Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 226 tahun III Senin, 14 Desember 2009 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
BBM Bersubsidi Tetap
Harus Dibatasi
EF Luncurkan Program Ten Five
PEMERINTAH mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, kendati terjadi lonjakan harga minyak mentah di pasar internasional. Demikian Kabiro Hukum dan Humas Departemen ESDM...hal. 1
PEJABAT sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengatakan bahwa rencana pembatasan kepemilikan asing di bank nasional masih dalam pembahasan. “Hingga...hal. 2
MEMPERINGATI 15 tahun kiprah English First (EF) diIndonesia dan 45 tahun di dunia, lembaga pendidikan bahasa Inggris ini meluncurkan program Ten Five. Program berskala nasional terbaru ini digelar di...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Suryo Agung
Emasdan Rekor
Suluh Indonesia/ant
EMAS DAN REKOR - Sprinter Suryo Agung Wibowo melakukan selebrasi dengan membentangkan bendera merah putih usai memecahkan rekor nomor paling bergengsi, yaitu lari 100 m putra dan sekaligus meraih medali emas SEA Games 2009 di Vientiane, Laos, kemarin.
VIENTIANE - Sprinter Indonesia Suryo Agung Wibowo kembali membuktikan diri sebagai manusia tercepat Asia Tenggara ketika untuk kedua kalinya secara beruntun memecahkan rekor SEA Games dan merebut medali emas lari 100 m putra di SEA Games 2009 di Komplek Olahraga Nasional Vientiane, Laos, kemarin. Di nomor paling bergengsi tersebut, Suryo mencatat waktu 10,17 detik untuk memecahkan rekor SEA Games 10,25 detik yang diciptakannya di SEA Games 2007 Nakhon Ratchasima. Tim atletik Indonesia bersuka ria pada pertandingan hari pertama cabang atletik tersebut karena sprinter Indonesia lainnya, Fadli meraih perunggu dengan waktu 10,61 detik. Suryo, bapak dengan dua anak tersebut langsung bersujud sambil mencium bendera Merah Putih usai memecahkan rekor yang catatan yang dia sendiri tidak menyangka itu. ‘’13 Desember is my day,” teriak Suryo yang kemudian memeluk rekannya Fadli yang berhasil meraih perunggu dengan catatan 10,61 detik. (ant)
Di Dalam Negeri
Wapres Berkuasa Penuh JAKARTA - Wapres Boediono dilimpahi kuasa penuh untuk menangani kondisi dalam negeri selama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan kunjungan kerja ke Eropa selama delapan hari. Menko Polhukam Djoko Suyanto usai melepas keberangkatan Presiden di Bandara di Jakarta, kemarin mengatakan, Keppres pelimpahan kewenangan tersebut sudah dikeluarkan Presiden Yudhoyono. ‘’Sudah keluar Keppresnya. Itu memang prosedur tetap kalau Presiden keluar negeri cukup lama,” ujarnya.
Presiden yang didampingi oleh Ibu Ani melakukan kunjungan delapan hari ke empat negara Eropa hingga 20 Desember 2009. Kepala Negara dijadwalkan mengunjungi Belgia, Perancis, Jerman, untuk melakukan kunjungan bilateral, serta ke Denmark untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perserikatan BangsaBangsa (PBB) tentang Perubahan Iklim di Copenhagen, Denmark, yang dihadiri oleh lebih dari 100 kepala negara/pemerintahan dunia. Selama Presiden tidak berada di tanah air, Djoko mengata-
kan, Boediono diberi kewenangan untuk meneruskan program 100 hari pemerintah dengan menggelar rapat kabinet paripurna di Kantor Wapres pada 17 Desember 2009. ‘’Tidak ada pesan khusus dari Presiden, hanya memantau keamanan dan ketertiban,” ujar Djoko. Sementara itu, Menko Perekonomian Hatta Radjasa mengatakan Presiden mengamanatkan agar setiap menteri koordinator tetap melakukan koordinasi kepada menterimenteri di bawahnya sesuai dengan bidangnya.
Menkeu Beberkan Hasil Rapat
Hatta membantah tersiarnya isu perpecahan yang melanda Kabinet Indonesia Bewrsatu II akibat polemik kasus Bank Century yang menyeret nama Menteri Keuangan Sri Mulyani dan WapresBoediono. Ia juga membantah tersiarnya isu bahwa ada sejumlah menteri yang mengancam mundur dari Kabinet Indonesia Bersatu. ‘’Entah dari mana isuisu seperti itu, yang jelas tidak ada. Sangat kompak, sangat solid kita,” ujarnya. Selain menteri terkait, turut serta tujuh gubernur dalam rombongan Presiden. Jubir-
Presiden Dino Patti Djalal mengatakan, kehadiran para gubernur dalam rombongan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia serius dalam bidang konservasi hutan baik pada tingkat pusat maupun daerah demi mengurangi tingkat pemanasan global. Ia menjelaskan kehadiran Presiden pada KTT PBB Perubahan Iklim di Kopenhagen untuk memastikan bahwa konferensi tersebut melahirkan konsensus global untuk mengurangi emisi karbon serta memastikan implementasi Bali Roadmap. (har)
Suksesi di Tubuh PDIP
Ancam Anggota Pansus Asal Jangan Ketua Umum JAKARTA - Menkeu Sri Mulyani membantah pernyataan Anggota Pansus Angket Bank Century Bambang Soesatyo bahwa dirinya pernah bertemu pemilik Bank Century Robert Tantular. ‘’Saya tidak pernah melakukan komunikasi dalam bentuk apa pun, saya tidak pernah menelepon, tidak pernah ditelepon, saya tidak kenal, saya tidak pernah bertemu dengan seseorang bernama Robert Tantular,” katanyadi Gedung Depkeu Jakarta, kemarin. Sri Mulyani menegaskan keterangan palsu yang diungkapkan Bambang Soesatyo anggota Pansus dari Golkar, dapat diluruskan sehingga menyesatkan masyarakat. ‘’Apa yang dinyatakan itu merupakan fitnah. Yang merupakan fitnah keji dan mengalihkan perhatian kita semua,” katanya. Dikatakannya, seluruh masyarakat menginginkan agar proses investigasi terhadap permasalahan Bank Century dapat berjalan objektif, adil, transparan
dan yang penting kredibel. ‘’Tentu kita berharap tidak dimuati motif politik yang kotor dan sistematis, karena saya merasakan menjurus pada pembunuhan karakter kepada pejabat publik yang, insya Allah, mencoba menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya,” kata Sri Mulyani. Ditambahkannya, klarifikasi yang dilakukannya bisa menjernihkan polemik yang menyebar di masyarakat terkait persoalan Bank Century. Dalam kesempatan tersebut, Menkeu, memutar rekaman gambar video suasana rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) saat membahas Bank Century. Pemutaran video itu dilakukan menyusul tudingan adanya rekaman Menkeu bertemu mantan komisaris Bank Century Robert Tantular. Selain itu mengenai langkah selanjutnya terhadap tindakan Bambang Soesatyo, Sri Mulyani akan mempertimbangkan langkah hukum. (ind)
SEMARANG - Ketua Umum Taruna Merah Putih Maruarar Sirait mempersilakan terjadinya regenerasi di tubuh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, namun tidak untuk jabatan ketua umum. ‘’Taruna Merah Putih menegaskan dukungannya terhadap Megawati Soekarnoputri untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan periode 2010-2015,” kata Maruarar di Semarang, kemarin. Ia mengungkapkan, dukungan Taruna Merah Putih terhadap Megawati sudah disampaikan secara langsung dihadapan rapat Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, sejak dua bulan lalu Menurut dia, terdapat sejumlah alasan yang mendasari dukungan Taruna Merah Putih untuk mengusung kembali Megawati dalam memimpin partai ini. Pertama, kata dia, partai ini memerlukan tokoh yang mampu menyelamatkan Pancasila, sebagai ideologi bang-
sa. Selain itu, lanjut dia, organisasi ini masih memerlukan kepemimpinan Megawati. ‘’Tanpa Mega, partai ini akan pecah,” tegas Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini. Ia juga menyatakan, Meg memiliki konsistensi dalam memimpin partai. Hal tersebut, kata dia, terbukti dari keputusan Mega yang menolak jatah menteri pada kabinet pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. ‘’Partai harus tetap memiliki harga diri,” katanya. Ia menyatakan, Taruna Merah Putih sebagai organisasi sayap Partai Demokrasi indonesia Perjuangan tidak akan ragu-ragu dan ikut-ikutan dalam mendukung Megawati. Ia menegaskan, kader Taruna Merah Putih di 13 provinsi telah menyatakan dukungannya terhadap Megawati dalam pemilihan ketua umum yang digelar pada kongres tahun 2010 mendatang. (ant)
Citra Presiden Yudhoyono Tak Tergoyahkan DIREKTUR Eksekutif Lembaga Riset Indobarometer, M. Qodari mengatakan, kasus skandal Bank Century dipersepsikan publik belum menggoyahkan citra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Indobarometer menyampaikan hasil risetnya terhadap isi berita dari enam media massa itu dalam keterangan persnya di Jakarta, kemarin bahwa selama periode 28 November – 4 Desember 2009 ada sebanyak 106 artikel yang memuat nama SBY dan Wapres Boediono berkaitan dengan kasus Bank
Century. Dari 65 artikel tentang SBY, sentimennya adalah positif (50,8 persen), negatif (13,8 persen), positif-negatif (12,3 persen) dan netral (23,1 persen), sedangkan dari atikel tentang Boediono, sentimen negatifnya adalah positif (34,1 persen), negatif (39,0 persen),
positif-negatif (12,2 persen) dan netral (14,6 persen). ‘’Dari persentase sentimen media tersebut, tergambar jelas bahwa positif SBY masih lebih besar ketimbang negatifnya. Sedangkan Boediono lebih banyak persentase sentimen negatifnya ketimbang positifnya. Ini mungkin akan menjadi bahan kajian dan analisa kenapa sentimen negatif itu lebih banyak ke Boediono ketimbang ke SBY,” kata Qodari. Dia mencontohkan, artikel negatif tentang SBY antara lain terkait sorotan LSM yang memandang bahwa kalangan
Istana atau orang dekat SBY diduga menerima kucuran dana Century. Terkait itu, banyak pengamat menilai pernyataan SBY yang menginginkan kasus ini diusut tuntas belum diketahui hasilnya. Menanggapi pertanyaan soal masih kuatnya citra SBY ketimbang Boediono dalam kasus Bank Century, Qodari mengatakan, ada dua alasan. Pertama, laporan BPK yang menggegerkan karena adanya indikasi pelanggaran pidana itu paling banyak menyebut nama Boediono dan Sri Mulyani sebagai pejabat yang disebut-
sebut diduga paling bertanggungjawab atas pengucuran dana talangan Rp 6,7 triliun ke Bank Century. Sementara, Presiden SBY saat itu tidak disebut-sebut karena sedang berada di luar negeri. Kedua, karena kemampuan komunikasi politik yang dibangun SBY dalam menyikapi kasus tersebut dinilai cukup tepat. Misalnya, dengan mengatakan dukungan terhadap pengungkapan dan penuntasan kasus Bank Century. Hal ini, menurut Qodari, dianggap sebagai ketegasan dan kesungguhan SBY. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Senin 14 November 2009
2
Tabrakan Beruntun JAKARTA - Pengendara sepeda motor, Nurohimin (45), Warga Jalan Warakas IV Gg 7 RT 10/6 Warakas, Tanjung Priok tewas karena tersenggol truk kontainer di Jalan Raya Cacing, Jakarta Utara, Sabtu siang. Jalan Raya Cacing merupakan akses lalu lintas truk barang didominasi kendaraan berat. Korban saat kejadian sedang mengendarai sepeda motor Yupiter B 6214 UFI menuju ke putaran kendaraan arah ke Cakung. Menurut sejumlah saksi mata, korban saat itu hendak mendahului truk kontainer dari arah sebelah kiri. Korban terjatuh setelah ban depannya masuk ke lubang jalan kemudian terlindas ban belakang truk tersebut dan tewas seketika. Usman (49), sopir truk kontainer B 9641 TD tidak mengetahui jika truk yang dikemudikannya itu telah mengakibatkan pengemudi sepeda motor tewas. Ia akhirnya menyerahkan diri setelah petugas datang ke lokasi. Data di Pospol Budi Dharma menyebutkan, kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Cacing ini bukan yang pertama kali, dalam satu bulan ini sedikitnya tiga orang tewas akibat kecelakaan dengan truk kontainer.
BENTUK PENGADILAN HAM - Sejumlah orang yang tergabung dalam Keluarga Besar Rakyat Demokratik berunjuk rasa di kawasan Bunderan Air Mancur Hotel Indonesia, Jakarta, kemarin. Mereka mendesak Presiden SBY untuk segera menerbitkan keppres tentang pengadilan HAM Ad Hoc, segera melakukan pencarian 13 orang yang masih dinyatakan hilang, merehabilitasi dan memberikan kompensansi terhadap keluarga korban yang hilang dan meratifikasi Konvensi Anti Penghilangan Paksa sesuai dengan keputusan Sidang Paripurna DPR periode 2004-2009.
Tabrakan Beruntun Sementara itu, tabrakan beruntun yang melibatkan tiga mobil terjadi di Jalan Tol TB Simatupang Km 16.600, Jakarta Selatan, Sabtu (12/12) sore. Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa dan luka-luka dari pengendara ketiga mobil tersebut. Laman Direktorat Polda Metro Jaya, menyebutkan ketiga mobil yang mengalami tabrakan beruntun tersebut bernomor polisi (nopol), yakni, B8417 VJ, B1088 KTA dan B8397 LX. Akibat kecelakaan tersebut, laju kendaraan di Jalan Tol TB Simatupang dari arah timur ke barat, sempat tersendat. Pada hari yang sama, insiden kecelakaan juga terjadi di KM 18 Jalan Tol Pluit arah ke Tanjung Priok, saat truk trailer bernopol B9564 EH mengalami pecah ban bagian belakang sebelah kanan. Akibatnya terjadi kemacetan arus lalu lintas mencapai satu kilometer. (ant)
Jakarta Bebas Styrofoam
Anggap Tak Produktif
Suluh Indonesiaant
JAKARTA - Ajang Kreasi Teens Go Green (TGG) tahun 2009, yang diadakan di Pasar Seni Ancol, mengajak siswa siswi perduli lingkungan. Acara yang diselenggarakan, tersebut, mengajak Jakarta terbebas dari Styrofoam. Kreasi berwawasan lingkungan yang dimotori oleh anak-anak sekolah menengah atas (SMASMK) di DKI Jakarta, kemarin dipasar Seni Ancol itu, untuk menjaga lingkungan. Tujuannya untuk memberikan pengetahuan dan membangun kesadaran publik tentang bahaya penggunaan styrofoam bagi kesehatan manusia dan kelestarian ekosistem. Bentuk ajang kreasi TGG 2009 ini diantaranya adalah lomba desain kartu pos, kreasi produk daur ulang, majalah dinding, foto cerita ekosistem hulu, tengah dan hilir. Hingga saat ini total jumlah
peserta lomba adalah sekitar 120 orang yang akan memperebutkan hadiah total senilai 12 juta rupiah. Pemenang akan diumumkan pada 13 Desember 2009 di Panggung Utama Pasar Seni Ancol. Sandra Moniaga, Ketua Tim Juri Ajang Kreasi TGG 2009 mengatakan, “Penilaian mencangkup masalah esensi dan originalitas ide atau karya, pemilihan materi yang digunakan, kerjasama kelompok, manfaat serta implementasinya dalam kehidupan sehari-hari.” Selain lomba, kegiatan ini juga akan mengadakan talkshow “Jakarta Bebas Syrofoam” dengan mengundang para pemerhati lingkungan dan kesehatan antara lain dari Departemen Urusan Pengendalian Limbah Domestik dan Usaha Kecil dari Kementerian Lingkungan Hidup. (ant)
Pendidikan Anak Tuna Netra Minim JAKARTA - Pendidikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus baik yang dilayani lewat pendidikan khusus maupun pendidikan layanan khusus masih minim, yakni baru sekitar 70.000 anak dari 346.000 anak berkebutuhan khusus di tanah air yang bisa mengenyam pendidikan di sekolah-sekolah formal dan khusus. “Layanan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang mengalami ketunaan seperti tuna netra, tuna grahita maupun yang memiliki kebutuhan khusus lainnya cukup kompleks dan tersebar luas, “ kata Direktur Pembinaan Sekolah Luar Biasa Depdiknas, Eko Djatmiko Sukarso,di Jakarta, kemarin. Eko Djatmiko Sukarso mengatakan masih banyak anak usia sekolah yang belum bisa dilayani .Hingga saat ini mereka belum bisa ditangani pemerintah secara maksimal. Eko Djatmiko mengatakan, pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus bukan hanya meliputi penyandang cacat yang
mengenyam pendidikan di sekolah luar biasa. Pendidikan dengan cara yang khusus atau dinamakan pendidikan layanan khusus (PLK) juga dibutuhkan untuk melayani anak cerdas, berbakat istimewa, anak tenaga kerja indonesia (TKI) di daerah perbatasan dan luar negeri, anak jalanan, anak di dalam lembaga pemasyarakatan, anak korban bencana alam, anak penderita HIV/AIDS, anak pelacur, anak korban perdagangan orang, hingga suku terasing. Untuk anakanak cerdas atau berbakat istimewa yang diperkirakan jumlahnya sekitar 2,2 persen dari jumlah anak usia sekolah, baru sekitar 0,43 persen yang terlayani lewat pendidikan di kelas akselerasi dan sekitar satu juta lebih anak yang cerdas / berbakat istimewa yang potensial untuk mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. (ant)
Ayah Ambil HP Anak Tewas JAKARTA - Bocah siswi SD, Khonsa (9), tewas di kolam renang hotel Harris Tebet, Minggu (13/12) pagi. Korban anak pasangan Elo ibunda Konsha dan Anggoro Kurniawan, tewas setelah terjatuh di pinggir kolam renang hotel Harris. Menurut keterangan Haji Hasan salah seorang kerabat, saat ditemui di rumah Duka Jalan Menteng Terusan, No.24 RT 8/ 2, Lagoa, Koja, Jakarta Utara, Minggu (13/12) mengatakan sangat kehilangan Khonsa. “Anak itu pandai berenang dan pintar di sekolah,” ungkapnya. Namun sepengetahuan Hasan, Khonsa anak pertama dari tiga bersaudara itu berenang di saat liburan. “Keluarga Khonsa datang dari Bandung, untuk acara keluarga dan menginap
dihotel Harris Tebet,” terangnya. Saat kejadian, sepengetahuan Hasan Elo ibunda Khonsa berada di kamar hotel. Sedangkan ayahnya, meninggalkan Khonsa berenang untuk mengambil handphone. “Saat kejadian, Khonsa dijaga baby sisternya,” ungkap Hasan. Rupanya, saat itu Khonsa terjatuh. Diduga kepalanya membentur lantai kolam, dan tercebur kolam renang. Konsha pun sempat di bawa ke rumah sakit, yang tak jauh dari hotel Harris Tebet. Korban diketahui tewas oleh ayahnya, setelah di rumah sakit. Sang ayah sempat panik, setelah mengetahui anaknya menghilang dari kolam renang setelah mengambil handphone. Jasad Khonsa setelah mening-
gal dibawa ke rumah sakit, untuk dilakukan visum. Jasad Khonsa dimakamkan di TPU Budhi Dharma, Cilincing, Jakarta Utara. Ibunda Khonsa saat ditemui dirumah Ros Arif, neneknya terlihat pingsan. Bahkan saat akan diwawancari, dan kerabat yang menyampaikan duka cita Elo yang mendengar nama anaknya di sebut pingsan. Begitu juga dengan Ny Ros ibunda Elo yang melihat putrinya pingsan pun, menangis histeris. Keluarga besar Bugis yang datang ke rumah nenek Khonsa pun terlihat menitikan air mata. Dirumah duka, terpampang karangan bunga dari Hotel Harris Hotel Management turut berduka cita. (ant)
Polres Jakut Bekuk Dua Perampok
Muatan Kontainer Senilai Rp 2 M JAKARTA - Dua dari lima pencuri isi muatan kontainer yang merugikan para eksportir, ditangkap Jajaran Polres Jakarta Utara, kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara Kompol Adex Yudiswan di Jakarta kemarin. Kedua tersangka Abdul Rohman alias Rohman Warida dan Mahmud Nur alias Mahmud bin Hasabulah. Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara Kompol Adex Yudiswan, dalam aksi pencurian isi kontainer pencuri bekerjasama dengan sopir truk trailer. “Mahmud sopir bekerjasama dengan empat rekannya,” terang Adex. Aksi pencurian isi boks kontainer terjadi di Pool PT Ksanuri PLTU, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Truk kontainer warnah hijau B 9197 AS dengan kontainer berisi 40 feet bahan tekstil dibongkar
komplotan pencuri muatan kontainer. Kain Nylon Polyster yang akan di ekspor ke Vietnam, di tengah jalan di bongkar. “Mereka memotong engsel kontainer, dan isinya dikurangi tanpa merusak segel bea cukai,” terang Adex. Selain itu juga, tutup makanan untuk restoran terbuat dari alumunium pun digasak mereka. “Almunium yang berbentuk tutup sesaji itu, dilebur. Setelah itu dijual kembali dengan bentuk batangan,” ungkap Adex. Akibatnya, para eksportir mengalami kerugian klaim dari pembeli di luar negeri mencapai Rp2 milyar. Tertangkapnya komplotan pencuri muatan kontainer, setelah adanya dua laporan para pemilik barang. Anggota Polres Jakarta Utara pun melakukan penyamaran. Bripka Syahrul dan Briptu Didi Kuncoro mendatan-
gi pool tempat kejadian hilangnya barang. Selama dua bulan melakukan penyamaran, akhirnya sopir Mahmud Nur yang membawa truk muatan tudung saji ditangkap. “Saat itu sopir bersama dengan Rohman sedang membongkar muatan kontainer,” jelas Adex. Akhirnya setelah diketahui aksinya, keduanya pun ditangkap. Namun Juki, Ali dan Oji yang merupakan rekan keduanya dalam pengejaran. Keduanya pun, sudah sering melakukan aksi pencurian muatan truk kontainer. “Biasanya sopir selalu berpindahpindah pekerjaan membawa truk kontainer,” ungkap Kasat Reskrim tersebut. Setelah berhasil menjarah muatan kontainer, biasanya Mahmud Nur mengundurkan diri dari pekerjaannya. (ant)
Bambang Akhiri Konflik
Bambang Soesatyo
JAKARTA - Anggota Panitia Angket kasus Bank Century Bambang Soesatyo mengatakan dirinya telah mengakhiri polemik dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani soal rekaman percakapan antara Menteri Keuangan dengan Komisaris Bank Century Robert Tantular. “Saya menyatakan mengakhiri polemik dengan Ibu Sri Mulyani mulai hari ini,” kata Bambang Soesatyo kepada pers di Jakarta, kemarin. Dikatakan Bambang, dirinya sebagai anggota Panitia Angket kasus Bank Century menjadi tidak produktif jika terus melanjutkan polemik dengan Sri Mulyani. Tugas Panitia Angket, katanya, akan mengungkap kasus Bank Century dari hulu ke hilir hingga tuntas. Jika polemik antara dirinya dan Sri Mulyani diteruskan, kata dia, maka bisa mengalihkan isu utama pengungkapan kasus Bank Century oleh panitia tersebut. “Ini yang saya maksudkan jadi tidak produktif,” kata anggota Panitia Angket kasus Bank Century dari Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR ini. Bambang mengaku tidak takut dengan ancaman Sri
Mulyani yang akan mensomasi dirinya. Menurut dia, anggota DPR memiliki hak imunitas, yakni hak kekebalan terhadap hukum sesuai konteksnya. “Soal rekaman percakapan Sri Mulyani dan Robert Tantular saya mengatakannya sebagai anggota Panitia Angket dalam forum rapat konsultasi panitia. Dalam konteks ini saya memiliki hak imunitas,” katanya. Namun sebagai warga negara yang baik, katanya, dirinya siap menghadapi jika Sri Mulyani melakukan langkah hukum. Menurut dia, sejumlah pengacara, antara lain Eggy Sudjana dan Farhat Abbas, siap membelanya. Dalam kesempatan tersebut, Eggy Sudjana mengatakan bahwa dirinya dan sejumlah pengacara lainnya menunggu jika Sri Mulyani melakukan langkah hukum. “Saya dan teman-temannya telah mendata beberapa kelemahan yang bisa dibidik jika Sri Mulyani melakukan langkah hukum,” ujar Eggy. Namun demikian, ia mengaku belum dapat menyebutkan langkah hukum apa yang akan dilakukannya. (ant)
Depdiknas Miliki Struktur Organisasi Baru DEPARTEMEN Pendidikan Nasional tengah menunggu keputusan dari Presiden RI dan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara terkait perubahan struktur organisasi baru yang menurut rencana mulai diimplementasikan pada tahun 2010. “Mudah-mudahan Januari sudah ada ketetapan baru mengenai struktur organisasi Departemen Pendidikan Nasional yang baru,” kata Menteri Pendidikan Nasional, Mohammad Nuh, saat silaturahmi dengan wartawan pendidikan di Puncak, Bogor, kemarin. Ia mengatakan, bila ada pergantian pejabat di lingkungan Departemen Pendidikan Na-
sional akibat perubahan struktur organisasi itu merupakan suatu kewajaran. “Pergantian jajaran pejabat itu wajar-wajar saja. Yang penting pergantian itu bukan karena suka dan tidak suka,” katanya. Lebih lanjut Mohammad Nuh menyatakan kemungkinan dalam struktur organisasi baru yang diusulkan kepada Menpan tersebut disetujui adanya pe-
Mohammad Nuh
nambahan unit kerja baru untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas-tugas di instansi tersebut. “Salah satu struktur baru yang akan dibentuk itu,
akan bertugas untuk menangani masalah perlindungan bahasa sebab keberadaan bahasa Indonesia saat ini mulai terancam. Penggunaan bahasa Indonesia dalam forum resmi akan diterapkan dan bukan bahasa asing seperti bahasa Inggris yang malah digunakan sebagai bahasa pengantar,” katanya. Ia mencontohkan, pada Forum Demokrasi Bali yang berlangsung pekan lalu, meski merupakan acara internasional tetapi bahasa pengantar yang digunakan adalah Bahasa Indonesia. “Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Perdana Menteri Jepang, Yukio Hatoya-
ma pada saat melakukan jumpa pers pada acara tersebut menggunakan Bahasa Indonesia. PM Jepang sendiri menggunakan bahasanya sendiri pada saat memberikan penjelasan. Mohammad Nuh mengakui saat ini memang masih banyak kalangan yang merasa lebih nyaman menggunakan Bahasa Inggris, terutama dalam menyebutkan berbagai macam istilah yang sebenarnya ada padanannya dalam Bahasa Indonesia. “Maka dari itu, struktur organisasi baru yang memiliki tugas perlindungan bahasa, diharapkan dapat mendorong berbagai kalangan dan seluruh warga negara Indonesia
untuk tetap menggunakan bahasa Indonesia. Bagaimanapun, bahasa Indonesia adalah bahasa identitas kita,” imbuhnya. (ant) Disinggung mengenai keberadaan Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Mendiknas mengatakan tidak ada masalah. “Wakil Menteri merupakan kewenangan presiden. Ada atau tidak ada wakil menteri yang penting membawa kebaikan untuk meningkatkan kinerja,” katanya. Terkait dengan kinerja, dikatakan Mohammad Nuh, Depdiknas dalam waktu dekat akan meluncurkan layanan pesan singkat (Short Message Service-SMS) pengaduan yang akan menam-
pung saran, kritik serta pengaduan masyarakat dari seluruh Indonesia terkait layanan pendidikan di Tanah Air. “Kami akan menyiapkan unit untuk menampung pengaduan tersebut yang diharapkan akhir Desember 2009 ini sudah bisa diluncurkan”. Pada bagian lain, Mendiknas mengharapkan agar media mengambil peran untuk menumbuhkan kesadaran publik tentang pentingnnya pendidikan. “Apabila kesadaran kolektif sudah tumbuh, maka tugas media selanjutnya memperkenalkan seluk beluk program, kegiatan serta informasi terkait dengan dunia pendidikan”. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Senin 14 Desember 2009
3
Hatta Radjasa Bantah
Kabinet Pecah
Suluh Indonesia/ant
DEKELARASI HATTA - Calon Ketua Umum Partai Amanat nasional (PAN) Hatta Radjasa mengangkat tangan bersama dengan sejumlah pengurus PAN Provinsi Kepri usai melakukan pertemuan di Batam, Sabtu (12/12) malam. PAN Kepri mendeklarasikan dukungan Hatta Radjasa sebagai calon ketua umum PAN dalam kongres di Batam, tanggal 7-10 Januari 2010.
Ketua DPR Minta
Anggota Tolak Fasilitas Daerah JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie meminta kepala daerah yang mendapat kunjungan kerja dari sejumlah anggota DPR saat reses tak perlu memberikan fasilitas atau apapun namanya kepada para anggota dewan. “Ya, kita mintalah kepada sejumlah pemerintah daerah sebaiknya jangan memberi sesuatu atau fasilitas kepada anggota DPR RI saat kunjungan kerja,” katanya, kemarin. Begitu pula dengan anggota DPR, kata Marzuki, pihaknya sudah menyarankan kepada seluruh anggota dewan agar menolak berbagai fasilitas dan pemberian oleh siapapun saat berkunjung ke daerah. “Kita akan tolak.
Oleh sebab itu, jangan lagi temanteman masih menerima dari pemerintah daerah,” tambahnya. Menurut Marzuki, pihaknya akan terus menggemakan kejujuran dan kepekaan nurani para anggota dewan, terhadap halhal yang terkait korupsi. “Salah satunya dengan menggugah kejujuran dan perilaku anggota DPR RI dalam menjalankan tugas dalam bentuk kunjungan kerja. Ini demi menjauhkan dari hal-hal yang bersifat koruptif,” terangnya. Dia memberi contoh soal percepatan kunjungan kerja dari jadwal yang sudah ditentukan. “Kalau ada anggota DPR tidak jujur dalam kunjungan kerja,
misalnya kunjungannya lima hari kemudian hanya mengikuti tiga hari, maka anggota tersebut bisa diproses dari segi etika dan hukum. Itu termasuk korupsi,” ucapnya. Yang jelas, kata Marzuki, pihaknya akan serius memperhatikan aspirasi atau kritikan publik guna perbaikan kinerja DPR. Namun demikian, dia meminta juga agar publikasi DPR harus seimbang. “Kami berharap terciptanya keseimbangan informasi yang diserap oleh masyarakat tentang apa yang telah DPR RI lakukan dengan kritik atau masukkan dari masyarakat,” paparnya. Lebih jauh, kata Mantan Sekejn Partai Demokrat ini, DPR selalu
Hari Ini Pansus Rapat
Tentukan Agenda Pemanggilan SBY JAKARTA - Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Bank Century Gayus Lumbuun mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah akan mengundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk memberikan penjelasan. Hari ini ditentukan apakah perlu dipanggil ataukah tidak. “Apakah presiden perlu diundang itu tergantung,” katanya, akhir pekan kemarin. Menurut Gayus, panitia khusus membutuhkan penjelasan tentang Perpu Nomor 4 tahun 2008 tentang Jaring Pengaman Sistem Keuangan yang dinilai menjadi dasar untuk menyelamatkan Bank Century. “Kita ingin mengetahui bagaimana kondisi kasus ini terhadap Perpu 4/2008. Kami ingin menanyakan langsung pada presiden apa argumentasi dibuatnya perpu tersebut,” katanya. Berkaitan dengan nama saksi yang akan dipanggil, Gayus
mengatakan pihaknya telah menyusun nama-nama tersebut dan akan ditetapkan dalam rapat pleno Panitia Khusus Hak Angket, Senin (14/12). Setelah ditetapkan pada rapat pleno Senin (14/12), kata dia, panitia angket segera menghadirkan saksi-saksi untuk memberikan data dan informasi seputar persoalan Bank Century. Menanggapi wacana mengundang presiden tersebut, Denny Indrayana mengatakan tidak melihat relevansi presiden perlu hadir untuk memberikan penjelasan. Dalam kesempatan tersebut ia juga menegaskan pemerintah tidak akan menonaktifkan Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait dengan kasus Bank Century. “Pak Boediono dan Ibu Sri Mulyani bekerja keras untuk negeri, punya integritas dan profesional, mereka masih dibutuhkan profesionalitasnya untuk mengawal
ekonomi ke depan,” katanya. Diragukan Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Emerson menyatakan keraguannya terhadap pansus hak angket dapat menyelidiki kasus Bank Century dengan tuntas dan menghasilkan rekomendasi yang tepat sasaran. Menurut Emerson, dari beberapa pansus hak angket yang pernah dibentuk, hampir tidak ada yang sukses. “Kita tidak berharap banyak pada teman di DPR. Kita berharap kasus ini ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi,” katanya. Tidak sependapat dengan Emerson, Gayus mengatakan tidak semua pansus yang dibentuk gagal. Ia meminta agar informasi tersebut diluruskan karena akan menyesatkan publik. “Pansus mana yang tidak berhasil, saya rasa terlalu sempit pandangan itu,” katanya. (ant)
terbuka menerima kritik dan masukkan dari masyarakat. Bahkan dengan lapang dada memperhatikan apa yang disampaikan oleh masyarakat. Namun masyarakat juga harus secara seimbang memberikan penilaian proporsional terhadap apa yang telah dilakukan DPR. Marzuki menyatakan anggota DPR RI saat ini sebenarnya memiliki sensitifitas lebih baik dan lebih tinggi karena mereka dipilih secara langsung oleh masyarakat. “Kemarin ada kejadian kebakaran di Jakarta Utara, saya harus ikut menelepon sana sini agar segera teratasi.” (ant)
JAKARTA - Menko Perekonomian Hatta Radjasa mengatakan Presiden mengamanatkan agar setiap menteri koordinator tetap melakukan koordinasi kepada menteri-menteri di bawahnya sesuai dengan bidangnya. Hatta membantah tersiarnya isu perpecahan yang melanda Kabinet Indonesia Bewrsatu II akibat polemik kasus Bank Century yang menyeret nama Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wakil Presiden Boediono. Ia juga membantah tersiarnya isu bahwa ada sejumlah menteri yang mengancam mundur dari Kabinet Indonesia Bersatu. “Entah dari mana isuisu seperti itu, yang jelas tidak ada. Sangat kompak, sangat solid kita,” ujarnya. Sementara itu, Perseteruan antara Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Ani) dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) bukan substansi masalah yang termasuk dalam dibahas di Panitia Khusus Hak Angket Kasus Bank Century Dewan Perwakilan Rakyat. “Panitia khusus angket Century tidak akan membahas masalah Sri
Mulyani dan Aburizal Bakrie. Panitia khusus ini tidak mau terjebak dalam hal-hal yang tidak substantif,” kata Anggota Panitia Khusus Hak Angket Kasus Bank Century Dewan Perwakilan Rakyat Maruarar Sirait, saat memberi pengarahan dalam acara pelantikan pengurus Taruna Merah Putih tingkat Jawa Tengah, di Semarang, kemarin. Sebagai inisiator hak angket Century, kata dia, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan memiliki sejumlah topik yang akan dibahas dalam panitia khusus ini. Hal tersebut dilakukan, menurut Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini, sebagai upaya agar jangan sampai muncul penumpang gelap dalam pembahasan kasus tersebut. “Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tidak mau terjebak dalam masalah personal. Kasus Century ini merupakan masalah bangsa yang besar dan sangat penting, yang harus segara diselesaikan,” kata Ketua Umum Taruna Merah Putih ini.
Saat ini, kata dia, panitia Khusus kasus Century telah menetapkan jadwal pemanggilan sejumlah pihak yang diduga mengetahui permasalahan ini serta menyusun staf ahli yang akan membantu kinerja para wakil rakyat. Ia menuturkan, sumber pertama yang akan dimintai keterangan dalam sidang panitia khusus yang rencananya dimulai pekan depan ialah Badan Pemeriksa Keuangan. Adapun sumber lain yang juga dijadwalkan untuk dimintai keterangan yakni mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wakil Presiden Boediono, Menteri Keuangan Sri Mulyani, mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Markas Besar Kepolisian Komisaris Besar Polisi Susno Duaji serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. Sementara itu, beredarnya rekaman Komite Stabilitas Sistem Keuangan yang diduga berisi tentang perbicangan antara Sri Mulyani dan pemilik Bank Century Robert Tantular, menurut dia, dipersilakan agar diklarifikasi oleh yang bersangkutan. (her/ant)
Dewan Syuro PKB Kisruh JAKARTA - Dewan Syuro DPP PKB kisruh karena tidak satu kata dalam menyosialisasikan hasil Rapat Konsultasi Nasional (Rakonas) Dewan Syuro 5-6 Desember lalu. Wakil Ketua Dewan Syuro Lily Chadijah Wahid di Jakarta, Sabtu, mengoreksi pernyataan Sekretaris Dewan Syuro Andi Muawiyah Ramly soal hasil Rakonas yang dinilainya “merendahkan” martabat Dewan Syuro. Sebelumnya, saat menyampaikan hasil Rakonas, Andi menyebutkan ada tiga keputusan penting, salah satunya ad-
alah jajaran Dewan Syuro di seluruh daerah harus bekerja optimal mendukung Dewan Tanfidz sesuai dengan kedudukan, tugas, dan kewenangannya. “Istilah mendukung itu kan seolah-olah Dewan Syuro itu subordinasi Dewan Tanfidz,” kata adik kandung KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu. Yang benar, kata Lily, Rakonas memutuskan optimalisasi kedudukan, tugas, dan kewenangan Dewan Syuro PKB di seluruh tingkatan. Artinya, mengembalikan Dewan Syuro ke posisi yang sebenarnya sebagai pengendali kebijakan partai, meng-
ingat selama ini partai terkesan lebih didominasi Dewan Tanfidz. Menurut Lily, pernyataan Andi terkesan untuk menyenangkan pribadi-pribadi yang duduk di jajaran Dewan Tanfidz. “Ini sebuah tindakan yang semestinya tidak dilakukan oleh seorang sekretaris syuro yang seharusnya justru menjunjung tinggi harkat dan martabat dewan syuro,” katanya. Keputusan Rakornas lainnya, kata Lily, perlunya islah dengan seluruh stakeholder PKB berbasis NU, termasuk yang berada di bawah naungan Gus Dur. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Senin 14 Desember 2009
4
K ilas Enam KK Depok Ikut Transmigrasi SEBANYAK enam kepala keluarga (KK) yang berasal dari Kota Depok Jawa Barat diberangkatkan sebagai transmigarsi dengan tujuan Morowali, Sulawesi Tengah. Pemberangkatan keenam KK itu merupakan pertamakalinya yang dilakukan oleh Pmerintah Kota Depok. “Agar sukses di tempat barunya, sebelum diberangkatkan mereka mendapat pembekalan pengetahuan dan pembinaan mental di Bogor selama satu minggu, kata Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Pemerintah Kota Depok, Catur Sri Astuti, di Depok, kemarin. (ant)
‘Snow World’ di The Jungle BOGOR –Menyambut musim liburan Natal dan tahun Baru 2010, Wahana wisata keluarga The Jungle Waterpark, di Kompleks Perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR) menghadirkan wahana permainan Snow World International ‘Bersalju di Bogor’ dan Premiere Snow Ride 4D Cinema pertama di dunia. Pertunjukan langka ini diharapkan akan menjadi wahana edutainment baru bagi masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya. “Event Snow World International ini akan resmi kita buka untuk umum pada 18 Desember nanti, dengan harga tiket Rp 50 ribu untuk dewasa dan anak-anak Rp40 ribu,” kata Direktur Snow World International, Dieng Kartikasari Tedjo, didampingi Manajer The Jungle, Zaki Avifi, kemarin. (bas)
Suluh Indonesia/ant
CAR FREE DAY - Seorang polisi dengan sepeda berjaga didepan Istana Bogor yang bebas dari kendaraan bermotor dalam kegiatan hari bebas kendaraan di Kota Bogor, kemarin. Ujicoba hari bebas kendaraan di ruas Jalan Jalak Harupat itu membuat warga bebas untuk melakukan rekreasi selama empat jam di tempat itu.
Hama Sundep Serang Tanaman TANGERANG - Hama sundep menyerang puluhan hektar tanaman padi di kawasan pantai utara Kabupaten Tangerang, Banten, sehingga para petani terancam gagal panen untuk musim tanam 2009. Pemantauan Antara kemarin, tanaman petani yang diserang hama sundep tersebut berada di Kecamatan Pasar Kemis, Kecamatan Rajeg dan Kecamatan Kemiri, sehingga batang padi menjadi patah dan rusak sehingga tidak dapat dipanen. Bahkan tanaman padi yang rusak itu dalam kondisi sudah berbuah dan dipastikan tidak dapat dipanen, karena batangnya langsung patah. Seorang petani di Desa Sindang Sari Kecamatan Pasar Kemis, Karyana (46) mengatakan, tanaman padi miliknya diserang sundep sejak dua pekan lalu, dan telah berupaya untuk dimusnahkan namum mengalami kendala keuangan untuk membeli obat pembasmi. “Untuk memusnahkan sundep, kami tidak punya uang membeli pestisida supaya hama itu mati setelah disemprot,” katanya. (ant)
Penipuan CPNS
Puluhan Warga Jadi Korban BEKASI - Sedikitnya 20 warga Kota Bekasi, Jawa Barat, diduga menjadi korban penipuan dalam proses penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2009. Data tersebut diperoleh dari Posko Pengaduan Korban Penipuan CPNS yang diumumkan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI) Kecamatan Medan Satria dan Bekasi Barat, kemarin. “Posko ini kami bentuk pas-
Rusunawa Situ Gintung
Selesai Dibangun TANGERANG - Pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) bagi korban Situ Gintung, Cirendeu, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, akhirnya selesai dibangun. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tangsel, Adolf Malonda, Minggu, menyatakan, rusunawa yang dibangun diatas lahan seluas 4,5 hektar di Jalan Aster, Serua, Ciputat, Tangsel, menelan dana sebesar Rp 5 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). “Rusunawa 100 persen layak dihuni, 2010 seluruh kamar akan ditempati oleh para pengungsi Situ Gintung,”kata Adolf di Tangerang, kemarin. Ia menjelaskan, rusunawa dibangun empat lantai dengan 74 kamar tidak diberikan secara gratis kepada korban bencana Situ Gintung. Tiap ruangan kamar, lanjut Adolf, terdiri dari satu ruang tamu, dua ruang kamar tidur dan dapur, dengan ukuran yang cukup luas diisi satu kepala keluarga. “Rusunawa juga difasilitasi air bersih, listrik, terdapat pasar dan disediakan sekolah,”ujar Adolf. Dia menjelaskan, belum mengetahui berapa harga sewa untuk satu kamar yang harus dibayar pengungsi Situ Gintung bila menempati rusunawa. Sementara itu, Asisten Daerah I bidang pemerintahan Pemkot Tangsel, Ahadi menyatakan, saat ini sudah 24 kepala keluarga (KK) korban Situ Gintung yang telah memesan kamar rusunawa. Pejabat yang juga wakil ketua penanggung jawab korban Situ Gintung itu menegaskan, dengan diselesaikannya pembangunan rusunawa, diharapkan warga Situ Gintung yang menempati lokasi pengungsian Kertamukti segera menempati rusunawa itu. “Sudah 24 KK yang ingin tinggal di rusunawa, kita berharap warga Situ Gintung lainnya juga segera mengisi kamar yang tersisa di rusunawa,”tandas Ahadi. Bencana jebolnya tanggul Situ Gintung pada 27 Maret 2009, menewaskan hampir 100 korban jiwa, ratusan rumah warga juga rusak berat akibat peristiwa itu. (ant)
capengumuman CPNS di Kota Bekasi pada Jumat (11/12) lalu. Mayoritas korban mengaku telah membayar uang puluhan juta rupiah untuk bisa lulus, namun kenyataannya mereka ditipu,” kata Ketua PK Medan Satria Dadang Nur Mawan kepada Antara di Bekasi. Korban dugaan penipuan CPNS yang seluruhnya perempuan itu, kata dia, sebanyak 8 orang di antaranya melapor dengan menyerahkan bukti
DPRD
Awasi Aset Pemkab Tangerang TANGERANG - Aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, senilai Rp 339 miliar yang tersebar di wilayah Kota Tangerang harus perlu diawasi pihak DPRD setempat maupun warga agar tidak berpindah tangan kepada pihak lain. “Pengawasan aset perlu diawasi dari berbagai pihak termasuk warga, karena merupakan kekayaan daerah,” kata Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Se-
jahtera (PKS) DPRD Kabupaten Tangerang, Ruhamaben saat dihubungi Antara, kemarin. Menurut dia, dalam pendataan aset terdapat sejumlah bangunan dan tanah milik Pemkab Tangerang yang berada di daerah lain senilai Rp 339 miliar. Bahkan terdapat 51 tanah dan bangunan yang mayoritas berada di kawasan Kota Tangerang dan yang terbesar yakni Stadion Benteng dan Lapangan Ahmad
“Sangat mendukung, lebih enak begini tidak ada kendaraan yang melintas, udara jadi lebih sehat dan olahraga pun menjadi santai karena tidak ada kendaraan yang lalu lalang,” ujar Yuni (30) warga kota Bogor. Yuni salah satu dari ratusan warga Bogor yang selalu memanfaatkan kawasan lapangan Sempur untuk berolah raga di akhir pekan. Hampir setiap minggu di setiap bulan ia dan keluarganya memanfaatkan lapangan Sempur untuk berolahraga bersama anak dan suaminya. “Sering ke Lapangan Sempur untuk berolahraga bersama suami dan anak-anak,” ucapnya Yuni mendukung ‘car free day’ dilaksanakan setiap hari minggu. “Kalau cuma tiga jam begini boleh juga dilaksanakan setiap minggu. Inikan baik untuk kesehatan kita saat berolah raga,” ujar Yuni. Pelaksanaan ‘car free day’ berlangsung di Jalan Jalak Harupat dan persimpangan Jalan Salak. Dimulai dari pukul
06.00 WIB hingga 09.00 WIB. Beberapa ruas jalan dialihkan dan ditutup, ruas jalan ‘car
Yani termasuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat. Pernyataan Ruhamuben tersebut terkait Pemkab Tangerang akan menyerahkan kepada Pemkot Tangerang awal tahun 2010 mendatang. Dia menambahkan, Stadion Benteng telah ditaksir oleh ahli senilai Rp 110 miliar, RSUD nilainya sebesar Rp 94 miliar dan Lapangan Ahmad Yani senilai Rp 24 miliar. (ant)
Suluh Indonesia/ant
GAGAL PECAHKAN REKOR - Ratusan mahasiswa mengikuti kegiatan membuat blog bareng untuk memecahkan rekor MURI membuat seribu blog di kampus IPB Darmaga, Bogor, kemarin.
Warga Bogor Dukung ‘Car Free Day’ PELAKSANAAN program ‘car free day’ (hari tanpa kendaraan bermotor) di Bogor kemarin, berlangsung sukses. Beberapa warga Kota Bogor yang biasa melakukan senam pagi di kawasan lapangan Sempur di Jalan Jalak Harupat mengaku sangat mendukung kegiatan tersebut.
pembayaran kwitansi bermaterai, kontrak perjanjian, berikut rekaman pembicaraan yang melibatkan pejabat setempat. “Sedangkan 12 orang lainnya, baru sebatas pernyataan lisan terkait kekecewaanya terhadap kecurangan yang terjadi pada proses seleksi,” katanya. Menurut Dadang, mayoritas korban dijanjikan kemudahan untuk diterima sebagai CPNS dan mengikuti tes hanya sebagai formalitas.
free day’ sejauh 2 km. Ratusan warga Bogor terlihat bebas beraktivitas di sepanjang jalan Jalak Harupat, ada yang mengendarai sepeda dengan bebas di tengah jalan. Sejumlah petugas Dishub dan Lantas mengawasi jalannya kegiatan itu.
Mendapat dukungan warga Kota Bogor, Kepala Satuan Lalu LIntas Polresta Bogor, AKP Arif Purwantono menyatakan, jika pelaksanaan ‘car free day’ berlangsung lancar dan didukung warga, pihaknya akan melaksanakan pada pekan-pekan berikutnya. (ant)
Syaratnya, mereka wajib menyetorkan dana dengan besaran yang bervariasi mulai dari Rp 30-75 juta. “Para pelaku penipuan itu berbeda-beda. Namun modusnya sama, yakni mengaku sebagai orang dekat dengan salah satu pejabat yang memiliki wewenang strategis di Pemkot Bekasi,” ujarnya. Dadang mengatakan, ada beberapa tersangka pelaku yang merupakan pejabat ak-
tif. “Hampir semua korban dijanjikan posisi guru dan harus membayar tunai dimuka dengan alasan untuk setor kepada para pejabat. Kami sudah kantongi nama-namanya,” ujar Dadang. Dadang mengatakan, pihaknya tidak bisa mempublikasikan nama-nama korban dengan alasan keselamatan mereka. “Mereka semua meminta saya merahasiakan indentitas mereka,” ujarnya. (ant)
Cawali Tebar Strategi DEPOK - Partai politik di Kota Depok terlihat mulai adu strategi dan tak tik untuk menggolkan calonnya menjadi pemenang dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2010. Adu strategi tersebut mulai kental terlihat dilakukan tim sukses masingmasing calon wali kota. Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah (Bapilkada) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Depok, Heru Suyanto mengatakan bahwa penugasan Hasbullah Rahmat sebagai calon wali kota dari PAN sudah di rekomendasikan kader sejak tahun 2007. “Komisi rekomendasi dengan suara bulat merekomendasikan saudaraku Hasbullah sebagai calon wali kota. Rekomendasi tersebut diperkuat dalam rapat pleno Badan Pengurus Harian (BPH, red) PAN. Jadi, semua keputusan pencalonan Hasbullah sesungguhnya merupakan keputusan partai,” kata Heru kemarin. Heru menegaskan, intinya pencalonan Ketua DPP PAN Kota Depok bukan lah atas kehendak pribadi Hasbullah, melainkan atas kehendak partai. Dengan begitu, kata Heru, se-
luruh strategi pemenangan Hasbullah dijalankan sepenuhnya oleh partai. “Boleh saja Hasbullah melakukan grilya politik, namun keputusan final tetap ada di partai,” katanya. Di lokasi berbeda, Mantan Wali Kota Depok Badrul Kamal mengaku bakal maju sebagai calon independen. Badrul berharap dapat mengembangkan koalisi besar yang meliputi sejumlah parpol, dengan satu induk parpol besar. Badrul mengaku membulatkan tekadnya maju ke Bursa Pilkada langsung baru pada November 2009, setelah ia didaulat dan diminta oleh sejumlah kiai dan majlis ta’lim, serta melakukan roadshow ke hampir semua partai politik di Kota Depok, kecuali PKS. Sementara itu, Sekretaris DPC Demokrat Kota Depok, Rintis Yanto menegaskan, agenda penetapan calon wali kota yang diusung partainya tengah berjalan. Diantaranya melakuakn penjajakan terhadap sejumlah tokoh yang layak diusung. “Kita tidak mau terburu-buru. Calon yang maju dari Partai Demokrat harus terbaik dari semua calon yang ada,” tutur Rintis Yanto saat ditemui wartawan.(rin)
pini
Suluh Indonesia, Senin 14 Desember 2009
F OKUS Penegakan HAM Jangan Sampai Melanggar HAM ERIAKAN penegakan hak asasi manusia (HAM) dengan melanggar HAM sering kali kita lihat. Salah satunya, aksi peringatan Hari HAM Sedunia yang dilaksanakan Kamis, 10 Desember 2009. Sebagian besar mereka yang turun ke jalan malah menimbulkan kemacetan, sehingga warga yang menggunakan jalan merasa terganggu pula akibat aksi yang semestinya menghargai hak-hak orang lain. Selain itu, kebijakan-kebijakan pemerintah juga sering dinilai melanggar HAM. Seperti bantuan langsung tunai (BLT) yang diberikan pemerintah. Masyarakat diberikan bantuan uang langsung, tetapi selanjutnya tetap saja tidak ada akses untuk peminjaman uang yang mudah bagi masyarakat. Sehingga mereka yang miskin tidak memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi lebih baik lagi secara ekonomi. Selain kemiskinan, penegakan HAM khususnya kekerasan terhadap perempuan juga masih kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan TKW yang mengalami kekerasan fisik maupun seksual. Oleh karena itu, pemerintah perlu meningkatkan perhatian dan kepedulian terhadap penegakan HAM perempuan. Selain itu, pemerintah juga perlu memberikan ruang dialog untuk masyarakat, khususnya perempuan agar permasalahan yang ada di tengah masyarakat terutama yang menyangkut HAM dapat segera dicarikan solusi. Dengan dialog itu maka akan ada kesinambungan antara komitmen yang ditunjukkan negara dalam meratifikasi konvensi internasional dengan penegakan kasus pelanggaran HAM. Sebab, penegakan HAM bukan hanya dilihat dari jumlah kasus, tetapi juga penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM tersebut. Melihat dari banyaknya kasus dan tingkat penyelesaiannya, maka dapat disebutkan kesinambungan antara komitmen negara dalam meratifikasi konvensi internasional dengan penegakan kasus pelanggaran HAM tersebut belum terjadi di Indonesia. Sering kali terjadi kecenderungan pelanggaran HAM berat dalam bentuk kejahatan kemanusiaan di Tanah Air itu beralih ke pelanggaran dalam pemeriksaan hukum. Artinya, kasus-kasus pelanggaran HAM berat yang sudah berkurang, namun masih ditemui pelanggaran dalam proses pemeriksaan hukum. Pelanggaran tersebut terlihat dari indikasi pengebirian hak-hak seseorang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam pemeriksaan. Masih adanya perlakuan diskriminasi dalam proses hukum. Kondisi itu masih saja terjadi dan hal tersebut merupakan bentuk pelanggaran HAM. Oleh karenanya, praktik pelanggaran HAM tersebut harus segera diantisipasi dengan penguatan kapasitas aparatur penegak hukum dan mendidik rakyat guna lebih banyak tahu tentang hak-haknya sebagai warga negara. Masyarakat harus tahu bagaimana cara mengklaim hakhaknya tersebut jika terjadi pelanggaran terhadap dirinya. Dengan berbagai contoh tersebut maka dapat diartikan bahwa sensitivitas HAM masyarakat makin hari makin menurun. Kita bisa lihat, betapa penghargaan terhadap hak-hak dasar orang lain dengan semena-mena diabaikan. Demikian pula dengan fenomena di atas, sesungguhnya yang terjadi adalah makin surutnya penegakan HAM di negeri ini. Ada beberapa hal yang menyebabkan memudarnya sensitivitas tersebut. Salah satunya kultur yang belum terbangun, corak demokratisasi yang berlangsung menjadi sangat prosedural. Sehingga pemahaman terhadap pelanggaran HAM juga mengalami pergeseran. Dalam menyikapi persoalan ini, sudah seharusnya pemerintah kita menegakkan keadilan di negeri ini dengan menyelesaikan satu per satu masalah pelanggaran HAM, dengan catatan penyelesaiannya juga tidak melanggar HAM. Sebab, harus diakui, penegakan HAM di Indonesia masih buram, karena banyak program dan peraturan yang dibuat pemerintah belum memihak rakyat miskin. Sebab, HAM merupakan pemenuhan hak dasar manusia, termasuk bebas dari rasa lapar maupun kemiskinan. Namun, program penanggulangan kemiskinan masih sering bersifat instan dan tak berkesinambungan. ***
T
S URAT ANDA Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/ SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Jangan Hanya Basa-Basi KITA menyambut niat baik masyarakat yang beberapa waktu lalu berdemo memperingati hari antikuropsi dunia. Tentu saja kita berharap peringatan ini bisa diteruskan pada para pejabat publik, juga penegak keadilan untuk tetap amanah menjalankan tugas yang diembannya masing-masing. Kita tentu tak ingin peringatanperingatan semacam ini hanya sebatas seremonial rakyat tanpa ada tindak lanjut dari penguasa sendiri untuk memfasilitasi gerakan antikorupsi itu sendiri. Rakyat yang bergerak dalam jumlah banyak itu telah membuktikan mereka memang sudah jengah terahdap bau-busuk korupsi yang sudah menjadi musuh lama di negeri ini. Memang, dalam gerakan antikorupsi di Mona situ, beberapa peja-
bat dan institusi ikut aktif secara sereonial meneriakkan secara lantang perangi korupsi, tetapi kalau tanpa tindakan apapun di dalam institusinya ini tentu saja menjadi sia-sia. Bahkan, boleh jadi wejangan yang berbusa-busa dari para kepala institusi itu hanya dianggap angin lalu. Kalau untuk mendengarkan ceramah mendengarkan ceramah antikorupsi saja sudh tak didengarkan, bagaimana mereka akan melakukan reformasi birokrasi, dan tindakan membersihkan diri praktik suap-menyuap. Jangan-jangan, ini hanya gerakan mengikuti tren agar tak dituding melawan masyarakat yang anti korupsi Wahid Abidin Paseban, Senen
S UARA ANDA KOLOM ini khusus untuk pembaca yang ingin menyampaikan, kritik, saran dan komentar singkat mengenai berbagai persoalan pada para pejabat Pemerintahan, mulai dari Lurah, Camat hingga Presiden. Kirim pesan singkat Anda secara padat dan jelas, tanpa menyinggung perasaan orang lain. Setiap pesan akan diedit. Cara pengiriman SMS dengan format: BJ <spasi> pesan, lalu kirim ke 3499. (biaya Rp2000/SMS). Contoh : BJ Jakarta harus cari gubernur yang mampu menanggulangi banjir.
Bang D
el
Suksesi di tubuh PDIP makin panas
Asal bukan Ibu ...
5
Makin Hilangnya Sensitivitas terhadap HAM SENGAJA atau tidak, dalam kenyataannya PBB telah menetapkan Hari Antikorupsi Sedunia dan Hari Hak Asasi Manusia secara berdekatan. Peringatan Hari Antikorupsi dilaksanakan setiap tahun pada tanggal 9 Desember, sementara Hari HAM pada tanggal 10 Desember. Lebih dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hari Antikorupsi tahun ini di Indonesia berlangsung lebih meriah ketimbang peringatan Hari HAM. Hal ini terkait dengan mengapungnya persoalan Bank Century yang melibatkan tokoh-tokoh besar tanah air Indonesia. Namun, jika dilihat secara seksama, kasus pelanggaran HAM di Indonesia tidak kalah menariknya untuk diperbincangkan. Melihat pencapaian penegakan HAM di saat permulaan, memberikan semangat baru bagi para aktivis HAM untuk terus berjuang. Namun, setelah Indonesia memasuki masa reformasi, semua orang menuntut agar semua kasus pelanggaran HAM diadili, apa yang terjadi? Yang terjadi adalah paradoks transisi. Proses demokratisasi yang telah kita alami sejak tahun 1998, bahkan kemudian diakui sebagai negara demokratis, setelah sukses menyelenggarakan pemilu langsung di tahun 2004 dan disusul pemilu 2009 ini, tidak serta merta memperlihatkan perkembangan yang sama dalam hal penegakan HAM. Beberapa kasus, semisal dibebaskannya para tentara tersangka pelanggar HAM Dili, kasus Trisaksi, Semanggi I & II dan kasus pembunuhan Munir yang tak jelas ujung rimbanya, semuanya adalah indikasi yang sangat nyata. Sebagian orang mengatakan bahwa yang terjadi dengan penegakan HAM di Indonesia adalah stagnasi: bahwa penegakan HAM berjalan di tempat. Pengusutan yang dilakukan oleh Komnas HAM, misalnya, tidak pernah berbuntut pada penuntutan, dan kalaupun penuntutan terjadi maka ia selalu berujung pada pembebasan atau masa hukuman yang minimal. Sementara sebagian lain mengatakan bahwa yang terjadi lebih parah dari itu. Yang sesungguhnya terjadi adalah involusi. Penegakan HAM di Indonesia sama sekali tidak mengalami stagnasi, apalagi kemajuan, karena makin hari yang terjadi adalah makin banyaknya pelanggaran HAM. Tetapi sayangnya, berbagai bentuk pelanggaran HAM itu tidak dirasakan sebagai pelanggaran, karena bentuknya mungkin tidak semengerikan seperti yang terjadi di masa lalu, seperti pembunuhan, penculikan, sensor dan lain-lain. Sensitivitas HAM masyarakat makin hari makin menurun. Kita bisa lihat akhir-akhir ini, betapa penghargaan terhadap hak-hak dasar orang lain dengan semena-mena diabaikan.
Oleh : Endrizal, M.A.* Pembakaran orang-orang yang diduga mencuri oleh massa, tanah warga yang memiliki bukti kepemilikan yang sah berpindah tangan, penggusuran rumah-rumah penduduk miskin di pinggir-pinggir kota, penggunaan kekerasan dengan beringas oleh polisi pamong praja dan lain sebagainya, seolah mengalir dengan deras dan lancar setiap hari. Namun, pada saat yang sama, tidak kita lihat ada reaksi yang begitu nyata dari kalangan masyarakat lainnya. Makin Surut Melihat beberapa fenomena tersebut, yang sesungguhnya terjadi adalah makin surutnya pene-
gakan HAM di negeri ini. Involusi Hak Asasi Manusia terjadi seiring dengan makin memudarnya kesadaran serta sensitivitas masyarakat terhadap pelanggaran HAM. Ada beberapa hal yang menyebabkan memudarnya sensitivitas tersebut. Pertama, masyarakat kita mengalami semacam demam demokratisasi. Namun, karena basis kultur yang belum terbangun, corak demokratisasi yang berlangsung menjadi sangat prosedural sifatnya. Dalam konteks ini, pemahaman terhadap pelanggaran HAM juga mengalami pergeseran. Tindakan orang-orang atau lembaga-lembaga yang ‘’sudah mengikuti prosedur’’, katanya, terk-
adang terlewatkan dari pengamatan perspektif penegakan HAM. Kasus-kasus penggusuran yang dilakukan oleh pemda di berbagai daerah, atau putusan-putusan diskriminatif pengadilan adalah contoh nyata atas persoalan ini. Kedua, terpakunya wacana HAM di masa lalu kepada kasus-kasus besar. Pemahaman banyak orang terhadap Hak Asasi Manusia di negara ini cenderung digiring oleh kasus-kasus besar semacam pembunuhan massal di Dili, kasus Marsinah, penculikan dan pembunuhan mahasiswa tahun 1998 dan kasuskasus besar lainnya. Sementara dengan iklim demokrasi dan keterbukaan yang jauh lebih baik dibanding masa lalu, kejahatan-kejahatan kemanusiaan seperti itu agaknya akan jauh berkurang volumenya. Ketika kasus seperti itu sudah tidak ada, orang cenderung menganggap bahwa HAM sudah ditegakkan di Indonesia. Tetapi, kalau kita melihat dalam dataran rakyat kecil, kasus pelanggaran HAM masih banyak berserakan di mana-mana. Ketiga, tersedotnya perhatian masyarakat kepada isu-isu baru semacam kenaikan BBM, terorisme, dan terutama dimensi ekonomi negara. Sehingga, ketika ada segelintir orang yang bersorak tentang pelanggaran HAM, orang lain hanya diam, tak ada yang menyahut karena mereka memang sibuk dengan penderitaan mereka sendiri. Dalam menyikapi persoalan ini, sudah seharusnya pemerintahan kita menegakkan keadilan di negeri ini, menyelesaikan satu per satu masalah pelanggaran HAM yang terjadi. Memang sulit mengungkap dan menyelesaikan kasus semisal pelanggaran HAM tersebut dalam hitungan hari, namun alangkah sulitnya kalau kasus tersebut tidak pernah disentuh sama sekali oleh aparatur pemerintahan kita. Ataukah mungkin nurani pemerintahan kita yang sudah mengkristal bak es di kutub utara dan lapuk dalam catatan seiring dengan perputaran zaman, sehingga tidak ambil pusing dengan urusan dalam negeri sendiri. Bisa dibilang, sekarang ini sensivitas para pengelola negara sudah hilang. Mereka lebih mementingkan urusan kelompok dan golongan, entah disengaja atau tidak, mereka melupakan janji-janji manis ketika melakukan kampanye tempo dulu. *Penulis, Direktur Lembaga Indonesia Sejahtera, Aman dan Damai
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
DEBAT P EMBACA
Rasa Keadilan yang Terusik WAJAH hukum Indonesia saat ini seperti lukisan yang penuh warna. Tetapi bukan karya seni yang enak dilihat tapi justru membuat mata ini perih. Hati kelu makin hari karena berbagai kasus terus saja bermunculan ke permukaan. Kanvas hukum yang mestinya putih bersih, berlumuran noda rupa-rupa, dari tangan-tangan kotor. Hukum memiliki dua sisi paradoks. Rasa keadilan dan aturan itu sendiri. Bagi para penegak hukum boleh jadi mereka menganggap telah memenuhi ketentuan dalam menjalankan tugasnya menegakkan hukum. Tetapi, rakyat banyak yang memiliki hati nurani tak bisa dikelabui. Itu sebabnya, ketika satu kasus mencuat ke hadapan publik berbagai reaksi bermunculan. Kita tak usah menuding media yang dianggap berperan dalam membuat fragmen suatu produk hukum ke arah tertentu. Percayalah sehebat-hebatnya liputan, sedramatisnya penya-
jian kalau memang objek yang diberitakan memang tak layak ditempatkan pada nurani rakyat, takkan muncul gerakan masal. Coba lihat, bagaimana hukum memperlakukan Minah yang mencuri tiga biji Kakao. Kejahatan kecil itu harus dibayar dengan materi yang sulit dia tanggung saat harus menjalani pemeriksaan karena bolak-balik ke pengadilan. Ia memang tak ditahan karena hanya diganjar hukuman percobaan, tapi tentu bukan itu esensi yang dituntut masyarakat. Masyarakat juga lantas melihat bagaimana Jaksa Esther yang menerima hukuman satu tahun atas tuduhan menggelapkan barang bukti ekstasi. Kemudian, bagaimana kita dipertontonkan begitu hilangnya wibawa penegak hukum ketika mencuat kasus rekaman yang diperdengarkan di Mahkamah Konstitusi. Hanya karena seorang Anggodo, institusi penegak hukum dicoreng-morengi oleh sikapnya
yang begitu merendahkan para sosok penegak hukum yang mestinya dihormati dan disegani. Belum juga usai kasus itu, muncul keputusan pahit atas Prita yang diharuskan membayar denda Rp 204 juta karena keluhannya pada RS Omni Internasional. Kita semua menjadi khawatir, jangan-jangan kelak ketika kita mengungkapkan isi hati dan keluhan dibayangi rasa ketakutan atas hukuman. Karena sebelumnya juga ada contoh, dimana seorang penulis surat pembaca mengalami nasib yang kurang lebih sama. Ada lagi pencurian listrik untuk hal sepele men-charge HP ditangkap. Dari berbagai contoh itu semuanya bermuara pada satu sosok lawan yang besar tak tertandingi. Para pesakitan dalam kasus-kasus di atas memang mengalami hambatan karena seterunya merupakan sosok besar, banyak pengaruh atau memiliki uang yang bisa di-
gunakan agar hukum memihaknya. Inilah yang menjadi pemicu kenapa gerakan moral dari masyarakat belakangan ini membesar. Nah, kalau ingin hukum ditegakkan dan rasa keadilan sekaligus bisa dipenuhi barangkali memang tak ada pilihan lain untuk berani mengambil putusan yang tak kaku. Hukum tak sekedar bersandar pada teks book semata. Rasa keadilan justru semestinya yang harus dikedepankan. Sebab, dari sanalah muara semua kekisruhan dan penegakan hukum bisa terjadi. Kalau rasa keadilan dan hukum sudah tegak yakinlah bangsa ini akan melaju pesat. Bukan saja karena kepercayaan investor akan pulih, tetapi jauh lebih dari itu, Tuhan pun akan memihak. Mengangkat bangsa ini dari keterpurukan dan kemudian membawanya pada kejayaan. Ahmad Priyanto Kemayoran, Jakarta Pusat
Suluh Indonesia menerima tulisan Anda untuk dimuat di rubrik Debat Pembaca di halaman ini. Panjang tulisan maksimal 4.000 karakter. Tulisan akan diedit. Sertai dengan foto terbaru anda. Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia/ant
PENENTU EMAS - Pasangan dadakan M. Ahsan (kanan) dan Nova Widianto meluapkan kegembiraannya setelah menjadi penentu kemenangan pada laga final beregu putra Sea Games XXV Laos melawan pasangan Malaysia Mohd Fairuzizuan/Mohd Zakry Ab La di Vientiane, Laos, kemarin.
Indonesia Raih
Emas Bulutangkis VIENTIANE - Kejutan dengan menurunkan pasangan dadakan membuahkan hasil ketika beregu putra Indonesia meraih emas beregu putra SEA Games 2009 Laos setelah pasangan Nova Widhyanto/ Muhammad Ahsan menjadi penentu kemenangan Indonesia atas Malaysia dengan skor 3-1, kemarin. Di partai final yang berlangsung di Kompleks Olahraga Nasional Vientiane, Nova langsung berteriak gembira ketika bola penempatannya di sisi kiri belakang lapangan lawan tak terjangkau oleh lawan sehingga memastikan kemenangan dengan skor telak 21-18, 21-17 atas pasangan M. Fairuzizuan/ M. Zakry Abd. Latif. Tunggal pertama Sony Dwi Kuncoro meraih angka pertama untuk Indonesia setelah berjuang tiga game untuk mengalahkan Muhammad Hafiz dengan skor 22-20, 14-21, 2112. Tapi Malaysia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah ganda pertama Koo Kien Kiet/Tan Bon Heong menaklukkan juara Olimpiade 2008 Beijing Markis Kido/Hendra Setiawan dengan skor 21-19, 20-22, 10-21. Simon kembali membuat Indonesia unggul 2-1 berkat kemenangan dua game langsung atas Kuan Beng Hong 21-18, 21-13. Indonesia menampilkan kejutan pada ganda kedua karena menurunkan
pasangan yang tak lazim, yaitu Nova Widhyanto dan Muhammad Ahsan. Nova yang bersama Vita Marissa meraih perak di Olimpiade 2008 Beijing, selama ini dikenal sebagai spesialis ganda campuran dan tak pernah bermain di ganda putra, sementara M. Ahksan selama in berpasangan dengan Bona Septiano. Ini membuat pasangan Malaysia yang dilatih Rexy Mainaky kaget karena tak menduga perubahan yang dilakukan Indonesia. Pertandingan ganda putra tersebut juga menjadi persaingan kakak beradik karena ganda Indonesia dilatih Richard Mainaky yang tak lain adalah kakak kandung Rexy. Usai pertandingan, Ahsan mengatakan ia selama ini sama sekali tak pernah berpasangan dengan Nova, baik dalam latihan sekalipun. “Di Cipayung, saya dalam latihan sehari-hari pun tidak pernah berpasangan dengan Nova. Kita memang ingin memberikan kejutan. Kalau lawan tidak kaget, mungkin malah kita yang kaget,” kata Ahsan usai pertandingan. Sementara itu manajer tim Jacob Rusdiyanto mengatakan, ia sangat gembira dengan hasil tersebut, terutama dengan keberhasilan ganda dadakan tersebut. Ia juga memuji penampilan Nova yang ternyata bisa menjalankan tugas dengan baik. “Malaysia memang
lebih diunggulkan dalam beregu putra ini, maka kita mencoba mengubah strategi dengan menurunkan pasangan dadakan,” kata Jacob. Pada awal pertandingan, pasangan dadakan tersebut belum bisa menyesuaikan diri dengan baik karena Ahsan banyak melakukan kesalahan, terutama saat berada di depan net. Akibatnya mereka sempat tertinggal jauh 4-11 sebelum secara perlahan mulai memperkecil selisih ketinggalan menyamakan kedudukan menjadi 18-18. Mereka kemudian berhasil mengunci perolehan angka pasangan Malaysia tersebut untuk merebut game pertama dengan skor 21-18. Pada game kedua, Nova/ Ahsan kembali tertinggal lebih dulu 0-4 kemudian berbalik unggul 17-14. Pasangan Indonesia tersebut mulai mendapat rasa percaya diri dan dengan mudah merebut set kedua 21-17 untuk memastikan emas pertama Indonesia dari cabang bulutangkis. Indonesia berpeluang untuk menambah satu emas lagi untuk mencapai target minimal lima emas ketika beregu putri Indonesia juga akan bertemu Malaysia di final yang berlangsung pada hari yang sama. Di SEA Games 2007 lalu, tim bulutangkis Indonesia berhasil menyapu bersih seluruh tujuh emas yang diperebutkan. (ant)
Achmad Amri
Selangkah Lagi Raih Emas VIENTIANE - Petinju putra Indonesia Achmad Amri tinggal selangkah lagi untuk menggapai medali emas di ajang SEA Games XXV Laos setelah lolos ke final di Olympasia Gymnasium, National University, kemarin. Amri yang tampil di kelas 81 kilogram berhasil mengungguli petinju Laos Sisuphanh dengan 12:8. Di final Amri akan berhadapan dengan petinju Malaysia Muhd Fairus Azwa yang menundukkan E Phou Thang (Kamboja) 9:3. Namun keberhasilan Amri tak diikuti rekannya Nasrudin yang tampil di kelas 75 kilogram. Nasrudin gagal ke final setelah ditundukkan petinju Malaysia Muhamad Farkhan 4:15. Di final, Muhamad Farkhan
akan berhadapan dengan Cao Van Trong dari Vietnam yang menghentikan Aung Ko Ko (Myanmar) 10:1. Dengan demikian Nasrudin akan memperebutkan medali perunggu melawan Aung Ko Ko. Sementara empat petinju putri baru akan bertarung di semifinal pada Senin 14 Desember. Selly Wanimbo akan berhadapan dengan Milvady (Laos) di kelas 48 kilogram, sedangkan kontestan lainnya di kelas ini adalah Dueannapha (Thailand) melawan Alice Apparri (Filipina). Indri Sambaimana juga membidik final berhadapan Somphone (Laos) di kelas 51 kilogram. Semifinal lainnya mempertemukan Sopida Satumrum (Thailand) melawan Al-
bania Annie (Filipina). Welmi Pariama akan berhadapan Duan Thi Lien (Vietnam) di kelas 54 kilogram, sedangkan Yunike Busira berhadapan Ngo Thi Chung (Vietnam) di kelas 57 kilogram. Semifinal lainnya di kedua kelas itu adalah Thassamalee (Thailand) melawan Manivone (Laos) dan Mitchel Matinez (Flipina) melawan Peamwilai Laope (Thailand). Sementara Julio Bria di kelas 51 kilogram baru bertanding di semifinal pada Selasa melawan Amnat Ruenroeng (Thailand) bersamaan dengan Matius Mandingan (54 kg) berhadapan Muhammad Ali (Malaysia). Sedangkan Arenaldo (57 kg) berhadapan Phal Sophat (Kamboja). (ant)
Bontang FC Tahan Persitara JAKARTA - Kesebelasan Bontang FC mampu menahan imbang tuan rumah Persitara Jakarta Utara 1-1 dalam lanjutan Djarum Indonesia Super League (ISL) 2009 di Stadion Soemantri Brodjonegoro Jakarta, kemarin. Gol Persitara tercipta lewat striker asingnya Prince Kabir Bello pada menit 43 dan gol balasan Bontang FC lewat sundulan Sardiananta pada menit 79. Sejak babak pertama dimulai Persitara selaku tuan rumah langsung melakukan tekanan pada tim tamu. Duet Prince Kabir Bello dan Af-
shin beberapa kali merepotkan kiper Bontang FC Ade Mochtar. Bontang FC yang dimotori oleh Ali Khadafi tidak tinggal diam. Anak asuh Fakhri Husaini juga melakukan tekanan pada tim tuan rumah yang berjuluk Laskar Si Pitung itu. Dengan dukungan sekitar seribu pendukungnya, Persitara Jakarta Utara mampu mencetak gol lewat striker asingnya Prince Kabir Bello pada menit 43. Hingga peluit panjang tanda babak pertama usai ditiup wasit kedudukan sementara 1-0 untuk Persitara Jakarta Utara.
Memasuki babak kedua giliran tim tamu yang melakukan tekanan pada gawang tim Laskar Si Pitung yang dikawal oleh Wawan Darmawan. Tekanan keras pemain Bontang FC yaitu Iwan Setiawan beberapa kali membahayakan gawang Persitara namun belum merubah kedudukan. Lewat kerja yang bagus akhirnya tim tamu yaitu Bontang FC mampu menghasilkan gol lewat sundulan pemain tengahnya Sardiananta pada menit ke 79. Dengan demikian kedudukan menjadi 1-1 dan bertahan hingga peluit panjang ditiup wasit. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Senin 14 Desember 2009
7
MU Gagal ke Puncak LONDON - Manchester United gagal mengejar Chelsea ke puncak klasemen kompetisi Liga Inggris, setelah kalah 0-1 di kandang sendiri atas Aston Villa, kemarin. Gebrakan Gabriel Agbonlahor pada babak pertama membuat Villa meraih kemenangan pertama mereka di Old Trafford sejak 1983 dan membuat pemain Chelsea menarik nafas lega, setelah mereka ditahan imbang 3-3 di kandang sendiri oleh Everton dan dua gol di antaranya dihasilkan Didier Drogba. Chelsea mengalami tekanan setelah gagal meraih poin pertama mereka di kandang sendiri pada musim ini dan tidak menang dalam semua empat kompetisi. Chelsea kini mengantungi 37 poin dan United 34 sedangkan Villa naik ke urutan ketiga dengan 29 poin. Pelatih Chelsea Carlo Ancelotti tidak begitu berang dengan cara bermain pemainnya di lini bertahan. “Ketika melawan APOEL Nicosia (2-2) di Liga Champions League, Selasa), saya amat marah tetapi hari ini tidak,” kata Ancelotti kepada waratawan. “Kami bermain amat hati-hati dan penuh konsentrasi selama 90 menit dan menciptakan ba-
nyak peluang. Terkadang tim itu kalah atau seri tetapi ketika bermain seperti kami sebenarnya kami pantas menang.” Tottenham Hotspur menyianyiakan peluang naik ke urutan ketiga di atas Arsenal, stelah kalah 0-1 di kandang sendiri atas Wolverhampton Wanderers, kekalahan kandang pertama mereka dari klub Midlands itu sejak 1973. Arsenal, yang terpaut sembilan angka dengan Chelsea dengan keuntungan dua pertandingan, menghadapi Liverpool di Anfield, Minggu. Tim urutan keenam Manchester City memimpin tiga kali di Bolton Wanderers tetapi akhirnya permainan berkesudahan imbang 3-3, satu dari hasil enam laga Liga Utama Sabtu. Ivan Klasnic mencetak angka dua kali untuk Bolton sedangkan Carlos Tevez membalas dua kali untuk City, yang bermain dengan 10 orang, setelah Craig Bellamy mendapat kartu merah. West Ham United turun ke zona degradasi, setelah kalah 0-1 lawan Birmingham City, yang berada dalam kondisi puncak, sedangkan Sunderland kemasukan gol akhir untuk angka 1-1 di kandang sendiri lawan tim
papan bawah Portsmouth, yang pencetak golnya, Younes Kaboul, dikeluarkan dari lapangan karena bertindak kasar. Wigan Athletic bermain imbang 2-2 di Stoke City, Hull City imbang 0-0 lawan Blackburn Rovers dan Burnley ditahan 1-1 di kandang sendiri oleh Fulham. Permainan seperti komedi terjadi di Chelsea ketika penjaga gawang Petr Cech memberi everton keunggulan pertama, karena bola yang ditahannya di bawah mistar tidak terkuasai dan malah mental ke dalam gawangnya sendiri. Chelsea berusaha memperbaiki tekanan mereka dengan menambah bobot serangan mereka dan akhirnya angka mereka lahir melalui Nicolas Anelka dan Drogba. Tetapi Yakubu berhasil membuat angka menjadi 2-2 setelah terjadi kemelut di mulut gawang mendekati akhir babak pertama. Tendangan voli Drogba pada babak kedua membuat tim itu memimpin kembali, merupakan golnya ke-13 musim ini, tetapi striker Pantai Gading Louis Saha menyamakan kedudukan sehingga pertandingan berakhir dengan kedudukan seri. (ant)
Celtics Kalahkan Bulls Suluh Indonesia/ap
CETAK GOL - Tandukan pemain Aston Villa Gabriel Agbonlahor gagal diantisipasi kiper Manchester United Tomasz Kuszczak pada lanjutan Premier League di Old Trafford, Manchester, kemarin.
Barca dan Real Sama-sama Menang MADRID - Zlatan Ibrahimovic mencetak angka untuk kemenangan 1-0 pimpinan klasemen Barcelona pada laga kandang atas Espanyol, Sabtu, sedangkan Real Madrid tetap di puncak ketika Gonzalo Higuain mencetak dua gol untuk kemenangan 3-2 atas Valencia. Tim juara bertahan Barca dan tim urutan kedua Real sama-sama tak diperkuat pemain kunci, ketika Lionel Messi tak turun pada laga derbi Catalan itu karena mengalami cedera pergelangan kaki serta pemain yang lagi dihukum Crisitano Ronaldo, sedangkan pemain cedera Kaka absen ketika timnya melawan Valencia. Setelah mengalami cedera paha pada laga di Mestalla, striker Real Higuan asal Argentina memecah kebekuan angka pada menit ke-54, setelah mendapat umpan dari Karim Benzema sebelum pencetak gol terbanyak liga David Villa menyamakan angka melalui golnya yang ke-12 musim ini, ketika pertandingan berlangsung sekitar satu jam. Marcelo membangun serangan untuk Higuan untuk mencetak gol buat timnya lima menit kemudian dan pemain pengganti valencia Joaquin membuat angka menjadi 2-2 pada menit ke-80, tetapi pemain bertahan Real Ezequiel Garay, yang menggantikan pemain cedera Pepe sebelum turun minum, mencetak angka kemenangan tiga menit kemudian. “Ini merupakan kemenangan penting melawan salah satu saingan utama kami,” kata Higuan dalam wawancara televisi. Barca berada di puncak klasemen dengan simpanan 39 poin dari 15 pertandingan, lima angka di atas Real — yang diuntungkan beda satu pertandingan. Valencia ber-
CHICAGO - Boston Celtics mengatasi penampilan lamban mereka untuk membukukan kemenangan beruntun ke-10 setelah mencetak angka 106-80 atas Chicago Bulls, Sabtu. Tujuh pemain Boston mengakhiri permainan dengan membuat angka double figuresdan memimpin di Wilayah Timur dengan menerapkan pertahanan kuat pada paruh waktu kedua untuk membuat rekor terbaik 11-1 dalam kompetisi musim ini. Rajon Rondo menyumbang 16 poin dan 14 assists dan Kevin Garnett juga membuat double-double, membuat angka 12 poin dan membuat 10 rebounds. Pemain pengganti Rasheed Wallace dan Eddie House sama-sama menyumbang 15 poin bersama pemain
yang diturunkan sejak awal, Paul Pierce dan Paul Pierce, Kendrick Perkins dan Ray Allen juara membuat double figure. “Pada paruh waktu pertama, saya sudah menduga kita akan melakukan hal seperti itu, kemudian kita memimpin dan mendapatkannya,” kata pelatih Boston, Doc Rivers, kepada wartawan. “Saya duga pada kuarter pertama kita hanya mendapatkan angka biasa, tetapi selanjutnya pada kuarter pertama malah memimpin,” katanya. Derrick Rose mencetak angka 19 poin dan Luol Deng 17 untuk Bulls, yang mengalami kekalahan kedelapan dalam 10 pertandingan, kendati pada awal permainan sudah mendapatkan enam poin. Boston dengan cepat membuat celah angka setelah Pierce membuat an-
gka three-pointers dan mengakhiri kuarter itu dengan keuntungan 29-26. Celtics membuat pertandingan semakin terbuka pada paruh waktu kedua ketika Chicago membuat angka 26 persen dan sempat memimpin 52-34. Tapi Bulls tak dapat membuat angka ketika waktu akhir tinggal 6:17 pada kuater ketiga dan tertinggal 20 poin pada kuarter terakhir. “Mereka berjuang keras dengan bertahan,” kata Rondo, “Mereka menyamakan menempati level tinggi tahun lalu. Saya yakin mereka kehilangan (Ben) Gordon (cedera). Ia biasanya membuat angka banyak lewat lemparannya yang tajam. Mereka tidak mendapatkan angka `3-point” karena ketiadakaan penembaknya.” (ant)
Juve Terjungkal Lagi
Suluh Indonesia/ap
TETAP DI PUNCAK - Pemain FC Barcelona Zlatan Ibrahimovic membawa timnya tetap di puncak setelah mencetak satu-satunya gol ke gawang Espanyol pada laga La Liga di Camp Nou kemarin.
ada di urutan ketiga dengan koleksi 28 angka dan Sevilla, yang akan bermain di Sporting Gijon Minggu, terpaut satu angka di urutan keempat.
Rekan Higuan dari Argentina Messi cedera pada pertandingan yang dimenangkan merera pada laga Liga Chanpion Rabu di Dynamo
ROMA - Juventus gagal mengembalikan semangat mereka setelah pertengahan minggu ini kandas dalam kompetisi Liga Champions, karena kalah 1-3 di Bari dalam lanjutan kompetisi Liga Italia. Bari, yang naik ke urutan kelima, unggul lebih dulu melalui Riccardo Meggiorini tetapi David Trezeguet menyamakan kedudukan setelah mendapat umpan lambung dari Diego pada menit ke-23. Paulo Barreto membuat Bari kembali memimpin lewat tendangan dari titik penalti sebelum turun minum tetapi Juve gagal memanfaatkan tendangan penalti ketika Diego diberi kesempatan menendang dari titik penalti. Pemain tengah Bari mantan pemain Juventusr Sergio Almiron mencetak angka kemenangan sembilan menit menjelang akhir pertandingan. Juve tetap berada di urutan ketiga, lima angka di bawah pimpinan klasemen Inter Milan dan kekalahan itu akan me-
nyebabkan tekanan lebih keras kepada pelatih Ciro Ferrara, setelah Selasa mereka kalah 1-4 di kandang ketika menjamu Bayern Munich, sehingga harapan mereka kandas maju ke putaran selanjutnya dalam laga Liga Champions. Anak asuh Ferrara itu, yang berharap tampil tetap bagus setelah minggu lalu menang 2-1 atas Inter, merasa kurang beruntung karena sebenarnya pemainnya sudah memiliki beberapa peluang bagus di dekat gawang lawan. “Dalam beberapa waktu ini permainan kurang bagus,” kata Ferrara kepada Televisi Sky. “Hari ini sulit menjabarkan penjelasanya, jujur saja. Pertandingan hari ini terasa khusus. Kami sudah mendapat bola dan menguasainya tetapi tetap saja tidak dapat membuat penyelesaikan akhir,” katanya. “Bila pemain saya memiliki peluang dan pantas mendapatknya tetapi tidak berhasil, saya
mengeritik mereka. Tetapi saya merasa tidak perlu melakukannya. Kekalahan ini sulit diterima dan saya melihat itu di mata para pemain,” katanya. Mariano Bogliacino menyamakan kedudukan pada akhir permainan sehingga kedudukan menjadi 3-3 bagi Napoli di Cagliari pada laga mendebarkan sebelumnya. Pemain dari Brazil Jeda kelihatannya akan menyelesaikan permainan menarik bagi Cagliari ketika ia menanduk bola pada menit ke90, setelah gol akhir yang dibuat Joaquin Larrivey dan Alessandro Matri membuat Napoli unggul dua angka. Tapi tim tamu tampil dengan jitu pada akhir permainan itu, ketika Ezequiel Lavezzi menjebol gawang lawan pada bagian pojok menit ke-22 dan Michele Pazienza menambah pada menit ke-65. Lavezzi dikeluarkan dari lapangan beberapa saat sebelum Bogliacino menambah angka Cagliari. (ant)
Kiev, tetapi berada di Nou Camp, Sabtu pagi, untuk memperlihatkan piala penghargaan “Ballon d`Or” kepada penggemarnya. (ant)
Christo Melaju di Tunggal dan Ganda VIENTIANE - Petenis nasional Christopher Rungkat melaju ke babak kedua nomor tunggal dan ganda putra tenis SEA Games XXV Laos setelah menang di babak pertama di Stadion Tenis Kompleks Stadion Nasional Vientiane, kemarin. Di tunggal Christo menang mudah 6-0, 6-0 atas petenis tuan rumah Donedy. Di babak kedua Christo akan berhadapan lawan berat Cecil Mamiit (Filipina) yang mendapat bye di babak pertama. Satu petenis Indonesia lainnya yang ambil bagian di tunggal adalah Sunu Wahyu Trijati yang berhadapan Treat Huey (Filipina) yang melakukan “sign in” belakangan sehingga belum dipertandingkan. Peserta lain yang lolos ke perempatfinal adalah Bun
Kenny (Kamboja) yang menundukkan Bui Tri Nguyen (Vietnam) 6-2, 6-2. Selanjunya Bun Kenny akan berhadapan Danai Udomchoke (Thailand) yang mendapat bye. Ariez Elyaas (Malaysia) menundukkan Vitaya (Laos) 6-1, 6-0. Berikutnya Elyaas akan berhadapan pemenang antara Sunu Wahyu vs Treat Huey. Petenis Kamboja Tan Nysan menundukkan Hoang Thanh Trung (Vietnam) 6-2, 6-1. Berikutnya Tan Nysan berhadapan pemenang antara Yew Ming Si (Malaysia) dan Kittiphong (Thailand) yang belum dipertandingkan. Di ganda putra Christopher Rungkat yang berpasangan dengan Nesa Arta ke babak kedua dengan menundukkan Donedy/Vitaya 6-1, 6-3. Chris-
to/Nesa berikutnya atau di perempatfinal akan berhadapan Adam Jaya/Si Yew Ming (Malaysia) yang menyisihkan Ek Chamroeun/Orn Sambath (Kamboja) 6-2, 6-1. Tapi Sunu Wahyu Trijati yang berpasangan dengan Surya Wijaya gagal mengikuti langkah Christo/Nesa setelah disisihkan ganda Vietnam Le Quoc Khanh/Do Minh Quan 3-6, 6-2 (5-10). Di babak kedua pasangan Vietnam itu akan berhadapan Treat Huey/Cecil Mamiit (Filipina) yang mendapat bye di babak pertama. Hasil lainnya ganda putra; Johnny Arcilla/Patrick Tierro (Filipina) vs Bui Tri Nguyen/ Hoang Thanh Trung (Vietnam) 6-3, 6-2. Danai Udomchoke/ Kittiphong (Thailand) vs Bun Kenny/Tan Nysan (Kamboja)
6-2, 6-2. Di tunggal putri dua pemain Indonesia Ayu Fani Damayanti dan Lavinia Tananta ikut ambil bagian. Ayu mendapat bye, sedangkan Lavinia di babak pertama akan berhadapan Anh Tran Lam (Vietnam). Hasil sementara tunggal putri yang lolos ke babak kedua adalah Huynh Phuong Trang (Vietnam) menundukkan Daravanh (Laos) 2-0, Jawairiah Noordin (Malaysia) vs Dala (Laos) 2-0, Neesha T (Malaysia) vs Cheng Chornay (Kamboja) 2-0 dan Denise Dy (Filipina) vs Cheng Sreypich (Kamboja) 2-0. Di ajang tenis SEA Games XXV ini Indonesia baru memperoleh satu medali perak dan satu perunggu melalui beregu putri dan putra. (ant)
Suluh Indonesia/ap
PEMBUKTIAN - Mantan pemain Juve Sergio Almiron (kiri) memberi pembuktian mencetak gol saat berseragam Bari di lanjutan Serie A Liga Italia di San Nicola Stadium di Bari, Italia kemarin.
Nasi nal
Suluh Indonesia, Senin 14 Desember 2009
8
19 Kecamatan di Sukabumi
Endemis Kusta SUKABUMI - Sebanyak 19 kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, termasuk daerah endemis penyakit kusta karena selama tiga tahun berturut-turut kasus tersebut selalu ditemukan. “Dari 47 kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi, 19 kecamatan diantaranya merupakan endemis penyakit kusta,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, dr Adrialti Samsul Huda kepada wartawan di Sukabumi, kemarin. Ia mengatakan, kebanyakan daerah yang endemis kusta berada di wilayah selatan Sukabumi, seperti Kecamatan Simpenan, Palabuhanratu, Cikakak, sedangkan daerah utara Sukabumi, yakni Kecamatan Gunungguruh. “Paling banyak penderita Kusta berasal dari Kecamatan Simpenan. Kasus kusta ini sudah terjadi sejak tahun 2005 lalu,” katanya. Menurut dia, jumlah penyakit kusta yang ada di Kecamatan Simpenan mencapai 48 orang, 46 orang diantaranya sudah menjalani pengobatan, sedangkan dua penderita kusta lainnya belum. Adrialti mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap penderita Kusta, sehingga diharapkan tidak ada lagi warga Kabupaten Sukabumi yang menderita penyakit tersebut. Banyaknya kasus penderita kusta di Kabupaten Sukabumi disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat dalam kebersihan lingkungan. “Lingkungan yang tidak bersih dan sehat menyebabkan kuman ‘Mycobacterium leprae’ berkembang biak. Oleh karenanya Dinkes telah menyebarkan petugas medis yang ada di sejumlah puskesmas di Kabupaten Sukabumi untuk membantu penangangan penyakit kusta,” katanya. Adrialti menyebutkan, bagi warga Sukabumi yang menderita penyakit kusta dengan type MB (kusta basah), paling tidak membutuhkan waktu pengobatan selama 12 bulan. “Type kusta MB dinilai penularannya cukup tinggi, sehingga proses pengobatannya membutuhkan waktu lama,” tuturnya seraya mengatakan penderita Kusta tidak sepenuhnya bisa kembali seperti semula. (ant)
Korupsi Dana Retribusi
Kadis Pariwisata Jadi Tersangka CURUP - Polisi Resort (Polres) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menetapkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rejang Lebong, Suardi Rusin sebagai tersangka dugaan penyimpangan dana retribusi objek wisata Danau Mas Harun Bastari. “Kita sudah melayangkan surat pemanggilan kepada Suardi Rusin dengan status sebagai tersangka, tapi dia tidak datang,” kata Kapolres Rejang Lebong AKBP Umar Sahid, kepada wartawan, kemarin. Ia mengatakan pemanggilan terhadap tersangka Suardi Rusin, disampaikan Kamis (10/12) lalu, namun yang bersangkutan tidak datang tanpa alasan jelas. Untuk itu pihaknya akan kembali melayangkan surat pemanggilan yang kedua. “Jika tersangka tidak juga hadir, bukan tidak mungkin akan dilakukan upaya pemanggilan paksa,” tegas Umar Sahid. Ditetapkanya Suardi Rusin sebagai tersangka, setelah pihak Polres Rejang Lebong menerima surat pengaduan dari salah seorang masyarakat yang menyebutkan kepala dinas telah melakukan pemotongan dana setoran retribusi Danau Mas Harun Bastari. Pemotongan yang dilakukanya hingga mencapai 65 persen setiap bulan. Sedangkan jumlah setoran retribusi untuk PAD itu sendiri mencapai tiga juta rupiah setiap bulan. Selain dana retribusi, tersangka juga tidak pernah menyetorkan hasil sewa gedung diklat di kawasan Danau Mas Harun Bastari. Berdasarkan laporan itulah kata Kapolres, melalui petugas Reskrim Polres Rejang Lebong, mulai melakukan penyidikan dengan melakukan pemeriksaan empat orang staf pariwisata dan kebudayaan. Selain melakukan pemeriksaan petugas Reskrim juga langsung turun ke lokasi untuk mencari kebenaran laporan tersebut. Setelah melakukan penyidikan dan pemeriksaan cukup panjang kepada para saksi akhirnya penyidik menyimpulkan kepala dinas pariwisata dan kebudayaan Rejang Lebong, Suardi Rusin sebagai ter-
sangka utama. Menyikapi hal itu, sekretaris kabupaten (Sekkab) Rejang Lebong, Tarmizi Usuludin langsung bersikap serius. Menurutnya ia sudah memerintahkan kepada Suardi Rusin, agar memenuhi panggilan tersebut. “Sebagai aparatur pemerintah seharusnya dia tidak mengabaikan panggilan itu. Kita harus taat hukum,” tegas Tarmizi Usuludin. Meskipun ditetapkan sebagai tersangka kata dia, jabatanya sebagai kepala dinas belum akan di copot, kecuali sudah ada putusan tetap dari pengadilan. Di Pagaralam, tiga tiga kepala dinas di lingkungan pemkot setempat diperiksa pihak kejaksaan negeri terkait kasus korupsi. (ant)
Suluh Indonesia/ant
RAKIT PENYEBERANGAN - Pengguna jalan Banda Aceh-Calang harus menggunakan rakit penyeberangan untuk melintasi sungai Lambeso di Lamno Kecamatan Jaya Kabupaten Aceh Jaya, kemarin. Rakit yang menggunakan mesin perahu tersebut menjadi sarana perhubungan bagi warga di pantai barat-selatan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.
Lion Air Alami Insiden PEKANBARU - Pesawat Lion Air jenis Boeing 737-400 mengalami insiden beberapa saat setelah mendarat di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, kemarin. Kondisi itu meyebabkan Bandara Internasional SSK II sempat ditutup selama beberapa jam, sebelum akhirnya pesawat Lion dengan kode registrasi PK-LIT itu akhirnya berhasil dievakuasi ke apron. Informasi yang dihimpun Antara di Pekanbaru menyebutkan, pesawat yang membawa 160 orang penumpang dari Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, dengan nomor penerbangan JT 391 itu mengalami gangguan pada sistem operasional. Pesawat yang dikemudikan oleh Captain Muhammad Nauval itu terhenti di akhir landasan pacu (stop way) pada bagian ujung landasan 36. Padahal seharusnya, pesawat itu berhenti di apron landasan. Tak dijelaskan mengapa insiden itu dapat terjadi. Namun demikian, laporan dari sumber bandara, semua penumpang yang dan awak pesawat dalam
kondisi selamat, dan harus dievakuasi dengan menggunakan bus dari ‘stop way’ menuju terminal kedatangan domestik bandara. Pihak Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II menyatakan operasional bandara kembali dibuka sekitar pukul 15.00 WIB setelah pesawat berhasil ditarik ke landasan pacu. “Bandara kembali dibuka beberapa saat setelah pesawat selesai ditarik,” ujar Duty Manager, Ibnu Hasan. Akibat insiden tersebut sedikitnya terdapat dua pesawat komersial yang harus menunda pendaratan (holding) yakni Air Asia dan Riau Airlines (RAL) karena bandara ditutup. “Setahu saya pesawat Air Asia dari Kuala Lumpur, Malaysia dan RAL yang membawa jemaah haji dari Pasir Pangarayan, Rokan Hulu sempat memutar di atas bandara karena saat itu pesawat Lion belum dievakuasi,” ujarnya. Tiga Kali Insiden yang terjadi di pekanbaru itu merupakan insiden
ketiga yang terjadi dalam sebulan terkahir. Sebelumnya sebuah pesawat Fokker-100 milik Maskapai penerbangan Merpati yang terbang dari Makassar, melakukan pendaratan darurat di Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur. Pendaratan itu terpaksa dilakukan karena salah satu roda pesawat berpenumpang 80 orang itu gagal berfungsi. Akibatnya, pengelola bandara sempat menutup operasional bandara selama beberapa jam. Sehari kemudian, pesawat Batavi Air gagal tinggal landas dari Bandara Ngurah Rai, Denpasar (Bali) gara-gara gangguan mesin. (ant)
Main Judi
Wakil Rakyat Ditangkap TEMBILAHAN - Satuan buru sergap (Buser) Polres Indragiri Hilir, Riau berhasil mengamankan dua anggota DPRD berinisial MD (36), SL (39) yang tengah bermain judi. Dalam kesempatan yang sama, polisi juga mengamankan seorang pegawai negeri sipil (PNS) berinisial IS (49), Kepala SMPN 1 Tembilahan Hulu dan AZ (44), staf kantor Lurah Mandah. “Penangkapan ini bermula dari informasi yang kita terima melalui SMS warga sejak satu minggu terakhir, SMS tersebut isinya menyebutkan di lokasi digunakan untuk bermain kartu. Menindaklanjuti laporan tersebut kita langsung turunkan anggota dan ternyata me-
mang ditemukan keempat orang tersangka ini,” kata kapolres Indragiri Hilir, AKBP Achmad Kartiko di ruang kerjanya, kemarin. Menurut Kartiko, saat dilakukan penggrebekan terhadap keempat tersangka, di tempat kejadian perkara (TKP) berhasil diamankan barang bukti (BB) tujuh pak kartu remi, kotak typerware dan uang tunai sejumlah Rp 5,476 juta. ”Sebanyak 267 ribu diantaranya diperoleh dari hadapan tersangka, sedangkan sisanya hasil penggeledahan dari dompet dan laci lemari di dalam ruangan rumah tersebut,” jelasnya sambil bertekad akan menuntaskan kasus itu. (ant)