Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 48 tahun IV Kamis, 11 Maret 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Pemerintah Waspada

OJK Tetap Diperlukan

BRTI Tolak Asing

PEMERINTAH mewaspadai adanya kenaikan harga minyak mentah dalam negeri hingga 85 dolar AS perbarel karena dapat mengakibatkan defisit anggaran dalam APBN semakin melebar. Menurut Kepala...hal. 1

PENGAMAT Ekonomi Universitas Indonesia, Bambang PS Brodjonegoro mengatakan otoritas jasa keuangan (OJK) sebagi pengawasan sektor keuangan di Indonesia diperlukan. “Di dunia...hal. 2

BADAN Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menolak adanya investor asing di bisnis menara telekomunikasi demi menjaga keberlangsungan pengusaha lokal. “Sebelum Peraturan Presiden...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Kasus Tiket Kemlu

Dua Tersangka

Suluh Indonesia/ade

Gayus Lumbuun Dimosi Tak Percaya JAKARTA - Ketua BPDPR Gayus Lumbuun menilai, pernyataan mosi tidak percaya yang dilayangkan kepadanya, merupakan tindakan kekanak-kanakan. Mosi tidak percaya itu sendiri diajukan dan ditandatangani oleh sembilan dari sebelas anggota BK. ‘’Tindakan Wakil Ketua BK Chaeruman Harahap dan anggota lainnya adalah tindakan yang kekanak-kanakan dan tidak perlu ditanggapi. Bagaimana saya akan mengikuti hal yang tidak logis untuk saya lakukan,” kata Gayus di Gedung MPR/DPR Jakarta, kemarin. Dia mengatakan, ada tiga alasan mengapa dirinya dikecam dengan mosi tidak percaya oleh sembilan anggotanya. Pertama, dirinya diminta untuk melakukan pemeriksaan kepada anggota pansus yang mengeluarkan kata kasar dan kotor pada saat rapat pansus. ‘’Namun permintaan tersebut saya tolak dengan alasan, anggota pansus yang bersangkutan telah mencabut perkataannnya dan telah meminta maaf,” paparnya.

Alasan kedua, dia pernah mempertanyakan status Chaeruman sebagai anggota pengganti dalam rapat pansus. Saat itu, Gayus sebagai salah satu pimpinan pansus meminta Chaeruman dan fraksinya untuk menunjukan bukti bahwa dia benar-benar sebagai anggota pengganti. ‘’Ketika itu dia tidak saya ijinkan untuk mengikuti rapat pansus, karena saya anggap rapat itu harus sangat selektif. Selama tidak ada surat, tidak saya ijinkan,” ungkapnya. Sedangkan alasan yang ketiga dan yang dianggapnya lebih kekanakkanakan,adalah ketika Chaeruman memasuki ruang kerja Gayus. Menurut Gayus, sebenarnya mosi tidak percaya tidak pernah ada di DPR. Sebab bila dirinya dianggap telah melakukan kesalahan, maka dia mempersilakan untuk langsung mengadukan kepada pimpinan Dewan. Selain itu, dia menilai tindakan tersebut adalah tindakan yang dapat menjatuhkan kredibilitas DPR. (har)

TERORIS - Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri menunjukkan sketsa wajah Dulmatin di Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Pihak kepolisian melalui hasil tes DNA dan ciri fisik lainnya, memastikan Dulmatin menjadi salah satu korban tewas.

JAKARTA - Kejagung menetapkan kembali dua tersangka kasus dugaan mark up biaya tiket pesawat para diplomat yang diduga merugikan keuangan negara Rp 6,05 miliar. Kedua tersangka tersebut, yakni, I Gusti Putu Adnyana dan Syarif Syam Arman, keduanya menjabat sebagai bendahara biaya perjalanan diplomat Kemlu. Keduanya langsung ditahan di Rutan Kejari Jaksl. ‘’Penambahan dua tersangka tersebut, berarti sudah ada lima tersangka dalam kasus biaya perjalanan Kemlu,” kata Dirdik Jampidsus, Arminsyah di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, Kejagung menetapkan tiga tersangka, yakni, Ade Wismar Wijaya (mantan Staf Biro Keuangan Kemenlu, Syarwani Soeni (Dirut PT Indowanua Inti Sentosa/ travel), dan Ade Sudirman (staf pada Biro Keuangan Kemlu). Arminsyah menjelaskan kedua tersangka dikenakan sangkaan melanggar Pasal 2 atau Pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 jo UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ia juga menyebutkan hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik didapatkan fakta hukum adanya catatan penggunaan atau pemanfaatan dana yang berasal dari kegiatan mark up tiket tersebut. (son)

Dulmatin Dipastikan Tewas JAKARTA - Polri memastikan satu dari tiga jenazah pelaku teroris yang terpaksa ditembak mati, karena melakukan perlawanan terhadap tim satuan Densus 88 Anteror di Pamulang adalah Dulmatin alias Joko Pitono alias Muktamar alias Abdul Matin. Jenazah itu sebelumnya diketahui berinisial YI alias Yahya Ibrahim alias Mansyur. ‘’“Dengan 100 persen kecocokan yang telah diidentifikasi. Dan dengan tingkat kemungkinan keliru 1:100.000 triliun. (Jenazah) Itu adalah betul dapat dipertanggungjawabkan secara profesional bahwa yang bersangkutan adalah benar-benar Dulmatin alias Yahya Ibrahim alias Mansyur alias Joko Pitono, yang memang dia adalah red notice DPO yang dikeluarkan pemerintahan Filipina,” kata

Kapolri Jenderal Pol. Bambang Hendarso Danuri di Mabes Polri Jakarta, kemarin. Kepastian tewasnya Dulmatin diperkuat dengan pernyataan dari Kapusdokkes Polri Brigjen Pol. Mussadeq. Menurut dia, setelah polisi melakukan proses metode identifikasi bertaraf internasional yaitu interpol DVI Procedure. ‘’Langkah pertama yang kami gunakan sesuai dengan prosedur kami mengumpulkan datadata sekunder meliputi tandatanda fisik dan foto. Kami melakukan super impose. Dari tanda-tanda fisik, kami menemukan ada beberapa keidentikan (kesamaan-red). Yang pertama tahi lalat yang cocok, kemudian alis mata yang cocok dan juga bentuk dagu yang cocok yang secara fisik sudah kami cocokkan. Kemudian kami

melakukan super impose pencocokan foto pada waktu hidup dan jenazah. Dari hasil pencocokan kami dapatkan hasil super impose yang match,” jelas Mussadeg. Tak cukup sampai itu, lanjut dia, tim identifikasi lalu melanjutkan proses identifikasi dengan pengambilan data primer, yang meliputi sidik jari (dilakukan oleh INAFIS). “Tapi sayang kami tidak memiliki data pembanding, sehingga kami harus melakukan pemeriksaan DNA,” jelasnya. Polri yang sudah memiliki DNA criminal database untuk pelaku kriminal kelas berat, termasuk terorisme yang salah satunya Dulmatin. Lalu, mencocokkan DNA di antara ketiga jenazah yang tewas dalam penggerebekan Pamulang dengan DNA keluarganya. (tim)

Sri Mulyani Terancam Diboikot JAKARTA - Rekomendasi Pansus Century masih menyisahkan persoalan. Beberapa fraksi mengancam akan membaikot Menkeu Sri Mulyani saat penyampaian APBN-P pada April mendatang, karena dinilai bertanggungjawab atas bailout Bank Century. Sebelumnya memang berkembang wacana pemboikotan Menteri Keuangan oleh mitra kerjanya di DPR, Komisi XI, dan Badan Anggaran. F-Partai Amanat Nasional belum menentukan sikap apakah akan memboikot kehadiran Sri Mulyani atau tidak dalam pembahasan APBNPerubahan. Meski demikian, F-PAN berharap agar Sri Mulyani mengundurkan diri dari jabatannya sebagai menteri keuangan atas kesadaran sendiri sebagai wujud sikap ksatria. ‘’Terkait pembahasan APBN-P, itu tergantung pada lembaga penegak hukum. Sikap FPAN masih mengambang. Kita akan rapatkan lagi nanti sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku. Tapi, daripada gonjang-ganjing, lebih baik mundur,” kata Sekretaris F-PAN Viva Yoga Mauladi.

F-Partai Golkar tidak vokal lagi ketika ditanyai soal rencana pemboikotan rapat pembahasan APBN-Perubahan yang dilaksanakan antara DPR dan pemerintah yang diwakili Menkeu Sri Mulyani. Sikap mereka ditentukan setelah tim pengawas rekomendasi pansus bekerja. ‘’Kita lihat perkembangan penegakan hukum yang dilakukan pemerintah. Masih ada satu bulan terakhir sebelum memutuskan. Jangan mengandai-andai,” kata Agun Gunanjar. Sementara Ketua F-PPP Romahurmuzy mengatakan, F-PPP belum tertarik untuk memboikot rapat pembahasan APBN-Perubahan yang dilaksanakan antara DPR dan pemerintah yang diwakili Menkeu Sri Mulyani. FPPP menilai pemboikotan bakal berpengaruh pada kondisi masyarakat secara umum. ‘’Sebagian anggota dewan tidak setuju jika APBN-P dibahas dengan Bu Sri Mulyani. Tapi, PPP belum tertarik dengan pemboikotan. UU 17/2003 menyatakan bahwa pembahasan APBN-P dilakukan bersama Menkeu,” katanya. (har/son)

Tewasnya Dulmatin

Polri Menuai Pujian JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Boediono menyampaikan penghargaan kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang telah berhasil menangani terorisme, dengan tewasnya gembong teroris Dulmatin alias Djoko Pitono dalam penyergapan di Pamulang, Tangerang. ‘’Saya sampaikan apresiasi pemerintah kepada Polri dan seluruh instansi yang mendukung dan juga masyarakat ,” katanya usai menerima Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri di Istana Wapres Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, berdasarkan laporan lengkap yang diterima dari Kapolri, ketiga orang yang tewas dalam penyergapan di Pamulang, Tangerang, adalah teroris, salah satunya adalah Dulmatin. ‘’Berdasarkan laporan menyeluruh dan telah dikonfirmasi, maka yang tewas adalah Dulmatin,” kata Wapres. Boediono mengatakan, pemerintah akan terus menuntaskan penanggulangan terorisme. ‘’Tentunya, operasi akan terus dilakukan,” kata Wapres. Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pertemuan dengan PM Australia Kevin Ruud menyampaikan bahwa gembong teroris Asia Tenggara yang selama ini menjadi buronan telah tewas dalam penyerga-

pan oleh satuan antiteror Polri di Pamulang, Tengerang. ‘’Secara intelegen, sudah terditeksi bahwa mereka akan membangun basis teroris di Asia Tenggara, namun penindakannya baru bisa dilakukan sekarang,” ujarnya. Sementara mantan Presiden Megawati memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kesigapan sekaligus langkah-langkah yang dilakukan aparat kepolisian dalam menangani kasus-kasus terorisme di tanah air. ‘’Saya sangat mengapresiasi, karena dalam kondisi yang serba minim Polri terus berupaya mengungkap jaringanjaringan terorisme di tanah air,” katanya. Menurut Ketua Umum DPP PDI Perjuangan itu, aksis teroris di Indonesia tidak hanya dilakukan satu-dua orang, melainkan oleh jaringan yang bisa berskala nasional dan bahkan internasional. ‘’Sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan saya sangat mengapresiasi keberhasilan Polri. Ini sebuah prestasi yang luar biasa,” ujarnya. Masalah terorisme di Indonesia, katanya, sudah mencuat sejak dirinya menjadi Wakil Presiden, persisnya setelah peristiwa teror terhadap gedung WTC di Amerika Serikat pada 11 September 2001. (ha/nas)

Aliansi Teroris, Efektifkah ... ? KERJASAMA atau aliansi bertujuan membentuk suatu wadah atau organiasi agar lebih kuat. Itulah yang dilakukan para teoris selama ini, dan mereka membentuk aliansi lantaran adanya kesmaan idiologi. Bagaiman eksisten aliansi teroris selama ini ? Aliansi teroris yang diduga terlibat aksi terorisme di Aceh, Banten dan Jawa Barat, sudah lama terbentuk terutama setelah bubarnya Al-Jama’ah AlIslamiyah, karena kesamaan

ideologi. Kepala Desk Antiteror Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan Ansyaad Mbai di Jakarta, kemarin mengatakan, selain bekas anggota Al-

Jama’ah Al-Islamiyah aliansi juga beranggotakan, beberapa dari para tersangka yang ditangkap hidup dan mati, pemain lama, buronan, dan bekas narapidana terorisme. ‘’Mereka bisa menyebut kelompok barunya dengan berbagai nama. Tetapi yang penting bukan soal nama, melainkan mereka telah membentuk aliansi baru teroris,” katanya. Ansyaad mengungkapkan, usai tertangkapnya “tokohtokoh” jaringan teroris, para

pengikutnya tetap berupaya untuk bangkit kembali dengan strategi yang lebih rapi. Karena itu, lanjut Ansyaad, pihaknya akan terus mengintensifkan langkah-langkah penanggulangan terorisme di Indonesia, baik melalui langkah represif maupun persuasif. Kelompok yang diduga terkait terorisme dari poros di Aceh-Banten-Jawa Barat diindikasi merupakan bentuk bangkitnya aliansi dari sejumlah kelompok yang berideolo-

gi serupa. Hal itu terindikasi dalam operasi terorisme polisi dua pekan terakhir. Indikasi senada juga diungkapkan Noor Huda Ismail, Direktur Eksekutif Yayasan Prasasti Perdamaian. Yayasan tersebut menangani proses pemulihan sosial mantan narapidana terorisme di Indonesia. ‘’Indikasi itu memang demikian adanya. Bangkitnya aliansi taktis dari berbagai kelompok karena prinsip kerja sama,’’ katanya. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Kamis 11 Maret 2010

Suluh Indonesia/ant

DIPERIKSA KPK - Mantan Direktur Utama Bank Century Hermanus Hasan Muslim keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi usai diperiksa, Jakarta, Rabu (10/3). Pemeriksaan itu terkait penyelidikan kasus dugaan korupsi Bank Century.

KPK Periksa

Mantan Dirut Bank Century JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu, memeriksa mantan Direktur Utama (Dirut) Bank Century, Hermanus Hasan Muslim dalam proses penyelidikan kasus Bank Century. Hermanus menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIB sampai sekira pukul 20.20 WIB. Ketika ke luar dari gedung KPK, Hermanus tidak bersedia memberikan keterangan kepada wartawan. Dengan pengawalan sejumlah petugas KPK, Hermanus langsung memasuki mobil bernomor

polisi B 2037 BQ yang akan membawanya kembali ke tahanan. Hermanus adalah terpidana tiga tahun penjara dalam kasus kredit bermasalah miliar dari Bank Century kepada dua perusahaan. Kasus itu telah menggerogoti keuangan Bank Century sebesar Rp121 miliar. Dia juga diduga mengetahui tentang pengajuan fasilitas pendanaan kepada Bank Indonesia (BI) dalam bentuk reposisi aset. Permohonan itu kemudian disetujui BI melalui Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP). Namun, ketika dikonfirmasi

NamaTersangka Teroris yang Tertangkap JAKARTA - Berikut ini adalah nama-nama tersangka terorisme yang tertangkap polisi baik hidup maupun tewas dalam penangkapan di Aceh, Jakarta dan Jawa Barat sebagaimana disampaikan Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri di Jakarta, Rabu. 1. Sapto Adi alias Robert Bakir alias Saira alias Abu Muja hid. Dia pernah mendapatkan pelatihan militer di Filipina Selatan dan terlibat ledakan bom Kedubes Australia, 2004. 2. Yudi Zulfahri. 3. Zaki Rahmatullah alias Zainal Muttaqin alias Abu Jahid asal Pandeglang. 4. Masykur Rahmad asal Kecamatan Krueng Baruna, Kabupaten Aceh Jaya. Dia mengalami luka tembak saat penangkapan 3 Maret 2009. 5. Surya alias Abu Semak Belukar asal Aceh. 6. Azzam alias Imanudin asal Aceh 7. Heru asal Wonogiri, Jawa Tengah. 8. Muchtar asal Tanah Abang, Jakarta Pusat, . 9. Agus Wardiyanto alias Hasan, asal Depok, Jawa Barat. 10. Deni alias Fariz asal Karawang. 11. Adi Munadi asal Bandung. 12. La Ode Hafiz alias Adit alias Hafidz alias Abu Hafidz, asal Sulawesi yang tinggal di Kalimalang, Jakarta Timur. 13. Sulaiman alias Sule asal Lampung 14. Adam alias Ade, asal Pandeglang. 15. Sofyan asal Depok. Dia pernah mendirikan sekolah menembak di Depok beberapa tahun yang lalu. 16. Sutrino asal Jakarta. 17. Tatang, asal Jakarta. 18. Abdi asal Jakarta. 19. Iwan Abdullah, asal Aceh Besar yang tewas tertembak 3 Maret 2010. 20. Marzuki alias Tengku, asal Aceh yang tewas tertembak 6 Maret 2010. 21. Mansur Fahmi. 22. Ardiansyah yang perperan menyiapkan latihan militer. 23 Ali, ahli merakit bom. 24. Ridwan, tewas tertembak di Pamulang, Tangerang, Banten. 26. Hasan, tewas tertembak di Pamulang. 27. Yahya alias Mansur alias Joko Pitono alias Dulmatin, tewas tertembak di Pamulang asal Pemalang. 28 Bakti Rahma alias Abu Haikal. 29 Saiful Siregar alias Iman asal Medan Para tersangka yang tertangkap telah ditahan di Rutan Salemba Cabang Brimob, Kompleks Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. (ant)

PENGUMUMAN LELANG Badan Pusat Statistik melalui KPKNL Jakarta IV akan melaksanakan pelelangan barang milik negara kondisi rusak berat yang akan dihapuskan, berupa: a. 1 unit Daihatsu hyline th.1991 (Harga Limit per unit : Rp.8.862.690); b. 1 unit T.kijang th.1992 (Harga Limit per unit : Rp.7.597.728); c. 10 unit T.kijang th.1993 (Harga Limit per unit : Rp.9.437.763 s/d Rp.10.845.225). Pelaksanaan Lelang: Rabu/17 Maret 2010 pukul 10.00 WIB s.d. selesai bertempat di lapangan parkir belakang BPS, Jl. dr. Sutomo no.6-8 Jakarta Pusat. Open House: Senin/15 Maret 2010 pukul 10.00 WIB s.d. pukul 15.00 WIB bertempat di BPS, Jl. dr. Sutomo no.6-8 Jakarta Pusat. Syarat-Syarat Lelang: a. Peserta lelang wajib menyetorkan uang jaminan lelang secara tunai sebesar Rp. 3.500.000 per unit kendaraan kepada pejabat lelang sebelum pelaksanaan lelang; b. Harga lelang belum termasuk bea lelang; c. Pembayaran harga lelang berikut bea lelang paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah pelaksanaan lelang; d. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Panitia Lelang. Jakarta, 11 Maret 2010 Ttd. Panitia Lelang U.003284-Peng

tentang hal itu, Hermanus hanya diam. Dalam kasus Bank Century, KPK telah memeriksa beberapa pejabat, antara lain Direktur Pengawasan Bank I Bank Indonesia (BI) Budi Armanto, Deputi Direktur pada Direktorat Pengawasan Bank I BI Heru Kristiana, Direktur pada Direktorat Penelitian dan Pengaturan Bank Indonesia (BI) Halim Alamsyah. Kemudian, pegawai pada Direktorat Pengawasan BI Pahla Santosa, dan pegawai BI yang juga anggota Satgas Pengawasan Bank Century Ahmad Fuad.

Selain itu, Direktur Klaim dan Resolusi Bank Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Noor Cahyo, Kepala Divisi Penjaminan LPS Poltak L. Tobing, dan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Ahmad Fuad Rahmany juga telah diperiksa. Dalam kasus ini, BPK berkesimpulan, BI tidak memberikan data mutakhir mengenai kondisi Bank Century sehingga terjadi peningkatan biaya penanganan Bank Century dari semula sebesar Rp632 miliar menjadi Rp6,7 triliun. (ant)

Persembunyian Dulmatin

Banyak Dikunjungi Tamu TIDAK ada alasan yang jelas, mengapa Dulmatin dan para pengikut setianya itu bersembunyi di pinggiran Jakarta. Padahal, mereka dicari dan diburu polisi sejak beberapa tahun lalu. Berikut penelusuran Bali Post terhadap lokasi persembunyian Dulmatin. Tidak ada yang istimewa dari sebuah rumah petak sederhana itu. Letaknya paling pojok di antara empat rumah dalam komplek rumah kontrakan itu. Ukurannya kira-kira 4x12 meter. Dua jendela yang dilengkapi kaca nako menemani pintunya yang berwarna coklat. Yang menarik, hanya warna catnya yang terlihat sangat mencolok, kuning.. Ternyata, penghuninya yang mengontrak itu yang menjadi sangat istimewa. Dia adalah Yahya Ibrahim alias Mansyur yang tak lain adalah Dumatin. Teroris paling dicari, setelah Dr. Azahari, Noordin M Top dan Umar Patek. Dulamtin merupakan perakit bom bersama Ali Imrom dalam aksi Bom Bali I pada akhir 2001 lalu. Selanjutnya, ia menghilang dan tak diketahui rimbanya. Keberadaannya teroris yang dicari-cari pemerintah Filipinan, Amerika Serikat (AS) dan Indonesia, ternyata berada di pinggiran Jakarta. Kedia-

mannya ini beralamat di Jalan Salak V RT 004/004 Kampung Pabuaran, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kabupaten Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Tempat persembunyiannya itu, berjarak sekitar 15 kilometer dari Mabes Polri. Dan, satu kilometer dari lokasi penyergapan dan penembakannya di ruko warnet Multiplus, Komplek Ruko Pamulang Square itu. Lucunya lagi, ia justru baru terendus Densus 88 Antiteror, setelah penyergapan dan penangkapan sejumlah orang pascapenyerbuah satuan Brimob Polda Aceh terhadap sebuah lokasi di pedalaman Aceh Utara yang dipakai untuk latihan militer. Itu pun setelah aparat menangkap dan memeriksa puluhan orang di Aceh dan seumlah lokasi di Pulau Jawa. Dulmatin ternyata diketahui telah menetap di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten itu sejak setahun lalu. Dia melapor diri kepada Ketua RT 004/004 Kelurahan Pinang Benda, Kecamatan Pamulang, Kabupaten Tangsel itu, dengan kartu tanda penduduk (KTP) atas nama Yahya Ibrahim. Dalam KTP itu disebutkan, Yahya Ibrahim kelahiran Jakarta, 2 Januari 1973 dan beralamat di Jalan Masjid Fathul Ghofur RT 001/004 Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Dulmatin menetap sejak 13 April 2009. Tersangka menyewa satu unit rumah petak milik Karsana. (nas)

PENGUMUMAN LELANG Kementerian PPN/Bappenas melalui KPKNL Jakarta I akan mengadakan penjualan di muka umum, berupa : Kendaraan roda empat : - 5 unit T Kijang Mini Bus th 93 - 97 dalam kondisi Rusak Berat (harga limit : Rp. 3.709.800,- s/d 18.063.000,-). - 1 unit Micro Bus th 95 dalam kondisi Rusak Berat (harga limit : Rp. 18.900.000,-) dalam kondisi rusak berat. Kendaraan roda dua : - 6 unit Sepeda Motor th 93 - 97 dalam kondisi Rusak Berat (harga limit : Rp. 782.000,- s/d Rp. 962.500,-) serta 1 (satu) paket Peralatan dan Mesin dalam kondisi Rusak Berat (harga limit Rp. 7.969.000,-). Pelaksanaan lelang : Rabu, 17 Maret 2010, pukul 10.00 WIB s/d selesai di Kementerian PPN/Bappenas, jl. Taman Suropati No. 2, Jakarta. Perstyaratan lelang : 1. Peserta lelang wajib menyetorkan uang jaminan ke rekening KPKNL Jakarta pada PT. BNI cabang kramat Jakarta Pusat nomor Rekening 10541039 sudah efektif paling lambat 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang. 2. Harga lelang belum termasuk bea lelang. 3. Pembayaran harga lelang berikut bea lelang paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. 4. Semua Barang yang dijual dalam kondisi apa adanya dengan semua cacat dan kekurangannya. 5. Pengumuman selengkapnya dapat dilihat digedung Kementerian PPN/Bappenas jl. Taman Suropati No. 2, Jakarta. U.003287-Peng

2


Metr politan

Suluh Indonesia, Kamis 11 Maret 2010

3

DPT Pilkada

Rawan Manipulasi

Suluh Indonesia/ant

DIPECAT - Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai didampingi anggotanya Teguh Soedarsono memberi keterangan terkait usulan pemberhentian kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terhadap anggota LPSK atas nama I Ktut Sudiharsa dan Myra Diarsi.

Diusulkan Untuk Diberhentikan Anggota LPSK, presiden akan menetapkan keputusan pemberhentian dalam jangka waktu paling lama 30 hari terhitung sejak tanggal usulan tersebut. Menurut Abdul, keputusan untuk memberhentikan Ktut dan Myra telah melalui serangkaian proses hukum untuk menelusuri dugaan pelanggaran aturan oleh keduanya dalam mengurus permohonan perlindungan hukum terhadap pengusaha Anggoro Widjojo yang difasilitasi oleh adiknya, Anggodo Widjojo. Kakak beradik itu sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Majelis pemeriksa dalam sidang paripurna LPSK telah memutuskan Ktut dan Myra bersalah melakukan pelanggaran aturan dalam menjalankan tugas. Hal itu ditindaklanjuti dengan rapat paripurna LPSK yang antara lain memutuskan pencabutan status pemberhentian sementara dan mencabut tugas keduanya di lembaga tersebut. Rapat itu memutuskan untuk membebastugaskan I Ktut Sudiharsa sebagai wakil ketua merangkap anggota LPSK dan Myra Diarsi sebagai anggota LPSK yang bertanggungjawab dalam bidang perlindungan. ‘’Ini semua dilakukan untuk

Banyak Struktur Tidak Efisien JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan, mengatakan saat ini masih banyak struktur organisasi pemerintah di pusat dan daerah yang tidak efisien sehingga memerlukan perampingan. ‘’Masih banyak struktur organisasi pemerintahan yang terlalu gemuk sehingga tidak efisien dalam melaksanakan fungsinya,” kata Menpan di Jakarta, kemarin. Hal tersebut dikemukakan usai menghadiri rapat reformasi birokrasi di Istana Wapres yang dipimpin oleh Wapres Boediono dan diikuti sejumlah menteri seperti Menko Kesra Agung Laksono serta Menkeu Sri Mulyani. Untuk mengatasi masalah itu, katanya, pemerintah berupaya untuk melakukan pembenahan dan kalau memungkinkan perampingan terhadap struktur organisasi yang tidak efisien. ‘’Dari hasil penilaian

kita banyak organisasi yang tidak efisien dan itu akan kita benahi,” kata Mangindaan tan-

EE Mangindaan

pa bersedia menyebutkan instansi yang dimaksud. Dikatakan pula, untuk itu pemerintah berencana akan membentuk desain utama reformasi birokrasi diharapkan sudah dapat selesai pada April 2010 sehingga upaya perbaik-

an birokrasi nasional bisa segera dilaksanakan. ‘’Diharapkan desain utama reformasi bulan depan (April) sudah bisa selesai, yang sekaligus membuat organisasi Komite Reformasi Birokrasi,” katanya. Dalam pelaksanaannya nanti, katanya, komite akan diketuai oleh wakil presiden dan dibantu oleh tiga menko. Mangindaan mengatakan dalam pelaksanaannya akan dilakukan oleh menpan yang dibantu oleh menkeu dan mendagri, serta kepala Bappenas serta ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). ‘’Desain utama dan komite akan dibentuk melalui keputusan presiden (keppres),” kata Mangindaan. Salah satu tugas utama komite tersebut, kata dia, adalah akan memperbaiki sejumlah susunan birokrasi yang dinilai selama ini masih tumpang tindih. (har)

Biar Ditentukan Kongres MEDAN - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyerahkan sepenuhnya pemilihan figur calon ketua umum baru partai itu kepada kongres yang akan berlangsung di Bali, 5-9 April mendatang. ‘’Biar itu ditentukan kongres. Keputusan itu harus dirundingkan nanti di kongres,” katanya ketika membuka Konferda III DPD PDIP Sumut di Medan, Rabu. Megawati yang telah memimpin PDIP selama 12 tahun itu mengaku masih diminta un-

tuk menghadiri seluruh Konferda PDI Perjuangan di 33 provinsi. ‘’Saya diminta membuka semua konferda dan di banyak tempat saya diminta untuk maju lagi di kongres nanti. Itu suara dari bawah yang tidak bisa diabaikan. Itu bukan suara kalangan pengurus PDI Perjuangan,” ujarnya. Menurut Presiden RI ke-5 itu, sejauh ini telah berlangsung konferda di 16 provinsi dan masih ada 17 konferda lagi. Menurut Megawati, ke-16 konferda yang sudah berlang-

sung itu telah memintanya maju kembali menjadi Ketua Umum DPP PDIP. ‘’Tapi itu baru sebatas permintaan. Nantinya saya akan dengarkan lagi hasil-hasil yang mengerucut di kongres di Bali,” ujarnya. Pada kesempatan itu Megawati menampik tuduhan dia berambisi kembali menjadi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan. ‘’Apalah yang saya dapat dengan menjadi ketua umum. Ini semua hanya pengabdian untuk partai dan juga untuk bangsa dan negara,” katanya. (ant)

tiga hal tersebut memiliki potensi adanya kegaduhan terhadap pelaksanaan Pilkada,” katanya mengingatkan. Ferry mengatakan DPT Pilkada merupakan hasil pemutakhiran dari Pemilu sebelumnya (Pileg dan Pilpres). ‘’Padahal kita tahu semua, data itu (masih) menyimpan sejumlah masalah jika dalam proses update pemilih tidak dilakukan perbaikan dan penyempurnaan. Hal ini juga dikarenakan adanya ‘kedekatan’ emosional antara Pemilih dengan Pilkada,” ujarnya. Ferry mengajak, persoalan DPT jangan pernah dianggap remeh dan mengatakan DPT saat pemilu legislatif dan pilpres telah menimbulkan banyak masalah serta sakit hati bagi kelompok-kelompok yang merasa dicurangi. ‘’Itu masalah pertama. Lalu kedua, menyangkut hal yang berkait dengan pemenuhan persyaratan

bagi pasangan calon, baik persyaratan figur maupun persyaratan pencalonan. Karena, ini secara tidak langsung berkait dengan reputasi dan kemampuan dalam memajukan daerah” jelasnya. Ferry menilai pihak-pihak berkompeten perlu benar-benar menyeleksi calon dan pasangannya dalam proses pencalonan itu agar tidak kemudian menjadi sebuah ‘bom waktu’ berbahaya bagi masa depan masyarakat maupun daerah bersangkutan. Artinya, lanjutnya, perlu ada keberanian untuk menggugurkan calon bermasalah, atau yang bakal merusak reputasi daerah bersangkutan. Calon dan pasangannya yang telah berindikasi masalah-masalah hukum, menurutnya, perlu mendapat perhatian serius agar menjadi tidak problem bagi daerah di kemudian hari. (son)

Awasi PNS di Pilkada

Dua Anggota LPSK JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengirimkan surat ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk memberhentikan dua anggotanya yaitu I Ketut Sudiharsa dan Myra Diarsi. ‘’LPSK menyampaikan surat kepada Presiden RI sebagai usulan pemberhentian terhadap anggota LPSK atas nama I Ktut Sudiharsa dan Myra Diarsi,” kata Ketua LPSK, Abdul Haris Semendawai di kantor LPSK Jakarta, kemarin. Abdul menjelaskan, berdasar ketentuan pasal 8 Peraturan Presiden nomor 30 tahun 2009 tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian

JAKARTA - Mantan Ketua Pansus RUU Pemilu di DPR RI Ferry Mursyidan Baldan mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dan mencermati kemungkinan manipulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilihan kepada daerah (Pilkada) di 244 daerah. ‘’Di tengah gonjang ganjing masalah pembentukan Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada antara KPU versus Bawaslu, sesungguhnya ada hal yang jangan pernah luput dari perhatian kita, dan hal itu terkait dengan kualitas maupun tingkat legitimasi Pilkada itu sendiri,” katanya di Jakarta, kemarin. Ferry mengatakan, selain pemenuhan persyaratan pasangan calon kepala daerah dan proses penghitungan hasil pemungutan suara, yang juga perlu diwaspadai adalah masalah DPT yang pernah bermasalah pada Pemilu Legislatif dan Pilpres 2009. ‘’Di mana, ke-

mewujudkan pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi dan nepotisme,” kata Abdul Haris Semendawai. Sementara itu, anggota LPSK Teguh Soedarsono mengatakan, LPSK juga akan melayangkan surat ke presiden tentang usulan penggantian Ktut dan Myra. ‘’Undang-undang menyatakan, anggota LPSK berjumlah tujuh orang. Jadi jika dua orang diberhentikan, harus ada penggantinya,” kata Teguh. Dia menjelaskan, LPSK bisa mengajukan calon pengganti melalui mekanisme panitia seleksi. (nas)

Bawaslu Gandeng Korpri JAKARTA - Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) akan menjalin kerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengawasi netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) selama Pemilu Kepala Daerah 2010. ‘’Kami akan melakukan kerja sama dengan Bawaslu mengenai netralitas PNS, jadi Bawaslu dapat melakukan pengawasan terhadap PNS yang ikut kampanye dan sebagainya,” kata Ketua Umum Korpri Diah Anggraeni di Jakarta, kemarin. Diah yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) mengatakan naskah kerja sama pengawasan

tersebut akan segera ditandatangani dan ditindaklanjuti dengan mengirimkan surat edaran pada jajaran Korpri di daerah. ‘’Saya selaku Ketua Umum Korpri, khususnya dalam rangka pilkada 2010 di 244 daerah, saya minta seluruh PNS untuk netral. Jika melanggar, ada sanksi tegas sesuai PP 30/ 1980,” katanya. Berkaitan dengan netralitas PNS, Diah mengingatkan pentingnya pembinaan kepegawaian. Di daerah, pembinaan ini harus dilakukan pejabat struktural tertinggi, yakni Sekretaris Daerah. ‘’Tentunya pembinaan kepegawaian harus dilakukan pejabat struktural tertinggi, kalau di daerah Sekda. Karena

sesama PNS jadi bisa mengawasi dan tidak terimbaskan oleh politik,” ujarnya. Diah mengakui, ketika pemilu kepala daerah berlangsung ada kekhawatiran dari PNS apabila pejabat berganti maka akan berimbas pada pegawai dibawahnya. Menurut dia, penggantian pegawai ini tidak boleh terjadi hanya karena pergantian pejabat politik di daerah. Perjalanan karir PNS, ujar Diah, tidak sama dengan karir politik. ‘’Kalau politik dicampuradukkan dengan karir, maka bisa rusak,” ujarnya. Diah mengingatkan saat ini Korpri masuk dalam wadah kedinasan. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Kamis 11 Maret 2010

4

K ilas Guru Besar FEUI FAKULTAS Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) mengukuhkan dua guru besar ekonomi di Balaisidang UI, Depok, kemarin. Kedua guru besar tersebut adalah Suahasil Nazara dan Ari Kuncoro. Suahasil Nazara dalam pidato pengukuhannya menyampaikan, sangat diperlukan political goodwill dari negara untuk membangun infrastruktur transportasi dan sumber energi di Pulau Jawa. Pakar makro ekonomi, Ari Kuncoro mengungkapkan pentingnya mengetahui respon dan motivasi dari pihak yang akan terkena kebijakan dalam perancangan kebijakan. Sementara itu, Manager Humas dan Media Center Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI), Asti Setiautami mengatakan, saat ini telah memiliki 50 guru besar. Kedua guru besar terlihat memiliki arah dan tujuan yang sama yakni bagaimana menciptakan kondisi yang ideal bagi masyarakat Indonesia. (rin)

Pembangunan BIRR

Segera Direalisasikan BOGOR - Tahun 2010 Pemkot Bogor menekankan pembangunan Bogor Inner Ring Road (BIRR). Pembangunan akan difokuskan dari wilayah Harjasari sampai Pasir Kuda. Untuk itu, pada tahun ini mulai dilaksanakan pembebasan lahan dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Hal ini dijelaskan oleh Kepala BAPPEDA Kota Bogor Azrin Syamsuddin kepada peserta Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota Bogor , yang berlangsung di kantor Balaikota Bogor , kemarin. “Tahap pertama pembangunan Inner Ring Road , insa allah akan dimulai antara Wangun sampai dengan Muarasari, sehingga ada titik pertemuan dengan akses tol Jagorawi-Sukabumi,” jelas Azrin. Rencana Inner Ring Road diperkirakan sekitar 12,6 kilometer. Sedangkan berkaitan dengan kelanjutan pembangunan Jalur R3, pada tahun 2010 akan dibebaskan dan dibangun ruas jalan antara Villa Duta hingga parung Banteng. “Pembangunan Rencana Lanjutan R3 diperkirakan seki-

tar 5,4 kilometer,” ungkapnya. Rencana Jaringan Bogor Ring Road mulai dari R0 (Jalan KH. Soleh Iskandar) sekitar 3,7 kilometer, R1 (Abdullah bin Nuh) sekitar 3,7 kilometer, R2 (Tugu Narkoba-Sentul Selatan) sekitar 3,8 kilometer, R3 (Warung Jambu-Wangun) sekitar 10,3 kilometer, Outer sekitar 19 kilometer. “Kelihatannya belum bisa berlangsung dengan baik. Masih terhambat pembayaran pada masyarakat,” jelasnya. Sebelumnya pembangunan infrastruktur jalan pada tahun 2009 yang sudah dilakukan adalah penyelesaian jalur Bogor Outer Ring Road tahap 1, mulai dari Kedung Halang sampai Sentul Selatan. Selain itu juga dilakukan penyelesaian Underpass di Jalan KH Sholeh Iskandar. “Untuk perawatan dan perbaikan jalan raya dilakukan pengerasan jalan dengan hot mix. Jalan yang diperbaiki antara lain Jalan Padjadjaran, Jalan KS Tubun, Jalan Cibalagung-Jalan Pancasan dan pengerasan dengan beton sebagian Jalan Dr. Semeru,” terangnya. (bas)

Merokok Sembarangan

Diancam Tipiring BOGOR - Pemerintah Kota Bogor segera menegakan Peraturan Daerah (Perda) No : 12 tahu 2009, tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Makanya, bagi aparat Pemkot Bogor yang kedapatan perokok dalam kantor akan kena tipiring (tindak pidana ringan) sesuai diatur dalam perda,” tegas Kepala Bidang Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Rubaeah, di kantor Dinas Kesehatan Kota Bogor, kemarin. Ia menegaskan, perda No:12 tentang KTR dan Peraturan Walikota (Perwali) No : 7 tahun 2010 tentang petunjuk pelaksanaan Perda 12 tahun 2009 telah ditandatangani walikota Bogor dan segera diberlakukan. “Sebelum diberlakukan terhadap masyarakat umum kita akan memulai dilingkungan Pemerintah Kota Bogor, makanya mulai Maret ini akan ada action,” tegasnya. Penegakan perda KTR dilingkungan Pemerintah Kota Bogor dilakukan bertahap mulai dari teguran pertama, kedua, sampai teguran ketiga.

“Kita sudah membentuk satgas (satuan tugas) yang siap mengawasi pegawai yang merokok dalam ruangan, tak terkecuali para pejabat pimpinan SKPD (Satuan Kerja Pemerintah Daerah),” ungkapnya. Sesuai diatur dalam Perda KTR diberlakukan di tempat umum, tempat kerja, tempat ibadah, tempat bermain/atau berkumpulnya anak-anak, kendaraan angkutan umum, lingkungan proses belajar mengajar, sarana kesehatan dan sarana olah raga. Sedangkan bagi pelanggar KTR untuk perorangan dikenakan denda administrative paling sedikit Rp 50 ribu, dan paling banyak Rp 100 ribu. Sedangkan bagi lembaga yang melanggar dikenakan denda administratif paling sedikit Rp 1 juta, dan atau penyegelan. ”Ancaman denda ini juga diberlakukan bagi pimpinan badan yang melanggar KTR dengan denda paling sedikit Rp 1 juta paling banyak Rp 5 juta dan perampasan barang bukti berupa alat promosi,” jelasnya. (bas)

Suluh Indonesia/ant

LATGAB GULTOR - Sejumlah personil Polri membawa seorang yang diduga teroris usai dilumpuhkan dalam latihan gabungan terpadu penanggulangan teror (Latgab Gultor) antara TNI dan Polri di Mako Brimob Mabes Polri, Depok, Jawa Barat, kemarin.

Pegawai RSU Ditangkap

Polsek Cileungsi

Konsumsi Ganja

Ringkus Pelaku Curanmor

CIKARANG - Dua pegawai Rumah Sakit Umum (RSU) Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ditangkap polisi saat mengkonsumsi narkotika jenis ganja di sebuah rumah kontrakan. Kapolrestro Bekasi Kabupaten Kombes Heri Wibowo mengatakan, kedua tersangka tersebut masingmasing bernama Andi Mustofa (32) dan Amir Biki (35) yang tercatat sebagai Tenaga Kerja Kontrak (TKK) RSU Cibitung. “Pelaku kami tangkap di rumah kontrakannya Kampung Utan

RT 14/06, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, pada hari Jumat (5/3) lalu,” kata Heri. Penangkapan tersebut, diawali dari informasi masyarakat sekitar bahwa para pelaku kerap berpesta ganja pada malam hari di rumah kontrakan milik pelaku Andi Mustofa. “Mereka tidak berkutik saat disergap petugas karena barang bukti masih ada di tangan,” katanya. Barang bukti yang berhasil diamankan petugas diantaranya satu paket ganja yang sudah terbagi dalam lima linting. Ked-

ua pelaku akan dijerat pasal 111 tentang penyalahgunaan narkotika jenis ganja. Secara terpisah, Direktur RSU Kabupaten Bekasi, Suwarno membenarkan, kedua pelaku adalah pegawainya. “Setelah mendapat kabar penangkapan, saya langsung memecat mereka dengan tidak hormat,” katanya. Kedua pelaku, bekerja di RSU pada bagian dapur dan teknisi rumah sakit. Pemecatan sudah disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi. (ant)

Kapolri Santuni

Keluarga Anggota Densus 88 DEPOK - Kepala Kepolisian Negara Rerpublik Indonesia (Kapolri), Jenderal Bambang Hendarso Danuri kemarin memberikan bantuan kepada keluarga tiga anggota Densus 88 Mabes Polri yang tewas saat penyergapan teroris di Aceh Besar, NAD. Dalam sambutannya, Kapolri mengungkapkan rasa kehilangannya terhadap ketiganya. Mereka adalah Briptu Boaz Woasiri, Briptu Darmansyah dan Briptu Sri Hendrik Kurniawan. “Mereka adalah putra terbaik. Kami merasa sangat kehilangan, tidak hanya keluarga yang merasa kehilangan,” katan Kapolri dalam sambutannya di Ruang Transit Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, kemarin. Diungkapkan Kapolri, ketiga

anggotanya yang gugur sepatutnya mendapatkan penghargaan yang tinggi. Bahkan Kapolri membuka pintu yang selebar-lebarnya kepada salah satu keluarga korban yang hendak menjadi anggota kepolisian. “Sebagai bentuk kepedulian, maka adik dari Darmansyah difasilitasi untuk menjadi anggota Polri. Terima dia dengan segala kelebihan dan kekurangannya,” ujar Kapolri. Selain itu, Kapolri juga menjamin biaya pendidikan Manuel, anak Briptu Boaz. “Untuk cucu saya, Manuel, akan dijamin biaya pendidikannya hingga perguruan tinggi. Catat namanya agar mendapat beasiswa karena ayahnya telah berjuang untuk bangsa ini, menyelamatkan bangsa ini,” ucapnya. Bantuan yang diberikan kepa-

da ketiga keluarga korban kemarin berupa santunan dengan nilai lebih dari Rp 100 juta. Bantuan tersebut antara lain berasa dari PT Asabri senilai Rp 70 juta, YKPP Rp 14 juta, YBB Rp 3 juta, ABB Rp 2,5 juta, Inkopol Rp 750 ribu serta bantuan dari Kapolri yang tidak disebutkan nilainya. Rumaninta, istri Briptu Boaz terlihat sangat sedih saat menerima santunan yang diberikan Direktur PT Asabri, Adam R Damiri, Kapolri dan Wakapolri Konjen Pol Jusuf Manggabarani. Isak tangis Rianinta menghiasi ruangan yang dipenuhi para pejabat kepolisian. Rianinta saat ini juga tengah mengandung anak keduanya. Masa kandungannya menginjak usia tiga bulan. Manuel, kata Rumaninta kerap menanyakan bapaknya. (rin)

Terkait PKL Nyiraja Permas

PT KAI Diminta Bertanggung Jawab BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendesak PT Kereta Api Indonesia (KAI) ikut bertanggung jawab menyelesaikan pertikaian antara pedagang Nyi Raja Permas, Pasar Anyar Bogor dengan pengelola PT Hosseldy Rabel (HR). “Pemkot minta pertanggungjawaban PT KAI. Untuk itu, kami minta niat baik mereka ikut hadir dan menyelesaikan masalah ini,” tegas Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Bogor, Dody Ahdiat di kantor Balaikota Bogor , kemarin. Minggu lalu, puluhan pedagang grosir Nyi Raja Permas Pasar Anyar dan PT HR sepakat berdamai sementara. Perdamaian yang dimediasi Pemkot Bogor itu berlangsung sejak Rabu pecan lalu. Para pihak yang sepakat bertemu kemarin untuk menyelesaikan masalah ini. “Tapi pengantinnya tidak datang. Untuk itu kita akan mengadakan pertemuan satu kali lagi. Rencananya dua minggu dari sekarang su-

paya mereka bisa mempersiapkan diri,” jelas Dody. Kisruh masalah sewa kios lni berawal saat PT KA menagih uang sewa kios kepada para pedagang. Padahal, selama lni para pedagang sudah membayar uang sewa kios ke PT HR Karena khawatir kiosnya dikosongkan PT KA, para pedagang membayar sewa ulang kios langsung ke PT KA. Namun, belakangan muncul masalah baru, yakni PT HR menggugat PT KA ke pengadilan dengan tuduhan wanprestasi. Dalam perjalanan kasus Itu. Pengadilan Tinggi Jawa Barat memenangkan PT HR dan meminta PT KA membayar ganti rugi ke PT HR. Terjadi perbedaan pendapat antara para pedagang dengan PT HR mengenai status perjanjian sewa. PT HR menilai perjanjian sewa sudah diputus akibat adanya perjanjian baru dengan pemilik lahan PT KAI. Sedangkan para pedagang masih merasa berhak hingga 2018. (bas)

Suluh Indonesia/rin

BOGOR - Jajaran petugas Polsek Cileungsi meringkus dua tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang biasa beraksi di daerah Bekasi dan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Kedua tersangka pelaku adalah Rana alias Kenjon (40) dan Cecep (30). Tersangka berhasil diringkus, dini hari kemarin. “Selain tersangka kita juga mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor hasil curian, sebuah genset dan kunci leter T sebagai alat untuk mencuri motor,” ujar Kapolsek Cileungsi AKP Saiful Anwar didampingi Kanit Reskrim Polsek Cileungsi Iptu Victor Inkriwang. Kedua tersangka ditangkap petugas di rumah masing-masing dalam sebuah penggerebekan. Dalam menjalankan aksinya, kata Saiful, kedua tersangka pelaku terlebih dahulu melakukan survei dari satu kampung ke kampung yang lain dengan berjalan kaki. “Mereka baru melakukan aksi malam hari setelah menemukan sasarannya,” ujarnya. Iptu Victor Inkriwang menjelaskan, penangkapan dilakukan berdasarkan hasil pengaduan masyarakat yang telah kehilangan sepeda motornya. Kemudian, lanjut Vicktor petugas melakukan pengembangan kasus hingga mengarah kepada dua tersangka. Keduanya ditangkap saat tengah santai di salah satu rumah Ket-

ua RT di daerah Jati Asih, Bekasi. “Setelah mendapat sasaran, kita membuntuti kedua pelaku saat sedang bersantai di teras rumah seorang ketua RT, keduanya langsung kita sergap,” ujar Iptu Vicktor Inkriwang. Vicktor menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, keduanya selalu membawa kunci leter T dan gunting besar untuk memotong gembok. Sasarannya selain motor yang diparkir di pinggir jalan, juga yang berada di halaman rumah. Kedua pelaku juga pernah beraksi menggasak sebuah genset di salah satu pondok pesantren di Cileungsi. “Sepeda motor hasil curian mereka jual kepada seorang penadah di Bekasi dan Karawang dengan harga antara Rp1 juta sampai Rp1,5 juta. Penadahnya juga sudah kita amankan,” katanya. Rana alias Kenjon merupakan warga Kampung Panembahan, RT 5/6, Desa Kertasari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sedangkan Cecep (30) warga di Kampung Ciendey RT 11/12, Desa Pidomanah, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Di hadapan petugas, Cecep mengaku terpaksa menjadi pencuri karena tuntutan ekonomi. Dia awalnya berprofesi sebagai petani, namun karena penghasilannya kecil, akhirnya ia memilih jadi pencuri motor. (ant)

Pasien DBD

Banjiri RSUD Cibinong BOGOR - Musim hujan yang masih terus melanda wilayah Bogor dan sekitarnya hingga saat ini, telah mengakibatkan penderita demam berdarah dengue (DBD) yang dirawat di rumah sakit Cibinong, Kab.Bogor terus meningkat. Bahkan kemarin, membludaknya pasien DBD di rumah sakit daerah itu terpaksa harus menjalani perawatan di ruang selasar rumah sakit. Dari informasi pihak rumah sakit, terhitung sejak awal Maret hingga kemarin siang, tercatat sudah ada 86 pasien penderita DBD menjalani perawatan di RSUD Cibinong. Curah hujan yang masih tinggi terjadi di Bogor di perparah dengan kondisi

lingkungan yang kurang sehat, diperkirakan jumlah penderita DBD di Bogor akan terus membanjiri sejumlah rumah sakit di Bogor. Para penderita DBD yang berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Bogor tampak memenuhi ruang Melati,Flamboyan dan ruang lainnya yang ada di RSUD Cibinong. “ Para pasien DBD yang menjalani perawatan di sini mayoritas adalah anak-anak, tapi banyak juga pasien dewasa,” kata salah satu perawat. Meski jumlah penderita DBD di wilayah Bogor saat ini terus meningkat, namun hingga pemerintah daerah setempat belaum menetapkan satus KLB DBD untuk wilayah Bogor. (bas)

SANTUNAN - Direktur PT Asabri, Adam R Damiri saat memberikan santunan kepada Rianinta, istri Briptu Boaz.

Walikota Bersih-bersih Terminal UNTUK meraih Adipura, Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail bersama Dinas Perhubungan Kota Depok kemarin melakukan aksi bersih-bersih di Terminal Depok. Pasalnya, Terminal Depok saat ini hanya mendapat nilai 65,91. Nilai ini sangat rendah jika dibandingkan nilai minimum, yaitu 73 poin. Untuk itu Nur berharap nilai tersebut dapat ditingkatkan pada penilaian tahap dua nanti. “Kita sudah meminta OPD untuk meningkatkan penilaian pada tahap kedua,” kata Nur ditemui di selasela kegiatan, kemarin. Se-

lain bersih-bersih, walikota juga meninjau kondisi terminal. Nur menemui kondisi yang kurang enak di terminal. Pasalnya, tercium bau pesing

di sebagian sisi terminal. Dia juga menemukan sampah yang berserakan di beberapa titik. “Kondisi terminal terpadu Kota Depok, masih jorok,” ucapnya. Kondisi diperparah dengan adanya genangan air di tempat pemberhentian mobil angkutan. Untuk itu, walikota menghimbau kepada warga turut membantu terciptanya lingkungan terminal yang ber-

sih. Pihaknya berencana akan menyediakan tempat sampah di terminal. “Untuk mengurangi emisi gas buang maka akan ditanam juga Pohon Trembesi. Selain itu, Dinas Perhubungan harus ketat dalam melakukan uji emisi,” himbaunya. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dindin Djaenuddin yang juga ada di lokasi kemarin mengaku pihaknya telah

melakukan uji emisi terhadap bus dan angkot yang berdomisili di Kota Depok. “Pengujian sudah dilakukan secara ketat,” tegasnya. Dia menjamin, angkot yang tidak lulus uji emisi maka pihaknya tidak akan memberikan kartu izin trayek (KIR). “Dengan kata lain angkot tersebut tidak boleh beroperasi. Hingga saat ini belum ada yang tidak lolos uji emisi,” pungkasnya. (rin)


pini

Suluh Indonesia, Kamis 11 Maret 2010

F OKUS Jangan Politisasi Lembaga Adat ULU, ketika kandidat, baik bupati maupun gubernur, di Bali ramai-ramai sembahyang ke pura, orang masih bisa menerima hal itu lebih banyak unsur agamisnya ketimbang politisnya. Jadi, sembahyang politik itu dinilai sah-sah saja. Namun, manakala sembahyang itu kemudian melibatkan lembaga adat setempat —yang dimulai oleh beberapa tokohnya— hal ini kemudiasn menimbulkan penafsiran yang lain. Mulanya memang dibantah bahwa kegiatan itu murni religi, namun mulai ada semacam kekhawatiran. Kekhawatiran itu kembali menebal ketika arena pura saja dinilai tidak cukup. Mulai kemudian merambah wantilan dan kemudian balai banjar yang sebenarnya sangatlah tidak tetap untuk kegiatan politik praktis. Sejalan bergulirnya waktu, tokoh dan kemudian masyarakat cenderung tidak malu-malu lagi untuk mengekspresikan afiliasi politiknya. Alhasil, lembaga adat kini mulai bermain api. Ranah politik dijamah dan itu seringkali mengundang masalah. Heterogenitas dalam politik tidak bisa diterima semasih adanya anggota masyarakat yang beranggapan bahwa lembaga adat harus benar-benar steril dari permainan politik praktis. Terjadi perdebatan sengit serta pergulatan argumentasi mendasar tentang apa dan bagaimana fungsi lembaga adat. Lagi-lagi, seiring bergulirnya waktu, proses perdebatan itu kemudian menghasilkan kompromi pragmatis. Lembaga adat tidak malu-malu lagi, secara terang-terangan menyokong kandidat tertentu. Pameo, no lunch free, tidak ada makan siang yang gratis, kemudian dibungkus dengan perilaku simakrama atau madharmasuaka. Tentu tidak hanya sebatas itu. Ada buah tangan, cenderamata, peningset, buli-buli atau apa pun istilahnya sebagai suatu ikatan awal bahwa sudah terjadi semacam ikatan kontrak ‘’ijab kabul’’ politik atau apa pun istilahnya. Tentu ada sederetan janji manis para kandidat kalau nanti terpilih. Hebatnya lagi tanpa malu, sungkan, risi, prosesi ini kemudian diakhiri dengan sembahyang bersama. Memohon agar kandidat yang diusung menjadi jawara dalam pemilihan kepala daerah atau mampu jadi wakil rakyat di lembaga legislatif. Fenomena apa ini? Sebenarnya ini merupakan kompleksitas dari beberapa variabel. Baik budaya politik, ekonomi, pendidikan dan sebagainya. Hal ini memunculkan suatu kondisi yang membuat kedua belah pihak menjadi bias dalam melihat, membaca dan mengaplikasikan tindakan tertentu untuk mencapai tujuan. Jadi bukan hal yang aneh kemudian muncul satu kompromi yang berakhir di muara transaksi politik. Political goal kandidat bertemu dalam economic goal masyarakat yang sifatnya jangka pendek. Ini menjadi sangat berbahaya dalam konteks jangka panjang serta dalam konteks mulia tujuan negara yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. Lihat saja, sangat jamak terjadi ketika kandidat kemudian menduduki posisi puncak yang diincarnya kemudian dengan mudahnya melupakan pendukungnya. Timbul kesan habis manis sepah dibuang atau kacang lupa kulitnya. Celakanya, sang pejabat ini seolah-olah merasa tidak bersalah atas kondisi ini. Menurut dia semua telah selesai dalam sebuah transaksi yang telah diberikan dan dukungan telah diterima. Selesai. Apa lagi? Inilah bahayanya. Kita berharap lembaga adat tidak terjun ke politik praktis. Kalau komunitas, klan dan sebagainya, silakan. Tetapi lembaga adat, mohon janganlah. ***

D

Bang D

el

Menkeu Sri Mulyani terancam diboikot DPR

Gerakan oposisi ...

5

Premanisme dan Politik Komunitas BUDAYA pengelolaan politik krama Bali mulai bergeser. Paham politik yang selama ini menempatkan individu sebagai pemegang mandat, kini berkembang menjadi strategi politik komunitas. Desa pakraman pun tak lagi angker untuk kepentingan politik. Sindrom tabu berpolitik di lingkungan desa pakraman runtuh ketika pendekatan politik kini bersinggungan dengan dukungan adat, kelompok, ras dan soroh.

— Di lingkungan desa pakraman, beda dukungan politik harus bebas dari keterikatan awig-awig dan tidak diarahkan sebagai menang-kalah.

—Kekuatan premanisme ini kerap kali dijadikan salah satu strategi politik oleh pialang kekuasaan.

Pengelolaan hak-hak politik individu dalam berpolitik juga mulai bergerak ke ranah bisnis dan pendekatan ekonomi. Imbal jasa dalam pengelolaan politik di kalangan krama Bali juga ditandai dengan munculnya premanisme dan pendomplengan anggaran untuk kepentingan kekuasaan. Leburnya sindrom tabu politik di lingkungan desa pakraman telah memicu pergeseran banyak hal, termasuk hilangnya netralitas kelompok-kelompok tradisional. Ini dibuktikan dengan banyaknya tokoh adat yang terlibat langsung dalam politik praktis. Pengelolaan politik pun mulai merancukan aktivitas ritual dan keagamaan. Pengelolaan politik bagi karma Bali tampaknya sudah menembus semua ruang, sehingga tak ada tempat lagi yang ditabukan untuk aktivitas politik. Fakta ini menguat ketika pemilu 2009 lalu. Tampaknya fakta ini juga akan menguat pada pilkada serentak 2010. Strategi menggalang simpati tak hanya dilakukan dengan pendekatan individual, melainkan dengan gaya-gaya komunitas, kekuasaan dan premanisme. Menggalang dukungan dengan menggarap komunitas banjar, termasuk dadia kini membudaya. Organisasi adat, sekaa dan perkumpulan pun dimasuki kepentingan politik. Ironisnya, sistem politik berbasis massa ini menguat dan direspons dengan pendekatan finansial. Dukungan kepada politisi tak lagi berdasarkan kualitas, melainkan atas besaran kontribusi langsung yang didapat kelompok atau individu. Budaya politik dengan kontrak di muka ini telah membuat banyak pemilih menyelaraskan pilihannya dengan pilihan kelompok atau komunitasnya. Banyak individu merasa lebih aman jika melakukan pilihan politik sesuai kesepakatan komunitasnya dan merasa terancam jika melakukan pengingkaran kesepakatan kelompok. Perbedaan pilihan di tingkat komunitas bisa mimbulkan konflik kekerabatan. Kasus ini sempat mencuat di Tabanan, ketika ada anggota banjar yang tak mendukung kesepakatan komunitasnya memilih calon tertentu. Politik komunitas ini membuat pilihan politik tak lagi berdasarkan hak-hak

Oleh : Dira Arsana* Ironisnya, sistem politik berbasis massa menguat dan direspons dengan pendekatan finansial. Dukungan kepada politisi tak lagi berdasarkan kualitas, melainkan atas besaran kontribusi langsung yang didapat kelompok atau individu. Budaya politik dengan kontrak di muka ini telah membuat banyak pemilih menyelaraskan pilihannya dengan pilihan kelompok atau komunitasnya. Banyak individu merasa lebih aman jika melakukan pilihan politik sesuai kesepakatan komunitasnya dan merasa terancam jika melakukan pengingkaran kesepakatan kelompok. personal, tetapi menuju kebersamaan pilihan. Menyikapi pergeseran cara pengelolaan politik, dalam kajian ‘’Bali Menuju Jagaditha: Aneka Persefektif ’’, diingatkan agar desa pakraman bijak dalam mengelola politik. Desa pakraman haruslah kembali pada fungsifungsi sosial-budaya dan menjauhkan lembaga ini dari kepentingan personal, kelompok elite politik. Pengelolaan politik harus memberikan ruang bagi negosiasi, kebebasan menggunakan hak pilih di antara elemen-elemen yang berbeda. Di lingkungan desa pakraman, beda dukungan politik harus bebas dari keterikatan awig-awig dan tidak diarahkan sebagai menang-kalah. Aktivitas politik krama desa hendaknya diarahkan menuju keterbukaan dialog, sehingga perbedaan pilihan politik tidak harus diakhiri, dengan menghormati perbedaan pilihan. Premanisme dan Politisi Perubahan cara pengelolaan politik krama Bali juga ditandai dengan menguatnya kekerasan atau premanisme. Kekuatan premanisme ini kerap kali dijadikan salah satu strategi politik oleh pialang kekuasaan. Premanisme juga dijadikan kekuatan untuk melakukan penghasutan bahkan perusakan atas peradaban dan etika politik. Ironisnya gaya premanisme

politik di Bali kini juga mengancam komunitas banjar, sehingga sering kali aspirasi banjar dipasung oleh kekerasan dan praktik jual-beli dukungan dengan kedok kebersamaan. Pemasungan keragaman dengan gaya premanisme ini adalah jalan menuju kehancuran demokrasi, yang kerap kali digulirkan dan dimediasi oleh politisi haus kekuasaan. Dalam konteks ini, politisi yang memiliki peluang untuk menjadi pemimpin publik mestinya merasa malu jika kekuasaan yang diraihnya mengandalkan kekuatan premanisme. Pelan namun pasti kekuasaan yang diraih dengan gaya premanisme dengan sistem kontrak bayar dukungan ini akan melahirkan penguasa serakah yang pada gilirannya juga akan menyuburkan premanisme. Padahal, demokrasi yang beradab dan menempatkan hak-hak individu mestinya berjalan nyaman sehingga pesta pun berjalan damai. Terlepas dari pergeseran caracara pengelolaan strategi politik ini, kita tentunya sangat berharap perimbangan kekuatan politik diarahkan untuk kepentingan pengelolaan Bali secara lebih terukur, holistik dan berpihak pada kepentingan krama Bali. Rapuhnya mayoritas tunggal di parlemen merupakan cermin sikap kritis publik terhadap pengelolaan kekuasaan politik yang arogan. Penerapan gaya preman dalam

— Jangan sampai pilkada yang menelan biaya tinggi hanya melahirkan figur-figur yang mengedepankan kekuatan massa semu.

dunia politik tampaknya akan makin subur dalam pilkada serentak 4 Mei mendatang. Sinyal kuat ke arah itu sudah tumbuh di sejumlah kabupaten. Praktik premanisme bisa dalam wujud kekuatan fisik, juga berupa ancaman bagi individu yang berada di bawah bayang-bayang kekuasaan. Banyak birokrat yang ditabukan ikut politik praktis, akhirnya larut dalam aksi dukung-mendukung semata untuk mengamankan jabatannya. Kondisi semacam ini jelas dipicu oleh rasa takut dibuang penguasa karena dicap tidak loyal. Premanisme dengan melakukan mobilisasai termasuk pendomplengan anggaran pemerintah untuk kepentingan personal ini mestinya direspons secara bijak oleh para pemegang hak pilih. Jangan sampai pilkada yang menelan biaya tinggi ini hanya melahirkan figur-figur yang mengedepankan kekuatan massa semu. Masyarakat harus bisa mengeliminasi gaya premanisme dengan melakukan pilihan cerdas. Jangan sampai kekuasaan dikendalikan oleh figur tak memiliki inovasi dan kepekaan publik akibat terjebak pada kekuatan preman politik. Kualitas dan dedikasi figur yang akan menjadi legislator termasuk pejabat publik mestinya mampu menjawab tantangan dan ancaman terhadap Bali ke depan. Munculnya alternatif perubahan dan tampilnya generasi politik baru dalam perpolitikan di Bali mestinya dijawab oleh politisi Bali dengan melakukan evaluasi dari segala lini, baik menyangkut elite termasuk strategi menjaga kepercayaan publik. Kekuasaan yang didapat dengan memasung hak-hak individu dengan gaya premanisme dan melakukan kotrak ijon suara kelompok adalah wujud nyata pengingkaran atas demokrasi yang bermartabat. *Penulis, Redaktur Kovergensi Kelompok Media Bali Post (KMB)

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Bravo Polri OPERASI perburuan teroris yang gencar digelar Satuan Tugas Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Jakarta dua pekan terakhir, terhitung sukses. Karenanya, acungan jempol layak ditujukan bagi para bhayangkara negara itu. Meski harus kehilangan tiga anggota terbaiknya akibat terjangan peluru para teroris, korps baju coklat itu berhasil menangkap puluhan tersangka teroris dan menewaskan enam orang lainnya, termasuk sang buronan yang kepalanya dihargai 10 juta dolar AS (setara Rp 93 miliar), Dulmatin alias Joko Pitono yang tewas saat penggerebekan di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan dua hari lalu. Namun, kesuksesan itu tak boleh membuat Polri dan kita semua lengah, karena masih ada buron teroris seperti Umar Patek

Photo SBY Tanpa Boediono

yang hingga kini belum tertangkap. Selain itu, dengan belum matinya ideologi yang dipegang para teroris, masih memungkinkan lahirnya calon-calon teroris baru, yang mungkin akan menjadi lebih redikal dibandingkan para seniornya dalam melakukan aksinya. Oleh karena itu, selain upaya pengejaran para buron harus terus dilakukan, hal yang tak kalah penting dilakukan adalah upaya memadamkan ideologi dan akar terorisme itu sendiri, yaitu radikalisme agama. Untuk melakukan semuanya itu, Polri tak mungkin dapat bekerja sendiri. Peran serta masyarakat, termasuk para tokoh agamajuga perlu dikedepankan untuk memadamkan pemahaman soal agama yang salah itu. Andri Grogol-Depok

ADA pemandangan aneh di Kantor Pos Kebon Jeruk, Jalan Lapangan Bola, Jakarta Barat. Pada dinding di belakang loket kantor publik ini hanya terpampang photo Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan lambang burung Garuda, sedangkan photo Wapres Boediono yang lazimnya berdampingan tidak terlihat. Ketika ditanyakan apakah photo Wapres Boediono sengaja diturunkan, padahal rekomendasi maupun putusan terkait dengan Pansus Century belum lagi dilaksanakan ? seorang petugas me-

ngatakan bahwa photo Wapres Boediono memang sejak awal belum terpasang. Photo presiden Yudhoyono itupun merupakan photo periode sebelumnya. Ketika ditanyakan lagi bahwa pemerintahan SBY-Boediono sudah berlangsung beberapa bulan, dan apakah harus menunggu kiriman photo dari Setneg atau memang tidak ada dana untuk membeli photo tersebut ? Petugas tersebut mengatakan “gak tahulah... Sony Ciledug, Tangerang

Alihkan Isu, Teroris Memang Jagonya TERORISME siapa yang tak mengenalnya. Terorisme telah menjadi bacaan wajib setiap redaktur media massa apabila terja-

di penangkapan. Terosisme juga menjadi magnet sangat besar bagi siapa saja. Itu sebabnya isu terorisme menjadi sangat peniting di-

jadikan sebagai isu untuk mengalihkan persoalan yangs edang menjadi pembicaraan publik. Isu terorisme yang kabarnya menewaskan Dulamtin adalah contoh besar dari dugaan ini. Dulmatin tewas ketika seluruh pihak ingin menyaksikan tindak lanjut drai hasil Rekomendasi DPR untuk mengakkan hukum dalam kasus Bank Century. Semua rakyat ingin mengetahuia siapa saja yang harus ditangkap dan dipenjarakan. Tetapi sayangnya, publik tidak mendapatkan isu itu. Pejabat publik, KPK, Kejaksaan Agung, bahkan Polri, juga tidak menempatkan kasus Century sebagai halaman pertama buku kinerja penegakan hukumnya. Akhirnya yang terjadi tindak lanjut kemenangan kubu yang ingin skandal Century dibongka pun melempem. Tidak ada gebrakan serius yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Justru sebaliknya, publik diajak untuk menonton aksi penem-

bakan yang konon menewaskan Dulmatin, teroris yang sedang dicari oleh Densus 88. Yang mencurigakan, pengalihan isu ini sebenarnya telah dimulai dengan menyebutkan terdapat teroris di Aceh. Meskipun anggota Densus tewas 3 orang, isu Century tak teralihkan. Tetapi ketika yang tewas di Jakarta, isu Century pun tenggelam. Semua media memuat kematian teroris sebagai headline-nya. Benarkah ini hanya pengalihan isu ataukah memang terorisme itu berhasil dilumpuhkan bahkan ditumpas. Mengapa penumpasan baru dilaksanakan sekarang, atau memang saat inilah baru ditemkan Dulmatin dan dilakukan penggerbekan dan menewaskannya. Kita semua ingin teroris ditmpas. Tetapi penegakan hukum skandal Century pun harus ditegakkan. Arifin Kebun Jeruk

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 11 Maret 2010

6

Widodo Makin Terjepit LAMONGAN - Posisi pelatih Persela Lamongan Widodo Cahyono Putro semakin terjepit dan terancam digusur, setelah timnya kembali gagal meraih kemenangan dan hanya bermain imbang 0-0 dengan PSM Makassar di Stadion Surajaya Lamongan, kemarin. Ini Merupakan kegagalan keempat Persela meraih kemenangan dari lima laga yang sudah dimainkan di kandang sendiri pada putaran kedua Liga Super Indonesia musim ini. Dari lima laga tersebut, “Laskar Joko Tingkir” (julukan Persela) hanya meraih satu kemenangan, dua kali seri dan menderita dua kali kekalahan. Satu-satunya kemenangan diraih saat menjamu Persiwa Wamena, sementara kekalahan dialami dari Persipura Jayapura dan Persiba Balikpapan, kemudian seri saat menghadapi Persijap Jepara dan terakhir PSM Makassar. Dengan hanya tambahan satu angka, posisi Persela juga masih tertahan di peringkat ke10 klasemen sementara. “Tidak hanya saya yang kecewa, semua pemain, pengurus dan penonton juga pasti kecewa karena Persela tidak bisa menang. Saya tidak menyalahkan siapa-siapa, ini

tanggung jawab saya. Penonton berteriak seperti itu (minta pelatih diganti, red) juga sangat wajar,” kata Widodo usai pertandingan. Manajer Persela H. Masfuk terlihat sangat kecewa dengan performa buruk yang diperlihatkan timnya dan meninggalkan bangku cadangan pemain ketika laga belum berakhir. Bahkan, Masfuk yang juga Bupati Lamongan itu sempat menumpahkan kekesalannya di ruang ganti saat jeda pertandingan. Ribuan suporter kembali menghujat Widodo Cahyono Putro dan meminta dia untuk diganti. Hal serupa juga dilakukan saat Persela dipecundangi Persiba Balikpapan pekan lalu. Pengurus Persela hingga kini belum mengambil sikap soal kelanjutan nasib Widodo, setelah performa buruk tim berlanjut dan gagal meraih kemenangan atas PSM Makassar. Sebenarnya, pengurus Persela sudah mendatangkan mantan pemain dan pelatih nasional Harry Tjong untuk membantu tugas Widodo sebagai asisten manajer teknik. Namun, Tjong belum difungsikan karena baru tiba di Lamongan, Senin lalu. (ant)

Jateng Bantah Tak Siap Gelar SEAG SEMARANG - KONI Provinsi Jawa Tengah membantah anggapan bahwa mereka tidak siap menjadi salah satu kota tuan rumah SEA Games tahun depan. “Jangan ragukan kesiapan Jateng sebagai tuan rumah SEA Games 2011. Kami tetap pada komitmen semula dan itu belum berubah,” kata Ketua Umum KONI Jateng Soediro Atmoprawiro di Semarang, kemarin. Penegasan tersebut disampaikan oleh Soediro untuk menjawab adanya anggapan bahwa daerah tersebut terkesan tidak serius dalam mempersiapkan diri menghadapi pesta multi event dua tahunan itu. Berdasarkan Surat Keputusan KONI Pusat, Kota Semarang dipercaya menyelenggarakan enam cabang olahraga, yaitu sepak takraw, biliar, menembak, sepatu roda, panahan dan tinju. Arena pertandingan akan dipusatkan di GOR Jatidiri, serta aula Rektorat Universitas Negeri Semarang (Unnes). Selain Jawa Tengah, daerah lain yang juga akan menjadi tuan

rumah adalah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Sumatera Selatan. Dari empat daerah tersebut, hanya Sumatera Selatan yang secara aktif dan gencar menyatakan kesiapan mereka. Lebih jauh, Sudiro Atmoprawiro mengatakan, sebenarnya semua sarana olahraga sudah tersedia, tapi harus direnovasi agar memenuhi standar internasional. Namun untuk membangun atau merenovasi arena pertandingan, Jateng masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres) yang menjadi payung hukumnya. Sementara itu Ketua Umum KONI Pusat Rita Subuwo pada kesempatan yang sama menegaskan bahwa pihaknya belum menentukan kota yang akan menjadi penyelenggara upacara pembukaan pada pesta olahraga yang menurut rencana digelar pada November 2011 itu. Rita berada di Universitas Negeri Semarang untuk menerima penghargaan honoris causa atas pengabdiannya terhadap dunia olahraga. (ant)

PSSI Perlu Benahi Pembinaan JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan menilai PSSI perlu membenahi pembinaan agar mampu mencapai prestasi yang diharapkan oleh semua pihak. “Kalau pembinaan baik maka prestasinya tentu akan baik pula. Tapi sebaliknya kalau pembinaan tidak baik maka prestasi juga tidak baik,” kata Mangindaan kepada pers di Istana Wapres Jakarta, kemarin. Hal tersebut dikemukakan usai menghadiri rapat reformasi birokrasi yang dipimpin oleh Wapres Boediono, yang diikuti sejumlah menteri seperti Menko Kesra Agung Laksono dan Menkeu Sri Mulyani. Mangindaan mengatakan hal tersebut ketika ditanya terkait dengan adanya permintaan untuk menjadi Ketua Umum PSSI menggantikan Nurdin Halid. Menurutnya, sistem pembinaan dari atas ke bawah harus jalan dan baik dan siapa pun atasannya kalau pembinaan tidak berjalan baik, maka prestasi seperti yang diinginkan juga sulit terwujud. “Konsep pembinaan harus dibenahi, latihan harus dapat berjalan dengan baik sehingga prestasi pun juga baik,” katanya. Dia mengatakan, dahulu prestasi Indonesia di kancah sepak bola tingkat ASEAN masih sangat disegani dan tidak kalah termasuk ketika berhadapan dengan Korea. “Tapi kalau sekarang prestasi tim nasional kita sangat tidak baik, sehingga memerlukan pembinaan yang baik,” ungkap Mangindaan. Sebagai mantan pemain sepak bola, tambahnya, dirinya sangat mengetahui persis bagaimana pola pembinaan yang baik,” katanya. Dia menilai juga bahwa pemain sepak bola di tim nasional seharusnya sangat dikenal di kalangan masyarakat, bukan pengurusnya yang dikenal masyarakat. “Kalau sekarang sebaliknya. Pengurus PSSI yang lebih dikenal ketimbang pemainnya,” katanya. Mangindaan juga mengatakan bahwa kalau tim nasional sedang bermain di Stadion Gelora Bung Karno banyak dipenuhi oleh penonton maka itu bisa menjadi indikator baiknya prestasi, tapi kalau penonton sepi maka sebaliknya. Terkait mengenai kondisi kepengurusan PSSI saat ini, dia mengatakan bahwa, yang penting adalah komitmen bersama untuk memperbaiki dan jangan saling menyalahkan. “Saya mengajak bersama-sama untuk mencari akar permasalahan. Sebagai mantan orang bola saya siap jika memang dicalonkan (Ketua Umum PSSI.Red),” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

SELEBRASI - Gelandang PSPS Pekanbaru, April Hadi (kiri) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persiwa Wamena dalan pertandingan lanjutan kompetisi Indonesia Super di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, kemarin. PSPS menang telak 5-0.

Persija Gilas Pelita Jaya 2-0 KARAWANG - Persija Jakarta mempermalukan tuan rumah Pelita Jaya 0-2 dalam pertandingan lanjutan Liga Super di Stadion Singaperbangsa, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kemarin petang. Gol tim tamu Persija itu tercipta melalui kaki pemain tengah Persija, Firman Utina, pada menit ke-55. Tendangan jarak jauh Firman dari luar kotak penalti membentur kaki pemain belakang Pelita Jaya, Eduardo, sehingga penjaga gawang Pelita Jaya, I Made Kadek Wardana, tidak berhasil mengamankan bola. Gol kedua Persija terjadi pada menit ke-65 melalui kaki Serge Emaleu, setelah pemain depan Persija itu mampu menembus satu persatu pemain belakang Pelita Jaya. Ketinggalan dua gol, Pelita Jaya terus melakukan penyerangan, tapi serangan yang digencarkan itu selalu patah di lini belakang Persija. Pada menit ke-81, pemain depan Pelita Jaya, Redouane Barkoui, menjebol gawang Persija namun, wasit yang memimpin pertandingan, Najamudin, menganulir gol itu dengan alasan “offside”. Hingga wasit meniup peluit

panjang pertanda berakhirnya pertandingan, skor tidak berubah dan Persija tetap unggul 2-0 atas Pelita Jaya. Asisten Pelatih Pelita Jaya, Jajang Nurjaman, mengaku kecewa dengan wasit yang memimpin pertandingan karena terkesan berat sebelah. Salah satunya terlihat dari dianulirnya gol Pelita Jaya yang tercipta melalui kaki Barkoui. Ia menilai, saat menjamu Persija, anak asuhnya banyak menciptkan peluang gol, khususnya pada babak pertama, tapi hingga pertandingan berakhir, tidak satu pun gol tercipta. Salah faktor yang menyebabkan hal tersebut akibat wasit yang berat sebelah dalam memimpin pertandingan. Sedangkan Asisten Pelatih Persija, Maman Suryaman, mengatakan, selama babak pertama anak asuhnya tidak banyak menciptakan peluang, karena permainan lebih didominasi Pelita Jaya. Baru pada babak kedua, diubah pola permainannya, sehingga Persija lebih mendominasi pada babak kedua. “Gol pertama yang diciptakan Firman pada babak kedua membuat semangat para pemain, sehingga penyerangan lebih digencarkan lagi,” kata

Maman. Ia mengaku bangga kepada para pemainnya yang sudah menampilkan permainan yang cukup cantik, walaupun tanpa didukung suporter secara langsung di Stadion Singaperbangsa. PSPS Cukur Persiwa Di Pekanbaru, tuan rumah PSPS Pekanbaru mengandaskan Persiwa Wamena 5-0. Begitu babak pertama dimulai, tim besutan Abdurrahman Gurning tersebut langsung melancarkan serangan dan striker asing Dzumafo Epandi Herman berhasil mencetak gol menit ke-17 yang membuat tim tuan rumah unggul. Sedangkan empat gol lainnya berhasil dilesakan pada babak kedua, yakni masingmasing dua gol oleh Isnaini menit ke-55 dan 65, serta pemain tengah April Hadi pada menit 48 dan 62. Secara keseluruhan, PSPS terus mendominasi sejak babak pertama yang menyebabkan pemain belakangan Persiwa kerap frustasi. Kono Cristian melakukan pelanggaran keras dari belakang terhadap Ade Chandra, sehingga wasit Yandri langsung mengeluarkan kartu merah untuk bek tengah

Persiwa tersebut pada menit ke-45. Tim PSPS, yang dijuluki Asker Bertuah, semakin menjadi melancarkan serangan yang bertubi-tubi ke jantung pertahanan Persiwa yang pincang pada babak kedua. Permainan paling apik ditampilkan oleh Isnaini yang nyaris melesakan tiga gol namun kiper Persiwa Timotius Mote bermain cukup sigap menjaga gawangnya dari gempuran pemain PSPS. Serangan PSPS akhirnya tak dapat dibendung lagi ketika April Hadi mencetak dua gol di menit 48 melalui kerjasama apik dengan Ade Chandra. Kerjasama dua striker Dzumafo-Isnaini juga terlihat sangat leluasa mengacak-acak pertahanan Persiwa yang membuahkan gol Isnaini pada menit ke-55. Penderitaan Persiwa belum berakhir karena pada menit ke62 gelandang kiri Arpil Hadi kembali mengoyak jala Persiwa melalui sontekan lemah ke pojok kiri gawang. April memanfaatkan umpan matang dari Dzumafo dan berhasil mengecoh kiper Timotius Mote. Kemenangan besar PSPS akhirnya dilengkapi oleh Isnaini pada menit ke-65, setelah melaku-

kan pergerakan sendiri dari kanan pertahanan Persiwa dan lagi-lagi kiper Timotius terkecoh untuk kesekian kalinya. Persela Ditahan PSM Pada pertandingnlain, tuan rumah Persela Lamongan kembali gagal meraih angka penuh setelah ditahan imbang PSM Makassar 0-0, di Stadion Surajaya Lamongan. Hasil ini melengkapi kegagalan Persela sebelumnya saat dipecundangi Persiba Balikpapan dengan skor 0-1 pekan lalu. Setelah gagal membukukan gol di babak pertama, tuan rumah Persela yang berambisi meraih kemenangan di depan pendukungnya, tampil menekan dan mendominasi permainan di babak kedua. Namun, permainan “defensif” yang diperagakan pemainpemain PSM Makassar membuat serangan yang dibangun Persela dari berbagai lini selalu kandas. Pemain pengganti Jimmy Suparno sempat dua kali melepaskan tendangan jarak jauh, tapi arahnya masih di atas mistar. Sementara tendangan Samsul Arif juga menyamping dari gawang Samsidar. (ant)

Basket Piala Gubernur

CLS Wakil Jatim di Semifinal JAKARTA - Klub bola basket CLS Knights Surabaya mewakili tim asal Jawa Timur (Jatim) yang lolos ke babak semifinal turnamen Piala Gubenur DKI Jakarta yang digelar di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro Jakarta 4-13 Maret mendatang. Pada pertandingan perempatfinal, kemarin, anak asuh Amran itu berhasil menaklukkan Stadium Jakarta dengan skor yang cukup jauh 74-54. Dua klub asal Jawa Timur lainnya gagal masuk ke semifinal adalah Bima Sakti Nikko Steel Malang. Pada perempatfinal anak asuh Eddy Santoso itu kalah 49-60 dari Pelita Jaya Esia. Sedangkan satu wakil dari Kobatama yaitu Pasific Caesar gagal masuk perempatfinal sete-

lah pada putaran pertama kalah dari Aspac Jakarta, Muba Hangtuah IM dan Stadium Jakarta. “Kami lagi ‘hoki’ saja. Lawan bermain kurang bagus dan pemain kami cukup baik memanfaatkannya terutama kuarter pertama hingga ketiga,” kata pelatih CLS Knights Amran usai pertandingan. Menurut dia, pada kuarter empat kondisi fisik pemain mulai melemah. Dengan kondisi itu konsentrasi pemain mulai menurun. Beruntung pemainnya mampu mengendalikan permainan. CLS Knights yang bertekad menjadi juara turnamen ini langsung memberikan perlawanan yang sengit pada tim asal ibukota itu. Hasilnya pada quarter pertama unggul 24-11. Memasuki kuarter dua, CLS

yang didominasi pemain muda terus menekan meski Stadium didukung penuh oleh puluhan suporter fanatiknya. Hasilnya tim asal Surabaya itu unggul dengan skor 41-23. Didukung puluhan suporter dengan yel-yelnya, Stadium mencoba bangkit. Berkat pertahanan yang bagus akhirnya CLS kembali unggul dengan skor 67-39. Pada kuarter terakhir pertandingan cukup seru. Kedua tim saling kejar mengejar dalam perolehan poin terus terjadi. Akhirnya CLS mampu menyudahi game dengan kemenangan 74-54. Di semifinal CLS Knights Surabaya akan berhadapan dengan pemenang antara Citra Satria Jakarta melawan Garuda Flexi Bandung.

Aspac Lolos Klub Aspac Jakarta juga lolos ke babak semifinal setelah mengalahkan Muba Hangtuah IM Palembang 82-52. Dengan kemenangan ini maka rekor pertemuan Aspac dengan Muba Hangtuah menjadi 2-0 setelah pada babak penyisihan grup A anak asuh Tjetjep Firmansyah ini menang dengan skor 76-56. “Lawan sama saja dengan pertandingan sebelumnya, jadi tidak ada perkembang yang berarti,” kata pelatih Aspac Tjetjep Firmansyah usai pertandingan. Menurut dia, secara umum permainan timnya sudah menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Dengan demikian, peluang untuk pertandingan selanjutnya lebih ter-

buka. Aspac yang diperkuat oleh Antonius Joko dan kawankawan menguasai seluruh jalannya pertandingan sejak quarter pertama hingga keempat. Pada quarter pertama tim asal Jakarta ini unggul 16-10 atas tim asal Palembang, disusul quarter dua dengan skor yang cukup jauh 39-29. Memasuki quarter ketiga, Aspac terus menekan pertahanan anak asuh Nath Canson yang dikawal oleh Mario Sanggor. Poin demi poin berhasil diraih dan hasilnya Aspac kembali unggul dengan skor 60-40. Di quarter empat Muba Hangtuah mencoba memberikan tekanan pada tim lawan. Akibat kuatnya pertahanan Aspas, Muba kembali menyerah dengan skor 82-52. (ant)

Holcim Gelar Gala Bola di 32 Kota JAKARTA - Holcim Indonesia menggelar turnamen sepak bola untuk para ahli bangunan, “Gala Bola”, di 32 kota seJawa dan Bali, mulai 27 Maret. Hadiah utama turnamen tersebut adalah memberangkatkan tim juara untuk menyaksikan langsung Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Panitia Penyelenggara, Apsara Herman di Jakarta, kemarin, mengatakan, Gala Bola itu berlangsung di 32 kota yang dibagi dalam empat wilayah pulau Jawa-

Bali. “Babak 32 kota ini mulai 27 Maret hingga 18 April,” katanya. Di setiap kota, menurut dia, akan ada 32 tim yang akan bertanding untuk memperebutkan gelar juara di kota tersebut. “Selanjutnya tim juara akan bertemu kembali di babak region untuk memperebutkan empat tiket ke final yang akan berlangsung di Jakarta,” kata Apsara yang juga Manajer Pemasaran PT Holcim Indonesia Tbk. itu. Untuk babak region berlangsung 24-25 April di empat wilayah

yakni Jabar, Jabotabek, Jateng, dan Jatim-Bali, sedangkan partai puncak pada 1-2 Mei di Jakarta. Menurut dia, untuk tim peserta syaratnya adalah berasal dari ahli bangunan yang berjumlah 15 orang dengan waktu pertandingan 2x30 menit. Ia mengatakan, dengan adanya kompetisi tersebut para ahli bangunan dapat bergembira sambil menguji ketrampilan bermain sepak bola. “Setiap ahli bangunan di 32 kota itu mempunyai kesempatan yang sama

untuk merebut hadiah. Formulir untuk ikut dapat diperoleh di toko-toko bangunan,” katanya didampingi Humas Holcim Indonesia Budi Primawan. Selain itu, katanya, dalam rangkaian Piala Dunia 2010, pihaknya akan menggelar nonton bersama di empat kota. Sementara itu, mantan pemain timnas Ricky Yacob menyambut baik pelaksanaan turnamen yang melibatkan pekerja. “Ini bisa menjadi liga pekerja,” katanya.

Ia juga berharap, dari turnamen itu akan muncul bibit pemain dari pekerja yang dapat berkiprah di dunia sepak bola. “Tidak tertutup kemungkinan akan muncul bibit pemain sepak bola,” katanya. Ricky juga menyambut baik masuknya perusahaan Holcim mendukung sebuah turnamen sepak bola yang merupakan olah raga favorit di Indonesia, termasuk juga suatu saat nanti dapat menjadi sponsor untuk tim sepak bola Tanah Air. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 11 Maret 2010

7

Juve dan Liverpool Cari Pelampiasan PARIS - Juventus dan Liverpool sama-sama bertekad menebus penampilan mengecewakan di liga domestik dengan tampil bagus di Liga Eropa. Hal itu akan dimulai ketika keduanya melakoni laga pertama babak 16 besar, dini hari nanti. Juventus dan Liverpool sama-sama tertinggal terlalu jauh dalam perburuan gelar liga domestik dan menghadapi perjuangan berat untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Juve berada di posisi kelima Seri A, sedangkan Liverpool di peringkat kelima Liga Utama Inggris. Namun Juve setidaknya telah mulai menuju jalur yang tepat di bawah arahan pelatih baru Alberto Zaccheroni, dengan hanya terpaut dua angka dari tim empat besar usai mengalahkan Fiorentina 2-1 Minggu lalu. Lawan mereka di Liga Eropa adalah wakil Liga Utama Inggris Fulham yang membuat kejutan dengan menyingkirkan juara bertahan Shakhtar Donetsk. “Kami harus percaya pada diri sendiri karena kami memperoleh hasil yang sangat bagus belakangan. Kami akan menampilkan permainan kami dan akan tetap solid. Kami tahu itu akan sangat berat, tetapi kami juga sadar mampu meraih hasil,” ujar gelandang Fulham, Simon Davies, kemarin. Bek tengah Juvem Giorgio Chiellini akan melewatkan laga ini karena cedera paha kiri. Ia

baru bugar untuk laga kedua di London pekan depan. Nicola Legrottaglie diplot sebagai penggantinya. “Liga Eropa adalah kompetisi besar dan berhasil melaju akan menjadi kebanggaan bagi seluruh klub,” kata Legrottaglie. Penampilan Liverpool yang tersendat musim ini kembali menemui hambatan ketika mereka keok 0-1 dari Wigan Selasa lalu. Kekalahan tersebut membuat The Reds gagal merebut posisi keempat dan tiket terakhir ke Liga Champions. Tim besutan pelatih Rafael Benitez itu akan bertandang ke Lille, yang hanya kalah sekali dalam 16 laga kandang di kompetisi Eropa dan top skorer di Liga 1 Prancis. “Lille tim yang bagus. Orang-orang mungkin tidak tahu terlalu banyak mengenai mereka, tetapi kami telah bicara dengan rekan yang ada di Valencia karena mereka pernah saling menghadapi dan kami memperoleh laporan dari para mata-mata,” papar Benitez. “Mereka tim yang bagus di kandang. Mungkin dalam dua laga terakhir di liga mereka tidak dalam level mereka karena memikirkan Liga Eropa dan itu membuat mereka makin berbahaya,” imbuh mantan arsitek Valencia itu. Benfica yang kembali menikmati masa kejayaannya seperti pada 1960an dengan memuncaki klasemen Liga Portugal,

akan menyambut Olympique Marseille di Estadio da Luz. Marseille saat ini berselisih tiga poin dari pimpinan klasemen Liga 1 Prancis. Gelandang Marseille, Benoit Cheyrou mengatakan, mereka telah mendapat banyak informasi mengenai kekuatan Benfica dari Lucho Gonzalez yang baru bergabung dari Porto musim panas lalu. “Sejak awal musim, ia memberitahu kami bahwa mereka adalah tim terbaik di Portugal dengan memiliki penyerang seperti Angel Di Maria, Javier Saviola, Pablo Aimar, dan juga anggota timnas Brazil,” papar Cheyrou. Marseille memperoleh suntikan kekuatan dengan bugarnya kapten Mamadou Niang. Striker Senegal itu menderita memar pada kakinya ketika Marseille bermain 1-1 dengan Lorient Senin lalu. Finalis musim lalu Werder Bremen bertandang ke kandang wakil Spanyol Valencia. Adapun pimpinan Liga Yunani, Panathinaikos yang mengejutkan AS Roma di babak 32 besar, menjamu Standard Liege. Juara Rusia Rubin Kazan yang Minggu lalu mempecundangi CSKA Moscow di Piala Super Rusia bertemu dengan klub Jerman lainnya, Wolfsburg. Sedangkan Sporting Lisbon dan Hamburg masingmasing berhadapan dengan Atletico Madrid dan Anderlect. (adn/afp)

Kalah Atas Birmingham City

Portsmouth Terbenam LONDON - Portsmouth tetap terbenam di dasar klasemen Liga Utama Inggris dengan perbedaan empat poin. Ini seiring dengan kekalahan 1-2 yang diderita dari Birmingham City di Fratton Park, kemarin. Portsmouth yang juara Piala FA 2008, mengalahkan Birmingham 2-0 untuk lolos ke semifinal edisi tahun ini. Namun kemenangan itu tak lagi terulang kemarin, justru Birmingham yang akhirnya naik ke urutan delapan klasemen berkat dua gol dari striker Cameron Jerome. Nwanko Kanu yang mencetak gol kemenangan Portsmouth atas Cardiff di Piala FA dua tahun lalu, membalas satu gol di akhir pertandingan, tetapi itu terlalu lambat untuk mencegah kemenangan tim tamu. “Kami mempersiapkan diri dengan baik. Kami sempat bicara sebelum pertandingan kalau Pompey mungkin mengira kepercayaan diri kami merosot dan bahwa tidak ada lagi yang kami perjuangkan musim ini. Kami merespons dengan brilian,” urai pelatih Birmingham, Alex McLeish. Arsitek Portsmouth, Avram

Grant menilai, kondisi fisik mempengaruhi penampilan pemainnya yang dipaksa tampil beruntun karena anggota skuad mereka terbatas. “Tetapi pemain telah melakukan pekerjaannya dengan hebat Sabtu lalu dan mereka mencoba mengulanginya lagi,” kilah pelatih asal Israel itu. Portsmouth akan kembali menghadapi sidang di Pengadilan Tinggi 15 Maret nanti untuk menjawab perintah pembubaran dari otoritas pajak Inggris. Pilihan untuk masuk administrasi membuat mereka terkena penalti pengurangan sembilan poin yang hampir pasti berujung pada degradasi. Namun bila hakim memutuskan Portsmouth tak mampu melunasi hutang yang mencapai 76 juta pound, mereka terancam dibubarkan dan tak lagi bisa beroperasi sepenuhnya. “Saya berharap kami tidak akan dikenai pengurangan poin. Saya harap keputusan sepakbola akan dibuat di lapangan. Ketika menghukum seseorang, anda akan menghukum orang yang melakukan kesalahan. Anda harus menghukum orang yang tepat,” papar mantan pelatih Chelsea itu.

Di pertandingan lain, hattrick pertama dari Darrent Bent di Liga Utama Inggris menginspirasi Sunderland menang 4-0 atas Bolton. Inilah kemenangan perdana The Black Cats di liga sejak 21 November tahun lalu atau yang pertama setelah 14 pertandingan. Kemenangan yang diawali oleh gol dari Fraizer Campbell ini membawa Sunderland unggul enam poin dari zona degradasi. Tambahan tiga gol membuat Bent total mengemas 19 gol musim ini. Jumlah itu hanya dikalahkan oleh striker Manchester United, Wayne Rooney. Pelatih Sunderland, Steve Bruce pun menganjurkan arsitek Inggris, Fabio Capello untuk juga mempertimbangkan Bent sebagai bagian dari skuad yang akan diboyong ke Piala Dunia di Afrika Selatan. “Yang bisa saya katakan adalah ia harus ada dalam pertimbangannya (Capello), itu harus karena kemampuannya mencetak gol. Bukan bermaksud tidak menghormati kami, tetapi berada di tim papan bawah klasemen dan mencapai apa yang ia capai, adalah fantastis,” tegas Bruce. (adn/afp)

Fiorentina Meradang FLORENCE - Bayern Munich lolos ke perempatfinal Liga Champions kendati kalah 2-3 pada pertemuan kedua babak 16 besar kontra Fiorentina di Artemio Franchi, kemarin. FC Hollywood melaju dengan aturan gol tandang setelah agregat imbang 4-4. Hasil ini membuat kubu Fiorentina berang. Juan Vargas mengejutkan kiper Munich, Hans-Jorg Butt dengan tembakan kerasnya dari sudut sempit di menit ke-28. Tim tamu seharusnya menyamakan kedudukan enam menit kemudian, tetapi tendangan Arjen Robben menyambut umpan Bastian Schweinsteiger diantisipasi oleh kiper Sebastian Frey. Tensi pertandingan meningkat di babak kedua seiring upaya Munich untuk memperoleh gol. Sayangnya justru tuan rumah yang menambah keunggulan di menit ke-54 melalui tendangan Stevan Jovetic dari jarak sekitar 10 meter setelah menerima umpan Alberto Gilardino. Franck Ribery yang tampak tak efektif bagi Munich sejak awal pertandingan, baru memberikan kontribusi di menit ke-60. Umpannya membuka ruang bagi Mark van Bommel untuk menipiskan ketertinggalan menjadi 1-2. Namun empat menit berikutnya Fiorentina kembali memimpin dari gol kedua yang dilesakkan Jovetic. Menariknya, Munich hanya memerlukan waktu satu menit untuk kembali membuat agregat imbang 4-4. Robben membalas aksi menawan Jovetic dengan gol yang tak kalah indah. Bola tendangannya dari jarak sekitar 25 meter melaju deras dan bersarang di po-

jok atas gawang Frey. Keberhasilan Munich lolos ke perempatfinal ditanggapi negatif oleh Fiorentina. Mereka masih kesal dengan keputusan wasit yang mengesahkan gol kontroversial Miroslav Klose pada pertemuan pertama di Allianz Arena. Saat itu Klose terlihat jelas dalam posisi offside. “Kami tersingkir akibat persekongkolan dari wasit Tom Ovrebo di partai tandang. Terasa berat tersingkir setelah menang 3-2 meski tanpa memikirkan apa yang terjadi di laga pertama. Meski demikian, Florence tetap bisa berbangga dengan permainan Fiorentina malam ini,” ungkap presiden Andrea della Valle. Pelatih Cesare Prandelli mengakui timnya merasakan kekecewaan mendalam. “Sungguh memalukan karena gol dari laga pertama terbukti penting. Namun pemain saya tidak seharusnya merasa frustasi. Kami kecewa, tetapi juga bangga karena menang enam kali dari delapan pertandingan,” jelas Prandelli. Arsitek Munich, Louis van Gaal turut bersimpati atas apa yang dialami Fiorentina. Gol Klose memang seharusnya tidak disahkan. Di sisi lain, ia tetap bangga bisa melaju ke delapan besar. “Kami harus berbenah, namun setidaknya kami sudah lolos ke perempatfinal dan itu yang terpenting,” tegasnya. (adn/afp) Mark van Bommel

Suluh Indonesia/ap

LEWATI LAWAN - Pemain Arsenal, Andrey Arshavin (kiri) berupaya melewati ganjalan pemain Porto, Jorge Fucile dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Emirates, London, kemarin.

Arsenal Melenggang LONDON - Arsenal mencukur FC Porto 5-0 pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Emirates, kemarin untuk lolos ke perempatfinal. Striker Nicklas Bendtner tampil memukau dengan memborong tiga gol untuk The Gunners. Samir Nasri dan Emmanuel Eboue menambahkan masingmasing satu gol sehingga Arsenal unggul agregat 6-2. Klub London utara ini melaju ke delapan besar untuk tiga musim berturut-turut. Mereka juga menorehkan sejarah dengan mampu bangkit dari kekalahan di first leg untuk kali pertama dalam 30 tahun. Bendtner menjadi sasaran kritik ketika Arsenal mengalahkan Burnley di Liga Utama Ing-

gris akhir pekan lalu. Kemarin ia menjawab kepercayaan pelatih Arsene Wenger dengan meyakinkan. “Itu menunjukkan seberapa cepat sepakbola berubah. Saya harap itu tidak akan membuatnya percaya diri berlebihan. Saya harap itu akan membuatnya ingin bekerja lebih keras,” ujar Wenger, Porto tak pernah menang dalam pertandingan kompetisi Eropa di Inggris. Kegagalan mengakhiri rekor buruk tersebut disesalkan pelatih Jesualdo Ferreira. “Mereka mengendalikan pertandingan. Mereka bermain dengan sangat solid, tetapi saya merasa kami tidak layak kalah dengan lima gol,” ungkap Ferreira. Arsenal tidak tampil dengan kekuatan terbaiknya karena

gelandang merangkap kapten Cesc Fabregas cedera. Posisinya digantikan oleh Nasri. Penyerang muda Prancis itu terbukti efektif dan memicu lahirnya gol pertama The Gunners saat pertandingan baru berjalan sepuluh menit. Umpan terobosan Nasri membuka ruang bagi Andrei Arshavin untuk melepaskan tembakan, namun upayanya itu berhasil dibendung oleh kiper Helton. Bola rebound inilah yang dimanfaatkan Bendtner untuk menciptakan gol pertamanya ke gawang yang telah kosong. Kecepatan dari Arshavin membantu Bendtner memperoleh gol keduanya di menit ke-25. Porto lebih unggul di awal babak kedua. Tetapi setelah Falcao gagal memaksimalkan

kesempatan emas yang didapatkannya, kendali permainan kembali dipegang Arsenal. Kebobolan dua gol dalam rentang waktu empat menit langsung membungkam harapan Porto untuk bangkit. Nasri menciptakan gol ketiga Arsenal di menit ke-63 dengan melewati tiga bek Porto sebelum menempatkan bola di pojok gawang. Selanjutnya Arshavin membongkar pertahanan tim tamu dan memberikan umpan matang yang diteruskan menjadi gol oleh Eboue. Bendtner melengkapi hattrick gol pertamanya untuk Arsenal di menit ke-90. Penyerang Denmark itu mengeksekusi hadiah penalti yang diberikan setelah Eboue dilanggar oleh Fucile. (adn/afp)

Wenger Ingin Bertemu MU atau Chelsea LONDON - Setelah memastikan lolos, pelatih Arsenal, Arsene Wenger tak sabar untuk mengetahui siapa lawan yang akan mereka hadapi di perempatfinal. Andai boleh memilih, Wenger ingin berjumpa dengan Manchester United (MU) atau Chelsea agar bisa balas dendam. Kemenangan 5-0 atas Porto pada pertemuan kedua babak 16 besar, kemarin membuat Wenger percaya diri menghadapi tim-tim besar. Pelatih Prancis ini ingin menebus kekalahan dari empat pertemuan dengan United dan Chelsea di di Liga Utama Inggris musim ini. The Gunners juga pernah dipermalukan United di semifinal Liga Champions musim lalu dan oleh Chelsea di semifinal Piala FA tahun lalu. “Saya memiliki pikiran yang

lucu, mungkin akan menyenangkan bila kami bertanding dengan tim Inggris. Kami tidak bermain bagus ketika melawan Chelsea dan United tahun ini, itu akan menjadi kesempatan yang tepat untuk menunjukkan kami sanggup mengalahkan mereka,” papar Wenger. “Yang tidak saya inginkan adalah obsesi negatif untuk menghindari Chelsea atau United. Kami gembira lolos ke delapan besar. Tidak pernah mudah masuk ke delapan besar Eropa. Sisi negatifnya adalah yang tersisa buat kami saat ini hanyalah tim-tim bagus,” lanjut Wenger. Setelah sempat dicoret dari perburuan gelar, Arsenal menunjukkan masih menjadi tim yang pantas untuk disegani. Kemenangan atas Porto meng-

Suluh Indonesia/net

Arsene Wenger

indikasikan mereka masih memiliki peluang untuk merebut tropi pertamanya dalam empat tahun. Menanggapi hal ini, Wenger mencoba merendah. Masih ada banyak celah yang harus di-

benahi dalam timnya. Segala kelemahan mutlak diatasi sebelum melawan tim-tim besar. “Sebelum kami memikirkan Barcelona, Chelsea atau United, kami harus meningkatkan diri,” tegas Wenger. (adn/afp)

Lorenzo Tampil di Uji Coba Terakhir MADRID - Cedera tak meredupkan semangat Jorge Lorenzo untuk kembali turun lintasan. Pembalap Fiat Yamaha asal Spanyol ini berniat turut serta dalam uji coba MotoGP musim dingin terakhir yang akan digelar di Qatar. Namun mengingat kondisinya yang belum begitu sempurna, ia tidak akan memaksakan diri untuk meraih waktu tercepat. Lorenzo absen dalam uji coba terakhir di sirkuit Sepang akibat cedera tangan yang diderita gara-gara kecelakaan motor kros selama latihan. Manajemennya telah memberi sinyal kalau ia juga akan melewatkan uji coba di Losail pekan depan. Namun

Lorenzo akhirnya memutuskan turut tampil sebagai bagian dari proses pemulihannya. “Ya, saya akan tampil di uji coba Qatar. Saya mengambil keputusan ini karena beberapa alasan, termasuk keperluan untuk memahami bagaimana kondisi tangan saya, tetapi pastinya bukan untuk mencetak waktu lap tercepat,” ungkap Lorenzo di majalah Motosprint, Rabu kemarin. “Saya berpikir untuk melupakan uji coba dan langsung mengikuti balapan pertama. Namun saya merasa siap untuk ikut serta dalam uji coba. Saya ingin memulihkan perasaan saya, kepercayaan diri, dan

yang paling utama, saya ingin kembali bersentuhan dengan motor saya. Meskipun hanya untuk beberapa hari, saya ingin memastikan bagaimana perasaan saya di atas sadel,” imbuhnya. Lorenzo mengakui cedera itu sepertinya akan mempengaruhi penampilannya pada seri pembuka di Losail pertengahan April nanti. Tapi untuk peluangnya meraih gelar, ia optimis tidak akan terganggu. Rekan satu tim Valentino Rossi ini lebih memikirkan program jangka panjang dan tidak akan memaksakan diri hanya untuk satu balapan. Tampil pada balapan pembuka dengan beban cedera

merupakan pengalaman baru buat Lorenzo. “Ini untuk pertama kali saya melukai diri sendiri selama persiapan musim dingin, dimana ada uji coba dan menjelang kejuaraan. Ini situasi baru untuk saya. Cedera ini memerlukan waktu lama untuk pulih, memerlukan waktu dan kesabaran,” paparnya. Uji coba di Doha diharapkan dapat meningkatkan kondisi kebugaran Lorenzo dan juga pergerakannya. “Gerakan jarijari tangan masih terbatas, otototot lengan juga cukup kehilangan kesegaran. Namun ini normal, saya tidak mengkhawatirkan hal itu,” pungkas Lorenzo. (adn/rtr)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Kamis 11 Maret 2010

8

Longsor Terjang Pacitan

Rumah Rusak, Jembatan Putus PACITAN - Belasan rumah penduduk di Kecamatan Nawangan dan Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Rabu, rusak diterjang longsor. Warga yang berada di sekitar lokasi bencana sampai saat ini, memilih mengungsi demi menghindari longsor susulan akibat hujan deras yang masih mengguyur di wilayah tersebut. “Tanahnya masih labil. Kami takut longsor terjadi lagi,” kata Samin, salah seorang korban. Dikatakannya, hujan yang turun sejak Selasa sore (9/3) telah menyebabkan beberapa lereng bukit di sekitar permukiman warga di Dusun Tempel, Desa Jetis Lor, tergerus air. Suara gemuruh sempat terdengar dari arah tebing sebelum longsor pertama terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun bencana longsor dan banjir bandang yang juga terjadi di sepanjang aliran sungai Grindulu telah menyebabkan belasan

rumah warga rusak parah. Beberapa rumah yang dilaporkan tertimbun longsor itu bahkan terlihat rata dengan tanah. Banyaknya material tanah bercampur batu yang longsor menyebabkan seluruh konstruksi bangunan-bangunan semi permanen itu porak-poranda. Beruntung warga yang saat itu berada di dalam rumah selamat. Seperti yang dialami Suparmi (42). Meski rumahnya hancur tertimbun material longsoran, Suparmi berhasil lolos menyelamatkan diri. Dia dan anak-anaknya tidak hanya terhindar dari maut. Wanita yang tengah ditinggal pergi suaminya merantau ke negeri Jiran ini juga sukses menyelamatkan ibunya yang saat kejadian masih tergolek lemah karena sakit. “Terlambat beberapa detik saja nyawa kami bisa melayang, tapi syukurlah Allah masih melindungi kami,” katanya. Informasi sementara, selain di Desa Jetis Lor, longsor juga menghantam empat rumah war-

ga di Desa Tokawi. Kondisi lebih parah terjadi di Kecamatan Bandar. Di kecamatan ini, sebanyak sembilan rumah warga tertimbun tanah longsor. Tiga di antaranya bahkan mengalami kerusakan cukup parah akibat banyaknya material longsoran. Ketiga rumah tersebut masing-masing milik Paimin, Mariyun, serta Dasmin. Selain menimpa rumah, tanah longsor juga menyebabkan arus transportasi di jalan provinsi antara Pacitan-Ponorogo-Wonogiri melalui Kecamatan Bandar sempat terputus total. Lokasi longsor berada di Dusun Bendar, Desa Jetis Lor Kecamatan Nawangan. Pada jalur tersebut paling tidak ada empat titik longsor skala besar. Tidak itu saja, terdapat pula 26 titik longsor namun skalanya lebih kecil. Putusnya jalur transportasi tersebut membuat mobilitas warga terganggu sehingga para pelajar yang akan berangkat ke sekolah terpaksa berjalan kaki. (ant)

HMI Bandung

Sandera Mobil Kadishub BANDUNG - Puluhan massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bandung, menyandera mobil Dinas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rabu. Massa menyandera mobil yang dikendarai Kepala Dishub Bandung, Timbul Butar-Butar dengan nopol D 1764 B, di kawasan Jalan Taman Sari Bandung atau tepat di depan Kampus Unisba. Mobil tersebut, sempat dipaksa masuk oleh massa ke dalam Kampus Unisba Bandung, tapi aksi tersebut berhasil digagalkan pihak kepolisian.

Massa juga sempat melakukan aksi bakar ban bekas di Jalan Taman Sari Bandung sehingga menyebabkan kemacetan di ruas jalan itu. Saat ini, massa membawa beberapa spanduk dan bendera HMI, bergerak menuju pusat perbelanjaan Bandung Indah Plasa (BIP) untuk kemudian dilanjutkan ke Mapolwilatabes Bandung, di Jalan Merdeka. Dalam pernyataan sikapnya yang dibagikan kepada para wartawan, massa HMI menyatakan, tujuan dilaksanakan aksi tersebut merupakan sebagai salah satu bentuk soli-

daritas mereka atas tindakan polisi yang telah mengkebiri nilai-nilai demokrasi. Selain itu, massa juga menuntut supaya Kapolda Sulawesi Selatan bertanggung jawad dan diturunkan dari jabatannya. “Kami menegaskan bahwa Kapolda Sulsel harus bertanggung jawab penuh atas anggotanya yang melakukan penyerangan terhadap Kantor HMI Cabang Makasar dan kami menyatakan dengan tegas bahwa Kapolda Sulsel harus mundur dari jabatannya,” ujar salah seorang massa yang saat berorasi di depan pintu masuk BIP. (ant)

Keluarga Persiapan

Terima Jenazah Dulmatin PEMALANG - Keluarga Dulmatin di Desa Kebo Ijo, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu sekitar pukul 18.30 WIB melakukan persiapan menyambut kedatangan jenazah Dulmatin alias Joko Pitono. Puluhan kursi berwarna putih sudah tampak berjajar di halaman rumah orang tua Dulmatin, Masniati (60), DI Jalan Garuda Nomor 24 depan Pasar Petarukan. Selain itu, ruangan dalam rumah yang biasanya untuk berjualan barang kelontong juga dipasang sejumlah tikar. Ayah tiri Dulmatin, Jazuli Arwan, yang pada Rabu siang semangat memberikan komentar seputar kehidupan Dulmatin, kini enggan memberikan komentar mengenai persiapan tersebut.

Jazuli juga meminta kepada wartawan untuk tidak mewawancarai terhadap anggota keluarga lainnya dan hanya boleh mengambil gambar suasana di lingkungan rumah mereka. “Kami mohon kepada wartawan untuk tidak mengganggu kegiatan ini. Silakan ambil gambar suasana di rumah asal tidak meminta keterangan apa pun pada keluarga,” katanya. Farida, salah seorang tetangga Dulmatin mengatakan, tidak menduga jika Dulmatin tewas setelah disergap anggota Densus 88 di Pamulang, Tangerang. “Setahu saya, Dulmatin termasuk orang yang sopan dan tidak menyukai kekerasan. Namun jika mereka telah meninggal kami pun tidak keberatan jika Dulmatin dikebumikan di tempat pemakaman umum setempat,” katanya. (ant)

Pura Uluwatu Siap

Dikunjungi Barack Obama PURA Uluwatu, salah satu pura Satkahyangan di ujung atas tebing kawasan pantai selatan Pulau Bali, dipersiapkan sebagai salah satu lokasi yang direncanakan dikunjungi Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Bupati Badung AA Gde Agung, Rabu di Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala Pemkab Badung di Mangupura, Sempidi, memimpin rapat persiapan tersebut bersama para pengurus pemerintahan (dinas) dan adat, serta pengelola pura. Peserta rapat diantaranya Perbekel (kepala desa dinas) Desa Pecatu I Made Sumerta, Bendesa Adat (kepala desa adat) Pecatu I Wayan Rebong, Prajuru (perangkat) Desa Adat Pecatu, pihak Puri Agung Jero Kuta serta pejabat terkait. Meski kepastiannya masih simpang siur, pihak-pihak berkompeten mempersiapkan kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Bali pada tanggal 21 Maret 2010. Setibanya di Bali, Barack Obama dijadwalkan langsung menuju hotel serta mengunjungi kawasan Pura Uluwatu yang berada di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan. Menurut rencana, di tempat itu Obama juga sekaligus menonton kesenian kecak serta menikmati keindahan suasana petang saat matahari terbenam. Selain kunjungan ke Uluwatu juga direncanakan mengadakan

diskusi di Kampus Universitas Udayana serta ke Monkey Forest di Ubud. “Kunjungan Presiden Obama di Bali direncanakan selama dua hari sebelum menuju Australia,” kata Bupati Gde Agung. Terkait kedatangan Obama ini, Gde Agung bersama jajaran Kodim 1611/Denpasar-Badung juga telah meninjau kawasan Pura Uluwatu beberapa waktu lalu. Dari peninjauan itu masih banyak yang perlu ditata, di antaranya kebersihan, perbaikan jalan menuju pura suci itu serta penataan kawasan pementasan kecak. “Mengenai keamanan, pastinya akan super ketat. Untuk itu kepedulian dan peran serta masyarakat Desa Adat Pecatu untuk ikut menjaga keamanan sangat dibutuhkan,” kata Gde Agung. Sementara itu Pemerintah Kabupaten Badung telah menyiapkan biaya untuk penataan kawasan Pura Uluwatu berdasarkan usulan dari pengempon pura (umat Hindu setempat). Gde Agung menekankan, penataan yang dilakukan bukan sematamata dalam rangka menyambut Obama, tapi agar kawasan Ulu-

watu sebagai obyek pariwisata tetap terpelihara dengan baik. “Apalagi beberapa bulan lagi akan diadakan karya agung di Pura Uluwatu,” ucapnya. Prajuru Desa Adat Pecatu I Wayan Sudiarta menyatakan, masyarakat desanya merasa bangga karena Desa Pecatu dan kawasan Pura Uluwatu direncanakan menjadi obyek kunjungan Obama. “Kami masyarakat Desa Pecatu merasa bangga dan siap menyambut kedatangan beliau. Mungkin Desa Pecatu akan menjadi satu-satunya Desa di Bali yang pernah dikunjungi Presiden Amerika Serikat,” katanya. Mengenai kebersihan, pihak desa adat siap menindaklanjutinya serta keamanan juga telah dipersiapkan pecalang Desa Adat. “Karena penjagaannya akan cukup ketat, kami mohon koordinasinya agar tetap diintensifkan,” katanya. Namun untuk pengerjaan teknis penataan kawasan, pihak Desa Adat dan Desa Dinas Pecatu memohon bantuan kepada instansi teknis Pemkab Badung untuk mengerjakannya karena waktunya tinggal sebentar lagi. Jika masyarakat setempat sangat bersemangat melakukan sejumlah persiapan menyambut kehadiran Obama setelah menjadi presiden Amerika Serikat, namun penyiapan pengamanan lokasi belum menunjukkan tanda-tanda meningkat. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PONTIANAK - Seorang pengunjukrasa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kalbar menutup mulutnya menggunakan lakban sebagai bentuk protes saat berunjuk rasa di Mapolda Kalbar, Selasa (10/3). Dalam unjuk rasa tersebut, HMI Kalbar menuntut Kapolri untuk mengusut tuntas serta menindak tegas pelaku perusakan dan pemukulan aktivis HMI di sekretariat HMI maupun di Mapolwil Makassar.

Tiga Pejabat Polda Sulselbar Dicopot MAKASSAR - Tiga pejabat utama jajaran Polda Sulselbar seperti Kapolwiltabes Makassar Kombes Pol Gatta Chairuddin, Kapolres Makassar Timur AKBP Mansjur, dan Direktur Intelkam Polda Kombes Pol Sugi Pamilih dicopot dari jabatannya. “Memang benar ada pergantian pejabat di jajaran Polda Sulselbar, tapi jangan disangkutpautkan dengan insiden kericuhan HMI dengan polisi,” kata Kabid Humas Pol-

da Sulselbar Kombes Pol Hery Subiansauri di Makassar, Rabu. Menurut dia, mutasi dilakukan untuk penyegaran dan kebutuhan organisasi karena mutasi dalam kepolisian adalah hal yang wajar untuk kemajuan suatu organisasi. Berdasarkan Surat Telegram Rahasia (STR) Mabes Polri Nomor: STR/193/ III/2010, tertanggal 9 Maret 2010, Kapolwiltabes Makassar Kombes Pol Gatta Chairuddin akan menduduki jabatan baru sebagai Kepala Biro Binamitra

Polda Jawa Barat (Jabar). Sementara itu, Kombes Pol Drs Chairul Anwar yang menjabat Katim VIII/Perompakan Pkan (TNCC) Bareskrim Mabes Polri akan menjabat sebagai Kapolwiltabes Makassar. Dua perwira lainnya yang dimutasi yakni Dir Intelkam Polda Sulselbar Kombes Pol Sugi Pamilih akan menjabat sebagai Analis Utama Tingkat II Roanalisis Baintelkam Polri. Tempat Sugi diambil alih Kombes Pol Erwin Triwanto yang

sebelumnya menjabat Kaden A 1 Dit A Baintelkam Mabes Polri, sedangkan untuk Kapolres Makassar Timur dari AKBP Mansjur yang telah diangkat sebagai Kasubbag Renbinnis Set Pusdalops Sdeops. Posisi Mansjur akan dijabat AKBP Totok Lisdiarto yang sebelumnya menjabat Kaden A Sat Brimob Polda Sulsel. Hery menambahkan, mutasi yang dilakukan Mabes Polri dilakukan secara besar-besaran dengan memutasi 32 perwira menengah.(ant)

Edisi 11 Maret 2010 | Suluh Indonesia  

Headline : Dulmatin Dipastikan Tewas

Advertisement