Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 24 tahun IV Kamis, 4 Februari 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Ekonomi Ditopang Ekspor

Kemiskinan Bakal Melonjak

Strategi Perkuat Ekspor

KEPALA Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan mengatakan pihaknya meyakini pertumbuhan ekonomi 2009 mampu tembus 4,3 persen. “Walaupun nanti baru diumumkan 10 Februari...hal. 1

KEPALA Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan mengatakan, adanya ancaman peningkatan kemiskinan pada triwulan I 2010 karena inflasi yang meningkat. Menurut Rusman di Jakarta...hal. 2

DEPUTI Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Edy Putra Irawady mengatakan Kawasan Perdagangan Bebas (FTA) merupakan salah satu strategi untuk memperluas pasar ekspor dan...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Budi Sampoerna Diperiksa

Suluh Indonesia/ade

DEPOSAN - Salah satu deposan terbesar bank Century, Budi Sampoerna dikawal petugas usai diperiksa KPK selama sembilan jam di Gedung KPK Jakarta, kemarin. Pemeriksaan tersebut terkait bailout ke Bank Century yang memunculkan kontroversi.

JAKARTA - Tim KPK memeriksa pengusaha Budi Sampoerna dalam kasus Bank Century. ‘’Budi Sampoerna dimintai keterangan terkait penyelidikan kasus Bank Century,” kata Jubir KPK Johan Budi di Jakarta, kemarin. Tim penyelidik meminta penjelasan Budi tentang aliran dana yang diterima oleh Bank Century dari Bank Indonesia (BI) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Budi Sampoerna adalah salah satu deposan besar di Bank Century. Namanya mencuat setelah publik mengetahui sengketa dana simpanannya dan upaya penyelamatan dana yang tersimpan di Bank Century tersebut. Johan tidak bersedia menjelaskan substansi pemeriksaan terhadap Budi secara lebih rinci. Menurut dia, pemeriksaan Budi adalah bagian dari proses penyelidikan yang dilakukan KPK dan bersifat tertutup. Kasus Bank Century mencuat setelah publik mengetahui pengucuran dana BI dalam bentuk Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada Bank Century. Pengucuran dana FPJP berawal ketika Bank Century mengajukan permohonan repo aset kepada BI pada Oktober 2008 sebesar Rp 1 triliun karena mengalami kesulitan likuiditas. (nas)

Pansus Angket Century

Dihadang Kekuatan Lobi JAKARTA - Koalisi partai politik pendukung pemerintah berencana menggelar pertemuan menjelang rekomendasi Pansus Hak Angket kasus Century. Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengakui adanya lobi yang dilakukan Partai Demokat terhadap partai-partai yang tergabung dalam koalisi. ‘’Benar, terjadi lobi-lobi baik di tingkat lapangan, tengah, ataupun tinggi,” kata Priyo dalam diskusi bertajuk Mencermati Politik Lobi Pansus Century di Gedung MPR/DPR Jakarta, kemarin. Priyo mengakui ada komunikasi intensif antara Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie

dengan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Mengenai rencana pertemuan koalisi, Priyo mengatakan, pertemuan tersebut mengundang pimpinan parpol koalisi untuk mencari solusi dan kesepatan bersama tentang kasus Bank Century termasuk mencermati pembahasan yang berkembang di pansus Century. Dalam hal ini, Priyo berharap Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dapat menyikapi persoalan ini. ‘’Ketua umum tidak perlu datang ke pertemuan koalisi, kecuali jika SBY datang,” kata Priyo yang juga Wakil Ketua DPR ini.

Sejauh ini, sikap Golkar atas kasus Century adalah menugaskan kepada anggota Golkar yang terdalam dalam pansus untuk menelusuri kasus Century selebar-lebarnya. Namun, Golkar belum merasa perlu dilakukan pemakzulan terhadap Presiden maupuna Wapres. Meski secara hukum, konstitusi memberi celah hukum terhadap proses pemakzulan. Anggota Pansus Century dari Fraksi PDI Perjuangan Maruarar Sirait memastikan PDIP akan konsisten terhadap pengusutan kasus Century. Sikap fraksinya tidak akan mengendur dan melunak terhadap persoalan Century. (har)

SBY Klaim Berhasil CIPANAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan keberhasilan program 100 hari pemerintah telah tercapai hingga 90 persen. Hasil program tersebut nyata dapat dinikmati rakyat kebanyakan. ‘’Berdasarkan laporan yang saya terima, sudah 90 % program 100 hari telah tercapi. Nanti Ketua UKP4 (Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan, Kuntoro Mangkusubroto) akan menjelaskannya kepada masyarakat,” kata Presiden saat menutup dan membacakan hasil rapat kerja pembahasan pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di Istana Cipanas, Jawa Barat, kemarin. Presiden Yudhoyono mengatakan, hasil konkrit dari program ini selanjutnya akan menjadi langkah awal untuk program kerja pemerintahan yang dipimpinnya pada lima tahun ke depan. Program yang dibahas itu antara lain pengucuran KUR sebesar Rp 20 triliun pada

2010, dan Rp 20 triliun di tiap tahun berikutnya. Dari hasil rakernas ini, kata Presiden, pemerintah akan menerbitkan Inpres untuk ditindaklanjuti oleh jajaran pemerintah terkait, kemudian dilakukan evaluasi apakah Inpres tersebut tercapai atau tidak. Presiden mengatakan ada enam isu penting yang harus dilakukan jajaran kabinet dalam waktu tiga bulan ke depan, dan ini dianggap sangat penting untuk memperlancar pembangunan terutama di daerah-daerah. Pertama, bagaimana tata ruang pertanahan serta perizinan. Kedua, adalah masalah pangan, distribusi dan stabilitas harganya. Ketiga, masalah energi terutama di bidang kelistrikan. Keempat, infrastruktur pekerjaan umum maupun transportasi. Kelima, melanjutkan program prorakyat yang sudah kita lakukan, dan keenam adalah penegakan hukum, reformasi birokrasi, pertahanan dan keamanan. (har)

Bailout Century Rp 7,451 Triliun JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Hanura DPR Abdilla Fauzi Achmad menegaskan, kerugian negara dari berbagai pelanggaran yang dilakukan dalam skandal Bank Century mencapai Rp7,451 triliun. ‘’Jumlah ini merupakan kerugian negara karena uang itu sudah keluar dari kepemilikan atau penguasaan pemerintah dan sudah dikuasai atau menjadi milik pihak ketiga atau swasta,” katanya di Gedung DPR/ MPR Jakarta, kemarin. Menurut Fauzi yang juga mantan auditor BPK itu, jumlah Rp 7,451 triliun itu berasal dari dana Fasilitas Pendanaan jangka Pendek (FPJP) BI untuk Century serta dana talangan berupa penyertaan modal sementara (PMS) dari LPS untuk bank yang sama senilai Rp 6,762 triliun. Fauzi mengatakan, keuangan BI yang digunakan sebagai FPJP, maupun keuangan LPS yang mengucurkan PMS kepada bank bermasalah, termasuk sebagai keuangan negara sesuai dengan ketentuan pasal 1 dan pasal 2 UU No 17/2003 tentang Keuangan Negara.

Karenanya terkait adanya kerugian negara dalam jumlah besar itu, menurut dia, pihak yang telah berkontribusi dalam kerugian itu, yakni Ketua KSSK dan Gubernur BI pada saat itu, harus dituntut pertanggungjawabannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Fauzi menjelaskan, pelanggaran hukum itu telah terjadi dalam sejumlah aspek, yakni ketaatan pada hukum (rechtmatigheids), ketepatan perhitungan (cijfermatigheids) dan aspek manfaat atau pencapaian tujuan (doelmatigheids). Dari aspek ketaatan pada hukum, telah terjadi pelanggaran berupa penyalahgunaan wewenang menerbitkan aturan-aturan hukum berupa membantu penyelamatan Century sejak merger hingga pengucuran dana. Sementara dari segi ketepatan perhitungan, ia menjelaskan, telah terjadi pelanggaran dalam pencarian deposito yang melebihi Rp 2 miliar per deposan serta terjadi ketidakcermatan dalam menentukan dana. (har)


K ta

Suluh Indonesia, Kamis 4 Februari 2010

2

Polri Tangkap Pembobol ATM JAKARTA - Polri, Selasa malam (2/2) menangkap empat tersangka kasus pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM) yang berada di Bali, kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang. “Mereka tertangkap di Surabaya dan sekitarnya,” katanya di Jakarta, kemarin. Namun Edward mengaku belum akan menyebutkan nama ataupun inisial keempat tersangka yang tertangkap itu karena keterangannya masih akan dipakai untuk menangkap tersangka lain yang masih kabur. “Hari ini saya baru bisa mengatakan bahwa jumlah yang tertangkap empat orang. Informasi lain, akan menyusul besok,” ujarnya. Dengan begitu, Polri telah menangkap tujuh tersangka kasus pembobolan ATM di Bali karena pekan lalu, Polri telah menangkap tiga tersangka. Dari tangan keempat tersangka, Polri menyita barang bukti antara lain sejumlah kartu ATM tanpa identitas bank namun berisi data-data nasabah bank, laptop, kam-

Suluh Indonesia/ant

PEMERIKSAAN DITUNDA - Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat Amrun Daulay mendatangi KPK untuk menjadi saksi kasus korupsi bantuan sosial sapi impor dengan tersangka Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah, di Jakarta, kemarin. Pemeriksaan Amrun ditunda karena ia belum menerima surat panggilan.

berikutnya agar dana nasabah tidak bisa dibobol. Dalam pertemuan itu, Polri menawarkan teknologi yang dimiliki Polri yakni sistem sidik jari untuk diaplikasikan oleh BCA sehingga setiap transaksi ATM akan menggunakan sidik jari nasabah. “Sidik jari yang dimaksud bukan sidik jari biasa tapi sidik jari yang dialiri darah. Kalau sidik jari biasa tetap bisa dibobol karena bisa jadi sidik jari dengan tinta yang ada di kertas akan bisa dipakai untuk mem-

Karyawan Laporkan Manajemen Indosiar JAKARTA - Salah satu karyawan PT Indosiar Visual Mandiri, Suparno, melaporkan seorang manajernya, IGP Darmayudha ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya karena dugaan tindakan menghalangi menjadi anggota serikat pekerja. “Terlapor menghalangi pelapor menjadi anggota serikat pekerja,” kata kuasa hukum Suparno, Soleh Ali di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, kemarin. Laporan pengaduan Suparno berdasarkan Laporan Polisi Nomor Polisi: 364/K/II/ 2010/SPK Unit I dengan pihak terlapor IGP Darmayudha dan saksi terdiri dari Agus, Yoseph, Arifin dan Sardi. Soleh menjelaskan, kronologis kejadiannya berawal saat Suparno bersama enam orang karyawan Indosiar lainnya mengajukan menjadi anggota Serikat Karyawan Indosiar (Sekar), 13 Januari 2010. Namun kemudian pihak terlapor, IGP Darmayudha mengambil paksa formulir Suparno dan tidak

mengembalikannya, padahal seorang karyawan memiliki hak untuk menjadi anggota Sekar. Saleh menyatakan, tindakan Manager Art pada salah satu departemen di Indosiar itu melanggar Pasal 28 dan Pasal 43 Undang-undang 21 Tahun 2000 tentang Kebebasan Berserikat karena menghalangi untuk membentuk, mengurus dan menjadi anggota serikat pekerja. “Ancaman hukumannya penjara selama empat tahun,” ujar Soleh. Sementara itu, Ketua Bidang Advokasi Sekar, Deddy Adimihardja menuturkan sejak Sekar berdiri pada 28 April 2008, pihak manajemen Indosiar tidak menghendaki pembentukan serikat pekerja. Salah satu contoh bentuk pelarangannya, yakni tidak menyediakan ruangan kesekretariatan dan adanya intimidasi berupa ancaman tidak ada promosi jabatan bagi karyawan Indosiar yang menjadi anggota Sekar. “Padahal anggota Sekar sudah mencapai 750 orang,” ujarnya. (ant)

bobol. Polri menawarkan sidik jari yang berasal dari jari yang dialiri darah,”ujarnya. Dalam pertemuan itu, baik Polri maupun BCA berkomitmen untuk mencegah pembobolan ATM termasuk mendeteksi setiap modus yang terus berkembang. Ia mengatakan, jika sistem bank aman dan tidak bobol maka kepercayaan masyarakat akan meningkat sehingga nasabah akan mendapatkan jaminan keamanan dana yang dis-

Ilustrasi

impan di bank. Pihak BCA perlu mendatangi Polri karena menjadi salah satu bank yang paling banyak dibobol. Bahkan salah satu tersangka diduga adalah

karyawan bank itu yang bertugas di Bandung. Hingga kini, Polri telah menangkap 37 tersangka kasus pembobolan bank di seluruh Indonesia. (ant)

Polda Metro Jaya

Larang Demo Bawa Kerbau JAKARTA - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya melarang pendemo membawa binatang sebagai salah satu alat peraga unjuk rasa karena mengganggu ketertiban. “Tidak ada jaminan dari pendemo dan bisa saja binatang itu mengamuk sehingga mengancam orang lain,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin. Boy mengatakan, keberadaan binatang saat unjuk rasa itu termasuk pelanggaran ketertiban umum bagi orang lain dan binatang berpotensi mengamuk karena “stres” melihat banyak orang. Boy menjelaskan, pihaknya tidak pernah menerima laporan dari pendemo untuk membawa alat peraga berupa binatang dan sejenisnya, padahal aksi unjuk rasa diatur Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum. “Seharusnya pengunjuk rasa membawa alat peraga yang sesuai dengan situasi dan lokasinya,” ucap Boy mengatakan. Sebelumnya, pendemo membawa sejumlah alat pera-

Suluh Indonesia/dok

ga berupa kerbau saat berunjuk rasa saat menyambut 100 hari kinerja pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) - Boediono di Bundara Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, 28 Januari 2010. Pengunjuk rasa sengaja membawa kerbau berwarna hitam keabu-abuan dengan menggunakan mobil bak terbuka menuju Bundaran HI, namun dibawa pergi ke arah Jalan Imam Bonjol. Bahkan Presiden Yudhoy-

KELUARGA Sigid Haryo Wibisono, salah satu terdakwa kasus pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen, mengadu ke Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) terkait tuntutan hukuman mati yang diajukan oleh jaksa penuntut umum (JPU). gan. “Tuntutan mati oleh JPU terhadap adik saya, Sigid Haryo dilakukan dengan memanipulasi fakta-fakta yang terungkap dipersidangan,” kata kakak Sigid Haryo, Sigid Agus Heriyanto. Ia mengatakan, jaksa telah mendzolimi dan memaksakan terdakwa terlibat dalam kasus tersebut. “Kami menilai ada ketidaktepatan dalam tuntutan Sigid,” katanya. Sementara itu, pengacara

Suluh Indonesia/dok

Sigid Haryo Wibisono

Sigid Haryo Wibisono, Umar Husein mengatakan, dalam persidangan terungkap bahwa Jerry Hermawan Lo dan Edo yang juga menjadi terdakwa

JAKARTA - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar mengatakan Polda Metro Jaya merupakan bagian dari Satuan Tugas (Satgas) yang akan mengamankan kunjungan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama. “Bentuknya pengamanan negara yang menyiapkan Satgas Mabes Polri dan Polda merupakan salah satu bagiannya,” kata Boy di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, kemarin. Boy menuturkan rencana kedatangan Obama itu sebagai kunjungan kenegaraan sehingga pengamanan berasal dari Mabes Polri dan melibatkan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Kabid Humas Polda itu menyatakan pengamanan kewilayahan merupakan tanggung jawab Kepolisian Daerah (Polda), namun pejabat negara yang berkunjung sehingga melibatkan unsur terkait.

Polda Metro Jaya sudah mendapatkan laporan rencana kedatangan Obama itu termasuk pemberitahuan dan syarat administrasinya. Terkait dengan lokasi penjagaan dan anggota yang diterjunkan, Boy mengungkapkan hal itu akan dibahas pada rapat teknis yang melibatkan seluruh pihak terkait. “Segala sesuatu bisa berubah pada rapat teknis tergantung situasi yang berkembang,” ujar Boy. Sebelumnya, Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Mabes Polri, Inspektur Jenderal Saleh Saaf menyatakan pihaknya siap memberikan pengamanan maksimal terhadap Barrack Obama yang akan berkunjung ke Indonesia sekitar Maret 2010 mendatang. “Pengamanannya mulai dari kedatangan hingga kepulangan,” kata Saleh. Saleh mengatakan polisi siap mengamankan melekat secara individu, lokasi tujuan kunjungan, tempat penginapan hingga proses kepulangannya dengan proses operasi cipta kondisi. (ant)

Pemberkasan Babe Selesai 60 Hari ono juga meminta pihak terkait membahas dan memberikan masukan agar aksi unjuk rasa tidak mengganggu demokrasi, kebebasan berekspresi mengeluarkan pendapat dan dilakukan dengan cara yang lebih bermartabat. Presiden sempat menuturkan pengunjuk rasa menggunakan kata kasar dan membawa kerbau, serta membakar foto Presiden atau Wakil Presiden sebagai tindakan yang tidak pantas. (ant)

Tuntutan Hukuman Mati Sigid Diadukan ke YLBHI

Surat elektronik keluarga Sigid Haryo yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu sore, menyatakan, kedatangan keluarga Sigid Haryo diterima oleh Ketua YLBHI Patra M Zein. Keluarga Sigid Haryo mengadu ke YLBHI karena merasa hak-hak Sigid Haryo sebagai terdakwa dilanggar oleh JPU selama persidangan, di antaranya melakukan rekayasa terhadap fakta-fakta hukum di persidan-

Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan, pertemuan itu akan dilanjutkan dengan pertemuan-pertemuan berikutnya agar dana nasabah tidak bisa dibobol. Dalam pertemuan itu, Polri menawarkan teknologi yang dimiliki Polri yakni sistem sidik jari untuk diaplikasikan oleh BCA sehingga setiap transaksi ATM akan menggunakan sidik jari nasabah. “Sidik jari yang dimaksud bukan sidik jari biasa tapi sidik jari yang dialiri darah. Kalau sidik jari biasa tetap bisa dibobol karena bisa jadi sidik jari dengan tinta yang ada di kertas akan bisa dipakai untuk membobol. Polri menawarkan sidik jari yang berasal dari jari yang dialiri darah,”ujarnya. Dalam pertemuan itu, baik Polri dan BCA berkomitmen untuk mencegah pembobolan ATM termasuk mendeteksi setiap modus yang terus berkembang. Ia mengatakan, jika sistem bank aman dan tidak bobol maka kepercayaan masyarakat akan terjadi sehingga nasabah akan mendapatkan jaminan keamanan dana yang disimpan di bank. (ant)

Polda Metro Ikut Amankan Obama

Polri Tawarkan Sistem Sidik Jari Darah JAKARTA - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Ito Sumardi dan Wakil Presiden Direktur PT Bank Centra Asia (BCA) Yahya Setia Atmaja bertemu untuk membahas sistem pengamanan anjungan tunai mandiri (ATM) terkait maraknya kasus pembobolan ATM. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Jakarta, Rabu, mengatakan, pertemuan dengan pimpinan bank itu akan dilanjutkan dengan pertemuan-pertemuan

era dan uang tunai. Polisi masih memeriksa barang bukti itu karena diduga ada data-data nasabah yang telah menjadi korban pembobolan maupun yang akan menjadi sasaran berikutnya. Dari data yang ada, polisi menduga mereka telah menyiapkan aksi terutama saat-saat dimana nasabah menyimpan uang dalam jumlah besar. Di antara tersangka, seorang tersangka yang tertangkap di Surabaya diduga sebagai salah satu otaknya dengan memainkan peranan penting dalam jaringan kejahatan itu. Dari penangkapan empat tersangka itu, polisi menemukan satu tersangka lagi yang kini masih buron yang bertugas sebagai orang yang membagi hasil kejahatan. Kini, Polri mengaku telah menahan 37 tersangka kasus pembobolan ATM di Indonesia. Untuk membahas keamanan ATM itu, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Ito Sumardi dan Wakil Presiden Direktur PT Bank Centra Asia (BCA) Yahya Setia Atmaja bertemu di Mabes Polri. Kepala Divisi Humas Polri

dalam berkas terpisah tidak mengenal Sigid Haryo . “Dengan begitu, tuntutan hukuman mati oleh jaksa sangat menyesatkan karena tidak ada dalam

fakta persidangan,” kata Umar. Ia mengatakan, tuntuan jaksa yang mengatakan bahwa Sigid pernah bertemu dengan Jerry dan Edo adalah fitnah. Menurut dia, selain mengadu ke YLBHI, keluarga Sigid Haryo juga berencana akan mengadukan hal ini ke Komisi Kejaksaan dan Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas). Sementara itu, Patra M Zen menilai, JPU tidak memperhatikan fakta-fakta persidangan terkait persidangan dan tidak bisa memunculkan alat bukti di persidangan. “Tuntutan mati yang ditujukan kepada terdakwa merupakan bentuk balas dendam dan tidak akan membuat jera. Untuk itu sejak awal YLBHI menentang hukuman mati,” ujarnya. (ant)

JAKARTA - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol Boy Rafli Amar mengatakan penyidik yakin proses pemberkasan pelaku mutilasi, Baekuni alias Babe (49) selesai sebelum habis masa tahanan 60 hari. “Masih ada waktu perpanjangan masa penahanan tahap kedua,” kata Boy di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, kemarin. Boy menuturkan polisi sudah memperpanjang masa penahanan Babe pada tahap kedua selama 40 hari setelah menjalani penahanan 20 hari di Polda Metro Jaya. Babe sudah menjalani penahanan sejak 8 Januari 2010 setelah polisi berhasil menangkap dan mengungkap kasus mutilasi terhadap potongan tubuh seorang bocah bernama Ardiansyah (10) yang ditemukan di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Cakung, Jakarta Timur. Boy mengungkapkan penanganan kasus Babe masih panjang karena penyidik masih berusaha mencari dan mengungkap kemungkinan akan adanya korban lainnya yang belum berhasil ditemukan. Polisi menambah masa penahanan Babe dengan tujuan memberikan waktu kepada Babe agar menyebutkan identitas korban pada aksi sadisnya. Perwira menengah itu menjelaskan apabila penyerahan berkas dari polisi kepa-

da penuntut dianggap lengkap (P-21) maka proses penahanan menjadi kewenangan kejaksaan. “Bahkan pengadilan juga punya kewenangan untuk menahan apabila diperlukan untuk mendalami kasusnya,” ujar Boy seraya menambahkan masa perpanjangan terhadap Babe bisa dilakukan karena ancamannya hukuman mati. Sebelumnya, pengacara Babe, Rangga Berrikuser mengatakan kliennya mengaku membunuh empat anak pada kurun waktu tahun 2004 hingga 2005 sehingga jumlah sementara korban mutilasi mencapai 14 orang. Beberapa nama korban sodomi dan mutilasi Babe, antara lain Aris (tahun 1998), Irawan Imran (1999), Teguh, Ardi (2004), Riki, Yusuf Maulana, Adi (2007), Rio (2008), Arif (2009) dan Ardiansyah (2010). (ant)

PENGUMUMAN Bahwa kami Direksi Millenium Capital Investment Pte Ltd memberitahukan bahwa kami akan melakukan pengambilalihan hak atas seluruh saham milik PT Mega Pasanggrahan Indah sebanyak 14.990 (empat belas ribu sembilan ratus sembilan puluh) saham dalam PT Kusuma Megatama Perkasa, berkedudukan di Jakarta Selatan (selanjutnya disebut Perseroan). Berdasarkan Pasal 127 ayat (4) Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, kreditur dapat mengajukan keberatan kepada Perseroan dalam jangka waktu paling lambat 14 hari setelah tanggal pemberitahuan ini. Jakarta, 4 Februari 2010 MILLENIUM CAPITAL INVESTMENT Pte Ltd Direksi U.003210-Peng


Metr politan

Suluh Indonesia, Kamis 4 Februari 2010

3

SK Pengangkatan Panwas

Ditinjau Ulang JAKARTA - Keputusan pengangkatan sejumlah panitia pengawas (panwas) pemilu kepala daerah 2010 akan ditinjau ulang, yakni bagi mereka dianggap bermasalah karena tidak sesuai dengan surat edaran bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Anggota KPU Andi Nurpati yang juga menjabat sebagai Wakil Pokja Pilkada 2010, di Jakarta, kemarin mengatakan, pengangkatan panwas yang dianggap bermasalah sangat mungkin untuk dibatalkan. ‘’Sangat mungkin kalau memang bertentangan dengan undang-undang dan kenapa tidak, karena undang-undang posisinya lebih tinggi dibanding peraturan atau surat edaran bersama,” katanya. Menurut Andi, KPU telah meminta Bawaslu untuk kembali pada ketentuan SEB yang telah ditandatangani bersama. Suluh Indonesia/sep

PRO SBY - Puluhan relawan pendukung SBY - Boediono yang tergabung dalam Komite Masyarakat Nasional Indonesia (KMNI) melakukan aksi unjuk rasa menolak pemakzulan hasil pilpres 2009 dan politisasi Pansus Angket Century di depan Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin.

Sampaikan Aspirasi Secara Santun JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan masyarakat yang menyampaikan aspirasinya saat berdemokrasi hendaknya dilakukan secara santun agar sampai pada sasarannya. ‘’Aspirasi masyarakat yang disampaikan dengan tidak santun belum tentu sampai ke sasarannya tapi malah membuat orang yang menjadi sasarannya terluka,” katanya di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Hal itu dikatakan Marzuki Alie menyikapi pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menanggapi soal aksi unjuk rasa di Bunda-

ran Hotel Indonesia yang membawa kerbau, pada 28 Januari lalu. Dikatakan Marzuki, sebagai orang timur yang menjunjung tinggi etika dan sopansantun, ketika melihat aksi unjuk rasa dengan cara yang tidak tepat dan tidak santun maka pesannya belum tentu sampai. ‘’Masyarakat Indonesia adalah masyarakat beragama yang taat pada aturan agama dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat tahu mana yang baik dan santun serta mana yang tidak baik dan tidak santun,” katanya. Menurut dia, aksi unjuk rasa yang membawa kerbau meru-

pakan aksi dari sedikit orang yang memberikan contoh kurang baik pada sebagian besar orang. Mantan Sekjen DPP Partai Demokrat ini meminta masyarakat untuk bisa berpikir jernih dan bersikap dewasa dalam menyampaikan aspirasinya. Menurut dia, pemerintah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi yang merupakan perbedaan sikap dalam berdemokrasi tapi hendaknya menjunjung tinggi moral dan sikap santun. Sekjen DPP Partai Demokrat Amir Syamsuddin menambah-

Susno Akui

Kasus Century Bukan Prioritas JAKARTA - Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol Susno Duadji mengatakan, semasa dirinya menjadi orang nomor satu di fungsi reserse, penyidik tidak memprioritaskan pengusutan dana talangan (bail out) Bank Century karena tidak menyangkut nasabah bank. Kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, kemarin, Susno mengatakan, saat menjabat Kabareskrim, penyidik hanya memprioritaskan tiga kasus Bank Century yakni investasi di PT Antaboga Delta Sekuritas dan pidana perbankan. ‘’Kasus Antaboga dan pidana perbankan diprioritaskan karena kedua kasus itu menyangkut dana nasabah secara langsung,” katanya. Sedangkan kasus dana talangan belum diprioritaskan karena tidak menyangkut uang nasabah. Dia mengaku tidak tahu apakah Polri juga telah mengusut

kasus dana talangan. ‘’Sekarang saya kan sudah nggak jadi Kabareskrim lagi. Sekarang kan Pak Ito (Kabareskrim). Jadi prioritas atau tidak, ya ditanya ke Pak Ito,” ujarnya.

Susno Duadji

Ito yang dimaksud adalah Komjen Pol Ito Sumardi yang kini menjadi Kabareskrim Polri. Ia membantah adanya intervensi dari pihak lain hingga kasus dana talangan tidak menjadi pri-

oritas. ‘’Kabareskrim punya kewenangan untuk mendahulukan mana diprioritaskan dan mana yang tidak,” katanya. Namun ia mengakui bahwa dana talangan itu adalah uang rakyat namun tidak diketahui siapa saja nama-nama pemilik dana itu. Susno juga membantah telah menyampaikan testimoni secara tertulis kepada Panitia Hak Angket DPR untuk kasus Bank Century dan yang dilakukan adalah kesaksian di bawah sumpah. Ia mengatakan, keterangan tertulis itu bukan kesaksian tapi data pendukung untuk diberikan ke anggota Pansus. Namun Susno mengaku bahwa diantara bagian keterangan tertulis itu terdapat konsep buku yang sedang disusun. Sebelumnya, anggota Panitia Hak Angket menyebutkan bahwa Susno telah memberikan testimoni yang menyebut ada intervensi penyidikan kasus Bank Century. (son)

kan, aksi unjuk rasa yang membawa kerbau adalah sikap tidak didasari pada etika dan kesantunan. ‘’Aksi unjuk rasa tersebut sungguh menyedihkan,” kata Amir. Aksi unjuk rasa yang membawa seekor kerbau dilakukan elemen masyarakat di Bundaran Hotel Indonesia, pada 28 Januari 2010, yang memrotes program 100 hari pemerintah. Mereka menilai kepemimpinan SBY dan Boediono telah gagal dalam mengemban amanat rakyat Indonesia. (har)

Artinya, jika KPU di daerah telah melakukan perekrutan maka Bawaslu wajib melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon yang telah diajukan KPU. Jika Bawaslu terlanjur melantik panwas pemilu 2009 sebagai panwas pilkada, sementara KPU di daerah telah melakukan perekrutan, maka KPU meminta agar pelantikan tersebut dibatalkan dan Bawaslu diminta untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan. ‘’Kalau ada yang tidak sesuai dengan SEB, kita minta agar dikembalikan dan tentu yang sesuai dengan UU. Kalau KPU akan kembali pada aturan yang ada,” katanya. Sebelumnya, perwakilan dari KPU dan Bawaslu telah bertemu untuk membahas tentang persoalan panwas ini. Pertemuan yang difasilitasi Kementerian Dalam Negeri ini menghasilkan kesimpulan bah-

wa akan dilakukan peninjauan ulang pengangkatan sejumlah panwas pilkada yang tidak sesuai dengan SEB. KPU telah menerima pengaduan dari puluhan daerah yang memprotes pelantikan panwas setempat oleh Bawaslu karena dianggap melanggar ketentuan dalam SEB. Dugaan pelanggaran yang dimaksud yakni Bawaslu melantik panwas pemilu 2009, sementara KPU telah melakukan perekrutan. Selain itu Bawaslu juga melantik panwas 2009 untuk daerah yang akan melaksanakan pilkada. Padahal, ketentuan dalam SEB menyebutkan untuk daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir Agustus 2010, jika KPU provinsi dan kabupaten/kota belum melakukan seleksi panwas, maka Bawaslu mengangkat panwas pemilu 2009 sebagai panwas pilkada. (son)

DPR Digeruduk Aparat Desa JAKARTA - Ribuan perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) se-Jawa dan Bali menggelar demo di depan pintu masuk Gedung DPR Jakarta, kemarin mendesak disahkannya UU tentang Desa dan meminta pengangkatan mereka sebagai PNS. Para pengunjuk rasa yang mengenakan seragam pemerintahan daerah berwarna coklat itu mendesak DPR agar memperhatikan nasib dan masa depan mereka sebagai unit pemerintahan terbawah yang langsung berhadapan dengan rakyat di desa-desa. ‘’Kami para aparat pemerintahan di desa ini sejak dulu sampai sekarang tidak pernah diperhatikan pemerintah. Padahal, ber-

bagai program pemerintah seperti raskin, pengumpulan pajak dan lain sebagainya, kami yang melaksanakannya di desa-desa,” ujar salah satu aparat desa di Kabupaten Brebes, Jateng, Tjipto(32). Tjipto menjelaskan masih banyak aparat desa itu yang tidak jelas penghasilannya. Diantara mereka ada yang mendapatkan jatah tanah bengkok desa dengan luas yang bervariasi. Tapi ada pula yang tidak mendapatkan apa-apa. Hal senada juga dikemukakan Aldi (30), aparat pemerintahan salah satu Desa di Kabupaten Tegal. Menurut dia, selama ini dirinya dan sejumlah aparat desa yang satu kabupaten dengannya menerima tunjangan sebesar Rp 560 ribu

setiap bulan dikurangi pajak. ‘’Tapi pembayaran honor itu sering kali terlambat berbulanbulan,” ujarnya seraya menambahkan bahwa kebutuhan hidup masyarakat di desanya saat ini juga terus bertambah tinggi. Terkait dengan berbagai keluhan itu, aparat pemerintaha desa mendesak agar pemerintah bersama DPR memperhatikan kejelasan nasib para aparat desa dengan mengangkat mereka menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Selain itu, mereka juga meminta adanya payung hukum berupa pengesahan UU tentang Desa yang salah satu pasalnya adalah perangkat desa diuji dan diangkat menjadi PNS. (har)


Megap litan

Suluh Indonesia, Kamis 4 Februari 2010

4

K ilas Perbaikan Tanggul Cemeng WARGA Desa Sukamaju, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mendesak pemerintah setempat segera memperbaiki bendungan saluran pembuangan Kali Kampung Cemeng yang jebol. Sebab, kerusakannya berpengaruh pada distribusi air untuk keperluan sawah seluas 300 hektare. Sejak jebol, airnya menjadi tidak terkontrol dengan baik, kata Ismet (38), warga setempat, kemarin. Bendungan yang berfungsi sebagai saluran pembuang Kali Cemeng yang terletak di RT 08 RW 04, Desa Sukamaju itu jebol pada hari Senin (25/1) lalu. Kali pembuang itu memiliki lebar sekitar 5 meter, dengan panjang 3.300 meter, sehingga bendungan yang memang sudah tua itu tidak kuat menahan debit air. Kali tersebut mengairi dua desa yakni, Desa Sukamaju, dan Desa Sukarapi. Sehingga, bagi masyarakat di sekitarnya sangat bermanfaat untuk mengiri sawah. Sejak bendungan tersebut jebol dengan diameter lubang mencapai 2 meter, kata dia, air yang masuk ke area sawah menjadi tidak stabil. Kepala Desa (Kades) Sukamaju, Muhamad Amid, berharap pemerintah setempat memperbaiki bendungan dengan mengganti pintu air berbahan besi. Keluhan yang sama juga dikatakan Ketua RT08 RW04, Marta yang mengaku sudah dua kali menyampaikan usulan perbaikan kepada pemerintah melalui Musrembang, namun tidak juga diperbaiki. (ant)

Amankan Pemilukada

Kodim 0508 Siapkan 100 Prajurit DEPOK - Komando Distrik Militer (Kodim) 0508 Kota Depok siap mengamankan pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) yang digelar Oktober mendatang. Pernyataan tersebut diungkapkan Komandan Kodim 0508 Depok, Letkol ARH Suroso kepada wartawan kemarin siang. “Unsur TNI siap mengamankan proses Pemilukada di Kota Depok,” katannya, kemarin. Kendati masalah pengamanan wewenang kepolisian, ujar Dandim, namun pihaknya tetap menyatakan siap mengamankan jalannya pemilukada. Dalam mengamankan TNI hanya bertugas memback-up tugas kepolisian. Sebanyak 100 prajurit disiapkan untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok. Prajurit Kodim 0508 Depok akan membantu mengamankan pilkada jika pihak kepolisian dan lembaga penyelenggara pemilu membutuhkan. “Kalau di butuhkan penambahan pasukan kami akan koordinasikan ke Kodam Jaya,” ujar Suroso. Jika menilik pengalaman Pilkada tahun 2004 lalu, penyelenggaraan pilkada di Kota Depok berlangsung kondusif. “Semua kandidat hendaknya berkampanye secara fair dan sportif,” himbaunya. Dalam tugas pengamanan, lanjut Suroso, telah memerintahkan setiap koramil dan babinsa melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk dapat mendukung dan menyukseskan jalannya pilkada dengan aman dan lancar. Menurut analisa, kata Suroso, saat ini suasana di Kota Depok menjelang pemilukada terlihat masih kondusif. “Kondisi ini membutktikan bahwa warga Depok sudah semakin pintar,” pungkas Suroso. (rin)

Komisi A DPRD Depok Merasa

Dilecehkan Baperjakat DEPOK - Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok menilai mutasi pejabat eselon 2 dan 3 di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Depok beberapa waktu lalu sangat terburu-buru. Pasalnya Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, tak diberitahu adanya mutasi tersebut. Atas dasar tersebut, Komisi A menuding Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kota Depok melakukan tindakan pelecehan. “Kita ini kan mitra pemerintah, kok tidak diberi tahu akan adanya mutasi. Padahal, sebelumnya kita berencana menanyakan alasan dilakukan mutasi kepada Ketua Baperjakat yakni Sekretaris Daerah Kota Depok. Apa landasan dasar penilaiannya,” kata anggota Komisi A dari Fraksi PDIP Rahmin Siahaan, kemarin. Mutasi tersebut diyakini tidak didasari penilaian obyektif dari Baperjakat. Pasalnya, masih banyak pejabat yang di tempatkan tak sesuai dengan bidang keilmuan serta bidang keahlian pejabat itu sendiri. “Tidak salah kalau kemudian mutasi dikaitkan dengan kepentingan wali kota,” bebernya. Sementara itu, anggota Komisi A dari Fraksi Partai Demokrat (FPD) Jean Novlin Tedja menilai, dewan tak dapat menyalahkan kekacauan mutasi di pundak Baperjakat. Sebaliknya, dewan harus mencari solusi, mengapa hal tersebut terjadi. “Kita tahu ada masalah dalam melakukan mutasi, tapi kita tidak dapat terus-menerus menyalahkan eksekutif. Tugas kita saat ini adalah melakukan evaluasi terhadap kekacauan ini,” katanya. (rin)

Suluh Indonesia/ant

KUNJUNGI RS PMI - Ketua Umum PMI, M. Jusuf Kalla meninjau salah seorang pasien di RS PMI Bogor di Bogor, Jabar, kemarin. JK minta manajemen RS PMI Bogor meningkatkan fasilitas dan pelayanan dengan tetap memprioritaskan pasien yang tidak mampu.

Mobil Dibobol Maling

Rp 150 Juta Raib BOGOR - Pencuri di Kota Bogor berhasil meraup uang sebesar Rp 150 Juta milik Agus Junaedi (39) pengusaha asal Jalan Dewi Kunti Raya, Desa Tegal Gundil RT 003/16, Kecamatan Bogor Utara. “Setelah mengambil uang dari Bank Mandiri, saya ke kantor BPN menemui teman dan mobil ditinggal di areal parkir kantor,” ujar Agus kepada polisi saat menyampaikan pengaduan, di Polresta Bogor. Peristiwa pencurian terjadi sekitar pukul 10:30 WIB, saat mobil Toyota Avanza bernomor polisi B 1886 BQ yang memuat uang Rp 150 Juta itu ditinggal di halaman parkir kantor BPN Kota Bogor, di di Jalan Ahmad Yani, Tanahsereal. Agus mengatakan hanya lima menit berada di dalam kantor tersebut, sudah dikabari Surya (31) petugas parkir yang member-

itahukannya mobilnya telah dibobol orang. “Saya kaget, ingat karena uang saya ada dalam mobil. Waktu diperiksa uang tesebut sudah hilang,” katanya. Aksi tersebut langsung dilaporkan Agus ke pihak kepolisian. Selanjutnya, polisi yang datang langsung melakukan Olah Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil olah TKP diketahui kalau pelaku yang berjumlah dua orang tersebut, sempat memecahkan kaca samping kanan mobil milik Agus, sebelum akhirnya menggondol tas warna hitam berisi uang tunai Rp 150 juta, 5 buah buku tabungan dari bank mandiri, Bank Niaga, Bank Bukopin dan 4 buah kartu kredit milik Andi. Agus heran dengan kejadian yang menimpanya, kepada petugas polisi ia mengatakan saat memarkir mobilnya di kantor BPN situasi sedang ramai. “Padahal

disana banyak orang sedang berkumpul, saya bingung kenapa mobil saya bisa dibobol saat itu,” kata Agus kepada polisi. Kasat Reskrim Polresta Bogor, AKP Irwansyah, membenarkan aksi pencurian tersebut. Menurutnya, pelaku diduga sudah membuntuti Andi sejak ia keluar dari Bank Mandiri. “Dugaan sementara, pelaku sudah mengikuti korban dari Bank tempat korban mengambil uangnya. Sebab, pelaku tahu kalau tas berisi uang milik koban disimpan di kursi tengah,” jelas Irwansyah. Menurut Irwansyah, dari keterangan saksi diketahui, bahwa pelaku diduga berjumlah dua orang. Setelah berhasil menggasak uang milik korban, kemudian para pelaku kabur menggunakan motor sejenis Yamaha RX King. “Kasus ini sedang kami selidiki,” jelas Irwansyah. (ant)

Walikota Bogor Hijaukan Lahan Cifor BOGOR – Walikota Bogor, Diani Budiarto bersama Direktur Jendral Center for International Forestry Research (CIFOR), Frences Seymor, kemarin mencanangkan Kawasan Ruang Terbuka Hujau (RTH) di kawasan Cifor, di Kelurahan Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Pencanangan kawasan RTH yang dipusatkan di lahan kritis sepanjang jalan menuju kawasan CIFOR itu juga diikuti jajaran Muspida Bogor seperti Dandim

0606 Letkol Inf. Mirza Agus dan Kapolresta Bogor AKBP. Nugroho S. Wibowo. Menurut Diani Budiarto, aksi ini merupakan salah satu bukti keseriusan Pemkot Bogor dalam memperluas kawasan RTH di Kota Bogor. “Ini salah satu upaya sekaligus komitmen bersama rakyat Kota Bogor untuk menyelamatkan lingkungan. Apalagi Kota Bogor sebentar lagi akan menjadi tuan rumah sekaligus kota percontohan dalam konferensi

Internasinal negara–negara Islam awal Maret nanti,” kata Diani Budiarto. Sebagai anggota ICLEI (Internasional Councils for Local Environmental Initiative) Pemkot Bogor sering diundang dalam berbagai pertemuan Internasional untuk membahas persoalan lingkungan. “Jadi kami berharap kegiatan ini tidak hanya sebatas serimonial penanaman, tapi yang terpenting bagaimana memelihara agar tanaman bisa tumbuh,” pesan Diani. (bas)

Tangsel Tunggu Aset

Rp 1,371 Triliun TANGSEL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, hingga kini belum menyerahkan aset milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan senilai Rp 1,371 triliun karena belum ada kesepakatan. Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Tangerang Selatan Uus Kusnadi, kemarin mengatakan, penyerahan aset antara kedua pemerintahan tersendat karena belum terdapat satu pemahaman. “Total aset yang belum diserahkan Pemkab Tangerang kepada Pemkot Tangerang Selatan saat ini bertambah menjadi Rp 1,371 triliun,” katanya. Aset yang belum diserahkan itu berupa sarana dan prasarana senilai Rp 71 milliar ditambah aset sebelumnya senilai Rp 1,3 triliun sehingga total Rp 1,371 triliun. Aset milik Pemkot Tangerang Selatan seharusnya dilimpahkan setelah Kota Tangerang Selatan dimekarkan dan terpisah dengan Kabupaten Tangerang pada November 2008. Namun hingga Februari 2010, Pemkab Tangerang belum menyerahkan satupun aset tersebut kepada Pemkot Tangerang Selatan. Aset yang belum diserahkan itu berupa aset bergerak maupun tidak bergerak. Dalam pendataan tahap pertama, aset tersebut berupa gedung sekolah, fasilitas kesehatan, tujuh kantor kecamatan, 47 kantor kelurahan serta fasilitas umum seperti jalan dan irigasi. Demikian pula aset tahap kedua seperti sejumlah pasar tradisional dan pendapatan milik Pemkot Tangerang Selatan yang penyerahannya segera menyusul serta badan usaha milik daerah (BUMD). “Kami berharap ada percepatan penyerahan aset itu tahun ini dan tidak mundur lagi,” katanya. Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Tangerang Selatan Hasdanil mengatakan, keterlambatan penyerahan aset itu bisa menghambat pembangunan di daerah ini. Pihaknya berharap pengambil keputusan di Pemkab Tangerang tidak mengulur waktu dalam menyerahkan aset tersebut. (ant)

Suluh Indonesia/bas

TANAM POHON- Walikota Bogor, Diani Budiarto saat menam pohon di kawasan Cifor, di Kelurahan Setu Gede, Kec.Bogor Barat, kemarin.

Rumah Sakit PMI Jangan Berorientasi Bisnis BOGOR - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Muhammad Jusuf Kalla minta agar rumah sakit jangan dijadikan sebagai industri yang hanya memikirkan keuntungan semata, melainkan harus menjadi tempat bagi masyarakat yang ingin memperoleh layanan kesehatan. “Saya minta manajemen RS PMI Bogor jangan menjadikan rumah sakit ini sebagai industri yang menghasilkan keuntungan, tapi jadikan rumah sakit sebagai pelayanan bagi masyarakat yang ingin memperoleh layanan kesehatan,” pesan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, saat berkunjung di Rumah Sakit PMI Bogor, kemarin. Untuk itu lanjutnya, pihak rumah sakit harus bisa menjadi humas yang baik bagi masyarakat yang belum mengerti akan hidup sehat karena rumah sakit sebagai tempat terakhir bagi masyarakat dalam berobat. “Kebanyakan rumah sakit di kita ini kan sudah mahal, ban-

yak lagi resepnya, sehingga biaya membengkak. Untuk itu, saya berharap RS PMI jangan seperti itu,” ujarnya. Di bagian lain saat disinggung terjadinya kerusakan mesin pendingin mayat RS PMI sehingga tak bisa menerima kiriman mayat tanpa identitas, Jusuf Kalla juga mengingatkan agar rumah sakit tidak menolak kiriman mayat tanpa identitas. Karena ada sanksi jika rumah sakit melakukan penolakan. “Kan semuanya itu sudah ada aturannya,” tegasnya singkat. Sementara Direktur RS PMI Bogor, Andy Wisnu Subroto menanggapi soal penolakan mayat, hal itu terjadi lantaran mesin pendingin jenazah yang mampu menampung 12 jenazah tengah rusak sejak 3 bulan lalu. Sehingga kebijakan hanya menerima jenazah yang dikenal saja. “Sebenarnya masalah ini bukan hanya menjadi tanggungjawab kita sendiri, tapi semua pihak juga harus ikut memikirkannya,” jelas Andy. (bas)

Warga Desak Pembatalan Pelantikan Kades CIKARANG - Sejumlah warga Desa Sumbersari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), meminta DPRD merekomendasikan pembatalan pengangkatan kepala desa (kades) terpilih oleh bupati. “Alasannya, pilkades yang berlangsung 27 Desember 2009 lalu tidak sah,” ujar perwakilan warga, M. Aris Kuncoro usai berdialog dengan anggota dewan, kemarin. Dugaan kecurangan dalam Pilkades diketahui dengan adanya warga desa lain dan warga di bawah umur yang ikut memberikan suara. Selain itu, persyaratan ijazah Paket A, dan Paket B milik Kades terpilih Acep Bin Kusen diduga ilegal. “Dalam kesempatan ini kami hanya meminta DPRD menindaklanjuti temuan kami di lapangan sebelum meberikan rekomendasi pembatalan pelantikan kades terpilih oleh Bupati,” katanya. Kades terpilih Acep, pernah pula mencalonkan diri sebagai bakal calon Kades Sum-

bersari pada 2006 lalu, namun dinyatakan tak lolos persyaratan karena yang bersangkutan tak dapat menunjukkan ijazah SD dan SMP. Mulyadi (58), warga lainnya mengatakan hal serupa juga terjadi saat Acep mengajukan diri sebagai pejabat sementara kades pada 2008 sehubungan dengan meninggalnya Kades Sumbersari yang tengah menjabat. “Saya tahu benar siapa Acep sejak kecil. Bahkan SD pun dia tidak lulus, lalu bagaimana dia bisa lolos seleksi pada pilkades kali ini. Kami menduga ijazah yang dimilikinya palsu,” kata Mulyadi. Dari data yang berhasil terkumpul, Acep dalam persyaratannya sebagai bakal calon dalam Pilkades Sumbersari 2009 hanya melampirkan fotocopy surat keterangan hasil Ujian Nasional paket A tertanggal 23 September 2005, dan surat hasil UN Paket B tertanggal 27 Desember 2008. “Namun, tanpa disertai ijazah masing-masing,” katanya. (ant)

Pasutri Telantarkan Tiga Anak Diburu Polisi JAJARAN kepolisian Sektor Cipondoh, Polresta Metro Tangerang, Banten, saat ini memburu pasangan suami istri yangmenelantarkan tiga anak yang masih balita dan mengurung dalam rumah kontrakan selama empat hari tanpa diberi makanan. “Kami terus memburu kedua pelaku yang merupakan pasangan suami istri karena dengan sengaja menelantarkan ketiga anaknya yang masih balita,” kata Kapolsek Metro Cipondoh, AKP Sukarja JA dihubungi kemarin. Petugas sudah minta keterangan dari sejumlah warga tentang keberadaan pasangan suami istri itu. Pernyataan Sukarna tersebut terkait pelaku Derry

(25) dan Diana (23) yang merupakan suami istri menelantarkan tiga anaknya masing-masing Farel (2,1), Rafal (3,2) dan Putri Aprilia (9 bulan) dalam rumah

kontrakan selama empat hari. Kedua pasangan itu meninggalkan ketiga anaknya di rumah kontrakan milik Ny. H. Gultom di jalan Pulo Indah, Asri III RT 02/04 Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang. Menurut Sukarna, kedua pelaku dapat dijerat dengan UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Pelaku dinilai sengaja meninggalkan ketiga anaknya dalam rumah dengan kondisi sedang terkunci, bahkan tidak

disediakan makanan dan minuman. Kasus tersebut diketahui, karena adanya laporan dari warga sekitar bahwa tiga anak balita dalam kondisi memprihatinkan tak diberikan makan dan minum sehingga selalu menangis di tempat kontrakan. Pemilik kontrakan mendapat laporan dari tetangga kemudian mendobrak pintu rumah dan akhirnya menyelamatkan ketiga korban. Keluarga tersebut belakangan ini memang

sering bertengkar, karena Derry tak memiliki pekerjaan tetap sementara Diana bekerja sebagai pelayan tamu pada sebuah tempat karaoke di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat. Saat ini ketiga balita itu ditampung di Yayasan Darma Indonesia yang memiliki Pondok Pesantren Nurul Huda di jalan KH Hasyim Azhari gang Kancil RT 03/05 Kelurahan Narogtog, Kecamatan Pinang, Tangerang. (ant)


pini

Suluh Indonesia, Kamis 4 Februari 2010

F OKUS Negeri Ini Masih Dibelit Masalah ELUM hilang ingar-bingar kasus bailout Bank Century, kini muncul wacana baru lagi yakni soal pembelian pesawat kepresidenan. Sebenarnya, hal ini bisa dikatakan bukan barang baru lagi karena masalah ini pernah mencuat pada pemerintahan sebelum Susilo Bambang Yudhoyono. Yang membuat hal ini baru adalah karena negeri ini masih banyak dibelit masalah-masalah pelik yang memerlukan fokus perhatian ekstra. Namun masalahnya mengapa bangsa ini cenderung memilih menyukai sensasi politik ketimbang prestasi? Benar, pemerintahan kini ibarat sebuah panggung opera sabun, sebuah infotainment yang lebih banyak menyodorkan gosip, rumor ketimbang sebuah kerja nyata yang pro-rakyat, pro-poor serta pro-job seperti didengungkan pada awal-awalnya. Para pemimpin kita ini, baik di eksekutif, legislatif maupun yudikatif, barangkali terkena sindrom selebritas, yang ingin selalu wajahnya nongol di layar kaca, di media massa lainnya, namun tidak membawa substansi peran serta implikasi positif peran yang sedang dibawakannya. Mereka selalu saja bicara pada tataran sampiran yang cenderung ‘’hura-hura’’ politik. Saling kritik, sindir dan saling debat tanpa sedikit pun mengacu kepada pokok permasalahan serta mencari solusi secara cepat dan tepat. Mereka ini cenderung menjadikan moda media massa sebagai panggung politik dengan tujuan-tujuan politik. Mengobarkan apa yang mereka anggap kepentingan rakyat dengan gaya yang sangat metropolis. Bak tayangan TV, mereka ini terlalu memikirkan rating tanpa memikirkan pesan apa yang mereka bisa berikan lewat tayangan tersebut. Ini artinya bahwa kondisi bangsa ini akan mengalami keterpurukan yang lebih lama karena para pemimpinnya terlalu asyik berpolemik, beragumentasi tanpa alasan-alasan rasional yang membumi. Lihat saja, satu kasus belum jelas penanganannya, muncul lagi wacana lain yang belum tentu kasus dan belum tentu benar secara faktual. Bayang-bayang rumor yang dipersonifikasi selalu membelit mereka dengan menggunakan media massa sebagai alat untuk menggapai tujuannya itu. Hura-hura politik ini tampaknya sudah kebablasan sehingga perlu gerakan moral yang lebih mengerucut untuk membatasi fenomena menyebalkan para elite politik kita. Buntut-buntutnya adalah masyarakat dibuat sangat bingung dan tidak mengerti, mana sebenarnya yang benar dan mana sebenarnya yang salah. Memang, keberadaan media massa yang sangat beragam, sangat membantu proses pencerdasan serta pendidikan politik masyarakat. Ketersebaran informasi pun sangat beragam serta cepat. Namun jangan lupa, tingkat pendidikan serta status ekonomi serta sosial juga sangat berpengaruh bagaimana masyarakat memandang, mencerna serta kemungkinan mengevaluasi hura-hura politik yang terjadi saat ini. Dengan sebaran kondisi yang tidak merata, di mana tingkat intelektualitas yang sangat beragam dan sangat cenderung harus kita akui masih banyak yang berada di bawah garis pendidikan yang sangat beralasan bahwa ‘’kegilaan’’ ini akan sangat rentan menimbulkan konflik horizontal. Jangankan mereka yang punya pendidikan pas-pasan, yang berpendidikan tinggi dan sangat intelektual pun bisa terjebak dalam tindakan bodoh dan bersikap anarkis. Mereka bisa saja tidak turun langsung, tetapi menjadi aktor intelektual dengan menggerakkan massa untuk mencapai segala tujuannya. Dengan segala cara walaupun mengorbankan kepentingan publik. Fenomena ini sangat jamak dan sangat kasat mata kita lihat. Walaupun dibungkus dengan alasan kepentingan rakyat banyak serta kepentingan populis lainnya. Ini sangat berbahaya. Para elite politik harus segera disadarkan bahwa mereka memainkan peran penting untuk kepentingan bangsa, negara serta rakyat untuk menggapai kesejahteraan serta kondisi yang jauh lebih baik. Bukan sebagai selebritas politik yang kerjanya hanya hura-hura, tebar gosip sana-sini serta cari sensasi. ***

B

Bang D

el

SBY klaim berhasil selesaikan program 100 hari

Kecap selalu nomor satu ...

5

Menyimak Makna Pahlawan ADA sosok yang sering kita abaikan saat hadir secara fisik, tapi sangat kita dambakan tatkala ghaib. Dialah pahlawan. Pribadi menyejarah yang kita baca berulang-kali biografinya tanpa kenal bosan. Kita menelusuri dan melakukan napak-tilasi atas jejak pengabdiannya. Ia tak lagi bisa diajak bicara dan disentuh, namun selalu membuat kita meneteskan air mata ketika mengenangnya dalam hening di malam sepi. Sosok itu tak pernah sedikitpun mengharapkan pujian, apalagi sekadar ucapan terima kasih atas segala pengorbanan dan perjuangan yang telah dirintisnya. Kepentingan pribadi, keluarga dan kelompoknya lebur bersama kepentingan umat, bangsa dan kemanusiaan. Darah, keringat dan air matanya habis untuk membuat orang lain tersenyum dan tertawa dalam suasana kemerdekaan, kebebasan dan ketenteraman. Dia juga manusia biasa yang sesekali berbuat khilaf dan dosa, namun komitmen dan kontribusinya yang nyata menutupi segala catatan kesalahan dan kelemahannya. Ia menjadi inspirasi bagi banyak orang, terlepas dari latar belakang suku, agama, ras dan golongan sosial-ekonomi. Setiap orang, terutama kanakkanak dan remaja yang sedang mencari jati diri berupaya mempelajari, mengagumi dan akhirnya mengindentifikasi kecocokan moral-spiritual-intelektual dengan figur yang tak pernah dijumpai seumur hidup mereka. Sosok itu abadi, dalam arti spiritual. Maka, banyak orang yang kemudian menyematkan namanya pada jalan raya dan gang yang disusuri saban pagi dan petang, pada tugu atau monumen peringatan. Bahkan, tak sedikit yang dibuatkan museum untuk menyimpan rekaman pemikiran dan catatan perjalanan, serta benda-benda bernilai sejarah yang pernah dipakai dan dikenakannya. Semua orang membutuhkan kehadirannya di tengah pergolakan hidup yang tak menentu. Tampaknya, suasana kebatinan seperti itu yang mengemuka, ketika kita menyaksikan kepergian K.H. Abdurrahman Wahid akhir tahun lalu. Meskipun telah wafat sebulan silam, masih banyak orang merasa kehilangan, lalu mengekspresikan kecintaan dan penghormatannya dengan mengusulkan gelar pahlawan nasional. Kita mengenal Gus Dur sebagai Presiden RI ke-4, tapi seorang sejarawan mengingatkan ada dua Presiden lagi sebelum Gus Dur, yaitu Syafruddin Prawiranegara dan Mr. Assaat. Jadi, Gus Dur adalah Presiden ke-6 dalam catatan sejarah RI. Syafruddin dan Assaat sampai detik ini pun belum ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Padahal, tak seorang pun yang meragukan jasa keduanya sebagai Ketua Pemerintah Darurat RI (19 Desember 1948 ? 13 Juli 1949) dan Penjabat Presiden

Oleh : Dr. Salim Segaf Al-Jufri RI di Yogyakarta (27 Desember 1949 ? 15 Agustus 1950). Kenangan kita kepada Gus Dur membuka lembar sejarah yang nyaris terlupakan, termasuk sejarah K.H. Hasjim Asjarie dan K.H. Abdul Wahid Hasyim, kakek dan ayah Gus Dur yang telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional tahun 1964. Tuntutan gelar pahlawan untuk Gus Dur membangkitkan semangat yang sama, antara lain, dari pendukung Presiden RI ke-4, Jenderal Besar Soeharto. Keduanya sama-sama pernah memimpin negeri ini, walaupun dengan rentang waktu dan gaya kepemimpinan yang berbeda. Terjadi pro-kontra, itu lumrah, karena tindakan orang besar mengandung dan mengundang banyak tafsir bagi kelompok beragam kepentingan. Usulan pemberian gelar pahlawan juga ditujukan kepada Letnan Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, Komandan RPKAD (Resimen Para Komando Angkatan Darat) yang memimpin penindakan terhadap Partai Komunis Indonesia (PKI) pada tahun 1966. Usulan itu disampaikan secara terbuka dalam sebuah seminar yang diselenggarakan eksponen Angkatan 1966. Definisi Pahlawan Undang-undang nomor 20 tahun 2009 mendefinisikan pahlawan sebagai “Warga Negara Indonesia yang berjuang melawan penjajahan di wilayah yang sekarang menjadi wilayah NKRI yang gugur atau meninggal dunia demi membela bangsa dan negara, atau yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau menghasilkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara Republik Indonesia”. Definisi itu dirinci lagi menjadi beberapa kriteria terukur dilengkapi persyaratan administrasi untuk mengeceknya. Tapi, kontraversi tentang “kadar kepahlawanan” seorang tokoh tetap tak bisa dihilangkan. Tokoh sebesar Soekarno saja, proklamator kemerdekaan dan Presiden pertama RI, sempat menyulut perdebatan hangat sebelum ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada tahun 1986 bersama Mohammad Hatta, R.P.Soeroso dan Radin Inten II. Karena itulah prosedur pengajuan dan pemeriksaan gelar

pahlawan perlu terus ditaati dan dikawal agar memperkecil efek perbenturan pendapat. Mari kita serahkan kepada para sejarawan, akademisi, tokoh masyarakat, dan instansi terkait yang tergabung dalam Badan Pembina Pahlawan tingkat daerah dan pusat untuk menjalankan tugasnya. Berdasarkan UU No.20/2009, otoritas itu selanjutnya dipegang Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan yang telah digodok pemerintah. Jangan sampai kita sebagai bangsa justru terpecah-belah mempertikaikan jejak sejarah pahlawan. Sudah tentu kita juga tidak boleh terlalu mudah menyematkan gelar pahlawan nasional kepada setiap orang, karena hal itu menyangkut nilai luhur yang ingin kita wariskan kepada generasi masa datang sepanjang Republik Indonesia masih berdiri. Penetapan gelar pahlawan adalah titik awal, bukan terminal akhir, dari proses pembinaan kebangsaan. Sampai saat ini kita membukukan 147 tokoh sebagai pahlawan nasional. Tiga orang tokoh, yaitu Laksamana Muda TNI Jahja Daniel Dharma (John Lie), Prof. Dr. Ir. Herman Johannes, dan Prof. Mr. Achmad Soebardjo baru saja ditetapkan sebagai pahlawan pada 6 November 2009. Adakah di antara kita yang belum mengenal sosok mereka? Jika ada, itu pertanda betapa banyak pahlawan yang tidak kita kenal. Dari perspektif gender, pemberian gelar pahlawan menyimpan ironi tersendiri. Pahlawan berjenis kelamin laki-laki ternyata sangat dominan: 135 orang. Sementara pahlawan perempuan tercatat hanya: 12 orang. Pahlawan Perempuan Mengapa pahlawan perempuan begitu minim? Apakah ada bias gender dalam alam bawah sadar kolektif kita? Tak ada yang meragukan perjuangan Tjut Nyak Dien, R.A. Kartini, Rasuna Said, Nani Wartabone atau Fatmawati Soekarno. Bagaimana dengan Roehana Koeddoes (wartawati pertama dalam sejarah pers nasional), Rahmah el-Yunusiyah (tokoh pendidik dari Minangkabau), Inggit Garnasih (pendamping setia Soekarno saat dipenjara Belanda), dan tokoh perempuan lainnya? Para sejarawan harus menjawabnya.

Fakta lain, pahlawan dari kalangan TNI/Polri sebanyak 34 orang, sedangkan lainnya (113 orang) berlatar belakang sipil. Hal ini membuktikan kepahlawanan bukan hanya mencakup perjuangan fisik dan perlawanan senjata seperti kesan yang ditampilkan dalam sinema perang. Pahlawan bisa tampil dalam bidang pemikiran (Tan Malaka/Tirto Adhi Soeryo), pendidikan (Prof. Hazairin), dakwah (KH Achmad Dahlan/KH Hasjim Asjarie/KH Noer Ali), kebudayaan (Raja Ali Haji/Ismail Marzuki). Simak saja pahlawan di bidang keilmuan (Dr. Koesoemah Atmadja/Prof. Herman Johannes), diplomasi (Achmad Subardjo), kepemerintahan (Adam Malik/Sri Sultan Hamengkubuwono IX) dan sektor kehidupan lain yang amat luas. Calon-calon pahlawan masih hidup di tengah-tengah kita saat ini, atau akan lahir di masa depan. Distribusi daerah pengusul gelar pahlawan yang dikabulkan juga hampir merata di seluruh Indonesia: Jawa Tengah (26 orang), Jawa Timur (20), Yogyakarta (15), Jawa Barat (12), Sulawesi Selatan (11), Sumatera Barat (10), dan DKI Jakarta (7). Selaian itu, Aceh (7), Sumatera Utara (7), Sulawesi Utara (5), Maluku (4), Riau (4), Nusa Tenggara Timur (3), Irian Jaya/Papua (3), Kalimantan Selatan (2), Bali (2), Sumatera Selatan (2), Bengkulu (2), Lampung (1), Jambi (1), Kalimantan Tengah (1), Kalimantan Barat (1), dan Gorontalo (1). Daerah yang belum terwakili: Banten, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Hal itu bukan bermakna daerah pengusul mayoritas memiliki karakter sangat heroik dan berjasa besar dalam membentuk keindonesiaan kita, sedangkan daerah yang belum dikabulkan permohonannya berarti mengalami paceklik atau kevakuman nilai kepahlawanan. Mungkin karena figur kepahlawanan daerah setempat belum digali dan diajukan secara meyakinkan. Apalagi, harus disadari bahwa para pahlawan berjuang untuk kepentingan seluruh bangsa, bukan demi daerah kelahiran atau domisili akhir hidupnya. Eksistensi pahlawan mencerminkan masa lalu kita sebagai bangsa, sekaligus mengilhami kita untuk menapaki masa kini dan masa depan yang lebih baik. Karena itu, jangan sampai kita tenggelam pada emosi kekaguman atau kebencian berlebihan, sehingga kehilangan pandangan jernih tentang sejarah yang telah kita lalui dan kehidupan baru yang akan kita bentuk. Mari kita buat para pahlawan itu tersenyum di alam baka karena kita mampu menghayati dan melanjutkan perjuangan yang sudah mereka tunaikan. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Pasar Kaget Juanda SETIAP akhir pekan, tepat di hari Minggu pagi, kawasan sekitar Jalan Ir. H. Juanda, Depok, diramaikan dengan kehadiran pasar kaget. Han mah tangga. Beragam mata dagangan dapat ditemukan di sana, mulai sayuran hingga kebutuhan rumah tangga. Namun sayangnya, kehadiran pasar membentang dari utara (di dekat pertigaan Margonda-Juanda) hingga sepanjang kira-kira 1,5 kilometer ke arah selatan (arah Jalan Raya Bogor) itu justru membuat para pengguna jalan (dan mungkin warga yang tinggal di perumahan yang terdapat di kawasan itu) kerap merasa tak nyaman. Selain kehadiran sampah yang menggunung setiap kali sampah usai digelar, pasar itu ternyata juga membuat arus lalu lintas yang melintasi jalan itu menjadi tersendat, bahkan kerap macet. Betapa tidak, seringkali pada pedagang menggelar barang dagangannya hingga memakan

badan jalan. Kemacetan kian bertambah dengan sikap para pengguna jalan yang memperlambat kendaraannya saat melintasi jalan itu (dengan maksud melihat barang dagangan yang digelar para pedagang). Saking macetnya, pernah saat kami melintasi jalan itu, memerlukan waktu 1,5 jam untuk melintasi jalan yang panjangnya mungkin tak lebih dari empat kilometer itu. Mohon kepada pihak berwenang untuk menertibkan keberadaan pasar itu. Kalau memang tak mungkin dihapus (karena menjadi mata pencaharian banyak orang), sebaiknya Pemerintah Kota Depok menyediakan lahan bagi mereka. Mungkin lahan kosong di sekitar wilayah Kota Kembang (yang belum dimanfaatkan oleh para developer), dapat dijadikan alternatif bagi mereka.Terima kasih. Luthfi Cilangkap-Depok

Repotnya Menerjemahkan Keluh Kesah Presiden DALAM sidang cabinet beberapa hari lalu, Presiden SBY berkeluh kesah. Ia menyoroti aksi demo 28 Januari silam. Demo ribuan aktivis prodemokrasi itu membawa beragam atribut. Salah satu yang dibawa adalah kerbau. Ada foto SBY di kepala kerbau itu. Mungkin aksi itu yang membuat Presiden SBY marah hingga membicarakannya secara khusus di sidang kabinet. Apa yang salah dari aksi bawa kerbau itu? Secara hukum tidak ada yang dilanggar. Bukan sekali ini saja demonstran membawa binatang untuk dijadikan sebagai simbol-simbol yang sinergi dengan pesan yang ingin disampaikannya. Demonstran sering membawa ayam sayur, bawa kambing, bawa monyet dan seterusnya. Sejak saat itu tidak ada yang mempersoalkan. Tak terkecuali Presiden. Kini, mengapa Presiden emosional dengan aksi demonstran membawa kerbau. Entahlah. Yang pasti, jika kita tidak seperti yang dituduhkan atau disimbolkan

oleh demonstran, mengapa kita gerah dikritik. Jika kita tidak (maaf) sedungu kerbau, mengapa kita harus marah jika ada demonstran membawa kerbau. Kecuali jika kita memang memiliki sifat seperti kerbau, mungkin kita akan gerah jika disamakan dengan binatang itu. Tetapi, sejatinya, demonstran tidak ingin menyamakan kerbau dengan siapapu. Demonstran hanya ingin memberikan pesan bahwa janganlah mengikuti sifat-sifat kerbau dalam mengeola pemerintahan dan melayani rakyat. Pesan ini bisa ditujukan kepada siapa saja, terutama para pejabat pemerintahan. Yang tak bisa dimengerti adalah pernyataan Polri. Entah mengapa, tiba-tiba Polri mengeluarkan statemen demo membawa kerbau dilarang. Tidak jelas dasar hukum pelarangannya. Yang dikemukakan, kerbau bisa stress dan mengganggu ketertiban masyarakat. Meski ada pawang/orang yang bisa menaklukkan ulah kerbau, tetap saja Polri melarang aksi ini. Seperti yang dilakukannya kemarin. Kerbau

yang kini populis itu dilarang masuk Jakarta untuk ikut berdemo bersama ratusan aktivis. Bagi polisi, yang terpenting adalah larang dulu baru cari dasar hukumnya kemudian. Dasar hukum pelarangan bisa dicari-cari dan disesuaikan. Jika ini yang dilakukan, maka sejatinya paradigma kepolisian belum berubah. Polisi tetap menjadi alat kekuasaan yang melayani apa saja kemauan penguasa, termasuk keinginan melarag demonstran membawa kerbau. Pasa apa saja dipakai yang penting sudah bisa menjalankan imbauan atau mungkin perintah penguasa. Ini menjadi contoh paradoks bagaimana kepolisian masih disetir untuk kepentingan politik kekuasaan. Seharusnya kepolisian tidak seperti itu. Buknakah sebelumnya aksi demonstrasi membawa binatang, kerbau, sapi, monyet, kambing, ayam, juga tidak diarang. Mengapa sekarang dilarang? Dan mengapa pelarangan itu dilakukan justru setelah

Presiden mengeluh di sidang kabinet. Ini artinya hukum bisa dibelok-belokkan oleh aparat hukum itu sendiri, yakni kepolisian. Jika dalam soal ini, hukum bisa ditekuk-tekuk, bagaimana dengan kasus-kasus lain. Kasus korupsi misalnya. Para koruptor yang memiliki kekuasaan dana bisa menekuk hukum dengan sangat mudah. Bagaimana jika pelaku korupsi adalah pejabat? Apakah hukum juga bisa berbicara dan menentukan keadilan bagi masyarakat? Jika soal kerbau saja tidak bisa, apalagi kepada pejabat dan penyandang dana yang nyata-nyata memiliki kekuasaan dan bisa melaukan apa saja. Hari ini kita mengambil pelajaran kepada kerbau. Kerbau yang dipersepsikan dungu ternyata menimbulkan efek beruntun, tidak hanya kegelisahan para pejabat tetapi juga ketidakkonsistenan aparat penegak hukum. arifin kebun jeruk

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 4 Februari 2010

6

Tim Thomas Belum Latihan Bersama JAKARTA - Kurang dari tiga minggu menjelang digelarnya kualifikasi Piala Thomas dan Uber di Thailand (21-28 Februari), tim Thomas Indonesia masih belum berlatih bersama di Pelatnas Cipayung. Pada sesi latihan pagi, kemarin, pemain yang tergabung dalam tim Thomas yang tampak berlatih antara lain Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro, Tommy Sugiarto, Rian Sukmawan, Yonathan Suryatama dan Mohammad Ahsan. Sedangkan Simon Santoso, Markis Kido/Hendra Setiawan dan Alvent Yulianto belum tampak . Menurut pelatih tunggal putra, Agus Dwi Santoso, Simon sedang sakit, sedangkan Alvent masih berada di Jepang dan mengatakan akan bergabung pekan depan. Adapun Kido mengaku masih menanti keluarnya surat persetujuan pengunduran dirinya bersama pasangannya Hendra Setiawan terlebih dahulu. “Saya ingin status kami jelas dulu supaya tidak terkatung-katung. Surat pengunduran diri sudah kami ajukan dua bulan lalu dan PBSI sudah sepakat kami diijinkan keluar (dari Pelatnas),” kata Kido yang dihubungi secara terpisah, Rabu. Taufik yang mundur dari Pelatnas awal tahun lalu, mengaku kecewa dengan program latihan tim yang masih belum jelas. “Saya diminta latihan bersama setiap Rabu dan Jumat, tetapi setelah datang ke sini ternyata belum jelas programnya. Saya harus ngapain? Beberapa pemain lain juga masih belum kelihatan,” keluh Taufik yang akhirnya lebih banyak berlatih bersama pemain ganda. Taufik yang pernah memperkuat tim Thomas pada 2000 hingga 2008 itu mengaku khawatir kondisi tersebut akan menyebabkan kekompakan tim tidak terbentuk. Tugas berat Sementara itu, para pelatih tim putri mengakui bahwa lolos kualifikasi Piala Uber adalah tugas berat. “Kalau dinilai berat ya... memang begitu. Karena keadaannya terbatas, tinggal bagaimana usaha kita,” kata pelatih ganda putri Aryono Miranat. Ia mengatakan, kondisi pemain saat ini semuanya merata sehingga tidak ada pemain yang benar-benar menjadi andalan penyumbang angka. “Setiap pertandingan yang

memberi peluang angka tidak boleh lepas,” katanya seraya menambahkan bahwa lawan-lawan yang akan dihadapi semuanya berat. Untuk ganda putri yang diperkuat enam pemain, Aryono mengatakan akan mengutamakan pemain berdasarkan peringkat. Dua ganda putri Indonesia dengan peringkat tertinggi adalah Greysia Polii/ Nitya Krishinda (saat ini peringkat 9) dan Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari (10). Untuk Liliyana Natsir yang lebih banyak bermain ganda campuran, Aryono mengatakan, masih dicarikan pasangan yang paling cocok. Sedangkan Anneke Feinya Agustine kemungkinan lebih banyak berperan sebagai pemain pengganti kalau-kalau terjadi sesuatu pada salah satu dari lima pemain yang lebih berpengalaman. Masuknya pemain dari luar Pelatnas, Maria Febe Kusumastuti ke dalam tim diakui pelatih tunggal putri Marleve Mainaky, sebagai menguntungkan tim karena dengan dengan demikian peraih medali perunggu Olimpiade Beijing, Maria Kristin bisa menjadi tunggal ketiga. “Dengan demikian peluangnya untuk meraih kemenangan menjadi lebih besar,” katanya. Selain Maria Kristin dan Maria Febe, tunggal putri akan diperkuat Adrianti Firdasari dan Aprilia Yuswandari. Kedua pelatih sepakat menjadikan lolos kualifikasi sebagai target di Thailand agar kegagalan pada 2006 saat tim putri untuk pertamakalinya tidak lolos kualifikasi tidak terulang kembali. Kualifikasi Asia akan meloloskan tiga tim ke putaran final yang akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia pada 9-16 Mei, dengan tim keempat akan diadu peringkatnya dengan satu tim dari Eropa untuk menentukan satu tim lainnya yang maju ke putaran final. “Mudah-mudahan kita bisa lolos kualifikasi, minimal kalau pun harus mengadu ranking dengan satu tim dari Eropa kemungkinan kita unggul,” kata Marleve. Indonesia terakhir kali memenangi Piala Thomas pada 2002 sekaligus mencetak rekor lima kali juara berturut-turut yang hingga kini belum terpecahkan, sedang Piala Uber terakhir kali dimenangkan tim Indonesia pada 1996, setelah itu, China menguasainya sejak 1998 hingga 2008 lalu. (ant)

Suluh Indonesia/ant

DUEL DI UDARA - Pesepakbola Persela Lamongan Kurniawan Dwi Yulianto (kiri) berebut bola di udara dengan pesepakbola Persija Jakarta Abanda Herman saat pertandingan lanjutan Liga Super di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, kemarin. Persija unggul 1-0.

Kalahkan Persela

Persija Naik ke Urutan Empat JAKARTA - Persija Jakarta unggul tipis 1-0 atas Persela Lamongan dalam lanjutan Liga Super Leaguedi Gelora Bung Karno Jakarta, kemarin. Dengan hasil ini, Persija mengoleksi 27 poin dan naik ke posisi keempat klasemen menggeser Persipura. Sementara Arema kokoh di puncak klasemen dengan 36 poin, disusul Persiba (30) dan Persib (27) Gol Persija Jakarta tercipta lewat kaki strikernya Aliyudin pada menit ke 30. Sejak peluit panjang tanda pertandingan dimulai ditiup oleh wasit Jerry Elly, tim tuan rumah langsung menekan per-

tahanan Persela yang dikawal oleh Fabiaono Beltrame. Lewat Aliyudin dan Bambang Pamungkas, tim asal ibukota itu beberapa mengancam gawang Fauzal Mubarok namun demikian belum menghasilkan gol. Persela tidak tinggal diam. Lewat serangan balik yang cepat Samsul Arif nyaris menjebol gawang Persija, namun berkat kesigapan M. Yasir gawang tuan rumah tetap aman. Tuan rumah giliran mengancam. Lewat serangan yang terkoordinasi dengan baik antara TA Musafry dengan Aliyudin akhirnya mampu membuah-

kan gol. Gol pada menit 30 itu tercipta lewat kaki Aliyudin setelah menerima bola muntah dari penjaga gawang Persela Fauzal Mubarok. Dengan demikian merubah kedudukan 1-0 untuk Persija. Tertinggal 0-1 membuat Persela meningkatkan tempo pertandingan. Serangan yang dikoordinasi dengan baik oleh Matin Zada beberapa kali mampu menerobos pertahanan Persija. Namun demikian hingga peluit panjang tanda babak pertama usai kedudukan tetap 1-0 untuk kemenangan tim” Macan Kemayoran” Persija

Menurut dia, selain gagal memanfaatkan peluang, timnya juga kekurangan striker yang mampu menjadi ujung tombak dalam setiap pertandingan baik di kandang maupun tandang. Untuk itu, kata dia, pada putaran kedua dibutuhkan lagi striker yang mampu menjadi seorang goal getter.

“Mudah-mudahan lubang di lini depan bisa segera teratasi menjelang putaran kedua berlangsung,” katanya menambahkan. Sementara itu, pelatih Persija Benny Dolo mengaku saat bertanding Persela pihaknya telah memaksakan pemainpemain inti yang kondisinya masih cedera.

Porwanas

Persita Rombak Lini Tengah TANGERANG - Pelatih Persita Tangerang, Banten, merombak lini tengah untuk menghadapi PSAP Sigli, Aceh dalam kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia yang digelar di Stadion Benteng, Tangerang, Sabtu mendatang. “Pemain di lini tengah harus dirombak karena selama ini dianggap belum solid, terutama dalam mengirim bola ke arah depan,” kata pelatih Persita Elly Idris di Tangerang, Rabu. Menurut dia, dalam dua kali pertandingan terakhir pemain di lini tengah kurang berfungsi maksimal, sehingga alur bola selalu macet dan gampang direbut lawan. Pernyataan mantan asisten pelatih Benny Dollo tersebut terkait pemain asing Antonio Teles yang posisinya di lini tengah mengalami cedera pada bagian paha dan saat ini sudah pulih serta dapat diturunkan menghadapi PSAP Sigli. Selama Antonio Teles cedera, lini tengah selalu mandul karena tidak ada yang berfungsi untuk mengatur serangan dan hanya mengandalkan Ma-

man sebagai kapten tim. Dia menambahkan bahwa seharusnya kapten tim mampu mengatur serangan dan membantu lini pertahanan bila memang dalam kondisi digempur lawan dengan cara serangan balik. Demikian pula pemain Yulian Hontong akan difungsikan pada bagian sayap bersama Adi Setiawan agar pengiriman bola berjalan lancar tanpa kendala. Pada pertandingan putaran pertama terlihat bahwa kekuatan PSAP Sigli berada di posisi tengah dan beberapa pemain lawan mengatur serangan dengan baik. Bila pemain Persita mampu mematahkan kekuatan lawan sehingga mereka tidak dapat bergerak, maka optimistis dapat menuai angka penuh di kandang sendiri, katanya. Saat ini Persita telah mengantongi 22 poin, 11 kali bertanding, tujuh kali menang, sekali imbang dan tiga kali tumbang. Tim berjuluk Pendekar Cisadane itu meraih kemenangan terakhir ketika bertemu PSSB Bireun, Aceh, Minggu (31/1) dengan skor 5-1 di Stadion Krakatau Steel, Cilegon. (ant)

nyaris menyamakan kedudukan namun tendangan masih membentur tiang gawang. Begitu juga sebaliknya. Tim Macan Kemayoran terus berusaha menambah jumlah gol. Berkat kesigapan kiper Fauzal Mubarok gawang Persela tetap aman. Persija diakhir pertandingan sebetulnya bisa menambah gol, namun gol itu dianulir oleh wasit akibat Musafry terlebih dahulu terperangkap offside. Hingga peluit panjang ditiup oleh wasit Jerry Elly kedudukan tidak berubah yaitu 1-0 untuk kemenangan Persija Jakarta. (ant/oli)

Persela Tidak Bisa Memanfaatkan Kesempatan JAKARTA - Pelatih Persela Lamongan Widodo Cahyono Putro mengaku timnya tidak bisa memanfaatkan kesempatan sehingga mengalami kekalahan 0-1 dari tuan rumah Persija. “Sebetulnya peluang banyak sekali, namun penyelesaianya kurang maksimal,” katanya usai pertandingan.

Taufik Hidayat

Jakarta. Memasuki babak kedua Persela mencoba menyerang lewat tengah. Akibat kesalahan pemain belakang pemain Persija Baihaki Khaizan pemain Persela Samsul Arif mampu mengancam gawang M. Yasir, namun bola masih melambung diatas gawang. Tuan rumah nyaris menambah jumlah gol pada menit ke 62, namun tendangan bebas Bambang Pamungkas dari luar kota pinalti masih membentur tiang gawang Persela. Persela pada 10 menit terakhir terus menekan pertahanan Persija. Beberapa peluang

Sulsel Yakin Kalahkan DKI Jaya PALEMBANG - Tim sepak bola Sulawesi Selatan (Sulsel) yakin mampu mengalahkan DKI Jaya pada pertandingan sepak bola Porwanas X 2010 hari pertama yang akan dimainkan di stadion Bumi Sriwijaya Pelembang pagi ini. “Kami telah mempersiapkan diri hampir satu tahun, karena itu tidak pernah pilih-pilih lawan pada setiap pertandingan untuk meraih gelar juara umum pada Porwanas X tahun ini,” kata Ketua SIWO/PWI Sulsel Piet HS, kemarin. Memang untuk menang atas kesebelasan DKI Jaya, finalis Porwanas IX di Samarnida bu-

kan hal mudah karena tim asal ibukota ini memiliki materi pemain yang hampir merata, sehingga pada Porwanas lalu mereka hanya kalah adufinalti di final melawan Jawa Timur. Meski pada Porwanas 2007 di Samarinda, tim Sulsel kalah 1-2 atas DKI Jaya, namun tahun ini Sulsel optimistis mampu membalas kekalahan itu. “Saya yakin Sulsel bisa menundukkan DKI Jaya karena materi pemain kami jauh lebih baik dari Porwanas sebelumnya, “ujar Piet. Hanya saja, panitia yang memberlakukan sistem gugus dalam pertandingan sepak bola Porwanas memberi beban be-

rat kepada 16 tim peserta, sehingga semua tim harus berjuang habis-habisan dalam setiap pertandingan untuk meraih kemenangan, tambahnya. Dalam undian pada acara pertemuan manajer di Asrama Haji Palebang, Rabu, juara bertahan Jatim pada hari nyang sama ditantang Kaltreng. Sementara pemenang dari DKI melawan Sulsel akan bertemu Jawa Barat. Ofisial Sulsel akan mengerahkan seluruh anggota kontingennya bersama KKSS di Palembang untuk memberi dukungan kepada tim Sulsel, ujar Ketua PWI Sulsel H Zulkifli Gani Ottoh. (ant)

Meriah Pembukaan LPI di Sukabumi JAKARTA - Ribuan Siswa hadiri pembukaan Liga Pendidikan Indonesia (LPI) wilayah Kota Sukabumi, Jabar yang berlangsung kemarin di Stadion Surya Kencana Sukabumi. Menurut siaran pers yang dirilis PSSI Pers, sekitar 4000-an siswa SD, SMP dan SMU dikerahkan menyaksikan pesta sepakbola tingkat pelajar itu. Walikota Sukabumi HM Muslikh Abdul Syukur, yang membuka secara resmi LPI itu mengakui tingginya animo ma-

syarakat terhadap LPI ini tidak lepas dengan masih jarangnya kompetisi sepakbola antar sekolah tingkat nasional yang dihelat di kawasan ini. “Kami berharap keberadaan LPI di kota Sukabumi ini akan menjadi momentum peningkatan prestasi sepakbola disini. Apalagi selama ini sangat jarang kompetisi sepakbola junior digelar di sini,” ujar Walikota HM Muslikh Abdul Syukur SH Msi. Walikota pun berharap agar

tim dari Sukabumi bisa menjadi juara di tingkat Provinsi Jawa Barat. “Kalau bisa wakil dari Kota Sukabumi bisa berlaga di tingkat nasional dan mampu menjadi juara,” harap Walikota. Pada laga pembuka ini, tim LPI SMA Negeri 1 (Smansa) Sukabumi tampil digdaya dengan membantai SMKN 4, 6-0. LPI Tingkat Kota Sukabumi ini digelar sampai 13 Februari mendatang dan diikuti 27 peserta yaitu 17 SMP dan 10 SMA. (oli)

“Di Persija ada ketimpangan, sehingga kami memaksakan pemain yang kondisinya kurang maksimal,” katanya. Pemain Persija yang dipaksakan untuk turun melawan Persela di antaranya adalah Bambang Pamungkas, Leo Tupamahu, dan Mustafic Fahrudin. Menurut dia, dengan kondisi ini pihaknya akan secepat-

nya menyiapkan pemain pelapis sehingga tidak ada lagi ketimpangan terutama pada ISL putaran kedua. Selain itu pihaknya juga menambah jumlah pemain dan satu diantaranya Firman Utina yang ditransfer dari Pelita Jaya menjelang putaran kedua yang akan dimulai 9 Februari nanti. (ant)

Jeong Berpeluang Bergabung ke SFC PALEMBANG - Manajer SFC Hendri Zainuddin menyatakan peluang striker asal Korea Jeong-Jin Jeon untuk bergabung dengan Sriwijaya FC di putaran kedua Liga Super Indonesia 2009-2010 lebih terbuka dibandingkan striker Uzbekistan Pavel Solomin. “Kita membutuhkan pemain yang dapat cepat bergabung dengan tim. Jika dilihat dari segi pengurusan KITAS (izin tinggal di Indonesia, red), rasanya Jeong yang lebih berpeluang cepat bergabung dibandingkan Solomin,” kata Hendri di Sekretariat SFC, kemarin. Hal ini dikatakan karena SFC lebih menaruh percaya kepada agen Jeong yakni Onana Jules, dibandingkan Abdul Salam yang menjadi Agen Solomin. “Onana telah terbukti berhasil mendatangkan Precious Emuerejaye (pemain belakang SFC, red) dan Anoure Obiora Richard (pemain depan SFC, red) pada putaran pertama musim ini. Sementara, dengan Abdul Salam, kami sempat meminta mendatangkan Bakaev, tapi tidak berhasil,” kata dia. Meskipun demikian, dia melanjutkan, manajemen SFC membuka peluang yang sama besar kepada kedua pemain itu untuk bergabung menjadi sku-

ad “Laskar Wong Kito”. “Intinya kami tidak meragukan kwalitas kedua pemain itu. Mau Solomin atau Jeong, sama saja, tetap akan diambil. Tinggal saja, melihat siapa yang paling cepat bergabung bersama tim,” ujar anggota DPRD Kabupaten Banyuasin ini. Persyaratan ini disampaikan mengingat, SFC akan memulai laga perdana di putaran kedua Liga Super Indonesia pada tanggal 10 Februari 2010 dengan menghadapi Persebaya. Sementara di kancah AFC Cup, laga perdana SFC akan berlangsung pada tanggal 23 Februari 2010. “Jeong berjanji akan ke Palembang pada hari Jumat ini, dan akan melakukan serangkaian tes selama tiga hari oleh pelatih Rahmad Darmawan. Jika, dia cocok, dan manajemen bersedia, maka dia akan diambil. Sedangkan, menyangkut Solomin, hingga saat ini belum ada kabar, mengenai kapan dia akan datang ke Palembang,” ujar dia. Hingga saat ini SFC masih menyisakan satu kuota untuk pemain asing Asia, mengingat PT Liga Indonesia mengizinkan setiap tim diperkuat oleh lima pemain asing, yang terdiri atas tiga pemain asing non Asia dan dua pemain asing Asia. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 4 Februari 2010

7

Atletico Dihantui Kelelahan MADRID - Grafik penampilan Atletico Madrid terus naik berubah-ubah musim ini. Bek Tomas Ujfalusi dan striker Diego Forlan meyakini kelelahan akibat jadwal pertandingan yang padat menjadi faktor utamanya. Laga pertama semifinal Piala Raja Spanyol kontra Racing Santander, dini hari nanti akan menjadi kesempatan bagi Atletico untuk mencoba mengatasi masalah tersebut. Penampilan buruk lainnya sewaktu dikalahkan 0-2 oleh Malaga Minggu lalu membuat Atletico terdampar di posisi ke13 klasemen La Liga. Piala Raja kini menjadi satu-satunya kesempatan realistis mereka untuk merebut gelar domestik. Laga semifinal nanti juga berguna untuk membebaskan pelatih Quique Sanchez Flores dari tekanan. “Sejumlah rekan setim memainkan sembilan laga Januari lalu dan mungkin mereka kelelahan. Kami sangat jelek ketika melawan Malaga dan itu terjadi beberapa kali pada kami musim ini. Saya tidak tahu alasan dibalik penurunan ini dan kami paham bila penggemar marah,” ujar Ujfalusi, kemarin. Hal itu dibenarkan oleh Forlan. Minimnya jumlah pemain yang dimiliki Atletico dinilai

menjadi salah satu kendala. “Kami memainkan banyak pertandingan beruntun dan skuad tidak terlalu besar. Kami merasa agak lelah,” jelasnya kepada stasiun radio Spanyol. Presiden Atletico, Enrique Cerezo memang masih memberikan dukungan kepada Sancez Flores yang menjabat sebagai pengganti Abel Resino akhir Oktober tahun lalu. Namun ia juga memperingatkan bila performa klub tak kunjung membaik, pihaknya akan mencari pelatih baru. “Saya yakin ia akan tetap menangani tim pada final Piala Raja Mei nanti bila kami lolos,” ungkap Cerezo dalam pernyataannya yang dikutip harian olahraga Marca edisi Selasa lalu. “Posisinya dipastikan. Baik pemain dan ofisial klub senang kepadanya. Namun satu hal yang jelas, sama seperti yang berlaku untuk semua pelatih, bila anda tidak memenangkan pertandingan, anda mendapatkan masalah. Mereka hidup berdasarkan hasil,” tegas Cerezo. Bila Los Rojiblancos lolos ke final, mereka akan menghadapi pemenang dari duel antara Sevilla dengan Getafe. Pasangan semifinal ini memainkan laga pertamanya dini hari tadi. (adn/rtr)

Ancelotti Izinkan Terry Libur HULL - Pelatih Chelsea, Carlo Ancelotti berencana memberikan liburan untuk bek sekaligus sang kapten, John Terry. Ia diberi kesempatan untuk menyelesaikan masalah pribadi yang membuatnya menjadi sorotan media dan penggemar dalam sepekan terakhir. Seperti diberitakan sebelumnya, Terry menjadi bulanbulanan media setelah kabar perselingkuhannya dengan mantan pacar Wayne Bridge merebak ke publik. Saat Chelsea menghadapi Burnley akhir pekan lalu, ia menerima ejekan keras dari penonton. Hal serupa terulang di Stadion KC ketika The Blues ditahan 1-1 oleh Hull City, kemarin. Masalah ini juga mengancam posisinya sebagai kapten timnas Inggris. Ia baru akan mengetahui kelanjutan masa depannya bersama The Three Lions dalam pertemuan dengan pelatih Fabio Capello Jumat besok. Walaupun dikritik banyak pihak, Terry tetap mendapat dukungan penuh dari Ancelot-

ti. Bahkan pelatih Italia itu ingin memberikan liburan pada bek tengah itu kala Chelsea bertemu dengan Cardiff City di putaran kelima Piala FA akhir bulan ini. “Tak boleh ada yang merusak konsentrasi kami di kompetisi ini. Chelsea memiliki fokus yang matang dalam setiap pertandingan dan kami bisa memainkan sepakbola yang baik. Konsentrasi selalu utama. Ini jadi topik antara saya dan John Terry. Saya kira tidak ada masalah,” ungkap Ancelotti. “Bila ia memerlukan liburan, ia akan mendapatkan satu pertandingan dan bila tidak, ia akan bermain melawan Cardiff. Saya sebetulnya tidak ingin membicarakan ini,” lanjut mantan arsitek AC Milan itu. Ancelotti menegaskan tidak ada yang berubah dalam penampilan Terry. Ia terus bermain seperti biasanya. “Ia melakukan yang terbaik. Atmosfer dalam tim masih sama. Tidak ada yang berubah,” tandas Ancelotti.(adn/afp)

Suluh Indonesia/ap

BEREBUT BOLA - Kapten Chelsea John Terry, (atas) berebut bola dengan pemain Hul City, Paul McShane, dalm pertandingan lanjutan Liga Inggris, di stadion KC, Hull, Inggris, kemarin. Chelsea ditahan imbang 1-1.

Hull Tahan Chelsea HULL - Upaya Chelsea untuk semakin memperlebar jarak di puncak klasemen Liga Utama Inggris digagalkan oleh Hull City. The Blues hanya pulang dengan satu poin dari Stadion KC setelah ditahan 1-1, kemarin. Hasil itu pun didapat setelah pasukan Carlo Ancelotti tertinggal lebih dulu. Partai ini merupakan jadwal tunda dari laga yang seharusnya digelar 9 Januari lalu akibat cuaca buruk. Chelsea untuk pertama kalinya menurunkan striker Didier Drogba yang telah kembali dari membela timnas Pantai Gading di ajang Piala Afrika 2010. Meski menurunkan skuad terbaiknya, Chelsea kebobolan lebih dulu pada menit ke30. John Terry yang kembali dicemooh habishabisan oleh penggemar setelah skandal perselingkuhannya merebak, tak waspada dalam mengantisipasi umpan Stephen Hunt. Stephen Mouyokolo menyambut bola dengan tandukan keras yang menjebol gawang Petr Cech. Chelsea membalas 13 menit berselang. Tendangan bebas Drogba tak sanggup diantisipasi oleh kiper Boaz Myhill. Ini merupakan gol ke20 Drogba musim ini. Ia memperlihatkan telah kembali berhasil memulihkan kebugarannya usai gagal membawa Pantai Gading melewati perempatfinal di Piala Afrika. Chelsea yang seharusnya dapat meningkatkan keunggulan menjadi empat poin atas per-

ingkat kedua Manchester United, kini hanya memimpin dua poin di puncak klasemen. Kondisi ini makin membuka perebutan gelar juara, apalagi Si Biru berpeluang kembali membuang poin saat melawan Arsenal Minggu nanti. Meski demikian, Ancelotti tetap puas dengan performa pemainnya. Baginya satu poin bukan hasil buruk. “Kami dalam posisi bagus sekarang. Kami berada di puncak. Kami tahu Manchester United sangat kuat dan ini akan menjadi persaingan panjang sampai akhir musim,” papar Ancelotti. Mantan arsitek AC Milan ini sadar tidak mudah untuk selalu meraih tiga poin. “Kami senang dengan keunggulan dua poin. Ini memang kesempatan yang baik, tetapi mustahil untuk memenangkan setiap pertandingan,” imbuhnya. Hull sendiri memang belum beranjak dari posisi ke-18, namun satu angka ini paling tidak meningkatkan keyakinan tim besutan pelatih Phil Brown itu bahwa mereka akan terhindar dari perangkap degradasi. Terlebih gol yang diciptakan Mouyokolo menandai keberhasilan pertama mereka membobol gawang tim besar. “Menghadapi tim berkualitas seperti ini, penampilan kami meningkat. Saya hanya kecewa karena kami tidak mampu tampil seperti ini dengan lebih teratur,” jelas Brown. (adn/afp)

Kedatangan Mancini Buat Berlusconi Geram JERUSALEM - Pemilik AC Milan, Silvio Berlusconi mengecam klubnya sendiri dan pimpinan eksekutif Adriano Galliani, kemarin. Ia berang karena Rossoneri meminjam sayap Amantino Mancini dari rival sekota Inter Milan. Mancini yang jarang bermain bersama Inter dalam dua musim terakhir karena penampilannya terus merosot, bergabung ke Milan pada hari terakhir bursa transfer Januari Selasa lalu. “Saya benar-benar tidak memahaminya,” ujar Perdana Menteri Italia itu di hadapan warga Italia di Jerusalem, sebagaimana diungkapkan oleh seorang sumber dalam pertemuan tersebut. “Ia bukan pemain kreatif ketika kami memerlukan seseorang yang bisa menyelesaikan pergerakan. Ia tidak bermain selama dua tahun. Saya tidak sepakat dengan perekrutannya dan saya telah memberitahu Galliani,” lanjut Berlusconi. Berlusconi jarang berselisih di hadapan publik dengan Galliani yang telah dipercayainya memimpin Milan selama setengah dari masa kepemilikannya sepanjang 20 tahun. Namun ia kerap mengomentari formasi dan nasib klub Seri A Liga Italia itu. Mancini

John Terry

Amantino Mancini

sendiri dalam pernyataannya tampak sangat antusias bisa bergabung ke Milan. Ia bahkan menyesal memilih bertahan di Inter dan menyalahkan pelatih Jose Mourinho atas penurunan penampilannya. “Saya membuang waktu enam bulan terakhir. Saya siap pergi pada musim panas, namun Mourinho memanggil saya dan mengatakan mempercayai saya,” Pemain 29 tahun ini bertekad untuk memulai lembar baru di Milan dan menebus penampilan buruknya sepanjang tahun lalu. Ia yakin gaya permainan Milan akan lebih cocok baginya daripada Inter. “Milan memainkan sepakbola yang lebih baik. Inter tim kuat, tetapi Milan ada pada level yang sama, hanya dengan karakteristik berbeda,” tambahnya. (adn/rtr/afp)

Notts County Kejutkan Wigan LONDON - Notts County menghadirkan kejutan pada laga ulang putaran keempat Piala FA, kemarin. Klub kasta ketiga di Inggris ini menyisihkan wakil Liga Utama, Wigan Athletic 2-0 untuk lolos ke putaran kelima. Notts County melampaui jarak 59 posisi yang memisahkan mereka dalam urutan klubklub Inggris (dari Liga 2 ke Liga Utama) untuk mengejutkan The Latics lewat sundulan kepala Stephen Hunt dan bunuh diri Gary Caldwel. Kedua gol tersebut lahir di tiga menit babak kedua. Partai ulang putaran keempat lainnya juga menghadirkan kejutan. Klub Liga Championship (Divisi II) Crystal Palace yang baru-baru ini terperosok ke zona degradasi akibat dijatuhi pengurangan 10 poin setelah bangkrut, menyingkirkan Wolverhampton Wanderes 31 di Selhurst Park. Danny Butterfield mencetak hat-trick gol di babak kedua untuk Palace yang akan menghadapi Aston Villa dalam perebutan tiket ke perempatfinal. “Kami bertarung bersama dan kami menunjukkan kepara seluruh orang-orang di negeri ini bahwa kami jauh dari musnah,” kata manajer Palace, Neil Warnock. Notts County, yang pekan lalu berhasil memperoleh inves-

tor sehingga diizinkan berkompetisi kembali, akan menghadapi lawan dari Liga Utama lainnya di putaran kelima. Mereka harus bentrok dengan Fulham. County memulai musim dengan ambisi tinggi setelah mantan pelatih timnas Inggris, Sven Goran Eriksson bergabung sebagai direktur sepakbola. Namun harapan untuk segera menanjak ke divisi yang lebih tinggi berantakan meskipun mereka juga telah diambilalih oleh konsorsium Timur Tengah. Masalah keuangan yang melanda klub ini setelah pemilik yang menunjuk Eriksson tersebut hengkang, mundurnya dua manajer, serta cacatnya transfer mantan bek Inggris, Sol Campbell yang langsung pergi setelah hanya bermain satu laga, makin memperburuk kondisi klub bermarkas di Meadow Lane itu. Namun kemenangan pertama atas lawan dari Divisi Utama yang diraih di Piala FA sejak 1991 kemarin cukup untuk mengangkat moral tim ini. Hunt membuat tim tamu memimpin di sisa 15 menit dengan menyundul umpan sepak pojok, sebelum Caldwell memastikan kiprah timnya di Piala FA berakhir dengan membobol gawangnya sendiri saat bermaksud menghalau bola. (adn/rtr)

Ribery Segera Tentukan Masa Depannya BERLIN - Bintang Bayern Munich Franck Ribery akan segera memutuskan masa depannya. Dalam rentang delapan pekan ke depan, gelandang Prancis itu akan memastikan apakah bertahan di klub raksasa Jerman tersebut atau akan hengkang. Ribery terikat kontrak sampai Juni 2011 dengan Munich. Namun karena serangkaian penampilan memikat yang ditunjukkannya, ia dihubungkan dengan beberapa klub papan atas Eropa, termasuk raksasa Spanyol, Real Madrid. Meskipun Ribery bermasalah dengan cedera lutut sejak Oktober tahun lalu, ia telah mampu memulihkan kebugarannya kembali. Bersama rekan setimnya di Munich, Arjen Robben, ia dinilai sebagai satu diantara pemain paling kreatif di Bundesliga. “Franck memiliki kontrak hingga 2011, jadi Bayern memegang seluruh kartunya,” jelas agen Ribery, Alain Migliaccio kepada harian Jerman,

Bild, kemarin merujuk hak Munich untuk mempertahankan pemain 26 tahun itu. “Sebelum kami bertemu dengan pimpinan eksekutif Munich, Karl-Heinz Rummenigge, presiden Uli Hoeness dan direktur olahraga Christian Nerlinger, tidak akan ada yang terjadi.” Migliaccio juga mengkonfirmasikan bantahan Nerlinger terhadap laporan bahwa Ribery telah diberikan ultimatum oleh Munich untuk memperpanjang kontraknya sebelum akhir Maret. “Cerita mengenai ultimatum sepenuhnya omong kosong, tak seorang pun yang memberikan Franck ultimatum. Kami sedang menunggu apa yang ingin dilakukan oleh klub,” jelas Migliaccio. Ribery telah memenangkan 41 penampilan internasional dan mencetak tujuh gol untuk timnas Prancis. Ia sepertinya akan menjadi bintang pada Piala Dunia 2010 yang bertempat di Afrika Selatan mulai 11 Juni hingga 11 Juli. (adn/afp)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Kamis 4 Februari 2010

8

Perampok Gondol Perhiasan Rp2 M YOGYAKARTA - Kawanan perampok yang diperkirakan empat orang membawa kabur tas berisi sejumlah perhiasan senilai Rp2 miliar dari rumah korban Endah Candrawati (38) di Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 213 Tegalrejo, Yogyakarta, kemarin. “Pelaku sebelumnya sempat mengancam korban dengan pistol dan golok,” kata Kapoltabes Yogyakarta Kombes Pol Ahmad Dofiri didampingi Kasat Reskrim Kompol Syaiful Anwar. Kapoltabes Yogyakarta mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap kawanan pelaku yang menggunakan mobil Toyota Avanza warna hitam. “Kami masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengindentifikasi para pelaku serta melakukan

pengejaran,” katanya. Menurut dia, selain membawa kabur tas berisi sejumlah perhiasan senilai Rp2 miliar, kawanan perampok juga merampas empat buah telepon genggam milik korban serta uang tunai Rp3,5 juta. “Dugaan kami, sebelumnya para pelaku telah mempelajari situasi di sekitar tempat tinggal korban, termasuk kebiasaan korban yang selama ini membuka jasa pemesanan perhiasan seperti berlian, batu giok dan emas,” katanya. Ia mengatakan kejadiannya bermula sekitar pukul 07.00 WIB korban yang juga membuka toko peralatan isi ulang air mineral itu dikejutkan dengan kedatangan orang yang mengetuk pintu rumahnya. “Saat korban membuka pintu, ada dua orang yang berdiri di depan pintu, satu di antaranya

langsung menodongkan senjata api jenis pistol, sedangkan satu orang lagi mengancam dengan golok,” katanya. Kemudian korban dibawa masuk ke dalam rumah, dan pelaku menyekap suami korban, Tjan Soe Liang (48) serta penjaga rumah Harjiyo Muhadi (49). Pelaku langsung memaksa korban masuk ke dalam kamar. “Pelaku kemudian mengambil tas milik korban yang berisi sejumlah perhiasan senilai Rp2 miliar yang hendak diantarkan ke pemesan, serta merampas empat buah telepon genggam dan uang tunai Rp3,5 juta,” katanya. Para pelaku kemudian kabur ke arah selatan dengan mobil Toyota Avanza yang nomor polisinya tidak jelas. Mobil tersebut sebelumnya telah siap menunggu dengan mesin hidup di depan rumah korban. (ant)

Suluh Indonesia/ant

BILQIS BEROBAT - Sebuah poster bergambar Bilqis, bocah penderita “atresia bilier”, terpasang di posko pusat koin cinta untuk Bilqis di Jakarta, kemarin. Bilqis Anindya Pasha (17 bulan) yang menderita kelainan saluran empedu tidak terbentuk atau berkembang sempurna, berobat ke Semarang untuk menjalani transplantasi hati dengan biaya ditanggung sepenuhnya oleh Kementrian Kesehatan.

Dilibatkan Dalam Penanganan Bilqis Terdakwa Korupsi Rp2,5 M Bebas 41 Ahli RSUP dr. Kariadi Semarang melibatkan

BANDUNG - Terdakwa dugaan korupsi relokasi PKL tujuh titik senilai Rp 2,5 milliar, Iwan Suhermawan divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri kelas 1 A, Bandung, Jawa Barat, kemarin. Vonis bebas tersebut dijatuhkan karena Iwan tidak terbukti melakukan perbuatan sebagaimana yang didakwaan jaksa yaitu melanggar pasal 2 ayat 1 UU RI No.31 tahun 1999 yang diubah menjadi No. 20 tahun 2001 tentang tipikor junto pasal 55 ayat 1 KUHPidana. Dalam persidangan Ketua Majelis Hakim Joko Siswanto menuturkan, terdakwa bebas dari segala tuduhan yang didakwakan jaksa penuntut umum.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum, Roy, menjatuhkan pidana 4 tahun penjara dikurangi masa tahanan.Iwan juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp400 juta atau subsider diganti dengan kurungan penjara selama 6 bulan. Selain itu, Iwan juga diwajibkan mengganti kerugian sebesar Rp 2,2 miliar. Jika tidak membayar selambat-lambatnya satu bulan, maka diganti dengan kurungan 1 tahun 6 bulan dan membayar biaya perkara Rp5 ribu. “Berdasarkan fakta dan bukti-bukti dipersidangan unsur memperkaya diri, melawan hukum dan kerugian negara tidak terbukti. Dalam perkara ini kerugian bukan merupakan perbuatan melawan hukum atau pidana.

Akan tetapi perbuatan terdakwa termasuk perbuatan ingkar janji atau wanprestasi,” ujarnya. Ditemui usai sidang, Iwan sangat bersyukur ternyata masih ada keadilan di negara Republik Indonesia ini. “Sejak awal memang tidak pernah punya niatan untuk melakukan korupsi. Keterlibatan saya dalam relokasi PKL tersebut hanya ingin membantu pemerintah dalam hal ini pemkot Bandung untuk mensukseskan pelaksanaan ulang tahun Asia Afrika yang ke 50 tahun, dengan cara merelokasi PKL di 7 titik,” ujar Iwan. Iwan juga akan melaporkan tindakan Kejaksaan Negeri (Kejari Bandung) karena dinilainya sudah memperlakukannya tidak adil. (ant)

Ratusan Ha Sawah Terendam BANDARLAMPUNG - Seluas 604,5 hektare (ha) tanaman padi di Lampung yang terendam banjir akibat hujan deras dalam sepekan terakhir dipastikan mengalami puso (gagal panen). Kepala Dinas pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Bihikmi Sofyan melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan Agustini, di Bandarlampung, Rabu mengatakan, jumlah lahan yang dipastikan mengalami puso tersebut berasal dari sejumlah daerah di Lampung. Daerah yang mengalami puso itu adalah Kabupaten Lampung Tengah seluas 599 ha, Lampung Timur 5 ha, dan

Lampung Barat 0,5 ha. “Berdasarkan pemantauan petugas lapangan baru lahan-lahan tersebut yang dipastikan mengalami puso padi. Namun pemantauan dan pendataan masih terus dilakukan. Bisa jadi jumlah puso padi ini akan meningkat” kata dia. Lahan petani yang mengalami puso akibat banjir akan diberikan bantuan dari cadangan benih nasional yang dikelola pemerintah pusat. Bantuan tersebut menurut Agustini, diberikan sesuai dengan luas lahan pertanian yang padinya gagal setelah terendam banjir. Ia menjelaskan, pemberian

bantuan itu dibedakan antara sawah yang ditanami padi hibrida dengan yang nonhibrida. “Sawah dengan pada hibrida yang rusak akibat banjir akan diberikan 15 kg benih padi/hektar. Sedangkan untuk padi nonhibrida akan dibantu 25 kg benih/hektarnya,” katanya. Agustini menjelaskan, pemberian bantuan ini merupakan langkah pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk melindungi petani dari kerugian akibat padi mereka terendam banjir. “Dengan bantuan ini, diharapkan para petani yang padinya puso tidak merugi dan tetap dapat menanam kembali,” kata dia menambahkan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PERANGKAT DESA - Dua pengunjuk rasa memanjat gerbang gedung DPR untuk memasang spanduk dan bendera saat berunjukrasa di depan Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin.

Dua Rumah Di Cimanggu

Tertimpa Tanah Longsor CILACAP - Dua rumah di lingkungan RT 02 RW 06 Desa Bantarpanjang, Kecamatan Cimanggu, Cilacap, Jawa Tengah, tertimpa tanah longsor. “Rumah tersebut milik Pak Rusdianto dan Bu Sugiati,” kata Kepala Subbagian Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Wilayah Majenang, Sabar di Cilacap, kemarin. Menurut dia, peristiwa itu terjadi pada Selasa (2/2) akibat longsornya tebing yang bera-

da di belakang rumah setelah hujan lebat mengguyur wilayah ini sepanjang Senin malam. Ia mengatakan, longsoran tanah dari tebing tersebut menimpa bagian belakang rumah Rusdianto dan Sugiati hingga menjebol dinding yang terbuat dari tembok. “Saat ini masyarakat sekitar masih bekerja bakti untuk menyingkirkan tanah lumpur yang menimpa dua rumah itu. Total kerugian akibat bencana ini diperkirakan Rp5 juta atau masing-masing Rp2,5 juta,” katanya. Kendati demikian, dia men-

yayangkan lambatnya laporan bencana tersebut karena baru diterima UPT BPBD Wilayah Majenang pada Rabu pagi. “Selain bencana tersebut, tadi pagi saat kami hendak menuju lokasi longsor, kebakaran melanda sebuah rumah di Jalan Winong Desa Cilopadang, Kecamatan Majenang,” katanya. Menurut dia, kebakaran yang melanda rumah Saefudin tersebut disebabkan hubungan arus pendek saat pengisian listrik pada raket pembasmi nyamuk. (ant)

sebanyak 41 ahli berbagai bidang dalam tim yang menangani Bilqis Anindya Passa, balita berusia 17 bulan yang menderita “atresia bilier” (saluran empedu tidak terbentuk atau berkembang sempurna). “Mereka adalah para ahli di bidangnya masing-masing, antara lain laboratorium, mikroskopik, hematologi, anastesi, dan psikologi,” kata ahli darah, Prof. dr. AG. Soemantri, salah satu anggota tim itu di Semarang, kemarin. Menurut dia, Bilqis akan menjalani proses pemeriksaan kesehatan secara bertahap sebelum dilakukan operasi transplantasi (pencangkokan) hati,

sebab sebelum dilakukan operasi harus dipastikan seluruh kondisinya memungkinkan. Proses pemeriksaan kesehatan yang akan dilalui, kata dia, di antaranya pemeriksaan berat badan, “magnetic resonance imaging” (MRI), dan kajian sejauh mana fungsi organorgan lain jika menerima hati donor tersebut. “Dia (Bilqis, red.) juga harus dipastikan telah terbebas dari berbagai vi-

rus, seperti hepatitis A, B, C, Epstein-Barr virus (EBV), torch, dan sebagainya. Kalau memang ada ya harus disembuhkan terlebih dahulu,” katanya. Ditanya tentang waktu operasi Bilqis, ia mengaku belum dapat memastikan, sebab proses pemeriksaan setiap orang berbeda karena bersifat individu, ada yang 1-2 minggu tergantung kondisi setiap orang. Ia mengatakan, pelaksanaan proses operasi juga tergantung dari pemeriksaan terhadap pendonor hati, apabila telah menemukan pendonor hati yang sesuai, maka proses operasi dapat segera dilakukan. “Donor hati akan diperiksa secara detail, di antaranya volume atau arah jaringan yang dimiliki, apakah se-

suai dengan Bilqis, sebab orang tua kandung Bilqis pun belum tentu dapat menjadi donor hati yang sesuai,” katanya. Namun, kata dia, pihaknya sangat berharap proses pemeriksaan kesehatan itu segera selesai, agar proses operasi transplantasi hati bagi Bilqis dapat segera dilakukan, karena termasuk operasi dengan teknik tinggi. Ia mengatakan, pihaknya merencanakan proses operasi transplantasi hati akan berlangsung selama 12-14 jam dengan menggunakan dua ruang operasi, baik untuk Bilqis dan pendonor, semuanya dilakukan serentak. “Kami juga akan dibantu oleh tim dari National University Hospital (NUH), Singapura.” (ant)

Edisi 04 Februari 2010 | Suluh Indonesia  

Headline : Pansus Angket Century dihadang Kekuatan Lobi

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you