Issuu on Google+

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 114 tahun IV Kamis, 17 Juni 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

BI Jaga Volatilitas

BI Minta Akses

DPR Menggagas Pansus

BANK Indonesia akan menjaga volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di bawah 10 persen. “Kami fokus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar volatilitasnya di bawah 10 persen,” kata Deputi ...hal. 1

PEJABAT sementara Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengharapkan pendirian Otoritas Jasa Keuangan tidak mengurangi akses bank sentral dalam memantau kondisi perbankan yang merupakan bagian ...hal. 2

SEJUMLAH anggota DPR mengusulkan pembentukan panitia khusus (pansus) untuk mencari solusi masalah kurangnya pasokan gas bagi industri nasional. “Bentuk saja pansus soal gas supaya ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

ICW Laporkan Perwira BG ke Satgas

Suluh Indonesia/ap

SBY Izinkan

150 Kepala Daerah Diperiksa JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengeluarkan 150 izin pemeriksaan kepada kepala daerah untuk menjalani proses hukum terkait kasus korupsi. ‘’Maraknya kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah menunjukkan lemahnya kualitas dan kapasitas pengelolaan keuangan negara,” kata Mendagri Gamawan Fauzi saat memberikan pengarahan dalam Rapat Kerja Peningkatan Akuntabilitas Keuangan Negara di Istana Wapres Jakarta, kemarin. Hadir dalam acara itu Wapres Boediono yang membuka Rapat Kerja itu, Menpan dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan, serta Kepala BPKP Mardiasmo. Menurut dia, banyaknya kepala daerah yang terjerat kasus korupsi bukan merupakan prestasi dalam penegakan hukum, tapi merupakan suatu hal yang memprihatinkan semua pihak. Ketika seorang kepala daerah berurusan dengan penegak hukum sebagai tersangka, maka yang bersangkutan tidak mampu lagi memikirkan dan mencurahkan perhatian untuk kesejahte-

raan rakyat. ‘’Hal ini merupakan kerugian bagi daerah karena kurang efektifnya penyelenggaraan pemerintah,” kata mendagri. Padahal perbuatan tersebut di antaranya bukan penyalahgunaan kewenangan yang disengaja, tapi ada yang merupakan kekeliruan menafsirkan aturan yang ada atau tindakan yang merupakan diskersi kepala daerah dalam mengatasi permasalahan. Kepala daerah merupakan pemimpin daerah yang diharapkan dapat memikirkan kesejahteraan rakyat secara totalitas. ‘’Biaya yang dikeluarkan negara dan calon kepala daerah dalam penyelenggaraan pilkada relatif sangat besar,” kata Gamawan. Dalam Pilkada 2010 tidak kurang Rp 3,545 triliun dana APBD yang dialokasikan untuk memilih pemimpin daerah atau rata-rata Rp 15 miliar per daerah. Jika ditambah dengan biasa yang dikeluarkan seluruh calon kepala daerah per daerah dengan perkiraan Rp15 miliar, maka biasa yang dikeluarkan mendapatkan satu pasang daerah mencapai Rp 30 miliar. (ant)

SELEBRASI - Pemain Swiss Gelson Fernandes melakukan selebrasi usai mencetak gol pembuka saat melawan Spanyol pada penyisihan Grup H Piala Dunia di Stadion Moses Mabhida, Durban, Afsel, kemarin.

Spanyol - Swiss

Matador Keok DURBAN - Datang dengan label sebagai juara Eropa, jelas membuat Spanyol sebagai salah satu tim favorit juara Piala Dunia Afsel 2010. Tapi nyatanya, pada laga penyisihan melawan Swiss di grup H yang berlangsung di Stadion Moses Mabhida, Durban, Afsel, kemarin, obsesi pasukan Vicente del Bosque untuk meraih double winner itu masih diragukan. Tim Matador yang diperkuat pemain terbaik di daratan Eropa serta memiliki talenta yang luar biasa seperti Sergio Ramos, Carles Puyol, Xabi Alonso, Andres Iniesta, Xavi Hernandez, David Villa, terlihat mengusai pertandingan. Tapi upaya menjebol gawang lawan,

terhalang kokohnya tembok lawan. Yang terjadi justru sebaliknya, Spanyol kebobolan lebih dulu lewat gol Gelson Fernandes. Dalam pertandingan babak pertama, Spanyol hanya menempatkan David Villa sebagai striker tunggal karena Fernando Torres dicadangkan, mendominasi pertandingan. Meskipun demikian, El Matador sangat kesulitan menyeruduk pertahanan Swiss, sehingga sampai babak pertama usai, tak ada peluang terbaik yang dimiliknya. Sementara itu, Swiss yang bermain defensif, nyaris tidak pernah membahayakan pertahanan Spanyol. Tim besutan

pelatih Ottmar Hitzfeld tersebut hanya berusaha mengadang dan membendung agresivitas Spanyol, yang menempatkan lima pemain di lini tengah. Di pengujung laga, lagi-lagi Spanyol menusuk pertahanan Swiss. Kali ini Villa yang mendapat kesempatan itu setelah menerima umpan chip dari Iniesta. Striker Valencia ini sudah memperdaya satu bek Swiss, dan tinggal berhadapan dengan Benaglio. Tetapi, bola chipnya tidak mengarah ke dalam gawang. Merasa kurang tajam, pada babak kedua, Bosque memasukan Torres dan Navas. Namun kedudukan akhir tetap 1-0 untuk Swiss. (ant/son)

Pemerintah Tolak Dana Aspirasi JAKARTA - Menko Perekonomian Hatta Radjasa mengatakan, usulan dana aspirasi sudah selesai dan tidak perlu dibicarakan lagi karena tidak ada dalam pembahasan panitia kerja RAPBN DPR. ‘’Soal dana aspirasi itu, sudah selesai. Tolong jangan dibicarakan lagi. Segala sesuatu yang terkait dengan dana aspirasi tidak ada dalam pembahasan panitia kerja RAPBN,” katanya di sela-sela rapat gabungan menteri bidang perekonomian dengan beberapa komisi di Gedung DPR di Jakarta, kemarin. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya, kata Hatta yang juga Ketua Umum PAN ini, jelas mengatakan bahwa guna meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pemerataan pembangunan di daerah bisa merealisasikannya dengan optimalisasi sistem yang sudah ada. Menurut Hatta, dimungkinkan penyerapan aspirasi masyarakat di setiap daerah pemilihan anggota parlemen, tetapi tidak kemudian dalam bentuk dana untuk daerah pemilihan.

Sistem yang sudah ada di pemerintah, katanya, usulan perencanaan pembangunan disampaikan melalui mekanisme musyawarah perencanaan pembangunan tingkat nasional (musrenbangnas). ‘’Pemerintah memiliki mekanisme musrenbangnas untuk perencanaan pembangunan desa. Dalam musrenbangnas itu dibahas bersama-sama untuk menyusun rencana kerja pemerintah,” katanya. Menurut dia, dalam musrenbangnas itu tidak tertutup kemungkinan ada masukan yang bisa disampaikan melalui musrenbang daerah untuk dibahas dan diputuskan pada musrenbangnas. Hatta berharap, wacana dana aspirasi yang sempat menjadi polemik, tidak diperpanjang lagi. ‘’Sudah ya, jangan tanya soal itu lagi, sudah selesai,” kata Hatta. Usulan dana aspirasi bagi anggota DPR sebesar Rp15 miliar setahun untuk setiap anggota dan setiap daerah pemilihan, diusulkan oleh Fraksi Partai Golkar. (har)

Lagi, Mega Kritik Pemerintah JAKARTA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengkritik pemerintah yang dinilai masih kurang mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menyelesaikan kasus-kasus korupsi. ‘’Sejauh ini saya melihat memang kurang adanya keinginan baik dari pemerintah untuk menyelesaikan kasuskasus korupsi,” kata Megawati Soekarnoputri kepada wartawan di ruang rapat kantor DPP PDIP Lenteng Agung Jakarta, kemarin. Megawati kemudian menjelaskan bagaimana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak didorong untuk menyelesaikan kasus-kasus korupsi.

Malah, Menurut Megawati, yang terjadi sepertinya ada usaha-usaha untuk melemahkan KPK. ‘’Sepertinya memang ada usaha untuk melemahkan KPK,” kata Megawati tanpa bersedia bersedia menyebutkan siapa yang berusaha melemahkan KPK. Megawati hanya mempertanyakan bagaimana mungkin Kasus Bank Century sampai saat ini tak bisa segera diajukan ke pengadilan. ‘’Dulu KPK sendiri yang bilang Bank Century ada masalah. Lho kok sekarang bilang tak ada masalah. Ini (dulu) institusi yang bilang, sekarang kok sepertinya jadi masalah orang per orang,” katanya.

Mantan Presiden itu menyoroti, saat ini yang terjadi justru persoalan intern KPK. Padahal, tambah Megawati, antara teknis proses hukum dan pemilihan ketua atau kasus internal KPK adalah persoalan yang berbeda. ‘’Intinya tidak adanya keinginan baik, komitmen dan konsistensi dari pemerintah,” kata Megawati. Ketika ditanyakan sosok seperti apa calon ketua KPK yang pas, Megawati tidak mau menyebutkan nama. ‘’Sosoknya harus mandiri artinya tak takut diintervensi dari manapun juga, dan bisa tunjukkan dirinya tidak korupsi,” kata Megawati. (ant)

JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) bersama Koalisi Masyarakat Untuk Reformasi Polri melaporkan perwira tinggi Polri berinisial BG ke Satuan Tugas (satgas) Pemberantasan Mafia Hukum karena diduga memiliki jumlah kekayaan yang tidak wajar atau mencurigakan senilai Rp 95 miliar. ‘’Kami meminta Satgas untuk mendalami hal ini,” kata Koordinator ICW Danang Widoyoko di Jakarta, kemarin. Menurut Danang, ICW dan koalisi memutuskan untuk melaporkan kasus itu ke Satgas karena badan bentukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu memiliki kewenangan hukum untuk mengusut. Menurut Danang, keberadaan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Yunus Husein bisa membantu proses pelacakan kasus itu. ICW juga sudah melaporkan kasus itu ke KPK. Saat melapor ke KPK, Danang menyebut kekayaan BG tidak wajar karena tidak sesuai dengan data KPK yang termuat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Data itu menyebutkan, laporan terakhir BG tertanggal 10 Maret 2009 yang menyebutkan bahwa jumlah harta BG sebesar Rp 4,68 miliar. ‘’Yang menjadi pertanyaan, dari mana dia mendapatkan selisih harta itu?” kata Danang. Sementara itu, peneliti pada ICW, Tama S. Langkun menyatakan, sebagian dari selisih harta itu didapatkan sebelum laporan ke KPK tertanggal 10 Maret 2009 itu. ‘’Artinya penambahan kekayaan itu tidak dilaporkan secara benar ke KPK,” kata Tama. Tama berharap, KPK akan mengusut kasus itu. Pengusutan itu sebaiknya difokuskan pada waktu perolehan tambahan harta untuk membuktikan apakah BG tidak melaporkan tambahan harta itu ke KPK. Menurut dia, saat ini KPK sudah membentuk tim untuk mengusut kasus itu. Sebelumnya, Polri sudah mengusut 15 rekening mencurigakan milik sejumlah perwira tinggi Polri, termasuk BG, berdasar laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dalam kesimpulannya, Polri menyatakan uang senilai Rp 95 miliar milik BG berasal dari kegiatan legal dan tidak melanggar hukum. Namun, ICW bersikeras pengusutan terhadap rekening BG seharusnya tidak dilakukan oleh Polri karena sangat mungkin terjadi konflik kepentingan. Secara terpisah, Menko Polhukam Djoko Suyanto menyatakan pemerintah menyerahkan penyelesaian kasus itu sepenuhnya kepada Kapolri. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Kamis 17 Juni 2010

K ilas

Ribuan VCD Porno Disita

Sindikat Pencurian Dibekuk ANGGOTA Satuan Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya membekuk pelaku sindikat pencurian kendaraan sewa berinisial D. “Tersangka ditangkap di Surabaya, Jawa Timur,” kata Kepala Satuan Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Nico Afinta, di Jakarta, kemarin. Nico mengatakan tersangka termasuk komplotan spesialis pencurian kendaraan sewaan dengan menggelapkan delapan unit mobil. Pelaku menggunakan modus menyewa kendaraan dengan menyerahkan tanda bukti identitas palsu sebagai jaminan, kemudian tersangka menjual kendaraan sewaan itu. Nico menyebutkan tersangka menjual kendaraan sewaannya kepada seorang penadah di daerah Jawa Timur dan penyidik menduga penadah itu sebagai otak pelakunya. “Otak pelakunya masih diburu di Jawa Timur, sedangkan D sebagai pemetik,” ujar Nico. Anggota Satjatanras Polda Metro juga menangkap pelaku spesialis pencurian kendaraan pengangkut barang (boks), berinisial R di daerah Bandung, Jawa Barat. Nico menjelaskan tersangka menjual kendaraan hasil curiannya kepada seorang penadah di daerah Jawa Barat. Pelaku mengubah warna dan menjual kembali kendaraan hasil kejahatannya dengan melengkapi dokumen kendaraan yang palsu. “Polisi menyita 13 kendaraan hasil kejahatan dari tersangka R,” tutur Nico. (ant) Suluh Indonesia/ant

Berkas Kekerasan SMAN 70 PENYIDIK Kepolisian Daerah Metro Jaya segera melimpahkan berkas penyidikan dugaan kekerasan yang dilakukan tiga siswi Sekolah Menengah Atas Negeri 70 Bulungan, Jakarta Selatan kepada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kompol Murnila di Jakarta, kemarin, mengatakan rencana pelimpahan tahap pertama berkas kekerasan siswa SMAN 70 itu pada pekan ini. “Secepatnya akan dilimpahkan tahap pertama berkas penyidikannya,” kata Murnila saat dikonfirmasi melalui telepon selular. Ketiga siswi yang diduga melakukan penganiayaan terhadap adik kelasnya, NYS alias Via, yakni berinisial EJR, DAT dan AAR. Sebelumnya, tiga siswa SMAN 70 Bulungan, yakni EJR, DAT dan AAL dilaporkan melakukan dugaan penganiayaan terhadap NYS alias Via yang tercatat sebagai kelas satu pada sekolah yang sama. Dugaan sementara penyebab dari tindakan penganiayaan itu karena Via tidak mengenakan kaos dalam (singlet) sehingga diintimidasi kakak kelasnya yang duduk di kelas tiga itu. Ketiga tersangka bisa dikenakan Pasal 351 tentang Penganiayaan dan Pasal 170 tentang Pengeroyokan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman penjara lebih dari lima tahun, apabila terbukti melakukan kekerasan. (ant)

MK Tolak Permohonan Uji Formil UU MA JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan pengujian formil Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Mahkamah Agung yang diajukan oleh sejumlah aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM). “Menyatakan menolak permohonan para pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua Majelis Hakim Konstitusi, Moh Mahfud MD, dalam sidang putusan di Gedung MK, Jakarta, kemarin. Uji formil terhadap UU MA diajukan oleh mantan Direktur LBH Jakarta, Asfinawati, Ketua Pelaksana Harian Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (Mappi) Hasril Hertanto, Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Danang Widoyoko, dan Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Zainal Arifin Mochtar. Menurut para pemohon, proses pembentukan UU 3/2009 tersebut telah mengakibatkan kerugian konstitusional para pemohon dan berpotensi dilanggarnya hak konstitusionalnya. Kerugian konstitusional itu adalah karena pembahasan UU MA dinilai dilakukan secara eksklusif dan tertutup dengan tanpa mengindahkan prinsip keterbukaan dan transparansi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Para pemohon mengemuka-

kan bahwa mereka sebagai warga negara Indonesia seharusnya berhak untuk melihat rapat-rapat pembahasan UU MA yang ternyata dilakukan secara tertutup. MK menimbang bahwa berdasarkan bukti risalah sidang, ternyata pembahasan Tingkat I Raker RUU MA masih menyisakan butir yang belum mendapat persetujuan, yaitu perihal batas usia pensiun hakim agung. Selain itu, MK juga mengemukakan bahwa terjadi kerancuan dalam pembicaraan Tingkat II Pleno, yaitu karena setelah fraksi-fraksi menyampaikan pandangannya kemudian dilanjutkan dengan pandangan pemerintah yang menyetujui RUU MA dan menyejajarkan pendapat pemerintah dengan pendapat fraksi. Hal demikian, menurut MK, menimbulkan persoalan hukum terkait persetujuan pemerintah terhadap RUU yang belum disetujui oleh rapat pleno Tahap II DPR, yang setelah pengambilan keputusan pada rapat pleno DPR terjadi perubahan substansi. Oleh karena itu, MK mengemukakan bahwa penyampaian persetujuan wakil pemerintah harus dilakukan setelah DPR mengambil keputusan disetujuinya RUU, dan bukan sebelumnya. (ant)

SHABU-SHABU - Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno - Hatta Tangerang kembali berhasil menggagalkan masuknya Narkotika Golongan satu jenis Shabu seberat 2,03 Kg dengan estimasi harga senilai 4,06 Milyar Rupiah dan juga mengamankan tiga orang tersangka asal warga negara Iran saat mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, kemarin.

JAKARTA - Pengadilan Tinggi DKI Jakarta akan membacakan putusan banding mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar terkait dugaan pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasruddin Zulkarnaen pada Kamis (17/6). “Putusan Antasari Azhar akan dibacakan Kamis (17/6) besok,” kata Juru Bicara PT DKI Jakarta, Andi Samsan Nganro, di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, Pengadilan

Negeri Jakarta Selatan memvonis Antasari Azhar dengan 18 tahun penjara. PN Jaksel juga memvonis bos salah satu media cetak nasional, Sigit Haryo Wibisono divonis 15 tahun penjara, mantan Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Williardi Wizard dengan 12 tahun penjara, dan Jerry Hermawan Lo dengan lima tahun penjara. Dalam kasus pembunuhan tersebut, Antasari Azhar dikenai Pasal 55 ayat (1) ke-1

KUHP jo Pasal 55 ayat (2) KUHP jo Pasal 340 KUHP. Pimpinan majelis hakim di PN Jaksel yang menyidangkan perkara Antasari Azhar, Herry Swantoro, dalam putusannya menyebutkan Antasari terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan berencana. “Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan berencana. Terdakwa dijatuhi hukuman 18 tahun

Hakim Perkara Gayus Segera Diadili JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejakgung) menyatakan berkas perkara ketua majelis hakim kasus penggelapan pajak Gayus Halomoan Tambunan, Muhtadi Asnun telah lengkap (P21). Selanjutnya, tersangka berserta barang bukti kasusnya segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Banten. Namun, untuk mempermudah proses penuntutan serta kelangkapan administrasinya, Kejakgung menyerahkan penanganan kasus mantan Ketua PN tangerang itu kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang. “Kejakgung telah menyerahan tahap dua perkara tersangka Muhtadi Asnun kepada kejari untuk penyelesaian selanjutnya,” kata Kapuspenkum Didiek Darmanto di Jakarta, kemarin. Sedangkan untuk perumusan surat dakwaan, lanjut Didiek, tim JPU sudah ditunjuk. Tim merupakan gabungan dari jaksa Kejakgung, Kejaksaan Tinggi (kejati) Banten dan Kejari Tangerang. Koordinasi perkara ini dipegang langsung Jampidsus H Amari. Tetapi kejaksaan tetap menitipkan Asnun di tahanan Bareskrim Polri. Pasalnya, sudah ada kordinasi untuk pemeriksaan tersangka lain yang dijerat dalam kasus ini.

dalam rekening Gayus tersebut.

Didiek Darmanto

“Tim penuntut umum langsung merumuskan dan menyusun surat dakwaan, agar perkaranya secepat mungkin diadili. Untuk tersangka lainnya, kemungkinan diadili di Jakarta sesuai tempat kejadia perkara, tidak di Tangerang,” tandas mantan Wakajati Jawa Timur ini. Muhtadi Asnun merupakan ketua majelis hakim yang menangani perkara penggelapan pajak Gayus Tambunan. Dalam putusannya, Muhtadi dan dua hakim anggota lainnya membebaskan Gayus dari segala tuntutan. Bahkan, menyatakan uang yang terkait kejahatan hanyalah Rp 370 juta dari total Rp 25 miliar yang ada

MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring meminta Ariel Peterpan, Luna Maya, dan Cut Tari jujur atas video porno yang mirip dengan mereka dan dinilai telah meresahkan masyarakat. Tifatul mengatakan kementeriannya bekerjasama dengan lembaga terkait termasuk kepolisian terus menyelidiki siapa pelaku video mesum itu. Bila terbukti, maka pelakunya bisa terjerat pasal KUHP maupun ketentuan perundangan lainnya. Pelaku bisa terjerat UU No.11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan UU No.44 tahun 2008 tentang Pornografi. Begitu juga dengan penyebar video

JAKARTA - Satuan Industri Perdagangan (Sat Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Metro Jaya menyita ratusan keping cakram video porno saat razia di kawasan Gajah Mada, Tamansari, Jakarta Barat. “Kita juga sita VCD porno mirip artis,” kata Kepala Satuan Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Sandy Nugroho di Jakarta, kemarin. Menurut dia, polisi menyita barang bukti berupa 481 keping DVD bajakan bintang film luar negeri, 259 keping DVD porno, 10 keping DVD porno bintang film mirip Luna Maya-Ariel, 10 keping DVD porno bintang film mirip Cut Tari-Ariel, uang tunai sebesar Rp255.000 dan 85 lembar cover VCD. (ant)

Putusan Banding Antasari Hari Ini Dibacakan

Cyrus dan Poltak Terkait dengan dua jaksa yang ikut terjerat dalam kasus Gayus, Cyrus Sinaga dan Poltak Manulang, Kejakgung masih berusaha keras menyembunyikan status hukum mereka. Alasan yang dipaainya sangat usang yakni belum menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Pemeriksaan (SPDP) atas nama kedua jaksa itu. Padahal, secara tegas Kabareskrim Polri Komjen Pol. Ito Sumardi secara terbuka telah mengumumkan status tersangka bagi mantan Aspidsus Kejati Jawa Tengah dan Kajati Maluku itu. “SPDP mereka itu, belum juga kami terima. Bahkan, mereka juga menanyakan kepada saya atas status tersangka itu,” kata Jampidsus H Amari. Cyrus Sinaga yang merupakan jaksa peneliti kasus Gayus Halomoan Tambaunan. Sedangkan Poltak Manulang juga ikut terlibat dalam menangani perkara tersebut, karena saat itu menjabat Direktur Prapenuntutan Bidang Pidum Kejakgung. Keduanya harus berkoordinasi dalam menangani perkara penggelapan pajak senilai Rp 25 miliar itu. (nas)

Menkominfo Minta Ariel, Luna dan Cut Tari Jujur Tifatul mengaku, beredarnya video porno telah mengganggu banyak pihak termasuk dirinya dalam menjalankan tugas negara. “Itu perlu agar jelas dan tidak menjadi tanda tanya di tengah masyarakat, sehingga menyita perhatian banyak pihak dan menggangu pelaksanaan tugas negara yang saat ini memerlukan perhatian lebih besar,” kata Tifatul dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi I DPR di Jakarta, kemarin.

2

Suluh Indonesia/sep

Tifatul Sembiring

mesumnya. “Kedua-duanya akan memiliki konsekwensi hukum. Saat ini, jajarannya

terus melacak penyebar video porno yang disebarkan melalui internet,” kata

Tifatul. Dia berjanji, hasil penyelidikan Kementerian Kominfo akan diteruskan kepada kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. Sejauh ini, hasil penyelidikan menunjukkan bahwa pelaku secara sadar merekam perbuatannya. Mengenai maraknya peredaran video tersebut, mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengakui pemerintah kesulitan melakukan pemblokiran di internet maupun pelarangan peredaran VCDnya. Peredarannya sudah berbentuk link, sehingga sudah seperti virus yang dengan cepat menyebar kemana-mana dan bisa masuk ke website internasional. (har)

penjara,” kata pimpinan majelis hakim, Herry Swantoro. Majelis hakim menyebutkan Sigid Haryo Wibisono dan Kombes Pol Williardi Wizard (mantan Kapolres Jakarta Selatan) bertemu dengan Antasari Azhar di Jalan Pati Unus, Jakarta Selatan pada awal Januari 2009. Dalam pertemuan itu, Antasari meminta untuk mendeteksi siapa yang telah meneror dirinya itu. Di tempat yang sama pula,

Jerry Hermawan Lo memperkenalkan dengan Kombes Pol Wiliardi Wizard (terdakwa lainnya) serta Antasari menyatakan dirinya sering mendapat teror. Kemudian Williardi Wizard menyatakan siap untuk membantu mencari pelaku teror itu. Williardi meminta Jerry Hermawan Lo (terdakwa lainnya) untuk dipertemukan dengan Edo (eksekutor). Williardi meminta uang kepada Sigid untuk mendapatkan uang operasional dalam mencari pelaku teror. (ant)

KPK Siap Panggil Pejabat Kejaksaan JAKARTA - KPK berencana untuk menghadirkan sejumlah pejabat serta mantan penjabat Polri dan Kejaksaan Agung ke Pengadilan Tipikor. Hal ini terkait dengan mereka yang terlibat dalam rekaman pembicaraan merekayasa untuk mengkriminalisasi dua Wakil Ketua KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra Marta Hamzah. Karo Humas KPK Johan Budi SP kepada wartawan di Jakarta, kemarin, menegaskan bahwa rekaman tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kasus percobaan penyuapan dan upaya menghalangi penyidikan korupsi dengan terdakwa Anggodo Widjojo. Rekaman itu pernah diputar di Mahkamah Konstitusi (MK) yang membuat rekayasa kasus BibitChandra itu menjadi terang benderang. Terhadap kemungkinan rekaman tersebut akan diputar

lagi di Pengadilan Tipikor, Johan menyatakan, bisa saja dilakukan. Namun, seluruhnya tergantung dari majelis hakim hakim serta JPU. “Jika memang perlu diputar, KPK sudah pasti siap. Kami pun siap memanggil beberapa nama pejabat penegak hukum yang suara muncul dalam rekaman itu. KPK hanya bisa menunggu penetapan dari pengadilan saja,” tanfasnya. Dalam persidangan terdakwa Anggodo Widjojo, tim penasihat hukumnya sempat memojokan Chandra dan Bibit. Namun, upaya mereka dipatahkan Bibit dengan menyatakan, kasusnya ini adalah rekayasa yang skenarionya diatur Anggoto. Semua itu sangat jelas dari rekaman rekayasa kriminalisasi Bibit-Chandra yang pernah diputar MK. Dalam kesempatan itu, Johan juga menyesalkan sikap pengacara Anggodo, OC Kaligis yang banyak menggunakan buku karangannya berjudul ‘Korupsi Bibit dan Chandra’. (nas)

Ujian SNPTN Ciputat Macet JAKARTA - Penyelenggaraan ujian Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (SNPTN) di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mengakibatkan Jalan Ciputat Raya mengalami kemacetan parah. “Arah Ciputat menuju Pasar Jumat maupun sebaliknya padat merayap,” kata Perwira Siaga Traffic Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya, AKP Sugeng Budiono, kemarin. Kondisi padat merayap di Jalan Ciputat Raya tersebut terjadi sejak sekitar pukul 06.00 WIB. Sementara Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko mengatakan, kepadatan mulai terasa dari depan Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) di daerah Pasar Jumat. “Kemacetan kian bertambah saat kendaraan dari arah Pasar Jumat akan masuk ke kampus UIN,” katanya. Ia juga memperkirakan

jumlah kendaraan menuju Ciputat dan sebaliknya akan bertambah karena kehadiran kendaraan calon mahasiswa baru dengan kendaraan lain yang biasa melintas di jalan tersebut. Saat ini, petugas baik dari Polres Jakarta Selatan maupun Polsek Ciputat telah ditempatkan di setiap persimpangan untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas. Kemarin, sebanyak 57 perguruan tinggi di berbagai daerah di Indonesia menggelar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Ujian tersebut akan berlangsung selama 4 hari. Khusus untuk hari ini, para calon mahasiswa menghadapi ujian Tes Potensi Akademik dan Tes Bidang Studi Dasar. Di wilayah DKI Jakarta terdapat tiga perguruan tinggi negeri yang menyelenggarakannya, yaitu Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Kamis 17 Juni 2010

3

Program Reformasi Birokrasi

Bukan Sekedar Retorika JAKARTA - Wapres Boediono menegaskan reformasi birokrasi yang dijalankan pemerintah bukan sekedar wacana atau kata-kata, tapi serius menjadi perhatian dan dijalankan. ‘’Reformasi birokrasi bukan hanya kata-kata tapi dijalankan dalam pemerintahan sekarang ini,” kata Wapres saat memberikan pengarahan dalam Raker Peningkatan Akuntabilitas Keuangan Negara di Istana

Suluh Indonesia/ant

SERTIJAB - Panglima TNI Jenderal TNI DJoko Santoso bersalam komando dengan Danpaspampres yang baru Brigjend TNI Waris (kiri) dan pejabat lama Mayjen TNI Marciano Norman seusai sertijab, kemarin.

Tanggulangi HIV/AIDS dan ESA

Kembudpar Gandeng Industri JAKARTA - Kembudpar menggandeng pelaku industri pariwisata untuk bersamasama menanggulangi dan menekan tingkat penyebaran HIV/ AIDS di Indonesia serta pencegahan Ekspolitasi Seksual Anak (ESA). ‘’Kami menempuh langkah dan mengembangkan skema program untuk secara nasional menanggulangi penyebaran HIV/AIDS dengan menjalin kerja sama dengan pelaku usaha di bidang pariwisata,” kata Sekretaris Ditjen

Pengembangan Destinasi Pariwisata Kembudpar Winarno Sudjas usai serasehan Pencegahan Eksploitasi Seksual Anak di Jakarta, kemarin. Menurut Winarno, Kembudpar mengharapkan komitmen yang lebih serius dari para pemangku kepentingan dalam bidang pariwisata untuk terlibat dalam program nasional pemerintah penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia. Upaya menggandeng para pelaku industri pariwisata itu merupakan

upaya untuk lebih serius dari pelaku usaha untuk menyempurnakan SOP (Standar Operasional Prosedur) dalam penanggulangan HIV/AIDS. Komitmen kerja sama itu, kata Winarno, juga diharapkan dapat secara signifikan menekan angka penyebaran HIV/ AIDS di tanah air. ‘’Penyebaran penyakit itu bisa ditekan bila ada kesadaran dari masyarakat untuk secara preventif menanggulanginya,” katanya. (son)

Menko Kesra :

Jangan Tolak Pasien Miskin JAKARTA - Menko Kesra Agung Laksono kembali mengingatkan kepada seluruh rumah sakit di Indonesia agar tidak menolak pasien miskin. ‘’Rumah sakit tidak boleh menolak pasien miskin,” katanya pada pembukaan Munas ke-4 Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA) di Jakarta, kemarin. Menurut dia, rumah sakit tidak boleh menolak pasien hanya karena mereka tidak memiliki uang muka. Bahkan, kata dia, dirinya mengharapkan

adanya pelayanan kesehatan terbaik yang diberikan oleh rumah sakit kepada mereka yang tidak mampu. ‘’Apalagi sekarang ini sudah ada jamkesmas dari pemerintah untuk warga miskin,” katanya. Oleh karena itu, Agung menyayangkan jika masih ada rumah sakit yang menolak pasien miskin dan minta instansi terkait untuk melakukan pengawasan. Ia juga mengharapkan seluruh rumah sakit bersama-sama dengan pemerintah untuk terus menjaga dan memperkuat ke-

mandirian guna menjadi penyedia jasa pelayanan kesehatan berkualitas yang mengutamakan kepentingan masyarakat. ‘’Kita harus mengutamakan kepentingan masyarakat, khususnya masyarakat miskin agar kesejahteraan rakyat segera terwujud,” katanya. Terhadap layanan kesehatan selama ini, Agung menilai kinerja pelayanan kesehatan masih sangat rendah terutama di daerah tertinggal, terpencil, perbatasan dan pulau-pulau terluar. (ant)

Wapres Jakarta, kemarin. Menurut Wapres, pemerintah tidak mau mengobral katakata megenai reformasi birokrasi tapi menjalankannya dengan nyata. Pemerintah, kata Wapres, saat ini telah menyiapkan disain utama dan kerangka dasar atau peta jalan soal reformasi birokrasi yang akan menjadi pegangan untuk dijalankan. ‘’Ini akan menjadi program yang berorientasi

menghasilkan dan akan terus dimonitor,” katanya. Diingatkan Wapres, reformasi birokrasi akan menjadi alat untuk menjalankan pemerintahan agar efektif dan bersih. Dengan adanya reformasi birokrasi, kata Wapres, maka diharapkan tidak ada lagi kewenangan publik yang disalahgunakan oleh pejabat publik dalam arti luas. ‘’Reformasi birokrasi harus dimulai

dari atas tidak bisa dimula dari bawah, semisal tukang ketik dan itu harus menjadi komitmen bersama,” kata Boediono. Wapres mengingatkan pula bahwa reformasi birokrasi harus dijalankan dan digerakkan secara bersama-sama dan dengan kecepatan yang disesuaikan kondisi. ‘’Harus menjadi komitmen bersama dan kalau tidak akan menjadi sia-sia saja,” kata Wapres. (ant)

DPR Batalkan Pengaturan Jamkes JAKARTA - Kementerian Kesehatan batal memberlakukan peraturan untuk menyelaraskan penyelenggaraan jaminan kesehatan daerah, karena tidak menyetujui penerapan aturan tersebut. Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Kementerian Kesehatan Usman Sumantri di Jakarta, kemarin

menyatakan, Peraturan Menteri Kesehatan nomor 095 tahun 2010 yang diterbitkan untuk menyelaraskan penyelenggaraan jaminan kesehatan nasional dengan jaminan kesehatan nasional beberapa bulan lalu tidak diapresiasi DPR. ‘’DPR menganggapnya tidak sesuai dengan undang-undang tentang sistem jaminan

sosial nasional, jadi aturan itu akhirnya dicabut,” katanya. Peraturan itu, menurut dia, sedianya mengatur kepesertaan, pembiayaan, pelayanan, pembentukan jejaring dan pelaksanaan program jaminan kesehatan daerah secara terpadu selaras dengan pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas)

yang diselenggarakan pemerintah pusat. ‘’Jamkes antardaerah berbeda-beda skema, paket manfaat, pembiayaan dan penyelenggaranya. Pemerintah sebenarnya ingin menyelaraskannya dengan jaminan kesehatan nasional dengan membuat aturan standard. Tapi ternyata tidak disetujui,’’ kata Sumantri. (har)


Megap litan

Suluh Indonesia, Kamis 17 Juni 2010

4

S osok Erik Suganda

Makin ‘PD’ Naik Yang Gede BAGI kalangan pengusaha di Bogor, Erik Suganda mukin bukan sosok asing lagi. Pasalnya, pria kelahiran Bogor, 09 Juli 1970 ini selain pernah menjabat sebagai Ketua Kadin Kota Bogor, dia selama ini juga aktif dalam berbagai kegitan kepemudaan di Bogor. Dari begitu banyaknya hobi dan kegiatan yang digandrungi pria mapan ini ternyata salah satunya yakni hobi mengendarai dan mengkoleksi motor gede alias moge. Bahkan dia mengaku mulai memiliki hobi menunggani motor gede itu sejak masih duduk di banggku kuliahnya di Kota San Diego,AS. “Saya dari dulu sebenarnya memang sudah hoby mengendarai motor gede. Sebab, rasanya akan lebih mantap dan elegan jika kita sudah berada di atas moge,” ujarnya. Mantan Ketua HDCI Bogor ini juga mengaku, demi mendapatkan sejumlah aksesoris penunjang sekaligus pelengkap bagi hobinya itu, tentu dia juga tidak segan-segan merogoh kocek kantongnya yang lumanyan besar. “Rasanya kalau kita sudah suka atau jatuh hati pada sesuatu, tentu uang itu rasanya bukan menjadi ukuran lagi,” ungkapnya. Maka, sungguh tidak mengherankan. Jika kita akan melihat barang- barang aksesoris moge maupun koleksi dari Dirut PT. Waskita Jaya Purnama ini, sungguh beraneka ragam. Bahkan, barang-barang koleksi Erik itu, ternyata tidak hanya berasal dari Indonesia saja, namun banyak barang impor. “Setelah kita melakukan kerja keras, sudah sepantasnya, kita juga harus bisa menikmati hasil kerja keras kita. Hidup ini harus dinikmati dengan enjoey,” pungkasnya.(bas)

IMB Gratis

Pemkot Belum Bersikap DEPOK - Walikota Depok, Nurmahmudi Ismail menanggapi instruksi Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) dengan sangat hati-hati. Dalam himbauan yang dikeluarkan oleh Suharso Monoarfa menghimbau kepada pemerintah daerah agar membebaskan biaya pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bagi masyarakat miskin. Dikatakan Nurmahmudi, pihaknya akan mengkaji lebih lanjut mengenai kemungkinan tersebut. “Kita akan kaji terlebih dahulu mengenai kemungkinannya. Kalau sifatnya masih himbauan ka nada dua pilihan, bisa ya atau tidak. Untuk itu harus ada peraturan daerahnya terlebih dahulu,” kata Nurmahmudi usai acara sosialisasi perizinan terpadu di Sawangan Golf, Depok, kemarin. Diakui walikota, pihaknya masih merasa keberatan jika harus membebaskan seluruh biaya pembuatan IMB warga Depok. Pasalnya, APBD Kota Depok belum mencukupi. Selain itu, ujarnya, Pemkot Depok juga telah memberikan bantuan kepada warga kurang mampu di bidang lain. Diantaranya, santunan kematian dan kesehatan. “Kita lihat kemampuan APBD Depok yang saat ini baru mencapai Rp 1,1 triliun. Tetapi kalau memang sangat memungkinkan pasti kita berikan ke-

pada satu atau dua orang warga,” ujar Nurmahmudi. Nurmahmudi membeberkan, biaya yang dikeluarkan untuk mengurus IMB tidaklah mahal. “Hanya 2% dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan,” tandas Nur. Waktu yang diperlukan juga tidak lama. “Hanya 14 hari kerja. Dan tolong mengurus sendiri perizinannya. Karena kalau melalui orang lain pasti biayanya lebih tinggi dari yang ditentukan,” tutur Nurmahmudi mengingatkan. Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pelayanan Perizian Terpadu (BPPT) Kota Depok, Diah Irwanto yang juga hadir dalam acara kemarin membenarkan hal tersebut. Menurutnya, pengurusan IMB tidaklah sulit dan dapat diselesaikan dengan cepat. “Dengan catatan seluruh kelengkapan sudah dipenuhi. Kita langsung cek lapangan. Kebanyakan warga mengeluh waktunya lama karena memang persyaratan yang kurang. Misalnya tidak ada izin gangguan (HO) atau belum bayar PBB,” jelas Diah. Namun diakui Diah, untuk saat ini kesadaran masyarakat Depok untuk mengurus administarasi perizinan terhitung baik. “Dibuktikan dengan jumlah PAD dari sektor perizinan yang telah melampaui target,” tandasnya. (rin)

Suluh Indonesia/ant

BEREBUT BEBEK - Warga berusaha menangkap bebek yang dilepas di Sungai Cisadane sebagai simbol melepas nasib buruk pada Festival Cisadane, di Tangerang, Banten, kemarin

Ribuan Tabung Elpiji Oplosan Disita CIKARANG - Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri menyita ribuan tabung berisi gas elpiji oplosan dari berbagai ukuran dalam penggerebekan sebuah gudang penyimpanan di Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu. Direktur V Tindak Pidana Tertentu Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Suhardi Alius di Bekasi mengatakan, barang bukti tabung gas oplosan yang disita meliputi ukuran tiga kg sebanyak 1.573 tabung, ukuran 12 kilogram (kg) sebanyak 637 tabung, dan 50 kg

sebanyak 59 tabung. “Gudang penyimpanan tabung oplosan itu terletak di Jalan Pangkalan I, RT01 RW06, Kelurahan Bantar Gebang, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Sebanyak 26 karyawan ikut kami amankan,” katanya. Menurutnya, modus pengoplosan tabung tersebut menggunakan alat pipa berbahan besi dengan diameter setengah sentimeter dan panjang 15 sentimeter. Pipa itu merupakan media perantara antara tabung yang masih berisi gas kemudian dipindahkan ke

tabung kosong. “Pelaku meongoplos tabung gas berukuran 50 kg menggunakan 15 tabung gas berukuran tiga kilogram, sementara yang tabung berukuran 12 kg dioplos menggunakan tiga tabung gas berukuran tiga kilogram. Pipa tersebut diperoleh pelaku dengan cara membelinya di toko material,” katanya. Dikatakan Suhardi, pihaknya masih melacak keberadaan tiga pimpinan dari para pelaku pengoplosan itu masing-masing berinisial C, TJ, dan SR.

Puluhan Preman Ditangkap BOGOR - Jajaran Polsek Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengamankan puluhan preman yang bisa melakukan aksi pemerasan dan pungutan liar di wilayah itu. “Mereka berhasil kita amankan saat menggelar razia Selasa (15/6),” ujar Kapolsek Rumpin, AKP Syofyan, kemarin. Syofyan mengatakan, razia dilakukan karena maraknya aksi premanisme yang meresahkan warga setempat. “Mereka biasa beroperasi di kawasan Rumpin hingga perbatasan dengan Kabupaten Tanggerang. Mereka akan kita tindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Menurut Syofyan, para preman tersebut sudah sangat meresahkan pengguna jalan, apalagi preman-preman tersebut sudah tidak takut pada petugas. Mereka sengaja membuat beberapa pos liar di sepanjang jalan, untuk melakukan pungutan liar. “Biasanya mereka melakukannya kepada para pengemudi angkutan umum dan para sopir truk pasir,” tutur Kapolsek. Dalam operasi sehari-harinya para preman selalu memungut dan memaksa setiap para pengguna jalan untuk membayar Rp 5.000 hingga Rp10 ribu, kata Kapolsek. “Kalau keinginan preman itu ditolak,

mereka tidak segan melakukan penganiayaan. Mereka juga selalu mempersenjatai diri dengan senjata tajam,” kata Syofyan. Dalam razia tersebut, petugas juga menyita sejumlah uang hasil kutipan dan beberapa senjata tajam. Petugas juga menutup pos liar yang dibuat preman tersebut. Saat ini para preman yang terjaring menjalani pemeriksaan di Mapolsek Rumpin. Preman yang tertangkap diharuskan membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan perbuatannya. Apabila ada oknum lain yang berada di balik aksi pemungutan liar itu, Kapolsek berjanji akan menindak dan memproses secara hukum. (ant)

Pilkada Depok

Dua Calon Independen Siap Maju DEPOK - Dua pasangan calon perseorangan yaitu Rudi Samin dan Gagah Sunu Sumantri akan meramaikan pemilihan kepala daerah Kota Depok, Jawa Barat, pada 16 Oktober 2010. “Saya sudah siap mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) Depok dengan dukungan 45 ribu warga,” kata Rudi Samin, di Depok, Rabu. Ia mengatakan dirinya masih mencari pasangan dari kalangan artis, seperti Gusti Randa, Desi Ratnasari, dan Yenni Rachman. “Ketiga nama tersebut masih terus digodok oleh tim sukses saya,” katanya. Ia mengatakan, untuk mendapat dukungan dari warga, ia harus keluar masuk kampung. Dia mencontohkan, beberapa waktu lalu ia menghadiri pertemuan di Pangkalan Jati Baru. Dalam pertemuan tersebut dihadiri 500 Kepala Keluarga. “Semua yang dilakukan hanya untuk meyakini warga. Saya sudah berkomitmen maju dalam Pilkada,” ucap Rudi HM Samin. Dalam pertemuan tersebut, terang Rudi, biasanya dilakukan kontrak politik. Ada lima poin penting yang diinginkan warga. Pertama, pendidikan gratis untuk SD, SMP, plus buku paket gratis. Kedua, kesehatan. Ketiga, KTP. Keempat

RT/RW diberi gaji. Kelima, ketenaga kerjaan. “Kalau memang serius maka akan terwujud,” katanya. Untuk menggratiskan sekolah SD dan SMP swasta tertentu saja dapat dilakukan tanpa harus mengeluarkan uang APBD. Misalnya, kata dia, diambil dari dana kompensasi migas yang didapat Kota Depok. Ia mengatajan selama ini Depok mendapat dana kompensasi sebesar Rp7 miliar pertahun dari migas. Belum lagi biaya bagi hasil PBB yang mencapai Rp 75,6 miliar. Sementara itu, Gagah Sunu Sumantri yang menjabat sebagai Sekretaris Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok mengatakan pencalonannya sebagai wali kota dari perseorangan merupakan keseriusan. Untuk itu dirinya bersedia mengajukan surat permohonan cuti kepada Wali Kota Nur Mahmudi Ismail untuk ikut dalam Pilkada. “Saya akan segera mengajukan surat permohonan izin cuti,” katanya. Ia mengatakan dirinya telah mengetahui dan memahami persyaratan apa saja yang harus disiapkan sebagai seorang bakal calon wali kota dari unsur perorangan nanti. “Kami sudah siap ikut pilkada,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PENDAFTARAN ULANG - Sejumlah calon mahasiswa yang telah lulus tes antre ketika melakukan pendaftaran ulang di kampus UI Depok, kemarin.

“Meraka memasarkan tabung oplosan Elpiji ke wilayah Bekasi dan Jakarta Timur melalui sejumlah toko eceran sebanyak 4.000 tabung per hari dengan omset per bulan mencapai Rp4 miliar,” katanya. Dari lokasi penggerebakan di sebuah gudang kontrakan berukuran 10 meter x 30 meter persegi, polisi mengamankan empat kendaraan truk masingmasing bermuatan 239 tabung gas berukuran 12 dan 50 Kg siap edar, dan sejumlah pipa pengoplosan. “Pelaku kami jerat undang-

undang Perlindungan Konsumen dengan hukuman lima tahun penjara atau denda Rp2 miliar, dan Undang-undang Migas dengan ancaman penjara 3 tahun dan denda Rp3 miliar,” katanya. Sementara itu, salah satu pelaku pengoplosan Sapron (45) mengaku mendapatkan upah dari atasannya sebesar Rp700 ribu plus uang makan Rp20 ribu per bulan. Sementara sopir truk mendapat bayaran Rp25 ribu per hari untuk mendistribusikan tabung tersebut ke sejumlah pengecer. (ant)

Peserta SNMPTN di Bogor Meningkat BOGOR - Peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri di Bogor mencapai 4.200 calon mahasiswa atau meningkat sekitar tiga persen dari jumlah peserta tahun 2009. Ketua Panitia Lokal Bogor Prof Dr Ir Yonny Koesmaryono mengatakan di Bogor, Rabu, peningkatan jumlah peserta tersebut merupakan salah satu efek dari kemudahan akses pendaftaran. “Ada peningkatan tiga persen, kemungkinan karena kemudahan akses yang kita berikan,” kata Yonny. Panitia lokal Bogor meliputi wilayah Kota dan Kabupaten Bogor, Bekasi, Cirebon dan Sukabumi. Jumlah total peserta di wilayah panitia lokal Bogor mencapai 10.500 peserta. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Bogor dilaksanakan antara lain di kampus IPB, SMA YPHB, SMAN 1, SMAN 3, SMA Kesatuan, MAN 2. “Pengawasan dilakukan oleh dosen IPB, guru, serta pegawai golongan III,” katanya. Sebelumnya sekitar pukul 7.30 WIB, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Prof Djoko Santoso melakukan inspeksi pelaksanaan SNMPTN di kampus IPB Baranangsiang dan di SMA YPHB. Djoko mengatakan, tes SNMPTN berjalan dengan baik sesuai standard yang telah ditetapkan. Ia mengharapkan SN-

MPTN yang diikuti oleh seluruh perguruan tinggi negeri di Indonesia bisa menjadi ukuran tingkat kualitas mahasiswa yang diterima. “SNMPTN merupakan cara masuk perguruan tinggi yang dilaksanakan secara nasional dan diikuti oleh seluruh PTN. Oleh karena itu diharapkan bisa menjadi ukuran level seperti apa mahasiswa yang diterima,” katanya. Ia mengharapkan pelaksanaan SNMPTN bisa meningkatkan kualitas calon mahasiswa. “Saya minta seluruh peserta bisa mementingkan kejujuran. Apa pun yang terjadi yang penting adalah kejujuran, karena ini untuk memberi gambaran yang benar tentang kemampuan mahasiswa,” katanya. Mengenai kemungkinan untuk menggunakan hasil Ujian Nasional SMA untuk masuk perguruan tinggi, Djoko mengatakan, pihaknya tengah mengkaji hal tersebut. “Ada dua prinsip yang berbeda antara ujian nasional dan seleksi masuk PTN,” ujarnya. Ujian nasional, katanya, adalah evaluasi untuk mengetahui sejauh mana siswa menguasai pelajaran. Sementara seleksi masuk PTN merupakan evaluasi prediktif untuk melihat apakah calon mahasiswa nantinya mampu menyelesaikan studinya. “Kalau pun mau digabung, harus proporsional persentase nilai ujian dan evaluasi prediktif,” kata Djoko. (ant)

Isak Tangis Iringi Pemakaman Brigadir Hendra ISAK Isak tangis mewarnai prosesi pemakaman jenazah Brigadir Anumerta Hendra, salah satu anggota kepolisian Brimob Pelopor Dua, Kedunghalang, Kota Bogor yang gugur dalam aksi baku tembak di wilayah konflik Papua beberapa hari lalu. Prosesi pemakan jenzah Brigadir Hendra, dilakukan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP), Dreded, Kec.Bogor Selatan, Kota Bogor, kemarin. Upacara pemakaman jenazah Brigadir Anumerta Hendra yang dilakukan secara militer itu tampak dimulai pada pukul 10.00 WIB. Upacara pemakaman sendiri dip-

impin langsung oleh Wakil Kepala Korps Brimob Polri, Brigjen Syarief Gunawan. Selain istri dan orang tua almarhum, tampak juga para kerabat,teman dan handitolan almarhum

mengikuti jalannya upacara pemakanan yang saat itu terus diguyur hujan. Istri dan kedua orang tua almarhum tempak sekali tidak kuasa menahan kesedihan meraka atas kepergian almarhum yang begitu cepat. Bahkan, saking tidak kauasanya menahan kesedihan meraka saat menyaksikan jenazah almarhum perlahan mulai dimasukkan ke liang kubur, istri dan kedua orang tua almarhum jatuh pingsan.

Brigadir Anumerta, Hendra meninggalkan seorang istri dan satu orang anak yang baru berumur delapan bulan. “Kami segenap keluarga dan jajaran tentu sangat berduka atas ini semua. Tapi apapun resikonya, tugas adalah tugas, amanah dan tangungjawab yang harus terus kami lakukan meski taruhannya adalah nyawa kami,” tegas Brigjen.Pol. Syarief Gunawan, ditemui usai prosesi pemakaman. Untuk mengenang jasa dan

pengabdian almarhum, Kepolisian Republik Indonesia selain telah menaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada almarhum, pihak keluarga yang ditinggalkan juga akan mendapat perhatian khusus dari pemerintah dalam hal ini melalui Polri. “Almarhum itu orangnya tegas dan sangat bertangungjawab. Beliau diberangkatkan ke Papua sekitar tiga minggu lalu,” kata Bribtu. Daryono, teman seangkatan almarhum.(bas)


pini

Suluh Indonesia, Kamis 17 Juni 2010

5

F OKUS ‘’Green Tourism” adalah Pilihan EJATINYA, wacana green tourism atau yang dulu dikenal dengan ekowisata atau wisata yang berbasis lingkungan sudah terdengar gemanya sejak era awal 1990-an. Namun sejatinya pula, persoalan ini tumbuh dan berkembang sejak benih pariwisata itu tumbuh di Bali. Bukan lagi pada tataran konsep, namun sudah pada tahapan implementasi. Malah sudah jauh lebih mendasar bahwa sebenarnya pariwisata di Bali yang ada saat ini adalah pariwisata kerakyatan atau pariwisata yang berbasiskan masyarakat (community based tourism). Jauh sudah mengakar ketika para pakar sudah mulai memikirkan dan kemudian bersuara lantang soal pariwisata kerakyatan serta green tourism. Mengapa demikian? Jawabannya sederhana saja. Kembali pada filosofi manusia Bali itu sendiri yang mementingkan tiga hubungan keseimbangan antara manusia dengan Tuhan (parahyangan), manusia dengan manusia (pawongan) serta manusia dengan lingkungan alam sekitarnya (palemahan). Inilah yang dinamakan Tri Hita Karana, tiga penyebab kebahagiaan. Pada mulanya, pembangunan di Bali tidak hanya pariwisata didasarkan atas ketiga hal mendasar ini. Namun pergeseran budaya akibat berbagai kepentingan dan semakin ‘’majunya’’ masyarakat Bali, kemudian muncul sikap-sikap permisif yang makin menjauhkan dirinya dari konsep local genius masyarakat Bali itu sendiri. Yang mungkin menjadi tanda tanya besar adalah pemakaian terminologi ‘’menjauhkan’’ itu sendiri. Apakah benar masyarakat Bali menjauhkan diri atau justru dijauhkan oleh kerangka dasar pemikiran adiluhung itu sendiri? Jawabannya tentu sangat bisa diperdebatkan. Namun, menilik fakta serta data yang ada saat ini, barangkali ada semacam pergulatan kepentingan di dalamnya. Pertemalian kepentingan antara sebagian masyarakat Bali sendiri dengan kepentingan pusat. Akhirnya, bisa dikerucutkan dengan makin menguatnya kepentingan ekonomi, sehingga fondasi Tri Hita Karana itu makin dikeroposkan. Ibarat jaring, sengaja dibuat lubang-lubang agar ikan-ikan dengan sangat leluasa keluar-masuk. Celakanya, persekongkolan ini tidak hanya terjadi di tataran oknum birokrat tetapi juga sudah merambah oknum perangkat adat. Apa yang terjadi kemudian? Sudah bisa dilihat dengan mata kepala sendiri, bahwa beginilah Bali sekarang. Pulau yang kecil ini sangat sarat dengan masalah-masalah sosial, alam serta budaya. Tidak usah disebut, kita dan para wisatawan sendiri, yang benar-benar peduli tentang Bali sangat merasakan perubahan mendasar ini. Ekowisata sebenarnya sebuah pilihan yang bisa dikawankan dengan iktikad, komitmen serta integritas masyarakat Bali serta manusia Bali secara luas. Namun dalam konteks ini, tidak berlebihan kalau kita mengharapkan pengambil kebijakan bisa secara tegas menghasilkan keputusan mengikat untuk kepentingan Bali ke depan. Begitu juga masyarakat Bali itu sendiri. Jangan lagi terjebak oleh kepentingan sesaat sehingga sebenarnya hanya ibarat menggali kuburan sendiri. Pada awal 1990-an pun muncul dua kutub wacana yakni antara quality tourism atau mass tourism. Yang menang siapa? Bisa kita lihat sekarang. Tidak usah ada analisis njelimet. Kita lihat saja faktanya sekarang. Banyak fasilitas pariwisata dibangun, banyak kabupaten berlomba-lomba membangun hotel, restoran dan sebagainya. Tetapi hasil kongkretnya untuk kesejahteraan masyarakat mana? Saat ini saja, usulan membangun bandara baru, hotel baru, jalan layang baru tidak pernah pudar. Ujung-ujungnya hanya melihat uang. Namun, pernahkah dipikirkan dampaknya kelak. Mungkin pernah, tetapi si perancang ini mungkin berpikir bahwa saat bencana itu terjadi maka dia toh sudah mati. Maka, mari kita ingat lagi petitih usang ini. Bali yang kita terima saat ini, bukan untuk kita miliki, bukan pula untuk kita rusak. Bali ini hanya titipan nenek moyang, untuk para anak-cucu kita kelak. ***

S

Bang D

el

Mega kritik pemerintah terkait pemberantasan korupsi

Pancasila Harus Jadi Napas Kehidupan MENURUT teori sistem tata negara Indonesia, Pancasila sebagai ground norm, kedudukannya yang lebih tinggi ketimbang konstitusi itu sendiri. Dalam hal ini, Pembukaan UUD 1945. Menurut Hans Kelsen, ground norm adalah dasar pokok bagi hukum dasar. Ground norm ini dibuat, dirumuskan, ditentukan serta ditetapkan oleh para pendiri negara. Bahwa ia merupakan penjelmaan kehendak dan cita-cita untuk menentukan dasar negara Republik Indonesia dan merupakan fondasi semangat (basic spirit) bagi kelahiran NKRI. Para pendiri negara dalam membuktikan kebenaran Pancasila dimulai dengan suatu aksioma bahwa ‘’Manusia dan alam semesta ini adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dalam suatu partalian yang selaras atau harmoni’’. Aksioma ini dapat ditemukan rumusannya dalam Pembukaan UUD 1945 pada alinea kedua, keempat dan pasal 29. Nilai-nilai tersebut dapat diamati pada kelompok masyarakat yang tersebar di seluruh Indonesia yang dalam implementasinya sangat disesuaikan dengan kultur masyarakat. Dengan demikian, tampak jelas bahwa sesungguhnya Pancasila telah menjadi living reality jauh sebelum berdirinya negara Republik Indonesia. Globalisasi yang sedang kita rasakan saat ini dampaknya telah berpengaruh pada kehidupan politik, ekonomi, ideologi, dan sosial budaya bangsa Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan negatif. Pengaruh globalisasi tersebut tentu akan memengaruhi nilai- nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pengaruh negatif dari globalisasi itu adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin, karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat

Koruptornya siapa ... ?

Oleh : Raymond Simamora Pengaruh negatif dari globalisasi itu adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin, karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan sosial. Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan berbangsa. Elite pemerintahan terperangkap dan terberangus pada kehidupan individualistik, materialistik, hedonistik, konsumeristik, dan oportunistik, sehingga mindset tidak terfokus pada kepentingan rakyat dan tata kelola penyelenggaraan negara. Akibatnya adalah ketimpangan dan kesenjangan antarlapisan masyarakat makin lebar. mengganggu kehidupan sosial. Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan berbangsa.

Elite pemerintahan terperangkap dan terberangus pada kehidupan individualistik, materialistik, hedonistik, konsumeristik, dan oportunistik, sehingga mindset tidak terfokus pada kepentingan rakyat dan tata kelola penyeleng-

garaan negara. Akibatnya adalah ketimpangan dan kesenjangan antarlapisan masyarakat makin lebar. Dengan demikian ada pemikiran bahwa orang makin tidak peduli terhadap Pancasila. Maksudnya ada atau tidak adanya Pancasila bukan menjadi persoalan. Lihat saja negara yang tanpa Pancasila sebagai ideologi negara, banyak yang maju. Sedangkan otonomi daerah malah bertentangan dengan makna ideologi Pancasila yang memaknai istilah Persatuan Indonesia. Demokrasi menjadi kebablasan dengan disusul adanya otonomi, yang mengarah pada suatu degradasi negara kesatuan. “Di daerah yang otonom, kalau bukan putra daerah, tidak bakal bisa jadi pimpinan daerah. Keindonesiaan itu kini sudah luntur, tertutup oleh ambisi kedaerahan. Di sinilah hilangnya rasa kebangsaan. Dalam kenyataan juga kita semua dihadapkan oleh radikalis religion, di mana kekerasan sekarang ini telah masuk ke dalam agama. Terorisme di Indonesia tumbuh subur karena didukung oleh perilaku sebagian masyarakat yang bertentangan dengan filosofi Pancasila. Di samping itu adanya kecelakaan sejarah yang dibuat oleh permerintah yaitu adanya perda-perda berdasarkan agama tertentu atau kelompok tertentu. Sangat diperlukan keteladanan pemimpin yang dedikatif, akuntabel dalam mewujudkan nilai-nilai Pancasila. Semua aras (tataran masyarakat) harus juga ikut mewujudkan nilai-nilai Pancasila, sehingga Pancasila tidak terpasung menjadi slogan, jargon, atau pun label politik semata, tetapi benarbenar menjadi napas hidup. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Perbaikan Jalan di Tanah Baru SEBAGAI warga sebuah pemukiman yang berlokasi di Kelurahan Grogol, Limo-Depok, kami setiap hari melintasi Jalan Tanah Baru yang berlokasi di Kecamatan Beji, Kota Depok untuk menuju ke Stasiun tempat kerja kami di kawasan Kota. Selain merupakan rute terdekat menuju Stasiun Universitas Indonesia (UI) sebelum melanjutkan perjalanan ke tempat kerja), jalan itu juga sangat nyaman, karena kami tak harus bersaing dengan angkutan kota (yang tak memiliki trayek melewati jalur itu). Sayangnya, kondisi jalan yang setahun lalu masih terbilang mu-

lus, kini kondisinya sudah mulai rusak. Bahkan di beberapa bagian, kerusakannya sudah tergolong cukup parah dan nyaris menjadi seperti kolam saat hujan tiba dan berdebu saat musim panas datang. Kerusakan terparah berada di depan Sekolah IBLAM. Di sini, meski warga sudah berupaya melakukan penambahan dan perbaikan jalan dengan material seadanya, kondisi jalan tetap buruk, apalagi di kiri-kanan jalan tak terdapat drainase yang cukup memadai. Namun rasa kecewa kami ini tampaknya sebentar lagi bakal

berakhir. Pasalnya sejak pekan lalu pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sudah mulai melakukan upaya perbaikan. Pihak pemkot bahkan berencana untuk melakukan perbaikan secara permanen dengan melakukan betonisasi(dicor), sehingga saat musim hujan, jalan itu tak lagi berubah seperti kubangan kerbau. Terima kasih kepada pihak Pemkot Depok yang akhirnya mendengar ‘jeritan’ warganya. Sekali lagi, terima kasih. Setyoko Vila Mutiara Cinere, Depok

Angkutan Umum Bikin Macet KEMACETAN di depan lampu merah Slipi tiap hari tak bisa dihindarkan. Padahal sebenarnya bisa dilakukan karena kemacetan lebih diakibatkan metromini, mikrolet yang sering ngetem di sisi kiri hingga berderet-deret. Saya tak habis mengerti mengapa mereka dibiarkan membuat jalanan macet. Arah menuju Pasar Pal Merah sangat berantakan, seharusnya ada cara yang lebih bijaksana jika memang tujuannya adalah mencari penumpang, tak bisa disalahkan sepenuhnya kalau angkutan umum tergiur untuk mencari penumpang di sana. Hanya

masalahnya perlu ada pengaturan yang baik agar tindakan mereka yang mencari nafkah itu mengganggu orang lain. Karena, tindakan para supir itu jelas-jelas bisa merugikan secara ekonomi pengguna jalan lain. Saya berharap aparat yang ada di sana untuk bisa berbuat tegas terhadap para sopir yang masih nekat berhenti lama-lama di sana. Saya menduga ada preman yang mengutip uang tertentu sehingga mereka merasa berhak untuk berhenti di sana. Karena itu saya mohon aparat bisa juga menertibkan para preman yang sering kali berkeliaran.

Di sisi seberangnya, arah Tanah Abang, juga tak kalah macetnya. Kemacetan terparah saat jam sibuk, seperti pagi dan sore. Selain merugikan secara ekonomi, kemacetan juga bisa menimbulkan aksi kejahatan. Masyarakat sudah mengetahui betul arena tindak kejahatan, seperti kapak merak, pencopetan, pelecehan lain yang sangat rentan terjadi di dalam kerumunan yang rawan. Warga menanti tindakan aparat untuk menertibkan para angkutan-angkutan dan preman. Galih Kebon Jeruk

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 17 Juni 2010

6

Tontowi/Greysia Tantang Nova/Liliyana di Singapura JAKARTA - Ganda campuran Tontowi Ahmad/Greysia Polii menantang unggulan pertama Nova Widianto/Liliyana Natsir pada babak 16 besar Singapura Terbuka, setelah kedua pasangan meraih kemenangan, kemarin. Tontowi/Greysia yang harus melalui babak kualifikasi, pada putaran pertama babak utama turnamen yang digelar di Singapore Indoor Stadium tersebut, mengalahkan pasangan Indonesia lainnya yang juga melalui babak kualifikasi Markis Kido/ Lita Nurlita 21-12, 19-21, 22-20. Sedangkan Nova/Liliyana bangkit dari ketertinggalan pada game pertama untuk mengalahkan pasangan Denmark Mikkel Delbo Larsen/Mie Schjott-Kristensen 18-21, 21-11, 21-8. Nova mengatakan, pada game pertama mereka bermain agak kendor karena masih penyesuaian dengan lapangan, namun setelah itu mereka tidak menghadapi kesulitan. Soal lawan yang akan dihadapi pada babak berikutnya, Nova memperkirakan pertandingan akan berlangsung ketat karena sudah saling mengenal permainan masing-masing. “Kalau bertemu teman sendiri pasti ramai karena sudah samasama tahu,” katanya. Sementara itu, pelatih ganda campuran Pelatnas Richard Mainaky menilai penampilan Tontowo/Greysia sejauh ini cukup baik karena sudah meraih tiga kemenangan. Sebelum mengalahkan Kido/ Hendra, Tontowi/Greysia menundukkan pasangan Hendra Setiawan/Anastasia Russkikh dan Liu Xialong/Luo Ying dari China untuk lolos ke babak utama. Mengenai pertemuan dua pasangan asuhannya, Richard yang mendampingi para pemain di Singapura mengatakan,

pasangan Tontowi/Greysia masih kalah matang dari Nova/ Liliyana. “Terutama Tontowi yang baru tampil di kelas Super Series, tetapi saya berharap mereka bisa memberi perlawanan dan bermain dengan penuh percaya diri melawan senior mereka,” tambah Richard. Unggulan ketiga Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa melangkah ke babak 16 besar setelah menyisihkan pasangan Korea Kim Ki Jung/Jung Kyung Eun 17-21, 21-16, 22-20. Keberhasilan tersebut memperpanjang rekor kemenangan Hendra/Vita atas pasangan Korea itu menjadi 2-0 setelah sebelumnya mereka juga unggul di Taiwan Terbuka 2009. Selanjutnya, Hendra/Vita yang tidak akan tampil di Indonesia Terbuka pekan depan karena kelalaian PBSI dalam mendaftarkan mereka, bertemu ganda Singapura Hendri Kurniawan Saputra/Vanessa Neo yang juga menyisihkan pasangan Korea, Yoo Yeon Seong/Kim Min Jung 21-3, 20-22, 21-14. Kemenangan pada putaran pertama juga diraih pemain tunggal putra Simon Santoso. Unggulan keenam itu menyingkirkan pemain tuan rumah Singapura Ashton Chen 21-13, 22-20. Adapun pasangan Fran Kurniawan/Pia Zebadiah langsung tersisih dari turnamen Super Series berhadiah total 200.000 dolar AS itu, setelah gagal mempertahankan keunggulan pada game pertama sehingga menyerah pada pasangan Taiwan Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing 21-16, 8-21, 12-21. Ganda putra Rian Sukmawan/Yonatan Suryatama juga harus pulang lebih awal setelah kalah dari pasangan Korea Ko Sung Hyun/Yoo yeon Seong 14-21, 16-21. (ant)

Suluh Indonesia/ap

SUPORTER - Para pendukung Korea Utara memberi semangat tim pujaannya saat menghadapi Brazil di stadion Ellis Park, Johannesburg, Afrika Selatan, kemarin. Beritanya di halaman tujuh.

Christo, Harapan Terakhir

Christoper Rungkat

TTJI Thamrin Cup

Bella Destriana Kandas

Bella Destriana

JAKARTA - Petenis putri masa depan Indonesia Bella Destriana, yang diunggulkan di tempat kedua kandas pada babak pertama Tournament Tennis Junior International (TTJI) Thamrin Cup 2010 di Lapangan Tenis Kelapa Gading Jakarta Utara, kemarin. Bella dalam turnamen ITF grade 4 ini harus mengakui ke-

unggulan petenis non unggulan asal Thailan Kamonwan Guayam 3-6, 2-6. Bella mengaku bahwa kondisi pertandingan yang berlansgung malam hari sangat berpengaruh pada permainannya. “Kejadian tahun lalu terulang lagi. Terus terang saya kalau malam hari sulit mengem-

bangkan permainan. Saya selalu ragu untuk memukul bola karena pandangan mata saya agak kabur. Lain halnya jika main pagi atau siang hari kemungkinan masih bisa ambil. Dan sejak awal begitu tahu jadwalnya malam, saya sudah tidak ada feeling bisa terus berlanjut,” tutur petenis berkacamata minus itu. Kesempatan Bella tinggal di ganda berpasangan dengan rekan satu klubnya Nadya Syarifah. Namun kedua pasangan ini pun agak pesimis. “Pergelangan tangan kiri saya lagi sakit. Buat mukul berat dan sakit, jadi kita nggak ada target sama sekali. Tapi kita tetap berusaha,” tambah Bella yang diamini oleh Nadya. Sementara itu pertandingan babak kedua tunggal putra dan babak pertama ganda putraputri yang seharusnya berlangsung kemarin mengalami pemunduran jadwal karena hujan yang mengguyur hampir seluruh wilayah Jakarta sejak pagi hari. Pertandingan baru bisa digelar besok pagi mulai pukul 06.30 WIB dengan memakai lapangan indoor. (oli)

Futsal Piala Indonesia Diikuti 16 Tim JAKARTA - Badan Futsal Nasional (BFN) PSSI menggelar Turnamen Futsal Piala Indonesia yang berlangsung 21-24 Juni mendatang di Stadion Tenis Tertutup Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Tercatat 16 tim ambil bagian dalam turnamen berhadiah total Rp.90 juta itu. Ketua BFN PSSI, Gusti Randa SH dalam jumpa wartawan di Jakarta, Rabu, (16/6) kemarin mengatakan, turnamen ini selain pemanasan jelang Liga Futsal Indonesia (LFI) juga simulasi PON XVIII/2012 di Riau. Liga Futsal Indonesia menurut rencana akan digulirkan 20 Juli hingga 10 Nopember 2010 melibatkan klub-klub profesional. “Khusus LFI, jumlah peserta memang tidak dibatasi namun mereka yang ikut Piala Indonesia dipastikan sebagai peserta,” kata Gusti.

Tentang Piala Indonesia, konsepknya ke depan seperti dijelaskan Gusti Randa akan dimulai dari tingkat Kabupaten/Kota, Propinsi hingga nasional. Para pemain yang mewakili Propinsi adalah hasil penjaringan dari turnamen tingkat Kabupaten/Kota. “Harapan kita adalah, konsep ini akan memacu pembinaan futsal di daerah-daerah. Apalagi futsal sudah dimainkan di PON XVIII/2012 di Riau. Ada 33 Propinsi berarti ada 33 tim dengan asumsi satu tim membawa 18 pemain. Jika ditotalkan akan ada 594 pemain. Dari 594 pemain itu nantinya BFN menjaring timnas yang berjumlah 24 pemain,” papar Gusti yang didampingi Wakil Ketua BFN, Andi Zamzami ini. Sementara itu Andi Zamzami menambahkan, Piala Indonesia

ini dibagi dalam empat grup menggunakan sistim babak penyisihan setengah kompetisi. Babak semifinal melibatkan juara grup, perebutan peringkat 5 s/d 12 diikuti tim yang menjadi runner-up grup dan 5 s/d 8 dan peringkat 3 grup (posisi 9 s/d 12). Adapun pembagian grup adalah : Grup A : Karang Anyar FC Solo Jateng, Futsal 35 Bandung, Bank Sumsel Babel, Mutiara Hitam Papua. Grup B : Rafhaly Futsal Sumbar, Harimau Rawa Riau, Borneo Nusantara Kalsel, Mastran Golden Water Jakarta. Grup C : Power FC Semarang, Jaya Kencana Jakarta, Limus IBM Jaya Depok, Poltekpos FC Bandung. Grup D : Isen Mulang FC Kalteng, Gading Kusuma Jakarta, Roman Batulicin Tambu FC, Kalsel, Bank Papua Papua Barat. (oli)

JAKARTA - Petenis terbaik putra Indonesia, Christoper Rungkat, menjadi satu-satunya harapan tuan rumah yang masih bertahan di Sportama Tegal Men’s Futures Tennis Tournament Seri III di Lapangan Tenis Kompleks GOR Wisanggeni, Tegal, Jateng. Christo yang mendapatkan wildcard atau hak istimewa tanpa kualifikasi itu, melaju ke babak setelah menaklukkan petenis Australia peringkat 629 dunia, Dane Propoggia, 6-2, 6-1.

Sementara dua pemain Indonesia lainnya, Prima Simpatiaji dan Sunu Wahyu Trijati, langsung rontok di babak pertama. Prima kalah telak 0-6, 3-6 dari N. Vijay Sundar Prashanth (India) dan Sunu dihentikan Karan Rastogi (India) dengan skor telak 0-6, 0-6.Dengan demikian di nomor tunggal Indonesia hanya menyisakan Christopher Rungkat. Pada babak kedua, Christo akan menghadapi petenis Rusia, Sergei Krotiouk. Petenis

Rusia ini di babak pertama menyingkirkan petenis Indonesia yang lolos kualifikasi, Aditya Harri Sasongko, 6-1, 6-1. Mengenai peluangnya di babak kedua, Christo yang pekan lalu menjuarai Walikota Tarakan Sportama Seri II itu menyatakan sangat terbuka. Meski belum pernah menghadapi petenis Rusia ini, un dia sudah tahu permainannya. Christo berjanji akan tampil tetap fokus seperti pada pertandingan pertama, kemarin. (oli)


lahraga

Klasemen Sementara : Grup A 1. Afsel 2. Meksiko 3. Prancis 4. Uruguay

1 1 1 1

0 0 0 0

1 1 1 1

0 0 0 0

1-1 1-1 0-0 0-0

1 1 1 1

Grup B 1. Korsel 2. Argentina 3. Nigeria 4. Yunani

1 1 1 1

1 1 0 0

0 0 0 0

0 0 1 1

2-0 1-0 0-1 0-2

3 3 0 0

Grup C 1. Sloveni 2. Inggris 3. AS 4. Aljazair

1 1 1 1

1 0 0 0

0 1 1 0

0 0 0 1

1-0 1-1 1-1 0-1

3 1 1 0

Grup D 1. Serbia 2. Ghana 3. Jerman 4. Australia

1 1 1 1

0 1 1 0

0 0 0 0

1 0 0 1

0-1 1-0 4-0 0-4

0 3 3 0

Grup E 1. Belanda 2. Kamerun 3. Jepang 4. Denmark

1 1 0 0 2-0 1 0 0 1 0-1 1 1 0 0 1-0 1 0 0 1 0-2

3 0 3 0

Grup F 1. Italia 2. Paraguay 3. Selandia Baru 4. Slovakia

1 1 1 1

0 0 0 0

1 1 1 1

Grup G 1. Portugal 2. Pantai Gading 3. Brazil 4. Korea Utara

1 1 1 1

0 1 0 0-0 1 0 1 0 0-0 1 1 0 0 2-1 3 0 0 1 1-2 0

Grup H 1. Spanyol 2. Swiss 3. Honduras 4. Chili

1 1 1 1

0 1 0 1

1 1 1 1

0 0 0 0

0 0 0 0

1 0 1 0

1-1 1-1 1-1 1-1

0-1 1-0 0-1 1-0

0 3 0 3

Dunga Puji Anak Buah JOHANNESBURG - Brasil, tim yang pernah berkaitan dengan gaya dan aksi, dipuji oleh pelatih Dunga karena permainan efisien mereka setelah mengalahkan Korea Utara 2-1 dalam pertandingan pembukaan grup mereka di Piala Dunia , dini hari kemarin. Tim Brasil itu menampilkan permainan yang mengejutkan di paruh-pertama tetapi hanya bermain biasa saja setelah babak pertama untuk meraih tiga poin dalam pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2010 di mana mereka akan berusaha untuk menang keenam kalinya yang belum pernah ada sebelumnya di Piala Dunia. “Ini semua tentang keefisienan,” ujar Dunga, mantan pemain yang telah membangun tim ini dalam kesannya sendiri dan memasukkan hanya empat pemain depan yang dikenal dalam tim 23-orang. “Setiap orang harus bermain efisien, dalam serangan maupun pertahanan. Tanpa itu anda tidak akan bisa ke mana-mana.” Dia mengaku Brasil memang

Carlos Dunga

berjuang keras di babak pertama. “Pada awal pertandingan kami bisa mengoper bola dari segala temapt.” “Saya puas dengan kemenangan ini tetapi saya ingin lebih, sya ingin kami mencetak lebih banyak gol.” (ant)

sebelumnya mengatakan penyerang Chelsea tersebut diperkenankan memakai pelindung lengan kanan yang sudah diperiksa dan disetujui oleh wasit dan delegasi Portugal. “Setiap kali anda bermain, pasti ada risiko. Tapi dengan perlindungan ini saya tahu tidak akan berisiko kecuali saya jatuh,” kata Drogba saat ditanya mengenai keputusannya masuk ke lapangan di menit-menit terakhir. Meski Drogba bukan pemain pertama yang akan tampil menggunakan pelindung lengan, keputusan itu membuat marah pelatih Portugal Carlos Queiroz yang mengatakan di masa lalu pemain tidak akan diizinkan bermain hanya karena mengenakan gelang. (ant)

7

Brazil Jauh Dari Harapan JOHANNESBURG - Hasil yang dicapai Brazil pada pertandingan perdananya melawan Korea Utara dini hari kemarin masih jauh dari harapan. Tim asuhan Dunga itu hanya unggul tipis 2-1 padahal sebelumnya diprediksi akan menang besar. Brasil baru mampu mencetak gol pada menit ke-55 melalui Maicon dari sudut sempit. Maicon berlari menyambut bola dari Elano dan entah bagaimana dia berhasil menyarangkan bola ke jala gawang meski dari sudut yang paling sempit. 17 menit kemudian, Elano menambah keunggulan Brazil 17 menjadi 2 -0. Tapi masih tersisa waktu bagi pemain Korea Utara Ji Yunnam untuk membalas gol ke gawang Brazil, melewati dua pemain dan menjebol gawang dengan tendangan kaki kiri dia pada menit ke-89. “Mereka bermain sangat bertahan dan dalam pertandingan seperti ini anda harus bersabar dan saat anda tidak mendapatkan satu gol pun, itu akan sulit,” kata pemain depan Brazil Robinho pada TV Brazil. “Tapi sepantasnya kami menang...kini kami dapat mengangkat kepala dan berharap bisa lolos pada pertandingan berikutnya,” katanya. Namun bagaimanapun juga, hingga gol dari Maicon, Korea Utara, yang tampil untuk pertamakalinya di Piala Dunia dalam 44 tahun terakhir ini, terlihat mampu meraih sebuah hasil untuk dapat menyamai kemenangan bersejarah mereka 1-0 atas Italia pada 1966. Maicon mengatakan karirnya terkilas di depannya saat bola masuk. “Saya berpikir segala hal yang harus dilalui untuk mendapatkan momen ini,” katanya pada para pewarta. “Itu gol pertandingan Piala Dunia pertama saya —saya tidak menangis tapi saya sangat senang dengan gol yang saya ce-

Suluh Indonesia/ap

BEREBUT BOLA - Pemain Brazil, Felipe Melo (kanan) berebut bola dengan pemain Korea Utara, Jong Tae Se, dalam pertandingan Grup G Piala Dunia, di Stadion Ellis Park Stadium, Johannesburg, Afrika Selatan kemarin.

tak.” Sementara itu pelatih Brazil Dunga mengatakan,” Tidak mudah bermain melawan tim yang rapat seperti itu. Saya puas tapi saya ingin lebih, saya ingin kami mencetak lebih banyak gol.” Pelatih Korea Utara Kim Jong-hun juga puas dengan penampilan timnya. “Kami mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk bertarung, kami bertahan dengan sangat bagus,” katanya. Brazil terlihat kehilangan petunjuk saat bagaimana membuka pertahanan mereka dan tapi pada saat yang sama tim asal Asia tersebut, yang tampil

percaya diri, terlihat mengancam ke depan. Brazil sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup baik saat Robinho beberapa melakukan pergerakan yang mempesona dan bekerja sama dengan Kaka, namun setelah itu permainan Brazil dengan cepat memburuk. Sebaliknya, Korea Utara dengan cepat meningkat kepercayaan dirinya dan menciptakan tembakan pertama mereka ke gawang Brazil namun tembakan Jong Tae-se masih bisa diselamatkan penjaga gawang Julio Cesar. Mun In-guk mencoba untuk melepaskan bola tinggi dari

Pendukung Korut Penuh Semangat

Drogba: Biarkan Saya Hadapi Brazil PORT ELIZABETH - Kapten dan penyerang tim Pantai Gading Didier Drogba yang mengalami retak lengan bawah 11 hari lalu mengaku siap berlaga melawan Brazil akhir minggu ini. Pada laga pembuka Grup G melawan Portugal yang berakhir tanpa gol Selasa lalu, Drogba masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-66. “Saya sudah siap. Kami punya waktu lima hari untuk mempersiapkan diri. Saya akan berada di sana,” katanya. Pantai Gading akan menghadapi Brazil di stadion Soccer City, Johannesburg pada Minggu, sebelum melawan Korea Utara di Nelspruit pada 25 Juni. Seorang juru bicara FIFA

Suluh Indonesia, Kamis 17 Juni 2010

JOHANNESBURG - Dikelilingi suporter Brazil dengan asesori warna emas dan hijau, sekelompok kecil pendukung Korea Utara berkostum merah dari Pyongyang bersorak menyemangati tim “underdog” Asia itu di stadion Ellis Park, Selasa. Mengibarkan bendera Korea Utara, menghentak-hentakkan batang kayu bersama dan menyanyikan lagu penyemangat, kelompok kecil itu menjadi pusat perhatian penonton lain maupun wartawan sebelum laga dimulai.

dekat garis tengah namun tendangannya melebar ke sisi gawang Brazil. Brazil menumpukan tanggung jawab kreatif pada Kaka namun dia tampil kurang bagus dengan banyak umpan yang tidak mengarah. Robinho sempat menguji penjaga gawang Ri Myongguk dengan sebuah tembakan dan sebuah tembakan lain dari Maicon masih dapat dimentahkan kiper tersebut. Brazil yang lima kali juara dunia itu menempatkan lebih banyak pemainnya di depan setelah turun minum dan mendapat peluang sangat bagus saat mereka mendapatkan ten-

dangan bebas di tepi kotak penalti, namun tendangan Michel Bastos melebar beberapa meter di sisi gawang. Tapi kebuntuan itu akhirnya pecah saat Elano mengelindingkan bola ke arah Maicon, yang kemudian berhasil mengarahkan bola ke sela-sela antara kiper dan tiang gawang dari posisi yang dekat dengan garis lapangan. Beberapa saat kemudian Elano menambah gol kedua saat dia berlari menyambut umpan Robinho dan melepaskan tembakan yang mengarah ke sudut terjauh, tapi masih ada saat-saat mencemaskan setelah gol dari Ji Yun-nam. (ant)

Jadwal Pertandingan Hari Ini :

Korut untuk pertama kalinya sejak 1966 kembali masuk Piala Dunia dan berada di grup yang sama dengan Brazil, Portugal dan Pantai Gading di Grup G. Mengenakan mantel dan duduk di kursi plastik stadion yang dingin, Kim Young-Chul bertepuk tangan, bersorak dan berteriak memimpin yelyel yang dikumandangkan sekelompok pria paruh baya itu. “Saya datang langsung dari Pyongyang,” kata Kim seperti dilansir Reuters.

Ia bangga mengenakan jaket merah dan syal bercorak bendera Korut. “Atmosfir di sini sungguh hebat.” Korut berhasil mencapai babak semifinal pada Piala Dunia 1966 di Inggris setelah membuat kejutan dengan mengalahkan Italia di babak grup. Tidak banyak pihak yang memberi kesempatan bagi Pasukan Chollima untuk mengalahkan raksasa Amerika Selatan, Brazil atau keluar dengan selamat dari grup yang juga diisi oleh Portugal dan

Grup B Global TV 18 : 30 Argentina vs Korea Selatan RCTI 21 : 00 Yunani vs Nigeria Grup A RCTI 01 : 30 (Jumat dini hari) Prancis vs Meksiko Pantai Gading itu. Namun Kim tetap yakin tim kebanggaannya masih memiliki kesempatan dan ia akan melakukan apa pun untuk membantu Korut melawan Brazil.

“Jika kami bisa bersorak lebih keras lagi dengan hati, kami bisa menang,” katanya sambil tersenyum menunjukkan deretan gigi yang tidak rapi. “Satu gol cukup saya kira.” (ant)

Maradona Bertemu Musuh Lama JOHANNESBURG - Pelatih Argentina Diego Maradona akan menghadapi musuh yang sudah sangat dikenalnya, saat melawan tim Korea Selatan dalam laga kedua Grup B di Soccer City, Kamis. Pelatih Korea Selatan Huh Jong-moo adalah orang yang ditugasi untuk menghentikan langkah Maradona, saat kedua tim berhadapan pada laga perdana Piala Dunia 1986 di Meksiko. Laga tersebut selalu dikenang tim Argentina karena kekuatan taktik lengan Korsel untuk menghadang nakhoda tim Albiceleste itu. “Saya sangat ingat Huh,” kata Maradona setelah laga yang berakhir seri Desember lalu dan menempatkan kedua tim dalam grup yang sama. “Pada 1986 para pemain Korea itu bermain taekwondo, bukan sepak bola, melawan kami.”

1-0 dan Korsel menekuk Yunani 2-0.

Diego Maradona

Maradona mengalami cedera yang lama disembuhkan sementara taktik Korea hanya melakukan apapun untuk menghentikannya. Pada akhirnya mereka gagal dan Maradona mampu membawa timnya memenangkan pertandingan dengan skor 3-1,

dan membuka jalan bagi tim Tango memenangi final Piala Dunia melawan Jerman Barat. Sejak pertemuan itu, Argentina dan Korsel hanya sekali bertanding. Keduanya akan kembali bertemu Kamis nanti setelah Argentina mengalahkan Nigeria

Keraguan Veron Maradona hanya memiliki satu keraguan, yaitu kondisi bek Juan Sebastian Veron yang mengalami cedera otot betis kanan saat melawan Nigeria dan hingga Selasa belum mengikuti latihan. Meski diperkirakan akan tetap memasang Veron, Maradona masih akan menunggu hingga menit terakhir untuk melihat kondisinya. Seperti halnya Maradona, Veron juga sangat bersemangat untuk membungkam Korsel. Ia juga pernah mengalami perlakuan kasar dari pemain klub asal Korsel, Pohang Steelers saat membela klubnya Estudiantes di Abu Dhabi Desember lalu. Saat itu tiga pemain Steelers dikeluarkan dari lapangan.

Di lain pihak Korsel yang harus meningkatkan permainannya untuk melawan Argentina, tidak menghadapi masalah cidera pemain. Huh juga akan memasukkan kembali penyerang Lee Dongguk yang sudah pulih dari cedera paha. Sebelumnya Huh mengindikasikan bahwa ia akan menggunakan formasi 4-5-1 yang lebih konservatif saat melawan Argentina dengan Lee sebagai ujung tombak dan pemain depan Park Chu-young di tengah. Jung Song-ryong sepertinya tetap di posisi kiper setelah sebelumnya Huh memutuskan untuk menyingkirkan Lee Woon-jae pada laga melawan Yunani. Jung memiliki kemampuan namun jarang diuji coba. Ia dipastikan akan menjadi kiper paling sibuk Kamis nanti. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Kamis 17 Juni 2010

Di Lokasi Gempa Mamuju

Habis Gempa, Muncul Api MAMUJU - Semburan api disertai gas muncul di Dusun Lambara, Desa Kasano, Kabupaten Mamuju Utara, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) pascagempa. Dilaporkan semburan api disertai gas bermunculan dari dalam tanah pada empat titik di lokasi gempa di Dusun Lambara. Semburan api tersebut muncul dari bawah tanah yang retak setelah gempa berkekuatan 5,3 skala richter yang mengguncang Kabupaten Mamuju Utara yang terjadi sekitar pukul 08.52 WITA. Gempa di Mamuju Utara berpusat pada 1,44 Lintang Selatan dan 119,25 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer di perairan Sulawesi, berlokasi sekitar 91 km di bagian barat daya Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah, namun gempa tersebut tidak berpotensi terjadinya tsunami. “Api muncul dari bawah tanah yang mengalami patahan, patahan tersebut sepanjang 500 meter membelah jalan di lokasi gempa,” kata Kabag Humas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Utara, Saidiman Marto yang meninjau lokasi gempa. Menurut dia, tinggi semburan api yang disertai gas dari dalam tanah itu tampak mengerikan karena tingginya mencapai tiga meter. “Semburan api itu muncul saat salah seorang warga yang melihat ada percikan api itu melemparkan sebuah korek ke tempat percikan api yang mengakibatkan percikan api tersebut menyala dan menimbulkan gas yang kemudian tidak bisa dikendalikan,” katanya. Ia mengatakan pemkab setempat telah mendatangkan

sejumlah mobil pemadam kebakaran di lokasi gempa untuk memadamkan percikan api itu, namun pemadam kesulitan memadamkan api tersebut karena tidak bisa menjangkau titik api yang berada dalam hutan. “Berun-

tung, titik api agak jauh dari lokasi rumah warga yang rusak berat ataupun yang rusak ringan serta jauh dari tempat pengungsian warga yang menjadi korban gempa sehingga semburan api tersebut tidak terlalu mem-

bahayakan,” katanya. Ia mengatakan sejumlah warga kehilangan sekitar 80 unit tempat tinggal akibat rusak parah serta sekitar 53 rumah lainnya rusak ringan. Belum diketahui adanya korban tewas dalam musibah ini. (ant)

8

Warga Biak Berhamburan BIAK - Sebagian besar masyarakat Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, berhamburan keluar rumah menyusul terjadinya guncangan

gempa bumi tektonik berkekuatan 7,1 Skala Richter, Rabu siang sekitar pukul 12.16 WIT. Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Biak Bambang

Hermanto mengakui, kondisi laut Biak masih aman pasca terjadinya gempa bumi tektonik Rabu siang jam 12.06 WIT dengan kekuatan 7,1 SR. (ant)


Edisi 17 Juni 2010 | Suluh Indonesia