Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 28 tahun IV Rabu, 10 Februari 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Tekanan Harga Berlanjut

Neolib Terus Merongrong

Ditargetkan Meningkat

BANK Indonesia (BI) memperkirakan masih akan terjadi tekanan terhadap harga penjualan eceran pada tiga danenam bulan pertama 2010. Hasil survei BI terhadap penjualan eceran...hal. 1

PARA intelektual anti neo liberal (Neolib) mendekalarasikan Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) di Jakarta, kemarin. “Kami membentuk sebuah wadah perjuangan kaum terpelajar yang berpihak...hal. 2

KEMENTRIAN Perdagangan menargetkan ekspor nonmigas Indonesia pada 2010 akan meningkat 7-8,5 persen dibanding tahun 2009. “Kita optimistis ekspor nonmigas tahun 2010 akan mencapai...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

KPK Tahan Udju dan Endin

Suluh Indonesia/sep

PANSUS - Ketua Pansus Angket Bank Century Idrus Markham berbincang serius dengan Ketua PPATK Yunus Husein mengenai data-data serta aliran dana Bank Century saat rapat Pansus Angket Bank Century di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin.

JAKARTA - KPK menahan dua mantan anggota DPR, Udju Djuhaeri (UD) dan Endin AJ Soefihara (EAS) yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pemilihan Deputi Gubernur Senior BI pada 2004. ‘’KPK telah melakukan upaya penahanan terhadap tersangka UD dan EAS,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi di Jakarta, kemarin. Kedua tersangka diduga menerima pemberian uang dalam bentuk cek. Pemberian itu diduga terkait tugas dan wewenang keduanya sebagai anggota Komisi Keuangan dan Perbankan yang berperan strategis dalam proses pemilihan Miranda Goeltom. Udju dan Endin dijerat dengan pasal 5 ayat (2) dan atau pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Udju Djuhaeri dibawa dengan menggunakan mobil tahanan bernomor polisi B 8638 WU. Pria yang juga sempat menjadi anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu ditahan di rumah tahanan Brimob Kelapa Dua, Depok. Sementara itu, Endin ditahan di rumah tahanan Polres Jakarta Pusat. Dia dibawa menggunakan mobil tahanan KPK bernomor polisi B 2040 BQ. Pengacara Endin, Soleh Amin mengatakan, jumlah cek yang dibagikan kepada anggota DPR adalah 480 lembar. (nas)

Boediono Yakin

Kesimpulan Bisa Berubah JAKARTA - Wakil Presiden Boediono yang juga mantan Gubernur Bank Indonesia meyakini kesimpulan sementara Panitia Khusus Angket Century DPR masih bisa berubah. Juru bicara Wapres Yopie Hidayat di Jakarta, kemarin mengatakan, proses yang dilakukan Pansus Century pada Senin (8/2) baru merupakan kesimpulan awal dan merupakan proses politik yang sangat dinamis. ;;Perlu digarisbawahi, yang terjadi di DPR adalah proses politik. Ini sangat dinamis,” katanya. Kesimpulan awal yang disampaikan sejumlah fraksi di Pansus Angket Century juga bukan sebagai sebuah kebijakan yang mengikat. ‘’Ini bukan

vonis yang mengikat. Ini adalah kesimpulan secara politik dari parlemen. Kesimpulan politik bisa berubah-ubah,” ucapnya. Boediono pun berharap kesimpulan akhir Pansus Angket Century sama dengan kesimpulan yang disampaikan Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa. ‘’Semestinya kesimpulan akhir nanti sesuai kesimpulan hasil Partai Demokrat dan PKB,” tutur Yopie. Dalam kesimpulannya, dua fraksi tersebut menyatakan tidak ditemukan kesalahan dan penyimpangan dalam pemberian dana talangan. ‘’Pak Boediono sangat jelas, penyertaan modal sementara (bailout) Century dan FPJP benar dan wajib

dilakukan dalam keadaan krisis,” katanya. Sementara itu, Kepala PPATK Yunus Husein mengungkapkan, lembaganya mengalami kendala dalam menelusuri aliran dana dari Bank Century untuk transaksi di atas Rp 100 juta. ‘’Sejumlah transaksi di Bank Century dengan nilai di atas Rp100 juta tidak dilengkapi data pengirim dan penerima secara lengkap,” kata Yunus. Sebelumnya, PPATK melakukan investigasi penelusuran transaksi aliran dana di Bank Century atas permintaan Panitia Angket. Menurut Yunus, data pengirim dan penerima dana dari Bank Century yang tidak lengkap itu menyulitkan tim. (har)

63 Bank Terima Aliran Dana JAKARTA - Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein mengatakan dana dari Bank Century yang ditalangi oleh LPS sebesar Rp 6,7 triliun telah mengalir ke rekening nasabah di 63 bank. ‘’Bank yang terkait dengan transaksi sebanyak 63 bank,” katanya dalam penjelasan di hadapan Panitia Angket Kasus Bank Century DPR RI di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin. Yunus menjelaskan berbagai perkembangan pengusutan dan analisis transaksi yang dilakukan Bank Century termasuk data telah diserahkan PPATK kepada panitia angket. Menurut Yunus, dana yang keluar dari Bank Century dilakukan melalui pola transaksi yang berbda-beda termasuk ada nasabah yang menarik dana dari Bank Century ke bank lain dengan nama nasabah yang sama. Namun, lanjutnya, ada juga nasabah menarik dananya ke luar Bank Century kemudian memasukan ke bank lain dengan nama yang berbeda. Selain itu, ada nasabah yang menarik dananya kemudian memasukkan dana itu ke suatu

lembaga atau perusahaan. Yunus mengatakan, PPATK juga telah menelusuri nama penerima dana yang namanya sama dengan nama pejabat. Namun PPATK belum menemukan data mengenai kemungkinan adanya pencairan dana di Bank Century dengan menggunakan surat kuasa. ‘’Kemungkinan seperti itu (menggunakan surat kuasa) ada, tetapi kami belum menemukan karena penelusuran menggunakan sistem,” katanya. PPATK kembali bertemu panitia angket untuk melanjutkan pembahasan mengenai aliran dana dan transaksi serta pengusutan aset Bank Century. Yunus Husein mengemukakan, sesuai permintaan panitia angket, pihaknya telah memberikan sejumlah data. Data yang diberikan, antara lain, rekapitulasi hasil analisis transaksi terkait Robert Tantular dan Bank Century, rincian pengusutan aset Bank century di luar negeri serta daftar 50 deposan besar Bank century. Selain itu, PPATK juga telah menyerahkan data mengenai hasil identifikasi penerima dana. (har)

Anggota DPR Terima

Aliran Dana Century JAKARTA - Aliran dana bailout Bank Century ternyata juga mengalir ke salah satu anggota DPR. Temuan ini diperoleh setelah PPATK mendapati adanya transaksi mencurigakan atas nama salah satu nasabah Bank Century yang merupakan tokoh partai politik sekaligus anggota DPR RI. ‘’Terdapat indikasi transaksi yang memenuhi kriteria transaksi keuangan mencurigakan atas nama salah satu nasabah Bank Century yang juga merupakan tokoh parpol dan anggota DPR RI. Saat ini PPATK tengah melakukan penelitian lebih lanjut atas indikasi transaksi keuangan mencurigakan tersebut,” kata Ketua PPATK Yunus Husein pada rapat Pansus Angket Century di Gedung MPR/DPR Jakarta, kemarin. Temuan ini, menurut Yunus, setelah PPATK melakukan audit atas aliran dana bailout terhadap beberapa pihak penerima dana dari nasabah Bank Century yang namanya sama dengan pejabat maupun tokoh partai politik. Namun dari hasil penelitian dan hasil klarifikasi dengan bank, hasilnya menunjukkan profil penerima dana tersebut berbeda dengan profil pejabat negara dan tokoh parpol sebenarnya. Sejumlah anggota pansus

mendesak PPATK menyebut secara terbuka nama-nama yang dinilai memiliki transaksi keuangan mencurigakan. Anggota Pansus dari Fraksi Partai Golkar Agun Gunanjar Sudarsa mendesak pengungakapan secara terbuka saja siapa pihakyang dicurigai memiliki transaksi mencurigakan dalam aliran dana Bank Century agar tidak menjadi rumor. Gede Pasek Suhardika dari Fraksi Partai Demokrat berpendapat sama. Dia meminta agar PPATK lebih memperjelas mengenai siapa saja pihak yang ditelusuri dan hasilnya seperti apa. ‘’Jadi jelas. Selain itu karena ada dugaan nama mirip tokoh partai politik, sekalian saja diperjelas. Jangan sampai ada fitnah,” kata dia. Sejumlah anggota Fraksi Demokrat juga meminta menjelaskan secara terbuka tentang tuduhan LSM Bendera yang menyebut secara gamblang bahwa tim sukses SBY-Boediono menerima aliran dana dari bailout Bank Century. Yunus mengatakan dari hasil konfirmasi 112 bank yang ditelusuri, PPATK belum menemukan nama-nama seperti yang dituduhkan LSM Bendera. ‘’Hasilnya, tidak ada yang menerima seperti tuduhan LSM Bendera,’’ kata Yunus. (har)

Kekuatan Pers Harus Digunakan Dengan Bijak PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono berharap insan pers nasional dapat menggunakan kekuatannya dengan bijak dan turut berkontribusi dalam upaya mensukseskan kehidupan bangsa. Pers sekarang ini menjadi salah satu elemen yang powerful. Presiden mengimbau agar insan pers dapat memanfaatkan power yang dimilikinya untuk kepentingan rakyat. Hal itu, lanjut dia, mengingat demokrasi yang sedang dikembangkan Indonesia adalah demokrasi yang berbasis masyarakat bukan demokrasi

yang berbasis pada negara atau media. ‘’Ingat demokrasi yang kita inginkan adalah people center democracy bukan state center democracy atau media center democracy,” katanya. Oleh karena itu, pers hendaknya juga menjaga keseimbangan informasi dan

melakukan sensor pribadi. ‘’Kita juga ingin liputan pers balance, cover both side,” ujarnya seraya mencontohkan apabila media mengritik seorang pejabat hendaknya memberi kesempatan sang pejabat untuk memberikan penjelasan sehingga rakyat mengetahui duduk persoalannya. Kepala Negara juga menyinggung mengenai teori batas kepatutan yang dimiliki oleh organisasi pers. ‘’Ada istilah bahasa menunjukkan bangsa,” katanya. Pada akhir pidatonya Kepala Negara mengajak selu-

ruh insan pers turut mendukung pemerintah mensukseskan program pembangunan. Kepala Negara juga mengatakan bahwa pemerintahannya memberikan komitmen besar pada kemerdekaan pers. Presiden juga selalu menghadiri peringatan HPN, kecuali satu kali di Samarinda. Selama ini, bangsa Indonesia setidaknya telah mampu melewati dua ujian besar yakni lulus ujian krisis multidimensi tahun 1998 serta mampu melewati krisis ekonomi dunia pada akhir tahun 2008. ‘’Keduanya

merupakan karya anak-anak bangsa yang harus kita syukuri,” kata Presiden saat memberikan kuliah perdana dengan judul Failure Is Not An Option (gagal bukan pilihan negeri ini) di Sekolah Jurnalistik pada Puncak Peringatan HPN. Peringatan HPN tahun ini diselenggarakan di Palembang yang pelaksanaannya bersamaan dengan Porwanas yang berlangsung 3 - 8 Februari 2010. Hadir pada peringatan Hari Pers tersebut Ketua MPR Taufiq Kiemas, dan Ketua DPR Marzuki Alie. (kmb)


K ta

Suluh Indonesia, Rabu 10 Februari 2010

2

Komplotan Pencuri Mobil

Rental Dibekuk

Suluh Indonesia/ant

PHK BERITA KOTA - Seorang mantan karyawan Harian Umum Berita Kota yang merupakan korban pemutusan kerja (PHK) melakukan aksi di Bundaran HI, Jakarta, kemarin. Sediktnya 144 karyawan diberhentikan, sebagai dampak akuisisi dari pemilik lama yaitu PT Penamas Pewarta, perusahaan yang menggawangi penerbitan harian Berita Kota.

Heroin Masuk Mrs “V” JAKARTA - Unit Narkoba Polsek Metro Jatinegara, Jakarta Timur, menangkap seorang wanita yang diduga membawa heroin ke dalam Lapas Cipinang dengan cara dimasukkan ke dalam kemaluan. Pusat Komunikasi dan Informasi Polda Metro Jaya di Jakarta, kemarin, menyatakan, tersangka S (43) membungkus 20 gram heroin dengan kondom lalu dimasukkan ke dalam (maaf) vagina (Mrs V). Saat di ruang tunggu Lapas, tersangka mengeluarkan heroin lalu menyerahkan kepada seorang napi yang sedang dibesuk bernama MK. Kasus ini terbongkar setelah sipir penjara mencurigai gerak-gerik S dan MK saat mereka bertemu di ruang tunggu. Sipir itu lalu melaporkan ke-

curigaan itu ke Polsek Metro Jatinegara. S ditangkap di rumahnya, Pulogabang, Jakarta Timur. Dalam pemeriksaan, ibu empat anak ini mengaku mendapatkan upah Rp100 ribu untuk membawa heroin itu. Ia disuruh oleh seseorang bernama R yang juga menjadi napi di Lapas Cipinang. R menghubungi S melalui telepon seluler. Usai dihubungi, S lalu kedatangan seorang wanita tidak dikenal dengan mengantar 20 gram heroin, dua kondom dan uang Rp100 ribu sebagai upah jasa kurir. Wanita tidak dikenal ini meminta S untuk mengantar heroin ke MK dengan menyaru sebagai penjenguk napi. (ant)

Tersangka Pembobolan ATM

Beli Skimmer di Singapura JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan, seorang tersangka kasus pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM) mengaku membeli skimmer (alat untuk mencuri data nasabah bank) di Singapura. “Tim Polri akan ke Singapura untuk menyelidiki kasus ini. Apa benar, skimmer bisa dijual bebas di sana,” katanya di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, jika nantinya terbukti bahwa skimmer bisa diperoleh di Singapura dengan bebas maka Polri akan bekerja sama dengan otoritas negara itu untuk mencegah pembobolan ATM dengan skimmer. Aritonang mengatakan tersangka bernama GW alias YA alias HG yang tertangkap di Sidoarjo, Jawa Timur merupakan satu-satunya tersangka yang mengaku membeli skimmer di Singapura. Sejumlah tersangka lain yang tertangkap mengaku bahwa membeli skimmer

dari rekannya yang ada di Indonesia. GW memiliki peran penting dalam jaringan pembobolan ATM karena bertugas menggandakan kartu ATM dan membeli skimmer. Saat ditangkap polisi di tempat tinggalnya di Sidoajo, tersangka sudah berupaya menghilangkan barang bukti dengan merusak semua alat dan dokumen yang terkait dengan pembobolan ATM. “Semua barang bukti dirusak setelah mendengar banyak tersangka yang tertangkap polisi akhirakhir ini,” katanya. Namun polisi dapat mengkonstruksi kembali barang bukti yang dirusak itu. Polri hingga kini telah menangkap sekitar 40 orang tersangka kasus pembobolan mesin ATM. Sebanyak 11 tersangka dinyatakan sebagai buron. (ant)

JAKARTA - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya membekuk komplotan pencurian dan kekerasan kendaraan roda empat sewaan (rental) berinisial ALV alias AL, AAS alias Sis, NR, ALG alias Sam dan FRD. Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Idham Azis di Jakarta Selatan, kemarin, mengatakan sindikat pencuri itu menggunakan modus memesan mobil sewaan dengan kartu tanda penduduk (KTP) palsu. Awalnya ALV memesan mobil sewaan beserta supirnya dengan menggunakan KTP palsu. Kemudian tersangka AAS meminta supir mengantar para pelaku menuju suatu lokasi. Saat menuju lokasi, AAS dan komplotannya menganiaya supirnya dengan cara membalurkan minyak gosok ke bagian mata, mengikat tangan, serta menutup matanya menggunakan lakban. “Pelaku memukuli supir hingga tidak sadarkan diri lalu membuangnya di pinggir jalan Tol Karawang dan Purwakarta,” ujar Idhan. Usai membuang supirnya,maka pelaku membawa kabur kendaraan sewaan hasil kejahatan dan mengganti plat nomor polisi palsu dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) yang palsu, kemudian dijual seharga Rp50 juta hingga Rp80 juta per unit. Berdasarkan pengakuan tersangka, Idham menuturkan pelaku sudah melakukan 10 kali tindakan pencurian dan kekerasan pada sejumlah wilayah Ib ukota Jakarta dan memiliki 16 KTP. Polda Metro Jaya menciduk para pelaku berdasarkan informasi ada kendaraan jenis minimus tahun 2008 yang dijual seharga Rp30 juta, selanjutnya anggota Unit III Satuan V Kejahatan dan Kekerasan menyamar menjadi pembeli. “Pelaku ALV berhasil diringkus setelah ada kesepakatan jual beli dengan anggota yang menyamar jadi pembeli,” ujar Idham seraya menambahkan anggota berhasil menangkap pelaku lain dari hasil pengembangan. Selain menangkap pelaku, anggota juga menyita empat unit kendaraan hasil kejahatan, 16 berkas KTP palsu, 12 berkas STNK, satu berkas BPK dan kunci stempel dan plat nomor polisi palsu. Para pelaku dikenakan Pasal 365 jo. Pasal 55 ayat (1), ayat (2) ke 1 (e) dan 2 (e) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman penjaran selama sembilan tahun. (ant)

Anda Merokok Kartu Gakin Dicabut JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI mengkaji mekanisme pencabutan kartu Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Keluarga Miskin (JPK-Gakin) maupun Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bagi rumah tangga sasaran (RTS) yang salah satu anggota keluarganya merokok. “Rencana itu terus kita bahas di Dinkes, juga melibatkan lintas dinas dan pihak terkait. Kita serius menangani hal ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Dien Emawati saat dihubungi di Jakarta, kemarin. Dien menegaskan bahwa larangan merokok itu tidak hanya akan berlaku bagi kepala keluarga namun juga seluruh anggota keluarga. Jadi jika ada istri atau anak yang merokok, maka kartu Gakin tetap akan dicabut. “Karena kalau misalnya bapaknya merokok, istri dan anaknya juga pasti menjadi per-

okok pasif. Itu lebih berbahaya, mubazir kan kalau kita beri tunjangan kesehatan,” katanya. Ia mengatakan bahwa data yang dikumpulkan Dinkes DKI, keluarga miskin memang mengeluarkan uang cukup besar tiap bulannya untuk membeli rokok, bahkan lebih besar dari membeli makanan pokok. “Data yang kita dapat, uang makan mereka cuma 19 persen, tapi uang rokok bisa lebih dari 20 persen,” ujar Dien. Dinkes akan menggunakan sistem survei langsung untuk mengetahui jika ada anggota keluarga yang merokok atau tidak. “Kita akan gunakan survei, tapi teknisnya nanti seperti apa masih kita bahas. Kita terus melakukan pendalaman untuk hal ini,” kata Dien. Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menegaskan bahwa Pemprov akan mencabut kartu Gakin bagi keluar-

ga perokok. “Ini bukan berarti Gakin akan dicabut semuanya. Tapi saya tidak mau memberikan dana kesehatan gratis bagi perokok berat. Itu adil. Saya sedang merumuskan kebijakan baru, miskin atau kaya kalau merokok tempatnya diluar,” kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo usai membuka acara Musda II Dharma Wanita Persatuan di Gedung Teknis Abdul Muis, Jakarta, kemarin. Data survei dari Lembaga Demografi Universitas Indonesia menunjukkan bahwa sebanyak 22 persen total pengeluaran sebulan keluarga miskin ternyata dihabiskan untuk membeli rokok sehingga LSM mendesak Pemprov DKI melakukan penelitian lebih lanjut terhadap hal tersebut karena keluarga miskin menerima layanan kesehatan gratis dari Pemerintah Daerah. (ant)

Polri Siap Usut Manipulasi Pajak JAKARTA - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Ito Sumardi mengatakan, Polri siap mengusut kasus manipulasi pajak. “Untuk masalah pajak, Polri akan mendasari pada hasil audit yang dilakukan oleh Ditjen Pajak,” katanya di Jakarta, kemarin. Pidana yang akan diusut Polri dalam perpajakan antara lain pemalsuan dokumen, penipuan, memberikan keterangan palsu, pengelapan dan pencucian uang. Sedangkan kasus pembayaran pajak misalnya tidak membayar pajak maka akan ditangani oleh Ditjen Pajak. “Kalau tidak membayar pajak masa akan dimasukkan ke dalam penjara. Itu

yang nangani Ditjen Pajak. Tapi kalau membuat dokumen palsu dalam membayar pajak, maka ditangani oleh polisi sedangan kasus pajaknya sendiri ya oleh petugas pajak,” katanya. Ia mengatakan, dalam menyikap para pengemplang pajak, Polri ikut aturan undangundang tentang perpajakan. Untuk mendukung pemerintah mengejar uang pajak yang belum terbayarkan, Polri akan segera membuat nota kesepahaman (MOU) dengan Menteri Keuangan. “MOU itu untuk mengintensifkan tindakan dan upaya hukum lain terhadap para pelanggar pajak,” ujarnya.

Ia mengatakan, Polri akan membantu Ditjen pajak mengaktifkan lembaga penyanderaan namun harus tetap hatihati. Dengan lembaga penyanderaan, Ditjen Pajak bisa menyandera wajib pajak untuk dititipkan di Rutan. Wajib pajak baru bisa bebas setelah tunggakan pajak dibayar lunas. Untuk memperlancar proses membawa wajib pajak ke dalam Rutan, Ditjen Pajak bekerja sama dengan kepolisian. “Lembaga penyanderaan kan ada dalam UU namun kita harus hati-hati karena hak wajib pajak juga harus kita perhatiakan,” katanya. (ant)

KPK Geledah Kantor LPSK JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk melengkapi bukti kasus dugaan percobaan penyuapan dan menghalangi penyidikan kasus korupsi. Tim penyidik KPK tiba di gedung LPSK, Jakarta, sekira pukul 13.00 WIB. Sampai dengan pukul 15.00 WIB, penggeledahan masih berlangsung. Berdasar pantauan, satu tim penyidik KPK menggeledah ruang bagian perlindungan LPSK. Para penyidik KPK yang mengenakan rompi bertuliskan KPK itu nampak meneliti sejumlah dokumen yang berada di ruangan itu. Anggota LPSK Myra Diarsi dan I Ktut Sudiharsa juga berada di dalam ruangan. Penggeledahan itu dibenarkan oleh Ketua LPSK, Abdul Haris Semendawai. “Benar, kami persilahkan KPK untuk menggeledah dan menyita dokumen yang dibutuhkan,” kata Abdul Haris. Menurut dia, petugas KPK sudah mengantongi izin pengadilan untuk melakukan penggeledahan. Pihak LPSK juga sudah mendapat pemberitahuan beberapa hari sebelum penggeledahan.

Abdul Haris mengatakan, petugas KPK ingin menyita sejumlah dokumen terkait dengan permohonan perlindungan sejumlah orang yang terkait dengan kasus Anggodo Widjojo. Saat ini KPK sedang menyidik kasus dugaan percobaan penyuapan kepada pimpinan KPK dan menghalangi penyidikan kasus korupsi dengan tersangka Anggodo Widjojo. Abdul Haris mengatakan, Anggodo telah memfasilitasi permohonan perlindungan lima orang kepada LPSK. Salah satu dari orang yang akan dilindungi itu adalah kakak Anggodo, Anggoro Widjojo, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Menurut Abdul Haris, LPSK balum mengabulkan permohonan perlindungan bagi Anggoro. Sebelumnya pihak LPSK sudah meminta Myra untuk menyerahkan dokumen permohonan perlindungan. Namun, wanita yang sudah diberhentikan sementara itu tidak menurut. “Sampai sekarang berkas itu tidak disampaikan ke pimpinan,” katanya. Dua anggota LPSK, Myra Diarsi dan I Ktut Semendawai diberhentikan sementara karena diduga terkait kasus yang menjerat Anggodo Widjojo. (ant)

Gara-Gara Facebook, Nova Kehilangan Kegadisannya DIREKTORAT Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya memeriksa intensif Febriari Irianto (18) sebagai tersangka penculikan gadis di bawah umur, Marieta Nova Triani (14). “Keduanya masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap motifnya,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Jakarta Selatan, Selasa. Nova sudah menjalani visum di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), namun Boy menuturkan korban mengaku sudah melakukan hubungan intim sebanyak tiga kali bersama tersangka.

Namun demikian, Kabid Humas Polda belum bisa memberikan keterangan apakah tersangka melakukan hubungan badan bersama korban dengan cara memaksa atau tidak karena masih dalam tahap pendalaman. Sebelumnya, tersangka membawa kabur Nova di rumahnya di Cluster Alamanda Blok L No. 14, Bumi Serpong Damai (BSD), Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Sabtu (6/2). Kemudi-

an keluarga korban melaporkan kepada pihak kepolisian terkait dengan dugaan Nova yang menjadi korban penculikan pacarnya ke suatu lokasi. Penyidik melakukan pendalaman diduga pelaku yang membawa kabur anak pasangan Heri Kristiono dan Sri itu, yakni pacarnya bernama Febriari Irianto atau Ari yang dikenalnya melalui jejaring sosial (facebook). Boy menuturkan, melalui penyelidikan akhirnya polisi menemukan Nova yang sedang jalan bersama pelaku di sebuah rumah makan di Tangerang, Senin (8/2) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Perwira menengah kepolisian itu mengungkapkan tersangka

terancam dikenakan Pasal 332 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) atau UndangUndang Nomor 23 Tahun 2003 tentang Penculikan Anak dengan ancaman hukuman penjara selama lima tahun. “Karena masih gadis dibawah umur, siapa pun yang mengajak tanpa sepengetahuan orang tuanya dapat dituduhkan melarikan anak di bawah umur,” ujar Boy. Sementara itu, Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya melimpahkan kasus dugaan penculikan gadis di bawah usia berinisial MNT (14) dengan tersangka FI (18) kepada Polda Banten. “Kasusnya dilimpahkan ke Polda Banten karena tempat kejadi-

an perkaranya di Banten,” kata Kepala Unit (Kanit) Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Remaja Anak dan Wanita (Renita) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Murnila di Jakarta Selatan, kemarin. Murnila mengatakan pihaknya menyerahkan seluruh penanganan termasuk tersangka, berkas pemeriksaan sementara, serta hasil visum terhadap korban MNT kepada Polda Banten. Murnila juga menuturkan penanganan dugaan kasus melarikan gadis di bawah umur yang dilakukan siswa putus sekolah menengah kejuruan (SMK) kelas dua itu ditangani

Unit PPA Satuan Renata Ditreskrimum Polda Banten. Sebanyak empat anggota polisi berpakaian preman membawa tersangka IF ke Polda Banten menggunakan mobil jenis minibus warna hitam bernomor polisi B-1123-QZ, Selasa (9/2) sekitar pukul 17.30 WIB. Sedangkan korban MNT meninggalkan Polda Metro Jaya sekitar pukul 17.35 WIB dengan menggunakan sedan warna biru bernomor polisi B-1960-KU bersama kerabatnya. Murnila menyatakan korban MNT bisa meninggalkan Polda Metro Jaya setelah menjalani pemeriksaan terkait dugaan kasus pelarian anak di bawah umur.

Sebelumnya, tersangka membawa kabur MNT di sekitar rumahnya di Cluster Alamanda Blok L No. 14, Bumi Serpong Damai (BSD), Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Sabtu (6/2). Kemudian pihak keluarga korban melaporkan kepada pihak kepolisian terkait dengan dugaan MNT yang menjadi korban penculikan pacarnya ke suatu lokasi. Setelah penyidik melakukan pendalaman kasus tersebut, diduga pelaku yang membawa kabur anak pasangan Heri Kristiono dan Tri itu, adalah pacarnya bernama FI yang dikenalnya melalui jejaring sosial (facebook). (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Rabu 10 Februari 2010

3

KPU Lemahkan

Pengawasan Pilkada

Suluh Indonesia/ade

GELEDAH - KPK melakukan penggeledahan di ruangan Myra Diarsih di Kantor LPSK Gedung Perintis Kemerdekaan, Tugu Proklamasi, Jakarta, kemarin. Penggeledahan tersebut dilakukan terkait penyebutan dua nama anggota LPSK I Ketut Sudiharsa dan Myra Diarsih.

Cegah Pandemi Influenza

Indonesia Terima Hibah 13,5 Juta Euro JAKARTA - Uni Eropa melalui World Health Organization (WHO) memberikan hibah sebesar 13,5 juta euro dalam rangka mencegah dan pengendalian flu burung (Avian Influenza), dan secara khusus menyumbangkan 22 unit ambulan yang dua diantarnya diterima masing-masing RSUP Sanglah Denpasar, dan RSU Tabanan. Demikian terungkap dalam seminar Mempersiapkan Indonesia Menghadapi Pandemi Influenza yang diprakarsai Uni Eropa di Jakarta, Selasa kemarin. Dubes Uni Eropa untuk Indonesia Julian Wilson mengatakan, kebutuhan untuk bekerjasama menghadapi ancaman

flu burung dan manusia sangat jelas. Uni Eropa sendiri, kata Wilson, menyediakan 70 persen dana global Avian and Human Influenza Facility (AHIF) atau fasilitas flu burung dan manusia bagi upaya pencegahan dan pengendalian flu burung di Indonesia. Ia mengatakan, lewat program Implementation of at Nasional Strategic Plan for Avian Influenza (INSPAI) telah membantu Indonesia secara substansial, diantaranya pelatihan pengendalian infeksi bagi 100 rumah sakit rujukan penanggulangan flu burung, pelatihan pengendalian mutu bagi jaringan laboratorium flu burung, dan proyek percontohan pasar

pangan sehat di 10 wilayah serta dukungan bagi penelitian untuk mendeteksi sedini mungkin bermutasinya virus. Sementara Perwakilan WHO untuk Indonesia Stephan Jost memuji apa yang sudah dilakukan pemerintah indonesia dalam mencegah ancaman pandemi flu burung. Realitas tersebut, kata Stephan, menempatkan Indonesia pada posisi yang baik menghadapi tantangan infeksi pandemi H1N1. WHO akan terus memberikan dukungan dan bantuan dalam menanggapi tantangan dari kedua virus influenza ini untuk melindungi kesehatan rakyat Indonesia, katanya.

Jika Tidak Sejahterakan Rakyat

Demokrasi Kehilangan Makna JAKARTA - Ketua Umum PAN Hatta Rajasa menegaskan, demokrasi yang sedang dibangun bangsa Indonesia akan kehilangan makna apabila tidak mampu menyejahterakan rakyatnya. ‘’Demokrasi harus dikawal untuk membawa kesejahteraan masyarakat,” ujar Hatta saat menyampaikan pidato politiknya sebagai Ketua Umum PAN 2010-2015 di Jakarta, kemarin. Menurut Hatta, demokrasi akan kehilangan maknanya apabila ternyata tidak mampu membawa rakyat ke pintu gerbang kesejahteraan dan kedamaian. Ditegaskan Hatta yang juga Menko Perekonomian itu bahwa perjalanan berdemokrasi di Indonesia saat ini sudah berada di jalur yang benar. Namun demikian, Hatta juga mengakui bahwa demokrasi bangsa Indonesia masih terus mencari kesimbangan baru antara kebebasan dan menaati aturan hukum yang ada. Sejarah, ujarnya lagi, telah membuktikan bahwa para pen-

diri bangsa ini mempunyai banyak perbedaan pendapat. Tetapi mereka tetap mengedepankan kesantunan dan etika

Hatta Rajasa

moral. Dengan demikian, bagi bangsa Indonesia demokrasi itu bukan sekedar alat untuk mencapai tujuan, sehingga berbagai konfrontasi dan konflik harus dihindarkan. Pada bagian lain pidato politiknya, Hatta mengatakan bahwa bangsa ini telah teruji dalam mengatasi terjangan krisis. ‘’Tahun-tahun tersulit saat kri-

sis ekonomi bertaut dengan gejolak politik, telah berhasil dilalui dengan baik,” ujarnya. Dikemukakannya pula bahwa banyak bangsa yang gagal melewati ujian krisis, sementara Indonesia berdasarkan data, pendapatan rakyatnya terus meningkat hingga 2.000 dolar AS per kapita. ‘’Kalau keberhasilan itu tidak terus dikawal, maka yang terjadi adalah kemunduran,” katanya. Tetapi harus pula diingat bahwa masih banyak persoalan besar bangsa Indonesia seperti angka pengangguran dan kemiskinan yang juga masih tinggi. ‘’Atas masalah itu, parpol harus hadir sebagai pembawa solusi,” ujar Menko Perekonomian ini seraya menambahkan bahwa kader PAN harus peka dalam menjawab berbagai aspirasi rakyat dan partai itu juga harus terdepan dalam pemberantasan KKN. Acara tersebut juga disi dengan pelantikan kepengurusan DPP PAN periode 20102015. (son)

Terseret Kasus Anggodo

Sudiharsa dan Myra Dipecat JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) merekomendasikan untuk memecat secara tidak hormat dua anggotanya yakni I Ketut Sudiharsa dan Myra Diarsih. Hal ini didasari pemeriksaan yang menemukan bahwa mereka terbukti telah melanggar kode etik, karena melakukan tindakan tercela dan mencemarkan nama baik lembaga ini. Namun, pihak LPSK masih memberikan kesempatan keduanya untuk membela diri melalui sidang paripurna majelis etik. Tetapi, baik Ketut maupun Myra tidak menghadirinya, tanpa alasan yang jelas. Menurut Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai, sidang ini digelar sebagai tindak lanjut rekomendasi tim etik lembaganya. Tetapi sangat disesalkan mereka tidak hadir dalam pemeriksaan. Pihaknya tidak bisa langsung bisa memecat keduanya, karena anggota LPSK diangkat presiden. Untuk pemecatan mereka, harus melalui

prosedur serta mekanisme yang ada yakni sebatas memberikan rekomendasi kepada kepala negara. ‘’Tim etik

I Ketut Sudiharsa

merekomendasikan pemecatan terhadap keduanya. Tetapi sebelum mengeluarkan rekomendasi itu, tim etik telah melakukan pemeriksaan secara seksama hingga menemukan bukti pelanggaran yang mereka lakukan. Sidang ini merupakan mekanisme tindak lanjut pemecatan untuk pembelaan,” jelas

Abdul Haris. Ditambahkan, jika dalam sidang lanjutan pekan mendatang kedua komisioner itu kembali tidak hadir, majelis etik tetap akan melanjutkan tanpa kehadiran mereka. Majelis terpaksa memutuskannya secara inabsensia. ‘’Artinya, majelis etik LPSK menganggap mereka menerima rekoemendasi pemecatannya tersebut. Keputusan itu bisa diambil tanpa kehadiran mereka, hal ini sesuai aturan yang ada,” imbuh dia. Sebelumnya, LPSK telah menunjuk lima hakim untuk persidangan majelis etik ini. Tiga di antaranya merupakan orang dari pihak eksternal yakni Akil Mochtar, Bambang Widjojanto dan Koesparmono Irsan. Sedangkan dua sisanya dari pihak internal yakni Abdul Haris Semendawai dan Lies Sulistiani. Pemeriksaan majelis etik LPSK terhadap Ketut Sudiharsa dan Myra Diarsih ini terkait dengan kasus Anggodo. (nas)

Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes Tjandra Yoga Aditama mengatakn, sejak beberapa tahun lalu Indonesia telah mengadopsi Rencana Stategis Nasional untuk pengendalian flu burung yang dibuat sebagai respon efektif atas masalah ini. Ia mengatakan, virus ini masih terus beredar dan menjadi ancaman kesehatan manusia. Meski berbagai teori muncul di kalangan ilmuan, Tjandra mengatakan, faktor risiko sehubungan dengan perpindahan virus dari ternak ke manusia belum diidentifikasi. (son)

JAKARTA - Tindakan KPU yang membatalkan surat edaran bersama (SEB) dan menolak pembentukan Panitia Pengawas (Panwas) yang dianggap bermasalah, dinilai justru melemahkan fungsi pengawasan Pilkada 2010. Koordinator Komite Pemilih Indonesia (Tepi) Jeirry Sumampow di Jakarta, kemarin mengatakan, keputusan KPU ini merugikan masyarakat karena akses untuk menindaklanjuti pelanggaran sudah didelegitimasi oleh KPU. ‘’Tindakan KPU ini justru menghambat pengawasan dalam pilkada dan kinerja KPU sendiri tidak transparan,” katanya. KPU telah secara sepihak membatalkan surat edaran yang ditandatangani pada 9 Desember 2009. Alasannya, KPU menilai Bawaslu telah melanggar ketentuan dalam SEB serta undang-undang. Selain itu, Bawaslu dianggap menjadikan SEB sebagai

alasan untuk melantik panwas pemilu presiden sebagai panwas pilkada. Sebagai konsekuensi pencabutan SEB, KPU menyatakan menolak semua Panwas yang dibentuk sesuai SEB dan mengembalikan proses pembentukan Panwas sesuai UU Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu. KPU juga mendesak Bawaslu melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon yang diajukan KPU di daerah. Jika Bawaslu tidak melaksanakannya, maka pembentukan Panwas akan diserahkan pada DPRD, merujuk pada fatwa Mahkamah Agung. KPU menilai, cara tersebut dapat dilaksanakan dengan cepat dan tidak akan mengganggu pilkada, justru jika tetap dibiarkan maka akan menimbulkan persoalan dikemudian hari. Namun, menurut Jeirry, proses ini akan menghambat pilkada, karena mem-

buka peluang konflik dan pilkada tidak diawasi di semua tahapan. ‘’Saya menilai ada upaya untuk menghilangkan pengawasan dalam pilkada,” katanya. Selain itu, dia mengatakan, seharusnya permasalahan Panwas ini dapat diselesaikan bersama-sama antara KPU dan Bawaslu. Sebelumnya, anggota Bawaslu Wirdyaningsih mengatakan, keputusan KPU membatalkan SEB dan menolak eksistensi Panwas yang telah dibentuk, menimbulkan ketidakpastian hukum dan meresahkan masyarakat. Bawaslu memutuskan untuk mengabaikan pernyataan KPU yang menolak Panwas. Menurut Wirdya, pembentukan Panwas telah sesuai dengan ketentuan dan pembatalan SEB tidak berlaku surut. ‘’Dengan tidak mengakui Panwas, ini justru menimbulkan konflik di lapangan,” katanya. (har)

KPU-Bawaslu Diminta Berdamai JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memperhatikan kepentingan masyarakat terkait dengan kisruh pembentukan panitia pengawas (Panwas) pemilu kepala daerah (Pilkada). ‘’Kita berharap KPU dan Bawaslu tetap memperhatikan kepentingan masyarakat luas dan tetap dalam kerangka peraturan perundang-undangan yang relevan dengan penyelenggaraan pemilu,” kata Kapuspen Kemdagri Saut Situmorang di Jakarta, kemarin. Menurut Saut, pemerintah akan kembali berupaya untuk memfasilitasi KPU dan Bawaslu agar dapat duduk bersama dan mencari jalan keluar

terbaik dari permasalahan tersebut. Langkah ini sudah berkalikali diambil Kemdagri agar KPU dan Bawaslu dapat segera menyelesaikan permasalahannya. ‘’Dalam waktu dekat Menteri Dalam Negeri akan memfasilitasi kedua pihak untuk kembali duduk bersama membicarakan penyelesaian masalah ini,” katanya. Namun, ia menegaskan, upaya pemerintah tersebut tidak dimaksudkan untuk mengintervensi, melainkan mendukung agar persoalan ini dapat segera diselesaikan. ‘’Kita berharap persoalan ini dapat diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama, sehingga tidak mempengaruhi situasi masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, Bawaslu dan KPU pada 9 Desember 2009 telah menandatangani surat edaran bersama (SEB) tentang pembentukan panwas, di hadapan Mendagri Gamawan Fauzi saat rapat koordinasi nasional persiapan Pilkada 2010. SEB tersebut disepakati setelah sebelumnya KPU dan Bawaslu berbeda pendapat tentang proses pembentukan panwas. KPU menginginkan pembentukan panwas sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2007 tentang penyelenggara pemilu, yakni dimulai dengan proses perekrutan panwas. Sementara Bawaslu meminta adanya langkah khusus untuk mempercepat pembentukan panwas, mengingat waktu yang sangat terbatas. (har)


Megap litan

Suluh Indonesia, Rabu 10 Februari 2010

4

Bocah Yatim Enam Tahun

K ilas

Kena Tumor Mata

TPA Di Tangsel INVESTOR asal Singapura mulai membangun tempat pembuangan akhir (TPA) sampah seluas 2,4 hektare di Kelurahan Cipeucang, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu ini. Demikian kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Tangerang Selatan H. Nanang Komara, kemarin. Pengusaha itu akan membangun sarana maupun prasarana penunjang pada TPA Cipeucang termasuk jembatan penghubung yang selama ini terputus. Pengusaha Singapura menanamkan modal senilai Rp 400 miliar untuk mengatasi masalah sampah di wilayah ini. Selama ini Pemkot Tangerang Selatan mengalami kesulitan mengatasi sampah, karena semenjak menjadi wilayah pemekaran dari Kabupaten Tangerang, tidak diperkenankan membuang sampah ke TPA Jatiwaring, Kecamatan Mauk. Akibat sampah tidak terangkut, Pemkot Tangerang Selatan berupaya membuang sampah ke Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jabar dan ke Kota Tangerang, namun kedua pimpinan daerah itu menolak. Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Pemkot Tangerang Selatan Didi S Wijaya mengatakan telah mempresentasikan kesiapan lahan TPA Cipeucang. Pengusaha Singapura berencana membangun dengan konsep teknologi modern “zero waste”, yakni menyiapkan tungku pembakaran TPA untuk mengolah dan memisahkan sampah sebanyak 700 ton perhari. Keuntungan yang diperoleh investor asing itu yakni energi listrik yang dihasilkan dari pengelolaan sampah. (ant)

Sejumlah Siswa Kepergok

Bolos di Warnet DEPOK - Gandrung jejaring situs sosial, facebook terus merebak di kalangan anak sekolah. Bahkan, mereka kerap bolos demi bermain facebook. Seperti yang terjadi di Depok, Jawa Barat kemarin. Dalam razia kemarin, terdapat sejumlah anak sekolah yang kedapatan tengah asik berada di warung internet (warnet) di Jalan Siliwangi, Pancoranmas, Depok. Walikota Depok yang merazia warnet tersebut memergoki sembilan orang pelajar SMP dan SMA. “Jangan terlalu asyik bermain warnet, belajar lebih rajin kan mau ujian nasional,” kata Nurmahmudi kepada salah satu siswi, kemarin. Nurmahmudi menghimbau kepada remaja putri tersebut untuk menjaga diri dalam memanfaatkan kecanggihan teknologi. Terlebih, ada Marietta Nova, gadis remaja asal Surabaya, Jawa Timur yang dibawa kabur hingga Tangerang. Orang-orang di dunia maya, bukanlah orang yang nyata sehingga kita tidak mengetahui secara langsung siapa orang yang kita ajak komunikasi. “Hati-hati, jangan mau jika diajak bertemu orang yang tidak dikenal,” ujarnya mengingatkan. Nur berencana membuat nota kesepakatan kepada para pemilik warnet untuk selektif terhadap penggunanya. “Coba untuk menyaring siapa yang akan menggunakan warnet. Kalau bisa para pelajar yang masih menggunakan seragam sekolah jangan diizinkan,” kata walikota. Salah seorang siswi yang kedapatan tengah asik bermain facebook, Hilda (15) mengaku dirinya bermain jejaring situs sosial tersebut untuk mengisi waktu. Pasalnya, sebelum masuk sekolah pukul 12.30 WIB, dirinya harus mengikuti tambahan pelajaran komputer. “Selesai komputer jam 09.00 WIB. Jadi untuk ngisi waktu ya main facebook-an aja di warnet,” aku Hilda, siswi kelas III SMP Perintis Depok. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kota Depok, Farah Mulyati mengatakan, melarang para siswa berada di luar lingkungan sekolah. Larangan tersebut, juga akan diberlakukan untuk tenaga pengajar. “Guru yang sudah habis jam mengajarnya tidak diperkenankan keluar dari sekolahnya sebelum jam sekolah usai,” tegasnya. (rin)

Warga Cibogo Tangerang

Blokir Jalan TANGERANG - Warga Desa Cibogo, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten, memblokir jalan masuk menuju perusahaan galian C yang ada di wilayah tersebut karena merusak lingkungan dan menganggu aktivitas penduduk. Sejumlah warga yang dihubungi kemarin mengatakan upaya yang dilakukan dengan cara memblokir jalan adalah agar pengusaha galian C menutup usaha mereka. “Usaha galian C di wilayah kami diduga tidak memiliki izin dan keberadaannya mengganggu terutama ketika alat berat bekerja,” kata Jumansa (37) warga Cibodo, Tangerang. Menurut dia, aksi pemblokiran jalan juga sudah pernah dilakukan beberapa pekan lalu, dengan tuntutan agar pimpinan perusahaan galian C memperhatikan aspirasi penduduk setempat agar keberadaan alat berat tidak digunakan. Namun aspirasi itu tidak ditanggapi serius dan malahan diabaikan begitu saja, akhirnya warga melakukan upaya serupa agar pengusaha menghentikan kegiatan. Meski Kapolsek Metro Cisauk AKP Wempy berupaya menjembatani aspirasi warga dengan pengusaha, namun belumberhasil karena warga tetap pada pendirian usaha itu harus ditutup karena tak punya izin. Akibat pemblokiran jalan, warga lainnya yang hendak ke kompleks Perumahan Eko Damai Prima atau sebaliknya harus berputar mencari jalur lain yang lebih jauh. Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Tangerang, H. Soleh Asnawi mengatakan usaha galian di Cibogo berada pada pemukiman warga sehingga menggangu ketertiban serta merusak lingkungan. Asmawi mengatakan, kuat dugaan usaha galian di Cibogo itu tidak memiliki izin dari Pemkab Tangerang, karena sejak awal tahun 2008, Pemkab menutup perizinan bagi semua usaha galian akibat berdampak terhadap lingkungan. Walau begitu, pihaknya menyerahkan kepada aparat penegak hukum agar kasus pemblokiran jalan ditangani secara baik dan adil. (ant)

Suluh Indonesia/rin

BUTUH BANTUAN – Awang, bocah lima tahun yang menderita tumor mata membutuhkan bantuan untuk biaya operasi.

DEPOK - Malang benar nasib yang menimpa Gunawan (6), warga Gang Mandor Saun RT 004 RW 001, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji. Bocah ini hanya dapat menangis saat merasakan sakit di kepala akibat tumor mata (orbita) yang menggerogotinya sejak lima tahun lalu. Awang, panggilannya, pun tak dapat merasakan indahnya bermain bersama teman sebanyanya. Bahkan Awang yang seharusnya mengenyam bangku sekolah, hanya berdiam diri di rumah. Penderitaan ini sudah dirasakan Awang sejak usianya menginjak lima bulan. “Saat itu dia mengalami panas dan kejang-kejang. Dia pun terus-terusan berobat ke rumah sakit sampai saya habishabisan. Semenjak suami saya meninggal, saya nggak berobat lagi karena nggak punya uang,” kata Nami (45), ibu Awang ditemui di rumahnya, kemarin. Wanita ini menceritakan, terakhir kali anaknya berobat sekitar 2005. Dulu, lanjutnya, Awang sempat di rawat di Rumah Sakit Bhakti Yuda dan Rumah Sakit Cibinong. Dari keterangan dua rumah sakit tersebut, Awang dinyatakan mengalami tumor mata (orbita). “Saat itu dokter bilang tumornya harus diangkat dengan biaya Rp 15 juta. Karena saya nggak punya uang jadi nggak dioperasi. Sampai saat ini ya keadaannya seperti ini,” tutur Nami sambil menggendong anaknya dan menunjukkan benjolan di kepala dan mata Awang. Awang sering mengeluh dan menangis kencang jika sedang kambuh. Kejadian seperti ini kerap menimpa Awang hampir set-

iap bulan, bahkan dalam satu minggu sekali. Setiap hari, putra keempatnya itu hanya tergeletak sambil sesekali ditemani dirinya. Ada kalanya Awang ingin bersekolah, namun kondisi badannya sangat tidak memungkinkan. “Saya sempat sekolahin dia di TPA, tapi kata gurunya lebih baik Awang di rumah karena gurunya juga kasihan melihat dia,” papar Nami sambil meneteskan air mata. Namun dia tak kehilangan akal. Nami mengajak teman Awang untuk mengajarinya belajar, hanya saja kondisi Awang memang sangat lemah. Pasalnya, untuk memegang pensil saja dia tidak mampu. “Dia sering bilang lemes kalau disuruh pegang pensil. Jadi ya sehari-hari hanya seperti ini saja,” ungkap Nami sembari mengusap-usap kepala Awang. Nami mengaku hingga saat ini dirinya belum mendapat bantuan dari pemerintah. Jangankan untuk berobat, untuk kebutuhan sehari-hari saja saya harus berkeliling menjajakan makanan kecil. Bahkan ketiga anaknya yang lain terpaksa putus sekolah lantaran terhambat biaya. “Ketiga anak saya kerja serabutan. Ada yang tukang ojek, kuli bangunan. Semuanya Cuma lulus SD,” katanya. Nami berharap ada pihak yang bersedia membantu meringankan beban anaknya. Pasalnya, sudah lima tahun anaknya menderita akibat tumor mata yang kini mengganggu perkembangan anaknya. Hingga saat ini, anaknya masih kesulitan dalam berkomunikasi. (rin)

Bupati Bogor

Sorot Wartawan Bodrek BOGOR – Kalangan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengaku risih dengan ulah sejumlah oknum yang mengaku wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Padahal oknum bersangkutan selama ini tak jelas media yang menauinginya. “Sekarang ini sangat mudah menjadi seorang wartwan. Tapi faktanya masih banyak wartawan yang belum mengerti apalagi mampu menegakkan eti-

ka dan kode etik wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya,” kata Bupati Bogor, H. Rachmat Yasin dalam acara tasyakuran peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke- 64 tahun yang diadakan aula kantor PWI Perwakilan Kab. Bogor, kemarin. Hal demikian terpaksa disampaikan bupati, karena begitu banyaknya keluhan para pejabatnya sehingga mereka enggan menerima wartawan. “Setelah saya cek, ternyata dari pengakuan para

pejabat, mereka bukan takut memberikan keterangan atau menjawab pertanyaan, tapi mereka justru takut disodori kwitansi setiap bertemu wartawan,” seloroh Bupati Bogor mengutip keterangan para pejabat Pemkab.Bogor. Tindakan seperti itu jelas akan merusak citra wartawan yang benar-benar bekerja secara profesional dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. “Wartawan abal-abal atau Bodrek sangat menganggu profe-

Diduga Rebutan Janda Kembang

Oknum Satpam Bunuh PKL BOGOR – Diduga gara-gara masalah asmara dengan seorang janda kembang, kemarin seorang oknum satpam salah satu rumah sakit ternama di Jakarta bernama GN (32), tega menganiaya dan membunuh seorang PKL bernama Nofrianto (30), pedagang makanan yang mangkal di Jalan Merdeka, Kota Bogor. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, GN bersama sangjanda yakni SR (27), langsung diamankan di Mapolresta, Bogor. Kejadian tragis ini terjadi di rumah pelaku, di kawasan Kampung Kebon Kopi, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor seki-

tar pukul 20.30 WIB. “Saat itu korban datang ke rumah GN dengan tujuan menyelesaikan kesalahpahaman terkait hubungan asmara dengan janda bernama Cici. Tapi yang terjadi justru pelaku kalap dan menyerang korban hingga meninggal dalam perjalanan pulang,” sesal Yayan (53), paman korban. Mendengar kabar Nofrianto tewas, puluhan pedagang bersama tetangga korban langsung mendatangi Mapolsek Bogor Tengah. Mereka menuntut polisi malam itu juga menagkap dan menghukum pelaku seberat mungkin. “Kami minta pak Polisi

bertindak tegas dengan menangkap pelaku malam ini juga. Kalau tidak kami telah sepakat akan menghukum pelaku dengan cara kami sendiri,” ancam rekan-rekan korban. Tak ingin terjadi amuk massa, saat itu juga puluhan anggota Buru Sergap (Buser) dikerahkan mencari GN dan menemukannya bersama SR, di kawasan Talang, Kedunghalang, Bogor. Kapolsek Bogor Tengah, AKP Ade Yusuf Hidayat mengaku masih menyelidiki kasus tersebut. “Kalau tuduhan itu terbukti tersangka bisa diancam hukuman 7 tahun penjara,” tegasnya. (bas)

Pasha Ditutut Satu Tahun Enam Bulan BOGOR - Vokalis band “Ungu”, Pasha dituntut satu tahun enam bulan penjara atas kasus penganiayaan terhadap mantan istrinya Okie Agustina. Tuntutan tersebut dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Supinah, di Pengadilan Negeri (PN) Bogor, kemarin. Jaksa menilai bapak tiga anak ini telah bersalah melanggar pasal 351 dan 335 KUHP tentang penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan.

Tuntutan jaksa ini berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan visum rumah sakit terhadap Okie Agustina. “Terdakwa kita tuntut satu tahun enam bulan penjara dan dikenai biaya perkara sebesar Rp 5.000,” ujar Supinah membacakan nota tututan. Usai membacakan tututan majelis hakim mempersilahkan Pasha untuk menyampaikan hak jawabnya. Melalui pengacaranya, penyanyi lagu “Demi Waktu” ini mengajukan pembelaan

terhadap tuntutan jaksa. Majelis hakim yang dipimpin hakim ketua Wedhayati, SH dan dua hakim anggota Djoni Witanto dan Agus Widodo mengabulkan dan menjadwalkan sidang pembelaan pada tanggal 19 Februari. “Kami jelas tidak akan diam saja, kami akan lakukan pembelaan dan kita lihat saja nantinya,” ujar Michael Pardede. Pasha terlihat murung namun tetap masih bisa memberikan senyum kepada wartawan. (ant)

sionalitas yang harus dijalankan oleh rekan-rekan pers. Untuk itu, momentum HPN ini semestinya bisa dijadikan momentum bagaimana penegakan etika dan menggunakan kode etik wartawan,” harap Bupati Bogor. Menaggapi hal tersebut Ketua PWI Kab.Bogor, H. Danang Donoroso mengaku prihatin dengan kondisi insan pers saat ini. Untuk itu PWI Kab.Bogor sebagai wadah organisasi profesi resmi wartwan

akan selalu berupaya meningkatkan kesejahteraan para anggotanya. “Kita akan terus berupaya bagaimana para anggota PWI khusunya di Kab. Bogor ini menjadi seorang wartawan yang profesioanal dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya. Caranya yakni meningkatan kulaitas SDM bagi para anggota PWI melalui program pendidikan dan pelatihan yang akan dan telah kami lakukan,” ujar H. Danang. (bas)

Warga Resah Penipuan Berkedok Petugas PLN DEPOK - Sejumlah warga Depok, Jawa Barat, dalam beberapa pekan terakhir ini resah dengan maraknya aksi penipuan yang dilakukan oknum yang mengaku sebagai petugas PLN. “Saya dipaksa untuk menyerahkan sejumlah uang,” kata seorang warga, Muntarsih di Depok, kemarin. Pembantu rumah tangga tersebut saat itu sedang sendiri di rumah. Ia terpaksa menyerahkan uang Rp 50 ribu, karena petugas PLN gadungan tersebut mengancam. “Listrik ini belum bayar pajak Rp 230 ribu,” kata Muntarsih, menirukan petugas gadungan PLN tersebut. Namun karena dia tidak mempunyai uang sebanyak itu dan hanya ada Rp 50 ribu, maka diserahkannya uang sebanyak itu. Petugas PLN gadungan tersebut meminta kekurangannya dengan sedikit membentak. “Kurang masa segini,” katanya menirukan ucapan petugas gadungan tersebut. Tapi akhirnya, petugas tersebut menerima walaupun dengan sedikit mengancam. “Besok saya akan datang lagi ke sini,” ujar Muntarsih menirukan petugas tersebut. Sementara itu pemilik ru-

mah, Ade mengatakan saat itu memang rumah sedang kosong hanya ada pembantu saja yang tinggal seorang diri. “Saya rasa ini sudah diincar dengan orang yang berniat jahat,” katanya. Dikatakannya petugas PLN biasanya datang memeriksa meteran listrik pada tanggal 20an tidak pernah pada awal bulan. Menanggapi hal tersebut, Manager PLN Kota Depok, Yadi Trismayadi mengatakan tidak pernah petugasnya menyelesaikan pembayaran listrik di rumah warga. “Jelas ini merupakan penipuan, tidak dibenarkan petugas saya meminta sejumlah uang,” katanya. Ia mengatakan kejadian tersebut memang sering terjadi, seperti di Cimanggis, Sukmajaya dan Cibinong. Untuk itu ia minta warga Depok waspada terhadap aksi penipuan yang berkedok petugas PLN tersebut. Menurut dia, petugas pencatat rekening listrik selalu dibekali dengan surat tugas dan tanda pengenal resmi. “Masyarakat berhak menanyakan surat dan identitas tersebut,” katanya. Untuk itu ia meminta kepada masyarakat agar berhati-hati dengan adanya aksi penipuan. (ant)

Wartawan Depok Gelar Aksi Damai PULUHAN wartawan Depok yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kota Depok melakukan aksi damai dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-64 yang jatuh pada 9 Februari. Sebagai aksi simpatik terdahap penahanan lima wartawan oleh Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik, Medan , Pokja Wartawan Depok mengangkat isu tersebut sebagai bukti rasa simpatik. Mereka kemarin mendatangi Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok di Jalan Margonda, Depok dengan membawa spanduk bertuliskan ‘Jangan Bungkam Kebebasan Pers’ serta aksi tutup mulut dengan lakban hitam sebagai tanda kebebasan pers tidak boleh dibungkam.

Suluh Indonesia/rin

AKSI SIMPATIK - Pokja Wartawan Depok dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-64 melakukan aksi simpatik terdahap penahanan lima wartawan oleh RSUH Adam Malik, Medan di Depok kemarin.

Ketua Pokja Wartawan Depok, Iskandar Hadji mengatakan, aksi damai ini sengaja digelar di depan kantor Dinas Kesehatan Kota Depok sebagai bentuk sol-

idaritas terhadap lima wartawan yang disekap di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik, Medan. Kelima wartawan tersebut disekap pihak rumah sakit

lantaran memberitakan dugaan kasus mal praktik di rumah sakit tersebut. Kendati kelimanya sudah dibebaskan, namun isu tersebut tetap menjadi sorotan

bagi wartawan. “Aksi ini kita lakukan sebagai bentuk solidaritas agar kebebasan pers tidak dibungkam,” kata Iskandar di sela-sela aksi di depan Kantor Dinkes Depok, kemarin. Dia berharap kejadian seperti ini tak terulang kembali. Apa yang menimpa kelima rekan wartawan di Medan, seharusnya tak terjadi karena apa yang diberitakan memang adanya. “Jangan sampai kejadian seperti terulang kembali menimpa

wartawan,” harapnya. Tak lama kemudian, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Hardiono keluar dari ruangannya menemui wartawan. Dia berharap terjalin komunikasi yang baik antara wartawan dan Dinkes Depok. selain itu, Hardiono juga turut mengucapkan selamat hari pers. “Saya kira kalau ada komunikasi yang baik antara kita, maka di Depok tidak akan terjadi kejadian seperti itu (penyekapan),” kata Hardiono. (rin)


pini

Suluh Indonesia, Rabu 10 Februari 2010

F OKUS Bagi yang Kreatif, Pasar Bebas Tak Perlu Ditakuti ANYAK kalangan industri di Tanah Air, termasuk Bali, mencemaskan akan gulung tikar atau paling tidak omsetnya menurun dengan diberlakukannya perdagangan bebas ASEAN-Cina mulai Januari 2010. Kecemasan seperti ini ibaratnya kalah bertempur sebelum berperang. Bagi yang kreatif dan menyukai tantangan, tidak akan takut dengan pasar bebas, baik di tingkat ASEAN maupun dunia — World Trade Organization (WTO). Di tengah lesunya pertumbuhan ekonomi dunia, para pengusaha di Bali yang kebanyakan industri kecil tetap optimis dengan ekspor Bali bisa meningkat, baik ke negara ASEAN-Cina maupun negara-negara lain di Eropa serta Amerika Serikat. Keoptimisan itu terlihat dari kenyataan bahwa perajin tak pernah berhenti berproduksi. Krisis ekonomi yang melanda Indonesia tahun 1988 bisa dilewati dengan baik, tanpa banyak keluhan karena kredit macet, dan lain-lain. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kreativitas perajin itu sendiri, meski tanpa banyak dukungan dana pemerintah. Kini sepertinya pemerintah ‘’membuang’’ industri ini. Hal ini tercermin dari dipangkasnya dana pembinaan perajin dalam APBD di setiap kabupaten di Bali. Meski demikian, perajin Bali memang tidak pernah menyerah. Produk industri kreatif yang sangat bervariasi membuat perajin tetap eksis di mancanegara. Banyak produk industri kreatif Bali diburu oleh pasar dunia. Banyak wisatawan datang ke Bali bukan hanya untuk berlibur, juga berbisnis dengan membeli berbagai produk kreatif Bali untuk dijual di negaranya masing-masing. Tak mengherankan, jika produk luar Bali dengan label made in Bali banyak dijual di Bali. Presiden Soeharto (alm) ketika berkuasa berulangkali menyampaikan, ‘’Suka tidak suka, pasar bebas harus diterima sebagai tantangan untuk maju.’’ Konsekuensi dari pasar bebas ini adalah kompetisi yang ketat. Berbagai cara mesti dilakukan untuk menang dalam kompetisi itu. Bagi pengusaha Bali analisis SWOT (strengh, weakness, opportunity, threat) bukanlah hal asing lagi. SWOT memiliki kelebihan yang luar biasa, dan hampir tak pernah ditinggalkan oleh para pelaku bisnis, kehidupan pribadi, maupun instansi atau lembaga dalam penyusunan renstra (perencanaan strategis), dan sebagainya. Aspeknya meliputi aspek kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Faktor yang paling penting untuk menentukan kemenangan adalah dengan mengetahui diri kita sendiri dan lawan kita. Pasar bebas memang memberikan potensi yang luar biasa besarnya. Dengan mempelajari karakter pasar yang dituju disertai dengan keunggulan produk yang dijual, bagi perajin Bali tidak susah menalukkan pasar bebas ini. Selain sukses menaklukkan pasar bebas, perajin juga menggarap pasar lokal yang ceruknya juga sangat besar. Berdagang memang ada fluktuasinya dan sangat tergantung dari daya beli masyarakat masingmasing negara. Oleh karena itu, peran pemerintah adalah menciptakan iklim yang mendukung munculnya kreativitas dan kegiatan ekonomi bernilai tambah tinggi. Perlindungan terhadap kekayaan intelektual berarti juga proses pendidikan bersama. Skema pembiayaan perbankan menjadi insentif lain, selain peningkatan kapasitas manajemen dan bantuan promosi. Yang tak kalah penting adalah menciptakan iklim yang membuat setiap orang merasa bebas berkreasi dengan tidak mengatur urusan privat. Inilah yang membuat London berhasil tumbuh sebagai kota kreatif dan memanen kemakmuran dari situ. Pekerjaan rumah masih banyak di tengah berbagai pencapaian 100 hari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Krisis keuangan global dan pasar bebas ASEAN-Cina dapat menjadi momentum meyakinkan konsumen tentang kualitas produk lokal. Sebaiknya peluang ini jangan disia-siakan. ***

B

Bang D

el

Wapres Boediono yakini kesimpulan masih bisa berubah

PeDe aja lagi ...

5

Ekonomi Kreatif Hadapi Era ACFTA EKONOMI kita telah dihadapkan dengan kondisi era perdagangan bebas ASEAN-Cina, yang suka tidak suka kita sebagai anak bangsa harus siap menghadapinya. Untuk itu para pelaku ekonomi usaha swasta, usaha milik negara, dan usaha koperasi yang sering disebut sebagai tripartit ekonomi sudah saatnya menyusun suatu komitmen yang jelas, tegas, dan strategis dalam menciptakan kondisi (iklim) ekonomi makro dan ekonomi mikro yang kondusif. Dengan demikian ekonomi kita mampu menjadi kekuatan pasar sendiri, tetapi yang kita khawatirkan justru pelaku ekonomi yang ada di republik ini saling merebut pasar dan saling bersaing secara tidak sehat. Berdasarkan kenyataan perkembangan ekonomi selalu mengalami ketidakpastian dalam pertumbuhan. Kondisi seperti itu sangat berpeluang masuknya produk-produk dari negara-negara ASEAN-Cina, apalagi kerja sama dengan Cina yang justru dalam era perdagangan bebas ini produkproduk kita sangat berat untuk bersaing dengan produk dari negara Cina. Seperti kalah dalam tingkat harga, kalah dalam kualitas dan kalau dilihat secara keseluruhan produk kita tidak akan mampu menyainginya. Kondisi ini jelas berdampak terhadap perekonomian bangsa kita, seperti turunnya produksi dalam negeri yang mengakibatkan terjadinya banyak PHK dan menambah jumlah pengangguran di republik ini, yang pada akhirnya tingkat kemiskinan akan bertambah banyak. Artinya perekonomian bangsa ini mengalami keterpurukan. Sejalan dengan kondisi tersebut dampak terhadap krisis keuangan dunia (global) akan menyeret perekonomian kita sebagai tumbal atas perlakuan kebijakan ekonomi yang berbau politis. Kondisi seperti ini justru sangat berpeluang membawa ekonomi bangsa ini menjadi bentuk krisis multidimensional. Tentu saja kita tidak menginginkan ekonomi republik ini terpuruk. Dengan memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Bali sepanjang perjalanan sampai dengan tahun 2009, tampaknya sedikit memberikan napas yang cukup melegakan sekalipun dilanda krisis keuangan dunia (global). Ternyata ekonomi Bali masih dapat memperlihatkan pertumbuhan yang tadinya seakan-akan jalan di tempat. Kenyataannya bergerak secara perlahan-lahan dengan pertumbuhan produksi di sektor formal mencapai 2, 267 triliun pada tahun 2006 dan mengalami penurunan pertumbuhan produksi pada tahun 2007 menjadi Rp 1,881 triliun, Ini berarti telah terjadi penurunan sebesar 17,03%. Namun secara perlahan-lahan mengalami peningkatan pertumbuhan produksi pada tahun

Oleh : Bambang Gede Kiswardi

2008 menjadi Rp 3.265 triliun. Artinya telah terjadi pertumbuhan sebesar 99,83%, dan kalau dilihat secara rata-rata terjadi pertumbuhan produksi sektor formal dari tahun 2006 sampai tahun 2008 sebesar 27,60%. Sedangkan pertumbuhan produksi di sektor informal tahun 2006 mencapai Rp 1,513 triliun dan mengalami penurunan pertumbuhan produksi pada tahun 2007 menjadi 1,495 triliun, ini berarti telah terjadi penurunan sebesar 1,19%, sedangkan pada tahun 2008 pertumbuhan produksi sektor informal jalan di tempat sebesar Rp 1,495 triliun, yang artinya tidak ter-

jadi pertumbuhan produksi (sumber data: Bali Membangun). Ekonomi Kapitalis Dengan mempertimbangkan dan mengkaji kondisi tersebut, sudah seyogianya bangsa ini dengan sumber daya alam dan sumber daya manusianya yang cukup besar pula, dapat memberikan kesejahteraan yang besar juga. Jangan sampai sumber daya alam dan sumber daya manusia kita dijadikan objek dan subjek kepentingan politik ekonomi kapitalis. Untuk menghadapi era perdagangan bebas ASEAN-Cina sangat

diperlukan ekonomi kreatif mengembangkan produk-produk yang berorientasi ekspor (diversifikasi ekspor) dengan sentuhan budaya lokal. Sehingga, akan mendorong dan membangkitkan imajinasi serta gagasan-gagasan untuk menggali nilai-nilai budaya bangsa yang sangat kaya kita miliki dan tidak akan mampu untuk ditiru oleh negaranegara lain di dunia. Justru dengan sentuhan budaya lokal tersebut akan memperkuat daya saing produkproduk kita di tingkat pasar global. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menciptakan kebijakan di bidang perbankan agar bisa menurunkan tingkat bunga dari 14% menjadi 7% per tahun, dengan demikian para pelaku ekonomi dapat bersaing harga dengan harga produk dari negara ASEAN-Cina. Sehingga produk-produk kita akan mampu menjangkau pasar global. Artinya produk Indonesia telah siap menghadapi era perdagangan bebas ASEAN-Cina. Pengenaan bea tarif yang tinggi terhadap produk yang masuk ke negara kita, akan berdampak terhadap pengurangan masuknya produk bagi negara lain. Di sisi lain untuk produk kita diharapkan tidak dikenakan biaya yang tinggi, sehingga mampu memiliki daya saing yang tinggi. Dalam merancang desain produk-produk yang berorientasi ekspor dilakukan dengan mengadakan perubahan dan perbaikan desain secara rutin dan berkala dengan menjaga tingkat kualitas produk. Hal ini dimaksudkan agar penampilan produk kita di tingkat pasar global mampu menarik dan menguasai pasar. Membudayakan penggunaan dan pemakaian produk-produk dalam negeri bagi bangsa dan masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat daerah khususnya, dengan tetap merancang bangunan ekonomi bangsa kita dengan ekonomi kreatif. Artinya harus berani menampilkan berbagai produk yang penuh dengan kreasi dan mampu menjadi daya tarik konsumen, sehingga produk bangsa kita mampu menguasai pasar di negeri sendiri. Sejalan dengan itu, di mana para stakeholder ekonomi atau pelaku ekonomi usaha swasta, usaha milik negara dan usaha koperasi harus mampu merancang master plan ekonomi bangsa ini dengan berbasis ekonomi kreatif. Dengan demikian produk-produk yang dihasilkan dari ekonomi kreatif akan mampu menghadapi persaingan pasar bebas (global) dan sekaligus menjadikan produk kita sebagai raja di negerinya sendiri. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Presiden Jangan Reaktif P E R N YATA A N Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Cipanas pekan lalu, yang mempertanyakan adanya aksi unjuk rasa yang menggunakan kerbau (untuk memprotes kebijakannya, seakan menjadi puncak kegalauan sang Kepala Negara. Beberapa waktu sebelumnya, beberapa kali Yudhoyono juga sempat ‘curhat’ mengenai banyaknya ‘serangan’ terhadap dirinya. Apa yang membuat sang presiden yang sebelumnya dikenal sangat santun dan penyabar itu berubah menjadi terkesan emosional dan reaktif? Jawabnya mungkin karena dari hari ke hari, tampaknya kian banyak warga bangsa yang tak lagi percaya atau setidaknya tak puas dengan berbgai kebijakan Presiden RI ke-5 itu. Berbagai ketidakpuasan itu, kini tak hanya disampaikan dalam bentuk wacana saja, tetapi bahkan sudah mulai ban-

yak warga bangsa yang menyampaikannya dengan jalan berdemonstrasi di jalanan. Kondisi itulah yang tampaknya membuat Yudhoyono gundah, apalagi beban sang presiden kian bertambah dengan mulai adanya upaya—setidak-nya dalam bentuk wacana—untuk memakzulkan Yudhoyono yang mulai bergulir di parlemen dengan menggunakan pintu masuk kasus bail out Bank Century. Namun menurut saya, sebaiknya presiden menghindari sikap reaktif dan agak ‘berlebihan’ itu, karena justru akan membuat musuh-musuh politiknya mendapatkan amunisi tambahan untuk menyerangnya. Sebaiknya, Yudhoyono justru berupaya memperbaiki performa pemerintahannya agar rakyat merasa hidupnya kian baik dari hari ke hari dan tak lagi tertarik menggelar unjuk rasa. Boy Cimanggis-Depok

Meresahkan Kejahatan TI SEBAGAI orang-tua saya sangat khawatir tentang perkembangan berita akhir-akhir ini. Kejahatan merebah sedemikian rupa dan sulit sekali dikontrol. Anak-anak jaman ini bukan lagi seperti dulu, yang perjumpaan fisik lebih diutamakan. Lewat berbagai media maya, mereka bisa berinteraksi kapan pun dan dimanapun tanpa terbatas ruang. Kejahatan pun akan mengikut kemana pola hidup masyarakat mengalir. Ketika orang gandrung akan internet, pasti kejahatan akan berburu ke sana. Kejahatan seperti mode yang mengikuti selera. Maka, saya sungguh khawatir jika saja tidak diantisipasi oleh semua pihak, anak-anak kita akan bisa menjadi sasaran kejahatan yang mengerikan. Informasi jelas tidak bisa dibendung. Dunia semakin dekat dan jika mereka saling interaksi maka kejahatan sesungguhnya sudah mengintai. Mereka para penjahata itu memang bermain di wilayah maya teta-

pi sungguh akibat yang bisa dirasakan korban sangat nyata. Begitu banyak ini mulai terkuak praktik prostitusi dan perjudian mulai marak. Orang-tua siapapun pasti tidak ingin anak-anaknya kecolongan oleh kedahsyatan tekonologi yang di satu sisi memang memberikan andil begitu besar. Tetapi di sisi lain, teknologi juga memberikan dampak negatif, jika kita tidak bisa mengelolanya. Akrhinya saya berharap, kita semua, para orang-tua harus lebih peduli menjaga perkembangan TI ini agar tak menjurus ke hal-hal yang merugikan. Pada pemerintah dan aparat kami harapkan betul bisa membuat regulasi yang mengekang perkembangan-perkembangan negatif, bagi teknologi informasi yang mustahil dapat dihindari. Tapi paling tidak proteksi dan regulasi yang mengekangnya perlu, minimal bagi para orang-tua. Taufik Rahmat Johar Baru, Jakarta

Genangan Air di Jalan Raya JALAN raya di depan Ramayana Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, rawan genangan. Saya kerap melintas di sana sehinga tahu persis kondisinya. Jika turun hujan, meski tidak deras, pasti terjadi genangan air. Akibatnya bisa ditebak yakni kemacetat arus lalu lintas. Jika turun hujan cukup lama, genangan air bisa mencapai sedengkul orang dewasa. Hal itu tentu merepotkan para pengendara sepeda motor. Banyak sepeda motor yang mesti didorong karena mesinnya mati. Para pengendara mobil pun pada ketakutan dan memilih jalan pelan-pelan, yang ujung -ujungnya menimbulkan antrean panjang di belakang hingga sampai ke jembatan layang. Jadi jembatan layang yang dibangun untuk mengurai k e m a c e ta n d i d e pa n pa s a r, saat turun hujan menjadi muba-

zir karena muncul kemacetan baru gara-gara adanya genangan air. Padahal, semua tahu, pembangunan jembatan layang itu menelan biaya milyaran rupiah. Anehnya, meski timbulnya genangan air saat turun hujan itu sebenarnya sudah cukup lama tapi tak mendapat perhatian dari pihak yang berwenang. Padahal persoalanya sederhana yaitu got atau saluran air di sisi jalan yang mampet. Saya yakin, jika saluran air di sana berfungsi dengan baik maka tak ada lagi genangan air di jalan saat turun hujan. Dan, orang-orang yang selama ini stress lantaran terjebak dalam kemacetan akan tersenyum lega saat melintas di sana. Mohon perhatian para pejabat di Pemkot Tangerang Selatan. Bravo Ciputat. Tangguh, Pamulang, Tangsel

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 10 Februari 2010

6

Persib Tidak Tindaklanjuti Ulah Penonton BANDUNG - Walaupun pelatih Persib Jaya Hartono melemparkan protes dan pertandingan Persib-Pesik di Kediri, Selasa, sempat terhenti akibat turunnya penonton ke lapangan, kubu Bandung menyatakan tidak akan menindaklanjuti kasus tersebut. “Sejauh ini tidak ada insiden yang disebabkan penonton. Pertandingan berjalan cukup baik. Untuk itu, rasanya tidak perlu bagi kita untuk menindaklanjuti perihal penonton yang memasuki lapangan pertandingan tadi,” kata asisten pelatih Persib Robby Darwis, melalui telefon.

Atas jaminan keamanan yang diberikan pihak penyelenggara dalam laga Persik Kediri dan Persib Bandung, itu, kubu Persib melanjutkan pertandingan dan terbukti pertandingan berlangsung aman. Menurut Robby, pihaknya membiarkan Komisi Disiplin PSSI serta pihak penyelenggara yang menangani masalah itu selanjutnya. “Protes pelatih Jaya Hartono tadi kita serahkan pada pihak Komisi Disiplin PSSI dan juga pihak penyelenggara. Biarlah mereka yang mengambil tindakan atas pelanggaran ini,”

kata Robby. Lebih lanjut Robby mengatakan, bahwa protes yang akan diberikan Persib hanya sebatas lisan. “Paling-paling pelanggaran tadi kita sikapi dengan lisan saja terhadap pihak penyelenggara,” kata dia. Kelebihan penonton di stadion Brawijaya, Kediri, membuat babak kedua pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia antara Persik dan Persib tertunda. Pelatih Persib, Jaya Hartono menyatakan tidak mau menurunkan skuadnya menyusul turunnya penonton ke lapangan. (ant)

Persebaya Akan Kehilangan Rp 700 Juta JAKARTA - Kesebelasan Persebaya Surabaya diperkirakan akan kehilangan pendapatan sebanyak Rp700 juta setelah pertandingan kandang Liga Super putaran kedua melawan Sriwijaya FC pada hari ini harus digelar tanpa penonton. Asisten Manajer Persebaya Cholid Goromah di Jakarta, Selasa, mengatakan selain kehilangan pendapatan yang cukup besar, bertanding tanpa penonton membuat suasana pertandingan kurang menarik.

“Melawan Sriwijaya FC pasti mendapat respon positif dari suporter. Jika tanpa penonton semuanya akan hilang. Semuanya juga tahu, dana dari suporter sangat diperlukan,” katanya. Menurut dia, Persebaya memang masih mendapatkan bantuan dari APBD Kota Surabaya. Meski demikian jumlahnya masih kurang jika digunakan untuk operasional tim. Guna menutupi kekurangan itu satu-satunya adalah berasal dari tiket. “Sriwijaya FC adalah klub

besar, untuk itu kami membutuhkan dukungan penuh dari suporter. Kami akan terus mengupayakan agar bisa bermain dengan penonton,” katanya. Menurut dia, saat ini pihaknya telah menyiapkan tiket pertandingan meski upaya Peninjauan Kembali (PK) atas sanksi yang diterima Persebaya belum dirapatkan oleh Ketua Umum PSSI. Persebaya pada Senin lalu mengajukan PK kepada Ketua Umum PSSI Nurdin Halid. (ant)

Persikota Bantah Tahan Gaji Pemain TANGERANG - Manajemen kesebelasan Persikota Tangerang membantah menahan gaji para pemain untuk bulan Desember 2009 karena telah dipersiapkan dana talangan sehingga pekan ini dapat dilunasi. “Kami tidak menahan gaji pemain, hanya mengalami keterlambatan beberapa hari saja, namun untuk bulan Desember 2009 akan dibayar pekan ini,” kata asisten menejer Persikota, H. Syahrudin, kemarin. Dia mengatakan, manajemen sudah mencari anggaran untuk membiayai kompetisi sehingga pemain tidak perlu khawatir menyangkut gaji. Pernyataan tersebut terkait adanya informasi berupa keluhan dari sejumlah pemain tim berjuluk Jawara Benteng itu bahwa gaji mereka Desember 2009 belum diterima. Bahkan Syahrudin membantah bahwa Persikota tidak memiliki dana untuk membiayai kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2009-2010 putaran kedua. Namun dia enggan men-

jelaskan secara terinci tentang nominal dana yang telah dipersiapkan tersebut dengan alasan tertentu. Menurut dia, sejumlah pemain yang tidak diperpanjang kontrak sudah dibayar dan mereka tidak melakukan tuntutan apalagi menyangkut keuangan. Syahrudin mengakui memang kondisi keuangan tim minim, tapi untuk membiayai sudah disiapkan termasuk untuk kontrak pemain baru, biaya akomodasi dan transportasi selama pertandingan. Meski begitu, pihaknya menghadapi kendala terhadap perekrutan pemain pada putaran kedua kompetisi terutama untuk lini tengah dan depan demi menongkrak prestasi, tapi hal ini diserahkan sepenuhnya kepala pelatih. Persikota berada papan bawah klasemen sementara, peringkat ke-9 dari 11 tim klasemen grup II diatas Persis Solo, Gresik United. Tim yang bermarkas di Sta-

dion Benteng, Tangerang itu hanya mengumpulkan 12 poin dari 10 kali pertandingan, tiga kali menang dan imbang serta empat kali tumbang. Sedangkan kekalahan terbanyak tim berjuluk “Jawara Benteng” itu saat pertandingan di kandang lawan dan pemain belum mampu mengantisipasi serangan yang dilancarkan secara beruntun. Sementara itu, Ketua Umum Persikota, H. Wahidin Halim mengatakan, pendanaan tim tidak lagi menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkot Tangerang, maka sebaiknya manajemen mencari jalan lain untuk memenuhi kebutuhan pemain. Diharapkan manajemen mampu mencari solusi diantaranya dengan cara membuat kerja sama dengan pimpinan perusahaan yang beroperasi di wilayah ini untuk memasang iklan pada baju yang dipakai pemain, demikian Wahidin Halim. (ant)

PSSI Tidak Mundur dari Pencalonan PD JAKARTA - Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengaku pihaknya tidak akan mundur dari pencalonan (bidding) Piala Dunia 2022 meski tidak mendapatkan persetujuan dari pemerintah. “Proses sudah berjalan. Jadi kami tidak akan mundur. Kami berharap pemerintah berubah pikiran,” katanya di sela pertemuan manajer Liga Indonesia di Jakarta, kemarin. Menurut dia, dukungan resmi dari pemerintah memang sangat diperlukan. Namun demikian dukungan pemerintah dalam “bidding” Piala Dunia hanya sebatas perlengkapan administrasi saja. Dengan demikian, kata dia, pihaknya akan meminta pada FIFA agar mempertimbangkan kondisi Indonesia yang saat ini belum melengkapi persyaratan

untuk maju dalam “bidding”. “Kami akan meminta FIFA untuk memperhatikan hal ini (dukungan dari pemerintah red) karena Indonesia sudah masuk daftar negara yang mengikuti ‘bidding’,” katanya menambahkan. Sesuai dengan jadwal FIFA, proses perlengkapan berkas pencalonan yang salah satunya adalah dukungan dan jaminan dari pemerintah berakhir pada hari Selasa ini. Ia menambahkan agar mampu mengikuti “bidding” pihaknya akan berusaha sekuat tenaga, meski pada akhirnya FIFA akan mencoret keikutsertaan Indonesia pada proses bidding Piala Dunia 2022. Pada pencalonan Piala Dunia 2022, Indonesia akan berhadapan dengan negara-negara di Asia lainnya termasuk dari

Australia. Negara Asia yang ikut “bidding” Piala Dunia 2022 diantaranya adalah Korea Selatan, Jepang dan Qatar. Sedangkan Australia akan dijadikan mitra oleh Indonesia sebagai tuan rumah. Sebelumnya Anggota Komite Etik FIFA Dali Taher mengatakan, peluang Indonesia untuk menjadi tuan rumah cukup besar dibandingkan dengan negara Asia lainnya. “Korea dan Jepang telah menjadi tuan rumah Piala Dunia, Qatar pada bulan Juni temperaturnya kurang pas untuk menggelar pertandingan yaitu sekitar 40 derajat,” katanya. Menurut dia, jika Indonesia tidak mengambil kesempatan ini maka peluang untuk mengikuti “bidding” akan bisa terlaksana pada 2042 mendatang. (ant)

Futsal Asia Terancam Batal Digelar di Jakarta JAKARTA - Penyelenggaraan kualifikasi futsal Asia zona ASEAN terancam batal dilaksanakan di Gedung Tenis Indoor, Jakarta, pada 20-25 Februari, karena lapangan futsal yang akan digunakan belum memenuhi standar internasional. Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Kualifikasi Piala Asia Futsal 2010 zona ASEAN, Andi Zamzami di Jakarta, kemarin, mengatakan bahwa pihaknya

berusaha memenuhi standar lapangan futsal untuk event internasional ini. Untuk kejuaraan internasional dibutuhkan panjang lapangan 38 hingga 42 meter sedangkan untuk lebar lapangan 18 hingga 25 meter. Sementara penyelenggara agak kesulitan menempatkan gawang. Jika lapangan di Hall Tennis Indoor tak bisa memenuhi standar untuk event internasional

ini, menurut dia, pihaknya akan mencari alternatif lokasi lain. Kabarnya, panitia mempersiapkan arena di Yogyakarta. Untuk ajang ini, Indonesia akan masuk grup A bersama Australia dan Myanmar. Sementara di grup B bercokol Malaysia, Vietnam, Filipina dan Kamboja. Hanya tiga tim yang lolos dari zona ASEAN ini yang akan berlangsung di Indonesia ini. (ant)

Suluh Indonesia/ant

SUPORTER TEWAS - Sejumlah polisi mengevakuasi jenazah suporter dari kerumunan massa dalam laga lanjutan Liga Super antara Persik Kediri melawan Persib Bandung di Stadion Brawijaya, Kediri, kemarin. Suporter tersebut tewas setelah terjadi tawuran antar sesama suporter Persik Kediri.

Persik Ditekuk Persib KEDIRI - Tim tuan rumah Persik Kediri gagal menuntaskan dendamnya terhadap Persib Bandung setelah dipermalukan tamunya itu di depan publiknya dengan skor 1-3 dalam lanjutan kompetisi Liga Super di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, kemarin a sore. Bermain di depan publik sendiri, Persik justru takluk atas tamunya yang berhasil mencetak tiga gol melalui Hilton Moreira di menit ke-22 dan menit ke-81 serta Christian Gonzales di menit ke-56. Satusatunya gol Persik diciptakan Amarildo Souza di menit ke-57. Sejak “kick off” babak pertama Persik tampil menggebrak. Sayangnya, karena kurang berhati-hati, Persik kebobolan lebih dulu. Hilton Moreira berhasil menjebol gawang Persik yang dijaga Herman Batak pada menit ke-22 setelah meneruskan umpan lambung dari sayap kiri.

Persik kembali melancarkan serangan untuk bisa mengejar ketertinggalannya itu. Pada babak pertama itu striker Persik Mahyadi Panggabenan berhasil menjebol gawang Persib yang dijaga Sintha Weechai H, namun gol tersebut dianulir wasit Olehadi karena tangan Mahyadi diangap terlebih dulu menyentuh bola. Wasit tetap pada pendiriannya dengan tidak mengesahkan gol itu, kendati diprotes para pemain Persik. Hingga turun minum, skor 0-1 untuk tim tamu tidak berubah. Memasuki babak kedua, Persik tetap bermain agresif. Sayangnya, terlalu aktif menyerang justru membuat para pemain Persik lupa akan pertahanan. Striker Persib Christian Gonzales berhasil menambah keunggulan bagi timnya. Mantan pemain Persik asal Uruguay itu dengan leluasa menjeblos-

kan bola ke gawang tim tuan rumah di menit ke-56 untuk membawa timnya unggul dua gol. Di menit ke-57, Persik berhasil memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti yang dilakukan Amarildo Souza. Upaya Persik untuk menyamakan kedudukan kembali kandas setelah Herman Batak untuk ketiga kalinya dipaksa memungut bola dari dalam jala gawangnya sendiri. Gol ketiga Persib itu dicetak oleh Hilton Moreira di menit ke81. Hingga pertandingan berakhir kedudukan 1-3 untuk kemenangan Persib tidak berubah. Dengan hasil itu, Persik gagal menuntaskan dendamnya atas kekalahan 1-6 dari Persib di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, pada putaran pertama beberapa waktu lalu. Menanggapi kekalahan timnya, Pelatih Persik Gusnul Yakin mengaku kerja sama di

antara pemain tidak berjalan baik, terbukti pemain Persib dapat dengan mudahnya menerobos barisan pertahanan. “Pemain juga sudah berusaha untuk mengawal pemain lawan, tapi kita memang kalah segalanya,” kata Gusnul. Ia kecewa dengan kepemimpinan wasit Olehadi yang menganulir gol yang diciptakan Mahyadi Panggabean. Meskipun demikian, dia tidak akan mengajukan protes secara tertulis. Sementara itu, Pelatih Persib, mengaku puas atas kemenangan timnya di kandang tim berjuluk “Macan Putih” itu. “Anak-anak bermain sangat bagus,” kata mantan Pelatih Persik itu. Mengenai gol tim tuan rumah yang dianulir wasit, Jaya mengaku tidak tahu, apakah memang tangan Mahyadi Panggabean itu menyentuh bola atau tidak sebelum menceploskan bola ke gawang Persib. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 10 Februari 2010

7

Kekuatan MU Kembali Penuh BIRMINGHAM - Kiper Edwin van der Sar mengungkapkan Manchester United (MU) telah melakukan tugasnya dengan baik untuk terus mengejar Chelsea kendati masalah cedera pemain menghantam klub bermarkas di Old Trafford itu. United akan menghadapi Aston Villa, dini hari nanti dengan hanya terpaut dua poin dari The Blues. Pilihan pelatih Sir Alex Ferguson di lini belakang terbatas sepanjang musim ini karena Van der Sar, dan bek Rio Ferdinand, Nemanja Vidic, John O’Shea, Rafael serta Gary Neville seluruhnya sempat absen. Ferdinand masih terkena skorsing dan O’Shea sepertinya bakal istirahat hingga akhir musim karena masalah paha. Namun meskipun Vidic belum pulih dari cedera lutut dan tak dapat diturunkan di Villa Park, United kini akhirnya memiliki opsi yang lebih banyak di lini belakang. Kunci dari semua itu adalah kembalinya Van der Sar yang telah absen beberapa bulan karena serangkaian cedera jari dan lutut, serta pendarahan otak yang menimpa istrinya Desember tahun lalu. Kiper 39 tahun itu berperan penting dalam meningkatkan performa United belakangan ini. Ia akan kembali menjadi andalan di Villa Park untuk mencatatkan kemenangan kelima beruntun di liga. Bila sukses, itu akan menjadi lima kemenangan berturut-turut kedua bagi Setan Merah musim ini. “Kami terus menempel Chelsea, hanya tertinggal beberapa poin, jadi tiga bulan terakhir dari musim ini akan sangat menarik. Itu sangat menentukan. Ada banyak partai besar dalam periode singkat, apalagi Liga Champions juga akan segera dimulai lagi,” ungkap Van der Sar, kemarin. Ditambahkannya, saat ini

memang masih ada tiga atau empat pemain yang cedera, namun itu lebih baik daripada kehilangan 11 hingga 12 pemain seperti di awal musim. Kiper yang kontraknya bakal berakhir musim panas nanti ini itu juga gembira bisa bermain kembali. “Mengecewakan karena saya tidak terbiasa absen dan tidak bisa bermain. Rasanya menyenangkan dapat kembali dan bermain untuk United lagi,” lanjutnya. Meskipun tim asuhan Martin O’Neill mengejar posisi Liga Champions dan menang 1-0 di Old Trafford Desember tahun lalu, United terdongkrak oleh rekor impresif mereka di Villa Park. The Red Devils ditahan 0-0 musim lalu, tetapi tidak terkalahkan disana dalam pertandingan liga sejak kalah 1-3 pada hari pertama musim 1995. Villa yang akan bermain tanpa Stephen Warnock dan Nigel Reo-Coker akibat cedera, memasuki pertandingan ini dengan bekal tidak pernah kalah di delapan laga. Mereka juga tidak kebobolan dalam tiga partai berturut-turut. O’Neill menilai mantan bek Manchester City, Richard Dunne yang bergabung ke Villa Park pada musim panas, memegang peran krusial dalam penampilan timnya. Ia merasa beruntung memilikinya. “Seni bertahan belum mati. Anda lihat Dunne khususnya, ia dapat membaca permainan, ia sangat berani dan ketika ia sudah beraksi, anda harus menyingkir,” puji O’Neill. “Saya memiliki beberapa bek yang sangat bagus dalam masa kerja saya, baik di Leicester maupun Celtic, pemain bagus dengan mentalitas yang sama dengan anak-anak ini, yang siap menjadi sangat berani ketika dibutuhkan,” tegas O’Neill. (adn/afp)

Inter Berpeluang Perkokoh Diri ROMA - Juara bertahan Inter Milan berpeluang meningkatkan keunggulan di puncak klasemen Seri A Liga Italia menjadi 11 poin. Syaratnya, Nerazzurri mesti mengalahkan Parma pada laga tandang, dini hari nanti. Tim yang ditangani Jose Mourinho itu jelas difavoritkan merebut kemenangan setelah hanya kalah dua kali sepanjang musim. Terakhir kali mereka merasakan kekalahan yaitu dua bulan lalu ketika tumbang 1-2 di markas Juventus. Parma, di lain pihak, sedang dalam masalah karena kalah lima kali dari enam partai terakhirnya serta terperosok dari urutan empat ke posisi 12. Kemenangan akan menguatkan posisi Inter untuk meraih Scudetto kelima berturutturut. Namun karena liga masih menyisakan empat bulan, gelandang Thiago Motta berusaha meredam wacana timnya akan memenangkan kejuaraan dan memperingatkan rekan-rekannya untuk fokus. “Musim belum berakhir. Masih ada jalan panjang untuk dilalui dan bila kami menyia-nyiakan satu atau dua laga beruntun, siapa pun di belakang kami dapat mengejar,” ujarnya kepada Sky Sport Italia, kemarin. “Kami bermain bagus hingga kini. Kami bekerja dengan baik dan kami harus mempertahankan kecepatan ini, hanya dengan cara itu kami memenangkan liga.” Minggu lalu Nerazzurri mencukur Cagliari 3-0 di San Siro

berkat gol dari pemain anyar, Goran Pandev, Walter Samuel dan Diego Milito. Pandev yang bergabung dari Lazio bulan lalu, juga menjadi pusat dari sebagian besar pergerakan serangan Inter kala itu di saat playmaker Wesley Sneijder absen karena skorsing. Sneijder akan kembali absen dini hari nanti karena menjalani skorsing terakhir dari hukuman dua laga yang diterimanya setelah dikeluarkan pada derby Milan bulan lalu. Inter juga harus tanpa bek Cristian Chivu dangelandang Dejan Stankovic, yang cedera. Parma juga bukannya tanpa masalah cedera. Pemain internasional Swiss Blerim Dzemalli akan melewatkan partai besar ini lantaran cedera lutut kiri saat menghadapi Palermo akhir pekan lalu. Pelatih Francesco Guidolin menegaskan timnya tidak perlu menakutkan apa pun dari sang juara bertahan. “Kami harus bermain dengan intensitas bila kami ingin mempersulit Nerazzurri. Parma adalah tim dengan karakter dan kepribadian hebat, karena alasan itulah kami tidak perlu takut pada Inter,” ungkapnya kepada kantor berita ANSA. Pertandingan ini seharusnya digelar sepuluh hari lalu, namun dibatalkan karena badai salju. Inter saat ini unggul delapan poin atas peringkat kedua AS Roma dan sepuluh poin dari peringkat ketiga AC Milan. (adn/afp)

Suluh Indonesia/ap

KEMBALIKAN BOLA - Petenis Amerika Serikat, Melanie Oudin, mengembalikan bola, ke arah pemain Rumania, Sorana Cirstea, dalam pertemuan mereka di turnamen Gaz de France, Paris, Prancis, kemarin.

Chelsea Ingin Pertahankan Posisi LONDON - Didier Drogba membawa Chelsea kembali ke puncak klasemen Liga Utama Inggris dengan mengalahkan Arsenal Senin lalu. Penyerang Pantai Gading ini bertekad tetap mempertahankan posisi tersebut begitu menyelesaikan partai tandang ke Everton, dini hari nanti. Drogba mencetak kedua gol timnya sehingga Chelsea unggul 2-0 di Stamford Bridge. Kemenangan itu membuat tim arahan pelatih Carlo Ancelotti memimpin dua poin atas Manchester United yang akan berkunjung ke markas Aston Villa pada malam yang sama. Satu poin di Goodison Park tidak akan memalukan bagi tim mana pun, tetapi Drogba menyadari itu tidak akan cukup untuk mengamankan posisi

timnya di urutan teratas bila United menang di Villa Park. “Selalu ada tekanan, itu bagian dari pertandingan dan itulah sebabnya kami gembira menyambut partai besar seperti ini,” ujar Drogba, Selasa (9/2) kemarin. “Kami memuncaki liga lagi dan Manchester United harus bersaing untuk meraih gelar. Sekarang kami bertanding ke Everton dan harus menang disana bila kami ingin tetap di puncak liga dan memenangkan perburuan melawan United,” imbuh Drogba. Suporter Everton sepertinya akan meneror kapten Chelsea, John Terry terkait dengan tuduhan perselingkuhan yang membuatnya dicopot dari jabatan kapten timnas Inggris. Perlakukan supor-

ter Everton akan jauh berbeda dibanding sambutan bak pahlawan yang diterima Terry dari penggemar Chelsea selama kemenangan atas Arsenal. Drogba, di sisi lain tak meragukan kemampuan rekan setimnya dalam mengatasi hal itu. “Tak peduli apa pun yang sedang terjadi di luar sepakbola, ia pemain hebat di lapangan dan ia melakukan semua hal yang ia mampu. Ia kapten kami, kapten yang hebat dan kami berhutang padanya,” puji Drogba. Bila Drogba memuji Terry, lain halnya dengan Michael Ballack. Gelandang Jerman ini justru mempertegas kembalinya mantan penyerang Olympique Marseille itu usai tampil di Piala Afrika sebagai pemacu menanjaknya kepercayaan diri

Suluh Indonesia/net

Fellaini dan Steven Pienaar, yang sedang cedera dan terkena skorsing. Ketidakhadiran mereka dapat ditutup oleh pengatur serangan Mikel Arteta. “Kami sangat kuat di kandang dan percaya diri bisa mengalahkan siapa pun di Goodison. Beberapa kali kami bermain bagus melawan Chelsea dan seharusnya dapat mengalahkan mereka,” terang Baines. “Ada beberapa laga lainnya dengan tim empat besar saat kami hanya memperolehsatu poin daripada apa yang seharusnya layak kami dapatkan, tetapi bila kami bermain seperti yang kami lakukan di Stamford Bridge, kami bisa mendapatkan satu poin,” pungkas Baines. (adn/afp)

Melawan Arsenal

Liverpool Tampil Percaya Diri LONDON - Partai besar kembali tersaji di Liga Utama Inggris, dini hari nanti. Peringkat keempat Liverpool bakal bertandang ke markas peringkat ketiga Arsenal, Stadion Emirates. Liverpool lebih percaya diri menghadapi laga ini, sebaliknya mental Arsenal sedang terpuruk. Arsenal sempat bertengger di posisi puncak beberapa pekan lalu. Namun kekalahan berturut-turut dari Manchester United dan Chelsea membuat mereka semakin tertinggal dari dua tim teratas itu. Sebagian besar pengamat menilai Arsenal sudah tidak memiliki peluang lagi untuk merengkuh gelar. Liverpool menempel dengan ketat di belakang tiga tim tersebut dan telah bangkit dari periode krisis yang beberapa waktu lalu menghantam mereka. Kondisi tim besutan pelatih Rafael Benitez itu kini jauh lebih baik. Keunggulan 1-0 tanpa kebobolan dalam laga derby Merseyside dengan Everton akhir pekan lalu adalah kemenangan mereka yang keempat secara beruntun. Benitez dan pasu-

kannya total memetik 17 poin dari maksimal 21 poin dalam tujuh partai pamungkas di liga. Bek Liverpool, Jamie Carragher meyakini, keberhasilan timnya memperbaiki penampilan buruk akan membantu mereka mempersempit jarak dengan rival-rivalnya. “Selama empat atau lima tahun terakhir dari segi pertahanan kami sama bagusnya dengan tim mana pun di dunia. Anda harus melihat rekor secara keseluruhan dan dari pertahanan kami memiliki rekor fantastis di bawah arahan Rafa Benitez. Kami menunjukkan hal itu lagi sekarang,” papar Carragher, kemarin. Carragher menambahkan, pada awal musim Liverpool dipaksa bermain dengan menggunakan dua bek bertipe ofensif lantaran begitu banyaknya pemain yang cedera. “Kami sudah kembali ke diri kami yang normal dan semoga kami mampu melanjutkannya. Bila terus tak kebobolan, kita akan memenangkan pertandingan karena kita hanya perlu mencetak gol,” lanjutnya.

Liverpool terlempar dari empat besar sejak Oktober. Hal ini membuat Dirk Kuyt tertantang untuk kembali menghuni zona tersebut. Bomber Belanda itu mencetak gol kemenangan ke gawang Everton. “Dari tujuh laga terakhir kami mendapatkan 17 poin dan tak kebobolan enam kali, jadi anda dapat melihat dari hasil itu bahwa kami bermain lebih baik dan kepercayaan diri kami menanjak,” jelasnya. “Sekarang kami harus melanjutkannya dan memastikan siap untuk pertandingan berikutnya di Arsenal. Kami mesti menunjukkan bahwa kami benar-benar kembali ke performa terbaik kami,” tegas pemain yang diboyong dari Feyenoord ini. Kapten Liverpool, Steven Gerrard mengatakan, kemenangan pada partai derby akhir pekan lalu memastikan skuadnya akan bertandang ke klub bagian selatan Inggris itu dengan percaya diri. “Kami ingin memperpanjang kemenangan kami dan meraih hal yang lebih baik karena kami tidak boleh merosot lagi. (adn/afp)

Safina Mundur dari Tenis Dubai

Dinara Safina

Chelsea. Tenaganya amat diperlukan pada partai-partai besar seperti ketika menghadapi Arsenal. “Didier memiliki kekuatan fisik luar biasa. Ia memiliki teknik yang hebat, pengambil tendangan bebas yang andal dan memiliki naluri seorang striker. Ia memiliki kualitas tinggi dan tidak banyak pemain seperti ini,” urai Ballack seraya menambahkan pemain Chelsea lain juga memiliki karakter yang kuat. Di pihak Everton, Leighton Baines meyakini timnya dapat menggunakan kekecewaan akibat kalah dari Liverpool untuk meraih hasil yang lebih baik atas Chelsea. Bek kiri itu percaya diri hal ini dapat dicapai meski tanpa duo gelandang berpengaruh, Marouane

MOSKOW - Petenis nomor dua dunia Dinara Safina mundur dari rencana turun pada turnamen tenis Dubai pekan depan karena mengalami nyeri di punggungnya. “Sayang, saya tidak dapat turun tahun ini karena nyeri di punggung saya terasa amat mengganggu sejak musim lalu,” kata Safina, Senin waktu setempat. Safina tidak turun lapangan sejak mundur karena sakit pada putaran keempat melawan rekannya Maria Kirilenko pada Australia Terbuka bulan lalu. Petenis berusia 23 tahun itu mengatakan ia berharap dapat turun pada turnamen Indian

Wells, yang berhadiah 4,5 juta dolar AS dan diadakan di Amerika Serikat mulai 10 Maret. Soderling Menang Petenis asal Swedia Robin Soderling sempat kecolongan sebelum mengalahkan petenis Prancis Florent Serra 4-6 6-4 6-1 pada putaran pertama turnamen tenis “World Indoor”, Senin waktu setempat. Soderling, peringkat kedelapan dunia, kalah pada putaran pertama di Chennai dan di Australia Terbuka namun ia menemukan bentuk permainannya untuk lolos ke putaran berikutnya di Rotterdam.

“Saya tidak bermain beberapa minggu dan sekarang juga saya mengawalinya dengan buruk. Tetapi saya berjuang kembali dan dapat memenangi pertandingan,” kata petenis unggulan ketiga Soderling kepada wartawan. Unggulan kelima Tommy Robredo, yang juga kandas pada putaran pertama di Melbourne bulan lalu, mengatasi masalahnya untuk menundukkan petenis “wild card” Belanda Robin Haase 7-6 6-4. Unggulan utama Novak Djokovic bertemu dengan petenis Ukrainia Sergiy Stakhovsky pada pertandingan Selasa. (ant)

Suluh Indonesia/net

Dani Alves

Daftar Pemain Absen Barca Bertambah MADRID - Bek kanan Barcelona Dani Alves dan pemain tengahnya Yaya Toure akan absen masingmasing selama tiga dan dua pekan setelah mereka cedera saat Barca menang 2-1 atas Getafe, demikian pengumuman klub itu, Senin lalu. Pemain internasional Brazil Alves mengalami cedera otot sobek di kaki kanannya dan bintang Pantai Gading Toure menderita cedera serupa di kaki kirinya, demikian menurut klub tersebut. Bek-tengah Gerard Pique dan Rafael Marquez akan menjalani hukuman skorsing setelah dikeluarkan dengan kartu

merah saat melawan Getafe pada Sabtu, yang berarti bahwa Barca tampak melemah di lini pertahanan mereka dalam pertandingan tandang ke Atletico Madrid, Minggu lalu. Pelatih Barca Pep Guardiola juga harus menerima kenyataan tidak bisa menurunkan kapten Carles Puyol, mitra reguler Pique di jantung pertahanan klub Catalan itu, karena diragukan bisa melakukan perjalanan ke ibukota Spanyol itu. Juara bertahan Barca saat ini unggul lima poin di atas Real Madrid untuk memimpin klasemen Liga Utama Spanyol. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Rabu 10 Februari 2010

8

Suluh Indonesia/ant

PERLINDUNGAN ANAK JALANAN - Seorang anak jalanan tertidur di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, kemarin. Terkait kecenderungan naiknya jumlah kasus kekerasan terhadap anak jalanan, sejumlah kalangan mendesak peran nyata pemerintah dalam melindungi anak-anak jalanan yang sangat rentan terhadap eksploitasi.

Disdik Canangkan

Belajar Tiga Jam Setiap Malam SAMARINDA - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), mencanangkan tiga jam belajar setiap malam mulai pukul 19.00 wita hingga 21.00 wita bagi siswa dan pelajar yang akan menghadapi ujian nasional (UN). “Ini masih bersifat imbauan dan kami berharap peran masyarakat, khususnya orang tua untuk memacu minat belajar siswa menghadapi UN,” kata Kepala Dinas Pendidikan Samarinda Harimurti, Selasa. Pencanangan itu telah disosialisasikan kepada masyarakat baik melalui spanduk, pemberitahuan kepada pelajar maupun memanggil orang tua. “Kami berharap, cara ini akan meningkat-

kan motivasi belajar anak sehingga mereka dapat mengikuti UN dengan baik,” ujar Harimurti. Tidak menutup kemungkikan pencanangan kegiatan belajar tiga jalm setiap malam itu akan ditingkatkan statusnya menjadi surat keputusan (SK) wali kota. “Jika dinilai efektif dalam meningkatkan prestasi anak, apalagi jika hasil UN lebh baik, tidak menutup kemungkinan akan ditingkatkan lagi menjadi SK wali kota,” katanya. Sementara itu, Wakil Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menyatakan menyambut baik pencanangan belajar tiga jam setiap malam dari Dinas Pendidikan Kota Samarinda tersebut. “Kami berharap, semua elemen

masyarakat terlebih para orang tua di rumah senantiasa mengingatkan anaknya untuk belajar setiap malam, seperti yang dicanangkan Dinas Pindidikan tersebut. Bagi elemen masyarakat atau pemerhati pendidikan diharapkan berperan lebih luas dengan ikut menyosialisasikan program tersebut,” ujar Wakil Wali Kota Samarinda itu. Apalagi, lanjut Syaharie Jaang, UN akan digelar pada Maret 2010 sehingga diperlukan upaya maksimal dalam menggenjot motivasi belajar anak. “Pelaksanaan UN semakin dekat sehingga melalui program ini, orang tua diharapkan semakin terpacu untuk mengawasi anaknya belajar di rumah. (ant)

BPOM Jambi

Musnahkan Ratusan Produk Yeo’s JAMBI - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jambi, Senin, memusnahkan ratusan minuman bermerek Yeo’s di swalayan tempat ditemukannya produk tersebut. Pemusnahan dilakukan dalam inspeksi mendadak karena pendaftaran produk pangan merek Yeo’s telah dibatalkan pemerintah melalui Badan Pengawasan Obat dan Makanan. Kepala Bidang Pemeriksaan Balai POM Provinsi Jambi Koeswanto menjelaskan, ada 18 jenis produk Yeo’s yang dilarang beredar di pasaran, di antaranya, minuman rasa teh hijau, minuman teh hijau rasa peach, susu kedelai. Selanjutnya, minuman leci, minuman air tebu, minuman buah kundur, minuman bunga krisantinum, dan banyak lagi je-

nis minuman lainnya. BPOM RI mengintruksikan kepada BPOM seluruh Indonesia untuk melakukan penelusuran ke sarana produksi terhadap peredaran produk Yeo’s. Jika ditemukan produk Yeo’s segera diamankan dan dimusnahkan, hal ini sesuai surat edaran Kepala Badan POM RI nomor PO.01.02.51.3372. Koeswanto mengatakan, 18 jenis produk Yeo’s diimpor dari dua perusahaan yang berbeda, yakni perusahaan Anugerah Mandiri Lestari, Subang, Provinsi Jawa Barat, dan perusahaan YHS Indonesia, Jakarta. “Jadi, apabila ditemukan 18 jenis produk Yeo’s di tempat pemasaran dalam Provinsi Jambi akan dimusnahkan,” katanya. Namun Balai POM belum bisa merekap secara keseluruhan

hasil razia yang dilakukannya. Pantauan di lapangan, ada beberapa lokasi yang menjadi sasaran razia yang dilakukan Balai POM Provinsi Jambi, di antaranya swalayan Buwana Broni, Jambi. Di swalayan tersebut ditemukan 37 buah produk Yeo’s, seperti minuman air tebu, licher drink, soy bean mild chrysan thenum drink. Sedangkan di supermarket Ramayana Pasar Jambi terdapat tiga jenis produk yakni bunga krisantinum 300 ml, bunga krisantinum 250 ml, subar cane drink. Banyak lagi lokasi-lokasi lain yang menjadi target razia BPOM Jambi. Hampir semua tempat yang menjadi sasaran razia tidak mengeetahui, kalau produk Yeo’s tidak diperbolehkan untuk diedarkan. (ant)

Lagi-Lagi Soal Sampah Ganggu Wisatawan CECERAN sampah yang tak jarang disertai bangkai ikan membusuk, cukup mengganggu kehadiran wisatawan di sejumlah pantai di wilayah selatan Pulau Dewata. Tidak sedikit wisatawan yang terlihat mengurungkan niatnya untuk bermain dengan ombak di pantai selatan Bali setelah melihat banyak sampah berceceran yang juga menebarkan aroma tak sedap.. Sampah kembali berdatangan bersamaan ombak besar yang hingga kini masih sering menerjang sejumlah pantai di wilayah selatan Pulau Dewata. Sampah yang menumpuk dan berceceran setelah ditinggalkan genangan air laut yang sempat menerobos daratan itu, antara lain tampak di kawasan Pantai Sanur, Denpasar, serta Kedonganan dan Kuta, Kabupaten Badung. Sementara bangkai ikan mulai dari yang sebesar ibu jari kaki hingga sebesar telapak tangan orang dewasa, juga tidak sedikit yang menyatu di antara ceceran sampah tersebut. Untuk sampah yang di beberapa tempat tampak menggunung, tidak hanya tumpukan plastik dan kotoran sisa-sisa

rumah tangga, tetapi juga tidak sedikit potongan kayu, pecahan papan dan bambu. Menurut penduduk setempat, potongan kayu dan bambu itu sebagian diduga berasal dari patok-patok perahu yang dipasang nelayan di sejumlah pantai lain di Bali. Puluhan patok yang tercerabut amukan gelombang besar, kemudian diduga tergiring menepi ke daerah teluk, yakni sepanjang Pantai Kuta. Selain dari patok yang tercerabut, serpihan papan yang cukup banyak terdampar di pantai itu juga diduga berasal dari beberapa perahu atau rumah gubuk nelayan yang koyak setelah disapu ombak. Cukup banyaknya bangkaian ikan yang diserttai serbuan lalat, membuat sebagian turis mengurungkan niatnya untuk “bercanda” dengan ombak. Mereka memilih tempat lain di luar Pantai Kuta. Menurut sejumlah nelayan, amuk gelombang yang muncul belakangan ini, sebetul-

nya belum sebesar yang sempat terjadi tiga tahun silam. Ombak besar kali ini tidak begitu banyak tercatat menghancurkan perahu, bahkan kapal milik para nelayan yang tengah ditambatkan di pantai. Sementara amuk gelombang yang muncul Mei 2007, tercatat telah menghancurkan sedikitnya 20 perahu layar yang biasa digunakan menangkap ikan oleh nelayan di daerah Kedonganan, tetangga Pantai Kuta. Tidak hanya itu, gelombang dua tahun silam itu juga menyapu sejumlah kafe dan rumah penduduk yang ada di pinggir pantai, termasuk menjebol bagian dermaga Pelabuhan Kedonganan. Dermaga pelabuhan yang pernah disandari kapal perang milik Amerika Serikat (USNavy) itu, sebagian ambruk setelah diterjang ombak besar. Akibatnya, dermaga yang terbuat dari kayu ulin menjorok sekitar 50 meter dari bibir pantai ke tengah laut itu, menjadi tinggal sebagian saja. Menurut warga setempat, dermaga yang dibangun puluhan tahun silam, telah beberapa kali disinggahi kapal US-Navy yang merapat ke Pulau Dewata. (ant)

Naik Pangkat, Ribuan Guru Palsukan Tanda Tangan PEKANBARU - DPRD Provinsi Riau menyatakan keprihatinan dengan kasus yang menimpa 1.820 guru di daerah itu yang diduga memalsukan tanda tangan pejabat berwenang dalam Penetapan Angka Kredit (PAK) sebagai dasar usulan kenaikan pangkat golongan dari IV/a menjadi IV/b. “Kami prihatian dengan kasus yang menimpa 1.820 guru di Riau karena mereka korban panjangnya birokrasi yang harus dilalui demi kenaikan pangkat,” ujar Ketua Komisi A DPRD Riau,

Bagus Santoso, di Pekanbaru, Selasa, usai meneriwa perwakilan guru terkait kecurangan dalam kenaikan pangkat. Sebanyak 1.820 guru itu masing-masing berasal dari Kota Pekanbaru sebanyak 514 orang, Kabupaten Rokan Hulu 58 orang, Rokan Hilir 18 orang, Indragiri Hulu 178 orang, Indragiri Hilir 160 orang, Kampar 362 orang, Pelalawan 37 orang, Bengkalis 86 orang, Dumai 67 orang, Siak 38 orang dan Kabupaten Kuantan Singingi 302 orang.

Bagus menjelaskan, kasus dugaan pemalsuan tanda tangan itu terjadi karena terdapatnya celah yang kemudian dimanfaatkan oleh oknum tertentu dalam menawarkan jasa kepada seribuan lebih guru di Riau. Seperti untuk memperbaiki suatu tulisan karya ilimiah sebagai salah satu syarat kenaikan pangkat golongan IV/a menjadi IV/b, membutuhkan waktu yang tidak singkat. Guru juga harus pulang pergi lima hingga enam kali ke kantor Kementerian Pendidikan

Nasional di Jakarta dengan memakan biaya yang tidak sedikit dan harus meninggalkan kewajiban utamanya mengajar. Dari pengalaman para guru itu, belum tentu perbaikan suatu tulisan karya ilmiah yang diperbaiki berjalan dengan mulus karena harus melewati beberapa pintu birokrasi. “Makanya kita merekomendasikan proses untuk kenaikan pangkat seorang guru tidak perlu dilakukan di Jakarta, tetapi cukup dilakukan di daerah saja,” ujarnya. (ant)

Edisi 10 Februari 2010 | Suluh Indonesia  

Headline : Boediono Yakin Kesimpulan Bisa Berubah