Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Kamis, 20 September 2012

No. 177 tahun VI

Pengemban Pengamal Pancasila

Menkopolhukam :

Gunakan Hak Pilih Anda ... JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto mengajak masyarakat DKI Jakarta untuk menggunakan hak pilih dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta putaran kedua yang akan dilaksanakan, hari ini. ‘’Jadi besok itu dilaksanakan Pemilihan Gubernur DKI, oleh karena itu terutama saya berharap agar masyarakat DKI sepenuhnya dan semaksimal mungkin menggunakan hak suaranya sehingga nanti siapapun hasil dari Pilkada DKI itu mendapat legitimasi yang kuat dari rakyat Jakarta,” katanya di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin. Ia juga meminta agar tim-tim pemenangan calon gubernur, baik dari Fauzi Bowo maupun Jokowi untuk bisa mengedalikan dan menenangkan para pendukung kedua kandidat. ‘’Untuk dapat memelihara keter-

tiban dan keamanan, hindari perselisihan, hindari tindakan-tindakan kekerasan sehingga kita bisa melaksanakan proses demokrasi di Jakarta ini dengan baik,” katanya. Untuk itu, ia mengajak, kepada semua pihak, tidak hanya aparat keamanan, namun juga masyrakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan saat pesta demokrasi tersebut berlangsung. ‘’Peran serta masyarakat sangat penting di sini, masing-masing, secara individu, secara kelompok, utamanya adalah partisipasi tadi,” katanya. Sementara itu, seperti diberitakan, Pemilihan Gubernur DKI Jakarta putaran kedua akan dilaksanakan pada Kamis, 20 September 2012. Putaran kedua ini akan menentukan Gubernur DKI Jakarta untuk lima tahun mendatang. (ant)

Pilkada DKI Jakarta

Jokowi Diprediksi Menang JAKARTA - Lembaga Riset Kebijakan Otonomi Daerah atau Rekode mengisyaratkan dalam surveinya pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok) unggul sekitar 20 % suara dibanding rivalnya, pasangan cagub Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (FokeNara) dalam putaran kedua pilgub DKI Jakarta yang dilaksanakan hari ini. Hasil riset tersebut disampaikan peneliti dari Rekode Yunandar dalam keterangan persnya di Gedung DPR, Jakarta, kemarin. Kendati unggul 20 persen, namun Re-

kode mencatat ada sekitar 28 persen suara mengambang yang belum dapat memutuskan. Suara mengambang sebanyak itu diperkirakan terjadi karena berbagai macam faktor, salah satunya isu negatif seperti munculnya isu agama, ras dan antargolongan (SARA) yang sempat diembuskan beberapa waktu lalu. Rekode juga mengindikasikan kemungkinan adanya perubahan sikap dari pemilih yang berbeda pilihan saat putaran pertama lalu karena disuruh oleh pengurus partai atau tokoh agama setempat sebesar 3%, karena mendap-

at iming-iming hadiah berupa uang atau barang 1,8%. Menurut Yunandar, metodologi survei dilakukan di wilayah Jakarta pada warga yang berusia di atas 17 tahun, yang mempunyai hak pilih. Sampel survey dilakukan terhadap warga yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) 2012, sebanyak 400 responden di 42 kelurahan pada 11 September 2012. Dengan sampel error sekitar 4,9 % pada tingkat kepercayaan 95 %. Responden dipilih secara acak melalui wawancara langsung, dan kontrol dilakukan melalui telepon langsung ter-

hadap 90 % responden. Kemenangan itu tersebut dengan sejumlah indikasi antara lain loyalitas pemilih. Untuk Foke loyalitas pemilih mencapai 80 %, sedangkan Jokowi 90 %. Kemudian loyalitas pemilih calon yang sudah gagal yang akan cenderung ke Foke sebanyak 79%, sedangkan yang ke Jokowi sebanyak 90 persen. Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Dolfi mengakui ada kekhawatiran dari suara mengambang sebesar 27 persen yang belum menentukan pilihannya. ‘’Apabila selama kurun waktu sembilan

hari yaitu sejak survei dilakukan 11 September lalu hingga 20 September nanti, ada isu luar biasa yang mempengaruhi pemilih, tentu akan mempengaruhi,’ ujarnya. Selain itu, menurutnya kemenangan Jokowi di hasil survei tersebut didasarkan pada asumsi bahwa pemilih yang hadir 100 persen menggunakan hak pilihnya. Jika partisipasi pemilih lebih rendah dari itu, dia mengakui hasilnya kemungkinan akan berbeda. ‘’Makanya ini dengan asumsi pemilih datang 100 persen, kita yakin berpeluang menang,’ tandasnya. (har)

Inggris Jamin

SBY Aman

Penarikan Penyidik

Hambat Penyidikan JAKARTA - Ketua KPK Abraham Samad menegaskan, terbatasnya jumlah penyidik KPK dan kemudian ada penarikan 20 penyidik dari Polri membuat penyelidikan kasus bail out Bank Century menjadi sedikit terhambat. ‘’Penyidik KPK jumlahnya hanya sekitar 100 orang. Dan dengan adanya penarikan penyidik maka secara otomatis membuat kami sedikit terhambat,” katanyasaat memberikan penjelasan kepada Timwas Bank Century DPR di Senayan Jakarta, kemarin. Hadir pada rapat dengar pendapat antara lain Ketua KPK Abraham Samad, Komisioner Adnan Pandupradja. Sedangkan Bambang Widjojanto tidak hadir dan minta ijin karena sedang melakukan seleksi. Sementara Busro Muqodas juga tidak bisa hadir karena sedang berada di Aceh. Lebih Lanjut Abraham menjelaskan adanya penarikan beberapa orang penyidik Polri mempunyai pengaruh untuk menghambat penyelidikan kasus ini. Abraham mengakui bahwa Polri memang menyatakan akan segera mengganti penyidik yang ditariknya. Namun, tambah Abraham, meskipun sudah diganti tidak akan bisa langsung bekerja. ‘’Polri memang mengatakan akan segera mengganti. Tapi itu tidak bisa seperti membalikan tangan karena yang ditarik ini yang menangani kasus-kasus ini. Jadi kalaupun ada yang baru tak mungkin bisa langsung bekerja,” katanya. Abraham Samad menegaskan, KPK tetap berkomitmen untuk menyelesaikan kasus pemberian dana talangan Bank Century agar tidak menjadi beban sejarah. ‘’Kami pimpinan KPK tetap berkomitmden agar bisa selesaikan kasus Bank Century, agar kasus BC ini tidak menjadi beban sejarah seperti halnya kasus Super Semar, ataupun BLBI,” kata Abraham Samad. Abraham menjelaskan bahwa pertemuan antara KPK dengan Timwas BC DPR sudah berlangsung berkali-kali. ‘’Mungkin ada kejenuhan dari timwas. Namun kami tetap berkomitmen dan terus perjuangkan agar tetap transparan,” katanya. Abraham juga menegaskan bahwa KPK tidak pernah berniat sedikit pun untuk menutupi dan sebagainya. “KPK sama sekali tak punya niat, terbersit sedikitpun tidak ada. Karena ini menjadi visi dan misi KPK untuk memberantas korupsi,” kata Abraham. RDP yang dipimpin Wakil Ketua DPR Pramono Anung sebelum memanggil pimpinan KPK juga telah memanggil mantan Wapres M Jusuf Kalla. Pemanggilan para saksi itu terkati dengan dana talangan yang dikenal dengan kasus Bank Century. (har)

Suluh Indonesia/ant

KASUS CENTURY - Mantan Wapres Jusuf Kalla memberikan keterangan kepada Tim Pengawas kasus Bank Century DPR di Jakarta, kemarin. Pemanggilan Kalla terkait dengan kasus dana talangan Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun.

JAKARTA - Pemerintah Inggris menjamin keamanan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akan berkunjung ke Inggris pada 31 Oktober hingga 2 November mendatang. Penegasan tersebut disampaikan Jubir Julian Aldrin Pasha terkait rumor adanya sayembara penangkapan Presiden SBY dengan hadiah 80.000 poundsterling atau sekitar Rp 790 juta. Julian mengatakan ancaman seperti itu tidak menyurutkan rencana kunjungan kerja Presiden SBY karena telah mendapatkan jaminan keamanan. ‘’Kami juga dapat jaminan dari Kepolisian Inggris bahwa hal-hal itu tidak akan terjadi dan dijamin sepenuhnya oleh pemerintah Inggris,” kata Julian, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin. Sayembara ini digagas Ed Williams, seorang aktivis The West Papua Advocacy Team (WPAT). Melalui siaran radio selandia baru jumat (14/10) pekan lalu dia menganggap Presiden SBY selaku kepala pemerintahan di Indonesia bertanggungjawab atas pelanggaran kemanusiaan di Papua barat. Julian menjelaskan, kedatangan presiden memenuhi undangan Ratu Inggris, Elizabeth II dan PM Inggris David Cameron. Julian mengatakan pihak Istana sudah melakukan komunikasi dengan Kedubes Inggris di Jakarta menanggapi rumor tersebut. Menurutnya, konfirmasi dilakukan mengingat isu penangkapan tersebut sudah menyebar yang dikhawatirkan akan mempengaruhi hubungan baik Inggris dengan Indonesia. Meskipun diakuinya, tidak mungkin seorang kepala negara yang datang atas undangan resmi Ratu dan PM Inggris dperlakukan tidak secara tidak hormat. (har)

Kasus Bank Century

Operasi Senyap Itu Diduga Merugikan Negara MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku ada operasi senyap dalam penyelamatan dengan mengucurkan dana talangan atau bailout Bank Century senilai Rp 6,7 triliun. Sejumlah keanehan yang belum terjawab diungkap JK saat memberikan penjelasan kepada Tim Pengawas kasus Bailout Bank Century DPR di Gedung DPR, Jakarta, kemarin. Fakta yang belum terjawab itu antara lain keputusan bailout Bank Century yang diputuskan dalam waktu singkat. “Ini memang misterius. Kenapa ada operasi senyap? Kalau Wapres saja tidak tahu, apala-

gi lagi yang lain, apalagi Anda,” kata JK dalam rapat Timwas. Padahal saat itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tengah berada di luar negeri, sehingga kendali pemerintahan diembannya selaku

Plt Presiden untuk sementara waktu. Sisi misterius dimaksud, menurut Kalla, yaitu dalam rapat bidang ekonomi di Kantor Wapres yang dipimpinnya. Saat itu rapat dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait antara lain Plt Menko Perekonomian yang dijabat Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Boediono selaku Gubernur Bank Indonesia saat itu. ‘’Itu rapat di kantor saya, di situ dilaporkan semua keadaan ekonomi terkendali. Menko Perekonomian dan BI melaporkan itu,” kata Kalla. Namun, tidak lama berselang dia mendapat laporan bahwa

negeri ini mengalami krisis besar sehingga perlu diambil langkah-langkah penyelamatan, termasuk penyelamatan pada Bank Century sebagai bank gagal yang dikhawatirkan dapat berdampak sistemik. “Gila ini memang. Apa yang dibuat? Saya marah kepada mereka, mengapa pada rapat sebelumnya dikatakan ekonomi terkendali,” imbuhnya. Di saat itu pula dia mendapat laporan bahwa negara “dirampok” oleh pemilik Bank Century sekitar Rp 2,5 triliun. “Itu muncul percakapan saya dengan Pak Boediono (Guber-

nur BI saat itu). Ini siapa yang merampok duit? Pemiliknya. Ya sudah, saya perintahkan tangkap perampoknya,” kata Kalla. Persoalan lain, menurut JK adalah mengenai blanket guarantee yang pernah ditolaknya. Menurut Kalla, blanket guarantee atau penjaminan 100 persen dana nasabah di perbankan akan membangkrutkan negara, seperti yang terjadi pada 1998. Karena dampak dari blanket guarantee masih terasa hingga kini rakyat yang menanggung beban triliunan rupiah. (har)


K ta

Suluh Indonesia, Kamis 20 September 2012

2

K ilas TNI Amankan Glodok Petugas TNI mengamankan kawasan obyek vital Pecinan Glodok, Jakbar menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta yang akan berlangsung pada Kamis (20/9). “Unsur TNI dilibatkan penjagaan pada obyek vital termasuk Pecinan Glodok menjelang pemilihan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Rabu. Rikwanto mengatakan TNI mengerahkan 2.200 personel, guna mengamankan obyek vital, serta mengantisipasi berbagai ancaman bersifat kesukuan dan agama menjelang pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta. Polda Metro Jaya telah memetakan daerah dan tempat pemungutan suara (TPS) yang rawan termasuk lokasi kebakaran yang terjadi sebelum Pilkada DKI Jakarta. Sebelumnya, Polda Metro Jaya menggelar Operasi Mantap Praja Jaya sejak Rabu (12/9) hingga pelaksanaan tahapan Pilkada DKI Jakarta berakhir. Polda Metro Jaya mengerahkan 16.605 personil gabungan termasuk bantuan pasukan dari Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya guna mengamankan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. (ant)

Jaksa Tolak Eksepsi Angie JAKSA penuntut umum dari KPK menolak nota keberatan atau eksepsi atas dakwaan terhadap terdakwa Angelina Sondakh (Angie). Jaksa saat membaca jawaban atas eksepsi Angelina Sondakh di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa, memohon Majelis Hakim Tipikor untuk menolak keberatan terdakwa, menyatakan surat dakwaan penuntut umum dijadikan sebagai dasar pemeriksaan, dan melanjutkan persidangan. Menurut jaksa, keberatan yang disampaikan dalam nota keberatan oleh kuasa hukum terdakwa dalam persidangan sebelumnya di mana pihak terdakwa menganggap dakwaan kabur tidaklah benar. Sedangkan terkait pemilihan dakwaan apakah alternatif atau subsidaritas sepenuhnya kewenangan jaksa penuntut umum. Selain itu adanya dakwaan alternatif akan memberi kesempatan lebih luas pada terdakwa melakukan pembelaan. Sedangkan keberatan terdakwa mengenai jumlah penerimaan uang oleh Angie dalam proyek Kemendiknas mau pun Kemenpora, menurut jaksa, hal tersebut telah dijelaskan terperinci dalam surat dakwaan.(ant)

Saksi Pilkada Harus Jeli KOORDINATOR Presidium Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika), M Syaiful mengingatkan saksi di tempat pemungutan suara (TPS) pada Pilkada DKI Jakarta putaran dua, harus berani memprotes kecurangan. Menurut Syaiful, saksi-saksi di TPS harus berani memprotes kecurangan. Kalau memang pemilih ketahuan membawa handphone atau kertas suara robekannya tidak wajar, suara yang bersangkutan harus dianulir. Menurut Syaiful, dua aturan baru berupa pelarangan membawa handphone berkamera dan coblosan besar sudah diatur dalam peraturan baru KPU DKI. Kedua aturan baru ini mesti diimplementasikan pada hari pencoblosan besok. Pada putaran pertama lalu, lanjut Syaiful, potongan nomor atau gambar, pemilih menukarkan dengan sejumlah uang sebagai barang bukti memilih yang bersangkutan. Cara lain lagi memotret tanda gambar yang sudah dicoblos saat diperlihatkan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PARKIR LIAR - Sejumlah pengendara mobil memarkir kendaraanya di bahu jalan, di belakang kampus UNJ Rawamangun, Jakarta, kemarin. Meski sudah ada rambu larangan parkir, namun pengendara tetap memarkir mobilnya di bahu jalan bahkan hingga dua baris, sehingga membuat kemacetan semakin parah pada jam sibuk.

Proyek BKT Jakarta

Masuki Tahap Penyidikan JAKARTA - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta meningkatkan dugaan korupsi penggelembungan harga tanah pembebasan lahan untuk Proyek Banjir Kanal Timur (BKT) yang diduga merugikan keuangan negara Rp1,6 miliar, dari penyelidikan ke penyidikan. Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati DKI Jakarta, Albert Napitupulu di Jakarta, Rabu, membenarkan sudah ditingkatkannya kasus tersebut

dari penyelidikan ke penyidikan. ‘’Sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan,” katanya. Ia menjelaskan kasus tersebut terkait dalam pembebasan lahan pengganti untuk Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya III Pondok Bambu, Jakarta Timur. Kendati demikian, ia menambahkan sampai sekarang belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. “Ini kan awal

peningkatan dari penyelidikan ke penyidikan,” katanya. Dikatakan, penyidik juga nanti akan memeriksa sejumlah saksi yang terkait dalam kasus tersebut. Tentunya, kata dia, penyidikan itu tidak lain untuk membuat terang sebuah kasus. Disebutkan, modus dugaan korupsi itu dengan menggelembungkan harga tanahnya menjadi Rp537 ribu per meter padahal sebenarnya harganya jauh di bawah

Diadukan ke Polisi JAKARTA - Tim advokasi pasangan Joko WidodoBasuki Tjahaja Purnama atau Jakarta Baru pada Rabu melaporkan Ketua Panwaslu Jakarta, Ramdansyah, terkait dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). ‘’Kami melaporkan saudara Ramdansyah terkait dugaan ketidaknetralan karena melibatkan tim Foke-Nara, ketika melaporkan dugaan kampanye diluar jadwal APPSI ke Polda Metro Jaya,” ujar pelapor, Ir Sufmi Dasko Ahmad SH MH, di Jakarta. Untuk itu, lanjut dia, DKPP hendaknya mengambil tindakan yang dianggap perlu seperti menonaktifkan Ketua Panwaslu DKI Jakarta itu sebelum berlangsungnya pilkada putaran kedua. ‘’Agar proses penyelenggaraan pemilu dapat berlang-

Ditagih Biaya Internet kabar miring tersebut, menurut Emerson, ada baiknya pihak Kejagung melakukan klarifikasi mengenai tagihan biaya internet kepada wartawan yang bertugas di Kejakgung. Hal tersebut menurutnya sangat penting agar publik tahu kondisi yang sesungguhnya, apakah tindakan penagihan pembayaran internet yang seharusnya di bayar oleh pihak kejakgung merupakan tindakan resmi secara institusi kejakgung ataukah hanya kesalahan yang dilakukan oleh pihakpihak tertentu di lingkungan puspenkum. ‘’Jika tindakan tersebut bukan merupakan kebijakan resmi/perintah kejakgung, sebaiknya harus ada sanksi terhadap pihak yang bertanggung jawab atas penagihan ini karena tindakan tersebut telah mencoreng nama baik kejaksaan,” tandasnya. Wakil Jaksa Agung Darmono, belum membalas layanan pesan singkat. (wnd)

Banjir Sejak Dini Suluh Indonesia/ant

BPOM - Sejumlah petugas Badan Pengawasan Obat dan makanan (BPOM) melakukan pemusnahan obat dan makanan ilegal di Kantor BPOM Jakarta Pusat, kemarin.

Tak Bisa Diselesaikan dengan Senyuman SAAT kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2012, sejumlah kesan merakyat dengan mengumbar senyuman acap kali dilakukan para kandidat. harus menunjukkan kecerdasannya dalam memilih calon pemimpin yang akan menjabat selama lima tahun ke depan, pada Kamis (20/9) besok. Setidaknya warga tidak terkungkung hanya dalam pencitraan sosok salah satu calon yang hanya terkesan merakyat. Karena itu Pilgub DKI harus menjadi momentum bagi warga untuk membuktikan hal tersebut. “Untuk mencari pemimpin

sung dengan baik dan ketidaknetralan ini tidak berlanjut. Menurut dia, apa perlunya Ramdansyah datang ke Polda Metro Jaya ditemani dengan tim Foke-Nara. Kuasa hukum tim Jakarta Baru, Habiburokhman, juga menilai terjadi diskriminasi saat timnya melaporkan temuan kasus ke Panwaslu DKI. ‘’Kalau laporan dari tim Foke-Nara masuk tanggal 8 September dan langsung ada vonis pada 12 September. Berbeda jika kami yang melaporkan, laporan masuk tanggal 5, hingga sekarang masih diminta tambahan keterangan,” ujar Habiburokhman. Staf DKPP yang menerima laporan tersebut, Purnomo, mengatakan laporan akan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang berlaku. ‘’Kami perlu tiga hari untuk mengkonfirmasi ke pelapor. Setelah lengkap baru ditentukan sidang,” jelasnya. (kmb)

DKI Antisipasi

Masalah Jakarta

Kondisi ini membuat warga Jakarta lebih terpengaruh dengan kesan ramah yang ditimbulkan daripada tertarik dengan program yang ditawarkan kandidat. Padahal, untuk menyelesaikan sejumlah problematika di Jakarta tidak cukup hanya dengan senyuman semata. Demikian diungkapkan pengamat politik Universitas Indonesia (UI), Iberamsyah, yang menyatakan sebagai barometer politik nasional, warga Jakarta

mat dan Kali Cakung. BKT tersebut melintasi 13 kelurahan dengan panjang 23,5 kilometer dengan total biaya pembangunannya Rp4,9 triliun. Untuk diketahui, pembangunan BKT itu dimaksudkan untuk mengurangi banjir yang sering melanda kota Jakarta. Namun meski BKT telah dibangun dengan menggusur rumah warga, tetapi banjir tetap terjadi meski hujan tidak terlalu besar. (kmb)

Ketua Panwaslu

Wartawan Kejagung JAKARTA - Kejagung dikabarkan tengah menagih biaya internet senilai Rp16 juta kepada wartawan yang bertugas dilingkungan Kejagung. Berdasarkan data yang didapatkan wartawan dari Puspenkum Kejagung, tagihan tersebut dilakukan sebagai biaya tagihan internet yang membengkak di ruang Press Room. Menanggapi adanya tagihan internet tersebut, anggota Badan Pekerja ICW Emerson F Yuntho menilai, hal tersebut sangat memalukan, sebab baru kali ini terjadi di Indonesia, dan didunia, karena lembaga pemerintah lain seperti KPK, MK, dan MA justru berupaya memberikan fasilitas yang layak agar wartawan bisa bekerja dengan baik. ‘’Jika benar adanya penagihan biaya internet sebesar Rp 16 juta kepada wartawan yang bertugas di Kejaksaan Agung, ini suatu yang memalukan dan merupakan yang pertama kali di Indonesia dan bahkan dunia ini,” katanya di Jakarta, kemarin. Untuk meluruskan adanya

angka tersebut. Yang jelas, penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait kasus dugaan korupsi itu. Seperti diketahui, pembangunan BKT tersebut ditujukan untuk mengatasi persoalan banjir di ibukota akibat hujan lokal dan aliran hulu di Jakarta bagian timur. BKT tersebut menampung aliran Kali Ciliwung, Kali Cililitan, Kali Cipinang, Kali Sunter, Kali Buaran, Kali Jati Kra-

Iberamsyah

yang ideal dan layak, warga dapat mempelajari programprogram kerja sang calon. Yang harus diingat adalah bahwa masalah Jakarta tidak bisa selesai hanya dengan senyum,”

ujar Iberamsyah, kemarin. Selanjutnya, ia tak menampik jika pencitraan melalui kesan dekat dengan rakyat dan seakan-akan terzalimi telah menjadi fenomena politik yang paling efektif untuk membius warga. Meski idealnya hal itu tidak dilakukan. “Pemimpin itu harus apa adanya. Terlebih Jakarta sebagai ibu kota dengan segala problematikanya sangat membutuhkan pemimpin yang punya visi. Sehingga pembangunan dapat dilakukan secara berkesinambungan,” tegasnya Karenanya ia melihat debat publik yang digelar KPU DKI di sebuah televisi swasta na-

sional pada Minggu (16/9) lalu, bisa menjadi tolok ukur bagi warga untuk menentukan pilihannya. Warga dapat mencermati segala pemikiran, ide, gagasan dan program yang dipaparkan masing-masing pasangan calon. Namun hendaknya warga jangan terbius dengan janji-janji sosok yang diumbar para kandidat. Hal ini menjadi penting karena untuk memimpin Jakarta, diperlukan sebuah keberanian dan kadang harus bertangan besi. Dinamika sosial dan kebijakan yang terbagi antara pemerintah pusat dan daerah, membuat Jakarta memerlukan sosok pemimpin yang kuat. (kmb)

JAKARTA - Prediksi musim hujan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) baru akan terjadi di ibu kota Oktober mendatang, namun sejumlah langkah antisipasi penanggulangan banjir telah dilakukan Pemprov DKI sejak jauhjauh hari. Salah satunya, dengan menyiapkan 450 pompa pengendali banjir, memaksimalkan fungsi 177 pintu air pengendali banjir, serta mengurangi titik rawan banjir dan genangan di DKI. Wakil Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta, Tarjuki mengatakan, antisipasi penanganan banjir telah dilakukan sejak dini, termasuk dengan menyiapkan 450 pompa di 123 lokasi dan 177 pintu air pengendali banjir di 42 lokasi. Ke-450 pompa itu terbagi atas pompa pengendali banjir stasioner milik dinas sebanyak 174 unit. Kemudian pompa pengendali banjir stasioner dari suku dinas (sudin) PU Tata Air

sebanyak 154 unit, pompa mobile milik dinas 25 unit dan milik sudin 51 unit serta pompa underpass 46 unit. Total seluruh pompa tersebut memiliki daya sedot 406.512 meter kubik per detik. Upaya lainnya adalah dengan mengurangi jumlah titik rawan banjir yang ada di lima wilayah ibu kota. Jika sebelumnya jumlahnya mencapai 78 titik, saat ini sudah berkurang menjadi 62 titik rawan banjir. Titik-titik rawan banjir ini akan terus diupayakan dikurangi, agar Jakarta dapat terbebas dari banjir. Untuk tahun lalu, titik terparah ancaman banjir ini adalah di sepanjang bantaran Kali Ciliwung dan Pesanggrahan. ‘’Walau prediksi BMKG hujan jatuh pada bulan Oktober minggu kedua, tapi kita tidak bisa menunggu begitu saja, karena cuaca hanya bisa diprediksi, sehingga kita harus siap siaga lebih awal,” ujar Tarjuki. Langkah lain yang dilakukan dengan meminimalisir jumlah genangan yang ada. (kmb)


Metr politan

Suluh Indonesia, Kamis 20 September 2012

3

RUU Kamnas

Berpotensi Langgar HAM

Suluh Indonesia/ant

PEMERIKSAAN HARTATI - Tersangka kasus dugaan suap penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit di Buol, Hartati Murdaya, menyalami para pendukungnya usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, kemarin.

Wamen

PNS Tak Kompeten JAKARTA - Wakil Menteri Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Eko Prasodjo, mengatakan jumlah pegawai negeri sipil (PNS) di Tanah Air lebih dari cukup namun kurang kompeten. ‘’Pegawai sangat banyak, tapi sulit mencari pegawai yang kompeten,” ujar Eko di Jakarta, kemarin. Dia mengatakan sejumlah instansi pemerintahan dan pemerintah daerah banyak mengeluhkan sulitnya mencari pegawai yang memenuhi kualifikasi. ‘’Ini akibat seleksi yang dilakukan tidak dengan baik dan berindikasi dengan kecurangan,” tambah dia, Menurut dia, pemerintah se-

harusnya tidak boleh membiarkan orang yang menjadi PNS dengan cara membayar. ‘’Karena sekali kita dapat orang seperti, maka dia akan mengembalikan uang tersebut dengan berbagai cara,’’ katanya. Oleh karena itu, lanjut dia, mulai tahun ini Kementerian PAN dan RB mengubah pola seleksi dengan melibatkan banyak pihak, transparan, efisien, objektif, dan efektif. ‘’Penerimaan CPNS yang transparan membantu kepala daerah yang selama ini dibebani PNS titipan oleh keluarga dan kolega,” jelas dia. Pada penerimaan CPNS 2012, kata Eko, malah ada formasi yang masih kosong kare-

na tidak ada peserta yang memenuhi kualisifikasi dan nilai kelulusan. Eko Prasodjo, mengatakan kementeriannya akan menerapkan tes seleksi CPNS berbasis komputer. ‘’Mulai tahun depan, kami mencari cara yang baik, transparan, efektif, dan efisien. Salah satunya dengan menerapkan seleksi berbasis komputer,” ujar Eko. Dengan metode seleksi tersebut, peserta bisa melakukan tes setiap harinya. Untuk tahap awal, akan diterapkan pada tenaga honorer. Saat ini, kata Eko, Kementerian PAN dan RB sedang menyiapkan perangkatnya di seluruh di Tanah Air. (ant)

Menag Ingatkan

Jaga Kehormatan Agama JAKARTA - MenagSuryadharma Ali mengajak umat Buddha bisa menjaga kehormatan agama lain, karena agama merupakan tuntunan dan sekaligus pula wilayah sensitif karena jika ada yang “tersulut” maka tak satu pihak pun yang diuntungkan. ‘’Mari kita jaga bangsa ini dengan saling hormati satu sama lain. Karena itu, kita harus pandai-pandai menjaga kehormatan agama,” kata Suryadharma Ali dalam pidato sambutannya ketika membuka Mahaniti Loka Dhamma II dan Sippa Dhamma Samajja IV di Sasono Langen Budoyo - TMII Jakarta, kemarin. Menteri Agama pun sempat menyinggung aksi unjuk rasa film anti-Islam ‘’Innocence of Muslim’’ yang dinilainya telah merugikan semua pihak. Padahal Indonesia — dengan segala kemajemukan yang dimiliki — tergolong negara

rukun di dunia. Itu bisa dilihat saat hari-hari besar keagamaan. Hari keagamaan di Indonesia dinyatakan sebagai hari libur nasional, namun saat merayakannya bukan hanya satu kelompok agama tertentu saja. Tapi, agama yang lain juga ikut merayakan. Jika ada “gesekan” kecil, ia menilai, hal itu wajar. Sebab, dalam satu rumah tangga kadang ada anak berselisih dengan kakak atau adik. Selama konflik atau gesekan tak ada yang “mengipasi”, dapat dipastikan konflik tak akan membesar. Kendati begitu, persoalan kerukunan harus terus menerus dijaga dengan memberi pemahaman bahwa Indonesia adalah negara majemuk, tapi tetap memegang teguh persatuan. Pembukaan Mahaniti Loka Dhamma II dan Sippa Dhamma Samajja IV di Sasono Langen

Budoyo TMII itu berlangsung meriah. Lagu rohani Buddha dan tari-tarian klasik ikut meramaikan acara itu. Ikut hadir pada acara itu, Biksu Duta Wira, Sekjen Kemenag Bahrul Hayat, Irjen Kemenag M. Yasin, Dirjen Bimas Buddha Joko Wuryanto, Dirjen Bimas Hindu Tri Guna dan sejumlah pejabat lain. Tak bosan Menag memberi apresiasi kepada Dirjen Bimas Buddha Joko Wuryanto yang mengubah lagu-lagu religi berirama keroncong menjadi pop, sehingga generasi muda tak merasa bosan — apalagi ngantuk jika mendengar — jenuh dan jauh dari lagi bernuansa agama. ‘’Ini salah satu upaya mendekatkan anak muda dengan agama,” kata Menag. Menag menyatakan nilainilai universal, yang dinilai memiliki kesamaan. (ant)

JAKARTA - Indonesian Police Watch (IPW) menganggap RUU berpotensi melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) masyarakat sipil dan Ketetapan (TAP) MPR, serta UU Pembentukan Perundangundangan. ‘’Proses RUU Kamnas berjalan tidak benar, karena berpotensi terjadi pemberangusan terhadap hak masyarakat sipil,” kata Ketua Presidium IPW, Neta S Pane di Jakarta, kemarin. Neta mengatakan pemerintah telah mengembalikan draf RUU Kamnas kepada DPR RI tanpa merevisi atau mengubah pasal yang memiliki penafsiran ganda. Sekitar enam bulan lalu, DPR menyerahkan draf RUU Kamnas beserta catatan revisi pada berbagai pasal yang berpotensi melanggar HAM dan memiliki penafsiran ganda kepada pemerintah. ‘’Namun pemerintah tidak men-

gubah draf RUU yang menjadi catatan DPR untuk direvisi,” ujar Neta. Aktivis IPW itu, menyebutkan perumusan perundanganundangan harus melibatkan pihak yang berkepentingan sesuai Pasal 18 UU Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Perundang-undangan. RUU Kamnas juga melanggar TAP MPR Nomor VI tentang pemisahan TNI dan Polri, serta TAP MPR Nomor VII tahun 2000 tentang kewenangan TNI dalam pertahanan nasional dan Polri berwenang mengatasi keamanan keamanan nasional. Neta mempertanyakan penyusunan RUU Kamnas hanya melibatkan Kementerian Pertahanan dan Kementerian Koordinator Politik Hukum Keamanan, namun tidak mengajak pihak kepolisian sesuai TAP MPR. Potensi yang muncul dari

RUU Kamnas, yakni gangguan keamanan yang ditafsirkan membahayakan pertahanan negara, sehingga dapat terjadi tindakan refresif terhadap masyarakat sipil. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, TB Hasanudin menyatakan RUU Kamnas terdapat kekurangan pada beberapa pasal, seperti tidak ada penjelasan definisi keamanan nasional maupun ancaman nasional terkait indikator dan kategori. “Pemerintah harus memperbaiki pasal yang bersifat elastis karena terdapat multi tafsir,” ungkap Hasanudin. Hasanudin mencontohkan Pasal Pasal 54 huruf (e) RUU Kamnas versi pemerintah tentang adanya kuasa khusus yang dimiliki Dewan Kemanan Nasional yang berhak menyadap, menangkap, memeriksa dan memaksa yang dianggap melanggar HAM. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Kamis 20 September 2012

4

L intas Keluarga Teroris Protes PASCA ditangkapnya Saidil Akbar alias Abay ( 33), warga Pondok Pucung, RT 02/02, Kecamatan Pondok Aren, Tangsel yang disebut-sebut terlibat dalam jaringan terorisme, hingga kini masih menyisakan ketidakpercayaan dari pihak keluarga Saidil. Mereka mendesak polisi untuk bisa memberikan penjelasan dan bukti-bukti terkait keterlibatan Abay dalam jaringan terorisme. Ia mengaku, suaminya sehari-hari adalah loper koran dan tukang cuci steam motor. Mana mungkin dia terlibat jaringan teroris. Sebelumnya, dia bekerja sebagai OB (Office Boy) di salah satu sekolah ternama dikawasan Pondok Aren. Tak hanya istri Abay, mertua Abay, Nami (48), bahkan mengira Abay sang menantu telah dijebak. Sebelum ditangkap, Abay ditelpon oleh temannya yang minta dijemput di mesjid dekat rumah. Sesampai disana, ternyata Abay malah ditangkap. Nami berharap, polisi tidak sembarangan menuduh dan menangkap orang, sebelum memiliki bukti-bukti yang lengkap. (nov)

TPS Keliling di Bekasi KOMISI Pemilihan Umum Kota Bekasi, akan menyediakan TPS keliling untuk menjangkau pemilih di rumah sakit dan lembaga pemasyarakatan. Ketua KPU Kota Bekasi Hendy Irawan di Bekasi, kemarin mengatakan, jumlah TPS keliling pada tahun ini masih didata. Namun pada tahun lalu jumlahnya sekitar 10 hingga 11 unit yang kita sebar di rumah sakit dan Lapas. Menurut dia, TPS keliling itu juga akan menjangkau sejumlah tahanan di delapan Mapolsek Kota Bekasi. Pihaknya ingin mengumpulkan seluruh suara masyarakat yang memiliki hak pilih pada Pilkada 16 Desember 2012. Camat Bekasi Selatan Asep Supyandi meminta KPU menyediakan TPS keliling mengingat banyaknya rumah sakit yang berdomisili di daerah itu. Di daerah Bekasi selatan cukup banyak rumah sakit, dirinya meminta KPU memprioritaskannya. Beberapa rumah sakit tersebut antara lain RS Mitra Keluarga, RS Global Awal Bros. (ant)

Terancam Sidang Ditempat DINAS Perhubungan (Dishub) Kota Depok melakukan razia kendaraan dengan membawa pihak PN, Kejari, aparat Kepolisian dan anggota TNI. Hal itu dilakukan Dishub agar mempermudah dalam melakukan sidang ditempat kejadian. Operasi yang digelar di depan Margocity, Jalan Margonda Raya, Depok, berhasil menjaring sebanyak 86 kendaraan angkutan umum dan angkutan barang., sedangkan dari keseluruhan hanya 32 pengembudi yang menjalani sidang di tempat karena tidak memiliki kelengkapan surat-surat dan ijin trayek. Kepala Bidang Operasional Dinas Perhubungan Kota Depok, Yusmanto, di Depok, kemarin mengatakan, pengendara yang terbukti melanggar langsung kami ajak sidang di tempat, namun yang bersedia hanya 32 saja. Pihak Dishub rencananya akan menggelar operasi ini dalam kurun waktu satu bulan kedepan dengan alasan ingin menegakkan aturan sesuai dengan peraturan yang berlaku. (jif)

Suluh Indonesia/ant

ABAIKAN KESELAMATAN - Puluhan pelajar menaiki truk terbuka di kawasan Cikupa, Tangerang, kemarin. Mengabaikan keselamatan dengan menaiki kendaraan bak terbuka menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas.

Tiga Tahun Lagi

Bekasi Bebas Narkoba BEKASI - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, menargetkan wilayahnya akan terbebas dari penyalahgunaan narkoba pada tahun 2015. Hal itu dikatakan Rahmat dalam agenda Puncak Acara Deklarasi Anti Narkoba dan Korupsi di Lapangan Kecamatan Jatiasih bersama dengan ribuan pelajar dan perwakilan organisasi masyarakat. ‘’Tonggak dasar merealisasikan target tersebut ialah

dengan rampungnya deklarasi pemuda dan pelajar antinarkoba dan antikorupsi yang digelar rutin di 12 kecamatan secara bergiliran sejak April 2012,” ujarnya. Acara yang diselenggarakan bersama oleh Pemerintah Kota Bekasi beserta Badan Narkotika Kota (BNK) Bekasi dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi itu adalah agenda deklarasi terakhir untuk tingkat kecamatan yang diselenggara-

kan bersamaan dengan peringatan Hari Anti Narkoba Internasional tahun 2012 tingkat Kota Bekasi. Dalam sambutannya, Rahmat Effendi, mengatakan Kota Bekasi akan bebas dari penyalahgunaan narkoba pada tahun 2015. ‘’Tren penyalahgunaan narkoba yang terus menurun menjadi dasar keyakinan Kota Bekasi bisa terbebas dari narkoba tiga tahun lagi,” katanya.

Warga Ancam Usir Imigran Gelap

Dinilai Tak Efektif dari daerah lain melintas di jalan raya taman tekno terjadi kemacetan. ‘’Selain menyebabkan kemacetan juga jalan cepat rusak” imbuhnya. Rusaknya infrastruktur dikatakan Taufik sudah dikeluhkan Dinas Bina Marga setempat. Dikarenakan, saat masa pengerasan sudah dilalui kendaraan sehingga beton jalan cepat retak-retak. ‘’Untuk menerapkan Perwal, lokasi penertiban kita lakukan di dua titik yakni di Taman Kota II, Setu dan samping wisma BCA BSD, Serpong. Kecelakaan di kawasan tersebut biasanya terjadi akibat pengendara roda dua yang ingin mendahului truk” imbuhnya. Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangsel, Gacho Sunarso menilai jika perwal tak efektif. (nov)

APTB Bekasi

Tambah 5 Shelter BEKASI - Penyelenggara armada Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) Bekasi-Pulogadung berencana menambah lima ‘shelter’ baru guna menambah minat calon penumpang. ‘’Rencananya akan ada lima shelter baru untuk melengkapi yang saat ini sudah ada di Terminal Induk Kota Bekasi,’’ demikian dikatakan Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Terminal Induk Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, di Bekasi, kemarin. Shelter tersebut berlokasi di Jalan A Yani, Jalan Joyomartono, dan di depan Gedung Depsos Kota Bekasi. ‘’Khusus

raan di tingkat yang lebih rendah. Mulai dari kelurahan dan ditargetkan bisa merambah tingkat RW. ‘’Program ini harus berjenjang karena penciptaan lingkungan yang bersih dari narkoba dan korupsi dilakukan sejak dari diri sendiri,” katanya. Kelompok yang telah mendeklarasikan diri antinarkoba, maka harus siap pula memberikan pelayanan prima bagi pengguna narkoba. (ant)

Dianggap Meresahkan

Perwal Batasi Truk TANGSEL - Perwal Nomor 3 Tahun 2012, tentang jam operasional kendaraan muatan di Kota Tangsel tampaknya kurang berjalan maksimal. Pasalnya, hingga saat ini truk diatas delapan ton masih banyak yang melintas. Akibatnya, kemacetan tak dapat terelakkan dan merusak jalan beton yang baru dibangun. “Meskipun, sudah ada aturan namun masih banyak sopir truk yang membandel” ungkap Kasi Pengendalian Operasi Dinas Perhubungan Komunikasi Informatika Kota Tangsel Taufik Wahidin, kemarin. Taufik mengatakan lantaran masih banyaknya truk melintas, dirinya ditegur oleh walikota Tangsel saat kegiatan Apeksi beberapa hari lalu. Hal ini karena saat rombongan tamu

Menurut dia, tren penurunan penyalahgunaan narkoba itu telah terdeteksi sejak tiga tahun terakhir. Pada tahun 2010, 511 warga Kota Bekasi terdata sebagai pecandu narkoba. Jumlahnya menurun pada tahun 2011 menjadi sebanyak 360 orang. Sementara hingga September 2012, jumlahnya kembali turun menjadi sekitar 200 orang. Program serupa akan berlanjut dengan penyelengga-

shelter di depan Depsos Kota Bekasi, akan dibangun dua unit,” katanya. Zeno mengaku optimistis penambahan shelter itu bisa menambah minat masyarakat setempat untuk menggunakan armada tersebut yang dipercaya sebagai solusi pengentasan kemacetan di Jakarta. Saat ini, kata dia, APTB hanya memiliki satu shelter di Terminal Induk Kota Bekasi dengan konsep yang sederhana. Namun saat ini sedang dibangun shelter dengan ukuran 2,4 meter x 2,5 meter. Rencananya, shelter ini akan rampung pada Oktober 2012,’’ katanya. (ant)

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan G.09-Promo

Suluh Indonesia/him

PEMBAKARAN BENDERA – Anggota dari Himpunan Mahasiswa Indonesia cabang Kota Bogor membakar bendera AS dan Israel terkait dengan pelecehan film Innocence of Muslims di Tugu Kujang, Bogor.

BOGOR - Ratusan warga yang tinggal di Cisarua, Kabupaten Bogor mengancam akan melakukan aksi sweaping hingga pengusiran paksa para imigran gelap yang selama ini dinilai warga begitu meresahkan. Ancaman yang dilakukan tersebut sebagai buntut kekesalan atas tindakan para imigran gelap asal timur tengah yang kerap melakukan aksi pelecehan seksual kepada para wanita sekitar. Para imigran gelap asal Timur Tengah telah bertahun-tahun tinggal di Cisarua. ‘’Jumlahnya banyak, asal nya tidak jelas, kepentingan mereka juga tidak jelas. Malah pelecehan yang mereka lakukan di sini. Banyak pasangan yang cerai hanya karena imigran gelap,” ujar Hasan, perwakilan warga Cisarua di sela-sela sosialisasi tentang imigran gelap di Cisarua, Kabupaten Bogor, kemarin. Selain mengungkap tindakan pelecehan yang dilakukan para imigran gelap, Hasan juga menuturkan bahwa keberadaan mereka juga menimbulkan kecemburuan

sosial. “para imigran hidup enak dari dana IOM sedangkan masyarakat Cisarua harus banting tulang untuk mendapatkan uang. Selain itu, gaya hidup mereka juga jauh dari ajaran Islam. Sebab, para imigran yang mengaku sebagai muslim ini sering mabuk-mabukan, membawa PSK, hingga makan di depan umum saat puasa,”katanya. Untuk itu, Hasan yang dikenal sebagai tokoh masyarakat meminta agar penempatan para imigran tidak di Cisarua, tetapi di wilayah lain yang tidak padat. Bahkan, dirinya menuntut agar pengiriman imigran ke penginapan di Cisarua dihentikan. Jika tidak ada tindak lanjut dari pemerintah, warga mengancam akan melakukan aksi nekat. “Jangan salahkan kami jika nanti ada sweeping atau pengusiran yang berujung konflik,” kata Hasan mengancam. Danramil Cisarua, Kapten Infanteri Mulyadi mengakui adanya potensi konflik yang lebih luas di masyarakat terkait keberadaan para imigran tersebut. ‘’Saya 18 tahun jadi intelijen,’’ katanya. (him)

Lomba Mengarang

Tingkatkan Kecintaan Anak Pada Nabi BANYAK cara dilakukan untuk menumbuhkan rasa cinta anak terhadap Rosul Allah Muhammad, SAW sejak usia dini. Cara itu salah satunya seperti yang dilakukan di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Birrul Waalidain, Semplak, Bogor dengan menggelar kegiatan lomba menulis dan mengarang, bertemakan ‘Cinta Kepada Rosul’, di sekolahnya, kemarin. Kegitan lomba mengrang ini diikuti sekitar 150 pelajar dari kelas empat dan lima. Kegitan tersebut sengaja digelar pihak sekolah dengan tujuan meningkatkan kemampuan sang anak dalam menulis dan mengarang, sekaligus memupuk kecintaan meraka terhadap Rosul Allah, Mu-

hammad, SAW. “Kita ingin menampilkan sesuatu yang berbeda sebagai bentuk ungkapan aspirasi kami terhadap film Innocence of Muslims yang mengguncang dunia Islam saat ini,” kata Ketua Yayasan Birrul Waalidain, H. Memed Jalaludin. Dijelaskan, H. Memed, lomba mengarang dan menulis

dengan tema Cinta Rosul Muhammad ini, didasari rasa cinta, sekaligus keprihatinanan para guru dan para orang tua murid atas apa yang terjadi belakangan ini. “Pada prinsipnya kami mengutuk keras atas apa yang dilakukan pihak-pihak yang ikut terlibat baik langsung maupun tidak langsung dalam film tersebut. Tapi kami ingin mengungkapkan itu semua dengan cara yang berbeda. Salah satunya yakni melalui kegiatan mengarang ini,” ujarnya. Pada kesempatan ini H. Memed juga mengingatkan kepada seluruh umat muslim, khusunya yang ada di Bogor untuk tidak terpancing. (bas)

Suluh Indonesia/him

LOMBA MENGARANG - Ratusan pelajar kelas empat dan lima, di SDIT Birrul Waalidain, Bogor saat mengikuti lomba mengarang.


pini

Suluh Indonesia, Kamis 20 September 2012

F OKUS Karakter Cerdas Pemimpin Saat Kampanye Jangan Sampai Sirna AAT ini, seperti yang sering diungkapkan beberapa kalangan, negeri ini sangat minim negarawan, yang kebanyakan ada adalah politisi. Malahan, yang agak keras pendapatnya mengatakan bahwa sebenarnya yang saat ini banyak adalah para calo. Calo yang sangat menghalalkan segala cara untuk memperoleh keuntungan bagi dirinya serta kelompoknya. Malahan para calo ini tidak segan-segan untuk menjual negerinya sekalipun. Sangat ironis memang. Di tengah negeri kita yang banyak masalah ini, yang diperlukan memang seorang negarawan. negarawan cakap, bijaksana dalam melihat persoalan bangsa dari sudut pluralitas. Bukan dari satu teropong yang menyebabkan hasilnya sangatlah sempit. Kita perlu pemimpin negara, bukan seorang politisi yang hanya mengejar kekuasaan. Tetapi faktanya, malahan yang inilah yang sangat marak sekarang. Mengapa banyak politisi yang jujur, punya komitmen, martabat serta dedikasi tetapi seolah rusak oleh oknum-oknum yang buruk? Ibarat susu sebelanga rusak oleh nila yang puluhan belanga, maka jadilan pendapat itu berkembang dengan suburnya. Dalam konteks Bali, kita sudah punya filosofi soal kepemimpinan. Salah satunya nilai-nilai Asta Brata yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Tetapi, filosofi tinggal filosofi, praktiknya hampir nihil. Kita lihat semua menggunakan segala kemampuan untuk kepentigan sendiri. Cuma, bungkusannya yang dipermanis sehingga terkesan pro-rakyat. Tetapi ujung-ujungnya adalah bagaimana hitung-hitungan itu kena dan pada akhirnya menangguk keuntungan. Sebenarnya, dalam konteks ini, kita tidak bisa memperoleh karakter pemimpin yang sangat ideal. Mungkin jauh panggang dari api. Maka, beban target itu mungkin bisa diturunkan sedikit. Paling tidak bagaimana saorang pemimpin punya visi- misi yang sejati. Bukan visi-misi yang akrab di tengah rakyat hanya pada saat kampanye. Bukan itu. Visi-misi harus jelas tolok ukurnya, dan tentu saja harus ada eksekusi, implementasi. Rencana hanya akan tinggal rencana tanpa eksekusi. Bukan pula eksekusi yang ngawur tanpa mengindahkan UU, peraturanm maupun norma masyarakat setempat. Di Bali ini memang agak susah. Karena Bali itu unik, dan mungkin the only on earth. Makanya, pengambil kebijakan tidak hanya harus mengacu pada undang-undang, tetapi juga peraturan daerah, norma masyarakat setempat local genius dan sebagainya. Agar masyarakat kita dapat menjadi masyarakat follower yang baik, mestinya mereka terbebas dari penghalang-penghalang untuk menjadi warga negara yang baik. Minimal ada tiga penghalang yang semestinya menjadi agenda pembangunan Bali ke depan, seperti, ketahanan pangan, kesehatan dan pendidikan. Tiga pokok permasalahan Bali tersebut, mestinya menjadi agenda pembangunan Bali ke depan. Artinya, jika masyarakat kita terdidik dan terlatih maka masyarakat akan dapat menjadi pengikut yang baik, dan pada akhirnya pembangunan akan dapat dilakukan dengan baik. Sangat aneh kalau para pemimpin kita di Bali menafikan hal itu. Ke mana karakter cerdas, pitar, membumi, nindihin Bali dan sebagainya saat kampanye lalu? Kini sirna seperti tak berbekas. Mencari pemimpin dalam konteks Bali tidak hanya yang pintar tetapi juga mengerti soal kebaliannya sendiri. Masyarakat pun harusnya lebih mengerti sehingga mampu memilih pemimpin yang patut diikuti segala tindak tanduknya. Jangan hanya mengekor, dibawa ke jurang juga diikuti tanpa ada sikap kritis. Terutama wakil rakyat di legislatif. ***

S

Bang D

el

Penarikan penyidik Polri dinilai hambat penyidikan kasus Century

Aksi balas dendam ...

5

Terbebas dari Penghalang untuk Menjadi Warga Negara yang Baik JABATAN senantiasa diperebutkan dengan cara yang paling bijak hingga paling kotor sekalipun. Pada kondisi seperti itu, dapat ditunjukkan bahwa menjadi pemimpin jauh lebih enak daripada menjadi pengikut padahal dalam kenyataannya tidak demikian. Kenapa persoalan seperti itu bisa terjadi? Minimnya pengetahuan dan pembelajaran bagaimana menjadi pengikut yang baik nyaris tidak mendapat porsi yang seimbang dalam dunia pendidikan kita. Persoalan terkini, identitas diri sebagai seorang individu dalam sebuah bangsa yang seharusnya memiliki self confident, rasa percaya diri telah tergantikan dengan ketergantungan pada negara lain yang semestinya tidak harus terjadi, ambil contoh misalnya ketergantungan bahan baku tempe dan tahu yang harus kita impor kedelainya dari luar negeri padahal jikalau kita percaya diri sebagai sebuah negara agraris, mestinya itu tidak harus terjadi. Sebagai warga negara yang baik, mestinya kita memiliki integritas yang tinggi terhadap pelaksanaan aturan dan undang-undang yang telah ditetapkan oleh negaranya. Ambil contoh misalnya, dalam pemilu atau pilkada seringkali sebagai warga negara yang baik mestinya kita tidak mudah untuk menjual hak suara kita dengan sejumlah uang, atau iming-iming janji yang tidak rasional. Tidak mau menyogok dan atau disogok adalah bentuk kecil dari sebuah integritas diri. Kita mestinya mampu hidup dalam kondisi multikultural dengan sadar bahwa perbedaan dan persamaan ada dalam masyarakat, sehingga moral dan etik harus dijunjung tinggi dalam masyarakat untuk menghindari benturan-benturan sosial dalam bermasyarakat. Tidak membedakan yang sama, dan atau tidak menyamakan yang berbeda adalah bentuk multikultur yang seharusnya dapat kita pahami. Kita harus mampu hidup tolong menolong, saling asah dan asuh, servant interaction, karena itulah hakikat sebenarnya hidup bermasyarakat. Tekun dan setia terhadap pekerjaan yang kita tekuni sehingga akan terbentuk sebuah masyarakat yang heterogen dalam profesi dapat saling melengkapi dan mendukung dalam mewujudkan pembangunan masyarakat. Seorang hakim baiklah dia menghakimi dengan seadil-adilnya, seorang pengacara baiklah dia membela hak-hak kaum yang tertindas, itu adalah bentuk profesionalisme yang sebenarnya. Sebagai warga negara, mestinya kita memiliki sikap proaktif dan ikut serta dalam memberikan masukan atau usulan terhadap

Oleh : I Gusti Bagus Rai Utama* Sebagai warga negara yang baik, mestinya kita memiliki integritas yang tinggi terhadap pelaksanaan aturan dan undang-undang yang telah ditetapkan oleh negaranya. Ambil contoh misalnya, dalam pemilu atau pilkada seringkali sebagai warga negara yang baik mestinya kita tidak mudah untuk menjual hak suara kita dengan sejumlah uang, atau iming-iming janji yang tidak rasional. Tidak mau menyogok dan atau disogok adalah bentuk kecil dari sebuah integritas diri.

terwujudnya cita-cita pembangunan dalam masyarakat, hadir dan memberikan pendapat dalam sebuah rapat dalam masyarakat adalah bentuk sikap proaktif yang paling sederhana. Mestinya, sebagai warga negara, mampu berpikir dan bertindak global tanpa harus melupakan kelokalan yang ada. Contoh paling sederhana terhadap pemahaman sikap globally adalah dengan melakukan adopsi

teknologi yang mungkin akan berguna untuk kemajuan masyarakat, filterisasi budaya asing yang mungkin tidak sesuai dengan konteks bangsa kita. Penghalang Agar masyarakat kita dapat menjadi masyarakat follower yang baik, mestinya mereka terbebas dari penghalang-penghalang untuk menjadi warga negara yang baik. Minimal ada tiga

penghalang yang semestinya menjadi agenda pembangunan Bali ke depan, seperti, ketahanan pangan, kesehatan dan pendidikan. Pertama, ketahanan pangan. Jika masyarakat cukup pangan menurut standar gizi dan nutrisi yang ideal maka masyarakat akan hidup sehat. Artinya, pembangunan mestinya tetap diarahkan untuk memenuhi pangan masyarakat, sehingga harus ada inovasi-inovasi untuk menggerakkan sektor pertanian khususnya untuk ketahanan pangan masyarakat. Jika masalah ketahanan pangan ini diabaikan pada agenda pembangunan Bali ke depan, maka sangat dimungkinkan kita akan berada pada kondisi yang sangat berisiko tinggi sebagai sebuah entitas masyarakat Bali yang seharusnya mandiri secara ekonomi. Persoalan kedua, bidang kesehatan masih kurang mendapat perhatian yang serius. Karena masyarakat Bali telanjur bersentuhan dengan internasionalisasi pariwisata, maka persoalan kesehatan, hygiene dan sanitasi masyarakat tidak dapat dipisahkan dalam agenda permasalahan pembangunan Bali ke depan. Ketiga, masih kurangnya perhatian pemerintah pada bidang pendidikan sangat terasa. Kurangnya fasilitas sekolah negeri, kurang meratanya kualitas guru, merupakan imbas dari ketimpangan perhatian pihak terkait. Mahalnya biaya sekolah, pengukuran kinerja sekolah yang tidak sejujurnya juga menjadi masalah tersendiri terhadap integritas pendidikan saat ini. Tiga pokok permasalahan Bali tersebut, mestinya menjadi agenda pembangunan Bali ke depan. Artinya, jika masyarakat kita terdidik dan terlatih maka masyarakat akan dapat menjadi pengikut yang baik, dan pada akhirnya pembangunan akan dapat dilakukan dengan baik. Jika masalah ketahanan pangan dapat diatasi, maka perekonomian kita akan stabil dan tidak berisiko tinggi sehingga masyarakat dapat berpikir dan bertindak rasional dalam bermasyarakat, sementara masalah kesehatan dan keamanan akan menjadi hal penting dan menjadi faktor kunci dalam konteks Bali sebagai destinasi pariwisata internasional. *Penulis, Dekan Fakultas Ekonomika dan Humaniora Universitas Dhyana Pura, kandidat Doktor Pariwisata Universitas Udayana

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Kemacetan Merusak Kesehatan MENEMPUH jalan yang macet di Jakarta membuat emosi semakin kedodoran. Kesemrawutan yang kian parah setiap hari harus dihadapi para pengguna jalan Jakarta. Bagaimanapun juga sangat diperlukan keadaan yang wajar agar tak berkepanjangan mementuk mental warga Jakarta yang cenderung individual. Mengendarai apapun di jalanan Jakarta akhir-akhir ini semakin tak nyaman dan ‘berbahaya.’ Semakin tak berdayanya aturan yang berlaku untuk menciptakan suasana disiplin menjadi hal yang masih dalam perdebatan para pemimpin kota ini. Kendaraan sepeda motor semakin bertambah banyak bercampur baur dengan mobil pribadi yang juga tak kalah banyak, ditambah lagi dengan hadirnya jalur bus trans Jakarta yang jalurnya pun akhirnya

harus berbagi dengan angkutan umum lainnya dan para pengendara pribadi. Keseharian yang kita lihat adalah kesemrawutan, kebrutalan, keegoisan para pengguna jalan raya yang mencerminkan mental yang sudah mulai rusak. Ada apa dengan negeri yang begitu dikenal dengan budaya sopan santun yang tinggi ternyata tinggal kenangan dan menjadi sebuah pemandangan yang langka saat berada di jalanan Jakarta. Sebuah ironi akibat kemacetan yang ternyata mampu memudarkan kemanusaiaan budaya Indonesia yang ramah tamah berubah menjadi begitu ganas. Semoga kemacetan bisa mereda agar rakyat Jakarta kembali sehat jiwa dan raganya. Rosita Ketapang, Cipondoh

Minimnya Penunjang Keselamatan DALAM segala aspek sarana yang menunjang kehidupan kota. Jalanan yang rusak, banjir, angkutan umum yang rawan, kemacetan parah yang menjadi bagian dari rutinitas warga jakarta setiap hari. Mengendarai apapun di jalanan Jakarta akhir-akhir ini semakin tak nyaman dan ‘berbahaya.’ Semakin tak berdayanya aturan yang berlaku untuk menciptakan suasana disiplin menjadi hal yang masih dalam perdebatan para pemimpin kota ini. Keseharian yang kita lihat adalah kesemrawutan, kebrutalan, keegoisan para pengguna jalan raya yang mencerminkan miskinnya mental berdisiplin dan kebersamaan. Di Jakarta yang metropolis kita semua mengharapkan keberhasilan terciptanya suasana kota yang memberi inspirasi untuk kemajuan seluruh warga-

nya ke arah yang lebih baik. Pembengkakan jumlah sepeda motor tak bisa dihindari karena alat transportasi roda dua ini bisa di‘andalkan’ untuk meluncur di jalanan Jakarta yang dari hari ke hari tingkat keruwetan dan kemcetannya semakin menggila. Rombongan pengendara sepeda motor yang ‘melawan arus’ juga menjadi pemandangan lumrah pada jam-jam tertentu di beberapa ruas jalan di Jakarta. Hal ini menjadi tugas yang berat namun harus bisa diatasi bagi Pemda DKI. Keadaan yang diterima warga Jakarta selama ini mencerminkan betapa kuatnya warga jakarta hidup dalam keadaan yang jauh dari kenyamanan, keamanan. Adhi Mulyo Grogol, Jakarta Barat

Berhati-hati Pada Ranjau Paku MENGENDARAI sepeda motor di jalanan Jakarta akhir-ahir ini semakin tak nyaman dan ‘berbahaya.’ Salah satunya adalah banyaknya ranjau paku yang bertebaran di jalan raya. Ranjau paku biasanya disebar pada saat-saat sepi oleh oknum-oknum tertentu. Prilaku kriminal ini sangat merugikan banyak orang. Semua orang yang mengendarai mobil atau sepeda motor akan sangat jengkel saat mengalami ban bocor akibat tertusuk paku. Akhirakhir ini telah saya lihat di televisi bagaimana petugas kepolisian membenahi masalah ini. Cara yang sangat mengundang simpati masyarakat tentunya yaitu dengan menggunakan mobil khusus yang dipasang besi berani yang dapat mengangkat paku, besi tajam dan benda-benda berbahaya yang bertebaran di

jalan. Yang terjadi kemudian, apa yang terlihat di jalanan Jakarta hari -hari ini. Tetap saja masih banyak ranjau paku yang ditebar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kenyataan ini menambah catatan suram tentang kota jakarta. Mungkin kita sudah tahu betapa memprihatinkan tingkat keamanan dan kenyamanan ibukota jakarta. Saya menghimbau agar para pengendara sepeda motor atau mobil agar lebih waspada. Singkat kata, mengendarai sepeda motor di Jakarta harus ekstra hati-hati. Sebab banyak sekali ujian yang harus kita hadapi. Bagaimanapun kota jakarta yang kita cintai ini haruslah tetap kita banggakan. Hari Prabito Kemayoran, Jak-Pus

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

fax ke (021) 53670771,

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 20 September 2012

6

DKI Optimis Juara Umum PON XVIII PEKANBARU - Kontingen DKI Jakarta optimis mengunci gelar juara umum PON XVIII 2012 di Riau setelah menimbang peta kekuatan kontingen pada dua hari terakhir pelaksanaan pesta olahraga nasional tersebut. “Tentunya kami optimis bisa menjadi juara umum. Kami masih berjuang dan menunggu hasil dari 21 nomor yang tersisa,” kata Wakil Ketua Bidang III Kontingen DKI Jakarta Ngatino di Pekanbaru, kemarin. Cabang yang berpotensi menyumbangkan tambahan emas bagi DKI Jakarta di hari-hari menjelang penutupan PON XVIII antara lain catur, badminton, golf, polo air dan judo. Cabang golf berpeluang menyumbang satu medali emas

lagi bagi DKI setelah pada nomor sebelumnya menyapu bersih enam medali emas. Golf masih menyisakan satu nomor yaitu nomor foursome campuran yang akan selesai Kamis hari ini. DKI juga masih menunggu hasil dari judo setelah salah satu atletnya lolos ke semi-final. Menurut Ngatino, Jawa Barat masih menjadi pesaing utama dalam perebutan gelar juara umum, walaupun cukup berat tertinggal 10 medali emas. “Jawa Barat masih menebar ancaman, tapi kami tetap optimis bisa juara umum,” kata Ngatino. Sementara itu, Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan menyatakan keberhasilan Kontingen Jawa Barat hingga Rabu

kemarin menempati peringkat dua besar klasemen sementara perolehan medali PON XVIII/ 2012 sebagai sebuah kemajuan. “Secara umum peringkat kedua sudah dipastikan di tangan, itu sudah menjadi kemajuan luar biasa bagi Jabar. Peringkat Jabar naik dari keempat menjadi kedua. Syukur bila pada pertandingan Kamis besok Jabar bisa kembali nyalip DKI Jakarta,” kata Gubernur Jabar H Ahmad Heryawan seusai menyaksikan pertandingan final bola basket di Hall Basket Rumbai Sport Center, Riau. Berdasarkan penghitungan tim IT Kontingen PON XVIII/ 2012 Jawa Barat, kontingen Tatar Pasundan itu berada di peringkat kedua dengan meraih 99 medali emas, 74 per-

ak dan 89 perunggu dengan total medali 262 medali. Sedangkan DKI Jakarta masih bertengger di puncak klasemen perolehan medali dan hanya terpaut lima medali emas yakni mengemas 104 medali emas, 84 perak dan 89 perunggu. “Perjuangan atlet dan Kontingen Jabar sudah sangat maksimal dan apapun hasilnya kami terima secara fair. Saya juga mendorong dalam beberapa protes dan banding ke Dewan Hakim dilakukan sesuai dengan hak dan aturan yang ada,” kata Ahmad Heryawan. Meski hingga kemarin masih terpaku di peringkat kedua, namun bila ada kesempatan sekecil apapun untuk menghadirkan emas pamungkas adalah sebuah peluang bagi Jabar

yang terus menempel DKI Jakarta. “Jabar sempat memimpin klasemen hingga hari ketujuh, itu catatan. Dan saya melihat spirit Jabar Kahiji sangat ampuh, dan hasil ini adalah buah dari kerja keras dan latihan yang telah dijalani para atlet,” kata Heryawan. Jabar untuk pertama kalinya setelah meraih “Dua Besar” pada pertengahan 1990-an, kembali masuk ke dua besar, meski pertandingan belum berakhir. “Saat ini Jabar sudah bisa berada di atas Jatim yang sebelumnya Juara Umum PON XVII/2008. Saya kira ini sebuah

spirit yang menjadi modal Jabar untuk tampil sebagai Juara Umum pada PON 2016 dimana kita menjadi tuan rumah,” kata Heryawan. Pada PON XVIII/2012 ini Jabar menargetkan gelar juara umum dengan minimal meraih 117 medali emas, namun dengan dinamika dan perkembangan daerah lain, plus pengurangan sejumlah cabang olahraga dan nomor pertandingan, hasil yang diraih Jabar saat ini sudah maksimal. “Kondisi yang dihadapi Jabar untuk target itu sama juga dihadapi kontingen papan atas lainnya,

di sisi lain peraihan medali daerah lainnya juga lebih merata dibandingkan dengan hasil PON XVII/2008,” kata Heryawan. Program pembinaan yang telah digulirkan KONI Jabar akan dilanjutkan dengan pembinaan jangka panjang dan mendorong atlet muda untuk regenerasi. “Persiapan PON 2012 ini dilakukan dua tahun, untuk PON 2016 di Jabar, kami akan menyiapkan pelatihan selama empat tahun sehingga mencapai puncak pada PON 2016 untuk posisi juara umum,” kata gubernur Jabar itu. (ant)

Bella Sumbang Emas Kedua Untuk DKI PEKANBARU - Tunggal putri unggulan pertama Bellaetrix Manuputty menyumbang emas kedua bagi DKI Jakarta dari cabang bulu tangkis dan membuka peluang untuk menjadi juara umum PON XVII/ 2012 di Riau. Bella meraih kemenangan dua game langsung 21-15, 21-19 atas pebulu tangkis Jawa Timur Aprilia Yuswandari pada final di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Riau, kemarin

sore. “Sebenarnya saya bermain biasa saja dan lebih banyak bertahan lalu baru menyerang, karena kalau langsung menyerang dia lebih siap,” kata Bella yang ingin mempersembahkan medali emasnya untuk ibunya. Ia mengatakan, bermain lebih sabar dan meladeni permainan lawan menjadi kunci kemenangannya. Sementara Aprilia yang hanya mampu menyumbang medali perak bagi Jawa Timur, enggan

berkomentar mengenai kekalahannya. Kemenangan Bella membuat DKI berhasil mengumpulkan dua medali emas setelah sebelumnya pemain ganda putri Nitya krishindaPia Zebadiah juga menyumbang emas bagi Jakarta. DKI menyamai Jawa Barat dan Jawa Tengah yang sudah lebih dulu mengumpulkan dua medali emas. Dua emas Jabar diperoleh dari nomor beregu putri dan ganda campuran, sementara Jateng

memperoleh emas dari beregu putra dan tunggal putra. Cabang bulu tangkis memperebutkan total tujuh medali emas masing-masing dua dari beregu dan lima dari perorangan. Satu emas lagi akan diperebutkan Jawa Tengah dan DKI Jakarta pada partai ganda putra. Medali perunggu tunggal putri diperoleh Maria Febe Kusumastuti (Jateng) dan Hera Desi Ana (Jabar). (ant)

PICKUP POINT

Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini Suluh Indonesia/ant

PERSIAPAN PENUTUPAN - Sejumlah siswa memainkan hulahup saat gladi persiapan penutupan PON XVIII Riau 2012 yang akan digelar malam ini di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Riau. Penutupan tersebut akan dihadiri Wapres Indonesia Boediono dan sejumlah artis diantaranya Ari Laso, Titi DJ, Ahmad Dhani Triad Band Ruth Sahanaya, Cici Paramida, Steven Jam, dan Geisha Band.

Tiket Penutupan PON XVIII

Terjual 50 Persen PEKANBARU - Selama dua hari terakhir penjualan tiket penutupan PON XVIII/2012 di Pekanbaru sudah mencapai sekitar 50 persen dari yang disediakan panitia sebanyak 15.514 lembar. “Sudah separuh terjual, diperkirakan saat hari H sudah habis terjual,” kata Ketua Panitia Penjualan Tiket Pembukaan dan Penutupan PON XVIII, Deni Kurnia, di Pekanbaru, kemarin. Lokasi penjualan tiket penutupan disebar di 10 pusat keramaian di Pekanbaru, di antaranya di kantor Panitia Besar

(PB) PON Riau di Jalan Gajah Mada, di daerah Sukajadi, Rumbai dan Panam. “Pada saat penutupan PON nanti, tiket juga akan dijual panitia di Stadion Utama Riau,” ujarnya. Ia merasa optimis antusiasme masyarakat menyaksikan penutupan PON akan tinggi. Sebab, panitia juga menurunkan harga tiket yang dijual untuk umum. “Khusus untuk penonton di tribun stadion, kami menjual sebanyak 3.000 tiket,” katanya. Sebelumnya, Ketua Harian PB PON XVIII Syamsurizal

mengatakan, khusus untuk acara penutupan PON, panitia hanya mencetak 15.514 lembar tiket. Jumlah tersebut lebih sedikit ketimbang pembukaan yang dicetak sebanyak 17.236 tiket. Harga tiket pada saat pembukaan dipatok berkisar Rp100 ribu hingga Rp2 juta per lembar, dan hanya terjual sekitar 5.000 lembar. Pada penutupan nanti, panitia menurunkan harga tiket platinum yang sebelumnya dijual pada pembukaan PON seharga Rp 2 juta, akan ditiadakan menjadi untuk undangan.

Dua Kandidat Bersaing

Di Munas XXI PBSI YOGYAKARTA - Musyawarah Nasional XXI Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (20/9) hingga Sabtu (22/ 9) dengan agenda utama pemilihan ketua umum. Meski Musyawarah Nasional (Munas) belum digelar, dua kandidat yang akan bersaing memperebutkan posisi ketua umum menggantikan Joko Santoso sudah bermunculan. Dua kandidat tersebut adalah Anggota DPR RI Icuk Sugiarto dan Gita Wirjawan. Satu kandidat lain, Marzuki Alie ditolak steering committee (SC) karena tak memenuhi persyara-

tan. “Dari tiga kandidat yang muncul dan mendaftarkan diri, hanya dua yang memenuhi syarat dan satu kandidat terakhir dicoret atau ditolak karena tidak memenuhi persaratan,” kata Kabid Organisasi PB PBSI, Kusdarto Pramono di Yogyakarta, Rabu. Icuk Sugiarto merupakan kandidat pertama yang mengajukan diri. Icuk mengirim surat pengajukan tanggal 3 September lalu, disusul Gita Wirjawan dua hari kemudian. Dan menjelang akhir, Marzuki Alie baru mengajukan diri. Setelah berkas pencalonan diseleksi steering committee, kata dia, hanya berkas atas nama Icuk dan Gita

Wirjawan yang dinyatakan lengkap. Sedangkan Marzuki tidak dilengkapi surat rekomendasi. Padahal sesuai anggaran rumah tangga (ART), untuk mengajukan diri sebagai ketua harus disertai rekomendasi. “Marzukie Alie tidak ada surat rekomendasi, semuanya hanya surat pernyataan. Sesuai ART wajib buat rekomendasi tentang kesanggupan jadi Ketua PB PBSI. Lalu menyerahkan rekomendasi dari Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI bahwa yang bersangkutan adalah warga salah satu perkumpulan atau simpatisan,” kata Kusdarto. Ketua Panitia Lokal Munas,

Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor

1 2 3 4 5 6 7 8

: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan : Harmoni – Lebak Bulus

SPBU PERTAMINA

Tiket dengan tarif Rp1 juta akan dijual seharga Rp200 ribu, serta yang awalnya tiket Rp250 ribu akan dijual Rp150 ribu. Sedangkan, tiket yang pada waktu pembukaan dijual Rp200 ribu dan Rp100 ribu, masing-masing akan dijual menjadi Rp100 ribu dan Rp50 ribu per lembar. Penutupan PON XVIII/2012 akan digelar di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, pada 20 September. Wakil Presiden Boediono dijadwalkan menghadiri penutupan pesta olahraga empat tahunan itu. (ant)

Sutrisno mengatakan, panitia siap menggelar munas yang dipusatkan di Jogjakarta Plaza Hotel. Rangkaian kegiatan sudah disusun dengan baik agar acara berjalan lancar. “Rencananya munas dibuka Menpora Andi Alvian Malarangeng pada Kamis (20/9) sekitar 19.00 WIB,” kata Sutrisno. Anggota Panitia, Sukiman mengatakan, Munas akan diikuti sekitar 120 hingga 130 peserta dari PB maupun 33 Pengprov PBSI di Indonesia. Mereka akan memilih ketua umum baru untuk masa bakti 20122016. “Kami berharap Munas berjalan lancar, tidak ada kendala apa pun,” kata dia. (ant)

HOTEL

TRANSJAKARTA -

SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU

34.115.10, Arteri Panjang 34.132.09, Rawamangun 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto 34.135.05, Kramat Jati 34.138.06, Kampung Rambutan 34.131.02, Matraman 34.111.03, KS. Tubun 34.129.02, Gatot Subroto 31.129.03, HR. Rasuna Said 34.125.07, Cilandak KKO 34.154.15, Jl. RE Martadinata, Ciputat 34.164.02, Jl. Margonda Raya, Depok 34.124.10, Karang Tengah 34.165.12, Jl. Raya Limo, Depok 34.165.03, Cinere Raya 34.114.01, Jl. Raya Jelambar 34.113.01, Jl. Raya Jembatan Besi 34.144.03, Jl. Raya Pluit Selatan 34.144.01, Jl. Raya Pluit Selatan 34.124.07, Jl. Raya Terogong, Jak-Sel

RESTORAN & CAFE Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor -

RUMAH SAKIT RS. PAD Gatot Subroto RS. Bhineka Bakti Husada RS. Islam Jakarta RS. Dharmais, Jakarta RS. Siloam Hospital Cikarang RS. Harapan Keluarga Cikarang RS. Hasana Medica Cikarang Hotel Ambara

-

Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan Hotel Paninsula Hotel Ibis Hotel Santika Hotel Kartika Chandra Hotel Crown Hotel Century Park Hotel Sultan Hotel Mulia Hotel Le Meridien Hotel Sahid Hotel Grand Hyatt Hotel Millennium Hotel Arya Duta Hotel Nikko Hotel Saripan Pacifik Hotel Papaho Bogor TRADE CENTER

-

Blok M Plaza Mall Cilandak Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor Plaza Depok Mall Depok Pamulang Square OFFICE BUILDING

-

BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor Green Lake View, Ciputat Kantor Pos , Ciputat Plaza Telkom, Ciputat TEMPAT UMUM

-

Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor


7

Suluh Indonesia, Kamis 20 September 2012

DIREKTORI SULUH INDONESIA - BISNIS JAKARTA BOGOR

BOGOR JUAL RUMAH - 2 lantai - 4 kamar tidur + Ac 2 - 2 kamar mandi Luas tanah 190 M Luas Bangunan 250 M Listrik 2200 watt Line Tlp aktf SHM - AJB Garasi mobil 2 unit Garasi motor 1 unit HUB : 0818955214, 081383720020

KADIN BOGOR

KADIN BOGOR

BOGOR

JAKARTA

BOGOR

Pusat Grosir Pasar Pagi Mangga Dua Lt. Semi Basement Blok C 022-023-031-032 Telp. (021) 6491352 Jln. Mangga Dua Raya Jakarta Utara Tanah Abang Bukit Blok E Lt. 2 Los C8 No. 1&12

Pertokoan Lindeteves Trade Center Lt. 2 Blok A2 No. 1F Jakarta Kota Telp. : (021) 62320048 Fax. (021) 62308659 Email : cvmtm.gasket@gmail.com

JAKARTA UJIAN PERSAMAAN/KONVERSI KELAS KARYAWAN DLL.

SUZUKI INDOMOBIL Promo cuci Gudang

Terima Pendaftaran Siswa Baru Program: Paket B/C, Akta-4 D3, S1.S2,S3

Unit Ready Stock

Jurusan : Ekonomi, Hukum, Teknik, Pendidikan, Fisip, Komputer, Pertanian, Peternakan, Psikologi, Kesehatan, Sekretaris, dll

Discont Up To 30Jt Proses Mudah & Cepat BELI MOBIL SUZUKI SEKARANG, SUDAH DAPAT CASH BACK

AGUS. W

Hub : 085255564971 SEPTEMBER CERIA DR SUZUKI ESTILO DP 12Jt’an SLASH DP 17Jt’an SWIFT DP 24Jt’an APV DP 15,7Jt’an PICK UP DP 12Jt’an Sx4 DP 26Jt’an ULTARA DP 37Jt’an (Nik 2011 A/T) Data Bisa Cepat & Dibantu More Info: 021 99955548 / 085691008775 Pin BB : 238EBECE RADIT

SUZUKI INDOMOBIL Promo cuci Gudang Unit Ready Stock

Pin BB. 29F2FABB

SUZUKI INDOMOBIL

SUZUKI PREMER CARD Pesan Sekarang Dapat Promo Poket Terjangkau & Diskon sampai dengan 25Jt

SPLASH CASH BACK 17JUTA ESTILO CASH BACK 25JUTA SWIFT CASH BACK 12JUTA PICK UP CASH BACK 4JUTA

Untuk Info Lebih Lanjut Hub: HENDRA 087875808026 Pin BB 25F1F4FC

PASANG Pasang Iklan Lowongan, Otomotif, IKLAN Properti & Peluang Emas Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771

021.9482.1848 0856.9000.621

Ukuran 2 x 50 mmk

BW Rp. 200.000 FC Rp. 300.000 Hub : 021-5357602

Tdp 25Jt’an * Bisa Tuker Tambah

Hub: JAYA Hp. 021-91362130 / 08158002742 Email: jaya2herdank@yahoo.com

Hub: RAMDANI Hp: 085781746590 Esia: (021) 97327501 Email: daihatsudepok@gmail.com

Pasang Iklan Baris

Koran Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Terbesar Di Indonesia Terbit di Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok Dan Bandung

CEPAT LAKU Hanya

Pasang Parabola INDONESIA NETWORK Dirumah Anda

Rp. 50.000

Sudah Termasuk : - Ongkos Pasang - Parabola Solid 6 Feet - Reciver - Kabel 20 M - 2 LNB - Tiang Pipa 2,5”

(10 Baris - 10x Tayang) Hubungi

(0251) 8401018 (021) 5357602

Kantor Jakarta : Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No.32 Palmerah Jakarta Pusat Telp: (021) 537602 Fax: (021) 53670771

Cukup

Rp. 1.3Membayar 00.000 ,-

GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771

SEGERA HUBUNGI INDONESIA NETWORK Telp. :

5357602 G.22-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Kamis 20 September 2012

8

Terdakwa Korupsi BOS

Divonis Lima Tahun Penjara BANDUNG - Guru honorer pondok pesantren yang menjadi terdakwa korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Yusuf Supriatman Alfikri, dijatuhi hukuman lima tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider dua bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung. Dalam putusan yang dibacakan majelis hakim diketuai Eka Saharta Winata pada persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Bandung, Rabu, Yusuf juga dijatuhi hukuman membayar uang pengganti

kerugian negara sebesar Rp506 juta subsider dua tahun kurungan. ‘’Menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan telah melakukan perbuatan korupsi secara berlanjut,” ujar Winata. Menurut majelis hakim, semua unsur dalam dakwaan primer pasal 2 ayat 1 junto pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 64 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) telah terpenuhi sesuai dengan fakta hukum yang terbukti dalam persidangan.

Yusuf sejak 2006 telah mengetahui informasi tentang alokasi dana BOS untuk pondok pesantren tingkat dasar dan menengah di Kabupaten Sukabumi. Yusuf yang berstatus guru honorer di Pondok Pesantren Nurul Huda dan Raudhatul Huda kemudian menyiapkan dokumen untuk mendapatkan dana BOS dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi. Dalam dokumen pengajuan tersebut Yusuf mengaku sebagai penanggungjawab penyelenggaran pendidikan di pesantren Nurul Huda. (ant)

Di Pandeglang

15 Kecamatan Krisis Air Bersih PANDEGLANG - Sebanyak 15 kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, mengalami kesulitan air bersih pada musim kemarau saat ini. ‘’Kita memiliki 35 kecamatan, dan 15 kecamatan di antaranya saat ini mengalami kesulitan air bersih, terutama yang berada di wilayah Pandeglang bagian selatan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang Encep Suryadi di Pandeglang, kemarin. Kecamatan yang kekuran-

gan air bersih itu, kata dia, di antaranya Sobang, Pagelaran, Patia, Sidangresmi, Sukaresmi dan Kota Pandeglang. Terkait kesulitan air bersih, menurut dia, pemerintah Kabupaten Pandeglang, setiap hari mendistribusikan bantuan air bersih untuk keperluan masyarakat setempat. ‘’Setiap hari kita mendistribusikan air bersih, pagi tadi dikirim air bersih sebanyak tiga tangki bagi masyarakat Kecamatan Sobang” katanya. Bupati Pandeglang Erwan

Kurtubi, kata dia, memerintahkan agar terus didistribusikan air bersih untuk warga yang mengalami kekeringan, sampai musim kemarau berakhir. Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi meminta warga mengurangi penebangan kayu guna mengatasi kekeringan, yang sering terjadi di daerah itu. ‘’Saat kemarau kita sering kekeringan, dan itu akibat kurangnya persediaan air alam akibat penebangan pohon yang dilakukan secara ‘membabibuta’,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

GUNUNG SOPUTAN - Gunung berapi Soputan masih mengeluarkan debu vulkanik di Desa Silian, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, kemarin. Setelah terjadinya letusan pada Selasa (18/9), warga diharapkan tidak malakukan aktivitas di radius berbahaya 6.5 kilometer.

Menolak Dimutasi

Ratusan Polisi Mengamuk MAKASSAR - Ratusan anggota Polres Parepare berunjuk rasa dan mengamuk di kantornya sebagai bentuk penolakannya terhadap mutasi yang dilakukan Polda Sulsel karena dianggap tidak adil. ‘’Anggota yang melakukan aksi unjuk rasa itu sudah pasti melanggar kode etik dan disiplin dan jelas sekali melakukan pelanggaran jika berunjuk rasa,” tegas Kabid Humas Polda Sulselbar Ko-

mbes Pol Chevy Ahmad Sopari di Makassar, kemarin. Ia mengatakan, mutasi yang dilakukan oleh Polda Sulselbar itu sudah sesuai dengan kebutuhan karena masih banyaknya daerah yang tidak merata dengan rasio perbandingan polisi dan masyarakat. Ia mencontohkan rasio perbandingan polisi di beberapa daerah seperti Toraja. Rasio polisi dan masyarakat di Toraja antara 1:1.000 orang sehing-

ga dianggap tidak ideal makanya dilakukan mutasi. Di daerah Kabupaten Enrekang rasio perbandingan antara 1:800 orang polisi, begitu juga daerah yang ada di Luwu serta daerah lainnya. Sedangkan di Parepare, rasio perbandingannya 1:300 orang. Rasio perbandingan polisi dan masyarakat ini harus ditempuh karena jumlah penduduk dengan aparat kepolisian harus merata karena di-

namika masyarakat yang semakin hari semakin berkembang sehingga dianggap perlu untuk dilakukan pemerataan. ‘’Langkah ini diambil setelah beberapa waktu lalu Kapolda Sulsel melakukan kunjungan kerja ke daerah-daerah untuk mengetahui dinamika sosial masyarakat serta perhatian polisi dalam memberikan pelayanan, makanya ditempuh dengan cara seperti ini,’’ katanya. (ant)

BUNDA NORMA SERING DIDATANGI PEJABAT SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Suluh Indonesia/ant

PERDAGANGAN NARKOBA - Kapolda Aceh, Irjen Pol Iskandar Hasan berdialog dengan dua dari lima tersangka pemilik narkoba jenis sabu dan heroin saat pemusnahan barang bukti di Banda Aceh, kemarin.

446 ABK Indonesia

Masih Ditahan di Australia KUPANG - Sebanyak 446 anak buah kapal atau ABK Indonesia hingga September 2012 masih ditahan di sejumlah penjara di Australia, karena menyelundupkan pencari suaka ke negara tersebut. ‘’Dari jumlah tersebut, 26 orang di antaranya masih anak-anak dan ditahan di detensi imigrasi dan berbagai penjara di seluruh negara bagian di Australia seperti Victoria, Queensland, dan Tasmania,” kata Duta Besar Indonesia untuk Australia Primo Alui Joelianto. Hal itu dikemukakan saat berbicara pada acara “Indonesia-Australia Joint Awareness Campaign On Anti-People Smuggling” di Kupang, Rabu. Dia mengatakan, ABK yang dipulangkan ke Tanah Air sejak 2008 sampai September

2012 berjumlah 471 orang, terdiri atas 230 ABK dewasa yang selesai menjalani proses hukum, dan 141 ABK anak yang 61 orang di antaranya dipulangkan tanpa proses hukum. ‘’Faktor pendorong atau motif keterlibatan ABK ialah imingiming bayaran yang tinggi antara Rp500 ribu hingga Rp1 miliar untuk pekerjaan yang hanya memakan waktu 3-5 hari,” katanya. Selain itu adanya janji dari juragan kapal bahwa kapal yang dibawa dapat dimiliki jika pekerjaan membawa pencari suaka selesai dikerjakan, ditipu dengan dalih membawa turis maupun muatan barang. Motif lainnya lanjut dia, dipaksa atau disandera oleh penumpang untuk mengalihkan arah kapal ke perbatasan per-

airan Australia ketika sedang berada di laut. ‘’Mereka juga ditipu oleh penumpang untuk diantar ke suatu tempat. Begitu tiba di tengah laut, penumpang menaikkan sejumlah penumpang asing untuk diantar ke perbatasan perairan Australia,” kata Primo. Menurut Primo, ABK juga bersedia mengantar pencari suaka ke Australia karena tidak memiliki informasi akurat mengenai hukuman bagi penyelundup manusia, yang hukumannya sama dengan hukuman bagi penangkapan ikan ilegal yaitu antara 1-2 bulan. Padahal sesuai UUImigrasi Australia Pasal 233 A menyebutkan membawa orang yang bukan warga negara Australia secara tidak sah diancam hukuman 10 tahun. (ant)

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629

Edisi 20 September 2012 | Suluh Indonesia  
Edisi 20 September 2012 | Suluh Indonesia  

Headline : Pilkada DKI Jakarta, Jokowi Diprediksi Menang

Advertisement