Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 111 tahun IV Senin, 14 Juni 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Indonesia Tidak Butuh OJK

Listrik Diusulkan Gratis

Diperkirakan Terlampaui

ANGGOTA Dewan Pertimbangan Presiden Jimly Asshiddiqie menilai Indonesia tidak perlu mendirikanlembaga Otoritas Jasa Keuangan yang menurutnya hanya membuang-buang dana dan belum tentu efektif ...hal. 1

DIREKTUR Utama PT Perusahaan Listrik Negara Persero (PLN), Dahlan Iskan, mengusulkan agar listrik untuk masyarakat miskin digratiskan, sementara untuk yang lain disesuaikan tarifnya ...hal. 2

TARGET kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia sebanyak 7 juta orang sampai dengan tutup tahun 2010 diperkirakan akan dapat terlampaui. “Performa selama kuartal 1 2010 ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Gempa 7,7 SR

Terasa di Aceh

Suluh Indonesia/ap

MERATAPI - Penjaga gawang Inggris Robert Green meratapi kesalahannya setelah gagal menahan laju bola tendangan pemain AS Clint Dempsey pada penyisihan Grup C Piala Dunia yang berlangsung di Stadion Royal Bafokeng, kemarin.

JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter (SR) mengguncang Samudra Hindia, tepatnya di Kepulauan Nicobar, kawasan India, kemarin. Berdasarkan informasi dari situs United States Geological Survey (USGS), gempa yang terjadi pada pukul 01.26 waktu setempat itu memiliki kedalaman 35 kilometer. Selain itu, jarak episentrum gempa tersebut terletak sekitar 440 kilometer dari Kota Banda Aceh, Sumatera, Gempa itu juga berjarak 150 kilometer dari Mohean, Kepulauan Nicobar, India, dan 1.155 kilometer dari Bangkok, Thailand. Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lokasi gempa bumi berada di 7.58 Lintang Utara (LU)-91.65 Bujur Timur (BT) atau 448 kilometer Barat Laut Sabang, Aceh. Gempa bumi yang terjadi pada Kedalaman 93 Kilometer itu membangunkan warga Kota Banda Aceh dari tidur dan membuat panik hingga berhamburan ke luar rumah. Guncangan gempa dirasakan cukup kuat bukan hanya di Banda Aceh tapi juga hingga ke Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat dan sejumlah wilayah di provinsi paling barat Sumatera itu. BMKG juga menyatakan gempa bumi berkekuatan 7,5 SR tersebut, sebelumnya dikabarkan berpotensi tsunami. Tetapi kemudian dipastikan tidak terjadi. (ant)

PK SKPP Bibit-Cahndra

MA Wajib Menolak JAKARTA - Pakar hukum pidana Universitas Indonesia, Rudy Satrio menyatakan, Mahkamah Agung harus menolak permohonan Peninjauan Kembali Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah dari Kejagung. ‘’Pasalnya sesuai aturan hukum yang berlaku tidak dikenal praperadilan bisa di-PK-kan,” katanya di Jakarta, kemarin. Terkait dengan Kejagung yang memanfaatkan celah Pasal 263 KUHAP untuk mengajukan PK atas SKPP Bibit-Chandra itu, Satrio mengatakan pasal tersebut sudah berisikan materi, bukan membahas soal praperadilan. ‘’Kejagung tidak

bisa menggunakan Pasal 263 KUHAP,” katanya. Satrio berpikiran Kejagung lebih baik mengajukan SKPP kedua kalinya ketimbang menggunakan pengajuan PK ke MA. ‘’Kejagung bisa mengambil langkah SKPP kedua kalinya dengan alasan ada bukti baru,” katanya. Sebaliknya, ICW mengharapkan MA mengabulkan permohonan PK yang diajukan Kejagung. ‘’Seharusnya MA mengabulkan permohonan peninjauan kembali SKPP Bibit-Chandra,” kata peneliti ICW, Emerson F. Yuntho. Emerson menyebutkan mengabulkan permohonan PK itu sekaligus menyelamatkan

keberadaan KPK yang saat ini terus-menerus dirongrong dengan sejumlah kasus. Dikatakan, memang secara ketentuan hukum PK atas praperadilan itu tidak dikenal, tetapi demi kepentingan umum harus diperhatikan juga. ‘’Aspek hukum kan sudah jelas, yakni keadilan dan kepastian hukum,” katanya. Idealnya, menurut dia, Kejagung mengambil langkah “deponeering” atau mengesampingkan perkara demi kepentingan umum, bukannya dengan mengambil langkah SKPP kembali. ‘’Saya sendiri tidak respons dengan langkah Kejagung yang menggunakan SKPP itu,” katanya. (har/son)

Susno Diminta Bersaksi JAKARTA - ICW mendorong mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji bersaksi di persidangan Anggodo Widjojo. Kesaksian Susno dinilai penting untuk mengungkap fakat sesungguhnya kasus penyuapan pimpinan KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. ‘’Ini kesempatan Susno, dia yang mengetahui kasus ini. Dia juga saksi kunci dan cukup penting perannya. Kapolri wajib memberikan izin kepada Susno untuk hadir di persidangan Anggodo,” desak angggota Dewan Etik ICW Dadang Tri Sasongko di Jakarta, kemarin. Izin Kapolri, menurutnya, penting karena saat ini Susno ditahan terkait kasus suap Rp 500 juta PR Salmah Arowana Lestari (SAL). Untuk itu, ICW berharap Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri tidak menghambat hal ini. Peneliti ICW Febridiansyah mengakui sidang Anggodo menjadi penting karena terkait PK yang akan diajukan Kejaksaan Agung atas

SKKP Bibit-Chandra yang ditolak Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung. Pasalnya, praperadilan Anggodo atas SKKP yang dimenangkan pengadilan itu diduga kuat penuh dengan persekongkolan. Febri mengatakan kuat dugaan dimenangkannya praperadilan Anggodo adalah sebagai upaya pelemahan KPK. Untuk itu Febri menegaskan sidang Anggodo pada Selasa (15/6) lusa, sangat penting untuk menjadi perhatian. “Persidangan Anggodo pada Selasa besok adalah titik penting, karena pimpinan KPK besok akan diperiksa,” ujarnya. Oleh karena itu, orang-orang yang muncul dalam rekaman yang diungkap di Mahkamah Konstitusi (MK) termasuk Susno Duadji harus dipanggil ke persidangan Anggodo. Kasus Anggodo, menurutnya harus bisa digunakan untuk melihat siapa mafia hukum yang ada dibalik semua ini. (nas)

Pilkada Jadi Komoditas Politik BANTEN - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Farouk Muhammad berharap penegakan hukum atas pelaksanaan pilkada sudah saatnya dilakukan secara sungguhsungguh. Tujuan pilkada yang sudah disalahgunakan untuk komoditas politik oleh kelompok kepentingan dinilai perlu dilakukan perbaikan terutama dari sisi penegakan hukumnya. ‘’Harus diakui pelaksanaan pilkada sudah dijadikan komoditas politik. Praktik seperti ini hanya bisa dicegah dan dibenahi dengan penegakan hukum yang sungguh-sungguh,” kata Farouk dalam diskusi dan sosialisasi wartawan peliput DPD di Serang, kemarin.

Menurut mantan Gubernur PTIK ini, DPD banyak menerima laporan kasus-kasus kecurangan dan money politic dalam kasus pilkada di sejumlah daerah. Penegakan keadilan, menurutnya menjadi faktor penyebab terjadinya persoalan ini. Karena itu, lembaga penegak hukum terutama KPK harus benar-benar mampu didorong agar lebih berperan. ‘’Saya berharap, pemberantasan korupsi apapun bentuknya, besar maupun kecil dan dimanapun tempatnya harus disentuh, termasuk penyelenggaraan pilkada. Begitu juga dengan jaksa dan polisi, mereka harus didorong,” kata Ketua Komite I DPD ini.

Selain penegakan hukum, perbaikan pilkada juga perlu dibenahi dari sisi figure dan sosok calon pemimpinnya. Calon yang ditampilkan harus menampilkan potret kepemimpinan daerah yang berhasil. Karena seleksi kepemimpinan daerah melalui pilkada harus betul-betul memunculkan tokoh yang mendukung demokrasi di daerahnya. ‘’Jadi saya sangat berharap pilkada dapat menghasilkan dan memilih pemimpin yang patut, punya kompetensi dan amanah,” imbuhnya. Anggota DPD lainnya Darmayanti Lubis mengakui pilkada menimbulkan banyak problema di tiap-tiap daerah. (har)

Kesalahan Green

Petaka Bagi Inggris RUSTENBURG - Kesalahan yang dilakukan penjaga gawang Inggris Robert Green membuat Amerika Serikat berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dalam pertandingan penyisihan Grup C Piala Dunia yang berlangsung di Stadion Royal Bafokeng, kemarin. Green (29) baru memenangi 11 pertandingan bersama tim Inggris tetapi ia diturunkan menggantikan penjaga gawang yang lebih berpengalaman David James. Ia akan mengingat kesalahannya dalam karirnya, ketika gagal menahan bola rendah yang ditendang dari jarak sekitar 25 meter oleh Clint Dempsey pada menit ke-40. Ia bereaksi keras ketika bola lepas dari pegangannya saat mencoba menahannya agar tidak melewati garis putih. Tapi si kulit bundar melaju menyentuh jala, sehingga menyamakan kedudukan setelah sebelumnya Steven Gerrard membuka an-

gka bagi Inggris pada menit keempat. ‘’Ini hal paling buruk yang terjadi setelah banyak orang membicarakan sepak bola minggu ini. Ini agak mengejutkan tetapi kami tidak menyalahkan Robert. Saya kira hal yang paling penting pada pertandingan pertama adalah kita jangan sampai kalah. Sayang, kami membiarkan lawan mencetak dengan mudah dan kami tidak dapat lagi membalasnya,” kata Gerrard. Ini merupakan yang kedua kalinya Green mengalami hal paling pahit. Sebelumnya, ia menjadi penjaga gawang Inggris pertama yang dikeluarkan dari lapangan pada laga kualifikasi melawan Ukraina, Oktober lalu. ‘’Terkadang seorang pemain sudah berada di dekat gawang tetapi gagal mencetak gol dan terkadang penjaga gawang yang melakukan kesalahan, itulah sepak bola,” kritik pelatih Inggris Fabio Capello. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Senin 14 Juni 2010

K ilas

Penyidik Pajak Tak Mampu

Buku Kumpulan Cerita Hukum SEBANYAK 11 penulis meluncurkan buku kumpulan cerita hukum yang berjudul “Good Lawyer Season 2” yang hasil penjualannya akan digunakan penyuluhan hukum di seantero Tanah Air. Salah seorang penulis buku, Risa Amrikasari, di Jakarta, Minggu, menyatakan buku tersebut diluncurkan oleh “Rose Heart Writers” (RHW) yang merupakan kumpulan para penulis yang berasal dari “blogger.” “Pada buku Good Lawyer Season 2 itu dibuat oleh 11 penulis yang merupakan perwakilan dari RHW,” katanya. Ke-11 penulis yakni Risa Amrikasari, Amahl S Azwarm Nenny Harun, Dewi Susanti, Riu AJ, Rati Krisnawan, Mhimi Nurhaeda, Debby Zhanng, Aldila Tabah Sejati, Sarojini Imran, dan Nina K Wijaya. a menjelaskan peluncuran buku tersebut dalam rangka melanjutkan misi untuk memperkenalkan hukum kepada masyarakat awam hukum dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Risa yang juga staf “liaison officer” di International Organization for Migrant (IOM) itu mengatakan buku itu juga merupakan kelanjutan dari buku pertama yang berjudul “You Need A Good Lawyer to Set You Free from The Jail of Your Heart”. “Melalui buku ini, saya ingin masyarakat paham tentang hukum, jangan takut dalam menghadapi hukum seperti dipanggil polisi untuk menjadi saksi,” katanya. Sejumlah tema yang diangkat dalam cerita itu mengangkat cerita yang menggetirkan oleh masyarakat saat menghadapi hukum seperti judul cerita “Semangka Berduri”.(ant)

PK Bibit-Chandra Bisa Langgar UU ANGGOTA Komisi III DPR menilai langkah Jaksa Agung yang mengajukan peninjauan kembali (PK) terhadap kasus yang dihadapi dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Bibit Samad Riyanto dan Chandra Hamzah melanggar amanah undang-undang. Hal itu dikatakan Anggota Komisi III DPR Gayus Lumbuun dan Nudirman Munir pada diskusi dialektika “Mencari Pengganti Pimpnan KPK” di Gedung DPR, Jakarta, Jumat. “Pada pasal 263 ayat 1 KUHP diamanahkan peninjauan kembali hanya bisa diajukan oleh terpidana dan ahli warisnya,” kata Gayus Lumbuun. Menurut Gayus, dalam pasal tersebut secara tegas tidak menyebutkan pihak-pihak lain bisa mengajukan peninjauan kembali. Jika Jaksa Agung mengajukan PK kepada Mahkamah Agung (MA) terhadap kasus Bibit Samad Riyanto dan Chandra Hamzah, menurut dia, maka langkah yang dilakukan Jaksa Agung melanggar amanah Undang-Undang. Nudirman menambahkan, Jaksa Agung bukan pihak yang bisa mengajukan PK ke Mahkamah Agung atas kasus Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah. “Langkah yang dilakukan Jaksa Agung justru menyandra secara psikologis pimpinan KPK,” katanya. Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Denny Indrayana mengatakan langkah hukum PK yang dilakukan Jaksa Agung adalah opsi terbaik agar pimpinan KPK masih tetap bisa bekerja. Kalau Jaksa Agung memilih opsi lain, menurut dia, maka konsekuensinya dua pimpinan KPK tersebut harus dinonaktifkan sehingga fungsi KPK menjadi lemah. (ant)

2

Suluh Indonesia/ant

PELECEHAN PEREMPUAN - Seorang aktivis perempuan memegang poster saat berunjuk rasa menentang terjadinya kekerasan terhadap perempuan, di buderan HI, Jakarta kemarin. Akibatnya banyak kasus kekerasan terhadap perempuan terutama yang berkaitan dengan kekerasan seksual terhadap perempuan sebagai objek eksploitasi.

JAKARTA - Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum akan mengeluarkan rekomendasi penilaian ketidakmampuan penyidik pajak apabila sampai akhir Juni 2010, kasus penggelapan pajak Asian Agri tidak juga selesai. Usai gelar perkara bersama dengan penyidik pajak dan kejaksaan di Gedung Unit Kerja Presiden untuk Pengendalian dan Pengawasan Pembangunan (UKP4), Jumat. Wakil Ketua Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Darmono, mengatakan, penyidik pajak yang menangani kasus Asian Agri bisa direkomendasikan kepada atasannya tidak mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik. “Saya akan menyampaikan rekomendasi, dalam artian penyidik kenapa tidak bisa menyelesaikan pekerjaan dengan tuntas. Bisa direkomendasi ke atasannya dianggap tidak mampu menyelesaikan dengan baik,” tutur Darmono. (ant)

Hentikan Reklamasi Pantai Utara JAKARTA - Sejumlah lembaga swadaya masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Gerakan Penyelamatan Teluk Jakarta mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menghentikan proses reklamasi Pantai Utara Jakarta sesuai putusan Kasasi Mahkamah Agung yang dikeluarkan beberapa waktu lalu. “Pemprov DKI seharusnya menghormati keputusan kasasi MA dan bersama-sama Kementerian Negara Lingkungan Hidup melakukan eksekusi putusan tersebut,” kata Nurkholis Hidayat dari Koalisi Gerakan Penyelamatan Teluk Jakarta di

Jakarta, kemarin. Sikap Pemprov DKI yang terus melakukan reklamasi bahkan mendukung enam perusahaan mengajukan peninjauan kembali terhadap putusan MA itu dinilai sebagai tindakan arogan dan tidak taat hukum yang berlaku. “Kalau DKI taat hukum, seharusnya tidak ada kegiatan reklamasi di lapangan. Tapi buktinya ada, itu berarti Pemprov DKI lebih berpihak ke pengusaha, kegiatan ekonomi daripada terhadap kehidupan nelayan dan pesisir,” kata Ketua Institut Hijau Indonesia Slamet Dayroni.

Putusan Kasasi MA memperkuat keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No.14/2003 yang menyatakan dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) reklamasi dan revitalisasi pantai utara Jakarta tidak layak. Dengan keluarnya putusan MA tersebut, seharusnya Pemprov DKI menghentikan proses reklamasi yang dilakukan oleh enam perusahaan disepanjang pantai utara yaitu PT Pelabuhan Indonesia II, PT Pembangunan Jaya Ancol, PT Jakarta Propertindo, PT Manggala Krida Yudha, Bakti Bangun Era

Mulia, dan PT Taman Harapan Indah. Pada 2003 lalu, keenam perusahaan menggugat Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup yang menyatakan bahwa reklamasi pantai utara Jakarta menyalahi Amdal. Pada sidang di tingkat PTUN, majelis hakim memenangkan gugatan 6 perusahaan tersebut namun di tingkat Mahkamah Agung, dimenangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Reklamasi yang direncanakan dilakukan sepanjang pantai utara Jakarta akan menam-

bah luas daratan hingga 27.000 hektar dan membutuhkan tanah urukan dan pasir sebanyak 330 juta meter kubik. Koalisi Gerakan Penyelamatan Teluk Jakarta yang terdiri atas KIARA, Institut Hijau Indonesia, WALHI Jakarta, LBH Jakarta, PBHI, ICEL, APHI dan FKNJ itu menolak reklamasi dilakukan karena selain merusak ekosistem di pantai utara, juga akan merusak ekosistem tempat material urukan berasal. “Seperti di Pulau Nipah nyaris tenggelam akibat pasirnya diambil untuk reklamasi di Singapura,” kata Slamet Dayroni dari LBH. (her/ant)

Polri Belum Terima Identifikasi

KPAP DKI Usul

Penyebar Video Porno

Subsidi Pemeriksaan CD4

JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia belum menerima hasil identifikasi penyebar pertama video porno yang diduga melibatkan artis terkenal dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. “Hasil identifikasi Kemenkominfo belum diserahkan kepada Polri,” kata Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal Zainuri Lubis di Jakarta, Jumat. Zainuri mengatakan, apabila Polri sudah menerima hasil identifikasi penyebar pertama video porno yang diduga melibatkan artis itu, maka penyidik akan mengambil identitas penyebar video asusila itu. Jenderal polisi bintang satu itu menuturkan, pengambilan alat bukti identitas penyebar pertama video porno itu secara otentik, kemudian penyidik mengkonsultasikan dengan saksi ahli informasi dan teknologi. “Tentunya polisi harus mengambil alat bukti secara otentik dan bekerja secara bertahap,” tutur Zainuri. Sebelumnya, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo, Gatot S. Dewa Broto di Jakarta, Jumat, mengatakan,

Kemenkominfo bersama Polri telah berhasil mengidentifikasi penyebar pertama video porno mirip artis di Internet yang sekarang beredar luas. “Kami bekerja sama dengan Kepolisian sudah menemukan siapa yang memposting video tersebut,” kata Gatot. Gatot menjelaskan, pihaknya bekerja secara maraton dalam beberapa waktu terakhir untuk mengungkap pelaku pemosting video porno mirip artis yang mengundang keresahan masyarakat itu. Gatot menambahkan, pihaknya juga telah memasang target sebelum Piala Dunia 2010 dimulai temuan itu sudah diserahkan kepada pihak kepolisian. Pihak Kemenkominfo berhasil mengungkap penyebar pertama video porno mirip artis Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari itu pada Kamis (10/6) sekitar pukul 15.00 WIB. Gatot memastikan pelaku pemostingan video porno bukan hanya satu orang. Dan sampai saat ini pihaknya masih berkonsentrasi pada video porno versi satu dan dua. (ant)

Suluh Indonesia/ade

PAWAI SOINA - Peserta Pekan Olahraga Nasional ke-6 Special Olympics Indonesia (PORNAS VI SOLna) yang merupakan penyandang Tuna Grahita menyemarakkan pawai obor di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, kemarin. PORNAS SOLna bagi penyandang tuna grahita akan diselenggarakan pada tanggal 24-30 Juni 2010 di GOR Ragunan tersebut diikuti sekitar 1500 atlet dan pelatih dari 33 provinsi dengan melombakan 7 cabang olahraga.

Ketika LIPI Dipakai Sebagai Lembaga “Pembuat” Narkoba OLEH pegawainya, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dipakai sebagai tempat “pembuat” narkoba. Bagaimana sebenarnya kasus tersebut bisa menjerumuskan lembaga penelitian paling disegani di negeri ini. Berikut ini klarifikasi dari LIPI mengenai keterlibatan pegawainya menjual bahan pembuat narkoba. LIPI menyampaikan klarifikasi soal dugaan keterlibatan pegawainya dalam penjualan bahan kimia ephedrine dan kafein dari barang bukti sitaan Kejaksaan Negeri Tangerang yang diserahkan ke LIPI untuk dimusnahkan. “Kami sudah melakukan investigasi, kami tahu ada penjualan bahan, tapi tidak ada penjualan ephedrine, kafein maupun fosfor red. Lagipula ephedrine dalam bentuk murni yang bisa dijadikan prekursor dalam pembuatan amfetamin (bahan narkoba red) memang tidak ada dalam

bahan yang kami terima,” kata Wakil Kepala LIPI Prof Lukman Hakim, akhir pekan kemarin. Bahan kimia dari barang bukti yang dijual setelah menjalani proses pengolahan untuk menutupi kekurangan biaya pemusnahan yang diberikan kejaksaan, menurut dia, berupa soda abu, aceton dan butanol. Ia menjelaskan Pusat Penelitian Kimia LIPI membutuhkan biaya sekitar Rp300 juta untuk memusnahkan barang bukti sitaan kejaksaan yang berupa bahan kimia cair namun kejaksaan hanya menyediakan dana

Rp175 juta. Dana itu, kata dia, diperlukan untuk mengoperasikan peralatan pemusnahan serta memberikan insentif bagi tenaga pelaksananya. Menurut peneliti senior LIPI Prof Sunartoto Gunadi, LIPI sudah mengusulkan biaya pemusnahan Rp256 juta namun sampai sekarang belum mendapat jawaban dari kejaksaan. “Sebagai individu saya tidak membenarkan karena untuk menjual bahan kimia memang harus ada ijin, tapi saya bisa memahami ide anak-anak itu mengolah sebagian bahan yang diterima dan menjualnya untuk menutupi biaya pemusnahan demi menjalankan tugas,” katanya. Menurut Prof Lukman Hakim pihak kejaksaan pun mengetahui penjualan sebagian bahan yang dianggap tidak membahayakan tersebut untuk menutup kekurangan biaya

pemusnahan. Ia menjelaskan Pusat Penelitian Kimia LIPI baru sekali menerima penugasan untuk memusnahkan 27 truk barang bukti sitaan berupa bahan kimia cair dari kejaksaan. LIPI, kata dia, membentuk tim khusus yang terdiri atas enam peneliti dan empat tenaga teknis untuk menjalankan tugas pemusnahan bahan kimia cair tersebut dengan metode insenerasi ganda, yang antara lain dilakukan dengan pemanasan pada suhu antara 900 derajat celcius sampai 1100 derajat celcius. “Nama-nama anggota tim itu ditetapkan dengan surat keputusan Kepala LIPI,” katanya. Pemusnahan bahan kimia cair sitaan kejaksaan sebanyak 27 truk tersebut, menurut dia, dilakukan secara bertahap sejak 22 Mei sampai pertengahan Agustus 2009. “Kemampuan alat cuma dua drum, jadi dilaku-

kan bertahap,” katanya. Menurut peneliti kimia senior LIPI Agus Haryono, pemusnahan awal dilakukan dengan seremoni yang dihadiri pejabat dari instansi terkait termasuk kepolisian, kejaksaan dan pemerintah daerah. “Proses pemusnahan selanjutnya, berita acara pemusnahannya juga ditandatangani pejabat kepolisian dan kejaksaan, tapi saya tidak bisa memberikan keterangan mengenai kehadiran karena saya bukan anggota tim,” katanya. Dua anggota tim pemusnahan yang terdiri atas seorang peneliti dan seorang tenaga teknis sebelumnya ditahan kepolisian karena diduga terkait penjualan ephedrine dan kafein dari barang bukti sitaan. Si peneliti, yang sudah bekerja di LIPI lebih dari 20 tahun, menurut Prof Lukman, tinggal di kompleks perumahan peneliti LIPI. (her/ant)

JAKARTA - Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) DKI Jakarta mengusulkan adanya subsidi biaya bagi pemeriksaan CD4 untuk mengetahui kadar imunitas tubuh penderita HIV/ AIDS. “Seorang ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) memerlukan pemeriksaan kadar CD4 secara rutin setiap bulannya agar bisa diketahui penanganan kesehatannya. Kalau diberi harga mahal tentu mereka tidak sanggup karena pada umumnya ODHA adalah warga miskin,” kata Ketua KPAP DKI Jakarta Rohana Manggala di Jakarta, Minggu. Usulan diajukan KPAP ke Pemprov DKI Jakarta agar biaya pemeriksaan kadar CD4 di kelima rumah sakit umum daerah (RSUD) ditekan menjadi Rp50 ribu dari harga sekarang yang mencapai ratusan ribu rupiah. Dari lima RSUD yaitu Tarakan, Koja, Pasar Rebo, Cengkareng dan Duren Sawit, baru RSUD Tarakan yang menekan

harga pemeriksaan kadar CD4 yakni Rp50 ribu untuk sekali pemeriksaan sedangkan keempat RSUD lainnya menerapkan harga yang tinggi bahkan hampir sama dengan RS swasta sekitar Rp200-250 ribu. “Kita ingin membantu masyarakat miskin yang terkena HIV/AIDS agar dapat memeriksa dengan biaya murah. Supaya tidak jadi beban bagi RSUD, maka pasien akan tetap bayar, agar tetap ada pemasukan ke rumah sakit,” kata Rohana. Tahun 2009 lalu, Pemprov DKI diakui Rohana telah memberikan anggaran untuk pemeriksaan secara gratis bagi 1.000 ODHA namun jumlah itu dinilai tidak cukup. Penderita AIDS saat ini di DKI tercatat sebanyak 2.828 orang sehingga subsidi bagi 1.000 orang itu dinilai belum memadai. Saat ini, Dinas Kesehatan DKI sedang membahas usulan subsidi tersebut sementara KPAP tetap mengupayakan adanya pemeriksaan kadar CD4 gratis menggunakan anggaran yang dimiliki. (ant)

Jimly Calon Ketua KPK JAKARTA - Sekretaris Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Ahmad Ubbe mengatakan, anggota Dewan Pertimbangan Presiden Jimly Asshiddiqie akan mendaftar menjadi calon pimpinan komisi itu hari ini. Jimly diduga kuat bisa menyisihkan calon lainnya untuk memimpin KPK ke depan. “Tadi ada perwakilan dari Ikatan Sarjana Hukum Indonesia yang berniat mendaftarkan Pak Jimly pekan depan,” kata Ahmad Ubbe ketika ditemui di sekretariat panitia seleksi (Pansel) di Kementerian Hukum dan HAM, akhir pekan kemarin. Menurut Ahmad Ubbe, Sekretaris Jenderal DPP Ikatan Sarjana Hukum Indonesia (IHSI) Heri Setiawan Samad langsung menyampaikan hal itu kepada panitia seleksi. IHSI juga menyampaikan surat kepada Panesl yang berisi niat untuk mendaftarkan Jimly dan dukungan kepada mantan Ketua Mahkamah

Konstitusi itu untuk menjadi pimpinan KPK. Menurut Ahmad Ubbe, IHSI menyatakan, Jimly adalah sosok pakar hukum yang berprestasi. Dia dianggap berhasil meletakkan dasar bagi Mahkamah Konstitusi. IHSI juga berpendapat Jimly memiliki integritas dan jiwa kepemimpinan. Ahmad Ubbe menyatakan, panitia akan memperlakukan Jimly seperti pendaftar lain. “Beliau tetap harus melengkapi semua persyaratan pendaftaran,” katanya. Ia mengatakan, panitia tidak bisa menerima berkas pendaftaran jika belum lengkap. Panitia akan membuka pendaftaran sampai 14 Juni 2010. Jimly berencana mendaftar pada hari terakhir masa pendaftaran itu. Pansel akan mencari dua calon pimpinan KPK. Kedua calon itu nantinya akan dilaporkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan diteruskan ke DPR untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan. (her/ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Senin 14 Juni 2010

3

Parpol Didesak Implementasikan

Aksi Politik Kesra

Suluh Indonesia/ant

PENGOBATAN - Senior Advisor Kalbe Farma Boenjamin Setiawan memeriksakan kesehatannya pada acara pemeriksaan dan pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh Kalbe Farma dalam rangka peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di Jakarta, kemarin.

Karang Taruna Jangan Berpolitik rakat di areanya. Namun demikian Mensos juga mengatakan, fungsi Karang Taruna di banyak daerah selama ini sudah cukup bagus dengan melakukan berbagai gerakan pemberdayaan di masyarakat. Mensos juga menasihati agar pengurus Karang Taruna terus melakukan regenerasi agar pengurusnya selalu dipegang oleh anak-anak muda, bukan orang-orang tua. Sementara Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos Rusli Wahid mengatakan, Karang Taruna adalah satu kompenen terdepan yang berperan dalam menggerakkan generasi muda

untuk ikut bersama pemerintah menangani berbagai penyandang masalah kesejahteraan sosial di wilayah masing-masing. ‘’Kami mengharapkan segenap Karang Taruna berpartisipasi membantu pemerintah menangani permasalahan sosial di lingkungannya masingmasing dengan mengedepankan kebersamaan, kegotongroyongan dan kesetiakawanan sosial,” katanya. Sedangkan Sekretaris Ditjen Pemberdayaan Sosial Hartono Laras mengatakan, Kemensos tahun ini mengalokasikan anggaran Rp 27 miliar untuk kegiatan Karang Taruna di 33 provinsi - hingga tahun 2006—se-

Farouk Muhammad

Banyak Masalah Dalam Pilkada JAKARTA - Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah Farouk Muhammad mengemukakan, masih banyak masalah dalam penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah yang membutuhkan komitmen lebih serius dari semua pihak agar lebih berkualitas. Saat press gathering DPD di Anyer, Provinsi Banten, kemarin, Farouk Muhammad mengemukakan, pada serangkaian pilkada akhir-akhir ini serta pilkada yang akan datang, belum tercipta peningkatan kualitas pilkada secara signifikan. Bahkan masalah pada pilkada lalu, belum berubah dan berulang pada serangkaian pilkada saat ini. Kegiatan press gathering itu diselenggarakan atas kerja sama Setjen DPD RI dengan Wartawan Kordinatoriat Parlemen. Acara juga dihadiri Sekjen DPD RI Siti Nurbaya dan Wa-

kil Ketua Komite III DPD Damayanti Lubis. Masalah serius yang perlu

Farouk Muhammad

mendapat perhatian semua pihak, antara lain menyangkut dugaan adanya money politics, penyalahgunaan wewenang dan fasilitas negara serta manipulasi popularitas calon. Masalah itu dilakukan oleh “incumbent” maupun calon yang

tidak sedang menjabat. Menurut dia, pilkada telah menghabiskan dana besar dari APBD maupun dana dari calon yang maju. Namun pilkada tidak langsung (melalui DPRD) seperti pernah dilakukan sebelumnya juga bukan jaminan tidak akan adanya alokasi anggaran yang besar. Pemilihan melalui DPRD pun, kata dia, masih ada kerawanan “money politics” terhadap anggota DPRD. Dia mengemukakan, DPD akan terus melakukan pemantauan dan kajian terhadap pelaksanaan pilkada. Untuk masa mendatang, perlu dipikirkan mengenai pelaksaan pilkada yang lebih efisien. Misalnya, menyelenggarakan pilkada seperti di DKI Jakarta dimana hanya gubernur yang dipilih langsung, sedangkan wali kota dan bupati ditunjuk gubernur atau melalui DPRD. (har)

mulut saja, saling menunjukkan siapa lebih tajam, dan ujungujungnya cuma karena cari muka ke publik dan politik pencitraan,” tandasnya. Terkait “Program Aspirasi” usulan DPP PG, menurutnya, GMNI akan dengan tegas menolak, jika pengelola anggaran yang dipatok Rp 15 miliar per anggota DPR RII itu, dilakukan si anggota sendiri. ‘’Sesuai konstitusi ini merupakan kewenangan eksekutif bukan legislatif. Dalam hal ini parlemen tidak punya hak untuk memainkan program ini langsung di lapangan,” katanya. Apalagi misalnya, demikian Cokro Wibowo, jika program ini dijadikan semacam ‘modal politik’ menyongsong dan demi memenangkan pemilu legislatif (Pileg) 2014. ‘’Kami menolak keras usulan program aspirasi ini jika hanya untuk itu dan apalagi pelaksanaannya tidak transparan dan akuntabel,”

tandasnya. Sebelumnya, DPP PG telah menjelaskan, program ini sesungguhnya diangkat dari adanya berbagai usulan rakyat dari daerah pemilihan (Dapil), untuk diperjuangkan para anggota DPR RI, karena masih banyak masalah di lapangamn tidak termonitor Pihak Eksekutif. Program yang diusulkan rakyat ini pun harus dibahas terlebih dulu di forum Musrembang kota, kabupaten dan provinsi, lalu ditetapkan oleh DPRD setempat. ‘’Sesudah itu barulah dibawa anggota Dewan untuk dibahas bersama pemerintah (eksekutif) sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jadi, tidak asal langsung ketok palu,” tegasnya. Wacana mengenai dana aspirasi ini menui kecaman, tidak hanya dari kalangan parpol, tetapi muncul dari masyarakat luas. (ant)

WNI Asal Timtim

Mensos : JAKARTA - Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri meminta Karang Taruna yang akan berusia ke-50 tahun kembali ke jati dirinya sebagai organisasi sosial yang melayani masyarakat, dan tidak lagi berpolitik. ‘’Di usianya yang ke-50, Karang Taruna perlu introspeksi diri dengan tidak lagi terikat dengan partai politik, karena Karang Taruna bukan untuk perebutan kursi,” kata Mensos saat di Jakarta, kemarin. Menurut Mensos, Karang Taruna seharusnya merupakan organisasi yang bersifat independen seperti pertama kali dibentuk di Kampung Melayu, Jakarta, yang melayani masya-

JAKARTA - Kalangan partai politik agar menjalankan aksi politik yang mengimplementasikan peningkatan kesejahteraan rakyat. ‘’Partai politik atau parpol jangan terjebak selalu pada adu kuat para elitenya yang hanya bertujuan saling pamer kuat, menguasai dan dalam rangka politik pencitraan,’’ kata Sekjen Presidium Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Cokro Wibowo di Jakarta, kemarin. Ia menyatakan hal itu merespons polemik elite atas usulan Partai Golkar (PG) mengenai Dana Aspirasi, atau oleh DPP PG diistilahkan sebagai program aspirasi. Menurutnya, apapun usulan itu seluruh parpol sebaiknya berpacu melahirkan sekaligus bergairah menjalankan program-program pro rakyat, yang meningkatkan Kesra. ‘’Mari mulai berperilaku tidak berlama-lama saling perang

banyak 62.096 organisasi di pusat dan daerah. ‘’Hanya Rp 6,7 miliar dialokasikan di pusat, sisanya merupakan anggaran dekonsentrasi Karang Taruna melalui dinas sosial,” katanya. Sekretaris Nasional Karang Taruna Rudy Subagio menegaskan, Karang Taruna tidak akan bersifat partisan meski selalu ada pihak yang ingin memanfaatkan Karang Taruna untuk kepentingannya. ‘’Partai apapun boleh saja masuk Karang Taruna, tapi tidak boleh pasang pesan sponsor, semua atribut harus dilepas,” katanya. (ant)

Minta Perhatian Pemerintah JAKARTA - Puluhan ribu warga Indonesia asal Timor Timur yang tersebar dari Atambua, Kupang dan berbagai pelosok Provinsi Nusa Tenggara Timur bahkan ke beberapa provinsi minta atensi Pemerintah atas nasibnya yang mayoritas berada di bawah garis kemiskinan. ‘’Sejak gelombang awal para pengungsi lari dari Timor Timur (kini berubah jadi Timor Leste), kami dijanjikan mendapatkan tempat tinggal layak huni, fasilitas pendidikan yang memadai bagi anak-anak dan pelayanan kesehatan serta pekerjaan yang sesuai,” kata salah satu pimpinan warga RI eks pengungsi dari Timor Timur (Timtim) Robby Dikurtis

Korinus di Jakarta, kemarin. Tapi dalam kenyataan, katanya, mayoritas penduduk terlunta-lunta. Pihaknya juga pernah mengadu kepada Komisi I dan Komisi II DPR RI periode sebelumnya, tetapi menurutnya, hingga kini belum ada atensi serius. ‘’Kami ini prointegrasi dan cinta ‘Merah Putih’ asli. Harta benda bahkan nyawa saudara-saudara kami tertinggal tanpa jejak yang jelas di Provinsi Timtim, atau yang kini telah berubah jadi Negara Timor Leste,” ungkapnya. Memang, demikian Robby Korinus, beberapa pejabat, mulai dari menlu maupun mendagri hingga gubernur selalu menjanjikan fasilitas-fasili-

tas perumahan, pendidikan, kesehatan dan pekerjaan. ‘’Tetapi yang terjadi sekarang banyak eks pengungsi Timtim masih berstatus pengungsi di Tanah Air sendiri. Tinggal di gubuk-gubuk reyot tanpa perhatian Pemerintah, dengan alasan waktu pemberian bantuan telah habis,” ungkapnya. Karena itu, Robby Dikurtis Korinus atas nama rekab-rekannya WNI asal Timtim, amat berharap atensi dan uluran tangan Pemerintah bagi perbaikan nasib yang benar-benar amat terpuruk jauh di bawah garis kemiskinan. Bahkan, tidak sedikit diantara mereka hanya menunggu balas kasihan keluarga mereka lainnya. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Senin 14 Juni 2010

4

S osok Ronny Aidil

Majukan UKM Depok TEKADNYA memajukan Usha Kecil Menengah (UKM) di Depok tak hanya sebatas isapan jempol. Selaku Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Depok, Ronny Aidil ingin menghimpun para pelaku usaha kecil untuk dapat selalu eksis di dunia bisnis. Menurutnya, sektor UKM Depok saat ini masih gelap. “Karena mereka tidak memiliki wadah yang pasti. Selain itu, mereka juga hanya muncul di saat pameran saja. Ini bukan yang kami inginkan. Kami ingin mereka berada dalam satu wadah yang jelas memiliki tempat berkumpul yang pasti,” kata Ronny ditemui usai berolahraga pagi. Dengan adanya lokasi yang pasti, dunia industri besar diyakini dapat melirik mereka. Penggiat dunia industry besar pun tidak akan kesulitan mencari keberadaan para pelaku UKM di Depok. “Untuk itu harus ada homebasenya,” imbuh Ronny. Sekian lama menggeluti dunia bisnis membuat pengusaha muda ini matang dalam mengelola bisnisnya. Dan politik menurut Ronnya adalah dua hal yang berbeda. Sebagai pengusaha, ujarnya, wajib masuk ke segala lapisan masyarakat mulai dari kelas menengah hingga atas. “Pada dasarnya jiwa saya adalah pedagang, begitu pula dengan organisasi yang saya pimpin saat ini. Politik dan bisnis menurut saya adalah dua hal yang berbeda,” paparnya. Dia menyarankan agar masyarakat juga tidak antipasti terhadap pembangunan luar negeri. Maraknya waralaba di Depok saat ini, tutur Ronny harus ditanggapi positif. “Tidak perlu menolak, tetapi diatur saja kontennya. Artinya, produk lokal dari warga sekitar harus dipasarkan di waralaba tersebut. Toh dengan adanya waralaba di suatu tempat juga menyerap tenaga kerja sekitar,” tandasnya. (rin)

Pencarian Siswi Korea

Berakhir Hari Ini BOGOR - Proses pencarian siswi warga negara Korea, Kim Young Sei (14), yang hanyut di Sungai Cikahuripan di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor akan berakhir Senin ini. “Menurut jadwal, pencarian akan berakhir Senin, namun, jadwal pencarian itu bisa saja berubah tergantung permintaan dari pihak keluarga korban, “ kata Kepala Operasi BASARNAS Pusat Budiawan yang memimpin operasi itu, di Bogor, kemarin. Pencarian siswi British Internasional School (BIS) itu dimulai sejak Selasa (8/6) sore, dan sesuai dengan protap yakni dilakukan selama tujuh hari, maka pencarian akan dihentikan Senin ini. “Ini sudah sesuai dengan protap pencarian orang hilang dilakukan selama tujuh hari,” jelasnya saat ditemui pos komando pengendalian opeasi (Poskodal) pencarian Kim Young Sei di Kan-

tor Bank NISP Cabang Bogor di Jalan Pajajaran, Bogor Utara, Kota Bogor. Pria yang disapa Budi ini menyebutkan, memasuki hari ke enam pencarian tim SAR belum menemukan keberadaan jasad siswi kelas delapan BIS tersebut. Tim SAR berjumlah 700 orang melibatkan semua pihak diantaranya, dari Dinas Kehutanan, Yonif 305, Polresta Bogor, Polres Bogor, Korem 061/Surakancana, Brigif 13 Linud Kostrad, Yon Intai Amfibi 2 Marinir, Yoninfantri 315/ Garuda, Yon 23 Kopassus Bogor, Basarnas, Tagana Kota Bogor, TPB Kabupaten Bogor, dan Polmas Bogor. Pencarian siswi Korea tersebut berlangsung dari lokasi tempat kejadian yakni Sungai Cikahuripan, Desa Pancawati, Kabupaten Caringin tim SAR menyusuri sungai dari hulu ke hilir dengan jarak tempuh kurang lebih 300 km. (ant)

Pemkot Disarankan

Gunakan Askes untuk Warga Miskin BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi disarankan menggunakan jasa PT Asuransi Kesehatan dalam membantu pengobatan warga tidak mampu di rumah sakit, baik rawat inap maupun rawat jalan, ketimbang mengalokasikan dana yang besar setiap tahun. Anggota DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi, di Bekasi, Minggu, mengatakan dana untuk membayar premi bagi warga kurang mampu bisa lebih hemat apabila melalui asuransi kesehatan. “Saya yakin melalui Askes biaya premi bisa ditekan, dan pemerintah kota (pemkot) tidak perlu pusing memikirkan penambahan anggaran untuk berobat warga kurang mampu,” kata anggota dewan dari PKS itu. Pengasuransian tersebut sesuai dengan janji wali kota Mochtar Mohamad saat kampanye yang akan mengalokasikan dana bagi warga miskin untuk berobat. Den-

gan dana Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) bagi warga kurang mampu yang saat ini sebesar Rp 8 miliar, sudah habis terpakai, dan dana itu akan mencukupi apabila yang dialokasikan sebesar Rp 16 miliar. “Kalau diikutkan Askes, saya yakin bisa lebih murah. Di beberapa daerah sudah melakukannya, dan ada efisiensi anggaran. Kalau dengan cara yang dipakai sekarang, pos APBD untuk keperluan tersebut tidak akan mencukupi,” kata anggota komisi D DPRD Kota Bekasi ini. Sekretaris Kota Bekasi Tjandra Utama Effendi mengatakan dari sebanyak 272.578 jiwa warga kurang mampu di daerah ini, mereka yang sudah mendapatkan jaminan kesehatan berupa pengobatan gratis terdiri 155.488 jiwa melalui program Jamkesmas, dan 117.090 jiwa dari Jamkesda. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PENYELUNDUPAN SHABU - Petugas memperlihatkan barang bukti methampetamine HCL (shabu) seberat 580 gram, senilai Rp1,16 miliar dan tersangka warga negara Iran, AR (24), penumpang Qatar Airways rute Doha – Jakarta, yang digagalkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, kemarin.

Polsek Pancoranmas

Grebek Warkop Mesum DEPOK - Curiga dengan aktivitas di sebuah warung kopi di Jalan Arco Sawangan, pihak Polsek Pancoranmas datang merazia tempat tersebut. Dari laporan warga ke Polsek Pancoranmas, lokasi tersebut kerap dijadikan tempat prostitusi kala malam hari. Polsek Pancoranmas pun kemudian merespon dan melakukan penyelidikan. Saat dirazia, terdapat seorang wanita tengah melayani tamu laki-laki. Wanita tersebut sedang membuatkan kopi untuk tamu laki-laki. Panik den-

gan kadatangan pihak kepolisian, wanita tersebut langsung melarikan diri bersama pria tersebut. Kapolsek Pancoranmas AKP Ana Rohana mengatakan, pihaknya telah lama mencurigai tempat tersebut. Sebelumnya, unit intel Polsek Pancoranmas lebih dulu mengintai warkop tersebut yang memiliki gubuk kecil di depan warung. “Laporan dari warga diduga warkop itu digunakan untuk hal yang tidak semestinya,” kata Ana usai razia di Depok, Minggu dini hari.

Aparat Polsek Pancoranmas sempat beradu argumen dengan pemilik warung. Pasalnya, Maulani sang pemillik dengan keras membantah warung kopi yang dikelolanya sebagai tempat mesum. Namun Maulani tidak dapat berkata apa-apa saat pihak kepolisian meminta dirinya menunjukkan surat izin usaha. Dari surat keterangan tersebut tertulis bahwa lokasi yang diizinkan berada di Sukmajaya, bukan Pancoranmas. “Sudah jelas izinnya tidak berlaku. Di suratnya juga tertulis wilayah

STP Trisakti

Kirim Mahasiswa ke Thailand DEPOK - Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti mengirimkan tiga orang mahasiswanya untuk belajar ke Thailand selama enam bulan. Mereka adalah Peter Sebastian, Evelyn Kirana dan Kevin Kowara yang akan belajar selama satu semester di University of Songkla, Thailand. Program ini merupakan kerjasama antara STP Trisakti dengan sejumlah negara dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Humas STP Trisakti, Rietsy Kermit Dandel mengatakan, pihaknya telah berupaya mempersiapkan SDM

yang mampu bekerja di luar negeri dimulai pada masa perkuliahan sejak tahun 2008. Bahkan pihaknya telah menjalin kerjasama sama dengan Internasional Management Institute (IMI) dan Biro Perencanaan Kerjasama Luar Negeri Diknas ikut serta dalam program Beasiswa Unggulan dan kerjasama internasional. “Internasional program STP Trisakti memberlakukan pembelajaran menggunakan bahasa Inggris kepada mahasiswa. Hal ini untuk mempersiapkan siswa go internasional. Di samping itu, mereka dibekali pula oleh pengenalan lebih dalam tentang budaya Indonesia,” kata Rietsy kepa-

da wartawan. Pembekalan yang dimaksud, ungkap Rietsy antara lain di bidang seni budaya Indonesia seperti membatik, angklung, tari tradisional dan lain lain. “Ini yang akan mencirikan Indonesia di mata internasional,” tandasnya. Dijabarkan Rietsy, kelebihan dari Internasional Program STP Trisakti yaitu mahasiswa akan mendapatkan 3 ijasah sekaligus. “Yaitu dari STP Trisakti, IMI- Swiss (BA) & Manchaster Metropolitan University,” jelasnya. Negara yang terlibat dalam kerjasama ‘Beasiswa Unggulan’ antara lain Malaysia, Indonesia dan Thailand. (rin)

Pasukan Kebersihan

Terima Kaca Mata Gratis BOGOR - Pemeriksaan mata gratis yang diadakan Perhimpunan Penyantun Mata Tuna Netra Indonesia (PPMTI), Bank Mata Cabang Bogor bagi para petugas Kebersihan di Kota Bogor membludak. Berbondong-bondong sejak acara dibuka, ratusan petugas kebersihan di kota Bogor dengan tertib mengantri untuk diperiksa kondisi mata meraka. “Dari 164 petugas yang diperikasa, ternyata 100 orang diantaranya memang harus memakai kacamata dan itu akan kita berikan secara gratis,” kata Ketua PPMTI Bank Mata Cabang Bogor Hj Fauziah Diani Budiarto yang menyaksikan langsung pemerikaan mata bagi para petugas Kebersihan Kota Bogor, di Gedung Bank Mata Jalan dr. Sumeru Kota Bogor, kemarin. Fauziah mengatakan, untuk memberikan bantuan kacamata harus discrining/diperiksa oleh dokter yang disiapkan Bank Mata bekerjasama

dengan pihak iropin optik “ Jika dalam pemeriksaan ada pasien yang mengalami kelainan kami akan membawanya ke dokter khusus spesilis mata. Dari 164 petugas kebersihan yang diperiksa tidak semua akan mendapatkan kacamata, sebab, mungkin saja kondisi mata mereka masih sehat. “ Yang pasti kami telah menyiapkan lebih dari 100 kacamata untuk dibagikan kepada petugas Kebersihan, “ jelasnya. Lebih lanjut Fauziah mengatakan, pemberikan kacamata gratis bagi petugas kebersihan sebagai wujud kepedulian terhadap mereka yang setiap harinya bergelut dengan sampah. ”Ini baru tahap pertama, kedepannya sepanjang donator masih mengalir ke Bank Mata seluruh petugas kebersihan di Kota Bogor yang berjumlah 600 orang bakal mendapat pelayanan pemeriksaan mata gratis,” pungkasnya. (bas)

Pemilik Angkot Enggan Uji Emisi PEMILIK kendaraan angkutan umum yang memiliki mobilitas lebih tinggi, ternyata enggan melakukan uji emisi gas buang kendaraan dan disinyalir sebagian memiliki asap buangan kendaraan melebihi ambang batas. Ada 23 ribu kendaraan angkutan umum dan bak terbuka yang harus diuji untuk mengetahui asap buangan kendaraan tersebut tidak mencemari udara, demikian kata Kepala UPTD KIR Dishub Kota Bekasi Arif Maulana, di Bekasi, kemarin. Ia mengaku telah memberitahukan kepada pemilik kendaraan agar melakukan uji emisi tersebut tapi tidak dipatuhi. Kendaraan angkutan umum dan bak terbuka di Kota Bekasi cukup banyak yang berumur lebih dari 10 tahun dan

kurang perawatan hingga menjadi penyebab rusaknya permukaan lapisan ozon. Ketentuan tentang uji emisi kendaraan umum dan bak terbuka dalam sebuah payung hukum, kata dia, belum ada hingga tidak ada sanksi yang

bisa dikenakan kepada pemilik kendaraan. Parameter yang diuji meliputi karbon monoksida dengan ambang batas 4,5 persen untuk kendaraan sampai 2007 dan 1,5 persen untuk kendaraan keluaran sesudah 2007. Kadar hidrokarbon ambang batas yang diperkenankan adalah 1.200 part per milion (PPM) untuk kendaraan sampai 2007 dan 200 PPM setelah 2007. Kendaraan milik pejabat Pemkot beberapa waktu lalu sudah dilakukan uji emisi. Dari hasil uji tersebut ditemukan ada 41 unit mobil dinas yang digunakan pejabat mulai dari

kelurahan, kecamatan serta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dinyatakan tidak lulus, sementara 91 kendaraan lainnya dinyatakan lulus dan dipasangi stiker. Kendaraan yang tak lulus disebabkan kurangnya perawatan dari pejabat yang dipercaya memegangnya. Agar bisa lulus kendaraan tersebut harus dirawat di bengkel terlebih dahulu. Kasi Pengendalian Dampak Lingkungan, Badan Pengelola Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Zainal Abidin, menyatakan, kendaraan yang mengikuti uji emisi gas buang

akan diberi buku catatan uji emisi dan distempel sesuai hasil uji apakah dinyatakan lulus atau tidak. Ia mengatakan, ada wacana kendaraan yang tidak lulus uji emisi tidak diperbolehkan parkir di kantor Pemkot atau setidaknya parkirnya terpisah, sebagai upaya agar ada kesadaran untuk memperhatikan gas buang kendaraannya. “Kita ingin ada pengendalian gas buang kendaraan yang ramah lingkungan. Kita lakukan di Pemkot terlebih dahului agar bisa diteladani oleh pemilik kendaraan lain,” ujarnya. (ant)

Sukmajaya, bukan Pancoranmas. Berarti surat izin yang dimiliki tidak berlaku, tapi dia bisa mengelak. Padahal, intel kami sudah intai duluan, dan ada laporan dari masyarakat,” ujar Ana. Saat dirazia, Maulani juga tidak dapat mengelak seperti sebelumnya. Pasalnya, di warung tersebut didapati puluhan botol minuman keras yang dijual tanpa izin. Pihak Polsek Pancoranmas pun meminta Maulani untuk segera membongkar warung tersebut. “Karena menyalahi aturan ya

sudah pasti harus dibongkar,” tandas Ana. Sementara itu Maulani membantah bahwa warung yang dikelolanya bukan miliknya. “Ini punya kakak saya,” ujarnya berkelit. Warung tersebut, aku Maulani beroperasi sejak 2007 lalu. Dia juga mengaku telah mengantongi izin lingkungan. Maulani pun membantah wanita yang melarikan diri tadi bukan pelayannya. “Dia itu orang yang lagi beli rokok. Nggak benar kalau tempat ini sarang prostitusi,” bantahnya. (rin)

Para Kiai

Tagih Janji Bupati BOGOR – Para kiai dan ustad yang tergabung dalam Forum Silatrurohmi Pengajian, Kabupaten Bogor (FSPKB) mengaku kecewa dengan kepemimpinan Bupati Bogor H. Rachmat Yasin dalam setahun terakhir karena gagal mewujudkan janji dan harapan bagi masyarakat Kabupaten Bogor agar lebih baik. “Terus terang kami sangat kecewa dengan kepemimpinan Bupati Bogor, H. Rachmat Yasin dalam setahun terakhir ini. Dia selain gagal mewujudkan harapan rakyat Kabupten Bogor untuk lebih baik, tapi beliau juga telah mengingkari janjinya kepada para kiai dan sejumlah pimpinan pondok pesantren yang telah mendukungnya sehingga terpilih menjadi Bupati Bogor,” kata H. Abdul Muis Istikhori, Pengasuh Pondok Pesantren. Daaruttafsir, Cibanteng, Kabupaten Bogor, kemarin. Kekecewaan para kiai dan para alim ulama di Kabupaten Bogor ini, kembali terungkap pada saat pertemuan rutin para kiai (pengajian) yang berlangsung, kemarin malam di Pondok Pesantren, Daaruttafsir. “ Para kiai pada dasarnya juga tidak ingin mencampuri urusan kebijakan pemerintah. Tapi kalau kebijakan itu salah atau kurang tepat, wajib hukumnya bagi kita semua untuk mengingatkan. Janji adalah janji dan bagi siapa yang tidak menepati janjinya jelas itu dosa besar,” ingatnya. Disampaikan H. Abdul Muis, pada pertemuan itu intinya para kiai selain membahas dan mengkaji urusan agama, mereka juga berdiskusi panjang lebar terkait perkembangan dan kemajuan pemrintah Kabupaten bogor yang ternyata juga masih jalan di tempat bahkan semakin buruk. “Kita sebagai warga Bogor terusterang malu dengan apa yang terjadi di Bogor saat ini. Banyangkan, pada saat sekarang ini daerah lain seperti Depok,Tangerang dan Bekasi berhasil meraih piala Adipura, tapi Bogor yang se-

harusnya jauh lebih mampu ternyata gagal. Itu semua terjadi karena memang tidak ada yang bisa dibanggakan dari apa yang dilakukan pemimpin daerah kita saat ini,” kritiknya. Para kiai, khusunya yang tergabung dalam FSPKB juga sangat kecawa karena merasa telah ‘dibohongi’ oleh H. Rachmat Yasin setalah dia terpilih menjadi Bupati Bogor. “Waktu beliau berkampanye datang ketempat kami ini untuk minta dukungan dan doa restu dari para kiai. Saat itu belaiu juga berjanji akan senantiasa mengutamakan kepentingan umat dangan memperhatikan pondok pesantren. Tapi faktanya setelah belau menjabat menjadi Bupati ?, janji hanyalah janji,” sesal H. Abdul Muis yang ternyata juga mantan Anggota Dewan Pakar RY Center. Akumulasi kekecewaan para kiai di Kab.Bogor ini kian bertambah memuncak setelah mereka mendengar dan membaca salah satu surat kabar lokal di Bogor yang memuat bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor hanya mengalokasikan dana bantuan suwadaya untuk pondok pesanteran sebesar Rp500 juta. “Kalau para kiai saat ini marah, itu sangat wajar. Sebab kalau untuk kegiatan lain seperti olah raga, hiburan dan lainnya, Bupati Bogor mau mengalokasikan dana hingga miliaran rupiah, tapi giliran untuk kepentingan pondok pesanteran di Kabupaten Bogor yang jumlahnya mencapai ribuan ini belaiu hanya mengalokasikan dana sebesar itu,” ujarnya. Juru Bicara Bupati Bogor, Dafid R. Nugroho memengaku heran jika saat ini masih ada para kiai yang mempertanyakan loyalitas Bupati Bogor kepada para kia. “Saya rasa ini kok aneh, masih ada kiai yang berpikir seperti itu. Yang saya tahu Bupati Bogor yang sekarang yakni H. Rachmat Yasin itu orangnya sangat loyal kepada urusan agama apalagi kepada para kiai dan ulama,” ujarnya. (bas)


pini F OKUS Prestasi Atau Gengsi DA yang histeris, ada yang meraung dan ada pula yang hanya terdiam seribu bahasa. Sementara yang lain tidak dapat mengekspresikan kegembiraannya di tengah-tengah rekannya yang sebagian besar dinyatakan harus mengulang ujian nasional. Begitu pemandangan di sebuah sekolah menengah kejuruan (SMK) favorit dan berstatus rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI)di saat pengumuman hasil ujian nasional (UN) 2010 beberapa waktu lalu. Hasilnya sangat mengejutkan semua pihak di sekolah terkenal itu karena persentase kelulusan hanya sekitar 25 persen, anjlok dibanding tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari 90 persen. Pemandangan yang sama terlihat di sebuah SMU yang mulai 2009 melaksanakan RSBI secara penuh, namun persentase kelulusannya anjlok dari 98 persen tahun 2009 menjadi hanya 69 persen tahun ini. Banyak alasan yang dikemukakan pihak sekolah terhadap kemerosotan angka kelulusan itu, seperti banyak anak didik yang tertipu dengan pesan singkat telepon genggam dan foto copy jawaban soal UN palsu sampai tim pemeriksa yang dinilai tidak teliti dalam memeriksa hasil ujian anak-anak. Ujian nasional memang tidak bisa dijadikan tolok ukur satu-satunya untuk menilai kualitas RSBI, namun hasil UN ini akan menjadi indikator pertama dan paling kelihatan di mata masyarakat untuk mengukur kualitas pendidikan kita. Oleh karena itu, sekolah ini tidak hanya memelihara gengsi sebagai sekolah favorit dan pelaksana RSBI secara penuh dalam dua tahun terakhir, tetapi benar-benar membenahi sistim pendidikannya untuk menghasilkan lulusan sesuai dengan kualifikasi sekolah berstandar internasional. Melorotnya angka kelulusan siswa pada pengumuman ujian nasional memerlukan evaluasi menyeluruh mulai dari penerimaan siswa baru, sistim pembelajaran, sarana-prasarana, fasilitas, tenaga kependidikan, administrasi dan keuangan sampai aspek manajerial seorang kepala sekolah. Berbagai kekurangan yang dimiliki harus benahi secara bertahap dan dipercepat serta terencana dan berlangsung secara kontinyu. Banyak aspek yang harus dibenahi seperti sarana dan prasarana, tenaga guru dan metode pembelajaran. Aspek tersebut belum sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk sebuah RSBI. Seperti guru yang dituntut menguasai bahasa Inggris dan harus dapat mengajar dengan bahasa internasional tersebut. Akan tetapi guru seperti itu masih langka di semua RSBI, belum lagi siswanya yang kebanyakan tidak bisa berbahasa Inggris. Guru yang bisa berbahasa Inggris di RSBI rata-rata baru guru bahasa Inggris saja, apalagi siswa. Bagaimana sekolah itu mau memenuhi syarat penggunaan bahasa Inggris dalam kelas kalau jumlah guru yang bisa berbahasa Inggris hanya sedikit. Dalam satu sekolah berstatus RSBI, guru yang seharusnya mengajar dengan bahasa Inggris tetapi menerapkannya dengan bahasa Indonesia, harus berikan sangsi. Kalau kalau nanti sekolah itu sudah berstatus sekolah berstandar internasional maka semua kegiatan belajar mengajar harus menggunakan bahasa Inggris dan memiliki dua bahasa asing lain sebagai pilihan. Siswa di sekolah berstatus RSBI tidak boleh membawa pulang tugas-tugas sekola di rumah sebagai PR karena di rumah siswa hanya untuk kegiatan nonsekolah seperti bermain dan membangun hubungan sosial, watak dan akhlak. Karena keterbatasan-keterbatasan inilah sehingga sampai saat ini masih sulit untuk membedakan mana sekolah berstatus RSBI dan mana sekolah biasa karena penyelenggaraan pendidikannya masih relatif sama. Pemilihan kepala sekolah RSBI tidak boleh politis. Jangan karena seseorang adalah kerabat kepala daerah, maka terus dipertahankan meski manajemennya kacau. Kepala sekolah RSBI harus orang profesional sehingga seleksinya juga harus ketat yakni melewati proses uji kelayakan dan kepatutan. Harapan masyarakat pada RSBI cukup tinggi, karena itu sekolahsekolah RSBI harus terus dievaluasi dan dikelola secara profesional dan transparan. ***

A

Bang D

el

Pilkada disalahgunakan untuk komoditas politik

Cari kekuasaan ...

Suluh Indonesia, Senin 14 Juni 2010

5

Mengawal RSBI Demi Meraih Mutu Pendidikan MASYARAKAT saat ini tengah menanti sikap tegas Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) untuk menghentikan pro-kontra terhadap keberadaan sekolah dengan status rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) sebelum menjadi bola liar yang bisa merugikan peserta didik. Usulan amendemen Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) belakangan menguat, terutama akibat isu pengkelasan sistem pendidikan dengan adanya Sekolah Berstandar Internasional (SBI) dan Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI). Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Prof Arief Rachman meminta agar penyelenggara sekolah dengan status RSBI dan SBI agar bersikap konsisten dengan standar yang telah ditentukan. Keberadaan RSBI telah menjadi amanat UU Sistem Pendidikan Nasional untuk meningkatkan mutu pendidikan di Tanah Air. Namun demikian memang dalam pelaksanaannya ada kecenderungan keluar dari tujuan pendidikan itu sendiri, ujarnya. Menurut Prof Arief, sekolah penyelenggara RSBI harus menjamin keadilan jangan sampai ada kesenjangan antara sekolah reguler dan sekolah berstandar internasional, artinya RSBI harus dijadikan sebagai lambang dari mutu layanan terhadap peserta didik yang memang harus dilayani secara lebih khusus. Ia mencontohkan, anak-anak yang berprestasi di bidang akademik seperti bidang sains, para pemenang olimpiade dan sebagainya bila tidak dibina secara khusus dan berkesinambungan, maka prestasi mereka bisa menurun. Tes IQ yang pernah digelar Prof Yohanes Surya, Ketua Yayasan Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) pada tahun 2005 terhadap 1500 siswa kelas X SMA di DKI Jakarta menunjukkan hasil mencengangkan karena sebanyak 300 siswa diantaranya memiliki IQ 140 dan dari jumlah tersebut sebanyak 44 siswa ber-IQ 150. Penelitian serupa lantas dilakukan pada siswa kelas XI di sejumlah SMA di Jakarta yang memiliki ranking 1 sampai 10 dan setelah melalui proses pembelajaran satu tahun lebih, IQ tertinggi yang diperoleh ternyata hanya 118. Temuan tersebut berujung pada kesimpulan bahwa guru dan proses belajar mengajar yang berlangsung di sekolah kurang mampu mengakomodasikan kecerdasan dan kejeniusan siswa sehingga siswa cerdas tidak dapat optimal mengembangkan potensinya. Prof Arief menyatakan RSBI atau SBI bukan sesuatu yang harus dipersoalkan bila melihat manfaat akhir yang diperoleh siswa. “Pendidikan kita sudah dari dulu memiliki kelas unggulan, kelas akselerasi dan sekarang RSBI dan SBI, dan semuanyanya tidak boleh menghilangkan azas keadilan apalagi terjadi diskriminasi”. Kalau masyarakat mempersoalkan RSBI dan SBI karena banyak

Oleh : Zita Meirina

anak pandai, Prof Arief mengingatkan ada juga anak yang memiliki IQ di bawah rata-rata mereka juga perlu memeroleh layanan yang sama. “Layanan prima bagi anakanak IQ rendah juga perlu memeroleh perhatian masyarakat dan pemerintah”. Evaluasi Pengembangan sekolah dengan status RSBI dan SBI telah menjadi amanat UU Sistem Pendidikan Nasional pasal 50 ayat 3 yang bertujuan untuk peningkatan mutu pendidikan hingga pelosok Tanah Air. Dalam ketentuan pendirian RSBI dan SBI dinyatakan setidaktidaknya di setiap kabupaten terdapat satu RSBI untuk masingmasing jenjang pendidikan yakni

SD, SMP, SMA dan SMK. Program pengembangan RSBI dan SBI pertama kali dilaksanakan pada tahun 2004 oleh masingmasing kabupaten/kota dalam masa enam tahun lebih keberadaan sekolah dengan status tersebut berkembang pesat hingga jumlahnya mencapai seribu lebih. Padahal tujuan dari pendirian sekolah negeri dengan status RSBI untuk mengimbangi bermunculannya sekolah-sekolah yang mengklaim sebagai sekolah internasional, meski titik bertanya hanya pada penggunaan bahasa pengantara dalam Bahasa Inggris namun peryaratan lain seperti fasilitas, sarana dan prasarana belum terpenuhi. Pembangunan dan pengemban-

gan sekolah negeri berstandar internasional sesuai dengan persyaratan harus dilengkapi dengan berbagai fasilitas baik pembelajaran misalnya, leadership kepala sekolah yang baik, pengembangan silabi, penguasaan berbahasa Inggris secara baik dan benar dari siswa dan guru. Selain itu, fasilitas fisik berupa ruang kelas berbasis IT, ruang observasi, laboratorium bahasa, lab matematika, lab IPA dan komputer, ruang perpustakaan, ruang keterampilan, ruang kesenian, serta fasilitas olahraga. Menyikapi keberatan orang tua dan masyarakat terhadap biaya mahal yang dikenakan pengelola RBI dan SBI, Kementrian Pendidikan Nasional telah mengadakan pertemuan dengan para kepala sekolah RSBI dan SBI dan selanjutnya dengan sejumlah kepala dinas untuk membahas isu tersebut. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh segera melakukan evaluasi terhadap sekolah-sekolah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) yang bertarif mahal. “Taraf dan tarif itu merupakan dua hal yang berbeda, karena falsafah pendirian RSBI itu mengacu pada UU Sisdiknas yang mengamanatkan kualitas internasional,” katanya. UU Sisdiknas mengamanatkan pendirian RSBI pada setiap provinsi untuk mendorong tumbuhnya kualitas sumber daya manusia yang bertaraf internasional. “Kalaupun di buat regulasi, jangan sampai mematikan sekolah. Jika diregulasi, tidak akan ada sekolah yang baik, semuanya menjadi medioker (menengah). Sekolah yang tidak mahal jumlahnya banyak. Mereka punya segmen sendiri-sendiri,” kata Mendiknas Mohammad Nuh. Sekolah, katanya, diharapkan tidak melakukan kebijakan yang jorjoran. Akuntabilitas keuangan juga harus dijaga. Seluruh keuangan akan diketahui dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS). Jika ada sekolah yang melebihi atau di luar kewajaran akan mendapatkan teguran. Sebab, RAPBS mencerminkan kualitas dan banyaknya sumbangan dari orang tua. “Nanti akan ditentukan berapa biaya tertinggi dan terendah untuk RSBI di suatu daerah, tapi sesuai daerah masing-masing tidak dapat disamaratakan. Karena, kontribusi pemda beda-beda,” katanya. Mendiknas menyatakan tidak mungkin semua sekolah menjadi sekolah bertaraf internasional (SBI). Berdasarkan undang undang, ditargetkan setiap kabupaten atau kota memiliki satu sekolah di setiap jenjangnya. Sebab, menjadi SBI tidak mudah dicapai. Selain itu, tidak semua daerah memenuhi syarat menjadi SBI. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Tol Ciawi-Sukabumi Tanpa Kabar? SEBAGAI orang yang kerap mengadakan perjalanan antara Jakarta-Bogor-Sukabumi, dari hari ke hari kami merasakan, jalur sepanjang 120 kilometer (km) itu kian menyiksa. Kian hari kian lama saja waktu yang harus dihabiskan untuk menempuh jarak yang sebenarnya tak terlalu jauh itu. Jika pada dekade 1990-an, jalur itu dapat ditempuh dalam waktu maksimal tiga jam, maka kini waktu tempuh jalur itu menjadi setidaknya lima jam. Bahkan jika masa libur panjang, jalur itu berubah menjadi ‘neraka’ akibat

waktu tempuhnya yang panjang. Waktu tempuh Jakarta-Ciawi (60 km) relatif tidak ada masalah, karena dapat melalui jalan tol, sehingga waktu tempuh untuk jarak sejauh itu maksimal hanya 45-60 menit. Namun untuk tahapan selanjutnya, Ciawi-Sukabumi, meski berjarak relatif sama dengan tahapan selanjutnya, waktu tempuhnya sangat jauh berbeda. Kondisi jalan yang sempit, banyaknya pasar tumpah, kurang dispilinnya para pengemudi, khusunya para sopir angkutan umum, serta kondisi jalan yang jelek di beberapa titik, yang be-

rakibat pada bertambahnya waktu tempuh, menjadi siksaan tersendiri bagi para pengguna jalan. Bagi para penumpang angkutan umum (baca bus), keadaan kian menyiksa, karena bus yang mereka tumpangi juga kerap mengetem di beberapa titik, untuk mencari penumpang. Untuk itulah, kami sangat berharap, agar rencana pembuatan

jalan tol Ciawi-Sukabumi, yng kabarnya konsesinya berada di tangan kelompok usaha Bakrie, segera direalisasi, agar ‘siksaan’ yang dialami para pengguna jalan, khususnya warga Jakarta, Bogor dan Sukabumi, segera berakhir. Bharuna Cilangkap, Depok

Larang, Bus Ngetem di Halte Galur Fly over yang semula digunakan untuk memperlancar arus di perempatan galur, Johar Baru, Jakarta Pusat keberadaan-

nya kalau pagi atau sore tidak berfungsi optimal. Jalan layang ke arah Pulo Gadung itu, kini dimacetkan oleh kendaraan umum

seperti metromini, Mayasari, PPD, dan angkot yang sering ngetem sembarangan di halte busway Galur. Padahal, jalur di jalan tersebut kalau pagi sangat padat dan menyempit karena sudah termakan oleh jalur khusus untuk busway. Petugas kelihatannya kurang begitu peduli pada kondisi ini. Penjagaan di ujung fly over ketika naik, hanya sesekali saja dilakukan, sehingga kendaraan umum yang seharusnya dilarang melintas di jalur cepat kembali dengan mudah naik ke atas jalan layang dan kemudian berhenti tepat di bawah halte busway. Antrian bus di sekitar penyebarangan halte itu amat panjang, hingga empat sam-

pai lima kendaraan. Sehingga, otomatis membuat jalan menyempit dan berebut menghindari antrian kendaraan umum tersebut. Kalau kondisi ini dibiarkan terus jelas pengguna jalan umum yang amat dirugikan. Tak cuma pengendara motor atau mobil, penumpang busway juga mungkin kesal karena jalurnya terpaksa dipakai kendaraan pribadi, sehingga ikut-ikutan macet. Dalam hal ini dinas terkiat harus bisa menciptakan kondisi agar para pengemudi angkutan umum itu tidak lagi sembarangan untuk ngetem di jalur cepat. Bayu Sanyata Plumpang, Jakarta Utara

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 14 Juni 2010

6

Tim Drifter GT Radial Diunggulkan JAKARTA - Bermaterikan drifter berpengalaman dan penuh bakat, tim drifter GT Radial kembali diunggulkan merajai seri II Jakdrift 2010 yang berlangsung 19 Juni mendatang di Lanud Husein Sastranegara Bandung. Pada seri pertama, 8 Mei lalu di JI Expo Jakarta, Rhenaldi Arinton dkk mendominasi lomba. Bahkan tim GT Radial ini menguasai hampir semua kelas. Jakdrift ini memperebutkan 16 Best Drifter dan King Drifter untuk juara drift battle serta juga diadakan “coaching clinic” untuk drifter pemula. Di seri II ini, Rhenaldi kembali menjadi andalan utama disamping Fitra Eri, Danny Dardito Lucky Reza, Dean dan Caesar. General Manajer Marketing PT Gajah Tunggal Tbk, Arijanto saat dijumpai wartawan di sela-sela peluncuran GT Radial Champiro ECO, ban generasi baru ramah lingkungan di

Graha Niaga JI Expo Kemayoran, Jakarta, kemarin, mengatakan tim ini bukan hanya ditargetkan berprestasi di level nasional juga internasional. Tim ini, kata dia, akan diikutkan ke kejuaraan drifting Asia yang tahun ini berlangsung lima seri mulai dari Singapura, Malaysia, Thailand, Hongkong dan India. Pada seri perdana, 24 April lalu di Singapura, Rhenadi tampil tidak mengecewakan. Dia bisa naik podium dan ini menjadi modal bagi tim menghadapi seri berikutnya. Menurut Arijanto, penampilan Rhenadi dipastikan akan semakin meningkat di seri selanjutnya. Drifting adalah lomba dengan mengandalkan kecepatan tinggi, mobil harus menikung dengan posisi “drift” (sliding) sambil mengontrol arah dan jalur yang dilintasi. Penilaian pada “speed, angle, line dan style”. (oli)

Sriwijaya Belum Rombak Tim

Hendri Zainuddin

PALEMBANG - Sriwijaya Football Club belum akan merombak tim karena masih fokus menghadapi Piala Indonesia putaran delapan besar pada Juli mendatang. Manajer Sriwijaya FC H Hendri Zainuddin di Palembang, kemarin, mengatakan, pihaknya belum akan merombak tim karena pertandingan Piala Indonesia belum selesai. Usai Piala Indonesia, kata dia, pihaknya akan melaksanakan koordinasi dan membicarakan masalah tim “Laskar Wong Kito” itu untuk pertandingan ke depan. Jadi sekarang manajemen belum akan merombak tim Sriwijaya FC, kata dia. Menurut dia, pihaknya terus melakukan pembinaan tim

dan pemain supaya dalam pertandingan Piala Indonesia, Sriwijaya FC bisa menjadi pemenang. Ia mengatakan, Sriwijaya FC perlu mendapatkan Piala Indonesia karena pernah tampil sebagai juara. Sektretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) Faizal Mursyid mengatakan, sebagian besar kontrak pemain Sriwijaya FC berakhir pada Juli 2010 sehingga dalam Piala Indonesia nanti mereka masih akan memperkuat kesebelasan masyarakat Sumsel itu. Pemain Sriwijaya FC masih akan memperkuat tim hingga pertandingan Piala Indonesia mendatang karena mereka masih terikat kontrak hingga Juli nanti, tambah dia. (ant)

Suluh Indonesia/ap

SUKA CITA — Pada pendukung Amerika Serikat bersuka cita setelah timnya berhasil menahan imbang Inggris 1 - 1 dalam pertandingan perdana Grup C Piala Dunia, kemarin dini hari. Beritanya di halaman tujuh.

Christopher Juara Di Tarakan TARAKAN - Petenis nasional Christopher Rungkat meraih gelar juara turnamen Wali Kota Tarakan Open Sportama International Tennis Tournamen Men’s Futures seri kedua setelah menang pada final, kemarin Menurut siaran pers dari penyelenggara, peringkat 1.683 dunia itu mengalahkan petenis Korea Selatan An JaeSung dengan skor kemenangan 6-3, 0-6, 6-2. Kemenangan yang diraih di Lapangan Tenis Tertutup Telaga Keramat, Tarakan, Kalimantan Timur tersebut adalah

gelar pertama yang diraih petenis yang kerap disapa Christo itu pada turnamen futures berhadiah total 10.000 dolar AS. Sukses tersebut memperbaiki hasil yang diraih Christo pada seri pertama di Bandung, Jawa Barat pekan lalu, saat langkah Christo terhenti di babak semifinal. “Saya pikir ini prestasi yang luar biasa yang dapat dicapai petenis kita. Terus terang saya tidak menyangka Christo dapat menjadi juara, karena beberapa tahun terakhir prestasi kita paling hanya sampai babak ketiga. Malahan banyak yang kandas di babak kualifikasi,” kata Direk-

Thamrin Cup Diikuti 18 Negara JAKARTA - Pengprov Pelti DKI Jakarta kembali akan menggelar Turnamen Tenis Junior Internasional (TTJI) Thamrin Cup 2010, yang mulai digelar hari ini hingga 20 Juni mendatang di Lapangan tenis Klub Kelapa Gading Jakarta Utara ini akan diikuti oleh 18 negara. Berdasarkan daftar peserta yang masuk (acceptance list) terdapat 150-an peserta dari 18 negara (Indonesia, China Taipei, Thailand, India, China, Australia, Jepang, New Zealand, Philipina, Malaysia, Singapura, Korea, Denmark, Irlandia, Portugal, Perancis, Amerika Serikat dan Rusia ambil bagian dalam

turnamen yang sudah berlangsung sejak tahun 1987 itu. “Dari jumlah peserta memamang menurun, tapi dari jumlah negara mengalami peningkatan. Tahun lalu diikuti 176 peserta dari 17 negara. Malah awalnya yang mendaftar ada 22 negara, namun siring dengan waktu pendaftaran yang masih berjalan menyusut karena ada peserta dari negara lain yang mengundurkan diri (withdrawals), yaitu Bulgaria, Netherland, Inggris dan Serbia,” kata Direktur Turnamen Mustafa Mansyhur, kemarin di Jakarta. Dari jumlah peserta yang mendaftar, peluang buat pemain Indonesia cukup besar untuk

Arema “Pagari” Lima Pemain Asing MALANG - Manajemen Arema Indonesia berupaya “memagari” lima pemain asingnya untuk tetap memperkuat tim berjuluk “Singo Edan” itu pada musim kompetisi 2010/2011. Direktur Utama Arema Ind o n e s i a M N u r, M i n g g u , mengakui, pihaknya sudah membicarakan mengenai perpanjangan kontrak para pemain asing tersebut melalui agen masing-masing. “Manajemen sudah melakukan pembicaraan dengan Onana Jules Denis yang menjadi agen Robert Rene Alberts (pelatih), Pierre Njanka dan Esteban Guillen. Selanjutnya, kami akan menegosiasi nilai kontrak ked-

ua pemain dan pelatih tersebut,” katanya. Setelah perpanjangan kontrak dan negosiasi dengan agen kedua pemain dan pelatih asing itu, katanya, phaknya juga akan melakukan pembicaraan terkait dengan agen tiga pemain asing lainnya, yakni Ricky Nelson, agen Noh Alam Shah dan Muhammad Ridhuan serta Eko Subekti yang mengageni Chamelo Roman. Ia menegaskan, pihaknya akan tetap mempertahankan keberadaan lima pemain asing tersebut. Mereka dinilai masih layak memperkuat tim berlogo kepala singa itu musim depan.

“Mudah-mudahan saja finansial kami mampu untuk mempertahankan kelima pemain asing ini, sebab tidak menutup kemungkinan mereka juga akan menaikkan nilai kontraknya dan kami menyadari kondisi itu,” kata mantan Sekkota Malang itu. M. Nur berharap, kalau pun ada tuntutan kenaikan nilai kontrak, baik asing maupun lokal, nilainya tidak t e r l a l u b e s a r, s e h i n g g a manajemen masih mampu membayar kontrak pemain. Jika kenaikan kontrak yang diajukan pemain terlalu tinggi dan dalam proses negosiasi tidak ada kata sepakat atau titik temu, manajemen tentu berpikir

rasional saja dan tidak akan memperpanjang kontrak pemain bersangkutan. Sesuai kesepakatan dan rekomendasi pelatih Arema Indonesia Robert Rene Alberts dalam evaluasi pemain, manajemen akan mempertahankan sekitar 80 persen dari 27 orang pemain yang memperkuat Arema Indonesia pada musim kompetisi 2009/2010. Lebih lanjut M Nur mengatakan, pihaknya juga akan mencari tambahan pemain untuk musim kompetisi 2010/ 2011. “Hanya saja sekarang ini kami masih fokus bagaimana membentengi lima pemain asing ini agar tidak lepas,” tegasnya. (ant)

Persik Didenda Rp30 Juta JAKARTA - Komisi Disiplin PSSI menghukum kesebelasan Persik Kediri dengan denda Rp30 juta karena mengajukan permohonan banding atas putusan komisi tersebut soal pembatalan laga Persik Kediri vs Persebaya pada 29 April 2010. Ketetapan ini diumumkan dari hasil sidang Komisi Disiplin Ke-23 yang diumumkan di situs resmi PSSI di Jakarta, kemarin. Keputusan lain adalah Komisi Disiplin menghukum asisten Persija Sudirman dengan larangan satu tahun di kompetisi dan denda Rp30juta karena menendang bola dan memaki wasit.

3. Sudirman, asisten Pelatih Persija Jakarta dihukum larangan beraktivitas di lingkunagn sepak bola selama 1 (satu) tahun dan denda Rp30.000.000 karena tingkah laku buruk memaki wasit dan menendang bola ke arah wasit. (ISL : Persija Jakarta vs PS. Arema Indonesia, 30 Mei 2010). 4. Roni Tri, pemain Persija Jakarta dihukum larangan 1 (satu) kali pertandingan pada musim kompetisi 2010/2011 dan denda Rp30.000.000 karena tingkah laku buruk memaki wasit. (ISL : Persija Jakarta vs PS. Arema Indonesia, 30 Mei 2010).

Berikut keputusan Komisi Disiplin PSSI dari sidang ke-23: 1. Noh Alam Shah, pemain PS Arema Indonesia dihukum larangan 3 kali pertandingan pada musim kompetisi 2010/2011 dan denda Rp50.000.000 karena tingkah laku buruk memegang kemaluan dan menendang pemain Persela Lamongan F.X. Yanuar (ISL : PS Arema Indonesia vs Persela Lamongan, 4 Mei 2010). 2. Abanda Herman, pemain Persija Jakarta dihukum larangan 3 kali pertandingan pada musim kompetisi 2010/2011 dan denda Rp50.000.000 karena tingkah laku buruk protes berlebihan dan menanduk. (ISL : Persija Jakarta vs PS. Arema Indonesia, 30 Mei 2010).

tur Turnamen Teddy Tandjung. Teddy mengatakan, semula dia memperkirakan petenis Indonesia baru akan menjadi juara tahun depan. “Sewaktu kami menggagas turnamen ini kami pikir pemain-pemain kita baru akan dapat merebut gelar juara tahun depan,” katanya. “Tahun ini kami pikir akan menjadi tahun penjajakan bagi pemain kita. Namun ternyata hasilnya sangat cepat dan ini sangat membanggakan,” tambahnya. Seri ketiga turnamen yang sama akan digelar di Solo, Jawa Tengah, pekan depan. (ant)

5. Panpel Persija Jakarta dihukum denda Rp50.000.000 karena penonton masuk sampai ke sentel ban dan belakang gawang. (ISL : Persija Jakarta vs PS. Arema Indonesia, 30 Mei 2010). 6. Samsul Ashar, ketua umum Manajemen Persik Kediri dihukum peringatan keras karena menandatangani permohonan banding Persik Kediri yang seharusnya tidak boleh mengajukan banding. (ISL : Persik Kediri vs Persebaya Surabaya, 29 April 2010). 7. Persik Kediri dihukum denda Rp30.000.000 karena mengajukan permohonan banding (ISL : Persik Kediri vs Persebaya Surabaya, 29 April 2010). (ant)

menjadi juara karena cukup banyak pemain kita, baik putra maupun putri yang masuk dalam daftar 10 besar babak utama. Diantaranya adalah Ega Uneputty (461 ITF), Jason Joy Alexander (637 ITF), Indra Wijaya (786 ITF), Bella Destriana (290 ITF), Nadya Syarifah (330 ITF), Nadia Ravita (435 ITF), Cynthia Melita (440 ITF) dan Voni Darlina (494 ITF). “Kalau tahun lalu pemain Indonesia gagal merebut gelar, tahun ini kita harapkan bisa mencuri gelar. Dan saya nilai tahun ini kualitas pesertanya lebih bagus,” tutur Sekretaris Umum Pengprov Pelti Imam Supardi, SE, M.Si. (oli)

Warga Malut Tak Bisa Nikmati Siaran PD TERNATE - Warga di beberapa wilayah kabupaten/ kota di Maluku Utara (Malut) tidak dapat sepenuhnya menikmati siaran langsung Piala Dunia 2010, karena adanya pemadaman listrik secara bergilir di wilayah itu. “Kami tidak bisa menikmati siaran langsung pertandingan Piala Dunia karena waktu pertandingan Piala Dunia itu, selalu bertepatan dengan pemadaman bergilir,” kata Gafur, seorang warga Labuha, ibukota Kabupaten Halmahera Selatan ketika dihubungi di Labuha, kemarin. Di kota Labuha sampai sekarang masih mengalami pemadaman listrik secara berglir, karena kapasitas listrik PT PLN di daerah itu sangat terbatas. Kondisi itu sudah berlangsung sejaK tiga tahun terakhir. Yunus, seorang warga tobelo, ibukota Kabupaten Halmahera Utara juga mengaku tak bisa menikmati siaran langsung Piala Dunia, karena PT PLN di wilayah itu masih melakukan pemadaman bergilir.

Kedua warga yang masing-masing mengaku sebagai pendukung tim sepak bola Brazil dan Argentina itu mengharapkan, PT PLN untuk tidak melakukan pemadaman bergilir pada jam berlangsungnya siaran langsung pertandingan sepak bola Piala Dunia. “Kami memaklumi alasan PT PLN melakukan pemadaman bergilir, tapi pada jam berlangsungnya pertandingan Piala Dunia, sebaiknya tidak ada pemadaman bergilir,” kata Gafur. Warga di kedua kota tersebut banyak yang terpaksa membeli genset agar kalau terjadi pemadaman litrik pada jam adanya pertandingan Piala Dunia, mereka tetap bisa menyaksikannya melalui siaran televisi. Satu-satunya kota di Malut yang terbebas dari pemadaman bergilir adalah Ternate, sehingga warga di kota ini bisa sepenuhnya menyaksikan setiap pertandingan sepakbola Piala Dunia yang di siarkan melalui televisi. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 14 Juni 2010

7

Inggris Belum Tajam RUSTENBURG - Inggris belum menunjukkan ketajamanya dan gagal merebut tiga poin saat meladeni Amerika Serikat di stadion Royal Bafokeng, kemarin. Sebuah kesalahan besar yang dilakukan penjaga gawang Inggris Robert Green memberi Amerika Serikat sebuah gol yang menyamakan kedudukan 1 -1 dalam pertandingan pertama di Grup C itu. Penjaga gawang berusia 29 tahun itu gagal menghentikan suatu tembakan biasa dari Clint Dempsey pada menit ke-40 dan bola lepas dari lalu masuk ke gawangnya. Ini saat yang mengecewakan bagi tim Inggris dan manajer Fabio Capello yang melakukan perjudian memainkan Green yang hanya sembilan kali bermain sejak awal bagi tim Inggris dan sebaliknya memulihkan keyakinan Amerika Serikat setelah awal pertandingan yang agak goyah. Inggris sebenarnya mengawali pertandingan dengan bagus dan meraih keunggulan

setelah hanya empat menit pertandingan berlangsung, saat lemparam ke dalam yang dilakukan Glen Johnson disambut Frank Lampard yang mengalihkan bola ke Emile Heskey dan kemudian melepaskan umpan pada Steven Gerrard. Sebuah tembakan datar namun terarah dari kaki kanan dari jarak 10 meter membuat Tim Howard tidak memiliki kesempatan dan Gerrard membukukan golnya yang ke-17 bagi tim Inggris dalam debutnya sebagai kapten tim di Piala Dunia. Bukannya mengambil kendali, Inggris masuk ke permainan yang kurang meyakinkan dan Amerika Serikat, dengan penampilan gemilang dari Dempsey dan Landon Donovan, menikmati penguasaan bola. Jozy Altidore hampir menggapai sebuah umpan silang dari Donovan, namun dengan ada tekanan dari Ledley King, sundulannya melebar. Pemulihan mereka membawa James Milner mendapat kar-

tu kuning karena pelanggaran pada Steve Cherundolo dan lima menit kemudian dia ditarik oleh Capello, digantikan oleh Shaun Wright-Phillips. Sebuah tembakan datar dari Donovan tidak mudah diselamatkan oleh Green sebelum sang penjaga gawang itu menghadiahi Amerika Serikat sebuah gol yang menyamakan kedudukan pada menit ke-40. Capello bereaksi dengan mengganti King, yang memiliki cedera lutut kronis, dengan Jamie Carragher untuk bermain di babak kedua, yang dibuka dengan Heskey menyia-nyiakan peluang bagus saat sudah berhadapan langsung dengan Howard. Carragher, setelah 14 menit di lapangan, dan kemudian Gerrard, diganjar kartu kuning karena pelanggaran saat Inggris berusaha menekan Amerika Serikat sebelum tembakan kaki kiri dari Lampard dapat diselamatkan. Pertandingan kemudian menjadi mendebarkan karena saling bertarung di depan

gawang. Setelah pertandingan Gerrard membela Green dan menyalahkan bola Jabulani yang kontroversial. “Ini salah satu dari hal-hal yang ganjil yang terjadi — banyak orang membicarkan soal bola pekan ini. Ini memang agak mengoncangkan kami, namun kami akan menyokong Robert,” katanya. “Saya pikir hal paling penting adalah pertandaingan pertama anda tidak kalah. Sayangnya, kami membiarkan sebuah gol buruk masuk dan kami tidak dapat meneruskan dan meraih kemenangan.” Sementara itu pelatih AS Bob Bradley mengaku senang dengan apa yang ditunjukkan timnya. “Ini upaya tim yang hebat untuk bangkit dan menyamakan kedudukan. Pada paruh pertama kami mengatakan kami memiliki peluang menang dan pada akhirnya kami meraih satu poin,” katanya. (ant)

Belanda Jangan Terlalu Percaya Diri JOHANNESBURG - Tim Belanda asuhan pelatih Bert van Marwijk menghadapi dua bahaya saat memulai aksi mereka di Grup E Piala Dunia di stadion Ellis Park, hari ini, yakni lawan mereka, Denmark, dan kemungkinan sikap mereka yang terlalu percaya diri. Tim Belanda, yang mengunci satu tempat di putaran final ini setelah menang dalam semua pertandingan kualifikasi mereka, melanjutkan penampilan baik mereka itu pada sejumlah pertandingan pemanasan Piala Dunia dan akan memulainya pada pukul 11.30 GMT (pukul 18.30 WIB) Senin untuk bisa menyelesaikan turnamen akbar sepak bola ini sebagai juara dunia dalam waktu sebulan mendatang.

Van Marwijk mengatakan kepada wartawan di pusat pelatihan tim Belanda di Wits University di Johannesburg: “Ya, kita melakukannya dengan gemilang dalam sejumlah pertandingan pemanasan kami, tetapi kami tidak menganggap enteng lawan mana pun di Piala Dunia.” “Kami yakin kami bisa melakukannya dengan baik, dan sekarang kami harus pergi dan melakukannya.” Harapan Belanda tetap tinggi agar tim mereka bisa tampil lebih baik dari tim-tim mereka sebelumnya pada Piala Dunia 1974 dan 1978 yang kalah berturutturut dalam dua Piala Dunia itu, dan ada suatu kesadaran dalam tim Belanda bahwa mereka tidak hanya ingin menang tetapi juga ingin memainkannya dalam

gaya mereka. Penyerang Robin van Persie, yang menjaringkan empat gol dalam tiga pertandingan pemanasan, mengatakan ia ingin melakukannya lebih dari sekedar mencetak gol di Afrika Selatan. “Setiap penyerang dinilai dari gol-gol yang mereka cetak, tetapi saya ingin memberi lebih pada pertandingan tersebut. Saya senang jika bisa memberi lebih banyak bantuan daripada gol,” tambahnya. “Hal itu mungkin terdengar basi, tetapi itulah ambisi saya karena hal tersebut akan membuat tim menjadi lebih baik.” Belanda, yang belum pernah kalah dari Denmark selama kurun waktu 43 tahun, akan bermain tanpa diperkuat oleh pemain sayap Arjen Robben yang

tengah mengalami cedera urat lutut (hamstring). Pertandingan tersebut akan menjadi tonggak penting bagi kapten Giovanni van yang akan menjadi pemain Belanda keempat yang pernah bermain dalam 100 pertandingan internasional setelah Edwin van der Sar, Frank de Boer dan Philip Cocu. Kekuatan Belanda terletak pada aksi serang mereka, dengan adanya ‘Big Four’ (empat penyerang penting) — demikian media massa Belanda menyebuit mereka as the Dutch media call them — yang terdiri atas Van Persie, Wesley Sneijder, Rafael van der Vaart Robben, kika dia sudah pulih dari cederanya. Empat penyerang itu menjadi kunci kesuksesan mereka. (ant)

Slovenia Kalahkan Aljazair 1-0 POLOKWANE - Slovenia mencatat rekor dengan meraih kemenangan pertama di putaran final Piala Dunia kemarin dengan menang 1-0 atas Aljazair yang bermain dengan 10 pemain di pertandingan Grup C. Kapten Robert Koren mencetak satu-satunya gol di menit ke-79 untuk memberikan tiga angka kepada Slovenia setelah mereka kalah di ketiga pertandingan di penampilan putaran final sebelumnya di tahun 2002. Pemain pengganti Aljazair Abdelkadel Ghezzal dikeluarkan dari lapangan pertandingan di menit ke-72, setelah hanya 14 menit di lapangan. Koren, pemain yang memegang peranan penting saat poromsi West Brom ke Liga Utama Inggris musim lalu, mencetak gol di menit ke-79 melalui tembakan kaki kanannya dari luar kotak penalti. Penjaga gawang Aljazair Faouzi Chaouchi mestinya da-

pat menyelamatkan gawangnya dari kebobolan, tetapi bola terlepas dari lengannya dan masuk ke gawangnya. Suatu tendangan bebas di depan gawang dan di luar daerah penalti memberikan kesempatan pertama bagi ti Afrika Utara itu dan penjaga gawang Samir Handanovic dengan sangat baik menepis tembakan Nadir Belhadj. Chaouchi dan gelandang Portsmouth Belhadj beruntung bisa memperkuat “Desert Foxes”, karena larangan akibat kartu merah yang diterima dalam pertandingan Piala Afrika dicabut pekan ini oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika. Chaouchi mampu menyelamatkan gawangnya di saatsaat terakhir babak pertama, dengan secara akrobatik menepis bola tembakan Valter Birsa, saat Slovenia meningkatkan serangan dan berhasil memaksakan dua sepak pojok. (ant)

Grup A 1. 2. 3. 4.

Afsel Meksiko Prancis Uruguay

1 1 1 1

0 0 0 0

1 1 1 1

0 0 0 0

1-1 1-1 0-0 0-0

1 1 1 1

Korsel Argentina Nigeria Yunani

1. 2. 3. 4.

Sloveni Inggris AS Aljazair

1. 2. 3. 4.

Serbia Ghana Jerman Australia

Jadwal Pertandingan Hari Ini Grup E

Grup B 1. 2. 3. 4.

1 1 1 1

1 1 0 0

0 0 0 0

0 0 1 1

2-0 1-0 0-1 0-2

3 3 0 0

1 1 1 1

1 0 0 0

0 1 1 0

0 0 0 1

1-0 1-1 1-1 0-1

3 1 1 0

1 1 0 0

0 1 0 0

0 0 0 0

1 0 0 0

0-1 1-0 0-0 0-0

0 3 0 0

Grup C

Torres Diragukan Tampil Penyerang Spanyol Fernando Torres diragukan tampil pada laga perdana juara Eropa di ajang penyisihan Piala Dunia Grup H melawan Swiss, hari Rabu , kata pelatih Vicente del Bosque. Torres tampak mendekati kebugaran penuh dalam menjalani latihan di Markas tim Spanyol, Potchefstroom, Minggu, ketika dia menjalani pemulihan akibat operasi lutut yang dialami April, namun pelatih masih tampak berhati-hati dalam memainkannya. “Saya rasa dia tidak akan bermain di laga perdana walau dia masuk dalam tim, “ ujar Del Bosque dalam wawancara dengan stasiun televisi Spanyol Telecinco, Sabtu malam. Mantan pelatih Real Madrid ini lebih mengkhawatirkan kondisi Anders Iniesta, yang sempat mengalami cedera otot paha ketika Spanyol menghancurkan Polandia 6-0 pada pertandingan persahabatan di Murcia, Kamis. Gelandang kreatif Iniesta yang merupakan salah seorang pemain kunci menghabiskan sesi latihan pada Minggu, dengan berlatih satu sentuhan dengan rekan setim sebelum melanjutkan proses pemulihan terpisah dari kelompok yang berlatih penyerangan di lapangan latihan. “Mungkin dia (Iniesta) bisa bermain lawan Swiss,” ujar Del

Bosque. Pemain lain yang masih dalam pemulihan akibat cedera, gelandang Cecs Fabregas dalam konferensi pers pascalatihan, Minggu, mengatakan proses penyembuhannya dari cedera patah tulang kaki berjalan dengan mulus. “Setiap hari saya merasa membaik dan lebih kuat,” ujar

Kapten Arsenal, yang melewatkan akhir dari musim Liga Premier. “Saya percaya diri dan saya hampir 100 persen pulih,” ujarnya menambahkan. “Hal terbaik, saya telah berlatih dengan tim dan tidak melewatkan apapun walau mengalami kendala fisik, itu sangat melegakan,” ujarnya. (ant)

Fernando Torres

Suluh Indonesia/ap

DUEL - Pemain Slovenia, Zlatko Dedic (atas) duel dengan pemain Aljazair Medhi Lacen, dalam pertandingan Grup C Piala Dunia di stadion Peter Mokaba, Polokwane, Afrika Selatan, kemarin malam.

Klasemen Sementara

Suluh Indonesia/ap

BEREBUT BOLA - Bintang Tim Inggris, Wayne Rooney (kiri) berebut bola dengan pemain Amerika Serikat, Jay DeMerit, dalam pertandingan pertama Grup C Piala Dunia, di Stadion Royal Bafokeng , Rustenburg, Afrika Selatan, kemarin. Inggris ditahan imbang 1 - 1.

18.30 GLOBAL TV Belanda VS Denmark 21.00 RCTI Jepang VS Kamerun Grup F

Grup D

01.30 (Selasa dini hari) RCTI Italia VS Paraguay

Khadafi Tuduh FIFA Sebagai “Mafia Penjualan Pemain” TRIPOLI - Pemimpin Libya Moamer Khadafi menuduh badan sepak bola dunia, FIFA, sebagai “mafia global” yang terlibat dalam penjualan pemain dari negara miskin ke negara kaya. “Kami mengutuk mafia global ini, organisasi korup ini,” kata Khadafi Sabtu malam pada upacara untuk memperingati ulang tahun ke-40 penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) dari Libya pada Juni 1970. “Politik korup organisasi ini harus dilawan dan kami akan terus menentangnya,” katanya kepada ribuan pendukung dan prajurit di pangkalan udara mi-

liter Mitiga dekat Tripoli. Kadhafi, yang pernah menjadi ketua Uni Afrika yang terkenal karena katakatanya yang blak-blakan, menuduh FIFA “melakukan perdagangan manusia dan melakukan kembali perbudakan ... (dengan) membeli para pemain dari negara-negara miskin dan menempatkan mereka di kamp-kamp (latihan) negara kaya sebelum menjual mereka lagi.” “Dengan pendapatan miliaran dari penjualan manusia, FIFA mestinya membantu negara-negara miskin menyelenggarakan Piala Dunia,” katanya.

Ia juga menyerukan kembali seruan bulan Mei bahwa “negara-negara kecil” hendaknya menyelenggarakan Piala Dunia. “Itu merupakan hak mereka dalam upaya mengakhiri perasaan tidak adil, kemarahan, dan kebencian orang miskin, yang hingga kini tidak pernah menyelenggarakan Piala Dunia.” Libya yang kaya akan minyak mengincar penyelenggaraan Piala Dunia 2010, yang diberikan kepada Afrika Selatan. Libya akan menjadi tuan rumah Piala Afrika tahun 2013. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Senin 14 Juni 2010

8

Tabrakan Beruntun Enam Orang Tewas

Suluh Indonesia/ant

KECELAKAAN BERUNTUN - Warga menyaksikan salah satu mobil yang kondisinya rusak parah setelah terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Perintis Kemerdekaan Semarang, Jateng, kemarin. Kecelakaan yang melibatkan delapan mobil dan satu kendaraan roda dua itu mengakibatkan lima orang tewas.

Korban Dikenal Taat Beragama KELUARGA Khoirul Saleh (46) yang tewas dalam kecelakaan beruntun di Jalan Perintis Kemerdekaan, Semarang, Minggu pagi, dikenal taat beragama dan berjiwa sosial tinggi. “Dalam kesehariannya keluarga Bapak Khoirul dikenal harmonis dan agamis serta sering membantu tetangga yang membutuhkan,” kata Ketua RT 03 Kelurahan Banyumanik, Budi Santoso, di Semarang, kemarin. Menurut dia, Ibu Khoirul juga sering ikut ambil bagian dalam melestarikan seni budaya Islam baik itu kasidah, mengaji, hingga berbagai kegiatan di masjid yang ada di lingkungan perumahan. “Warga di sini merasa sangat kehilangan dengan kepergian keluarga Khoirul untuk selama-lamanya,” ujarnya.

Anggota keluarga Khoirul yang tewas dalam kecelakaan beruntun tersebut terdiri dari istrinya, Istiqomah (48), anak pertama Raisha Iftika Khairina (19) dan anak ketiga Salman Mohammad Hasbi (13). Anak kedua yang bernama Azaria Rahma Sabrina (16) terhindar dari kecelakaan maut yang menewaskan seluruh anggota keluarganya tersebut karena mengikuti kegiatan ekstra kurikuler di Kota Magelang pada saat kejadian. Ketika turun dari mobil yang membawanya dari lokasi kegiatan ekstra kurikuler ke

rumahnya di Jalan Diponegoro VI Nomor 68 RT03/RW06 Kelurahan Banyumanik, Kecamatan Semarang Selatan, Sabrina terlihat dituntun oleh beberapa kerabat dan temantemannya. Siswi kelas 10 SMA Negeri Satu Semarang tersebut terlihat sangat tertekan dan terguncang mengetahui seluruh keluarganya menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Ia hanya duduk terdiam didampingi kerabatnya di samping keempat peti jenazah keluarganya yang disemayamkan di dalam rumah. Salah seorang guru SMA Negeri 1, Tri, mengatakan dirinya sempat berbicara dengan keluarga korban saat mengantar Sabrina mengikuti kegiatan ekstra kurikuler di sekolah pada

Kwamki Lama Kembali Perang TIMIKA - Dua kelompok warga di Kwamki Lama, Timika, Papua, Minggu siang kembali terlibat aksi saling serang dengan menggunakan panah, namun insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Sejumlah saksi di lokasi kejadian menyebutkan aksi saling serang antar dua kelompok warga itu dipicu oleh penyerangan terhadap Simion Owame (28), warga Tuni Kama,

oleh sekelompok warga dari Jalan Mambruk II. Mengetahui ada warganya diserang, massa dari kawasan Tuni Kama lalu bergerak untuk menyerang warga Jalan Mambruk II. Pertikaian terbuka kedua kelompok warga sempat berlangsung selama setengah jam sebelum dihentikan oleh aparat kepolisian dari Polres Mimika dan Polsek Mimika Baru. Eko Kiwak, warga Tuni Kama meminta Kapolsek Mim-

ika Baru AKP Lang Gia memberikan izin waktu satu hingga dua hari bagi kedua kelompok untuk bertikai secara terbuka. “Daripada perang sembunyisembunyi, kami minta izin pihak kepolisian beri waktu satu sampai dua hari agar kami berperang supaya semua orang puas,” kata Kiwak. Kapolres Mimika AKBP Mochammad Sagi mengatakan situasi di Kwamki Lama sudah mampu dikendalikan. (ant)

Minggu (13/6) sekitar pukul 06.00 WIB. “Sebelum kami berangkat, Ibu Khoirul berpesan dan meminta kepada saya agar menjaga Sabrina,” katanya yang juga merupakan tetangga korban. Rencananya anggota keluarga Khoirul yang meninggal dunia akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Bangunharjo Banyumanik Semarang, Senin (14/6), pukul 07.00 WIB. Sementara itu, pengemudi truk tronton pengangkut pasir bernomor polisi H 1537 LE, Jumadi (58), warga Dusun Karangpanas, Desa Gajah, Kabupaten Demak, akhirnya meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Elisabeth Semarang. (ant)

SEMARANG - Korban te- suami istri Joko Wasid dan En- pasir bernomor polisi H 1537 LE, was dalam kecelakaan berun- dang Sri Sulistyowati yang te- angkutan kota H 1172 DC, mobil tun di Jalan Perintis Kemer- was dalam kecelakaan itu. bak terbuka H1882 NC, sedan dekaan, Semarang, Minggu, Kepala Kepolisian Resor Se- Toyota Vios B 2075 SH. sekitar pukul 08.15 WIB ber- marang Selatan AKBP NurchoKemudian sedan Honda Actambah satu orang sehingga lis mengatakan penyebab pasti cord H 7456 KG, Kijang Inova H menjadi enam orang. kecelakaan beruntun yang mel- 8644 EG, truk pasir H 1806 EG, Keenam korban tewas ibatkan sembilan kendaraan mobil Daihatsu Zebra H 8658 tersebut terdiri satu keluarga bermotor itu masih dalam WA, dan sepeda motor Honda yang mengendarai mobil Supra K 4018 PF. sedan Honda Accord Seorang saksi mata, “Setelah menabrak tiga mobil bernomor polisi H 7456 Untung (56) mengatakan (angkota, mobil bak terbuka, KG dengan penumpang kecelakaan tersebut bersedan Vios), truk terus melaju mula saat truk tronton empat orang yaitu Khaerul Saleh (46), Istiqomah yang mengangkut pasir hingga naik ke trotoar dan (48), Abi (13), dan Ica menabrak mobil sedan Honda melaju kencang dari arah yang belum diketahui Selatan dan tidak terkenAccord serta sepeda motor usianya. Keluarga it bedali, karena diduga remHonda Supra dari arah Peru- nya tidak berfungsi denralamat di Jalan Diponegoro VI Nomor 68 RT03/ gan baik. “Pengemudi mahan Banyumanik SemaRW06 Kelurahan berusaha mengendalirang. Sebelum berhenti di Banyumanik, Kecamatruk dan membelokpinggir jalan, truk juga mena- kan tan Semarang Selatan. kan ke kanan, tetapi brak mobil Daihatsu Zebra, Korban tewas laintetap menabrak sejumnya adalah Joko Wasid sebuah truk pasir berukuran lah mobil yang melaju (46), dan istrinya Endari arah bawah (Utara), kecil, dan Kijang Inova.” dang Sri Sulistyowati termasuk sebuah sepe(49) warga Jalan Banjardowo penyelidikan pihaknya. “Se- da motor,” katanya. RT01/RW07 Genuk, Sema- bagai bahan penyelidikan, kami Ia mengatakan setelah menarang yang mengendarai mo- telah mengamankan semua brak tiga mobil (angkota, mobil bil Daihatsu Zebra dengan barang bukti dan memeriksa bak terbuka, sedan Vios), truk ternomor polisi H 8658 WA. saksi-saksi, termasuk pengemu- us melaju hingga naik ke trotoar Seluruh korban tewas di truk tronton yang dianggap dan menabrak mobil sedan Honsaat ini masih berada di ka- sebagai penyebab utama ter- da Accord serta sepeda motor mar mayat Rumah Sakit jadinya kecelakaan,” katanya. Honda Supra dari arah PerumaUmum Pusat (RSUP) dr KarIa mengatakan dari hasil han Banyumanik Semarang. “Seiadi Semarang. olah tempat kejadian perkara belum berhenti di pinggir jalan, Korban luka-luka adalah (TKP) sementara, kecelakaan truk juga menabrak mobil Daihatpengemudi truk tronton pen- beruntun dengan korban tewas su Zebra, sebuah truk pasir gangkut pasir bernomor poli- sebanyak enam orang itu terja- berukuran kecil, dan Kijang Inosi H 1537 LE, Jumadi (58), pen- di diduga karena rem truk tron- va,” katanya. gendara sepeda motor Honda ton pengangkut pasir tersebut Dari sejumlah kendaraan yang Supra K 4018 PF, Sujono (48) tidak berfungsi dengan baik. ditabrak truk tronton tersebut, dan Swastika Satyanidewi Pengemudi truk Jumadi ad- umumnya mengalami kerusakan (22), serta adiknya Swastika alah warga Dusun Karang- parah, sedangkan mobil Honda Aulia Rahma (8). Mereka dira- panas, Desa Gajah, Kabupat- Accord rusak paling parah denwat di RS Elisabeth, dan RS en Demak. Sembilan kendaraan gan bodi mobil terbelah dua. Banyumanik Semarang. bermotor yang terlibat kecela- Kecelakaan beruntun itu juga Kedua korban luka-luka kaan beruntun di depan Termi- memacetkan arus lalu lintas di yang disebutkan terakhir nal Banyumanik Semarang itu Jalan Perintis Kemerdekaan hingmerupakan anak pasangan adalah truk tronton pengangkut ga puluhan kilometer. (ant)

Edisi 14 Juni 2010 | Suluh Indonesia  

Headline : PK SKPP Bibit-Cahndra, MA Wajib Menolak

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you