Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 17 tahun IV Selasa, 26 Januari 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Bank BUMN Minta Penundaan
Harga Beras Dorong Inflasi
PLN Nyerah Soal PLTA Asahan
KEMENTERIAN BUMN menyatakan pembentukan holding Bank BUMN kemungkinan tidak terealisasi pada 2010, sehingga perlu meminta penundaan aturan Bank Indonesia (BI) terkait...hal. 1
EKONOM Danareksa Purbaya Yudhi Setiawan berpendapat tingkat inflasi pada Januari 2010 diperkirakan mencapai 0,6 persen dimana penyumbang utamanya adalah kenaikan harga beras. “Beras ini cukup...hal. 2
PT PLN (Persero) menyerahkan keputusan kelanjutan proyek PLTA Asahan III berkapasitas 2x90 MW di Sumatera Utara ke pemerintah pusat. Dirut PLN, Dahlan Iskan, di sela rapat dengan Komisi VII DPR di...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Ethiopia Air Jatuh
90 Orang Tewas
Suluh Indonesia/ant
RAPIM TNI - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso melambaikan tangan sebelum membuka Rapim TNI 2010 di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, kemarin. Rapim membahas program kerja TNI 2010.
BEIRUT - Satu pesawat Ethiopian Airlines jenis Boeing 737-800 yang membawa 82 penumpang dan delapan awak jatuh di Laut Tengah tak lama setelah lepas landas dari bandar udara Beirut, Lebanon, kemarin. Pesawat lepas landas tak lama setelah jadwal keberangkatannya pukul 19.10 waktu setempat, dan terbang menuju barat-daya, lima menit kemudian hilang dari radar. Menurut otoritas bandara, sebanyak 51 penumpang adalah warga negara Lebanon, 24 orang berkebangsaan Ethiopia, dan sisanya dri berbagai negara. Presiden Lebanon Michel Suleiman mengatakan pihak berwenang mengesampingkan dugaan sabotase atas jatuhnya pesawat itu. Menteri Transportasi Lebanon, Ghazi Aridi mengatakan kondisi cuaca buruk kemungkinan menjadi sebab utama terjadinya kecelakaan karena pesawat Ethiopia itu terbang di tengah angin topan. Satu komite Lebanon sedang melakukan penyelidikan atas kecelakaan itu, kata dia dan menambahkan, komite akan berkerja sama dengan tim Prancis untuk mengungkapkan detel bencana itu. Sementara itu, PM Lebanon Saad Hariri mengumumkan hari berkabung nasional untuk mengenang para korban. (ant)
Presiden Minta Parlemen
Jangan Berfikir Pemakzulan JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali meminta parlemen untuk tidak berfikir tentang upaya pemakzulan dirinya terkait menghangatnya kasus Bank Century. ‘’Dalam sistem presidensial, yang kita anut sesuai UUD 1945 amandemen Presiden tidak bisa bubarkan parlemen, DPD, maupun MPR,” kata Presiden Yudhoyono dalam pengarahannya pada Rapat Pimpinan TNI di Mabes TNI Cilangkap Jakarta, kemarin. Karena itu, lanjut Presiden, parlemen jangan berfikir agar setiap saat dapat melakukan pemakzulan terhadap presiden atau pemerintahan dalam kultur mosi tidak percaya. Kepala Negara menekankan, aturan tentang pemakzulan
sudah sangat jelas yakni jika Presiden dan Wakil Presiden tidak dapat menjalankan tugasnya, apabila yang bersangkutan melakukan pelanggaran hukum berat. Selain itu, presiden dan wakil presiden melakukan pengkhianatan terhadap negara, korupsi, dan menerima suap, serta melakukan perbuatan tercela. ‘’Itu sudah sangat jelas di dalam undang-undang. Aturannya jelas, bukan pasal karet yang bisa dibawa ke sana ke mari. Karena itu, marilah kita kembali ke pemahaman yang utuh terhadap undang-undang dasar kita atau konstitusi kita yang merujuk segala hal kepada undang-undang,” kata Kepala Negara. Pada pengarahannya, Pre-
siden kembali menegaskan tentang kebijakan pemerintah tentang penyelesaian Kasus Bank Century. ‘’Mari kita berfikir jernih, kembali pada konteksnya pada waktu itu. Jangan berfikir pada konteks Januari 2010,” ujarnya. Apa yang dilakukan pemerintah, lanjut Kepala Negara sudah berdasarkan pertimbangan matang agar kebangkrutan yang menimpa Bank Century pada 2008 tidak berdampak luas bagi perekonomian nasional. Presiden juga menegaskan kebijakan pemerintah untuk tetap menjalankan kesepakatan perdagangan bebas antara ASEAN dan China. Pembukaan Rapim dihadiri seluruh Kepala Staf TNI-AD, TNI-AL, TNI-AU. (har)
TNI Diminta Modernisasi Diri JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan kepada Kementerian Pertahanan dan TNI untuk terus memodernisasi diri, agar menjadi kekuatan yang handal, kredibel dan tangguh. ‘’Saya instruksikan kepada pimpinan TNI dan juga Kementerian Pertahanan untuk memodernisasi diri, sesuai hakekat ancaman yang dihadapi,” katanya, dalam pengarahannya di hadapan para pewira tinggi dan menengah TNI pada Rapat Pimpinan TNI 2010 di Jakarta, kemarin. Kepala Negara menambahkan, modernisasi dilakukan terencana dan berkesinambungan serta terarah sesuai hakekat ancaman yang dihadapi, kondisi geografi, kemampuan negara dan perkembangan dunia militer. Selain memodernisasi diri, Presiden Yudhoyono juga menginstruksikan agar TNI dapat menjalankan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2009-2014 terutama yang berkaitan dengan tugas pokok TNI, dan ketiga TNI harus terus meningkatkan kese-
jahteraan pajurit. Dalam pengarahannya sekitar satu jam itu, Presiden mengingatkan, TNI juga harus memiliki daya antisipasi, pemikiran strategis agar senantiasa siap menghadapi berbagai macam ancaman global, dengan membangunan postur pertahanan yang modern, handal, tangguh, kredibel. ‘’TNI juga harus menjaga kesiapsiagaannya sebagai bentuk strategis penangkalan juga kemampuan untuk mencapai kekuatan pokok minimum (minimum essential forces),” kata Presiden Yudhoyono. Kepala Negara meminta TNI untuk membantu menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif di dalam negeri demi lancarnya pelaksanaan pembangunan nasional. ‘’Di negara mana pun, stabilitas keamanan sangat diperlukan untuk mendukung pelaksanaan pembangunan nasional,” tuturnya. Karena itu, lanjut Yudhoyono, TNI harus membantu menciptakan lingkungan dalam negeri yang kondusif sesuai kewenangannya. (har)
Presiden Tak Perlu Dihadirkan JAKARTA - Mantan Hakim Konstitusi HAS Natabaya berpendapat, Panitia Angket Century DPR tidak perlu lagi memanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk dimintai keterangan terkait masalah dana talangan Bank Century. Hal itu disampaikannya saat tampil sebagai saksi ahli dalam rapat panitia angket Century di Gedung DPR Jakarta, kemarin, karena panitia angket semestinya telah mendapatkan data yang cukup terkait persoalan yang sedang diselidiki tersebut. Selain itu, ia menambahkan, berdasarkan peraturan perundang-undangan yang ada disebutkan bahwa presiden selaku kepala negara telah menguasakan penanganan fiskal dan keuangan negara lainnya kepada Menteri Keuangan. ‘’UU memberi kuasa kewenangan presiden kepada menkeu sepanjang pengelolaan fiskal,” ujarnya. Ketika anggota Panitia Angket dari Fraksi PDIP Eva Kusuma Sundari bertanya tentang pengakuan Wapres Jusuf Kalla bahwa dirinya tidak diberi tahu keputusan pengucuran dana bailout oleh Menkeu/Ketua KSSK Sri Mulyani pada saat Presiden sedang di luar negeri, Natabaya mengatakan bahwa dalam sistem pemerintah-
an presidensial, pemegang kekuasaan pemerintahan tetap pada presiden. Namun dalam hal menjalankan kebijakan-kebijakan negara itu tetap ada etika yang seharusnya dihormati oleh siapapun. ‘’Etika ini yang sering menjadi masalah di negara ini dan seharusnya tidak boleh ‘by pass’’by pass’ seperti itu,” ujar Natabaya mengkritik Sri Mulyani yang seharusnya memberitahukan pula kepada Waprespada saat itu. Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Panitia Angket dari FPDIP Gayus Lumbuun meminta agar Panitia Angket mengagendakan pemanggilan mantan Ketua DPR Agung Laksono untuk dimintai keterangannya terkait pengambilan keputusan DPR atas Perppu No.4/2008 tentang JPSK. Dua saksi ahli yang dimintai pendapatnya terkait status hukum Perppu No.4/ 2008, Natabaya dan Erman Rajaguguk, memberikan penilaian yang berbeda. Erman menilai paripurna DPR belum memberikan keputusan apakah menolak atau menerima Perppu itu. Sementara Natabaya berpendapat, jika tidak ada persetujuan dari DPR sama artinya dengan DPR telah menolak Perppu itu. (har)
Program 100 Hari, Harus Dilihat Proporsional KEBERHASILAN program 100 hari kerja kabinet Indonesia Bersatu II hendaknya dilihat secara proporsional dan realistis sesuai yang ditargetkan pemerintah. Menko Polhukam Djoko Suyanto mengatakan keberhasilan program 100 hari kerja kabinet Indonesia Bersatu II hendaknya dilihat secara proporsional dan realistis sesuai yang ditargetkan pemerintah. ‘’Sekarang kalau program 100 hari, ada pihak yang kecewa, karena tidak bisa
menurunkan harga gula, kan tidak bisa disederhanakan seperti itu. Karena pengertian program 100 hari adalah capaian yang memang bisa dicapai dalam 100 hari. Rinciannya ada, tiap departemen ada kontrak kinerja,” katanya di Istana Negara Jakarta, kemarin. Ia menjelaskan ukuran keber-
hasilan program kerja 100 hari pemerintahan hendaknya didasari parameter yang realistis, sehingga bila ada pihak yang menilai pemerintah gagal menyelesaikan semua masalah dalam 100 hari adalah tidak tepat. ‘’Bukan 100 hari lalu harga beras langsung murah. Bukan di situ letaknya. Itu adalah langkah menunju kerja lima tahun,” katanya. Ia mencontohkan seperti target pengurangan waktu pengurusan perijinan, itu merupakan target 100 hari karena memang menjadi dasar untuk pem-
bangunan lima tahun mendatang. ‘’Langkah awalnya apa. Perizinan sudah diturunkan menjadi 17 hari. Itu langkah awal. Jadi itu langkah yang harus ada untuk melangkah jalan ke depan,” katanya. Contoh lain yang disebutkannya antara lain penghapusan biaya paspor bagi tenaga kerja Indonesia dan sejumlah program lainnya, khususnya di bidang polhukam. Rencana demonstrasi
Sementara itu terkait adan-
ya rencana aksi demonstrasi pada 28 Januari mendatang, Djoko mengatakan pemerintah sudah memberikan jaminan koridor penyampaian pendapat dan hendaknya bisa ditaati. ‘’Saya kira pengamanan publik tetap. Aparat kepolisian mengamankan. Bagi yang demonstrasi juga diberi pengamanan. Bagi yang tidak demo juga harus dijamin keamanannya. Kan semua tidak ingin ada kerusuhan. Tidak ingin terjadi hal-hal yang melanggar ketertiban umum,” paparnya. (har)
K ta
Suluh Indonesia, Selasa 26 Januari 2010
2
Polisi Tangkap
Pengedar Narkotika
Suluh Indomesia/sep
DEMO ANTI KORUPSI - Beberapa orang aktivis yang tergabung dalam Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi dengan memakai topeng wajah presiden Susilo Bambang Yudhoyono, topeng wajah Wakil Presiden Boediono, topeng wajah Menteri Keuangan ibu Sri Mulyani Indrawati dengan mengenakan pakaian narapidana ditarik rantai oleh seorang algojo sebagai simbol keterlibatan dalam skandal Century harus dihukum.
Polisi Bersihkan Ranjau Paku
Kawanan Rampok Gasak Tujuh Kg Emas dok
JAKARTA - Petugas Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membersihkan Jl Gatot Subroto, Jakarta, kemarin pagi, dari ranjau paku yang banyak bertebaran di jalan raya. Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya menyebutkan, selama satu jam, polisi dapat menangkat sekitar satu kilogram paku di jalan raya. Paku itu sangat membahayakan para pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor karena jika terlindas dapat menyebabkan ban kempes. Aipda Ganda Aritonang, seorang polisi lalu lintas yang memimpin pembersihan jalan raya dari ranjau paku mengatakan, selama satu jam, polisi menyisir sepanjang Jl Gatot Subroto dan Jl S Parman dari kedua arah. “Kami mulai menyisir paku sekitar pukul 09:00 WIB dan selama satu jam dapat mengangkat sekitar sekilogram paku,” kata Ganda. Polisi menyisir jalan raya dengan menggunakan mobil yang dirancang khusus untuk membersihkan ranjau paku. Polda Metro Jaya mencatat bahwa sejumlah ruas jalan raw-
an ranjau paku antara lain, Jl. S. Parman, Gatot Subroto, Satrio, Casablanca, TB Simatupang, MT Haryono, Majapahit, sekitar Tugu Tani, dan Sudirman. Selain itu, lokasi rawan ranjau paku di Jl Warung Buncit Raya Jl Kemang Raya, Jl Lenteng Agung, Jl Pramuka, Jl Perintis Kemerdekaan, Jl Pahlawan Revolusi dan Jl Yos Sudarso Untuk setiap pembersihan ranjau paku, polisi mendapatkan antara satu hingga tiga kilogram paku berbagai ukuran. Arif, warga Bekasi yang bekerja di Jakarta Pusat, mendukung upaya polisi untuk membersihkan ranjau paku sebab ia pernah menjadi korbannya. “Sepeda motor saya pernah kena paku di Jl I Gusti Ngurah Rai pukul 20:30 WIB. Agak repot cari tukang tambal ban karena hari sudah malam,” katanya. Akibat terkena paku, ban dalam sepeda motornya biasanya terpaksa diganti, sebab robek cukup besar yang diakibatkannya tidak bisa ditambal lagi. (ant)
Waspada Kamera Pengintai di ATM JAKARTA - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya melakukan pengamanan terhadap gerai anjungan tunai mandiri (ATM) bank secara selektif pada sejumlah lokasi di wilayah Jakarta. “Secara selektif dilakukan penjagaan karena jumlah ATM ribuan,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Jakarta Selatan, kemarin. Namun demikian, Boy mengatakan, tindakan yang terpenting untuk mengantisipasi kejahatan pembobolan ATM yakni bagaimana pihak bank meningkatkan sistem pengamanan agar pelaku tidak bisa mencuri data maupun PIN nasabah bank. Boy menuturkan kepolisian sudah berkoordinasi dengan pihak bank untuk bahan penyelidikan yang meliputi letak transaksi melalui pengamanan kamera tersembunyi atau closed circuit television (cctv). Kabid Humas Polda Metro Jaya itu menyatakan selama ini
JAKARTA - Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang pengedar narkotika jenis ekstasi dan shabu di Jalan Raya Sunter, Kemayoran, Jakarta Pusat. Pusat Komunikasi dan Informasi Polda Metro Jaya di Jakarta, kemarin, mengatakan tersangka bernama MR tertangkap tangan karena memiliki ratusan butir ekstasi dan puluhan gram shabu saat sedang mengantar barang terlarang. Di Jl Raya Sunter, polisi menangkap tersangka MR dengan barang berupa 150 butir ektasi warga pink dan 55 butir ekstasi warna coklat. Polisi juga menemukan 20 gram shabu jenis kristal warna putih. Barang terlarang itu disimpan dalam tas dengan dimasukkan ke dalam amplop dan plastik klip bening. Pengungkapan kasus narkotika ini merupakan hasil informasi dari masyarakat yang mencurigai tersangka melakukan jual beli narkoba . Polisi yang menyelidiki laporan itu lalu menangkap tersangka setelah meyakini ada barang bukti yang dibawa. (ant)
polisi tidak melakukan penjagaan seluruh gerai ATM, namun petugas menjadikan lokasi transaksi tunai itu sebagai tempat patroli berdasarkan klasifikasi sebagai tempat rawan kejahatan. Boy menjelaskan pelaku diduga membobol tabungan nasabah bank dengan cara mencari sasaran lokasi tertentu untuk memasang alat penduplikat kartu ATM (skimmer) dan kamera pengintai kode nomor rahasia (PIN). “Kemudian pelaku memindahkan data pemilik kartu ATM,” ujarnya. Sebelumnya, polisi berhasil menangkap 13 orang yang diduga pelaku pembobolan ATM bank beserta barang bukti berupa uang tunai Rp23 juta, komputer, skimmer dan beberapa kartu ATM. Berdasarkan penyelidikan awal, Mabes Polri mencatat pembobolan rekening nasabah dari Bank Mandiri, BNI, serta BCA itu mencapai Rp5 miliar. (ant)
JAKARTA - Kawanan perampok bersenjata api menggasak tujuh kilogram perhiasan emas dari Toko Emas “Kings” di Pasar pamor Blok F1 Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kemarin. Pusat Komunikasi dan Informasi Polda Metro Jaya menyebutkan, kawanan penjahat yang diduga berjumlah 10 orang itu juga membawa kabur uang tunai senilai Rp20 juta. Mereka datang ke toko emas itu dengan menggunakan
lima sepeda motor yang masihmasing dinaiki dua orang. Pemilik tokok Lim Sun Po (37) dan enam karyawan ditodong dengan senjata api jenis revolver. Sejumlah perampok ini meminta paksa kunci brankas lalu mengambil perhiasan emas dan uang yang ada di dalamnya. Sebagian lainnya mengambil perhiasan emas dari etalase toko. Kawanan penjahat lalu kabur dengan lebih dulu membuang tembakan empat kali agar warga tidak mengejarnya.
Korban diperkirakan menderita kerugian total sekitar Rp720 juta akibat perampokan itu. Petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Kabupaten Bekasi yang datang ke lokasi kejadian menemukan sebutir proyektil dari senjata yang diduga milik salah satu satu tersangka. Sejumlah saksi yang dimintai keterangan polisi menyebutkan, seluruh tersangka menggunakan helm sehingga agak sulit mengenali wajah para tersangka.
10.000 Personil
Amankan Aksi 28 Januari JAKARTA - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menyiapkan 10.000 personil untuk mengamankan aksi unjuk rasa 100 hari kerja pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), 28 Januari 2010 di wilayah Ibukota Jakarta. “Sebanyak 10.000 personil siaga untuk mengamankan demonstrasi massa pada 28 Januari 2010,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Jakarta Selatan, kemarin. Boy menuturkan Polda Metro Jaya juga menyiagakan beberapa unit kendaraan tembakan air (water cannon) untuk mengantisipasi aksi massa dan menempatkan anggota sesuai situasi keamanan. Boy menyatakan jumlah petugas kepolisian tidak akan diturunkan secara serentak karena mempertimbangkan situasi dan kondisi aksi unjuk rasa pada sejumlah lokasi, seperti Istana Merdeka, Gedung DPR/MPR RI dan Bundaran Hotel Indonesia. Namun demikian, anggota
Suluh Indonesia/ant
AKSI JAHIT MULUT - Seorang mahasiswa Unas Jakarta Kasyadi Danubrata beserta dua rekannya Adhi Mardiansyah dan Ditia Ramadhan menjahit mulut protes kinerja 100 hari rezim SBY-Bediono.
kepolisian akan melakukan pengamanan aksi dengan cara pelayanan terhadap massa pengunjuk rasa melalui upaya pendekatan preventif dan persuasif. “Kita berharap pengunjuk rasa melakukan aksi dengan tertib, tidak melakukan kekerasan atau mengganggu ketertiban umum,” ujar Boy. Sebelumnya, Polda Metro
Jaya menerima laporan dari sejumlah elemen masyarakat akan melakukan aksi unjuk rasa pada beberapa lokasi obyek vital berkaitan dengan program 100 hari kerja pemerintahan SBY-Boediono. Boy mengungkapkan pihaknya tidak akan melakukan operasi khusus untuk mengantisipasi gerakan masyarakat itu. (ant)
ilustrasi
Polisi mengaku telah mengetahui nomor polisi salah satu kendaraan yang dipakai ter-
sangka namun masih akan dipastikan apakah plat nomor itu palsu atau tidak. (ant)
Diadukan ke KPI Tayangan Tips Bobol ATM JAKARTA - Mabes Polri mengadukan tayangan tata cara pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM) yang dilakukan satu stasiun televisi swasta ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang, di Jakarta, kemarin, mengatakan, tayangan itu tidak mendidik masyarakat dan sangat membahayakan keamanan. “Tayangan itu justru mengajari masyarakat untuk melakukan kejahatan,” katanya. Polri, katanya, telah mengadukan secara resmi setelah tayangan itu disiarkan pada 22 Desember. “Biar KPI yang menilai apakah tayangan itu layak untuk disiarkan atau tidak. Polri tidak berwenang untuk memberikan penilaian,” katanya. Satu televisi swasta, pekan lalu, menayangkan peragaan tata cara membobol ATM dengan menampilkan
narasumber yang mengaku sebagai ahli forensik teknologi informasi. Narasumber itu memperagakan bagaimana cara membobol ATM termasuk menunjukkan alat yang dipakai untuk kejahatan itu. Edward juga membantah bahwa narasumber itu sebagai ahli forensik Polri maupun dijadikan saksi ahli oleh penyidik Polri. “Dia pernah jadi saksi ahli di pengadilan namun yang menghadirkan pengacara terdakwa,” katanya. Namun Edward mengakui bahwa ada kemungkinan dia pernah diajak diskusi oleh penyidik dalam mengungkap kasus kejahatan dengan menggunakan teknologi informasi namun sebatas hubungan personal. Sementara itu Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengecam upaya Polri melaporkan media massa ke KPI. (ant)
Korban Pembobolan ATM Lapor Polda Metro Jaya SEBANYAK dua orang yang diduga korban pembobolan rekening tabungan melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Metro Jaya. Salah satu korban pembobolan ATM, Sumaedi Saiman (60) mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, kemarin, mengaku kehilangan uang sebesar Rp90 juta pada tabungannya di Bank Mandiri Cabang MT. Haryono, Jakarta Timur. Sumaedi mengatakan dirinya mengetahui kehilangan setelah mendatangi Bank Mandiri untuk mengecek jumlah melalui cetak buku tabungan (print out), Jumat (22/1), ternyata ada sejum-
lah transaksi penarikan uang. “Jumlah total penarikannya mencapai Rp90 juta,” ujar Sumaedi seraya menambahkan pelaku pembobolan ATM menarik uang setiap hari sebesar Rp3 juta hingga Rp5 juta per harinya. Pensiunan itu menuturkan pihak bank meminta waktu selama 14 hari guna menyelidiki kasus kehilangan uang tabungan milik Sumaedi dan menyuruhnya untuk lapor polisi. Sumaedi menuturkan pihak
Bank Mandiri juga sempat menyatakan penarikan uang tabungannya sah dan tidak ada modus pembobolan ATM. Padahal Sumaedi terakhir melakukan transaksi penarikan uang melalui ATM pada 16 Januari 2010 dan melihat pemberitaan ada kasus pembobolan tabungan nasabah melalui ATM. “Saya curiga penarikan ATM itu janggal dan terjadi sejak tiga bulan lalu di ATM wilayah Jakarta Selatan,” kata Sumaedi. Pria kelahiran 1 Mei 2010 itu menjelaskan kejanggalan penarikan tabungan karena kartu ATM-nya tidak pernah berpindah tangan ke orang lain.
Sumaedi lapor ke polisi berdasarkan Nomor Polisi : 245/K/ 1/2010/SPK UNIT 1 dengan tuduhan pelaku melanggar Pasal 362 Kitab Undang Hukum Pidana (KUHP) atau Undang-Undang RI Nomor 51 Tahun 2002 diubah Nomor 25 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. Sama halnya dengan Muhardono warga Pondok Kopi, Jakarta Timur juga melapor ke Polda Metro Jaya karena diduga menjadi korban pembobolan ATM Bank Negara Indonesia (BNI) sebesar Rp4,8 juta. Muhardono menjelaskan uangnya ketahuan raib setelah memeriksa ke bank saat akan
membuat tabungan deposito pada 6 Januari 2010. Muhardono menduga pelaku melakukan transaksi penarikan tabungannya melalui ATM Bersama (Link) sebanyak 4 kali sebesar Rp1,2 juta sekali ambil pada 5 Januari 2010. Laporan Muhardono berdasarkan Nomor Polisi : 247// K/1/2010/SPK UNIT 1 dengan tuduhan terhadap pelaku melanggar pasal yang sama dengan korban Sumaedi. Sedangkan, dua nama lainnya, yakni Limbong dan Zulkifli sebagai korban pembobolan ATM nasabah Bank Mandiri dengan kerugiannya mencapai Rp35 juta. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Selasa 26 Januari 2010
3
TNI Fokus Bangun Kekuatan
Suluh Indonesia/sep
KOMISI III - Pejabat Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabean (tengah) didampingi Wakil Ketua KPK Bibid Samad Riyanto (kiri) dan M. Yasin (kanan) bercanda usai Rapat Kerja dengan Komisi III DPR RI di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin.
Selesaikan Anggaran Pilkada rin kita surati lagi gubernur, termasuk yang tujuh (provinsi). Surat itu sudah saya tanda tangani Jumat (22/1),” katanya. Ia mengatakan, salah satu isi surat tersebut adalah meminta agar gubernur berkoordinasi dengan penyelenggara pemilu, khususnya tentang anggaran. ‘’Mudah-mudahan dengan surat terakhir ini, tidak ada masalah lagi. Saya sudah tekankan agar gubernur bertemu dengan bupati dan wali kota,” katanya. Mendagri telah menerbitkan surat edaran bagi kepala daerah tentang dukungan APBD un-
tuk pilkada. Selain SE Mendagri, juga ada Permendagri Nomor 57 Tahun 2009 yang merupakan perubahan dari Permendagri Nomor 44 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Belanja Pilkada. Dalam permendagri tersebut sudah ada pedoman bagi pemda untuk menyelesaikan persoalan anggaran pilkada. Sebelumnya, diinformasikan besaran anggaran Pilkada 2010 di 122 daerah yang telah diajukan oleh KPU setempat belum disepakati oleh pemerintah daerah yang bersangkutan. Data tersebut disampaikan
Watimpres Optimis
Bisa Kerja Efektif JAKARTA - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang baru dilantik optimis dapat menjalankan tugas secara efektif untuk memberi nasehat dan masukan bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam menjalankan tugas pemerintahan. Salah satu anggota Wantimpres, Jimly Asshiddiqie usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, kemarin mengatakan Wantimpres pasti dapat berperan efektif dalam memberikan saran dan pertimbangan kepada Presiden. Apalagi, lanjut dia, Wantimpres dibanding dengan lembaga sejenis pada masa orde baru yaitu Dewan Pertimbangan Agung (DPA), posisinya justru lebih dekat kepada Presiden karena melekat kepada Kepala Negara, bukan sebuah lembaga terpisah. Sebelum dilantik, Jimly me-
ngatakan, anggota Wantimpres yang baru sudah bertemu dengan Presiden pada Minggu malam 24 Januari 2010. Pada pertemuan itu, Presiden berharap Wantimpres dapat intensif memberi masukan terhadap masalah-masalah mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan. ‘’Kalau memberi masukan yang bisa efektif itu hanya masalah cara, masalah seni menyampaikan. Saya yakin Wantimpres bisa,” ujar Jimly yang merupakan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu. Jimly mengatakan sembilan anggota Wantimpres periode 2010-2014 yang baru dilantik langsung bekerja menggelar rapat pada Selasa 26 Januari 2009 untuk membahas rencana kerja ke depan. Anggota Wantimpres lainnya, mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ginand-
jar Kartasasmita, mengatakan sampai saat ini Wantimpres belum menerima perincian dan pembagian tugas. ‘’Presiden baru menyampaikan bahwa Dewan Pertimbangan Presiden itu penting dan mengharapkan nasehat serta pandangan, tapi apa-apanya nanti. Gambarannya adalah memberikan masukan untuk masalah-masalah mendasar bidang konstitusi, demokrasi, hubungan pusat daerah, internasional, dan lainlain. Tapi secara rinci belum diberi tahu,” tutur Ginandjar. Sedangkan mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari berjanji untuk tetap kritis memberi saran dan pertimbangan kepada Kepala Negara agar kebijakan pemerintah tetap berpihak kepada rakyat. Ia mengaku telah diberi tahu akan menjabat Wantimpres sejak penyusunan Kabinet Indonesia Bersatu Kedua. (har)
an TNI AL dan TNI-AUdi Kalimantan,” katanya. Djoko menambahkan, pengembangan organisasi itu tentu diikuti pengembangan sarana dan prasarana termasuk pemenuhan kebutuhan dan modernisasi alat utama sistem senjata (Alutsista). Ia mengemukakan, pengembangan dan pembangunan kekuatan serta organisasi itu disesuaikan dengan perkembangan lingkungan strategis dan persepsi ancaman. ‘’Semua program yang akan kita laksanakan tentunya didasarkan pada evaluasi pada 2009, salah satunya menurunkan angka kecelakaan,” katanya. Djoko kembali menegaskan, koordinasi antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI dalam pengadaan alutsista sesuai petunjuk presiden bukan
sebagai bentuk intervensi, tetapi untuk keterpaduan alutsista TNI, apalagi, hak kewenangan untuk menentukan spesifikasi alustsista tetap berada di tangan angkatan. ‘’Dengan demikian, setiap alutsista peralatan dan perlengkapan militer yang kita pilih, dipastikan dapat dioperasikan secara integratif, sinergis dan terpadu, antara yang satu dengan lainnya, baik interim angkatan maupun gabungan,” imbuhnya. Karena itu, pimpinan TNI mengambil kebijakan dengan membentuk Dewan Kebijakan Penentu (Wanjaktu) Alutsista TNI. Tugasnya, melakukan penilaian yang mendalam tentang efektifitas dan integrasi pengoperasian alustsista. Rapim TNI 2010 dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (har)
Mahfud Klaim
Mendagri Ingatkan Kepala Daerah
JAKARTA - Mendagri Gamawan Fauzi mengingatkan kepala daerah untuk menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan anggaran pilkada 2010. Menurut Gamawan, di Jakarta, kemarin, ia telah menyurati gubernur termasuk tujuh gubernur yang akan menyelenggarakan pilkada pada 2010, agar berpedoman pada peraturan yang ada berkaitan dengan pendanaan pilkada, seperti Permendagri Nomor 57 Tahun 2009. ‘’Kita sudah berulangkali mengirim surat pada gubenur dan kema-
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso menyatakan pada 2010 pihaknya akan memfokuskan diri pada pembangunan kekuatan dan organisasi TNI. ‘’Tahun 2010 merupakan titik awal bagi TNI untuk memantapkan pembangunan kekuatan dan pengembangan organisasi,” katanya, saat membuka Rapat Pimpinan TNI di Jakarta, kemarin. Panglima TNI menjelaskan, tahun 2010 merupakan titik awal pelaksanaan Rencana Strategis TNI Tahap II (2010-2014), khususnya pengembangan dan pembangunan TNI menuju terwujudnya kekuatan pokok minimum. ‘’Salah satu realisasi pengembangan dan pembangunan kekuatan serta organisasi adalah pembentukan Kodiklat, pemekaran Kodam serta peningkatan status satu-
anggota KPU I Gusti Putu Artha, sesuai dengan laporan yang diterima KPU pusat selama rapat koordinasi dengan KPU provinsi (21-22 Januari 2010). ‘’Sebanyak 122 daerah atau 50 persen dari daerah penyelenggara pilkada belum juga sepakat mengenai besaran anggaran dengan pemda, meskipun usulannya sudah diajukan sejak 2009,” katanya. Menurut Putu, sejauh ini pemerintah telah sigap merespon persoalan mengenai anggaran Pilkada yang akan segara digelar. (son)
MK Tak Banyak Disorot JAKARTA - KetuaMK Moh Mahfud MD mengatakan, MK kemungkinan besar tidak akan banyak disorot pada 2010 dibanding tahun sebelumnya yang memiliki berbagai peristiwa yang membuat banyak warga menyorot lembaga itu. ‘’Putusan MK yang menyedot banyak minat warga masyarakat tidak akan banyak bermunculan pada 2010,” katanya di Jakarta, kemarin. Menurut Mahfud, hal itu karena terdapat banyak momentum peristiwa pada 2009 seperti pemilihan umum dan kasus cicak-buaya. Ia memaparkan, pelaksanaan Pemilu 2009 membuat bany-
ak pihak yang ingin mengujimaterikan UU baik terkait pemilu legislatif maupun pemilu presiden. Selain itu, lanjutnya, terdapat kasus cicak-buaya yang disorot banyak orang karena terkait perseteruan antara dua lembaga penegak hukum di Tanah Air. ‘’Pada tahun 2009 ada momentumnya sehingga masyarakat tersedot perhatiannya ke MK,” kata Mahfud. Padahal, menurut dia, berbagai kasus seperti uji materi UU Pemilu maupun UU KPK yang terkait dengan kasus cicak-buaya dihadapi para hakim konstitusi seperti halnya menghadapi kasus uji materi
biasa lainnya. Mahfud menilai, pada berbagai kasus tersebut MK juga memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan transparansi di bidang peradilan sesuai dengan nilai-nilai yang tercantum dalam visi dan misi MK. Pada 2009, Mahkamah Konstitusi memang banyak disorot antara lain dalam kasus hasil Pemilu Presiden 2009 yang diajukan oleh kubu MegawatiPrabowo Subianto dan kubu Jusuf Kalla-Wiranto. Selain itu, MK juga banyak mendapat apresiasi karena dinilai membuat terobosan hukum dengan memperdengarkan rekaman KPK. (nas)
Megap litan K ilas
Suluh Indonesia, Selasa 26 Januari 2010
4
Dinkes Lebak Tangani 43 Penderita Kusta
Duta Kebun Raya PENYANYI rock Indonesia era 1990-an Ikang Fauzi dinobatkan sebagai duta Kebun Raya, oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), kemarin. Penganugerahan Ikang dengan pertimbangan selama ini suami artis cantik Marissa Haque tersebut telah menjadi sahabat kebun raya dan prinsip hidupnya yang sangat mencintai lingkungan menjadikanya duta kebun raya. Penyanyi yang kini menekuni bisnis properti itu menyatakan, sejak dini sudah mengajarkan kepada anakanaknya untuk menjaga keseimbangan alam, dengan mencintai tumbuh-tumbuhan dan kelestarian lingkungan. Peran Ikang dalam menjaga kelestarian alam, terlihat dari pola hidupnya. Dimana rumahnya memiliki banyak pohon dan sudah menerapkan pola keseimbangan alam kepada anak-anaknya. Ikang dinobatkan sebagai duta kebun raya ditandai penyematan pin duta kebun raya oleh kepala LIPI Prof. Dr. Umar Anggara Z, disaksikan oleh wakil menteri PU Ahmad Hermantor Dardak, kepala Kebun Raya Bogor, Said Sinaga, Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH) LIPI Prof. Dr. Endang Sukara dan Marissa Haque. Penobatan tersebut berlangsung dalam acara diskusi desain Master Plan Kebun Raya Solok, Kebun Raya Minahasa dan Kebun Raya Kendari bertempat di gedung konservasi Kebun Raya Bogor. (ant)
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Banten, menangani 43 penderita kusta atau lepra secara serius untuk menghindari penularan kepada keluarga maupun orang lain. “Selama masa pengobatan kami terus mengawasi dan memantau penderita kusta,” kata seorang petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Bahtiar di Rangkasbitung, kemarin. Selama masa pengobatan, penderita kusta wajib minum obat selama setahun tanpa berhenti. Penyakit kusta merupakan jenis penyakit kulit yang bisa menular kepada orang lain melalui kontak langsung dengan penderita. Apalagi, penderita kusta basah mudah menularkan kuman lepra kepa-
da orang lain. “Jika bersentuhan langsung dengan penderita kusta basah kemungkinan akan tertular,” katanya. Saat ini, petugas medis terus mengawasi 43 kasus penyakit kusta karena mereka masuk dalam masa pengobatan setelah ditemukan positif menderita penyakit itu. Pengawasan
tersebut dilakukan dengan sistem pengawasan minum obat (PMO) dari keluarga, tetangga dan sahabat. “Jika penderita tidak minum obat dua hari maka harus diulang kembali dari titik nol,” katanya. Karena itu, sistem PMO efektif untuk penyembuhan penderita kusta karena terbukti pada 2008 sebanyak 22 orang dinyatakan sembuh total. “Saya kira bila mereka patuh meminum obat secara rutin selama setahun dipastikan dapat disembuhkan,” ujarnya Menurut dia, minum obat
selama setahun bertujuan membunuh bakteri pada bagian kulit anggota tubuh bagian tangan atau kaki. “Saya minta keluarga dan tetangga turut mengawasi penderita agar patuh meminum obat selama masa pengobatan,” jelasnya. Dia menyebutkan, saat ini daerah endemis penularan kusta di Kabupaten Lebak tersebar di Kecamatan Rangkasbitung, Cibadak, Cimarga, Kalanganyar, Maja, Warunggunung dan Sajira. Pemerintah daerah menargetkan pada tahun ini Kabupaten Lebak bebas dari
penyakit kusta. Untuk itu, pihaknya terus melakukan pelacakan kasus kusta serta melakukan sosialisasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) masyarakat. Dengan sosialisasi serta pelacakan bisa mencegah penyebaran penyakit kusta karena penyakit itu membawa dampak sosial di tengah masyarakat dan penurunan produktivitas penderita. “Saya minta penderita minum obat secara rutin selama setahun bila ingin sembuh total,” ujar Bahtiar. (ant)
PDIP
Kantongi Delapan Balon Wakil Walikota DEPOK - Nama bakal calon wakil walikota di Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Depok mulai bertebaran. Setidaknya, PDIP telah mengantongi delapan nama balon wakil walikota untuk pemilihan umum daerah (pemilukada) Juni mendatang. Delapan nama tersebut diantaranya, Supriyanto, Siswanto, Abdul Halim, Pradi Supriyatna, Ali Fahmi, Mad Arif, Hasbullah dan Yuyun Wirasputra. “Mereka diberi waktu masing-masing dua jam dan dibagi dalam dua hari,” kata Tim seleksi kandidat Partai PDI-P Kota Depok, Ermanto kepada wartawan ditemui di sela-sela verifikasi balon wakil walikota di Kantor DPC PDIP Kota Depok, Jalan Margonda, Depok, kemarin. Delapan nama tersebut dipastikan berkurang setelah diseleksi oleh tim. Namun, pengerucutan nama tersebut belum dapat diprediksi saat ini. Dia bersama tim verrifikasi, akan memberikan rekomendasi kepada DPD DPIP untuk selanjutnya dilanjutkan ke tingkat DPP. “Nama-nama tersebut nanti akan mengerucut. Kami yang akan mengeluarkan rekomendasi,” katanya. Delapan nama tersebut, merupakan aspirasi yang dijaring oleh PAC yang ada di Depok. “Munculnya nama tersebut merupakan hasil suara dari konfercab lalu,” tandasnya. Saat ditanya siapa yang akan menjadi calon pasti wakil walikota, Erman enggan menyebutkan. Namun dia mengaku telah melakukan komunikasi dengan beberapa nama tersebut. “Kriterianya adalah calon wakil walikota yang akan kami usung harus memiliki komitmen membangun Depok. Memiliki motivasi untuk membangun Depok,” beber Erman. Menyinggung adanya nama pejabat di kalangan Pemkot Depok yang akan diseleksi, dikarenakan nama tersebut muncul dari hasil penjaringan kader partai. “Nama itu muncul dalam usulan kader partai PDI-P tingkat ranting dan anak cabang. Kami akan mengundang dia untuk datang wawancara Selasa (26/1) malam. Kalau yang bersangkutan tidak datang memenuhi undangan kami, ya otomatis nama tersebut dinyatakan gugur,” tegasnya. Menanggapi hal tersebut, Ketua KPUD Depok, Moh hasan menghimbau kepada pejabat pemerintah daerah agar mengajukan cuti pada saat kampanye nanti. Hal tersebut dilakukan agar tidak mengganggu jadwal kegiatan pemerintahan di Depok. “PNS Depok yang akan menjadi balon wakil atau wakil nanti tidak harus mengundurkan diri. Tetapi, mereka harus mengajukan cuti atas ijin pimpinan,” katanya. (rin)
Suluh Indonesia/ant
TKI BERMASALAH - Menteri Pemberdayaan Perempuan, Linda Amalia Sari Gumelar berbincang dengan TKI yang mendarat di Bandara Soekarno Hatta Tangerang Banten. Pemerintah Indonesia kembali memulangkan sebanyak 340 TKI bermasalah dari penampungan di KBRI Kuwait dan KBRI Riyadh.
Warga Ancam Margo City DEPOK - Warga di seputar kawasan Margo City mengeluhkan air buangan limbah dari pusat perbelanjaan Margo City. Pasalnya, proyek pengerjaan Banjir Kanal Margonda (BKM) di Jalan Karet, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji belum juga dilakukan. Bahkan warga sekitar mengancam menutup jalur pembuangan air limbah dari Margo City yang mengarah ke wilayah pemukiman mereka jika pembangunan BKM tidak juga dilanjut-
kan. “Apabila dalam waktu dekat ini pihak-pihak terkait belum juga melaksanakan penyelesaian pembangunan, maka dengan berat hati warga segera akan menutup gorong-gorong Margo City ,” kata Munir salah seorang warga RW 001 Kelurahan Pondok Cina, Depok, kemarin. Alasan tersebut lantaran warga resah volume air dari areal Margo City yang terkonsentrasi ke Kali Cina, tidak mampu lagi menampung debit air. Dalam su-
Kejari Bogor Dilempar Tomat BOGOR - Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor, Jawa Barat, dilempari tomat oleh ratusan demontran yang mengatasnamakan Front Prihatin Pembela Kebenaran, kemarin. Massa yang terdiri dari masyarakat dan mahasiswa Kota Bogor ini menggelar aksi terkait meninggalnya H Rudi S Syamsudin, salah satu terdakwa kasus dugaan korupsi APBD Kota Bogor tahun 2002. Massa yang mendatangi kantor Kejari sekitar pukul 13.00 WIB menuntut pihak Kejari bertanggung jawab atas meninggalnya Rudi S Syamsudin. Selain berorasi, demonstran juga menggelar aksi teatrikal dan membawa
atribut berupa spanduk bertuliskan “Kejari telah melanggar HAM”. Mereka juga membawa keranda dan menggunakan kursi roda sebagai simbol kondisi Rudi selama di penjara sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhir. “Sesungguhnya ini merupakan tindakan yang tidak memiliki hati nurani. Rudi ditahan dalam kondisi sakit dan Kejari tidak mengabulkan penangguhan penahanannya, sampai ia meninggal saat masih menjadi tahanan,” ujar koordinator aksi, Dedi Mulyono, dalam orasinya. Para demontran mencoba masuk ke dalam kantor Kejari dengan menerobos satu kompi anggota kepolisian yang
berjaga. Aksi dorong-dorongan sempat terjadi antara pengunjuk rasa dengan aparat keamanan. Namun desakan warga untuk masuk ke dalam gedung pun akhirnya melunak setelah koordinator aksi menenangkan massa untuk berjongkok. Aksi massa berlangsung sekitar satu jam, namun akhirnya bisa dikendalikan meski kecewa tidak satupun perwakilan Kejari yang menemui masyarakat. Kekecewaan para demonstran dilampiaskan dengan melemparkan tomat busuk ke arah polisi dan gedung Kejari, lalu berlalu membubarkan diri. Dalam pernyataan sikapnya, pengunjuk rasa menuntut dibentuk tim
investigasi atas meninggalnya Rudi Syamsudin. Kajari, Kepala Pengadilan Negeri dan Kalapas Paledang bertanggung jawab penuh atas meninggalnya Rudi Syamsudin. “Sebagai bentuk pertanggungjawaban ketiganya harus dicopot dari jabatannya. Karena telah melanggar hak asasi manusia,” ujar Dedi. Massa juga meminta penangguhan penahanan 20 terdakwa dikabulkan demi alasan kemanusiaan serta mendesak agar aparat berwenang tidak tebang pilih melakukan penahanan. “APBD tahun 2002 dibahas dengan eksekutif, karenanya pihak eksekutif pun harus diperlakukan sama di depan umum,” tegas Dedi. (ant)
Polisi Tetapkan Tersangka Ledakan Gas Jatiasih BEKASI - Kepolisian Sektor (Polsek) Jati Asih, Kota Bekasi, Jawa Barat, menetapkan Darmo (45), sebagai tersangka dalam kasus ledakan gas elpiji di Perumahan Taman Firdaus IV, Kelurahan Jati Rasa, Kecamatan Jati Asih, Sabtu (23/1). “Sebanyak tiga orang hingga kini masih dirawat akibat persitiwa itu. Darmo adalah pemilik rumah kontrakan blok E3 Taman Firdaus, yang dipergunakan sebagai tempat penyimpanan tabung gas Elpiji,” ujar Kapolsek Jati Asih, AKP Kusdinar kemarin. Akibat kelalaiannya hingga menyebabkan orang terluka, kata dia, Darmo saat ini terancam pasal 360 KUHP dan pelanggaran Undang-Undang (UU) Minyak dan Gas (Migas) nomor 53 tentang kelalaian mengelola Migas. Menurut Kusdinar, tersangka dianggap tidak memperdulikan keluhan masyarakat dan pihak developer yang khawatir terhadap aktivitas penyimpanan gas di lokasi itu. “Padahal, sejak Darmo mengontrak rumah pada pertengahan tahun 2006 lalu, warga sempat resah dan melarangnya menyimpan gas di rumah itu karena takut meledak, “ kata Kusdinar. Namun, tersangka berkilah kepada warga gas itu kosong sehingga aman dari ledakan, Darmo hanya menggunakan rumah tersebut sebagai gudang penyimpanan gas dari toko tempatnya berjualan sekitar 100 meter dari lokasi gudang. “Kami menganggap musibah itu murni disebabkan oleh ‘human er-
ror’ sehingga Darmo adalah orang yang paling bertanggung jawab atas peristiwa itu,” katanya. Atas kejadian itu, , pihaknya menyita barang bukti dari lokasi kejadian berupa 120 tabung gas Elpiji ukuran tiga kilo gram serta satu unit kompor gas, dan selang di markas Polsek setempat. “Sebelumnya kami sudah memeriksa beberapa orang saksi yakni, tetangga, karyawan, korban, warga sekitar, dan tersangka. Sementara Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga kini masih kita amankan untuk keperluan pemeriksaan. Dan kami tidak melihat adanya bisnis ilegal dalam kejadian ini,” ujarnya. Sementara itu, garis kuning polisi masih terlihat terpasang di bagian depan rumah yang menjadi TKP ledakan gas hingga saat ini. Sejumlah warga sekitar masih ramai memperbincangkan musibah ledakan yang terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 06:30 WIB. Robby (32), warga RT05 RW02 nomor 1 Perumahan Taman Firdaus IV, mengatakan suara ledakan gas pada saat itu terdengar hingga radius 500 meter. “Saya fikir ada penggerebekan teroris lagi di dekat rumah saya, tidak tahunya suara ledakan gas sebab mirip sekali dengan dentuman bom,” katanya. Sementara itu, sebanyak tiga karyawan yang menjadi korban ledakan hingga kini masih dirawat di RS Rawa Lumbu, Kecamatan Bekasi Timur. Masing-masing, Gumadi, Arifin, dan Yuhanan. (ant)
rat tersebut warga meminta dengan tegas pembangunan tersebut segera diselesaikan. “Satusatunya harapan warga adalah segera diselesaikannya Kanal banjir Margo agar debit air bisa arahkan ke timur menuju Sungai Ciliwung,” tandasnya. Menanggapi hal tersebut, General Manager Margo City Dian Herawan menyatakan akan melanjutkan pembangunan tersebut. Namun, pihaknya mengaku masih
menunggu instruksi dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air. “Manajemen siap melakukan pembangunan. Hanya saja kami menunggu dinas terkait yang hingga saat ini belum ada kabarnya,” aku Dian. Manajemen Margo, ungkapnya, mengaku sudah melayangkan surat kepada dinas terkait adanya masalah ini. Ironisnya, surat tersebut belum mendapat tanggapan sehingga pihaknya hanya menunggu.
“Kami masih menunggu kabar dari dinas terakait,” akunya. Sementara ini, Dian mengaku ada beberapa kendala pembangunan BKM. Antara lain masalah adanya beberapa bangunan yang dijadikan tempat berdagang oleh beberapa warga setempat. Hal tersebut mengakibatkan pembangunan BKM belum dilakukan. “Kapanpun pelaksanaan pembangunan, prinsipnya kami siap melakukannya,” ujar Dian. (rin)
pini F OKUS Hukum, Politik, dan Moral IDANG Panitia Khusus Hak Angket Bank Century DPR masih terus berlangsung. Kapan berakhirnya? Masyarakat kini sedang menanti apa yang akan disimpulkan panitia khusus tersebut. Kesimpulan bulat atau kesimpulan terbelah? Lewat proses musyawarah-mufakat atau pemungutan suara? Pada dasarnya panitia khusus tersebut dibentuk dalam upaya mewujudkan rasa keadilan. Yang dianggap salah perlu diproses secara hukum. Apakah pengucuran dana talangan (bailout) yang konon senilai Rp 6,7 triliun itu dianggap patut atau tidak? Jika dianggap tidak patut dan merupakan pelanggaran hukum yang merugikan keuangan negara, siapa-siapa yang dianggap bersalah dan perlu diseret dalam proses peradilan? Semuanya itu masih menjadi tanda tanya dan dalam penantian masyarakat. Tanda tanya yang juga tak kalah menariknya untuk diikuti perkembangannya adalah sejauh mana penyelesaian kasus hukum tersebut berdampak pada permainan politik yang bisa berimbas pada lahirnya mosi tidak percaya pada lembaga kekuasaan. Sejak tergelarnya era reformasi hingga memasuki tahun 2010 ini bidang politik dan hukum tetap menjadi isu yang paling banyak mendapat sorotan publik. Begitu banyak perubahan konstruktif yang telah dihasilkan, tetapi begitu banyak dan beragam pula persoalan yang harus segera diselesaikan. Begitu besar perhatian terhadap persoalan politik dan hukum, sehingga persoalan mendasar, yakni isu tentang kesejahteraan masyarakat, kadang-kadang terabaikan dan bahkan seolaholah sirna tenggelam ditelan bumi. Begitu dominannya isu politik dan hukum dalam benak publik, sehingga opini yang berkembang terhadap suatu kasus kadang-kadang sulit ditebak, ini pandangan yuridis atau politis. Kasus Bank Century yang kini sedang menyita perhatian masyarakat luas, misalnya, tak luput dari sorotan yang berdimensi hukum dan sorotan yang bermuatan politik. Persoalannya masih dibahas di lembaga politik, yakni Panitia Khusus Hak Angket Bank Century DPR. Namun, sebagian warga masyarakat tampak sudah tidak sabar lagi menanti kapan para pelaku pengucuran dana talangan yang konon senilai Rp 6,7 triliun itu diproses secara hukum. Bahkan, sebagian warga masyarakat telah melangkah lebih jauh dalam bersikap, dan mereka menuntut Presiden memecat pejabat-pejabat pemerintah tertentu. Sekarang ini Panitia Khusus DPR belum menyelesaikan tugasnya. Panitia Khusus juga belum membuat kesimpulan secara bulat dan belum merekomendasikan siapa-siapa yang patut diseret ke meja peradilan. Maka, kita belum mengetahui siapa-siapa yang telah dinyatakan bersalah menurut kaidah hukum, dan yang layak dikenai sanksi hukum. Harus diwaspadai, kadang-kadang memang muncul fenomena, kepentingan politis yang dibalut topeng kepentingan yuridis. Sebaliknya kita bisa memahami jika dalam forum-forum politik, sebagaimana dalam sidang-sidang Panitia Khusus DPR tersebut, kental muatan politisnya. Target politik, baik yang ingin menggulingkan kekuasaan maupun yang ingin mempertahankan kekuasaan, bukan mustahil terselip dalam beragam kepentingan anggota Panitia Khusus yang notabene perpanjangan tangan partai politik itu. Justru yang sering disayangkan masyarakat jika sidang Panitia Khusus memperlakukan para saksi yang antara lain terdiri atas para profesional dan pakar perbankan serta pejabat negara itu sebagai pesakitan, seolah-olah sidang Panitia Khusus merupakan ruang pengadilan. Interogasi dan hardikan sebagian anggota Panitia Khusus terhadap saksi terkesan tak beretika baik, terlepas itu sebagai teknik untuk menggali informasi. Harus dipahami, kehidupan hukum dan politik yang beretika dan bermoral terpuji kini sedang menjadi tuntutan lain yang makin berkembang di masyarakat. Mana yang harus didahulukan dalam era reformasi ini, pembangunan hukum, politik, atau moral? Tentu, ketiganya harus berjalan seiring secara seimbang. ***
S
Bang D
el
Presiden minta parlemen tidak berfikir pemakzulan
Khawatir ...
Suluh Indonesia, Selasa 26 Januari 2010
5
‘Restorasi’ Politik dan Hukum TIGA pemilu pascareformasi menempatkan Indonesia sejajar dengan negara demokrasi terbesar lain. Namun, kini mesti siap menghadapi ujian pemungkas, apakah demokrasi berlanjut, atau kembali ke otoritarianisme. Hal ini berkaitan dengan langkah para pengayuh biduk politik dan hukum, dalam artian apakah mendahulukan stabilitas politik, ataukah kepastian hukum? Sepertinya perlu semacam restorasi, atau pemugaran, atau perbaikan menyeluruh atas sistem politik dan hukum. Belajar dari pengalaman Jepang di masa Meiji, di mana proses restorasi mampu menjadikan negara tersebut mandiri secara politik dan hukum, bahkan ekonomi. Model ini bisa menjadi inspirasi, dalam menangani berbagai persoalan penting negeri ini, seperti kasus Bank Century. Tahun 2009-2014 merupakan ujian pamungkas bagi demokrasi Indonesia, yang langsung berdampak pada persepsi segenap warga negara. Berbeda dengan lima tahun sebelumnya, di mana setelah terbentuknya pamerintahan baru pasca-pemilu 2004, dilema ini belum mengedepan. Namun, pemerintahan hasil pemilu 2009 menghadapi kondisi politik dan hukum yang serius, dan dapat menjurus pada ketidakstabilan pemerintahan. Atau bahkan berpotensi adanya permakzulan (impeachment) terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden harus proaktif. Kasus Bank Century tidak saja menjadi batu ujian bagi pemerintah yang berkuasa, pemenang pemilu 2009, namun juga berkaitan dengan perjalanan demokrasi itu sendiri. Mungkin sebagian besar dari kita setuju agar kasus tersebut diusut tuntas. Masalahnya, apakah pengucuran dana talangan kepada Bank Century merupakan konspirasi korupsi politik? Pertanyaan kemudian, apakah Presiden, selaku pemegang kekuasan tertinggi, terlibat dalam kasus ini? Jika terlibat, apakah Presiden akan dimakzulkan? Sangat tergantung dari dinamika politik dan hukum ke depan. Sudah pasti ditandai berbagai kerumitan. Pesta demokrasi baru saja usai digelar, sehingga sulit kita membayangkan bahwa mandat Presiden, yang diberikan lewat pemilu langsung, dan dalam satu kali putaran, menjadi tidak bermakna kalau Presiden dimakzulkan. Tampaknya ini yang membuat sebagian dari kita dalam keraguan. Termasuk usulan penonaktifan Wapres Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Sejauh ini, proses demokrasi yang dilakukan dengan restrukturisasi kekuasaan lembaga negara berjalan seiring dengan dorongan moral untuk memberantas KKN sebagai mandat gerakan reformasi 1998. Ketetapan MPR belum dicabut, dan pembentukan peraturan perundangan, serta lembaga-lembaga baru, seperti KPK, Komisi Yudisial, dan seterusnya, berdampak pada cara pandang baru dalam melihat masalah KKN. Apa yang tadinya dipandang kebiasaan, atau budaya dalam politik dan hukum — yang santun antarsesama elite— kini harus kita pandang sebagai maling, yang harus dilawan dan diberantas. Anggota legislatif dari pusat
Oleh : Ngurah Karyadi sampai daerah, termasuk pejabatpejabat daerah banyak terjungkal kesrempet jaring-jaring KKN. Perilaku KKN yang terjadi dalam kurun waktu pemerintah orde baru pun tidak lolos dengan mudah. Elite politik, baik pusat ataupun lokal, yang terbiasa dengan budaya upeti, balas budi, atau tanda terima kasih sudah berubah maknanya menjadi maling secara bersama-sama. Dalam kacamata yang kian terang benderang, penyalahgunaan kekuasaan beraroma uang merupakan bentuk kejahatan. Tanpa Riuh Rendah Elite politik, atau bahkan pejabat birokrasi —sipil dan militer— di Indonesia tampaknya selalu terlambat menyadari, bahwa restorasi, atau perubahan mendasar dan menyeluruh, yang tanpa riuh rendah atas tata kelembagaan
an dasar dan menyeluruh selalu berkaitan dengan moralitas, yakni munculnya sikap masyarakat yang lebih puritan, yang berupaya melakukan penyucian, atau pemurnian (purifikasi), atau penggantian terhadap tatanan lama. Sekaligus mendorong terbentuknya tatanan baru, yang kuat dan bersih. Dalam ‘’The Politic’’, Aristoteles memberikan makna lebih sederhana atas perubahan mendasar ini, yakni meliputi baik adanya perubahan menyeluruh dari suatu konstitusi ke konstitusi lain, maupun modifikasi dari konstitusi yang ada. Namun, selalu ada anomali, yang menyebabkan ketidakpastian ketika perubahan terjadi. Suka atau tidak suka, keharusan perubahan mendasar dan menyeluruh Indonesia telah, sedang dan akan terus berjalan. Selain berkaitan dengan kelem-
negara didorong moralitas baru seperti transparansi dan akuntabilitas, telah, sedang dan akan berlangsung dengan cepat dari apa yang mereka bayangkan. Akibatnya, mereka tidak siap menghadapi kerangka baru, yang seharusnya menopang kinerjanya, karenanya sebagian terpelanting. Namun sebagian besar masih bisa bertahan, dan siap mengembangkan imperium dan dinasti baru, melalui mekanisme KKN, yang seakan sah secara politik dan hukum. Sebuah restorasi, atau perubah-
bagaan, juga berkaitan dengan sisi yang paling mendasar dari sebuah perubahan, yakni perubahan paradigma kekuasaan. Lewat serangkaian proses yang berlangsung terus-menerus: Amandeman UU 1945, Perubahan dan penambahan fungsi lembaga-lembaga negara, penguatan lembaga peradilan, otonomi daerah, dan pemilu, pilpres, pilkada, sampai pilkades langsung. Paradigma kekuasaan bergeser dari kepala negara sebagai pusat, digantikan rakyat sebagai titik pu-
sat. Indonesia telah berubah dari sosok negara otoriter dan militeristik, menjadi sebuah negara yang sejajar kualitas demokrasinya dengan Amerika Serikat dan India, barometer demokrasi dunia. Bahkan Istana Presiden sudah menjadi Istana Rakyat —terima kasih pada Gus Dur untuk itu. Namun kini hendak dikembalikan seperti di masa lalu, yang tak terjamah, lengkap dengan dinasti dan jaringannya. Demokrasi politik dan hukum Indonesia kini tengah memasuki persimpangan jalan, ketika kasus Bank Century tiba-tiba menyeruak, dan menghadapkan kita pada pilihan yang sulit. Setia pada perubahan konstitusi, yang menegaskan Indonesia sebagai negara hukum — sebelumnya dipandang kurang tegas dan multitafsir— sebelum perubahan konstitusi, ataukah melakukan kompromi, dengan menutup mata terhadap transaksi hukum dan berpegang teguh pada stabilitas politik yang diinginkan? Sebuah pilihan sulit. Apakah kita memilih restorasi dengan senyap, atau riuh rendah, sangat tergantung mekanisme kelembagaan yang tersedia, atau mekanisme langsung rakyat, melalui referendum. Pilihan apa pun yang diambil ke depan, tampaknya proses restorasi Indonesia dapat mengambil pelajaran dari negara-negara lain pasca-otoritarianisme. Sebagai catatan, perlu keseimbangan antara pelembagaan dan partisipasi warga negara dalam proses pembangunan politik dan hukum. Negara-negara yang mengalami ketidakseimbangan antara politik dan hukum cenderung akan tidak stabil. Sebaliknya, masyarakat yang derajat partisipasi politiknya telah melampui pelembagaan pasti mengalami ketidakstabilan. Untuk itu, referendum, atau pengumpulan jajak pendapat mungkin menjadi media pilihan (alternatif) dalam upaya pengambilan keputusan seperti kasus Bank Century. Partisipasi warga negara yang terbentuk dengan pengalaman yang terpatri lewat serangkaian pemilu, pilpres, pilkada, ataupun pilkades langsung merupakan bukti nyata. Sehingga tidak perlu ada kekhawatiran akan ekses referendum, atau jejak pendapat warga. Tidak bisa dihindari, membutuhkan keseimbangan dengan penguatan kelembagaan politik dan hukum. Sehingga, jajak pendapat umum, atau referendum harus berani kita tawarkan. Hal ini mengingat pilar hukum sebagai salah satu penjamin restorasi politik masih terlihat kedodoran. Selain KPK dan MK yang tampak menonjol, lembaga-lembaga hukum lainnya nyaris masih terbelenggu dalam norma-norma kekuasaan (lama), yang belum berubah. Kasus Bibit-Candra, Prita dan sejenisnya menjadi bukti paling nyata bahwa tuntutan terhadap perubahan substansial dalam soal moralitas hukum sedang berjalan. Kasus tersebut sekaligus menjadi bukti, betapa partisipasi warga negara telah jauh melampaui upaya kelembagaan dan norma-norma dalam politik dan hukum. Sehingga, dibutuhkan pemikiran dan tindakan yang lebih maju (progresif) dalam menyikapi situasi ini. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Terima Kasih Telkom SUDAH sekitar sebulan terakhir telpon di rumah saya ‘nggak normal.’ Jika digunakan untuk berkomunikasi agak lama kadang tiba – tiba hubungan /sambungan terputus. Saya—dan juga anggota keluarga yang lain—kerap merasa tidak enak dengan pihak yang sedang diajak berbicara. Tidak normalnya telpon itu juga mengganggu usaha kecil-kecilan di rumah saya. Sering kali pelanggan sedang menelpon, tiba-terputus. Saya kawatir pelanggan kecewa dan harus berkali-kali meminta maaf. Pekan lalu saya melaporkan
ngadatnya telpon rumah itu ke PT Telkom. Penerima telpon sangat ramah dan meminta saya menunggu petugas yag akan datang untuk memperbaikinya. Perenerima telepon juga meyakinkan saya, jika dalam jangka 24 jam petugas Telkom tak datang maka kami akan dibebaskan biaya abunemen selama satu bulan. Eh, benar juga. Sekitar dua jam setelah saya melapor, petugas Telkom datang. Setelah mendengar keluhan saya, Ia langsung ‘bertindak’ seraya memberitahukan apa penyebab ngadatnya telpon. Beberapa
saat kemudian, telpon normal kembali. Tapi anehnya, keesokan harinya telpon nagadat lagi. Jika dipakai berkomunikasi tedengar suara berdengung dan, lagi-lagi, kadang sambungan mendadak terputus. Saya lapor ke Telkom lagi dan petugas yang kemarin ke rumah datang lagi. Ia ‘bertindak cepat’ dan memberithukan apa yang terjadi. Selanjutnya,
telpon normal kembali, tak ada suara dengung dan tak putusputus lagi. Melalui koran ini, saya ingin mengcapkan terima kasih kepada PT Telkom yang telah merespon dengan sangat baik keluhan kami. Eni Vila Pamulang Mas Pamulang, Tangsel
Mohon Informasi Bisnis Jakarta BELAKANGAN ini, saya agak jarang mendapatkan Koran Suluh Indonesia-Bisnis Jakarta seperti beberapa bulan lalu. Sebenarnya saya tertarik dengan upaya hari-
an ini yang pertama kali mengembangkan sistem harian gratis. Tempat-tempat peredarannya pun saya kira sudah cukup mengena, yakni di pusat-pusat keramaian
seperti stasiun kereta api. Hanya saja, saya sering terlambat untuk mendapatkannya. Saya ingin mendapatkan informasi bagaimana caranya agar saya bisa mendapatkan koran ini secara rutin. Kira-kira bisa enggak koran
ini didistribusikan langsung ke tempat tinggal atau tempat kerja saya. Terima kasih atas informasinya.
Tanggapan redaksi :
sung ke tempat pelanggan. Untuk itu, kami hanya mengenakan biaya antar sebesar Rp 35.000 per bulan untuk area Jabodetabek. Demikian informasi yang bisa kami sampaikan. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan saudara/ibu berikan kepada kami.
Te r i m a k a s i h a ta s k e p e rcayaan saudara/ibu terhadap kami. Di tahun keempat ini kami juga tengah mencoba lebih mengembangkan harian ini agar bisa dibaca dan diperoleh oleh lebih banyak pembaca lagi. Soal informasi yang saudara/ibu inginkan, kami juga melayani Layanan Antar lang-
Anggreni Paledang Bogor
Redaksi
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Selasa 26 Januari 2010
6
PSSI Tidak Mundur Dari Pencalonan PD 2022 JAKARTA - Ketua Umum PSSI Nurdin Halid menegaskan bahwa Indonesia tidak akan mundur dari pencalonan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. “Ada tahapan dalam pencalonan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia itu,” kata Nurdin dalam jumpa pers trofi Piala Dunia 2010 di Jakarta, kemarin. Trofi Piala Dunia 2010 ini tiba sejak Minggu siang untuk diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia dalam rangkaian promosi Piala Dunia 2010
Nurdin Halid
TPM Jamin Ketat Persaingan di Dragbike JAKARTA - Trendy Promo Mandira (TPM) selaku penyelenggara lomba balap motor Dragbike 201-M, 31 Januari mendatang di Areal Parkir Timur Expo PRJ Kemayoran Jakarta menjamin even tersebut bakal diwarnai persaingan ketat. Pasalnya, selain lomba yang bertajuk TDR-YSSComet Day Battle itu dibanjiri peserta, semua pembalap terbaik Indonesia ambil bagian. Ketua Umum Panpel yang juga Ketua IPMJ Club Helmy Sungkar, dalam siaran pers, kemarin mengatakan ketatnya persaingan itu membuat kita sulit memprediksi siapa yang menjadi juara. Ayah kandung pembalap nasional Rifat dan Rizal Sungkar juga bersyukur karena lintasan sepanjang 370 meter dan lebar 9 meter itu bisa dirampungkan jauh sebelum lomba digelar. Helmy menambahkan, semuanya itu berkat kerja keras timnya yang sejak awal memang ditekankan untuk siap all out mensukseskan kejuaraan yang merupakan seri pertama di tahun 2010 ini.
Helmy Sungkar
Kelas-kelas yang dilombakan pun, lanjut dia ditingkatkan jumlah kelasnya menjadi sembilan kelas dan untuk hadiah para juara nilainya juga dinaikkan. Begitu pula fasilitas untuk peserta, selain akan mendapat secara cuma-cuma busi Iridium TDR, kemudian pelumas motor TOP-1, panitia menambah 1 buah baju kaos untuk 400 peserta pertama yang mendaftarkan diri. Adapun kelas yang dilombakan antara lain Bebek Tune Up s/d 115 cc 4 Tak, Bebek Tune Up s/d 125 cc 4 Tak. (oli)
Afrika Selatan. Nurdin mengatakan bahwa PSSI sudah memiliki program sejak 2003 hingga 2020 dimana sepak bola akan ke pentas dunia termasuk peningkatan prestasi timnas Indonesia. Menurut Nurdin bahwa pencalonan Indonesia di Piala Dunia itu tidak ada hubungannya dengan keterpurukan prestasi tim nasional belakangan ini. “Kalau ada pasal yang mengatakan bahwa mereka yang mencalonkan diri harus lolos kualifikasi (putaran final Piala
Dunia), baru kami mundur,” katanya menjawab pertanyaan wartawan soal persiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia itu termasuk apakah sudah mendapat dukungan dari pemerintah. Ia mengatakan, memang ada tahapan, apapun sikap pemerintah akan diterima yang merupakan bagian dari persyaratan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Sementara Menpora Andi Alifian Mallarangeng menekankan agar Indonesia lebih
fokus untuk meningkatkan prestasi Timnas dan bisa lolos ke putaran final Piala Dunia. “Di manapun putaran final Piala Dunia itu berlangsung apakah itu di Brazil (Piala Dunia 2014),” kata Andi. Selama tiga hari di Jakarta, Trofi Piala Dunia 2010 pertama kali diperkenalkan kepada media di Hotel Mulia, Jakarta, Senin siang. Selanjutnya, trofi akan diperkenalkan kepada masyarakat pada hari ini di Jakarta Convention Center. Trofi Piala Dunia 2010 tiba
di Jakarta setelah sebelumnya singgah di India, 17 Januari, Vietnam, (20 Januari, dan Thailand, (23 Januari. Trofi ini memulai perjalanannya dari kantor pusat FIFA pada 21 September tahun lalu dan akan mengunjungi 83 negara di dunia sebelum tiba Afrika Selatan pada 4 Mei mendatang. Indonesia merupakan negara keempat Asia. Selanjutnya trofi akan melanjutkan perjalanan ke Malaysia, keliling Amerika Selatan, Eropa, Asia Timur, Kanada dan Amerika Serikat. (ant)
Tindakan Anarkis Bonek
Persebaya Lepas Tanggung Jawab SURABAYA - Persebaya Surabaya tidak mau bertanggung jawab atas tindakan anarkis dan perusakan fasilitas umum yang dilakukan suporter bonek di Solo, Jawa Tengah, saat perjalanan akan mendukung timnya ke Bandung, Jumat lalu. Ketua Umum Persebaya Saleh Ismail Mukadar yang ditemui wartawan di Surabaya, kemarin, menegaskan sampai saat ini pihaknya belum pernah mengakui atau mendaftarkan bonek kepada PSSI sebagai elemen suporter resmi Persebaya, sehingga tidak punya kewa-
jiban untuk bertanggung jawab. “Kami tentu ikut prihatin dengan kejadian di Solo. Kami juga berencana mengumpulkan seluruh elemen suporter di Surabaya untuk diajak konsolidasi dan sekaligus mengumumkan pembentukan elemen suporter resmi Persebaya,” katanya. Elemen suporter resmi itu selanjutnya akan dilaporkan kepada PSSI dan kepolisian, sehingga jika suatu saat terjadi aksi anarkis atau kerusuhan yang dilakukan suporter tersebut, Persebaya siap bertanggung jawab.
“Pokoknya akhir Januari ini, seluruh elemen suporter kami kumpulkan untuk membahas masalah ini. Kami juga akan undang PSSI, Komdis (Komisi Disiplin) dan kepolisian,” ucap Saleh yang juga Manajer Persebaya itu menambahkan. “Kalau sekarang Komdis menjatuhkan hukuman denda, Persebaya tidak akan pernah mau membayar. Mengapa orang lain yang berbuat, tapi kami yang terkena getahnya,” ujarnya menegaskan. Sebelumnya, Komdis PSSI telah menjatuhkan sanksi kepa-
da suporter bonek berupa larangan mendukung timnya pada laga di luar kandang selama dua tahun, menyusul kasus kerusuhan yang dilakukan bonek saat laga Persebaya melawan tuan rumah Pelita Jaya di Karawang. Sedangkan Persebaya terkena hukuman denda Rp 250 juta dengan masa percobaan hingga akhir musim, akibat tindakan rasis yang dilakukan suporternya. Namun, sanksi Komdis PSSI itu tidak digubris suporter karena ribuan bonek tetap ngotot berangkat ke Bandung untuk
mendukung laga Persebaya menghadapi Persib Bandung, Sabtu lalu. Dalam perjalanan ke Bandung, ribuan suporter terlibat aksi anarkis dan pelemparan batu di Solo hingga mengakibatkan sejumlah warga lukaluka dan harus dibawa ke rumah sakit Menurut laporan, tiga suporter Persebaya dikabarkan meninggal setelah terjatuh dari atap kereta api, sementara puluhan suporter lainnya mengalami luka-luka terkena lemparan batu. (ant)
Kedatangan Trofi Piala Dunia Inspirasi Bagi PSSI JAKARTA - Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Andi Alfian Malarangeng mengatakan kedatangan trofi Piala Dunia ke Indonesia semestinya menjadi inspirasi atau pelecut semangat bagi PSSI untuk meningkatkan prestasi sepakbola nasional. Kedatangan lambang supremasi tertinggi sepakbola itu menurut Andi jangan dilihat dari sisi seremonialnya saja juga diharapkan mampu mem-
berikan spirit bagi PSSI. Andi Mallarangeng mengatakan hal itu dalam acara jumpa pers FIFA Wolrd Cup ‘’Trophy by Coca Cola di Hotel Mulia Senayan, kemarin. Andi yang didampingi Ketua Umum PSSI Nurdin Halid itu juga mengingatkan agar Indonesia tak cuma jadi negara yang disinggahi tropi Piala Dunia ini. ‘’Harapan saya suatu saat nanti timnas sepakbola Indonesia bisa tampil di Piala Dunia
lewat usaha keras dan perjuangan para pemain,” kata mantan Juru Bicara Istana Kepresidenan itu. Langkah pertama untuk menuju Piala Dunia itu, lanjut dia adalah, sistim pembinaan sepakbola kita tentu harus dibenahi. Semua elemen yang berkaitan dengan pembinaan juga ditata dengan baik seperti kompetisi, perwasitan dan kepelatihan. “Ketiga elemen itu merupakan instrument atau mesin yang
paling menentukan sukses tidaknya pembinaan sepakbola suatu negara,” tambahnya. Andi juga menjelaskan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 seperti yang kini diperjuangkan PSSI, sungguh tak semudah membalikkan telapak tangan. ‘’Tadi saya katakan bahwa perlunya membangun sistem pembinaan yang bagus sebelum mewujudkan tekad berlaga di Piala Dunia apalagi meng-
usung keinginan menjadi tuan rumah Piala Dunia,” paparnya. PSSI hingga kini belum mendapat dukungan dari pemerintah, sebagaimana disyaratkan FIFA. Padahal organisasi sepakbola dunia itu memberi batas waktu sampai 9 Februari mendatang. Andi menegaskan, sebelum ada tanda tangan dari presiden, lebih baik harus jelas dulu arahnya dan bagaimana pembinaan sepakbola Indonesia menuju 2022. (oli)
lahraga
Suluh Indonesia, Selasa 26 Januari 2010
7
Real Madrid Tekuk Malaga MADRID - Cristiano Ronaldo menjadi pahlawan sekaligus pecundang bagi Real Madrid pada kemenangan 2-0 atas Malaga di La Liga Spanyol, kemarin. Ia tampil impresif dengan mencetak dua gol, namun diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran sebelum laga di Santiago Bernabeu itu berakhir. Ronaldo tidak pernah mencetak gol dalam tiga pertandingan sebelumnya. Paceklik golnya tersebut berakhir di menit ke-35 dari kombinasi serangan cepat yang dibangun Guti, Karim Benzema dan Kaka. Penyerang Portugal itu menyambut umpan dari sisi kanan lapangan walaupun dikawal oleh dua bek lawan. Hanya dalam waktu empat menit Ronaldo mencetak gol keduanya. Ia memanfaatkan umpan Guti dan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok gawang Malaga. Total pemain berjuluk CR9 ini mengoleksi sembilan gol di La Liga sejak bergabung dari Manchester United. Ronaldo mengincar hattrick pertamanya untuk Madrid di babak kedua, namun alih-alih menambahkan gol, ia justru dikeluarkan pada menit ke-70. Wasit melayangkan kartu merah setelah ia menyiku bek Malaga, Patrick Mtiliga pada bagian wajahnya. Ini merupakan kartu merah keduanya yang diterima Ronaldo di La Liga. Pada kemenangan 4-2 atas Almeria 5 Desember lalu, ia dikeluarkan gara-gara menendang lawannya. Terlepas dari insiden tersebut, Ronaldo tetap pahlawan di mata rekan-rekannya. “Cristiano menunjukkan bagaimana ia mampu membuat perbedaan dengan
dua golnya. Saya cukup jauh dari tempat insiden itu, jadi saya harus melihatnya lagi di televisi,” ujar bek Sergio Ramos. Tambahan tiga poin memangkas selisih Madrid dengan peringkat pertama Barcelona menjadi lima poin. “Penting untuk menang sehingga kami bisa terus mengejar Barcelona dan kami akan tetap bertarung karena lima poin tidak terlalu banyak,” imbuh Ramos. Sementara itu, Getafe mengalahkan tetangganya Atletico Madrid 1-0 untuk mendekatkan diri ke zona Liga Champions dengan selisih empat poin. Sejak promosi ke La Liga pada 2004, Getafe belum pernah mengalahkan rival sekotanya di Coliseum Alfonso Perez, namun gol tunggal dari Manu del Moral pada menit ke-38 berhasil mengakhiri kutukan tersebut. Bagi Atletico, kekalahan ini mengakhiri tiga kemenangan beruntun yang diraih di liga dan membuat mereka terpaut sepuluh poin dari peringkat enam besar. Baik Atletico maupun Getafe sama-sama tampil di Piala Raja Kamis lusa dalam upaya mencapai babak semifinal. Valencia di pertandingan lain membuang peluang untuk mempersempit jarak dengan dua klub teratas karena ditahan 0-0 oleh Tenerife. El Che berada di posisi ketiga dengan unggul lima poin atas Real Mallorca yang kembali merebut posisi keempat dengan bermain 1-1 melawan Espanyol. Kemenangan juga diraih Villarreal dengan mengungguli Real Zaragoza 4-2 di El Madrigal. Kendati mendapatkan tiga poin, The Yellow Submarine masih terpuruk di posisi kesembilan dengan perbedaan tujuh poin dari zona Eropa. (adn/afp)
Suluh Indonesia/ap
BEREBUT BOLA - Bintang AC Milan, Ronaldinho, (kanan) berebut bola dengan pemain bertahan Inter Milan, Maicon dalam pertandingan lanjutan Liga Italia, di Stadion San Siro, Milan, Italia, kemarin. Inter menang 2-0.
Inter Unggul Sembilan Poin ROMA - Inter Milan memberi kejutan besar dalam perebutan gelar juara Liga Utama Italia, kemarin, dengan mencatat keunggulan sembilan poin di puncak klasemen setelah mengalahkan AC Milan 2-0 dalam pertandingan derbi bertegangan tinggi yang mereka selesaikan dengan hanya sembilan pemain. Pemain depan asal Argentina Diego Milito mencetak gol pertama sang juara itu lewat serangan diagonalnya di menit kesepuluh. Mereka kemudian lama tidak menghasilkan gol di bawah te-
kanan yang meningkat di wilayah mereka sendiri setelah playmaker Belanda Wesley Sneijder mendapat kartu merah karena berselisih di menit ke-27 sebelum Goran Pandev menggandakan keunggulan itu lewat tendangan bebas di menit ke-65. Penjaga gawang Inter Julio Cesar menyelamatkan gawangnya dari penalti Ronaldinho pada injury time atas ‘handball’ yang dilakukan Lucio, yang juga mendapat kartu merah. Kemenangan itu memberi Inter 49 poin dari 21 pertan-
dingan, sementara Milan memperoleh 40 poin dengan selisih satu pertandingan. “Saya senang bisa memberi sumbangan saya,” ujar Julio Cesar kepada Sky television. “Sungguh tidak mudah bermain secara praktis dalam satu pertandingan utuh dengan hanya 10 pemain. Rekan-rekan satu tim saya menunjukkan betapa kuatnya tim itu hari ini,” katanya. Palermo merangkak naik ke posisi lima dengan kemenangan kandang 3-0 atas Fiorentina berkat dua gol di babak perta-
ma yang dilesakkan oleh pemain depan asal Uruguay Abel Hernandez (19) dan Igor Budan yang melakukan akrobatik untuk mencetak gol tersebut sesaat menjelang berakhirnya babak pertama. Kemenangan tim Sicilia itu berarti Juventus turun ke posisi enam setelah mereka kembali kalah di kandan 1-2 oleh tim tempat ketiga AS Roma pada Sabtu, dan menyebabkan pelatih Ciro Ferrara terancam kehilangan pekerjaannya. Napoli mengkonsolidasi
tempat keempat lewat kemenangan 2-0 atas Livorno. Pelatih tim Tuscan itu, Serse Cosmi, langsung berhenti setelah pertandingan tersebut, dengan menyatakan terjadi perbedaan pendapat dengan presiden klub presiden tersebut. Keputusan mengejutkan dari pelatih Sampdoria Luigi Del Neri untuk tidak menyertakan pemain depan Antonio Cassano yang tengah tampil tidak bagus, terbayar ketika timnya berhasil mengalahkan Udinese 3-2. (ant)
Mancini Izinkan Robinho Hengkang Cristiano Ronaldo
Ghana Akhiri Pesta Angola LUANDA - Ghana menghancurkan impian Angola untuk merebut tropi Piala Afrika 2010. The Black Stars mengalahkan tuan rumah 1-0 pada babak perempatfinal, kemarin sekaligus menjaga target untuk meraih gelar kelima di turnamen ini. Gol tunggal dari Asamoah Gyan di babak pertama meloloskan Ghana ke babak semifinal untuk berjumpa pemenang dari laga perempatfinal dini hari tadi antara Zambia dengan Nigeria. Bagi pelatih Angola, Manuel Jose, kekalahan ini makin menambah duka yang telah menyelimuti hatinya. Sang ayah meninggal hanya beberapa jam sebelum laga dimulai. “Saya harus kembali ke Portugal sekarang untuk menghadiri pemakaman ayah saya yang meninggal,” ungkapnya dalam temu media di akhir pertandingan. Sebelum meninggalkan Stadion 11 November, Jose tak lupa memberikan pujian kepada pemain-pemainnya. “Mereka meninggalkan kompetisi ini dengan kepala tegak lagi. Saya bangga menjadi pelatih mereka. Mereka telah melakukan segala yang mereka mampu, namun Ghana mencetak gol pada kesempatan pertama mereka. Satu-satunya hal yang kurang adalah gol,” jelas Jose. Pelatih Ghana, Milovan Rajevic mengatakan, walaupun timnya memimpin dengan cepat, perlu usaha keras untuk mempertahankan keunggulan tipis seperti itu. “Sungguh beruntung kami mencetak gol cepat, kemudian berusaha mempertahankannya dan melakukan serangan balik. Itu sulit, namun kami berhasil.
Sekarang kami akan menikmati kemenangan ini dan baru memikirkan semifinal besok,” paparnya. Angola menyambut kembali bek Stelvio yang bebas dari skorsing serta Flavio yang pulih dari cedera untuk menemani Manucho di lini depan. Ghana kehilangan sederet pemain bintang, termasuk Michael Essien. Rajevic juga hanya melakukan satu perubahan dengan memasukkan gelandang Opoku Agyemang sebagai pengganti Mathew Amoah. 50.000 penonton yang sebagian besar pendukung tuan rumah langsung dibuat terhenyak pada menit ke-16. Memanfaatkan umpan pemain Udinese, Kwadwo Asamoah, Gyan melepaskan tembakan yang sukses melewati kiper Carlos Fernandes. Angola memperoleh kesempatan menyamakan skor saat pertandingan berjalan setengah jam, namun digagalkan oleh Kingson. Bek Wigan ini menghalau sundulan Manucho yang meneruskan umpan Flavio dari sisi kanan. Pada menit ke-33 gol kedua Gyan dianulir karena dinilai offside oleh wasit Aljazair, Mohammed Benouza. Sementara peluang yang diciptakan Flavio dari jarak dekat satu menit menjelang jeda kembali digagalkan oleh Kingson. Upaya Manucho juga hanya melambung di atas mistar. Angola mendominasi penguasaan bola di babak kedua. Sejumlah peluang didapat dari Manucho dan Kali. Namun impresifnya performa lini belakang Ghana membuat mereka gagal mencetak gol. (adn/afp)
SCUNTHORPE - Pelatih Manchester City, Roberto Mancini tidak akan menghalangi Robinho hengkang bila ia memang tidak bahagia di Eastlands. Masa depannya tetap tidak pasti walaupun turut menyumbang satu gol pada kemenangan 4-2 atas Scunthorpe di putaran keempat Piala FA, kemarin. Robinho hijrah ke City dari Real Madrid dengan menorehkan rekor transfer 32,5 juta pound musim lalu. Ia beberapa kali tampil di bawah performanya sebagai pemain bintang sejak Mancini menjabat. Kemungkinan dirinya hengkang makin menguat setelah ia menyatakan ter-
tarik untuk bergabung ke Santos dengan status pinjaman sebelum bursa transfer ditutup 1 Februari nanti. “Saya rasa seorang pemain bisa tinggal dalam skuad hanya bila ia bahagia, bila ia ingin bermain di setiap pertandingan dan bila ia ingin bekerja setiap hari. Itu yang terpenting karena pemain dan manajer harus bahagia,” ungkap Mancini. Mancini memiliki beberapa pilihan di lini depan, jadi ia tidak perlu memaksakan diri untuk menahan Robinho bila penampilannya terus menurun. “Saya memiliki lima atau enam striker dan saya harus memilih
diantara mereka pada setiap pertandingan. Mustahil bermain dengan empat striker,” lanjut Mancini. Mancini gembira dengan keberhasilan The Citizens lolos ke putaran kelima Piala FA untuk bertemu dengan penakluk Arsenal, Stoke City. “Piala FA sangat sulit dan kami melihat hal itu pada duel Arsenal dengan Stoke. Setiap laga akan berat dan pertandingan berikutnya dengan Stoke juga akan sulit,” tandas mantan pelatih Inter Milan itu. City langsung unggul pada menit ke-3 melalui penyerang Martin Petrov, sebelum disamakan oleh gol Paul Hayes
pada menit ke-29. City kembali memimpin menjelang akhir babak pertama lewat aksi Nedum Ohuoha di menit ke-45. Sylvinho membawa The Citizens memimpin dua gol di menit ke-57, namun Schunthorpe tak mau menyerah dan memperkecil ketertinggalan melalui bunuh diri Dedryk Boyata menit ke-69. City baru benar-benar tidak terkejar setelah Robinho menambahkan gol keempat di menit ke-84. Pelatih Scunthorpe, Nigel Adkins menilai kualitas tinggi yang dimiliki pemain-pemain City sangat menentukan di pertandingan ini. Namun ia
juga memuji semangat bertarung yang ditunjukkan pemainnya. “Saya senang karena pemain telah bekerja keras dan membuat pertandingan dengan City menjadi menghibur. Kami percaya ada kesempatan untuk menjadi pembunuh raksasa, akan tetapi itu tidak terjadi,” jelas Adkins. “Mereka kembali bersatu, terus berusaha hingga kebobolan gol di pengujung babak pertama yang dapat menghancurkan siapa saja. Namun mereka bangkit di babak kedua dan menunjukkan penampilan yang baik,” imbuh Adkins memuji pemainnya. (adn/afp)
Venus Belum Terbendung MELBOURNE - Venus Williams melanjutkan dominasinya atas Francesca Schiavone, kemarin, ketika tertinggal satu set tapi akhirnya mengalahkan petenis Italia itu 3-6 6-2 6-1 dan maju ke perempat final turnamen tenis Australia Terbuka. Unggulan ke-17 Schiavone, yang belum pernah mengalahkan Williams dalam lima perte-
muan sebelumnya, kelihatannya akan mengakhiri permainan lawannya setelah mendapat kemenangan pada set pertama dan mematikan servis lawannya pada awal set kedua. Namun Venus membalas perlakuan lawannya dengan cepat pada set kedua dan pada set penentu malah lebih kecil memberi angka pada Schiavone.
“Ini hasil latihan saya dalam 365 hari dalam setahun ini. Ini merupakan momentum hasil latihan, walau pun kalah satu set. Ini membuat saya santai di pertandingan ini,” kata Williams dalam wawancara di tepi lapangan. Ia selanjutnya akan bertemu dengan petenis dari China Li Na, untuk mendapatkan tempat di putaran semi finals. (ant)
Australia Terbuka
LI Na Tembus Perempat Final memimpin 2-0 pada awal set MELBOURNE - Li Na kedua. mengalahkan Caroline Unggulan keempat WozniWozniacki 6-4 6-3 dan acki, yang permainannya mubergabung dengan rekan lai menurun ketika kedudukan senegaranya Zheng Jie pada 1-3 pada set kedua, berusaha perempat final tuanrmen tenis bangkit agar tetap dapat Australia Terbuka, kemarin, mengembalikan bola Li, tetapi untuk pertama kali dua petepemain China itu unggul 5-3 nis China maju ke putaran dedan mendapatkan angka pada lapan besar pada pertandin“match point” ketika pemain gan yang sama. Denmark itu melakukan pukuPada pertandingan yang lan forehand panjang. kedua pemain sama-sama Li selanjutnya akan berteberusaha melancarkan servis Li Na mu dengan petenis dari Ameridengan baik, pemain yang pukulannya terkenal kuat Li mendapatkan ka Venus Williams, untuk mendapatkan temmomentum untuk meraih set pertama dan pat di pertandingan semi final. (ant) Venus Williams
Nasi nal
Suluh Indonesia, Selasa 26 Januari 2010
8
Nasabah BCA Tertipu “Call Center” Palsu KUDUS - Seorang nasabah BCA Kudus harus kehilangan uang di dalam rekening tabungan hingga jutaan rupiah setelah tertipu “call center” palsu saat menyampaikan keluhan terkait kartu anjungan tunai mandiri (ATM) yang tidak bisa dikeluarkan dari mesin ATM bank tersebut di Jalan Ahmad Yani, Kudus. Menurut Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Suwardi, di Kudus, Senin, modus penipuan tersebut tergolong baru, karena baru pertama dijumpai di Kudus. “Para pelaku sengaja memasang nomor ‘call center’ palsu untuk menerima keluhan nasabah di bilik ATM dengan nomor telepon lokal Kudus,” ujarnya. Tabungan korban dibobol hingga Rp 4 juta. Keypad ATM Pelaku pembobolan dana nasabah bank melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM) diduga tidak saja menggunakan kamera pengintai dan scremmer, namun juga memakai keypad sebagai alat perekam nomor pin kartu ATM. “Semua alat itu tercatat sangat mudah untuk dipasang, sehingga penjahat tidak membutuhkan waktu berlama-mala berada di tempat ATM terpasang,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar di Denpasar, Senin. Ia menyebutkan, dengan beberapa jenis peralatan seperti itu para penjahat berhasil membobol dana nasabah bank lewat ATM di Bali, yang mana modus dan perangkat yang sama telah cukup lama digunakan para pelaku pembobol ATM di luar negeri. Peralatan untuk membobol dana nasabah bank melalui mesin ATM seperti kamera pengintai (spycam), pemindai data serta penggunaan keypad yang menyerupai aslinya, cukup sulit dapat diamati oleh nasabah bank. (ant)
Harga Pupuk Naik Tajam KARAWANG - Kenaikan harga eceran tertinggi (HET) pupuk yang akan terjadi antara Maret atau April 2010 dipastikan tidak akan melebihi 50 persen, agar para petani tidak merasa terbebani. “Rencana kenaikan pupuk saat ini masih dipertimbangkan. Walaupun terjadi kenaikan, dimaksimalkan tidak melebihi 50 persen,” kata Menteri Pertanian (Mentan), Suswono, Senin. Mentan menjamin kenaikan itu tidak membebani petani. Sebelumnya, harga pupuk sudah naik 10 persen dari harga pembelian pemerintah (HPP) gabah mulai 1 Januari 2010. Pe-
merintah sudah menetapkan kenaikan HPP gabah 10 persen itu melalui Inpres Nomor 7 tahun 2009. Sesuai dengan Inpres itu, hpp gabah kering panen (GKP) menjadi Rp 2.640 per kilo gram dari hpp sebelumnya Rp 2.400 per kilo gram. Sedangkan HPP gabah kering giling (GKG) menjadi Rp 3.300 per kilo gram dari sebelumnya yang Rp 3.000. Mentan juga menilai, dengan naiknya 10 persen hpp gabah, maka pendapatan petani bisa bertambah jika bahan-bahan pertanian selain pupuk tidak ikut mengalami kenaikan. (ant)
Suluh Indonesia/ant
UNJUK RASA TKI - Seorang mantan tenaga kerja atau buruh migran bersama putrinya mengikuti aksi unjuk rasa, di depan Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Para mantan tenaga kerja itu menuntut pemerintah untuk segera meratifikasi Konvensi PBB 1990 tentang Perlindungan Hak Semua Buruh Migran dan anggota keluarganya sebelum merevisi UU 39/2004.
Banten Minta Pusat Tinjau FTA SERANG - Pemerintah Provinsi Banten meminta pemerintah pusat meninjau kembali pelaksanaan pasar bebas ASEAN - China (ACFTA) meskipun sudah berjalan karena dikhawatirkan mematikan industri logam dan tekstil di provinsi tersebut. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Hudaya di Serang, Senin, mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan laporan kepada Komisi II DPRD Banten tentang perkembangan dampak pasar bebas ASEAN -
Gara-gara Ulah Bonek
Walikota Diminta Bayar Ganti Rugi BANDUNG - PT Kereta Api (KA) Daop II Bandung segera melayangkan tagihan sebesar Rp 105 juta kepada Walikota Surabaya untuk pengganti kerugian tiket KA yang digunakan suporter Persebaya atau bonek. “Tagihan sebesar Rp 105 juta itu sementara untuk tiket KA Pasundan dan KA luar biasa, belum termasuk kerugian kerusakan sarana KA oleh ulah Bonek,” kata Kepala Humas PTKA Daop II Bandung, Senin. Menurut Bambang, kerugian sarana dan prasarana oleh Bonek dan juga akibat pelemparan oleh warga di sepanjang jalur kepulangan Bonek hingga saat ini masih dalam penghitungan. Bambang menyebutkan, kerusakan sarana akibat pelemparan dan ulah bonek terjadi untuk KA Pasundan, KA Parahyangan, KA Lodaya, KA Mutiara Selatan serta KA reguler Cibatu Garut. “Kerusakan KA masih dihitung, sementara
sudah mencapai Rp 177 juta. Sebagian akibat kaca pecah, kipas angin raib dan lampu hilang,” kata Bambang. Rincian sementara kerugian akibat kerusakan sarana adalah KA Lodaya Rp 4,5 juta, Mutiara Selatan Rp 2,8 juta, Argo Wilis Rp 20,8 juta, KA Kahuripan Rp 78 juta dan KA Pasundan 69 juta. Belum termasuk penggunaan delapan rangkaian Kereta Api Luar Biasa (KALB). Menurut Bambang, tagihan tiket sebesar Rp 105 juta itu merupakan kesepakatan yang ditandatangani antara pihak Daop II Bandung dengan Ketua Dewan Suporter Bonek, Wastomi. “Kami sudah mendapat kesepakatan dengan koordinator Bonek, kami pegang perjanjian terkait tagihan tiket sebesar Rp 105 juta untuk KA Pasundan dan KA luar biasa, Belum termasuk kerugian akibat kerusakan sarana,” kata Bambang. Nilai tiket yang ditagihkan
itu yakni untuk KA luar biasa yang mengangkut sekitar 2500 bonek senilai Rp 65 juta dan KA Pasundan yang mengangkut 2000 bonek senilai Rp 40 juta. Jemput Jenazah Bonek Jenazah suporter Persebaya Surabaya yang dikenal dengan sebutan “Bonek” (bondho nekat), Arie Sulistyo (18) dijemput keluarganya di Pemulasaran Jenazah RSUD Banyumas, Jawa Tengah, Senin. Saat ditemui di RSUD Banyumas, ayah korban, Ripan (50) mengaku terkejut saat pertama kali mendengar kabar anaknya meninggal akibat terjatuh dari kereta api saat melintas di Banyumas. “Saya dengar dari Radio Suara Surabaya kalau Arie meninggal akibat jatuh dari kereta dan jenazahnya dibawa ke RSUD Banyumas,” katanya. Ia mengatakan, Arie pamit berangkat ke Bandung untuk memberi dukungan bagi kesebelasan Persebaya. (ant)
PRT Juragan Minyak Tanah Tewas Disekap SEORANG pembantu rumah tangga (PRT) juragan minyak tanah di Jalan Letnan Sunarto, Kelurahan Pengeranan, Kabupaten Bangkalan, Madura, Senin dinihari, ditemukan tewas dengan kondisi tangan terikat dan mulut ditutup plester. Identitas korban diketahui bernama Suminten alias Bu Ten (60) warga asal Robatal, Kabupaten Sampang. Hingga kini, motif pembunuhan tersebut masih belum terungkap sebab pelaku masih dalam pengejaran polisi setempat. Menurut informasi, kasus pembunuhan berawal ketika sang majikan, Liliawati (67), bangun tidur untuk shalat sekitar pukul 02.30 WIB. Ia melihat pintu belakang rumah terbuka. Kemudian ia memanggil salah seorang PRT, Suadeh (16), agar mencek korban yang tidur di lantai dua. Suadeh pun pergi ke lantai dua untuk melihat kondisi korban. Alangkah terkejutnya Suadeh saat melihat korban dalam keadaan tertelungkup dengan kedua tangan diikat dan mulut
diplester. Dari hidung korban keluar darah. Suadeh langsung menolong korban dengan cara membuka ikatan tali dan plester yang menutup mulut korban. Bahkan, Suadeh sempat memijat tubuh korban agar sadar. Usaha Suadeh dan beberapa PRT yang lain tidak membuahkan hasil. Tak lama berselang anggota polres Bangkalan turun ke lokasi setelah sebelumnya dihubungi oleh majikan korban. Ternyata korban sudah tewas. Petugas lalu membawa jenazah korban ke RSUD Bangkalan untuk dilakukan otopsi. Hal itu dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban. Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Suwarno membe-
narkan adanya kasus tersebut. Namun, pihaknya belum bisa memastikan jika Bu Ten tewas karena dibunuh atau bukan. Sebab, di tubuh korban tidak ditemukan luka sama sekali. “Korban hanya mengeluarkan darah dari hidungnya. Tapi, di sekujur tubuh yang lain tidak ditemukan bekas luka,” kata Suwarno. Ia menjelaskan, hingga kini pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Diduga kuat pelaku penyekapan hanya seorang karena di sekitar TKP hanya sedikit ditemukan bekas kaki pelaku. “Barang-barang korban maupun pemilik rumah juga tidak ada yang hilang. Kami masih menyelidiki kasus ini dan masih belum mengetahui motif di balik semuanya,” ujarnya. Suwarno menambahkan, pihaknya telah mengamankan sebilah parang yang ditemukan di sekitar lokasi. Diduga kuat senjata tajam (sajam) itu milik pelaku yang ketinggalan di TKP saat beraksi. (ant)
China terhadap berbagai sektor industri di Banten terutama industri logam dan tekstil. “Kami bersama Komisi II DPRD Banten berharap pemerintah pusat melakukan renegosiasi dalam kesertaan pada pasar bebas tersebut, meskipun sekarang sudah berjalan,” kata Hudaya usai rapat dengan Komisi II DPRD Banten untuk membahas masalah tersebut. Menurut Hudaya, yang paling dikhawatirkan dari dampak pasar bebas tersebut adalah sektor industri logam dan gar-
men sebab sektor tersebut memiliki peran besar bagi perkembangan industri di Banten terutama dari sektor tenaga kerja yang jumlahnya mencapai 50 hingga 55 persen tenaga kerja di sektor industri. “Kalau industri itu tutup karena kalah bersaing dengan produk China, berapa ribu orang di Banten yang akan menganggur,” kata Hudaya. Namun demikian, hingga saat ini dampak pasar bebas tersebut di Banten belum begitu terasa, meskipun kalangan industri dan Apindo Banten
sudah mengkhawatirkan dampak pasar bebas itu. Ketua Komisi II DPRD Banten Budi Prayogo mengatakan hal yang sama, pihaknya meminta pemerintah pusat mencari jalan keluar melalui kebijakan yang dianggap strategis, terutama dalam melindungi produk dalam negeri serta meningkatkan daya saingnya. “Meskipun pelaksanaan pasar bebas ini tidak bisa ditunda karena sudah berjalan, namun perlu ada upaya untuk melindungi industri dalam negeri agar tetap kuat daya saingnya,” kata Budi.
Pihaknya sudah bertemu dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan maupun kalangan pengusaha yang tergabung dalam Apindo Banten untuk menyikapi pasar bebas tersebut. Akan tetapi pihak Apindo menyatakan belum siap memasuki pasar bebas terutama bagi sektor industri logam, tekstil dan produk tekstil di Banten. “Selain ketidaksiapan kalangan industri, kendala lain yang dihadapi adalah infrastruktur dan perizinan,” kata Budi Prayogo. (ant)