Issuu on Google+

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 57 tahun IV Kamis, 25 Maret 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Barclays Hengkang

Pemerintah Tidak Khawatir

Layak Naik

HENGKANGNYA perusahaan keuangan asal Inggris, Barclays Plc, yang memiliki Bank Akita bukan disebabkan iklim bisnis Indonesia yang kurang mendukung. “Kalau sikapnya seperti itu bukan karena ...hal. 1

KEPALA Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu mengatakan pemerintah tidak khawatir apabila penerimaan cukai pada 2010 berkurang dan tidak memenuhi target. “Belum tentu penerimaan berkurang, apalagi kalau ...hal. 2

TARIF Kereta Rel Listrik (KRL) di Jabotabek dinilai layak naik karena kemampuan daya beli masyarakat sudah membaik seiring dengan pertumbuhan ekonomi. “Layak naik, tetapi harus ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Polisi Sita

9 Kg Sabu-Sabu

Suluh Indonesia/ant

MATI LAMPU - Sejumlah Anggota Pramuka menggelar kampanye mematikan lampu di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, kemarin. Kampanye ini dalam rangka sosialisasi Earth Hour yang akan dilangsungkan Sabtu (27/3) mendatang.

Dua Direktur di KPK

Mengundurkan Diri JAKARTA - Direktur Pengawasan Internal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chesna F Anwar dan Direktur Pengolahan Informasi dan Data KPK Budi Ibrahim mengundurkan diri dari lembaga tersebut. ‘’Benar, Pak Budi dan Bu Chesna mengundurkan diri,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, kemarin. Johan menjelaskan, keduanya tidak lagi bekerja di KPK mulai 1 April 2010. Namun, dia tidak mengetahui alasan pengunduran diri kedua pejabat tersebut. Menurut Johan, KPK akan merekrut pegawai baru untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan Chesna dan Budi. Di KPK, Chesna F Anwar memimpin Direktorat Pengawasan Internal yang bertugas untuk memantau kinerja KPK secara internal. Direktorat itu bertugas mengawasi dan melakukan audit kinerja dan keuangan KPK. Bagian ini juga bertugas memeriksa berbagai dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pegawai KPK. Baru-baru ini, Direktorat Pengawasan Internal memer-

iksa dugaan adanya mafia hukum di KPK. Kasus-kasus mafia hukum itu antara lain terkait dengan perkara dugaan korupsi di PLN Jawa Timur. Dalam kasus itu, sejumlah orang menghubungi pihak berperkara dan mengatakan bisa mengurus kasus itu dengan imbalan sejumlah uang. Mereka mengaku mengenal pegawai KPK. Sedangkan Budi Ibrahim memimpin Direktorat Pengolahan Informasi dan Data yang bertugas dalam pengumpulan dan pengolahan data untuk menangani pengusutan tindak pidana korupsi. Salah satu tugas direktorat ini adalah penyadapan. Budi Ibrahim pernah bersaksi di kepolisian dalam kasus dugaan penyalahgunaan wewenang pimpinan KPK. Menurut Johan, pekerjaan kedua direktorat itu tetap akan berjalan meski ditinggalkan oleh dua pemimpinnya. Johan mengatakan, tim di kedua direktorat itu tetap akan bekerja dan melapor kepada pelaksana tugas direktur. ‘’Itu adalah mekanisme yang biasa dilakukan,” kata Johan. (nas)

JAKARTA - Polda Metro Jaya menemukan narkoba jenis sabu-sabu seberat sembilan kilogram dan 5.000 butir ekstasi dalam penggerebekan di sebuah apartemen di kawasan Ancol, Jakarta Utara. ‘’Ekstasi itu berbentuk bintang dengan kualitas paling bagus,” kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Anjan P Putra di Jakarta, kemarin. Anjan mengatakan, apartemen itu dijadikan gudang untuk menyimpan narkoba jenis ekstasi dan sabu-sabu. Selain menyita ribuan butir ekstasi, anggota narkoba juga mengamankan orang warga negara asing yang diduga sebagai pelaku yang memiliki barang haram itu. Namun demikian, Anjan belum bersedia menyebutkan inisial maupun identitas warga negara asing yang diamankan itu karena masih dalam tahap pemeriksaan. Anjan menuturkan polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka maupun apartemen yang dijadikan tempat penyimpanan narkoba itu. Sebelumnya, anggota Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menggerebek pabrik pembuat ekstasi dan shabu dengan barang bukti total bahan produksi senilai Rp 160 miliar di Perumahan Citra 2 Kalideres, Jakarta Barat. (ant)

Penyidikan Dana Pajak Rp 25 Miliar

Kapolri Akui Bermasalah JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri mengakui adanya penyimpangan dalam penyidikan dugaan rekening mencurigakan Rp25 miliar dengan tersangka Gayus, staf Ditjen Pajak. ‘’Ada yang aneh dalam proses penyidikan,” kata Kapolri di Mabes Polri Jakarta, kemarin. Kapolri mengatakan, kejanggalan itu adalah tersangka Gayus tidak ditahan dan tersangka lain yakni RS hingga kini tidak diproses hukum. Tidak adanya penahanan bagi tersangka merupakan pelanggaran karena bertentangan dengan perintah Kapolri yang menyatakan bahwa tersangka kasus judi, pembalakan liar, korupsi dan narkoba harus ditah-

an. Kapolri juga menyebutkan bahwa tersangka RS hingga kini tidak ada pemberkasan padahal telah dijadikan tersangka bersamaan dengan Gayus Tambunan. Menurut Kapolri, Gayus seharusnya ditahan karena menjadi tersangka kasus korupsi yakni suap, pencucian uang dan penggelapan. ‘’Ada tersangka tetapi tidak ditahan dan ada tersangka yang tidak disidik. Kasus Ini pasti ada sesuatu,” kata Kapolri. Kapolri berjanji jika ada penyimpangan maka akan ada tindakan tegas baik etika, disiplin dan pidana. Ia mengatakan, Polri telah membentuk tim khusus untuk mengusut penyimpangan penyidikan itu

dengan melibatkan Komisi Kepolisian Nasional. Tim khusus, katanya, sedang bekerja dan hasilnya akan dibuka ke publik. Kapolri menyambut baik kehadiran Satgas Pemberantasan Mafia Hukum yang ikut membantu Polri menangani kasus itu. Ia telah meminta kepada jajarannya untuk ikut duduk bersama Satgas dalam menuntaskan kasus itu. Tim khusus juga sedang menelusuri aliran dana Rp 24,6 miliar yang tidak disita oleh penyidik Polri sebagai barang bukti. Sementara Kadiv Humas Irjen Edward Aritonang mengatakan, tim khusus sedang menyelidiki mengapa sampai terjadi kejanggalan. (son)

KPK Segera Periksa Pejabat BI JAKARTA - KPK akan memeriksa pejabat Bank Indonesia (BI) terkait penanganan kasus Bank Century. ‘’keputusan memeriksa pejabat BI itu diambil berdasar hasil gelar perkara Bank Century,’’ kata Wakil Ketua KPK M. Jasin di Jakarta, kemarin. Namun, Jasin menolak menyebutkan nama dan jabatan petinggi BI yang akan diperiksa itu. ‘’Dalam gelar memang disebutkan namanya, tapi saya lupa,” kata Jasin. Hal itu dibenarkan oleh Juru Bicara KPK, Johan Budi. Menurut dia, pejabat BI yang akan dipanggil itu belum pernah menjalani pemeriksaan di KPK. Johan juga menolak menyebut nama dan jabatan petinggi BI tersebut. Dia juga tidak menjelaskan kapan pemeriksaan itu akan dilakukan. ‘’Yang jelas, pemanggilan itu merupakan kesimpulan dari gelar perkara,” katanya. Dalam kasus Bank Century, KPK juga telah memeriksa beberapa pejabat BI, antara lain Direktur Pengawasan Bank I BI Budi Armanto, Deputi Direktur pada Direktorat Pengawasan Bank I BI Heru Kristiana, Direktur pada Direktorat Pene-

litian dan Pengaturan BI Halim Alamsyah. Kemudian, pegawai pada Direktorat Pengawasan BI Pahla Santosa, dan pegawai BI yang juga anggota Satgas Pengawasan Bank Century Ahmad Fuad. Sampai saat ini, KPK belum memeriksa jajaran Deputi Gubernur BI. Selain itu, Direktur Klaim dan Resolusi Bank Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Noor Cahyo, Kepala Divisi Penjaminan LPS Poltak L. Tobing, dan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Ahmad Fuad Rahmany juga telah diperiksa. Kasus Bank Century mencuat setelah publik mengetahui pengucuran dana BI dalam bentuk Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada Bank Century. Pengucuran FPJP berawal ketika Bank Century mengajukan permohonan repo aset kepada BI pada Oktober 2008 sebesar Rp 1 triliun karena mengalami kesulitan likuiditas. Namun, menurut audit BPK, BI memproses permohonan itu sebagai permohonan Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP). (nas)

Oknum Jenderal Polri

Segera Diperiksa JAKARTA - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim) Komjen Pol Ito Sumardi mengatakan, penyidik Bareskrim sedang menyelidiki dugaan adanya suap yang mengalir ke dua oknum jenderal dan dua penyidik madya Polri. ‘’Kita mengupayakan agar masalah ini segera selesai. Mudahmudahan dalam waktu dekat ini sudah bisa ditentukan apa ada suap atau tidak,” kata Ito di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, sejumlah saksi yang telah dimintai keterangan hingga kini belum ada yang menguatkan fakta telah terjadi penyuapan. Untuk itu, Ito berharap agar mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji dapat memberikan bukti telah terjadi penyuapan. ‘’Apa betul apa yang disampaikan Pak Susno bisa dipertanggungjawabkan secara hukum,” katanya. Sebelumnya, Susno menuduh adanya permainan kasus dalam penyidikan rekening mencurigakan Rp25 miliar milik Gayus Tambunan, staf Ditjen Pajak. Dalam kasus ini Polri hanya menyita Rp395 juta sebagai barang bukti sedangkan sisa rekening tidak diblokir karena tidak terkait dengan tindak pidana. Kini, isi rekening itu telah kosong karena telah diambil

oleh Gayus. Susno menduga ada mafia hukum dalam kasus ini karena penyidik hanya mengusut uang Rp395 juta dan bukan Rp25 miliar. Dia menuduh Brigjen Pol Edmond Ilyas kini Kapolda Lampung, Brigjen Pol Raja Erizman kini Direktur II Bareskrim dan dua penyidik madya menerima aliran dana tersebut. Akibat tuduhan itu, Edmond dan Raja melaporkan Susno ke Mabes Polri dalam kasus pencemaran nama baik. Membantah Dicabut

Sementara itu, Kejagung menegaskan tidak pernah memerintahkan Mabes Polri untuk membuka blokir rekening Gayus HP Tambunan di Panin Bank Rp 24,6 miliar. ‘’Kita tidak pernah memberikan petunjuk pencabutan blokir rekening Gayus HP Tambunan,” kata Jampidum Kamal Sofyan Nasution. Jampidum menyatakan pihaknya dalam menangani perkara tersebut, hanya berdasarkan dari hasil BAP penyidik Mabes Polri. ‘’Termasuk di dalam persidangan menggunakan BAP dari Mabes Polri,” katanya. Ia menjelaskan saat berkas diserahkan, jaksa peneliti memberikan masukkan untuk perbaikan di dalam berkas Gayus. (son/nas)

Hemat Air Untuk Cegah Krisis KONDISI air di Jakarta makin mengkhawatirkan. Tidak hanya keterbatasan, tetapi air yang dinikmati warga Ibukota ini sudah mulai tercemar. Apa yang harus dilakukan agar kebutuhan air tercukupi dengan kondisi layak konsumsi ? Masyarakat dihimbau agar hemat air khususnya dalam kegiatan rumah tangga untuk mencegah krisis air yang lebih parah lagi di Indonesia. ‘’Hemat air wajib dilakukan karena banyak wilayah, khususnya kota besar seperti Jakarta, Bandung itu sudah masuk kategori krisis,” kata Pakar

Hidrologi dari UI Firdaus Ali di Jakarta, kemarin. Firdaus mengatakan 80-90 persen penggunaan air di kota besar bersumber dari sektor rumah tangga. Oleh sebab itu, penghematan air di rumah tangga akan sangat signifikan dan berkontribusi terhadap pengurangan krisis air. ‘’Upaya

paling efektif menangani krisis air ini tentu dengan menghemat air, seperti ganti kran dan bak dengan shower serta air jangan langsung dibuang ke drainase tapi digunakan dulu untuk kegiatan yang lain,” ujar Firdaus. Menurut dia, penghematan air dapat dilakukan mulai dari yang sederhana, seperti menggunakan air bekas cuci baju untuk mencuci mobil. Selain itu, masyarakat juga diharapkan memilih produk yang ramah lingkungan khususnya yang mendukung

penghematan air, misalnya mencuci pakaian hanya dengan sekali bilas sehingga tidak terlalu banyak menggunakan air. ‘’Upaya penghematan air, khususnya setor rumah tangga wajib dilakukan karena standar kecukupan air bagi tiap orang di Indonesia semakin menurun,” kata Firdaus. Firdaus mengatakan kecukupan air minum pada tahun 2000 sebesar 1740 meter kubik per orang per tahun, sedangkan pada 2009 kecukupan air hanya 1378 meter kubik per orang per tahun.

Jumlah tersebut tentu mengkhawatirkan, padahal jumlah layak minum bagi tiap orang itu 1.700 meter kubik per orang per tahun. ‘’Jumlah kecukupan air tiap individu semakin menurun tersebut juga disebabkan tidak seimbangnya jumlah penduduk dengan air yang tersedia di Pulau Jawa,” ujar Firdaus. Menurutnya, jumlah air di Pulau Jawa hanya 4,5 persen dari seluruh air di Indonesia, sedangkan jumlah penduduk Pulau Jawa 6,5 persen dari penduduk Indonesia. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Kamis 25 Maret 2010

2

K ilas UU Penodaan Agama Penting GURU Besar Kriminologi Universitas Indonesia (UI) Prof Rony Nitibaskara mengatakan, UU Penodaan Agama merupakan pembatasan yang penting untuk kehidupan berbangsa dan bernegara di Tanah Air. “UU Penodaan Agama merupakan pembatasan yang masih diperlukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya saat memberikan keterangan dalam sidang uji materi UU Penodaan Agama Nomor 1/PNPS/1965 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta, kemarin. Menurut dia, pembatasan dalam UU Penodaan Agama bukanlah dimaksudkan untuk membatasi wacana pemikiran tentang keyakinan seorang warga negara. Namun, UU Penodaan Agama penting untuk menghargai ajaran-ajaran agama sebagai suatu dogma yang bersifat deduktif. Ia memaparkan, bila terdapat pihak-pihak yang kritis mempertanyakan pokok-pokok ajaran agama, maka hal ini tentu akan menimbulkan reaksi sosial. Rony juga memaparkan tentang berbagai kasus aliran menyimpang yang ternyata terjadi tidak hanya di Indonesia, tetapi juga terjadi di luar negeri seperti kasus Tom Jones di Guyana dan “Children of God” di Amerika Serikat (AS). Di lain pihak, antropolog UI Moeslim Abdurrahman menginginkan agar UU Penodaan Agama tersebut bisa dicabut karena dahulu dibuat pada Orde Lama dan sudah tidak lagi sesuai dengan masa reformasi. “Era reformasi digunakan untuk menegakkan nilai-nilai demokrasi dan HAM,” katanya. Senada dengan Moeslim, ahli lainnya Pendeta SAE Nababan mengatakan, penafsiran merupakan masalah internal masing-masing agama. (ant)

Saefudin Tak Sembunyikan Noordin PENGACARA terdakwa teroris Saefudin Zuhri, Syafrudin A Datu, menyatakan kliennya tidak terbukti menyembunyikan teroris Noordin M Top seperti yang dituduhkan oleh jaksa penuntut umum (JPU). “Unsur menyembunyikan pelaku tindak pidana terorisme, menurut kami tidak terbukti dilakukan oleh terdakwa,” katanya dalam pembelaannya pada persidangan terdakwa teroris Saefudin Zuhri, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu. Sebelumnya, terdakwa teroris, Saefudin Zuhri, dituntut sepuluh tahun penjara karena terbukti secara sah dan meyakinkan menyembunyikan Noordin M Top. Saefudin Zuhri dikenai Pasal 13 huruf b Undang- Undang No. 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Pengacara menambahkan terbukti dalam persidangan bahwa terdakwa tidak mengenal siapa itu Noordin M Top, karena yang dikenal dan diketahuinya selama ini adalah seseorang bernama Abang. “Seseorang yang bernama Abang itu, terdakwa pernah menjadi saksi pernikahannya,” katanya. Seperti diketahui dalam dakwaan, terdakwa dituduh mengenal Noordin M Top dan menjadi saksi dalam pernikahannya dengan Arina yang merupakan putri terdakwa teroris lainnya, Baridin. Karena itu, pengacara menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana terorisme sebagaimana dimaksud dalam dakwaan JPU. “Menyatakan dakwaan JPU tidak terbukti secara sah dan menyakinkan dalam perkara ini dilakukan oleh terdakwa,” katanya. (ant) ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Polri Bentuk

Tim Khusus Usut Makelar Kasus JAKARTA - Ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengendalian dan Pengawasan Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto mengatakan, Polri telah membentuk tim khusus untuk mengusut dugaan adanya mafia hukum di kepolisian. Kuntoro yang juga merupakan Ketua Satgas Pemberantasan Mafia Hukum mengatakan hal itu usai bertemu dengan Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri di Jakarta, kemarin. Kuntoro mengatakan, tim khusus yang bersifat independen itu berasal dari unsur kepolisian, Komisi Kepolisian Nasional dan unsur masyarakat. “Kapolri membentuk tim khusus ini agar penanganan kasus berjalan dengan baik, cepat dan tuntas,” katanya. Menurut dia, Satgas menyambut baik upaya Kapolri untuk membantu tim khusus yang bersifat independen. Ia berharap tim khusus Polri itu bisa sejalan dengan tim lain yang juga mengusut kasus yang sama yakni tim dari Kejaksaan Agung. Dengan melibatkan tim dari Kejaksaan Agung, Polri dan

Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Kuntoro yakin persoalan adanya makelar kasus di kepolisian dapat selesai dengan baik dan tuntas. Satgas, katanya, juga terus menggali data dari pihak lain dari sumber-sumber lain. Dugaan adanya makelar kasus di kepolisian mencuat setelah mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duadji menyebutkan bahwa ada permainan penyidikan rekening mencurigakan Rp25 miliar milik staf Ditjen Pajak, Gayus Tambunan. Susno juga menyebut adanya dua jenderal dan dua penyidik lain menerima aliran dana dalam kasus penyidikan itu. Mantan Kabareskrim ini juga menyebut ada makelar kasus yang diduga berkantor di dekat ruang kerja Kapolri. Susno juga telah memberikan keterangan soal masalah itu ke Satgas sehingga Satgas melakukan klarifikasi masalah itu ke Kapolri. Satgas juga datang ke Kejaksaan Agung karena kasus itu diduga juga melibatkan jaksa yang menangani perkara itu. (ant)

Suluh Indonesia/ade

DEMO CENTURY - Sejumlah demonstran berunjuk rasa dengan membawa bebek di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin. Mereka mendesak KPK untuk menangkap dan mengadili Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani sesuai hukum karena dinilai orang yang paling bertanggung jawab terhadap bailout bank century yang merugikan uang negara Rp 6,7 triliun

Polri Buru Andi Kosasih JAKARTA - Mabes Polri telah menjadikan seorang pengusaha bernama Andi Kosasih sebagai buronan setelah menjadi tersangka dalam kasus rekening mencurigakan Rp25 miliar milik sfaf Ditjen Pajak, Gayus Tambunan. “Dia dicari-cari polisi tidak ada di tempat tinggalnya. Makanya, kita jadikan dia buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Jakarta, Rabu. Ia mengatakan, penyidik telah menetapkan Andi sebagai tersangka kasus pemberian

keterangan palsu saat menjadi saksi kasus rekening milik Gayus. “Saat ini ia jadi tersangka soal memberikan keterangan palsu tapi nanti bisa jadi jadi tersangka suap atau pencucian uang karena penyidikan masih terus berjalan,” katanya. Penyidik, ujarnya, juga telah memburunya hingga ke Batam namun tidak ditemukan. Kasus ini bermula ketika penyidik Polri mengusut rekening Rp25 miliar dengan tersangka Gayus. Gayus disangka melakukan suap, pencucian uang dan penggelapan uang namun bukan sejumlah Rp25 miliar tapi

hanya Rp395 juta. Setelah kasus rekening itu selesai di tahap penyidikan, Polri lalu membuka blokir rekening milik Gayus agar bisa menyita uang Rp395 juta sebagai barang bukti sedangkan sisanya tidak diblokir karena tidak terkait dengan kasus pidana. Kini rekening yang dulunya berisi Rp25 miliar telah kosong. Ia mengatakan, Polri kini telah membentuk tim penyidik untuk mengusut kasus itu karena proses pencarian rekening itu memiliki unsur pidana. (ant)

Suluh Indonesia/ant

AKSI MASSA FPI - Massa Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi untuk mengawal sidang lanjutan uji materi Undang-undang No.1/1965 tentang Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, kemarin.

Keberatan Kliennya Sebagai Tersangka

“Sejauh ini juga belum ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa Eddie Widiono melakukan mark up,” kata Maqdir Ismail, pengacara Eddie Widiono di Jakarta, Rabu. Maqdir mengatakan, proyek Costumer Information System (CIS) yang semula bernama Rencana Induk Sistem Informasi itu justru terbukti melindungi keuangan negara. Setelah proyek tersebut ber-

jalan, pendapatan PLN pada 2007 yang terlindungi mencapai Rp19 triliun atau rata-rata Rp1,6 triliun per bulan. Angka itu didapat dari penjualan listrik sekitar 27 miliar kWh kepada sekitar 3,4 juta pelanggan di Jakarta Raya dan Tangerang. “Sebelum proyek tersebut tersebut berjalan, pendapatan PLN tersebar di berbagai unit. Data pendapatan tersebut tidak bisa segera terpantau,” kata Maqdir.

JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional akan segera memberikan rekomendasi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait dugaan makelar kasus sebagaimana pengaduan mantan Kepala Bareskrim Komjen Susno Duadji, yang disinyalir melibatkan pati Polri. Ketua Kompolnas Djoko Suyanto mengatakan, pihaknya akan segera memberikan rekomendasi kepada Presiden untuk mendapat penyelesaian terbaik bagi kisruh di tubuh Polri. “Ya segera akan kami sampaikan. Yang jelah pemerintah dan Kompolnas ingin mencari penyelesian terbaik bagi kasus ini, agar citra Polri tetap terjaga,” ujar Djoko. Sebelumnya, juru bicara Kepresidenan Julian Pasha mengemukakan, hingga saat ini, Presiden masih menunggu laporan yang lebih lengkap lagi mengenai kasus tersebut dari Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum. “Presiden Yudhoyono melihat kasus ini sebagai per-

masalahan internal di tubuh Polri. Jadi, masih belum bisa disimpulkan apakah ini masalah antarpribadi di Polri ataukah memang terkait sesuatu yang sifatnya institusi Polri,” tandasnya. Menurut Julian, Presiden memberikan arahan agar penyelesaian kasus ini dibawa sepenuhnya pada proses dan mekanisme hukum yang berlaku. Ditanya apakah itu artinya Susno Duadji akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam makelar kasus di lingkungan Polri, Julian menjawab tidak. “Oh, tidak ke sana. Itu proses yang sepenuhnya kita lihat sebagai proses yang berkembang dalam penyelesaian kasus tersebut,” tambahnya. Ditegaskan Julian, dalam kasus tersebut, Presiden Yudhoyono sama sekali tidak melakukan intervensi atau apa pun dalam penanganan kasus yang diadukan Susno Duadji. “Presiden tidak memberikan arahan khusus.” (ant)

K3 di Perusahaan DKI Masih Minim

Pengacara Eddie Widiono

PENGACARA mantan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Eddie Widiono Suwondo, Maqdir Ismail keberatan kliennya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek Rencana Induk Sistem Informasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rekomendasi Kompolnas ke Presiden

Maqdir menguraikan, proyek yang dibuat oleh PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) bekerja sama dengan Politeknik ITB pada tahun 1994 itu merupakan hasil studi Konsultan NG Gilbert pada Oktober 1993 tentang Distribution Management Program (DMP). Proyek itu juga pernah dibiayai Bank Dunia. Bank Dunia mendanai pengadaan hardware untuk 2 cabang dalam rangka implementasi Sistem Informasi Pelayanan Pelanggan berbasis TUL-1994. Customer Information System (CIS) akhirnya diterapkan dalam bentuk “outsourcing” di Disjaya. Pilihan strategi outsourcing yang diambil oleh

Direksi dan disetujui Dewan Komisaris PLN pada tahun 2000 dilakukan dalam kondisi finansial PLN yang terbatas namun dituntut untuk meningkatkan efisiensi oleh Pemerintah maupun pelanggan. Magdir berpendapat, kemungkinan KPK mempersalahkan Eddie karena penunjukan langsung PT Metway sebagai penyedia jasa “oursourcing”. Maqdir beralasan, proses penunjukan rekanan itu sudah sesuai prosedur. Berdasarkan SK 038/ 1998, kebijakan tersebut diambil dengan tepat karena telah memenuhi syarat untuk dapat dilakukan penunjukan langsung, yaitu syarat spesifik karena proses bisnis ini satu satunya hanya

ada di PLN (berbasis TUL-1994). Kemudian syarat kontinuitas pekerjaan karena karena sejak pembangunannya tahun 1996 dukungan teknis selama pengelolaan 2001-2003 telah dilakukan oleh PT Netway, serta syarat mendesak karena menghadapi perubahan tarif dasar listrik yang berlangsung setiap triwulan. Seperti diberitakan, KPK telah menetapkan mantan Direktur Utama PLN, Eddie Widiono Suwondo (EWS) sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek Rencana Induk Sistem Informasi. “Dalam kasus itu KPK telah menetapkan EWS sebagai tersangka,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi. (ant)

JAKARTA - Perusahaanperusahaan di DKI Jakarta dinilai belum memberikan perhatian terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) para pegawainya yang dibuktikan hanya sebagian kecil saja yang berhasil menerapkan nihil kecelakaan (zero accident). Dari sekitar 31 ribu jumlah perusahaan kecil, menengah atau besar di DKI, hanya 200 perusahaan atau kurang dari satu persen saja yang berhasil menerapkan nihil kecelakaan kerja, sedangkan hanya 18 perusahaan yang berhasil mendapatkan sertifikat K3. “Padahal K3 ini penting untuk dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, pembiayaan dan meningkatkan citra serta daya saing perusahaan,” kata Asisten Deputi Gubernur DKI Bidang Transportasi Yusuf Efendi Pohan yang membacakan pidato Wakil Gubernur DKI Prijanto dalam acara Penutupan Bulan K3 di Plasa Sumarecon, Jakarta Utara, Rabu. Berdasarkan UU No.1/ 1970 tentang K3, setiap perusahaan diwajibkan untuk memenuhi standar keselama-

tan kerja dengan memperhatikan infrastruktur bangunan dan fasilitas keselamatan jika terjadi kecelakaan. Yusuf menyebut prasyarat keselamatan kerja itu seringkali diabaikan oleh perusahaan dan ironisnya, 30 persen perusahaan yang beresiko tinggi terjadinya kecelakaan adalah perusahaan besar. Kondisi mengkhawatirkan itu diakui oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta Deded Sukandar dimana memang belum semua perusahaan sadar tentang keterkaitan K3 dengan kelangsungan usahanya. “Biasanya, mereka baru sadar pentingnya K3 setelah kecelakaan terjadi di lingkungan kerjanya. Seperti kasus kebakaran di pabrik sandal Swallows, 11 Maret lalu, bangunannya habis terbakar. Itu merupakan bukti K3 penting,” kata Deded. Saat ini, alasan penghematan disebut Deded menjadi penyebab utama banyak perusahaan belum menerapkan K3 selain tidak adanya kepedulian. “Padahal pencegahan kecelakaan ditempat kerja adalah lebih murah daripada jika sudah terjadi kecelakaan,” katanya. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Kamis 25 Maret 2010

3

Tahun Depan

POS UN Dievaluasi

Suluh Indonesia/ant

SATGAS - Ketua Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Kuntoro Mangkusubroto (tengah) bersama anggota satgas lainnya memberi keterangan usai bertemu Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri di Mabes Polri, Jakarta Selatan, kemarin.

Setiap Tahun

TBC Renggut 1,3 Juta Nyawa JAKARTA - Pemerintah Indonesia bersama U.S. Agency for International Development (USAID) bergabung bersama mitra lokal dan internasional memperingati Hari TBC sedunia di Jakarta, kemarin. Di seluruh dunia, menurut siaran pers Kedubes AS, di Jakarta, Rabu, kematian yang diakibatkan oleh penyakit tuberculosis (TBC) telah menurun sejak 1990, namun penyakit ini masih terus menelan korban lebih dari 1,3 juta nyawa setiap tahunnya. Tahun 2010, Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization - WHO) menjadikan inovasi sebagai tema global

dalam memperingati Hari TBC se-dunia. Tema ini mengajak perlunya memanfaatkan ide-ide dan metode baru untuk melanjutkan perang melawan TBC secara efektif. ‘’Meskipun pengobatan telah hadir lebih dari setengah abad lalu, TBC tetap menjadi salah satu dari penyebab penderitaan manusia dan terus mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan puluhan ribu warga Indonesia,” kata Direktur USAID Indonesia, Walter North sambil menambahkan bahwa TBC masih ada di mana-mana. Indonesia berada di urutan ketiga di dunia, dengan 535.000 kasus TBC. Sejak tahun 2000,

program pengendalian TBC di Indonesia telah berhasil mencapai target global mengidentifikasi dan merawat setidaknya 70 persen dari jumlah kasus yang diperkirakan. Dan pada saat itu USAID telah memberikan bantuan sebesar 1 miliar dolar AS untuk program-program TBC di seluruh dunia. Pemerintah AS berkomitmen untuk berkerja sama dengan Indonesia untuk memerangi penyakit menular ini. Di Indonesia, USAID mendukung program TBCAP (Tuberculosis Control Assistance Program) yang memfokuskan diri untuk melakukan diagnosa, perawatan serta peringatan tentang

Linda Gumelar :

Perempuan Agen Perdamaian JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar mengatakan perempuan bisa menjadi agen perdamaian saat terjadi konflik, karena perempuan memiliki naluri cinta damai, rasa melindungi, dan cinta tanah air. ‘’Kalau terjadi konflik di suatu daerah, pasti perempuan dan anak-anak yang menjadi korban dalam berbagai aspek. Perempuan itu bisa melakukan pertemuan-pertemuan ketika konflik terjadi, sehingga menjadi pembawa damai,” tutur Linda Gumelar seusai acara Perempuan dan Perdamaian di Indonesia di Jakarta, kemarin Menurut Linda, perempuan belum diikutsertakan dalam pembuatan kebijakan penanganan konflik. Pada tahun 2000, PBB mengeluarkan Resolusi 1325 yang berisi tentang pengakuan perlindungan perempuan dalam konflik.

Buka pola pikir Sementara itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA), kata Linda Gumelar, berupaya

Linda Gumelar

membuka pola pikir lembagalembaga negara untuk membuat anggaran yang responsif gender. ‘’Anggaran yang responsif gender itu dibuat untuk menanggulangi kepincangan gender dalam pengambilan

keputusan dan dalam melaksanakan pembangunan,” tutur Linda Gumelar. KPP-PA, lanjut Linda, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2009-2014 berusaha memasukkan sudut pandang pengarusutamaan gender ke institusiinstitusi pemerintah. Saat ini ada tujuh kementerian dan lembaga pemerintah yang menggunakan anggaran responsif gender. Senada dengan Linda Gumelar, Direktur Regional Henry Dunant Centre, Michael Vatikiotis mengatakan, sejarah Indonesia sarat dengan konflik yang terjadi di daerah-daerah dan biasanya perempuan sangat absen dalam upaya mengatasi konflik. ‘’Saya rasa kualitas perdamaian di Indonesia akan meningkat jika perempuan terkait dan masuk di dalamnya proses perdamaian,’’ kata Linda. (ant)

kasus-kasus TBC secara tepat dan dini sesuai dengan garis-garis besar nasional dan rekomendasi WHO. Program tersebut memperkuat komitmen dalam pengendalian TBC dan menjamin pengoperasian lokal yang berkelanjutan dari program nasional tersebut dengan cara melibatkan penyedia pelayanan kesehatan serta peningkatan pada pelayanan dari klinik serta laboratorium TBC. Sementara itu, WHO menekankan pentingnya inovasi untuk memberantas penyakit membunuh 1,3 juta orang per tahun itu. (ant)

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Nasional dan Badan Standar Nasional Pendidikan akan mengevaluasi prosedur operasional standar pelaksanaan ujian nasional tahun mendatang seiring dengan banyaknya laporan penyimpangan di lapangan pada ujian tahun 2010. Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Kapuspendik) Kemdiknas Nugaan Yuliawardhani dalam jumpa pers hari ketiga evaluasi pelaksanaan UN Tahun 2010 tingkat SLTA dan sederajat di Jakarta, kemarin mengatakan pemerintah akan mengganti Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Nasional yang akan datang. ‘’Kami akan melakukan upaya penyempurnaan, jadi berlandaskan peristiwa yang terjadi saat ini, kita harus mengubahnya agar penyimpangan yang terjadi dapat diminimalisasikan pada pelaksanaan tahun yang

akan datang,” katanya. Hasil pemantauan yang diperoleh Posko Pengaduan UN baik yang didirikan oleh pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat (LSM) pada pelaksanaan UN 2010 diperoleh informasi tentang adanya kebocoran ujian nasional, tertukarnya cetakan soal serta beredarnya kunci jawaban seperti halnya terjadi pada tahun 2009. ‘’Kita terus menyelidiki laporan-laporan tersebut, bila kasusnya sudah jelas akan kita umumkan kebenarannya,” katanya. Tentang materi SOP yang akan diganti, Wardhani menyebutkan, materinya sedang dicari dan diperiksa, namun berdasarkan banyaknya isu yang berkembang saat ini, yakni masih banyaknya informasi tentang kebocoran soal ujian, maka materi SOP yang harus diganti adalah soal kebocoran tersebut. ‘’Masalah yang pa-

ling menonjol kali ini kan adalah kebocoran, berarti SOP yang harus diganti adalah kebocoran. Demikian juga terkait informasi tentang tertukarnya soal UN antara sampul depan dengan isi materi ujian berbeda seperti terjadi di Bali dan daerah lainnya,’’ katanya. Ia mengatakan, agar tidak terulang lagi persoalan yang timbul di lapangan seperti masalah tertukarnya soal, serta kita harus pastikan apa yang akan dan harus dilakukan. Demikan juga, tambah Dhani, tentang pertanggungjawaban percetakan yang mendapat tugas untuk mencetak dan membagikan soal UN, agar nantinya tidak melakukan kesalahan serupa. Wardhani menyatakan, ke depan terkait dengan UN apabila perusahaan percetakan terbukti hasil cetakan bermasalah, maka harus mendapat sanksi tegas. (son)

Status Sekdes Tuntas April JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan proses pengangkatan Sekretaris Desa menjadi Pegawai Negeri Sipil ditargetkan tuntas pada April 2010 mendatang. ‘’Sampai awal Maret 2010 jumlah sekretaris desa yang telah diangkat menjadi PNS sebanyak 39.278 dan sisanya sebanyak 3.930 orang harus sudah diselesaikan paling lambat pada akhir April 2010,’’ katanya dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional Pemberdayaan Masyarakat dan Sosialisasi PNPM Mandiri Pedesaan 2010 di Jakarta, kemarin. Hal tersebut, menurut Gamawan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun 2007 sebagai pelaksanaan UU Nomor 32 tahun 2004

tentang pemerintahan daerah. ‘’Pengangkatan Sekretaris Desa menjadi pegawai negeri sipil pada intinya terkait dua hal pokok yaitu meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi pemerintahan desa kepada masyarakat dan memperkuat koordinasi fungsional vertikal dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan melalui jaring administrasi yang efektif mulai dari pusat sampai desa,” katanya. Sementara itu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutannya juga menyampaikan harapan agar para sekretaris desa yang telah diangkat menjadi PNS dapat melayani masyarakat dengan baik. ‘’Sekdes menjadi PNS ini penting karena kita terus sempur-

nakan birokrasi kita. Penting agar birokrasi efektif dari pusat hingga desa. Saya minta ini segera dituntaskan,” katanya. Kepala Negara menambahkan, setelah diangkat hendaknya bisa bekerja dengan baik. ‘’Mereka tugasnya harus semakin baik, melayani harus lebih baik, fokus pada pelaksanaan tugasnya, tidak perlu bermain politik karena bisa mengganggu tugas melayani rakyat,” tegas Presiden Rapat kerja nasional yang berlangsung sejak 24 Maret hingga 26 Maret 2010 tersebut diikuti oleh 32 Gubernur, 394 Bupati/Walikota dan sejumlah Ketua DPRD serta sejumlah pejabat daerah yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan PNPM Mandiri. (son)


Megap litan S osok Ir. Soni Gumilar, Msi

Jatuh Hati Pada Simungil Tetra MESKI bentuk dan ukurannya hanya segede biji kuwaci, namun jenis ikan bernama Tetra yang kini banyak dibudidayakan petani ikan hias di Bogor, telah memikat hati Ir. Soni Gumilar dan ribuan penggemarnya. Tak heran, permintaan pasar akan jenis ikan hias ini tiap tahunnya terus meningkat. “Saya memang salah satu penggemar ikan hias khususnya jenis Tetra. Sebab selain bentuk dan warnanya yang begitu indah, ikan ini juga memiliki nilai ekonomi sangat menjanjikan di pasar lokal maupun internasional,” kata pria kelahiran Kota Majalaya, 06 Mei 1967 ini. Menurut suami Ny. Nela Aldriani, yang telah dikaruniai dua orang anak ini mengatakan, kecintaannya terhadap ikan Tetra benar-benar mampu mengalahkan hobi lainnya. “Saya setiap pulang kerja rasanya kok belum afdol jika tidak melihat ikan-ikan saya. Di rumah, saya telah memiliki 20 aquarium berisi ribuan ikan Tetra,” ujarnya. Melihat peluang bisnis yang cukup prospek dan masih terbuka lebar itu, Soni bersama 200 petani binaanya saat ini terus berbagai informasi untuk mengambangkan budidaya pertanian ikan hias Tetra di wilayah Kota Bogor. “Dari 200 petani, rata-rata dalam sebulan hanya mampu memproduksi sekitar 250-300 ribu ekor. Sementara kebutuhan ekspor dalam satu bulannya mencapai juataan ribu ekar,” kata Kepala Seksi Bina Budidaya dan Pengembangan, Dinas Pertanian Kota Bogor ini. (bas)

Suluh Indonesia, Kamis 25 Maret 2010

Dasar Hukum Pencairan Dana Situ Gintung Diterbitkan TANGERANG - Dasar hukum berupa Peraturan Wali Kota Tangerang Selatan, Banten, segera diterbitkan untuk pencairan dana senilai Rp 1,5 miliar bagi korban bencana Situ Gintung di Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur. “Untuk mencairkan dana itu harus ada dasar hukumnya maka diterbitkan peraturan wali kota terlebih dahulu,” kata Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Ahadi di Tangerang, kemarin. Menurut dia, penerbitan peraturan wali kota tersebut terkait untuk pencairan dana korban Situ Gintung karena Pemkot Tangerang Selatan belum memiliki peraturan daerah (perda). Hal ini, akibat belum terbentuknya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat yang mensyahkan Perda dan persetujuan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2010. Kota Tangerang Selatan merupakan wilayah pemekaran Kabupaten Tangerang, memiliki tujuh kecamatan dengan jumlah penduduk sekitar 1,01 juta jiwa berbatasan langsung dengan Kota Depok, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bogor serta Jakarta Selatan. Ahadi menambahkan, bila peraturan wali kota menyangkut Situ Gintung telah diterbitkan, maka dana itu segera diberikan kepada korban bencana yang bertepatan dengan satu tahun peristiwa Situ Gintung. Bencana Situ Gintung terjadi pada 27 Maret 2009 akibat jebolnya tanggul yang tidak kuat menahan jutaan kubik air, sehingga menewaskan 100 penduduk dan puluhan rumah rusak parah. Sedangkan dana itu merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Wakil Bupati Tangerang Rano Karno kepada Penjabat Wali Kota Tangerang SelaSuluh Indonesia/ant tan M. Shaleh, pertengahan April 2009. Namun hingga saat ini dana bantuan itu belum PEMBANGUNAN SITU GINTUNG - Sejumlah petugas melakukan pengeboran untuk mengambil sampel dasar tanah situ gintung untuk membangun bendungan di kawasan Gintung, Ciputat, Tangerang. Sementara itu Peraturan Walikota Tangsel dapat dicairkan oleh korban bencana karena harus melalui prosedur dan aturan penyerahan. (ant) segera diterbitkan untuk pencairan dana bagi korban bencana Situ Gintung.

Satgas DBD Tangerang

Harus Proaktif TANGERANG - Wali kota Tangerang H Wahidin Halim meminta Satuan tugas (Satgas) Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dibentuknya pada tiap kelurahan dan kecamatan agar proaktif, jangan menunggu setelah ada korban baru bekerja. Satgas yang sudah dibentuk beberapa bulan lalu tidak boleh berpangku tangan menunggu korban terkena DBD kemudian menjalani tugas, kata Wahidin di Tangerang, kemarin. “Satgas harus aktif mendatangi rumah penduduk terutama di lingkungan yang kurang bersih agar nyamuk tidak berkembang biak,” katanya. Demikian pula Satgas tidak boleh terlena dengan alasan belum ada korban yang sakit atau meninggal dunia akibat DBD pada suatu kelurahan. Padahal sebaiknya Satgas melakukan antisipasi akibat perubahan cuaca yang dapat menyebabkan

nyamuk berkembang biak. Lingkungan yang bersih harus tetap dijaga, maka hal ini merupakan salah satu tugas mereka untuk mengingatkan warga bila memang memiliki pola hidup tidak bersih. Para Satgas harus rajin memantau sekitar lokasi yang rawan terhadap nyamuk dan berupaya agar sarang dan daerah rawan nyamuk dibersihkan, bila perlu disemprot. Pernyataan Halim tersebut terkait adanya sejumlah pasien yang dirawat di RSUD Tangerang dan RS swasta lainnya di daerah yang terkena DBD, namun belum ada korban jiwa meninggal dunia. Wali kota membentuk satgas DBD pada 104 kelurahan dan 13 kecamatan agar penyakit tersebut tidak menyerang warga setempat. Ada lima kecamatan di wilayahnya yang termasuk rawan DBD seperti Cipondoh, Karawaci, Cibodas, Jatiuwung serta Batuceper. (ant)

Pemkot Segera Tunjuk

Sekretaris KPU Depok DEPOK - Wali Kota Depok, Jawa Barat, Nur Mahmudi Ismail mengatakan akan segera menunjuk nama untuk menjabat sebagai sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok yang selama ini lowong. “Sekarang nama tersebut sudah di Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan, dan Kepangkatan), saya tinggal tanda tangan,” kata Nur Mahmudi di Depok, kemarin. Ia mengatakan bahwa tidak ada maksud untuk menghambat pelaksanaan Pilkada Depok dengan berlama-lama menunjuk sekretaris KPU Kota Depok. “Semua dilakukan harus sesuai dengan aturan,” katanya. Persoalan belum ditunjuknya sekretaris KPU Kota Depok mendapat perhatian serius dari Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Depok, Hasbullah Rahmat. Ia menilai belum dilantiknya

sekretaris KPU tersebut merupakan kebijakan Nur Mahmudi yang berisiko karena peran sekretaris KPU sangat strategis. “Janganlah menunda-nunda. Ini kan bukti intervensi itu sudah dilakukan Nur Mahmudi. Makanya kita harus tegas, dengan siap mengajukan gugatan jika pelantikan ekretaris tidak segera dilakukan,” tegasnya. Menurutnya penundaan pelantikan sekretaris KPU Kota Depok itu bisa menjadi bagian dari pelanggaran pilkada, karena ada indikasi intervensi politik dari pemerintah daerah terhadap calon sekretaris KPU. “Saya yakin ada tarik menarik kepentingan birokrasi dan politik dalam pelantikan sekretaris KPU Depok,” katanya. Hasbullah berharap pemerintah dapat menjaga netralitasnya, dengan tidak melakukan pendekatan politik terhadap lembaga KPU. (ant)

Anggaran Pilkada Depok

Cair Awal April DEPOK - Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail mengatakan anggaran untuk Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Depok sebesar Rp 33 miliar akan cair pada awal April 2010. “Anggaran tersebut sudah disiapkan dalam dua putaran,” kata Nur Mahmudi, di Depok, Jawa Barat, kemarin. Mantan Presiden Partai Keadilan (PK) tersebut berharap, dengan anggaran tersebut Pilkada Depok dapat dilaksanakan dengan baik dan tingkat kesalahan yang seminimal mungkin. “Kita semua ingin Pilkada dapat berjalan lancar,” ujarnya. Anggaran tersebut, untuk membiayai seluruh program penyelenggaraan Pilkada, mulai dari Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Komisi Pemilihan

Umum Daerah (KPUD) dan Panitia Pengawas Pilkada. Ia menjelaskan, penyaluran dana tersebut dilakukan dalam tiga tahap sesuai dengan kebutuhan. Mengenai kemungkinan adanya tambahan dana, Nur mengatakan dana tersebut sudah cukup dibandingkan daerah lainnya di Indonesia. “Daerah Depok secara geografis mudah dijangkau jadi tidak ada masalah dengan anggaran Rp 33 miliar,” katanya. Angka tersebut menurun, dibandingkan dengan yang diajukan KPU yaitu sebesar Rp 41 miliar. Dikatakannya kalau mau berhemat, bisa ditabung untuk satu putaran, tapi pelaksanaan pilkada merupakan keputusan rakyat. “Anggaran juga disiapkan untuk kemungkinan sengketa pilkada,” jelasnya. (ant)

4

Pemkot Didesak

Tutup Usaha Pariwisata Ilegal BEKASI - DPRD Kota Bekasi mendesak agar aparat Pemkot setempat menutup usaha pariwisata yang tidak sah (ilegal) setelah mereka melakukan inspeksi mendadak ke tempat-tempat hiburan. Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bekasi, Aryanto Hendrata, di Bekasi, Rabu, mengatakan, dari hasil penelusuran ke tempat-tempat usaha seperti musik hidup, karaoke, biliar dan panti pijat ditemui banyak usaha yang tidak berizin. “Kita sudah merekomendasikan kepa-

da eksekutif menutup usaha tersebut bila mereka tidak mau mengurus perizinan dan membayar retribusi. Kalau aturan mengharuskan ada kewajiban yang dibebankan ke pengusaha, maka harus dipatuhi,” ujarnya. Ia mengatakan, akan melihat respon dari Pemkot apakah akan menurunkan tim untuk melakukan atau mengabaikan rekomendasi yang ditujukan kepada mereka. “Kita tidak punya kewenangan melakukan eksekusi. Instansi terkait seperti satpol PP bisa men-

indaknya,” ujar Aryanto. Mantan aktivis mahasiswa di Bekasi itu juga melihat adanya penyimpangan dalam usaha pariwisata itu. Ia mencontohkan panti pijat berdiri di tengah permukiman dan tanpa memiliki papan nama sebagai penunjuk. Ada juga usaha karaoke yang menyediakan kamar mandi di dalam ruangan, padahal keberadaannya bisa disalahgunakan.”Kita sudah inventarisasi permasalahan menyangkut izin usaha kepariwisataan tinggal instansi terkait

Kinerja Pemborong di Bogor Buruk BOGOR - Sekretaris Daerah Kota Bogor, H. Bambang Gunawan menyampaikan kritikan pedas terhadap para pengembang di kotanya. Hal ini penting guna mencegah terulangnya kasus jebolnya tanggul penahan sampah di lokasi TPA Galauga yang telah memakan 4 korban jiwa. “Kasus TPA Galuga adalah salah satu contoh buruknya kinerja pemborong proyek tersebut. Untuk itu saya minta para pejabat teknis kegiatan (PTK) dan pejabat pembuat komitmen (PPK) di semua dinas dan lembaga yang telah dipercaya menangani urusan proyek pemban-

gunan kontruksi di kota Bogor harus hati-hati dan tidak bekerja asal-aslan,” kritik Bambang, dihadapan 100 PPTK dan PPK, peserta worshop rencana mutu Kontruksi, yang berlangsung di Gedung Kemuning Gading, Kota Bogor, kemarin. Kwalitas atau hasil mutu pembangunan konstruksi adalah hal yang sering dipergunakan oleh masyarakat untuk mengukur kwalitas kinerja pemerintah. “Makanya, masyarakat akan mudah mencela pemerintah manakala melihat bangunan yang cepat rusak atau pekerjaan jalan yang cepat hancur,” pringatnya.

Sebab itu, mutu atau kualitas kontruksi perlu ditempatkan sebagai posisi yang strategis. Artinya, pembangunan kontruksi sarana dan prasarana yang dilaksanakan harus menjamin dan menghasilkan mutu yang terbaik sebab, disitulah martabat dan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah dipertaruhkan. “Kita harus menjamin kualitas bangunan karena jika terjadi masalah seperti kerusakan yang tiba-tiba, maka siapapun yang terlibat di dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunannya harus ikut bertanggungjawab secara hukum,” tegas Bambang. (bas)

Disdik Tindak Tegas

Pelaku Kecurangan UN BOGOR - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, akan menindak tegas pelaku kecurangan Ujian Nasional (UN) apabila terbukti adanya indikasi penyebaran kunci jawaban melalui pesan singkat (SMS) ke siswa pada Selasa lalu. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Didi Kurnia, di Bogor, Rabu, mengatakan, sanksi tegas sesuai aturan perundang-udangan yang berlaku akan dikenakan ke pelaku. “Kita telah melakukan upaya preventif (pencegahan) dalam menghindari terjadinya kebocoran UN,” ujarnya. Upaya pencegahan sudah dimulai dari penerimaan berkas sampai dititipkan kedalam gudang penyimpanan pada hari Sabtu (20/3) lalu. Pada Minggu (21/3) pendistribusian soal ke sub rayon dan di inapkan di masing-masing sub rayon juga tidak terlepas dari pengawasan ketat polisi dan Tim Pengawas Independen (TPI). Hingga proses pengambilan soal oleh masing-masing sekolah penyelenggaran UN pada

hari Senin (22/3) mendapat penjagaan dan pengawalan ketat oleh Polri dan TPI. “Ujian diambil dalam kondisi masih dalam keadaan tersegel dan sangat kecil kemungkinan dapat mencuri soal dan membuat kunci jawaban apalagi disebarkan kepada siswa,” katanya. Didi yakin, kunci jawaban soal tak akan beredar karena kunci jawaban tersebut dipegang pihak kepolisian. “Karena itu kita kembali mengingatkan kepada para siswa untuk tidak mempercayai kunci jawaban. Jawablah soal dengan jujur dan yakin pada kemampuan diri sendiri. Prestasi yess, jujur harus,” katanya menegaskan. Jumlah siswa yang mengikuti UN SMA sebanyak 12.274 orang, MA 3.226 orang dan SMK 13.446 orang. Pelaksanaan UN di Sub Rayon SMA ada enam, MA ada lima dan SMK ada tiga, dengan jumlah sekolah penyelenggara yakni SMA sebanyak 114 sekolah, SMK 107 sekolah dan MA 52 sekolah. (ant)

menindaklanjuti,” ujarnya. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Kepariwisataan Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain, menyatakan, rekomendasi dewan tersebut akan dipelajari dan ditindaklanjuti. Ada banyak usaha disektor pariwisata yang telah memiliki izin dan sebagian lainnya mengabaikan kelengkapan perizinan. “Sektor usaha kepariwisataan yang sudah berizin sebanyak 652,” ujarnya. Untuk perizinan daerah hanya membebani biaya relatif mu-

rah untuk PAD serta waktu pengurusan yang singkat. Usaha restoran saja, kata dia, ada sebanyak 385 perusahaan yang sudah mengantongi izin usaha, 65 di antaranya merupakan permohonan izin baru selama 2009. Usaha lain yang juga telah memiliki izin di antaranya cafe sebanyak 19 tempat, panti pijat 163, salon 80, dan pertunjukan musik 15 tempat. Sektor lain yang belum memiliki izin di antaranya spa/ sauna, biliar, pusat kebugaran dan kolam renang. (ant)

Penyerbuan PT SCA

Disesalkan Danrem BOGOR - Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 061/Suryakencana, Kol. Inf Agus Sutomo mengatakan aksi penyerbuan terhadap PT Sumber Cipta Abadi (PT SCA) yang dilakukan oleh oknum TNI Angkatan Laut telah memalukan institusi. “Ini sangat fatal, tindakan yang dilakukan oknum TNI AL sangat memalukan,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya di Bogor, kemarin. Agus menyesalkan tindakan tersebut karena setiap masalah harus dicarikan solusinya. Sebelumnya pada Senin (22/3) sore, sebanyak dua kompi oknum TNI bersama warga menyerbu dan merusak kantor PT SCA di Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, karena kesal perusahaan penambang pasir tersebut tidak mengindahkan peringatan warga dan DPRD Kabupaten Bogor. Operasi perusahaan tersebut dinilai telah membuat jalan rusak sehingga memicu kemacetan dan sering terjadi kecelakaan karena terjatuh di jalan tersebut. Agus menilai, alasan yang digunakan untuk merusak kantor perusahaan tersebut tidak masuk akal. Bentuk perjuangan TNI, lanjut dia, tidak mengenal batas dan tidak harus meng-

gunakan kekerasan. Ada banyak jalan yang bisa ditempuh bukan dengan aksi brutal. “Latar belakang kekesalan karena jalan rusak, sering jatuh dan sudah berupaya melakukan penertiban melalui masyarakat dan lewat Dewan, tapi tidak digubris. Namun seharusnya penyelesaian jangan dengan emosi,” kata Agus. Ia menegaskan, perbuatan oknum TNI tersebut sangat kontradiktif dengan kegiatan TNI prorakyat yang telah berupaya mengayomi masyarakat dan menciptakan interaksi sosial dengan lingkungan. Karena itu, Danrem menghimbau masyarakat agar tidak terpancing emosi, karena saat ini pihaknya telah melakukan penindakan terhadap kejadian tersebut. “Masalah hukum ada sanksinya. Kita sudah mendalami kasus ini, penindakan diserahkan kepada perangkat institusi TNI yakni POM Angkatan Laut (POMAL),” katanya. Selain penindakan terhadap oknum yang terlibat, ada dua upaya yang dilakukan oleh pihaknya yakni melaksanakan pengamanan agar tidak terulang kembali dan menormalisasi hubungan dengan masyarakat dengan mengembalikan situasi seperti sediakala. (ant)

Banjir Pantai Bakti Meluas Akibat Tanggul Jebol SEBANYAK 120 dari sekitar 1.500 rumah di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tergenang banjir akibat tanggul Kali Citarum di wilayah setempat jebol terdorong arus air sungai. “Sebelumnya, rumah yang tergenang hanya 81 unit. Namun, sejak tanggul jebol pada Selasa malam (23/ 3), rumah yang tergenang bertambah menjadi 120 unit,” kata Ketua Posko Banjir Desa Pantai Bakti Sahrudin Aji di Muaragembong, kemarin. Ia mengatakan diameter lubang yang mengalami jebol sepanjang 20 meter hingga menggenangi 20 wilayah RT di desa itu dengan ketinggian

air rata-rata satu meter. “Akibatnya air di kawasan itu kembali naik setinggi 20 centimeter, padahal di kawasan lain sudah mulai surut,” katanya.

Sejumlah desa yang mulai mengalami pengurangan debit air banjir yang terjadi sejak Jumat (19/3) lalu, kata dia, adalah Desa Pantai Mekar, dan Pantai Bahagia. Namun, pengurangannya relatif sedikit rata-rata tiga centi meter per jam. “itu pun bila di wilayah hulu tidak terjadi hujan,” katanya. Sementara itu, Kepala Desa Pantai Bakti Supriyatna mengatakan ketinggian Kali Citarum masih melebihi tanggul, dan kini air sudah masuk ke rumah warga. Bahkan, seluruh warga

sudah mengungsi ke rumahrumah yang datarannya lebih meninggi. ‘’Termasuk rumah saya sudah menjadi tempat pengungsian,” katanya. Sedikitnya 500 kantung pasir bantuan pemerintah setempat telah dimanfaatkan untuk menutupi sebagian tanggul yang mengalami jebol. Itu pun jumlahnya masih kurang. “Minimal kami membutuhkan 1500 kantung pasir agar tanggul yang jebol tidak semakin meluas,” katanya. Ia mengimbau kepada

masyarakat setempat agar waspada terhadap banjir susulan. “Sebab wilayah kami masih berstatus siaga satu banjir,” katanya. Bantuan dari sejumlah pihak terhadap korban banjir hingga kini masih berlangsung. Diantaranya, bantuan makanan, tenda pengungsian, obat-obatan, dan sejumlah karung pasir tambahan. “Sejak Minggu (21/3) bantuan sudah datang dari berbagai kalangan organisasi sosial, pemerintah daerah dan lainnya,” kata Supriyatna. (ant)


pini F OKUS Beratnya Mengurus Orang Miskin ALAU bisa janganlah menjadi orang miskin. Dalam situasi sulit saat ini, menjadi kaum papa memang sangat sulit. Untuk makan dan serta tempat tinggal yang layak saja susah. belum lagi perlu uang sekolah untuk anak, saat sakit dan segala keperluan lainnya. Jadi, sekali lagi, kalu bisa janganlah jadi orang miskin. Miskin, tentu bukan sebuah pilihan. Tetapi kondisi yang membuat masyarakat kita masih banyak yang berada di bawah garis kemiskinan. Kemiskinan secara terstruktur dan secara kultural menjadikan masyarakat lemah ini semakin terpinggirkan. Tentu, kita tidak boleh apriori dengan segala upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan mereka serta mengurangi angka kemiskinan. Beberapa langkah serta kebijakan telah ditempuh. Halnya secara objektif memang banyak yang berhasil dan banyak pula yang gagal. Dalam konteks kehidupan bernegara di negeri ini, kaum papa seringkali dieksploitasi secara berlebihan dengan menonjolkan sisi kepedihan mereka sebagai orang miskin untuk kepentingan diluar pemberdayaan mereka secara ekonomi. Apakah, kaum miskin ini selalu terpinggirkan? Tentu tidak. Pada saatsaat tertentu, mereka ini justru menjadi primadona dan menjadi barang rebutan. Mereka ini seringkali menjadi komoditas politik yang dijual para calon pejabat serta pemimpin kepada calon pemilih. Tentu, sasarannya jelas, mengiming-imingi dengan kebijakan pro orang miskin agar rakyat bersimpati kepadanya. Sayangnya, setelah terpilih, mereka seringkali lupa dengan janji. Yang miskin tetap saja miskin bahkan lebih miskin. Sedangkan yang kaya tetap kaya dan bahkan menjadi lebih kaya. Ini potret buram kehidupan politik kita saat ini. Eksploitasi kaum miskin begitu kentara dan begitu berlebihan. Tetapi hasilnya mana? Kebijakan Presiden SBY yang pro poor, pro rakyat miskin harus selalu ditingkatkan. Jangan hanya sebatas di tingkat atas tetapi harus menyentuh golongan bawah. Kebijakan itu pun harus memangkah segala bentuk birokrasi yang ruwet agar mereka ini bisa lebih bernafas lega dan menangkap peluang secara lebih leluasa. Birokrasi yang berbelit di tingkat bawah untuk program pengentasan kemiskinan jangan dianggap sebagai salah satu bentuk batu ujian bagaimana menempa mental seorang masyarakat miskin dalam mengubah nasibnya. Bukan begitu caranya. Seringkali diungkapkan dalam program mengentaskan kemiskinan memberi kail dipandang yang lebih tepat dibandingkan memberikan ikan, seperti bantuan BLT kepada rakyat miskin. Namun idealnya, ikan ini yang paling ampuh. Sementara pancingnya belum mendapat ikan maka dia bisa mengkonsumsi bantuan ikan yang diperolehnya dari pemerintah. Banyak cara sebenarnya untuk mengentaskan kemiskinan ini sepenjang ada komitmen kuat pemerintah serta peran masyarakat swasta lainnya. Di beberapa daerah, kultur setempat juga cukup berpengaruh bagaimana hal itu membentuk mental masyarakatnya dalam konteks berusaha serta bekerja. Memang, pemerintah tidak bisa sendiri dan rasanya sangat mustahil memang kalau Presiden SBY mesti one man show dalam mengambil kebijakan ini. Pemerintah Propinsi, kabupaten, kota serta pengusaha setempat harus dilibatkan secara proporsional. Elemen Corporate Social Responsibility perusahaan agar digugah untuk memberikan kontribusi positif, minimal kepada masyarakat sekitar dimana perusahaan itu berada. Mengentaskan kaum miskin dari jurang kemiskinan memang perlu waktu serta pemerintahan yang kuat dan kredibel-legitimated di mata rakyatnya. Kalau tidak, semua programnya itu akan tidak berjalan mulus. Di sini juga diperlulan sebuah pemikiran yang objektif dari para politisi dengan tidak memandang kelompok miskin ini sebagai kelompok yang hanya bisa dieksploitasi saja namun bagaimana mereka mampu membuat kebijakan agar kaum miskin ini tidak lagi merasa dirinya miskin. ***

K

Bang D

el

Suluh Indonesia, Kamis 25 Maret 2010

PNPM Mandiri Perkotaan

Refleksi Kongkret Penanggulangan Kemiskinan PROGRAM penanggulangan kemiskinan perkotaan (2KP) yang kini telah dilebur dalam PNPM Mandiri Perkotaan diluncurkan pada tahun 2007 dan dilaksanakan hingga sekarang di Provinsi Bali. Dalam perjalanannya memang menimbulkan berbagai hambatan maupun kekhawatiran negatif yang berkembang terhadap keberhasilan pelaksanaan program tersebut. Kekhawatiran pertama adalah kesulitan dalam mencari relawan yang bersedia tidak dibayar dan mau berpartisipasi dalam pelaksanaan program di desa/kelurahan. Kedua adalah kemungkinan terjadinya penyimpangan-penyimpangan baik menyangkut pengelolaan keuangan, ketepatan sasaran maupun penerima manfaat dari program tersebut. Dikhawatirkan bukannya penduduk miskin yang menurun tapi malah akan semakin meningkat jika penyimpangan tersebut terjadi. Dalam tiga tahun berpartisipasi dalam PNPM Mandiri Perkotaan dirasakan ada banyak hal positif yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Adanya peningkatan kemandirian masyarakat dalam melaksanakan program, meningkatnya kepedulian warga lainnya terhadap penduduk miskin, meningkatnya partisipasi, serta tumbuhnya pemahaman masyarakat dalam merumuskan program pembangunan hingga turunnya anggaran untuk pelaksanaannya. Sehingga saat ini kelompok masyarakat yang mendapatkan alokasi bantuan program ini telah beranggapan bahwa PNPM Mandiri Perkotaan merupakan program yang paling tepat dilaksanakan untuk memberdayakan masyarakat seta lebih kongkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah. Beberapa manfaat nyata yang dinikmati masyarakat dalam pelaksanaan program PNPM Mandiri Perkotaan adalah: 1. Berkembangnya Infrastruktur Infrastruktur lingkungan yang ada di pedesaan selama ini sangat jarang tersentuh oleh program-program pemerintah, dimana tanggung jawab pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam pembangunan dan perbaikan infrastruktur masih dibatasi pelayanan yang lebih luas dan regional. Dengan demikian skala pelayanan lingkungan yang kecil mendapat prioritas kedua dan seterusnya. Adanya PNPM Mandiri Perkotaan ini, ada banyak infrastruktur lingkungan bagi masyarakat miskin yang dapat dibangun, baik menyangkut pengaspalan jalan, pembuatan drainase, air bersih, jamban keluarga, maupun kegiatan bedah rumah. 2. Memberikan Kesejahteraan Selama ini banyak proyek yang dikerjakan pemerintah, namun belum mampu secara langsung dapat memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat di sekitarnya. Hal ini disebabkan banyak tenaga kerja dari luar yang digunakan kontraktor jika dibandingkan dengan masyarakat lokal, biaya tenaga kerja luar daerah yang lebih murah telah menjadi prioritas bagi kontraktor yang bersangkutan untuk meraih keuntungan yang

Polri selidiki dugaan suap kepada oknum jenderal

5

Oleh : I GNP Ariana* maksimal. Hal ini benar-benar kapitalis dan ketidakpedulian terhadap buruh lokal yang semakin miskin. Namun demikian keberadaan PNPM telah merubah paradigma tersebut dan kegiatan pembangunan fisik lingkungan yang ada di wilayahnya dapat dinikmati dan berharap agar kegiatan ini selalu berlanjut. 3. Tingginya Partisipasi Program yang bertumpu pada masyarakat ini semakin dipercaya, baik di lingkungan masyarakatnya sendiri maupun para pengusaha yang ada dilingkungannya, sehingga keberadaan program ini mampu membangun partisipasi yang lebih luas. Rata-rata partisipasi mencapai antara 50 -80% dari total biaya yang dibutuhkan. Kemampuan Koordinator BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat) dalam memasarkan maupun membangun jaringan kemitraan (chanelling) telah mendorong tumbuhnya partisipasi asing dalam pembiayaan program sebagaimana yang terjadi di Ubud. 4. Kepedulian Terhadap Orang Miskin Mungkin orang peduli dan tidak peduli terhadap orang miskin seimbang, yang tidak peduli akan asik berkutat dalam kesibukannya sendiri. Sedangkan yang peduli tidak mampu dari mana harus memulai dan bagaimana mengapresiasikannya. Sehingga si miskin akan tetap tidak mampu mengangkat derajat kehidupannya. Kondisi ini sangat berebda setelah PNPM Mandiri Perkotaan masuk ke desa binaannya. Apalagi setelah kegiatan bedah rumah bagi masyarakat miskin menjadi target para pengelolanya (BKM), ternyata banyak warga kita yang sangat peduli dan kasih terhadap warga kita yang tertinggal dalam segala bidang tersebut. Banyak warga yang rela memberikan bantuan material dan memperbaiki rumah mereka serta mendorong mereka untuk memanfaatkan fasilitas modal PNPM untuk mendongkrak penghasilan dan kesejahteraannya. Walaupun pelaksanaan pro-

gram ini cukup berhasil di daerah, namun pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan di tingkat kelurahan juga memiliki hambatan yang tidak kecil, diantara: Ketidak sabaran masyarakat dalam menjalankan siklus program. Siklus program yang wajib dilaksanakan di PNPM memang sangat luar biasa ruwetnya, birokrasinya panjang baik dari proses perencanaan ditingkat masyarakat, maupun pada saat pelaksanaannya. Namun sebenarnya disitulah letak pemberdayaan, sejatinya masyarakat disiapkan untuk menjadi pejuang yang lebih tangguh dalam memperjuangkan kepentingannya untuk memperoleh programprogram pemerintah khususnya dalam menanggulangi kemiskinan. Para pelaku PNPM di tingkat masyarakat harus menyadari bahwa dalam pelaksanaan pembangunan tidak ada yang serba instan, tidak ada proses sehari dana sudah langsung bisa dicairkan. Sehingga warga yang duduk dalam kepengurusan BKM atau KSM harus memiliki kepedulian dan keikhlasan yang tinggi untuk memperoleh hasil maksimal dalam mengentaskan masyarakat miskin di wilayahnya. Kedua, masih ada yang belum Peduli. Dalam kepengurusan BKM dan KSM di tingkat desa/ kelurahan masih ditemukan ada beberapa yang belum peduli dan tidak memahami hakikat PNPM - Mandiri Perkotaan dilaksanakan, mereka tidak memahami PNPM tersebut diperuntukan untuk siapa? Akibatnya dalam pelaksanaan program PNPM - Mandiri Perkotaan memang banyak infrastruktur lingkungan yang dibangun, namun target dan capaian sasaran masyarakat miskin secara maksimal, akibat penurunan jumlah penduduk miskin di wilayah tersebut dipastikan tidak akan mengalami perubahan. Sehingga bagi mereka yang duduk dalam kepengurusan BKM dan KSM dituntut perannya agar lebih memiliki kepedulian bagi masyarakat miskin, lebih arif dan bijaksana dalam menentukan prioritas program. Kadang kala pemerataan dalam pembagian anggaran ditingkat kelompok masyarakat

bukan menjadi jaminan bagi sebuah keberhasilan dalam pelaksanaan program, namun penentuan pemilihan prioritas program dengan capaian manfaat yang lebih maksimal dapat menjadi alternatif pilihan. Sebagai program yang baik dan diterima segenap masyarakatnya, PNPM - Mandiri Perkotaan dipastikan bukanlah program yang abadi dan selalu dapat memberikan dukungan dana bagi masyarakat di daerah, mengingat sumber pendanaan ini juga berasal dari Pinjaman Bank Dunia (World Bank) dan lembaga donor lainnya. Dipastikan pelaksanaan program ini juga dibatasi target waktu penarikan pinjaman serta besaran nilai pinjaman yang dihibahkan bagi masyarakat. Namun demikian spirit dalam pemberdayaan masyarakat sangat luar biasa dan meningkatkan character building dengan mengedepankan pada kearifan lokal. Masyarakat sangat berharap agar pemrov dan kabupaten/ kota dapat mendukung kelanjutan program ini, mengingat potensi yang dimiliki masyarakat telah dibangun kemandiriannya. Sehingga mampu merealisasikan visi dan misi yang dimilikinya baik dalam penyusunan program jangka menengah penanggulangan kemiskinan yang ada di wilayahnya maupun dalam merealisasikan perencanaan yang dimilikinya. Hal yang tak kalah pentingnya dalam hal ini adalah membangun kemampuan chaneling masyarakat dalam menggali sumber-sumber pendanaan. Sumber pendanaan pembangunan tidak hanya berasal dari pemerintah semata, tapi juga dapat bersumber dari lembaga-lembaga donor yang memiliki komitmen tinggi dalam penanggulangan kemiskinan. Partisipasi swasta yang ada di wilayahnya maupun dukungan swadaya segenap masyarakat merupakan modal dasar dalam pembangunan di wilayahnya. Namun demikian pemanfaatan anggaran pemerintah baik pusat, provinsi dan kabupaten memang harus diperjuangkan secara maksimal karena hal ini memang hak segenap masyarakat untuk mendapatkannya. Untuk itu diperlukan kemampuan yang tinggi dari pelaku program di tingkat kelurahan, dalam meyakinkan pemerintah bahwa program pembangunan yang dimilikinya bermanfaat bagi masyarakat di wilayahnya. Secara signifikan mampu mengentaskan masyarakat miskin, bukan program bagi segelintir orang atau orang-orang yang duduk sebagai pengurus atau pengelola program kerja. *Penulis adalah PNS pada Bappeda Gianyar Alumni MPKB UGM.

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

Kena loh ...

SURAT A NDA Lampu Tak Standar, Berbahaya INDUSTRI aksesoris kendaraan tampaknya kian berkembang akhirakhir ini. Di jalanan kita kerap melihat, banyak kendaraan yang tampilannya kian cantik karena dihiasi dengan beragam aksesoris. Namun masalahnya, aksesoris itu kerap tak memperhitungkan keamanan sang pengguna ataupun pengguna jalan lainnya. Banyak aksesoris kendaraan yang hanya terlihat cantik, namun kurang memperhatikan faktor keamanan. Salah satu contohnya, akhirakhir ini banyak muncul aksesoris berupa lampu rem belakang yang tak standar. Lampu yang kini banyak digunakan oleh pemilik ken-

daraan itu menggunakan warna di luar warna merah yang sudah menjadi konvensi di seluruh dunia untuk warna lampu rem. Sekilas, masalahnya memang tergolong sepele. Namun jika dibiarkan, penggunaan lampu-lampu semacam ini justru dapat membahayakan si pengguna kendaraan ataupun kendaraan lainnya. Di malam hari, bagi kendaraan yang berada di belakang kendaraan yang menggunakan lampu non standar, kendaraan itu terlihat seperti kendaraan yang dating dari arah berlawanan. Jika pengendara yang di belakang tak waspada atau panik, dia dapat melakukan pen-

geremen mendadak karena merasa akan menabrak kendaraan dari arah berlawanan. Mohon kepada polisi untuk segera menertibkan penggunaan lampu yang tak standar ini agar tak muncul kesadaran bahwa tindakan mengganti lampu rem ad-

alah tindakan yang tak salah. Kepada para pengguna lampu tak standar, ingatlah tindakan anda dapat membahayakan nyawa orang lain. Terima kasih. Ernasari Kebayoran Lama, Jak-Sel

Banjir Jakarta, Aah... Itu Biasa JUDUL itu menjadi sangat tidak lucu jika diucapkan. Sejatinya judul itu ingin menggedor petinggi di negeri ini. Masihkah mereka peduli terhadap kehidupan warganya? Jika masih peduli, mengapa persoalan banjir tak kunjung diselesaikan. Jika kesulitan, mengapa tidak menyerahkan kepada

orang lain saja, untuk memimpin Ibu Kota. Jika ditelisik, persoalan banjir di Ibu Kota memang kompleks. Tetapi setidaknya ada sejumlah penyebab banjir yang dapat dipetakan dengan jelas. Pertama, banjir terjadi akibat kiriman air bah dari Bogor. Kiriman air bah

itu tidak bisa tertampung oleh kanal-kanal yang ada membelah di wilayah Ibu Kota. Akibatnya, air meluap dan membanjiri pemukiman wraga yang dekat dengan aliran sungai. Kedua, dilihat dari penyebab pertama, penyebab kedua adalah persoaan kanal dan sungai di Jakarta tidak mampu menampung volume air hujan, baik air hujan yang mengguyur Jakarta atau air hujan/bah dari Bogor. Kanal, sungai menyempit dan dangkal. Ini yang mengakibatkan sungai dan kanal tidak mampu menampung volume air hujan yang mengguyur Jakarta maupun Bogor. Ketiga, penyempitan kanal dan sungai akibat sampah yang menggunung. Perilaku masyarakat

yang menjadikan kali, sungai, dan kanal sebagai tempat sampah terbesr dan terpanjang di dunia menyebabakan pendangkalan dan penyumbatan sehingga mengurangi kemampuan daya tampung air hujan. Keempat, pelanggan banjir adalah wilayah di sekitar sungai/kanal atau lebih dikenal dengan bantaran kali. Mereka selalu kena tumpahan air kali yang meluap. Jika sudah memetakan masalah banjir, seharusnya Pemprov DKI sudah bisa mencarikan solusinya sehingga rakyat Jakarta bisa terbebas drai banjir musiman seperti sekarang ini. arifin kebun jeruk

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 25 Maret 2010

Persitara Ditahan Imbang Persiba JAKARTA - Persitara Jakarta Utara ditahan imbang tamunya Persiba Balikpapan 1-1 dalam lanjutan Liga Super di Stadion Soemantri Brodjonegoro Jakarta, kemarin. Gol Persitara dicetak oleh Diego Mendieta pada menit 28 dan gol Persiba dicetak oleh Julio Lopez pada menit 60. Tim tuan rumah yang ingin lolos dari jurang degradasi langsung menekan pertahanan Persiba yang dikawal oleh pemain andalannya Mido Dadic. Beberapa peluang langsung diperoleh oleh duat strikernya Prince Kabir Bello dan Diego Mendieta yang dimanjakan oleh umpan silang Tantan dan Cesar Mboma. Hasilnya pada menit 28 Diego Mendieta mampu menjebol gawang Persiba yang dikawal oleh I Made Wirawan lewat sundulan terarah dari umpan Supriyadi. Tertinggal 0-1 membuat anak asuh Hariadi ini meningkatkan tempo permainan. Lewat striker andalannya Julio Lopez beberapa kali mengancam gawang Persitara yang dikawal oleh Hisanori Takada. Hingga pertandingan babak pertama berakhir, kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah. Memasuki babak kedua Persiba memasukkan pemain barunya Albicho. Hasilnya daya serangnya meningkat. Lewat kerja sama yang bagus dengan lini tengah akhirnya Julio Lopez mampu menyamakan kedudukan 1-1 pada menit 54. Hasil imbang membuat anakanak Laskar Si Pitung itu berusaha bangkit. Lewat pergerakan sendiri Cesar Mboma membuat pemain belakang Persiba terpaksa melakukan keras di kotak terlarang pada menit 60. Hasilnya wasit menunjuk titik dua belas pas. Tantan pun ditunjuk sebagai algojo. Namun tendangan keras Tatan mampu diblok oleh I Made

Suluh Indonesia/ant

GEMBIRA - Pesepakbola Persitara Jakarta Diego Mendieta (kiri) disambut rekannya Maniani (tengah) dan Suwita Patta seusai menjebol gawang Persiba Balikpapan dalam pertandingan lanjutan Liga Super di Lapangan Soemantri Brodjonegoro Kuingan, Jakarta, kemarin. Kedua tim bermain imbang 1-1.

Wirawan sehingga kedudukan tetap 1-1. Dengan hasil ini Persitara tetap berada di dasar klasemen dengan 20 poin dan Persiba bertahan di posisi dua dengan 48 poin. Arema Ungguli Persijap Pada pertandingan lain, Arema Indonesia mengungguli tim tamunya Persijap Jepara 3-1 di Stadion kanjuruhan Kepanjen. Tiga gol yang mengoyak gawang Persijap Jepara yang dikawal Danang Wihatmoko itu masing-masing dilesakkan oleh

Esteban Guillen pada menit ke1 dan Roman Chamelo pada menit ke-36 dan 46. Sementara satu-satunya gol Persijap yang merobek gawang Kurnia Meiga dilesakkan oleh Isdiantono pada menit ke-64 yang gagal diamankan oleh pemain belakang Arema Indonesia Pierre Njanka. Tendangan bebas yang diesekusi oleh Esteban Guillen pada menit ke-1 itu mengecoh para pemain dan penjaga gawang Persijap, sehingga tak bisa diantisipasi dan melahirkan gol bagi tim tuan rumah.

Chris John Akhirnya Lawan Petinju Argentina SEMARANG - Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, akhirnya bertarung melawan petinju Argentina pada pertarungan perebutan gelar di Bali, 22 Mei 2010. Promotor tinju Chris John, Zaenal Thayeb, mengatakan, dirinya mendapat kabar dari Manajemen Chris John bahwa lawan pada pertarungan mendatang adalah petinju Argentina. “Hanya saja, saya belum diberitahu namanya oleh Toni Priatna (Asisten Manajer Herry’s Gym). Coba tanyakan pada yang bersangkutan karena dia baru saja pulang dari Australia,” katanya. Pemilik Sasana Mirah Boxing Camp tersebut tidak juga menyebutkan apakah petinju Argentina tersebut masuk 15 besar penantang di kelas bulu WBA atau tidak. Berdasarkan peringkat yang dikeluarkan WBA pada Febuari lalu untuk kelas bulu, ada petinju Argentina yang menempati peringkat ketujuh yaitu Jonathan Victor Barros dan Fernando Saucedo (peringkat ke-15)

Suluh Indonesia/dok

Chris John

Tetapi, untuk bertarung melawan Barros kemungkinannya kecil karena berdasarkan agenda pertarungan yang dikeluarkan WBA, Barros akan bertemu juara kelas bulu WBA, Yuriorkis Gamboa dari Kuba. Kedua petinju (Gamboa dan Barros) akan bertemu pada pertarungan perebutan gelar di Sporthalle, Alsterdof, Hamburg, Jerman, 27 Maret 2010.

Kalau lawannya dari Argentina, kemungkinannya adalah Fernando Saucedo. Tetapi Zaenal Thayeb belum menyebut nama petinju asal Argentina yang menempati peringkat ke15 karena belum diberitahu oleh Chris John Manajemen. “Lawan Chris John memang petinju Argentina tetapi saya belum diberitahu nama petinjunya,” katanya. (ant)

Pelita Jaya Libas PSM Makasar 3-1 KARAWANG - Pelita Jaya berhasil menundukkan tim tamu PSM Makasar 3-1 pada pertandingan lanjutan kompetisi Liga Super di Stadion Singaperbangsa Karawang, Jawa Barat, kemarin. Kemenangan tim tuan rumah itu diperoleh dari dua gol yang diciptakan pemain depan Pelita Jaya, Redoune Barkoui pada babak kedua, menit ke-51 dan 60. Pada menit ke-51, pemain asal Marokko itu berhasil menjebol gawang PSM Makasar yang dijaga Samsidar melalui tendangan crossing jauh. Tendangan Barkoui itu sempat mengenai pemain lawan, sehingga Syamsidar gagal mengantisipasi tendangan Barkoui tersebut. Teriakan dan yel-yel dukungan para suporter Pelita Jaya seperti menumbuhkan se-

mangat para pemain Pelita Jaya setelah Barkoui menjebol gawang PSM Makasar. Kemudian pada menit ke-60, Barkoui kembali mencetak gol, dilanjutkan dengan melakukan selebrasi menari jaipongan. Gol yang diciptakan Barkoui kemudian disempurnakan dengan sumbangan gol yang dilakukan Esteban Vizcarra pada menit ke-63. Permainan pada babak kedua itu sendiri lebih didominasi serangan dari skuad Pelita Jaya. Sedangkan pada babak pertama, terjadi saling saling menyerang. Tetapi, selama babak pertama itu gol hanya tercipta untuk PSM Mkasar melalui pemain tengahnya, Diva Tarkas, pada menit ke-15. Asisten Pelatih PSM Makasar, Tony Ho, mengatakan, kekalahan yang dialami saat menghadapi Pelita Jaya itu aki-

bat penurunan konsentrasi para pemain PSM yang dimanfaatkan skuad Pelita Jaya. Pada babak pertama, permainan yang ditampilkan para pemain PSM Makasar cukup bagus, sehingga bisa membuahkan gol. “Saya tidak tahu faktor apa, sehingga para pemain bisa turun konsentrasinya pada permainan babak kedua,” kata Tony. Pelatih Pelita Jaya, Djajang Nurjaman, mengaku bersyukur bisa menang dengan skor 3-1 saat menjamu PSM Makasar. Sehingga, pada permainan ke depan kepercayaan diri anak asuhnya diharapkan bisa bangkit. “Para pemain benar-benar bermain sesuai dengan instruksi, tetapi speed permainannya kurang, jadi masih bisa dibaca lawan. Kita bersyukur bisa menang,” katanya. (ant)

Gol cepat yang dieksekusi Esteban Guillen tersebut mampu membangkitkan semangat para pemain Singo Edan lainnya dan terus melakukan tekanan ke areal kotak 16 Persijap Jepara. Tekanan yang terus menerus dilakukan anak asuh Robert Rene Albert itu kembali melahirkan gol kedua pada menit ke-36 dari kaki Roman Chamelo, sehingga kedudukan menjadi 2-0. Hingga 45 menit babak pertama berakhir dan wasit Fiator Ambarita dari Bandung meni-

up peluit panjangnya, kedudukan tetap 2-0. Ketika babak kedua belum lama bergulir, tendangan jarak jauh Chamelo Roman mampu menjebol gawang Danang Wihatmoko. Kedudukan menjadi 3-0. Namun, tak lam akemudian Isdiantono mampu memperkecil kekalahan setelah menjebol gawang Kurnia Meiga pada menit ke-64. Dengan hasil itu, Arema tetap berada di puncak klasemen dengan 51 poin dari 25 kali bertanding. (ant)

6

SFC Unggul 1-0 Atas Binh Duong PALEMBANG - Sriwijaya FC (SFC), Palembang, Indonesia unggul 1-0 atas Becamex Binh Duong Vietnam pada fase grup F Asian Football Confederation (AFC Cup), di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, kemarin sore. Keunggulan melalui gol SFC di awal pertandingan, bertahan hingga babak kedua berakhir kendati kedua kesebelasan terus saling menyerang dan bertahan. SFC menjelang akhir pertandingan bahkan kehilangan satu pemain, Arif Suyono yang harus keluar karena dua kali melakukan pelanggaran dan mendapatkan kartu merah wasit. Pertandingan baru berjalan dua menit, SFC telah berhasil menjebol gawang Binh Doung, berkat Keith Kayamba Gumbs yang memanfaatkan umpan silang Rahmat Rivai. Gol ini langsung disambut sorak-sorai belasan ribu penonton yang mamadati stadion. Ketinggalan satu gol membuat tim tamu menaikan tempo serangan, dan akhirnya di menit ke sembilan mendapat peluang pertama melalui Philani, setelah mengelabui Cristian Warobai. Namun, beruntung bagi SFC karena bola masih melebar dari tiang gawang. Tak mau lengah atas keunggulan gol, SFC tetap menebar ancaman ke sektor pertahanan Binh Duong. Menit ke-11, umpan matang Arif ke Kayamba nyaris bebuah gol, tapi bola masih melesat di atas mistar gawang. Binh Duong juga mendapat kesempatan emas mengejar ketertinggalan di menit 14 melalui tendangan striker naturalisasinya, Alves, tapi bola dapat ditepis kiper Ferry Rotinsulu. Keith Kayamba untuk ke sekian kalinya mengancam lini belakang Binh Duong di menit 24. Kapten SFC ini berhasil lepas dari pengawalan pemain belakang. Namun, bola hasil tendangan kerasnya masih terganjal kaki kiper. Binh Duong kembali membuang peluang setelah sundulan Vu Phong di menit 35 dapat diblok Ferry Rotinsulu. Hingga penambahan waktu dua menit, kedudukan 1-0 untuk SFC tidak berubah hingga turun minum. Sepanjang babak pertama pelatih SFC, Rahmad Darmawan, menurunkan penjaga gawang : Ferry Rotinsulu 12, pemain belakang : Ambrizal 19, Cristian Worabai 24, Charis Yulianto 4, pemain tengah : M Nasuha 7, Tony Sucipto 6, Zah Rahan 10, Ponaryo Astaman 11, Arif Suyono 14, dan pemain depan : Rahmat Rivai 8, Keith Kayamba Gumbs 17 (c). Sementara, pelatih Binh Duong May Duc Chong menurunkan penjaga gawang The Anh 1, pemain belakang : Hoang Vuong 2, Cong 4, Osita 15, Quang Thanh 20 (c), Chau Phong Hou 24, pemain tengah : Vu Phong 6, Jesus 9, Thang 14, dan pemain depan : Kesley Huynh Alves 7, Philani 10. Pada babak kedua, beberapa pemain Binh Duong dan SFC diganti, termasuk Bobby Satria yang masuk menjelang pertandingan berakhir dengan SFC hanya memiliki 10 pemain. Hingga peluit akhir, SFC dapat mempertahankan kemenangan 1-0 kendati harus menahan serangan bertubitubi pada 15 menit terakhir. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 25 Maret 2010

7

Ronaldinho Bisa Jadi Aset Brasil SAO PAULO - Pengalaman Ronaldinho akan mempunyai pengaruh menenangkan terhadap tim Piala dunia Brasil yang masih-muda-muda bila pelatih Dunga memasukan pemain berusia 30 tahun iu dalam skuad, kata Pele kemarin. Pele, yang memperkuat tim Brasil yang tiga kali mejuarai Piala Dunia, mengatakan dalam suatu wawancara bahwa ia akan memilih Ronaldinho, yang hari Minggu tepat berusia 30 tahun dan telah dua kali ikut dalam dua putaran final turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut dan membantu Brasil merebut gelar kelima mereka di tahun 2002. Legenda sepak bola Brasil berusia 69 tahun itu mengatakan Lionel Messi memerlukan tim Argentina yang terorganisir secara baik untuk melakukan penampilan brilian seperti yang diperlihatkan di Barcelona, sementara Inggris dan Spanyol akan merupakan lawan berbahaya di turnamen 11 Juni hingga 11 Juli di Afrika Selatan itu. Pele menghargai rekor Dunga, tetapi ia prihatin atas kurangnya pengalaman Piala Dunia di antara para pemain yang dipilih masuk suad Brasil. “Saya berpendapat Brasil berada di jalur yang benar, tetapi kita harus hati-hati karena mayoritas pemain belum pernah bermain di Piala Dunia sebelumnya, jadi akan banyak tekanan dan kita harus memahamai bgaimna mengatasinya,” kata Pele. “Ronaldinho masih terus bermain hingga kini ... Saya yakin ia akan menjadi komponen yang baik, karena ia akan dapat membantu pada saat para pemain muda mersakan tekanan.” Ronaldinho, yang terakhir memperkuat tim Brasil April lalu, berda dalam kondisi yang baik di AC Milan tahun ini, tetapi meskipun ada spekulasi bahwa ia akan kembali ke tim nasional Brasil, ia tampaknya tidak temasuk dalam perhitungan Dunga. Brasil dan favorit Spanyol akan mendapatkan lawan-la-

wan tangguh dari negara-ngara seperti Argentna, meskipun rekor merka kurang myakinkan pada babak penyisihan Piala Dunia. “Bahkan tim-tim (top) yang tidak dalam kondisi seperti Argentina, yang secara praktis lolos sebagai tim terakhir, kita harus menghormati mereka, karena mereka adalah negara langganan masuk putaran final Piala Dunia,” katanya. “Negara lain yang belum tampil baik tetapi di Piala Dunia ini akan merupakan negera yang sulit dikalahkan adalah Inggris, yang akan menjadi tim yang sangat kuat (di Afrika Selatan). “Mereka dapat mencepai empat besar“ katanya. Para pemain top Pele menyebut Messi, pemain Portugal Cristiano Ronaldo, dan Robinho dari Brasil sebagai pemain yang mempunyai potensi bersinar di Piala Dunia itu. Tetapi, Messi kemungkinan tidak akan mampu melakukan penampilan fantastisnya seperti yang ia perlihatkan di klubnya, Barcelona. “Ia adalah seorang pemain besar, ia bermain luar biasa di Barcelona, tetapi saat memperkuat tim nasional, ia tidak bermain baik,” kata Pele. “Itu mungkin terjadi karena tim nasional tidak mempunyai kekompakan yang sama dengan Barcelona. “Kemudian ada Cristiano Ronaldo, yang juga merupakan peman luar biasa, dan Robinho, yang juga sudah sedkit mebaik,” tambahnya. Robinho, yang kembali ke Santos dengan status pemain pinjaman dari Manchester City, mempunyai gaya yang menghibur penonton, sementara Brasil juga akan mmerlukan Kaka untuk pada kondisi puncaknya. “Bagi penonton, Robinho mempunyai gaya lebih menyenangkan yang menarik penonton,” katanya. “Kini bagi tim nasional akan sangat penting bahwa Kaka akan berada dalam kondisi yang baik,” katanya. (ant)

Gallinari Tampil Mengesankan NEW YORK - Danio Gallinari bermain mengesankan untuk New York Knicks di kompetisi NBA, kemarin. Ia mendulang 24 dari total 28 poinnya di paro waktu kedua yang menentukan kemenangan 109-104 atas Denver Nuggets. Knicks mengatasi berondongan 36 poin dari Carmelo Anthony dan perlawanan sengit dari Nuggets yang tertinggal sembilan poin di kuarter keempat serta memangkas selisih menjadi satu poin lewat tembakan tiga angka J.R.Smith di sisa 1 menit 21 detik. Toney Douglas membuat jump shot untuk mengembalikan keunggulan Knicks menjadi 107104 dan Gallinari merampungkan kemenangan timnya dengan dua lemparan bebas. Kontan saja penampilan Gallinari ini membuat pihak lawan terkesan. “Gallinari makin baik sejak ketika pertama kali ia tampil di liga,” puji Anthony. “Saya kira ia akan menjadi pemain besar.” Al Harrington menambahkan 23 poin dan sembilan rebound untuk Knicks (26-45) yang menang empat kali dalam enam pertandingan terakhir. Nuggets (47-24) memperoleh 25 poin dari Chauncey Billups, tetapi kalah untuk kedua kali beruntun sehingga makin tertinggal dari pimpinan Wilayah

Barat, Los Angeles Lakers. Dalam persaingan yang ketat di klasemen Wilayah Barat, Nuggets memiliki rekor sama dengan Dallas Mavericks untuk perebutan posisi kedua dan memimpin Divisi Barat Laut dengan hanya unggul satu game atas Utah Jazz. Anthony kembali meraup banyak poin setelah menciptakan poin terbanyaknya sepanjang karier, 50 ketika menghadapi Knicks pada 27 November tahun lalu. Namun kali ini, ia menyia-nyiakan sebuah tembakan yang seharusnya dapat membuat timnya memimpin di sisa 42 detik. Gallinari mengungguli Anthony dengan meraih 17 poin di kuarter ketiga saat Knicks memperdayai lawannya itu 3421. Penyerang Italia itu membuat empat tembakan tiga angka selama periode itu dimana Anthony hanya mendapatkan 12 poin. Kala itu mereka juga sempat terlibat cekcok. “Berbincang adalah bagian hebat dari basket. Bila anda tidak bicara, anda tidak bisa bermain basket. Kami menampilkan permainan yang solid dan kami menang. Setelah pertandingan ia hanya mengatakan “kerja yang bagus, terus bermain dengan dan masukkan bola,” papar Gallinari. (adn/rtr)

Suluh Indonesia/dok

Danio Gallinari

Suluh Indonesia/ap

BEREBUT BOLA - Pemain Wolverhampton Wanderers, Matthew Jarvis (kiri dan pemain West Ham United, Valon Behrami, berebut bola dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris, di Upton Park, London, kemarin.

Wolves Amankan Posisi LONDON - Wolves meraih kemenangan penting untuk mengamankan posisinya di Liga Utama Inggris, kemarin. Mereka menaklukkan tim yang sama-sama bermasalah, West Ham United 3-1 di Upton Park. Kemenangan tersebut membuat tim besutan pelatih Mick McCarthy itu unggul tujuh poin atas tiga posisi terbawah di tujuh pertandingan yang tersisa musim ini. Sebaliknya The Hammers tinggal terpaut tiga poin dari zona degradasi. Kevin Doyle membuka ke-

menangan Wolves sebelum memperoleh dua gol dalam tiga menit di babak kedua dari Ronald Zubar dan Matthew Jarvis. Guillermo Franco bermain sebagai pengganti untuk menciptakan satu-satunya gol buat West Ham. “Kami bermain bagus. Saya pikir tekanan tertuju pada mereka karena bermain di kandang. Ini pertandingan yang ingin mereka menangkan. Kami tidak membiarkan mereka bermain, kami menjaga bola dan mampu mencetak tiga gol,” jelas McCarthy kepada Sky

Sports. Arsitek West Ham, Gianfranco Zola menganggap hasil ini sebagai kekalahan yang sangat menyakitkan bagi timnya. Terlebih setelah beberapa penggemar The Hammers sampai menyanyikan kalimat yang menganggap mereka tak pantas mengenakan seragam klub asli London itu. “Menurut saya nyanyian itu sedikit tidak adil karena para pemain sudah berusaha semampunya. Pemain melakukan yang terbaik, tetapi dengan cara yang tidak padu dan

Sevilla Pecat Jimenez

Suluh Indonesia/dok

malam,” bunyi pernyataan di situs resmi klub itu. Sevilla tertahan di urutan kelima klasemen dengan 45 poin, satu poin di belakang Real Mallorca yang menempati jatah keempat untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Mallorca dapat memperlebar jarak bila menang atas Racing Santander dini hari tadi. Skuad Sevilla didukung oleh salah satu lini serangan terkuat di Spanyol dengan adanya pemain Brazil, Luis Fabiano dan Frederic Kanoute asal Mali. Mereka diharapkan bisa terlibat dalam perburuan gelar dan setidaknya lolos ke perempatfinal Liga Champions musim ini. Pada pertandingan yang berlangsung di kandang mereka sendiri, Sanchez Pizjuan kemarin, Sevilla kebobolan gol di pengujung laga oleh tembakan Leandro Gioda. Gol tersebut menggagalkan gol pembuka dari Kanoute yang diciptakan lewat titik penalti. Sementara itu, Deportivo La

mulai percaya diri bisa bertahan di Liga Utama. Doyle mengatakan timnya memerlukan beberapa kemenangan lagi untuk memenuhi target itu. “Ada perbedaan besar sejak duel tandang dengan Burnley hingga hari ini dan itu benar-benar membedakan kami dengan tim lainnya,” jelas Doyle. Wolves bertengger di urutan ke-15 klasemen sementara dengan 31 poin setelah memainkan 31 pertandingan. West Ham menyusul dua peringkat di bawahnya dengan 27 poin. (adn/afp)

Guardiola Terancam Sanksi Disiplin

Manolo Jimenez

MADRID - Keputusan tegas diambil Sevilla, kemarin. Klub La Liga Spanyol itu memecat pelatih Manolo Jimenez setelah mereka bermain imbang 1-1 dengan tim papan bawah Xerez. Finalis Piala Raja itu ter_singkir secara mengejutkan oleh CSKA Moskow di Liga Champions pekan lalu. Ditambah hasil imbang dengan tim promosi Xerez, berarti klub Andalusia itu gagal menang dalam tujuh pertandingan di semua kompetisi. Posisi Jimenez untuk sementara akan diisi oleh pelatih tim cadangan Ramon Tejada sampai ditemukannya arsitek baru. Menurut stasiun radio Spanyol, RNE, besar kemungkinan penggantinya nanti adalah mantan pelatih timnas Spanyol, Luis Aragones. Jimenez mulai menangani Sevilla sejak Oktober 2007 sebagai pengganti pelatih Juande Ramos. Posisinya sudah tidak aman sejak ditaklukkan CSKA. “Pimpinan Sevilla FC mendepak Manolo Jimenez pada Selasa

itu sangat menyulitkan kami. Mereka bermain sebagai individu,” sesal Zola. “Bila mereka ingin menyanyikan sesuatu mereka seharusnya menujukannya pada saya. Mereka harus membebaskan pemain karena mereka milik West Ham, mereka bekerja untuk West Ham dan mereka berkomitmen pada West Ham. Bila mereka ingin menyudutkan seseorang mereka harus menyudutkan saya,” imbuh pria berjuluk Little Italian itu. Berbeda dengan West Ham, anggota skuad Wolves kini

Coruna tumbang 1-2 di kandang Sporting Gijon setelah tertinggal lebih dulu dan kehilangan dua pemainnya. Akibat kekalahan ini, harapan Deportivo menembus Liga Champions makin menippis dan mereka terpaku di urutan ketujuh dengan 42 poin. Kiper Daniel Aranzubia menjadi awal petaka Deportivo di Molinon dengan diusir wasit pada menit ke-11 karena menjatuhkan Mate Bilic di luar kotak penalti. Bilic kemudian membawa tuan rumah memimpin dengan tembakan akurat di menit ke-30. Deportivo memberikan perlawanan setelah jeda dan Adrian Lopez berhasil menyamakan kedudukan. Namun di tambahan waktu bek Alberto Lopo melakukan kesalahan dengan memicu diberikannya hukuman penalti. Lopo dikeluarkan dan Diego Castro menyelesaikan eksekusinya dengan gemilang untuk Gijon. Deportivo kini hanya menang sekali dalam lima partai terakhir. (adn/rtr)

MADRID - Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) memulai proses disiplin terhadap pelatih Barcelona, Pep Guardiola, Rabu. Ia menjadi target investigasi terkait komentarnya yang menuding ofisial berbohong dalam membuat laporan pertandingan. Investigasi awal yang dilakukan komite kompetisi RFEF memutuskan bahwa ada bukti yang menunjukkan Guardiola merusak citra kejuaraan dan menolak pembelaan yang diajukan klub Catalan itu Senin lalu. Pimpinan penyelidik, Rafael Alonso Martinez memiliki waktu satu bulan untuk memutuskan apakah telah terjadi pelanggaran dan hukuman apa yang kiranya pantas dijatuhkan untuk pelatih muda itu. Guardiola yang memimpin Barcelona menyapu bersih enam gelar pada 2009, dikeluarkan oleh wasit sewaktu bermain 2-2 di kandang Almeria 6 Maret lalu. Banding terhadap skorsing satu laga yang diterimanya selanjutnya ditolak. Beberapa hari kemudian Guardiola melontarkan pernyataan pedas karena tak puas dengan keputusan itu. “Saya telah melihat potongan rekaman itu dan saya tidak begitu senang. Dengan melihatnya saya dapat memahami pengusiran tersebut dan saya tidak senang menyaksikan diri saya sendiri seperti itu,” ungkapnya waktu itu. “Tetapi ketika seseorang berbohong kita harus mengajukan banding. Mereka (ofisial) berbohong dalam laporan pertandingannya dan mencamtumkan hal yang tidak saya katakan,” papar Guardiola. Wasit Carlos Clos Gomez menyliskan dalam laporan pertandingannya kalau ia mengusir Guardiola ke tribun pada menit ke-27 akibat meninggalkan area teknis dan mendekatkan wajahnya ke asisten wasit serta berteriak sambil mengibaskan lengannya. Guardiola disebutkan mengatakan keputusan wasit salah dan mereka tidak memahami apa pun. (adn/rtr)

Striker CSKA Orlinov Ditangkap SOFIA - Striker CSKA Sofia Orlin Orlinov ditangkap pada Selasa waktu setempat karena membuat perlakukan kasar terhadap seorang wanita dan melakukan pemaksaan. Polisi mengatakan, Orlinov (21) ditangkap menyusul pengaduan seorang wanita yang mengatakan dirinya disandera di kamar apartemen pemain tersebut selama beberapa jam. “Dia membelenggu kebebasan wanita itu dan ini adalah penculikan,” kata ketua departemen polisi Natasha Nikolova. CSKA mengatakan mereka

akan membuat pernyataan pada Rabu waktu setempat. Pada Selasa, Persatuan Sepakbola Bulgaria (BFU) memutuskan CSKA kalah 0-4 menyusul kekisruhan di lapangan selama pertandingan liga mereka di Lokomotiv Mezdra pada akhir pekan. BFU akhirnya pada Senin memutuskan bahwa juara 31 kali liga Bulgaria itu akan memainkan tiga pertandingan mendatang mereka di tempat netral dan harus membayar denda 10.370 dolar AS untuk kerusuhan yang terjadi di kota Mezdra. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Kamis 25 Maret 2010

8

Ketua PBNU, Cari Sosok

Yang Bisa Berdayakan Umat

Suluh Indonesia/ant

MUKTAMAR NU - Seorang peserta Muktamar ke-32 NU melintas di gerbang Asrama Haji Embarkasi Makassar, kemarin. Asrama Haji Embarkasi Makassar tersebut merupakan tempat pelaksanaan Muktamar ke-32 NU yang berlangsung hingga Sabtu (28/3) 2010.

Banjir Meluas Akibat Tanggul Jebol CIKARANG - Sebanyak 120 dari sekitar 1.500 rumah di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tergenang banjir akibat tanggul Kali Citarum di wilayah setempat jebol terdorong arus air sungai. “Sebelumnya, rumah yang tergenang hanya 81 unit. Namun, sejak tanggul jebol pada Selasa malam (23/3), rumah yang tergenang bertambah menjadi 120 unit,” kata Ketua Posko Banjir Desa Pantai Bakti Sahrudin Aji di Muaragembong, kemarin. Ia mengatakan diameter lubang yang mengalami jebol sepanjang 20 meter hingga menggenangi 20 wilayah RT di desa itu dengan ketinggian air rata-rata satu meter. “Akibatnya air di kawasan itu kembali naik setinggi 20 centimeter, padahal di kawasan lain sudah mulai surut,” katanya. Sejumlah desa yang mulai mengalami pengurangan debit air banjir yang terjadi sejak Jumat (19/3) lalu, kata dia, adalah Desa Pantai Mekar, dan Pantai Bahagia. Namun, pengurangannya relatif sedikit rata-rata tiga centi meter per jam. “itu pun bila di wilayah hulu tidak terjadi hujan,” katanya. Sementara itu, Kepala Desa Pantai Bakti Supriyatna mengatakan ketinggian Kali Citarum

masih melebihi tanggul, dan kini air sudah masuk ke rumah warga. Bahkan, seluruh warga sudah mengungsi ke rumah-rumah yang datarannya lebih meninggi. Termasuk rumah saya sudah menjadi tempat pengungsian, ? katanya. Menurut Supriyatna, sedikitnya 500 kantung pasir bantuan pemerintah setempat telah dimanfaatkan untuk menutupi sebagian tanggul yang mengalami jebol. Itu pun jumlahnya masih kurang. “Minimal kami membutuhkan 1500 kantung pasir agar tanggul yang jebol tidak semakin meluas,” katanya. Ia mengimbau kepada masyarakat setempat agar waspada terhadap banjir susulan. “Sebab wilayah kami masih berstatus siaga satu banjir,” katanya. Bantuan dari sejumlah pihak terhadap korban banjir hingga kini masih berlangsung. Diantaranya, bantuan makanan, tenda pengungsian, obat-obatan, dan sejumlah karung pasir tambahan. “Sejak Minggu (21/ 3) bantuan sudah datang dari berbagai kalangan organisasi sosial, pemerintah daerah dan lainnya,” kata Supriyatna. (ant)

Brimob Pemilik Ratusan Ekstasi Terancam Dipecat DENPASAR - Brigadir Agus, anggota Brimob Polda Bali yang terlibat kepemilikan ratusan butir ekstasi dan tujuh gram sabu-sabu, terancam dipecat dari dinas atau kesatuannya. “Dia masih kami periksa, dan bila nanti betul-betul terbukti sebagai pemilik narkoba, bisa saja sidang kode etik profesi memecatnya,” kata Kapolda Bali Irjen Pol Sutisna di Denpasar, kemarin. Ia menyebutkan, sehubungan masih dalam pemeriksaan, pihaknya belum dapat menjelaskan secara rinci mengenai keterlibatan yang bersangkutan dalam kasus kepemilikan barang terlarang itu. “Semuanya masih harus didalami, sehingga belum dapat disebutkan sekarang,” katanya, menambahkan. Brigadir Agus yang tengah membawa 375 butir ekstasi dan tujuh gram serbuk sabu-sabu, ditangkap petugas Selasa (23/3) dini dalam suatu penyergapan di daerah Sesetan, Denpasar. Anggota Brimob tersebut diringkus bersama dua tersangka lain yang adalah warga sipil, yang kini juga masih dalam pemeriksaan intensif pihak Direktorat Narkoba Polda Bali. Menurut jenderal polisi berbintang dua itu, petugas masih terus mendalami kasus itu guna melihat

keterlibatan Agus dalam kepemilikan narkoba yang tergolong cukup banyak itu. Dikatakan, pihaknya tetap akan menegakkan aturan tanpa harus pandang bulu. “Apa dia polisi atau bukan, bila terbukti tersangkut tindakan yang bertentangan dengan hukum, pasti akan mendapat sanksi yang setimpal,” ujarnya. Ditanya mengenai identitas dua warga sipil yang ikut ditangkap bersama Agus, yang salah satunya disinyalir seorang anak pejabat, Kapolda Sutisna tidak bersedia menjelaskannya. “Saya tidak tahu soal itu. Yang pasti kasus ini menjadi perhatian kami, dan akan ditangani sesuai aturan yang ada,” ujar Sutisna. Hal senada disampaikan Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gede Sugianyar. Menurut dia, di institusi kepolisian jelas diatur soal “reward” dan “punishment” bagi setiap anggota. “Siapa yang terbukti bersalah, ya harus mendapat sanksi atau hukuman sesuai aturan yang ada,” katanya menambahkan. Mengenai “punishment” Sugianyar menyatakan, polisi yang terbukti melakukan pelanggaran atau tindak pidana seperti narkoba, sanksinya berat, bahkan sampai pada bentuk pemecatan. (ant/kmb)

JAKARTA - Sekretaris NU Profesional Circle Gatot Utomo mengatakan muktamirin harus bisa mencari dan menemukan sosok ketua umum yang bisa benar-benar memberdayakan umat. “Muktamirin jangan terkecoh oleh sosok ketua umum yang hanya bisa diseteir oleh kekuasaan dan hanya mengandalkan kharisma tanpa memiliki program pemberdayaan umat,” tegas Gatot P. Utomo, Rabu (24/3). Menurut dia, calon ketua PBNU haruslah sosok yang memahami bagaimana umat nahdliyin dan mengerti bagaimana melayani mereka. Dengan begitu, warga nahdliyin ke depan tidak lagi seperti buih di lautan, banyak tetapi terus terombang-ambing. Selama ini warga nahdliyin dibawa ke sana ke mari oleh kekuatan politik. waktunya pemilu, warga NU dibawa untuk ikut mendukung partai tertentu. waktunya pilkada,w arga NU juga dibawa untuk mengusung calon kepala daerah. warga NU akhirnya terus menjadi komoditas politik. “Kita meng-

inginkan ke depan warga nahdliyin memiliki pendirian dan tidak mudah diombang-ambingkan oleh kekuatan politik mana pun,” tandasnya. Untuk itulah diperlukan kepemimpinan yang amanah dan mengerti persoalan warga nahdliyin. “Kita memerlukan sosok yang bisa memberdayakan warga nahdliyin. Sosok yang yang sudah membawa bekal akan dibawa ke mana warga nahdliyin lima, sepuluh, atau dua puluh tahun ke depan,’ ujarnya. Dia berharap, muktamirin bisa mengerti persoalan ini dan tidak memilih kandidat hanya karena kedekatan emosional, uang, kharisma, atau lainnya. “Tetapi pilihlah calon ketua PBNU yang memiliki program pemberdayaan yang secara riil bisa menjawab persoalan umat NU lima bahkan 20 tahun ke depan,” ujarnya. Semua calon ramai-ramia mengumbar janji demi meraih kekuasaan. Sayangnya, dari sekian calon yang sering mengumbar janjinya, tidak ada yang memikirkan umatnya. “Mereka cuma ingin menjadi

ketua umum, tetapi tidak memikirkan umat NU, warga nahdliyin ini akan dibawa ke mana,” tegasnya. Seperti diketahui sejumlah calon yang telah mendeklarasikan diri dan memasang banyak spanduk dan baliho diarena muktamar di antaranya Said Aqil Sjirad, Sholahuddin Wahid, dan Achmad Bagdja. Menurut Gatot, mereka justru saling sindir tentang hal-hal yang sama sekali tidak menyinggung persoalan-persoalan mendasar yang dibutuhkan warga Nahdliyin. “Semuanya ingin menang, semuanya ingin didukung. Tetapi, semua tidak ada yang masuk untuk menyelamatkan umat, membantu warga nahdliyin, bagaimana kelangsungan hidup mereka, bagaimana pendidikannya, bagaimana kesejahteraannya, bagaimana kesehatannya,” tandasanya. Hal-hal mendasar inilah yang sekarang dibutuhkan oleh warga nahdliyin. Seharusnya, ketua umum PBNU nanti adalah sosok yang benar-benar bisa merepresentasikan sebuah gerakan keumatan yang bisa membantu warga nahdliyin dari kemiskinan, kebodohan, kekurangan gizi dan seterusnya. (her)

Longsor, Bukit Barisan Terbelah PAGARALAM - Puluhan titik kawasan Bukit Barisan di wilayah Kota Pagaralam, Sumatera Selatan mengalami longsor yang memanjang mulai dari Bukit Agung Lawangan hingga Bukit Kayu Manis, Dempo Utara. Pengamatan di lokasi, Rabu, menunjukkan bukan hanya terjadi longsor saja, tapi kondisi Bukit Barisan ini sudah retak membelah bukit sepanjang sekitar 10 kilometer dan terdapat sekitar 6 titik mengalami longsor terparah. Akibat longsor, ratusan hektare kebun kopi di tiga kelurahan rusak terbawa dan tertimbun longsoran, termasuk sejumlah saluran irigasi di beberapa daerah tersebut. Di antara pemilik kebun yang mengalami kerusakan terparah, yaitu Yando, Mir, Safri, warga Keluarahan Jangkarmas, kemudian milik Kaman, Asum, dan

Ramidi, warga Kelurahan Agung Lawangan dengan luas mencapai sekitar 10 hektare. “Memang tingginya curah hujan bukan hanya mempengaruhi kondisi alam, tapi juga menimbulkan bencana longsor di kawasan perbukitan mulai dari Dusun Bumiagung hingga Dusun Jabat Akar, Kecamatan Dempo Utara,” ujar Arianto, warga setempat. Dia menyatakan, cukup besar dampak yang ditimbulkan akibat longsor itu, bukan hanya merusak puluhan ribu batang kopi milik warga di beberapa kelurahan tersebut, tapi juga memutus sejumlah jaringan irigasi dan saluran air bersih. “Sebetulnya hampir sebagian perbukitan ini sudah menjadi lahan perkebunan kopi, sehingga sudah sulit ditemukan pepohonan besar sebagai penahan tanah. Kawasan bukit ini merupakan bagian dari

Bukit Barisan yang membelah dua wilayah di Pagaralam, yaitu Kelurahan Muarasiban dan tiga kelurahan lainnya, yaitu Jangkarmas, Bumiagung, dan Agunglawangan,” kata dia. Rata-rata lebar tebing yang longsor antara 100-200 meter dengan ketinggian 500 meter, tepat berada di areal perkebunan kopi yang memiliki kemiringan 60 derajat. “Kalau tidak ada upaya penanggulangan, bukan tidak mungkin akan dapat merusak atau menimbun ratusan hektare sawah, temasuk perkebunan kopi, kakao, dan lada,” ujar dia pula. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kota Pagaralam, Hasan Barin Ibnu, mengakui memang ada sebagian besar kawasan hutan budidaya kondisinya sudah kritis dan terjadi pendangkalan. Luas hutan lindung sekitar

Kapolda Baru ringannya ada di Banten. Sehingga ada anggapan sebagian warga, bahwa Banten dijadikan sarang teroris atau Banten merupakan zona merah teroris. Kapolda mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan Polda Banten melalui strategi perpolisian masyarakat (Polmas), dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat dalam melakukan deteksi dini terhadap ancaman-ancaman atau gerakan terorisme. Selain itu, upaya preventif aktif dengan melakukan berbagai razia di lokasi-lokasi tertentu seperti jalur lintas dan lokasi strategis lainnya di Banten. “Sebutan Banten sebagai sarang teroris merupakan tantangan berat bagi kami. Namun ini adalah tanggung jawab kita semua, minimalnya ada laporan dari masyarakat,” kata Kapol-

Tiga Tewas Sementara itu tiga tewas dan tujuh warga lainnya kritis dalam musibah tanah longsor yang menimbun empat rumah di Nagari Saok Laweh, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Rabu sekitar pukul 06.30 WIB. Manajer Pusat Kendali Operasi Penanggulangan Bencana Sumbar Ade Edwar kepada ANTARA Rabu, mengatakan, dari tujuh korban kritis, enam dirawat di Rumah Sakit Tentara Solok dan satu lagi di RSUD Solok. Ia mengungkapkan, peristiwa itu terjadi tiba-tiba sebab di Saok Laweh pada saat itu tidak turun hujan, namun tiba-

tiba longsoran tanah menimbun empat rumah. Petugas gabungan dibantu masyarakat cepat bertindak sehingga bisa mengevakuasi korban yang masih hidup meski kondisinya kritis. “Untung tujuh korban yang merupakan penghuni rumah bisa cepat dievakuasi,” kata Ade yang menyatakan belum mendapatkan data-data resmi tentang identitas korban. Dalam bulan Maret ini, banjir dan longsor sering melanda Sumbar. Karena itu ia mengimbau masyarakat Sumbar waspada karena intensitas hujan cukup tinggi belakangan ini. Pada Senin (22/3), sebanyak enam nagari di tiga kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota dilanda banjir disertai longsor. Peristiwa yang sama juga menimpa Kecamatan Lembangjaya, dan Kecamatan Gunungtalang di Kabupaten Solok pada 17 Maret 2010. (ant)

PPATK Terima

Prioritaskan Penanganan Terorisme SERANG - Kapolda Banten yang baru Kombes Pol Agus Kusnadi akan memprioritaskan penanganan serta antisipasi gerakan-gerakan terorisme di wilayah Banten. “Selama ini ada anggapan masyarakat, bahwa Banten sebagai sarang teroris atau zona merah teroris. Ini menjadi tantangan bagi kami untuk lebih waspada,” kata Agus Kusnadi saat bertemu sejumlah pimpinan media massa elektonik dan cetak di Mapolda Banten di Serang, kemarin. Ia mengatakan, penanganan dan antisipasi terorisme di Banten menjadi proritas agenda kerja Polda Banten ke depan, karena akibat beberapa kasus penyergapan orang yang diduga teroris, beberapa diantaranya melibatkan orang-orang di Banten atau diduga ja-

28.740 hektare, hutan budidaya sekitar 24.336 hektare, dan hampir 75 persen rusak terutama yang berada di Kecamatan Dempo Utara.

da Banten yang didampingi sejumlah pejabat kepolisian Polda Banten. Prioritas selanjutnya, kata dia, upaya penanganan perkara korupsi di Banten, karena masih banyak “pekerjaan rumah” yang harus diselesaikan berkaitan dengan penanganan perkara tersebuti. Selain itu, menghadapi Pemilukada di beberapa daerah di Banten serta berbagai upaya penanganan kasus narkoba, lalu-lintas dan penegakan hukum secara profesional dan proporsional. Kombes Pol Agus Kusnadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Maluku Utara, menjabat sebagai Kapolda Banten menggantikan Kapolda Banten sebelumnya Brigjen Pol Rumiah yang diserahterimakan di Jakarta pada Rabu 3 Maret 2010 lalu. (ant)

49.040 Transaksi Keuangan Mencurigakan SEMARANG - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah menerima 49.040 laporan transaksi keuangan yang mencurigakan dari berbagai pihak sejak tahun 2002 sampai Februari 2010. “Sebanyak 1.160 laporan telah dilimpahkan ke aparat penegak hukum untuk diproses lebih lanjut,” kata Ketua Kelompok Regulasi Direktorat Hukum dan Regulasi PPATK, Fithriadi, di Semarang, kemarin. Hal tersebut diungkapkannya usai acara “Sosialisasi Rezim Antipencucian Uang di Indonesia” yang diselenggarakan di Semarang. Ia menyebutkan, dari

ribuan laporan yang kini ditangani aparat penegak hukum, peringkat teratas praktik pencucian uang diduduki oleh kasus korupsi dengan nilai transaksi sebesar Rp5,7 triliun. Menurut dia, selain bersumber pada kasus korupsi, praktik pencucian uang juga berasal dari tindak kejahatan yang lain seperti penggelapan dan penipuan. “Total keseluruhan nilai transaksi praktik pencucian uang yang telah dianalisis PPATK mencapai Rp628,484 triliun atau lebih dari setengah dana APBN Indonesia tahun ini,” ujarnya. Ia menjelaskan, PPATK mempunyai wewenang untuk memantau, mengumpulkan, dan menganalisa laporan keuangan dari penyedia jasa keuangan. (ant)

Terdakwa Korupsi di Unsri Terkulai Usai Sidang SELESAI mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Palembang, Sumsel, kemarin, M Hatta Ansori, Ketua Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (FK Unsri), terdakwa korupsi dana penerimaan negara bukan pajak (PNBP), langsung terkulai lemah. Menurut H Bambang Hariyanto, salah seorang kuasa hukum terdakwa, beberapa hari ini kondisi kesehatan kliennya sedang mengalami hypotensi (kelemahan otot jantung dan saraf otak), sehingga fisiknya menurun. Ketua PPDS FK Unsri itu, datang ke Pengadilan Negeri (PN) Palembang untuk menghadiri persidangannya dalam keadaan tidak sehat, namun beliau menghargai proses hukum, sehingga memaksakan diri untuk datang, kata dia pula.

Ia menyatakan, setelah melihat kondisi kesehatan kliennya yang membutuhkan perawatan intensif, maka pihaknya akan mengajukan kembali ke majelis hakim dipimpin oleh Kharlison Harianja dan beranggotakan Arnelia dan Ahmad Yunus, upaya penangguhan penahanan. “Melihat peristiwa tersebut, mudahmudahan majelis hakim akan mempertimbangkan pengajuan penangguhan bagi klien kami menjadi tahanan kota, agar mendapatkan perawatan medis

secara rutin,” kata dia lagi. Emi Hatta Ansori, istri terdakwa yang juga berprofesi sebagai seorang dokter, nampak tidak kuasa menahan air mata melihat suaminya terkulai lemah. Bahkan berdasarkan informasi, sebelumnya terdakwa juga sempat terjatuh dari mobil saat akan masuk ke ruang sidang utama PN Kelas IA Palembang itu. Theresia LT, rekan dokter terdakwa di FK Unsri itu yang turut memperhatikan kondisi Hatta mengatakan, bila kondisi kesehatan rekannya tersebut benar-benar sedang tidak stabil. “Saat diperiksa pertama kali tensi darahnya mencapai 80 hingga 90, namun sebelum akhirnya dilarikan ke unit gawat darurat Rumah Sakit Mohammad Hoesin, tensi darahnya naik men-

jadi 150,” kata dia pula. Persidangan yang dijalani oleh Hatta itu merupakan proses hukum untuk didengarkan keterangan berkaitan dengan dugaan korupsi uang milik negara yang didakwakan oleh jaksa penuntut umum (JPU) bernilai Rp12,358 miliar kepadanya, bersama Dekan FK Unsri, Zarkasih Anwar, juga menjadi terdakwa dalam kasus itu. Sidang Dipercepat Melihat kondisi kliennya, Hatta Ansori, dalam kondisi lemah saat duduk di kursi pesakitan bersama Zarkasih Anwar pada sidang kedua dengan agenda pembacaan eksepsi (tangkisan), maka tim kuasa hukumnya meminta persetujuan majelis hakim agar sidang itu dapat dipercepat. Pengacara me-

minta majelis hakim untuk menangguhkan penahanan kliennya tersebut. Adapun isi eksepsi, baik dari kedua terdakwa maupun kuasa hukumnya, ditulis terpisah berisikan bahwa dakwaan JPU terhadap kedua terdakwa yang diduga telah merugikan keuangan negara atau keuangan Unsri sebesar Rp2,547 miliar ternyata kabur. “Dakwaan ini sangat kabur, angka-angkanya tidak diuraikan dengan jelas serta datanya tidak konkret,” kata Bambang. Karena kondisi fisik terdakwa yang lemah, bahkan saat diberi kesempatan oleh majelis hakim untuk minum pun harus dituntun dan hampir terjatuh ke lantai, maka permohonan dikabulkan majelis hakim. “Permohonan dikabulkan,” kata Kharlison, sambil memberikan kesempatan bertanya kepada JPU. (ant)


Edisi 25 Maret 2010 | Suluh Indonesia