Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 10 tahun IV Jumat, 15 Januari 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Sektor Jasa Terhambat

Utang Gerakkan Ekonomi

Sektor Energi Masih Menarik

MENTERI Perdagangan, Mari Elka Pangestu, mengatakan pertumbuhan sektor jasa di Indonesia masih terhambat pengadaan sarana infrastruktur. “Sektor Jasa seharusnya mulai masuk dalam persaingan...hal. 1

LEMBAGA kajian ekonomi Econit menyatakan, pertumbuhan ekonomi pada 2010 selain digerakkan konsumsi masyarakat sebagai faktor yang dominan, juga akan didorong oleh utang dan hot money...hal. 2

SEKTOR energi masih menarik untuk investasi dapat dilihat dari pergerakan saham yang terus membaik. “Perkembangan positif sektor energi dapat dilihat konsumsi energi dunia yang naik sampai 44 persen dalam...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Anggodo Ditahan

Suluh Indonesia/sep

SAKSI - Mantan Wapres Jusuf Kalla memberikan keterangan terkait dengan kasus Bank Century pada rapat Pansus Angket Bank Century di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin.

JAKARTA - KPK menahan Anggodo Widjojo. Hal ini dilakukan tim penyidik, usai memeriksanya selama tujuh jam yang disusul dengan penetapannya sebagai tersangka dengan sangkaan berlapis. Tanpa basa-basi, aparat institusi pemberantasan korupsi itu langsung menggiring Anggodo untuk menjalani masa penahananya di LP Cipinang. Sebelum ditahan, Anggodo menjalani pemeriksaan mulai pukul 12.40 WIB. Pemeriksaan ini adalah kelanjutan dari pemeriksaan sebelumnya. Begitu keluar dari ruang pemeriksaan pukul 18.45 WIB, ia langsung digiring memasuki mobil tahanan yang sudah disiapkan KPK sejak pukul 17.30 WIB itu. Penahanan ini sempat diprotes penasihat hukum Anggodo, Bonaran Situmeang. Bahkan, saat keluar dari lift, pengacara ini sempat menghalangi upaya petugas menggiring kleinnya ke mobil tahanan. Tetapi empat penyidik KPK itu tidak mengindahkannya. Mereka tetap menjalan perintah pimpinan untuk menahan Ang-

godo yang sudah dijaga ketat empat anggota Satuan Brimob itu ke mobil tahanan. Menurut Karo Humas KPK Johan Budi SP, penetapan Anggodo sebagai tersangka sudah memenuhi dua syarat. Syarat pertama, adanya laporan dari masyarakat mengenai tindak pidana tersebut. Sedangkan syarat kedua, adanya bahan pelimpahan kasus dari Mabes Polri. Selain itu, bukti-bukti keterlibatannya sudah ada ditangan penyidik. Anggodo dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 15 dan pasal 21 UU Nomor 31/1999 jo UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Korupsi serta pasal 53 KUHP. Pasal 15 mengenai percobaan melakukan mufakat jahat dan Pasal 21 soal percobaan untuk menghalangi proses hukum yang dilakukan KPK dalam suatu kasus. Pemufakatan jahat yang disangkakan ke Anggodo yakni dengan merekayasa kasus penyalahgunaan wewenang dan pemerasan untuk menjerat dua Wakil Ketua KPK yaitu Bibit dan Chandra. (nas)

Sri Mulyani Merasa Ditipu JAKARTA - Mantan Wapres Jusuf Kalla mengungkap tentang pertemuan empat mata antara dia dengan Sri Mulyani di rumah dinasnya pada 30 September 2009 ketika kasus ini sudah ramai ke permukaan. Dalam pertemuan itu, Kalla mengatakan Sri Mulyani mengakui kepadanya bahwa dia merasa tertipu dengan laporan BI dalam pengucuran bailout itu. ‘’Bu Ani melaporkan bahwa dia memutuskan berdasarkan data BI Rp 632 miliar. Tapi, kemudian membengkak sepuluh kali lipat dan dia merasa tertipu dengan angka itu,” kata Kalla menjawab anggota Pansus asal Fraksi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait. Saat itu, Kalla mengatakan tak bisa berbicara lebih jauh lagi. Sebab, eksekusi atas bail-

out sudah terjadi. “Saya bilang, nasi sudah menjadi bubur. Ya sudah dipertanggungjawabkan saja. Tapi dia merasa data itu tidak benar,” imbuhnya. Kepada pansus Kalla juga menyampaikan pendapatnya bahwa uang yang digunakan untuk mem-bailout Bank Cetury adalah uang negara. Penegasan Kalla itu menjawab pertanyaan Maruarar yang tidak puas atas jawaban Boediono yang mengatakan tidak dalam posisi menjawab apakah uang bailout itu uang negara negara atau bukan. Dalam pandangan Kalla, bailout yang diambil dari LPS adalah uang negara karena sesuai UU LPS menyatakan bahwa LPS bertanggungjawab kepada Presiden. Kemudian, modal awal LPS berasal dari APBN

dan uang yang dikelola LPS juga diperiksa oleh BPK sebagai auditor negara. Mendengar keterangan yang berbeda antara Boediono, Sri Mulyani dan Jusuf Kalla, maka Maruarar meminta pimpinan pansus untuk mempertemukan dan mengkonfrontasi keterangan ketiganya dalam satu ruangan. Dengan demikian, pansus dapat merekontruksi kronologi sebenarnya keterangan yang ada. Anggota pansus Andi Rahmat menyimpulkan dengan di fait accomplinya Jusuf Kalla, menunjukkan Sri Mulyani dan Boediono sengaja menghindari keterlibatan Jusuf Kalla dalam mengambil keputusan bailout. Padahal, saat itu Jusuf Kalla sebagai Presiden ad interim. (har/son)

Ruhut Berulah Lagi JAKARTA - Anggota Pansus Hak Angket Kasus Bank Century dari Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul kembali berulah. Ruhut diprotes anggota dan pimpinan pansus yang merasa tersinggung karena menyebut mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan sebutan Daeng. Ucapan tersebut dinilai sebagai rasis. Panggilan Daeng ke JK diucapkan Ruhut saat mempertanyakan tindakan JK yang memerintahkan Kapolri menangkap pemilik Bank Century Robert Tantular. “Bapak daeng JK yang saya hormati. Kenapa bapak mengintervensi Polri? Gara-gara perintah bapak si Robert hukumannya hampir sama dengan maling ayam,” kata Ruhut dalam rapat pansus di Gedung MPR/ DPR Jakarta, kemarin. Ruhut menilai tindakan JK itu sebagai bentuk intervensi atas lembaga Polri. ‘’Karena Daeng JK, pansus menjadi rusak, tak ada perbedaan antara maling ayam dengan koruptor triliunan,” kata Ruhut. Tercatat, kata Daeng hampir lima kali diucapkan Ruhut yang juga sempat melontarkan den-

gan menyebut-neybut bahwa dirinya sebagai mantan anggota Partai Golkar. Kata-kata Ruhut itu mengundang interupsi anggota fraksi lain di pansus. ‘’Mohon maaf pimpinan, kita bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku. Saya keberatan dengan sebutan Daeng itu,” kata anggota pansus dari Fraksi Partai Hanura, Akbar Faisal. Anggota pansus dari Fraksi PKS Andi Rahmat menimpali dengan meminta Ruhut tidak mengaitkan suku di dalam pansus. ‘’Saya setuju dengan Akbar. Saya orang Sulawesi Selatan. Saya tersinggung dengan pernyataan Ruhut,” kata Andi. Wakil Ketua Pansus Mahfud Shiddiq selaku pimpinan rapat juga mengajukan nada protes. ‘’Saya minta Bung Ruhut, tidak menggunakan kata-kata berbau rasis, suku atau kedaerahan di dalam rapat pansus ini. Bung Ruhut dalam forum ini pernah menyampaikan pentignya kita menjaga etika politik, karena itu saya minta tolong Anda tunjukkan itu kepada kami,” sindir Mahfudz. (son)

SBY Prihatinkan Etika Anggota Pansus JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan keprihatinannya terhadap etika dan perilaku anggota panitia khusus (pansus) hak angket Bank Century. ‘’Hal lain yang disampaikan Presiden adalah mengenai etika dan akhlak di dalam Pansus. Beliau prihatin sekali terhadap perkembangan dan perilaku beberapa anggota Pansus yang kurang etis bertanya dan sebagainya,’’ kata Menkominfo Tifatul Sembiring mengutip ucapan Presiden Yudhoyono di sela-sela rapat kabinet paripurna yang dihadiri oleh seluruh menteri Kabinet Indonesia Bersatu Kedua di Kantor Kepresidenan Jakarta, kemarin. Menurut Tifatul, Presiden menyampaikan keprihatinan itu secara spontan setelah melihat tayangan televisi yang menyiarkan langsung suasana pemeriksaan saksi oleh Pansus. Bukan dari laporan Wapres atau pun Menkeu yang telah dimintai keterangan. ‘’Bukan, bukan karena itu. Kan semua orang menonton televisi, saya juga menonton,” ujarnya. Tifatul mengingatkan orang-orang yang dipanggil Pansus untuk dimintai keterangan bukan tersangka. Namun, Pansus seolah-olah bertanya kepada orang yang sudah menjadi terdakwa. ‘’Di

pengadilan pun ketika seseorang ditanya kan ada tata kramanya. Kalau bertanya orang itu diselesaikan dulu menjawabnya. Ini kan seolah-olah ada seseorang yang seolah-olah sudah menjadi terdakwa dengan 20 hakim lebih. Baru dijawab sudah dicecar lagi, padahal belum selesai,” kata Tifatul. Menkominfo menjelaskan, Presiden Yudhoyono khawatir perilaku Pansus itu nantinya akan menjadi presiden dan nilai tersendiri dalam masyarakat. Padahal, lanjut dia, dalam tata tertib dinyatakan bahwa kerja Pansus harus tertutup dan harus memenuhi tata tertib yang sudah disepakati sebelumnya. ‘’Kalau seperti ini kan kaya ‘reality show’. Hal-hal yang substantif jangan dilupakan. Jadi ini sudah lebih banyak digunakan sebagai panggung politik. Padahal pertanyaan sudah mutar-mutar di situ saja. Ya keprihatinan Presiden saja tadi disampaikan,” ujarnya. Ia menafsirkan keprihatinan Presiden itu bukan hanya ditujukan kepada anggota Fraksi Demokrat, tetapi kepada anggota seluruh fraksi. ‘’Ya kan seluruhnya kena. Seluruh fraksi kena kalau dibilang keprihatinan begitu. Tentu saja semuanya harus membenahi fraksinya masing-masing,” katanya. (har)

Jangan Salah Artikan Program 100 Hari PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono meminta semua pihak tidak salah dalam mengartikan program 100 hari kerja pemerintah dengan menggunakan sebagai tolak ukur untuk menilai kinerja pemerintah. Menurut Presiden Yudhoyono, kalau melihat komentar sebagaian masyarakat, harus bisa dijelaskan dengan gamblang ke publik bahwa tidak tepat mengukur kinerja pemerintah lima tahun dari 100 hari,

apalagi mendengar beberapa statemen bahwa pemerintah dinilai gagal karena 100 hari belum bisa mensejahterakan rakyatnya. Kepala Negara mengatakan penilaian dalam 100 hari pemer-

intah dapat langsung mensejahterakan rakyatnya merupakan hal yang tidak tepat. Presiden Yudhoyono mengatakan tidak pernah ada pernyataan atau janji, baik dari dirinya, Boediono maupun anggota kabinet lainnya bahwa dalam 100 hari pertama kerja pemerintah, kesejahteraan masyarakat akan langsung tercapai. ‘’Program 100 hari pertama sebagai landasan untuk bekerja lebih baik lagi dalam lima tahun mendatang,” kata

Presiden. Terkait perkembangan pencapaian program 100 hari, Presiden mengatakan, terus melakukan evaluasi kerja. Dengan evaluasi yang dilakukan ini, diharapkan akan diketahui mana target yang telah dicapai dan mana target yang belum dicapai lengkap dengan uraian masalah yang dihadapi sehingga bisa diselesaikan pada akhir masa 100 hari pertama kerja kabinet. ‘’Saya banyak tandatangani perpres, kepres terkait

program 100 hari, tadi saya lihat langsung satuan reaksi cepat penanggulangan bencana yang termasuk program 100 hari. Saya yakin saudara juga lakukan hal demikian, sejauh mana evaluasinya, kalau belum klop silahkan sampaikan, silahkan sampaikan secara terbuka sehingga mudah koreksinya,” kata Kepala Negara. Rapat kabinet berlangsung mulai pukul 13.45 WIB dihadiri oleh seluruh anggota Kabinet Indonesia Bersatu II. (har)


K ta

Suluh Indonesia, Jumat 15 Januari 2010

2

Orang Dekat Mantan Mendagri

Dituntut 10 Tahun

Suluh Indonesia/ade

SIDANG TUNTUTAN - Terdakwa kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran Hengky Samuel Daud dituntut 10 tahun penjara, denda 200 juta subsider 6 bulan dan membayar uang penganti sebesar 82 miliar oleh Jaksa Penuntut Umum dalam sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Khusus Tipikor, Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin. Hengky sebagai Direktur Utama PT Istana Saranaraya atau PT Satal Nusantara telah melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi yang merugikan negara setidaknya sebesar Rp 97,03 miliar.

Pimpinan KPK

Tak Terlibat Markus JAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Moh Mahfud MD mengatakan, kasus dugaan mafia hukum yang dilakukan oleh pihak yang mengaku berasal dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukanlah pada jajaran pimpinan. “Tidak ada pimpinan yang terlibat,” kata Mahfud setelah acara pelantikan Wakil Ketua MK Achmad Sodiki di Gedung MK di Jakarta, kemarin. Mahfud tidak ingin menjelaskan lebih lanjut mengenai kasus dugaan mafia hukum itu ketika didesak wartawan. Ketua MK menuturkan, kasus tersebut diperkirakan terjadi pada periode April hingga Oktober 2009. Mahfud mengatakan, segala bukti berkaitan dengan kasus dugaan mafia hukum di KPK tersebut telah diserahkan kepada Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum. Sementara itu, Wakil Ketua

KPK Bibit Samad Rianto menegaskan bahwa tidak ada jajarannya yang terlibat dalam kasus mafia hukum. Bibit juga meyakini, berbagai kabar tersebut merupakan cerita lama yang hingga kini masih belum terbukti kebenarannya. Sebelumnya, Ketua Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Kuntoro Mangkusubroto mengemukakan, terdapat sebuah “kasus yang menarik” yang merupakan informasi dari Ketua MK. “Ada sebuah kasus yang menarik untuk kita tindaklanjuti,” kata Kuntoro setelah beraudiensi dengan para hakim konstitusi di Gedung MK di Jakarta, Rabu (13/1). Sementara itu, Sekretaris Satgas Denny Indrayana menuturkan, ada sejumlah hal yang berdasarkan strategi komunikasi tidak harus disampaikan semuanya kepada pihak media. (ant)

JAKARTA - Orang dekat mantan Mendagri Hari Sabarno, Hengky Samuel Daud dituntut hukuman 10 tahun penjara. Terdakwa yang merupakan Direktur PT Istana Sarana Raya (ISR) dan PT Satal Nusantara (Sanus) itu, dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) yan merugikan negara Rp 97,02 miliar. Tuntutan tersebut disampaikan JPU Rudi Margono dalam sidang perkara tersebut yang berlangsung di Pengadilan Tipikor, Jakarta, kamis (14/1) kemarin. Di hadapan hakim yang diketuai Tjokorda Rai Suamba ini, penuntut umum meminta terdakwa Hengky membayar denda Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan. Selain itu, rekanan Depdagri dalam proyek tersebut diwajibakan pula mengembalikan uang korupsi Rp 82,64 miliar. Uang itu merupakan nilai total korupsinya senilai Rp 97,026 miliar yang dikurangi 14,37 miliar dan 20 unit damkar jenis ME-5 dan 9 unit V80 ASM, nilainya setara dengan Rp 82,64 miliar. “Jika tidak dipenuhi, terdakwa wajib menggantinya dengan pidana badan sela tiga tahun,” imbuh Rudi Margono.

Dalam pertimbangan tuntutannya, JPU menyebutkan terdakwa Hengky Samuel Daud melakukan perbuatan korupsi secara bersama-sama dan berlanjut. Hal ini dilakukannya dengan meminta petinggi Depdagri saat itu yakni Mendagri Hari Sabarno dan Dirjen Otda Oentarto Sindung Mawardi untuk mengeluarkan radiogram. Surat itu berisi penunjukan langsung perusahaan Hengky dalam pengadaan mobil damkar. Pejabat Dephut Sementara dalam sidang terpisah, pejabat Dephub Tansean Parlindungan Malau dituntut hukuman empat tahun penjara dan denda Rp 200 juta. Terdakwa dinilai menerima suap dalam proyek pengadaan kapal patroli cepat Ditjen Perhubungan Laut (Hubla) pada 2008. Tuntutan ini disampaikan JPU Agus Salim. Sedangkan terdakwa lainnya yang diadili dalam satu berkas itu yakni Djoni Alwir Algamar dituntut lima tahun penjara dengan nilai denda yang sama. Selain itu, baik terdakwa Tansean dan Djoni juga dituntut untuk wajib membayar ganti rugi keuangan negara masingmasing Rp 2,5 juta dan Rp 155 juta. (nas)

Tiap Tahun Busway Rugi Rp 30 M

JAKARTA - Institut Studi Transportasi (Instran) menghitung pemborosan yang dilakukan moda transportasi “busway” Transjakarta sebesar

Rp30 miliar per tahun. “Menguapnya uang puluhan miliar itu terutama disebabkan minimnya jumlah stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBBG) sebagai

bahan bakar busway yang saat ini baru ada tiga,” kata staf ahli Instran, Izzul Waro, dalam diskusi berjudul Enam Tahun Busway Transjakarta Berjalan Mundur di Jakarta, kemarin. Minimnya jumlah SPBBG disebut Izzul membuat armada bus Transjakarta yang hendak mengisi bahan bakarnya harus menempuh waktu yang cukup lama dan membuang sia-sia bahan bakar yang ada. Saat ini, baru tiga SPBBG yang menjadi tempat mengisi bahan bakar bagi armada Transjakarta, yakni di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Pemuda, dan Rawa Buaya, untuk ratusan armada busway yang melayani delapan koridor. Akibatnya, waktu mengisi bahan bakar yang lama juga berdampak kepada semakin lambatnya waktu kedatangan (headway) bus. Setelah enam tahun dioperasikan, Instran menggaris-

bawahi beberapa hal yang masih harus dibenahi BLU Transjakarta, yakni jarak waktu kedatangan antarbus (headway), kepadatan penumpang, infrastruktur, kemacetan, serta tingkat kejahatan yang masih terjadi di dalam bus. Selain itu, Izzul menyebut inefisiensi juga terjadi dalam jumlah petugas halte yang seharusnya bisa dikurangi jika BLU Transjakarta menerapkan sistem tiket elektronik. “Sehingga petugas tidak lagi perlu banyak di setiap halte, cukup dua petugas saja sehingga efisiensi anggaran untuk menggaji petugas bisa dilakukan,” katanya. Sistem tiket elektronik selain untuk menekan anggaran juga dibutuhkan untuk mengontrol pemasukan busway setiap hari. “Soalnya saat ini tidak ada yang mengetahui angka pasti pemasukan busway setiap hari,” katanya. Tiket elektronik juga, kata Iz-

zul, akan lebih murah daripada tiket kertas manual yang saat ini masih diterapkan di beberapa koridor. “Dengan sistem tiket elektronik Pemprov tidak perlu lagi mencetak tiket masuk yang memakan banyak uang,” katanya. Tiket elektronik saat ini dilakukan di koridor I, II dan III, sementara tiket manual masih diterapkan di koridor IV-VIII. Instran juga menyoroti mengenai wacana kenaikan tarif busway yang disebabkan oleh “kemenangan” konsorsium operator Transjakarta di Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) dan menekankan bahwa tarif belum pantas untuk dinaikkan mengingat pelayanan yang diberikan busway belum maksimal. “Kenaikan tarif harus sesuai dengan pelayanan yang optimal, sehingga masyarakat pengguna dapat memaklumi kebijakan tersebut,” kata Direktur Eksekutir Instran Darmaningtyas. (ant)

Antisipasi FTA

DKI Revisi Perda JAKARTA - Pemprov DKI akan merevisi peraturan daerah yang dinilai dapat mengurangi daya saing produsen dan pedagang dalam negeri dalam mengantisipasi dampak ChinaASEAN Free Trade Agreement (CAFTA) yang telah dimulai awal Januari. “Saya sudah meminta agar aturan-aturan supaya bisa dibuat untuk tidak menyulitkan produsen dalam negeri agar bisa bersaing dengan produk China,” kata Gubernur DKI Fauzi Bowo seusai menghadiri Peringatan Ulang Tahun PD Pasar Jaya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, kemarin. Hal tersebut penting karena serbuan produk China yang relatif lebih murah dikhawatirkan akan membuat produk lokal kurang diminati sehingga “mematikan” pedagang lokal. Dengan merevisi aturan yang

mendukung pedagang domestik seperti memangkas retribusi, diharapkan para pedagang masih dapat bersaing dalam mendapatkan ceruk pasar. Direktur Utama PD Pasar Jaya, Djangga Lubis mengatakan pihaknya sedang mengkaji peraturan-peraturan yang bisa direvisi dalam semangat mempermudah pedagang dan produsen lokal. Salah satunya adalah biaya sewa kios pasar yang akan diusahakan untuk dapat dicicil sehingga dapat lebih memudahkan bagi pedagang. “Nantinya dicicil tiga bulan, enam bulan atau bahkan kalau bisa harian, ya harian,” katanya. Hingga saat ini, Djangga mengatakan belum terlihat dampak jelas dari diberlakukannya CAFTA. (ant)

Bayi Korban Penculikan Ditemukan JAKARTA - Bayi yang diculik dari pasangan Murtanti (33) dan Edi Sugianto (43) di Puskesmas Kembangan, Jakarta Barat pada 8 Januari lalu ditemukan dan pelakunya sudah ditahan polisi. Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Abdul Khamil Razak mengatakan penangkapan dilakukan atas laporan dari bidan Khulyatun dan Sri Lestari yang bekerja di Puskesmas Kembangan. “Tersangka merupakan tenaga honorer di puskesmas dan mengaku menculik bayi itu karena sudah tiga tahun menikah tapi tidak memiliki anak,” kata Khamil dalam jumpa pers di Balaikota Jakarta, kemarin. Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, polisi akhirnya memastikan bahwa tenaga honorer puskesmas bernama Suryani Indah Sari yang meru-

pakan warga Tangerang itu adalah yang menculik bayi yang waktu itu baru 14 jam dilahirkan. Suryani sehari-harinya adalah orang dalam Puskesmas Kembangan yang bertugas sebagai perawat. Atas perbuatannya itu, tersangka Suryani terancam sanksi pidana hukuman berupa kurungan penjara maksimal 15 tahun penjara, sesuai dengan UU No.23/2003 tentang perlindungan anak. Sebelumnya, tersangka mengajukan cuti melahirkan sejak tanggal 22 Desember 2009 hingga 1 Maret 2010 padahal dirinya tidak hamil. Pada Jumat, 8 Januari sekitar pukul 18.00 WIB Suryani mendatangi puskesmas Kembangan dengan membawa kain gendongan bayi diisi bantal dan guling untuk mengelabui orang yang melihatnya. Tersangka kemudian men-

datangi ruangan pasangan orangtua yang malang itu dan meminta bayinya dengan alasan akan dilakukan imunisasi dan diambil darahnya. Sang ibu yang masih kelelahan setelah melahirkan tidak terlalu memperhatikan apakah Suryani yang mengaku dirinya perawat itu berbohong atau tidak, sehingga Suryani yang telah hafal bangunan rumah sakit itu dapat dengan leluasa membawa bayi laki-laki itu. Tersangka langsung membawa bayi itu ke rumahnya di Cipondoh, Tangerang dan mengakuinya sebagai bayinya sendiri. Tindak kejahatan penculikan itu terungkap setelah kedua bidan yang bekerja bersama tersangka menjenguk dan curiga karena bayi Suryani mirip dengan bayi yang hilang dari puskesmas. (ant)

Ditemui Rachel, Ayin Ngumpet, Stres, Menangis NARAPIDANA kasus suap Artalyta Suryani (Ayin) enggan bertemu dengan siapapun ketika sejumlah anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra melakukan peninjauan ke rumah tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis sore. Ayin sembunyi di salah satu ruang administrasi dan keamanan Rutan Pondok Bambu dan dia tidak bersedia keluar ruangan itu walaupun petugas Rutan berulangkali memintanya keluar. Menurut Rachel Maryam, anggota Fraksi Partai Gerindra yang berhasil menemui Ayin, Ayin terus menangis, stres dan tengah tertekan kondisi psikologisnya sehingga dia tidak bersedia menemui siapapun. “Dengan alasan itu maka kami saja

yang akhirnya menemuinya di ruangan tersebut,” ujar Rachel. Dalam perbincangan singkat di ruangan yang cukup sempit itu, Rachel mengungkapkan bahwa Ayin merasa diperalat dan kemudian kembali menjadi komoditas pemberitaan media. Menurut Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta Asjudin Rana, pihaknya telah melakukan pembenahan ruang tahanan untuk Ayin dan sejumlah narapidana lain-

Rachel Maryam

nya. “Semua sudah dibenahi dan yang bersangkutan sudah menempati ruangan yang semestinya yakni di salah satu sel di Blok E No 17. Di ruangan itu, Ayin ditahan bersama narapidana wanita lainnya, Ismiyati. Ditanya mengapa Ayin bisa

bersembunyi di salah satu ruangan kantor Rutan itu, Asjudin menjelaskan bahwa sebelumnya Ayin menerima tamu dan ia berkeras bersembunyi disana setelah mengetahui ada rombongan anggota DPR bersama sejumlah wartawan meninjau Rutan itu. Ketika ditanya mengapa pejabat setingkat dirinya tidak bisa meminta Ayin keluar dari persembunyiannya dan narapidana itu tetap diperkenankan berada di ruangan kantor Rutan, dan bukan di selnya, sementara jam besuk telah berakhir, Asjudin enggan banyak berkomentar lebih jauh. “Silakan saja anda lihat sendiri fakta-faktanya. Saya tidak mau berkomentar dan saya juga tidak punya kepentingan apapun disini,” katanya. Sebelumnya Ayin yang di-

tahan di Rutan Pondok Bambu, Jaktim, diketahui mendapat perlakuan khusus berupa fasilitas mewah seperti AC, televisi, tempat tidur yang nyaman, seperangkat alat rias hingga peralatan fitnes di ruangan selnya. Selain Ayin, juga terdapat sejumlah narapidana wanita lainnya yang mendapat ruangan khusus dengan sejumlah fasilitas istimewa, yakni Aling (kasus narkoba), Darmawati Dareho (kasus korupsi), Ines Wulandari (kasus korupsi) dan Eri (kasus korupsi). Sementara itu di blok-blok penjara ditempat yang sama, ribuan narapidana wanita dan anak-anak harus berhimpithimpitan di ruang tahanan masing-masing. (ant)

Korupsi DPRD DKI

Masuk Program 100 Hari Kabinet JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan penanganan kasus dugaan korupsi di DPRD DKI Jakarta senilai Rp27,5 miliar masuk dalam program 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II yang harus diselesaikan. “Selain kasus Bank Century, kasus DPRD DKI Jakarta masuk dalam program 100 hari,” kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Marwan Effendy, kepada ANTARA, di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, Kejagung sudah menetapkan tiga tersangka dalam kasus tersebut, yakni, Sekretaris DPRD DKI Jakarta, Sarwo Edi, serta Aries Halawani mantan Kasubbag Pelayanan Pengaduan Masyarakat, yang kini Kasubbag Publikasi Dokumentasi dan Perpustakaan pada Sekretariat DPRD DKI Jakarta, dan Abdul Haris Mugni, Dirut PT Murjani Artha Konsultan. Untuk tersangka Aries Halawani dan Abdul Haris Mugni saat ini sudah dilanjutkan ke bagian penuntutan pada Jampidsus untuk selanjutnya dilimpahkan ke pengadilan. Kejagung juga memeriksa tiga anggota DPRD DKI Jakarta sebagai saksi untuk tersangka Sarwo Eddi, yakni, Inggard Joshua (anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta), Priya Ramadhani (Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta), dan M Firmansyah (anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta). Selain ketiga anggota dewan itu yang diperiksa,

Marwan Effendy

penyidik juga memeriksa tiga saksi lainnya, yakni, Budi Rahman (kasubbag setwan), Jatmiko (anggota pengadaan barang daerah DPRD DKI Jakarta), dan Nurifa ((anggota pengadaan barang daerah DPRD DKI Jakarta). Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jampidsus, Arminsyah, menyatakan, kasus dugaan korupsi tersebut terjadi di Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD DKI Jakarta dalam penggunaan anggaran tahun 2008. Dikatakannya, penyalahgunaan terjadi pada anggaran pembuatan modul yang ternyata modulnya tidak benar. “Penyalahgunaan anggaran buat modul, ternyata pengerjaan proyeknya ‘abalabal’,” katanya. Dia mengatakan, seharusnya proyek tersebut dilaksanakan oleh pelaksana atau perusahaan yang telah ditunjuk. “Namun proyek itu dikerjakan oleh sekelompok orang, jadi proyeknya ‘abalabal’,” katanya. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Jumat 15 Januari 2010

3

Perkembangan Politik Nasional

Sangat Berbahaya

Suluh Indonesia/sep

DISKUSI - Mantan narapidana Anton Medan berbicara dengan Anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan dalam sebuah diskusi dengan tema Mafia Peradilan di Rutan/Lapas di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin.

Konflik PKB Rusak Warga JAKARTA - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Bagja mengatakan, konflik internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam beberapa tahun terakhir merusak keutuhan warga NU, atau nahdliyin, yang merupakan basis massa partai itu. ‘’Konflik PKB telah merusak ukhuwah warga NU. Ada dampak sangat besar yang dirasakan beberapa tahun terakhir,” katanya di Jakarta, kemarin. Oleh karena itu, kata dia, PBNU akan membawa persoalan PKB ke dalam Muktamar ke-32 NU di Makassar pada 22-27 Maret. Melalui forum tertinggi di NU tersebut, kata kandidat ketua umum PBNU itu, akan diputuskan sikap NU terhadap PKB.

Menurut dia, ada dua opsi yang bisa diambil NU terkait PKB, yaitu membenahi dan membesarkan kembali partai itu serta mengembalikan fungsinya sebagai sayap politik atau memutuskan hubungan sama sekali. Bagdja berharap opsi pertama yang diambil. Namun, jika memang PKB dinilai tidak bisa dibenahi, maka demi keutuhan warga NU tentu diperlukan satu sikap tegas. “PBNU harus secara tegas mengambil kebijakan untuk mencegah pengaruh konflik PKB yang bisa merusak keutuhan NU,” katanya. Menurut dia, PKB pada awal berdirinya merupakan partai kuat yang disegani karena didukung mayoritas warga NU. Saat itu tokoh NU juga

masih kompak membesarkan PKB sebagai sayap politik NU. Namun, dalam perjalanannya, PKB senantiasa dilanda konflik internal yang berpuncak pada perpecahan yang melahirkan Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU). Pascakemunculan PKNU, PKB pun belum bebas dari konflik, dan belakangan memunculkan kubu Muhaimin Iskandar dan kubu Gus Dur yang ditandai dengan digelarnya muktamar luar biasa oleh masing-masing kubu. ‘’Itu membuat warga NU terbelah,” kata Bagdja. Mantan Sekjen PBNU di era kepemimpinan Gus Dur itu mengaku prihatin terhadap PKB yang dinilainya sudah jauh dari tujuan pendiriannya. (ant)

PD Tak Tersangkut Century BANDA ACEH - Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Hadi Utomo menegaskan, partainya tidak tersangkut dan terkait dengan skandal Bank Century. ‘’Saya tegaskan bahwa tidak ada kaitan Partai Demokrat dengan skandal Bank Century,” ujarnya, usai membuka musyawarah daerah luar biasa (musdalub) Partai Demokrat DPD Provinsi Aceh di Banda Aceh, kemarin. Pihaknya mempercayai dan menyakini panitia khusus (Pansus) DPR akan segera mengungkap pihak yang terkait dalam skandal Bank Century. ‘’Pansus legislatif DPR akan mengungkap siapa sebenarn-

ya yang terkait dengan masalah Bank Century. Jika sudah terungkap maka nantinya pasti diserahkan kepada mekanisme hukum yang berlaku,” tambahnya. Hadi Utomo menilai, skandal Bank Century saat ini mulai terlihat dan terkuak bagaimana sebetulnya kasus aliran dana tersebut terjadi. Ipar SBY itu juga menegaskan pihaknya akan menindak tegas jika ada diantaranya kader partai terkait atau terlibat dalam skandal Bank Century tersebut. ‘’Tindakan itu sudah ada dan diatur dalam partai sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun demikian, kita

semua tidak boleh langsung memvonis bahwa si A atau B yang salah, itu tidak baik karena ada lembaga peradilan yang menanganinya,” kata dia menambahkan. Hadi Utomo menyatakan pihaknya juga menilai ada pihakpihak yang sengaja mengaitkan skandal Bank Century dengan Partai Demokrat dan kader-kadernya. ‘’Kami mengetahui betul jika SBY tidak terkait dengan masalah bank itu. Kami paham bahwa pak SBY itu sosok yang santun dan baik,” katanya. Ia mencontohkan, bagaimana caranya SBY menangani masalah konflik Aceh, sehingga bisa diselesaikan. (ant)

MEDAN - Perkembangan politik di dalam negeri belakangan ini kurang mendidik dan berbahaya, sehingga dapat menyebabkan munculnya kejenuhan dan ketidakpercayaan rakyat terhadap proses penyelenggaran negara. ‘’Perkembangan politik belakangan ini dinilai sangat berbahaya,” kata pengamat politik dari IAIN Sumut Ansari Yamamah di Medan, kemarin. Belakangan ini, kata Ansari, muncul gejala machosisme moral atau kebiasaan merasa bangga jika mampu mempertontonkan kerusa-

kan martabat bangsa sendiri. Padahal, kelompok yang mempertontonkan kerusakan pihak lain itu juga banyak memiliki kesalahan atau diduga terlibat dalam kesalahan lain. Ironisnya, kebiasaan buruk itu justru dipertontonkan elit politik nasional yang secara notebene memiliki kedudukan sosial yang tinggi. Ia mencontohkan pemeriksaan yang dilakukan panitia khusus (Pansus) DPR terhadap Wakil Presiden (Wapres) Boediono terkait pengucuran dana talangan Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun. Sebenarnya, kata dia, pe-

meriksaan yang dilakukan Pansus Bank Century itu cukup baik untuk mencari kebenaran dalam kasus tersebut. Namun elit politik juga harus menyadari bahwa ada etika yang perlu dijaga, termasuk dalam proses memberikan pendidikan moral kepada rakyat. Proses pemeriksaan yang terkesan menelanjangi pemimpin negara yang dipertontonkan Pansus Bank Century itu kurang mendidik. Secara naluri, hampir seluruh rakyat Indonesia memimpikan sosok pemimpin negara yang berwibawa dan dapat dibanggakan. ‘’Kalau sudah

ditelanjangi di depan umum, bagaimana mau berwibawa lagi,” katanya. Idealnya, kata dia, pemeriksaan yang dilakukan seperti interogasi itu tidak perlu dipertontonkan kepada rakyat. Dengan tingkat pendidikan dan kemampuan memahami masalah yang berbeda, akan muncul asumsi rakyat bahwa Wapres bersalah mutlak. ‘’Tanpa mengurangi substansi dan kegigihan anggota Pansus, pemeriksaan itu dapat dilakukan tanpa dipertontonkan,” katanya seraya mengatakan perilaku anggota Pansus itu tidak mendidik. (ant).

RI Harus Lebih Siap Atasi Bencana JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, Indonesia harus lebih siap menanggulangi bencana alam dibandingkan negara lain. ‘’Saya tidak ingin ketika terjadi bencana di negara kita, kontingen negara lain yang maju menanggulanginya,” katanya, pada pengarahan kepada seluruh jajaran Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRC-PB) di Jakarta, kemarin.

Ia mengingatkan, Indonesia adalah negara yang secara geografi rawan terhadap bencana baik tsunami, gempa bumi dan letusan gunung berapi, maupun bencana alam yang diakibatkan pemanasan global karena ulah manusia. Terkait itu, pemerintah selaku penanggungjawab penanggulangan bencana sudah melakukan beberapa langkah antara lain pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan sistem perin-

gatan dini tsunami. ‘’Artinya apa, artinya adalah kita sudah siap dalam menangani bencana alam. Tetapi masih belum cukup. Saya minta kemampuan, kesiapan dan kesiagaan harus terus ditingkatkan untuk dapat menanggulangi bencana secara prima dan baik,” katanya. Diakuinya, pola penanggulangan bencana alam pada masa lalu masih belum berjalan baik, terutama pada jam-jam pertama terjadi bencana alam. ‘’Wajar jika di jam-jam pertama

bencana terjadi kepanikan, namun disitulah kita harus benarbenar siap dan siaga hingga banyak nyawa saudara-saudara kita yang terkena bencana dapat diselamatkan,” tutur Kepala Negara. Karena itu, lanjut Yudhoyono, perlu ada SRC-PB untuk melakukan tanggap darurat terutama pada jam-jam pertama pasca bencana. ‘’Jangan ada lagi, pada jam-jam pertama masih disibukkan dengan koordinasi,’’ pesan presiden. (har)


Megap litan

Suluh Indonesia, Jumat 15 Januari 2010

4

K ilas Kendala Air Bersih DIREKTUR Pemukiman dan Perumahan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) RI, Budi Hidayat mengatakan ketersediaan air bersih menjadi kendala masyarakat disetiap daerah di Indonesia. Kondisi ini dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat untuk berhemat air, sehingga ketersediaan air tawar sebagai sumber air bersih menjadi berkurang. Selain itu, kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan juga masih kurang, hal ini berdampak rusaknya lingkungan sebagai sumber mata air kehidupan. Menurut Budi program Duta Air dan Sanitasi merupakan langkah yang sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hemat air. Dia berharap dengan hadirnya duta air dan sanitasi ini, mereka dapat menularkan ilmu tersebut ke lingkungan sekolah dan rumahnya. Sehingga ketersedian air bersih tidak lagi menjadi kendala di masyarakat. Selain itu pemerintah akan berupaya menciptakan suatu program untuk mengatur stabilitas air dimasyarkat agar tetap ada, dengan mencontoh perintah Singapura yang menjatahkan air bagi masyarakat untuk mempertahankan ketersediaan air. Hal senada juga disampaikan Ketua Forum Komunikasi Pengelolaan Kualitas Air Minum Indonesia (Forkami), Abdullah Mutalib menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaraan untuk menerapkan hemat air. Langkah penghematan yang perlu dilakukan adalah menggunakan air secukupnya dengan tidak membiarkan air mengalir terbuang sia-sia. (ant)

Sejumlah Perumahan di Cikarang Terendam BEKASI - Sejumlah perumahan warga di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir akibat sistem drainase yang tak berfungsi mengaliri air luapan Kali Cilemah Abang, kemarin. Pantauan di lapangan pada pukul 15:00 WIB, di Perumahan Graha Cikarang Baru, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Cikarang Utara, genangan air setinggi 80 sentimeter terjadi di ruas jalan Bumi dan beberapa kampung di wilayah setempat. Bahkan hingga masuk ke beberapa rumah penduduk. Kepala Desa Meker Mukti, Sein Kodir, di Cikarang, mengatakan, sedikitnya 60 Kepala Keluarga (KK) di wilayah setempat menjadi korban banjir hampir setiap tahun pada musim hujan. “Bila intensitas hujan lebih dari dua jam maka dapat dipastikan terjadi banjir sebab drainase tidak berfungsi dengan baik,” katanya. Menurutnya, tingginya debit air di Kali Cilemah Abang menjadi persoalan yang harus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. “Kali Cilemah Abang sudah jarang dilakukan normalisasi, sehingga mengalami pendangkalan. Bila ada debit air di atas rata-rata normal pasti meluap,” ujarnya. Karena itu, pihaknya berharap bantuan Pemerintah setempat untuk membangun tanggul dalam rangka mengantisipasi luapan Kali Cilemah Abang. “Jika tidak tanggulnya tidak segera ditinggikan, maka air luapan Cilemah abang akan mengalir ke perumahan dan perkampungan yang berada di Desa Mekar Mukti tiap tahunnya,” ujar Sein. Sementara itu, Siska (28), warga Perumahan Graha Cikarang Baru blok GH nomor 17, mengatakan, peristiwa banjir disebabkan oleh hujan yang terjadi mulai pukul 12:00 hingga 17:00 WIB. Selain itu, Kali Cilemah Abang juga mengalami peningkatan debit. Banjir juga terjadi di jalan utama perumahan Telaga Murni blok C, Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, dengan genangan air setinggi mata kaki orang dewasa. (ant)

Uji Kepatutan Sekwan

Diwarnai Isu Suap PANDEGLANG - Pelaksanaan uji kepatutan (fit and proper test) calon Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Pandeglang, Banten, yang dilakukan anggota wakil rakyat itu diwarnai isu adanya suap. Ketika dikonfirmasi kemarin, Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kabupaten Pandeglang Encep Munajat mengakui mendapat informasi adanya pertemuan antara salah seorang calon Sekwan dengan beberapa anggota DPRD. “Informasi yang saya terima pertemuan itu untuk membahas upaya mengegolkan salah seorang calon Sekwan dari tiga nama yang diajukan Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi,” katanya. Dari delapan fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Pandeglang, kata dia, hanya dua yang tidak ikut hadir dalam pertemuan tersebut yakni Fraksi PPP dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Berdasarkan informasi yang diterima, juga ada dugaan suap dalam pertemuan tersebut. Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang Roni Bahroni dan Wakil Ketua II Ramjani Soegiri ketika dikonfirmasi secara terpisah menjelaskan, dirinya mengakui adanya pertemuan dengan salah seorang calon Sekwan itu di salah satu rumah makan yang ada di daerah itu. “Kalau pertemuan itu memang ada, tapi isu suap sama sekali tidak benar,” kata Roni dan Ramjani. Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi mengajukan tiga nama sebagai calon Sekwan pada DPRD untuk dilakukan uji kepatutan, mereka yang diusulkan itu yakni Ferry Hasanuddin yang kini menjadi Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika. Kemudian Cecep Juanda (Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan) dan Suwardi (Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Pelindungan Anak dan Keluarga Berencana). Hasil uji kepatutan yang melibatkan seluruh fraksi di DPRD, Ferry Hasanuddin memperoleh nilai tertinggi. (ant)

Suluh Indonesia/ist

TERGENANG BANJIR – Salah satu perumahan yang terdapat di Cikarang Baru, Kabupaten Bekasi yang tergenang banjir akibat drainase yang tak berfungsi mengaliri air luapan Kali Cilemah Abang.

Polrestro Kabupaten Bekasi

Usut Kasus Kekerasan Anak BEKASI - Kepolisian Resor Metropolitan (Polrestro) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengusut dugaan kasus penganiayaan anak di bawah umur oleh ibu tirinya di Cikarang. Kapolrestro Kabupaten Bekasi, Kombes Herry Wibowo kemarin mengatakan, korban bernama Nurdiyanti (16), warga Kampung Sempu, Cikarang Kota, ditemukan warga saat melarikan diri dari ru-

mah akibat tidak tahan oleh siksaan ibu tirinya. “Korban sebelumnya ditemukan warga dalam keadaan pingsan di pinggir Jalan Raya Cibarusah, Senin (11/1), akibat tidak mendapat asupan makanan selama pergi dari rumah. Ia langsung dibawa ke markas Polsek setempat,” katanya. Saat diinterogasi petugas, korban mengaku lari dari rumah karena tidak tahan dengan sik-

Pemkot Tangsel

Tolak Bangun 18 Halte Busway TANGSEL - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, menolak rencana pembangunan 18 halte kendaraan pendukung (feeder) busway jurusan Lebak Bulus, Jakarta Selatan tujuan Serpong dengan alasan akan menambah kemacetan arus lalu lintas. “Kami menolak karena mempersempit ruas jalan sehingga menambah kemacetan,” kata Asisten Daerah II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Pemkot Tangsel, Sudrajat, di Tangerang, kemarin. Menurut dia, pada hari biasa saja arus lalu lintas di wilayah tersebut macet akibat jalan sempit, apalagi dibangun halte tentu tingkat kemacetan bertambah parah. Rencana pembangunan 18

halte itu diantaranya berada di depan kampus Intitut Teknologi Indonesia (ITI) Puspiptek, Serpong, di kantor Wali Kota Tangsel, Pamulang, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Pasar Gintung, Ciputat. Sedangkan kawasan jalan Ciputat Raya dan depan kampus ITI Serpong itu setiap hari terjadi kemacetan, terutama pada jam sibuk kerja. Pembangunan halte busway secara sosial hanya memberikan keuntungan bagi sebagian kecil warga Tangsel, namun akan merugikan bagi pemilik kendaraan karena setiap hari dihadang kemacetan. Bahkan penolakan pembangunan halte itu juga dilakukan sopir ken-

Peningkatan jumlah penderita DBD terlihat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok. Bahkan, beberapa pasien terpaksa dirawat di lorong rumah sakit lantaran kamar yang ada di RSUD Depok tidak mencukupi. “Saya masuk dau hari lalu. Karena kamar sudah penuh maka saya di rawat di lorong,” ungkap Salahudin (31) warga Bojong Sari, Sawangan ditemui di RSUD Depok, kemarin.

Kendati dirawat di lorong, Salahudin mengaku mendapat perawatan yang baik. Dirinya dinyatakan menderita DBD dengan gejala muntahmuntah dan panas tinggi. Sebenarnya, Salahudin keberatan dirawat di lorong. Hanya saja, dia memerlukan perawatan intensif sehingga dirinya menerima saja kendati harus terpaksa dirawat di lorong ruang rumah sakit. Namun, ironisnya, Salahudin tetap

daraan umum yang melintasi areal itu karena akan mengurangi pendapatan mereka. Dia menambahkan, bahwa telah menerima surat nomor 551/2118-DHF/2009 yang merupakan tembusan dari Dinas Perhubungan Provinsi Banten. Dalam surat itu dijelaskan bahwa keinginan pemerintah pusat membangun 18 halte bus penghubung Trans Jakarta di kawasan Tangsel. Memang rencana pembangunan halte itu bertujuan baik karena dapat membawa penumpang dalam jumlah besar tapi karena banyak dampak lain yang perlu dipertimbangkan seperti kemacetan atau penolakan sopir angkutan kota. (ant)

Bekasi Buat

100 Ribu Lobang Biopori BEKASI - Pemkot Bekasi serta warga masyarakat setempat pada 2010 akan membuat sebanyak 100 ribu lobang resapan biopori (LRB) dalam mengurangi genangan air saat hujan deras. “Kita akan kampanyekan kembali pembuatan lobang biopori dan diikuti dengan pembagian sebanyak 200 buah peralatan pembuatan lobang tersebut,” kata kepala Badan Pengedalian Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Dudi Setyabudhi, di Bekasi, kemarin. Dudy menyatakan, di rumahnya telah membuat sebanyak 40 buah lobang resapan biopori sementara dirumah dinas Wali Kota lobang yang dibuat lebih banyak lagi. Idealnya menurut Dudy setiap lima rumah ada alat pembuatan lobang resapan tersebut sementara yang sudah dibagi-bagikan oleh Pemkot sebanyak 300 buah, masing-masing di setiap kelurahan, kecamatan dan dibagi langsung kekelompok masyarakat. “Alat tersebut nantinya bisa digunakan bergantian oleh ibu-ibu tersebut dengan menggunga-

kan bergantian kepada tetangga. LRB bisa dibuat di beberapa titik dipekarangan,” ujarnya. Animo warga untuk membuat lobang tersebut kini mulai mengendur padahal saat pencanangan beberapa waktu lalu masyarakat mengikuti dengan membuat sendiri di rumahnya. Pihaknya belum mendata sudah berapa banyak LRB yang dibuat oleh masyarakat. Indikator makin jarangnya LRB diketahui dari keterangan warga saat diadakan kegiatan-kegiatan lingkungan. LRB selain sebagai resapan juga bisa dimanfaatkan untuk pupuk kompos. Lobang yang diisi daun-daun dan sampah organik itu lama-lama mengalami pembusukan serta jadi tempat hidup biota seperti cacing dan selanjutnya bisa diambil lagi untuk dijadikan penyubur tanaman. Kepala bidang Tata Air, Dinas Bina Marga dan Tata Air, Ir. Yurizal, menyatakan, peran serta masyarakat dalam membuat lobang biopori sangat membantu menghindari permukiman mereka dari banjir. (ant)

Puluhan Pasien Dirawat di Lorong RS DINAS Kesehatan Depok menetapkan status waspada terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD). Pasalnya, pada awal 2010 ini, sudah terjadi peningkatan jumlah penderita DBD yang disebabkan nyamuk aides aegepty ini. Dari data yang dimiliki Dinkes, tercatat jumlah pasien DBD pada bulan Desember 2009 mencapai 35 pasien, sedangkan hingga minggu kedua meningkat hingga diatas 50 pasien.

saan dan cacian ibu tiri terhadap dirinya. Bahkan pelaku tega menyiram kaki kirinya menggunakan air panas hingga pincang. Siksaan oleh ibu tiri yang berinisial NN itu dialaminya hampir setiap hari mulai dari membenturkan kepala korban ke tembok, menyiramkan air panas ke kaki dan memukul bagian tubuh korban. “Hingga kini korban masih menjalani visum di Rumah Sa-

dikenakan biaya administrasi setara dengan perawatan kamar di kelas II. “Pelayanan sih lumayan bagus, saya masuk sejak kemarin, tapi karena kamar penuh jadi di lorong,” bebernya. Puluhan pasien lain seperti Salahudin pun terpaksa harus dirawat di lorong. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Hardiono membenarkan adanya peningkatan pasien penderita. Namun, Hardiono membantah membludaknya jumlah pasien di RSUD karena penuhnya kamar. Fasilitas kamar di RSUD Depok hanya untuk 60 pasien. Alasannya, rumah sakit tersebut masih baru sehingga belum mencukupi kuota pasien

yang meningkat saat ini. “Pasien demam berdarah memang ada peningkatan, apalagi pada musim hujan, trendnya memang meningkat. Sementara itu, untuk stok darah golongan AB di Blood Bank (Bank Darah) Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Depok mengalami kekosongan sejak dua hari lalu. Sedangkan untuk persediaan darah golongan lainnya terhitung aman. Demikian dikatakan pelaksana teknis PMI Cabang Kota Depok, Kartono. “Yang kosong hanya untuk jenis AB saja sejak Rabu (13/1). Mudah-mudahan Sabtu nanti akan ada (darah golongan AB), karena ada kegiatan donor darah di Citayam,” kata Kartono. (rin)

kit (RS) Kramatjati. Hasilnya, akan kami jadikan sebagai bukti untuk menjerat pelaku dengan pasal penganiayaan,” katanya. Polisi masih mengumpulkan sejumlah informasi terkait keberadaan pelaku yang masih berstatus buron melalui informasi warga dan sejumlah keluarga korban. Sementara itu, Sucipto warga Cibarusah yang menemukan Nurdiyanti mengaku menemukan korban

dalam kondisi terkapar di jalan tanpa membawa perbekalan apa pun. “Nur bermaksud berjalan kaki dari rumah ke Bandung untuk bertemu kakeknya,” katanya. Berdasarkan pengakuan Nur, perlakuan ibu tirinya telah terjadi selama tiga tahun. “Kadang dua hari sekali, korban baru dikasih makan. Makan pun kalau belum mencuci piring belum diberikan,” ucapnya. (ant)

Warga Dicekam Rasa Takut

Usai Pembunuhan Tina DEPOK - Warga Kampung Sengon merasa dihantui rasa takut pascatragedi pembunuhan Tina (31) ibu muda yang ditemukan tak bernyawa di rumahnya di Gang Citra RT 004/ 019 No 1F, Pancoranmas, Depok. Warga merasa cemas pelaku yang membunuh Tina dengan sadis akan kembali lagi ke wilayah tersebut. Untuk itu, warga sekitar mengharapkan adanya pengamanan khusus di wilayah mereka dengan alasan keamanan. Ny Iskah (35), tetangga Tina mengaku kerap dibayangi rasa takut pada malam setelah terbunuhnya Tina. Dia merasakan wilayah tempat tinggalnya sudah tidak lagi aman. Dia bercerita, dua bulan lalu di wilayahnya pernah terjadi pencurian motor. “Jujur saya takut. Kami khawatir ada penjahat datang lagi. Daerah ini sudah tidak aman,” aku Ny. Iskah ditemui di rumahnya, Kampung Sengon RT 004 RW 019, Pancoranmas, Depok, kemarin. Pernyataan serupa juga diungkapkan Ny. Imam (32). Dia bercerita ada juga warga yang kehilangan binatang peliharaannya. “Dua bulan lalu juga ada yang kehilangan burung. Saya ingin ada keamanan di sini,” harapnya. Lebih lanjut diungkapkan Ny. Imam suasana di sekitar wilayah tempat tinggalnya juga terasa berbeda. Untuk itu warga sekitar ingin menggelar tahlilan untuk almarhum Tina. “Hawanya seperti dingin yang tidak biasa. Makanya kami ingin ada tahlilan biar suasananya ng-

gak dingin,” ungkapnya. Kasus Tina kini masih ditangani Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Depok. Satreskrim sedang menguji laboratorium beberapa buah senjata tajam yang ada di rumah Tina. Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Ade Rahmat Indal mengatakan, pihaknya tengah memeriksa lima buah senjata tajam yang dikirim ke Laboratorium Kriminal Mabes Polri. Selain itu, pihaknya juga mengirim rambut dan sidik jari korban. “Senjata tajam tersebut diuji karena diduga pelaku menggunakan senjata tersebut untuk menghabisi Tina,” ungkap Kasatreskrim. Dari luka yang ada di tubuh korban, ungkapnya, terdapat luka sayatan di leher korban yang diduga menggunakan senjata tajam jenis pisau. “Luka tersebut mematikan karena sampai memotong kerongkongan korban atau saluran pernafasan. Luka sayatannya ada dua, jadi pelaku dua kali menggorok leher,” beber Ade. Hingga saat ini, pihaknya telah memeriksa 17 orang saksi untuk dimintai ketarangan, termasuk Heri Hermawan, suami korban dan tamu wanita misterius yang terlihat terakhir kali berkunjung ke rumah korban. “Dia (tamu misterius, red) datang di bawah jam 11.00. Kami masih menyelidiki tamu yang datang di atas jam 11.00. Korban tampaknya dibunuh antara pukul 13.00-13.30 WIB,” pungkasnya. (rin)


pini

Suluh Indonesia, Jumat 15 Januari 2010

F OKUS Berpolitik atau Hanya Adu Konflik? OLITIK adalah upaya memadukan berbagai kepentingan yang ada di masyarakat. Karena begitu banyaknya kepentingan yang ada, politik sering identik dengan pertentangan. Tetapi politik juga adalah integrasi. Artinya politik selalu memberikan solusi terhadap berbagai macam kepentingan itu. Integrasi merupakan sintesa dari berbagai dialektika yang ada di masyarakat. Sampai di sini sesungguhnya politik itu sangat mulia. Kita menghargai berbagai perjuangan tokoh-tokoh politik di parlemen. Namun, apa yang kita lihat akhir-akhir ini, prestasi politik kita tidaklah seindah yang kita harapkan. Di parlemen, kualitas personal dari anggota-anggotanya dari hari ke hari kita lihat menurun. Lihat misalnya, ada kata-kata kotor yang dikeluarkan anggota parlemen terhadap anggotanya yang lain. Mereka bukan berdebat mengurusi kasus Bank Century, tetapi saling menjatuhkan dengan mengeluarkan kata-kata kasar. Lebih celaka lagi, kata-kata kasar itu langsung masuk ke telinga masyarakat karena disiarkan langsung oleh televisi. Politik sebagai sebuah upaya mencari solusi konflik sama sekali tidak kelihatan di sana. Bahkan, sebaliknya karena justru politik yang menciptakan konflik. Kita juga menjadi semakin kurang simpati, jika para demonstran berteriak dengan kata-kata kasar terhadap orang yang belum tentu bersalah. Teriakan ‘’maling’’ yang ditujukan kepada Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani kita pandang tidak etis dan tidak sopan. Jangan-jangan teriakan tersebut bersumber inspirasi dari kata-kata kasar yang keluar di dalam gedung parlemen. Kalau itu benar, amatlah besarnya pengaruh kata-kata parlemen itu terhadap pola perilaku masyarakat. Seharusnya anggota parlemen malu kepada rakyat. Dalam pandangan kita, khusus menyangkut Bank Century, kasusnya sedang berjalan dan uang yang ‘’diperdebatkan’’ luar biasa besarnya, Rp 6,7 triliun. Uang sejumlah itu amat sangat besar bagi mayoritas masyarakat kita yang rata-rata per bulannya hanya berpenghasilan kurang dari dua juta rupiah. Ada cara yang lebih baik, lebih sopan, dan lebih elite untuk menelusuri ujung-ujung dari pemanfaatan uang tersebut. Upaya itu harus dimulai dengan pertanyaan-pertanyaan yang cerdas kepada mereka-mereka yang menjadi ‘’saksi’’ di gedung parlemen. Jadi, bukan semata-mata untuk menjatuhkan martabat mereka, bukan untuk memojokkan mereka. Cara yang kotor tidak akan memberikan hasil yang baik. Malah kita khawatir, cara yang kotor justru akan menghasilkan output yang kotor juga. Jika para politisi kita hanya mampu mengedepankan konflik-konflik demikian, tanpa mengelolanya dengan baik, secara sitematis, dengan kata-kata yang sopan dan elite, maka terdegradasilah makna anggota parlemen juga makna berpolitik. Politik bukan lagi mencoba mencari jalan utama untuk menjembatani berbagai kepentingan, tetapi adalah upaya untuk konfrontasi. Ini salah, ini sangat keliru dan sangat jauh dari esensi yang sesungguhnya. Politik seharusnya upaya untuk mencari resolusi. Tugas para politisi itulah mencari solusi tersebut. Ada berbagai kiat, metode yang bisa ditempuh. Cara paling awal adalah mempelajari masalahnya dengan baik, lalu setelah memahami masalahnya mengungkapkan cara pandang dengan baik dan santun. Dengan etika dan kesantunan, lawan-lawan bicara (politik) bisa luluh dan terpancing untuk mengalah dan kemudian kompromi. Jika para politisi kita tidak mampu menerapkan cara demikian dalam berpolitik, kita sungguh tidak optimis dengan masa depan budaya politik Indonesia. Kita berharap ada reformasi politik. Tetapi cara-cara untuk mewujudkan politik itu akan menjadi tabungan masa depan yang akan dicontoh oleh generasi penerus politik kita. Masyarakat menginginkan politisi kita berpolitik bukan sekadar adu konflik. Ada perbedaan yang sangat jelas di antara keduanya. ***

P

S URAT ANDA Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/ SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Larang, Bus Ngetem di Halte Galur FLY OVER yang semula digunakan untuk memperlancar arus di perempatan galur, Johar Baru, Jakarta Pusat keberadaannya kalau pagi atau sore tidak berfungsi optimal. Jalan layang ke arah Pulo Gadung itu, kini dimacetkan oleh kendaraan umum seperti metromini, Mayasari, PPD, dan angkot yang sering ngetem sembarangan di halte busway Galur. Padahal, jalur di jalan tersebut kalau pagi sangat padat dan menyempit karena sudah termakan oleh jalur khusus untuk busway. Petugas kelihatannya kurang begitu peduli pada kondisi ini. Penjagaan di ujung fly over ketika naik, hanya sesekali saja dilakukan, sehingga kendaraan umum yang seharusnya dilarang melintas di jalur cepat kembali dengan mudah naik ke atas jalan layang dan kemudian berhenti tepat di bawah halte busway. Antrian bus di sekitar penyebarangan halte itu amat panjang, hingga empat sampai lima kendaraan. Sehing-

ga, otomatis membuat jalan menyempit dan berebut menghindari antrian kendaraan umum tersebut. Kalau kondisi ini dibiarkan terus jelas pengguna jalan umum yang amat dirugikan. Tak cuma pengendara motor atau mobil, penumpang busway juga mungkin kesal karena jalurnya terpaksa dipakai kendaraan pribadi, sehingga ikut-ikutan macet. Dalam hal ini dinas terkiat harus bisa menciptakan kondisi agar para pengemudi angkutan umum itu tidak lagi sembarangan untuk ngetem di jalur cepat. Barangkali, yang juga ditertibkan adalah para calon penumpang kendaran umum tersebut. para pengemudi ngetem tentu karena ada saja penumpang naik dari jalur cepat yang jelas-jelas di larang. Pada mereka, juga perlu difikirkan bagaimana agar tidak menunggu bus di sembarang tempat. Bayu S Plumpang, Jakarta Utara

S UARA ANDA KOLOM ini khusus untuk pembaca yang ingin menyampaikan, kritik, saran dan komentar singkat mengenai berbagai persoalan pada para pejabat Pemerintahan, mulai dari Lurah, Camat hingga Presiden. Kirim pesan singkat Anda secara padat dan jelas, tanpa menyinggung perasaan orang lain. Setiap pesan akan diedit. Cara pengiriman SMS dengan format: BJ <spasi> pesan, lalu kirim ke 3499. (biaya Rp2000/SMS). Contoh : BJ Jakarta harus cari gubernur yang mampu menanggulangi banjir.

Bang D

el

Ruhut berulah lagi rapat pansus Century

Ini bukan Medan bung ...

5

Wasiat, Mekanisme Menyelesaikan Konflik Politik SEPENINGGAL Gus Dur, banyak kejadian menarik yang perlu direnungkan bagi pelaksanaan sistem kenegaraan di Indonesia. Setelah kontroversi upaya pemberian penghargaan sebagai pahlawan nasional mulai mereda, kini ada lagi inspirasi, yakni upaya rujuk antara dua kubu berseberangan yang ‘’memecah’’ Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Elite-elite dari kedua pihak telah mulai bertemu untuk membicarakan ke arah persatuan kedua belah pihak. Baik PKB pro-Gus Dur maupun PKB pro-Muhaminin Iskandar telah mulai melakukan pendekatan untuk mencoba mempersatukan dua kubu tersebut. Seperti yang santer terdengar setelah Gus Dur wafat beberapa waktu lalu, konon wasiat dari mantan presiden ini adalah agar para pihak yang bertikai di dalam tubuh partai bisa bersatu lagi. Wasiat tersebut sempat ‘’diperebutkan’’ oleh Muahaimin Iskandar maupun Yeni Wahid, sebelum kemudian dicoba ‘’didiamkan’’ oleh beberapa pihak dari tubuh NU. Jika kelak konflik di dalam tubuh partai ini berhasil diselesaikan, akan menjadi model yang bagus untuk pemebelajaran bagi seluruh komponen partai di Indonesia. Hasil resolusi konflik demikian akan mampu memberi inspirasi solusi pada konflik-konflik partai lain di Indonesia. Konflik intrapartai sangat jamak dan menjadi pengetahuan umum di Indonesia. Tidak saja di pusat tetapi dan terutama di daerah. Di Kabupaten Tabanan, Bali, PDI Perjuangan yang sempat besar sepuluh tahun lalu, kini seolah dijauhi massa. Konflik intrapartai menghiasi partai ini sekarang. Secara kultural, wilayah wasiat sesungguhnya berada dan dipraktikkan di dalam lingkaran keluarga dalam tradisi sosial di Indonesia. Wasiat bisa berupa pesan tertulis atau tidak tertulis dan mempunyai fungsi yang sangat mujarab karena mampu menyelesaikan konflik secara cepat dan mendalam (jika memang di dalam keluarga itu ada konflik). Wasiat yang tidak tertulis bisa diucapkan seorang tokoh yang dihormati, sekaligus ditakuti, beberapa saat sebelum dia meninggal. Berbagai perbedaan pandangan yang ada di dalam tubuh keluarga tersebut mampu dihilangkan dengan seketika oleh wasiat tersebut. Kelemahan Mendasar Wasiat, dengan demikian, sangat terkait dengan tokoh yang karismatis, sekaligus ditakuti. Inilah kelebihan konflik dalam upaya menyelesaikan konflik. Kendati demikian, politik yang memakai wasiat sebagai solusi konflik, juga mempunyai kelemahan yang cukup mendasar. Politik demikian memperlihatkan bahwa pengaruh individual sangat kuat

Oleh : GPB Suka Arjawa

dan figur tersebut terkesan ditakuti. Di negara-negara yang tradisi politiknya masih jauh dari demokrasi, politik yang mengandalkan karisma memang bisa hidup subur. Tetapi di negara yang politiknya telah berkembang ke arah demokrasi (apalagi bercita-cita ke arah itu), politik karisma ini berbahaya. Persatuan yang muncul adalah persatuan yang semu. Konflik yang

mengandalkan wasiat dari seorang karismatis sebagai solusi, dengan kata lain, juga berbahaya karena membiarkan konflik potensial terpendam dalam waktu yang lama. Di dalam kesatuan itu mungkin ada perbedaan pendapat tetapi terpendam karena takut pada karisma sang tokoh, sehingga konfliknya tetap terpelihara. Konflik yang terjadi pada tubuh Partai Kebangkitan Bangsa, bukan

tidak mungkin merupakan benihbenih yang telah tertanam sejak lama, bahkan jauh sebelum partai politik ini lahir sebagai buah dari reformasi Indonesia. Kemungkinan besar segala perbedaan pandangan itu telah ada semasih Presiden Soeharto berkuasa pada masa Orde Baru. Jika kemudian hal itu berhasil ditekan, tidak lain karena faktor Gus Dur, sebagai seorang karismatis intelektual di dalam tubuh PKB (Nahdlatul Ulama). Kalaupun kemudian pecah beberapa tahun lalu, ini menandakan perbedaan pandangan di tubuh PKB sudah sedemikian sangat parah. Mudah memahami bahwa apabila komunitas politik memakai wasiat sebagai mekanisme memecahkan konflik, berarti komunitas tersebut masih dikuasai oleh seorang tokoh yang ‘’menguasai’’ secara keseluruhan dari komunitas tersebut. Power, kekuasaan, dan keputusan berpusat di sekitar tokoh tersebut. Mudah juga menduga bahwa gaya politis dari komunitas tersebut adalah tradisional. Karena segala perbedaan pendapat yang ada di tubuh PKB tersebut telah terbuka, dalam arti diketahui oleh masyarakat Indonesia, dan mekanisme pemecahan konfliknya juga telah terbuka, maka sebaiknya momen ini dipakai sebagai pelajaran bagi partai-partai politik lain atau komunitas politik lain di Indonesia. Artinya, apakah partai politik akan membiarkan dirinya dibelenggu oleh karisma atau justru mencoba mencari ‘’pasar’’ dengan cara bergerak secara plural, menghargai perbedaan dan menampung segala perbedaan tersebut ke dalam lembaga konflik yang memang didirikan oleh partai tersebut. Harus diakui, di samping sistem perekonomian Indonesia yang mencontoh model-model ekonomi internasional, sistem politik Indonesia sekarang sudah sangat jelas mengadaptasi model-model politik internasional. Kebebasan pendapat, debat politisi yang disiarkan langsung televisi, sistem pemilu, sistem perwakilan adalah model dunia yang telah diadaptasi Indonesia. Perkembangan politik ini kalau dilihat lebih dalam lagi, justru lebih hebat dan radikal dibandingkan dengan adaptasi perekonomian internasional oleh Indonesia. Karena itu komunitas politik yang tetap memakai model-model tradisional pasti tidak akan mampu meraih dukungan banyak di masyarakat. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

DEBAT P EMBACA

Jangan Mudah Diprovokasi AWAL tahun 2010 ini, kita kembali dikejutkan dengan ditemukannya mayat seorang bocah dengan tubuh terpotong dan kepalanya hilang. Belakangan diketahui bocah itu anak jalanan bernama Ardiansyah asal Pandeglang, Banten, yang sempat dilaporkan keluarganya hilang beberapa tahun lalu. Berkat kerja keras aparat kepolisian, dalam waktu singkat pembunuhnya berhasil ditangkap. Ternyata, pelaku yang dikenal dengan nama Babe itu adalah orang dekat korban sekaligus bapak asuhnya. Tak terpikirkan oleh kita, begitu kejamnya dia memperlakukan orang anak asuhnya ini. Angka pembunuhan dengan korban dipotong-potong anggota tubuhnya (mutilasi) meningkat luar biasa. Jika kita lihat ke belakang, sepanjang tahun 2008 telah terjadi 12 kasus pembunuhan dengan memutalasi korbannya. Angka ini menjadi

luar biasa, karena belum pernah terjadi dalam sejarah kriminalitas di Indonesia. Ryan merupakan penyumbang secara signifikan angka penggelembungan tersebut. Kejahatan jenis ini melonjak tajam atau dua kali lipat dibandingkan dengan tahun 2007 yang hanya berjumlah 5 kasus. Kalau kita tengok kembali data yang ada, ternyata kasus mutilasi yang pertama mencuat pada 1960-an. Kasus ini dilakukan seorang ibu bernama Aminah. Dia melakukannya dengan menyembunyikan mayat korban di bawah tempat tidur. Tetapi yang paling fenomenal adalah pembunuhan serta mutilasi terhadap Ny. Diah pada tahun 1989. Pelakunya adalah suaminya sendiri. Motif pembunuhan, karena sang suami tak ingin ketahuan menikah lagi. Dari seluruh kejahatan tersebut, rata-rata pelaku dan korban

saling mengenal. Bahkan, orang dekat atau anggota keluarga serta kerabat dan temannya. Satu lagi contoh dari semua ini adalah kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Jakarta pada September 2008. Tindakan ini dilakukan Ny. Sri Rumiyati dengan membunuh dan memotong-motong tubuh suaminya serta membuangnya ke tempat berbeda. Ternyata dalam pengakuannya di hadapan penyidik kepolisian, pelaku mengaku tindakannya ini diilhami dari perbuatan yang dilakukan Ryan, si jagal dari Jombang. Sebuah ironi, tindak kejahatan diilhami dari sebuah tindakan kejahatan lainnya. Dalam beberapa tahun terakhir ini, sepertinya masyarakat kita sudah kehilangan rasa humornya. Bangsa Indonesia yang dikenal ramah tamah dan sopan santun, kini tak lagi seperti itu. Kini, bangsa ini begitu mudah tersinggung dan marah. Apakah

mungkin semua ini gara-gara imbas dari kesulitan hidup serta akibat tingginya harga kebutuhan pokok dan sempitnya lapangan kerja? Mudah-mudahan tidak. Namun, kalau memang benar, kita patut prihatin serta khawatir. Pasalnya, kesulitan hidup dapat meningkatkan angka orang frustasi dan depresi. Tetapi akibat dari rasa frustasi itu, seseorang bisa bertindak berlebihan dalam mengekspresikan kemarahan atau kejengkelannya. Ekspresi berlebihan itu muncul lantaran semakin berkurangnya rasa kepedulian sosial sesama anggota masyarakat dan keluarga. Sangat mengkhawatirkan melihat bangsa ini tumbuh menjadi bangsa yang gampang terluka, gampang tersinggung dan gampang emosi. Nefan Kristiono Cilangkap, Jakarta Timur

Suluh Indonesia menerima tulisan Anda untuk dimuat di rubrik Debat Pembaca di halaman ini. Panjang tulisan maksimal 4.000 karakter. Tulisan akan diedit. Sertai dengan foto terbaru anda. Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 15 Januari 2010

6

Jelang Munas PB.Forki

Karena Rasis

Hendarji di Atas Angin

Persela Didenda Rp 250 Juta

JAKARTA - Mengalirnya dukungan dari Perguruan karate historis dan Pengurus Daerah (Pengda) yang selama ini menjadi kantong pembinaan karate di Indonesia membuat posisi Mayjen TNI Hendarji Soepandji untuk memimpin PB.Forki periode 20102015 berada di atas angin. Hemdarji yang kini masih menjabat Sekjen PB.Forki itu sudah mengantongi dukungan lima perguruan historis seperti Inkai, Inkado, KKI, Wadokai, Sindoka dan satu perguruan pendatang baru, Inkanas. Sementara Pengda yang mendukung adalah Sulut, Sulsel, Jatim, Jabar, Jateng. Dengan peta dukungan seperti itu, Hendarji diperkirakan akan mengantongi dukungan hampir 67 persen suara. Munas PB.Forki yang menurut rencana akan dibuka Menegpora Andi Malarangeng, Sabtu, besok di Jakarta itu diikuti 33 Pengda dan 19 Perguruan. Mekanisme pemilihan seperti dikatakan Ketua Panitia Pengarah, Herman dalam jumpa wartawan di Jakarta, kemarin, Pengda dan Perguruan

yang paling aktif membina dan memiliki kegiatan rutin berhak menggunakan kuota lima suara. Sebaliknya yang tidak aktif atau hanya papan nama, hanya memiliki hak satu suara. Faktor lainnya yang membuat jalan Hendarji makin mulus untuk menjadi Ketua Umum PB.Forki adalah tiga kriteria utama yang disepakati oleh pengurus harian. Tiga kriteria utama ialah pengalaman, punya waktu dan netral atau tidak berpihak kepada perguruan atan pengda mana pun. Selain sudah tiga periode menjabat Sekjen PB.Forki, Hendarji sudah 40 tahun berkecimpung di dunia karate yang diawali dari perguruan KKI. Kemudian mantan Danpuspom TNI itu hijrah ke Inkai. Jika tiga kriteria itu menjadi acuan dalam Munas, peluang dua kandidat lain, Rachmat Gobel dan Osman Sapta Odang mengecil. ‘’Namun kami tidak menutup pintu bagi kandidat lain. Hanya saja, kami membuat kriteria itu agar karate ke depan eksis berprestasi,” kata Ketua Umum PB.Forki Luhut Panjaitan. Luhut sendiri enggan di-

calonkan karena sudah dua periode menjabat Ketua Umum PB.Forki. Mantan Menperindag dan Dubes RI di Singapura itu juga mengaku lega karena calon penggantinya, Hendarji diyakini mampu membawa karate Indonesia kea rah lebih baik. Lahir Batin Hendarji sendiri mengatakan siap lahir batin memimpin PB.Forki periode lima tahun ke depan jika memang dipercaya oleh masyarakat karate. ‘’Saya tak punya uang, tetapi saya punya akses banyak untuk mendapatkan sumber pendanaan. Apalagi lebih dari separuh usia saya dihabiskan di karate,” katanya. Ia berjanji akan mengembalikan tradisi emas karate di Asian Games seperti pada Asian Games 1998 di Bangkok, Thailand dan 2002, Busan, Korsel serta menjadi juara umum SEA Games. Pada Nopember mendatang, karate harus merebut emas di Asian Games XVI di Guagzhou, Cina dan merebut minimal 6 emas di SEA Games XXVI/2011 di Indonesia. (oli)

Semifinal Livoli

Samator Jumpa Indomaret BANYUWANG - Tim putra Surabaya Samator berjumpa juara bertahan Indomaret Sidoarjo pada semifinal Sampoerna Hijau Livoli Divisi Utama 2009, besok, setelah mengalahkan lawan-lawannya pada pertandingan kemarin. Berlaga di GOR Tawang Alun Banyuwangi, Jawa Timur, Samator membekuk Mars Kota Probolinggo dengan skor 3-0 (25-22, 25-20, 2522), sementara Indomaret yang sempat tertatih-tatih di babak penyisihan, sukses mengatasi PLN Jakarta juga dengan 30 (26-24, 25-21, 25-21).

Pelatih Samator Ibarsyah mengatakan permainan anak asuhnya sudah lebih solid dibanding laga sebelumnya dan tidak banyak melakukan kesalahan. “Saya hanya minta anakanak bermain lepas dan tampil penuh semangat. Tapi, Mars Probolinggo juga memberi perlawanan sengit pada kami,” katanya usai pertandingan. Pertandingan semifinal melawan Indomaret Sidoarjo, diakui Ibarsyah, akan jauh lebih ketat karena materi pemain yang dimiliki hampir seimbang. Mantan asisten pelatih tim-

nas di SEA Games 2009 itu memastikan akan menurunkan pemain terbaiknya di laga mendatang, termasuk para pemain seniornya Ayip Rizal dan Affan Priyo Wicaksono. Secara terpisah, Asisten Pelatih Indomaret Agung Yuda mengakui Samator merupakan tim yang sangat tangguh dan tidak mudah untuk dikalahkan. “Peluang kami dan Samator “fifty-fifty”. Siapa yang paling siap dan tidak banyak melakukan kesalahan, tim itu yang akan lolos final. Tapi kami yakin bisa mengatasi mereka,” ujarnya. (ant)

Pemerintah Apresiasi Atlet JAKARTA - Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Mennegpora) Andi Malarangeng mengatakan program pengangkatan atlet dan pelatih berprestasi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan terus dilakukan. “Ini salah satu bentuk apresiasi pemerintah pada atlet dan pelatih yang mampu memberikan prestasi yang terbaik,” katanya di sela ramah tamah dengan atlet dan pelatih yang diangkat men-

jadi CPNS dan PNS di Kantor Mennegpora Jakarta, kemarin. Menurut dia, atlet dan pelatih yang berprestasi selain mampu memberikan hasil yang terbaik juga telah bisa mengharumkan nama bangsa baik di tingkat regional dan internasional. Dengan demikian, kata dia, mereka berhak untuk penghargaan atas jasa-jasanya, terutama pada bidang olahraga. “Mereka juga telah me-

ngibarkan bendera Merah Putih di luar negeri. Ini adalah sebuah prestasi yang besar,” katanya menambahkan. Berdasarkan data di Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemennegpora), jumlah atlet dan pelatih yang diangkat menjadi PNS mulai tahun tahun 2007 sebanyak 292 orang. Dari jumlah tersebut, 104 orang di antaranya diangkat menjadi PNS di lingkungan Kemennegpora. (ant)

JAKARTA - Kesebelasan Persela Lamongan didenda Rp 250 juta karena terbukti melakukan tindakan rasis saat pertandingan Liga Super melawan persebaya 19 Desember 2009 lalu. Ketua Komisi Disiplin PSSI Hinca Panjaitan di Jakarta, kemarin, mengatakan, keputusan itu diperoleh setelah pihaknya melakukan sidang rutin bersamaan dengan kasus-kasus yang masuk. “Saat pertandingan Persela melawan Persebaya, suporter Persela menyanyi rasis. Jadi klub yang harus bertanggung jawab,” katanya usai sidang. Menurut dia, dalam kasus ini Persela Lamongan telah melanggar pasal 59 yaitu tentang tingkah laku buruk melakukan tindakan rasis. Meski telah diputuskan, kata dia, Persela hanya men-

jalani hukuman percobaan hingga akhir kompetisi ISL 2009/2010 berakhir. “Hukuman akan berlaku efektif jika suporter Persela kembali melakukan tindakan rasis selama kompetisi 2009/ 2010 usai putusan ini,” katanya menambahkan. Ia menambahkan, dengan adanya keputusan ini diharapkan perilaku rasis tidak dilakukan lagi oleh suporter dari manapun, karena dampak dari tindakan rasis sangat merugikan bagi klub maupun suporter itu sendiri. Pada pertandingan Persela melawan Persebaya di Stadion Surajaya Lamongan, suporter tuan rumah menyanyikan lagu yang bernada rasis. Dengan kejadian itu komisi disiplin menetapkan sanksi sebesar Rp 250 juta. Sidang komisi disiplin PSSI dilakukan di kantor PSSI pusat

dengan melaksanakan sidang 14 kasus. Pemain Persebaya Sementara pemain tengah Persebaya Surabaya Josh James Maguire didenda Rp 50 juta oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Selain didenda Rp 50 juta, pemain asal Australia itu juga dilarang untuk memperkuat Persebaya dalam dua kali pertandingan terdekat, salah satunya melawan Arema Malang. “Dia adalah pemain asing. Seharusnya memberi contoh yang baik, tidak malah sebaliknya,” kata Ketua Komdis PSSI Hinca Panjaitan. Josh James Maguire saat pertandingan Persebaya melawan Persik tanggal 19 Desember 2009 telah dengan sengaja menginjak pemain Persik Wawan Widiantoro.

Kejadian tersebut, kata dia, terlihat jelas pada tayangan televisi. Selain itu, seluruh anggota komdis juga melihat dengan jelas kejadian itu. “Itu adalah perilaku buruk dan harus diberi sanksi tegas. Tidak sepantasnya pemain asing melakukan hal itu,” katanya menambahkan. Dalam sidang selain memutuskan sanksi bagi Josh James Maguire, komdis juga memutuskan 13 kasus yang lain di antaranya rasisme yang dilakukan oleh suporter Persela Lamongan serta denda bagi peraih kartu kuning. Persela dalam kasus rasis didenda Rp 250 juta dengan masa percobaan hingga akhir kompetisi ISL 2009/2010 sedangkan penerima denda kartu kuning diantaranya Bontang FC Rp 15 juta serta PSIS Semarang Rp 20 juta. (ant)

PSSI Akan Tetapkan Direktur Teknik JAKARTA - PSSI akan melakukan beberapa perubahan menyangkut Badan Tim Nasional (BTN) PSSI dengan menetapkan seorang direktur teknik yang fokus pada peningkatan prestasi tim nasional Indonesia di masa depan. Nurdin Halid, dikutip dari situs resmi PSSI, kemarin, mengisyaratkan akan adanya restrukturisasi di badan yang paling bertanggung-jawab atas naik-turunnya prestasi timnas tersebut. Dalam hal ini, Ketua Umum PSSI mengakui akan menyempurnakan BTN dengan ditempatkannya seorang direktur teknik yang nantinya bertanggung-jawab atas program pelatihan tim-tim yang dibentuk BTN. “Direktur teknik ini bisa saja kita datangkan dari luar negeri, tentunya yang memiliki kualitas sesuai harapan,” katanya.

Disamping direktur teknik, BTN juga akan lebih mengintensifkan peran tim pemantau, yang sebelunya dikenal dengan nama tim monitoring. Tim pemantau ini pun akan bertanggung-jawab kepada direktur teknik. Terkait dengan timnas ini, PSSI kemungkinan besar juga akan memberlakukan pelatnas jangka panjang, untuk menghadapi beberapa event yang diikuti sepanjang tahun 2010 ini. Hal itu dikemukakan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dalam sebuah diskusi dengan tabloid olah raga nasional pada Rabu, yang menyebutkan rangkaian pertandingan penting yang akan dihadapi timnas Indonesia pada 2010. Di antaranya adalah prakualifikasi Olimpiade 2012, prakualifikasi Piala Dunia 2014, serta AFF

Nurdin Halid

Suzuki Championship 2010. “Jadi untuk mengantisipasi ketiga event tersebut kita akan memberlakukan pelatnas jangka panjang,” kata Nurdin.

PSSI memaparkan berbagai langkah antisipasi ke depan, menyangkut pengembangan dan peningkatan kualitas kompetisi, serta kinerja timnas yang sepanjang tahun ini dinilai oleh masyarakat mengecewakan. Ketua Umum PSSI sangat memahami kekecewaan masyarakat terhadap kinerja timnas Indonesia, baik timnas U19 yang gagal lolos dari penyisihan grup Kejuaraan AFC, atau timnas senior yang tersisih dari persaingan ke putaran-final Piala Asia 2011. “Saya ikuti perkembangan komentar masyarakat ini, termasuk kritik-kritik yang dilontarkan di berbagai media-massa. Semua itu menjadi masukan berharga bagi kami, paling tidak kami sangat menghargai apresiasi pecinta sepakbola Indonesia,” katanya. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 15 Januari 2010

7

Lawan Pantai Gading

Ghana Andalkan Essien CABINDA - Gelandang Chelsea, Michael Essien menghadapi tantangan besar dalam karier internasionalnya saat ditugaskan memimpin Ghana melawan Pantai Gading di penyisihan Grup B Piala Afrika 2010 malam ini. Gelandang pekerja yang terkenal dengan tekel-tekel mumpuni dan tendangan geledeknya itu, wajib menjadi inspirasi bagi skuad The Black Stars yang tengah dilanda cedera. Terlebih Pantai Gading adalah tim favorit juara dan sedang dalam tekanan untuk meraih kemenangan. Ini menjadi laga kedua di wilayah Cabinda yang Jumat lalu diguncang oleh insiden penembakan terhadap bus tim Tigo yang menewaskan dua orang. Togo memutuskan mundur sehingga dua tiket perempatfinal kini diperebutkan oleh Ghana, Pantai Gading dan tim penggembira Burkina Faso. Burkinabe membuat kejutan di partai pertama dengan menahan imbang Pantai Gading tanpa gol. Ghana akan tampil tanpa gelandang Anthony Annan, Stephen Appiah, Laryea Kingston serta bek tengah John Pantsil dan John Mensah yang seluruhnya cedera. Sedangkan gelandang Inter Milan, Sulley Muntari didepak karena tak disiplin. Mundurnya beberapa pemain menjelang turnamen membuat pelatih Ghana, Milovan Rajevac memanggil hingga delapan bintang belia dari skuad yang memenangkan kejuaraan muda 2009. Beberapa dari mereka dapat mengisi susunan starting line-up untuk duel yang digelar di Stadion Chiazi nanti. Mereka akan dibimbing oleh Essien yang keikutsertaannya di turnamen ini juga setelah ia berhasil keluar dari masalahnya sendiri. Cedera hamstring mengharuskannya istirahat hingga tiga pekan dan ia baru tiba di Angola 48 jam sebelum laga ini digelar akibat badai salju yang menghantam bandara London. “Ia telah tiba di Cabinda dan setelah berlatih dengan klubnya baru-baru ini, seharusnya secara fisik ia bugar untuk menghadapi Pantadi Gading,” ungkap juru bicara Ghana, Kamis kemarin. Pantai Gading yang menjadi runner-up 2006 lalu, terlihat jauh dari tim yang berpotensi juara kala melawan Burkina Faso. Kapten dan striker Chelsea, Didier Drogba usai laga tersebut mengatakan tragedi Togo mempengaruhi skuad yang diperkuat pemain-pemain bintang seperti Kolo dan Yaya Toure, Emmanuel Eboue, Didier Zokora, Salomon Kalou serta Kouassi ‘Gervinho’ Yao itu. Drogba mengungkapkan Piala Afrika kali ini seharusnya berujung pada kesuksesan karena mereka memiliki skuad yang dikenal sebagai “generasi emas”. (adn/afp)

Piala FA

Liverpool Kandas LIVERPOOL - Liverpool tersingkir secara memalukan dari putaran ketiga Piala FA, kemarin. Dalam laga ulang kontra Reading di Anfield, The Reds gagal lolos ke putaran keempat karena kalah 1-2. Partai ulang harus digelar karena kedua klub bermain 0-0 pekan lalu. Liverpool memimpin lebih dulu berkat gol bunuh diri Ryan Bertrand, namun dikejutkan oleh gol penalti dari Gylfi Sigurdsson di injury time. Gawang Liverpool kembali koyak di menit ke-100 oleh gol Shane Long. Hasil ini membuat harapan Liverpool untuk mengakhiri paceklik gelar selama empat tahun makin menipis. Tim yang ditangani pelatih Rafael Benitez ini kini tinggal berharap pada ajang kelas dua Eropa, Liga Eropa. Piala FA 2006 merupakan tropi terakhir yang direbut Liverpool. Benitez pun tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Kekalahan dari Reading benar-benar sulit diterima karena mereka juga sudah berusaha dan menciptakan peluang mencetak gol. Pelatih 49 tahun itu juga menyayangkan sejumlah kesalahan krusial yang dibuat pemainnya. “Kami tahu Piala FA adalah kompetisi yang penting dan kami ingin lolos. Saat ini kami benar-benar kecewa kepada penggemar yang telah datang mendukung tim ini. Kami mencoba menang sejak awal,” ungkap Benitez. Benitez tertekan sejak tersingkir dari Liga Champions dan terpuruk di Liga Utama Inggris dengan terpaut 12 poin dari pemuncak klasemen, Chelsea. Kekalahan dari Reading kembali membuatnya mendapat sorotan, terlebih Liverpool bakal menghadapi laga sulit di kandang Stoke City Sabtu besok. Namun Benitez menegaskan dirinya sanggup mengatasi kritik. “Selama tiga bulan setiap orang membicarakan saya. Sebagai manajer kita memang kecewa, namun kita harus bergerak maju dan memikirkan duel dengan Stoke Sabtu nanti,” imbuh pelatih Spanyol itu. Betapa pun tenangnya Benitez, ia tak dapat mengabaikan masalah baru yang menimpa skuadnya. Dua pemain bintang, Steven Gerrard dan Fernando Torres diragukan dapat bermain akhir pekan ini. Torres terpincang-pincang di babak pertama karena masalah lutut, sementara Gerrard menderita cedera hamstring. Kondisi keduanya baru bisa dipastikan setelah menjalani pemeriksaan. (adn/afp)

Rodriguez Dikontrak Liverpool LIVERPOOL - Sebelum kalah dari Reading di putaran ketiga Piala FA Kamis kemarin, kondisi ruang ganti Liverpool bertambah semarak dengan kehadiran sayap Argentina, Maxi Rodriguez. Ia resmi bergabung dari Atletico Madrid dengan bebas transfer. Rodriguez yang menyepakati kontrak tiga setengah tahun, akan bekerjasama dengan kapten Argentina, Javier Mascherano dan mantan striker Atletico, Fernando Torres di Anfield. Ia dapat melakoni debutnya di kandang Stoke dalam pertandingan Liga Utama Inggris Sabtu besok bila mendapat izin internasional. “Kami mencari pemain dengan karakter dan mental yang bagus. Ia dapat bermain dalam tiga posisi, di sayap, di kiri atau sebagai striker kedua dan sosok yang memiliki mental sangat positif. Itulah yang kami cari,” ujar pelatih Liverpool, Rafael Benitez. Setelah Liverpool tersingkir di Piala FA dan Liga Champions, Benitez memprioritaskan finis di empat besar untuk lolos ke kompetisi Eropa musim depan. The Reds saat ini hanya menempati posisi ketujuh di klasemen Liga Utama. Benitez yakin Rodriguez dapat membantu Liverpool memperbaiki prestasi mereka musim ini, sama seperti ketika meloloskan Argentina ke Piala Dunia Juni nanti. “Saya tahu ia tidak tampil sebaik yang dilakukannya di Atletico Madrid dulu, namun ia benar-benar bermain bagus bersama Argentina dan ingin tampil mengesankan untuk Piala Dunia,” puji Benitez. “Ia dapat memberi dorongan pada beberapa pemain. Saya rasa ia akan beradaptasi dengan sepakbola Inggris karena ia pemain yang pintar dan menempati posisi yang pas di lapangan,” tegas pelatih Spanyol itu. Rodriguez bermain selama lima musim bersama Atletico dan menjadi kapten klub La Liga Spanyol itu setelah Torres hengkang ke Liverpool 2007 pada 2007. (adn/ap)

Suluh Indonesia/ap

KECEWA - Bintang Barcelona, Lionel Messi, mengekspresikan kekecewaanya dengan telungkup setelah timnya tersisih dalam kompetisi Piala Raja. Barcelona, kemarin unggul 1-0 atas Sevilla namun hasil itu membuat tim itu tersisih dari babak 16 Piala Raja karena pada pertandingan leg pertama Barca kalah 1-2.

Piala Raja

Piala Afrika

Barcelona Terguling

Tunisia Hanya Raih Satu Poin

MADRID - Harapan Barcelona untuk mengulang keberhasilan merebut enam gelar seperti tahun lalu dipastikan gagal. Ini lantaran Azulgrana tersingkir dari babak 16 besar Piala Raja kontra Sevilla, kemarin. Tim asuhan pelatih Josep Guardiola itu sekaligus gagal mempertahankan tropi yang diraih musim lalu. Barcelona menang 1-0 pada laga kedua yang digelar di stadion Sanchez Pizjuan kemarin lewat gol tunggal dari gelandang Xavi Hernandez di menit ke-64, namun akibat kalah 1-2 pada pertemuan pertama di Nou Camp, mereka tersingkir karena kebobolan gol kandang. Kekalahan ini membuat Barcelona tersingkir dari sebuah turnamen untuk pertama kali sejak menyerah dari Manchester United di semifinal Liga Champions 2008. Tahun lalu Barca berjaya di semua ajang yang diikuti dengan total mengumpulkan enam tropi, yaitu Piala Raja, Liga Champions, La Liga, Piala Super Eropa, Piala Super Spanyol dan terakhir Piala Dunia Klub. “Menyakitkan tersingkir

dari kompetisi ini. Ini bukan kabar bagus walaupun orangorang akan mengatakan sekarang kami dapat berkonsentrasi pada La Liga dan Liga Champions. Dalam olahraga kami tidak diajarkan untuk kalah dan ini mempengaruhi kami,” ungkap Guardiola. Guardiola sebenarnya telah berusaha keras untuk menghindarkan timnya dari kekalahan. Setelah dikritik karena menurunkan tim lemah pada partai pertama, ia kembali memasang seluruh pemain bintangnya, termasuk Lionel Messi, Zlatan Ibrahimovic, Xavi dan Andres Iniesta. Barca memiliki banyak kesempatan mencetak gol namun selalu digagalkan oleh kiper Andres Palop. Setidaknya ada empat penyelamatan gemilang yang dilakukan penjaga gawang sekaligus kapten Sevilla itu. Barca juga kurang beruntung karena tembakan Messi di pertengahan babak kedua mengenai tiang gawang. “Dengan skuad dan pemain seperti ini, saya seharusnya mendapatkan hasil yang lebih

baik di Piala Raja, bukan kalah di 16 besar. Saya minta maaf atas kegagalan saya. Sebuah tanda yang bagus bila ruang ganti terpengaruh. Saya senang dengan hal itu,” imbuh Guardiola mencoba mengambil sisi positif dari kekalahan timnya. “Saya melihat reaksi yang menyenangkan saya di ruang ganti. Ini menunjukkan kami masih lapar untuk menang. Kami tetap percaya pada gaya permainan kami dan kami perlu bersama-sama lagi untuk menatap masa depan,” tegas Guardiola. Sevilla akan meladeni rival sesama La Liga, Deportivo La Coruna di babak perempatfinal setelah The Galicians bermain imbang 2-2 melawan Valencia. Deportivo lolos dengan agregat 4-3 setelah unggul 2-1 di pertemuan pertama. Sementara itu, Getafe mengejar defisit 1-2 di partai pertama untuk berbalik menang 6-3 atas Malaga. Osasuna melaju ke perempatfinal dengan aturan gol tandang atas Hercules. Racing Santander juga lolos dengan agregat 3-2 atas Alcorcon. (adn/rtr)

Piala Afrika

Gabon Permalukan Kamerun LUBANGO - Gabon membuat kejutan terbesar di Piala Afrika 2010 dengan mempermalukan Kamerun 1-0 pada pertandingan Grup D di Stadion Tundavala, kemarin. Satu-satunya gol di laga ini dicetak oleh striker Hull City Daniel Cousin. Berkat gol tunggal di awal babak pertama itu, Gabon mencatatkan kemenangan keduanya dari empat penampilan di final kompetisi antar negara Afrika ini. Kemenangan ini makin terasa istimewa karena Kamerun yang mantan juara empat kali dan pernah dua kali menjadi runner-up, difavoritkan memetik tiga poin setelah mengalahkan Gabon dua kali di babak kualifikasi. “Kami sangat senang memperoleh kemenangan di pertandingan pertama. Sistem kami bekerja dengan baik dan secara teknik kami benar-benar bagus,” kata pelatih Gabon yang merupakan mantan bintang Prancis, Alain Giresse. “Meskipun kami finis kedua di grup ini kami akan bahagia. Yang kami inginkan adalah lolos ke perempatfinal,” imbuhnya mengenai persaingan di Grup D yang juga diisi oleh Tunisia dan Zambia. Kapten Kamerun, Samuel Eto’o berusaha menepis kesan panik yang melanda timnya setelah kekalahan ini. Seperti ada kutukan untuk tim-tim finalis Piala Dunia 2010 yang berlaga di turnamen ini setelah Aljazair dan Nigeria juga kalah pada laga pertamanya, sementara Pantai Gading

bermain imbang. “Kalah hari ini bukan masalah besar, tetapi kami harus memenangkan pertandingan kami berikutnya melawan Zambia Minggu nanti. Kami mengendalikan laga, namun tidak mampu membobol gawang,” keluh mantan Pemain Terbaik Afrika tiga kali itu. Bek tengah veteran Kamerun, Rigobert Song menciptakan sejarah dengan menjadi pemain pertama yang bermain delapan kali di Piala Afrika. Bintang 33 tahun dari klub Turki, Trabzonspor itu mengalahkan rekor kapten Mesir saat ini, Ahmed Hassan dan dua pemain yang telah pensiun, Hossam Hassan (Mesir) serta Alain Gouamene (Pantai Gading). Kamerun memulai in-

Daniel Cousin

isiatif serangan dan hanya kurang beruntung ketika tembakan Achille Emana di menit kedelapan mampu dimentahkan oleh kiper Didier Ovono. Pertandingan berubah dramatis di menit ke-17 sewaktu lini pertahanan Indomitable Lions gagal menghalau sebuah umpan dan Cousin sukses menyongsong bola melewati kiper Iddriss Kameni untuk membawa Gabon memimpin. Gabon mempertahankan keunggulan satu gol hingga babak pertama berakhir meskipun terus diserang oleh Kamerun. Tendangan bebas Geremi Njitap hanya mengancam gawang Ovono, sementara aksi Eto’o menggiring bola melewati beberapa bek Gabon berhasil dihentikan. Pelatih Kamerun, Paul Le Guen melakukan pergantian di lini tengah pada babak kedua dengan memasukkan Tchoyi Somen sebagai pengganti Landry Nguemo. Akan tetapi performa gemilang dari Ovono menggagalkan setiap peluang yang didapatkan Kamerun, termasuk dari Eto’o dan tembakan jarak dekat dari Emana. Ta k berhenti sampai disitu, Ovono juga menepis tendangan bebas dari Njitap, serta tembakan jarak jauh Aubameyang di menitmenit akhir. (adn/afp)

LUBANGO - Tunisia meraih hasil mengecewakan pada partai penyisihan Grup D, kemarin. Mantan juara Piala Afrika 2004 ini ditahan 1-1 oleh Zambia di stadion Tundavala. The Copper Bullets unggul cepat melalui Jacob Mulenga, namun Tunisia menyamakan skor melalui Zouhair Dhaouadhi menjelang jeda babak pertama. Tunisia dan Zambia untuk sementara menempati posisi kedua dan ketiga Grup D, sementara Gabon yang mengalahkan Kamerun berada di urutan teratas. Pelatih Zambia, Herve Renard menyesalkan kegagalan timnya meraup tiga poin. “Ini kehilangan dua poin,” kata pelatih termuda dari lima pelatih Prancis yang tampil di kompetisi ini. “Kami memulai dengan baik, tetapi setelah mencetak gol kami tidak cukup disiplin.” Di lain pihak, Arsitek Tunisia, Faouzi Benzarti menganggap skor akhir ini yang terbaik bagi kedua tim. “Kami seharusnya dapat memenangkan pertandingan dengan penampilan kami pada babak kedua, namun imbang adalah hasil yang adil,” jelasnya. Bila mempertimbangkan rentetan hasil mengecewakan yang terus bermunculan di Piala Afrika kali ini, tak mengejutkan Carthage Eagles diperdaya oleh Zambia di sepanjang pertandingan. Lawannya itu bahkan sudah memimpin di menit ke-19. Gol pembuka tersebut be-

rawal dari pergerakan James Chamanga ke kotak penalti dan diakhiri dengan umpan kepada Mulenga di sisi kanan. Gelandang Utrecht itu mengontrol bola, mengelabui bek Tunisia, Ammar Jemal sebelum melepaskan tembakan kaki kanan yang seharusnya mampu diantisipasi kiper Aymen Mathlouthi Meskipun Zambia lebih unggul, Tunisia bisa menyamakan kedudukan di menit ke40. Striker remaja Youssef Msakni membongkar pertahanan Zambia dari sisi kiri dan mengirimkan bola kembali ke Dhaouadhi yang segera melesakkannya ke bagian atas gawang. Kedua tim yang sama-sama membukukan penampilan ke-14 di turnamen antar negara Afrika ini, melakukan segala cara di babak kedua untuk meraih kemenangan. Mereka berusaha memanfaatkan kemenangan mengejutkan Gabon atas Kamerun pada pertandingan lebih awal yang membuat persaingan di Grup D terbuka lebar. Mulenga hampir mencetak gol keduanya di menit ke-82 saat tembakannya mengenai bagian samping gawang. Penyerang, Emmanuel Mayuka mengoyak gawang Tunisa beberapa detik kemudian, namun gol tersebut dianulir karena offside. Skor imbang 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan berkat keberhasilan Mathlouthi mementahkan tendangan bebas Kalaba dari jarak 22 meter. (adn/afp)

Piala Italia

Juventus dan Milan Lolos MILAN - Juventus boleh bernafas lega sejenak setelah. sebelumnya menerita n kekalahan beruntun. Menjamu Napoli di babak 16 besar Piala Italia, kemarin, Si Nyonya Tua unggul 3-0 dan lolos ke babak perempatfinal. Juve menelan empat kekalahan pada lima pertandingan terakhirnya. Hasil itu membuat pelatih Ciro Ferrara rawan dipecat. Namun satu gol dari Diego dan dua gol dari penyerang veteran Alessandro Del Piero sepertinya cukup untuk mengamankan jabatan Ferrara. Sayangnya kemenangan Juve ini dibumbui kontroversi. Gol pertama yang dicetak Diego pada menit ke-24 dinilai tidak sah karena saat itu pemain Napoli, Jesus Datolo masih tergeletak di lapangan akibat cedera. Meskipun tim tamu mengajukan protes keras, wasit bergeming dan mengesahkan gol tersebut. Dengan lolosnya Juve, akan terjadi duel besar di perempatfinal nanti. Del Piero dan kawan-kawan bakal bertemu pimpinan klasemen Seri A Liga Italia, Inter Milan yang sudah

lolos Desember tahun lalu dengan mengalahkan Livorno 1-0. AC Milan yang mengalahkan Juventus di Seri A Senin lalu dipaksa bekerja keras selama menjamu tim Divisi III, Novara. Rossoneri unggul tipis 21, itu pun lewat gol Mathieu Flamini yang baru tercipta sembilan menit menjelang bubaran. Striker veteran Filippo Inzaghi yang selama ini lebih sering diturunkan sebagai pemain pengganti, kembali memberi bukti bahwa kualitasnya belum habis dengan mencetak gol pembuka di menit ke-12. Milan yang lebih banyak diperkuat pemain lapis kedua kebobolan dari gol Pablo Gonzalez sesaat setelah jeda. Namun Rossoneri akhirnya memastikan bertemu dengan pemenang dari Udinese vs Lumezzane berkat tembakan keras dari Flamini. Milan menyusul Catania yang lebih dulu lolos dengan mengalahkan Genoa 2-1 dan AS Roma yang unggul 3-1 atas Triestina. Juara bertahan Lazio baru bertanding dini hari tadi dengan menjamu Palermo. (adn/rtr)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Jumat 15 Januari 2010

8

Ribuan Umat Jagra di Besakih DENPASAR - Ribuan umat Hindu Bali melakukan “Jagra” yakni tidak tidur, tidak makan dan minum di Pura Besakih, tempat suci umat Hindu terbesar di Pulau Dewata, sejak Kamis (14/1 hingga Jumat (15/1) pagi. Melekan semalam suntuk itu berkaitan dengan perayaan Hari Suci Siwaratri, yakni pemujaan Siwa untuk perenungan dosa, yang dipusatkan di Pura Besakih di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, 85 kilometer timur Denpasar. Gubernur Bali Made Mangku Pastika bersama Sekretaris Daerah Nyoman Yasa dan para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), berbaur dengan umat mengikuti serangkaian kegiatan ritual tersebut, walau cuaca diselimuti mendung dan hu-

jan atau gerimis. Kepala Biro Kesra Pemprov Bali I Gusti Putu Yudi Arnawa SH yang didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol I Putu Suardhika, SH, MM mengakui, sejak sore umat Hindu terus berdatangan ke pura yang berdiri kokoh di kaki Gunung Agung itu. Mereka secara sahdu mengikuti rangkaian kegiatan ritual, meliputi tiga kali persembahyangan bersama dalam semalam yang dipimpin sembilan “sulinggih” atau pendeta Hindu. Persembahyangan pertama berlangsung pada pukul 19.00 Wita, kedua pukul 00.00 Wita dan persembahyangan ketiga Jumat (15/1) pukul 05.00 waktu setempat. Hari Siwaratri dirayakan se-

Wakil Ketua DPRD Divonis Setahun BANDUNG - Pengadilan Negeri Cianjur, Jawa Barat, akhirnya menjatuhkan vonis terhadap Dedeh Saryamah, terdakwa kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta. Terdakwa yang Wakil Ketua DPRD Cianjur periode 20092012, dari Partai PDI Perjuangan, hanya bisa tertunduk saat hakim Ketua, Zaherwan Lesmana dengan hakim anggota Ridwan dan Sigit Pangudianto, membacakan putusan, Kamis. Dalam amar putusanya, Zaherwan, menyatakan bahwa terdakwa, terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Kuasa hukum Dedeh Saryamah, Dindin Choerudin SH, mengaku, pihaknya akan pikirpikir untuk melakukan ban-

ding. Pasalnya ungkap Dindin, putusan hakim tidak mencerminkan unsur keadilan untuk klienya. “Kami pikir-pikir dulu untuk banding. Pasalnya dalam kasus ini, tim verifikasi Pemkab Cianjur, juga harus bertanggungjawab. Karena tim tidak mengecek kebenaran proposal pengajuan bantuan sosial,” ucapnya. Sepanjang persidangan tambahnya, terungkap proposal-proposal tersebut fiktif dan itu penyusunannya tanpa sepengetahuan klienya. “Kalau proposal itu fiktif, seharusnya tim verifikasi, bisa membatalkan dan tidak meloloskanya. Menurut kami ini bukan tanggungjawab klien kami, tapi tim verifikasi,” tuturnya. Berdasarkan hal tersebut, pihaknya mengambil sikap pikirpikir menerima atau menolak putusan yang dijatuhkan. (ant)

tiap 420 hari sekali, yakni bertepatan dengan hari ke-14 dari saat purnama pada bulan ketujuh kalender Bali (patuh gelap bulan ketujuh/panglong ping 14 sasih kepitu). Umat Hindu di Bali memiliki pemahaman dan keyakinan bahwa hari tersebut mengandung makna yang sangat mendalam dalam memburu kebaikan atau dharma. Ketua Program Studi Pemandu Wisata Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar Drs I Ketut Sumadi M.Par berharap, melalui perayaan Siwaratri umat Hindu dapat melakukan introspeksi diri. Umat mencari penyebab dan jalan keluar dari berbagai permasalahan yang dihadapi dengan menerapkan konsep “Kar-

ma Marga”, yakni kerja keras dan penuh inovasi. Aktualisasi diri dalam melakukan pendakian spiritual tersebut dapat mengendalikan diri dan hidup hemat dalam memenuhi keinginan kehidupan sehari-hari. “Jika keinginan tidak dapat dikendalikan, maka kehidupan menjadi boros. Hal itu karena umat memburu yang tidak menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan,” jelas Ketut Sumadi. Perayaan Hari Siwaratri umumnya berlangsung di setiap pura yang ada di masingmasing desa adat di Bali. Kegiatan ritual tersebut sekaligus bermakna mohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Ida Sanghyang Widhi Wasa, agar bangsa dan

Berhentikan Ibnu Subiyanto

Sultan Serahkan ke Pusat YOGYAKARTA - Masalah pemberhentian Bupati Sleman nonaktif Ibnu Subiyanto dari jabatannya merupakan wewenang pemerintah pusat, kata Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X. “Oleh karena itu, kami menyerahkan masalah pemberhentian Ibnu Subiyanto yang terlibat kasus korupsi buku ajar itu kepada pemerintah pusat,” katanya di Yogyakarta, Kamis. Ia mengatakan, untuk memberhentikan seorang bupati dari jabatannya itu keputusannya harus dari pusat. Begitu pula dengan Bupati Sleman nonaktif Ibnu Subiyanto yang terlibat kasus korupsi buku ajar sebesar Rp 12,1 miliar dan telah divonis pengadilan. Namun demikian, menurut dia, putusan pengadilan atas kasus korupsi Ibnu Subiyanto itu pada dasarnya belum mencapai titik final, karena

masih ada pengajuan banding. Ia mengatakan, masalah keputusan pengadilan yang menjerat Ibnu Subiyanto dengan hukuman penjara selama empat tahun dan denda Rp 200 juta itu saat ini belum berkekuatan hukum tetap karena masih ada pengajuan banding dari pihak tergugat. “Berhubung Ibnu Subiyanto masih mengajukan banding, putusan pengadilan itu belum final, masih berlanjut. Namun, masalah pemberhentian jabatan itu tetap urusannya pemerintah pusat, keputusannya ada pada presiden,” katanya. Menurut dia, pihaknya kini sedang menantikan kebijakan akhir mengenai kasus tersebut. Kelanjutannya baru akan dilaksanakan setelah semuanya selesai. “Saat ini yang penting kebijakannya harus sudah ada seperti apa. Kami nanti tinggal melaksanakan kewajibannya,” katanya. (ant)

negara Indonesia mampu mengatasi akibat krisis global

serta terhindar dari bencana alam dan hal-hal yang tidak di-

inginkan lainnya, tutur Ketut Sumadi. (ant)

Edisi 15 Januari 2010 | Suluh Indonesia  

Headline : Sri Mulyani Merasa Ditipu

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you