Issuu on Google+

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 143 tahun III Senin, 3 Agustus 2009 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Harga BBM Bakal Naik

Subsidi Dipangkas

Tegas Atur Blackberry

HARGA Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar diperkirakan akan naik pada akhir tahun nanti. Hal itu disebakan kenaikan harga minyak mentah yang sudah melewati batas ambang kemampuan...hal. 1

PEMERINTAH dan DPR sepakat, belanja untuk subsidi sebesar Rp 157,727 triliun, turun sekitar Rp 9 triliun bila dibandingkan pagu APBN 2009 yang mencapai Rp 166,701 triliun. Demikian disampaikan Ketua...hal. 2

LEMBAGA swadaya masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) mendesak pemerintah untuk bersikap tegas mengenai peraturan tentang Blackberry dan terhadap...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Pesawat Merpati Hilang di Papua

Suluh Indonesia/ant

TAMAN SUROPATI CHAMBER - Dua bocah perempuan anggota komunitas musik Taman Suropati Chamber melakukan latihan dalam rangka persiapan pagelaran mengenang almarhum seniman besar Ismail Marzuki 7 Agustus mendatang.

JAKARTA - Pesawat Twin Otter milik maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines hilang kontak saat melakukan penerbangan rute Jayapura-Oksibil, kemarin. Direktur Operasional PT Merpati Kapten Nikmatullah mengatakan, pesawat dengan nomor penerbangan MNA 976 OD tinggal landas dari Jayapura sekitar pukul 10.15 WIT dan diperkirakan tiba sekitar pukul 11.05 waktu setempat. ‘’Namun, sejak tinggal landas pesawat tidak melakukan kontak dengan menara pengawas lalu lintas penerbangan,” ujarnya. Nikmatullah mengatakan, pesawat selain membawa pilot, ko-pilot dan seorang mekanik, juga mengangkut 11 orang dewasa dan dua orang bayi. ‘’Kami segera mengerahkan pesawat sejenis untuk mencari pesawat itu di beberapa jalur yang mungkin dilalui dalam rute Jayapura-Oksibil, ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang,’’ katanya. Penerbangan yang dilakukan pesawat naas itu merupakan penerbangan rutin Papua Oksibil yang dilayani dua kali sehari. ‘’Pesawat telah melakukan pengecekan rutin sebelum terbang,’’ katanya. (ant)

KPU Salahartikan UU JAKARTA - Keputusan Komisi Pemilihann menurut Pengamat Hukum Tata Negara, Irmanputra Sidin hanyalah langkah mendinginkan suasana politik, padahal keputusan KPU itu belum menyelesaikan persoalan hukum dan belum menjawab putusan MA sesungguhnya. Namun, keinginan KPU untuk melaksanakan keputusan MA perlu diapresiasi bahwa KPU sudah mulai sadar terhadap gejala perlawanan keputusan kekuasaan kehakiman yang sesungguhnya tidak boleh dilakukan. ‘’Logika berlaku surut adalah logika yang tidak tepat dikomunikasikan di ruang public, karena putusan MA terhadap judicial review peraturan KPU tersebut tidak dalam perdebatan berlaku surut atau tidak berlaku surut. Ketakutan parpol selama ini yang menimbulkan suasana memanas diantara parpol dan lingkup internal parpol sesungguhnya hanya halusinasi dan mimpi buruk dari parpol sendiri,” katanya di Jakarta, kemarin. Sebenarnya dengan melak-

sanakan putusan MA maka tidak berimplikasi pada materi hasil pemilu legislatif yaitu perolehan kursi DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dan seterusnya. Karena meski peraturan KPU dibatalkan sesungguhnya pembatalan itu hanya pada batas bentukan formil tidak menyentuh pada substansi perolehan kursi parpol yang telah ditetapkan KPU. ‘’Jadi sesungguhnya pelakasanana putusan tersebut sebenarnya sangat simple yaitu dengan cara KPU mencabut peraturannya yang telah dibatalkan oleh MA tersebut kemudian membuat peraturan baru yang substansi dan materi dari peraturan baru tersebut dapat mengambil utuh frasa atau kalimat pasal 205 UU Pileg tentang pembagian kursi tahap kedua. Maka itu sudah melaksanakan putusan MA dengan mengganti yang baru,” jelasnya. Langkah kedua, kata Irman keputusan KPU tentang penetapan hasil pemilu yang mungkin memaktubkan peraturanperaturan yang telah dibatal-

kan oleh MA tersebut dihapus semuanya kemudian mengganti secara redaksional dengan peraturan-peraturan baru yang sesuai dengan UU. Irman mengatakan, keputusan ini tidak akan mengubah materi substansi perolehan hasil kursi parpol tersebut, karena perolehan kurisi parpol tersebut tidak diakibatkan oleh peraturan KPU yang dibatalkan oleh MA tapi diakibatkan oleh UU No.10/2008 tentang Pemilu legislatif. Sayangnya, kebanyakan orang takut bahwa melaksanakan putusan MA itu diartikan mengubah komposisi substansi yang telah ditetapkan KPU tersebut, padahal perolehan kursi bukan diakibatkan oleh peraturan KPU. ‘’Bahwa benar jika peraturan KPU dibatalkan oleh MA, maka segala akibat dari peraturan KPU tersebut juga hilang, namun perolehan kursi tersebut bukanlah dari akibat hukum dari peraturan KPU tersebut namun akibat hokum yang dilahirkan pada tingkatan UU,” tegasnya. (har)

Kompetisi Politik Dalam Pemilu

Jangan Seperti Permainan Bola JAKARTA - Partai Golkar dan Partai Demokrat menerima keputusan rapat pleno KPU yang menunda melaksanakan putusan MA. Keputusan itu dinilai sebagai kemandirian KPU untuk tidak berpihak kepada partai manapun. “Kita harus terima seperti itu, memang dilematis sekali,” kata Kalla disela-sela peringatan Hari Anak Nasional di Jakarta, kemarin. Kalla yang juga Ketua Umum Partai Golkar mengatakan, jika mengikuti putusan MA seharusnya Golkar diuntungkan karena kursi Golkar akan bertambah. Tetapi, karena ketidakjelasan aturan setelah pemilu usai, akhirnya membuat bingung semua pihak. ‘’Seharusnya memang semua peraturan jelas sebelum kita mulai bermain,” kata Kalla. Kalla mengingatkan kompetisi politik dalam pemilu jangan seperti pertandingan bola atau domino. Pertandingan sudah selesai, pemenangnya sudah ada, tetapi tiba-tiba dibatalkan dan dimunculkan permainan baru. ‘’Bisa berkelahi kita. UU jadi tidak jelas,” ujarnya. Dengan mimik kecewa, Kalla tetap mempercayakan KPU yang memutuskan menunda melaksanakan putusan MA. Ditanya benarkan KPU sebagai sumber masalah dari persoalanini,

Kalla seolah membenarkan. ‘’Itulah kenapa kita gugat karena ada masalah. Contohnya soal DPT (daftar pemlih tetap),” kata saudagar Bugis ini. Secara terpisah, Ketua DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mengatakan, pihaknya dalam posisi menghormati keputusan dan menaruh perhatian terhadap kemandirian KPU itu. Sama seperti Golkar, Partai Demokrat juga diuntungkan dengan putusan MA karena akan mengalami penambahan kursi paling banyak. Namun, Anas berpendapat bahwa KPU sebagai lembaga independen itu tidak boleh ditekan untuk menguntungkan atau merugikan peserta pemilu tertentu. ‘’Biarkan KPU dengan independen memutuskannya. Kami yakin, jika KPU melaksanakan rumus pembagian kursi yang sudah diatur jelas oleh UU, maka tidak akan ada pihak yang diuntungkan dan dirugikan,” kata Anas. Anas mengatakan semua partai dan calon mendapatkan hak yang sesuai dengan perolehan suara yang ada. Hal itu didapat bukan karena melakukan tekanan, lobi-lobi hitam, dan cara yang tidak patut. ‘’PD mendukung agar seluruh proses dan tahapan penyelenggaraan pilpres berjalan bersih, prosedural, taat asas dan menjunjung prisnsip luber dan jurdil,” kata Anas. (son/har)

Pemilu Bukan lagi

Ajang Kompetisi JAKARTA - Politisi senior Partai Golkar, Ferry Mursyidan Baldan menilai, pemilu terancam tak lagi sebagai ajang atau ruang kompetisi politik, setelah adanya putusan MA tentang pengaturan perolehan kursi tahap ketiga. ‘’Kendati pihak KPU akhirnya menyatakan, putusan MA tersebut tidak berlaku surut, namun memperhatikan perkembangan dinamika yang terjadi ke depan, pemilu berpotensi tidak lagi menjadi arena kompetisi demokrasi,” katanya di Jakarta, kemarin. Hal itu, katanya, karena selalu saja ada pihak yang berusaha mencari celah dengan mengutak-atik aturan main pemilu demi keuntungan pribadi maupun kelompok politiknya. ‘’Ketika se-

mua ini berawal dari pernilaian tentang Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2009 yang dianggap bertentangan dengan UU 10 Tahun 2008 itu, atau penilaian tentang KPU yang salah menerapkan ketentuan dalam penetapan perolehan kursi sehingga keluarlah Putusan MA dan MK, maka ke depan memang akan banyak pengaruhnya kepada dinamika kompetisi demokrasi melalui Pemilu itu tadi,” ungkap anggota Komisi II DPR RI itu. Sebab, lanjutnya, dengan landasan uji materi, seharusnya Undang Undang Nomor 10 Tahun 2008 yang jadi rujukan. ‘’Namun ternyata norma yang digunakan bukanlah norma undang-undang, tetapi norma persepsi pemohon,’’ katanya. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Senin 3 Agustus 2009

2

K ilas Penghuni Rusun Klender Resah WARGA rumah susun (Rusun) Klender di Kelurahan Malakajaya, Durensawit, Jakarta Timur, mengaku resah dengan adanya rencana peremajaan terhadap rusuh tersebut. Mereka khawatir setelah diremajakan, para penghuni lama tidak bisa kembali tinggal di rusun tersebut. Karenanya, warga meminta kepada Pemkot Jakarta Timur agar memberikan jaminan terkait hal tersebut sebelum dilakukan peremajaan. “Kita sih mendukung adanya peremajaan. Tapi setidaknya kami diberi prioritas kalau rusun itu sudah jadi,” harap Sofyan (38), penghuni Rusun Klender lantai 3, akhir pekan kemarin, seperti ditulis media Pemprov DKI. Selain itu, ia juga meminta kepada Pemkot Jaktim agar mambantu penghuni dalam mencarikan tempat tinggal yang baru. Sehingga, warga tidak kerepotan mencari tempat tinggal sementara. “Kalau bisa penghuni di sini, ditampung sementara di Rusun Malaka Green, setelah itu kita bisa kembali lagi ke Rusun Klender,” katanya. Sebelumnya, Wakil Walikota Jakarta Timur, Nugraha Yasin, mengaku sangat mendukung rencana peremajaan Rusun Klender yang akan dilakukan Perum Perumnas. Sebab, kondisinya memang sudah memprihatinkan. “Kita mendukung peremajaan yang akan dilakukan Perum Perumnas. Namun jangan sampai penghuni lama tidak mendapat prioritas di rusun yang baru,” ungkapnya. (her)

Buku Pengetahuan Untuk Sekolah PENYELENGGARAAN pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan juga tanggung jawab masyarakat, baik orangtua maupun stakeholder. Karenanya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan apresiasi yang tinggi kepada PT Amerta Indah Otsuka dan Kick Andy Foundation atas pemberian bantuan buku pengetahuan kepada 70 sekolah di DKI Jakarta. “Semoga yang dilakukan bermanfaat serta bisa mencerdaskan anak bangsa,” kata Prijanto, Wakil Gubernur DKI Jakarta, saat melepas Jalan Sehat dalam acara bertajuk “Satu Hati Cerdaskan Bangsa” di Plaza Timur Senayan, Jakarta, kemarin. Wagub menjelaskan, dengan adanya bantuan tersebut diharapkan minat baca siswa menjadi terus tumbuh dengan baik. Sehingga, kualitas generasi penerus bangsa menjadi lebih potensial. Pengertian ini berangkat dari sebuah pepatah “Membaca adalah kunci ilmu, sedangkan gudang ilmu adalah buku”. Sejauh ini Pemprov DKI Jakarta juga telah berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi warga Jakarta. Salah satunya menyukseskan wajib belajar 9 tahun. Hanya saja, pengertian pendidikan gratis tersebut masih kurang dipahami masyarakat. Buktinya, masih terdapat sejumlah kelompok masyarakat yang mengecam upaya tersebut dengan tudingan pendidikan gratis 9 tahun belum dilakukan sepenuhnya. (her)

Hutan Mangrove DKI

Penuhi Target 334,7 Hektare JAKARTA - Tekad Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghidupkan kembali hutan mangrove di kawasan pantai utara Jakarta akhirnya terwujud dengan baik. Saat ini, luas areal penanaman mangrove telah mencapai target 334,7 hektar, yakni Restorasi Ekologis Hutan Lindung Angke 44,76 hektar, Taman Wisata Alam Angke 99,82 hektar, Kebun Bibit Angke 10,51 hektar, Suaka Marga Satwa Muara Angke 25,02 hektar, kawasan Transmisi PLN 23,7 hektar, kawasan Cengkareng Drain 28,39 hektar, Jalan Tol Sedyatmo dan Jalur Hijau 95,50 hektar, serta Ecomarine Taurism Muara Angke 7 hektar. Target tersebut terpenuhi hari ini, kemarin, dengan penanaman 2.000 mangrove di areal 40 hektar kawasan Restorasi Ekologis Hutan Lindung Angke, Kapuk, Jakarta Utara. Penanaman tersebut diresmikan langsung Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dengan dihadiri sejumlah duta besar negara sahabat seperti Peru, Srilangka, Afganistan, Uzbekistan, dan Timor Leste. Selain itu, tampak hadir dalam acara tersebut Walikota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono dan

Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta, Peni Susanti. Kemarin diresmikan penanaman 2000 mangrove di kawasan Restorasi Ekologis Hutan Lindung Angke, Kapuk, Jakarta Utara. Pencanangan sabuk hijau atau green belt ini merupakan tekad Pemprov DKI Jakarta untuk mengambalikann ciri pantai Jakarta yang identik dengan hutan mangrove. Pelestarian hutan mangrove/bakau tidak bisa dilakukan tanpa melibatkan masyarakat. Sebab, pengawasan dan pemeliharaan membutuhkan peran serta dari seluruh masyarakat, baik lembaga swadaya masyarakat (LSM), instansi swasta, dan stakeholder lainnya. Kepala BPLHD DKI Jakarta, Peni Susanti, mengatakan, keberhasilan ini berkat kerja sama seluruh pihak, mulai dari masyarakat, stakeholder, instansi swasta, hingga pemerintah. “Dengan adanya kerja sama ini, hutan Mangrove sudah terlihat menjadi pintu gerbang kota Jakarta” ujarnya, seperti dikutip media resmi Pemprov DKI Beritajakata, kemarin. (her)

Suluh Indonesia/ant

HARI ANAK - Wapres Jusuf Kalla dan Gubernur DKI Fauzi Bowo dikerubuti anak-anak dalam peringatan Hari Anak Indonesia kemarin. Wapres bersama cucunya Omar Rasheed (kanan) sempat menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba mewarnai di Taman Suropati, Jakarta, kemarin.

Ditemukan Kerugian Negara Rp14,8 M

Foke Siap Tindak Lanjuti JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Fauzi Bowo alias Foke menyatakan siap menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) terhadap laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) Provinsi DKI Jakarta tahun 2008 lalu. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga berjanji akan terus memperbaiki pengelolaan keuangan daerah di tahun-tahun mendatang. Sebab, pada umumnya temuan BPK RI tersebut hanya kesalahan administrasi, bukan penyimpangan anggaran yang bisa menimbulkan kerugian negara. “Banyak catatan yang memang menjadi pekerjaan rumah Pemprov DKI. Semua itu akan

diselesaikan dengan baik,” kata Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta, kemarin, seperti dilaporkan media resmi Pemprov DKI, Beritajakarta. Langkah penindaklanjutan ini dimaksudkan untuk memperbaiki pengelolaan keuangan daerah sehingga antara pemanfaatan dan pembukuan bisa dipertanggungjawabkan, akuntabel dan transparan. Kendati demikian, gubernur mengaku cukup bangga dengan status penilaian yang diberikan BPK RI terhadap hasil LKPD Provinsi DKI Jakarta tahun 2008. Sebab, sebelumnya LKPD Provinsi DKI Jakarta dinyatakan desclaimer, sedangkan saat ini mendapat penilaian wajar dengan pengecualian (WDP). “LKPD

2008 lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” katanya. Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Sukri Bey membenarkan adanya sejumlah temuan dari BPR RI. Namun temuan itu bukan penyimpangan anggaran yang bersifat merugikan negara, melainkan pada umumnya hanya bersifat kesalahan administratif. “Misalnya, pada pembelian barang, ketika diperiksa barangnya benar ada, tetapi bukti administrasinya tercecer atau belum ditemukan,” kata Sukri Bey. Meski begitu, Sukri juga tidak menampik dalam temuan tersebut ada kemungkinan penyimpangan anggaran. Namun hal itu belum bisa dipastikan kare-

Dalam kegiatan yang diprakarsai lembaga swadaya masyarakat forum warga kota Jakarta (LSM FAKTA) ini, anakanak bisa berdialog langsung dengan dua pimpinan tersebut. Anak-anak mulai bertanya kepada Wapres. Kiki (12) misalnya bertanya tentang teror bom. “Apa pendapat Pak Wapres tentang adanya teror bom yang terjadi di manamana?” tanya Kiki. Dan wapres menjawab, kalau terjadi ledakan bom, polisi harus segera mencari pelakunya, mencari apa motifnya, dan segera mela-

rikan korbanya ke rumahsakit. “Kemudian bangunan yang rusak juga harus segera diperbaiki,” imbuh wapres, seperti dikutip media resmi Pemprov DKI Beritajakarta, kemarin. Kecerdasan dan sifat kritis anak-anak yang menggelitik tersebut ternyata mendapat sambutan antusias dan simpatik dari kedua tokoh pemerintahan tersebut. “Ternyata anakanak dapat memahami tentang masalah rokok, preman bahkan aksi-aksi teror. Mereka dapat berpikir praktis,” kata Jusuf Kalla. Ia mengatakan perkemba-

muan administrasi Rp 310,215 milyar. Karenanya, pada semester II tahun 2008, BPK RI juga melakukan pemeriksaan terhadap 1 RSUD dan 4 BUMD dengan temuan nilai penyimpangan Rp 974,456 miliar yang terdiri atas temuan berindikasi kerugian daerah sebesar Rp 145,009 milyar, kekurangan penerimaan daerah Rp 311,499 milyar, dan temuan administrasi Rp 517,946 milyar. Terkait temuan ini, Koordinator Presidium Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika) Jakarta, Mohammad Syaiful Jihad mengatakan, temuan-temuan ini harus ditindaklanjuti. Jika tidak, kelemahan-kelemahan tersebut sulit diperbaiki. (her)

Pengosongan Rumah Dinas Kostrad

Tembok Flyover Senen Runtuh

Panglima Nyatakan Mutlak Dilakukan

Besi Penyangga Dicuri

JAKARTA - Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso menegaskan, penertiban rumah dinas yang sebagian masih ditempati keluarga purnawirawan TNI, mutlak dilakukan karena masih banyak prajurit TNI aktif yang membutuhkan tempat tinggal. “Ya, itu harus... untuk menjaga profesionalismenya kan mereka (prajurit aktif-red) sudah seharusnya tinggal di dalam kompleks militer. Nah, kalau masih ditempati purnawirawan dan keluarganya, bagaimana,” katanya di Jakarta, kemarin. Ditemui usai memimpin gerak jalan santai di Mabes TNI Cilangkap, Djoko mengatakan, TNI telah memberikan toleransi batas waktu pengosongan rumah dinas yang masih ditempati para

purnawirawan dan keluarganya, termasuk kompleks perumahan dinas Kostrad di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Jika hingga batas waktu yang ditetapkan, warga, purnawirawan dan keluarganya tidak juga beranjak dari rumah dinas, maka upaya penertiban terpaksa dilakukan. “Ya bukan kami tidak menghargai jasa-jasa para purnawirawan, tetapi keadilan bagi para prajurit aktif juga harus ditegakkan,” ujarnya. Pada Sabtu (1/8), sejumlah warga yang terdiri atas purnawirawan dan keluarganya terpaksa bentrok dengan sejumlah aparat Kostrad yang berupaya memaksa purnawirawan serta keluarganya untuk mengosongkan rumah dinas.

Berdasarkan Surat Perintah B799/VII/2009 tertanggal 15 Juli 2009 yang ditandatangani Panglima Kostrad, menetapkan batas akhir pengosongan rumah dinas oleh para purnawirawan dan keluarganya pada 31 Juli 2009. Namun, batas waktu itu tidak diindahkan warga sehingga upaya pengosongan rumah dinas di kompleks itu berakhir ricuh dan salah seorang yang diduga intel Kostrad dipukuli massa. Menurut kuasa hukum warga, Firdaus, seharusnya pihak Kostrad menunggu keputusan hasil sidang eksekusi yang baru akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 11 Agustus 2009. (ant)

Apa Jawaban JK ketika Ditanya Anak-anak Tentang Teror Bom? SEKITAR 600 anak-anak berkumpul di Taman Suropati, Jakarta Pusat, kemarin pagi. Tapi kedatangan mereka bukan untuk berdemo, melainkan untuk merayakan Hari Anak Nasional (HAN) dan bertatap muka dengan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo serta Wakil Presiden RI Jusuf Kalla

na belum dilakukan penelusuran terhadap nilai-nilai pada setiap temuan tersebut. Sebab, Pemprov DKI Jakarta masih menunggu salinan resmi dari BPK RI. “Harus kami lakukan tindak lanjut hingga selesai. Kalau ada yang mengakibatkan kerugian negara, maka harus dikembalikan,” tegasnya. Seperti diketahui, selain banyak kelemahan pada neraca keuangan daerah, BPK RI juga menemukan kelemahan pembukuan pengelolaan Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2008 sebesar Rp 345,318 milyar, yakni temuan yang berindikasi pada kerugian daerah Rp 14,805 milyar, temuan kekurangan penerimaan daerah Rp 11,652 milyar dan te-

ngan pola berpikir anak-anak sekarang jauh lebih maju daripada anak-anak zaman dulu. Selain kepada Wapres, anakanak juga bertanya kepada Gubernur Fauzi Bowo. Diki (10), dengan polos bertanya kepada Fauzi Bowo tentang kiat-kiat untuk menjadi gubernur. “Saya mau tanya? Bagaimana sih caranya menjadi gubernur?” kata Diki. Dengan tegas Fauzi Bowo mengatakan, setiap orang yang mau menjadi pemimpin harus rajin belajar biar menjadi pintar. Jika pintar dan banyak pengetahuan, maka orang tersebut bisa mengenali setiap masalah dan pada akhirnya disukai masyarakat. “Karena kalau bodoh pasti tidak akan ada yang memilih jadi gubernur. Karena itu, yang tidak boleh ditinggalkan adalah harus rajin ibadah, rajin belajar, dan menempuh jenjang pendidikan hingga perguruan tinggi. Den-

gan pengetahuan kita jadi bisa mengenali setiap masalah,” jawab Fauzi Bowo. Lain halnya dengan Tias (11). Ia menanyakan tentang cara menghentikan kebiasaan buruk merokok. Apalagi, selama ini orangtuanya merupakan perokok berat. “Bapak saya sampai sekarang masih merokok, bagaimana cara menghentikannya?” tanya Tias. Mendengar pertanyaan ini, gubernur sangat antusias. Menurutnya, kesadaran inilah yang patut ditumbuhkan dalam diri anak-anak. Sehingga, generasi penerus bisa menjadi agen perubahan untuk menghentikan budaya merokok. Sebab, kebiasaan buruk ini bisanya pertama kali terpengaruh dari lingkungan keluarga. Artinya, kalau orangtuanya perokok pasti tidak bisa mencegah anaknya untuk tidak merokok.

Karenanya, gubernur dengan simpatik menjawab agar Tias harus memberanikan diri meminta orangtuanya agar menghentikan kebiasaan merokoknya. “Tias harus berani bertanya sama bapak. Masih mau jadi bapak saya atau tidak? Kalau masih, sekarang harus mau berhenti merokok begitu,” jawab pria yang akrab disapa Foke itu. Sementara Lulu (11), bertanya kepada Fauzi Bowo tentang suka duka menjadi gubernur. Dan Fauzi menjawab, sukanya menjadi gubernur adalah jika dapat berkumpul dengan anak-anak seperti saat ini. Karena anak-anak berkumpul dengan perasaan ikhlas, tidak ada yang berpura-pura. “Dan dukanya ya kalau bertemu dengan orang-orang yang suka sandiwara. Karena banyak warga Jakarta yang bersandiwara,” kata gubernur. (her)

JAKARTA - Tragedi runtuhnya tembok flyover Senen akhir pekan lalu kini sudah diketahui, yaitu akibat besi-besi penyangganya dicuri orang tak bertanggung jawab. “Tulang betonnya hilang dicuri, baik tulang kolom (vertikal) maupun selum (horizontal),” ujar Djoko Susetyo, Kasie Pemeliharaan Jembatan dan FO Sudin PU Jalan Jakarta Pusat, kemarin. Runthnya tembok flyover Senen yang memisahkan Pasar Senen dan Atrium Plaza ini juga disesalkan Kepala Dinas PU DKI Jakarta, Budi Widiantoro. Pasalnya, runtuhnya tembok pembatas itu disebabkan ulah tangan-tangan jahil yang tidak bertanggung jawab. Raibnya kerangka besi penahan tembok ini, menurut Budi, menyebabkan dinding FO tak mampu menahan beban berat. “Bagaimana tidak runtuh, wong kerangka besinya hilang. Padahal itu kan untuk menahan beban berat,” terangnya.

Sementara itu, sisi lain tembok pembatas “fly over” Senen kemarin dirobohkan karena dikhawatirkan juga akan runtuh. Camat Senen Hidayatullah di Jakarta mengatakan, jalur bus Trans Jakarta pun terpaksa pindah jalur. Reruntuhan tembok pembatas “fly over” yang menyebar di depan Mal Atrium saat ini telah dibersihkan dan Bus Trans Jakarta yang hendak mengarah ke Pulogadung dan Ancol sudah bisa melewati jalur itu. Hidayatullah mengatakan, tembok pembatas yang berlubang karena roboh, ditutup dengan seng berukuran 2x40 meter persegi. “Sisi lain tembok jalan layang (sisi Bioskop Agung) dirobohkan karena kondisinya sudah melengkung,” ujarnya. Sebelumnya, tembok setinggi sekitar 4 meter dan panjang sekitar 20 meter yang memisahkan Pasar Senen dan Atrium Plaza pada sabtu sekitar pukul 17:17 WIB, roboh. Tiga orang terluka. (ant)

Lowongan Menjadi Wartawan Kami memberikan kesempatan kepada Anda yang punya talenta dan berminat di bidang jurnalistik untuk menjadi Kontributor di wilayah Jabodetabek Kirimkan lamaran Anda ke :

PO. BOX 6233 JKBKG “Paling lambat seminggu setelah pengumuman ini” G.04-Low


Menuju Istana Bawaslu Selidiki Dana Asing SBY JAKARTA - Setelah memeriksa Tim Sukses SBY-Boediono, Badan Pengawas Pemilu tetap mengincar laporan dana asing yang diduga diterima pasangan itu. Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Wahidah Suaib mengatakan badan ini akan merujuk Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2009 untuk menelisik lebih dalam keterlibatan asing tersebut. “Kami berpedoman pada Undang-Undang 42/2008, pasal 103 (ayat 1 huruf a) yakni pasangan calon dilarang menerima sumbangan pihak lain yang berasal dari pihak asing,” katanya, di Jakarta, Jumat, ketika ditemui di ruangan kerjanya. Pihak asing yang dimaksud dalam ketentuan ini, sesuai dengan penjelasan pada UU 42/2008 yaitu meliputi negara asing, lem-

baga swasta yang ada di Indonesia dengan sebagian sahamnya dimiliki oleh pihak asing, lembaga swadaya masyarakat asing, dan atau warga negara asing. Menurut Wahidah, ketentuan tersebut dibuat dengan semangat untuk menghindari adanya intervensi dari pihak asing terhadap kebijakan yang dibuat oleh presiden dan wakil presiden yang terpilih. Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) melapor ke Bawaslu mengenai dugaan adanya dana asing yang masuk dalam sumbangan ke tim Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono terutama yang berasal dari Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN). BTPN sendiri saat ini sahamnya 71,61 persen dimiliki Texas Pasific Grup (TPG) Nusantara dan sisanya 28,39 persen dimili-

ki oleh Negara Republik Indonesia c.q Menteri Keuangan. TPG Nusantara adalah anak perusahaan TPG, suatu perseroan terbatas tertutup yang didirikan berdasarkan hukum dan peraturan perundang-undangan negara Luxembourg dan berkedudukan hukum di Luxembourg. Berkaitan dengan laporan tersebut, Wahidah mengatakan pihaknya masih melakukan kajian lebih lanjut dan belum mengambil keputusan. “Tindak lanjut dari laporan itu masih dalam tahap pengkajian,” ujarnya. Secara terpisah, Sekretaris Tim Nasional Kampanye SBYBoediono Marzuki Alie mengatakan pihaknya masih mengklarifikasi data yang ada, untuk melihat apakah sumbangan dari BTPN berasal dari bank tersebut atau dari pribadi di BTPN. (ant)

Ketika JK Tak Lagi Diundang Rapat Kabinet JAKARTA -Wakil Presiden M Jusuf Kalla mengatakan, semoga Indonesia ke depan bisa berjalan dengan lebih baik lagi. “Mudahmudahan saja ke depan Indonesia bisa lebih baiklah,” kata Wapres M Jusuf Kalla menjawab pertanyaan wartawan mengenai dirinya yang tidak lagi diundang dalam beberapa kali rapat kabinet, akhir pekan kemarin. Menurut Wapres tidak diundangnya dia karena rapat yang dilakukan presiden merupakan rapat terbatas. Namun ketika

ditanyakan bahwa hal itu terjadi beberapa kali, Wapres sambil tersenyum mengatakan, “Kitakan kabinet presidensial.” Sebelumnya baik PresidenYudhoyono maupun Wapres Jusuf Kalla menegaskan bahwa mereka berdua akan tetap bekerja hingga batas akhir pemerintahan pada 20 Oktober 2009. saat kunjungan kerja di Bandung, Kamis (23/7) Wapres Jusuf Kalla mengaku saat ini sudah memasuki masa persiapan pensiun (MPP). Sejak berakhirnya pilpres

2009, Wakil Presiden M Jusuf Kalla tidak lagi diundang dalam beberapa kali rapat kabinet. Selain itu, beberapa menteri yang biasanya mendampingi Wapres dalam kunjungan ke daerah maupun rapat di kantor wapres tidak ada yang muncul lagi. Dalam kunjungan Wapres Jusuf Kalla ke lokasi PLTU Indramayu, PLTU Labuhan, dan PLTU Suralaya, Rabu (30/7), tidak satupun menteri yang ikut. Bahkan Dirut PT PLN Fachmi Mucthar tidak tampak. (ant)

Suluh Indonesia, Senin 3 Agustus 2009

3

Keputusan KPU

Pertegas Sistem Distrik JAKARTA - Pengamat politik Universitas Paramadina Burhanuddin Muhtadi, mengatakan, putusan MA terkait revisi peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang tata cara penetapan perolehan kursi, akan mengarahkan dan mempertegas pemilihan umum (pemilu) ke sistem distrik. “Meskipun KPU menyatakan putusan MA tidak berlaku surut, komitmen KPU itu untuk melaksanakan putusan tersebut besar sehingga sistem ini menyederhanakan kepartaian,” kata dia, kemarin. Burhanuddin Muhtadi menyebutkan, putusan MA tersebut akan “memaksa” partaipartai untuk melakukan fusi atau merger sehingga nanti hanya akan ada sekitar lima partai saja. Kelima partai itu menurut dia, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Demokrat, Golkar, dan dua partai Islam.

Partai-partai Islam tradisionalis akan bergabung ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan partai Islam modernis akan bergabung ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS). “Dengan penyederhanaan partai, maka biaya sosial politik makin murah dan memperkuat sistem presidensial dan politik “dagang sapi “semakin tereliminasi (terhapuskan, red) ,” kata dia. Sebelumnya diberitakan, MA membatalkan sejumlah pasal Peraturan KPU No. 15 tahun 2009 yang mengatur penetapan kursi legislatif yang dianggap bertentangan dengan UU No 10 tahun 2008 tentang Pemilu. Landasan uji materi, UU No 10 tahun 2008 seharusnya menjadi rujukan. Politisi senior Partai Golkar, Ferry Mursyidan Baldan, menilai, pemilu terancam tak lagi sebagai ajang atau ruang kompetisi politik, setelah adanya putusan Mah-

kamah Agung tentang pengaturan perolehan kursi tahap ketiga. “Kendati pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya menyatakan, putusan Mahkamah Agung (MA) tersebut tidak berlaku surut, namun memperhatikan perkembangan dinamika yang terjadi ke depan, pemilu berpotensi tidak lagi menjadi arena kompetisi demokrasi,” katanya di Jakarta, kemarin. Hal itu, katanya, karena selalu saja ada pihak yang berusaha mencari celah dengan mengutak-atik aturan main pemilu demi keuntungan pribadi maupun kelompok politiknya. Sebagaimana diberitakan, MA membatalkan sejumlah pasal Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2009 yang mengatur penetapan kursi legislatif, yang dianggap bertentangan dengan ketentuan pasal pada Undang Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan

Umum. “Ketika semua ini berawal dari pernilaian tentang Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2009 yang ‘dianggap’ bertentangan dengan Undang Undang Nomor 10 Tahun 2008 itu, atau penilaian tentang KPU yang salah menerapkan ketentuan dalam penetapan perolehan kursi sehingga keluarlah Putusan MA dan Mahkamah Konstitusi (MK), maka ke depan memang akan banyak pengaruhnya kepada dinamika kompetisi demokrasi melalui Pemilu itu tadi,” ungkap anggota Komisi II DPR RI itu. Sebab, lanjutnya, dengan landasan uji materi, seharusnya Undang Undang Nomor 10 Tahun 2008 yang jadi rujukan. “Namun ternyata norma yang digunakan bukanlah norma undang-undang, tetapi ‘norma’ persepsi pemohon, bahwa seharusnya dirinya yang meraih kursi tersebut,” kata Ferry. (ant)


n

s -

r m -

Megap litan

4

Suluh Indonesia, Senin 3 Agustus 2009

K ilas Banyak Peneliti “Kabur” KEPALA Pusat Penelitian Ilmu Pengetahun dan Teknologi (Puspiptek) Jeni Ruslan menyatakan para ahli peneliti Indonesia lebih banyak “kabur” ke luar negeri ketimbang menjadi peneliti di negaranya sendiri. Menurut Ruslan, fenomena ini disebabkan mereka peneliti Indonesia meninggalkan negara ini untuk menjadi peneliti di luar negeri, mereka mencari yang terbaik karena ditawari gaji yang mahal. Dia menjelaskan, dari puluhan ahli peneliti di Indonesia yang sebelumnya menjadi peneliti di Indonesia kini setengahnya telah bekerja di luar negeri di beberapa pusat penelitian asing, sebab mereka merasa lebih nyaman menjadi peneliti di negara lain. Hal ini disebabkan, lanjut Ruslan, karena kurangnya penghasilan dari peneliti Indonesia dan perhatian serta kesejahteraan yang diberikan pemerintah kepada para peneliti Indonesia yang dirasa masih kurang. Selama ini, kata dia, gaji para peneliti di Indonesia kecil dan minim, bila jabatannya segitu gajinya tetap segitu. Akibatnya banyak ahli peneliti Indonesia berlomba-lomba menjadi peneliti di luar negeri, karena tawaran gaji yang lebih besar dari pusat penelitian yang ada di luar negeri, akhirnya Indonesia kehilangan ahli-ahli terbaik Indonesia. Ia mengaku, produk ciptaan para peneliti Indonesia kurang begitu dihargai oleh pemerintah maupun dari luar negeri, padahal mereka telah bekerja dengan maksimal dan baik menciptakan produk alat-alat tertentu. (ant)

Buta Aksara Tinggi DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi mendesak pihak eksekutif segera melakukan upaya pemberantasan masalah buta aksara. Anggota DPRD Kota Bekasi, Moh Sholeh mengatakan, berdasarkandata Badan Pusat Statistik (BPS) setempat bahwa sebanyak 24 ribu warga Kota Bekasi saat ini diketahui mengalami buta aksara atau tidak bisa baca-tulis. Angka itu jika dipersentasikan mencapai 1,13% dari jumlah seluruh warga Kota Bekasi yang kini tercatat sebanyak lebih dari 2 juta jiwa. Menurut Sholeh, data itu diperoleh BPS berdasarkan survei indikator pembangunan manusia yang dilakukan sepanjang tahun 2007 dan 2008. Sampel yang diambil dari survei mencapai 2.368 Rumah Tangga yang tersebar di 12 Kecamatan di Kota Bekasi. Hasil survei, kata dia, juga menunjukkan warga yang mengalami buta aksara terbanyak berada di Kecamatan Mustikajaya, yakni 7.900 orang, atau setara dengan delapan persen dari jumlah warga di kecamatan tersebut. Kecamatan Mustikajaya merupakan wilayah baru hasil pemecahan wilayah di Kecamatan Bantar Gebang. Warga yang buta aksara, kata dia, berada pada kisaran usia 15 hingga 65 tahun. Beberapa faktor yang menyebabkan buta aksara di antaranya karena sulitnya warga mengakses pendidikan di masa lalu, serta karena faktor ekonomi yang terbatas. Sholeh berharap, Pemkot Bekasi bisa lebih memprioritaskan penyelesaian masalah ini, di antaranya dengan memperbanyak pendidikan luar sekolah, dengan sasaran anak putus sekolah, orang dewasa dan mereka yang sudah berusia lanjut. (ant)

a K pe as

K ta

Raih Penghargaan B G R - Tiga koperasi di Kota Bogor yang berprestasi pada tahun 2009 mendapatkan penghargaan dari pemerintah kota (Pemkot) Bogor. Kepala Dinas Perindustrian dan Koperasi Kota Bogor H Idih O Wihardja di Bogor menjelaskan, tiga koperasi tersebut adalah KPRI Melati Istana Bogor, KPEK Kosari Kelurahan Harjasari Kecamatan Bogor Selatan, dan KBMT Wasilah. Penghargaan kepada tiga koperasi itu, katanya, telah diserahkan oleh Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Pemkot Bogor H Eddy S Warsa mewakili wali kota Bogor bersamaan dengan pelantikan pengurus Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Kota Bogor masa bakti 2009-2013. Kepengurusan Dekopinda masa bakti 2009-2013 diketuai oleh Hidayat dari Koperasi Sepakat Kota Bogor dengan pengurus seluruhnya berjumlah enam orang dari berbagai koperasi yang ada di Kota Bogor. Sementara itu, Wali Kota Bogor Diani Budiarto dalam sambutan tertulisnya mengatakan,.besarnya jumlah koperasi di Jabar —termasuk di Kota Bogor— belum mencerminkan sebagai koperasi yang berperan besar dalam menggerakan roda perekonomian, terutama membuka kesempatan kerja. Ia menyodorkan bukti dimana dari 22.500 jumlah koperasi yang ada di Jabar memang telah menempatkan wilayah itu sebagai provinsi dengan pertumbuhan koperasi yang tinggi di Indonesia. Tetapi, kata dia, disayangkan bahwa dari jumlah tersebut yang aktif lebih kurang 5000 koperasi yang rutin melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Menurut dia, tentu semua pihak tidak menginginkan perkembangan koperasi terhenti begitu saja, dan tidak ingin pembentukan koperasi hanya sebatas formalitas dari amanat konstitusi semata. ‘’Karena sebenarnya ada potensi besar yang tersimpan untuk dikembangkan agar koperasi bisa lebih maju lagi. Apalagi, koperasi mempunyai peranan sangat strategis dalam membangun perekonomian nasional,” katanya. Dikemukakannya bahwa koperasi adalah salah satu komponen bangsa yang sangat diharapkan mampu memajukan pertumbuhan ekonomi bangsa. (ant)

Suluh Indonesia/ant

BA IPTA SENI - residen Susilo Bambabng udhoyono didampiungi Ibu egara, Ani udhoyono bermain alat musik angklung bersama Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, endiknas, Bambang Sudibyo dan enbudpar, Jero Wacik pada acara omba ipta Seni Anak-Anak Tingkat asional di Istana Bogor, Bogor, kemarin.

e

an

tu

an se e an a

KPU ep

selama satu bulan lebih, hampir semua situ terancam beralih fungsi. ‘’Kesembilan situ di Tangsel yang beralih fungsi sebagaimana mestinya yaitu, Gintung, Sasak Tinggi atau Pamulang, Segoso, Pondok Jagung, Ciledug, Parigi, Bungur, Rompang dan Kayu Atap,” jelasnya. Ia mengungkapkan, situ yang mengalami penyempitan dan pedangkalan akibat beralih fungsi yaitu Situ Legoso dimana dari luas sebelumnya 4,00 hektar kini menjadi 1,00 hektar. Adapun, katanya, Situ Bungur dari luas sebelumnya 3,25

hektar mengerucut menjadi 2,60 hektar. Situ Rompang dari luas sebelumnya 1,74 hektar menjadi 1,70 hektar. Situ Sasak Tinggi dari luas 31,00 hektar mengecil menjadi 25,30 hektar. Sedangkan situ yang tidak mengalami perluasan, lanjut Judianto, situ Ciledug tetap bertahan dengan luas 22,00 hektar, situ Gintung 1,63 hektar, situ Pondok Jagung 7,95 hektar dan situ Kayu Atap 1,63 hektar. ‘’Sementara hanya satu situ yang mengalami perluasan yakni situ Parigi dari 5,21 hektar luasnya sekarang menjadi 5,52 hektar,” ujarnya. (ant)

mendapat tugas dari kantornya untuk meliput aksi tawuran di lokasi. Namun saat Rico mengambil gambar, sejumlah pemuda beramput cepak menyerang Riko. ‘’Saya dikeroyok sepuluh pemuda berambut cepak. Padahal saya sendiri saat itu sudah mengaku kalau saya ini wartawan,” sesalnya. Kapolsek Bogor Tengah, AKP Ade Yusuf mengaku,saat ini pihanya masih terus melakukan penyelidikan. ‘’Kita tidak diam, dan kami akan terus proses kasus ini,”tegasnya. Sementara itu, Persatuan Wartawan Multimedia Indone-

sia (Perwami) mengecam keras tindakan premanisme ini. ‘’Cukup banyak pasal yang bisa menjerat dan menindak tegas pelaku premanisme terhadap jurnalis,” tegas Sekjen Perwami Nikson di Jakarta, kemarin. Nikson mendesak agar kepolisian setempat bertindak cepat dan menjerat pelaku baik dengan UU 40 Tahun 1999 tentang Pers maupun KUHP. Dengan KUHP, lanjut Nikson, pelaku bisa dikenai pasal perbuatan tidak menyenangkan dan penganiayaan dan ini merupakan bentuk perlindungan hukum kepada jurnalis. (bas)

Sebagaimana rencana yang ditetapkan, Kecamatan Limo akan dipecah menjadi dua kecamatan yaitu Kecamatan Limo yang mencakup Kelurahan Limo, Kelurahan Grogol dan Kelurahan Krukut. Sedangkan Kecamatan Cinere mencakup Kelurahan Cinere, Kelurahan Pangkalan Jati serta Kelurahan Pangkalan Jati Baru. ‘’Jika pemekaran kecamatan jadi dilaksanakan harus disertai dengan penambahan infrastruktur untuk Kecamatan Cinere, teru-

tama sarana pendidikan. Karena di Kecamatan Cinere nanti tidak memiliki SDN,” tutur Yayan di Depok, kemarin. Saat ini, ungkapnya SD negeri berada di Kecamatan Limo sehingga jika dilakukan pemecahan, maka kecamatan yang baru tidak memiliki SD negeri. Demikian halnya dengan SMP dan SMU negeri yang berada di wilayah Kecamatan Limo. ‘’Untuk itu perlu adanya penambahan sarana pendidikan,” harap Yayan.

Selain masalah sarana pendidikan, Yayan juga menghimbau agar diperhatikan masalah sarana kesehatan lantaran puskesmas yang ada d Kecamatan Limo saat ini dirasa kurang. Belum lagi masalah jalan rusak yang banyak dikeluhkan warga. Dikatakan Yayan, saat ini pembangunan infrastruktur di wilayahnya baru mencapai 13 persen saja. Untuk itu, dia meminta adanya suatu pembangunan infrastruktur yang merata. ‘’Untuk wilayah Limo sendiri perlu banyak dilakukan perbaikan, termasuk beberapa titik jalan yang rusak dan banyak dikeluhkan warga. Saya berharap pembangunan di Depok merata,” harapnya. Pemekaran kecamatan sendiri sudah lama direncana-

kan, sejak era Wali Kota Badrul Kamal melalui Keputusan Wali Kota 821.28/60/KPTS/TAPEM/ HK/2003 tanggal 12 Maret tentang Pembentukan Tim Pengkajian Pemekaran Kecamatan. Namun baru akan direalisasikan akhir tahun 2009 ini meskipun terkesan dipaksakan. Hal itu dilihat dari kurangnya persiapan dari pemkot sendiri. Beberapa kendala yang terdapat di lapangan antara lain, kurang memadainya sumber daya manusia (SDM) dan belum tersedianya bangunan kantor serta alat tulis kantor. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Depok, Wahyudi mengatakan perlu penyeimbangan kebutuhan sarana pendidikan di daerah Depok. (rin)

menunggu putusan pengadilan. “Bagi saya, semua bukti yang ada sudah dapat di jadikan bahan untuk mengambil keputusan,” tegas Yoyo. Dia menjelaskan, jika nantinya caleg yang dimaksud dicoret dari anggota kursi dewan, maka akan digantikan dengan caleg terpilih lain yang berada di bawahnya dari dapil yang sama. Namun, jika hanya ada calon tunggal dari partai tersebut, maka akan digantikan dengan caleg terpilih lainnya dari dapil yang sama tetapi dari partai yang berbeda. “Penggantinya harus dari dapil yang sama. Jika dia adalah calon tunggal, maka yang akan menggantikan adalah caleg dari partai lain tetapi dari dapil yang sama,” terang Yoyo. Sebelumnya ramai diberitakan Ardja Djunaedi, caleg terpilih dari partai Golkar dapil kecamatan Limo diduga kuat menggunakan ijazah SMA palsu. Menanggapi hal tersebut, Ketua Panwaslu Kota Depok, Sjamsu Hadi pun juga masih menunggu putusan pengadilan dalam menangani kasus ini. (rin)

25 WNA Dicekal TANGERANG - Imigrasi Tangerang, Banten, melarang 25 warga negara asing (WNA) yang dipulangkan ke negara mereka dari Januari hingga Juli 2009 untuk kembali ke Indonesia. ‘’Ke-25 WNA itu kami cekal. Nama ke 25 orang asing itu di “black list” oleh Imigrasi Tangerang karena dinilai melanggar aturan keimigrasian,” ujar Kepala Imigrasi Tangerang, Pondang Tambunan di Tangerang, kemarin. Dia menjelaskan dari Januari sampai akhir Juli 2009 sudah sekitar 25 WNA yang dipulangkan ke negara masing-masing karena melanggar aturan imigrasi. ‘’Meskipun ke-25 WNA tersebut telah kembali ke negaranya dan membuat visa perizinan baru, imigrasi tetap melarang mereka masuk ke Indonesia,” tandasnya. Pondang mengatakan ke-25 WNA itu umumnya berasal dari

Suluh Indonesia/ant

B TA AKSARA - Se umlah siswa sekolah dasar memanfaatkan fasilitas perpustakaan yang ada di intar saat acara omba ipta Seni Anak-Anak Tingkat asional di Istana Bogor, Bogor, kemarin.

obil

Pemekaran dan Infrastruktur A AT imo ayan Ariyanto menghimbau kepada pemerintah kota Depok agar memperhatikan infrastuktur di wilayahnya, terutama sarana pendidikan. asalnya, ika rencana pemecahan kecamatan di Depok adi dilaksanakan, maka Kecamatan imo yang akan dipecah men adi dua kecamatan nantinya maka di Kecamatan yang baru, yaitu Kecamatan inere tidak memiliki sarana pendidikan negeri.

DEP K - KPU Depok belum mencoret anggota calon legislatif (caleg) terpilih dari Partai Golkar yang diduga menggunaklan ijazah palsu. Pasalnya hingg saat ini masih terjadi beda pendapat antara lima orang anggota KPU Kota Depok. Kendati laporan dari masyarakat sudah jelas dan disertai bukti, namun KPU terkesan sangat hati-hati mengambil keputusan. “KPU belum bisa mengganti caleg yang bermasalah karena masih terjadi beda pendapat pada anggota KPU,” kata Ketua Pokja Divisi hukum KPU Depok, Yoyo Efendi di Depok, kemarin. Yoyo sangat menyayangkan belunm dicoretnya caleg terpilih tersebut. Padahal, katanya semua bukti dan keterangan dari instansi terkait dinilai sudah cukup untuk mengambil keputusan penggantian caleg bermasalah. Namun beberapa anggota KPU lainnya masih bersikeras menunggu hasil Putusan dari Pengadilan Negeri (PN) Depok. Yoyo menilai segala bukti yang ada sudah cukup untuk mengambil keputusan sehingga tidak perlu

Wartawan Radar Dikeroyok B G R – Tanpa sebab jelas, Rico A. Simanjuntak (23), salah satu wartawan Harian Radar Bogor, dikeroyok sekelompok preman berambut cepak di kawasan Air Mncur, Jalan Sudirman, Kota Bogor, kemarin. Akibatnya, korban pun mengalami luka dan memar dihampir seluruh tubuhnya. Rico sendiri berhasil diselamatkan oleh anggota polisi dari Polsek Bogor Tengah yang saat itu melintas di lokasi kejadin. Peritiwa nahas yang dialami Rico ini terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu Rico bersama rekannya Zukarnain (23),

et

Caleg Bermasalah

Beralih Fungsi TANGERANG - Sebanyak sembilan situ yang tersebar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Banten yang difungsikan sebagai resapan air terancam beralih fungsi karena lahannya mulai menyempit akibat maraknya pembangunan. ‘’Garis sepadan situ dari luas yang sebenarnya kini menyempit karena pembangunan perumahan, pusat perbelanjaan, pembuangan sampah masyarakat,’’ kata Kepala Bidang Pengairan Dinas PU Kota Tangsel Judianto, kemarin. Ia mengatakan, berdasarkan inventarisir PU Tangsel

eu

China, Hong Kong, Afrika, dan beberapa negara di Asia Timur. Mereka diketahui melakukan pelanggaran imigrasi dalam razia yang dilakukan kantor imigrasi setempat, termasuk tidak mematuhi aturan bertempat tinggal di Indonesia dengan menyalahgunakan visa kunjungan sebagai izin tinggal, katanya. Mereka tidak memperpanjang izin tinggalnya di Indonesia meskipun mereka tahu izin tinggal tersebut telah habis, katanya. ‘’Sesuai aturan visa kunjungan tidak diperkenankan untuk izin tinggal dalam waktu yang lama, namun mereka tetap membandel mengunakan visa kunjungan dengan cukup lama tinggal di Indonesia,” katanya. Ia mengatakan Kantor Imigrasi Tangerang sebelumnya telah mengingatkan WNA tersebut untuk memperpanjang izin tinggal di Indonesia. (ant)

SIUPL No.79/PDN-2/SIUPL/PP/12/2006

HADIRILAH PRESENTASI: V-NET Center BOGOR

Hub. 0251-2280018-328980 LENNY, SE Bintang 1 V-net 0813 116 244 52 0251.9469700

MEREKALAH BUKTI SUKSES V-NET PARADE BINTANG 1 V-NET CENTER BOGOR Kesimpulan: Jadi Member V-Net TAU UNTUNG !!!

Ms. Shiddiq. S. Ag. Msi Bintang 1 V-net 0818 079 123 89 0251. 277 00 66 GUNTUR 0813 1130 9199 ARIE SUDHARSONO 0813 8535 4951 NANY. N. YASYROH. S. Ag 0251. 9666 564 081111 8542

Ir. Edison Siregar. SE. Msi Bintang 1 V-net 0815 7407 9996 0813 1441 2472

ARMY SIDIK 0852 8234 4808 0857 1620 3143 JANIYEM 0817 9045 399 0812 1856 7259 MIMI BUDIWATI 0251 3977 203 0877 7034 4419

Syarat Menjadi Anggota V-NET:

Nurma Girsang Bintang 1 V-net 0813 8183 2742 0878 7007 1461 Ir. YANUAR LATIEF. MM 0812 9059 557 021 9929 9394 M. ALI SADIKIN A. JP 0818 0748 5365 021 9420 5577 ADE ROHAYATI 0818 4097 76 0812 0050 0834

1. Dapat Bonus Sponsor 1 ajak Teman: Rp. 33.000, / orang plus Rp. 50.000,- dari Bank Sinar Mas 2. Dapat Cash Back Rp. 500-Rp. 1000,- mulai dari transaksi yang ke-6 dst 3. Bisa isi ulang untuk diri sendiri / jualan pulsa / 24 jam semua operator 4. Bonus Target: Mencapai 31 Juta (setiap Penambahan Member) 5. Bonus Extra Sponsor: Mencapai 97 Juta/bln (dari member isi pulsa) 6. Bonus Bulanan: Mencapai 97 Juta/bln (dari member isi pulsa) 7. Bonus Penghargaan: HP, Komputer, Motor, ONH, Mobil, Rumah 8. Bonus Tour dg kapal pesiar ke Singapore & Malaysia 2010 9. Undiannya WOW LUAR BIASA

1. Biaya daftar VIP Rp. 170.000 (termasuk dep. Pulsa 30rb + Member Kit V-net + Brosur + VCD Presentasi + VCD Kiat & Rahasia Sukses + Sdh termasuk biaya kirim ke alamat Anda) 2. Transfer/Setor ke: BCA/Bank Mandiri/BNI/BRI 3. SMS data Anda: Nama, Alamat tinggal, No. HP, No. Rek 4. Jika Anda belum memiliki Rek Tabungan, buka rek di Bank Sinar Mas (tanpa Setoran Awal dan bisa dapat Bonus Rp. 50.000)

WS!! HOT NE

1. Pakai Kartu Perdana V-Net - Esia GRATIS Call & SMS Kesesama Member V-Net 2. Bayar Tagihan PLN dan Telkom Lewat V-Net dapat Bonus C.002774-P.Bisnis3


pini

Suluh Indonesia, Senin 3 Agustus 2009

F OKUS Menteri Profesional OMISI Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono sebagai presiden dan wakil presiden periode lima tahun ke depan. Meski kemenangan itu masih menuai gugatan, kemenangan mutlak itu dipastikan tidak akan banyak berubah. Sebagai pemenang, SBY banyak mendapat masukan dari pengamat soal pentingnya kabinet ramping dan profesional. Kita akui naiknya SBY-Boediono tidak lepas dari partai politik (parpol) yang mendukungnya. Pendukung koalisi yang minta jatah menteri atau jabatan lainnya di pemerintahan sah-sah saja, tetapi SBY tentu punya pertimbangan tersendiri soal kabinet sekarang. Apalagi SBY tidak akan mungkin mencalonkan diri lagi sebagai presiden pada pemilu mendatang karena aturannya cukup dua periode saja. Maju-mundurnya Partai Demokrat ke depan akan sangat ditentukan SBY sekarang. Jika kerja kabinetnya tidak profesional, partai ini akan ditinggalkan rakyat, demikian juga sebaliknya. Seperti kita ketahui karakter SBY tidak bisa ditekan-tekan oleh siapa pun. Ketika memilih calon wakil presiden banyak usulan dari parpol koalisi, tetapi SBY memilih Boediono yang profesional dan bukan orang parpol. Kondisi seperti ini kita harapkan berlanjut pada pembentukan kabinetnya. Jika wakilnya dari unsur profesional, menterinya sudah layak juga demikian. Pengalaman kabinet SBY sekarang ini benyak mengambil unsur profesional seperti Menteri Perdagangan, Menteri Komunikasi, Keuangan, Menko Perekonomian, dan lain-lain, hasilnya perekonomian cukup stabil dan tidak buruk-buruk amat. Pelajaran seperti ini perlu tetap dilanjutkan. Sesuai tema kampanyenya dulu, lanjutkan! Profesionalisme dalam merit (pemberian jabatan berdasakan keahlian dan track record yang baik) akan menjadikan kinerja dapartemen/ nondepartemen menjadi lebih penting daripada kepentingan sekelompok orang. Merit dalam teori manajemen akan menjadikan seseorang mampu bekerja dengan maksimal dan mengabdi untuk negara, bangsa dan rakyat tentunya. Jika profesionalisme dilaksanakan, seorang menteri akan menjalankan tugas memimpin departemen/nondepartemen yang di dalamnya melaksanakan tugas pokok sesuai bidang kerjanya, menjalankan visi dan misi presiden. Menteri ini diharapkan mampu menerjemahkan visi-misi tersebut untuk kepentingan rakyat, bukan parpol pengusung presiden maupun koalisinya. Persoalannya sekarang di mana mendapatkan orang yang profesional? Tidaklah sulit, di luar parpol banyak kaum profesional di universitas. Ketika orde baru profesional didominasi dari UI (Universitas Indonesia), tetapi kini sudah menyebar ke UGM, Padjajaran, IPB dan ITS. Di parpol juga banyak figur yang memiliki kemampuan-profesionalisme yang tinggi untuk negara. Masalahnya, jika figus profesional itu diambil dari parpol bisakah mereka melepaskan baju parpolnya dan sungguh-sungguh bekerja untuk rakyat sesuai dengan visi dan misi presiden? Tantangan berat dalam perekonomian global lima tahun mendatang membuat penempatan orang-orang profesional dalam tim ekonomi kabinet 2009-2014 yang akan kembali dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono menjadi amat penting. Ancaman krisis membuat kebijakan ekonomi tak bisa ditentukan berdasarkan pertimbangan politis dan populis. Setidaknya ada tiga tantangan besar yang dihadapi pemerintah ke depan. Pertama, di bidang ekonomi, selain menjaga momentum pertumbuhan dan mengatasi dampak krisis global, juga menciptakan pasar yang lebih adil dan bersahabat untuk rakyat. Kedua, membangun pemerintahan yang lebih bersih, terutama dengan mencegah munculnya regulasi yang dibuat untuk keinginan kelompok tertentu. Ketiga, memperkuat sistem pertahanan negara, antara lain dengan memperbaiki alutsista (alat utama sistem persenjataan). Ketiga tantangan itu hanya dapat dijawab jika pemerintahan diisi orangorang profesional. Kabinet yang diisi kaum profesional akan membuat pemerintahan lebih fokus dan meningkatkan kinerjanya. Kita tunggu. ***

K

S URAT ANDA Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/ SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Elit Perlu Beri Contoh KOMISI Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan hasil Pemilihan Presiden, meski hasilnya belum ditetapkan secara resmi. Rakyat sudah hampir pasti memiliki presiden yang sama meski wakilnya berbeda. Susunan kabinet kemungkinan besar juga tak lagi sama. Tetapi tentu diharapkan kebijakan yang pro-rakyat bisa dilanjutkan atau bahkan ditambah, mengingat pemerintahan mendatang hanya melanjutkan program yang telah dibuat terdahulu. Rakyat berharap pelaksanaan pemilu yang sejauh ini aman, paling tidak ancaman teror terhadap pelaksanaan pemilu tidak terjadi. Terlepas dari pemboman di dua hotel berbintang lima, sejauh ini kondisi politik masih stabil. Rakyat banyak belajar dari pileg maupun pilpres lalu. Di tengah kisruh daftar pemilih tetap (DPT)

kedua hajatan rakyat itu bisa berjalan. Paling tidak, kekisruhan itu tidak disikapi dengan emosional yang memancing instabilitas tetapi diserahkan ke jalur hukum. Rakyat juga diajarkan bagaimana seharusnya permasalahan diseleaikan. Meski hasil rekapitulasi KPU masih digugat, tetap ada harapan dari masyarakat agar proses ini tetap berjalan lancar yang bisa memuluskan proses transisi periode pemerintahan kali ini. Elit politik juga harus bisa memberikan contoh sportifitas. Jika memang kalah harus mengakui. Sebaliknya, gugatan yang diajukan merupakan contoh sangat baik untuk memberikan pembelajaran demokrasi ke depan agar pelaksanaan pemilu mendatang makin baik. Soewignyo Plumpang, Jakut

S UARA ANDA K L ini khusus untuk pembaca yang ingin menyampaikan, kritik, saran dan komentar singkat mengenai berbagai persoalan pada para pejabat Pemerintahan, mulai dari Lurah, Camat hingga Presiden. Kirim pesan singkat Anda secara padat dan jelas, tanpa menyinggung perasaan orang lain. Setiap pesan akan diedit. Cara pengiriman SMS dengan format: BJ <spasi> pesan, lalu kirim ke 3499. (biaya Rp2000/SMS). Contoh : BJ Jakarta harus cari gubernur yang mampu menanggulangi banjir.

Bang D

el

Kompetisi dalam pemilu jangan seperti permainan bola

Apalagi main kayu ...

5

Prioritaskan Kabinet Profesional JAUH hari sebelum Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan kemenangan SBY-Boediono, politisi PKS dan PKB di media massa sudah secara terang-terangan meminta SBY untuk segera menepati kontrak politik koalisi. Bahkan, ada yang meminta tambahan kursi di kabinet. Demikian juga dengan partai gurem, turut meminta jatah. Tentu, kenyataan itu bukan suatu hal yang ringan bagi SBY untuk mewujudkan janjinya, membangun kekuatan sistem presidensial. Sekalipun presiden terpilih memiliki otoritas atas itu semua, tetapi jika SBY gagal mengambil kebijakan akomodatif terhadap kepentingan banyak parpol koalisinya, harapan terbentuknya pemerintahan efektif melalui penguatan sistem presidensial nihil digapai. Mau tidak mau, SBY juga harus mengakomodasi parpol-parpol pendukung koalisinya. Bukan hanya terkait dengan alasan kontrak politik, melainkan untuk keberlangsungan pemerintahan ke depan. SBY membutuhkan parpol untuk koalisi di parlemen untuk mendukung kebijakannya. Karena tidak mungkin pemerintahan dijalankan sendirian. Bahkan sangat berbahaya jika SBY tidak mengakomodasi parpol pendukung koalisinya. Namun di sisi lain, SBY dituntut profesional dalam menentukan orang di kabinetnya. Karena seorang menteri berpengaruh besar dalam mengantar kesuksesan pemerintahan. SBY harus memahami, penentuan seorang menteri tidak boleh sebatas berdasarkan pada desakan dan tuntutan kontrak koalisi. Perlu disadari bahwa di balik kemenangannya ada kepentingan rakyat. Rakyat berharap pemerintahan dijalankan oleh orang-orang kompeten agar keterpurukan nasibnya berubah lebih baik. Kalau melihat komentar-komentar SBY di media massa, tampaknya memang ada kecenderungan untuk mendahulukan orang-orang profesional atau para pakar. Nada-nada segar sudah mulai tampak. Hal itu tentu sejalan dengan komitmennya sejak awal, untuk membentuk sistem pemerintahan presidensial yang efektif. Kita tidak tahu kenyataannya, apakah SBY tetap komit dengan janjinya, atau ingkar karena desakan parpol koalisinya. SBY sangat perlu berhati-hati dalam mengambil kebijakan atas pembentukan kabinet. Dia juga harus akomodatif terhadap suara parpol pendukungnya demi dukungan yang kuat terhadap pemerintahannya. Tetapi perlu diingat, jangan sampai melupakan komitmennya untuk membangun pemerintahan efektif melalui penguatan sistem presidensial. Nasib rakyat dan kesuksesan pemerintahan

Oleh : Fathor Rahman MD* sangat ditentukan oleh itu semua. Komposisi Kabinet Idealnya, formasi kabinet mendatang paling tidak tersusun 60:40 persen, 60 persen untuk menteri ahli atau profesional dan 40 persen untuk menteri partai. Dengan komposisi semacam itu, masih ada kemungkinan semua parpol mendapatkan jatah. Jatah 40 persen untuk mangakomodasi parpol sudah cukup besar. Hak parpol itu cukup diberikan kepada pendukung koalisinya. Sedangkan parpol di luar koalisinya jangan diberi kesempatan untuk menduduki kursi di kabinet. Biarkanlah mereka menjadi oposisi sebagai kontrol kekuasaan. Orang-orang ahli harus lebih menjadi prioritas yang melebihi

ya agar tidak retak. Intrik-intrik politik dalam tubuh pemerintahan penting untuk diredam dan dikendalikan sejak awal. Di saat seperti inilah SBY dituntut lebih profesional. Itu adalah konsekuensi dari bangunan koalisi yang terlalu besar. Mau tidak mau, kenyataan itu sudah harus dihadapi dengan

—SBY sangat perlu berhati-hati dalam mengambil kebijakan atas pembentukan kabinet.

—Desakan dan tuntutan parpol tidak boleh mengorbankan nasib rakyat.

—Lebih baik lagi SBY mengumumkan kepada publik, alasan serta kriteria umum siapa yang layak memangku jabatan di tubuh kabinet.

menteri memiliki keterkaitan dengan legitimasi masyarakat. Bahkan kemungkinan berbagai macam friksi pun bisa ditekan. *Penulis, peneliti pada Institute for Humankind and Political Studies (Inhups) Yogyakarta

Orang-orang ahli harus lebih menjadi prioritas yang melebihi orang parpol. Selain demi terbentuknya kepemimpinan kompetitif dan efektif juga demi hidupnya politik oposisi. Banyaknya komposisi parpol yang mendukung kepemimpinan SBY sangat berbahaya dan dapat berakibat lumpuhnya kekuatan oposisi. Pemerintah bisa menjadi sangat kuat. orang parpol. Selain demi terbentuknya kepemimpinan kompetitif dan efektif juga demi hidupnya politik oposisi. Banyaknya komposisi parpol yang mendukung kepemimpinan SBY sangat berbahaya dan dapat berakibat lumpuhnya kekuatan oposisi. Pemerintah bisa menjadi sangat kuat. Menurut Ignas Kleden (1998), oposisi dibutuhkan sebagai advocatus diaboli atau devil’s advocate, yang menyelamatkan kita dari bentuk pemerintahan otoriter. Menurut pakar hukum tata negara Universitas Gadjah Mada Fajrul Falakh (2009), SBY diharapkan berani mengaktualisasikan modal legitimasi yang diperolehnya dari rakyat. Desakan dan tuntutan parpol tidak boleh mengorbankan nasib rakyat. Tetapi di sisi lain, SBY juga harus mampu mempertahankan konsolidasi kekuatan koalisin-

sikap tegas serta profesional. Jika tidak, janji SBY untuk mengupayakan efektivitas sistem presidensial bisa tidak terwujud. Bahkan lebih parah dari itu, janji untuk mengupayakan kesejahteraan rakyat bisa mengalami kebuntuan. Pemerintahan bisa tidak berjalan stabil. Demikian pula, alangkah lebih baiknya seandainya SBY juga mengumumkan kepada publik, alasan serta kriteria umum siapa yang layak memangku jabatan di tubuh kabinet, agar seluruh masyarakat turut memberikan penilaian dan pantauan. Karena pada dasarnya hak prerogatif presiden dalam menentukan seorang

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

DEBAT P EMBACA

Saatnya Menanti Janji RAKYAT Indonesia bakal memiliki wakil presiden baru, Boediono. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dipastikan bakal kembali memimpin negeri ini untuk lima tahun mendatang. Rakyat sejatinya sudah bisa menerka arah kebijakan ke depan. Tetapi, dengan sosok baru Boediono diharapkan ada perubahan di bidang ekonomi yang lebih signifikan merubah krisis menjadi peluang. Arah perbaikan ekonomi dunia sampai saat ini memang belum pasti. Tak ada salahnya jika fundamental dalam negeri diperkokoh meski terasa sulit. Pertarungan politik sudah selesai. Kini saatnya kita saling membahu membentuk pemerintahan yang kuat. Kemenangan SBY-Boediono sebenarnya kemenangan milik bersama. Sebab, pasangan MegaPrabowo maupun Jusuf KallaWiranto sudah begitu berandil besar dalam menciptakan

demokrasi di Indonesia. Hanya dengan persatuan fundamental dalam negeri bisa diperkokoh. Klasik memang tetapi itulah kenyataannya. Tutuplah pertarungan politik ini dengan memberikan kontribusi yang signifikan dalam membangun negeri. Saya percaya para elit politik itu memiliki peran yang tak kalah pentingnya untuk ikut andil dalam membangun negeri ini ke depan. Tentu saja saling mendukung bukan berarti serba mengiyakan semua kebijakan pemerintah. Kritik tetap diperlukan sepanjang diniatkan untuk memperbaiki dan bukan justru menjatuhkan yang justru bisa kontra-produktif. Pemerintahan baru ditantang untuk bisa meneruskan program yang telah dijalankan selama lima tahun ini. Janji yang ditebar ke rakyat saat kampanye dulu, saatnya diimplementasikan. Mestinya tak ada halangan

berarti mengingat pondasi kebijakan telah dibuat lima tahun lalu. SBY dipilih dengan suara begitu telak dari pesaingnya tentu bukan tanpa maksud. Ini menandakan bahwa SBY benarbenar diharapkan bisa meneruskan kebijakan yang selama ini dinilai telah berjalan sesuai harapan masyarakat. Apa-apa yang belum tuntas saatnya diselesaikan agar kebijakan itu menjadi lengkap dan bisa benar-benar dirasakan rakyat. Lima tahun mendatang mestinya bisa dijadikan waktu untuk menikmati kebijakan yang telah digariskan lima tahun sebelumnya. Apalagi jika kabinet tetap diisi oleh orangorang yang tepat. Pertahankan yang lama jika memang baik dan jangan sungkan mencopot bila terbukti gagal. Tentu masih banyak orang cerdas di negeri ini. Tentu saja tak cukup cerdas tetapi memiliki hati nurani sehingga kebijakannya bisa

berjalan lurus dan tetap membela kepentingan rakyat. Boediono yang dipercaya memiliki kemampuan analisis ekonomi yang kuat-dan karena itu dipilih SBY- tentu harus bisa membuktikan kepiawainnya meramu kebijakan khususnya ekonomi. Buktikan bahwa tudingan yang dialamatkan kepadanya soal paham neolib yang tidak pro-rakyat sama sekali tidak benar. Saatnya menangkal semua tudingan itu dengan kebijakan yang benarbenar membumi dan memperhatikan rakyat kecil. Hanya dengan tindak nyatalah semua tuduhan bisa disirnakan. Rakyat membutuhkan pembuktian segera. Kelebihan pemerintahan yang sama mestinya bisa dimanfaatkan untuk bisa segera menciptakan realissi yang semula dijanjikan. Ahmad Priyanto Sumur Batu, Jakarta

Suluh Indonesia menerima tulisan Anda untuk dimuat di rubrik Debat Pembaca di halaman ini. Panjang tulisan maksimal 4.000 karakter. Tulisan akan diedit. Sertai dengan foto terbaru anda. Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga Atlet Indonesia Berlatih di China JAKARTA - Lima atlet tenis meja Indonesia terdiri dari tiga putra dan dua putri berlatih di China untuk menghadapi SEA Games 2009 di Laos. “Kelima atlet tenis meja yang tergabung dalam program pemusatan latihan nasional (Pelatnas) sejak Januari lalu sudah berlatih di China,” kata Sekretaris Jendral (Sekjen) Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI), Farid Rahman, di Jakarta, kemarin. Dipilihnya China sebagai tempat latihan menghadapi SEA Games karena negeri tirai bambu itu menjadi salah satu negara terkuat untuk olahraga tenis mejanya. Selain itu kelima atlet Indonesia itu selama berlatih di China juga dilatih dan didampingi pelatih setempat Lie Koktong yang pernah membawa Singapura merebut emas pada SEA Games sebelumnya. PTMSI berharap kelima atlet Pelatnas SEA Games cabang tenis meja itu bisa berlatih maksimal di China guna bisa meningkatkan prestasi tenis meja Indonesia pada SEA Games Desember 2009 di Laos. “Target tenis meja tidak muluk-muluk yakni hanya mengharapkan medali perak di SEA Games nanti,” kata Farid Rahman di sela-sela menyaksikan Kejuaraan tenis meja antar bank nasional di Jakarta. Pada SEA Games mendatang di Laos, tenis meja Indonesia menurunkan regu putra dan perorangan putri yang semuanya atlet asal Jawa Timur dari klub Gudang Garam. Kelima petenis meja itu adalah Husein, Gilang dan Fiky di kelompok putra, sedang kelompok putri Nur Azizah dan Silir. (ant)

Suluh Indonesia, Senin 3 Agustus 2009

6

Sriwijaya FC Rekrut Abanda Herman PALEMBANG - Juara Copa Dji Sam Soe IV musim kompetisi 2008-2009 Sriwijaya FC (SFC) dipastikan merekrut bek asal Persija Jakarta, Abanda Herman untuk menjadi skuad “Laskar Wong Kito” musim depan (20092010). Kepastian ini disampaikan Direktur PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen SFC, Dodi Reza Alex Noerdin, di Sekretariat SFC, di Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel), kemarin. Dodi, didampingi Ketua Tim Lima Hendri Zainuddin (Manajer Sriwijaya FC dan Vice President of Technic PT SOM) dan anggotanya, Rahmad Darmawan (pelatih), Faisal Mursyid (Secretary PT SOM), dan Bakti Saktiawan (President of Enterpreneurship PT SOM). Tim Lima yang bertugas meracik skuad “Laskar Wong Kito” musim depan, untuk memilih

pemain baru dan mempertahankan pemain lama untuk SFC. “Saya yang berkomunikasi langsung dengan Abanda, dan dia berjanji akan bergabung dengan Sriwijaya FC mulai 20 Agustus, mengingat saat ini ia sedang berlibur,” kata putra sulung Gubernur Sumsel Alex Noerdin ini pula. Ia menjelaskan, manajemen SFC merekrut Abanda untuk mengantikan Ambrizal, pemain musim lalu yang memilih hengkang ke PSPS Pekanbaru, Riau. “Sebelumnya kami telah deal dengan Ambrizal untuk perpanjangan kontrak kerja dan tinggal penandatanganan hitam di atas putih saja. Tapi, Ambrizal memutuskan untuk pindah ke PSPS Pekanbaru untuk memenuhi keinginan keluarganya. Karena itu, berdasarkan persetujuan pelatih Rahmad Darmawan, kami pun

bernegosiasi dengan Abanda Herman,” ujar Dodi yang juga Ketua HIPMI Sumsel ini. Ia tak membantah, masuknya Abanda praktis menggusur posisi Anoure Obiora Richard, pemain asing lama SFC yang sebelumnya telah deal secara lisan dengan tim lima untuk menjadi pemain asing kesebelasan ini musim depan. “Kami memang membutuhkan satu pemain asing di lini belakang, apalagi dengan hengkangnya Ambrizal membuat kami butuh bek tangguh. Abanda Herman merupakan jawaban akan kebutuhan tim ini,” ujar Dodi pula. Namun Dodi menolak menyebutkan nilai kontrak pemain ini, karena permintaan pribadi dari Abanda. Menurut sumber yang dapat dipercaya, nilai banderol pemain asal Kamerun ini bekisar antara Rp 1 miliar hingga Rp 1,2 miliar. (ant)

Suluh Indonesia/net

Abanda Herman

Cody/Sean Juara Reli Borneo 2009

Suluh Indonesia/net

Cody Crocker (kiri) dan Sean Gelael (kanan).

Legenda Atletik Indonesia Prihatin JAKARTA - Legenda atletik Indonesia mengaku sangat prihatin melihat prestasi cabang olahraga ini makin menurun. Jangankan berbicara di level dunia atau Olimpiade dan Asia, di ajang SEA Games pun prestasi atleti makin tertinggal. Padahal sekarang ini fasilitas sarana latihan dan pendukung lainnya jauh lebih bagus dibanding era sebelumnya. Lalu ada apa dengan atletik kita sekarang ini ? Pertanyaan inilah yang mengemuka ketika PB.PASI bersama PT Sido Muncul menghadirkan para atlet legendaris Indonesia di Stadion Madya Senayan Jakarta, Sabtu pekan kemarin. Mereka diundang selain menyaksikan penutupan Kejurnas Atletik Senior juga berdiskusi soal menurunnya prestasi para atlet. “Atlet kita sekarang ini kehilangan semangat juang dan disiplin. Kedua hal ini menjadi salah satu penyebab merosotnya prestasi mereka di even internasional,” kata Purnomo

Muhammad, Yudhi, mantan sprinter terbaik Indonesia pada era 1980-an. Padahal, prestasi atlet kita semestinya jauh lebih maju karena semua fasilitas tersedia. Mulai dari tempat latihan, tempat tinggal, gizi dan sarana pendukung lainnya sangat mendukung bahkan jauh lebih dari cukup. “Semangat juang hilang dikarenakan mereka cepat puas meski baru berprestasi level nasional. Baru sekali meraih emas di SEA Games saja sudah banyak tingkah, tak disiplin. PB PASI sudah habishabisan, semestinya atlet kita ini harus mengembalikan pengorbanan organisasi itu dengan prestasi,” kata Purnomo. Pandangan yang sama juga diungkapkan mantan sprinter terbaik Indonesia era 1990-an atau generasi sesudah Purnomo, Mardi Lestari. Pemegang rekornas lari 100 meter (10,20 detik) ini juga menilai disiplin atlet sekarang sangat lemah.

Mardi yang kini aktif membina atlet-atlet pelajar di PPLP Medan, Sumut itu mengatakan rekornas 100 meter yang dibuatnya pada PON 1989 itu sesungguhnya sudah bisa terpecahkan bila atletnya disiplin. Diskusi terbatas ini juga dihadiri mantan sprinter terbaik Asia, Mohammad Sarengat, Ema Tahapari, Yenny Maspaitella dan Supriati Sutono. Ketua Umum PB PASI, Bob Hasan mengatakan, kehadiran para legendaries atletik ini diharapkan memotivasi para atlet yunior. “Para atlet muda sekarang ini harus banyak belajar dan tukar pengalaman dengan para pendahulunya,” ujar Bob. Dirut PT Sido Muncul, Irwan Hidayat yang menjadi pemrakarsa kehadiran para legendaris atletik ini juga mengajak semua elemen atletik Indonesia bersama-sama membangkitkan dan membangun kembali prestasi olahraga ini di persaingan internasional. (oli)

5 Negara Meriahkan Bhayangkara Open JAKARTA - Tercatat lima negara dipastikan akan memeriahkan Kejuaraan Menembak Bhayangkara Open Piala Kapolri 2009 yang berlangsung 7-9 Agustus mendatang di Lapangan Tembak Kompleks Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. Ketua Panpel, Brigjen Polisi Edhi Susilo dalam jumpa wartawan di Jakarta, kemarin menjelaskan, lima negara itu adalah Malaysia, Singapura, Jepang, Perancis dan Jerman. Lebih jauh Edhi mengatakan, even ini semestinya digelar pada Juli lalu atau bersamaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) POLRI, 1 Juli. Namun pada bulan tersebut semua kekuatan POLRI konsentrasi pada pengamanan Pemilu Pilpres sehingga pelaksananya baru bisa dilakukan bulan ini. Ada 8 ketagori yang dilombakan yakni Pamen POLRI-TNI dengan senjata standard (pistol/revolver) non Pejera Electronik, Exekutif PATI POLRI-TNI dan pejabat sipil, Tembak Reaksi/IPSC, Tembak Non IPSC, Center Fire Pistol (umum), Center Fire Pistol (POLRI), Senjata Bela Diri (IKHSA) dan Airsoft. Edhi menambahkan, kejuaraan ini juga dalam rangka persiapan menghadapi ASTRAL Asia dan kejuaraan menembak Piala Kepala Kepolisian Filipina, keduanya berlangsung Oktober mendatang di Manila, Filipina. Karena kejuaaran ini memperebutkan Piala Kapolri, otomatis seluruh Polda se Indonesia ikut ambil bagian. Selain itu atlet nasional yang

dipersipkan ke SEA Games XXV/Desember mendatang di Laos juga ikut berlaga dalam even yang dibuka oleh Kapolri, Jenderal Polisi Drs.Bambang Harsoyo Danuri itu. Untuk kategori eksekutif, Edhi mengatakan bahwa peserta yang sudah konfirmasi ikut diantaranya adalah, Kapolri, Kasad, Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya. Bahkan Pangli-

ma TNI, Jenderal TNI Djoko Santoso juga menyatakan ikut bila waktunya memungkinkan. Tujuan utama dari kejuaraan ini seperti dikatakan Edhi adalah selain memasyarakatkan olahraga menembak juga meningkatkan siluturahmi di kalangan POLRI dan TNI serta masyarakat umum khususnya mereka yang menggemari olahraga ini. (oli)

PENAJAM PASER UTARA - Duet gado-gado Cody Crocker dari Australia dan navigator Sean Gelael yang mengendarai Subaru Imprezza WRX tampil sebagai juara Reli Borneo 2009 yang berlangsung Sabtu dan Minggu di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Setelah menyelesaikan perlombaan dalam 11 SS sepanjang 155, 94km selama dua hari, Cody menorehkan catatan total satu jam 16 menit 16 detik, terpaut dua menit 10, 10 detik dengan Subhan Aksa yang berada di urutan kedua. Subhan yang akrab dipanggil Ubang yang mengenjot Mitsubishi Evo IX dari Sulsel, menggeser posisi Rizal Sungkar yang sehari sebelumnya berada di tangga kedua setelah Cody, setelah membuat catatan 1:18:26.10, unggul 26,60 detik dari Rizal. “Secara keseluruhan reli amat menarik dan

kami memprediksi akan tetap memimpin karena kendaraan amat prima” kata Cody, juara reli Asia Pasifik (APRC) tiga kali dan juara juga di Penajam tahun lalu. Sean Gelael (12), juara nasional navigator 2009, kelihatan hanya sibuk mengutak-atik teleponnya ketika tiba di service area di lapangan Bukit sepaku, sekitar 86km baratlaut Kota Balikpapan. “Relinya bagus karena kita bisa mengembangkan kecepatan tinggi. Saya gembira bisa menang lagi,” kata pelajar kelas tujuh sekolah internasional atau dua sekolah menengah pertama itu. Rizal Sungkar yang memacu Subaru WRX STi yang sehari sebelum berlomba harus berganti navigator karena Anthony Sarwono tiba-tiba masuk rumah sakit karena demam, mengatakan tidak kecewa dengan hasil yang diperolehnya.

“Indra Prasetyo manajer saya harus menggantikan Anthony Sarwono sehingga tentu saja ia kesulitan membaca pace note yang dibuat Anthony. Saya hanya meraba-raba arah lintasan, untung saya pernah melewatinya,” kata Rizal. Sedangkan Subhan yang dalam lima SS sepanjang 73,84km Minggu berada pada urutan kedua tercepat setelah Cody, mengatakan ia berusaha ketat menempel Cody. “Saya harus bertahan pada posisi saya, karena rasanya sudah sulit untuk melewati waktunya,” kata Ubang didampingi navigator Hade Mboi yang beberapa kali mengikui kejuaraan dunia reli PWRC. Ricardo Gelael (Subaru Imprezza) yang sehari sebelumnya berada di urutan keenam, Minggu menggeser posisi Sadikin Aksa (Mtsubishi Evo X) di urutan kelima. “Mobil saya

sejak SS1 mengalami kerusakan turbo sehingga amat mempengaruhi kecepatan,” kata Kadok, sapaan bagi juara nasional 2006 Ricardo. (ant)

Urutan lima besar: 1. Cody Crocker Subaru Imprezza 1:16:16:00 2. Subhan Aksa Mitsubishi Evo IX 1:16:26.10. 3. Rizal Sungkar Subaru WRX STi 1:18:52.70. 4. Roy Nirwan Subaru Imprezza 1:20:45.10. 5. Ricardo Gelael Subaru Imprezza 1:22:50.40.


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 3 Agustus 2009

7

PSG Imbangi Atletico Madrid ND N - Atletico Madrid dan Paris Saint Germain berbagi angka 1-1 ketika bertarung di turnamen Emirates Cup. Laga ini diwarnai keluarnya kartu merah untuk pemain PSG, Albert Barning. PSG menghadapi Atletico dalam laga yang dimainkan semalam seperti dilansir detiksport. Atletico memiliki peluang pertama. Di menit ke-10, tembakan dari luar kotak penalti yang dilepas Cleber Santana masih membentur mistar gawang. Tiga menit berselang, giliran PSG yang mengancam lewat Stephane Sesegnon. Namun bola yang dilepasnya juga masih melenceng di sisi kanan gawang Atletico. Enam menit sebelum jeda, wasit menghadiahkan penalti bagi Atletico usai Sergio Aguero dijatuhkan Albert Baning di kotak terlarang. Tak hanya itu, wasit juga memberi kartu merah kepada Baning. Eksekusi yang diambil Aguero sukses membawa Atletico memimpin 1-0. Sepuluh menit selepas restart, Atletico berpeluang menggandakan keunggulan. Namun tendangan Jose Manuel Jurado masih membentur tiang gawang. PSG menyamakan skor di ment ke-70 lewat Giuly. Gol ini berawal dari gebrakan Sessegnon mengiris sisi kiri pertahanan Atletico dan selanjutnya mengirim umpan silang ke kotak penalti. Giuly yang tak terkawal meneruskan bola itu untuk mencetak gol penyama. Di sisa waktu, kedua tim saling melancarkan serangan. Namun kans yang dipunyai PSG lewat Mateja Kezman dan Sessegnon serta kesempatan Atleti lewat Raul Garcia dan German Pachecho masih belum membuahkan skor. Hasil 1-1 bertahan hingga laga ditutup. Dengan hasil ini Atleti mengakhiri Emirates Cup dengan duduk di peringkat ketiga klasemen dengan poin tiga. Sedang PSG di urutan keempat atau terbawah dengan nilai dua. (grd)

Cruz Pilih Lazio

Suluh Indonesia/ap

ichael

helps

Phelps Pecahkan Rekor Gaya Kupu-Kupu R A - Michael Phelps memecahkan rekor dunia dan mempertahankan gelar juara dunia 100 meter gaya kupu-kupu dalam kejuaraan dunia, kemarin. Perenang Amerika Serikat itu mencatat waktu 49,82 detik untuk mengungguli pemegang rekor sebelumnya Milorad Cavic dari Serbia yang berada di posisi kedua. Perenang Spanyol Rafael Munoz di posisi ketiga. Phelps sebelumnya tertinggal di posisi keempat setelah 50 meter, dengan Cavic, yang mencetak waktu 50,01 pada semifi-

nal, sedang unggul di depan, namun Phelps kemudian berhasil mencapai finish di posisi pertama. Medali emas keempat Phelps dalam kejuaraan itu dan yang ke-21 dalam kejuaraan dunia itu sangat manis setelah dia merasakan kekalahan saat dia kehilangan gelar 200 meter gaya bebas oleh perenang Jerman Paul Biedermann Selasa. Dia juga merebut medali emas pada 200 meter kupu-kupu, 4x100 gaya bebas, dan 4x200 gaya bebas pekan lalu di Roma. Sementara China mencetak

rekor dunia dan merebut gelar juara 4x100 meter gaya ganti putri sekaligus melengkapi dua rekor gaya ganti. China, yang tim 4x200 gaya bebas juga merebut emas, menyabet gelar dalam waktu tiga menit 52,19 detik, untuk mengalahkan catatan waktu sebelumnya 3:52. 69 yang dicetak Australia pada Olimpiade Beijing tahun lalu. Juara Olimpiade Australia bersaing ketat dengan mereka namun harus puas meraih medali perak, sementara Jerman mendapat medali perunggu.

“Kami semua berenang dengan begitu bagus, kami semua sudah melakukan tugas luar biasa hari ini,” kata Jiao Liuyang pada wartawan. Juara baru 50 meter gaya punggung Zhao Jing menempatkan timnya di posisi kedua di belakang Inggris pada akhir leg pertama. Chen Huijia membuat China di depan dalam gaya dada, Jiao mempertahankan keunggulan pada gaya kupukupu dan Li Zhesi mengatasi perlawanan perenang Australia Libby Trickett pada gaya

bebas, untuk mencapai finih di urutan pertama. “Bagus sekali. Kami melakukan lomba yang luar biasa, kami semua memperbaiki waktu kami satu detik,” kata Zhao pada wartawan. “Kami sangat senang dengan kejuaraan dunia ini. Kami semua tampil luar biasa, kami sudah mengeluarkan kemampuan terbaik kami. Upaya-upaya kami ini membuahkan hasil ini.” Amerika Serikat, peraih medali perak pada empat kejuaraan dunia sebelumnya, memberi kejutan saat mereka gagal lolos ke final. (ant)

Hirvonen Juara Reli Finlandia Suluh Indonesia/ap

Julio

ruz

R A - Mantan striker Inter Milan Julio Cruz bergabung dengan Lazio dan sudah dimasukkan dalam tim mereka untuk menghadapi klub lamanya itu pada Super Cup Italia 8 Agustus mendatang, kata klub Serie A itu, Jumat waktu setempat. Pemain asal Argentina (34) dilepaskan oleh sang juara Inter pada akhir musim lalu dan akhirnya memiliki Lazio setelah beberapa klub mengungkapkan ketertarikan mereka. Juara Piala Italia Lazio juga mengatakan bahwa Goran Pandev, Cristian Ledesma, dan Lorenzo De Silvestri, yang semuanya meminta meninggalkan klub, tidak masuk dalam tim untu Super Cup itu. (ant)

Schumacher

Jenguk Massa B DAPEST - Michael Schumacher mengenguk pembalap Ferrari yang cedera Felipe Massa di rumah sakit di Budapest, Sabtu, sehari setelah dia memulai uji coba untuk kembali lagi ke balapan Formula Satu bersama tim asal Italia itu. Juara tujuh kali itu, yang akan menggantikan pembalap asal Brazil yang cedera kepala ketika balapan kualifikasi Grand Prix Hungaria pekan lalu, tidak berkomentar apa pun pada wartawan. Mantan pemimpin Ferrari Jean Todt, yang disebut-sebut sebagai pengganti Max Mosley sebagai Presiden Badan Olah Raga Otomotif Dunia (FIA), juga mengenguk Massa dan meninggalkan rumah sakit tanpa bicara pada media. Dino Altmann, dokter pribadi Massa, mengatakan pemulihan pembalap asal Brazil itu dalam jalur yang benar dan dia dijadwalkan terbang kembali ke Brazil, Senin, di mana dia akan melanjutkan proses pemulihannya. Altmann menolak memperkirakan kapan Massa akan bisa membalap lagi namun dia membantah spekulasi bahwa Massa mengalami cedera mata yang bisa melambatkan kembalinya dia ke balapan. (ant)

HE SINKI - Pembalap Finlandia Mikko Hirvonen mencatat kemenangan ketiga berturut-turut, kemarin dengan mendominasi Reli Finlandia. Dalam lomba di negaranya sendiri, pembalap dari tim Ford yang kini memimpin klasemen reli dunia itu memimpin sejak etape kedua dan menyelesaikan lomba dengan catatan waktu 25,1 detik di atas rivalnya dan juara dunia Sebastian Loeb. Peringkat tiga ditempat pereli Finlandia lainnya, Jari-Matti Latvala yang juga mengendarai Ford. “Saya telah menonton reli ini sejak saya kecil, dan sekarang saya telah memenanginya.

Rasanya sungguh fantastis,” kata Hirvonen (29) seperti dikuti situs resmi reli dunia (www.wrc.com). “Reli ini hampir seperti yang kami perkirakan. Saya selalu tahu, Sebastian tetap favorit. Saya menikmati akhir pekan ini, sungguh fantastik,” katanya. Dengan kemenangannya yang ke-10 dalam karirnya itu, Hirvonen kini memimpin klasemen dengan 68 poin, atau tiga poin di atas juara dunia lima kali Sebastian Loeb. Loeb banyak kehilangan waktu pada etape ke-15 karena mobilnya masuk lobang hingga rodanya lepas. (ant)

Querrey Jungkalkan Haas

Suluh Indonesia/ap

KE FINA - Sam uerrey mela u ke final Ke uaraan Tenis os Angeles Open untuk ketiga kalinya berturutturut setelah mengalahkan Tommy Haas di os Angeles kemarin.

S ANGE ES - Sam Querrey mencapai final turnamen ATP untuk ketigakalinya secara beruntun setelah menjungkalkan unggulan teratas asal Jerman Tommy Haas 6-3 7-5 pada turnamen LA Open, kemarin. Petenis AS yang memiliki servis keras, unggulan keenam pada turnamen lapangan keras itu, mencuri poin dari servis juara dua kali itu sekali pada setiap set, untuk merebut kemenangan dalam pertandingan selama satu jam 30 menit. Querrey akan bertemu pe-

tenis kualifikasi Carsten Ball pada final Minggu waktu setempat, setelah petenis asal Australia itu merebut kemenangan 7-5 7-6 atas petenis Argentina Leonardo Mayer. Haas, juara turnamen ini pada 2004 dan 2006, di- rea pada game kedelapan pada pertandingan semifinal itu dan kemudian lawannya menghasilkan poin dari servisnya sendiri pada game kesembilan untuk merebut set pertama itu. Set kedua berlangsung dengan poin dari servis masing-

masing hingga game kedelapan saat Haas menyia-nyiakan dua break point dan sempat kesal dengan membantingkan raketnya ke tanah. Meskipun Querrey gagal mencuri poin setelah tiga rea point pada game kesembilan, dia akhirnya melakukan rea pada game ke-11 saat orehand Haas mendarat di net. Saat kedudukan 6-5 dan memegang servis, Querrey sempat tertinggal 0-40, namun dia bangkit dan merebut kemenangan saat ac hand Haas mendarat di net. (ant)

South China FC Kejutkan Tottenham Hotspur

ichael Schumacher

H NG K NG - Klub South China FC membuat kejutan dengan menaklukkan tim Liga Utama Inggris Tottenham Hotspur 2-0 dalam pertandingan persahabatan di Hong Kong, kemarin. Tendangan setengah voli dari jarak 25 yard oleh Chan Siu Ki dan penalti oleh kapten Li Haiqiang, memastikan kemenangan klub China itu atas Spurs yang tampak kelelahan. Sejak awal pertandingan di hadapan 23.000 penonton itu, South China tampak lebih tajam

dari Spurs, yang sebelumnya memenangi Barclays Asia Trophy atas West Ham dan Hull City. Chan seringkali membahayakan gawang Spurs, namun ia juga sering terkena perangkap offside. Sementara itu , Spurs juga sempat mendapat peluang emas, di antaranya melalui pemain asal Rusia Roman Pavlyuchenko, namun dapat digagalkan kiper Zhang Chunhui. Pada babak kedua masuknya Robbie Keane, Jermain Defoe dan

Aaron Lennon tidak dapat mempertajam serangan Spurs. Di menit ke-52, bola tendangan Chan masuk jaring setelah melintas di atas kiper Heurelho Gomes, yang menggantikan Carlo Cudicini. South China menambah keunggulan pada menit ke-69 ketika wasit NG Chiu Kok menilai Chao Peng Fei telah dijatuhkan di kotak penalti. Li menyelesaikan tugasnya sebagai algojo setelah Gomez bergerak ke arah yang salah. (ant)

Suluh Indonesia/net

ikko Hir onen

ITF Perketat Peraturan Petenis Olimpiade JAKARTA - Ketua Umum PB Pelti, Martina Wijaya mengungkapkan, Federasi Tenis Internasional (ITF) telah memperketat aturan pemain yang diturunkan pada event-event internasional dari suatu negara. “ITF memutuskan memperketat aturan setiap petenis yang diturunkan di sebuah event internasional, bahwa pemain yang diturunkan haruslah pemain top (ranking teratas) di suatu negara,” ujar Martina Wijaya di Jakarta, kemarin. Hal itu diungkapkan Martina terkait dengan pertemuan anggota ITF (General Meeting) yang berlangsung di Spanyol pada pekan lalu yang kembali memilih Ricci Bitti asal Italia selaku Presiden ITF untuk empat tahun ke depan. Pemain yang ditampilkan di ajang Piala Federasi (Fed Cup) dan Davis Cup sekali pun haruslah pemain yang tengah menduduki peringkat teratas. “Untuk ajang Fed Cup dan Davis Cup saja harus pemain yang sedang menempati peringkat teratas. Jika tidak, suatu federasi negara akan dikenai

sanksi,” ujarnya. Pemain yang ditampilkan di ajang Olimpiade harus memiliki catatan minimal dalam dua tahun pernah membela nama negara di suatu ajang internasional. “Sekalipun turnamen yang diikuti tak menyediakan hadiah uang, itu merupakan persyaratan yang harus dijalankan. Ini menjadikan petenis tak hanya boleh tampil dalam turnamen berhadiah uang saja,” tuturnya. Keputusan lain dari hasil general meeting yang di Indonesia lebih dikenal dengan Musyawarah Nasional itu, lanjutnya, mulai kepengurusan periode mendatang Asia akan memiliki dua jatah kursi dalam jabatan direktur di ITF sehingga menjadi 12 direktur. Selama ini baru satu orang wakil direktur yang dijabat Anil Khan dari India dari 11 direktur yang ada. Selain itu ITF mengumumkan saldo keuangan yang dimilikinya sebesar 60 juta dolar AS dalam keuangan tahun lalu dengan rincian pengeluaran atau utang sebesar 3,5 juta juta dolar AS. (ant)

Venus Bertemu Bartoli di Final Stanford STANF RD - Petenis Amerika Serikat Venus Williams mengalahkan petenis Rusia Elena Dementieva 6-0 6-1 pada semifinal Stanford Classic, Sabtu, dan akan bertemu Marion Bartoli di final. Williams akan menghadapi Bartoli pada final setelah petenis Prancis itu berjuang merebut kemenangan 6-3 1-6 6-1 atas petenis Australia Samantha Stosur. Unggulan kedua Williams mencapai final di Stanford untuk yang ketujuhkali dari delapan penampilannya. “Saya merasa segalanya berjalan dengan bagus hari ini,” kata petenis berusia 29 tahun, yang memenangi turnamen pada 2000 dan 2002. “Saya dapat meningkatkan tingkat permainan saya pada poin-poin penting.” Tujuh kali juara Grand Slam Williams tidak pernah memenangi turnamen lapangan keras AS itu sejak 2002. Williams sebelumnya juga menyingkirkan tiga kali juara Grand Slam Maria Sharapova 6-2 6-2 pada perempatfinal. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Senin 3 Agustus 2009

8

Pendaki Hilang di Semeru

Jenazah Andika Ditemukan

Suluh Indonesia/ant

KARNAVAL BUDAYA - Gubernur NAD, Irwandi Yusuf (tengah), menunggangi gajah saat meresmikan pembukaan Peukan Kebudayaan Aceh-V (PKA) di Banda Aceh, kemarin.

Anggota DPRD Jateng Jadi Tersangka SLAWI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Slawi, menetapkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jateng, JF (47), sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) Masjid Baiturrahman, Desa Tegal Wangi, Kecamatan Talang. “Terkait hal itu saya telah memperoleh izin pemeriksaan saksi kasus dugaan korupsi dana bansos yang melibatkan anggota DPRD Provinsi Ja-

teng, JF yang telah turun ke Kejari Slawi,” kata Kepala Kejari Slawi Samsuddin, SH, di Slawi, kemarin. Menurut dia, anggota DPRD tersebut merupakan warga Desa Talang Kecamatan Talang Kabupaten Tegal yang melakukan tindak pidana korupsi dana bantuan dari Pemerintah Provinsi Jateng. Dana bansos sudah dicairkan, kata dia, namun tidak diberikan kepada panitia pembangunan masjid setempat.

Menurutnya, jumlah dana bansos yang telah dicairkan sebesar Rp 95 juta yang dipergunakan untuk pembangunan masjid. “Kejari Slawi telah menerima surat pemberitahuan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng yang menyatakan siap memfasilitasi pemeriksaan saksi kasus korupsi tersebut,” katanya. Ia mengatakan, surat izin pemeriksaan saksi kasus korupsi dana bansos ke Kota Semarang itu telah turun sekitar seminggu yang lalu. (ant)

Umat Hindu Lakukan Penyucian Diri SEMARAPURA - Sehari setelah perayaan Hari Saraswati atau bertepatan dengan Banyu Pinaruh, ribuan umat Hindu di Klungkung memadati Pantai Watu Klotok, Klungkung, kemarin. Mereka melakukan panglukatan/penyucian diri sebagai manifestasi turunnya ilmu pengetahuan sehari sebelumnya. Pantai Watu Klotok sendiri, merupakan salah satu pantai yang paling diserbu umat untuk melakukan panglukatan tersebut selain beberapa pantai lain di Klungkung seperti Pantai Kusamba dan Goa Lawah. Sebagaimana tradisi sebagian besar umat, usai melakukan pembersihan diri di pantai, mereka melanjutkan ritual dengan makumkuman di merajan masing-masing.

Umat mulai berdatangan ke Pantai Watu Klotok sejak pukul 05.30 WITA. Memang, kesempatan itu tak sekedar dimanfaatkan untuk penyucian diri dengan menghaturkan canang kehadapan Dewa Baruna sang penjaga laut guna memohon keselamatan. Juga sekaligus dimanfaatkan untuk bersendagurau atau berkengkrama satu sama lain. Ada juga yang melanjutkan dengan berolahraga seperti sepak bola santai atau voli. Suasana serupa juga terlihat di areal sekitar Pura Tanah Lot. Di sini, tepatnya di sebelah selatan Pura Tanah Lot, di dekat Pura Batu Mejan, warga sudah berdatangan ke lokasi yang biasa digunakan untuk melakukan ritual melukat (pembersihan diri) oleh umat Hindu di Bali itu. (kmb)

YOGYAKARTA - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Andika Listiono Putra, yang hilang saat melakukan pendakian di Gunung Semeru (3.676 meter diatas permukaan laut) pekan lalu, akhirnya ditemukan. Namun saat ditemukan tim Search and Rescue (SAR) gabungan, kemarin, Andika sudah dalam keadaan tak bernyawa. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbanglinmas) Kabupaten Lumajang, Jatim, Wisu Wasono Adi, yang dihubungi Antara mengatakan, dari laporan yang diterimanya, korban ditemukan di sekitar Jurang Blank 75. “Saya tidak tahu pasti mengenai kronologis penemuannya, namun memang benar sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Wisu. Andika Listiono Putra, mahasiswa Jurusan Administrasi Negara, Fakultas Sosial dan Politik (Fisipol) UGM Yogyakarta, dilaporkan hilang setelah mengikuti kegiatan pendakian Gunung Semeru, Selasa (28/7) lalu. Menurut Wisu Wasono, pihaknya sempat kesulitan menghubungi sejumlah anggota tim SAR di Ranu Pane, Lumajang,

sehingga tidak tahu persis kronologis penemuan pendaki tersebut. Tim SAR gabungan sudah melakukan pencarian selama enam hari dengan menyisir sejumlah kawasan yang diduga kuat sebagai lokasi hilangnya mahasiswa UGM tersebut. “Kawasan ju-

rang Blank 75 itu merupakan daerah yang berbahaya dan bukan jalur pendakian,” katanya menjelaskan. Beberapa pendaki sebelumnya, kata dia, pernah hilang di kawasan yang merupakan jalur lahar dingin. Sementara Koordinator SAR Jember, Stevanus Bardonsky,

yang dihubungi terpisah juga mengakui tentang penemuan jasad Andika di dasar jurang Blank 75. “Saya dapat informasi singkat tentang pendaki asal UGM yang ditemukan dalam kondisi meninggal setelah enam hari pencarian oleh tim SAR,” katanya. (ant)


Edisi 03 Agustus 2009 | Suluh Indonesia