Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu pon, 18 april 2018

Tinjau Perkebunan Kakao di Jembrana

Koster akan Jadikan Percontohan Sistem Pengelolaan Pertanian di Bali

CALON Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, Selasa (17/4) kemarin mengunjungi perkebunan kakao yang dikelola Subak Abian Dwi Mekar di Desa Pohsanten, Mendoyo, Jembrana. Koster mendapat penjelasan detail mengenai sistem pengelolaan kakao mulai hulu hingga hilir yang dikelola sendiri oleh warga melalui Koperasi Kertha Samania. Dalam kunjungannya itu, kandidat yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKPI, PKB dan PPP didampingi sejumlah pengurus di antaranya Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kabupaten Jembrana Made Kembang Hartawan, Putu Arta, jajaran pengurus partai pengusung dan sejumlah tokoh masyarakat. Hal. 19 Metik Kakao

20 HALAMAN

NOMOR 229 TAHUN KE 70

Bali Post/kmb

BUAH KAKAO - Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, memetik buah kakao saat mengunjungi perkebunan kakao di Desa Pohsanten, Mendoyo, Jembrana, Selasa (17/4) kemarin.

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Mantra-Kerta Berkomitmen Jadikan Puri Pusat Pengembangan Kebudayaan

PASANGAN Calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra - Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), yang mengusung program unggulan Nawacandra berkomitmen menjadikan puri sebagai pusat pengembangan kebudayaan. Puri dalam tatanan sosial Bali memiliki perjalanan panjang. Di masa lalu puri adalah sumber kekuasaan dan kebijaksanaan bagi rakyat. Tetapi kini, sejalan dengan perkembangan zaman, puri harus mereaktualisasi perannya sebagai pusat pengembangan kebudayaan dan pusat pengembangan nilai-nilai khususnya nilai-nilai persaudaraan yang merangkul segala jenis perbedaan yang ada di masyarakat. Hal. 19 Doa Restu

DOA RESTU - Cagub Rai Mantra dan sesepuh PDI-P Cok Ratmadi saat diterima Panglingsir Puri Ageng Tabanan Ida Cokorda Anglurah Tabanan (paling kanan) di Tabanan, Senin (16/4).

Ambruk, Jembatan di Bengawan Solo Tiga Truk Tronton dan Dua Sepeda Motor Tercebur Tuban (Bali Post) – Jembatan Widang yang menyeberangi Bengawan Solo, Selasa (17/4) pagi ambruk. Tiga truk tronton dan dua sepeda motor ikut tercebur ke sungai yang membelah Kota Solo tersebut. Ada satu korban tewas dan selebihnya dinyatakan selamat, walaupun mengalami luka-luka. Jembatan Widang sepanjang 50 meter terdiri dari dua jalur. Jalur barat dan utara. Jalur barat yang menghubungkan Kabupaten Tuban dengan Kabupaten Lamongan ini mengalami patah sekitar 50 meter. Sementara jembatan jalur utara masih bisa dilalui kendaraan. Kanit Reskrim Polsek Widang Ipda Pol. Ramlih mengatakan, jembatan Widang bagian barat yang menyeberangi Bengawan Solo itu patah Selasa kemarin sekitar pukul 10.15 WIB. ‘’Suara jembatan berderak keras, kemudian tiga truk terjungkal masuk Bengawan Solo, sedang-

Bali Post/ade

Megawati Soekarnoputri

Mega, Delegasi Termuda

MEGAWATI Soekarnoputri mengatakan satu abad lalu, Presiden pertama RI Soekarno (Bung Karno) bersama tokoh-tokoh dunia memprakarsai Konferensi Asia Afrika (KAA) dan pembentukan Gerakan Non-Blok (GNB). Ia berharap peristiwa penting itu menjadi warisan dunia yang diakui UNSECO. Sebagai putri Bung Karno, Megawati mengaku terlibat dalam tiga peristiwa besar di abad ke-20 itu. Penegasan itu disampaikan Megawati saat menjadi Pembicara Utama Peringatan 63 Tahun KAA sekaligus pidato pameran dokumenter ‘’Tiga Tinta Emas Abad ke-20 Soekarno’’ di Gedung LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (17/4) kemarin. ‘’Satu abad lalu, tepatnya abad ke-20, ada tiga peristiwa penting dalam sejarah peradaban manusia. Saya berusia 8 tahun saat Konferensi Asia Afrika tahun 1955, berusia 13 tahun saat pidato Bung Karno di PBB 1960, dan berusia 14 tahun saat Gerakan Non-Blok pertama yang diadakan di Beograd 1961. Saya adalah delegasi termuda,’’ ungkap Megawati. Sebagai saksi sejarah Megawati mengatakan masih terekam jelas dalam ingatannya bagaimana peristiwa penting itu yang pada akhirnya membentuk karakternya dalam berpolitik. ‘’Saya rindu perdebatan argumentatif para pemimpin bangsa seperti yang saya saksikan, saya ikuti, dan saya catat langsung antara tokoh-tokoh pelopor GNB,’’ ungkapnya. Hal. 19 Ingin Berbagi

Bali Postafp

LOKASI - Warga mengerumuni lokasi jembatan Widang yang runtuh, Selasa (17/4) kemarin. Sisi barat jembatan itu runtuh sekitar 50 meter dan mengakibatkan satu pengemudi truk meninggal dunia, dan melukai tiga korban lainnya, sementara tiga truk dan dua sepeda motor masuk ke Bengawan Solo.

Soal Penambahan Kapasitas di PLTU Celukan Bawang

Perlu Izin Menteri ESDM Denpasar (Bali Post) Pembangkit Listrik Tenaga Uap atau PLTU Celukan Bawang di Gerokgak, Buleleng akan ditambah kapasitasnya menjadi 2x330 megawatt (MW). Namun, rencana pembangkit tahap kedua ini

membutuhkan proses yang panjang. Termasuk harus mendapatkan persetujuan dari Menteri ESDM. ‘’Pembangunan (pembangkit tahap kedua) saja belum. Prosesnya lama dan panjang, harus ada persetujuan Menteri ESDM.

Itu kan memang baru keinginannya,’’ ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ni Luh Made Wiratmi, Selasa (17/4) kemarin. Hal. 19 Jangan Dipaksa

TOLAK - Sejumlah nelayan melakukan aksi tolak pengembangan pembangunan PLTU Celukan Bawang saat kapal Greenpeace, Rainbow Warrior, melintas di perairan Celukan Bawang, Buleleng, Bali, Selasa (17/4) kemarin.

Bali Post/mud

kan dua pengendara sepeda motor yang sekarang diamankan di Polsek selamat, tetapi sempat pingsan,’’ ucapnya yang mengaku sudah memintai keterangan kepada dua korban itu. Selain korban selamat, ada satu korban yang ditemukan sudah meninggal. Dia adalah sopir truk yang terjebak dalam ruang kemudi. Antara yang berada di lokasi menjumpai petugas penyelamat termasuk warga di lokasi kejadian menemukan pengemudi truk atas nama Mukhlisin (48), warga Desa Banter, Kecamatan Banjer, Gresik, dalam keadaan meninggal dunia. Hal. 19 Meninggal Dunia

EVAKUASIAparat kepolisian bersama warga dan tim penyelamat mengevakuasi sepeda motor dari dalam sungai pascajembatan yang runtuh di Tuban, Jawa Timur, Selasa (17/4) kemarin. Kecelakaan itu menyebabkan satu orang tewas.

Pemprov Bali Jangan Lepas Tangan Ada rencana kapasitas yang dihasilkan PLTU Celukan Bawang akan ditambah. Penambahannya sebasar 660 MW. Dua kali lipat dari kapasitas yang ada sekarang. Atas rencana tersebut sejumlah warga pun protes. Demikian pula lembaga peduli lingkungan juga bersuara. Mereka khawatir penambahan kapasitas itu akan memperparah percemaran udara dan air di kawasan Celukan Bawang. PLTU Celukan Bawang dibangun di atas lahan seluas sekitar 80 hektar oleh PT General Energy Bali (GEB). Lahan ini perbatasan langsung dengan garis pantai di sisi utara. Persiapan proyek diawali tahun 2004 dan perusahaan mulai membangun tahun 2012 yang lalu. Empat tahun kemudian tepatnya di tahun 2015 PT GEB resmi mengoperasikan pembangkit ini bersama sebagai patner bisnisnya China Huadian Corporation (CHDOC). Dari pembangunan tahap awal, perusahaan telah membangun tiga mesin pembangkit dengan bahan bakar batu bara. Dari tiga mesin itu dihasilkan daya listrik sebesar tiga kali 142 atau

setara dengan 380 MW. Pasokan listrik sebesar itu sepenuhnya dijual kepada PLN. Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa mengatakan, kendati peran sentral PLTU dalam memasok listrik untuk Bali, namun perusahaan itu diingatkan tetap mengikuti mekanisme yang mengatur sebuah investasi bidang energi itu sendiri. Dia mengingatkan, pencegahan pencemaran lingkungan di sekitar pembangkit harus ditangani serius agar dokumen beberapa bentuk perizinan tidak terkesan diabaikan. Hal. 19 Lakukan Pengawasan


denpasar

2

Rabu Pon, 18 April 2018

46 Ribu Warga Belum Rekam Data E-KTP Denpasar (Bali Post) Warga Kota Denpasar yang wajib KTP belum seluruhnya melakukan perekaman data eKTP. Saat ini warga yang wajib e-KTP sebanyak 503.883 orang. Dari jumlah itu, warga yang sudah melakukan perekaman sebanyak 451.617 orang dan yang belum melakukan perekaman sebanyak 46.266 orang. Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar Ni Luh Lely Sriadi mengatakan, pihaknya kembali membuat kebijakan baru untuk menyasar warga yang belum melakukan perekaman eKTP. Kali ini Disdukcapil menerapkan pelayanan perekaman pada malam hari, dari pukul 18.00 Wita hingga pukul 21.00 Wita. ‘’Lay anan ini dilakukan karena sebagian besar warga yang belum melakukan perekaman data e-KTP memiliki kesibukan bekerja.

Ketua IKWI Bali yang Pertama Berpulang KETUA Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Bali yang pertama, Winarni, meninggal dunia, Selasa (17/4) kemarin. Almarhumah merupakan istri Widminarko, Ketua PWI Bali periode 19831991. Jenazah dimakamkan di Pemakaman Muslim Wanasari, Jalan Maruti, Denpasar. Widminarko menuturkan, istrinya sakit diabetes sejak delapan tahun lalu. “Sejak sakit diabetes, jarang ke luar rumah. Aktivitasnya di dalam rumah saja. Tadi pagi sempat sesak, tapi masih bisa makan bubur. Siangnya meninggal dunia,” ujar wartawan senior ini usai pemakaman. Widminarko menambahkan, istrinya yang kelahiran 31 Desember 1948 ini merupakan Ketua IKWI Bali periode 1979-1983. IKWI merupakan organisasi yang terdiri dari istri wartawan, wartawati, karyawati pers, dan janda wartawan. Pasangan Widminarko-Winarni menikah pada tanggal 1 Agustus 1968. Mereka dikaruniai tiga orang anak dan tujuh orang cucu. “Kami berencana membuat perayaan ulang tahun emas. Namun, Tuhan berkehendak lain,” ujar mantan Pemimpin Redaksi Tokoh ini. (kmb)

Kota Denpasar tidak semuanya menaati aturan yang ada. Untuk itu, pengawasan terhadap WNA melibatkan tim terpadu mulai dari Imigrasi, Kepolisian, Dinas Capil, Dinas Tenaga Kerja dan Bagian Humas. Ditegaskan, pengawasan terhadap WNA telah dituangkan dalam UU 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang diberikan kewenangan untuk melakukan pengawasan yang juga telah dituangkan dalam Permendagri serta SK Wali Kota. ‘’Kami harapkan desa/ kelurahan untuk melakukan pendataan terhadap orang asing sehingga data yang ada benar-benar akurat sebelum

Bali Post/kmb12

MONITORING - Aparat Badan Kesbangpol Kota Denpasar saat melakukan monitoring dan pengawasan terhadap keberadaan WNA di wilayah Denpasar.

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : 46 Ribu Warga Belum Rekam Data E-KTP Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

ke 17 tahun. Yang kita sasar juga kan lebih banyak ke warga yang wajib e-KTP, tapi belum melakukan perekaman,’’ jelasnya. Untuk perekaman di desa/kelurahan, kata Lely Sriadi, saat ini akan dilakukan pada Sabtu dan Minggu. Dengan sistem pelayanan pagi dan malam hari, pihaknya berharap seluruh warga yang belum melakukan perekaman, terutama wajib e-KTP bisa terselesaikan secepatnya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Gelar Rakor, TKPK Badung Ciptakan Program Inovatif Tanggulangi Kemiskinan PEMERINTAH Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa berkomitmen untuk menanggulangi serta mengentaskan masalah kemiskinan di Kabupaten Badung. Untuk mewujudkan komitmen tersebut, Pemkab Badung melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Badung akan berupaya menangani kemiskinan dengan menciptakan program-program yang inovatif dan kreatif, serta tidak terkesan monoton sehingga dapat meningkatkan kualitas ekonomi RTM dan mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Badung. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku Ketua TKPK Badung saat memimpin Rapat Koordinasi TKPK Tahun 2018 di ruang BKPSDM, Puspem Badung, Selasa (17/4) kemarin. Rakor TKPK dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan I Dewa Made Apramana, Kepala Bappeda I Made Wira Dharmajaya

Tak Semua WNA Taati Aturan Denpasar (Bali Post) Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus aktif melakukan monitoring dan pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) di Kota Denpasar. Monitoring diawali dengan melakukan pendataan jumlah WNA di masing-masing wilayah, seperti yang telah dilakukan di Padangsambian Kelod, Desa Pamogan dan Desa Kesiman Kertalangu. Kabid Kewaspadaan dan Penanganan Konflik Badan Kesbangpol Denpasar I Gusti Ngurah Gde Arisudana mengatakan, keberadaan WNA di

Apabila pelayanannya hanya di pagi hari, mereka tetap tidak bisa melakukan perekaman,’’ kata Lely Sriadi, Senin (16/4) lalu. Menurut Lely Sriadi, penerapan awal yang dilakukan Jumat (13/4) lalu, belum sesuai dengan harapan Disdukcapil. Pasalnya, warga yang datang ke lokasi perekaman hanya pencari e-KTP pemula. Dia mengatakan, perekaman malam pertama dilakukan di Desa Sumerta Kaja. Jumlah yang direkam sebanyak 27 orang. Sayangnya yang melakukan perekaman kebanyakan warga yang usianya baru menginjak 17 tahun. ‘’Kebanyakan yang melakukan perekaman yang baru naik

melakukan pengawasan ke lapangan,’’ ujar Arisudana ketika ditemui di sela-sela pendataan di Desa Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Selasa (17/4) kemarin. Menurut Arisudana, monitoring WNA di Kota Denpasar diawali dengan mengakuratkan data keberadaan WNA. Untuk itu, pihaknya memberikan blangko pada desa/kelurahan untuk mendata. Karena, selama ini bila melakukan pengawasan belum memiliki data WNA yang akurat. Setelah didata, baru tim gabungan pengawasan WNA turun ke lapangan. Dengan adanya data lebih akurat memudahkan pihaknya melakukan pengawasan terhadap WNA. ‘’Untuk melakukan penindakan terhadap WNA yang melakukan pelanggaran masih menjadi kewenangan pihak Imigrasi,’’ ujarnya. Dengan berpedoman pada UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah dan Permendagri Nomor 49 Tahun 2010 tentang Pedoman Pemantauan Orang Asing dan Organisasi Masyarakat Asing di Daerah, dan Permendagri Nomor 50 Tahun 2010 tentang Pedoman Pemantauan Tenaga Kerja Asing di Daerah bisa melakukan pengawasan terhadap WNA, serta memberikan masukan terhadap Imigrasi. ‘’Untuk kegiatan dan aktivitas WNA di wilayah Kota Denpasar menjadi pengawasan pemerintah daerah dan harus tunduk terhadap peraturan pemerintah daerah,’’ ujar Arisudana. Arisudana yang didampingi Kasubid Pemerintahan Wayan Putra menambahkan, dari data di Kecamatan Denpasar Selatan, jumlah WNA mengalami peningkatan drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jumlah WNA di tahun 2016 di Kecamatan Denpasar Selatan berjumlah 161 orang dan data sampai awal April 2017 jumlah WNA di Denpasar Selatan mencapai 495. Sedangkan jumlah WNA di Kecamatan Dentim dari tahun sebelumnya jumlahnya sama yaitu 35 orang.(kmb12)

selaku Sekretaris TKPK, OPD terkait, camat dan perbekel se-Badung. Lebih lanjut Wabup Suiasa menyampaikan, rakor ini dilaksanakan untuk mengetahui progres serta memastikan angka kemiskinan di Badung dapat ditekan seminimal mungkin, karena Pemkab Badung dengan dukungan dana APBD dapat membuat kebijakan strategis dalam menanggulangi kemiskinan. “Memaduserasikan program-program dan kebijakan yang bersifat lintas sektor, lintas bidang dan pihak-pihak yang menangani dalam penganggaran, oleh karena demikian telah disepakati dalam rentang satu bulan ini kita akan lakukan dua hal. Pertama, memastikan lagi basis data terpadu kita kemudian membuat formulasi memspesifikan faktor-faktor penyebab kemiskinan dari rumah tangga miskin itu sendiri, diramu dari faktor penyebab kemudian akan dibuatkan atau ditangani dalam kebijakan-kebijakan di berbagai sektor,” jelasnya. Dijelaskan, dari segi pem-

bangunan fisik berupa bedah rumah yang terdata hasil verifikasi sebanyak 660 bedah rumah di APBD 2019 sudah tuntas. Dari sisi kesehatan akan ditangani melalui layanan home care di mana para petugas kesehatan akan mendatangi ke rumah-rumah warga miskin. Sisi pendidikan akan mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dari keluarga rumah tangga miskin, dengan komitmen Pemkab Badung memberikan beasiswa sampai ke perguruan tinggi. Untuk itu, akan didata berapa jumlah siswa dari rumah tangga miskin. “Kemiskinan menjadi tanggung jawab bersama. Penggunaan anggaran ini berjenjang dari APBN, ABPD hingga dari desa. Di mana penyisihan pajak hotel dan restoran 10 persen kepada desa, telah disepakati lima persen dialokasikan untuk percepatan penanganan kemiskinan. Penanganan kemiskinan adalah penanggulangan secara konprehensif dan bersinergi dengan semua sector, termasuk dengan pihak swasta melalui

PENGARAHAN - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa memberi pengarahan saat Rapat Koordinasi TKPK Tahun 2018 di ruang BKPSDM, Puspem Badung, Selasa (17/4) kemarin. program CSR,” tegas Suiasa. Sementara itu, Sekretaris TKPK Badung I Made Wira Dharmajaya menjelaskan maksud dan tujuan digelarnya Rakor TKPK adalah untuk mengkoordinasikan kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan, meningkatkan sinergi program-program penanggulangan kemiskinan

antarperangkat daerah dan lembaga/instansi terkait dan pengendalian pelaksanaan program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Badung. Rakor ini bertujuan untuk suatu proses pemetaan terhadap kondisi kemiskinan yang ada di Kabupaten Badung serta dapat merumuskan langkahlangkah ke depan. (ad926)

’’Command Center’’ Polda Bali

Pelayanan Terintegrasi Berbasis IT Senilai Rp 6 Miliar

GEDUNG berlantai tiga di sisi timur bagian belakang Mapolda Bali dibangun setelah Bom Bali I tahun 2002. Awalnya gedung tersebut diberi nama Call Center. Seiring berjalannya waktu dan keterbatasan ruang kerja, akhirnya gedung tersebut dimanfaatkan oleh Biro Operasi (Roops) Polda Bali. Roops merupakan unsur pengawas dan pembantu pimpinan pada tingkat Polda yang berada di bawah Kapolda. Tugasnya membina dan menyelenggarakan fungsi manajemen bidang operasi, antara lain pelatihan pra-operasi, koordinasi, dan kerja sama dalam rangka operasi kepolisian. Menjelang IMF-World Bank Annual Meeting, salah satu ruangan dimanfaatkan sebagai Command Center yang berada di lantai dua dan dilengkapi fasilitas teknologi dalam satu tampilan (dashboard) dengan menayangkan secara visual dan real time. Command Center dengan fasilitas berbasis teknologi informasi menghabiskan anggaran Rp 6 miliar tersebut diresmikan Kapolda Bali Irjen (Pol) Dr. Petrus Reinhard Golose, Rabu (11/4) lalu. ‘’Command Center Polda Bali dibangun melalui program Mabes Polri merupakan paket pengadaan pengembangan pelayanan terintegrasi berbasis IT. Command Center berfungsi sebagai pusat kendali operasional Polda Bali,’’ kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Selasa (17/4) kemarin. Menurut Hengky Widjaja, Command Center tersebut diawali operator 21 orang, terdiri dari 12 orang Polki (polisi laki-laki) dan sembilan orang Polwan. Mereka adalah bintara pilihan dan memiliki basic keterampilan komputer dan informatika. ‘’Operasionalnya juga didukung oleh tenaga teknisi dari Bid. Tipol yang memiliki kemampuan komputer,’’ ungkapnya. Terkait fasilitas, lanjut mantan Kabag Binkar Biro SDM Polda Bali ini, Command Center miliki fasilitas sistem IT pendukung, di antaranya sistem Vicon Polda, Polres/Polresta se-Bali dengan Mabes Polri. Monitoring dashboard aplikasi Sistem Pengendalian Operasional Terpadu (SPOT). Selain itu, sistem monitoring layanan Polisi-110, aplikasi Salak Bali, memantau mobil patroli dengan AVL-GPS dan memonitoring CCTV milik Polri dan instansi lain. Command Center terhubung dengan 380 CCTV di beberapa titik, di antaranya 110 CCTV di ITDC, Nusa Dua, 198 CCTV Smart City Pemkab Badung dan milik Polda di Kuta sebanyak 48 unit CCTV. Termasuk monitoring Kantor Konsulat Jenderal Luar Negeri di Bali. Selain itu, seluruh pintu masuk Bali juga menjadi fokus pengamanan. Keberadaan Command Center secara perlahan mengubah cara pengamanan wilayah yang dahulunya konvensional ke teknologi modern. ‘’Harapannya dapat melayani masyarakat secara optimal,’’ tegasnya. (rah) COMMAND CENTER - Lantai dua Gedung Roops Polda Bali yang dimanfaatkan untuk Command Center.


BADUNG

Rabu Pon, 18 April 2018

3

PAUD Bernuansa Hindu

Melahirkan Generasi Berbudaya

Pemkab Badung ”Ngaturang Bhakti Panganyaran” di Pura Penataran Agung Besakih SERANGKAIAN Karya Ida Batara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih Karangasem, Pemerintah Kabupaten Badung ngaturang Bhakti Panganyaran, Senin (16/4) lalu. Prosesi bhakti panganyaran dihadiri langsung Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Wayan Adi Arnawa beserta istri, Ketua TP PKK Ny. Seniasih Giri Prasta, Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung dan seluruh kepala perangkat daerah beserta karyawan-karyawati di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. Upacara bhakti panganyaran dimulai pukul 10.00 Wita, di mana rangkaian upacara tersebut di-puput Ida Pedanda Gede Rai dari Geria Kemenuh Angantaka, Abiansemal. Pada bhakti panganyar kali ini menghaturkan banten pregembal siki dan bebangkit siki dilengkapi dengan tarian wali Topeng Sidakarya dan pasantian. Dalam kesempatan tersebut, Wabup Ketut Suiasa seusai persembahyangan bersama menghaturkan punia Rp 60 juta yang diterima prajuru Desa Adat Besakih Jero Mangku

menambah enam PAUD lagi di tahun 2017, sehingga total menjadi 12 PAUD. Di antaranya, TK Hindu Darma Sastra, TK Prawidia Dharma Kumara, TK Budhi Kumara, TK Pradnyandari III, TK Karang Kemanisan, dan TK Tri Eka Dharma Loka. Selanjutnya ada TK Kumara Ngurah Rai I, PAUD Werdi Kumara I, TK Widya Kumara I, TK Dharma Kumara I Tibubeneng, TK Dharma Putra Kedonganan, serta PAUD Widya Kumara Desa Adat Kutuh. Kepala Disdikpora Kabupaten Badung I Ketut Widia Astika mengatakan, selain sekolah umum, pemerintah rencananya akan membentuk pasraman untuk mengembangkan pendidikan bernuansan Hindu. “Yang terpenting adalah

anak-anak diarahkan untuk mencintai dan menyerap nilainilai seni, adat, dan budaya sejak dini. Dengan demikian, meski arus globalisasi kian deras, anak-anak tetap mewarisi nilai-nilai tersebut,” ujar Widia Astika, belum lama ini. Kendati bernuansa Hindu, kata Widia Astika, PAUD tersebut masih bernaung di bawah Disdikpora Badung. Tak tanggung-tanggung, pihaknya menganggarkan dana hibah Rp 2,5 miliar lebih untuk 12 PAUD tersebut di tahun 2017. “Masih dalam naungan Disdikpora, bukan Kementerian Agama. Hanya kurikulumnya agak sedikit berbeda dengan PAUD lainnya. Yakni berisi pembentukan karakter agama Hindu serta nilai-nilai seni dan budaya,” ujarnya. (par)

Bangun Gedung Budaya, Pemkab Belum Tunjuk Pengelola Bali Post/eka

Mangupura (Bali Post) –

Pemkab Badung belum menunjuk pengelola Gedung Balai Budaya Graha Mangu Mandala. Pengelolaan bangunan yang dirancang bertaraf internasional ini masih menunggu petunjuk Bupati Badung Nyoman Giri Prasta.

PERSEMBAHYANGAN - Wabup Ketut Suiasa beserta rombongan dari Pemkab Badung melaksanakan persembahyangan serangkaian Karya Ida Batara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih, Senin (16/4). Redana. Rangkaian Karya Ida Batara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih telah dimulai dengan upacara tawur tabuh gentuh, melasti dan puncak karya pada Saniscara Kliwon Landep atau Sabtu (31/3) lalu. Sedangkan panyineban pada Saniscara Umanis Tolu atau Sabtu (21/4) mendatang. Wabup Ketut Suiasa mengatakan, bhakti panganyaran merupakan wujud bakti dan penghormatan

terhadap Ida Batara yang berstana di Pura Besakih dan Gunung Agung, guna memohon keselamatan dan kesejahteraan alam semesta. “Kita bersama memohon kehadapan Ida Batara agar Beliau menganugerahkan keselamatan dan kesejahteraan bagi semua. Dengan yadnya suci ini, semoga alam semesta dijauhkan dari marabahaya dan kita bisa bekerja dengan baik dan masyarakat pun sejahtera,” pungkasnya. (ad931)

BERSAMA - Ketua DPRD Badung I Putu Parwata berfoto bersama jajaran pengurus Clean Seminyak di gedung dewan setempat, Selasa (17/4) kemarin.

Parwata Terima Audiensi Clean Seminyak

Mengadu Permasalahan Sampah Pantai di Badung

KETUA DPRD Badung I Putu Parwata, Selasa (17/4) kemarin menerima audiensi dari Clean Seminyak yang merupakan perkumpulan sembilan properti di daerah Seminyak. Beranggotakan delapan hotel dan satu buah restoran, yakni The Oberoi Hotel, Ku De Ta Restaurant, The Seminyak Hotel, The Legian Hotel, The Samaya Hotel, Alila Hotel, Potato Head Restaurant, W Hotel dan Peppers Sentosa. Ketua Clean Seminyak Ketut Mudi mengatakan, pada akhir dan awal tahun Badung selalu bermasalah dengan tumpukan sampah di sepanjang pantai. Bahkan sampah pantai bisa mencapai 142 truk dalam satu setengah bulan. “Maka dari itu, kami mengadu memohon untuk dicarikan solusi ke pimpinan Dewan Badung sebagai bentuk kepedulian kami terhadap kebersihan pantai,” ujarnya didampingi sejumlah anggota. Selama ini, kata Ketut Mudi ,pihaknya memiliki 10 orang pekerja untuk membersihkan sampah seharihari dengan dibayar urunan. Pihaknya mengaku cukup kewalahan menangani sampah tersebut. “Kami juga ter-

PEMKAB Badung terus berupaya meningkatkan jumlah sekolah, khususnya Pedidikan Anak Usia Dini (PAUD) bernuansa Hindu. Namun, bukan berarti melulu mengajarkan siswa agama Hindu, melainkan lebih kepada budaya dan seni yang berkembang di Pulau Dewata, sehingga warisan leluhur tersebut tidak tergerus zaman. Pendirian PAUD bernuansa Hindu ini juga diproyeksikan untuk mencetak generasi yang berbudaya dan berjiwa nasionalisme. Lantas, bagaimana pengembangan sekolah bernuansa Hindu ini? Tahun 2016 lalu merupakan awal terbentuknya enam PAUD bernuansa Hindu. Pemkab Badung melalui Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) setempat berhasil

halang di peralatan seperti loader. Kalau mau menyewa, kami bingung harus sewa di mana,” ungkapnya. Sekretaris Clean Seminyak I Gst A. Sri Irawati menambahkan, dari pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung memang sudah membantu membersihkan sampah pantai. Namun dianggap belum bisa menuntaskan permasalahan sampah tersebut. “Selama ini DLHK kan selalu menangani dari selatan dulu. Sebelum tuntas ke utara, petugas sudah kewalahan karena kebanyakan. Jadi, sampah yang di utara tidak tertangani. Kadang wisatawan yang kami ajak ikut berpartisipasi membersihkan sampah pantai,” jelasnya. Selain sampah, lanjutnya, juga mengalami permasalahan di limbah saat musim kemarau yang sampai saat ini belum tertangani. “Banyak warga yang membuang limbah rumah tangga ke laut. Beberapa waktu lalu kami bahkan dikomplain wisatawan yang gatal-gatal saat mandi di laut. Kami mohon juga bantuan pemerintah untuk hal itu,” paparnya. Ketua DPRD Badung

I Putu Parwata menyambut baik kedatangan pihak Clean Seminyak tersebut. Parwata mengatakan, merupakan bagian dari tugas pemerintah menjaga kebersihan pantai di Badung sebagai daerah pariwisata dunia. “Ini bagus, kritikan yang sangat membangun sebagai bentuk evaluasi bagi kami. Petitenget adalah kontribusi terbesar PHR Badung. Jadi, harus benarbenar dijaga. Pariwisata ini kan merupakan skala prioritas,” ujarnya. Parwata pun langsung memerintahkan pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Badung yang hadir saat itu agar menyiapkan anggaran pengadaan beach cleaner minimal 10 unit, loader minimal lima unit dan truk pengangkut sampah minimal 10 unit. “Tahun 2019 ini harus tuntas. Pemerintah harus cerdas mengatur uang, mana yang menjadi prioritas. Tunjukkan kepada masyarakat bahwa kita peduli terhadap kebersihan pantai. Sehingga, jangan ada keluhan terhadap sampah lagi. Kita kan daerah wisata dunia,” pungkasnya. (ad933)

Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Badung Ida Bagus Anom Bhasma mengatakan, gedung budaya senilai Rp 317 miliar itu masih dalam proses pengerjaan, sehingga pemerintah belum memikirkan mengenai sistem pengelolaannya. Pengelolaan Gedung Balai Budaya Graha Mangu Mandala yang saat ini dalam proses pembangunan di Puspem Badung masih menjadi tanda tanya. Pasalnya, membutuhkan biaya perawatan atau pemeliharaan yang juga tidak sedikit. “Pengelolaannya haruslah oleh tangan-tangan profesional. Kalau kami (Disbud-red) kan tidak punya tenaga ahli pada bidang itu. Namun pada prinsipnya kami menunggu keputusan Bapak Bupati,” ujar Anom Bhasma, Selasa (17/4) kemarin.

Menurut Anom Bhasma, sejumlah gedung kesenian memiliki sistem pengelolaan tersendiri. Seperti Art Center di Denpasar dikelola oleh UPT. “Gedung balai budaya ini apakah juga dikelola oleh UPT atau BUMD, masih menunggu kebijakan Bupati Badung,” ujarnya. Birokrat asal Desa Taman, Kecamatan Abiansemal ini mengatakan, pihaknya selaku wadah dari para seniman di Badung telah merancang sejumlah program pementasan kesenian yang spektakuler. Pementasan seni ini akan dilakukan secara bergilir oleh sanggar-sanggar yang ada di Kabupaten Badung. “Tentu saja dengan konsep yang berkualitas. Karena gedungnya sudah bagus, jadi pementasan kesenian di dalamnya harus

juga yang berkualitas. Semua sanggar yang ada di wilayah Badung akan kami tampilkan secara bergilir,” terangnya. Terkait promosi setiap pagelaran, Anom Bhasma mengaku akan menggandeng Dinas Pariwisata Badung untuk mempromosikan agenda rutin yang nanti dipersiapkan Disbud. “Program yang kami rancang ini juga bisa menarik wisatawan,” ujarnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Badung I Made Wira Dharmajaya juga mengaku belum dapat memastikan pengelolaan gedung balai budaya tersebut. Sebab, akan dilakukan pembahasan tersendiri setelah gedung tersebut rampung. (kmb27)

Bali Post/kmb27

”Gedung balai budaya ini apakah juga dikelola oleh UPT atau BUMD, masih menunggu kebijakan Bupati Badung.” I.B. Anom Bhasma Kepala Dinas Kebudayaan Badung


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Rabu Pon, 18 April 2018

Siap Pasarkan Tiga Produk Bancassurance PT Indonesia Power Dukung Pelestarian Lembu Putih di Desa Taro Bank BPD Bali dan Equity Life Indonesia Tanda Tangani Perjanjian Kerja Sama

CIKAR – General Manager PT Indonesia Power I GAN Subawa Putra menaiki cikar yang diserahkan kepada Yayasan Lembu Putih Taro, Tegallalang, Gianyar. PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) mendukung pelestarian lembu putih di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Bertempat di objek wisata Lembu Putih Taro, Senin (16/4), PT Indonesia Power menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Yayasan Lembu Putih Taro disaksikan oleh Kepala Bidang DLH Bali Ida Bagus Badraka, Kepala Seksi BKSDA Bali Sulistyo W., P3E Bali Nusra Ni Nyoman Santi, Kepala Bidang DLH Gianyar Ida Ayu Rusmarini, Kepala Desa Taro, General Manager PT Indonesia Power I GAN Subawa Putra dan staf serta pengurus Yayasan Lembu Putih. Kerja sama yang dilakukan oleh PT Indonesia Power dengan Yayasan Lembu Putih Taro yaitu bersinergi melestarikan dan pengembangan objek wisata lembu

putih dalam hal penataan lingkungan, perlindungan dan perawatan kesehatan hewan. Desa Taro merupakan salah satu desa kuno yang mewarisi berbagai budaya terkait pelestarian alam serta binatang. Dikenal sebagai Desa Edhapis, Desa Taro sejak beberapa abad lalu melestarikan lembu putih sebagai sumber daya genetik/flasma nutfah Bali serta kawasan hutan di areal Pura Dalem Pingit yang berkaitan dengan Pura Agung Gunung Raung Taro. Sebagai satu-satunya pelestari lembu putih di Bali, maka populasi ini layak dijaga dan dikembangkan. Berkaitan dengan hal itu, PT Indonesia Power sangat memperhatikan budaya yang dilakukan di Bali seperti menjaga kelestarian populasi lembu putih agar tidak punah akibat kurang diperhatikan, apalagi saat ini hanya tersisa 50 ekor. ‘’Lembu putih merupakan binatang yang disucikan serta diya-

kini bisa membawa keberuntungan serta kesejahteraan. Adanya objek wisata lembu putih diharapkan bisa menyejahterakan masyarakat denga ekowisata lembu putih dan jenis tanaman langka. Mudah-mudahan dengan adanya kerja sama dan bantuan melalui program CSR perusahaan kami ini, ke depannya objek wisata lembu putih tidak kalah bersaing dengan objek wisata lainnya,’’ papar General Manager PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali I GAN Subawa Putra. I Made Sudriana selaku Ketua Yayasan Lembu Putih dalam sambutannya menyampaikan banyak terima kasih kepada pihak PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali atas dukungannya untuk melestarikan objek wisata dan sangat memperhatikan kesehatan lembu putih. Tahun ini bantuan yang diberikan oleh PT Indonesia Power dalam medukung pelestarian objek wisata lembu putih Taro antara lain publikasi, pemeliharaan instalasi biogas agar bisa dimanfaatkan, alat angkut pakan ternak berupa kendaraan bermotor roda tiga (cikar), peralatan kebersihan (tong sampah, sapu, sabit, cangkul), penyediaan konsentrat pakan tambahan, menambah jumlah ragam tanaman (endemik/langka) dengan konsep taman edukasi, pembuatan tempat pengolahan kompos, penyediaan kemasan pembungkus kompos, pelatihan dan pendampingan pengolahan kompos, penyediaan instalasi saluran air bersih untuk kebutuhan di kawasan wisata dan penataan papan informasi. (ad932)

BPD Bali Serahkan CSR Mobil Ambulance Transport kepada RSUP Sanglah

PT Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Equity Life Indonesia di Ruang Wijayakusuma, Bank BPD Bali, Selasa (17/4) kemarin. Perjanjian kerja sama ini menyangkut kesiapan memasarkan tiga produk bancassurance, yaitu Asuransi Jiwa Pitra Yadnya, Bali Dwipa Proteksi Investama dan Asuransi Jiwa Kumpulan Berjangka. Direktur Marketing PT Equity Life Indonesia Tania Chandra dan Direktur Pemasaran Equity Life Indonesia Christinawati Hadiman menjelaskan, ketiga produk tersebut dibuat khusus untuk memenuhi kebutuhan proteksi nasabah Bank BPD Bali. Peluncuran tiga produk baru ini juga untuk menjawab kebutuhan masyarakat Bali akan proteksi dan financial. Ketiga produk itu memiliki keunikan masing-masing yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Bali, misalnya upacara ngaben. Bagi masyarakat Bali, ngaben adalah suatu tradisi dan bentuk penghormatan bagi orang terkasih yang telah tiada. Namun, ketidaktersediaan dana sering kali menghambat pelaksanaan upacara tersebut. Memahami hal tersebut, Bank BPD Bali dan Equity Life Indonesia meluncurkan Asuransi Pitra Yadnya agar nasabah Bank BPD Bali mendapatkan ketenangan dalam melaksanakan ngaben dengan lancar tanpa harus memikirkan ketersediaan biaya. Presmi yang fleksibel, dimulai dari Rp 100.000, nasabah Bank

KERJA SAMA – Plts. Direksi Bank BPD Bali I Ketut Nurcahya, S.E., M.M. (kiri) menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Equity Life Indonesia, Selasa (17/4) kemarin. BPD Bali tak hanya mendapatkan perlindungan jiwa seumur hidup, namun juga memperoleh ketenangan pikiran dalam melaksanakan ngaben. Asuransi ini dapat ditambahkan dengan proteksi tambahan antara lain pembebasan premi jika terjadi risiko cacat tetap total dan perlindungan atas risiko penyakit kritis. Dengan memiliki asuransi Bali Dwipa Proteksi Investama, nasabah Bank BPD Bali tak hanya mendapatkan perlindungan jiwa seumur hidup dengan manfaat investasi saja, namun juga memperoleh manfaat lainnya seperti santunan jika terjadi risiko meninggal dunia, kecelakaan, terdiagnosis penyakit kritis, hingga pembebasan premi jika terjadi risiko cacat tetap total. Produk ini merupakan gabungan proteksi dan investasi yang

dapat memberikan santunan dan nilai tunai. Proteksi ini pun memiliki tambahan khusus, yaitu proteksi atas risiko cedera tubuh akibat perampokan di ATM dan teller saat nasabah BPD Bali bertransaksi. Khusus bagi nasabah Tabungan Hari Tua (THT), Bank BPD Bali dan Equity Life Indonesia memberikan perlindungan jiwa apabila terjadi risiko meninggal dunia akibat penyakit, kecelakaan atau cacat tetap total, melalui asuransi jiwa kumpulan berjangka. Ini memberikan nasabah BPD Bali rasa tenang, aman dan senantiasa terlindungi. Plts. Direksi Bank BPD Bali I Ketut Nurcahya, S.E., M.M. berharap kerja sama ini benar-benar memberikan manfaat bagi BPD Bali dan Equity Life serta yang terpenting dapat meningkatkan pelayanan kepada nasabah. (ad934)

Dukung Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat SMK PGRI 4 Denpasar Juara III Making Bed Se-Bali

CSR - Plts. Direksi BPD Bali I Ketut Nurcahya, S.E., M.M. (kanan) menyerahkan bantuan CSR Mobil Ambulance Transport kepada RSUP Sanglah yang diterima oleh Direktur Medik dan Keperawatan dr. I Ketut Sudartana, Sp.B.(KBD). BANK Pembangunan Daerah (BPD) Bali menyerahkan bantuan CSR berupa satu unit Mobil Ambulance Transport Toyota Hiace Commuter kepada RSUP Sanglah, Selasa (17/4) kemarin. Bantuan CSR ini diserahkan langsung oleh Plts. Direksi BPD Bali I Ketut Nurcahya, S.E., M.M. yang diterima Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah dr. I Ketut Sudartana, Sp.B.(KBD) didampingi Direktur Keuangan RSUP Sanglah Ni Ketut Rupini serta Direktur SDM dan Pendidikan RSUP Sanglah Wirabrata seusai apel upacara bendera. Plts. Direksi BPD Bali I Ketut Nurcahya mengatakan, tahun 2018 ini Bank BPD Bali memberikan bantuan CSR berupa satu unit Mo-

bil Ambulance Transport Toyota Hiace Commuter kepada RSUP Sanglah. Bantuan ini diberikan sebagai rasa tanggung jawab sosial BPD Bali dalam mendukung programprogram pemerintah, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, pengentasan kemiskinan dan bencana alam. ‘’Bantuan CSR kami terus berikan setiap tahun mulai 2014. Tahun 2018 ini, bantuan yang kami berikan untuk RSUP Sanglah adalah mobil ambulans. Di luar program CSR, kami juga memberikan bantuan berupa baju kaos olahraga sebagai bentuk kerja sama dengan RSUP Sanglah,’’ ujarnya. Sementara itu, Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah I Ketut Sudartana mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan

dukungan BPD Bali yang telah memberikan bantuan CSR untuk kepentingan sosial dan kesehatan bagi masyarakat Bali yang berobat di RSUP Sanglah. Bantuan CSR Mobil Ambulans ini akan digunakan untuk menjemput pasien, baik yang akan dirujuk ke RSUP Sanglah maupun yang akan dirujuk keluar dari RSUP Sanglah. Ia mengharapkan kualitas dan kenyamanan pelayanan RSUP Sanglah terhadap pasien lebih meningkat. Apalagi dalam pengoperasiannya, mobil ambulans bantuan CSR BPD Bali yang telah memenuhi standar akan dilengkapi alat-alat medis dan tenaga medis yang memenuhi standar pula. ‘’Bank BPD Bali merupakan bank persepsi kami di RSUP Sanglah dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Kebetulan BPD Bali mempunyai CSR dalam peningkatan pelayanan kepada pasien, sehingga CSR kami di RSUP Sanglah mengkajinya dan kami membutuhkan mobil ambulans untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada pasien, baik yang akan dirujuk ke RSUP Sanglah maupun yang akan dirujuk ke luar dari RSUP Sanglah,’’ katanya. Direktur SDM dan Pendidikan RSUP Sanglah Wirabrata menambahkan, sebagai rumah sakit pusat di kawasan Indonesia Timur, RSUP Sanglah terus membuka diri dalam menerima bantuan dari organisasi lain dan perusahaan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.(ad936)

Aplikasikan Materi Perkuliahan

PPDB Tahun Ini Terima 12 Kelas Siswa Baru

SISWA SMK PGRI 4 Denpasar setiap saat mempersembahkan prestasi. Bahkan, prestasinya kali ini mampu mengalahkan peserta dari umum (karyawan hotel) dan mahasiswa. Prestasi teranyar diukir oleh Ni Ketut Anti Yuliantari yang meraih juara III lomba making bed se-Bali yang diadakan di Sekolah Tinggi Pariwisata Triatma Jaya. Ia mengalahkan 50 peserta lainnya dari kalangan mahasiswa. Anti Yuliantari adalah siswa berprestasi di sekolahnya. Ia juga juara di kelas XI-AP-3, sehingga dikenal dengan sebutan siswa berprestasi di akademis, nonakademis dan anggota PMR. Selain itu, Eduardus Mundo meraih juara III gateball di arena Wali Kota Denpasar Cup 2018. Sementara itu, tahun ini SMK PGRI 4 Denpasar akan melepas 413 siswa. Kepala SMK PGRI 4 Denpasar Drs. I Ketut Suarya, M.Pd. mengungkapkan rasa bangganya dan menyatakan prestasi juara di making bed ini menunjukkan siswanya dilatih secara profesional di sekolah sesuai keahliannya. Apalagi sekolah ini memiliki ekstra making bed club untuk media mengasah skill setiap saat. Makanya sekolah ini juga sering meraih juara making bed dalam Lomba Keterampilan Siswa (LKS) di Denpasar. Atas hasil itu, sekolah memberikan reward bagi siswa berprestasi dan pembinanya. Penyerahan reward dilakukan saat upacara bendera, Selasa (17/4) kemarin. Pembina Anti Yuliantari yaitu I Gede Darmayasa juga mendapat penghargaan dan uang pembinaan dari Kasek I Ketut Suarya. Kasek Ketut Suarya didampingi Wakasek Kesiswaan Ni Wayan Widha Astiti, S.Pd., M.Pd. menambahkan, pada tahun ajaran ini sekolahnya akan menerima 12 kelas. Jumlahnya sengaja dibatasi untuk menjaga mutu. Dari jumlah itu masingmasing Tata Boga lima kelas, AP lima kelas dan MM dua kelas. Hingga kemarin sudah banyak calon siswa yang mengambil formulir. Bagi warga Padangsambian diberikan keringanan 30 persen termasuk lulusan SMP PGRI. Bagi siswa yang berprestasi diberi keringanan 50 persen dari biaya uang gedung. Semua kelas X masuk pagi dan semua ruangan kelas dilengkapi AC. I Ketut Suarya bangga karena lulusannya ban-

PRESTASI - Kepala SMK PGRI 4 Denpasar Drs. I Ketut Suarya, M.Pd. (kiri) bersama siswa berprestasi Ketut Anti Yuliantari dan pembina I Gede Darmayasa. yak diterima bekerja di vila dan hotel berbintang di Bali. Sementara lulusan Tata Boga banyak menjadi wirausaha mandiri. Hal ini disebabkan SMK PGRI 4 Denpasar sukses menerapkan metodologi pembelajaran, kompetensi dasar pariwisata dan multimedia secara berkualitas. Dalam dunia usaha, siswa kelas X sudah biasa berwirausaha dengan menjual jajan tradisional. Sementara yang online menjual baju kaos dan desain baju. Siswa AP banyak melakoni bisnis online kosmetik. SMK PGRI 4 Denpasar banyak diminati masyarakat karena juga dikenal sebagai sekolah yang ber-ISO 90012008 dan sekolah rujukan kemitraan nasional. (ad937)

Wisuda 326 Sarjana

LP3 Prshanti Nilayam Gelar ’’Happy Room Competition’’ Kopertis Puji Sejumlah Prodi Undwi Bisa ’’Go International’’

Bali Post/kmb23

BUKA - Perwakilan Disperindag Badung (dua dari kanan) bersama Ketua Yayasan Ari Prshanti Nilayam (tengah) dan Direktur LP3PN (dua dari kiri) saat membuka Happy Room Competition. KAMPUS LP3 Prshanti Nilayam (LP3PN) yang merupakan lembaga pelatihan profesi, Selasa (17/4) kemarin menggelar Happy Room Competition di Hotel Melasti Beach Bungalows and Spa, Kuta. Kompetisi ini dibagi menjadi dua kategori, yaitu making bed dan honeymoon set-up. Direktur LP3PN A.A. Ayu Arina Saraswati Hardy didampingi Ketua Panitia Agus Mega Jaya mengatakan, kompetisi ini merupakan kegiatan ujian aplikasi manajemen mahasiawa Diploma 2 seluruh jurusan. Jurusan Tata Boga, Tata Graha dan Tata Hidangan membuat suatu event untuk mengaplikasikan apa saja materi yang sudah didapat selama perkuliahan. Peserta berjumlah 39 orang, 27 mengikuti kompetisi making bed

dan 12 honeymoon set-up. Lewat kegiatan ini ke depan diharapkan mereka terbiasa meng-handle sebuah event. ‘’Nanti di dunia industri mereka tidak hanya menghadapi tamu, namun juga melakukan kegiatan seperti ini,’’ katanya. Sementara mahasiswa baru yang akan mengikuti perkuliahan di LP3PN diharapkan bisa mengenal kegiatan apa saja yang dilakukan. Karena mereka nantinya juga akan melaksanakan kegiatan seperti ini. ‘’Bagi mahasiswa baru nantinya juga akan melakukan kegiatan yang sama, namun dengan konsep berbeda,’’ pungkasnya. Ketua Yayayan Ari Prshanti Nilayam A.A. Teja Shri Sukma Hardy menjelaskan sebagian besar lulusan LP3PN sudah diterima di dunia industri. Terkait kompetensi

yang dimiliki, pihaknya berharap semua itu sesuai dengan kebutuhan di dunia kerja. ‘’Sebagian besar lulusan sudah diterima di dunia industri, namun ada juga yang memilih berwirausaha,’’ terangnya. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Badung dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Seksi Standardisasi Sertifikasi dan Kompetensi Tenaga Kerja Ni Luh Putu Miarmi sangat mengapresiasi kegiatan ini. Acara seperti ini sangat penting manfaatnya untuk menciptakan nilai tambah bagi para peserta. Ajang seperti ini diharapkan terus dilaksanakan dengan varian yang berbeda. Menurutnya, ajang seperti ini sangat membantu dan mendukung dalam hal penciptaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten khususnya di sektor pariwisata. Selama ini SDM yang kompeten masih terkendala. Selain karena faktor geografis, juga karena arus bebas tenaga kerja dari luar. ‘’Jadikanlah kegiatan ini sebagai momen pengayaan kompetensi untuk bersaing dengan tenaga kerja dari luar. Kegiatan seperti ini bisa menghasilkan SDM pariwisata yang andal,’’ ujarnya. LP3 Prshanti Nilayam merupakan salah satu lembaga pelatihan profesi yang secara umum dibentuk dengan tujuan menghasilkan sumber daya yang siap pakai dan ahli dalam bidang tertentu. Melihat perkembangan yang telah ada, LP3 Prshanti Nilayam Kuta berusaha menyiapkan tenaga yang siap pakai dalam berbagai bidang yang relevan dengan kebutuhan pembangunan dan masyarakat. (kmb23/k250)

REKTOR Universitas Dwijendra (Undwi) Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum., Rabu (18/4) ini mewisuda 326 Sarjana S-1 dan Magister Ilmu Hukum. Undwi di bawah pimpinan wanita Rektor Putu Dyatmikawati dinilai sejumah pihak mengalami kemajuan pesat. Koordinator Kopertis VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si. mengakui Undwi termasuk PTS yang sehat dan memiliki keunggulan pada karakteristik kebaliannya. Undwi dikenal memiliki sejumlah program studi langka seperti Arsitektur Bali yang hanya satusatunya di PTS di Bali dan Prodi Pertanian dengan kenggulan subak di Bali. Juga ada Prodi Bahasa Bali, PGSD, Bahasa Inggris dan Ilmu Komunikasi. Prodi-prodi ini sangat potensial dikembangkan menjadi prodi yang go international. Artinya, Undwi bisa mengembangkan Prodi Arsitektur Bali dan Subak ini dengan membuka kelas internasional bagi mahasiswa asing, baik dalam bentuk perkuliahan singkat atau double degree. Menurut Prof. Dasi Astawa, dua prodi itu bisa mengangkat kurikulum lokal Bali ke ajang internasional. Sementara SDM dosen dipastikan memiliki kompetensi dalam bidang bahas asing. Apalagi Undwi sejak lama dikenal mewakili karakteristik Bali. ‘’Jika dibuka go international saya kira akan laris,’’ ujarnya. Di sisi lain, Koordinator Kopertis VIII minta maaf tak bisa meng-

Bali Post/025

KOORDINATOR - Koordinator Kopertis VIII Prof. Nengah Dasi Astawa (kiri) bersama Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati., S.H., M.Hum. hadiri acara wisuda Undwi pada Rabu ini karena setelah dari Ende langsung ke Jakarta. Ia berpesan kepada sarjana lulusan Undwi untuk tidak bermental kerupuk, cepat menyerah dan mengalah. Pihaknya mendukung Undwi melakukan relokasi kampus, namun tidak hanya berubah dalam bentuk fisik melainkan sebuah kampus yang akrab dengan dunia digital dan TI sesuai tantangan era revolusi industri 4.0. Rektor Undwi Putu Dyatmikawati didampingi WR I Dr. Putu Gde Putu Eri Suardana, M.Erg., WR II Dra. Ni Made Suarningsih, M.Si., WR III Drs. Ida Bagus Rai, M.Si. menegaskan kini Undwi

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

fokus menuju lembaga pendidikan berkualitas dunia atau word class university. Untuk itu Undwi menyiapkan fasilitas pembelajaran yang berkualitas dunia dan berbasiskan IT. Ke depan, kata Putu Dyatmikawati, Undwi akan membuka kelas internasional. Hal ini sudah dirintis oleh Undwi karena setiap tahun ada saja mahasiswa dan dosen luar negeri yang belajar di sejumlah fakultas di Undwi. Banyak yang belajar soal subak di Fakultas Pertanian dan belajar soal aristektur Bali di Fakultas Teknik. Ini sesuai visi Undwi menghasilkan lulusan berkualitas dan berbudaya. (025/k400)


Rabu Pon, 18 April 2018

info seremonial

Senator Beri Sambutan di Pembukaan Bali Mode 2018

Shri Arya Wedakarna Siapkan Gagasan DKB dan Royal BFW Bersama Gubernur Baru SENATOR DPD-RI Utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menjadi tamu kehormatan dalam pergelaran perdana Bali Mode 2018 di Kuta. Selain didaulat menyampaikan sambutan pembuka, senator termuda asal Bali ini juga memberikan semangat kepada insan mode di Bali untuk selalu berusaha menjadi penggerak industri ekonomi kreatif. Terlebih citra Bali sebagai pusat pariwisata dunia seharusnya menjadi lebih mudah bagi pengusaha muda untuk membuat jaringan internasional. Demikian diungkapkan Senator Arya Wedakarna yang didampingi Cok. Ace (Calon Wakil Gubernur dari PDI Perjuangan) dan sejumlah undangan lainnya. ‘’Anak muda Bali harus terus mendapatkan kesempatan agar bisa bersaing secara global. Karya seni dalam Adibusana Bali sebenarnya sudah mendunia dari segi branding. Kita lihat bagaimana Holywood telah banyak mengekspos karyakarya kita dan menjadikan Bali sebagai venue untuk berbagai kegiatan film dan mode. Jika digarap dengan serius, ini menjadi sebuah bisnis jutaan dolar yang menjanjikan. Sekarang tinggal bagaimana peran pemerintah pusat dan daerah untuk memfasilitasi para pekerja mode di Bali agar tetap eksis. Kita tidak bisa biarkan begitu saja pekerja seni kita bersaing berhadapan dengan

DI KUTA – Senator RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Cok Ace (Ketua PHRI Bali/ Cawagub Bali dari PDI-P) serta desainer Sita Wedastiti, Cok Abi dan Inggri Kendra di Kuta. globalisasi tanpa ada pendamping,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia pun mengingatkan bahwa banyak stakeholder yang terlibat dalam dunia industri fashion yang bisa membawa manfaat bagi anak muda Bali. ‘’Dalam industri fashion, ada bidang lain yang mendukung misalnya fotografer, model, penjahit, tukang prada, sopir, studio, jasa katering, media, tukang dekor dan seniman gerak tari. Jadi, jangan dianggap remeh industri fashion di Bali. Cuma dalam 10 tahun terakhir di Bali ini, pemimpin kita sama sekali tidak peduli dengan seniman. Kita bisa lihat dan banyak seniman di Bali mengeluh dengan kepemimpinan sekarang. Saya berharap ke depan Bali bisa dipimpin oleh orang yang paham akan seni dan bisa menjadikan seniman sebagai prioritas,’’ jelas pem-

bina sejumlah kelompok seni seperti Teruna-Teruni Bali ini. Gusti Wedakarna juga mengusulkan kepada Gubernur Bali yang baru agar mengakomodir terbentuknya Dewan Kesenian Bali (DKB) dan menjadi host Bali Fashion Week (BFW) yang mendunia. ‘’Saya ingin Bali sejajar dengan Paris, Tokyo, Milan, New York dan Singapura dalam urusan fashion. Nama Bali sudah sangat mendunia dan gampang dijual. Tapi selama ini justru orang asing yang pintar membangun clothing line dan brand fashion di Bali. Saya ingin anak-anak Bali, putraputri daerah yang menguasai bidang ini,’’ tegasnya. Dalam Pergelaran Bali Mode 2018 tampak tiga orang desainer kenamaan Bali tampil di hadapan Senator RI yakni Cok Abi, Sita Wedastiti dan Inggri Kendra. (ad927)

Jelang Hari Buruh Internasional

Disnaker Denpasar Gelar Rapat Teknis UNTUK keempat kalinya, Kota Denpasar akan kembali merayakan Hari Buruh Internasional yang jatuh setiap tanggal 1 Mei. Perayaan ini sudah diinisiasi Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar sejak 2015 lalu. Hari Buruh atau May Day yang tahun ini dipusatkan di Lapangan Lumintang diisi pula dengan kegiatan apel di samping gerak jalan santai dan pembagian doorprize bagi para pekerja. ‘’Hari ini (kemarin - red) kami rapat untuk persiapan penyelenggaraan perayaan Hari Buruh Internasional. Kami dari Dinas Tenaga Kerja sebagai lembaga pembina perusahaan tentu ingin memberikan apresiasi karena Hari Buruh ini diakui oleh dunia, kenapa kita tidak merayakannya,’’ ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar Drs. I G.A. Rai Anom Suradi, M.M. di selasela Rapat Teknis Hari Buruh Internasional di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Selasa (17/4) kemarin. Anom Suradi menyadari, Hari Buruh di luar daerah kerap dipakai sebagai ajang untuk menyalurkan aspirasi dalam bentuk demo. Hal itu sah-sah saja dan tidak dilarang. Namun, Bali yang hidup dari sektor pariwisata membutuhkan suasana yang kondusif. Kalau ada aspirasi yang perlu disampaikan, para pekerja sebetulnya tinggal datang ke dinas dan melakukan dialog atau diskusi secara baik-baik. Oleh karena itu, pihaknya menginginkan agar Hari Buruh bisa diisi dengan kegiatan yang penuh dengan kegembiraan.

RAPAT - Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar menggelar rapat teknis menjelang perayaan Hari Buruh Internasional yang jatuh 1 Mei mendatang. ‘’Tentunya melalui acara-aca- dan kesatuan sesama pekerja. ra yang dikemas melibatkan Kemudian sebagai irup (inspeteman-teman pekerja semua, ktur upacara - red), kami mohon dengan semangat oleh para nanti berkenan Bapak Plt. Wali pekerja, dari para pekerja dan Kota. Acara hiburannya juga untuk para pekerja. Makanya ada,’’ paparnya. kepanitian pun sudah kami Anom Suradi menyatakan bentuk, semuanya dari unsur setiap perusahaan dimintai serikat pekerja,’’ jelasnya. minimal satu sumbangan doorMenurutnya, peran Dinas prize untuk diberikan kepada Tenaga Kerja adalah memfasili- para pekerja. Tahun lalu, bahtasi dan mensuport kegiatan kan ada satu perusahaan yang tersebut agar para pekerja menyumbang hingga 25 doorbetul-betul merasakan May prize. Di sisi lain, pihaknya juga Day sebagai hari libur resmi. mengimbau perusahaan lain Dalam hal ini, perusahaan yang tidak ikut terlibat agar tidak boleh mempekerjakan mengadakan kegiatan serupa para pekerja saat Hari Buruh. saat Hari Buruh baik dalam Dalam perayaan kali ini, 55 bentuk FGD maupun fun game perusahaan yang dilibatkan untuk para pekerja. Termadalam apel, jalan santai dan suk memberikan reward atau pembagian doorprize. penghargaan kepada mereka ‘’Kami coba adakan apel, sebagai ucapan terima kasih. bagaimana para pekerja ini ‘’Jadi, jangan mencari untung bisa apel, baris-berbaris dan saja kerjaannya, namun juga menyanyikan lagu ‘Indonesia berterima kasih kepada para Raya’. Kami gugah wawasan pekerja di hari yang berbahagia kebangsaan, rasa persatuan ini,’’ tandasnya. (ad930)

”Workshop Review’’ Buku Pedoman Akademik Unhi

UNIVERSITAS Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar terus berbenah untuk mencapai kualitas semakin baik. Berbagai upaya dan terobosan dilakukan terutama menindaklanjuti aturan dari Kemendikti dan Dirjen Pendidikan Tinggi. Saat ini sedang digodok buku pedoman akademik Unhi. Agar hasilnya optimal dalam penyusunnya, Unhi menggelar Workshop ‘’Review Buku Pedoman Akademik Unhi’’ yang berlangsung selama dua hari mulai Senin (16/4) hingga Selasa (17/4) kemarin. Workshop dibuka Rektor Unhi Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. Ketua Panitia Workshop Prof. Dr. Ir. Euis Dewi Yuliana, M.Si. mengatakan, workshop ini merupakan langkah penyempurnaan buku pedoman Unhi tahun 2015. Dengan adanya kebijakan baru, baik tingkat Kemendikti maupun Dirjen Pendidikan Tinggi, Unhi harus menyesuaikan diri dengan kebijakan baru tersebut. ‘’Melalui workshop ini kami ingin menyusun buku pedoman periode tahun 20182022. Adapun materi yang dibahas yaitu buku pedoman

WORKSHOP - Workshop Review Buku Pedoman Akademik Unhi dilaksanakan selama dua hari hingga Selasa (17/4) kemarin. secara umum yang dimiliki Unhi dan kemudian turunannya di masing-masing prodi, fakultas dan pascasarjana,’’ ungkapnya. Kegiatan tersebut dihadiri peserta dari seluruh komponen yang ada di Unhi meliputi para Wakil Rektor, Dekan, Direktur Program Pascasarjana, Ketua Prodi dan Sekretaris masing-masing prodi. Acara tatap muka selama dua hari, tetapi mereka harus menyelesaikan tugas tersebut bersama team work-nya dan masing-masing prodi menyu-

sun draf selama tiga minggu. ‘’Setelah draf kasarnya jadi, barulah kami review kembali bersama-sama dan diselaraskan kembali sehingga selesai,’’ ujar Prof. Euis Dewi Yuliana. Pihaknya ingin menyelaraskan pendidikan di Unhi sesuai pedoman dan arahan dari sistem pendidikan tinggi yang ada di Indonesia. Selain itu, tidak menyimpang dari aturan yang ada sehingga apa yang menjadi aturan di atasnya bisa ditaati dan direalisasikan dengan baik. (ad938)

5

Buka Seminar Nasional

Gubernur Pastika Minta Perkuat Kelembagaan APIP APARAT Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dalam Sistem Pengendalian Intern berperan melakukan peringatan dini (early warning system) terkait hal-hal kemungkinan terjadinya penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pengusutan atas kebenaran laporan mengenai adanya indikasi terjadinya korupsi, penanganan pengaduan masyarakat serta mekanisme koordinasi dengan aparat penegak hukum. Hal ini dikatakan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat membuka Seminar Nasional Pengawasan Inspektorat se-Indonesia di Geria Agung Ballroom Hotel Prime Plaza Sanur, Denpasar, Selasa (17/4) kemarin. Pastika mengatakan, untuk dapat melaksanakan pembinaan dan pengawasan perlu adanya penguatan kapabilitas APIP Inspektorat, meliputi penguatan kelembagaan, personel melalui pendidikan dan pelatihan serta penguatan anggaran. Dengan demikian diharapkan APIP dapat lebih berperan dalam upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta memberikan keyakinan bahwa penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan dengan prinsip ekonomis, efektif dan efisien.

SEMINAR - Gubernur Bali Made Mangku Pastika (tengah) usai membuka Seminar Nasional Pengawasan Inspektorat se-Indonesia di Sanur, Denpasar, Selasa (17/4) kemarin. Lebih lanjut Pastika menekankan, peran APIP harus ditingkatkan terlebih dari aspek kelembagaan saat ini dinilai tidak kuat, karena inspektur masih di bawah koordinasi asisten. ‘’Dari aspek kelembagaan saat ini APIP memang tidak kuat, karena inspektur baik provinsi maupun kabupaten/kota masih di bawah koordinasi asisten. Tentu saja hal ini membuat mereka tidak mampu berperan dengan baik,’’ katanya. Menurut Gubernur Bali, itu perlu diusulkan dan diwacanakan KPK dan Kementerian Dalam Negeri untuk menaikkan eselon inspektur menjadi eselon 1 yang bertanggung jawab langsung kepada gubernur atau bupati, bukan

di bawah sekretaris daerah. ‘’Justru yang harus mengawasi sekda, ya inspektur itu. Kalau ini terjadi saya yakin peran APIP akan lebih ‘bergigi’,’’ jelas Pastika. Plt. Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Sri Wahyuningsih menyatakan, dengan tema ‘’APIP Bekerja Mencegah Korupsi’’ pihaknya menegaskan tiga hal. Pertama, pencegahan korupsi merupakan tugas APIP, termasuk membangun sistem pencegahan korupsi yang efektif. Berberapa kasus korupsi yang terjadi seharusnya bisa dideteksi APIP melalui sistem pencegahan korupsi. ‘’Di sinilah menurut saya posisi tanggung jawab APIP dalam pencegahan korupsi,

apabila APIP sudah membangun sistem pencegahan korupsi yang andal,’’ ujarnya. Kedua, upaya pencegahan korupsi merupakan upaya bersama yang masih belum tuntas. Untuk itu pihaknya mengajak APIP bekerja lebih nyata lagi. Ketiga, korupsi harus dilawan dan diberantas sampai ke akarakarnya. Ditambahkannya, sampai saat ini masih banyak terjadi kasus korupsi di Indonesia meskipun berbagai upaya positif telah dilakukan. Salah satu tolok ukur korupsi dapat dilihat dari Corruption Perceptions Index (CPI) yang menempatkan Indonesia dua tahun berturutturut dengan nilai 37. Dari segi peringkat CPI untuk tahun 2017, Indonesia turun dari posisi ke-90 menjadi ranking ke96 dari 180 negara, sejajar dengan Brazil, Kolumbia Panama, Peru, Thailand dan Zambia. ‘’Ke depan kita harus memperbaiki CPI kita dan bersaing dengan negara-negara terbaik di dunia,’’ sebut Sri. Pemprov Bali terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan Seminar Nasional Pengawasan yang dilaksanakan 16-19 April 2018. Sebagai narasumber Kepala LKPP, Deputi Pencegahan Korupsi, Deputi II Kantor Staf Presiden, Adnan Pandu Praja dari LLM dan Adnan Topan Husodo dari ICW. (ad938)

Dapatkan Mini Design Koleksi Felice Jewellery Harga Mulai Rp 399 Ribu hingga Rp 2 Juta

PEMERAN perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Rabu (18/4) ini hingga Sabtu (21/4) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas siap menyambut para pencinta berlian di Bali. ‘’Dapatkan Mini Design Diamond yang dipadukan dengan emas putih, kuning, atau pink dengan harga promo mulai Rp 399 ribu hingga 2 juta,’’ ujar Sales Felice Jewellery, Bazari, saat dikonfirmasi, Selasa

(17/4) kemarin. Pihaknya juga menawarkan berlian dan batu– batu mulia. Berlian-berlian Felice semuanya dipadupadankan dengan emas putih sehingga membentuk perhiasan yang indah sekaligus berkelas. Sementara koleksi batu-batu berharga dari Felice di antaranya blue sapphire, rubi, cat eye, dan emerald/jamrud. Bazari menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak

PERHIASAN - Dapatkan koleksi perhiasan Felice Jewellery di pameran perhiasan emas dan berlian mulai Rabu (18/4) ini hingga Sabtu (21/4) mendatang di Business Center, Hotel Aston Denpasar.

akan ada duanya di tempat lain. Pembayaran setiap perhiasan bisa dilakukan secara cash, debit atau dengan kartu kredit. Ia menjamin harga yang ditawarkan Felice sesuai dengan kualitas berlian yang dijual. ‘’Berliannya didatangkan langsung dari Eropa dengan cutting Belgia, desainnya dibuat di Hongkong. Setiap pembelian perhiasan mendapat sertifikat yang selanjutnya bisa dipakai untuk mendapatkan garansi perawatan seumur hidup dengan gratis,’’ lanjutnya. Felice Jewellery tidak hanya menjual emas dan berlian yang

berkualitas. Pihaknya juga memberikan maintenance lifetime guarantee atau garansi perawatan seumur hidup. ‘’Garansi ini sengaja diberikan secara gratis untuk memoles kembali emas dan berlian yang kusam karena sering dipakai,’’ jelas Bazari. Bagi Anda yang gemar mengoleksi perhiasan berlian atau batu, tidak ada salahnya mengunjungi pameran Felice Jewellery. Harga yang relatif terjangkau ditambah desain yang unik, menjadi kelebihan Felice yang patut untuk dipertimbangkan. (ad929)


OPINI

6

Rabu Pon, 18 April 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Siapa yang Diuntungkan? SAAT ini masyarakat Bali sibuk dengan wacana Ranperda Tajen. Tajen dianggap sebagai budaya Bali yang tak akan pernah punah. Sebab, budaya ini makin dekat dengan tradisi yang disebut tabuh rah. Namun faktanya, ketika tajen dianggap sebagai judi dan dilarang, pelaksanaan tajen tetap berlangsung. Aparat kepolisian seakan-akan menutup mata dengan fakta ini. Lihat saja di Denpasar tidak terlalu sulit jika ingin terlibat di tajen. Pagi ada di kawasaan Jalan Gunung Agung yang disebut warga relokasi dari arena tajen di Jalan Badak Agung dan Drupadi. Siang hari ada di kawasan Abiantubuh, Kesiman dan Jalan Danau Tempe, Sanur. Sore hari ada di kawasan Penatih dan di kawasan Renon. Yang kelas kecil ada di Jalan Kenyeri. Di Badung juga ada tajen malam hari, biasanya digelar di kawasan Pura Penataran Angantaka. Tajen bersekala besar justru terjadi di Gianyar. Bahkan tajen besar ini sering digelar di dekat kantor Polsek, namun petugas tak pernah berani menindak. Karena tajen besar sering disebut dengan tajen undangan. Bahkan tajen ini juga diikuti bebotoh kaya dari Bali dan luar Bali, seperti Kalimantan dan Sumut. Warga Tionghoa Kalimantan ini sering terlibat judi di Gianyar yang diadakan secara bergiliran dan berpindah-pindah. Lokasi yang sering digunakan yakni wantilan pura di Kemenuh, Blangsinga, Blahbatuh, Tatiapi, Pejeng, wantilan pura di kawasan Mas, Ubud, Samuan Tiga dan dll. Di Karangasem dan kabupaten lain juga sering digelar tajen undangan. Lalu siapakah yang diuntungkan dari tajen ini? Sebelum menjawab ini, kita perlu ketahui bahwa penyelenggara tajen ada dua, yakni yang diadakan oleh kelompok dan yang diadakan oleh banjar atau desa adat atau pangempon pura. Tajen yang diadakan oleh kelompok jelas keuntungan masuk ke anggota kelompok. Tiap bulan dibagi-bagikan. Sedangkan yang lain dipakai untuk dana pembangunan balai banjar, desa dan pura. Masih ada yang diuntungkan, yakni para pedagang yang berjualan di arena tajen dan juru toh atau buruh taruhan. Yang tak pernah rugi adalah aparat keamanan. Menurut sejumlah penyelenggara, untuk membuka tajen kelompok atau musiman harus nyetor dari tingkat bawah sampai atas. Belum termasuk membayar cuk tiap petugas minimal Rp 25 ribu tiap orang di lokasi. Makanya penyelenggara mencari jalan lain menutupi pembayaran ini dengan membuka kontrak bagi jenis judi lainnya, seperti klocokan, cap jeki, ceblok kiu dan bola adil. Makanya ketika tajen diperdakan kita bisa menarik kesimpulan yang dirugikan adalah para petugas, karena tak lagi bisa bergeming untuk mengeluarkan kebijakan tabuh rah yang murni judi. Yang diuntungkan adalah desa adat dan pangempon pura karena bisa dipakai sarana menggali dana dan jelas pertanggungjawabannya, dengan syarat tak ada lagi tajen yang dikelola kelompok tertentu. Jika kita mau memperdakan tajen, kita juga perlu melihat dampak sosial lainnya. Orang Bali akan makin miskin karena mereka tak lagi mau bekerja keras dan atau hasil kerja kerasnya dipakai untuk berjudi. Makanya, jika keran ini kian dibuka, pengaruh negatif justru lebih deras dibandingkan sekarang yang digelar secara diam-diam. Duit orang Bali akan banyak diboyong ke luar Bali karena bebotoh Bali dikena paling jujur dan polos. Sementara bebotoh luar Bali sudah unggul di kualitas ayam juga di taji yang mengandung racun. Bisa jadi Bali nanti dipenuhi bebotoh luar Bali, apa predikat itu yang kita inginkan? Disinilah perlunya hati dari para anggota DPRD untuk menangkalnya. Sebab, dewasa ini taruhan tajen duel antara bebotoh Bali dan luar Bali sudah mencapai Rp 50 juta sekali seet atau lepas. Nah mana yang dipilih, mau menyelamatkan krama Bali atau mempercepat kebangkrutan krama Bali!

S URAT PEMBACA

Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Pembangunan Pura Penataran Agung Desa Adat Nangka

Pengerjaan Pura Penataran Agung, linggih Ida Betara Gunung Agung di Desa Adat Nangka, Bhuana Giri, Bebandem, saat ini sedang berjalan. Malah pembangunan di bagian jeroan pura sudah rampung 80 persen. Sedangkan di bagian jaba pura baru sekitar 50 persen. Pembangunan tahap pertama pura itu direncanakan tuntas September 2018 mendatang. Tetapi, untuk merampungkan di jeroan dan bagian jaba pura, panitia masih kekurangan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar. Untuk merampungkan pembangunan pura tahap pertama ini, anggaran fisik pembangunan pura dirancang Rp 4 miliar. Anggaran sebesar itu digunakan untuk pembangunan Candi Gelung Kori Betelan, Perantenan Suci, Bale Pasandekan, Gedong Pasimpenan, Bale Kulkul, Bale Gong, Panyengker dan Paduraksa. Sedangkan untuk Ngenteg Linggih dan Tawur Agung dirancang Rp 2,2 miliar. Kekurangan anggaran itu di antaranya untuk pembangunan jaba tengah, Pura Lawangan, Padmasana, Bale Piasan dan lainnya. Untuk menggalang dukungan umat sedharma guna merampungkan pembangunan pura, panitia dan Pemkab Karangasem sudah menjalin kerja sama dengan Harian Bali Post. Dengan cara membuka dompet dana punia. Jadi, bagi umat sedharma di seluruh Nusantara, pihaknya berharap agar bersama-sama memberikan kontribusi terhadap pembangunan linggih Ida Batara Gunung Agung ini melalui nomor rekening Tabungan BRI Simpedes No. 0241-01-007611-53-3 atas nama Pura Penataran Agung Desa Adat Nangka, Desa Bhuanagiri, Bebandem, Karangasem. Atau ke Rekening Dompet Punia Pura Bali Post No. Rekning BCA 0403966000. Ketua Panitia Pembangunan I Gusti Made Tusan

Perda Tajen, Legitimasi Judi Berdalih Atraksi Menyebut Bali kaya budaya dengan masyarakatnya yang begitu intens berkebudayaan adalah benar adanya. Tetapi tidak semua aktivitas masyarakat Bali dapat dianggap atau dimasukkan ke dalam ruang budaya/kebudayaan. Sebab, menelisik pengertian kebudayaan menurut Koentjaraningrat (1985), tiada lain merupakan “hasil cipta rasa karsa manusia” yang diharapkan dapat membawanya pada peningkatan kualitas “budi” dan “daya”. Unsur “budi” lebih dekat dengan penguatan budaya rohaniah, sehingga dengan berkebudayaan masyarakatnya menjadi semakin luhur pekertinya. Sedangkan unsur “daya” cenderung ke arah peningkatan budaya jasmaniah, sebagai upaya mensejahterakan/makmurkan hidupnya. Jadi, dalam ideologi kebudayaan ada dua substansi yang hendak dikonstruksi, yaitu: budi pekerti bertambah luhur, sementara daya upaya membuat hidup makmur. Keluhuran budi pekerti di tengah  kehidupan yang makmur itulah yang dapat mengantarkan masyarakatnya menjadi beradab.

Oleh I Gusti Ketut Widana ika kemudian ada aktivitas kehidupan masyarakat, meski berusaha ditampilkan dengan label budaya/ kebudayaan, tetapi tidak menjadikan budi pekertinya luhur dan justru mengantarkan kehidupannya terancam hancur, apapun dalihnya dan  bagaimanapun hebatnya berargumentasi mencari pembenaran, tetap tidak dapat dimasukkan ke dalam ruang budaya/ kebudayaan, lantaran meniadakan “budi” dengan hanya menonjolkan “daya” (bhs Bali: daye). Perda Tajen adalah  salah satu contohnya, yang belakangan dicoba lagi diangkat ke permukaan sebagai wacana publik, dengan harapan mendapat respons positif agar didukung masyarakat Bali. Untungnya mayoritas masyarakat Bali yang adalah pemeluk Hindu masih tetap ajeg menempatkan budaya/kebudayaan sebagai media ekspresi yang tidak lepas dari

J

kepentingan bhakti, bukan sebagai sarana ngalih bati, apalagi dengan cara berjudi, yang di dalam hukum sekala (KUHP) dan hukum niskala (agama) jelas dan tegas dilarang. Masyarakat Bali memang memiliki imajinasi tinggi dalam berkreasi, tetapi kalau mengonstruksi judi berdalih atraksi budaya atau olahraga misalnya, tetap saja menampakkan adanya “daya upaya” (naya-winaya) untuk mendapatkan legitimasi secara sosial, budaya dan hukum. Dimulai lewat cetusan wacana teks, bahwa “tajen adalah bagian atraksi budaya”, atau contoh serupa, “ceki adalah bagian dari olahraga tradisional”. Wacana teks tersebut sangat paradoks dengan teks sosio-historis bahwa sejak zaman kuno, bahkan hingga zaman now aktivitas atau praktik tajen termasuk ceki berakar kuat  pada hasrat berjudi dengan satu alasan baku “sebagai hiburan”. Bukan soal besaran taruhan, tetapi pemanfaatan ruang dan waktu (biasanya dalam kaitan ritual yadnya) agar tidak jenuh membosankan,

lantaran hampir setiap pelaksanaan upacara yadnya berlangsung dengan durasi waktu relatif lama. Mentransformasi judi tajen dengan mewacanakannya sebagai atraksi budaya jelas tidak akan pernah berhasil. Apalagi mencoba mengaitkannya sebagai bagian dari ritual yadnya, tentu  tidak relevan. Bila dilegitimasi, konsekuensinya fatal, Hindu dianggap mengesahkan praktik judi (dyuta), padahal dalam teks Manusmrti, IX.221 dan 227 dengan tegas dinyatakan: “perjudian dan pertaruhan supaya benar-benar dikeluarkan dari wilayah pemerintahannya, karena kedua hal itu menyebabkan kehancuran kerajaan (negara) dan putra mahkota (pemimpin); di dalam zaman ini, keburukan judi itu telah tampak, menyebabkan timbulnya permusuhan. Karena itu orang yang baik harus menjauhi kebiasaan itu walaupun hanya untuk kesenangan/hiburan”. Sekarang saja, meski tanpa diperdakan sudah menjadi rahasia

umum keberadaan judi tajen termasuk ceki dengan taruhan tetap marak di banyak tempat di Bali, menjadi semacam industri gambling yang konon mampu menggerakkan dan menghidupkan ekonomi rakyat dari berbagai kalangan, mulai dari pegawai, aparat, perangkat kewilayahan, lalu para pedagang (guwungan, ayam aduan, nasi dan lain-lain), termasuk para penjual jasa (tukang taji, tukang cabut bulu, tukang parkir, tukang ojek, dll), serta pihak “pelindung” yang biasanya berasal dari kelompok organisasi tertentu. Belum lagi kehadiran pihak atau oknum aparat yang semestinya memberangus, tetapi justru memberikan stimulus agar atraksi judi itu berjalan mulus, dengan “imbalan” fulus yang lazim disebut ngecuk (istilah lain upeti) sebagai “uang keamanan”. Celakanya lagi, kehadiran arena judi tajen (dan juga ceki), selain untuk kepentingan peribadi mencari rejeki, sering juga diadakan sebagai daya upaya menggali dana pembangunan; balai banjar, wantilan desa, tak terkecuali Pura. Bahkan rangkaian ritual yadnya yang secara rutin dilaksanakan  tidak jarang juga didompleng dengan “atraksi” judi yang pastinya beraroma taruhan. Apalagi ketika rangkaian ritual bhuta yadnya diadakan yang adakalanya disertai tabuh rah, seperti sudah menjadi kesepakatan tak tertulis biasanya dilanjutkan dengan perhelatan judi tajen. Sampai kemudian dengan salah kaprah dikatakan bahwa tajen itu adalah tabuh rah. Padahal tabuh rah dengan tajen sangat berbeda. Mengutip himpunan keputusan seminar kesatuan tafsir terhadap aspek-aspek agama Hindu, tabuh

Ekonomi Elektoral dan Demokrasi Digital

GELIAT politik Pilkada Serentak 2018 semakin menghangat. Terdapat 171 daerah, terdiri dari 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada 2018. Suhu politik yang menghangat mulai dari lokal hingga nasional. Politik erat kaitannya dengan sektor ekonomi. Pemenangan politik membutuhkan biaya tidak sedikit. Sumber pembiayaan potensial datang dari donasi pengusaha atau sering dikenal dengan cukong politik. Regulasi memandang sah fenomena ini, tetapi mengatur batasan besarannya. Dilema muncul terkait efek donasi yang menjadi rahasia umum, yaitu balas jasa ketika berkuasa. Di sisi lain, sektor ekonomi membutuhkan politik dalam hal penguatan melalui kebijakan dan regulasi. Kontestasi demokrasi menjadi momen tepat guna menakar calon pemimpin yang dapat mampu membesarkan perekonomian. Salah satu ekonomi prospektif dan berpotensi bersinggungan dengan politik adalah ekonomi digital. Potensi ekonomi digital telah dijawab pemerintah melalui pencanangan Visi Ekonomi Digital Indonesia 2020. Pemerintahan Jokowi menargetkan Indonesia untuk menjadi kekuatan ekonomi digital terbesar di ASEAN pada 2020. Proyeksinya nilai transaksi ecommerce mencapai 130 juta US dollar pada tahun 2020. Banyak hal positif tercipta dan turut mendukung kemajuan peradaban dari eksistensi dan dinamika dunia maya. Namun di sisi lain juga terjadi permasalahan sekaligus tantangan yang tidak sedikit. Salah satunya adalah politisasi SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan) yang men-

Oleh Ribut Lupiyanto gancam kondusivitas kontestasi demokrasi. Dinamika Digital Dinamika kehidupan manusia zaman now tidak bisa terlepas dari dunia maya atau digital. Dunia maya telah merebut ruang nyata manusia dan bahkan mampu mempengaruhi dinamika di dunia nyata. Kejadian di seluruh penjuru dunia tidak ada yang luput dari intaian dunia maya, dan hanya dalam hitungan detik penyebarannya. Bukti sederhana akan ketergantungan manusia atas dunia maya adalah tatkala terjadi listrik mati atau koneksi internet terputus. Kondisi di atas tidaklah mengherankan. Indonesia dengan potensi demografinya juga menjadi surga bagi berkembangnya netizen atau warganet. Survei Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) 2016 menyebutkan bahwa pengguna internet 132,7 juta orang daru total penduduk 256,2 juta orang. Sekitar 89 persen di antaranya aktif di medsos. Pengguna internet rata-rata sekitar 4 jam 42 menit sehari. Sedangkan akses medsos sekitar 2 jam 51 menit per hari. Dunia maya berperan strategis dalam menggerakkan gerakan dan perubahan, termasuk sosial politik. Hal ini sebagaimana kesimpulan Tapscott (2008) melalui penelitian fenomena The Net Generation di 12 negara dalam tiga benua. Kemenangan Obama dua kali sebelum Trump turut didukung oleh andil

komunitas online dengan anggota lebih satu juta orang. Dinamika dunia maya juga sangat keras dan kerap menunjukkan saling serang antar pihak. Hampir semua pihak pernah menjadi pelaku sekaligus korban bullying di dunia maya. Tidak sedikit ganasnya dunia maya berujung kepada ranah hukum. Pasal karet UU ITE terkait pencemaran nama baik dan ujaran kebencian bagai pisau bermata dua. Di satu sisi dibutuhkan guna mengatur kehidupan dunia maya. Di sisi lain dapat menjadi bumerang yang menakutkan bagi semua warganet. KPU memprediksi potensi konflik Pilkada 2018 meningkat dibanding tahun 2017. Polri telah memetakan 171 titik rawan konflik terkait penyelenggaraan Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019. Darurat damai di dunia maya mesti disikapi dengan tanggap dan sigap, bukan malah gagap. Kesadaran sekaligus ke-

cakapan virtual mesti ditingkatkan melalui literasi digital kepada semua warganet. Dalam dunia maya semua warganet dapat memposting atau mewartakan setiap hal yang diinginkan. Untuk itu, pemahaman tentang netizen journalism mulai dari yang paling sederhana mesti diberikan. Warganet mesti berperan aktif dalam pengumpulan, pelaporan, analisis & penyebaran berita dan informasi melalui dunia maya. Pada prinsipnya jurnalisme dunia maya sama dengan jurnalisme mainstream. Kode etik juga mesti dijunjung dalam berdinamika di dunia maya. Positivisme mesti dikembangkan di dunia maya. Prinsip Bad News Is Good News harus diubah menjadi Good News Is Good News. Warganet mesti berperan memberikan pencerahan serta mengajak warganet lain agar dapat lebih optimis dan lebih baik. Warganet juga penting memperhatikan balance information dalam memposting informasi. Penulis, Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)

’’Survei Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) 2016 menyebutkan bahwa pengguna internet 132,7 juta orang daru total penduduk 256,2 juta orang. Sekitar 89 persen di antaranya aktif di medsos. Pengguna internet rata-rata sekitar 4 jam 42 menit sehari. Sedangkan akses medsos sekitar 2 jam 51 menit per hari. ’’

rah dinyatakan sebagai bagian dari rangkaian ritual bhuta yadnya yang dilaksanakan di tempat upacara berlangsung (area Pura), dan bisa diganti secara simbolik dengan mengadu tingkih, pangi, taluh, kelapa, beserta upakaranya, serta dilakukan oleh  sang Yajamana dengan berpakaian upacara berlangsung tanpa taruhan dan hanya diperagakan  “tiga parahatan” (3 sehet/ronde). Tabuh rah yang juga  disebut “perang sata” ini berfungsi sebagai penyambleh yang secara kosmis dimaksudkan sebagai upaya magis menjaga kondisi bhuta (ruang) dan kala (waktu) agar ajeg harmonis dan sinergis. Diluar ketentuan di atas, apalagi melanjutkan tabuh rah dengan menggelar judi tajen lengkap dengan taruhannya, jelas merupakan bentuk penyimpangan bahkan pelanggaran, baik hukum dunia (sekala) dan juga hukum agama (niskala). Ironis sekaligus miris memang, tetapi begitulah, karena berlaku hukum simbiosis mutualisme, pihak-pihak yang semestinya bertanggung jawab cenderung bersikap permisif, membiarkan geliat judi tajen dan bentuk judi lainnya tetap menyeruak di tengah kehidupan masyarakat Bali yang (katanya) sosialistis religis, tetapi banyak di antaranya tidak pernah menggubris, yang penting mendapat pipis (uang/dana) demi tetap eksis memenuhi hasrat-hasrat penghiburan duniawi berbasis materialistis dan hedonis,  dengan mengalahkan niat pengluhuran rohani berorientasi spiritualistis. Penulis, Dosen Fak. Pendidikan Agama & Seni Unhi Denpasar

POJOK Kata Mega, Indonesia harus tetap semangat bangun kebersamaan. - Elite bangsa harus beri contoh. *** PLTU Celukan Bawang harus tetap jaga kelestarian lingkungan. - Bukan sebatas di atas kertas. *** DPRD Klungkung dorong pemkab cermat rencanakan program. - Dewan jangan ketok palu saja.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Rabu Pon, 18 April 2018

Diberangus Tim Sapu Jagat Ratusan Iklan Liar dan Kedaluwarsa Tabanan (Bali Post) Ratusan iklan liar dan juga baliho kedaluwarsa di sejumlah ruas jalan Kediri hingga kawasan Bedugul, Kecamatan Baturiti diberangus tim sapu jagat. Tim yang turun terdiri dari unsur petugas Satpol PP, Polres, Kesbangpol, Bakeuda dan instansi terkait lainnya. Penertiban oleh tim sapu jagat itu dimulai pukul 09.00 Wita dan berakhir pukul 13.00 Wita. Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba mengatakan, penertiban oleh tim sapu jagat bersifat spontanitas. Sasarannya, ingin menciptakan wajah kota yang bersih dan tidak terkesan kumuh akibat iklan-iklan liar. Bahkan ia juga sangat menyayangkan sikap para pengusaha yang sembarang memasang iklan itu. Hanya menancapkan iklan di pohon saja. “Jadi, selain mereka tidak bayar pajak, ratusan iklan yang dipasang sembarang dipohon juga sangat tindak indah dan merusak pemandangan saja. Dengan demikian, ada dua perda yang dilanggar. Pertama perda tentang pajak reklame dan juga perda ketertiban umum,” terangnya. Operasi, kata Wayan Sarba, akan terus dilakukan dengan menyasar wilayah lainnya. “Bagaimana agar bersih dulu, jika terus diulangi artinya ada upaya melawan Perda. Jika terus ngotot, maka kita pakai tim yustisi agar bisa dipidanakan,” tegasnya.

Terkait maraknya iklan liar dan baliho ucapan selamat hari raya yang telah kedaluwarsa, pihaknya terus mengimbau agar para pengusaha, organisasi masyarakat dan lainnya bersama-sama menjaga ketertiban sekaligus keindahan di Tabanan. “Para pengusaha dan masyarakat jangan mengotori, karena baliho dan iklan itu tidak sedap dipandang mata. Mereka juga melanggar Perda. Kalau masih juga membandel, maka akan kita terjunkan tim yustisi,” ancamnya. (kmb28)

”Bagaimana agar bersih dulu, jika terus diulangi artinya ada upaya melawan Perda. Jika terus ngotot, maka kita pakai tim yustisi agar bisa dipidanakan.” I Wayan Sarba Kepala Satpol PP Tabanan

Bupati Eka Berikan Penghargaan kepada Cabor Berprestasi

Bali Post/ist

RAZIA MIRAS - Petugas saat melakukan razia miras di sejumlah warung.

Polsek Razia Arak

Tabanan (Bali Post) – Unit Reskrim Polsek Kota melakukan razia minuman beralkohol di sejumlah warung yang menjual arak. Hasilnya, beberapa botol arak disita pada operasi yang digelar di Kota Tabanan, Selasa (17/4) kemarin. Dipimpin Kanit I Reskrim IPTU I Gusti Dharma Sudhira bersama sejumlah personel, bergerak ke warung yang dicurigai menjual arak tanpa izin. Sekitar pukul 10.30 Wita petugas bergerak ke Jalan Durian, Banjar Sakenan Belodan, Delod Peken. Petugas langsung menyasar Warung Bayu yang sejak awal dicurigai menjual arak tanpa izin. Awalnya petugas kesulitan menemukan minuman arak karena ditempatkan secara tersembunyi. Namun petugas kemudian melakukan penggeledahan di seluruh warung, termasuk di rumah pedagang. Dari hasil penggeledahan berhasil diamankan enam arak yang tersimpan di botol plastik tanggung dan juga dua botol besar. Namun petugas tidak menemukan minuman beralkohol oplosan. Barang bukti kemudian diamankan. Kapolsek Tabanan Kompol I Gede Made Surya Atmaja menjelaskan, digelarnya penertiban miras untuk mencegah peredaran miras oplosan yang merenggut puluhan jiwa di Jawa Barat dan Jakarta. “Kami tidak ingin hal tersebut terjadi di Tabanan,” tegasnya. (kmb28)

BUPATI Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti memberikan penghargaan kepada cabang olahraga (cabor) berprestasi setelah sukses meraup medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2017 lalu. Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan secara simbolis kepada tiga cabor, yakni Cabang Petanque, Pencak Silat, Woodball serta penghargaan juga diberikan kepada sponsor tim sepak bola. Penghargaan itu diberikan di GOR Debes, Tabanan, Selasa (17/4) kemarin. Hadir pada acara tersebut anggota DPRD Tabanan I Made Dirga, unsur Muspida dan OPD Tabanan. Bupati Eka pada kesempatan itu memberikan apresiasi kepada para atlet dan pelatih yang sudah berjuang mengharumkan nama Tabanan pada Porprov Bali XIII tahun 2017. Di samping itu, kepada KONI Tabanan yang sudah melakukan beragam inovasi guna memajukan olahraga di Tabanan. “Penghargaan ini merupakan apresiasi Pemkab

Tabanan kepada atlet dan pelatih yang sudah berjuang penuh membawa nama baik daerah di ajang Porprov itu. Saya juga bangga kepada KONI Tabanan yang sudah melakukan banyak inovasi demi kemajuan olahraga kita di Tabanan,” ungkapnya. Melalui prestasi di bidang olahraga, Bupati Eka berharap akan lahir generasi-generasi muda yang hebat , kuat, cerdas dan berdisiplin khususnya terkait kemajuan Tabanan. “Melalui olahraga ini, sangat tinggi harapan saya bisa melahirkan generasigenerasi kita yang sehat, memiliki dedikasi yang baik untuk kemajuan bangsa, utamanya daerah Tabanan,’’ pinta Bupati Eka. Ia mengajak semua insan olahraga di Tabanan untuk mengisi kesuksesan Tabanan Serasi. Sehingga di bidang olahraga akan lahir prestasi-prestasi yang dapat mengharumkan nama Tabanan. “Kepada semua atlet, pelatih, pengurus KONI, mari kita bersama-sama mengisi kesuksesan Serasi. Serasi itu tidak hanya

dalam program pemerintah secara umum, saya juga berharap di bidang olahraga ada prestasi-prestasi lahir sehingga dapat mengharumkan nama Tabanan,” pintanya . Bupati Eka juga menambahkan, agar para insan olahraga di Tabanan selalu bersemangat dan memberikan yang terbaik, apalagi tahun 2019 mendatang Tabanan akan menjadi tuan rumah ajang multievent Porprov Bali. “Lakukan yang terbaik dengan kekuatan dan kemampuan maksimal. Tahun 2019 nanti kita akan menjadi tuan rumah Porprov. Astungkara, bisa dibangun GOR yang akan mampu menampung 3.000 orang. GOR itu semoga segera bisa selesai. Terkait anggaran bisa lancar, sehingga pembangunan venue dan cabor bisa sesuai dengan potensinya,” imbuhnya. Ketua Umum KONI Tabanan I Dewa Gede Ary Wirawan melaporkan, pada ajang Porprov Bali tahun 2017 Tabanan memperoleh 10 emas. Itu artinya meningkat empat emas dari

prestasi sebelumnya hanya enam emas. “10 emas itu berasal dari cabor Petanque, Pencak Silat, Woodball, Dansa, Tarung Drajat, Catur dan Wushu,” ungkapnya. Dari 29 cabang olahraga yang dikirim, Tabanan berhasil memperoleh medali yang berasal dari 20 cabor olahraga yang diikuti. Beberapa prestasi cemerlang yang diraih antara lain

dari cabor Petanque merebut tiga emas, tiga perak dan tiga perunggu. “Cabor Pencak Silat meraih dua emas, satu perak dan enam perunggu. Cabor Woodball meraih satu emas, dus perak dan dua perunggu, Dansa meraih satu emas, dua perak dan satu perunggu. Tarung Drajat meraih satu emas, satu perak dan empat perunggu, dan lain-lain,” jelasnya. (ad935)

PENGHARGAAN - Bupati Eka memberikan penghargaan kepada atlet dan pelatih berprestasi.

Tunggu Anak, Nenek Nyondeg Akhirnya Ikut Dirawat

Ni Ketut Nyondeg (77) adalah wanita paruh baya asal Banjar Paka Sanda, Kecamatan Pupuan. Kondisi nenek itu terlihat lemah. Dia pun terbaring di salah satu sudut ruangan transit UGD BRSU Tabanan. Pada hidungnya terpasang selang alat bantu nafas. Sedangkan pada bagian tangan kanannya yang sudah berkeriput menempel infus. Sesekali ia menatap jauh menerawang disudut ruangan rumah sakit tanpa ditemani satu kerabat pun. Kenapa nenek Nyondeg bisa sendiri saja di rumah sakit itu?

NI Ketut Nyondeg masuk ke UGD,Senin (16/4) siang, sekitar pukul 14.20 Wita. Keluhan awal nenek itu adalah batuk sesak dan dada berdebar. Dari informasi pihak rumah sakit, pasien ini sedang menunggu putri semata wayangnya yang sedang opname karena strok di ruang HCU. Namun, lantaran merasa lemas dan sesak, selanjutnya Nenek Nyondeg pun harus dibawa ke UGD untuk dilakukan pemeriksaan. Kepala Bidang Pelayanan Medik BRSU Tabanan dr. I Gede Sudiarta, seizin Dirut BRSU Tabanan dr. I Nyoman Gede Susila mengatakan, dari hasil pemeriksaan dokter pada Nenek Nyondeng, ditemui ada tanda-tanda kelainan di bagian paruparunya. Hal itulah yang menyebabkan

pasien merasa sesak dan juga denyut jantungnya tidak teratur (cepat-red). Setelah dilakukan pemeriksaan rontgen, maupun rekam jantung, kemudian ditemukan tanda-tanda ada perselubungan masa padat yang dicurigai ke arah tumor paru. Di samping itu ada juga tanda-tanda pneumonia bercak pada bagian paru-parunya. Dari rekaman jantung didapatkan denyut jantungnya cepat alias ada ketidakteraturan denyut jantung. “Saat ini pasien didiagnosa suspec Tumor Paru dan Pneumonia disertai Atrial Fibrilasi,” ucapnya. Sampai saat ini nenek Nyondeg masih menjalani perawatan oleh dua dokter spesialis, yakni spesialis paru dan spesialis jantung. “Kemungkinan dalan waktu dekat sudah bisa dipindahkan ke Ruangan Inap,” terangnya. Ditemui di ruang transit, dengan suara lirih Nenak Nyondeg mengatakan kalau dirinya tengah menunggu anaknya, Ni Wayan Kariani (55) yang saat ini tengah dirawat di ruang HCU. “Sebelum anak saya sakit, dia hendak pergi berjualan ke pasar Sanda. Tetapi tiba-tiba anak saya mengeluh kakinya lemas dan juga kaku, tidak bisa bicara,” ucapnya. Karena mengkhawatirkan kesehatan anak semata wayangnya itu, nenek Nyondeg pun berusaha menghubungi tetangganya untuk mengantarkan anaknya ke rumah sakit. “Kebetulan ada tetangga yang menolong. Sebab saya hanya tinggal berdua saja,” ucapnya. Bahkan selama menunggu anaknya di rumah sakit, ia mengaku rela tidur lesehan di dekat ruang tempat putrinya dirawat. Melihat kondisi nenek

itu lemah, banyak warga penunggu pasien bersimpati termasuk juga Kapolsek dan Camat Pupuan sudah menyempatkan diri menjenguk. Begitupun sejumlah warga yang peduli telah memberi bantuan berupa materi dan makanan kepada nenek tersebut. Namun karena sudah usia tua, nenek itu ikut ambruk, sakit sesak dibagian dadanya. Terkait kondisi anaknya, Ni Wayan Kariani (55), pihak rumah sakit menerangkan jika pasien diantar ke BRSUD Tabanan tanggal 13 April 2018. Dari hasil pemeriksaan dokter jaga IRD dan Foto CT Scan pada kepala pasien ditemukan tandatanda adanya perdarahan dibagian pembuluh darah otak, sehingga memicu gangguan lemas pada tangan dan kaki kiri pasien disertai suara fellow (badil-red). Pasien itu dirawat oleh Spesialis Saraf dengan diagnosa stroke dengan pendarahan (CVA bleeding). Penangan pasien sudah dilakukan sesuai Standar Prosedur dan Terapi. Terkait segala biaya perawatan nenek Nyondeg dan putrinya, dikatakan dokter Gede Sudiarta akan di tanggung Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dimiliki pasien. Sedangkan pelayanan pengambilan obat dan pemberian obat itu dilakukan oleh petugas BRSU Tabanan, karena kedua pasien ibu dan anak itu tidak ada yang menunggu. Semua proses pelayanan dan perawatan termasuk konsumsi kedua pasien, itu dijalankan dengan kebijakan Direktur BRSU Tabanan. Mereka ditanggung pihak BRSU Tabanan sampai pasien stabil dan boleh pulang. “Pihak rumah sakit juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk proses selanjutnya,” ucap dr. Gede Sudiarta. (bit)


KARANGASEM

8

Rabu Pon, 18 April 2018

Ulah Anak-anak Bakar Gudang Matras

GOR Gunung Agung Kebakaran

Amlapura (Bali Post) Kebakaran terjadi di GOR Gunung Agung, Jalan Untung Surapati, Amlapura, Selasa (17/4) sore kemarin. Diduga api dipicu ulah nakal anak-anak yang membakar gudang matras di pojok timur laut GOR tersebut. Tidak ada korban jiwa ataupun luka pada kejadian itu. Api hanya menghanguskan tumpukan matras dan juga pintu masuk gudang serta merusak cat di area kebakaran. Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 14.30 Wita. Mulanya tak ada yang menyadari GOR Gunung Agung itu terbakar. Karena berada di bagian belakang bangunan dekat kolam renang. Seorang personel Satpol PP baru tahu ketika api sudah cukup besar. Informasi yang dihimpun, sebelum kebakaran, beberapa orang anak terlihat bermain api di luar gudang dekat area kebakaran. Entah apa yang terjadi, kemudian terjadi kebakaran. Itu diketahui setelah adanya kepulan asap tebal. Saat sang personel Satpol PP mengetahui kejadian tersebut, anak-anak yang sebelumnya bermain di sekitar lokasi itu sudah tidak ada lagi. Regu pemadam yang tiba beberapa menit setelah mendapat laporan berhasil memadamkan api dalam waktu relatif singkat. Namun saat itu semua matras yang sebagian besar matras tak terpakai sudah telanjur hangus. Pintu masuk gudang juga sudah menjadi arang. Tembok gedung di area kebakaran itu termasuk yang di luar gedung menghitam. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga I Gusti Ngurah Kartika mengatakan GOR Gunung Agung yang menjadi pusat kegiatan di Karangasem itu juga sehari-hari menjadi tempat bermain anak-anak yang rumahnya di sekitar GOR itu. Terkait penyebab kebakaran, pihaknya tak menampik ada kemungkinan karena ketidaksengajaan anak-anak tersebut. Kartika belum bisa memastikan kerugian yang ditimbulkan. Yang jelas, kebakaran tak sampai merusak struktur bangunan. Hanya kerusakan pada kusen pintu dan daun pintunya serta cat. ‘’Struktur bangunan masih aman kok. Hanya perlu pengecatan ulang saja. Kita bersyukur tidak ada korban,’’ ungkapnya. (kmb)

RAPAT TIM PEMBANGUNAN - Bendesa Adat Nangka I Ketut Oka saat berbicara dalam rapat panitia pembangunan dengan tim pendamping Pemkab Karangasem di balai m asyarakat setempat.

Pembangunan Pura Penataran Agung Nangka (3-Habis)

Penataan hingga ke Pura Luhur Gunung Agung SELAIN pembangunan Pura Penataran Agung, linggih Ida Batara Gunung Agung di Desa Adat Nangka, Bebandem, rencananya juga dilakukan penataan hingga ke Pura Luhur Gunung Agung di Lawangan. Lokasinya berjarak sekitar 1,5 kilometer, posisinya lebih di atas menyusuri jalan raya ke arah puncak. Prajuru setempat menyebutkan di sanalah stana Aji-nya Ida Batara Gunung Agung. Saat ini lahan itu masih kosong. Di atas lahan seluas sekitar satu are hanya ada satu palinggih turus lumbung saja. Itulah sebagai palinggih Ida Batara Aji-Nya Ida Batara Gunung Agung itu. Penyarikan Desa Adat Nangka, Made Ngurah Alit,

Selasa (17/4) kemarin, mengatakan di sana rencananya juga akan dibangun dua palinggih Sang Hyang Pasupati dan Ida Batara Gni Jaya. Saat ini, aktivitas di areal itu, kata Made Ngurah Alit, sedang dilakukan pemadatan sebelum nanti dibangun palinggih dan sarana perlengkapan pura lainnya. “Selesai di Pura Penataran Agung itu baru kita lanjutkan ke Pura Luhur Gunung Agung,” katanya. Lokasi pura ini dulunya adalah jalur menuju ke puncak Gunung Agung. Warga setempat menuturkan sejak dulu sudah ada petunjuk niskala atau pawisik dari Ida Batara, agar membuatkan palinggih Ida Batara di Pura Luhur Gunung Agung, itu

lengkap dengan janbanggul atau pemangkunya. Tetapi, sama dengan Pura Penataran Agung, respons pihak terkait saat itu masih belum 100 persen seperti sekarang. Sehingga sampai datanglah ancaman bencana erupsi Gunung Agung, September tahun lalu. “Saat ada ritual di Pura Penataran Agung Nangka, warga biasanya juga nuur tirta ke Pura Luhur Gunung Agung di Lawangan,” kata seorang warga setempat. Momen erupsi Gunung Agung itu menjadi momentum untuk menindaklanjuti petunjuk niskala yang sering diterima warga setempat. Bahkan, ketika terjadi erupsi Gunung Agung, warga berbondong-bondong

datang ke Pura Luhur Gunung Agung, itu memohon agar Gunung Agung kembali tenang dan tidak menimbulkan bencana besar. Dia menegaskan saat ini panitia pembangunan dengan tim pendamping Pemkab Karangasem, sedang fokus menyelesaikan Pembangunan Pura Penataran Agung Nangka. Terlebih, panitia juga sedang berupaya menutupi kekurangan dana yang cukup besar. Panitia pembangunan sedang berupaya melakukan penggalian dana kepada pihak swasta. Upaya itu gencar dilakukan agar bisa menutupi kekurangan anggaran pembangunan itu. Meski berat, pihak panitia tetap optimis pembangu-

nan Pura Penataran Agung Nangka, itu bisa selesai tepat waktu. “Selama dua bulan ini, kami tetap berupaya mencari jalan keluar terhadap masalah pendanaan ini,” ujarnya. Panitia pembangunan sudah merampungkan jadwal karya mlaspas, mamungkah, ngenteg linggih, padudusan agung dan tawur tabuh gentuh. Piuning nuwasen dijadwalkan 25 Juni nanti. Kemudian dilanjutkan ngaturang piuning ke Pura-pura 29 Juli, hingga 14 September nanti Ida Batara Turun Kabeh, ngiyasin mapepada wewalungan dan caru di Segara. Puncak karyanya direncanakan 24 September nanti. Karya baru masineb 5 November 2018. (gik)

Mengadu ke Dewan

Nyabu, Degeng Ditangkap Amlapura (Bali Post) Personel Sat. Reskoba Polres Karangasem ‘’terpaksa’’ berjibaku melawan terjalnya medan menangkap salah seorang pemain sabu-sabu. Untungnya usaha mereka tidak sia-sia, pelaku berinisial ND alias Degeng (31) lengkap dengan sejumlah barang buktinya berhasil digelandang ke Mapolres Karangasem. Degeng ditangkap di rumahnya di wilayah Tuba, Banjar/ Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Rabu (11/4) sore sekitar pukul 15.00. Pria yang tak lulus SMP itu dibekuk dengan 0,38 gram sabu yang dikemas dalam tiga plastik klip kecil masingmasing seberat 0,16 gram, 0,1 gram dan 0,06 gram. Juga dua korek api modifikasi, pipet, gunting, satu pipa sumbu, bong dari bekas botol minuman energi, ponsel dan sepeda motor Honda Vario. Penangkapan Degeng sempat menggegerkan warga setempat. Mereka tak menduga Degeng akan berurusan hukum, karena selama ini perilaku pria yang tak tamat SMP itu terkesan biasa-biasa saja. Meski rumahnya di lereng bukit dan hanya tamatan SD, Degeng bukan pengangguran. Dia bekerja di sektor pariwisata yang memang rentan larut dalam penyalahgunaan narkoba. Warga setempat tak pernah menyangka Degeng itu senang nyabu. Polisi juga mengamankan empat orang lain yang sedang bersama Degeng. Namun hanya Degeng sementara ditetapkan sebagai tersangka. Tiga rekannya masih saksi. Kasat Reskoba AKP Agus Trisnadi mengatakan kasus tersebut masih dikembangkan. Degeng dijerat Pasal 112 ayat 1 juncto Pasal 127 ayat 1a Undang-undang penyalahgunaan narkoba. (kmb) Tersangka sabu ND alias Degeng.

Terkendala Sulit Urus Izin Penambangan Amlapura (Bali Post) -

Terpuruknya pendapatan Karangasem dari sektor galian C di antaranya disebabkan masalah regulasi yang mengakibatkan pemerintah kabupaten tidak bisa maksimal memungut pajak. Padahal eksploitasi tetap berjalan seperti sebelumnya. Sesungguhnya banyak masyarakat ingin melakukan penambangan secara legal, sayangnya mereka menemui kendala sulit mendapatkan izin penambangan. Berangkat dari situasi itu, Selasa (17/4) kemarin salah seorang warga, I Nyoman Pasek, terpaksa mendatangi Kantor DPRD Karangasem. Harapannya para wakil rakyat bisa mencarikan solusi permasalahan mengurus izin penambangan. ‘’Faktanya sekarang masyarakat tidak bisa mendapatkan izin penggalian. Alasannya, terkendala perda tentang batas ketinggian. Yang susah bukan masyarakat saja, pemerintah juga pasti rugi karena tak bisa memungut pajak dari galian C,’’ ujar Pasek yang diterima Ketua Komisi I Gede Bendesa Mulyawan. Pasek berharap pemerintah segera bersikap. Pasalnya, galian C itu bukan hanya menyangkut pendapatan daerah, tetapi lebih dari itu yakni masalah perut. Perda itu semestinya untuk melindungi hak-hak rakyat, bukan malah sebaliknya seperti kondisi di sektor galian C saat ini. Pria asal Pidpid itu mengaku sangat prihatin karena Perda Karangasem yang mengatur

masalah ketinggian itu masih dijadikan pedoman dalam menerbitkan rekomendasi izin. Padahal logika hukumnya perda itu seharusnya langsung gugur ketika diundangkannya Perda RTRW Provinsi yang baru. ‘’Perda provinsi tidak ada batas ketinggian. Apalagi yang menerbitkan izin itu provinsi. Lalu mengapa prosesnya menjadi sangat rumit. Karangasem sangat dirugikan oleh adanya dualisme perda tersebut. Selayaknya dilakukan penyelarasan perda, sehingga bersesuaian antara Perda Karangasem dan Perda Provinsi. Sementara proses penyelarasan itu belum rampung, mestinya ada kebijakan khusus sehingga potensi sektor galian C itu bisa berman-

Karangasem sangat dirugikan adanya dualisme perda tersebut. Selayaknya dilakukan penyelarasan sehingga bersesuaian antara Perda Karangasem dan Perda Provinsi. Sementara ini proses penyelarasan itu belum rampung, mestinya ada kebijakan khusus sehingga potensi sektor galian C itu bisa bermanfaat untuk perut masyarakat dan pendapatan asli daerah.

ASPIRASI - I Nyoman Pasek (kiri) menyampaikan aspirasinya terkait perizinan usaha galian C kepada Ketua Komisi I DPRD Karangasem I Gede Bendesa Mulyawan. faat untuk perut masyarakat dan pendapatan asli daerah,’’ ujar Bendesa Mulyawan. Namun, sekarang ini terkesan ada kekosongan hukum. Bendesa Mulyawan menambahkan, persoalan galian C Karangasem itu sejatinya sudah dibahas pada rapat yang dikoordinir Satpol PP Pemprov Bali, 5 April lalu. Rapat melibatkan unsur terkait Pemkab Karangasem, Komisi I dan III DPRD Karangasem serta stakeholder lainnya. Bendesa Mulyawan sendiri menyayangkan persoalan yang muncul ke permukaan

itu selalu dilempar ke Karangasem. Padahal izin galian C itu sudah diambil alih provinsi. Terkait pengaduan Pasek, Bendesa Mulyawan belum memberi jawaban yang bersifat pasti. Menyikapi aspirasi masyarakat serta melihat fenomena dan fakta yang terjadi, pihaknya menegaskan dalam waktu dekat ini akan segera menggelar rapat kerja melibatkan unsur terkait Pemkab Karangasem dan stakeholder lainnya. ‘’Jadwal rapat secepatnya kita usulkan,’’ pungkasnya. (kmb)

Ketua Komisi I DPRD Karangasem I Gede Bendesa Mulyawan

Sujud di Kaki Ibu

Belasan Anak Binaan Ungkapkan Penyesalan Raut wajah beberapa orangtua nampak sumringah ketika memasuki gedung Lapas Anak Kelas II Karangasem, Selasa (17/4) kemarin. Mereka sengaja datang setelah diundang pihak lapas untuk bertemu langsung dengan masing-masing anakanaknya yang sedang menjalani pembinaan, dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-54. Pada momen tersebut suasana haru terjadi di tengah pertemuan orangtua dengan anaknya masing-masing. Anak binaan sujud di kaki ibunya, sambil menangis mengungkapkan penyelesaian atas kesalahan yang mereka perbuat. Bagaimanakah jaminan hak atas kehidupan, tumbuh dan berkembangnya anak itu? MOMEN haru penuh rasa kangen itu tersaji dalam agenda Family Society Gathering. Sebanyak 17 anak binaan itu sudah menunggu lama momen ini. Melalui kesempatan itu anak-anak yang sempat salah jalan itu terpaksa harus mengikuti pembinaan. Mereka ingin meminta maaf secara tulus atas kesalahannya. Dari 17 anak binaan di Lapas Anak Kelas II Karangasem itu mayoritas masuk bui karena kasus asusila. Sisanya karena kasus peny-

alahgunaan narkoba, selain itu kenakalan remaja hingga ketertiban umum. ‘’Momen seperti ini baru pertama kali digelar,’’ kata Kepala Lapas Anak Kelas II Karangasem Lalu Jumaidi. Di lapangan Lapas Anak, seluruh orangtua anak binaan duduk berbaris di bawah tribun undangan. Di depan kakinya itu sudah tersedia baskom berisi berbagai jenis bunga. Persis di depannya, anak-anak mereka jongkok, kemudian sungkem. Nampak

wajah-wajah penyesalan dari anak-anak binaan itu. Mereka menangis sambil meminta maaf, tatkala sang ibu menatap rindu masing-masing anak mereka. Tangis mereka semakin pecah ketika mendengar lagu ‘’Bunda’’ ciptaan Melly Goeslaw dari pengeras suara, sebagai latar puisi bertemakan kasih sayang orangtua, yang dibacakan sangat baik oleh salah satu petugas Lapas Anak. Salah satu anak binaan, Kadek PD, mengaku tak bisa bicara banyak di hadapan ibunya. Kata maaf, kata dia, sudah tak sepadan dengan perbuatan asusila yang dilakukan hingga membuat malu kedua orangtua dan keluarga serta harus menjalani hukuman. Sehari-hari dia hanya membunuh waktu di dalam terali besi itu. Anak-anak itu juga terpaksa berhenti sekolah sementara. Mereka sangat malu dengan teman-teman sekolahnya atas perbuatannya. ‘’Di tempat ini saya banyak merenung. Mengingat-ingat kesalahan yang telah saya perbuat. Saya benar-benar sangat menyesal. Agustus saya sudah

keluar. Saya mau melanjutkan sekolah lagi,’’ kata Kadek PD, pelajar kelas X SMA, yang menjalani pembinaan akibat kasus pelecehan seksual massal yang terjadi beberapa bulan lalu. Kepala Lapas Anak Kelas II Karangasem Lalu Jumaidi mengatakan negara menjamin hak anak atas hidupnya, tumbuh dan berkembang. Mereka berhak memperoleh pendidikan dan juga jaminan kesehatan. Di dalam Lapas Anak itu Lalu Jumaidi berkomitmen untuk tetap memberikan hakhak anak itu sebagaimana diamanatkan negara. Dia berharap dengan terciptanya momen seperti itu ada kesadaran masing-masing anak binaan untuk mengubah diri menjadi lebih baik. Menumbuhkan kembali kasih sayang dengan orangtua, saudara dan anak-anaknya. ‘’Anak-anak adalah cerminan negara. Anak juga manusia. Manusia punya hak berkembang dan juga maju sesuai keinginannya sendiri,’’ tegas Lalu Jumaidi. Kakanwil Kemenkum HAM

Bali Maryoto Sumadi mengatakan sistem peradilan anak di negara kita ini adalah setiap anak yang berhadapan dengan hukum, berhak mendapat perlindungan hukum sampai proses pemidanaan. Dia berharap momen seperti ini bukan menjadi agenda seremonial dan rutinitas semata. Tetapi, mampu menjadi renungan dan menumbuhkan tekad ke depannya tumbuh men-

jadi lebih baik. ‘’Setelah membasuh kaki, sungkeman kepada orangtua, kalian semakin sadar dan dibanggakan oleh orangtua, agamamu dan negaramu. Mari songsong hari lebih baik ke depannya,’’

tegasnya didampingi Kepala Lapas Kelas II B Karangasem Rokchidam, Kepala Bapas Karangasem I Ketut Bagus Adi Saputra, beserta undangan lainnya. (gik)

BASUH KAKI IBU - Anak binaan saat sungkem dan membasuh kaki ibunya di Lapas Anak Kelas II Karangasem.


Rabu Pon, 18 April 2018

GIANYAR

9

Tari Witning Legong Bius Penonton Gianyar (Bali Post) Tari kreasi baru Witning Legong yang ditata oleh I Nyoman Cerita berhasil memukau penonton pada parade gong kebyar remaja serangkaian HUT ke-247 Kota Gianyar, di stan Balai Budaya Gianyar, Senin (16/4) malam. Tarian tersebut dibawakan para remaja dari Sekaa Gong Dwija Cita Langu

Karang Taruna Putra Persada, Desa Sukawati. Pada parade itu Sekaa Gong Dwija Cita Langu Karang Taruna Putra Persada Desa Sukawati menampilkan tabuh pat lelambatan (Wangsul), tari Kebyar Duduk, serta tari kreasi baru Witning Legong dan Krodha Angajuala. Penata tari I Nyoman Cerita

Minimalisir Gesekan, Masyarakat Diajak Netral Gianyar (Bali Post) Guna meminimalisir gesekan, masyarakat diajak untuk netral dalam menyambut hajatan Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gianyar ataupun Gubernur dan Wakil Gubernur Bali. Sementara untuk pemilihan salah satu

Bali Post/nik

Dewa Gede Mudita Agung

pasangan calon (paslon) itu diwajibkan dilakukan di bilik suara pada masing-masing TPS. “Urusan memilih calon bupati itu nanti di bilik suara,” ucap Dewa Gede Mudita Agung yang juga Saba Desa Banjar Penulisan. Dewa Gede Mudita Agung pun mengaku belum pernah memberikan mandat kepada Klian Adat Banjar Penulisan desa setempat, untuk menyatakan dukungan kepada salah satu paslon yang akan maju pada pilkada Juni mendatang. “Saya selaku masyarakat tidak pernah diajak membahas ini (mendukung salah satu paslonred) oleh Klian Adat Banjar Penulisan, secara pribadi ataupun dalam rapat paruman. Memberikan mandat juga tidak pernah untuk mendukung salah satu paslon,” ucapnya. Ia pun berharap masyarakat Banjar Penulisan tetap menjaga netralitas, namun tetap memberi kesempatan kepada paslon untuk berkampanye. “Kalau mau kampanye silakan, tapi kita tetap netral, urusan memilih itu saat hari pemilihan,” tandasnya. (nik)

Desa Didorong Bangun Bank Sampah Gianyar (Bali Post) Produksi sampah di Kabupaten Gianyar mencapai 1.511 meter kubik atau sekitar 45,4 ton per harinya. Melihat kondisi ini setiap desa di Kabupaten Gianyar didorong bisa melakukan pengelolaan sampah secara mandiri. Misalnya, melakukan pembentukan bank sampah. Berdasarkan data volume sampah yang tercatat di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar tercatat produksi sampah di kawasan seni ini mencapai 1.511 meter kubik atau sekitar 45,4 ton per harinya. Dari jumlah itu 887,4 meter kubik atau sekitar 26,7 ton merupakan sampah organik, yang seharusnya bisa diolah menjadi pupuk organik. Sementara sisanya, sekitar 624 meter kubik atau sekitar 18,8 ton merupakan sampah anorganik, yang seharusnya bisa dijual ke bank sampah untuk didaur ulang. “Di sinilah kita mendorong kesadaran setiap warga untuk turut serta memilah sampah organik dan anorganik,” jelas Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra. Dikatakan, saat ini di Kabuapten Gianyar sudah terbentuk 19 bank sampah di 19 desa. Kujus Pawitra menekankan bila desa memiliki komitmen menangani sampah, pembentukan bank sampah tidaklah sulit. “Melalui pembentukan bank sampah kita bisa mengoptimalkan peran masyarakat dalam memilah sampah,” ucapnya. Pihaknya pun melakukan pendataan, sampah anorganik yang masuk ke bank sampah setiap harinya mencapai 9 ton, dari keseluruhan produksi sampah. Dari jumlah itu uang yang diperoleh pun mencapai jutaan rupiah. “Misal sampah plastik itu bisa dihargai seribu rupiah, sekarang dikalikan sekian produksi sampah, dengan begini sampah yang tidak berguna kan bisa produktif,” katanya. Ditambahkan desa yang belum memiliki bank sampah bisa mentransaksikan sampah anorganik ke desa terdekat yang memiliki bank sampah atau langsung ke Bank Sampah Bagus yang ada di Desa Temesi, Gianyar. “Makanya kami dorong setiap desa itu membangun bank sampah,” tegasnya. (nik)

menuturkan, tari kreasi Witning Legong yang dibawakan oleh belasan seniman ini menceritakan munculnya pertama kali tari Legong di Bali. Berawal dari sebuah mimpi Raja Sukawati yang bernama Dewa Agung Made Karna. Sebagai tokoh bangsawan dan spiritual, ketika sedang bertapa beliau bermimpi didatangi oleh dua bidadari

cantik dan agung. “Bidadari tersebut dijadikan inspirasi dalam menciptakan sebuah tari Legong yang bersifat magis religious yang bernama Sang Hyang Legong Topeng yang ada di Pura Jogan Agung Desa Ketewel Sukawati,” katanya. Selanjutnya Sang Raja Sukawati memerintahkan Anak Agung Perit untuk melestari-

kan dan mengembangkan tari Legong tersebut ke dalam sebuah bentuk seni tontonan yang lebih artistik. “Dalam perkembangan tari-tari Legong, baik yang ada di tingkat lokal, nasional, dan internasional ini terus dilestarikan,” katanya. Sekaa Gong Dwija Cita Langu Karang Taruna Putra Persada Desa Sukawati

juga menampilkan garapan Wayan Gede Aditya Pratita sebagai penata tari, serta Ketut Adiasa dan Ketut Budastra sebagai penata tabuh. Mereka menampilkan tari bertajuk Krodha Angajuala. “Tari Krodha Angajuala menceritakan kisah perang Baratha Yudha setelah kematian Sang Gatutkaca,” ucapnya.

Diceritakan Bima terbakar api amarah setelah terus teringat akan kelakuan Dursasana saat menyeret dan menjamah rambut Drupadi. Diceritakan pada peperangan hari ke-14 dimana sang Karna menjadi Senopati Korawa. “Bima tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk mewujudkan sumpahnya,” tuturnya. (nik)

Tiga Kios Ludes Terbakar

Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan insiden kebakaran di Jalan Raya Celuk, Banjar Mukti, Desa Sigapadu, Sukawati, Selasa (17/4) kemarin. Akibat kejadian ini tiga unit kios di lokasi tersebut ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, hanya kerugian ditimbulkan mencapai Rp 150 juta.

Bali Post/nik

TERBAKAR - Terlihat petugas melakukan upaya pemadaman pada tiga kios yang terbakar Selasa kemarin.

Menurut salah satu pemilik kios, Iksan, ada tiga kios berdiri berjejer. Kios pertama menjual nasi padang, kios kedua kosong dan kios ketiga menjual capcay. “Api dari kios capcay,” ujarnya. Saat hendak memasak, pedagang melihat gas dari kompor bocor kemudian menyambar benda yang mudah terbakar. Karena pedagang tidak mampu menguasai api, maka api pun cepat merembet ke kios yang

ada di sebelahnya. “Api cepat membesar lalu merembet,” jelasnya. Tak berselang lama, petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Gianyar turun tangan untuk membereskan si jago merah. Sebanyak enam unit mobil Damkar tiba di lokasi kejadian secara bergiliran menyemprot api yang terus membesar. Selama hampir satu jam berkutat

dengan api, akhirnya, pukul 10.30, api bisa dipadamkan. Atas kejadian tersebut, seluruh barang dagangan ludes dilalap api. Pihak pedagang dan pemilik kios pun mengalami kerugian mencapai Rp 150 juta. Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu I Gusti Ngurah Winangun membenarkan adanya kejadian tersebut, dikatakan polisi telah melakukan olah TKP. (kmb35)

Disaksikan Ribuan Masyarakat

Atraksi Budaya HUT Ke-247 Kota Gianyar Dibuka Rochineng MESKI cuaca panas tidak mengurangi antusias penonton menyaksikan Pawai Budaya serangkain hari jadi ke-247 Kota Gianyar, Selasa (17/4) kemarin. Ribuan masyarakat tampak memadati area Open Stage Balai Budaya, tempat berlangsungnya pembukaan pawai sekaligus tempat atraksi seni masing-masing perwakilan kecamatan. Pawai ini dibuka oleh Penjabat Bupati Gianyar I Ketut Rochineng dengan membunyikan kulkul. Pada pembukaan ini Pj. Bupati Gianyar juga didamping Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya dan Kepala Dinas Kebudayaan Gianyar Gusti Ngurah Wijana. Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Gianyar I Ketut Rochineng mengatakan, pawai budaya merupakan muara dari pembinaan seni dan budaya di Kabupaten Gianyar, di mana menjadi salah satu ruang ber-

ekspresi bagi para seniman di Kabupaten Gianyar. “Melalui pawai budaya diharapkan seni dan budaya Bali senantiasa lestari, berkembang dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” kata Rochineng. Ada tujuh perwakilan kecamatan beradu kreativitas berupa seni fragmentari. Diawali Adimerdangga SMKN 3 Sukawati dengan garapan berjudul “Pamurtiang Semara”, disusul Kecamatan Gianyar dengan fragmentari berjudul “Nangluk Merana”, kemudian Ubud dengan garapan ‘‘Dukuh Sesepuh Lodtunduh’’, lanjut Blahbatuh dengan fragmentari berjudul “Prabawaning Singgasana”, lanjut Tampaksiring dengan garapan berjudul “Mapajuit”, urutan berikutnya Payangan dengan fragmentari berjudul “Bisama Piningit”, lanjut Tegallalang dengan judul “Witing Kebegal”, selanjutnya Kecamatan Sukawati yang

sekaligus duta Kabupaten Gianyar pada pawai budaya Pesta Keaenian Bali (PKB) tahun 2018 mempersembahkan fragmentari berjudul “Sri Aji Jaya Pangus” dan peserta terakhir diikuti oleh partisipan dari PGRI Kabupaten Gianyar. Secara terpisah, Ketua Panitia HUT Ke-247 Kota Gianyar Wayan Suardana mengatakan, pawai yang mengambil tempat di depan Open Stage Balai Budaya melibatkan seribuan seniman untuk menampilkan atraksi. “Ada sembilan kelompok peserta yang tampil dalam pawai budaya ini,” ucapnya. Suardana mengatakan dalam satu kelompok pawai bisa melibatkan ratusan seniman. Bila ada sembilan kelompok peserta diperkirakan ada seribuan seniman yang tampil dalam pawai budaya ini. “Ya, jumlahnya sampai seribuan, kalau rincinya itu tidak bisa

PAWAI - Penjabat Bupati Gianyar I Ketut Rochineng saat membuka Pawai Budaya Gianyar dengan membunyikan kulkul. Pj. Bupati Gianyar juga didampingi Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya dan Kepala Dinas Kebudayaan Gianyar Gusti Ngurah Wijana. kita perkirakan, karena dalam satu kelompok itu ada balegan-

jur dan tari-tarian,” ucapnya. (ad925)


JEMBRANA

10 SOSOK

Rabu Pon, 18 April 2018

Aksi Nyata Menjaga Lingkungan KESADARAN akan pentingnya menjaga kelestarian dan keseimbangan ekosistem perlu ditanamkan sejak dini. Berbagai cara dilakukan untuk menumbuhkan rasa cinta pada ekosistem laut dan pesisir di sekitarnya dalam menyokong keseimbangan alam. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan bersih pantai dari sampah (beach clean-up). Seperti yang dilakukan puluhan pelajar dan masyarakat di pesisir Pantai Perancak awal pekan lalu. Kepala Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) Dr. Nyoman Radiarta mengatakan melalui rangkaian peringatan Hari Bumi diharapkan dapat memberikan stimulasi kepada masyarakat, pelajar dan pihak-pihak lainnya untuk berkontribusi dan menunjukkan aksi nyata dalam mencintai dan menjaga lingkungan. Sesuai dengan tugas dan peran masing-masing. Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Riset dan Sumber Daya Manusia, Kelautan dan Perikanan, BROL berupaya mengajak pihak-pihak terkait dan generasi muda untuk turut memiliki kesa- daran akan pentingnya menjaga kelestarian dan keseimbangan ekosistem. Di samping itu dapat bersinergi mewujudkan lingkungan pesisir dan laut yang baik sebagai komponen penting dalam menyokong keseimbangan alam. Selain beach clean up, sejumlah aksi nyata lainnya dilakukan. Seperti kelas lestari dan pelepasan 50 ekor tukik di pantai Perancak. BROL sebagai badan riset juga memiliki sejumlah hasil riset unggulan dalam menunjang kelautan. Seperti Sistem Prediksi Kelautan (Sidik), album Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan (PPDPI) 2017 dan album prediksi pasang surut 2018. (olo)

Ribuan Warga Belum Kantongi E-KTP Negara (Bali Post) Hingga saat ini, masih ada ribuan warga yang belum mengantongi KTP elektronik (e-KTP). Penduduk yang berhak memilih dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Bali ini oleh dinas terkait terus dikejar agar bisa mengantongi e-KTP. Dari hasil pemutakhiran data pemilih KPU Jembrana saat ini, Daftar Pemilih Hasil Sinkronisasi (DPHS) sebanyak 235.717 jiwa, hanya ada 227.722 jiwa yang masuk Daftar Pemilih Sementara (DPS). Berdasarkan hasil pencocokan dan penelitian (coklit) belum lama ini sebanyak 2.787 jiwa belum memiliki e-KTP. Belakangan dari penelusuran sementara dengan dinas terkait, jumlah yang belum memiliki e-KTP berkurang menjadi 1.133 jiwa. Ketua KPU Jembrana I Gusti Ngurah Darmasanjaya mengatakan untuk jumlah pemilih sementara yang telah ditetapkan masih dalam proses pemutakhiran. Setelah itu nantinya akan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dengan adanya pemutakhiran ini tidak menutup kemungkinan jumlah DPS yang telah ditetapkan sebanyak 227.722 jiwa bisa berubah. Untuk kepastian jumlah tersebut, akan terlihat pada penetapan DPT nanti. Saat masa pemutakhiran ini, kendati tidak ada masyarakat yang melaporkan tidak masuk pemilih, KPU tetap melakukan penyisiran ulang. Tujuannya agar bisa memasukkan pemilih yang masih tercecer. Begitu juga dengan pemilih potensial non e-KTP, menurutnya memang dari sinkronisasi data di Disdukcapil Jembrana ada penurunan. Dari mulanya 2.787 orang menjadi 1.133 orang. Dinas sudah melakukan upaya hingga jemput bola agar warga yang belum memiliki e-KTP ini bisa segera mendapatkan. (kmb26)

Bali Post/olo

PEREKAMAN DATA - Petugas Disdukcapil Jembrana ketika melakukan perekaman data e-KTP di sekolahsekolah.

Hadapi Musim Kemarau

Petani Diimbau Perhatikan Pola Tanam Negara (Bali Post) -

Setelah setahun penuh mendapatkan pasokan air untuk pengairan sawah, tahun ini para petani di Jembrana diharapkan memperhatikan pola tanam. Pasalnya, berdasarkan prakirakan BMKG, ada kemungkinan terjadinya musim kemarau yang berdampak pada pasokan air. Untuk itu, mesti diperhatikan mulai dari bibit, pola penanaman hingga hal lainnya. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana I Wayan Sutama, Selasa (17/4) kemarin, mengatakan hasil produksi padi tahun lalu cukup lumayan dikarenakan cuaca yang mendukung. Namun untuk tahun ini, dari prakiraan BMKG memang harus diwaspadai. “Sebenarnya di subak-subak sudah ada pola tanam masingmasing sesuai kondisi di lapangan. Tetapi kita juga

tidak bisa mengesampingkan musim kemarau ini,” kata Sutama. Pihaknya menekankan kepada para petani dengan adanya kemarau ini. Artinya, tentu untuk meminimalisir risiko di lapangan. Untuk itu, dari awal bisa diantisipasi menyesuaikan iklim. Selain bergantung dari aliran air di dua bendungan, yakni Benel dan Palasari, di beberapa subak yang tidak terjangkau

aliran mengandalkan mesin penyedot air. Bantuan mesinmesin untuk menyedot air itu di antaranya telah dibangun. Selain cuaca atau iklim, komponen lain yang wajib diperhatikan adalah pupuk, lahan dan bibit. Dari data sejak tahun 2012 lalu, di Jembrana terdapat 85 subak basah dengan luas lahan 6.856 hektar. Produksi padi di Jembrana merupakan salah satu yang tertinggi di

Bali, selain Tabanan. Indeks Pertanaman (IP) dalam satu tahun di Jembrana rata-rata di angka 1 = 4 persen. Artinya dalam setahun masa tanam sawah rata-rata hingga dua kali. Sisanya 0,60 persen ditanami palawija. Sementara itu, sebelumnya dalam sosialisasi aroklimat Provinsi Bali di Jembrana menyebutkan kondisi iklim dan cuaca di wilayah Indonesia pada tahun ini diprakirakan masih akan tetap diwarnai fenomena ekstrem. Deputi Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Herizal, menyebutkan dari pengamatan BMKG, iklim Indonesia pada tahun

2018 ini hampir sama dengan iklim tahun 2017 lalu. Diprediksi, April ini sudah mulai memasuki musim kemarau. Puncak musim kemarau diprakirakan akan terjadi pada Agustus mendatang. Menurutnya yang harus dihindari saat kemarau adalah dampak ikutan dari kemarau itu sendiri seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla), debit air kecil hingga kekeringan. Cuaca dan iklim juga sangat mempengaruhi aktivitas masyarakat agraris. Petani hanya bisa menyesuaikan aktivitas pertanian dengan kondisi iklim maupun cuaca. (kmb26)

KKP dan BPKP Audit Pembangunan Kampus Politeknik Negara (Bali Post) Pembangunan kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan di Pengambengan mulai ditindaklanjuti. Tim pengawasan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) turun mengaudit pembangunan yang belum rampung itu. Dari informasi, tim tersebut mulai turun selama sepekan ini guna mengaudit hasil pengerjaan proyek yang dikerjakan PT Sartonia Agung. Sebelumnya, para pekerja sempat melakukan demonstrasi antaran upah mereka tak dibayar hingga nyaris terjadi keributan. Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana I Made Dwi Maharimbawa, Selasa (17/4) kemarin, membenarkan dilakukannya audit pada proyek yang menelan anggaran hingga Rp 44 miliar itu. Pihaknya juga sempat mengikuti rapat dengan perwakilan dari KKP, BPKP dan PT Sartonia Agung. Intinya dalam pertemuan itu dipastikan pihak rekanan diputus kontrak. Selanjutnya tim yang melibatkan Inspektorat Jen-

deral KKP dan BPKP akan melakukan audit pengerjaan proyek kampus selama seminggu ke depan. Audit itu guna memastikan progres prosentase hasil pengerjaan. Dari informasi yang diperoleh, PT Sartonia Agung masih memiliki dana yang cukup banyak di KKP. Sebab, yang dibayar baru 30 persen dari total nilai. Sementara progres selanjutnya belum. Diperkirakan saat ini progres sudah mencapai 60 persen lebih. Selain audit, juga dibicarakan tentang tunggakan rekanan terhadap subkontraktor, baik terkait pekerja maupun material. Pihak rekanan diminta menyelesaikan masalah itu dengan difasilitasi kepolisian serta melibatkan notaris. Sementara sejumlah pekerja memang sudah mulai ada pembayaran. Sedangkan untuk material masih belum dibayar hingga satu miliar. Sejumlah mandor mengungkapkan untuk para pekerja sudah hampir semuanya dibayar. Hanya saja yang masih menunggak adalah uang makan para pekerja selama dua hari. Pihak penyedia material, mengaku juga belum lunas

Bali Post/olo

KAMPUS - Proyek pembangunan kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan di Pengambengan yang sempat mandek lantaran rekanan diputus kontrak. dibayar. Dari material yang dipasok selama tiga bulan (setelah akhir tahun), masih belum dibayar sekitar Rp 1,3 miliar. Diberitakan sebelumnya, proyek pembangunan kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan di Pengambengan ini sempat

ribut lantaran upah para pekerja tidak dibayar. Hal tersebut berdampak pada proses pembangunan yang sempat terhenti. Pengerjaan Kampus Politeknik ini dimenangkan PT Sartonia Agung dengan harga terkoreksi Rp 44,3 miliar. Namun, se-

lama proses pembangunan pada akhir tahun 2017 lalu tidak terpenuhi. Untuk itu diberikan perpanjangan waktu sampai Maret. Namun, kendati demikian pembangunan tetap tidak selesai dan para pekerja menuntut pembayaran gaji yang nunggak. (kmb26)

Upaya Melestarikan Bahasa ”Negaroa” dan Loloan

Berinteraksi Lewat Medsos hingga Susun Kamus Selain budaya khas Bali Barat, Jembrana juga memiliki keragaman bahasa dan dialek. Bahkan beberapa diantaranya sangat berbeda dengan bahasa Bali yang digunakan seharihari. Seperti bahasa Melayu Bugis atau bahasa Kampung Loloan serta bahasa yang berkembang di masyarakat pesisir. Dalam praktiknya, kendati Melayu Bugis, bahasa ini banyak juga menyerap bahasa Bali. Begitu juga sebaliknya, bahasa Bali yang digunakan sehari-hari sedikit banyak terpengaruh bahasa Melayu. Salah satu dialek bahasa Bali yang khas menunjukkan masyarakat Jembrana adalah aksen “Negaroa”. Secara tidak langsung, bahasa-bahasa ini timbul karena proses akulturasi penduduk yang datang dari berbagai daerah di Bali. Bahkan bila ditelisik lebih dalam, aksen pengucapan bahasa Bali di masing-masing kecamatan atau desa pun memiliki keragaman. Yang paling kentara sangat berbeda adalah antara bahasa Bali, Melayu dan Loloan. Keragaman bahasa yang berkembang

di masyarakat ini menggugah sejumlah warga yang peduli mempertahankan bahasa khas masing-masing wilayah itu. Seperti yang dilakukan komunitas Lestarikan Bahasa Negaroa (LBN) misalnya. Beberapa tahun belakangan ini gerakan sejumlah masyarakat LBN ini lahir dari keinginan untuk menjaga budaya Negaroa secara umum dengan tetap menggunakan bahasa daerah di dalamnya. Mendorong warga Jembrana tidak malu berbahasa Negaroa. Komunitas ini berkembang melalui

media sosial dengan saling berinteraksi dengan bahasa sehari-hari khas Negaroa. Selain berinteraksi menggunakan aksen Negaroa lewat medsos, komunitas ini juga membuat sejumlah kegiatan dengan menyertakan aksesaksen Negaroa. Seperti mencetak kata-kata yang khas menunjukkan aksen Negaroa dalam media kaos atau suvenir. Hingga berinteraksi lewat udara melalui komunitas radio umum maupun radio penduduk. Upaya melestarikan bahasa juga dilakukan sejumlah masyarakat di Loloan. Sejumlah pemerhati Loloan, bahkan menginventarisir bahasa dan membuatnya dalam bentuk kamus. Upaya yang dilakukan ini memiliki tujuan yang sama, yakni melestarikan bahasa agar tidak tergerus. Bahasa Loloan yang berkembang di masyarakat merupakan akulturasi dari bahasa Melayu, Bugis dan Bali. “Kamus ini untuk mengingatkan saja, agar untuk generasi muda bahasa ini tidak luntur,” terang Eka Sabara, pemerhati budaya asal Loloan Barat.

Kamus berisi kosakata dan kalimat bahasa Loloan yang lazim digunakan disusunnya sejak tahun 2016 lalu. Untuk lebih menggugah, Sabara sengaja memasang kamus berukuran jumbo itu di sejumlah tempat strategis di

Loloan Timur dan Loloan Barat. Yakni di depan makam buyut Lebai, Loloan Timur dan Jalan Katu Lampu sekitar rumah panggung Loloan Barat. Pria yang memiliki hobi teater ini mengaku

tergugah dengan bahasa Loloan yang di antaranya sudah jarang digunakan oleh generasi milenial. Diakuinya bahasa Loloan ini tidak terlepas dari serapan bahasa Bali, Bugis Makasar dan Melayu. Bahasa Bugis dan Melayu lebih banyak karena dulu lazim digunakan untuk perda-

gangan. Dalam kamus itu, diurai secara urut kosakata berdasarkan huruf abjad depan. Eka berkeinginan dengan tersusunnya kamus bahasa Loloan ini bisa tetap dipraktikan menjadi bahasa pergaulan seharihari masyarakat Loloan. (olo)

Bali Post/olo

KAMUS - Salah satu upaya untuk mempertahankan bahasa warga Loloan dengan memasang kamus yang di antaranya sudah jarang digunakan.


BALI DWIPA

Rabu Pon, 18 April 2018

11 Triwulan Pertama

Penumpang Bandara Ngurah Rai Meningkat Tujuh Persen

PENUMPANG - Suasana penumpang di Bandara Ngurah Rai.

kunjungan tahun lalu, tetapi dalam kurun waktu tiga bulan angkanya terus bergerak positif. “Dari hasil penghitungan kunjungan wisman selama triwulan I memang menunjukkan adanya kenaikan. Bulan Januari tercatat 352.015 wisman, Februari 437.323 wisman dan Maret 493.121 wisman, dengan rata-rata pertumbuhan setiap bulannya sebesar 18,5 persen,” terangnya. Komposisinya masih didominasi wisatawan Tiongkok yaitu 301.690 atau 23,5 persen dan disusul Australia 247.219 atau 19.28 persen. Di posisi ketiga ditempati wisatawan India 82.545 dengan jumlah persentasi 6,5 persen. Selain peningkatan jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami pertumbuhan. Hingga akhir Maret tercatat ada 37.763 penerbangan dari dan ke Bali. Dengan jumlah pergerakan 34.153 di tahun 2017, maka jumlah petumbuhannya mencapai 11 persen. Untuk mengantisipasi pertumbuhan penumpang dan penerbangan yang terus mengarah positif, pihak Angkasa Pura I saat ini sedang melakukan penambahan berbagai fasilitas, antara lain tempat parkir pesawat (apron), check in counter dan pembuatan rapid exit taxiway yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas landasan pacu. (kmb23)

Anggaran Pendidikan 20 Persen

FIGUR Kian Meningkat PENYALAH guna narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda saat ini kian meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa Indonesa ke depan. Oleh karena itu, pemuda sebagai generasi penerus bangsa mampu membentengi diri dari berbagai ancaman, termasuk narkoba. ‘’Jangan sampai generasi penerus bangsa semakin hari semakin rapuh, Bali Post/rah karena digerogoti zat-zat adiktif penghancur saraf. Akibatnya, para pemuda tidak dapat berpikir jernih dan generasi harapan bangsa yang tangguh, cerdas hanya akan tinggal kenangan,’’ kata Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1611/Badung Mayor Inf. Putu Sukadana, Selasa (17/4) kemarin. Guna mengantisipasi peredaran narkoba di perdesaan, lanjut Mayor Sukadana, kegiatan nonfisik TMMD ke-101 Kodim 1611/Badung di Desa Pangsan, Petang, diisi sosialisasi pencegahan bahaya narkoba oleh Kompol I Nengah Darma selaku Kepala Seksi Pencegahan BNNK Badung. Dalam penjelasannya, Kompol Darma mengulas narkoba bagi remaja ini ditujukan kepada para siswa kelas 10 SMAN 1 Petang, Senin (16/4) lalu. Tujuannya agar mereka mengerti tentang bagaimana bahaya narkoba yang bisa membuat lalai dalam hal apa pun. Dengan pembekalan yang singkat tersebut bisa membantu dan menambah wawasan pelajar tentang pengertian dan bahaya narkoba itu sendiri. Sasaran dari peredaran narkoba adalah kaum muda atau remaja. Kalau dirata-ratakan usia sasaran narkoba ini adalah umur 11 sampai 24 tahun. Hal tersebut mengindikasikan bahwa bahaya narkoba sewaktu-waktu dapat mengincar generasi muda kapan saja. (rah)

Dewan Usulkan di Luar Belanja Pegawai dan BOS

‘’Untuk gaji saja hampir Rp 1 triliun. Sedangkan kalau mau dihitung untuk peningkatan kualitas masing-masing anak masih sangat kecil, cuma Rp 230 ribu per anak,’’ ujar anggota Pansus LKPJ Kepala Daerah Tahun 2017 dan LKPJ

Akhir Masa Jabatan Gubernur Bali 2013-2018, A.A. Ngurah Adhi Ardhana, dalam rapat kerja Pansus bersama OPD Pemprov Bali di DPRD Bali, Selasa (17/4) kemarin. Adhi Ardhana mengusulkan agar ke depan mulai dipikirkan

20 persen alokasi anggaran pendidikan tidak termasuk lagi belanja pegawai dan dana BOS. Dengan demikian, anggaran itu dapat dimaksimalkan untuk peningkatan kualitas siswa. Terkait usulan ini, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra

menilainya sebagai bentuk komitmen yang kuat pada pendidikan. Meskipun sangat bagus, namun implementasinya sangat terkait dengan kondisi fiskal daerah. ‘’Kalau 20 persen itu di luar BOS dan belanja pegawai, nominalnya itu sangat besar. Sedangkan kita masih punya sektor-sektor yang juga membutuhkan alokasi anggaran,’’ ujar mantan Kepala BPBD Provinsi Bali ini. Dewa Indra menambah-

Mangupura (Bali Post) Aksi massa terjadi di Jalan Sunset Road, Seminyak, Kuta, Senin (16/4) pukul 22.00 Wita. Sukajat (42) nyaris tewas dihajar massa setelah tepergok hendak mencuri aki buldoser milik TNI. Saat ini pelaku dirawat intensif di RSUP Sanglah. Informasi diperoleh Selasa (17/4) kemarin, anggota Yon Zipur/18/YKR Agustinus Raimon Intopian (29) mengecek buldoser milik Yon Zipur 18/YKR yang ada di TKP. Saat itulah dia melihat pelaku sedang memukul-mukul gembok pengaman (pengunci) aki buldoser tersebut. ‘’Anggota tersebut (Agustinus - red) sempat tanya

pelaku lagi ngapain,’’ kata sumber. Saat itu juga pelaku kaget dan langsung melompat kemudian lari meninggalkan TKP. Agustinus langsung mengejar dan berhasil menangkap pelaku. Saat mengejar pelaku, Agustinus melihat ada laki-laki mengendarai sepeda motor meninggalkan TKP. Saat pelaku ditangkap, tiba-tiba datang massa sekitar seratus orang dan langsung mengeroyok pelaku hingga tidak sadarkan diri. Akibat amukan massa tersebut, pelaku diduga mengalami luka parah di bagian kepala. Tim Opsnal Polsek Kuta dipimpin Panit I Reskrim

Iptu Putu Budi Artama saat mobiling atensi 3C (curat, curas dan curanmmor) melintas di TKP. Polisi langsung mengamankan pelaku dan membawa ke RSUP Sanglah. ‘’Sampai saat ini kondisi pelaku belum sadarkan diri. Polisi belum bisa menginterogasinya,’’ ujar sumber yang minta identitasnya dirahasiakan ini. Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Ario Seno Wiboko saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. ‘’Saksisaksi sudah kami periksa. Buldoser itu ada di TKP untuk meratakan tanah. Pelakunya belum sadarkan diri dan kami menunggu kondisinya membaik,’’ tegasnya. (kmb36)

DIRAWAT - Sukajat dirawat intensif di RSUP Sanglah setelah dikeroyok massa.

Denpasar (Bali Post) -

Selama ini pendidikan dialokasikan anggaran 20 persen dari APBD sesuai amanat konstitusi. Di Bali khususnya, alokasi 20 persen itu sebetulnya telah terpenuhi, bahkan melampaui ketentuan yang ada. Namun, di dalamnya masih termasuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta gaji untuk pendidik dan tenaga kependidikan.

Tepergok, Pencuri Dihajar Massa

Dewan Klarifikasi OPD Terkait LKPJ Gubernur

Dari Penurunan Pertumbuhan Ekonomi hingga Kemiskinan

PANSUS di DPRD Bali minta klarifikasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Bali terkait LKPJ Kepala Daerah Tahun 2017 dan LKPJ Akhir Masa Jabatan Gubernur Bali 2013-2018, Selasa (17/4) kemarin. Dewan mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari penurunan pertumbuhan ekonomi di tahun 2017 hingga masih adanya angka kemiskinan di Bali. Ketua Pansus LKPJ Made Budastra utamanya menyoroti angka kemiskinan yang masih tergolong tinggi di Bali. Padahal, pemerintah sudah banyak melakukan program-program pro-rakyat dalam upaya pengentasan kemiskinan. Di sisi lain, politisi PDI-P ini juga mendorong agar pemerintah menanamkan jiwa kewirausahaan pada generasi milenial melalui pendidikan dan latihan usaha baru berbasis

Bali Post/kmb23

Mangupura (Bali Post) Pada triwulan pertama 2018 Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat adanya kenaikan jumlah penumpang yang cukup signifikan. Meski sempat mengalami penurunan pascapeningkatan aktivitas Gunung Agung akhir 2017, sejak Februari lalu penumpang di bandara ini mulai beranjak naik. Bahkan jumlahnya terus meningkat pada Maret 2018. “Pantauan kami puncaknya tanggal 29 Maret, yaitu hampir 70 ribu penumpang. Padahal rata-rata penumpang per hari berkisar 57 ribu. Melihat pergerakan penumpang yang terus tumbuh, mengindikasikan pariwisata Bali juga makin membaik,” kata General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Yanus Suprayogi, Selasa (17/4) kemarin. Dijelaskannya, dari data yang ada, tahun ini tercatat sebanyak 5,17 juta penumpang, baik domestik maupun internasional. Sedangkan tahun 2017 pada periode yang sama tercatat 4,83 juta penumpang. “Artinya, ada peningkatan sebesar tujuh persen,” ujarnya. Peningkatan juga mulai terlihat pada jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Bali. Bulan Januari sampai Maret ada sebanyak 1,28 juta wisman yang datang. Walau secara keseluruhan jumlahnya satu persen di bawah

digital. Sementara itu, Wakil Ketua Pansus LKPJ Wayan Adnyana mengatakan, pertanyaan yang diajukan Pansus terkait LKPJ bukanlah untuk mencari-cari kesalahan eksekutif. Melainkan untuk mendapat masukan dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah untuk pemerintahan 5 tahun yang akan datang. Politisi Demokrat ini antara lain mempertanyakan soal penurunan pertumbuhan ekonomi yang terjadi di tahun 2017, meskipun penurunan itu masih berada di atas rata-rata nasional. Termasuk menanyakan capaian dari berbagai program Pemprov Bali. Baik itu bantuan langsung untuk masyarakat tidak berdaya atau teramat miskin, program stimulus seperti hibah untuk meringankan beban dan mendorong partisipasi masyarakat

dalam pembangunan maupun program jangka panjang seperti pembangunan infrastruktur bendungan dan lainnya. Tak hanya itu, persoalan transportasi umum, sampah di TPA Suwung, dana desa, pelanggaran RTRWP, proyek mangkrak seperti Pelabuhan Tanah Ampo dan Dermaga Gunaksa, hingga prestasi SMA/SMK Bali Mandara yang belum ditiru sekolah lain juga menjadi pertanyaan dewan. Menanggapi hal ini, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra mengakui bila pertumbuhan ekonomi sempat terganggu pada triwulan IV

tahun 2017 karena terdampak erupsi Gunung Agung. Kendati kawasan rawan bencana hanya ada di Kabupaten Karangasem, namun seluruh masyarakat Bali terkena dampak, terutama dalam kaitan pertumbuhan ekonomi. Dikatakan, pada tahun 2015 ekonomi Bali tumbuh 6,03 persen dan naik menjadi 6,24 persen di tahun 2016. Sementara di tahun 2017, pertumbuhan ekonomi turun menjadi 5,59 persen. Mengenai angka kemiskinan, Bali sebetulnya menjadi daerah dengan angka kemiskinan terendah kedua setelah DKI Jakarta. (rin)

Ekonomi Bali Tahun 2015 2016 2017

Ekonomi Bali tumbuh Pertumbuhan ekonomi naik menjadi Ekonomi Bali turun menjadi

persen 6,03 6,24 5,59

kan, dalam konstitusi juga hanya diatur tentang pengalokasian anggaran 20 persen untuk pendidikan. Sedangkan di Bali sendiri sudah melampaui ketentuan tersebut. Meski demikian, usulan tersebut tetap dianggap sebagai wacana yang sangat positif bagi sektor pendidikan. ‘’Kita semuanya sudah sepakat bahwa pendidikan sangat fundamental bagi kemajuan suatu bangsa, suatu daerah,’’ tandasnya. (kmb32)

Bali Post/ist

Posisi Matahari di Sekitar Ekuator

Cuaca Panas dan Gerah

Denpasar (Bali Post) Suhu panas dan gerah dirasakan beberapa hari belakangan ini di Bali. Ini merupakan fenomena cuaca alamiah yang biasa terjadi setiap tahunnya. Terutama terjadi pada musim pancaroba, yaitu musim peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau yang terjadi pada bulan Maret hingga April ini. Forecaster BMKG Wilayah III Denpasar I Made Sudarma Yadnya mengatakan secara umum kondisi panas dan gerah seperti saat ini disebabkan adanya gerak semu matahari pada bulan Maret hingga April. Posisi matahari berada di sekitar ekuator, sehingga akumulasi panas masih tinggi di wilayah sekitarnya, termasuk Bali. Selain itu, kondisi cerah dan sedikit awan juga menyebabkan intensitas energi sinar matahari langsung

mengarah ke bumi tanpa halangan. Apalagi saat ini wilayah Bali memasuki musim peralihan (pancaroba) dari musim hujan ke kemarau, di mana angin bertiup dari timur-tenggara yang membawa masa udara kering dari Australia menuju Asia yang melewati wilayah Bali pada khususnya. Suhu udara saat ini di wilayah Bali berkisar antara 23-35o C dengan kelembaban udara berkisar antara 55-95 persen. ‘’Panas matahari yang disertai masa udara kering dan masih lemahnya angin bertiup menyebabkan kondisi panas terasa menyengat dan gerah,’’ tandas Sudarma Yadnya saat dikonfirmasi, Selasa (17/4) kemarin. Di samping itu, penyebab lain kondisi suhu panas dan gerah di Bali juga disebabkan tingginya suhu permukaan laut di perairan Bali yang berkisar antara

29-31 o C. Mengingat sifat air laut lambat melepaskan panas, sedangkan daratan lebih cepat melepaskan panas. Oleh karena itu, lautan akan melepaskan panasnya pada malam hari. Sehingga udara masih terasa panas yang menyebabkan gerah di malam hari. ‘’Mengingat suhu air laut lebih hangat daripada normalnya, maka rasa gerah juga dirasakan lebih lama,’’ pungkasnya. (win)

’’Panas matahari yang disertai masa udara kering dan masih lemahnya angin bertiup menyebabkan kondisi panas terasa menyengat dan gerah.’’ I Made Sudarma Yadnya Forecaster BMKG Wilayah III Denpasar


KLUNGKUNG

12

Rabu Pon, 18 April 2018

Kerusakan Jalan Gunung Merapi Makin Parah Semarapura (Bali Post) Jalan Gunung Merapi, Kelurahan Semarapura Kangin, Kabupaten Klungkung semakin memprihatinkan. Kerusakannya semakin parah. Berdasarkan pantauan, Rabu (17/4) kemarin, jalan rusak tersebar di sejumlah lokasi. Sejumlah lubang menganga cukup besar. Hal tersebut menyebabkan arus lalu lintas kendaraan, terutama truk tersendat dan harus ekstra hati-hati. Seorang sopir asal Karangasem I Wayan Merta mengatakan kerusakan jalan yang sudah berlangsung cukup lama ini sangat mengganggu kenyamanan. Truk pengangkut pasir kerap mengalami patah as. Supaya tak terus berlanjut, pemerintah diharapkan bisa segera melakukan perbaikan. “Sudah banyak truk yang patah as. Jalan ini sangat mengganggu lalu lintas. Ini jalur satu-satunya. Kalau bisa supaya segera diperbaiki,” ungkapnya. (sos)

SOSOK Cintai Pekerjaan ORANG-orang yang duduk di kursi legislatif tak seluruhnya terjun di dunia politik sejak lama. Beberapa ada yang sebelumnya justru menggeluti pekerjaan lain. Bahkan sangat jauh dari urusan politik. Seperti karyawan hotel atau bungalo, bahkan sopir taksi. Itulah sekilas gambaran hidup Ketua Komisi I DPRD Klungkung I Nengah Mudiana yang menjabat periode 2014-2019. “Saya baru sekali naik. Sebelumnya sempat menekuni beberapa pekerjaan. Prinsip saya, cintai setiap pekerjaan,” ujarnya, Selasa (17/4) kemarin. Melenggang sebagai wakil rakyat, ia masuk Daerah Pemilihan Klungkung. Empat tahun berjalan, banyak pengalaman yang didapatkan dari masyarakat. Saat menjalankan tugas, juga tidak ada batasan. Tidak ada perubahan sikap. Menyeruput secangkir kopi beramai-ramai masih menjadi hal biasa. “Saya masih bersikap biasa dengan masyarakat. Kadang lupa kalau jadi dewan. Minum kopi, bisa secangkir bertiga,” ucapnya sembari tertawa. Politisi Partai Gerindra ini pun mengaku dalam menyampaikan aspirasi, juga tak terpaku pada warga di Kecamatan Klungkung. Tetapi juga kecamatan lain, termasuk Nusa Penida yang ada di seberang lautan. “Di Nusa Penida ada beberapa persoalan yang menyangkut pariwisata. Saya biasa turun ke sana. Menyerap aspirasi. Saya tidak membedakan. Malahan dengan ini saya banyak dapat teman, dapat sahabat. Kenal banyak orang,” tegasnya. Selama menjabat, pembangunan di Kabupaten Klungkung sudah cukup baik, terutama fasilitas umum. Namun demikian, masih banyak aspirasi masyarakat yang belum bisa diakomodir pemerintah. Ini akan terus diperjuangkan. “Saya tidak ada menyia-nyiakan kepercayaan rakyat. Komitmen bekerja untuk rakyat,” tandasnya. (sos)

Kasus Dugaan Penyimpangan APBDes

Perbekel Satra Ditahan

Semarapura (Bali Post) Kasus dugaan penyimpangan penggunaan APBDes Desa Satra 2015 dilimpahkan penyidik ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Klungkung, Selasa (17/4) kemarin. Usai dilimpahkan, perbekel Ni Made Ratnadi yang berstatus sebagai tersangka pun langsung ditahan dengan beberapa pertimbangan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tersangka digiring ke Rutan Klungkung yang berlokasi di timur Lapangan Puputan Klungkung pukul 11.30 Wita. Sebelumnya dilakukan pemeriksaan berkas penyidikan. Tersangka juga menjalani pemeriksanaan kesehatan oleh petugas medis RSUD Klungkung didampingi pengacaranya, I Putu Oka Pratiwi Widasmara. “Kesehatannya baik. Hanya tensinya katanya naik. Tapi itu tidak mempengaruhi penahanan,” jelas Kasi Pidsus Kejari Klungkung Meyer Volmar Simanjuntak. Penahanan itu, sambungnya, karena beberepa pertimbangan. Yakni tersangka dijerat pasal 2 subsider pasal 3 Undang-undang 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman lebih dari 5 tahun. Selain itu, ada kekhawatiran dari JPU tersangka melarikan diri. Terlebih kasus itu ditargetkan sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Denpasar pekan depan. “Penahanan berlangsung 20 hari ke depan,” sebutnya. Sebelum ditahan, tersangka sempat mengajukan penangguhan, namun itu tidak disertai surat resmi. Selain itu juga ada keinginan untuk mengembalikan kerugian, tetapi tak kunjung ada. Pada kasus ini, tersangka diduga melakukan korupsi APBDes 2015. Sesuai hasil perhitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ditemukan kerugian negara sebesar Rp 94.344.000. Dugaan penyimpangan berupa mark-up harga barang. Beberapa di antaranya dalam finishing balai desa dan operasional kantor. “Ada yang diakui tersangka. Ada yang tidak. Tetapi sudah disampaikan, kalau berdebat, supaya di pengadilan saja. Biar hakim menilai,” tegasnya. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Klungkung I Wayan Suteja mengaku telah mendengar informasi penahanan perbekel perempuan satu-satunya di Kabupaten Klungkung. Pihaknya segera menunjuk pelaksana harian untuk melanjutkan roda pemerintahan. “Ini bisa oleh Sekdes maupun kaur lain. Tetapi rasanya akan ditunjuk Sekdes. Kalau untuk menunjuk pelaksana tugas, belum bisa. Karena rekomendasi pemberhentian sementara belum turun dari Kemendagri,” terangnya. (kmb45)

Bali Post/ist

DIGIRING - Perbekel Satra Ni Made Ratnadi saat digiring ke mobil dan ditahan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Klungkung, Selasa (17/4) kemarin.

Jalur Hijau di Ambang Dilematis

Semarapura (Bali Post) Puluhan lokasi di Kabupaten Klungkung ditetapkan sebagai jalur hijau. Namun beberapa tahun belakangan, kondisinya justru berbeda. Alih fungsi menjadi permukiman terus mengepung. Pemerintah pun berada di ambang dilematis menyikapi ini karena berbenturan dengan kepentingan masyarakat. Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung Gusti Gde Gunarta menjelaskan sesuai data terakhir, tercatat ada 28 blok jalur hijau di Klungkung Daratan yang ditetapkan berdasarkan Perda Nomor 3 Tahun 1998, yang seluruhnya berupa lahan persawahan. Sesuai pengamatannya, tak

dipungkiri sudah ada yang terkepung bangunan, baik untuk fasilitas pertanian, berupa balai subak dan pura maupun permukiman pribadi. “Bangunan itu ada sebelum muncul perda, ada juga setelah itu. Cukup banyak dan rata-rata ada di setiap jalur hijau,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (17/4) kemarin. Dengan kondisi itu, pemkab

tidak bisa berbuat banyak dan berada dalam situasi dilematis. Jika dipaksakan lahan tersebut tetap untuk jalur hijau, masyarakat yang tidak memiliki lahan lain akan tidak bisa melakukan pembangunan. “Memang ini membuat dilematis. Umumnya, rata-rata masyarakat yang membangun di sana, memiliki lahan sedikit. Tidak ada lagi di tempat lain,” katanya. Disampaikan lebih lanjut, alih fungsi itu menyebabkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sesuai amanat Undang-undang 26 tahun 2007 tentang Tata Ruang yang luasnya minimal 30

Bali Post/sos

JALUR HIJAU - Lahan persawahan di Kabupaten Klungkung yang masuk jalur hijau. Namun sudah ada yang beralih fungsi menjadi permukiman.

persen dari luas wilayah keseluruhan semakin sulit tercapai. “Sekarang RTH baru sekitar sebelas persen,” kata Gunarta. Supaya tak terus menuai dilematis, pejabat asal Karangasem ini mengatakan pada Mei medatang akan diusulkan perubahan Perda Nomor 3 Tahun 1998 tentang Jalur Hijau. Sesuai rencana, nantinya akan ada ketentuan yang dapat diakomodir jika ingin memanfaatkan jalur hijau. Misalnya, untuk kepentingan ibadah maupun menunjang pertanian seperti balai subak. “Kita akan berikan insentif kalau mematuhi peraturan. Contohnya seperti subsidi pupuk maupun bibit. Kalau tidak, akan diberikan disinsentif. Misalnya, saat membangun tidak diberikan layanan seperti air atau listrik. Atau mungkin pajaknya dikenakan lebih besar. Tetapi itu baru sebatas pemikiran. Memang agak ekstrem. Ini akan dibahas lagi. Tentu memerlukan masukan dari pihak lain,” sebutnya. Pada usulan itu, tidak ada perubahan tempat jalur hijau. Tidak ada pula rencana perluasan. Yang terjadi ke-

mungkinan justru penyempitan. Jika itu benar, maka jalur hijau akan ditutupi dengan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B). “Kalau perluasan rasanya tidak mungkin. Kami khawatir malah memicu konflik di masyarakat. Kemungkinan bisa menyempit. Kalau memang begitu, secara otomatis RTH berkurang. Tetapi kami berharap sawah lain bisa dijadikan lahan pertanian abadi. Ini sedang kami perjuangkan ke pusat,” imbuhnya. Sesuai pantauan, alih fungsi jalur hijau satunya terjadi di Subak Delod Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan. Padahal, di dekatnya sudah terpasang pengumuman yang menyatakan kilometer 6.911 sampai dengan 8.590, sepanjang 1.679 meter dan kedalaman 500 meter dilarang membangun. Fenomena itu berdampak pada luas sawah yang semakin menyusut. Pada 2015 mencapai 3.843 hektare dan 2016 menjadi 3.779 hektare atau berkurang 64 hektar. Di tengah situasi itu, Kabupaten Klungkung pada 2017 kekurangan beras mencapai 2.146 ton untuk memenuhi kebutuhan 177.400 orang. (kmb45)

Melirik Kerajinan Tikar Pandan di Pesinggahan

Jelang Galungan Permintaan Meningkat, Nganyam hingga Lembur PANDAN berduri tumbuh subur di Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung. Sejak bertahun-tahun hingga sekarang masih menjadi “nafas” untuk sejumlah warga. Hal itu disulap menjadi kerajinan tikar yang cukup laku di pasaran. Menjelang hari raya Galungan, permintaan sudah cukup banyak. Guna memenuhi itu, perajin mulai menganyam sejak pagi hari. Pesinggahan merupakan desa paling timur di Kabupaten Klungkung. Berbatasan dengan Kabupaten Karangasem. Saat dijelajahi, desa ini memiliki banyak potensi. Tak hanya sektor perikanan. Tak juga hanya pertanian yang masih tumbuh subur. Tak hanya usaha perdagangan kuliner yang banyak dijumpai di pinggir jalan menawarkan aneka masakan yang mampu menggoda perut. Namun, juga banyak tumbuh pandan berduri. Terlihat memadati lahan di pinggir jalan. Sekilas, itu hanya nampak sebagai tanaman liar yang hanya berfungsi untuk pembatas pekarangan. Rupanya, tanaman yang juga cocok tumbuh di pinggiran pantai ini justru sangat berarti. Mampu menjadi “nafas” sejumlah warga sejak bertahun-tahun. Tekstur daunnya yang mirip daun lontar menjadikannya sangat baik untuk kerajinan anyaman, salah satunya tikar. Itu digeluti Nyoman Sumiati (40). Dikunjungi ke rumahnya, Selasa (17/4) kemarin, nampak sibuk memotong pandan yang masih hijau. Menghilangkan durinya yang tajam. Membentuk helaian berukuran cukup panjang. Ada sekitar satu meter. Itu tak langsung dianyam. Namun, harus dijemur sampai kering. Kembali direndam pada air supaya kuat. “Ini sudah menjadi pekerjaan setiap hari. Sudah dari dulu,” tuturnya. Membuat tikar pandan tak sulit baginya. Sehari dapat menghasilkan dua lembar ukuran 1 x 1,5 meter. Itu dijual Rp 25 ribu per lembar. Yang lebih besar lagi, kisaran Rp 35 ribu. Itu diambil langsung oleh pengepul untuk dijual kembali ke daerah lain. “Tidak pernah bawa ke pasar.

Tetapi dicari langsung ke sini,” kata perempuan satu anak ini. Jelang hari raya Galungan, senyumnya semakin sumringah. Pesanan datang semakin banyak. Waktunya pun dimaksimalkan untuk mempercepat produksi. Mengisi keinginan untuk lebih banyak mendulang rupiah. “Kalau sudah jelang hari raya, pasti lebih banyak pesanannya,” imbuhnya. Pekerjaan ini juga dilakoni perempuan yang sudah renta. Ia adalah Nengah Narsi (85). Hidupnya seakan sudah bergantung pada tikar itu. Menganyam dilakukan setiap hari. Namun, kondisi fisiknya yang tak sekuat dulu, membuat prosesnya lebih lambat. Satu tikar baru bisa se-

lesai dua hari. “Saya mengayam sudah dari penjajahan Jepang. Bertahan sampai sekarang. Hitung-hitung untuk menutupi kebutuhan hidup,” ucapnya. Cerita berbeda diungkapkan warga, Ni Wayan Norti. Di tengah permintaan pengepul yang meningkat, ia muilai menganyam sejak pukul 06.00 Wita. Aktivitasnya itu sembari menunggu nasi matang. Hingga siang, satu tikar berhasil terselesaikan. “Sudah biasa seperti ini,” katanya. Seiring berkembangnya zaman, kerajinan ini kurang dilirik generasi muda. Sebagian besar memilih untuk mengadu nasib ke perkotaan, dengan harapan mendapat penghasilan lebih besar. (sos)

Bali Post/sos

PERAJIN TIKAR - Perajin tikar di Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan. Jelang hari raya Galungan, permintaannya meningkat.


BULELENG

14

Rabu Pon, 18 April 2018

Desa Selat Tata Hutan Lindung

Dijadikan Kawasan Wisata Alam

HUTAN – Areal hutan dijadikan daerah tujuan wisata yang mirip dengan Kebun Raya Bedugul, Tabanan.

Suara Buleleng Bali Perlu Listrik Jangka Panjang

Pulau Bali membutuhkan listrik dari Jawa. Jangan itu ditolak, tetapi dicarikan solusi terbaik agar lintasan SUTET tidak mengganggu keberadaan pura di sekitarnya. Sebab, listrik ke depan masih diperlukan Bali yang kecil ini. Penduduk Bali akan semakin bertambah, artinya kebutuhan akan proyek listrik dari pusat ke daerah dalam jumlah besar ke depan tetap diperlukan generasi mendatang. Gung De, Ngurah Rai

Teliti Jalur ’’Shortcut’’

Rencana perubahan jalur shortcut dari Mengwitani ke Singaraja, jika menyebar di Wanagiri, Gitgit dan Pegayaman rasanya perlu dicek kembali oleh pemerintah secara mendetail. Jalur alternatif harus diteliti kembali. Itu karena soal shortcut di titik lima dan enam yang diinfokan ke publik membutuhkan lahan 11 hektar dari awal kebutuhan lahan shortcut 3,2 hektar. Jangan sampai proyek ini jalan di tempat. Gung Surya, Lovina

Mologan, Mayong

kemasan juga turut disita dari sejumlah penjual di wilayah hukum Polres Buleleng. Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Selasa (17/4) kemarin, mengatakan peredaran miras baik yang diproduksi secara tradisional maupun miras dalam kemasan masih banyak beredar di masyarakat.

Bahkan pihaknya mengakui mengonsumsi miras secara berlebihan telah memicu tindakan kriminal. Untuk itu, sesuai instruksi pimpinannya dan mencegah munculnya kasus kematian akibat mengonsumsi miras oplosan seperti yang terjadi di luar Bali, pihaknya telah memerintahkan jajarannya

melancarkan razia peredaran miras. ‘’Seperti dalam pawai ogoh-ogoh saat Nyepi yang lalu, juga ada tindakan kriminal dan itu pemicunya mengonsumsi miras. Setiap malam minggu juga kami temukan aksi balapan liar dan ini juga pengaruh miras berlebihan. Menekan dampak yang ditimbulkan dan juga menghindari kasus kematian akibat miras oplosan seperti di luar Bali, kami terus melancarkan razia seperti yang kita lakukan dalam sepekan terakhir ini,’’ katanya. Di sisi lain, Kapolres Suratno mengatakan, sebenarnya peredaran miras tidak bisa dicegah hanya dengan merazia penjualnya. Tetapi, pihaknya mengharapkan dukungan Pemkab Buleleng melalui instansi terkait yang membidangi untuk memberikan pemahaman dan mengarahkan masyarakat agar tidak memproduksi miras tradisional. Sebaliknya, bahan baku yang tadinya diolah untuk miras menjadi panganan yang lebih sehat dan tidak membahayakan keselamatan manusia. Dia mencontohkan, nira (tuak) bisa saja diolah menjadi gula merah atau gula aren atau menjadi olahan berkualitas lain-

nya. Dengan pengalihan produk, diyakini peredaran miras terutama yang diproduksi secara rumahan bisa dikurangi dan lebih mudah diawasi. Selain itu,

Rancang Daftar Ulang Sertifikat

Saya harap pemerintah dapat membuat program untuk mendaftarkan ulang sertifikat masyarakat yang pernah mengalami musibah kebakaran. Ini supaya masyarakat bisa tertib membayar pajak, bagi mereka pemilik sertifikat tanah yang terbakar dan belum mengurus sertifikat sejak beberapa tahun ke belakang. Komang Suarnita, Anturan

Permudah Urus Sertifikat Tanah

Pemerintah harus memperhatikan sertifikat tanah masyarakat yang pernah terkena musibah kebakaran. Biaya dan proses pengurusan penggantian sertifikat supaya dipermudah.

n Luas hutan yang ditata sekitar 10 hektar n Dijadikan daerah tujuan wisata n Dibuatkan jalur trekking lima kilometer n Pohon-pohon dibiarkan utuh, ditambah tanaman hias n Ditata seperti Kebun Raya Bedugul

Singaraja (Bali Post) – Desakan Pemkab Buleleng agar Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk menghidupkan pompa air sumur bor di Desa Bondalem segera dioperasikan, ditanggapi manajemen PLN. Hasil uji coba menyebutkan, salah satu komponen mesin PLTS belum memenuhi variabel yang ditetapkan PLN. Jika PLTS dipaksakan beroperasi, distribusi listrik PLN di Desa Bondalem dan sekitarnya akan terganggu. Sebab, tegangan listriknya drop akibat tidak stabilnya pasokan listrik PLTS yang terkoneksi pararel dengan jaringan listrik PLN. gan variabel cosphi di bawah standar akan memicu gangguan jaringan distribusi listrik di Desa Bondalem dan sekitarnya. Gangguan ini seperti tegangan listrik yang disuplai ke pelanggan akan drop dan ini berdampak pada kerusakan peralatan elektronik atau lampu penerangan di rumahrumah pelanggan. Untuk itu, satu-satunya upaya menyempurnakan fungsi cosphi sampai variabel pembanding dari tegangan KV menjadi KVA sesuai standar. Ini bisa dilakukan dengan memerintahkan rekanan yang mengerjakan dan vendor produk copshi itu sendiri perlu dipelajari untuk mencari tahu mengapa ketika listrik PLTS pararel dengan listrik PLN, namun pembanding pada cosphi justru turun jauh dari angka normal. Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) me-

Komang Suarnita, Anturan

Penataan Hutan di Desa Selat

Variabel Cosphi Mesin Belum Penuhi Syarat mencatat perbandingan tegangan listrik dari kilo volt (KV) menjadi kilo volt amper (KVA) belum memenuhi angka standar 0,9 atau bahkan di atasnya, sehingga PLTS itu belum bisa beroperasi. PLN sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng agar meminta rekanan yang membangun PLTS menyempurnakan agar komponen cosphi sesuai standar PLN atau di atas dari angka normal. Namun saran itu belum selesai dilakukan sampai sekarang. ‘’Kalau dikatakan PLN mengganjal izinnya itu tidak pas. Sebab, dari uji coba dan koordinasi tim teknisi PLN dengan PUPR berjalan. Karena variabel yang dihasilkan komponen cosphi itu belum standar maka PLTS belum layak dioperasikan,’’ katanya. Menurut Fery, jika PLTS dipaksakan beroperasi den-

Dukung Program Pemerintah

penambahan bangunan, hanya dibuat bale bengong dengan bangunan model knock down. “Sesuai izin dan kesepakatan yang ada, penataan ini dilakukan dengan tetap mempertahankan struktur asli hutan. Tidak ada penebangan pohon, dan jenis tanaman yang kami tanam juga menyesuaikan dengan tanaman endemis di hutan ini,” jelasnya. Pengelolaan hutan di desanya itu memakai konsep seperti di objek wisata Kebun Raya Bedugul, Tabanan. Kawasan wisata ini akan dilengkapi restoran di atas pohon. Penambahan akomodasi ini pun dipastikan tidak akan menebang pohon, sehingga tidak melanggar perjanjian dan tetap memakai konsep pengembangan wisata yang natural di kawasan hutan lindung. Sementara untuk areal parkir, pihaknya merencanakan akan memanfaatkan sepanjang badan jalan di sekitar lokasi. “Secara bertahap penambahan akomodasinya akan kami lengkapi dan salah satu adalah membuat restoran di atas pohon dan ini kami buat tanpa menebang pohon. Sementara parkirnya, karena medannya tanjakan kami manfaatkan badan jalan di kawasan ini,” jelasnya. Desa Selat salah satu dari tujuh desa di Buleleng yang mendapat izin untuk mengelola hutan lindung. (mud)

Soal PLTS Bondalem

Itu diungkapkan Supervisor Pemeliharaan Meter Transaksi Jimi Arta didampingi staf Transaksi Energi Fery Eka Perwira dan Humas PLN Area Jaringan Bali Utara Eka Tirtayana, Selasa (17/4) kemarin. Lebih jauh Fery mengatakan, setelah PLTS Bondalem selesai dibangun pihaknya dua kali melakukan uji coba pengoperasian PLTS, yakni pada 26 dan 30 Januari 2018 lalu. Uji coba pertama menyebutkan, saat daya listrik PLTS dikoneksikan pararel ke jaringan listrik PLN variabel dari komponen cosphi pada mesin PLTS menunjukkan 0,73. Setelah dilakukan penyempurnaan dan kembali diuji, catatan dari komponen cosphi yang dipasang oleh rekanan yang membangun PLTS Bondalem turun menjadi 0,6. Variabel sebesar itu jauh di bawah standar PLN yang pada posisi normal 0,9. Karena komponen cosphi yang berfungsi

Program pemerintah pusat oleh Presiden Joko Widodo sudah baik, termasuk rencana kebutuhan listrik ke depannya. Mari dukung program pemerintah pusat untuk kemajuan bersama, khususnya masyarakat yang berada di Buleleng.

Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 362 liter minuman keras (miras) jenis arak tanpa kemasan berhasil disita anggota Reskrim Polres Buleleng. Miras yang diproduksi secara tradisional ini diamankan polisi saat menggelar razia miras satu pekan terakhir. Selain itu, sebanyak 79 botol miras dalam

Bali Post/mud

KEBIJAKAN Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI memberi izin Hak Pengelolaan Hutan Desa (HPHD), ditindaklanjuti perangkat desa dan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Selat, Kecamatan Sukasada. Beberapa bulan terakhir ini, sekitar 10 hektar lahan hutan lindung di desa ini telah ditata. Areal hutan seluas itu dikembangkan sebagai Daerah Tujuan Wisata (DTW) yang tidak jauh beda dengan objek wisata Kebun Raya Bedugul, Tabanan. Pengembangan potensi wisata seperti ini diyakini mampu menarik wisatawan mengunjungi hamparan hutan Desa Selat yang masih terjaga kelestariannya. Posisi hutan Desa Selat berada di ujung selatan pusat desa. Dari arah Bedugul, wisatawan bisa menjangkau kawasan ini lewat jalan di Desa Wanagiri ke barat sampai di Desa Gobleg, lalu melewati jalan kabupaten menuju Desa Selat. Tidak sampai satu jam dari Bedugul, wisatawan sudah bisa menemukan pemandangan hutan lindung yang tertata tanpa menghilangkan kondisi tanaman aslinya. Selain untuk beristirahat menikmati udara segar, pengunjung juga bisa berkeliling hutan melintasi track yang sudah dibuat hingga melihat pemandangan air terjun di tengah hutan. Setelah puas menjajal hutan lindung, wisatawan bisa meneruskan turnya ke kawasan wisata Lovina atau mengunjungi wisata sejarah di jantung Kota Singaraja. Pengurus BUMDes Pandam Harum Desa Selat Made Mudita, belum lama ini mengatakan, penataan hutan dilakukan dengan membuat taman, membuka dua pintu masuk, dan membuat jalur trekking dalam kawasan hutan sepanjang lima kilometer. Dalam penataan ini, pohon-pohon dibiarkan utuh dan hanya ditambah dengan menanam tanaman hias yang cocok di kawasan hutan. Sementara untuk

Bali Post/ist

UJI COBA – Petugas PLN bersama staf Dinas PUPR Buleleng melakukan uji coba pengoperasian PLTS untuk sumur bor di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula. nyarankan DPRD Buleleng segera mengundang PLN untuk mencari penyebab dan solusi agar PLTS beroperasi. Ini karena PLTS mampu menekan biaya listrik mesin pompa sumor bor dan dukungan sumber daya alam untuk membangun PLTS di daerahnya tergolong tinggi. Untuk itu, setelah PLTS di Bondalem berhasil, Pemkab berjanji mengembangkan hal

yang sama untuk mengatasi krisis air bersih yang terjadi beberapa desa di Kecamatan Tejakula dan sekitarnya. Atas saran itu, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna berjanji segera akan mengundang manajemen PLN untuk dimintai penjelasan terkait tertundanya pengoperasian PLTS di Buleleng timur tersebut. (kmb38)

pihaknya juga mengharapkan dukungan semua komponen masyarakat akan tetap mengontrol diri ketika mengonsumsi miras agar tidak berlebihan, se-

hingga ini akan mengendalikan emosi diri dan dengan otomastis akan menghindari terjadinya perselisihan dalam kehidupan sehari-hari. (kmb38)

Razia Miras, Polres Sita 362 Liter Arak


15

Rabu Pon, 18 April 2018

Posisi Pogba Rentan

Jadwal Pertandingan Liga Inggris Kamis (19/4) dini hari AFC Bournemouth vs Manchester United ------------------------------------------------------------------------------------Liga Spanyol Kamis (19/4) dini hari Espanyol vs Eibar Valencia vs Getafe Real Madrid vs Athletic Bilbao ------------------------------------------------------------------------------------Piala Jerman Kamis (19/4) dini hari FC Schalke vs Eintracht Frankfurt ------------------------------------------------------------------------------------Liga Italia Kamis (19/4) dini hari Benevento Crotone Fiorentina Napoli Roma Sampdoria SPAL Torino Hellas Verona

vs vs vs vs vs vs vs vs vs

Atalanta Juventus Lazio Udinese Genoa Bologna Chievo AC Milan Sassuolo

London -

Manajer Manchester United (MU) Jose Mourinho berjanji akan mencoret sejumlah pemain bintang pada laga tandang melawan Bournemouth, Kamis (19/4) dini hari nanti, menyusul hasil memalukan awal pekan ini. Gelandang Prancis Paul Pogba adalah salah satu pemain yang posisinya rentan dari pencoretan itu.

Piala Prancis Caen vs Paris Saint Germain ------------------------------------------------------------------------------------Hasil

MU menelan kekalahan memalukan 0-1 atas klub papan bawah West Bromwich Albion di Old Trafford. Jay Rodriguez mencetak gol untuk klub tamu yang pada tiga bulan terakhir tidak pernah meraih kemenangan di kompetisi Liga Utama Inggris. Kekalahan di Old Trafford itu juga menjadi tamparan tersendiri bagi Mourinho. Pasalnya, hasil itu malah menempatkan tetangganya, Manchester City, memastikan diri sebagai juara kompetisi ini. Pelatih asal Portugal itu menuduh sejumlah pemainnya tampil tanpa naluri memburu kemenangan seperti saat menundukkan City dua pekan lalu. Karena itu pula, dia akan menyeleksi pemain untuk pertandingan melawan Bournemouth dan juga menghadapi Tottenham Hotspur pada laga semifinal Piala FA di Stadion Wembley, Sabtu mendatang. ‘’Rotasi pemain mungkin bukan kata yang tepat,’’ ujar Mourinho, Selasa kemarin. ‘’Jika saya menurunkan pemain pada pertandingan melawan Bournemouth dan dia tampil fenomenal, dia akan tampil di semifinal (lawan Tottenham).’’ Kata rotasi dipandang kurang tepat karena pemain yang tidak ditampilkan pada pertandingan melawan Bournemouth,

Liga Inggris West Ham United vs Stoke City 1-1 ------------------------------------------------------------------------------------1. Man City 33 28 3 2 93-25 87 2. Man Utd 33 22 5 6 63-26 71 3. Liverpool 34 20 10 4 78-35 70 4. Tottenham 33 20 7 6 65-30 67 5. Chelsea 33 18 6 9 57-33 60 6. Arsenal 33 16 6 11 62-45 54 7. Burnley 33 14 10 9 33-29 52 8. Leicester 33 11 10 12 49-47 43 9. Everton 34 11 9 14 39-54 42 10.Newcastle 33 11 8 14 35-42 41 11.Bournemouth 34 9 11 14 41-56 38 12.Watford 34 10 7 17 42-60 37 13.Brighton 33 8 11 14 31-46 35 14.West Ham 33 8 11 14 41-59 35 15.Huddersfield 34 9 8 17 27-54 35 16.Crystal Palace 34 8 10 16 36-54 34 17.Swansea 33 8 9 16 27-46 33 18.Southampton 33 5 13 15 33-53 28 19.Stoke 34 6 10 18 31-64 28 20.West Brom 34 4 12 18 27-52 24 Pencetak gol : 30 - Moamed Salah (Liverpool). Liga Jerman Mainz vs SC Freiburg 2-0 ------------------------------------------------------------------------------------1. Bayern Munich 30 24 3 3 81 22 75 2. Schalke 30 16 7 7 47 33 55 3. Bayer Leverkusen 30 14 9 7 55 37 51 4. Borussia Dortmund 30 14 9 7 57 41 51 5. RB Leipzig 30 13 8 9 45 42 47 6. Hoffenheim 30 12 10 8 55 42 46 7. Eintracht Frankfurt 30 13 7 10 41 37 46 8. Bor. Moenchengladbach 30 11 7 12 39 48 40 9. Hertha Berlin 30 9 12 9 35 35 39 10.VfB Stuttgart 30 11 6 13 27 35 39 11.Augsburg 30 9 10 11 38 40 37 12.Werder Bremen 30 9 10 11 34 36 37 13.Hanover 30 9 9 12 38 44 36 14.VfL Wolfsburg 30 5 15 10 30 37 30 15.Mainz 30 7 9 14 32 47 30 16.Freiburg 30 6 12 12 26 50 30 17.Hamburg 30 5 7 18 23 48 22 18.Cologne 30 5 6 19 29 58 21 Pencetak gol : 27 - Robert Lewandowski (Bayern Munich)

VAR Paksa Pemain Tunda Jeda

Berlin Pertandingan Liga Jerman yang berlangsung Selasa (17/4) kemarin yang mempertemukan dua klub papan bawah diwarnai kontroversi. Pemain Mainz 05 dan Freiburg diminta kembali ke lapangan setelah menuju ke ruang ganti saat jeda pertandingan karena penalti yang diberikan terkait Video Asisten Wasit (VAR) untuk pelanggaran handball. Wasit Guido Winkmann, yang juga sedang menuju

terowongan sebelum intervensi VAR, meminta para pemain untuk kembali ke lapangan. Penalti itu diberikan untuk handball Marc-Oliver Kempf. VAR menemukan pelanggaran itu setelah peluit akhir babak pertama dibunyikan. Pemain Mainz Pablo De Blasis mengeksekusi penalti dan membawa timnya memimpin. Pelatih Freiburg Christian Streich, yang belakangan diusir keluar lapangan, be-

Gol Caroll Amankan Posisi the Hammers

Bali Post/afp

BERDEBAT - Wasit Michael Oliver (kedua dari kri) berdebat dengan kiper Juventus Gianluigi Buffon pada pertandingan Liga Champions melawan Real Madrid di Stadion Santiago Bernabeu.

UEFA Kutuk Pelecehan terhadap Oliver

Zurich UEFA mengutuk pelecehan di internet yang ditujukan kepada Michael Oliver dan istrinya setelah wasit asal Inggris itu menghadiahkan penalti pada fase akhir pertandingan kepada Real Madrid saat melawan Juventus pada laga kedua babak perempatfinal Liga Champions pekan lalu. ‘’UEFA mengutuk keras pelecehan yang ditujukan kepada Michael Oliver dan istrinya,’’ kata badan sepak bola Eropa tersebut dalam pernyataannya, Selasa (17/4) kemarin. ‘’Kami telah menghubungi mereka untuk menawarkan dukungan kami dan kami percaya otoritas-otoritas yang relevan akan mengambil tindakan terhadap individuindividu yang telah bersikap tidak layak di dalam dan di luar media sosial.’’ Juventus, yang mampu mengejar defisit tiga gol pada laga pertama, dibuat murka ketika Oliver menghadiahkan penalti karena pelanggaran yang dilakukan bek Medhi Benatia terhadap penyerang Real Lucas Vazquez. Cristiano Ronaldo mengonversi penalti untuk mengubah skor menjadi 3-1 dan membawa Real melaju ke semifinal dengan skor keseluruhan 4-3. Akhir pekan lalu BBC melaporkan bahwa kepolisian Inggris telah melakukan investigasi terhadap teks-teks pesan yang mengancam istri Oliver, Lucy. Akun Lucy di Twitter juga menjadi sasaran pesan-pesan mengancam dan melecehkan dia. Oliver (33) dikritik keras oleh sejumlah pemain Juve setelah pertandingan. Kiper Gianluigi Buffon mengatakan bahwa sang ofisial itu tidak siap untuk pertandingan papan atas dan semestinya makan keripik di tribun penonton. Buffon, yang diusir keluar lapangan karena protes kerasnya, mengatakan bahwa Oliver memiliki ‘’kotak sampah’’ dan bukan hati. (kmb39/rtr/ant)

bisa istirahat dan dia bisa turun ke lapangan melawan Tottenham. ‘’Jadi kata yang tepat bukan rotasi pemain. Tapi kesempatan seorang pemain untuk mendapatkan tempat di tim untuk pertandingan melawan Tottenham. ‘’Jadi beberapa pemain yang tampil melawan West Bromwich, tidak mendapat tempat di tim,’’ tegas Mourinho sambil menegaskan bahwa itu berlaku pada pemain yang tampil buruk melawan West Bromwich. Gelandang Ander Herrera digantikan di babak kedua pada laga awal pekan ini. Ashley Young juga ditarik keluar pada menit ke-75. Demikian pula dengan Paul Pogba yang digantikan pada menit ke-58. Pogba tampil mengagumkan saat melawan City dengan memborong dua gol. Penampilannya itu menjadi klimaks setelah sepanjang musim ini sering absen dan tidak sepaham dengan Mourinho. ‘’Tidak hanya dia (Pogba) saja,’’ tambah Mourinho. ‘’Dia juga mendapatkan kartu kuning. Jadi posisinya lebih menyulitkan dibandingkan dengan rekan-rekannya.’’ Pogba yang dibeli dari Juventus dengan nilai 86 juta pound, tidak sebanding dengan harganya. Meski penampilan naik turun, ia tetap hadir pada latihan di Carrington, kemarin. Pemain timnas Prancis itu bahkan diberi tahu bahwa dirinya diizinkan meninggalkan Old Trafford pada musim panas mendatang. Media Inggris menyebutkan Pogba potensial menyeberang ke City. (kmb39/afp)

London Pemain pengganti West Ham United Andy Carroll mencetak gol penyama kedudukan untuk mengamankan hasil imbang 1-1 saat menjamu Stoke City, Selasa (17/4) kemarin. Tambahan satu poin ini membawa klub London tersebut semakin dekat untuk bertahan di Liga Inggris dan membuat tim tamu menghadapi ancaman degradasi. Stoke mengira telah mengamankan tiga poin pada laga di The London Stadium itu. Ini seharusnya menjadi kemenangan tandang pertama sejak Oktober setelah pemain pengganti Peter Crouch menyambar bola liar untuk menaklukkan kiper West Ham Joe Hart pada menit ke-79. Namun tuan rumah the Hammers memperlihatkan kualitas perjuangannya untuk mengamankan satu poin. Pada masa tambahan waktu, Carroll menyambut umpan silang Aaron Cresswell dengan sepakan voli untuk melewati kiper Jack Butland ke sudut gawang. West Ham tidak akan menganggap beruntung karena gagal menang setelah tiga golnya tidak disahkan pada babak kedua. Namun hasil ini membuat mereka kini unggul tujuh poin dari zona degradasi, sedangkan Stoke tertinggal lima poin dari zona aman. Setelah kemenangan kandang krusial atas Southampton dan mendapatkan satu poin di markas Chelsea, West Ham asuhan David Moyes berada semestinya mampu

memecah kebuntuan pada menit ke-55 ketika mantan penyerang Stoke Marko Arnautovic menyundul bola masuk melewati Butland. Namun gol itu dinyatakan tidak sah karena Arnautovic telah berada dalam posisi offside. Gol ‘’The Hammers’’ kembali tidak disahkan pada menit ke-67 ketika Edmilson Fernandes melepaskan tembakan keras yang tidak dapat dihalau Butland. Namun upayanya juga tidak berbuah hasil, karena Arnautovic berdiri tepat di depan kiper Stoke yang terhalang pandangannya. Stoke mencetak gol pembukaan. Pelatih Inggris Gareth Southgate menyaksikan Hart gagal menahan tembakan Xherdan Shaqiri dan Crouch berada di posisi yang tepat untuk mengonversinya dari jarak dekat. Kesalahan itu diprediksi bakal menggagalkan Hart tampil di Piala Dunia bersama timnas Inggris, Juni mendatang. Namun, West Ham menolak menyerah dan Carroll, yang absen pada 13 pertandingan terakhir karena cedera, memperlihatkan kualitasnya. Cresswell mengirim bola sempurna ke jalur pergerakannya dan mantan penyerang Liverpool itu melepaskan sepakan voli yang tidak dapat diantisipasi Butland. West Ham kembali gagal mendapatkan gol setelah Javier Hernandez menaklukkan Butland beberapa saat kemudian. Hakim garis mengibarkan bendera tanda adanya pelanggaran. (kmb39/afp/ant)

rada di tepi lapangan dan memegangi kepalanya karena tidak percaya setelah diminta untuk mengarahkan kembali para pemainnya masuk lapangan. Kempf, yang membuat timnya dihukum penalti, digantikan saat turun minum. Babak kedua ditunda selama 10 menit. Sejumlah penonton melemparkan ribuan gulungan tisu ke dalam lapangan sebagai bentuk protes terhadap pertandinganpertandingan yang digelar

pada Senin malam waktu setempat. Banyak penggemar di Jerman menolak menyaksikan pertandingan Liga Jerman dimainkannya pada Senin malam. Pertandingan itu semestinya bisa dimainkan pada akhir pekan di mana sebagian besar penggemar dapat menyaksikannya. Protes serupa juga tampak pada sebagian besar pertandingan Senin malam lainnya. De Blasis kemudian menambahi gol kedua untuk

tuan rumah pada fase akhir pertandingan menyusul kesalahan yang dilakukan kiper Freiburg Alexander Schwolow. Mainz naik ke peringkat ke-15 dengan keunggulan selisih gol atas Freiburg, yang turun ke peringkat ke16, spot playoff degradasi. Sistem VAR telah digunakan di Liga Jerman musim ini. Namun bukannya tanpa kontroversi, VAR juga menjadi sorotan karena dalam sejumlah keputusannya memicu sengketa. (kmb39/afp/ant)


OLAHRAGA

16

Rabu Pon, 18 April 2018

Perenang Bali Tambah 12 Emas di FAI

Denpasar (Bali Post) Perenang Bali berhasil mendulang 9 emas 13 perak, dan 7 perunggu pada hari pertama Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2018, di Kolam Renang KONI Jatim, Surabaya, Senin (16/4) lalu. Pada hari kedua, atlet Bali justru menambah 12 emas, 10 perak, dan 5 perunggu. Dengan demikian, untuk sementara tim renang Bali menyabet 21 emas, 23 perak, dan 12 perunggu. Donasi emas dipersembahkan Putu Pande Lisa Primasari (KU 4) di nomor 50 meter gaya dada dan 100m gaya kupu-kupu, Intan Putri pada 100m gaya kupukupu, Agus Nuarta (KU 1) di 100m gaya bebas, Ananda Raditya (KU 2) di 100m gaya bebas, Fauzan Ataya (KU 1) di 100m gaya kupu-kupu, AA Gede Oka (KU 2) di 200m gaya punggung, Adinda Nugraha (KU 3) di 200m gaya punggung, Andini Carissa (KU2) di 800m gaya bebas, Desak Sri Widyadari (KU 1) di nomor 100m gaya kupukupu dan Satya Putri (KU 2) di 200m gaya punggung. Selain itu, perenang Bali juga memperoleh 10 perak, yang dipersembahkan Intan Putri/Pande Lisa/Jersey Kartina/Dewi Novita di nomor estafet 4 x 100m gaya bebas putri, kemudian AA Gede Oka di nomor 100m gaya bebas, Budiartini (KU 4) di 100m gaya bebas, Juliarta (KU 4) di 50m gaya dada, Yoshua Ryan (KU 3) di 800m gaya bebas, Dewi Novita (KU 1) di 200m gaya punggung, Satria Abdrew Tan (KU 2) di 100m gaya kupukupu, Surya Dewantara (KU 3) di 200m gaya punggung, Permata Gading (KU 4) di 100m gaya kupu-kupu, serta Desak Sri Widyadari di 100m gaya kupu-kupu. Perenang Bali juga menambah 5 perunggu, melalui atletnya Gede Anom/Rafael Pratama/Carolus Alden/ Fauzan Ataya, di nomor 2 x 100m estafet gaya bebas, Dyasti Anindya (KU 4) di 100m gaya bebas, Wirawan (KU 1) di 200m gaya punggung, Intan Putri di 100m gaya kupu-kupu dan Ilham Surya (KU 4) di 100m gaya kupu-kupu. (022)

Pemanjat Tebing Indonesia Bidik Rekor di Kejuaraan Dunia

Jakarta (Bali Post) Tim panjat tebing Indonesia membidik catatan pemecahan rekor dunia dalam kejuaraan Piala Dunia Panjat Tebing 2018 di Moscow, Rusia, pada 21-23 April sebagai bekal mencapai target dua medali emas Asian Games 2018. ‘’Kami membidik pecah rekor dunia atas nama Reza Alipour dari Iran pada kejuaraan di Nanjing, Tiongkok pada 2017 dengan catatan waktu 5,48 detik. Atlet kami sudah mencapai catatan 5,33 detik ketika berlatih di Yogyakarta,’’ kata Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Federasi Panjat Tebing Indonesia (PB FPTI) Sapto Hardiono di Jakarta, Selasa (17/4) kemarin. FPTI, kata Sapto, mengirimkan 16 atlet untuk mengikuti perlombaan nomor speed pada Piala Dunia Panjat Tebing di Rusia. ‘’Kami punya tiga atlet andalan yaitu Aris Susanti Rahayu pada nomor individu speed putri, Aspar dan Sabri pada nomor individu putra,’’ kata Sapto. ‘’Pesaing terberat kami untuk nomor speed dalam Asian Games adalah atlet-atlet Iran dan Cina. Sedangkan pada nomor lead dan boulder, pesaing terberat adalah atlet-atlet Jepang dan Korea Selatan,’’ ujar Sapto. Selain Rusia, 16 atlet PB FPTI itu juga akan mengikuti dua seri lain Piala Dunia Panjat Tebing di Chongqing, Tiongkok, pada 5-7 Mei dan di Tai’an (Tiongkok) pada 11-13 Mei. Atlet pelatnas panjat tebing Aspar mengatakan atletatlet Indonesia telah mengantongi catatan waktu terbaik selama berlatih empat bulan di Yogyakarta sehingga optimistis memecahkan rekor dunia. (ant)

BULU TANGKIS - Made Pranita Sulistya Devi alias Ade berlaga di babak penyisihan ‘’Celcom Axiata International Challenge’’, di Juara Stadium, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (17/4) kemarin.

Ade Kalahkan Pebulu Tangkis Iran di Malaysia Denpasar (Bali Post) -

Pebulu tangkis Bali yang masuk skuad timnas Merah Putih Made Pranita Sulistya Devi alias Ade sukses menumbangkan lawannya Soraya Agaeihajiga (Iran) dengan rubber set, 21-15, 17-21, dan 21-16, dalam babak kualifikasi tunggal putri pada event bertajuk ‘’Celcom Axiata International Challenge’’, di Juara Stadium, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (17/4) kemarin. Ade yang dikontak, kemarin, menyatakan dirinya mematok target tembus sampai dengan 16 besar, mengingat event challenge international ini sangat bergengsi dan melibatkan pebulu tangkis dunia

serta digelar 17-22 April. ‘’Saya masih bertanding di babak penyisihan guna lolos ke babak utama,’’ ucap peraih emas tunggal putri Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar untuk Bangli ini.

Sebelumnya, Ade juga turun pada event bertajuk ‘’USM International Challenge’’ di Semarang, Jateng, pekan lalu. Ade menang atas Laksika Khanlaha (Thailand) pada babak 16 besar dengan

Bali Post/wan

JEPIT- Pesepak bola Bali United U-15 (tengah) menguasai bola dijepit lawannya dari Pusaka Kapal dalam lanjutan Piala Soeratin U-15 Rayon Bali, Grup B, di Lapangan Bumi Pusaka Kapal, Badung, Selasa (17/4) kemarin.

skor 19-21, dan 9-21, dan akhirnya Aurum juara tunggal putri USM Internasional Challenge. Ade mengakui dirinya finis pada babak empat besar di USM Internationall Challenge. ‘’Kejuaraan di USM International Challenge sifatnya seri, sedangkan di Kuala Lumpur International Challenge lebih bergengsi, saya pun hanya berani mematok target tembus 16 besar,’’ ucapnya. (022)

SM Ingin Balas Kekalahan Final 2017

Bali United U-15 Tekuk Pusaka Kapal

Mangupura (Bali Post) Tim Bali United (U-15) sukses menekuk tuan rumah Pusaka Kapal dengan skor 4-1 dalam lanjutan Piala Soeratin U-15, Grup B, di Lapangan Bumi Pusaka, Kapal, Badung, Selasa (17/4) kemarin. Keempat gol kemenangan Bali United dilesakkan Made Rendy yang menyumbang dua butir gol di menit ke-30 dan 36, kemudian Adi Wiryatama di menit ke-16, dan Jigesta Saputra di menit ke-47, yang membobol gawang Pusaka Kapal yang dijaga kiper Aditya. Sementara sebiji gol balasan Pusaka hasil bidikan Erlangga, yang mengoyak gawang Bali United yang dikawal Made Putra Kaicen. Pascalaga, pelatih Bali United Rosyid menyatakan sebelumnya asuhannya menundukkan Putra Pegok 2-0. ‘’Kami target juara grup dulu,’’ ujar Rosyid. Kendati demikian, dirinya sama sekali tak mematok timnya juara. ‘’Saya lebih fokus memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk bermain bola,’’ sebut Rosyid. Di sisi lain, pelatih Pusaka kapal Nyoman Rupita mengakui asuhannya mentalnya down gara-gara gol pertama Bali United yang berbau off-side. Meskipun timnya kalah, Rupita tetap optimis, asuhannya bisa melaju ke babak berikutnya, sebab Pusaka mengincar posisi runner-up grup. Hasil lainnya U-15 Grup B, Kundalini bermain imbang 2-2 melawan Putra Pegok. Dua gol Kundalini yang menjebol gawang Putra Pegok yang dijaga kiper Oskar, hasil bidikan Ugrono di menit ke-23 dan Krisna di menit ke-59. Sementara dua gol balasan Putra Pegok diciptakan Yudis menit ke-45 dan Astra menit ke-52. Untuk Grup A, Mandala United U-15 bermain imbang 2-2 melawan Singaraja FC di Lapangan Debes Tabanan. Dua gol Mandala United hasil bidikan Si Gede Asta dan Bhayangkara, sedangkan dua gol Singaraja FC dicetak I Gusti A Bagus P, dan Nur Adi Purnama. Bali FC U-15 juga bermain imbang 2-2 melawan Perst Tabanan. Untuk Piala Soeratin U-17, Perst Tabanan menang besar 6-1 atas FSK Klungkung di Lapangan Yoga Perkanthi, Jimbaran, kemarin. Enam gol Perst Tabanan hasil bidikan Krisma Prianantara (3 gol), Wahyu Aguts (2 gol), dan Agus Dwi Saputra (1 gol). Satu gol balasan FSK dicetak Gede Hery Wisnu. (022)

skor 21-11, 21-17. Padahal pada game kedua, Ade sempat tertinggal 2-11, namun akhirnya mampu menutup dengan kemenangan 21-17. Selanjutnya, pada babak delapan besar, Ade kembali menaklukkan Pardeshi Shreyansi dengan rubber game 21-18, 18-21, dan 2110. Sayangnya, langkah Ade terhenti di semifinal setelah dikalahkan rekan setimnya atlet pelatnas Aurum dengan

Bali Post/ist

Ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan saat tampil di Hongkong Open Super Series 2017.

Kejuaraan Asia Jadi Ujian Ganda Putra Menuju Piala Thomas Jakarta (Bali Post) Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2018 yang akan berlangsung di Wuhan, Tiongkok pada 24-29 April 2018, akan menjadi penilaian bagi tim ganda putra oleh kepala pelatih Herry Iman Pierngadi, terkait persiapan menuju Piala Thomas 2018. Indonesia mempunyai empat wakil ganda putra di Kejuaraan Asia 2018 yakni Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto, Angga Pratama/Rian Agung Saputro dan Berry Angriawan/Hardianto. ‘’Tes terakhir ada di Kejuaraan Asia. Turnamen ini jadi patokan akhir, bukan penentu ya, beda lho. Kalau penentu itu pasti, artinya siapa yang terbaik di Kejuaraan Asia itu pasti masuk tim, kalau patokan ya kita lihat lagi. Penilaian ini sudah berjalan dari awal tahun, pada turnamen di Malaysia, Indonesia, India, Jerman, Inggris dan Asia Team Championships di Malaysia,’’ kata Herry, Selasa (17/4) kemarin. Di Kejuaraan Asia sendiri, tim Indonesia mengirimkan skuat terbaik, minus pasangan ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang absen karena Marcus baru saja melangsungkan pernikahan pada 14 April. Untuk Piala Thomas, tim Indonesia mempersiapkan pasangan gaek Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang bermain cukup apik dalam Kejuaraan Beregu Asia beberapa waktu lalu. ‘’Karena dalam event beregu, pengalaman mereka sebagai senior memang penting untuk tim,’’

tutur Herry. Satu slot ganda putra sudah hampir pasti diamankan pasangan Marcus/Kevin. Setelah beberapa kali absen latihan demi mempersiapkan hari pernikahannya, Marcus akan kembali latihan pada pekan depan. Meskipun demikian, absennya Marcus dipandang Herry bukanlah suatu masalah bagi pasangan yang dijuluki pemain putra terbaik tahun 2017 oleh Federasi Bulutangkis Dunia (BWF). ‘’Mau diuji bagaimana lagi? ha ha ha, ya tinggal dijaga saja kondisinya, mereka sudah membuktikan penampilan di beberapa turnamen.

Mungkin setelah married mainnya lebih terbang-terbang, karena kan happy sudah menikah, ini bisa saja,’’ tutur Herry. ‘’Pekan depan Marcus sudah balik latihan kok. Saya kasih waktu satu minggu, dia mau bulan madu dulu ke Labuan Bajo. Kalau Kevin tetap latihan terus seperti biasa,’’ ucapnya. Di Kejuaraan Asia 2018, tim Indonesia akan diwakili oleh beberapa pemain top dunia seperti Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan lainnya. (ant)

Jakarta (Bali Post) Satria Muda (SM) Pertamina dan Pelita Jaya (PJ) Basketball saling melempar keyakinan bisa menjuarai Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertalite 2017-2018 jelang laga final yang mempertemukan kedua tim mulai Kamis (19/4). SM ingin membalas kekalahan dari PJ di final IBL 2017 yang menurut pelatih SM Youbel Sondakh telah membuat mereka ‘’tidak bisa tidak nyenyak’’. ‘’Tahun lalu tidur kami tidak enak. Jadi kali ini kami mau tidur nyenyak. Kami akan kerahkan 100 persen kemampuan di final,’’ ujar Youbel dalam konferensi pers jelang final IBL 2017-2018 di Jakarta, Selasa (17/4) kemarin. Di babak pamungkas, SM Pertamina mendapatkan angin segar dengan pulihnya small forward Vamiga Michel yang tidak bemain nyaris sepanjang musim 2017-2018 karena cedera. Namun Youbel belum bisa memastikan apakah akan memainkan atlet berusia 25 tahun tersebut. ‘’Kita lihat saja nanti dia bermain atau tidak. Yang pasti, namanya ada dalam daftar yang siap saya mainkan,’’ tuturnya. Gejolak kampiun juga digaungkan PJ Basketball. Selaku juara bertahan, tim asuhan pelatih Johannis Winar tersebut ingin menunjukkan bahwa mereka pantas merebut tahta tim terbaik untuk kedua kalinya. Kuncinya, kata Johannis, PJ mesti bermain sesuai rencana dan, tentunya, disiplin. ‘’Sepanjang musim ini, kami udah melewati masa naik dan turun. Ditambah tidak ada pemain yang cedera, kami siap untuk final,’’ ujar Ahang, sapaan Johannis. PJ Basketball sendiri melaju ke final IBL 2017/2018 usai mengandaskan perlawanan Stapac Jakarta di semifinal best of three yang berakhir dengan kedudukan 2-1. Kala itu, PJ bermarkas di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat. Sementara SM Pertamina lolos ke final setelah menaklukkan BSB Hangtuah di empat besar juga dengan memimpin 2-1. Final IBL 2017-2018 dimulai pada Kamis (19/4) di Britama Arena, Jakarta, yang menjadi markas SM. Babak pamungkas berformat best of three ini akan berlanjut pada Sabtu (21/4) di kandang PJ Basketball, Hall A Basket Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta. Kalau kedudukan masih imbang 1-1, partai final akan dilangsungkan pada Minggu (22/4), kembali di Hall A Basket GMSB. Pertandingan final PJ Basketball versus SM Pertamina di IBL 2017/2018 merupakan ulangan final IBL 2017. Ketika itu, PJ keluar sebagai pemenang. Kedua tim sempat pula bertemu di final turnamen pramusim Perbasi Cup 2017. PJ juga sukses membungkam SM dan menjadi kampiun. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Pon, 18 April 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Dicari Tenaga Berpengalaman untuk Posisi: -Accounting,IT & Administrasi (Pengalaman Minimal 3 Thn) -Tukang Kebun.Email: info.hrd@putribintanggroup.com Tempat Jln.Danau Poso No.35 Tel p.087748531045 B.BP.001.04.18.0000574

Bth Security 1.Pria 2.Usia 25-30Th 3.SMA/Sederajat 4.Berijazah & KTA Satpam bisa Kerja Team,Hub:081236035887 B.BP.153.04.18.0000916

Dicari Tukang Masak utk Villa Alamat:Jln Kesambi Gg.Kesambi Indah No.22 Hub.081337542061

B.BP.001.04.18.0000918

Cr Pembantu Gj 1,5Jt yg anter dpt 500 T.487612/085337647918

B.BP.001.04.18.0000908

Dcr Guru SD,S1,lancar bhs.Ingg Brpnglmn min2th,Tlp.0361285993 B.BP.001.04.18.0000871

Dcr Sopir Box SIM B1 Max.30 Tahun Hub.0361-427881,426865 B.BP.001.04.18.0000898

Dcr Tenaga Terapis Hub.085100082562 B.BP.001.04.18.0000910

Dibthkan Tenaga House Keeping u/Villa Area Seminyak & Pecatu Pribadi Baik,Pekerja Keras& Gaji Menarik.Hub.0361-289742/ E:asavillasproperty@gmail.com

B.BP.001.04.18.0000865

Dibthkn 2 Karyawan Suplyer Jl. Yudistira G1/2 Hub.0361-224783

B.BP.001.04.18.0000878

Dicari Driver utk Queen Rose SPA Jimbaran Tlp.0361-8480383

Dicr Sales,Sopir,Kolektor,Staf Gudang.H:081558096445/4745296 B.BP.001.04.18.0000869

DicariMarketing,wanita/pria, maks 25th,penampilan menarik,mudah bergaul,semangat kerja tinggi,kerja Tim,kirim lamaran ke: Jl. Kepundung No.67 A Denpasar/ Email: konvergensiiklan@gmail.com iklanbp@yahoo.co.id

G.01

B.BP.001.04.18.0000693

Dicari Koki Chinese yg berpengalaman,Pnmptn di Bali, Gj 7-9Juta ke atas. Hub.Lini 081318583815

B.BP.001.04.18.0000590

Dicari Marketing CCTV,Gaji Min 3Jt,Lam:Jl Dewi Sri 17 Gedung StudiMaya,Kuta.HP:081999414577

DIJUAL MOBIL DAIHATSU

Djl Xenia Putih 2012 Ex.Dokter LowKmSgtMulus.H:081337319788

B.BP.001.04.18.0000881

B.BP.001.04.18.0000890

Dicari tukang Squin dan tukang jahit sample rayon&kaos/lycra. Hb.082145223321 / 085333304558

HONDA

Astrea Star th93 istimewa Tgn1 original,5,5jt,081238169620 TP

B.BP.004.04.18.0000902

B.BP.001.04.18.0000917

Dicari:Serabutan(W)utk Butik & PRT(W).Hubungi:082340866394

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.04.18.0000870

Dijual Rumah Elit,LT.5,4A,2Lt, 4Kmr, Swimming pool + Garden Jl.Sekar Tunjung, di Kawasan Elit, Gatsu Tmr HP.08123830201

Dicr Karyawati Pglm Fotocopy/ Print.Lam Jl Hym wuruk 71D DPS Hub:081936247579/0361-4747671

B.BP.001.04.18.0000805

**Looking for Accounting Good English Hub.0811385656

Dcr supir Pariwisata bisa Bhs Inggris,Merrys Tour,0361238041

Dcr Staff Wanita u/Kantor Notaris di Kuta 0361-758761

Dcr:Krywati u/SPG&Cust.Service Pria u/OB,Gudang,Sopir Box,Max 25Thn.Lam ke PO Box 9011-Sanur

B.BP.166.04.18.0000914

B.BP.154.04.18.0000899

*Job Australi Korea Jepang Hub WA:081649477140/082231577240 B.BP.166.04.18.0000912

Cr Karyawati Min.SMA,MAx.25Thn Pnampilan Menarik,081338251999 B.BP.001.04.18.0000546

Dcr Sales,Spv,Teknisi STM,Gj+ Bns+Komisi+BPJS,Lam PT.PMA, Bedahulu XVII/7 Dps

B.BP.821.04.18.0000915

BIRO JASA

B.BP.001.04.18.0000911

B.BP.001.04.18.0000891

Dibth Tenaga Villa Coordinator Pribadi Baik,Pekerja Keras& Gaji Menarik.Hub.0361-289742/ E:asavillasproperty@gmail.com B.BP.001.04.18.0000866

Waiter/ss,Bargirl/Man,English Send CV: poco_ayu@yahoo.co.id B.BP.001.04.18.0000668

B.BP.001.04.18.0000892

Dcr Admin Reservasi utk Travel Agent,Comp+English082144136320 /E:ptworldsurfaris@gmail.com B.BP.001.04.18.0000880

Yamaha Bisma Dcr: 1.Mekanik,2.D1/SMA/S1 Ek, 3.Sopir.Hubungi:T.Umar 142 DPS

B.BP.001.04.18.0000889

SERVICE

SERVICE

SERVICE

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA SERVICE BENGKEL LAS

RUPA-RUPA FOTOCOPY

BIRO JASA

RUPA-RUPA

B.BP.001.04.18.0000884

BU.Avanza Veloz Matic’2013 asli DK Hub.08123764911

DIJUAL MOTOR

B.BP.001.04.18.0000907

Pizza Hut Bali membutuhkan Karyawan/ti Berpenampilan Menarik Tinggi badan Pria Min.165CM,Wanita 155CM,Umur 18-22Thn.Gaji Minimal 2,1Jt,Catering,Jamsostek,Asuransi Kesehatan & Bonus Lamaran dibawa langsung ke Pizza Hut Terdekat.

B.BP.159.04.18.0000876

Avanza’05 kond.bagus, Silver Jl.Jayagiri VII/1.081999463910

B.BP.001.04.18.0000906

B.BP.001.04.18.0000897

B.BP.001.04.18.0000814

B.BP.141.04.18.0000904

Avanza G18 DP 24,5Jt Kredit 5Th langsung A/N T.087762984309

Dijl Avanza Th 2005 Hitam Hub. 081338558070 (Bundaran Renon)

Dicari tenaga serabutan laki2 min Tmt SMP Hub.085339016533

Dicr Karywan/ti Admin,Min SMA/ Sederajat.Hubungi:089678187373

***Matahari Auto Gallery*** *Hub.0361-464168/081238116467* *Range Rover Evoque 2.0 Th’2011 Warna Hitam* *Harrier 2.4 LPrem Th’2011 KM27Ribu Warna Hitam* *Hnd.Jazz RS Th’11 Putih AsDK* *Vellfire 2.4 Th’2011 KM38Ribu Warna Hitam*

HONDA

Hnd All New CRV’2015 DK,silver Matic,Prestige,spt baru,Sunroof, Ex.dokter,H.08123682044

B.BP.001.04.18.0000718

SUZUKI

BU Sgr Splash Matic’2013 Putih Sgt Trawat 115JtNg,08123808700

B.BP.141.04.18.0000903

Karimun Estilo Th’2010 Tgn1 as Bali istw Hp.081238169620 TP

B.BP.001.04.18.0000919

Suzuki APV Warna Gold Thn 2004 Hub.081338643159

B.BP.001.04.18.0000875

TOYOTA

Dijual Kijang LGX 2002 Akhir, Mulus.Pidada IX No.29X UbungDPS.HP:081999936691

B.BP.001.04.18.0000818

B.BP.001.04.18.0000887 . GIANYAR .

Obral Mrh Rmh Saba 1Are Fas:IMB Listrik,Air,375Jt,08113887899 B.BP.004.04.18.0000905

DISEWAKAN RUMAH Dikontrkn Rmh 2Lt,Jln Jayagiri Utama No.21,Lt/Lb 300/300 ccok Kntr/T.Tinggal,Mrh.08123682044 B.BP.001.04.18.0000896

DIJUAL TANAH Dijual Tanah 43Are Jln Utama Kelating Tabanan H:0818351756 B.BP.166.04.18.0000913

Dijl Tanah 1Are Sdh SHM 11x9M2 Dekat SMPN5 Kuta Sltn,Ds Kutuh Hub:085739491537/081997673488 B.BP.001.04.18.0000888

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Jl Cpt Tnh Kav/Global,Antasura Hub.085792285632/081236900179

B.BP.001.04.18.0000795

Jual Tanah Lokasi Batubulan Hub 0811388438

B.BP.001.04.18.0000839

Tanah 2,8Are Lbr 17.Jl Sentanu Harga 350Jt/Are.H:081236788999 B.BP.001.04.18.0000793

Tnh di Jl.Gn.Talang,Marlboro& PadangGalak Hub.08155733388 TP

DIJUAL RUKO Ruko Jl.Ratna Denpasar DP 10% Bunga Krd 0,9% perbln Hub.082236881191/081805374433

B.BP.004.03.18.0001151

ARSITEKTUR Gbr.IMB,R.Tinggal,Vila,3D,Ruko Gbr.Rencana,dll.081337230907

B.BP.001.03.18.0000181

B.BP.001.04.18.0000819

DISEWAKAN TANAH Dikontrkan Tnh 1 Hektar Jl.Goa Gong Jimbaran Hub:082227776866

B.BP.001.04.18.0000886

DICARI TANAH Dicari!!! Tanah Strategis di Ubud utk Di-develop/Dijual Kembali.Budget Rp.10-20 Milyar Hub.Purnama:085881515449

B.BP.820.04.18.0000921

Yayasan Regina Angelorum Cr.Tnh.Min 100A area Canggu, Berawa,Munggu,Kaba2,KayuTulang Tiying Tutul,Buduk,Cepaka, Abianbase,Sempidi,Peguyangan, Darmasaba,Sibang,Abiansemal, Kapal,Lukluk,Mengwitani, Gulingan,WerdhiBuana.U/Panti Asuhan,Pmbyrn Deferred Payment 081382825476/081338607777 B.BP.004.04.18.0000717

DISEWAKAN TOKO

Dikontrakan Sebuah Toko 3 Lantai di Jl.Teuku Umar(Depan Telkom)Listrik,PAM,Komplit Hub.0811388875 Mr.Sam B.BP.001.04.18.0000879

DISEWAKAN SPA

RUPA-RUPA

Oper Kontrak SPA Dkt Sunset Poin,Lengkap.Kontrak Smp 2020. 120Jt Hub:08127770446

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat Telp.085337370228 / 412815

B.BP.004.04.18.0000813

DIJUAL RUKO Banting Hrg Ruko 3LT dijln Utama Diponegoro(Dpn LVL 21) 135m2 Hrg 4,2M NG/087860266809

B.BP.001.04.18.0000877

Djl Ruko Jl.Tk Yeh Aya&Irawadi H.087860156001W.082145270447

B.BP.001.04.18.0000922

B.BP.001.04.18.0000728

KEHILANGAN Hlg BPKB Mtr DK 2964 GD No.411 5842-O A.N I Wayan Sukaada B.BP.167.04.18.0000504

BIRO JASA Urus Lap Pajak SPT Tahunan PPN PasportSIUPNPWP082146461910 B.BP.001.04.18.0000011


BANGLI

18

Rabu Pon, 18 April 2018

Kerusakan Jalan di Pasar Singamandawa Kian Parah Bali Post/kmb41

RAPAT - KPU Bangli saat melaksanakan rapat koordinasi dengan Disdukcapil Bangli, Selasa (17/4) kemarin.

815 Warga Belum Masuk ”Database” Kependudukan

Bangli (Bali Post)Tercatat sebanyak 815 warga belum masuk database kependudukan di Kabupaten Bangli. Atas kondisi itu, KPU Bangli bekerja sama dengan seluruh stakeholder bakal segera turun ke lapangan untuk mendorong mereka untuk melakukan perekaman data e-KTP agar warga tersebut nantinya bisa masuk database kependudukan Bangli. Hal itu diungkapkan Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan usai rapat koordinasi dengan Disukcapil di kantor KPU, Selasa (17/4) kemarin. Lidartawan mengatakan, berdasarkan hasil rapat ada 815 warga yang belum masuk database kependudukan di Kabupaten Bangli ini sepakat tidak dihapus. Untuk memastikan warga yang belum masuk database kepedudukan ini, pihaknya bekerja sama dengan seluruh stakeholder mulai dari perbekel, kadus, camat, bakal turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan. “Jadi 815 warga ini yang harus kita amankan agar bisa memilih saat pilgub 27 Juni mendatang. Karena meraka nyata ada di Bangli, namun belum masuk database kependudukan di Bangli. Jadi, inilah yang akan kita cek secara detail ke bawah supaya nantinya warga-warga ini bisa dibuatkan NIK agar bisa masuk ke data base kependudukan Bangli,” ucapnya. Dikatakan Lidartawan, sebanyak 1.588 warga saat ini belum melakukan perekaman data e-KTP. Untuk itu, pihaknya telah mengintruksikan petugas KPU bekerj sama dengan TNI, polres, camat, perbekel, kadus dan PPK akan turun langsung ke lapangan mengumpulkan warga untuk diajak ke pusat pelayanan perekaman di kantor camat terdekat. Dijelaskanya, berdasarkan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri, bahwa 1.588 warga yang belum melakukan perekaman e-KTP tetap bisa dikeluarkan Surat Keterangan (Suket) sebagai pengganti e-KTP khusus dalam rangka hajatan pemilu ini. Bahkan ada 16 desa yang sudah semuanya melakukan perekaman e-KTP. Hanya saja, apakah yang 815 ini memang masuk di dalamnya atau tidak, itulah yang belum diketahui. Jika memang 815 warga ini masih masuk di sana, maka ini menjadi PR untuk segera dituntaskan. “Bagi kami yang 1.588 ini sudah aman tidak ada masalah lagi. Tapi yang belum aman yang 815 ini. Tapi kami sudah sepakat 815 orang ini tetap bakal dimasukkan ke Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dan kita akan kejar data-data agar mereka memiliki NIK supaya bisa masuk database kependudukan di Bangli,” paparnya. Sementara Kadis Disdukcapil Bangli I Nyoman Sumantra menyatakan, sebanyak 815 terdata bukan NIK Bangli. Dia memprediksi ada beberapa kemungkinan mereka belum masuk database kependudukan di Bangli. Yang pertama, mereka merupakan warga pendatang. Kemungkinan yang lain mereka sempat pindah ke kabupaten lain, namun ketika balik tidak membawa surat perpindahan ke Bangli untuk disampaikan ke Disdukcapil. Dia juga menjelaskan, warga tersebut memang tidak memiliki data sejak diberlakukannya sistem SIAK pada 2014 lalu. Dia mencontohkan, warga dari Badung menikah ke Bangli sebelum SIAK. Dimana saat di Badung datanya dihapus oleh Disdukcapil karena mereka sudah mengeluarkan surat keterangan manual. Sementara di Bangli mereka tidak tercatat, akibat surat tersebut tidak dilaporkan ke Disdukcapil Bangli. Sehingga datanya akan tetap tersimpan di daerah tersebut. “NIK-nya ada tapi NIK daerah luar. Sehingga mereka tidak masuk database di Bangli. Pada intinya mereka yang jumlahnya 815 ini belum bisa menunjukkan e-KTP maupun Suket,” tegasnya. Melihat kondisi ini, jelas Sumantra pihaknya dengan semua pihak supaya ikut menggerakkan mereka yang belum masuk database kependudukan Bangli maupun bagi warga yang sampai saat ini belum melakukan perekaman data e-KTP supaya segara melakuan perekaman. Sehingga nantinya mereka bisa dibuatkan NIK. Karena dengan dibuatkan NIK nantinya mereka bisa masuk database kependudukan Bangli. (kmb41)

Bangli (Bali Post) -

Kerusakan infrastruktur jalan di kawasan Pasar Singamandawa, Kintamani, Bangli kian parah. Kondisi itu pun dikeluhkan para pedagang yang berjualan di pasar tersebut. Mereka berharap pemerintah daerah supaya segera bisa dilakukan perbaikan terhadap jalan tersebut. Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa (17/4) kemarin, kerusakan jalan di dalam areal Pasar Singamandawa terjadi di sepanjang ruas jalan. Mulai dari jalan masuk kerusakan jalan sudah terlihat. Di sejumlah titik kerusakan jalan sangat parah. Batu geladak yang sebelumnya rapi kini bermunculan ke permukaan. Kondisi itu membuat jalan menjadi berlubang. Kerusakan yang paling parah berada di sebelah di timur laut pasar. Di sana selain berlubang jalan juga bergelombang yang sangat membahayakan pengendara. Salah seorang pedagang di Pasar Singamandawa, Ni Nengah Wartini, mengungkapkan akses jalan di Pasar Singandawa sudah rusak sekitar dua tahun lalu. Hanya saja, sebelumnya kerusakan jalan tidak separah ini. Namun, sekarang ini kondisi jalan kian memprihatinkan karena sejumlah jalan kerusakannya sangat parah. Bahkan di sejumlah titik jalan berlubang dan bergelombang. “Jalan rusak sudah lama. Tapi kalau dulu rusaknya tidak separah ini. Dan sekarang kerusakannya sangat parah sekali,” ucapnya Wartini sambil berjualan sarana upakara. Menurut Wartini, akibat

Bali Post/kmb40

LPD-Kantor LPD Desa Pakraman Bebalang yang baru selesai dibangun 2017 lalu. Sejak berdiri tahun 1985, LPD Desa Pakraman Bebalang sudah dua kali pindah tempat.

Bali Post/kmb41

RUSAK - Infrastruktur jalan di Pasar Singamandawa Kintamani, Bangli kondisinya rusak berat.

Tingkatkan Rasa Kebangsaan dan Belanegara di Kalangan Generasi Muda DALAM upaya meningkatkan rasa nasionalisme kebangsaan dan bela negara di kalangan generasi muda, Selasa (17/4) digelar acara pembinaan sumber daya manusia (SDM) Pertahanan Negara

Provinsi Bali. Acara yang dilaksanakan di Gedung BMB Kabupaten Bangli dihadiri oleh Bupati Bangli, perwakilan dari Kementerian Pertahanan RI, Polres Bangli, Kodim 1626/ Bangli, Kejaksaan Negeri Ban-

SDM - Bupati Bangli I Made Gianyar dalam acara Pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) Pertahanan Negara Provinsi Bali yang dilaksanakan di Gedung BMB Pemkab Bangli, Selasa (17/4) kemarin.

LPD Bebalang Bangkit Kembali akhirnya mandek. Dikatakan Jerman, hal yang menjadi penyebab mandeknya LPD Bebalang yakni karena kurangnya fokus pihak pengurus dalam mengelola LPD tersebut. “Saat itu mandek tidak jelas. Tidak ada kenaikan laba, tidak ada transaksi. Beberapa lama kemudian ketua dan kasir saat itu juga meninggal karena sakit sehingga LPD akhirnya vakum,” ungkapnya saat ditemui, Selasa (17/4) kemarin. Setelah beberapa tahun mati suri, sekitar tahun 2009 masyarakat dan prajuru Desa Pakraman Bebalang akhirnya berinisiatif untuk menghidupkan kembali LPD tersebut. Dengan bantuan modal yang diberikan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Bangli sekitar Rp 4,5 juta, pihak pengurus LPD yang baru mencoba membangkitkan kembali lembaga keuangan milik Desa Pakraman Bebalang itu seperti semula.

ini jalan tak kunjung mendapatkan perbaikan. Atas kondisi itu, dirinya berharap pemerintah bisa segera melakukan perbaikan, sehingga pengunjung pasar lebih nya-

jalan memang sudah diusulkan untuk perbaikan. Kata Soma, perbaikan jalan tersebut akan digarap tahun ini. Anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan itu sebesar Rp 2.621.000.000. “Sekarang masih dalam proses Unit Layanan Pengadaan (ULP),” jelas Made Soma. (kmb41)

Bupati Made Gianyar Buka Pembinaan SDM Pertahanan Negara

Mati Suri Bertahun-tahun

Bangli (Bali Post) – Sempat mati suri selama beberapa tahun, LPD Desa Pakraman Bebalang di Kelurahan Bebalang, Bangli kini bangkit kembali. Sejak kembali aktif beroperasi 2009 lalu, LPD Desa Pakraman Bebalang terus menunjukan perkembangan ke arah yang positif. Perkembangan LPD Desa Pakraman Bebalang saat ini tidak terlepas dari tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan milik desa pakraman yang terus meningkat. Ketua LPD Desa Pakraman Bebalang Nengah Jerman menuturkan, LPD Desa Pakraman Bebalang dibentuk pada 25 Februari 1985. Saat awal-awal dibentuk, LPD Desa Pakraman Bebalang mengalami masa jaya. Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap LPD Desa Pakraman kala itu cukup besar. Namun setelah beberapa tahun berjalan, eksistesi LPD tersebut terus menurun hingga

rusaknya jalan ini membuat sejumlah kendaraan dari pengunjung pasar sering kali terpeleset. Tak hanya sepeda motor yang sering terpeleset, pejalan kaki juga sering terpeleset ketika melintasi jalan bergelombang tersebut. “Tak hanya pengendara, saya saja saat berjalan kaki sering sekali hampir terjatuh akibat kepeleset karena kerusakan jalan ini. Makanya jarang ada pengendara mau melintas ke sini. Hanya yang berani saja yang mau melintas. Itu pun jumlahnya hanya beberapa. Kalau yang takut mutar balik sehabis belanjar di sini,” paparnya. Dia menjelaskan, sejatinya pasar yang perlu ditata dengan baik. Pasalnya, pasar merupakan tempat transasi jual beli. Karena kalau pasar sudah tertata dengan bagus, maka masyarakat yang belanja bisa lebih banyak. “Tapi sekarang pembeli yang belanja ke sini sangat sedikit. Ini akibat jalan yang rusak berat. Pembeli lebih banyak berbelanja di utara ketimbang ke sini,” paparnya. Lebih lanjut dikatakan, sebelumnya kerusakan jalan ini sudah sempat diusulkan untuk perbaikan ke pemerintah terkait. Hanya saja, sampai saat

man ketika melintas jalan ini tanpa dirundung rasa was-was akan jatuh. “Harap saya jalan bisa secepatnya diperbaiki. Jika jalan sudah bagus maka pengendara roda dua dan roda empat bisa lebih lancar melintas,” harap Wartini. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Bangli, I Made Soma, mengatakan, kerusakan

“Memang tidak mudah. Tapi dengan upaya yang dilakukan pihak pengurus, kepercayaan masyarakat akhirnya mulai tumbuh untuk menyimpan uangnya dan menjadi nasabah di LPD,” ungkapnya. Dijelaskan Jerman, berkat dukungan dan kepercayaan masyarakat, LPD Desa Pakraman Bebalang dalam perjalanannya bisa terus berkembang. Jumlah nasabah mengalami peningkatan. Demikian juga omzet yang berhasil dibukukan LPD Desa Pakraman Bebalang terus meningkat hingga Rp 250 juta per tahun. “Saat ini omzet LPD kita sudah mencapai Rp 2,8 miliar,” kata Jerman. Menurut dia, meningkatnya kepercayaan dan dukungan masyarakat terhadap LPD, karena masyarakat telah menyadari bahwa keuntungan yang didapat lembaga keuangan milik desa pakraman tersebut kembali lagi ke desa pakraman. Pihaknya sangat berharap kepercayaan masyarakat terhadap LPD Desa Pakraman Bebalang bisa terus terjaga dan meningkat. Guna menanamkan kepercayaan masyarakat terhadap LPD Bebalang, Jerman mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi dalam setiap kesempatan sangkep di banjar-banjar. Selain menyampaikan perkembangan LPD, hal yang juga disosialisasikan adalah produk-produk yang dimiliki LPD. Dimana selain melayani simpan pinjam, LPD Desa Pakraman Bebalang juga melayani pembayaran tagihan listrik, air, telepon dan BPJS secara online. (kmb40)

gli, OPD terkait serta sejumlah siswa perwakilan SMA/SMK di Bangli. Acara pembinaan SDM pertanahan negara ini juga dirangkaikan sosialisasi mengenai lomba parade cinta Tanah Air Provinsi Bali Tahun 2018. Perwakilan Kementerian Pertahanan RI Kolonel Inf. Ketut Budiastawa, S.Sos., M.Si. menyampaikan adanya kecenderungan degradasi moral dan rendahnya rasa kebangsaan yang terjadi di tengah generasi muda akhir-akhir ini merupakan salah satu dampak dari era globalisasi. Hal ini harus menjadi perhatian semua pihak. Untuk membentengi derasnya pengaruh globalisasi, generasi muda utamanya para siswa harus ditanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan pemahaman tentang pertahanan negara. Untuk mengimplementasikan pembinaan sumber daya manusia dalam pertahanan keamanan dan bela negara, akan dilaksanakan kegiatan lomba parade cinta tanah air 2018. Tujuan kegiatan lomba tersebut nantinya tidak serta

merta hanya mencari pemenang/juara, tetapi untuk mencari pemuda yang diharapkan mampu menyebarluaskan nilainilai bela negara sekaligus menjadi panutan dalam membangun di daerahnya masingmasing, agar negara Indonesia bisa menjadi negara yang lebih baik. “Dalam usia yang masih muda banyak hal yang bisa dilakukan untuk mewujudkan rasa cinta pada tanah air Indonesia,” kata Budiastawa. Sementara itu, Bupati Bangli Made Gianyar menyampaikan pada era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, komunikasi dan informasi sangat mempengaruhi pola dan bentuk ancaman terhadap kedaulatan negara saat ini. Pola ancaman yang ada sangatlah komplek dan multiemosional baik itu ancaman militer maupun non militer. Dijelaskan ancaman non militer bisa berdimensi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, keselamatan umum, teknologi dan berupa agresi dan non agresi. Untuk menghadapi anca-

man yang semakin beragam, kata Made Gianyar, Indonesia perlu menata kembali kekuatan pertahanan sebagai upaya antisipatif. Salah satunya adalah dengan menata dan membangun sumber daya nasional kususnya manusia sebagai komponen cadangan dan pendukung. Komponen yang bekualitas akan menyokong negara untuk mencapai kesejahteraan terjaminnya rakyat. “Pendidikan belanegara tersebut tertanam menjadi hal yang sistematik pada rakyat yang akan membentuk pola pikir, pola sikap dan perilaku warga negara yang berkualitas yang dilandasi oleh kesadaran bela negara yang tinggi,” katanya. Pertahanan negara di zaman era globalisasi yang semakin berkembang menjadi perhatian khusus bagi bangsa Indonesia. Guncangan terhadap stabilitas negara semakin mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena itu dibutuhkan kewaspadaan nasional dengan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa yang tinggi. (ad928)

Bangli Minta Jatah Kawasan Pariwisata Bangli (Bali Post) Tidak dimasukkannya objek wisata di Kabupaten Bangli sebagai kawasan pariwisata yang digodok Pemprov Bali sangat disayangkan sejumlah kalangan dewan di DPRD Bangli. Atas kondisi itu, dewan meminta supaya Bangli bisa dijatah kawasan pariwisata. Tanpa mengabaikan status sebagai daerah penyangga, Bangli harus dimasukkan sebagai kawasan pariwisata dengan prosentase tertentu. “Kami setuju dengan status Kintamani sebagai daerah penyangga. Tetapi untuk keadilan Bangli harus tetap diberikan ruang beberapa persen untuk pengembangan pariwisata,” ucap Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles, Selasa (17/4) kemarin. Carles menjelaskan, sebagai kawasan penyangga untuk menjaga kebutuhan air bersih, pihaknya tidak menuntut pembangunan infrastruktur pariwisata yang banyak di Bangli. Kawasan pariwisata yang dituntut agar tetap dibatasi sehingga tidak sampai merusak lingkungan. Dengan demikian status Kintamani sebagai daerah penyangga tetap berjalan. Agar tak sampai merusak lingkungan, tegas Carles, jika harapan itu dikabulkan, pihaknya sepakat ditentukan titiknya dengan zona yang bisa dikembangkan. Dampak yang diharapkan, investasi juga bisa berkembang pesat di Bangli karena adanya jaminan keamanan. Di samping itu, pihaknya juga menyentil kebijakan Pemprov. Karena meski Kintamani menjadi daerah penyangga, namun tak ada dana untuk pelestarian lingkungan yang dikucurkan Pemrov untuk Bangli. Dana di

luar jatah PHR yang diberikan Badung dan Denpasar tak ada masuk ke Bangli. Hal senada juga dilontarkan mantan Sekretaris PHRI

Bangli Ketut Wijaya. Dia meminta gubernur agar bijak dalam mengelola pariwisata Bali. Kue pariwisata agar dibagi merata ke semua ka-

bupaten. Dengan demikian akan terwujud pemerataan pendapatan dan kesempatan masyarakat lokal dalam kegiatan pariwisata. (kmb41)


19

Rabu Pon, 18 April 2018

Ikut Ujian, Pelaku Begal Dikawal Polisi Mangupura (Bali Post) Komplotan begal yang masih ABG ini sangat beringas saat melancarkan aksinya. Dari pengakuan tersangka I Kadek Su (18), Putu ROP (18), SH (16), YP (19) dan RHP (16), mereka memukul korbannya, Andrian Ramdhani (24), yang berstatus mahasiswa menggunakan batako dan besi. Akibatnya, korban mengalami luka-luka. Tersangka RHP merupakan siswa kelas IX SMP, sedangkan ROP kelas XII SMA. Saat RHP mengikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) dan ROP ikut Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), polisi mengawalnya. Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Ario Seno Wiboko didampingi Panit Buser Iptu Putu Budi Artama, Selasa (17/4) kemarin mengatakan, motor milik korban dibawa ke rumah

ROP di Jalan Tukad Yeh Aya Gang Aya, Denpasar Selatan. Selanjutnya, sepeda motor yang rencananya dipakai untuk kontes racing di Jembrana tersebut langsung dimutilasi. “Motor itu dimutilasi dengan maksud agar gampang dijual. Jadi, tidak semua langsung dijual secara online, tapi per bagian. Misalnya, knalpotnya dulu dijual, setelah itu mesinnya,” ungkapnya. Saat beraksi, kata Ario Seno, mereka berjumlah enam orang. Saat ini baru lima orang ditangkap, sedangkan pelaku satu lagi berinisial YY masih buron. “Mereka saat itu habis nongkrong di daerah Legian,” tegasnya. Terkait kasus tersebut, polisi mengamankan barang bukti dari tersangka ROP yaitu satu mesin sepeda motor, rangka sepeda motor, dua bagian sayap

Jangan Dipaksa Dari Hal. 1

Sekalipun bisa memberikan kajian dan masukan, lanjut Wiratmi, persetujuan tetap ada di tangan Menteri ESDM. Dalam hal ini, pihaknya mengutamakan investasi kelistrikan yang menguntungkan daerah dan semua lapisan masyarakat. ‘’Tetapi kalau tidak diterima oleh masyarakat, jangan juga dipaksakan. Kita tidak berani karena bagaimanapun di Bali itu kan selalu mengedepankan aspek sosial budaya,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bali Ida Bagus Made Parwata mengatakan izin investasi PLTU

Celukan Bawang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Pasalnya, investasi itu tergolong sebagai Penanaman Modal Asing (PMA). ‘’Kita hanya mengeluarkan izin lingkungan saja. Itu sudah benar, tidak ada masalah. Cuma kemarin pernah ada (gugatan) di PTUN tapi sudah selesai, tidak ada masalah,’’ ujarnya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali Gede Suarjana membantah adanya pencemaran lingkungan akibat PLTU Celukan Bawang. Salah satunya mengenai pernyataan warga yang menyebut proyek dengan kerja sama dengan China Huadian Engineering itu memengaruhi kualitas pohon kelapanya. ‘’Tidak ada seperti itu,’’ ujarnya singkat. (kmb32)

Lakukan Pengawasan Dari Hal. 1

Terhadap hal ini, peran instansi teknis baik di Pemkab Buleleng maupun di Pemprov Bali tidak lepas tangan. Namun harus terus melakukan pengawasan atau monitoring. Sehingga munculnya indikasi pelanggaran lingkungan atau pelanggaran regulasi lain dapat dicegah dan tidak menimbulkan polemik yang bisa merugikan masyarakat. ‘’Kami mengingatkan dokumen perizinan apa pun terutama yang berkaitan gangguan lingkungan itu disikapi serius baik oleh perusahaan dan pemerintah harus proaktif melakukan pengawasan. Dengan demikian kalau terjadi indikasi akan mencemari lingkungan, maka secepatnya bisa dicarikan jalan keluar. Sehingga tidak menjadi polemik atau bahkan ada kesan perizinan yang sudah dipenuhi oleh perusahaan itu justru diabaikan,’’ tegas mantan Per-

bekel Desa Selat, Kecamatan Sukasada ini. Manajer Offair PT GEB Putu Singyen mengatakan, sejalan dengan pengoperasian pembangkit, perusahaan tetap memegang komitmen berinvestasi tanpa ‘’mencederai’’ masyarakat. Dengan moto tersebut, dari awal perusahaan memulai investasi dengan proses ganti rugi lahan pertanian, nelayan, permukiman dan fasilitas umum (fasum) yang masuk dalam zona inti pembangkit. Komitmen lain adalah meminimalisir dampak pencemaran lingkungan akibat aktivitas pembangkit dilakukan dengan mengikuti regulasi yang dikeluarkan pemerintah dan instansi teknis terkait. Terkait serapan tenaga kerja, politisi Partai Golkar ini menyebutkan, saat ini lebih dari 214 orang atau sekitar 60 persen pekerja PLTU adalah naker dari Bali dan sebanyak 134 orang atau 40 persen merupakan naker asing. (kmb38)

Ingin Berbagi Dari Hal. 1

Perdebatannya penuh martabat, saling menghormati, sekaligus rasional dan belarasa. Kesan inilah yang menurut Megawati mendorong dirinya hadir dan ingin berbagi rasa dengan peserta yang hadir. Lebih jauh Megawati mengatakan, berkaitan dengan dinamika dan kondisi lingkungan dunia saat ini, KAA dan GNB masih relevan untuk menyelesaikan berbagai persoalan dunia. Karena sejatinya, baik saat KAA, pidato di PBB maupun pada GNB, Bung Karno telah mengingatkan bahwa semua warga bangsa saling terkoneksi. ‘’Kita tidak mungkin hidup

sendiri-sendiri! Dapatkah kita sendiri-sendiri dalam menghadapi persoalan radikalisme, perdagangan narkotika dan manusia, yang menjadi lintas negara? Contoh konkret lainnya adalah masalah perubahan iklim dan cuaca yang juga berpengaruh pada perubahan budaya dan cara hidup manusia, serta berdampak pada politik ekonomi, terutama pangan,’’ kata Megawati. Untuk itu, Megawati meminta bangsa Indonesia dan warga dunia untuk menengok dan belajar dari sejarah yang membutuhkan Arsip KAA, Arsip Pidato Bung Karno di PBB dan Arsip GNB pertama sebagai ingatan kolektif. (kmb4)

motor, tangki, sadel, shock breaker, stang dan uang Rp 750 ribu. Sedangkan barang bukti yang disita dari tersangka YP, yakni satu knalpot dan uang tunai Rp 250 ribu. “Mereka mengaku spontan dan baru pertama kali melakukan begal ini. Selain itu, mereka juga mengaku tidak punya nama geng,” kata Ario Seno. Dari hasil penyidikan, komplotan ini bukan sindikat spesialis begal, tapi niat sesaat. Mereka awalnya kumpul-kumpul, akhirnya melakukan begal. Terkait pelaku yang masih berstatus pelajar tersebut, lanjut Ario Seno, saat ini mereka dalam penguasaan kepolisian terkait tindak pidana yang mereka lakukan. Pihak kepolisian menyikapi saat menahan anak di bawah umur tetap mengutamakan Undang-undang Perlindungan Anak. Selain

itu didampingi kuasa hukum, orangtua dan koordinasi dengan Bapas. Saat mereka mengikuti ujian, dikawal petugas. Dengan demikian mereka tetap bisa mengikuti ujian. “Sekitar empat hari kami kawal mereka. Mereka sekolah swasta di Denpasar,” ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus begal terjadi di di kawasan Jalan Sunset Road, Kuta, Senin (2/4) pukul 02.00 Wita. Andrian Ramdhani (24) yang berstatus mahasiswa dikeroyok hingga babak-belur dan sepeda motornya dibawa kabur. Hasil penyelidikan, Tim Opsnal Polsek Kuta dipimpin Panit Buser Iptu Putu Budi Artama berhasil meringkus pelakunya, yaitu lima ABG berinisial I Kadek Su (18), Putu ROP (18), SH (16), YP (19) dan RHP (16), Senin (9/4) lalu. (kmb36)

Meninggal Dunia Dari Hal. 1

Dia dikeluarkan dari dalam truk yang tercebur di dalam Bengawan Solo tertimpa sebuah truk lainnya. ‘’Sopir truk yang kami temukan sudah meninggal dunia,’’ ungkap seorang warga Babat, Lamongan, Yudi, yang ikut mengevakuasi korban. Selain itu, petugas juga berhasil mengevakuasi sebuah sepeda motor dengan L-3466DJ. ‘’Nomor truk lainnya belum kami ketahui sebab di dalam air,’’ imbuh Yusron, warga

lainnya. Kepolisian Resor (Polres) Tuban, Jawa Timur, berusaha mendatangkankan crane untuk menangani jembatan Widang sebelah barat di Desa Widang, Kecamatan Widang, yang patah di bagian utara sepanjang sekitar 50 meter. ‘’Satu-satunya cara untuk mengevakuasi tiga truk yang tercebur di Bengawan Solo dengan memanfaatkan crane,’’ kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Joko Ludiyono, di lokasi jembatan Widang, Selasa kemarin. (ant)

Doa Restu Dari Hal. 1

Hal tersebut disampaikan Cagub Rai Mantra pada kunjungannya untuk mohon doa restu pada panglingsir Puri Ageng Tabanan Ida Cokorda Anglurah Tabanan, Senin (16/4). Hal serupa juga disampaikan Rai Mantra dalam beberapa kunjungan sebelumnya ke sejumlah puri di Bali seperti Puri Agung Buleleng, Puri Satria (Denpasar), Puri Kerobokan (Badung), dan puripuri lainnya. Rai Mantra mengatakan puri-puri di Bali sebagaimana halnya kebudayaan Bali mengalami tantangan perubahan seiring arus informasi global yang makin terbuka. ‘’Puri sebagaimana halnya budaya Bali mengalami tantangan yang tidak mudah, karena itu perlu mereaktualisasi peran sebagai pusat pengembangan kebudayaan,’’ ujarnya. Puri, menurut Rai Mantra, adalah warisan budaya hidup yang memiliki peran strategis sebagai ruang untuk merawat ingatan sejarah, pewarisan nilai-nilai kearifan lokal, serta benteng kebudayaan. ‘’Di puri kita dapat menemukan rantai sejarah yang hidup, baik dalam artian tata laku, sopan santun dan tata kelola ruang hidup,’’ tandasnya. Puri juga memiliki peran strategis sebagai perekat kelompok-kelompok masyarakat yang heterogen. Dapat dikatakan, puri semata-mata bukan warisan budaya tetapi lebih jauh merupakan pelaku dan pelestari budaya itu sendiri. Seiring perkembangan zaman, reaktualisasi puri dapat ditunjukkan dengan menjadi katalisator pelestari budaya. Merawat dan mengembangkan nilai budaya sesuai dengan kondisi kekinian. Jika dipercaya memimpin Bali, Mantra-Kerta akan membuka diri terhadap pemikiran-pemikiran dan kritik puri. Secara bersama-sama ber-

sinergi mengembangkan kualitas hidup orang Bali melalui pengembangan kebudayaan. ‘’Dengan kata lain puri tidak hanya sebagai benteng kebudayaan tapi lebih jauh menjadi sumber mata air berkembangnya nilai-nilai luhur sebagaimana yang diwariskan para pendahulu,’’ ujarnya. Rai Mantra juga mengatakan bahwa saat ini puri dapat menjadi pusat pengkajian dan pengembangan budaya dan kearifan lokal seperti Tri Hita Karana, semangat manyamabraya, taksu, jengah, dan sebagainya. Menjadikan puri sebagai pusat budaya dan pengembangan nilai adalah salah satu upaya strategis untuk mendekatkan puri dengan masyarakat luas, sehingga puri semakin dicintai dan dirawat bersama oleh masyarakat. Betapapun, dalam perspektif yang luas, hubungan puri dan masyarakat merupakan aset budaya yang harus direvitalisasi untuk kita rawat bersama. Jadi yang ditonjolkan adalah semangat meninggikan kemuliaan dan kesejahteraan bersama. (kmb)

WARUNG GLOBAL

Jalur Hijau Jangan Hanya Kedok

SESUAI dengan Permen PU No. 05/2008 sawah tidak bisa masuk sebagai kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) karena sawah merupakan lahan pribadi. Ketua Pansus XV DPRD Kota Denpasar I Wayan Suadi Putra dalam rapat yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Detail atau Ruang (RDTR) menyebutkan tidak ada lagi istilah RTH privat dan RTH publik dan semua RTH harus tanah pemerintah. Hal ini memicu beragam opini dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali, Selasa (17/4) kemarin. Berikut rangkuman. Ugi mengaku heran dengan Ranperda RDTR terkait tidak dimasukkannya sawah sebagai RTH. Lalu kemarin-kemarin sawah kok bisa masuk? Pelang jalur hijau bertebaran tetapi di balik itu banyak bangunan kumuh yang kedoknya tanaman bunga atau tanaman hias. Jalur hijau kini sudah berubah jadi ruko dan ruang terbuka hijau mulai hilang. Permintaan ketentuan ruang terbuka hijau dikembalikan ke perundang-undangan yang semula berlaku datang dari usulan Made Torek. Dia mempertanyakan apakah Permen PU dan RDTR ini sengaja dibuat untuk menguningkan lahan yang sekarang sudah hijau? Silakan saja melakukan alih fungsi lahan tetapi dengan catatan jangan sampai mengurangi ruang terbuka hijau. Jika kenyataannya terjadi pengurangan ya… dinormalkan kembali. Sawah seharusnya

tetap masuk kategori jalur hijau. Sementara Febri malah berharap jalur hijau dihapus saja karena merupakan aset pribadi. Beberapa waktu yang lalu saudara dirugikan oleh si penjual sawah karena ternyata tanah sawah yang dia beli termasuk jalur hijau, sehingga tidak bisa dibangun dan susah dijual kembali. Kalau tanah milik pemerintah wajar dan pantas masuk ke dalam RTH. Ruang terbuka hijau, menurut Arya, lebih baik diwujudkan dengan memperbanyak penghijauan dengan menanam pohon. Pelarangan atas bangunan vertikal melebihi pohon kelapa akan membuat kian maraknya alih fungsi lahan dan berkurangnya RTH. Tanah pemda yang tersebar di beberapa sudut kota perlu dihijaukan dan buat seperti di International Tourism Development Centre (ITDC) Nusa Dua akan terlihat hijau dan asri. (arya adhikara)

Metik Kakao

Dari Hal. 1

Koster juga diberi kesempatan melakukan pemetikan kakao yang sudah masak. Pada kesempatan itu, Koster mendapat penjelasan mengenai sistem pengelolaan kakao dari pendamping Subak Abian Dwi Mekar, Agung Widi. Widi menjelaskan, program kakao lestari dicetuskan sejak tujuh tahun lalu. Pesertanya 609 orang yang tergabung dalam 38 subak abian dari 146 subak abian di Kabupaten Jembrana. Subak Abian Dwi Mekar adalah salah satu anggotanya. Secara keseluruhan, luasan lahan kakao yang dikelola yakni 900 hektar. ‘’Untuk bibit kami sudah mengelola sendiri. Jadi, antaranggota bisa saling bertukar bibit,’’ terang Widi. Awalnya, Widi melanjutkan, untuk bibit didatangkan dari Sulawesi. Namun kini petani kakao di Jembrana sudah bisa menghasilkan sendiri bibit kakao. ‘’Sekarang kami sudah mandiri. Setiap 25 tahun sekali sudah harus regenerasi. Jadi, dilakukan penyambungan namun tetap menggunakan induknya di akarnya,’’ paparnya. Buah kakao dibeli Koperasi Kertha Samania. Untuk panen raya biasanya pada Juli dan Agustus saban tahunnya. Yang membanggakan, melalui program kakao lestari petani di Jembrana berhasil melakukan permentasi. Menurut Widi, satu-satunya yang telah melakukan permentasi di Indonesia adalah di Jembrana ini. Bahkan, kakao Jembrana telah diakui dunia internasional. Kakao hasil program ini telah mendapat sertifikat pengakuan dunia internasional yang mem-

buatnya bisa diekspor ke luar negeri. Catatan lainnya yang membanggakan yakni produksi kakao di Jembrana merupakan yang tertinggi dibanding daerah lain di Indonesia dari luasan lahan yang sama. Tiap tahun, satu hektar lahan kakao menghasilkan 1,8 ton. ‘’Sementara rata-rata di Indonesia itu yang dihasilkan dari luasan lahan yang sama yakni 1 sampai 1,2 ton per tahun,’’ terang Widi. Kendati sudah dikelola secara keseluruhan oleh petani, namun mereka masih terkendala peralatan pengolahan pascapanen hingga menjadi produk unggulan. ‘’Selama ini sudah ada unit petani kami yang mengelola, tetapi kami masih kekurangan alat pengolahan produksi,’’ ujarnya. Pemilik lahan, I Made Sugandi, mengaku perekonomiannya meningkat drastis sejak bergabung dengan program kakao Lestari. Saban tahun ia mendapat keuntungan cukup besar. ‘’Yang kami hasilkan tiap tahun 1,8 ton dikali Rp 40 ribu per kilogramnya. Dulu kami hanya menghasilkan 600 kilogram per tahunnya. Tapi sejak bergabung di sini, jumlah hasil panennya meningkat drastis,’’ terangnya. Wayan Koster amat kagum dengan apa yang dilakukan oleh petani kakao di Jembrana. ‘’Ini luar biasa. Yang begini memang mau saya bangun di Bali. Ke depan Bali sebagai wilayah agraris, pertanian, ini harus kita pelihara. Jangan sampai Bali tercerabut dari akarnya yakni partanian. Pertanian, ibunya kesejahteraan masyarakat Bali,’’ papar Koster. Tanpa pertanian dengan

budayanya yang sangat agung, Koster mengaku Bali akan kesulitan meningkatkan perekonomian dalam hal kesejahteraan masyarakat. Melalui konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Koster memang sudah merancang konsep pengelolaan paripurna seperti yang dilakukan oleh petani kakao di Jembrana. ‘’Saya memang berencana menyiapkan konsep pengembangan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada pertanian dalam arti luas, termasuk nelayan. Misalnya di sini kakao, lalu kita juga punya kelapa, jeruk, manggis dan lainnya, termasuk sayuran dan hortikultura. Begitu juga kita punya sumber perekonomian berbasis budaya, berbasis pada keterampilan dan keahlian orang Bali seperti patung, lukisan, arsitektur dan jenis karya seni lainnya. Bali punya dua hal penting yakni pertanian dan budaya,’’ tuturnya. Ke depan, Koster akan mendorong sistem pengelolaan serupa di seluruh wilayah Bali. Nantinya, Koster akan melakukan pemetaan wilayah di Bali berdasarkan konsep satu desa satu produk. Dengan berbagai komoditas yang dimilikinya akan dibuatkan organisasi dan koperasinya. Keduanya akan berkolaborasi mengembangkan komoditas dari hulu hingga ke hilir. ‘’Jadi, di hulu mulai dari lahan, petani, bibit, pupuk, pendampingan, teknologi pengolahannya itu dipikirkan. Di hilir ada pasarnya, bisa jual langsung baik mentahnya, bisa juga semi-olahan. Sudah punya nilai tambah lebih mahal,’’ jelas Koster. Tak hanya itu, ia juga ingin mengembangkan industri pengolahannya. (kmb)


balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Rabu Pon, 18 April 2018

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Ritual ”Labuhan Ageng Merapi”, Peringati Bertahtanya Sultan Ngayogjakarto Yogjakarta (Bali Post) -

Ratusan masyarakat Yogyakarta bersama dengan abdi dalem Keraton Yogyakarta mengikuti prosesi upacara adat Labuhan Ageng Gunung Merapi dari Joglo Kinahrejo, Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Selasa (17/4) pagi. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogjakarta Aji Wulantara mengatakan upacara adat Labuhan Ageng Gunung Merapi ini dalam rangka hajat Kraton Ngayogyakarto Hadiningrat untuk memperingati naik tahta Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Bali Post/ant

LABUHAN AGENG - Ratusan warga Yogyakarta mengikuti ritual Labuhan Ageng Merapi, Selasa (17/4) kemarin sebagai wujud syukur atas bertahtahnya Sultan Ngayogjakarto.

Dek Enik Serius Tekuni Musik Bali KECINTAAN terhadap dunia tarik suara membuat penyanyi cantik Dek Enik serius menekuninya. Setelah sempat sukses bersama group Duo Nik, kini wanita kelahiran Banjar Geriana Kangin, Duda Utara, Karangasem ini merilis single solo berjudul “Sing Beres”. Single yang diciptakan oleh De Lenjut dan diiringi musik hasil garapan Dek Artha dari Harta Pro Studio ini merupakan single solo keempatnya di belantika musik Bali. Pemilik nama lengkap Ni Made Alit Dwijaksani ini mengungkapkan bahwa dirinya baru merilis single solo ke empatnya ini lantaran disibukan dengan promo single Duo Nik yang dirilis

belum lama ini. Ia pun tidak ingin merilis single duo dan solo secara bersamaan. “Saya pengennya satu-satu dulu dipromosikan. Makanya setelah Duo Nik yang duluan dirilis, baru saat ini saya luncurkan single solo ini. Jadinya ada jeda waktu,” ujar Dek Enik, Selasa (17/4) kemarin. Rencananya single “Sing Beres” akan diproduksi ke dalam mini album. Namun, saat ini Dek Enik masih mengumpulkan beberapa single lagi untuk bisa merampungkan rencana mini albumnya tersebut. “Rencana mau bikin mini album, tapi masih milih-milih lagu. Saya ingin di mini album nanti semuanya lagu terbaik, sehingga bisa disukai

oleh semua kalangan di masyarakat,” tukasnya. Single “Sing Beres” sendiri mengisahkan tentang sebuah kehidupan rumah tangga. Dimana, seorang suami yang seharusnya menafkahi keluarganya tidak pernah melakukan tanggung jawabnya itu. Tetapi malah sang istri yang harus menafkahinya. Padahal sang suami sudah memiliki pekerjaan tetap. Melihat hal itu, istrinya pun mempertanyakan hasil kerja sang suami yang tidak pernah ada. Hal itu menjadi tanya dan membuat curiga sang istri serta membuat sang istri berpikir bahwa suaminya “Sing Beres”. Dengan dirilisnya single “Sing Beres”, Dek Enik ber-

”Ketug Bumi” Siap Getarkan Pantai Pandawa Denpasar (Bali Post) Sebuah karya seni fenomenal akan ditampilkan mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar pada Grand Opening Badung Bahari Festival ke-2 yang dibuka pada 9 Mei 2018 mendatang di Pantai Pandawa, Badung. Sebanyak 250 lebih mahasiswa akan menampilkan karya inovasi yang fenomenal “Ketug Bumi” yang diiringi fragmentari yang telah disempurnakan dari penampilan tahun lalu. Berbagai persiapan telah dilakukan. Bahkan rapat koordinasi telah dilakukan untuk mematangkan persiapan. Hanya yang perlu digenjot adalah penyesuaian musik dengan tarian, serta penguasaan medan. “Tahun 2017 tempatnya di Pantai Samuh, Tanjung Benoa. Tahun ini di Pantai Pendawa, jadi perlu penyesuaian. Tapi

tempatnya tahun ini sangat bagus,” ujar I Ketut Garwa, S.Sn., M.Sn., Arsitek Direktur yang juga Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama ISI Denpasar, saat dikonfirmasi, Selasa (17/4) kemarin. Dosen yang selalu tampil energik ini menjelaskan, Ketug artinya bergetar, sedangkan Bumi artinya jagat. Sehingga karya seni “Ketug Bumi” ini mempunyai makna bagaimana cara “menggetarkan” bumi dengan alat musik. Instrumen yang digunakan berukuran serba besar, seperti kendang besar, ceng-ceng besar, jimbe, keroncongan, dan instrumen musik lain yang telah diuji coba. Hingga saat ini, ia mengaku belum menemukan bentuk “Ketug Bumi” yang sempurna. Namun, pihaknya akan terus mengeksplor “Ketug Bumi” dengan melibatkan seniman

dari berbagai unsur. Bahkan, mulai Jumat (20/4) ini ia menargetkan sudah menggelar latihan lapangan, agar mahasiswa mengetahui alur dari awal hingga tiba di panggung kehormatan. Sehingga penampilan yang disuguhkan nanti bisa maksimal dan menghibur masyarakat. (win)

ADA tawa dan air mata di jalan pesohor Hollywood Walk of Fame pada Senin saat aktris Eva Longoria dianugerahi dengan bintang penghargaan untuk pengakuan atas kiprahnya. Teman dan keluarganya hadir untuk merayakan penghargaan bagi aktris berusia 43 tahun itu, termasuk bintang “pop” Ricky Martin, aktris Anna Faris, dan Felicity Huffman, yang bermain bersama Longoria selama delapan musim di drama televisi “Desperate Housewives”. Suami ketiga Longoria, Jose Antonio Baston, juga menghadiri acara

tersebut. “Saya merasa seperti masih gadis kecil dari Corpus Christi, Texas, yang memiliki mimpi besar dan rambut besar,” kata Longoria, disambut tawa kecil dari kerumunan. “Sebagai wanita dan sebagai orang Latin, saya mewakili banyak kelompok dan saya ingin memberitahu semua bahwa ini bukan bintang saya, ini bintang kita,” tambahnya. Ia memulai karier di opera sabun “The Young and The Restless” dan “General Hospital”, meraih ketenaran dan menjadi calon penerima peng-

hargaan “Golden Globe” serta meraih penghargaan “Screen Actors Guild” dalam memerankan salah satu dari empat peran utama di “Desperate Housewives”. Upacara pada Senin tersebut bertepatan dengan peluncuran film terbaru Longoria, “Overboard”, yang dibintangi Faris dan aktor Meksiko Eugenio Derbez, menceritakan kisah pemilik kapal pesiar, yang menderita amnesia setelah terjatuh ke laut. Film tersebut adalah buatan ulang dari film pada 1987 dengan judul sama. (ant)

I Ketut Garwa, S.Sn., M.Sn.

Eva Longoria Terima Bintang Hollywood

harap bisa terus berkarya dan meramaikan industri musik pop Bali. Sukses dalam karier juga menjadi harapan perempuan kelahiran 15 Oktober 1990 itu. “Saya sangat berharap ke depan bisa terus berkarya dan mengajegkan lagu Bali. Semoga karya yang saya hadirkan bisa diterima dan menghibur semua lapisan masyarakat serta penggemar musik pop Bali. Dan tentunya bisa mencerahkan para suami agar bisa bertanggung jawab terhadap keluarganya lewat single ‘Sing Beres’ ini,” pungkasnya. (win)

“Dalam mengungkapkan rasa syukur, Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Bowono X melabuh benda-benda pribadi yang disukainya sebagai bentuk permohonan untuk kesejahteraan masyarakat Yogyakarta,” katanya. Upacara labuhan Merapi dimulai sekitar pukul 06.00 WIB dengan rangkaian uba rampe yang diarak dalam perjalanan sekitar dua jam menuju ke Bangsal Sri Manganti atau Pos 1 pendakian Gunung Merapi untuk dilakukan upacara resmi puncak Labuhan Merapi. Sedangkan uba rampe yang di-labuh berupa sinjang limar satu lembar, sinjang cangkring satu lembar, semekan gadhung satu lembar, semekan gadhung melati satu lembar, paningset udaraga satu lembar, seswangen 10 biji, seloratus lisah konyoh satu buntal, yotro tindih dua amplop, dan destar doromuluk satu lembar. Melengkapi uba rampe adalah kembang setaman, nasi tumpeng, ingkung serta serundeng yang dibagikan kepada setiap pengunjung selesai upacara labuhan. Sementara itu, menurut Juru Kunci Gunung Merapi Mas Lurah Suraksosihono, labuhan tahun ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan Tahun Dal yang jatuh setiap sewindu sekali. Keistimewaan ritual tahun ini ditandai dengan ikut dilarungnya kambil watangan (pelana kuda) sebagai barang kesayangan milik Sultan. Ritual Labuhan Ageng Merapi adalah tradisi yang bermula dari kesanggupan raja mempersembahkan sesaji kepada Eyang Sapu Jagat yang menjadi penguasa Gunung Merapi. Tradisi ini sudah turun-temurun sebagai dhawuh Raja Keraton Jogja sejak era Sultan Hamengku Buwono I (Panembahan Senopati). (ant)

Edisi 18 April 2018 | Balipost.com  

Headline : Ambruk, Jembatan di Bengawan Solo. Tiga Truk Tronton dan Dua Sepeda Motor Tercebur

Edisi 18 April 2018 | Balipost.com  

Headline : Ambruk, Jembatan di Bengawan Solo. Tiga Truk Tronton dan Dua Sepeda Motor Tercebur

Advertisement