Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 73 tahun IV Senin, 19 April 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Aset Negara Rp 690,85 Triliun

Lanjutkan Deklarasi Jakarta

Bunga KUR Dievaluasi

INVENTARISASI dan penilaian aset negara oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat total nilai aset negara mencapai Rp 690,85 triliun. “Terdapat koreksi nilai aset negara sebesar Rp 380,10 triliun dari nilai ...hal. 1

SEBANYAK 17 negara yang mengikuti acara penutupan Asia Pacific Ministerial Conference (APMC) On Public Private Partnership di Jakarta berkomitmen untuk melanjutkan pembicaraan Deklarasi ...hal. 2

MENTERI Koperasi dan UKM (Menkop), Sjarifuddin Hasan, mengatakan, tingkat suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) baru akan dievaluasi pada akhir tahun ini. “Tingkat suku bunga KUR baru akan ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Kasus Pajak Rp 300 M

Agar Diungkap

Kejaksaan dan Polri Harus Dirombak JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhyono diminta untuk melakukan pembersihan institusi kepolisian dan kejaksaan. ‘’Pembersihan itu harus dilaksanakan dengan merombak total jajaran pimpinan hingga di level eselon IV,’’ kata koordinator dari Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) Febri Diansyah dalam jumpa perd di Jakarta, kemarin. Menurutnya, saat ini merupakan momentum yang tepat untuk melakukan perombakan total di level pimpinan di kedua institusi penegak hukum itu. Pembersihan ini dimaksudkan bukan bagi perorangan semata, melainkan seluruh jajaran pimpinan yang diduga sudah terkontaminasi dengan makelar pajak. Perombakan total itu, jelas Febry, mulai dilaksanakan dari aspek kepemimpinan, sistem, regulasi, promosi dan mutasi, pengawasan, sanksi, kekayaan yang tak wajar hingga remunerasi yang layak. Kapolri dan Jaksa Agung, terbukti tidak mampu membersihkan, menjaga dan menempatkan institusinya sebagai penegak hukum yang ideal. Ditambahab, semua ini bisa dilihat satu per satu skandal mafia kasus untuk pajak di tu-

buh penegak hukum itu. Kasus Gayus Tambunan yang menimbulkan efek domino di Ditjen Pajak, kepolisian, kejaksaan hingga pengadilan. Apalagi di kejaksaan, ketika skandal jaksa Urip Tri Gunawan juga mengungkap keterlibatan sejumlah Jaksa Agung Muda (JAM). Belum lagi dengan kasus jaksa penjual narkoba serta kasus Anggodo yang merembet hingga ke Wakil Jaksa Agung. Hal yang sama juga terjadi di kepolisian. Justru citranya makin terpuruk, setelah sejumlah borok pejabatnya dibuka Susno Duadji. Independensi Polri dalam penyelenggaran pemilu dan pilpres pun diragukan. Ada lagi kisruh cicak vs buaya serta kasus Anggodo serta yang lainnya. ‘’Sulit dibayangkan, perang terhadap mafia hukum bisa berjalan efektif, jika kondisi status quo seperti itu masih dipertahankan. Tidak berlebihan kalau masyarakat telah memberikan peringatan sejak awal, bahwa Indonesia sedang berada di titik kondisi darurat mafia. ‘’Sendi penting institusi pelayanan dan penghasilan negara, kini sedang dibajak kekuatan mafioso,’’ katanya. (nas)

Suluh Indonesia/ant

KONSERVASI - Menhut Zulkifli Hassan mengelus burung Rangkong (Enggang) asal Kalimatan ketika menghadiri HUT TMII ke-35 di TMII Jakarta, kemarin. TMII ditetapkan sebagai salah satu wilayah untuk konservasi flora dan fauna asli Indonesia.

JAKARTA - Sebuah kasus penggelapan pajak senilai Rp 300 miliar dipastikan segera terungkap. Bahkan, pihak-pihak yang terlibat tidak kalah serunya dengan kasus Gayus Tambunan dan Bahasyim Assifie. ‘’Pokoknya, setelah Syahril Johan dijadikan tersangka, kasus baru itu segera terungkap yakni penggelapan pajak Rp 300 miliar,” kata anggota Komisi III DPR Bambang Soesatya di Jakarta, kemarin. Kasus besar ini, kata Bambang, bisa membangkitkan emosi rakyat. Bahkan, bisa saja dipakai untuk menenggelamkan kasus dugaan penyelewengan pencainan dana talangan (bailout) Bank Century yang senilai Rp 6,7 triliun itu. Pembeberan kasus ini, memang diduga untuk mengalihkan isu skandal bank yang pernah dimiliki Robert Tantular itu. Tetapi, kata dia, kasus pajak Rp300 miliar itu tidak akan berhasil dipakai untuk menenggelamkan kasus Bank Century. ‘’Biarkan saja kasus penggelapan pajak satu demi satu dibuka untuk kepentingan masyarakat. namun, bukan berarti kasus Century tenggalem. Justru dengan kasus pajak itu, mencerminkan kelemahan pemerintahan di bawah pimpinan Presiden Yudhoyono,’’ kata polisi Partai Golkar yang juga mantan anggota Pansus Angket Bank Century. (har)

MK Desak Pengesahan

UU Pembuktian Terbalik SURABAYA - MK mendesak pengesahan UU tentang pembuktian terbalik yang selama ini ditunggu-tunggu publik. ‘’UU pembuktian terbalik mutlak harus ada,” kata Ketua MK Mahfud M.D. saat berbicara dalam seminar Hukum Beracara di Surabaya, kemarin. Dengan diberlakukannya UU itu, menurut dia, pihak penyidik, baik di kejaksaan maupun di kepolisian, tidak perlu susahsusah mendapatkan bukti tindak kejahatan seseorang. ‘’Misalnya jaksa menuduh saya melakukan korupsi sekian miliar berdasarkan besaran gaji yang saya terima. Saya bisa menjawabnya dengan memberikan penjelasan mengenai uang miliaran yang saya punya itu, sep-

erti nilai kekayaan yang diperoleh dari warisan dan sebagainya,” katanya. Selama ini UUtersebut belum diberlakukan, aparat penegak hukum akan mengalami kesulitan dalam melakukan pembuktian atas kasus kejahatan, terutama korupsi. Menurut Mahfud, kalau undang-undang itu diberlakukan, tidak akan ada lagi alasan bagi penyidik menolak berkas perkara kejahatan korupsi karena kurang bukti. Menanggapi kekisruhan di tubuh Mabes Polri terkait pernyataan mantan Kabareskrim Kombes Pol. Susno Duadji dalam beberapa hari terakhir ini, Mahfud menyatakan sebagai hal yang positif. ‘’Saya tidak

membela siapa-siapa. Pengakuan Susno itu bukan berarti menelanjangi kepolisian. Justru sebaliknya, polisi bisa membuka aib Susno sehingga ada sikap saling terbuka di dalam Polri,” katanya. Ia berpendapat persoalan mafia hukum di lembaga peradilan tidak hanya terjadi pada kasus pegawai Direktorat Pajak Gayus Tambunan yang diketahui menyimpan dana misterius di rekening pribadinya senilai Rp 28 miliar. Oleh sebab itu, dia mengusulkan, hukuman yang paling tepat terhadap pelaku korupsi adalah hukuman mati. “Kalau tidak bisa dihukum mati, hukuman setengah mati sajalah,” katanya. (ant)

Program Sosial Dipertajam TAMPAKSIRING - Pemerintah ingin mempertajam sejumlah program di bidang sosial bagi perempuan, lansia, warga miskin, dan anak-anak sehingga mereka mendapatkan pemerataan hasil pembangunan. ‘’Selama ini memang telah ada program terkait kelompok tersebut, namun efektivitasnya akan kita evaluasi ditambah akan didorong peran pemerintah daerah dalam program tersebut,’’ kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana di Istana Tampaksiring, kemarin. Ia menjelaskan selama lima tahun ke depan pemerintah akan menajamkan program-program bagi kelompok masyarakat marjinal dan juga rentah terhadap masalah seperti warga lansia, warga miskin, anak-anak berkebutuhan khusus, anak jalanan, dan anak yang berhadapan dengan proses hukum. ‘’Presiden menyampaikan pendekatan pemerintah untuk upaya pemberantasan kemiskinan memang dilakukan dari sisi kesra namun dari sisi kegiatan ekonomi produktifpun perlu dilakukan, karena itu perlu adanya

percepatan pertumbuhan ekonomi namun adil bagi semua golongan,” katanya. MDG’s

Dalam rapat kerja yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut dibahas pula langkah-langkah pemerintah untuk mencapai target-target Millenium Development Goals (MDG’s) hingga 2015 mendatang. Oleh karena itu maka terdapat kelompok pembahas khusus dalam rapat kerja yang dihadiri oleh para gubernur, menteri, ketua DPRD, pimpinan BUMN, serta kalangan pengusaha yang membahas pola-pola untuk mencapai target MDG’s. Dijelaskannya ada beberapa isu yang dibahas, antara lain bagaimana upaya mencapai indikator MDG’s secara nasional, sejauh mana program yang sudah dijalankan untuk mencapai target tersebut, bagaimana upaya menurunkan angka kematian ibu dan pengendalian penularan HIV/AIDS, dan juga penelaahan capaian target nasional MDG’s. (kmb)

KPK Didesak Ambil Alih Kasus Gayus JAKARTA - KPK didesak untuk mengambil alih penyelidikan dugaan suap yang melibatkan Muhtadi Asnun, ketua majelis hakim yang membebaskan terdakwa Gayus Tambunan. Langkah ini perlu dilakukan, karena dalam perkara itu diduga melibatkan oknum aparat penegak hukum. Demikian dikatakan Ketua Badan Pengurus Setara Institute Hendardi di Jakarta, kemarin. Upaya pengambilalihan ini, lanjut dia, juga untuk objektifitas penyelidikan. Selain itu, pemeriksaan yang dilakukan KPK cenderung lebih transparan dan independent ketimbang institusi penegak hukum lainnya. ‘’Berdasarkan UU, KPK berhak mengambil alih kasus korupsi yang melibatkan oknum penegak hukum,” katanya. Seperti diberitakan, Ketua Komisi Yudisial (KY) Busyro Muqoddas menduga Muhatadi Asnun menerima suap lebih dari Rp 50 juta untuk membebaskan Gayus Tambunan. KY juga menduga dua anggota hakim perkara itu bertindak sama dengan Muhtadi. Seorang penitera pengganti berinisial IK diudga pula terlibat, karena sebagai orang yang mengantar dan menjemput Gayus bertemu Muhtadi.

Menurut Hendardi, kasus Gayus Tambunan sendiri memang tetap menjadi hak kepolisian untuk menindaklanjutinya. Pasalnya, Gayus tidak masuk kategori pejabat negara atau aparat penegak hukum. ‘’Untuk kasus Gayus, kewenangan penyidikan tetap ada pada kepolisian. Tetapi untuk kasus yang melibatkan penyelenggaran negara dan aparat hukum, harus segera diambil alih KPK,” tandasnya. Desakan serupa juga disampaikan Koordinator Bidang Hukum dan Peradilan ICW Febry Diansyah. Kasus Gayus dinilainya bukanlah kasus kecil, melainkan kasus besar yang akan menyeret sejumlah pejabat yang diduga terlibat kasus tersebut. Masih banyak pihak yang belum diungkap keterlibatannya oleh kepolisian. ICW meminta KPK untuk memasukkan Direktorat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke dalam Bidang Penindakan. Direktorat di bawah Deputi Bidang Pencegahan, tidaklah efektif untuk membongkar makelar kasus. ‘’Kalau KPK harus serius memberantas mafia kasus, sebaiknya LHKPN jangan di pencegahan, tetapi dipindahkan ke penindakan,’’ saran Febry. (nas)

Ketidakpercayaan Penyebab Kericuhan Priok BENTROKAN yang terjadi antara warga Koja, Tanjung Priok dan Satpol PP tidak saja menimbulkan kerugian materi, seperti rusaknya puluhan kendaraan, tetapi juga hilangnya tiga nyawa manusia. Untuk membuat terang kasus tersebut, PMI diminta melakukan investigasi. Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) M. Jusuf Kalla mengemukakan, miskomunikasi dan ketidakpercayaan masyarakat, menjadi pemicu terjadinya kericuhan di sekitar makam Mbah Priok yang menyebabkan banyak

korban.’’Saya kira ada miskomunikasi yang dalam di masyarakat,” kata Jusuf Kalla di Jakarta, kemarin. Pernyataan Kalla tersebut diungkapkan ketika ditanyakan penyebab terjadinya kericuhan di makam Mbah Priok.

M. Jusuf Kalla

Menurut Kalla, pada saat itu informasi yang beredar di

masyarakat akan adanya penggusuran makam Mbah Priok. Padahal yang sebenarnya terjadi, telah ada kesepakatan semua pihak bahwa makam Mbah Priok tidak akan digusur. ‘’Selama ini juga ada prinsip; membangun dulu baru digusur, bukan gusur dulu baru membangun. Hal ini kenapa tak dijalankan?,” kata Kalla. Karena hal itu tak dijalankan, maka di masyarakat muncul ketidakpercayaan ketika yang dilakukan adalah penggusuran. Dengan demikian, muncul pula rasa saling curiga.

‘’Jadi ada rasa ketidakpercayaan dalam masyarakat. Ini soal kepercayaan,” katanya. Selain itu, Kalla juga mengingatkan media untuk melakukan instrospeksi. Tayangan langsung media masa yang tidak akurat atau keseleo lidah, kata Kalla, akan merangsang orang untuk bertindak lebih. Kalla menilai, saat ini telah terjadi perubahan luar biasa dalam masyarakat. Yang pasti, kata Kalla, kericuhan itu menyisakan banyak pertanyaan, antara lain mengapa Satpol PP bertindak beringas. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Senin 19 April 2010

2

Polisi Tilang

K ilas

13 Ribu Pelanggar

Pengedar Narkotika di Diskotik DIREKTORAT Narkoba Polda Metro Jaya menangkap satu tersangka kasus peredaran gelap narkotika di salah satu diskotik di Mangga Besar, Jakarta Barat, Sabtu dini hari. Pusat Komunikasi dan Informasi Polda Metro Jaya di Jakarta, Sabtu menyatakan, tersangka bernama AS tertangkap tangan mengedarkan 13 butir ekstasi kepada para pengunjung tempat hiburan malam. Narkotika yang disita terdiri dari 10 butir ekstasi warna hijau dan tiga butir ekstasi warna ungu. Tersangka sedang menunggu calon pembeli yang telah memesan ekstasi lewat telepon. Polisi yang mencurigai tersangka lalu menangkap dan menemukan 13 butir ekstasi di saku celana yang dikemas dengan plastik klip bening. Sementara itu, tersangka Ma alias CM (38) tertangkap tangan memiliki 810,5 gram daun ganja kering di rumahnya, Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (ant)

Sembilan Orang Terluka SEBANYAK sembilan orang mengalami luka bakar sehingga harus dirawat di RS Islam Cempaka Putih akibat ledakan tabung gas yang meledak di sebuah rumah warga di Jalan Haji Ung, Harapan Mulya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu. “Sembilan orang korban yang sedang mendapatkan perawatan intensif terdiri atas empat anakanak dan lima orang dewasa,” kata juru bicara RS Islam Cempaka Putih Harif Fadhilah, di Jakarta, Sabtu. Nama dari keempat korban anak-anak adalah Adam (7), Raihan (7), Irul (5), dan Zidan (4). Sedangkan lima korban orang dewasa lainnya adalah sang pemilik rumah, Iswardi (48) dan istrinya Wati (49), serta Marsito (40), Khairuddin (37), dan Ian (23). Harif memaparkan, para korban rata-rata mengalami luka bakar antara 50 hingga 80 persen atau dengan kata lain mengalami luka bakar yang parah. Menurut sejumlah orang, peristiwa itu terjadi saat Wati memasang regulator tabung gas yang ternyata bocor. (ant)

Nodong, Babak Belur Dihajar DUA orang yang menodong tukang ojeg babak belur dihajar massa di Jalan Raya Mauk KM 12 Kampung Oja, Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Tangerang, Banten, Sabtu dini hari. Pusat Komunikasi dan Informasi Polda Metro Jaya di Jakarta, Sabtu, mengatakan, kedua tersangka DS (36) dan SU (37) babak belur dikeroyok warga sebelum diserahkan ke Polsek Sepatan. Kedua tersangka menodong tukang ojeg Darmansyah (43) dengan menggunakan benda yang mirip dengan senjata api laras panjang. Darmansyah pun tidak melawan ketika kedua tersangka mengambil uang Rp200 ribu yang berada di dalam dompet. Usai mengambil paksa uang, kedua tersangka menggiring korban ke areal persawahan dengan tujuan agar aksi mereka tidak diketahui warga. Namun, di tengah sawah itu, korban dapat kabur dan berteriak meminta bantuan ke warga sekitar. Warga yang mendengar teriakan itu lalu memergoki kedua tersangka yang sedang berusaha kabur sehingga mereka menghajarnya hingga babak belur. (ant)

Hakim Perkara Gayus

Harus Dipidanakan JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW), menyatakan hakim perkara Gayus HP Tambunan yang diduga menerima suap Rp50 juta harus dipidanakan. “Jangan hanya pemecatan saja, tapi juga harus berujung ke pidana,” kata peneliti ICW, Febri Diansyah, di Jakarta, Minggu. Sebelumnya, Komisi Yudisial (KY) menyatakan hakim yang memvonis bebas pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Gayus HP Tambunan, diduga menerima uang Rp50 juta. Pemberian uang itu diduga dilakukan satu hari menjelang putusan bebas terhadap Gayus HP Tambunan (putusan 12 Maret 2009), melalui Panitera Pengganti (PP), IK, kata KY. KY mendapatkan informasi tersebut, setelah melakukan pemeriksaan terhadap keduanya, dan berencana akan memeriksa dua anggota lain majelis hakim pada Senin (19 /4). Temuan KY itu berbeda dengan penyelidikan yang dilakukan oleh MA sendiri, yang menyatakan tidak ditemukan indikasi kesalahan dalam dikeluarkan-

nya putusan bebas terhadap Gayus HP Tambunan. Febri menyatakan selama ini hakim yang diduga menerima suap dan disidangkan ke majelis kehormatan hakim (MKH) hanya diberi sanksi administrasi dengan pemecatan atau menjadi hakim non-palu. Kasus itu harus berujung ke pidana, katanya. Di bagian lain, ia menyatakan adanya temuan itu oleh KY menunjukkan mafia peradilan di lingkungan Mahkamah Agung (MA) masih ada. Oleh karena itu, kata dia, ICW meragukan komitmen MA —yang akan membersihkan praktik mafia peradilan. “Sering MA menyatakan kami ‘clear’, kenyataannya tidak valid,” katanya. Ironisnya, ia menambahkan, masalah putusan bebas juga dibahas di dalam Rapat Pimpinan (Rapim) MA. Karena itu, dalam kasus tersebut MKH harus memberikan hukuman seberat-beratnya jika menemukan adanya praktik suap dalam penanganan perkara Gayus HP Tambunan, katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

KA PARAHYANGAN - Petugas melayani pembeli di loket Kereta Api Parahyangan, Gambir, Jakarta Pusat, kemarin. KA Parahyangan jurusan Bandung -Jakarta Gambir dan sebaliknya, yang sudah beroperasi hampir 40 tahun, mulai 27 April mendatang akan dihentikan pengoperasiannya, karena setelah adanya Jalan Tol Purbaleunyi, rute ini kurang diminati sehingga PT KAI mengalami kerugian sampai Rp 36 miliar per tahun.

Satpol PP Tak Ada yang Hilang JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, membantah pernyataan yang mengatakan bahwa terdapat anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang hilang akibat dari kerusuhan di Makam Mbah Priuk, Koja. “Itu tidak benar,” kata Fauzi setelah mengikuti acara Forum Warga Kota Jakarta di Jakarta, Minggu. Bahkan ketika diberitahu wartawan bahwa pernyataan tersebut datang dari Kepala Satpol PP Kepulauan Seribu Hotman Sinambela, Gubernur menyuruh agar Sinambela “berkaca”. Fauzi juga mengemukakan bahwa sama sekali tidak ada niat

Pemprov DKI untuk menggusur atau membongkar makam apalagi makam dari ulama yang sangat dihormati warga Jakarta Utara seperti makam Mbah Priuk. Ia menuturkan, pihaknya hanya ingin memugar situs bersejarah tersebut seperti yang dilakukan di makam Kramat Luar Batang yang masih dikunjungi oleh para peziarah setelah pemugaran terhadap makam tersebut dilakukan. Mengenai Kepala Satpol PP DKI Jakarta Haryanto Badjuri yang telah dibebastugaskan, Gubernur mengatakan bahwa Pemprov tidak akan mencari orang yang akan menggantikan

Haryanto karena masih terdapat komandan Satpol PP di masing-masing wilayah. Haryanto Badjuri dibebastugaskan antara lain untuk memperlancar penyelidikan dan evaluasi pascakerusuhan tersebut. Sebelumnya, Kepala Satpol PP Kepulauan Seribu Hotman Sinambela mengatakan, ratusan anggota Satpol PP hingga kini belum diketahui keberadaannya pascakerusuhan Priok. “Saya minta, kalau memang anggota kami ada yang meninggal dan belum diketahui tolong dikembalikan,” kata Sinambela di Jakarta, Sabtu (17/4). Hotman menuturkan, dari

Susno Bantah Disuap Gayus dan Sjahril JAKARTA - Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Susno Duadji membantah disuap atau menerima uang dari tersangka Gayus Tambunan dan Sjahril Djohan. “Saya sudah klarifikasi ke Pak Susno soal itu dan tidak benar bahwa Pak Susno menerima uang dari mereka,” kata pengacara Susno, Muhammad Assegaf di Jakarta, Sabtu. Ia mengatakan, Susno tidak pernah berhubungan dengan mereka dalam kasus ini sehingga tidak mungkin ada pemberian uang kepada kliennya. Menurut dia, Susno dipanggil penyidik Polri untuk diperiksa sebagai saksi pada Selasa (20/4) karena ada pengakuan dari keduanya yang menyebutkan adanya aliran dana ke Susno. “Karena nama Pak Susno disebut maka Pak Susno dipanggil. Jangankan nama Susno, nama siapa saja pasti akan dipanggil penyidik jika disebutkan oleh mereka,” katanya. Assegaf mengemukakan, baik Gayus dan Sjahril sejak awal punya niat untuk memberikan

Susno Duadji

uang kepada Susno Rp500 juta namun niat itu tidak pernah terlaksana. “Jika mereka akan memberikan uang kepada Pak Susno, itu urusan mereka dan tidak ada hubungan dengan Pak Susno,” katanya. Assegaf memastikan, Susno akan memenuhi panggilan penyidik karena dia tahu bahwa yang memanggil adalah aparat penegak hukum. “Pak Susno pasti tahu bahwa wajib hukumnya memenuhi panggilan penyidik. Kalau tidak hadir, pasti

ada alasan khususnya misalnya sakit. Sejauh ini, belum ada keinginan Pak Susno untuk tidak hadir,” katanya. Sebelumnya, Wakil Kepala Divisi Humas Polri Kombes Pol Zaenuri Lubis mengatakan, penyidik Polri akan memanggil Susno sebab keterangannya sangat dibutuhkan untuk kepentingan penyidikan. Menurut dia, ada keterangan Sjahril yang perlu dicek silang kepada Susno. “Tapi, bisa saja nantinya ada pemeriksaan Pak Susno untuk para tersangka lain selain Sjahril Djohan,” ujarnya. Ia mengatakan, ada perbedaan mencolok antara keterangan Sjahril dan bukti yang ada di tangan penyidik sehingga penyidik perlu meminta keterangan Susno untuk itu. Kasus Gayus bermula ketika staf Ditjen Pajak itu menjadi tersangka kasus pencucian uang Rp25 miliar yang berada di rekeningnya. PN Tangerang memberi vonis bebas kepada Gayus dalam kasus tersebut. (ant)

Satpol PP Akui Ditinggalkan Polisi KEPALA Satpol PP Kabupaten Pulau Seribu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Hotman Sinambela mengatakan kerusuhan di Koja, Tanjungpriok, Jakarta, terjadi karena Satpol PP ditinggalkan oleh polisi. “Pada rapat koordinasi di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hari pelaksanaan eksekusi lahan di Koja Tanjungpriok, polisi menyatakan enggan bertanggungjawab,” kata Hotman Sinambela pada diskusi “Siapa Butuh Satpol PP” yang diselenggarakan sebuah stasiun radio swasta, di Jakarta, Sabtu. Dijelaskannya, dalam rapat tersebut polisi mengatakan eksekusi lahan di Koja Tanjungpriok Jakarta Utara untuk perluasan terminal peti kemas PT Pelindo II murni tugas Satpol PP. Karena polisi enggan turut menangani, katanya, maka Satpol PP yang mengerahkan sekitar 1.700 personil maju sendi-

ri menghadapi massa, pada Rabu (14/4) sejak pagi. “Ketika terjadi bentrok di lapangan polisi juga terkesan lamban menangani,” katanya. Diakuinya, meskipun tantangannya sangat berat karena sudah menjadi tugas harus tetap dihadapi. Dalam kesempatan tersebut, Hotman juga mengucapkan ucapan turut berbela sungkawa kepada keluarga tiga anggota Satpol PP yang tewas saat kerusuhaan. Mereka adalah M Supeno yang beralamat di Kelurahan Tugu, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Israel Jaya yang beralamat di Jatibening, Kecama-

JAKARTA - Petugas kepolisian menilang hingga sebanyak 13 ribu pelanggar dalam Operasi Simpatik yang digelar oleh Polda Metro Jaya pada tanggal 12-16 April. “Berdasarkan hasil Operasi Simpatik selama lima hari, tercatat sebanyak 13 ribu pelanggar ditilang,” kata Kepala Posko Operasi Simpatik Polda Metro Jaya Kompol Nurul Megawati di Jakarta, Sabtu. Dari 13 ribu pelanggar, maka pelanggaran yang paling sering dilakukanh para supir kendaraan umum yang mengetem atau memberhentikan kendaraan di tempat yang tidak semestinya. Selain itu, jenis pelanggaran lainnya adalah tidak memakai helm yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Petugas kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti yaitu sebanyak 13.806 Surat Izin Mengemudi (SIM) dan STNK. (ant)

Suluh Indonesia/ant

KORBAN PRIOK - M. Sholeh (25) menunjukkan luka akibat penganiayaan saat tragedi Priok lalu, Jakarta Utara, kemarin.

tan Pondok Gede, Bekasi, dan Ahmad Tadjudin yang beralamat di Kelurahan Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Diakuinya, meskipun ada anggota Satpol PP yang tewas serta beberapa anggota lainnya terluka, tapi Satpol PP bukan korban karena menjalankan tugas.

Pelindo Harus Arif Sementara itu, pengamat intelejen Wawan H Poerwanto meminta agar pihak Pelindo mempertimbangkan sisi kemanusiaan dalam melakukan eksekusi, meski pihak pengadilan sudah memenangkan pi-

haknya dalam sengketa lahan tersebut. Perusahaan ini harus mendahulukan kepentingan yang lebih besar bagi masyarakat, bukan sekedar meraih keuntungan. Menurut Wawan kepada pers, Minggu (18/4) kemarin, sikap arif dipercaya akan mampu meredam emosi massa manakala ada pihak yang tak bertanggung jawab, seperti yang hendak membawa kisruh sengketa lahan ke isu agama. Dalam hal ini, lanjut Wawan, pihak Pelindo harus melakukan pendekatan sosial budaya. Wawan juga menegaskan, data yang diterimanya menyatakan tak ada keterlibatan pihak asing dalam insiden itu. “Pihak Pelindo sudah menyatakan tak akan mengeksekusi lahan Mbah Priok. Konsistensi ini yang harus dijaga. Jangan sampai terjadi wanprestasi,” kata staf ahli bidang intelijen Lemhanas ini. (ant/nas)

1.750 anggota yang diterjunkan, hanya sekitar 877 orang yang turut kembali dengan menggunakan perahu. Tugas Polri Dua LSM yaitu Kontras dan Imparsial mendesak agar tugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) seharusnya menjadi bagian dari wewenang kepolisian RI (Polri). Siaran pers bersama Kontras-Imparsial yang diterima ANTARA di Jakarta, Minggu, menyatakan, desakan tersebut karena tugas menjaga ketenteraman dan ketertiban sebenarnya merupakan bagian dari tugas pokok Polri.

Selain itu, menurut kedua LSM itu, ukuran tindakan, pengawasan, dan penindakan yang dilakukan Polri tentu lebih mudah diuji akuntabilitasnya.Baik Kontras maupun Imparsial menyesalkan terjadinya kekerasan yang jauh dari tindakan manusiawi antara Satpol PP dan warga terkait tragedi Tanjung Priok. Peristiwa tersebut dinilai seharusnya bisa dihindari bila semua pihak mengedepankan negosiasi bukan tindakan kekerasan. Selain itu, kerusuhan Priok tersebut juga dinilai bisa menjadi momentum penting untuk menguji legitimasi dan efektivitas keberadaan Satpol PP. (ant/her)

Dokumen LC Misbakhun

Tidak Mungkin Palsu JAKARTA - Dokumen yang dipakai oleh politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mukhamad Misbakhun melalui PT Selalang Prima Internasional (SPI) untuk mengajukan letter of credit (L/C) kepada Bank Century tidak mungkin palsu, kata pengacara Misbakhun. Pengacara Miskakhun, Luhut Simanjuntak di Jakarta, Sabtu mengatakan, jika dokumen itu palsu maka tidak mungkin ada restrukturisasi kredit oleh Bank Mutiara (dulu Bank Century). “Bank Mutiara kan dimiliki oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). LPS itu milik negara. Sebagai bank milik negara, tidak mungkin Bank Mutiara mau merestukturisasi pinjaman jika dokumen L/C palsu,” katanya. Menurut dia, status tersangka Misbakhun karena pemalsuan dokumen dalam pengajuan L/C tidak masuk akal karena Bank Mutiara sendiri tidak mempermasalahkan dokumen itu. Bahkan, Bank Mutiara dan PT SPI telah menyetujui restrukturisasi kredit pada Oktober 2009. PT SLI lalu membayar cicilan pinjaman pada Desember 2009, Januari, Februari dan Maret 2010 sehingga jumlah kredit telah berkurang dari 22,5 juta dolar AS men-

jadi 16 juta dolar AS. “Sisa kewajiban akan terus dibayar sesuai jadwal dan pembayaran cicilan itu dilakukan dengan cara pendebetan langsung dari PT SPI ke Bank Mutiara,” ujar Simanjuntak. Terkait dengan penundaan pemeriksaan, ia mengatakan, Misbakhun telah meminta Polri agar pemeriksaan sebagai saksi diundur menjadi 21 April 2010 dan sebagai tersangka pada 26 April 2010. Permintaan penundaan itu dilakukan karena Misbakhun, menurut dia, telah memiliki agenda yang sudah terjadwal sebagai anggota DPR. Ia membantah pernyataan dari Direktur II Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Brigjen Pol Raja Erizman yang mengaku belum menerima surat permintaan penundaan pemeriksaan Misbakhun. “Surat itu sudah diterima piket Bareskrim pada 15 April 2010 pukul 20.15 WIB. Ada tanda terima lengkap dengan stempel resmi. Kalau Direktur II mengaku belum menerima, ya itu urusan internal mereka,” katanya. Polri menjadikan Misbakhun sebagai tersangka pemalsuan dokumen dalam pengajuan L/C itu. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memberikan ijin pemeriksaan bagi anggota DPR asal Pasuruan, Jawa Timur itu. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Senin 19 April 2010

3

Kesejahteraan Prajurit

Jangan Tertunda

Suluh Indonesia/ant

CENTURY - Seorang perempuan menunjukkan buku bertajuk Skandal Gila Bank Century yang ditulis oleh Anggota Pansus DPR Bambang Soesatyo di Jakarta, kemarin. Buku ditulis berdasarkan kesaksian dan pengalamannya sebagai Anggota Pansus.

Harus Libatkan Formatur kilan wilayah sebagai tim formatur. ‘’Kalau hanya rais aam yang merombak, tetap akan dipertanyakan, diprotes oleh wilayah. Kan kasihan Mbah Sahal kalau itu sampai terjadi,” kata mantan ketua umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu. Oleh karena itu, Bagdja menyarankan agar pengurus wilayah yang menjadi formatur diundang lagi untuk membahas perombakan susunan PBNU. Mantan wakil ketua Dewan Pertimbangan Agung itu juga mengingatkan bahwa rapat penyusunan kepengurusan PBNU hanya boleh diikuti para

anggota tim formatur, tidak boleh ada pihak lain. ‘’Saya dengar saat penyusunan di Kajen (di Pesantren Maslakhul Huda, Kajen, Pati, Jateng) ada orang lain selain anggota formatur yang ikut rapat. Apa kepentingannya,’’ katanya. Menurut dia, dalam penyusunan kepengurusan PBNU, tujuan dan prosedur hendaknya dilakukan dengan transparan dan benar agar tidak mengundang pertanyaan. Terkait nama-nama yang dimasukkan dalam kepengurusan PBNU padahal tidak memenuhi persyaratan yakni belum pernah aktif di kelembagaan NU atau badan oto-

TNI Tak Berwenang

Eksekusi Aset Pemda JAKARTA - Jubir Mabes TNI Marsekal Muda TNI Sagom Tamboen menyatakan, TNI tidak berwenang melakukan eksekusi terhadap asetaset pemda, termasuk di kawasan Terminal Peti Kemas Koja, Jakarta Utara. ‘’Eksekusi terhadap aset Pemda hanya dapat dilakukan oleh aparat pemda dan kepolisian. TNI hanya akan bertindak jika ada permintaan bantuan dari Polri,” katanya di Jakarta, kemarin. Ia menjelaskan, tugas pokok TNI adalah pertahanan negara, bukan ketertiban keamanan masyarakat yang menjadi tugas pokok Polri. ‘’Jika dalam menjalankan tugasnya, Polri merasa tidak sanggup dan meminta bantuan TNI, maka TNI akan bergerak. Itupun sudah ada mekanismenya. Tidak asal meminta bantuan begitu saja, ada aturan perundang-undangannya,” kata Sagom. Tak hanya itu, perbantuan

itupun akan diberikan proposional sesuai kewenangan yang dimiliki TNI. ‘’Jadi tidak

Sagom Tamboen

sertamerta minta bantuan, ada mekanismenya dan itu harus dikoordinasikan dengan cermat siapa berbuat apa,” katanya menegaskan. Dalam kasus kerusuhan di

Terminal Kemas Koja, kewenangan utama eksekusi ada ditangan pemda dan aparatnya. Jika, tidak bisa teratasi maka Polri bisa diminta bantuan. ‘’Jika Polri tidak juga bisa mengatasi, maka mereka bisa meminta bantuan TNI melalui mekanisme yang telah diatur dalam undang-undang, dan itu harus dikoordinasika benar. Jadi, keberadaan TNI ada di lapis ketiga, bahkan keempat,” kata Sagom. Keberadaan TNI, seperti POM TNI Angkatan Laut dan Kodim, semata mengamankan obyek-obyek vital dan sarana prasarana TNI yang ada di Tanjung Priok. Kepala Satpol PP Kepulauan Seribu Hotman Sinambela mengungkapkan, kepolisian dan TNI seolah lepas tangan dan menyerahkan tugas eksekutorial kepada Satpol PP. Bahkan saat insiden, TNI/Polri justru meninggalkan tempat. (ant)

nyimpangan kewenangan. ‘’Dalam kaitan dengan Gayus, ini tidak relevan untuk dijadikan kasus dia sebagai tolak ukur atau bahan perbandingan, lalu menganggap semua orang sama seperti dia. Ini tentu merupakan anggapan yang keliru,” tegas Yusron Ihza. Doktor politik dan hubungan internasional jebolan Universitas Tsukuba, Jepang, ini menambahkan, program remunerasi di lingkup TNI harus benar-benar diperjuangkan oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan), jika menghendaki lahirnya para prajurit handal, profesional, dan Saptamargais, tangguh mengawal NKRI serta ideologi Negara Pancasila. Memprihatinkan Karena itu, apa pun alasannya, menurut adik mantan Mensesneg, Yusril Ihza Mahendra ini, tidak relevan jika orang berpikir, hanya karena

Gayus Tambunan lalu TNI tidak boleh alami kenaikan gaji dan tunjangan. ‘’Sejak kami masih di Dewan, perjuangan untuk adanya peningkatan kesejahteraan para prajurit terus diperjuangkan, karena kondisi mereka memang makin memprihatinkan, apalagi kini banyak yang tidak memiliki tempat tinggal layak huni,” ungkapnya. Dengan kondisi seperti ini, lanjutnya, sulit mendapatkan kinerja TNI yang tangguh, sesuai harapan rakyat dan Negara, guna menghadapi berbagai bentuk ancaman dari dalam, terlebih gangguan eksternal, khususnya para tetangga kita. ‘’Selain program remunerasi, tentu peningkatan kualitas dan kuantitas alat utama sistem persenjataan (Alutsista) merupakan hal mendesak yang jangan lagi ditunda-tunda dengan alasan apa pun,” ujar Yusron Ihza Mahendra lagi. (ant)

Dugaan Mafia Kasus Munir

Rombak Susunan PBNU JAKARTA - Perombakan susunan kepengurusan PBNU hasil rumusan tim formatur tidak bisa hanya dilakukan KH Sahal Mahfuz selaku rais aam, namun juga harus melibatkan tim formatur. ‘’Perombakan tidak cukup hanya dilakukan rais aam atau bersama ketua umum saja, tetapi harus melibatkan tim formatur juga,’’ kata mantan ketua PBNU Ahmad Bagja di Jakarta, kemarin. Dia mengatatakan, memang rais aam dan ketua umum merupakan mandataris muktamar, namun dalam hal penyusunan “kabinet” PBNU, muktamar memberi mandat kepada rais aam, ketua umum, dan perwa-

JAKARTA - Mantan Wakil Ketua Komisi I DPR RI bidang Pertahanan yang juga pakar politik militer dan pengamat hubungan internasional, Dr Yusron Ihza Mahendra mengingatkan, peningkatan kesejahteraan prajurit TNI jangan lagi tertunda dengan alasan apa pun. ‘’Apalagi jika dikaitkaitkan dengan kasus Gayus Tambunan yang pegawai negeri di instansi pemerintah lainnya, lalu berimbas penundaan program remunerasi (peningkatan dan penyesuaian penghasilan) di lingkup TNI,” katanya di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan itu, menanggapi sejumlah wacana untuk menyetop dulu program remunerasi yang mulai diberlakukan di lingkup Kementerian Keuangan (Kemkeu), termasuk Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, karena ternyata masih ada saja pegawainya seperti Gayus Tambunan dkk melakukan pe-

nom, Bagdja menyarankan, jika memang ingin mengajak mereka mengabdi di NU, sebaiknya ditempatkan dulu di lembaga-lembaga yang ada di NU, tidak langsung duduk di pengurus harian syuriah atau tanfidziyah. ‘’Periode berikutnya baru masuk PBNU. Ada proses. Kalau langsung, selain tidak sesuai Anggaran AD/ART, juga kasihan kader-kader yang selama ini sudah aktif di NU,” katanya. Susunan kepengurusan PBNU hasil rumusan tim formatur yang beredar ke publik menuai sejumlah protes. (ant)

Sebaiknya Segera Diklarifikasi JAKARTA - Pengamat intelijen Wawan H Purwanto mengatakan, dugaan adanya praktik mafia peradilan di dalam kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir sebaiknya diklarifikasi. ‘’Kalau memang ada tuntutan atau dugaan adanya praktik mafia peradilan dalam putusan di tingkat pertama dalam kasus Munir, saya kira silakan saja diklarifikasi,” katanya di sela-sela acara Expo Global Islamic School 2010 di Jakarta, kemarin. Dugaan adanya praktik mafia peradilan di dalam pengadilan kasus Munir sebelumnya diungkapkan oleh Komite Solidaritas untuk Munir (Kasum) dan Suciwati, istri mendiang

Munir. Untuk itu, kata Wawan, Komisi Yudisial (KY) sebaiknya segera memanggil hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan yang memutus perkara itu. ‘’Kalau memang Komisi Yudisial akan memanggil, segera saja memanggil hakim itu untuk membuktikannya,” kata dosen luar biasa Institut Intelijen Negara (IIN) itu. Menurutnya, dugaan adanya mafia peradilan dalam perkara Munir harus dibuka dan dibuktikan secara hukum, jangan sampai masyarakat berpandangan bahwa ada yang ditutup-tutupi dalam kasus tersebut. Namun demikian, mengingat proses hukum kasus Mu-

nir saat ini masih berlangsung di tingkat kasasi, maka ia meminta masyarakat menunggu hingga kasus itu memiliki kekuatan hukum tetap. ‘’Proses hukum kasus Munir, sampai saat ini kan masih berjalan. Karena itu, biarkan proses ini berlangsung,” katanya. Jika ada ketidakpuasan, lanjutnya, tentu bisa menempuh jalur hukum, termasuk soal adanya dugaan mafia peradilan dalam putusan terhadap mantan Deputi V Badan Intelijen Negara (BIN) Muchdi Pr. Sebelumnya, PN menjatuhkan putusan rngan terhadap mantan Danjen Kopassus itu, bahkan belakangan justru dibebaskan. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Senin 19 April 2010

4

Sambut Hari Kartini

S osok

Ratusan Ibu Pungut Sampah

Nursi

Saya adalah Orang Depok Asli TEKADNYA adalah menjadikan Depok sebagai kota yang nyaman untuk dihuni dan ladang investasi. Sebagai wanita asli Depok, nama Nursi Arsyirawati sudah menjelajah ke berbagai daerah, bahkan luar negeri. Untuk itulah, kini Uci, begitu dia akrab disapa berniat untuk mengabdikan diri untuk kota kelahirannya. “Di sini (Depok,red) saya dilahirkan dan dibesarkan. Untuk itu saya ingin menjadikan Depok sebagai tempat yang nyaman untuk dijadikan tempat tinggal dan berusaha,” kata wanita berjilbab ini. Di usianya yang terbilang matang ini, Uci ingin Depok yang berbatasan dengan Jakarta dapat dilirik investor. “Saya tidak anti terhadap kritikan. Itu saya anggap sebagai masukan,” papar wanita kelahiran Bogor, 4 Oktober 1969 ini. Latar belakang religi keluarganya membuat Uci matang dalam menjalani kehidupan. Termasuk roda bisnis yang telah digelutinya sejak 1990. Selain itu, dirinya juga mengingnkan adanya reformasi birokrasi dalam pemerintahan. Kendati namanya baru berkibar belakangan ini, namun Uci optimis dapat merubah Depok sesuai cita-citanya. Dengan rendah hati tersurat bahwa wanita ini penuh semangat untuk menjadikan Depok menjadi benar-benar nyaman. “Saya ingin membentuk badan layanan umum daerah untuk pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dengan sentra aktivitas di wilayah kelurahan menuju good society,” harapnya. (rin)

Pemkot Diminta

TindakTegasProvokatorTol DEPOK - Sejumlah anggota DPRD Kota Depok menghimbau kepada warga Depok agar tak terpengaruh ulah provokator seputar masalah pembebasan lahan tol Cinere-Jagorawi. Pasalnya, ulah para provokator tersebut dinilai telah menghambat pembangunan jalan tol tersebut. Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Karno mengatakan, seharusnya warga tidak terpancing oleh provokator tersebut. “Saya dengar provokator itu hanya memanfaatkan warga untuk mendapatkan kepentingan sendiri dan kelompoknya,” kata Karno, kemarin. Diungkapkan Karno, ulah para provokator tersebut bertujuan untuk menghambat pembangunan jalan tol CinereJagorawi. “Untuk itu warga jangan sampai terpancing,” tandasnya. Menurut dia, ulah provokator tersebut harus segera ditindaklanjuti dan jangan sampai dibiarkan begitu saja. “Sebaiknya Panitia Pengadaan Tanah (P2T) dan Tim Pengadaan Tanah (TPT) memberi penekatan kepada warga. Adakan musyawarah kepada war-

ga agar mereka tidak terpancing oleh ulah provokator tersebut,” ujar anggota dewan dari Fraksi Partai Demokrat itu. Anggota dewan akan membahas masalah ini ke rapat komisi pada Senin ini. Demikian dikatakan Qurtifa Wijaya dari Komisi A DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS. Pemerintah Kota Depok, ujar Qurtifa menekankan, harus menindak tegas para provokator tersebut. “Bila menemukan ada provokator agar segera di tindak. Tindakan provokator itu sudah menghambat pembangunan tol Cinere-Jagorawi,” tegasnya. Sementara itu, Hartono (60) Ketua RW 03, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji mengakui adanya oknum provokator yang merayu warga. Ironisnya, oknum tersebut adalah warganya sendiri. Oknum tersebut menghasut warga agar tak menjual tanahnya lantaran harganya ditentukan berdasarkan keinginannya sendiri. “Tadinya dia masuk kelompok kami untuk melakukan negosiasi harga. Namun ternyata dia memiliki kepentingan sendiri,” ujarnya. (rin)

Demokrat Harapkan

Koalisi Besar Terbentuk DEPOK - Partai Demokrat Kota Depok berharap dalam menghadapi Pemilukada 2010 koalisi besar yang terdiri dari banyak partai dapat terwujud. “Kami telah melakukan komunikasi politik dengan berbagai partai, dan beberapa pengurus partai sudah ada titik temu,” kata Sekretaris DPC PD Kota Depok, Rintis Yanto, di Depok, kemarin. Namun hingga kini, partai-partai tersebut belum melakukan komitmen politik. “Kita tunggu saja perkembangannya,” katanya. Menurut dia, titik perubahan sudah mulai dipahami, bahwa untuk memenangkan pemilihan kepala daerah ke depan dibutuhkan persatuan antarpartai politik di Kota Depok. Untuk itu yang juga menjabat sebagai sekretaris Tim 9 mengharapkan berbagai pihak untuk tidak mengedepanka ego masing-masing. Sementara itu mengenai kapan pengumuman calon Wali Kota yang akan diusung, Rin-

tis mengatakan akan mengumumkan akhir bulan April ataupun paling lambat awal Mei. Dikatakannya tak menutup kemungkinan sebelum Tim 9 mengumumkan nama calon Wali Kota, koalisi besar dapat terwujud. Untuk memenangkan pemilukada dibutuhkan persatuan antarpartai politik di Kota Depok. PD pada akhir Januari telah membuka pendaftaran bakal calon Wali Kota dan wakil Wali Kota yang akan mewakili PD terjun dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Sebanyak 15 calon yang telah mengambil formulir pendaftaran, yakni Abdul Halim, Hasbullah Rahmat, Haryanto Cipto, Romanul Hidayat, Badrul Kamal, Agung Witjaksono, Supriyanto. Selanjutnya Kemo Santoso, Pradi Supriatna, Alan Manzuri, DR Suyanto, Yuyun Wirasaputra, Mansurya, Biem Triani Binjamin, dan Gregorius. “Yang terpilih tentunya yang terbaik,” katanya. (ant)

BOGOR – Sekitar 750 kaum perempuan di Kota Bogor, kemarin turun ke jalan untuk mengikuti kegiatan gerak jalan santai peduli lingkungan yang diadalan oleh Kodim 0606 Kota Bogor bersama LPP RRI Bogor, dengan menempuh jarak 2 km yakni start dari halaman Markas Kodim 0606 Kota Bogor, Jalan Sudirman No.33 dan Finish di halaman LPP RRI Bogor, di Jalan Pangrango, Kota Bogor. Keguatan tersebut secara resmi dilepas langsung oleh Walikota Bogor, Diani Budiarto dan didikuti sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Bogor. “Ini kita sebut gerak jalan sehat perduli lingkungan, karena para peserta selain kita ajak mengikuti jalan santai keliling Bogor, mereka sambil berjalan juga memunguti sampah yang mereka temukan di sepanjang jalan yang dilalui peserta,” kata Ketua Panitia, Nurlaeli dari Kodim 0606 Kota Bogor. Gerak jalan sehat peduli lingkungan ini adalah salah satu bentuk kontribusi dari kaum perempuan di Bogor dalam upaya ikut mencipSuluh Indonesia/bas takan Bogor bersih dan nyaman. “Ini kita gelar GERAK JALAN – Walikota Bogor, Diani Budiarto saat melepas peserta gerak jalan santai perduli lingkungan untuk menyambut juga untuk menyambut Hari Kartini dan Hari Kebangkitan Nasional 2010,” jelasnya. (bas) hari Kartaini di Kota Bogor, kemarin.

Penyebar Foto akan Dipanggil Paksa BOGOR - Polresta Bogor akan memanggil paksa Albert, saksi yang diduga kuat sebagai penyebar foto telanjang milik Devi Sartika alias Clara Adelin Supit pada Senin ini. Kasat Reskrim Polresta Bogor, AKP Irwansyah, kemarin menyebutkan, Albert tak hadir pada pemeriksaan Sabtu (17/4) lalu. “Karena dia tidak hadir, hari ini kita layangkan surat pemanggilan, jika mangkir lagi akan kita jemput paksa,” ujar Irwansyah saat dihubungi, kemarin.

Albert sudah dua kali mangkir dari dua kali pemeriksaan, kehadiran Albert diperlukan untuk dilakukan konfrontir keterangan dengan saksi sebelumnya yakni Joshua dan Christian. Albert tidak hadir tanpa alasan yang jelas, akibatnya, pihak Polisi hanya memperdalam keterangan Joshua yang memenuhi panggilan polisi pada Sabtu pagi. Selain Albert, Devi Sartika selaku korban penyebaran foto telanjang miliknya dan Misly rekan korban yang mengambil

gambar bugil Devi juga berhalang hadir pada pemeriksaan Sabtu. Irwansyah menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan pemeriksaan dan memperdalam siapa pemilik sebenarnya akun Clara Adelin Supit. “Kami sedang mendalami kasus ini, termasuk siapa pemilik akun Facebook (FB) tersebut. Keterangan Albert sangat kami harapkan, namun karena tidak datang, maka hari Senin kami lakukan upaya paksa,” tandasnya. Saksi lain, Cristian, pemilik laptop yang digunakan menye-

bar luaskan foto tersebut tengah dirawat di rumah sakit, dengan adanya i surat dari dokter Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Soeharto Herdjan dan RSJ Atmajaya, yang dijadikan sebagai bukti. “Orang tua Cristian datang melaporkan anaknya dirawat di rumah sakit, karena Cristian berteriak dan meronta-ronta di rumah,” kata Irwansyah. Penyebaran foto telanjang di jejaring FB telah menyebabkan banyak korban, diantaranya Jesica Danies (23) mahasiswa asal Lampung yang fot-

onya juga disandingkan bersama foto telanjang milik Devi Sartika. Dua korban telah melapor ke Mapolresta Bogor, menuntut pencemaran nama baik dan mempermalukan pihak keluarga. Penyebaran gambar telanjang, merupakan kejahatan melanggar UU ITE Nomor 11 tahun 2008 pasal 27 ayat 1 dan 3 tentang seseorang dengan sengaja menyebarkan luaskan perbuatan asusila atau penghinaan, maka akan diancam penjara 6 tahun atau denda Rp 1 miliar. (ant)

Kantor Samsat Depok Difogging Motor Jadi Jaminan DEPOK - Guna mencegah penyakit demam berdarah dengue (DBD) berbagai usaha dilakukan oleh Kantor Samsat Depok, termasuk dengan cara pengasapan (fogging). Seluruh area kantor Samsat Depok tak luput dari sasaran petugas fogging, dari mulai taman hinggan ruangan lain di dalam gedung Samsat Depok. Pengasapan dimaksudkan untuk membunuh nyamuk-nyamuk dewasa. Kasubsi Samsat Depok, AKP Bahtiar Alfonso mengatakan, pengasapan ini juga bertujuan agar nyamuk aides aegypti tidak bersarang di kantornya sehingga tidak ada anggotanya yang terserang DBD. Dia juga menginstruksikan kepada petugas untuk melakukan aksi 3M, yaitu mengubur,

menutup dan menguras guna mencegah jentik nyamuk berkembang. “Fogging dan aksi bersih ini dimaksudkan untuk mencegah berkembangnya jentik nyamuk DBD sekaligus sebagai program kebersihan untuk kesehatan bersama,” katanya, kemarin. Dikatakan Bachtiar, pengasapan yang dilakukannya hanya sebatas antisipasi untuk menghindari adanya korban DBD akibat gigitan nyamuk aides aegypti. Selama ini, kata Kasubsi di lingkungan Samsat Depok tidak pernah ada korban DBD. Jadi kegiatan pengasapan ini sebagai upaya pencegahan terhadap penyakit DBD. “Jadi kita hanya mengantisipasi,” tegas Kasubsi. Sementara itu, Paur TU Samsat Depok, Iptu Robiin SH menambahkan kegiatan fog-

ging dan aksi bersih dilakukan saat usai jam pelayanan yakni pukul 16.30 WIB hingga menjelang Magrib. Dalam kegiatan ini, kata Robiin seluruh anggota dilibatkan untuk ikut berpartisipasi membersihkan ruangan dan lingkungan kerjanya. Pengasapan dilakukan ke seluruh area kantor Samsat Depok mulai dari Musholla, ruang pelayanan, ruang cek fisik, ruang tata usaha, saluran air hingga ke taman. “Semua ruangan dari tiga instansi kita fogging dan di bersihkan,” tutur Robiin. Selain itu, lanjut Robiin petugas juga melakukan pembersihan pada saluran air, menutup genangan air, memotong rumput dan memangkas tanaman yang sudah terlihat rimbun. “Semua ini demi kesehatan dan keindahan bersama,” pungkasnya. (rin)

Suluh Indonesia/rin

BERSIH-BERSIH - AKP Bachtiar Alponso bersama anggota Samsat melakukan aksi bersih-bersih sekaligus pengasapan untuk mengantisipasi wabah deman berdarah di lingkungan Samsat Depok.

Biaya Bersalin

BOGOR - Dono staf bagian penagihan Rumah Sakit Azra menyebutkan jaminan motor yang dilakukan Andi Akbar untuk mengeluarkan istrinya atas kekurangan biaya perawatan merupakan keinginannya sendiri. “Setahu saya itu dilakukan atas kemauan sendiri dan untuk lebih rinci biarlah manajemen RS menjawab. Saya hanya menjalankan tugas saja,” kata Dono kemarin. Ia tak dapat berkomentar banyak dan menyarankan untuk menghubungi pihak rumah sakit melalui nomor telepon kantor. Andi Akbar tak mampu melunasi biaya persalinan dan perawatan sang istri yang

menelan dana sebesar Rp 27,5 juta. “Saya baru dapat membayar Rp 14 juta, sisanya saya akan lunasi Senin, saya jaminkan sepeda motor dan tambahan uang Rp 2,5 juta lagi,” katanya. Dewi Asrianah (30) istri Andi melahirkan bayi kedua di RS Azra dengan cara caesar karena ada gangguan kesehatan. arena masalah kesehatan, Dewi menjalani perawatan di ruang ICU selama empat hari. Usai dirawat di rumah sakit selama satu minggu, Dewi ingin pulang Sabtu (17/4) namun kepulangannya sempat terkendala karena suaminya tak mampu melunasi biaya administrasi sebesar Rp 27,5 juta. (ant)

Puskesmas Rawat Inap di Bogor Bertambah BOGOR - Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) rawat inap di Kota Bogor yang semula hanya satu, yakni Puskemas di Kecamatan Tanah Sareal, pada 2010 akan bertambah menjadi tiga, kata pejabat dinas kesehatan (Dinkes) setempat. “Setelah Puskesmas Tanah Sareal telah dibuka layanan rawat inap, maka pada tahun 2010 ini akan menyusul dua lainnya yakni Puskesmas Mekar Wangi, dan Puskesmas Pasir Mulya,” kata Kepala Dinkes Kota Bogor dr Triwandha Elan di Bogor, kemarin. Penambahan Puskesmas dengan layanan rawat inap itu adalah untuk memperluas layanan kesehatan kepada masyarakat. Dikemukakannya bahwa dua Puskesmas baru yang akan melayani rawat inap yakni Puskesmas Mekar Wangi telah disiapkan 15 tempat ti-

dur, sedangkan untuk Puskesmas Pasir Mulya juga disediakan sebanyak 15 tempat tidur. Untuk membangun layanan rawat inap di dua Puskesmas tersebut telah disiapkan anggaran sebesar Rp2.248.400.000. Untuk Puskesmas Tanah Sareal, sebenarnya sudah dinyatakan sebagai Puskesmas rawat inap sejak 2004, namun dirasakan belum efektif dan efesien. “Kala itu, kita telah menugaskan petugas medis dan paramedis untuk jaga 24 jam, tapi yang berfungsi baru pelayanan layanan persalinan,” katanya. Dengan dibukanya layanan rawat inap Puskesmas Tanah Sareal diharapkan akan memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi saat ini, yakni seringnya pasien ditolak di rumah sakit dengan alasan ruangan penuh. (ant)

Family Gathering Ambar Graha Grup AMBAR Graha Group yang dipimpin oleh Bapak Ir. Khodin Cholin Kadar, MM merupakan pengembang atau developer yang berpengalaman dalam membangun perumahan dan saat ini telah berkembang dengan pesat, terbukti dengan dibukanya 4 (empat) proyek perumahan baru sekaligus yang terdiri dari Perum Ambar Bogor Regency, Perum Ambar Telaga Residence, Perum Ambar Waringin Residence dan Perum Ambar Cibinong Regency. Pada tanggal 2 s/d 4 April 2010 manajemen Ambar Graha Group mengadakan acara Family Gathering yang diadakan di Pantai Pangandaran Tasikmalaya, ini bertujuan

untuk mempererat silaturahmi antar karyawan beserta keluarganya, dan untuk meningkatkan kinerja karyawan, karena dalam acara family gathering ini bukan hanya

bertamasya saja melainkan ada beberapa acara yang seyogyanya akan meningkatkan kinerja para karyawannya, itu yang dikatakan oleh seksi acara Bapak Muksin alias Mang Iing dan ketua panitia Ibu Heavy Martinelly, SE menganggukan kepalanya. Perumahan yang dibangun oleh Ambar Graha Group berada di lokasi yang strategis, itu terlihat pada Perum Ambar Bogor Regency yang berjarak hanya 8 km dari pusat Kota

Bogor dan dekat dengan pintu tol Sentul serta dilalui angkutan umum. Perumahan Ambar Bogor Regency berada di dataran yang cukup tinggi dari permukaan laut dengan memiliki view gunung geulis dan gunung pancar, sehingga lingkunganya masih asri dan udaranya sangat sejuk, cocok untuk rumah tinggal sekaligus villa. Selain lokasi yang strategis perumahan Ambar Bogor regency didesign oleh arsitek yang berpengalaman. Konstruksi ban-

gunan menggunakan bahanbahan yang berkualitas baik, ini terlihat dengan rumah type 36 menggunakan dinding bata merah, keramik 40x40, rangka atap baja ringan, serta dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang ahli. Sehingga banyak diminati oleh konsumen, untuk itu manager marketing Bapak Muksin alias Mang Iing sangat optimis dapat mencapai target penjualan, hal ini terbukti baru 2 bulan launching sudah terjual 30 unit rumah. (bns)


pini

Suluh Indonesia, Senin 19 April 2010

F OKUS Terapi Penyembuhan Bagi Anak Autis ASUS gangguan spektrum autistik kini semakin banyak bermunculan, tidak membedakan asal-usul etnik ataupun status sosial ekonomi. Data Autism Research Institute, San Diego, AS, seperti dikutip Autis Info, jumlah individu autistik pada tahun 1987 diperkirakan 1:5.000 anak, namun jumlah ini meningkat dengan sangat pesat dan pada tahun 2005 sudah menjadi 1:160 anak. Sedangkan di Indonesia, meskipun belum ada data akurat mengenai kasus tersebut karena belum ada pusat registrasi untuk autisme, namun diperkirakan angkanya pun mendekati angka di atas. Gejala yang sangat menonjol dari autisme ini adalah sikap anak yang cenderung tidak mempedulikan lingkungan dan orang-orang di sekitarnya, juga tidak mampu berkomunikasi dan berinteraksi, seakan hidup dalam dunianya sendiri. Anak dengan gangguan ini juga banyak yang menunjukkan gangguan perilaku, seperti misalnya hiperaktif, agresif sulit mengendalikan emosinya seperti sering menangis dan mengamuk serta tertawa tanpa sebab jelas. Gangguan spektrum autistik ini menurut Psikolog dari Fakultas Psikologi UI, Dyah Puspita Asih, bukannya tidak bisa diperbaiki, karena ada sejumlah terapi yang biasa dilakukan bagi mereka. Terapi yang paling banyak digunakan selama ini adalah “Applied Behavioral Analysis” (ABA), suatu terapi yang telah lama dipakai dengan cara memberi pelatihan khusus pada anak dengan memberikan “positive reinforcement” berupa pujian atau hadiah. Penanganannya dengan mengajak anak terus-menerus terlibat dan mengurangi kecenderungannya untuk asik sendiri dan bisa diukur kemajuannya. Saat ini terapi inilah yang paling banyak dipakai di Indonesia. Terapi lainnya adalah “Applied Verbal Behavior” (AVB) yang menekankan pada perkembangan bahasa seperti bagaimana meminta, meniru, berekspresi, mengikuti perintah dan merespon perilaku verbal dengan isyarat atau gambar. Terapi berikutnya adalah “Development Individual Difference RelationBased Intervention” (DIR) yang lebih terfokus pada bagaimana memperkuat serta membangun ikatan emosional antara anak dan pengasuhnya. Pendekatan ini menekankan perkembangan sehingga terkait erat dengan enam tahap yang harus dikuasai anak autis seperti minat pada dunia, kedekatan, komunikasi dua arah, komunikasi rumit, ide-ide emosi dan pemikiran emosi. Terapi selanjutnya adalah terapi okupasi yang melatih mempergunakan otot -otot halus anak autis dengan benar, berhubung kebanyakan anak autistik mempunyai keterlambatan dalam perkembangan motorik halus, misalnya melatih ketrampilan menggosok gigi, makan atau menulis. Hal ini terkait individu autistik umumnya memiliki respons tidak lazim terhadap berbagai bentuk input sensori yang termanifestasi dalam perilaku misalnya mengayun badan atau memutar benda terus-menerus. Terapi lainnya bernama “Relationship Development Intervention” (RDI) menggabungkan antara konsep ABA dan DIR dengan mengembangkan intelijensia dinamis pada anak dengan sesi belajar yang menyenangkan. Penanganan lain berupa metode komunikasi spontan, yang mendorong perkembangan kemampuan berkomunikasi melalui pertukaran gambar yaitu PECS atau “Picture Exchange Communication System”. Terapi biomedis lain yang telah dilakukan beberapa tahun terakhir dan hasilnya mencengangkan adalah suntikan vitamin methyl-cobalamin atau methyl-B12. Para peneliti menemukan adanya kekurangan dalam proses tansmethylasi pada anak-anak autis sehingga menyebabkan terganggunya reaksi biokimia yang penting dalam tubuh anak seperti terbentuknya glutathione, suatu antioksidan penting meningkatkan kemampuan detoksifikasi tubuh. Methyl-B12, sekarang sangat banyak dipakai di AS dan negara lainnya, dan mulai dipakai di Indonesia. Dengan pemberian dosis, kepekatan, aturan dan cara menyuntik yang baik methyl-B12 ini memberi efek positif pada sekitar 90 persen anak-anak yang disuntik. Namun perlu diingat bahwa tidak ada satu pun terapi yang jitu menjawab kebutuhan semua anak autis, karena setiap anak autis memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. ***

K

Bang D

el

MK desak pengesahan UU Pembuktian Terbalik

Hotel sudah penuh ...

5

Mari Peduli Autisme TAK banyak yang tahu kalau 2 April adalah Hari Peduli Anak Austisme Sedunia, sebagai bentuk kepedulian nyata masyarakat dunia pada anak-anak dan remaja penyandang autisme. Peringatan itu ditetapkan oleh Sidang Umum PBB pada 18 Desember 2007. Jumlah anak dan remaja autisme dikhawatirkan terus meningkat. Tahun 2007 saja tercatat ada 30 juta anak autisme di seluruh penjuru dunia. Naik lagi pada 2008 menjadi 60 juta orang. Begitu juga di Indonesia, jumlahnya dikhawatirkan terus bertambah. Pemahaman publik mengenai hal ini sendiri masih belum dalam, terlihat dari jumlah anak dan remaja autis yang dirawat rumah sakit atau pusat-pusat terapi. Pandangan masyarakat terhadap autisme juga menyedihkan karena banyak yang memandang negatif pengidap autis. Bahkan ada yang menyebutnya abnormal dan kelainan bawaan. Padahal autisme hanyalah gangguan perkembangan anak dari berbagai aspek, meliputi gangguan perkembangan komunikasi (bahasa), fungsi sosial dan prilaku repetitif, serta interaksi sosial, sehingga mereka menjadi berbeda dari yang lainnya. Sisi positifnya, banyak juga lembaga sosial, perguruan tinggi seperti STIKOM LSPR yang mendirikan Autism Awareness Center, dan organisasi masyarakat yang menumpahkan kepeduliannya kepada anak dan remaja autis. Pada Hari Peduli Anak Autisme Sedunia ini masih ada persoalan yang agak merisaukan, yakni label cenderung negatif terhadap anakanak autisme ini, hanya karena orangtua, keluarga dan masyarakat kurang peka terhadap masalah anak-anak khusus ini. Kondisi ini bisa mengganggu penanganan masalah autisme, karena pemberian label yang cenderung negatif hanya akan menonjolkan kekurangan-kekuarangan anak. Buktinya terlihat dari banyaknya sekolah yang tidak mau menerima anak-anak autis, sementara sekolah khusus dan berbagai pusat terapi untuk anak dan remaja autis sangatlah mahal. Padahal, siapapun dan keluarga manapun, tidak peduli status sosialnya, bisa mengidap gangguan itu. Jika anak yang sedang tumbuh dengan perkembangan yang terganggu ini, ditambah julukan-julukan menyakitkan, lalu diperparah oleh sikap sekolah atau masyarakat yang menolak mereka, bagaimana bisa nasib baik nasib anak-anak autis? Lagi pula, anak autis juga punya hak anak. Keadaan ini juga bukan kemauan mereka. Jangan pula salahkan anak dan remaja auti yang seakan-akan hanya hidup dengan dunianya sendiri. Seorang teman yang mempunyai anak autis mengungkapkan betapa lelahnya dia dan keluarga, terutama istrinya, dalam menghadapi anak gadisnya yang sekarang beranjak remaja. “Anak itu hidup dengan alamn-

Oleh : Artini*

ya sendiri, mau apa saja, dan kami tidak boleh lengah, bahkan pintu rumah dan pagar benar-benar harus dikunci kencang,” katanya. Dia mengaku, segala usaha sudah dilakukan, sesuai dengan pendapat ahli yang ditemuinya. Dia tidak sendirian. Banyak keluarga yang dititipi anak dan remaja autis sebenarnya juga sedang meniti jalan panjang yang belum tahu ujungnya. Sampai sekarang, dunia ilmiah medis pun belum ber-

sepakat mengenai penyebab autisme. Ada yang beranggapan penyebabnya genetis atau keturunan, namun ini pun belum ada bukti ilmiahnya. Label Menghadapi anak autis pada hakikatnya sama saja dengan menghadapi anak-anak lainnya. Mereka adalah anak dengan dunia anak dengan segala polahnya.

Namun, ada banyak masalah dalam menanganinya, termasuk motivasi orangtua dan keluarga penyandang autis. Banyak orangtua yang terlanjur putus asa, lalu memberi julukan-julukan buruk kepada anak-anak autis Mitos bahwa autisme identik dengan abnormal atau genius, mempengaruhi pola pengasuhan orangtua dan keluarga kepada anak-anak autis. Dalam kondisi ini label-label negatif pada anak-anak autis berseliweran dalam rumah, yang tanpa disadari menjelma menjadi identitas anak. Yang menjadi persoalan, apapun label itu, anak-anak itu sebenarnya tidak mempedulikannya. Mereka tidak mengerti apa yang dijuluki oleh orangtuanya. Inilah yang tidak sensitif. Orangtua atau keluarga menjuluki anak sesuai menurut perspektifnya sendiri, sementara anak tumbuh dalam dunianya. Berkomunikasi yang efektif dengan anak dan remaja istimewa ini sebenarnya tidaklah sukar, asal saja orangtua, keluarga dan masyarakat “mau tampil beda.” Artinya, untuk mengatasi perbedaan ini perlu seni berkomunikasi. Raines & Ewing dalam The Art of Connecting (2006) mengatakan, dalam membangun komunikasi, ada beberapa hal yang perlu dikenali, yaitu yakinlah bahwa selalu ada jembatan sebagaimana seseorang berusaha untuk menyesuaikan dirinya dalam berbagai situasi, ada rasa peduli dengan mitra/ apalagi dengan anak sendiri, dan setiap individu adalah budaya/ unik, dan setiap hubungan atau komunikasi pada hakikatnya menuntut perubahan. Dalam kaitannya dengan anakanak dan remaja autis ini, membangun komunikasi dengan mereka adalah bagaimana menghargai anak dengan tulus, menjalin keterbukaan, dan terpenting bagaimana menerima keberbedaan mereka. Di sini, perspektif orangtualah yang perlu menyesuaikan dengan perspektif anak. Menurut Raines & Ewing, jika komunikator mampu menghargai perbedaan orang lain dan mempunyai kemauan untuk menjalin hubungan dengan mereka, maka akan terjalinlah komunikasi efektif. Di sini, orangtua jangan lelah menghadapi anak dan remaja autis karena harapan mereka sebenarnya sederhana saja yaitu ingin bergaul dengan teman-temannya, bersekolah, dihargai, dan disayangi, sesuai dengan hak-hak anak umumnya. Kuncinya sederhana, orangtua perlu lebih dulu mengenali daya dan gaya komunikasi mereka sendiri sehingga terjalinlah komunikasi akrab dengan anak-anak dan remaja autis. Artinya, orangtua perlu juga memasuki dunia anak dan remaja autis. *Staf Pengajar STIKOM London School of Public Relations Jakarta

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Ranjau Paku Makin Banyak RANJAU paku apakah sudah menjadi hal yang lumrah sehingga dari tahun ke tahun tak ada penanganan yang berarti. Kita seringkali melihat dan mendengar bagaimana para pengendara, terutama sepeda motor yang sering menjadi korban ranjau paku. Tetapi anehnya, tak juga bisa ditindak para pelakunya. Beberapa razia memang dilakukan, dan terbukti paku atau alat lain yag digunakan untuk menjebak korbannya dalam jumlah yang mencengangkan. Untuk satu ruas di Gatsu saja, konon, bisa dikumpulkan hingga tiga kiloan. Bisa dibayangkan betapa meratanya ranjau-ranjau itu bertebaran. Memang aparat sulit sekali menangkap para pelaku karena tidak punya bukti. Mereka hanya bisa ditanggap jika tertangkap tan-

gan saja. Dan, bisa diduga penebar ranjau itu pasti ada kaitannya dengan para penambal ban pinggir jalan. Hampir bisa dipastikan, ketika pengendara terkena ranjau, takkan jauh dari sana akan ada penambal ban. Apakah ini tidak mencurigakan. Untuk mengatasi, menurut saja, tertibkan saja para penambal-penambal itu beroperasi. Perlakukan mereka layaknya pedagang kaki lima yang mengganggu ketertiban karena beroperasi di trotoar. Tanpa penambal pun rasanya pengendara justru lebih aman. Terbukti keberadaan mereka justru membuat kegelisana. Jangan para penambal ban itu menjadi musuh masyarakat. Bayu Sanyata Margonda, Depok

Dukung Operasi Simpatik Jaya MULAI hari Senin (12/4) hingga awal Mei mendatang, Polda Metro Jaya kembali menggelar operasi bertajuk ‘Operasi Simpatik Jaya’. Operasi yang berlangsung di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para pengguna kendaraan bermotor tentang disiplin dan keselamatan berkendara. Sebagai pengguna kendaraan bermotor, tentu saya sangat mendukung digelarnya operasi ini. Bahkan kami berharap, operasi semacam ini lebih sering digelar, sebagai shock therapy bagi para pengguna kendaraan bermotor. Bahkan jika perlu, operasi semacam ini tidak hanya bersifat bersuasif, tetapi juga disertai sanksi yang tegas bagi para pelanggar aturan lalu

lintas. Pasalnya, jika tak disertai tindakan tegas, si pelanggar tak akan merasa kapok dan kemungkinan besar dapat melakukan pelanggaran ayng sama di masa datang. Sudah menjadi rahasia umum, kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, khususnya di jalan raya sangat semrawut. Jalanan bagaikan hutan rimba yang setiap saat dapat saja mengancam nyawa siapapun yang melintasinya. Penyebab kesemrawutan ini memang multifaktor, mulai dari jumlah petugas yang tak memadai, banyaknya jumlah kendaraan, minimnya rambu dan yang menjadi penyebab utamanya adalah rendahnya disiplin para pengguna jalan. Memang bukan hal mudah un-

tuk mengubah pola pikir para pengguna jalan yang terbiasa ngawur dalam berkendara. Tetapi jika upaya perbaikan tak segera dilakukan, keadaan justru akan

makin parah. Althaf Kebayoran Lama-Jakarta Selatan

Lubang Jalanan Memakan Korban LUBANG di jalanan kini menjadi faktor penyebab kematian paling tinggi setelah penyakit flu babi, jantung, kanker, paru-paru, dan seterusnya. Kematian jenis ini bersifat sporadis, cepat, dan memberi dampak mengejutkan. Ya, sangat mengejutkan. Bisa saja pagi hari kita masih bercanda bersama anak, istri. Tetapi, sejam kemudian, ketika berangkat kerja, kematian menghadang. Shock sudah pasti. Siapa yang tidak shock ditinggal peri keluarga tercinta. Apalagi keluarga yang baru saja memberi kenangan, kebersamaan, dan harapan. Seolah tidak akan pernah terbayang

bahwa kematian begitu dekat. Kematian di jalan akibat terperosok lubang hampir setiap hari terjadi di Ibu Kota. Bila tidak terperosok, biasanya para pengendara motor menghindari lubang lalu terjatuh dan tergilas roda truk kontainer. Penyebab utamanya tetap sama: adanya lubang di jalan raya. Lantas, siapa yang patut disalahkan. Dalam kasus ini, pemerintahlah yang bersalah. Pemerintah telah diberi tanggung jawab mengelola dan memelihara jalan raya. Arifin Kebun Jeruk

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 19 April 2010

6

Persebaya Ditahan Imbang Persipro

Suluh Indonesia/ant

PERSIJA MENANG - Pemain Persija Jakarta, Fahrudin Mustafic (kiri) merayakan gol bersama T.A. Musafri (kanan) dalam pertandingan Piala Indonesia melawan Persiba Bantul grup B di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, kemarin. Persija 2-1.

Menegpora :

Ada Kesalahan Pembinaan Atlet MATARAM - Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Andi Mallarangeng, mengakui adanya kesalahan dalam pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga sehingga prestasi internasional belum memuaskan. “Ada kesalahan pembinaan sehingga prestasi internasional belum memuaskan,” kata Mallarangeng saat menyampaikan kuliah umum di Kampus Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Mataram, di Mataram, kemarin. Ia mencontohkan, prestasi sepak bola Indonesia yang masih jauh dari kemajuan meskipun telah didukung Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah (APBD) dari berbagai daerah yang dapat mencapai triliunan rupiah jika ditotalkan. Setiap tahun semua daerah mengalokasikan anggaran pembinaan olahraga untuk Per-

satuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) masing-masing. Bahkan, ada daerah tertentu yang mengalokasikan Rp 42 miliar khusus untuk pengembangan sepak bola tetapi belum juga menghasilkan prestasi internasional. “Berarti ada kesalahan dalam pembinaan atlet sepak bola, itu yang perlu menjadi perhatian serius demi prestasi internsional di masa mendatang,” ujarnya. Mallarangeng juga mengungkapkan prestasi internasional di cabang olahraga bulu tangkis yang mengalami kemunduran karena kesalahan pola pembinaan. Atlet bulu tangkis senior seperti Taufik Hidayat dan rekan-rekannya mulai mengalami masa-masa surut, namun panggantinya belum mencapai puncak kejayaan. “Ya, anjlok juga prestasi bulu tangkis kita (Indonesia,

Red), seniornya mulai surut namun yuniornya belum maksimal prestasinya sehingga belum bisa mengganti posisi seniornya,” ujarnya. Demikian pula prestasi di cabang silat dan sepak takraw serta cabang olahraga lainnya yang mengalami kemunduran prestasi juga karena pola pembinaan yang tidak sesuai perkembangan zaman. Menurut Mallarangeng, sudah saatnya Indonesia menerapkan pola pembinaan atlet yang selalu disertai fasilitas pendukung teknologi terkini seperti peralatan pengukuran prestasi atlet. “Pelatih kita harus menggunakan laptop atau sistem komputerisasi dalam pembinaan atlet agar dapat menganalisis prestasinya. Tidak bisa lagi dengan cara-cara lama karena ternyata bakat alam saja tidak cukup, harus selalu diasah,” ujarnya. (ant)

Irene dan Tania Juara Bersama JAKARTA - Pecatur puteri terbaik Indonesia GMW Irene Kharisma Sukandar dan pecatur putri asal India, GMW Tania Schadev menjadi juara bersama dalam Dwitarung Internasional Japfa Chess Festival (JCF) 2010, kemarin di Gedung Piramida Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Kedua pecatur putri ini harus puas dengan gelar juara bersama karena dari empat babak yang dimainkan berakhir imbang 2-2. Pada babak keempat yang dimainkan kemarin, Irene dan Tania kembali bermain remis di langkah 49 pembukaan Ruy Lopez. Dari empat babak yang dimainkan, Irene membukukkan kemenangan pada babak pertama. Namun pada babak kedua giliran Tania yang menang dan pada dua babak terakhir berakhir remis. Dengan hasil ini, hadiah uang sebesar 1500 dolar AS dibagi bersama masing-masing

Suluh Indonesia/dok

Irene Kharisma Sukandar(kiri) dan Tania Schadev (kanan).

mendapatkan 750 dolar AS. Sementara itu pecatur putera GM Susanto Megaranto pada babak keempat ini kembali bermain remis atas pecatur Georgia Mikheil Mchedlishvili. Susanto yang sempat dalam posisi unggul dipaksa main remis di langkah 54 pembukaan

Hindia Menteri. Dengan hasil ini, Susanto baru mengemas nilai 1,5 atau tertinggal satu angka (2,5) dari Mikheil. Dwitarung untuk putra ini berlangsung enam babak dan pemenangnya mendapatkan hadiah uang 3000 dolar AS. (oli)

Lawan Fernando

Chris John Siapkan Strategi Khusus SEMARANG - Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, sudah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi penantangnya, Fernando David Saucedo, pada pertarungan perebutan gelar di Bali, 22 Mei mendatang. “Tentu kami sudah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi Fernando mendatang,” kata petinju dengan julukan The Dragon ketika dihubungi dari Semarang, kemarin. Petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jateng, tersebut, mengatakan dirinya sudah mempelajari rekaman pertarungan calon lawannya dan sudah mengetahui gaya bertarung dari El Vasco (panggilan dari Fernando David Saicedo). Menurut petinju yang sudah 12 kali mempertahankan gelar sejak merebutnya dari tangan petinju Kolombia, Oscar Leon di Bali 2003, Fernando merupakan petinju dengan gaya bertarung “boxer” murni, artinya yang bersangkutan tidak mengandalkan pukulan yang keras tetapi daya tahan tubuhnya.

Suluh Indonesia/dok

Chris John

“Dia mengandalkan teknik bertinju dengan pukulan yang tidak terlalu keras tetapi justru mengandalkan daya tahan tubuhnya. Mungkin karena ukuran tangannya panjang maka lebih mengandalkan teknik dengan pukulan yang tidak terlalu keras,” katanya. Ketika ditanya apakah target yang ingin dicapai melawan petinju Argentina tersebut, dia mengatakan dirinya menginginkan kemenangan

saat pertarungan mendatang. Menurut ayah dua orang putri (Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani), bertarung di Bali merupakan nilai tersendiri bagi dirinya. Ia menjelaskan, dari sisi cuaca, dukungan penonton, makanan, dan lain sebagainya sudah merupakan nilai tersendiri bagi dirinya untuk menghadapi El Vasco. Apakah ada keinginan untuk memukul KO lawannya, ia mengatakan akan dilihat dari ronde ke ronde. “Kalau memang ada kesempatan untuk memukul KO Fernando, tentunya akan dimanfaatkan sebaik mungkin,” katanya. Petinju yang terakhir mempertahankan gelarnya saat mengalahkan petinju Amerika Serikat, Rocky Juarez, melalui kemenangan angka tersebut, mengatakan bahwa usai melakukan latihan di Sasana Herry’s Gym di Perth, Australia, latihan akan dilanjutkan di Banyuwangi, Jatim. “Saya berlatih di Sasana Mirah Silver Boxing Camp hingga menjelang pertarungan mendatang,” katanya. (ant)

SURABAYA - Tim Divisi Utama Persipro Probolinggo menjaga peluang bersaing ke babak berikutnya, setelah mampu mengimbangi tuan rumah Persebaya Surabaya 1-1 pada laga perdana babak penyisihan Grup B Piala Indonesia, kemarin. Kendati berstatus tim “underdog”, Persipro justru berhasil membungkam tuan rumah lebih dulu di menit ke-52 melalui Ahmad Junaidi. Pemain lincah Andik Vermansah menyelamatkan muka Persebaya setelah tendangannya mengecoh kiper Ahmad Nurrosadi di menit ke-76. Pelatih Persebaya Rudy William Keeltjes yang sengaja menurunkan sebagian pemain lapis kedua, harus menanggung akibat dari skenarionya tersebut. Bahkan hingga 45 menit pertama, “Bajul Ijo” kerepotan mencetak gol kendati mendominasi permainan. Sejumlah peluang tidak mampu dimanfaatkan untuk menjadi gol. Persipro justru mampu bermain lepas dan beberapa kali sempat merepotkan pertahanan Persebaya. Ahmad Junaidi nyaris menggandakan keung-

gulan, tapi tendangan kerasnya masih melambung tipis dari mistar gawang Endra Prasetya. Mantan penyerang Persebaya ini bahkan sempat mencetak gol di pertengahan babak pertama, tapi dianulir wasit karena lebih dulu berada dalam posisi “offside”. Rudy Keeltjes mengakui penampilan pemain-pemain mudanya tidak seperti yang diharapkan. “Mereka gagal mengangkat permainan tim dan mainnya kurang tenang,” katanya. Mantan pelatih PSMS Medan ini juga mengakui sengaja menurunkan pemain lapis kedua, karena kondisi beberapa pemain utama sedang tidak fit akibat padatnya jadwal kompetisi. “Tidak ada niat sedikit pun meremehkan lawan dan kami juga sangat ingin menang, kalau memang ada kesempatan bikin gol,” tambahnya. Pelatih Persipro Abdul Muntholib mengaku puas dan bangga dengan perjuangan anak asuhnya yang mampu menahan imbang tim besar Persebaya. “Sejak awal kami sadar bahwa tidak mudah menghadapi

Persebaya, tapi anak-anak mampu membuktikan kerja kerasnya,” katanya. Sriwijaya FC Menang Pada pertandingan Grup A lain di Palembang, Sriwijaya FC melibas Persikabo Bogor 3-1. Sejak menit awal kedua tim tampil dengan tempo sedang, dan tidak menurunkan kekuatan penuh. Peluang pertama Sriwijaya FC (SFC) baru tercipta di menit 10 melalui Rahmat Rivai, tapi bola masih melambung di atas mistar gawang Persikabo. SFC unggul dalam penguasaan bola, namun justru tim tamu yang berhasil memimpin lebih dahulu. Tandukan gelandang serang Persikabo, Septian Suharlan, berhasil menjebol gawang SFC di menit 15. Kedudukan 1-0 untuk Persikabo. Menit ke- 21, “Laskar Wong Kito” nyaris menyamakan kedudukan andai saja Rahmat Rivai lebih tenang melakukan eksekusi di areal kotak penalti. Akhirnya “Laskar Wong Kito” dapat menyamakan kedudukan di menit 38 berkat sontekan Arief Suyono yang memanfaatkan umpan matang

Oktavianus. Kedudukan berubah imbang 1-1 untuk kedua tim. Menit ke-42, wasit menganulir bola hasil tendangan Rahmat Rivai yang dinyatakan berada dalam posisi offside. Hingga penambahan waktu satu menit, kedudukan ini tidak berubah sampai turun minum. Memasuki babak kedua, SFC menaikkan tempo permainan. Peluang emas SFC terjadi di menit 59, namun karena Obiora kurang sigap menendang bola, kesempatan ini pun terbuang percuma. Persikabo juga mendapat peluang di menit 64, melalui Jejen Zainal Abidin, tapi masih dapat ditangkap Hendro Kartiko. SFC akhirnya dapat menambah keunggulan melalui Pavel Solomin yang memanfaatkan umpan silang Obiora di menit 78. Kedudukan berubah 2-1 untuk Sriwijaya FC. Menit ke 87, Sriwijaya FC menambah keunggulan menjadi 3-1 berkat tendangan Arief Suyono. Kedudukan ini tidak berubah hingga akhir pertandingan. (ant)

Freestyler Asing Disambut Meriah JAKARTA - Kehadiran para freestyler asing dalam ‘World of Challenge & Tour of Java-IMI Safety Riding Campaign’ 2010 disambut meriah oleh penonton sejak start di JI Expo Kemayoran Jakarta sampai finis di Sukabumi, Jabar, kemarin. Sebelum start, tim freestyIer yang terdiri dari enam orang itu mempertunjukkan aksi ‘’gila”nya seperti berdiri di atas motor dalam kecepatan tinggi (103 km) perjam dan mengitari roda-roda gila. Sambutan meriah juga terjadi saat rombongan peserta

IMI Tour Of Jafa ini memasuki Sukabumi pada pukul 17.40 WIB. IMI Tour Of Java yang berlangsung di delapan kota itu diikuti 3000 peserta dari berbagai jenis kendaraan bermotor. Ketua Umum PP IMI Jualiari Batubara seusai mengibarkan bendera start mengatakan kegiatan ini memiliki unsur olahraga, hiburan dan pendidikan. Oleh karenanya, kata dia, IMI Tour Of Java ini sudah masuk kalender resmi tahunan dan terdaftar di FIA (Federasi Internasional Automotif).

Menurutnya, kehadiran keenam ‘freestyler’ yang berasal dari Prancis, Amerika Serikat dan Brasil itu selain memberikan hiburan juga ada unsur pendidikannya. ‘’Ya unsur pendidikannya adalah mereka memberikan pelajaran bahwa bersepeda motor itu tidak boleh ugalugalan di jalanan umum. Tetapi wadah dan fasilitasnya ada,” tambah Ari. Juliari yang didampingi ketua panpel Otte Ruchiyat dan ketua pengprop IMI DKI Jakarta, A Judiarto menambahkan kegiatan IMI Tour Of Java

ini lebih ditekankan pada kedisiplinan peserta selama perjalanan bersepeda motor . Peserta Tour of Java-IMI Safety Riding Campaign akan dibagi dalam tiga kelas yakni skutik, bebek dan motor sport menempuh empat etape yang memperebutkan dua hadiah utama yakni dua mobil Chevrolet Aveo. Etape pertama dari Jakarta menuju Tasikmalaya, kemudian menuju Sukabumi, dan melanjutkan rute ke Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Kediri dan finish di Stadion Gasibu Blambangan, Banyuwangi. (oli)


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 19 April 2010

7

Grand Prix China

Button Juara SHANGHAI - Juara dunia Jenson Button dengan tenang melintasi Grand Prix China yang basah akibat diguyur hujan untuk meraih kemenangan keduanya musim ini, kemarin, dengan memimpin rekan satu timnya di McLaren, Lewis Hamilton, guna menempati posisi pertama dan kedua. Pembalap Inggris berusia 30 tahun itu, yang mengambil alih klasemen umum setelah merayakan kemenangan keduanya musim ini dan kemenangan kesembilan dalam karirnya, berteriak “Kami benar-benar meraih kemenangan itu” di radio timnya saat ia mencapai garis finish. “Bagi saya, ini merupakan kemenangan terbaik saya,” kata Button, yang start dari barisan kelima, kepada para wartawan. “Kondisinya sangat sulit dan hal terbaik ialah kami menjalani balapan secara baik. Itu bukan karena keberuntungan dari cuaca.” Hamilton mulai “tancap gas” dari urutan ke-12 di putaran keempat untuk mencapai finish dengan catatan waktu

1,530 detik di belakang rekan senegaranya, Button. Prestasi pembalap Inggris untuk menempati posisi pertama dan kedua itu merupakan yang pertama kalinya sejak tahun 1999. Keagresifan pembalap berusia 25 tahun itu dalam balapan tersebut, termasuk pertarungannya dengan pembalap Red Bull, Sebastian Vettel di garis pit dan hasil investigasi petugas setelah balapan memberikan teguran terhadap kedua pembalap itu karena keduanya melakukan balapan secara membahayakan. “Saya melakukan balapan secara luar biasa,” kata Hamilton, juara dunia 2008, yang setelah itu memeluk dan berjabatan tangan dengan Button. “Saya berjuang kras dan kami berdua menjalankan tugas luar biasa dan itu sangat baik untuk tim,” katanya. Pembalap Jerman, Nico Rosberg, menempati posisi ketiga untuk kedua kalinya secara beruntun untuk Mercedes, dengan pembalap Spanyol, Fernando Alonso, yang mendapat hukuman karena start

melompat, menduduki posisi keempat untuk Ferrari. Button kini mengumpulkan 60 angka secara keseluruhan, unggul 10 angka dari Rosberg, sementara Hamilton dan Alonso terpaut satu angka untuk menempati posisi ketiga. McLaren memimpin klasemen konstruktor dengan 109 angka, sementra Ferrari 90 angka. Pembalap yang start dari urutan terdepan, Vettal, yang menjuarai balapan terakhir Malaysia dan juara Grand Prix China tahun lalu, hanya berada di urutan keenam di belkang pembalap Renault, Robert Kubica, sehingga membuat balapan Shanghai itu masih tanpa juara yang menang dalam balapan sebelumnya setelah tujuh tahun. Pembalap Renault Vitaly Petrov menyalip Michael Schumacher dari Mercedes dan pembalap Red Bull, Mark Webber, di bbrapa putaran terakhir untuk merebut posisi ketujuh dalam balapan Formula Satu yang unuk pertama kalinya diikuti pembalap Rusia. (ant)

Suluh Indonesia/ap

RAYAKAN KEMENANGAN - Pembalap McLaren, Jenson Button merayakan kemenangannya dalam balapan Formula Satu Grand Prix di Shanghai International Circuit, Shanghai, China, kemarin.

OM Unggul Lima Point PARIS - Olympique Marseille membutuhkan tendangan penalti pada perpanjangan waktu untuk mendapatkan hasil kemenangan 2-1 atas tim yang lagi berjuang Boulogne dan terpaut lima poin di puncak klasemen Liga Prancis (Ligue 1), Sabtu waktu setempat Pemain bertahan asal Nigeria Taye Taiwo mendapat kesempatan melakukan tendangan panalti, setelah pemain bertahan Yoann Lachor memegang bola di dalam kotak penalti, sehingga Marseille kini mengoleksi 68 poin dari 33 pertandingan. Pemain tengah Mathieu Valbuena membuat Marseille memimpin lewat tendangan dari arah pojok gawang beberapa saat sebelum turun minum tetapi Boulogne berjuang keras dan berhasil menyamakan kedudukan dari jarak dekat lewat pemain pengganti di lini depan, Jeremy Blayac. “Kami sebenarnya sudah

bahagia bila mendapat satu angka, karena terus terang saja, penampilan kami malam ini tidak bagus,” kata direktur Sport Marseille Jose Anigo dalam laman klub (www.om.net). Marseille harus memulangkan pelatih mereka dengan menggunakan jalan darat sejauh 1.000 kilometer karena debu tebal akibat meletusnya gunung berapi sehingga hampir semua bandar udara di kawasan Eropa utara dan tengah tengah ditutup. Namun pelatih dan timnya tidak mengeluh karena mereka sudah semakin dekat dengan gelar liga sejak 1992. “Selama 14 jam jalan darat ke Marseille akan membuahkan ide bagi pemain, bagaimana caranya menggembirakan pendukung mereka, yang juga menempuh jalan darat,” kata Anigo. Dengan sisa lima pertandingan lain, tim mantan juara Eropa itu kini membuat jarak lima poin

di atas tim yang mengejutkan Auxerre, yang mengalahkan tim papan tengah Lorient 4-1. Klub juara Girondins Bordeaux dan Olympique Lyon tetap berpeluang kendati tipis, setelah mereka bermain imbang 2-2 dalam pertandingan keras di Bordeaux, diwarnai dengan turunnya tiga kartu merah. Pemain bertahan Lyon Anthony Reveillere mendapat kartu merah pertama karena mengganjal dengan keras Benoit Tremoulinas, tetapi dikeluarkan bersaam dengan rekannya dari Bordeaux Jussie, karena bertengkar di lapangan. Bordeaux memimpin dua angka, melalui striker asal Maroko Marouane Chamakh dan pemain tengah asal Ceko Jaroslav Plasil, tetapi Lyon, yang mengalahkan Bordeaux di perempat final Liga Champions, menyamakan kedudukan melalui pemain tengah asal Brazil Ederson dan pemain bertahan asal Brazil, Cris. (ant)

Cedera

Wozniacki Gagal Raih Gelar SOUTH CAROLINA - Peluang Caroline Wozniacki untuk mendapatkan gelar juara kedua dalam dua minggu ini kandas setelah ia mundur akibat cedera pada semifinal turnamen “Family Circle Cup” di Charleston, South Carolina, Sabtu waktu setempat. Unggulan utama dari Denmark itu, yang mendapatkan gelar juara ketujuh dalam karirnya di Ponte Vedra, Florida, minggu lalu, mundur ketika sedang memimpin pertandingan melawan petenis Rusia Vera

Zvonareva 5-2 pada set pembuka, setelah didera cedera di pergelangan kaki kanannya. Pada pertandingan sebelumnya, kaki Wozniacki tertekuk ketika berusaha meluncur untuk melakukan pukulan “drop shot”. Setelah mendapat pertolongan di lapangan, pemain puteri itu mengalami hal sama pada pergelangan kakinya sehingga terpaksa mundur. Pada pertandingan final, unggulan ketujuh Zvonareva dijadwalkan bertemu dengan unggulan keempat Samantha

Stosur dari Australia. Stosur, yang juga pemain ganda, sempat kecolongan 3-5 sebelum mengalahkan unggulan kedelapan dari Slovakia, Daniela Hantuchova 6-3 7-6 pada pertandingan semifinal. Petenis Australia itu, yang masuk urutan 10 besar dunia setelah maju ke semifinal Indian Wells bulan lalu, membuat delapan ace untuk menyelesaikan kemanangannya pada laga yang berlangsung kurang dari dua jam itu. (ant)

Tim Barca ke Milan Naik Bus MADRID - Tim Barcelona akan menuju Milan dengan menggunakan kendaraan bus untuk melakukan pertandingan semifinal leg pertama Liga Champions, Rabu dini hari. Pimpinan Liga Utama Spanyol (La Liga) itu akan menggunkan dua kendaraan bus untuk melakukan perjalanan sejauh 634 kilometer ke Cannes hari Minggu waktu setempat dan tinggal semalam di kota itu sebelum melakukan

perjalanan lagi sepanjang 351 kilometer ke Milan, Senin, kata klub tersebut di laman m e r e k a (www.fcbarcelona.com). Tim asuhan Pep Guardiola itu terpaksa mngubah rencana perjalanan mereka akibat debu tebal gunung berapi yang mengganggu penerbangan di seluruh Eropa. Bandar Udara Barcelona dan Milan ditutup. Setlah bermain imbang 0-0

hari sabtu melawan Espanyol, Guardiola menyepelekan signifikan perjalanan darat ke Italia bagian utara itu. “Perjalanan itu bukan yang terbaik, tetapi ada tim-tim dari liga lebih rendah yang melakukan perjalanan selama 17 jam dengan menggunakan kendaraan bus,” katanya kepada wartawan. “Semifinal cukup membantu siapa pun untuk mengatasi kelelahan,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ap

BENTURAN - Kiper Tottenham Hotspur, Heurelho Gomes (kanan) berbenturan dengan pemain Chelsea, Florent Malouda, dalam pertandingn lanjutan Liga Inggris dini hari kemarin. Chelsea kalah 1-2.

Spurs Panaskan Persaingan LONDON - Persaingan di Liga Inggris kembali memanas setelah dinihari tadi tuan rumah Tottenham Hotspur Menghantam Chelsea, 2-1. Hasil ini menempatkan Spurs kembali ke posisi keempat yang sebelumnya diduduki Manchester City. Pada pertandingan sebelumnya City kalah menyakitkan 0-1 dari MU karena ‘kecolongan’ gol di detik-detik akhir pertandingan. Spurs mengemas 64 angka dari 34 pertandingan sedangkan Manchester City mengumpulkan 62 angka. Sementara Chelsea gagal

menjaga jarak dari MU. Kekalahan ini membuat Chelsea tak aman di puncak klasemen karena poinnya 77 hanya terpaut satu angka dari MU. Spurs unggul 1-0 pada menit 15 melalui tendangan Jermain Defoe dari titik pinalti. Wasit usai John Terry menghadiahi Spurs tendangan penalti karena Terry melakukan handball di depan gawang sendiri. Spurs menambah keunggulan menjdi 2-0 lewat Gareth Bale beberap saat sebelum turun minum. Chelsea terasa berat untuk

mengejar ketinggalan karena sejak menit ke-67 harus bermain dengan 10 pemain lantaran Terry diganjar kartu kuning kedua. Namun kegigihan pemain Chelsea akhirnya membuahkan hasil juga. Di ujung pertandingan, Frank Lampard menceploskan bola ke gawang Spurs sehingga kedudukn berubah 1-2. Arsenal kalah Sementara itu dalam pertandingan kemarin malam, Arsenal yang sempat unggul 2-0 akhirnya keok 2-3 atas Wigan.

Arsenal unggul dulu lewat Theo Walcott dan Mikel Silvestre. Keunggulan 2-0 bisa dipertahkankan hingga 10 menit menjelang habisnya waktu normal pertandingan. Namun setelah itu Arsenal bak terkena musibah karena kebanjiran gol beruntun yakni lewat kaki Ben Watson, Titus Bramble, dan Charles N’Zogbia. Meski kalah Arsenal tetap bertengger di peringkat tiga klasemen sementara dengan nilai 71. Sedangkan Wigan yang mengemas 35 poin semakin menjauh zona degradasi. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Senin 19 April 2010

8

Tebar Uang

Cawalkot Dibekuk SEMARANG - Kepala Kepolisian Wilayah Kota Besar Semarang, Kombes Polisi Edward Syah Pernong, mengungkapkan jajarannya telah membekuk pelaku politik uang dalam Pemilihan Umum Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang. “Tersangka dari salah satu pasangan calon wali kota dan wakil wali kota tersebut tertangkap tangan saat membagikan sejumlah uang kepada warga di Kelurahan Pedurungan Kidul, Semarang Timur, Sabtu (17/4) malam,” kata Kapolwiltabes usai melakukan pantuan ke beberapa tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Semarang, Minggu. Kapolwiltabes beserta rombongan melakukan pantauan di tiga TPS di Kota Semarang, yakni TPS 32 di Kelurahan Bandarharjo, TPS 13 di KeluraSuluh Indonesia/ant

BANJIR PORONG - Ratusan kendaraan terjebak banjir yang menggenangi akses Jl Raya Porong, Sidoarjo, kemarin. Genangan yang mengakibatkan macet tersebut dipicu hujan deras dan keluarnya semburan baru di akses jalan tersebut.

Polwiltabes Surabaya Bongkar

Pemalsuan Pajak Rp934 Juta SURABAYA - Jajaran Kepolisian Wilayah Kota Besar (Polwiltabes) Surabaya berhasil membongkar kasus pemalsuan pajak oleh karyawan konsultan pajak Agustri Junaidi senilai Rp934 juta. “Dalam kasus itu, kami menahan 10 orang tersangka dan sejumlah barang bukti,” kata Kepala Polwiltabes Surabaya Kombes Pol. Ike Edwin di Surabaya, Minggu. Sembilan dari sepuluh tersangka itu merupakan staf Agustri Junaidi, yakni Fat (45), IR (28), MM (33), Gat (42), Her (26), TS (37), MS (35), Sis (35), dan Suh (33). Salah seorang tersangka lainnya, yakni EYU (38) merupakan bekas petugas kebersihan di Kanwil Pajak Jatim I.

Fat dan IR bertugas mengambil surat setoran pajak dan uang atau cek PT Putra Mapan yang menggunakan jasa konsultan pajak Agustri Junaidi. “Seharusnya oleh tersangka uang itu disetorkan melalui Bank Jatim untuk mendapatkan validasi sebelum dilaporkan ke kantor Direktorat Pajak sebagai instansi yang berwenang mengeluarkan tanda terima laporan,” katanya. Namun Fat dan IR memerintahkan Sis untuk membuatkan validasi. Sis secara berjenjang meminta bantuan tersangka lainnya yang masing-masing menerima potongan antara 10 hingga 20 persen dari nilai yang tertera dalam surat setoran pajak. Selain itu, para tersangka juga

memalsukan bukti penerimaan uang dari Bank Jatim atas nama 350 karyawan PT Putra Mapan. “Untuk kasus ini, kami sedang meminta data lengkapnya dari Kanwil Pajak,” katanya. Beberapa barang bukti yang disita, di antaranya sejumlah uang tunai puluhan juta rupiah, sertifikat tanah, sejumlah kendaraan bermotor, stempel Bank Jatim, stempel Dirjen Pajak, stempel tanda tangan penerima kas, stempel kantor pelayanan pajak, dan komputer. Para tersangka dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal empat tahun dan Pasal 263 Ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal enam tahun penjara. “Ka-

Putusan UU

Penodaan Agama Akan Pro-kontra SURABAYA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof. Mahfud M.D. menyadari putusan atas gugatan pencabutan Undang Undang (UU) Nomor 1/PNPS/1965 tentang Penodaan dan Penistaan Agama akan menuai pro-kontra di masyarakat. “Kami menyadari putusan MK soal UU Penodaan Agama akan menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Bagi kami, hal itu wajar,” katanya di Surabaya, Minggu. Setelah berbicara dalam seminar tentang Hukum Beracara di Surabaya, ia menganggap wajar lantaran uji materi terhadap undang-undang itu melibatkan emosi banyak pihak, baik yang mendukung

maupun menentang. Meskipun demikian, Mahfud menegaskan, putusan yang bakal diambil berdasarkan bukti-bukti di persidangan dan hakim konstitusi sama sekali mengabaikan hal-hal di luar persidangan. “Surat, SMS (pesan singkat), protes, dan lain sebagainya akan kami buang karena kami hanya mempertimbangkan fakta-fakta di persidangan,” katanya. Menurut dia, dasar memutuskan undang-undang itu berpijak pada ayat-ayat konstitusi, bukan ayat-ayat agama sebagaimana didengungkan sekelompok organisasi keagamaan selama ini. “Kami akan memberikan penekanan, bagaimana konstitusi menyata-

kan agama sebagai hak asasi,” kata mantan Menteri Hukum dan HAM di era pemerintahan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu sedikit membocorkan. Dalam menyampaikan putusan itu, MK akan mempertimbangkan tiga aspek, yakni kepastian hukum, keadilan, dan asas manfaat. Putusan MK itu akan disampaikan kepada publik, di Jakarta, Senin (19/4) mulai pukul 14.00 WIB. “Agar tidak penasaran, masyarakat bisa mengikuti secara langsung pembacaan putusan itu melalui MKTV yang kami siarkan mulai pukul 14.00 WIB dan dipancarluaskan di 34 kota di Indonesia,” katanya. (ant)

Anak-anak Baduy

Senang Ikut Tradisi Seba LEBAK - Anak-anak Suku Baduy Dalam (berpakaian putih-putih) dan Baduy Luar (berpakaian hitam-hitam) di pedalaman Kabupaten Lebak merasa senang mengikuti tradisi perayaan ‘Seba’ yang berlangsung di Gedung Pendopo Pemkab Lebak, Minggu malam pukul 20.00 WIB. “Kami sangat senang bisa melihat mobil, motor, dan banyak orang berjalan hilir mudik,” kata Ismar (10) seorang bocah Baduy Luar warga Cisaban Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak. Ismar mengatakan, dirinya sudah dua kali mengikuti perayaan ‘Seba’ dengan orangtua karena selain bisa bermain juga

melihat keramaian Kota Rangkasbitung. Setiap hari dirinya di kawasan Baduy hanya melihat pepohonan besar dan suarasuara binatang yang ada. Untuk itu, kata dia, dengan mengikuti perayaan ‘Seba’ tentu mengetahui dunia luar seperti keramaian itu. “Kami senang juga melihat keramaian kota sebab di pedalaman Baduy tampak sepi,” katanya. Begitu pula, Sardi (11), seorang bocah Baduy mengaku dirinya kali pertama mengikuti tradisi ‘Seba’, karena keingintahuan Kota Rangkasbitung. Sardi ditemani Isman (11), berjalan-jalan di sekitar Alunalun Multatuli Rangkasbitung

sambil melihat-lihat kendaraan dan aneka makanan. Bahkan, mereka membeli makanan baso karena di kampung tidak ada pedagang. “Kami makan baso enak juga karena ada daging bulat itu,” ujar Sardi. Sementara itu, tetua tokoh adat Baduy Jaro Tanggungan 12 Saedi Putra, mengatakan, pihaknya memperbolehkan anak-anak mengikuti perayaan tradisi Seba karena mereka sebagai generasi penerus. “Kami selalu mengimbau orangtua mereka agar membawa anak-anak untuk perayaan ‘Seba’ di Pemkab Lebak maupun Pemprov Banten,” katanya. (ant)

sus ini kami ungkap berdasarkan laporan David Sentono selaku Direktur PT Putra Mapan,” kata Kapolwiltabes. (ant)

han Karangroto, dan TPS 07 serta 08 yang berada di resosialisasi Argorejo Semarang. Mengenai identitas pelaku politik uang yang dibekuk tersebut, Kapolwiltabes belum bersedia memberikan keterangan secara rinci. “Yang jelas saat ini pelaku sudah diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang untuk diproses lebih lanjut,” ujarnya. Kendati demikian, Kapolwiltabes menegaskan bahwa pelaksanaan Pemilu Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang berjalan aman dan tertib. “Selain itu partisipasi masyarakat dalam pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah ini cukup bagus. Hal ini bisa kita dilihat dari jum-

lah warga yang telah menyalurkan hak pilihnya,” katanya. Menurut Kapolwiltabes, terciptanya iklim yang kondusif dalam pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah ini karena langkah-langkah komunikasi aktif yang telah dilakukan oleh semua pihak sudah berjalan dengan baik. Menyinggung pascapencoblosan yang merupakan salah satu proses pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah ini, dia berharap semua pihak dapat menerima hasil penghitungan suara yang diumumkan oleh KPU Kota Semarang. “Semua itu bertujuan agar iklim kondusif di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah ini tetap terjaga sehingga tidak sampai merugikan beberapa pihak,” ujar Kapolwiltabes. (ant)

Muncul Makelar Jamkesda SURABAYA - Salah seorang anggota DPRD Jawa Timur Mohammad Ibrohim Adib mengingatkan pemerintah daerah terhadap kemungkinan munculnya makelar dalam kegiatan program jaminan kesehatan daerah (Jamkesda). “Perubahan dari SKTM (surat keterangan tanda miskin) menjadi Jamkesda bukan berarti penyimpangan

akan teratasi,” kata Ibrohim Adib di Surabaya, Minggu. Menurut dia, potensi penyimpangan Jamkesda mirip dengan SKTM, karena cara Jamkesda memungkinkan adanya pihak-pihak yang menjadi “makelar” dalam pembagian Jamkesda. “Kalau SKTM bisa diterima orang yang tak berhak menerimanya, maka Jamkesda juga sama, kare-

na bisa saja Jamkesda diberikan kepada orang yang tidak berhak,” katanya. Oleh karena itu, politikus dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur itu menyarankan pemerintah daerah untuk melakukan pendataan orang miskin terlebih dulu dengan nama dan alamat yang jelas. (ant)


Edisi 19 April 2010 | Suluh Indonesia  

Headline : MK Desak Pengesahan UU Pembuktian Terbalik

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you