADRID - Misi Real Madrid menjegal Barcelona menjadi juara La Liga musim ini mendapat ujian sesungguhnya kala bersua Real Mallorca, dini hari nanti. Mallorca yang menempati posisi keempat bukanlah lawan enteng bagi Madrid. Madrid wajib berbenah bila tidak ingin menelan kekalahan dan tertinggal lebih jauh dari Barcelona. Saat ini mereka terpaut satu poin dari pemuncak klasemen sekaligus juara bertahan itu. Osasuna sudah memberikan pelajaran bagaimana Madrid tidak gampang mencuri tiga angka. Bertanding di Santiago Bernabeu Senin lalu, Madrid dua kali tertinggal sebelum memastikan kemenangan 3-2 melalui gol telat Cristiano Ronaldo. Di pekan sebelumnya Madrid juga memerlukan gol di menitmenit akhir dari Kaka untuk membungkam tim yang terancam degradasi, Real Zarago-

za 2-1. Bila bermain buruk seperti itu lagi, Mallorca dapat menghadirkan bahaya besar bagi Madrid. The Barralets memiliki rekor mengesankan di kandangnya, Ono Estadi musim ini dengan memenangkan 14 dari 17 pertandingan. Bila kalah, dana sekitar 160 juta euro yang digelontorkan Madrid di awal musim akan terasa percuma. Pelatih Madrid, Manuel Pellegrini menyebutkan, performa pemainnya melawan Osasuna sangat tidak menarik. “Itu pertahanan terburuk kami musim ini dan kami banyak kesusahan. Kita tidak bisa membantah betapa pentingnya Ronaldo dan ia tak perlu diragukan lagi dapat membuat perbedaan. Beruntung ia bermain untuk kami saat ini,” ungkap pelatih Cili itu Senin lalu. Ronaldo yang mencetak dua gol ke gawang Osasuna menegaskan hal yang sama. “Kami

bermain buruk. Keseluruhan tim, baik yang di depan, di tengah dan di belakang. Kami harus ingat sedang bermain untuk liga dan kami harus tetap berkonsentrasi. Ini tidak boleh terjadi lagi karena kami tidak akan bisa bangkit setiap saat,” tegasnya. Walau demikian, Ronaldo yakin Madrid masih dapat menyalip Barcelona dan merebut gelar La Liga ke-32. “Barcelona tim hebat dan tim hebat juga bisa kalah. Kita harus berpikir bahwa mereka dapat kehilangan poin,” lanjut pesepakbola termahal di dunia ini. Mallorca bercokol di urutan keempat dengan unggul dua poin atas Sevilla. Mereka tengah bertarung sengit dengan peringkat kelima Sevilla dalam memperebutkan tiket terakhir ke Liga Champions. Kalau Mallorca kalah, Sevilla akan menggusur mereka bila menang atas Racing Santander. (adn/ap)

Piala Dunia

Nistelrooy Tetap Berpeluang Tampil

Jorge Lorenzo

DEN HAAG - Pelatih timnas Belanda, Bert van Marwijk menegaskan, striker veteran Ruud van Nistelrooy masih berpeluang tampil di putaran final Piala Dunia walaupun dicoret dari skuad awal untuk pemusatan latihan, kemarin. “Untuk Ruud, saya menyediakan waktu buat diri saya sendiri sampai 11 Mei untuk memutuskan,” kata Van Marwijk kepada surat kabar, De Telegraaf. “Saya menunggunya sampai tanggal itu guna meyakinkan diri saya kalau ia cukup tajam untuk ambil bagian di Piala Dunia.” Van Marwijk kemarin mengumumkan daftar 26 pemain yang akan mengikuti pemusat-

an latihan pertama di Hoenderlo mulai 10 hingga 14 Mei. Piala Dunia Afrika Selatan digelar 11 Juni sampai 11 Juli. Pemusatan latihan kedua bagi pemain Belanda yang masih terlibat dalam kegiatan klub masingmasing akan dilakukan di Austria 19 sampai 31 Mei. “Asisten saya dan saya sering mengamati Ruud bermain belakangan ini. Kami merasa tidak akan berguna memanggilnya saat ini, tapi itu bukan berarti ia dicoret dari pertimbangan,” papar Van Marwijk. Nistelrooy yang bergabung ke Hamburg pertengahan musim ini dari Real Madrid, barubaru ini mengindikasikan siap kembali membela Tim Oranye.

Dulu ia sengaja mengasingkan diri dan tidak mau bermain untuk timnas. Mantan striker Manchester United ini telah mengemas 33 gol dari 64 penampilan internasionalnya. Belanda yang belum pernah memenangi Piala Dunia kendati lolos ke babak final dua kali pada 1974 dan 1978, dipertemukan dengan Denmark, Jepang dan Kamerun di babak penyisihan grup. Van Marwijk akan mengumumkan daftar 30 pemainnya pada 11 Mei, yang kemudian diciutkan lagi menjadi 23 pada 1 Juni. Ada juga laga persahabatan melawan Meksiko (26 Mei), Ghana (1 Juni) dan Hungaria (5 Juni). (adn/afp)

rada di pihak Inter, ia akan malu menang dengan cara seperti itu. Komentar ini direspons oleh Moratti dengan mengatakan masalah ini hanya antara Roma dengan Lazio, tidak melibatkan Inter. Roma mengalahkan Inter 2-1 pada pertemuan terakhir di Seri A. Kedua klub sudah bertemu di final Piala Italia dalam tiga dari empat tahun terakhir. Roma menang dua kali sedangkan Inter sekali. Roma ingin memecahkan rekor Juventus dengan memenangkan 10 gelar secara keseluruhan, adapun Inter memburu gelar Piala Italia keenam.

Pelatih Inter, Jose Mourinho harus menemukan pengganti untuk bek tengah Lucio yang akan absen karena cedera otot kaki kanan. Bek veteran Marco Materazzi dapat menjadi pilihan. Roma akan memperoleh keuntungan bermain di kandang karena final digelar di Stadion Olimpico. Pelatih Claudio Ranieri mengistirahatkan Francesco Totti dan Luca Toni selama setengah babak saat menang atas Parma Minggu lalu. Keduanya akan bugar untuk final. Opsi serangan Giallorossi bertambah dengan adanya Mirko Vucinic. (adn/ap)

Celtics Rusak Pesta James CLEVELAND - Boston Celtics merusak pesta perayaan LeBron James dengan mengungguli Cleveland Cavaliers 104-86 di laga kedua babak semifinal playoff NBA Wilayah Timur, Selasa kemarin. Celtics menang di saat James menerima tropi MVP sebagai pemain terbaik. Celtics meraih kemenangan lewat penampilan gemilang di kuarter ketiga. Mereka menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dalam babak playoff dengan format best-of-sevens ini. Rajon Rondo mencatatkan 13 poin dan 19 assist, sementara Ray Allen menyumbang poin tertinggi untuk Celtics, 22. Mereka bangkit dari kekalahan di pertandingan pertama. Setelah mengendalikan permainan di awal pertandingan, namun merosot di akhir-akhir laga pada kekalahan Sabtu lalu, Celtics membalikkan keadaan dengan skor 31-12 di kuarter ketiga. Tim yang bertindak sebagai tamu ini memimpin 23 poin. Cavs tak langsung menyerah dan sempat memangkas selisih hingga menjadi 10 poin di kuarter keempat, “Kami seperti bertanding dengan jam daripada permainan,” ujar Rondo mengenai keunggulan yang dibuang timnya. “Kami mandeg, kami terus melihat jam dan berharap segera selesai. Penting untuk tampil di Game 3, melakukan yang seharusnya dan menyelesaikan pertandingan.” James finis dengan 24 poin. Penampilannya terganggu oleh cedera siku kanan yang membuat agresivitasnya berkurang. James tak memperoleh banyak dukungan dari Mo Williams yang hanya menyumbang empat poin.

LeBron James

Celtics, di pihak lain, seimbang secara keseluruhan. Kelima pemain starter mereka menghasilkan poin dua digit. Kevin Garnett memproduksi 18 poin dan 10 rebound, sedangkan pemain cadangan Rasheed Wallace mencetak 17 poin. Di Wilayah Barat, Phoenix Suns menang 111-103 atas San Antonio Spurs dalam laga pembuka babak semifinal. Steve Nash mempersembahkan 33 poin plus 10 assist dan Jason Richardson menghasilkan 27 poin di pertandingan ini. Kontribusi Richardson termasuk tembakan tiga angka di sisa 1 menit 23 detik yang membuat keunggulan Suns bertambah menjadi delapan. Spurs sebelumnya menipiskan defisit 14 poin menjadi 1 di sisa waktu kurang dari lima menit, namun tidak dapat melengkapi aksi bangkitnya setelah lebih banyak tertinggal di sepanjang laga. Manu Ginobili menjadi pencetak angka terbanyak untuk Spurs dengan 27 poin, disusul Toni Parker dengan 26 poin. Disamping produktif menyumbang poin, kecepatan Parker sangat menyulitkan Suns. “Mereka benar-benar merepotkan kami dan kami harus menemukan cara untuk memperlambat Parker serta Ginobili di pertandingan berikutnya,” tegas Richardson. (adn/rtr)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Rabu 5 Mei 2010

8

Siswa SD/MI

Karena Nikah Gagal UN SD

Suluh Indonesia/ade

SIDANG PERDANA - Gubernur Kepulauan Riau, Ismeth Abdullah saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Khusus Tipikor, Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin. Ismeth didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp 5.4 miliar dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran di Batam saat dirinya menjabat sebagai Ketua Otorita Batam.

Bank Jabar

Bantu Gaji Guru yang Dirampok CIREBON - Bank Jabar Banten Cabang Cirebon akan memberi bantuan dana separuh gaji guru SD se-Kecamatan Kesambi yang dirampok hingga menyebabkan tewasnya bendahara dan staf UPTD Pendidikan Kecamatan Kesambi Kota Cirebon, Senin (3/5). “Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kami kepada UPTD Kesambi yang merupakan nasabah kami. Bagaimanapun UPTD merupakan bagian dari Pemkot Cirebon adalah pihak yang tidak dapat terpisahkan dengan Bank Jabar Banten yang sudah lama menjalin hubungan kerja sama di bidang perbankan,” kata R Suherman Pimpinan Cabang Bank Jabar Banten Cabang Ci-

rebon, kemarin. Dijelaskan Suherman, dana yang akan disumbangkan adalah 50 persen dari total dana yang dibawa kabur kawanan rampok yang jumlahnya sebesar Rp585.932.497. Selain memberi bantuan untuk gaji para guru, pihak Bank Jabar juga akan memberi santunan untuk keluarga korban yang tewas dalam peristiwa perampokan bersenjata api, yakni Rudiman (45) dan Sutikno (45) masing-masing Rp10 juta. Mengenai waktu penyerahan dana tersebut, Suherman mengatakan, saat ini pihaknya telah siap namun masih menunggu keputusan dari Pemerintah Kota Cirebon yang

masih merumuskan rencana penggantian dana tersebut. “Jika sudah ada keputusan dari Pemkot Cirebon tentang mekanisme penyerahan bantuan tersebut, maka saat itu juga kami akan serahkan,” kata Suherman. Ia menyatakan keprihatinannya atas kejadian tersebut dan menyayangkan pihak UPTD tidak memanfaatkan jasa pengamanan pengawalan yang sudah disediakan oleh pihak bank maupun kepolisian. “Petugas kami selalu menawarkan pelayanan pengawalan baik dari petugas security dan kepolisian terhadap nasabah yang melakukan penarikan dana dalam jumlah besar. Kami menyayangkan hal tersebut

Belasan Napi Kabur

Tim Gabungan Lakukan Olah TKP JAYAPURA - Penyidik gabungan dari Polsek Abepura dan Polresta Jayapura, Selasa pagi mulai melakukan olah TKP larinya belasan napi dan tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Abepura, Kodya Jayapura. Olah tempat kejadian perkara (TKP) itu dilakukan terkait larinya 18 narapidana dan tahanan, Senin petang sekitar pukul 17.30 WIT. Kapolresta Jayapura AKBP Iman Setiawan yang dihubungi ANTARA, Selasa pagi mengakui, setelah menerima laporan tentang larinya para narapidana dan tahanan, maka pihaknya langsung melakukan pengeja-

ran terutama di lokasi yang diduga menjadi tempat pelintasan bagi para narapidana. Selain itu para penyidik juga melakukan olah TKP di lapas Abepura sekaligus guna mengetahui apakah larinya para tahanan dan narapidana itu ada unsur kesengajaan atau tidak, kata Kapolres Jayapura AKBP Iman Setiawan. Ketika ditanya apakah sudah ada yang dimintai keterangannya, AKBP Imam Setiawan mengakui, hal itu belum dilakukannya. Mungkin setelah olah TKP baru kami akan melakukannya, kata AKBP Setiawan. Ke- 18 narapidana dan tahanan yang lari dari lapas

Abepura itu masing masing Roy Kabarek, Yonas C.Karuway, Albert Tortolius Konyep, Petrus Menti, Theopilus Bano, Ferdinand Yoku,Teni Tabuni, Yunus Sembra dan Asin alias Dani. Kemudian John Nelson Hanwebi,Yoseph Karafir, Ronald Ohee, Samuel Nanulaita, Yulius Nemnay dan Asbudi alias Aco. Sedangkan kelima tahanan yang kabur itu yakni Wan Wenda,Nas Kogoya dan Boy Walela. Para narapidana dan tahanan itu kabur setelah berhasil menjebol pos pantau (pos B) dan melompati pagar lapas Abepura. (ant)

Pedagang Pasar Keputran Surabaya

Bersikeras Tolak Relokasi SURABAYA - Ratusan pedagang Pasar Keputran Kota Surabaya tetap bersikeras untuk menolak relokasi ke Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) yang rencananya dilakukan pada Rabu (5/5). Salah satu koordinator pedagang Pasar Keputran, H. Muhammad, di Surabaya, Selasa, menilai relokasi tersebut terkesan dipaksakan pemkot tanpa melibatkan pedagang setempat. “Kami tidak melawan, kami hanya ingin pemkot menunda dulu penertiban hingga adanya pembicaraan lebih lanjut,” katanya. Menurut dia, batas waktu pengosongan lokasi pasar yang ditentukan Pemkot Surabaya terhadap tiga pasar yakni Pasar Keputran, Pasar Koblen, dan Pasar Penelah hingga Se-

lasa (4/5) agaknya tidak membuat pedagang gentar. Bahkan, tidak terlihat sedikitpun aktivitas pengosongan yang dilakukan oleh pedagang. Mereka tampak beraktivitas seperti biasa dengan menjual barang dagangannya berupa sayur mayur. Selain itu, lanjut dia, tidak ada pembongkaran lapak atau kios seperti yang diminta oleh Pemkot Surabaya. Tak hanya mengacuhkan batas waktu dari pemkot saja, para pedagang Pasar Keputran juga bersiap-siap untuk melawan, jika rencana penertiban pemkot tetap dilaksanakan. Kondisi tersebut terlihat di Pasar Keputran dengan adanya puluhan pedagang pasar yang sedang menggalang kekuatan massa untuk mengh-

adapi petugas penertiban. Mereka membuat puluhan bambu runcing serta mengibarkan bendera merah sebagai simbol perlawanan atas rencana relokasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Para pedagang tersebut menuntut supaya pemkot menggelar pertemuan ulang dengan investor terkait relokasi yang melibatkan pedagang. “Kita ini juga mau pindah, asal ada pembicaraan yang melibatkan kita, jangan relokasi secara sepihak,” kata Muhammad. Salah seorang pedagang, Kasmilah, mengatakan dirinya tidak berminat untuk pindah ke PIOS dan akan membersihkan lapaknya pada saat penertiban. “Saya ikut teman-teman saja,” ujarnya. (ant)

tidak dimanfaatkan oleh pihak UPTD dan memilih mengambil dengan pengawalan sendiri,” kata Suherman. (ant)

JEMBER - Sebagian siswa sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiah (MI) negeri dan swasta di Kabupaten Jember, Jawa Timur tidak hadir atau absen dalam ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) karena menikah. Kepala Bidang TK/SD Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember, Jumari, Selasa, mengatakan, sedikitnya 125 siswa dari 38.945 siswa SD dan MI negeri/swasta di Kabupaten Jember tidak hadir dalam UASBN hari pertama (4/5). “Siswa yang tidak hadir sebanyak 125 anak dengan rincian delapan siswa sakit, 10 siswa menyampaikan izin tidak ikut UASBN, dan 107 siswa absen tanpa keterangan yang jelas,” katanya. Ia menjelaskan, dari 107 siswa yang absen tanpa keterangan yang jelas, tercatat beberapa siswa di antaranya menikah dan meninggal dunia. “Kami belum mengetahui secara pasti, berapa siswa yang menikah sebelum UASBN. Informasi yang didapat Dispendik menyebutkan be-

berapa siswa SD dan MI memang ada yang menikah sebelum ujian,” katanya. Ia menyayangkan siswa yang tidak ikut UASBN karena alasan yang tidak jelas, sehingga siswa tersebut tidak bisa mendapatkan ijazah kelulusan SD. “Saya meminta seluruh sekolah untuk menelusuri siswa yang tidak ikut UASBN dan melakukan evaluasi, khususnya siswa yang absen tanpa keterangan yang jelas,” katanya. Pihak sekolah, katanya, sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membujuk orang tua dan siswa yang bersangkutan supaya mengikuti UASBN. “Kami tidak bisa berbuat banyak terhadap orang tua siswa yang memiliki kesadaran pendidikan yang rendah, sehingga anaknya menikah sebelum ikut UASBN. Alasan mereka biasanya karena faktor ekonomi,” katanya. Jumlah siswa yang tidak hadir dalam UASBN 2010 di Jember menurun dibandingkan dengan tahun 2009 yang mencapai 180 siswa. “Bagi siswa yang tidak ikut UASBN utama

bisa mengikuti UASBN ulangan yang akan digelar pekan depan,” ujarnya. UN Susulan Sebanyak 27 siswa berasal dari sejumlah sekolah dasar dan sederajat di Kota Semarang absen pada hari pertama Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional 2010 di daerah itu, Selasa. “Para siswa tersebut kebanyakan tidak dapat mengikuti UASBN karena sakit namun mereka dapat mengikuti UASBN susulan,” kata Ketua Panitia Penyelenggara UASBN Kota Semarang, Bunyamin, di Semarang, kemarin. Ia mengatakan, UASBN pada hari pertama (4/5) mengujikan pelajaran bahasa Indonesia dan secara teknis sama dengan pelaksanaan ujian nasional (UN) termasuk dalam hal pengawasan. “Para guru pengawas diambil dari sistem silang penuh dengan sekolah lain sehingga tidak mungkin guru suatu sekolah mengawasi di sekolahnya sendiri. Setiap ruang ada dua guru pengawas,” katanya. (ant)


Edisi 05 Mei 2010 | Suluh Indonesia