Issuu on Google+

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Jumat, 23 September 2011

No. 176 tahun V

Pengemban Pengamal Pancasila

Ira Swara Padukan Musik

Dangdut, Rock dan Etnik PENYANYI dangdut Ira Swara akan menggabungkan musik rock dan etnik di dalam vokal cengkok khas dangdut pada acara Magnum Filter Urban Jazz Crossover. Rencananya Ira Swara akan berkolaborasi dengan vokalis Jamrud, Kristianto. ‘’Ada lagu rock yang khas banget yang dibuat dangdut dan etnik, dengan cengkok dangdut. Asik juga ya,” ujar Ira Swara di Indochine FX Centre Jakarta, kemarin. Selain musik rock, Ira Swara juga akan bernyanyi seriosa. ‘’Ada kolaborasi dengan penyanyi seriosa. Dari lima lagu, tiga lagu itu menyanyi sendiri,” jelas Ira Swara. Menurut Brand Manajer Magnum Filter, Andre Muljad, musik multigenre tahun ini bakal terasa berbeda dengan hadirnya dangdut. ‘’Ini memang sebuah pagelaran musik multi-genre. Makanya Magnum Filter Urban Jazz Crossover kali ini akan lebih unik dan pasti berbeda dari sebelumnya,” paparnya. Ia mencontohkan, musik keroncong di twisted ke jazz itu akan unik sekali, dan kali ini juga akan ada Ira Swara yang turut mengisi dangdut,” katanya Acara Magnum Filter Urban Jazz Crossover akan diadakan di lima kota diantaranya, Medan, Pekanbaru, Surabaya, Bandung, dan Jakarta. Selain Ira, Urban Jazz Crossover juga akan menampilkan Viky Sianipar sebagai music director, dan deretan musisi seperti David Naif, Ari Lasso, Once, Krisyanto, Firman, Ras Muhammad, Syahrani dan Raisa. (kmb)

Pesawat Jatuh JAYAPURA - Pesawat Yajazi PK UCE jatuh di daerah Pegunungan Papua setelah hilang kontak dengan menara di Wamena, kemarin. Pesawat jenis Pilatus tersebut hilang kontak dengan tower Wamena, pukul 13.13 WIT, berangkat dari Pagai dengan tujuan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Menurut informasi, pesawat tersebut membawa dua orang penumpang dan sejumlah hasil bumi. Pesawat itu dengan pilot Paul Westlund (AS). Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Wahcahyono membenarkan peristiwa itu. ‘’Ya ada pesawat Yajazi yang jatuh di pedalaman Papua di sekitar Pas Valey, Kabupaten Yahukimo atau Kabupaten Yalimo,” katanya. Ia mengatakan, pesawat Yajazi tersebut dengan pilot Paul berasal dari Amerika Serikat dengan dua orang penumpang sipil beserta barang berupa hasil bumi. ‘’Pilot dan penumpang diperkirakan meninggal dalam kecelakaan pesawat Yajasi tersebut,’’ katanya. (ant)

Tergantung Alat Bukti

Jadikan Anas Tersangka Kebijakan Salah

Banggar Dipidana JAKARTA - Pimpinan DPR akan mengundang Polri, KPK, dan Kejagung untuk memaparkan mekanisme pembahasan anggaran yang selama ini berjalan di Badan Anggaran (Banggar) DPR. Langkah ini diambil sebagai tindaklanjut dari permintaan Banggar yang mengirimkan surat agar pimpinan DPR untuk menjelaskan mekanisme kerja Banggar kepada tiga instansi penegak hukum tersebut. ‘’Pimpinan DPR akan mengundang KPK, Kepolisian dan Kejaksaan. Mudah-mudahan paling lama minggu depan sudah ada keputusan,” kata Pramono di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Surat Banggar berisi keluhan atas pemeriksaan KPK terhadap empat pimpinan Banggar beberapa waktu lalu. Keberatan Banggar tersebut dengan alasan yang diperiksa bukanlah indikasi adanya tindak pidana korupsi, melainkan terkait kebijakan yang diambil oleh Banggar. ‘’Padahal penyusunan RAPBN 2012 melibatkan Banggar, dan itu sudah diatur di dalam UU. Jadi, jangan kemudian mereka membahas tetapi ditangkapi karena perbedaan persepsi mengenai landasan hukumnya,” kata Pramono. Pada dasarnya, kata Pramono pimpinan dewan tidak keberatan atas pemeriksaan kepada siapapun anggota DPR yang diduga terlibat korupsi. Namun, dia mempertanyakan jika pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK sudah masuk pada domain Banggar yang sudah diatur dalam undang-undang. ‘’Kalau soal calo anggaran ya monggo saja. Tapi kalau kebijakan kan nggak bener. Nah pertanyaan penyidik itu sudah kepada kebijakan. Kenapa ini, kenapa itu, apa latar belakangnya, asumsinya apa, itu kan sudah kebijakan,” imbuhnya. Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW Febri Diansyah mengingatkan akan terjadi bencana besar jika praktik korupsi terselubung yang berlangsung di parlemen jika kebijakan penyusunan anggaran oleh Banggar diberikan hak istimewa terbebas dari jerat hukum. (har)

JAKARTA - Ketua KPK Busyro Muqoddas mengatakan status hukum Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dalam kasus suap di Kemenpora dan PLTS di Kemenakertrans bisa ditingkatkan dari saksi menjadi tersangka, jika dalam perkembangannya ditemukan alat bukti. ‘’Kita belum bisa memastikan, apakah Anas bisa

jadi tersangka atau tidak. Hal itu masih terlalu prematur. Bisa meningkat, bisa stag, bisa tidak sama sekali. Status tergantung alat bukti,” kata Busyro di Jakarta, kemarin. Berdasarkan alat-alat bukti yang saat ini, menurutnya, Anas baru dimintai keterangan sebagai saksi. ‘’Kan ada tingkatannya. Ada alat bukti untuk minta keterangan, untuk

penyelidikan, ada alat bukti untuk penyidikan. Sekarang kan masih tahap untuk sebagai saksi yang diminta keterangan,” imbuhnya. Namun, mantan Ketua Komisi Yudisial (KY) ini menegaskan, KPK tetap serius menangani kasus ini, dan KPK tidak akan sembarangan melakukan pemanggilan terhadap seseroang untuk dimin-

ta keterangannya jika tidak dibekali dengan bukti-bukti awal. ‘’KPK itu tidak pernah tidak serius. Tidak serius kan berarti main-main toh? Kalau main-main mending kami tidak memanggil seseorang. Begitu seseorang akan dipanggil itu mesti sudah disiapkan bahanbahannya secara serius dan hati-hati,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Umum

Partai Demokrat Anas Urbaningrum menegaskan dirinya tidak mengetahui proyek PLTS di Kemenakertrans. ‘’Saya dimintai keterangan oleh penyidik KPK soal kasus PLTS atas tersangka Timas Ginting. Dan saya sampaikan di dalam pemeriksaan itu bahwa saya tidak kenal (Timnas Ginting) dan tidak tahu proyek PLTS,” kata Anas. (har)

Commitment Fee

Suluh Indonesia/ade

DIPERIKSA - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan PLTS di Kemenakertrans.

JAKARTA - Ketua KPK Busyro Muqoddas mengungkapkan pemeriksaan terhadap empat pimpinan Banggar terkait commitment fee dalam kasus suap di Kemenakertrans. Dari pengakuan salah satu tersangka, menurut Busyro menyatakan adanya commitment fee kepada Banggar agar pencairan dana proyek bisa disetujui DPR dan bisa dicairkan. “Karena disebut-sebut soal commitment fee, maka perlu ada klarifikasi. Ini agar semua tidak jadi fitnah,” ungkapnya. Kendati demikian, Busyro enggan menjelaskan lebih jauh kaitan keterlibatan pimpinan Banggar dengan indikasi mekanisme pembahasan anggaran di Banggar. ‘’Kita belum bisa mengemukakan semua,” kata Busyro. Namun, tudingan Busyro dibantah Ketua Banggar Melchias Markus Mekeng. Ia membantah pengakuan salah satu tersangka bahwa ada pembagian uang yang mengalir kepada Banggar DPR. ‘’Commitment fee dari mana itu ?. Saya punya harga diri, melaksanakan tugas partai,” tepisnya. Melchias sendiri membantah jika para anggota Banggar ngambek dan memboikot pembahasan APBN 2012 karena diperiksa KPK. Menurutnya, Banggar diberikan wewenang UU untuk membahas anggaran. ‘’Cuma, kalau kami menjalankan tugas, kemudian ada orang yang punya masalah terus kami ditarik-tarik, ini kan sudah tidak sehat,” tandasnya. (har)

SBY : Reshuffle Sebelum 20 Oktober PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono memastikan melakukan reshuffle (perombakan kabinet) sebelum 20 Oktober 2011 atau sebelum usia pemerintahannya memasuki tahun kedua sejak 2009. Benarkah ?. Saat membuka Munas Persatuan Tarbiyah Islamiyah di Jambi, kemarin, Presiden mengatakan, bulan depan akan genap kabinet Indonesia Ber-

satu II berusia dua tahun, sehingga dengan pola pikir seperti itu evaluasi separuh jalan. ‘’Saya mesti mengatakan sekarang saat yang tepat

melakukan penataan kembali atas kabinet yang saya pimpin, karena saya ingin tiga tahun mendatang memiliki kinerja yang baik,” kata Presiden. Kepala Negara menambahkan, reshuffle yang akan dilakukan sebelum dua tahun pemerintahan ini, 20 Oktober 2011 didasarkan pertimbangan yang rasional, merujuk pada kinerja dan integritas.

Presiden mengatakan dalam reshuffle yang akan dilakukan didasarkan pada penilaian objektif dan sesuai dengan tantangan kabinet tiga tahun mendatang. ‘’Prinsip right man dan right place, beberapa menteri mungkin sudah cukup dan diperlukan pejabat baru sesuai tantangan tiga tahun mendatang. Karena itu beri kesempatan dan kepercayaan pada

saya sesuai dengan kewenangan kosntitusi yang saya miliki,” kata Presiden. Presiden mengatakan, ada banyak figur baik yang langsung atau tidak langsung menyatakan kesiapannya masuk ke jajaran kabinet, namun Presiden mengatakan akan menilai secara objektif kemampuan apakah tepat menduduki jabatan yang dibutuhkan. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Jumat 23 September 2011

2

K ilas Hukuman Panda Tetap POLITISI senior PDIP Panda Nababan, tetap dihukum kurungan 17 bulan setelah Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memutuskan untuk memperkuat putusan di tingkat pertama yakni Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Juru Bicara Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Ahmad Sobari, di Jakarta mengatakan, majelis menguatkan putusan pengadilan tipikor pada 22 Juni 2011 Nomor 19/Pid.B/ 2011/PN.Jkt.Pst. Ia menjelaskan putusan itu bernomor 30/Pid/TPK/2011/PT.DKI tertanggal 14 September 2011. Dikatakan, majelis hakim menyatakan menerima permintaan banding yang diajukan oleh penuntut umum pada KPK dan tim penasehat hukum dari terdakwa. Sedangkan ketua majelis hakim perkara tersebut, yakni, Roosdarmani dengan anggota Widodo, Haryanto, HM As’adi Alma’ruf dan Sudiro. Sebelumnya di tingkat pertama, majelis hakim menyatakan yang memberatkan bagi para terdakwa yakni tidak berhati-hati bertindak selaku anggota dewan dan yang mendukung berjalannya pemerintahan. (ant)

RPH Ilegal Resahkan Warga HARAPAN warga Kelurahan Cengkareng, Jakbar agar wilayahnya terbebas dari rumah pemotongan hewan (RPH) ilegal sepertinya sulit terealisasi. Sebab, belum juga tuntas masalah keberadaan RPH liar di RT 007/ 02, kini muncul RPH ayam di Jalan Akasia Dalam RT 015/12. Ironisnya, meski keberadaan RPH tersebut jelas-jelas telah menggganggu kenyamanan warga karena menebar baru tak sedap yang cukup menyengat hidung, namun belum ada tindakan dari instansi terkait maupun pejabat wilayah setempat. Kusnan (42), warga RT 015/12 mengungkapkan, RPH ayam yang lokasinya tepat berada di bantaran Kali Apuran itu sudah beroperasi sejak enam bulan lalu. Ratusan ekor ayam didrop menggunakan truk berukuran sedang ke RPH tersebut setiap harinya mulai pukul 01.00-03.00. “Dulu sebelum adanya RPH tersebut, kami bisa menghirup udara segar. Tapi enam bulan belakangan ini, warga harus mencium bau tak sedap. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

KEBAKARAN DI HERO - Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan kebakaran di pusat perbelanjaan Hero, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, kemarin. Sebanyak 26 mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan kebakaran tersebut.Belum ada laporan tentang korban tewas, tetapi kerugian miliaran rupiah.

OYK DKI Jakarta Jaring

660 Orang Tanpa KTP

7 Rumah Dilalap Api DIDUGA akibat korsleting listrik, tujuh rumah di pemukiman padat, RT 07/10, Cijantung, Pasarrebo, Jakarta Timur hangus dilalap si jago merah, kemarin sekitar pukul 14.30. Kobaran api kali pertama terlihat di rumah milik Triya (46), yang saat kejadian tengah dalam keadaan kosong. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu, namun jumlah kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, korsleting listrik diduga berasal dari kipas angin yang dibiarkan menyala. Padahal, saat kejadian, rumah itu dalam keadaan kosong ditinggal penghuninya. Dengan cepat, api membakar bagian atap rumah dan menghanguskan rumah berlantai dua tersebut. Kapolsek Pasarrebo, Kompol Sutardi mengatakan, dugaan sementara api berasal dari rumah mililk Triya. Dari tujuh rumah yang hangus dilumat si jago merah, dua diantaranya ludes terbakar dan lima lainnya hanya terbakar pada bagian atapnya saja. (ant)

JAKARTA - Sebanyak 660 orang terjaring dalam operasi yustisi kependudukan (OYK) yang digelar Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta, di lima wilayah kota administrasi di Jakarta sejak kemarin hingga hari ini. Ke-660 orang yang terjaring OYK tersebut berasal dari Jakpus sebanyak 110 orang, Jakut 121 orang, Jakbar164 orang, Jaksel 128 orang, dan Jaktim sebanyak 137 orang.

Mereka terjaring karena tidak membawa kartu tanda penduduk (KTP) DKI Jakarta, dan ada juga yang tidak membawa tanda pengenal apa pun. Bahkan, ada juga yang KTPnya telah kadaluarsa dan belum diperpanjang. Namun, dari 660 orang yang terjaring, 77 orang di antaranya merupakan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dan dikirim ke Panti Sosial Kedoya. Selain itu, se-

banyak 8 orang warga negara asing (WNA) asal Cina juga turut terjaring karena paspor yang dimilikinya sudah kadaluarsa. WNA yang terjaring di Apartemen Pesona Bahari sebanyak 3 orang, dan lima orang terjaring di Apartemen Laguna dan Apartemen Robinson, Jakut. Kini, 8 WNA itu diserahkan ke kantor imigrasi setempat untuk diproses sesuai aturan keimigrasian. Kepala Dinas Kependudu-

kan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta, Purba Hutapea mengatakan OYK di Jakut telah dilakukan pada hari Rabu, di RW 01 dan 02 Kelurahan Karanganyar, serta Apartemen Pesona Bahari. Hasilnya terjaring 110 orang, di antaranya 76 orang menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di PN Jakpus. ‘’Dari 76 orang itu, 3 di antaranya WNA asal Cina,” kata Purba. Untuk hari ini, OYK dilak-

sanakan di Jakut, Jakarta Barat, Jaksel, dan Jakarta Timur. Dengan rincian, sebanyak 121 orang terjaring dalam OYK di Kecamatan Penjaringan, Apartemen Laguna dan Apartemen Robinson serta rumah toko di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Dari total yang terjaring di Jakarta Utara, di antaranya 62 orang mengalami sidang tipiring di tempat, termasuk di dalamnya 5 WNA asal Cina. (kmb)

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Polda Metro Bina

Pejabat BPN Cabul

Pengemudi Angkot

Polda Periksa Korban JAKARTA - Anggota Polda Metro Jaya memeriksa salah satu korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) berinisial G. ‘’Hari ini (Kamis), satu korban pelecehan seksual diperiksa sebagai pelapor,” kata pengacara korban pelecehan seksual, Ahmad Jazuli di Jakarta, kemarin. Jazuli mengatakan pelapor menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIB di Satuan Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Jazuli menuturkan penyidik menjadwalkan pemeriksaan satu dari tiga korban pelecehan seksual. ‘’Itu kewenangan penyidik, kemungkinan dua orang korban lainnya akan menjalani pemeriksaan besok (Jumat),” ujar Jazuli. Jazuli menambahkan korban hanya didampingi pengacara saat menjalani pemeriksaan dan tidak didampingi psikolog, karena kondisi kejiwaannya mulai pulih. Sebelumnya, sebanyak tiga orang karyawan BPN termasuk sekretaris berinisial AIF dan dia orang staf BPN, berinisial AN

JAKARTA - Petugas Polda Metro Jaya memberikan pengarahan dan penyuluhan terhadap ratusan pengemudi angkutan kota yang tersebar di tiga terminal, guna mengantisipasi tindak kejahatan. ‘’Pengarahan digelar Rabu (21/9) kemarin,” kata Kepala Seksi Pembinaan Kemampuan Direktorat Binmas Polda Metro Jaya, Kompol Jaenur di Jakarta, kemarin. Jaenur mengatakan petugas kepolisian mengumpulkan ratusan sopir bus dan angkutan umum di terminal Pulogadung, Kampung Rambutan dan Lebak Bulus. Jaenur menyebutkan para sopir sepakat akan berpartisipasi memberantas tindak kejahatan di dalam angkot. Petugas juga memberikan penyuluhan agar para sopir memberikan pelayanan yang santun dan memprioritaskan keselamatan penumpang. Para sopir juga wajib tertib lalulintas dengan mematu-

dan NPS melaporkan dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan atasannya, G.. Ketiga korban melaporkan G berdasarkan Laporan Polisi Nomor : TDL/3124/1X/ 2011/PMJ/Dit.Reskrim.Um tertanggal 13 September 2011. Jazuli menjelaskan kejadian berawal saat NPS mendapatkan perlakuan tidak senonoh dari G sekitar Juli 2011 lalu. NPS menceritakan kepada rekan kerjanya yang juga bawahan G, berinisial AIF dan AN, terkait peristiwa pelecehan seksual tersebut. Jazuli menyebutkan Sekretaris G, AIF dan staf lainnya, AN juga merasakan hal yang sama seperti pengakuan NPS. ‘’Ternyata AIF menjadi korban paling lama sejak setahun mengalami pelecehan seksual dari G,” ujar Jazuli. Sedangkan NPS mendapatkan perlakuan pelecehan seksual sejak Juli 2011 sebanyak dua kali dan AN sekitar Mei-Juni 2011. Jazuli mengungkapkan para korban mendapatkan tekanan dari G. (ant)

Operasi Dua Hari Suluh Indonesia/ant

SAKSI AHLI - Ahli forensik, Mun’im Idris memberikan keterangan saat sidang PK di PN Jaksel, kemarin. Sidang PK terpidana Antasari, mendengarkan keterangan ahli forensik Mu’nim Idris.

Hingga Akhir Tahun

Jakarta Aman dari Banjir MESKI hujan sudah beberapa kali melanda Jakarta belakangan ini, namun warga tidak perlu khawatir banjir akan datang. Sebab, berdasarkan monitoring Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hingga akhir 2011 Jakarta relatif aman dari banjir. “Baru Januari atau Februari 2012 diprediksi puncaknya,” ujar Tuamin Mulyono, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, saat paparan Antisipasi Musim Penghujan dan Kebakaran di DKI Jakarta yang dilangsungkan di auditorium Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta

hi rambu jalan saat menaikan maupun menurunkan penumpang. Jaenur menambahkan Polda Metro Jaya berencana membentuk paguyuban sopir angkutan umum, guna memberantas tindak kejahatan di dalam angkot. Sebelumnya, seorang karyawati, RS (27) menjadi korban pemerkosaan dan perampokan di dalam angkutan umum yang dilakukan empat orang tersangka, 1 September 2011. Anggota Polres Metro Jaksel telah menangkap empat pelaku yang diduga memerkosa dan merampas barang milik RS di dalam angkutan umum, berinisial YG, A alias Putaw, S dan Ar. Sebelumnhya, seorang mahasiswi Universitas Bina Nusantara, Livia Favita Sulistyo menjadi korban pembunuhan, perampokan dan pemerkosaan yang dilakukan empat tersangka di dalam angkutan umum di daerah Kebon Jeruk Jakarta Barat. (ant)

Sekatan, Kamis (22/9). Dijelaskan Tuamin, awal musim hujan untuk DKI Jakarta diprediksi baru akan terjadi pada kisaran bulan Oktober hingga November. Itu pun hujan turun dalam intensitas yang normal atau tidak ekstrem. Sehingga potensi banjir masih relatif aman terjadi di Jakarta. “Awal musim hujan umumnya tidak sama di setiap wilayah. November pun belum cukup mengkhawatirkan,” tuturnya. Untuk wilayah Indonesia

Fauzi Bowo

sendiri secara keseluruhan, Tuamin menambahkan, sam-

pai dengan bulan September dan Desember 2011, lanina (anomali cuaca) terpantau lemah. Artinya, uap air di lndonesia sangat sedikit, sehingga curah hujan juga tidak banyak. Sementara itu untuk awal 2012, jelas Tuamin, lanina sedikit menunjukkan peningkatan, namun kembali melemah pada Februari 2012. “Curah hujan tinggi kecenderungannya sedikit,”

tandasnya. Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, meminta agar pihak BMKG bisa secara rutin menyusun proyeksi prakiraan cuaca. “Data ini nantinya bisa dipakai sebagai acuan oleh para lurah dan camat, agar bisa mengantisipasi lebih dini bencana banjir,” pintanya. Selain masalah cuaca, Fauzi juga meminta kecepatan angin dan kekuatannya bisa diinformasikan oleh BMKG. “Karena angin ini juga kerap kali menumbangkan pohon-pohon besar di pinggir jalan, dan akibatnya kemacetan lalu lintas pasti terjadi,” tutur Fauzi. (ant)

586 Angkot Terjaring JAKARTA - Paska terungkapnya kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang terjadi di dalam angkutan umum di ibu kota, jajaran Dinas Perhhubungan (Dishub) DKI Jakarta langsung mengintensifkan razia terhadap angkutan umum, khususnya angkot tak laik jalan. Sasaran utamanya, yakni merazia angkutan kota (angkot) berkaca film yang kadar kegelapannya melebihi 70 persen. Selama dua hari pelaksanaan razia, Rabu (21/9) dan Kamis (22/9), petugas berhasil menjaring sebanyak 586 angkot. Dari total jumlah itu, sebanyak 519 angkot dilepas kaca filmnya, 63 angkot diberikan sanksi tilang dan dibuatkan berita acara pemeriksaan (BAP) serta 4 lainnya diberhentikan izin operasinya. Kepala Dishub DKI Jakarta, Udar Pristono mengata-

kan, penggunaan kaca film pada angkutan umum diatur dalam keputusan Menteri Perhubungan nomor 439/U/PHB76. Dalam pasal 11 ayat 2 disebutkan, angkutan umum diperbolehkan menggunakan kaca film dengan batasan harus tembus cahaya 70 persen. ‘’Yang melanggar aturan itu, kami buatkan BAP atau tilang dan kaca filmnya kami copot. Sedangkan yang stop operasi dikarenakan kendaraan itu sudah tak laik jalan. Ini dilakukan untuk memberi efek jera bagi pengemudi maupun pemilik,” ujar Pristono. Kegiatan razia juga dilakukan untuk memberi rasa aman dan nyaman, khususnya bagi kaum perempuan yang menggunakan jasa angkutan umum. ‘’Dengan demikian dapat meminimalisir tindakan kriminalitas seperti perkosaan, perampokan dan lain sebagainya yang meresahkan penumpang,” katanya. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Jumat 23 September 2011

3

Reshuffle Kabinet

Dinilai Tidak Efektif JAKARTA - Mantan Sekjen DPP PDIP Pramono Anung Wibowo mengatakan, jika rencana reshuffle atau perombakan kabinet yang akan dilakukan Presiden dengan pertimbangan politis dan penguatan akomodasi maka tidak akan ada perubahan. ‘’Perombakan kabinet yang akan dilakukan Presiden dengan pertimbangan politis, tidak ada jaminan akan menjadi lebih baik,” kata Pramono Anung menjawab pertanyaan pers di Gedung MPR/DPR/ DPD RI, Jakarta, kemarin. Menurut Pramono, jika Presiden Yudhoyono akan melakukan perombakan kabinet lakukan saja, tidak perlu terlalu banyak mendengar pernyataan dari para politisi, termasuk “surat kaleng” yang dilakukan dengan instrumen apapun seperti kasus Bank Century. Apalagi, kata dia, Presiden Yudhoyono tidak

akan tampil lagi pada pemilihan presiden tahun 2014, sehingga tidak perlu terlalu mengutamakan menjaga citra. ‘’Bagi Presiden Yudhoyono, yang utama saat ini adalah bagaimana mengakhiri pemerintahan dengan lebih baik hingga 2014,” katanya. Wakil Ketua DPR RI ini menambahkan, Presiden Yudhoyono hendaknya melaksanakan pemerintahannya dengan memberikan manfaat kepada siapapun yang akan melanjutkan pemerintahan pada periode berikutnya. ‘’Jika Presiden bisa melakukan hal itu, saya yakin dengan momentum seperti saat ini orang akan lebih mengenang SBY sebagai presiden di era demokrasi yang memiliki jasa besar,” katanya. Namun, perombakan kabinet dengan akomodasi kekuatan yang ada, akan menjadi sia-sia. (ant)

Kasus Century

Bargaining Reshuffle JAKARTA - Wakil Ketua DPR, Pramono Anung menilai ada upaya dari partai politik untuk mengangkat kembali kasus bailout Bank Century sebagai bargaining atau daya tawar dengan menguatnya rencana isu reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. ‘’Saya termasuk yang melihat ada dorongan begitu. Makanya saya berulangkali mengatakan dalam reshuffle tidak usah mendengar ocehan partai-partai termasuk masalah kasus Bank Century,” ujarnya di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Oleh karena itu, dia menyarankan sebaiknya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak perlu menggubris manuver yang dilakukan parpol. Sebab, SBY bisa menuai protes dari masyarakat jika dalam mengambil kebijakan terkait reshuffle selalu menggunakan pertimbangan politis.

‘’Pak SBY sudah tidak mau maju lagi. Nggak perlu jaga citra. Yang penting mengakhiri pemerintahan dengan sangat baik. Tapi tetap menggunakan pertimbangan politis, silakan akomodasi kekuatan yang ada. Namun tidak ada jaminan mereka tidak selingkuh seperti kasus Mafia Pajak, Century,” terangnya. Sementara itu, Ketua Deperpu DPP PDIP, Taufiq Kiemas menyerahkan sepenuhnya kepada putrinya Puan Maharani jika ada kader atau fungsionaris PDIP yang ditawari jabatan menteri. “Enggak minta juga dikasih kalau kita mau. Kalau ditawarin maka urusan PDIP, urusan Mbak Puan itu,” kilahnya. Puan Maharani yang juga Ketua DPP PDIP sebelumnya sudah menegaskan bahwa semua kader atau fungsionaris partai dilarang masuk kabinet SBY. (har)

Suluh Indonesia/ant

KASUS RAWAGEDE - Perwakilan korban kasus Rawagede, Suparta (kiri) dan Direktur International Center for Transitional Justice, Patrick Burgess saat diskusi publik kasus Rawagede di pelataran kantor KontraS, Jakarta, kemarin. Diskusi itu membahas putusan pengadilan Belanda dan implementasi kompensasi bagi korban dan keluarga korban.

DPR Minta

Dikritik Secara Sopan JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Taufik Kurniawan mengatakan masyarakat boleh saja memberikan kritik kepada lembaga perwakilan rakyat tersebut namun haruslah menggunakan kata-kata yang sopan dan sesuai porsinya. ‘’Boleh kritisi DPR, boleh kritik DPR, tapi jangan biasakan berkata-kata yang tidak sopan dan tidak pada porsinya,” kata Wakil Ketua DPR RI, Taufik

Kurniawan, saat beraudiensi dengan peserta lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara tingkat SLTA se-Indonesia, Jakarta, kemarin. Lebih lanjut Taufik menjelaskan bagaimanapun DPR merupakan lembaga tinggi negara yang merupakan perwujudan dari wakil rakyat. Karena itu tambahnya tidak sepantasnya jika masyarakat dalam memberikan kritik meng-

gunakan kata-kata yang tidak pantas dan tidak pada tempatnya. ‘’Jangan katakan DPR goblok, jangan katakan DPR tuli,” kata Taufik mengingatkan di hadapan ratusan anak-anak SLTA tersebut. Menurut Taufik Kurniawan, kata-kata yang dikeluarkan dalam memberikan kritik juga harus disaring, mana yang pantas serta pas untuk dilontarkan, dana mana yang sudah kebablasan serta tak sopan.

TNI Kekurangan yang tersisa,” ujarnya. Karena itu, Kementerian Pertahanan/TNI bekerja sama dengan Kementerian Perumahan Rakyat untuk memenuhi kebutuhan perumahan bagi prajurit aktif, kata Purnomo menambahkan. Sementara Menpera Suharso Monoarfa mengatakan berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2010-2014, pemerintah merencanakan pembangunan rusunawa sebanyak 650 twinblok (TB), dengan komposisi 380 TB diselenggarakan oleh Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) dalam bentuk pembangunan di lokasi baru, dan sisanya 270 TB diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum untuk tujuan mendukung peremajaan kota atau pengentasan permukiman kumuh perkotaan. (ant)

MA Banyak Masalah

Suluh Indonesia/ant

DUKUNG NAZARUDDIN - Sejumlah orang yang tergabung dalam Front Pembela Nazaruddin menggelar aksi teatrikal di depan Istana Merdeka, Jakarta, kemarin.

Mendorong Korban Perkosaan

Mengetahui Tentang Hak-haknya JAKARTA - Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Abdul Haris Semendawai menyatakan, masih minimnya jumlah permohonan perlindungan yang diajukan korban pemerkosaan membuktikan bahwa korban belum mengetahui tentang hakhaknya sesuai ketentuan perundang-undangan. Menurut Ketua LPSK di Jakarta, Kamis, sepanjang tahun 2010-2011, hanya ada 10 korban pemerkosaan dan pencabulan yang mengajukan permohonan perlindungan ke LPSK. ‘’Sepuluh korban itu rata-rata dialami oleh anak di bawah umur dan modusnya dilakukan dengan bujuk rayu dan penyekapan,” ujarnya. Sesuai dengan amanat UU No 13 tahun 2006 tentang perlindungan saksi dan korban, menurut anggota LPSK Penanggungjawab Bidang Bantuan, Kompensasi dan Restitusi,

Lili Pintauli Siregar, LPSK memiliki kewajiban dalam memberikan perlindungan dan bantuan terhadap korban pemerkosaaan, mulai dari perlindungan hukum, fisik dan perlindungan psikis. ‘’Selain pemberian perlindungan perlindungan hukum, fisik dan perlindungan psikis, korban juga berhak mengajukan upaya restitusi, agar pelaku dibebankan untuk memberi ganti kerugian terhadap korban Abdul Haris dan keluarga korban,” ujar Lili. LPSK berharap adanya dukungan aparat penegak hukum serta pemerintah daerah

na pertama kalinya dipilih dengan suara terbanyak. ‘’Sejak 66 tahun Indonesia merdeka, baru kali ini dipilih dengan suara terbanyak. Sekarang ini DPR lebih legitimate,” kata Taufik . Kendati demikian, Taufik mengatakan, DPR tetap menerima semua aspirasi, kritik yang datang dari berbagai elemen masyarakat. ‘’Kalau mau mengkritik juga harus bisa memberikan jalan keluar,” katanya. (ant)

Seleksi Hakim Agung

282 Ribu Rumah JAKARTA - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan saat ini TNI masih kekurangan 282 ribu unit rumah bagi prajurit. ‘’Prajurit TNI saat ini tercatat 476 orang sedangkan rumah yang dibangun baru 193 ribu. Sisanya belum bisa dipenuhi,” katanya, saat meninjau pembangunan rumah susun sewa TNI di JAkarta, kemarin. Menhan menambahkan dari 193 ribu unit rumah itu 82 persen sudah ditempati prajurit aktif sedangkan sisanya ditempati para purnawirawan/warakawuri dan keluarganya yang belum memiliki rumah sendiri. Purnomo mengatakan pihaknya hanya mampu memenuhi kebutuhan perumahan prajurit sebanyak 3.000 unit per tahun. ‘’Ini tentu membutuhkan waktu sangat lama untuk bisa memenuhi perumahan bagi 282 ribu personel TNI

Meskipun tambah Taufik saat ini ada kebebasan untuk berbicara atau menyatakan pendapat boleh-boleh saja dalam negara berdemokrasi. ‘’Betapapun kebebasan yang ada, harus ada batasan untuk menghormati orang lain,” ungkapnya. Bagaimana pun juga, Taufik menyampaikan, DPR merupakan lembaga rakyat yang mempunyai legitimasi hukum. Taufik juga mengklaim bahwa DPR sekarang lebih legitimate, kare-

setempat untuk menginformasikan secara massif terhadap korban pemerkosaan mengenai hak-haknya serta melakukan upaya pencegahan agar tidak terjadi tindakan pemerkosaan dan pencabulan yang akan mengancam posisi perempuan dan anak yang rentan menjadi korban. Berdasarkan laporan Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya, terdapat sebanyak 40 kasus pemerSemendawai kosaan pada periode Januari hingga September 2011. Dari 40 kasus tersebut, tiga kasus pemerkosaan terjadi di dalam angkutan kota (Angkot). Fakta ini

menunjukkan posisi perempuan sebagai korban, rentan terhadap kejahatan seperti pemerkosaan dan pencabulan. Kondisi ini diperparah dengan rentannya posisi korban terhadap teror, intimidasi dan tidak terlindungi oleh hukum serta korban terisolir dari masyarakat luas. Ketua LPSK menyatakan, pihaknya sangat prihatin dengan kondisi rentannya perempuan dan anak yang menjadi korban pemerkosaan dan pencabulan itu. Negara, ujarnya lagi, memiliki tanggung jawab besar untuk menangani hal tersebut. ‘’Anak dan perempuan termasuk kelompok rentan yang harus mendapat perhatian dan penanganan yang lebih serius dari aparat penegak hukum dan lembaga negara yang memiliki mandat dalam isu perempuan dan anak serta dari masyarakat dan media massa,” ujarnya. (ant)

JAKARTA - Calon hakim agung Made Rawa Aryawan mengakui banyak kelemahankelemahan di MA yang perlu diperbaiki. Salah satunya adalah adanya pihak-pihak berusaha memainkan putusan MA. Penegasan tersebut disampaikan Aryawan saat menjalani fit and proper test calon hakim agung di ruang Komisi III DPR Jakarta, kemarin. Menurut dia, tiap putusan yang dikeluarkan MA maupun lembaga pengadilan yang brada dalam lingkup MA, harus dipublikasi secepatnya. Untuk itu, Made mengatakan harus didukung kelayakan sistem teknologi informasi (IT) yang memadai dan sumber daya manusia yang handal. Dengan demikian putusan dari hakim yang tidak bertanggungjawab dapat diminimalisir. ‘’Agar bisa meminimalisasi putusan dari

orang-orang yang tidak bertanggung jawab, karena itu sangat fatal sekali,” kata dia. Aryawan berharap di masa mendatang MA dan lembaga pengadilan sudah memiliki sistem menajemen informasi yang baik, ada SOP (Standard Operating Procedure) yang baik termasuk untuk kontrol layanan publik, serta kejelasan tentang siapa hakim yang bertanggung jawab terhadap putusan yang dibuat. Selain itu, Aryawan juga berharap kelemahan terkait putusan MA akan diperbaiki dengan dukungan dari para asisten. ‘’Ada lagi hal yang harus bisa mendukung kinerja kami yakni harus ada dukungan asisten-asisten yang berintegritas agar resume yang kita dapat dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya,” kata Aryawan. (har)


Megap litan

Suluh Indonesia, Jumat 23 September 2011

4

L intas Pelajar Pesta Miras SATUAN Petugas Pelajar Dinas Pendidikan Kota Bogor, Jawa Barat mengamankan dua dari empat pelajar SMK yang kedapatan sedang minum-minuman keras. Kepala Pelaksana Harian Satgas Pelajar Kota Bogor, Tubagus Ruchjani A di Bogor,kemarin mengatakan, mereka kedapatan oleh Satgas sekolah sedang kumpul-kumpul sambil minum-minuman keras di salah satu SMA Negeri yang terletak di wilayah Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara. Ruchjani mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, keempat pelajar berasal dari sejumlah sekolah swasta berbeda. Menurut dia, keempat pelajar tersebut diketahui membolos dari sekolahnya. Mereka, lalu berkumpul-kumpul di sebuah SMA negeri dan menggelar acara minumminuman tuak. Saat Satgas Sekolah melihat keempatnya sedang asik minum-minuman, menurut dia, lalu petugas mendekati keempatnya untuk diamankan. Tapi, hanya dua orang pelajar saja yang diamankan, sisanya dua lagi lari saat petugas mengejar. Keempat pelajar diamankan dan dibawa ke Satgas Pelajar Disdik Kota Bogor untuk didata dan diberikan pembinaan. (him)

Awasi Pasar Tradisional SATPOL PP Kota Tangsel meningkatkan pengawasan sejumlah pasar tradisional pasca penertiban pasar beberapa waktu lalu. Kepala Bidang Operasional dan Linmas Pol PP Tangsel, Moh. Musa Soleh di Tangerang, kemarin mengatakan, upaya ini dilakukan agar para Pedagang Kaki Lima ( PKL) tidak kembali berjualan setelah ditertibkan. Setelah dilakukan penertiban kami terus melakukan pengawasan agar para PKL tidak kembali lagi berjualan di trotoar. Sebagaimana diketahui, Pol PP Tangsel belum lama ini melakukan penertiban di dua pasar tradisional di Tangsel yakni Pasar Serpong dan Pasar Ciputat. Lebih lanjut Musa Soleh mengatakan, akibat keberadaan PKL di pasar tersebut, membuat kawasan pasar terkesan kumuh. Selain itu PKL juga mengakibatkan kemacetan panjang baik oleh kendaraan yang melintas maupun pembeli yang datang ke pasar, sehingga dapat mengganggu ketertiban umum. Menurut Musa Soleh, setelah ditertibkan, para PKL biasanya membandel dengan kembali menggelar dagangan di trotoar pasar. (nov) ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Siswa Banyak

Minim Fasilitas BEKASI - Sejumlah sekolah di Kota Bekasi, Jawa Barat mengalami kekurangan ruang kelas akibat jumlah siswa yang tidak berimbang dengan daya tampung pascapenerimaan murid baru 2011/2012. Kepala Sekolah SMAN 2 Bekasi Agus Subrata di Bekasi, kemarin mengaku terpaksa menampung siswa tersebut di lantai dua bangunan mushalla setempat guna mengikuti kegiatan belajar mengajar. ‘’Situasi ini akibat melonjaknya kuota siswa yang diterima pada tahun ini,” katanya. Menurut dia, minimnya ruangan kelas di sekolah itu juga diakibatkan adanya proses renovasi bangunan sekolah. ‘’Fasilitas ruangan kita minim, sehingga terpaksa menggunakan ruang tambahan di lantai dua musola,” katanya. Sementara itu, di SMAN 2 Kota Bekasi di Jalan Ceremai, Kayuringin, Bekasi Selatan,

melaporkan, ruangan di atas musola tersebut diisi oleh sekitar 40 siswa kelas X13 yang mendaftar melalui jalur bina lingkungan. Ruangan itu juga dilengkapi kursi, meja dan papan tulis. Secara terpisah, Kepala Seksi Data dan Perencanaan Bidang Bina Program Disdik Kota Bekasi, Agus Enap, memprediksi situasi serupa juga dialami sekolah lain. Sebab pada penerimaan tahun ajaran ini banyak sekolah yang menerima siswa melebihi kuota akibat membeludaknya pendaftar dari jalur bina lingkungan. ‘’Untuk itulah kami lakukan pendataan. Kalau sudah tahu berapa banyak kekurangannya, bisa segera diajukan penambahannya melalui APBD Kota Bekasi atau Provinsi Jawa Barat atau justru pemerintah pusat. Namun realisasinya tentu baru tahun depan,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/rin

BUS PMI - Dua orang karyawan Alfamart mendonorkan darah di mobil PMI di halaman kantor Alfamart pusat, Cikokol, Tangerang, Banten, kemarin. Dalam kesempatan tersebut Alfamart menyerahkan satu unit mobil bus bantuan untuk PMI guna memperlancar tugas-tugas PMI terutama di lapangan dengan menjemput para pendonor.

Kurang Bidan TANGSEL - Kota Tangsel dinilai masih kekurangan tenaga kesehatan khususnya Bidan. Hal ini terlihat dari jumlah Bidan yang tersebar di Tangsel hanya sebanyak 535 orang, yang terdiri dari 326 orang bidan swasta dan 209 orang Bidan negeri. Padahal idealnya, sesuai dengan standar Kementrian Kesehatan, satu bidan seharusnya mampu melayani 1000 penduduk. Ini artinya, jika dibandingkan dengan Sensus Penduduk Tahun 2010, jumlah penduduk Tangsel yang mencapai sekitar 1.300.000 jiwa, seharusnya Tangsel memiliki 1300 tenaga Bidan. ‘’Jika mengacu pada satndar Kementrian Kesehatan, Tangsel masih sangat

minim jumlah bidan” ungkap Kepala Bidang Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Tangsel, Khairati, kemarin. Meski minim, menurut Khairati kebutuhan Tenaga bidan terbilang masih mencukupi karena tidak semua warga Tangsel menggunakan tenaga Bidan untuk persalinan. Maraknya Rumah sakit, klinik, serta jumlah tenaga medis saat ini dinilai masih dapat menutupi kekurangan bidan yang ada di Tangsel. ‘’Kekurangan bidan masih dapat tercukupi dengan adanya tenaga medis dan rumah sakit yang ada di Tangsel” ucap wanita yang berkacamata ini. Sementara jumlah rumah sakit di Tangsel baik swasta dan negeri sebanyak 17. Sedang-

Ketika Sekolah Tanpa Perpustakaan TANGERANG - SD di Pamulang Tangsel minim Perpustakaan. Hal ini terbukti dari 40 SDN yang ada di Pamulang hanya 3 SD saja yang sudah memiliki Perpustakaan sendiri. ‘’Saat ini hanya 3 SD saja yang sudah memiliki Perpustakaan sendiri” ungkap Kepala UPT Pendidikan Pamulang, Sanaman, kemarin. Ke-tiga SD yang telah memiliki Perpustakaan sendiri adalah SD Pamulang Permai, SD Tarakan 1 dan SD Bambu Apus 1. Sementara ke 37 SD lainnya masih dalam pengajuan proposal. ‘’Kalau SD Swasta di Pamulang sebanyak 26 SD dan umumnya sudah memiliki perpustakaan sendiri,’’ katanya.

Menurutnya, selain tidak adanya anggaran, minimnya perpustakaan SD di Tangsel dikarenakan minimnya lahan sekolah. “Sarana sekolah yang kurang juga menjadi kendala minimnya perpustakaan” tambahnya seraya mengatakan idealnya setiap perpustakaan membutuhkan lahan minimal 9 x 6 meter. Sanaman mengaku pihaknya juga telah mengajukan anggaran perpustakaan ke Kementrian melalui Disdik Tangsel. namun hingga kini belum mendapat jawaban. Tidak hanya anggaran pembangunan Perpustakaan, pengadaan buku untuk mengisi perpustakaan juga diperlukan.

‘’Setidaknya Perpustakaan SD harus diisi minimal 5000 eksemplar buku dengan klasifikasi untuk kelas 1 hingga kelas 6 SD” katanya. Untuk merealisasikan pembangunan perpustakaan di 37 SD, kata Sanaman dibutuhkan waktu yang tidak sebentar. Untuk sementara ia menghimbau agar sekolah memiliki inisiatif dalam mengajukan proposal pengadaan perpustakaan ke instansi terkait. Selain itu, ia juga menyarankan agar para alumni memiliki kesadaran dalam menyumbangkan buku atau pembangunan perpustakaan untuk almamaternya. “Para alumni seharusnya juga memiliki kesadaran untuk memban-

tu almamaternya dalam pengadaan perpustakaan atau minimal menyumbang buku,” harap Sanaman. Minimnya jumlah perpustakaan di SD sangat disayangkan Sanaman, mengingat Perpustakaan merupakan modal dasar siswa untuk gerakan gemar membaca. ‘’Terlebih usia anak SD merupakan usia emas untuk pembentukan karakter gemar membaca” ujarnya. Di Ciputat Timur, jumlah SD yang tidak memiliki Perpustakaan mencapai 60 persen. ‘’Dari 26 SD, sekitar 60 persen diantaranya belum memiliki perpustakaan” kata Kepala UPT Pendidikan Ciputat Timur, Supandi. (nov)

Jaga Lingkungan

Bhayangkari Tanam Pohon di Situ ANGGOTA Bhayangkari Polresta Depok melakukan penanaman sejuta pohon di lingkungan Situ Pengasinan, Kecamatan Sawangan, kemarin. Kegiatan itu merupakan bagian dari upaya pelestarian lingkungan. “Kalau tanaman banyak yang tumbuh, maka suasana akan tampak indah dan sejuk. Bukan hanya bermanfaat untuk wisata saja, tapi kelestarian lingkungan akan tetap terjaga,” kata Wakil Ketua Bhayangkari Polresta Depok Rahwina saat acara penanaman pohon dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke 59, kemarin. Rahwina mengungkapkan, penanaman pohon di sekitar

situ merupakan bagian dari upaya penghijauan. Salah satu tujuannya untuk menciptakan suasana yang indah dan sejuk dengan ada pepohonan di sekitarnya. Sekitar 30 pohon berbagai jenis ditanam oleh ibuibu Bhayangkari. Diantaranya pohon alpukat, trembesi, rambutan dan mahoni. “Setelah tumbuh besar bisa memberikan manfaat baik dari buah maupun pohonnya yang rindang memberikan kesejukan,” ujar

Dua Perusahaan Galian

Tangsel

Rahwina. Dia menambahkan, penambahan bibit pohon berasal dari bantuan Pengurus Daerah Metro Jaya dan dari Dinas terkait pemerintah kota Depok. “Dengan begitu, suasana sekitar Situ menjadi indah dan asri,” tandasnya. Kegiatan kemarin diikuti oleh 130 ibu-ibu bhayangkari bergabung dari Polresta Depok dan seluruh polsek se-Depok. “Ini juga bagian untuk menanamkan rasa kepedulian lingkungan. Kita berharap tanamkan rasa kepedulian lingkungan yang bersih dan indah supaya dilihat dengan mata lebih bagus,” tambahnya. Di tempat yang sama, Camat Sawangan Usman Haliyana

menuturkan rasa terimakasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Pihaknya akan terus meninjau perkembangan pohon dan menjaganya hingga sampai besar. “Kita akan meninjau dan menjaganya hingga besar nanti,” pungkasnya. Sementara itu, setiap tahun Indonesia kehilangan Rp36 triliun akibat pembalakan liar berskala besar yang kayunya diselundupkan ke luar negeri, kata Humas Center for International Forestry Research (CIFOR) Budhy Kristanty. ‘’Praktik pembalakan liar berskala besar mendatangkan kerugian bagi Indonesia, yang mencapai hingga empat miliar dolar Amerika,” kata Budhy Kristanty di Bogor. (rin)

kan Klinik Bidan dan Rumah bersalin sebanyak 21. Minimnya jumlah tenaga bidan di Tangsel dikarenakan sejumlah prosedur yang cukup panjang untuk memperoleh izin praktek bidan. Menurut Khairati, prosedur setelah lulus dari sekolah perbidanan, calon bidan harus mengurus surat ijin bidan. Setelah itu, calon bidan harus mengikuti uji standarisasi, dan uji Kompetensi. ‘’Setelah itu Bidan baru bisa mendapatkan ijin praktek, hal ini yang membuat jumlah bidan sedikit,” urai Khairati. Khairati tidak membantah adanya bidan nakal yang melakukan praktek tanpa ijin. Namun pihaknya saat ini belum mengantongi data-data bidan yang tak berizin. (nov)

Resmi Ditutup BOGOR - Dua perusahaan galian pasir milik PT SCA dan PT AGB di Gandoang Cileungsi Kabupaten Bogor resmi di tutup setelah Pengadilan Tata Usaha Negara PTUN membuat putusan, kehadiran dua perusahaan galian tersebut sebelumnya telah meresahkan warga Desa Gandoang karena menyebabkan kekeringan, dan merusak lingkungan serta memotong sumber mata air di daerah tersebut. Nur Wahid selaku Ketua Forum Komunikasi Warga Peduli Lingkungan (FKWPL) mengatakan, PTUN telah mengeluarkan putusan agar kedua perusahaan (galian) itu segera di tutup, karena telah merusak lingkungan,” ujarnya, kemarin.

Kasus yang sudah larut bertahun-tahun ini, telah diselidiki hukum pidananya oleh Direktorat Reskrim Mabes Polri dengan PPNS Kementrian Lingkungan Hidup dan bahkan telah mendapat perhatian dari Kementrian Lingkungan Hidup, hingga Presiden SBY. Pemkab Bogor yang telah di menagkan persidangannya di PTUN ini, diharapkan keseriusannya dengan membuat surat pemberhentian aktivitas galian sesuai prosedur mekanisme putusan. Warga sekitar juga telah mendesak Bupati Bogor agar secepatnya melakukan eksekusi lahan untuk penutupan, karena hingga saat ini perusahaan galian tersebut masih beraktifitas seperti biasa. (jif)


pini

Suluh Indonesia, Jumat 23 September 2011

F OKUS Sorotan kepada Kepemimpinan EPEMIMPINAN tiba-tiba saja menjadi sorotan akhir-akhir ini. Tidak saja pada tingkat nasional tetapi juga daerah. Ambilah contoh, pada tingkat nasional kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono disorot karena membiarkan menggelindingnya isu perombakan kabinet. Kepemimpinan dua kementerian, yakni kementerian pemuda dan olahraga serta kementerian tenaga kerja dan transmigrasi mendapat sorotan karena disangka terlibat korupsi. Pada tingkat daerah, kepemimpinan beberapa kelompok di Ambon disoroti karena tidak mampu menjaga situasi kondusif. Di Bali, kepemimpinan desa pakraman menjadi pusat perhatian akhir-akhir ini karena tidak mampu mencegah konflik. Ada memang beberapa pertanyaan, apakah pemimpinnya yang salah atau masyarakat yang memang kurang mengerti perubahan zaman. Atau ini merupakan bias reformasi dimana orang bisa berpendapat apa saja. Hemat kita, sesungguhnya menjadi pemimpin itu sebuah tugas yang berat. Ada perbedaan yang cukup mendasar antara menjadi pemimpin di masa sekarang dengan pemimpin di masa lalu, apalagi di zaman kerajaan. Di masa lalu, pemimpin berkuasa tinggal perintah dan sangat ditakuti. Malah di zaman kerajaan pemimpin itu sangat ditakuti karena suaranya terkadang menjadi suara hukum. Siapa yang tidak mematuhi akan mendapat hukuman. Saat ini sebaliknya, pemimpin adalah sasaran hujatan. Kebebasan berpendapat di masa reformasi, membuat posisi pemimpin sangat pelik. Maka kita menghargai, siapa yang menduduki posisi sebagai pemimpin di zaman sekarang adalah seorang yang berani mengorbankan perasaannya. Akan tetapi, sesungguhnya seorang pemimpin memang layaknya seorang pelayan karena suaranya, langkahnya akan menentukan seberapa jauh rakyat itu bisa mendapatkan keadilan. Di zaman reformasi ini, banyak pemimpin yang mendapat hujatan. Kita pahami fenomena itu. Akan tetapi yang mesti diperhatikan, masyarakat juga harus sadar seberapa jauh sebenarnya kondisi lingkungan yang dihadapi seorang pemimpin yang mendapat hujatan itu. Masyarakat yang memang kurang menghargai perubahan zaman, akan sangat susah dipimpin oleh orang-orang yang memahami bagaimana zaman tersebut berkembang. Konflik horizontal yang dihadapi masyarakat Bali saat ini, seperti yang terlihat dari konflik perebutan kuburan, perebutan tempat sembahyang, atau penyanderaan jenazah, sering kali dibelokkan menjadi kesalahan manajemen kepemimpinan. Sebagian mungkin pendapat ini benar, tetapi sebagian salah. Nilai benarnya terletak pada kenyataan bahwa banyak pemimpin adat itu yang kurang memahami perubahan zaman. Sehingga ketika berupaya memperkenalkan pola adat baru, tiba-tiba mendapat kecaman dari rakyatnya. Nilai salahnyaa terletak karena masyarakat juga tidak paham dengan laju perubahan zaman. Inilah salah satu yang memicu munculnya konflik sosial itu. Seorang pemimpin mungkin saja akan membiarkan dirinya dicaci maki terlebih dulu tetapi menunggu waktu untuk memperlihatkan keunggulan kebijakannya kepada masyarakat. Model pemimpin seperti ini memerlukan mental yang kuat, terutama untuk menghadapi kecaman sambil menunggu hasil positifnya itu. Celakanya, hemat kita, di Indonesia model-model seperti ini ternyata tidak banyak ada. Apalagi dalam kasus kepemimpinan tradisional. Seni dalam melaksanakan kepemimpinan haruslah lebih dipahami akhir-akhir ini demi menjaga kesalahan tafsir terhadap maksud dan kehendak rakyat. Dengan cara seperti itulah nanti seorang pemimpin akan bisa ‘mendinginkan’ suasana dan menjelaskan pola kebijakannya. ***

K

Bang D

el

Untuk jadikan Anas tersangka tergantung alat bukti

Tergantung niat juga ...

5

Pengaruh Reformasi pada Stabilitas Sosial KETIKA melakukan kunjungan ke Bangkok, Thailand baru-baru ini, mantan Wakil Presiden Yusuf Kalla mengatakan bahwa demokrasi memerlukan pemimpin yang kuat. Disebutkan bahwa kepemimpinan yang kuat itu bisa berasal dari partai yang menguasai mayoritas atau adanya pemimpin yang kuat sehingga dapat meyakinkan kakuatan politik lainnya untuk mengikuti kebijakan yang dipilih. Pernyataan ini perlu direnungkan karena akan bisa memberikan inspirasi bagi Indonesia yang sekarang ada dalam iklim demokrasi, sebuah era yang sangat jauh berbeda dibanding dengan apa yang terjadi di jaman Orde Baru. Ada pendapat bahwa demokrasi sebenarnya bukanlah sebuah iklim pemerintahan yang terlalu baik untuk diterapkan di dunia, apalagi di negara berkembang. Sebab, demokrasi lebih menekankan kepada asasnya yang ‘kuno’: dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Siapa yang mendapatkan suara terbanyak, dialah yang akan mendapat pilihan (untuk menjadi pemimpin). Dalam keadaan paling ekstrim, apabila rakyat sebuah negara dipenuhi oleh penjahat, dijejali oleh koruptor, dan mayoritas kurang berpendidikan, hasil dari demokratisasi sungguh celaka. Rakyat seperti ini akan berpotensi memilih pemimpin yang tidak baik, yang sangat jauh dari norma-norma keadilan atau norma-norma kebaikan. Bukan itu saja, rakyat yang belum terlatih menggunakan hak-hak mereka secara demokratik, akan mudah terpelintir dalam melakukan pilihan. Rakyat yang suka disuap akan memilih pemimpin yang tidak jelas, cacat hukum, bahkan cacat moral. Hal ini sangat sering terjadi di negara-negara sedang berkembang yang terlalu memaksakan sistem demokrasi model Barat. Inilah yang menjadi salah satu kecaman dan ancaman terhadap keefektifan intervensi negara-negara Barat (Amerika Serikat) ke wilayah lain. Di Timur Tengah dalam banyak kasus, campur tangan politik Amerika Serikat banyak gagal. Di Asia Selatan dan Tengah (seperti Afghanistan) juga demikian. India yang memiliki sistem demokrasi cukup tua di Asia Selatan, tetapi sering diganggu oleh konflik sektarian, yang ditengarai berasal dari kelompok-kelompok sosial yang mempunyai sejarah sistem kerajaan. Dengan demikian, penggulingan Muammar Khadafi menjadi satu tontonan menarik bagi masyarakat internasional bagi penerapan sistem Barat di negara tersebut di masa mendatang. Libya yang terbiasa diperintah dengan sistem tangan besi oleh Khadafi, mungkin akan mengalami gegar politik di masa mendatang karena NATO mencoba menerapkan sistem politik model Barat. Sebagai sebuah praktik politik,

Oleh : GPB Suka Arjawa* Bagi negara yang sudah mapan sistem politiknya, perbedaan pendapat itu akan direspons sebagai sebuah kewajaran dan memberi pembelajaran baru bagi mereka. Elite politik akan menyikapinya secara dewasa. Akan tetapi di negara yang kemapanan demokrasinya kurang, pertentangan elite politik justru akan memancing para pengikut mereka saling berbenturan. Elite membenturkan pendukung semata-mata karena perbedaan visi. demokrasi sebenarnya memiliki kelemahan. Pada tingkat elite, sistem ini memberikan peluang bagi konflik elit sebagai akibat cara pandang yang berbeda. Bagi negara yang sudah mapan sistem politiknya, perbedaan pendapat itu akan direspons sebagai sebuah kewajaran dan memberi pembelajaran baru bagi mereka. Elite politik akan menyikapinya secara dewasa. Akan tetapi di negara yang kemapanan demokrasinya kurang, pertentangan elite politik justru akan memancing para pengikut mereka saling berbenturan. Elite membenturkan pendukung semata-mata karena perbedaan visi. Konon ini terjadi pada zaman Malari tahun 1974. Pada tingkat masyarakat, demokrasi memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengutarakan pendapat secara bebas, termasuk media massa, dengan mengatasnamakan demokrasi. Pembentukan kelompok, serikat, bahkan partai politik juga berlangsung ‘liberal’ dan kebablasan. Akibatnya, sering kali pendapat itu bersliweran tanpa bisa disaring, yang justru membuat munculnya ketidakjelasan maksud kepada publik. Sistem Kontrol Metode paling ampuh untuk mengatasi persoalan di atas adalah adanya sistem kontrol yang baik. Media massa, perguruan tinggi, kaum cendekia serta tokohtokoh kharismatis mempunyai

tanggung jawab paling besar untuk mengontrol laju kebebasan atas nama demokrasi itu di negara-negara berkembang. Berbagai perdebatan politik yang ada di negara maju akan disaring oleh kelompok-kelompok ini agar kemudian tertata kepada publik. Yang cukup berbahaya adalah apabila demokratisasi itu mempengaruhi lembaga-lembaga tradisional yang sudah eksis secara turun temurun. Di negara berkembang, seperti Indonesia misalnya, lembaga dan institusi tradisional, tidak pernah mengenal sistem demokrasi secara penuh. Persoalan di Indonesia barangkali ada pada titik ini, dan itulah yang berpengaruh ke seluruh segmen masyarakat. Secara umum, meski telah dikuasai oleh Belanda selama tiga setengah abad, lembaga tradisonal di Indonesia masih tetap dipelihara. Salah satu ciri itu adalah keselarasan yang tercipta di masyarakat, dengan pengaruh pemimpin yang kuat. Keselarasan itu terjadi karena pengaruh pemimpin. Tut Wuri Handayani, contohnya adalah ‘pola asuh’ terciptanya keselarasan dengan tetap menyertakan pemimpin. Sagalak saguluk salunglung sebayantaka, juga demikian halnya, dan musyawarah untuk mufakat pun menyiratkan adanya pengaruh pemimpin untuk menciptakan keselarasan sosial. Konsepsi-konsepsi seperti manunggaling kawula lan gusti, menang tanpa

ngasorake, memperlihatkan bagaimana pengaruh pemimpin itu masih kuat. Adaptasi itu masih sangat kental di zaman Orde Baru yang nota bene berkuasa selama lebih dari tiga dekade. Apabila dicermati lebih dalam lagi, kemenangan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai presiden, memperlihatkan pola tradisional yang sangat kuat. Ia menang karena membawa simbolisasi kefiguran yang mengesankan kesabaran dan ‘ngemong’ terhadap masyarakat. Konflik sosial yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini bisa dijelaskan dari pemikiran di atas. Pada ranah agama misalnya, benturan yang terjadi antara satu agama dengan agama yang lain disebabkan oleh suara mayoritas yang barangkali belum memahami secara baik bagaimana agama mengajarkan solidaritas. Fenomena ini terbentur lagi oleh pemimpin (kepemimpinan) yang merasa dilecehkan. Akibatnya, massa akan saling berbenturan. Jangan juga dilupakan, pada ranah sosial agama tidak hanya dipandang sebagai sebuah ajaran tetapi sebuah kepemimpinan, seorang aktor yang bisa mengarahkan seseorang. Pada tingkat politik, persaingan antara partai politik juga disebabkan oleh membabi-butanya fanatisme massa. Di sini, kebenaran seolah dipandang ada pada ideologi partai yang bersangkutan padahal kebenaran politik itu relatif. Ketika partai mencanangkan sosialisme sebagai dasar misalnya, selalu dipandang negatif oleh mereka yang mencanangkan nasionalisme. Ketika pemimpin dihujat, bukan dipandang sebagai sekadar kecaman kepada pemimpin tetapi juga partai. Inilah cara pandang pengikut politik yang belum dewasa. Praktik demokrasi sangat berbahaya dilangsungkan pada masyarakat seperti ini. Bagaimana kemudian menjelaskan konflik adat? Lembaga-lembaga tradisional ini mengusung pemimpin yang sangat berpengaruh dan dihormati. Ketika kemudian reformasi menggoyang lembaga ini, eksistensinya pun goyang. Ketika pemimpinnya dikritik, sang pemimpin mencoba mempengaruhi massa untuk ‘menghadapi’ sang pengkritik. Atau sebaliknya, pemimpin berupaya menjadi ‘pengikut’ mereka-mereka yang bersuara vokal tetapi tidak mengerti apa-apa tentang adat. Inilah yang memicu konflik horizontal. *Penulis, staf pengajar sosiologi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Agar Lebih Aman, Perbanyak CCTV di ATM BERITA mengenai pencurian mesin ATM makin marak saja. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi, diharapkan pengelola maupun pemilik lahan lokasi mesin ATM memperbanyak pemasangan kamera tersembunyi atau Circuit Closed Television (CCTV). Penambahan alat rekam akan lebih baik agar polisi mudah mencari dan menemukan pelaku pembobolan ATM. Bank sebagai pengelola ATM dapat menempatkan CCTV lebih banyak di lokasi pusat perbelanjaan atau minimarket maupun gedung yang menyediakan pelayanan mesin penarik uang tunai tersebut. Alat rekam berupa kamera tersembunyi dapat memberikan informasi maupun petunjuk awal untuk mengidentifikasi para pelaku dan mengungkap kasus pem-

bobolan ATM. Selain itu, pengelola ATM harusnya menempatkan petugas keamanan swakarsa yang melibatkan masyarakat, seperti satpam maupun petugas keamanan dalam. Pasalnya, untuk menjaga kemanan mesin ATM itu tidak bisa tergantung polisi semata mengingat keterbatasan polisi. Yang pasti, dengan menempatkan petugas pengamanan swakarsa jauh lebih efektif untuk mengantisipasi aksi pembobolan ATM yang belakangan makin marak. Pihak-pihak terkaitun hendaknya melakukan tindakan tegas terhadap pelaku jika nantinya mereka tertangkap agar menimbulkan dampak jera bagi para pelaku. Agus Taufiqurrahman Depok

Berharap Agar Lebih Nyaman BUSWAY yang digagas mantan Gubernur DKI Soetiyoso kelihatannya bukan tambah baik, tapi perkembangannya justru makin memprihatinkan. Antrian makin panjang dan penumpukan penumpang sudah tak lagi menyamankan para penumpang. Tentu saja ini akan menurunkan kualitas pelayanan busway yang semula diandalkan sebagai angkutan massal untuk kurangi kemacetan. Apalagi, saat ini kondisi panas di dalam halte sudah sulit ditoleransi karena minimnya kipas, apalagi pendingin. Pada koridorkoridor yang telah diperpanjang menjadi tengah malam sya rasa masih sangat mencemaskan masyarakat. Masih terbatasnya armada dan lonjakan penumpang di tengah malam-pun luar biasa jumlahnya. Penuh Sekaliii. Saya berharap dan juga me-

wakili para pengguna bus transjakarta agar Pemprov tidak main-main mengadakan peraturan yang baru dibuat. Cobalah tengok warga Jakarta yang menderita di dalam Bus Trans Jakarta karena sesaknya. Saya khawtir suatu saat bisa saja halte-halte makin remang-remang atau gelap gulita akibat berbagai sebabab. Kondisi remang dan gelap tentu membuat halte busway menjadi tidak nyaman dan bahkan akan mengundang kecemasan penumpang akan kemungkinan aksi kejahatan. Pemprov harus bisa menyelesaikan hal-hal seperti ini. Jangan sampai proyek miliaran yang sudah digagas harus kembali karam hanya karena salah urus. Andriani Plumpang, Jakarta Utara

Lubang Jalanan Banyak Merenggut Korban SHOCK sudah pasti. Siapa yang tidak shock mengalami goncangan yang berat di jalan. Kadang saya sering mengalami jalanan yang mengagetkan karena lubang jalanan. Bahkan kejadian ini tambah berbahaya disaat malam karena gelapnya yang pekat. Lampu-lampu jalanan yang kadang padam tak memadai. Kematian di jalan akibat terperosok lubang hampir setiap hari terjadi di Ibu Kota. Bila tidak terperosok, biasanya para pengendara motor menghindari lubang lalu terjatuh dan tergilas roda truk kontainer. Penyebab utamanya tetap sama: adanya lubang di jalan raya. Lantas, siapa yang patut disalahkan. Dalam kasus ini, pemerintahlah yang bersalah. Pemerintah telah diberi tanggung jawab mengelola dan memelihara jalan raya. Jika ada yang meninggal

akibat terjerembab, terperosok ke dalam lubang di jalan raya, itu artinya pemerintah tidak mengelola dan memelihara jalan raya dengan baik. Padahal, pemerintah diberi alokasi anggaran melalui APBN atau APBD. Para pegawai/pejabatnya juga digaji oleh negara melalui pajak yang dipungutnya dari rakyat. Dalam kasus ini pemerintah bisa saja digugat ke pengadilan karena lalai tidak menjalankan kewajibannya yang menyebabkan seseorang meninggal dunia. Lalu, adakah keluarga korban menggugat dan menuntut pemerintah dalam berbagai kasus meninggalnya orang di jalan raya akibat lubang menganga di jalan? Kita mesti berani melakukannya. B. Arif Kebun Jeruk

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 23 September 2011

Cholid Dituding Tak Serius Merger SURABAYA - Persebaya kubu Wishnu Wardana menganggap kubu Cholid Goromah tak serius menyelesaikan kasus dualisme kepengurusan klub asal Surabaya ini seperti amanah rapat Komite Eksekutif PSSI. “Sudah enam kali saya menelpon dia (Cholid Goromah), tapi tidak diangkat. Kami sebetulnya ingin permasalahan ini cepat selesai,” kata Wishnu Wardana di Jakarta, kemarin. Berdasarkan hasil keputusan rapat Komite Eksekutif PSSI di Hotel Grand Sahid Hotel, Jakarta, kasus dualisme kepengurusan di tubuh klub yang berjuluk “Bajul Ijo” itu harus tuntas sebelum 26 September nanti. Solusi yang diberikan adalah kedua kepengurusan yang sama-sama mengajukan diri dalam mengelola klub kebanggaan “Arek Suroboyo” itu melakukan merger. “Keputusan Komite Eksekutif adalah yang tertinggi setelah kongres. Jadi kami harus mengikutinya,” ucapnya, menambahkan. Ketua DPRD Kota Sura-

baya itu menjelaskan, selaku pihak yang menginginkan permasalahan dualisme kepengurusan Persebaya bisa selesaikan, berharap Cholid Goromah mempunyai etikat baik untuk menyelesaikannya. Jika dalam batas waktu yang telah ditetapkan oleh PSSI yaitu 26 September permasalahan Persebaya tak terselesaikan maka berpeluang besar tak bisa turun pada kompetisi tertinggi yang akan digulirkan 9 Oktober nanti. Selain Persebaya yang masih bermasalah dalam kepengurusan adalah Persija. Untuk klub asal ibu kota ini, PSSI menyerahkan penyelesian ke internal, termasuk ke Gubernur DKI Jakarta. Persebaya merupakan satu dari enam klub baru yang dimasukkan pada kompetisi tertinggi di Tanah Air. Dengan bertambahkan enam klub maka jumlah peserta kompetisi sebanyak 24 klub. Sementara itu, Anggota Komite Eksekutif PSSI La Nyalla Mattalitti mengatakan, penambahan jumlah peserta itu patut

dipertanyakan keabsahannya. Karena tiga dari enam klub yaitu Persema, Persibo dan PSM masih terkena sanksi. “Tidak ada secara tertulis pada kongres 14 April lalu merekomendasikan pencabutan sanksi bagi Persema dan Persibo. Saya sudah bertanya pada pengurus PSSI yang lalu,” katanya. Menurut dia, Persema dan Persibo mendapatkan sanksi dari tiga pihak sekaligus komdis PSSI, Komite Eksekutif dan kongres. Sedangkan PSM hanya mendapatkan sanksi dari komdis dan Komite Eksekutif saja. Sanksi yang diterima ketiga klub itu sesuai dengan manual liga adalah turun ke divisi satu. Hal itu terjadi karena ketiga klub itu tak mengikuti kompetisi musim lalu. Selain itu, keterlibataannya dalam Liga Pimer Indonesia meski akhirnya kompetisi ini diakomodasi oleh PSSI. Sementara itu di kubu Cholid Goromah menyatakan, keputusan merger dalam penyelesaian konflik Persebaya diserahkan sepenuhnya kepada klub-

klub anggota. Direktur PT Persebaya Indonesia ini mengaku tak mempermasalahkan bentuk penyelesaian dalam kasus dualisme kepemilikan Persebaya, apakah melalui merger atau opsi lain. “Saya menyambut baik keputusan PSSI, tapi yang penting hak-hak klub anggota Persebaya tidak dikebiri karena pemegang kedaulatan tertinggi ada di tangan klub anggota,” katanya menanggapi hasil rapat Komite Eksekutif PSSI soal kasus Persebaya. Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin telah menunjuk Wakil Ketua PSSI Farid Rahman untuk mengawal proses merger kedua kubu yang berseteru tersebut. Cholid mengatakan, pihaknya masih akan menunggu surat resmi dari PSSI dalam penyelesaian konflik Persebaya, sebelum mengambil langkah. “Saya belum menerima surat soal keputusan hasil rapat Komite Eksekutif PSSI. Saya terserah klub anggota saja, karena saya hanya menjalankan amanah,” tambahnya. (ant)

POBSI Andalkan Putra di SEAG SEMARANG - Tim biliar Indonesia menargetkan kelompok putra untuk memenuhi target meraih dua medali emas pada SEA Games XXVI di Sumatera Selatan dan DKI Jakarta, 11-22 November 2011. Ketua Umum PB Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI), Tutuk Kurniawan kemarin mengatakan, untuk kelompok putri cukup berat. “Memang kita tidak mengecilkan pebiliar putri, tetapi saya melihat peluang besar justru ada pada kelompok putra yang mengandalkan Ricky Yang, Neza Nasution, M Zulfikri, dan Ryan,” katanya. Dari keempat pebiliar putra tersebut, kata dia, diharapkan

bisa meraih medali emas untuk nomor pool, yaitu double bola sembilan serta bola delapan dan bola sembilan perorangan. “Tantangan atau pesaing mereka masih sama pada SEA Games 2009 Laos, dari Thailand, Vietnam, Filipina, dan Singapura,” kata Tutuk Kurniawan yang juga Wakil Ketua Umum III (bidang perencanaan dan anggaran) KONI Jawa Tengah. Di samping itu, Indonesia juga berpeluang merebut medali emas dari nomor snooker putra karena diperkuat Rudi Sulaeman yang sudah sekitar 20 tahun bertempat tinggal di Australia. Rudy yang tercatat sebagai atlet DKI Jakarta terse-

but, menurut dia, bekerja di tempat biliar di negara tersebut dan di sana pada umumnya memainkan nomor snooker. “DKI Jakarta hanya menurunkan Rudy saat tertentu seperti PON atau kejurnas,” katanya. Ia menambahkan, Rudy Sulaeman memang tidak mengikuti pendidikan pembangunan karakter di Batujajar bagi atlet pelatnas. “Saya sudah bicara kepada Bu Rita (Rita Subowo, Ketua Umum KONI Pusat) soal itu dan tidak masalah,” katanya. Menyinggung pesaing berat Rudy, dia mengatakan, bakal datang dari pebiliar Thailand, Vietnam, dan Singapura. “Pokoknya pebiliar di luar In-

donesia semua terbiasa memainkan nomor snooker, sedangkan di Indonesia yang memainkan nomor pool atau meja besar,” katanya. Dengan pengalaman yang bersangkutan di Australia diharapkan bisa meraih prstasi maksimal pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia Tenggara mendatang. Menurut dia, Indonesia hanya mengincar dua medali emas di SEA Games mendatang setelah usulan 60 persen mempertandingkan nomor pool ditolak INASOC. “Kalau juara umum berat karena harus merebut empat emas dari 11 nomor yang dipertandingkan,” katanya. (ant)

PICKUP POINT

Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini

HOTEL

TRANSJAKARTA -

Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor

1 2 3 4 5 6 7 8

: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan : Harmoni – Lebak Bulus

SPBU PERTAMINA -

SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU

34.115.10, Arteri Panjang 34.132.09, Rawamangun 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto 34.135.05, Kramat Jati 34.138.06, Kampung Rambutan 34.131.02, Matraman 34.111.03, KS. Tubun 34.129.02, Gatot Subroto 31.129.03, HR. Rasuna Said 34.125.07, Cilandak KKO 34.154.15, Jl. RE Martadinata, Ciputat 34.164.02, Jl. Margonda Raya, Depok 34.124.10, Karang Tengah 34.165.12, Jl. Raya Limo, Depok 34.165.03, Cinere Raya 34.114.01, Jl. Raya Jelambar 34.113.01, Jl. Raya Jembatan Besi 34.144.03, Jl. Raya Pluit Selatan 34.144.01, Jl. Raya Pluit Selatan 34.124.07, Jl. Raya Terogong, Jak-Sel

RESTORAN & CAFE Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor -

RUMAH SAKIT RS. PAD Gatot Subroto RS. Bhineka Bakti Husada RS. Islam Jakarta RS. Dharmais, Jakarta RS. Siloam Hospital Cikarang RS. Harapan Keluarga Cikarang RS. Hasana Medica Cikarang Hotel Ambara

-

Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan Hotel Paninsula Hotel Ibis Hotel Santika Hotel Kartika Chandra Hotel Crown Hotel Century Park Hotel Sultan Hotel Mulia Hotel Le Meridien Hotel Sahid Hotel Grand Hyatt Hotel Millennium Hotel Arya Duta Hotel Nikko Hotel Saripan Pacifik Hotel Papaho Bogor TRADE CENTER

-

Blok M Plaza Mall Cilandak Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor Plaza Depok Mall Depok Pamulang Square OFFICE BUILDING

-

BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor Green Lake View, Ciputat Kantor Pos , Ciputat Plaza Telkom, Ciputat TEMPAT UMUM

-

Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor

6


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 23 September 2011

7

Claudio Ranieri

Dikabarkan Tangani Inter ROMA - Mantan pelatih Chelsea dan Juventus, Claudio Ranieri, dikabarkan telah dikontrak dua tahun sebagai pelatih Inter Milan yang baru, menurut laporan beberapa media Italia, kemarin. Agen Ranieri, Giuseppe Bozzo, telah bertemu dengan Wakil Presiden Inter, Rinaldo Ghelfi, pada Rabu malam, setelah pemecatan atas Gian Piero Gasperini pada siang harinya. Pelatih yang memiliki julukan Tinkerman saat melatih di Chelsea dikabarkan akan memimpin para pemain Inter dalam sesi latihan Kamis, menurut laporan sejumlah media Italia. Bagi Ranieri, pekerjaan itu akan menjadi yang pertama setelah ia mundur dari AS Roma pada Februari lalu, menyusul empat kekalahan beruntun kala itu. Sebelumnya, Gasperini melepas tugasnya dari Inter setelah empat kekalahan dan satu hasil seri dalam lima pertandingan awal musim ini, termasuk kekalahan memalukan 3-1 atas Novara, Selasa malam. Inter juga menderita kekalahan dari Palermo di liga, Trabzonspor di Liga Champions, dan seteru abadi AC Milan di Piala Super Italia. Satu-satunya pertandingan yang tidak berakhir dengan kekalahan untuk Inter adalah hasil imbang tanpa gol saat menjamu Roma pekan lalu. Ranieri dikenal sebagai “pelatih yang hampir berhasil” selama karirnya melatih Valencia, Juventus, Chelsea, dan Roma. Ia hanya pernah mengecap trofi Piala Italia bersama Fiorentina pada 1996 dan Piala Spanyol bersama Valencia tiga tahun kemudian. Dalam musim pertamanya bersama Roma, ia hampir saja memenangkan liga sebelum akhirnya digusur Inter yang diasuh Jose Mourinho. Tahun lalu timnya terseok dan Ranieri mundur sebelum akhirnya Roma tersingkir dari Liga Champions dan menempati posisi papan tengah klasemen. (ant)

Schalke Siap

Perpanjang Kontrak Raul BERLIN - Schalke siap menawarkan perpanjangan kontrak satu tahun kepada penyerang veteran Spanyol Raul Gonzales, kata presiden klub Schalke Clemens Toennies kepada Sport Bild dalam wawancara yang dirilis kemarin. “Ketika seseorang bermain sepakbola dengan baik, mampu beradaptasi, dan menemukan identitasnya bersama klub, maka tidak ada alasan untuk memperpanjang kontraknya. Kami sangat bangga atas setiap menit pertandingan Schalke yang dimainkan Raul,” kata Toennies. “Secara finansial, kami dapat mempertahankan Raul di tim,” katanya, seraya menambahkan bahwa ia akan menyerahkan urusan taktik kepada manajer Horst Heldt dan pelatih Ralf Rangnick. Laporan beberapa media terakhir menyebutkan Raul tidak senang dengan taktik yang diterapkan Rangnick yang memainkannya di belakang striker jangkung Belanda, Klass-Jan Huntelaar. Raul yang kontraknya akan habis akhir musim ini, pindah ke Jerman setahun lalu setelah bermain dengan banyak gelar bersama Real Madrid selama 16 tahun, termasuk tiga gelar di pentas Eropa. Ia kini berusia 35 tahun, namun tetap membuktikan ketajamannya dengan mencetak 19 gol tahun lalu, termasuk enam gol di Liga Champions sebelum Schalke ditekuk Manchester United pada semi final. Tonnies percaya bahwa pemain veteran yang sudah bermain untuk 800 pertandingan liga itu menikmati petualangannya di Jerman. “Kami merupakan klub yang hebat dengan suporter yang luar biasa. Ia tidak akan mudah menemukan hal itu di tempat lain. Raul bukan pengejar bayaran tinggi dan ia sepenuh hati bermain untuk Schalke,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ap

GOL PENYEIMBANG – Pemain Barcelona Cesc Fabregas menjadi penyelamat Barcelona setelah mencetak gol penyeimbang ke gawang Valencia dalam pertandingan La Liga Spanyol di Mestalla stadium, Valencia, Spanyol, kemarin.

Fabregas Selamatkan Barcelona BARCELONA - Gebrakan Cesc Fabregas menyelamatkan tim juara Barcelona untuk mendapatkan satu poin, setelah permainan berakhir dengan angka 2-2 lawan tim pemuncak klasemen Valencia, kemarin. Setelah laga akhir minggu lalu, La Liga diwarnai keunggulan dua tim tangguh Barca dan Real Madrid, yang menang dengan celah angka besar. Tapi setelah itu, situasinya berubah dan kini Valencia memimpin klasemen dengan keunggulan 10 poin. Real melorot ketika kandas di Levante kemudian imbang 0-

0 lawan Racing Santander. Valencia memimpin ketika pertandingan baru berlangsung tujuh menit ketika Eric Abidal menerima bola dari Jeremy Mathieu namun si kulit bundar melenceng ke dalam gawang sendiri tapi dua menit kemudian Pedro Rodriguez menyamakan kedudukan setelah saling tukar bola dengan Cesc dan Lionel Messi. Valencia berkali-kali mendominasi jalannya pertandingan dan mereka kembali memimpin ketika Pablo Hernandez berhasil memanfaatkan

Vettel Bidik Juara Dunia Lagi Sebastian Vettel

SINGAPURA - Sebastian Vettel berupaya menjadi pebalap termuda yang berhasil mempertahankan gelar juara dunia Formula Satu (F1) dengan mencoba memenangkan balapan Grand Prix Singapura akhir pekan ini. Pebalap Jerman berusia 24 tahun itu juga menargetkan kemenangan tiga kali beruntun bagi Red Bull, setelah sebelumnya sukses di Belgia dan Italia, dengan menjuarai balapan di sirkuit jalanan Marina Bay, Minggu malam. Namun dalam balapan panjang dan kondisi yang panas, Vettel, sadar bahwa impiannya untuk gelar juara dunia tidak akan mudah karena selain tantangan fisik dan teknis, ia harus mengatasi perjuangan gigih dari rival-rivalnya. Vettel, yang

telah mengumpulkan 284 poin, unggul 112 angka dari saingan terdekatnya Fernando Alonso dari Ferrari yang merupakan juara dunia dua kali. Selisih poin itu berarti bahwa selain Vettel harus memastikan kemenangan, Alonso harus gagal finis di podium untuk Ferrari, sebuah capaian yang telah dilakukannya tujuh kali dalam musim ini. Pebalap Inggris Jenson Button dari McLaren dan rekan setimnya di Red Bull Mark Webber dari Australia mengumpulkan poin yang sama 167, tertinggal lima poin dari Alonso. Vettel dapat menjadi juara jika menempuh enam balapan tersisa yang dimulai akhir pekan ini dengan cermat, mengumpulkan poin tanpa men-

gambil resiko. Namun menurut Direktur Teknik Red Bull, Adrian Newey, cara itu bukan gaya Vettel. “Sebastian tidak ingin melaju dengan santai untuk merengkuh gelar juara dunia. Ia sangat menginginkannya, seperti yang anda lihat di Monza,” katanya yang mengacu kepada aksi overtake sang juara dunia terhadap Alonso untuk memimpin balapan pada lap kelima. “Ia merupakan pembalap hebat yang jarang mengulang kesalahan yang sama,” kata Newey. “Ia belajar dan mendengarkan kritik. Tahun lalu, orang mengatakan bahwa ia hanya hebat saat memimpin balapan, namun tidak bisa menyusul pebalap lain, sekarang orang tidak akan bisa berkata begitu

lagi,” katanya. Alonso, yang telah menjuarai GP Singapura dua kali termasuk tahun lalu, menegaskan bahwa dirinya berambisi menghambat perayaan gelar juara Red Bull setidaknya untuk satu pekan lagi. Pebalap McLaren Jenson Button dan rekan setimnya Lewis Hamilton, yang menjadi pemenang balapan di Singapura dua tahun lalu, juga akan menjadi pesaing yang tangguh. Pemimpin Tim McLaren Martin Whitmarsh meramalkan jalannya balapan yang menegangkan terkait penggunaaan Sistem Reduksi Tarikan (DRS) di trek panjang yang berliku antara tikungan kelima dan tujuh. Tahun lalu, Alonso berhasil menghambat Vettel yang lebih cepat untuk menang, namun Whitmarsh yakin skenario seperti itu tak kan terulang lagi. “Untungnya, kami memiliki dua pebalap yang tidak pernah puas berada di belakang mobil lain, namun penggunaan DRS berarti bahwa kita akan menyaksikan balapan yang sangat menegangkan pekan ini,” katanya. Button maupun Hamilton berkeyakinan bahwa mereka dapat memenangi balapan tersebut. “Saya tidak akan menyerah dan akan membalap untuk menang seperti biasa,” kata Hamilton. Balapan akhir pekan ini merupakan penyelenggaraan keempat balapan era modern di Singapura dan diharapkan akan mendatangkan banyak penonton ke kota yang pertama kali menyelenggarakan Gran Prix pada 1961 itu. Dibutuhkan 1.500 lampu sorot yang menghasilkan cahaya berkekuatan 3.000 lux — empat kali lebih besar dari jumlah lampu yang dibutuhkan untuk perhelatan olahraga biasa — yang akan sangat berbeda dengan balapan di Singapura jaman dulu, serta mungkin akan berakhir klimaks dengan penobatan gelar juara dunia. (ant)

umpan panjang dari Mathieu. Sebelum mengakhiri babak pertama, Roberto Soldado gagal memanfaatkan peluang emas ketika sudah berhadapan dengan penjaga gawang. Barca meningkatkan irama permainan dan Messi serta Fabregas bekerja sama membangun serangan sampai akhirnya lahir gol balasan membuat permainan menjadi imbang 2-2. Pada injury time Valencia menjadi tinggal 10 orang karena pemain bertahan Jordi Alba mendapat kartu merah karena

memberikan komentar di lapangan kepada wasit. Pelatih Barcelona Pep Guardiola mengatakan ia tidak pernah berpikir pertandingan kedua klub itu akan berakhir dengan imbang. “Orang yang tidak terlibat langsung dengan olahraga ini mungkin akan mengatakan pertandingan liga adalah antara dua tim, tapi pelatih dan pemain tidak mengatakan hal seperti itu,” kata Guardiola. “Valencia menunjukkan kiprahnya sebagai tim kuat dan pantas menang. Tapi ternyata tidak ada tim menang dan pertandingan amat menarik dis-

aksikan. Saya tidak kecewa dengan hasil pertandingan itu karena kami masih memiliki peluang untuk memenangi laga lainnya,” katanya. Pelatih Real Jose Mourinho membuat beberapa pergantian setelah mereka kalah di Levante, tetapi usahanya itu kelihatan kurang efektif. Cristiano Ronaldo menggebrak tapi usahanya itu dapat dijinakkan penjaga gawang Tono Rodriguez pada babak pertama dan masuknya Angel Di Maria pada babak kedua tidak mengubah irama permainan. (ant)

Hargreaves

Rayakan Debut dengan Gol

Suluh Indonesia/ap

SELEBRASI – Striker Manchester City Owen Hargreaves melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Birmingham dalam babak ketiga Piala Liga Inggris di The City of Manchester Stadium, Manchester, Inggris, kemarin.

LONDON - Owen Hargreaves menjalani pertandingan perdana pasca cedera tiga tahun yang mengancam karirnya dengan mencetak gol saat Manchester City menekuk Birmingham City 20 pada babak ketiga Piala Liga Inggris kemarin. Mantan pemain tim nasional yang telah membela Inggris sebanyak 42 pertandingan itu, hanya bermain kurang dari 15 menit sejak terakhir kali menjalani pertandingan penuh pada 21 September 2008. Dalam pertandingan melawan juara bertahan Piala Liga Inggris itu, Hargreaves mencetak gol dengan tendangan dari jarak 22 meter pada menit ke-17 dan bermain baik di lini tengah serta mampu mempertajam serangan City. Mario Balotelli

kemudian menggenapi kemenangan City dengan gol pada menit ke-38, yang memastikan langkah mereka menuju babak 16 besar. Hargreaves mendapat tepuk tangan yang riuh dari penonton ketika diganti pada menit ke-57 dan tanpa mendapat cedera, yang membuktikan ia telah seratus persen pulih. “Tiga tahun terakhir adalah masa pembelajaran yang berliku bagi saya,” katanya kepada Sky Sports. “Saya tidak pernah membayangkan diri saya bisa melewati masa-masa yang sangat sulit seperti itu,” sambungnya. Hargreaves yang berusia 30 tahun hanya melakoni 39 pertandingan dalam empat tahun terakhir sebelum diputus kontraknya oleh Manchester United akhir musim lalu. Ia terakhir kali mencetak gol pada April 2008 guna memastikan kemenangan

2-1 United atas Arsenal, namun dalam enam bulan serangkaian cedera membuatnya tidak bisa bermain dan muncul rumor bahwa ia tidak akan mengakhiri karirnya. Mantan pemain Bayern Munich itu bergabung dengan CIty bulan lalu setelah mengunggah video di YouTube yang menyatakan ia telah mengatasi masalah tersulit dalam karirnya. Pelatih barunya Roberto Mancini memuji Hargreaves dalam pertandingan debutnya di depan publik Etihad Stadium itu. “Saya turut bahagia untuk Owen karena ia bermain baik tanpa mendapat masalah apa pun. Ia mencetak gol indah dan saya harap ia beruntung untuk tetap fit sehingga bisa menambal lini tengah kami,” katanya. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Jumat 23 September 2011

8

Longsor di Temanggung

Empat Orang Tewas Tertimbun TEMANGGUNG - Empat orang dari enam korban tanah longsor di Dusun Sembong, Desa Gandon, Temanggung, Jawa Tengah, ditemukan tewas. Korban meninggal keempat bernama Maryanto (42) berhasil dievakuasi tim SAR pada Kamis sekitar pukul 00.30 WIB. Kasi Perlindungan Masyarakat, Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas) Kabupaten Temanggung, Eko Suprapto yang berada di lokasi bencana mengatakan, korban meninggal keempat sebenarnya ditemukan posisinya pada Rabu sekitar pukul 23.30 WIB, namun tim kesulitan untuk segera menge-

vakuasi karena tubuh korban tertindih bongkahan batu cadas besar. ‘’Tim harus memecah bongkahan batu cadas tersebut secara manual dengan menggunakan linggis dan palu. Sekitar satu jam kemudian korban baru bisa diangkat untuk dievakuasi,” katanya. Tiga korban meninggal lainnya adalah Santo (25) ditemukan pertama, kemudian Redi (17), dan Alfin (15), sedangkan dua korban mengalami luka-luka, yakni Toni Siswanto (15) luka memar bagian tangan dan Matekur (16) patah tulang tangan dan menjalani perawatan di RSUD Temanggung. Para korban saat kejadian sedang mencari ikan di bawah

tebing yang longsor di kawasan Kedung Manak, Sungai Tingal, Dusun Sembong, Desa Gandon. Eko mengatakan, pencarian korban agak mengalami kendala karena korban tertimbun bongkahan batu cadas dan peralatan yang ada hanya manual. Pada awal pencarian juga terganggu genangan air yang ada, namun setelah ditambah beberapa pompa air genangan bisa diatasi. Ketua RT 01/RW 05 Dusun Sembong, Desa Gandon, Joko Triyono mengatakan, sebanyak 30an warga Sembong mencari ikan di Kedung Manak, dan tibatiba tebing runtuh dan menimpa para korban. (ant)

300 Pejabat Sulut

Menjalani Tes Urine MANADO - Badan Narkotika Nasional memeriksa urine pejabat struktural eselon II, III, dan IV Pemerintah Provinsi Sulut. ‘’Program mengambil sampel urine pejabat ini sebagai tindak lanjut dari program nasional Indonesia Bebas Narkotika 2015,” kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakkar) Badan Narkotika Provinsi Sulawesi Utara Jhony Latumeten di Manado, kemarin. Langkah itu untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa roda pemerintahan di bawah kendali Gubernur Sinyo H Sarundajang dan Wakil Gubernur Djouhari Kansil bersih narkotika. ‘’Ini sebuah komitmen yang harus diapresia-

si. Dan sebagai buktinya pejabat eselon II, III dan IV sudah diambil sampel urinenya untuk memeriksa apakah mengandung narkotika atau tidak,” ujarnya. Usai pemeriksaan urine, kata Latumeten, BNP akan menyerahkan hasilnya kepada pemerintah provinsi. ‘’Jadi bila ditemukan ada pejabat yang memakai narkotika selanjutnya diserahkan kepada pemerintah provinsi untuk menindaklanjutinya,” imbuhnya. Kepala Bidang Penegakan Hukum BNP Sulawesi Utara Pratikno mengatakan, sampel urine yang diambil akan diperiksa sepenuhnya oleh BNN. ‘’Jadi hanya satu hari dilaku-

Suluh Indonesia/ant

MENYADAP KARET - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Ani Yudhoyono menyadap karet dalam kunjungan kerjanya di Muaro Jambi, Jambi, kemarin. Pohon karet merupakan mata pencaharian sebagian warga di Provinsi Jambi

kan pengambilan sampel urine untuk semua pejabat. Diperkirakan 300 pejabat yang akan diambil sampelnya,” terang Pratikno. Sementara itu Kepala Bidang Pengadaan dan Pengembangan Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Provinsi Sulawesi Utara Olga Saisab mengatakan, belum semua pejabat yang akan diambil sampelnya datang memenuhi uji urine. ‘’Dari 52 pejabat eselon II tinggal tiga pejabat yang belum diambil sampel urinenya karena masih mengikuti rapat,” jelasnya seraya mengatakan, pejaqbat dimaksud berjanji akan menjalani tes urine. (ant)

Suluh Indonesia/ant

TINJAU LUMPUR - Wapres Boediono didampingi Gubernur Jatim, Soekarwo (kiri) mengamati peta dari dampak lumpur saat melakukan kunjungan di anjungan titik 25 tanggul penahan lumpur kawasan Jatirejo.

70 Persen Bangunan

Madrasah Memprihatinkan TASIKMALAYA - Sebesar 70 persen kondisi bangunan madrasah iftidaiyah (MI) Madrsah Tsanawiyah (Mts) dan Madrasah Aliyah (MA) tersebar di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dalam keadaan rusak memprihatinkan. ‘’Ada sekitar 70 persen bangunan madrasah tingkat MI, Mts dan MA di Kabupaten Tasikmalaya ini keadaannya mengkhawatirkan,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Dadan Rohmansyah di Tasikmalaya, kemarin. Sebesar 70 persen kondisi fisik bangunan yang sudah memprihatinkan itu dari jumlah keberadaan bangunan madrasah di Kabupaten

Tasikmalaya untuk MI 198, Mts 176, dan MA 58. Rata-rata kerusakan fisik bangunan madrasah tersebut, kata Dadang diantaranya seperti dinding tembok mengalami retak-retak, tidak berdinding tembok permanen atau hanya dari bambu bilik bahkan hanya berlantai tanah. ‘’Ada yang tiang bangunannya hanya diganjal, tidak pakai tembok atau hanya bilik saja, tapi itu tidak semua dalam satu madrasah misal ada enam lokal yang bagusnya, empat lokalnya kurang bagus,” jelasnya. Sementara itu adanya bantuan perbaikan madrasah yang pernah dikucurkan pemerintah tahun 2009, kata

Dadang tidak mencukupi untuk melakukan perbaikan seluruh bangunan madrasah. ‘’2009 hampir seluruhnya mendapatkan bantuan tapi hanya cukup satu lokal padahal butuhnya lima lokal,” katanya. Namun bangunan madrasah yang memprihatinkan itu, kata Dadang hanya yang berstatus swasta, sementara madrasah berstatus negeri kondisi fisik bangunannya dinilai sudah baik dan memadai. Madrasah yang berstatus negeri itu, kata Dadang jumlahnya relatif masih kecil yakni terdapat 6 MI, 13 Mts, dan 7 MA yang hanya berada dibeberapa daerah di Kabupaten Tasikmalaya. (ant)

MUI Banten Tegaskan

Dana Hibah Buat Operasional SERANG - Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten KH Syibli E Sarjaya menegaskan, dana hibah yang diterima dari pemerintah setempat sangat bermanfaat bagi berjalannya program-program operasional organisasi itu. ‘’Tanpa dana hibah, mungkin MUI akan berjalan terseok-seok,” ujarnya di Masjid Banten Al Bantani Serang, kemarin. Syibli menjelaskan, sebetulnya keberadaan dana hibah itu tidak perlu dipermasalahkan, apalagi sampai menjadi isu yang dibesar-besarkan. MUI sudah menerima dana hibah dari Pemprov Banten sejak tahun 2002. Sejak itu hingga saat ini

jumlahnya terus mengalami peningkatan yang disesuaikan dengan kemampuan APBD yang juga terus mengalami perkembangan. Untuk tahun 2011, MUI menerima dana hibah sekitar Rp8,4 miliar untuk tahap pertama dan Rp770 juta untuk tahap kedua. Dari dana hibah tahap pertama, dialokasikan untuk mencetak Al Qur’an Mushaf Al-Bantani sebanyak 105 ribu eksemplar senilai Rp7,5 miliar. Kemudian, untuk operasional MUI Kabupaten/Kota masing-masing Rp10 juta. ‘’Selebihnya untuk biaya operasional,” tambahnya. Sedangkan untuk dana hibah tahap kedua, dialokasikan untuk dana operasional

MUI di tingkat kecamatan seBanten yang jumlahnya mencapai 154 kecamatan. MUI kecamatan menerima Rp5 juta. ‘’Secara faktual, MUI Banten hingga tahun ini memang menerima dana hibah dan telah dimanfaatkan seluruhnya untuk kepentingan organisasi dalam menjalankan programprogramnya yang sebegitu besar,” kata Syibli. Syibli mengatakan bahwa dalam visi dan misi pembangunan Banten di antaranya berisi tentang upaya peningkatan kualitas keagamaan. Terkait dengan hal itu, MUI berupaya melaksanakan berbagai program dalam rangka mencerdaskan mental spiritual masyarakat. (ant)

Penyakit Kaki Gajah

Serang Warga Serang SERANG - Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten, dinyatakan sebagai daerah endemis penyakit kaki gajah. Kepala Bidang Pengendalian Pencegahan Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P3KL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang Ela Mediana di Serang, kemarin mengatakan, saat ini sebanyak 2,3 persen penduduk di Kecamatan Kasemen positif tertular penyakit kaki gajah atau filariasis. Fakta itu, kata Ela diketahui setelah Dinas Kesehatan Kota Serang melakukan pemeriksaan darah penduduk di Kasemen. Dari pe-

meriksaan itu, sebanyak 2,3 persennya positif mengandung cacing filaria, penyebab penyakit kaki gajah, yang ditularkan melalui berbagai jenis nyamuk. ‘’Tetapi ini baru darahnya saja yang positif mengandung cacing. Sementara efek pembengkakan baru akan terjadi paling cepat tiga tahun kemudian,” kata Ela. Ela mengatakan agar cacing dalam darah warga Kasemen ini tidak berkembang biak, maka pihaknya akan menekankan kepada para kepala desa agar memerintahkan warga yang positif memiliki cacing filaria agar meminum obat khusus untuk kaki gajah. ‘’Tetapi obat untuk kaki gajah ini tidak boleh

diberikan pada anak berumur kurang dari 2 tahun, ibu hamil atau menyusui, dan penderita sakit berat,” ujarnya. Ela menambahkan, dari enam kecamatan yang ada di Kota Serang, Kasemen menjadi kecamatan yang paling banyak terdapat penderita kaki gajah karena dari 25 orang penderita filarisasi di Kota Serang, tujuh diantarannya adalah warga Kecamatan Kasemen. ‘’Tujuh penderita ini terdiri dari tiga orang penderita kasus yang ditemukan pada 2009, sedangkan sisanya yang empat orang ditemukan pada 2010 ini,” katanya seraya menambahkan bahwa Pemkot Serang menganggarkan dana untuk pe-

nanganan filariasis Rp 200 juta. Total dana itu digunakan untuk semua kegiatan yang berkaitan dengan filariasis seperti sosialisasi, sampai biaya transport untuk kader. Kasi Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Serang Hikmat menambahkan bahwa gerakan serentak meminum obat untuk kaki gajah masih belum mendapat hasil maksimal. Padahal, keserempakan ini sangat membantu mengunci penularan penyakit kaki gajah oleh nyamuk. Ia menyebutkan, dari target yang seharusnya, yaitu sebesar 85 persen warga yang harus meminum obat, tetapi baru tercapai 58 persen. (ant)


Edisi 23 September 2011 | Suluh Indonesia