Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 226 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Senin Umanis, 16 April 2018

Rai Mantra Dorong Rakyat Bali Lawan Pembohongan Publik CALON Gubernur Bali nomor urut 2 Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, warga memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi yang benar selama masa kampanye. Menurutnya, masa kampanye adalah masa di mana rakyat menilai rekam jejak pasangan calon secara bebas, jernih, dan bijak. Di situlah rakyat menilai kredibilitas dan kejujuran paslon. Ditemui di Denpasar, Sabtu (14/4), Rai Mantra mengatakan, kejujuran menyampaikan informasi adalah tolok ukur awal kepemimpinan seseorang. ‘’Klaim-klaim yang tidak berdasar, menyampaikan fakta bohong, apalagi memu-

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Ribuan Warga 14 Desa Se-Kecamatan Abang Satu Jalur Menangkan Koster-Ace

Ketersediaan Air Bersih Menjadi Prioritas

Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra tar balik fakta merupakan cikal bakal dari mental koruptif. Yang semacam itu merupakan pemimpin yang

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

korup sejak dari pikirannya,’’ ujar Rai Mantra. Hal. 19 Harus Dilawan

C AL O N G u b e r n u r Bali nomor urut 1, Wayan Koster, menghadiri temu wicara dengan ribuan warga 14 desa di Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Minggu (15/4) kemarin. Yang mengagumkan, 14 desa itu sepakat menyatakan kebulatan tekad mendukung, memenangkan dan memilih Wayan Koster yang berpasangan dengan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali, 27 Juni 2018. Hal. 19 Menangkan Koster

TEMU WICARA - Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, saat temu wicara dengan ribuan warga dari 14 desa di Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Minggu (15/4) kemarin.

Sulit, Bali Keluar dari Pariwisata ’’Murahan’’

Bali dicap mengembangkan mass tourism. Artinya wisatawan yang datang tidak berkualitas; belanjanya rendah, waktu tinggal sedikit dan memilih hotel bertarif rendah. Atas ‘’cap’’ tersebut, Kementerian Pariwisata punya kiat untuk keluar dari stigma; pariwisata Bali murahan. Pembentukan 10 destinasi baru yang lebih dikenal sebagai ‘’10 Bali Baru’’ akan memberikan kesempatan bagi Bali untuk mengembangkan pariwisata berkualitas. Lalu bagaimana pula upaya Bali untuk keluar dari pariwisata massal tersebut?

dikatakannya, bisa dilakukan dengan mekanisme produk, mekanisme pasar, dan mekanisme harga. ‘’Misalnya dengan mengembangkan hotel berbintang seharga Rp 25 juta per malam, maka yang datang pastilah wisatawan yang memiliki kualitas. Kalau kita mengembangkan produk yang murahan, yang hanya Rp 100 ribu per malam, pasti yang datang mass tourism. Kita pilih mana,’’ imbuhnya. Sementara itu, Penasihat Bali Tourism Board Bagus Sudibya mengatakan, jika ingin mendapatkan kunjungan wisatawan yang

IBU NEGARA - Presiden Joko Widodo membonceng Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengendarai motor listrik saat kunjungan kerja di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Kamis (12/4).

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Kemenpar I Gde Pitana mengatakan, Bali mesti ‘’diselamatkan’’ agar tidak berkembang sebagai pariwisata massal. Pengembangan 10 Bali Baru adalah jawa-

Prabowo Nyapres

Soal Pernyataan Partai Setan

Bali Post/dok

Pendukung Jokowi Senang

Jakarta (Bali Post) – Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menilai partai politik pendukung Joko Widodo senang ketika Rapat Koordinasi Nasional Partai Gerindra memutuskan mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Dengan keputusan tersebut maka tercipta kontestasi seperti pada Pilpres 2014. ‘’Jadi agenda setting pendukung Jokowi kelihatan sekali, yaitu bagaimana caranya agar terulang kembali head to head Jokowi dengan Prabowo. Saat ini yang dilawan Prabowo adalah Jokowi sebagai petahana, dulu Jokowi bukan petahana saja Prabowo kalah,’’ kata Pangi, Sabtu (14/4) malam. Dia menilai apabila Prabowo berhadapan dengan Jokowi, artinya sama saja Ketua Umum Partai Gerindra itu kembali memberikan ‘’tiket gratis’’ kepada Jokowi menjadi presiden dua periode. Menurutnya, seharusnya Prabowo belajar banyak dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang lebih

memilih menahan diri dan merelakan PDI-P untuk mengusung Jokowi sebagai presiden di Pilpres 2014. ‘’Karena itu mendaur ulang pertarungan lama antara Jokowi-Prabowo pada Pilpres 2019 menjadi tidak menarik lagi untuk ditonton. Padahal masyarakat ingin pertarungan aktor baru sehingga film menjadi menarik dan seru,’’ ujarnya. Di sisi lain, menurut Pangi, kekuatan mesin partai pendukung Prabowo di pilpres kalah banyak dan kalah kuat dari koalisi parpol pendukung Jokowi. Selain itu, ia menilai saat ini Jokowi sedang menyiapkan beberapa ‘’senjata’’ pendongkrak elektabilitas yang membuat pemilih enggan bergeser dalam mendukung Jokowi. Sementara itu, da menilai koalisi Jokowi ketakutan apabila Gatot Nurmantyo maju dalam Pilpres 2019 dan Prabowo menjadi penentu kebijakan atau king maker. Hal itu, menurutnya, karena saat ini adalah momentum emas untuk Gatot dengan pertumbuhan elaktabilitasnya yang masih terus menanjak. Hal. 19 Gatot Nurmantyo

bannya. Ini akan memberikan kesempatan bagi Bali untuk mengembangkan quality tourism. Menurut Pitana, wisatawan yang datang ke Bali bisa disaring agar hanya yang ‘’berkualitas’’. Hal itu

berkualitas, produk dan pelayanan yang ditawarkan juga harus berkualitas. Ia melihat Bali belum bisa menerapkan pariwisata berkualitas ini, karena masih ada kendala sampah, air bersih, transportasi, dan daerah tujuan wisata. Ia menjelaskan, pariwisata berkualitas artinya wisatawan yang datang berkualitas. Wisatawan berkualitas tidak hanya dilihat dari kemampuan daya belinya, tetapi juga rencana yang matang untuk pergi ke suatu tempat dengan maksud tujuan tertentu. Hal. 19 Sesuai Harapan

’’HOTEL DENGAN HARGA RP 100.000 PER MALAM, OBJEK WISATA YANG BELUM BERSIH, TRANSPORTASI YANG KURANG MEMADAI SERTA BERBAGAI FASILITAS PENDUKUNG YANG BELUM BAIK AKAN MENYULITKAN BALI UNTUK MENGGAET WISATAWAN YANG BERKUALITAS.’’

Amien Dilaporkan ke Polisi Jakarta (Bali Post) Pernyataan Amien Rais tentang partai Allah dan partai setan berbuntut panjang. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu dilaporkan oleh Cyber Indonesia dengan tuduhan telah melakukan ujaran kebencian. ‘’Hari ini kita buat laporan polisi terkait dengan terlapornya adalah saudara Bapak AR (Amien Rais) berhubungan dengan adanya kutipan di media sosial yang saya lihat sendiri,’’ ucap Ketua Cyber Indonesia Aulia Fahmi, Minggu (15/4) kemarin. Amien juga menyebut orang tak bertuhan bergabung dengan partai besar yakni Hizbusy Syaithan atau partai setan. Aulia berpandangan, dari kutipan Amien Rais itu, sebagai warga Indonesia dan umat Islam, ia menilai ada upaya mendikotomi dan upaya provokasi yang membawa nuansa SARA. Padahal, negara Indonesia berasas pada Pancasila. Sebagaimana di sila pertama Pancasila, yang menyatakan Ketuhanan Yang Maha Esa. Sehingga sebenarnya tidak perlu diklaim lagi, ada partai yang bertuhan atau anti-Tuhan. Karena sama-sama mengakui Pancasila sebagai pedoman hidupnya. Aulia melaporkan Amien Rais ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/2070/IV/2018/PMJ/ Ditreskrimsus. Dia melaporkan Amien dengan tuduhan tindakan pidana ujaran kebencian SARA

dan penodaan agama melalui media sosial. Seperti Pasal 28 ayat 2, UU ITE, dan atau Pasal 156 a KUHP. ‘’(Barang bukti) ada print out, isinya statemen yang saya jelaskan. USB untuk simpan softcopy,’’ ujar Aulia. Menurut Aulia, Amien telah melakukan provokasi masyarakat dalam penyebutan partai Islam dan setan. Itu, kata Aulia, tidak sesuai dengan dasar negara Pancasila. ‘’Kami melihat telah ada suatu upaya dikotomi atau provokasi. Yang membawa, ras, agama. Padahal kita tahu bahwa negara kita adalah negara berdasar Pancasila dan UUD 1945,’’ ujarnya. Aulia merasa Amien telah melecehkan partai di luar tiga partai yang disebut partai Allah. Baginya, hal ini bisa merupakan ujaran kebencian. ‘’Maka itu, kami lihat ada indikasi, dugaan telah memecah belah persatuan bangsa. Yang mana kita negara Indonesia adalah negara Pancasila,’’ kata Aulia. Selain ujaran kebencian, Aulia juga menuduh Amien melakukan penistaan agama. Hal ini karena telah menyebut ada orang tidak bertuhan. ‘’Pada konten yang menyatakan orang tidak bertuhan.

Konten ada partai Allah. Tadi sudah saya jelaskan, tadi seolah-olah sudah ada friksi. Golongan ini A, ini B. Islam kan universal,’’ ucap Aulia. Soal bagaimana kelanjutannya, Aulia menyerahkannya kepada penegak hukum untuk menindaklanjuti laporannya. ‘’Lebih jauh, tinggal penyidik yang ahlinya. Bagaimana masuk pasalnya sesuai materi yang dilaporkan,’’ kata Aulia. Sebelumnya diberitakan, Amien yang juga Ketua Penasihat Persaudaraan Alumni 212 berbicara tentang partai setan dan partai Allah dalam tausyiahnya pada Jumat (13/4) lalu. Hal. 19 Partai Besar

Kontestan ’’Miss Universe’’ 2015 Reunian di Taman Ujung

MISS UNIVERSE - Bupati Mas Sumatri menyambut rombongan alumni Miss Universe 2015 yang dipimpin Puteri Indonesia 2015 Anindya Putri, di Taman Ujung, Karangasem.

PARIWISATA Karangasem sudah menggeliat. Wisatawan mancanegara pun mulai berdatangan. Tentu ini tak lepas dari upaya Pemkab Karangasem untuk terus berpromosi. Pasca-erupsi Gunung Agung, upaya mendatangkan wisatawan ke ujung timur Pulau Bali itu pun semakin masif. Kerja sama pihak pemerintah dengan swasta terus digalakkan. Hasilnya, Karangasem sudah kembali dikunjungi wisatawan mancanegara. Bahkan, Bupati Mas Sumatri berhasil menggaet wisatawan ‘’elite’’. Mereka adalah alumni kontestan Miss Universe 2015. Para wanita tercantik di 14 negara itu memilih Taman Ujung sebagai tempat reuniannya. Dipimpin Puteri Indonesia

2015, Anindya Putri, rombongan kontestan ratu sejagat dari 14 negara itu menggelar sejumlah kegiatan. Hari pertama Jumat (13/4) sore hingga petang, mereka mengadakan sesi wawancara dengan awak media. Di taman air yang merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Karangasem itu, mereka disambut Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri bersama jajaran organisasi perangkat daerah. Selain itu juga ada A.A. Made Dewandra Jelantik dari Puri Karangasem, para pelaku wisata dan sponsor. Masuk lewat Bale Kapal di sisi barat atas taman, rombongan disambut tabuh Selonding dan gender dari Subagan. ‘’Saya pribadi sangat takjub dengan aura positif yang ada di sini (di Taman Ujung). Den-

gan reunian di sini, saya berharap teman-teman alumni Miss Universe akan mengajak teman-temannya berkunjung ke sini,’’ ujar Anindya Putri. Anindya -- panggilan akrabnya -- mengatakan, rencana reunian sudah diagendakan sejak tiga bulan lalu. Awalnya reuni akan digelar di Bandung, tetapi kemudian dialihkan ke Karangasem. Pihaknya mengakui dipilihnya Karangasem sebagai tempat acara sebagai bukti kecintaannya terhadap Tanah Air. Dengan menjadikan Karangasem sebagai tempat acara, dia berharap bisa mengembalikan kepercayaan dunia internasional bahwa Bali khususnya Karangasem aman dan nyaman untuk dikunjungi. Rombongan alumni ajang

pemilihan ratu sejagat 2015 itu yakni Tonie dari Caymand Island, Toria (Bahama), Anna (Ukraina), Francesca (Ekuador), Lisa (Singapura), Daniela (Nicaragua), Idubina (Elsavador), Cynthia (Lebanon), Joanna (Irlandia), Nena (Inggris Raya), Vanessa (Malaysia), PHB (Vietnam) dan Janet (Georgia). Pada hari kedua di Taman Ujung sebelum berkunjung ke objek wisata lainnya, mereka mengikuti yoga. Karangasem sangat beruntung mendapat kunjungan dari alumni pemilihan ratu sejagat tersebut. Tentu hal ini akan membawa dampak positif terhadap industri pariwisata. Selain itu berbagai pihak sponsor dilibatkan. Hal. 19 Hidangan Khas


denpasar

2

Pengawasan Lemah, Ornamen Arsitektur Bali Terabaikan

figur Terus Dipantau MENJADI kegiatan rutin, Penerangan Kodam (Pendam) IX/Udayana menyelenggarakan simakrama dengan insan pers. Dalam acara serupa, Jumat (13/4) lalu hadir Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto dan pimpinan media cetak serta elektronik. Di hadapan puluhan insan pers, Pangdam berharap dalam menghadapi Pilkada serentak dan IMF-World Bank (WB), media massa turut serta menciptakan situasi aman dan kondusif. ‘’Ini dua kegiatan berjalan beriringan secara pararel. Punya implikasi. Jika satu (kegiatan) tidak terlaksana dengan baik, maka imbasnya ke kegiatan lain. IMF dan World Bank sangat memerlukan situasi kondusif dan aman,’’ tegasnya. Sampai saat ini, lanjut Mayjen Benny Susianto, panitia IMF-WB nasional dan internasional terus memantau dan selalu menanyakan situasi keamanan Bali, baik kondisi sosial masyarakat dan alam, khususnya Gunung Agung. ‘’TNI dan Polri terus memelihara kondisi kondusif dengan melakukan kegiatan cipta kondisi, kegiatan antisipasi. Kondisi ini saya merasa berkepentingan bicara dalam acara ini, karena pena media massa pengaruhnya besar terhadap terciptanya kondisi aman dan kondusif. Saya berpesan, bijaklah dalam pemberitaan sehingga outcome-nya yaitu terciptanya situasi kondisif,’’ ujarnya. Pembangunan infrastruktur dan rekayasa lalu lintas pasti terus dilakukan, guna mendukung suksesnya IMF-WB. Melalui peran media massa, ia berharap menginformasikan hal-hal positif. Guna menyukseskan kegiatan bertaraf internasional dan menjaga nama baik bangsa, perlu pengorbanan. Oleh karena itu, masyarakat mesti mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Suksesnya IMF dan WB akan mendorong kemajuan pariwisata Indonesia, khususnya Bali. Bayangkan, 18 ribu delegasi seluruh dunia akan hadir dan menjadi sarana promosi pariwisata Pulau Seribu Pura ini. ‘’Maka dari itu, harus dipersiapkan dengan baik sehingga ada image positif untuk Bali. Apalagi target pemerintah terhadap kunjungan turis 20 juta setahun,’’ ungkapnya. Target tersebut belum bisa tercapai dan salah satu alasannya Bali belum memiliki infrastruktur memadai seperti jalan serta bandara. Padahal, fasilitas hotelnya bisa menampung 20 juta tamu. ‘’Mari kita dorong pemenuhan fasilitas tersebut demi kepentingan lebih besar, demi bangsa dan negara,’’ katanya mengingatkan. (rah)

Denpasar (Bali Post) – Bangunan-bangunan di Bali khususnya bangunan-bangunan di sepanjang jalan protokol yang biasanya jadi sentral kegiatan perekonomian makin meninggalkan pakem-pakem atau ornamen arsitektur Bali. Padahal, jika ada komitmen dan kemauan, upaya untuk memasukkan karakter ornamen khas Bali pada bangunanbangunan di Bali sejatinya tidak terlalu sulit. Pasalnya, pengaplikasian karakteristik ornamen khas Bali pada bangunan cukup fleksibel. Pengamat tata ruang Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si. mengatakan hal itu, Minggu (15/4) kemarin. Menurut Rumawan Salain, menjamurnya bangunan yang tidak mengadopsi karakteristik Bali tidak terlepas dari lemahnya pengawasan yang dilakukan. Instansi terkait di Denpasar maupun kabupaten lainnya harus sejak awal melakukan pengawasan ketat dalam proses pemban-

gunan sebuah bangunan atau gedung. Apalagi bukan hal yang sulit untuk memasukkan unsur ornamen khas Bali itu pada setiap bangunan. Dalam konteks ini, instansi berwenang harus berani bertindak tegas untuk meninjau kembali perizinan bangunanbangunan yang mengabaikan

Pekan Informasi Pemkot Denpasar Bersama Awak Media

Penguatan MPP sebagai Layanan Satu Pintu REVOLUSI pelayanan perizinan ataupun nonperizinan dilakukan untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat. Sebagai Mal Pelayanan Publik (MPP) pertama di Indonesia, Pemprov DKI Jakarta tentu mejadi acuan mekanisme pengelolaan perizinan yang terintegrasi sistem online. Begitu juga di Kota Denpasar yang saat ini telah memiliki MPP yang terus mendapatkan apresiasi dari lembaga vertikal di luar OPD Pemkot Denpasar. Penguatan pelayanan MPP Graha Sewaka Dharma Lumintang Pemkot Denpasar ini diwujudkan dengan terus melakukan inovasi-inovasi. Pekan informasi Pemkot Denpasar yang melibatkan awak media di Denpasar dalam rangka penguatan MPP menjadi pelayanan publik satu pintu. Kehadiran peserta Pekan Informasi dipimpin langsung Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Denpasar I Made Toya bersama Plt. Kabag Humas dan Protokol Sekda Kota Denpasar I.B. Mayun Suryawangsa. Menurut Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Denpasar I Made Toya, Pemkot Denpasar baru-baru ini dipilih sebagai salah satu kota untuk men-

jalankan Mal Pelayanan Publik setelah DKI Jakarta, Surabaya dan Banyuwangi. Penerapan Mal Pelayanan Publik di Kota Denpasar saat ini sudah mencakup pelayanan perizinan satu pintu yang bekerja sama dengan beberapa instansi. Tidak hanya OPD Pemkot Denpasar, tapi pihak swasta seperti perbankan, Imigrasi, Kepolisian, BPJS dan Kejaksaan Negeri Denpasar segera bergabung memberikan kemudahan pelayanan. Toya menambahkan, kehadiran pihaknya dalam

agenda Pekan Informasi ini untuk bertukar pikiran dan menyamakan persepsi terkait mekanisme Mal Pelayanan Publik. ‘’Keterlibatan media cetak dalam kegiatan ini dapat memberi ruang informasi yang lebih luas ke p a d a m a s y a r a ka t d a n sebagai fungsi pengawasan terhadap aktivitas pembangunan di Kota Denpasar,’’ katanya. Kepala Bidang Aktivitas Usaha DPM PTSP Provinsi DKI Jakarta Dr. Ricky Marojahan mengatakan, visimisi Kota Denpasar dengan

DKI Jakarta itu sama. ‘’Mal Pelayanan Publik adalah solusi perizinan masyarakat,’’ ungkapnya. Mulai dari mengelola SDM sampai mengelola infrastruktur, kata Ricky Marojahan, secara umum pola penerapannya sama. Selain di pusat kota, sistem juga terintegrasi dengan pelayanan di masing-masing daerah baik kecamatan maupun desa. ‘’Hal ini akan semakin memudahkan masyarakat dalam mengurus perizinan, namun tetap terintegrasi satu pintu. semua dalam satu koneksi,’’ ungkapnya. Meng ing at izin d i I n donesia sangat banyak, maka sistem ini sangat tepat diterapkan. MPP DKI Jakarta sudah menerapkan 216 perizinan elektronik dan nonelektronik yang diakses masyarakat dengan kepuasan masyarakat mencapai 98.27 persen. Hal tersebut menjadikan MPP DKI Jakarta mendapat penghargaan dari Kementerian PAN-RB sebagai role model penyelenggara pelayanan publik dengan kategori sangat baik. Harapannya ke depan segala inovasi MPP Kota Denpasar dapat bersinergi demi mewujudkan pelayanan yang baik kepada masyarakat di segala lini. (ad783)

Hariono alias Koncet juga dipidana denda Rp 800 juta, subsider tiga bulan kurungan. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, JPU dari Kejari Denpasar menyatakan terdakwa terbukti bersalah dalam kepemilikan sabu-sabu. Yakni terdakwa Hariono terbukti secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman. Narapidana itu dijerat Pasal 112 ayat (1) Undang-undang

RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dalam dakwaan alternatif kesatu. Atas tuntutan itu, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya mengajukan pembelaan secara lisan. Di hadapan majelis hakim pimpinan Parta Bhargawa, terdakwa pada intinya meminta keringanan hukuman. Salah satunya terdakwa berdalih adalah sebagai tulang punggung keluarganya. Kasus ini bermula saat petugas Lapas Kerobokan melakukan kontrol di Wisma Alas Kedaton pada 1 Oktober 2017 lalu sekitar Pukul 15.55 Wita. Ketika itu terdakwa terlihat panik dan mengeluarkan pipet kaca dari dalam saku celana yang dikenakannya. Petugas lapas mendekati terdakwa dan memerintahkan terdakwa untuk mengeluarkan semua barang bawaan yang ada di kantong celana. Saat itu ditemukan dua lipatan uang pecahan Rp 10 ribu, satu buah pipet kaca serta satu HP. Petugas lapas di hadapan terdakwa membuka dua lipatan uang pecahan Rp 10 ribu itu dan di dalamnya ditemukan satu paket klip plastik bening berisi kristal diduga narkotik jenis sabusabu. (kmb37)

WAKIL Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa, Jumat (13/4) lalu meresmikan Mushola Nurul Hikmah Banjar Kwanji Dalung dengan penandatanganan prasasti. Peresmian ini dikaitkan dengan perayaan Isra’ Mi’raj Nabi Muhamad SAW 1439 H, sekalian syukuran atas selesainya pembangunan Mushola Nurul Hikmah tahap terakhir. Pada kesempatan tersebut, Wabup Suiasa menyerahkan dana hibah kepada Panitia MTQ dan IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia). Hadir Ketua Pengadilan Agama Badung Maftuh Basuni, Camat Kuta Utara AAN Arimbawa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung A.A. Manguningrat, Perbekel Dalung I Putu Arif Wiratya dan tokoh umat muslim setempat. Sebagai penceramah, pengasuh Pondok Pesantren Habib Salim Bin Ali Bafiqiyah dari Jembrana. Wabup Suiasa mengatakan, perayaan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 2018 ini memiliki nilai dan makna hidup yang sangat universal yang dapat dipergunakan

MENYERAHKAN - Asisten I Setda Kota Denpasar menyerahkan kenang-kenangan kepada Kepala Bidang Aktivitas Usaha DPM PTSP Provinsi DKI Jakarta Dr. Ricky Marojahan.

Narapidana Empat Tahun Dituntut Tujuh Tahun Penjara

Denpasar (Bali Post) Mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan tidak membuat pria asal Jakarta ini tobat dalam urusan narkoba. Saat menjalani masa hukuman di lapas terbesar di Bali itu, residivis ini justru kembali berulah dengan “bermain” narkoba. Dia adalah Hariono alias Koncet (41). Oleh JPU I Made Lovi Pusnawan, terdakwa yang sebelumnya dipenjara selama empat tahun penjara, Jumat (13/4) lalu kembali dituntut pidana penjara selama tujuh tahun. Selain itu, terdakwa

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Pengawasan Lemah, Ornamen Arsitektur Bali Terabaikan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Senin Umanis, 16 April 2018

ornamen-ornamen khas Bali tersebut. Untuk bangunan baru, instansi tersebut juga wajib memperhatikan dengan seksama gambar desain bangunan yang dimohonkan izin. “Apabila dalam desain itu tidak terlihat ada ornamen Bali, maka instansi terkait berhak untuk tidak mener-

bitkan izinnya atau minimal mewajibkan pemilik bangunan untuk merevisi desain itu, sehingga mencerminkan karakteristik ornamen Bali,” katanya mengingatkan. Mengingat kesadaran masyarakat termasuk pelaku ekonomi untuk itu belum terbangun secara optimal, katanya, pemerintah daerah lewat instansi terkait wajib mengoptimalkan fungsi pengawasannya. Tentu saja, pemerintah wajib membuat regulasi atau peraturan soal itu, sehingga memiliki dasar hukum yang kuat untuk melakukan penindakan jika ada pihak yang melakukan

pelanggaran. “Menurut saya, pengawasan yang ketat merupakan ujung tombak keberhasilan penerapan peraturan bangunan berornamen khas Bali tersebut. Tanpa semua itu, wajah bangunan-bangunan di Bali khususnya di jalan-jalan protokol yang notabene merupakan etalase Bali akan makin kehilangan ke-Bali-annya,” katanya mengingatkan. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

”Duty Free Arrival Shop” Hadir di Bandara Ngurah Rai

DUTY Free yang merupakan toko barang bebas bea kini hadir di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai. Duty Free di terminal kedatangan ini baru pertama ada di Indonesia. Untuk menandai dibukanya layanan Duty Free, peresmiannya dilakukan Jumat (13/4) lalu, yang ditandai dengan pemotongan pita. Menempati area seluas 298 meter persegi di jalur pintu Kedatangan Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Duty Free Arrival ini hadir menyediakan sejumlah barang. Seperti minuman, makanan dan rokok impor terbatas serta berbagai suvenir lainnya. Barang-barang tersebut dapat dibeli para wisatawan saat baru tiba di Bali melalui jalur pintu Kedatangan Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai. Dengan adanya Duty Free Arrival hasil kerja sama PT Dufrindo Internasional dengan pihak pengelola bandara, maka para wisatawan dari mancanegara ataupun warga Indonesia yang baru kembali dari luar negeri tidak perlu membawa barang-barang yang berat sehingga dapat mengurangi beban barang bawaan mereka di kabin pesawat saat hendak ke Bali. Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai Robi Toni mengatakan, Indonesia bersaing dengan negara lain karena saat ini sudah lebih dari 50 negara menerapkan kebijakan duty free arrival. Diharapkan, dengan fasilitas baru ini dapat

dalam pelaksanaan acara ini. Menurut Suiasa, setidaknya memiliki tiga makna, pertama perjalanan suci Nabi SAW membuahkan hasil dari buah kesabaran sehingga dari kesabaran SAW dari perjalanan jauh dari segala cobaan, penderitaan yang dialami mendapatkan wahyu Tuhan untuk wahyu suci kepada umatnya untuk melakukan sholat lima waktu. ‘’Ini kita dapatkan hikmahnya kesabaran,’’ jelasnya. Kedua, dengan Isra’ Mi’raj ini mengingatkan bahwa segala perbuatan itu akan memberikan pahala dan hasil. ‘’Itu berarti mengingatkan kita bahwa apa pun perbuatan kita itulah hasilnya sehingga kita bisa memilih dan memilah mana perbuatan yang baik dan tidak baik,’’ jelasnya. Ketiga, apa pun yang dilakukan dengan penuh rasa keikhlasan karena keikhlasan itulah kata kunci semuanya. Sebagai bentuk dukungan kepada umat muslim yang ada di Badung, Wabup Suiasa menyerahkan bantuan hibah kepada Panitia MTQ Kabupaten Badung dan Ika-

PERESMIAN - Suasana peresmian Duty Free Arrival di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai, Jumat (13/4). lebih meningkatkan kualitas aspek pelayanan penunjang kebandarudaraan. Selain itu, juga dapat menggerakkan perekonomian industri pariwisata termasuk sarana supply dan promosi dari produk lokal. Dikatakannya, berbeda dengan toko duty free lainnya yang berlokasi di terminal keberangkatan, fasilitas Duty Free Arrival mendapat pengawasan langsung Bea dan Cukai. Implementasinya diatur secara khusus oleh Kementerian Keuangan melalui Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: 204/PMK.04/2017 tanggal 27 Desember 2017 tentang Toko Bebas Bea. ‘’Barang-barang di Duty Free Arrival ini dapat diatur pembeliannya untuk konsumen yang memang benar memiliki hak,’’ tegasnya. Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Bali Nusra Syarif Hidayat

menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan. Bahkan untuk membedakan barang yang dibeli di Duty Free Arrival dengan barang yang dibawa dari negara asal, akan disediakan kemasan khusus untuk lebih memudahkan pengawasan dan indentifikasinya oleh petugas Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai. Menurut Syarif Hidayat, dengan kehadiran Duty Free on Arrival ini, tentu sangat baik karena banyak hal yang bisa diambil manfaat positifnya. Ini tentunya menjadi alternatif agar mereka yang akan ke Indonesia tidak perlu membawa barang yang berat. Selain itu, hal ini juga bisa menyerap tenaga kerja tambahan. ‘’Karena ini pertama di Indonesia, tentunya ini akan menjadi banchmark. Namun demikian, juga harus menyesuaikan ketentuan yang ada di kawasan tersebut,’’ tambahnya. (ad785)

Suiasa Resmikan Mushola Nurul Hikmah Kwanji Dalung

MERESMIKAN - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa meresmikan Mushola Nurul Hikmah Banjar Kwanji Dalung dengan penandatangan prasasti, Jumat (13/4) lalu. tan Persaudaraan Haji Indinesia (IPHI) masing-masing Rp 500 juta lebih. Sementara itu, Ustad Salimun sebagai Panitia Penyelenggara Musola melaporkan, perayaan ini mengambil tema ‘’Dengan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Kita Tingkatkan Ukhuwah Islamiah dan Kerukunan Antarumat Beragama’’. Kegiatan perayaan ini rutin dilaksanakan setiap tahun, perayaan Isra’ Mi’raj

merupakan turunnya surat perintah sholat lima waktu yang diturunkan SAW kepada umatnya yaitu pada tanggal 27 Rojan bertepatan Swangan malam 27 Rojab yaitu 13 April. Selaku panitia, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Badung atas bantuan perbaikan mushola sehingga umat muslim dapat melaksanakan ibadah lima waktu dengan baik. (ad781)


BADUNG

Senin Umanis, 16 April 2018

3

Parwata Hadiri Perayaan Hari Besar Agama secara Bersama di Dalung

Embrio dalam Menjaga Pluralisme dari Keragaman Agama di Badung

PERAYAAN - Ketua DPRD Badung saat menghadiri dan memberikan sambutan pada acara perayaan hari besar keagamaan di Banjar Bineka Nusa Kangin, Sabtu (14/4) lalu. MENJAGA kesatuan serta keutuhan pluralisme di Desa Dalung, khususnya di kawasan Perumahan Dalung Permai, masyarakat Bajar Bineka Nusa Kaning, Desa Dalung menggelar kegiatan perayaan hari besar agama sekaligus di balai banjar setempat, Sabtu (14/4) lalu. Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Camat Kuta Utara A.A. Arimbawa, seluruh kepala lingkungan yang ada di Perumahan Dalung Permai. Klian Dinas Banjar Bineka Nusa Kangin Wayan Sarma mengatakan, kegiatan bersama sejumlah komponen umat di Dalung Permai ini adalah perayaan hari besar keagamaan secara bersama yakni perayaan Dharma Santi Nyepi, Paskah dan Isra’ Mi’raj. ‘’Kenapa kegiatan ini kita lakukan bersama,

sesuai dengan nama banjar kita yakni Bineka Nusa yang menjunjung kebinekaan ini. Kami mencoba menjunjung satu-kesatuan, dalam hal ini kerukunan antarumat beragamanya,’’ ujarnya. Sarma menambahkan, acara ini digelar setiap tahun yakni dilakukan pada April sesuai dengan momen yang ditentukan. Hal ini juga memperkuat kebersamaan dalam keberagaman yang ada di Kawasan Desa Dalung dan Dalung Permai khususnya. ‘’Perayaan hari besar agama ini sangat mendukung prularisme di Banjar Bineka Nusa Kangin dan Dalung Permai, sehingga taman miniatur kemajemukuman beragama di Indonesia ada di Kawasan Dalung Permai. Mudah-mudahan dengan kegiatan seperti ini kita tetap solid untuk membangun Badung,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, pihaknya sangat kagum dengan kegiatan yang dilaksanakan ini. ‘’Ini bagian dari contoh keberagaman yang baik sekali. Mudah-mudahan semua daerah seperti di Desa Dalung. Ini mencerminkan kebesaran kita dan kekuatan besar yang kita miliki di Desa Dalung. Hal ini menjadi embrio untuk dilakukan di seluruh kawasan di Badung dan Bali. Kita ingin tunjukkan kekuatan besar bangsa Indonesia ini dengan kemajemukan yang ada, namun sangat akur,’’ ujarnya. Parwata menambahkan, pihaknya juga mempunyai komitmen besar menjaga prularisme di Kabupaten Badung. ‘’Ini harus hidup kita bergandeng tangan, semua komponen besar harus terbangun dan mampu membangun konsep piramida besar untuk kepentingan masyarakat. Bila perlu kita wujudkan kegiatan ini setiap tahun dan kita wujudkan hidup saling berdampingan di Desa Dalung. Selain itu, kami berterima kasih atas prakarsa kegiatan ini, bila perlu hal ini menjadi aikon kita di Dalung,’’ paparnya. Politisi PDI Perjuangan ini juga mengingatkan masyarakat di Dalung untuk tetap menjaga kebinekaan dalam membangun Desa Dalung. ‘’Hindari hoax yang saat ini banyak sekali mengambil isu SARA. Saya selaku lembaga dewan mengucapkan selamat hari raya Nyepi, Paskah dan Isra’ Mi’raj bagi warga Dalung Permai khususnya di Banjar Bineka Nusa Kangin. (ad780)

Tabrakan Beruntun di Depan GWK

Korban MD Dapat Santunan Rp 50 Juta Mangupura (Bali Post)Tabrakan beruntun di depan Geruda Wisnu Kencana (GWK) yang melibatkan sembilan kendaraan dan menewaskan satu orang, Jumat (13/4) lalu, masih diselidiki anggota Satlantas Polresta Denpasar. Sopir bus pariwisata yang jadi pemicu tabrakan tersebut masih diburu. Sedangkan Jasa Raharja Bali langsung menyerahkan santunan Rp 50 juta kepada korban meninggal dunia (MD) Ida Bagus Putu Adnyana (46) dan diterima ahli warisnya di Desa Banjar, Buleleng. Tabrakan beruntun itu terjadi pukul 14.00 Wita di Jalan Raya Uluwatu I, tepatnya di depan Pepito dekat GWK, Jimbaran, Kuta Selatan. Bus pariwisata berpelat nomor polisi AB 2773 BA melaju dari selatan ke utara dan diduga remnya blong. Setibanya di depan Pepito, bus tersebut

menabrak Avanza DK 502 FS dikemudikan Putu Tridanaya (48), lalu menabrak mobil Innova dikemudikan Nyoman Wistawan (52), mobil Avanza DK 1469 ME dikemudikan Robinson Ama (40) dan sepeda motor Vega dengan DK 5378 GO dikendarai Abdul Jalil (45). Selain itu, menabrak dua mobil parkir yaitu pick-up DK 8616 UM yang dikemudikan Ida Bagus Adnyana (korban meninggal) dan Yaris DK 1891 JF dikemudikan Nur Hayati (28). Setelah sopir bus banting setir ke kanan menabrak mobil Isuzu DK 1397 BS dikemudikan I Nyoman Aryanto Guna Wijaya (49). Setelah itu kembali banting setir ke kiri menabrak motor DK 6002 CF dikendarai Putu Budi Artana (26) dan akhirnya menabrak tiang listrik. “Sopir bus masih kami cari. Kami imbau kepada sopir bus tersebut agar menyerahkan diri,” kata Kasatlantas

Polresta Denpasar Kompol Rahmawaty Ismail, Minggu (15/4) kemarin. Terkait kejadian itu, petugas Jasa Raharja Bali langsung bergerak cepat dan mendatangi TKP. Kasubag SW Humas dan Hukum Jasa Rahaja Bali I Ketut Suwana saat dikonfirmasi mengatakan, hasil koordinasi dengan Satlantas Polresta Denpasar, akibat kecelakaan tersebut Ida Bagus Putu Adnyana meninggal dunia di TKP. Sementara yang mengalami luka-luka yaitu pengendara sepeda motor Yamaha Vega DK 5378 GO, Jalil. “Kalau pengendara lain nihil luka. Untuk korban meninggal, kami langsung ke ahli waris dan menyerahkan santunan Rp 50 juta. Sedangkan korban luka langsung didatangi ke rumah sakit dan memberi jaminan kepada rumah sakit biaya perawatan pertama maksimal Rp 20 juta,” ujarnya. (kmb36)

Bali Post/ist

MENDATANGI - Tim gabungan yang dipimpin Kepala Bapeda Badung Made Sutama mendatangi sejumlah pengusaha restoran.

Tak Pasang ’’Tapping Box’’, Pemilik Restoran ’’Disemprit’’ Mangupura (Bali Post) Sejumlah pengusaha restoran di Kabupaten Badung mendapat peringatan dari Badan Pendapatan (Bapenda) setempat. Usaha yang dominan berada di kawasan pariwisata Kuta ini ternyata belum memanfaatkan tapping box dan cash register online. Padahal pemerintah setempat telah mewajibkan semua usaha memanfaatkan kedua alat monitoring transaksi. Dikonfirmasi Minggu (15/4) kemarin, Kepala Badan Pendapatan I Made Sutama mengatakan, mengakui adanya sejumlah pengusaha yang tidak memanfaatkan alat monitoring saat melakukan sidak pada empat wajib pajak, yaitu Restoran Bebek Tepi Sawah, Mugshot Coffee, Rasa Sayang Restoran dan Sushi Hana. Hasil sidak tersebut ada yang telah memanfaat-

kan alat tersebut dengan baik dan ada yang tidak memanfaatkan alat tersebut. ‘’Kami memberikan apresiasi kepada pemilik Restoran Bebek Tepi Sawah yang berlokasi di Jalan Batu Belig karena telah memanfaatkan alat monitoring transaksi online. Sehingga transaksi yang dilakukan konsumen dapat terpantau secara real time ke ruang monitoring yang berada pada Kantor Bapenda Badung,’’ terangnya. Sutama menambahkan, pengusaha yang belum memanfaatkan seperti Mugshot Coffee, Rasa Sayang Restoran dan Sushi Hana akan ditindaklanjuti dengan pemberian surat teguran sebagai langkah awal penegakan perda. ‘’Dari 200 cash register online yang sudah terpasang, ada sebanyak 26 wajib pajak yang telah diberikan surat teguran

lisan,’’ katanya. Birokarat asal Kuta Selatan ini menegaskan, wajib pajak yang tidak memanfaatkan alat monitoring transaksi online ini dapat dikenakan sanksi administrasi berupa pencabutan izin usaha apabila teguran tersebut tidak diindahkan sesuai dengan Perda Nomor 2 Tahun 2016 tentang Sistem Online Pajak Daerah. Dia mengakui, hingga saat ini perangkat sistem online sudah terpasang di 1.140 wajib pajak, meliputi hotel, restoran, tempat hiburan dan parkir. ‘’Nantinya akan dipasangkan ke seluruh wajib pajak secara bertahap. Ke depan Bapenda Badung akan terus melaksanakan pemantauan ke wajib pajak dalam rangka optimalisasi pendapatan asli daerah Kabupaten Badung,’’ tegasnya. (kmb27)

TPA Liar di Ungasan Ditutup Permanen

Mangupura (Bali Post) -

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung akhirnya menutup secara permanen Tempat Pembuangan Akhir (TPA) liar di kawasan Ungasan, Kuta Selatan, Minggu (15/4) kemarin. Setelah pekan lalu dilakukan penutupan sementara, pemilik lahan sempat diberikan toleransi selama sepekan untuk melakukan pendekatan dengan pelanggan. Untuk selanjutnya, pihak DLHK Badung akan menerapkan konsep monitoring. Apabila tetap ada pelanggaran, pemiliknya akan dikenakan sanksi hukum. Kepala DLHK Badung I Putu Eka Merthawan mengatakan, solusi untuk mengurangi bau, tumpukan sampah yang menggunung tersebut akan diuruk. Untuk itu, pihak Camat Kuta Selatan sudah berkoordinasi dengan Satker Pelaksana Jalan Nasional Metropolitan Denpasar. Akhir April ini, tanah bekas kerukan pada proyek underpass akan dibawa ke lokasi TPA untuk menguruk bekas sampah tersebut. ‘’Gunungan sampah ini akan diuruk sehingga bau menyengat itu bisa hilang. Masyarakat kami mohon bersabar,’’ ujarnya. Untuk pengawasan setiap hari, kata Eka Merthawan, pihaknya menyerahkan kepada perangkat banjar maupun perangkat desa. Sedangkan monitoring dari DLHK akan dilakukan setiap sepekan sekali. Di-

harapkan di lokasi tersebut tidak ada lagi aktivitas pembuangan sampah karena DLHK hanya mengizinkan untuk dijadikan gudang barang bekas. ‘’Kami akan menindak tegas apabila masih ada aktivitas lagi,’’ tegasnya. Tidak hanya menutup TPA liar di Ungasan, DLHK Badung juga akan melakukan hal yang sama di tempat lain. Diduga masih banyak terdapat TPA liar di kawasan Kuta Selatan. ‘’Setelah ini kami terus akan mencari hotspot-hotspot TPA di Kuta Selatan,’’ katanya. Sementara itu, Camat Kuta Selatan Made Widiana mengatakan pihaknya akan menyisir keberadaan hotspot TPA liar di kawasan Kuta Selatan. Pasalnya, hal itu melanggar Undang-undang Lingkungan. Pihaknya ingin menyadarkan masyarakat, bahwa perilaku

tersebut keliru dan perlu dibenahi. ‘’Saat ini pemeritah belum bisa menyentuh secara menyeluruh. Pembuangan sampah yang resmi ada di TPA Suwung,’’ ujarnya. Widiana mengakui masih ada sejumlah TPA liar di kawasan Kuta Selatan. Bahkan pihaknya juga sudah sempat melakukan penutupan di tempat lain. Ke depan pihaknya juga akan melakukan monitoring dan memberlakukan hal sama seperti yang ada di Ungasan. ‘’Lokasi yang masih ada hotspot TPA yaitu di kawasan Jimbaran, Taman Griya, Kutuh. Nanti akan kami sisir lagi,’’ katanya. Saat dikonfirmasi, pemilik lahan I Wayan Nukartha mengatakan pihaknya harus melaksanakan undangundang yang berlaku. Sejak dilakukan penutupan sementara pekan lalu, pihaknya sudah mulai membuang sampah

pelanggan ke TPA Suwung. Kendati demikian, pihaknya akan melakukan evaluasi, apakah dimungkinkan untuk dilanjutkan atau tidak untuk menutupi biaya operasional. ‘’Kalau memang tidak bisa menutupi, terpaksa kita hentikan,” ujarnya. Selama ini, katanya, biaya dari pelanggan sekitar Rp 1520 ribu. Namun karena harus membuang ke TPA Suwung, tentu biayanya akan lebih besar, yakni sekitar Rp 40-50 ribu. Sebagian masyarakat ada yang setuju dengan jumlah tersebut. Namun pelanggan yang ekonomi menengah ke bawah masih belum mau. “Masalah biaya ini masih menjadi kendala,’’ keluhnya. Beroperasi sejak tahun 2003 lalu, TPA liar yang ditutup tersebut luasnya dua sampai lima hektar. TPA ini berlokasi di sebelah barat GWK. Selama ini pemilik mengelola sampah warga perumahan yang jumlahnya sekitar 3.000 dari 10 perumahan di Kuta Selatan. Setiap rumah dikenakan biaya Rp 15.000 – Rp 20.000 per bulan. Sehari volume sampah yang terkumpul sekitar 25 ton sampah. (kmb23)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Senin Umanis, 16 April 2018

Wedakarna Apresiasi Warung ”Sukla’’ Penuhi Kawasan Pura STPBI Buka Kesempatan Mahasiswa Berprestasi ke Tiongkok Senator Salut Manajemen Pura Ulun Danu

AUDISI – Suasana audisi sembilan mahasiswa STPBI yang akan diberangkatkan ke Tiongkok pada Mei mendatang. Mereka diseleksi oleh lima juri di Ruang Rektorat STPBI, Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar. JUMAT (13/4) lalu, Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) Denpasar membuka kesempatan bagi mahasiswa STPBI yang berprestasi untuk mengikuti audisi berangkat ke Tiongkok dalam rangka 0128 ASEAN Cultural Festival & Youth Cultural Exchange Forum Invitation yang akan diadakan di negara ini pada Mei mendatang. Audisi ini bertujuan mencari mahasiswa yang

mampu menonjolkan kebudayaan Bali di Tiongkok seperti tarian Bali, nyanyian Bali dan budaya Bali yang lainnya. Dalam audisi yang dilaksanakan di ruangan meeting lantai tiga ruang Rektorat STPBI, Jalan Tari Kecak No.12, Gatot Subroto Timur, Denpasar, terdapat lima juri yang menguji kemampuan mereka. Sembilan peserta yang sudah mendaftar untuk

mengikuti audisi ini. Para mahasiswa itu masing-masing Ni Made Ayu Natih Widhiarini (D-3 PHT A), Ni Kadek Wira Adnyani (D-4 MPH B), I Gede Made Dwi Febryanta Wijaya (D-3 PHT E), Luh Made Saksiari (D-4 MPH D), Yovita Ermilinda Hamsle (D-4 MKP/6), Georgius Roysandi Yogatama Gandur (D-4 MKP/6), Windy Wijaya (D-4 MKP/6), Afun Intan Devi (D-4 MPH/6) dan Selly Juliana Tatinggulu (D-4 MPH A). Dari sembilan peserta di atas yang akan terpilih ke Tiongkok nantinya hanya empat orang. Empat orang mahasiswa yang terpilih dan diberangkatkan ke Tiongkok sudah disiapkan lima susunan aktivitas yaitu (1) Meeting Between Teacher of Universities of China and ASEAN Countries, (2) Youth Cultural Exchange Forum, (3) China-ASEAN Cultural Exchange and Experiencing Activities, (4) Skill Show from Students of GXIBVC and ASEAN Countries dan (5) Vocational Education Achievement Exhibition. Dengan adanya audisi ini, STPBI di bawah Ketua Gusti Made Sujana, S.E., M.M., CHT., CHA. berharap ke depannya akan lebih banyak lagi mahasiswa atau mahasiswi STPBI yang diundang ke luar negeri untuk mengikuti acara-acara yang bermanfaat bagi pendidikan dan skill. (ad771)

Pelatihan Spa SPB-STPBI ”Go International’’

MEDITERRANEAN Shipping Cruise adalah perusahaan kapal pesiar yang berbasis di Amerika dan merupakan salah satu perusahaan terbesar ketiga di dunia. Permintaan kru khususnya spa untuk bekerja di Kapal Pesiar MSC setiap tahunnya terus meningkat. Untuk memenuhi permintaan kru tersebut salah satu manning agent resmi yang dimiliki oleh Kampus SPB-STPBI yaitu PT Bali Duta Mandiri bekerja sama dengan PT Sentina Arta Sumberdaya, agen resmi yang sudah memiliki Surat Izin Usaha Perekrutan dan Penempatan Awak Kapal (SIUPPAK). Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA. selaku Direktur PT Bali Duta Mandiri, sangat menyambut baik kerja sama ini karena ingin membantu semua masyarakat Bali khususnya untuk mendapatkan pengalaman bekerja di kapal pesiar MSC pada posisi spa dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Bali agar mampu bersaing dengan kru dari negara lain. Untuk menumbuhkan kerja sama yang baik, final interview dilaksanakan di Kampus SPB-STPBI pada 21 Maret 2018. Pihak MSC yang diwakili oleh Mr. I Wayan Juniarta sebagai Recrutment Manager langsung datang ke kampus SPBSTPBI untuk melakukan seleksi para kandidat. Final interview dilaksanakan selama satu hari. Dalam proses interview para kandidat juga harus melakukan praktik jenis-jenis pijatan seperti shiatsu, thai massage, Balinese massage, face massage dan lain-lain. Rata-rata kandidat yang lolos akan diberikan kontrak selama sembilan bulan. Kandidat yang berhasil lolos segera membuat dokumen seperti Pasport, Basic Safety Training (BST), Crowd & Crisis Management (CCM), Ship Awareness Training (SAT) dan Seaman Book. Pengurusan dokumendokumen tersebut dilaksanakan di SPB Maritime Training Center yang dimiliki oleh Kampus SPB-STPBI.

Batur Sangat Transparan dan Rapi

PURA Ulun Danu Batur yang terletak di Kecamatan Kintamani, Bangli adalah salah satu pura penting bagi umat Hindu Indonesia. Sejak zaman Bali Kuno hingga Indonesia Merdeka, Pura Ulun Danu Batur membawa peranan penting dalam perjalanan kemakmuran masyarakat Siwa-Buddha di Bali. Uniknya, di Pura Ulun Danu terdapat palinggih yang dipuja umat Buddha yakni Konco yang berada dalam satu natah dengan tempat suci umat Hindu, sehingga nilai-nilai Pancasila jauh sudah terpatri. Demikian diungkapkan oleh Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III ditemui usai menghadiri upacara Bhakti Pepranian Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur. ‘’Selain sejarahnya yang hebat, Pura Ulun Danu Batur memiliki manajemen yang profesional. Pencatatan pemasukan punia dan sesari serta pengeluarannya disampaikan secara transparan dan apa adanya. Miliaran uang umat Hindu dikelola secara baik dan transparan dengan diumumkan secara publik. Tentu ini berkat keteladanan dari Ida Jero Gede Batur. Tiang rasa Pura-pura Kahyangan Jagat di seluruh Bali harus meniru hal ini dan belajarlah dari Pura Batur. Di sisi lain, saya juga merasa salut atas keberadaan Desa Adat Batur yang sangat cerdas mengelola asetnya dengan baik, sehingga kini banyak situs ekonomi kreatif yang bisa dilahirkan oleh Desa Pakraman Batur. Warga Desa Adat Batur sudah memahami makna filosofi amerta Ida Batara-Batari ring Batur untuk kesejahteraan umat,’’ ungkapnya. Shri Gusti Wedakarna juga memuji pelaksanaan Karya Agung Ngusaba Kadasa dan upacara Pepranian yang dinilai sarat dengan

PEPRANIAN - Shri I Gusti Ngrurah Arya Wedakarna MWS III (kanan) bersama Ida Jero Gede Batur di sela Bhakti Pepranian di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani, Bangli. makna. ‘’Upacara Pepranian ini selain mengandung nilai filosofi juga menunjukkan kewibawaan Hindu yang sesungguhnya. Acara ditata dengan baik, rapi dan protokol yang tepat waktu. Ini yang jarang saya temui di Pura-pura besar lainnya. Ini akan terus menjadi cerita baik dari mereka yang menyaksikan langsung upacara ini. Betapa bangganya menjadi bagian Hindu Indonesia yang ikut melestarikan budaya Nusantara. Ini Satyagraha sebagaimana diajarkan Maharesi kita,’’ ujarnya. Sebelum meninggalkan pura, Senator Arya Wedakarna berkesempatan mengamati sejumlah warung sukla dan pedagang yang berada di seputaran Pura Batur. Ia menyampaikan apresiasinya karena umat Hindu semakin sadar dengan budaya mengonsumsi makanan sukla. ‘’Tiang senang ada warung sukla di mana-mana. Warung milik umat sudah bangga mencantumkan branding ‘Nak Bali’ atau ‘Ajengan

Musma BEM Unmas Denpasar

Latih Mahasiswa Berdemokrasi di Lingkungan Kampus

Mr. I Wayan Juniarta (tengah), Recrutment Manager Spa MSC. Pada tahun 2018, pihak MSC sudah dua kali melakukan final interview, khususnya untuk posisi Spa Therapist karena yang dibutuhkan semakin bertambah setiap tahunnya. Pihak MSC mengharapkan animo masyarakat Bali tidak membuang kesempatan ini untuk dapat bergabung dengan MSC khususnya Spa Therapist. Pihak MSC juga menyampaikan bahwa fasilitas Spa Training Center yang dimiliki oleh Kampus SPB-STPBI merupakan yang terbaik di Indonesia yang pernah dikunjunginya serta memiliki trainer jebolan kapal pesiar dan peralatan spa yang sangat lengkap. Program yang tersedia di unit SPB-STPBI Spa cukup beragam, mulai dari program yang bisa selesai dalam hitungan bulan maupun program manajerial. Berbagai program disediakan untuk beragam kebutuhan para therapist, baik yang sudah bekerja maupun belum. SPB-STPBI Spa berkomitmen selalu mencetak pekerja yang kompeten, sehingga kurikulum dan program pelatihan disusun untuk menyiapkan peserta pelatihan menjadi pribadi yang mandiri, profesional yang bisa terserap dunia industri dan dunia usaha.

SPB-STPBI Spa memiliki instrukur yang berpengalaman dalam dan luar negeri, baik instruktur tetap maupun instruktur yang masih bekerja secara profesional di berbagai spa. Dengan latar belakang pendidikan dan keahlian yang mumpuni, SPB-STPBI Spa berkomitmen memberikan pelatihan bagi peserta didik dengan sebaik-baiknya. Beberapa mahasiswa SPB-STPBI Spa sudah bekerja di berbagai spa baik di dalam maupun di luar negeri, seperti keberangkatan empat therapist spa bekerja di Kota La Coruna, Spanyol, sejak dua tahun lalu. Bagi Anda yang mempunyai mimpi membangun karier di kapal pesiar internasional khususnya Spa Therapist, bagi yang berkeinginan membuka wawasan, serta bagi yang berangan-angan dapat mengunjungi tempat-tempat menawan di seluruh dunia, Kampus SPB-STPBI siap melayani dengan memberikan pelatihan khususnya di didang Spa Therapist. SPB-STPBI juga memiliki PT Bali Duta Mandiri, satu-satunya manning agent resmi yang menyalurkan kandidat ke kapal pesiar yang beralamat di Jalan Kecak No.12, Gatot Subroto Timur (Kampus SPB-STPBI), telepon 0361-426 724. (ad772)

SEBAGAI langkah meningkatkan demokrasi di lingkungan kampus, Dewan Permusyawaratan Mahasiswa (DPM) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar menggelar Musyawarah Mahasiswa (Musma) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unmas di Widyasabha Unmas Denpasar, Jumat (13/4) lalu. Kegiatan yang dihadiri perwakilan masing-masing fakultas di Unmas Denpasar ini dilangsungkan selama dua hari. Musma merupakan ajang tahunan yang bertujuan meninjau kembali aturan-aturan dasar dan rumah tangga, mengevaluasi dan menilai kembali laporan pertanggungjawaban BEM Unmas Denpasar. Selain itu, untuk mempererat tali persaudaraan dan ajang silaturahmi di antara organisasi kemahasiswaan di lingkungan Unmas Denpasar. Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Musma BEM Unmas Den-

pasar 2018, Ni Kadek Ayu Dian Pratiwi. Menurutnya, ajang Musma dapat memberikan wahana positif bagi mahasiswa dalam kehidupan berorganisasi, sebagai forum tukar pikiran antara mahasiswa secara intelek, ilmiah dan demokratis. ‘’Ini merupakan ajang demokrasi di lingkungan Universitas Mahasaraswati Denpasar. Pada hari kedua (14/4) diadakan pemilihan ketua umum BEM Unmas Denpasar,’’ terangnya. Pratiwi menambahkan, dengan terselenggaranya Musma, diharapkan mahasiswa dapat berperan aktif dalam berdemokrasi, khususnya dalam intern kampus. Misalnya, penyelenggaraan Musma selanjutnya di masing-masing fakultas, seperti Fakultas Ekonomi, Keguruan dan Pendidikan, Kedokteran Gigi, Hukum, Pertanian dan Teknik. Wakil Rektor III Unmas Denpasar Ir. I Made Sastra Wibawa, M.Erg. memaparkan, sebuah organisasi dapat

Satu-satunya di Indonesia

Unhi Resmikan Pusat Pelayanan Tradisional Ayurveda secara Niskala UNIVERSITAS Hindu Indonesia (Unhi) melaksanakan upacara macaru, melaspas dan mendem padagingan, Minggu (15/4) kemarin. Upacara ini dilakukan untuk meresmikan Gedung Pusat Pelayanan Tradisional Ayurveda secara niskala. Prodi Ayurveda dan Pusat Pelayanan Tradisional Ayurveda ini merupakan satu-satunya di Indonesia. Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerti Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A. mengatakan, gedung ini merupakan bantuan dari Indian Center of Cultural Studies. Proses pembangunannya cukup lama, sekitar empat tahun lalu. Gedung ini dibangun untuk melengkapi sarana-prasarana perkuliahan

Sukla’. Ini sebuah upaya positif yang akan berkembang terus di kemudian hari. Anak muda Hindu, keluarga-keluarga Hindu harus dibiasakan mengonsumsi ajengan yang suci dan bersih. Logikanya, setelah umat nunas tirta di Parahyangan Pura, tentu (seharusnya) umat mengonsumsi ajengan yang diproses dengan suci. Tiang dan sebagian umat meyakini bahwa setiap orang Hindu Bali dalam memproduksi makanan, pasti sudah memenuhi unsur sukla, unsur suci serta tidak leteh dan cemer. Tiang sangat berbahagia melihat perkembangan ini. Ini dinamakan ekonomi kerakyatan yang Pancasilais. Warga desa harus yang pertama mendapatkan manfaat ekonomi saat karya. Setelah Besakih, kini Batur dan ke depan teladan ini digetoktularkan pada Pura-pura lainnya,’’ papar Gusti Wedakarna yang juga President The Hindu Center Of Indonesia. (ad774)

khususnya bagi Prodi Ayurveda. ‘’Dengan adanya gedung ini, praktikum mahasiswa langsung conect dengan fasilitas yang ada di gedung ini,’’ ujarnya. Gedung ini akan dijadikan sebagai pusat pelayanan tradisional. Selain untuk praktikum, masyarakat umum juga bisa melakukan terapi di gedung tersebut. ‘’Di sini juga ada dokternya, ada tim medisnya seperti perawat, cleaning service. Pusat pelayanan tradisional Ayurveda ini lebih banyak menggunakan pengobatan herbal,’’ ungkapnya. Dekan Fakultas Kesehatan Prodi Ayurveda dr. I.B. Wiryanatha, M.Si. menyatakan, Unhi memiliki suatu kekhususan yaitu pengobatan herbal dengan mengacu pada Veda

UPACARA - Unhi melaksanakan upacara macaru, melaspas dan mendem padagingan Gedung Pusat Pelayann Tradisional Ayurveda.

yaitu Ayurveda. Bentuk pelayanannya sesuai dengan kaidah-kaidah dari Kementerian Kesehatan. Pengobatan ini merupakan pengobatan komplementer, tentu backgroundnya adalah kesehatan. Oleh karena itu, background kesehatan sangat penting dan unggulannya adalah komplementer kesehatan mengacu pada Veda. Gedung tiga lantai itu dibagi menjadi beberapa ruangan. Ada ruangan yang digunakan untuk massage, herbal dan kupressure. ‘’Semuanya merupakan terapi nonkonvensional,’’ jelasnya. Pelayanan akan diberikan oleh praktisi Ayurveda, bisa seorang dokter, bisa juga tamatan Ayurveda. Pelayanan tradisional Ayurveda ini telah dirintis sejak tahun 1988. Pada waktu itu diusulkan membuka program Usadha, namun di kementerian belum ada pengaturan yang jelas. Tahun 2014, PP No.103 Tahun 2014 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional keluar. Dengan adanya PP ini, Usadha bangkit lagi. ‘’Karena kami di sini sudah mempayungi diri dengan Ayurveda, jadi usadha masuk ke payung Ayurveda,’’ tutur I.B. Wiryanatha. Luas bangunan gedung yaitu 738 meter persegi. Anggaran yang dihabiskan Rp 3,9 miliar. Bangunan berstandar internasional dilengkapi dengan ruang rawat inap, medical check-up, apotek dan konsultasi kesehatan pengobatan tradisional. (ad770)

MUSMA - Prosesi pembukaan Musma BEM Unmas Denpasar 2018 di Widyasabha Unmas Denpasar, Jumat (13/4) lalu.

menyelenggarakan musyawarah, menunjukkan bahwa pengurus organisasi tersebut bertanggung jawab. Karena pada saat musyawarah terdapat proses pertanggungjawaban program kerja, pemilihan pengurus baru dan penyusunan program kerja berikutnya. Jadi, rotasi dapat berjalan dengan baik. Musma diharapkan dapat menimbulkan mekanisme yang positif di kalangan mahasiswa, karena di periode berikutnya mahasiswa dituntut dapat melakukan kegiatankegiatan positif. Terutama kegiatan yang terkait dengan tulis-menulis, pembuatan paper atau mengikuti program-program Dikti, khususnya terkait kegiatan tulis-menulis. Ini dapat mendongkrak akreditasi perguruan tinggi dan peringkat perguruan tinggi secara nasional. Wakil Rektor III menambahkan, Musma juga dapat melatih mahasiswa dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan seperti melatih birokrasi yang telah dilaksanakan, melakukan pertanggungjawaban, kemudian adanya sanggahan dan pertahanan pendapat. Dalam Musma juga ada ajang demokrasi, terutama terkait pemilihan pengurus baru. ‘’Jadi, kehidupan masyarakat miniaturnya ada di kampus. Kalau sudah terbiasa di sini, mereka nanti yang akan menjadi pemimpin-peminpin yang mumpuni. Mereka sudah dilatih bagaimana berpikir positif, bagaimana mengelola sebuah organisasi, walaupun organisiasi kemahasiswaan. Setelah terjun kemasyarakat dia akan betul-betul siap beradaptasi di masyarakat,’’ papar Sastra Wibawa. (ad769)

Honda CARE Siap Layani ’’Road Emergency Pamedek’’ Karya Batara Turun Kabeh Pura Besakih

SEPERTI tahun-tahun sebelumnya, sebagai bentuk Corporate Sosial Responsibility (CSR) dan wujud ngaturang ayah/partisipasi pada Karya Agung Batara Turun Kabeh Pura Besakih, Astra Motor Bali kembali mendirikan Pos Bale Pesandekan dan Pos Layanan Honda CARE. Fasilitas pos ini merupakan bentuk bakti sosial yang diberikan bagi para pamedek/umat yang melakukan persembahyangan di Pura Besakih. Layanan yang diberikan berupa pos peristirahatan yang dilengkapi ruang tunggu yang nyaman bagi pamedek usai bersembahyang dan layanan Road Emergency untuk pamedek yang mengalami masalah pada kendaraannya di perjalanan. Kedua pos layanan Honda ini berlangsung mulai 31 Maret hingga 20 April 2018. Khusus layanan Honda CARE membantu pamedek dan melayani perbaikan motor yang mengalami masalah di jalur Batur–Besakih. Pelayanan beroperasi selama 24 jam didukung empat orang mekanik yang siaga beserta perlengkapannya. Ngurah Palguna selaku Supervisor Tehnical Service Dept sekaligus PIC Honda CARE menuturkan, fasilitas ini merupakan apresiasi

dan dukungan Honda kepada umat Hindu selama karya di Pura Besakih serta melayani pamedek dengan sepenuh hati. Pamedek yang mengalami masalah di jalan misalnya motor mati, ban bocor, kehabisan bensin dibantu oleh Honda CARE tanpa dipungut biaya jasa servis. Hanya penggantian sparepart yang ditanggung konsumen bila harus ada penggantian. ‘’Jika pamedek yang tangkil ke Pura Besakih dan Pura Batur kendaraannya mengalami masalah, silakan menghubungi call agent Honda

CARE 082 145 615 227. Kami siap membantu dan melayani pamedek,’’ tutup Ngurah Palguna. Honda CARE (Customer Assistance & Road Emergency) merupakan terobosan layanan untuk menambah kenyamanan masyarakat Bali yang sudah percaya memilih motor Honda, dengan menyiapkan layanan servis berkunjung ke tempat konsumen (Customer Assistance) dan Layanan Darurat di jalan (Road Emergency) 24 jam seluruh Bali dengan armada mobil emergency pick-up. (bns1)

PERBAIKI - Mekanik Astra Motor Bali memperbaiki sepeda motor pamedek di Pos Layanan Honda CARE.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Senin Umanis, 16 April 2018

daerah

5

’’Bhakti Pepranian’’

Wujud Syukur Umat Atas Anugerah Sang Pencipta BHAKTI Pepranian menjadi salah satu bagian prosesi dalam Karya Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Desa Pakraman Batur, Kintamani, Bangli. Dalam prosesi Bhakti Pepranian, krama Desa Pakraman Batur menghaturkan hasil bumi yang terbaik berupa ajengan, lauk-pauk lengkap dengan pala bungkah dan pala gantung. Ini sebagai wujud syukur atas segala anugerah Sang Pencipta. Prosesi Bhakti Pepranian dilaksanakan Jumat (13/4) lalu. Upacara ini digelar di areal madya mandala pura dan diikuti oleh ratusan krama serta pejabat pemerintah. Prosesi ini merupakan petanda berakhirnya rangkaian Karya Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur yang puncaknya pada 31 Maret lalu. Pangemong Pura Ulun Danu Batur Jro Gede Batur Duhuran menjelaskan tujuan pelaksanaan Bhakti Pepranian adalah sebagai wujud syukur sekaligus permohonan maaf ke hadapan Ida Batara bila selama nyejer terdapat kekurangan yang tidak sengaja diperbuat oleh krama. ‘’Sebagai manusia, tentu kita tidak bisa lepas dari kesalahan. Apalagi Pujawali Ngusaba Kadasa merupakan karya besar. Tentu ada saja kekurangan atau yang terlewatkan. Jadi, Bhakti Pepranian merupakan sarana kita memohon maaf seraya memohon agar Ida Batara memberikan keselamatan dan kesejahteraan untuk alam semesta beserta isinya,’’ jelasnya.

Sarana yang dihaturkan berupa ajengan, lauk-pauk dengan pala bungkah dan pala gantung. Semua yang dihaturkan adalah yang terbaik yang dimiliki krama. Setelah dihaturkan, bhakti tersebut kemudian di-tunas bersamaan dengan keluarga untuk karumaketan (kebersamaan) sekaligus memohon agar Ida Batara berkenan menganugerahkan keselamatan dan kesejahteraan untuk semua. Prosesi dilanjutkan dengan bhakti perangperangan tari Baris Jojor dan tari Baris Gede yang masing-masing dimainkan oleh dua orang. Makna dari perang-perangan ini adalah untuk mencari amerta, maka umat harus berperang terlebih dahulu. ‘’Bukan perang yang sebenarnya. Hanya simbolis bahwa untuk mencari kesuksesan harus berproses dengan kerja keras,’’ kata Jero Gede Batur Duhuran. Upacara berikutnya yakni Bhakti Matiti Suara. Matiti suara adalah bhisama atau pituah dari Ida Batara. Intinya masyarakat diminta selalu berbuat baik. Adapun isi dari potongan pituah dalam Bhakti Matiti Suara berbunyi ‘’Krama desa lan umat Hindu sami. Pirengin becik-becik nggih. Mula kliki mula biyu, mula akidik mupu liyu. Balik sinuriak, nggih’’. Krama yang menyahut enggih harus menaati perkataannya. Siapa pun mengingkari akan menerima hukuman dari Ida Batara. ‘’Semua pituah ini termuat ring Purana Pura Ulun Danu Batur. Kami masyarakat Batur sangat meyakini ini,’’ jelasnya. (ina)

Bali Post/ina

Puluhan APK Pilgub Rusak

Negara (Bali Post) Puluhan alat peraga kampanye (APK) calon gubernur dan wakil gubernur Bali rusak di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk. APK berupa umbul-umbul yang dipasang berjejer di pinggir jalan itu robek, bahkan ada yang hilang. Kendati telah berminggu-minggu rusak, tidak ada upaya memperbaiki atau menggantinya. Ironisnya lagi, sejumlah APK yang rusak itu berada dekat dengan perkantoran penyelenggara dan pengawas Pilgub Bali di Jembrana.

Bali Post/kmb26

RUSAK – Sejumlah APK paslon Pilgub Bali rusak di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk.

Dugaan Korupsi

Oknum Perbekel Diperiksa Denpasar (Bali Post) Unit Tipikor Satreskrim Polresta Denpasar sedang menyelidiki dugaan kasus korupsi sekitar Rp 123 juta lebih di wilayah Kota Denpasar. Salah satu oknum perbekel di Denpasar berinisial NA sudah dimintai keterangan dan masih berstatus saksi. Saat ini polisi masih berkoordinasi dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu membenarkan sedang menyelidiki dugaan korupsi tersebut. Penyelidikan ini merupakan tindak lanjut informasi masyarakat. “Masih kami dalami untuk memperkuat alat bukti dan menunggu hasil koordinasi dengan BPKP,” ujarnya. Menurutnya, kasus korupsi merupakan salah satu prioritas yang sedang ditanganinya. Namun, pihaknya sangat hati-hati dalam penyelidikan. Maka dari itu pihaknya menggandeng BPKP. “Yang bersangkutan sudah dimintai keterangan tapi statusnya masih saksi. Ada dugaan penyalahgunaan keuangan desa,” kata mantan Kasatreskrim Polres Badung dan Polres Tabanan ini. (kmb36)

Dari pengamatan Minggu (15/4) kemarin, di sepanjang Jalan Udayana banyak umbul-umbul tidak utuh lagi, bahkan ada yang hilang. Seperti di sebelah barat Kantor Panwas Jembrana, umbul-umbul berisi gambar kedua paslon yang dipasang di antara Kantor KPU dan Panwaslu beberapa hilang. Tidak jauh dari titik pertama, tepatnya di dekat Kantor Camat Negara, juga ada APK yang rusak. Hal serupa juga terlihat di beberapa titik strategis lainnya yang tersebar di desa-desa dan lima kecamatan di Jembrana. Sebagian besar APK yang rusak berupa umbul-umbul. Se-

mentara APK jenis lain seperti spanduk dan baliho relatif lebih lama bertahan. Ketua Panwas Jembrana Pande Made Ady Muliawan mengaku banyak menerima laporan dari Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) yang tersebar hingga di desa-desa, terkait rusaknya APK paslon pilgub. Kerusakan itu didominasi karena faktor alam seperti melorot, robek dan jatuh. Ada juga yang hilang. Kendati demikian, sesuai aturan (PKPU) seluruh APK tersebut sudah diserahkanterimakan kepada tim paslon. Dengan demikian untuk perawatan dan menjaganya menjadi tanggung

jawab tim paslon. Kalau ada yang rusak atau hilang, tim diperbolehkan memperbaiki atau menggantinya. Sebelumnya, Ketua KPU Jembrana I Gusti Agus Darmasanjaya mengatakan APK yang dipasang tersebut merupakan kewenangan paslon sejak serah terima. Pihaknya hanya melakukan pencetakan dan memasang di tempat yang disepakati. Begitu dipasang diserahterimakan ke masing-masing paslon. Untuk itu, APK tersebut sudah milik paslon, sehingga perawatan dan pembersihan dilakukan oleh paslon. Termasuk ketika rusak merupakan tanggung jawab paslon. APK yang dicetak dan dipasang oleh KPU tiga jenis yakni baliho, spanduk dan umbul-umbul. Pemasangan dilakukan di sejumlah titik strategis di lima kecamatan. APK yang disediakan KPU berupa lima baliho, umbul-umbul per kecamatan 20 dan dua spanduk di tiap desa/kelurahan. (kmb26)

24 PKL dan Penebang Polres Sita 93,9 Liter Arak Pohon Ditipiring

Mangupura (Bali Post) Sebanyak 24 pedagang kali lima (PKL) yang beroperasi di Tanjung Benoa akhirnya dikenai sidang tipiring di Kantor Lurah Benoa, Kamis (12/4) lalu. Sidang tersebut dilakukan setelah mereka terjaring dalam sidak belum lama ini. Seorang penebang pohon di Kuta ikut disidangkan. Menurut Kasi Penyidik Satpol PP Badung Wayan Sukanta seizin Kasatpol PP Badung, Minggu (15/4) kemarin, dari 25 PKL yang terjaring, satu di antaranya tidak terbukti melakukan pelanggaran. Para pelanggar ini terbukti melanggar Perda 7 Tahun 2016 tentang Ketertiban Umum. Selain ditipiring mereka juga diberikan pembinaan agar tidak lagi berjualan di kawasan yang dilarang oleh

perda. ‘’Kami akan terus melakukan pengawasan sehingga para pelanggar ini tidak lagi mengulangi perbuatannya,’’ katanya. PKL yang melanggar diberi pilihan hukuman kurungan tiga hari atau membayar denda Rp 202 ribu. Mereka sepakat membayat denda. Sementara penebang pohon dikenakan sanksi berbeda yaitu kurungan tujuh hari atau denda Rp 1.002.000 dan ternyata juga memilih membayar denda. Satpol PP Badung juga akan melakukan langkah yang sama di wilayah Kuta dan Kuta Utara. ‘’Kami memiliki jadwal tipiring empat kali dalam sebulan. Ini untuk memberi efek jera agar pelanggar tidak mengulangi perbuatannya,’’ pungkas Sukanta. (kmb23)

Bali Post/ist

SIDANG - Suasana sidang tipiring di Kantor Lurah Benoa, Kamis (12/4) lalu.

Singaraja (Bali Post) – Kasus keracunan akibat minuman keras (miras) oplosan di luar Bali membuat polisi di Buleleng melancarkan razia peredaran miras. Hasilnya, 93,5 liter miras jenis arak berhasil disita dari tujuh pedagang yang tidak mengantongi izin. Pada razia miras pada Kamis (15/3) sampai Rabu (11/4) lalu, polisi menyasar tujuh pedagang di sejumlah desa di Buleleng. Pertama polisi menyita satu jeriken berisi 30 liter arak yang dijual oleh Kadek Ernawati (31), warga Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula. Dalam razia kedua polisi menemukan satu jeriken berisi 30 liter arak dijual oleh Made Wirya (45), warga yang sama. Saat razia ketiga polisi kembali menyita satu jeriken berisi 25 liter arak yang diedarkan Gede Ginarsa (64). Selanjutnya pada razia keempat polisi menyasar warung Kadek Suartini (48), warga Desa Anturan, Kecamatan Buleleng. Di sini ditemukan tiga liter arak yang dikemas dengan botol minuman air mineral. Di warung milik Luh Mustariani di Desa Kalibukbuk polisi mengamankan tiga liter arak. Sementara razia di warung Luh Armini (47) ditemukan 1,5 liter arak dan di warung I

Made Yogi Supardi (39) polisi menyita satu liter arak oplosan yang bisa dikenal dengan sebutan ‘’mojito’’. Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. akhir pekan lalu mengatakan, dari hasil razia tersebut pihaknya mengakui peredaran miras tanpa izin di wilayah hu-

kum Polres Buleleng masih marak. Untuk itu, sejalan dengan instruksi pimpinanya, razia miras dalam beberapa hari ke depan ini digalakkan. Terhadap penjual miras tanpa izin itu, polisi hanya memberikan sanksi tindak pidana ringan (tipiring). (kmb38)


OPINI

6

Senin Umanis, 16 April 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Rakyat Jangan Terbuai Janji ADIL dalam berkampanye merupakan keperluan yang harus kita dengungkan lagi. Mengapa digarisbawahi soal keadilan? Menjelek-jelekkan orang lain jelas tidak adil. Asas keadilan haruslah dilakukan pada diri sendiri dulu sebelum melihat orang lain. Demikian pula media juga seharusnya memberikan rasa adil tersebut kepada setiap kandidat. Harus berimbang karena ini merupakan tanggung jawab kepada masyarakat. Sebagai sebuah proses, kampanye pemilu jelas merupakan tahap paling menentukan dalam perolehan suara. Inilah saatnya meyakinkan publik tentang keberadaan pada kandidat. Tetapi harap diingat, tahap penentuan ini tidak hanya dilihat dari banyaknya mereka bersuara tetapi bagaimana juga soal kejujurannya. Ketika kita berbicara kejujuran adalah bagaimana menghargai pihak lain. Kompetitor dalam berpolitik harus dihormati, sebab kelebihan mereka akan mampu memberikan inspirasi. Kekurangan mereka merupakan kesempatan bagi kompetitor untuk mengunggulinya. Tetapi sama sekali jangan kemudian mencari-cari kekurangan dan mengungkit-ungkit lalu diceritakan kepada orang lain. Masyarakat akan secara mudah membalik keadaan itu kalau sampai ada calon yang berperilaku demikian. Intinya kita menekankan, marilah kita berkampanye secara positif. Di sinilah kesempatan bagi para politisi menunjukkan kualitas yang sesungguhnya. Pada saat inilah akan terlihat siapa yang menjadi politisi sungguhan dan siapa yang menjadi politisi dadakan. Mereka yang menjadi politisi dadakan pasti mempunyai pandangan jangka pendek. Mereka hanya melihat kesempatan ini sekali dan karena itu menggunakan segala cara untuk berkampanye. Mereka yang menjadi politisi sungguhan akan melihat kesempatan ini lebih panjang dan di segala bidang. Karena itu tidaklah mungkin mereka-mereka ini menjelek-jelekkan kompetitor. Demikian pula perhatian politik tidak mesti hanya sebatas pada hal-hal formal seperti janji memberikan bantuan bila terpilih. Juga tidak sebatas pada upaya perbaikan jalan raya atau pasar. Apalagi yang berbau klise memberikan bantuan uang tunai kepada setiap rumah tangga. Janji politik seperti ini sudah sangat klise dan sudah diketahui masyarakat. Maka kita harapkan dalam pilkada, pileg maupun pilpres, setiap kandidat mampu memberikan realitas harapan kepada masyarakat. Artinya kampanye itu realistis, terjangkau dan bila perlu bisa diukur. Dalam ilmu politik, kampanye didifinisikan sebagai serangkaian tindakan komunikasi yang terencana dengan tujuan untuk menciptakan efek tertentu pada sejumlah besar khalayak yang dilakukan secara berkelanjutan pada kurun waktu tertentu. Seiring berkembangnya zaman, model dan cara kampanye pun mengalami metamorfosis. Di Indonesia khususnya Bali, cara berkampanye mengalami perubahan nilai dan perubahan gaya. Di Bali kampanye sering dibungkus dengan simakrama. Intinya sang calon berupaya memperkenalkan diri secara fisik, visi-misi partai serta fokus perjuangannya bila terpilih nanti. Namun rakyat punya pilihan siapa yang bakal menjadi pemimpin ke depan. Rakyat mestinya juga mempunyai kriteria tentang calon pemimpin mendatang. Jangan sampai rakyat terbuai janji-janji kosong. Jangan sampai rakyat dininabobokan dengan program yang absur dan sangat sulit diwujudkannya. Rakyat harus realistis dalam memilih pemimpin. Rakyat juga jangan merasa ditekan untuk memilih salah satu kandidat. Sebab pilkada, pilpres dan pileg adalah pesta demokrasi. Karenanya harus dilakukan secara demokrasi pula. Lebih daripada itu, masyarakat pun diminta tidak terpancing dengan berbagai isu miring, berita hoax, dan intimidasi. Menciptakan kondisi masyarakat yang tenang di tengah keriuhan pesta politik merupakan tugas berat. Berat bagi rakyat karena variabel yang disandangnya sangat beragam. Mulai dari orientasi politik, pendidikan, ekonomi, latar belakang serta lainnya. Karenanya harus menata diri secara personal agar tetap tenang dan santun dalam menentukan pilihan.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Ruang Hijau Makin Sempit

Pembangunan sarana pariwisata di kawasan wisata Ubud mulai melebar. Kini jalur utama yang dulunya persawahan sudah dikelola menjadi tempat bisnis dan pembangunan hotel. Sepanjang pengamatan saya di kawasan Andong, Ubud ke utara, yang dulunya persawahan kini telah dipenuhi bangunan. Artinya, ruang hijau di jalur ini terus menyusut. Permukiman dan hotel juga terus dibangun di jalur ini. Saya yang berprofesi sebagai pemandu wisata hanya berharap ke depan ada upaya yang selektif untuk melakukan pembatasan pembangunan yang bisa dipertahankan menjadi kawasan hijau. Yang saya khawatirkan justru lemahnya pengawasan pembangunan akan berdampak pada makin sulitnya menemukan ruang tangkapan air hujan. Kini saya lihat banyak pembangunan dibangun hanya untuk kepentingan investasi, tetapi mengabaikan keseimbangan tata ruang. Buktinya, ada bangunan di kawasan jalur hijau di areal persawahan bahkan ada yang dibangun dekat aliran sungai. Banyak bangunan juga berada di dekat jurang. Saya mohon pemerintah memiliki kepedulian terhadap hal ini. Jangan hanya sibuk urusan politik dan kekuasaan saja. Coba turun dan jalan-jalan lihat perkembangan wilayah. Saya juga berharap pemerintah jangan gunakan lembaga perizinan sebagai lahan untuk melakukan kompromi. Artinya, jika ada permohonan izin di kawasan yang tidak sesuai peruntukan pemerintah, mestinya berani menolak. Jangan karena kompromi akhirnya izin diterbitkan. I Nyoman Sudiana Gianyar, Bali

Mengemas Pendidikan Jadi Menu Kampanye Masa kampanye menjelang hajatan pilgub ditandai janji-jani program pembangunan. Ruang dan udara penuh jargon indah. Maka, apa pun bisa dikemas menjadi janji politik, janji pilgub. Pun pendidikan, mulai dikemas menjadi janji, yang mana hal ini telah didahului oleh serentetan kebijakan pendidikan murah dan pendidikan gratis. Masyarakat percaya jika dalam hal ini politisi tidak bohong. Citra politisi juga terdongkrak.

Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. aka untuk Bali Sekolah Bali Mandara yang dirintis oleh Bapak Gubernur Mangku Pastika tidak sekadar perwujudan janji pendidikan gratis. Sekolah ini adalah pergulatan seorang birokrat untuk mewujudkan pendidikan berkualitas premium bagi kaum miskin di Bali. Jadi, bukan sekadar pendidikan gratis yang mengabaikan kualitas. Bali Mandara dibangun dari nol, melibatkan seorang guru hebat, dan di tangannya idealisme oase Bali Mandara tergandengkan pada tangan-tangan guru muda cerdas yang belum terkontaminasi pemikiran-pemikiran guru tua yang kelelahan. Sekolah Bali Mandara mungkin menjadi paling khusus bagi sang gubernur, karena ia sendiri menjadi bagian dari pertumbuhan sekolah ini, di lahan tandus seluas sepuluh hektar, bekas sekolah menengah pertanian yang terbengkalai. Lahan ini telah menjadi tujuan bagi sebuah “ziarah” Pak Mangku kepada para siswa yang lahir dari keluarga miskin. Salah satu bukti kekhususan Sekolah Bali Mandara adalah sekolah ini menjadi rumah bagi anak-anak miskin yang lolos seleksi. Anak-anak Bali yang miskin memiliki akses langsung ke gubernurnya. Singkat kata, Bali

M

Mandara tumbuh besar di padang tandus, menyeruak di antara rimbun intaran dan siwalan. Dari jendela-jendela kelas dan kamar asrama, rumah bagi siswa dan para guru, tampaklah cakrawala biru Bali Utara membentang. Dunia melirik. Dunia memuji Sekolah Bali Mandara. Di sekolah Bali Mandara, energi idealisme, kemanusiaan, keberpihakan bagi kaum miskin dan energi politik, menyatu sehingga sanggup mewujudkan proyek pembangunan pendidikan yang terpuji dan berkualitas premium. Maka, jika saja politisi mau, apapun bisa diwujudkan. Bali Mandara buktinya! Pembangunan Sekolah Bali Mandara adalah pembangunan yang bertumbuh, yang merupakan ciri khusus pembangunan pendidikan yang unsur utamanya adalah manusia. Pembangunan ini tidak berbatas waktu, berkesinambungan dan terjadi dalam siklus pergantian siswa. Pendidikan adalah pembangunan yang bergerak. Pembangunan pendidikan adalah pembangunan di atas dinamisasi yang menjadi sasaran atau tujuannya. Sangatlah sulit menyelenggarakan pembangunan pendidikkan, apalagi yang berkualitas, apalagi untuk siswa miskin yang tidak memiliki kekuatan sosial dan politik. Tidak bisa dilihat secara nyata hasilnya dalam waktu segera. Kecuali memang proyek tersebut sangat spektakuler.

Inilah alasan mengapa kaum politisi “ogah” mengemas pendidikan menjadi janji politik. Maka yang paling mungkin hanyalah menggelontorkan janji pendidikan murah atau gratis, seperti halnya bantuan tunai langsung. Namun, Pendidikan Bali Mandara telah membuka mata para kandidat Gubernur Bali setelah Mangku Pastika, karena buah kerja keras seperti itu amat jauh dari sorot kamera pencitraan, berjuang di lahan tandus, rongsokan pembangunan orde sebelumnya, rupanya menjadi satu bukti yang amat meyakinkan tentang komitmen tulus iklas kepada keberpihakan terhadap keluarga miskin di Bali yang anak-anak mereka terancam putus jenjang SMA. Lewat pelayanan pendidikan holistik dari satu saset shampo di kamar mandi asrama, dedikasi guru humanis, kurikulum, hingga jaringan biasiswa luar negeri. Pembangunan pendidikan bukan hanya penyediaan lahan, gedung, fasilitas, tenaga pengajar, biaya murah, tetapi pergulatan panjang untuk menumbuhkannya sampai memiliki suatu bentuk yang sesuai dengan visi dan misi yang diemban. Yang perlu mendapat penegasan, bahwa pembangunan pendidikan tidak sama dengan selesainya membangun gedung yang megah, dilengkapi dengan fasilitas modern, tersedianya tenaga pengajar,

tetapi pembangunan pendidikan adalah rentang waktu, proses yang sangat panjang. Bahkan jumlah tamatan yang dihasilkan, terserapnya para lulusan di pasar kerja tidak bisa dijadikan indikator keberhasilan pembangunan pendidikan, tetapi bagaimana sebuah lembaga pendidikan melalui proses dan alumni yang dihasilkan mampu membangun struktur sebuah masyarakat. Jika semusim kampanye pilkada kali ini pembangunan pendidikan menjadi salah satu menu umbar janji, biarkan saja. Bagus disimak tetapi jangan “ditelan”. Esai ini mengajak untuk merenung, satu hal yang berkaitan dengan dunia pendidikan, bagaimana sesungguhnya hakikat pembangunan pendidikan. Adalah pembangunan nalar, rasa dan tindakan yang terjadi pada kedalaman mental atau jiwa manusia yang serba unik atau personal. Di dalam jiwa atau mental manusia, proses pendidikan itu bekerja dalam irama yang tidak bisa dipercepat atau diperlambat. Pengajaran oleh para guru atau dosen hanyalah rangsangan luar untuk memantik proses jiwa dan mental tersebut. Para pengajar hanya bisa berperan jauh di wilayah terluar dari jiwa dan proses mental murid. Hanya guru-guru teristimewa yang sanggup memasukinya.

Oleh I Gede Yudi Arsawan dari negara lain. Begitu juga guna memperluas pasar untuk penjualan produk dalam negeri maka dilakukanlah kegiatan ekspor kenegara lain. Apa yang terjadi sekarang ini bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Situasi ini sudah diperkirakan oleh pendiri bangsa kita yaitu Soekarno. Beliau sudah memperkirakan bahwa untuk hidup berdikari tetaplah tidak bisa terlepas dari interaksi antar bangsa, karena di dunia ini bangsa kita tidak hidup

”Bahkan perwujudan prinsip internasionalisme ini sudah ada pada generasi muda. Bisa dilihat bahwa sekarang ada banyak diplomat-diplomat muda Indonesia yang tersebar di seluruh dunia. Mereka yang merupakan pelajar ataupun yang memang memiliki misi khusus untuk memperkenalkan budaya-budaya Indonesia dan mempromosikan nilai-nilai persahabatan.”

sendiri. Maka dari itu, Soekarno memperkenalkan prinsip internasionalisme yang merupakan prinsip seorang nasionalis yang berkebangsaan berperikemanusiaan, di mana kemanusiaan itu tidak memandang ras, suku, bangsa dan agama. Namun juga prinsip internasionalisme itu tidak akan bisa hidup kuat tanpa didasari dengan adanya rasa nasionalisme. Memiliki rasa nasionalisme saja tidak cukup. Dikhawatirkan ketika rasa nasionalisme itu berlebihan, maka ada kemungkinan suatu bangsa akan selalu merasa lebih hebat dibandingkan bangsa lain. Hal ini rawan menimbulkan konflik karena cenderung akan tidak menghormati bangsa lain yang dirasanya lebih lemah. Prinsip internasionalisme ini sebenarnya sudah diatur dalam UUD NKRI 1945, di mana pada pembukaan terdapat amanat agar bangsa kita ikut melaksanakan ketertiban dunia. Tentu menciptakan ketertiban dunia merupakan tugas kita bersama dan untuk mewujudkannya haruslah dimulai dari diri kita sendiri dengan cara mempromosikan nilai-nilai persahabatan ke berbagai bangsa di dunia. Bahkan perwujudan prinsip internasionalisme ini sudah ada pada generasi muda. Bisa dili-

Penulis, Dosen Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Bali

”Pembangunan pendidikan bukan hanya penyediaan lahan, gedung, fasilitas, tenaga pengajar, biaya murah, tetapi pergulatan panjang untuk menumbuhkannya sampai memiliki suatu bentuk yang sesuai dengan visi dan misi yang diemban.”

Bangsa yang Berjiwa Internasional

SEMANGAT nasionalisme yang sudah sangat sering dikobarkan memang merupakan semangat yang harus dipertahankan. Seiring perkembangan zaman, pada eraglobalisasi ini memiliki jiwa nasionalisme saja tidak cukup. Saat ini ketergantungan antarnegara sudah tidak bisa dipungkiri, bangsa-bangsa tidak mampu untuk hidup sendiri tanpa melakukan interaksi dengan bangsa lain. Buktinya banyak terjadi hubungan internasional dan kerjasamakerjasama antarnegara. Seperti misalnya ketika negara tidak bisa memenuhi beberapa kebutuhan dalam negerinya, maka untuk memenuhinya harus mengimpor

Dengan pemahaman terhadap esensi pembangunan pendidikan, sehingga tidak memaksa masyarakat memandang pembangunan pendidikan sama dengan pembangunan fisik, maka janji-janji kampanye pilgub bisa disaring atau dikritisi. Hanya dengan demikian, janji bohong tidak terasa benar. Sehingga kelak di kemudian hari, masyarakat tidak merasa dikibuli gubernur yang baru. Sebagai infrastruktur kampanye, mesin politik sedemikian kuat sehingga organ massa tidak mampu berkutik. Hal ini berakibat pada semakin lemahnya posisi tawar massa, apalagi massa yang tidak tumbuh di atas basis ideologi suatu partai, seperti pada periode Revolusi Indonesia. Maka benteng untuk memperkuat massa adalah wawasan bersama untuk mengungkap maksud-maksud terselubung dalam umbar janji kampanye. Wawasan bersama akan mendekatkan massa kepada realitas hidup beserta berbagai persoalannya. Maka massa yang kritis dan berwawasan luas, tidak lagi membutuhkan retorika. Massa membutuhkan karya nyata, perbaikan hidup dalam pengertian yang luas, dari tahun ke tahun.

hat bahwa sekarang ada banyak diplomat-diplomat muda Indonesia yang tersebar di seluruh dunia. Mereka yang merupakan pelajar ataupun yang memang memiliki misi khusus untuk memperkenalkan budaya-budaya Indonesia dan mempromosikan nilai-nilai persahabatan. Tidak susah sebenarnya bagi mereka untuk membangun hubungan persahabatan antar bangsa. Dengan memperkenalkan kelezatan makanan Indonesia atau memperlihatkan keindahan kain batik dan endek kepada bangsa lain, juga sudah dapat menumbuhkan rasa cinta kepada Indonesia dari mereka yang mencicipi dan melihatnya. Dengan cara ini hubungan persahabatan pun akan dapat terwujud. Maka dari itu, bangsa kita sudah seharusnya menjaga persahabatan antarbangsa. Jangan sampai ada yang menjelekkan atau menjatuhkan bangsa lain, apalagi dengan menjelek-jelekkan pemimpin mereka yang nasibnya sudah ditentukan sendiri oleh bangsa mereka. Hal ini hanya akan merugikan hubungan persahabatan antarbangsa dan tentunya dapat menghambat tujuan kita untuk menciptakan ketertiban dunia. Untuk itu, sudah seharusnya kita saling menghormati dengan bangsa lain.

POJOK Sulit, Bali keluar dari pariwisata ‘’murahan’’. - Semua diobral. *** Simalakama, pengusaha hotel bantingbanting harga. - Izin hotel diobral. *** Tak pasang ‘’tapping box’’, Badung semprit pemilik restoran. - Izin terancam dicabut.

Penulis, Kabid Humas PC KMHDI Badung, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Senin Umanis, 16 April 2018

7

TABANAN

Menurun, Antusiasme Warga Rekam E-KTP

Tabanan (Bali Post) Jelang perhelatan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali, Juni mendatang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tabanan terus gencar melakukan perekaman e-KTP. Perekaman tersebut untuk memenuhi hak warga menyuarakan hak pilihnya pada pilkada itu. Namun di tengah gencarnya proses perekaman, sebaliknya banyak warga justru tidak antusias mengikuti perekaman.

Bali Post/kmb24

BERSWAFOTO - Salah satu pengunjung sedang berswafoto di Desa Munduk Temu.

Munduk Temu Ciptakan Lokasi Swafoto

Tabanan (Bali Post) Desa Munduk Temu adalah salah satu desa di Tabanan yang mengembangkan desa wisata. Lingkungan dengan perkebunan, pertanian dan view indah itu menjadi nilai lebih Desa Munduk Temu, Kecamatan Pupuan. Satu lokasi yang sedang dikembangkan untuk menarik wisata baru adalah tempat indah berswafoto. Kelebihan lokasi swafoto itu berlatar belakang pemandangan alam nan indah. Perbekel Munduk Temu I Nyoman Wintara, Minggu (15/4) kemarin, mengatakan Desa Munduk Temu berada di ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut. Desa itu memang indah, karena menampilkan hamparan pemandangan perkebunan nan hijau. Tidak sedikit wisatawan yang relatif lama tinggal di sana. Namun ada juga yang hanya sekadar lewat untuk mengabadikan keindahan alam ini. Pada lokasi swafoto itu

dibuat panggung ukuran 3x4 meter serta ornamen bersayap perahu. Selain itu, ornamen menyerupai sangkar yang bisa digunakan berfoto ria. Wisatawan yang datang ke sini bisa juga menikmati brand kopi lokal Munduk Temu, yaitu kopi Leak dan buah lokal seperti manggis dan salak gula pasir. Kebanyakan pengunjung yang datang ke sini, kata Wiantara, adalah anak remaja. Biasanya ramai pada akhir pekan. Angka kunjungannya bisa mencapai 200 orang. Untuk bisa berfoto di lokasi itu, hanya dikenakan donasi sebesar Rp 5.000 per orang. ‘’Pengunjung ramai ke sini biasanya saat akhir pekan. Utamanya saat matahari terbit atau terbenam. Kebanyakan usia remaja yang memang sengaja datang ke sini hanya berfotoria,’’ papar Wintara. Nantinya lokasi swafoto ini akan diserahkan oleh pihak desa kepada kelompok sadar wisata atau Pokwa-

dis yang diberi tugas sebagai pihak yang mengelola kawasan itu. ‘’Dan nanti disekitar lokasi swafoto itu, pihak desa berencana mengembangkan penginapan guest house yang melibatkan partisipasi warga,’’ imbuh Wintara. Sebelumnya untuk kesiapan mejadi Desa Wisata, Desa Munduk Temu juga telah menerapkan pemilahan sampah organik dan anorganik. Tidak sebatas pemilahan sampah, juga kebersihannya dijaga. Pihak Desa Pakraman Munduk Temu juga sudah menerapkan denda bagi yang membuang sampah sembarangan per Maret 2018 ini. Untuk Desa Pakraman Munduk Temu dendanya Rp 250 ribu. Sedangkan Desa Pakraman Kebon Jero Rp 100 ribu. Desa Dinas lebih strike lagi sanksinya, bukan saja denda juga ada sanksi sosial yakni foto pelaku yang membuang sampah sembarangan itu di-upload di medsos milik desa. (kmb24)

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil I Gusti Agung Rai Dwipayana menjelaskan, turunnya antusias warga terjadi di sejumlah kecamatan. Terbukti saat jadwal perekaman dilakukan pagi hari hanya segelintir warga yang datang. Demikian pula saat dilakukan malam hari, warga yang datang tidak kompak sesuai data yang belum melakukan perekaman. “Kalau terus seperti ini, kami harus kerja double,” jelasnya, Minggu (15/4) kemarin. Bahkan ada juga masyarakat yang enggan melakukan perekaman. Alasannya tidak akan memberi hak pilih. Padahal fungsi e-KTP tidak hanya digunakan saat Pilgub Bali, tetapi juga untuk identitas diri yang tentunya diwa-

jibkan. “Saat dicari ke rumah oleh petugas ada yang mengatakan tidak akan memilih, padahal KTP sebenarnya wajib bagi seluruh warga,” imbuhnya. Menghadapi tantangan itu pihaknya mengaku tetap sabar melayani, mengingat hal ini merupakan tugasnya. “Kami terus jadwalkan lagi tergantung permintaan masyarakat, mau siang, sore bahkan malam kami layani, karena selama ini petugas sering sampai tengah malam melakukan perekaman khususnya daerah jauh,” tegasnya. Dari data Disdukcapil, sampai saat ini masih ada 1.100 warga yang belum lakukan perekaman. Data itu tersebar di sepuluh keca-

Bali Post/kmb28

PEREKAMAN - Petugas Disdukcapil gencar melakukan proses perekaman e-KTP. matan di Tabanan. Bahkan ada yang sampai 200 orang belum melakukan perekaman. Ada juga yang masih 100 orang. Perkembangan masyarakat yang sangat dinamis, pihaknya tidak bisa memprediksi umur sekian sudah seluruhnya merekam. “Pertumbuhan masyarakat sifatnya dinamis, tak bisa kita prediksi secara pasti yang belum rekaman,” beber Dwipayana.

Tanggal 15 April nanti batas tuntas melakukan perekaman yang mempunyai hak pilih harus disetorkan ke KPU Tabanan. Pihaknya pun Senin hari ini akan melakukan input data bersama KPU. Karena sisa dari 1.100 yang belum, sudah dilakukan perekaman. “Jadi sisanya berapa yang belum saya tidak tahu pasti. Besok (hari ini) baru ada data pasti,” tegasnya. (kmb28)


KARANGASEM

8

Senin Umanis, 16 April 2018

Pembangunan Pura Penataran Agung Nangka (1)

Panitia Kekurangan Dana Rp 3,5 Miliar PENGERJAAN Pura Penataran Agung, linggih Ida Batara Gunung Agung di Desa Adat Nangka, Bhuana Giri, Bebandem, saat ini sedang berjalan. Malah pembangunan di bagian jeroan pura itu sudah rampung 80 persen. Sedangkan di bagian jaba pura baru sekitar 50 persen. Pembangunan tahap pertama pura itu direncanakan tuntas September 2018 mendatang. Tetapi, untuk merampungkan di jeroan dan bagian jaba pura ini, panitia masih kekurangan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar. Dalam rangka menuntaskan pembangunan pura ini, Panitia Pembangunan Pura dari Desa Adat Nangka bersama Tim Pendamping dari Pemkab Karangasem menggelar rapat di Balai Masyarakat Desa Nangka, Sabtu (14/4) lalu. Banyak hal dibahas pada pertemuan tersebut. Mulai progres pembangunan pura, persiapan kapan jadwal ritual ngenteg linggih-nya, hingga kendala kekurangan dana yang cukup besar untuk merampungkan pembangunan pura tahap pertama ini. Anggaran fisik pembangunan pura itu dirancang menghabiskan anggaran Rp 4 miliar. Penyarikan Desa Adat Nangka I Made Ngurah Alit mengatakan anggaran sebesar itu digunakan untuk pembangunan Candi Gelung Kori Betelan, Perantenan Suci, Bale Pasandekan, Gedong Pasimpenan, Bale Kulkul, Bale Gong, Panyengker dan Paduraksa. Sedangkan untuk keperluan

ritual karya ngenteg linggih dan tawur agung, dirancang menelan anggaran Rp 2,2 miliar. Masing-masing untuk ngeteg linggih sebesar Rp 1,2 miliar dan tawur agung Rp 1 miliar. ‘’Kalau semua berjalan lancar, rencananya dudonan karya nanti kami susun, rangkaian karya sudah kita mulai Juni nanti. Puncaknya tepat pada 24 September nanti,’’ tegas Made Ngurah Alit. Kekurangan anggaran itu di antaranya untuk pembangunan jaba tengah, Pura Lawangan, Padmasana, Bale Piasan dan lainnya. Besar harapan keduanya agar kekurangan dana tersebut dapat terpenuhi dari dana punia semeton umat sedharma di seluruh Nusantara, agar linggih Ida Batara Gunung Agung yang sudah lama terbengkalai itu bisa segera dirampungkan. Sekda Karangasem I Gede Adnya Muliyadi mengatakan anggaran fisik sebesar Rp 4 miliar sudah dialokasiklan melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Dia meminta Tim Pendamping agar menuntun desa adat untuk proses pencairan dananya. Karena ada mekanisme yang harus dilalui. Berkaca dari pengalaman peran Pemkab Karangasem, dalam menuntaskan pembangunan Pura Pucak Gunung Kembar di Kenusut, Sekda menegaskan peran desa adat dan masyarakat Hindu di Bali dan Indonesia pada umumnya sangat luar biasa. Dia berharap agar semangat tersebut bisa menular dalam rangka menuntaskan pemban-

Banyak Lahan Milik Pribadi, MO Sulit Buat Fasum Amlapura (Bali Post) Sejauh ini Manajemen Operasional (MO) Besakih, menyatakan ada kesulitan mewujudkan fasilitas umum (fasum). Pasalnya, sulit mencari lahan di Besakih. Kalaupun ada, tetapi aset tanah itu milik pribadi. ‘’Sampai saat ini MO memang belum bisa menyediakan fasilitas umum seperti toilet. Pasalnya, pembangunan fasilitas itu terkendala lahan. Karena lahan di kawasan Pura Besakih, ini merupakan tanah milik pribadi. Nah itulah yang membuat kita kesulitan membangun fasilitas pendukung,” kata Pelaksana tugas Manajer Operasional Badan Pengelola Kawasan Pura Agung Besakih, Jro Mangku Ngawit, Kamis lalu. Walau sulit membuat fasum, namun sebagai gantinya manajemen MO akan membangun rest area di timur Pura Manik Mas atau tepatnya di sebelah selatan Kantor MO itu, sebetulnya sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu dan saat ini sudah mencapai 90 persen. Peruntukan rest area itu bagi para sopir dan guide yang mengantar wisatawan ke Besakih. Dengan dibangunnya tempat itu diharapkan bisa dimanfaatkan para sopir dan guide yang memarkirkan kendaraannya di terminal Manik Mas sebagai tempat istirahat. “Nanti mereka kita akan berikan snack dan kopi. Kita harap Mei rest area ini sudah bisa dioperasikan,” harapnya. Rencananya rest area, itu akan dibangun juga di parkir Ulun Setra. Sehingga para sopir dan guide yang memarkirkan kendaraannya di sana juga bisa menikmati fasilitas yang sama. Terkait jumlah kunjungan wisatawan hingga Maret, Mangku Ngawit menegaskan sepanjang Januari sampai Maret jumlah kunjungan ke Besakih 28 ribu lebih. Kunjungan masih didominasi wisatawan mancanegara yakni sebanyak 23.918. Sedangkan tamu domistik 4.614 orang. “Kalau dirata-ratakan jumlah kunjungan wisman setiap harinya mencapai 237 orang. Sementara wisatawan domestik rata-rata 46 orang,” tandasnya. Kunjungan wisatawan tahun ini jumlahnya memang menurun dari sebelumnya. Pihaknya menargetkan tahun 2018 ini 100 ribu pengunjung. Dengan situasi siaga seperti ini, pihaknya memprediksi sampai awal tahun tingkat kunjungan akan berpengaruh. Erupsi kecil yang terjadi belum lama, ini sejatinya tidak terlalu mengganggu kunjungan wisatawan apalagi para pamedek yang tangkil serangkaian Karya Ida Batara Turu Kabeh. (kmb41)

gunan Pura Penataran Agung Nangka, linggih Ida Batara Gunung Agung ini. Kepala Dinas Kebudayaan Karangasem Putu Arnawa menambahkan, untuk menggalang dukungan umat sedharma guna merampungkan pembangunan pura, panitia dan Pemkab Karangasem sudah menjalin kerja sama dengan Harian Bali Post. Dengan cara membuka dompet dana punia. Jadi, bagi umat sedharma di seluruh nusantara, pihaknya berharap agar bersama-sama memberikan kontribusi terhadap pembangunan linggih Ida Batara Gunung Agung ini, melalui nomor rekening yang sudah ditentukan

panitia pembangunan. ‘’Mari sisihkan sedikit harta yang kita miliki, untuk bersama-sama merampungkan pembangunan pura ini,’’ kata Arnawa. Bendesa Adat Nangka I Ketut Oka menambahkan, dukungan warga Nangka dalam menuntaskan pembangunan pura ini sangat luar biasa. Warga secara rutin menggelar gotong royong sejak awal pura ini dibangun kembali, guna membantu mempercepat proses pembangunan. Menurutnya, warga sangat berharap pura ini bisa rampung sesuai perencanaan yang telah

tersusun. Sejalan dengan itu, tokoh masyarakat Karangasem I Gusti Made Tusan, juga sangat ingin Pura Penataran Agung Nangka ini bisa segera rampung, sebelum tahapan ritual ngenteg linggih. Dia mendukung penuh tercapainya tujuan tersebut. Bahkan, pengusaha yang sejak dulu dikenal dermawan itu menyatakan siap membantu kekurangan dana itu dengan

menyumbang Rp 700 juta. Dengan keseriusan umat membangun linggih Ida Batara Gunung Agung ini, dia berharap masyarakat Karangasem dan Bali pada umumnya dijauhkan dari bencana alam erupsi Gunung Agung. Alam sudah mengingatkan. Mari bersama-sama ngayah menyelesaikan pembangunannya yang dulu sempat tersendat itu. Gusti Made Tusan mengaku ingin sekali menuntaskan pembangunan pura yang sempat dirintis Dewa Made Berata, Gubernur Bali sebelumnya. Sebagai pura kahyangan jagat, nantinya umat Hindu bisa ngaturang sembah bhakti

kepada Ida Batara Gunung Agung di Pura Penataran Agung Nangka ini. Pertemuan Tim Panitia Pembangunan dengan Tim Pendamping ini cukup alot. Dihadiri masyarakat Nangka, jajaran desa dinas, desa adat dan seluruh pimpinan OPD Pemkab Karangasem. Selanjutnya, pertemuan serupa akan digelar kembali, untuk menyelaraskan m a s ing-masing peran, sehingga pembangunan pura bisa selesai sesuai perencanaan. (gik)

Penyuluhan Narkoba Mesti Masuk Program Desa Amlapura (Bali Post) -

Ancaman penyalahgunaan narkoba semakin membahayakan. Pasalnya, narkoba dewasa ini tidak hanya menyasar warga di kota-kota besar saja, tetapi juga sudah semakin merebak ke desa-desa. Karena itu, setiap desa diminta proaktif menggelar penyuluhan terkait bahaya narkoba itu. Bahkan, bila perlu masuk ke dalam program kerja kegiatan desa. Demikian terungkap saat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Karangasem bekerja sama dengan BNNK (Badan Narkotika Nasional Kabupaten) Karangasem di Aula Disnakertrans Karangasem, belum lama ini. Seluruh perbekel dan camat se-Kabupaten Karangasem, hadir pada pertemuan tersebut. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Karangasem, Komang Agus Sukasena, menegaskan peran desa, sangat urgen dalam upaya penanganan penyalahgunaan narkoba itu. Strategisnya peran desa itu mesti diwujudkan dengan berbagai kegiatan nyata. Dengan bergerak bersamasama, maka dipercaya akan semakin mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkoba itu. Sehingga, pihaknya mendorong setiap desa melalui koordinasi camat, dapat melakukan melalui berbagai program kerja yang menyentuh langsung kepada generasi muda. Pihaknya juga

mendorong adanya berbagai kegiatan positif di desa. Aktivitas itu diyakini akan dapat menjauhkan generasi muda dari pergaulan bebas dan juga pengaruh negatif terjerumus mengonsumsi narkoba itu. ‘’Desa itu sendiri yang paling tahu warganya. Desa pula yang paling mengerti wilayahnya. Karena itu jangan biarkan narkoba itu masuk ke desa kita,’’ katanya. Kepala BNNK Karangasem AKBP Nyoman Sebudi, pada kesempatan itu menjelaskan berbagai hal terkait narkoba. Mulai grand design pembangunan antinarkoba, litbang penyalahgunaan narkoba dan modus operandi narkoba yang dilakukan para pelakunya. Selain itu juga menyangkut dampak dan ciri penggunaan narkoba, hingga prevalensi data penyalahgunaan narkoba di Bali. Dibandingkan dengan kabupaten/kota di Bali, tingkat penyalahgunaan narkoba di Karangasem memang masih

PENJELASAN - Kepala BNNK Karangasem AKBP Nyoman Sebudi saat memberikan penjelasan kepada para perbekel di Aula Disnakertrans Karangasem. terendah di Bali. Tetapi, pihaknya sudah memetakan ada beberapa daerah abu-abu di Karangasem ini yang dimanfaatkan sebagai tempat transaksi narkoba di daerah bumi lahar ini. Dalam pertemuan tersebut, pihaknya juga menjelaskan peran serta instansi pemerintah dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba

(P4GN) sesuai UU Nomor 35 Tahun 2009, khususnya unsur pemerintah di tingkat terbawah, yakni desa. Dia menegaskan, peran perbekel dalam P4GN itu di antaranya melakukan pantauan. Kemudian wajib lapor bila ada warga yang menggunakan narkoba. Selain itu, juga mendorong partisipasi masing-masing desa itu membuat peraturan desa (perdes) yang mengatur

sanksi moral, bagi penyalahgunaan narkoba itu. Perdes yang dimaksud tentu tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi. Di dalam perdes itu nanti diatur lebih rinci masalah sanksi sosial. Ini dampaknya cukup berat, bila desa mampu menerapkannya, hal itu sesunguhnya menjadi efektif dalam rangka memberikan efek jera kepada pelakunya. (kmb31)

Efek Buruk Medsos

75 Persen Menjadi ’’Dalang’’ Perceraian Media sosial (medsos) yang menghadirkan kemudahan bagi penggunanya, memang di satu sisi baik untuk kepentingan komunikasi termasuk pengembangan usaha. Namun, di balik nilai positif itu, ada efek buruk yang melekat pada medsos itu. Dipercaya, sistem berbasis teknologi informatika itu juga memiliki dampak merusak yang sangat dahsyat. Bahkan, ditengarai di Karangasem, media sosial itu menjadi ‘‘dalang’’ kasus perceraian. Hingga berapa persenkah efek buruk medsos itu menjadi pemicu perceraian?

Bali Post/kmb41

Rest Area- Bangunan rest area untuk para guide dan sopir yang dibangun oleh Manajer Operasinal Besakih.

MEDSOS itu diakui secara masif bisa berdampak terhadap perkembangan psikologis anak. Direktur Organisasi Bantuan Hukum Kelompok Peduli Anak dan Perempuan (OBH-KPPA) Karangasem, Ni Nyoman Suparni, mengaku hal itu. Aktivis perlindungan anak dan perempuan itu mengatakan kasus perceraian di Karangasem meningkat tajam sejak hadirnya medsos itu. ‘’Memang perceraian selalu saja ada, sebagai sebuah

dinamika kehidupan. Tapi pasca-ada medsos itu, kasus perceraian terus meningkat dari tahun ke tahun,’’ jelasnya saat ditemui usai mendampingi sidang perceraian di PN Karangasem, Kamis (12/4) . Tahun lalu, Suparni menyebutkan lembaganya menangani 100 kasus perceraian. Semua kasus itu berakhir dengan vonis pisah. Sedangkan tahun ini terhitung sejak Januari sampai April sudah ada 50 kasus, 45 kasus di antaranya sudah

masuk ke meja pengadilan. Ironisnya, dari 45 kasus yang sudah disidangkan itu, hanya satu pasangan yang akhirnya kembali rujuk. Sisanya bersikeras cerai. Alasan mereka merasa sudah sama-sama tidak saling percaya. Suparni yang didampingi Bendahara OBH KPPA Karangasem, Ni Made Suparmiati, mengaku sangat prihatin akibat perceraian yang didalangi media sosial itu. Pasalnya, kasus itu tidak hanya menimpa pasangan muda. Belakangan banyak kasus perceraian itu dengan latar belakang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) perselingkuhan, banyak menimpa pasangan nonusia produktif. ‘’Yang kita tangani 20 tahun ke atas sampai 60 tahun. Faktor ekonomi hanya menjadi dalih saja. Padahal sejatinya karena hadirnya orang ketiga,’’ ungkapnya. Walau prihatin dengan banyaknya kasus perceraian akibat efek buruk medsos itu, Suparni merasa cukup lega, karena

Perceraian yang didalangi media sosial itu tidak hanya menimpa pasangan muda. Belakangan, banyak kasus perceraian dengan latar belakang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perselingkuhan itu banyak menimpa pasangan non-usia produktif. Yang kita tangani 20 tahun ke atas sampai 60 tahun. Faktor ekonomi hanya menjadi dalih. Padahal sejatinya karena hadirnya orang ketiga. Direktur OBH-KPPA Karangasem Ni Nyoman Suparni

semua pasangan cerai yang ditanganinya itu tidak ada ngotot-ngototan urusan hak asuh anak. Pihaknya juga mengapresiasi upaya majelis hakim PN Karangasem yang setiap keputusannya selalu didasari misi dari UU Perlindungan Anak. Hakim selalu memberi vonis hak asuh bersama. Dan vonis hakim itu diamini dan

diterima oleh setiap pasangan cerai. ‘’Masalah biasanya terjadi ketika pihak perempuan menikah lagi. Kalau sudah begitu, berdasarkan sistem perkawinan di Bali, kami akan lakukan mediasi, sehingga hak asuh anak itu bisa diberikan kepada pihak orang tua lakilaki,’’ ujarnya. (kmb)


GIANYAR

Senin Umanis, 16 April 2018

9 RSU Kasih Ibu Saba Gelar Seminar Medis Kasus Kelainan Wajah Menjadi Perhatian Serius

Tradisi ”Ngambeng” Jelang Pujawali di Pura Samuantiga PUJAWALI di Pura Samuantiga akan jatuh pada Purnama Jiyesta, 30 April mendatang. Sebagai rangkaian pujawali, ratusan anak, Minggu (15/4) kemarin mengikuti tradisi ngambeng. Tradisi ini berupa mengumpulkan berbagai hasil bumi dari rumah ke rumah untuk persiapan piodalan di pura kahyangan jagat itu. Bendesa Pakraman Bedulu I Gusti Made Ngurah Serana menjelaskan, dalam tradisi ngambeng, saat anak-anak ini masuk ke rumah warga, bermakna sebagai sarana sosialisasi bahwa pujawali akan

segera digelar. Wilayah yang disasar yakni Desa Pakraman Wanayu Mas, Desa Pakraman Taman, Desa Pakraman Bedulu, Desa Pakraman Tengkulak Kaja dan Desa Pakraman Tengkulak Kaja. Tradisi ini digelar setiap H-15 pujawali. Biasanya berlangsung selama satu minggu. Selama itu, anak-anak akan membuat satu kelompok sebelum berkeliling wewidangan desa pangemong Pura Samuantiga. ‘’Paling minim bisa terdiri dari dua orang. Tetapi maksimal, bisa sampai belasan anak-anak,’’ jelasnya.

Dengan berbusana adat madya, anakanak akan menyampaikan salam ‘Om Swastyastu’ kepada pemilik rumah. Oleh sebab, sudah mentradisi, setiap rumah yang didatangi pun telah mempersiapkan hasil bumi yang hendak dihaturkan ke pura seperti kelapa, daun pisang, busung, selepan, dupa dan bahan upacara lainnya. Jika hasil bumi sudah dirasa cukup untuk dibawa, maka mereka akan menuju pura. ‘’Sampai di pura, hasil bumi diletakkan di perantenan. Lalu, anak-anak ini nunas pica yang kita sediakan,’’ katanya. (nik)

Pengembangan Kebun Raya

Pemkab Harapkan Bantuan Pusat

Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar terus berupaya melakukan pengembangan Kebun Raya Gianyar yang berlokasi di Banjar Pilan Desa Kerta Kecamatan Payangan. Namun, untuk pengembangan skala besar, pemkab tidak bisa mengandalkan APBD Gianyar. Untuk itu, pemerintah pusat diharapkan turun tangan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar I Wayan Kujus Pawitra, Minggu (15/4) kemarin, menyampaikan pihaknya tengah memproses tambahan bantuan dari pusat untuk pengembangan kebun raya. Salah satu bentuk pengembangannya yakni visualisasi keanekaragaman hayati di Kebun Raya Gianyar khususnya dan Kabupaten Gianyar pada umumnya, melalui teknologi-informasi. Selain itu, juga diupayakan penambahan infrastruktur hingga penanaman pohon yang terbilang langka.

Dijelaskan, pihaknya juga melakukan pendataan biodiversity di kawasan tersebut. Terkait hal ini, Pemkab melakukan kerja sama dengan UGM. ‘’Ada berbagai macam tanaman langka yang ke depannya harus kita lestarikan. Masyarakat luas harus mengetahui hal tersebut,’’ jelasnya. Lebih lanjut diungkapkannya, keberadaan kebun raya di Kabupaten Gianyar memiliki arti penting dan strategis. Kebun raya bukan semata-mata untuk sektor pariwisata melainkan justru dalam rangka menjaga fungsi konservasi kawasan hutan. Dulunya, kebun raya tersebut merupakan

hutan adat yang terbentuk secara alamiah dan sekarang ditata agar lebih menarik. Keberadaan hutan tersebut harus dijaga semua komponen. Dengan ditetapkan sebagai kebun raya dengan fungsi utama konservasi, maka kawasan itu tidak boleh dicaplok pembangunan baik perumahan, supermarket hingga akomodasi pariwisata. ‘’Jangan sampai semua lahan dihabisi untuk pembangunan sektor pariwisata. Kita harus berpihak pada lingkungan. Maka dari itu, kami di Pemkab Gianyar sangat menjaga fungsi konservasi kebun raya tersebut,’’ tegas Kujus. (kmb25)

Sosialisasi Dana Desa di Gianyar

Bahas Kendala Pengelolaan Dana Desa PERINGATAN HUT ke247 Kota Gianyar tidak hanya diisi dengan berbagai pertunjukan seni dan perlombaan. Di tengah kemeriahan perayaan HUT, Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Gianyar menggelar sosialisasi pengelolaan dana desa sesuai Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 di ruang sidang kantor Bupati Gianyar, Jumat (13/4). ‘’Semarak peringatan hari ulang tahun Gianyar kita harapkan bergema hingga ke desa dengan dibarengi peningkatan kapasitas SDM perangkat desa,’’ terang Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya di sela-sela acara sosialisasi. Sosialisasi Dana Desa menghadirkan anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Dr. H. Harry Azhar Azis, M.A. dan anggota Komisi XI DPR-RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, S.E., M.M. sebagai narasumber. Hadir pula, Auditor Utama Keuangan Negara VI Dori Santosa, S.E., M.M., Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali dan Tenaga Ahli Anggota VI BPK-RI Abdul Rahman Farisi. Perbekel se-Kabupaten Gianyar dan jajarannya terlihat hadir mengikuti acara sosialisasi tersebut. Penjabat Bupati Gianyar Ketut Rochineng saat membuka acara sosialisasi mengatakan, dibutuhkan kesamaan pemahaman dari seluruh pemangku kepentingan dalam pengelolaan Dana Desa baik di tingkat pusat sampai dengan desa sebagai pelaksana. ‘’Untuk itu saya berharap kepada seluruh perbekel

dan perangkat desa agar dapat memanfaatkan kesempatan ini. Sampaikan berbagai kendala yang dihadapi selama ini dalam pengelolaan Dana Desa sehingga tidak terdapat keraguan dalam implementasi dana desa tersebut di masing-masing desa,’’ ujar Rochineng. Anggota VI (BPK) RI Harry Azhar Azis menyampaikan, permasalahan pengelolaan dana desa yang biasa ditemui BPK. Temuan pemeriksaan di Bali di antaranya data tidak update, penggunaan tidak sesuai prioritas, pendampingan tidak memadai, bukti SPJ tidak memadai, pembayaran tidak sesuai fisik pekerjaan, pengadaan tidak sesuai ketentuan, penatausahaan tidak tertib serta penyaluran dan pelaporan dana desa tidak tertib. ‘’Pengelolaan dana desa itu 30 persen untuk operasional dan 70 persen untuk pembangunan. Hal ini harus sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku,’’ tegas Harry Azhar Azis. Sementara itu, anggota Komisi XI DPR-RI I Gusti Agung Rai Wirajaya mengatakan, Dana Desa sangat bermanfaat bagi eksistensi desa. Banyaknya aspek-aspek kehidupan yang bisa digapai dengan dana desa menyebabkan pembangunan yang merata di seluruh wilayah Indonesia. ‘’Jika ini diterapkan secara bertahap, niscaya pemerataan pembangunan di segala bidang akan terwujud,’’ ujar Rai Wirajaya. Salah seorang peserta sosia-

lisasi, Nyoman Sudiana, Kasi Kesra Desa Serongga, Kecamatan Gianyar mengatakan, program Dana Desa terkendala pada sistem pelaporan. ‘’SPJ sangat rumit, apalagi aturan

berubah dari tahun lalu,’’ ujarnya. Dia berharap dengan sosialisasi ini ada peningkatan pemahaman tentang pengelolaan dana desa sehingga tidak ada lagi kendala. (ad784)

SOSIALISASI - Penjabat Bupati Gianyar Ketut Rochineng memberikan plakat kepada narasumber Sosialisasi Dana Desa yakni anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Dr. H. Harry Azhar Azis, M.A. dan anggota Komisi XI DPR-RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, S.E., M.M.

RSU Kasih Ibu Saba memberikan perhatian serius terhadap bayi yang terlahir dengan kondisi kelainan wajah. Perhatian ini diberikan dengan mengarahkan CSR atau tangung jawab sosial perusahaannya pada kondisi ini. Bahkan penderita dapat melakukan operasi secara gratis di RS yang berlokasi di Jalan Pantai Saba, Blahbatuh, Gianyar ini. RSU Kasih Ibu Saba juga rutin menggelar seminar medis terkait kondisi tersebut. Pada Selasa (10/4) lalu, seminar diikuti para dokter di wilayah Gianyar dan sekitarnya dengan narasumber Spesialias Bedah Saraf Dr. dr. I Nyoman Golden, Sp.BS.(K), Spesialis Bedah Plastik dr. Putu Trisna Utami, Sp.BP-RE. dan Spesialis Bedah Kraniofasial dr. Walter Flapper. Direktur RSU Kasih Ibu Saba dr. Gede Ngurah Buana, M.Kes. mengatakan, kondisi kelainan wajah masih banyak diderita masyarakat. Bahkan secara statistik, bayi yang terlahir dengan kondisi kelainan wajah di Bali mencapai 40 persen dari total penderita di wilayah Indonesia Timur. Namun sejauh ini, RS yang dapat menangani kondisi ini relatif terbatas sebab membutuhkan tenaga medis mumpuni dan infrastruktur berstandar. ‘’Astungkara, RSU Kasih Ibu merupakan salah satu RS yang mampu menangani kondisi ini. Sejak November 2017 sampai Maret 2018, ada 16 pasien yang sudah kami tangani. Sebagian besar menderita bibir sumbing dan kelainan langit-langit,’’ ujarnya. Terkait dokter spesialis yang menangani para pasien di RSU Kasih Ibu, kata dia, ditangani langsung oleh Dr. dr. I Nyoman Golden, Sp.BS. (K) dan dr. Putu Trisna Utami, Sp.BP-RE. Selain itu, pihaknya

SEMINAR - Suasana seminar medis terkait bayi yang terlahir dengan kondisi kelainan wajah yang digelar RSU Kasih Ibu Saba. juga memiliki spesialis lain yang dibutuhkan pasien dengan kondisi seperti itu. ‘’Kami juga didukung ruang operasi bertarap internasional, tim kompeten, serta CT-scan yang sangat dibutuhkan dalam kasus seperti ini,’’ ujarnya. Kasus medis yang relatif rumit ini membutuhkan biaya mahal. Namun, RSU Kasih Ibu bekerja sama dengan Yayasan Senyum Bali sehingga operasi dan perawatan bisa dilakukan oleh pasien secara gratis. ‘’Kalau masyarakat umum, tentu biayanya besar. Tapi dengan adanya MoU dengan Yayasan Senyum Bali, biayanya kami tanggung bersama, sehingga pasien tak perlu merogoh kocek,’’ katanya seraya menambahkan, untuk mengakses layanan gratis ini pasien bisa datang langsung ke RSU Kasih Ibu Saba. Sementara itu, Ketua Yayasan Senyum Bali Desak Sukma Dewi menerangkan, yayasan ini dibentuk untuk membantu penderita kelainan wajah terutama dari kalangan tidak mampu. Dalam hal ini, pihaknya bekerja sama dengan RS berkompeten yang mampu

memberikan pelayanan prima, satu di antaranya adalah RSU Kasih Ibu Saba. ‘’Sejak kami mulai bekerja sama, kami sangat senang dengan hasil dan servis dari RSU Kasih Ibu,’’ ucapnya. Terkait jumlah penderita kelainan wajah, Desak Sukma mengungkapkan, berdasarkan statistik, 1 dari 600 kelahiran, lahir dalam kondisi demikian. ‘’Ruang lingkup kami tidak hanya Bali, tapi Indonesia Timur. Terkait jumlah penderita di Bali, dibandingkan NTT, dan NTB, sekitar 40 persennya saja. Kabupaten yang kerap ditemukan kondisi seperti ini di Karangasem, Jembrana dan Singaraja,’’ katanya. Menurut dia, sebagian besar penderita lahir dari orangtua yang menikah di bawah umur 25 tahun. Di samping faktor genetik, kondisi ini diperkirakan karena pasangan yang menikah di bawah usia 25 tahun kurang mampu dalam merawat kehamilan. ‘’Pasangan muda yang banyak anaknya terlahir seperti ini. Muda dalam artian, menikah pada usia di bawah 25 tahun.’’ tegasnya. (ad778)

PKPI Rapatkan Barisan

Gianyar (Bali Post) Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta Timur telah memutuskan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) sebagai peserta Pemilu 2019 mendatang. Hal ini pun disambut antusias para kader dan simpatisan PKPI. Guna menindaklanjuti keputusan tersebut, PKPI Gianyar akan segera merapatkan barisan. ‘’Kita akan segera lakukan konsolidasi menjelang Pemilu 2019 mendatang,’’ ucap Ketua PKPI Gianyar Ngakan Ketut Putra, Minggu (15/4) kemarin. Dikatakannya, konsolidasi dengan kaderkader PKPI di Gianyar akan dilakukan dalam waktu dekat. PKPI Gianyar juga akan melakukan penjaringan calon legislatif (caleg) untuk menghadapi Pemilu 2019. ‘’Sejatinya kami sudah mempersiapkan caleg untuk bertarung di Pemilu 2019. Setelah gugatan dikabulkan, kami semakin mantap bertarung pada Pemilu 2019 mendatang,’’ katanya. Sebelumnya, PKPI sempat tidak mendapatkan titik temu dalam proses mediasi dan sengketa di Bawaslu, hingga akhirnya PKPI melakukan gugatan ke PTUN. ‘’Astungkara, PTUN mengabulkan gugatan kami dan PKPI dinyatakan lolos menjadi peserta pemilu,’’ ungkap Ngakan Putra. Ngakan Putra yang kala itu hadir langsung

di Jakarta untuk mendengarkan putusan PTUN tersebut menegaskan, sejak awal pihaknya sangat optimis bisa mengikuti Pemilu 2019. ‘’Ini merupakan dinamika yang harus kami lalui. Yang jelas, sejak awal PKPI sangat siap bertarung di Pemilu 2019,’’ kata anggota DPRD Gianyar asal Kelurahan Gianyar ini. (kmb35)

Ngakan Ketut Putra

Bali Post/nik


JEMBRANA

10 SOSOK Potensi untuk Otomotif SELAMA sepekan terakhir, masyarakat Jembrana disuguhi berbagai event olahraga otomotif. Baik adu balap mobil maupun roda dua. Misalnya, dari drag bike, grass track hingga offroad. Kendati lokasinya jauh berada di ujung barat, Jembrana memiliki potensi dalam berbagai ajang olahraga otomotif. Hal tersebut diakui Ketua Harian Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pengprov Bali Toni Susiartono. Ditemui di sela-sela drag race di Jalan Sudirman akhir pekan lalu, Toni memaparkan sejumlah potensi jalur sirkuit yang membuat sejumlah even otomotif di Bali wajib digelar di Jembrana. Bahkan di antaranya menjadi kalender wajib IMI Bali yang harus diselenggarakan. “Di sini (Jembrana - red) banyak potensi untuk otomotif. Drag masuk, grass track juga. Begitu juga offroad. Banyak yang bisa dilakukan di sini,” tandas Toni. Event semacam ini, secara tidak langsung memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Mau tidak mau para pelaku otomotif ini menginap dan berbelanja di sekitar sirkuit. Apalagi para peserta berasal dari berbagai daerah di Bali, bahkan luar Bali. Selama akhir pekan, digelar sejumlah event otomotif yang menarik perhatian warga Jembrana. Di Jalan Sudirman, dihelat event drag bike yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai daerah. Dilanjutkan dengan event grass track di Sirkuit Sio-sio Samblong, Sangkaragung yang di antaranya merupakan para pembalap pemula. Pihaknya berharap kegiatan semacam ini menjadi wadah untuk menyalurkan bakat para penggemar otomotif, terutama di Kabupaten Jembrana. (olo)

Senin Umanis, 16 April 2018

Masih Jual Mikol, IUMK Kafe di Delodberawah Terancam Dicabut Negara (Bali Post) -

Sejumlah kafe remang-remang di Delodberawah yang mengantongi Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK), terancam dicabut pihak Kecamatan Mendoyo. Pasalnya beberapa kali kegiatan pengawasan dilakukan Tim Pembina dari kecamatan, namun rupanya tidak digubris para pengelola kafe. Kafe tersebut dinilai menyalahi aturan lantaran izin yang dikeluarkan tidak sesuai (pengelola kafe menjual minuman keras berupa bir). Dari informasi, pencabutan izin ini akan dilakukan karena sudah beberapa kali diberikan teguran (SP), namun sama sekali tidak diindahkan. Para pengelola tetap juga mengoperasikan kafenya dengan menjual miras. Dari belasan kafe yang beroperasi itu, beberapa di antaranya akan dicabut lantaran sebelumnya diberikan SP dari kecamatan hingga tiga kali. Sebelum mengambil langkah itu, tim dari kecamatan kembali melakukan pengawasan, Jumat (13/4) malam. Karena dari hasil pengawasan itulah akhirnya diputuskan untuk pencabutan izin. Lantaran tetap menjual miras, kafe-kafe ini ditekankan harus mengantongi SIUP-MB (Surat Izin Usaha Perdagangan-Minuman Keras). Sejatinya pihak kecamatan sudah berulangkali meminta usaha tersebut untuk melengkapi SIUP-MB. Namun, disebutkan banyak pengelola kafe menolak dicabut izinnya ketika kecamatan mengambil tindakan itu. Para pengelola kafe bersikukuh bahwa usaha mereka sudah sesuai dengan izin yang dike-

luarkan kecamatan. “Kalaupun ada (pencabutan izin) dasarnya apa? Karena dalam izin sudah tertera menjual makanan dan minuman,” kata salah satu pengelola kafe kemarin. Sejumlah pengelola juga mengaku sudah berusaha mencari izin untuk penjualan minuman beralkohol (mikol) sejak awal diberikan surat peringatan. Tetapi permohonan izin mentok karena dari tingkat desa sudah ditolak. Untuk itu, mereka tidak tahu harus bagaimana. Di satu sisi diminta mengurus SIUP-MB, namun ketika sudah berusaha melengkapi izin itu dipersulit. Sementara itu, Camat Mendoyo I Gede Sujana saat dikonfirmasi, Minggu (15/4) kemarin, membantah ada pencabutan izin. Menurut Sujana, pihaknya memang sudah memberikan teguran sebanyak tiga kali. Tapi pembinaan pada Jumat malam lalu, menurutnya, hingga kini belum ada laporan dari tim. “Dicabut atau tidak, tergantung dari hasil ada atau tidaknya temuan mikol. Sementara belum dicabut, menunggu laporan tim,” ucap Sujana. (kmb26)

Bupati Artha ”Mendem” Citak Dasar di Pura Dang Khayangan Indrakusuma

Bali Post/ist

LUPROMAX - Owner PT Bela Indonesia Jaya I Made Burat (kiri bawah) bersama para juara Lupromax Grass Track & Motocross.

Tangguh dan Berkualitas

Oli Lupromax ”Bombardir” Ratusan Crosser di Jembrana MESKIPUN terbilang baru di dunia otomotif, Oli Lupromax mampu menjawab semua tantangan pelumas pada umumnya. Terbukti, Sabtu (14/4) lalu PT Bela Indonesia Jaya sebagai distributor resmi tunggal Oli Lupromax di Bali “memborbardir” Kabupaten Jembrana dengan pelumas andalannya dalam ajang “Lupromax Grass Track & Motocross”. Ratusan crosser adu cepat di Sirkuit Sio-sio, Sangkaragung, Jembrana guna membuktikan ketangguhan serta kualitas oli ini. Event bertajuk “Lupromax Grass Track & Motocross” ini berlangsung selama dua hari, Sabtu (14/4) hingga Minggu (15/4) kemarin, melibatkan crosser dari Bali hingga Jawa Timur. Menghadirkan 21 kelas dari kelas pemula hingga Special Engine (SE) dengan hadiah total belasan Juta Rupiah, piala beserta sejumlah hadiah menarik lainnya dari PT Bela Indonesia Jaya. General Manager (GM) PT Bela Indonesia Jaya, Rony Stephan, mengatakan pada umumnya fungsi dari pelumas adalah untuk melumasi metal yang bergerak dengan tujuan mengurangi terjadinya gesekan pada metal tersebut. Ada 3 kondisi umum yang dapat mempercepat terjadinya gesekan yakni beban, panas serta kecepatan. Ketiga kondisi tersebut menyebabkan oli semakin panas yang kemudian menimbulkan terjadinya kekentalan sehingga vikositas oli berkurang. Itulah yang membuat daya pelumasan menurun sehingga mengakibatkan gesekan meningkat. Menjawab kondisi itu, Oli Lupromax yang diproduksi PT Lupromax Pelumas Indonesia hadir dengan Heat Activated Technology (HAT). Oli Lupromax ini bekerja maksimal dalam kondisi panas berkat adanya teknologi aktivasi panas tersebut. Selain menyediakan oli khusus balapan, PT Lupromax Pelumas Indonesia juga memproduksi oli untuk pemakaian reguler yakni 13 varian oli untuk mobil dan 7 varian oli Lupromax lainnya untuk sepeda motor. “Kami juga menyediakan Oli Lupromax untuk pemakaian reguler. Lupromax Aegle Matic untuk motor matic dan Aegle 4T untuk motor 4 Tak. Harganya pun bersaing dengan oli-oli di kelasnya, tapi kualitas yang didapat jauh lebih oke pake Oli Lupromax,” tandas Rony. Sementara itu, Owner PT Bela Indonesia Jaya, I Made Burat, mengaku tertarik menjadi distributor resmi tunggal Oli Lupromax di wilayah Bali lantaran oli ini memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan oli-oli lain. Bahkan, Oli Lupromax ini sempat memecahkan rekor MURI pada tahun 2012 lalu dalam ketahanan mobil dan motor yang berjalan tanpa pelumas terlama. Sebelum diuji berjalan tanpa oli, baik mobil maupun motor ini sama-sama diolesi Lupromax Engine Additive (EA). Setelah olinya dikosongkan, mobil yang diolesi Lupromax EA ini mampu menempuh jarak 283,3 km yang ditempuh dalam 8 jam 5 menit. Sedangkan untuk sepeda motor mampu menempuh jarak 242,8 Km dengan waktu tempuh 8 jam 10 menit. Hal ini berkat molekul aktif dari Lupromax yang secara signifikan mampu mengurangi tegangan dari asperities metal sehingga memungkinkan mesin bekerja dengan menerima beban, panas hingga kecepatan yang berlebihan. “Oli Lupromax ini bisa diadu langsung dengan merek oli lainnya dengan dibuktikan melalui mesin Timken ASTM D2782. Jadi masyarakat bisa tahu sendiri bagaimana dahsyatnya oli Lupromax buatan Kanada ini. Kami bombardir crosser-crosser di event Lupromax Grass Track & Motocross dengan diberikan Oli Lupromax secara cuma-cuma agar mereka tahu sendiri kualitas dan ketahanan oli ini ketika dijajal di sirkuit,” tandasnya. (ad779)

BUPATI Jembrana I Putu Artha, Minggu (15/4) kemarin mendem citak dasar pembangunan Pura Dang Khayangan Indrakusuma, Kecamatan Melaya. Pasalnya beberapa bangunan palinggih di pura yang berlokasi di Desa Candikusuma itu mengalami pemugaran. Di antaranya beberapa bangunan palinggih Anglurah, Srisedana, Taksu, Gedong, termasuk juga tembok panyengker. Sebagai wujud dimulainya pelaksanaan pembangunan secara niskala, panitia pembangunan melaksanakan prosesi upakara yakni pacaruan serta mendem citak dasar. Pada prosesi yang dituntun Ida Pedanda Anom dari Griya Batuagung dan Ida Pedanda Kusara dari Griya Candikusuma, Bupati Artha didaulat mendem citak dasar di bangunan padmasana.

Turut hadir Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan yang mendem citak dasar di Meru Tumpang 3 (tiga), Gedong dilakukan perwakilan PHDI, Anglurah oleh Asisten III, Pepelik oleh Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa serta Sri Sedana oleh Majelis Madya dan Taksu dilakukan oleh Ketua Panitia I Gusti Putu Mertadana. Mertadana mengatakan bangunan yang dipugar sebelumnya telah dilakukan upacara pamralina (upacara pemusnahan secara niskala). Upacara itu dilakukan pada 31 Maret 2018 lalu. “Tahapan untuk melaksanakan pemugaran itu telah kami lakukan bersama-sama panitia, termasuk nunas (minta) citak dasar ke Griya Pita Maha Taman Pule, Desa Mas, Kabupaten Gianyar, “ ujarnya.

Mertadana juga mengaku kalau pemugaran beberapa palinggih di Pura Dang Khayangan Indrakusuma ini akan berjalan lancar dan rampung tepat waktu. “Pemugaran ini pada prinsipnya mecikang (memperbaiki). Dengan niat tulus dan ikhlas serta dukungan dari pemerintah Kabupaten Jembrana, kami yakin semuanya akan berjalan lancar dan pengerjaannya rampung tepat waktu,“ tegasnya. Sementara Bupati Artha dalam acara yang turut dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat se-Kabupaten Jembrana dan para cendesa dan perbekel se-Kecamatan Melaya minta agar semua pihak kompak sehingga rangkaian pemugaran beberapa bangunan palinggih ini dapat rampung tepat waktu. “Kalau dihitung biaya yang harus

Bali Post/ist

MENDEM – Bupati Jembrana I Putu Artha ketika mendem citak dasar di Padmasana Pura Dangkhayangan Indrakusuma, Candikusuma, Melaya, Minggu (15/4) kemarin. dikeluarkan untuk melakukan pemugaran itu memang nilainya cukup besar. Namun demikian, jika dilaku-

kan dengan perasaan tulus ikhlas kami yakin semuanya akan berjalan lancar,” pungkasnya. (ad776)

Kembangkan Wisata Pesisir, Warga Yehembang Pertahankan Hutan Mangrove SELAMA beberapa tahun belakangan ini kawasan pesisir Pantai Yehembang selalu dilanda permasalahan abrasi. Ganasnya terjangan air laut, bahkan memporakporandakan senderan beton yang dulunya membentengi pantai itu. Begitu juga lahanlahan perkebunan di barat sungai Yehembang, tak luput dari dampak abrasi. Padahal di balik bencana alam itu, sejatinya kawasan pesisir pantai yang berada satu garis pantai dengan Pura Dangkhayangan Rambut Siwi ini memiliki potensi untuk menunjang sosial dan ekonomi desa setempat.

Berkaca dari kondisi itu, muncul gerakan dari warga yang peduli untuk memelihara mangrove sebagai benteng alami dari terjangan abrasi. Perbekel Yehembang I Made Semadi mengatakan kelompok masyarakat bernama Wana Segara ini sengaja dibentuk untuk mempertahankan dan mengembangkan tanaman mangrove di pesisir Yehembang. Pohon mangrove selama ini paling efektif untuk menangkal abrasi. Bahkan ke depan akan dikembangkan menjadi objek wisata mangrove. Desa juga sudah mulai menata pinggir-pinggir sungai Yehembang dengan akses jalan yang tembus ke lokasi tersebut. Dengan demikian, lahan yang dulunya sulit dijangkau kini dengan m u -

dah bisa diakses. Kelompok mangrove binaan desa ini juga secara aktif melakukan perawatan dan penanaman pohon. Begitu juga ketika lokasi tersebut nantinya akan ditata menjadi kawasan wisata, tanaman mangrove tetap dipertahankan, bahkan akan ditambah. Di atas lahan belasan hektar memanjang hingga ke pesisir pantai di Desa Penyaringan ini memiliki garis pantai yang panjang (tanpa terhalangi tebing). Di sisi barat muara sungai Yehembang, beberapa petak lahan merupakan tanah timbul dan telah dimohonkan menjadi hak milik oleh sejumlah warga, sesuai ketentuan yang berlaku. Sedangkan di sisi utara tanah tersebut dulunya merupakan bekas alur sungai dan telah dimohonkan menjadi aset Desa Pakraman Yehembang. Di atas tanah tersebut juga akan dikembangkan menjadi hutan mangrove.

“Tujuannya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa dengan tetap mempertahankan hutan mangrove. Bagaimana lahan yang dulunya porak-poranda, menjadi tempat yang indah dan asri,” ujar Bendesa Pakraman Yehembang Ngurah Gede Aryana, belum lama ini. Saat ini, pohon mangrove sudah tumbuh dengan baik karena telah dirawat oleh kelompok mangrove dan masyarakat sekitar. Lokasi hutan mangrove ini berbatasan langsung dengan rencana pembangunan taman wisata yang rencananya dikerjakan investor. Jika pembangunan taman wisata dan hutan mangrove telah terwujud, maka pihaknya optimis bisa meningkatkan perekonomi-

nan masyarakat dan bisa menyerap tenaga kerja lokal dengan jumlah yang banyak. Selain wisatawan berkunjung di kawasan pesisir juga disuguhi keindahan hutan mangrove berkeliling menggunakan sampan atau perahu. Apalagi di sekitar Yehembang ini terdapat sejumlah tempat wisata lainnya seperti wisata alam di Yehembang Kangin, Anjungan Cerdas Rambut Siwi serta wisata spiritual Pura Dangkhayangan Rambut Siwi. (olo)


Senin Umanis, 16 April 2018

BALI DWIPA

11

Jalan Raya Canggu Kian Macet PARIWISATA Bali berkembang kian pesat di wilayah Kuta Utara. Beragam objek wisata dan akomodasi bermunculan sehingga perekonomian pun melesat. Sayangnya, kemajuan tersebut tak diimbangi dengan infrastruktur jalan yang memadai. Akibatnya, kemacetan Jalan Raya Canggu menjadi ‘’santapan’’ tiap hari warga, guide dan turis. Jika kondisi ini tidak secepatnya diatasi, maka lambat laun akan ditinggalkan para turis dan ini menjadi preseden buruk bagi pariwisata Bali. ‘’Mau keluar rumah saja mikir melihat macet seperti itu. Siapa yang tidak stres tiap hari melihat kondisi seperti ini,’’ kata I Made Diana, warga yang rumahnya dekat simpang Brawa, Kuta Utara. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas keluarganya. Kata Diana, mau pulang dari kampus atau tempat kerja, anak-anaknya harus berpikir lewat jalur mana karena Jalan Raya Canggu pasti macet. Kalau pagi, lanjutnya, biasanya macet mulai pukul 08.00-11.00 Wita. Sedangkan sore mulai pukul 16.00-20.30 Wita. Kalau malam minggu kamacetan terjadi hingga pukul 22.00 Wita. ‘’Anak-anak saya harus memutar lewat Dalung, padahal kalau tidak macet lebih dekat lewat Jalan Raya Canggu.

Dewan Dorong Disnaker Buat Perda Ketenagakerjaan Denpasar (Bali Post) Anggota DPRD Bali mendorong Dinas Tenaga Kerja dan ESDM (Disnaker) Provinsi Bali agar aktif membina semua pelaku usaha di Bali, sehingga tidak melakukan hal-hal berbau SARA dalam rekrutmen tenaga kerjanya. Hal tersebut bisa diperkuat dengan pembuatan Perda tentang Ketenagakerjaan di Bali. ‘’Agar keberpihakan terkait pelestarian budaya memiliki dasar hukum pelaksanaan, karena selama ini Bali belum punya perda ketenagakerjaan itu,’’ ujar anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana, Sabtu (14/4). Sementara itu, baru-baru ini beredar di media sosial sebuah hotel di Pecatu membuka lowongan pekerjaan hous keeping supervisor untuk tenaga non-Hindu. ‘’Kejadian seperti ini sudah berulang kali terjadi, dan dapat dikategorikan SARA yang tentunya mengganggu suasana di tengah kebersamaan dan kepercayaan masyarakat Bali terhadap datangnya investasi dari luar Bali,’’ ujarnya. Adhi Ardhana menilai kesadaran investor maupun manajemen kurang terhadap pelestarian budaya sebagai modal besar dari pariwisata Bali. Mengingat, pekerja Hindu Bali adalah pelaku ritual budaya masyarakat Bali. Apa yang mereka kerjakan justru sangat berat, dan mungkin sampai tidak memiliki libur lantaran harus menjalankan pula kewajiban adat. ‘’Kalau mau adil, semestinya pekerja Hindu Bali mendapat previllege dan gaji yang lebih karena memiliki dua fungsi sekaligus, sebagai karyawan dan sebagai pelaku ritual budaya,’’ jelas politisi PDI-P asal Denpasar ini. Menurut Adhi Ardhana, krama Bali dengan kehidupan bermasyarakat di desa adat maupun banjar adat dengan sendirinya turut menjaga kelangsungan pariwisata budaya yang menjadi kekuatan Bali selama ini. Mengingat desa dan banjar adat adalah esensi dari pengejawantahan agama Hindu sebagaimana arti dari pariwisata budaya dalam Perda No.2 Tahun 2012 tentang Kepariwisataan Budaya Bali. Yakni pariwisata budaya Bali yang berdasarkan agama Hindu. ‘’Saya sendiri sebagai pelaku usaha akomodasi hampir 90 persen tenaga kerja kami adalah tenaga lokal Hindu Bali, dan tamu-tamu repeater yang berulang menjadi pelanggan hotel kami sangat nyaman bahkan mengenal secara kekeluargaan dengan karyawankaryawan kami. Bukankah ini yang bisa disebut pelaksanaan melekat dari pariwisata budaya?’’ paparnya. (kmb32)

Apalagi mau keluar pakai mobil, susah. Saat macet sepeda motor naik (lewat red) trotoar semua. Memang tahun 2019 akan ada penataan, tapi tidak tahu jadi atau tidak,’’ ucapnya. Hal yang sama disampaikan Wayan Darma, seorang pemandu wisata. Ia mengaku sering dikomplain tamunya karena kondisi jalan seperti itu. ‘’Ya pasti dikomplain, cuma kami berusaha menjelaskannya. Kadang-kadang ada tamu mengerti, ada juga enggak. Siapa saja pasti setres, tapi kami kan jual jasa dan harus menghadapi dengan penuh kesabaran,’’ ungkapnya. Kemacetan, lanjut Darma, terutama terjadi saat jam-jam sibuk sangat parah. Menurutnya, yang bikin macet terutama simpang Brawa, Banjar Anyar dan Batubolong. Waktu rawan yaitu turis ingin melihat sunset di Tanah Lot dan kemacetan terjadi dari simpang Banjar Anyar, Kerobokan. Sedangkan saat balik usai melihat sunset di Tanah Lot, macet terjadi mulai simpang Batubolong. Ia berharap Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Badung cepat tanggap untuk mengatasi masalah kemacetan ini, mengingat Bali menjadi destinasi wisata dunia dan Tanah Lot menjadi ikon wisata Bali. ‘’Jangan sampai destinasi wisata dunia pindah ke negara lain, misalnya ke Malaysia dan Thailand.

Meskipun jumlah kunjungan turis ke sana lebih banyak, tapi Bali masih jadi favorit di dunia. Itu harus dipertahankan dan jangan sampai gara-gara macet turis lari ke luar Indonesia,’’ ujarnya. Kasatlantas Polres Badung AKP Ni Luh Putu Anne Parwisti mengakui kemacetan di jalur tersebut hingga saat ini belum bisa diatasi optimal. Hal itu disebabkan jumlah kendaraan melintas di sana terus meningkat, sedangkan volume jalan tidak ada penambahan. Selain itu, faktor lainnya adalah kondisi tikungan jalan pendek-pendek dan banyak persimpangan. ‘’Sudah tikungannya pendek langsung ketemu persimpangan sehingga banyak terjadi perpotongan arus,’’ tegasnya. Berbagai upaya dilakukannya bersama Unit Lantas Polsek Kuta Utara dan instansi terkait. Salah satunya adalah menempatkan personel yang standby di titik-titik rawan macet. Bus dilarang melintas di sana tapi masih macet! ‘’Memang benar bus dilarang melintas dari Kerobokan dan Munggu. Tapi sekarang biasanya bubaran dari Tanah Lot, banyak mobil minibus dan sejenisnya lewat ke sana. Ditambah lagi kendaraan dari Jembrana memilih lewat jalur ini saat ke Kuta dan Nusa Dua,’’ kata AKP Anne, Polwan asal Bongkasa, Abiansemal, Badung ini. (rah)

Mempersempit Kesenjangan, Infrastruktur Kuncinya Denpasar (Bali Post) -

Masih besarnya kesenjangan antara Bali selatan dengan Bali utara, Bali timur dan Bali barat sempat disoroti dalam Musrenbang Provinsi Bali, beberapa waktu lalu. Meskipun dari sisi gini ratio Bali di angka 0,39, kesenjangan yang terjadi sebetulnya masih dalam posisi sedang. Namun kesenjangan ini juga turut berdampak pada capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM). ‘’Kesenjangan di Bali kalau diukur dari gini ratio 0,39, dalam posisi kesenjangan sedang. Artinya, masih secara real terjadi kesenjangan antardaerah. Baik utara dengan selatan, timur dengan selatan, maupun barat dengan selatan,’’ ujar Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry dikonfirmasi, Minggu (15/4) kemarin. Menurut Sugawa Korry, kesenjangan antardaerah terjadi karena ada disparitas dari segi infrastruktur dan kemampuan anggaran daerah. Kesenjangan infrastruktur memengaruhi pemerataan investasi. Sedangkan kesenjangan anggaran mengakibatkan ketimpangan masing-masing daerah dalam membiayai programprogram kegiatannya. ‘’Untuk mempersempit kesenjangan tersebut, infrastruktur terutama jalan tol utara-selatan harus segera diwujudkan. Begitu juga bandara di Buleleng,’’ imbuh politisi Golkar ini. Dari segi anggaran, lanjut Sugawa Korry, kesenjangannya bisa dipersempit melalui revisi Undang-un-

dang No.33 Tahun 2004 dan Undang-undang No.28 Tahun 2009. Undang-undang 33 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah perlu direvisi lantaran dana perimbangan yang diterima Bali selama ini tidak sebanding dengan devisa yang disumbangkan lewat kemajuan pariwisata. Sementara revisi Undang-undang 28 tentang pajak daerah dan retribusi daerah, untuk pemerataan pajak hotel dan restoran (PHR). DPRD Bali konsisten untuk terus mendukung dan memperjuangkan infrastruktur dan anggaran. Baik atas dasar kemampuan APBD maupun bantuan anggaran pusat. Jika kesenjangan infrastruktur dan kesenjangan kemampuan anggaran daerah bisa diatasi, maka IPM juga bisa ditingkatkan. Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra mengatakan, dalam Perda No.16 Tahun 2009 tentang RTRWP Bali sebetulnya sudah diatur mengenai pengembangan Bali utara.

Mangupura (Bali Post) Badan Narkotika Nasional (BNN) ingin melibatkan pihak swasta nasional dan asing bersinergi dalam hal rehabilitasi penyalah guna narkoba. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan pecandu narkoba seperti yang diamanatkan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Oleh karena itu, BNNP Bali menyambangi yayasan rehabilitasi Sivana Bali Luxury Alcohol and Drug Rehab Centre di Banjar Padang Linjong, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Jumat (13/4) lalu. Yayasan tersebut milik Nev Doidge asal Australia. Yayasan ini melayani rehabilitasi pecandu

narkoba dan alkohol. Penanganan narkoba, kata Kepala BNNP Bali Brigjen (Pol) I Putu Gede Suastawa, Minggu (15/4) kemarin, membutuhkan banyak referensi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Oleh karena itu, pihaknya akan bersinergi dengan yayasan tersebut untuk menekan jumlah pengguna barang terlarang tersebut. Pasalnya, audiensi tersebut menjadi momen penting untuk bertukar informasi tentang detoksifikasi, rehabilitasi dan upaya harm reduction, khususnya di Bali. Penanganan narkoba yang ideal adalah adanya keseimbangan antara menekan demand, supply dan

Brigjen (Pol) I Putu Gede Suastawa harm reduction. ‘’Menekan demand dengan cara preemtif yaitu pembuatan pararem di desa pakraman, so-

dan pelatihan tentang pengelolaan pariwisata di wilayahnya, sehingga tahu bagaimana menjadi tuan rumah yang baik, sekaligus mampu menjadi pengusaha pariwisata yang mumpuni. ‘’Perlu juga mewajibkan pengusaha besar di Bali sebagai orangtua angkat dari desa wisata yang ada. Mereka berkewajiban mengembangkan SDM bekerja sama dengan lembaga pendidikan, membantu menyiapkan sarana yang dibutuhkan, serta membina standar kebersihan sarana prasarana wisata. Misalnya menetapkan standar dan membina kebersihan toilet, menata kamar tamu, menghidangkan makanan minuman dan sebagainya,’’ ujar Mertha, Minggu (15/4) kemarin. Jika produk wisata perdesaan ini terwujud, niscaya sebaran wisatawan akan lebih merata, tidak numplek di Bali selatan. Dengan demikian, ketimpangan akan semakin

rendah. Hal senada disampaikan dosen Arsitektur Fakultas Teknik Unud Dr. Eng. I Wayan Kastawan, S.T., M.A. Secara spasial pembangunan di Bali lebih berfokus di Bali selatan. Hal ini disebabkan oleh letak pusat pemerintahan yang menstimulus pertumbuhan berbagai pembangunan fisik gedung, sarana-prasarana dan transportasi baik moda darat, laut dan udara. Juga diperparah dengan terkonsentrasinya berbagai akomodasi pariwisata di kawasan Sarbagita. Dikatakan, sektor pembangunan Bali lebih berfokus pada satu sektor yaitu pariwisata yang saat ini berkembang pesat dalam tiga dasawarsa terakhir di Bali selatan. Perkembangan signifikan pariwisata inilah yang menarik migrasi, baik itu urbanisasi penduduk lokal maupun imigrasi dari ekspatriat ke Bali. Kesenjangan tak dapat

terhindarkan, wilayahwilayah hinterland, kabupaten/kota di Bali selain Sarbagita yang tersebar di bagian timur, utara dan barat, sepertinya tidak tampak ada perkembangan jika dibanding laju pembangunan di Bali selatan. Oleh karena itu, untuk mewujudkan Bali lebih baik, Pemprov seharusnya memiliki Visionary Masterplan for Bali 2045 yang lebih adaptif, apalagi di era disruptif ke depan dalam transformasi revolusi teknologi 4.0 yang ditandai dengan online, kecerdasan buatan dan big data. Dalam masterplan tersebut ditetapkan bahwa Bali sebagai One Island One Management, hal ini didasarkan adanya homogenitas alamiah maupun sosial. Misalnya pembangunan kepariwisataan terutama terkait pembangunan Daya Tarik Wisata (DTW) terse-

Mulai dari pembangunan infrastruktur berupa jalan, hingga bandara di Buleleng. ‘’Sekarang kan tinggal didorong pembiayaan. Balai Jalan sudah kita dorong supaya berperan, agar jangan hanya dibiayai APBD, tapi juga APBN,’’ ujarnya. Ika Putra menambahkan, Menko Kemaritiman juga sudah memastikan pembangunan bandara di Buleleng tetap berjalan. Jadi sekarang tinggal mendorong untuk mewujudkan infrastruktur tersebut. Mengingat pengurangan kesenjangan antarwilayah ini dan juga antarsektor telah menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah Bali tahun 2019. ‘’Jadi, pengurang a n kesenja ng a n antarsektor dan antar wilayah. Antarwilayah yaitu, Bali selatan, utara, timur, dan barat. Kalau antarsektor, pertanian, pariwisata, permukiman, supaya kita tidak fokus

ke pariwisata saja. Sedangkan sektor alternatif tidak kita siapkan,’’ imbuhnya. Ika Putra mencontohkan bencana erupsi Gunung Agung yang sempat membuat penurunan ekonomi Bali. Hal seperti inilah yang perlu diantisipasi dengan mengurangi kesenjangan antarsektor, di samping antar wilayah. ‘’Ketika dua hari saja (bandara) ditutup, pertumbuhan ekonomi

sudah turun di bawah enam persen. Biasanya kan kita di atas enam persen, kemarin 5,59 persen. Walaupun masih di atas rata-rata nasional. Jadi, wajib kita menyiapkan sektor alternatif sekaligus mengatasi kesenjangan antar sektor ini,’’ p u n g kasnya. (kmb32)

BNNP Sambangi Rehabilitasi Narkoba Milik WNA

Adhi Ardhana

Bali Post/rin

Bali Post/rah

sialisasi, penyuluhan. Selain itu dengan cara preventif meliputi kegiatan pembentukan atau penguatan relawan dan membuat pararem di desa pakraman untuk memutus supply narkoba melalui tindakan tegas terhadap pengedar dan jaringannya. Sedangkan harm reduction melalui cara merehabilitasi pengguna narkoba,’’ ungkap Brigjen Suastawa didampingi Kasi Pascarehabilitasi Kompol Ni Nyoman Sukerni. Ke depannya BNN akan merangkul semua yayasan rehabilitasi, khususnya yayasan swasta. Membuka kesempatan seluas-luasnya kepada swasta untuk terlibat usaha rehabilitasi

pecandu narkoba. Peluang yang diberikan BNN kepada swasta untuk membangun pusat-pusat rehabilitasi pecandu narkoba sama dengan peluang pemerintah kepada swasta membangun rumah sakit swasta. Bentuk sinergitas meliputi pelatihan bidang terapi komunitas dan pelatihan bagi para pekerja rehabilitasi pecandu narkoba. ‘’Pengguna narkoba murni tidak dikirim ke dalam penjara, akan tetapi ditempatkan di panti rehabilitasi karena penjara tidak menyelesaikan masalah tapi harus direhabilitasi,’’ imbuhnya. (kmb36)

bar di seluruh kabupaten/ kota dengan unggulan tematik atraksi yang berbedabeda sehingga mencegah terjadinya persaingan pasar. Pembangunan kawasan pariwisata dengan keunggulan atraksi juga harus diikuti dengan pembangunan

aksesibilitas, infrastruktur/ sarana-prasarana, fasilitas umum dan akomodasi pariwisata. Jika strategi ini dilakukan, maka secara bertahap dalam kurun waktu 25 tahun ke depan disparitas pembangunan dapat diminimalisir. (lun)

Perlu Ada Kebijakan Bernas Atasi Ketimpangan KETIMPANGAN pembangunan ekonomi terjadi karena investasi di Bali selatan jauh melampaui jumlah investasi di kabupaten lain di Pulau Dewata. Akibatnya, sarana-prasarana wisata numplek di Bali selatan. Tidak kurang dari 70 persen akomodasi di Bali terpusat di Badung. Lebih dari 90 persen terkonsentrasi di Kecamatan Kuta, Kuta Utara dan Kuta Selatan. Letaknya yang dekat dengan Bandara Ngurah Rai, serta aksibilitas yang sangat memadai, prasarana air dan listrik yang tersedia cukup, menyebabkan investor lebih memilih lokasi di wilayah Bali selatan ini. Lantas apa yang mesti dilakukan terhadap kondisi timpang ini? Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STP Nusa Dua Bali Dr. I Wayan Mertha, S.E., M.Si. menyampaikan, dari perspektif pariwisata, perlu ada kebijakan bernas dari pemerintah daerah agar investasi disebar lebih merata ke berbagai kabupaten/ kota di Bali. Perlu juga ada insentif (misalnya pengurangan pajak, bahkan tax holiday) bagi

pengusaha jika bersedia berinvestasi di wilayah-wilayah yang belum berkembang. Di samping itu perlu dibangun produk-produk wisata perdesaan yang tersebar di berbagai wilayah. Namun perlu hati-hati, jangan sampai masyarakat justru tergusur dari akar budaya perdesaan. Dalam konteks ini, masyarakat perlu diberikan pendidikan

Bali Post/wan

Dr. Eng. I Wayan Kastawan

Bali Post/wan

Dr. I Wayan Mertha


KLUNGKUNG

12

Senin Umanis, 16 April 2018

Sinergi Pertanian dan Pariwisata Belum Maksimal Semarapura (Bali Post) Potensi pertanian Kabupaten Klungkung, baik wilayah daratan maupun kepulauan Nusa Penida cukup besar. Namun, hal itu belum bersinergi secara maksimal dengan sektor pariwisata yang belakangan semakin berkembang. Salah satunya ditandai dengan masih minimnya serapan hasil panen untuk kebutuhan konsumsi. Penjualannya oleh petani masih bergantung pada masyarakat lokal. “Hasil pertanian, terutama di Klungkung daratan hampir hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal. Kalau disinergikan dengan pariwisata, belum begitu,” ungkap penggiat pertanian, I Wayan Sulendra, Minggu (15/4) kemarin. Pria asal Lingkungan Kemoning, Kelurahan Semarapura Klod ini mengatakan kehadiran pariwisata harus memiliki peran dalam membangun sektor agraris. Bukan justru “mematikan”. Dalam hal ini, petani juga perlu melakukan terobosan supaya hasil panen bisa dilirik. Salah satunya dengan membudidayakan komoditas organik. Pola ini dapat diterapkan pada sayuran. “Pertanian organik sangat potensial. Sekarang banyak yang mencari makanan sehat. Termasuk wisatawan,” tegasnya. Untuk mewujudkan itu, memang bukan perkara mudah lantaran petani sudah sangat lama berkutat dalam budi daya nonorganik. Pemerintah perlu bekerja lebih maksimal untuk mengubah kebi-

asaan ini. “Memang sangat sulit untuk mengajak petani beralih ke organik. Perlu proses. Pemerintah juga harus bisa meyakinkan. Jangan dibuatkan demplot saja. Tetapi langsung libatkan petani,” katanya. Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Klungkung I Wayan Sukadana mengatakan pemenuhan kebutuhan hotel dan restoran, terutama Nusa Penida, seperti buah-buahan banyak yang dipasok dari wilayah Denpasar. Karena jumlah produksi dalam daerah masih sangat minim, bahkan tidak ada. “Bahan lainnya juga ada dipasok dari Denpasar,” sebutnya. Pria asal Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida ini menyatakan sudah ada hotel dan restoran yang memanfaatkan komoditas lokal berupa umbi-umbian untuk konsumsi. Hanya jumlahnya masih sangat minim. “Kalau buah-buahan, seperti kelapa muda banyak yang sudah masuk hotel dan restoran. Kalau buah

SOSOK Pemberdayaan Ekonomi Kreatif

POTENSI ekonomi kreatif di Kabupaten Klungkung cukup besar. Tersebar di seluruh kecamatan. Seperti anyaman bambu, produksi gula aren, berbagai jenis jajanan maupun lainnya. Perhatian pemerintah untuk menggeliatkan ini melalui pemberdayaan dipandang belum berjalan secara maksimal. “Persoalan-persoalan untuk sektor ekonomi kreatif belum terakomodir secara maksimal. Pemkab masih perlu didorong untuk lebih serius dalam melakukan pemberdayaan,” ungkap anggota Komisi III DPRD Klungkung, Sang Nyoman Putrayasa, Minggu (15/4) kemarin. Menurut politisi PDI-P ini, jika itu benar-benar digarap dari sektor hulu hingga hilir, dari produksi sampai pemasaran, diyakini akan mampu menjadi jembatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bahkan jika mampu dikembangkan lebih besar, akan menjadi lapangan pekerjaan. “Ini harus digarap. Harus ditangani persoalan-persoalan yang dihadapi,” katanya. Selain itu, sektor pariwisata juga dinilai masih perlu digarap lebih maksimal, khususnya di Klungkung daratan. Masih ada sejumlah potensi yang bisa dikembangkan, seperti Desa Bakas yang sudah ada objek rafting bisa dipadukan dengan potensi alam desa penyangga. “Misalnya Timuhun. Di sana ada Bukit Jati. Nyalian juga memiliki potensi alam yang bagus. Ini bisa digarap. Dipadukan dengan objek wisata yang sudah ada. Akan lebih banyak lagi masyarakat yang mendapatkan dampaknya,” sebutnya. Menggarap itu, diakui memerlukan anggaran. Termasuk untuk di kawasan Nusa Penida. Melihat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Klungkung yang tergolong kecil, pemkab perlu lebih gencar melobi anggaran ke pemerintah pusat. “Kalau hanya mengandalkan pendapatan daerah, sulit untuk membangun secara cepat. Perlu lebih keras lagi untuk mendapatkan dana dari pusat. Seperti DAK,” tandas wakil rakyat asal Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan ini. (sos)

lain, seperti nanas, potensi ada. Tetapi sedikit yang menanam,” jelasnya. Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Juanida mengatakan pemkab belum mengeluarkan perda pemanfaatan komoditas lokal oleh hotel maupun restoran. Menurutnya, itu memerlukan kajian yang mendalam dan harus memastikan kesiapan petani dalam berproduksi. “Kalau hasil panen bisa dimanfaatkan oleh hotel maupun restoran, tentu kami sangat menyambut baik. Tetapi kami harus memastikan kesiapan petani terkait dengan komoditas apa yang bisa disediakan secara kontinu. Sekarang sudah yang diminati, seperti ketela pohon dan kacang mete. Ke depan juga akan dicoba mengembangkan nanas dan buah naga,” sebutnya. Mantan Kepala Kantor Ketahanan Pangan Klungkung ini pun sepakat untuk tetap mengembangkan sektor pertanian, di tengah gempuran pariwisata. (kmb45)

Didaftarkan Kepesertaan JKN-KIS, Operasi Tanpa Biaya

Bali Post/ist

JKN-KIS - Anak Agung Gede Ngurah Santika memperlihatkan kartu JKN-KIS bersama anaknya. Ia merasa terbantu karena tidak dikenakan biaya saat menjalani perawatan anaknya di rumah sakit.

MANFAAT Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dibiayai pemerintah Kabupaten Klungkung setelah resmi menyandang predikat Kabupaten Universal Health Coverage (UHC) pada Februari 2018 telah dirasakan masyarakat. Salah satunya keluarga warga Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Anak Agung Gede Ngurah Santika. “Saya dan keluarga, termasuk anak saya didaftarkan JKNKIS oleh Kepala Desa lewat program UHC Klungkung, tapi karena tidak pernah dipakai jadi kartunya saya taruh sembarangan. Awalnya saya sangat cuek, tetapi begitu saya membuktikan manfaatnya malah merasa terbantu,” ungkapnya, barubaru ini. Pria yang kesehariannya beternak ayam jago ini men-

ceritakan manfaat JKN-KIS itu dirasakan saat tertimpa musibah ketika mandi di sungai dekat rumah. Anak pertamanya, Gung Gek Shinta, terjatuh dan tempurung lututnya retak dan mengalami beberapa luka lecet. Sontak saja anak berusia 10 tahun yang sedang mengenyam pendidikan kelas IV ini menangis kesakitan hingga memicu kepanikan. Melihat kondisinya seperti itu, langsung dibawa ke puskesmas terdekat dengan maksud segera mendapat pelayanan medis. Namun karena lukanya tidak dapat ditangani, akhirnya dirujuk ke RSUD Klungkung dengan berbekal kartu JKN-KIS. Sampai di RS, petugas medis langsung melakukan pemeriksaan. Keesokan harinya, Gung Gek Shinta langsung dioperasi. Sejatinya, yang bersangkutan

masuk peserta kelas III. Namun karena penuh, ditempatkan di kamar kelas II. Selama dirawat, keluarga merasakan pelayanan sangat baik. Sebelum diperkenankan pulang, sempat dilihat biaya perawatannya cukup besar. Hal tersebut membuatnya sempat kebingungan dan menghubungi kerabat memohon bantuan. Namun, realitanya justru berbeda. Berkat kepesertaan JKN-KIS, tidak ada biaya yang dibebankan. “Benar-benar saya tidak menyangka ternyata kartu ini sangat berguna bagi kami. Pelayanannya sangat baik. Sangat bersyukur sekali karena saat mengecek harga obatnya saja ada yang Rp 300 ribuan. Tidak terbayang kalau tidak ada kartu JKN-KIS ini, berapa uang sudah kami keluarkan,” tandas Ngurah Santika. (ad777)


EKONOMI

Senin Umanis, 16 April 2018

13

Tertarik Kebijakan Insentif Pajak

Perusahaan Cina Investasikan 10 Miliar Dolar AS di Indonesia Beijing (Bali Post) – Insentif pajak dalam bentuk kebijakan Tax Holiday nampaknya mulai menjadi faktor kehadiran banyak investor asing ke Indonesia. Salah satunya adalah satu perusahaan dari Cina yang berminat investasi di berbagai daerah di Indonesia dengan nilai investasi mencapai 10 miliar dolar AS. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Beijing, Sabtu (14/4) lalu. ‘’Satu perusahaan yang

Bali Post/ant

’’Runway’’ Ketiga Soetta Mulai Dibangun

Tingkatkan Pergerakan Pesawat hingga 144 Per Jam

Tangerang (Bali Post) PT Angkasa Pura II melakukan pembangunan landasan pacu (runway) ketiga Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dengan nilai investasi sebesar Rp 2,6 triliun di mana hal ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pergerakan pesawat hingga mencapai 114 pergerakan per jam, serta untuk mengakomodir peningkatan jumlah penumpang Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang diprediksi akan mencapai angka di atas 100 juta penumpang pada tahun 2025. Presdir PT AP II Muhammad Awaluddin ketika mendampingi Menhub Budi Karya Sumadi saat meninjau proyek di Bandara Soetta, Minggu (15/4) kemarin menyatakan, dengan dibangunnya runway ketiga akan mendapatkan keuntungan aircraft movement yang jauh lebih tinggi yaitu mencapai 114 pergerakan take-off dan landing per jamnya. Hal ini tentunya akan ditunjang dengan adanya east cross taxiway di mana pergerakan pesawat antara runway utara dan runway selatan menjadi lebih efisien. Pembangunan runway ketiga Bandara Internasional

Soekarno-Hatta membutuhkan luas lahan sebesar 216 hektar. Per April 2018, PT Angkasa Pura II telah memiliki tanah seluas 115 hektar sehingga masih diperlukan lagi lahan seluas 101 hektar yang rencananya akan selesai dibebaskan pada September 2018. Tanah yang dibebaskan mencakup wilayah Kota Tangerang yakni Kelurahan Selapajang Jaya dan Kelurahan Benda, serta wilayah Kabupaten Tangerang yaitu Desa Bojong Renged, Desa Rawa Burung dan Desa Rawa Rengas. Peningkatan pelayanan lainnya juga dilakukan PT Angkasa Pura II yaitu dengan membangun Cargo Village Tahap I dengan di mana saat ini progress pekerjaan bagian apron dan taxiway-nya telah mencapai 78,24%. Pembangunan apron tersebut akan memiliki kapasitas untuk menampung hingga delapan pesawat berbadan lebar (wide body) seperti Airbus A380 dan Boeing 777. Pekerjaan apron dan taxiway Cargo Village Tahap I ditargetkan beroperasi secara keseluruhan pada Juni 2018. Keseluruhan pengembangan di sisi udara ini tidak lain sebagai upaya perseroan

untuk menjadikan Bandara Internasional Soekarno-Hatta memiliki daya saing di antara bandara-bandara berkelas dunia lainnya dan juga untuk mengantisipasi pertumbuhan penumpang pesawat di masa depan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam kunjungan kerjanya ke Bandara Internasional SoekarnoHatta mengatakan, Kementerian Perhubungan Ditjen Perhubungan Udara sebagai regulator sangat mendukung upaya pengembangan sisi udara Bandara Soekarno-Hatta di mana dengan pengembangan beberapa proyek kunci tersebut dapat meningkatkan pelayanan kepada para maskapai dan juga penumpang. Dalam kunjungan kerjanya Menteri Perhubungan juga sangat mengapresiasi langkah PT Angkasa Pura II yang telah merealisasikan program Padat Karya Tunai (Cash for Work) yaitu dengan melakukan pemberdayaan kepada 250 warga masyarakat sekitar bandara untuk berkontribusi dalam pekerjaan-pekerjaan konstruksi yang kini tengah dilakukan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (010)

Bali Post/010

TINJAU - Menhub Budi Karya Sumadi saat meninjau proyek di Bandara Soetta, Minggu (15/4) kemarin.

EKONOMI – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (kiri) berjabat tangan dengan Menteri Luar Negeri dan Penasihat Negara Cina Wang Yi sambil berpose untuk media sebelum pertemuan dua negara di Kediaman Tamu Negara Diaoyutai, Beijing, Cina.

ingin investasi di Indonesia ini di luar kerangka kerja sama OBOR (One Belt One Road/Jalur Sutera dan Jalur Maritim Abad ke-21 yang digagas Cina),’’ kata Luhut. Perihal rencana investasi didapatkan setelah beberapa pimpinan perusahaan asal Cina tersebut menemui Luhut di sela-sela kunjungan resminya ke Beijing pada 1214 April 2018. Perusahaan tersebut, jelasnya, memiliki beberapa mitra bisnis di Indonesia dan siap mengembangkan industri di Morowali, Sulawesi Tengah dan Halmahera Utara, Maluku Utara. Di kedua daerah di wilayah Indonesia timur itu, perusahaan asal Cina bersama mitra lokalnya akan mengembangkan industri baja dan karbon. ‘’Selain itu mereka juga ingin mengembangkan industri lithium (baterai) untuk mobil listrik di Indonesia,’’ kata Menteri Perindustrian dan Perdagangan di era pemerintahan Abdurrahman Wahid ini. Luhut mengungkapkan

keinginan perusahaan asal Cina itu untuk berinvestasi di Indonesia karena tertarik dengan kebijakan insentif pajak untuk investasi asing yang nilainya di atas 2,5 miliar dolar AS. Dalam kunjungannya ke Cina tersebut, Menko Maritim bertemu dengan Perdana Menteri Li Keqiang, Penasihat Pemerintahan sekaligus Menteri Luar Negeri Wang Yi, jajajaran pejabat Menteri Perdagangan, pimpinan Komisi Nasional untuk Pembangunan dan Reformasi (NDRC), pimpinan Bank Pembangunan Cina, dan kalangan pengusaha. Luhut juga menyaksikan beberapa penandatanganan kontrak kerja sama bisnis antara perusahaan Indonesia dengan Cina dan lembaga lainnya dalam kerangka kerja sama OBOR. Jenderal purnawirawan TNI itu juga mendapatkan kepastian dari PM Li yang akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 6-8 Mei 2018. (ant)

Tinggi, Minat Mahasiswa Bali Berinvestasi di Pasar Saham Denpasar (Bali Post) –

Minat masyarakat Bali dalam berinvestasi di pasar saham lumayan tinggi. Uniknya, pelaku investasi saham lebih banyak dari generasi muda terutama kalangan kampus. Hal ini dipicu oleh mudahnya cara bermain di pasar saham. Modalnya pun relatif minim sesuai dengan kemampuan mahasiswa. Ketua Kelompok Studi Pasar Modal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana Dewa Made Maha Gita Ananda, Minggu (15/4) kemarin, mengatakan kemudahan dengan Rp 100 ribu sudah bisa menjadi investor membuat anak muda mulai gemar investasi pasar modal. Mahasiswa semester empat itu juga telah merasakan keuntungan yang didapat selama satu tahun menjadi investor yang disesuaikan dengan kemampuan untuk menambah terus modal. ‘’Nilai keuntungan paling tinggi sempat saya terima mencapai 136 persen karena dalam setahun saya juga menambah modal,’’ ucapnya.

Dalam memilih perusahaan, lanjut Maha, dirinya memilih berdasarkan nama besar korporasi yang sudah dikenal dan produk yang memonopoli pasar dengan mengamati informasi kinerja perusahaan. Sementara itu, Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan tahun ini pihaknya menargetkan pertumbuhan investor mencapai sekitar 130 ribu orang. Secara nasional, jumlah investor (SID) selama tahun 2017 mencapai 1,2 juta orang atau naik sebanyak 129 ribu. Sebagian besar jumlah investor saat ini menanamkan modalnya di saham dan reksadana mencapai sekitar 670 ribu orang, sisanya ob-

ligasi hingga surat berharga negara. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan jumlah nilai transaksi saham di Bali hingga Februari 2018 mencapai Rp 1,4 triliun atau naik mendekati 70 persen jika dibandingkan periode sama tahun 2017. ‘’Peningkatan transaksi itu karena didorong program nabung saham dengan 100 ribu sudah bisa membeli saham,’’ kata Kepala Bagian Pengawasan Industri Keuangan Nonbank (IKNB) OJK Regional Bali dan Nusa Tenggara Husein Triarso. Menurutnya, peningkatan jumlah transaksi tersebut seiring dengan melonjaknya

jumlah investor saham yang mencapai hampir 11.300 orang atau naik 28 persen jika dibanginkan periode sama tahun 2017. Dia menjelaskan, sosialisasi yang gencar dilakukan bersama Bursa Efek Indonesia kepada masyarakat turut mendongkrak jumlah investor. Sebagian besar investor, katanya, juga didominasi generasi muda khususnya dari kalangan kampus karena semakin mudahnya masyarakat menjadi investor. (ant)

’’Nilai keuntungan paling tinggi sempat saya terima mencapai 136 persen karena dalam setahun saya juga menambah modal.’’ Dewa Made Maha Gita Ananda Ketua Kelompok Studi Pasar Modal FEB Unud

Kenaikan Peringkat Utang Indonesia

Akankah Berpengaruh pada Sektor Riil? Moody’s, sebuah lembaga pemeringkatan tingkat keamanan rasio utang sebuah negara, menaikkan peringkat utang Indonesia. Tentu hal ini menjadi tanda positif, di tengah banyaknya kritik mengenai utang pemerintah yang terus meningkat. Tingkat kepercayaan investor akan meningkat. Namun yang paling penting dampak lanjutan dari naiknya peringkat utang Indonesia ini bergeraknya kembali sektor riil, agar ekonomi dapat bertumbuh.

LEMBAGA pemeringkat Moody’s Investor Service pada 13 April menilai bahwa kenaikan rating utang Indonesia didasarkan pada penilaian atas kerangka kebijakan pemerintah Indonesia yang kredibel dan efektif yang kondusif bagi stabilitas makro-ekonomi. Peringkat utang Indonesia meningkat dari Baa3 dengan outlook positif menjadi Baa2 dengan outlook stabil. Kenaikan tersebut juga diyakini dapat bermanfaat untuk jangka panjang yaitu beban utang tetap rendah sehingga mengurangi kebutuhan dan risiko pembiayaan. Ini berarti secara umum, rasio utang Indonesia relatif aman di mana kemampuan membayar baik cicilan maupun pokok utang masih cukup kuat. ‘’Peningkatan rating Moody’s akan meningkatkan kepercayaan investor untuk berinvestasi di Indonesia, termasuk di industri jasa keuangan khususnya di pasar mod-

al,’’ ungkap Wimboh Santoso selaku Ketua Dewan Komisioner OJK dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (14/4). Kepercayaan investor saat ini sangat diperlukan karena berbagai kondisi eksternal telah memicu sejumlah problem ekonomi. Salah satu yang paling nampak adalah penurunan nilai tukar rupiah terhadap sejumlah mata uang asing, terutama dolar AS. Jika kondisi pelemahan rupiah tidak dapat diantisipasi, dampaknya bagi ekonomi Indonesia cukup besar. Investor yang percaya dengan stabilitas ekonomi Indonesia tidak akan melarikan modalnya ke negara lainnya. Setidak-tidaknya ketika pemerintah mengeluarkan surat berharga negara (SBN) sebagai isntrumen mendapat dana, investor tidak akan ragu karena yakin pemerintah Indonesia mampu membayar kewajibannya. Bagi pasar nilai tukar ru-

piah, kenaikan peringkat oleh Moody’s mengerek nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat pagi (13/4) ke Rp 13.740, naik 0,21 persen. Kurs rupiah ini merupakan posisi terkuat rupiah terhadap dolar AS sejak 26 Maret lalu. Meski demikian, ternyata sehari setelah dikeluarkannya peringkat baru, pasar saham Indonesia tidak langsung merespons. Hal ini dibuktikan dengan pasar saham juga masih terkoreksi. Artinya, pasar belum merespons. Bagaimanapun, kenaikan peringkat utang Indonesia tetap merupakan hal positif. Ke depan, yang perlu dilakukan pemerintah adalah bagaimana menggerakkan sektor riil agar ekonomi bergerak, karena hingga saat ini sangat terasa ekonomi melesu. Sektor riil perlu digenjot agar konsumsi bisa naik, dan dunia usaha bisa menggeliat. (nata)


BULELENG

14

Senin Umanis, 16 April 2018

Ribuan Hektar Lahan Kritis Ditanami Tebu LAHAN pertanian di Kecamatan Gerokgak sebagian besar tergolong kritis. Petani di daerah ini kesulitan air irigasi, sehingga budi daya tanaman tergantung curah hujan. Agar lahan di Bali Barat ini produktif, Pemkab Buleleng mengembangkan tebu. Upaya ini dipilih karena peluang menjual tebu untuk bahan baku gula ke Banyuwangi, Jatim, terbuka lebar. Data dikumpulkan di lapangan, Minggu (15/4) kemarin, menyebutkan budi daya tebu di daerah Buleleng diawali dengan kebijakan

Lahan Penanaman Tebu nDesa Tukad Sumaga 150 hektar nSanggalangit 411, 45 hektar nSumberkima 138 hektar nPemuteran 100 hektar nPejarakan 200,05 hektar nDesa Pengulon 200,50 hektar

Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Ini dilakukan karena sejumlah pabrik gula di Jawa Timur kesulitan mendapatkan bahan baku karena lahan perkebunan tebu semakin menyempit akibat alih fungsi lahan. Tidak ingin pabrik gula terancam bangkrut akibat sulitnya bahan baku, Kementan menawarkan program budi daya tebu di Bali Utara. Dari penjajakan awal sampai program ini direalisasikan, lahan kritis di Kecamatan Gerokgak memenuhi syarat ditanam tebu. Ini dibuktikan dengan penelitian kontur tanah di Gerokgak sama dengan di Jawa. Selain itu, salah satu perusahaan sudah bekerja sama dengan pemerintah untuk mengembangkan budi daya tebu di Gerokgak. Plt. Kabid Perkebunan Dinas Pertanian (Distan)

SOSOK Perangkat Komputer PELAKSANAAN Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA dan SMK telah berakhir. Kendati pelaksanaan tanpa permasalahan berarti, UNBK di Bali Utara tetap mendapat sorotan dari DPRD Buleleng karena ada sekolah yang masih melaksanakan ujian dengan menumpang di sekolah lain, atau meminjam perangkat komputer dari sekolah lain. Ketua Komisi IV DPRD Buleleng Gede Wisnaya Wisna mengatakan, saat melakukan monitoring UNBK di beberapa sekolah pihaknya mendapatkan data bahwa masih banyak sekolah yang belum melaksanakan UNBK mandiri. Ini karena sekolah tersebut belum memiliki perangkat komputer yang memadai dengan jumlah peserta ujian. Untuk sementara, Dinas Pendidikan Provinsi Bali mengeluarkan kebijakan bahwa sekolah yang minim perangkat komputer dapat melaksanakan ujian dengan menumpang di sekolah lain. Namun demikian, kebijakan ini tidak bisa terus dilakukan setiap pelaksanaan UNBK. “Pelaksanaan dan kesiapan siswa mengerjakan soal ujian sudah sangat bagus dan saya yakin ujian ini akan memberi hasil optimal sebagai akhir sebuah proses pendidikan di tingkat SMA atau SMK. Namun masih banyak yang numpang ujian. Ini masalah serius, harus ditangani ke depannya,” katanya, Minggu (15/4) kemarin. Mengatasi persoalan ini, politisi Partai Hanura ini berjanji akan berkoordinasi dengan DPRD Provinsi Bali. Ini dilakukan untuk menyatukan persepsi dan mengusulkan agar pemprov segera memperhatikan sekolah yang kekurangan perangkat komputer. Menambah perangkat komputer ini satu-satunya upaya agar pada pelaksanaan UNBK berikutnya, sekolah benar-benar mandiri. (mud)

Buleleng Agung Adnyana membenarkan lahan kritis di Gerokgak memenuhi syarat untuk ditanami tebu. Sejauh ini sudah ditetapkan budi daya tebu di atas lahan seluas 1.200 hektar. Lahan yang tadinya hanya bisa ditanami jagung saat musim hujan, tahun ini akan ditanami tebu. Ribuan hektar lahan kritis tersebut menyebar di beberapa desa di Gerokgak, di antaranya di Desa Tukad Sumaga seluas 150 hektar dengan 52 petani pengolah. Di Sanggalangit seluas 411, 45 hektar dan petani yang siap membudidayakan tebu di daerah ini sebanyak 148 orang. Sumberkima 138 hektar dengan 42 petani, Pemuteran 100 hektar dengan 30 petani, Pejarakan 200,05 hektar dengan 90 petani dan Desa Pengulon 200,50 hektar dengan 72 petani. “Sejak kita

ditunjuk menjadi uji coba budi daya tebu oleh pusat, kami sudah melakukan tahapan calon petani dan calon lahan (CPCL). Lahannya sudah siap termasuk petani sudah ditetapkan lewat kelompok tani (poktan) di enam desa di Gerokgak,” katanya. Menurut Adnyana, untuk memberi gambaran dan menambah wawasan petani yang menanam tebu pada 7-9 April 2018 lalu, 22 perwakilan petani mengikuti prakti budi daya tebu. Langkah awal ini difasilitasi oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Gula Indonesia (P3GI) yang berada di bawah menejemen PT Perkebunan Nasional XI Jatim. Selain memberikan penghasilan kepada petani, budi daya ini memiliki peran penting untuk memenuhi kebutuhan tebu oleh pabrik gula di Jawa. (mud)

Bali Post/kmb 38

TEBU – Lahan kritis seluas 1.200 hektar di enam desa di Kecamatan Gerokgak ditanami tebu untuk bahan baku gula.

Pengembangan PLTS Terganjal Izin

Dewan Diminta Segera RDP dengan PLN

Singaraja (Bali Post) – Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau solar cell untuk pengoperasian mesin pompa air, terganjal izin PLN. Tidak ingin hal ini menghambat penanganan krisis air bersih di beberapa desa di Kecamatan Tejakula, Pemkab meminta DPRD segera rapat dengar pendapat (RDP) dengan PLN. Tujuannya untuk mencari solusi terbaik, sehingga PLTS bisa berfungsi untuk mengoperasikan mesin pompa air di beberapa sumur bor di Buleleng Timur. Sumur bor itu sudah dilengkapi dengan PLTS yang terkoneksi dengan jaringan listrik PLN (On Grid - red). Pembangunan PLTS rampung Februari 2018 lalu. PLN masih mengkaji izin pengoperasiannya, karena listrik yang dihasilkan PLTS jumlah pemakaian dan kelebihan energi yang tidak terpakai tetap disimpan pada jaringan PLN dihitung dengan sistem kWh meter Ekspor Import (Exim - red). PLTS di Desa Bondalem ini terdiri atas 77 lempeng panel surya untuk menangkap cahaya matahari yang diolah menjadi energi listrik. Pada kondisi pencahayaan optimal puluhan lempeng panel surya itu menghasilkan daya listrik sebesar 25 kilowatt (kW). Sementara beban listrik untuk mengoperasikan mesin pompa sumur bor di desa ini membutuhan daya listrik sebesar 15 kw. Dengan kebutuhan dan daya listrik yang dihasilkan, masih ada sisa listrik yang kemudian disimpan pada jaringan listrik PLN. Hanya

penghitungan dan teknis pengelolaannya harus mendapat izin dari PLN karena PLTS ini sifatnya On Grid dengan PLN menggunakan sistem kWh Exim. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana belum lama ini mengatakan, pembangunan PLTS untuk mengoperasikan sumur bor terbukti efektif karena biaya operasionalnya lebih murah. Selain itu, cuaca di wilayah Buleleng Timur mendukung, sehingga pihaknya terus menambah PLTS baru. Pihaknya berkomitmen bahwa wilayah yang

mengalami krisis air bersih harus ditangani dengan pengoperasian sumor bor dilengkapi PLTS. Terkait ganjalan izin dari PLN, Bupati menyarankan DPRD Buleleng segera memanggil PLN untuk mencari solusi pengoperasian PLTS. Jika izin layak diterbitkan, pihaknya meminta PLN memberi legalitas sehingga PLTS Bondalem beroperasi dan pemerintah bisa terus menambah PLTS di desa lain. Tahun ini PLTS baru akan dibangun di Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula untuk menambah

Bali Post/kmb38

Bali Post/kmb38

Gede Supriatna

Putu Agus Suradnyana

pasokan air sumur bagi warga di desa tersebut. Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, S.H. mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengagendakan untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PLN. Upaya ini dilakukan karena dia sendiri juga mengetahui kalau di balik kerja keras pe-

merintah untuk membangun PLTS untuk mengatasi krisis air bersih seperti terhambat karena PLN belum memberikan izin pengoperasian. Hal ini penting, karena fakta di lapangan menyebut bahwa krisis air bersih di beberapa desa di Buleleng Timur ditangani dengan membangun sumur bor yang dilengkapi PLTS. (kmb38)


15

Senin Umanis, 16 April 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Inggris -------------------------------------------Selasa (17/4) dini hari West Ham United vs

Stoke City

London -

--------------- Liga Jerman -----------------------------------------Selasa (17/4) dini hari Mainz 05 vs

SC Freiburg

Hasil --------------- Liga Spanyol -----------------------------------------Sevilla Barcelona Las Palmas Leganes Athletic Bilbao

vs vs vs vs vs

Villarreal 2-2 Valencia 2-1 Real Sociedad 0-1 Celta Vigo 1-0 Deportivo La Coruna 2-3

--------------- Liga Inggris ----------------------------------------Burnley Crystal Palace Huddersfield Liverpool Southampton Swansea Tottenham

vs vs vs vs vs vs vs

Leicester Brighton Watford Bournemouth Chelsea Everton Manchester City

1. Man City 2. Man Utd 3. Liverpool 4. Tottenham 5. Chelsea 6. Arsenal 7. Burnley 8. Leicester 9. Everton 10.Newcastle 11.Bournemouth 12.Watford 13.Brighton 14.Huddersfield 15.West Ham 16.Crystal Palace 17.Swansea 18.Southampton 19.Stoke 20.West Brom

33 28 3 32 22 5 34 20 10 33 20 7 33 18 6 32 16 6 33 14 10 33 11 10 34 11 9 32 10 8 34 9 11 34 10 7 33 8 11 34 9 8 32 8 10 34 8 10 33 8 9 33 5 13 33 6 9 33 3 12

2 93-25 5 63-25 4 78-35 6 65-30 9 57-33 10 61-43 9 33-29 12 49-47 14 39-54 14 33-41 14 41-56 17 42-60 14 31-46 17 27-54 14 40-58 16 36-54 16 27-46 15 33-53 18 30-63 18 26-52

2-1 3-2 1-0 3-0 2-3 1-1 1-3 87 71 70 67 60 54 52 43 42 38 38 37 35 35 34 34 33 28 27 21

Pencetak gol : 30 - Mohamed Salah (Liverpool). --------------- Liga Italia --------------------------------------------Cagliari Chievo Genoa Atalanta

vs vs vs vs

Udinese Torino Crotone Inter Milan

2-1 0-0 1-0 0-0

--------------- Liga Jerman -----------------------------------------Hoffenheim Hertha Berlin Bayer Leverkusen Stuttgart Bayern Munich

vs vs vs vs vs

1. Bayern Munich 30 2. Schalke 29 3. Borussia Dortmund 29 4. Bayer Leverkusen 30 5. Hoffenheim 30 6. Eintracht Frankfurt 30 7. RB Leipzig 29 8. Bor. Moenchengladbach 30 9. Hertha Berlin 30 10.VfB Stuttgart 30 11.Augsburg 30 12.Werder Bremen 29 13.Hanover 30 14.VfL Wolfsburg 30 15.Freiburg 29 16.Mainz 29 17.Hamburg 30 18.Cologne 30

Hamburg Cologne Eintracht Frankfurt Hanover Borussia Moenchengladbach 24 3 15 7 14 9 14 9 12 10 13 7 13 7 11 7 9 12 11 6 9 10 9 9 9 9 5 15 6 12 6 9 5 7 5 6

City di Ambang Juara

2-0 2-1 4-1 1-1 5-1

Menjuarai Liga Utama Inggris akan melengkapi kisah sukses Pep Guardiola setelah Manchester City mendekati gelar juara lewat kemenangan 3-1 atas tuan rumah Tottenham Hotspur, Minggu (15/4) kemarin. City meraup tiga poin lewat gol yang diciptakan Gabriel Jesus, Ilkay Gundogan dan Raheem Sterling pada laga yang digelar di Stadion Wembley. Gol balasan Tottenham dihasilkan Christian Eriksen di babak pertama yang membuat skor sementara 1-2. Dengan sisa lima pertandingan, City meningkatkan keunggulannya atas rival terdekat Manchester United menjadi 16 poin. Gelar juara bisa dipastikan pasukan Guardiola bila MU kalah atas klub papan bawah West Brom, Senin dini hari. Kalaupun laga di Old Trafford itu berakhir imbang, dewi keberuntungan tetap berpihak pada Guardiola. Timnya tampil lebih produktif dalam mencetak gol dibandingkan rivalnya itu. City menghasilkan rekor memasukan-kemasukan 93-25, sedangkan MU 63-25. MU pun memiliki peluang untuk memaksa City menunda pesta juara setidaknya sepekan lagi dengan menunda tamunya West Brom. Namun gelar juara tak bisa dibendung ke tangan City. Andai MU menelan kekalahan saat bertandang ke Bournemouth

pertengahan pekan ini atau City menang atas Swansea, Minggu nanti, Guardiola dan pasukan segera berpesta. Guardiola tidak akan menunggu hasil MU vs West Brom itu. Ia memilih untuk bermain golf bersama putranya, Marius. ‘’Saya punya acara bermain golf dengan anak saya. Nilai yang akan saya dengar adalah bogey atau birdie,’’ katanya. ‘’Kita tunggu saja. Sepak bola tak bisa diprediksi. Tapi normalnya, MU akan mengalahkan West Brom.’’ Gelar ini menambah panjang torehan gelar yang dicetak manajer asal Spanyol itu. Sebelumnya ia sukses mengantarkan Barcelona juara Liga Spanyol dan Bayern Munich merebut Bundesliga. Barca pula diantarkan menuju tangga juara Liga Champions saat masih memimpin di Nou Camp itu. Namun, ia memastikan bahkan kesuksesannya memimpin City menggapai gelar juara Liga menjadi momen terbaiknya. ‘’Liga Utama Inggris lebih sulit. Secara fisik, cuaca dan jumlah pertandingan. Liga Utama Inggris benar-benar sulit,’’ jelas Guardiola. ‘’Oleh karena bila

juara pekan nanti, saya harap demikian, ini akan menjadi kenangan abadi.’’ ‘’Ini menjadi peristiwa terbaik sejauh ini. Memenangkan gelar juara kompetisi Liga itu itu penting, khususnya bersama Barcelona. Tapi Liga Inggris menjadi salah satu yang paling menarik dan penting.’’ City diprediksi kesulitan bangkit setelah dihajar Liverpool dua kali di Liga Champions dan kalah 2-3 atas

MU di derby Manchester. Kenyataannya City segera bangkit dari tiga kekalahan beruntun itu. Jesus mengawali keunggulan setelah menerima umpan panjang dan menaklukkan kiper Tottenham Hugo Lloris menit ke-22. Gundogan menambah keunggulan tim tamu lewat tembakan penalti menit ke-25. Sebelum babak pertama selesai, umpan terobosan Harry Kane membelah per-

Shanghai Strategi ban kembali menjadi kunci memenangkan Grand Prix Formula 1. Pembalap Red Bull Daniel Ricciardo memenangkan balapan di Sirkuit Internasional Shanghai, Minggu (15/4) kemarin dengan melakukan penggantian ban saat safety car memimpin lomba. Ricciardo yang mengalami masalah mesin jelang kualifikasi Sabtu lalu, mengambil alih perlombaan 10 lap jelang bubaran. Ia melaju kencang dan mampu menyalip Valteri Bottas (Marcedes) yang akhirnya menempati posisi kedua, untuk finis di posisi terdepan dengan waktu 1 jam 35 menit 35,980 detik. Bottas menuntaskan bala-

pan tertinggal 8,894 detik di belakang Ricciardo. Sementara Kimi Raikkonen (Ferrari) di tempat ketiga. Strategi itu dijalankan 20 putaran sebelum usai, saat terjadi kecelakaan yang melibatkan dua pembalap Toro Rosso Pierre Gasly dan Brendon Hartley. Tabrakan itu tidak hanya membuat dua pembalap harus mengakhiri aksinya namun juga meninggalkan reruntuhan di trek. Safety Car keluar memimpin balapan dan Red Bull membuat keputusan spekulatif dengan memanggil Ricciardo dan rekan setimnya Max Verstappen untuk mengganti ban. Pada saat bersamaan pembalap Ferrari dan Mer-

cedes tetap di trek dengan ban yang hampir aus. Akibatnya mereka tak berkutik jelang balapan menghadapi rivalnya dari Red Bull dengan ban baru. Sebastian Vettel yang memimpin lomba hingga melakukan pitstop untuk penggantian ban, menyentuh garis akhir di posisi ke-8. Menjelang bubaran, ia terlibat benturan dengan Verstappen yang membuat pembalap Red Bull itu terkena penalti waktu. Juara dunia Lewis Hamilton finis di posisi kelima di belakang Verstappen. Pembalap Mercedes itu kemudian naik ke posisi ke-4 setelah Verstappen terkena penalti waktu 10 detik. (kmb39/afp)

JUARA - Pembalap Red Bull Daniel Ricciardo menjuarai Grand Prix Formula 1 Tiongkok di Sirkuit Shanghai, Minggu (15/4) kemarin.

3 81-22 75 7 45-33 52 6 57-39 51 7 55-37 51 8 55-42 46 10 41-37 46 9 44-41 46 12 3 9-48 40 9 35-35 39 13 27-35 39 11 3 8-40 37 11 33-35 36 12 38-44 36 10 30-37 30 11 26-48 30 14 30-47 27 18 23-48 22 19 29-58 21

Amiens 3-0 Guingamp 2-2 Dijon 1-1 Metz 1-2 Saint-Etienne 0-1 Toulouse ditunda

Bali Post/afp

Tanpa Curry, Warriors Rebut Game 1

--------------- Liga Prancis -----------------------------------------vs vs vs vs vs vs

tahanan City. Eriksen menyambar bola yang mengenai Aymeric Laporte namun bola liar kemudian mengenai kakinya dan masuk ke sarang Ederson. Di babak kedua, City tak mengendurkan tekanan. Pada menit ke-72, Lloris menepis tembakan Jesus tetapi bola kemudian disepak Sterling hingga merobek gawang Tottenham sekaligus memastikan kemenangan tim tamu. (kmb39/rtr)

Strategi Ban Sukseskan Kemenangan Ricciardo

Pencetak gol : 27 - Robert Lewandowski (Bayern Munich).

Lyon Lille Nantes Rennes Strasbourg Caen

Bali Post/afp

MENANG - Manajer Manchester City Pep Guardiola (kanan) memeluk gelandang Kevin De Bruyne usai pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris melawan Tottenham Hotspur, Minggu (15/4) kemarin. Pertandingan di Stadion Wembley itu berakhir dengan kemenangan City 3-1.

Bali Post/afp

TEMBAKAN - Bintang Golden State Warriors Kevin Durant (no.35) melepaskan tembakan yang dihadang pemain San Antonio Spurs di Game 1 playoff kompetisi NBA, Minggu (15/4) kemarin.

Oakland Minus Stephen Curry, Golden State Warriors menunjukkan keunggulannya saat menaklukkan San Antonio Spurs 113-92 pada Game 1 playoff kompetisi NBA, Minggu (15/4) kemarin. Kemenangan di Oakland, California ini mengantarkan Warriors memimpin 1-0. Klay Thompson memimpin perolehan angka dengan 27 poin. Lima dari enam tembakan jarak jauhnya menghasilkan poin. Sementara rekannya Kevin Durant mengoleksi 24 poin, 8 rebound dan 7 assist untuk Warrior. ‘’Kami tampil baik, bermain dengan keras, tapi kami harus bermain lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya,’’ jelas Durant yang memuji tembakan-tembakan tiga angka Thompson. Sebelum pertandingan dimulai, Warriors yang menjadi tuan rumah di Game 1, mengumumkan kondisi terakhir Curry. Bintang Warriors itu mengalami banyak kemajuan pada cedera lutut kiri dan akan kembali diperiksa pekan depan. Curry absen pada 10 per-

tandingan terakhir Warriors akibat cedera yang diperolehnya itu. Namun beberapa hari mendatang ia akan mengintensifkan program rehabilitasi dan mulai belajar bergerak, laporan Warriors. Curry rata-rata menghasilkan 26,4 poin, 6,1 assist dan 5,1 rebound untuk Warriors yang kehilangan sejumlah pemain kuncinya sepanjang kompetisi reguler. Kendati demikian, Warriors masih mampu mengumpulkan 58 kemenangan dan menduduki peringkat kedua Wilayah Barat di bawah Hous-

ton Rockets. Pada pertandingan lain Portland Trail Blazers dipermalukan tamunya New Orleans Pelicans 95-97. Pelicans berhasil mencuri Game 1 berkat penampilan impresif Anthony Davis yang mencetak 35 poin. Di Wilayah Timur tuan rumah Toronto Raptors dan Philadelphia 76’s merebut Game 1. Raptors menundukkan Washington Wizards 114106 dan the Sixers memetik kemenangan besar 130-103 dengan mengalahkan Miami Heat. (kmb39/afp)


16 Askab PSSI Tabanan Gelar Kongres Tahunan

olah raga

Senin Umanis, 16 April 2018

7.000 Sepeda Tua Berparade Keliling Denpasar

Tabanan (Bali Post) Askab PSSI Tabanan menggelar Kongres Tahunan di ruang rapat DPRD Tabanan, Minggu (15/4) kemarin. Kongres dihadiri 26 klub dari total 42 klub yang ada ditambah lima asosiasi yang bernaung di bawah Askab PSSI Tabanan. Ketua Umum Askab PSSI Tabanan Ketut Boping Suryadi menyatakan, pihaknya hanya menerima dana hibah Rp 300 juta dari KONI Tabanan pada 2017 lalu. Akan tetapi, mampu mengikuti turnamen seperti Piala Danone, Soeratin, serta Piala Menpora. ‘’Meskipun dana cekak, kami masih bisa menggulirkan Liga Futsal Tabanan,’’ ucap Boping. Dia berharap kepada Ketua Umum Asprov PSSI Bali agar bisa menjembatani pesepak bola ke jenjang profesional, dan Tabanan siap memasok pemain. Boping juga mengingatkan agar KONI Tabanan bisa bersinergi dengan Askab PSSI Tabanan, sehingga ada kesamaan visi, mengingat sepak bola adalah olahraga merakyat yang mampu membangkitkan rasa nasionalisme dan sportivitas. Sementara KONI Tabanan yang diwakili Bendahara Nyoman Budiarta mengemukakan, sinergitas antara KONI Tabanan dengan Askab PSSI Tabanan sangat diperlukan. Apalagi, Tabanan menjadi tuan rumah Porprov Bali XIV/2019 nanti. (022)

SSB Bali United Kalahkan Pespa Denpasar (Bali Post) Tim SSB Bali United berhasil menundukkan lawannya Pespa Padangsambian dengan skor 2-1 di ajang Festival Small Side Games, sepak bola pemain kelahiran 2008-2009 di Lapangan Kompyang Sujana, Minggu (15/4) kemarin. Hasil lainnya, Badak Putra menekuk Putra Tresna dengan skor 7-2. Untuk tingkatan usia kelahiran 2008-2009, diberlakukan hanya empat pemain, ukuran lapangan 40 meter x 30 meter, serta gawang tanpa kiper berukuran panjang 3 meter, dan tinggi 110 cm. ‘’Tiap tim menyiapkan 12 pemain, dan seluruhnya wajib diturunkan pada pertandingan berdurasi 2 x 15 menit,’’ ucap pelatih AAK Bramastra. Selain itu, wasit merupakan edukator dan jika terjadi pelanggaran, pemain wajib saling memaafkan dan bersalaman. Agung Bramastra berniat meletakkan dasar-dasar permainan sepak bola yang benar, di kalangan usia dini, sesuai dengan kategori umur pemain. ‘’Festival ini sesuai dengan filosofi sepak bola,’’ tuturnya. Dalam festival ini, tim juara tidak diberikan hadiah uang pembinaan, namun seluruhnya diberikan piagam. (022)

Surabaya Bhayangkara Samator Juara Setelah Lima ’’Match Point’’

Yogyakarta (Bali Post) Tim bola voli putra Surabaya Bhayangkara Samator tampil sebagai juara Proliga 2018 setelah mengalahkan Palembang Bank Sumsel Babel 3-1 (25-22, 25-16, 23-25 dan 30-28) di Yogyakarta, Minggu (15/4) kemarin. Palembang Bank Sumsel Babel memberi perlawanan sengit termasuk sempat memaksa lawannya membuat lima kali match poin di set pamungkas sebelum memastikan gelar. Pada pertandingan grandfinal yang digelar di GOR Amongrogo Yogyakarta, tim Surabaya Bhayangkara Samator tampil mendominasi di dua set awal. Bahkan pada set kedua, tim yang diasuh oleh Ibarsyah tampak tidak mendapat perlawanan dari lawan. Pada awal set kedua, Surabaya Bhayangkara Samator bahkan langsung melesat unggul 12-2. Meskipun Palembang Bank Sumsel Babel mencoba mengumpulkan poin sedikit demi sedikit, namun jarak perolehan angka yang cukup jauh membuat Samator mampu menyelesaikan set kedua tersebut dengan mudah. Meski demikian, pemain Palembang Bank Sumsel Babel di bawah asuhan pelatih Samsul Jais tidak mau menyerah begitu saja, dan bisa bangkit pada set ketiga meskipun sempat tertinggal 3-6 di awal set. Setelah mampu menyamakan kedudukan menjadi 8-8 langkah Palembang Bank Sumsel Babel sepertinya tidak lagi terbendung untuk mencuri poin di set tersebut meskipun pertandingan berlangsung cukup ketat. Permainan pada set keempat juga berlangsung hampir sama seperti set ketiga. Surabaya Bhayangkara Samator sempat unggul hingga 11-4 di awal set keempat. Namun lawan bisa mengejar ketertinggalan untuk menyamakan kedudukan di pertengahan pertandingan, bahkan memaksa lima kali match point sebelum Samator menutup set tersebut untuk memastikan gelar juara. Pelatih Surabaya Bhayangkara Samator Ibarsyah mengatakan kunci kemenangan tim berada pada tiga faktor yaitu penguasaan receive bola pertama, servis dan blok. ‘’Ketiga faktor tersebut merupakan faktor penting untuk bisa meraih poin. Ini yang terus diasah dari putaran pertama hingga babak grand final,’’ katanya. Meskipun demikian, ia menyebut kemenangan timnya di set keempat lebih disebabkan oleh faktor keberuntungan. Sementara itu, Samsul Jais mengatakan meski harus puas di posisi runner-up, namun ia tetap bersyukur karena perjalanan timnya untuk tampil di babak grandfinal membutuhkan perjuangan yang berat. Ia pun mengakui jika penampilan anak asuhnya di set pertama dan kedua kurang maksimal dan tidak mudah untuk membangkitkan semangat permainan di set berikutnya. Sementara itu, Ketua PBVSI Komjen Imam Sujarwo mengatakan Proliga 2019 akan digelar lebih awal dari jadwal yang ditetapkan yaitu sudah akan dimulai pada Desember 2018 karena pada 2019 bertepatan dengan pemilu. (ant)

Bali Post/eka

SEPEDA TUA - Para pecinta sepeda tua melintas di Jalan Surapati, Denpasar, Minggu (15/4) kemarin, saat kirab sepeda tua 2018. Kirab ini diikuti ribuan pecinta sepeda tua dari 33 negara di dunia.

Denpasar (Bali Post) Sekitar 7.000 penggemar sepeda tua melakukan parade internasional berkeliling Kota Denpasar dengan mengenakan pakaian khas masing-masing, Minggu (15/4) kemarin. Mereka yang menempuh perjalanan sekitar 25 km, berdatangan dari berbagai daerah di Indonesia, serta dari mancanegara untuk mengikuti event ini. Wasekjen Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Bagus Kinjeng, di Sanur, kemarin menjelaskan, di antara ribuan peserta itu, sekitar 20 penggemar sepeda dari luar negeri. ‘’Mereka senang sekali bisa keliling Denpasar. Selain itu, mereka kagum sebab event serupa jika digelar di luar negeri, paling banyak hanya melibatkan 100-200 sepeda tua,’’ jelas Bagus Kinjeng. Dikemukakan, rangkaian acara sepeda tua ini, juga diisi Kongres International Veteran Cycle Association (IVCA) 2018. Indonesia merupakan tuan rumah kongres bagi negara Asia, sejak kongres pertama digelar di Grantham, Inggris, 1981 silam. ‘’Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah kongres sejak dua tahun lalu, dan tuan rumah berikutnya Inggris pada 2020 mendatang. Kongres dihelat tiap dua tahun,’’ ucap Bagus. (022)

BU U-17 Tundukkan Kundalini

Denpasar (Bali Post) -

Tim Bali United (BU) U-17 berhasil menekuk lawannya Kundalini dengan skor 2-0 (2-0) dalam lanjutan Piala Soeratin Rayon Bali 2018, Grup B, di Lapangan Kompyang Sujana, Minggu (15/4) kemarin. Gol pembuka BU dicetak Yoga Prasetya ketika pertandingan yang dipimpin wasit Nengah jati Artawan baru bergulir sepuluh menit. Selang empat menit, kembali gocekan Tito berhasil menggetarkan jala Kundalini yang dikawal kiper Wahyu. Sampai akhir pertandingan, BU tetap unggul 2-0. Pelatih BU U-17

Dede Mahatma Darma mengakui asuhannya bisa mencetak dua gol, namun cepat merasa puas. ‘’Padahal, mereka semestinya bisa menambah gol lagi. Akibatnya, sederet peluang

emas menjadi sia-sia belaka. Kami akui lini depan belum padu, dan penyelesaian akhir masih lemah,’’ ujar Dede. Sementara pelatih Kundalini Arif mengakui timnya memang belum solid, ditambah fisik dan staminanya kedodoran, sehingga asuhannya banyak yang mengalami kram di lapangan. Hasil lainnya, tim PS Badung U-17 menang besar atas FSK Klungkung, di Grupa A, dengan skor 6-0, di La-

pangan Yoga Perkanthi Jimbaran. Sedangkan Perst Tabanan menang 4-2 atas Putra Tresna. Untuk tim U-15 Perst Tabanan menang 2-0 atas lawannya Mandala United, di Grup A, di Lapangan Debes Tabanan. Hasil Grup A lainnya Bali FC mencukur Singaraja FC, dengan skor 3-0. Sedangkan Grup B, di Lapangan Kapal, Pusaka Kapal menekuk Kundalini, dengan skor 2-1, dan Bali United menang atas Putra Pegok 2-0. (022)

Ronald/Annisa Harus Puas Jadi ’’Runner-Up’’ Jakarta (Bali Post) Pasangan ganda campuran Ronald Alexander/ Annisa Saufika harus puas hanya menjadi runner-up di turnamen bulu tangkis China Masters 2018 usai gagal mendapatkan kemenangan di partai final yang dihelat di Agile Stadium, Hainan, Tiongkok, Minggu (15/4) kemarin. Duet Indonesia yang didapuk sebagai unggulan pertama itu dipaksa menyerah dari pasangan tuan rumah Guo Xinwa/Liu Xuanxuan setelah bertarung tiga game selama 55 menit yang berkesudahan dengan skor 17-21, 21-7, 19-21. Ronald/Annisa yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia di final turnamen level

Super 100 tersebut, sejatinya mampu memberikan tekanan yang berarti bagi Guo/Liu yang notabene lebih muda dari mereka. Akan tetapi di game pertama, pasangan tuan rumah tampil lebih percaya diri dan mampu menguasai jalannya laga, yang akhirnya membuat duet Tiongkok tersebut menutup game pembuka ini dengan kemenangan. Di game berikutnya, Ronald/Annisa mulai mengganas, beberapa penempatan bola halus di depan net oleh Annisa tak mampu dibendung Guo/Liu yang akhirnya memberikan umpan yang menguntungkan Ronald yang telah siap dengan pukulan smesnya.

Kecemerlangan duet Indonesia di game kedua, akhirnya mampu membuat pertandingan harus dilanjutkan ke game pamungkas. Pasangan Indonesia nampak kehilangan momentum setelah tertinggal 1-2 di awal laga dan terus menguntit hingga 1-8. Terus didikte Ronald/Annisa mencoba mengejar ketertinggalan. Usaha mereka membuahkan hasil di poinpoin akhir setelah mampu mengejar ketertinggalan angka dari 13-20 menjadi 17-20. Sayangnya, usaha mereka masih belum cukup untuk membendung Guo/Liu yang dinaungi oleh dewi fortuna hingga mampu mengunci

kemenangan untuk memastikan gelar China Masters 2018, menjadi milik mereka. Hasil Ronald/Annisa ini membuat Indonesia pulang tanpa membawa gelar di ajang China Masters 2018, setelah tiga dari empat wakil di putaran perempatfinal yang terdiri dari satu pasangan ganda campuran, satu ganda putri dan satu tunggal putra harus berguguran, hingga hanya menyisakan Ronald/Annisa sejak semifinal. Pasangan ganda campuran juara dunia junior 2017, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, harus menyerah di perempat final oleh Guo/Liu yang hari ini menjadi juara.

Sementara satu ganda putri dan tunggal putra yang tersingkir di perempatfinal adalah Anggia Shitta Awanda/Meirisa Cindy Sahputri serta Panji Ahmad Maulana. Bagi tuan rumah Tiongkok, mereka dipastikan meraih empat gelar China Masters 2018. Usai di ganda campuran dan tunggal putri mereka menjadi kampiun, ganda putri dan ganda putra juga akan menjadi milik Negeri Tirai Bambu tersebut karena memainkan final sesama pemain Tiongkok. Sementara di tunggal putra, Lin Yu Hsien (Taiwan) berhasil mendapatkan gelar juara usai menundukkan wakil tuan rumah Lu Guangzu, 12-21, 21-12, 21-14. (ant)

Yogyakarta (Bali Post) Penantian tim putri Jakarta Pertamina Energi selama dua tahun terakhir untuk tampil sebagai jawara di Grandfinal Proliga akhirnya terbayar tahun ini setelah mengandaskan Bandung Bank BJB Pakuan di GOR Amongrogo Yogyakarta, Minggu (15/4) kemarin. Tim besutan Muhhamad Anshori tersebut menang tiga set langsung 3-0 (25-20, 25-18 dan 25-17) atas Bandung Bank BJB Pakuan. ‘’Setelah tampil sebagai runner-up selama dua tahun berturut-turut, 2016

dan 2017, maka penantian selama dua tahun terakhir pun akhirnya terbayar tahun ini,’’ kata Manajer Tim Jakarta Pertamina Energi Widi Triyoso usai pertandingan. Menurutnya, kemenangan tim tidak terlepas dari tangan dingin pelatih Muhhamad Anshori yang mampu meramu seluruh kemampuan pemain sehingga bisa mengatasi seluruh lawan yang dihadapi. ‘’Kami juga menjaga agar pemain selalu memiliki stamina yang baik dan sampai saat grandfinal, tidak ada satu pun pemain kami yang cedera,’’ ujarnya. Pada set pertama, tim Jakarta Pertamina Energi terus unggul meskipun pertandingan berjalan cukup ketat dengan perolehan angka yang hampir selalu sama di awal laga. Namun, Novia Andriyanti dan kawankawan dari Jakarta Pertamina Energi selalu bisa keluar dari tekanan lawan dengan permainan yang kompak mengandalkan serangan dan smash keras dari pemain asing di tim itu.

Pada set kedua dan ketiga, pertandingan berjalan hampir sama seperti set pertama. Tim Jakarta Pertamina Energi dapat meredam serangan-serangan yang dilancarkan Bandung Bank BJB Pakuan yang berada di bawah komando kapten Wilda Sugandi. ‘’Kami selalu berusaha menampilkan permainan yang terbaik, mengeluarkan seluruh energi yang kami miliki. Kemenangan kali ini pun sudah sangat ditunggutunggu. Hari ini adalah harinya Jakarta Pertamina Energi,’’ tutur Novia. Sementara kemenangan tiga set langsung pada saat grandfinal, lanjut Novia, bukan merupakan kemenangan yang mudah tetapi diperoleh atas hasil kerja sama dan kerja keras seluruh tim. Atas prestasi yang diperoleh saat grandfinal, manajemen tim Jakarta Pertamina Energi pun sudah menyiapkan bonus untuk seluruh pemain yang nilainya dua kali lipat dibanding bonus saat tampil sebagai juara empat besar. (ant)

Jakarta Pertamina Energi Akhiri Penantian Dua Tahun

Bali Post/ant

SMES - Pebolavoli putri Bandung Bank BJB Pakuan Chantava (kiri) dan Shella (kanan) berusaha menahan smes Anna (tengah) dari Jakarta Pertamina Energi saat Grand Final Proliga Bola Voli 2018 di Gor Amongrogo, Yogyakarta, Minggu (15/4) kemarin. Jakarta Pertamina Energi berhasil mengalahkan Bandung Bank BJB Pakuan dengan skor 3-0 (25-20, 25-18, 25-17).


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Umanis, 16 April 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN

Dicari Marketing, wanita/pria, maks. 25th, penampilan menarik,mudah bergaul,semangat kerja tinggi, kerja tim, kirim lamaran ke: Jl. Kepundung No.67 A Denpasar/ Email: konvergensiiklan@gmail.com iklanbp@yahoo.co.id

Dicari Salesman/Girl gaji 3jt Transport komisi & bonus Hub.087761391444 (tidak SMS) B.BP.001.04.18.0000711

Dicari sopir Pickup u/di Gianyar Sms/WA:081999982666 B.BP.004.04.18.0000684

Dicr Krywn/Wati utk Posisi SPG Sales,Gudang,Min.SMA/SMK.Kirim Lamaran ke Jl.Pemelisan No.168 Suwung Batan Kendal Dps

G.01

Dist.Philips Bth: 1.Salesman/ Girl Income s/d 10Jt,2.Admin Hubungi:Bedahulu IV/12 Dps

B.BP.001.04.18.0000698

Urgent Luxury 4 Bedroom Villa in Pejeng-Ubud,looking for female Villa Supervisor,Daily Wor ker must be good English,able to Cook.Pls Call 08124629122

B.BP.001.04.18.0000597

*Job Australi Korea Jepang Hub WA:081649477140/082231577240

B.BP.166.04.18.0000727

*Looking for SPG good English Send CV to:no216@outlook.com

B.BP.166.04.18.0000730

Api Tours needs Accounting Staff, Min D1 Acct, Understand English and Loyal.Send your CV to Jl.By Pass Ngurah Rai 275 B Suwung,Dps.Or Email:office.mgr @apitours-bali.com/03618950601

B.BP.001.04.18.0000598

CV.SIP Jl.Gatsu 1 No.5 mmbthkn Sopir pglmn Max 33th T:412288

B.BP.001.04.18.0000680

Cr Karyawati Min.SMA,MAx.25Thn Pnampilan Menarik, 081338251999

B.BP.001.04.18.0000546

Cr tenaga u.jaga Mart Pria max 25thn di sanur T.081296267171 B.BP.001.04.18.0000712

Dcr serabutan pria tdr dlm pny SIM A lbh bgs,081237572828

B.BP.004.04.18.0000731

DIJUAL MOBIL

DIJUAL RUMAH

BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

Dbthkan sgr Sopir brpenglman & Mguasai wilyh Bali,Min 25-35Th Lamaran & CV bawa ke Jln.Tukad Batanghari VII No.6A Hp:082147510432/082147856770

B.BP.001.04.18.0000676

Need House Keeping & Engineering.Send CV to:reception@kuta ardeniaresidence.com Jl.Kubu Anyar No.28 / 8468828

B.BP.001.04.18.0000660

Dbthkn Sgr Acct/W,Myob,Pajak, E-SPT,bhs.Inggris,Pglmn min. 3th.Email CV:info@loutchou.com

B.BP.154.04.18.0000733

B.BP.004.04.18.0000659

Dcr D1/D2 Managemen RS utk di Batubulan Hub.08123636725

B.BP.001.04.18.0000719

Dcr Sekretaries &Crew Boat Hub Jl.Tirta Ening No1 Sanur 288829 B.BP.001.04.18.0000573

Dcr Sgr Pgw Pria/Wnt,u/Notaris Blm Mnikah,Min SMA,Pnmpln Mnrk &Bs Bekerja dgn team,Menguasai Komputer.Kirim CV ke Jl.Pulau Kae No.36 Dps,Hub.081236043507

B.BP.001.04.18.0000584

Dcr Sgr Sopir,Status Lajang, diutamakan Dom.Bangli.Kirim CV ke Jl.Pulau Kae No.36 Dps Hub.081236043507

B.BP.001.04.18.0000585

Dcr Sgra Sopir Pengiriman Hub. PT.Karya Safari, 081803697442 B.BP.001.04.18.0000678

Dcr Sopir Matic,SIM A Umum, Srbtan,Max.40Th H:085100480049 B.BP.001.04.18.0000309

Dicari Kabag.Marketing Dana, Staf Pembukuan & A.O Kredit Hub.PT.BPR Mertha Sedana Telp.0361-422379/081237172729 B.BP.001.04.18.0000666

BIRO JASA

Dcr Sopir Pribadi Tidur dalam Bujangan bisa Mobil Matic SimA Gaji UMK Hub:081999660972

B.BP.001.04.18.0000673

Dcr sgr Karyawan/ti Rp.100.000 /hari Hub.081358594868

Dicari Koki Chinese yg berpengalaman,Pnmptn di Bali, Gj 7-9Juta ke atas. Hub.Lini 081318583815

B.BP.001.04.18.0000590

B.BP.101.04.18.0000720

SMKBkembangBTH:FO/StafAdmin SMA/SMK Mnrik,Honor berjenjang Hub:tugasbali@yahoo.com B.BP.001.04.18.0000603

Waiter/ss, Bargirl/Man, English Send CV: poco_ayu@gmail.co.id

TOYOTA

B.BP.820.04.18.0000715

ARSITEKTUR Gbr.IMB,R.Tinggal,Vila,3D,Ruko Gbr.Rencana,dll.081337230907

B.BP.001.04.18.0000693

Prusahaan Distribtor Sari Roti Mmbthkan sgra:Admin,syrt:SMA/K single,Lam.UD.Guna Amertasari Jl.Majapahit No.23 Kuta - Dps Telp.087861367370 / 0361756526 B.BP.001.04.18.0000721

PT Global Bali Expres Bth Kary Gj .2,7-3,8jt/bl Pssi: Adm, Csir, MD,SPG/B,Gdg,OB,Spv(tdk diutamknPengl)SMS/WA:081239035528 B.BP.001.04.18.0000732

B.BP.001.04.18.0000714

Tnh 9Are Jl.P.Klotok Klungkung Hub.087861266742/081338608291

B.BP.001.04.18.0000677

DIJUAL RUMAH !!!Cash/Krd,Rmh diTohpati Siulan Mrh Hny 575jt,081558041018

B.BP.164.04.18.0000628

Dijual Rmh 9A Kayuputih Bllng DP 10% Bunga Krd 0,9% perbln Hub.082236881191/081805374433

B.BP.004.03.18.0001149

DISEWAKAN RUKO Disewakan 8 Ruko di Jl.Tukad Yeh Aya 10th Murah T0816587111

B.BP.001.04.18.0000713

DICARI TANAH

B.BP.004.04.18.0000717

B.BP.001.04.18.0000605

Dicari Driver utk Queen Rose SPA Jimbaran Tlp.0361-8480383

B.BP.001.04.18.0000691

Tanah Sawah mobil bs masuk lok Penatih 95jt/are 081239529191

B.BP.001.04.18.0000722

Grand Vitara JLX MT’08 Pribadi Hub:081246411000/081337880039

Dibthkan Therapis massage kesehatan/Kasir utk Klinik Kecantikan area Sesetan (Gaji +Komisi)dapat gratis pelatihan kecantikan/kesehatan Hub.082112773777/085100817633

DIJUAL TANAH Kav Mulai 175Jt/Kav Lks 10km Kota Dps bs Krdt,087862127626

Kjg New LGX’2001 Htm Met,AsDK TgI,Ors Jl.P.Saelus 10,T.236559

SUZUKI

B.BP.001.04.18.0000716

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Yayasan Regina Angelorum Cr.Tnh.Min 100A area Canggu, Berawa,Munggu,Kaba2,KayuTulang Tiying Tutul,Buduk,Cepaka, Abianbase,Sempidi,Peguyangan, Darmasaba,Sibang,Abiansemal, Kapal,Lukluk,Mengwitani, Gulingan,Werdhi Buana.U/Panti Asuhan,Pmbyrn Deferred Payment 081382825476/081338607777

B.BP.001.04.18.0000668

DIJUAL MOBIL

Dcr tng wnt u/bersih2 di Penginapan G.Salak Krb,081916015888

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.001.03.18.0000181

DIJUAL TANAH Tnh 1 Are siap bangun Pemogan H.082146606918 B.BP.153.04.18.0000724

RUPA - RUPA

DIJUAL HOTEL Hotel Lt 3 Jl.Melasti Legian Kuta,085100888379/081999843755 B.BP.001.04.18.0000687

DISEWAKAN GEDUNG

RUPA-RUPA Dana Cpt 1Hr Cair (B.0.5%) BPKB (085 1000 26010) B.BP.001.04.18.0000692

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat Telp.085337370228 / 412815 B.BP.001.04.18.0000728

Gratis Pinjam Inkubator/Lampu Ft Terapi u/Bayi yg membthkan SMS:085659312070WA:0818355383 B.BP.001.03.18.0000685

Dikontrakan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT/LB 3500/3900m2,08123812222

Urus Lap Pajak SPT Tahunan PPN PasportSIUPNPWP082146461910

B.BP.153.04.18.0000723

B.BP.001.04.18.0000011

FOTO COPY

BIRO JASA

FOTO COPY


BANGLI

18 Semua SMP Siap Ikuti UNBK Bangli (Bali Post) Seluruh SMP di Kabupaten Bangli siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada 23 April mendatang. Hanya saja, dari 29 SMP negeri dan Satap yang siap UNBK, belum semuanya bisa melakukan UNBK secara mandiri karena masih ada beberapa sekolah yang meminjam komputer dan bergabung dengan sekolah lain. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Keolahragaan (Disdikpora) Bangli I Nyoman Suteja mengungkapkan, sekolah yang bergabung saat UNBK nanti di antaranya SMP TP 45 Kayuambua bergabung ke SMP 1 Satap Susut. Untuk SMP Satap Siakin meminjam ruangan dan komputer di SMPN 7 Kintamani serta SMPN 3 Kintamani meminjam di SMK 3 Kintamani. Sementara, Kejar Paket C Mekar Anom meminjam ruangan dan komputer di SMPN 2 Bangli. Dikatakan Suteja, pihaknya sudah melakukan koordinasi Telkom dan PLN. Tujuannya agar saat pelaksanaan UNBK nanti tidak ada gangguan teknis yang dapat menghambat UNBK. Pihaknya juga telah menyiapkan satu proctor dan satu pengawas saat UN. Dengan begitu, bila ada permasalahan akan segera bisa ditangani. Lebih lanjut dijelaskannya, sebelum mengikuti UNBK, pihak sekolah telah memberikan pelatihan yang terjadwal secara khusus bagi siswa untuk memahami sistem UNBK. ‘’Siswa ada yang mengambil latihan itu di luar jam pelajaran. Setelah diberikan pelatihan itu, kebanyakan siswa bilang kalau memakai sistem UNBK jauh lebih mudah ketimbang memakai UNKP. Kalau dilihat secara keseluruhan, anak-anak sangat antusias memakai sistem UNBK ini,’’ tegas Suteja. (kmb41)

BPBD Segera Bahas Rencana Pengungsian Warga Terunyan

Senin Umanis, 16 April 2018

Investor akan Bangun Pabrik AMP di Abang Batudinding Bangli (Bali Post) -

Salah satu investor lokal berniat membangun pabrik Asphalt Mixing Plants (AMP) di Dusun Peselatan, Desa Abang Batudinding, Kintamani. Untuk mewujudkan rencana pembangunan itu, investor sudah melakukan pertemuan dengan Bupati Bangli Made Gianyar, OPD terkait, senator serta tokoh masyarakat di desa setempat, terkait izin pembangunan. Bupati Bangli Made Gianyar, Minggu (15/4) kemarin, mengungkapkan untuk menindaklanjuti permohonan izin pembangunan pabrik tersebut, pihaknya telah melaksanakan rapat dengar pendapat dengan tokoh masyarakat di Desa Abang Batudinding, Desa Abang Songan dan Desa Suter. Pada prinsipnya, pihaknya mendukung rencana pendirian pabrik AMP, sepanjang pembangunan tidak melanggar aturan dan ketentuan yang berlaku. ‘’Bagi kami, apa yang ter-

baik bagi masyarakat dan yang terbaik bagi aturan, itu yang akan dijalankan. Begitu juga sebaliknya, baik menurut aturan dan tidak baik menurut masyarakat, jelas tidak akan kami izinkan,’’ ucap Made Gianyar sembari menyatakan, sampai saat ini perizinan untuk pendirian pabrik itu baru di tingkat Izin Prinsip. Sementara itu, Perbekel Desa Abang Batudinding I Made Diksa mengungkapkan, pihaknya merasa bersyukur jika pembangunan pabrik AMP bisa terwujud. Pasal-

nya, pabrik tersebut akan menyerap tenaga kerja dan diharapkan berasal dari Desa Abang Batudinding dan sekitarnya. ‘’Ini akan berdampak pada

kesejahteraan penduduk di desa setempat. Lebih-lebih, RTM di Wilayah Kecamatan Kintamani paling timur, paling banyak. Jadi, dengan mengambil tenaga dari desa

setempat maka nantinya akan mampu mengangkat perekonomian desa setempat serta dapat mengurangi angka pengangguran,’’ tegas Diksa. (kmb41)

Bali Post/nan

RAPAT - Rapat dengar pendapat antara Bupati Bangli Made Gianyar dengan para tokoh masyarakat Desa Abang Batudinding, Desa Abang Songan dan Desa Suter.

Jalin Kerja Sama dengan PT Pos Indonesia

Toya Devasya Kini Jadi Agen Pos Bali Post/nan

Bangli (Bali Post) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial dan Dinas PUTRKP Bangli telah melakukan kajian untuk mengatasi persoalan puluhan rumah warga di Desa Terunyan yang terendam air danau beberapa waktu lalu. Hasilnya, alternatif jangka pendek yang bakal dilakukan untuk mengurangi risiko yakni dengan cara mengungsikan warga ke tenda pengungsian. Kepala Pelaksana BPBD Bangli I Wayan Karmawan, Minggu (15/4) kemarin, mengungkapkan dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan perbekel setempat terkait rencana pengungsian warga. ‘’Sebelumnya Pak Mekel (perbekel-red) Terunyan meminta waktu kepada kami untuk lebih dulu melakukan komunikasi lebih lanjut dengan warganya terkait rencana tersebut. Rencananya, Senin atau Selasa kami akan turun ke Terunyan untuk menanyakan, apakah warga bakal diungsikan atau tidak? Setelah itu kami baru bisa memberikan kepastian,’’ ungkapnya. Jika warga yang rumahnya terdampak siap untuk diungsikan, pihaknya belum bisa memastikan lokasi pengungsian. Hal inilah yang akan dibahas bersama perbekel. ‘’Karena di sana ada bale banjar, apakah sementara akan diungsikan di sana atau memilih tempat lain yang lebih aman. Tapi untuk memastikan itu, perlu adanya pembicaraan lebih lanjut,’’ paparnya. Untuk saat ini, kata Karmawan, warga yang rumahnya terendam air danau masih ada yang tinggal atau numpang di rumah kerabatnya yang lokasinya lebih aman. Mengingat, sekarang ini sudah memasuki musim kemarau, warga berharap air danau secepatnya surut agar mereka bisa beraktivitas seperti biasa. (kmb41)

TOYA Devasya menjalin kerja sama dengan PT Pos Indonesia dengan ikut menjadi agen pos. Dengan bergabung menjadi agen pos, Toya Devasya memberikan kemudahan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Toya Bungkah dan sekitarnya dalam melakukan pengiriman

surat maupun paket tanpa harus jauh-jauh pergi ke kantor pos. Kerja sama antara Toya Devasya dengan PT Pos Indonesia ditandai dengan penandatanganan naskah kerja sama dan serah terima kotak pos di Toya Devasya, Toya Bungkah, Kintamani, Minggu (15/4) kemarin.

KERJA SAMA - Toya Devasya menjalin kerja sama dengan PT Pos Indonesia dengan ikut menjadi agen pos. Penandatanganan naskah kerja sama dan serah terima kotak pos dilangsungkan di Toya Devasya, Kintamani, Minggu (15/4) kemarin.

Owner Toya Devasya Dr. Ketut Mardjana mengatakan, hal yang melatarbelakangi Toya Devasya berminat menjadi agen pos yakni mengingat lokasi kantor pos terdekat dari wilayah Toya Bungkah jaraknya cukup jauh. Dengan adanya agen pos di Toya Devasya, masyarakat bisa berkirim surat atau paket, tanpa perlu jauh-jauh pergi ke kantor pos. Hal lain yang juga melatarbelakangi Toya Devasya menjadi agen pos karena tempat rekreasi yang berlokasi di wilayah Toya Bungkah Kintamani itu setiap harinya kedatangan 500 sampai 1.000 orang pengunjung yang sebagian besar di antaranya wisatawan mancanegara. Dengan menjadi agen pos, Toya Devasya juga bisa sekaligus berpromosi. ‘’Kita akan sediakan perangko prisma dan postcard. Perangko prisma adalah suatu perangko yang menampilkan foto wajah sendiri. Ini kan satu memori yang sangat berharga bagi pengunjung. Perangkonya

bisa dipakai kirim surat dan di perangko itu juga bisa menceritakan lokasinya ada di mana. Ketika dikirim ke luar negeri misalnya, mereka akan tahu lokasinya di mana. Ini menjadi suatu hal yang cukup bagus bagi Toya Devasya. Jadi sarana untuk pemasaran sekaligus membantu Pos Indonesia untuk bisa melakukan perputaran ekonomi yang lebih besar melalui penjualan perangko,’’ ujar pria yang pernah menduduki jabatan Direktur Utama PT Pos Indonesia ini. Melalui kerja sama ini Mardjana berharap Toya Devasya sebagai agen pos mampu memberikan pelayanan kepada costumer baik domestik ataupun mancanegara. Dengan menjadi agen pos, Toya Devasya juga diharapkan bisa membuka lapangan pekerjaan di samping memenuhi tujuan utama memudahkan masyarakat berkirim surat maupun paket. Sementara itu, Kepala Regional 8 Pos Indonesia Bali Nusra Heli Siti Halimah

mengatakan, pihaknya mengapresiasi Toya Devasya yang menjalin kerja sama dengan PT Pos Indonesia. Karena dengan adanya agen pos, bisa lebih mendekatkan PT Pos Indonesia dengan masyarakat. Dengan menjadi agen pos, Toya Devasya kini bisa melayani masyarakat untuk jasa pengiriman surat atau paket. Selain itu, dengan menjadi agen pos, Toya Devasya kini bisa melayani tagihan seperti listrik maupun cicilan lainnya. ‘’Harapan kami dengan adanya agen pos di sini bisa tumbuh ekonomi di sekitar sini,’’ harapnya. Direktur Jasa Kurir PT Pos Agus Handoyo didampingi Senior Vice President Jaringan Alifah menambahkan, PT Pos Indonesia beberapa tahun terakhir terus menggencarkan agen pos. Melalui agen pos, PT Pos Indonesia membangun perluasan channel. Disampaikannya, pola kemitraan agen pos bisa perorangan atau usaha berbadan hukum yang diikat dengan perjanjian kerja sama. (ad775)


19

Senin Umanis, 16 April 2018

Hidangan Khas Dari Hal. 1

Akomodasi di Hotel Candi Beach Candidasa dari BMW Travel, transportasi dari Blue Bird Air Bali, welcome drink dari Monarch Candidasa, kamen dan kebaya dari Uluwatu, man power dari JCI Bali, outdor dari Lava dan professional photo dari Dewandra Fotografi. Khusus acara penyambutan di Ujung, mereka disuguhi berbagai hidangan khas Karangasem termasuk tipat cantok dari Mariboga. Di hadapan alumni Miss Universe tersebut, Bupati Mas

Sumatri memperkenalkan objek wisata unggulan dan objek wisata alternatif yang ada di Karangasem seperti kawasan Pura Besakih dan Gunung Agung sendiri. Menurutnya, aura spiritual dari objek-objek wisata itulah yang menjadikan Karangasem The Spirit of Bali. Pihaknya juga meyakini kedatangan kontestan Miss Universe tersebut akan mengembalikan kepercayaan publik terhadap sektor pariwisata Karangasem. ‘’Terima kasih, ini sangat penting dalam upaya recovery pascaerupsi Gunung Agung,’’ ungkapnya. (ad786)

Harus Dilawan

Dari Hal. 1

Menurut Rai Mantra, pembohongan publik adalah sikap yang menyesatkan dan dapat meruntuhkan kebudayaan suatu bangsa, karenanya harus dilawan secara bersama-sama. ‘’Jika dibiarkan, bisa jadi itu akan jadi kebenaran yang sangat merugikan masa depan bersama,’’ imbuh Rai Mantra. Di era informasi yang serba terbuka ini, publik sesungguhnya sudah bisa menilai, mana kebenaran dan mana kebohongan. Pembohongan publik dapat berupa menyebarkan berita bohong (hoax) atau mencitrakan diri sebagai korban dari beredarnya berita bohong. Populer disebut playing victim. Putra tokoh panutan Bali Prof. Dr. Ida Bagus Mantra ini menegaskan, kredibilitas seorang pemimpin salah sa-

tunya berawal dari seberapa ucapannya dapat dipercaya dan seberapa getolnya dia melawan kebohongan. Rai Mantra mengimbau pendukungnya agar tidak menanggapi secara emosional berita-berita bohong, klaim, dan tudingan tak berdasar yang disebarkan ke arahnya. ‘’Hal macam itu sengaja mereka sebar untuk memancing emosi kita agar kita melakukan langkah-langkah blunder. Tetaplah pada spirit dan jatidiri gerakan kita yang santun. Tapi sebagai warga yang berhak atas informasi yang benar harus bersikap tegas menolak segala bentuk pembohongan publik,’’ tandas Rai Mantra sembari memaparkan cara menangkal berita bohong, antara lain dengan melakukan cross check terhadap klaim yang disampaikan oleh tokoh mana pun. (kmb)

Gatot Nurmantyo Dari Hal. 1

‘’Jika dibandingkan dengan Prabowo yang digadang-gadang akan maju dalam Pilpres 2019, nama Gatot bisa dikatakan bisa menjadi sang penantang tangguh Jokowi,’’ katanya. Pangi menilai Prabowo harus realistis dan harus menghitung ulang serta mengalkulasi secara matematika politik agar tidak

salah hitung. Ia mengatakan ada konsekuensi logis yang perlu dipertimbangkan kembali sebelum maju sebagai capres seperti amunisi politik, pilkada serentak Juni 2017 yaitu kepala daerah diusung Gerindra menjadi faktor determinan menentukan, sehingga Prabowo bisa memberikan kejutan untuk meruntuhkan skenario pendukung Jokowi. (ant)

Sesuai Harapan Dari Hal. 1

Jika mengharapkan yang datang wisatawan berkualitas, maka produk yang ditawarkan juga harus berkualitas, sesuai harapan dan ekspektasi tamu. Produk yang berkualitas tersebut di antaranya airlines yang digunakan, daerah tujuan wisata yang berkualitas, bandara dengan pelayanannya, transportasi darat, guide, sopir berkualitas. ‘’Semua itu ciptaan dari SDM yang berkualitas. Seperti chef yang berkualitas menghasilkan makanan yang berkualitas,’’ ujarnya, Minggu (15/4) kemarin. Bali memang sebaiknya mengarahkan pariwisata berkualitas. Namun tidak serta merta bisa mendatangkan wisatawan berkualitas. Karena syaratnya, produk yang disiapkan harus bermutu dan berkualitas. Konsep pariwisata berkualitas adalah memiliki budaya bersih, konsep green, air yang bagus, sehingga dipercaya ada ke-

hidupan yang bagus, termasuk juga oksigen yang bagus. Oleh karena itu dengan konsep green ini menuntut ketegasan penegakan peraturan, mana yang boleh dibangun dan mana yang merupakan ruang terbuka hijau. Jika ingin mendatangkan wisatawan yang berkualitas, sikap ramah tamah juga harus tetap dijunjung. Kejujuran juga penting, karena merupakan cerminan manusia berkualitas. Ini untuk keberlangsungan pariwisata Bali. Jika wisatawan dibohongi, akan memberikan image negatif bagi wisatawan. Maka mereka tidak akan datang ke Bali lagi. Ketua Bidang Incentive Tim Percepatan MICE Kementerian Pariwisata IB Surakusuma atau akrab disapa Gus Lolec mengatakan, harga kamar hotel yang rendah untuk menarik wisatawan, tidak bisa dihindarkan. Karena terjadi persaingan harga di antara pengusaha hotel. Persaingan harga terjadi karena kelebihan kamar hotel. (kmb42)

Partai Besar

Dari Hal. 1

Dia menyebut PAN, PKS, dan Gerindra ada untuk membela agama Allah. Sementara orang yang anti-Tuhan bergabung dalam partai besar, yaitu partai setan. Belum ada keterangan resmi dari Amien Rais mengenai pelaporannya ini. Kendati demikian, sejak awal Amien Rais tidak membeberkan partai apa saja yang masuk kategori partai setan. Ditanya usai acara, Amien menyatakan bahwa yang dimaksudnya adalah cara berpikir, bukan partai dalam konteks politik praktis. ‘’Saya enggak katakan begitu. Jadi ini bukan partai, tapi cara berpikir. Cara berpikir yang untuk Allah dan yang diikuti oleh setan. Yang cara berpikir gelombang manusia yang prosetan itu pasti akan merugi, sementara gelombang besar yang didikte oleh kehendak Allah pasti menang,’’ katanya. Sementara itu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meng-

harapkan tokoh reformasi yang juga mantan Ketua MPR Amien Rais menyampaikan petuahpetuah yang menyejukkan bagi masyarakat. ‘’Sebagai tokoh sepuh bangsa, kami merindukan petuah sejuk dari mantan Ketua MPR dan tokoh reformasi tersebut,’’ kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PSI Danik Eka Rahmaningtias dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (14/4). Lebih lanjut, bila politikus senior PAN itu bersikukuh mengkategorikan partai tertentu sebagai partai Allah, maka ia menilai hal tersebut sangat melawan logika rakyat Indonesia. Terlebih bila menilik mantan Presiden PKS dan Gubernur Jambi dari PAN, keduanya bisa sampai berurusan dengan KPK. ‘’Satu sudah terpidana, satu lagi ditahan menunggu persidangan. Atau mungkin ini sebaliknya Pak Amien, bahwa Yang Kuasa ingin tunjukkan watak asli partai-partai ini?’’ kata Danik. (kmb4/ant)

Menangkan Koster Dari Hal. 1

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karangasem sekaligus Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kabupaten Karangasem, I Gede Dana, menjelaskan komitmen warga dari 14 desa itu disertai keyakinan untuk memenangkan Koster-Ace di Kecamatan Abang sebesar 80 persen. ‘’Jadi 14 desa ini komitmen satu jalur memenangkan Koster-Ace pada 27 Juni 2018. Hari ini tokoh dari 14 desa itu hadir di sini,’’ kata Dana di Balai Banjar Buayang. Dana melanjutkan, Koster merupakan sosok yang memiliki komitmen tinggi dalam membangun Bali. Sebagai anggota Komisi X DPR-RI Koster banyak memperjuangkan kepentingan Bali. Salah satunya adalah bantuan untuk 300 banjar seluruh Bali, bantuan rumah sakit, sekolah, beasiswa untuk siswa dan mahasiswa miskin, gong dan gamelan serta sejumlah hal lainnya yang merupakan karya nyata Koster. ‘’Salah satunya adalah bantuan wantilan yang kita gunakan

saat ini. Ini berkat bantuan Pak Wayan Koster. Waktu itu dana yang diperjuangkan Pak Wayan Koster senilai Rp 400 juta,’’ terangnya. Wayan Koster membenarkan jika wantilan yang digunakan untuk deklarasi kebulatan tekad mendukungnya adalah buah karyanya sebagai anggota Komisi X DPR-RI. Menurutnya, pengadaan dan renovasi wantilan merupakan komitmennya sesuai dengan konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali sebagai pijakannya membangun Bali jika terpilih kelak. ‘’Adat, agama, seni, tradisi dan budaya Bali adalah salah satu program saya,’’ ujar Koster. Koster lantas memaparkan lima program prioritas yang akan dijalankannya memimpin Bali kelak. Pertama, pangan, sandang dan papan. Kedua, kesehatan dan pendidikan. Ketiga, jaminan sosial dan ketenagakerjaan. Keempat, adat, agama, tradisi, seni dan budaya. Terakhir pariwisata. Koster-Ace juga mendapatkan dukungan dari ratusan warga Banjar Tukad Abu, Desa

Pakraman Batudawa Kelod, Desa Tulamben. Di hadapan warga, calon gubernur yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKPI, PKB dan PPP itu memaparkan sejumlah program kerjanya yang akan dijalankan selama memimpin Bali kelak. Ada lima program prioritas yang dibalut konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali itu. Satu hal yang menjadi fokus perhatiannya adalah persoalan ketersediaan air bersih di Kecamatan Kubu. Dari tahun ke tahun, kata Koster, persoalan yang dihadapi warga di Karangasem, khususnya Kecamatan Kubu adalah minimnya pasokan air bersih. ‘’Masak terus-teruasan kekurangan air bersih. Nanti begitu terpilih, saya akan langsung buatkan perencanaannya,’’ ujarnya. Perencanaan yang dimaksud Koster yakni master plan soal kebutuhan air bersih bagi masyarakat, industri dan jasa. ‘’Di Karangasem akan dipetakan sumber airnya di mana saja ketersediaannya. Akan diprogramkan pengadaan air bersih secara khusus di Kubu agar persoalan ini tak lagi timbul di kemudian hari,’’ paparnya. (kmb)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Senin Umanis, 16 April 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Puncak Perayaan HUT Ke-39 SMPN 3 Denpasar

puncak perayaan HUT ke-39, SMPN 3 Denpasar menggelar Pentas Seni pada Sabtu (14/4). Pentas seni ini bertema ‘‘Melalui HUT ke-39 SMPN 3 Denpasar kita tingkatkan prestasi yang kompetitif dan berkarakter’’. Pentas seni ini juga dirangkaikan dengan Bali Post Goes to School. Kepala SMPN 3 Denpasar I Wayan Murdana, S.Pd., M.Si. mengatakan, saat ini memang pementasan seni yang utama. Prestasi SMPN 3 Denpasar memang cukup tinggi dari tahun ke tahun. Itulah yang membuat SMPN 3 Denpasar eksis sampai saat ini. Pementasan seni yang ditampilkan hari itu cukup banyak. Di antaranya tari Wiranata, Bondres Spentri, Gender SD, story telling SD, macapat, masatua Bali, demo yoga, Teater Jepun, tari kontemporer, diamond dance, akustik solo, penampilan pop solo, army dance, dan banyak lagi lainnya. Jumlah pemenang lomba sebanyak 40-an dari 6 kategori lomba akademis dan 15 kategori lomba nonakademis. Pada hari itu juga diserahkan name tag jurnalistik pada siswa SMPN 3 Denpasar. (may)

Edisi 16 April 2018 | balipost.com  

Headline : Sulit Bali Keuar Dari Pariwisata "Murahan"

Edisi 16 April 2018 | balipost.com  

Headline : Sulit Bali Keuar Dari Pariwisata "Murahan"

Advertisement