Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No.163 tahun IV Kamis, 26 Agustus 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Agenda Terselubung

Pegadaian Belum dapat Izin

Puncak Inflasi di Lebaran

SERIKAT Pekerja PT PLN (Persero) menolak rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) rata-rata 15 persen yang direncanakan pemerintah diberlakukan pada awal 2011. Ketua Umum SP PLN ...hal. 1

PERUM Pegadaian sampai saat ini belum memperoleh izin usaha gadai saham karena statusnya belum berubah, padahal perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir-akhir cukup ramai. Kepala ...hal. 2

MENTERI Keuangan Agus Martowardojo memperkirakan puncak inflasi akan terjadi pada saat lebaran dan menjelang akhir tahun, sehingga pada momen itu masa-masa yang perlu diwaspadai. “Puncak ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Suluh Indonesia/ant

TERTANGKAP LAGI - Artis Ibra Azhari (kiri) diamankan petugas Kepolisian bersama barang bukti shabushabu seberat 5 gram senilai Rp 9 juta di Polres Jakarta Barat, kemarin.

RUU Pencucian Uang

Diamputasi JAKARTA - Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein mengatakan, anggota DPR berupaya untuk melemahkan dan mengamputasi RUU Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (PPTPU). ‘’Itu sudah terjadi. Misalnya (pasal) penyelidikan saat ini sudah tidak ada, padahal dulunya di RUU ada. Selain itu untuk tindak pemblokiran juga tidak ada, yang ada hanya menunda transaksi. Melakukan tindakan lain untuk melaksanakan tugas saja juga tidak boleh,” katanyadi Gedung DPR Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, adanya keinginan dari anggota DPR agar laporan hasil akhir (LHA)

PPATK hanya diserahkan kepada Kepolisian dan Kejaksaan adalah bentuk ketakutan. ‘’Ada anggota dari FPG, PPP, Hanura. Ada sebagian yang khawatir kalau KPK bisa mendapatkan hak itu, (KPK) bisa macam-macam. Jadi mereka khawatir. Bukan hanya mereka saja, tapi juga pihak lain,” kata Yunus Husein. Yunus juga menyesalkan adanya keinginan yang tersembunyi dari anggota DPR tersebut. ‘’Saya tidak tahu pasti apa alasan mereka dalam hal ini karena kalau dalam diskusi kadang-kadang mereka tidak jelas apa alasannya. Ini kan semuanya untuk kepentingan umum,” kata Yunus. Sebagai anggota DPR, kata

Yunus, mereka tahu tata tertib dalam membahas sebuah RUU. Bila sudah dibahas di Panja, maka tidak bisa lagi diubah. Oleh karena itu, PPATK tidak akan bergeming dan mengikuti kemauan anggota DPR tersebut. ‘’Ini sudah diputuskan dalam Panja pada akhir Juli lalu. Makanya kami akan pertahankan dan tolonglah ini kita kembalikan ke dalam tatib bahwa tim perumus tidak bisa mengubah substansi. Mereka tidak berwenang karena hanya tim perumus. Sudah ada aturannya,” katanya. Mengenai enam alat penegak hukum yang direkomendasikan sebagai penyidik, Yunus mengatakan, hal tersebut juga sudah disepakati. (ant)

KPK Tidak Merasa

Kewenangannya Berkurang JAKARTA - KPK merasa kewenangannya untuk memberantas korupsi tidak berkurang jika tim perumus RUU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) tidak memberikan kewenangan untuk menyidik kasus pencucian uang. ‘’Tidak ah, kewenangan kita tidak akan berkurang. Itu (RUU TPPU) kan berkaitan dengan pencucian uang, kalau berkaitan dengan pemberantasan korupsi kewenangan kita tetap sesuai Undangundang (UU) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan UU KPK,” kata Wakil Ketua KPK Haryono Umar di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan awalnya tim perumus RUU TPPU memang memasukkan kewenangan bagi KPK untuk melakukan penyidikan atas hasil analisis PPATK dalam RUU tersebut. ‘’Tapi kelihatannya belum selesai,’’ katanya. Umar mengungkapkan jika kewenangan tersebut diberikan pada KPK memang akan melengkapi kewenangan dalam menindaklanjuti

kasus korupsi. ‘’Itu akan bagus karena akhirakhirnya korupsi akan berkaitan dengan pencucian uang. Umpanya kita bisa selidiki itu (pencucian uang) kita akan lebih lengkap, sehingga dapat diketahui ke mana larinya uang hasil korupsi,” ujar dia. Ia menambahkan jika kewenangan menyidik pencucian uang diberikan kepada pihaknya akan lebih baik, sehingga korupsi dapat dideteksi dari awal sampai akhir. Sebelumnya, empat fraksi di DPR menolak kewenangan KPK untuk memeriksa laporan hasil analisis PPATK. Hal ini memunculkan tudingan bahwa keempat fraksi tersebut ingin melemahkan posisi KPK dalam pengusutan tindak pidana pencucian uang. Hal tersebut juga memicu beberapa LSM mendesak agar fraksi-fraksi yang menolak kewenangan KPK tersebut tidak pro pada mafia pencucian uang. (ant)

TDL Segera Naik Lagi SITUBONDO - Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, menolak adanya rencana kenaikan kembali tarif dasar listrik (TDL) awal 2011 karena hanya akan menyengsarakan rakyat. Ditemui di sela-sela safari ramadhan di Situbondo, Ical sapaan Aburizal Bakrie - mengatakan keberatannya jika pemerintah berencana menaikkan kembali TDL yang belum lama ini telah naik untuk pelanggan rumah tangga di atas 900 VA dan listrik untuk industri. Menurut dia, pemerintah memang tidak menaikkan tarif dasar listrik bagi masyarakat

kurang mampu karena yang dinaikkan kalangan keluarga mampu yang menggunakan 1.300 VA dan listrik industri. ‘’Namun, dampak yang ditimbulkan dari kenaikan TDL tersebut tetap akan dirasakan rakyat kecil, karena mereka juga merasakan akibat dari penyesuaian biaya produksi kalangan pengusaha,” tuturnya. Oleh karena itu, Partai Golkar melalui perwakilannya di parlemen akan menolak keras bila pemerintah berencana menaikkan kembali TDL di awal tahun 2011 mendatang karena akibat kenaikan TDL lalu sudah banyak masyarakat yang men-

geluhkan. ‘’Bagaimana jadinya jika TDL naik lagi,” katanya mempertanyakan. Menurut dia, kenaikan TDL hanya akan menaikkan biaya produksi kalangan pengusaha yang pada akhirnya dikompensasikan pada penjualan produknya. Akibatnya, produk industri semakin sulit dibeli rakyat karena beban hidupnya ikut naik seiring kenaikan bahan kebutuhan pokok lainnya. Karena itu, Ical mengimbau agar pemerintah mencari jalan keluar lainnya daripada harus menaikkan kembali TDL yang dampaknya lebih luas dirasakan masyarakat. (ant)

Menlu :

Tak Dibenarkan Tukar Guling Warga JAKARTA - Menlu Marty Natalegawa menyatakan, tidak boleh dibenarkan sama sekali apalagi memberlakukan diplomasi tukar guling warga dengan pihak asing, termasuk terkait Insiden Bintan baru-baru ini. ‘’Itu (diplomasi barter atau tukar guling) tidak benar dan tidak boleh dibenarkan, dan sama sakali kami tidak lakukan (terkait pelepasan tujuh nelayan Malaysia yang ditangkap di perairan Indonesia dan dilepasnya tiga petugas KKP Indonesia oleh Polisi Malaysia),” katanya saat Rapat dengan Komisi I DPR RI di Jakarta, kemarin. Ia berulangkali menegaskan dan meyakinkan para anggota Komisi I DPR RI dari berbagai fraksi tersebut, sama sekali tidak ada wacana atau rencana dan kemungkinan mengenai masalah barter. ‘’Itu tidak pernah masuk dalam pikiran kami dan tidak pernah dibayangkan,” katanya. Tidak seperti pemberitaan selama ini, yang menyebut Kemenlu serta pemerintah bersikap lembek menghadapi Insiden Bintan yakni penahanan tujuh nelayan Malaysia oleh Polri serta digiringnya tiga pejabat Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) RI oleh Polisi Air Malaysia. ‘’Sesudah peristiwa itu, yakni sekitar tanggal 14 Agustus 2010, langsung saya mencari informasi ke mana-mana. Sistem kami berjalan. Baik untuk mencari keterangan melalui Dubes RI, Konjen RI yang malah langsung menelusuri ke Kantor Polisi Air serta pihak Kesultanan setempat,” paparnya. Tegasnya, demikian Marty, pihaknya setelah mendapat data konkret, tanpa menunggu pengiriman nota diplomatik, langsung menyampaikan protes keras ke Menlu Malaysia. ‘’Saya sampaikan protes jika petugas resmi kami yang tengah melaksanakan tugas resmi Negara, disamakan dan seolah di-’barter’ atau di-’tukarguling’-kan,’’ tegasnya. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Kamis 26 Agustus 2010

Ibra Azhari

K ilas

Ditangkap

Robert Tak Kenal Misbakhun PEMILIK Bank Century Robert Tantular mengatakan tidak kenal dengan Mukhamad Misbakhun, terdakwa kasus pengajuan letter of credit (L/C) PT Selalang Prima Internasional (SPI) senilai 22,5 juta dolar AS. Saat ditanya Ketua Majelis Hakim Pramudana Kusuma di PN Jakpus, kemarin, Robert mengaku tidak pernah ditelepon oleh Direktur SPI Franky Ongkowardjojo dan Mukhamad Misbakhun. Pemilik Bank Century ini juga siap dikonfrontir dengan Linda Wangsadinata, pemimpin cabang Senayan Bank Century, dan staf Bank Century lainnya atas keterangannya tersebut. Linda Wangsadinata dalam kesaksian sebelumnya menyebut L/C SPI yang disetujui oleh jajaran direksi dan pemilik bank. Bahkan Linda menyebut Robert melakukan intervensi pengajuan L/C SPI dan dikuatkan oleh saksi lainnya. Hal sama juga dikatakan mantan Dirut Bank Century Hermanus Hasan Muslim yang mengaku mengetahui SPI dari proposal pemberian plafon L/C SPI. (ant)

17 Senpi Ilegal Disita ANGGOTA Polda Metro Jaya menyita 17 pucuk senjata api ilegal selama tiga bulan terakhir. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Boy Rafli Amar mengatakan, penangkapan tersangka kepemilikan senjata api itu dilakukan sejak tiga bulan terakhir. Boy menyebutkan, tersangka pemilik senjata api itu sebagian besar diamankan dari pelaku tindak kejahatan sejak Juni hingga Agustus 2010. Polisi menyita tujuh pucuk pistol rakitan maupun organik jenis FN dan Colt dari sindikat perampokan tiga toko emas di Pasar Bukit Duri Tebet, Jakarta Selatan. Kemudian, aparat juga mengamankan dua unit senjata api jenis Revolver merk “S & W” dan pistol rakitan, serta 18 butir peluru dengan tersangka Sugeng dan Sutrisno alias Alex. Sebanyak tiga pucuk pistol beserta 14 butir peluru kaliber 38 dan CIS dari tiga tersangka yakni Iswanto, Bambang, Amir alias Anton yang masih buron. (ant)

WN Nepal Pengedar Sabu ANGGOTA Polres Jakbar menangkap seorang warga negara Nepal berinisial MS (28) terkait jaringan pengedar sabu-sabu. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Boy Rafli Amar mengatakan, tersangka ditangkap pada Kamis (19/8) sekitar pukul 19.00 WIB. Penangkapan ini berawal dari tertangkapnya bandar narkoba berinisial SW di Jalan Jelambar Baru Kecamatan Grogol, Petamburan, Jakarta Barat pada hari yang sama. Dari tersangka SW, katanya, polisi menyita barang bukti berupa sabu-sabu seberat 875 gram. Nilainya sekitar Rp 1,5 miliar. Sementara itu, Kapolres Jakarta Barat Kombes Yazid Fanani menuturkan, menurut pengakuan SW, sabu-sabu itu didapat dari tersangka MS. Polisi kemudian melakukan pengejaran dan menangkap MS di sebuah hotel di Pasar Senen, Jakarta Pusat. MS sendiri mengaku membawa sabu-sabu itu dari BHDR, warga negara Thailand. (ant)

2

Suluh Indonesia/ant

SIDANG PERDANA - Anand Krishna keluar dari ruang sidang usai menjalani sidang perdana terkait dugaan pelecehan seksual di PN Jakarta Selatan, kemarin. Dalam sidang perdana ini majelis hakim memutuskan tertutup untuk umum, lantaran substansi dakwaan dinilai terlalu vulgar.

Ibu Kandung Aniaya

Balita Hingga Tewas JAKARTA - Polsek Metro Pademangan mengamankan, Tiah (35) warga Jalan Pesanggrahan I, No. 72 RT 1/10, Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara, kemarin. Tiah diamankan terkait tewasnya Meisah (15 bulan), anak bungsu pasangan Diman (40) dan Tiah. Menurut Inspektur Dua (Ipda) Suseno Kanit Reskrim Polsek Pademangan, korban ditemukan tewas di rumahnya. ‘’Kami mendapat laporan dari ketua RT, terkait adanya salah satu warga yang

tewas tidak wajar,” ujar Kanit Reskrim Pademangan. Berdasarkan laporan tersebut, akhirnya Tiah ibu dari Meisah untuk sementara diamankan. Namun kasusnya ditangani Polres Metro Jakarta Utara. Dijelaskan Suseno, tewasnya Meisah diduga akibat penganiayaan. Tubuh mengalami luka pada punggung, hidung berdarah, kemaluan korban memar, paha kiri membiru. Namun untuk mengetahui penyebab kematian korban, menunggu hasil otopsi

dari RSCM. ‘’Kami belum tahu persis siapa yang melakukan penganiayaan. Kemungkinan ibunya,” ujarnya. Berdasarkan keterangan tetangga sekitar rumah korban, diketahui kalau Tiah sering memukul anaknya. Begitu juga dengan penuturan Eforus (38) ketua RT 01, mengatakan kalau anaknya Tiah sering dianiaya. ‘’Saya dapat laporan dari tetangga sekitar kalau keempat anaknya sering dipukuli,” ujarnya. Terungkap tewasnya korban, setelah ibu korban ber-

41 Pekerja Asing Dideportasi

teriak dengan menangis. Warga mendengar kalau Tiah berteriak histeris. Begitu juga dengan tiga anak yang lainnya,” papar Eforus. Bahkan saat ketua RT mendatangi rumah korban, Diman sang ayah mengatakan kalau anaknya tewas lantaran sakit. ‘’Saya sempat tanya, kenapa nih anak sebab kemarin setahu saya masih sehat,” tegas ketua RT kepada ayah korban. Namun penjelasan Diman, tidak begitu saja diterima ketua RT. (ant)

JAKARTA - Ibra Azhari kembali ditangkap polisi, karena tertangkap tangan memiliki shabu-shabu seberat 5 gram. Ia tertangkap bersama istrinya berinisial MA (39) di Depan Pom Bensin Jalan Sun Set Seminyak, Denpasar, Bali. Kapolres Jakbar Kombes Pol. Yazid Fanani mengatakan, Ibra ditangkap bukan di Jakarta. Petugas Sat Narkoba Jakarta Barat menangkap adik Ayu Azhari bersama istrinya MA yang bekerja sebagai karyawan swasta di Bali. ‘’Penangkapan Ibra berawal dari kecurigaan Polres Jakarta Barat terhadap sebuah paket kiriman di sebuah perusahaan pengiriman paket di wilayah Jakarta Barat,’’ kata Yazid Fanani. Setelah dibuka oleh anggota narkoba dan disaksikan oleh saksi dari pihak perusahaan pengiriman paket, ternyata isi bungkus paket tersebut ternyata di dalam terdapat satu paket narkoba jenis shabu seberat 5 gram. ‘’Paket tersebut tertulis alamat tujuan pengiriman atas nama Luthfie Amir yang beralamat di Jalan Bali Deli, Gedung Nusa Timur No. 1-2 Seminyak,’’ kata Kapolres. Selanjutnya barang tersebut dibawa anggota narkoba Polres Jakarta Barat ke Bali menuju perusahaan pengiriman barang tersebut di Denpasar. ‘’Kita kerjasama dengan Polda Bali,” papar Yazid. Setelah sampai tujuan, paket tersebut diterima oleh Ibra Azhari dan seorang perempuan yang diakui sebagai istrinya berinisial MA. Ibra dan MA pun langsung dibawa ke Jakarta untuk diperiksa. Setelah melalui pemeriksaan terhadap kedua tersangka didapat informasi, barang bukti shabu itu didapat dari pria berinisial W dengan cara memesannya melalui telepon. W kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron yang menjadi target polisi. (ant)

KA Manula dan Ibu Hamil

HINGGA Agustus, sebanyak 41 pekerja asing telah dideportasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi karena berbagai pelanggaran. Direktur Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan (PPK) I Gusti Made Arka mengatakan, berbagai pelanggaran yang dilakukan antara lain menyalahgunakan visa kunjungan, para WNA tersebut juga melanggar norma ketenagakerjaan lainnya. Terkait pengawasan tenaga kerja asing, menurut Arka, pihaknya sudah menyurati para gubernur maupun bupati/wali kota agar mengawasi mereka lebih ketat. Selain itu juga menghitung jumlah pekerja asing di daerah mereka masing-masing sebab sistem kontrak yang diterapkan dengan batas waktu tertentu menyulitkan pendataan terutama mengenai jumlah pasti tenaga kerja asing itu. (ant)

Segera Dioperasikan JAKARTA - PT Kereta Api akan mengoperasikan kereta api khusus untuk manusia lanjut usia (Manula), ibu hamil dan menyusui pada H-7 Lebaran 2010 untuk membantu mereka yang ingin pulang kampung. ‘’Kereta Api Khusus Manula, Ibu Hamil dan Menyusui nantinya akan diberikan label khusus minimal spanduk,” kata Kahumas Daop I, PT KA Mateta Rizalulhaq di Jakarta, kemarin. Menurut dia, sebagian besar masyarakat adalah pengguna kereta api ekonomi, karenanya jajaran menempatkan kereta api khusus itu di kereta api ekonomi dengan jumlah tempat duduknya 106 kursi. Saat ini, tambah Mateta, kereta api khusus itu baru satu gerbong saja, digabung dengan rangkaian kereta api ekonomi.

Mengingat kereta api khusus itu belum berdiri sendiri, dan masih menumpang di kereta api ekonomi maka penumpang yang ingin dilayani kereta tersebut harus berangkat dari tempat keberangkatan KA ekonomi, seperti Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Tanah Abang. Kereta api itu ada di semua perjalanan kereta api atau 11 perjalanan seperti KA Matarmaja, KA Brantas, KA Kertajaya, KA Progo, KA Tawang Jaya, KA Bengawan, KA Kutojaya, KA Gaya Baru Malam Selatan, KA Serayu II (Pagi), KA Serayu IV (Malam), dan KA Tegal Arum. Sama seperti tiket kereta api ekonomi yang hanya bisa dibeli berapa jam sebelum berangkat, maka tiket kereta api khusus itu juga demikian, tidak ada pemesanan seperti kereta api bisnis, dan eksekutif. (ant)

Emas Hasil Rampokan Suluh Indonesia/ant

SINDIKAT - Polisi menunjukkan barang bukti shabu-shabu di Polres Jakbar, kemarin. Dalam pengungkapan tersebut ditemukan 5 gram Shabu dengan tersangka MA (39) dan IH (39) 9 bungkus shabu 875 gram.

IGM Arka :

Kecelakaan Kerja Menurun ANGKA kecelakaan kerja di Indonesia tahun 2010 hingga Juli mencapai 47.919 kasus, mengalami penurunan dibandingkan tahun 2009 yang berjumlah 54.398 kasus. Dirjen Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan (PPK) Kemenakertrans I Gusti Made Arka mengatakan, angka kecelakaan kerja menurun pada 2010 tapi jumlah klaim naik, ini menandakan kualitas jaminan meningkat. Berdasarkan data PT Jamsostek tersebut dari 47.919 kasus kecelakaan kerja sebanyak 7.965 meninggal dunia dengan jumlah santunan yang dibayarkan sebesar Rp150.987 triliun. Angka kecelakaan kerja mengalami tren penurunan sejak 2008 yang berjumlah 58.600 kasus. Angka kecelakaan kerja

di Indonesia sempat mencapai angka yang signifikan yaitu 83.714 kasus pada 2007. Pada 2009 dari 54.398 kasus kecelakaan kerja, sebanyak 20.086 kasus tergolong pelanggaran Kelembagaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Personil (K3) dan sebanyak 107 kasus masuk proses penyidikan (BAP). Sedangkan hingga Agustus 2010 tercatat 37 kasus ketenagakerjaan yang sudah dibuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) namun Laporan Kejadian (LK) yang masuk mencapai 144 kasus. Kecelakaan kerja erat kaitan-

nya dengan jumlah pengawas ketenagakerjaan yang saat ini hanya ada sebanyak 2.308 petugas. Jumlah tersebut dikatakan Arka belum memenuhi standar ideal jika dibandingkan jumlah perusahaan di Indonesia yang mencapai 208.813 perusahaan dengan 102,05 juta tenaga kerja. Idealnya dengan jumlah perusahaan lebih dari 200 ribu memiliki 5.000 tenaga pengawas ketenagakerjaan namun hingga Agustus 2010 hanya ada 2.308 tenaga pengawas. Menurut Arka ada beberapa tantangan pengawasan ketenagakerjaan di antaranya tidak terdapat jalur instruitif ke daerah yang berakibat pelaksanaan pengawasan di masing-masing daerah berbedabeda. (ant)

Dijual Rp 708 Juta JAKARTA - Junaedi alias Jon mengaku membeli emas dari sindikat perampokan tiga toko emas di Pasar Bukit Duri Tebet, Jaksel senilai Rp708 juta. ‘’Saya jual kembali kepada Darman senilai Rp 780 juta,” kata Junaedi di Polda Metro Jaya Jakarta, kemarin. Junaedi menyebutkan membeli emas dari Aprizal alias Ardiansyah alias Rizal hasil perampokan di Tebet, seberat 5,6 kilogram. Penadah asal Depok, Jawa Barat itu, mengatakan dirinya sudah empat kali membeli emas dari hasil kejahatan. Sementara itu, Rizal mengatakan dirinya merampok toko emas di Tebet bersama komplotannya berjumlah 12 orang. Rizal yang ditangkap polisi di Padang, Sumatera itu mendapatkan senjata api pinjaman dari Krishna alias Kers yang juga merupakan pelaku perampokan di Tebet. Namun Krishna tewas ditembak polisi saat penangkapan di Ambarawa, Jawa Tengah, karena melaku-

kan perlawanan dengan melepaskan tembakan kepada petugas. Sedangkan satu pelaku lainnya, yakni Katono tertangkap di Unggaran. Katono berperan sebagai supir saat melakukan pemantauan di lapangan satu hari sebelum merampok. ‘’Saya mendapatkan bayaran sebesar Rp4,5 juta,” ujar Katono. Selain itu, polisi juga menangkap pelaku perampokan lainnya termasuk penadah yang terlibat dalam sindikat itu. Pelaku itu, yakni Argono, Dayat, Iwan, Ahmad Hotib alias Hotib, Asep Sopyan alias Sopyan, Hendrizal dan Krishna yang tewas ditembak petugas. Polisi juga menyita 8,5 kilogram emas batangan dari penadah dan tujuh pucuk senjata api dari para pelaku. Saat ini, polisi masih memburu tujuh orang pelaku lainnya yang masih buron terkait dengan komplotan sindikat spesialis perampokan toko emas itu. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Boy Rafli Amar menyebutkan Rizal termasuk pelaku utama. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Kamis 26 Agustus 2010

3

Atasi Kekurangan Alutsista

TNI Butuh Solusi

Suluh Indonesia/ant

PURNAWIRAWAN - Ketua MPR Taufiq Kiemas dan Mantan Wapres Try Sutrisno berbincang saat akan foto bersama dengan perwakilan Forum Komunikasi Purnawirawan TNI-Polri lainnya usai menggelar pertemuan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.

Indonesia Dinilai Salah Arah kaan. ‘’Individualisme dan liberalisme yang memuja pasar bebas, tetapi diadopsi bangsa ini, hanya akan melahirkan hukum rimba. Individualisme seperti itu tidak akan pernah membawa rakyat pada cita-cita keadilan sosial sesuai dengan sila dalam Pancasila,” ujar Kiki. Sepanjang 65 tahun Indonesia merdeka, katanya, rakyat ternyata belum menikmati arti merdeka karena banyak di antara mereka yang semakin menderita dan miskin. ‘’Negeri yang kaya raya ini ternyata belum mampu menyejahterakan rakyatnya dan sebaliknya justru menjadi ‘keroyokan’ bangsa lainnya,” katanya.

Karenanya, Kiki menambahkan, bangsa ini harus merevisi berbagai undang-undang yang banyak memihak kepentingan asing, seperti UU tentang Penanaman Modal, serta lakukan tinjau ulang atas hasil-hasil amandemen UUD 1945. Hal senada dikemukakan anggota forum lainnya, Soebijakto Tjakrawerdaya. Ia menyesalkan kondisi perekonomian bangsa Indonesia saat ini yang segala sesuatunya diserahkan kepada pasar. ‘’Dalam kondisi seperti ini maka yang akan diuntungkan adalah orang per orang dan bukan seluruh rakyat,” ujarnya. Dikemukakannya pula bah-

Golkar Belum Pikirkan Capres JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengatakan, Partai Golkar untuk saat ini belum memikirkan soal menjaring calon presiden 2014. ‘’Belum ada niat bagi Golkar untuk memikirkan calon presiden,” katanya di Gedung DPR/MPR RI Jakarta, kemarin. Demikian pula dengan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, katanya, sampai saat ini belum berpikir untuk maju sebagai capres. ‘’Pak Ical belum berniat dan belum membahas masalah ini. Komunikasi terakhir saya dengan Pak Ical sepakat untuk tidak terburu-buru mengusulkan calon presiden,” kata Priyo. Bagi Golkar dan Aburizal, penguatan dan konsolidasi partai akan diutamakan guna mencapai perolehan suara pada pemilu 2014 yang lebih baik. ‘’Partai Golkar mulai memikirkan penguatan dan konsolidasi partai. Mungkin untuk calon presiden baru akan diumumkan

pada tahun 2014,” kata Wakil Ketua DPR itu. Ketika disinggung soal fatsun politik di mana calon presiden biasanya adalah ketua umum partai, Priyo enggan menjawab pertanyaan itu. ‘’Nanti sajalah, masih lama,” katanya singkat. Menanggapi soal adanya dukungan dari tokoh sentral PAN Amien Rais terhadap Hatta Rajasa sebagai capres mendatang, Golkar menyambut baik hal tersebut. ‘’Itu

pendapat Amien Rais, kami hargai itu karena Amien sebagai tokoh penting di PAN dan dia punya hak penuh untuk itu,” kata Priyo. Dengan munculnya nama Hatta Rajasa sebagai capres, ia berharap partai-partai lainpun segera memunculkan calon presidennya. ‘’Mudahmudahan diikuti oleh partaipartai lain. Tapi Golkar tidak akan ikut-ikutan dan latah untuk mencalonkan capresnya,” kata Priyo. (ant)

nalitas bagi para prajurit. ‘’Nah, MEF ini merupakan solusi tepat menurut fraksi kami,” tandasnya. Ia lalu mengingatkan, membeli Alutsista tidak seperti belanja baju di ‘Departement Store’ yang benar-benar ‘ready stock’ (selalu tersedia, dan siap pakai). ‘’Semua pembelian Alutsista itu kan harus diawali dengan adanya negosiasi, lalu penandatanganan kontrak, barulah pabrik memulai pembuatan atau produksinya. Ini proses butuh waktu lama, sementara TNI kita punya beban berat mengawal perbatasan dan melindungi kedaulatan NKRI,” katanya. Fayakhun Andriadi lalu menunjuk kasus pembelian pesawat Sukhoi dari Rusia yang terakhir, dan ternyata memerlukan waktu sekitar 20 bulan untuk pembuatannya. ‘’Kemudian, ada juga pengalaman membeli tank ‘Anoa’ ukuran 6x6 dari PT Pindad, yang mem-

butuhkan setidaknya 15 bulan penyelesaian seluruh pesanan. Dan berapa lama waktu yang diperlukan untuk membuat sebuah kapal selam? Jawabnya 55 bulan. Berapa lama membuat kapal perang jenis ‘Korvet’? Setidaknya 18 bulan. Kan lama, sementara tanggungjawab mengawal republik tidak bisa menunggu begitu, karena kasus provokasi asing kian bertubi-tubi,” ujarnya. MEF Lebih Baik Karena itu, menurut Fayakhun Andriadi, pola MEF dalam memproduksi Alutsista merupakan alternatif lebih baik, ketimbang cara yang ditempuh Pemerintah RI selama ini, yakni selain mahal, juga waktu produksi terlalu lama. ‘’Yang paling gagah kan adalah punya uang, lalu belanja barang. Tetapi kenyataannya, dengan mekanisme Kredit Ekspor (K/E),’’ katanya. (ant)

Bahas Perbatasan

Purnawirawan TNI Prihatin JAKARTA - Forum Komunikasi Purnawirawan TNI-Polri menyampaikan keprihatinan atas perjalanan bangsa Indonesia yang dinilai salah arah dan harus segera diluruskan kembali atas inisiatif Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Saat beraudiensi dengan Ketua MPR Taufiq Kiemas di Gedung MPR/DPR Jakarta, kemarin pimpinan pengurus Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat, Kiki Syahnakri, yang turut tergabung dalam forum tersebut mengungkapkan bahwa bangsa Indonesia ternyata sudah melupakan tujuannya menggapai kemerde-

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Fayakhun Andriadi, menyatakan, TNI amat membutuhkan solusi cepat untuk mengatasi kekurangan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) inti, juga dalam rangka meningkatkan kesejahteraan prajurit sebagai pengawal kedaulatan NKRI. ‘’Salah satu solusi alternatif, ialah, segera menerapkan program ‘minimun essential force’ (MEF) atau pemenuhan standar minimal alat utama sistem persenjataan (Alutsista) inti dan peningkatan kesejahteraan prajurit merupakan solusi tepat bagi TNI,” katanya di Jakarta, kemarin. MEF jadi solusi, karena menurut Anggota Fraksi Partai Golkar ini, sekarang ini kita menghadapi persoalan serius dan malah ‘kelimpungan mengatasi kekurangan Alutsista dan bagaimana meningkatkan kesejahteraan demi peningkatan profesio-

wa kesejahteraan sosial rakyat yang didengungdengungkan belum terwujud dan bahkan Indonesia terancam gagal mencapai target MDG’s bersama dengan negara-negara miskin dunia lainnya. Mantan Wapres Try Sutrisno yang turut hadir dalam acara itu menambahkan, Indonesia sebenarnya memiliki potensi menjadi bangsa besar di dunia dengan ideologi Pancasilanya setelah dua ideologi besar, komunisme dan liberalisme, ternyata gagal. ‘’Kita bisa muncul menjadi negara besar,’’ katanya. (ant)

Perundingan Dipercepat JAKARTA - Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyatakan, pemerintah berupaya mempercepat proses perundingan perbatasan dengan Malaysia, dan menjadwalkan pertemuan joint ministrial commision pada 6 September 2010. ‘’Masalahnya, kita terkendala oleh belum adanya kesepakatan antara Malaysia-Singapura mengenai gugusan karang South Ledge, di mana itu juga akan mempengaruhi batas wilayah maritim dan kontinen dengan RI,” paparnya di hadapan Rapat Komisi I DPR RI di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Rapat yang dipimpin Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq dari Fraksi Partai Keadilan Se-

jahtera itu terkait insiden penangkapan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI oleh Polisi Air Malaysia, 13 Agustus 2010, di willayah kedaulatan perairan Indonesia di dekat Pulau Bintan. Kendati masih ada masalah perbatasan Malaysia-Singapura tersebut, demikian Marty Natalegawa, namun hal itu tidak bisa menjadi penghambat upaya mempercepat proses perundingan perbatasan RIMalaysia. ‘’Kami tidak ingin pihak mereka menciptakan ‘bottle neck’, karena masalah sengketa gugusan karang ‘south ledge’ antara Malaysia-Singapura, sehingga seolah-olah perundingan antara kita dengan

Malaysia tidak bisa bergerak,” tegasnya. Demi kepentingan nasional, kata Menlu, pihaknya siap setiap saat untuk berunding di mana saja dan kapan saja. ‘’Kami bersyukur, barusan sudah ada keputusan pihak Malaysia yang setuju dengan RI bahwa pertemuan berikutnya yakni ‘joint ministrial commision’ (JMC) berlangsung 6 September 2010 di Kota Kinabalu, Malaysia,” ujarnya. Perundingan JMC ini, menurutnya, tak hanya menyangkut perbatasan, tetapi semua permasalahan dengan melibatkan beberapa kelompok kerja (Pokja) secara lintas kementerian. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Kamis 26 Agustus 2010

4

KRL Sempat

L intas

Terganggu

Santuni Anak Yatim PUSAT perbelanjaan ITC Depok memberikan santunan dan pemberian beasiswa untuk anak yatim dan kaum dhuafa. Kagiatan bakti sosial bertepatan dngan HUT ITC Depok ke5 ini merupakan agenda rutin yang dilakukan ITC Depok bersama para tenant yang tergabung dalam DKM Masjid Al Barkah. HR&GA Manager ITC Depok Katarina Dwi Janto mengatakan, pihaknya bersama 2000 kios yang ada memberikan santunan kepada 200 anak yatim dan 50 beasiswa kepada anak berprestasi yang ada di Depok. Dalam penyalurannya, lanjut Rina, pihak pengelola langsung membayarkan uang tersebut ke pihak sekolah. Ada 10 sekolah SD dan SMP baik negeri maupun swasta yang bekerjasama dalam penyaluran beasiswa. Menurut Rina, kegiatan ini merupakan agenda rutin dan sudah ketiga kalinya digelar ITC Depok. Mengenai kriteria penilaian, ungkap Rina, ada tim yang meneyeleksi data anak-anak yang masuk. Yang menjadi perhatian utama adalah anak para penjaga toko dan lingkungan sekitar ITC Depok. Dari informasi yang diterima, anak yatim yag mendapat santunan dan beasiswa tersebar dari seluruh kecamatan di Depok. (rin)

Stok Daging Tidak Aman GUBERNUR Jabar Achmad Heryawan megkhawatirkan harga kebutuhan daging, khusunya daging ayam dan sapi pada saat Lebaran mendatang. Pasalnya menurut gubernur, saat ini pemerintah atau Bulog tidak punya stok daging sapi dan ayam. Sementara untuk komoditi bahan pokok lainnya, seperti beras, gula dan minyak goreng, diperkirakan akan tetap stabil karena stok di Bulog saat ini cukup banyak. Dikatakan gubernur, Pemprov Jabar berupaya mensatabilkan harga sembako seperti beras, gula, dan minyak goring telah mengistruksikan digelarnya operasi pasar murah oleh Bulog. Dari operasi pasar murah, terbukti dapat menstabilkan harga. Sebelum operasi pasar dilakukan harga beras mencapai Rp 8.600, namun setelah Bulog turun untuk operasi harga langsung turun menjadi Rp 5.800 per kilonya. Untuk itu, Heryawan yang dikhawatirkan adalah harga daging atau komoditi sumber pangan protein nabati yang belum bisa dicarikan solusinya. (bas)

MI Terima Bantuan Gubernur SEBANYAK 843 guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-wilayah Bogor Raya (Bogor Kota/kab, Cianjur, Depok dan Sukabumi) bakal menerima kucuran dana bantuan dari Gubernur Jabar Ahmad Heryawan senilai Rp 1.467.600.000. Dana bantuan untuk Fasilitasi dan Insentif bagi 843 guru di wilayah Bogor ini seluruhnya bersumber dari APBD Jabar 2010. Bantuan bagi para guru madrasah itu, secara simbolis diserahkan Gubernur Jabar dalam kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) bersama Bupati dan Walikota Bogor, di Masjid Baitul Faizin, Komplek Pemda Cibinong, Kabupaten Bogor, kemarin. Bantuan ini merupakan apresiasi dan penghargaan dari pemerintah kepada para guru yang sudah mendedikasikan diri dalam upaya mencerdaskan bangsa melalui pendikan Islam. Disampaikan gubernur, sejatinya kaum muslimin memiliki energi dan potensi yang luar biasa untuk menjadi umat yang terbaik. Untuk itu, pendidikan yang terarah dibarengi dengan kerja keras, cerdas, dan iklas harus mampu menjadikan umat Muslim lebih maju. (bas)

IRT di Depok

Serbu Pasar Murah DEPOK - Ratusan ibu rumah tangga antree di lokasi pasar murah yang terletak di kediaman almarhum WS Rendra, Kecamatan Cipayung, Depok. Sejak pagi para ibu-ibu terlihat mengeruminu rumah budayawan Rendra. Dalam acara pasar murah kemarin dijual kupon untuk ditukar dengan beerbagai paket sembako. Antreean terlihat sebelum posko penjualan dibuka. Sekitar pukul 09.00 para ibuibu langsung menyerbu posko sambil sibuk memilih paket yang telah disediakan. Tersedia beragam paket dalam pasar murah kemarin. Diantaranya paket I terdiri atas lima kilogram beras ramos seharga Rp 25,000. Paket II berisi satu liter minyak tropical, satu kilogram gula kemasan, dan satu kilogram tepung terigu segitiga biru seharga Rp 20,000. Dan paket III seharga Rp 30,000 yang terdiri atas blue band 250

gram, sirup ABC satu buah, kacang tanah kupas, dan satu kilogram biskuit. Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok Reni Siti Nuraini mengatakan, pihaknya menyebar kupon sebanyak 800 lembar untuk warga Cipayungjaya. Dalam pendistribusian kupon, ujar Reni, diberikan langsung di posko. Hal itu guna menghindari adanya warga yang tidak kedapatan kupon. “Supaya rata maka kupon diberikan langsung di posko,” kata Reni ditemui di lokasi, kemarin. Menurut dia, pembeian kupon secara langsung dinilai efektif. Selain itu, lanjutnya, juga untuk menghindari adanya warga yang terlewat. ‘’Kuponnya tidak diberikan lewat RT, tetapi langsung di posko. Biar rata kebagiannya,” tandasnya. (rin)

Suluh Indonesia/ant

SARI KURMA - Tiga orang pekerja memasak sari kurma dalam proses produksi di CV Amal Mulia Sejahtera, jalan raya Kapten Yusuf, Kota Batu, Bogor, kemarin.Minuman yang berkhasiat meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh ini selama bulan Ramadhan laris manis.

Napi Pengidap HIV/AIDS di Bekasi

Terus Meningkat BEKASI - Jumlah narapidana dan tahanan di LP Bulakkapal Kota Bekasi yang terkena virus HIV/AIDS di Kota Bekasi meningkat dari sebelumnya 20 orang pada April menjadi 31 orang pada Agustus, dari 1700-an penghuni LP tersebut. Kepala LP Bulakkapal Kota Bekasi Bismanizar, di Bekasi, kemarin mengatakan peningkatan jumlah penderita HIV/AIDS disebabkan adanya penderita baru yang terdeteksi, narapidana yang baru dihukum, namun ia menyakini tidak ada penularan

HIV/AIDS di dalam tahanan. ‘’Dari jumlah tersebut sebanyak 10 narapidana dan tahanan diantaranya sudah masuk dalam fase AIDS hingga perlu penanganan lebih,” ujarnya. Ke-31 penghuni LP diketahui menderita HIV/AIDS setelah dilakukan tes dengan elisa melalui pengambilan darah hingga tiga kali sebelum dipastikan mereka positif terinfeksi. ‘’Kini penderita HIV/AIDS itu telah tahu penyakit yang mereka derita dan sudah diminta agar tidak melakukan perbuatan tercela dengan sesama penghuni,” ujarnya.

Sebelumnya penderita HIV/ AIDS di LP Bulakkapal pernah mencapai jumlah 39 penderita, sebagian dari mereka telah meninggal dunia dan ada juga yang telah bebas bersyarat dan bebas murni. Untuk mengetahui adanya penderita HIV/AIDS baru pihaknya melakukan pemantauan serta meminta laporan dari tahanan lain bila mencurigai ada rekan mereka yang mengalami penurunan berat badan drastis untuk dilakukan tes elisa mengetahui positif tidaknya yang bersangkutan terinfeksi HIV. (ant)

Kajari Depok Dinilai Loyo DEPOK - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Depok dinilai loyo lantaran tidak mampu menyeret aktor utama dibalik dugaan kasus korupsi bantuan sosial (bansos) senilai Rp 87 miliar. Sebagaimana diketahui, dari jalannya persidangan, dugaan kasus ini telah merugikan negara hingga Rp 800 juta dalam pengadaan alat kesehatan di dua rumah sakit di Depok. Namun, hingga kini kejaksaan tidak berani menyeret aktor utama kasus tersebut. Atas lambatnya kinerja kejaksaan, puluhan aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) Kota Depok kembali mendatangi kantor KejariDe-

pok dengan tuntutan yang sama. ‘’Kami minta Kejaksaan Agung menindak tegas kepala kejaksaan Depok yang bermain-main dalam perkara korupsi bansos. Zulkifli diduga menjadi loyo karena mendapat bantuan mobil operasional,” kata dinamisator lapangan aksi Koalisi LSM & Ormas Bongkar Tuntas Bansos Gate Kasno di Kejari Depok, kemarin. Kasno mencatat dalam setiap kali persidangan selalu terkuak fakta dan pengakuan terbaru dari keterangan para saksi. Fakta pertama mengenai terbitnya Surat Keterangan (SK) Wali Kota Depok sebanyak dua kali dengan materi berbeda. SK pertama berno-

mor;216/2008 tentang Bantuan Alat Kesehatan. SK kedua nomor 16/2009 tentang Bantuan Keuangan Bagi Alat Kesehatan. “Terbitnya dua SK tersebut terungkap dari keterangan saksi,” bebernya. Dalam aksinya, puluhan LSM juga sempat melakukan aksi melemparkan sampah sayuran busuk seperti tomat, kol, cabe, sawi, dan telor busuk ke dalam area kantor kejaksaan. Lantaran Kajari Zulkifli tidak juga muncul menemui mereka, para pendemo pun melemparkan kepala kambing ke dalam kantor. ‘’Kepala kambing sebagai simbol perlawanan masyarakat Depok terhadap Kajari,’’ tegas mereka. (rin)

Baliho Calon Walikota

Harus Diturunkan DEPOK - Anggota Panwaslu Kota Depok Sutarno mengatakan baliho para calon wali kota yang maju dalam Pilkada Depok harus segera diturunkan karena belum memasuki tahap kampanye. ‘’Mereka sudah ditetapkan sebagai calon seharusnya sudah tidak ada lagi baliho yang menampilkan wajah calon tersebut,” kata Sutarno di Depok, kemarin. Ia mengatakan permasalahan baliho bukanlah merupakan hal yang kecil, karena di beberapa daerah Panwaslu digugat masalah tersebut. Pasangan Yuyun-Pradi misalnya, telah memasang wajah mereka di dua reklame yang ada di tengah Kota Depok yakni di jalan layang Arif Rahman Hakim dan Perempatan Tugu di Jalan Margonda. Sedangkan pasangan Nur Mahmudi-Idris Abdul Shomad memasang iklan mereka di sejumlah surat kabar, begitu juga dengan pasangan Badrul

Kamal-Agus Suprianto. Pihaknya, kata dia, menggelar rapat koordinasi dengan memanggil KPU, Satpol PP, dan Polres Depok, untuk membahas hal tersebut. Dikatakannya penurunan baliho merupakan hal yang vital bagi Panwaslu. Dirinya khawatir, jangan sampai seperti daerah lain yang mendapatkan gugatan mengenai pemasangan baliho. Menurut dia, seharusnya pencopotan itu sudah lama dilakukan karena pemasangan foto bakal calon merupakan bagian dari alat peraga kampanye. ‘’Kampanye banyak macamnya, kalau menggunakan gambar dengan tulisan mengajak ataupun menerangkan visi-misi, sudah bagian dari alat peraga kampanye,” katanya seraya mengatakan, bukan hanya empat calon yang akan maju, tapi calon yang tidak jadi, balihonya juga harus dicopot. (ant)

Suluh Indonesia/bas

DAGING – Harga daging di wilayah Jawa Barat dipastikan akan terus melojak pada saat Lebaran nanti. Gubernur Jabar Ahmad Herywan mengimbau wargauntuk tidak terlalu konsumtif makan daging.

BOGOR - Meski sempat terganggu, lalu lintas KRL di Stasiun Bogor kembali normal setelah gangguan persinyalan di Stasiun Depok, UI, Pasar Minggu Manggarai selesai diperbaiki. ‘’Alhamdulillah, gangguan persinyalan di empat stasiun sudah diperbaiki. Saat ini aktivitas kereta sudah kembali normal,” ujar Wakil Kepala Stasiun Bogor Undi Saefuddin di Bogor, kemarin. Berdasarkan pantauan, jadwal sejumlah kereta AC ekonomi dan Pakuan Ekspres mengalami keterlambatan ratarata setengah jam disebabkan oleh gangguan sinyal, akibatnya terlihat penumpukan penumpang. Penumpang memanfaatkan kereta kereta ekonomi yang lebih duluan datang agar tidak terlambat. Menurut Ida (35) warga Bojong, keterlambatan sudah biasa, dan tidak mempermasalahkannya. ‘’Terlambat setengah jam sudah biasa, tinggal mengatur waktu keberangkatan saja,” ucapnya seraya mengatakan, sempat terjadi penumpukan penumpang. (ant)

Buruh Kanefusa

Tuntut THR Cair CIKARANG - Sekitar 500 karyawan PT Kanefusa menduduki gedung Dinas Tenaga Kerja setempat, Rabu, untuk meminta kepastian dana tunjangan hari raya bagi 166 rekan mereka yang terancam pemutusan hubungan kerja. ‘’Sebanyak 166 rekan kami terancam PHK dan tidak memperoleh gaji sejak melakukan aksi mogok kerja yang sampai hari ini telah memasuki hari ke-67 sejak Juni 2010. Minimal pada Lebaran kali ini mereka bisa menerima THR,” kata perwakilan Tim Hukum karyawan Danang Triyono di Cikarang. Menurutnya, aksi mogok kerja tersebut dipicu oleh kekecewaan mereka terhadap persoalan kesejahteraan karyawan produsen peralatan industri yang berlokasi di Kawasan Industri Ejip, Cikarang Selatan itu. ‘’Diantaranya, hak pengobatan dan kesehatan yang diblokir sejak tanggal 28 Juni 2010 lalu, kesalahan penetapan upah minimum, dan kontrak

kerja. Sehingga karyawan nekat menggelar mogok kerja dengan bermalam di pelataran pabrik menggunakan tenda,” katanya. Pihaknya meminta perusahaan membayar THR minimal tujuh hari sebelum Lebaran kepada 166 karyawan tersebut. ‘’Sudah berkali-kali kami bermasalah dengan Kanefusa. Perusahaan harus bayar THR dan hak-hak buruh yang lain. Bentuk tekanan seperti apa terserah pemerintah,” katanya. Sementara itu, Agung Wahyono (39), selaku karyawan yang terancam PHK mengaku sangat membutuhkan THR guna keperluan Lebaran di kampung halaman. ‘’Selama mogok kerja saya tidak digaji sepeser pun. Bahkan, hak memperoleh pengobatan pun diblokir, sehingga satu-satunya harapan saya hanya THR,” katanya seraya berharap, miniman THR tahun ini besarnya sebulan gaji karyawan. (ant)

Di RSUD Bekasi

Operasi Dipercepat BEKASI - Kegiatan operasi terhadap pasien di RSUD Kota Bekasi selama Ramadhan dipercepat mulai pukul 08.0014.00 WIB dan setelah itu tidak ada lagi tindakan medis dalam bentuk operasi. Direktur RSUD Kota Bekasi dr. M Iman, kemarin mengatakan setiap hari pasien yang dioperasi selama Ramadhan bisa mencapai 20 orang dan waktu operasinya diusahakan bisa dipercepat. ‘’Kita usahakan tindakan operasi bisa dilakukan efektif dan efisien hingga pengurangan waktu operasi tidak sampai ada pasien siap operasi tetapi tidak terlayani,” ujarnya. Kegiatan operasi ditempatkan di ruang instalasi gawat darurat dan semua tindakan operasi mulai ringan, sedang dan berat bisa dilakukan di RS tersebut. Ia menyatakan pelayanan kepada pasien tetap diberikan dengan baik, meski ada pengurangan waktu untuk tindakan operasi.

Iman juga menegaskan, instalasi gawat darurat diperluas hingga menjadi tiga ratus meter persegi dengan dana renovasi Rp 800 juta, untuk memberikan pelayanan lebih baik terutama operasi bagi pasien tertentu seperti kecelakaan lalu lintas dan jantung. Ia mengatakan ada peningkatan besar terhadap tindakan operasi bagi pasien tertentu hingga keberadaan ruang IGD lama sudah tidak memadai. ‘’Pembangunannya didanai APBD Kota Bekasi dan pemerintah daerah yang menunjuk perusahaan untuk membangunnya sementara kita menerima ruangan baru,” ujarnya. Adanya tambahan ruangan IGD tersebut nantinya memungkinkan penanganan pasien seperti bayi dilakukan di ruangan tersendiri hingga proses tindakan medis dan penyembuhan akan lebih bagus. RSUD Bekasi juga mendapatkan bantuan berbagai macam peralatan medis. (ant)

DPS Harus Disosialisasikan KETUA Komisi A DPRD Kota Depok Qurtifa Wijaya meminta Komisi Pemilihan Umum Kota Depok melakukan sosialisasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) kepada masyarakat agar tidak terjadi perdebatan ketika sudah ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap. “DPT merupakan salah satu pemicu konflik dalam penyelenggaraan pesta demokrasi, untuk itu DPS perlu disosialisasikan secara menyeluruh kepada masyarakat,” kata Qurtifa di Depok, kemarin. Untuk itu, kata dia, perlu

dibuat nota kesepahaman dengan para calon mengenai jumlah DPT untuk menghindari perdebatan kembali setelah DPT ditetapkan. Berdasarkan temuan di lapangan, lanjutnya, terdapat 1 RW di Perumahan Bella Cassa hanya memiliki 29 pemilih. Hal

tersebut bisa menjadi pertanyaan jika tidak ada penjelasan sebelumnya. Qurtifa mengatakan, pihaknya memaklumi proses validasi DPS yang masih berlangsung namun masyarakat hendaknya juga diberi informasi yang jelas terkait pendataan. ‘’Kita hanya berharap agar KPU berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata anggota fraksi PKS itu. Sementara itu, anggota KPU Kota depok, Raden Salamun mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan verifikasi

mengenai jumlah DPS. Jumlah DPS Pilkada Depok telah ditetapkan sebesar 1.062.970 pemilih. ‘’Kami masih memberikan kesempatan kepada warga Depok yang namanya belum tercantum di DPS, hingga 27 Agustus mendatang,” katanya. Salamun menjelaskan pihaknya terus melakukan verifikasi dan akan melakukan pleno yang disaksikan pasangan calon, Panwaslu, panitia pemungutan suara (PPS), panitia pemilihan kecamatan (PPK). Dikatakannya bahwa selama proses penyusunan DPS hing-

ga penetapan tidak ada satupun pihak dari parpol dan ormas yang menanyakan langsung ke KPU. ‘’Mungkin mereka sibuk dengan konsolidasi partai,” katanya. Pilkada Depok yang akan digelar 16 Oktober 2010, diikuti oleh empat pasang calon, mereka adalah nomor urut satu pasangan perseorangan Gagah Sunu Sumantri-Derry Drajat, nomor urut dua Yuyun Wirasaputra-Pradi Supriatna, yang didukung Partai Gerindra (3 kursi) dan 14 partai non parlemen. (ant)


pini F OKUS Diperlukan Aparat Bersih dan Jujur EMERINTAH berupaya memaksimalkan pemanfaatan dana BOS untuk siswa Indonesia dengan menyerahkan pengelolaannya kepada daerah. Artinya dari pusat akan langsung turun ke kabupaten/kota untuk bisa dimanfaatkan tanpa harus melalui Kementerian Pendidikan Nasional. Cara ini kita pandang sebagai upaya untuk memangkas birokrasi dan dengan demikian lebih cepat sampai ke pihak yang paling pantas untuk mendapatkannya. Tentu yang dimaksudkan itu adalah sekolah-sekolah yang memerlukan. Kebijakan pemerintah dengan memberikan bantuan pembiayaan penyelenggaraan pendidikan dalam bentuk BOS (bantuan operasional sekolah) jelas merupakan langkah positif yang bertujuan meningkatkan upaya penyelenggaraan pendidikan kita. Pendidikan zaman sekarang merupakan sektor yang paling vital untuk mengembangkan masa depan negara. Pada sektor inilah akan ditentukan keberhasilan pembangunan dan kemampuan bangsa untuk bersaing dengan negara-negara lain. Karena itu bantuan ini tidak sekadar mempunyai tujuan jangka pendek seperti pembangunan gedung misalnya, akan tetapi jauh memiliki visi yang lebih mulia: yaitu membentuk sumber daya manusia yang cerdas, menanamkan dan mempersiapkan bibit-bibit unggul bagi masa depan bangsa dan negara. Itulah kemudian, ketika pemerintah menyerahkan pengelolaan bantuan dana ini langsung kepada daerah, maka daerah haruslah mempersiapkan imbal balik yang sesuai dengan maksud dan tujuan pemerintah. Tidak lain, imbal balik itu adalah aparat yang bersih, jujur dan siap ditugaskan untuk itu. Mengapa kita sengaja menggarisbawahi persoalan kesiapan ini? Persoalannya tidak lain terhadap mental para aparat kita sekarang. Bukan maksud kita menyebutkan seluruh aparat bermental kurang baik, tetapi sebagian mungkin demikian. Katakanlah yang paling sederhana misalnya. Buku ajar anak-anak sekolah dasar yang didanai oleh BOS, kualitasnya banyak yang sangat minimal. Dipakai hanya beberapa minggu saja jepitannya sudah rusak, atau malah ada halaman yang tidak berisi tulisan. Ini sekadar contoh kecil. Padahal kita tahu, anak-anak sekolah dasar kemampuan perawatan bukunya sangatlah minim. Justru karena itulah, cetakan seharusnya dibuat dengan kualitas yang paling bagus agar tahan lama di tangan anak-anak sekolah dasar. Harus juga kita lihat, aparat di daerah mesti cerdas dan tangkas menyiasati suasana. Di sini yang dimaksudkan adalah bagaimana pencairan dana tersebut tidak berbelit-belit dan membosankan, sehingga memerlukan waktu pencairan yang lama. Padahal kecepatan pencairan sangatlah diperlukan. Banyak sekolah kita yang sudah rusak sehingga harus cepat-cepat mendapatkan dana yang diperlukan. Hanya aparat yang cerdas dan mampu melihat celah untuk melakukan terobosan yang bisa membantu menyelesaikan persoalan seperti ini. Yang juga tidak bisa dilupakan adalah persoalan potongan dan pungutan liar. Ini penyakit yang harus diakui masih ada di masyarakat Indonesia. Karena pungutan yang tidak jelas ini, dana BOS yang terpakai bisa-bisa hanya 50 persen dari yang seharusnya. Kita tentu bisa terperangah dengan kondisi seperti ini. Bagaimana kualitas bangunan jika kemudian bantuan-bantuan tersebut disunat seperti itu. Untuk itulah kita garis bawahi bahwa aparat yang bersih, jujur dan cekatan sangat diperlukan di tingkat daerah untuk mengantisipasi kebijakan pemerintah yang baru ini. ***

P

Bang D

el

Anggota DPR amputasi RUU Pencucian Uang

Suluh Indonesia, Kamis 26 Agustus 2010

Seharusnya Presiden Menjabat Hanya Sekali POLITIK Indonesia mengalami sedikit riak ketika politisi Ruhut Sitompul dari Partai Demokrat mengusulkan perpanjangan masa jabatan presiden. Dalam konstitusi Indonesia sekarang, presiden hanya diperbolehkan menjabat hanya dalam masa dua kali jabatan (dua kali lima tahun) dan sesudahnya tidak boleh mencalonkan diri lagi. Sebagian besar komentar mengkritik usulan ini dan tidak menyetujuinya. Politisi tersebut barangkali melihat sisi positif dari Susilo Bambang Yudhoyono dan barangkali pula memandang kurang positif calon-calon presiden mendatang di luar presiden sekarang. Padahal, mungkin saja Indonesia masih ‘’menyediakan’’ calon presiden yang dua kali atau tiga kali lebih baik, puluhan tahun lebih muda, lebih ganteng dan jauh lebih tegas dari Susilo Bambang Yudhoyono. Dilihat dari sisi perbandingan politik, ungkapan perpanjangan masa jabatan presiden dari apa yang tertera pada konstitusi adalah hal yang biasa. Artinya Filipina juga pernah mempunyai masalah seperti ini. Apa yang diungkapkan Ruhut Sitompul itu juga bukan merupakan kejutan politik. Apalagi jika dilihat ia sebelumnya mempunyai pengalaman yang cukup panjang di Partai Golkar. Di masa lalu, Golkar pernah mengarsiteki jargon ‘’kebulatan tekad’’ yang nadanya hampir mirip dengan usulan perpanjangan jabatan presiden. Usulan Ruhut yang ingin memperpanjang masa jabatan presiden, makin membuktikan bahwa pembatasan masa jabatan presiden di Indonesia justru makin perlu dan ditegaskan. Politik selalu bermanuver dan manuver ini mengambil posisi yang paralel dengan prestasi dan citra lingkungan politik yang ada. Ketika di zaman Orde Baru citra kekuasaan Presiden Soeharto telah mulai memudar (sekitar awal dekade delapan puluhan) maka ‘’para anak buah’’ Orde Baru bermanuver dengan memunculkan tema Bapak Pembangunan dan Kebulatan Tekad. Citra yang memudar ini ditandai dengan unjuk rasa mahasiswa tahun 1974 dan 1978, lalu dilanjutkan dengan kasus petrus tahun 1983. Citra yang memudar ini perlu dibenahi dengan membuat manuver yang baru. Tetapi untuk mengambil alih kekuasaan politik, tidak serta merta citra memudar dipakai sebagai momen untuk melakukan manuver politik karena citra positif juga dipakai untuk memperpanjang kekuasaan. Paling tidak saat ini Susilo Bambang Yudhoyono dipandang mempunyai citra yang positif. Keberhasilannya mengalahkan lawan kandidat sebagai presiden dan kemampuannya untuk berpasangan dengan siapa saja untuk memenangkan pertarungan, dipandang sebagai citra yang positif. Itulah yang dipakai sebagai dasar manuver yang paling kuat. Gerbong Politik Politik tidak berjalan dengan anggota yang tunggal karena ia memerlukan gerbong untuk memperkuat berbagai tindakan meyakinkan publik, mempertebal perjuangan, dan yang paling penting adalah ‘’membagi keuntungan’’ jika manuver ini berhasil. Dengan

Takut diamputasi ...

5

Oleh : Saras Mahardika Politik tidak berjalan dengan anggota yang tunggal karena ia memerlukan gerbong untuk memperkuat berbagai tindakan meyakinkan publik, mempertebal perjuangan, dan yang paling penting adalah ‘’membagi keuntungan’’ jika manuver ini berhasil. Dengan konteks demikian, upaya untuk memperpanjang jabatan presiden ini tidaklah hanya bersumber dari Ruhut Sitompul seorang tetapi kemungkinan besar mempunyai banyak anggota yang lain. Juga bukan hanya pada Partai Demokrat saja tetapi mungkin juga anggota pendukungnya lintas partai.

konteks demikian, upaya untuk memperpanjang jabatan presiden ini tidaklah hanya bersumber dari Ruhut Sitompul seorang, tetapi kemungkinan besar mempunyai banyak anggota yang lain. Juga bukan hanya pada Partai Demokrat saja, tetapi mungkin juga anggota

pendukungnya lintas partai. Bukan sekadar pada orang-orang politik saja tetapi komponen lain yang bisa mendapat keuntungan dari perpanjangan kekuasaan tersebut. Jadi komponen itu bisa saja pengusaha, bisa juga lembaga swadaya masyarakat dan aktor-aktor yang

Sesungguhnya sangat beruntung isu ini muncul lebih awal sehingga masyarakat bisa mengomentarinya lebih awal, lebih banyak dan mampu menandinginya untuk mengawal konstitusi Indonesia.

√ Perpanjangan jabatan ini sangat tidak mendukung. Sebab, hal itu harus didahului oleh adanya amandemen konstitusi.

Harus diingat, kekayaan terbesar Indonesia adalah sumber daya manusia. 250 juta manusia Indonesia dan keturunannya berpotensi sebagai presiden.

berada di luar negara Indonesia. Pertama, dari sisi publik, sesungguhnya sangat beruntung isu ini muncul lebih awal sehingga masyarakat bisa mengomentarinya lebih awal, lebih banyak dan mampu menandinginya untuk mengawal konstitusi Indonesia. Upaya perpanjangan ini dari sisi demokrasi, sangat berbahaya karena beberapa alasan. Kedua, dari sisi sosiologi hukum, perpanjangan jabatan ini sangat tidak mendukung. Sebab, hal itu harus didahului oleh adanya amandemen konstitusi. Amandemen seperti ini tidak bagus bagi masyarakat karena bisa melunturkan legitimasi sosial. Konstitusi akan dinilai lemah oleh masyarakat. Dari sisi politik lebih mengkhawatirkan lagi. Amandemen akan menjadi preseden bagi politisi dan dipakai alasan untuk melakukan perombakan di masa depan. Kekuasaan akan selalu berupaya merombak konstitusi. Akibatnya sangat tragis karena pembangunan negara tidak akan terpola. Ketiga, dari sisi potensi manusia Indonesia, harus diingat, kekayaan terbesar Indonesia adalah sumber daya manusia. 250 juta manusia Indonesia dan keturunannya berpotensi sebagai presiden. Sumber daya ini mempunyai kepintaran, imajinasi, kemampuan dan sebagainya yang mungkin jauh lebih baik dari Susilo Bambang Yudhoyono, Gus Dur, Megawati, Habibie, Soeharto bahkan dengan Soekarno sekalipun. Karena itu perpanjangan kekuasaan presiden, seberapa pun itu, akan menghambat pemerataan kesempatan untuk menjadi presiden. Sesungguhnya yang paling baik bagi negara yang mempunyai potensi sumber daya manusia (jadi bukan sekadar manusia) yang melimpah seperti Indonesia, jabatan presiden seharusnya hanya sekali dan itu pun cukup lima tahun. Jabatan presiden di Filipina hanya sekali dan masa jabatan enam tahun. Demi mendapatkan inovasi dan sumber inspirasi baru, seharusnya jabatan itu sekali saja dan hanya lima tahun. Indonesia perlu orang yang inovatif, bukan orang yang tunduk pada tradisi. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Kejahatan Meningkat? KRISIS finansial yang katanya sedang terjadi dan puncaknya tahun 2009 lalu patut dicermati serius. Angka pengangguran pasti akan meningkat dan kemiskinan tak lagi bisa dielakkan. Kalau sudah begitu bukan ekonomi saja yang mesti menjadi perhatian pemerintah, tetapi juga gejolak sosial di masyarakat. Gawatnya, tahun 2010 masih merupakan tahun panas politik. Saya jadi khawatir, rakyat yang lapar ini akan mudah digunakan untuk tujuan tertentu dengan cara yang keliru. Momen politik akan membuat orang yang ingin berkuasa sering lupa diri.

Rakyat yang mestinya diayomi tak jarang justru dimanfaatkan. Maka pemerintah harus ekstra keras menjaga agar momen politik jangan beriak terlalu keras. Yang mesti juga dicemarti adalah meningkatnya tindak kriminal. Krisis tak selamanya membangkrutkan semua orang. Beberapa diantaranya pasti ada yang tetap bisa bertahan atau bahkan lebih makmur. Maka, timbullah gap di masyarakat. Kecemburuan yang tak tertahankan sering kali membutakan orang dan nekad berbuat apa saja asalkan tujuang tercapai.

Karena itu, Kepolisian harus mahir betul membaca situasi ini dan potensi meningkatnya tindak kejahatan di masyarahat. Yang menjadi kekhawatiran, tentu saja modus dan kenekatan orang dalam melakukan aksi kejahatan. Apalagi, belakangan makin banyak saja kejahatan yang disrtai dengan aksi ke-

kerasana hingga pembunuhan. Meski tak menyalahkan, tentu saja peran media terutama televisi sangat berperan. Tidak sedikit dari pelaku kejahatan ini yan terinspirasi oleh aksiaksi sebelumnya. Agus Taufik Johar Baru, Jakarta

Menunggu Sembako Murah BEBERAPA masyarakat di pedesaan sudah mengeluhkan harga beras yang begitu tinggi. Bahkan, beberapa media menulis karena tingginya harga beras, sebagian dari mereka mengkonsumsi singkong dan juga umbi-

umbian sebagai pengganti karbohidrat. Pertanyaan yang menggelitik mengapa kita yang agraris sampai begitu kesulitan mendapatkan beras murah. Yang lebih menyedihkan, harga beras termahal justru dirasakan

oleh rakyat miskin yang mengalami kenaikan harga beras tertinggi. Repotnya, di saat harga-harga beras mengalami kenaikan, harga sembako lainnya juga mengalami lonjakan. Kita tidak pernah mengatahui sampai kapan tekanan ini akan berlangsung. Yang jelas, beban hidup tahun depan kelihatannya tambah berat lagi. Dalam suasana serba tak mengenakan itu, batin rakyat juga kini kembali terusik dengan beberapa anggaran yang kelihatanya tidak memihak atau setidaknya berempati pada penderitaan rakyat. Misalnya, soal rencana kenaikan gaji pejabat. Pemberian fasilitas mobil yang diganti lebih mewah. Beberapa fasilitas lain seperti komputer bagi para wakil rakyat yang

sesungguhnya mampu bisa dibeli sendiri dari gajinya. Sementara, rakyat harus berjibaku dengan kesulitannya sendiri. Memang, pemerintah pasti tidak akan berpaling dengan realita semaca itu. Karena saya percaya pemerintah tetap akan bekerja. Persoalannya sekarang adalah kerja pemerintah begitu terbebani dengan berbagai kasus yang sungguh menyita perhatian publik. Meski ini harus dituntaskan, tetapi harusnya tidak sampai kehilangan energi untuk tetap memikirkan rakyat yang sudah memilih pemimpinnya secara mutlak. Rakyat kini menunggu sembako murah. Wahyu Yudhistira Kebon Kosong, Kemayoran

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 26 Agustus 2010

6

Darko Umumkan 20 Pemain Persib BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Darko Daniel Janakovic mengumumkan 20 pemain “Maung Bandung” yang akan diboyong ke Turnamen Inter Island Cup (IIC) 2010 di Palembang, 27 Agustus - 2 September 2010. Pengumuman susunan pemain Persib yang ditunggutunggu publik sepak bola Bandung itu dilakukan pelatih berkebangsaan Serbia itu pada acara berbuka puasa bersama Wagub Jabar H Dede Yusuf serta puluhan anak yatim di Gedung Sate Kota Bandung, Rabu. Pada acara yang dihadiri oleh Manajemen dan Konsorsium PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) itu, Wagub Dede Yusuf secara khusus meminta pelatih mengumumkan pemain hasil seleksi pemain yang berlangsung selama ini. Namun dari susunan pemain yang diumumkan sementara itu, tidak mencantumkan nama striker Zaenal Arief dan wing bek Gilang Angga Kusumah yang telah merumput bersama Persib lebih dari enam musim kompetisi. Sedangkan lima pemain lainnya yang masih bergabung di Timnas PSSI yakni Maman Abdurahman, Nova Aryanto, Eka Ramdani dan Atep masih bergabung bersama Timnas PSSI sehingga tidak dimasukan ke dalam tim Persib di ajang IIC di Palembang. Sementara itu Wagub Jabar yang juga Duta Persib Bandung itu meminta agar Persib mampu meraih target sebagai yang terbaik pada musim kompetisi mendatang. Salah satunya meraih hasil maksimal pada ajang IIC yang menjadi ajang pemanasan. Pada turnamen digelar di “Bumi Wong Kito” Palembang itu Maung Bandung akan berlaga menghadapi Persiba Balikpapan dan tuan rumah Sriwijaya FC. (ant)

Suluh Indonesia/ant

LIGA JATIM - Pemain kesebelasan Pro Tittan Medan, Iksan Sania (kanan) beradu cepat dengan pemain kesebelasan Persikubar Kutai Barat dalam pertandingan Liga Jatim IX di Stadion Surajaya Lamongan, semalam.

Tunggal Putra Sisakan Taufik JAKARTA - Juara dunia 2005 Taufik Hidayat menjadi satu-satunya harapan Indonesia pada tunggal putra di Kejuaraan Dunia 2010 menyusul pengunduran diri Simon Santoso pada putaran kedua, Rabu. Mundurnya Simon yang menjadi unggulan delapan pada pertandingan yang digelar di Stadion Pierre de Coubertin, Paris, Prancis, memberi kemenangan bagi lawannya Hsueh Hsuan Yi dari Taiwan.

Menurut Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto yang mendampingi tim Indonesia di Paris, Simon mengalami cedera punggung saat melawan pemain Polandia Przemislaw Wacha pada putaran pertama, Selasa (24/8) sehingga tidak mampu bertanding. “Cedera punggungnya waktu bermain dengan Wacha kemarin. Saya berharap istirahat sehari bisa sembuh, tapi tadi pagi Agus

(Dwi Santoso) pelatihnya lapor tidak sanggup main, ya terpaksa WO (walkover),” kata Yacob. Mundurnya Simon menyisakan Taufik sebagai satu-satunya harapan Indonesia di tunggal putra setelah unggulan keenam Sony Dwi Kuncoro mengundurkan diri beberapa hari sebelum turnamen dimulai karena cedera punggungnya kambuh. “Ya, sayang Simon cedera, saya akan berusaha yang terbaik

saja,” kata Taufik mengomentari mundurnya Simon. Taufik maju ke babak 16 besar setelah meraih kemenangan tiga game 19-21, 21-19, 21-9 atas pemain Taiwan Hsieh Yu Hsin dalam 53 menit. Pada babak 16 besar, juara Olimpiade Athena 2004 yang menjadi unggulan kelima itu akan melawan pemenang antara unggulan 12 Kenichi Tago dengan Tanongsak Saensomboonsuk dari Thailand yang bertand-

ing belakangan. Unggulan ketiga sekaligus juara bertahan Lin Dan juga maju ke putaran ketiga setelah mengalahkan pemain tidak terkenal Henri Hurskainen dari Swedia 21-13, 21-15. Lin Dan berpeluang bertemu rekan senegaranya Bao Chunlai di babak kedua jika unggulan 10 tersebut berhasil mengalahkan lawannya David Snider dari Kanada di putaran kedua. (ant)

Menpora Siap Bantu Cabang Berprestasi

Ricky Yang Tertantang Tampil di AG JAKARTA - Pebiliar nasional, Ricky Yang, merasa tertantang untuk menyuguhkan prestasi optimal ketika mendengar cabang biliar diajukan masuk tim Asian Games XVI Guangzhou, November 2010. “Saya bersyukur cabang biliar bisa diajukan bergabung dengan tim Asian Games XVI. Kesempatan itu tidak boleh disia-siakan untuk meraih prestasi semaksimal mungkin,” kata Ricky Yang di Jakarta, kemarin. Diakuinya tampil di multi event Asia membutuhkan perjuangan ekstra keras bila ingin meraih sukses. Perhitungan itu dimilikinya setelah melihat peta kekuatan atlet biliar dunia 75

persen ada di kawaan Asia yang datang dari Filipina, Taiwan, Jepang dan China. Upaya mengatasi ketangguhan atlet dari empat negara tersebut katanya, membutuhkan konsentrasi penuh selama latihan di Pelatnas. Dengan harapan saat tampil di Guangzhou tidak lagi ada beban mental melawan atlet dari manapun juga yang akan dihadapinya. Pengalaman tampil tanpa beban dengan menghasilkan prestasi maksimal pernah dialaminya saat turun di Filipina Open tahun 2009. Melalui resep jitu yang diterapkan katanya, mampu meraih hadiah 200.000 dolar Amerika setelah tampil

juara. Ia berharap prestasi maksimal di Filipina dapat terulang kembali ketika diberi peluang atlet biliar tampil di Asian Games XVI oleh Satlak Prima dan KONI / KOI. Harapan itu bisa terpenuhi dengan catatan memiliki pengalaman tanding yang cukup sebelum berangkat ke Guangzhou, meski Asian Games waktu pagelarannya hanya tersisa tiga bulan lagi. Ricky Yang bersyukur, ketika turun di Guinnes Cup bulan lalu mampu mengukir prestasi maksimal. Prestasi itu dapat dijadikan modal menuju Pelatnas Asian Games XVI hingga tampil di Guangzou November mendatang. Diakuinya, ber-

main biliar dan terjun di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional sudah tidak asing lagi baginya. Bahkan sejak usia 11 tahun Ricky sudah mulai bergelut dengan dunia biliar. Melalui keuletannya ia berhasil menjadi pebiliar tangguh nasional yang selalu dipercaya mewakili Indonesia di berbagai event internasional. “Prestasi maksimal yang pernah saya ukir di multi event ketika menyumbang emas di SEA Games XXIV Thailand tahun 2007. Sedang di Laos tahun 2009 melorot jadi perak. Untuk tingkat dunia di mono event ukir juara di Filipina Open 2009,” kata Ricky Yang. (ant)

PB PGSI Kirim Tim Pemantau ke Rumania JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Gulat Seluruh Indonesia mengirim tim menuju Rumania untuk memantau tempat latihan dan ajang uji coba bagi para atletnya selama berlatih menuju Asian Games XVI Guangzhou, November 2010. “Memantau tempat latihan dan ajang uji coba yang digelar di Rumania merupakan strategi untuk meningkatkan prestasi atlet dalam waktu dekat. Keempat atlet yang akan dikirim ke Rumania tidak bisa latihan mulai dasar lagi, namun harus melanjutkan latihana setelah ditempa di Tanah Air,” ujar

Sekjen PB PGSI Dodi Soewandi di Jakarta, Senin. Dikatakannya, tim pemantau tempat latihan atlet gulat berangkat ke Rumania kemarin dan berada di negara itu hingga 30 Agustus. Mereka terdiri atas Wakil Ketua Dewan Pembina Dedy S Komaruddin dan Sekjen PB PGSI Dodi Soewandi sendiri. Dodi mengatakan, Rumania dipilih menjadi tempat latihan atlet yang dipromosikan ke Asian Games XVI Guangzhou karena memiliki banyak kegiatan nasional maupun regional. Melalui dua faktor itu sudah jelas para pegulat na-

sional sering turun dalam pertandingan sebelum dikirim menuju kegaitan empat tahunan Asia. Empat altet yang dipersiapkan ke Asian Games kini latihan di Jakarta sambil menunggu keberangkatan ke Rumania setelah merayakan Idul Fitri. Ia mengakui Asian Games XVI memiliki persaingan cukup ketat terutama dari Korsel, Vietnam dan tuan rumah China. Semua itu membuat PB PGSI mencari tempat latihan bagi para pegulatnya di luar kawasan Asia. Meski untuk mempersiapkan menuju Laos, atlet berlatih di

Korsel. Berlatih di Korsel ketika mempersiapkan diri menuju SEA Games XXV Laos para pegulat nasional memiliki kemajuan pesat. Semua itu terbukti para atlet yang diturunkan membawa pulang medali meski perunggu, perak dan emas. Harapan mengukir medali emas itu ada di empat atlet nasional saat tampil di Asian Games XVI Guangzhou November. “Minimal mereka diharapkan membawa pulang medali perunggu dari Guangzhou,” tambah Dodi yang sudah melakukan persiapan menuju Rumania. (ant)

JAKARTA - Asisten Deputi (Asdep) Pembina Prestasi Olahraga Menpora, Marhot Harahap, menegaskan, Menteri Pemuda dan Olahraga siap membantu semua cabang berprestasi menggelar Kejurnas maupun mengirim atletnya menuju event internasional. “Bantuan pada cabang berprestasi itu saat menggelar Kejurnas maupun pengiriman atletnya menuju event internasional tidak bisa disamaratakan. Namun disesuaikan dengan prestasi yang dimiliki atletnya menuju event internasional,” tegas Marhot di Jakarta, kemarin. Marhot mencontohkan, bantuan pada cabang bulu tangkis (PB PBSI) dan tenis (PB Pelti), misalnya, tidak bisa disamakan dengan PB Perwosi saat menggelar event nasional. Semua itu dipantau dari kelanjutan atlet menuju prestasi puncak yang memiiki jenjang SEA Games, Asian Games hingga ke Olimpiade. Ia mengakui, sebelumnya Menpora memberikan bantuan merata pada semua cabang olahraga. Namun setelah dipantau lebih jauh lagi maka sangat disayangkan bila bantuan itu tidak memiliki jenjang prestasi ditingkat internasional. Selama ini kantor Mennegpora menerima berbagai pengajuan proposal terhadap cabang yang ingin mendapatkan bantuan dana penyelenggaraan Kejurnas maupun pengiriman atlet berprestasi tampil di event internasional. Namun sekarang ini harus diteliti lebih jeli lagi,

agar dana yang dikeluarkan oleh kantor Mennegpora tepat guna dalam memajukan prestasi atlet nasional. Apalagi saat menerjunkan atlet pemula tampil di event internasional akan mendapat perhatian serius. Dengan harapan pembibitan dan pembinaan atlet berjalan berkesinambungan untuk menggapai prestasi puncak hingga menuju Olimpiade. Seperti halnya pengiriman atlet remaja usia 14-18 tahun di Youth Olympic Games di Singapura 14-26 Agustus. Namun sangat disayangkan 14 atlet dari tujuh cabang olahraga belum mampu menyuguhkan prestasi terbaiknya. Kontingen Indonesia meraih medali perunggu melalui cabang angkat besi yang diraih Dewi Safitri. Memantau hasil Olimpiade remaja di Singapura katanya, dapat dijadikan pelajaran berharga bagi pembibitan dan pembinaan olahraga di Tanah Air. Dengan pembinaan yang matang mulai usia dini tidak menutup kemungkinan atlet Indonesia dapat bersaing dengan atlet Thailand dan Malaysia yang kini mulai meninggalkan posisi Indonesia di kategori remaja. Hasil yang diraih kontingen Indonesia dengan satu medali perunggu jelas Marhot, merupakan suatu ancaman kedepan, baik ditingkat SEA Games, Asian Games maupun Olimpiade. Kondisi seperti itu harus menjadi catatan berharga bagi pembinaan atlet nasional untuk menggapai prestasi puncak dimasa mendatang. (ant)

Effan Tak Ingin Terlibat Dalam Manajemen Persija JAKARTA - Kepala Satpol PP DKI Jakarta Effendi Anas atau akrab dipanggil Effan saat ini tidak ingin terlibat dalam manajemen Persija Jakarta yang akan mengarungi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 mulai 25 September nanti. “Pekerjaan itu adalah sebuah amanah. Namun, menurut saya, adanya kendala manajerial dalam organisasi sebesar Persija saat ini sangat wajar jika harus disikapi secara dewasa oleh semua pihak. Secara pribadi saya tidak ingin terlibat dalam manajemen Persija musim kompetisi mendatang,” katanya saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu. Menurut dia, masuk dalam manajemen Persija dibutuhkan semangat dan loyalitas yang tinggi, karena Tim Macam Kemayoran yang juga tim kebanggaan ibukota ini saat ini berada di tengah tuntutan kinerja yang harus optimal guna menghadapi kompetisi liga nasional tahun 2010/2011. Dengan adanya komentar dari mantan Walikota Jakarta Utara itu langsung memupuskan spekulasi yang terjadi saat ini yaitu tentang rencana pergantian manajer Persija Jakarta dari Harianto ‘HB’ Bajoeri kepada Effendi Anas seperti yang diungkapkan oleh Ketua Umum Persija Toni Tobias. Meski demikian, sebelumnya telah beredar

Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani oleh Toni Tobias selaku Ketua Umum Persija dengan nomor 177/KPT/KU/Sekr/VIII/2010, per tanggal 12 Agustus 2010 tentang penetapan manajer tim Persija untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2010/2011. Adanya SK penetapan manajer baru langsung dibantah oleh Harianto ‘HB’ Bajoeri selaku manajer Persija sesuai dengan SK bernomor 144. Persija. Liga. SK. XI. 2006 dan serah terima status manajer dari Firman Hutajulu kepada dirinya dilakukan pada tanggal 27 November 2006 oleh Gubernur DKI Jakarta yang saat itu Sutiyoso. Menurut dia, yang harus mengangkat manajer saat ini adalah Pengelola dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Pasalnya, Persija saat ini masih menggunakan dana APBD yang pertanggungjawabannya langsung bersinggungan dengan pemerintahan provinsi DKI Jakarta. Ketua Umum Persija Toni Tobias menjelaskan, SK tersebut memiliki dasar hukum kuat. Surat penunjukan Effan sebagai manajer telah mendapat sokongan moral dari pemprov DKI Jakarta. “Belum bisa berkomentar banyak soal keputusan Pak Effendi. Tapi, SK itu sah menurut aspek hukum. Sebelumnya juga sudah mendapat persetujuan pemda. PSSI juga hanya mengakui saya,” kata Toni menjelaskan. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 26 Agustus 2010

7

Bradley Tertarik Latih Aston Villa LONDON - Pelatih AS Bob Bradley mengatakan, Selasa waktu setempat, dirinya ingin bekerja di liga utama Inggris dan tertarik untuk menjadi pelatih Aston Villa. Nama Bradley telah masuk daftar para kandidat pengganti Martin O’Neill yang mundur beberapa hari sebelum dimulainya musim liga utama Inggris. “Saya senang melakukan diskusi dan mendengarnya lagi,” kata orang AS berusia 52 tahun ini. Bradley yang telah membawa AS masuk babak sistem gugur Piala Dunia di Afrika Selatan mengatakan, dirinya sudah menguji liga utama Inggris dan mengatakan bahwa ini merupakan liga terbaik di dunia. “Sebagai pelatih, hal pertama yang anda selalu inginkan adalah respek kepada pelatih-pelatih lainnya, saya tahu reputasi Kevin MacDonald di klub ini,” katanya. “Aston Villa adalah klub hebat, memiliki kekuatan dan saya pikir setiap orang akan tertarik kepada klub ini,” tambahnya. Bradley selama ini belum pernah melatih di luar AS. “Saya merasa punya kemampuan bekerja di Eropa dan di situ saya pikir saya bisa mengembangkan karir, saya senang dimana saja dan kapan saja saya punya kesempatan,” tambahnya. Selama ini belum ada orang Amerika yang pernah melatih di liga utama Inggris. (ant)

Bob Bradley

Rondo Mundur dari Timnas Basket AS NEW YORK - Guard Boston Celtics Rajon Rondo mengundurkan diri dari tim nasional AS karena alasan keluarga, sehingga membuka jalan bagi penyusunan daftar nama akhir bagi timnas itu ke kejuaraan dunia, demikian diumumkan asosiasi Bola Basket AS, Selasa waktu setempat. “Rajon menemui kami dan memberitahu dia akan mundur dari timnas, karena dia mempunyai sejumlah acara keluarga yang harus dihadirinya dan sesuatu yang harus diurusnya sebelum musim NBA tiba, ujar pimpinan Bola Basket AS Jerry Colangelo. Rondo sudah mulai bermain pada dua pertandingan eksibisi namun tidak dapat berlaga dalam pertandingan Minggu melawan Spanyol. Dengan pengunduran diri Rondo itu, timnas AS bisa menyelesaikan daftar nama 12 pemain sebelum kejuaraan dunia berlangsung di Turki pada 28 Agustus mendatang. Forward Oklahoma City Thunder Kevin Durant akan memimpin timnas AS itu. Forward lainnya adalah Rudy Gay (Memphis Grizzlies), Danny Granger (Indiana Pacers), dan Andre Iguodala (Philadelphia 76ers). Di barisan guard selain Chauncey Billups (Denver Nuggets), tim itu juga diperkuat oleh Stephen Curry (Golden State Warriors), Eric Gordon (Los Angeles Clippers), Derrick Rose (Chicago Bulls) dan Russell Westbrook (Oklahoma City). Pemain tengah timnas AS itu adalah Tyson Chandler (Dallas Mavericks), Kevin Love (Minnesota Timberwolves) dan Lamar Odom (Los Angeles Lakers). (ant)

Suluh Indonesia/ap

SELEBRASI – Pemain Werder Bremen Claudio Pizzaro melakukan selebrasi setelah mencetak gol kedua Bremen ke gawang Sampdoria, di leg kedua babak Play Ogg Liga Champions di Stadion Marassi di Genoa dini hari kemarin.

Werder Singkirkan Sampdoria ROMA - Tim tamu Werder Bremen yang sempat ketinggalan 0-3, berhasil bangkit menyingkirkan Sampdoria dalam pertandingan kedua babak playoff Liga Champions yang berlangsung mendebarkan di Stadion Marassi di Genoa, Selasa (Rabu dinihari WIB). Meski pertandingan berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Sampdoria, wakil Jerman tersebut akhirnya lolos dengan skor keseluruhan 5-4. Sampdoria yang tampil penuh percaya diri sepertinya akan dengan mudah melenggang ke babak berikutnya setelah dua gol oleh Giampaolo

Pazzini menit ketiga dan ke-13, serta satu gol Antonio Cassano menit ke-85 membuat tuan rumah sudah unggul 3-0. Tapi malapetaka bagi Sampdoria datang hanya beberapa menit menjelang pertandingan usai ketika Markus Rosenberg mencetak gol untuk memperkecil ketinggalan Bremen menjadi 1-3. Gol tersebut membuat skor keseluhan menjadi imbang 4-4 sehingga pertandingan harus dilanjutkan melalui perpanjangan waktu untuk menentukan pemenang. Claudio Pizzaro, mantan penyerang Chelsea, benar-benar mendatangkan mimpi bu-

ruk bagi Sampdoria dengan mencetak gol penentuan pada menit ke-100. Wakil Jerman itu pun akhirnya secara dramatis lolos ke babak penyisihan grup dengan keunggulan 5-4 meski akhirnya dalam pertandingan itu kalah 2-3. Sampdoria, yang terakhir kali tampil di Liga Champions pada 1992, harus menerima kenyataan pahit tersebut dihadapan pendukung mereka sendiri. Angelo Palombo, kapten Sampdoria secara jujur mengakui bahwa lawan mempunyai nyali yang sangat hebat saat tampil di tingkat kompetisi lebih tinggi. “Sungguh

mengecewakan, kami sudah unggul 3-0 dan seharusnya kami bisa mempertahankan keunggulan tersebut sampai pertandingan usai,” kata Palombo. “Mungkin kami sudah kelelahan dan sudah tidak punya tenaga lagi pada babak perpanjangan waktu. Tapi lawan memang hebat dan mereka lebih berpengalaman, padahal mereka hanya mempunyai dua atau tiga peluang,” katanya. “Kekalahan ini benar-benar terasa menyesakkan dan sekaligus memalukan, tapi kami harus bersabar dan kami akan berlatih lebih keras lagi,”

katanya. “Masih masih punya peluang di Liga Europa dan itu adalah kompetisi yang sangat ketat karena disana banyak bertanding klub-klub besar dengan pemain-pemain hebat,” katanya menambahkan. Sampdoria yang kalah 1-3 pada pertandingan pertama, memerlukan kemenangan meyakinkan untuk lolos dan hal itu sebenarnya sudah mereka tunjukkan dengan mencetak tiga gol tanpa balas. Namun posisi nyaman tersebut hanya bisa dipertahankan sampai beberapa menit menjelang pertandingan usai. (ant)

Bek Argentina Pindah ke Porto

Rajon Rondo

Pelatih Sevilla Disorot MADRID - Kegagalan Sevilla lolos kualifikasi tahap grup di Liga Champion menyebabkan masa depan pelatih Antonio Alvarez diragukan sebelum dimulainya pertandingan liga utama Spanyol. Klub liga utama Spanyol Sevilla tersebut dikalahkan oleh tim Braga asal Portugal yang sudah bersiap berkiprah di kompetisi klub top Eropa itu setelah secara aggregat menang 5-3. Kekalahan 3-4 pada leg kedua, Selasa, di stadion Sanchez Pizjuan cukup memilukan, dan presiden Jose Maria del Nido berusaha untuk menyembunyikan kekecewaannya. “Tidak perlu pertimbangan untuk melakukan perubahan, saat ini saya berfikir itu akan terlalu cepat dan itu akan memperburuk keadaan,” kata Del Nido. Alvarez yang menggantikan Manolo Jimenez pada Maret tetap harus mampu mengendalikan pendukung meskipun mampu memenangi final Piala Raja pada Mei. “Musim baru dimulai, kami menerima dua pukulan berat tapi saya hanya berfikir tentang latihan lagi besok, dan meningkatkan moral para pemain kami,” katanya. Sevilla akan memulai kampanye liga dengan bertanding di tim promosi Levante pada Sabtu. (ant)

Robinho

Tolak Turki

Robinho Inginkan Italia atau Spanyol RIO DE JANEIRO - Robinho telah menolak tawaran formal dari Fenerbahce dengan harapan dapat meninggalkan Manchester City ke klub Spanyol atau Italia sebelum batas akhir transfer pada 31 Agustus. Pemain depan Brazil berusia 26 tahun itu masih tetap di luar tim asuhan manajer City Roberto Mancini dalam pertandingan pembuka musim Liga Premier sejak kembali dari masa dipin-

jam selama enam bulan oleh Santos. “Dengan penuh rasa hormat kepada sepak bola Turki, saya tidak akan bermain di sana saat ini,” kata Robinho. “(Fenerbahce) adalah satusatunya tim yang mengirim proposal (transfer) resmi tapi sudah diputuskan bahwa saya tidak akan pergi,” katanya pada laman olah raga Brazil globoesporte.com. “Saya sudah melakukan pembicaraan

tetapi saya belum bisa mengungkapkan apapun. Sepekan adalah waktu untuk melakukan banyak hal. Yang bisa saya katakan adalah saya akan terus di Eropa, di Italia atau Spanyol.” City membayar Real Madrid dengan rekor di Inggris sebesar 32,5 juta pound untuk Robinho pada 2008 tetapi pemain Brazil itu kesulitan untuk menetap di Inggris. (ant)

Braga Kejutkan Sevilla

Antonio Alvarez

BERNE - Sevilla, yang mencapai babak 16 besar Liga Champions musim lalu, mengalami kekalahan mengejutkan dalam playoff oleh tim yang kurang terkenal Braga, Selasa, sementara Werder Bremen menyingkirkan Sampdoria. Lima, pemain depan asal Brazil berusia 27 tahun, masuk untuk mencetak hatrick pada babak kedua dan memberi tim asal Portugal, Braga, kemenangan 4-3 di

Spanyol dan mengirim mereka ke babak grup untuk pertamakali dengan kemenangan agregat 5-3. Drama lebih lanjut terjadi saat Partizan Belgrade menyisihkan Anderlecht 3-2 melalui adu penalti setelah bermain imbang 2-2 di Belgia setelah membiarkan keunggulan dua gol terlepas pada setengah jam terakhir. Itu kali kedua Partizan lolos ke babak grup. Yang pertama terjadi

pada 2003 ketika mereka mengalahkan Newcastle United. Juara Liga Swiss Basel menang 3-0 di kandang Sheriff Tiraspol untuk menggenapi kemenangan agregat 4-0 atas tim asal Moldova itu sementara Hapoel Tel Aviv lolos dengan hasil imbang 1-1 di kandang melawan Salzburg, yang keseluruhan kalah 3-4 sehingga tersingkir pada babak playoff untuk keempat kalinya dalam lima musim. (ant)

BUENOS AIRES - Pemain belakang piala dunia Argentina Nicolas Otamendi akan bergabung dengan Porto dari Velez Sarsfield, setelah klub Portugal itu menyepakati 50 persen kontrak dari hak transfer pemain, demikian dikatakan klub Argentina tersebut. Otmendi yang ikut memperkuat skuad Diego Maradona di Piala Dunia Afrika Selatan lalu, akan pindah melalui trasnfer senilai 4,0 juta euro (5,04 juta dolar AS), kata mereka dalam laman (www.velezsarsfield.com.ar). Kontrak itu memperbolehkan Velez untuk memutuskan dalam waktu satu tahun apakah akan menjual yang 50 persen hak transfer pemain belakang itu ke Porto dengan nilai empat juta euro atau mempertahankannya. Klausul juga menyebutkan bahwa Velez akan memiliki hak untuk membuat semacam pilihan dengan kemungkinan memperbesar profit dalam kontrak 50 persennya itu, jika suatu hari pemain itu akan pindah dari Porto untuk sebuah fee transfer yang tinggi. “Keputusan itu masih menggantung di klub kami,” kata Velez, sambil menambahkan bahwa jika mereka memilih akan menjual setengah lainnya, maka mereka masih bisa mendapatkan yang 10 persen dari nilai kenaikan pemain mendatang dan lima persen untuk pengembangan dirinhya. Pemain berusia 22 tahun Otamendi yang akan segera melakukan tes kesehatan di Porto sebelum menandatangani kontrak, telah menghabiskan waktunya selama 15 tahun bersama Velez. (ant)

Wozniacki

Jadi Unggulan Teratas AS Terbuka NEW YORK - Petenis Denmark Caroline Wozniacki, Selasa, untuk pertama kalinya menjadi unggulan teratas dalam turnamen grand slam untuk AS Terbuka yang akan dimulai Senin mendatang. Wozniacki memperoleh posisi unggulan teratas itu setelah cedera kaki memaksa petenis Amerika Serena Williams menarik diri dari turnamen di Flushing Meadows tersebut. Petenis Denmark berusia 20 tahun, peringkat dua dunia di bawah Williams itu, telah memenangi tiga gelar termasuk kemenangan awal pekan ini di Piala Montreal. Juara bertahan AS Terbuka Kim Clijsters menjadi unggulan kedua, diikuti duakali juara asal AS Venus Williams, petenis Serbia Jelena Jankovic dan petenis Australian Samantha Stosur. Selain Clijsters dan Venus Williams, mantan juara AS Terbuka yang juga menjadi unggulan dalam turnamen yang akan berlangsung 30 Agustus hingga 12 September itu adalah unggulan 11 Svetlana Kuznetsova dan unggulan 14 Maria Sharapova. Francesca Schiavone, juara Prancis Terbuka 2010, menjadi unggulan keenam. Serena Williams, yang menjuarai Australia Terbuka dan Wimbledon tahun ini, menarik diri dari AS Terbuka pekan lalu agar ia bisa pulih dari operasi pada kakinya setelah luka akibat pecahan gelas di sebuah restoran Juli lalu. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Kamis 26 Agustus 2010

8

Di Kabupaten Malang

40 Pulau Belum Bernama

Suluh Indonesia/ant

PENANGKAP SESAJI - Sejumlah penangkap sesaji atau biasa disebut Marid, bersiap menangkap sesaji yang dilemparkan Umat Hindu ke bibir kawah Gunung Bromo, Probolinggo, Jatim, kemarin. Melemparkan sesaji tersebut merupakan rangkaian upacara Yadnya Kasada.

Menuai Protes Anggota Legislatif baran dari Gubernur Jawa Barat yang menghabiskan dana hingga Rp 525 juta tidak dibahas dalam Badan Anggaran. ‘’Mungkin anggaran untuk pengiriman kartu ucapan selamat Lebaran dari gubernur ini dibahas di Komisi. Soalnya saya tidak tahu pembahasan anggaran tersebut,” katanya. Menurutnya, secara politis pengiriman kartu Lebaran sahsah saja, apalagi jika anggarannya sudah disahkan. ‘’Saya belum melihat kartunya. Tapi, jika ucapan selamat melalui kartu Lebaran tersebut

hanya mencantumkan nama gubernur tanpa wakilnya maka sangat disayangkan. Alangkah lebih baik gubernur mengatasnamakan pemerintah, yang di dalam kartunya ada lambang Pemprov berserta foto gubernur dan wagubnya,” terang Doni. Pihaknya juga tidak mengelak jika pembagian kartu Lebaran tersebut ada kepentingan politisnya, seperti untuk popularitas. Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan mengirimkan ucapan Selamat Hari Raya Idul

Reges, Ampel, Pawanan, Lapak, dan Anoman. Luas masing-masing pulau itu ratarata mencapai 200 hektare. Hanya saja, kata Nehruddin, dari 17 pulau yang sudah punya nama itu baru empat yang telah dimanfaatkan untuk tujuan wisata, yakni Pulau Sempu, Ismoyo, Wisanggeni, dan Anoman. Dari keempat pulau tersebut, Pulau Sempu yang paling eksotik yang berlokasi di Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan menjadi satu kawasan dengan Pantai Sendangbiru. Pulau Sempu merupakan hutan lindung yang memiliki keanekaragaman hayati berupa flora dan fauna. Sedangkan tiga pulau lainnya yang sudah dimanfaatkan sebagai areal wisata adalah Wisanggeni, Ismoyo, dan Anoman yang berada satu ka-

wasan, bahkan berjajar dengan Pantai Balaikambang. Ia mengakui, dari sekian banyak pulau kecil termasuk 40 pulau yang belum diberi nama tersebut, Pemkab Malang belum melihat lokasi satu per satu. ‘’Dulu pemkab melalui Dinas Perikanan dan Kelautan mewacanakan agar pulau-pulau kecil tersebut di inventarisasi dan pengelolaannya disatukan dengan pengelolaan hutan mangrove yang luasnya mencapai 340 hektare ini dan tersebar di 12 titik,” ujarnya menambahkan. Hanya saja, lanjut mantan Asisten II Sekda Kabupaten Malang itu, sampai sekarang masih belum terwujud karena berbagai hambatan. Salah satunya masih banyaknya program yang lebih mendesak. (ant)

Anak Walikota Jambi

Kartu Lebaran Gubernur Jabar

BANDUNG - Anggota Badan Anggaran DPRD Jawa Barat Donny Ahmad Munir menilai pengiriman kartu ucapan Lebaran yang menggunakan perangko prisma bergambar wajah Gubernur Jawa Barat itu di luar kebiasaan. ‘’Pengiriman kartu Lebaran dari Gubernur kepada pejabat pemerintah hingga tingkat RW ini merupakan di luar kebiasaan, karena gubernur sebelumnya belum pernah melakukan ini,” katanya di Bandung, kemarin. Selain itu, anggaran pengiriman kartu ucapan selamat Le-

MALANG - Sebanyak 40 pulau kecil yang menyebar di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, sampai saat ini masih belum (diberi) bernama. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kabupaten Malang Nehruddin, kemarin mengakui bahwa saat ini baru 17 pulau kecil yang sudah diberi nama, sedangkan 40 lainnya masih belum. ‘’Pulaupulau kecil tersebut berada di Kecamatan Ampelgading, Sumbermanjing Wetan dan Gedangan. Pulau yang sudah memiliki nama itu juga kami ketahui dari masyarakat sekitar, rata-rata nama pulau itu disesuaikan dengan potensi pulau bersangkutan,” paparnya. Ke-17 pulau yang sudah diberi nama itu di antaranya adalah Pulau Sempu, Wisanggeni, Ismoyo, Klatek,

Fitri 1431 Hijriyah kepada 350 ribu warga Jawa Barat. Untuk mengirimkan kartu Lebaran sebanyak itu menghabiskan ongkos kirim Rp 525 juta melalui jasa PT Pos Indonesia. Biaya itu belum termasuk pencetakan kartu Lebaran yang terdiri dari tiga format foto. Selain kartu Lebaran dari Gubernur, diinformasikan kartu Lebaran juga dikirimkan Wagub Jabar H Dede Yusuf, namun jumlahnya belum jelas, disebut-sebut sekitar 100 ribu lembar. (ant)

Positif Konsumsi Narkoba JAMBI - Anak Walikota Jambi Fanny Setiawan dan ketiga temannya yang tertangkap sedang pesta narkoba, tes urine dan darah yang dikirim ke Puslabfor Polisi di Palembang, Sumatera Selatan, hasilnya dinyatakan positif menggunakan narkotika golongan I jenis sabu-sabu. Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah di Jambi, kemarin mengatakan, sesuai lampiran Nomor 61 Undang Undang Nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika, Fanny bersama tiga temannya, Sonny Hendryanto, Arifin Kho dan Ahmad Mustafad, dinyatakan

positif mengkonsumsi narkotika golongan I jenis sabu-sabu. Dari hasil pemeriksaan itu diketahui, urine Fanny dan kawan-kawan mengandung methafetamin dan surat resmi dari Puslabfor sudah diterima penyidik Dit Narkoba Polda Jambi pada Selasa (24/8) sekitar pukul 16.00 WIB. Dalam kasus ini, Fanny dan ketiga rekannya dikenakan pasal 127 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. Menyusul keluarnya hasil tes urine dan darah tersebut, sejak Rabu (25/8) penyidik Sat

I Dit Narkoba Polda Jambi mengeluarkan surat perintah penahanan (Sprint Han) dan secara resmi Fanny dan kawankawan menjadi tersangka dalam kasus penguna narkoba. Sprint Han dikeluarkan untuk menahan keempat tersangka selama 20 hari kedepan guna kepentingan penyidikan, kata Kabid Humas Almansyah. Sementara itu, Chairul S Matdiah, kuasa hukum Fanny dan Arifin mengatakan, menyerahkan proses hukum kliennya kepada penyidik Dit Narkoba Polda Jambi. ‘’Saya baru resmi menerima surat kuasa,’’ kata Arifin. (ant)

Kaburnya Imigran Gelap

Diduga Libatkan Orang Dalam KUPANG - Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur saat ini sedang menyelidiki dugaan keterlibatan orang dalam terkait dengan maraknya imigran gelap yang kabur dari Rumah Detensi Imigrasi Kupang belakangan ini. Kepala Bidang Bidang Lalu Lintas Izin Tinggal dan Status Keimigrasian (Lalintuskim) Kanwil Kemenkumham NTT, Menggung Widjojo di Kupang, kemarin mengatakan orang dalam yang dimaksud adalah pihak Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang, Kantor Imigrsi Kupang, dan Kanwil KeKumHAM NTT. ‘’Ini perintah Kakanwil Kemenkumham agar Diviisi Imigrasi men-

dalami sinyalemen yang menyebutkan bahwa kaburnya para imigrasi gelap di Rudenim Kupang dalam bulan Agustus 2010 ini kemungkinan keterlibatan orang dalam lembaga penegak hukum ini,” katanya. Dalam bulan Agustus 2010 ini, kata dia, sudah dua kali para tahanan imigran gelap asal Irak, Iran, dan Afganistan melarikan dan jumlah yang cukup banyak pada setiap kejadian tersebut sehingga menimbulkan kecurigaan publik. Pada tanggal 13 Agustus 2010, misalnya, 44 dari 182 orang (sebelum pemindahan) tahanan imigran gelap saat melarikan diri secara bertahap dengan meloncat pagar tembok Rudenim Kupang yang ting-

ginya sekitar 7 meter. Dari 44 orang tahanan imigran gelap ini, berhasil ditangkap kembali sebanyak 23 orang, sementara 21 orang hingga saat ini buron dan sedang dalam proses pencarian. Berikut pada tanggal 24 Agustus 2010 pagi, sekitar 17 dari 129 orang setelah dilakukan pemindahan kabur lagi dari Rudenim. Empat belas orang di antaranya berhasil ditangkap pihak Provos Reskrim Polda NTT dan dikembalikan ke Rudenim Kupang dan tiga orang buron. Dugaan tersebut didasari pengakuan beberapa saksi yang mengatakan kaburnya imigran gelap itu adanya keterlibatan orang dalam. (ant)

Suluh Indonesia/ant

MESJID RAYA TERNATE - Perahu motor melintas di dekat Mesjid Raya Ternate Al Munawwar yang didirikan diatas pantai Tapak 2, Ternate, Maluku Utara, kemarin. Mesjid dengan daya tampung 9.500 jamaah yang dibangun sejak tahun 2003 dengan biaya kurang lebih Rp 48 miliyar.

Sebagian Mualaf Tengger

Hadiri Acara Yadnya Kasada Bromo LUMAJANG - Sebagian mualaf suku Tengger di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menghadiri upacara Yadnya Kasada Bromo yang digelar Rabu hingga Kamis (26/8) di sebuah Pura di kaki Gunung Bromo (2392). Salah seorang mualaf Tengger, Martiam mengatakan sebagian mualaf Tengger menghadiri ritual upacara Kasada Bromo, namun tidak mengikuti upacara tersebut. ‘’Biasanya mualaf Tengger hanya datang ke Gunung Bromo untuk rekreasi dan silaturahim sesama suku Tengger di sana, karena seluruh suku Tengger berkumpul di upacara Kasada Bromo,” kata Martiam yang juga Kepala Desa Argosari di Kecamatan Senduro, Lumajang. Upacara Yadnya Kasada Bromo, lanjut dia, merupakan salah satu kegiatan untuk menjaga kelestarian budaya suku Tengger di empat kabupaten di Jawa Timur yakni Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Pasuruan dan Malang. ‘’Kebetulan saya tidak bisa menghadiri acara Kasada Bromo tahun ini karena masih ada urusan di Kantor Desa Argosari, namun biasanya saya bersama keluar-

ga datang ke Bromo pada saat upacara Kasada” paparnya. Menurut Kepala Desa Argosari itu, sekitar 1.000 lebih suku Tengger di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang mengikuti upacara Kasada Bromo yang digelar 25-26 Agustus 2010. ‘’Sebagian warga Tengger sudah berangkat ke acara Kasada Bromo sejak Selasa (24/8), bahkan sebagian warga berjalan kaki menuju ke Gunung Bromo,” tuturnya. Ia menjelaskan, tidak semua mualaf Tengger dapat hadir dalam upacara Kasada Bromo karena pelaksanaan Kasada bertepatan pada bulan Ramadhan. ‘’Mualaf Tengger yang datang ke upacara Kasada tetap menjalankan ibadah puasa, namun mereka tidak mengikuti ritual suku Tengger yang memeluk agama Hindu,” tuturnya menjelaskan. Ribuan warga Tengger yang beragama Hindu di Lumajang, lanjut dia, membawa sesajen yang berisi hasil bumi mereka untuk upacara Yadnya Kasada Bromo. Sisa sesajen yang sudah diberi doa akan dibawa pulang untuk selanjutnya akan diletakkan di sejumlah sumber mata air. (ant)

Edisi 26 Agustus 2010 | Suluh Indonesia  

Headline : RUU Pencucian Uang Diamputasi

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you