Issuu on Google+

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Jumat, 14 September 2012

No. 173 tahun VI

Pengemban Pengamal Pancasila

Tahanan Polres Tangerang

Diduga Tewas Dianiaya Usai Divonis

Warga Nigeria Kabur JAKARTA - Jim Aghanowa Omoruyi alias Alex Miguel Sheriff (40), warga negara Nigeria terdakwa perkara uang palsu, kabur saat akan dibawa ke Rutan Salemba dari ruang tahanan PN Jaksel seusai pembacaan vonis hukuman kurungan tiga tahun. Kajari Jaksel Masyhudi di Jakarta, kemarin membenarkan terdakwa kasus uang palsu itu kabur pada Rabu (12/9) malam saat akan dibawa ke Rutan Salemba. ‘’Saat ini sedang dalam tahap pemeriksaan pimpinan,” katanya ketika dihubungi wartawan. Pihaknya saat ini sedang memburu terdakwat. ‘’Diduga yang bersangkutan masih berada di Jakarta,” katanya. Ia juga mengaku soal kemungkinan adanya keterlibatan pengawal tahanan dalam kaburnya WN Nigeria itu, masih dalam tahap pemeriksaan. ‘’Keterlibatan pengawal tahanan masih dalam tahap pemeriksaan,” katanya. Sementara itu, Humas PN Jaksel yang juga menyidangkan terdakwa tersebut, Samiadji menyatakan, saat pembacaan putusan, terdakwa tersebut masih ada. ‘’Sidangnya digelar menjelang pukul 16.00 WIB. Kemarin agendanya pembacaan putusan,

putusannya tiga tahun kurungan dari tuntutan jaksa 2,5 tahun,” katanya sembari menyebutkan dasar vonis lebih berat dari tuntutan itu karena terdakwa merugikan valuta asing. Hal senada dikatakan oleh Kepala Rutan Salemba, Taufiqurahman, yang menyatakan dirinya baru mendapatkan informasi kaburnya tahanan itu pada Kamis (13/9) setelah menerima surat dari kejaksaan yang menyebutkan terdakwa kabur dari persidangan. ‘’Kemarin kejaksaan mengirimkan surat untuk membawa yang bersangkutan ke sidang, disetujui untuk dibawa ke pengadilan tapi setelah proses persidangan dari sore sampai malam tidak kembali lagi,” katanya. Ia menegaskan yang berwenang untuk melakukan pencarian itu dari pihak kejaksaan. ‘’Semuanya saya serahkan ke Kejari Jaksel,” katanya. Sementara itu, Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Marwan Effendy, ketika dihubungi melalui pesan singkat apakah pihaknya sudah menurunkan tim untuk memeriksa pihak terkait atas kaburnya terdakwa tersebut, sampai berita ini diturunkan pesan itu belum dibalasnya. (wnd)

TANGERANG - Pimpinan koperasi langit biru, Jaya Komara, meninggal dunia di dalam sel tahanan Polres Kota Tangerang, Banten. Kapolres Kota Tangerang, Kombes Polisi Bambang Priyo Andogo di Tangerang, kemarin mengatakan, Jaya Komara meninggal pukul 06.30 WIB, dengan dugaan akibat sakit serangan jantung. ‘’Iya, Jaya Komara meninggal hari ini diduga akibat terkena serangan jantung saat berada di dalam sel tahanan Polres Kota Tangerang,” kata Kapolres. Namun, Kapolres menegaskan, Jaya Komara selama di dalam sel tahanan, tidak pernah merasakan sakit apapun. Bahkan, Jaya Komara setiap dilakukan pemeriksaan oleh dokter dari kepolisian, dalam keadaan baik-baik saja. ‘’Jaya Komara ditahanan dalam kondisi baik, tidak pernah sakit,” katanya. Kapolres menambahkan, Jaya Komara ditahan di rutan Polres Kota Tangerang sejak tanggal 2 Agustus setelah sebelumnya dilakukan penahanan di Rutan Bareskrim Polri sejak 27 Juli. ‘’Jaya dipindahkan sejak 2 Agustus dari rutan Bareskrim menuju Polres Kota Tangerang untuk efisiensi waktu dan proses penyelidikan,” katanya. Sementara itu, sebanyak 10 tahanan yang berada di Rutan Polres Kota Tangerang, Banten diperiksa kepolisian untuk mencari tahu penyebab kematian pimpinan Koperasi Langit Biru Jaya Komara. ‘’Ke 10 tahanan itu saat ini sedang diperiksa karena berada satu sel bersama Jaya Komara,” kata Kasatreskrim Polres Kota Tangerang, Kompol Shinto Shilitonga. Ia mengatakan, ke 10 tahanan tersebut adalah TS (38), E (20), N (15), PS (18), NF (18), A (34), DH (15), U (28), R (22) dan D (18). Selain itu, polisi juga memeriksa tiga anggota jaga tahanan yakni Bripka Damiri, Briptu Ricky Setiawan dan Briptu Hendra. Dalam penyelidikan tersebut, Polres Kota Tangerang melibatkan tiga personil dari seksi Propam dan 10 penyidik dari satuan Reskrim. Dari keterangan tahanan yang berada satu sel, Shinto menjelaskan, meninggalnya Jaya Komara diketahui dari tiga rekan yang berada satu sel yakni A, N dan PS pada pukul 06.30 WIB. (ant)

Longsor di Padang

Empat Warga Tertimbun

WNI di Malaysia

Tewas Ditembak JAKARTA - Belum hilang ingatan masyarakat Indonesia atas kasus penembakan WNI beberapa waktu lalu, kini polisi di raja Malaysia menembak mati lagi WNI di negeri jiran tersebut. Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengakui adanya WNI yang tewas karena ditembak polisi Malaysia. Satu dari empat warga yang dilaporkan tewas ditembak polisi Malaysia dipastikan warga negara Indonesia. Tiga lainnya masih dalam proses identifikasi. ‘’Dari empat itu yang sudah confirm WNI itu adalah satu, yang tiga identitasnya sampai saat ini belum bisa dikonfirmasikan karena memang tidak memiliki data-data pada dirinya,” kata Marty di Istana Negara Jakarta, kemarin. Menurut Marty, jenazah WNI masih dalam proses pemulangan ke Indonesia. ‘’Keluarga sudah diberitahu, dan jenazah bagi yang sudah diketahui jati dirinya sudah dalam proses pemulangan,” imbuhnya. Marty mengatakan, menurut versi polisi Malaysia, aparat kepolisian di negeri jiran tersebut melaporkan bahwa tiga di antaranya memiliki data tindak pidana perampokan. Dan, penembakan dilakukan setelah polisi mendapat laporan adanya tanda-tanda terjadinya perampokan, hingga akhirnya terjadi kejar-kejaran dan baku tembak. ‘’Tapi, ini menurut data laporan Malaysia. Ini semua masih diverifikasi, mengenai jati diri tiga orang ini yang diduga keras oleh pihak Malaysia saat itu sedang melakukan tindak perampokan,” ujarnya. Agar dapat memperoleh informasi sebenarnya, Marty mengatakan pihaknya telah meminta Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia untuk melakukan penanganan tersebut dan mencari tahu kronologis terjadinya penembakan sesungguhnya. ‘’Tentu sistem bekerja untuk mengusut kronologis dan lain-lain,” kata Marty. Meski mendapat kepastian adanya WNI yang ditembak, Marty mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah WNI yang bersangkutan merupakan TKI. Karena itu, pihaknya hanya memastikan seorang yang tertembak telah teridentifikasi WNI. Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat menjelaskan dari empat yang tewas ditembak, tiga terindetifikasi sebagai WNI yaitu Yasin, Tandi, dan Ahmad. “Dari ketiga jenazah itu, yang satu belum diketahui identitasnya,” kata Jumhur. Jenazah Ahmad diketahui sebagai warga Purbalingga, Jawa Tengah. Sejauh ini, Jumhur mengatakan pemerintah masih terus mengusut kasus ini termasuk mencari keterangan secara detail track record WNI tersebut. (har)

PADANG - Tim gabungan dari TNI, Basarnas, PMI, BPBD, serta masyarakat Kelurahan Batu Busuk, Kota Padang, Sumatera Barat, menemukan empat korban yang tertimbun tanah longsor dalam keadaan meninggal dunia. Salah sorang warga sekitar yang ikut melakukan pencarian Idel (30) di Padang, Kamis, menyatakan akibat tanah longsor yang terjadi pada Rabu, sekitar pukul 18.00 WIB, empat warga di Rt04/Rw03, Kampung Ubi, Kelurahan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, dinyatakan hilang tertimbun long-

sor. ‘’Setelah mengetahui kejadian tersebut, kami bersama warga lain, langsung menuju lokasi kejadian ini, namun sekitar pukul 21.00 WIB, warga bersama tim SAR gabungan baru bisa masuk ke titik kajadian, setelah curah hujan mulai reda, dan aliran air dari atas bukit mulai berkurang,” kata Idel. Dia menambahkan, setalah bisa mencapai titik lokasi kejadian, yang harus ditempuh dengan berjalan kaki sekitar satu jam, dari arah jembatan Batu Busuk, sekitar pukul 22.00 WIB, pencarian mulai dilakukan.

Berdasarkan informasi dari warga dan juga tim SAR gabungan yang berda di lokasi kejadian yang bekerja sejak Rabu malam, pencarian berhasil menemukan satu korban yang sudah tidak bernyawa atas nama Najwa (6) pada Kamis, sekitar pukul 01.00 WIB, berselang satu jam kemudian sekitar pukul 02.00 WIB, ditemukan satu korban lainnya atas nama Jamaris (50), keduanya langsung dibawa ke rumah kerabat mereka yang berjarak sekitar satu jam perjalanan dari lokasi kejadian. Selanjutnya sekitar pukul 07.00 WIB, satu korban

lainnya atas nama Nila (20) ditemukan oleh tim gabungan dan juga masyarakat yang melakukan pencarian dengan menggunakan cangkul dan benda lain. Berselang beberapa jam kemudian, satu korban lainnya ditemukan atas nama Salva (2), yang juga langsung dibawa ke rumah kerabatnya untuk disemayamkan. Warga lainnya Adi menjelaskan, di sekitar lokasi kejadian, ada empat rumah yang habis diterjang tanah longsor tersebut, namun empat korban tersebut tidak sempat menyelamatkan diri, karena ada satu

orang yang sakit di rumah tersebut. ‘’Memang hujan di daerah ini terjadi kemaren, sejak pukul 12.00 WIB, dan warga yang ada di loksi sudah mulai mengungsi, namun karena ayah mereka sakit, mungkin mereka tidak bisa menyelamatkan diri, hingga tanah longsor tersebut terjadi,” ujar Adi. Adi menambahkan, selain empat korban tersebut, ada tujuh kendaraan roda dua yang ikut tertimbun tanah longsor itu. Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan lokasi kejadian masih terus dilakukan oleh tim gabungan dan juga masyarakat. (ant)

Moratorium Kunker

DPR Menolak

Suluh Indonesia/ant

TERDUGA BOM DEPOK - Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Heru Prakoso (kiri) didampingi Wadir Reskrim Umum Polda Sumut, AKBP Mashudi (kanan) ketika memaparkan tentang terduga pelaku teror bom Depok, M Yusuf bin Hasan.

JAKARTA - Wakil Ketua Baleg DPR Dimyati Natakusuma menolak rencana moratorium kunjungan kerja DPR ke luar negeri. Menurutnya, kunker DPR ke luar negeri tetap diperlukan untuk kepentingan pembahasan RUU. ‘’Tidak perlu moratorium karena ke luar negeri sudah dikaji mendalam apa-apa saja yang dicari. Kunker itu kebutuhan bagi negara yang sedang berkem-bang,” katanya di Jakarta, kemarin. Kunker ke luar negeri menurutnya masih diperlukan untuk penyusunan perundang-undangan dibanding mencari bahan di dalam negeri. Ia berlasan kajian terhadap suatu materi UU tidak cukup diambil dari internet, perpustakaan dan sebagainya, karena DPR butuh data primer, langsung bertemu dengan obyek kajian. Namun, Sekretaris Fraksi Partai Gerindra Edie Prabowo menegaskan sejak Februari 2010 hingga saat ini fraksinya tidak lagi mengizinkan anggotanya untuk mengikuti kunker ke luar negeri. Alasannya, kunker dengan biaya miliaran rupiah itu melukai rakyat. ‘’Kami anggap kunker ke luar negeri belum prioritas. Daripada hanya untuk cari info tambahan, mending pakai untuk kepentingan lain. Ini bukan pencitraan tapi komitmen. Kan selama ini kami diam tidak umbar melarang kunker ke luar negeri. Sebagai partai di urutan terakhir, kita harus lebih berbeda,” kata Edi. (har)

Perdebatan Hukum dan Implikasinya PERDEBATAN hukum tentang restitusi (pemberian ganti rugi) di antara aparat penegak hukum dan lembaga peradilan seringkali berimplikasi pada kerugian yang terjadi di masyarakat. Dalam sejumlah kasus yang terjadi, korban kejahatan tidak memperoleh ganti rugi yang sesuai karena tidak adanya kesamaan pendapat antara aparat penegak hukum dengan lembaga peradilan. Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Abdul Haris Semendawai mengatakan pemahaman masyarakat pendamping korban dan aparat hukum terkait restitusi (pemberian ganti rugi)

kepada korban tindak kejahatan masih minim. ‘’LPSK, jaksa dan hakim seringkali berbeda pendapat terkait pemberian ganti rugi (restitusi) kepada korban tindak pidana. Ini yang menimbulkan pemberian

restitusi korban dalam putusan pengadilan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan,” kata Semendawai. Dia mencontoh, dalam kasus pidana yang diselesaikan di PN Menggala, Lampung, majelis hakim memutuskan hanya memberikan restitusi kepada keluarga korban sebesar Rp14 juta, sementara jumlah restitusi yang diajukan sebesar Rp1,2 miliar. Padahal, jumlah pendapatan yang hilang akibat tindak kejahatan yang dilakukan oleh pelaku pembunuhan bisa mencapai Rp1 miliar lebih. ‘’Kita meli-

hat bila korban masih dalam kondisi hidup dan bekerja hingga batas usianya, maka pendapatan yang didapat diperkirakan mencapai Rp1 miliar. Ini yang kita ajukan ke pengadilan. Namun, majelis hakim hanya melihat kenyataannya saat ini, sehingga pemberian restitusi hanya Rp14 juta,” katanya. Selain itu, hakim dan jaksa cenderung memilih menggunakan penggabungan perkara pasal 98 karena hukum acaranya dianggap lebih pasti, kuat dan fleksibel. Sedangkan hukum acara mekan-

isme restitusi dalam UU Nomor 13 Tahun 2006 justru dijabarkan dalam PP 44 Tahun 2008, sehingga banyak aparat penegak hukum menganggap PP ini berada di bawah KUHAP. Masyarakat pun belum mengenal dengan baik peran dan fungsi LPSK sendiri karena banyak yang beranggapan bahwa peran LPSK hanya untuk memberikan perlindungan bagi saksi atau korban tindak kejahatan. Padahal, LPSK juga memiliki peran untuk memfasilitasi korban untuk mendapatkan restitusi. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Jumat 14 September 2012

2

K ilas Buronan Korupsi Dibekuk SETELAH sebelumnya menangkap M Djusmin Dawi, salah satu DPO tersangka kasus dugaan kredit fiktif BTN Syariah Makassar senilai Rp44 miliar periode 20072008 dari Kejati Sulsel, tim satuan khusus intelijen pada JAM Intel Kejagung kembali berhasil menciduk satu orang buronan yang menjadi tersangka dalam kasus korupsi yang sama. Ihwal adanya penangkapan tersebut dibenarkan oleh Jamintel Edwin P Situmorang. Menurut Edwin, satgas Intel Kejagung berhasil menangkap DPO Kejati Sulsel atas nama Syarifuddin Azhari, Direktur Operasi PT Aditya Resky Abadi. Syarifuddin kata Edwin berhasil di tangkap oleh timnya di Blok C No.36 komplek Aspol Panakukang Makasar, sekitar pukul 15.15 WITA. Dengan tertangkapnya Syarifuddin, Imbuh Edwin, selanjutnya pihaknya akan menyerahkan buronan tersebut ke pihak Kejari setempat guna untuk dilanjutkan proses penyidikanya. Perlu diketahui, Syarifuddin Azhari yang juga Direktur Operasi PT. Aditya Resky Abadi merupakan, tersangka kasus tindak pidana korupsi kredit pembiayaan pada BTN Syariah Cabang Makassar tahun 2005-2008. (wnd)

BC Sita Pupuk Bersubsidi PETUGAS Kantor Pelayanan umum Bea dan Cukai Tanjung Priok berhasil menggagalkan penyelundupan 1.520 karung pupuk kimia bersubsidi yang masing-masing memiliki berat 50 kilogram jenis Urea Prill 46 persen Nitrogen (N). Ribuan pupuk tersebut ditemukan di Pelabuhan Tanjung Priok yang berada dalam empat kontainer berukuran 20 feet dan diketahui akan diekspor menuju Malaysia. Kepala Humas Kantor Pelayanan Umum Bea Cukai Tanjung Priok, Agus Rufinus di Jakarta, Kamis mengatakan, penyelundupan ini diketahui dari kecurigaan petugas atas izin yang diminta oleh eksportir penyelundup tersebut. Agus mengatakan, tersangka berinisial MXN telah diamankan dan masih dimintai keterangan petugas karena kasus ini masih diselidiki. Agus menyebutkan, modus yang digunakan tersangka MXN, bermula saat MXN mengurus izin ekspor dengan pemberitahuan jenis barang sebanyak enam ribu kantong bahan oli atau biji benih jarak dengan klasifikasi HS 2008.99.9000. Namun, ketika dilakukan pemeriksaan fisik, bukannya biji benih jarak yang ditemukan. (ant)

Kodam Amankan Pilgub SEBANYAK 2.200 personil Kodam Jaya siap dikerahkan untuk membantu kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban saat Pilgub DKI Jakarta putaran kedua pada 20 September mendatang. Mayjen TNI Hudawi Lubis, Pangdam Jaya, saat ramah tamah dengan Gubernur DKI Jakarta beserta jajarannya, di gedung Sapta Marga Makodam Jaya, kemarin mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 22 satuan setingkat kompi untuk membantu Polda Metro Jaya. Pasukan disiapkan di sejumlah titik strategis, namun kendali tetap di bawah Polda Metro Jaya. Jika sewaktu-waktu diminta, pasukan langsung diterjunkan. Meski telah menyiapkan pasukan, dia tetap berharap, selama pelaksanaan Pilgub DKI, situasi ibukota tetap kondusif. Warga hendaknya juga turut menjaga keamanan lingkungan masing-masing, sehingga Jakarta tetap kondusif. Kemudian, mengenai ancaman bahaya terorisme, juga telah diantisipasi sejak dini. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PENJUALAN AIR KELILING - Sejumlah pekerja mengisi air bersih ke dalam jerigen di Kawasan Plumpang, Jakarta Utara, kemarin. Di musim kemarau, penjualan air bersih keliling di daerah tersebut meningkat di banding sebelum bulan kemarau panjang dan harga jual air tersebut Rp 3 ribu per-jerigen.

Kekerasan di Cengkareng

96 Orang Diamankan JAKARTA - Jajaran Polres Jakarta Barat berhasil mengamankan sedikitnya 96 orang yang diduga terlibat dalam peristiwa pengeroyokan di Taman Palem Lestari, Blok D 10 RT 08/10 Cengkarengbarat, Cengkareng kemarin malam. Aksi pengroyokan ini dipicu masalah hutang piutang. Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Suntana mengatakan, penangkapan terhadap 96 orang yang diduga terlibat aksi pengeroyokan itu bermula dari

laporan warga setempat yang melihat langsung peristiwa tersebut. Kasus pengeroyokan ini dipicu masalah hutang piutang, dimana saat itu, kedua korban pengeroyokan yakni SS dan RP menyambangi AB untuk menagih hutang. AB tampaknya tidak suka dengan cara yang dilakukan SS dan RP. Saat itu, sekitar 150 orang anak buah AB sudah berada di lokasi kejadian. Cekcok mulut dan ketegangan pun langsung ter-

jadi antara pihak AB di satu sisi dengan SS dan RP di pihak lainnya. Tak lama kemudian, pengroyokan terhadap SS dan RP pun terjadi yang dilakukan 10 orang dari 150 anak buah AB yang saat ada di lokasi kejadian. Karena pengroyokan dilakukan dengan senjata tajam, kedua korban pun akhirnya menderita luka parah di bagian kepala akibat terkena luka bacok dan harus menjalani perawatan di RSUD Cengkareng.

Butuh Rp 1,5 Miliar JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terus berupaya menyelesaikan pembangunan jalur sepeda yang terbentang di sepanjang Jl Inspeksi KBT. Rencananya, pembangunan jalur sepeda itu dilakukan secara bertahap yakni dalam tiga tahun anggaran. Kepala Dishub DKI Jakarta, Udar Pristono mengatakan, untuk tahap awal, pembangunan dilakukan di sisi utara KBT sepanjang 6,7 kilometer atau mulai dari Jl Basuki Rachmat, Cipinangbesar Selatan hingga Jl Soekanto di Malakasari. Adapun anggaran yang disiapkan untuk pembangunan proyek itu senilai Rp 1,7 miliar. ‘’Untuk sisi utara KBT ditargetkan rampung tahun 2013 hingg ke kawasan Marunda. Setelahnya dilanjutkan pembangunan sisi selatan KBT hing-

Ditangani Polda terbukti melanggar atau memenuhi unsur tindak pidana. Sebelumnya, Ketua Panwas DKI Jakarta, Ramdansyah menyatakan pihaknya telah melimpahkan rekomendasi kepada kepolisian terkait dugaan pelanggaran tindak pidana pemilukada. Panwas DKI Jakarta melayangkan surat rekomendasi kepada Polda Metro Jaya pada Rabu (12/9) malam. Panwas DKI menyimpulkan iklan dukungan APPSI terhadap pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok) melanggar tindak pidana. Tim advokasi pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli melaporkan dugaan adanya iklan kampanye di luar jadwal yang dilakukan pasangan calon Jokowi-Basuki kepada Panwas. Iklan kampanye di luar jadwal tersebut ditayangkan beberapa stasiun televisi swasta. (kmb)

Keamanan Bacagub Suluh Indonesia/ant

SEDEKAH BUMI - Sejumlah warga melakukan arak-arakan keliling kampung pada pesta rakyat sedekah bumi di Tanah Merah, Jakut, kemarin. Sedekah bumi tersebut merupakan bentuk rasa syukur masyarakat.

Pilkada Putaran Kedua Konstitusional

Ketua Majelis Hakim Mahfud MD saat membacakan amar putusan sidang pengujian Pasal 11 ayat (2) UU DKI di Jakarta, kemarin mengatakan, MK menilai permohonan para pemohon mengenai pengujian konstitusionalitas Pasal 11 ayat (2) UU DKI Jakarta tidak beralasan menurut hukum. Dalam pertimbangannya,

yang dibacakan Hakim Konstitusi Anwar Usman, MK menyatakan ketentuan mengenai pemilihan putaran kedua dalam Pasal 11 ayat (2) UU DKI Jakarta tidak bertentangan dengan UUD 1945. Anwar mengatakan, mahkamah menemukan fakta bahwa ketentuan berbeda dengan ketentuan Pasal 107 UU Pemda yang mengatur kondisi/

ga tahun 2014. Saat ini jalur sepeda di Jl Basuki Rahmat hingga Jl Soekanto masih dalam proses pembangunan dan ditargetkan Desember sudah bisa dioperasikan,” ujar Pristono di Jakarta, kemarin. Saat ini, kata Pristono, jalur sepeda kerap diserobot pengguna sepeda motor karena belum tuntas pengerjaannya. Nantinya, jika sudah rampung semuanya, jalur sepeda akan dijaga petugas dan akan dipasangi beton penghalang agar sepeda motor tidak bisa melintas. Jalur sepeda nantinya harus steril dari sepeda motor maupun mobil. Dengan adanya jalur sepeda di sepanjang KBT, dikatakan Pristono, setidaknya ada tiga manfaat yang dapt dirasakan warga. Yakni, sebagai tempat wisata, sarana olahraga dan jalur bagi komunitas bike to work yang sehari-hari bekerja menggunakan sepeda. (kmb)

Polda Tingkatkan

MK :

MAHKAMAH Konstitusi menolak permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta dan menyatakan pemilihan putaran kedua konstitusional karena tidak bertentangan dengan UUD 1945.

serta 30 ketapel. ‘’Kami juga sudan menetapkan tersangka atas kasus ini yakni, AB, AC, AF, TD, DG, YP, KK, ML, ND dan HD. Kesepuluh tersangkan saat ini mendekam di ruang tahanan Polres Jakbar,” katanya. Tindakan tegas ini, dikatakan Suntana, diambil untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang selama ini kerap diresahkan oleh aksi premanisme. (kmb)

Jalur Sepeda

Iklan APPSI Resmi JAKARTA - Polda Metro Jaya akan menangani kasus dugaan pelanggaran terhadap peraturan pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) terkait iklan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) sebagaimana surat pemberitahuan dari Panitia Pengawas (Panwas) DKI Jakarta. ‘’Saya sudah terima surat pemberitahuan dugaan tindak pidana Pemilukada DKI Jakarta,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Toni Harmanto di Jakarta, kemarin. Toni mengatakan pihaknya akan mengkaji dan menunggu pelimpahan bukti dugaan pelanggaran pemilukada secara lengkap, karena saat ini Panwas DKI Jakarta hanya mengirimkan surat pemberitahuan. Rencananya, dugaan pelanggaran pemilukada tersebut akan ditangani penyidik Subdirektorat Keamanan Negara (Subdit Kamneg). Namun, Toni menyebutkan penyidik kepolisian belum dapat memastikan iklan APPSI

‘’Dugaan sementara pemicunya adalah kasus hutang piutang. Aksi pengeroyokan ini akibat salah paham antara AB dengan kedua korban. Akibat dikeroyok menggunakan senjata tajam, kedua korban mengalami luka parah di bagian kepala dan harus dirawat di RSUD Cengkareng,” ujar Suntana di Jakarta, kemarin. Selain mengamankan 96 orang, ditambahkan Suntana, pihaknya juga menyita enam golok, delanan handphone

prasyarat dilaksanakannya pemilihan putaran kedua dengan UU DKI Jakarta. Anwar menyebutkan bahwa dalam UU Pemda mengatur bahwa pasangan terpilih adalah pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang memperoleh suara lebih dari 50 persen. Dalam UU Pemda ini juga menyebutkan apabila tidak ada yang memperoleh lebih dari 50 persen maka pasangan calon yang memperoleh suara terbesar di atas 30 persen dinyatakan sebagai pasangan calon terpilih. Jika terdapat lebih dari satu pasangan calon yang menem-

pati peringkat teratas perolehan suara di atas 30 persen, kata Anwar, maka dilakukan pemilihan putaran kedua yang diikuti pemenang pertama dan pemenang kedua. Dalam Pasal 11 ayat (2) UU DKI Jakarta menyatakan bahwa pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang memperoleh suara lebih dari 50 persen ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih. ‘’Perbedaan tersebut tidak dengan sendirinya bertentangan dengan prinsip perlakuan yang sama yang dijamin oleh konstitusi UUD 1945, karena perbedaan tersebut dimungkinkan berdasar-

kan ketentuan Pasal 18B ayat (1) UUD 1945, yaitu pengaturan terhadap daerah-daerah yang bersifat khusus dan istimewa,” kata Anwar. Tiga warga Jakarta itu yaitu Muhammad Huda, Abdul Havid Permana, dan Satrio F Damardjati menguji Pasal 11 ayat (2) UU DKI. Pasal itu mengatur putaran kedua dalam Pilkada DKI Jakarta jika pasangan calon tidak memperoleh suara 50 persen suara lebih itu. Mereka menilai UU DKI merupakan ketentuan khusus (lex spesialis) tentang tata kelola pemerintahan, bukan mengatur ketentuan Pilgub. (kmb)

JAKARTA - Polda Metro Jaya meningkatkan pengamanan terhadap para pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) pasca peristiwa ledakan bom di Beji, Depok, Jawa Barat pada akhir pekan kemarin. ‘’Ya ada penambahan personil melekat terhadap pasangan calon gubernur dan wakilnya,” kata Kepala Polda Metro Jaya, Irjen Pol. Untung S Rajab di Jakarta, kemarin. Untung mengatakan peningkatan pengamanan terhadap pasangan cagub dan cawagub terkait dengan peristiwa ledakan bom rakitan dan penangkapan jaringan teroris di Tambora, Jakarta Barat. Polisi jenderal bintang dua itu, menambahkan Polda Metro Jaya juga mengupayakan menempatkan satu personil pada satu tempat pemungutan suara (TPS). ‘’Kita mendapatkan bantuan personil dari Mabes Polri di-

gabung Polda Metro Jaya untuk pengamanan,” ujarnya. Sedangkan, personil TNI dperbantukan pada pengamanan obyek vital (obvit) sehingga tidak berhubungan langsung dengan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta. Pihak kepolisian mengerahkan anggota dari Direktorat Intelejen dan Keamanan, Direktorat Obyek Vital dan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, guna mengamankan para cagub dan cawagub secara melekat. Saat ini, Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Mantap Praja Jaya sejak Rabu (12/ 9) hingga pelaksanaan tahapan Pilkada DKI Jakarta berakhir. Polda Metro Jaya mengerahkan 16.605 personil gabungan termasuk bantuan pasukan dari Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya guna mengamankan Pemilukada DKI Jakarta putaran kedua. Pasukan pengamanan Pemilukada DKI Jakarta dari berbagai unsur. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Jumat 14 September 2012

3

DPD Segera Ajukan

Uji Materi UU MD3 JAKARTA - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI segera mengajukan uji materi UU tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) serta UU tentang Pembentukan Peraturan dan Perundang-undangan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Menurut Ketua DPD RI Irman Gusman di Jakarta, Kamis, pengajuan uji materi kedua UU tersebut rencananya dilakukan pada Jumat (14/9) oleh tim litigasi DPD RI bersama sejumlah kuasa hukumnya. Dia menjelaskan, pengajuan uji materi kedua UU itu ke MK bukan dimaksudkan untuk mempertentangkan DPD dengan DPR, melainkan hanya ingin meminta penafsiran dari MK terkait kewenangan DPD dalam penyusunan suatu UU. ‘’UU MD3 dan UU P3 bertentangan dengan pasal 22D ayat 1 UUD 1945 yang memberikan kewenangan konstitusional kepada DPD untuk mengajukan rancangan undang-undang,” ujar Irman Gusman.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Kuasa Hukum DPD Todung Mulya Lubis mengatakan, uji materi itu terpaksa dilakukan setelah tidak ada kemauan politik (political will) memberikan kewenangan kepada DPD untuk turut merancang undang-undang sesuai amanat konstitusi. ‘’Kami yakin bahwa MK sangat memahami apa yang ingin diperjuangkan DPD ini,” ujarnya. Ketua Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD I Wayan Sudirta mengemukakan, ada tiga substansi yang akan diajukan kepada MK, yakni dalam rangka keikutsertaan dan pembahasan DPD terhadap Prolegnas, RUU dari DPD yang hingga saat ini tidak ada tindak lanjutnya oleh DPR serta keikutsertaan DPD dalam pembahasan RUU bidangbidang tertentu. ‘’Sampai saat ini DPD tidak disertakan dalam pembahasan daftar inventarisasi masalah (DIM) serta beberapa UU,’’ katanya. (har)

Peduli Lingkungan

SBY Dukung WWF JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan bantuan World Wildlife Fund (WWF) bagi upaya Pemerintah Indonesia untuk melindungi lingkungan. Apresiasi itu disampaikan Presiden di kantor Presiden, Kamis, saat menerima kunjungan kehormatan delegasi WWF yang tengah memperingati ulang tahun ke-50 WWF di Indonesia. ‘’Saya berterima kasih atas partisipasi dan kontribusi anda pada pencapaian dalam agenda lingkungan hidup kami, saya berharap kita bisa terus bekerja sama di tahun-tahun mendatang,” kata Presiden. Presiden mengatakan kemitraan pemerintah dengan organisasi internasional itu akan menghasilkan banyak hal

positif bagi kelestarian lingkungan. Menurut Presiden, Pemerintah Indonesia dan WWF memiliki semangat, takdir, dan tantangan yang sama dalam upaya menyelamatkan lingkungan hidup. ‘’Jadi dengan kerja sama, dengan memepertahankan kemitraan, saya percaya kita bisa menemukan solusi dari semua masalah lingkungan hidup,” lanjutnya. Sementara itu Direktur Jenderal WWF James P Leape menilai bahwa Presiden Yudhoyono adalah seorang pemimpin dunia yang penting di bidang pembangunan berkelanjutan. Dia mengaku senang bisa bertukar pikiran dengan Presiden Yudhoyono terkait dengan prioritas Indonesia dalam pembangunan berkelanjutan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

UJI MATERI - Ketua DPD RI, Irman Gusman (kedua kiri), Anggota DPD RI, I Wayan Sudirta (kedua kanan), Kuasa Hukum DPD RI, Todung Mulya Lubi (kiri), dan Kuasa Hukum DPD RI, Alexander Lay(kanan), saat menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait uji materi UU di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.

Timwas Century Inginkan

Pemerintahan Tak Stabil JAKARTA - Sekretaris Kabinet Dipo Alam menilai Tim Pengawas (Timwas) Bank Century DPR tidak mementingkan rakyat, melainkan hanya kepentingan beberapa orang anggota DPR saja dan mereka ingin pemerintahan tidak stabil. ‘’Mereka ini nampaknya ingin pemerintahan sekarang tidak stabil. Kalau ini terjadi sangat berbahaya, selain demokrasi akan mundur juga pembangunan ekonomi akan terhambat yang akhirnya rakyat juga yang akan susah,” katanya di Jakarta, kemarin.

Penilaian Seskab terhadap Timwas Bank Century DPR itu dikemukakan menjawab pertanyaan mengenai permintaan anggota DPR kepada pemerintah untuk menyerahkan rekaman pertemuan tanggal 9 Oktober 2008 di Istana Negara yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang membahas soal antisipasi menghadapi dampak krisis ekonomi dunia. Dipo menegaskan bahwa Timwas Bank Century DPR bukan lembaga penegak hukum, tapi mereka tugasnya ad-

alah mengawasi proses hukum yang sedang dilakukan aparat hukum atas kasus Bank Century. Saat ini, kata Dipo, KPK sedang menangani kasus Century. Jadi seyogyanya KPK yang minta ke Presiden dan itupun kalau dipandang perlu oleh KPK. Apalagi, lanjutnya, Antasari sudah menyatakan bahwa dalam pertemuan 9 Oktober 2008 di Istana Negara tidak dibahas sama sekali masalah Bank Century. Selain itu transkrip pertemuan 9 Oktober 2008 tersebut telah dimuat secara

Frasa Magister

Pajak Bagi Rakyat Baginya, kewajiban membayar pajak bagi rakyat itu lebih terkait pada keharusan mematuhi seluruh aturan pemerintah, termasuk di dalamnya membayar pajak. ‘’Di sini persoalannya. Kalau pajaknya dikorupsi, dan itu bukan rahasia lagi, apa kita wajib membayarnya?,” katanya. Dalam kondisi yang demikian, lanjut Said Aqil, kewajiban rakyat untuk membayar pajak bisa ditinjau ulang. Berbagai kasus korupsi yang terungkap di institusi perpajakan dan pengalaman masyarakat terhadap lembaga tersebut telah menyebabkannya menjadi institusi yang rawan korupsi. ‘’Uang rakyat yang dibayarkan kepada negara yang seharusnya digunakan kepentingan umum, tapi ternyata dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi oknum-oknum perpajakan,” katanya. (ant)

hukum atas kasus Bank Century. ‘’Jangan dibawa masalah ini ke ranah politik. Ini persoalan hukum, jangan dipolitisir,” katanya. Transkrip pertemuan 9 Oktober 2008 sudah dipublikasikan pemerintah di situs www.setkab.go.id. Siapapun bisa mengunduh dan membacanya. Tapi, Timwas DPR sekarang meminta rekamannya. Dipo menyatakan akan pikirpikir sebelum memenuhi permintaan DPR agar Sekkabmenyerahkan rekaman yang ada pada Setkab. (ant)

MK Hapus

Perlu Moratorium JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj berpendapat, kewajiban membayar pajak untuk sementara sebaiknya dihentikan (moratorium) sampai pemerintah bisa membuktikan tidak ada kebocoran dari sektor penerimaan pajak. ‘’Menurut saya pribadi, sebaiknya memang kewajiban rakyat membayar pajak dihentikan dulu, sampai bisa dibuktikan pajak dikelola dengan baik, amanah, dan digunakan kemaslahatan rakyat,” katanya kepada wartawan di Jakarta, kemarin. enurut dia, secara hukum agama, kewajiban membayar pajak berbeda dengan kewajiban membayar zakat. ‘’Tidak ada kewajiban bagi umat Islam untuk membayar pajak, yang ada hanya membayar zakat,” kata kiai bergelar doktor yang lulusan Universitas Ummul Qura, Mekkah, Arab Saudi tersebut.

lengkap di www.setkab.go.id. ‘’Jadi maunya apa Timwas DPR?,” katanya. Menjawab pertanyaan apakah Dipo tidak takut dengan Timwas Timwas DPR, dengan tegas mantan aktivis Dewan Mahasiswa itu menyatakan tidak. ‘’Saya hanya takut sama Tuhan dan rakyat. Saya tidak takut sama anggota DPR. Mereka makan nasi, saya makan nasi,” katanya. Ia kembali mengingatkan bahwa tugas Timwas DPR adalah mengawasi proses hukum yang sedang dilakukan aparat

Suluh Indonesia/ant

KUNKER DPR - Pengamat kebijakan Publik UI Andrinof Chaniago(kanan), Sekretaris Faksi Partai Gerindra, Edi Prabowo(kiri)saat diskusi dialektika di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan pengujian UU Nomor 8 Tahun 2011 tentang MK dengan membatalkan frasa “dan magister” dalam Pasal 15 ayat (2) huruf b UU MK. ‘’Pasal 15 ayat (2) huruf b sepanjang frasa ‘dan magister’ UU MK bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat,” kata Ketua Majelis Mahfud MD, saat membacakan putusannya di Jakarta, kemarin. Dalam pertimbangannya, mahkamah menyatakan syarat yang ditetapkan pembentuk Undang-Undang berkaitan dengan jenjang pendidikan yang pernah ditempuh calon hakim konstitusi sebagai syarat untuk menduduki jabatan publik (public office) dan merupakan cara pembentuk Undang-Undang untuk melihat kemampuan seorang calon dengan stan-

dar yang dapat diukur (feasible). ‘’Ukuran jenjang pendidikan yang pernah ditempuh oleh calon hakim konstitusi yang ditetapkan oleh pembentuk Undang-Undang merupakan syarat yang bebas dari kepentingan, obyektif dan tidak diskriminatif,” kata Hakim Konstitusi Akil Mochtar, saat membacakan pertimbangan hukumnya. Mahkamah menilai faktanya ada beberapa program pascasarjana (di luar negeri) yang langsung menerima program pendidikan doktor tanpa melalui program magister dan hingga kini masih banyak lulusan program doktor di masa lalu yang tidak melalui program magister. ‘’Berdasarkan fakta itu ketentuan adanya persyaratan ‘berijazah magister’ akan melanggar hak-hak konstitusional para penyandang gelar doktor yang tidak mempunyai ijazah magister,” katanya. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Jumat 14 September 2012

4

L intas Bangunan Liar Dibongkar PULUHAN lapak dan bangunan, milik para pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Raya Cibuluh-Warung Jambu dibongkar petugas Sat.Pol.PP Pemda Kota Bogor, kemarin. Keberadaan lapak dan bangunan semi permanen itu terpaksa dibongkar karena tidak memiliki izin, juga dituding sebagai biang kemacetan dan kesemrawutan kota. Kepala Seksi Pengendalian dan Operesi, Satpol PP, Agustiansyah, mengatakan, penertiban ini dilakukan untuk menegakan peraturan daerah (Perda) No.8 tahun 2008, tentang Ketrtiban umum. Selain itu ini juga bertujuan untuk memberikan kenyaman bagi masyarakat sekitar. Sementara itu dalam aksinya, puluhan petugas selain mebongkar puluhan lapak dan bangunan liar sepanjang Jalan Cibuluh, meraka juga menyita perlengkapan para PKL seperti kayu, besi, tenda, bahkan gerobak para PKL juga ikut diangkut petugas dengan mengunakan truk sampah untuk dimusnahkan. Sebelum penrtiban, telah melayangkan surat pemberitahun pada meraka. (bas)

Demo Angkot Dihadang Preman PULUHAN supir angkutan kota (angkot) 05 jurusan Bubulak-Jasinga yang hendak melakukan demo ke Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Kabupaten Bogor ditengah jalan tiba-tiba dihadang sekelompok ‘preman’ bersenjata tajam. Bahkan sebuah mobil angkot pun tak luput dari pengrusakan kawanan yang membawa celurit tersebut. Saat melintas di kawasan Dramaga, Kabupaten Bogor iring-iringan para mobil angkot langsung dihadang. Dalam penghadangan tersebut, kawanan bersenjata tajam meminta rombongan angkot untuk berbalik arah. “Karena kami takut terjadi apa, makanya kami langsung berbalik arah. Namun sebuah angkot mengalami rusak ringan. Penyol dibagian depan body,”terang Koordinator Angkot, Ceppy. Aksi penghadangan ini kata Ceppy merupakan ulah segelintir oknum yang ingin membuat keruh suasana dilapangan. Pihaknya menolak adanya penambahan trayek baru Malasari-Kiarasari-Bubulak.(him)

PNS- Pelajar Terjaring Razia SEJUMLAH PNS dan puluhan pelajar di Kota Tangsel kembali terjaring razia yang dilakukan Satpol PP Tangsel. Kepala Bidang Operasional Satpol PP Kota Tangsel, Ponco Budi Santoso, mengatakan bila dalam kegiatan razia ini difokuskan di tempat-tempat fasilitias umum. Lokasi keramaian ini antara lain seperti pusat perbelanjaan dan warnet. Pegawai yang diperingati dalam penertiban ini karena berada diluar kantor pada jam kerja. Sedangkan pelajar berada diluar sekolah saat jam-jam pelajaran. Pegawai dilingkungan Pemerintah Daerah ini, terang Ponco, ditemui sedang berada di Taman Kota 2. Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang berjumlah empat dianggap melanggar indisipliner meninggalkan kewajiban tugasnya di kantor. Empat orang ini sudah diserahkan ke BKPP (Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan) untuk selanjutnya diberikan pembinaan dan pengarahanagar meningkatkan disiplin kerja.(nov)

Suluh Indonesia/ant

SHABU - KW (46) warga Malaysia beserta barang bukti shabu-shabu diamankan pihak Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Soekarno Hatta di Tangerang, Banten, kemarin. KW berusaha menyeludupkan shabu seberat 5.162 gram dengan menyembunyikan di dalam dinding koper. Shabu-shabu tersebut diperkirakan bernilai Rp 6.968.700.000.

Tawuran Pelajar Depok

Seorang Siswa Tewas DEPOK - Aksi Tawuran antar pelajar SMK Baskara dan SMK Pancoran Mas, Kota Depok bisa berujung tindak pidana. Tindak kekerasan yang terjadi dua hari lalu di Jalan Raya Sawangan, perempatan Masjid Mampang, Pancoran Mas, hingga menyebabkan satu siswa dari SMK Baskara tewas. Dari Informasi yang dihimpun, korban bernama Dedi Triyuda (17) yang masih

Suluh Indonesia/ant

WAKAF AL-QURAN - Managing Director Asia Pulp and Paper (APP), Linda Wijaya (kiri) secara simbolis menyerahkan Al-Quran kepada Walikota Tangsel Airin Rachmy Diany (kanan) di Tangerang, kemarin.

Tekan Angka Putus Sekolah

Minimnya Bantuan Pendidikan DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor mendesak pemerintah setempat untuk menambah angaran dana bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu di kotanya tahun anggran 2013/2014 mendatang. Ketua Komisi D, Ferro Sopaqua, di kantor DPRD, Kota Bogor, kemarin mengatakan, pihaknya telah minta agar di tahun 2013 mendatang, anggaran bantuan pendidikan bagi siswa miskin ini ditambah. Penambahan itu kita usulkan tidak haya dari sisi jumlah dana, tapi juga kuotanya juga harus ditambah hingga 600 siswa. Sebab di tahun 2012 saja tercatat hanya 1500 siswa yang mampu terakomodir oleh program itu. Program bantuan bagi pelajar kurang mampu di Kota

Bogor ini disebutkan, bahwa setiap siswa kurang mampu mendapat jatah bantuan pendidikan dari pemerintah melalui Dinas Pendidikan sebasar Rp75 ribu/perbulan. Dana bantuan ini sengaja digulirkan pemerintah setempat untuk mengurangi jumlah pelajar putus sekolah yang ada di Kota Bogor. ‘’Kita megusulkan dalam rapat bersama dinas kemarin, bahwa besaran dana bantuan ini tahun 2013 harus naik menjadi Rp100 ribu per anak per bu-

lannya,” ungkapnya. Untuk menghindari tumpang tindihnya dana bantuan pada sektor pendidikan ini, jelasnya, dinas terkait bersama pihak sekolah, yakni mulai dari tingkat SD,SMP dan SMA harus mampu menyesuaikan kebutuhan dengan dana bantuan sekolah lain seperti dana bantuan operasional siswa (BOS) dan lainnya yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat. “Yang pasti dinas atau pihak terkait lain, memang harus benar benar melakukan pengawasan khusus agar bantuan ini tepat sasaran. Tujuan atau inti dari bantuan pendidikan ini adalah untuk membantu sekaligus menekan angka putus sekolah di kota Bogor,” tegas politisi muda dari Partai Demokrad itu. (bas)

duduk dibangku kelas 2 tewas setelah mendapatkan luka yang cukup serius. Korban yang awalnya menumpang truk pengangkut semen bersama 11 rekannya, secara tiba-tiba mereka dihadang dan diserang oleh kelompok pelajar lain yang sedang nongkrong di pinggir jalan. Para pelaku penyerangan yang diduga berasal dari SMK Pancoran Mas tanpa basa-basi langsung menyerang dan me-

lukai korban hingga korban menderita luka di kepala akibat lemparan batu dan luka tusuk di bagian paha kiri. Wakil Kepala Polsek Metro Pancoran Mas Ajun Komisaris Polisi Ibnu Salim, mengatakan kedua sekolah SMK tersebut memang sudah dikenal sering terlibat tawuran antar pelajar, berbagai cara atau mediasi sering dilakukan untuk mendamaikan, tapi aksi kekerasan masih tetap terjadi. ‘’Sebelum

peristiwa ini terjadi, dua hari sebelumnya sekolah-sekolah itu baru saja melakukan tawuran di Jalan Merpati, Depok.” Ungkap Ibnu, kepada wartawan, kemarin. Iya juga menjelaskan, Petugas Polsek Metro Pancoran Mas setelah mendapati adanya laporan tawuran antar pelajar kemudian langsung datang ke lokasi. Dari pemeriksaan saksi dan para pelajar polisi berhasil menemukan besi

lengkung seperti celurit sepanjang 50 cm, semprotan sejenis pilox, dan batu-batu di persimpangan Kodim, Jalan Raya Sawangan. ‘’Dari lokasi tawuran polisi menemukan berbagai senjata dan bongkahan batu yang diduga dilempar saat terjadi tawuran.”ujarnya. Hingga kini ada 25 saksi yang telah diperiksa aparat kepolisian, mereka adalah 13 siswa SMK Baskara, 6 siswa SMK Pancoran Mas. (jif)


pini

Suluh Indonesia, Jumat 14 September 2012

F OKUS Sikap Konsisten Dalam Berpolitik ATU hal yang paling sering dilupakan oleh pelaku politik di Indonesia adalah keperluan dari lingkungan politik kita. Hal utama yang diperlukan itu adalah sebuah pembelajaran. Kata ini sangat sederhana namun bermakna besar. Pembelajaran memerlukan proses demi menghasilkan hasil yang baik yakni masyarakat mampu menciptakan iklim berpolitik yang benar. Di Indonesia politik yang benar itu harus diartikan sebagai mampu memberikan sumbangan ke arah kemajuan negara, menciptakan stabilitas, dan pada akhirnya menciptakan pertumbuhan ekonomi. Proses ini memerlukan dukungan karena berlangsungnya cukup lama. Perubahan rezim politik memerlukan hal ini. Tetapi itulah yang tidak terjadi di Indonesia, sehingga sampai sekarang politik kita masih kacau balau. Pada tahap pertama, aktorlah yang menentukan proses itu. Para aktor ini adalah pelaku politik, baik secara individual maupun kelompok. Sebagai unsur dari proses tersebut, aktor harus mampu memberikan contoh yang baik agar menjadi pembelajaran bagi lingkungan dan generasi baru politik. Pembelajaran yang paling penting dalam berpolitik adalah setia kepada ideologi politiknya. Kesetiaan ini pada kelanjutannya membawa pada pilihan partai dan perilaku politik. Seseorang yang mempunyai ideologi nasionalis tentu akan memilih partai beraliran nasionalis juga. Banyak partai mempunyai aliran nasionalis. Akan tetapi tetap ada perbedaan, terutama dalam menerapkan asas tersebut dalam pencapaian tujuan. Bisa melalui mengedepankan kerja sosial, bisa juga dengan cara mengkreasi pendidikan kepada masyarakat atau dengan menitikberatkan pada pertumbuhan pertanian. Aktor politik akan mampu memilih hal itu berdasarkan kedekatan ideologi dan konsepsi praktik berdasarkan kepercayaannya. Nasionalis yang berlandaskan pendidikan misalnya, merupakan campuran antara ideologi partai dengan mengedepankan kemajuan pendidikan. Inilah cara partai politik untuk menyumbangkan kiprahnya dalam memajukan negara. Proses itu tidak hanya demikian. Bisa juga sebuah kemajuan dari politik disebabkan oleh pengorganisasian partai yang rapi. Maka, setiap partai tidak saja harus mampu mempunyai kecakapan dalam mengartikulasikan kepentingan rakyat kepada negara melalui partai politik, tetapi juga memiliki kemampuan organisasi negara. Artinya mereka yang cakap organisasi, sudah cukup mengabdikan diri sebagai orgaanisator politik. Belum tentu mereka yang mempunyai kecakapan organisasi itu, juga cakap dalam membuat artikulasi politik. Kecakapan mempunyai keragaman. Segala pentahapan proses inilah yang akan mampu memberikan pembelajaran. Pentahapan dan unsur yang baik dari proses itu akan memberikan pembelajaran yang baik. Inilah yang tidak kita miliki di Indonesia. Politik kita tidak mampu melahirkan pembelajaran yang positif karena tidak ada unsur proses yang mendukung. Salah satu yang paling kelihatan adalah tidak konsistennya para aktor politik dengan pilihannya sendiri. Sikap tidak konsisten itu tidak saja kita lihat pada tujuan dan arah gerak partai tetapi pada keanggotaan. Pada tataran tujuan misalnya, seringkali sikap pragmatis yang terjadi. Asal mampu menjadi menteri, biar merger dengan partai lain tidak menjadi persoalan. Padahal partai itu bertolak belakang ideologi. Memang benar politik itu menghalalkan segala cara tetapi, tidak semua cara akan menguntungkan negara. Tujuan partai itu menukik pada negara. Pada tingkat keanggotaan dan pengurus, terlalu sering kita mendengar adanya loncat anggota dan loncat pengurus. Jadi, demi kemajuan negara, marilah kita hindari perilaku-perilaku yang tidak konsisten ini. Aktor politik dan partai politik harus mempunyai jiwa berjuang dan sekaligus jiwa menerima apabila misalnya mengalami hal-hal yang kurang mengenakkan di dalam organisasi. Harus dipercayai bahwa di suatu masa, pasti maanfaat perjuangan aktor itu akan mampu meraih keuntungan dan mendatangkan hal yang baik bagi partai dann negara. ***

S

Bang D

el

DPR menolak moratorium kunjungan ke luar negeri

Pendapatan berkurang ...

5

Risiko Pindah Partai Dalam Verifikasi Lanjutan Parpol VERIFIKASI awal partai politik untuk pemilu tahun 2014 telah dilakukan dengan menghasilkan 34 parpol yang lolos dari 46 pendaftar. Akan tetapi, itu hanya merupakan langkah awal karena ada verifikasi administrasi faktual yang merupakan lanjutan dari tindakan sebelumnya. Salah satu syarat, yaitu keanggotaan yang mencapai minimal seperseribu dari jumlah penduduk kabupaten atau kota, membuka peluang terjadinya keanggotaan gandaa. Atau pembajakan pengurus partai politik peserta pemilu. Persoalan awal yang harus diperhatikan pada konteks ini terletak pada partai kecil, terutama yang baru menapak eksistensi dalam dunia politik. Pada tataran sosiologis, fenomena lompat pagar anggota dan atau pengurus partai politik, merupakan langkah pragmatis di zaman reformasi. Pada tingkat masyarakat umum, anggota ganda atau berpindah-pindah partai politik telah menjadi kebiasaan. Lebih celaka lagi, ini tidak saja dilakukan masyarakat pemula juga mereka yang sudah lama berkecimpung di dunia politik dan mempunyai jabatan cukup berpengaruh pada struktur. Aktornya, tidak saja pada tingkat pusat, juga merentang pada level pimpinan daerah, cabang, ranting, anak ranting. Mencari contoh-contoh aktor yang mempunyai perilaku seperti ini tidaklah sulit. Karena banyaknya perilaku demikian di masyarakat, yang dikhawatirkan adalah pengaruh mental dan kognitif mereka, terhadap lingkungan sehingga pada kelanjutannya membuat politik Indonesia kacau, tidak adanya konsistensi sikap, perencanaan dan pencapaian tujuan dari partai poltik. Padahal, stabilitas politik (yang sangat diperlukan dalam kehidupan bernegara) sangat ditentukan oleh konsistensi sikap partai, perencanaan serta pencapaian tujuan. Munculnya perilaku pragmatis dalam berpolitik, dalam arti menangkap keuntungan hanya dengan cara berpindah-pindah itu, erat kaitannya dengan apa yang disebut habitus dalam konsep dan teori-teori sosiologi. Habitus boleh dikatakan sebagai sebuah kebiasaan yang di dalamnya ada unsur kognitif dan struktur mental yang kemudian mempengaruhi aktor untuk berperilaku. Perilaku ini bisa terjadi karena pengaruh lingkungan dan (pada akhirnya) juga bisa diakibatkan oleh kebiasaan-kebiasaan berperilaku demikian dalam rentang waktu lama. Pengaruh lingkungan itulah yang diinternalkan oleh aktor untuk bertindak sehingga secara tidak sadar dipandang sebagai sebuah pembenaran bertindak. Aktor di sini termasuk politisi pemula. Kebiasaan untuk bertindak, justru memperkuat dan ‘mengekalkan’ habitus itu sendiri. Dalam hal pindah

Oleh : GPB Suka Arjawa Bagi partai politik, konsistensi sikap seorang anggota dan pengurus memungkinkan terbangunnya visi dan misi politik matang berdasarkan alur pikiran sistematis dan terstruktur. Sebuah konsep yang dibangun oleh seorang anggota partai setia, akan mampu berkembang dan dikembangkan secara terarah apabila sang anggota konsisten dengan partainya. Mereka tahu bagaimana keinginan partai itu, perilaku anggotanya dan tentu visi dan misinya secara baik. Berdasar inilah mereka akan mengembangkan pemikiran itu. partai misalnya, kebiasaan berpindah-pindah itu semakin membuat sang aktor tidak mempunyai perasaan etik bersalah untuk melakukan tindakan demikian. Sifat seperti ini membahayakan dalam dunia politik dan kenegaraan. Secara teoretis, habitus itu bisa terjangkit pada satu orang aktor, juga bisa kolektif. Habitus sebagai sebuah kebiasaan itu, bisa terjadi disebabkan oleh perilaku yang berlangsung relatif lama. Ada dua periode sejarah yang mempengaruhi habitus demikian dalam politik di Indonesia. Yang pertama adalah kondisi pressure pada zaman Orde Baru, yaitu ketika terjadi fusi partai politik dari belasan menjadi tiga di tahun 1972. Akibat begitu kuatnya fusi paksaan yang dilakukan pada waktu itu, banyak anggota partai pindahpindah partai politik. Mereka yang beraliran agama misalnya, seolah mencari-cari kecocokan tempat apakah cocok di Golkar, PDI atau PPP atau membentuk kekuatan politik bersifat oposisi. Kedua, adalah meledaknya kebebasan politik di zaman reformasi. Ledakan ini membuat para politisi, terutama yang menyimpan

ambisi besar tetapi tidak mempunyai pengatahuan dan kecakapan politik, pindah-pindah tempat dari satu partai menuju partai lainnya. Sekali lagi, tidak terlalu sulit mencari contoh politisi seperti ini di zaman reformasi, baik pada tingkat pusat, daerah, sampai ke anak ranting. Dicontoh Perilaku-perilaku seperti itulah yang kemudian menghiasi lingkungan politik dan partai politik di Indonesia sehingga diinternalkan oleh para aktor pendatang baru di bidang politik dan juga oleh kalangan akar rumput. Mereka mencontoh perilaku yang sudah ada dan mengaggap sikap itulah yang baik dan tidak berupaya melihat kelemahan-kelemahannya. Dengan demikian, verifikasi lanjutan dari partai politik yang ikut pemilu tahun 2014, cukup memiliki risiko. Khususnya mengenai persyaratan jumlah anggota minimal seperseribu dari jumlah penduduk kabupaten/kota di Indonesia, berpotensi tidak saja terjadi keanggotaa ganda juga loncat pagar anggota dan pengurus partai. Habitus kolektif yang terjadi di masyarakat itu disebab-

kan karena mereka telah memandang pindah anggota itu telah menjadi fenomena biasa di masyarakat. Aktor politik juga melihat hal seperti itu menjadi kabiasaan mereka. Faktor-faktor pragmatis seperti pemberian uang pesangon, janji-janji jabatan tertentu dan prestise semakin menambah perilaku politik ini menjadi-jadi. Sedangkan pengangguran, kemiskinan serta pengetahuan politik yang sangat minimal, menjadi faktor pendorong yang lain. Perilaku politik demikian berpengaruh tidak baik bagi perkembangan politik negara. Dalam hal pembangunan negara, konsistensi sikap aktor dan partai k sangat diperlukan. Dengan konsistensi, partai sebagai unsur pembangun negara akan mendapatkan arus pemikiran yang berkembang dari anggota-anggotanya. Seorang anggota konsisten mempunyai potensi yang mampu menyumbangkan pemikiran positif untuk kemajuan partai dan akhirnya kemajuan negara. Konsistensi demikian akan membawa anggota demikian ke dalam lingkungan parlemen, tempat dimana akomodasi berbagai pemikiran pembangun negara berlangsung. Stabilitas politik lebih terjamin apabila perilaku lintas partai tidak terjadi. Sebab, perpindahan anggota akan memicu pertentangan antar partai politik sebagai akibat upaya untuk menekan partai asal dan kecaman mereka yang pindah. Bagi partai politik, konsistensi sikap seorang anggota dan pengurus memungkinkan terbangunnya visi dan misi politik matang berdasarkan alur pikiran sistematis dan terstruktur. Sebuah konsep yang dibangun oleh seorang anggota partai setia, akan mampu berkembang dan dikembangkan secara terarah apabila sang anggota konsisten dengan partainya. Mereka tahu bagaimana keinginan partai itu, perilaku anggotanya dan tentu visi dan misinya secara baik. Berdasar inilah mereka akan mengembangkan pemikiran itu. Dengan demikian, KPU juga mempunyai tanggung jawab besar untuk mencegah hal ini, dengan cara misalnya, meneliti kartu keanggotaan ganda tersebut dan mendiskualifikasi partai yang melakukan praktik demikian. Partai politik juga harus tegas dan berupaya keras untuk tidak melakukan praktik perekrutan secara pragmatis semata-mata memenuhi persyaratan jumlah keanggotaan. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Kemacetan Makin Mencemaskan PERILAKU pengandara sudah pada taraf membahayakan orang lain. Mereka bukan lagi terkategori mengkhawatirkan karena makin menimbulkan kemacetan, tapi bisa membahayakan nyawa orang lain. Terutama motor, yang sering seenaknya saja zig-zag diantara mobil-mobil yang tak memperdulikan orang lain. Beberapa waktu lalu, persis di depan saya di Casabalanca, seorang ibu beserta anaknya baru saja menyebrang. Mereka berencana naik Mikrolet arah Tanah Abang. Kondisi lalu-lintas agak tersendatmeski tetap bisa jalan. Si Ibu memberhentikan Mikrolet, tetapi ketika hendak menaikinya, tiba-tiba motor dengan kecepatan cukup kencang berusaha menyalip dari kiri. Kecelakaan tak terhindarkan. Masih beruntung, anaknya sudah dalam posisi di dalam Mikrolet. Dan si Ibu meski ter-

pental tak terlalu luka parah. Yang disesalkan, pengendara justru melairkan diri tanpa rasa bersalah sedikitpun. Potensikecelakaan seperti ini seringkali terjadi. Pengendara motor seenaknya saja memotong jalur tanpa memperdulikan kondisi sekeliling. Yang tak kalah membahayakan banyak sekali lampu belakang motor yang diganti putih dari seharusnya merah. Tentu ini sangat menyilaukan pengendara dibelakangnya. Apalagi, ketika motor itu dalam posisi ngerem. Seketika pengendara di belakangannya seperti dibutakan. Mohon selain itu, tak sedikit yang sangaja mematikan lampu depan kalau malam. Mohon para pengendara seperti ini bisa ditindak tegas. Kunto Adi Rawamangun, Jaktim

Ranjau Paku Makin Banyak RANJAU paku apakah sudah menjadi hal yang lumrah sehingga dari tahun ke tahun tak ada penanganan yang berarti. Kita seringkali melihat dan mendengar bagaimana para pengendara, terutama sepeda motor yang sering menjadi korban ranjau paku. Tetapi anehnya, tak juga bisa ditindak para pelakunya. Beberapa razia memang dilakukan, dan terbukti paku atau alat lain yag digunakan untuk menjebak korbannya dalam jumlah yang mencengangkan. Untuk satu ruas di Gatsu saja, konon, bisa dikumpulkan hingga tiga kiloan. Bisa dibayangkan betapa meratanya ranjau-ranjau itu bertebaran. Memang aparat sulit sekali menangkap para pelaku karena tidak punya bukti. Mereka hanya bisa ditanggap jika ter-

Perbaiki Layanan Mutu

tangkap tangan saja. Dan, bisa diduga penebar ranjau itu pasti ada kaitannya dengan para penambal ban pinggir jalan. Hampir bisa dipastikan, ketika pengendara terkena ranjau, takkan jauh dari sana akan ada penambal ban. Apakah ini tidak mencurigakan. Untuk mengatasi, menurut saja, tertibkan saja para penambal-penambal itu beroperasi. Perlakukan mereka layaknya pedagang kaki lima yang mengganggu ketertiban karena beroperasi di trotoar. Tanpa penambal pun rasanya pengendara justru lebih aman. Terbukti keberadaan mereka justru membuat kegelisana. Jangan para penambal ban itu menjadi musuh masyarakat. Bayu Sanyata Margonda, Depok

SEBAGAI pengguna jalan tol, saya terus terang keberatan atas kenaikan tol yang diberlakukan pemerintah. Tapi, karena kenaikan ini adalah berdasarkan aturan hukum yang berlaku tentu tak bisa banyak yang bisa dituntut warga soal tarif tol itu. Namun, tentu saja sebagai konsumen yang mengunakan jalan tol, dan membayarkan sejumlah tarif jelas harus mendapatkan pelayanan yang memadai. Misalnya, soal keramahan penjaga pintu tol, atau kedisiplinan petugas dalam memberikan bukti bayar. Sering kali petugas entah alasan apa, tidak memberikan struk bukti bayar kepada konsumen, terutama untuk yang bertarif murah. Meski toh akhirnya dibuang oleh pengendara, bukan berarti karcis tidak diberikan. Itu adalah hak. Soal hak itu digunakan untuk apa itu urusan lain. Kemudian, soal derek grat-

is, mudah-mudahan benar-benar gratis. Setidaknya, kalaupun ada uang yang harus diberikan pada petugas itu, masukanlah sebagai tip dan bukan kewajiban. Selain itu, jalan tol kenapa seringkali lebih macet dari jalan regular. Kalau memang ada penumpukan kendaraan atau akibat kecelakaan, misalnya, mestinya bisa diantisipasi cepat oleh petugas yang sigap. Kualitas jalan, mungkin memang harus diperhatikan betul jangan sampai ada tambalan yang banyak, karena tidak nyaman dan tentu saja dikhawatirkan bisa berbahaya. Dalam posisi rakyat, tentu berharap pada pemerintah dan wakil rakyat agar membuat aturan yang lebih berpihak, sehingga segala hal yang berkaitan dengan rakyat tidak memberatkan. Semoga‌ Arif Kebun Jeruk

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

fax ke (021) 53670771,

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 14 September 2012

6

Lawan Vietnam

Timnas Janjikan Permainan Menyerang SURABAYA - Tim Nasional Indonesia menjanjikan permainan menyerang dalam pertandingan uji coba internasional melawan Timnas Vietnam pada laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Sura-

baya, Sabtu sore besok. “Kami tidak melakukan perubahan cara bermain seperti pertandingan sebelumnya, yakni menyerang dan menyerang. Inilah taktik bermain di kandang,” ujar Pelatih Timnas Indonesia Nil

Maizar kepada wartawan di Surabaya, kemarin. Meski belum pernah menang dalam tiga pertandingan internasional sebelumnya, mantan Pelatih Semen Padang tersebut mengaku optimis akan

menang dalam pertandingan kali ini. Terlebih kondisi psikologi yang dimiliki pemainnya tak menurun, meski menderita kekalahan dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya. Kekalahan Irfan

Bachdim dkk pertama ketika menghadapi Inter Milan di Stadion Gelora Bung Karno, kemudian melawan Valencia serta Timnas Korea Utara di tempat yang sama. “Kondisi psikologis pemain tidak ada masalah. Justru baik dan semakin percaya diri setelah berhasil memberikan perlawanan maksimal menghadapi Korea Utara yang peringkatnya jauh di atas Timnas Indonesia, meski kebobolan dua gol,” terang Nil Maizar. Dalam pertandingan kali ini, Timnas Indonesia diperkuat

oleh tiga pemain asal Persebaya, yakni Gelandang Taufiq dan Rendi Irawan, serta kiper utama Endra Prasetya. Mereka berharap dukungan warga serta kebiasaan tampil di Surabaya memberikan motivasi tersendiri. Sementara itu, Ketua Penyelenggara Gede Widiade mengaku bangga karena Surabaya dipercaya menjadi tuan rumah. Pihaknya mengaku sudah mempersiapkan segalanya, termasuk keamanan pertandingan. Surat ke Polrestabes Surabaya sudah

masuk dan tidak ada persoalan dengan izin pertandingan. “Kami ingin membuktikan bahwa Surabaya adalah tuan rumah yang bisa diandalkan. Faktorfaktor teknis maupun nonteknis sudah kami atur dan menjamin laga berjalan lancar,” tukasnya. Pada laga yang kick off tepat Pukul 15.30 WIB tersebut, panitia mencetak 55 ribu lembar tiket dengan harga masing-masing Rp25 ribu untuk kelas ekonomi, Rp50 ribu bagi kelas utama, serta Rp100 ribu khusus kelas VIP. (ant)

Suluh Indonesia/ant

BERI INSTRUKSI - Pelatih Timnas Indonesia versi PSSI, Nil Maizar (tengah) memberi instruksi kepada sejumlah pemain ketika melakukan latihan di Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya, Jatim, kemarin. Latihan tersebut jelang laga persahabatan melawan timnas Vietnam pada Sabtu (15/9) di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Tim Piala Davis Indonesia

Berusaha Curi Dua Angka Lawan Filipina JAKARTA - Tim Piala Davis Indonesia akan berusaha mencuri dua angka pada laga pembuka tunggal babak final Piala Davis zona Asia/Oceania Grup II melawan Filipina di Jakarta Jumat ini, agar tak mendapat kesulitan pada pertandingan berikutnya. “Kalau hari pertama bisa maksimal, maka pada pertandingan hari berikutnya bakal mudah,” kata kapten tim Piala Davis Indonesia Bonit Wiryawan usai acara pengundian pertandingan di Jakarta, kemarin. Dalam pengundian pertandingan yang dihadiri para pemain dan kapten tim Filipina Roland Peter Kraut, hari pertama pertandingan tunggal pertama,

pemain Indonesia Christopher Benjamin Rungkat akan menghadapi Francis Casey Alcantara, sedangkan pertandingan kedua Elbert Sie bertemu pemain Filipina Treat Conrad Huey. Hari kedua, Sabtu esok yang mempertandingkan nomor ganda, Indonesia menurunkan pasangan Christopher Benjamin Rungkat dan Elbert Sie menghadapi pasangan Filipina Ruben Gonzales dan Jeson Patrombon. Hari terakhir, Minggu (16/9) untuk pertandingan tunggal balikan, Christopher Rungkat menghadapi Treat Conrad, sedangkan Elbert Sie bertemu Francis Casey. Bonit mengatakan, dirinya sengaja menurunkan Christo-

pher dan Elbert karena kedua pemain itu dinilai cukup fit untuk bertanding. “Mereka (Rungkat dan Elbert) saya lihat cukup fit untuk bertanding marathon, itu alasan saya,” paparnya. Namun dikatakannya, susunan pemain itu bisa saja berubah satu hingga tiga jam sebelum pertandingan dimulai. “Satu hingga tiga jam sebelum pertandingan, pemain bisa diganti, dan ini ada peraturannya,” tambahnya. Sementara itu, ketua PB Pelti Martina Widjaja yang hadir menyaksikan pengundian pertandingan itu mengatakan, formasi yang diturunkan Indnesia itu cukup aman untuk bisa

mengatasi Filipina yang secara peringkat lebih rendah dari Indonesia. “Ini formasi save, hari pertama kami targetkan 2-0, dan rangking Filipina lebih rendah dari Indonesia,” ujarnya. Namun, Ketua PB Pelti mengingatkan peringkat bukan patokan mutlak Indonesia bisa menang, Filipina juga punya pemain bagus. “Jangan liat rangking, tunggal kedua Filipina kuat,” katanya, menegaskan. Sedangkan Christopher Rungkat yang dijadwalkan bermain terus selama tiga hari pertandingan mengatakan masih mampu untuk pertandingan itu. “Tiga hari bertanding saya masih merasa mampu, target lawan ada di ganda,” tukasnya. (ant)

Sepatu Roda DKI Tambah Dua Emas SIAK - Kontingen DKI Jakarta menambah dua emas dari cabang sepatu roda pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Lintasan Sepatu Roda Siak Sri Indrapura, Riau, yang berakhir kemarin. Dua emas yang direbut kontingen ibukota ini berasal dari nomor relay 5000 meter putra dan putri. Emas pertama direbut oleh tim putri yang diperkuat oleh Eri Marina, Hernina Salfitri dan Marcella Ariesta. Mereka mencapai finis pertama untuk mendapatkan

emas, diikuti tim Jawa Barat yang diperkuat Anggie Rachmadini, Devina Pramudita dan Sheila Mafitra Dewi, yang berhak atas perak. Sedangkan medali perunggu direbut oleh Tim Jawa Timur yang diperkuat oleh Adinia Riskayanti, Della Ollivia Silviana dan Tasya Fabiola Alim. Sebelum masuk ke putaran final, empat tim termasuk Tim DKI Jakarta terlebih dahulu harus menjalani babak kualifikasi dan kualifikasinya sendiri telah dilakukan pada Rabu (12/

9). Ada 14 tim yang turun dikualifikasi ini. Medali emas putra DKI Jakarta diraih oleh tim yang beranggotakan Faisal Norman, Mirko Andrasi dan Regie Yumasuki. Tim ini sukses merebut emas setelah mengalahkan Tim Kalimantan Timur yang diperkuat Agus Prasetyo, Evan Christian dan Rendi Febri Dwi Andaru. Medali perunggu diraih oleh Tim Jawa Timur yang diperkuat Jitashaba Niko Amrullah, Miftah Thantowi Surya dan Zarki Rosa.

Sebelumnya kontingen DKI Jakarta telah mengoleksi emas dari nomor sprint 1500 meter melalui Eri Marina. Selain itu juga merebut perak dari nomor sprint 1500 meter melalui Regie Yumasuti dan nomor 500 meter melalui Mirko Andrasi. Cabang sepatu roda PON XVIII di Siak Sri Indrapura memperebutkan 10 medali emas untuk putra dan putri. Nomor yang dipertandingkan adalah ITT 300 dan 500 meter, sprint 1500 meter, eliminasi 10.000 meter, dan relay 5000 meter. (ant)

PSS buat Laga Taekwondo Lebih Adil PEKANBARU - Wasit Hari Kuswahyudi mengklaim sistem baru pada laga taekwondo PON XVIII yang bernama Protector Score System (PSS) membuat jalannya pertandingan di PKM UIN Syarif Kasim Jumat ini akan lebih adil. “Untuk masuknya poin, kita melihat dari sensor yang digunakan di kaki atlet dan hogo (pelindung badan), human error jadi lebih sedikit,” kata wasit asal Jawa Barat yang menjabat sebagai Koordinator Arena Taekwondo PON kali ini. Menurut dia, pengunaan PSS secara langsung akan mempermudah kinerja wasit

dalam menentukan poin yang masuk. Tugas wasit bukan lagi menentukan sempurna atau tidaknya gerakan atlet untuk syarat poin masuk, tapi hanya menentukan berapa jumlah poinnya. PSS tak berlaku hanya ketika poin masuk dari daerah kepala. Hal tersebut karena pada bagian kepala atlet tak dilengkapi sensor seperti yang ada di kaki dan badan. Selain itu, laga taekwondo PON Riau 2012 juga menggunakan sistem rekaman video yang bisa membuat keputusan wasit terpantau secara menyeluruh. Menurut Hari, sistem tersebut memudahkan protes dari para pelatih ketika

melihat atletnya tak diperlakukan secara adil oleh para pengadil lapangan. “Misalnya ketika harusnya ada poin masuk, tapi wasit tidak melihat, maka pelatih boleh melakukan protes dan pertandingan akan dihentikan sementara untuk melihat kejadian sebenarnya melalui rekaman pertandingan,” kata Hari. Rekaman video tersebut selanjutnya akan diteliti dua orang wasit senior (juri video reply) untuk kemudian diputuskan apakah protes pelatih diterima atau tidak. Menurut Heri, jika protes pelatih itu diterima, maka poin bisa langsung ditambahkan ke atlet yang dirugi-

kan. “Kalau ternyata protes pelatih ditolak, maka tidak ada lagi kesempatan untuk protes,” kata wasit yang pernah memimpin laga Korea Open pada 2011 lalu. Hari mengatakan dengan adanya rekaman video pada laga PON kali ini juga dapat mengurangi ketegangan dari sebuah pertandingan taekwondo. Terutama dalam hal protes pelatih bisa langsung diakomodir oleh wasit secara legal di tengah-tengah laga. “Sisi lemahnya yaitu jika banyak protes, maka pertandingan akan berlangsung semakin lama,” ujar Hari. (ant)

PICKUP POINT

Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini

HOTEL

TRANSJAKARTA -

Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor

1 2 3 4 5 6 7 8

: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan : Harmoni – Lebak Bulus

SPBU PERTAMINA -

SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU

34.115.10, Arteri Panjang 34.132.09, Rawamangun 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto 34.135.05, Kramat Jati 34.138.06, Kampung Rambutan 34.131.02, Matraman 34.111.03, KS. Tubun 34.129.02, Gatot Subroto 31.129.03, HR. Rasuna Said 34.125.07, Cilandak KKO 34.154.15, Jl. RE Martadinata, Ciputat 34.164.02, Jl. Margonda Raya, Depok 34.124.10, Karang Tengah 34.165.12, Jl. Raya Limo, Depok 34.165.03, Cinere Raya 34.114.01, Jl. Raya Jelambar 34.113.01, Jl. Raya Jembatan Besi 34.144.03, Jl. Raya Pluit Selatan 34.144.01, Jl. Raya Pluit Selatan 34.124.07, Jl. Raya Terogong, Jak-Sel

RESTORAN & CAFE Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor -

RUMAH SAKIT RS. PAD Gatot Subroto RS. Bhineka Bakti Husada RS. Islam Jakarta RS. Dharmais, Jakarta RS. Siloam Hospital Cikarang RS. Harapan Keluarga Cikarang RS. Hasana Medica Cikarang Hotel Ambara

-

Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan Hotel Paninsula Hotel Ibis Hotel Santika Hotel Kartika Chandra Hotel Crown Hotel Century Park Hotel Sultan Hotel Mulia Hotel Le Meridien Hotel Sahid Hotel Grand Hyatt Hotel Millennium Hotel Arya Duta Hotel Nikko Hotel Saripan Pacifik Hotel Papaho Bogor TRADE CENTER

-

Blok M Plaza Mall Cilandak Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor Plaza Depok Mall Depok Pamulang Square OFFICE BUILDING

-

BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor Green Lake View, Ciputat Kantor Pos , Ciputat Plaza Telkom, Ciputat TEMPAT UMUM

-

Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor


7

Suluh Indonesia, Jumat 14 September 2012

DIREKTORI SULUH INDONESIA - BISNIS JAKARTA BOGOR

Casablanca Sentul city Lt 126 Lb 53 Harga 675 Juta 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Casablanca Sentul city Lt 145 Lb 53 Harga 825 Juta 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Equator Sentul city Lt 210 Lb 91 Harga 1.1 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Bukit Golf Hijau Sentul City Lt 266 Lb 312 Harga 2 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Taman Yunani Sentul City Lt 214 Lb 102 Harga 1.075 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Taman Yunani Sentul City Lt 208 Lb 81 Harga 1.050 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

BOGOR JUAL RUMAH - 2 lantai - 4 kamar tidur + Ac 2 - 2 kamar mandi Luas tanah 190 M Luas Bangunan 250 M Listrik 2200 watt Line Tlp aktf SHM - AJB Garasi mobil 2 unit Garasi motor 1 unit HUB : 0818955214, 081383720020

KADIN BOGOR

JAKARTA

KADIN BOGOR

Pusat Grosir Pasar Pagi Mangga Dua Lt. Semi Basement Blok C 022-023-031-032 Telp. (021) 6491352 Jln. Mangga Dua Raya Jakarta Utara Tanah Abang Bukit Blok E Lt. 2 Los C8 No. 1&12

JAKARTA UJIAN PERSAMAAN/KONVERSI KELAS KARYAWAN DLL.

SUZUKI INDOMOBIL Promo cuci Gudang

Terima Pendaftaran Siswa Baru Program: Paket B/C, Akta-4 D3, S1.S2,S3 Pertokoan Lindeteves Trade Center Lt. 2 Blok A2 No. 1F Jakarta Kota Telp. : (021) 62320048 Fax. (021) 62308659 Email : cvmtm.gasket@gmail.com

Jurusan : Ekonomi, Hukum, Teknik, Pendidikan, Fisip, Komputer, Pertanian, Peternakan, Psikologi, Kesehatan, Sekretaris, dll

ESTILO DP 12Jt’an SLASH DP 17Jt’an SWIFT DP 24Jt’an APV DP 15,7Jt’an PICK UP DP 12Jt’an Sx4 DP 26Jt’an ULTARA DP 37Jt’an (Nik 2011 A/T) Data Bisa Cepat & Dibantu More Info: 021 99955548 / 085691008775 Pin BB : 238EBECE RADIT

Pasang Iklan

Hub: RAMDANI Hp: 085781746590 Esia: (021) 97327501 Email: daihatsudepok@gmail.com

Discont Up To 30Jt Proses Mudah & Cepat BELI MOBIL SUZUKI SEKARANG, SUDAH DAPAT CASH BACK

AGUS. W

Hub : 085255564971 SEPTEMBER CERIA DR SUZUKI

Tdp 25Jt’an * Bisa Tuker Tambah

Unit Ready Stock

Lowongan, Otomotif, Properti & Peluang Emas Ukuran 2 x 50 mmk

BW Rp. 200.000 FC Rp. 300.000

Hub : 021-5357602

SUZUKI INDOMOBIL Promo cuci Gudang Unit Ready Stock

021.9482.1848 0856.9000.621 Pin BB. 29F2FABB

SUZUKI INDOMOBIL

SUZUKI PREMER CARD Pesan Sekarang Dapat Promo Poket Terjangkau & Diskon sampai dengan 25Jt

SPLASH CASH BACK 17JUTA ESTILO CASH BACK 25JUTA SWIFT CASH BACK 12JUTA PICK UP CASH BACK 4JUTA

Untuk Info Lebih Lanjut Hub: HENDRA 087875808026 Pin BB 25F1F4FC

Pasang Iklan Baris

CEPAT LAKU Hanya

Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi

(0251) 8401018 (021) 5357602

Hub: JAYA Hp. 021-91362130 / 08158002742 Email: jaya2herdank@yahoo.com

PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.22-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Jumat 14 September 2012

8

Infrastruktur Pesisir Selatan Rusak

6.000 Jiwa Terisolir

Suluh Indoensia/ant

RUMAH AMBRUK - Sejumlah Tim SAR gabungan berada di rumah yang ambruk akibat dihatam longsor di Kampuang Ubi, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Padang, Sumbar, kemarin.

Kekeringan di Lebak

Timbulkan Krisis Air Bersih LEBAK - Kekeringan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menimbulkan krisis air bersih sehingga masyarakat terpaksa menggunakan air tidak layak konsumsi termasuk untuk mandi dan mencuci. ‘’Ribuan warga kami kini menggunakan air kolam dan Sungai Cibinuangeun yang sudah berwarna hijau juga kehitam-hitaman,” kata Iyang, staf pemerintahan Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak di Rangkasbitung, kemarin. Ia menjelaskan, saat ini warga yang kesulitan air bersih tersebar di enam wilayah dengan jumlah penduduk ribuan jiwa. Mereka setiap pagi dan sore memadati lokasi sungai

maupun kolam dengan menggunakan jerigen untuk mengangkut air. Selain itu juga banyak warga yang mengangkut air kolam dan sungai dengan membawa tempat yang diletakkan di sepeda motor. Meskipun kondisi sungai dan kolam bisa menimbulkan berbagai penyakit, tetapi warga tetap memanfaatkan air tersebut. ‘’Kami berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan air bersih sebab saat ini air bersih yang dipasok PDAM setempat tidak masuk ke pelosok desa,” katanya. Amin, warga Cisarap, Wanasalam, mengaku dirinya dan keluarga setiap hari meng-

PAINAN - Sekitar 6.200 jiwa warga Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbarterisolasi akibat ruas jalan provinsi menuju empat nagari (desa adat) di Kecamatan Bayang Utara kabupaten setempat tertimbun material longsoran bukit pada tiga titik. Dodi Marwan (36) warga Nagari Kotoranah Bayang Utara di Kotoranah, Kamis mengatakan, hingga kini hubungan transportasi darat bagi masyarakat di empat nagari itu putus total sejak pukul 22.30 WIB. ‘’Jangankan mobil, kendaraan roda dua saja tidak bisa melewati jalan itu karena onggokan tanah dan material longsoran sangat tinggi. Masih untung hujan sudah reda, jika tidak kemungkinan besar

onggokan material semakin tinggi dan longsoran bukit bertambah lagi, “ ujar ia. Akibat tertimbunnya jalan provinsi di tiga titik tersebut, sekitar 6.200 jiwa atau 1.540 kepala keluarga (KK) terisolasi pada empat nagari yang berada di Bayang Utara yakni Kotoranah, Muaroair, Pancungtaba dan Limaugadang. Dari tiga titik longsoran, kondisi terparah terdapat di Bukit Mungguk Kotoranah. Ditempat itu panjang onggokan material sekitar 10 - 15 meter dan tinggi 4 meter. Titik pertama di Kotoranah berjarak sekitar 22 kilometer dari jalan lintas barat Sumatera arah Alahanpanjang Solok. Sebanyak dua titik lainnya terdapat di Muaroair dan Pancungtaba. Sedangkan jarak

gunakan air bekas kubangan kerbau akibat krisis air bersih. Masyarakat di sini, kata dia, setiap musim kemarau terpaksa menggunakan air bekas kubangan kerbau, seperti sungai maupun kolam. ‘’Kami memanfaatkan air itu karena sumur timba dan sumur di pompa air juga kering,” ujarnya. Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Muklis mengatakan pihaknya terus mendistribusikan air bersih kepada warga yang mengalami krisis air. Pendistribusian air bersih itu berkoordinasi dengan PDAM setempat ke Kecamatan Cilograng. (ant)

antara satu titik longsoran dengan titik berikutnya yang menimbun badan jalan sekitar 2 hingga 3 kilometer. Rata-rata longsoran tanah menimbun badan jalan provinsi, Pesisir Selatan - Alahanpanjang Kabupaten Solok pada dua titik tersebut dengan panjang sekitar enam meter dan tinggi onggokan material sekitar 3 meter. Kata ia, hingga kini belum ada tindakan pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat untuk berupaya melepaskan keterisolasian yang menimpa masyarakat di empat nagari tersebut sejak awal kejadian. ‘’Jalan di sini memang sangat rawan timbunan tanah longsoran bukit karena rata-rata bahu jalan di daerah ini berbatasan langsung dengan bukit, alur

sungai dan jurang,’’ katanya. Wakil Bupati Pesisir Selatan Editiawarman mengatakan, lambatnya penanganan untuk melepaskan empat nagari yang terisolasi tersebut disebabkan jarak tiga titik longsoran itu jauh dari jalan raya dan sulit dilalui mobil besar untuk mengangkut alat berat. ‘’Keterlambatan ini tidak disengaja, karena selain jauh dari jalan raya, jalan provinsi menuju tiga titik longsor itu juga sulit dilewati mobil besar untuk mengangkut alat berat,” ujarnya. Untuk melakukan penanganan terhadap jalan tersebut adalah tanggung jawab pemprov karena status jalan tersebut merupakan jalan provinsi yang berfungsi menghubungkan Pesisir Selatan dengan Alahanpanjang. (ant)

BUNDA NORMA SERING DIDATANGI PEJABAT SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Edisi 14 September 2012 | Suluh Indonesia