Page 1

Vol. XII No. 22 | 23 Maret - 12 April 2018

VIII

Vol. XII No. 22

General Information MARET

INGIN PRODUK DAN JASA ANDA DIKETAHUI TURIS? Cukup pasang iklan di

31th Purnama Sasih Kadasa : Piodalan di: - Wali Bhatara Turun Kabeh - Besakih, - Ngusabha di Pr. Bukit Jati - Ds. Batur, Kintamani, - Pr. Dalem - Ds. Tangsub, Sukawati, - Ngusabha di Pr. Lempuyang Madya - Karangasem, - Ngusabha di Pr. Batur - Kintamani, Bangli, - Pr. Desa - Ds. Singakerta, Ubud, - Pr. Pita Maha - Palangkaraya, - Pr. Candra Perabha - Komplek Polri, Jalambar, Jakarta Barat, - Pr. Agung Jagatnatha - Denpasar, - Mr. Puri Agung - Ds. Petak, Gianyar, - Pr. Desa - Ds. Pasedahan, Manggis, Karangasem, - Pr. Dadia Dalem Empuaji - Br. Parangan, Suwung, Buleleng, - Pr. Segara Giri Kencana/Gili Menjangan - Ds. Gerokgak, Buleleng, - Pr. Bukit Abah - Batas Klungkung - Karangasem, - Pr. Giri Amertha Bhuwana - Ds. Sedahan, Manggis, Karangasem.

23 Maret - 12 April 2018

DIRECT TOURISTS ARRIVAL TO BALI 2018

4 Buda Cemeng Ukir/Buda Wage Ukir : Piodalan di: - Pr. Pasar Agung - Besakih, - Pr. Dalem Purancak - Denpasar, - Pr. Hyang Agung Ibu Wanasari - Br. Tegal, - Pr. Gede Gunung Agung - Br. Dukuh, Munggu, Badung, - Pr. Kerebuan Langit - Ds. Sading, Mengwi,

APR.

MAY

JUNE

JULY

AUG.

TOTAL FOREIGN TOURIST ARRIVALS : 358,065

SEPT.

f travelers happen to be outside the hotel and get hampered from returning to respective hotel, please go to the 15 Assembly Points having been prepared by PUTRI Bali, a Bali tourism association that is very concerned about the eruption of Mount Agung. The fifteen assembly points are as follows: 1. Grand Inna Bali Beach Hotel 2. ITDC Nusa Dua 3. Krisna Oleh-Oleh Sunset Road 4. Krisna Wisata Kuliner 5. Taman Ayu 6. Bali Bird Park 7. Bali Adventure Tour 8. Bali Safari and Marine Park 9. Kertalangu Tourism Village 10. True Bali Experience 11. Bencingah Puri Ubud 12. Pod Chocolate 13. Taman Sari 14. Ubud Adventure Center 15. Pod Chocolate Cafe Sunset

I

(BTN/*)

NOV.

INDIAN __________________ 29,016 JAPANESE _______________ 14,198

60000

7,762

9,009

12,938

12,989

13,698

14,042

14,198

29,016

BRITISH _ _______________ 14,042

47,090

Fire: 113; Police: 110; Ambulance: 118; Indonesian Red Cross: 225-465; Rescue Coordination Office: 751111; Directory Enquiries 108; International Operator: 101; Post Service Information: 161; Time: 103; Immigration Officer: 227828, 7510388; Public Hospital 227-911.

DEC.

AUSTRALIAN _____________ 86,658

AMERICAN ______________ 13,698 RUSSIAN ________________ 12,989 MALAYSIA _______________ 12,938 SOUTH KOREAN __________ 9,009 SINGAPOREAN ___________ 7,762

Tourist Information The Department of Tourism (Bali) has six Information Centres where booklets and brochures can be obtained free of charge. Addresses: Ngurah Rai International Airport, Tuban, Phone: (0361) 751011; Bina Wisata Ubud, next to the village head’s in Ubud; Government Tourist Information Centre, Jl. Raya Kuta No. 2, Kuta - Badung, Kuta; Government Tourist Office, Jl. S. Parman Niti Mandala, Denpasar, Phone (0361) 222387, Buleleng Government Tourist Office, Jl. Veteran 23, Singaraja, Phone: (0361) 25141.

Badung Kini Miliki “Command Centre”

11th Buda Umanis Kulantir : Piodalan di: - Mr. Kawitan Arya Pengalasan Pusat - Ds. Bedulu, Pejeng, Gianyar, - Pr. Pasek Tangkas Pasekan Kaler - Tabanan, - Pr. Gaduh Binoh - Ds. Ubung, Denpasar.

Here are 15 Assembly Points for Travelers Related to Mount Agung Eruption

OCT.

CHINESE ________________ 47,090

80000

0

10th Hari Kajeng Kliwon Uwudan/Anggara Kasih Kulantir : Piodalan di: - Pr. Penataran Tangkas - Br. Tebuwana, Sukawati, - Pr. Puseh - Ds. Lembeng, Ketewel, Sukawati, - Pr. Dalem Gandamayu - Klungkung, - Pr. Sanghyang Tegal - Br. Taro Kaja, Tegalalang, - Pr. Penataran Agung/Odalan Ida Ratu Mas Magelung - Besakih.

MAR.

100000

20000

th

FEB.

THE TOP TEN ARRIVAL BY NATIONALITY JANUARY 2018

40000

APRIL

vTOTAL : 358,065

JAN.

embangunan Gedung Badung Command Centre di kawasan Puspem Badung telah rampung. Selasa (6/3) dilakukan upacara pemlaspasan yang dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Mas Pratama dari Griya Tegeh Abiansemal Badung dengan upakara caru ayam 5 dan bebangkit. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri upacara pemlaspasan gedung yang dirancang menjadi pusat technology di Kabupaten Badung untuk mensukseskan program Badung Smart City. Selain itu, hadir pula Asisten Administrasi Umum Cokorda Raka Darmawan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Badung Wayan Suambara, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Ketut Gede Suyasa, Kadiskominfo Wayan Weda Darmaja, Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta. Kadis Kominfo Wayan Weda Darmaja dalam kesempatan tersebut mengatakan, pembangu-

P

HANYA DENGAN Rp 200.000 | ) 249484

Important Telephone Numbers

358,065

400000 350000 300000 250000 200000 150000 100000 50000 0

86,658

Hari Tumpek Landep/Saniscara Kliwon Landep : Melakukan upacara keselamatan terhadap segala jenis senjata agar benda itu tetap baik dan bertuah. Piodalan di: - Pr. Kertha - Banyuning Barat, Buleleng, - Pr. Dalem Tenggaling - Br. Sengguan, Singapadu, - Pr. Kawitan Arya Bang Pinatih - Ds. Peguyangan, Singaraja, - Pr. Dalem Pingit - Br. Taro Kaja, Tegalalang, - Pr. Batu Arya Warih Kepaon Cenggolo - Ds. Sudimara, Tabanan, - Pr. Ida Ratu Pande - Besakih, - Pr. Penataran Pande - Ds. Kusamba, Klungkung, - Linggih Pajenengan Keris Pusaka Ida Dalem Tarukan - Ds. Pesaban, Rendang, Karangasem, - Pr. Dalem - Ds. Bungsu, Batubulan, - Pr. Pasek Tatar Bale Agung - Buleleng, - Pr. Panti Abian Buru - Ds. Kenderan, Buleleng,

Business and Leisure

nan gedung dengan lantai 3 akan menjadi pusat informasi data masyarakat dan pemerintah Kabupaten Badung. Lantai pertama, kata dia, dipergunakan untuk ruang Administrasi dan Command Centre. Kemudian, lantai dua dipergunakan untuk ruang Kadis dan ruang pertemuan serta Media Centre. “Lantai Ke tiga dipergunakan sebagai ruang pusat data dan server,” kata Weda Darmaja. Sementara itu, Wabup Ketut Suiasa mengatakan, Kabupaten Badung merupakan salah satu dari 100 kabupaten/kota se Indonesia yang mendapat penghargaan sebagai Kabupaten smart city. Selanjutnya, dengan rampungnya gedung Badung Command Centre ini dapat memberikan informasi yang cepat dan tepat kepada masyarakat. “Keberadaan Command Centre ini juga dapat memberikan berbagai informasi data yang tepat dan akurat dengan teknologi informasi kekinian,” kata Suiasa. Membangun Badung yang kuat dan hebat, tambah Suiasa, tentu tidak hanya dengan pembangunan gedung yang megah, namun SDMnya harus juga smart dan bisa menguasai serta mengerti technology itu sendiri. “Kehadiran Command Centre diharapkan dapat mempermudah informasi data baik kepada pemerintahnya maupun bagi masyarakat,” harapnya. Usai persembahyangan, Wabup Ketut Suiasa didampingi Pimpinan instansi terkait melakukan kunjungan dan mengamati kegunaan ruanganruangan gedung Command Centre tersebut. (BTN/hms)

Bupati Eka Raih Penghargaan “International Women Day” Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menerima penghargaan International Women’s Day dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo, di Gedung Nusantara DPR-RI, Rabu (14/3). Tema yang diangkat pada tahun ini yakni “Time is now: Leadership by Example”. enghargaan International Women’s Day sebagai bentuk apresiasi tertinggi kepada para tokoh masyarakat yang dianggap berjasa dalam kemajuan wanita di Indonesia. Bupati Eka yang telah berhasil mencapai kesetaraan gender serta pemberdayaan wanita, sehingga menerima penghargaan tersebut. Bupati Eka pun dianggap berhasil dalam meningkatkan kesadaran publik mengenai isu peran wanita dalam ekonomi, sosial, budaya dan politik. Bupati Eka mengungkapkan, penghargaan tersebut menginspirasi dan bermanfaat bagi orang lain. “Saya mewakili masyarakat Tabanan berterimakasih kepada DPR RI, karena telah memilih saya

P

sebagai penerima International Women Day Award. Saya bersyukur karena apa yang saya lakukan bisa menginspirasi dan bermanfaat untuk orang lain. Saya sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi memajukan kaum wanita di Tabanan. Semoga sistem dan program yang selama ini saya lakukan bisa diduplikasi dan diaplikasi oleh orang lain dengan lebih baik lagi,” ungkap Bupati Eka.  Bupati Eka optimis bahwa program-programnya dapat meningkatkan derajat wanita khususnya di Tabanan. Program yang telah dijalankan dan menjadi pilot project Tabanan yaitu melalui program kesehatan pada perempuan yakni pencegahan dan penanganan kanker serviks. “Lima tahun lalu perempuan di Tabanan sangat rentan dengan kanker serviks, maka dari itu kami mengusulkan untuk mengadakan cek kesehatan perempuan untuk mencegah kanker serviks yang saat ini sudah menurun di Tabanan. Kami juga mendukung pemberdayaan perempuan untuk menjadi entrepreneur dengan BumDes,” ujarnya. Dalam menjalankan misinya dirinya sempat mengalami berbagai masalah, namun komitmennya terhadap kemajuan wanita Tabanan dapat menghapus seluruh hambatan tersebut. “Perempuan memang sudah memiliki kodrat lahiriah yang tidak bisa ditinggal-

BTN/ist

kan, namun kita juga harus bisa membagi waktu dengan baik agar sebagai perempuan bisa turut andil dalam kemajuan perekonomian, sosial, politik sehingga dapat memaksimalkan kecerdasan otak kanan dan kiri,” ungkap Bupati Eka. Bupati Eka juga berharap agar perempuan lebih memberanikan dirinya maju dalam bidang perekonomian, sosial, budaya dan politik. “Mereka harus punya keberanian, khususnya apabila perempuan ingin masuk ke dunia politik.  Harus punya keyakinan dan tujuan yang jelas karena politik adalah pengabdian,” harap Bupati Eka. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan Fahri Hamzah, Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menjadi Keynote Speaker, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise, Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf serta para anggota DPR RI. Hadir pula para Duta Besar Negara Sahabat, antara lain Mexico, Canada, Bangladesh, Spanyol, Jordan, Panama, Serbia, Ceko, Yaman, Suriname, Pakistan, Kuwait, Brazil, Hungaria, Norwegia, Jepang, Portugal, Iran, Bulgaria, Colombia, Bosnia, Palestina, Irak, Myanmar, Rusia. (BTN/bud)

Kini Bali Travel News hadir on iPad dan juga dapat diakses via mobile iPhone, Blackberry dan Nokia Symbian. Ketik : http://m.bali-travelnews.com via browser mobile


II

VOL. XII NO. 22, 23 Maret - 12 April 2018

WHDI Tabanan Gelar Workshop Joged Bungbung

W

anita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Tabanan menggelar workshop Joged Bungbung, dengan tema “Tingkatkan Soliditas Bersama antar Umat Beragama un-

tuk Mewujudkan Kepekaan Sosial, Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI”. Workshop dalam rangka Hut ke-30 WHDI ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Tabanan, pekan lalu.

Peserta workshop terdiri dari WHDI Kabupaten, WHDI Kecamatan, WHDI Desa serta pemimpin sekaa dan seniman joged dari kecamatan se-Kabupaten Tabanan. Tujuannya, mampu mengembalikan

Memikat, Wajah Kuta dalam Festival Budaya dan Adat

W

ajah Kuta yang sangat global namun tidak meninggalkan sosok tradisionalnya. Begitulah kesan utama yang ditangkap dalam perhelatan Festival Seni Budaya Adat (FSBA) Kuta VIII lalu. Event ini sangat memikat masyarakat setempat serta wisatawan yang ada di sana. Dari awal pembukaan sampai penutupan acara, animo masyarakat tidak pernah kendur. Pun pada saat acara penutupan. Banyak acara yang bisa dinikmati. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Minggu (18/3) lalu secara resmi menutup FSBA Kuta VIII, yang berlangsung di Jaba Pura Segara Desa Adat Kuta. Festival budaya tersebut selalu menjadi daya tarik

bagi wisatawan untuk berkunjung ke tempat ini. Banyak atraksi memikat. Antara lain, pawai ogoh-ogoh, lomba bleganjur dan pemilihan jegeg bungan desa adat Kuta. Juga ada aneka hiburan dan kuliner. Dalam kesempatan tersebut Wabup Suiasa hadir didampingi istri Nyonya Kristiani Suiasa. Mereka disambut oleh anggota DPRD Kabupaten Badung Dapil Kuta, I Gusti Anom Gumanti dan Luhde Sri Mediastuti serta lainnya. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, saya merasa bangga dan mengapresiasi upaya dari masyarakat Desa Adat Kuta yang sudah melaksanakan Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta dengan

baik,” ujarnya. Wabup menghargai kegiatan ini sekaligus memberikan dana punia sebesar Rp 50 juta untuk mendukung acara tersebut. Para undangan dihibur dengan penampilan Parade Gong Kebyar Anak-Anak, Grand Final Pemilihan Jegeg Bungan Desa Adat Kuta tahun 2018, serta pengumuman pemenang Lomba Ogoh-ogoh dan fragmen tari. Di hajatan yang ke-8 kalinya ini, makin sangat jelas dan tegas konsepsi dasar filosofi dan semangat yang terkandung dalamnya. Hal itu tiada lain adalah wujud semangat dan upaya masyarakat dalam melestarikan dan memberdayakan budaya, seni, tradisi dan agama di Bali dan khususnya di Desa Adat Kuta. Sementara I Gusti Anom Gumanti selaku tokoh masyarakat Kuta mengatakan kemasan tampilan tahun ini cukup apik, memberikan warna baru, pengalaman baru dan unsur universal. Baik kepada masyarakat, wisatawan, utamanya bagi generasi muda di Kuta. Kendati sudah baik dalam pelaksanaannya, namun untuk penyempurnaan tentu ke depannya pelaksanaan tersebut harus terus dievaluasi dan diperbaiki. Utamanya terkait waktu pelaksanaannya, sehingga dalam kegiatan tersebut tidak sampai lewat dari tengah malam dan perlu ruang khusus yang lebih besar lagi. (BTN/kmb)

pakem-pakem seni Joged Bungbung, seperti layaknya tarian joged saat pertama kali diperkenalkan dalam pergaulan masyarakat di Bali. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan Ngurah Supanji mengatakan, dipilihnya Joged Bumbung sebagai bahan workshop tidak lain karena tercorengnya nama joged bumbung akhir-akhir ini. Mengingat, banyak sekali bergeliat joged-joged porno. “Joged bumbung tidak lagi memberikan pendidikan, tidak lagi memberikan tuntunan moral. Justru malah merusak moral, karena sudah melanggar darmaning sesolahan,” katanya. Joged bungbung awalnya adalah tari pergaulan, berkembang dan terus berkembang sehingga banyak yang mulai keluar dari pakem-pakem-nya. Dengan begitu gencarnya hujatan kebencian baik di dunia nyata dan media sosial, pihaknya berharap bisa menemukan kesepahaman dan kesepakatan lagi untuk dijadikan pedoman bersama. “Kita sepakat kembalikan joged bungbung ke khaidah seni tari aslinya,

dengan mendorong Desa Pakraman menerbitkan perarem melarang joged bungbung (porno),” usulnya. Ketua WHDI Kabupaten Tabanan Ny. Wirna Ariwangsa mengatakan, rangkaian kegiatan HUT ini diisi bukan hanya dengan workshop melainkan dengan berbagai kegiatan, seperti : ngaturang ayah dan sembahyang bersama di Pura Srijong. Lomba membaca Sloka Bhagawad Gita untuk tingkat SMA/ SMK se-Kabupaten Tabanan. Dan pada hari ini diadakan workshop tentang joged bumbung, jelasnya. Acara workshop itu dihadiri oleh Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, Sekkab Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, Ketua WHDI Tabanan Ny. Putriningsih Ariwangsa, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan I.G.N. Supanji, Ketua PHDI Tabanan I Wayan Tontra, dan Kepala Kementerian Agama Tabanan, serta seluruh undangan yang beserta hadir saat itu, workshop sehari tersebut semakin meriah dan berlangsung dengan suka-cita. (BTN/bud)

Wonderful Indonesia Co-Branding

M

enteri Pariwisata memberikan arahan dalam acara Workshop Matchmaking Calendar of Events, Digital Destination, Diaspora Restaurant with Co-Branding Partners. Acara ini dihadiri oleh 124 Brands dan 39 Dinas Kabupaten/Provinsi yang sudah dan tertarik melakukan Co Branding dengan Wonderful Indonesia. Menpar mendorong brand tersebut untuk memanfaatkan Calendar of Events yang sudah ditetapkan Kemenpar sebagai sarana promosi mereka. Kemenpar sudah investasi

ratusan miliar untuk pelaksanaan CoE, jika brand tersebut ingin menyelenggarakan event sendiri, tidak akan mampu membiayainya. Hal ini sebagai bentuk Indonesia Incorporated antara Pemerintah dengan Swasta, saling meng-endorse. Menpar juga menanyakan mengapa para brand tersebut ingin melakukan Co Branding dengan Wonderful Indonesia, alasan utamanya adalah Nasionalisme. Selain itu mereka ingin berkontribusi untuk memajukan Pariwisata dan meningkatkan penjualan produknya. (BTN/kementrian )

VOL. XII NO. 22, 23 Maret - 12 April 2018

VII

Bangli Bentuk Badan Pengelola Global Geopark Kintamani B

upati Bangli menerbitkan SK Tim Transisi Pembentukan Badan Pengelola Pariwisata UNESCO Global Geopark Kintamani. SK itu diserahkan secara formal di De Klumpu Bali Desa Undisan. Hal ini untuk mengembalikan ke-

jayaan Kintamani di masa lampau dengan status sebagai satu-satunya Geopark Indonesia sudah mendapat pengakuan UNESCO maka pariwisata Kintamani dikelola oleh Badan Pengelola profesional. Dalam SK tersebut, sebagai Pe-ngarah adalah Bupati dan

Jaga Kesucian dan Keharmonisan Bali Lewat UDG

B

upati Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Membuka kegiatan Utsawa Dharmagita (UDG) Desa Adat Kapal, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi Tahun 2018 ditandai dengan membunyikan Sungu, Senin (5/3). Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyampaikan Pemerintah Kabupaten Badung sangat mengapresiasi kegiatan Utsawa Dharmagita Desa Adat Kapal ini. Kegiatan ini sangat sejalan dengan penjabaran program Pemkab Badung melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) pada poin keempat yakni pengembangan dan pelestarian seni, adat, agama, tradisi dan budaya. Giri Prasta juga sangat mendukung tradisi di Desa Adat Kapal yaitu “perang tipat”, ke depan Pemerintah Kabupaten Badung akan mendukung dan berupaya mengkemas tradisi yang unik dan disakralkan ini. Guna mendukung kegiatan tersebut Bupati Giri Prasta menyerahkan dana partisipasi sebesar Rp. 50 juta yang diterima Bendesa Adat Kapal I Ketut Sudarsana. Ketua Panitia, I Putu Darma Susila mengatakan, UDG Desa Adat Kapal kali ini mengambil tema “Palwa Gita Prashista” yang berarti lantunan puja kemuliaan menuju Desa Adat Kapal yang Jaya Ing Rat. Tujuan diadakan Utsawa

Dharmagita, untuk menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia sekala-niskala sesuai dengan dengan Tri Sakti Bung Karno. Dalam UDG ini dilombakan 4 (empat) jenis lomba yakni Matrisandya, Geguritan/Macepat, Kekawin dan Kidung. Peserta diikuti sebanyak 18 Banjar Adat se-Desa Adat Kapal mulai tingkat anak-anak, remaja, dan dewasa, berlangsung hingga 10 Maret mendatang. Sebagai penutup, akan diadakan acara Dharma Shanti Penyepian Desa Adat Kapal tahun 2018 pada ngembak geni, Minggu 18 Maret. Kegiatan UDG sudah mendapat pembinaan dari Sekaa Shanti Wirama Shanti Sasmita Desa Adat Kapal, dan Widya Sabha Kelurahan Kapal. Sementara tim penilai dari Widyasabha Kecamatan Mengwi beserta Pinisepuh basa dan sastra Bali di Badung. Acara dihadiri anggota DPRD Badung I Nyoman Ardana, Kabag. Humas Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Unsur Dinas Kebudayaan Badung, Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, Tripika Kecamatan Mengwi, Lurah Kapal I Nyoman Sudiarta, Anggota LPD Desa Adat Kapal, serta para tokoh masyarakat, di Wantilan Desa Adat Kapal. (BTN/hms)

BTN/ist

Wakil Bupati Bangli, Ketua Bagus Su-dibya, Wakil Ketua Merangkap Anggota Drs. I Wayan Merta, SE., M.Si, Sekretaris Dewa Ketut Setia Darma, S.H. dengan jumlah Anggota 17 orang. Ada 4 orang Pelaksana Teknis yang keseluruhnya berasal dari 15 Desa yang ada di Kawasan Kintamani. Tugas dari tim untuk memberikan masukan Kepada Bupati tentang pengisian jabatan pada struktur Badan Pengelola, Menyusun AD/ART, mensosialisasikan Badan Pengelola, menyiapkan draf peraturan daerah tentang Badan Pengelola dan melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Bupati Bangli sampai batas waktu paling lambat 31 Agustus 2018. Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H, M.Hum, M.Kn. mengatakan, dimanapun pembangunan itu pasti ada sumber daya alam dan sumber daya manusia. Sumber daya alam yang ada di 15 desa di kawasan Kintamani sudah mempunyai keunggulan masingmasing, termasuk di Kawasan Geopark itu sendiri. “Saya inginkan dan menjadi target adalah paling tidak di bidang sumber daya alam sebagai variabel tetap dengan sumber daya manusia sebagai variabel berubahnya,” katanya beberapa waktu lalu. Alam yang sudah diciptakan, jelas Bupati Made Gianyar baik ma-nusia itu sendiri akan bisa menjadi lebih baik tergantung dari manusia itu sendiri. “Sebagai Bupati Bangli saya mengusung Bagaimana Kintamani bisa bersemi kembali, karena kita ketahui Kintamani mempunyai sejarah yang luar biasa, siapa yang tidak kenal dengan Film Kabut di

BTN/ist

Kintamani, siapa yang tidak tahu Lagu Nyanyian Rindu dari Ebiet G AD, demikian agungnya Kitamani di masa lampau,” ucapnya. Target utama untuk mengembalikan keagungan Kintamani yang menurut sejarah bahwa tercatat 20% wisatawan yang datang ke Bali berkunjung ke Kintamani. Dengan perubahan kondisi dan carut-marutnya keadaan wisatawan yang datang terus menurun, terakhir tercatat wisatawan yang berkunjung ke Kintamani ha-nya 9,5% dari seluruh wisatawan yang datang ke Bali. “Saya ingin mengembalikan target kunjungan sampai 20% syukur-syukur bisa lebih,” harapnya. Ketua Tim Transisi Bagus Sudi-bya merasa bersemangat dan tertantang dengan apa yang menjadi harapan Bupati Bangli itu. Sebab pada dasarnya Kabupaten Bangli merupakan salah satu daerah yang nyaris memiliki semuanya, alamnya bagus budayanya beraneka ragam dan masih

orisinil. “Tinggal bagaimana mengelola apa yang di miliki Kabupaten Bangli, infrastruktur juga sudah bagus yang kaitanya dengan akses. Hanya saja masih harus dikelola karena masih belum maksimal baik dari segi ke-bersihan,” ucapnya. Untuk mewujudkan hal itu dibutuhkan sebuah komitmen bersama semua stakeholder yang ada koordinasi ke bawah harus singkron yang nantinya bisa mensupport apa yang menjadi keinginan Bupa-tinya. “Untuk wujudkan keinginan wisatawan datang ke Bangli dan menginap, hal yang harus dipikirkan adalah kelayakan dan ke-like-kanya di mana akan muncul pertanyaan berikan saya satu alasan kenapa saya harus menginap dan mengapa...? tentu untuk mejawab hal itu kita harus bisa katakan saya bisa berikan bukan hanya satu alasan tetapi sepuluh alasan kurang lebih begitu,” papar Bagus Sudibya. (BTN/bud)


VI

VOL. XII NO. 22, 23 Maret - 12 April 2018

VOL. XII NO. 22, 23 Maret - 12 April 2018

Kapolsek Abiansemal Beri Rasa Aman Kepada Wisatawan S

BTN/bud

S

ebelum melaksanakan wisata ATV, agar tetap memperhatikan keselamatan diri dan selalu berhatihati demi keselamatan wisatawan. Itulah pesan Kapolsek Abiansemal Kompol I Nyoman Weca, S.Sos. bersama Bhabinkamtibmas Desa Bongkasa Pertiwi ketika melaksanakan Kunjungan ke Faint Ball Br. Karang Dalem, Desa Bongkasa Pertiwi, Jumat (9/3). Saat itu, Kapolsek Abiansemal bertemu dengan GM Faint Ball Ni Ketut Aryani. Kapolsek Abiansemal memberi-

kan pesan Kamtibmas, di samping menyerap informasi terkait situasi Kamtibmas dari Pelaku Wisata yang ada di Kecamatan Abiansemal. Beberapa tamu asing kebangsaan Yunani sedang melakukan wisata, di antaranya Sophie, Viki, Konstatina, Joahana. Saat pertemuan itu Kapolsek Abiansemal menyempatkan untuk memberikan himbauan terkait perayaan Nyepi di Bali agar mengikuti aturan yang berlaku dan saling menghormati antar umat beragama. Pelaksanaan Kunjungan Kapolsek Abiansemal diapresiasi oleh

ehari sebelum dimulainya Rakornas Pariwisata I, jumlah keanggotaan Generasi Pesona Indonesia (GenPI) bertambah. GenPI Bali secara resmi diumumkan sebagai anggota ke-20. GenPI Bali diharapkan bisa memperkuat destinasi digital dan nomadic tourism. Dua hal ini juga yang dibahas dalam rakornas, 22 - 23 Maret, di Bali. Deklarasi GenPI Bali dilakukan di Desa Budaya Kertalangu, Kesiman, Denpasar. Rabu (21/3). Staf Khusus Menteri Pariwisata bidang Komunikasi Don Kardono mengucapkan selamat atas dibentuknya GenPI Bali. “Selamat Bali. Selamat bergabung di keluarga besar GenPI. Segera aktif. Segera susun strategi untuk memperkuat

pariwisata Bali,” katanya. Dijelaskannya, GenPI merupakan motor promosi pariwisata. Dihuni anak-anak muda, awak GenPI akan aktif melakukan penetrasi pasar. Eksekusinya memakai konsep go digital. Fokusnya, mengoptimalkan peran medsos agar promosi pariwisata menjadi lebih efektif. Termasuk untuk menjual destinasi yang ada di Indonesia. “GenPI harus menuliskan semua hal menyangkut potensi pariwisata daerahnya masingmasing. Mereka lalu memviralkannya melalui medsosnya. Konsep seperti ini jauh lebih efektif. Yang penting no hoax, no SARA, dan no politics,” jelasnya. Sementara itu Menteri Pariwisata Arief Yahya pun memberikan

selamat atas terbentuknya GenPI Bali. Menurutnya, GenPI Bali akan menambah akselerasi serta promosi pariwisata Bali. “Selamat datang GenPI Bali. Tetap semangat untuk mempromosikan pariwisata secara digital. Ingat Bali merupakan gerbang pariwisata Indonesia,” kata Menpar. GenPI merupakan bagian dari implementasi program yang telah ditetapkan Kemenpar RI untuk 2018. Oleh sebab itu Pemerintah Provinsi Bali juga harus memberikan dukungan penuh. Sehingga nantinya terjalin kerjasama yang baik. “Karena pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa bantuan berbagai pihak terkait pariwisata, termasuk komunitas

S

alah satu jejak sejarah pemerintahan yang ada di Buleleng, adalah Pemerintahan Provinsi Soenda Ketjil. Keberadaannya berlangsung ketika Indonesia baru merdeka tahun 1945 sampai tahun 1958, dengan gubernur yang pertama dan terkahir yaitu Mr. Pudja. Provinsi Soenda Ketjil pada saat Indonesia berdiri adalah salah satu dari delapan provinsi yang ada di Indonesia. Delapan provinsi itu adalah Su-

PT Telkom tegrsebut. Acara tersebut juga dihadiri, Ketua GenPI Nasional Mansyur Ebo, serta Kadispar Provinsi Bali AA Yuniartha. (BTN/Kementerian Pariwisata)

“Zaman Now”, Tren Destinasi di Dunia Digital I

BTN/ist

nilah yang oleh Menpar Arief Yahya disebut Rakornas Zaman Now! Rapat Koordinasi Pariwisata I tahun 2018 yang dilangsungkan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), 22-23 Maret 2018. “Temanya Digital Destination and Nomadic Tourism!” kata Menpar Arief Yahya, di Bali. Subjeknya, anak-anak muda millenials Generasi Pesona Indonesia (GenPI), mereka yang selama setahun ini selalu membuat trending topic di media sosial, memviralkan destinasi wisata, mempromosikan calendar of events dan kebijakan pariwisata. Mereka adalah aktifis media sosial di berbagai platform, dan sekaligus bergerak secara offline mengembangkan #DestinasiDigital berupa Pasar Zaman Now, atau pasar-pasar GenPI. “Saya ingin tahun 2018 ini ada 100 Destinasi Digital di 34 provinsi di tanah air,” ungkap Arief Yahya. Karena menghadirkan komunitas anak muda, dan bergerak di pariwisata maka performance

Rakornas kali ini pun dikemas dengan cara yang beda. Sama dengan deferensiasi Destinasi Digital, yakni harus Instagramable. Instagrnic, fo togenic, digitalable. Ada banyak keunikan di lokasi Rakornas I/2018 itu. Pertama, dresscode peserta Rakornas, busana wisata, boleh pakai celana pendek, baju hawaii, sepatu kets, topi pantai untuk tema wisata bahari. Boleh juga baju advanture, celana gunung, sepatu boots. Boleh pula baju sporty, bagi yang suka sport tourism dan sport event. Baju casual, celana jins, dengan segala atribut khasnya. Kedua, atmosfer ruangan Rakornas juga dibuat unik, serba instagenic. Ada 1001 spot foto dengan backgroun yang beraneka ragam. Ada 1001 kata-kata unik yang akan dibagikan ke peserta sebagai gimmick. Ketiga, destinasi digital yang sudah eksis, juga ditampilkan di arena Rakornas. Agar menginspirasi peserta Rakornas yang ber-

seum serta pengembangannya masih memerlukan bantuan pendanaan. Karenanya diharapkan uluran tangan Pemerintah Pusat. Terkait ini Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Dr. Harry Widianto memberi lampu hijau, serta meminta agar proposal bantuan segera diajukan sehingga dalam tahun 2018 ini bisa direalisasikan. Turut hadir dalam jajaran undangan utama, adalah keluarga

Mr. Puja. Salah satu keponakan Mr. Puja, I Gusti Ngurah Tertayun merasa bangga dengan berdirinya museum Soenda Ketjil, karena se-lain akan meningkatkan rasa cinta Buleleng, juga dapat menambah daya tarik wisatawan ke Buleleng. Sedangkan, untuk menambah kolek-si museum, pihaknya menyatakan kesanggupannya menyumbang foto-foto kegiatan pemerintahan pada masa itu. (BTN/*)

BTN/ist

BTN/ist

yang sekarang telah resmi sebagai GenPI Bali, yang siap memviralkan pariwisata Provinsi Bali di dunia maya. GenPI Bali. Gasss!,” kata Mantan Dirut

Jejak Sejarah Buleleng di Museum ‘’Soenda Ketjil’’

Pelaku Wisata, karena Kapolsek Abiansemal selaku pimpinan tertinggi di Polsek Abiansemal dapat meluangkan waktu mengunjungi objek wisata di Wilayah Abiansemal, dalam rangka menyerap informasi dan penyampaian informasi Kamtibmas. “Kegiatan sambang ke obyek-obyek wisata sangat penting untuk dilaksanakan guna dapat bertatap muka langsung dengan pelaku pariwisata dan wisatawan sebagai perpanjangan tangan dalam penyampaian imbauan dan pesan-pesan Kamtibmas,” katanya. (BTN/bud)

GenPI Bali Menjadi Anggota Ke-20

III

asal dari perwakilan 34 provinsi di tanah air. Ada #PasarKaretan #PasarPancingan #PasarKakiLangit #PasarTahura #PasarBabaBoentjit, #PasarSitiNurbaya #PasarMangrove #PasarSemarangan #Pasarkaulinan Menes. Keempat, posisi tempat duduknya juga zaman now banget. Tidak model baris dari depan ke belakang yang biasa. Juga tidak model “U” atau “V” atau “L”, tetapi mirip lajur-lajur memanjang kalau makan nasi bancakan. Tujuannya, jika difoto dari atas akan kelihatan seru dan zaman now banget. Kelima, akan ada banyak paparazi, fotografer, videografer yang bertebaran banyak mata kamera. Jadi, hati-hati dengan penampilan di Rakornas Pariwisata kali ini. Harus keren, harus seru, dan instagenic. Dan yang lebih seru lagi, akan ada live event di semua medsos. “Jadi terus ikuti Rakornas Patiwisata kali ini yang seru di offline, dan heboh di online!” kata Arief Yahya. (BTN/Kementerian Pariwisata)

matera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi, enjadi pusat pemerintahan provinsi. Namun entah kenapa dalam perkembangannya pusat pemerintahan provinsi dipindahkan ke Denpasar. Diharapkan keberadaan museum akan memberikan vibrasi dan manfaat yang besar bagi Bali dan Indonesia umumnya. Terkait koleksi museum, Sekda Puspaka mengatakan masih terus diupayakan mengadakan pendeka-

tan ke berbagai pihak sehingga pada waktu grand opening pada bulan Oktober mendatang sudah sebagian besar terpajang. Sebelumnya Kadis Kebudayaan Buleleng, Putu Tastra Wijaya melaporkan pembangunan museum Sunda Kecil mendapat bantuan hibah revitalisasi gedung dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. Untuk melengkapi koleksi mu-

BTN/ist

Mahasiswa Universitas Tottori Mengajar Bahasa Jepang di Denpasar erbagai universitas yang Pujawan saat beraudensi den- di Mataken Gakko di Tohpati yaan Bali. Untuk mengetahui kebuSekda Kota Denpasar AAN Rai ada di Jepang membegan Sekda Kota Denpasar AAN Denpasar,” ungkapnya. dayaan Bali mereka juga bersedia Iswara terima kasih B rikan kursus Bahasa Rai Iswara di Kantor Walikota Menurut Pujawan, dukungan mengikuti prosesi upacara Hari kepadamengucapkan mereka karena bersedia

Jepang secara gratis kepada masyarakat Bali yang bertempat di lembaga kursus Bahasa Jepang Mataken Gakko. Itu karena Pemerintah Kota Denpasar telah menjalin kerjasama dengan negara Jepang sejak dulu, khususnya dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. “Sekarang ini ada 4 Mahasiswa Universitas Tottori mengajar Bahasa Jepang secara gratis,” kata Pendiri Mataken Gakko I G.K. Pujawan beberapa waktu lalu.

Denpa-sar itu mengatakan, kerjasama itu semakin erat karena berbagai uni-versitas yang ada di Jepang bergiliran datang ke Denpasar untuk memberikan kursus Bahasa Jepang kepada masyarakat. “Kali ini Universitas Tottori kembali mengi-rimkan empat mahasiswa yakni Tatsuya Fukuda, Satoko Ichihashi, Ayumi Ohashi dan Yuka Tajima untuk mengajar Bahasa Jepang

Pemkot Denpasar yang menyebabkan hubungan ini semakin erat. Pemerintah juga mendukung keberadaan lemba kursus Mataken Gakko. ‘’Maka dari itu, saya ingin memperkenalkan kepada para mahasiswa tersebut terkait dengan peran Pemerintah Denpasar sangat luar biasa mendukung langkah ini,’’ ujarnya. Selain mengajar Bahasa Jepang, mereka juga mempelajari kebuda-

Raya Nyepi mulai dari upacara Melasti ke Pantai dan prosesi pengerupukan. Dengan mengetahui kebudayaan Bali secara mendalam, mereka bisa mempublikasikan dan memperkenalkan di negaranya, sehingga wisatawan dari Jepang banyak yang berkunjung di Kota Denpasar. “Mereka mengapresiasi masyarakat Bali yang merayakan Hari Raya Nyepi dengan sangat hikmat,’’ ungkapnya.

BTN/bud

memberikan kursus Bahasa Jepang untuk masyarakat Denpasar khususnya dan Bali umumnya. Dengan menerima mereka dapat mempererat jalinan kerjasama antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Jepang yang telah terbentuk dari dulu. Ia berharap Jepang bisa berakulturasi kebudayaan, mengingat inti dari kebudayaan itu adalah pendidikan. “Lewat pendidikan unsur-unsur kebudayaan lainnya akan cepat terakulturasi,” ujarnya. Selain bidang pendidikan dan kebudayaan, Rai Iswara juga berharap kedepan Kota Denpasar bisa menjalin kerjasama di bidang pertanian, khususnya dalam hal bercocok tanam, mempercepat bibit unggul, karena pertanian itu bagian dari kebudayaan. “Kedatangan mahasiswa Universitas Tottori ini bisa menjadi duta Denpasar untuk mempromosikan kebudayaan dan pariwisata Denpasar di Jepang, sehingga dari empat orang mereka bisa mengajak 100 orang teman-temanya lainnya ke Denpasar,” harapnya. Tatsuya Fukuda salah satu mahasiswa mengaku bangga dan se-nang bisa mengajar Bahasa Jepang kepada masyarakat Bali khususnya Denpasar. Selain mengajar pihaknya juga ingin mengetahui kebudayaan Bali, agar bisa di sosialisasikan di Jepang. Hal itu ingin dilakukan, mengingat kebudayaan Bali dan Jepang memiliki kemiripan. (BTN/bud)


IV

Bali Kini

Vol. XII No. 22, 23 Maret - 12 April 2018

Baliku-Balimu

V

Damkar Badung Siap Melayani Bali alam menyukseskan pelaksanaan Pilkada serentak yang berkualitas tahun 2018 ini, Pemadam Kebakaran (Damkar) memiliki tugas yakni menghadirkan perlindungan masyarakat, mewujudkan suasana teduh dalam masyarakat serta tetap siaga melindungi dan mengamankan obyek vital pemerintahan dan masyarakat. Demikian sambutan Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo yang disampaikan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku Inspektur Upacara dalam apel Peringatan HUT Damkar ke-99 di Kabupaten Badung yang dirangkaikan dengan Apel Peripurna, Senin (19/3) di Lapangan Puspem setempat. Mendagri juga menekankan bahwa agenda besar lainnya di tahun 2018 ini adalah Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Asian Games XVIII, di Kota Pelembang dan Jakarta. Damkar dan seluruh pemangku kepent-

D

BTN/ist

ingan yang terkait harus bekerja keras agar perhelatan internasional ini berjalan lancar tanpa terganggu asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Dari dua agenda besar ini, Mendagri mengharapkan Damkar dengan segenap keahlian dan keterampilan yang dimiliki, serta sarana prasarana yang ada, merupa-

kan perangkat daerah yang sangat penting untuk mewujudkan perlindungan masyarakat, diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat dan menjadi bagian

penting pemersatu bangsa. Usai apel, Wabup. Suiasa atas nama pimpinan pemerintah daerah dan masyarakat Badung menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-99 kepada seluruh jajaran dan perangkat Pemadam Kebakaran khususnya di Kabupaten Badung. Semoga HUT ini memberikan suatu inspirasi dan motivasi yang lebih kuat kepada jajaran Damkar Badung untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam penanggulangan kebakaran, sehingga kehadiran Damkar memang sangat dirasakan dan memberi nilai manfaat bagi masyarakat. Wabup. Suiasa menyadari tugas dan tanggungjawab serta pengorbanan petugas Damkar sangatlah besar, tidak hanya berkontribusi untuk kenyamanan di wilayah Badung, namun juga melakukan penyelematan, perlindungan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Provinsi Bali.

Kenali Kawasan Wisata BAS De Atanaya Penglumbaran engenali kawasan wisata daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) di lingkungan Kabupaten Bangli menggelar rapat di restoran Agrowisata BAS De Atayana Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Rabu (14/3). Rapat itu membahas isu strategis tentang peningkatan pariwisata di Kabupaten Bangli yang berkaitan dengan perayaan hari raya Nyepi. Rapat dihadiri Bupati Bangli, Wakil Bupati Bangli, Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD, Kejari, Pengadilan, Perwakilan Dandim 1626 Bangli, Kapolres, Perwakilan Aliansi Kebangkitan Pariwisata Bangli dan Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli. Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan, berbagai persoalan dan kondisi telah membawa Kabupaten Bangli menjadi terpuruk dalam bidang pariwisata. Dulu, Kintamani mengalami masa kejayaan dan keagungan, dengan bukti adanya film kabut di Kintamani dan lagunya Ebied G AD yang berjudul Nyanyian Rindu. “Hal itu membuktikan bagaiman Kintamani pada waktu itu menjadi satu satunya kawasan yang menjadi primadona. Bahkan ada anggapan bahwa belum ke Bali rasanya kalau tidak berkunjung ke Kekintamani,” kata gianyar. Bupati Made Gianyar menam-

M

bahkan, langkah awal sudah dilakukan dengan mengajak anggota Muspida8 Kabupaten Bangli untuk datang ke kawasan wisata yang ada di setiap kecamatan. Hal itu, diharapkan menjadi perpanjangan tangan Kabupaten Banggli untuk promosi wisata. “Kita sudah tentukan satu hari berwisata dalam program Jumat Nikmat, dimana Bupati dan pimpinan OPD terkait berkunjung ke kawasan Wisata yang ada untuk mengenali lebih dalam kaitanya dengan pengelolaan dan kendala yang dihadapi. Dengan begitu dapat mengetahui lebih dalam serta bisa menjadi alat promosi untuk peningkatan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bangli,” ucapnya.  Tentu perbaikan perbaikan destinasi harus kita lakukan baik dari sumber daya alam dan sumber daya manusia bisa saling mendukung untuk menciptakan sebuah destinasi pariwisata yang layak. “Kerjasama dengan berbagai pihak juga kita lakukan khusunya dengan Kelompok yang tergabung dalam Aliansi Kebangkitan Pariwisata Bangli. Kita harapkan nantinya dapat memberikan suport dan pemikiran untuk kebangkitan dan mengembalikan kejayaan pariwisata Kintamani dan Bangli pada umumnya,” imbuhnya. Ketua DPRD Kabupaten Bangli Ngakan Kuta Parwata mengharapkan, kebijakan dalam upaya

meningkatkan pariwisata Bangli dengan menetapkan 28 destinasi desa wisata baru di .Bangli diikuti dengan penyediaan anggaran yang cukup untuk dapat mendukung hal tersebut. Hal itu bukan hanya peran dinas pariwisata saja, tetapi menjadi integrasi semua pihak. “Oleh arena itu untuk mendapatkan hasil maksimal tentu dibu-

tuhkan sebuah komitmen bersama yang secara simultan terus melakukan upaya perubahan baik SDM dan Sumber daya alamnya,” kata Ngakan Kuta. Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman sedana Arta, Wakil Ketau DPRD Bapak Carles, Kejari Bangli dan ketua pengadilan yang mengapresiasi pemikiran Bupati

TNBB Terbaik se-Asia Pasifik

(BTN/kmb)

mengajak Muspida mengunjungi destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bangli. Dikatakan meski ada di lingkungan sendiri, terkadanf tidak tahu kalau Kabuapaten Bangli memiliki banyak tempat wisata yang luar biasa yang tidak kalah dengan daerah lain.

Pariwisata Bali kembali mengukir prestasi membanggakan. Kali ini, penghargaan diraih Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Destinasi ini masuk dalam Best Top 100 Destination di Internationale Tourismus Borse (ITB) Berlin, Jerman, Rabu (7/3).

ture, hingga Best of Nature. Selain itu ada Best of Seaside, Earth Award, dan Best of the Planet. “Ini akan menaikkan 3C kita, Calibration, Confidence dan Credible!” kata Menpar Arief Yahya. Untuk kategori Best of the Planet, masih d i rinci

(BTN/bud)

enghargaan untuk TN Bali Barat sebagai Best Top 100 Destination diserahkan di Palais am Funkturm, ITB Berlin. Proses pengumuman pemenang dilakukan sekitar 16.00 waktu Berlin. Total ada 5 kategori penghargaan yang diberikan. Mulai dari Best of Cities, Communities & Cul-

P

BTN/bud

Pura Menjangan

BTN/kmb

menjadi 6 sub kategori lagi. Mulai dari Best of Africa, Americas, Asia-Pacific, juga Europe. Ada juga Best of Atlantic dan Mediterranean. Berada di zonasi Benua Kuning, TNBB akhirnya terpilih sebagai Best of the Planet untuk Asia-Pasific. TNBB ini mendampingi High Pamirs Mountain Region (Tajikistan) yang terpilih sebagai pemenangnya. “Terpilihnya TNBB sebagai Best Top 100 Destination untuk Best of the Planet di Asia-Pacific tentu sangat membanggakan. Sebab, prestasi ini memiliki fungsi yang sangat strategis khususnya bagi TNBB,” tutur Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Apresiasi memang layak diberikan bagi TNBB. Bersama Thailand, TNBB menjadi wakil ASEAN yang berkibar di ITB Berlin. Destinasi Tung Dap Village yang menjadi andalan Thailand, berada di urutan 6 besar kategori Best of Cities, Communities & Culture. Thailand kalah pamor dari destinasi Portugal yang berada di urutan pertama hingga empat. Persaingan ketat dihadapi spot yang masuk 100 top-sustainable destinations. Dari persaingan besar, lalu dikerucutkan menjadi 32 finalis. Screening terhadap destinasi terbaik dilakukan juri dari 12 organisasi internasional. Para juri ini independen. Beberapa kriteria penilaian mulai dari kualitas, daya tarik, dan keberlanjutan destinasi dalam industri pari-

wisata. “Secara umum kami puas dengan beragam prestasi di ITB Berlin ini. TNBB telah memenuhi berbagai aspek standard global. Masa depannya sangat bagus. TNBB ini juga sangat populer,” tegas Menteri asal Banyuwangi tersebut. Sementara Ketua Tim Percepatan Ecotourism Kemenpar, David Makes, menilai TNBB layak mendapat penghargaan. “Potensi yang dimiliki TNBB ini memang sangat besar. TNBB sangat layak dapat awards ini. Status TNBB ini merupakan ekowisata sekaligus prototype bagi beberapa wilayah di sekelilingnya,” katanya. TNBB adalah proyek percontohan program ekowisata sejak 6 Oktober 2016. Dasar hukumnya keputusan Kemenpar Nomor KM.66/HK.501/MP/2016. Penjabaran dari surat itu, proyek ekowisata dikembangkan menjadi klaster Bali dan Jawa Timur. “Teri-

ma kasih Pak Menpar Arief Yahya, berkat kepercayaan Bapak, TNBB tumbuh menjadi sentra percontohan template sukses bagi beberapa taman nasional (TN) sekitarnya. Beberapa wilayah di Jawa Timur memiliki beberapa TN,” terang David. Lima taman nasional disekitar TNBB adalah Baluran (Situbondo), Alas Purwo (Banyuwangi), Meru Betiri (Banyuwangi/Jember). Selain itu, ada juga Taman Wisata Alam Kawah Ijen (Banyuwangi dan Bondowoso). Terakhir adalah TN Bromo TenggerSemeru yang berada di wilayah Pasuruan, Malang, Lumajang, hingga Probolinggo. “Posisi Banyuwangi sebenarnya menciptakan cross selling antara Bali dan Jawa Timur. Secara khusus cross selling ini diwakili oleh dua kabupaten, yaitu Jembrana di Bali dan Banyuwangi,” pungkasnya. (BTN/kementrian pariwisata)

BTN/ist


IV

Bali Kini

Vol. XII No. 22, 23 Maret - 12 April 2018

Baliku-Balimu

V

Damkar Badung Siap Melayani Bali alam menyukseskan pelaksanaan Pilkada serentak yang berkualitas tahun 2018 ini, Pemadam Kebakaran (Damkar) memiliki tugas yakni menghadirkan perlindungan masyarakat, mewujudkan suasana teduh dalam masyarakat serta tetap siaga melindungi dan mengamankan obyek vital pemerintahan dan masyarakat. Demikian sambutan Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo yang disampaikan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku Inspektur Upacara dalam apel Peringatan HUT Damkar ke-99 di Kabupaten Badung yang dirangkaikan dengan Apel Peripurna, Senin (19/3) di Lapangan Puspem setempat. Mendagri juga menekankan bahwa agenda besar lainnya di tahun 2018 ini adalah Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Asian Games XVIII, di Kota Pelembang dan Jakarta. Damkar dan seluruh pemangku kepent-

D

BTN/ist

ingan yang terkait harus bekerja keras agar perhelatan internasional ini berjalan lancar tanpa terganggu asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Dari dua agenda besar ini, Mendagri mengharapkan Damkar dengan segenap keahlian dan keterampilan yang dimiliki, serta sarana prasarana yang ada, merupa-

kan perangkat daerah yang sangat penting untuk mewujudkan perlindungan masyarakat, diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat dan menjadi bagian

penting pemersatu bangsa. Usai apel, Wabup. Suiasa atas nama pimpinan pemerintah daerah dan masyarakat Badung menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-99 kepada seluruh jajaran dan perangkat Pemadam Kebakaran khususnya di Kabupaten Badung. Semoga HUT ini memberikan suatu inspirasi dan motivasi yang lebih kuat kepada jajaran Damkar Badung untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam penanggulangan kebakaran, sehingga kehadiran Damkar memang sangat dirasakan dan memberi nilai manfaat bagi masyarakat. Wabup. Suiasa menyadari tugas dan tanggungjawab serta pengorbanan petugas Damkar sangatlah besar, tidak hanya berkontribusi untuk kenyamanan di wilayah Badung, namun juga melakukan penyelematan, perlindungan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Provinsi Bali.

Kenali Kawasan Wisata BAS De Atanaya Penglumbaran engenali kawasan wisata daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) di lingkungan Kabupaten Bangli menggelar rapat di restoran Agrowisata BAS De Atayana Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Rabu (14/3). Rapat itu membahas isu strategis tentang peningkatan pariwisata di Kabupaten Bangli yang berkaitan dengan perayaan hari raya Nyepi. Rapat dihadiri Bupati Bangli, Wakil Bupati Bangli, Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD, Kejari, Pengadilan, Perwakilan Dandim 1626 Bangli, Kapolres, Perwakilan Aliansi Kebangkitan Pariwisata Bangli dan Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli. Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan, berbagai persoalan dan kondisi telah membawa Kabupaten Bangli menjadi terpuruk dalam bidang pariwisata. Dulu, Kintamani mengalami masa kejayaan dan keagungan, dengan bukti adanya film kabut di Kintamani dan lagunya Ebied G AD yang berjudul Nyanyian Rindu. “Hal itu membuktikan bagaiman Kintamani pada waktu itu menjadi satu satunya kawasan yang menjadi primadona. Bahkan ada anggapan bahwa belum ke Bali rasanya kalau tidak berkunjung ke Kekintamani,” kata gianyar. Bupati Made Gianyar menam-

M

bahkan, langkah awal sudah dilakukan dengan mengajak anggota Muspida8 Kabupaten Bangli untuk datang ke kawasan wisata yang ada di setiap kecamatan. Hal itu, diharapkan menjadi perpanjangan tangan Kabupaten Banggli untuk promosi wisata. “Kita sudah tentukan satu hari berwisata dalam program Jumat Nikmat, dimana Bupati dan pimpinan OPD terkait berkunjung ke kawasan Wisata yang ada untuk mengenali lebih dalam kaitanya dengan pengelolaan dan kendala yang dihadapi. Dengan begitu dapat mengetahui lebih dalam serta bisa menjadi alat promosi untuk peningkatan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bangli,” ucapnya.  Tentu perbaikan perbaikan destinasi harus kita lakukan baik dari sumber daya alam dan sumber daya manusia bisa saling mendukung untuk menciptakan sebuah destinasi pariwisata yang layak. “Kerjasama dengan berbagai pihak juga kita lakukan khusunya dengan Kelompok yang tergabung dalam Aliansi Kebangkitan Pariwisata Bangli. Kita harapkan nantinya dapat memberikan suport dan pemikiran untuk kebangkitan dan mengembalikan kejayaan pariwisata Kintamani dan Bangli pada umumnya,” imbuhnya. Ketua DPRD Kabupaten Bangli Ngakan Kuta Parwata mengharapkan, kebijakan dalam upaya

meningkatkan pariwisata Bangli dengan menetapkan 28 destinasi desa wisata baru di .Bangli diikuti dengan penyediaan anggaran yang cukup untuk dapat mendukung hal tersebut. Hal itu bukan hanya peran dinas pariwisata saja, tetapi menjadi integrasi semua pihak. “Oleh arena itu untuk mendapatkan hasil maksimal tentu dibu-

tuhkan sebuah komitmen bersama yang secara simultan terus melakukan upaya perubahan baik SDM dan Sumber daya alamnya,” kata Ngakan Kuta. Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman sedana Arta, Wakil Ketau DPRD Bapak Carles, Kejari Bangli dan ketua pengadilan yang mengapresiasi pemikiran Bupati

TNBB Terbaik se-Asia Pasifik

(BTN/kmb)

mengajak Muspida mengunjungi destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bangli. Dikatakan meski ada di lingkungan sendiri, terkadanf tidak tahu kalau Kabuapaten Bangli memiliki banyak tempat wisata yang luar biasa yang tidak kalah dengan daerah lain.

Pariwisata Bali kembali mengukir prestasi membanggakan. Kali ini, penghargaan diraih Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Destinasi ini masuk dalam Best Top 100 Destination di Internationale Tourismus Borse (ITB) Berlin, Jerman, Rabu (7/3).

ture, hingga Best of Nature. Selain itu ada Best of Seaside, Earth Award, dan Best of the Planet. “Ini akan menaikkan 3C kita, Calibration, Confidence dan Credible!” kata Menpar Arief Yahya. Untuk kategori Best of the Planet, masih d i rinci

(BTN/bud)

enghargaan untuk TN Bali Barat sebagai Best Top 100 Destination diserahkan di Palais am Funkturm, ITB Berlin. Proses pengumuman pemenang dilakukan sekitar 16.00 waktu Berlin. Total ada 5 kategori penghargaan yang diberikan. Mulai dari Best of Cities, Communities & Cul-

P

BTN/bud

Pura Menjangan

BTN/kmb

menjadi 6 sub kategori lagi. Mulai dari Best of Africa, Americas, Asia-Pacific, juga Europe. Ada juga Best of Atlantic dan Mediterranean. Berada di zonasi Benua Kuning, TNBB akhirnya terpilih sebagai Best of the Planet untuk Asia-Pasific. TNBB ini mendampingi High Pamirs Mountain Region (Tajikistan) yang terpilih sebagai pemenangnya. “Terpilihnya TNBB sebagai Best Top 100 Destination untuk Best of the Planet di Asia-Pacific tentu sangat membanggakan. Sebab, prestasi ini memiliki fungsi yang sangat strategis khususnya bagi TNBB,” tutur Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Apresiasi memang layak diberikan bagi TNBB. Bersama Thailand, TNBB menjadi wakil ASEAN yang berkibar di ITB Berlin. Destinasi Tung Dap Village yang menjadi andalan Thailand, berada di urutan 6 besar kategori Best of Cities, Communities & Culture. Thailand kalah pamor dari destinasi Portugal yang berada di urutan pertama hingga empat. Persaingan ketat dihadapi spot yang masuk 100 top-sustainable destinations. Dari persaingan besar, lalu dikerucutkan menjadi 32 finalis. Screening terhadap destinasi terbaik dilakukan juri dari 12 organisasi internasional. Para juri ini independen. Beberapa kriteria penilaian mulai dari kualitas, daya tarik, dan keberlanjutan destinasi dalam industri pari-

wisata. “Secara umum kami puas dengan beragam prestasi di ITB Berlin ini. TNBB telah memenuhi berbagai aspek standard global. Masa depannya sangat bagus. TNBB ini juga sangat populer,” tegas Menteri asal Banyuwangi tersebut. Sementara Ketua Tim Percepatan Ecotourism Kemenpar, David Makes, menilai TNBB layak mendapat penghargaan. “Potensi yang dimiliki TNBB ini memang sangat besar. TNBB sangat layak dapat awards ini. Status TNBB ini merupakan ekowisata sekaligus prototype bagi beberapa wilayah di sekelilingnya,” katanya. TNBB adalah proyek percontohan program ekowisata sejak 6 Oktober 2016. Dasar hukumnya keputusan Kemenpar Nomor KM.66/HK.501/MP/2016. Penjabaran dari surat itu, proyek ekowisata dikembangkan menjadi klaster Bali dan Jawa Timur. “Teri-

ma kasih Pak Menpar Arief Yahya, berkat kepercayaan Bapak, TNBB tumbuh menjadi sentra percontohan template sukses bagi beberapa taman nasional (TN) sekitarnya. Beberapa wilayah di Jawa Timur memiliki beberapa TN,” terang David. Lima taman nasional disekitar TNBB adalah Baluran (Situbondo), Alas Purwo (Banyuwangi), Meru Betiri (Banyuwangi/Jember). Selain itu, ada juga Taman Wisata Alam Kawah Ijen (Banyuwangi dan Bondowoso). Terakhir adalah TN Bromo TenggerSemeru yang berada di wilayah Pasuruan, Malang, Lumajang, hingga Probolinggo. “Posisi Banyuwangi sebenarnya menciptakan cross selling antara Bali dan Jawa Timur. Secara khusus cross selling ini diwakili oleh dua kabupaten, yaitu Jembrana di Bali dan Banyuwangi,” pungkasnya. (BTN/kementrian pariwisata)

BTN/ist


VI

VOL. XII NO. 22, 23 Maret - 12 April 2018

VOL. XII NO. 22, 23 Maret - 12 April 2018

Kapolsek Abiansemal Beri Rasa Aman Kepada Wisatawan S

BTN/bud

S

ebelum melaksanakan wisata ATV, agar tetap memperhatikan keselamatan diri dan selalu berhatihati demi keselamatan wisatawan. Itulah pesan Kapolsek Abiansemal Kompol I Nyoman Weca, S.Sos. bersama Bhabinkamtibmas Desa Bongkasa Pertiwi ketika melaksanakan Kunjungan ke Faint Ball Br. Karang Dalem, Desa Bongkasa Pertiwi, Jumat (9/3). Saat itu, Kapolsek Abiansemal bertemu dengan GM Faint Ball Ni Ketut Aryani. Kapolsek Abiansemal memberi-

kan pesan Kamtibmas, di samping menyerap informasi terkait situasi Kamtibmas dari Pelaku Wisata yang ada di Kecamatan Abiansemal. Beberapa tamu asing kebangsaan Yunani sedang melakukan wisata, di antaranya Sophie, Viki, Konstatina, Joahana. Saat pertemuan itu Kapolsek Abiansemal menyempatkan untuk memberikan himbauan terkait perayaan Nyepi di Bali agar mengikuti aturan yang berlaku dan saling menghormati antar umat beragama. Pelaksanaan Kunjungan Kapolsek Abiansemal diapresiasi oleh

ehari sebelum dimulainya Rakornas Pariwisata I, jumlah keanggotaan Generasi Pesona Indonesia (GenPI) bertambah. GenPI Bali secara resmi diumumkan sebagai anggota ke-20. GenPI Bali diharapkan bisa memperkuat destinasi digital dan nomadic tourism. Dua hal ini juga yang dibahas dalam rakornas, 22 - 23 Maret, di Bali. Deklarasi GenPI Bali dilakukan di Desa Budaya Kertalangu, Kesiman, Denpasar. Rabu (21/3). Staf Khusus Menteri Pariwisata bidang Komunikasi Don Kardono mengucapkan selamat atas dibentuknya GenPI Bali. “Selamat Bali. Selamat bergabung di keluarga besar GenPI. Segera aktif. Segera susun strategi untuk memperkuat

pariwisata Bali,” katanya. Dijelaskannya, GenPI merupakan motor promosi pariwisata. Dihuni anak-anak muda, awak GenPI akan aktif melakukan penetrasi pasar. Eksekusinya memakai konsep go digital. Fokusnya, mengoptimalkan peran medsos agar promosi pariwisata menjadi lebih efektif. Termasuk untuk menjual destinasi yang ada di Indonesia. “GenPI harus menuliskan semua hal menyangkut potensi pariwisata daerahnya masingmasing. Mereka lalu memviralkannya melalui medsosnya. Konsep seperti ini jauh lebih efektif. Yang penting no hoax, no SARA, dan no politics,” jelasnya. Sementara itu Menteri Pariwisata Arief Yahya pun memberikan

selamat atas terbentuknya GenPI Bali. Menurutnya, GenPI Bali akan menambah akselerasi serta promosi pariwisata Bali. “Selamat datang GenPI Bali. Tetap semangat untuk mempromosikan pariwisata secara digital. Ingat Bali merupakan gerbang pariwisata Indonesia,” kata Menpar. GenPI merupakan bagian dari implementasi program yang telah ditetapkan Kemenpar RI untuk 2018. Oleh sebab itu Pemerintah Provinsi Bali juga harus memberikan dukungan penuh. Sehingga nantinya terjalin kerjasama yang baik. “Karena pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa bantuan berbagai pihak terkait pariwisata, termasuk komunitas

S

alah satu jejak sejarah pemerintahan yang ada di Buleleng, adalah Pemerintahan Provinsi Soenda Ketjil. Keberadaannya berlangsung ketika Indonesia baru merdeka tahun 1945 sampai tahun 1958, dengan gubernur yang pertama dan terkahir yaitu Mr. Pudja. Provinsi Soenda Ketjil pada saat Indonesia berdiri adalah salah satu dari delapan provinsi yang ada di Indonesia. Delapan provinsi itu adalah Su-

PT Telkom tegrsebut. Acara tersebut juga dihadiri, Ketua GenPI Nasional Mansyur Ebo, serta Kadispar Provinsi Bali AA Yuniartha. (BTN/Kementerian Pariwisata)

“Zaman Now”, Tren Destinasi di Dunia Digital I

BTN/ist

nilah yang oleh Menpar Arief Yahya disebut Rakornas Zaman Now! Rapat Koordinasi Pariwisata I tahun 2018 yang dilangsungkan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), 22-23 Maret 2018. “Temanya Digital Destination and Nomadic Tourism!” kata Menpar Arief Yahya, di Bali. Subjeknya, anak-anak muda millenials Generasi Pesona Indonesia (GenPI), mereka yang selama setahun ini selalu membuat trending topic di media sosial, memviralkan destinasi wisata, mempromosikan calendar of events dan kebijakan pariwisata. Mereka adalah aktifis media sosial di berbagai platform, dan sekaligus bergerak secara offline mengembangkan #DestinasiDigital berupa Pasar Zaman Now, atau pasar-pasar GenPI. “Saya ingin tahun 2018 ini ada 100 Destinasi Digital di 34 provinsi di tanah air,” ungkap Arief Yahya. Karena menghadirkan komunitas anak muda, dan bergerak di pariwisata maka performance

Rakornas kali ini pun dikemas dengan cara yang beda. Sama dengan deferensiasi Destinasi Digital, yakni harus Instagramable. Instagrnic, fo togenic, digitalable. Ada banyak keunikan di lokasi Rakornas I/2018 itu. Pertama, dresscode peserta Rakornas, busana wisata, boleh pakai celana pendek, baju hawaii, sepatu kets, topi pantai untuk tema wisata bahari. Boleh juga baju advanture, celana gunung, sepatu boots. Boleh pula baju sporty, bagi yang suka sport tourism dan sport event. Baju casual, celana jins, dengan segala atribut khasnya. Kedua, atmosfer ruangan Rakornas juga dibuat unik, serba instagenic. Ada 1001 spot foto dengan backgroun yang beraneka ragam. Ada 1001 kata-kata unik yang akan dibagikan ke peserta sebagai gimmick. Ketiga, destinasi digital yang sudah eksis, juga ditampilkan di arena Rakornas. Agar menginspirasi peserta Rakornas yang ber-

seum serta pengembangannya masih memerlukan bantuan pendanaan. Karenanya diharapkan uluran tangan Pemerintah Pusat. Terkait ini Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Dr. Harry Widianto memberi lampu hijau, serta meminta agar proposal bantuan segera diajukan sehingga dalam tahun 2018 ini bisa direalisasikan. Turut hadir dalam jajaran undangan utama, adalah keluarga

Mr. Puja. Salah satu keponakan Mr. Puja, I Gusti Ngurah Tertayun merasa bangga dengan berdirinya museum Soenda Ketjil, karena se-lain akan meningkatkan rasa cinta Buleleng, juga dapat menambah daya tarik wisatawan ke Buleleng. Sedangkan, untuk menambah kolek-si museum, pihaknya menyatakan kesanggupannya menyumbang foto-foto kegiatan pemerintahan pada masa itu. (BTN/*)

BTN/ist

BTN/ist

yang sekarang telah resmi sebagai GenPI Bali, yang siap memviralkan pariwisata Provinsi Bali di dunia maya. GenPI Bali. Gasss!,” kata Mantan Dirut

Jejak Sejarah Buleleng di Museum ‘’Soenda Ketjil’’

Pelaku Wisata, karena Kapolsek Abiansemal selaku pimpinan tertinggi di Polsek Abiansemal dapat meluangkan waktu mengunjungi objek wisata di Wilayah Abiansemal, dalam rangka menyerap informasi dan penyampaian informasi Kamtibmas. “Kegiatan sambang ke obyek-obyek wisata sangat penting untuk dilaksanakan guna dapat bertatap muka langsung dengan pelaku pariwisata dan wisatawan sebagai perpanjangan tangan dalam penyampaian imbauan dan pesan-pesan Kamtibmas,” katanya. (BTN/bud)

GenPI Bali Menjadi Anggota Ke-20

III

asal dari perwakilan 34 provinsi di tanah air. Ada #PasarKaretan #PasarPancingan #PasarKakiLangit #PasarTahura #PasarBabaBoentjit, #PasarSitiNurbaya #PasarMangrove #PasarSemarangan #Pasarkaulinan Menes. Keempat, posisi tempat duduknya juga zaman now banget. Tidak model baris dari depan ke belakang yang biasa. Juga tidak model “U” atau “V” atau “L”, tetapi mirip lajur-lajur memanjang kalau makan nasi bancakan. Tujuannya, jika difoto dari atas akan kelihatan seru dan zaman now banget. Kelima, akan ada banyak paparazi, fotografer, videografer yang bertebaran banyak mata kamera. Jadi, hati-hati dengan penampilan di Rakornas Pariwisata kali ini. Harus keren, harus seru, dan instagenic. Dan yang lebih seru lagi, akan ada live event di semua medsos. “Jadi terus ikuti Rakornas Patiwisata kali ini yang seru di offline, dan heboh di online!” kata Arief Yahya. (BTN/Kementerian Pariwisata)

matera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi, enjadi pusat pemerintahan provinsi. Namun entah kenapa dalam perkembangannya pusat pemerintahan provinsi dipindahkan ke Denpasar. Diharapkan keberadaan museum akan memberikan vibrasi dan manfaat yang besar bagi Bali dan Indonesia umumnya. Terkait koleksi museum, Sekda Puspaka mengatakan masih terus diupayakan mengadakan pendeka-

tan ke berbagai pihak sehingga pada waktu grand opening pada bulan Oktober mendatang sudah sebagian besar terpajang. Sebelumnya Kadis Kebudayaan Buleleng, Putu Tastra Wijaya melaporkan pembangunan museum Sunda Kecil mendapat bantuan hibah revitalisasi gedung dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. Untuk melengkapi koleksi mu-

BTN/ist

Mahasiswa Universitas Tottori Mengajar Bahasa Jepang di Denpasar erbagai universitas yang Pujawan saat beraudensi den- di Mataken Gakko di Tohpati yaan Bali. Untuk mengetahui kebuSekda Kota Denpasar AAN Rai ada di Jepang membegan Sekda Kota Denpasar AAN Denpasar,” ungkapnya. dayaan Bali mereka juga bersedia Iswara terima kasih B rikan kursus Bahasa Rai Iswara di Kantor Walikota Menurut Pujawan, dukungan mengikuti prosesi upacara Hari kepadamengucapkan mereka karena bersedia

Jepang secara gratis kepada masyarakat Bali yang bertempat di lembaga kursus Bahasa Jepang Mataken Gakko. Itu karena Pemerintah Kota Denpasar telah menjalin kerjasama dengan negara Jepang sejak dulu, khususnya dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. “Sekarang ini ada 4 Mahasiswa Universitas Tottori mengajar Bahasa Jepang secara gratis,” kata Pendiri Mataken Gakko I G.K. Pujawan beberapa waktu lalu.

Denpa-sar itu mengatakan, kerjasama itu semakin erat karena berbagai uni-versitas yang ada di Jepang bergiliran datang ke Denpasar untuk memberikan kursus Bahasa Jepang kepada masyarakat. “Kali ini Universitas Tottori kembali mengi-rimkan empat mahasiswa yakni Tatsuya Fukuda, Satoko Ichihashi, Ayumi Ohashi dan Yuka Tajima untuk mengajar Bahasa Jepang

Pemkot Denpasar yang menyebabkan hubungan ini semakin erat. Pemerintah juga mendukung keberadaan lemba kursus Mataken Gakko. ‘’Maka dari itu, saya ingin memperkenalkan kepada para mahasiswa tersebut terkait dengan peran Pemerintah Denpasar sangat luar biasa mendukung langkah ini,’’ ujarnya. Selain mengajar Bahasa Jepang, mereka juga mempelajari kebuda-

Raya Nyepi mulai dari upacara Melasti ke Pantai dan prosesi pengerupukan. Dengan mengetahui kebudayaan Bali secara mendalam, mereka bisa mempublikasikan dan memperkenalkan di negaranya, sehingga wisatawan dari Jepang banyak yang berkunjung di Kota Denpasar. “Mereka mengapresiasi masyarakat Bali yang merayakan Hari Raya Nyepi dengan sangat hikmat,’’ ungkapnya.

BTN/bud

memberikan kursus Bahasa Jepang untuk masyarakat Denpasar khususnya dan Bali umumnya. Dengan menerima mereka dapat mempererat jalinan kerjasama antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Jepang yang telah terbentuk dari dulu. Ia berharap Jepang bisa berakulturasi kebudayaan, mengingat inti dari kebudayaan itu adalah pendidikan. “Lewat pendidikan unsur-unsur kebudayaan lainnya akan cepat terakulturasi,” ujarnya. Selain bidang pendidikan dan kebudayaan, Rai Iswara juga berharap kedepan Kota Denpasar bisa menjalin kerjasama di bidang pertanian, khususnya dalam hal bercocok tanam, mempercepat bibit unggul, karena pertanian itu bagian dari kebudayaan. “Kedatangan mahasiswa Universitas Tottori ini bisa menjadi duta Denpasar untuk mempromosikan kebudayaan dan pariwisata Denpasar di Jepang, sehingga dari empat orang mereka bisa mengajak 100 orang teman-temanya lainnya ke Denpasar,” harapnya. Tatsuya Fukuda salah satu mahasiswa mengaku bangga dan se-nang bisa mengajar Bahasa Jepang kepada masyarakat Bali khususnya Denpasar. Selain mengajar pihaknya juga ingin mengetahui kebudayaan Bali, agar bisa di sosialisasikan di Jepang. Hal itu ingin dilakukan, mengingat kebudayaan Bali dan Jepang memiliki kemiripan. (BTN/bud)


II

VOL. XII NO. 22, 23 Maret - 12 April 2018

WHDI Tabanan Gelar Workshop Joged Bungbung

W

anita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Tabanan menggelar workshop Joged Bungbung, dengan tema “Tingkatkan Soliditas Bersama antar Umat Beragama un-

tuk Mewujudkan Kepekaan Sosial, Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI”. Workshop dalam rangka Hut ke-30 WHDI ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Tabanan, pekan lalu.

Peserta workshop terdiri dari WHDI Kabupaten, WHDI Kecamatan, WHDI Desa serta pemimpin sekaa dan seniman joged dari kecamatan se-Kabupaten Tabanan. Tujuannya, mampu mengembalikan

Memikat, Wajah Kuta dalam Festival Budaya dan Adat

W

ajah Kuta yang sangat global namun tidak meninggalkan sosok tradisionalnya. Begitulah kesan utama yang ditangkap dalam perhelatan Festival Seni Budaya Adat (FSBA) Kuta VIII lalu. Event ini sangat memikat masyarakat setempat serta wisatawan yang ada di sana. Dari awal pembukaan sampai penutupan acara, animo masyarakat tidak pernah kendur. Pun pada saat acara penutupan. Banyak acara yang bisa dinikmati. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Minggu (18/3) lalu secara resmi menutup FSBA Kuta VIII, yang berlangsung di Jaba Pura Segara Desa Adat Kuta. Festival budaya tersebut selalu menjadi daya tarik

bagi wisatawan untuk berkunjung ke tempat ini. Banyak atraksi memikat. Antara lain, pawai ogoh-ogoh, lomba bleganjur dan pemilihan jegeg bungan desa adat Kuta. Juga ada aneka hiburan dan kuliner. Dalam kesempatan tersebut Wabup Suiasa hadir didampingi istri Nyonya Kristiani Suiasa. Mereka disambut oleh anggota DPRD Kabupaten Badung Dapil Kuta, I Gusti Anom Gumanti dan Luhde Sri Mediastuti serta lainnya. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, saya merasa bangga dan mengapresiasi upaya dari masyarakat Desa Adat Kuta yang sudah melaksanakan Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta dengan

baik,” ujarnya. Wabup menghargai kegiatan ini sekaligus memberikan dana punia sebesar Rp 50 juta untuk mendukung acara tersebut. Para undangan dihibur dengan penampilan Parade Gong Kebyar Anak-Anak, Grand Final Pemilihan Jegeg Bungan Desa Adat Kuta tahun 2018, serta pengumuman pemenang Lomba Ogoh-ogoh dan fragmen tari. Di hajatan yang ke-8 kalinya ini, makin sangat jelas dan tegas konsepsi dasar filosofi dan semangat yang terkandung dalamnya. Hal itu tiada lain adalah wujud semangat dan upaya masyarakat dalam melestarikan dan memberdayakan budaya, seni, tradisi dan agama di Bali dan khususnya di Desa Adat Kuta. Sementara I Gusti Anom Gumanti selaku tokoh masyarakat Kuta mengatakan kemasan tampilan tahun ini cukup apik, memberikan warna baru, pengalaman baru dan unsur universal. Baik kepada masyarakat, wisatawan, utamanya bagi generasi muda di Kuta. Kendati sudah baik dalam pelaksanaannya, namun untuk penyempurnaan tentu ke depannya pelaksanaan tersebut harus terus dievaluasi dan diperbaiki. Utamanya terkait waktu pelaksanaannya, sehingga dalam kegiatan tersebut tidak sampai lewat dari tengah malam dan perlu ruang khusus yang lebih besar lagi. (BTN/kmb)

pakem-pakem seni Joged Bungbung, seperti layaknya tarian joged saat pertama kali diperkenalkan dalam pergaulan masyarakat di Bali. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan Ngurah Supanji mengatakan, dipilihnya Joged Bumbung sebagai bahan workshop tidak lain karena tercorengnya nama joged bumbung akhir-akhir ini. Mengingat, banyak sekali bergeliat joged-joged porno. “Joged bumbung tidak lagi memberikan pendidikan, tidak lagi memberikan tuntunan moral. Justru malah merusak moral, karena sudah melanggar darmaning sesolahan,” katanya. Joged bungbung awalnya adalah tari pergaulan, berkembang dan terus berkembang sehingga banyak yang mulai keluar dari pakem-pakem-nya. Dengan begitu gencarnya hujatan kebencian baik di dunia nyata dan media sosial, pihaknya berharap bisa menemukan kesepahaman dan kesepakatan lagi untuk dijadikan pedoman bersama. “Kita sepakat kembalikan joged bungbung ke khaidah seni tari aslinya,

dengan mendorong Desa Pakraman menerbitkan perarem melarang joged bungbung (porno),” usulnya. Ketua WHDI Kabupaten Tabanan Ny. Wirna Ariwangsa mengatakan, rangkaian kegiatan HUT ini diisi bukan hanya dengan workshop melainkan dengan berbagai kegiatan, seperti : ngaturang ayah dan sembahyang bersama di Pura Srijong. Lomba membaca Sloka Bhagawad Gita untuk tingkat SMA/ SMK se-Kabupaten Tabanan. Dan pada hari ini diadakan workshop tentang joged bumbung, jelasnya. Acara workshop itu dihadiri oleh Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, Sekkab Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, Ketua WHDI Tabanan Ny. Putriningsih Ariwangsa, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan I.G.N. Supanji, Ketua PHDI Tabanan I Wayan Tontra, dan Kepala Kementerian Agama Tabanan, serta seluruh undangan yang beserta hadir saat itu, workshop sehari tersebut semakin meriah dan berlangsung dengan suka-cita. (BTN/bud)

Wonderful Indonesia Co-Branding

M

enteri Pariwisata memberikan arahan dalam acara Workshop Matchmaking Calendar of Events, Digital Destination, Diaspora Restaurant with Co-Branding Partners. Acara ini dihadiri oleh 124 Brands dan 39 Dinas Kabupaten/Provinsi yang sudah dan tertarik melakukan Co Branding dengan Wonderful Indonesia. Menpar mendorong brand tersebut untuk memanfaatkan Calendar of Events yang sudah ditetapkan Kemenpar sebagai sarana promosi mereka. Kemenpar sudah investasi

ratusan miliar untuk pelaksanaan CoE, jika brand tersebut ingin menyelenggarakan event sendiri, tidak akan mampu membiayainya. Hal ini sebagai bentuk Indonesia Incorporated antara Pemerintah dengan Swasta, saling meng-endorse. Menpar juga menanyakan mengapa para brand tersebut ingin melakukan Co Branding dengan Wonderful Indonesia, alasan utamanya adalah Nasionalisme. Selain itu mereka ingin berkontribusi untuk memajukan Pariwisata dan meningkatkan penjualan produknya. (BTN/kementrian )

VOL. XII NO. 22, 23 Maret - 12 April 2018

VII

Bangli Bentuk Badan Pengelola Global Geopark Kintamani B

upati Bangli menerbitkan SK Tim Transisi Pembentukan Badan Pengelola Pariwisata UNESCO Global Geopark Kintamani. SK itu diserahkan secara formal di De Klumpu Bali Desa Undisan. Hal ini untuk mengembalikan ke-

jayaan Kintamani di masa lampau dengan status sebagai satu-satunya Geopark Indonesia sudah mendapat pengakuan UNESCO maka pariwisata Kintamani dikelola oleh Badan Pengelola profesional. Dalam SK tersebut, sebagai Pe-ngarah adalah Bupati dan

Jaga Kesucian dan Keharmonisan Bali Lewat UDG

B

upati Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Membuka kegiatan Utsawa Dharmagita (UDG) Desa Adat Kapal, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi Tahun 2018 ditandai dengan membunyikan Sungu, Senin (5/3). Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyampaikan Pemerintah Kabupaten Badung sangat mengapresiasi kegiatan Utsawa Dharmagita Desa Adat Kapal ini. Kegiatan ini sangat sejalan dengan penjabaran program Pemkab Badung melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) pada poin keempat yakni pengembangan dan pelestarian seni, adat, agama, tradisi dan budaya. Giri Prasta juga sangat mendukung tradisi di Desa Adat Kapal yaitu “perang tipat”, ke depan Pemerintah Kabupaten Badung akan mendukung dan berupaya mengkemas tradisi yang unik dan disakralkan ini. Guna mendukung kegiatan tersebut Bupati Giri Prasta menyerahkan dana partisipasi sebesar Rp. 50 juta yang diterima Bendesa Adat Kapal I Ketut Sudarsana. Ketua Panitia, I Putu Darma Susila mengatakan, UDG Desa Adat Kapal kali ini mengambil tema “Palwa Gita Prashista” yang berarti lantunan puja kemuliaan menuju Desa Adat Kapal yang Jaya Ing Rat. Tujuan diadakan Utsawa

Dharmagita, untuk menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia sekala-niskala sesuai dengan dengan Tri Sakti Bung Karno. Dalam UDG ini dilombakan 4 (empat) jenis lomba yakni Matrisandya, Geguritan/Macepat, Kekawin dan Kidung. Peserta diikuti sebanyak 18 Banjar Adat se-Desa Adat Kapal mulai tingkat anak-anak, remaja, dan dewasa, berlangsung hingga 10 Maret mendatang. Sebagai penutup, akan diadakan acara Dharma Shanti Penyepian Desa Adat Kapal tahun 2018 pada ngembak geni, Minggu 18 Maret. Kegiatan UDG sudah mendapat pembinaan dari Sekaa Shanti Wirama Shanti Sasmita Desa Adat Kapal, dan Widya Sabha Kelurahan Kapal. Sementara tim penilai dari Widyasabha Kecamatan Mengwi beserta Pinisepuh basa dan sastra Bali di Badung. Acara dihadiri anggota DPRD Badung I Nyoman Ardana, Kabag. Humas Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Unsur Dinas Kebudayaan Badung, Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, Tripika Kecamatan Mengwi, Lurah Kapal I Nyoman Sudiarta, Anggota LPD Desa Adat Kapal, serta para tokoh masyarakat, di Wantilan Desa Adat Kapal. (BTN/hms)

BTN/ist

Wakil Bupati Bangli, Ketua Bagus Su-dibya, Wakil Ketua Merangkap Anggota Drs. I Wayan Merta, SE., M.Si, Sekretaris Dewa Ketut Setia Darma, S.H. dengan jumlah Anggota 17 orang. Ada 4 orang Pelaksana Teknis yang keseluruhnya berasal dari 15 Desa yang ada di Kawasan Kintamani. Tugas dari tim untuk memberikan masukan Kepada Bupati tentang pengisian jabatan pada struktur Badan Pengelola, Menyusun AD/ART, mensosialisasikan Badan Pengelola, menyiapkan draf peraturan daerah tentang Badan Pengelola dan melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Bupati Bangli sampai batas waktu paling lambat 31 Agustus 2018. Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H, M.Hum, M.Kn. mengatakan, dimanapun pembangunan itu pasti ada sumber daya alam dan sumber daya manusia. Sumber daya alam yang ada di 15 desa di kawasan Kintamani sudah mempunyai keunggulan masingmasing, termasuk di Kawasan Geopark itu sendiri. “Saya inginkan dan menjadi target adalah paling tidak di bidang sumber daya alam sebagai variabel tetap dengan sumber daya manusia sebagai variabel berubahnya,” katanya beberapa waktu lalu. Alam yang sudah diciptakan, jelas Bupati Made Gianyar baik ma-nusia itu sendiri akan bisa menjadi lebih baik tergantung dari manusia itu sendiri. “Sebagai Bupati Bangli saya mengusung Bagaimana Kintamani bisa bersemi kembali, karena kita ketahui Kintamani mempunyai sejarah yang luar biasa, siapa yang tidak kenal dengan Film Kabut di

BTN/ist

Kintamani, siapa yang tidak tahu Lagu Nyanyian Rindu dari Ebiet G AD, demikian agungnya Kitamani di masa lampau,” ucapnya. Target utama untuk mengembalikan keagungan Kintamani yang menurut sejarah bahwa tercatat 20% wisatawan yang datang ke Bali berkunjung ke Kintamani. Dengan perubahan kondisi dan carut-marutnya keadaan wisatawan yang datang terus menurun, terakhir tercatat wisatawan yang berkunjung ke Kintamani ha-nya 9,5% dari seluruh wisatawan yang datang ke Bali. “Saya ingin mengembalikan target kunjungan sampai 20% syukur-syukur bisa lebih,” harapnya. Ketua Tim Transisi Bagus Sudi-bya merasa bersemangat dan tertantang dengan apa yang menjadi harapan Bupati Bangli itu. Sebab pada dasarnya Kabupaten Bangli merupakan salah satu daerah yang nyaris memiliki semuanya, alamnya bagus budayanya beraneka ragam dan masih

orisinil. “Tinggal bagaimana mengelola apa yang di miliki Kabupaten Bangli, infrastruktur juga sudah bagus yang kaitanya dengan akses. Hanya saja masih harus dikelola karena masih belum maksimal baik dari segi ke-bersihan,” ucapnya. Untuk mewujudkan hal itu dibutuhkan sebuah komitmen bersama semua stakeholder yang ada koordinasi ke bawah harus singkron yang nantinya bisa mensupport apa yang menjadi keinginan Bupa-tinya. “Untuk wujudkan keinginan wisatawan datang ke Bangli dan menginap, hal yang harus dipikirkan adalah kelayakan dan ke-like-kanya di mana akan muncul pertanyaan berikan saya satu alasan kenapa saya harus menginap dan mengapa...? tentu untuk mejawab hal itu kita harus bisa katakan saya bisa berikan bukan hanya satu alasan tetapi sepuluh alasan kurang lebih begitu,” papar Bagus Sudibya. (BTN/bud)


Vol. XII No. 22 | 23 Maret - 12 April 2018

VIII

Vol. XII No. 22

General Information MARET

INGIN PRODUK DAN JASA ANDA DIKETAHUI TURIS? Cukup pasang iklan di

31th Purnama Sasih Kadasa : Piodalan di: - Wali Bhatara Turun Kabeh - Besakih, - Ngusabha di Pr. Bukit Jati - Ds. Batur, Kintamani, - Pr. Dalem - Ds. Tangsub, Sukawati, - Ngusabha di Pr. Lempuyang Madya - Karangasem, - Ngusabha di Pr. Batur - Kintamani, Bangli, - Pr. Desa - Ds. Singakerta, Ubud, - Pr. Pita Maha - Palangkaraya, - Pr. Candra Perabha - Komplek Polri, Jalambar, Jakarta Barat, - Pr. Agung Jagatnatha - Denpasar, - Mr. Puri Agung - Ds. Petak, Gianyar, - Pr. Desa - Ds. Pasedahan, Manggis, Karangasem, - Pr. Dadia Dalem Empuaji - Br. Parangan, Suwung, Buleleng, - Pr. Segara Giri Kencana/Gili Menjangan - Ds. Gerokgak, Buleleng, - Pr. Bukit Abah - Batas Klungkung - Karangasem, - Pr. Giri Amertha Bhuwana - Ds. Sedahan, Manggis, Karangasem.

23 Maret - 12 April 2018

DIRECT TOURISTS ARRIVAL TO BALI 2018

4 Buda Cemeng Ukir/Buda Wage Ukir : Piodalan di: - Pr. Pasar Agung - Besakih, - Pr. Dalem Purancak - Denpasar, - Pr. Hyang Agung Ibu Wanasari - Br. Tegal, - Pr. Gede Gunung Agung - Br. Dukuh, Munggu, Badung, - Pr. Kerebuan Langit - Ds. Sading, Mengwi,

APR.

MAY

JUNE

JULY

AUG.

TOTAL FOREIGN TOURIST ARRIVALS : 358,065

SEPT.

f travelers happen to be outside the hotel and get hampered from returning to respective hotel, please go to the 15 Assembly Points having been prepared by PUTRI Bali, a Bali tourism association that is very concerned about the eruption of Mount Agung. The fifteen assembly points are as follows: 1. Grand Inna Bali Beach Hotel 2. ITDC Nusa Dua 3. Krisna Oleh-Oleh Sunset Road 4. Krisna Wisata Kuliner 5. Taman Ayu 6. Bali Bird Park 7. Bali Adventure Tour 8. Bali Safari and Marine Park 9. Kertalangu Tourism Village 10. True Bali Experience 11. Bencingah Puri Ubud 12. Pod Chocolate 13. Taman Sari 14. Ubud Adventure Center 15. Pod Chocolate Cafe Sunset

I

(BTN/*)

NOV.

INDIAN __________________ 29,016 JAPANESE _______________ 14,198

60000

7,762

9,009

12,938

12,989

13,698

14,042

14,198

29,016

BRITISH _ _______________ 14,042

47,090

Fire: 113; Police: 110; Ambulance: 118; Indonesian Red Cross: 225-465; Rescue Coordination Office: 751111; Directory Enquiries 108; International Operator: 101; Post Service Information: 161; Time: 103; Immigration Officer: 227828, 7510388; Public Hospital 227-911.

DEC.

AUSTRALIAN _____________ 86,658

AMERICAN ______________ 13,698 RUSSIAN ________________ 12,989 MALAYSIA _______________ 12,938 SOUTH KOREAN __________ 9,009 SINGAPOREAN ___________ 7,762

Tourist Information The Department of Tourism (Bali) has six Information Centres where booklets and brochures can be obtained free of charge. Addresses: Ngurah Rai International Airport, Tuban, Phone: (0361) 751011; Bina Wisata Ubud, next to the village head’s in Ubud; Government Tourist Information Centre, Jl. Raya Kuta No. 2, Kuta - Badung, Kuta; Government Tourist Office, Jl. S. Parman Niti Mandala, Denpasar, Phone (0361) 222387, Buleleng Government Tourist Office, Jl. Veteran 23, Singaraja, Phone: (0361) 25141.

Badung Kini Miliki “Command Centre”

11th Buda Umanis Kulantir : Piodalan di: - Mr. Kawitan Arya Pengalasan Pusat - Ds. Bedulu, Pejeng, Gianyar, - Pr. Pasek Tangkas Pasekan Kaler - Tabanan, - Pr. Gaduh Binoh - Ds. Ubung, Denpasar.

Here are 15 Assembly Points for Travelers Related to Mount Agung Eruption

OCT.

CHINESE ________________ 47,090

80000

0

10th Hari Kajeng Kliwon Uwudan/Anggara Kasih Kulantir : Piodalan di: - Pr. Penataran Tangkas - Br. Tebuwana, Sukawati, - Pr. Puseh - Ds. Lembeng, Ketewel, Sukawati, - Pr. Dalem Gandamayu - Klungkung, - Pr. Sanghyang Tegal - Br. Taro Kaja, Tegalalang, - Pr. Penataran Agung/Odalan Ida Ratu Mas Magelung - Besakih.

MAR.

100000

20000

th

FEB.

THE TOP TEN ARRIVAL BY NATIONALITY JANUARY 2018

40000

APRIL

vTOTAL : 358,065

JAN.

embangunan Gedung Badung Command Centre di kawasan Puspem Badung telah rampung. Selasa (6/3) dilakukan upacara pemlaspasan yang dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Mas Pratama dari Griya Tegeh Abiansemal Badung dengan upakara caru ayam 5 dan bebangkit. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri upacara pemlaspasan gedung yang dirancang menjadi pusat technology di Kabupaten Badung untuk mensukseskan program Badung Smart City. Selain itu, hadir pula Asisten Administrasi Umum Cokorda Raka Darmawan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Badung Wayan Suambara, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Ketut Gede Suyasa, Kadiskominfo Wayan Weda Darmaja, Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta. Kadis Kominfo Wayan Weda Darmaja dalam kesempatan tersebut mengatakan, pembangu-

P

HANYA DENGAN Rp 200.000 | ) 249484

Important Telephone Numbers

358,065

400000 350000 300000 250000 200000 150000 100000 50000 0

86,658

Hari Tumpek Landep/Saniscara Kliwon Landep : Melakukan upacara keselamatan terhadap segala jenis senjata agar benda itu tetap baik dan bertuah. Piodalan di: - Pr. Kertha - Banyuning Barat, Buleleng, - Pr. Dalem Tenggaling - Br. Sengguan, Singapadu, - Pr. Kawitan Arya Bang Pinatih - Ds. Peguyangan, Singaraja, - Pr. Dalem Pingit - Br. Taro Kaja, Tegalalang, - Pr. Batu Arya Warih Kepaon Cenggolo - Ds. Sudimara, Tabanan, - Pr. Ida Ratu Pande - Besakih, - Pr. Penataran Pande - Ds. Kusamba, Klungkung, - Linggih Pajenengan Keris Pusaka Ida Dalem Tarukan - Ds. Pesaban, Rendang, Karangasem, - Pr. Dalem - Ds. Bungsu, Batubulan, - Pr. Pasek Tatar Bale Agung - Buleleng, - Pr. Panti Abian Buru - Ds. Kenderan, Buleleng,

Business and Leisure

nan gedung dengan lantai 3 akan menjadi pusat informasi data masyarakat dan pemerintah Kabupaten Badung. Lantai pertama, kata dia, dipergunakan untuk ruang Administrasi dan Command Centre. Kemudian, lantai dua dipergunakan untuk ruang Kadis dan ruang pertemuan serta Media Centre. “Lantai Ke tiga dipergunakan sebagai ruang pusat data dan server,” kata Weda Darmaja. Sementara itu, Wabup Ketut Suiasa mengatakan, Kabupaten Badung merupakan salah satu dari 100 kabupaten/kota se Indonesia yang mendapat penghargaan sebagai Kabupaten smart city. Selanjutnya, dengan rampungnya gedung Badung Command Centre ini dapat memberikan informasi yang cepat dan tepat kepada masyarakat. “Keberadaan Command Centre ini juga dapat memberikan berbagai informasi data yang tepat dan akurat dengan teknologi informasi kekinian,” kata Suiasa. Membangun Badung yang kuat dan hebat, tambah Suiasa, tentu tidak hanya dengan pembangunan gedung yang megah, namun SDMnya harus juga smart dan bisa menguasai serta mengerti technology itu sendiri. “Kehadiran Command Centre diharapkan dapat mempermudah informasi data baik kepada pemerintahnya maupun bagi masyarakat,” harapnya. Usai persembahyangan, Wabup Ketut Suiasa didampingi Pimpinan instansi terkait melakukan kunjungan dan mengamati kegunaan ruanganruangan gedung Command Centre tersebut. (BTN/hms)

Bupati Eka Raih Penghargaan “International Women Day” Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menerima penghargaan International Women’s Day dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo, di Gedung Nusantara DPR-RI, Rabu (14/3). Tema yang diangkat pada tahun ini yakni “Time is now: Leadership by Example”. enghargaan International Women’s Day sebagai bentuk apresiasi tertinggi kepada para tokoh masyarakat yang dianggap berjasa dalam kemajuan wanita di Indonesia. Bupati Eka yang telah berhasil mencapai kesetaraan gender serta pemberdayaan wanita, sehingga menerima penghargaan tersebut. Bupati Eka pun dianggap berhasil dalam meningkatkan kesadaran publik mengenai isu peran wanita dalam ekonomi, sosial, budaya dan politik. Bupati Eka mengungkapkan, penghargaan tersebut menginspirasi dan bermanfaat bagi orang lain. “Saya mewakili masyarakat Tabanan berterimakasih kepada DPR RI, karena telah memilih saya

P

sebagai penerima International Women Day Award. Saya bersyukur karena apa yang saya lakukan bisa menginspirasi dan bermanfaat untuk orang lain. Saya sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi memajukan kaum wanita di Tabanan. Semoga sistem dan program yang selama ini saya lakukan bisa diduplikasi dan diaplikasi oleh orang lain dengan lebih baik lagi,” ungkap Bupati Eka.  Bupati Eka optimis bahwa program-programnya dapat meningkatkan derajat wanita khususnya di Tabanan. Program yang telah dijalankan dan menjadi pilot project Tabanan yaitu melalui program kesehatan pada perempuan yakni pencegahan dan penanganan kanker serviks. “Lima tahun lalu perempuan di Tabanan sangat rentan dengan kanker serviks, maka dari itu kami mengusulkan untuk mengadakan cek kesehatan perempuan untuk mencegah kanker serviks yang saat ini sudah menurun di Tabanan. Kami juga mendukung pemberdayaan perempuan untuk menjadi entrepreneur dengan BumDes,” ujarnya. Dalam menjalankan misinya dirinya sempat mengalami berbagai masalah, namun komitmennya terhadap kemajuan wanita Tabanan dapat menghapus seluruh hambatan tersebut. “Perempuan memang sudah memiliki kodrat lahiriah yang tidak bisa ditinggal-

BTN/ist

kan, namun kita juga harus bisa membagi waktu dengan baik agar sebagai perempuan bisa turut andil dalam kemajuan perekonomian, sosial, politik sehingga dapat memaksimalkan kecerdasan otak kanan dan kiri,” ungkap Bupati Eka. Bupati Eka juga berharap agar perempuan lebih memberanikan dirinya maju dalam bidang perekonomian, sosial, budaya dan politik. “Mereka harus punya keberanian, khususnya apabila perempuan ingin masuk ke dunia politik.  Harus punya keyakinan dan tujuan yang jelas karena politik adalah pengabdian,” harap Bupati Eka. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan Fahri Hamzah, Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menjadi Keynote Speaker, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise, Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf serta para anggota DPR RI. Hadir pula para Duta Besar Negara Sahabat, antara lain Mexico, Canada, Bangladesh, Spanyol, Jordan, Panama, Serbia, Ceko, Yaman, Suriname, Pakistan, Kuwait, Brazil, Hungaria, Norwegia, Jepang, Portugal, Iran, Bulgaria, Colombia, Bosnia, Palestina, Irak, Myanmar, Rusia. (BTN/bud)

Kini Bali Travel News hadir on iPad dan juga dapat diakses via mobile iPhone, Blackberry dan Nokia Symbian. Ketik : http://m.bali-travelnews.com via browser mobile

Edisi 23 Maret - 12 April 2018 | Image BTN  

Headline : Bupati Eka Raih Penghargaan "International Women Day"

Edisi 23 Maret - 12 April 2018 | Image BTN  

Headline : Bupati Eka Raih Penghargaan "International Women Day"

Advertisement