Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Selasa, 12 Oktober 2010

BI Borong Dolar

BEI Pantau Saham Indofood

Diperkirakan Turun 20 Persen

PENGAMAT pasar uang Edwin Sinaga memperkirakan rupiah berpeluang mencapai level Rp 8.900 per dolar jika Bank Indonesia (BI) tidak segera masuk pasar menahan lajunya kenaikan tersebut. BI melakukan ...hal. 1

PIHAK Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini tengah memantau PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), terkait produk perseroan yang mengandung bahan ...hal. 2

PRODUKSI gula kristal putih dalam negeri tahun ini diperkirakan turun sampai 20 persen menjadi sekitar 2,2 juta ton akibat anomali cuaca. “Curah hujan yang tinggi selama tahun ini menyebabkan pengurangan produksi ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

No. 190 tahun IV

Suluh Indonesia/ant

KLOTER - Menag Suryadharma Ali (kanan) menyalami salah seorang jamaah calon haji Koyimah Binti Nasrun saat upacara pemberangkatan jamaah calon haji 2010 Kloter 1 Embarkasi Medan, kemarin.

SBY Minta

BUMN Tak Manja

Terkait Kasus Gayus

149 WP Diperiksa JAKARTA - Lembaga Swadaya Masyarakat Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), menyesalkan sikap penyidik polisi yang sampai sekarang belum mengusut 149 wajib pajak terkait Gayus HP Tambunan dan lebih mengedepankan isu Grup Bakrie. ‘’Mengapa hanya menyebutkan satu perusahaan wajib pajak saja, dan bagaimana yang lainnya. Ini jelasjelas ada alat kekuasaan yang politis,” kata Koordinator LSM MAKI Boyamin Saiman di Jakarta, kemarin. Ia sudah menduga adanya unsur politis dalam penanganan kasus Gayus karena wajib pajak lainnya yang menyetor uang ke Gayus, sampai sekarang belum pernah terjamah oleh hukum. ‘’Bagaimana kejelasan 149 perusahaan wajib pajak itu,” katanya. Seperti diketahui dalam persidangan Gayus HP Tambunan, terdakwa Gayus HP Tambunan mengakui menerima dari sejumlah perusahaan wajib pajak, namun dia hanya menyebutkan salah satunya, yakni, Grup Bakrie dengan jumlah setoran sekitar tiga juta dollar AS. Kemudian Gayus mengaku lupa dengan pemberian perusahaan lain hingga harta kekayaan Gayus mencapai angka Rp 100 miliar. (ant)

Paskah Suzetta

Jalani Pemeriksaan JAKARTA - Mantan Kepala Bappenas Paskah Suzetta, yang ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dalam kasus pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Goeltom tahun 2004, menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ‘’Terkait kasus TC (Travellers Cheque) yang diperiksa Paskah Suzetta, Hamka Yandhu, dan satu orang dari swasta,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, kemarin. Menurut dia, ketiganya diperiksa sebagai saksi. KPK sudah menetapkan 26 tersangka terkait kasus suap menggunakan TC dalam pemilihan Miranda Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2004. Sebanyak 10 orang dari mereka berasal dari Fraksi Partai Golkar. Mereka adalah Paskah Suzetta yang diduga menerima Rp 600 juta. Hengky Baramuli diduga menerima Rp 500 juta. Reza Kamarullah diduga menerima Rp 500 juta. Asep Ruchimat Sudjana diduga menerima Rp 150 juta. Baharuddin diduga menerima Rp 350 juta. Antony Zeidra Abidin diduga menerima Rp 600 juta. Ahmad Hafiz Zawawi diduga menerima Rp 600 juta. Boby Suhardiman diduga menerima Rp 500 juta. Marthin Bria Seran diduga menerima Rp 250 juta dan TM Nurlif diduga menerima Rp 550 juta. (ant)

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak manja, tetapi harus mampu bersaing dengan swasta. Presiden menyampaikan hal itu di sela pertemuan dengan peserta Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) XLIV Lemhanas di Istana Negara, Jakarta, kemarin. Dalam fungsi kewajiban melayani publik dan tugas perintisan dunia usaha, Presiden mengakui pemerintah memang memberikan keberpihakan kebijakan dan insentif tertentu kepada BUMN, tetapi selebihnya BUMN harus kompetitif. ‘’Kalau BUMN-nya manja, bagaimana mau tumbuh, kalah terbabat sama yang lain,” imbuhnya.

Presiden juga mengingatkan agar semua pihak hati-hati memaknai privatisasi. Penegasan tersebut disampaikan Presiden Yudhoyono terkait paparan kesimpulan seminar yang disampaikan perwakilan para peserta pendidikan Lemhanas kali ini. Rekomendasi seminar Lemhanas itu meminta agar pemerintah meninjau kembali privatisasi BUMN dengan mempertimbangkan kembali industri strategis yang menjamin pemenuhan kebutuhan hajat hidup orang banyak. Kepala Negara mengaku selektif menggunakan kata itu karena mengandung pro dan kontra. ‘’Hati-hati pula memahami privatisasi. Saya sendiri sangat selektif dalam mengizinkan privatisasi. Itu ada pro dan

kontranya. Itu juga macammacam, ada yang dijual ke publik, ada yang ke swasta, ada pula yang paduan. Itu membawa dampak positif untuk casecase tertentu. Tapi bisa juga negative,” tuturnya. Presiden menyambut baik beberapa rekoemndasi yang dinilainya sejalan dengan program pemerintah, di antaranya soal kemitraan dengan negara sahabat, dan rekomendasi mengenai energi nuklir. Menurutnya, penggunaan energi tidak cukup hanya yang itu-itu saja, tidak boleh tergantung pada energi fosil. Harus energi terbarukan, salah satu di antaranya nuklir. Tetapi harus tepat pertimbangannya. Misalnya soal lokasi yang tepat, harus diterima masyarakat. (har)

Wasior Segera Direkonstruksi JAKARTA - Pemerintah mulai menyiapkan upaya rekonstruksi dan rehabilitasi yang akan dilakukan setelah masa tanggap darurat bencana banjir bandang di Wasior, Papua Barat berakhir. ‘’Pemerintah akan segera meyiapkan suatu masterplan untuk rekonstruksi dan rehabilitasi pada masa rehabilitas segera selesai tanggap darurat,” kata Menko Kesra Agung Laksono di Kantor Presiden Jakarta, kemarin. Ia menjelaskan, cetak biru itu akan menjadi panduan pembangunan kembali kawasan yang terkena bencana banjir bandang itu sehingga kondisinya bisa lebih baik dibandingkan sebelum bencana. Pada kesempatan lain, Agung menyatakan untuk masa rehabilitasi dan rekonstruksi tersebut akan dibuatkan peraturan pemerintah yang mengatur koordinasi antara kementerian yang menangani. ‘’Ada 12 sekolah yang rusak, satu rumah sakit. Sementara ini kerugian sedang dihitung. Untuk penanganan tanggap darurat cukup BNPB, BNPB daerah, Bupati, Komandan Kodim dan Kapolres setempat. Setelah tanggap

darurat kemudian di serahkan ke kementerian terkait,” katanya. Ia mencontohkan, Kementerian PU akan melakukan perbaikan infrastruktur, Kementerian Kesehatan akan melakukan perbaikan rumah sakit dan puskesmas serta tenaga dokter dan Kementerian Pendidikan untuk sekolah. Terkait adanya usulan untuk relokasi warga, Agung mengatakan hal tersebut tidak bisa dilakukan terburu-buru karena harus memperhatikan masukan dari berbagai pihak dan juga menentukan daerah yang aman bila masyarakat dipindahkan. ‘’Tidak terburu-buru dan dimatangkan betul jadi tidak benar kalau langsung dipindahkan. Ada proses-proses pendalaman yang bisa dilakukan,” tegasnya. Pemerintah juga akan segera menyiapkan hunian dan sekolah sementara untuk menjamin masyarakat yang mengungsi bisa hidup layak walaupun belum bisa meninggalkan pengungsian. Agung mengatakan, hal tersebut disiapkan pasca-masa tanggap darurat yang sementara ini berlangsung hingga 18 Oktober. (ant)

Pelayanan Haji

Terus Ditingkatkan MEDAN - Menag Suryadharma Ali mengatakan, pelayanan jamaah haji yang berangkat ke Mekkah tahun 2010 ini terus semakin ditingkatkan, dan ini merupakan bentuk kepedulian yang cukup tinggi terhadap jamaah haji tersebut. ‘’Setiap pelaksanaan haji itu, kita terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada jamaah haji di tanah air,” katanya ketika melepas sebanyak 454 jamaah calon haji asal Kabupaten Labuhan Batu yang tergabung pada kelompok terbang (Kloter) I dari Sumut di Asrama Haji Pangkalan Masyur Medan, kemarin. Didampingi Gubernur Sumut, Syamsul Arifin dan Ketua MUI Sumut H Abdullah Syah, Menag mengatakan, dengan memberikan pelayan yang terbaik itu, maka jamaah haji tersebut akan merasa puas dan senang. Sehingga jamaah haji tersebut akan merasa nyaman dalam melaksanakan ibadah haji selama di Tanah Suci. ‘’Pemberian pelayanan yang terbaik ini, terus ditingkatkan oleh Kementerian Agama, dibuktikan pada tahun ini maktab (pemondokan, red) bagi jamaah haji Indonesia sangat dekat dengan Masjidil Haram,” kata Ketua Umum DPP PPP itu. Suryadharma mengatakan, pada tahun 2009, jarak terjauh pemondokan jamaah haji Indonesia dengan Masjidil Haram mencapai lebih kurang 7 Kilometer. Namun, pada tahun 2010 ini, jarak maktab itu hanya mencapai 4 kilometer, dan kemajuan yang dicapai ini cukup signifikan. ‘’Pada pelaksanaan haji ke depan, kita harapkan pemondokan haji Indonesia semakin lebih dekat lagi, sehingga tidak perlu menggunakan transfortasi bisa untuk menuju Masjidil Haram,” katanya. Lebih jauh menteri agama mengatakan, dalam meningkatkan pelayanan haji itu, Kemeterian Agama terus bekerja keras untuk berusaha memberikan yang terbaik. ‘’Saya terus memerintahkan kepada Dirjen Penyelenggaraan Haji, seterusnya Kementerian Agama di Wilayah dan kabupaten/kota agar melayani jamaah haji dengan baik. Jangan sampai ada jamaah haji yang merasa kecewa, atau tidak dilayani,” ujarnya. Ia mengatakan, selain memerintahkan staf maupun bawahannya itu agar tetap melayani jamaah haji tersebut.Juga selalu “cerewet” dan tidak bosan-bosannya mengirimkan SMS agar jangan lupa melayani jamaah haji. ‘’Jamaah haji tersebut harus diberikan pelayanan yang memuaskan.Ini adalah tugas Kementerian Agama,” kata menteri agama itu. 454 jamaah haji Jamaah haji asal Labuhan Batu, Sumut yang berangakat ke Jeddah sebanyak 454 orang, yakni 191 orang pria, 256 wanita dan 7 orang petugas haji. Jumlah calon haji dari Sumut yang berangkat ke Mekkah tercatat sebanyak 8.330 orang. (ant)

Pemilihan Kapolri dan Manuver Politik DIREKTUR Riset Charta Politika Yunanto Wijaya mengatakan sebaiknya para politisi baik yang di parlemen maupun di partai politik dan sekretariat gabungan partai koalisi menghentikan manuver politik dalam pemilihan kapolri. ‘’Kita mengharapkan instrumen politik seperti parlemen, setgab, pimpinan DPR menghindari berkomentar dan manuver-manuver politik dalam pemilihan kapolri karena menurunkan kepercayaan publik terhadap Kapolri yang baru nantinya,” kata Yunanto

Wijaya di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, politisasi dalam pemilihan kapolri saat ini sangat terasa dengan berbagai manuver yang dilakukan. Hal ini bisa membuat kepercayaan publik terhadap kapolri yang dipilih berkurang. Menurut dia, berbagai

manuver politik seperti pertemuan pimpinan DPR dengan calon kapolri Komjen Timur Pradopo , dan juga berbagai langkah partai poltik dan juga anggota setgab telah memperkeruh suasana dan semakin menguatkan isu politisasi kapolri. Untuk itu, hal ini harus segera dihentikan. Seharusnya, menurut dia, proses yang dilalukan sederhana, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Kepala Negara mengajukan calon kapolri melalui hak prerogatif dan DPR kemudian melakukan

uji kelayakan dan kepaututan atau “fit and proper”. “Namun kini menjadi rumit, apalagi manuver-manuver baru terus bermunculan seperti mosi tidak percaya ke pimpinan DPR, meskipun hal ini etis (mengajukan mosi tidak percaya) sebagai kontrol karena pertemuan yang tidak seharusnya, tapi saat ini justru mejadi semakin politis,” katanya. Menurut dia, kerumitan proses pemilihan kapolri ini merupakan turunan dari kesalahan sistem yang sdang diadopsi oleh Indonesia.

‘’Meskipun kita bersistem presidensial, ideologinya masih parlementer,” katanya. Ia menjelaskan, dalam sistem presidensial, maka seharusnya kepala kepolisian merupakan hak prerogatif presiden untuk memilihnya. Presiden, menurut dia, mempunyai hak penuh untuk memilihnya tanpa harus ditentukan oleh DPR. Menurut dia, uji kelayakan atau kepatutan selayaknya tidak dilakukan oleh institusi yang bersifat politik karena akan terjadi tarik menarik. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Selasa 12 Oktober 2010

2

K ilas Dua Pelaku Ampera Ditangkap ANGGOTA Ditreskrim Polda Metro Jaya kembali menangkap dua pelaku bentrokan antarkelompok di Jalan Ampera, Jakarta Selatan, yaitu KV dan VQ.“Kedua tersangka ditangkap di Bali. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin, kedua tersangka ditangkap bersamaan dengan satu tersangka lainnya, yakni SK alias ON di Ende, Flores, NTT. Perwira menengah kepolisian itu menyatakan jumlah sementara tersangka bentrokan antarkelompok di PN Jaksel mencapai delapan orang. Saat ini, Polda Metro Jaya menahan enam tersangka, yakni SK, KV, QV, JNL alias N, NAM alias N dan HN alias H. Sedangkan dua tersangka lainnya, yaitu FB dan FR dikenakan wajib lapor karena belum cukup bukti. Boy menambahkan Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Polda Bali dan Polda NTT terkait penangkapan terhadap tersangka kerusuhan anarkis itu. Salah satu terssangka SK mengaku, mengaku melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam. (ant)

Miranda Segera Diperiksa KPK segera memanggil kembali Miranda Goeltom untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap atas pemilihan dirinya sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesi tahun 2004. Juru Bicara KPK Johan Budi, di Jakarta, kemarin mengatakan, KPK telah memanggil Miranda Goeltom untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus yang sama pada 4 Oktober. Namun karena tengah berada di luar negeri, Miranda menyatakan tidak bisa menghadiri agenda pemeriksaanya. Saat itu Johan menjelaskan, pemeriksaan Miranda terkait upaya KPK menelusuri pemberi travellers cheuqe ke anggota Komisi IX DPR RI periode 1999-2004. Selain itu pemeriksaan juga dilakukan untuk melengkapi berkas perkara untuk kasus yang sama. Terkait upaya KPK menjerat pihak penyuap kasus TC tersebut, Johan mengatakan belum mengetahuinya. (ant)

Kasus Jaksa Cirus Didalami SEKRETARIS Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum, Denny Indrayana menyatakan keterlibatan Jaksa Cirus Sinaga dalam penanganan kasus Gayus HP Tambunan, harus terus didalami oleh penyidik. Sebelumnya, Kejagung menyatakan sampai sekarang tidak menemukan keterlibatan Jaksa Cirus Sinaga dalam perkara mafia pajak mantan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Gayus HP Tambunan. Denny Indrayana menjelaskan dasar kemungkinan keterlibatan Jaksa Cirus Sinaga dalam kasus Gayus HP Tambunan, terkait dengan hilangnya pasal pidana khusus yang harus dikenakan terhadap Gayus menjadi hanya pasal pidana umum saja. Dikatakan, memang kalau berbicara soal alat bukti, tidak ditemukan adanya aliran dana ke Jaksa Cirus Sinaga. Tapi konstruksi hukum dengan hilangnya pasal di dalam dakwaan, maka harus dijadikan bukti kuat kemungkinan keterlibatannya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

SAKSI GAYUS - Staf Khusus Presiden bidang Hukum dan HAM Denny Indrayana bersaksi dalam persidangan kasus mafia pajak Gayus Tambunan di PN Jaksel, kemarin. Menurut Denny, Gayus sempat tiga kali diperiksa tim Satgas Pemberantasan Anti mafia Hukum, Gayus menceritakan aliran dana yang mengalir ke koceknya sebesar 2,8 juta dolar AS.

Teroris Kalimalang Mengaku

Merakit Bom Sendiri JAKARTA - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya Komisaris Besar Pol Boy Rafli Amar mengatakan korban sekaligus pelaku ledakan bom di Kalimalang, Sumber Artha, Bekasi, berinisial AH mengaku merakit bom sendirian. ‘’AH mengaku tidak ada orang lain yang membantu membuat bom itu,” kata Boy di Markas Polda Metro Jaya, kemarin.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, Boy menyebutkan AH memiliki keinginan untuk melukai petugas kepolisian dengan meledak bom dari hasil rakitan sendiri. Alasan AH ingin melukai anggota kepolisian dengan cara meledakan bom karena banyak teman pelaku yang ditangkap polisi. ‘’Sepertinya AH sebagai simpatisan, dia mendengar berita banyak te-

mannya yang ditangkap polisi sehingga dendam,” ujarnya. Polisi juga mendapatkan keterangan dari AH yang mengaku berasal dari Aceh dan rumah di Jakarta, namun tidak menetap di suatu tempat. Sementara itu, polisi membenarkan status penahanan AH dengan pengawasan ketat karena masih menjalani perawatan intensif di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Barang yang meledak itu mengandung karbit, mesiu, paku ukuran 5 centimeter dan 7 centimeter. Barang bukti yang disita polisi berupa tali rapiah, paku dan sisa bahan peledak seperti serbuk mesiu, paralon, pecahan wadah nasi, tas warna hitam, korek api dan botol, uang tunai Rp 3.000, sepeda onthel dan dua bungkusan terikat dan pesan tertulis. (ant)

Jakbar-Nanning

Di Jakpus

Jalin Kerja Sama

RTH Ditambah JAKARTA - Suku Dinas Pertamanan Jakarta Pusat, terus berusaha menambah ruang terbuka hijau (RTH), di wilayahnya sebagaimana yang diamanatkan Undang-Undang No26/2007 tentang Penataan Ruang. ‘’Kalau tidak ada halangan, tahun ini Jakpus akan menambah RTH seluas 9.405 meter persegi,” kata Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakpus Nuraida Lievayanti, kemarin. Nuraida menjelaskan beberapa waktu yang lalu Dinas dan Sudin Pertamanan Jakpus telah berupaya mengembalikan fungsi jalur hijau yang menjadi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Keinginan tersebut terwujud, delapan SPBU yang ber-

Saat ini, penyidik mendatangkan dua ahli psikiater dan psikolog, serta memberikan waktu sekitar 14 hari guna mengamati kondisi kejiwaan AH. Sebelumnya, sebuah ledakan yang diduga bom rakitan terjadi di Jalan Kalimalang depan Pasar Sumber Artha, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/9) sekitar pukul 08.00 WIB.

ada di jalur hijau telah siap dikembalikan ke fungsinya. ‘’Proses pengerjaannya berlangsung tahun ini, dan selesai tahun ini juga,” kata Nuraida. SPBU itu adalah SPBU Tanahabang 1 dengan luas areal 786 meter persegi, SPBU Tanahabang 2 atau sisi timur dengan luas areal 700 meter persegi, SPBU Jalan Diponegoro seluas 941 meter persegi dan SPBU Jalan Wahidin seluas 1.124 meter persegi. ‘’Pengelolaan dan pembangunannya dilakukan oleh Sudin Pertamanan Jakpus,” katanya seraya mengatakan, empat SPBU lain bangunannya dilakukan oleh DKI Jakarta. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PENGANGGURAN - Sejumlah pria beristirahat di bawah jalan layang, Jakarta, kemarin. Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta mencatat, saat ini jumlah pengangguran di ibukota mencapai 537.470 orang.

JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Barat menjalin kerja sama dengan Kota Nanning, Ibu Kota Provinsi Guangxi, China, di bidang pengembangan usaha kecil dan menengah, pertanian organik, kependudukan, pendidikan, pariwisata dan pengelolaan peternakan. Wali Kota Jakbar Burhanuddin mengatakan, Senin, kerja sama ini dilakukan setelah Wakil Wali Kota Nanning Li Qiuming berkunjung ke Jakarta Barat beberapa hari lalu. ‘’Kami akan mempelajari metode Nanning mengembangkan UKM. Mulai dari sistem pembinaan, produksi, hingga pemasaran,” katanya. Ia memaparkan, bidang lain yang juga layak dipelajari dari Nanning adalah sistem pertanian organik dengan memanfaatkan limbah peternakan. Saat ini, Jakarta Barat memiliki persoalan dengan peternakan babi. ‘’Kami akan melihat pengalaman Nanning mengatasi masalah ini,” katanya. Kerja sama lain yang akan dieksplorasi adalah di bidang drainase kota, kependudukan, dan pendidikan.

Wali Kota menyatakan yakin kerja sama “Sister City” ini akan menguntungkan kedua pihak. Untuk bidang pariwisata, kata Wali Kota H Burhanuddin, Jakarta Barat akan menjual produk unggulan berupa Kota Tua Jakarta Barat. Burhanuddin yakin eksotisisme bangunan peninggalan Belanda di kawasan Kota Tua akan menarik banyak wisatawan dari Nanning. ‘’Nanning juga berkepentingan terhadap pengembangan wisatanya, dengan harapan akan banyak wisatawan dari Indonesia,” ujarnya. Rencananya, Wali Kota H Burhanuddin dan Wali Kota Nanning akan menandatangani Letter of Intent pada 18 Oktober 2010 bersamaan dengan peresmian Rumah Indonesia di Nanning. Salah satu penggagas Sister City Jakarta Barat-Nanning, Juan Gondokusumo menambahkan, sharing pengalaman kedua pemerintahan di berbagai bidang ini amat penting terutama dalam hal metode pengembangan UKM. ‘’Kami akan lihat bagaimana peran pemerintah Nanning dalam pengembangan UKM,” katanya. (ant)

Tertibkan Bangunan di Atas Saluran WALI Kota Jakarta Barat Burhanuddin menginstruksikan Suku Dinas (Sudin) PU Tata air dan instansi terkait menertibkan bangunan yang berdiri di atas saluran air di kawasan di Pasar Kopro, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Setidaknya ada 30 bangunan kios makanan di kawasan Pasar Tanjung Duren itu diduga menutupi saluran air hingga mengakibatkan saluran air tidak bisa dibersihkan dan jika terjadi hujan di lingkungan ini selalu tergenang. ‘’Karena ini masih dalam kawasan pasar, setidaknya pihak PD.Pasar Jaya dapat mencari solusinya para pedagang ini di tempat di satu tempat yang khusus untuk kuliner,” kata wali kota. Instruksi walikota tersebut, juga untuk tidak terjadi kesan

pilih kasih dan diskriminasi terhadap bangunan di saluran air lingkungan pemukiman yang ditertibkan. Penertiban sudah ada payung hukumnya dan pemberlakuannya yang sama. ‘’Kami minta Sudin PU Tata Air melanjutkan penertiban karena terbukti wilayah yang tidak banyak berdiri bangunan diatas saluran air tidak banjir,” kata wali kota. Burhanuddin mengatakan bangunan yang dibangun diatas saluran air mengakibatkan genangan air dan banjir oleh

H.Burhanuddin

sebab itu bangunan yang bermasalah tersebut harus dibongkar. ‘’Masih banyak bangunan yang berdiri diatas sa-

luran air di kawasan Jakarta Barat,” ujarnya. Menurut Walikota Jakarta Barat, keberadaan puluhan bangunan permanen liar di atas saluran air membuat kawasan tersebut makin rentan banjir saat hujan. Begitu pula dengan sejumlah kawasan lainnya di Jakarta Barat. ‘’Di atas saluran air harus steril. Tidak boleh ada bangunan apapun yang bercokol baik tempat tinggal maupun usaha komersil,” kata Burhanuddin. Burhanudin mengaku amat kecewa dengan rendahnya kesadaran pemilik bangunan yang seenaknya menyerobot lahan saluran air. Padahal akibatnya sangat membahayakan masyarakat lainnya karena bisa

berpotensi banjir bagi kawasan setempat. ‘’Jangan mentangmentang ulah segelintir orang yang berduit tapi dampaknya merugikan ribuan orang dengan menimbulkan banjir. Pembongkaran ini harus merata tanpa pandang bulu dan yang terpenting harus dituntaskan,” katanya. Ia menambahkan di Jakbar sedikitnya ada 200 saluran penghubung yang ironisnya sebagian tersumbat atau tertutup beton bangunan permanen. Kondisi ini jika dibiarkan tidak mustahil bakal merusak program refungsi saluran air yang sedang digenjot Pemkot Jakbar. Di sisi lain, Burhanudin menyadari keberadaan bangunan permanen liar tersebut. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Selasa 12 Oktober 2010

3

Kasus Bibit Chandra Timbulkan

Keraguan Penegakan Hukum JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, ditolaknya PK Kejaksaan dalam perkara Bibit-Chandra oleh MA telah menimbulkan keraguan dan ketidakpercayaan rakyat atas kemauan politik serta kapabilitas pemerintah menegakkan hukum demi mendapatkan kebenaran. ‘’Setidaknya penolakan PK Kejaksaan dalam perkara Bibit-Chandra mengonfirmasi dua hal sekaligus,” ujarnya di Jakarta, Senin. Pertama, katanya, agenda penegakan hukum mendekati status gagal total. “Ini karena penolakan PK itu merefleksikan kemenangan telak para koruptor dan mafia hukum dalam

upaya melumpuhkan KPK. Bagaimana pun, KPK saat ini nyaris lumpuh total akibat serangan mafia hukum yang begitu kuat perannya dalam institusi negara,” ungkapnya. Kedua, menurut Bambang, penolakan PK Kejaksaan itu juga menjadi bukti pemerintahan sekarang terkesan tidak kapabel menegakkan hukum, kewalahan hadapi terjangan para mafia hukum atau makelar kasus. ‘’Saya bisa katakan juga, bahwa Presiden tidak efektif mengontrol dan mengendalikan para pembantunya di bidang hukum, utamanya polisi dan jaksa,” katanya. Akibatnya, lanjutnya, agenda penegakan hukum lebih

banyak diisi sandiwara, rekayasa dan retorika, semata-mata demi citra. ‘’Mendongkrak citra dengan membesar-besarkan kasus skala kecil, dan menyikapi kasus skala besar dengan retorika,” ungkapnya. Bambang Soesatyo menambahkan, perkembangan kasus Bibit-Chandra merupakan buah dari sandiwara dan rekayasa oleh mafia hukum yang dilakoni oknum aparat penegakan hukum. ‘’Sejak awal, kami menilai Presiden tidak tegas menyikapi rekomendasi Tim Delapan (Adnan Buyung Nasution dkk) mengenai kasus ini,” tegasnya. (ant)

Jangan Ada Penilaian di Luar JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri meminta agar tidak ada penilaian dari luar tentang pencalonan Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri, Komjen Pol Timur Pradopo, sebagai kapolri yang baru. Di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin, Kapolri kembali menegaskan pengajuan nama Timur Pradopo ke DPR sudah melalui proses penilaian yang baik. ‘’Jadi, jangan sampai ada, apa namanya, penilaian-penilaian di luar itu,” ujarnya. Kapolri berharap agar publik memberikan kesempatan kepada kepolisian dan juga DPR guna melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Komisaris Jenderal Timur Pra-

dopo. ‘’Kita pasti memberikan yang terbaik untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya. Sebagai calon tunggal yang diajukan oleh Presiden Yudhoyono ke DPR, Timur Pradopo yang mantan Kapolda Metro Jaya itu segera menjalani uji kelayakan dan kepatutan di hadapan Komisi III DPR. Penyerangan Pos Polisi Sementara itu, menanggapi maraknya penyerangan terhadap pos polisi, Kapolri meminta masyarakat untuk melihat aksi anarki tersebut sesuai dengan konteksnya. Ia mencontohkan peristiwa di Manokwari, Papua Barat, yang bermula dari keinginan

anggota Polri untuk melerai pertikaian akibat kecelakaan lalu lintas. Namun, anggota Polri yang bermaksud membantu itu justru dikeroyok oleh warga. ‘’Jadi yang seperti ini dilihatlah masalahnya hingga kita dalami dulu yang terkait perkembangan terakhir ini,” ujarnya. Kapolri belum mau memberikan komentar maupun kesimpulan terhadap penyerangan tiga polsek di Bandung, pada Minggu 9 oktober 2010. Para penyerang ini berambut cepak. Sedangkan mengenai penanganan kasus Ampera, Jaksel, Kapolri berjanji untuk menangkap siapa pun yang terlibat. (ant)

Harmoni Hadapi Bencana JAKARTA - Mensos Salim Segaf Al Jufri mengemukakan seluruh elemen bangsa perlu membangun harmoni sosial di tengah hidup yang penuh bencana dan tekanan. ‘’Kondisi depresi dapat menyulut anarki atau konflik. Sedang lingkungan harmoni akan menyehatkan jiwa. Selanjutnya terbangun kesetiakawanan sosial menuntaskan berbagai problema di sekitar kita,” katanya seperti disampaikan Tenaga Ahli Bidang Hubungan Media dan

Tata Kelola Pemerintahan Mensos Sapto Waluyo di Jakarta, kemarin. Mensos yang baru pulang dari lokasi korban banjir bandang Wasior di Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat, menjelaskan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pada Senin ini memimpin kabinet terbatas bidang kesejahteraan rakyat membahas penanganan bencana alam di Wasior yang terjadi padal 4 Oktober 2010.

Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat memimpin rapat kabinet terbatas bidang kesejahteraan rakyat di Kantor Presiden Jakarta, Senin, menegaskan akan meninjau penanganan bencana banjir bandang di Wasior, Papua Barat, Rabu (13/10). ‘’Lusa (Rabu 13/10-red), saya akan berangkat ke sana berencana dua hari dua malam melihat langsung,’’ katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

BENCANA - Wapres Boediono berbincang dengan Menko Kesra Agung Laksono dan sejumlah menteri lainnya sebelum rapat terbatas kabinet bidang kesejahteraan rakyat di kantor Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

Golkar Tak Akan

Tinggalkan Setgab JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Ade Komaruddin menolak desakan sebagian kader yang menginginkan Partai Golkar keluar dari Sekretariat Gabungan Koalisi Partai Pendukung SBY-Boediono ‘’Kita hargai aspirasi itu. Namun untuk waktu sekarang ini, Golkar tidak akan melakukan itu. Keberadaan Golkar di sana hanya karena satu kepentingan, yakni memperjuangkan kesejahteraan rakyat,” kata Ketua DPP Partai Golkar yang juga Sekretaris FPG DPR RI Ade Komaruddin di Jakarta, kemarin. Sebelumnya beberapa kader partai berlambang pohon beringin tersebut mendesak agar Golkar keluar dari Setgab Koalisi. Pasalnya, forum terse-

but hanya dimanfaatkan untuk mewujudkan agenda kepentingan kelompok lain. Ade mengingatkan, masuknya Golkar ke Setgab Koalisi karena memandang forum itu sebagai saluran politik yang tepat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Golkar tidak mungkin meninggalkan Setgab Koalisi karena mengemban misi suci itu. ‘’Kalau kehadiran Golkar dianggap mengganggu kepentingan kelompok tertentu yang punya agenda lain di situ, ya nggak tahu,” katanya. Menurut dia, meskipun Golkar dipaksa cepat keluar dari Setgab karena dianggap merintangi mereka, misalnya, Golkar tidak langsung lari. ‘’Golkar tetap di dalam tapi kritis,”

katanya. Kalau Golkar berada di luar, kata dia, nanti tidak bisa memperjuangkan kepentingan rakyat. ‘’Jadi, Golkar memang ingin berjuang untuk rakyat dari dalam,” kata Ade Ketua Umum Depinas SOKSI itu. Ade mencontohkan, ketika ada yang memaksakan agar Setgab Koalisi menyetujui kenaikan TDL, Golkar tegas menolak paksaan itu. Terkait dengan pemilihan calon Kapolri, Ketua F-Partai Golkar Setya Novanto mengungkapkan, Komjen Pol. Timur Pradopo dipilih sebagai calon Kapolri setelah Presiden Yudhoyono meminta masukan Ketua Harian Sekretariat Gabungan Partai Koalisi Aburizal Bakrie dan partai koalisi lain-

nya. ‘’Ketua Setgab (Presiden Yudhoyono) meminta masukan kepada Setgab, termasuk dari Ketua Harian Setgab Aburizal Bakrie,” kata Novanto Selain meminta masukan dari Setgab, Presiden Yudhoyono juga meminta masukan dari Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Kepala Badan Inteligen Negara (BIN) Sutanto, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri. ‘’Jadi nama Timur mencuat dan dipilih dua hari sebelum diserahkan kepada DPR,” katanya. Ia menyebutkan, karena diminta langsung oleh Presiden Yudhoyono, maka dibicarakan juga di Setgab. ‘’Pasti dibicarakan di Setgab dan selalu ada pembicaraan,’’ kata dia. (ant)

Relokasi Korban Wasior

Dilakukan Sesuai Kebutuhan

Suluh Indonesia/ant

LAPOR - Ketua BK DPR Gayus Lumbuun berbincang dengan sejumlah anggota DPR saat melaporkan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan pimpinan DPR di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin.

JAKARTA - Relokasi tempat tinggal warga yang menjadi korban bencana banjir bandang di Wasior, Provinsi Papua Barat harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial Salim Segaf Aljufrie di Kantor Presiden Jakarta, sebelum mengikuti rapat kabinet terbatas bidang kesra yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membahas penanganan bencana banjir Wasior. ‘’Yang penting mereka tinggal nyaman, kalau dipaksa ya tidak sehat, masyarakat ingin tinggal aman. Kalau tidak aman, ya trauma terus,” kata Mensos.

Perlu Moratorium Penebangan Hutan JAKARTA - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mengusulkan kepada pemerintah untuk melakukan moratorium terhadap penebangan hutan dan eksploitasi sumbar daya alam di Papua guna mencegah kerusakan lingkungan. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Laode Ida di Jakarta, kemarin mengatakan penebangan hutan dan eks-

ploitasi sumber daya alam di Papua jika tidak dikendalikan secara ketat maka akan terjadi penggundulan hutan yang berdampak merusak lingkungan. ‘’Banjir bandang yang terjadi di Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat, merupakan salah satu dampak dari penggundulan hutan yang terjadi di dataran tinggi di sekitar Wasior,” kata Laode Ida.

Anggota DPD RI dari Provinsi Papua Barat ini menambahkan, jika pemerintah pusat tidak segera memberlakukan moratorium penebangan hutan dan eksploitasi sumberdaya alam dan membenahinya dikhawatirkan akan terjadi kerusakan hutan yang lebih luas lagi. Jika hal ini sampai terjadi, kata dia, maka tingkat kerusakan lingkungan di Papua

dikhawatirkan akan lebih parah. Anggota DPD RI dari Provinsi Papua Barat, Mervin Komber mengatakan ada sekitar 20 pemilik hak pengelolaan hutan (HPH) yang beroperasi di Papua dan melakukan penebangan hutan. Menurut dia, jika tidak dilakukan secara disiplin dan ketat dikhawatirkan kerusakan akan makin parah. (ant)

Marzuki Dinilai Lakukan

Penyalahgunaan Kewenangan JAKARTA - Anggota komisi III Eva Sundari mengatakan, Ketua DPR Marzuki Alie telah melakukan penyalahgunaan wewenang sehubungan pembacaan surat Presiden soal calon Kapolri dan pertemuan dengan Komjen Timur Pradopo. ‘’Ini untuk kesekian kalinya Ketua DPR Marzuki Alie melakukan penyalahgunaan wewenang,” katanya saat menyampaikan surat pengaduan anggota komisi III ke

Badan Kehormatan DPR di Senayan Jakarta, kemarin. Sebanyak 31 anggota komisi III menandatangani surat protes keras atau mosi tidak percaya terhadap pimpinan dewan. Surat mosi tidak percaya ini sebagai tindaklanjut pertemuan tertutup pimpinan dewan dengan calon Kapolri Komjen Timur Pradopo. Menurut Eva Sundari memang tidak bisa melarang Ketua DPR Marzuki Alie untuk

bertemu dengan siapapun. Namun, tambahnya, jika untuk kepentingan pribadi atau kelompok maka tidak boleh menggunakan institusi DPR. Eva menilai, sebagai kader Partai Demokrat, Marzuki Alie sah-sah saja jika mengamankan kepentingan partainya. Namun untuk itu, tidak boleh membawa nama DPR. ‘’Pada saat menjadi pimpinan harusnya memunculkan sikap negarawan. Harus juga hormati alat

kelengkapan dewan lainnya,” kata Eva. Menurut Eva hal itu merupakan tanggungjawab sebagai pimpinan yang harusnya bertindak negarawan agar tidak menyalahi kebiasaan serta cara kerja DPR. Empat anggota komisi III mewakili yang lainnya mengadukan pimpinan dewan ke BK DPR. Setidaknya 31 anggota lintas fraksi ikut tandatangani mosi tidak percaya. (ant)

Ia menjelaskan perlu tidaknya relokasi akan mendengarkan masukan dari berbagai pihak baik pemerintah daerah maupun masyarakat. Sementara itu mengenai pembangunan rumah sementara, Mensos mengatakan hal tersebut akan dilakukan pasca masa tanggap darurat bencana. ‘’Rumah sementara akan dibuat, namun itu kan namanya setelah tanggap darurat, setelah tanggal 18 Oktober nanti apakah sudah selesai atau diperpanjang kita tunggu dari pemerintah daerah,” katanya. Ia menambahkan bila masa tanggap darurat selesai baru

setelah itu memasuki rekonstruksi dan rehabilitasi. ‘’Rumah sementara tentu perlu waktu, sambil menunggu jadi tentu di tenda,” tegasnya. Bentuk rumah sementara, menurut Mensos, juga akan mendengarkan permintaan dan kajian dari pemerintah daerah apakah dari kayu atau jenis lain. Demikian juga bentuknya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Hingga Senin (11/10) menurut Mensos, jumlah bantuan yang diberikan untuk penanganan korban di Wasior mencapai Rp 5 miliar yang masing-masing berasal dari Presiden Rp 2 miliar, BNPB

Rp 1 miliar dan Kementerian Sosial Rp 2 miliar. ‘’Kalau dari sisi makanan, kebutuhan air minum dan kebutuhan dasar kita lihat sudah cukup ya. Kalau gudang yang kita lihat di sana 10 hari lagi cukup sampai dua minggu,” paparnya. Senin siang, Presiden menggelar rapat kabinet terbatas bidang Kesra membahas perkembangan penanganan banjir di Wasior. Rapat dihadiri Wapres Boediono, dan sejumlah Menteri Kabinet Indoneia Bersau II antara lain Menko Kesra Agung Laksono, Menko Perekonomian Hatta Rajasa. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Selasa 12 Oktober 2010

4

L intas Bantuan Komputer LP Pria Tangerang, Banten menerima bantuan 14 unit komputer dari PT Telkom Indonesia. Kepala LP Anak Pria Tangerang, Priyadi di Tangerang, kemarin mengatakan bantuan komputer tersebut diperuntukkan bagi peningkatan program anak didik binaan Lapas dalam bidang komunikasi. Meski berada di dalam tahanan, tetapi anak yang di dalam tahanan tetap mengikuti perkembangan komunikasi dan teknologi yang ada saat ini seperti internet. Priyadi mengungkapkan, sebelumnya Lapas anak pria Tangerang memiliki 32 unit komputer yang berasal bantuan dari berbagai pihak lainnya. Dengan adanya tambahan bantuan komputer berjumlah 14 unit dari Telkom Indonesia, maka jumlah yang ada saat ini sebanyak 40 unit komputer dan semuanya bisa digunakan koneksi internet. Total ada 40 unit komputer saat ini. Semuanya, bisa digunakan untuk internet, usai acara peresmian program pemulihan Andikpas (Restorative Justice) melalui pendidikan layanan khusus internet go to school dan penguatan sumber daya manusia berbasis HAM di Lapas anak pria Tangerang. (ant)

Perpurtakaan Tambah Buku KOLEKSI buku dan bahan bacaan lain milik Perpustakaan Daerah, Kab.Bogor dalam waktu dekat akan segera bertambah. Pasalnya, Pemerintah Kab.Bogor pada tahun ini mengaku telah mengalokasikan angaran untuk membeli buku dan bahan bacaan lain di Perpustakaan Daerahnya sebanyak 1.935 buku baru. Kepala Seksi Pengelola Perpustakaan Daerah, Kabupaten Bogor, Yupi Yusuf, kemarin mengatakan, mudah mudahan bantuan sebanyak 1.935 buku baru untuk perpustakaan ini akan segera diterima. Selain menerima tambahan koleksi buku baru, Perpustakaan Daerah tahun ini juga akan menerima bantuan berupa kendaraan operasinal perpustaan keliling yang akan menjangkau 40 kecamatan di wilayah Kab.Bogor. Yupi mengatakan, adapun buku-buku baru tersebut terdiri dari 42 judul buku, meliputi buku fiksi, pendidikan, karya ilmiah dan buku lain-lainnya. Meski saat ini koleksi buku masih terbatas, namun perpusatakaan derah ini setiap hari buka. (bas)

Wartawan Harus Sajana PWI Cabang Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Syamsul Ulum, Sukabumi, Jawa Barat sepakat menjalin kerjasama dalam bidang pendiddikan formal jenjang strata S1, jurusan Ilmu Administarsi Negara dan Ilmu Pemerintahan. Progam ini dilakukan guna menindak lanjuti surat edaran PWI No: 4.048/PWI-JB/VIII/2010, tentang Ketentuan dan persayaratan keanggotaan PWI yang mengharuskan anggotanya minimal berpendidikan formal D3 atau SI. Ketua PWI, Kab.Bogor, H. RM Danang Donoroso mengatakan, inti dari progaram kuliah ini tidak lain bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (SDM) bagi para wartawan khusnya para anggota PWI, Kabupaten Bogor. Program perkuliahan strata satu yang akan dilaksanakan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) di Bogor ini secara resmi akan dimulai pada 16 Oktober 2010 mendatang. (bas)

Obat di RSUD Depok

Dikeluhkan Warga DEPOK - Warga keluhkan mahalnya harga obat yang dijual apotik RSUD Depok. Pasalnya, harga yang dijual lebih tinggi dari harga di apotik luar. Hal tersebut terbukti saat Ny Asnawati, warga Kecamatan Sukmajaya menebus obat di RSUD dan membandingkan dengan harag di apotik luar RSUD. ‘’Sebelum nebus obat, saya tanyakan dulu harganya di RSUD. Karena mahal, saya tidak menebus, uang saya kurang. Pas saya cek harga di apotik luar kok justru lebih murah,” kata Ny Asnawati. Dikatakan Ny Asnawati alasan dirinya berobat ke RSUD Depok agar dapat berobat lebih murah dan tidak mampu berobat ke rumah sakit swasta. Namun, dirinya kaget saat menebus obat penyakit paru-paru yang dideritanya. ‘’Kalau saya Tanya ke petugas apotiknya, mereka bilang harga obat sekarang mahal,” ucapnya. Ketua PWI, Kab.Bogor, H.

RM Danang Donoroso Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi A Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rachmin Siahaan mempertanyakan keberadaan apotik yang dikelola pihak swasta di RSUD Depok. Menurut dia, seharusnya RSUD menyediakan obat generic dan petan yang harganya lebih murah sehingga dapat terjangkau masyarakat. “Harganya juga lebih murah. Ini justru lebih memberi keuntungan bagi pendapatan daerah dari pelayanan farmasi. Kalau dari sewa lokasi saat ini paling sekitar Rp 50 juta per tahun,” ungkap Rachmin saat dimintai keterangan. Yang mencengangkan, lanjut Rachmin, penggunaan aset pemerintah kota untuk swasta itu menentang surat edaran Gubernur Jawa Barat yang melarang asset Pemerintah Kota (Pemkot) disewakan ke pihak swasta. (rin)

Suluh Indonesia/ant

PENCURI PIRING - Rasminah binti Rawan, warga Ciputat, Tangsel, Banten yang menjadi tersangka dugaan pencurian enam piring oleh majikannya ditemani kuasa hukumnya dari di Tangerang, Banten, kemarin. Kedua pihak menyiapkan data di LP Wanita Tangerang untuk persidangan tersebut.

Pencuri Piring

Diadili dan Ditahan TANGERANG - Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar mengaku prihatin terkait penahanan yang menimpa Rasminah binti Rawan warga Ciputat Tangerang Selatan, Banten, karena dugaan mencuri enam piring dan baju milik majikannya. ‘’Seharusnya tidak perlu ditahan. Sebab, usianya sudah sangat lanjut dan perkaran-

ya pun tidak besar. Cukup dengan jaminan saja,” kata Patrialis Akbar ditemui usai acara peresmian program pemulihan andikpas (restorative justice) di LP Anak Pria Tangerang di Tangerang, kemarin. Patrialis mengungkapkan, kasus yang menimpa Rasminah seharusnya tidak dilakukan penahanan dengan terbu-

ru-buru. Pihak kepolisian maupun pengadilan harus melakukan pendekatan kekeluargaan. Apalagi, bila dilihat barang yang diduga dicuri oleh Rasminah tergolong kecil. Tak hanya itu saja, Rasminah pun hanya pembantu rumah tangga yang tidak menutup kemungkinan, barang tersebut tertinggal di rumah bukan karena dicuri. ‘’Harus

Bekasi Tanam 6,9 Juta Pohon CIKARANG - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyediakan 6.900.000 batang pohon produktif yang akan siap sebelum November 2010 untuk menyukseskan program nasional Penanaman 1 Miliar Pohon. Kepala Seksi Penataan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Bekasi, Nanang Hadi, di Cikarang, Senin, mengatakan guna kepentingan tersebut pihaknya akan meminta bantuan dari seluruh pihak khususnya masyarakat dan kalangan pengusaha di ka-

wasan industri setempat. ‘’Imbauan tersebut telah kami terima melalui radiogram yang dikirim Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Senin. Meski stok tanaman kami kosong, namun kami akan mengupayakannnya dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan pengusaha,” ujar Nanang. Upaya menumbuhkan budaya menanam di masyarakat, kata dia, dilakukan Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui berbagai program penanaman. Tercatat program yang telah dilaksanakan antara lain Aksi

Penanaman Serentak Indonesia pada tahun 2007 dan 2008, dan Satu Orang Satu Pohon pada tahun 2009. ‘’Keberhasilan seluruh program tersebut mendorong Kementerian Kehutanan untuk meluncurkan program Satu Miliar Pohon dengan motto Satu Miliar Pohon Indonesia untuk Dunia,” katanya. Menurutnya, Kabupaten Bekasi diminta untuk menyediakan bibit tanaman sebanyak 6.900.000 batang sebelum kegiatan seremonial pencanangan berlangsung pada awal November 2010 mendatang. (ant)

Konsumsi Protein Hewani

Masih Sangat Rendah TANGERANG - Rasminah Binti Rawan (55), warga Gang Damai, Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, mengungkapkan kronologis penahanan dirinya. Rasminah di Tangerang Senin mengungkapkan, peristiwa terjadi sekitar bulan Juni 2010 lalu. Ketika itu, dirinya izin kepada majikannya Siti Aisyah untuk melihat anaknya, di rumah kontrakannya yang hanya berjarak 600 meter. ‘’Karena dekat, saya pamit ke bunda (panggilan Siti Aisyah) untuk melihat anak saya. Karena, selama bekerja saya tinggal di rumah Bunda,” kata Rasminah. Usai menemui anaknya, Rasminah kemudian pamit untuk kembali ke rumah majikannya. Namun, karena saat itu sedang hujan deras dan lampu padam, anaknya tidak mengijinkannya hingga menunggu hujan reda. Ditambah lagi dengan kondisinya yang ketika itu sedang sakit. Sehingga, anaknya men-

yarankan untuk melakukan pemeriksaan ke klinik di wilayah Ciputat. Namun, saat kembali ke rumahnya, Rasminah melihat majikannya sudah berada di dalam rumahnya memeriksa semua isi barang di dalam rumah kontrakannya. ‘’Ketika itu, kejadiannya sekitar pukul 13.00 WIB. Bunda langsung menggeledah semua isi barang di dalam kontrakan hingga ke kamar anak saya,” kata Rasminah. Bahkan, kepergian Rasminah ke klinik pun dianggapnya tidak melalui izin dan telah menyalahgunakan alasan yang hanya untuk melihat anaknya. ‘’Katanya izin pulang ke rumah melihat anak, tetapi pergi ke klinik. Kalau mau pergi ke klinik, harus izin lagi. Bukan asal pergi saja,” kata Rasminah. Saat menggeledah rumah, Rasminah menambahkan, majikannya menemukan sejumlah peralatan yang diklaim. (ant)

Suluh Indonesia/ant

MESUM - Pengendara motor melintas di depan spanduk bertuliskan himbauan Dilarang Mesum yang terpasang di sebuah komplek perumahan di kawasan Pamulang, Tangsel, kemarin.

ada pendalaman kasus terkebih dahulu, sebelum dilakukan penahanan,” katanya. Selain itu, Patrialis mengungkapkan bahwa aparat penegak hukum pun tidak boleh sewenang-wenang melakukan penahanan. Sebab, laporan dari pihak yang merasa dirugikan harus dilakukan kroscek terlebih dahulu sebelum melakukan ke jalur

hukum seperti pengadilan. Oleh karena itu, kedepannya, Patrialis menghimbau agar penegak hukum untuk melihat secara jelas kasus yang ada. ‘’Penegakan hukum harus dilakukan secara adil bukan karena dorongan salah satu pihak. Apalagi, kasus tersebut menimpa orang tua yang sudah lanjut usia,” katanya. (ant)

Pintu Pasar Ditutup

Pedagang Akan Demo DEPOK - Belasan pedagang Pasar Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Depok mendatangi pengelola D’Mall terkait rencana penutupan akses masuk ke lokasi pasar. Mereka dengan tegas menolak rencana tersebut lantaran jalur tersebut merupakan pintu keluar masuk ke Pasar Kemiri Muka. Mereka menilai penutupan jalan akan menyulitkan aktivitas pedagang yang sehari-hari mencari nafkah di Pasar Kemiri. ‘’Kami menolak penutupan jalan masuk ke Pasar Kemiri,” kata Ketua Asosiasi Pedagang Seluruh Indonesia (APPSI) Pasar Kemiri Muka, Karno Sumardo kepada wartawan di Depok, kemarin. Menurut dia, jika pihak pengelola mall tetap memaksakan penutupan, maka pedagang mengancam akan melakukan demo. Penutupan jalur masuk ke Pasar Kemiri Muka, lanjut Karno, sama saja tidak berpihak pada rakyat kecil. Pasalnya, di lokasi tersebut akan dibangun Apartemen Margonda Residence III. Padahal, pintu yang akan ditutup merupakan pintu yang sering dilalui pedagang karena paling mudah dijangkau. Diakui Karno, memang ada jalan lain yang dapat dilalui pedagang,

namun jalur tersebut kondisinya rusak. “Kalau dilewati mobil sayuran jelas mengganggu pendistribusian barang dagangan. Belum lagi kami harus berputar ke Jalan Arif Rahman Hakim. Artinya itu menambah biaya,” tandasnya. Karno dan ratusan pedagang lainnya tetap menolak penutupan pintu masuk jalur utama ke Pasar Kemiri Muka. Jika tuntutan tersebut tidak ditanggapi, ujar Karno, maka mereka akan menggelar aksi demo. “Penutupan pintu bukan lagi isapan jempol semata. Kalau pintu tersebut benar akan ditutup, jangan salahkan kami nanti,” tegas Karno. Kepala Unit Pelaksana Tekni (UPT) Pasar Kemiri Muka, Tjutju Supriawan menuturkan, pihaknya pernah menerima surat pemberitahuan dari PT Propindo Sedayu rencana tersebut. Dalam surat tersebut, lanjut Tjutju tidak disebutkan batas waktu penutupan. Pihaknya kemudian melayangkan surat balasan yang berisi penolakan dari pedagang mengenai rencana tersebut. ‘’Yang kami tahu penutupan akan dilakukan bulan Oktober ini. Namun, sekrang sudah Oktober. (ant)

Memberdayakan Ormas Dalam Keamanan Ia mengharapkan pendekatan kepada FPI yang dilakukan oleh calon kapolri jangan dianggap negatif. “Pendekatan keamanan harus melibatkan masyarakat,” tegasnya.

KRIMINOLOG dari Universitas Indonesia Erlangga Masdiana mengatakan tak masalah melibatkan Front Pembela Islam (FPI) sebagai salah satu bagian dari upaya menjaga keamanan. Mungkikah ? Menurut Erlangga, kelompok-kelompok harus diberdayakan, jika ada yang bisa menjaga keamanan perlu dilibatkan. Calon Kapolri, Komjen Pol Timur Pradopo mengindikasikan akan melibatkan Front Pembela Islam (FPI) dalam menjaga keamanan. Menurut dia, dalam ilmu kriminologi pendekatan

dalam menjaga keamanan ada di masyarakat, bukan hanya penegakan hukum semata ataupun hanya di pihak kepolisian. ‘’Mereka (FPI) perlu dibina dan diberikan arahan tentang perannya tersebut, sehingga tidak bertindak anarkis,” ujarnya. Dikatakannya tidak hanya FPI yang harus diakomodasi tetapi kelompok-kelompok

Erlangga Masdiana

masyarakat lainnya juga perlu diberi kesempatan, untuk menjaga keamanan.

Dijadikan Mitra Pihak kepolisian, kata dia, jangan menjadikan kelompokkelompok masyarakat tersebut sebagai musuh, tetapi menjadikan mitra dalam menjaga keamanan. Mengenai adanya pihak-pihak yang menentang pelibatan FPI tersebut, Erlangga menilainya sebagai tidak mengerti penanganan masalah

keamanan, karena untuk menjaga keamanan diperlukan pendekatan sosial. ‘’Kalau ada yang bertindak anarkis perlu ditindak secara hukum, jangan kelompoknya dimusuhi ataupun dibubarkan,” katanya. Erlangga menilai sosok calon Kapolri Timur Pradopo merupakan polisi yang mampu melakukan pendekatan sosial kepada masyarakat dengan baik, bukan pada keamanan. “Beliau juga selalu memperhatikan masalah kesejahteraan dan sosial tanpa ada sekat dengan masyarakat,” ujarnya. (ant)


pini

Suluh Indonesia, Selasa 12 Oktober 2010

F OKUS Fungsi Bermasalah DPR NGGOTA DPR mengemban tiga fungsi, yaitu pengawasan, legislasi, dan anggaran. Tetapi, ketiga fungsi wakil rakyat ini selalu menyisakan catatan bermasalah. Saat dipraktikkan ternyata fungsi kontrol tidak dapat berjalan optimal. Fungsi legislasi dan anggaran pun setali tidak uang. Ada sederet perkara serius di balik lemahnya fungsi kontrol DPR. Wakil rakyat sejatinya berfungsi mengawasi jalannya pemerintahan. Tetapi, dalam praktiknya, fungsi ini tidak berjalan sesuai harapan. Contoh, respons DPR terhadap kasus Bank Century. Bola skandal perbankan ini memang sudah menggelinding ke gedung wakil rakyat. Hasil voting DPR merekomendasikan penanganan kasusnya secara hukum tetap berjalan. Tetapi, rekomendasi politik wakil rakyat tersebut justru seperti macan ompong. Eksekusi kasus hukumnya ngadat sampai sekarang. Bukti fungsi kontrol DPR tidak dapat berjalan optimal terlalu panjang jika diurut satu per satu. Tetapi, intinya, respons DPR terhadap banyak kasus sering mengecewakan banyak orang. Ada sejumlah kasus yang heboh dibicarakan wakil rakyat. Namun, hebohnya hanya terasa saat agenda masalahnya dibahas di ruang rapat komisi. Juga, saat wakil rakyatnya berkoar-koar di media massa. Setelah itu, tindak lanjut penanganan kasusnya tenggelam gemanya. Lemahnya fungsi kontrol DPR terhadap pemerintah bukan tanpa penyebab. Koalisi politik kepartaian yang terbentuk dalam kabinet pemerintahan Presiden SBY menjadi faktor penyebab utamanya. Para menteri yang duduk di kabinet tidak sepenuhnya berasal dari kalangan profesional. Mereka juga sebagai representasi partai politiknya. Sosok wakil rakyat di DPR pun setali tiga uang. Mereka merupakan wakil partai politik masing-masing. Status wakil rakyat hanyalah predikat untuk menunjukkan mereka dipilih langsung oleh rakyat melalui pesta demokrasi. Tetapi, saat menyandang predikat wakil rakyat justru perilakunya cenderung lebih mengutamakan kepentingan partai politiknya, bahkan kepentingan pribadinya. Struktur kabinet koalisi cenderung membuat wakil rakyat relatif sukar mengawasi jalannya pemerintahan secara optimal. Fungsi kontrol anggota DPR biasanya hanya menjadi semacam drama perdebatan di gedung wakil rakyat. Selebihnya, hasil perdebatan tersebut cenderung sulit dieksuksi menjadi sebuah rekomendasi yang kuat posisi tawar politiknya di mata pemerintah. Lemahnya fungsi DPR makin runyam. Masalahnya bukan hanya terletak pada lemahnya fungsi kontrol DPR. Fungsi legislasi pun tidak berjalan optimal. Tingkat produktivitas DPR sungguh tidak meyakinkan dalam menghasilkan produk perundang-undangan yang mencerminkan aspirasi rakyat. Salah satu produk legislasi yang bertahun-tahun tidak kunjung diundangkan guna menata proses penegakan hukum pidana, adalah RUU KUHP. Draf yang sudah bolak-balik dibahas di gedung wakil rakyat tidak juga menjadi agenda prioritas untuk dijadikan undang-undang definitif. Padahal, RUU ini mengandung semangat reformasi yang kuat untuk menggeser KUHP warisan pemerintahan kolonial Belanda. Fungsi kontrol dan legislasi yang tidak optimal itu ditambah lagi sikap politik wakil rakyat dalam menjalankan fungsi anggarannya. Wakil rakyat terkesan lebih mengutamakan kepentingan mereka ketimbang kepentingan rakyat banyak. Ini dapat dilihat melambungnya anggaran pembangunan gedung baru DPR maupun anggaran studi banding ke luar negeri yang diragukan efisiensi, efektivitas, dan produktivitasnya. Anggaran pembangunan gedung DPR mencapai triliunan rupiah. Padahal, anggaran sebesar itu bersumber dari kantong rakyat. Wakil rakyat seharusnya memperjuangkan kenaikan anggaran yang berorientasi kepentingan rakyat. Apalagi, mereka pasti tahu, jumlah rakyat miskin di Indonesia masih banyak. Tetapi, mereka seolah tetap masa bodoh terhadap urusan rakyat miskin yang masih perlu uang untuk makan dan membiayai sekolah anak-anak mereka. ***

A

Bang D

el

Pelayanan haji akan terus ditingkatkan

ONH naik kali ...

5

DPR dan Redupnya Mercusuar Kepercayaan Publik REDUPNYA citra legislasi Indonesia (DPR/DPRD) di Senayan dan daerah-daerah pada umumnya lebih pada cermin (representation records) mereka sendiri. Anomali politik berupa kecenderungan pelemahan citra kualitas individu anggota DPR maupun DPRD adalah bagian dari penyakit sistemik yang harus segera diakhiri. Entah dengan terapi politik seperti apa, yang jelas ini adalah permasalahan nasional yang tidak sederhana dan merupakan prioritas. Perlu waktu untuk memulihkan nama baik di depan rakyat, utamanya menyangkut kualitas, apalagi moralitas yang mereka sandang sebagai legislator. Tugas pokok sebagai legislator, controller, dan budgeting adalah tugas-tugas pemerintahan cabang legislatif yang tidak ringan, terhormat, dan tentu saja sangat penting di dalam sistem kenegaraan kita. Tetapi berbagai peristiwa kemudian mencederai kehormatan para anggota dewan dan sering membuat ulah yang tidak etis. Contoh, mangkir dari berbagai sidang komisi maupun paripurna, ide berlebihan soal fasilitasi lembaga/individu, apalagi perbuatan yang memalukan seperti keterlibatannya dalam berbagai tindak pelanggaran hukum, korupsi dan penerimaan gratifikasi. Fakta-fakta di atas makin menjadi beban berat eksistensi parlemen yang notabene (sebagai representation actors) mereka-mereka ini pengemban suara rakyat. Rakyat harus membayar mahal dengan memeras keringat untuk predikat kehormatan dan segala keistimewaannya, tetapi di sisi lain rakyat makin termarginalkan dari agenda legislasi mereka. Catatan lain, masih ada anggota parlemen dengan pekerjaan ganda seperti beriklan diri di berbagai media televisi, sebagai pembawa acara TV di luar tugas-tugas pokoknya. Bertanyalah kepada diri sendiri dalam batas-batas etika profesi dan kepantasan. Predikat sebagai anggota parlemen bukan sembarangan pekerjaan yang bisa dipersandingkan dengan kegiatan komersial lainnya, dan perlu diingat bahwa mandat legislasi adalah profesional, dicapai melalui proses melelahkan dan sangat mahal. Diakui tidak semua anggota parlemen berpredikat dengan rapor merah, dan ada yang konsisten dengan jabatan terhormat ini. Tetapi juga faktual, bahwa yang benarbenar baik jumlahnya sedikit dibandingkan dengan yang sekadar membonceng ketenaran karena menyandang anggota dewan yang terhormat dengan segala keistimewaan yang mereka peroleh. Fungsi pengawasan tercatat belum, bahkan jauh dari efektif. Contoh, pelanggaran yang dilakukan eksekutif mandul di depan legislatif. Fungsi anggaran, misalnya, terkesan ceroboh dengan munculnya berbagai kritik masyarakat luas

Oleh : Bambang Nuroso* tentang internal DPR sendiri. Terlebih isu baru yang menyengat nurani rakyat ketika DPR bersikukuh untuk meneruskan rencana pembangunan gedung baru dengan biaya Rp 1,6 triliun, belanja perjalanan studi banding yang menggegerkan dan lain-lain. Banyak hal yang sebenarnya belum perlu diagendakan, sementara rakyat dirundung kepapaan. Kualitas Individu Prasyarat individu yang berkualitas, bermoral, jujur dan memiliki pengetahuan keparlemenan mutlak bagi setiap anggota

masih lemah di dalam konstitusi 1945, dan karenanya lembaga DPD mencoba mengusulkan amandemen UUD 1945 dengan tujuan memperkuat kedudukannya sebagai penyeimbang DPR (check & balance), tetapi masih terganjal di DPR. Menyangkut profil individu anggota parlemen, mari kita mencoba melihat sekadar contoh sukses seorang senator di Amerika Serikat, yaitu Senator Barack Husain Obama (Democrat -Illinois), kini Presiden ke-44 AS. Senator Obama dalam periode 2007-2008 (sebelum menjadi presiden), ter-

Prasyarat individu yang berkualitas, bermoral, jujur dan memiliki pengetahuan keparlemenan mutlak bagi setiap anggota parlemen (DPR maupun DPRD). Partai-partai politik selayaknya menyeleksi calon-calon anggota parlemen dengan ekstra teliti dan ketat. Bukan sekadar memiliki banyak uang untuk maju sebagai calon, atau karena telah mapan dikenal di tengah masyarakat, namun akan lebih baik kalau mereka itu memiliki kompetensi keparlemenan. parlemen (DPR maupun DPRD). Partai-partai politik selayaknya menyeleksi calon-calon anggota parlemen dengan ekstra teliti dan ketat. Bukan sekadar memiliki banyak uang untuk maju sebagai calon, atau karena telah mapan dikenal di tengah masyarakat, namun akan lebih baik kalau mereka itu memiliki kompetensi keparlemenan. Di dalam mekanisme demokrasi di Indonesia, partai-partai politik adalah instrumen penting demokrasi mewakili sistem pemilu. Belum ada payung hukum di luar partai politik, seperti kelompok independen, mendapat tempat seperti partai politik. DPD tidak mewakili partai politik, tetapi representasi daerah yang duduk di parlemen pusat di samping DPR. Kedudukan DPD terbilang

catat mensponsori 71 rancangan undang-undang (bills), 59 perubahan undang-undang (amandments), 434 co-sponsor (bills) para senator lain (dalam senat), dan 116 co-sponsor (amendments). Dapat kita bayangkan bagaimana kinerja seorang anggota parlemen di AS. Mereka, para senator di AS memang dibantu oleh para staff committee for the Senat maupun House (para akademisi) dan bersifat complimentary. Artinya di dalam satu tahun para anggota senat (di Indonesia DPD), dan House (di Indonesia DPR), rata-rata menghasilkan puluhan produk rancangan undang-undang (bills) yang akan digodok menjadi law (act). Semua rancangan undang-undang pada umumnya hasil dari penyerapan masa reses para senator di negara

√ Yang benar-benar baik jumlahnya sedikit dibandingkan dengan yang sekadar membonceng ketenaran karena menyandang anggota dewan yang terhormat dengan segala keistimewaan yang mereka peroleh.

√ Masih ada anggota parlemen dengan pekerjaan ganda seperti beriklan diri di berbagai media televisi, sebagai pembawa acara TV di luar tugas-tugas pokoknya.

Kualitas individu kembali menjadi faktor utama di mana lembaga parlemen akan menjadi mercusuar kepercayaan publik.

bagian mereka masing-masing yang kemudian diperdebatkan di committee Senat maupun House. Para senator maupun anggota DPR di AS biasanya tinggal di Washington DC hanya tiga hari dalam satu minggu. Sisa waktu diperuntukkan menemui para konstituennya di negara bagian masing-masing dalam masa reses. Forum Congress (Lembaga Kolegial) tempat mengerucutnya semua permasalahan yang telah berhasil melalui proses ketat debat-debat di Committee Senat maupun DPR di mana biasanya bills siap disahkan menjadi act oleh presiden. Sebagai contoh produk bills (pada waktu itu) yang berhasil diusulkan menjadi act oleh Senator Obama: Iraq War de-Escalation Act (2007), Predominantly Black Institution Act (2007), Nuclier Weapons Threat Reductions Act (2007), dan Global Poverty Act (2007) dan lain-lain. Ini sedikit contoh ilustrasi yang menggambarkan kinerja seorang anggota parlemen di AS dan sangat layak kita cermati betapa besar tanggung jawab profesi itu dikedepankan. Persaingan menggelar berbagai ide dan kerasnya perdebatan isuisu domestik maupun internasional biasa terjadi di Kongres AS. Cermin yang dapat kita gunakan untuk menakar seberapa jauh prestasi keparlemenan di Indonesia saat ini. Kualitas individu kembali menjadi faktor utama di mana lembaga parlemen akan menjadi mercusuar kepercayaan publik. Tak ada kepercayaan rakyat akan diberikan begitu saja hanya karena alasan dan pertimbangan politik sesaat, melainkan tingkat idealisme perwakilan yang benar-benar membawa amanat rakyat negara. *Penulis, staf pengajar Pascasarjana Kajian Wilayah Amerika Universitas Indonesia

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Tertibkan, Penumpang Atap Gerbong PENUMPANG kereta api yang memadati atap kereta api berangsur marak lagi. Memang frekuensinya tidak seperti dulu, tetapi satu-dua masih terlihat. Padahal sebelumnya, setelah beberapa kasus menimpa, akibat ulah mereka aksi berbahaya ini sebenarnya sempat hilang. Itu pun bukan karena kesadaran tetapi lebih karena tindakan represif dari aparat. Salah satunya disemprot dengan cat berwarna. Setelah berjalan beberapa lama, kembali aksi naik gerbong diulangi. Kelihatannya penumpang ini memang harus diberi tindakan represif yang lebih keras. Jelasjelas tindakan mereka tidak saja membahayakan dirinya sendiri tetapi juga orang lain. Karena itu, saya berharap aparat bisa lebih aktif lagi dan mencari cara lebih keras agar penumpang kapok untuk naik gerbong yang jelas-jelas melanggar aturan itu.

Kalau memang dengan ancaman denda atau semprot cat tidak diindahkan lagi,barangkali mulai dipikirkan untuk memberikan semacam kejutan listrik beraliran rendah di sekitar tepi gerbong. Sehingga, ketika mereka akan coba menaikinya, sudah dihadang sengatan listrik. Tentu saja saya ingatkan bahwa listrik yang dialiri ke pinggiran atap gerbong itu untuk tegangan rendah saja sehingga sifatnya terapi kejut. Dengan ini diharapkan mereka mengurungkan niatnya naik ke atap gerbong. Bukan saatnya lagi kita menolelir hal-hal yang membahayakan, meski itu untuk dirinya sendiri terlebih untuk orang lain. Semoga kasus-kasus kecelakaan kereta api, terutama yang berkaitan penumpang di atap gerbong benarbenar bisa dikurangi Dwi Andika Lenteng Agung

Perlu Kesungguhan JAKARTA masih sangat perlu perbaikan yang serius. Dalam segala aspek sarana yang menunjang kehidupan kota. Jalanan yang rusak, banjir, angkutan umum yang rawan, kemacetan parah yang menjadi bagian dari rutinitas warga jakarta setiap hari. Mengendarai apapun di jalanan Jakarta akhir-akhir ini semakin tak nyaman dan ‘berbahaya.’ Semakin tak berdayanya aturan yang berlaku untuk menciptakan suasana disiplin menjadi hal yang masih dalam perdebatan para pemimpin kota ini. Keseharian yang kita lihat adalah kesemrawutan, kebrutalan, keegoisan para pengguna jalan raya yang mencerminkan miskinnya mental berdisiplin dan kebersamaan. Di Jakarta yang metropolis kita semua mengharapkan keberhasilan terciptanya suasana kota yang memberi inspirasi untuk kemajuan seluruh warganya ke arah yang lebih baik.

Pembengkakan jumlah sepeda motor tak bisa dihindari karena alat transportasi roda dua ini bisa di‘andalkan’ untuk meluncur di jalanan Jakarta yang dari hari ke hari tingkat keruwetan dan kemcetannya semakin menggila. Rombongan pengendara sepeda motor yang ‘melawan arus’ juga menjadi pemandangan lumrah pada jam-jam tertentu di beberapa ruas jalan di Jakarta. Hal ini menjadi tugas yang berat namun harus bisa diatasi bagi Pemda DKI. Keadaan yang diterima warga Jakarta selama ini mencerminkan betapa kuatnya warga jakarta hidup dalam keadaan yang jauh dari kenyamanan, keamanan. Jika ada Komentar bahwa semua ini harus kita lakukan bersamasama dan tidak bisa hanya pemerintah saja yang bergerak saya rasa rakyat sudah mencoba untuk memahami pola pikir kebijakan yang ada, mereka hanya menjalaninya dengan seharusnya. Saya berharap

kerjasama yang baik dapat terwujud seiring kebijakan yang dibuat Pemda DKI. Masyarakat mengharapkan adanya solusi bagi segala permasalahan yang menimpa Ibukota, seiring derasnya arus urbanisasi. Entah apa yang akan terjadi bagi kota Jakarta ke depan

saya berharap optimis akan semakin tertata dengan usaha yang sungguh-sungguh dan bukan sekedar pelaksanaan dari wacana yang ‘asal-asalan’. Adhi Mulyo Grogol, Jakarta Barat

Kendaraan Umum Masih Rawan HATI-HATI kalau menggunakan angkutan mikrolet. Modus kejahatan ini sebenarnya sudah lama tetapi ternyata masih saja dilakukan dan memakan korban. Pelaku umumnya lebih dari dua orang. Kejadian yang saya saksikan di mikrolet M37 jurusan Senen-Kelapa Gading. Orang pertama biasanya berpenampilan kumuh, bau minyak angin dan seperti orang penyakitan dan yang lainnya sedikit perlente. Keduanya duduk mepet korban. Orang pertama akan berusaha memuntahkan sesuatu dari mulutnya. Karena jijik si korban cenderung bergeser ke arah pelaku

kedua yang memang sudah diberi jarak. Untuk memuluskan aksi orang pertama menjatuhkan obat agar bisa diambilkan oleh si korban. Dalam kesempatan itulah, dimana korban tidak waspada orang kedua beraksi. Saya sendiri baru menyadari kejadian itu ketika keduanya turun dalam jarak berbeda tetapi tidak berjauhan. Korban tersadar setelah mendapati tasnya sudah terbuka. Maka, berhati-hatilah menumpang angkutan umum. Yani Cempaka Baru, Jakarta

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Selasa 12 Oktober 2010

6

Lin Dan Absen

Taufik Tetap Tenang SAMARINDA - Pebulu Tangkis Indonesia, Taufik Hidayat tidak mau sesumbar bisa melaju dengan mulus untuk menjuarai kejuaraan Indonesia Grand Prix Gold 2010 di Samarinda, Kalimantan Timur, meski dikabarkan pesaing utamanya di tunggal putra Lin Dan bakal absen pada kejuaraan tersebut. “Ada atau tidak ada dia tidak jadi masalah, karena masih banyak pemain lain yang juga merupakan lawan berat, seperti Sonny Dwi Kuncoro yang juga masuk dalam tim Indonesia,” kata Taufik Hidayat, di Samarinda, kemarin. Taufik tak merasa di atas angin dengan absennya Lin Dan atlet asal China itu, karena dia menganggap semua lawan yang bakal dihadapinya merupakan lawan yang berat. “Mereka yang turun dikejuaraan ini semuanya punya kualitas baik di tim Indonesia sendiri maupun negara lain, tentunya mereka datang kesini dengan tujuan untuk menjadi yang terbaik,” jelas Taufik. Meski saat ini dia ditempatkan sebagai unggulan pertama dan Lin Dan berada satu strip di bawahnya bukan berarti peserta yang lain bisa disepelekan. Justru, bukti pada kejuaraan sebelumnya peserta yang tidak diunggulkan malahan bisa menjadi juara. “Unggulan pertama ditetapkan berdasarkan peringkat saja, dan kebetulan saya peringkat pertama, namun bukan berarti saya akan mudah untuk menyingkirkan lawan -lawan saya di pertandingan nanti,” jelas Taufik. Taufik tak mau menyebutkan target dia secara gamblang pada Grand Prix tersebut, Ia hanya mengatakan “ menginginkan hasil yang terbaik,” bisa dia raih. “Tentu hasil yang terbaik yang saya inginkan, dan semuanya tergantung pada pertandingan nanti,” tegas Taufik. (ant)

Suluh Indonesia/ant

LATIHAN - Taufik Hidayat melakukan latihan sebelum bertanding dalam kompetisi Indonesian Open Grandprix Gold di GOR Bulutangkis Palaran, Samarinda, Kaltim, kemarin.

Jakmania Mulai Lirik LPI JAKARTA - Pendukung klub Persija Jakarta, Jakmania, mulai melirik Liga Primer Indonesia (LPI) yang akan segera bergulir. “Kami suporter saat ini mendukung klub Persija yang mengikuti ISL. Bukan tidak mungkin ke LPI jika kompetisi ini memenuhi syarat,” kata Ketua Umum Jakmania, Danang A Ismartani, di Jakarta, Senin, usai diskusi “Sepak Bola Indonesia: Reformasi atau Tertinggal”. Menurut dia, Jakmania melihat kompetisi yang sudah memenuhi persyaratan itu menjamin adanya fair play, adanya komersial untuk tim dan adanya kelangsungan pertandingan bagi tim. Jika jaminan bagi tim itu terlaksana di kompetisi

yang akan bergulir ini, bukan hal yang mustahil, pihaknya mendukung LPI. Diskusi sehari yang diselenggarakan Forum Sepak Bola Indonesia ini dihadiri 60 klub bola yang ada di seluruh Indonesia, suporter, pengamat, dan mantan pemain sepak bola. Diskusi mencatat enam tuntutan untuk memperbaiki persepakbolaan nasional antara lain, penghentian penggunaan dana APBD yang disalurkan ke klub profesional agar mendorong kemandirian dan profesionalitas klub. Penggunaan dana APBD membuka peluang terjadinya penyelewengan dana para pembayar pajak. Selain itu, klub di daerah harus mendapatkan perhatian

dan memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pembinaan yang baik demi kepentingan sepak bola nasional dan memperoleh kesempatan untuk tampil dalam kompetisi di daerah mereka masing-masing. Tuntutan lain, penyelenggaraan kompetisi yang jujur dan transparan untuk menjamin terlaksananya seleksi pemain berbakat dan klub yang bagus. FSBI juga mengeluarkan tuntutan meminta adanya tanggungjawab moral mereka yang terlibat dalam mengurusi sepak bola, yakni mereka yang memiliki hak suara dalam kongres PSSI yang terkesan membiarkan sepak bola nasional rusak. (ant)

Satria Muda

Raih Kemenangan Pertama di ABL JAKARTA - Satria Muda (SM) Britama meraih kemenangan pertama pada ASEAN Basketball League (ABL) setelah mengalahkan tuan rumah Westport KL Dragons 77-68 di MABA Stadium, Kuala Lumpur, Minggu kemarin. Pada pertandingan sebelumnya melawan Singapore Slingers di Singapura, 2 Oktober lalu, Mario Wuysang dan kawan-kawan menyerah dengan skor tipis 93-94. Pelatih SM Britama Ocky Tamtelahitu pada pertandingan itu menurunkan lima pemain intinya yaitu Mar-

io Wuysang, Adriano, Morrison, Jamal Holden dan Celedon Camaso. Selain itu juga menyiapkan beberapa pemain muda untuk pelapis. “Rotasi berjalan dengan bagus meski masih ada beberapa kelemahan terutama pada rebound,” katanya Ocky saat dikonfirmasi. Selama kuarter pertama pertandingan berjalan dengan tempo tinggi. Namun, pemainnya bisa mengendalikan permainan sehingga unggul 22-19. Kondisi yang sama terjadi di kuater kedua. SM Britama kembali unggul 43-31. Memasuki kuarter ketiga

serangan yang dilancarkan oleh pemain kombinasi tiga negara yaitu Indonesia, Amerika Serikat dan Filipina kembali mengganas. Hasilnya peringkat dua ABL musim lalu kembali unggul 62-44. Di kuarter keempat KL Dragons yang diperkuat Guganeswaran Batumalai, Conor Grace, Li Wei Chee, Izran Kamaruddin dan Jason Killeen terus menekan SM Britama. Namun anak asuh Ocky Tamtelahitu bisa bermain konsisten sehingga menang 77-68. (ant)

PICKUP POINT Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini HOTEL TRANSJAKARTA -

Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor

1 2 3 4 5 6 7

: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan

SPBU SPBU PERTAMINA SPBU 34.115.10, Arteri Panjang SPBU 34.132.09, Rawamangun SPBU 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto SPBU 34.135.05, Kramat Jati SPBU 34.138.06, Kampung Rambutan SPBU 34.131.02, Matraman SPBU 34.111.03, KS. Tubun SPBU 34.129.02, Gatot Subroto SPBU 31.129.03, HR. Rasuna Said SPBU 34.125.07, Cilandak KKO RESTORAN & CAFE Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor

-

Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel

Ibis Santika Kartika Chandra Crown Century Park Sultan Mulia Le Meridien Sahid Grand Hyatt Millenium Arya Duta Nikko Saripan Pacifik Papaho Bogor

TRADE CENTER -

Blok M Plaza Mall Cilandak D’Best Fatmawati Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor

OFFICE BUILDING -

BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor

TEMPAT UMUM HOTEL -

Hotel Ambara Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan Hotel Paninsula

-

RS. Dharmais, Jakarta Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor

BTN PSSI Gagal Pantau Van Dijk JAKARTA - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Iman Arif gagal memantau penampilan calon pemain naturalisasi Sergio Van Dijk ketika tim Thailand melakukan ujicoba melawan Leicester City di Bangkok. Iman Arif dengan didampingi pelatih Timnas Alfred Riedl turut menyaksikan pertandingan di Supachalasai Stadium yang berkesudahan 0-2 untuk kemenangan tim tamu melalui gol Martyn Waghorn menit 10 dan Paul Gallagher menit 34. “Saya kira kesempatan Sergio van Dijk untuk mengikuti seleksi di Leicester City itu masih sangat besar.

Namun dia masih cedera sehingga tak sempat dicoba,” ujar Iman Arif seperti dikutip Bidang Media PSSI Tubagus AP, Minggu kemarin. Rencana Van Dijk menjalani tes di klub Leicester City itu belum terlaksana karena pemain Belanda berdarah Indonesia itu masih mengalami cedera. Walau demikian, kesempatan Sergio van Dijk untuk mengikuti seleksi di klub anggota Divisi I (Championship) Liga Inggris tersebut belum tertutup dan jejak-rekamnya juga sudah diterima pelatih kepala Leicester City, Sven Goran Eriksson. Sergio van Dijk termasuk salah

satu pemain keturunan Indonesia yang masih diincar BTN untuk memperkuat timnas Indonesia dengan target jangka pendek ke AFF Championship 2010 pada Desember mendatang. Sergio yang ayahnya mantan tentara KNIL dan ibunya berasal dari Ambon, saat ini memperkuat Adelaide United FC Australia. Selain Sergio, beberapa pemain keturunan lainnya sudah masuk dalam daftar perekrutan BTN sebagai salah satu upaya meningkatkan performa timnas Indonesia. Menurut Iman, pertandingan persahabatan antara timnas Thailand dan Leicester City berlangsung me-

narik, walaupun secara umum tim tamu terkesan tidak bermain habis-habisan. Iman Arif dan Riedl sengaja menyaksikan pertandingan tersebut untuk sekaligus memantau kekuatan Thailand yang akan dihadapi pada AFF Championship di Jakarta pada Desember mendatang. Thailand adalah lawan terberat timnas Indonesia pada penyisihan Grup A di Jakarta yang juga diikuti Malaysia dan tim pemenang dari babak kualifikasi yang digelar di Laos pada 16-24 Oktober. Babak kualifikasi di Laos diikuti tuan rumah Laos, Kamboja, Timor Leste dan Filipina. (ant)

Bantuan PT Telkom

Diharapkan Cair Mulai November JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Sports Sepeda Indonesia (PB ISSI), Phanny Tanjung mengharapkan bantuan yang diberikan bapak angkat dari PT Telkom terhadap atlet yang ditempa dalam Program Indonesia Emas (Prima) bisa mengucur mulai November 2010. “PB ISSI mulai menempa atlet yang dianggarkan dapat bantuan dari PT Telkom sebagai bapak angkat per 1 November 2010. Dengan harapan persiapan menuju SEA Games XXVI Jakarta tahun 2011 maksimal dalam menggapai prestasi puncak,”kata Phany Tanjung

di Jakarta, Senin. Phany mengakui, bantuan dari PT Telkom akan dilakukan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU), Selasa (12/10) dengan Kementrian BUMN. Setelah melakukan penandatanganan nanti PB ISSI akan menghadap ke PT Telkom untuk membicarakan kebutuhan atlet yang ditempa dalam Pelatnas Prima menyambut SEA Games XXVI. “Saya sudah menerima undangan dari Menpora untuk melakukan penandatanganan MoU dengan bapak angkat PB ISSI yang akan membiayai semua atlet Prima. Bantuan ini mem-

berikan dukungan besar terhadap atlet yang dipersiapkan ke SEA Games XXVI,”ujar Phanny Tanjung. Ketika ditanya apakah pagelaran Tour de Indonesia, 25 Oktober hingga 4 November 2010 juga mendapat bantuan dari PT Telkom? Phanny mengatakan, untuk Tour de Indonesia PB ISSI melakukan kontrak dengan PT Telkom sebagai sponsor utama. Dengan begitu bantuan pada atlet Prima berbeda dengan pagelaarn TOur de Indonesia. Atlet yang tampil di Tour de Indonesia katanya, dibiayai sendiri oleh PB

ISSI sedang penyelenggaraan Tour de Indonesia yang akan melewati sembilan etape antara Jakarta - Bali mendapat dana dari sponsor PT Telkom. Menurutnya, bantuan dari bapak angkat terhadap atlet yang ditempa dalam Prima menurut informasi akan dihitung pertahun hingga atlet yang di Pelatnaskan tampil di SEA Games XXVI. Sedang atlet yang kini melakukan Pelatnas Asian Games XVI Guangzhou dana pembinaannya murni datang dari Menpora yang dikucurkan melalui Prima. (ant)

18 PB Tanda Tangan MoU dengan BUMN JAKARTA - Asisten Deputi (Asdep) Bidang Pembinaan Prestasi Menpora, Marhot Harahap menegaskan, hanya 18 Pengurus Besar (PB) induk organisasi cabang olahraga yang menyatakan siap menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Menteri BUMN di Jakarta, Selasa (12/10). ”18 PB yang menyatakan bersedia datang melakukan penandatanganan dengan Menteri BUMN diantaranya PB IKASI, PB ISSI, PB Porlasi, PB Percasi, PSSI, PB TI, PB Pertina, PB GABSI, PB

Persani, dan PB Perbasasi,” ujar Marhot di Jakarta, Senin. Sebenarnya ada 40 cabang yang dinyatakan mendapat bantuan dari BUMN, namun pada umumnya Ketua Umum dari PB tersebut berhalangan datang untuk melakukan MoU seperti halnya PB WI, PB FASI dan PB PASI. Sedang PB yang belum mendapatkan bapak angkat dan masih dicarikan oleh Menpora adalah PB PGI, PB Pordasi, dan PB Perserosi. Ketiga cabang tersebut sebelumnya tidak termasuk dalam daftar cabang yang atletnya

mendapat bantuan dana pembinaan menuju SEA Games XXVI. Namun setelah didata ulang, atletnya ada yang diajukan masuk Pelatnas SEA Games dan mendapat bantuan dari Prima. Sementara Prima sendiri nantinya akan memberikan data-data Pengurus Besar yang mendapat bantuan dari bapak angkat pada Menteri BUMN. Dengan begitu, pihak Menpora akan memberi tahu kepada tiga cabang tersebut yang akan menjadi bapak angkat.

Sementara MoU nya bisa menyusul. Yang penting katanya, semua cabang yang atletnya ditempa dalam Pelatnas SEA Games XXVI mendapat bantuan biaya dari bapak angkat. Melalui bantuan tersebut katanya, dapat meringankan Menpora dalam membina dan meningkatkan prestasi atlet nasional menuju SEA Games XXVI di Jakarta tahun 2011. Sebagai tuan rumah sudah tentu Indonesia ingin menampilkan atlet terbaiknya untuk meraih juara umum. (ant)

18 Pelatih Ikuti Kursus Futuro III JAKARTA - Sebanyak 18 pelatih dari delapan negara anggota Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengikuti “FIFA Futuro III Coaching Instructor Course” di Jakarta, Senin. Sebagai tuan rumah, Indonesia mengikutsertakan lima peserta dalam kursus ini. Mereka adalah Yessie Mustamu, Syafrianto Rusli, Hanafing, Deny Syamsudin dan Kibnu Harto, dikutip dari situs resmi PSSI, kemarin. Kursus yang berlangsung hingga 22 Oktober 2010 ini dari delapan negara yakni Indonesia, Australia, Malaysia, Singapura, Vietnam, Thailand, Myanmar, dan Filipina. Kursus ini diselenggarakan untuk menciptakan para instruktur pelatih yang berkualitas, khususnya di kawasan Asia Tenggara. Program ini pun didukung sepenuhnya oleh FIFA melalui FIFA Development Office di Kuala Lumpur.

Para peserta ini akan mendapatkan arahan materi dari para intruktur berpengalaman dari FIFA, yakni Horst Kriete (Jerman), Jim Selby (Inggris), Mario Bezzini (FIFA Medical/ Italia), Gudrun Grasshoff (FIFA Medical/Jerman), dan Keigo Nakajima (FIFA Medical/Jepang). Turut hadir pula Robert Lim (Singapura) sebagai perwakilan dari AFC dan Jeysing Muthiah (FIFA Development Officer). Peserta dari Negara lain adalah Alex Tobing (Australia), Richie Williams (Australia), Nadarajan (Malaysia), Lin Yaung (Myanmar), Nyi Nyi Latt (Myanmar), John P. Carmona (Filipina), Noel S. Marcaida (Filipina), Johana Bin Johari (Singapura), Subramani (Singapura), Surachai Jaturapattarapong (Thailand), Songyos Linsrisuk (Thailand), Nguyen Huu Hang (Vietnam) dan Le Huynh Duc (Vietnam).

Pekan sebelumnya, FIFA Futuro III Administration And Management yang berlangsung pekan lalu diikuti oleh para Sekretaris Umum Pengprov PSSI dan Badan-Badan di bawah PSSI. Kursus ini diselenggarakan untuk menambah ilmu pengetahuan dan kemampuan manajemen sepakbola modern. Menariknya, instruktur FIFA, Jeysing Muthiah, memberikan apresiasi besar kepada para peserta. “PSSI menunjuk orang-orang yang tepat untuk mengikuti kursus ini. Merekalah sebenar-benarnya stake-holder yang aktif di sepakbola Indonesia. Dalam setiap sesi, mereka juga aktif bertanya dan berani melakukan presentasi di depan. Ini adalah jiwa leadership yang bagus,” kata Jeysing. Menanggapi hal itu, Sekjen PSSI Nugraha Besoes, menyatakan para peserta yang ikut memang diwajibkan berasal dari

Sekretaris di Pengprov PSSI masing-masing. “Dalam catatan yang kita berikan kepada mereka, peserta yang dikirim harus Sekretarisnya. Jika bukan, lebih baik tidak usah dikirim. Semoga setelah kembali ke Pengprov masing-masing, materi yang begitu banyak ini tidak hanya jadi pajangan di rak,” kata Nugraha Besoes. Nugraha Besoes, memberi tugas tambahan kepada para peserta ini. Setelah kembali ke daerahnya, mereka harus segera menggelar rapat khusus. Ketua Pengprov dan jajaran lainnya harus dijelaskan mengenai ilmu yang telah didapat di kursus ini. “Ini adalah ilmu yang wajib diketahui oleh seluruh pengurus sepakbola di Indonesia. Agar semuanya bisa menjalankan organisasi sepakbola modern yang benar dan sesuai aturan dari FIFA, AFC dan PSSI,” kata Nugraha Besoes. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Selasa 12 Oktober 2010

7

Djokovic Juara China Terbuka BEIJING - Petenis peringkat dua dunia dan juara bertahan Novak Djokovic merebut gelar ATP keduanya tahun ini, Senin, setelah mencatat kemenangan mudah 6-2, 6-4 atas petenis Spanyol David Ferrer pada final China Terbuka yang tertunda karena hujan. Unggulan teratas asal Serbia, yang membawa pulang hadiah cek sebesar 500 ribu dolar AS, lolos ke kejuaraan ATP penutup musim di London berkat penampilan gemilangnya selama sepekan di Beijing, di mana dia memenangi medali perunggu Olimpiade pada 2008. “Jelas ini dorongan kepercayaan diri bagi saya. Pada dua atau tiga bulan terakhir, saya merasa lebih nyaman dan percaya diri di lapangan, menampilkan permainan agresif, dan servis saya berhasil,” kata Djokovic. “Kita lihat saja apakah saya dapat melanjutkan hal ini,” kata pemain berusia 23 tahun yang kini menuju Shanghai untuk mengikuti turnamen Masters, dengan pertandingan pertama rencananya digelar Rabu. Djokovic sedang mengungguli Ferrer 3-1 pada set pertama pada hari Minggu saat hujan lebat menghentikan pertandingan, memaksa kedua pemain itu kembali lagi ke lapangan sehari kemudian. Petenis Serbia itu terlihat lebuh bertenaga pada cuaca cerah hari Senin dan dengan cepat dia merebut set pertama saat Ferrer banyak melakukan kesalahan sendiri di bagian belakang lapangan. Pemain Spanyol berusia 28 tahun, unggulan kedelapan, melakukan perlawanan pada set kedua, mencuri poin dari servis Djokovic untuk unggul 3-2. Tapi petenis Serbia itu bangkit, terus menekan Ferrer dengan servis dia dan rel-reli panjang yang membuat kedudukan menjadi 4-4. Djokovic kemudian memegang kendali permainan, menghasilkan poin dari servisnya dan menghukum Ferrer dengan forehand keras pada game terakhir. Dia menutup pertandingan saat backhand Ferrer mendarat di net pada match-point ketiganya. Ferrer dijadwalkan untuk memainkan pertandingan pertamanya di Shanghai pada hari Selasa. Petenis nomor satu dunia Rafael Nadal dan pemenang Grand Slam 16 kali Roger Federer juga tampil di turnamen Masters itu. Final tunggal putri China Terbuka akan mempertemukan antara unggulan teratas Caroline Wozniacki dan unggulan kedua Vera Zvonareva. (ant)

Klose Isyaratkan Hengkang BERLIN - Pemain penyerang Jerman yang tengah dalam performa terbaiknya Miroslav Klose Minggu mengisyaratkan akan meninggalkan juara bertahan Liga Utama Jerman Bayern Munich dengan kontraknya menurut rencana bakal berakhir Juni mendatang untuk membantunya mencapai tujuannya bermain di ajang Euro 2012. Pemain berusia 32 tahun itu mencetak dua gol saat Jerman menang 3-0 atas Turki pada Jumat malam lalu untuk menempatkan negaranya pada posisi puncak Grup A dalam babak kualifikasin Euro 2012 setelah berhasil tiga kali menang dari tiga pertandingan. Pemain kawakan kelahiran Polandia tersebut telah menyatakan dia ingin terus bermain hingga putaran final Euro 2012 yang akan diadakan di dua negara, Ukraina dan negara asalnya Polandia. Klose sudah mencetak 57 gol dari 104 pertandingan internasional dan pemain kedua stu-satunya setelah Gerd Mueller menyarangkan 68 gol yang luar biasa dari 62 pertandingan internasional antara tahun 1966 dan 1974. Miroslav Klose Selain itu, Klose telah mencetak lima gol bagi Jerman dalam hanya tiga pertandingan babak kualifikasi Euro 2012 musim ini, tetapi gagal mencetak gol satu pun bagi Bayern Munich dalam tujuh pertandingannya musim ini dan telah mengisyaratkan bahwa dia siap untuk meninggalkan klub tersebut. “Saya terbuka untuk segalanya: apakah saya akan mendapatkan perpanjangan kontrak atau harus berganti klub, saya bisa melihat diri saya bermain bagi klub lain di Bundesliga,” ujar Klose kepada harian Jerman Bild, Minggu. “Hal terpenting bagi saya adalah tetap bermain dalam pertandingan internasional, karena untuk bisa bermain di Euro 2012 adalah tujuan utama saya,” tambah Klose yang juga pernah bermain untuk klub Kaiserslautern dan Werder Bremen di Liga Utama Jerman (Bundesliga). Bayern biasanya berunding dengan para pemain yang bakal habis kontraknya pada masa liburan musim dingin di bulan Januari. (ant)

Terry Absen Lawan Montenegro LONDON - Pemain bertahan Chelsea John Terry Minggu malam terpaksa meninggalkan timnas Inggris bagi pertandingan kualifikasi Euro 2012 melawan Montenegro di stadion Wembley, karena mengalami cedera punggung, Asosiasi Sepak Bola (FA) Inggris mengumumkan. Terry adalah pemain ketiga yang ditarik dari tim nasional asuhan Fabio Capello itu dalam tiga hari ini setelah Phil Jagielka dan Aaron Lennon juga harus meninggalkan tim akibat cedera. Bek tengah yang agresif itu adalah seorang yang hampir dipastikan menjadi starter saat melawan tim Eropa Timur itu yang sudah memenangi tiga pertandingan kualifikasi mereka hingga kini untuk memimpin klasemen Grup G di atas Inggris, yang baru menang dalam dua pertandingan pembukaan mereka di babak John Terry kualifikasi ini. “John Terry sudah kembali ke Chelsea malam ini dengan menderita cedera punggung,” demikian isi pernyataan FA itu. “Terry dinilai oleh staf medis Inggris Minggu dan dinyatakan tidak bisa bermain karena cedera dalam pertandingan Selasa melawan Montenegro. Belum ada penggilan terhadap pemain lain hingga kini,” demikian FA Inggris. (ant)

Suluh Indonesia/ap

WASPADA - Tim Italia mewaspadai kebangkitan Serbia dalam Kualifikasi Euro 2012 dan Milos Krasic (kanan) menjadi pemain yang akan mendapat pengawasan ekstra.

Serbia Dalam Tekanan

Italia Waspada GENOA, ITALIA - Serbia harus menanggung beban berat saat berhadapan dengan tuan rumah Italia pada kualifikasi Euro 2012 di Genoa, Rabu dini hari nanti, setelah sebelumnya dikalahkan negara kecil Estonia. Tim asuhan pelatih Vladimir Petrovic itu mengawali babak kualifikasi dengan hasil buruk karena pada pertandingan sebelumnya di kandang sendiri, hanya mampu bermain imbang dengan Slovenia. Hasil tersebut membuat Serbia hanya mampu meraih nilai empat dari tiga pertandingan dan jika kalah menghadapi tuan rumah Italia, perjalanan mereka akan semakin terjal untuk lolos ke putaran final Euro di Polandia dan Ukraina pada 2012. Sebenarnya hasil buruk tersebut tidaklah mengejutkan karena Petrovic menangani tim nasional Serbia saat kondisi internal kacau balau setelah pelatih sebelumnya Raddy Antic dipecat setelah dua pertandingan kualifikasi. Akibatnya, Petrovic yang menempati bangku panas tersebut tidak punya waktu lagi untuk membenahi tim. Tanda-tanda penampilan buruk Serbia sebenarnya sudah terjadi sejak putara final Piala Dunia Afrika Selatan 2010. Italia, calon lawan Serbia, juga tampil tidak kalah buruk di Afrika Selatan, tapi juara dunia empat kali itu setidaknya sudah mulai bangkit lagi kare-

na mengawali pertandingan kualifikasi dengan hasil lebih meyakinkan karena lawan lebih ringan. Tiga pertandingan pertama Italia adalah menghadapi tim terlemah di grup, yaitu Estonia, Faroe Islands dan Irlandia Utara. Meski penampilan Italia sebenarnya jauh dari mengesankan, mereka mampu menempati peringkat teratas klasemen. Pada pertandingan pertama, Italia sempat dikejutkan oleh Estonia meski kemudian akhirnya menang 2-1, kemudian dipaksa bermain imbang 0-0 menghadapi Irlandia Utara dan terakhir menang telak 5-0 atas tim mungil Faroe Islands. Bagi Italia, ujian berat pertama adalah saat menghadapi Serbia dan salah satu pemain berbahaya dan sudah mereka kenal adalah Milos Krasic, penyerang asal klub Juventus. Selain Krasic, pemain lainnya adalah Dejan Stankovic asal Inter Milan yang akan bertugas sebagai kapten tim Serbia. Di antara kedua pemain tersebut, adalah Krasic yang dianggap lebih berbahaya. “Semua orang sudah tahu kualitas Krasic. Ia adalah pemain hebat dan sangat cepat,” komentar pemain bertahan Italia Domenico Criscito. “Ia benar-benar berbahaya. Kami pasti akan kerepotan dan harus mengawalnya secara khusus,” kata Criscito. Krasic tampil meyakinkan meski baru beberapa bulan bergabung dengan Juventus

dan berkat strategi menyerang yang diterapkan pelatih Luigi Delneri, pemain tersebut berhasil mencetak hatrik ke gawang Cagliari pada pertandingannya yang keempat membela Juve. Tim nasional Italia yang dilatih Cesare Prandelli sebenarnya tak hanya mengkhawatirkan kemampuan mantan pemain CSKA Moscow itu, tapi juga penampilan lawan yang digambarkan ibarat binatang terluka. “Estonia digambarkan sebagai tim semi amatir, tapi bukan itu masalahnya,” kata Prandeli mengomentari kekalahan Serbia dari Estonia. “Persaingan di grup sangat seimbang dan pasti akan terjadi lagi kejutan, seperti yang diperlihatkan Estonia di Serbia. Saya lebih suka jika kami tidak berhadapan dengan Serbia yang sedang luka, kekalahan mereka akan membuat kami kerepotan,” kata Prindelli. Masalah lain yang dihadapi Prindelli adalah tumpulnya barisan penyerang. Tumpulnya daya serang tersebut terbukti ketika mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Irlandia Utara meski mendapat banyak peluang. “Memang penting mencetak gol, tapi yang paling penting adalah menang. Kami akan segera mencetak gol, tapi saya akan lebih khawatir jika kami tidak mendapat peluang (untuk mencetak gol),” katanya. (ant)

Hadapi Jerman

Stork Hadapi Ujian Terberat MOSKOW - Bernd Stork harus menghadapi ujian terberat sebagai pelatih tim nasional Kazakhstan, ketika timnya yang dianggap “underdog” berhadapan dengan negara asalnya Jerman pada kualifikasi Euro 2012 di Astana. Kedua tim yang belum pernah berhadapan di turnamen internasional sebelumnya, berada dalam posisi yang sangat bertolak belakang di Grup A. Jerman, peringkat tiga Piala Dunia 2010, berhasil menjaga rekor sempurna setelah mengalahkan Turki 3-0, Jumat lalu, sementara Kazakhstan mengalami kekalahan untuk ketiga kalinya ditangan Belgia. Pertandingan di Astana tersebut bisa menjadi ujian terakhir bagi Stork yang telah menjadi pelatih Kazakhstan sejak musim guBernd Stork gur 2008. Pelatih berusia 47 tahun itu diberi tugas untuk meraih tiga angka menghadapi Belgia dan Jerman, namun setelah Jumat, misi tersebut dipastikan sulit dijalankan. Stork hanya bisa berharap dengan mengatakan bahwa segala sesuatu bisa terjadi bila bertanding di hadapan pendukung sendiri. “Jerman adalah tim yang nyaris sempurna dan tampil tanpa cacat. Tapi dalam pertandingan semuanya bisa saja terjadi dan kami siap menyuguhkan keajaiban pada 12 Oktober,” katanya. Apapun hasil pertandingan nanti menghadapi Jerman, Stork menegaskan bahwa ia tetap mempunyai komitmen besar bersama tim nasional Kazakhstan. “Saya bisa mengundurkan diri, tidak masalah. Saya tidak khawatir dengan masalah itu. Kami berbicara dengan satu target utama, lolos ke putaran final Euro 2016 nanti,” katanya. “Pemain muda kami telah mendapatkan pengalaman sangat berharga. Tim kami adalah tim masa depan dan kami harus sabar,” katanya menambahkan. Menghadapi Jerman, Kazakhstan tak akan diperkuat beberapa pemain kunci, di antaranya pemain bertahan Alexander Kistitsyn yang mendapat kartu merah saat berhadapan dengan Belgia. Namun Jerman juga kehilangan mantan kapten Michael Ballack dan Bastian Schweinsteiger yang masih cedera. Pemain tengah Mesut Ozil juga masih diragukan setelah cedera pergelangan kaki saat berhadapan dengan Turki. (ant)

Laurent Blanc

Belum Putuskan Kapten Tetap Timnas PARIS - Pelatih tim nasional Prancis Laurent Blanc mengatakan, dia akan memutuskan seorang kapten yang permanen kemungkinannya adalah pada akhir sejumlah pertandingan kualifikasi Euro 2012. Pelatih berusia 44 tahun itu berbicara sehari setelah timnya mengalahkan Romania 2-0 untuk mencatat dua kemenangan berturut-turut dalam babak kualifikasi itu setelah membukanya dengan kekalahan yang memalukan 0-1 dalam pertandingan kandang melawan Belarus. Blanc - yang menggantikan Raymond Domenech karena

mengundurkan diri setelah putaran final Piala Dunia yang berakhir memalukan bagi timnas Prancis pada Juni - menyerahkan tanda kapten di lengan kepada Alou Diarra bagi pertandingan melawan Romania itu. Namun, Blanc - yang mengakhiri tugasnya sebagai pe latih Bordeaux dengan mengantar tim itu meraih gelar juara liga utama 2009 - mengatakan Diarra, pemain tengah Bordeaux, sudah menampilkan dengan baik peranannya di lini tengah tersebut tetapi masih ada para calon lain yang akan diuji coba sebagai kapten

timnas. Posisi kapten itu kosong sejak Patrice Evra diskors untuk dilarang bermain pada lima pertandingan atas peranannya dalam kegagal tim tersebut di Piala Dunia lalu di Afrika Selatan. “Keputusan untuk merotasi posisi kapten itu tidak dilakukan secara acak tetapi seseorang yang saya pilih setelah melewati proses pemikiran yang lama, untuk melihat siapa orang terbaik yang bisa mengisi jabatan itu,” ujar Blanc, yang pernah bermain di timnas Piala Dunia 1998 World Cup dan Euro 2000 yang berhasil membawa pulang kedua

piala itu. “Tetapi pada saat bersama kami tidak akan merotasi tugas sebagai kapten itu kepada 11 pemain karena ada pula pemain yang tidak mampu melakukannya,” tambahnya. “Tugas sebagai kapten akan dirotasi an- tara tiga sampai lima pemain dan setelah itu saya baru akan mengambil suatu keputusan di akhir babak kualifikasi ini,” kata Blanc. “Waktunya akan kami tentukan sendiri,” katanya. Namun, Blanc mengakui bahwa jika seseorang benarbenar terlihat menonjol dibanding yang lainnya sebelum waktu yang ditetapkan maka

dia tidak akan tagu-ragu lagi untuk menunjuknya sebagai sebagai kapten yang permanen. “Terus terang jika seseorang memiliki performa yang luar biasa kami tidak akan menunggu lebih lama lagi untuk segera memutuskannya,” ujarnya. “Untuk sementara ini, kami tengah mengamati dan menganalisis. Memang benar Alou (Diarra) melakukan tugasnya sebagai kapten dengan sangat baik tapi saya masih mau melihat dulu performa Philippe (Mexes) atau juga Flo (Malouda) dan mereka juga akan menjadi calon kapten,” katanya. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Selasa 12 Oktober 2010

8

33 Rumah Warga Tasikmalaya

Terancam Ambruk TASIKMALAYA - Sebanyak 33 rumah di Kampung Cikareo, Desa Batu Sumur, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, berada di tanah labil retak-retak sehingga terancam ambruk. Kepala Desa Batu Sumur, Endang Ruhimat, Senin mengatakan, 33 rumah itu dihuni sebanyak 115 jiwa yang masih menempati kawasan rawan tanah amblas sehingga dikhwatirkan rumah akan ambruk. ‘’Warga semuanya masih di lokasi bencana, meskipun sudah ketakutan, karena ada sebagian rumah warga yang kondisinya sudah retak-retak,” kata Endang. Selain rumah yang terancam ambruk, kata Endang sebuah masjid di kampung itu terancam ambruk, karena Suluh Indonesia/ant

HARGA GARAM - Sejumlah buruh, mengangkut karung berisi garam, di Desa Bunder, Pademawu, Pamekasan, Madura, Jatim, kemarin. Harga garam tahun ini mencapai Rp.800.000/ton, jauh lebih tinggi dibanding pada musim tahun lalu yang mencapai Rp 350.000/ton.

Mendiknas :

Data Penderita Buta Aksara BALIKPAPAN - Mendiknas Mohammad Nuh minta agar penderita buta aksara di seluruh Indonesia didata secara lengkap. ‘’Catat nama dan alamatnya, by name, by address, langsung diselesaikan di tempat,” ujar Mendiknas di Balikpapan, kemarin. Mendiknas menyoroti sejumlah daerah di Jawa Timur yang tercatat paling tinggi penderita buta aksaranya. ‘’Kita tahu memberantas buta aksara memang susah karena penderitanya umumnya berusia di atas 45, 50, dan 60 tahun,” tegas Menteri.

Oleh sebab itu ia minta pemberantasan ini dikerjakan sistematis, yaitu dipadukan dengan program pemberian kecakapan hidup dan program pengentasan kemiskinan secara umum, agar berdampak pada kesejahteraan. Ia menyatakan pemerintah menargetkan pada 2014 mendatang jumlah penduduk buta aksara sebanyak-banyaknya adalah 6,9 juta jiwa atau 4,2 persen dari total jumlah penduduk. Dirjen PNFI Hamid Muhammad, jumlah penderita buta aksara terus turun sejak 2004 silam. ‘’Pada 2009 mencapai 8,7

juta orang, atau 5,3 persen dari total penduduk,” katanya. Jumlah penduduk Indonesia buta aksara di akhir 2010 diperkirakan akan tinggal 8,3 juta orang atau 4,79 persen dari seluruh penduduk Indonesia. Menurut Dirjen PNFI, pemberantasan buta aksara menghadapi lima tantangan besar. Pertama, kata Dirjen Hamid, sisa penduduk buta aksara adalah kelompok masyarakat yang tersulit, yaitu penduduk yang sangat miskin, terpencil, terisolir, dan terpencar. ‘’Jadi sulit secara ekonomi dan geografis, juga sosial budaya,”

katanya. Kedua, perempuan buta aksara lebih banyak daripada lakilaki buta aksara, ketiga, sebagian besar penderita buta aksara berusia 45 tahun ke atas. Faktor keempat, karena kurang latihan membaca, warga belajar yang sudah terbebas dari buta aksara kembali menjadi buta aksara. Untuk yang kelima, seperti disebutkan oleh Mendiknas, kesulitan melakukan identifikasi sasaran program karena belum tersedia data sasaran berdasarkan nama dan alamat yang jelas. (ant)

berada di lokasi tanah yang kondisinya sudah retak-retak. Penduduk yang tinggal di kawasan tanah labil tersebut, menurut Endang tidak dapat melakukan sesuatu sehingga memilih bertahan meskipun ketika hujan seluruh warga terpaksa mengungsi ke rumah saudara atau tetangga yang lebih aman dari ancaman tanah amblas. ‘’Kalau hujan semua warga mengungsi, karena ketakutan rumahnya ambruk,” katanya. Mengatasi kekhawatiran itu, kata Endang pihaknya telah mempersiapkan tanah desa seluas 354 kali 14 meter persegi untuk lahan relokasi bagi 33 rumah warga yang berada di lokasi tanah labil. Keberadaan lahan desa tersebut, kata Endang kondisinya belum dilakukan pemerataan, karena masih menung-

gu pengadaan alat berat dari pemerintah daerah. ‘’Warga menunggu direlokasi, tapi untuk pemerataan tanah yang akan dijadikan tempat merelokasi warga belum datang alat beratnya,” katanya yang berharap pemerintah daerah segera mendatangkan alat berat untuk meratakan tanah. Sebelumnya, Warga Kampung Cikareo korban rumahnya yang berada di lahan tanah labil hingga menyebabkan amblas, meminta kepada pemerintah untuk segera direlokasi. Warga setempat Supriatna, korban rumahnya yang berada di dataran tanah amblas menyatakan siap meninggalkan rumah yang sudah puluhan tahun ditempatinya jika pemerintah menyediakan lahan untuk membangun rumah baru, karena lahan saat ini sangat mengkhawatirkan. (ant)

Kiai Kampung Inginkan

Soekarwo Tetap Gubernur SURABAYA - Sejumlah ulama yang mengatasnamakan dirinya Forum Komunikasi Kiai Kampung Jawa Timur, berunjuk rasa untuk memertahankan Soekarwo sebagai Gubernur Jatim hingga 2014. Para kiai kampung yang berasal dari Madura, Pasuruan, dan Probolinggo itu, secara bergelombang mendatangi gedung DPRD Jatim di Jalan Indrapura, Surabaya. ‘’Kami tak ingin Pak De Karwo (Soekarwo) jadi menteri. Biarkan dia Gubernur Jatim sampai 2014,’’ kata Fahrur Razie selaku koordinator aksi. Mereka menunggu Gubernur Soekarwo di lobi gedung DPRD Jatim yang sedang memberikan paparan dalam

sidang paripurna. Sebelumnya, Soekarwo sempat diisukan akan diangkat jadi salah satu menteri terkait wacana perombakan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB). Soekarwo menanggapi dingin desakan sejumlah ulama dari Forum Komunikasi Kiai Kampung Jawa Timur (FK3JT) yang memintanya tetap bertahan sebagai Gubernur Jatim hingga 2014. ‘’Biarkan saja mereka ditemui anggota Dewan,” kata Gubernur. Ia menegaskan, rumor dirinya akan diangkat sebagai salah satu menteri, terkait wacana perombakan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II itu tidak benar. ‘’Nggak benar rumor itu. Saya ini siapa ? Nggak mungkin, diajak bicara Pre-

siden untuk membahas ‘reshuffle’ kabinet,” katanya. Ia mengaku memang dipanggil secara mendadak oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, akan tetapi membicarakan masalah ketahanan pangan. ‘’Jangan berspekulasi macam-macam. Nggak ada isu pengangkatan menteri itu,” kata Soekarwo. Para pengunjuk rasa yang semuanya mengenakan sarung dan pakaian ala kiai Jawa itu, akhirnya hanya ditemui oleh beberapa anggota Dewan di ruang Badan Musyawarah DPRD Jatim. Soekarwo tanpa basa-basi meninggalkan kiai kampung dan langsung menuju mal terbaru di Kota Pahlawan, untuk memberikan paparan. (ant)

ISPA Serang 16.362 Balita UNGARAN - Kadis Kesehatan Kabupaten Semarang, Ratna Indarni mengatakan, sebanyak 16.362 anak di bawah usia lima tahun balita (Balita) di kabupaten itu terserang penyakit infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) selama Januari hingga Agustus 2010. Menurut Ratna Indarni di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, kemarin, jumlah itu terbagi menjadi dua jenis, yakni sebanyak 604 Balita menderita ISPA pneumoni, dan 15.758 Balita lainnya men-

derita ISPA nonpneumoni. Ia menjelaskan, Balita penderita pneumoni diakibatkan oleh terjangkit bakteri “streptococus pneumonia” dan “haema Phyrus Influenza”. Menurut dia, Balita yang menderita penyakit pneumoni akan mengalami batuk disertai nafas cepat dan sesak nafas. Selain itu, ada tarikan dinding dada ke dalam. ‘’ISPA jenis pneumoni bisa sampai mengakibatkan kematian, sedangkan untuk ISPA nonpneumoni tidak berisiko menyebabkan

kematian, karena hanya batuk biasa,” katanya. Meskipun begitu, kata dia, sejauh ini belum ada kasus Balita meninggal akibat penyakit ISPA. Ia menambahkan, ciri-ciri penderita ISPA pneumoni yang masih bayi di bawah usia dua bulan adalah nafasnya lebih dari 60 kali/menit. Sedangkan untuk bayi berusia dua bulan sampai satu tahun bernafas lebih dari 50 kali/menit, dan untuk bayi usia di atas satu tahun, rata-rata bernafas lebih dari 40 kali/menit

‘’Jika bayi mengalami hal semacam itu sebaiknya segera dibawa ke Puskesmas atau rumah sakit, sehingga bisa cepat tertangani,” katanya. Menurut dia, daerah yang paling banyak ditemukan kasus ISPA di antaranya di Kecamatan Bergas, Pabelan dan Getasan. Karena itu, katanya, para orang tua yang memiliki anak Balita diimbau untuk mewaspadai munculnya penyakit yang berisiko menyebabkan kematian tersebut. (ant)

Suluh Indonesia/ant

GERBONG TERBAKAR - Rangkaian gerbong kereta api Banten Ekspress terbakar saat parkir di Stasiun KA Rangkasbitung, Banten, kemarin. Kobaran api yang bermula dari salah satu gerbong menghanguskan 21 gebong yang sedang parkir di stasiun Rangkasbitung.

Heryawan Siap

Tak Dicalonkan Sebagai Gubernur BANDUNG - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan wacana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyatakan dirinya belum tentu akan dicalonkan kembali dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat tahun 2013. ‘’Saya kira nggak masalah (tidak dicalonkan), kenapa sulit-sulit amat,” katanya usai menghadiri Dies Natalis ke-42 UIN SGD Band-

ung, Jalan AH Nasution, Bandung, kemarin. Ia mengatakan, pihaknya menganggap wacana tersebut merupakan bentuk kritikan yang dilontarkan PKS terkait kinerja yang belum maksimal. ‘’Saya kira itu sebagai sebuah kritik tentu saya terima, dan ini memacu kita untuk bekerja lebih giat lagi ke depannya. Namun, akan lebih adil jika kritikan itu diperbandingkan. Ya kalau kurang, apa yang

kurangnya dan seperti yang harus dilakukan,” kata gubernur. Ia menjelaskan, kritikan tersebut idealnya dibarengi dengan perbandingan kinerja dari tahun-ketahun seperti jika mengkritisi satu persoalan tentunya harus diperbandingkan dengan hasil kerja tahuntahun sebelumnya. Menurutnya, dengan meperbandingkan hasil kerja dari tahun ke tahun, tentunya bakal

terlihat apa saja capaian kerjanya, dan jika masih kekurangan tentu juga dapat terlihat. “Lebih adil jika kritikan itu dilakukan dengan perbandingan hasil kerja. Misalnya, hasil apa yang sudah tercapai tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dan apa saja yang perlu diperbaiki. Tentunya, semua pihak ketika mengeluarkan kritik. Ya kritiknya mesti yang membangun,” ujarnya. (ant)

Edisi 12 Oktober 2010 | Suluh Indonesia  

Headline : SBY Minta BUMN Tak Manja

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you