Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 125 tahun IV Jumat, 2 Juli 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Kemiskinan Tersebar di Desa

Impor RI Mulai Berkurang

Pengawasan Konversi Minyak

BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 64,23 persen dari 31,02 juta penduduk miskin dengan pengeluaran di bawah Rp 211.726 per orang per bulan berada dipedesaan. “Selama periode ...hal. 1

BADAN Pusat Statistik mencatat nilai impor Indonesia Mei 2010 mencapai10,06 miliar dolar AS atau turun 10,5 persen dibanding April 2010 yang besarnya 11,24 miliar dolar AS.“Jika dibanding Mei 2009 mengalami ...hal. 2

PEMANGKU kepentingan pada instansi yang bertugas menyelenggarakan program konversi minyak tanah ke gas (Liquefied Petroleum Gas/LPG) sepakat memperketat pengawasan ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Menolak Diperiksa

Yusril Tuding Jaksa Agung Ilegal

Banyak Salah

Kapolri Minta Maaf DEPOK - Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri (BHD) meminta maaf karena belum mampu memenuhi harapan masyarakat dalam menjalankan kinerjanya. ‘’Harus disadari, dalam pelaksanaan tugas Polri belum sempurna dan tidak luput dari berbagai kekurangan sehingga belum mampu memenuhi harapan masyarakat,” katanya dalam sambutan pada perayaan Hari Bhayangkara di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jabar, kemarin. Kapolri mengakui, kekurangan tersebut telah berbuah kritik dari masyarakat, namun meminta kepada jajarannya agar tetap tegar menerima kritikan itu. Berbagai kritik terhadap kinerja Polri, menurut Kapolri hendaknya ditanggapi aparat kepolisian secara arif dan bijaksana untuk dijadikan bahan renungan. Mesti banyak kritik diarahkan ke institusi Polri, Kapolri berharap pada akhir 2014 reformasi Polri bisa terwujud. ‘’Kita sampaikan ini karena kita paham ekspetasi masyarakat begitu tinggi kepada polri namun kita belum bisa beri yang terbaik. Kita sampaikan maaf, tapi saya yakin dan percaya dalam perjalanan Renstra II diakhir 2014 kita akan berikan yang terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegas Kapolri. Di sisi lain, Kapolri men-

gapreisasi kinerja anak buahnya dalam menjaga ketertiban nasional, khususnya penanganan tindak pidana terorisme yang mendapat pengakuan dari dunia internasional. ‘’Meski kita mendapat pengakuan dunia internasional dalam penanganan teroris, saya minta kita tetap bekerja dengan sebaik-baiknya, jangan berpuas diri atas prestasi itu,” ingatnya. Jenguk Susno Usai acara, Kapolri menjenguk mantan Kabareskrim Komjen Pol. Susno Duadji. Susno menjadi tahanan Mabes Polri atas kasus Arwana dan dana keamanan Pilkada Jabar di rutan Mako Brimob Depok. Saat ditanya mengenai kabar Susno, Kapolri menjawab perwira bintang tiga nonjob itu dalam keadaan sehat dan baik. ‘’Sehat, Alhamdulillah,” kata Kapolri sambil mengacungkan jempolnya. Lawatannya menemui Susno di tahanan, menurut Kapolri untuk menunjukkan bahwa hubungan antara dirinya dengan Susno tetap baik. ‘’Dia kan bekas anggota saya. Ini untuk mencerminkan Polri tetap solid,” paparnya. Seperti diketahui, Susno Duadji ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus PT Salmah Arowana Lestari, karena diduga menerima suap sebesar Rp 500 juta. (har)

Suluh Indonesia/ade

TERTAHAN - Mantan Menkeh dan HAM Yusril Ihza Mahendra yang menolk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi sempat dilarang meninggalkan Gedung Kejagung di Jakarta, kemarin.

Lawan Brazil

Belanda Bernafsu PORT ELIZABETH - Belanda melaju dengan mengesankan dalam usaha mereka menuju final Piala Dunia, tetapi malam ini akan menghadapi tembok tebal Brazil yang yang amat ampuh dan kelihatannya sudah akan mengangkat piala juara untuk keenam kalinya. Belanda pun tentu saja sudah mengidamkan mengangkat piala itu tetapi pelatih Bert van Marwijk menghadapi dilema dalam menerapkan taktik pada laga perempat final di Port Elizabeth saat melawan tim yang menghajar semua lawan mereka tanpa ampun, walau dilawan dengan cara apa pun. Belanda memenangi empat laga sebelumnya dan gol awal Arjen Robben sejak tampil lagi

setelah sebelumnya cedera, memenangkan timnya 2-1 atas Slowakia, sehingga kepiawaian penampilan tim lebih bagus. Mereka mengatasi kritikan tentang permainan mereka yang datar tetapi pemain sayap Ryan Babel menyatakan Belanda selama ini menghadapi tim yang menerapkan taktik negatif dan Brazil akan masuk lapangan dengan penampilan terbaik mereka. ‘’Kami memainkan penampilan terbaik kami melawan tim yang mau tampil baik pada laga ini. Brazil yang melakukan hal itu dan kami akan melayaninya,” katanya. Van Marwijk percaya timnya dapat mengontrol permainan mereka pada babak penyisihan grup dan berharap da-

pat meningkatkan irama dan kecepatan saat melawan Brazil. ‘’Mungkin kami sebagai tim underdogs untuk pertama kali di Afrika Selatan. Tapi kami memiliki rasa percaya diri tinggi dan Brazil pun pasti memiliki percaya diri tinggi. Ini merupakan pertandingan hebat. Tapi kami datang ke sini dengan satu alasan, yaitu mendapat hadiah paling besar. Kami harus percaya dengan niat kami ini,” kata pelatih itu. Pelatih Dunga, yang pernah menjadi kapten ketika Brazil mengalahkan Belanda pada Piala Dunia 1994 dan 1998, mengatakan lawan mereka secara teknis amat kuat sehingga harus mempersiapkan tim dengan lebih canggih. (ant)

Polri Dinilai Anti Kritik JAKARTA - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan berharap Polri tidak terlalu reaktif terhadap isi suatu pemberitaan yang cenderung menyudutkan institusi Polri. ‘’Jangan gugat menggungat, tapi mencari kebenaran. Jangan sampai perilaku dari oknum polisi tergeneralisir kepada institusi kepolisian,” katanya di Jakarta, kemarin. Dalam menyikapi kritik media, kata Taufik, sebaiknya Polri tidak gegabah melakukan gugatan hukum karena ada prosedur dan mekanisme yang bisa ditempuh seperti melakukan klarifikasi atau hak jawab. ‘’Kepolisian diminta tidak anti kritik,’’ pesannya. Taufik menyarankan, Polri dapat bersikap arif dan bijak terhadap kritik maupun pendangan yang dianggap menyudutkan Polri. Ia mengingatkan sikap Polri yang terlalu reaktif justru menjadikan boomerang bagi institusi penegakan hukum tersebut. Masyarakat akan makin memiliki pandangan yang buruk terhadap Polri. ‘’Jangan sampai citra kepolisan tergerus

oleh tindakan para oknum-oknumnya,” ujarnya. Taufik berharap agar Polri dapat mengambil langkah-langkah yang akomodatif dengan melakukan mediasi terhadap media pengkritik. ‘’Positif thinking saja. Jangan sampai ini menjadi suatu preseden buruk. Kalau kemudian informasi itu salah, tentu akan ada proses lebih lanjut. Tapi kalau informasi itu benar, kami mengharap oknum yang ada disitu harus diusut,” tegas Sekjen PAN ini. Senada dengan Taufik, anggota Komisi III Nasir Djamil mengatakan, langkah elegan yang harus dilakukan Polri adalah melakukan hak jawab. Dari hak jawab itu, polisi dapat menjelaskan dengan sejelas-jelasnya, mana yang benar dan mana yang salah. ‘’Jangan Polri itu menjadi sangat defensif,’’ paparnya. Menurut Nasir, apa yang dilakukan Polrimenunjukkan bahwa institusi tersebut sangat anti kritik. Dia mencontohkan, pada waktu DPR mengusulkan dana aspirasi, DPR juga dikritik sebagai gentong babi. (har)

BURT DPR Study Banding JAKARTA - LSM Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) menyatakan, rencana studi banding yang akan dilakukan Badan Usaha Rumah Tangga (BURT) DPR pada Juli 2010 bukan merupakan program prioritas. ‘’Kami menyesalkan rencana BURT menyelenggarakan studi banding, karena bukan merupakan prioritas,” kata Direktur Advokasi PSHK, Ronald Rofiandri di Jakarta, kemarin. Menurut Ronald, rencana studi banding itu juga akan semakin menenggelamkan kredibilitas dari DPR itu sendiri. Apalagi, lanjutnya, pada peri-

ode tahun pertama, DPR belum mampu menunjukkan gejala capaian kinerja yang lebih baik dari periode sebelumnya, bahkan cenderung lebih sering mengundang sisi kontroversi bagi sejumlah kalangan. Ia juga mendesak agar pimpinan BURT wajib menginformasikan kepada publik hasil studi banding sebagai bentuk implementasi dari aspek akuntabilitas BURT. Selain itu, PSHK juga menilai bahwa apa yang dilakukan DPR selama ini terkesan sia-sia bila tetap memilih mengulangi kegiatan yang menurut LSM tersebut, hal serupa

pernah dilakukan anggota DPR periode 2004-2009. ‘’Yang dibutuhkan adalah mengevaluasi berbagai rekomendasi yang terkait dengan perbaikan kinerja DPR, bukan melakukan aktivitas serupa,” katanya. Sebelumnya telah diberitakan di sejumlah media, bahwa BURT sebagai salah satu alat kelengkapan DPR menjadwalkan studi banding pada awal Juli. Kunjungan dengan tujuan memperbaiki kelembagaan dan kinerja DPR direncanakan akan menuju ke Jerman, Prancis, dan Maroko. (ant)

JAKARTA - Mantan Menkeh dan HAM Yusril Ihza Mahendra memenuhi panggilan Kejagung terkait pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi sistem administrasi badan hukum (Sisminbakum) yang merugikan negara Rp 420 miliar. Yusril datang didampingi adiknya, Yusron Ihza Mahendra dan pengacaranya, M Assegaf. Sebelum memasuki ruang pemeriksaan, Yusril menyatakan, kedatangannya bukan untuk memenuhi panggilan pemeriksaan. Sebaliknya, bermaksud untuk mempertanyakan dan mempermasalahkan sesuatu yang dianggapnya penting bagi bangsa ini. ‘’Pokoknya, bisa menggegerkan bangsa ini. Apa itu ? Harap sabar, tunggu saja,” selorohnya. Benar saja, beberapa menit kemudian Yusril keluar dari ruang pemeriksaan. Dengan nada tinggi, Yusril menegaskan, Hendarman Supandji adalah Jaksa Agung tidak sah alias illegal. Alasannya, yang bersangkutan tidak pernah diangkat dengan Keppres dan dilantik pada jabatan itu. Begitu pula dengan jajarannya yang diangkat dan dilantiknya tersebut. ‘’Hendarman adalah Jaksa Agung illegal. Anak buahnya juga ilegal,” kata Yusril. Atas dasar itu, jelas Yusril, segala tindakan jabatan yang dilakukan tidaklah membawa akibat hukum apapun untuk ditaati rakyat Indonesia. Rakyat pun berhak meminta Polri untuk menangkap Hendarman Supandji dan seluruh bawahan yang diusulkannya yang juga diangkatnya sendiri. Alasan Yusril ini mengacu kepada pasal 19 UU Nomor 16/2004 tentang Kejaksaan. ‘’Jaksa Agung adalah pejabat negara yang diangkat dan diberhentikan Presiden. Kabinet Indonesia Bersatu I adalah kabinet yang dibentuk Presiden Yudhoyono, 20 Oktober 2004. Usia kabinet ini sesuai dengan masa jabatan presiden yakni lima tahun. Seluruh anggota KIB akan mengakhiri jabatannya serentak dengan berakhinya masa jabatan presiden. Tetapi Hendarman terus menjadi Jaksa Agung hingga kini tanpa pernah dilantik. Atas dasar itu, saya menolak diperiksa,” jelas Yusril. Usai memberikan keterangan, Yusril lansgung meninggalkan gedung bundar. Namun, usahanya untuk keluar dari kompleks Kejagung sempat tertahan selama 30 menit. Pasalnya, semua pintu gerbang yang ada ditutup petugas keamanan dalam (kamdal). Yusril turun dari mobil, tetapi tidak diizinkan meninggalkan komplek Kejakgung. Setelah adanya jaminan pengacaranya bahwa Yusril akan kooperatif, Yusril dan rombongan meninggakan kompleks Kejagung. (nas)


K ta K ilas

Diperiksa 10 Saksi Penculikan

Kontras Kantongi Data Suap KOMISI untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) telah mengantongi data mengenai dugaan suap kepada sejumlah aparat penegak hukum, kata anggota Divisi Politik, Hukum, dan HAM Kontras, Edwin Partogi. “Kontras telah memiliki data itu dan siap memberikan jika ada jaminan perlindungan,” kata Edwin di Jakarta, kemarin. Edwin menjelaskan, perlindungan yang dimaksud adalah perlindungan kepada saksi dan pelapor dugaan suap itu. Dia mengklaim Kontras memiliki data lengkap tentang aparat penegak hukum yang diduga menerima suap, serta pihak-pihak yang diduga menyuap. Namun demikian, Edwin menolak menyebut oknum yang diduga terlibat dalam berbagai kasus suap itu. Dia hanya menyebut data itu didapat sejak Kontras aktif bergerak dalam kegiatan penegakan hukum. Data investigasi dan monitoring Kontras 2010 membeberkan modus beberapa kasus suap kepada aparat penegak hukum. Beberapa pola suap itu antara lain dalam bentuk gaji buta bulanan, biaya dinas dan penanganan kasus, pemberian fasilitas, biaya penginapan, hadiah, dan berbagai donasi. Kontras mendata berbagai suap itu untuk memegang kendali, menentukan penempatan dan jabatan, menjamin kelangsungan bisnis ilegal, jaminan keamanan. Kemudian, untuk makelar perkara, manipulasi pasal, dan menghentikan penanganan kasus. Suap biasanya diberikan dalam bentuk cek, transfer, dan tunai. Sedangkan pemberi suap biasanya adalah pengusaha, pengacara, dan pihak berperkara. (ant)

Pengunjung JGS Melonjak PENGUNJUNG acara pesta belanja tahunan “Jakarta Great Sale” (JGS) 2010 yang digelar sejak 18 Juni 2010 melonjak hingga 40 persen dibanding tahun sebelumnya. “Apresiasi pengunjuk tahun ini meningkat dibanding tahun lalu,” kata Wakil Ketua Penyelenggara Jakarta Great Sale, Andreas Kartawinata di Mal Pondok Indah, Jakarta, kemarin. Namun demikian, pada saat ini pihak penyelenggara belum bisa menghitung jumlah transaksi keseluruhan karena masih dilakukan pengumpulan data. “Total transaksi belum dapat kami umumkan karena masih banyak data yang harus dikumpulkan, lagipula acara ini belum berakhir,” katanya. Andreas menjelaskan, ada 67 pusat belanja dan 1.200 toko retail (outlet) ikut festival Jakarta Great Sale. JGS akan berlangsung mulai dari tanggal 18 Juni hingga 18 Juli 2010 dan merupakan rangkaian acara memperingati HUT Jakarta ke 483 yang jatuh pada tanggal 22 Juni lalu. Pusat perbelanjaan tersebut akan memberikan berbagai diskon dan menyelenggarakan berbagai acara sebagai tanda berpartisipasi dalam kegiatan JGS. Acara itu menargetkan adanya peningkatan penjualan hingga 20 persen atau sekitar Rp7,2 triliun dibandingkan acara serupa tahun lalu. (ant)

Biaya TPST Bantar Gebang

Rp 566 Juta Sehari JAKARTA - Wakil Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, M Natsir mengatakan biaya pengelolaan sampah (tipping fee) kepada pengelola Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang , Bekasi sebesar Rp566,5 juta per harinya. Natsir didampingi Direktur Utama PT Navigat Organic Energy Indonesia (NOEI), Agus Nugroho dan Direktur UTama PT Gudang Toa Jaya, Rekson Sitorus di kantor TPST Bantar Gebang, Bekasi, Kamis, mengatakan ada 5.550 ton sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir sampah tersebut setiap harinya. “Dengan tipping fee sebesar Rp103.000 per ton. Harga itu sudah naik sejak Januari dari harga sebelumnya Rp98.000,” kata Natsir di TPST Bantar Gebang, Bekasi, Rabu 1 Juli 2010. Dengan tipping fee sebesar Rp103.000 dan volume sampah 5.500 ton per hari maka biaya pengelolaan sampah TPST Bantar Gebang menjadi Rp566,5 juta per hari. Tipping fee tersebut diberikan kepada pengelola TPST Bantar Gebang yaitu PT NOEI dan PT Godang Tua Jaya serta kepada Pemkot Bekasi sebagai pemilik tempat.

Pemprov DKI melalui Dinas Kebersihan melakukan tender investigasi peningkatan sarana dan prasarana pengelolaan dan pengoperasian tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) pada 2008. PT Godang Tua Jaya join operasi PT Navigat Organic Energy Indonesia mengikuti proses lelang dan ditetapkan jadi pemenang pada Desember 2008 untuk mengoperasikan TPST Bantar Gebang. Sedangkan sarana dan prasarana baru yang akan dikembangkan untuk memperpanjang masa pakai TPST Bantar Gebang selama minimal 20 tahun yaitu fasilitas pengomposan, struktur sel landfill, “thermal process”, fasilitas daur ulang, “sanitary landfill” di tanah Enclave 2,3 hektar, “sanitary landfill” untuk pengumpulan gas dan pembangunan pembangkit listrik. PT Godang Tua Jaya telah memiliki fasilitas pengomposan yang beroperasi sejak 2004 dan mampu mengolah sampah organik sebanyak 300 ton per hari dengan produksi kompos rata-rata 60 ton per hari. Kapasitas pengomposan akan ditingkatkan menjadi 1000 ton per hari sampah kota. (ant)

Suluh Indonesia/ant

TUNTUT REFORMASI POLRI - Sebuah patung kerbau menjadi ikon saat unjukrasa oleh Solidaritas Nasional Anti Korupsi dan Anti Makelar Kasus (Snak Markus) di depan Istana Negara, Jakarta, kemarin. Selain menuntut pembersihan mafia hukum, mereka juga meminta agar kasuskasus markus yang diungkap oleh Susno Duadji segera ditindaklanjuti.

Polda Jaya Siap

Tarik Tabung Elpiji Ilegal JAKARTA - Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya siap membantu rencana penarikan tabung “liquified petroleum gas” (elpiji) ukuran 3 kilogram yang ilegal beserta aksesorisnya, seperti selang dan regulator. “Polda Metro Jaya siap bantu tim gabungan yang berencana menarik tabung gas ilegal,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar, di Jakarta, kemarin. Boy belum mengetahui kapan pelaksanaan rencana pe-

narikan tabung elpiji ilegal itu meski tim gabungan itu terdiri atas PT Pertamina, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan kepolisian. Boy juga menambahkan pihak kepolisian juga akan membantu tim gabungan untuk memberikan data hasil pengungkapan kasus pabrik pembuatan tabung gas yang tidak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Pasalnya, Polda Metro Jaya berhasil mengungkap pabrik pembuatan tabung elpiji ke-

masan 3 kg yang ilegal, PT Tabung Mas Murni, yang diduga sudah mengedarkan sekitar 200.000 tabung tidak sesuai SNI di sekitar Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Depok. Sebelumnya, pihak Pertamina mengaku kesulitan mendeteksi dan menarik peredaran tabung elpiji yang palsu karena bentuk dan materinya hampir sama dengan tabung yang resmi. Deputi Direktur Pemasaran Pertamina, Hanung Budya, di Mabes Polri, beberapa waktu lalu, mengatakan pihaknya

Dewan DKI Simpan Borok Priok JAKARTA - Peneliti Hukum dan Politik Anggaran Indonesia Budget Center (IBC), Roy Salam, mengatakan agar pimpinan DPRD DKI kooperatif terhadap usaha KPK tersebut. Hal tersebut melihat sejumlah pimpinan dewan dan fraksi mengaku belum mengetahui adanya surat pemanggilan dari KPK tersebut. Roy mengatakan pimpinan DPRD terkesan menutup-nutupi adanya surat panggilan dari KPK, meski Juru bicara KPK mengatakan telah melayangkan surat panggilan tersebut. “Ada kesan menutup-nutupi borok yang ada,” kata Roy. Citra DPRD DKI akan bertambah buruk, katanya, apabila pimpinan DPRD tetap mengelak terhadap proses dari KPK tersebut. Sebelumnya, KPK telah mengirimkan surat pemanggilan kepada sepuluh anggota DPRD DKI Jakarta tentang dugaan gratifikasi terkait hak angket kerusuhan Koja, Jakarta Utara. “Pemanggilan ini untuk memberikan klarifikasi terkait adanya dugaan gratifikasi dalam persoalan Mbah Priok,” kata Juru bicara KPK, Johan Budi SP yang dihubungi di Jakarta, Rabu. Johan mengatakan surat pemanggilan tersebut telah dikirimkan Selasa (29/6). Dia tidak menjelaskan nama kesepuluh

anggota DPRD DKI tersebut. Sementara itu, Badan Kehormtan (BK) DPRD DKI Jakarta belum menyatakan sikap terhadap pemanggilan sepuluh anggota DRPD DKI oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) terkait dugaan gratifikasi dalam investigasi kerusuhan Koja, Jakarta Utara. “Dalam undangundang memang diatur begitu. BK baru bisa bersikap setelah ada putusan hukum yang jelas,” kata Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta, Aliman Aat yang dihubungi di Jakarta, kemarin. Aliman membantah jika surat yang dilayangkan KPK merupakan surat panggilan untuk mengklarifikasi terkait dugaan gratifikasi dalam proses investigasi kerusuhan Priok. “Konteksnya hanya minta laporan proses investigasi dan bukan pemeriksaan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Amanat Bangsa DPRD DKI, Wanda Hamidah, mengatakan surat pemanggilan tersebut telah diterima oleh pimpinan dewan yang ditujukan kepada tim pencari fakta (TPF) Priok. “Surat tersebut disampaikan kepada anggota dewan pada rapat pimpinan,” kata Wanda. Sedangkan Ketua TPF kerusuhan Priok DPRD DKI, Lulung Lunggana, mengaku belum mengetahui adanya surat pemanggilan KPK untuk meminta keterangan. Ketua DPRD DKI Jakarta, Ferial Sofyan mengatakan pihaknya belum mendapatkan surat pemanggilan dari KPK tersebut. “Sampai saat ini kami belum menerima. Kalau ada, dewan akan kooperatif,” katanya. Ferian mengatakan dirinya menyerahkan masalah tersebut kepada TPF Priok. (her/ant)

Pameran Flora Fauna Jakarta Digelar Kembali DINAS Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta kembali menggelar Pameran Flora Fauna (Flona) Jakarta untuk ke-25 kalinya dari 2 Juli sampai 2 Agustus 2010. “Flona biasanya digelar awal Agustus sampai akhir Agustus. Tetapi karena Agustus merupakan bulan puasa (bulan Ramadhan), maka tahun ini kita gelar dari 2 Juni sampai 2 Agustus,” kata Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta dalam jumpa pers di lokasi Flona di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis. Pameran yang tahun ini mengambil tema “Pohon untuk Semua” direncanakan dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo pada Jumat (2/7) sore. Catharina mengatakan ada

peningkatan jumlah peserta yaitu dari 351 stan pada 2009 menjadi 368 stan pada 2010. “Stand tanamanan lebih banyak sekitar 215 stand tanaman hias dan stand tanaman pohon buah 65. Sedangkan stand hewan kurang dari 21 stand, sisanya stand instansi pemerintah dan stand UKM sejumlah 50 stand,” katanya. Peserta Flona 2010 berasal dari Jakarta, meski panitia telah mengundang peserta dari mancanegara seperti Thailand dan peserta dari luar Jakarta, misalnya dari Bali. “Rencanan-

2

Suluh Indonesia, Jumat 2 Juli 2010

ya memang mau mengundang dari manca negara, Thailand sudah berencana, karena ada suatu hal mengundurkan diri,” katanya.

Peserta Flona 2010 terdiri dari produsen tanaman hias, peternak hewan, tanaman peliharaan, instansi terkait seperti BPLHD, dinas pertamanan, perhutanan,

tata ruang, lima walikota di Jakarta, unsur PKK dan Dharma Wanita, serta dari pengelola Kebun Binatang Ragunan. Berbagai kegiatan digelar pada Flona 2010, antara lain kontes tanaman, kontes hewan peliharaan seperti burung kicauan, Bekisar, atraksi anjing, lomba foto pohon tertua di Jakarta, sampai dengan nonton bareng pertandingan sepakbola Piala Dunia. Catharina mengatakan pihaknya menargetkan jumlah pengunjung Flona 2010 meningkat dari sekitar 400.000 orang pada 2009 menjadi 500.000 orang. Untuk menambah jumlah pengunjung, Dinas Pertamanan dan Pemakaman telah membuat laman yaitu www.jakflona.com. (ant)

berupaya menertibkan agen resmi tabung elpiji dari Pertamina untuk mengantisipasi peredaran tabung palsu dan proses penyuntikan gas. Penertiban tabung elpiji ilegal itu terkait dengan maraknya tabung yang mengalami kebocoran sehingga menyebabkan ledakan serta kebakaran. Selain itu, Pertamina juga tidak akan mengisi ulang tabung elpiji yang tidak sesuai Standar Nasional Indonesia. (ant)

JAKARTA - Penyidik Satuan Kejahatan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya telah memeriksa 10 saksi terkait dengan penculikan Viktor Rizki Wibowo (27). “Ya, betul ada 10 saksi sudah dimintai keterangan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar, di Jakarta, kemarin. Boy mengatakan ke-10 saksi yang menjalani pemeriksaan adalah karyawan korban, teman dekat, dan keluarga. Penyidik berusaha meminta keterangan saksi untuk mengungkap dan mencari sindikat pelaku penculikan Viktor yang hingga saat ini masih belum tertangkap. Boy menyatakan penyidik juga mengizinkan pihak keluarga Viktor untuk membawa barang bukti berupa kendaraan bernomor polisi B-8044-RN yang sempat dibawa kabur pelaku penculikan. “Namun tentunya barang bukti itu akan dihadirkan apabila diperlukan saat persidangan,” ujar Boy. Boy juga sempat mengungkapkan penyidik sudah mencurigai beberapa nama yang diduga sebagai pelaku yang menculik Viktor. Polisi memperkirakan sindikat pelaku penculikan Viktor lebih dari satu orang berdasarkan data pengungkapan sementara. Sebelumnya, Victor diculik kawanan penjahat di kawasan Muncul, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten, 10 Juni 2010. Para kawanan penculik meminta uang tebusan sebesar Rp300 juta kepada istri korban, Selvi Magdalena, melalui pesan singkat telepon selular. Penyidik telah menemukan mobil bernomor polisi B-8044-RN yang digunakan korban saat terjadi penculikan, di ruas Jalan Tol Bogor, kemarin. (ant)

Dalam Kasus SKRT

KPK Tahan Putranefo JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Presiden Direktur PT Masaro Radiokom, Putranefo Alexander Prayogo (PAP) tersangka kasus pengadaan Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) Departemen Kehutanan tahun 2006-2007. Johan menjelaskan, Putranefo merupakan penyedia barang dalam pengadaan SKRT pada Departemen Kehutanan tahun 2006-2007. Dalam kasus tersebut, lanjutnya, Putranefo disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 UU No 31/1999 sebagaimana di-

ubah UU 20/2001. Untuk kepentingan penyidikan, KPK melakukan upaya penahanan selama 20 hari sejak 1 Juli 2010 di rumah tahanan Polres Metro Jakarta Pusat. Putranefo saat berjalan menuju ke mobil tahanan tidak mengucapkan sepatah kata pun kepada wartawan yang mengajukan pertanyaan. Putranefo pernah memberikan kesaksian dalam persidangan kasus percobaan penyuapan pimpinan KPK dengan terdakwa Anggodo Widjojo. Anggodo merupakan adik dari Anggoro Widjojo, yang merupakan buronan KPK dalam kasus SKRT tersebut. (ant)

Kasus Korupsi ESDM

Negara Rugi Rp119 M JAKARTA - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Johan Budi, mengatakan, kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan sistem solar di Direktorat Jenderal Listrik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencapai Rp119 miliar. “Kerugian negara diperkirakan besar, bahkan perhitungan sementara, jumlahnya mencapai Rp119 miliar,” kata Johan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Kamis malam. Ia memaparkan, jumlah kerugian tersebut baru dihitung antara lain dari penyimpangan dalam pengadaan sistem solar Kementerian ESDM pada periode 20072008. Sedangkan KPK masih belum mengetahui apakah pengadaan pada tahun 2009 juga mengandung penyimpangan. Johan juga menuturkan, hingga Kamis (1/7) ini KPK masih belum memerlukan keterangan mantan Menteri ESDM, Purnomo Yusgiantoro, yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan. “Tapi kalau diperlukan kita akan melakukannya,” katanya. Sebelumnya, KPK pada Selasa (29/6) telah menetap-

kan dua tersangka dalam kasus pengadaan sistem solar, yaitu Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Kementerian ESDM, Jacobus Purnomo, serta pejabat pembuat komitmen, Kosasih. Dalam proses pengadaan, kedua tersangka diduga mengatur pemenangan tender dan menerima sejumlah uang dari pihak pemenang tender. Karenanya, kedua tersangka diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 dan atau Pasal 5 dan atau Pasal 11 UU No. 31/1999 sebagaimana diubah UU No 20/2001. Kasus berawal ketika KPK menyelidiki pengadaan sistem solar pada Direktorat Jenderal Listrik Kementerian ESDM pada tahun anggaran 2007 dan 2008.Berdasarkan hasil pemeriksaan di tingkat penyelidikan, KPK menemukan penerimaan uang sekitar Rp4,6 miliar yang diberikan para periode 20072008. (ant)

PENGUMUMAN Dengan Akta PKR No. 038 Tgl. 30 Juni 2010 Dibuat oleh Elly Rustam, SH. Notaris di Tangerang. Telah disepakati P e m b u b a r a n P T. I n t e g l o b e Technology. Sekaligus menunjuk likuidatornya Untuk menyelesaikan tagihan kepada kreditur & pihak Lain. Dalam jangka waktu 60 hari sejak pengumuman ini. Jakarta, 2 Juli 2010 Direksi PT. Integlobe Technology U.003469-Peng


Metr politan

Suluh Indonesia, Jumat 2 Juli 2010

3

Penyederhanaan Parpol

ET-PT Harus Diperketat JAKARTA - Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengusulkan penyederhanaan partai dilakukan dengan membuat aturan persyaratan electoral threshold dan parliamentary threshold secara ketat. Dengan demikian, hanya partai siap yang bisa menjadi peserta Pemilu dan berada di parlemen. ‘’Dengan memperketat persyaratan electoral threshold dan parliamentary threshold

Suluh Indonesia/sep

GOLKAR - Ketua DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie berdiskusi dengan Ketua Partai Bintang Reformasi (PBR) Bursa Zarnubi dalam rangka menyusun ‘koalisi’ di Gedung DPP Partai Golkar Jakarta, kemarin.

Kemendagri Rumuskan

Kerangka Pembinaan Daerah JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri tengah merumuskan kerangka pembinaan bagi daerah-daerah otonom baru yang hasil evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahannya kurang baik. ‘’Kita coba merumuskan kerangka pembinaan yang pas karena satu daerah dengan daerah lain berbeda maka pendekatan pembinaan juga berbeda,” kata Mendagri Gamawan Fauzi di Jakarta, kemarin. Mendagri menuturkan dalam rangka menyusun rumusan kerangka pembinaan tersebut, pihaknya akan mengundang

gubernur dan wali kota guna menyaring masukan. Pemerintah telah menyelesaikan evaluasi kinerja dan penyelenggaraan pemerintahan seluruh daerah otonom di Indonesia termasuk daerah otonom baru. Hasil evaluasi tersebut, kata Gamawan, telah dilaporkan pada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia menjelaskan hasil evaluasi daerah otonom ini menunjukkan adanya daerah yang berkinerja baik, tetapi ada juga daerah yang mendapat penilaian kurang dan kurang sekali. Daerah yang mendapatkan

penilaian kurang ini akan mendapatkan pembinaan. Tugas pembinaan ini dibagi menjadi dua yakni oleh Kemdagri dan pemerintah provinsi. Ketika ditanya tentang hasil evaluasi dan peringkat daerah, Gamawan tidak menjelaskan secara rinci. Ia hanya mengatakan daerah dengan hasil evaluasi kurang dan amat kurang, sangat sedikit. Menanggapi kemungkinan penggabungan daerah otonom baru dengan daerah induk karena hasil evaluasi kinerja yang buruk, Mendagri mengatakan hal itu dimungkinkan. (ant)

Polisi Tak Berpihak Pada Anak JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat masih banyak aparat polisi tidak berpihak kepada anak yang berhadapan dengan hukum, serta banyak anak yang berhadapan dengan hukum namun diperlakukan seperti orang dewasa. ‘’Walaupun sudah ada MOU enam instansi terkait pada 22 Desember 2009, dalam kenyataannya polisi secara umum lebih memilih mengajukan anak yang berhadapan dengan hukum ke proses peradilan,” kata Ketua

KPAI Hadi Supeno di Jakarta, kemarin. Menurut Hadi, hasil pantauan KPAI menemukan anakanak yang ditahan di lapas dewasa saat anak tersebut berada dalam tanggung jawab kepolisian. Selanjutnya, terbitnya pedoman tersebut akan menjadi acuan bagi jajaran Polri di lapangan untuk lebih menghargai hak-hak asasi anak. ‘’Kami meminta agar Kepolisian Negara RI konsisten sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum masyarakat dengan

lebih menghargai hak-hak asasi manusia khususnya dari kelompok marginal yaitu anak,” katanya. Hadi melanjutkan, pimpinan Polri perlu melakukan latihan intensif kepada jajarannya untuk mengenalkan dan membekali keterampilan penggunaan hukum yang lebih baik. Ke depan polisi harus ikut mendukung terwujudnya masyarakat tanpa pemenjaraan anak. ‘’Selama ini anak harus menerima pidana penjara tindakan kekerasan,’’ katanya. (ant)

maka partai-partai politik yang belum siap akan terseleksi secara alami,” katanya di Jakarta, kemarin. Menurut Pramono, penyederhanaan partai politik dengan pola ini lebih demokratis karena setiap partai politik dituntut harus siap serta memiliki infrastruktur di seluruh wilayah di tanah air. Soal usulan konfederasi partai politik guna menyederhanakan partai,

menurut Pramono, hal itu adalah gagasan lama yang dulu pernah ditolak dan kini dimunculkan lagi. Mantan Sekjen DPP PDIP ini menuturkan usulan penyederhanaan partai lebih demokratis dengan cara memperketat persyaratan electoral threshold dan parliamentary threshold daripada melalui konfederasi. Melalui persyaratan tersebut, kata dia, partai politik yang

terseleksi secara alamiah bisa bergabung dengan partai politik lainnya yang memiliki platform relatif sama. Namun elite politik di Indonesia, kata dia, memiliki kelebihan syahwat politik sehingga pada saat partai kalah atau tidak terpilih sebagai pengurus partai politik, maka dia mendirikan partai baru dengan harapan bisa menjadi peserta pemilu lagi. (har)

Penduduk Indonesia 237 Juta Jiwa JAKARTA - BPS memperkirakan jumlah penduduk Indonesia saat ini mencapai sekitar 237 juta jiwa. ‘’Dari angka clear yang sudah masuk, jumlahnya sudah lewat dari angka 237 juta jiwa, saya perkirakan tidak akan menembus angka 238 juta jiwa,” kata Kepala BPS Rusman Heriawan, di Jakarta, kemarin.

Rusman mengatakan, saat ini pihaknya sedang fokus mengolah data yang masuk sejak sensus penduduk berakhir pada 30 Juni 2010. ‘’Ini sedang kita kejar supaya pada 16 Agustus 2010 bisa disampaikan Presiden secara detil pada paripurna DPR,” ujarnya. Rusman memastikan sudah 100 persen warga negara Indo-

nesia dan warga negara asing yang ditinggal di Indonesia sudah disensus. ‘’Untuk beberapa warga yang menolak disensus terutama yang di Jakarta yang tinggal di apartemen, kita kompromi, tidak semua lengkap datanya yang penting semua dihitung,” tuturnya. Rusman menambahkan dari

43 pertanyaan yang seharusnya di jawab oleh warga apartemen, tidak semuanya terjawab. Untuk warga yang tinggal di apartemen, petugas sensus juga meminta keterangan dari pengelola gedung. ‘’Contohnya, ada keluarga yang tanpa kepala keluarga, di situ ada istrinya yang tampak masih muda,’’ katanya. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Jumat 2 Juli 2010

Balon Berhadiah Rp1,28 Juta

K ilas K.H. Nu’man Istikhori

Utamakan Persatuan Umat SEBAGAI salah satu tokoh ulama besar yang memiliki pengaruh kuat di masyarakat Kabupaten Bogor, K.H. Nu’man Istihori tak hanya menjadi sosok panutan bagi ribuan santrinya di Pondok Pesantren (Ponpes) Darut Tafsir Bogor, tapi ia juga menjadi salah satu tokoh ulama panutan bagi Bupati Bogor H. Racmat Yasin. “Rachmat Yasin itu ponakan saya, bahkan saya dan para kiyai lainnya yang mengusung dia sehingga bisa menjadi Bupati Bogor. Jadi sebagai bentuk tanggungjawab saya sebagai keluarga dan kepada masyarakat Kab.Bogor, jika Rachmat Yasin berbuat kesalahan, maka sayalah orang yang akan keras menegurnya,” tegas Kiyai Nu’man yang juga Ketua Tim Sukses Rachmat Yasin (RY) Center ini. Didasari rasa sayang dan bentuk tanggungjawabnya itu pula, Kiyai Nu’man selalu berani bersuara lantang saat melihat ada kebijakan melenceng dari Bupati Bogor. “Dengan mengobral ijin untuk Yayasan Penabur di Kab.Bogor seperti sekarang ini jelas sangat menyakiti hati umat dan para kiyai. Situasi ini jika tidak segera diselesaikan dengan bijak, maka akan menimbulkan perpecahan umat,gejolak sosial dan yang pasti akan mengadu umat dengan aparat. Intinya kita semua bakal dirugikan termasuk Pemerintah Kab.Bogor sendiri,” pringat Kiyai Nu’man yang juga Ketua Umum Forum Silaturrohmi Pengajian Kab.Bogor. (bas)

4

Diterbangkan

Suluh Indonesia/bas

BALON BERHADIAH – Dirut RS.Marzoeki Mahdi, Bogor , Hj. Irwani Mutholib saat menerbangkan 128 balon berisi hadiah senilai Rp.1.280.000 pada puncak perayaan HUT kemarin.

BOGOR - Bertepatan dengan acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-128 Rumah Sakit (RS) Dr. Marzoeki Mahdi (RSMM), Cilendek, Kota Bogor, kemarin Direktur Utama (Dirut) RS.MM, Dr.Hj. Irwani Muthalib menerbangkan 128 balon berisi hadiah dnegan total Rp. 1.280.000. “Ini untuk meramaikan saja. Jadi brang siapa yang beruntung menemukan balon ini maka mereka berhak menerima hadiah yang kami sediakan dengan total satu juta dua ratus ribu rupiah sesuai usia rumah sakin kami ini,” ujar Irwani Muthalib. Menurut Irwani, pada peringatan HUT RSMM tahun lalu, balon berhadiah senilai Rp 1.270.000 dimenangkan seorang petani asal Sukabumi. “Petani asal Sukabumi itu ketiban rezeki nomplok saat mencangkul di sawah dan berhasil mengambil hadiah yang telah kami sediakan,” ujarnya. (bas)

Rudi Samin Bantah

Diduga Jual Beli Bayi

Kurang Persyaratan Dukungan

Yayasan Permata Hati Digrebek Polisi

DEPOK - Bakal calon Walikota Depok dari jalur independent Rudi Samin, menegaskan sampai saat ini pihaknya belum menerima surat pemberitahuan secara resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok tentang tak lolosnya pencalonan dirinya. Rudi juga membantah adanya pemberitaan kurangnya jumlah suara dukungan sebagai persyaratan pencalonan. “Saya sudah menerima tanda terima resmi penyerahan berkas dukungan dari KPU, berarti semua berkas telah diterima KPU,” ujar Rudi kepada wartawan, ditemui di Kantor KPU Kota Depok, kemarin. Ia juga mempertanyakan, kenapa dirinya menerima bukti berupa CD, maupun formulir dari KPU. Secara aturan, bisa dianggap telah sah dalam penyerahan berkas. Jika persyaratan berkas dukungan dianggap kurang dan tidak memenuhi persyaratan mungkin dirinya tak akan menerima tanda terima, formulir dan CD dari KPU. “Saya sudah menyerahkan berkas dukungan sebanyak 51.200 fotocopy dukungan warga,” tegasnya. Jika jumlah berkas dukungan dianggap kurang dan tidak memenuhi persyaratan itu merupakan tanggung jawab KPU. “Mungkin saat penyerahan berkas mereka sudah kelelahan sehingga tidak tercover semua. Atau berkas yang diberikan hi-

lang. Kalau kurang itu merupakan kelalaian KPU,” kelitnya. Seharusnya, jika berkas dinyatakan kurang, KPU harus memberitahukan lebih lanjut. Ia tetap berkeyakinan telah memenuhi semua persyaratan. Bahkan berkas dukungannya telah melampaui yang ditetapkan KPU sebanyak 45 ribu. “Saya serahkan berkas sebanyak 51.200 dukungan, bukan 14.200 dukungan. Kalau dinilai kurang seharusnya saya dihubungi,” ungkap Rudi. Sementara itu, Ketua KPU Kota Depok, Muhammad Hasan mengatakan tak salah menghitung jumlah dukungan pasangan Rudi – Gusti. Menurut Hassan, jumlah tersebut sudah sesuai dengan hasil perhitungan yang sudah disaksikan Panwaslu dan polisi. “Kami tidak akan menghitung kalau tidak ada saksi dari pihak Rudi-Gusti. Tapi karena ada Panwaslu, kami hitung, logikanya bagaimana bisa hilang, gak mungkin,” tegas Hassan. Pasangan Rudi – Gusti menyambangi kantor KPU Depok pada 26 Juni lalu untuk menyerahkan berkas dukungan sebagai syarat menjadi calon walikota dan wakil walikota Depok. Namun setelah diverifikasi, ternyata Rudi – Gusti tak lolos dan hanya berhasil mengumpulkan 14.200 lembar KTP. (rin)

BOGOR – Sebuah klinik yang biasa menjadi tempat persalinan dengan papan nama Yayasan Permata Hati Bogor, di Jalan Roda, Keluran Babakan Pasar, Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu sore digrebeg aparat kepolisan dari Polresta Bogor. Dari lokasi polisi berhasil menyelamatkan tiga bayi berjenis kelamin satu laki dan dua

perempuan yang diduga akan diperjualbelikan oleh pihak yayasan. Ketiga bayi mungil itu saat ini telah diamankan guna menjalani perawatan di RS. Islam, Budi Agung, Kota Bogor . Polisi mengaku telah memeriksa dua orang saksi termasuk ibu bayi (pelapor) bernama Ny.Diah Ayu yang mengaku telah dimintai uang sebesar Rp 10 juta oleh pihak yaysan jika

ingin membawa pulang bayinya. “Kami sudah minta keterangan dua saksi termasuk si pelapor yakni Ny. Diah. Pihak yayasan sendiri dalam waktu dekat juga akan segera kita panggil untuk dimintai keterangan terkait kasus ini,” terang Kasat Reskrim Polresta Bogor, AKP. Indra Gunawan, kemarin. Penggrebekan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan

Pelatihan Daur Ulang Sampah BOGOR - Lembaga Managemen Quantum bekerjasama dengan Dekranasda Kota Bogor menyelenggarakan pelatihan managemen bisnis skala rumah tangga usaha daur ulang sampah plastik. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan wirausaha khususnya strategi pemasaran dan keterampilan mengelola keuangan rumah tangga pelaku usaha daur ulang sampah plastik. Tempat pelatihan sehari

ini digelar di Gedung Dekranasda Kota Bogor serta diikuti 27 orang peserta pelatihan. Selama pelatihan, materi yang diberikan terdiri dari motivasi berwirausaha, managemen pemasaran dan materi managemen keuangan rumah tangga usaha daur ulang sampah plastik. Menurut ketua pelaksana Agri Sinaga, acara ini dimaksudkan untuk memberikan layanan terbuka kepada masyarakat agar dapat lebih kreatif memiliki keterampilan dalam memanfaatkan

sampah daur ulang agar sampah dapat manjadi harga jual yang tinggi. Lembaga managemen Quantum juga memberikan layanan pelatihan daur ulang sampah plastik secara gratis untuk sekolah-sekolah dan kelompok masyarakat yang berminat sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. “Kami akan selalu membuka pintu bagi para masyarakat Kota Bogor bila ingin bergabung dengan pelatihan ini”, ujarnya. (drb)

Derry Drajat Diduga Palsukan Dukungan DEPOK - Aktor Derry Drajat dan pasangannya Gagah Sunu Sumantri dilaporkan Panwaslu Kota Depok, terkait dugaan pemalsuan surat dukungan sebagai bakal calon wakil wali kota dan wali kota Depok dari jalur perseorangan dalam Pilkada mendatang. “Saya tidak pernah memberikan dukungan kepada Derry Drajat dan Gagah Sunu sebagai pemimpin Depok masa mendatang,” kata Asty Ediawan, ketika ditemui di kantor Panwaslu, di Depok, Kamis. Ia mengatakan, foto copy dirinya dan tandatangan surat dukungan tersebut pertama kali diketahui dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) Rangkapan Jaya Baru, yang menanyakan mengapa dirinya memberikan dukungan kepada Gagah dan Derry. Padahal dirinya tak memberi dukungan kepada siapapun. “Saya tidak pernah membubuhkan tandatangan dalam surat dukungan. Ini berarti ada pemalsuan tandatangan saya,” ujar Asty. Asty mensinyalir foto copy KTP dirinya didapat ketika adanya program konversi gas oleh pemerintah. Waktu itu memang ada pengumpulan KTP di RT dan RW. Sebelumnya, dirinya telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Depok, namun tidak

bisa dilanjutkan dan disarankan untuk melaporkan ke Panwas terlebih dahulu. Menanggapi hal tersebut, Ketua Divisi Penanganan dan Tindak Lanjut Pelanggaran, Panwaslu Kota Depok, Sutarno mengatakan, akan menindaklanjuti kasus tersebut dan akan memanggil pihak-pihak yang terkait dengan masalah tersebut termasuk pasangan Gagah Sunu Sumantri dan Derry Drajat. “Kalau memang diperlukan, Derry Drajat juga akan kami mintai keterangannya,” ujarnya. Sutarno mengatakan bahwa pihaknya mempunyai waktu tujuh hari untuk menentukan status laporan tersebut. Namun apabila belum ada keputusan maka waktunya ditambah tujuh hari lagi. “Jadi total waktunya selama 14 hari untuk menentukan status laporan,” katanya. Ada empat kesimpulan dari suatu kasus yang ditangani yaitu pelanggaran pidana pemilu, maka kasus tersebut akan ditindaklanjuti ke polisi. Pelanggaran administrasi pemilu yang akan diselesaikan oleh KPU Kota Depok. Sedangkan untuk pelanggaran kode etik diselesaikan oleh Bawaslu, dan pelanggaran sengketa tahapan pemilu diselesaikan oleh Panwslu. (ant)

Suluh Indonesia/drb

PELATIHAN – Sejumlah peserta mengikuti pelatihan daur ulang sampah di Gedung Dekranasda Kota Bogor, kemarin.

dari saksi korban yang mengaku telah dimintai sejumlah uang oleh pihak yayasan dengan dalih sebagai biaya persalinan. Tapi jika mereka tidak mampu membayar maka sebagai jaminan adalah bayi-bayi mereka. “Kita hanya menindaklanjuti laporan itu, Maka dari itu kita masih selidiki kasus ini,” tegasnya. Pihak yayasan sendiri dalam hal ini diwakili salah satu pengu-

rusnya bernama Dina, membantah keras bahwa pihaknya telah melakukan perdagangan bayi sebagaimana yang dituduhkan saksi korban. “Itu ndak benar Mas, yang benar kami di sini hanya minta kewajiban ibu itu untuk membayar biaya persalinannya di tempat kami ini. Kalau kewajiban itu sudah mereka penuhi silahkan saja bayi mereka dibawa pulang,” bantahnya. (bas)

PDAM Tirta Kahuripan

Sesuaikan Tarif setelah Lima Tahun DEPOK - Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PADM) Tirta Kahuripan Haji Hadi Mulya mengatakan akan memberikan penghargaan kepada pelanggan yang membayar tagihan secara rutin dan tepat waktu tiap bulannya. Hal tersebut dilakukan sebagai kompensasi naiknya tarif PDAM. Dia mengakui belum ada penghargaan yang diberikan pelanggannya lantaran kondisi finansial yang tak memungkinkan. “Mungkin nanti ada reward untuk pelanggan setelah kenaikan tarif. Kalau sebelumnya memang belum ada karena tidak memungkinkan,” kata Hadi saat dikonfirmasi, kemarin. Selama lima tahun, pihaknya tak pernah menaikkan tarif. “Sejak 2005 kami tidak menyesuaikan tarif. Padahal untuk memproduksi air bersih diperlukan biaya,” ungkapnya. Dalam proses produksi air bersih yang disalurkan kepada pelanggan, pihaknya perlu membeli bahan baku dan sumber energi. Dia berjanji dengan adanya kenaikan tarif akan diimbangi dengan peningkatan pelayanan kepada pelanggan. “Ini dalam rangka peningkatan kualitas dan pelayanan kepada pelanggan,” ujar Hadi.

Dia menyadari penyesuaian tarif ini akan menimbulkan sejumlah keluhan dari pelanggan. Untuk mengantisipasi hal tersebut pihaknya telah melakukan sosialisasi melalui media massa dan brosur. Yang perlu dipahami, kata Hadi, penyesuaian tarif ini dilakukan karena untuk menutupi biaya produksi yang sudah lima tahun lalu tidak disesuaikan. “Keluhan memang ada tetapi tidak signifikan. Oleh karena itu kami melakukan sosialisasi, baik melalui media massa dan brosur. Tujuannya agar masyarakat mengetahui penyesuaian tersebut,” tutur Hadi. Ditemui di tempat yang sama, Humas PDAM Tirta Kahurpian, Hasan menjelaskan, harga jual air saat ini dibawah biaya pokok air. Dia menuturkan, biaya pokok air mencapai Rp. 3.363/m3, sedangkan harga jualnya hanya Rp. 3.063/m3. “Harga jualnya lebih rendah Rp 300 dari biaya pokok air,” jelasnya. Dari data yang dimiliki, jumlah pelanggan PDAM Depok mencapai 44.490 pelanggan atau sambungan saluran. Namun yang tertagih hingga April 2010 hanya 42.682 pelanggan. Sisanya yang tidak tertagih adalah 1.808 pelanggan. (rin)

ABG Sasaran Empuk Korban Trafficking PERDAGANGAN orang atau biasa dikenal dengan trafficking di Indonesia selama tiga tahun terakhir mencapai jumlah 70.000 hingga 95.000 jiwa. Dari jumlah itu ternyata mayoritas korbannya adalah para remaja alias anak baru gede (ABG). Data tersebut terungkap dalam sosialisasi penanganan trafificking di Kota Bogor yang digelar Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMKB), di kantor Balaikota Bogor , kemarin. Ketua LSM Fastita, Sri Wulandari menyampaikan, bahwa untuk menekan kejahatan trafificking peran masyarakat dan orang tua sangat dibutuhkan untuk

mencegahnya. Peran itu salahsatunya yakni dengan memberikan informasi atau melaporkan adanya tindak pidana perdagangan orang kepada penegak hukum. “Anak yang di perdagangkan memiliki hak untuk mendapatka perlindungan yang sama dan ini wajib menjadi perhatian kita semua,” imbaunya, dalam acara yang dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Bogor,

Ahmad Ru’yat tersebut. Lebih jauh dijelasakan Sri Wulandari, bahwa pada dasarnya manusia mau diperjualbelikan ada factor penyebabnya. Faktor itu diantaranya adalah factor tekanan siosal keluarga, pandangan hidup hedonisme yang yang mengagungkan kebendaan atau materialistic dan factor terjadinya pergeseran nilai moral dan norma social ditengah masyarakat. “Kalau itu terjadi maka biasanya orang akan rela melakukan apaun demi mencapai apa yang mereka inginkan, termasuk jual menjual orang atau jual diri,” urainya. (bas)

ilustrasi


pini

Suluh Indonesia, Jumat 2 Juli 2010

F OKUS Sejarah Sebagai Pembelajaran Moral EPERTI halnya pengertian tentang kebudayaan, pertanyaan apa itu sejarah, tidak mudah juga dijawab karena difinisinya banyak. Setiap batasan atau pengertian tentang sejarah mempunyai alasan dan maksudnya masing-masing. Apalagi sejarah mempunyai ranah subyektif. Sejarah adalah soal sudut pandang dan merupakan kebutuhan masyarakat, dimana berbagai peritiwa terjadi di dalam strukturnya. Pada masyarakat umumnya, sejarah lebih banyak dimengerti sebagai ranah filosofis yang edukatif. Dengan sejarah, orang menaruh harapan yang besar. Belajarlah dari sejarah sebab kalau tidak kita akan dihukum untuk mengulanginya. Ungkapan seperti ini sudah umum diketahui. Akan tetapi ada pula yang menganggap sejarah merupakan tablo kebodohan manusia. Buktinya meskipun berulang kali dianjurkan untuk belajar sejarah , tetapi sebanyak itu pula manusia masih saja tersungkur atau mengalami kegagalan meskipun dari pola yang sama. Bagaimanapun tampaknya orang masih percaya bahwa sejarah memberi pelajaran. Salah satu substansi pelajaran dari sejarah adalah mengenai moral: pelajaran baik dan buruk; atau sukses dan kegagalan. Di sini dimensi moral adalah jelas bahwa sejarah menjadi tidak hanya sangat menyenagkan tetapi juga berguna dan instruktif. Suatu fungsi penting subyek sejarah adalah untuk memberikan pedoman praktis, dengan memperlihatkan hasil kerja masa lampau mengenai moral secara umum bahwa yang baik diganjar dan yang buruk dihukum. Dalam banyak hal, meskinpun tidak semuanya penulisan sejarah, menekankan moral adalah bukti bahwa moral tak dapat dielakkan muncul dari upaya untuk membuatnya masuk akal tentang masa lampau, atau untuk memberinya makna. Bahwa moral kadang-kadang eksplisit tetapi lebih sering implisit Karakter bangsa berujud solidaritas yang tinggi pernah ditunjukan dalam sejarah Indonesia setidaknya pada masa perang kemerdekaan, yang telah menghasilkan hasil perjuangan yakni dalam mempertahankan kedaulatan bangsa. Karakter adalah kualitas mental pribadi atau kelompok yang menonjol dan berpola sehingga dapat menjadi pembeda dari yang lain. Karakter merupakan sumber daya penggerak perbuatan seseorang atau komunitas atau bangsa. Ambil contoh karakter Jepang adalah bangsa pekerja keras dn pengajar prestasi ekonomi untuk menguasai dunia. Sebuah bangsa yang berani menyatakan tidak pada bangsa lain. Perwujudan karakter bangsa Korea, patut dicatat ketika kini semakin membayangi sukses bangsa Jepang. Adapun tentang negeri Jiran kita Malaysia, kita sedang memperlihatkan karakter sebagai bangsa pembelajar serius, yang sudah mulai menampakkan tingkat kesejahteraan yang semakin baik. Dalam kaitan ini layak disimak, bukankah Malaysia terlebih dahulu belajar dari Pertamina, sebelum Petronas sukses seperti sekarang ini. Padahal sebelum kemajuannya seperti sekarang, fakta sejarah mencatat, bahwa pada tahun 1970-an, Malaysia mendatangkan guru-guru khusunya bidang eksakta dari Indonesia. Coba bandingkan dengan yang kita ekspor ke Malaysia sekarang kini : para TKI yang lebih banyak menimbulkan keterhinaan karena terjadinya banyak pelecehan dan pengusiran daripada kebanggaan yang kita terima. ***

S

Bang D

el

Kepolisian diminta tidak anti kritik

Polisi dilawan ...

5

Peranan Agama Dalam Pembangunan Karakter Bangsa MASYARAKAT bangsa akan memiliki akhlak luhur bila unsur terkecilnya, yaitu setiap individu, berperilaku dengan akhlak yang terpuji. Jika akhlak terpuji sirna dalam masyarakat niscaya hancurlah masyarakat tersebut. Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang sangat menjunjung tinggi norma dan nilai agama serta keluhuran adat istiadat yang berlaku dalam masyarakat. Namun saat ini nampak sebaliknya. Masyarakat indonesia dikenal sebagai masyarakat yang tengah mengalami berbagai ’krisis sosial budaya’ atau ’ kriris peradaban ’ yang sangat memprihatinkan. Fenomena tindakan pidana korupsi, penyalahgunaan narkoba, perjudian, pembunuhan, kenakalan remaja, pornografi dan pornoaksi, pergaulan bebas, dan berbagai konflik sosial merupakan sejumlah contoh realitas krisis dimaksud yang terjadi di tengah kehidupan bangsa Indonesia.

Pada tataran sosial teologis dapat dirasakan bersama bahwa kualitas keberagaman sebagian masyarakat masih memprihatinkan. Berdasarkan refleksi terhadap realitas kehidupan keberagaman keseharian masyarakat di satu pihak dan pengalaman terhadap realitas sosil yang terjadi di lain pihak ternyata kualitas pemahaman, penghayatan, dan pengalaman agama masyarakat Indonesia cenderung masih rendah. Hal tersebut disebabkan olah faktor penyerapan dan penghayatan negatif terhadap nilai – nilai modernitas oleh masyarakat. Pemujaan terhadap akal pikiran, persepsi berlebihan terhadap kecanggihan iptek, pola hidup yang berorientasi pada hedonisme, dan nilai kepraktisan yang diusung oleh modernisme mengakibatkan pertumbuhan orientasi, persepsi, sikap dan gaya hidup mengabaikan nilai – nilai agama Memang tak dapat dipungkiri bahwa di bidang pendidikan dan kebudayaan tampak pembangunan fasilitas pendidikan secara masif, penyediaan sarana prasarana pendidikan dan keikutsertaan masyarakat yang luas di dalam proses pendidikan bangsa. Namun demikian masih terdapat persoalan yang sangat serius, khususnya pendidikan yang belum berhasil menanamkan karakter bangsa karena telah mengabaikan budi pekerti yang memberi dasar bagi pertumbuhan peserta didik menjadi manusia yang memiliki karakter dan kamandirian. Fenomena yang terjadi adalah orientasi pendidikan pada perolehan yang instant seperti kelulusan formal, belum pada penguasaan substansi atau kompetensi, pemecahan masalah, dan kepedulian sosial .perkembangan kebudayaan lebih berorientasi kepada materialisme dan sekularisme dalam hampir semua aspek kehidupan. Pada saat yang sama, aspek spritualisme dan akal sehat dilupakan. Akibatnya, kehidupan pemimpin dan masyarakat kehilangan ( a) kedalaman makna, (b ) kemuliaan akhlak, ( c 0kepedulian kepada sesama, serta ( d ) kepekaan nurani yang mengakibatkan perilaku munafik, kolutif, dekaden, dan koruptif. Berbagai perkembangan yang terjadi dewasa ini yang meliputi aspek politik dan hukum, ekonomi, pendidikan dan kebudayaan

Oleh : Ahmed Machfudh*

menunjukkan kontradiksi yang memperhatikan. Kemajuan – kemajuan yang dicapai ternyata disertai penggerusan nilai – nilai luhur bangsa indonesia. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan tanpa suatu upaya sadar dan sungguh – sungguh untuk mengembalikan nilai – nilai luhur tersebut sebagai tenaga pendorong pencapaian kemajuan dalam setiap segi kehidupan secara otentik oleh segenap komponen bangsa. Sebagai salah satu komponen bangsa yang memiliki komitmen terhadap nasib bangsa, kita tidak boleh mendiamkan keadaan tersebut terjadi berlarut – larut. Kita memiliki tanggungjawab untuk mendorong pelaksanaan langkah yang nyata agar proses penggerusan itu berhenti dengan cara menjadikan agama sebagai sumber utama moralitas, etik, dan spritualitas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernergara. Masyarakat bangsa yang kehilangan pijakan moral, etik dan spritual sesungguhnya adalah masyarakat yang rapuh dan akan mengalami disorientasi. Oleh karena itu kualitas keberagaman kita haruslah didasari dengan moral dan akhlak yang mulia. Tugas untuk membangun moral bangsa sebenarnya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab masing – masing dari kita semua sebagai warga masyarakat. Karena itu, kementrian kebudayaan dan pariwisata sebagai jajaran pihak

pemerintah yang kali ini mengadakan seminar pendidikan karakter bangsa kiranya dapat membuahkan gagasan atau ide cemerlang guna mengusung moral bangsa ke arah yang lebih baik dalam menjaga eksistensi bangsa Indonesia. Suatu bangsa atau institusi akan dapat langgeng ketika memiliki moralitas dan kredibilitas yang tinggi. Seorang penyair Mesir yang peduli akan pendidikan akhal, syauqi beyk memberikan petuah, ” Sesungguhnya eksistensi suatu bangsa ditentukan oleh moralitas dan akhal mulia. Jika moralitas menjadi panglima maka jayalah bangsa. Sebaliknya jika moralitas rendah, maka tunggulah kehancurannya.” Barometer akhlak mulia bagi individu, keluarga, masyarakat, maupun negara sekurang – kurangnya terlihat dari perwujudan kasih sayang, kebersamaan, perhatian, saling menghormati, dan kejujuran. Kehidupan indivindu, keluarga, masyarakat, dan negara yang tidak terbangun kasih sayang, kebersamaan, perhatian, saling menghormati, dan kejujuran dalam sistem hidupnya hanya tinggal menunggu kehancurannya. Akhlak mulia adalah landasan yang paling mendasar dalam membangun kebudayaan dan peradaban umat manusia. Akhlak mulia yang hilang dalam sistem kehidupan manusia berarti kehilangan harapan bagi perwujudan kesejahteraan, baik lahir maupun batin. Karena sebai-baik manusia adalah orang yang memiliki ke-

unggulan akhlak mulia. Khayrun nasi anfa’uhum lin na-si wa ahsanuhum khuluqan. Menurut Ibnu Maskawaih, seorang tokoh filsafat akhlak, ada lima metode dalam memperbaiki akhlak. Pertama, mencari teman yang baik. Teman adalah cermin diri seseorang. Buruk tidaknya seseorang dapat dilihat dari pergaulan dengan teman-temannya, karena teman sangat mempengaruhi kehidupannya. Kedua, olah pikir. Kegiatan ini dimaksudkan agar pikiran manusia dapat dijaga dan dikembangkan dalam pola pikir yang positif. Ketiga, menjaga kesucian kehormatan diri dengan tidak mengikuti dorongan nafsu. Keempat, menjaga konsistensi antara rencana baik dan implementasinya. Kelima, meningkatkan kualitas diri dengan mempelajari kelemahan-kelemahan diri. Sementara itu kementrian Agama sebagai lembaga pemerintah yang diberi amanat dalam bidang keagamaan bersama – sama dengan masyarakat dan tokoh – tokoh agama telah berusaha mengembangkan lembaga – lembaga dan pendidikan keagamaan, sehingga mampu melahirkan manusia – manusia yang berkualitas dan memiliki daya saing yang andal serta mampu melahirkan tokoh – tokoh yang dapat membangun moral/ karakter bangsa menuju ” baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur”, yaitu negara yang gemah ripah loh jinawe serta mendapat ridla tuhan Bagaimana sikap keberagaman yang terjadi di masyarakat ? nampaknya terjadi disparitas tajam antara personal religiousity sebagai basis pembangunan akhlak mulia dengan social relegiousity sebagai konsukuensi beragama. Bahkan lebih parah lagi terjadi pemisahan antara sikap keberagamaan di masjid, gereja, atau rumah – rumah ibadah dengan tingkah laku di kantor – kantor pemerintahan dan swasta, di jalan raya, di pasar, di ranah bisnis dan sebagainya. Padahal jelas seseorang seharusnya tetap beragama di mana saja. Oleh karena itu, sudah saatnya kita lakukan revolusi mental, berupa perubahan mendasar atas pranata, lembaga, dan kebijakan publik yang berlandaskan kepatutan etika, moral, dan akal sehat dengan merealisasikan dan mengimplemtasikan nilai – nilai agama dalam perilaku nyata sehari – hari, semoga berbagai upaya yang kita lakukan dalam membangun karakter bangsa membuahkan hasil optimal dalam mengembalikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang sangat menjunjung tinggi norma dan nilai agama serta keluhuran adat istiadat yang berlaku dalam masyarakat. *Penulis, Staf Ahli Menteri Agama Bidang Pemikiran dan Paham Keagamaan

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Non PNS Perlu Pula Stimulus SAYA turut gembira gaji PNS 2010 dinaikkan. Semoga langkah ini bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia yang benarbenar terpuruk. Namun, yang jauh lebih penting sebenarnya bagaimana masyarakat luas (non PNS) yang jumlahnya lebih banyak bisa juga menikmati anggaran negara. Kalau PNS diberikan stimulus kemampuan daya beli, maka rakyat secara umum harus juga diberikan topangan serupa agar konsumsi masyarakat bias diseragamkan kekuatannya. Sehingga, pertumbuhan ekonomi yang ingin dicapai bias dimaksimalkan. Stimulus yang diberikan harus yang benar-benar langsung tanpa birokrasi atau sector-sektor yang

belum tentu penyerapannya baik. Kita mengetahui bahwa salah satu kendala dari stimulus ekonomi karena daya serap sector yang masih rendah. Karena itu, peningkatan daya beli ini harus bisa efektif dengan dan bisa benar-benar menyentuh masyarakat. Rakyat percaya pemerintahan kali ini akan lebih mendengarkan suara rakyat, apalagi secara mutlak berhasil mendapat dukungan dari rakyat secara langsung. Harapan rakyat teralu besar, kalau saja kepercayaan yang sudah diberikan itu disia-siakan tentu kekecewaan yang tiada tara yang akan dirasakan rakyat. Rahmanto Djaelani Pancoran, Jakarta

Inggris Mengecewakan SAYA sedih melihat pertandingan babak perdelapan final Piala Dunia antara Inggris melawan Jerman, Minggu malam lalu. Sebagai pengemar Inggris saya berduka. Tim yang bertabur bintang itu seperti ‘lumpuh.’ Terus terang saya tak rela Inggris kalah demikian telak 1 4. Bayangan saya sebelumnya, kalaupun Inggris harus tersisih, paling – paling hanya kalah tipis , dengan selisih satu gol. Tapi melihat penampilannya yang seperti ‘lumpuh’ itu Inggris memang pantas kalah. Mereka gagal menunjukan permainan yang cepat dan bertenaga seperti yang sering dipertontonkan

dalam pertandingan Liga Inggris. Jadi tak salah juga jika pendukung Inggris di Indonesia punya ‘tuntutan’ yang tinggi karena sebelumnya setiap pekan disuguhi pemainan yang bergairah di Liga Inggris. Seharusnya semangat dan gaya bertarung di Liga Inggris mewarnai permainan timnas Inggris di ajang kompetisi apapun, termasuk perebutan Piala dunia. Maka tak heran jika ada penggemar berat Inggris di Gorontalo yang kecewa dan hampir-hampir membakar bendera Inggris. Garsa Pamulang, Tang-Sel

Rusak Parah Dibiarkan SAYA heran mengapa perbaikan jalan sangat lambat. Kerusakan di depan pangkalan taksi dekat bunderan Komsen rusak parah tetapi sudah lama dibiarkan. Akibatnya, saat jam-jam sibuk terjadi kemacetan yang luar bisa panjang. Apalagi saat turun hujan, jalan jadi mudah berlubang dan sulit terlihat. Ini sangat membahayakan, terutama sepeda motor. Kondisi ini sangat merugikan warga yang akan beraktivitas ke kantor. Perjalanan menjadi lama dan melelahkan. Jalanan JAkarta semakin tidak ramah setelah kerusakan yang diperaiki tidak memuaskan. Jalanan yang digunakan untuk kegiatan aktifitas sehari-hari sangat tidak menun-

jang kemudahan. Ada juga kerusakan lain yang tak panjang tetapi lumayan mengganggu. Bila hujan terjadi genangan, yang amat mengganggu pengguna jalan. Penyebab kesemrawutan ini memang multifaktor, mulai dari jumlah petugas yang tak memadai, banyaknya jumlah kendaraan, minimnya rambu dan yang menjadi penyebab utamanya adalah rendahnya disiplin para pengguna jalan, Namun tentu ini tidak menjadi alasan mengapa perbaikan dijalan itu tidak dilakukan. Haerudin Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 2 Juli 2010

6

PBSI Targetkan Satu Emas Asian Games SURABAYA - Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia hanya berani menargetkan satu medali emas pada pesta olahraga Asian Games 2010 di Guangzhou, China, November mendatang. Ketua Umum PB PBSI Jenderal TNI Djoko Santoso yang ditemui wartawan di Surabaya, kemarin, mengatakan target satu emas itu diharapkan bisa diraih dari nomor tunggal putra atau ganda, terutama putra dan campuran. “Kami harus realistis dengan kekuatan yang dimiliki. Satu emas itu target minimal, syukursyukur bisa dapat lebih,” katanya usai melantik kepengurusan PBSI Provinsi Jawa Timur periode 2010-2014. Target satu emas itu sama dengan yang dicapai pada Asian Games 2006 di Doha, Qatar. Saat itu, satu-satunya medali emas bulu tangkis dipersembahkan pemain terbaik Indonesia, Taufik Hidayat. Merosotnya prestasi bulu tangkis Indonesia di berbagai

Djoko Santoso

kejuaraan “super series” maupun beregu dalam beberapa tahun terakhir, membuat PB PBSI tahu diri dan tidak berani mematok target terlalu muluk. Apalagi pada Asian Games mendatang, pebulu tangkis Indonesia akan berhadapan dengan kekuatan utama dari tuan rumah China, selain juga pesaing lain dari Korea Selatan dan Malaysia. Djoko Santoso mengemukakan pebulu tangkis yang di-

kirim ke Asian Games merupakan kombinasi pemain Pelatnas dan non-Pelatnas yang berjumlah sekitar 20 orang. “Kami memilih pemain-pemain terbaik dan yang punya potensi, kendati mereka saat ini berada di luar Pelatnas. Persiapan sudah dilakukan sejak sekarang untuk menghadapi Asian Games,” ujarnya. Sementara itu, Komandan Program Indonesia Emas (Prima) Mayor Jenderal TNI Tono Suratman berharap, cabang olahraga bulu tangkis bisa menyumbang lebih dari satu medali emas di Asian Games 2010. “Kendati targetnya cuma satu emas, kalau bisa bulu tangkis menyumbang lebih banyak karena potensi itu cukup terbuka,” ujarnya saat menghadiri pelantikan PBSI Jatim. Bulu tangkis menjadi salah satu dari 17 cabang olahraga yang diberangkatkan mengikuti Asian Games 2010 di China. (ant)

Bulutangkis

Tiga Negara Ikuti Sirkuit Tegal SEMARANG - Pebulu tangkis dari tiga negara dipastikan mengikuti turnamen bulu tangkis Djarum Sirkuit Nasional III Sinar MutiaraDunlop Cup di Kota Tegal, Jawa Tengah, 12-17 Juli mendatang. Ketua Panitia Penyelenggara Bambang Siswanto ketika dihubungi dari Semarang, kemarin, mengatakan mereka adalah Amerika Serikat, Swiss, dan Kanada. “Kemungkinan peserta dari negara asing akan bertambah karena kita masih membuka pendaftaran hingga beberapa hari mendatang,” kata Bambang yang juga pemilik perusahaan “shuttlecock” Sinar Mutiara tersebut. Ia mengatakan, kebetulan pebulu tangkis tiga negara tersebut sedang berlatih di Indonesia sehingga didaftarkan menjadi peserta sirkuit bulu tangkis nasional. “Saat ini pebulu tangkis

Amerika Serikat sedang berlatih di PB Tangkas Alfamart Jakarta, sedangkan atlet Swiss dan Kanada juga sedang berlatih di Indonesia,” katanya. Ketika ditanya pebulu tangkis pelatnas yang tampil pada sirkuit bulu tangkis nasional mendatang, dia mengatakan, biasanya adalah pebulu tangkis pelatnas pratama. “Kalau yang utama seperti Sonny Dwi Kuncoro, Simon Santoso, Maria Kristin, Adriyanti Firdasari, dan lain sebagainya tidak ikut. PB PBSI sudah mendaftarkan 43 pebulu tangkis pelatnas pratama ikut di Tegal, bahkan mereka sudah memesan 17 kamar untuk para atletnya,” katanya. Sementara itu Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Tengah, H. Anwari yang dihubungi secara terpisah, mengatakan, hadiah bagi pemenang sirkuit bulu tangkis nasional ini di-

naikkan untuk menarik minat pebulu tangkis masuk kelompok dewasa. Ia menyebutkan, kalau pada sirkuit-sirkuit sebelumnya hanya Rp150 juta kini dinaikkan menjadi Rp167 juta. “Ini hanya untuk kelompok dewasa karena juara pertama hingga delapan mendapat hadiah uang pembinaan,” katanya menegaskan. Menurut dia, kenaikan jumlah hadiah ini untuk menarik minat pebulu tangkis kelompok taruna bertanding di kelompok dewasa sehingga nantinya diharapkan muncul pebulu tangkis nasional yang usianya masih muda. Kalau untuk kelompok taruna, kata dia, hadiah totalnya Rp 15 juta karena juara pertama hingga keempat mendapat hadiah uang pembinaan, sedangkan untuk kelompok pemula Rp 10 juta dengan sistem pembagian yang sama dengan kelompok taruna. (ant)

Kejurnas Wushu

Kekuatan Mulai Merata JAKARTA - Hingga hari keempat, kemarin, peta kekuatan dalam kejurnas wushu senior dan yunior 2010 di GOR Pertamina Simprug Jakarta Selatan mulai merata. Pendistribusian medali yang selama ini dikuasai atlet asal Jawa kini mulai diimbangi atlet dari luar Jawa. Kaltim yang selama ini kurang diperhitungkan kemarin membuat kejutan dengan meraih emas nomor taoulu putra yunior atas nama Rofik Sadikin. Di final, Rofik mengalahkan atle asal Jateng Wahyu Primanto. Begitu juga di nomor sanshou putri yunior yang dijuarai atlet asal Sulsel, Nurbaiti Hasan. Sementara itu Jawa Timur meraih dua medali emas di nomor sanshou junior. Jatim meraih dua emas masing-masing melalui, Jefri Arianto di

kelas 52 kg putra dan Silvia Dewi kelas 45 kg puteri. Emas yang diraih Jefri Arianto diraihnya melalui perjuangan berat setelah mengalahkan pewushu asal Kalimantan Timur. Sedangkan medali emas bagi Silvia Dewi dirah setelah ia menumbangkan pewushu asal Kaltim, Tara Mutiara. Medali perunggu di kelas ini, jatuh ke tangan pewushu Annisa Mawar (Jateng) dan Chrisna Dewi (Bengkulu). Sayangnya, keberhasilan dua atlet asal Jatim itu, tidak diikuti oleh atlet lainnya, M Yaskur Syaifudin yang bertanding di kelas 56 kg putera. Di babak final, ia dikalahkan pewushu Sumatera Utara, Sony Rizaldi. Sedangkan medali perunggu nomor ini diraih atlet Yordan (DKI) dan David Hendra (Jateng).

Sementara tuan rumah DKI Jaya, hanya mampu meraih satu medali emas melalui atlet Nurhandayani di kelas 52 kg yang mengalahkan Ratih Erliana (Jateng). Dua medali emas juga berhasil diraih Sumatera Utara dari kelas 56 kg (Sony Rizaldi) dan kelas 60 kg atasnama, Adiaman RI Purba. Sementara itu, Wakil Sekjen PB.Wushu Indonesia, Iwan Kwok mengaku puas dengan hasil dari Kejurnas kali ini. Menurutnya, dari pelaksanaan Kejurnas telah lahir bibit atlet potensial. “Di junior banyak bermunculan atlet muka-muka baru dari Jatim, Sumut, DKI Jaya, Jateng, serta daerah lainnya. Ini membuktikan bahwa pembinaan di daerah berjalan dengan baik,” tutur Iwan Kwok yang juga Sekum PB.WI Sumut itu. (oli)

Polisi Diminta Amankan SEA Games PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meminta dukungan dari Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel untuk mengamankan pelaksanaan SEA Games di Palembang, September mendatang. Kota Palembang akan menjadi tuan rumah pesta olahraga se Asia Tenggara sehingga pelaksanaannya harus disukseskan termasuk pengamanan, kata Wakil Gubernur Sumsel H. Eddy Yusuf pada acara HUT ke-64 Bhayangkara di Palembang, kemarin. Menurut dia, pesta olahraga yang akan dihadiri utusan dari negara tetangga itu harus berjalan lancar sehingga perlu adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat termasuk jajaran Polda Sumsel. Keamanan cukup penting apalagi para tamu yang berkunjung ke Palembang nanti merupakan undangan resmi dari pemerintah, ujar dia pula. Sehubungan itu, Ia menegaskan, pihaknya meminta agar jajaran Polda Sumsel turut ber-

peran serta dalam menyukseskan pelaksanaan pesta olahraga tingkat internasional yang berlangsung di Palembang nanti. Dikatakannya, pentingnya pengamanan itu karena provinsi Sumsel dipercaya menjadi tuan rumah pelaksana SEA Games bersama, Jawa Tengah (Jateng), Jawa Barat (Jawa Barat) dan DKI Jakarta. Bahkan, Sumsel juga direncanakan menjadi tuan rumah pembukaan pesta olahraga akbar tersebut sehingga perlu disukseskan termasuk dibidang pengamanan, kata dia. Sebelumnya Kepala Dinas PU Cipta Karya, Rizal Abdullah mengatakan, dalam menyambut pelaksanaan SEA Games itu, pihaknya sekarang ini sedang melaksanakan pembangunan fasilitas olahraga. Selain membangun fasilitas olahraga di Jakabaring pihaknya juga merenovasi gedung olahraga bekas pekan olahraga nasional tahun 2004 lalu sehingga memenuhi syarat dalam pertandingan mendatang, tambah dia beberapa waktu lalu. (ant)

Suluh Indonesia/ant

POLO AIR BETAWI CUP - Penjaga gawang polo air Indonesia B Novian Dwi Putra (kiri) mencoba menghadang tembakan pemain Singapura Daryl Cheng Zichen saat pertandingan polo air internasional Betawi Cup ke-5 di Kolam Renang Senayan, Jakarta, kemarin. Indonesia B dikalahkan Singapura dengan skor 4-14.

Indonesia Berjuang Hindari Juru Kunci GRESIK - Tuan rumah Indonesia bertekad meraih kemenangan saat menghadapi Korea Selatan, hari ini, untuk menghindari posisi juru kunci pada Kejuaraan Bola Voli Antarklub Putri Asia 2010 di Gresik, Jawa Timur. Data yang diperoleh kemarin menyebutkan Indonesia yang diwakili Petrokimia Gresik dan menempati posisi terbawah Grup A bertemu dengan KT & G. Ariels Korsel yang menghuni juru kunci Grup B untuk penentuan peringkat 9 dan 10. Kedua tim sama-sama terpuruk di peringkat paling bawah klasemen akhir grup setelah tidak meraih kemenangan pada

babak penyisihan yang berlangsung pada 26-30 Juni lalu. “Kami akan berjuang semaksimal mungkin untuk bisa meraih kemenangan di laga terakhir agar terhindar dari posisi juru kunci,” kata Manajer Tim Indonesia, Syamsul Huda. Kendati tidak meraih kemenangan, Syamsul Huda menilai kekuatan Korsel tidak bisa dianggap enteng karena memiliki materi pemain lebih baik dibandingkan dengan timnya. “Harus diakui, kekuatan tim Indonesia di kejuaraan Asia ini masih kalah jauh dibandingkan dengan sembilan peserta lainnya. Tidak hanya kalah pengalaman, tapi teknik dan strategi

permainan juga kalah,” ujarnya. Pada kejuaraan ini, tim Indonesia diperkuat pemain-pemain muda yang disiapkan untuk menghadapi SEA Games 2011. Sekitar 70 persen anggota tim Indonesia merupakan pemain SEA Games 2009. Mereka di antaranya Maya Puspita, Maya Kurnia Indri, Novia Andriyanti, Amalia Fajrina, Lailatul Aisyah, dan Agustin. “Semua tim yang berlaga di kejuaraan punya kualitas bagus-bagus, termasuk Korsel. Saya dan teman-teman akan berusaha sekuat tenaga untuk merebut kemenangan,” ujar “spiker” tim Indonesia, Novia Andriyanti.

Pada kejuaraan yang akan berakhir Sabtu besok, Indonesia berada di Grup A bersama unggulan J.T. Marvelous Jepang, So Baek Su Korea Utara, Taiwan, dan Zobahan Iran. Dari empat laga penyisihan grup, Maya Puspita dan kawan-kawan selalu menyerah telak dengan skor 0-3 dari lawan-lawannya. Artinya, Indonesia sama sekali tidak pernah meraih satu set kemenangan di setiap laga. Begitu pula, tim Korsel yang tidak pernah menang, masih mampu mencuri tiga set dari lawannya, yakni saat menghadapi Federbrau Thailand (1-3) dan Binh Dien Vietnam (2-3). (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 2 Juli 2010

7

Kegagalan Harus Dibayar Mahal JOHANNESBURG - Pemain termahal di dunia, Cristiano Ronaldo harus berjuang untuk memperbaiki reputasinya yang terpuruk. Sementara pelatih Meksiko Javier Aguirre dan seluruh tim Nigeria harus membayar mahal untuk kegagalan mereka dalam Piala Dunia. Portugal ditendang keluar dari turnamen akbar tersebut oleh Spanyol pada laga 16 besar. Dalam pertarungan tersebut, bintang Real Madrid itu gagal bersinar dengan penampilannya yang mengecewakan. “Saya merasa seperti lelaki yang patah, benar-benar frustasi dan sedih,” katanya. Pelatih Carlos Queiroz meyakini bahwa pemain berusia 25 tahun itu tengah berjuang untuk menghadapi tekanan bermain untuk Portugal. “Portugal membutuhkan Ronaldo, dan Ronaldo butuh timnas. Namun jika ini (seragam timnas Portugal) membuat pemain menjadi lemah, tidak ada alasan bagi mereka untuk tetap di sini,” kata Queiroz. Sementara Queiroz menghadapi pertanyaan besar terkait masa depannya, Meksiko justru tengah mencari pelatih baru setelah tim ini dikalahkan Argentina 3-1. Untuk kelima kalinya Meksiko harus keluar dari babak 16 besar. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Aguirre mengundurkan diri, 14 bulan setelah menggantikan mantan manajer Inggris Sven-Goran Eriksson. “Orang pertama yang bertanggung jawab adalah saya. Saya yakin, saya harus mundur. Inilah solusi yang paling jujur,” kata pelatih berusia 50 tahun itu. Aguirre untuk kedua kalinya menjadi pelatih timnas, dan membawa Meksiko menuju Piala Dunia 2002 meski saat itu mereka tersingkir oleh Amerika Serikat di babak 16 besar. Penampilan terbaik Meksiko pada Piala Dunia adalah saat masuk perempat final tahun 1970 dan 1986, saat Cristiano Ronaldo

turnamen digelar di kandang sendiri. Perhatian penggila bola saat ini tersedot ke laga perempat final yang akan dimulai malam ini dengan juara dunia lima kali Brazil melawan Belanda di Port Elizabeth dan Uruguay melawan Ghana di Johannesburg. Brazil tahu para pemainnya tidak akan cukup terlindungi dari tekel lawan yang tangguh. Gelandang Elano adalah pemain terakhir yang mengalami cedera dan tengah berjuang untuk segera pulih dari cedera engkel. “Kami memiliki macammacam karakter dalam skuad, namun tidak ada satu pun yang ingin mendapat cedera dari lawan,” k a t a

pemain Galatasary itu. “Masalahnya sayalah yang akan membayar mahal karena saya tidak bisa bermain bersama tim. Orang-orang bodoh seperti itu harus dihukum.” Pada laga Sabtu depan, Spanyol akan menghadapi Paraguay di Johannesburg sementara Jerman bertemu Argentina di Cape Town. Gelandang Jerman Bastian Schweinsteiger menyebut tim Diego Maradona sebagai tim yang tak layak dihargai. “Saya lihat tingkah laku pemain Argentina di lapangan, bagaimana mereka menggunakan bahasa tubuh, dan bagaimana mereka mencoba mempengaruhi wasit, itu sungguh tak terhormat,” kata gelandang Bayern Munich itu. Schweinsteiger termasuk dalam skuad Jerman saat mengalahkan Argentina 4-2 pada adu penalti di perempat final Piala Dunia 2006 di Stadion Olympic Berlin. Tuan rumah Jerman menduduki peringkat ke tiga. Ia sangat jelas mengingat pemandangan buruk setelah adu penalti berakhir, saat pemain dan ofisial kedua tim bersitegang di lapangan. (ant)

‘Hukuman’ Bagi Yang Keok PARIS - Para pemain Korea Utara terancam untuk dipekerjakan di tambang batu bara, sementara Nigeria dilarang bermain di kompetisi internasional selama dua tahun. Timnas Inggris mungkin lebih beruntung karena kekalahan mereka hanya menjadi sasaran kecaman oleh media massa. Setibanya di kampung halaman, tim Korut yang berjuluk pasukan Chollima tersebut digambarkan bagaikan pasukan bermuka batu, yang bisa menjadi pertanda buruk seperti diungkapkan mantan pelatih nasional Moon Ki-Nam, setelah dipermalukan oleh Portugal dengan skor 7-0. Yang memperburuk keadaan adalah mereka menjadi sorotan di negara komunis tersebut setelah menampilkan permainan cemerlang saat kalah 2-1 dari juara lima kali Brazil di laga pembuka. “Pemain dan pelatih dihadiahi rumah besar jika mereka menang,” kata Moon yang meninggalkan negaranya pada

2004. “Namun jika kalah mereka akan dikirim untuk bekerja di tambang batu bara,” tambahnya. Ada banyak legenda diceritakan turun temurun mengenai perlakuan terhadap tim sepak bola yang gagal di negara-negara di bawah rejim yang keras. Almarhum Uday Hussein, anak lelaki mantan pemimpin Irak Saddam Hussein mempunyai cara tersendiri untuk menghukum pemain Irak yang gagal memenangi kompetisi. Hukuman yang paling sering diberikan termasuk cambuk dengan kabel listrik atau dipaksa mandi di got. Nigeria sementara itu tersingkir dari Piala Dunia dan berada di posisi paling bawah dalam Grup dengan hanya satu poin dari tiga laga. Mereka kalah dari Argentina dan Yunani serta seri dengan Korsel. Pada Rabu, Presiden Nigeria Goodluck Jonathan melarang timnas mengikuti kompetisi internasional selama

dua tahun menyusul penampilan buruk mereka di Afrika Selatan. Tersingkirnya Prancis dari putaran pertama mendorong Presiden Federasi Sepak Bola Prancis Jean-Pierre Escalettes untuk mundur. Escalettes dan pelatih Raymond Domenech juga dipanggil untuk menjelaskan kekalahan mereka di hadapan parlemen Prancis. Hukuman dan kompensasi bisa datang dalam berbagai bentuk. Yang paling parah adalah nasib pemain Kolombia Andres Escobar yang membuat gol bunuh diri pada Piala Dunia 1994 saat melawan Amerika Serikat. Tim Amerika Selatan tersebut akhirnya bertekuk lutut pada AS dan harus tersingkir di putaran pertama. Sekembalinya di kampung halaman, Escobar ditembak mati oleh pembunuh bayaran yang disewa anggota geng karena bek Kolombia tersebut dianggap menjadi penyebab mereka kalah taruhan. (ant)

Pedagang Brasil Merugi RIO DE JANEIRO - Demam Piala Dunia telah menyebabkan pedagang eceran Brasil menderita kerugian, mereka banyak mengeluh kehilangan pelanggan dan kerugian besar saat tim nasionalnya berlaga di Afrika Selatan, kata sejumlah pemilik toko, kemarin. Di Rio de Janeiro, pemilik toko melaporkan bahwa bisnisnya turun 50 persen saat Tim Brasil berlaga. Seandainya pertandingan berlangsung pada akhir pekan, seperti pertandingan perempat final yang akan digelar Jumat

antara Brazil dan Belanda, akan berakibat lebih buruk lagi. Jika Brasil menang, pemilik toko itu mengatakan bahwa mereka tidak yakin bisnis akan buka pada Senin. “Sejumlah toko akan tutup lebih awal dan akan tetap tutup. Hanya beberapa pusat perbelanjaan (mal) yang akan buka kembali (setelah pertandingan usai) dan sekalipun situasi bisnis di sana cenderung melemah,” kata President Club Rio de Janeiro Store Directors Aldo Goncalvez kepada Kantor Berita Agencia Brazil.

Ia mengatakan, pedagang eceran di Rio de Janeiro telah merugi 55 juta dolar sejak Piala Dunia 2010 digelar mulai 11 Juni “Jika Brasil bisa masuk final, kami akan menghadapi kerugian sebesar 55 juta dolar,” kata Direktur Asosiasi Bisnis Rio de Janeiro, Daniel Pla. Hanya sejumlah pedagang atribut tim hijau-emas yang banyak meraup keuntungan, seperti penjual keliling yang khusus menjual cenderamata Piala Dunia, seperti T-shirt, terompet vuvuzela, topi dan baner. (ant)

Suluh Indonesia/ap

LATIHAN - Pelatih Argentina, Diego Maradona, berbincang dengan Walter Samuel (tengah) sementara Lionel Messi berjalan di sisi belakang pada ses latihan di Pretoria, Afrika Selatan, kemarin.

Ghana Siap ‘Patahkan’ Forlan dan Suarez JOHANNESBURG - Mimpi Ghana untuk menjadi negara Afrika pertama yang mencapai semi final Piala Dunia akan bergantung pada kemampuan mereka menahan dua penyerang hebat yang telah mendorong Uruguay ke perempat final. Tim Ghana memikul harapan benua tersebut yang menjadi tuan rumah Piala Dunia untuk pertama kalinya, tetapi beban dari harapan tersebut jauh di luar pertimbangan akan kebutuhan untuk tetap mengontrol ketat kemampuan Diego Forlan dan Luis Suarez ketika mereka bertemu dengan tim tersebut pada pertandingan perempat final di Soccer City di Johannesburg, Sabtu dini hari nanti. Kedua pemain tersebut telah mencetak lima gol di antara mereka ketika Uruguay menikmati keberhasilan terbesar dalam Piala Dunia selama 40 tahun, memuncaki grup mereka dan kemudian mengalahkan Korea Selatan pada putaran kedua. Digabung dengan pertahanan yang tegas yang hanya kemasukan satu gol dalam empat pertandingan pada putaran

Diego Forlan

final, Uruguay menampilkan tantangan berat bagi harapan Ghana untuk selamat dari bencana turnamen yang dialami tim-tim Afrika. Sebagai satu-satunya dari enam wakil dari benua tersebut yang berhasil melalui fase pertama, Ghana telah menjadi tumpuan harapan negara tuan rumah, dan lebih luas lagi benua, untuk melanjutkan kembali kegembiraan yang tercipta saat dimulainya turnamen. “Sangan penting bagi kami untuk menang karena kami tahu

Luis Suarez

RCTI, 1.30 WIB Sabtu dini hari bahwa orang-orang Afrika bangga pada kami dan kami bermain di tanah Afrika,” kata kapten John Mensah, mengakui adanya harapan saat mempesiapkan diri menghadapi perempat final. Tetapi pelatih Milovan Rajevac, mungkin khawatir para pemainnya akan terpengaruh oleh tekanan tersebut, pada

saat yang sama berusaha sabar membicarakan ambisi Afrika tersebut. Ia membelokkan pertanyaan mengenai masalah tersebut sepanjang pekan, dengan tegas mengatakan, “Para pemain konsentrasi pada apa yang terjadi di lapangan. Tidak ada tekanan lainnya.” Rajevac akan melakukan dua perubahan karena Dede Ayew dan Jonathan Mensah dilarang main. Isacc Vorsah kembali tepat waktu dari cedera untuk menempati posisi Mensah, dan akan menjadi kunci bagi Ghana untuk menahan dua ancaman dari Forlan dan Suarez. Tempat Ayew tampaknya akan diambil oleh Sulley Muntari, yang sejauh ini baru dipakai sebagai pemain cadangan tetapi masih dengan potensi untuk membuktikan pengaruh menentukan bagi Ghana. Pelatih Uruguay Oscar Tabarez menyebutkan, Mauricio Victorino masuk menggantikan Diego Godin yang cedera dalam pertahanan dan Alvaro Fernandez dipilih di depan Alvaro Pereira di lini tengah. (ant)

Paraguay Berjanji Redam Spanyol IRENE - Paraguay berjanji akan meredam gerakan dan irama permainan Spanyol pada pertandingan perempat final Piala Dunia, Sabtu, kata kapten dan penjaga gawang Justo Villar, Minggu dini har nanti “Kami tidak akan memberi kesempatan pada mereka untuk membuat jarak. Mereka tim yang paling bagus dan paling cepat, kalau kami memberi mereka jarak sedikit saja maka mereka akan menggebrak kami dengan cepat,” kata Villar kepada wartawan. Paraguay maju ke putaran delapan besar dengan mengalahkan Jepang lewat adu penalti setelah kedudukan imbang tanpa gol hingga akhir

RCTI, 1.30 WIB Minggu dini hari tambahan waktu. Villar dan timnya yang amat ampuh di bagian bertahan baru kemasukan satu gol dalam empat pertandingan di turnamen Piala Dunia. Tim itu juga amat solid lini tengah sehingga lawan sukar menembusnya. “Sepak bola kami selalu berbicara tentang usaha dan taktik yang dibangun. Itulah dasar permainan kami. Kalau lawan berbicara tentang menciptakan (serangan) maka kami berbicara tentang menghentikan

mereka, kemudian melakukan peluang yang kami ciptakan,” katanya. Striker Nelson Haedo Valdez setuju bahwa menghentikan laju pemain berbakat Spanyol di lini tengah dan depan, merupakan hal paling esensial. “Kami tidak boleh membiarkan mereka maju. Mereka merupakan tim yang amat bagus secara perorangan dan dapat berbuat apa saja. Di tengah lapangan kita jangan sampai membiarkan mereka bergerak. Kami berbicara tentang tim yang amat favorit dalam turnamen ini,” katanya. Tiga gol Paraguay berasal dari barisan depan dan bertahan tetapi Valdez mengata-

kan ia tidak berbicara tentang kegagalan striker dalam menemukan target mereka. “Tanpa gol dari striker pun kami tetap bagus. Kami baru kemasukan satu gol, itu yang paling penting. Siapa pun yang menciptakan gol bagi kami, tidak masalah,” katanya. Villar mengatakan, barisan depan Paraguay merupakan permainan yang paling penting dalam memberikan kontribusi pada kekuatan lini bertahan mereka. “Mereka bekerja keras untuk menekan pemain bertahan lawan, inilah gaya kerja sama tim dan kami bergerak di lapangan atas kerja sama tim,” katanya. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Jumat 2 Juli 2010

Korban Luka KA Logawa MADIUN - Korban luka akibat tergulingnya Kereta Api (KA) Logawa di Desa pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jatim, yang masih dirawat di RSUD Panti Waluya, Caruban, Kamis ter-

sisa delapan orang. Dokter jaga ruang tindakan dan observasi RSUD Panti Waluya dr Ahmad Ralibi, mengatakan kondisi pasien secara keseluruhan sudah membaik. Jika dibandingkan dengan hari-hari

sebelumnya telah banyak pasien yang diperbolehkan pulang. “Jumlah pasien yang dirawat hingga kini tinggal delapan orang, karena pasien lainnya telah boleh pulang sebab kondisinya sudah membaik,” tuturnya. (ant)

8

HUT Bhayangkara

Bali Tak Dibom DENPASAR - Kapolda Bali Irjen Pol Sutisna menyatakan bahwa pihaknya tidak menerima ancaman tentang akan dilakukannya aksi peledakan bom sehubungan dilakukannya peringatan hari jadi ke-64 Bhayangkara di Pulau Dewata. “Tidak, kami tidak menerima ancaman apa-apa, bahkan kondisi Bali sejauh ini begitu kondusif,” kata Kapolda Sutisna di Denpasar, kemarin. Di sela-sela peringatan Hari Bhayangkara di jajaran Polda Bali, Kapolda Sutisna menye-

butkan, meskipun tidak ada ancaman, namun dalam setiap bentuk kegiatan selalu dilakukan upaya pengamanan berdasarkan prosedur yang ada. “Polisi menang tetap berjagajaga sesuai prosedur dan tugas mereka di lapangan. Itu tugas rutin mereka,” katanya menjelaskan. Sebelumnya sempat tersebar isu akan adanya aksi peledakan bom berkaitan dengan peringatan Hari Bhayangkara di jajaran Polda Bali. “Justru dengan adanya isu seperti itu,

malah menjadikan kami lebih waspada,” kata Kapolda Sutisna. Dalam memperingati hari jadinya yang ke-64, tercatat sebanyak 1.220 personel di jajaran Polda Bali mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari kedudukan sebelumnya. Dari personel sebanyak itu, dua di antaranya pejabat utama yakni Kapoltabes Denpasar AKBP Suryanbodo Asmoro dan Direktur Narkoba Polda Bali AKBP Mulyadi, yang ma-

sing-masing naik pangkat menjadi komisaris besar polisi. Kenaikan pangkat tersebut dilaksanakan Rabu (30/6) tengah malam dengan inspektur upacara Wakapolda Bali Brigjen Pol Komang Udayana. Pada puncak HUT ke-64 Bhayangkara ke-64, tampak dikakukan penyematan tanda kehormatan Bintang Nararya kepada 14 personel, sedangkan untuk tanda penghargaan Satya Lencana Kesetiaan 8 hingga 24 tahun diberikan kepada 639 personel. (kmb/ant)

Dipasung Selama 15 Tahun PAMEKASAN - Seorang warga yang menderita sakit jiwa asal Dusun Pakong, Desa Turbuk, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, dipasung oleh keluarganya, sejak 15 tahun lalu.

Penderita sakit jiwa yang bernama Misnatun (37) itu dipasung oleh keluarganya dengan pertimbangan supaya yang bersangkutan tidak keluar rumah, kata sepupu Misnatun, Ismaniyah, kemarin. “Dia

ini selalu merepotkan keluarganya. Sering tidak pulang bahkan sudah dua kali dihamili orang,” katnya Ia menuturkan, sakit jiwa yang diderita Misnatun itu saat yang bersangkutan berumur 12

tahun. Awalnya, kata Ismaniyah, ia menderita sakit panas berbulan-bulan dan tidak mendapatkan pengobatan medis, karena tak punya biaya hingga semua rambut kepalanya rontok. “Kata para tetangga, mungkin akibat panas tinggi itu, lalu menyerang jaringan saraf Misnatun, hingga akhirnya ia sakit jiwa,” tutur Ismaniyah. Menurut Ismaniyah, pihak keluarga hanya berupaya melakukan pengobatan alternatif kepada orang “pintar”. Misnatun memang sempat sembuh, namun kambuh lagi. Saat penyakit jiwanya kambuh itulah dia selalu keluar rumah hingga akhirnya dihamili oleh orang yang tidak dikenal. “Atas pertimbangan itulah maka kami dari pihak keluarga memasung dia saja,” katanya. Sementara itu, anak Misnatun yang kini tinggal bersama neneknya Jampi (75) sudah menempuh pendidikan di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Pademawu. “Kalau anak keduanya meninggal dunia pada usia 40 hari,” tutur Ismaniyah. (ant)

Edisi 02 Juli 2010 | Suluh Indonesia  

Headline : Lawan Brazil, Belanda Bernafsu

Advertisement