Skip to main content

Edisi jumat 20 April 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 231 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

jumat kliwon, 20 april 2018

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Selly Mantra: Perempuan Pegang Hotmix Jalan Desa, Prioritas Pembangunan Infrastruktur di Tabanan Peran Penting dalam Gerak Peradaban Ribuan Warga Kecamatan Kediri Kebulatan Tekad Menangkan Koster-Ace

LUAR biasa dukungan warga Tabanan untuk pasangan Ccalon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace). Ribuan warga menghadiri dan mendeklarasikan kebulatan tekad memenangkan Koster-Ace pada Pilgub 27 Juni 2018. Koster yang melakukan kampanye di Kecamatan Kediri, Kamis (19/4) kemarin, menerima penyataan kebulatan tekad dari warga Desa Pakraman Beraban, Desa Pakraman Bengkel, Desa Pakraman Babakan, Desa Pakraman Pangkung Tibah dan Desa Pakraman Belalang. Hal. 19 Tokoh Masyarakat

Bali Post/kmb

WARGA KEDIRI - Calon Gubernur nomor urut 1, Wayan Koster, bersama tokoh masyarakat Tabanan dan ribuan warga Kediri, Kamis (19/4) kemarin.

PERHELATAN Pilgub Bali tahun 2018 tidak lepas dari aktivitas sosok pendamping para pasangan calon. Seperti yang ditunjukkan Selly Mantra, istri dari Calon Gubernur Bali nomor urut 2 Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Dalam sejumlah kesempatan Selly Mantra terlihat mendampingi Rai Mantra saat bertemu warga. Di kesempatan lain, Selly Mantra terlihat bergerak sendiri bersama timnya menyapa warga guna menyentuh hati mereka. Ditemui di sela acara Sarasehan Wanita Bali Bicara (Dalam Teks dan Konteks) yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Kelompok Diskusi Dipa Bhawana Universitas Hindu (Unhi) Denpasar, Selly Mantra mengatakan lepas dari posisinya sebagai istri calon gubernur, perempuan menurutnya memiliki peran penting dalam mendorong suksesnya pembangunan. Hal. 19 Kegiatan Sosial

BERSAMA - Cagub Rai Mantra dan Selly Mantra dalam sebuah acara pemberdayaan perempuan dan anak-anak, belum lama ini.

Kapasitas PLTU Celukan Bawang Ditambah

TABUR BUNGA - Pj. Bupati Gianyar Ketut Rochineng saat melakukan tabur bunga bersama instansi terkait di TMP Kertha Kertya Mandala, Kamis (19/4) kemarin.

HUT Ke-247 Gianyar

Bangkitkan Taksu sebagai Kota Pusaka KOTA Gianyar, Kamis (19/4) kemarin genap berusia 247 tahun. Eksistensi kota seni ini tidak bisa lepas dari Puri Agung Gianyar. Raja pertamanya Ida I Dewa Manggis Sakti. ‘’Sesuai dengan catatan sejarah Kawasan Puri Agung Gianyar disebut Jero Kuta Gianyar atau kota yang menjadi Pusat Pemerintahan Gianyar,’’ ucap Kabid Cagar Budaya dan Permuseuman Disbud Kabupaten Gianyar I Wayan Sudha dalam pembacaan singkat sejarah Kota Gianyar saat apel peringatan HUT ke-247 Kota Gianyar, di Lapangan Astina Gianyar, Kamis kemarin. Dikatakannya, dengan munculnya kawasan Jero Kuta Gianyar, menjadi tonggak awal terbentuknya wilayah Kota Gianyar, seiring peresmian pendirian Puri Agung Gianyar sebagai pusat pemerintahan pada 19 April 1771. ‘’Sebagai pusat pemerintahan, Kota Gianyar kala itu menjadi barometer perkembangan politik, ekonomi, keamanan dan sosial budaya. Karena menjadi pusat kegiatan birokrasi pemerintahan dari era kerajaan sampai pada era kabupaten dewasa ini,’’ ucap I Wayan Sudha. Hal. 19 Berbagai Dinamika

Listrik Bali Sudah Surplus Mengapa Harus Nambah? Rencana penambahan kapasitas PLTU Celukan Bawang mendapat sorotan anggota DPRD Bali. Selain tak pernah diajak koordinasi, penambahan kapasitas dinilai tidak perlu. Sebab, sekarang Bali sudah surplus listrik. Beda ketika pembangunan tahap pertama, Bali defisit listrik. Selain itu, Bali harus dihindarkan dari pembangkit yang tidak ramah lingkungan. Karenanya, rencana tersebut masih bisa ditolak.

Budi Waseso

kut pencemaran lingkungan yang ditimbulkan dari pembangkit berbahan bakar batu bara itu. ‘’Segala sesuatu yang berdampak pencemaran lingkungan dan merugikan masyarakat, maka pihak yang menyebabkan pencemaran harus bertanggung jawab. Kami minta instansi terkait yang mengeluarkan izin dan bertugas mengawasi harus mengambil lang-

kah-langkah segera,’’ tegasnya. Menurut Sugawa Korry, dewan juga akan segera memonitor ke lapangan. Dalam hal ini, menugaskan Komisi III yang membidangi masalah tersebut. Politisi asal Buleleng ini mengatakan, semua proyek atau investasi harus diawali dengan studi Amdal. Hal. 19 Tidak Layak

’’Masih bisa ditolak.’’ Sugawa Korry

Areal kawasan PLTU Celukan Bawang.

Kopi ’’Ganja’’ ala Buwas KOMJEN Polisi (Purn) Budi Waseso berencana memproduksi kopi ‘’Ganja’’ untuk mengurangi jumlah petani ganja di Aceh dengan beralih menjadi petani kopi. ‘’Kopi ‘Ganja’ itu kepanjangan dari Gayo dan Java. Jadi, saya kombinasikan kopi dari Gayo dan Jawa. Bukan kopi yang terbuat dari ganja,’’ kata mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) itu usai menerima penghargaan dari Pemerintah Kota Semarang di Semarang, Kamis (19/4) kemarin. Buwas, sapaan akrab Budi Waseso, merupakan salah satu dari 38 personel BNN dan BNN Provinsi Jawa Tengah yang mendapatkan penghargaan dari Pemkot Semarang atas kiprah dan komitmennya dalam pemberantasan narkoba. Selain kopi ‘’Ganja’’, katanya, nantinya ada juga kopikopi lainnya yang didapatkan dari seluruh daerah di Indonesia karena sekarang ini tanaman ganja sudah tumbuh di manamana, tidak hanya di Aceh. Hal. 19 Ganja Aceh

Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry, Kamis (19/4) kemarin, mengatakan rencana pembangkit tahap kedua di PLTU Celukan Bawang masih bisa ditolak sekalipun telah ada izin lingkungan dari Pemprov Bali. Apalagi, operasional PLTU di Gerokgak, Buleleng itu banyak menuai keluhan dan protes dari masyarakat. Terutama menyang-

Dewan tak pernah ’’ diajak bicara. ’’

PLTU Celukan Bawang jangan menjadi proyek titipan. Mengingat, penggunaan batu bara saat ini sebetulnya mulai dikurangi di dunia, termasuk di Cina yang merupakan negara asal investor. Batu bara merupakan salah satu sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Oleh karena itu, para pejabat terkait jangan langsung meloloskan proyek seperti ini tanpa melihat bagaimana Bali ke depan atau hanya memikirkan kepentingan sesaat.

Bali Post/mud

Rencana pembangkit tahap kedua di PLTU Celukan Bawang masih bisa ditolak sekalipun telah ada izin lingkungan dari Pemprov Bali. Apalagi, operasional PLTU di Gerokgak, Buleleng itu banyak menuai keluhan dan protes dari masyarakat. Terutama menyangkut pencemaran lingkungan yang ditimbulkan dari pembangkit berbahan bakar batu bara itu. Instansi terkait yang mengeluarkan izin dan bertugas mengawasi harus segera mengambil langkah-langkah.

Kariyasa Adnyana

Bertemu SBY, Wiranto Bahas Keamanan Jelang Pemilu Jakarta (Bali Post) – Pertemuan Wiranto dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menimbulkan banyak spekulasi. Ada dua yang santer dibicarakan. Pertama, melakukan pendekatan agar Demokrat gabung koalisi dukung Jokowi. Kedua, soal kasus Century yang telah menyeret-nyeret nama Boediono, waklil SBY saat jadi presiden. Namun, spekulasi itu langsung terbantahkan dengan pernyataan Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan. Wiranto mengatakan, pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta, Rabu (18/4), membahas mengenai keamanan nasional

menjelang pemilu. ‘’Soal (pertemuan dengan) SBY kan sudah. Saya minta pendapat masalah keamanan nasional menghadapi pemilu,’’ ujarnya di Jakarta, Kamis (19/4) kemarin. Mantan Panglima TNI ini menuturkan SBY yang juga merupakan Presiden ke-6 RI, punya pengalaman dalam mengelola perhelatan pesta demokrasi, sehingga perlu didengarkan gagasannya. ‘’Saya dengarkan semua pendapat beliau,’’ katanya. Partai Demokrat, yang merupakan salah satu peserta Pemilu 2019, diketahui hingga saat ini belum mendeklarasikan dukungannya kepada siapa pun. Sementara itu, Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo mengatakan semakin banyak elite politik melaku-

kan silaturahmi satu sama lain akan semakin baik bagi rakyat. ‘’Semakin banyak elite politik bersilaturahmi itu artinya semakin banyak membangun persahabatan. Ini lebih baik daripada elite politik saling menyerang yang membuat suasana menjadi panas,’’ kata Bambang Soesatyo. Menurut Bambang, sebelum Wiranto bertemu dengan SBY, dirinya bersama dengan Wiranto dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Kompleks Bidakara, Jakarta, Rabu (18/4). ‘’Di tengah acara, Pak Wiranto pamit, karena ingin bertemu dengan Pak SBY dalam rangka safari politik,’’ katanya. Hal. 19 Berdampak Baik

Wiranto


denpasar

2

Jumat Kliwon, 20 April 2018

Proyek Dana Desa Wajib Padat Karya

Denpasar (Bali Post) – Penggunaan dana desa yang disalurkan pemerintah terus mengalami perkembangan. Selain harus dialokasikan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, penggunaan dana tersebut pada proyek pembangunan juga harus dilakukan dengan padat karya. Artinya, proyek yang digarap dengan anggaran dana desa, semaksimal mungkin menggunakan tenaga manusia. Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Denpasar Nyoman Sri Utari didampingi Kasi Pembinaan dan Pengawasan Desa Ketut Mudita menegaskan hal itu, Kamis (19/4) kemarin. Sri Utari mengatakan, penggunaan sistem padat karya ini dilakukan agar sejalan dengan tujuan penyaluran dana desa. Yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mudita menambahkan, sesuai dengan Permendes 19 Tahun 2017, penggunaan dana desa harus memprioritaskan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Alokasi untuk kegiatan ini ditarget mencapai 70 persen. “Kami sudah memberi tahu aparat desa untuk tetap mengacu pada aturan yang ada,” jelasnya. Kebijakan lainnya, kata Mudita pada pengerjaan sebuah proyek yang didanai dari dana desa wajib menggunakan tenaga manusia, terutama dari keluarga rumah tangga miskin (RTM). Selain itu, para pengangguran juga menjadi prioritas untuk direkrut sebagai pekerja. Namun, kata dia di Denpasar kondisinya sangat sulit untuk mendapatkan tenaga RTM. Pasalnya, mereka lebih memilih pekerjaan lain karena

upahnya lebih besar. “Kami kesulitan dalam merealisasikan di lapangan, karena RTM yang diminta untuk mengerjakan proyek padat karya ini lebih memilih tidak mau. Karena ada pekerjaan lain dengan upah yang lebih tinggi,” katanya. Terkait dengan realisasi dana desa, kata dia untuk tahap pertama sudah tuntas. Kini tahap kedua sudah mulai tahap proses yang akan segera ditransfer ke masing-masing desa. Tahap transfer dilakukan tiga kali, yakni 20 persen di tahap pertama, 40 persen di tahap kedua dan tahap tiga. (kmb12)

”Kami sudah memberi tahu aparat desa untuk tetap mengacu pada aturan yang ada.” Ketut Mudita Kasi Pembinaan dan Pengawasan Desa Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Korupsi Pengadaan Kapal

Konsultan Pengawas dan Konstruksi Dituntut Dua Tahun Penjara

Denpasar (Bali Post) Setelah melakukan sidang dengan agenda pemeriksaan setempat awal pekan ini, kasus dugaan korupsi pembuatan kapal ikan Inkamina 30 GT dengan terdakwa Sudarsoyo, Kamis (19/4) kemarin memasuki agenda tuntutan. JPU Junaedi Tandi dan kawan-kawan di hadapan majelis hakim pimpinan Estar Otavi, menuntut supaya terdakwa Sudarsoyo yang merupakan konsultan pengawas dan konstruksi itu dituntut pidana penjara selama dua tahun dan denda Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan. Jaksa dari Kejati Bali itu mengatakan, terdakwa tidak terbukti

Bali Post/kmb37

DITUNTUT - Sudarsoyo dalam perkara korupsi pengadaan kapal dituntut dua tahun penjara dan denda Rp 100 juta. Saat sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, terlihat terdakwa (paling depan) dikawal dua petugas kejaksaan.

dalam dakwaan primer, yakni Pasal 2 UU Tipikor, sehingga terdakwa dibebaskan dari dakwaan primer. Namun terdakwa yang dikontrak Rp 200 juta sebagai konsultan pengawas itu dinyatakan terbukti bersalah dalam dakwaan subsider. Yakni bersalah secara bersama-sama dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi menyalahgunakan kewenangan, kesempatan yang ada padanya karena jabatan atau kedudukannya yang dapat merugikan keuangan negara. Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Sebelum pada proses kesimpulan itu, jaksa mempertimbangkan sejumlah hal yang memberatkan dan meringankan. Yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah yang gencar memberantas korupsi. Sedangkan yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum, sopan, merupakan tulang punggung keluarga dan terdakwa terus terang mengakui perbuatannya. Atas tuntutan itu, Sudarsoyo diberikan kesempatan untuk mengajukan pledoi dalam sidang pekan depan. Sementara jaksa dalam beberapa pertimbangannya menguraikan bahwa terdakwa yang ditunjuk sebagai konsultan pengawas sekaligus konsultan manajemen kontruksi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, membuat gambar dan desain kapal sesuai spesifikasi teknis yang harga satu kapal mencapai Rp 1,4 miliar. Namun dalam perjalanannya, sebagaimana keterangan saksi, terdakwa melaksanakan tugas tidak sesuai dengan konstruksi dan spek dalam perencanaan atau tidak sesuai dengan yang diisyaratkan dalam peraturan BKI. Bahkan terdakwa tidak mengawasi pengerjaan tujuh unit kapal yang dilaksanakan Suyadi (penuntutan terpisah-red). Atas perbuatannya, nelayan atau penerima bantuan tidak mau menerima kapal karena tidak sesuai dengan spek. Akibatnya, negara dirugikan miliaran rupiah. (kmb37)

Masih Banyak yang Melanggar Perda KTR

Denpasar (Bali Post) Pemerintah Kota Denpasar telah menegakkan dan menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan diberlakukan dari Desember 2013 lalu. Namun, masih banyak yang melakukan pelanggaran. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan terus melakukan sosialisasi dalam penegakan dan penerapan Perda KTR. Dikonfirmasi Kamis (19/4) kemarin, Kepala dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini mengatakan, pada tahun 2017 lalu Dinas Kesehatan Kota Denpasar telah

melakukan sosialisasi di 36 lokasi, yakni di rumah sakit, sekolah, tempat bermain anak, perkantoran, hingga tempat umum. “Di samping melakukan sosialisasi, kami juga memasang plang dan stiker larangan merokok di kawasan yang telah ditentukan. Namun, masih saja ditemukan masyarakat yang melanggar meski tempat merokok telah disediakan,” ujarnya. Sri Armini mengatakan, risiko kesehatan baik pada perokok itu sendiri maupun pada orang lain di sekitarnya yang tidak merokok (perokok pasif-red), sangat besar. Untuk itu diperlukan upaya yang serius pula

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Proyek Dana Desa Wajib Padat Karya Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

dalam penanggulangannya. Maka dari itu, pihaknya memberikan pembinaan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya merokok, sehingga timbul kemauan untuk berhenti merokok atau yang tidak merokok agar tidak menjadi perokok. Untuk penguatan terhadap Perda KTR tersebut, Pemerintah Kota Denpasar memperkuatnya dengan adanya penegakan perda yang langsung dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar. Kasi Sidik Penyidikan Satpol PP Kota Denpasar Gusti Alit Artika membenarkan bahwa masih banyak orang yang melanggar Perda KTR. Untuk memberikan efek jera, maka Satpol PP Kota Denpasar melakukan penindakan kepada masyarakat yang merokok di tempat umum, rumah sakit dan lain sebagainya, serta menggiring para pelanggar ke sidang tindak pidana ringan (Tipiring). Bahkan dalam sidang Tipiring, denda yang dijatuhkan hakim sebanyak Rp 100 ribu hingga Rp 500 Ribu. Dari data yang tercatat, di tahun 2017 sebanyak 167 pelanggar dan dari Januari hingga April 2018 sebanyak 72 orang yang telah dilakukan penindakan hingga Tipiring. (kmb12)

Jumlah DPT Turun

Denpasar (Bali Post) Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar menetapkan Data Pemilih Sementara (DPS) beberapa waktu lalu, kini statusnya naik menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dalam DPS, jumlah warga yang tercatat sebanyak 407.572 pemilih. Sedangkan setelah menjadi DPT, hanya tercatat sebanyak 404.339 pemilih pada Pilgub Bali, 27 Juni 2018 mendatang. Ketua KPU Kota Denpasar I Gede John Dharmawan mengatakan hal itu, Kamis (19/4) kemarin. Menurut John Dharmawan, pemilih yang tercatat dalam DPT mengalami penurunan dari DPS. Karena, setelah dilakukan pengecekan di lapangan ada beberapa pemilih yang sudah meninggal. Ada pula pemilih ganda yang tercatat dalam DPS. Belum lagi ada yang tidak masuk database kependudukan. “Jadi, yang seperti itu kami coret,” katanya. Dari pendataan akhir, kata John Dharmawan jumlah pemilih terbanyak ada di Kecamatan Denpasa r

Barat yakni 119.472 pemilih, diikuti Denpasar Utara sebanyak 105.701 pemilih, Denpasar Selatan sebanyak 105.071 pemilih dan paling kecil di Denpasar Timur hanya 74.095 pemilih. “Dari jumlah keseluruhan, pemilih perempuan sebanyak 202.571 dan pemilih laki-laki sebanyak 201.768 pemilih,” ujar John Darmawan. John Dharmawan menambahkan, dari data tersebut, daftar pemilih yang tidak memiliki e-KTP akan dipisahkan sesuai aturannya. Dikatakan, pemilih non e-KTP akan menggunakan formulir model A.C.3KWK sebagai pembeda antara pemilih yang menggunakan e-KTP dan non e-KTP. Sedangkan pemilih yang menggunakan e-KTP akan menggunakan formulir A.1.3KWK. Selain akan dibedakan menggunakan formulir, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil untuk dilakukan upaya perekaman sebelum Pilgub mendatang. Sayangnya tidak berjalan secara maksimal, karena minat warga yang sedikit untuk melakukan perekaman. “Bagi calon pemilih yang tidak melakukan perekaman data eKTP, mereka tidak akan bisa menggunakan hak pilihnya. Hanya mereka yang sudah memiliki e-KTP dan sudah melakukan perekaman yang bisa menggunakan hak pilihnya. “Kalau sudah merekam data, meski belum mengantongi fisiknya, mereka bisa memilih,” jelasnya. Menurut John Dharmawan, jumlah TPS di Kota Denpasar mencapai 816 TPS yang tersebar di masing-masing kecamatan. Rinciannya, Denpasar Barat 251 TPS, Denpasar Selatan 208 TPS, Denpasar Timur 161 TPS, dan Denpasar Utara 196 TPS. (kmb12)

Jaya Negara Hadiri Rakor Komwil IV APEKSI Ke-14

Jadi Media Komunikasi, Wujudkan Keberlanjutan Program Pembangunan untuk Capai SDG’s PENYELENGGARAAN Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah (Rakor Komwil) IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) merupakan agenda rutin setiap tahun. Di Tahun 2018 ini diselenggarakan di Kota Batu, Provinsi Jawa Timur, sekaligus sebagai tuan rumah Rakor Komwil IV APEKSI ke14 yang diikuti 13 kota untuk wilayah Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT. Kegiatan ini dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Jawa Timur Dr. Ir. H. Abdul Hamid, ditandai dengan pemukulan gong di Hotel Singhasari Resort Kota Batu Malang, Rabu (18/4). Dari Pemkot Denpasar dihadiri langsung Plt. Wali Kota Denpasar I.G.N Jaya Negara, Plt. Ketua PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara, Sekda, AAN Rai Iswara, Ketua Dharmawanita Persatuan Kota Denpasar Ny. Kerti Iswara, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kemasyarakatan Sekda Kota Denpasar I Made Toya dan kepala OPD terkait lainnya. Plt. Wali Kota Jaya Negara didampingi Sekda Rai Iswara dan Plt. Kabag Pemerintahan Setda Kota Denpasar Dewa Gede Juli Artabrata men-

gatakan, APEKSI diharapkan mampu menjadi media untuk berkomunikasi antarkota dalam melaksanakan program pembangunan inklusif di daerahnya masing-masing. Selain itu, masalah-masalah yang dialami masing-masing pemerintah kota bisa didiskusikan melalui forum APEKSI ini, yang mana nantinya bisa dijadikan rekomendasi untuk kemudian disampaikan kepada pemerintah pusat. “Semoga kegiatan ini dapat menciptakan kerja sama yang baik dan dapat mempercepat pelaksanaan otonomi daerah, serta yang terpenting adalah mampu mewujudkan implementasi Sustainable Development Goals (SDG’s) yang bertujuan untuk kesejahteraan menuju masyarakat yang bahagia,” ujar Jaya Negara. Dalam pelaksanaan APEKSI ini, Pemkot Denpasar juga melibatkan peran serta perbekel/lurah, di mana mereka membawakan Tarian Cak kolosal dalam kegiatan pawai budaya. Selain itu, juga melibatkan UMKM dengan mengikuti pameran produk unggulan. Di samping itu, juga mengikuti kegiatan Ladies Program (seminar) yang melibatkan keikutsertaan Plt. Ketua PKK Kota Denpasar

dan Ketua Dharmawanita Persatuan Kota Denpasar dengan materi “Bahaya Gadget terhadap Anak”. Pada akhir kegiatan APEKSI ini diisi dengan kegiatan penanaman pohon khas daerah masing-masing. Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pengurus APEKSI Pusat Muh Samanhudi Anwar mengatakan, APEKSI adalah forum yang terdiri dari 98 kota yang bertujuan untuk membantu anggotanya dalam melaksanakan otonomi daerah dan menciptakan suasana

yang kondusif bagi pembentukan kerja sama antarpemerintah daerah sejalan dengan semangat desentralisasi dan demokrasi. “Kegiatan ini sangat penting, karena sebagai ajang untuk bertukar informasi, ilmu hingga pengalaman serta melaksanakan inovasi pembangunan inklusif yang berkelanjutan menuju kesejahteraan masyarakat sesuai dengan tema APEKSI 2018, yakni keberlanjutan program pembangunan daerah dan implementasi SDG’s,” kata Samanhudi Anwar. (ad1065)

RAKOR - Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara bersama Sekda AAN Rai Iswara serta kepala OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, saat mengikuti Rakor Komwil IV APEKSI ke-14 yang diselenggarakan di Hotel Singhasari Resort Kota Batu Malang, Provinsi Jawa Timur, Rabu (18/4).


Jumat Kliwon, 20 April 2018

KPU Kurangi Jumlah TPS

BADUNG

Mangupura (Bali Post) –

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badung mengurangi jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sebelumnya berjumlah 584 ditetapkan menjadi 579 TPS. Rasionalisasi TPS dilakukan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan. Berdasarkan data KPU Badung, jumlah TPS di Kecamatan Abiansemal 120 TPS, Kuta 52, Kuta Selatan 118, Kuta Utara 89, Mengwi 151, dan Petang 49 TPS. Sebelumnya Kuta memiliki 56 TPS dan Kuta Selatan 119 TPS. Padahal, jika dilihat Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub Bali 2018 ditetapkan 358.125 pemilih, dengan rincian 176.955 laki-laki dan 181.170 perempuan atau naik dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) berjumlah 352.362, dengan rincian 173.623 laki-laki dan 178.739 perempuan. Ketua KPU Badung A.A. Gede Raka Nakula mengatakan, yang terdaftar di DPT adalah pemilih yang sudah terekam KTP elektronik (e-KTP). Bagi yang belum mengantongi e-KTP, minimal sudah memiliki Surat Keterangan (Suket) telah melakukan perekaman e-KTP. “Bila ada yang belum tercatat di DPT karena sedang tidak berada di tempat saat coklit, seandainya tanggal 27 Juni hendak memilih, bisa tetap memilih dengan menunjukkan e-KTP atau Suket telah melakukan perekaman e-KTP,” ujar A.A. Nakula, Kamis (19/4) kemarin. Kendati demikian, masyarakat yang belum terdaftar dalam DPT hanya boleh memilih setelah pukul 12.00 Wita, sesuai domisili. Jika surat suara habis, bisa pindah ke TPS terdekat, tapi terbatas di wilayah desa setempat. Nakula menambahkan, ada

perbedaan mekanisme terkait Alat Peraga Kampanye (APK) Pilkada saat ini dengan 2015 lalu. Alat peraga kampanye saat itu tanggung jawab KPU, baik pembuatan maupun pemeliharaan. “Tapi sekarang berbeda. KPU mencetak APK, paslon juga dapat mencetak APK dengan batas 150 persen dari yang dicetak KPU. Pemasangannya sesuai arahan KPU berdasarkan kesepakatan di titik-titik tertentu. Namun, pemeliharaan termasuk penggantian tanggung jawab paslon,” ungkapnya. Dalam perhelatan pilgub ini, kata Nakula, KPU Badung hanya memohon anggaran sesuai kebutuhan kepada pengguna anggaran yakni KPU Bali. Hingga saat ini anggaran yang sudah cair dan dikelola KPU Badung sekitar Rp 16 miliar. Anggaran ini 80 persen terserap untuk honor-honor penyelenggara. Di antaranya untuk Badan Adhoc, KPPS dan yang lainnya. Di luar itu, anggaran juga digunakan untuk biaya logistik serta penyelenggaraan sosialisasi. “Jumlah anggaran disesuaikan dengan kebutuhan. Dengan begitu, alokasi anggaran KPU di kabupaten/kota di Bali dipastikan tidak sama,” tegasnya. Berdasarkan data KPU Badung sebelumnya, Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) berjumlah 352.362, dengan rincian 173.623 lakilaki dan 178.739 perempuan. Pascadilakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit), ter-

Bali Post/kmb36

CURANMOR - Polsek Kutsel merilis pengungkapan kasus curanmor. Polisi terpaksa menembak kaki kiri pelaku.

Pelaku Mutilasi Motor Curian Ditembak Mangupura (Bali Post) Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) membuat Polsek Kuta Selatan (Kutsel) gencar melakukan penyelidikan. Alhasil, pelaku curanmor terus ditangkap. Pengungkapan teranyar yaitu dibekuknya pelaku mutilasi motor curian, Andrianto alias Andre (20), di parkir Pantai Samuh (Pantai Club Med), Nusa Dua, Selasa (17/4) lalu. Karena melawan saat diajak mengecek ke tempat kosnya, polisi terpaksa menembak kaki kirinya. Kapolsek Kutsel Kompol Nengah Patrem didampingi Kanitreskrim Iptu Andi Muhamad Nurul Yaqin mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi Kanitlantas Iptu Reza Ahmad Faizal bahwa ada sepeda motor Suzuki FU mencurigakan karena parkir dekat hotel di simpang Jalan Pratama, Nusa Dua. Motor tersebut parkir di sana hampir sebulan. Menindaklanjuti informasi tersebut, Iptu Yaqin mendatangi TKP dan memang benar ada motor tersebut, Selasa pukul 13.00 Wita. Selanjutnya, petugas mencari tukang kunci. Saat balik ke TKP, dilihat pelaku sedang menstater motor tersebut. “Saat kami tanya, pelaku mengaku sepeda motor tersebut miliknya. Tapi kami tidak percaya begitu saja,” kata Iptu Andi Yaqin, Kamis (19/4) kemarin. Saat diinterogasi, pelaku mengaku asal Lombok Tengah, NTB dan kos di Jalan Pratama Gang Gundul, Kutsel. Waktu ditanya tujuan dan siapa yang menaruh sepeda motor Suzuki FU tanpa plat nomor polisi (nopol) tersebut, pelaku mengakui dirinya yang memarkir di sana dan motor itu miliknya. “Anggota langsung menanyakan bukti kepemilikan motor itu, ternyata pelaku tidak punya BPKB dan STNK,” ungkap Kapolsek Patrem. Selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolsek Kutsel. Setelah di-

lakukan interogasi mendalam, pelaku akhirnya mengaku sepeda motor Suzuki FU tanpa pelat nopol itu hasil curian di Pantai Samuh, Nusa Dua. Selanjutnya Tim Opsnal dipimpin Panitbuser Ipda I Wayan Dirga Adnyana melakukan pengembangan dengan cara mengajak pelaku ke tempat-tempat tersangka beraksi. Apalagi pelaku mengaku beraksi di lima TKP, yaitu mencuri Yamaha Jupiter warna merah di Jalan Pratama Gang Gundul, Yamaha Jupiter warna kuning di bengkel Puja Mandala di Jalan Darmawangsa, Yamaha Mio warna hitam dan mencuri Yamaha Jupiter MX warna hitam di Pasar Central Bualu, Nusa Dua. “Pelaku punya motor Yamaha Jupiter MX, tapi rusak dan diparkir di Pantai Club Med. Tapi onderdil yang bisa dipakai diambil,” tegas Andi Yaqin. Selanjutnya, pelaku digiring ke tempat kosnya. Tapi pelaku melawan dan berusaha melarikan diri. Polisi langsung menembak kaki kirinya. Setelah dilakukan pengecekan di kamar kos pelaku, diamankan sepeda motor Yamaha Mio dan satu velg sepeda motor serta barang bukti lainnya. Modusnya pelaku memodifikasi motor curian Yamaha Jupiter. Untuk memodifikasi motor tersebut, pelaku mencopot velg dan ban depan Jupiter MX P 2561 ZY dan Yamaha Jupiter miliknya. “Jadi, pelaku ini ingin punya motor modifikasi tapi hasil mencuri. Onderdil yang diinginkannya diambil dari motor curian lalu dipasang ke motor lainnya, juga hasil curian,” ujarnya. Kompol Patrem menduga pelaku akan menjual motor curian tersebut, tapi menunggu waktu yang tepat. Selain itu, pihaknya masih mengembangkan kasus ini karena tidak menutup kemungkinan pelaku beraksi di TKP lain. “Pelaku sudah tiga tahun tinggal di Bali dan bekerja sebagai buruh bangunan,” tegas mantan Kapolsek Mengwi, Badung ini. (kmb36)

dapat 362.065 Daftar Pemilih Sementara (DPS). Rinciannya, 179.117 laki-laki dan 182.948 perempuan. Dari DPS kembali terjadi perubahan, penghapusan, dan penambahan data, sehingga terdapat 358.973 DPS Hasil Perbaikan (DPS HP), dengan rincian 177.550 lakilaki dan 181.423 perempuan. KPU kemudian melakukan validasi data karena ada yang meninggal, pindah domisili, hak pilih dicabut, data ganda, tidak dikenal, bukan penduduk setempat, masih di bawah umur, masih berstatus TNI/ Polri, dan hilang ingatan, sehingga DPT berjumlah 358.125 orang. (kmb27)

3

”Melaspas Jineng” di Rumah Jabatan Bupati Badung RUMAH Jabatan (Rumjab) Bupati Badung di kawasan Puspem Badung kini dilengkapi dengan jineng. Bagi umat Hindu di Bali, jineng diyakini sebagai stana Ida Batari Nini/Dewi Sri sebagai simbol kemakmuran. Jineng yang berdampingan dengan pura Rumjab Bupati tersebut, Kamis (19/4) kemarin disucikan dengan upacara melaspas, pacaruan dan ngalinggihang Ida Batari Sri. Upacara melaspas jineng dan mendem dasar menggunakan sarana upakara berupa ayaban pregembal, maguru piduka, bendu piduka lan caru ayam berumbun ini dipuput Ida Pedanda Gede Buruan Geria Pasraman Manuaba Darmasaba. Rangkaian upacara melaspas diakhiri dengan persembahyangan bersama yang dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama istri Ny. Seniasih Giri Prasta, serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Badung. Usai sembahyang, Bupati Giri Prasta mengatakan, pembangunan jineng di Rumjab Bupati Badung ini memi-

MELASPAS JINENG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama para undangan seusai melaspas jineng dan mendem dasar di rumah jabatan, Kamis (19/4) kemarin. liki tujuan bagaimana harus mengembalikan wed-nya (asal) Bali. Jineng merupakan lambang dari wadah ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Badung dan astungkara nanti bisa untuk Bali bahkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upacara kali ini yakni

melaspas dan mendak nuntun Betara Nini dan ditempatkan di jineng yang disakralkan tersebut. Selain itu, sejak Puspem Badung ini berdiri, sawah di kawasan Puspem tetap dilestarikan dan diberikan kepada masyarakat untuk mengolahnya dalam upaya menjaga alam, manusia

dan budaya Bali itu sendiri. “Inilah salah satu komitmen riil yang harus dilakukan dan kami tetap mengedepankan konsep sekala dan niskala. Semoga masyarakat Badung dapat menuju masyarakat yang gemah ripah loh jinawi. Astungkara,” kata Giri Prasta. (ad1062)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Jumat Kliwon, 20 April 2018

Rektor Unud Lantik 12 Pejabat Eselon III.a dan Eselon IV.a

Pejabat Baru Harus Berperan Maksimal Wujudkan Visi-Misi Unud

LANTIK – Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) (kiri) saat melantik 12 pejabat di lingkungan Unud di Kampus Sudirman, Denpasar, Kamis (19/4) kemarin. REKTOR Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) melantik 12 pejabat di lingkungan Unud yang terdiri atas Kepala Bagian (Eselon III.a) dan Kepala Sub-Bagian (Eselon IV.a) di Gedung Agrokompleks lantai empat Kampus Sudirman, Denpasar, Kamis (19/4) kemarin. Prosesi pelantikan dan serah terima jabatan diawali upacara majaya-jaya sebagai simbol sumpah dan janji ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk bertanggung jawab dalam mengemban tugas dan jabatan baru. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyumpahan, penandatanganan berita acara, serta serah terima jabatan yang disaksikan rohaniwan dan seluruh civitas akademika Unud. Rektor Unud Prof. A.A. Raka

Sudewi mengatakan, pelantikan pejabat di lingkungan Unud untuk melanjutkan kepemimpinan periode sebelumnya agar pelayanan publik tetap berjalan, terutama yang terkait dengan tugas dan fungsi institusi pendidikan Unud dalam melakukan pembenahan dan pemantapan institusi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggara tugas dan pelayanan umum. Sebelumnya bagian Kepala Biro Kemahasiswaan telah lama kosong, dikarenakan pejabat sebelumnya mengundurkan diri akibat sakit. Dengan dilantiknya pejabat baru ini, Prof. Raka Sudewi berharap pejabat baru bisa berperan lebih maksimal dalam mewujudkan visi-misi universitas. Pejabat baru juga harus mengutamakan kepentingan lem-

baga, sehingga dapat mempercepat Unud menjadi perguruan tinggi yang menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, mandiri dan berbudaya. ‘’Saya berharap para pejabat yang dilantik pada hari ini (kemarin - red) segera beradaptasi dengan tugas-tugasnya yang baru dengan menjaga kemampuan dan kemauan yang kuat untuk senantiasa memiliki wawasan yang luas, data dan informasi yang sahih, serta semangat yang tinggi dan selalu siap sedia membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan,’’ ujarnya. Rektor Unud juga berharap kepada para pejabat yang dilantik dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya agar selalu mensinergikan seluruh program yang terkoordinasi dan terkait dalam satu arah kebijakan strategis. Di samping itu mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab, serta mempunyai jiwa dan semangat untuk mewujudkan good govermance dalam melaksanakan program kerja dan kegiatan. ‘’Pejabat baru harus bisa menjadi motor penggerak perubahan organisasi yang lebih baik dalam menghadapi tantangan dan persaingan yang semakin kompetitif. Pejabat baru juga agar bekerja sesuai aturan Standar Operasi Prosedur (SOP) yang berlaku, sehingga mampu memantapan institusi secara paralel, sinergi dan parsial,’’ pungkas Prof. Raka Sudewi yang mantan Direktur Program Pascasarjana Unud. (ad1063)

PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali Laksanakan Dharma Santi Nyepi Tahun Çaka 1940 SEBANYAK 300 karyawan PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali hadir dalam Dharma Santi Nyepi di Kantor Unit Pembangkitan Bali Pesanggaran, Denpasar, Kamis (19/4) kemarin. Tema Dharma Santi yang diangkat tahun ini adalah ‘’Melalui Dharma Santi Kita Tingkatkan Sinergi Dalam Keberagaman untuk Mewujudkan IP Aksi’’. Serangkaian kegiatan yang dilakukan antara lain Tirtayatra di Pura Luhur Besi Kalung Penebel, Tabanan, Dharmayatra di Pura Luhur Candi Narmada dan Dharma Wirasa ke pensiunan pegawai Indonesia Power. Hadir pula dalam acara tersebut mantan Rektor Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Prof. Dr. Ida Bagus Gede Yudha Triguna, M.S., Direktur Sumber Daya Manusia dan Administrasi Okto Rinaldi S., PT PLN (Persero) Distribusi Bali, PT PLN (Persero) P2B APB Bali, PT PLN (Persero) APP Bali, Lurah Pedungan, Kepala Lingkungan dan Klian Adat Banjar Pesanggaran, Kepala Lingkungan dan Klian Adat Banjar Ambengan, jajaran manajemen dan undangan terkait. IGAN Subawa Putra selaku General Manager PT Indonesia Power dalam sambutannya mengatakan, Dharma Santi Nyepi merupakan kegiatan rutin tahunan Unit Pembangkitan Bali setelah perayaan hari suci Nyepi. ‘’Di sini kami bersama-sama merenungkan, introspeksi diri dan bersilaturahmi di antara karyawan PT Indonesia Power, baik yang beragama Hindu maupun non-Hindu,’’ ujarnya. Dharma Santi Nyepi juga merupakan sarana merefleksi diri dan

DHARMA SANTI - General Manager PT Indonesia Power IGAN Subawa Putra, Direktur SDM dan Administrasi Okto Rinaldi S., I.B. Gede Yudha Triguna dan undangan lainnya foto bersama saat acara Dharma Santi Nyepi Çaka 1940. meningkatkan pelaksanaan agama. Menurutnya, dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari di Unit Pembangkitan Bali, jika memiliki religiusitas yang baik, diharapkan dapat menjalankan tugas lebih baik pula. Direktur Sumber Daya Manusia dan Administrasi Okto Rinaldi S. mewakili jajaran Direksi PT Indonesia Power mengucapkan selamat hari raya Nyepi kepada seluruh umat Hindu Unit Pembangkitan Bali beserta seluruh undangan yang hadir, semoga di Tahun Baru Çaka 1940 bisa memberikan kedamaian dan kesejahteraan bagi kita semua. Melalui Dharma Santi kita menciptakan hubungan yang harmonis antarumat beragama dan bersinergi untuk mencapai target-target yang ingin dicapai oleh perusahaan demi kebutuhan kelistrikan di Bali khususnya dan di Indonesia umumnya.

Dharma Santi Nyepi memiliki misi menuju kedamaian dan mempererat persaudaraan guna terciptanya kedamaian mulai dari dalam diri hingga kehidupan bermasyarakat. Sebab, makna Nyepi adalah hening dan sepi. Hanya yang mampu berdamai dengan keheningan akan bisa berdamai dengan diri sendiri dan orang lain. Dharma Santi dimaksudkan sebagai simakrama (silaturahmi) untuk memupuk dan mempererat kerukunan sesama umat dan antarumat beragama, sehingga terjalin suasana kebersamaan dengan tujuan mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas. Dharma Santi Unit Pembangkitan Bali diisi dharma wacana yang disampaikan Prof. Dr. Ida Bagus Gede Yudha Tri Guna, M.S. (ad1061)

Unud Gelar Jumpa Pers Sosialisasi SBMPTN 2018

Unud akan Terima Mahasiswa Baru 5.900 Orang

SETELAH membuka dan menerima 1.500 mahasiswa baru lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018, kini Univeritas Udayana (Unud) kembali membuka jalur penerimaan mahasiswa baru tahun 2018 lewat Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Pendaftaran jalur SBMPTN telah dibuka secara online sejak 5 April lalu dan berakhir 27 April 2018. Ujian tulis dibagi menjadi dua, yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) akan dilaksanakan bersamaan dengan daftar ulang SNMPTN pada 8 Mei 2018 mendatang. Sementara kelulusan hasil ujian SBMPTN akan diumumkan 3 Juli 2018. ‘’Sampai saat ini sudah 5.000 lebih calon mahasiswa yang mendaftarkan diri lewat jalur SBMPTN

ini. Kami akan menampung 12.000 lebih calon mahasiswa dengan persyaratan yang telah kami tentukan,’’ ujar Wakil Rektor Bidang Akademik Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng. saat jumpa pers, Kamis (19/4) kemarin. Dijelaskannya, syarat khusus untuk bisa mendaftar lewat jalur SBMPTN yaitu siswa lulusan SMA/ SMK/MA atau sederajat atau Paket C tahun 2016 dan 2017 harus memiliki ijazah. Sementara untuk siswa lulusan tahun 2018 minimal harus memiliki surat keterangan lulus (SKL), sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto terbaru yang dibubuhi cap stempel yang sah. Di samping itu, peserta SBMPTN memiliki kesehatan yang memadai, sehingga tidak mengganggu kelancaran pembelajaran di program studinya.

JUMPA PERS – Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) (tengah) didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng. dan Kepala Biro Kemahasiswaan I Dewa Gede Oka, S.E. ketika jumpa pers, Kamis (19/4) kemarin.

‘’Peserta dapat memilih sebanyakbanyaknya tiga prodi. Apabila peserta hanya memilih satu prodi boleh memilih prodi di PTN mana pun. Sementara peserta ujian yang memilih dua prodi atau lebih, salah satu pilihan prodi tersebut harus di PTN yang berada dalam satu wilayah pendaftaran dengan tempat peserta mengikuti ujian. Pilihan prodi yang lain dapat di PTN di luar wilayah pendaftaran tempat peserta mengikuti ujian dan urutan pemilihan prodi menyatakan prioritas pilihan,’’ papar Prof. Antara. Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) mengatakan, tahun 2018 Unud akan menerima 5.900 mahasiswa dari tiga jalur yang dibuka, yaitu jalur SNMPTN minimal 30% dari kuota daya tampung, SBMPTN minimal 30% dari kuota daya tampung dan jalur mandiri maksimal 30% dari kuota daya tampung keseluruhan. Dari jumlah kuota tersebut, 4.425 mahasiswa dari program reguler dan sisanya dari program nonreguler/ pararel/kelas sore. Kepala Biro Kemahasiswaan Unud I Dewa Gede Oka, S.E. yang baru dilantik menyatakan, mahasiswa baru disediakan beasiswa Bidikmisi bagi yang kurang mampu. Total kuota beasiswa Bidikmisi yang diterima Unud tahun ini 571 orang dan akan bertambah pada November 2018. Saat ini 367 orang calon mahasiswa yang lulus jalur SNMPTN dinyatakan lulus pendaftaran beasiswa Bidikmisi. Unud juga menyediakan beasiswa lainnya bagi mahasiswa miskin lainnya dan mahasiswa berprestasi. (ad1064)

Pemenang Panen Hadiah Simpedes BRI Penyerahan hadiah pemenang Panen Hadiah Simpedes Periode Ke-2 Tahun 2017 BRI Denpasar Gajah Mada berupa 1 unit Mobil Suzuki Ertiga untuk pemenang Grandprize 1 diraih Ni Wayan Sutarmiati yang merupakan nasabah penabung BRI Unit Kreneng Kantor Cabang Gajah Mada dan 1 unit Mobil Suzuki APV untuk pemenang Grandprize 2 atas nama I Ketut Arsana, nasabah penabung di BRI Unit Melati Kantor Cabang Gajah Mada. Hadiah diserahkan oleh Pemimpin Cabang BRI Denpasar Gajah Mada I Ketut Manuartha, Kamis (19/4) kemarin. (ad1038)

PLN Distribusi Bali Gelar ’’Customer and Stakeholder Gathering’’ GUNA mempererat hubungan dan menjaga komunikasi yang baik antara pelanggan besar PLN dan stakeholder utama di Bali dalam meningkatkan kualitas pelayanan, PT PLN (Persero) Distribusi Bali melalui PLN Area Pelayanan Prima menyelenggarakan Customer and Stakeholder Gathering di The Trans Resort Bali, Jalan Sunset Road, Kerobokan, Badung, Rabu (18/4) malam. Kurang lebih 240 pelanggan Area Pelayanan Prima Bali hadir bersama stakeholder di tingkat Pemerintah Provinsi Bali, anak perusahaan PLN dan rekanan PLN. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Bali Nyoman Suwarjoni Astawa menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang sampai saat ini telah membangun sinergi positif dengan PLN melalui komunikasi yang baik. Ke depannya pihaknya akan terus memberikan pelayanan khusus kepada pelanggan menengah ke atas dengan kualitas, garansi keandalan dan kepastian penyambungan yang sesuai dengan

Service Level Agreement (SLA). Dengan pelayanan khusus ini, pelanggan industri atau pebisnis diberikan fasilitas tambahan dibandingkan pelanggan industri atau bisnis reguler. ‘’Saat ini kami di Bali mempunyai cadangan daya listrik 46 persen dengan sistem distribusi yang baik. Kami akan terus melakukan perbaikan jaringan dan sangat siap jika pelanggan ingin menambah daya atau menjadi pelanggan baru,’’ ujarnya. Daniel Lestanto selaku Manajer Area Pelayanan Prima menambahkan, pasokan listrik di Bali saat ini disuplai dari jaringan interkoneksi bawah laut dengan Pulau Jawa ditambah beberapa pusat pembangkit di Bali, seperti Pemaron, Gilimanuk, Celukan Bawang dan Pesanggaran. Dengan daya mampu total 1.304 MW dan pertumbuhan beban puncak ratarata 8%, pasokan listrik di Bali dianggap sangat mencukupi untuk bisa memberikan layanan ke pelanggan hingga masa mendatang. Kendati demikian, pihaknya menyarankan para pelaku industri dan bisnis di

PERJANJIAN - GM PT PLN (Persero) Distribusi Bali Nyoman Suwarjoni Astawa (tengah) menyaksikan penandatanganan surat perjanjian jual beli tenaga listrik antara PLN Area Pelanggan Prima Distribusi Bali dan PT Alam Bali International (Renaissance Hotel).

Bali perlu tetap waspada saat kondisi suplai listrik terganggu, seperti ketika pembenahan jaringan, inspeksi pembangkit, gangguan sistem dan lainnya. ‘’Bali memang menjadi prioritas dalam hal keandalan sistem ketenagalistrikan. Tetapi potensi terjadinya kekurangan pasokan tetap akan ada dan harus menjadi perhatian para pelaku industri dan bisnis di Bali,’’ jelasnya. Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya menawarkan layanan khusus kepada seluruh pelanggan industri/bisnis di Bali, baik yang baru maupun pelanggan lama. Apalagi Bali merupakan daerah tujuan wisata dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dibandingkan daerah lainnya di Indonesia, sehingga kebutuhan listrik akan terus meningkat dan pelayanan harus lebih dioptimalkan. Mewakili pelanggan Area Pelayanan Prima, Made Arta yang merupakan Wakil Ketua Umum Asosiasi Chief Engineer (ACE) Bali menyampaikan apresiasi terhadap perbaikan yang terus dilakukan oleh PLN Area Pelayanan Prima di sisi pelayanan, terutama dalam kemudahan komunikasi. Sejauh ini pelayanan yang diberikan sangat membantu pelanggan dalam kelancaran operasional perusahaan-perusahaan yang ada di Bali, terutama di Kabupaten Badung. Ke depan pihaknya berharap PLN Area Pelayanan Prima Bali lebih baik dalam hal meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Pada kesempatan ini, PT PLN (Persero) Area Pelanggan Prima Distribusi Bali melakukan penandatanganan surat perjanjian jual beli tenaga listrik dengan PT Alam Bali International (Renaissance Hotel) disaksikan oleh GM PT PLN (Persero) Distribusi Bali Nyoman Suwarjoni Astawa. (ad1067)

Bali Optimis Menangkan ’’Bidding’’ PON XXI/2024

PEMERINTAH Provinsi Bali optimis bisa memenangkan proses Bidding PON XXI tahun 2024 yang akan dilaksanakan 24 April mendatang di Jakarta. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi dalam audiensi dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (19/4) kemarin. Dalam laporannya terkait persiapan presentasi Bidding PON, Suwandi menyampaikan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk memenangkan proses bidding tersebut, baik sarana-prasarana olahraga, transportasi maupun akomodasi. Bahkan pihaknya telah menjajaki dukungan terhadap Bali ke beberapa provinsi di Tanah Air. Ditambahkannya, saat ini Bali sudah memiliki lebih dari 130.313 jumlah kamar di hotel berbintang lima hingga pondok wisata serta gedung-gedung berstandar internasional dan sarana pendukung lainnya, ditambah pesona alam dan budaya Bali yang luar biasa. Makanya pihaknya optimis Bali akan memenangkan proses bidding PON dan menjadi tuan rumah PON 2024. ‘’Kami ingin menjadi tuan rumah bukan karena ada proyek, tapi punya visi, bagaimana melalui olahraga, melalui PON ini, Bali bisa membangun infrastruktur yang akan bermanfaat. Pertama, bagi peningkatan prestasi, dan selanjutnaya bagi pengembangan sport tourism sehingga olahraga nantinya bisa memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,’’ ujarnya. Pada bagian lain, Ketua Umum KONI Bali juga menegaskan bahwa pihaknya akan menjunjung tinggi sportivitas saat Bidding PON 2024 nanti dan tidak akan menggunakan

cara-cara yang dapat mencoreng fair play, sportivitas dan kejujuran. ‘’Kami akan junjung tinggi sportivitas. Kami sudah persiapkan segala sesuatunya dengan sangat baik. Kami optimis dengan dukungan semua pihak dan doa tulus dari segenap masyarakat Bali, kita akan menang dan jadi tuan rumah PON 2024,’’ tuturnya. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyampaikan apresiasi atas kinerja KONI Bali dan mendukung KONI Bali untuk berjuang semaksimal mungkin guna memenangkan Bidding PON dengan tetap menjunjung sportivitas. Gubernur minta agar presentasi benar-benar dipersiapkan dengan matang serta tampilkan seluruh potensi yang dimilki Bali, baik dari segi sarana-prasarana maupun penunjang lainnya, sehingga dapat meyakinkan bahwa Bali layak sebagai tuan rumah PON 2024. Ke depannya, Gubernur Pastika berharap olahraga di Bali tidak hanya membawa prestasi, namun

juga dapat dikembangkan ke dalam sport tourism. Sarana-prasarana olahraga yang ada seperti stadion agar direnovasi sehingga bertaraf internasional dan layak bagi penyelenggaraan event bergengsi. Dengan demikian ke depannya Bali selain terkenal dengan wisata alam dan budayanya juga akan memiliki nilai tambah lainnya dari segi pariwisata olahraga. ‘’Bali punya peluang besar kembangkan sport tourism. Bagaimana olahraga tidak hanya menghasilkan prestasi, tapi juga bisa menunjang pariwisata yang tengah berkembang di Bali dan turut berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,’’ imbuhnya. Turut hadir dalam audiensi Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan I Dewa Putu Sunartha, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat A.A. Geriya. (ad1071)

AUDIENSI – Gubernur Bali Made Mangku Pastika (tengah) menerima audiensi Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (19/4) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


daerah

Jumat Kliwon, 20 April 2018

Air Danau Batur Meluap

BWS Berencana Bangun Terowongan atau Pompa Denpasar (Bali Post) -

Belum lama ini wilayah di sekitar Danau Batur, Kintamani, tergenang air danau. Menurut penduduk di sana, dalam waktu 10 tahun terakhir, air danau naik hingga 7 meter. Sementara Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali–Penida I Ketut Jayada menyatakan telah melihat fenomena kenaikan air Danau Batur sejak empat tahun terakhir akibat perubahan cuaca yang menyebabkan curah hujan tinggi ditambah alih fungsi lahan di sekitarnya. Untuk itu, pihaknya berencana membangun terowongan atau memompa air tersebut keluar dari wilayah itu. ‘’Masih dalam tahap studi. Mudah-mudahan disambut baik oleh pemerintah daerah khususnya Pemprov Bali dan masyarakat Bali,’’ ujar Jayada, Kamis (19/4) kemarin. Menurutnya, Danau Batur merupakan danau yang paling luas di Bali yaitu 1.600 hektar. Ditambah adanya laporan kenaikan air mencapai 7 meter, diprediksi air danau 120 juta kubik. Ini jumlah yang sangat besar. Bandingkan dengan Bendungan Titab yang sedang dibangun (bendungan terbesar di Bali) hanya mendapat 12 juta kubik air. Jumlah air yang besar itu merupakan bencana bagi wilayah di sekitar Danau Batur karena menggenangi perkampungan di sekitarnya. Sementara jika air tersebut dibuang ke timur dengan membuat terowongan atau pompa akan bermanfaat bagi wilayah lain. Di bagian timur Danau Batur ada wilayah Kabupaten Karangasem dan Buleleng yaitu Kubu, Tianyar, Sambirenteng, Tembok yang sangat kekurangan air. ‘’Proyek ini bisa dilakukan dan menguntungkan. Danaunya ada di Bangli, sedangkan pemanfaatannya di Karangasem dan Buleleng. Hal ini

bisa menanggulangi bencana di Batur, tapi berkah bagi wilayah di timurnya,’’ selorohnya. Air Danau Batur juga bisa disalurkan ke daerah Songan yang minim air bersih dan untuk pertanian. ‘’Ini bisa dijadikan satu paket. Kita pompa airnya naik ke atas, buatkan reservoir, baru dialirkan ke masyarakat Songan baik untuk air minum maupun untuk pertanian,’’ jelas Jayada. Pihaknya hanya perlu melakukan sosialisasi terkait rencana ini karena dua alternatif tersebut sangat menguntungkan dan memungkinkan dilakukan. Selain itu, hal yang mendesak dilaksanakan adalah penetapan sempadan danau, karena sangat penting untuk wilayah pemanfaatannya. Hal ini perlu dilakukan agar danau tidak tercemar dan nantinya bisa dibangun infrastruktur kantong lumpur, sehingga limbahlimbah domestik tidak langsung masuk ke danau. ‘’Jadi, masuk dulu ke kolam penampungan, nanti setelah dijernihkan, baru masuk ke danau,’’ paparnya. Danau Beratan yang juga mengalami masalah yang sama, sehingga perlu dibuatkan infrastruktur pelimpah. ‘’Kalau airnya meluap terbuang percuma, meski bencana di sana tertanggulangi. Jika tidak dibuatkan pelimpah di Danau Beratan, Pura Ulun Danu akan tenggelam,’’ imbuh Jayada. (kmb42)

Unud Dukung Pembangunan Pos Damkar di Kutsel Mangupura (Bali Post) Rencana penambahan pos pemadam kebakaran (damkar) di wilayah Kuta Selatan (Kutsel) yang akan menggunakan lahan milik kampus Unud Jimbaran, mendapat respons positif dari Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) dan jajarannya pada pertemuan, Rabu (18/4). Penambahan pos ini diharapkan bisa mempercepat (response time) ruang gerak petugas (damkar) dalam setiap penanganan/penanggulangan bencana kebakaran di Kutsel. Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Kadiskarmat) Badung I Wayan Wirya, S.E., M.Si. dalam pertemuan itu mengatakan, penambahan pos damkar juga bisa meminimalisir kerugian harta benda akibat kebakaran. Sebab, jalur

selatan Badung (Kutsel) merupakan jalur macet yang membuat tim regu pemadam membutuhkan waktu lebih lama sampai ke lokasi bencana. Selama ini sudah ada satu pos di Kutsel yaitu di Bali Pecatu Graha (BPG). Namun, seperti diketahui, kawasan Tanjung Benoa dan Kelurahan Benoa jaraknya cukup jauh yaitu lebih dari 7,5 km bila ditempuh dari pos BPG. Padahal jarak ideal yang diharapkan minimal 7,5 km. Meski sudah ada perencanaan, lokasi tempat pos itu dibangun belum ditentukan. Lahan yang dibutuhkan seluas 10 are. Karena masih dalam proses, kemungkinan tahun 2019 baru terealisasi sebab DED baru bisa tahun ini. Di pos itu akan disiapkan minimal dua unit mobil pemadam dan tujuh personel.

Pihaknya juga kini tengah membangun komunikasi dengan sejumlah pihak untuk membangun satu pos damkar di Kuta Utara, tepatnya di kawasan Perumahan Dalung Permai. “Rencananya dibangun di Terminal Dalung Permai mulai Juni. Kami pinjam tempat Dishub, Kadishub sudah mengizinkannya. Pada pos itu nanti minimal ada satu unit mobil pemadam,” jelasnya. Kalau yang di Kuta Selatan dan Kuta Utara terealisasi, Badung akan memiliki 10 pos damkar. Terkait pelaksanaan IMF Annual Meeting, Wirya mengaku sudah sangat siap. Peralatan dan rescue sudah siap semua. Dalam pengamanan event dunia tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan ITDC. (kmb23)

Tes Penerimaan Bintara

Peserta Berguguran di Tes Psikologi Denpasar (Bali Post) Proses penerimaan calon Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama berlangsung di Polda Bali. Peminat Bintara paling banyak yaitu 1.898 orang, tetapi 760 orang tidak memenuhi syarat (gugur) saat tes psikologi. Peserta yang lulus akan mengikuti Pemeriksaan Kesehatan (Rikes) Tahap I. Untuk mengetahui kelemahan atau kekurangan saat tes psikologi, peserta bisa menanyakan ke Bagian Psikologi Polda Bali. ‘’Silakan menanyakan kekurangannya di mana, untuk diperbaiki tahun depan. Polda Bali dalam hal ini bagian psikologi sudah menyiapkan personel dan ada jadwal konsultasinya,’’ ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Kamis (19/4) kemarin. Menurut Kabid Humas,

pelaksanaan rekrutmen tahun ini sama bersihnya dengan tahun lalu dan tetap melibatkan pengawas internal serta eksternal. Jumlah kuota yang diterima, baik itu Taruna Akpol, Bintara maupun Tamtama, ditentukan oleh Mabes Polri. Tahap seleksi penerimaan anggota Polri di Panitia Daerah (Panda) Bali sudah memasuki tahap tes psikologi. Sebelumnya peserta mengikuti pemeriksaan administrasi awal penerimaan calon Bintara Polri. Tes berlangsung di GOR Purna Krida Kerobokan, Badung, Selasa (17/4) lalu meliputi kecerdasan, kepribadian dan kecermatan. Panda Bali mengumumkan hasil tes psikologi penerimaan Bintara di Gedung Perkasa Raga Garwita (PRG) Polda Bali, Rabu (18/4). Dari

1.889 orang yang mengikuti tes, 1.075 orang dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan 760 tak memenuhi syarat (TMS). Pengumuman disampaikan Karo SDM Polda Bali Kombes Pol. Agus Djaka Santoso didampingi Direktur Polair Polda Bali Kombes Pol. Ir. Sukandar selaku Ketua Tim Tes Psikologi. Berdasarkan hasil scanning Lembar Jawaban Komputer (LJK) tes psikologi di GOR Purna Krida, persentase TMS pada tahap tes psikologi 41,4 persen, mengingat nilai terendah yang dinyatakan MS 61. Panda Bali menggelar tes psikologi penerimaan peserta calon Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) di Gedung Perkasa Raga Garwita (PRG) Polda Bali, Denpasar Timur, Senin (16/4). Dari 144 pelamar yang dinyatakan lulus

tahapan pemeriksaan administrasi (rikmin) dan berhak mengikuti tes psikologi hanya 143 yang hadir dan berhak mengikuti tes. Satu orang tidak bisa mengikuti tes karena sakit. Selanjutnya 103 peserta calon Tamtama menjalani tes psikologi di Gedung PRG, Kamis (19/4) kemarin. Sebelum proses penerimaan dimulai, Polda Bali membaca dan menandatangani pakta integritas yang dihadiri seluruh peserta seleksi, orangtua/wali dan semua pengawas internal/eksternal. Kegiatan dilaksanakan di Gereja Lembah Pujian, Denpasar, Jumat (13/4), disaksikan Kapolda Bali Irjen (Pol) Dr. Petrus R. Golose didampingi Wakapolda Bali Brigjen (Pol) I Gede Alit Widana, pejabat utama serta Kapolresta dan Kapolres se-Bali. (kmb36)

Mangupura (Bali Post) Kasus pencurian terjadi di Vila Putih, Jalan Raya Kerobokan Gang Yogi, Kuta Utara, Badung, Selasa (10/4) lalu. Vila tersebut ditempati warga negara Swiss, Hans Ulrich Aeberhard (67). Korban kehilangan mobil, sepeda motor dan uang tunai Rp 24,8 juta. Polisi berhasil mengungkap kasus tersebut dan pelakunya Firdaus Al Rosyid, Jumat (13/4). “Pelaku digerebek di rumahnya di Karangasem. Dia beraksi sendiri sekitar pukul 04.30. Waktu itu korban

sedang tertidur,” ujar Kapolsek Kuta Utara AKP Johanes H. Widya Dharma Nainggolan didampingi Kanitreskrim Iptu Putu Ika Prabawa, Kamis (19/4) kemarin. Kronologinya, korban tidur di kamarnya, Senin (9/4) pukul 23.30 Wita. Keesokan harinya sekitar 08.00, korban bangun dan melihat playstation 3 tidak ada di tempatnya. Selanjutnya korban mengecek barang lainnya dan ternyata tiga handphone, mobil Toyota Agya, sepeda motor Honda Vario, uang tunai Rp 24,8 juta

dan beberapa lembar mata uang asing juga raib. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp 200 juta dan melaporkan kasusnya ke Polsek Kuta Utara. Hasil olah TKP dan rekaman CCTV, pelaku terekam masuk sekitar 04.30. Firdaus masuk kamar, mengambil playstation dan tiga buah handphone. Setelah itu dia mengambil motor Vario yang diparkir di garasi lalu dituntun sampai di luar vila. Selanjutnya barang curian tersebut dititipkan di rumah temannya

berinisial KW (34). Pelaku minta tolong kepada KW diantar ke vila tersebut dengan alasan mau meminjam mobil untuk dibawa ke Karangasem. Setibanya di TKP, KW langsung pergi. Setelah itu pelaku membawa kabur mobil milik korban. “Temannya itu tidak tahu, hanya sebatas mengantar ke TKP,” ujar Iptu Ika. Pelaku ditangkap tanpa perlawanan dan semua barang korban berhasil diamankan. Saat diinterogasi, pelaku mengaku baru pertama kali mencuri. (kmb36)

Vila Warga Swiss Disatroni Maling

Pukul Polisi, Oknum Pecalang Dihukum Empat Bulan Denpasar (Bali Post) Perkara dugaan pemukulan terhadap polisi oleh oknum pecalang dari Desa Jagapati, Kecamatan Abiansemal sudah berdamai di Pengadilan Negeri Denpasar pekan lalu. Polisi I Wayan Mulyadi (korban) dan tiga terdakwa sempat berpelukan. Dalam amar putusan Kamis (19/4) kemarin, hal itu juga menjadi pertimbangan. Majelis hakim pimpinan Estar Oktavi mengganjar tiga pecalang itu dengan pidana penjara selama empat bulan. Mereka adalah I Ketut Murjaya alias Ketut Sidi (50), I Made Mudita alias Pan

Luh Nik (43) dan I Ketut Dibya alias Kacrut (41). Atas vonis tersebut, terdakwa tidak langsung menerima, melainkan memilih memanfaatkan waktu sepekan untuk pikir-pikir. Hal yang sama disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) Nyoman Bela Putra Atmaja. Majelis hakim dalam amar putusan menyatakan, para terdakwa telah secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana, secara terbuka dan bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan luka, sebagaimana

diatur dalam Pasal 170 ayat (1) KUHP. Perbuatan main hakim sendiri itu juga menjadi alasan pemberat dalam amar putusan hakim. ‘’Mengadili, menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa dengan pidana penjara masing-masing selama empat bulan, dikurangi selama para terdakwa berada dalam tahanan sementara. Perintah agar para terdakwa tetap ditahan,’’ tegas hakim ketua Esthar Oktavi. Vonis itu lebih rendah dua bulan karena jaksa awalnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara enam bulan. (kmb37)

5

Senator RI Adakan RDP di Bangli Terkait Pabrik Hotmix

Shri Arya Wedakarna Minta Pabrik Aspal Tak Ganggu Kesucian Pura Dalem Poh Tegeh SENATOR DPD-RI utusan Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III benar-benar bekerja cepat saat menanggapi aspirasi masyarakat. Salah satunya terkait aspirasi keberatan tokoh panglingsir di Pura Dalem Poh Tegeh, Batudinding Suter, Kintamani, Bangli, terhadap recana pembangunan pabrik aspal (hotmix) yang berdekatan dengan areal suci. Sebelumnya Senator Arya Wedakarna hadir di Pura Dalem Poh Tegeh saat pujawali beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan yang dikemas dalam bentuk Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senator AWK menghadirkan pengambil kebijakan di Bangli terkait investasi, termasuk I Made Gianyar (Bupati Bangli), Desak Marhaeni Putri (PTSP Provinsi Bali), I Made Alit Parwata (PTSP Bangli), I Wayan Nyepeg (Camat Kintamani), I Made Diksa (Perbekel Desa Suter), I Wayan Sukayasa (Perbekel Desa Abang Batutdinding), bendesa adat, pelapor, pemilik lahan dan pihak lainnya. Senator AWK mendapatkan penjelasan dari dua pihak soal rencana pembangunan pabrik hotmix pertama di Kabupaten Bangli. Pihak pelapor yakni Ketut Wijaya menyatakan khawatir keberadaan pabrik aspal akan mengganggu kesucian Pura Dalem Poh Tegeh karena letaknya bersebelahan. Selain itu perlu dipertimbangkan polusi udara, polusi suara dan pengelolaan limbah. Di satu sisi, pihak Pemkab Bangli, pemilik tanah dan kades sudah menyampaikan argumentasi menyusul telah keluarnya izin prinsip beberapa waktu lalu, sembari pihak aparat yang sudah mengadakan sosialisasi beberapa kali terkait rencana tersebut. Senator AWK juga telah mendapatkan penjelasan dari Bupati Bangli terkait

DI BANGLI - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Bupati Bangli serta pejabat kabupaten dan desa di Kantor Bupati Bangli. prosedur investasi. Setelah mendengar dari dua arah, Senator AWK menyampaikan bahwa menjaga kesucian pura apalagi pura pingit adalah yang utama di Bali apa pun alasannya. Jangan sampai investasi sekala mengganggu tatanan parahyangan. ‘’Kita umat Hindu tentu percaya dengan karma phala. Jangan sampai karena urusan ekonomi, tenaga kerja lokal dan APBD, kesucian pura diabaikan. Kita harus lihat dampak jangka panjangnya. Apalagi pabrik hotmix tentu akan membawa dampak limbah dan polusi. Ini akan memengaruhi ketahanan tanah, ketahanan air dan lingkungan. Jika bisa dipindahkan ke lokasi yang jauh dari pura itu lebih baik. Terkait tata administrasi pemerintahan, manakala investor sudah memenuhi semua persyaratan adalah hak investor untuk dilayani oleh pemerintah. Tapi semuanya berpulang pada Bupati Bangli, apakah menyetujui atau tidak. Di sini letak kebijaksanaan pimpinan daerah dipertaruhkan. Pesan tiang, mangde berhati–hati karena ini melibatkan tradisi dan adat serta niskala,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Tujuh rekomendasi disampaikan oleh anggota

DPD-RI Bali ini. (1) Jika memungkinkan agar lokasi pembangunan pabrik hotmix dipindahkan ke lokasi lain yang tidak berdekatan atau bersinggungan dengan Pura Dalem Poh Tegeh. (2) Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) harus benar-benar dikaji dengan baik, agar tidak menimbulkan masalah hukum bagi pejabat pemberi izin dan kuasa. (3) Aspirasi masyarakat yang keberatan agar diselesaikan secara internal dan mengedepankan musyawarah mufakat. (4) Pabrik apa pun dibangun di Bangli harus memperhatikan RTRW dan asas manfaat bagi masyarakat lokal tanpa merusak lingkungan. (5) Komposisi pekerja harus mayoritas warga asli desa alias warga lokal untuk mengurangi pengangguran di desa. (6) Terkait rencana memberikan prasasti dan papan nama pada Pura Dalem Poh Tegeh, AWK minta agar pihak pangempon berkoordinasi dengan pihak desa adat dan pihak terkait untuk memastikan sejarah pura yang benar. Sumbangan AWK ini sebagai wujud implementasi Jas Merah (jangan sesekali melupakan sejarah) akan purana demi masa depan generasi muda Hindu. (ad1068)


OPINI

6

Jumat Kliwon, 20 April 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Jangan Lalai Membudayakan Berbahasa Bali PENUTUR bahasa Bali diprediksi akan terus menyusut. Kondisi ini diprediksi akan dipercepat oleh perubahan zaman, perkembangan teknologi dan kegemaran generasi muda Bali. Selain itu, makin dinamisnya kehidupan manusia dan terbukanya pergaulan tanpa ruang dan batas akan membuat orang menjadikan bahasa ibu sebagai bahasa sampingan. Padahal bagi penduduk Bali yang memeluk Hindu, memahami bahasa Bali adalah hal wajib. Dikatakan wajib mengingat dengan mengetahui bahasa Bali, kita akan lebih paham dengan budaya Bali. Kita tentu sadar bahwa bahasa Bali yang menjadi bahasa ibu kita adalah bahasa yang menjadi modal dasar kita mempelajari peradaban dan budaya Bali. Jika kita abai melestarikan bahasa Bali, maka satu saat bahasa Bali akan krisis generasi penutur. Itu artinya, bahasa Bali hanya akan menjadi catatan sejarah. Dan bisa dipastikan ketika bahasa Bali krisis penutur maka banyak hal tentang peradaban Bali yang di-surat dalam bahasa Bali akan makin sulit dipahami. Ini adalah masalah serius bagi Bali dalam upaya menjaga peradaban Hindu di tanah Bali. Untuk itu, adalah hal wajar jika kita sebagai keluarga Bali sejak dini juga mengenalkan generasi muda kita terhadap bahasa Bali. Menjaga dan membiasakan generasi muda Bali menggunakan bahasa Bali adalah hal wajib jika kita ingin mengawal dn mewariskan budaya Bali. Kita pahami bersama bahasa daerah sebagai salah satu kekayaan bangsa Indonesia, di tengah kemajuan teknologi informasi serta komunikasi saat ini sepertinya sedang berada di persimpangan jalan. Banyak kalangan beranggapan bahwa bahasa daerah atau bahasa ibu lambat laun akan punah atau paling tidak penggunanya akan jauh berkurang. Kita perlu membangun kesadaran baru bagaimana perkembangan semua bahasa itu seharusnya dipakai untuk memperkaya bahasa ibu. Jadi, saat ini semakin jamak kita lihat dan dengar bagaimana para remaja sering kali menggunakan bahasa ‘’gado gado’’. Campuran bahasa ibu, nasional, dan bahasa asing. Kemungkinan serta fakta ini tidak bisa dicegah. Tidak bisa pula kita dengan lantang menunjuk hidung menyalahkan kondisi tersebut. Langkah ini justru kontraproduktif. Bagaimana cara melanggengkan bahasa ibu, adalah dengan tetap mengajarkannya di semua tingkat sekolah. Jadi, wacana penghapusan bahasa Bali yang sempat mencuat beberapa waktu lalu sungguh tidak masuk akal. Sebuah kekayaan kok tidak diperkenalkan, dirawat, dipelihara, dan dilestarikan. Tidak masuk akal dan aneh. Tetapi syukurlah kalau kemudian bahasa Bali tetap diajarkan. Kita juga akan semakin berbangga kalau kemudian pemerintah, di mana pun di bumi Nusantara ini, melakukan sedikit kreativitas dalam melestarikan bahasa ibu. Mulai dari pengenalan sastra budaya sampai ke bentuk-bentuk yang mampu menggugah semangat berkarya para generasi muda. Memberikan ruang yang cukup luas bagi pelajar dalam mengekspresikan dirinya dalam berbahasa daerah merupakan langkah penting. Bahasa adalah sarana paling efektif untuk mengekspresikan budaya, dan, adalah pemilik kebudayaan itu yang akan sangat kehilangan ketika bahasanya mati. Semua masyarakat mengidentifikasi budaya memiliki keeratan bahasa sama kuatnya dengan agama.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Kasus Adat di Banjar Begawan

Saya I Nyoman Rujen asal Banjar Begawan, Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan. Saya menghadapi masalah di desa terkait dengan penyeledihi ayahan Ni Gampil. Nenek saya itu (Ni Gampil) telah berumur 85 tahun dan tinggal sebatang kara di desa setempat. Atas kondisi itu, saya bermaksud tinggal bersama dia sehingga ada yang merawat ketika sakit atau memenuhi keperluan lainnya sebagai orang yang sudah uzur. Namun, rupanya ada penolakan dari beberapa oknum dan menyatakan saya tidak berhak untuk melakukan penyeledihi Ni Gampil. Namun, hal itu telah terbantahkan dengan terbitnya putusan Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Kabupaten Gianyar. Keputusan No: 01/W/MMDP-GR/Kep/2017 itu di antaranya menyatakan: I Nyoman Rujen berhak sebagai penyeledihi/pengganti ayahan Ni Gampil (janda dari almarhum Wayan Kerbuak) di Banjar Adat Begawan, Desa Pakraman Begawan, Desa Melinggih Kelod. Dengan ditetapkannya I Wayan Rujen sebagai penyeledihi/pengganti ayahan Ni Gampil, wajib menjadi krama mipil di Banjar Adat Begawan. Selain itu, I Nyoman Rujen wajib melaksanakan segala hak dan kewajiban di Banjar Adat Begawan, Desa Pakraman Begawan, Gianyar. Selain menyebutkan hak dan kewajiban I Nyoman Rujen, keputusan MMDP Gianyar tersebut juga memutuskan (1) membatalkan keputusan Bendasa Desa Pakraman Begawan No: 164/06/IX/2016/BGW tertanggal 11 September 2016. (2) Membatalkan Keputusan MADP Kecamatan Payangan nomor: 006/MADPPY/2016 tertanggal 20 Desember 2016. Namun, atas keputusan tersebut, saya juga belum bisa memenuhi kewajiban sebagai penyeledihi Ni Gampil. Untuk itu, kepada instansi yang berwenang kami mohon bantuan agar permasalahan kami dapat tertangani secara baik dan adil. I Nyoman Rujen Gianyar

Peran Keluarga Dalam Pelestarian Bahasa Bali Perekrutan tenaga kontrak penyuluh bahasa Bali sejak tahun 2016 silam oleh Pemerintah Provinsi Bali merupakan salah satu upaya melestrarikan, mengembangkan, dan memberdayakan bahasa, aksara, dan sastra Bali. Upaya itu ditempuh agar bahasa Bali tetap ajeg sebagai alat komunikasi masyarakat Bali dan bisa menjadi penghela adat, budaya, dan kesusastraan Bali. Sebagai orang Bali, tentu kita tidak ingin bahasa ibu kita (bahasa Bali) kehilangan penuturnya. Hal itu mengingat sudah ada beberapa bahasa daerah lain di Indonesia yang punah, kritis atau sangat terancam, terancam punah, mengalami kemunduran, stabil tetapi terancam punah. Langkah nyata yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali tentu tidak akan berdaya guna dan berhasil guna jika tidak ada sinergi antara langkah pemerintah dengan masyarakat Bali sebagai pemakai bahasa itu sendiri.

Oleh I Wayan Kerti ntuk itu, kita tentunya sepakat menggugah peran aktif dari keluarga masyarakat Bali untuk membiasakan berkomunikasi dengan anggota keluarganya, utamanya anak-anaknya dengan berbahasa Bali. Ini penting agar proses transformasi bahasa ibu ini berjalan secara baik, keluarga orang Bali semestinyalah mengenali hal-hal yang terkait dengan pemerolehan bahasa anak. Setiap anak yang lahir dengan normal di dalam dirinya terdapat potensi dasar bahasa ibunya, sehingga ia dapat menguasai bahasa itu secara alamiah tanpa disadari. Bawaan bahasa yang dimiliki setiap anak tidak bersifat kompleks melainkan hanyalah semacam potensi yang memerlukan kreativitas dan pengembangan melalui tahap-tahap tertentu.

U

Menurut Slobin dalam Wardhaugh (1976), seorang anak itu lahir dengan seperangkat prosedur dan aturan-aturan bahasa, yang oleh Chomsky dinamakan Language Acquisition Device (LAD). Prosedur dan aturanaturan bahasa yang dibawa lahir itulah yang memungkinkan seorang anak untuk mengolah data linguistiknya. Tetapi perlu diketahui bahwa prosedur dan aturan-aturan bahasa bawaan, bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan perkembangan bahasa anak selanjutnya karena potensi itu harus ditunjang faktor kognitif dan situasi mental anak. Berdasarkan uraian di atas, itu artinya setiap anak orang Bali yang secara kognitif dan mentalnya sehat, sesungguhnya memiliki potensi dasar untuk menguasai bahasa Bali secara alamiah pula. Permasalahannya adalah agar para orang tua mau menciptakan iklim yang memungkinkan anak

untuk berkomunikasi dengan bahasa Bali sebagai bahasa ibu (B1) bagi keluarga orang Bali, baik di desa maupun di perkotaan. Perkembangan umum kognitif dan mental anak adalah faktor penentu dalam proses pemerolehan bahasa. Seorang anak memperoleh atau belajar bahasa ibunya (B1) dengan jalan mengetahui struktur dan fungsi bahasa, dan sacara aktif ia berusaha untuk mengembangkan keterampilan berbahasa menurut cara yang diperoleh dari lingkungannya. Slobin dalam Sri Utari Subyakto (1988), mengatakan bahwa pemerolehan linguistik anak sudah diselesaikannya pada usia kira-kira 3-4 tahun, dan perkembangan bahasa selanjutnya dapat mencerminkan pertumbuhan kognitif anak. Itu artinya, jika ingin bahasa Bali tetap ajeg dan lestari pada komunitas masyarakat Bali maka peran keluarga, uta-

manya para orang tua agar memahami benar faktor penentu pemerolehan bahasa anak-anak mereka. Setiap keluarga orang Bali hendaklah membiasakan berkomunikasi dengan bahasa Bali pada anak-anaknya sejak usia 0 s.d. 4 tahun sebagai peletak dasar pemerolehan bahasa anak terhadap bahasa ibunya (bahasa Bali) yang selanjutnya akan dikembangkan oleh anak-anak itu seiring dengan perkembangan usianya melalui pendidikan formal, maupun informal, serta pergaulannya di tengah-tengah masyarakat. Mengingat ciri atau sifat yang hakiki dari bahasa itu salah satunya adalah bahwa bahasa itu bersifat dinamis, yang tidak pernah lepas dari segala kegiatan dan gerak manusia sepanjang keberadaan manusia itu sebagai makhluk yang berbudaya dan bermasyarakat, ada kemungkinan bahwa bahasanya pun akan mengalami perubahan. Keterikatan dan keterkaitan bahasa itu dengan manusia dalam kehidupannya di dalam masyarakat kegiatan manusia itu selalu berubah, maka bahasa menjadi ikut berubah, menjadi tidak tetap, dan menjadi dinamis. Tentu kita tidak ingin bahasa ibu kita (bahasa Bali) menjadi terancam punah atau bahkan punah. Bali yang mengandalkan pendapatan utama dari ikon pariwisata adat dan budaya, tentu berharap agar bahasa Bali bisa menjadi penghela utama adat, budaya, kesusastraan Bali. Untuk itu, jika kita ingin Bali tetap ajeg dengan adat, buda-

Pancasila dan Upaya Mencapai Kemerdekaan Sesungguhnya Sudah jelas bahwa Indonesia adalah negara yang berdiri berlandaskan ideologi Pancasila, negara ini adalah negara hukum yang sumber dari segala sumber hukumnya adalah Pancasila. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, mulai dari kepercayaan terhadap Tuhan, nilai kemanusiaan, persatuan, demokrasi dan keadilan sosial serta diperkuat dengan sebuah semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu adalah nilai yang harus dijadikan pedoman hidup oleh seluruh warga negara Indonesia. Perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah berhasil membawa rakyat Indonesia untuk sampai di depan pintu gerbang kemerdekaan. Sudah hampir 73 tahun Indonesia merdeka, semakin hari rakyat semakin mantap melangkah untuk melewati pintu gerbang tersebut, hampir 73 tahun langkah-langkah yang diambil oleh rakyat selalu dijiwai oleh Pancasila. Semangat persatuan dan kesatuan membuat rakyat Indonesia tidak pernah gentar untuk mengambil setiap langkahnya dan selalu optimis. Suatu saat akan mampu melewati pintu gerbang tersebut dan rakyat

Oleh I Gede Yudi Arsawan akan mencapai kemerdekaan yang sesungguhnya. Cobaan demi cobaan telah berhasil dilalui, terbukti bahwa hingga sekarang, NKRI tetap utuh dan Pancasila masih hidup. Namun, kita tidak akan bisa dengan cepat mencapai kemerdekaan yang sesungguhnya apabila setiap kali kita bergerak mendekat selalu dihadang oleh suatu masalah yang membuat kita harus berhenti atau malah bergerak mundur. Terkadang pergerakan itu terhambat pada saat waktu terjadinya sebuah perebutan kekuasaan. Mereka yang sedang berebut jabatan tidak jarang ada yang bisa melupakan jati dirinya sebagai seorang anak bangsa. Ada yang lebih mementingkan kepentingan individu dan kelompok dibandingkan kepentingan umum. Ada juga yang menghalalkan segala cara dan berani mempertaruhkan persatuan bangsa demi kekuasaan. Mereka yang begitu sebenarnya lupa bahwa kekuasaan yang mereka ingin peroleh tidaklah langgeng dan tidak selamanya mereka akan hidup. Untuk itu, jangan-

lah pernah mempertaruhkan persatuan bangsa ini untuk mendapatkan kekuasaan yang bersifat sementara. Hambatan lainnya ialah adanya oknum-oknum radikal yang ingin mengganti ideologi Pancasila dan mengganggu kehidupan bangsa. Sayangnya yang terjadi sekarang, mereka yang radikal itu malah berani menampakkan diri dan hal ini mungkin saja terjadi karena ada banyak media yang malah menonjolkan mereka ke permukaan. Hal tersebut membuat masyarakat yang memiliki rasa toleransi tinggi seolah tidak nampak. Ini tidak boleh terjadi, karena yang seharusnya ditonjolkan adalah bahwa bangsa kita ini adalah bangsa yang toleran dan memang sudah hidup berlandaskan Pancasila. Jangan buat mereka yang berjiwa Pancasila jadi hidup cemas dan takut karena adanya oknum-oknum radikal, buatlah agar mereka bisa berdiri tegak dan dengan berani membentengi Pancasila. Maka dari itu, peran media juga sangatlah penting. Perlu diingatkan bahwa

mereka yang ingin memecah belah bangsa dan mengganti ideologi Pancasila harus tahu bahwa mereka hanyalah sebagian kecil dari penduduk Indonesia, ketahuilah bahwa ada lebih banyak rakyat yang siap menjaga ideologi Pancasila hingga titik darah penghabisan dan mereka tidak akan pernah membiarkan siapa pun untuk memecah belah bangsa ini. Untuk itu, kita tidak boleh pernah gentar untuk membela kebenaran, percayalah bahwa perjuangan kita untuk melindungi Pancasila akan selalu diberkati oleh Tuhan dan mendapat restu dari roh para pejuang terdahulu. Ingatlah kita tidak pernah sendiri dalam berjuang dan lakukanlah semuanya semata-mata demi pengabdian untuk negeri tercinta. Jadi, jangan pernah takut untuk terus melangkah dengan jiwa Pancasila. Tetaplah melangkah hingga melewati pintu gerbang kemerdekaan untuk mencapai kemerdekaan yang sesungguhnya dan jika ada yang ingin menghalangi langkah kita janganlah pernah ragu untuk menyingkirkannya.

ya, dan kesusastraan Balinya, maka setiap keluarga orang Bali hendaklah merasa bangga bisa dan biasa berkomunikasi dengan bahasa Bali. Pada hakikatnya pemerolehan bahasa anak melibatkan dua keterampilan, yaitu kemampuan untuk menghasilkan tuturan secara spontan dan kemampuan memahami tuturan orang lain. Jika dikaitkan dengan hal itu maka yang dimaksud dengan pemerolehan bahasa ibu (bahasa Bali) adalah proses memiliki kemampuan berbahasa Bali, baik berupa pemahaman atau pun pengungkapan secara alami, tanpa melalui kegiatan pembelajaran formal. Selain itu, pemerolehan bahasa (bahasa Bali) adalah suatu proses yang digunakan oleh anak-anak untuk menyesuaikan serangkaian hipotesis dengan ucapan orang tua sampai dapat memilih kaidah tata bahasa yang paling baik dan paling sederhana dari bahasa Bali itu sendiri. Dengan demikian, proses pemerolehan adalah proses bawah sadar. Penguasaan bahasa tidak disadari dan tidak dipengaruhi oleh pengajaran yang secara eksplisit tentang sistem kaidah yang ada di dalam bahasa kedua (B2) yaitu bahsa Indonesia. Berbeda dengan proses pembelajaran, adalah proses yang dilakukan secara sengaja atau secara sadar dilakukan oleh pembelajar di dalam menguasai bahasa. Penulis, guru SMP Negeri 1 Abang, Karangasem

POJOK Kata Sugawa, pengembangan PLTU Buleleng masih bisa ditolak. - Sikap masih ‘’ngambang’’. *** DPRD Bali tak pernah diajak bicara soal pengembangan PLTU. - Biasanya selalu setuju. *** DPR menggelar ‘’lomba kritik DPR 2018’’ untuk umum. - Dijamin aman.

Penulis, Kabid Humas PC KMHDI Badung Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Sore Ini, Tanah Lot Gelar ”Art and Culture Weekend Event” Beragam Pertunjukan Seni Selama Tiga Hari TANAH Lot Art And Culture Weekend Event 2018 bertema “Harmonisasi Seni dan Budaya dalam Visualisasi Modern” akan mulai digelar Jumat (20/4) sore ini. Karena itu, selama tiga hari ke depan pengunjung DTW Tanah Lot akan disuguhi beragam kegiatan art and culture. Seperti tarian Cak Kontemporer, gamelan Suling Gita Smara, Joged Bumbung dan pentas seni dari desa pakraman seKecamatan Kediri. Selain itu, juga ada tampilan penyanyi nasional Tika Pagraky. Tidak hanya itu, juga akan disuguhkan coffe festival. Event ini akan diikuti beberapa produsen kopi asal Kabupaten Tabanan. Terkait coffe festival, lebih diutamakan binaan BUMDes. Di antaranya Kopi Celepuk Jatiluwih, Sri Sedana Munduk Temu, Batu Sari Batungsel, Tugu Sari Pajahan, BUMDes Pujungan. Sajian kopi unggulan Tabanan dikemas dalam format berbayar dan tidak berbayar. Manajer Operasional DTW Toya Adnyana mengatakan digelarnya Festival Tanah Lot itu tidak lain guna meningkatkan sekaligus memulihkan jumlah kunjungan wisatawan ke Tanah Lot. Selain itu, sebagai media promosi DTW Tanah Lot di Bali. Pasalnya, dari data yang ada, terjadi penurunan jumlah kunjungan wisawatan ke Tanah Lot sejak tahun 2017 lalu. Hal itu disebabkan situasi bencana di Bali, yakni erupsi Gunung Agung. Erupsi itu membuat banyak wisatawan membatalkan kunjungannya ke Bali. Dari data jumlah kunjungan wisatawan baik itu domestik maupun mancanegara, pada tahun 2017 sempat ada penurunan. Persentasenya mencapai 0,78 persen dibandingkan tahun 2016 lalu. Tahun 2016 jumlah wisatawan sempat menem-

Ditemukan 2.193 Data Ganda

Tabanan (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan menggelar rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018, Kamis (19/4) kemarin. Ditemukan data ganda, sehingga otomatis ada pengurangan jumlah sebanyak 2.193 pemilih dari awalnya 360.347 yang masuk Daftar Pemilih Sementara (DPS). Anggota Komisioner KPU Tabanan Divisi Data I Wayan Sutama memaparkan, dalam DPT Pilgub Bali memang terjadi pengurangan jumlah pemilih dari DPS. Karena itu, jumlah DPT di Tabanan saat ini sebanyak 358.154 orang. Rinciananya, jumlah pemilih perempuan sebanyak 181.731 orang dan pemilih laki-laki 176.423 orang. Namun pada DPS sebelumnya tercatat 360.347 orang. Rinciannya 182.697 orang pemilih perempuan dan 177.650 pemilih laki-laki. Terkait pengurangan jumlah pemilih, hemat Sutama, diakibatkan adanya data ganda. Data itu nantinya

akan disisir kembali jika ditemukan data ganda kembali, maka akan dilakukan pencoretan. Namun pihaknya berharap tidak ada lagi C6 (surat panggilan pemilih-red) ganda. “Data ini juga hasil rekomendasi Panwaslu, ada juga berasal dari eksternal dan internal TPS,” terangnya. Ketua KPUD Tabanan Ni Luh Darayoni mengatakan, DPT ini nantinya akan diturunkan ke masing-masing desa. Selanjutnya ditempel di banjar dan dicek oleh masyarakat. “Bagi warga yang belum terdaftar di DPT, nanti bisa datang ke TPS sesuai domisili. Caranya harus membawa KTP atau KK, atau

Bali Post/kmb28

RAPAT PLENO - Suasana rapat pleno penetapan DPT Pilgub Bali 2018 di aula kantor KPU Tabanan. surat keterangan silahkan dipilih salah satu,” pintanya. Setelah penetapan DPT, selanjutnya akan dilakukan perekrutan KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) April hingga Mei yang nantinya mereka akan bertugas di 780 TPS. “Ada tujuh orang KPPS yang akan bertugas di tiap TPS. Perekrutan

KPPS ini dilakukan oleh PPS,” terangnya. Darayoni mengimbau masyarakat yang telah memiliki hak pilih, agar memberikan pilihan mereka dalam perhelatan Pilgub Bali 2018 mendatang. KPU Tabanan menargetan tingkat partisipasi masyarakat sebesar 80 persen, sama seperti Pemilu sebelumnya. (kmb28)

Imunisasi JE Baru Tercapai 95 Persen Art and Culture Weekend Event Tanah Lot. bus angka tiga juta pengunjung. Sedangkan tahun 2018 sejak Januari hingga 15 Maret, jumlah kunjungan sebanyak 441.617 wisatawan domestik dan 460.947 wisatawan mancanegara. Mencermati data tersebut, artinya jumlah kunjungan wisatawan ke Tanah Lot relatif belum ada peningkatan yang berarti. “ F a k tor penyebabnya, selain akibat ujian sekolah yang sedang berjalan juga ada pengaruh tahun politik di daerah dan faktor cuaca,” ujarnya. Art culture and festival itu, kata Toya dikemas dengan konsep harmonisasi

seni tradisi Bali, dan juga visual modern dengan suguhan interaktif multimedia (permainan lighting dan audio). Sedangkan program after sunset illuminated garden (light garde), itu dikemas dengan konsep karya seni visual berupa penciptaan ilusi optik. Caranya menggunakan teknik pencahayaan yang diproyeksikan dengan tampilan grafis video digital pada suatu objek. Sehingga bentuk awal dirubah menjadi bentuk baru. Jadi hasilnya sangat berbeda dan juga fantastis. Event itu digelar pukul 17.00 Wita sampai pukul 21.00 Wita. (bns)

Cegah Dikucilkan Masyarakat

Mantan Narapidana Dilatih Buat Dupa

PULUHAN mantan narapidana di Kabupaten Tabanan diberikan bekal keterampilan (life skill) membuat dupa. Tujuannya agar eks narapidana itu punya keterampilan khusus pascamereka keluar dari lembaga pemasyarakatan (lapas). Tahun ini Dinas Sosial Tabanan memberikan pelatihan mengemas dupa kepada warga yang memiliki masalah sosial, bertempat di Rumah Singgah, di Banjar Tuakilang, Desa Denbantas. Bagaimanakah apresiasi warga eks tahanan terhadap program pelatihan membuat dupa tersebut? KEPALA Dinas Sosial I Nyoman Gunawan mengatakan, Kamis (19/4) kemarin, salah satu cara paling efektif untuk mantan narapidana agar tidak dikucilkan dimasyarakat setelah keluat dari lembaga pemasyarakatan yaitu dengan memberinya skill. Salah satunya yaitu skill membuat dupa. Dengan keterampilan ini, bahkan mereka berpeluang menjadi pengusaha. Pemilihan pelatihan pembuatan dupa, selain untuk dirinya sendiri, juga diharapkan agar mereka selalu ingat dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Pelatihan ini akan dievaluasi. Jika setelah pelatihan ada yang benarbenar serius menekuni, maka akan dibantu dalam pengembangannya oleh Dinas Sosial sendiri. “Pelatihan ini termasuk Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial dengan besaran anggaran Rp

7

TABANAN

Jumat Kliwon, 20 April 2018

34 juta,” ucapnya. Pelatihan pembuatan dan pengemasan dupa itu diikuti 20 orang. Awalnya mereka dijajaki lebih dulu ke lapangan, sebab relatif banyak masyarakat di Tabanan yang memiliki masalah sosial. Hanya yang mau baru 20 orang. Pihaknya pun membatasi karena yang dicari memang yang benarbenar serius, berminat dan menyanggupi. “Jadi kami tidak asal ambil, kami jajaki ke desa-desa,” imbuhnya. Gunawan berharap mereka bisa memanfaatkan kesempatan yang baik ini. ‘’Besar harapan saya eks narapidana yang mengikuti pelatihan ini kelak sukses jadi pengusaha. Dengan cara itu, persepsi miring warga yang mengucilkan eks narapidana pelan-pelan bisa ditepis. Kami meminta ada yang serius, utamanya ibu-ibu sehingga kelak bisa mengurangi angka pengangguran,” tegasnya. Bahkan, katanya, program tahun 2017 ini para eks Orang Deng a n Gangguan

Jiwa (ODGJ) yang dilatih mengemas dupa. Hasilnya, malah ada yang sudah berlanjut. “Yang jelas kalau ada yang menekuni kami akan arahkan. Pengusaha dupa yang didatangkan ikut membantu melatih,” tuturnya. Salah satu peserta pelatihan, Ida Bagus Komang Wiraguna, mengatakan sangat senang dengan pelatihan mengemas dupa ini. Dirinya sekarang ini jadi tukang banten. Wiraguna sangat senang karena pelatihan yang diikuti itu sejalan dengan apa yang dilakukan sehari-hari. Bahkan, Wiraguna yang sempat mendekam di jeruji besi selama empat bulan karena kasus perjudian itu pun berkeinginan bisa membuat dupa, sehingga bisa membantu masyarakat dalam melengkapi upakara. (bit)

’’Besar harapan saya eks narapidana yang mengikuti pelatihan ini kelak sukses jadi pengusaha. Dengan cara itu, persepsi miring warga yang mengucilkan eks narapidana pelan-pelan bisa ditepis. Kami meminta ada yang serius utamanya ibu-ibu, sehingga kelak bisa mengurangi angka pengangguran.’’ I Nyoman Gunawan Kepala Dinas Sosial

Tabanan (Bali Post) Memasuki April ini sudah 95 dari 100 persen target imunisasi JE yang diharapkan tercapai di Tabanan. Meski tinggal lima persen, rupa-rupanya Tabanan ada kesulitan mewujudkan hal itu. Pasalnya, masih ada anak-anak dari warga yang justru menolak diimunisasi JE itu. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Rabu (19/4) kemarin, mengatakan masih ada di daerah Baturiti, Tabanan IMUNISASI JE - Seorang anak saat diimunisasi JE di Baturiti. Cakupan imunisasi JE di daerah ini masih belum mencapai target, karena ada beberapa warga yang menolak imunisasi JE.

anaknya yang menolak diimunisasi JE. Penolakan ini menyebabkan cakupan imunisasi JE di daerah tersebut lebih rendah dibandingkan wilayah lainnya. Dari data, capaian imunisasi JE di Puskesmas Baturiti I adalah 77,88 persen. Masih adanya penolakan anakanak warga, kata Suratmika, menjadi pembelajaran bagi pihak petugas agar mereka lebih gencar melakukan sosialisasi terkait manfaat imunisasi JE itu. Imunisasi JE ini sangat penting dalam kaitan membentuk daya tahan tubuh terhadap virus JE. Bahayanya virus JE itu bisa menyebabkan penyakit radang otak, dapat memicu tidak sekadar kelumpuhan tetapi juga kematian jika tidak ditangani lebih dini. Usia potensial terkena virus JE adalah anak balita hingga usia 15 tahun. (kmb24)


KARANGASEM

8

Jumat Kliwon, 20 April 2018

MMDP Minta Stop Eksploitasi Pura untuk Pariwisata

Amlapura (Bali Post) Turis Eropa yang nekat manjat palinggih Padmasana di Pura Gelap Besakih, mendapat kecaman berbagai pihak. Meski sang turis, Bernat, sudah meminta maaf, persoalan ini tak selesai begitu saja. Reaksi keras datang dari Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Karangasem. Penyarikan Madya MMDP I Gede Krisna Adi Widana, Kamis (19/4) kemarin, meminta menghentikan eksploitasi pura, khususnya Pura Besakih, sebagai objek wisata. Sejak awal pihaknya sudah memperingatkan, stop menjadikan pura untuk memenuhi kepentingan pariwisata. Pura, menurutnya, sebaiknya hanya digunakan sebagai tempat sembahyang umat Hindu. Jika pengelola atau pangempon pura tak punya sikap tegas, maka peristiwa-peristiwa serupa pasti akan terus berulang di Besakih maupun pura lainnya di Bali.

I Gede Krisna Adi Widana

Bali Post/gik

‘’Orang yang tidak punya niat sembahyang jangan dibiarkan masuk ke pura. Kalau tak bertujuan sembahyang, sebaiknya lihat dari luar saja,’’ kata Krisna. Dia meminta peristiwa ini menjadi pelajaran bersama. Dikatakan, mengkreasi pariwisata itu jangan sampai kebablasan. Batasan-batasan terhadap kepentingan umat dan pariwisata itu harus jelas, sehingga tak menimbulkan masalah serupa di kemudian hari. Terlebih, berkaitan dengan keyakinan terhadap Tuhan yang sifatnya sangat sensitif di tengah masyarakat. Melihat peristiwa turis manjat dan duduk di Padmasana itu persoalannya bukan pada kapan hal itu terjadi. Baik sebelum atau sesudah Karya Ida Batara Turun Kabeh. Kenyataan pahit itu telah terjadi. Hal itu sangat melukai perasaan umat Hindu di Bali. ‘’Desa adat dan MO Besakih harus menyikapi serius masalah ini. Gelar paruman buat aturan tegas, mana untuk sembahyang mana untuk pariwisata,’’ tegasnya. Kalau turisnya hendak ke pura mau sembahyang, tata caranya harus dijelaskan dengan baik, sehingga dapat dimengerti oleh turis saat masuk ke dalam pura itu. ‘’Kalau tidak bertujuan sembahyang, cukup keliling di luar saja,’’ katanya seraya menegaskan pura seperti Pura Agung Besakih, sistem keamanannya harus jelas. Tiap hari harus ada yang melakukan penjagaan. Duduk di Padmasana Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah video tentang Besakih kembali viral di dunia maya alias medsos, Rabu (18/4) lalu. Kali ini bukan perkara pungutan liar oknum pramuwisata, kebersihan pura, ramainya pamedek atau pun volume sampah. Tetapi, video yang memperlihatkan seorang turis nekat naik palinggih Padmasana, kemudian duduk di atasnya bak seorang raja. Video ini langsung viral, di tengah banyaknya umat melaksanakan persembahyangan, serangkaian Karya Ida Batara Turun Kabeh (KIBTK), di mana Ida Batara nyejer sampai 21 April besok.

Screenshoot video turis Eropa tersebut pertama kali tersebar dalam akun media sosial instagram @gianyar_punya_cerita. Dalam potongan gambar yang beredar, memperlihatkan seorang turis mengenakan selendang merah kuning, naik ke sebuah palinggih Padmasana. Oleh para netizen, Padmasana tinggi itu ada di Pura Gelap Besakih. Turis ini nekat naik dan duduk di atasnya. Sontak momen ini jadi sorotan, khususnya dari kalangan umat Hindu, lantaran dinilai sebagai bentuk pelecahan. Jika video ini benar di Pura Gelap Besakih, maka ini akan jadi preseden buruk bagi kawasan Besakih, yang kini sudah dikelola Badan Pengelola dan Manajemen Operasional di dalamnya. Bahkan, beberapa nitizen sudah meyakini kejadian itu di Pura Gelap Besakih. Hal itu dikuatkan dengan bentuk Padmasana dan lingkungan sekitarnya. Umat Hindu mendesak segera dilakukan upacara guru viduka dan macaru. Pihak MO Besakih sudah mengetahui viralnya video ini. Manajer MO Besakih Mangku Ngawit, Rabu (18/4), mengatakan sedang menelusuri sumber video tersebut. Tetapi, melihat potongan gambar yang beredar itu, dia menduga itu adalah video lama. Sebab, kalau kejadiannya Maret sampai kemarin, nampaknya tak mungkin. Alasannya, sejak Maret palinggih Padmasana tersebut sudah dipasang pangangge serangkaian Karya Ida Batara Turun Kabeh. ‘Kemungkinan peristiwanya saat Gunung Agung erupsi. Saat itu krama sedang ngungsi, karena setelah lihat videonya sikonnya sangat sepi saat ngambil gambarnya,’’ kata Mangku Ngawit. Tetapi, terlepas dari peristiwa turis naik ke palinggih Padmasana ini baru atau tidak, dampak negatif pariwisata ini sudah terjadi di pura. Kalau benar tempat peristiwanya di Pura Gelap Besakih, Humas MO Besakih Gusti Mangku Bagus Kariawan mengatakan akan mencari kebenaran infonya lebih jauh. Dia mengaku akan menelusuri siapa yang pertama kali menyebar video itu. Juga terkait keaslian videonya dan juga memastikan tempatnya. ‘’Mudah-mudahan itu foto hasil editan. Soalnya di videonya tidak terekam saat sedang naik ke Padmasananya,’’ katanya. Bendesa Besakih Jro Mangku Widiartha yang dimintai konfirmasi perihal video ini mengatakan akan menggelar ritual guru piduka dan juga mecaru. Tujuannya, sebagai bentuk permohonan maaf dan menyucikan kembali palinggih tersebut. (gik)

Turis Naik Padmasana, Dipidanakan Saja SEMPAT beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang turis nekat naik palinggih Padmasana yang diduga di Pura Gelap, Besakih, Karangasem. Kejadian menghebohkan itu tidak pelak membuat berbagai pihak berang dan memberikan tanggapan serius. Turis yang dalam videonya berbahasa Prancis itu dikabarkan dideportasi ke negaranya. Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Amran Aris, yang dimintai keterangan Kamis (19/4) kemarin, membantah rencana deportasi turis asal Prancis itu. Pihaknya mengaku baru menerima surat laporan terkait hal itu. Bahkan, karena akan melakukan tugas ke luar daerah, Amran Aris langsung meminta quick response kepada Kabid Wasdakim untuk mencari tahu sejauh mana perkembangan kasus itu. ‘’Suratnya baru saya terima hari ini (Kamis kemarin - red). Perbuatan turis asal Prancis yang tidak menyenangkan seperti itu perlu ditindaklanjuti dengan serius. Karena soal agama kan ada pasalnya. Lebih baik ini masuk ke pidana saja,’’ tegasnya. Pihaknya berencana melakukan pertemuan dengan kepolisian. ‘’Kalau bisa kita pidanakan saja bule itu. Dengan harapan dapat memberikan efek jera kepada yang lainnya. Di kemudian hari, hal seperti itu tidak jadi contoh buruk bagi wisatawan lainnya,’’ ujarnya. Dikatakan, tingkah laku wisatawan seperti itu mau tidak mau harus ditindak secara tegas. Selain tujuannya memberi efek jera juga dapat mencegah hal serupa terjadi lagi. Sebab, tidak menutup kemungkinan, rumah ibadah yang lain bisa jadi korban. ‘’Hal itu perlu ditindak tegas. Takutnya tempat ibadah lainnya ikut jadi sasaran perbuatan seperti ini,’’ ujarnya. (edi)

Tingkatkan Profesionalisme, Personel Damkar ’’Disetrap’’ Lima Hari

Terserang Virus JE

Gede Eka Butuh Susu Kaleng 800 Gram, Habis Dua Hari

Amlapura (Bali Post) Orangtua I Gede Eka Widiarta, bocah TK yang terjangkit virus JE (Japanese Enchepali), sangat bersyukur anaknya bisa tertolong dari ancaman virus mematikan tersebut. Akan tetapi, sepulang dari RSUP Sanglah, kedua orangtuanya kini sangat kesulitan memenuhi kebutuhan susu formula untuk Gede Eka. Sebab, anak itu menghabiskan satu kaleng susu formula seharga Rp 250 ribu hanya dalam dua hari. Ayah Gede Eka, I Wayan Sariada, yang ditemui di rumahnya, Kamis (19/4) kemarin, mengatakan satu kaleng susu berat bersih 800 gram habis dalam waktu dua hari. Dikatakan, setiap tiga jam Gede Eka itu harus diberikan susu dengan takaran 300 gram. Di tengah kondisinya yang seperti ini, Gede Eka sangat memerlukan bantuan dari para donatur yang peduli, utamanya bantuan susu formula. Seperti yang disarankan dokter di RSUP Sanglah. “Hasil pemeriksaan lab yang saya terima, anak saya disebutkan menderita Ensephalus Akut (positif JE),” katanya. Setelah dirawat selama hampir 24 hari di RSUP Sanglah, kata Sariada, kondisi Gede Eka terus membaik. Sejak anaknya pulang dan berinteraksi dengan lingkungan rumah, memang ada perubahan. Dari awalnya Gede Eka tidak bisa menggerakkan tangannya, kini sudah mulai belajar menggerakkan tangannya. Dia membenarkan jika anaknya tersebut sudah dinyatakan positif terserang virus JE. Ini sekaligus meluruskan pernyataan Dinas Kesehatan Karangasem yang menyatakan kasus ini baru suspect. Sariada menyebutkan hasil tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan lab yang diterimanya dari tim dokter RSUP Sanglah. Meski sudah memperlihatkan perkembangan, sampai saat ini Gede Eka belum bisa membuka mulutnya. Meski sudah bisa tersenyum kalau melihat teman sebayanya yang menjenguk ke rumahnya. “Sekarang sudah bisa menggerakkan tangan, tapi belum bisa membuka mulut. Makanya untuk asupan nutrisi masih diberikan susu yang disalurkan melalui selang yang dipasang dihidung,” ungkap Sariada. Selama ini, Sariada dan istrinya berusaha keras untuk memenuhi asupan nutrisi buah hatinya tersebut. Sementara gaji Sariada yang diterimanya dari perusahaan tempatnya bekerja hanya cukup untuk makan dan kebutuhan hidup sehari-hari. Namun, Sariada dan istrinya berharap adanya bantuan susu untuk buah hatinya itu. Gede Eka tinggal di sebuah permukiman padat penduduk di Desa Bugbug, tepatnya di Banjar Griya ke barat. Awalnya, kedua orangtua dan kerabat di rumah tak tahu, kalau Gede Eka terserang virus JE. Gejala awalnya, Gede Eka mengalami lumpuh total, pusing, mual, muntah-muntah hingga kejang-kejang. Peristiwa itu terjadi sejak sebulan lalu. Sempat diajak ke bidan, tetapi kemudian diarahkan ke dokter spesialis anak. Tetapi, panas tingginya juga tak kunjung turun. Khawatir dengan kondisi Gede Eka, dia lantas diantar ke RSUD Karangasem. Penyakit JE ini menyerang anak-anak dengan usia rentan 9-15 tahun. Penyakit ini ditularkan nyamuk culex. Nyamuk ini awalnya menggigit hewan, kemudian baru meneruskannya ke manusia. (kmb31)

Amlapura (Bali Post) Guna meningkatkan kapasitas dan profesionalisme lembaganya, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Karangasem menggelar pelatihan dasar penanganan kebakaran bagi personelnya. Pelatihan dasar itu digelar lima hari sampai Jumat (20/4) ini. Sebanyak 60 personel damkar ‘’disetrap’’ itu mengikuti pelatihan teori dan praktik yang dipusatkan di POS SAR Karangasem, di Lingkungan Jasri, Kelurahan Subagan, Karangasem. Untuk pelatihan teori menghadirkan dua narasumber dari Direktorat Bina Administrasi Kewilayahan dan Direktorat Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri. Sedangkan untuk pelatihan praktik, melibatkan tiga orang instruktur dari Dinas Damkar DKI Jakarta dan dua instruktur dari Dinas Damkar Kabupaten Badung. Selain personel Damkar Karangasem, pelatihan juga diikuti 10 personel Damkar dari Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. ‘’Program pelatihan ini juga didukung rekan-rekan SAR,’’ kata Kadis Damkar Karangasem I Nyoman Sutirtayasa. Materi yang diberikan mulai dari yang paling dasar seperti keterampilan tali-temali dan simpul, penggunaan alat pemadam ringan (apar), pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), pola pemadaman hingga fire ground. Pelatihan itu tujuannya untuk pencapaian target penanganan cepat, dalam rangka mengurangi dampak kebakaran. Pelatihan juga untuk mengurangi risiko jatuhnya korban, utamanya pihak personel Damkar. Dengan memahamiteori-teori penanganan kebakaran dengan sangat baik itu, personel Damkar itu diharapkan sukses menjalankan misi tanpa mengesampingkan faktor risiko. Sutirtayasa mengatakan Karangasem beruntung karena pelatihan tahun ini dilaksanakan di daerah ini. Biasanya, pelatihan itu kata Sutirtayasa, dilaksanakan di pusat yaitu di Ciracas, Jakarta Timur. Perubahan lokasi itu memungkinkan Damkar Karangasem mengikutsertakan seluruh personelnya. ‘’Selain di Karangasem, pelatihan serupa juga dilaksanakan di Kabupaten Malang, Probolinggo, dan Balikpapan,’’ terangnya. Pelatihan penanganan kebakaran itu juga sebagai tindak lanjut dari dibukanya Posko Damkar di Kecamatan Abang dan Kecamatan Selat. Dua posko baru itu untuk mendukung Posko Induk Amlapura yang selama ini kerap kewalahan karena faktor jarak tempuh. Dengan meningkatnya kapasitas personel Damkar itu diharapkan penanganan kejadian kebakaran bisa cepat, tanpa korban dan juga minim kerugian. (kmb) DAMKAR - Latihan personel damkar di Pos SAR Karangasem.

KPU Tetapkan DPT Pilgub 376.752 Pemilih KPU Karangasem menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilgub Bali 376.752 pemilih. Jumlah tersebut diumumkan pada rapat pleno yang dihadiri seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), perwakilan tim pemenangan pasangan calon dan Panwaslu Karangasem, Kamis (19/4) kemarin. Bagaimanakah solusi yang harus diberikan kepada pemilih yang tercecer akibat terkendala erupsi. Artinya, pemilih yang benar-benar penduduk asli Karangasem dan juga telah masuk data base Catatan Sipil? RAPAT Pleno KPU Karangasem itu merupakan rapat terbuka untuk rekapitulasi daftar pemilih sementara hasil perbaikan yang diperoleh melalui pencocokan dan juga penelitian data langsung ke rumah-rumah penduduk. Coklit telah dilakukan sebelumnya untuk mendapatkan data pemilih yang valid. Dalam upaya

mewujudkan hasil DPT itu, KPU Karangasem sejauh ini telah melakukan prosedur yang sistematis. Di antaranya melakukan pencoretan terhadap data pemilih yang tidak memenuhi syarat. Selain itu, menambahkan data pemilih yang belum terdaftar dalam daftar pemilih sementara. Daftar pemilih sementara

hasil perbaikan sebelumnya itu sudah dibahas pada rapat pleno di tingkat PPK, sehingga pleno KPU itu sifatnya lebih mengesahkan data pleno PPK saja. Melalui pleno tersebut itu didapatkan data jumlah pemilih laki-laki 190.256 pemilih. Sedangkan jumlah pemilih perempuan mencapai 186.496 pemilih. Proses pencoblosan pemilihan gubernur nantinya dilaksanakan di 945 TPS. Ketua KPU Karangasem I Made Arnawa mengatakan, DPT itu bersifat tetap. Namun, ada kemungkinan jumlah pemilih berpeluang lebih banyak dari DPT. Pasalnya, saat ini masih ada sekitar 258 pemilih yang belum melakukan perekaman e-KTP. Perekamanan e-KTP itu sebagai salah satu syarat menjadi

pemilih. Solusi untuk pemilih yang tercecer itu, Dinas Catatan Sipil akan menerbitkan surat keterangan, bila mereka benar-benar adalah penduduk Karangasem asli apalagi jelas jelas tercatat pada data Dinas Catatan Sipil. Terkait proses perekaman e-KTP, kata Arnawa, KPU masih memberikan waktu sampai hari H pencoblosan 27 Juni 2018. Untuk menjamin hak pilih mereka, KPU akan terus berkoordinasi dengan Dinas Catatan Sipil. ‘’Kita akan terus upayakan mereka yang nyata-nyata warga Karangasem dan masuk data base Catatan Sipil untuk bisa melakukan perekaman e-KTP. Sebab, perekaman e-KTP itu menjadi syarat dasar, mereka bisa secara sah menyalurkan hak pilihnya,’’ jelasnya. (kmb)


GIANYAR

Jumat Kliwon, 20 April 2018

9

Pemkab Stop Penerbitan Izin Toko Modern

Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar memastikan tidak lagi mengeluarkan izin untuk toko modern. Hal ini lantaran belum ada kajian baru terkait kuota toko modern. Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Kabupaten Gianyar I Wayan Sudamia mengungkapkan, ada saja pengajuan izin toko modern yang masuk ke Pemkab Gianyar. Namun Pemkab sudah lama tidak mengeluarkan izin. ‘’Saya kira sudah cukup lama, kita tidak lagi mengeluarkan izin itu,’’ katanya, Kamis (19/4) kemarin. Pemkab belum bisa mengeluarkan izin toko modern,

mengingat belum ada kajian baru terkait kuota toko modern. Apalagi jika mengacu pada kajian lama dari Unud, kuota toko modern di Kabupaten Gianyar hanya 79 unit. Sedangkan saat ini jumlah sudah jauh melebihi angka tersebut. ‘’Nah, kalau sekarang ada yang diduga belum berizin tapi beroperasi, itu bukan kewenangan kami. Itu menjadi tugas penegak perda,’’ jelasnya. Secara terpisah, Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda

Gde Agusnawa menyatakan pihaknya sudah rutin melakukan pengawasan toko modern. ‘’Setelah HUT Kota ini Satpol PP akan kembali melakukan sidak toko mod ern. Kita akan tanyakan izinnya, karena ini berkaitan dengan PAD,’’ katanya. Pada pertengahan tahun 2017, Satpol PP melakukan penutupan dua toko modern berjaringan. Bukannya memberikan efek jera, sejumlah toko modern baru justru beroperasi. (kmb35)

HUT Ke-26 PDAM Gianyar

Undian Berhadiah Motor untuk Pembayaran Rekening Tepat Waktu PERUSAHAAN Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gianyar akan berulang tahun yang ke-26 pada 12 September mendatang. Serangkaian HUT tersebut, PDAM Gianyar menyelenggarakan pengundian nomor sambungan rekening air dari tanggal 3 sampai 10 setiap bulannya, yang mulai dilaksanakan Mei hingga Agustus. Satu unit sepeda motor disiapkan sebagai hadiah utama undian nomor sambungan ini. Dirut PDAM Gianyar I Made Sastra Kencana mengatakan, pada HUT sebelumnya PDAM Gianyar hanya menyelenggarakan perayaan di internal. Namun pada HUT ke-26 ini, PDAM Gianyar bekerja sama dengan PT Pos Indonesia berupaya membagi kebahagiaan dengan masyarakat. ‘’Nah, sekarang yang menyiapkan hadiah ini PT Pos, karena kita ada kerja sama dalam pembayaran rekening pelanggan PDAM,’’ ucapnya. Diungkapkannya, pada kesempatan ini PT Pos menyediakan hadiah utama satu unit sepeda motor. Pengundian ini akan dilakukan untuk pelanggan yang melakukan pembayaran tepat waktu selama Mei hingga Agustus 2018. ‘’Sekarang siapa pelanggan yang tepat waktu, akan dicatat nomor rekeninganya untuk diundi pada 12 September mendatang,’’ katanya. Melalui upaya ini pihaknya berharap dapat meningkatkan respons 57.493 pelanggan PDAM Gianyar dalam melakukan pembayaran rekening. Apalagi bila berkaca pada tunggakan pembayaran rekening selama ini yang cukup besar, mencapai Rp 1,6 miliar, dinilai perlu ada upaya untuk meningkatkan kesadaran pelanggan dalam membayar tagihan. ‘’Jadi kita harapkan ini bisa merangsang pelanggan untuk melakukan pembayaran tepat waktu,’’ ujarnya. Pihaknya pun berharap upaya ini bisa meningkatkan disiplin pelanggan PDAM Gianyar dalam melakukan pembayaran rekening air. ‘’Makanya kita rencanakan pemberian reward ini tidak hanya HUT kali ini, tapi juga tahun selanjutnya sehingga disiplin dalam melakukan pembayaran bisa terus dijaga,’’ jelasnya. Sastra Kencana lebih lanjut mengatakan, dengan meningkatnya disiplin pelanggan PDAM dalam melakukan pembayaran, akan berdampak

signifikan terhadap cepatnya pelayanan PDAM. ‘’Kalau tunggakan pembayaran Rp 1,6 miliar ini bisa dilunasi, otomatis kita bisa fokus melakukan perbaikan guna meningkatkan kualitas pelayanan air,’’ ucapnya. Dalam merayakan HUT ke-26 ini, pihaknya juga mengajak seluruh staf PDAM Gianyar untuk terus bekerja keras dalam memberikan pelayanan prima kepada seluruh pelanggan PDAM di Kabupaten Gianyar. ‘’Dalam acara HUT ini kita juga me-refresh seluruh staf serta mengevaluasi apa yang telah dilakukan sebelumnya, sehingga selanjutnya bisa memberikan pelayanan lebih baik lagi,’’ katanya. Sastra juga mengharapkan ada sinergi yang lebih baik lagi dengan instasi terkait, terutama untuk kemudahan regulasi dalam perbaikan sejumlah sambungan yang sedang mengalami kebocoran. ‘’Kadang di sini kita tersendat dalam melakukan perbaikan, ya kita berharap tahun berikutnya ada koordinasi yang lebih baik dan kami bisa diberikan kelunakan dalam regulasi,’’ ungkapnya. (ad1020)

Made Sastra Kencana

Dua Pengguna SS Ditetapkan Tersangka

Gianyar (Bali Post) Polisi berhasil meringkus dua penyalahguna narkoba berinisial Wayan A (28) dan Putu A (35). Kedua pengguna SS ini ditangkap jajaran Sat Resnarkoba Polres Gianyar di waktu dan tempat berbeda. Kedua pengguna narkoba yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut terancam hukuman empat tahun penjara. Kasat Resnarkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharmanatha, Kamis (19/4) kemarin menerangkan, petugas mengamankan seorang residivis kasus narkotika berinisial Putu A (35). Pelaku yang baru keluar penjara November 2017 ini kembali ditangkap pada Senin (16/4) malam sekitar pukul 20.00 Wita dengan kasus yang sama. ‘’Pelaku kami tangkap saat melintas di simpang empat Pantai Masceti,’’ ucapnya. Putu A ini juga sempat mem-

buang barang bukti narkoba yang sebelumnya ia kantongi. Setelah dilakukan penelusuran, akhirnya ditemukan satu paket plastik klip kecil berisi sabusabu (SS). ‘’Keseharianya Putu A ini bekerja sebagai kondektur bus pariwisata. Dia juga sebelumnya sempat ditangkap jajaran Sat Resnarkoba Polresta Denpasar dalam kasus yang sama,’’ ungkapnya. Sebelumnya polisi menerima informasi seorang tukang tato yang menjadi penyalahguna narkoba. Menanggapi informasi itu, polisi lantas melacak identitas yang bersangkutan. Wayan A yang asal Desa Kedisan, Tegallalang, kemudian ditangkap saat sedang melintas di Jalan Raya Ir. Soekarno, Banjar Kelodan, Tampaksiring, pada Rabu (4/4) malam, sekitar pukul 22.30 Wita. Kala itu Wayan A sedang membonceng temannya,

Wayan U alias Kocol. Saat digeledah dan diinterogasi, Wayan A mengatakan barang bukti sempat dibuangnya saat mengeluarkan HP dari saku bajunya. ‘’Petugas kemudian melakukan penyisiran di jalan yang dilalui tersangka, hingga ditemukan sebuah kotak korek api yang di dalamnya berisi satu bungkus plastik klip berisi serbuk kristal bening diduga narkotika,’’ jelasnya. Wayan A yang berprofesi sebagai tukang tato, mengaku sering menggunakan SS. Polisi juga menemukan barang bukti berupa dua buah pipet warna putih dan satu drop liquid vape saat penggeledahan. Kedua tersangka terancam Pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal empat tahun penjara. ‘’Kini kedua tersangka dan barang bukti sudah kita amankan di Mapolres Gianyar,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

TERSANGKA - Kasat Resnarkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharmanatha saat menunjukkan dua tersangka berikut barang bukti.

Karangan Bunga Organik Hiasi Puncak HUT Kota Gianyar Gianyar (Bali Post) Puluhan karangan bunga berbahan organik membawa nuansa berbeda pada puncak HUT ke-247 Kota Gianyar yang berlangsung, Kamis (19/4) kemarin. Ucapan selamat dan sukses menggunakan bahan seperti daun kering dan bunga ini dipelopori oleh Pj. Bupati Gianyar Ketut Rochineng dan diikuti sejumlah OPD di Pemkab Gianyar. Puluhan karangan bunga berbahan organik ini berjejer di sebelah timur Balai Budaya Gianyar. Kemunculan karangan bunga ramah lingkungan ini pertama kali

dicetuskan oleh Trash Hero Indonesia. Karangan bunga ini lebih ramah lingkungan dibandingkan karangan bunga biasanya yang wadahnya menggunakan bahan styrofoam. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar I Wayan Kujus Pawitra mengatakan, pengiriman karangan bunga berbahan organik ini merupakan gerakan spontan dari sejumlah OPD di Pemkab Gianyar. Hal ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi masyarakat untuk menggunakan bahan yang ramah lingkungan. ‘’Ini momentum yang tepat untuk

memperkenalkan ke masyarakat bahan-bahan yang ramah lingkungan,’’ jelasnya. Ia pun menyampaikan apresiasi, terlebih gerakan ini dipelopori oleh Pj. Bupati Gianyar Ketut Rochineng, termasuk sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Gianyar. ‘’Ini pimpinan tertinggi di Gianyar memberikan contoh seperti Bapak Pj. Bupati dan Bapak Sekda, makanya kita berharap ini bisa diikuti oleh masyarakat luas termasuk para pengusaha,’’ katanya. Sebelumnya, Ketua Trash Hero Indonesia Kabupaten Gianyar I Wayan

Aksara menjelaskan, karangan bunga organik ini adalah salah satu bentuk aksi nyata memerangi sampah plastik. Sebab, seperti diketahui, setiap ada hajatan karangan bunga yang lazim dikirimkan berbahan styrofoam. Padahal sampah styrofoam tidak bisa di-recycle dan menjadi ancaman bagi lingkungan. ‘’Saat ini memang belum dirasakan dampak bahaya styrofoam itu. Tapi, apakah kita harus menunggu bahaya itu di depan mata baru mau berubah, kan tidak. Maka dari itu karangan bunga ini ada,’’ jelasnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Jumat Kliwon, 20 April 2018

Tak Kantongi Izin Lingkungan

SOSOK Dua Ribu Kolam

PROGRAM kolam ikan dengan pola pemeliharaan Budi daya Ikan Minim Air Sistem Segmentasi (Bimasena) saat ini masih diminati. Bahkan sejak program ini diterapkan tahun 2014 lalu, jumlah kolam yang dikelola kelompok masyarakat sudah mencapai dua ribu lebih. “Sudah lebih dari 2.000 kolam. Sejak tahun 2017 sudah tidak lagi (buat kolam). Dengan budi daya utama ikan gurame,” terang Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana Made Dwi Maharimbawa, belum lama ini. Kini selain memfasilitasi pemasaran, pihaknya juga memberikan bantuan bibit ikan. Di samping budi daya ikan tawar, anggota kelompok peternak juga dapat memanfaatkan lahan kosong (tak produktif) di sekitar kolam. Caranya, menghijaukan lahan tidur itu dengan menjadikan kebun produksi. Areal di sekitar kolam dihijaukan dengan tanaman-tanaman produksi yang memiliki daya jual, sehingga bukan hanya hasil ikan, tapi juga buah dan tanaman. Selain kolam Bimasena itu, tahun ini pihaknya juga akan menerapkan kolam bioflog. Kolam ini lebih efisien, baik dari sisi penggunaan tempat dan biaya dengan hasil maksimal. Tetapi pola pemeliharaan untuk kolam ini lebih intensif dibandingkan kolam biasa. “Kalau kolam ini untuk budi daya ikan lele. Tahun ini kita mendapat bantuan 11 kelompok,” tandas mantan Kepala Bidang Lingkungan Hidup ini. Diharapkan dengan lebih banyak budi daya ikan tawar, maka akan semakin memberikan kesempatan kerja dan usaha kecil masyarakat dalam memasok kebutuhan ikan di Bali. (olo)

Bali Post/olo

RUSAK – Bangunan TPI di Yeh Sumbul yang kembali rusak setelah beberapa tahun lalu mendapatkan perehaban.

Bangunan TPI di Yeh Sumbul Kembali Rusak

Negara (Bali Post) Bangunan Tempat Pendaratan Ikan (TPI) di Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, kondisinya kembali rusak. Sejatinya, TPI ini sering digunakan masyarakat di pesisir Yeh Sumbul yang menggantungkan hidup dari melaut. Lebih dari 160 KK penduduk di sini merupakan nelayan. Kerusakan bangunan TPI itu terlihat pada Rabu (18/4) lalu. Bangunan yang berdiri di pinggir pantai itu terlihat rusak di bagian atap yang terbuat dari asbes. Para nelayan yang sering mempergunakan bangunan itu sering mengeluhkan. Sebab, ketika hujan atapnya bocor di beberapa lokasi. Selain itu di tembok bangunan juga terlihat mengelupas. Tak hanya itu, kusen dan pintunya juga sudah terlihat rusak. Kendati demikian, akivitas masyarakat masih padat di sana. Menurut salah seorang nelayan, selain menangkap ikan dengan menjaring, mereka juga menggunakan pancing. Rusaknya bangunan itu sudah sejak lama. Tetapi tetap digunakan lantaran tidak ada tempat lagi. Perbekel Yeh Sumbul Komang Dentra mengakui adanya kerusakan bangunan TPI itu. Menurutnya, TPI ini berada di bawah dinas terkait, bukan di desa. Sedangkan tanah lokasi berdiri bangunan itu merupakan milik warga. Bangunan ini sudah beberapa kali mendapatkan penanganan rehab. Misalnya, pada atap dan tembok yang memang sudah rusak. Perehaban dilakukan sekitar dua tahun lalu. Karena sering digunakan, bangunan itu sudah rusak lagi. Pihaknya akan mengusulkan perehaban lagi ke dinas terkait. Sebab, menurut Dentra bangunan ini masih aktif digunakan untuk mendaratkan ikan oleh nelayan. Sekitar 160 KK yang tergabung dalam 3 kelompok memanfaatkan bangunan itu. Selain nelayan tangkap, di desanya juga terdapat lima kelompok budi daya nila. (kmb26)

Banyak Pabrik Buang Limbah ke Laut

Negara (Bali Post) – Sejumlah pabrik atau perusahaan yang ada di Kabupaten Jembrana terkesan membandel terkiat kepeduliannya terhadap lingkungan. Sebab, meski beberapa kali sudah diberikan peringatan, namun mereka tetap membuang limbah ke laut mesti belum mengantongi izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Tak hanya pabrik dan perusahaan yang besar, tetapi juga usaha kecil. Secara aturan yang berlaku, mestinya kegiatan pembuangan limbah ke laut harus mengantongi izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Namun, faktanya hampir semua pabrik, perusahaan dan usaha kecil belum mengantongi izin yang dimaksud. Ironisnya, petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jembrana hanya memberikan pembinaan selama ini. Berdasarkan pengamatan, di kawasan industri Pengambengan dan Tegalbadeng merupakan paling rawan pembuangan limbah ke laut. Beberapa pabrik, meski telah menerapkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), namun masih membuang sisa limbah ke laut. Selain pabrik, usaha

kecil juga membuang limbah sembarangan. Misalnya, usaha penyulingan minyak ikan dan pembuatan tahu. Di sejumlah titik pantai di Pengambengan, banyak terdapat genangan limbah berwarna cokelat pekat dan berbau. Ironisnya, lokasi usaha itu berada dekat dengan permukiman. Warga sekitar Dusun Ketapang Lampu yang terdampak, sejatinya sudah sering melayangkan protes adanya aktivitas usaha tersebut. Apalagi genangan limbah meluber hingga ke jalan dan rumah warga ketika hujan atau air laut pasang. “Masih saja ada limbah, dulu juga pernah didatangi tim. Limbahnya itu termasuk Bahan Berbahaya Beracun (B3),” kata salah seorang

warga, Aan, Kamis (19/4) kemarin. Ia mengatakan memestinya limbah cair hasil penyulingan minyak itu diolah menggunakan IPAL. Jangan sampai tergenang dan menunggu hilang saat air laut pasang atau banjir. Sekretaris Dinas (Sekdis) Lingkungan Hidup Jembrana Dewa Ari Candra didampingi Kasi Perencanaan dan Kajian Dampak Lingkungan Luh Putu Priladewi kemarin mengatakan untuk perusahaan atau pabrik yang membuang limbah ke laut memang harus mendapatkan izin dari Kementerian Lingkungan Hidup. Sisa usaha (limbah) dalam bentuk cair itu sudah diolah dan tidak berbahaya. Dari pengawasan selama ini, selain pabrik pengalengan

ikan, usaha tambak juga berpotensi membuang limbah ke laut. Dinas terkait juga sempat melakukan pengawasan ke tambak yang ada di Yeh Kuning yang mengalirkan pipa pembuangan ke pantai dan berdekatan dengan lokasi pamelastian. “Kita sudah tindak lanjuti. Memang usaha (tambak) itu memiliki izin. Tim teknis juga mendapati ada sisa limbah dibuang ke pantai melalui pipa itu,” terangnya. Dari pengecekan, untuk limbah yang dibuang dari kolam tambak udang itu masih normal dan mengandung planton yang sifatnya organik. Dinas juga meminta pengelola tambak memanfaatkan bak penampungan untuk mengolah limbah agar air yang dibuang itu ramah lingkungan. Sedangkan untuk pabrik-pabrik pengalengan ikan, dinas juga melakukan pengawasan secara rutin terkait analisa kualitas air yang diolah dari IPAL.

Diakuinya masih ada beberapa pabrik yang bandel dalam kewajiban pengolahan limbah ini. Namun tetap diberikan pembinaan. Dinas menargetkan seluruh usaha itu mengantongi izin lingkungan, termasuk UMKM. Juga harus memiliki Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL). Sebab beberapa usaha kecil juga ada yang memiliki dampak lingkungan, misalnya usaha pembuatan tahu, penyulingan minyak dan lain-lain. “Semua usaha agar memiliki izin lingkungan. Tahun 2017 lalu sudah ada sekitar 20-an usaha yang kita keluarkan izinnya,” pungkasnya. Sesuai aturan, yakni Peraturan Menteri LH Nomor 12 Tahun 2006 menyebutkan bahwa Pembuangan air limbah ke laut adalah proses pembuangan sisa usaha atau kegiatan dari proses produksi dalam bentuk cair ke laut yang dilakukan terus menerus atau periodik. (kmb26)

Soal Dugaan Pungli

Enam Oknum Petugas Diberikan Sanksi Pembinaan

Negara (Bali Post) Enam oknum petugas yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) di Pos Pemeriksaan KTP Gilimanuk beberapa waktu lalu, sudah menjalani pemeriksaan di Inspektorat Jembrana. Hasilnya, Inspektorat hanya memberikan sanksi pembinaan kepada keenam petugas tersebut. Artinya, masing-masing pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diberikan tanggung jawab untuk membina mereka. Inspektur pada Inspektorat Jembrana Ni Wayan Koriani saat dikonfirmasi, Kamis (19/4) kemarin, mengatakan terkait hasil pemeriksaan pihaknya sudah menyerahkannya kepada masing-masing OPD untuk membuat surat sesuai sanksi. Hasil pemeriksaan hampir sama dengan berita

acara (BAP) dari tim Saber Pungli, dan melanggar etika sebagai pegawai. Sedangkan untuk sanksi, pihaknya menyerahkan ke masing-masing pimpinan OPD. Koriani menyebutkan untuk sanksi diminta agar disesuaikan dengan kesalahan. Sementara itu, Kepala Disdukcapil Jembrana I Ketut Wiaspada mengakui telah mengeluarkan keputusan sanksi sesuai rekomendasi inspektorat yang diterimanya. Pihaknya telah memberikan sanksi ringan berupa pembinaan. Tiga pegawai yang berada di bawah Disdukcapil itu juga masih ditempatkan bertugas di pos pemeriksaan KTP Gilimanuk. Pihaknya masih mempertahankan lantaran saat ini masih kekurangan tenaga. Untuk itu, ketiganya

tidak dipindah meski sempat melakukan kesalahan. Tetapi, mereka diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan itu. Selain itu, juga masih dalam pemantauan. Sementara tiga anggota Satpol PP diserahkan ke Kepala Satpol PP Jembrana untuk mendapatkan sanksi. Mereka dikatakan akan ditarik dari Pos KTP Gilimanuk. Seperti berita sebelumnya, enam petugas pos pemeriksaan KTP diamankan Tim Saber Pungli Kabupaten Jembrana karena diduga melakukan pungli, Sabtu (31/3) malam. Enam petugas itu, tiga di antaranya petugas Satpol PP dan tiga petugas Disdukcapil. Tim juga mengamankan barang bukti berupa uang Rp 490 ribu, buku pelanggaran serta daftar absensi petugas jaga. (kmb26)

Bali Post/olo

PEMERIKSAAN - Suasana di pos pemeriksaan KTP Gilimanuk. Enam petugas yang diamankan tim saber pungli akhirnya telah diputuskan untuk diberikan sanksi pembinaan.

Geliat Perajin Batik Kain Pantai

Kini Buka Kelas Belajar Membatik untuk Wisatawan SEJUMLAH perajin batik kain pantai yang berkembang di beberapa desa di Jembrana masih sangat bergantung dengan pesanan. Selain memproduksi batik hand painting (tulis) maupun stamp (cap), para perajin ini juga membuka kelas belajar membatik bagi para wisatawan. Beberapa di antaranya memang sengaja membuka usaha rumahan di sekitar daerah wisata.

Bali Post/olo

PERAJIN BATIK – Sejumlah perajin membuat batik kain pantai. Produksi industri rumahan ini sangat bergantung pada pesanan.

Seperti yang dilakukan sejumlah perajin di Paras Poleng, Desa Medewi. Usaha yang dirintis Made Reken itu awalnya untuk menunjang pariwisata di Medewi. Reken yang memiliki usaha atribut surfing di Badung ini berkeinginan membuka peluang potensi membuat batik kain di kawasan yang terkenal dengan surfing di Jembrana. Selama ini, kunjungan wisatawan di Medewi didominasi yang ingin surfing. Namun, para wisatawan yang bisa menetap selama seminggu ini jarang ada ak-

tivitas lain setelah surfing. “Dari sana saya berkeinginan mereka memanfaatkan waktu luang untuk belajar membatik,” terang Reken. Apalagi, di Desa Medewi belakangan ini gencar dikembangkan sarana wisata lainnya selain pantai. Selain itu, produksi juga dilakukan, namun sangat bergantung dari pesanan. Proses pembuatan kain batik mulai dari membuat pola atau sketsa, mewarnai hingga perendaman dilakukan secara manual. Salah satu perajin, Lulu Lelia, mengatakan dalam proses produksi 100 lembar kain biasanya dikerjakan dua orang dengan waktu tiga hari. Di usaha batik rumahan ini, untuk warna selain menggunakan bahan remasol juga organik. Bahan warna organik ini memanfaatkan pohon gamal, kunyit, daun jati, mahoni, manggis, pandan dan kulit cokelat. Harga penjualan untuk pesanan tergantung dengan motif dan bahannya. Kualitas yang dihasilkan pun lebih tahan lama karena prosesnya cukup lama. “Kalau berbahan remasol antara Rp 45 ribu hingga Rp 75 ribu. Kalau organik per kain Rp 200 ribu,” terangnya. Untuk

batik hand painting atau tulis, pembuatan sketsa menggunakan canting (alat untuk membatik terbuat dari bambu dan tembaga). “Biasanya yang paling laris atau sering diminta yakni gambar-gambar pantai atau pegunungan,” tambah Basuki, perajin batik lainnya. Sementara untuk batik cap, pengerjaannya lebih mudah. Pola-pola sudah dibuat sedemikian rupa menyerupai stempel besar. Untuk itu, perajin tinggal menempelkan dan menyesuaikan kain. Diakuinya di luar pemesanan hotel, juga berpotensi bagi para wisatawan untuk belajar membatik, baik hand painting maupun stamp. Kondisi serupa juga terjadi para perajin batik di Desa Candikusuma, Melaya. Ali, yang memiliki keterampilan membatik berbagai pola ini mengaku sangat bergantung pada pesanan. Pria paruh baya ini hanya membuat batik kain pantai. Ketika ada pesanan yang dipasarkan di Badung. Motif-motif pemandangan alam biasanya yang paling banyak diminta, namun tak sedikit pula yang meminta motif tertentu. (olo)


Jumat Kliwon, 20 April 2018

BALI DWIPA

11

Berawal dari Iklan Lowongan Berbau SARA

Tak Kantongi Izin Operasional, The Rich Prada Hotel Ditutup Sementara Mangupura (Bali Post) –

Nasib apes menimpa The Rich Prada Hotel yang berlokasi di Jalan Pecatu Indah Resort Blok B02, Kuta Selatan. Berawal dari masalah iklan lowongan berbau SARA, operasional akomodasi pariwisata ini kini dihentikan sementara lantaran belum mengantongi izin operasional. Saat ini hotel tersebut baru memiliki Izin Prinsip Nomor 640:2474/tahun 2011, UKL/UPL Nomor 660.1/418/LH 2011 dan IMB Nomor 595 Tahun 2011. Penyidik PPNS Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung I Wayan Sukanta mengatakan dengan ditandatangani surat pernyataan yang bersedia menutup sementara op-

erasional secara otomatis hotel tidak lagi boleh menerima tamu. Hotel boleh beroperasi setelah semua perizinan dilengkapi. “Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap hotel itu. Jika toh masih beroperasi sebelum izin keluar maka tindakan tegas, yakni dengan memberikan surat peringatan,” ujar Wayan Sukanta di sela-sela pemanggilan manajemen The Rich Prada Hotel di kantor Satpol PP setempat, Kamis (19/4) kemarin. Menurutnya, jika peringatan yang diberikan tidak diindahkan, pihak Satpol PP akan melakukan penutupan paksa terhadap hotel yang telah beroperasi sejak 2011. Sementara itu, pihak The Rich Prada Hotel Bali menyatakan siap menghentikan sementara operasi hotel selama belum melengkapi Bali Post/ist

PENUHI PANGGILAN - Perwakilan manajemen hotel, Gede Putra Utaya, saat memenuhi panggilan Satpol PP Badung, Kamis (19/4) kemarin.

FIGUR Perlu Diperjuangkan RENCANA perluasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai diharapkan membawa kontribusi untuk Bali, terutama dari segi pendapatan yang selama ini bisa dikatakan lari ke pusat. Harapan itu disampaikan anggota DPRD Bali, baru-baru ini. Hal senada diharapkan pengusaha pariwisata, Kadek Adnyana. ‘’Dewan sebagai wakil rakyat harus menyuarakan aspirasi ini. Sangatlah wajar kalau Bali perlu mendapat bagian dari pengelolaan airport. Ini karena kekhususan karakter destinasi Bali sebagai destinasi pariwisata budaya. Destinasi ini dibuat Bali Post/ist oleh rakyat Bali ansich. Anggota dewan harus punya keyakinan diri dan kemampuan berdiplomasi memperjuangkan ini,’’ ujar Kadek Adnyana, Rabu (18/4). Tak hanya pengelolaan airport, lanjut Adnyana, juga pendapatan dari visanya. Sebab, destinasi pariwisata Bali ini “dibuat” oleh wangsa Bali dengan spending tak kurang dari Rp 10 triliun setiap tahunnya. Inilah keistimewaan Bali yang perlu diperjuangkan. Dikatakannya, contoh nyata seperti freeport diberikan 10 % saham kepada Provinsi Papua. Dan daerah tambang dalam UU yang notabene tak ada cost dari provinsi tersebut memperoleh 60% dari keuntungan kepada daerah tersebut. Jadi, pariwisata bisa dianalogikan sebagai “tambang emas hitam” dan investornya adalah wangsa Bali. Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Bali Nengah Tamba mengatakan rencana perluasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mesti membawa kontribusi untuk Bali. Terutama dari segi pendapatan, yang selama ini bisa dikatakan lari ke pusat. Menurut Tamba, kontribusi untuk Bali ini sangat penting jika berpikir ke depan. Mengingat, Bali selama ini hanya mengandalkan pendapatan dari pajak kendaraan bermotor. Sementara hal ini juga kontradiktif lantaran semakin banyak ada kendaraan bermotor justru akan membuat polusi dan kemacetan. “Bisa kita carikan formulanya. Betapa pentingnya kita mendapat pendapatan dari bandara. Tapi hal ini perlu pembahasan bersama, dan pihak Angkasa Pura juga harus secara komprehensif ikut menjaga Bali dengan pendapatan yang mereka peroleh dibagi sedikit buat Bali untuk menjaga budaya,” papar Tamba yang politisi Partai Demokrat dari Jembrana ini. (lun)

Bali Post/win

Dr. I.B. Gede Udiyana

Denpasar (Bali Post) Perguruan tinggi penting menggelar seminar nasional maupun internasional, termasuk seminar hasil penelitian. Sebab, selain dapat meningkatkan mutu dan peringkat perguruan tinggi, juga untuk memperbaiki kualitas dan kuantitas hasil penelitian dalam bentuk jurnal. Di samping itu, seminar

Badung juga melakukan pemanggilan berdasarkan surat nomor 560/1083/Disperinaker, Rabu (18/4) di Ruang pertemuan Kepala Disperinaker. Pemanggilan langsung dipimpin Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung I.B. Oka Dirga yang didampingi oleh staf pada Bidang Hubungan Industrial dan Kesejahteraan pekerja, serta staf dari bagian perekonomian Setda Kabupaten Badung. Sedangkan dari pihak perusahaan The Rich Prada Bali dihadiri oleh I Gede Utaya selaku Kepala HRD di perusahaan tersebut. Oka Dirga sangat menyayangkan terjadinya permasalahan yang diakibatkan oleh perusahaan The Rich Prada Bali tersebut. Hal ini dikarenakan permasalahan ini dilakukan oleh perusahaan yang menjalankan usahanya di Bali yang mayoritas penduduknya beragama Hindu. Selain itu, apa yang telah dilakukan oleh perusahaan The Rich Prada Bali telah melanggar Pasal 5 Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yakni setiap perekrutan tenaga kerja tidak diperbolehkan adanya diskriminasi dalam bentuk apa pun. (kmb27)

BNN Awasi Lima Wilayah Dewan Khawatir Mobil Tua Rawan Narkoba di Bali Membeludak Masuk Bali Mangupura (Bali Post) Bali merupakan salah satu daerah yang diawasi Badan Narkotika Nasional (BNN) RI. Saat ini, BNN sedang memetakan wilayah yang peredaran narkobanya masif dan mendapat pengawasan khusus. Ada lima wilayah yang diawasi BNN. Hal itu disampaikan Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI Irjen Pol. Drs. Dunan Ismail Isja, M.M. saat membuka dan menjadi narasumber dalam rapat kerja dalam rangka sinergi program pemberdayaan alternatif pada kawasan rawan dan rentan narkoba di Provinsi Bali di Hotel Aston, Kuta, Kamis (19/4) kemarin. “Rapat kerja ini untuk memetakan kawasan rawan dan rentan narkoba. Tujuannya mengubah mindset pelaku narkoba dari pekerjaan yang ilegal menjadi legal,” ungkap Dunan Ismail didampingi Direktur Pemberdayaan Alternatif Deputi BNN Brigjen Pol. Dr. Juansih dan Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa. Menurut Dunan Ismail, Bali sebagai sentral pariwisata tentu menarik perhatian pengedar narkoba dengan maraknya bisnis pariwisata. Dalam pemetaan BNN di Bali terdapat lima lokasi yang masuk kate-

Perguruan Tinggi Penting Gelar Seminar hasil penelitian juga dapat meningkatkan motivasi, kepekaan dan kesadaran akademik mahasiswa dan dosen, khususnya di bidang penelitian. Apalagi, hasil penelitian yang diseminarkan dimuat dalam jurnal bereputasi internasional, akan banyak memberikan informasi sebagai dasar alternatif pengambilan keputusan dan pemecahan masalah sesuai dengan kepakarannya. Seperti, temuan untuk kepentingan masyarakat lokal maupun internasional untuk mengatasi permasalahan sensitif, seperti keadilan ekonomi, pemerataan pendapatan, kekerasan dan sikap radikalisme, kekerasan politik dan sebagainya. “Apabila dosen mampu melakukan penelitian dan mempublikasikannya, implikasinya ikut serta mengatasi permasalahan umat manusia. Tentu hal ini membuktikan bahwa kualitas dan kreativitas dosen meningkat. Juga berdampak positif bagi kualitas mahasiswa dan perguruan tinggi itu,” ujar Ketua STIMI Handayani Dr. I.B. Gede Udiyana, S.E., M.Si.,Ak., Kamis (19/4) kemarin.

izin operasional hotel. Pernyataan itu tertuang dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh perwakilan manajemen hotel, Gede Putra Utaya, S.H. Gede Putra Utaya juga membenarkan terdapat 150 kamar hotel yang telah operasikan yang belum memiliki izin. Hotel hanya akan melayani tamu yang telah melakukan pemesanan. “Tamu yang sudah telanjur booking, akan tetap dilayani. Setelah itu tidak lagi melayani tamu,” ucapnya. Dikatakan, pihak menajemen menghadapi kendala dalam mengurus izin operasional lantaran belum mampu melengkapi persyaratan, seperti rekomendasi dari Damkar. “Kami kurang yang dari Damkar. Terkait alat deteksi kebakaran. Sekarang sudah disiapkan,” ucapnya. Seperti diberitakan, iklan lowongan kerja The Rich Prada Hotel Bali menjadi sorotoan berbagai kalangan. Sebab, lowongan yang diklankan menyinggung umat beragama di Bali. Kendati demikian, pihak manajemen telah meminta maaf saat didatangai oleh Baga Pawongan Desa Adat Pecatu. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker)

Apabila, perguruan tinggi dapat melakukan penelitian dan jurnalnya mampu menembus jurnal bereputasi Scopus, maka akan bermanfaat besar bagi kemanusiaan. “Jadi kesimpulannya, kualitas suatu perguruan tinggi akan ditentukan oleh kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat dari dosen. Penelitian dosen dikatakan berkualitas apabila dapat dimuat pada jurnal bereputasi, tentunya sudah memenuhi kriteria bahwa hasil penelitian bermanfaat bagi kehidupan manusia di dunia ini sesuai dengan kepakaran masing-masing,” imbuh Udiyana. Selain itu, seminar juga merupakan bagian yang sangat progresif untuk meningkatkan intelektualitas generasi muda, dosen, dan pegawai di lingkungan perguruan tinggi. Melalui seminar, segala informasi akan terakumulasi dan dapat di-share kepada sesama stakeholder di seluruh civitas akademika, sehingga tingkat kualitas perguruan tinggi dapat diketahui dari kegiatan seminar nasional yang dilakukan dengan hasil penelitiannya. (win)

Bali Post/ist

RAPAR KERJA - Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN Irjen Pol. Dunan Ismail Isja saat membuka rapat kerja di Kuta. gori rawan narkoba sesuai dengan indikator penilaian dan dilaksanakan secara sistematik. Lokasi tersebut adalah wilayah Seminyak, Pemecutan Klod, Dauh Puri Klod, Batubulan dan Sangsit, Buleleng. Menyikapi kondisi tersebut, diperlukan peran aktif masyarakat yang sadar terhadap penyalahgunaan narkoba. Selain itu, pemerintah daerah dan aparat terkait di Provinsi Bali harus mengambil peran besar dan bekerja sama. “Kerja keras kita dalam pemberdayaan alternatif ini adalah perjuangan dan jangan hanya menjadi wacana.

Target utama pemberdayaan alternatif di Bali adalah kawasan Seminyak. Ke depannya hasil rapat ini adanya kesepakatan bersama antara BNN dan masyarakat untuk mengubah wilayah ini dari kawasan rawan narkoba,” tegasnya. K e g i a t a n t e r s e b u t d ihadiri perwakilan lembaga pemerintah dan swasta di Bali, tokoh-tokoh masyarakat, praktisi, akademisi, dan beberapa perwakilan elemen lainnya. Juga hadir Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dan Kabag Wasidik Ditresnarkoba Polda Bali AKBP Putu Janawati. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Pencabutan Perda No.8 Tahun 2000 tentang Pembatasan Memasukkan Kendaraan Bermotor Bekas membawa dampak tersendiri bagi Bali. Apalagi, Perda No.2 Tahun 2018 tentang pencabutan perda tersebut sudah efektif berlaku sejak 10 April lalu. Mobil-mobil tua dari luar Bali akan bebas masuk ke Pulau Dewata. Hal ini tidak saja menimbulkan kemacetan, tapi juga berpotensi menimbulkan polusi. “Kami khawatirkan mobilmobil tua berpelat luar masuk Bali,” ujar Ketua Komisi II DPRD Bali I Ketut Suwandhi, Kamis (19/4) kemarin. Menurut Suwandhi, Perda No.4 Tahun 2016 tentang LLAJ (Lalu Lintas dan Angkutan Jalan) akan segera direvisi. Yakni untuk menambah satu klausul tentang pembatasan usia mobil tua yang bisa masuk ke Bali. Untuk mobil-mobil tua berpelat luar yang sudah ada di Bali, juga diberi kesempatan untuk melakukan mutasi dan balik nama. “Nanti perlu kajian agar bisa kita kendalikan,” jelas politisi Golkar asal Denpasar ini. Di sisi lain, Suwandhi juga meminta aparat dan dinas terkait untuk melakukan pengetatan terhadap masuknya kendaraan berpelat luar ke Bali. Yakni dengan menggencarkan razia, agar tidak ada lagi kendaraan yang kucing-kucingan. Kendaraan pelat luar yang beroperasi di Bali lebih dari tiga bulan, harus melakukan balik nama tanpa terkecuali. Suwandhi mengimbau peru-

sahaan-perusahaan besar, terutama BUMN yang ada di Bali agar operasionalnya menggunakan kendaraan berpelat Bali. Sebab dari pantauannya, BUMN seperti bank justru mengontrak puluhan kendaraan pelat luar untuk operasional di Bali. “Ada bank yang ngontrak 20 mobil pelat B untuk operasionalnya. Kenapa dia tidak mengontrak mobil lokal saja? Tidak mungkin dia ngontrak bulanan, pasti tahunan. Itu kan sudah melanggar,” tandasnya. Sebelumnya, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali I Made Santha mengaku akan mendatangi pengusahapengusaha nasional yang ada di daerah, termasuk BUMN agar melakukan mutasi dan balik nama kendaraannya yang masih berpelat luar. “Misalkan perusahaan perbankan BUMN, ternyata menggunakan kendaraan pelat luar. Alasannya dikasih dari pusat. Saya harap berhentilah berpikir seperti itu. Mari kita kembali ke jalan yang benar,” ujarnya. Selama ini, lanjut Santha, potensi pendapatan yang hilang dari kendaraan bermotor pelat luar Bali cukup tinggi. Dengan metode sampling saja, didapat angka 1.800-an lebih kendaraan dengan nilai kerugian hingga Rp 4,6 miliar pada tahun 2017. Padahal, pajak kendaraan bermotor yang dibayar nantinya juga akan dikembalikan lagi kepada masyarakat. Yakni dalam bentuk pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan. (kmb32)

Anggaran Trans Sarbagita Mubazir

Anggota Dewan Usulkan Bangun ’’Cool Storage’’ Buah Lokal

Denpasar (Bali Post) Transportasi publik Trans Sarbagita selama ini selalu digelontor anggaran Rp 13 miliar setiap tahunnya. Namun, realisasinya masih belum efektif untuk mengurai kemacetan sesuai tujuan awalnya. Agar tak mubazir lebih jauh lagi, Ketua Komisi III DPRD Bali, I Nengah Tamba, mengusulkan agar anggaran itu dialihkan untuk sektor pertanian. Yakni, membentuk konsorsium yang akan membuat cool storage untuk menyimpan produksi buah-buahan lokal Bali. “Ide saya, kita punya Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pertanian, Perkebunan dan juga Perusda agar membentuk konsorsium yang dimodali pemprov dengan membuat PT baru, untuk bisa membeli seluruh hasil produksi pertanian se-Bali,” ujarnya di Denpasar, Rabu (18/4). Menurut Tamba, petani selama ini tidak bergairah lantaran harga anjlok saat panen raya. Terutama petani buah lokal seperti rambutan, mangga, jeruk, durian, dan lainnya. Jika terbentuk konsorsium,

dinas terkait bertugas untuk melakukan pemetaan secara konkret mengenai hasil panen petani di setiap kabupaten. Setelah itu membelinya dengan harga pantas agar petani kembali bergairah. Tak hanya APBD, program prorakyat ini juga bisa dibiayai APBN dengan mengajukan proposal ke pemerintah pusat. “Anggap sekarang 70 persen hasil panen petani itu dibeli, sesudahnya simpan di cool storage yang besar, mungkin sampai 1 juta ton agar buahbuah itu tidak busuk. Dari situ baru didistribusikan,” imbuh politisi Partai Demokrat asal Jembrana ini. Tamba menambahkan, Bali memiliki potensi pasar yang jelas. Mengingat, pulau ini dihuni oleh mayoritas umat Hindu yang selalu membutuhkan buah untuk kepentingan upacara agama. Seperti Purnama, Tilem, Tumpek, Galungan, Kuningan, dan Nyepi. Belum lagi untuk upacara pernikahan, kematian, dan lainnya. Kebutuhan buah bisa mencapai berton-ton. “Kita kan punya Perda Buah Lokal, itu juga bisa diberdayakan oleh konsorsium dengan

menjual buah-buahan itu ke hotel dan restoran di seluruh Bali. Kalaupun masih ada sisa buah, bisa dibuat produk minuman segar dengan brand misalnya minuman segar buah lokal Bali atau apa saja yang penting kualitasnya bagus dan mampu bersaing dengan kemasan yang menarik dan sehat,” papar pria yang lekat dengan julukan TMS (Tamba Menuju Senayan) ini. Kalau sudah seperti ini, lanjut Tamba, petani akan merasa seperti PNS. Yakni, pergi pagi ke kebun dan pulang sore seperti PNS karena senang hasil pertaniannya mempunyai nilai. Setelah mereka mulai bergairah, tentu kesejahteraan petani juga akan meningkat. Dampak lainnya, orang-orang tidak akan lagi menjual lahan pertaniannya atau melakukan alih fungsi lahan. Sebaliknya, lahan-lahan yang ada akan dipertahankan untuk ditanami buah dengan hasil menjanjikan. Bisa jadi di sepanjang jalan, pohon-pohon yang tidak produktif akan berganti menjadi pohon-pohon buah seperti kelapa, mangga, atau kepundung.

Bali Post/kmb32

“Ide saya, kita punya Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pertanian, Perkebunan dan juga Perusda agar membentuk konsorsium yang dimodali pemprov dengan membuat PT baru, untuk bisa membeli seluruh hasil produksi pertanian se-Bali.” Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba “Kalau sekarang merasa kurang pas untuk Trans Sarbagita, ayo kita bawa ke konsorsium untuk pengadaan cool storage,” tandasnya. Sementara untuk Trans Sarbagita, Tamba berpendapat lebih baik dioptimalkan untuk mengangkut penumpang dari atau menuju Terminal Mengwi. (kmb32)


KLUNGKUNG

12

Telan Anggaran Besar

SOSOK Pendidikan Inovatif

SEKOLAH sebagai tempat menimba ilmu. Dalam mendidik siswa, tak jarang yang hanya menghabiskan waktu dalam kelas. Tanpa disadari, hal demikian dapat memantik rasa jenuh. Khusus di SMAN 2 Semarapura, pola itu secara perlahan diubah. Dilakukan langkah-langkah inovatif. Seperti siswa diajak belajar pada ruang terbuka, salah satunya halaman sekolah. “Anak-anak tidak terus belajar di dalam kelas. Sekolah sudah dilengkapi wifi. Jadi bisa belajar di luar atau di lab,” ungkap Kasek I Gusti Lanang Made Puji, baru-baru ini. Diterapkan sejak beberapa tahun lalu, siswa menyambutnya sangat positif. Demikian pula tenaga pendidik. Semua merasakan kenyamanan. Inovasi lain yang juga diterapkan pada sekolah rujukan ini adalah metode pembelajaran e-learning. Siswa dapat mengakses mata pelajaran maupun bahan tugas dengan berbasis IT. Tidak harus bertatap muka dengan guru. “Cara ini sangat efektif untuk melangsungkan proses belajar mengajar. Tidak ada guru pun, siswa dapat melaksanakan,” tuturnya. Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pensiun September 2018 ini tak memungkiri awal menerapkan itu cukup sulit. Guru-guru masih ada yang kebingungan. Akan tetapi, itu mampu terpecahkan melalui keikutsertaannya dalam bimbingan teknis secara rutin. “Sekarang sudah semua bisa mengaplikasikan,” sebutnya. Di samping peningkatan mutu, pendidikan karakter juga menjadi hal wajib diterapkan sekolah ini. Siswa baru datang, wajib langsung melakukan persembahyangan. Sebelum masuk kelas, beberapa harus menyampaikan berbagai hal menggunakan bahasa Jepang maupun Inggris. Cara ini sekaligus untuk mengasah mental yang percaya diri. “Prestasi yang didapatkan anak-anak juga diumumkan. Supaya yang lain termotivasi. Pada intinya, kami berupaya menerapkan pendidikan inovatif,” pungkasnya. (sos)

Soal Rencana Perubahan Perda Jalur Hijau

Harus Dikaji Komprehensif

Semarapura (Bali Post) Rencana Pemkab Klungkung melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman (PU-PRKP) untuk melakukan perubahan peraturan daerah tentang jaur hijau mendapat respons dari kalangan legislatif. Sekretaris Komisi II DPRD Klungkung I Wayan Buda Parwata mengharapkan hal itu bisa dikaji secara mendalam guna menghindari polemik di masyarakat. “Kalau perubahan, bisa saja. Tetapi ini harus dikaji secara komprehensif karena berkaitan dengan masyarakat,” ungkapnya, Kamis (19/4) kemarin. Politisi Hanura asal Desa Timuhun, Banjarangkan ini pun sepakat jika nantinya dalam mempertahankan jalur hijau, pemkab menawarkan langkah pemberian insentif maupun disinsentif terhadap pemilik lahan. Akan tetapi, ini harus dijabarkan secara jelas. “Kalau insentif berupa pemberian subsidi bibit, pupuk, bahkan sampai pembebasan pajak untuk lahannya, saya mendukung. Tetapi untuk disinsentif ini harus dirumuskan secara cermat. Supaya tidak membebani masyarakat. Apalagi lahan tempatnya membangun hanya itu saja,” katanya. Jika perubahan tersebut sudah diusulkan ke legeslatif, pihaknya siap melakukan pembahasan. Diharapkan nantinya peraturan yang baru bisa berfungsi dalam jangka panjang tanpa dirundung dilematis. “Nanti kita cermati bersama,” imbuhnya. Seperti berita sebelumnya, di Kabupaten Klungkung terdapat 28 blok jalur hijau, berupa lahan persawahan yang ditetap-

Jumat Kliwon, 20 April 2018

kan berdasarkan Perda Nomor 3 Tahun 1998. Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PU-PRKP Klungkung Gusti Gde Gunarta menjelaskan sesuai pengamatannya, tak dipungkiri sudah ada yang beralih fungsi menjadi bangunan, baik untuk fasilitas pertanian, berupa balai subak dan pura maupun permukiman pribadi. “Bangunan itu ada sebelum muncul perda, ada juga setelah itu. Cukup banyak dan rata-rata ada di setiap jalur hijau,” jelasnya. Dihadapkan hal demikian, pemkab tidak bisa berbuat banyak dan berada dalam situasi dilematis. Jika dipaksakan lahan tersebut tetap untuk jalur hijau, masyarakat yang tidak memiliki lahan lain akan tidak bisa melakukan pembangunan. Supaya tak terus menuai dilematis, pejabat asal Karangasem ini mengatakan pada Mei medatang akan diusulkan perubahan Perda Nomor 3 Tahun 1998 tentang Jalur Hijau. Sesuai rencana, akan ada ketentuan yang dapat dapat diakomodir jika ingin memanfaatkan jalur hijau. Misalnya, untuk kepentingan ibadah maupun menunjang pertanian seperti balai subak. “Kita akan berikan insentif kalau mematuhi peraturan. Contohnya, subsidi pupuk maupun bibit. Kalau tidak, akan diberikan disinsentif. Misalnya, saat membangun tidak diberikan layanan seperti air atau listrik. Atau mungkin pajaknya dikenakan lebih besar. Tetapi itu baru sebatas pemikiran. Memang agak ekstrem. Ini akan dibahas lagi. Tentu memerlukan masukan dari pihak lain,” sebutnya. (kmb45)

I Wayan Buda Parwata

Bali Post/sos

Nasib Dua Aset Pemerintah Terkatung-katung

Semarapura (Bali Post) Pelabuhan Gunaksa, Desa Gunaksa dan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, semakin hancur. Di tengah kondisi itu, langkah penanganan bangunan yang telah menelan anggaran cukup besar ini tak kunjung ada kejelasan dari pemerintah. Nasib dua aset pemerintah ini pun terkesan terkatung-katung. Padahal, fungsinya sangat diharapkan bisa mendongkrak pendapatan daerah. Pelabuhan yang berlokasi di sekitar kawasan eks galian C ini telah mengalami kerusakan cukup parah. Senderan di sisi timur yang panjangnya mencapai ratusan meter telah habis tergerus gelombang laut. Tak hanya itu, bangunan Padmasana yang terbuat dari batu hitam sudah hilang sampai ke fondasinya. Demikian pula bangunan tempat gardu listrik yang berada di sisi utara, fondasinya juga tergerus dan nyaris roboh. Kepala Dinas Perhubungan Klungkung I Nyoman Sucitra menjelaskan, kewenangan pengelolaan pelabuhan yang pembangunannya mulai tahun 2006 dan sudah menelan anggaran sekitar Rp 230 miliar itu ada di pemerintah

pusat. Di tengah kondisi yang semakin memprihatinkan, belum ada informasi upaya penanganan. “Sampai sekarang belum ada informasi akan ada penanganan. Masih mandek seperti dulu,” ungkapnya, Kamis (19/4) kemarin. Mantan Kasatpol PP Klungkung ini menyebutkan, jalan eksisting menuju pelabuhan itu juga sudah putus sehingga mengakibatkan tidak bisa terjangkau dengan kendaraan. Saat ini campur tangan pemkab untuk pelabuhan seluas 12,33 hektar itu hanya pada penyertifikatan jalan eksisting sepanjang 1,77 kilometer dan lebar 30 meter. “Sekarang itu saja tanggung jawab pemkab,” terangnya. Pelabuhan yang sempat

gagal tiga kali uji coba ini sangat diharapkan bisa berfungsi. Diyakini akan mampu memberikan imbas untuk perekonomian masyarakat, khususnya Klungkung maupun pendapatan ke daerah. “Kalau melihat fungsinya, tentu memperlancar transportasi dan untuk menambah pendapatan ke daerah,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Klungkung I Komang Suantara sempat mendesak pemerintah provinsi dan pusat untuk segera mengambil tindakan. Pembangunan pelabuhan itu didorong bisa berlanjut. Bukan terus terkatung-katung. “Selama ini Pemprov Bali dan Pusat menyatakan komitmen untuk melakukan penanganan.

Tapi kami memandang tidak penuh. Tidak ada jawaban riil seperti apa,” katanya. Politisi Partai Gerindra ini mengatakan kalau memang belum ada langkah penanganan, pemerintah pusat diminta untuk memberikan informasi ke Pemda. “Biar bisa mencari solusi. Jangan sampai bangunan ini terkatung-katung. Penanganan harus sinergi. Bukan terkotak-kotak,” tegasnya. Sementara itu, untuk kondisi PPI, juga tak kalah memprihatinkan. Atap bangunan sudah banyak ambruk. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembangunannya yang bergulir sejak 2005 sampai 2012, telah menelan anggaran Rp 18.161.256.084. Jumlah ini terdiri dari beberapa item, mulai dari bangunan utama hingga pembangunan break water. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung I Wayan Durma tak menampik kondisi bangunan banyak mengalami

kerusakan. Namun ditegaskan, sesuai Undang-undang 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pengelolaannya menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Pemkab pun telah menyerahkan Personel, Prasarana dan Sarana, Pembiayaan dan Dokumentasi (P3D). “Kami sudah melakukan upaya untuk menyerahkan. Tetapi belum diterima (Pemprov-red). Kemungkinan karena masih menunggu regulasi. Kami berharap ini bisa segera terselesaikan,” katanya. Masih menyangkut aset yang berdiri pada lahan 1,5 hektar itu, DPRD Klungkung juga sempat membentuk Panitia Khusus (Pansus). Melihat kondisinya yang tak memungkinkan untuk dimanfaatkan karena lokasinya tak mendukung, dikeluarkan rekomendasi supaya pembangunannya tidak dilanjutkan. Ini juga berdasarkan hasil konsultasinya ke KKP dan Kementerian yang menangani infrastruktur. (kmb45)

Cerita Penyandang Disabilitas Menggeluti Kesenian (1)

Dari Ikuti Lomba hingga Jadi Pembina Sekaa Gong PENYANDANG disabilitas memiliki keterampilan yang tak kalah dengan masyarakat normal. Salah satunya bidang kesenian. Seperti gamelan maupun mageguritan. Ada yang sampai ikut lomba hingga menjadi pembina sekaa gong. Muncul sebuah dambaan, pemerintah bisa memberikan ruang untuk menyalurkan itu. Pada peringatan Hari Puputan Klungkung ke-110 baru-baru ini, puluhan penyandang disabilitas turut unjuk gigi di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya. Mereka menampilkan seni geguntangan. Disaksikan banyak penonton. Sebelum beranjak ke panggung yang berbalut karpet merah, mereka yang tunanentra berjalan beriringan. Memegang bahu temannya yang ada di depan. Dituntun oleh sang pendamping. Jalannnya cukup lambat. Seolah khawatir salah melangkah. Saat sampai, mereka duduk. Bersandingan dengan peralatan gamelan masing-masing. Lalu menyampaikan salam kepada yang datang. Sangat percaya diri. Menunjukkan sudah terbiasa berhadapan dengan situasi seperti itu. Tak perlu waktu lama, alunan geguntangan pun mulai terdengar. Nadanya sangat indah. pemain kendang, tangannya sangat piawai. Memukul menyesuaikan dengan ketukan instrumen

Bali Post/sos

DISABILITA - Sejumlah penyandang disabilitas menampilkan geguntangan dalam peringatan Hari Puputan Klungkung ke-110. Sebagai pendamping, juga ada yang berfisik normal. lain. Seluruhnya terkemas sangat apik. Di depan ada dua orang yang khusus mageguritan. Tanpa rasa ragu, mereka uji kemampuan. Melantunkan beberapa pupuh. Ada Sinom dan Ginada. Suaranya sangat merdu. Seakan menusuk ke jiwa. Memunculkan kesan tenang, kesan damai. Penampilannya itu mampu membius penonton. Saat selesai, riuh tepuk tangan turut menyambut.

Dari sekian peserta, Mangku Made Arsana, salah satunya. Sikapnya yang santai, bersedia untuk berbagi cerita. Kesenian itu sudah merasuk pada dirinya. Bukan sekadar didasari hobi. Tetapi juga untuk menunjukkan penyandang disabilitas bisa turut bangkit dalam berkreativitas. Bercerita lebih jauh, pria yang sangat ramah ini juga ternyata seorang dalang dan pembina

sekaa gong anak-anak di Gianyar. “Saya juga sering ikut lomba karawitan dan lomba masatua Bali. Beberapa kali dapat juara,” tuturnya. Fisik yang terbatas, diakui menjadi beban saat latihan. Terutama karawitan. Tulisan tidak jelas dilihat. Namun, ia merasa bersyukur. Banyak temannya yang selalu bersedia untuk membacakannya. “Kalau belajar, pasti ada kesulitan. Tetapi

terus dicoba. Karena senang juga,” ucapnya. Bertahuntahun menggeluti seni, ia sangat mendambakan adanya kesamaan “perlakukan” dari pemerintah. Bisa dibuatkan wadah untuk mengekspresikan kemampuan diri. “Sekarang baru ada beberapa daerah yang mengadakan lomba untuk disabilitas. Kami sangat berharap pemerintah bisa membuatkan ruang yang lebih luas lagi untuk mewadahi bakat-bakat penyandang disabilitas,” imbuhnya. Cerita menarik juga diutarakan peserta I Nyoman Adnyana. Di balik kekurangan yang dimiliki, ia telah mengikuti lomba mageguritan tujuh kali. Meski belum berhasil menyabet juara, namun itu sebagai ajang pembuktian bahwa dirinya bisa bersaing. “Sering juga ngayah di pura,” ungkapnya. Kesenian itu sudah dilakoninya sejak tahun 2000. Salah satunya karena hobi ataupun sebagai hiburan di saat tidak ada permintaan memijat. “Saya jadi tukang pijat juga,” pungkasnya. (sos)


EKONOMI

Jumat Kliwon, 20 April 2018

13

Presiden Minta Industri Otomotif Manfaatkan Revolusi Industri 4.0 Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo membuka pameran kendaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 dengan mengingatkan tren revolusi industri 4.0 yang memanfaatkan teknologi automasi dan digital. Industri otomotif Indonesia diminta memanfaatkan sebaik-baiknya revolusi industri 4.0 dengan mengembangkan kendaraan berteknologi digital. ‘’Bahwa akan ada gejolak teknologi di sektor otomotif, iya. Bahwa revolusi industri 4.0 ini akan menjungkir-balikkan industri otomotif, iya. Tapi menurut saya transisi ke generasi berikutnya dari teknologi otomotif ini akan membuka peluang, membuka potensi luar biasa,’’ kata Presiden Jokowi dalam sambutannya di JiExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4) kemarin. Menurut Presiden, tema dalam IIMS 2018 yang mengangkat dukungan dan komitmen kepada produk mobil listrik mencerminkan industri otomotif di Tanah Air merespons perkembangan industri global. Revolusi industri 4.0 dinilai Presiden dapat mengarahkan industri otomotif untuk bertransisi mengembangkan teknologi dan membuka peluang industri otomotif Tanah Air. Selain itu, dampak penggunaan teknologi digital yang mempermudah transportasi bagi masyarakat juga akan meningkatkan produksi kendaraan di tanah air seiring kebutuhan kendaraan yang digunakan. Dengan makin banyaknya kendaraan yang

diservis secara berkala, maka diharapkan dapat meningkatkan produksi industri otomotif. ‘’Saya percaya bahwa dengan industri 4.0 pertumbuhan sektor otomotif justru akan melonjak, bukan menciut. Dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan di seputar sektor otomotif dan sektor transportasi mobil juga akan bertambah, bukan berkurang,’’ ujar Presiden. Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa industri otomotif Indonesia tumbuh pesat dengan kontribusi yang sangat signifikan pada perekonomian nasional. ‘’Hal ini dapat dilihat dari angka produksi kendaraan bermotor roda empat yang meningkat menjadi 1,216 juta unit pada tahun 2017 dari 1,177 juta unit pada tahun 2016,’’ kata Airlangga. Menurut Airlangga, pesatnya pertumbuhan industri otomotif juga diperkuat dengan peningkatan ekspor unit kendaraan utuh (CBU) sebanyak 231.000 unit pada tahun 2017 dari 194.000 unit pada tahun 2016. (ant)

Bali Post/ant

COBA MOBIL - Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mencoba mobil pedesaan yang diproduksi oleh PT Kiat Mahesa Wintor pada pameran otomotif Indonesia International Motor Show 2018 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4) kemarin.

Sertifikat ’’Green Globe’’ Tinggi, Literasi dan Mövenpick HotelDengan Berupaya Jaga Kelestarian Lingkungan Inklusi Keuangan Bali Masuk Lima Besar Se-Indonesia

Denpasar (Bali Post) Tingkat Literasi dan Inklusi Keuangan di Bali tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali Nusa Tenggara, inklusi keuangan di Bali mencapai 76 persen pada tahun 2016. Tingkat inklusi ini berada di urutan ketiga teratas secara nasional. Begitu juga literasi keuangan di Bali mencapai 37,5 persen. Urutan keempat tertinggi secara nasional. Menurut Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra Hizbullah, tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali sudah mengalami pertumbuhan. Bahkan menempati lima besar secara nasional. ‘’Inklusi dan literasi keuangan di Bali sebenarnya sangat bagus, bahkan lebih tinggi dari rata-rata nasional. Inklusi rata-rata nasional 67,8 persen, sedangkan literasi rata-rata mencapai 29,7 persen,’’ ujarnya. Survei inklusi dan literasi keuangan tersebut dilakukan tim pusat, bukan daerah. Survei ini akan kembali dilakukan pada tahun 2019 mendatang setelah sebelumnya dilakukan pada 2013 dan 2016. Kabag Pengawasan Industri Keuangan Nonbank OJK Regional 8 Bali Nusra Husein Triarso menambahkan, peningkatan inklusi tertinggi disumbang oleh sektor perbankan yaitu 63,6 persen pada tahun 2016, dari 57,3 persen pada 2013. Peningkatan inklusi juga terjadi pada sektor asuransi

mencapai 12,1 persen pada 2016, dari 11,8 persen pada 2013. Sektor dana pensiun mencapai 4,7 persen pada 2016 dari 1,5 persen pada 2013 dan lembaga pembiayaan 11,8 persen dari survei sebelumnya 6,3 persen. Inklusi sektor pegadaian juga naik menjadi 10,5 persen pada 2016 dari 5 persen pada 2013. Sementara tingkat literasi tertinggi juga disumbang sektor perbankan yaitu mencapai 28,9 persen pada 2016 dari 21,8 persen pada 2013. Tingkat literasi asuransi 15,8 persen dari 17,8 persen, dana pensiuan 15,8 persen dari 7,1 persen, lembaga pembiayaan 13 persen dari 9,8 persen dan pegadaian 17 persen dari 14 persen. Terkait dengan literasi dalam bidang asuransi di Bali, Direktur Marketing PT Equity Life Indonesia Tania Chandra mengatakan cukup tinggi. Bahkan Provinsi Bali merupakan provinsi dengan penerimaan produk asuransi yang paling tinggi. ‘’Kami melihat dibandingkan penjualan di provinsi lainnya, itu minat belinya lebih tinggi sekitar 20 persen dari provinsi lain,’’ ujarnya. Selain itu, ia mengungkapkan lima tahun terakhir, penjualan asuransi lewat non agency lebih tinggi dari agency. ‘’Artinya kalau sekarang beli asuransi bukan cari agen, tapi sudah mulai pergi ke bank,’’ ujarnya. Maka dari itu, Equity menyasar Bank Pembangunan Daerah di Indonesia salah satunya BPD Bali. (kmb42)

Mangupura (Bali Post) Melewati tahun pertama setelah diresmikan pada bulan Januari tahun lalu, Mövenpick Resort & Spa Jimbaran terus meningkatkan pelayanan. Mövenpick Hotel merupakan satu-satunya hotel yang memiliki sertifikat green globe. Untuk itu, Mövenpick terus berupaya untuk menjaga kelestarian lingkungan seperti dalam sanitasi, penghematan listrik, bahan properti ramah lingkungan dan sebagainya. Menurut Gerard Hotelier selaku VP Operation Asia, dengan banyaknya hotel di Bali, berbagai strategi terus dilakukan untuk menarik kunjungan wisata. Bahkan strategi yang dilakukan hampir sama juga dengan hotel lain, yaitu dengan melakukan promosi, menghadiri travel mart maupun expo. Meski demikian, ada hal yang membuat Mövenpick berbeda dengan hotel lain, yaitu Mövenpick memosisikan diri sebagai family resort atau hotel keluarga. Satu hal KETERANGAN - Mark David Willis (kiri) didampingi Horst yang menjadi pembeda adalah tersedianya Walther-Jones (tengah) dan Gerard Hotelier saat memberikan family room. Masih ada keunggulan lain yakni hotel tersebut memiliki warisan keterangan perkembangan Mövenpick Hotel, Rabu (18/4).

Rasio Elektrifikasi Bali Hampir 100 Persen Denpasar (Bali Post) Pada era digital seperti sekarang ini, keberadaan energi listrik tentunya menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. Dengan demikian elektrifikasi tentunya menjadi suatu hal yang perlu digencarkan pada saat ini. Untuk wilayah Bali, saat ini elektrifikasi sudah hampir 100 persen. Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Dsitribusi Bali I Gusti Ketut Putra menjelaskan, PT PLN Distribusi Bali mencatat rasio elektrifikasi telah mencapai 94,53 persen hingga Juli 2017 dengan target 98,31 persen pada akhir Desember nanti. Jumlah kepala keluarga (KK) di Bali mencapai 1.114.302. Dikatakan-

nya, berdasarkan data per Juli 2017 sebanyak 1.056.949 KK telah teraliri listrik. Terdiri dari 1.053.364 KK adalah pelanggan PLN, serta sebanyak 3.585 pelanggan non- PLN yang mendapatkan daya listrik dari PLTS. Sementara target yang ingin dicapai hingga Juli 2018 yaitu total pelanggan yang teraliri listrik sebanyak 1.069.062 KK yang terdiri dari 1.065.742 KK pelanggan PLN dan 3.320 pelanggan non-PLN. ‘’Dan jika dicari persentasenya maka pelanggan rumah tangga murni PLN hingga Juli 2017 telah teraliri listrik yaitu mencapai 94.53 persen dan secara keseluruhan elektrifikasi baik pelanggan PLN dan non-PLN adalah mencapai 94,85 persen,’’ ujarnya.

Menyoal Kemudahan Berusaha di Bali

Urus Izin Usaha Sulitnya Setengah Mati Presiden Jokowi menyebutkan dua cara untuk menumbuhkan ekonomi yaitu investasi dan ekspor. Pemerintah di bawah pimpinan Jokowi mendorong investasi dengan mengeluarkan 13 paket kebijakan ekonomi (PKE) yang intinya memudahkan terjadinya investasi. Sayangnya keinginan memudahkan investasi nampak baru sebatas wacana. Buktinya untuk mendapatkan izin usaha saja masih sangat sulit.

’’Seharusnya pelaku usaha ini tidak lagi minta ini-itu ke manamana, langsung saja dikeluarkan izinnya. Sekarang mengurus izin UD saja setengah mati ngurusnya. Padahal dikatakan cukup mengurus di camat, tapi kenyataannya tidak demikian. Pengurusan izin UD, warung, izin kafe kecil itu susahnya minta ampun.’’ A.A. Ngurah Alit Wiraputra Ketua Kadin Bali

kuliner. ‘’Untuk orangtua sangat nyaman sekali liburan di sini sambil mengawasi anak-anaknya bermain,’’ katanya di sela acara temu media terkait setahun diresmikannya Mövenpick, Rabu (18/4). Terkait rencana membuka hotel baru di Indonesia, Mark David Willis, President Asia Mövenpick Hotels and Resort, menyampaikan itu akan segera dilakukan. Bahkan pihaknya juga terbuka sekali kepada siapa saja yang ingin bergabung dengan brand Mövenpick. Namun tetap akan dipilih yang terbaik dari yang terbaik. Untuk ke depannya, memang sudah ada beberapa diskusi dengan perusahaan yang tertarik dengan Mövenpick. Untuk tahun 2018, pihaknya akan membuka 11 hotel baru di dunia. Namun akan diseleksi juga. Ada beberapa tempat yang sebelumnya belum pernah dibuka. ‘’Tahun ini ada Maldiv, Malaysia, serta kota-kota di Afrika. Dalam plan pengembangan hotel selanjutnya, pada jangka lima tahun ke depan, Indonesia sudah ada di peta rencana,’’ terangnya. (kmb23)

Di Bali, misalnya, kemudahan berusaha justru dihambat oleh pegawai pemerintah. Hal ini diungkapkan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra saat dihubungi, Selasa (17/4). Menurutnya, pemahaman pemerintah daerah tentang investasi, cara menjalankan, masih kurang. Sehingga itu yang membuat proses perizinan usaha menjadi lama. Ia berharap ada sosialisasi dan training kepada pegawai pemerintah yang menangani bidang perizinan. ‘’Sehingga mereka mengerti dan seharusnya diberikan dengan mudah dan gampang karena kan tidak ada risiko di pemerintah. Artinya kalaupun pemerintah mengeluarkan izin, pemerintah tidak akan ada risiko, tidak akan ditangkap KPK. Tapi kalau main dana ya… ditangkap. Kalau izin kan tidak ada,’’ selorohnya. Sejumlah permasalahan yang kerap diadukan padanya adalah izin ekspor, impor dan UKM mikro. Izin UKM seperti SIUD, SIUP. ‘’Seharusnya pelaku usaha ini tidak lagi minta

ini-itu ke mana-mana, langsung saja dikeluarkan izinnya. Sekarang mengurus izin UD saja setengah mati ngurusnya. Padahal dikatakan cukup mengurus di camat, tapi kenyataannya tidak demikian. Pengurusan izin UD, warung, izin kafe kecil itu susahnya minta ampun,’’ bebernya. Menurutnya, jika rumah tangga melakukan usaha atau home industry, itu lebih bagus. Seharusnya usaha home industry inilah yang lebih digalakkan dan dipermudah izinnya, asalkan tidak mengotori lingkungan. Susahnya mengurus izin inilah diduga sebagai penyebab minimnya pelaku usaha mengurus izinnya, sehingga banyak UKM yang tidak terdata. ‘’Coba saja lihat akhirnya beberapa usaha tidak mengurus izin. Karena dipersulit oleh pemda, terutama kabupaten/kota itu,’’ ungkapnya. Selain itu, pungutan-pungutan dari desa, banjar juga seharusnya tidak boleh dilakukan. Karena memberatkan pelaku usaha yang baru memulai usahanya. (may)

Secara rinci persentase elektrifikasi di Bali masih rendah terjadi di Bangli yang hanya 80,68 persen, Karangasem 85,91 persen dan Kota Denpasar 85,91 persen. Terendah keempat yaitu Jembrana 89,80 persen, lalu Buleleng yaitu 92,84 persen, kemudian Klungkung 97,52 persen dan Badung sebanyak 104,13 persen. Sementara eletrifikasi tertinggi kedua terjadi di Tabanan yaitu mencapai 108,24 persen dan yang tertinggi yaitu di Gianyar yang mencapai 109,60 persen. Beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya eletrifikasi di beberapa wilayah seperti Bangli dan Karangasem dikarenakan banyaknya penduduk yang dalam satu pekarangan terdiri dari 3-4 KK hanya meng-

gunakan 1 listrik PLN. Selain itu banyaknya penduduk dengan KTP domisili daerah setempat, namun tinggal di Kota Denpasar dan Badung. Serta faktor kecil yang menyebabkan di daerah tersebut elektrifikasi rendah yaitu terjadi karena rumah warga berada di pelosok sehingga susah untuk dialirkan listrik. Selama ini pihaknya mengaku telah mengupayakan pertambahan jaringan untuk menjangkau masyarakat di pelosok. ‘’Seperti yang kami lakukan di wilayah Jembrana belum lama ini, meskipun hanya satu pelanggan tetap kami lakukan penambahan jaringan untuk memberikan penerangan hingga ke seluruh masyarakat,’’ imbuhnya. (kmb42)

Pemprov Bali Sudah Siapkan Insentif

TERKAIT sulitnya mendapatkan izin usaha tidak lepas dari banyaknya aturan yang ditetapkan pemerintah. Hal ini diakui Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Bali IBM Parwata. Ia mengatakan perizinan di Indonesia banyak. Tidak hanya izin usaha, tetapi juga izin lingkungan, amdal, IMB, dan banyak lagi lainnya. ‘’Memang ini kelemahan kita di Indonesia, banyak mengurus izinnya,’’ ungkapnya. Untuk Provinsi Bali, menurut Parwata, kemudahan berinvestasi telah diberlakukan. Bahkan di Bali telah ada satgas percepatan berusaha sesuai Perpres No.91 Tahun 2017. Ketuanya Sekda Provinsi Bali, dan Inspektur Wilayah Bali sebagai Plh. Satgas Investasi ini terdiri dari OPD terkait seperti Peternakan, Pertanian, dan beberapa lagi lainnya. Aturan mendorong inevstasi juga sudah ditetapkan dalam Perda No. 1 Tahun 2016 tentang Pemberian Insentif dan/atau Kemudahan kepada Masyarakat dan atau Penanaman Modal. Intinya adalah memberikan kemudahan kepada investor berinvestasi di Bali, namun untuk daerah di luar wilayah

Bali selatan. Perda ini lebih ditujukan untuk pemerataan ekonomi di Bali. Diakuinya, investasi di Bali belum merata antara Bali utara dan Bali selatan. Belum mera-

’’Memang ini kelemahan kita di Indonesia, banyak mengurus izinnya.’’ IBM Parwata Kepala Dinas PMPTSP Provinsi Bali

tanya investasi di Bali dikarenakan infrastruktur yang belum mendukung. Seperti jalan, konektivitas jalan, air bersih, listrik, dll. Maka dari itu Pemerintah Provinsi Bali membuat kebijakan menerbitkan Perda Insentife bagi investor yang mau berinvestasi di Bali utara, barat dan timur. Insentif tersebut berupa kemudahan perizinan, kemudahan fiskal, informasi– informasi krusial dan kemudahan pelayanan. Kemudahan fiskal misalnya menggunakan tanah pemda, harga sewanya diringankan. Selain di Bali utara, barat dan timur, insentif juga diberikan di Bali selatan. Namun investasi yang dilakukan terkait pengelolaan sampah, limbah, pengelolaan air bersih, pengadaan lsitrik, investor yang menjalin kemitraan dengan UMKM. Diakui sejak terbit tahun 2016, belum ada yang tertarik berinvestasi di wilayah itu karena faktor infrastruktur yang belum memadai. Meski investasi di tiga wilayah itu belum ada peminatnya, namun pihaknya telah menerima permohonan perizinan per triwulan I 2018 sebanyak 3.223 jenis dan nonperizinan 1.081 jenis. (may)


BULELENG

14

Jumat Kliwon, 20 April 2018

Personel TRC BPBD Dilatih Teknik Menolong Korban Bencana Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 20 orang personel Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng mengikuti latihan tentang teknik penyelamatan korban bencana dalam situasi darurat, Kamis (19/4) kemarin. Latihan kilat ini digelar bersama anggota SAR Pos Buleleng. Upaya ini dilakukan karena selama ini personel TRC masih awam tentang teknik pertolongan korban pada situasi darurat. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng I Made Subur, S.H. di selasela pelatihan mengatakan, pihaknya bersama SAR senantiasa bekerja sama dalam setiap penanganan korban bencana yang terjadi di daerahnya. Hanya, dalam evakuasi anggota TRC yang dibentuknya beberapa tahun lalu itu kebanyakan belum menguasai tentang teknik menolong korban. Tak heran, banyak anggota TRC BPBD kesulitan ketika melaksanakan tugas. Untuk itu, dirinya mencoba untuk memprogramkan pendidikan kilat bersama SAR Buleleng untuk mendidik anggota TRC agar memiliki teknik penyelamatan korban sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang biasa dijalankan anggota SAR. Sementara itu, Kepala Pos SAR Buleleng Made Neksen mengatakan, penguasaan teknik penyelamatan korban dalam situasi darurat tidak cukup hanya satu kali. Melainkan, teknik itu harus dilatih secara rutin dan diimbangi dengan mempelajari munculnya teknik penyelamatan yang terbaru. Dengan latihan rutin dan mempelajari teknik terbaru, pihaknya optimis kalau anggota baik TRC BPBD dan anggotanya dapat melaksanakan tugas pertolongan kepada korban sesuai SOP yang ada. “Latihan ini memang perlu rutin dan anggota kami juga setiap hari kalau tidak ada laporan kejadian ya latihan teknik pertolongan maupun melatih pengoperasian peralatan. Pemahaman penguasaan teknik dari kawan-kawan TRC ini akan membuat tugas dengan anggota kami akan berjalan baik mengikuti SOP yang benar,” katanya. Menurut pria asal Desa Kekeran, Kecamatan Busungbiu ini, untuk pelatihan kilat pihaknya memberikan materi dasar dalam menolong korban. Materi itu pada intinya bagaimana menolong seorang korban dengan teknik yang benar, kemudian memberikan pertolongan awal, sampai nantinya korban itu mendapat perawatan medis di rumah sakit. (kmb38)

SOSOK Terganjal Anggaran KECAMATAN Sukasada sampai sekarang belum memiliki hydrant untuk pengambilan air ketika terjadi kebakaran. Daerah ini satu-satunya dari sembilan kecamatan di Buleleng yang belum memiliki hydrant. Padahal, potensi kebakaran di wilayah ini bisa dibilang tinggi. Kepala Bidang Pemadam dan Investigasi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Buleleng, Putu Pasek Sujendra, mengakui satu kecamatan di Kabupaten Buleleng belum memiliki hydrant. Total hydrant yang telah terpasang 41 unit. Rencananya, pemasangan hydrant di Kecamatan Sukasada akan dilaksankan tahun ini. Selain Kecamatan Sukasada semua kecamatan telah terpasang hydrat sehingga mendekatkan penanganan saat terjadi kebakaran. “Tinggal di Sukasada saja yang belum dipasang, dan ini masih bermasalah dalam hal anggaran dan mudah-mudahan segera ada solusi,” katanya. Terkait desa atau kelurahan dapat memasang hydrant dengan biaya sendiri, Sujendra mempersilakan hal tersebut. Semakin banyak hydrant, maka penanganan kabakaran diyakini akan lebih cepat. Perlu sekitar Rp 30 juta untuk pemasangan satu hydrant. “Pemasangannya bekerja sama dengan PDAM untuk menentukan titik pemasangan karena menyangkut debit air. Kalau desa atau kelurahan mau memasang dengan anggaran sendiri kami persilakan dan itu akan mengoptimalkan penanganan kebakaran di daerah kita,” tegas Sujendra. (mud)

Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt

3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450

Bali Post/kmb38

PENDIDIKAN – Personel TRC BPBD Buleleng mengikuti pendidikan kilat tentang teknik pertolongan korban dalam situasi darurat, Kamis (19/4) kemarin.

Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Naik 50 Persen

Singaraja (Bali Post) – Kasus kekerasan anak dan perempuan di Buleleng menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya, dalam setahun terjadi hanya satu kasus. Akan tetapi tahun ini, hanya dalam tiga bulan saja terjadi lima kasus. Tak hanya menjadi korban, anak-anak juga menjadi pelaku tindak pidana kriminal, sehingga berhadapan dengan hukum. Data di Satreskrim Polres Buleleng menyebutkan, lima kasus kekerasan pada anak itu muncul dengan beberapa tindak pidana. Di antaranya, kasus perkelahian sesama anak, penganiayaan, dan kasus pencurian. Selain itu, ada kasus kekerasan terhadap anak di Desa Banjar, Kecamatan Banjar yang sekarang sedang ditangani penyidik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Buleleng. Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. didampingi Kasat Reskrim AKP Mikhael Hutabarat, Kamis (19/4) kemarin, mengatakan dibandingkan dari tahun sebelumnya kasus kekerasan pada anak di wilayahnya meningkat hingga 50 persen. Peningatan kasus ini secara pasti belum diketahui pemicunya. Namun, tingginya catatan kasus diduga karena berbagai faktor termasuk perkembangan era globalisasi. Untuk itu, pihaknya mengajak para orang tua atau guru di sekolah dan komponen masyarakat agar berpartisipasi aktif melakukan tindakan pencegahan. Ini bisa saja dilakukan lewat pendidikan formal di sekolah dengan mengajarkan perilaku

etika dan moral atau pendekatan nonformal di lingkungan tempat tinggal atau di rumah masing-masing. “Peningkatan sangat tinggi dan mencapai 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya hanya terjadi satu kasus. Kita berharap peran semua komponan masyarakat untuk melakukan pencegahan dengan pendekatan baik lewat sekolah atau mengawasi perilaku anak di lingkungan rumah atau di tempat lain,” katanya. Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Perlindungan Anak (PPKB-PA) Buleleng dr. Made Sukarmini mengatakan hal yang sama. Dia mengatakan catatan kasus kekerasan anak dan perempuan di daerahnya cukup mengkhawatirkan. Ini terbukti dari temuan kasus dari tahun 2014 terjadi 102 kasus, 2015 ditemukan 105 kasus, kemudian tahun 2016 turun menjadi 62 kasus, tahun 2017 terjadi 56 kasus, dan tahun 2018 sampai April 8 kasus. Dari jumlah kasus tersebut, anak sebagai korban tercatat 40 orang tahun 2014, 36 anak tahun 2015, tahun 2016 sebanyak 43 anak, 2017 sebanyak 38 anak, dan tahun

Bendungan Tamblang

lokasi (penlok) dari Bupati Buleleng. Permohonan izin penlok ini diajukan kepada Bupati Buleleng satu minggu lalu. Pihaknya berharap, pengambil kebijakan di daerah ikut mendorong agar penlok segera diterbitkan dan pemkab diharapkan memfasilitasi tahapan penyiapan lahan. Hal ini diharapkan karena BWS tidak ingin tahapan pembebasan lahan ini terganjal masalah nonteknis. Jayada menyebut, Bendungan Tamblang merupakan program nasional yang sepenuhnya dibiayai dari dana Kementerian PUPR (APBN -red). Dari usulan yang sudah masuk total dana untuk pembangunan fisik sekitar Rp 700

Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Tahun Jumlah 2014 102 kasus 2015 105 kasus 2016 62 kasus 2017 56 kasus 2018 sampai April 8 kasus Anak sebagai Korban 2014 40 orang 2015 36 orang 2016 43 anak 2017 38 anak 2918 8 anak. Pelakunya Orang Dewasa 2014 40 orang 2015 36 orang 2016 43 orang 2017 25 orang 2018 8 orang. Kasus Kekerasan pada Perempuan 2014 62 orang 2015 69 orang 2016 19 orang 2017 18 orang 2018 8 orang

Dibangun Bertahap, Perlu Anggaran Rp 700 Miliar BULELENG akan memiliki satu bendungan lagi, selain Titab-Ularan. Bendungan ini akan dibangun di wilayah Tamblang, Kecamatan Kubutambahan. Tahun ini dalam tahap persiapan pelaksanaan proyek. Bahkan, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida sekarang sudah mendata kebutuhan lahan yang akan dibebaskan melalui tim independen. Bendungan ini memerlukan lahan seluas 58,10 hektar. BWS menunggu persetujuan izin penetapan lokasi (penlok) dari Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Bendungan Tamblang merupakan program nasional kedua setelah pembangunan Bendungan Titab-Ularan. Bendungan ini dibangun untuk menampung air dari daerah aliran sungai (DAS) Tukad Daya, Desa Tamblang. Dari desain yang disusun BWS, bendungan ini diproyeksikan menambah cakupan sumber air baku bagi warga di Kecamatan Kubutambahan, Sawan dan sekitarnya. Penambahan

persedian sumber air baku ini juga mengantisipasi rencana pemerintah pusat membangun bandara internasional di Desa Kubutambahan yang dipastikan akan memerlukan persedian air baku memadai. Selain itu, bendungan ini juga difungsikan untuk memasok air irigasi pertanian pada lahan seluas 588 hektar, utamanya di Desa Bulian, Bungkulan, dan beberapa desa lain di Buleleng

Bali Post/mud

BENDUNGAN – Lokasi yang akan dibangun Bendungan Tamblang.

Timur. Bendungan ini juga untuk mengendalikan banjir serta sebagai objek daya tarik wisata. Kepala Balai Wilayah Sungai BWS Bali-Penida Ketut Jayada didampingi Kepala Satuan Kerja I Putu Suadana, Kamis (19/4) kemarin, mengatakan proyek ini masih tahap penyempurnaan desain dan melengkapi dokumen perizinan. Khusus untuk desain, pihaknya masih menunggu persetujuan dari

Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR). Selain itu, penyempurnaan dokumen izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) masih dilakukan karena dari kajian pemanfaatan, naik dari semula volume daya tampung 3 juta meter kubik menjadi 7 juta meter kubik. Setelah, penyempurnan dan desainnya disetujui, maka BWS tinggal menunggu izin penetapan izin

Bali Post/kmb38

Bali Post/kmb38

AKBP Suratno, S.IK.

dr. Made Sukarmini

2018 ini ada 8 anak menjadi korban kasus kekerasan. Anak yang terlibat sebagi pelaku kekerasan pada tahun 2017 tercatat 7 orang. Sementara sebagai pelakunya orang dewasa pada tahun 2014 sebanyak 40 orang, tahun 2015 36 orang, 2016 43 orang, 25 orang tahun 2017, dan 8 pelaku tahun 2018. Sedangkan, kasus kekerasan pada perempuan baik sebagai korban dan pelaku pada tahun 2014 tercatat 62 orang, tahun 2015 69 orang, 2016 19 orang, 2017 18 orang dan 2018 8 orang. “Data ini temuan kami bersama P2TP2A yang bersama-sama melakukan pendampingan ketika muncul kasus di lapangan. Kalau melihat data ini, kondisinya memang mengkhawatirkan,”

katanya. Di tengah tingginya angka kasus kekerasan pada anak dan perempuan, mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Buleleng ini mengatakan, upaya yang bisa dilakukan menekan terjadinya kasus ini adalah menggalakkan sosialisasi dan melakukan penyadaran kepada semua komponen masyarakat agar tidak menjadi korban atau pelaku kekerasan. Pemahaman ini menekankan lebih kepada regulasi yang sudah mengatur bahwa perempuan dan anak dilindungi dari tindak pidana. Selain itu, sanksi hukum yang sudah dijatuhkan oleh pengadilan diharapkan memberikan efek jera, sehingga tidak muncul kasus serupa. (kmb38)

miliar. Besarnya anggaran yang diperlukan, BWS merancang pembangunan bendungan ini bertahap sampai lima tahun ke depan. “Tidak mungkin kita bangun sekaligus jadi, karena dari perencanaan itu mencapai Rp 700 miliar untuk fisiknya saja dan belum pembebasan lahan,

sehingga proyek ini kita jalankan multiyears. Begitu perencanaan disetujui termasuk desain dan penlok turun, baru akan tanda tangan kontrak multiyears itu dan diketahui berapa dananya yang diplot untuk pembangunan termasuk pembebasan lahan,” jelasnya. (mud)

Bendungan Tamblang n Memerlukan Lahan 58,10 hektar n Biaya pembangun fisik sekitar Rp 700 miliar (APBD) n Dibangun bertahap (multiyears) n Menampung air Tukad Daya, Desa Tamblang n Difungsikan menambah cakupan sumber air baku dan air irigasi.


15

Jumat Kliwon, 20 April 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Sabtu (21/4) dini hari Leganes vs Deportivo La Coruna --------------- Liga Jerman -----------------------------------------Sabtu (21/4) dini hari Borussia Mgladbach vs VfL Wolfsburg --------------- Liga Prancis -----------------------------------------Sabtu (21/4) dini hari Nantes vs Rennes Dijon vs Lyon Hasil --------------- Liga Spanyol -----------------------------------------Espanyol vs Eibar 0-1 Valencia vs Getafe 1-2 Real Madrid vs Athletic Bilbao 1-1 1. Barcelona 2. Atletico Madrid 3. Real Madrid 4. Valencia 5. Real Betis 6. Villarreal 7. Sevilla 8. Getafe 9. Girona 10.Celta Vigo

33 32 33 33 32 33 33 33 32 33

25 21 20 20 16 15 14 12 12 12

8 8 8 5 4 6 6 9 8 8

0 83-19 3 54-15 5 80-36 8 61-35 12 53-53 12 45-40 13 41-52 12 38-31 12 44-49 13 52-46

83 71 68 65 52 51 48 45 44 44

Pencetak gol : 29 - Lionel Messi (Barcelona). --------------- Liga Inggris ------------------------------------------AFC Bournemouth vs Manchester United 0-2 --------------- Liga Italia --------------------------------------------Benevento vs Atalanta 0-3 Sampdoria vs Bologna 1-0 Crotone vs Juventus 1-1 Torino vs AC Milan 1-1 Roma vs Genoa 2-1 SPAL vs Chievo 0-0 Napoli vs Udinese 4-2 Fiorentina vs Lazio 3-4 Verona vs Sassuolo 0-1 1. Juventus 2. Napoli 3. Roma 4. Lazio 5. Inter Milan 6. AC Milan 7. Atalanta 8. Sampdoria 9. Fiorentina 10.Torino

33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

27 4 25 6 19 7 19 7 17 12 15 9 14 10 15 6 14 9 11 14

2 78-19 2 70-23 7 52-27 7 79-43 4 54-22 9 44-37 9 50-34 12 51-49 10 47-37 8 47-39

85 81 64 64 63 54 52 51 51 47

Pencetak gol : 27 - Ciro Immobile (Lazio). --------------- Piala Jerman ---------------------------------------FC Schalke vs Eintracht Frankfurt 0-1 --------------- Piala Prancis ---------------------------------------Caen vs Paris Saint Germain 1-3

Petinju Meksiko Saul Canelo Alvarez.

Bali Post/afp

Alvarez Dilarang Bertanding Enam Bulan Las Vegas Komisi Olahraga negara bagian Nevada, Kamis (19/4) kemarin menjatuhkan hukuman enam bulan larangan bertanding bagi petinju Meksiko Saul ‘’Canelo’’ Alvarez. Petinju kelas menengah dari Meksiko itu gagal dalam dua kali tes obat terlarang dan menyebabkan laganya melawan Gennady Golovkin ditunda. Dalam dengar pendapat di Las Vegas kemarin, komisi secara bulat menjatuhkan hukuman larangan bertarung itu terhitung sejak 17 Februari saat dia gagal dalam tes obat terlarang itu. Dengan keputusan ini, Alvarez yang tidak menghadiri sidang tersebut, baru bisa bertarung lagi pada Agustus mendatang. Ini memungkinkan proses penjadwalan ulang tarung penyatuan gelar dengan Golovkin pada September. Dalam dua kali tes yang dilakukan pada 17 dan 20 Februari, Alavarez terbukti gagal setelah ditemukan zat terlarang Clenbuterol. Petinju berusia 27 tahun itu dengan suka rela memeriksakan diri demi tampil bersih pada pertarungan ulang melawan Golovkin pada 5 Mei. Alavrez menyalahkan daging yang dikonsumsinya di Meksiko terkontaminasi zat tersebut. Sejumlah atlet di berbagai negara itu tersangkut kasus serupa yakni zat terlarang dalam daging. Sebenarnya Alavrez potensial dijatuhi hukuman satu tahun akibat kasus itu. Namun lembaga itu mempertimbangkan sikapnya yang mau bekerja sama sepanjang pemeriksaan. Golden Boy Promotions, promotor Alavrez, menyatakan menerima sanksi yang dijatuhkan. Ini mengindikasikan untuk melicinkan penjadwalan tarung ulang melawan Golovkin pada September. Pertemuan pertama kedua petinju berakhir imbang pada September tahun lalu dalam duel penyatuan gelar kelas menengah. Alvarez memiliki rekor bertarung 49 menang 1 kalah dan 2 seri dengan 34 menang KO. Golovkin yang menguasai sabuk WBA, WBC, IBF dan IBO, 37-0-1 dan 33 menang KO. (kmb39/afp)

Gol Ronaldo Penyelamat Real Madrid Madrid -

Sepakan tumit Cristiano Ronaldo pada fase akhir pertandingan menyelamatkan Real Madrid dari kekalagan pada pertandingan Liga Spanyol, Kamis (19/4) kemarin. Los Blancos hanya mendapatkan satu poin saat bermain imbang 1-1 melawan Athletic Bilbao di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis kemarin. Penyerang Portugal itu meneruskan bola sepakan mendatar Luka Modrid menuju gawang pada menit ke-87. Gol menyamakan skor setelah Bilbao memimpin lewat gol Inaki Williams pada babak pertama. Ronaldo juga memiliki peluang setelah sundulannya mengenai mistar gawang. Gol yang memaksa hasil imbang kemarin menjadi koleksi Ronaldo ke-24 di liga musim ini. Tambahan satu poin ini menempatkan Real di posisi ke-3 dengan 68 poin setelah 33 pertandingan. Tim asuhan Zinedine Zidane itu tertinggal tiga poin dari rival sekota Atletico Madrid yang menghuni peringkat kedua. Atletico memainkan pertandingan ke-33 di markas Real Sociedad pada Jumat dini hari. Barcelona memimpin klasemen dengan 83 poin, unggul 12 poin atas Atletico.

Raul Garcia menyia-nyiakan peluang bagus untuk menggandakan keunggulan Bilbao sebelum Ronaldo menyamakan kedudukan. Sepakannya mengenai mistar gawang di mana kiper Real Keylor Navas berada di posisi tidak ideal dalam kemelut di kotak penalti. Bilbao hampir mendapatkan kemenangan pertama mereka di Bernabeu sejak 2005 sebelum Ronaldo membuyarkan mimpi tim tamu. Kiper Athletic Kepa Arrizabalaga melakukan beberapa penyelamatan bagus untuk menggagalkan upaya Raphael Varane dan Marco Asensio, namun tidak mampu menahan Ronaldo menyamakan kedudukan. Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, tim peringkat keempat Valencia kalah Bali Post/afp 1-2 dari Getafe. Kekalahan ini GOL - Ujung tombak Real Madrid Cristiano Ronaldo (kanan) merayakan gol membuat Valencia tertinggal tiga bersama gelandang Lucas Vazquez. Real Madrid ditahan Athletic Bilbao 1-1 poin dari Real Madrid. (afp/ant) pada pertandingan Liga Spanyol, Kamis (19/4) kemarin.

PSG Lapangkan Jalan Rebut Tiga Gelar

Bali Post/afp

JABAT TANGAN - Gelandang Manchester United Paul Pogba (kanan) menjabat tangan rekannya, Romelu Lukaku, saat akan meninggalkan lapangan pada pertandingan melawan Bournemouth di Stadion Vitality, Kamis (19/4) kemarin.

MU Jauhi Kejaran Liverpool

London Chris Smalling dan Romelu Lukaku menyumbang gol saat Manchester United (MU) melumat tuan rumah Bornemouth 2-0 pada pertandingan Liga Utama Inggris, Kamis (19/4) kemarin. MU menguatkan posisinya di peringkat kedua dengan menjauh dari kejaran Liverpool. MU yang sebelumnya menelan kekalahan 0-1 dari tim juru kunci West Bromwich, mengoleksi 74 poin dari 34 pertandingan, tertinggal 13 poin dari tim juara Manchester City dan unggul empat poin dari tim peringkat ketiga Liverpool. Penampilan apik di Vitality Stadium, membuat manajer MU Jose Mourinho harus berpikir keras mengenai skuadnya untuk pertandingan semifinal Piala FA melawan Tottenham Hotspur pada Sabtu. Ia melakukan tujuh perubahan terhadap tim yang ditundukkan West Bromwich. ‘’Semua pemain di lapangan positif dan membuat mereka dapat dimainkan pada Sabtu,’’ kata Mourinho kepada BT Sports. ‘’Paul Pogba bermain sangat baik. Saat melawan Manchester City (yang dimenangi MU 3-2) dia fenomenal namun hari ini dia sangat, sangat bagus,’’ katanya. Dengan pikiran tertuju pada pertandingan melawan Tottenham, Mourinho membangku-cadangkan sebagian besar pemain intinya termasuk Lukaku, Alexis Sanchez, dan gelandang jangkar Nemanja Matic. Tim hasil rombakan ini terlihat solid dan Smalling membuka keunggulan timnya melalui penyelesaian jarak dekat pada menit ke-28. Bek jangkung itu tanpa melepaskan dari pengawalan pemain belakang Bournemouth dan menunggu bola di depan ga-

wang setelah pergerakan cantik yang melibatkan Ander Herrera dan Jesse Lingard. Kiper MU David De Gea menahan tembakan keras dari Jordan Ibe dan Callum Wilson gagal untuk menyambar umpan silang mendatar Joshua King sebelum Lukaku mengunci kemenangan MU menit ke-70. Mendapatkan operan dari Pogba dekat garis tengah lapangan, Lukaku yang menggantikan Lingard menit ke-62 berlari menjauhi pengawalnya dan melepaskan tembakan yang tidak dapat dihentikan kiper Asmir Begovic. Tidak hanya Pogba yang dimainkan sejak awal. Penyerang Anthony Martial yang penampilannya tidak konsisten dan dirumorkan bakal meninggalkan Old Trafford musim panas nanti, juga masuk tim inti. Pogba ditarik keluar pada menit ke-80 dan digantikan Daley Blind saat Mourinho memutuskan untuk bermain defensif untuk mempertahankan kemenangan. ‘’Saat turun minum manajer berkata kepada Paul untuk terus melakukan laju seperti itu, dia melakukannya dan memainkan operan sempurna yang dapat saya selesaikan,’’ kata Lukaku memuji kontribusi pemain kontroversial berharga 89 juta pound itu. (kmb39/afp/ant)

Paris Paris Saint Germain (PSG) melangkah ke babak final Piala Prancis dengan mengandaskan tuan rumah Caen 3-1, Kamis (19/4) kemarin. Klub ibu kota itu melapangkan jalan untuk menyapu tiga gelar sekaligus (treble) pada musim ini. Dua gol Kylian Mbappe dan satu gol Christoper Nkunku membuka jalan tim asuhan Unai Emery itu ke final. PSG ditunggu tim divisi ketiga Les Herbiers pada 8 Mei di Stade de France. Les Herbiers di semifinal sebelumnya menaklukkan Chambly 2-0. PSG, yang telah dimahkotai gelar Liga Prancis dan memenangi Piala Liga, membuka keunggulan pada menit ke-25. Penyerang Prancis Kylian Mbappe mencetak gol dari jarak dekat ketika ia mendefleksikan bola sepakan Edinson Cavani ke gawang Caen.

Tuan rumah berusaha keras untuk menyamakan kedudukan yang berhasil mereka dapatkan dua menit sebelum turun minum. Ismael Diomande menaklukkan kiper PSG Kevin Trapp melalui tembakan dari jarak 20 meter. PSG menggandakan keunggulan mereka sembilan menit sebelum pertandingan usai, ketika Mbappe memaksimalkan umpan silang Cavani. Tim tamu mengunci kemenangan satu menit menuju tambahan waktu ketika Nkunku memasukkan bola dari jarak dekat setelah memainkan operan satu-dua dengan Dani Alves.

Piala Jerman Penyerang Eintracht Frankurt Luka Jovic mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-75 untuk menjungkalkan tuan rumah Schalke 0-1 pada semi-

final Piala Jerman. Eintracht, yang merupakan finalis musim lalu, akan berhadapan dengan tim favorit Bayern Munich yang menang 6-2 atas Bayer Leverkusen pada semifinal, Rabu lalu. Final Piala Jerman akan dimainkan di Berlin, 19 Mei mendatang. Ironinya, Eintracht dilatih Niko Kovac yang musim depan akan menangani Bayern Munich. Pria Kroasia itu pada pekan ini meneken kontrak tiga tahun dengan Bayern yang berlaku mulai musim depan. Rekrutmen itu membuat Eintracht murka dengan pendekatan sang juara Liga Jerman terhadap pelatih mereka, yang telah mengubah mereka dari tim kandidat degradasi menuju salah satu klub yang berpeluang mengikuti kompetisi Eropa musim depan. (kmb39/afp/ant)

Bali Post/afp

DIKAWAL - Penyerang Paris Saint Germain Kylian Mbappe (kiri) menggiring bola dikawal bek Caen Alexander Djiku pada pertandingan semifinal Piala Prancis, Kamis (19/4) kemarin. Pertandingan di Stadion Michel-d’Ornano dimenangkan PSG 3-1.


olah raga

16

Jumat Kliwon, 20 April 2018

Tim Renang Bali Peringkat Kedua di FAI 2018 Denpsar (Bali Post) Tim renang Bali menduduki peringkat kedua dalam daftar perolehan medali Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2018, di Kolam Renang KONI Jatim, Surabaya, yang berakhir Kamis (19/4) kemarin. Tim renang Bali menyabet 42 emas, 34 perak, dan 25 perunggu. Sementara juara umum direbut tuan rumah Jatim yang mendulang 43 emas, 27 perak, dan 38 perunggu. Donasi emas, pada hari terakhir, kemarin dipersembahkan Herry Sukma (KU 3) di 200m gaya kupu-kupu, Ananda Raditya (KU 1) 50m gaya bebas, Satria Andrew Tan (KU 2) 200m gaya dada, Andini Carisa (KU 2) 1.500m gaya bebas, AA Gede Oka/Iron Digjaya/Andrew Tan/Ananda Raditya estafet 4 x100m gaya ganti putra. Emas lainnya diperoleh Satya Putri/Sheva Marta/Wirawan/Desa Sri, di 4 x 100m gaya ganti. Sebelumnya, pada hari ketiga Rabu (18/4) lalu, perenang Bali juga memborong emas. Mereka yang juara adalah Agus Nuarta (KU 1) di 200m gaya bebas, Ananda Raditya di 200m gaya bebas, Pande Lisa Primasari (KU 4) 200m gaya bebas dan 50m gaya kupu-kupu, Dewi Novita (KU 1) 100m gaya punggung, AA Gede Oka (KU 2) 100m gaya punggung, Adinda Nugraha (KU 3) 100m gaya punggung. Satya Putri 100m gaya bebas, Ilham Surya (KU 4) 100m gaya punggung, Fauzan Ataya (KU 1) 50m gaya kupu-kupu, Andini Carisa 400m gaya ganti, Anom Artha/Satria Andrew Tan/Galang Indra/Yoshua Ryan 4 x 200m estafet gaya bebas putra, Dewi Novita/Desa Sri Widyadari/Satrya Putri/Lisa 4 x 200m estafet gaya bebas putri, serta Wirawan/Ananda Raditya/Andini Carisa/Intan Putri, di nomor 4 x 200m gaya bebas campuran. (022)

LOMPAT - Pemain Bali United U-15 (kiri) menguasai bola saat menghadapi lawannya dari Kundalini dalam lanjutan Piala Soeratin U-15 Rayon Bali, Grup B, di Lapangan Bumi Pusaka Kapal, Badung, Kamis (19/4) kemarin.

Bali Post/wan

Bali United U-15 Juara Grup B

Mangupura (Bali Post) -

Kesebelasan Bali United (BU) U-15 juara Grup B setelah mencukur lawannya Kundalini dengan skor 3-0 (2-0) dalam lanjutan Piala Soeratin U-15 Rayon Bali, di Lapangan Bumi Pusaka, Kapal, Badung, Kamis (19/4) kemarin. Atas hasil ini, BU melenggang ke babak delapan besar bersama Pusaka Kapal. Gol pembuka kemenangan BU dilesakkan Gusti Made Rendi ketika pertandingan yang dipimpin wasit Kurniadi berjalan 19 menit. Selanjutnya, sontekan bola Putu Agus Wahyu di menit ke-37 kembali mengoyak gawang Kundalini yang dijaga Faizal. Hingga turun minum, BU unggul 2-0. Memasuki babak kedua,

BU kembali memperbesar kemenangan timnya melalui sepakan Made Jayesita Saputra di menit ke-74, gagal diselematkan kiper pengganti Rian. Sampai akhir pertandingan, BU tetap unggul 3-0. Pelatih BU Rosyid menyatakan pihaknya bangga asuhannya bisa memetik kemenangan hingga juara grup. ‘’Kami rotasi pemain, dan

hampir seluruhnya pernah diturunkan,’’ ucapnya. Di sisi lain, pelatih Kundalini Arif mengakui kegagalan timnya karena skuad tahun lalu terceraiberai dan membela klub lain. Hasil Grup B, SSB Pusaka Kapal menang 2-0 atas Putra Pegok. Sementara hasil Grup A, di Lapangan Debes Tabanan,

Mandala United bermain imbang 3-3 melawan Bali FC. Tiga gol Mandala United diciptakan Surya, Bhayangkara, dan Fadly. Sedangkan tiga gol balasan Bali FC, hasil bidikan Gavin Engelbert dua gol, serta sebiji gol dicetak Putu Bayu Prayuda. Hasil lainnya, Perst Ta-

banan menang 2-1 atas Singaraja FC. Dua gol Perst diciptakan Wawan dan bayu Sastra, sementara sebutir gol balasan Singaraja FC dicetak M. Malik. Dengan demikian, tim juara grup adalah Perst Tabanan, dan runner-up Bali FC, yang berhak melaju ke babak delapan besar. (022)

Klasemen Akhir Grup B 1. Bali United 2. Pusaka Kapal 3. Kundalini 4. Putra Pegok

3 3 3 3

3 2 0 0

0 0 1 1

0 1 2 2

9-1 5-5 3-7 2-6

9 6 1 1

Kejuaraan Bulu Tangkis Asia

Ganda Putra Ditargetkan Tembus Semifinal Bali Post/ist

EMAS - Perenang Bali Intan Putri (tengah, podium) meraih medali emas pada nomor 100m gaya kupukupu putri pada Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2018, di Kolam Renang KONI Jatim, Surabaya, yang berakhir Kamis (19/4) kemarin. Juara kedua yang berhak atas medali perak Desak Sri Widyadari juga dari Bali. Perolehan Akhir Medali FAI 2018 Kontingen 1. Jatim 2. Bali 3. DKI 4. Jabar 5. Jateng

Emas 43 42 30 29 15

Perak 27 34 36 25 17

Perunggu 38 25 35 23 12

PSSI Hadapi Tantangan Berat dengan Semangat Optimisme

Jakarta (Bali Post) Pelaksana tugas Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Joko Driyono menyatakan PSSI siap menatap tantangan-tantangan semakin berat ke depan dengan sikap optimisme. Joko menyampaikan hal itu pada perayaan ulang tahun ke-88 PSSI di Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (18/4) malam. PSSI menginjak usianya ke-88 tahun tepatnya pada Kamis, 19 April 2018. ‘’PSSI menyadari tantangan besar ke depan terutama terkait harapan publik yang menginginkan prestasi terbaik dari sepak bola Indonesia,’’ ujar Joko. Demi menaklukkan segala rintangan, Joko menyebut PSSI memerlukan kerja sama dari semua pemangku kepentingan persepakbolaan nasional, mulai dari pengurus PSSI, pemain, pelatih, para pendukung hingga masyarakat pencinta sepak bola. Sokongan nyata dari semua pihak diyakini membuat PSSI semakin tangguh mengarungi samudera menuju daratan penuh prestasi. ‘’PSSI ingin menyongsong usia yang baru dengan optimisme,’’ kata Joko. Sementara itu menurut Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria, tantangan utama yang dihadapi PSSI di usianya yang ke-88 adalah bagaimana membangun sebuah fondasi pembinaan sepak bola yang kuat. ‘’Ini tidak mudah,’’ ucap Ratu. Sebab, demi menunaikan itu, persepakbolaan Indonesia mesti benar-benar merombak hal-hal yang paling mendasar. ‘’Selama ini PSSI harus benar-benar bekerja keras dari tingkat paling dasar dalam pembinaan sepak bola yaitu instruktur pelatih. Kita bahkan belum memulai dari pemain dan pelatih. Inilah yang membuat sepak bola Indonesia tertinggal dari negara-negara lain,’’ katanya. Ratu pun mengungkapkan permasalahan lain yang harus dituntaskan yakni perihal wasit yang juga harus dibenahi dari sisi instruktur wasit. Untuk itu, dia berharap publik sepak bola nasional untuk memberikan waktu dan kepercayaan bagi PSSI untuk terus bekerja demi membangkitkan sepak bola nasional. ‘’Yakinlah sepak bola kita saat ini berada di jalur yang benar dan kita harus bersabar karenanya. PSSI memang memulai lagi dari bawah, tetapi ke depan akan terus bertumbuh dewasa. Saya yakin yang sabar pasti akan menang,’’ tutur Ratu. Seperti dikatakan sebelumnya, PSSI genap berusia ke-88 tahun pada Kamis (19/4). Awalnya, organisasi ini didirikan oleh Soeratin Sosrosoegondo pada 19 April 1930. Setelah 88 tahun berdiri, PSSI sudah mempersembahkan sedikit-dikitnya 20 gelar untuk Indonesia, baik dari timnas senior maupun kelompok umur. PSSI sendiri merayakan hari lahir ke-88 dengan sederhana. Bertempat di Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, PSSI mengisi peringatan itu dengan mengadakan pertandingan sepak bola, musik, pelepasan lampion dan pemotogan tumpang. Acara tersebut turut dihadiri oleh para legenda timnas Indonesia, media peliput PSSI, dan pastinya seluruh pengurus PSSI. (ant)

Bali Post/net

FINAL - Pemain Merpati Bali Tania Rasidi memasukkan bola ke ring Tenaga Baru Pontianak pada pertandingan semifinal Srikandi Cup, di Cirebon, Kamis (19/4) kemarin. Merpati Bali mengalahkan Tenaga Baru 41-32 dan maju ke final menantang Surabaya Fever.

Merpati Bali Kembali Hadapi Surabaya Fever di Final Cirebon (Bali Post) – Tim bola basket Merpati Bali lolos dari lubang jarum setelah dipaksa kerja keras sebelum menang 41-32 atas Tenaga Baru Pontianak pada babak semifinal turnamen Srikandi Cup di GOR GMC Arena, Cirebon, Kamis (19/4) kemarin. Di final Merpati akan bertemu kembali dengan musuh lamanya, Surabaya Fever, yang sebelumnya mengalahkan Merah Putih Samator Jakarta 106-43. Di awal pertandingan, Tenaga Baru kehilangan kapten tim Fanny Kalumata yang mengalami cedera. Namun tim dari Kalimantan Barat ini mampu unggul 20-14 atas Merpati Bali yang minus Helena Tumbelaka dan Husna Aulia Latifah. Di kuarter ketiga, tim asuhan Irma Amelya terus memimpin hingga menjelang akhir. Namun, pelatih Merpati Bali Bambang Asdiato Pribadi menemukan cara untuk meredam tekanan lawan mampu membalikkan skor dengan keunggulan tipis 26-25. Merpati Bali mampu bangkit di kuarter penentuan.

Pemain seperti Dora Lovita, Ayu Sriatha Kusuma Dewi tampil lebih sabar untuk mengatur rekan-rekannya dalam menyerang maupun bertahan. Upaya ini akhirnya menorehkan hal positif yang akhirnya mampu menyudahi perlawanan Tenaga Baru dengan skor 41-32. Ayu Sriartha menjadi pemain paling produktif dengan menyumbang 16 poin dan 5 rebound untuk Merpati. Sementara di pihak Tenaga Baru, Delaya Maria berhasil mengoleksi 9 poin dan 9 rebound. Ini merupakan final playoff pertama kali bagi Merpati Bali dan juga menjadi empat kali pertemuan melawan juara bertahan Surabaya Fever di partai puncak. Sebelumnya Fever selalu dapat mengalahkan Merpati Bali di tiga final reguler season yang lalu. ‘’Menghadapi Fever kita siap mati-matian di lapangan. Memang mereka lebih dominan tapi saya akan mengingatkan para pemain untuk tidak terpancing irama permainan mereka,’’ ujar Dora Lovita. (kmb39/net)

Jakarta (Bali Post) Nomor ganda putra menargetan minimal tembus semifinal dalam kejuaraan bulu tangkis perorangan Asia 2018 yang akan dihelat di Wuhan, Tiongkok, akhir April mendatang. Hal tersebut diungkapkan oleh pelatih ganda putra pemusatan latihan (pelatnas) PBSI Herry Iman Pierngadi. ‘’Target harus yang terbaik, harus ada yang ke final, minimal saya perkirakan semifinal, tapi tergantung drawing (undian) juga,’’ kata Herry di Cipayung, Jakarta, Kamis (19/4) kemarin. Nomor ganda putra yang diperkuat pasangan terkuat dunia saat ini, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, diprediksi akan bisa meraih gelar. Namun, Herry tak mau jumawa menyikapi hal tersebut. ‘’Dalam kejuaraan sebesar itu, siapa yang paling siap bisa memenangkan pertandingan,’’ katanya. Selain Marcus/Kevin, PBSI

juga menyiapkan beberapa pasangan lainnya di ganda putra untuk berlaga dalam Kejuaraan Asia, salah satunya adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang kini sudah masuk jajaran pasangan berperingkat 10 besar dunia. ‘’Levelnya Fajar/Rian sekarang kan sudah 10 besar, harusnya bisa melewati itu semua,’’ katanya. Akan tetapi, ujar Herry, persiapan pasangan ini sempat terganggu karena Fajar harus menjalani operasi kecil pencabutan kuku kaki yang mengakibatkan dia tidak berlatih selama empat hari. ‘’Tapi sekarang sudah normal dan tidak ada masalah,’’ katanya. Untuk lawan di Kejuaraan Asia yang kerap disebut sebagai Kejuaraan Dunia mini ini, Herry mewaspadai wakil-wakil dari Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Thailand bahkan India. Khusus India, Herry menilai pemain ganda putra mereka memiliki

potensi untuk menjadi lebih baik, meski masih membutuhkan jam terbang dan latih tanding. ‘’Saya lihat terus mereka karena mereka ada potensi walau mungkin secara jam terbang dan latih tanding kita lebih banyak,’’ kata Herry. Kejuaraan Asia 2018 sendiri akan menjadi salah satu penilaian untuk menentukan pemain yang akan diturunkan di Piala Thomas 2018, walau Herry menegaskan ajang ini bukanlah penentu siapa yang akan diturunkan. ‘’Ini jadi penilaian, tapi bukan penentu, bukan kita lihat siapa yang terbaik, namun melihat dari performanya karena tergantung lawan, kans menang bagaimana dan head to head-nya seperti apa,’’ ujar Herry menambahkan. Kejuaraan Asia 2018 kategori perorangan sendiri akan dihelat di Wuhan Sports Center, Wuhan, Tiongkok pada 24-29 April 2018 mendatang. (ant)

Jakarta (Bali Post) Pelatih tim nasional putri U-16 Indonesia Rully Nere mengatakan hingga kurang dari dua minggu sebelum mengikuti Kejuaraan Sepak Bola Putri U-16 AFF 2018, skuadnya masih kekurangan pemain. Saat ini, kata Rully, jumlah pemain timnas U-16 tak lebih dari 16 orang dan kekurangan pemain di beberapa posisi, terutama penjaga gawang. ‘’Cukup sulit mencari pemain putri untuk U-16 karena tidak ada kompetisi di sektor ini. Solusinya demi mendapatkan pemain, kami menjalin komunikasi dengan teman-teman di berbagai daerah termasuk dengan sekolah-sekolah internasional,’’ ujar Rully di Jakarta, Kamis (19/4) kemarin.

Sayangnya, lanjutnya, sering kali ketika pemain putri U-16 itu didapatkan, mereka harus kembali diajarkan dasardasar sepak bola yang benar meski pada dasarnya sudah bisa mengolah si kulit bundar. Kondisi ini membuat Rully Nere harus realistis terkait jumlah pemain yang akan dikirimkan ke Kejuaraan Sepak Bola Putri U-16 AFF yang akan digelar pada 1-13 Mei 2018 di Indonesia, tepatnya di Palembang, Sumatera Selatan. ‘’Jumlah maksimal pemain yang bisa didaftarkan 23 orang. Sebagai tuan rumah, kalau memungkinkan kami akan membawa 23 pemain, tetapi kalau hanya ada 20 orang yang kami bawa 20 orang. Pengumuman nama-namanya akan dilakukan pada Kamis, 26

April 2018,’’ tuturnya. Adapun saat ini timnas U-16 putri Indonesia digembleng dalam pemusatan latihan di Stadion Atang Sutresna, Kompleks Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur dan dijadwalkan bertolak ke Palembang pada Jumat (27/4). Di Kejuaraan Sepak Bola Putri U-16 AFF 2018 yang diikuti sembilan negara, Indonesia bergabung di Grup B bersama Thailand, Kamboja dan Laos. Lima negara lainnya ada di Grup A yakni Filipina, Myanmar, Vietnam, Malaysia dan Singapura. Pertandingan pertama timnas U-16 Indonesia di Grup B berlangsung pada Rabu (2/5) menghadapi Thailand. Dilanjutkan pada Jumat (4/5) melawan Kamboja dan Minggu (6/5) berjumpa Laos. (ant)

Timnas U-16 Putri Kekurangan Pemain

Potensi Tim Unifikasi Korea di Asian Games Jakarta (Bali Post) Dubes Republik Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-beom mengatakan bahwa tidak tertutup kemungkinan Korea Selatan dan Korea Utara bergabung di bawah bendera unifikasi Korea di ajang Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. ‘’Kemungkinan itu ada,’’ kata Duta Besar Kim dalam jamuan makan siang dengan awak media di Jakarta, Kamis (19/4) kemarin. Pada awal April, Menteri Olahraga Korsel berkunjung ke Korut bersama rombongan pertunjukan budaya dan bertemu dengan Menteri Olahraga Korut. ‘’Mereka bertukar pandangan jika mereka bisa melakukan sesuatu yang bagus ketika Asian Games nanti di Jakarta dan Palembang,’’ kata Kim. Meski demikian, kedua menteri be-

lum membahas lebih rinci atau detail tentang rencana tersebut. ‘’Tentunya ada kemungkinan-kemungkinan untuk melihat defile bersama di bawah bendera unifikasi atlet Korsel dan Korut di pembukaan dan bahkan di penutupan Asian Games,’’ kata Kim. Kemudian atlet Korsel dan Korut bergabung dalam tim yang sama di bawah bendera unifikasi juga memungkinkan. Akan tetapi menyiapkan tim unifikasi Korea tidaklah mudah karena harus mendapatkan izin dan dukungan dari Komite Olimpiade Asia (OCA) dan INASGCOC. Dubes Kim telah bertemu dengan Ketua INASGOC Erick Thohir dan mengatakan bahwa ketua panitia penyelenggara Asian Games 2018 itu menyambut dengan baik ‘’suasana hati’’ dari kedua negara di

Semenangjung Korea itu. ‘’Saya kira kuncinya adalah pertemuan tingkat tinggi antara Korsel dan Korut nanti. Jika pertemuan itu berjalan dengan lancar dan membuahkan hasil dan kemajuan yang nyata maka kita mungkin bisa melihat aksi bersama atlet Korsel dan Korut pada Asian Games nanti,’’ lanjut Dubes Kim. Sebelumnya, pada Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018, atlet Korsel dan Korut berdampingan dalam defile upacara pembukaan di bawah satu bendera Unifikasi Korea. Selain itu, tim perempuan hoki es Korsel bergabung dengan tim Korut dalam Olimpiade Musim Dingin tersebut untuk berlaga di bawah satu bendera unifikasi. Olimpiade Musim

Dingin Pyeongchang pun menyajikan harapan dan kemajuan dalam upaya mewujudkan perdamaian di Semenanjung Korea. Kedua pemimpin Korea Selatan dan Korea Utara dijadwalkan akan bertemu di Peace House, di desa gencatan senjata, Panmunjeom pada 27 April 2018 untuk pertama kalinya sejak 2007. Pertemuan antar-Korea itu akan menjadi dialog tingkat tinggi pertama antara Korsel dan Korut setelah delegasi Korsel kembali dari Pyongyang. Setelah pertemuan antarKorea pada April nanti, perhatian dunia akan tertuju pada pertemuan tingkat tinggi antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Korut Kim Jong-un yang kemungkinan digelar sekitar akhir Mei atau Juni nanti. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Kliwon, 20 April 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN

Dicari Marketing, wanita/pria, maks 25th, penampilan menarik, mudah bergaul,semangat kerja tinggi,kerja tim,kirim lamaran ke: Jl. Kepundung No.67 A Denpasar/ Email: konvergensiiklan@gmail.com iklanbp@yahoo.co.id

B.BP.001.04.18.0000889

Htl&Rest Need waiter, good English.Direct intw to The Yulia Inn Jl.Pantai Kuta 43 T.751893

B.BP.001.04.18.0000977

Kampus Elizabeth International “Hotel Management School” Mncri Tim Pengajar Culinary, F&B Service, Front Office, Housekeeping Tlp.0361230110/CV ke:elizabethdenpasar@yahoo.com

Dcr:FO,HK,Bs.Shift Malam.Puri Asih Htl, Jl.Pantai Kuta 40, Kuta

B.BP.001.04.18.0000982

!Segera Bth Waiter/ss Pglm/Tdk Ramah&Sopan.HappyCinema,JlTkd Batanghari 36,Dps.081999670006

B.BP.004.04.18.0000980

B.BP.001.04.18.0001005

Pizza Hut Bali membutuhkan Karyawan/ti Berpenampilan Menarik Tinggi badan Pria Min.165CM,Wanita 155CM,Umur 18-22Thn.Gaji Minimal 2,1Jt,Catering, Jamsostek,Asuransi Kesehatan & Bonus Lamaran dibawa langsung ke Pizza Hut Terdekat.

*Job Australi Korea Jepang Hub WA: 081649477140/082231577240

B.BP.166.04.18.0001059

*Mktg Simpanan Koperasi P/W min SMK/Msh Kulh,Gaji 5Jt/Bln Hub:081338212154

B.BP.001.04.18.0001024

Bth MOD,Spa Therapist,Waiter, Cook, Enggineering, Security Cv:aom@bhuwanaubudhotel.com

B.BP.001.04.18.0000894

Dcr Specialist Management Property, Brpglmn,Wnt Posisi: Mngr,Gaji Nego,Dpsr. Interview By WA 081805435297 B.BP.157.04.18.0001045

Urgent Luxury Bedroom Villa in Pejeng-Ubud, looking for female Butler&female DW.Must be good English, able to cook. Please Call:08124629122 or Send CV to:sudisugi@yahoo.com

B.BP.001.04.18.0000947

Dcr Sales,Spv,Teknisi STM,Gj+ Bns+Komisi+BPJS,Lam PT.PMA, Bedahulu XVII/7 Dps B.BP.821.04.18.0000915

Cr wnit/SLTA, bs Eng Pasif,Exc Boutik,bawa Lam:Nogo Jln.Danau Tamblingan 104 Sanur,Denpasar B.BP.001.04.18.0001027

Looking for Experience Person for Operating Comp to Handle Analysis Stock,Online Shop from Clothing Brand must be Proficient in Social Media, Internet,Mic Office Good English and able to Work in Team.Resume to: hrdumaleopold@gmail.com B.BP.001.04.18.0001053

BIRO JASA

Bth petugas kebersihan (L .diutamakan)Max 30th,Jl.Teuku Umar Barat 235 T.(0361-8954957) Cari Sopir Bis Pariwisata Gatsu Barat Hub:082240787147

B.BP.001.04.18.0000546

B.BP.001.04.18.0001055

Cr sopir canvas SMA srius K-ja UMR Sim A 087860886822 tdk SMS

B.BP.001.04.18.0001054

Dcr 2Satpm,3Tk Kbn,3BershVilla /bs Msk Hub.Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II/21xKrbkn,4731979/736353

B.BP.154.04.18.0001041

Dcr Guru SD,S1,lancar bhs.Ingg Brpnglmn min2th,Tlp.0361285993

B.BP.001.04.18.0000871

Dcr Motorist Komisi/Gaji Besar Hub:085237842565/08113922396

B.BP.001.04.18.0001026

Dcr Pmbntu Suami Istri Srbutan Jujur & Rajin Hub.081999555821 B.BP.153.04.18.0001043

Dcr Tng utk Rmh Tangga dan Kantin di Kampus,082 339 993 280 B.BP.164.04.18.0001050

Dibthkan Tenaga House Keeping u/Villa Area Seminyak & Pecatu Pribadi Baik,Pekerja Keras & Gaji Menarik.Hub.0361-289742/ E:asavillasproperty@gmail.com B.BP.001.04.18.0000865

BENGKEL LAS

BIRO JASA

DAIHATSU

Obral Mrh Rmh Saba 1Are Fas:IMB Listrik, Air,375Jt, 08113887899

Dicari Tukang Masak Chinese Food.Hubungi:081237384100

Dcr:Krywati u/SPG&Cust.Service Pria u/OB,Gudang,Sopir Box,Max 25Thn.Lam ke PO Box 9011-Sanur

Finance/Accountant, Capable English & Computer,Experience Apply to: info@tsbali.com

B.BP.001.04.18.0000911

B.BP.001.04.18.0000891

B.BP.001.04.18.0001021

B.BP.031.04.18.0001046

Dibth Tenaga Villa Coordinator Pribadi Baik, Pekerja Keras & Gaji Menarik.Hub.0361-289742/ E:asavillasproperty@gmail.com

HONDA

Dijual Tanah Luas 36 Are Hub:0361-480095/08174752001

B.BP.001.04.18.0001056

Dijual Mitsubishi T120SS Box Th2008 Rp.55Jt HP.081338643548

B.BP.001.04.18.0000997

B.BP.001.04.18.0001023

Dibutuhkan:Bar,Waiter, Waitress&Kasir Tlp.0361752154

SUZUKI

APV GX Th’2010 Ungu 081236506685

B.BP.004.04.18.0001028

Dicari Koki Chinese yg berpengalaman,Pnmptn di Bali, Gj 7-9Juta ke atas. Hub.Lini 081318583815

B.BP.001.04.18.0000590

RUPA-RUPA

RUPA-RUPA

B.BP.001.04.18.0001017

MITSUBISHI

Dibutuhkan PRT tinggal dalam Hub.081999550558/081239559898

B.BP.001.04.18.0000693

B.BP.001.04.18.0001019

CRV’2000 CC Matik 2010/11,Abu Mtlik,AsBali,170Jt/08174720109

B.BP.001.04.18.0001030

B.BP.001.04.18.0001025

Dicari Driver utk Queen Rose Spa Jimbaran Tlp.0361-8480383

AllNew Jazz RS.MT Merah’16 Pmk +Sisa Ass 3Th.Hub:081805431483

Freed’2009 PSD Silver Asli Bali Hub WA.087862429910 Pribadi

Dibutuhkan Manager Percetakan, Groceries,VCO H.Jl.H.Wuruk 77 dpn RRI, gerbang merah

B.BP.154.04.18.0001040

Dicr Sales,Sopir,Kolektor,Staf Gudang.H:081558096445/4745296

Ignis type GL’2017 manual, istimewa Hub.085101407080

PRT-Nona-Jomblo!!5Jam/Hari,1Jt /Bln,Tidur Dalam. 081246929138

Jimny GX Th95 Pribadi,s.pake, Trwt,orisinil cat. 081238169620

B.BP.001.04.18.0000869

B.BP.001.04.18.0001007

FOTOCOPY

DIJUAL TANAH 4Are kawasan Villa Jl.Permata Pering 10Km dr Dps087862127626

Dijual Cepat Honda CR-V 2,4 AT Th 2014,Km 71800,315 Jt Nego Hitam Mutiara,Hub:081339202872

B.BP.001.04.18.0000866

B.BP.004.04.18.0000905

Luxio X’10AsBali Jr Dipake Spr Istw 96Jt Ng Krdt, 08123808700

B.BP.141.04.18.0001039

Dcr supir Pariwisata bisa Bhs Inggris,Merrys Tour,0361238041

SERVICE

BIRO JASA

DIJUAL RUMAH Djl Cpt Rmh/TnhKav di Antasura Hub.085792285632/081236900179 GIANYAR

B.BP.001.04.18.0000881

B.BP.004.04.18.0001032

Cr Sls motoris wil.Dps&Bdg SMA UMR+incentif+THR,087860886822

B.BP.001.04.18.0000948

DIJUAL MOBIL Djl Xenia Putih 2012 Ex.Dokter LowKmSgtMulus.H:081337319788

B.BP.164.04.18.0001052

Cr Karyawati Min.SMA,Max.25Thn Pnampilan Menarik, 081338251999

TOYOTA

ToyotaYaris 2007 Tipe E Manual Silver, Asbal,Mulus, 08123971699

B.BP.001.04.18.0000951

B.BP.004.04.18.0000968

B.BP.166.04.18.0001057

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Yamaha Bisma Dcr: 1.Mekanik,2.D1/SMA/S1 Ek, 3.Sopir.Hubungi:T.Umar 142 DPS

G.01

**Looking for Accounting Good English Hub.0811385656

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.001.04.18.0001048

B.BP.001.04.18.0001036

B.BP.001.04.18.0001049

B.BP.001.04.18.0000942

Jual Tanah Lokasi Batubulan Hub. 0811388438

B.BP.001.04.18.0000839

Kav mulai 180jt Jl.Permata Pering 10KM dr Dps 087862127626 B.BP.001.04.18.0001051

Tanah 2,8Are Lbr 17.Jl Sentanu Harga 350Jt/Are.H:081236788999 B.BP.001.04.18.0000793

Tanah Murah utk Villa 5,15 Are Lantanggidung Hub:087862813158 B.BP.001.04.18.0001020

Tnh 600 M2 Jl.Pidada Ubung,Dps 600Jt/A H:081338708444 strtgis B.BP.001.04.18.0000979

DIJUAL RUKO Ruko L2 Bongan Tabanan DP 10% Bunga Krd 0,9% perbln Hub.08174792678/081805374433 B.BP.004.03.18.0001153

DISEWAKAN GEDUNG Dikontrakan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT/LB 3500/3900m2, 08123812222 B.BP.153.04.18.0001042

DISEWAKAN TOKO Dikont Toko Jl.Antasura No.16A Dps 25Jt/th.08127309696(4x10m)

B.BP.001.04.18.0001035

DICARI TANAH Yayasan Regina Angelorum Cr.Tnh.Min 100A area Canggu, Berawa,Munggu,Kaba2,KayuTulang Tiying Tutul,Buduk,Cepaka, Abianbase,Sempidi,Peguyangan, Darmasaba,Sibang,Abiansemal, Kapal,Lukluk, Mengwitani, Gulingan,WerdhiBuana.U/Panti Asuhan,Pmbyrn Deferred Payment 081382825476/081338607777 B.BP.004.04.18.0000717

RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat Telp.085337370228 / 412815

B.BP.001.04.18.0000728

Djl 1 Container 20Ft Ex.Proyek Kondisi Bagus Hub.081337775758

B.BP.001.04.18.0001016

KEHILANGAN Hilang BPKB No.I09592899-O DK 1148 OI An.Trivonny L.Karamoy

B.BP.001.04.18.0001009

Hilang IMB No.1497 Th.2010 An. I Nyoman Mandra Lok.Jimbaran

B.BP.001.04.18.0001008

Hlg BPKB No.2153863-O DK 1657 BH a.n I Nengah Tinggen,Denpsr

B.BP.001.04.18.0001018

HlgSHMNo.4476/DalungLs350m2 AN:I Kt Sudirta H.081916496680

B.BP.166.04.18.0001058

Hlg Srtfikt Tnh & Rumh dgn No. M.11932 a.n Pantun Tampubolon, Dalung,Br.Kwanji 087862218223 B.BP.004.04.18.0001004

BIRO JASA Urus Lap Pajak SPT Tahunan PPN PasportSIUPNPWP082146461910

B.BP.001.04.18.0000011


18

BANGLI

Jumat Kliwon, 20 April 2018

Sukseskan Karya Agung Panca Wali Krama di Pura Kehen

Bupati Made Gianyar Serahkan Punia GGS Senilai Rp 1,8 Miliar

Kecamatan Jumlah Jumlah Jumlah Desa Pemilih TPS Bangli Kintamani Susut Tembuku

9 48 9 6

39.512 76.548 36.580 31.400

101 198 87 81

DPT Pilgub Ditetapkan 184.040 Orang

Bali Post/ina

Jumlah Pemilih Terbanyak di Kintamani

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan DPT dipimpin Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan. Rapat pleno dihadiri tim sukses kedua paslon, Panwaslu, Disdukcapil jajaran PPK, serta perwakilan TNI dan Polri. Berdasarkan DPT yang ditetapkan KPU Bangli, dari total 184.040 orang jumlah pemilih di Kabupaten Bangli, di Kecamatan Bangli jumlah pemilih yang terdata sebanyak 39.512 orang yang tersebar

di 9 desa/kelurahan. Mereka akan menggunakan hak pilihnya di 101 TPS yang disediakan. Sementara di Kecamatan Kintamani, dari 48 desa, jumlah pemilih terdata sebanyak 76.548 orang. Mereka akan mencoblos di 198 TPS. Sementara di Kecamatan Susut, dari 9 desa yang ada jumlah pemilih yang ditetapkan dalam DPT sebanyak 36.580 orang. Oleh KPU, pemilih tersebut akan dibuatkan TPS sebanyak 87 buah. Sedangkan

di Kecamatan Tembuku, jumlah pemilih di 6 desa yang ada terdata 31.400 orang dengan jumlah TPS sebanyak 81 TPS. Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan mengatakan, DPT yang telah ditetapkan ini selanjutnya akan diumumkan di seluruh desa mulai 29 April hingga hari pencoblosan. Masyarakat diminta untuk mencermati data DPT yang ditempel tersebut. Dikatakan Lidartawan, ti-

dak menutup kemungkinan jumlah pemilih yang telah ditetapkan dalam DPT akan berubah hingga hari pencoblosan karena beberapa faktor seperti kematian, pindah domisili, dan faktor lainnya. ‘’Kalau ada yang demikian, kewajiban masyarakat untuk melaporkan ke kami di KPU atau Panwas. Nanti DPT itu akan kita coret supaya nanti C6-nya tidak keluar,’’ terangnya. Ditambahkannya, 1.588 warga yang masuk dalam database calon pemilih namun belum melakukan perekaman e-KTP, sudah akan dibuatkan surat keterangan (suket) perekaman oleh Disdukcapil Bangli. ‘’Sudah akan di-printkan Suketnya,’’ imbuhnya. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Dana Desa yang dikucurkan Pemerintah Pusat di Kabupaten Bangli tahun 2017, terserap dengan baik. Realisasi serapan Dana Desa mencapai 91 persen. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bangli, tahun lalu total Dana Desa yang dikucurkan untuk 68 desa di Kabupaten Bangli mencapai Rp 55.783.753.000. Dari keseluruhan dana tersebut, total penggunaannya Rp 50.498.585.085 atau 91 persen. Selain Dana

Desa, desa-desa di Kabupaten Bangli juga mendapat kucuran Alokasi Dana Desa (ADD) dari Pemkab Bangli. Total ADD yang dikucurkan Rp 75.064.269.902. Sementara serapan penggunaannya mencapai Rp 74.197.654.890. Kepala DPMD Kabupaten Bangli Riana Putra, Kamis (19/4) kemarin, mengatakan sesuai ketentuan, Dana Desa hanya boleh digunakan untuk dua bidang kegiatan yakni pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara ADD dapat digunakan untuk membiayai empat bidang, yakni penyelenggaraan pemerintah desa, pembangunan desa, pembinaan masyarakat, pemberdayaan masyarakat desa serta dana tak terduga untuk jaga-jaga jika terjadi bencana alam. Penggunaan Dana Desa maupun ADD harus melalui usulan dari masyarakat. ‘’Apa yang jadi kebutuhan desa, desa yang tahu. Kami hanya sebagai pembimbing,’’ ujarnya. Riana menjelaskan, meski

terdapat sisa dari penggunaan Dana Desa dan ADD, namun tingkat serapannya tergolong cukup bagus. Karena sisa Dana Desa maupun ADD di Bangli tidak melebihi 30 persen. Sisa anggaran kemungkinan terjadi akibat efisiensi yang dilakukan Pemerintah Desa. ‘’Sesuai Permendes, kalau silpanya melebihi 30 persen, akan dipotong Dana Desanya di tahun berikutnya. Selama ini di Bangli tidak ada yang silpanya melebihi 30 persen,’’ katanya. (kmb40)

Bangli (Bali Post) –

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali 2018 di Kabupaten Bangli sebanyak 184.040 orang. Penetapan DPT dilakukan melalui rapat pleno terbuka di Kantor KPU Bangli, Kamis (19/4) kemarin. Dari empat kecamatan di Kabupaten Bangli, jumlah pemilih terbanyak berada di Kecamatan Kintamani mencapai 76.548 orang.

GUNA menyukseskan pelaksanaan Karya Agung Panca Wali Krama, Ngusaba Batara Turun Kabeh di Pura Kehen, Bangli yang rencananya akan dilaksanakan pada Oktober mendatang, Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum., M.Kn. didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Bangli Ir. I.B. Gde Giri Putra, M.M. menyerahkan bantuan Hibah Daerah Gerbang Gita Santi (GGS) kepada Panitia Karya Drs. Sang Made Suryawan, Kamis (19/4) kemarin. Penyerahan bantuan yang dilaksanakan di Bale Pesanekan, Pura Kehen Bangli tersebut disaksikan Jro Gede Kehen dan Paduluan Pura Kehen. Sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), nominal GGS yang diserahkan mencapai Rp 1,8 miliar. Bupati Made Gianyar mengatakan, selama mengambil kebijakan dari pertama kali dilantik menjadi Bupati sampai sekarang, tidak ada kata tidak untuk Pura Kehen. Untuk itulah, pihaknya sangat mendukung suksesnya pelaksanaan karya di Pura Kehen. Bahkan dia juga mengimbau, selain krama gebog domas, panitia juga diminta melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bangli untuk bersama ngaturang ayah demi kesuksesan karya suci ini.

‘’Pura Kehen merupakan milik Jagat Bangli, sehingga wajib untuk kita mensukseskan karya suci ini. Kita ingin ASN juga dilibatkan untuk ngaturang ayah bhakti. Buatkan jadwal, sehingga semua berjalan dengan baik,’’ pintanya. Lebih lanjut dikatakan Bupati Made Gianyar, selama ini banyak kejadian di luar keilmuan yang terjadi di tanah Bali. Salah satunya, Gunung Agung yang menurut para ahli geologi akan meletus dahsyat. Percaya atau tidak, mungkin dengan yadnya yang selama ini dilaksanakan masyarakat Bali, Ida Sang Hyang Widhi Wasa menunjukkan kebesarannya, Gunung Agung tidak jadi meletus. ‘’Untuk itu, pelaksanaan Karya Agung Panca Wali Krama, Ngusaba Batara Turun Kabeh di Pura Kehen harus terlaksana dengan baik, sebagai wujud syukur kita ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa,’’ katanya. Made Gianyar menyampaikan, dari semua referensi yang ada, belum ada yang bisa memastikan kapan karya serupa terakhir kali dilaksanakan. Untuk itu dia menilai, prasasti pelaksanaan karya sangat penting dibuat agar generasi mendatang tahu kapan karya agung terakhir kali dilaksanakan. ‘’Kalau

misalkan karya serupa akan dilaksanakan 10 tahun mendatang, sedangkan generasi sekarang yang menjalankan karya agung mungkin sudah ada yang meninggal, atau karena perjalanan waktu, semua lupa, tentu keberadaan prasasti bisa mempermudah dan bisa dijadikan acuan. Jadi itulah pentingnya dibuat prasasti,’’ jelasnya. Mengingat sebagian besar sumber pendanaan karya berasal dari Hibah Daerah GGS, pada kesempatan itu, Bupati Made Gianyar juga mengingatkan, agar panitia bisa mempertanggungjawabkan dan membuat laporan keuangan dengan baik sehingga suatu ketika jika ada pemeriksa eksternal dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak terjadi masalah. Sementara itu, Panitia Karya Sang Made Suryawan atas nama krama gebog domas dan Peduluan Pura Kehen Bangli menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Bangli khususnya Bupati Bangli, karena sepenuhnya siap membantu dan ikut mensukseskan pelaksanaan karya suci ini. Dijelaskannya, tujuan karya ini adalah mendoakan alam semesta beserta isinya agar diberikan keselamatan, mengingat, belakangan banyak terjadi bencana alam maupun huru-hara. (ad1066)

2017, Serapan Dana Desa 91 Persen

Pemkab Bangli Kunker ke Manggarai Barat

Pelajari Pengembangan Pariwisata dan Pertanian FORUM Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Bangli melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke kantor Bupati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (18/4). Tujuan kunker, mempelajari pola pengembangan sektor pariwisata dan pertanian. Hal positif akan diadopsi Bangli demi kemajuan dua sektor tersebut. Rombongan Forkompinda Bangli dipimpin Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta. Mereka diterima Sekda Manggarai Barat Mon Rofinus beserta jajarannya. Sang Nyoman Sedana Arta dalam sambutannya mengungkapkan, saat ini tempat wisata Labuan Bajo mulai berkembang. Pihaknya ingin mempelajari strategi dan kebijakan Pemkab Manggarai dalam pengelolaan pariwisata setempat. Selain itu pihaknya sharing terkait tata kelola pemerintahan. ‘’Kami berharap dengan

kunjungan yang yang dilakukan ini nantinya bisa membawa inovasi tentang tata cara pengeloaan sistem pemerintahan, pembenahan, pertanian, pariwisata dan yang lainnya. Sehingga apa yang kami perolah di sini nantinya bisa diterapkan di Kabupaten Bangli yang penduduknya hampir sama sebagaian besar berkecimpung di sektor pertanian,’’ ungkap Sedana Arta. Sekda Manggarai Barat Moh. Rofinus mengungkapkan, Kabupaten Manggarai Barat ini baru dimekarkan pada 2003 lalu dari kabupaten Induk Manggarai. Jumlah penduduk Manggarai Barat mencapai 250 ribu lebih jiwa. Dominan penduduknya bergelut di sektor pertanian. ‘’Kurang lebih 74,41 persen berkecimpung di sektor pertanian. Selebihnya bervariasi, ada yang bergelut di sektor pariwisata, nelayan, pedagang dan yang lainnya,’’ katanya. Dia menambahkan, di sektor pertanian, yang menjadi

Bali Post/nan

CENDERAMATA - Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat menyerahkan cenderamata kepada Sekda Manggarai Barat. unggulan adalah kopi. Luas lahan kebun kopi mencapai 6.175 hektar dengan hasil produksi sebanyak 500 kg per hektarnya. Selain itu, yang dikembangkan di antaranya kakao yang luas lahannya 2.682 hektar dengan hasil produksi 260 kg per hektar serta jambu mente yang luas lahannya mencapai 8.261 hektar dengan hasil produksi mencapai 160 kg per hektar. ‘’Untuk pengolahan

di bidang pertanian, masih menggunakan cara tradisional yang belum tersentuh dengan teknologi. Kami yakin jika sudah tersentuh teknologi maka hasil produksinya bisa melebihi dari ini,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, untuk Labuan Bajo, saat ini masih dikelola Pemerintah Pusat. Sementara yang menjadi ikon pariwisata di Manggarai Barat adalah komodo. (nan)

SERAHKAN BANTUAN - Bupati Bangli I Made Gianyar saat menyerahkan bantuan Hibah Daerah GGS kepada Panitia Karya Agung Panca Wali Krama, Ngusaba Batara Turun Kabeh di Pura Kehen, Bangli, Kamis (19/4) kemarin.


19

Jumat Kliwon, 20 April 2018

WARUNG GLOBAL

BUMDes Harus Dikelola Secara Profesional

BADAN Usaha Milik Desa (BUMDes) dikelola pemerintahan desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa. Karenanya, pendirian BUMDes harus didasarkan pada kebutuhan dan potensi desa, sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Berkenaan dengan perencanaan dan pendiriannya, BUMDes dibangun atas prakarsa (inisiasi) masyarakat, serta mendasarkan pada prinsip kooperatif, partisipatif, transparansi, emansipatif, akuntabel, dan sustainabel dengan mekanisme member-base dan self-help. Dari semua itu yang terpenting adalah bahwa pengelolaan BUMDes harus dilakukan secara profesional dan mandiri. Di Kabupaten Badung, ada puluhan BUMDes yang akan disertifikasi SNI. Dengan sertifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas manajemen maupun produk yang ditawarkan ke masyarakat. Hal ini mendapat apresiasi yang cukup positif dari beberapa pendengar yang bergabung dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Kamis (19/4) kemarin. Berikut rangkuman selengkapnya. Sebagai masyarakat, Ketut Teken di Denpasar sangat mengapresiasi sertifkasi SNI bagi BUMDes ini. Pokoknya apa pun yang bertujuan positif ia sangat mendukung. Febri di Denpasar dan Fera di Tabanan menyampaikan bahwa program pemerintah seharusnya lebih gencar disosialisasikan ke masyarakat. Pemberian sertifikasi SNI ini diharapkan berdampak positif bagi BUMDes dan lebih mengkhusus lagi untuk masyarakat desa setempat.

Banyaknya program positif yang mendapat sokongan dana dari pemerintah pusat maupun daerah, menurut Budiada di Tabanan, sangat baik tujuannya. Tetapi, implementasi di lapangan justru sering disalahgunakan lantaran pengawasan yang lemah, sehingga tujuan baik itu tidak dirasakan oleh masyarakat desa khususnya. Ia pun menegaskan apa pun program dan ide pemerintah yang bertujuan menyejahterakan masyarakat pasti mendapat dukungan dari rakyat. (sikha)

Kegiatan Sosial Dari Hal. 1

Karena itu selama mendampingi Rai Mantra, dia bergerak aktif melalui sejumlah kegiatan sosial kemasyarakatan. Sebagai Ketua Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar dalam kurun 2010 hingga 2017, Selly Mantra menjalankan tugas pokok dan fungsi sebaik-baiknya. Tercatat ia dan timnya melakukan 833 kunjungan seluruh ke posyandu, rumah-rumah lansia, dan kaum berkebutuhan khusus di Kota Denpasar. ‘’Di hari kerja, dalam sehari kami biasa melakukan tiga sampai empat kunjungan. Jadi, kalau dirata-ratakan setiap harinya kami melakukan sebanyak dua kunjungan,’’ ujar Selly. Di luar aktivitas rutinnya, Selly Mantra juga telah melakukan sejumlah terobosan. Antara

lain menerbitkan album lagu bagi kaum tunanetra, film televisi mengangkat kisah nyata seorang penyandang tunarungu, menerbitkan novel karya anak tunadaksa, mendirikan Pusat Layanan Autis (PLA) dan memfasilitasi pendirian Rumah Berdaya sebagai tempat pemberdayaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Saat ini sudah terdapat 17 Posyandu Paripurna di Kota Denpasar. ‘’Semua itu kami maksudkan untuk memberdayakan mereka yang lemah agar menjadi pribadi-pribadi yang mandiri dan dapat berperan serta dalam pembangunan,’’ papar Selly. Kesungguhan dan inovasi yang dilakukan bertahun-tahun itu pun berbuah manis. Belasan penghargaan tingkat nasional dianugerahkan kepada Pemerintah Kota Denpasar berkait pemberdayaan perempuan dan anak-anak. Antara lain juara I Nasional Kader PKK pada

Lomba Posyandu Tumbuh Aktif Tanggap (TAT), juara II Nasional Kelompok dalam Lomba Posyandu Peduli TAT (Tumbuh-Aktif-Tanggap), Anugerah Parahita Ekapraya (APE), dan banyak lagi. Terkait emansipasi, Selly mengatakan bahwa semangat yang digaungkan Raden Ajeng Kartini adalah semangat pemberdayaan perempuan agar mereka berani memilih dan menjalani pilihan dengan sebaik-baiknya. Jadi bukan untuk menang-menangan dengan kaum laki-laki. Bagi Selly sendiri, secara alamiah perempuan memiliki peran penting dalam gerak peradaban. Tak ada kemajuan berkesinambungan tanpa menempatkan perempuan pada poros utamanya. ‘’Tanpa perempuan yang berdaya dan berjiwa mulia kemajuan suatu kaum hanya semu belaka,’’ tandas Selly Mantra. (kmb)

Berdampak Baik Dari Hal. 1

Bagi Partai Golkar, katanya, memandang pertemuan itu positif, karena semakin banyak elite politik bersilaturahmi akan memberikan dampak

baik bagi rakyat. Menurut Bambang, langkah Wiranto yang melakukan silaturahmi dengan SBY sebaiknya ditiru oleh elite politik lainnya. Menurut Bambang, pertemuan Wiranto dan SBY itu

Tidak Layak

Dari Hal. 1

Kalau memang tidak layak, maka proyek tersebut tidak boleh dilanjutkan. ‘’Kita akan lihat Amdal-nya. Para pelaksana yang melakukan Amdal hendaknya profesional, jangan tidak independen. Walaupun Pemprov Bali sudah mengeluarkan izin lingkungan, tetap harus dicek dan dievaluasi apakah sudah sesuai dengan studi Amdalnya,’’ jelas politisi Golkar asal Buleleng ini. Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Bali I Ketut Kariyasa Adnyana mengatakan, dewan sama sekali tidak pernah diajak bicara mengenai rencana pembangkit tahap kedua dengan penambahan kapasitas menjadi 2x330 megawatt (MW). Dewan hanya mengetahui proses dibangunnya pembangkit tahap pertama. Waktu itu, proyek tersebut masih dimaklumi karena kondisi Bali sedang darurat listrik. Namun dalam perjalanannya ternyata ada banyak masalah. Mulai dari masalah tenaga kerja, mesin didatangkan dari Cina yang kualitasnya disangsikan, hingga masalah limbah yang pasti akan berpengaruh pada lingkungan sekitar. ‘’Untuk rencana tahap kedua

ini harus dikaji dulu. Bila perlu ya… ditolak saja, karena kita masih bisa kok, listrik sudah surplus. Walaupun izin lingkungan sudah keluar, masih bisa (ditolak). Dalam mengeluarkan izin lingkungan itu kan juga tidak ada pembahasan dengan kita di dewan,’’ jelas politisi PDI-P asal Buleleng ini. Kariyasa menambahkan, pembangkit listrik yang dikembangkan di Bali mestinya menggunakan energi baru terbarukan seperti sampah, air, matahari dan angin. Kalaupun tetap ingin memakai batu bara, lebih baik dikembangkan di daerah lain, sehingga Bali hanya menerima listriknya saja. Pasalnya, lingkungan merupakan faktor utama yang menentukan keberlangsungan pariwisata yang menjadi unggulan Bali. Apalagi, kawasan Celukan Bawang khususnya di pelabuhan sudah dirancang dalam RTRWP Bali akan dijadikan sebagai pelabuhan cruise. ‘’Beberapa kali kapal pesiar sudah ke sana dan Pelabuhan Celukan Bawang juga akan mendukung proyek tol laut. Adanya pencemaran lingkungan karena aktivitas PLTU kan bisa mengganggu itu,’’ katanya. Kariyasa berharap PLTU Celukan Bawang tidak men-

yang utama adalah bagaimana membuat situasi politik nasional menjelang Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 menjadi damai dan kondusif. ‘’Kalau ada pembicaraan soal koalisi 2019, itu bonus saja,’’ katanya. (ant)

jadi proyek titipan. Mengingat, penggunaan batu bara saat ini sebetulnya mulai dikurangi di dunia, termasuk di Cina yang merupakan negara asal investor. Seperti diketahui, batu bara merupakan salah satu sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Oleh karena itu, para pejabat terkait jangan langsung meloloskan proyek seperti ini tanpa melihat bagaimana Bali ke depan atau hanya memikirkan kepentingan sesaat. ‘’(Listrik dari PLTU - red) Sifatnya sementara karena batu bara itu kapasitasnya sampai beberapa tahun, kemudian dampak lingkungannya. Ke depan, teknologi seperti ini sudah pasti akan ditinggalkan,’’ pungkasnya. Sebelumnya, Manajer Offair PT GEB Putu Singyen mengatakan, pengembangan pembangkit tahap kedua ini sudah dilengkapi kajian teknis dan perizinan. Target kalau tidak ada hambatan, pengembangan pembangkit yang akan menghasilkan daya listrik sebesar 660 MW itu mulai dikerjakan tahun ini yang diawali dengan ground breaking. Dari kajian teknis dan kelengkapan perizinan, dia menyebut pembangkit tetap menggunakan batu bara sebagai bahan bakar mesin pembangkit. (kmb32)

DPR Gelar ”Lomba Kritik DPR 2018’’

Jakarta (Bali Post) Slogan ‘’Kami Butuh Kritik’’ yang disampaikan Ketua DPR Bambang Soesatyo di rapat paripurna DPR beberapa waktu lalu, ditindaklanjuti dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Kini, pimpinan DPR mengajak peran serta masyarakat untuk mengikuti lomba karya tulis bertema ‘’Lomba Kritik DPR 2018’’. ‘’Kritik sangat dibutuhkan dan kritik akan membuat sistem politik berjalan,’’ ucap Bambang Soesatyo saat mencanangkan dimulainya lomba karya tulis kritik kepada DPR yang akan ditutup hingga 15 Agustus mendatang di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (19/4) kemarin. Menurut politisi Partai Golkar ini, lomba karya tulis kritik DPR ini membawa pesan bahwa sebenarnya DPR tidak antikritik. ‘’Pimpinan Dewan ingin menegaskan DPR tidak antikritik,’’ imbuhnya. Pengamat komunikasi merangkap Ketua Dewan Juri Lomba Kritik DPR Effendi Gazali mengatakan lomba terbuka untuk umum itu meliputi tiga kategori. Pertama, lomba esai maksimal 500 kata. Kedua, lomba meme yang meliputi jenis karya gambar, karikatur dan video yang berdurasi maksimal 2 menit. ‘’Asalkan kritiknya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, bukan hoax, tidak ada unsur SARA dan tidak menyebar ujaran kebencian,’ kata pengajar dari Universitas Indonesia ini.

Gazali juga menekankan, kritik kepada DPR tidak harus disertai solusi karena membuat kritik itu sangat susah. ‘’Selama ini kan selalu ada yang bilang kalau mengkritik kasih solusinya juga dong. Kali ini enggak usah. Membuat kritik itu susah, apalagi harus membuat solusiya,’’ candanya. Gazali juga berharap lomba kritik DPR ini diminati pihak istana kepresidenan. Kemudian akan diikuti oleh internal pemerintah dengan kegiatan serupa yaitu ‘’Lomba Kritik Eksekutif’’. ‘’Kalau lomba kritik eksekutif nanti hadiahya sepeda dan lombanya tentang nama-nama ikan atau nama-nama pulau,’’ guyon Gazali lagi. Untuk semua kategori, juara terbaik akan mendapat satu unit sepeda motor. Juara pertama mendapat hadiah Rp 10 juta, kedua Rp 7 juta dan ketiga Rp 5 juta. ‘’Sudah mengkritik dapat duit pula,’’ kata Gazali. Batas waktu pengiriman kritik sejak 19 April hingga 15 Agustus 2018. Masyarakat yang ingin mengkritik melalui tulisannya dapat mengirim ke berbagai melalui media sosial yaitu melalaui email ke lombakritikterbaikDPR@gmail.com atau lombakritikterbaikDPR@ yahoo.com. Bisa juga mengirim melalui Instagram ke @lombakritikterbaikDPR, atau melalui Facebook ke lombakritikterbaikDPR maupun melalui Twitter ke @lombakritikDPR. (kmb4)

Berbagai Dinamika

Ganja Aceh

Dari Hal. 1

Penjabat Bupati Gianyar I Ketut Rochineng mengatakan, HUT ke-247 ini menunjukkan usia yang sudah matang dalam perjalanannya. Kabupaten Gianyar telah melewati pasang-surut, dengan berbagai dinamika politik, ekonomi dan sosial. ‘’Dinamika ini hendaknya dapat disikapi dengan arif dan bijaksana oleh seluruh komponen masyarakat,’’ katanya. Diulang tahun ini Rochineng pun mengaku merasa bangga dan memberi apresiasi tinggi atas se-

mangat dan jiwa seni dari warga Gianyar. ‘’Ulang tahun ini juga saya jadikan ajang introspeksi diri dan evaluasi ke depannya, di mana dalam waktu ratusan tahun Gianyar telah mencapai kemajuan seperti sekarang ini,’’ kata pelantun lagu ‘’Bali Shanti’’ ini. Melalui tema ‘’Gianyar sebagai Inspirasi Pelestarian Budaya Bali’’, Ketut Rochineng menilai sangat relevan dengan semangat membangkitkan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Kabupaten Gianyar, yang memiliki indentitas citra dan taksu sebagai kabupaten seni dan kota pusaka. (nik)

Dari Hal. 1

‘’Di Jateng, di Papua juga ada. Bahkan, di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl) tanaman ganja bisa tumbuh bagus dan berkualitas. Bahkan, Kolombia pun mengakui kualitas ganja Aceh,’’ ungkapnya. Dengan mengalihkan petani ganja menjadi petani kopi, jagung, dan cokelat, katanya, secara tidak langsung akan mengurangi produksi ganja yang secara tidak langsung membantu mencegah

Tokoh Masyarakat

Dari Hal. 1

Deklarasi juga disampaikan warga Desa Pakraman Nyambu, Desa Pakraman Kaba-kaba, Desa Pakraman Cepaka dan Desa Pakraman Buwit. Rombongan Wayan Koster harus berjalan kaki sejauh 600 meter lantaran ribuan warga memenuhi lokasi. Hadir di antaranya sejumlah tokoh seperti Ketua DPP PDI Perjuangan I Made Urip, tokoh PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan seperti Ni Putu Eka Wiryastuti, Ketua DPC PDI Perjuangan sekaligus Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kabupaten Tabanan Komang Gede Sanjaya, anggota DPRD Bali Dapil Tabanan, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tabanan, PAC dan Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Kediri, partai pengusung Koster-Ace dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya. Ketua Forum Klian Banjar se-Desa Pakraman Kaba-kaba I Made Suana menjelaskan, ada beberapa alasan pilihan dijatuhkan kepada Wayan Koster yang berpasangan dengan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace). ‘’Bapak Wayan Koster memiliki kecintaan besar terhadap rakyat dan berkomitmen membangun Bali,’’ ujar Suana.

Di sisi lain, warga menilai visi dan misi Wayan Koster amat luar biasa, khususnya dalam menyejahterakan masyarakat Bali melalui konsep one island one management dengan pola pembangunan semesta berencana. ‘’Warga di sini berkomitmen dan akan memperjuangkan Pak Wayan Koster memperoleh minimal 80 peraen suara,’’ tegasnya. Sementara itu, tokoh masyarakat Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti memaparkan beberapa persoalan yang dihadapi Kabupaten Tabanan. Pertama adalah persoalan infrastruktur jalan sejauh 200 kilometer. ‘’Diperlukan dana sebesar Rp 200 miliar untuk hotmix jalan desa sejauh 200 kilometer,’’ paparnya. Hal lainnya adalah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang tengah digencarkan dibangun di Tabanan untuk kemandirian petani. Selain itu, persoalan aset milik Pemprov Bali agar dihibahkan kepada Pemkab Tabanan untuk kesejahteraan masyarakat Tabanan. Terakhir adalah kesehatan dan pendidikan bagi warga di Tabanan. Wayan Koster menyatakan amat komitmen terhadap halhal yang disampaikan Eka Wiryastuti. Semua itu, kata Koster, sudah menjadi bagian dalam program kerjanya dalam

memimpin Bali kelak. Di bidang kesehatan, Koster akan melanjutkan Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) dengan nama baru yakni Krama Bali Sehat (KBS). ‘’JKBM akan disempurnakan cakupan, satuan biaya dan tata laksananya. Namanya KBS. Nanti akan dikeluarkan perda standar kesehatan krama Bali, satu sistem pelayanan,’’ papar Koster. Kandidat yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKPI, PKB dan PPP itu melanjutkan, untuk infrastruktur jalan akan menjadi prioritasnya. ‘’Infrastruktur di Tabanan akan diproritaskan hotmix jalan desa. Dua tahun selesai itu. Untuk BUMDes, saya akan kembangkan perekonomian berbasis masyarakat dengan berdasarkan keunggulan produk pertanian di masingmasing desa di seluruh Bali, termasuk Tabanan. Akan dipilih satu produk unggulan. Satu desa satu produk,’’ paparnya. Nantinya, dari hulu hingga hilir akan diurus dengan baik. ‘’Bagaimana bibitnya, pupuk, pendampingannya dan lainnya. Jadi, disiapkan pasar tematik sentra buah. Dibuatkan aturan untuk menghubungkan BUMDes-nya dengan hotel dan restoran di Bali supaya diserap hasil produk pertanian lokal

penyalahgunaan narkoba. Upaya mengalihkan petani ganja menjadi petani kopi, jagung, dan cokelat, lanjutnya, merupakan bagian dari program alternative development yang dilakukannya selepas atau purnatugas sebagai Kepala BNN. ‘’Saya sebelum purna sudah meminta kepada mantan petani-petani ganja di Aceh untuk beralih menjadi petani kopi, jagung, dan cokelat. Ini sebagai bagian dari program alternative develpoment,’’ katanya. (ant)

Bali ini,’’ katanya. Soal pemasaran tak hanya dilakukan di Bali, juga menjalin kerja sama lintas provinsi. ‘’Dibuatkan akses pasar ke luar daerah bekerja sama dengan provinsi lain. Industri pengolahannya kita siapkan secara online. Ini bagian dari ekonomi digital. Modalnya difasilitasi. Rumah desain nanti dibentuk untuk mempercantik kemasannya,’’ paparnya. Soal aset, ia berjanji akan menyerahkan kepada kabupaten/kota untuk kesejahteraan rakyat. Sementara itu, deklarasi kebulatan tekad yang digelar di Balai Banjar Kedungu, Desa Belalang, menyajikan parade kesenian khas Kabupaten Tabanan seperti Okokan. Tokoh masyarakat Desa Adat Kedungu Jro Sirna dalam sambutannya meluapkan kebahagiaan lantaran Wayan Koster menyempatkan diri hadir di desanya. Ia berharap kepada Wayan Koster untuk memperjuangkan nasib rakyat Bali agar semakin meningkat kesejahteraannya. Ia percaya kandidat KosterAce mampu menghadirkan kesejahteraan rakyat melalui visi, misi dan program kerja yang diusungnya. ‘’Kami komitmen menargetkan suara untuk Wayan Koster-Ace minimal 85 persen,’’ tegasnya. (kmb)


balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Jumat Kliwon, 20 April 2018

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Gou Haodong Berkunjung ke ’’Bali Post’’

Keharmonisan Budaya dan Tradisi Bali Dikagumi Tiongkok Denpasar (Bali Post) Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok Gou Haodong bertemu Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha di Bali Post, Kamis (19/4) kemarin. Kunjungan Haodong ke Bali Post untuk membangun komunikasi dan kerja sama dengan media di Bali. Menurut Haodong, Tiongkok ingin lebih mempelajari semangat, budaya dan kesenian Bali sebagai cerminan budaya Indonesia. Terlebih Bali sebagai pusat budaya sudah sangat terkenal di kalangan wisatawan mancanegara. Pulau Dewata juga dikagumi lantaran memiliki satu hal yang tidak dimiliki oleh daerah lainnya. Yakni keunikan dan keharmonisan budaya dan tradisi, seperti hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan lingkungan, dan hubungan manusia dengan

Tuhan. Hal ini pula yang membuat Bali disebut sebagai surga terakhir di dunia. “Jika harmoni dimiliki dalam hati seseorang, maka ketenteraman akan muncul. Tidak ada konflik di antara manusia,” ujarnya. Haodong menambahkan, saat ini kunjungan wisatawan dari Tiongkok ke Bali menempati posisi teratas. Kendati demikian, pihaknya akan tetap mempromosikan Bali ke Tiongkok, bahkan dunia agar lebih mengenal pulau ini. Dengan demikian, masyarakat dunia bisa lebih mengapresiasi keindahan Bali sekaligus menikmati budaya dan tradisinya. “Banyak hal yang bisa dipelajari Tiongkok dari Bali. Bagaimana Bali menjaga budaya, melindungi masyarakat. Bali adalah contoh yang bagus bagi Tiongkok,” jelasnya. Tiongkok, lanjut Haodong, juga

ingin belajar dari Bali tentang caracara membangun desa/kampung. Mengingat saat ini Tiongkok memiliki tantangan untuk mengatasi urbanisasi. Salah satunya lewat program membangun kampung yang indah di negeri Tirai Bambu itu. Pihaknya menilai, aktivitas masyarakat adat Bali di banjar untuk mendiskusikan sesuatu atau membuat kesepakatan sebagai kebiasaan yang luar biasa. Begitu juga upaya pengamanan yang dilakukan pecalang tidak membuat masyarakat takut, tapi justru terayomi. “Kalau di Amerika, petugas itu memakai senjata kalau sedang menjaga keamanan sehingga orang merasa takut. Tapi di sini pecalang begitu ramah,” terangnya. Sebelum bertugas di Bali, Haodong selama 14 tahun bertugas di Afrika. Sempat pula ke Australia dan Timur Tengah. Ketika

ditugaskan ke Bali, khususnya Denpasar, ia merasa seperti pulang kampung ke Asia. Meskipun pada awalnya ia sempat tak mengetahui tentang Denpasar. “Kalau disebut Denpasar, orang belum tentu tahu. Tapi kalau Bali, tahu semuanya. Ketika saya diinfo akan ditugaskan di Denpasar, saya agak bingung. Sampai akhirnya diberi tahu teman kalau Denpasar itu ada di Bali,” tuturnya. (kmb32) KUNJUNGAN Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar, Gou Haodong, berbincang-bincang dengan Pimpinan Kelompok Media Bali Post saat berkunjung ke Gedung Bali Post, Kamis (19/4) kemarin.

Bali Post/eka

Gempa Banjarnegara

Magnitude Rendah, Mengapa Merusak? Jakarta (Bali Post) –

Gempa bumi di Banjarnegara, Rabu (18/4) lalu berkekuatan magnitude tergolong rendah. Namun, daya rusaknya cukup hebat karena merusakkan ratusan rumah, puluhan orang terluka dan dua orang tewas. Menurut Manajer Teknik Uji Numerik Balai Teknologi Infrastruktur Pelabuhan dan Dinamika Pantai BPPT Widjo Kongko, bukan hanya kekuatan gempa yang dapat memengaruhi besaran guncangannya, namun kondisi tanah dan batuan di bawah lokasi episentrumnya juga bisa memengaruhi.

Gempa Banjarnegara Jawa Tengah Kekuatan Gempa 4,4 SR (kedalaman 4 Km) c Korban Tewas 2 orang c Korban Luka 21 orang c Mengungsi 2.104 Jiwa Kerusakan c Mesjid 1 Unit c Mushola 1 Unit c Gedung Sekolah 2 Unit c Rumah 316 Unit Bali Post/ant

PUING - Petugas gabungan bersama relawan membersihkan puing bangunan yang berbahaya, akibat gempa tektonik dangkal dengan kekuatan 4,4 SR pada kedalaman 4 kilometer, di Desa Kertosari, Kalibening, Banjarnegara, Jateng, Kamis (19/4) kemarin.

OTOMOTIF Tata Super Ace HT

Bidik Usahawan yang Dambakan Pick-Up Jago Nanjak dan Irit

Denpasar (Bali Post) – Meningkatnya kebutuhan kendaraan untuk mendukung kelancaran bisnis bagi pelaku usaha di Bali, membuat penjualan mobil niaga jenis pickup terus meningkat. Sehingga Bali menjadi pasar potensial bagi penjualan mobil niaga jenis pick-up. Menurut Branch Manager PT Bali Bima Sakti Motor, I Gusti Ketut Dodi, pick-up yang banyak diminati pasar usaha Bali adalah dengan karakteristik jago nanjak serta irit bahan bakar. Dikatakannya, pelaku usaha yang potensial menggunakan pick-up seperti distributor gas, minuman, distributor air minum, toko bangunan termasuk petani kendati market masih kecil. “Inilah yang melatari hadirnya Tata Super Ace HT,” katanya di sela peluncuran pick-up Diesel 1400 cc Tata Super Ace HT, Rabu (18/4). Lebih lanjut dikatakan, Tata Super Ace HT membidik usahawan yang mendambakan pick-up dengan daya angkut lebih baik, daya menanjak lebih baik, dan konsumsi bahan bakar lebih baik. Khususnya dalam menunjang kegiatan bisnis bidang logistik, pertanian, perkebunan dan UMKM di Bali Sementara itu, Area Manager Bali Hendro Wijaya mengatakan, sejak diluncurkan pertama kali pada 2013, seri pick-up telah terjual lebih dari 4.000 unit di seluruh Indonesia. Bahkan, Super Ace HT mampu mendapatkan respons positif dari masyarakat Bali. Untuk itu, pihaknya menargetkan

PELUNCURAN - Branch Manager PT Bali Bima Sakti Motor I Gusti Ketut Dodi (kanan) didampingi Area Manager Bali Hendro Wijaya di sela peluncuran Pick-up Diesel 1400 cc Tata Super Ace HT, Rabu (18/4). penjualan rata-rata 10 unit per bulan untuk penjualan di awal tahun ini. Super Ace HT dikatakannya bisa memenuhi kebutuhan pasar karena telah dibekali rasio gir poros belakang yang lebih besar, sehingga lebih mumpuni dalam melahap tanjakan dibanding pendahulunya. Pada interior, Super Ace HT lebih elegan dengan nuansa warna hitam. “Berbagai aplikasi dapat diakomodir oleh pick-up ini, mulai dari transportasi komoditas pertanian, perkebunan, perikanan, kendaraan ambulan, angkot, kendaraan patroli, kendaraan angkut sampah, dan kendaraan UMKM yang bervariasi,” pungkasnya. Dari sisi spesifikasi, diakui Super Ace HT (High Torque) dibekali mesin diesel 1.400 cc dengan transmisi manual 5 percepatan. Tenaganya 70 HP pada 4.500 rpm dan torsi puncaknya 135 Nm pada 2.500 rpm. Performa tersebut disalurkan ke kedua roda

belakang melalui Rear Axle Ratio (RAR) 4.88. Kecepatan maksimalnya 125 kpj dan mesinnya ber-standaremisi Euro II. Karakter mesin diesel Super Ace bekerja optimal pada RPM rendah. Hal tersebut menjamin konsumsi bahan bakarnya sangat irit. “Mengingat karater mesin diesel, selain irit biaya operasional dan perawatannya lebih murah dibanding pick-up bermesin bensin,” terangnya. Pihaknya juga menjamin ketersediaan suku cadang dengan jaminan 24 jam pengantaran pasti sampai atau gratis jika tidak sampai. Termasuk layanan 24 jam x 7 hari On Road Assistance. Ditambah telah memiliki jaringan sebanyak 300 lebih outlet yang dinamakan Customer Touch Points yang terdiri dari fasilitas 3S (Sales, Service, Spare parts), 1S (Sales), 2S (Service, Spare parts) yang ada di seluruh Indonesia. (kmb23)

“Di samping (gempa) dangkal, struktur tanah atau batuan di bawah berpengaruh terhadap besarnya guncangan gempa,” kata Widjo, Kamis (19/4) kemarin. Gempa bumi tektonik yang terjadi berkekuatan 4,4 skala Richter (SR) pada 7,21 Lintang Selatan dan 109,65 Bujur Timur dengan kedalaman empat km, menurutnya, masuk sebagai gempa dengan magnitude ringan. Menurut Widjo, perlu ada penelitian lebih lanjut untuk bisa memastikan apa yang menyebabkan gempa Banjarnegara tersebut begitu merusak meski tergolong memiliki magnitude kecil. Belum atau tidak diketahui pasti apakah lebih karena kedangkalan episentrum gempa atau karena kondisi tanah atau batuan yang membuat guncangannya besar dan merusak. Namun, menurutnya, jika tanah semakin lunak, akan menyebabkan amplifikasi atau pembesaran guncangan. ‘‘Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal, dengan mekanisme kombinasi pergerakan mendatar dan naik (Oblique Thrust Fault),’’ kata

Deputi Bidang Geofisika BMKG Muhamad Sadly. Berdasarkan model peta tingkat guncangan (shakemap) terlihat bahwa tingkat guncangan terbesar terjadi di Kecamatan Kalibening-Banjarnegara pada skala II SIG-BMKG (IV-V MMI). Berdasarkan lapo-

ran masyarakat yang diterima BMKG, guncangan gempa dirasakan cukup kuat di Kecamatan Kalibening-Banjarnegara dan sekitarnya. “Warga agar tetap waspada dengan gempa susulan yang pada umumnya kekuatannya semakin mengecil,” ujar Sadly. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi jumat 20 April 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu