Issuu on Google+

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Jumat, 17 Desember 2010

OJK Disarankan Berada di BI

Rupiah Masih Tertekan

Konsolidasi Flexi-Esia

PENELITI Eksekutif Biro Stabilitas Sistem Keuangan Bank Indonesia (BI), Sukarela Batunanggar menyarankan agar struktur Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ditempatkan di BI. “Struktur OJK lebih tepat di BI atau ...hal. 1

PENGAMAT pasar uang, Edwin Sinaga memperkirakan rupiah pada Jumat masih akan tertekan pasar, karena faktor negatif pasar terlihat makin kuat menekannya. Kuatnya tekanan pasar akan mendorong ...hal. 2

MANAJEMEN PT Telkom Tbk menyatakan rencana konsolidasi layanan Flexi dengan layanan Esia milik PT Bakrie Telecom Tbk tidak akan terealisasi tahun ini, karena masih harus melalui sejumlah tahapan ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

No. 236 tahun IV

Suluh Indonesia/ant

TIMNAS MENANG - Penjaga gawang Timnas Indonesia Markus Haris Maulana (kiri) berusaha menangkap bola di udara di samping rekannya Maman Abdurahman (tengah) dan pesepakbola Philipina Ian Bayona Araneta saat pertandingan babak semfinal pertama AFF Suzuki Cup 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, kemarin.

Gubernur DI Yogyakarta

Tetap Dipilih

RUU Parpol Disahkan JAKARTA - DPR mengesahkan RUU tentang Perubahan atas UU 2/2008 tentang Partai Politik menjadi UUdalam rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPR Pramono Anung Wibowo di Gedung MPR/DPR Jakarta, kemarin. Pengesahan yang dihadiri Mendagri Gamawan Fauzi selaku wakil dari pemerintah itu berjalan mulus dan singkat, tanpa adanya interupsi dari anggota dewan. Dalam laporannya, Ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap memaparkan, ada sejumlah perubahan yang terjadi dalam UU Partai Politik baru tersebut, seperti syarat minimal pendirian parpol yang lebih sedikit yaitu berjumlah 30 orang, namun dari sisi sebarannya meningkat karena parpol harus memiliki kepengurusan di tiap provinsi di Indonesia. ‘’Untuk tingkat kabupaten/kota, parpol harus punya kepengurusan di 75 persen dari kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Sementara di tingkat kecamatan, parpol harus punya kepengurusan di 50 persen dari kacamatan,” ujarnya. Selain itu, UU Parpol juga mewajibkan seluruh partai yang akan ikut dalam pemilu 2014 mengikuti verifikasi. (har)

JAKARTA - Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan, dalam RUU Keistimewaan Yogyakarta yang sudah diterima DPR tetap disebutkan bahwa Gubernur Yogyakarta dipilih oleh DPRD. ‘’Soal Gubernur, seperti sudah saya jelaskan kemarin, dipilih oleh DPRD,’’ katanya sebelum menghadiri Rapat Paripurna DPR di Gedung DPR RI Jakarta, kemarin. Mendagri menambahkan, dengan telah diserahkannya draf RUUK Yogyakarta itu, ia meminta agar masyarakat Yogyakarta bisa menghargai keputusan pemerintah. ‘’Aspirasi masyarakat tidak bisa begitu saja diterima pemerintah. Kita saling menghormati saja. Sekarang keputusan pemerintah tentu harus dihormati,’’ kata Mendagri.

Ia menyebutkan, karena RUUK Yogyakarta sudah masuk ke DPR, maka selanjutnya domain dari DPR untuk melanjutkan pembahasannya. ‘’Hari ini sudah dimasukkan ke DPR, silahkan saja dibahas di DPR. Karena sudah masuk ke DPR, saya tidak akan banyak bicara,’’ kata Gamawan. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri telah menjelaskan posisi Gubernur Yogyakarta yang akan dipilih oleh DPRD. Sri Sultan HB X bisa langsung diangkat menjadi Gubernur DIY jika merupakan calon tunggal. ‘’Untuk posisi Gubernur DIY, dibahas dan dipilih oleh DPRD,’’ katanya. Dengan mekanisme tersebut, Sri Sultan memiliki kesempatan lebih besar menjadi Gubernur di DIY. Sultan dapat

langsung ditetapkan menjadi Gubernur jika diajukan sebagai calon tunggal. ‘’Kalau calon terkuat memang Sri Sultan HB X atau hanya satu nama kan bisa dipilih langsung. Kalau satu nama ya dikukuhkan saja,’’ kata Gamawan. Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung mengatakan, RUUK Yogyakarta dari pemerintah sudah diterima DPR. ‘’Ya, hari ini pimpinan DPR sudah menerima tiga surat pengantar. Salah satunya mengenai RUUK Yogyakarta. Surat pengantar RUUK itu akan dibacakan di Rapat Paripurna DPR,’’ kata Pramono. Ia menambahkan, surat pengantar RUUK Yogyakarta itu bernomor R99. ‘’Surat pengantar RUUK Yogyakarta sudah diterima,’’ jelasnya. (har/son)

Tak Takut Direshuffle JAKARTA - DPR dan Mendagri Gamawan Fauzi bersitegang dalam Sidang Paripurna DPR di Jakarta, kemarin. Sejumlah anggota DPR melakukan interupsi yang tidak berkaitan dengan agenda sidang, meminta Gamawan untuk lebih memerhatikan aspirasi masyarakat Yogyakarta. Bahkan teriakan, Menteri turun, berkumandang di ruang sidang. Gamawan sempat hendak mengklarifikasi pernyataan sejumlah anggota DPR namun ditolak oleh pimpinan sidang dari PDIP, Pramono Anung. Di luar ruang sidang, Gamawan menyatakan kecewa terhadap anggota DPR. ‘’Saya kecewa, saat saya dilayangkan tudingan, tapi saya tak boleh klarifikasi,’’ katanya. Gamawan mengaku dirinya tidak takut dengan kritik yang telah disampaikan di hadapan Rapat Paripurna. Termasuk terhadap desakan mundur oleh sejumlah anggota DPR. ‘’Saya tidak pernah takut direshufle,’’ katanya. Pernyataan Mendagri menanggapi RUUK DIY dipandang sejumlah politisi menambah hawa panas pembahasan RUU DIY.

Ia mempertanyakan mengapa dirinya dilarang memberikan pernyataan soal materi draf RUUK Yogyakrta. ‘’Pak Taufiq (Taufiq Kiemas) meminta saya tidak bicara lagi,’’ katanya. Menurut Gamawan, dirinya menjelaskan materi dari RUUK Yogyakarta agar semua orang tahu mengenai apa dan bagaimana sebenarnya materi soal suksesi gubernur DIY yang diusulkan pemerintah. Kalau ada aspirasi yang berkembang dari masyarakat Yogyakarta atau elemen masyarakat lainnya, kata dia, pemerintah menghargai aspirasi tersebut. ‘’Kalau ada perbedaan pendapat antara pemerintah dan masyarakat Yogyakarta dan elemen masyarakat lainnya itu merupakan bagian dari demokrasi, tapi kenapa saya dilarang bicara,’’ katanya. Menurut dia, pemerintah memiliki konsep soal suksesi gubernur DIY yang disampaikan dalam draf RUUK Yogyakarta. Dalam draf tersebut, kata dia, pemerintah mengusulkan agar gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta dipilih oleh anggota DPRD setempat. (har/son)

Sultan Minta

Warga Yogya Tenang SLEMAN - Gubernur DIY Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta masyarakat Yogyakarta kembali tenang setelah mereka menyampaikan aspirasinya terkait RUUK Yogyakarta. ‘’Masyarakat kan sudah menyampaikan aspirasinya di DPRD DIY dan DPRD sudah menampung aspirasi mereka, sehingga saat ini saya minta kembali tenang dan bekerja seperti sediakala,’’ katanya di Pakem, Sleman, kemarin. Menurut Sultan, saat ini pihaknya masih menunggu RUUK diserahkan pemerintah untuk dibahas DPR. ‘”Saya tidak mau komentar. Saat ini saya masih menunggu kelanjutan RUUK tersebut,’’ katanya. Sultan juga enggan menanggapi adanya tudingan bahwa polemik RUUK tersebut hanya untuk mengalihkan sejumlah isu seperti kasus Gayus maupun kasus Krakatau Steel. ‘’Saya tidak mau komentar terkait masalah itu, fokus saya hanya masalah RUUK DIY ini, mari semua kita tunggu,’’ katanya. Seperti diberitakan, berbagai elemen di masyarakat Yogyakarta dalam beberapa waktu terakhir ini melakukan aksi terkait dengan RUUK DIY yakni mereka menginginkan pengisian jabatan gubernur dan wakil gubernur melalui penetapan dan bukan melalui pemilihan. (ant)

Perwira Polri

Harus Junjung Etika SEMARANG - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta semua perwira Polri khususnya yang baru dilantik untuk bersikap profesional dan menjunjung tinggi etika dalam menjalankan tugasnya. ‘’Kepercayaan rakyat ke Polri bisa menurun jika kinerja tidak seperti yang diharapkan. Harapan rakyat tinggi. Karena itu sebagai Kepala Negara saya minta Polri terus meningkatkan kemampuan dan kirneja dan cegah kelalaian dalam menjalankan tugas,’’ kata Presiden saat melantik 465 perwira remaja Polri tahun angkatan 2010 di Akademi Kepolisian Semarang, kemarin. Kepala Negara juga mengatakan agar selama meniti karir di kepolisian, para perwira harus terus mengembangkan diri karena tantangan yang dihadapi kepolisian saat ini tidak ringan. ‘’Di era transformasi, reformasi dan kebangkitan bangsa di awal abad 21 besar harapan terhadap Polri. Rakyat ingin saksikan Polri tampil di depan dalam penegakan hukum dan pemberantasan kejahatan, pengayoman dan perlindungan dan memerangi kejahatan khusus seperti korupsi, teroris, narkoba, kejahatan pajak dan pembalakan liar,’’ kata Presiden. Saat ini, kata Presiden, peran perwira Polri tidak hanya sebatas menjaga dan mengayomi masyarakat namun juga harus siap dalam penugasan-penugasan kemanusiaan dan perdamaian di luar negeri. Karena itu, Kepala Negara kembali menegaskan perlunya peningkatan profesionalisme secara terus menerus selama perjalanan karir sebagai perwira Polri. ‘’Saya mendukung reformasi internal Polri,’’ tegas presiden. (ant)

Mempertanyakan Sikap Setgab PRO dan kontra Rancangan Undang-Undang Keistimewaan Yogyakarta belum menunjukkan tanda-tanda segera berakhir. Niat baik pemerintah disalah artikan. Bahkan parpol yang tergabung dalam koalisi ikut mengecam pemerintah. Bagaimana sikap Setgab Parpol ? Ketua Pelaksana Harian Setgab Partai Koalisi Aburizal Bakrie (Ical) menegaskan pada akhirnya Setgab akan satu suara mendukung pemerintah dalam menyikapi RUU Keis-

timewaan Yogyakarta. Namun, dukungan itu disertai catatan agar pemerintah mempertimbangkan solusi yang tidak melanggar Undang-undang dan mengakomodir keistimewaan

Aburizal Bakrie

Yogyakarta. ‘’Kami sekarang ingin mendengarkan dan meli-

hat inisiatif dari pemerintah, bagaimana sikap dari pemerintah, Setgab nanti akan satu dengan sikap pemerintah,” kata Ical dalam sambutan rapat kerja F-PG di Jakarta, kemarin. Ical yang juga Ketua Umum Golkar mengatakan Golkar belum menyampaikan secara tegas tentang sikapnya karena masih menunggu isi draf final pemerintah RUU tersebut. Setelah menerima draf RUU dan mempelajarinya baru Golkar akan mengambil sikap terkait

keistimewaan Yogyakarta. Sementara, Ketua DPR Marzuki Alie menegaskan, DPR telah menerima draf final RUUK DIY. RUU yang terdiri dari dari 12 bab dan 40 pasal itu, telah diserahkan kepada Setjen DPR untuk diteruskan pembahasannya di Komisi II DPR. ‘’Kami telah menerim draf tersebut dan sudah diteruskan ke pihak Sekjen DPR untuk kemudian menyerahkannya kepada komisi II untuk dilakukan pembahasan,” ujarnya. (har)


K ta

Suluh Indonesia, Jumat 17 Desember 2010

2

K ilas Akademi Gizi Kecurian Rp1 M KOMPLOTAN penjahat mencuri uang senilai Rp1 miliar di Gedung Akademi Gizi Kementerian Kesehatan, Jalan Hang Lebat III Blok F-3 Kebayoran Baru, Jaksel, kemarin. Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Budi Irawan mengatakan, komplotan merusak empat brankas dan membawa uangnya sekitar Rp 1 miliar. Budi menduga jumlah pelaku lebih dari satu orang yang masuk menuju gedung Kementerian Kesehatan dengan cara merusak pintu depan. Pelaku merusak kunci pintu depan gedung milik pemerintah itu menggunakan linggis, kemudian komplotan itu menuju sebuah ruangan di lantai satu dan mengambil brankas berisi uang. Budi mengatakan, aksi para pelaku itu tidak diketahui petugas keamanan gedung yang terlelap tidur di pos pengamanan. Usai menggasak uang senilai Rp 1 miliar, kawanan penjahat itu kabur dan tidak mengambil barang elektronik. Perwira menengah kepolisian itu menambahkan, seorang karyawan bagian kebersihan yang pertama kali menemukan adanya kejadian itu. (ant)

23 Penjahat Dibekuk Polisi ANGGOTA Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Selatan dan jajarannya membekuk 23 orang yang diduga pelaku pencurian kendaraan bermotor dalam operasi selama lebih dari sepekan pada 6 hingga 13 Desember 2010. Mayoritas para tersangka pelaku ditangkap di wilayah Jakarta Selatan dan sebagian buruan di luar kota. Kapolres Jaksel Kombes Pol. Gatot Edi Pramono di Jakarta, kemain mengatakan, selain menangkap tersangka pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor, polisi juga menyita barang bukti berupa 12 kendaraan motor roda dua, tiga unit mobil dan satu unit truk dari hasil kejahatan. Gatot menyatakan, pihaknya masih mengembangkan penyelidikan jaringan pencurian kendaraan bermotor itu dengan sasaran penadahnya. Polisi menemukan indikasi para pelaku pencurian itu menjual kendaraan hasil kejahatannya dengan sistem eceran atau kanibal pada bagian kendaraan dengan harga murah. Perwira menengah kepolisian itu, mengimbau masyarakat mewaspadai tindakan kejahatan para pelaku pencurian kendaraan bermotor saat parkir kendaraannya. (ant)

Ba’asyir Batal Dioperasi PIMPINAN Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Abu Bakar Ba’asyir, batal menjalankan operasi matanya di Rumah Sakit Polri pada hari ini. Ustad pada hari ini batal menjalankan operasi di RS Polri Kramat Jati, karena tidak diberikan ijin oleh pihak rumah sakit. Kuasa Hukum, Luthfie Hakim di Jakarta, kemarin sangat menyayangkan pembatalan operasi terhadap Ba’asyir, karena pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror tidak melakukan pengkondisian di RS Polri terlebih dahulu. Ia tidak menyalahkan pihak RS Polri, karena itu memang haknya mereka dan terkait dengan ijin praktik. Ba’asyir beberapa waktu lalu diperiksa oleh dokter dari Polri dinyatakan mata kirinya sudah tidak dapat melihat lagi, tapi syarafnya masih bagus. Sementara itu, beberapa hari lalu dokter Isfahani melakukan pemeriksaan mata ustad, ternyata kondisi syarafnya kian memburuk. Luthfie tidak dapat menentukan kapan waktu dan tempat yang tepat Ba’asyir akan menjalani operasi, setelah mengalami penundaan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PEMUKIMAN PADAT - Pemukiman padat di wilayah Jakarta Pusat, kemarin. Dibutuhkan kontribusi dari seluruh pihak untuk segera menuntaskan masalah ibukota Jakarta, baik di bidang tata kota, lingkungan dan juga kemacetan lalu lintas yang tidak kunjung teratasi.

DKI Jakarta Pertahankan

RAPBD 2011 Rp 27,95 Triliun JAKARTA - Meski kalangan dewan mengubah besaran nilai RAPBD DKI 2011 menjadi sebesar Rp 28,01 triliun, namun Pemprov DKI Jakarta secara tegas menyatakan akan mempertahankan besaran nilai RAPBD DKI 2011 yakni sebesar Rp 27,95 triliun. Sebab, Pemprov DKI melalui Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menegaskan, dalam penyusunan RAPBD DKI 2011, pihaknya telah menyusun RAPBD itu berdasarkan kesepakatan ber-

sama yang dicapai eksekutif dan legislatif seperti yang tertuang dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Penggunaan Anggaran (PPA). “Saya tetap akan mempertahankan besaran pagunya yakni Rp 27,95 triliun. Jangan setiap hari dinaikkan atau diturunin seenaknya,” ujar Fauzi Bowo, di Jakarta, kemarin. Menanggapi ancaman dewan yang menyatakan, jika Pemprov DKI Jakarta tak kunjung menyerahkan hasil pem-

bahasan final RAPBD DKI 2011, maka akan diberlakukan pagu anggaran APBD 2010, justru hal itu disambut baik Fauzi Bowo. Jika itu yang terjadi, Bang Fauzi, sapaan akrabnya menyatakan kelegaannya. “Ya tidak apa-apa. Itu kan saya yang usulkan pertama kalinya. Kami malah jadi bisa menghilangkan anggaran-anggaran yang tidak sesuai itu,” tegas Fauzi Bowo. Dirinya menilai, pemberian hibah kepada berbagai pihak

1.205 PMKS Dijaring JAKARTA - Upaya penertiban Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) terus dilakukan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan. Sepanjang 2010 ini, sebanyak 1.205 PMKS berhasil terjaring. Angka tersebut diperkirakan masih akan meningkat hingga akhir tahun mendatang. Data Suku Dinas Sosial, Jakarta Selatan menyebutkan dari 1.205 PMKS yang terjaring meliputi, 51 gelandangan, 97 pemulung, 71 pengemis, 38 anak jalanan, 4 PSK atau WTS, 26 waria, 64 psikotik, 55 pengamen, 4 peminta kotak amal, 1 penderita cacat, 9 pak ogah, 676 joki 3 in 1, 63 pedagang asongan, 12 pengelap mobil, 1 penderita kusta, serta lainlain sebanyak 33 orang. Kepala Seksi Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Ronny Cahyana, mengatakan sebanyak 1.205 PMKS yang terjaring merupakan periode Januari hingga 15 Desember. Sementara itu, ia tidak dapat memprediksi jumlah PMKS yang akan terjaring hingga akhir

70 Lapak Ditertibkan rangka menegakkan Perda No 8/2007 tentang Ketertiban Umum di wilayah DKI Jakarta. ‘’Ya sangat mendukung, tapi kalau bisa semuanya juga ditertibkan, jangan hanya di titik-titik tertentu saja,” katanya. Selain itu, ia juga mengimbau, agar petugas melakukan penjagaan secara berkesinambungan supaya lokasi yang baru saja ditertibkan itu tidak lagi ditempati para PKL. Sementara itu, secara umum jalannya penertiban berlangsung kondusif tanpa perlawanan dari para PKL. Meski begitu, sempat terjadi adu mulut antara petugas dengan para PKL yang keberatan lapak miliknya ditertibkan. ‘’Ya, mau bagaimana lagi. Seharusnya pemerintah juga menyediakan tempat untuk kami berdagang,” kata Sutiono (34), pemilik bengkel ban di Jalan Hayam Wuruk. Hal serupa juga dilontarkan Kesih (47), pedagang nasi di Jalan Suryopranoto. “Kalau sudah begini saya juga jadi bingung mau jualan di mana lagi,’’ kata Kesih. (kmb)

Suluh Indonesia/ade

TELKOM - Ribuan orang dari Serikat Karyawan (Sekar) Telkom berunjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta, kemarin. Mereka meminta presiden membatalkan rencana merger Flexi dan Esia.

Parkir Sembarangan 10 Mobil Digembok PENERTIBAN terhadap kendaraan yang parkir di sembarang tempat kembali digelar Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur. Kali ini, sebanyak 10 kendaraan pribadi yang tengah diparkir di bahu Jalan Pemuda, tepatnya di depan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) atau komplek sekolah Labschool, Rawamangun, digembok oleh petugas. Kendaraan yang digembok umumnya milik orangtua murid yang akan menjemput maupun mengantar anaknya ke Labschool Rawamangun. Sebenarnya petugas telah berulangkali melakukan penertiban. Selain itu rambu larangan parkir dan spanduk berisi imbauan juga telah dipasang di tempat

tersebut. Namun pemilik kendaraan masih tetap nekat parkir. Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Sudin Perhubungan Jakarta Timur, AB Nahor, mengatakan, Pemprov DKI telah serius menertibkan parkir liar guna mengatasi kemacetan lalu lintas. Sayangnya, masyarakat, terutama para

bantuan tidak boleh melebihi dari Rp 500 juta. “Penentuannya harus ada tim yang mengecek ke sana. Sudah berapa lama mereka berdiri dan kiprahnya seperti apa. Tidak tiba-tiba datang dari langit,” paparnya. Dijelaskan Fauzi, mekanisme anggaran yang dinilai kurang, kemudian meminta tambahan saat masa pembahasan APBD Perubahan 2011 tidak bisa dilakukan di beberapa item anggaran. (kmb)

Di Jaksel

Jl Hayam Wuruk JAKARTA - Sebanyak 70 lapak milik pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Suryopranoto, Kelurahan Maphar, Kecamatan Tamansari, Jakbar ditertibkan Satpol PP setempat. Para PKL itu terpaksa ditertibkan lantaran dianggap mengganggu ketertiban umum karena berdagang memanfaatkan fasilitas umum seperti trotoar dan bahkan mengambil sebagian badan jalan. Hal itu tentu sangat dikeluhkan masyarakat dan para pengguna jalan. Udin (45), salah seorang pengendara sepeda motor yang tengah melintas di Jalan Hayam Wuruk menyatakan, kemacetan yang terjadi di Jalan Hayam Wuruk disebabkan aktivitas para PKL yang menjajakan dagangannya dengan mengambil sebagian badan jalan. ‘’Akibatnya ya macet. Karena mereka berdagang semaunya dan menggunakan badan jalan untuk menggelar dagangannya,” ujar Udin, yang mengaku bekerja pada perusahaan swasta di kawasan Kota. Untuk itu, dirinya mendukung aksi penertiban yang dilakukan petugas Satpol PP dalam

swasta seperti sekolah tinggi swasta, yayasan, rumah sakit swasta dan lain sebagainya tentu dibolehkan, namun tentu harus diikuti proses penyeleksian. Kemudian kepada pihak swasta yang diberikan hibah, Fauzi menilai, harus dilakukan audit serta pemberian hibah yang harus disesuaikan dengan Peraturan Kementerian Dalam Negeri No 37 Tahun 2010 dan Keputusan Presiden No 80 Tahun 2003 yang menyatakan, besaran

pemilik kendaraan tak kunjung sadar, dan masih saja melanggar peraturan. ‘’Kami sangat serius menangani parkir liar yang ada di Jakarta Timur, termask di Jalan Pemuda ini. Hanya saja para pemilik kendaraan terkesan mengacuhkan. Padahal kan sudah ada rambu larangan parkir tapi toh masyarakat juga tak mematuhinya,” kata AB Nahor. Ia bertekat, terus melakukan penertiban terhadap parkir liar. Hal ini juga dilakukan sebagai wujud implementasi dari MoU antara gubernur DKI Jakarta dengan Kapolda Metro Jaya soal penanganan kemacetan lalulintas di ibu kota. MoU ini

antara lain memuat tentang pelaksanaan sterilisasi jalur busway dan penertiban parkir liar di sepanjang jalan yang dilintasi busway serta penertiban bangunan liar dan pedagang kaki lima yang mengganggu ketertiban umum. Selain itu, koordinasi dengan kampus maupun Labschool agar tidak ada lagi kendaraan parkir di bahu jalan juga akan dilakukan. Seluruh orangtua murid yang akan menjemput maupun mengantar anaknya, harus memasukkan kendaraannya ke areal parkir sekolah. ‘’Agar lebih efektif memang seharusnya pihak kampus maupun sekolah menyediakan lah-

an parkir yang lebih luas lagi, sehingga tidak ada lagi kendaraan yang parkir di sembarang tempat,” katanya. Sementara, Fadilah (45), salah seorang pemilik kendaraan yang terkena gembok, mengaku terpaksa memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan karena di dalam sekolah sudah penuh. Dengan memarkir di pinggir jalan, menurutnya lebih mudah karena tidak perlu repot cari lahan parkir. ‘’Kalau harus ke dalam repot juga mas, lahannya sempit sementara kendaraan yang parkir banyak, jadi tidak kebagian. Mending ya parkir di sini, tak perlu repot,’’ jelasnya. (ant)

tahun ini. “Kita tidak dapat memprediksinya, karena keberadaan PMKS sendiri memang banyak,” kata Ronny, Kamis (16/12). Dikatakan Ronny, keberadaan joki 3 in 1 memang masih mendominasi PMKS yang terjadi setiap tahunnya. Jika pada tahun ini jumlah joki 3 in 1 yang terjaring sebanyak 676 orang, pada tahun sebelumnya mencapai 703 orang. “Joki 3 in 1 setiap tahunnya tetap mendominasi jumlah PMKS yang terjaring,” ujarnya. Ia menambahkan dari 10 kecamatan yang ada di Jakarta Selatan tercatat ada 5 kecamatan yang paling banyak ditemukan PMKS. Kelima kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Kebayoranbaru, Kebayoranlama, Cilandak, Mampangprapatan, dan Kecamatan Pasarminggu. Hal itu dikarenakan kelima kecamatan tersebut paling banyak memiliki lampu lalu lintas. ‘’Mereka biasanya memang mangkal di sekitar perempatan yang ada lampu lalu lintasnya. Sedangkan Kecamatan Pesanggrahan dan Jagakarsa, merupakan kecamatan yang paling sedikit ditemukan PMKS,” jelasnya. (kmb)


Metr politan

Suluh Indonesia, Jumat 17 Desember 2010

3

Setya Novanto :

Suhu Politik Meningkat JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto mengatakan, suhu politik nasional 2011 akan meningkat terutama ketika mulai membahas rancangan paket undang-undang politik dan RUU Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. ‘’Tahun 2011 suhu politik Indonesia akan meningkat, terutama saat pembahasan RUU pemilu legislatif, RUU pemilu presiden dan RUU Kekhususan DIY,” katanya saat membuka raker Fraksi Partai Golkar (FPG) di Jakarta, kemarin. Menurut Novanto, hal itu wajar karena semua parpol dan masyarakat juga memiliki kepentingan. Karena itu, tambahnya, FPG harus benar-benar memper-

juangkan aspirasi masyarakat. Dalam pidatonya, Novanto juga menjelaskan perjalanan Fraksi Partai Golkar selama 2010. FPG, tambahnya, selama ini tetap konsisten untuk menyuarakan kepentingan masyarakat. Di bidang hukum, katanya, pada tahun 2010 didominasi oleh dua isu besar yakni kasus Bibit-Chandra dan persoalan mafia pajak Gayus. ‘’Fraksi Partai Golkar bersikap tegas bahwa untuk kasus hukum harus diselesaikan secara hukum jangan masuk ke ranah politik,” kata Setya. Secara terpisah, pengamat politik Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi mengharapkan, kasus-kasus hukum beraroma politik segera dituntaskan untuk

menghindari situasi kebuntuan politik pada 2011 yang akan merugikan masyarakat. ‘’Semua kasus yang memiliki aroma politik yang sangat kuat dibuka dan diselesaikan setuntas-tuntasnya, agar tidak dijadikan menyandera lawanlawan politik, menjadikan kebuntuan politik, yang membuat tidak efektif dan tidak produktif dalam mewujudkan kebijakan, yang dampaknya merugikan masyarakat,” katanya. Ia memperkirakan situasi politik 2011 akan seperti 2010 bila kasus beraroma politik tidak segera dituntaskan. Menurut penilaiannya, 2010 penuh dengan kasus-kasus hukum beraroma politik yang menyandera para pemangku kepentingan sehingga membuat kebijakan politik tidak efektif. (ant)

F-PD Akan Fokus Legislasi Suluh Indonesia/ant

GOLKAR - Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (kanan) bersalaman dengan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Akbar Tandjung (kiri) saat pembukaan Rapat Kerja Fraksi Partai Golkar se-Indonesia di Jakarta, kemarin. Rapat membahas kinerja dan evaluasi Fraksi Partai Golkar.

Pengangguran Terdidik

Fenomena Mengkhawatirkan JAKARTA - Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) melihat kecenderungan semakin meningkatnya pengangguran kalangan berpendidikan tinggi belakangan ini menjadi fenomena yang semakin mengkhawatirkan. Ketua Iluni UI Dr Sofyan Djalil menyatakan fenomena itu terkait dengan pola pikir para sarjana yang umumnya berorientasi menjadi pegawai negeri atau karyawan swasta, padahal lapangan kerja baik di swasta dan negeri sangat terbatas dibanding angkatan kerja. ‘’Artinya, pendidikan di Indonesia justru melahirkan para pencari kerja baru, bukan pencipta lapangan kerja,” katanya. Sebelumnya, Sofyan mengatakan menjadi wirausahawan

(entrepreneur) merupakan solusi untuk mengatasi masalah pengangguran terdidik tersebut. ‘’Namun sayangnya, semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang di Indonesia maka keinginan untuk menjadi wirausahawan semakin rendah,” kata Sofyan Djalil yang juga mantan Menteri Komunikasi dan Informasi, sekaligus mantan Meneg BUMN itu. Dikatakan bahwa menjadi wiraswasta yang sukses itu membutuhkan ketekunan, kerja keras dan sikap pantang menyerah. ‘’Nah, mereka yang berpendidikan tinggi ini umumnya tidak mau ‘kotor-kotor’ dan biasanya lebih pilih-pilih pekerjaan. Padahal, kalau mau menjadi wiraswasta, dia harus mau ‘kotor-kotor’ lebih da-

hulu,” kata dia. Menurut Sofyan Djalil, kesediaan para sarjana untuk menekuni dunia wirausaha sangat diperlukan untuk menggerakkan perekonomian. Negara yang maju adalah negara yang memiliki banyak wirausahawannya, kata dia. Jika masalah ketersediaan modal dianggap jadi halangan kaum terdidik untuk menjadi wirausahawan, Sofyan mengatakan bahwa saat ini sebetulnya modal bukan masalah lagi karena banyak lembaga perbankan yang menawarkan kredit tanpa agunan. Wakil Direktur Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Center FEUI Nurdin Soebari menyoroti masih sedikitnya jumlah wirausaha di

Indonesia, bahkan jika dibandingkan dengan negara di kawasan Asia seperti Korea, Jepang dan Filipina. Rasio jumlah pengusaha dibanding populasi penduduk yang ideal adalah 1:20 namun di Indonesia, rasionya baru 1:83 atau jumlah perbandingan pengusaha dengan populasi masih sedikit, apalagi jika dibanding dengan Korea yang mencapai perbandingan 1:20, Jepang (1:23) dan Filipina (1:63). Menurut Nurdin, menjadi pengusaha memang harus sabar karena biasanya lima tahun pertama berbisnis, mengalami banyak kendala. Tetapi, jika bisa melewati tahap lima tahun pertama itu, biasanya bisa sukses. (ant)

Kemenkes Komitmen

Implementasikan ‘Zero Corruption’ JAKARTA - Kementerian Kesehatan berkomitmen mengimplementasikan tata kelola pemerintahan yang baik sehingga tidak ada lagi tindak pidana korupsi (zero corruption) di lingkungan Kemenkes. Kemenkes berkomitmen mengimplementasikan tata kelola pemerintahan yang baik dalam pelaksanaan kegiatan dengan penerapan reformasi birokrasi. Komitmen tersebut dibuktikan dalam bentuk penandatanganan komitmen oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih beserta sejumlah deputi Kemenkes disaksikan Sekjen KPK

Perusak LH Tak Tersentuh JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup (MenLH) Gusti Muhammad Hatta mengatakan, masih banyak pelaku pencemaran dan perusak lingkungan hidup yang tidak tersentuh hukum, meski maju ke pengadilan seringkali putusan pengadilan belum memenuhi rasa keadilan. ‘’Selama penerapan Undang-undang No.23/ 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup hingga saat ini masih banyak pelaku kerusakan yang tidak tersentuh hukum,” katanya di Jakarta, kemarin. MenLH mengatakan, Rakernas perlu dilakukan sebagai upaya penyuluhan dan sosialisasi serta menyamakan persepsi dengan pihak terkait seperti kepolisian, jaksa dan pengadilan mengenai penegakan hukum di bidang lingkungan. ‘’Kalau kita ingin maju ke pengadilan harus benar-benar siap, jangan nanti di tengah jalan kita kalah,’’ jelasnya. (ant)

Bambang Sapto Pratomosunu di gedung Kemenkes di Jakarta, kemarin. Dalam komitmen tersebut di antaranya menyebutkan bahwa seluruh pegawai di lingkungan Kemenkes berkomitmen untuk tidak meminta atau menerima hadiah atau gratifikasi dalam bentuk apapun. Menurut Menkes, selama 2010 Kemenkes sudah melakukan upaya-upaya dalam mencapai terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Upaya tersebut diantaranya pengelolaan pengadaan barang dan jasa yang dilakukan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE),

melakukan kerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam pelaksanaan pembinaan dan pengawasan kegiatan serta pendampingan pembuatan laporan keuangan kementerian. Selain itu juga dibentuk Unit Pelayanan Terpadu, registrasi “online” bagi seleksi CPNS sejak 2007, membentuk Unit Pengelola Gratifikasi, struktur organisasi baru pada inspektorat jenderal akan ada inspektorat investigasi. Kemenkes juga mendapatkan penghargaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) sebagai kementerian yang pe-

ngelolaan barang dan jasanya terbaik melalui LPSE dengan nilai anggaran sebesar lebih dari Rp 2 miliar atau 92,45 persen dari total anggaran pengadaan barang dan jasa. Menkes mengingatkan, p e n g hargaan yang didapat Kemenkes itu tidak cukup. ‘’Saya ingatkan apa yang kita lakukan hari ini jangan berhenti hanya pada penandatanganan tapi justru jadi awal dalam menuju tata kelola yang baik,” kata Menkes. Sapto mengatakan, masalah kesehatan berhubungan dengan pelayanan masyarakat sehingga perlu penanganan dan pengelolaan yang baik. (ant)

JAKARTA - Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Saan Mustofa menegaskan, berdasarkan masukan dan kritikan dari masyarakat, fraksinya akan fokus untuk meningkatkan fungsi legislasi dari anggota dewan pada 2011. ‘’Kita mendengar kritikan dari masyarakat tentang rendahnya fungsi legislasi di DPR, maka soal legislasi ini akan menjadi fokus FPD ke depan,” katanya di Gedung DPR Senayan, Jakarta, kemarin. Untuk mendukung program legislasi tersebut, Saan mengatakan bahwa dalam dua hari ini FPD akan melakukan workshop yang ditujukan kepada anggota FPD menyangkut paket UU

Politik maupun RUUK DIY. Menurut Saan, masalah legislasi menjadi perhatian penting bagi FPD. ‘’Tahun depan

Saan Mustofa

akan masuk beberapa RUU penting seperti RUU penyelenggara pemilu, RUU Parpol, RUU Pemilu, RUU Pilpres

maupun RUUK DIY, karena itu kita harus persiapkan,” kata Saan. Sementara menyangkut RUUK DIY, ketua FPD Djafar Hafsah menegaskan bahwa fraksinya akan mempertimbangkan aspirasi yang berkembang di masyarakat. FPD, tambahnya, akan mendengarkan aspirasi masyarakat Yogyakarta dan juga masyarakat Indonesia. ‘’Bagaimana aspirasi masyarakat Yogyakarta dan rakyat Indonesia. karena ini bukan UU Yogyakarta tetapi UU RI. Intinya fraksi partai demokrat akan mempertimbangkan dan mendengarkan aspirasi,” katanya seraya mengatakan, soal Keistimewaan Yogyakarta, posisi fraksinya sudah jelas. (ant)

Percepat RUU Tanah JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Ade Komarudin mendesak pemerintah dan DPR untuk mempercepat pembahasan RUU Pengadaan tanah guna mendukung pembangunan infrastruktur dalam rangka menggenjot pertumbuhan perekonomian masyarakat. ‘’Tumbuh dan berkembangnya pembangunan infrastruktur di Indonesia pada 2011 sangat tergantung pada seberapa cepatnya pemerintah bersama DPR menyelesaikan RUU Pengadaan Tanah yang terkait langsung, khususnya menyangkut asas

musyawarah dalam pengadaan tanah,” kata Ketua Depinas SOKSI Ade Komarudin di Jakarta, kemarin. Menurut Ade, dalam rapat Setgab, Kepala BPN sudah dua kali dipresentasi masalah ini, bahkan Setgab sendiri sebelumnya mendesak pemerintah agar segera menyiapkan konsep RUU Pengadaan Tanah. ‘’Sebenarnya terhambatnya pembangunan infrastruktur di berbagai daerah juga disebabkan soal pengadaan tanah. Bahkan, Pusat Studi Hukum dan Pembangunan (PSHP) telah lama memberikan masukan kepada pemerintah soal ini, tapi pada waktu itu selalu dijawab cukup diselesaikan melalui Keppres. Padahal peraturan itu

tak cukup kuat melindungi para investor untuk mengambil keputusan,” kata Ade. Dalam pandangan Ade, pemerintah baru menyadari, itu pun setelah diperjuangkan melalui Setgab, sehingga presiden dalam suatu rapat konsultasi antara DPR dengan pemerintah menjelaskan masalah ini. ‘’Karena itu, apa yang dilakukan SOKSI sejalan dengan pemikiran Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie bahwa pembangunan infrastruktur mempercepat pembangunan, termasuk penyelesaian RUU Pengadaan Tanah,” katanya seraya menyarankan, dalam rangka pembangunan infrastruktur pemerintah harus membuat kebijakan anggaran. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Jumat 17 Desember 2010

4

L intas Tiga Mobil Tertimpa Pohon ANGIN kencang yang melanda Kota Bogor menyebabkan sebatang pohon jenis Pinus tumbang di depan Hotel Permata, Jalan Raya Pajajaran, dan menimpa tiga buah mobil yang sedang melintas. Pohon yang roboh tersebut berdiameter sekitar 80 cm dan tinggi sekitar sembilan meter. Tiga mobil yang rusak tertimpa pohon tersebut masing-masing mini bus jenis Mitsubisi jurusan Pasar Minggu bernomor polisi A 7893 PA, sedan Nissan Grand Livina F 1396 CG dan Mitsubishi Triniton 4WD dengan nomor polisi B 9145 UBA. Ketiga mobil tersebut mengalami rusak berat bagian atapnya akibat tertimpa batang pohon serta melukai lima orang. Menurut petugas Pemadan Kebakaran Kota Bogor, Djaya, pohon tumbang disebabkan angin kencang. Ia mengatakan, beberapa saat setlah kejadian Petugas Damkar, Satpol PP dan Polres Bogor Kota melakukan evakuasi korban dan pohon tumbang. Selain menimpa mobil dan melukai lima orang, pohon tumbang juga menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Raya Pajajaran macet total selama satu jam. Kepala Satlantas Polres Bogor Kota, AKP Syarif Zainal Arifin mengatakan, pihaknya terpaksa menutup dan mengalihkan arus di Jalan Pajajaran. (ant)

Tenggelam di Situ SEORANG pengamen tewas saat berenang di Situ Jati Jajar, Depok. Syamsuri (19) warga RT 006 RW 007 Kelurahan Jati Jajar, Kecamatan Tapos, Depok itu diduga mengalami kram perut hingga tewas di tengah-tengah situ. Kasi Humas Polsek Cimanggis, Aiptu Bagus Suwardi mengatakan, korban kram saat berenang. Dari keterangan saksi, lanjut Bagus, korban berenang sekira pukul 07.30 WIB. Kondisi cuaca yang dingin diduga sebagai penyebab korban mengalami kram perut. Dahri, saksi mata menuturkan, kedalaman situ mencapai 10 meter. Saat itu, korban melambaikan tangan dan meminta tolong. Dahri langsung berenang menghampiri korban. Namun nyawanya tetap tidak tertolong. Saat ditemukan, Syamsuri masih mengenakan kaos putih dan celana hitam. Saat itu Dahri akan memancing. Situ tersebut kerap ramai dikunjungi orang yang memancing atau sekedar bersantai. Korban, sambung Dahri, memang sering berenang di lokasi tersebut. Dahri menambahkan, pemuda tersebut tinggal bersama dua orang temannya yang juga bekerja sebagai pengamen. Syamsuri merupakan warga asal Bogor dan baru dua tahun tinggal di Depok. Dahri dibantu satu orang warga mencari hingga 10 menit. (rin)

Budidaya Ikan Hias WALIKOTA Depok Nur Mahmudi Ismail mengunjungi Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Curug Jaya di Jalan Indah I Rt. 06/03 Kelurahan Curug Kecamatan Bojongsari, Depok. Kelompok ini sebelumnya mendapat penghargaan Adibakti Mina Bahari dari Menteri Kelautan dan Perikanan sebagai juara I Bidang Perikanan Budidaya, Kategori Ikan Hias. Pokdakan Curug Jaya memiliki 20 orang anggota yang diketuai oleh Rodin. Ikan hias yang dibudidayakan oleh Pokdakan Curug Jaya adalah ikan jenis Neon Tetra yang pemasarannya sudah diekspor ke negara Eropa. Banyak prestasi yang telah diraih oleh Pokdakan ini hingga akhirnya mendapat Penghargaan Adibakti Mina Bahari, yaitu Juara I Tingkat Kota Depok dan Juara I Tingkat Provinsi Jawa Barat dalam lomba Pokdakan kategori ikan hias. Nur Mahmudi sangat antusias dan memperhatikan dengan seksama saat Rodin menginformasikan tentang jenis-jenis ikan yang diekspor dan cara pengepakan ikan. Rodin mulai menjadi petani ikan hias sejak tahun 2000 dan akhirnya pada tanggal 18 Mei 2006 berdirilah Pokdakan hingga sekarang yang terus berkembang. Awalnya Rodin hanya memiliki empat akuarium namun kini memiliki 5000 akuarium. (rin)

Suluh Indonesia/ant

PEMBATALAN KRL - Meski riskan kecelakaan dan terancam hukuman pidana sejumlah penumpang tetap berjejal di atap gerbong kereta rel listrik (KRL) Ekonomi jurusan BogorJakarta di Stasiun Citayam, Depok, Jabar, kemarin. Hal tersebut merupakan dampak pembatalan pemberangkatan 43 KRL karena alasan perawatan.

Pencoblosan Ulang Pilkada Tangsel

Terkendala Payung Hukum TANGERANG - Pencoblosan ulang pilkada Tangsel yang rencananya di gelar Februari 2011, terkendala payung hukum sebagai dasar pelaksanaan pemungutan suara itu. ‘’Hingga saat ini, kami masih mencari payung hukum dalam menyelenggarakan pencoblosan ulang tersebut,” kata ketua KPU Tangsel Iman Perwira Bachsan di Tangerang, kemarin. Iman juga mengaku, saat

ini sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti KPU Banten, KPU pusat, Kemendagri, Wali Kota Tangsel dan DPRD setempat. Koordinasi dilakukan, menyangkut berbagai hal seperti menentukan anggaran pencoblosan ulang yang akan digunakan untuk pengadaan barang seperti pencetakan surat suara, pengadaan alat coblos dan pembuatan undangan C6, yang harus ada dasar huk-

umnya. ‘’Anggaran untuk pengadaan barang tersebut mencapai miliaran rupiah, sehingga harus jelas payung hukum dalam mengeluarkan uang itu, agar tidak ada masalah di kemudian hari,” katanya. Ia juga menjelaskan, dana Rp 10 Miliar yang telah siap cairkan oleh pemerintah kota, diperuntukan bagi pilkada putaran kedua, bukan pencoblosan ulang. Menurut dia, tidak ada reg-

Dilakukan Bertahap

Natal dan Tahun Baru

harus tetap dilaksanakan sekaligus memberikan pendidikan kepada masyarakat untuk waspada,” katanya. Sedangkan untuk daging, pihaknya akan menerjunkan secara langsung laboratorium keliling yang akan memeriksa tentang kelayakan daging. ‘’Karena berada di lemari es sehingga terlihat segar, jadi kami akan menurunkan laboratorium keliling untuk melakukan pemeriksaannya,” ujarnya. Ia juga menjelaskan, gejala awal setelah mengkonsumsi makanan kadaluarsa biasanya timbul efek diare, mual-mual, pusing, sakit perut dan badan lemas, serta kejang dan gagal saluran pernafasan karena gagal nafas dibarengi lumpuhnya syaraf otot-otot pernafasan. Penyebabnya, karena dalam kandungan makanan tersimpan bakteri dan jamur yang dapat membahayakan kesehatan, seperti zat clostridium botulisme. ‘’Dampak dari baketeri yang ada dalam makanan kaduarsa itu, bisa menimbulka kematian,’’ katanya. (ant)

yang digunakan oleh Kabupaten Pandegelang, menurut dia, penyelengaraan pencoblosan dilakukan di Pandegelang dilakukan di tahun yang sama, sedangkan tangsel tahun berikutnya. ‘’Tangsel sendiri, kemungkinan pencoblosan ulang dilakukan tahun 2011 sekitar Januari-Februari. Dengan demikian, dana yang dikeluarkan pun harus dimasukan dalam APBD tahun depan,’’ katanya. (ant)

Lelang Proyek Pemda

Waspadai Makanan Kadaluarsa TANGERANG - Dinas Kesehatan Tangsel Provinsi Banten, akan mengawasi peredaran makanan kadaluarsa menjelang Natal dan Tahun Baru 2011. ‘’Penjualan makanan kadaluarsa jelang Natal dan Tahun Baru bisa terjadi, karena pembelian akan meningkat, karena itu kita akan melakukan pengawasan,” kata Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Tangsel Tri Utami Pertiwi di Tangerang, kemarin. Utami mengatakan, makanan kadaluarsa yang patut diwaspadai yakni yang dikemas dalam bentuk parcel serta daging yang berada di lemari es. ‘’Setiap melakukan pemeriksaan menjelang hari besar seperti Idul Fitri, ditemukan makanan kadaluarsa yang telah dikemas dalam parcel,” katanya. Parcel yang didalamnya terdapat makanan kadaluarsa itu, kata dia, ditarik dari perdagangan karena kalau dikonsumsi masyarakat bisa berbahaya. ‘’Jumlahnya memang tidak banyak tetapi pengawasan

ulasi yang mengatur dilakukannya pencoblosan ulang, yang ada pilkada putara kedua yang diikuti dua pasangan calon. Namun, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan dilaksanakannya pencoblosan ulang pada pilkada Tangsel dan diikuti seluruh pasangan calon. Kami ingin semua dana yang dikeluarkan tidak bertentangan dengan hukum,” katanya. Mengenai regulasi aturan

Suluh Indonesia/ant

DONOR - Ratusan karyawan dan pengunjung mal Metropolis antusias mengikuti kegiatan donor darah yang dilaksanakan untuk memecahkan rekor MURI di Tangerang, Banten, kemarin.

CIBINONG - Pelaksanaan lelang terhadap sejumlah proyek Pemda Kab.Bogor tahun 2011, dengan mengunakan sitem elektronik (eprocurement) terpaksa harus dilakukan secara bertahap, karena masih terbentur beberapa kendala teknis pelaksanaan. ‘’Insa allah mulai tahun 2011 nanti kita sudah mulai mengunakan sitim eprocurement. Tapi untuk menerapkan sitem tersebut secara langsung, kita mungkin masih memerlukan kesiapan dan persiapan, sehingga proses lelang akan kita lakukan secara bertahap,” kata Sekda Kab. Bogor. Hj. Nurhayanti ketika membuka sosialisasi Perpres No. 54 tahun 2010, tentang Pengadaan barang/jasa, di gedung serba guna Pemda, Cibinong, kemarin.

Dijelaskan Nurhayanti, alasan lain mengapa Pemda Bogor belum mampu menerapkan sitem e-procurement ini secara langsung, hal itu karena hingga saat ini system ini masih menuai pro dan kontara di kalangan para pelaku usaha di Kab.Bogor. ‘’Untuk itu kami masih perlu untuk mengadakan sosialisasi semacam ini. Sebeb kesepahaman itu sangat penting agar dalam pelaksanaanya nanti sitem e-procurement ini betul-betul efisien dan efektif,” katanya. Kepala ULP. Kab.Bogor, Edi Wardhani menambahkan, acara sosialisasi Perpres No. 54 tahun 2010 dan penggunakan sistem elektronik ini dimaksudkan agar pelaku usaha di Kab. Bogor memahami aturan main dalam pengadaan barang/jasa. (bas)

Lestarikan Senam Wanda Pasundan WAKIL Bupati Bogor Karyawan Faturrachman berharap masyarakat Bogor mengembangkan dan melestarikan Senam Wanda Pasundan, karena merupakan warisan kekayaan budaya Sunda. Apa saja upaya yang dilakukan ?. Menurut Karywan, senam Wanda Pasundan merupakan salah satu warisan kebudayaan Sunda, yang harus dikembangkan dan dilestarikan. Senam Wanda Pasundan merupakan senam kesegaran jasmani wanita khas Sunda. Peragaan senam tersebut dilakukan dengan diiringi oleh

medley musik sunda. Pada Rabu (15/12) Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (Porwasi) Kabupaten Bogor menyelenggarakan lomba Senam Wanda Pasundan di Gedung Serbaguna II, Cibinong. Kegiatan tersebut diikuti 17 regu dan 84 perorangan serta 42 instruktur dari seluruh rant-

Karyawan Faturrachman

ing Porwasi se-Bogor. Menurut Karyawan Faturrachman, senam Wanda Pasun-

da perlu dilestarikan oleh masyarakat Kabupaten Bogor. Karyawan menyerukan agar pengurus Porwasi memasyarakatkan senam Wanda Pasundan dan sebaliknya warga Bogor diharapkan menerima serta melestarikannya. Ia mengatakan, olahraga senam merupakan salah satu cabang olahraga yang memasyarakat dan relatif mudah dilakukan, namun berpengaruh penting terhadap kesehatan dan kebugaran tubuh. Seiring dengan sifat olahraga senam yang didasarkan

pada keselarasan gerak, irama dan semangat kebersamaan, lanjut Karyawan, kegiatan olahraga senam juga merupakan sarana rekreasi yang ringan dan sederhana, namun potensial menumbuhkan kegembiraan, kebersamaan dan kepekaan sosial. Ia berharap seluruh elemen masyarakat membiasakan diri berolahraga senam secara teratur ditengah aktivitas kehidupan sehari-hari serta membudayakannya sebagai bagian dari pola hidup sehat, seimbang dan bergembira. (ant)


pini

Suluh Indonesia, Jumat 17 Desember 2010

F OKUS Lebih Aman dan Adil BBM Dinaikkan Bertahap ENCANA pemerintah untuk menerapkan kebijakan BBM nonsubsidi untuk kendaraan pribadi roda empat, memang masih jauh. Rencananya kebijakan ini baru akan dilakukan pada akhir bulan Maret mendatang. Penerapan pertama dilakukan di wilayah Jabodetabek — Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Kita tanggapi pilihan ini secara apresiatif karena wilayah itu merupakan wilayah-wilayah di mana penggunaan mobil pribadi, secara statistik paling banyak di Indonesia. Hemat kita bukankah lambat laut seluruh Indonesia juga akan mengalami kebijakan seperti itu? Secara teori, barangkali praktik ini cukup bagus. Masyarakat yang mempunyai mobil pribadi dipandang mempunyai kemampuan ekonomi yang lebih tinggi dibanding dengan masyarakat yang tidak mempunyai mobil pribadi. Dengan demikian, kemampuan daya beli mereka juga lebih tinggi. Secara teori juga penerapan ini memperlihatkan sisi keadilannya. Akan tetapi, praktik teori seperti ini akan sukar diterapkan. Kita dengarkan di masyarakat, bahwa akan ada akal-akalan dari masyarakat untuk mendapatkan BBM bersubsidi, bagaimana pun caranya. Praktik penjualan gelap BBM bersubsidi dinilai akan berpotensi besar terjadi. Dari konteks itulah ada yang memberikan solusi bahwa kalaupun pemerintah terpaksa harus menaikkan harga bahan bakar minyak, lakukan saja secara bertahap dan secara merata. Artinya, seluruh kendaraan akan terbebani kenaikan harga, tidak hanya kendaraan/mobil pribadi saja. Kalau dicermati, nampaknya usulan ini baik juga. Cara seperti ini tidak akan memberikan ekses-ekses negatif. Tidak mungkin oknum-oknum tertentu akan berupaya menimbun bensin hanya untuk menjual BBM bersubsidi kepada mereka yang memerlukan. Hanya, dalam pandangan kita seberapa besar nilai harga kenaikan tersebut. Kenaikan antara Rp 500 sampai Rp 1000 mungkin masih bisa ditoleransi secara sosial. Pemerintah pasti telah mempunyai data statistik yang mampu mengkalkulasi masalah ini. Jika pemerintah dengan cermat melakukannya, opsi ini akan bisa menjadi pilihan. Ada juga yang memberikan pilihan bahwa pemakaian gas pada mobil juga bisa dilakukan oleh pemerintah. Meski secara nasional hal ini akan memberikan keuntungan kepada pemerintah, misalnya penghematan penggunaan premium, namun kita juga melihat kelemahannya jika opsi ini dipilih. Seperti yang telah diungkapkan tadi, tidak semua pemilik mobil pelat hitam itu orang yang mempunyai kemampuan ekonomi tinggi. Sebab, jika seluruh mobil pribadi diharuskan memakai bahan bakar gas, maka harus ada peralatan baru yang dibeli oleh pemilik mobil pribadi agar konversi pemakaian bahan bakar dari premium menuju bahan bakar gas bisa dilakukan. Biaya ini tentu juga tidak murah. Kita sadar bahwa pemerintah harus memutar otak jika hendak membuat kebijakan menaikkan bahan bakar minyak ini. Biasanya protes dalam unjuk rasa, pasti juga akan mengikuti kebijakan seperti ini, sebab setiap kebijakan menaikkan harga minyak, sudah pasti akan menimbulkan gejolak harga. Pegawai pemerintah maupun swasta pasti akan menuntut kenaikan gaji. Kini masih ada waktu yang cukup untuk memikirkan persoalan ini. Paling tidak tersedia waktu dua bulan untuk itu. Jika memang terpaksa harus menaikkan harga, misalnya secara merata, tanpa tersegmentasi, maka penjelasan dan sosialisasi pemerintah sangat diperlukan. Menteri harus menjelaskan hal itu kepada masyarakat. Ini untuk menghindari gejolak sosial di tingkat masyarakat. ***

R

Bang D

el

Sultan minta warga Yogyakarta tenang

Tangkap provokator ... !

5

RUU Pemerintahan Daerah: Gubernur Jabatan Karier MENCERMATI wacana perubahan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Derah yang masih berupa rancangan undang-undang (RUU) dan rencananya akan dibahas di DPRRI dalam waktu dekat, semestinya sangat perlu dilakukan perenungan kembali oleh semua pihak yang berkompeten, terutama bagi para anggota parlemen di Senayan, guna memperoleh rumusan yang tepat dalam aturan-aturannya, sehingga memberikan hasil yang baik dan bisa diterima oleh semua komponen masyarakat yang ada di daerah. Hal prinsip yang banyak menjadi perhatian publik terkait dengan rancangan undang-undang itu adalah klausul yang akan mengatur tentang mekanisme pemilihan gubernur kepala daerah provinsi. Pihak eksekutif (melalui Kementerian Dalam Negeri) selaku penyusun draf rancangan undang-undang itu mengusulkan hanya ada pemilihan gubernur (tanpa adanya wakil gubernur) yang pemilihannya dilakukan di DPRD provinsi, gagasan ini juga mendapat dukungan dari Gubernur Lemhanas (Prof. Muladi) yang juga mengklaim bahwa konsep itu awalnya dibahas oleh pihaknya, dan sesuai hasil seminar yang dilakukan di Lemhanas juga menyimpulkan serta merekomendasikan agar gubernur dipilih tidak secara langsung (artinya dipilih di DPRD provinsi) sama seperti era diberlakukannya Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokokpokok Pemerintahan di Daerah. Sementara pada pihak lain, Anas Urbaningrum (selaku Ketua Umum Partai Demokrat) menyatakan pemilihan langsung kepala daerah masih merupakan mekanisme yang terbaik sampai saat ini. Kondisi ini menunjukkan bahwa sebelum masuk dibahas di DPR-RI ternyata sudah ada perbedaan pendapat tentang mekanisme pemilihan gubernur. Oleh karena itu, maka para pihak yang berkompeten harus mampu menggali terlebih dulu apa yang menjadi keinginan masyarakat di daerah, bagaimana sebenarnya sejarah budaya bangsa sehubungan dengan konsep pemerintahan daerah yang paling tepat untuk Indonesia. Kita berharap agar para pengambil kebijakan di pusat tidak semata-mata meniru atau mengadopsi secara membabi-buta baik konsep hukum Eropa Continental atau pun Anglo Saxon, sebab kultur bangsa Indonesia amat sangat berbeda dengan kedua wilayah tersebut, demikian pula sejarah hukum dan pemerintahannya. Hal yang sangat menarik untuk dikritisi tentang perjalanan pemerintahan Indonesia salah satunya adalah bahwa regulasi hukum positif di Indonesia banyak mengadopsi dari hukum-hukum Eropa Continental terutama Belanda, tetapi regulasi tata pemerintahan just-

Oleh : I Gede Agus Wibawa* Yang makin mengaburkan atau mengacaukan pemahaman terkait dengan mekanisme pemilihan gubernur dalam undang-undang nantinya adalah terkait konsep awal pemberian otonomi kepada daerah, apakah pemerintah pusat akan memberikan otonomi itu kepada provinsi atau kepada kabupaten/kota. Hal ini harus tegas dan jelas, mengingat jika otonomi diletakkan pada kabupaten/kota maka itu artinya kabupaten/kota akan lebih banyak menerima peran atau menerima kewenangan, akan lebih banyak melakukan aksi. ru banyak mengadopsi dari Anglo Saxon, tidakkah perilaku ini merupakan perilaku meniru dan mencampuradukkan dua konsep yang sangat berbeda? Untuk itulah maka kembali lagi perlu ditegaskan; dibutuhkan suatu perenungan mendalam guna menggali konsep asli milik budaya bangsa Indonesia sendiri. Perbedaan pandangan antara pihak eksekutif (Kementerian Dalam Negeri) dengan Anas Urbaningrum terkait dengan mekanisme pemilihan gubernur sebenarnya terdapat pada pemaknaan atau terminologi ‘’demokrasi’’. Demokrasi ala Anglo Saxon sangat jelas seperti yang dikatakan Anas yaitu pemilihan langsung oleh rakyat/warga dalam pemilihan kepala daerah, tetapi demokrasi menurut pandangan pihak eksekutif sepertinya tidak harus pemilihan langsung oleh rakyat. Hal ini didasari oleh semangat Pancasila yaitu semangat sila ke-4 (Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan). Prinsip demokrasi itu tidak hanya variabel pengangkatan pejabat publik melalui pemilihan, tetapi ada beberapa variabel lainnya, antara lain keterbukaan informasi kepada publik, supremasi terhadap hak asasi manusia, akuntabilitas institusi publik, perlindungan terhadap kelompok atau kaum minoritas.

Kemudian yang semakin mengaburkan atau mengacaukan pemahaman terkait dengan mekanisme pemilihan gubernur dalam undang-undang nantinya adalah terkait konsep awal pemberian otonomi kepada daerah, apakah pemerintah pusat akan memberikan otonomi itu kepada provinsi atau kepada kabupaten/kota. Hal ini harus tegas dan jelas, mengingat jika otonomi diletakkan pada kabupaten/kota maka itu artinya kabupaten/kota akan lebih banyak menerima peran atau menerima kewenangan, akan lebih banyak melakukan aksi. Meminjam konsep Fredrick W.Taylor, fungsi ini dinamakan sebagai fungsi actuating, ini sangat erat berhubungan dengan prinsip subsidiarity. Oleh sebab pemerintah kabupaten/kota yang sangat jelas lebih mengetahui dan memahami masalah-masalah yang dihadapi warga dibanding dengan pemerintah provinsi. Artinya, ada keharusan meletakkan otonomi itu pada tingkat kabupaten/kota. Lebih Efisien Konsekuensi ini akan berdampak pada fungsi pemerintah provinsi, dihubungkan dengan konsep Fredrick W.Taylor maka pemerintah provinsi akan lebih tepat dan lebih efisien hanya selaku fungsi kontrol. Terkait dengan fasilitas publik yang eksternalitasnya bersifat regional atau nasion-

al tentunya tugas ini bisa diemban oleh departemen terkait. Hal ini mengingat ketika pemerintah provinsi mengemban fungsi kontrol maka pada pemerintah provinsi tidak ada lagi organ yang bernama dinas/badan/kantor, karena urusan-urusan atau tugas-tugas itu telah dibagi habis kepada kabupaten/kota, sedangkan yang bersifat regional diambil alih oleh kantor kementerian yang ada di wilayah provinsi. Ketika otonomi daerah secara final diberikan kepada kabupaten/ kota, maka anggaran belanja publik yang sebelumnya juga ada pada APBD provinsi dapat dibagi langsung kepada kabupaten/kota. Ini akan banyak memberikan tambahan anggaran belanja publik kepada kabupaten/kota, sehingga akan membantu percepatan pemberdayaan masyarakat, oleh sebab dikaji dari prinsip subsidiarity sangat lebih tepat/lebih efektif. Konsekuensi berikutnya, karena gubernur berperan sebagai tukang kontrol atau pengawas, maka anggaran yang dibutuhkan hanya anggaran untuk pengawasan dan supervisi serta belanja pegawai provinsi, sehingga organ yang ada cukup beberapa biro, tidak ada lagi badan/dinas/kantor provinsi. Sebagai kontroler atau pengawas sangat jelas gubernur merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat (dalam hal ini presiden dan para menterinya). Gubernur dan perangkatnya sebagai pengawas diharuskan memiliki pengetahuan, wawasan, pengalaman pemerintahan yang jauh lebih baik dibanding dengan para bupati/wali kota yang akan diawasinya. Untuk itulah maka akan lebih tepat jika gubernur itu merupakan jabatan karier, yang tentunya dipilih/ditunjuk presiden dari PNS dengan kualifikasi tertentu. Hal ini juga akan lebih memberikan efisiensi anggaran karena tidak adanya lagi anggaran untuk pemilihan gubernur. Gubernur ini pula nantinya yang akan mengangkat sekretais kabupaten/kota, sehingga birokrasi di tingkat kabupaten/kota pun akan semakin netral, tidak terkena pengaruh politik lokal. Untuk menjadikan gubernur lebih netral lagi terhadap pengaruh politik maka gubernur diangkat oleh Sekretaris Negara, dan Sekretaris Negara bukan lagi diposisikan sebagai menteri. Sehingga, pengangkatannya pun melalui persetujuan DPR-RI (komisi yang membidangi pemerintahan). *Penulis, peneliti pada Lembaga Kajian Nasional (LKN) Malang-Indonesia

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Kapan Jakarta Tertib? PERDA Penertiban Umum yang diterbitkan tahun 2007 kelihatannya mulai bergigi. Beberapa warga, menurut harian ini sudah siap diadili. Kita sepakat setiap pelanggaran harus mendapatkan sanksi asal sesuai ketentuan. Namun, yang perlu ditinjau lebih jauh apakah memang orang yang memberikan sedekah pada orang miskin di tempat umum harus dipersulit. Pertanyaan lebih lanjut kalau agama saja menganjurkan orang untuk melakukan sedekah sebanyabanyaknya mengapa justru ada larangan pemberian sedekah dari pemerintah kota. Memang, kalau dilihat menjamurnya gembel dan pengemis (gepeng) bisa merusak tatanan kota dan ketertiban serta keindahan kota. Kita semua sepakat hal-hal seperti ini harus dibenahi juga. Menjamurnya gepeng tentu kare-

na ada hukum permintaan. Ada yang memberi, maka makin banyak yang meminta. Kelihatannya yang ingin diatur dari sisi pemberi, tetapi yang meminta sebaiknya juga dibenahi. Kemiskinan tentu menjadi tanggngjawab negara untuk mengurusnya. Dinas-dinas sosial harusnya bisa mengatasi masalah itu, sehingga tak perlu ada yang keleleran di jalan-jalan. Sementara, untuk menyalurkan di tempat-tempat formal, bisa jadi merepotkan atau karena kepercayaan yang luntur. Kalau penyelenggara penyaluran bantuan tidak bisa dipercaya sulit rasanya mendorong masyarakat untuk menyalurkan dananya kesana. Akhirnya saya berharap Jakarta tetap bisa tertib dan aman namun tetap nyaman bagi siapapun. Yulida Yeni Sawah Besar, Jakarta

Kecewa Pada Acara Televisi BEBERAPA acara tv yang disiarkan sejumlah stasiun tv sudah begitu membosankan. Tayangan sinetron di sebuah stasiun bahkan hampir memenuhi seluruh jam tayangnya dengan sinetron dan gosip. Tak ada nilai-nilai yang mengajarkan atau mengarahkan pada kebaikan. Semua membeberkan aib orang lain dan sinetron yang tayangkan pun sangat monoton cerita cinta kaum pelajar atau ABG. Setiap perusahaan televisi jelas memiliki strategi untuk merebut pasar, tetapi sebaiknya dalam meraup keuntungan tetap mempertimbangkan dampak sosial yang bisa ditimbulkan. Saya khawatir, tayangan sinetron yang seolah tanpa jeda itu membuat orang malas beraktivitas dan lebih jauh lagi terlalu terbuai dengan cerita yang mengajak pemirsa untuk bermimpi.

Tayangan sinetron yang kejar tayang juga telah membuat orang malas. Anak-anak dipastikan memilih untuk menonton sinetron dibandingkan jika disuruh untuk belajar. Banyak yang bilang tv itu benda mati, jika tidak suka matikan saja. Ini jelas keliru, sebab, frekuensi hakekatnya adalah ruang milik publik. Jadi publik berhak untuk mendapatkan tayangan yang berkualitas dan tidak membuatnya lebih bodoh. Beberapa sinetron yang ditayangkan saat ini juga sudah tidak masuk akal, karena sering mengarahkan pemira untuk diajak pada kemusrikan. Lebih menjengkelkan lagi, sinetron diisi dengan dubing, yang jelas amat membosankan. Budihani Damayanti Gambir, Jakarta

Pendidikan Moral Lebih Penting MELIHAT banyaknya para orang berpendidikan di negeri ini namun masih melakukan hal-hal bodoh layaknya seperti orang yang tak bependidikan. Kita bisa lihat sendiri di televisi aksi para Mahasiswa yang kerap lebih menonjolkan aksi kekerasan fisik untuk berperang atau berkelahi melawan polisi sangatlah tak wajar. Mereka adalah Mahasiswa yang terhormat. Kaum muda pemikir bangsa yang seharusnya mengeluarkan opini yang lebih diplomatis. Seperti tak ada harapan bangsa ini entah akan menjadi apa di masa depan. Korupsi yang semakin canggih dan tak terdeteksi lagi, pelajar turun kejalan saling baku hantam dan membunuh, Mahasiswa yang tak mencontohkan kedewasaan berfikir tapi malah ikut beraksi turun baku hantam dengan aparat tanpa tujuan yang logis.

Kekerasan tak layak dijadikan jalan keluar memecahkan masalah. Jika toh pelakunya para preman akan dapat dimaklumi tapi jika pelajar, Mahasiswa maka akan terlihat lucu. Apakah ilmu yang mereka pelajari selama ini? Lebih baik kita koreksi lagi. Sepertinya selama ini anak bangsa ini terlalu dibebani dengan target-target materi yang sangat menggelisahkan. Nilai yang harus dicapai sekian point dan tugastugas latihan yang menumpuk tanpa pesan moral yang menyejukkan telah membuat para pelajar kita stres. Cobalah utamakan moral ketimbang nilai-nilai yang hanya sebatas point. Ada hal yang tak bisa tergantikan dengan angka, ialah moralitas dan rasa kasih sayang. Syubali Jembatan Lima, Jakarta

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Kontributor Bekasi : Muhajir, Nendi Kurniawan, Safa Aris Muzakar, Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 17 Desember 2010

6

Indonesia

Sapu Bersih Emas TGR JAKARTA - Tim Indonesia menyapu bersih nomor seni atau kerapihan teknik tunggal, ganda, regu (TGR) putra-putri dengan mengumpulkan enam medali emas pada hari keempat Kejuaraan Pencak Silat Dunia di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Rabu kemarin. Pada pertandingan sore hari nomor tunggal putra-putri medali emas langsung disabet tim Merah Putih melalui Eko Wahyudi dan Agatha Tresnawati dengan angka cukup telak 464 untuk Eko dan 466 bagi Agatha. Sedang pertandingan malam hari sekitar pukul 22.00 Indonesia menambah perolehan medali emas melalui nomor seni ganda putra dan putri. Medali emas di putra diraih pasangan Hamdani dan Yusuf Efendi dengan nilai total 565, perak diambil Vietnam setelah mengumpulkan nilai 557 melalui Nguyen Thanh Tung dan Nguyen Huu Tuan. Perunggu diambil Malaysia yang menurunkan pasangan Muhammad Hafiz dan M Sahrul Nizam Bin T Ahmad Sabri. Sedang di putri pasangan Indonesia, Sang Ayu Sidan dan Ni Made Dwi Yanti tidak mau ketinggalan juga menyumbang medali emas setelah mencatat

nilai 571. Medali perak diambil Vietnam melalui Nguyen Thi My / Nguyen Thi Thuy mengumpulkan angka 559. Perunggu jatuh ke pasangan Nur Fazlin / Seri Karmila dari Singapura nilai 548. Semangat para atlet tetap menyala meski waktu sudah menunjukkan pukul 22.50 pertandingan di nomor regu terus dilanjutkan. Dengan harapan pada hari Kamis (16/12) mereka semua istirahat karena pertandingan nomor seni TGR rampung. Di nomor regu lagi-lagi tim Indonesia merebut juara putraputri. Untuk regu putra yang diperkuat Exa Purbianto, Abdul Muqit dan Zakki Imadudin meraih nilai 564. Medali perak Vietnam diperkuat Nguyen Thanh Tung, Nguyen Huu Tuan dan Nguyen Tien Tai total nilai 560. Perunggu diambil Brunei Darussalam bermaterikan Abdul Malik, Juffri Hj Junaedi, serta Abdurahman nilai 456. Di putri regu Indonesia tidak mau kalah meraih medali emas lewat Kikih DyahAyuwati, Yuli Andriani, dan Djuriah total nilai 459. Diikuti Vietnam melalui Pham Thi Ha, Nguyen Ti Thuy serta Ngo Thi Quyen mengumpulkan nilai sama dengan regu Indonesia 459. (ant)

PON 2012

Batasi Usia Atlet PONTIANAK - Usia atlet akan dibatasi di Pekan olahraga Nasional 2012 di Riau, Ketua Bidang Organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Ngatino, di Pontianak, kemarin. “Sebenarnya ada plus minus mengenai pembatasan usia pada PON 2012 mendatang yang akan di selenggarakan di Riau bagi setiap cabang olahraga akan tetapi bagaimana cara pengurus KONI di daerah untuk mempersiapkannya,” katanya. Menurutnya, nilai plusnya untuk tingkat nasional akan muncul bibit-bibit atlet baru yang akan meramaikan dunia olahraga sementara minusnya memang sangat dirasakan di daerah karena atlet yang batasnya lebih dari yang di tetapkan tidak bisa ikut pada PON mendatang dan ini merupakan suatu tantangan bagi Pengprov KONI. “Memang sangat disayangkan sekali atlet yang memiliki prestasi tidak bisa mengikuti PON karena faktor usianya yang dibatasi padahal atlet tersebut menjadi harapan bagi Pengprov di setiap daerah,” jelas Ngatino.

Ngatino juga mengatakan untuk pembatasan usia para atlet Pengurus Pusat KONI sepenuhnya menyerahkan kepada masing-masing induk di semua cabang olahraga yang sesuai dengan karakteristiknya. “Banyak cabang olahraga seperti basket yang membatasi usia atlet hanya sampai 21 tahun saja, karate 35 tahun dan sebagainya yang sebenarnya di atas mereka banyak yang lebih berpestasi lagi,” ungkap Ngatiman. Yang jelas, adanya kebijakan pembatasan usia atlet ini banyak yang tersingkirkan karena tidak bisa ikut pada PON mendatang dan kondisi ini memngharuskan semua cabang olahraga di setiap daerah harus berupaya keras mencari atlet dab di didik sesuai dengan usia yang ditentukan. “Kami berharap kepada seluruh Pengrov KONI untuk tetap berupaya dan menyeleksi para atlet yang sesuai dengan usia yang ditetapkan dan ini sebenarnya mempinyai tujuan agar bermunculan atlet muda yang bisa memiliki kemampuan lebih karena di didik secara rutin,” harapnya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

KEWALAHAN – Pemain Timnas Indonesia Christian Gonzales kewalahan menghadapi hadangan tiga pemain Filipina pada pertandingan semifinal leg pertama AFF Cup di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, semalam.

Piala AFF

Gonzales Menangkan Indonesia JAKARTA – Sempat dibuat repot, Timnas Indonesia akhirnya mengemas poin berharga dari Filipina dalam leg pertama Piala AFF yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta semalam. Adalah sundulan Cristian Gonzales yang membawa timnas meraih kemenangan 1-0 atas Filipina yang kemarin bertindak sebagai tuan rumah. Indonesia yang mengandalkan duet Gonzales dengan Irfan Bachdim di barisan depan baru bisa mencetak gol setelah pertandingan berjalan 32 menit. Ini terjadi setelah kiper Filipina Neil Etheridge gagal menggapai bola silang yang diarahkan ke Gonzales. Dengan tenang El Loco (julukan Gonzales) menanduk bola dan bersarang di gawang setelah sebelumnya membentur mistar. Indonesia berusaha mengambil alih kendali permainan semenjak awal. Di menit kesembilan, umpan Okto Maniani disambar tendangan Gonzales, tapi bola bisa dijinakkan Etheridge. Filipina bukannya tanpa peluang. Di

menit 13, tendangan jarak jauh Philip Younghusband memaksa kiper Markus Haris Maulana menepis bola menjadi tendangan sudut. Enam menit kemudian, kerja sama yang apik dari para pemain Indonesia meloloskan Okto di kotak penalti Filipina. Namun kekurangtenangan Okto membuat tendangannya melambung di atas gawang. Kembali dari jarak jauh, Philip Younghusband mencoba kemampuan Markus. Kali ini, sepakan Philip memaksa Markus melompat ke kiri menepis si kulit bundar. Saat laga berusia 32 menit, Indonesia akhirnya memecah kebuntuan. Umpan panjang Firman Utina gagal diantisipasi Etheridge dan Gonzales menanduknya masuk gawang Filipina. Filipina nyaris kebobolan oleh tindakan pemainnya sendiri di menit 39. Sebuah bola yang gagal dikuasai Irfan disapu Ray Jonsson ke samping kiri gawang Etheridge. Memasuki babak kedua, Indonesia lebih banyak menguasai bola. Masuknya Arif Suyono dan Bambang Pamungkas menggantikan Okto dan Irfan

membuat permainan Indonesia sedikit lebih tajam. Di menit 72, Bambang memperoleh peluang di dalam kotak penalti Filipina. Namun lari Bepe kalah cepat dibanding Etheridge yang sigap keluar sarang dan memeluk bola. Indonesia malah nyaris kebobolan di menit 75. Kali ini, kegagalan Markus menangkap bola lambung membuat James Younghusband bisa mengarahkan bola ke gawang Indonesia. Namun Zulkifli Syukur bisa membuang bola di garis gawang dengan kepalanya. Gol kedua yang dinanti Indonesia masih gagal juga lewat serangan kombinasi Bepe dan El Loco di menit 79. Umpan silang Bepe dari kiri gagal ditanduk Gonzales karena terlalu tinggi. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, tidak ada gol tambahan. Hasil seri pada leg kedua yang digelar di tempat yang sama Minggu (19/ 12) besok akan membawa Indonesia melangkah ke partai puncak. Mampukah skuad Alfred Riedl mempertahankan keunggulan ini? (grd)

JAKARTA - Sebanyak seribu tiket pertandingan semifinal pertama Piala AFF 2010 antara Indonesia melawan Filipina tercecer di Singapura sehingga tidak bisa dijual saat hari pertandingan di Gelora Bung Karno Jakarta, kemarin. Tiket yang tercecer itu untuk jenis kategori I seharga Rp150 ribu per lembar. Jika ditotal harga seluruh tiket yang terlambat dan tidak bisa terjual ke masyarakat kurang lebih Rp150 juta. “Anda lihatkan. Ada seribu tiket yang baru datang. Padahal tiket sebelum dijual harus dikorporasi dulu (dicatatkan ke Dispenda red),” kata Edi Prasetyo, Ketua Bidang Tiket LOC Piala AFF 2010 saat dikonfirmasi. Tiket datang ke Sekretariat LOC Piala AFF 2010 yang berada di Pintu 1 Gelora Bung Karno, Jakarta sekitar pukul 14.20 WIB. Tiket tersebut tidak bisa langsung dikorporasi karena waktu pertandingan mepet yaitu pukul 19.00 WIB. Menurut dia, kondisi seperti ini seharusnya tidak perlu terjadi meski tiket akhirnya datang. Padahal masih banyak calon pembeli tiket yang berharap mendapatkan tiket katergori 1. “Ini salah AFF, tetapi kita yang selalu akan disalahkan,” kata Edi dengan tegas. Pendistribusian tiket Piala AFF 2010 secara umum dilakukan oleh perusahaan Singapura yaitu Sheat Advisor. LOC Indonesia hanya bertugas mendistribusikan tiket khusus pertandingan di Indonesia (ant)

Merahkan Gelora Bung Karno JAKARTA - Ribuan suporter timnas yang akan menyaksikan secara langsung pertandingan semifinal pertama Piala AFF 2010 antara Indonesia melawan Filipina memerahkan Gelora Bung Karno Jakarta, sejak siang kemarin. Para suporter timnas dengan pakaian berwarna merah ini tidak hanya datang dari sekitar Jakarta saja. Bahkan ada beberapa suporter yang datang khusus dari Medan, Maluku bahkan dari Papua. Mereka datang untuk dengan atribut khas timnas yaitu kaos dengan warna merah dengan lambang burung Garuda berada di dada sebelah kanan. Selain itu juga membawa spanduk dan syal dengan bertuliskan dukungan pada Firman Utina dan kawan-kawan. “Saya datang dari Medan tadi pagi. Sampai di sini saya langsung ke Gelora Bung Karno untuk beli tiket tapi sudah habis. Terpaksa beli dicalo,” kata Rizal saat dikonfirmasi. Menurut dia, meski beli tiket lewat calo pihaknya tidak mempermasalahkan asalnya bisa menonton secara langsung permainan Tim Merah Putih pada ajang

kejuaraan Piala AFF 2010. “Saya beli tiket kategori 1 (samping gawang) seharga Rp200 ribu, padahal harga semestinya Rp150 ribu,” katanya menambahkan. Selain masyarakat umum, suporter timnas juga berasal dari suporter klub sepak bola yang ada di Indonesia seperti Aremania (Malang), Slemania maupun The Jak Mania (Persija Jakarta). “Ayo! Maju terus Garudaku......” teriak salah satu suporter Slemania disekitar Gelora Bung Karno Jakarta. Memerahkan stadion tidak hanya dilakukan oleh suporter, tetapi juga dilakukan oleh pedagang kostum timnas musiman yang memadati sekitar stadion terbesar di Indonesia itu. Mereka menjajakan beberapa kebutuhan suporter mulai kaos, jaket, syal, terompet bahkan bendera baik yang besar maupun yang kecil. Pedagang musiman ini mulai memadati areal stadion mulai Senin lalu. “Alhamdulillah. Hasilnya lumayan. Terus terang animo masyarakat membeli kostum timnas sangat tinggi dibandingkan sebelum Piala AFF,” kata salah seorang pedagang kostum, Deni. (ant)

PICKUP POINT

Seribu Tiket

Tercecer di Singapura

Ribuan Suporter Timnas

Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini HOTEL TRANSJAKARTA -

Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor

1 2 3 4 5 6 7

: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan

SPBU SPBU PERTAMINA -

SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU

34.115.10, Arteri Panjang 34.132.09, Rawamangun 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto 34.135.05, Kramat Jati 34.138.06, Kampung Rambutan 34.131.02, Matraman 34.111.03, KS. Tubun 34.129.02, Gatot Subroto 31.129.03, HR. Rasuna Said 34.125.07, Cilandak KKO

RESTORAN & CAFE -

Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor

-

Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel

Ibis Santika Kartika Chandra Crown Century Park Sultan Mulia Le Meridien Sahid Grand Hyatt Millennium Arya Duta Nikko Saripan Pacifik Papaho Bogor

TRADE CENTER -

Blok M Plaza Mall Cilandak D’Best Fatmawati Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor

OFFICE BUILDING -

BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor

TEMPAT UMUM HOTEL -

Hotel Ambara Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan Hotel Paninsula

-

RS. Dharmais, Jakarta Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 17 Desember 2010

7

Pachuca Taklukkan Tuan Rumah ABU DHABI - Klub dari Mexico Pachuca gagal melakukan tendangan penalti pada menit ke-72 tapi kendati kecolongan 0-2 akhirnya lewat adu penalti mereka mengalahkan 10 pemain tuan rumah AlWahda 4-2 sehingga menempati urutan kelima turnamen Piala Klub Dunia, kemarin. Pemain pengganti striker Dario Cvitanich menyelamatkan Pachuca dari ketertinggalan setelah mencetak dua gol pada delapan menit akhir, sehingga juara CONCACAF itu imbang 2-2 dalam pertandingan itu. Tidak ada perpanjangan waktu dalam laga itu. Pemain dari Argentina itu melakukan tendangan dari jarak dekat dan kemudian menyamakan kedudukan setelah mendapat umpan datar dan tendangannya amat mengejutkan penjaga gawang Adel al-Hosani, satu menit menjelang pertandingan usai. Pemain tengah Al-Wahda, Hugo dari Brazil, melakukan tendangan penalti pertama tetapi bola dapat diamankan penjaga gawang lawan. Tendangannya

yang kedua menembus gawang lawan. Tetapi Calero, menjinakkan tendangan penalti ketiga AlWahda dari kapten abdulraheem Jumaa dan Modibi Diarra menjebloskan bola sehingga membuka kemenangan bagi klub Mexico itu. Pemain tengah Ismaeil Matar membuat klub juara UEA itu memimpin sebelum turun minum ketika ia melakukan tendangan voli dari sisi kiri. Pemain bertahan Al-Wahda Hamdan al-Kamali dikeluarkan dari lapangan karena melakukan kesalahan terhadap striker asal Kolumbia Franco Arizala di kotak penalti, tetapi pemain dari Paraguay Edgar Benitez gagal melakukan tendangan penalti ketika bola meluncur ke atas mistar gawang. Tim tuan rumah beberapa kali mendapat peluang untuk menciptakan gol sampai akhirnya Mahmood al-Hammadi mencetak gol indah pada menit ke-77. Usaha pertamanya itu diikuti Calero yang mencetak angka dari sudut yang sulit. (ant)

Wolfsburg Minati Van Bommel BERLIN - Klub Bundesliga, Wolfsburg, ingin mengontrak kapten Bayern Munich dan gelandang tim nasional Belanda Mark van Bommel dalam masa transfer Januari mendatang, demikian menurut harian Jerman, Bild, Rabu. Pemain Belanda berusia 33 tahun itu masih terikat kontrak di Bayern hingga Juni 2011, tapi pembicaraan perpanjangan kontrak dengan juara Jerman itu tidak memberikan hasil sejauh ini dan Wolfsburg ingin membujuk pemain itu untuk pindah, kata sebuah sumber Bild. Wolfsburg memerlukan seorang gelandang bertahan untuk memperkuat timnya di lini tengah dan van Bommel akan menjadi pilihan yang bagus, kata manajer Wolves Dieter Hoeness. Van Bommel, yang bermain di final Piala Dunia melawan Spanyol Juni lalu, sudah 67 kali mem-

perkuat tim nasional Belanda dan mengatakan kalau dua ingin bermain di level yang lebih tinggi hingga setidaknya Euro 2012, yang akan digelar Ukraina dan Polandia. Menurut Bild, Wolfsburg sudah berupaya membujuk gelandang Bayern Anatoliy Tymoshchuk dan pemain Schalke Jermaine Jones, tapi van Bommel menjadi target baru mereka dalam masa transfer Januari mendatang itu. “Wolfsburg memiliki tim yang bagus,” kata van Bommel pada Bild. “Tentu saja, ada banyak spekulasi soal kepindahan saat ini, tapi saya tidak ingin menambah-nambahnya.” Di bawah asuhan mantan pelatih Inggris Steve McClaren, juara Jerman 2007, Wolfsburg, kini menempati posisi ke-14 dalam klasemen liga Jerman dan tiga poin dari zona degradasi. (ant)

Suluh Indonesia/ap

RAYAKAN KEMENANGAN – Pemain Inter Milan merayakan kemenangan telak 3-0 atas klub Korsel Seongnam Ilhwa Chunma dalam Piala Dunia Antar Klub di Abu Dhabi, UEA kemarin.

Piala Dunia Antar Klub

Inter Milan ke Final ABU DHABI - Juara Eropa Inter Milan mengatasi cedera pemain mereka Wesley Sneijder dengan mendapatkan tempat di final kompetisi Piala Klub Dunia setelah mengalahkan Seongnam dari Korea Selatan 3-0, kemarin. Inter akan bertemu dengan TP Mazembe dari Republik Demokratik Kongo, Sabtu, setelah klub juara Afrika itu mengalahkan Internacional dari Brazil 2-0 dan menjadi klub pertama dari luar Eropa atau Amerika Selatan yang maju ke putaran final. Pemain tengah asal Belanda, Sneijder, mengalami cedera otot paha ketika dijegal lawan pada menit kedua dan digantikan Thi-

ago Motta pada menit keempat. “Kehilangan Sneijder pada awal permainan tidak mudah bagi kami. Kami amat mengharapkannya,” kata pelatih Rafael Benitez kepada wartawan, “Ia mengalami masalah otot kaki, kelihatannya ia tidak akan dapat turun di pertandingan final.” Tetapi gol ketiga yang diciptakan pemain tengah Dejan Stankovic membuat tim itu mengubah irama permainan dengan melakukan serangan balik bertubi-tubi. Umpan panjang dari Samuel Eto’o ke sisi kiri disambut pemain bertahan Cho Byung-kuk, yang mencoba memotong jalan bola yang mengarah ke Diego Milito, teta-

Sevilla Lolos ka memimpin pada menit keempat melalui pemain tengah asal Jepang Shinji Kagawa. Dua gol dalam empat menit setelah menit ke-30 menempatkan tim tuan rumah memimpin berkat Ndri Romaric dan Frederic Kanoute. Dortmund menyamakan kedudukan melalui sundulan Neven Subotic pada menit ke-49. Sevilla menjadi runner-up bagi Paris St Germain dalam Grup J. Napoli menanti hingga menit ketiga tambahan waktu untuk mencetak gol yang mereka butuhkan untuk menundukkan Steaua Bucharest 1-0 dan lolos dengan mengorbankan tim asal Romania tersebut dalam Grup K, yang dijuarai Liverpool. Edinson Cavani menyorongkan bola ke gawang untuk memastikan akan ada satu wakil Italia

pada babak berikutnya. Pada pertandingan lain yang kedua timnya berusaha untuk lolos, PAOK Salonika menang 1-0 di kandang Dinamo Zagreb untuk meraih tempat kedua Grup D di bawah Villarreal berkat gol Dimitris Salpingidis saat pertandingan berlangsung tepat satu jam. Dynamo Kiev dan BATE Borisov sudah lolos tetapi tempat teratas dalam grup mereka Grup E masih diperebutkan. Hasil imbang 0-0 di kandang melawan Sheriff Tiraspol memberi kehormatan tersebut bagi tim asal Ukraina setelah BATE dibabat 0-3 di kandang tim asal Belanda yang sudah tersingkir AZ Alkmaar. Rekor sempurna juara Grup F CSKA Moscow berakhir setelah mereka bermain imbang 11 saat bertandang ke Sparta Pra-

elah lama absen dan bersama beberapa pemain cedera lainnya amat menyulitkan Inter dalam kompetisi liga setelah sebelumnya mendapatkan tiga gelar dibawah pimpinan Jose Mourinho musim lalu. “Tapi ketika Milito mampu menjadi kunci serangan maka lebih mudah bagi yang lainnya dan juga bagi saya,” katanya dalam temu pers. Klub juara Asia itu akan tampil lagi mengincar tempat ketiga melawan Internacional. Seongnam nyaris menciptakan gol pada babak pertama ketika pemain jangkung striker Montenegrin, Dzenan Radoncic memanfaatkan umpan tendangan bebas pemain dari Kolom-

bia Mauricio Molina, tetapi ditepis Julio Cesar. Pemain Brazil itu mendapat cobaan keras ketika kapten Seongnam dari Australia Sasa Ognenovski dan Radoncic berhadapan dengan penjaga gawang, tetapi tendangannya melebar. Pelatih Seongnam Shin Tae-yong mengatakan, kemenangan Inter tidak menghkawatirkannya dan ia gembira dengan permainan timnya terutama dengan cara mereka menyerang. “Saya tidak fokus terhadap gol tetapi bagaimana cara mereka main. Pemain bertahan kami seharusnya lebih baik,” katanya. “Inter satu tingkat di atas saya,” katanya. (ant)

Pierce Penentu Kemenangan Celtics

Napoli Menunggu Hingga Akhir SEVILLA - Sevilla lolos ke babak 32 besar Liga Eropa, dengan hasil imbang 2-2 di kandang melawan Borussia Dortmund saat tim asal Jerman tersebut gagal menyalin penampilan domestik mereka yang mematikan untuk meraih sukses di kancah Eropa. Tim asal Spanyol itu bergabung dengan PAOK Salonika dan Napoli, yang menunggu hingga akhir untuk mencetak gol yang mereka butuhkan, untuk merebut tiga tempat tersisa dalam babak sistem gugur menjelang hari terakhir pertandingan grup, Kamis. Dortmund, yang unggul 11 poin di puncak klasemen Bundesliga dan membutuhkan satu kemenangan di Spanyol untuk lolos, tampak berada di jalur yang tepat untuk maju ke putaran berikutnya ketika mere-

pi bola menjalar ke arah Stankovic, yang dengan cepat menjebloskan bola ke dalam gawang Korea. Kapten Javier Zanetti mencetak gol kedua ketika pertandingan sudah melewati setengah jam. Gol indah itu tercipta ketika kapten tim menyontek bola dari Milito dengan menggunakan tumit kakinya. Gol ketiga diciptakan Milito pada menit ke-73. Tendangan Eto’o dari sisi kiri disambut pemain Argentina itu menggunakan dadanya, kemudian bola melayang ke gawang lawan. Benitez mengatakan mereka mendapat kesempatan bagus dengan tamplnya lagi Milito set-

gue, yang juga sudah lolos. Dua tempat teratas dalam Grup L juga sudah ditetapkan berturutturut bagi Porto dan Besiktas. Grup A-C dan G-I bermain pada Kamis dengan tim yang sudah lolos Manchester City bertandang ke tim yang sudah tersisih Juventus untuk megejar posisi teratas dalam grup mereka dan mengalihkan perhatian dari drama seputar masa depan kapten Carlos Tevez yang ingin pergi. Pemegang gelar Atletico Madrid berada dalam bahaya tidak lolos karena mereka memasuki pertandingan terakhir Grup B di kandang Bayer Leverkusen dengan membutuhkan kekalahan Aris Thessaloniki di kandang menghadapi Rosenborg jika mereka ingin lolos. (ant)

Suluh Indonesia/ap

SELEBRASI – Pemain Sevilla Ndri Romaric melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Borussia Dortmund dalam Liga Eropa di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan Sevilla kemarin.

NEW YORK - Paul Pierce mencetak angka penentu kemenangan dengan sisa waktu empat per sepuluh detik dan Amare Stoudemire berusaha membalas tetapi terlambat, ketika Boston mengalahkan New York pada laga NBA mendebarkan, Rabu malam waktu setempat. Kemenangan Celtics 118-116 merupakan kemenangan ke-11 berurutan. Bagi Knicks, kekalahan itu menghentikan delapan kemenangan berurutan. Ketika rekaman video menunjukkan lemparan tiga angka yang dilakukan Stoudemire sebenarnya saat itu waktu sudah habis bahkan ketika bola masih di tangannya. Pierce menambah angka 32 poin untuk Boston, yang banyak dipecundangi pada kuarter keempat tetapi mereka berhasil membukukan rekor tanding Wilayah Timur menjadi 20-4. Stoudemire mengoleksi 39 poin, memperpanjang rekornya bersama Knicks menjadi sembilan kali berurutan di atas 30 poin. Tetapi Knicks tidak berhasil memenangi laga atas tim yang lagi memimpin - hal yang mereka dambakan dalam laju kemenangan berurutan yang mereka lakukan belakangan ini. Mereka bahkan akan mendapat perlawanan kelas berat NBA, Jumat, ketika mereka menjamu LeBron James dan Miami Heat. Knicks kalah untuk kedua kalinya dalam 15 pertandingan, tetapi para pengamat merasa khawatir banyak kemenangan mereka itu terjadi saat berhadapan dengan tim yang lebih enteng dalam kompetisi liga. Tetapi Knicks tidak ambil pusing dan Pierce mengatakan mereka sudah menunjukkan sesuatu yang dapat mereka tampilkan dengan baik. “Knicks sudah da-

Suluh Indonesia/ap

DIAPIT – Pemain Boston Celtics Paul Pierce mencoba melewati dua pemain New York Knicks’ Shawne Williams (3) dan Amare Stoudemire (1) yang mengapitnya dalam laga NBA di New York kemarin.

tang,” kata Pierce dalam wawancara sebelum tanding saat diwawancarai televisi, “Mereka akan melakukan tekanan dalam kompetisi divisi ini.” Ray Allen menambah 26 poin dan Kevin Garnett 20 poin serta 13 rebound untuk Celtics. Raymond Felton menyumbang 26 poin dan 14 assist untuk New York. Danilo Gallinari menciptakan 20 poin dan Wilson Chandler 18 poin dan 12 rebound untuk Knicks, tetapi Celtics tidak dapat dipecundangi. Lemparan melompat (dunk) yang dilakukan Stoudemire membuat angka menjadi 94-94 dengan sisa waktu delapan menit dan New York memimpin ketika Garnett melakukan dua lemparan bebas dengan sisa waktu 1:29. Lemparan tiga angka yang dilakukan Allen membuat Boston unggul 116-113

dengan sisa permainan 1:02. Gallinari membalas dengan lemparan tiga angka dan Knicks kembali mendapat bola setelah Celtics menyianyiakan kesempatan sedangkan Stoudemire gagal melakukan lemparan. Pierce memanfaatkan sisa waktu dan menciptakan ruang untuk melakukan tembakan termasuk melalui Stoudemire. Setelah “timeout”, Knicks mendapat kesempatan melalui Stoudemire, yang kelihatan akan mendapatkan angka melalui lemparan tiga angka dan mendapat sambutan hangat penonton di Madison Square Garden. Tapi wasit memastikan lemparan itu terlambat dan hal itu terbukti melalui gerak ulang di video dan pemain Knicks mempercayai kekalahan mereka. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Jumat 17 Desember 2010

8

Pelajar SMA Makassar

Sekolah Gratis MAKASSAR - Program Pendidikan Gratis untuk sekolah Menengah Atas di Makassar akan mulai diberlakukan pada 2011. ‘’Kalau tiga tahun terakhir ini penerapan pendidikan gratis di tingkat SD dan SMP, maka 2011 mulai dicoba memberikan buku paket gratis pada siswa SMA,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan Kota Makassar Ismunandar di Makassar, kemarin. Ia mengatakan, untuk memberikan subsidi penuh bagi siswa SMA/SMK di Makassar, membutuhkan dana yang cukup banyak, sehingga untuk menerapkan pendidikan gratis seperti pada jenjang SD dan SMP, membutuhkan waktu. Karena itu, lanjut dia, untuk tahap pertama yang Suluh Indonesia/ant

PERWIRA POLISI - Presidien Susilo Bambang Yudhoyono menyematkan pangkat perwira kepada lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol), Reza Fahlevi pada Upacara Pelantikan Perwira Polri Tahun 2010 di Lapangan Bhayangkara Akpol di Semarang, Jateng, kemarin.

Curi Ikan di Perairan Indonesia

16 Kapal Vietnam Ditangkap BATAM - Direktorat Kepolisian Perairan Markas Besar Polri menangkap 16 kapal asal Vietnam yang mencuri ikan di wilayah perairan Natuna. ‘’Kapal-kapal itu kami tangkap Minggu, 12 Desember 2010 tengah malam, di timur Pulau Matak dan Pulau Bunguran,” kata komandan Kapal Polisi Bisma-520 Kompol. Sigit N Hidayat di Batam, kemarin. Ia mengatakan ke-16 kapal itu ditangkap berkat laporan yang diterimah Kapal Polisi Bisma dan penangkapan ber-

sama dengan Kapal Polisi Jalak635, kapal-kapal itu sedang menangkap ikan secara ilegal. Penangkapan ikan secara ilegal, dilakukan kapal-kapal Vietnam dengan menggunakan berbagai alat seperti jaring trawl, pancing rawai, bubu dan pukat harimau. ‘’Ke-16 kapal itu saat ditangkap menggunakan bendera Indonesia sebagai upaya untuk mengelabui aparat keamanan laut Indonesia,” kata Sigit. Saat ditangkap, awak kapal-kapal itu tidak bisa

menunjukkan surat izin berlayar baik dari Indonesia maupun Vietnam. Ke-16 kapal yang itu ratarata berukuran 50 GT hingga 100 GT yang beberapa diantaranya mengangkut ikan curian dengan total seberat 20,5 ton. Selain 16 kapal, Kepolisian juga mengamankan 157 orang anak buah kapal yang kesemuanya hanya menguasai bahasa Vietnam. Sigit menyebutkan kapalkapal itu melanggar UU nomor 45/2009 tentang Perikanan serta pasal 53 UU nomor

Pendukung Bupati Subang

Ancam Aksi Demo 10 Tahun BANDUNG - Puluhan pendukung Bupati Kabupaten Subang Eep Hidayat mengancam berunjuk rasa hingga selama 10 tahun jika Kejaksaan Tinggi Jabar masih melakukan pemeriksaan terhadap Eep. ‘’Kalau kasusnya terus diperiksa kita akan terus melakukan unjuk rasa sampai 10 tahun yang akan datang,” kata anggota penggerak Forum Agraris, Brikhasan, saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejati Jabar di Bandung, kemarin. Selain dari Forum Agraria, aksi unjuk dukungan terhadap

Bupati Kabupaten Subang juga dilakukan oleh Front Masyarakat Pembela Eep (FMPE) dan LSM Barakatak. Ketua LSM Barakatak, Omay Komarudin, dan Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Subang Ahmad Yunus mempertanyakan kebijakan Kejati Jabar yang menyatakan bahwa Eep bersalah terkait kasus penggunaan dana upah pungut. ‘’Kami datang ke sini untuk mengetuk pintu hati jaksa. Kami mempertanyakan kenapa hanya Bupati Subang yang dipanggil. Harusnya seluruh bu-

pati di Indonesia. Harusnya menteri keuangan pun dipermasalahkan,” kata Omay. Dalam aksinya, massa membawa beberapa spanduk dan poster bertulisan “Kalau Bupati Subang jadi tersangka, maka Gubernur Jawa Barat juga harus jadi tersangka” dan “Seluruh PNS Pemda Kabupaten Subang akan mogok kerja bila Bupati Subang terus diperiksa”. Sebelumnya, sempat tersiar kabar bahwa massa pendukung Bupati Subang akan mengerahkan massa sebanyak 30 truk. (ant)

Suluh Indonesia/ant

TOLAK TAHURA - Seorang pengunjukrasa berorasi didepan ribuan masyarakat Desa Sesaot saat melakukan unjuk rasa menolak Hutan Sesaot sebagai Tahura (Taman Hutan Raya) di Mataram, kemarin

Saksi Nyatakan

Pelaku Mirip Ariel Peterpan BANDUNG - Empat saksi yang hadir dalam sidang kelima kasus video porno dengan terdakwa Ariel Peterpan menyatakan sosok pria dalam video mesum tersebut mirip Ariel, kata jaksa yang menangani kasus tersebut. ‘’Tadi dari lima saksi yang kami jadwalkan, cuma empat yang datang sebagai saksi. Keempat saksi tersebut semuanya menyatakan bahwa sosok pria dalam video tersebut mirip terdakwa Ariel Peterpan,” kata Jaksa Penuntut Umum Rusmanto, usai persidangan di Gedung PN Bandung, kemarin.

Keempat saksi yang menyatakan sosok pria dalam video itu mirip Ariel ialah tiga personel band Peterpan; Reza, Uki, dan Lukman serta manajer band Budi Edward Soerahman. Rusmanto mengatakan, saksi yang tidak dapat hadir dalam sidang tersebut yaitu mantan istri Ariel, Sarah Amalia. Sementara itu, Budi Edward Soerahman membantah bahwa dirinya telah menyatakan terdakwa merupakan sosok pria yang ada di dalam video porno itu. ‘’Aku jawabnya, saya tidak bisa memastikan bahwa pria di dalam video itu Ariel karena

videonya tidak jelas,” katanya. Budi menjelaskan, saat menjadi saksi dalam sidang tersebut dirinya ditanyakan mengenai pelaku dalam video mesum tersebut. ‘’Pertanyaannya cuma menyangkut berapa lama kenal sama Ariel. Kemudian mereka menanyakan tentang kepastian video tersebut. Tapi saya sendiri tidak bisa memastikan karena video tersebut sedikit kabur,” kata Budi. Selain itu, kata Budi, majelis hakim juga menanyakan kepada dirinya tentang keterlibatan terdakwa penyebar pertama video mesum Ariel. (ant)

59/1992 tentang Keimigrasian. ‘’Kapal-kapal itu kini diamankan di Ditpolair Polda Kepulauan Riau dan dan Ditpolair Polda Kalimantan Barat masing-masing sebanyak 8 kapal untuk penyidikan lebih lanjut,” kata dia. Sigit menyebutkan aset negara yang bisa diamankan mencapai Rp11,5 miliar yang terdiri dari 16 buah kapal dan tangkapan ikan sebanyak 20,5 ton. Ia mengatakan selama tahun 2010 selama tiga kali operasi telah menangkap 40 kapal asing pencuri ikan. (ant)

akan digratiskan adalah pembagian buku paket, khususnya mata pelajaran yang diujikan pada Ujian Nasional. ‘’Khusus pembagian buku paket untuk siswa kelas tiga SMA, mulai dilakukan pada Desember 2010, sehingga masih ada waktu untuk mempelajari buku tersebut sebelum UN,” katanya. Mengenai masih adanya laporan penyalahgunaan anggaran buku paket yang dilakukan pihak sekolah, ia mengatakan, pihaknya menerima beberapa laporan dan sudah ditelusuri kemudian dievaluasi. Menurut dia, bagi yang terbukti melakukan penyalahgunaan anggaran buku tersebut, akan mendapatkan sanksi keras. Bahkan tidak segansegan untuk dicopot. Sementara itu, salah seorang siswa SMA Negeri 4 Makassar Ansar mengatakan, sangat bersyukur akan mendapatkan ban-

tuan buku paket, karena itu sangat penting untuk membantu mendalami mata pelajaran yang akan diujikan pada UN maupun Ujian Akhir Sekolah. ‘’Harga buku paket saat ini, rata-rata diatas Rp 25 ribu per buah, sehingga sangat sulit dijangkau bagi siswa seperti saya yang dari kalangan ekonomi lemah,” katanya. Secara terpisah, DPRD Makassar meminta Dinas Pendidikan Kota Makassar mengkaji kembali sistem pendidikan di Makassar menyusul maraknya pemukulan yang dilakukan guru terhadap murid dengan dali pembinaan. ‘’Fenomena apa ini di Makassar, bisanya cuma pakai kekerasan. Sistem pendidikan kita harus segera dievaluasi,” kata Ketua Komisi D DPRD Makassar Nasran Mone seraya menilai, telah terjadi pergeseran pola pendidikan. (ant)

Dihempas Puting Beliung

7 Penumpang Kapal Tewas BANJARMASIN - Tujuh dari 21 penumpang kapal di perairan Sungai Buluh Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalsel tewas setelah dihempas angin puting beliung Rabu (15/12) malam. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Zainal Ariffin yang langsung datang ke lokasi musibah pada Kamis pagi mengatakan, ketujuh korban dan 14 penumpang kapal yang selamat kini telah dipulangkan ke rumah masing-masing. Ketujuh korban meninggal yaitu M Reihan (5) Rizal (10), Sarkani (35), Mujimah (40), Asrani (45) dan Arbayah (45). Keenam korban tersebut berasal dari Desa

Keliling Benteng Hilir Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Sedangkan satu korban meninggal lainnya adalah Kamil (10) warga Muara Tapus Kabupaten. ‘’Sebagian besar penumpang kapal masih memiliki hubungan darah, bahkan masih satu keluarga,” katanya. Seperti korban meninggal atas nama Arbayah dan Raihan, merupakan ibu dan anak serta Rizal dan Asrani adalah cucu dan kakek. Menurut informasi dari beberapa korban selamat, kata Zainal, pada Rabu malam sekitar pukul 18.00 Wita sebanyak 21 orang tersebut diangkut oleh kapal dengan berat 2,700 ton berangkat dari Sungai Buluh dengan tujuan Desa Rantau

Bujur untuk menghadiri pernikahan. Namun sekitar setengah jam perjalanan atau tepatnya di Sungai Awang Landas ada angin kencang sehingga membuat permukaan air sungai naik hingga 1,5 meter diatas permukaan sungai. Begitu air sungai naik, menurut dia, muncul angin puting beliung yang langsung menarik kapal beserta seluruh penumpangnya tersebut ke udara hingga ketinggian tiga meter. Tidak lama berputar diudara, kapal tersebut dihempaskan kembali ke sungai dan kembali ditarik ke udara kemudian diempaskan kembali ke sungai persis diantara tumpukan tanaman ilung. (ant)


Edisi 17 Desember 2010 | Suluh Indonesia