Skip to main content

Edisi Kamis 21 juni 2018 |Balipost.com

Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 286 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Prioritas, Koster-Ace Berencana Bangun Yakin Keunggulan 6,4% Pasti Terwujud di Pilgub Bali Dermaga Penyeberangan Sanur-Nusa Penida Ketua Umum Golkar: Mantra-Kerta

Perpanjangan Tangan Jokowi

TINJAU SANUR - Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, didampingi Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kota Denpasar meninjau penyeberangan SanurNusa Penida. Koster akan memprioritaskan pembangunan dermaga untuk memberi kenyamanan bagi warga dan wisatawan yang menyeberang ke Nusa Penida. PEMBANGUNAN infrastruktur menjadi salah satu prioritas pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati. Setelah meninjau Pelabuhan Celukan Bawang di Buleleng yang rencananya akan dijadikan pelabuhan khusus bongkar muat atau kargo, Rabu (20/6) kemarin Wayan Koster didampingi Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kota Denpasar meninjau penyeberangan Sanur-Nusa Penida. Meski arus lalu lintas penyeberangan sangat padat, akan tetapi belum diimbangi dengan fasilitas yang memadai, hanya menggunakan ‘’dermaga alam’’. Padahal, tempat penyeberangan tersebut menjadi salah satu pintu keluar-masuk utama bagi masyarakat yang hendak berangkat menuju Nusa Penida dan Lembongan atau sebaliknya. Bahkan juga diman-

faatkan para wisatawan asing yang ingin berwisata di dua pulau yang masuk wilayah Kabupaten Klungkung itu. Melihat tempat penyeberangan yang kondisinya masih seadanya itu, Koster ke depan berencana segera membangun demarga penyeberangan yang lebih layak dan memadai. Koster yang juga telah beberapa kali melakukan penyeberangan ke Nusa Penida melalui Sanur menegaskan, pembangunan dermaga penyeberangan di Sanur menjadi salah satu prioritas yang harus segera diwujudkan. ‘’Ini (pembangunan dermaga) akan menjadi prioritas saya, harus segera direalisasikan,’’ tegas Koster. Ia mengaku sangat prihatin melihat warga yang hendak menyeberang ke Nusa Penida atau Nusa Lembongan yang melalui Sanur, karena tidak mendapatkan fasilitas dan kenyamanan. Terlebih saat air pasang, para penumpang harus rela berbasah-

basahan. Dermaga penyeberangan, menurutnya, adalah fasilitas vital yang pembangunannya menjadi tanggung jawab pemerintah. ‘’Banyak warga Nusa Penida dan sekitarnya yang setiap hari hilir-mudik, belum lagi para wisatawan. Demikian pula warga yang hendak melakukan persembahyangan ke Pura-pura di Nusa Penida. ‘’Ini adalah kebutuhan infrastruktur yang harus segera diwujudkan,’’ katanya. Bila dirinya terpilih, pembangunan dermaga penyeberangan Sanur-Nusa Penida akan menjadi prioritas. Menurut penuturan salah seorang petugas tiket Wahyu Baruna Transport, Made Nusa, rata-rata jumlah penumpang yang menyeberang dari Pantai Sanur menuju Nusa Penida mencapai 500 sampai 700 penumpang per harinya. Hal. 15 Sangat Ramai

KLAIM salah satu calon gubernur Bali bahwa hanya mereka yang didukung Presiden Joko Widodo dan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), tidak mendapat dukungan dari Presiden Jokowi pada Pilgub Bali 2018, ditanggapi dingin oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartanto. Menurut Airlangga, untuk Pemilu Presiden (Pilpres) 2019, Partai Golkar bersama PDI Perjuangan, PKB dan PPP sudah sepakat untuk berkoalisi dan mengusung kembali Jokowi sebagai calon presiden (capres). Bahwa dalam pilkada serentak 2018, partai-partai ini berbeda pilihan dalam mengusung pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, Airlangga menyebut hal tersebut bukan pemandangan baru. Hal. 15 Senapas Nawacita

DISKUSI - Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra (Rai Mantra) berdiskusi serius dengan Presiden Joko Widodo di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Soal RUU KUHP

KPK Beber 10 Kelemahan

Jakarta (Bali Post) – DPR-RI merencanakan mengesahkan RUU KUHP pada 17 Agustus 2018. Ini sebagai kado kemerdekaan Indonesia. Namun, sejumlah pihak utamanya KPK menolak, karena pada RUU KUHP dimasukkan tindak pidana korupsi dalam sejumlah pasalnya. Atas penolakan tersebut, KPK pun siap menjelaskan sikapnya kepada Presiden Joko Widodo. Bahkan, KPK akan membeberkan 10 kelemahan terkait RUU tersebut. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, KPK mempersiapkan penjelasan yang lebih solid terkait RUU KUHP tersebut. ‘’Kami memandang, selain dapat menimbulkan ketidakpastian hukum, RUU KUHP juga sangat berisiko bagi kerja KPK ke depan,’’ kata Febri, Rabu (20/6) kemarin. Pada 8 Juni 2018 lalu, Presiden Joko Widodo menyatakan setelah hari Idul Fitri, menyiapkan waktu khusus bagi KPK untuk membicarakan soal Rancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RUU KUHP), khususnya karena tindak pidana korupsi (tipikor) masuk ke RUU KUHP. ‘’Perlu diingat, keberadaan UU Tipikor dan UU KPK yang sudah jelas saat ini pun masih terus diuji dan dicari celahnya di pengadilan, apalagi dengan adanya RUU KUHP yang sejak awal sudah terbaca sangat berisiko melemahkan KPK dan pemberantasan korupsi,’’ tambah Febri.

Febri berharap bila tujuan pemerintah adalah melakukan kodifikasi perundangundangan di Indonesia, jangan sampai pemberantasan korupsi dikorbankan. ‘’Jika ada sebuah obsesi kodifikasi, janganlah sampai pemberantasan korupsi jadi korban. Belajar dari banyak negara, kodifikasi bukanlah harga mati, kodifikasi tetap tergantung kepada kebijakan sebuah negara dalam penyusunan aturan hukum,’’ ungkap Febri. Febri mengatakan, setidaknya ada 10 hal mengapa RUU KUHP berisiko bagi KPK dan pemberantasan korupsi. (1) Kewenangan kelembagaan KPK tidak ditegaskan dalam RUU KUHP, (2) KPK tidak dapat menangani aturan baru dari United Nations Convention Againts Corruption (UNCAC) seperti untuk menangani korupsi sektor swasta, (3) RUU KUHP tidak mengatur pidana tambahan berupa uang pengganti. Hal. 15 Ancaman Pidana

Soal Tudingan SBY

PDI-P Sebut Punya Pengalaman Buruk di Bali

Bali Post/afp

GEMBIRA - Warga Rusia larut dalam kegembiraan setelah menyaksikan timnya mengalahkan Mesir 3-1, Rabu (20/6) dini hari kemarin.

Pendukung Rusia Berpesta

Moskow – Para pendukung Timnas Rusia larut dalam kegembiraan setelah menyaksikan timnya mengalahkan Mesir 3-1 pada pertandingan kedua mereka di Grup A, Rabu (20/6) dini hari kemarin. Di atas kertas hasil ini mengamankan mereka satu tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2018. Rusia menempati peringkat FIFA paling rendah dalam turnamen ini. Tetapi mereka menang dalam dua pertandingannya dan kini memuncaki grup dan bisa menjadi tim pertama yang lolos ke babak berikutnya jika Arab Saudi gagal menang melawan Uruguay. Televisi negara menyiarkan rekaman video para penggemar bernyanyi dengan penuh kegembiraan, mengibar-ngibarkan bendera di tempat-tempat di seluruh negeri dan merayakan kemenangan di St. Petersburg.

‘’Pertandingan betul-betul gila, Mohamed Salah tidak bisa berbuat apa-apa,’’ kata Alexander, yang bersama istrinya berada dalam Fans Area di St. Petersburg. Hasil ini tidak diperkirakan sebelumnya bagi Rusia yang memasuki turnamen tersebut di tengah-tengah keraguan dan pesimisme di negaranya. Namun pelatih Rusia, Stanislav Cherchesov, justru menilai keperkasaan timnya merupakan hal yang wajar. Kesolidan dalam skuadnya dan kemauan untuk belajar dari kesalahan disebut sang juru taktik sebagai faktor utama. ‘’Ini bukan kebetulan. Kami berhasil meraih dua kemenangan meyakinkan. Kami punya tim yang solid. Kami harus beristirahat serta mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan berikutnya,’’ tutur Cherchesov. Untuk pertama kali sejak 1966, Rusia memenangi dua pertandingan perdana di Piala Dunia. Pada 1966, saat masih tergabung dalam Uni Soviet, mereka menembus semifinal. Selain itu, koleksi 8 gol di Piala Dunia 2018 ini membuat Rusia bergabung dengan Italia pada 1934 sebagai tim tuan rumah dengan produktivitas tertinggi pada partai pembukaan Piala Dunia. (kmb33/afp)

Jakarta (Bali Post) Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Pemenangan Pemilu Bambang DH mempertanyakan keluhan Presiden keenam RI yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang disampaikan melalui akun media sosialnya tentang netralitas alat negara yang dijadikan sebagai alat kekuasaan untuk kepentin-

gan pilkada. Sebab, PDI-P justru memiliki pengalaman buruk saat kekuasaan berada di tangan SBY di mana alat kekuasaan dijadikan kepentingan politik yang cenderung membela pemegang kekuasaan ketika itu. ‘’PDI Perjuangan bahkan punya pengalaman buruk di Pilkada Bali lima tahun lalu, saat itu alat negara diterjunkan hanya karena ambisi

kekuasaan. Jadi, siapa yang punya sejarah gelap menggunakan kekuasaan? Pak SBY jangan lempar batu sembunyi tangan,’’ ungkap Bambang DH dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (20/6) kemarin. Selain pengalaman di Bali, Bambang DH juga menunjukkan praktik pilkada di Jawa Timur yang dikotori oleh praktik penyalah-

gunaan program keluarga harapan yang merupakan program Kementerian Sosial di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo. Namun oleh mantan Menteri Sosial itu diklaim secara sepihak sebagai program kampanyenya dalam kampanye calon gubernur Jawa Timur. Hal. 15 Lakukan Introspeksi

Soal Hak Angket Pj. Gubernur Jabar

Mendagri Siap Hadapi DPR Blitar (Bali Post) – DPR telah menggulirkan wacana hak angket terkait pengangkatan Irjen M. Iriawan sebagai Pj. Gubernur Jawa Barat. Alasannya, pengangkatan tersebut telah melabrak tiga undang-undang. Hal tersebut pun ditanggapi Mendagri. Mendagri Tjahjo Kumolo mengaku siap menghadapi DPR soal wacana hak angket. ‘’Ya, saya kalau diundang DPR akan saya jawab saja apa yang diputuskan. Yang jelas sudah memenuhi peraturan perundangundangan yang berlaku,’’ kata

Tjahjo, Rabu (20/6) kemarin. Ia menegaskan, pengangkatan Iriawan sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pengangkatan Iriawan menjadi Pj. Gubernur Jabar sudah dibahas dengan pihak Istana terkait landasan aturan hukum. Pihak Setneg sudah menelaah landasan hukum sebelum mengeluarkan keputusan presiden. ‘’Secara hukum tidak menyimpang. Nah, soal ada yang suka dan tidak suka, selalu ada yang khawatir, kenapa khawatir? Wong hanya 9 hari saja sampai hari H-nya,’’ ujarnya. Bagi Tjahjo, yang terpenting secara hukum clear karena keppres keluar itu juga dengan telaah yang cukup detail. ‘’Enggak mungkin keppres asal-asalan. Soal puas-enggak puas ya… wajar itu namanya,’’ ucapnya. Hal. 15 Saluran Hukum


DENPASAR

2

Kamis Paing, 21 Juni 2018

FIGUR Secepatnya Dihanguskan KPU Bali memastikan logistik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali 2018 ada ketika dibutuhkan. Sementara ini, surat suara sudah klop meski sempat ada surat suara rusak dan jumlahnya melebihi. Khusus untuk surat suara rusak dan kelebihannya akan secepatnya dihanguskan, paling lambat H-1 Pilgub Bali. ‘’Surat suara rusak nanti akan dihanguskan paling telat tanggal 26 Juni. Ada juga yang lebih 1.200 sekian surat suara. Nanti kita hanguskan juga,’’ ujar Komisioner KPU Bali I Wayan Jondra, Rabu (20/6) kemarin. Dia menegaskan, memang tidak boleh ada surat suara yang dicetak lebih. Sama seperti surat suara rusak, kelebihan surat suara nantinya dibakar. Dengan demikian, tertutup peluang bagi pihak-pihak yang ingin memanfaatkan surat suara tersebut. ‘’Surat suara rusak dan kelebihannya itu harus dihanguskan di depan KPU, pengawas pemilu, dan kepolisian,’’ tegasnya. Dia menambahkan, surat suara saat ini sudah didistribusikan ke semua kabupaten/ kota. Berbeda dengan logistik lain yang dibuat di luar Bali seperti sampul, segel dan hologram. Segel dan hologram dibuat di Jakarta Timur sebanyak kurang lebih 500 keping. Sedangkan sampul dibuat di Semarang dan baru selesai Kamis (21/6) ini. Meski demikian, pihaknya memastikan hal tersebut tidak akan mengganggu tahapan. ‘’Itu kan barang khusus yang dilelangkan. Misalnya, hologram dan segel, itu sudah dilelang oleh KPU RI. Kita tinggal pesan saja, untuk daerah Bali percetakan ini yang dapat. Harganya sudah ditentukan lelang e-katalog. Kalau sampul, di Bali tidak ada yang bisa bikin dalam jumlah banyak,’’ katanya dan menambahkan, pendistribusi logistik pilgub ke desadesa dijadwalkan dilakukan mulai tanggal 24 Juni hingga 26 Juni secara bertahap. (rin)

Bali Post/eka

Sidak di Pelabuhan Benoa

Tim Gabungan Temukan Dua Sajam

Hilangkan Jejak, Warna Motor Curian Diubah Denpasar (Bali Post) Perburuan terhadap pelaku curanmor terus dilakukan Resmob Satreskrim Polresta Denpasar. Dua pelaku yang selama ini menyasar rumah kos, Fransiskus Frans Djawa alias Franky (23) dan Reski Juanli Harahap alias Reski (22), dibekuk beberapa waktu lalu. Penadah motor curian, Achmad Ferry Hermanto (27), juga diringkus. Untuk menghilangkan jejak, mereka mengubah warna cat motor curiannya. Dikonfirmasi Rabu (20/6) kemarin, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo mengatakan, komplotan ini beraksi di Jalan Glogor Carik Gang Ratna Indah, Jalan Pulau Galang dan Jalan Dukuh Sari Gang Kaliasem, Denpasar. ‘’Mereka mencuri dua sepeda motor Honda Vario dan satu Honda Beat. Motor yang disasar milik temannya,’’ ujarnya. Modusnya, kata Hadi Purnomo, pelaku meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan untuk membeli atau mengantar barang. Selanjutnya, pelaku membawa sepeda motor tersebut ke tempat pembuatan kunci duplikat di daerah Sesetan, Denpasar Selatan dan dibuatkan kunci duplikat. Setelah membuat kunci duplikat, sepeda motor tersebut dikembalikan kepada korban. Beberapa hari kemudian, pelaku melihat sepeda motor tersebut di tempat parkir kos korban dan langsung dibawa kabur menggunakan kunci duplikat. Motor curian tersebut kemudian dibawa ke tempat kos Ferry untuk diubah warnanya. Oleh Ferry, motor tersebut dijual dengan harga per unit Rp 3 juta dan uangnya dibagi bertiga. Komplotan curanmor ini ditangkap di Jalan Glogor Carik Gang Ratna, Densel oleh tim Resmob Polresta dipimpin Kanit I Reskrim Iptu I Made Putra Yudistira. Awalnya, yang dibekuk tersangka Reski. Dari pengakuan Reski, giliran Franky dan Ferry diringkus. ‘’Anggota kami masih mengembangkan kasus ini, terutama mencari barang buktinya. Selain itu, penyelidikan pelaku lain terus dilakukan,’’ tegas mantan Kapolres Gianyar ini. (kmb36)

Bali Post/eka

PENCURIAN - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo menunjukkan para tersangka dan barang bukti pencurian kendaraan bermotor di Mapolresta Denpasar, Rabu (20/6) kemarin.

(0361) 7400391, 812987 FM 96,5

Topik : PASAR SENI SUKAWATI MAKIN MEMPRIHATINKAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Denpasar (Bali Post) – Mengantisipasi masuknya penduduk pendatang (duktang) yang tanpa dilengkapi kartu identitas diri yang sah ke wilayah Kota Denpasar, Pemkot Denpasar mengintensifkan gelaran sidak. Apalagi, arus balik penumpang pascaperayaan Idul Fitri menuju Kota Denpasar menunjukkan peningkatan yang signifikan. Rabu (20/6) kemarin, tim gabungan yang berintikan aparat dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar, Satpol PP Kota Denpasar,

unsur kepolisian dan petugas KSOP Pelabuhan Benoa menggelar pemeriksaan kartu identitas diri bagi para penumpang yang baru tiba di Pelabuhan Benoa. Kabid Kependudukan Disdukcapil Kota Denpasar Lely Sriadi yang ditemui di selasela pemeriksaan menyebutkan, kegiatan ini merupakan pengendalian penduduk pendatang yang ada di Denpasar. Kegiatan ini dilakukan pascaterjadinya arus mudik pada hari Lebaran lalu. Mengingat, setelah arus mudik, usai merayakan Lebaran, dipastikan

terjadi peningkatan arus balik. Melalui kegiatan ini, kata Lely Sriadi, pihaknya mendata seberapa banyak penduduk yang masuk ke Denpasar. Kemarin, jumlah penumpang KM Awu yang berlayar dari NTT mencapai 1.250 orang. Dari hasil pemeriksaan kartu identitas, terdapat 79 penumpang yang tidak mengantongi e-KTP. ‘’Mereka ini kami periksa dulu, bila sampai tidak memiliki kartu identitas sama sekali, kita serahkan ke Satpol PP untuk disidang tipiring,’’ ujarnya.

Lely Sriadi menambahkan, pemeriksaan kartu identitas diri ini akan dilakukan secara berkelanjutan, sesuai dengan kedatangan kapal yang akan berlabuh di Pelabuhan Benoa. Sedangkan pemeriksaan di Terminal Ubung yang biasanya juga dilakukan, tahun ini ditiadakan karena penumpang yang menggunakan bus AKAP sudah tidak turun lagi di Ubung. Penumpang bus AKAP sudah turun di Terminal Mengwi. ‘’Tahun ini kita tidak lagi menggelar pemeriksaan di Terminal

Ubung,’’ katanya. Sementara itu, Kapolsek Pelabuhan Benoa Kompol Ni Made Sukerti, S.H. mengatakan, serangkaian pemeriksaan identitas diri penumpang tersebut juga ditemukan penumpang yang membawa dua senjata tajam. Sajam yang dibawa penumpang tersebut kemudian disita petugas karena dinilai bisa membahayakan apabila terjadi apa-apa di dalam kapal. ‘’Kami masih menginterogasi yang bersangkutan, kenapa mereka membawa sajam?’’ ujarnya. (kmb12)

liter/detik, IPA Penet dengan kapasitas 100 liter/detik serta Pembangunan IPA Waribang tahap II dengan kapasitas 150 liter/detik. Selain itu, akan dilaksanakan penambahan sambungan baru 3.300 unit, termasuk program MBR 1.000 unit. ‘’Selain itu, ada juga pergantian water meter sebanyak 6.216 unit. Selain itu, pengembangan sistem distribusi dan pengaturan pengaliran untuk pemerataan tekanan khususnya di daerah Denpasar Utara, Barat, dan Timur,’’ katanya memaparkan. Program lainnya, kata Ar-

sana, yakni percepatan pelaksanaan penanganan kebocoran yang terkena proyek infrastrutur dan teknis lainnya. Pihaknya juga telah mengusulkan pembangunan bendungan di Blusung melalui Satker PK PAM. Selain itu, rencana lainnya usulan penggantian pipa induk di Jalan Nangka melalui BWS Nusa Penida. (kmb12)

Daftar Tunggu PDAM Capai Ribuan Orang

Denpasar (Bali Post) –

Pelayanan yang diberikan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Denpasar kepada pelanggan hingga kini belum maksimal. Mengingat, masih banyak kendala yang dihadapi perusahaan milik Pemkot Denpasar ini. Selain minimnya sumber air baku, jumlah penduduk juga terus meningkat. Akibatnya, daftar tunggu semakin banyak. Saat ini daftar tunggu telah mencapai 1.162 orang. Direktur Utama PDAM Kota Denpasar I.B. Gede Arsana mengatakan hal itu saat temu pelanggan di IPA Belusung, belum lama ini. Menurut Arsana, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Namun, persoalan yang masih dihadapi, yakni kurangnya produksi yang dihasilkan dibandingkan dengan kebutuhan pelanggan yang ada. Jumlah pelanggan PDAM

saat ini mencapai 83.945 sambungan. Untuk memenuhi kebutuhan air bagi pelanggan, pihaknya baru bisa memproduksi sebanyak 3.521.521 meter kubik atau 1.358,56 liter per detik. ‘’Sedangkan kebutuhan pelanggan mencapai 1.394,00 liter per detik. Artinya,

masih kekurangan sekitar 35,44 liter per detik,’’ ujarnya. Arsana mengatakan, ada beberapa program yang akan dilakukan PDAM Kota Denpasar di tahun 2018 ini. Yakni penambahan kapasitas produksi melalui Sarbagita Tukad Petanu dengan kapasitas 100

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Berupaya Melarikan Diri

Empat Tahanan Kabur Ditembak Denpasar (Bali Post) Tindakan tegas dilakukan tim Resmob Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Barat (Denbar) terhadap empat tahanan yang sempat kabur dari Rutan Mapolsek Denbar, tersangka Muhammad Rifai (20), Muhammad Zubair (35), Wylson Kennedi (22) dan Muhammad Alfah (24). Mereka kembali berupaya melarikan diri saat diajak menunjukkan lokasi pelariannya. Akhirnya, polisi terpaksa menembak kedua kaki empat tersangka tersebut. Sedangkan Muhammad Panzuri Akbar (22) memilih pasrah dan kooperatif. Menurut Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo didampingi Kasatreskrim Kompol Wayan Arta Ariawan, kasus pelarian tersebut diotaki tersangka Rifai. Dia nekat kabur dengan alasan istrinya di Bandung akan melahirkan. ‘’Rifai ini sebagai pimpinan dari tahanan dengan panggilan Danton. Kalau tersangka Zubair sebagai koordinator,’’ ujar Hadi Purnomo, Rabu (20/6) kemarin. Terkait pelarian para pelaku, kata Hadi Purnomo, setelah keluar dari rutan, tersangka Zubair, Wylson, dan Alfah menuju ke Wangaya lalu menuju Kuburan Badung, Sanur dan balik ke Jalan Bung Tomo, Denbar. Setelah itu,

Zubair menuju Terminal Ubung dan naik bus menuju Pelabuhan Gilimanuk dan selanjutnya menyeberang ke Ketapang menuju Surabaya. Akhirnya, tersangka kasus penipuan ini ditangkap di Terminal Bungurasih, Surabaya, Jawa Timur, tanggal 5 Juni lalu pukul 13.00 WIB. Rencananya, Zubair hendak kabur ke Jakarta. Sementara tersangka Rifai dari Polsek Denbar langsung menuju Jalan Pidada. Selanjutnya, Rifai naik bus jurusan Gilimanuk. Setibanya di Pelabuhan Gilimanuk, pelaku jalan kaki lewat pantai menuju kapal penyeberangan. Sampai di Ketapang, Jawa Timur, dia menumpang bus menuju Surabaya, lanjut ke Bandung. ‘’Informasinya, pelaku punya saudara di Kupang, NTT dan Bandung. Tim dibagi dua, ada yang mencari ke Kupang dan Bandung. Akhirnya, anggota kami tahu tempat kos pelaku di Bandung, yaitu di Jalan Si Biru, Bandung. Pelaku langsung ditangkap di rumah istrinya tanggal 11 Juni 2018 pukul 01.30 WIB,’’ ungkap mantan Kapolres Gianyar ini. Sementara pelarian tersangka Wylson dan Alfah, mereka menumpang truk menuju Surabaya. Selanjutnya, mereka menuju ke Pelabuhan Tanjung Perak. ‘’Mereka sempat jadi gelandangan di Pelabuhan

Bali Post/eka

KABUR - Polisi menggiring tahanan Polsek Denpasar Barat yang sempat kabur di Mapolresta Denpasar, Rabu (20/6) kemarin. Tanjung Perak. Bahkan, mereka makan makanan sisa yang dibuang di tempat sampah sambil menunggu kapal laut,’’ tandasnya. Setelah naik kapal, mereka menuju ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan menumpang truk, lalu menuju ke Balikpapan, Kalimantan Timur. Setibanya di Balikpapan, Alfah dijemput kakaknya diajak ke Samarinda, Kalimantan Timur. Berdasarkan hasil penyidikan, mantan Koorspripim Polda Bali ini mengungkapkan, tersangka Rifai berperan sebagai yang punya ide dan

Zubair penyedia alat dengan bantuan M. Yasin. Pada tanggal 24 Mei 2018, Yasin membezuk Zubair ke Polsek Denbar sambil membawa dua gergaji besi. Pada tanggal 28 Mei saat Zubair dibon (dipinjam untuk diperiksa - red), Yasin memanfaatkan kesempatan itu untuk menyerahkan obeng dan baut. Selanjutnya, tanggal 31 Mei, Yasin membezuk Zubair sambil memberikan kater dan besi untuk mencongkel. Selain itu, Yasin juga menyelundupkan tas plastik ke rutan. ‘’Setelah mendapatkan alat atau sarana tersebut lalu disembunyikan di lubang ruangan sel oleh Ri-

fai. Mereka mulai memotong terali besi atas kamar mandi sel sekak tanggal 29 Mei 2018 bersama tahanan lainnya. Akhirnya, tanggal 4 Juni mereka kabur,’’ ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Senin (4/6) lalu lima tahanan Polsek Denbar melarikan diri setelah membobol plafon kamar mandi rutan. Tahanan yang kabur tersebut yaitu M. Rifai (kasus pencurian), M. Zubair (kasus penipuan), M. Alfah (kasus pencurian), Wilson Kennedy (kasus pencurian) dan M. Akbar (kasus pencurian). (kmb36)


BADUNG

Kamis Paing, 21 Juni 2018

3

Ipar Artis Dijerat Kasus Narkoba Mangupura (Bali Post)Setelah penanganannya diambil alih Polresta Denpasar dari Polsek Kuta, tersangka Hamad Saleh Hilabi kini ditahan di Mapolresta. Hasil penyidikan, ipar artis Jakarta ini terbukti menyimpan dan menggunakan ganja. Sedangkan terkait senjata api (senpi), Saleh hanya melakukan pelanggaran aturan administrasi. “Dari hasil pemeriksaan labfor, bahwa tujuh linting dan satu plastik klip positif ganja seberat 20,99 gram netto,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, Rabu (20/6) kemarin. Selain ganja, di TKP juga diamankan 38 butir dumolid. Hasil pemeriksaan labfor, positif narkoba dan penggunaan obat ini harus dengan resep dokter. Sedangkan serbuk putih ditemukan di freezer kulkasnya negatif narkoba karena hasil pemeriksaan ternyata gula. “Jadi, yang positif hanya ganja dan kasusnya ditangani Satresnarkoba Polresta Denpasar,” kata Hadi Purnomo. Terkait senpi dan empat magazine, mantan Kapolresta Denpasar ini mengungkapkan, tersangka memiliki izin. Kesalahan tersangka, senpi tersebut seharusnya dititipkan di Perbakin setelah digunakan untuk latihan. Oleh karena itu, pelaku hanya dikenakan pelanggaran aturan administrasi terkait penyimpanan senjata api. Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Ospnal Reskrim Polsek Kuta menggerebek vila di Jalan Dewi Sri III, Kuta, Badung, Senin (11/6) lalu. Berdasarkan informasi dari masyarakat, di vila tersebut sering ada pesta narkoba. Dari hasil penggerebekan, aparat menangkap Hamad Saleh Hilabi (41). Di TKP polisi menemukan 38 butir obat dumolid di laci kamar, satu bungkus rokok berisi 1 linting daun, batang dan biji diduga ganja. Di atas meja dekat kasur ditemukan satu bungkus rokok yang di dalamnya berisi enam linting daun, biji dan batang kering diduga ganja. Sedangkan dari mini kulkas diamankan satu plastik klip besar yang berisi daun, biji dan batang kering diduga ganja. Selain itu, di dalam kamar pelaku ditemukan pistol Glock 17 dan tiga magazine (dua pendek dan satu panjang) dan 12 butir peluru serta senjata peluru karet, dua magazine, 13 peluru, CZ Shadow 2, 12 peluru plastik besar, delapan peluru plastik kecil, empat butir peluru hampa, satu kotak peluru (50 butir 9 mm), satu kotak peluru (48 butir 9 mm), dua pisau kecil, satu pisau panjang, satu pisau pendek, satu rantai kalung, dua holster (sarung pistol) dan kartu Perbankin. (kmb36)

Arus Balik di Terminal Mengwi Capai Ribuan Penumpang Bali Post/eka

Mangupura (Bali Post) -

Arus balik di Terminal Mengwi mulai menunjukkan peningkatan. Dari data petugas di lapangan, arus balik sudah terlihat mencapai ribuan penumpang. Selain penumpang yang turun untuk kepentingan mudik, ada juga sejumlah penumpang yang ke Bali hanya untuk mengisi hari libur. Koordinator Terminal Tipe A Mengwi Cok Agung Suarmaya mengatakan, lonjakan penumpang yang turun di Terminal Mengwi sudah terlihat sejak H+1 pascalibur Idul Fitri 1439 H. “H+1 Idul Fitri, arus balik sudah terlihat. Bahkan, mencapai 1.209 penumpang yang turun di Terminal Mengwi dengan 60 jumlah armada. Lonjakan

juga tejadi pada H+3. Bahkan, lonjakan penumpang hingga 50 persen dari H+1, yakni mencapai 2.664 penumpang dengan jumlah armada 89,” ujar Agung Suarmaya, Rabu (20/6) kemarin. Dengan adanya peningkatan arus balik yang ditandai dengan membludaknya penumpang yang turun di Terminal Mengwi, Santuan Polisi Pamong Praja

(Satpol PP) Kabupaten Badung terus melakukan pemeriksaan terhadap penumpang bus yang tiba di Terminal Tipe A tersebut. Pada sidak, Rabu kemarin, terdapat 27 penumpang tanpa identitas dari 30 bus yang tiba di Terminal Mengwi. Tercatat lima penumpang dipulangkan secara langsung dan 22 penumpang terdapat penjaminnya. Namun,

Kunjungan Wisatawan ke Uluwatu Meningkat 15 Persen

Bali Post/kmb23

KUNJUNGAN - Suasana kunjungan wisatawan ke objek wisata kawasan luar Pura Uluwatu, Rabu (20/6) kemarin. Mangupura (Bali Post) Selama libur hari raya Idul Fitri, sejumlah objek wisata di kawasan Kuta dan Kuta Selatan diserbu pengunjung. Bahkan, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan terutama wisatawan domestik sangat signifikan. Salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan adalah kawasan luar Pura Uluwatu. Menurut Manager Pengelola Objek Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu Wayan Wijana, kunjungan

ke objek wisata ini selama liburan tersebut meningkat signifikan. Peningkatan kunjungan wisatawan hingga 15 persen dibandingkan liburan tahun sebelumnya. Pada H-2 Idul Fitri tahun 2017 lalu, jumlah kunjungan sebanyak 6.500 dan meningkat pada H-2 tahun ini sebanyak 7.0008.000 orang. Sedangkan pada H-1 Idul Fitri tahun 2017 lalu, jumlahnya hanya 7.000-an pengunjung, untuk tahun ini meningkat tajam hingga di atas 9.000 pengunjung.

Pada hari-H atau Idul Fitri, kata Wijana, jumlah kunjungan masih stabil di angka 9.000 orang lebih. Lonjakan pengunjung yang paling banyak terjadi pada H+2 Idul Fitri, yakni mencapai 12.000 orang pengunjung. Sedangkan pada periode sama tahun 2017 lalu, jumlah kunjungan hanya 10.000 orang. “Lonjakan paling banyak memang terjadi pada H+2 Idul Fitri,” katanya memaparkan. Wijana mengakui, selama ini kunjungan ke kawasan luar Pura Uluwatu masih didominasi oleh wisatawan mancanegara, angkanya sebanyak 70 persen. Sedangkan untuk wisatawan domestik hanya 30 persen. Namun, saat ini wisatawan domestik sudah mulai meningkat. Bahkan, peningkatan mencapai 35 persen. Menurut Wijana, pengunjung yang datang ke Uluwatu selain mencari keindahan panorama alam, juga mencari suasana berbeda dari objek lainnya di Bali. Ditegaskan, kawasan Uluwatu menawarkan the five wonderful beauties at Uluwatu. Tentunya yang paling utama adalah pementasan kecak, kemudian sunset, panorama tebing, pura dan satwa kera. “Tidak hanya itu, pada saat pujawali, suasana persembahyangan juga menjadi daya tarik wi-

Tiga Hari ke Depan

Bali Diperkirakan Masih Diguyur Hujan Mangupura (Bali Post) Sejak Selasa (19/6) hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi hampir merata di sejumlah wilayah di Bali. Padahal, saat ini di wilayah Bali secara umum telah memasuki musim kemarau. Kendati demikian, hujan yang terjadi saat ini merupakan fenomena alam yang biasa. Dikonfirmasi Rabu (20/6) kemarin, Forecaster on Duty BBMKG Wilayah III Denpasar Luh Eka Arisanti mengatakan, kondisi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang ini masih akan terjadi atau mengguyur Bali

Bali Post/kmb23

WASPADA - Para nelayan, pengelola wisata bahari dan penyeberangan diminta waspada karena ketinggian gelombang mencapai lebih dari dua meter.

hingga tiga hari ke depan. Dari data yang tercatat di stasiun milik BMKG di Ngurah Rai, curah hujan mencapai 14.3 mm. Sedangkan data di Jembrana tercatat 14.7 mm, di Denpasar sebesar 14 mm. “Itu intensitas hujannya antara ringan dan sedang,” ujarnya. Untuk faktor penyebabnya, kata Eka Arisanti, berdasarkan analisis memang lebih kepada faktor lokal. Dari data sepanjang bulan ini, pemanasan memang cukup intensif di wilayah Bali. Bahkan, hujan juga sangat sedikit dan hanya terjadi di beberapa wilayah lokal saja. Eka Arisanti mengatakan, meskipun saat ini masih memasuki musim kemarau, namun kemungkinan terjadi hujan masih ada. Hal itu, menurutnya, karena terjadinya pemanasan yang cukup intensif, sehingga menyebabkan terkumpulnya uap air. “Energi yang terkumpul selama sebulan akan terakumulasi sehingga membentuk awan hujan. Inilah yang menyebabkan hujan,” katanya. Menurut Eka Arisanti, kondisi ini tidak akan berlangsung lama. Pihaknya memprediksi, hujan dengan intensitas antara ringan dan sedang ini akan terjadi dalam waktu tiga hari ke depan. Selain hujan, angin juga bertiup cukup kencang. Dalam beberapa pekan ini, Eka Arisanti mengimbau nelayan maupun pengelola wisata bahari dan penyeberangan terutama di perairan Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, penyeberangan Nusa Penida ke Sanur, Selat Lombok bagian selatan untuk waspada. Pasalnya, tinggi gelombang mencapai lebih dari dua meter. “Untuk kecepatan angin antara 8-38 kilometer per jam di wilayah Bali. Khusus untuk perairan Selatan, bisa lebih kencang mencapai 40 kilometer per jam,” katanya mengingatkan. (kmb23)

penumpang yang ada penjaminnya akan disidangkan lebih lanjut. Dalam sidang, penumpang wajib melaporkan tempat di mana penumpang itu tinggal beserta surat keterangan dari penjaminnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung A.A. Ngurah Rai Yuda Darma mengatakan, pihaknya mempersiapkan 25 personel untuk bertugas di Terminal Mengwi. Selain itu, 30 personel lainnya disiagakan di luar Terminal Mengwi untuk mengatur arus lalu lintas

bersama aparat dari Polres Badung. Guna mengatensi volume kendaraan di tempat pariwisata, Dishub Badung juga mempersiapkan 115 personel dari UPT LLA Badung Selatan. “Lonjakan wisatawan yang berdampak pada kepadatan lalu lintas saat libur hari raya, penjagaan dan pengaturan akan lebih diintensifkan lagi terutama di ruas-ruas jalan menuju tempat wisata termasuk persimpangan-persimpangan yang selama ini memang padat lalu lintas,” tegasnya. (kmb27)

KPU Kemas Logistik Pilgub Bali

satawan,” tegasnya. Meskipun kawasan Uluwatu sudah dikenal, kata Wijana, tantangan ke depan tentu harus bisa bersaing dengan objek wisata lainnya. Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan pembenahan, baik di bidang SDM maupun infrastruktur. Untuk membuat suasana berbeda, Pemkab Badung berencana membuat patung setinggi 14 meter. Nantinya, hal ini akan dijadikan sebagai destinasi baru yang lokasinya di ujung utara kawasan tersebut. “Patung ini akan menceritakan tentang perjalanan Ida Batara di Pura Uluwatu. Saat ini, desain sudah disiapkan. Tahun 2019 diharapkan sudah bisa rampung. Tim dari Pemkab sudah melakukan survei, tinggal mensosialisasikannya kepada desa adat dan dengan pihak puri,” katanya. Wijana menambahkan, patung ini nantinya akan menjadi salah satu daya tarik baru di Uluwatu. Patung itu juga akan dilengkapi dengan air mancur, sitting area dan sebagainya. Untuk memperlancar akses kendaraan, juga akan dibangun gate masuk dan gate keluar yang lebih luas. Selain itu, kami juga menerapkan sistem digitalisasi untuk ticketing,” tegasnya. (kmb23)

Mangupura (Bali Post) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badung mulai mengemas surat suara sebelum didistribusikan ke masingmasing Tempat Pemungutan Suara (TPS). Logistik yang dikemas mulai Senin (18/6) lalu ini adalah logistik pemungutan dan penghitungan suara, seperti surat suara, alas coblos (gabus), paku, tinta dan formulir. “Kami menargetkan proses pengemasan kemudian dilakukan pengesetan kebutuhan logistik Pilgub Bali bisa selesai sebelum tanggal 23 Juni,” ungkap Ketua KPU Badung A.A. Gede Raka Nakula, Rabu (20/6) kemarin. Menurut Raka Nakula, proses pengemasan logistik mulai dari Kecamatan Petang, Abiansemal, Mengwi, Kuta, Kuta Utara hingga Kuta Se latan. Sebelum dimasukkan ke dalam kotak, semua logistik dibungkus menggunakan plastik besar, sehingga aman sampai di TPS. “Pengemasan melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk memastikan kembali bahwa semua logistik sudah sesuai, baik jumlah maupun formulirnya,” terangnya. Seperti diberitakan sebelumnya, jumlah TPS yang sebelumnya berjumlah 584 ditetapkan menjadi 579 TPS. Rasionalisasi TPS dilakukan di dua kecamatan, yakni Kuta dan Kuta Selatan. Berdasarkan data KPU Badung, jumlah TPS di Kecamatan Abiansemal 120 TPS, Kuta 52 TPS, Kuta Selatan 118 TPS, Kuta Utara 89 TPS, Mengwi 151 TPS, dan Petang 49 TPS. Sebelumnya, Kuta memiliki 56 TPS dan Kuta Selatan 119 TPS. Padahal, jika dilihat Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub Bali 2018 ditetapkan 358.125 pemilih, dengan rincian 176.955 laki-laki dan

181.170 perempuan atau naik dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) berjumlah 352.362 pemilih, dengan rincian 173.623 laki-laki dan 178.739 perempuan. “Yang terdaftar di DPT adalah pemilih yang sudah terekam KTP elektronik. Bagi yang belum mengantongi KTP elektrononik, minimal sudah memiliki Surat Keterangan (Suket) telah melakukan perekaman TP elektronik,” terangnya. Kendati demikian, masyarakat yang belum terdaftar dalam DPT boleh memilih setelah pukul 12.00 sesuai domisili. Jika surat suara habis, bisa pindah ke TPS terdekat, tapi terbatas di wilayah desa setempat. Dalam perhelatan pilgub ini, KPU Badung hanya memohon anggaran sesuai kebutuhan kepada pengguna anggaran yakni KPU Bali. Hingga saat ini, anggaran yang sudah cair dan dikelola KPU Badung sekitar Rp 16 miliar. Anggaran ini, 80 persen terserap untuk honorhonor penyelenggara, di antaranya untuk Badan Adhoc, KPPS dan yang lainnya. Pascadilakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit), terdapat 362.065 Daftar Pemilih Sementara (DPS). Rinciannya, 179.117 laki-laki dan 182.948 perempuan. Dari DPS kembali terjadi perubahan, penghapusan, dan penambahan data, sehingga terdapat 358.973 DPS Hasil Perbaikan (DPS HP), dengan rincian 177.550 laki-laki dan 181.423 perempuan. KPU kemudian melakukan validasi data karena ada yang meninggal, pindah domisili, hak pilih dicabut, data ganda, tidak dikenal, bukan penduduk setempat, masih di bawah umur, masih berstatus TNI/Polri, dan hilang ingatan, sehingga DPT berjumlah 358.125 orang. (kmb27)

Dukung Karya di Pura Dalem Srijati Sibanggede

Wabup Suiasa Serahkan BKK Rp 2 Miliar SERANGKAIAN telah rampungnya perbaikan palinggih dan bangunan di Pura Dalem Srijati, Desa Sibanggede, Kecamatan Abiansemal, krama pangempon pura melaksanakan Karya Melaspas, Mendem Padagingan, Rsi Gana, Piodalan Padudusan Agung, Manawa Ratna, Madasar Caru Tabuh Gentuh di Pura Dalem Srijati, yang puncaknya jatuh pada Buda Kliwon Pahang, tanggal 4 Juli 2018 mendatang. Rangkaian karya ini, Rabu (20/6) kemarin dilaksanakan upacara Melaspas Pratima dan Makta Bagia. Upacara ini dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi anggota DPRD Badung I Nyoman Wiradana. Pada kesempatan itu, Wabup Suiasa menyerahkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) secara simbolis sebesar Rp 2 miliar. Wabup Suiasa mengatakan, pelaksanaan pembangunan dan karya ini sudah menjadi swadharma krama dalam meningkatkan rasa sradha bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Kehadiran Wabup Suiasa selaku pemerintah pada karya ini sebagai wujud ikut ngrastitiang agar karya

dapat berjalan dengan baik sesuai harapan bersama. Untuk itu, Suiasa mengharapkan dalam pelaksanaan yadnya ini harus didasari oleh pikiran, perkataan maupun perbutan yang baik. Dengan dasar ini, sudah tentu akan terciptanya rasa sagilik, saguluk, salunglung sabayantaka serta rasa kebersamaan dan manyamabraya. Prawartaka Karya Putu Suartika menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wabup Suiasa. Ini membuktikan pemerintah memberikan perhatian kepada krama Desa Adat Sibanggede. Karya ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan rasa sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus melaksanaan konsep ajaran agama Hindu yakni Tri Hita Karana serta melestarikan seni, adat dan budaya sebagai warisan leluhur. Karya ini telah dimulai sejak 31 Maret 2018 dengan upacara Matur Piuning. Pada tanggal 20 Juni ini dilaksanakan upacara Melaspas Pratima dan Makta Bagia, dilanjutkan Melaspas lan Mendem Padagingan Rsi Gana pada tanggal 24 Juni mendatang. Tawur Tabuh Gentuh lan Pedanan pada

MENYERAHKAN - Wabup Suiasa menyerahkan dana BKK secara simbolis sebesar Rp 2 miliar di Pura Dalem Srijati, Rabu (20/6) kemarin. 30 Juni, sementara puncak karya pada tanggal 4 Juli mendatang dengan rangkaian upacara piodalan di Pura Prajapati, piodalan di Taman Magendra, piodalan di Pura Pempatan, dan Piodalan Pedudusan Agung di Pura Dalem Srijati serta upacara Mapasaran dan Peselang. Pura Dalem Srijati merupakan salah satu pura kahyangan tiga yang di-empon 543 KK atau 1.000 jiwa menyebar

di enam banjar, yaitu Banjar Srijati, Banjar Tagtag, Banjar Senggu, Banjar Pekandelan, Banjar Pane, Banjar Badung, dan peletan dari Banjar Cabe, Darmasaba. Pembangunan pura ini dibiayai dari APBDes Sibanggede sebesar Rp 4 miliar lebih dan pembangunan wantilan dari dana hibah Pemkab Badung sebesar Rp 2 miliar. Sedangkan karya diperkirakan menghabiskan biaya Rp 2,7 miliar. (ad726)


DAERAH

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A

Golkar Bali Gelar Orientasi Fungsionaris

Perkuat Kemenangan Mantra-Kerta Menuju Pemilu 2019

Bali Post/kmb40

APEL - Jajaran KPU Bangli mengadakan apel kesiapan penyelenggaraan Pilgub Bali 2018 di Balai Pesamuhan Desa Pakraman Kubu.

KPU Bangli Siap Selenggarakan Pilgub

Bangli (Bali Post) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangli siap menyelenggarakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018 yang tinggal hitungan hari. Kesiapan tersebut dideklarasikan KPU Bangli dalam apel kesiapan penyelenggara yang digelar di Balai Pesamuhan Desa Pakraman Kubu, Bangli, Rabu (20/6) kemarin. Apel melibatkan seluruh penyelenggara mulai dari PPK hingga PPS. Hadir sejumlah undangan dari Panwaslu Bangli, perwakilan Kodim Bangli, Polres Bangli dan Kejari Bangli. Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan mengatakan, tujuan dilaksanakan apel ini untuk mengecek dan memastikan kesiapan jajarannya dalam menyelenggarakan Pilgub Bali. Ada tiga hal penting yang dicek kesiapannya yaitu personel penyelenggara, logistik dan keuangan. Mengenai kesiapan penyelenggara, Lidartawan menyatakan

pihaknya sudah memastikan seluruh personel lengkap serta sehat jasmani dan rohani. Demikian juga logistik yang dibutuhkan dalam pelaksanaan Pilgub Bali, sudah diterima lengkap dari KPU Provinsi Bali. ‘’Yang ketiga adalah kesiapan keuangan. Jangan sampai tidak ada uang. Saya sudah cek bahwa keuangan untuk penyelenggaraan Pilgub Bali di Kabupaten Bangli sudah oke,’’ jelasnya. Usai melaksanakan apel kesiapan menyelenggarakan Pilgub 2018, KPU Bangli melakukan sosialisasi pengelolaan logistik. Sosialisasi ini diadakan untuk memantapkan kesiapan dalam proses loading logistik yang direncanakan berlangsung Kamis (21/6) ini. ‘’Kami lakukan sosialisasi pengelolaan logistik agar sampai di TPS seluruh kelengkapannya sama seperti pilbup lalu, tidak ada satu pun yang kurang, salah atau keliru memasukannya,’’ imbuh Lidartawan. (kmb40)

D I S I N I

KETUA Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto membuka Orientasi Fungsionaris Partai Golkar Provinsi Bali Tahun 2018 Angkatan III (terakhir) di Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Rabu (20/6) kemarin. Orientasi fungsionaris dua angkatan sebelumnya dilaksanakan 5 Mei dan 10 Mei 2018 lalu. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan fungsionaris partai yang memiliki etos juang tinggi, militan dan sanggup menjadi duta partai yang hadir di tengah masyarakat. ‘’Dalam Rakernas Partai Golkar dan dalam berbagai forum resmi kepartaian, DPP Partai Golkar secara tegas menyatakan bahwa kegiatan orientasi fungsionaris Partai Golkar ini nantinya akan menjadi sumber utama calon legislatif Partai Golkar,’’ ujar Ketua Panitia I Putu Yuda Suparsana. Peserta orientasi fungsionaris berasal dari unsur DPD Partai Golkar Provinsi Bali, DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota, anggota Fraksi Partai Golkar tingkat provinsi dan kabupaten/kota, perwakilan ormas Hasta Karya, sayap dan lembaga di lingkungan Partai Golkar. Dari sekitar 150 orang peserta angkatan I dan II, sebanyak 31 orang diundang kembali mengikuti orientasi fungsionaris angkatan III. Ketua DPD Partai Golkar Bali Ketut Sudikerta mengatakan, menjelang hajatan politik pilkada serentak 2018 dan pemilu serentak 2019, Partai Golkar dituntut me-

nyiapkan kader-kader terbaiknya untuk siap fisik dan mental menuju ketatnya pertarungan politik dalam merebut dukungan masyarakat dan merebut kembali kejayaan Partai Golkar. Berpijak pada hal tersebut, DPD Partai Golkar kabupaten/ kota diharapkan terus melakukan evaluasi terhadap capaian-capaian program yang telah dijalankan, khususnya di bidang kaderisasi dan keanggotaan. ‘’Hal ini penting dilakukan mengingat sukses program di bidang kaderisasi akan menjadi landasan bagi Partai Golkar untuk menentukan penilaian dalam hal pendayagunaan dan promosi kader menghadapi pilkada serentak 2018 dan pemilu legislatif 2019,’’ kata calon Wakil Gubernur Bali nomor urut 2 ini. Sudikerta menambahkan, fungsionaris Partai Golkar nantinya mendapat penugasan untuk terjun ke daerah-daerah mengemban misi khusus dalam rangka memperkuat penggalangan dan mengembangkan basis-basis kepartaian, baik menyangkut persoalan organisasi, kaderisasi, keanggotaan maupun program-program kekaryaan lainnya. ‘’Penugasan fungsionaris ini merupakan syarat mutlak bagi kader-kader yang akan disiapkan menjadi bakal calon anggota legislatif Partai Golkar yang nantinya disertai evaluasi secara mendalam dan komprehensif terhadap kinerja para fungsionaris di daerah penugasannya,’’ jelasnya. Menurut Ketum DPP Partai

ORIENTASI - Suasana orientasi fungsionaris Partai Golkar Bali yang dibuka Ketum DPP Golkar Airlangga Hartarto. Partai yang mendapat nomor urut 4 ini kini mengusung program 4G (Golkar Bersih, Golkar Bangkit, Golkar Maju, Golkar Menang). Golkar Airlangga Hartarto, kehadiran DPP dalam orientasi fungsionaris Partai Golkar Bali utamanya memperkuat kesiapan pemenangan Mantra-Kerta (I.B. Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta). Pasalnya, kunci kemenangan Partai Golkar di Bali dalam Pemilu 2019 adalah kemenangan paslon nomor urut 2 itu dalam Pilgub Bali 2018. Jika Mantra-Kerta menang, Partai Golkar minimal bisa meraih 3 kursi di DPR-RI, 15 kursi di DPRD Provinsi dan 150 kursi di DPRD kabupaten/ kota. ‘’Kalau Golkar menang di Bali, Golkar menang di Indonesia,’’

tegasnya. Dikatakannya, Pilkada 2018 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Pileg dan Pilpres 2019. Golkar sebetulnya partai yang paling siap menghadapi hajatan politik tersebut tahun depan. Kader Golkar yang menjadi calon wakil Gubernur Bali yakni Ketut Sudikerta diyakini sudah sangat berpengalaman memimpin Bali. ‘’Pengalaman jauh lebih berharga daripada janji. Bukti jauh lebih baik daripada seribu janji. Pak Sudikerta sudah mempunyai lebih dari satu bukti,’’ tandas Airlangga Hartarto. (ad725)

Gunung Ijen Berkabut, Dua Pendaki Tersesat

Banyuwangi (Bali Post) Jalur pendakian Gunung Ijen, Banyuwangi, nyaris memakan korban. Dua pendaki sempat tersesat di gunung setinggi 2.443 meter dari permukaan laut tersebut, Rabu (20/6) kemarin. Setelah hilang hampir 24 jam, keduanya ditemukan dalam kondisi selamat di dekat jalur pendakian kawah. Sepasang kekasih ini dalam kondisi lemas. Kedua pendaki itu masing-masing David Kurniawan (21) dan Selviani (17), sama-sama asal Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Eka Muharam menjelaskan, keduanya dilaporkan naik Selasa (19/6) dini hari. Mereka mendaki bersama 16 orang pendaki lain. Mulai naik hingga tiba di puncak dengan selamat, keduanya berbaur bersama teman-temannya. Petaka muncul ketika rombongan kecil ini turun dari puncak. Saat tiba di pintu masuk pendakian Pal Tuding, kedua pendaki tersebut tak dite-

mukan. Teman-temannya sempat menunggu beberapa jam, tetapi mereka tak kunjung turun. Kejadian ini akhirnya dilaporkan ke petugas jaga. ‘’Kami terjunkan lima petugas BPBD yang menyisir bersama tim lain di Ijen,’’ kata Eka Muharam. Sekitar pukul 10.30 WIB, kedua pendaki tersebut ditemukan. ‘’Keduanya kami dapati di sekitar dam aliran belerang. Kondisinya sudah lemas,’’ jelas Eka. Diduga kedua sejoli ini hilang arah ketika hendak naik dari kawah, lalu tersesat hingga ke sekitar dam yang cukup curam. Lokasinya cukup jauh dari kawasan pendakian kawah. Petugas sempat kesulitan mencari keberadaan dua pendaki itu mengingat sekitar kawah diguyur hujan lebat. Terkait insiden ini, pihaknya mengimbau pendaki tetap siaga ketika naik ke puncak Ijen karena sering berkabut akibat hujan. ‘’Pendaki jangan berjalan sendiri jika tidak tahu kondisi Ijen. Gunakan pemandu dan taati aturan yang ada,’’ pungkasnya. (kmb30)

S U K S E S B R A N D I N G

Kamis Paing, 21 Juni 2018

Bali Post/kmb30

PADAT - Pengemudi roda dua yang hendak kembali ke Bali memadati Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Rabu (20/6) kemarin.

Arus Balik ke Bali Mulai Padati Ketapang Banyuwangi (Bali Post) Arus balik pemudik ke Bali mulai memadati Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Rabu (20/6) kemarin. Mereka didominasi pengendara roda dua. Para pengendara ini mulai menyerbu pelabuhan sejak pagi. Rata-rata memilih kembali ke Pulau Dewata lebih awal untuk menghindari antrean. Menjelang sore, arus pengendara roda dua makin bertambah, namun tak sampai meluber ke jalan raya. Seluruhnya tertampung di tenda-tenda yang disediakan ASDP.

Bali Post/kmb30

SELAMAT - Dua pendaki yang sempat tersesat di Ijen ditemukan petugas dalam kondisi selamat.

Loket khusus pengendara motor ditambah dua titik. Hal ini membuat para pengendara tak perlu menunggu lama untuk bisa masuk kapal. Selain menghindari antrean, para pemudik ini sengaja kembali lebih awal lantaran sudah mulai masuk kerja. ‘’Besok kami sudah masuk kerja. Jadi, harus segera kembali ke Bali,’’ kata Supri asal

Jember. Supri balik ke Bali bersama istri dan kedua anaknya. Ia mengaku mudik sejak H-3 Lebaran lalu, sehingga sudah cukup lama meninggalkan pekerjaannya di Pulau Dewata. Bekerja di sektor swasta membuatnya tidak bisa berlamalama di kampung halaman. Hal senada diungkapkan Fatur,

pengendara roda dua lainnya. Pria asal Banyuwangi ini mengaku memilih balik lebih awal lantaran jatah liburnya sudah habis. ‘’Saya sudah dipanggil bos lagi. Sudah waktunya kerja,’’ ujar buruh tanam semangka di Tabanan ini. Ia kembali lebih awal ke Bali untuk menghindari antrean panjang di Pelabuhan Ketapang yang biasa terjadi pada puncak arus mudik. Menurut General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang– Gilimanuk Elvi Yosa, arus balik ke Bali mulai terasa sejak Selasa (19/6) lalu yang berlanjut hingga Rabu kemarin. Pihaknya memprediksi arus balik ke Bali akan terus meningkat hingga akhir pekan. ‘’Sejak pagi didominasi roda dua. Peningkatan-

nya sekitar 1 persen dibanding hari sebelumnya,’’ jelasnya. Ia memperkirakan roda dua yang menyeberang ke Bali lebih dari 7.000 unit. Ini didasarkan pada jumlah pengendara yang balik ke Pulau Dewata sehari sebelumnya. Kendaraan pribadi yang kembali ke Bali juga ikut meningkat, namun masih dalam batas normal. Meski terjadi peningkatan arus balik, pihaknya belum menambah jumlah kapal. Bahkan, kapal sapu jagat KMP Drajat Paciran belum dikerahkan. ‘’KMP Drajat Paciran menunggu kondisi antrean stagnan. Saat ini kondisinya masih bisa diatasi kapal-kapal di Ketapang-Gilimanuk,’’ pungkas Elvi Yosa. (kmb30)

Peluncuran Buku ”Bir Bali’’

Made Sanggra Bersinar Berkat ”Ketemu ring Tampaksiring’’

MENGENANG 11 tahun meninggalnya Made Sanggra, sebuah buku berjudul ‘’Bir Bali’’ diluncurkan di Rumah Penggak Men Mersi, Kesiman, Denpasar, Rabu (20/6) kemarin. Made Sanggra (alm) merupakan sastrawan yang karyakaryanya telah menginspirasi dunia kesusasteraan Bali modern. Peluncuran Buku ‘’Bir Bali’’ yang sekaligus menjadi pemantik untuk menegaskan bahasa Bali harus dipelajari dan diaplikasikan ini, dihadiri para pegiat dan sastrawan se-Bali. Dua narasumber yang begitu dekat dengan Made Sanggra dihadirkan, yaitu Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra (Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Unud) dan Prof. Dr. I Wayan Dibia, S.ST., M.A. (Dosen ISI Denpasar). Kedua pembicara memberikan testimoni terhadap karya-karya inspiratif Sanggra. Prof. Darma Putra menyoroti dari sisi penulisan puisi dan cerpen. Ia memandang karya-karya Made Sanggra banyak dikagumi dan diteladani. Selain menulis sastra

Bali tradisional seperti geguritan, Sanggra juga menulis sastra Bali modern seperti puisi dan cerita pendek. Bahkan, tahun 1950-an pernah menulis sejumlah puisi dalam bahasa Indonesia. Meski menekuni berbagai sastra, nama Made Sanggra lebih harum dalam dunia sastra Bali modern. Prestasi kreativitasnya mulai bersinar lewat cerita ‘’Ketemu ring Tampaksiring’’ yang ditulisnya awal 1970-an. Ini merupakan cerpen sastra Bali modern terbaik dan belum ada yang bisa menandingi sampai saat ini. ‘’Siapa pun hendak mengetahui sastra Bali modern wajib membaca cerpen ini,’’ tandas Prof. Darma Putra. ‘’Ketemu ring Tampaksiring’’ melukiskan pertemuan secara kebetulan wartawan Belanda dengan ibunya orang Bali di daerah Tampaksiring. Wartawan ini mengunjungi Pulau Dewata mengikuti acara kenegaraan Ratu Juliana. Struktur naratifnya indah, nilai pesannya mendalam. Tampilnya tokoh Barat

dalam cerpen ini menambah sifat modern sastra Bali modern. Buku ‘’Ketemu ring Tampaksiring’’ diterbitkan pengarangnya pada 1970an, namun bentuknya sederhana karena terbatasnya biaya. Tahun 2004 kembali atas usaha sendiri, kumpulan cerpen ini dicetak ulang lebih mewah dan terbit dalam tiga bahasa, yaitu Bali, Indonesia dan Inggris. Kini, buku itu menjadi koleksi beberapa perpustakaan luar negeri seperti AS dan Australia. Penampilan buku tiga bahasa ini memungkinkan sastra Bali modern dinikmati oleh mereka yang tidak bisa berbahasa Bali. Sementara itu, Prof. Dibia mengenang Made Sanggra yang lahir 1926 sebagai sastrawan daerah Bali modern dan seorang yang menyenangi seni pertunjukan. Ia terinspirasi menggarap sebuah drama tari arja dari karya sastra Sanggra. Karya yang disalin ke dalam dunia pentas ‘’Ketemu ring Tampaksiring’’ itu mampu memadukan unsur budaya Barat dan Timur. ‘’Dalam

proses penggarapannya saya melibatkan seniman mancanegara untuk memainkan biola. Kebetulan pemain musik itu bergabung dalam Sanggar Sekar Jaya Amerika Serikat,’’ ujarnya. Ke depannya akan semakin banyak lagi garapan seni drama gong yang mengambil karya-karya yang diangkat dari sastra Bali modern. ‘’Jadi, cerita drama gong tidak lagi monoton cerita Panji. Pementasan drama gong agar mengangkat cerita dari karya sastra Bali modern kini dan mudah-mudahan berhasil,’’ tukas Prof. Dibia. Karya-karya Made Sanggra lainnya di antaranya ‘’Margarana’’, ‘’Hidupe Nemu Sengsara’’, ‘’Gending Tan Pasuling’’ dan ‘’Gunung Menyan Segara Madu’’ (puisi) serta ‘’Meong-meong’’ dan ‘’Titah’’ (cerpen). Sastrawan Made Sanggra memiliki tujuh putra-putri. Dua di antaranya adalah Prof. Dr. I Wayan Windia (Ketua Pusat Penelitian Subak Unud) dan Made Suarsa (Dosen Fakultas Ilmu Budaya Unud). (win)

Bali Post/win

PELUNCURAN - Suasana peluncuran buku ‘’Bir Bali’’ karya Made Sanggra (alm) di Rumah Penggak Men Mersi, Kesiman, Rabu (20/6) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Kamis Paing, 21 Juni 2018

daerah

5

Kampanye Terbuka

Bagia Minta Jaga Kondusivitas Semarapura (Bali Post) Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Klungkung terus bergulir. Menjelang pencoblosan, pasangan calon nomor urut 2, Tjokorda Bagus Oka-I Ketut Mandia (Bagia), menggelar kampanye terbuka di Lapangan Puputan Klungkung, Rabu (20/6) kemarin. Kampanye dihadiri ribuan massa dari berbagai daerah. Pada kampanye yang diisi hiburan ini, Tjokorda Bagus Oka tak banyak menyinggung soal program. Ia dominan menekankan simpatisan harus bisa menjaga kondusivitas menjelang pemilihan dan tak ingin ada gesekan yang memicu terjadinya konflik. ‘’Saya juga minta bisa dikawal sampai pemilihan pada 27 Juni nanti,’’ tegasnya. Berbeda dengan Cawabup I Ketut Mandia yang sangat yakin paslon nomor urut 2 akan merebut kemenangan pada Pilkada Klungkung 2018. Tak disampaikan apa yang menjadi dasar optimismenya itu. ‘’Kemenangan sudah di depan mata,’’ ujarnya di hadapan massa yang membawa sejumlah atribut. Ia sangat menginginkan kemenangan sebagai hadiah terindah pada ulang tahunnya ke-39 yang jatuh kemarin. Jika terpilih, pihaknya siap memperlakukan rakyat seadiladilnya, baik di Klungkung daratan maupun Kepulauan Nusa Penida. ‘’Bagia siap mengawal demokrasi untuk memberikan keadilan dan pembangunan yang seadil-adilnya,’’ tandas Mandia. (kmb45)

Bali Post/ant

ANGKAT JENAZAH - Petugas gabungan mengangkat kantong berisi jenazah korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, di Posko Pelabuhan Tigaras, Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (20/6) kemarin.

Tragedi Danau Toba

Bali Post/kmb45

TERBUKA - Kampanye terbuka paslon Bagia di Lapangan Puputan Klungkung, Rabu (20/6) kemarin.

Angkut Turis

Mobil Nyungsep ke Jurang Gianyar (Bali Post) – Mobil Toyota Avanza nyungsep ke jurang di Jalan Raya Jasa, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Rabu (20/6) kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pengemudi dan dua turis yang menumpang hanya mengalami luka-luka akibat benturan. Informasi dihimpun, mobil Avanza nopol DK 1060 FP warna hitam itu berkeliling wilayah Tegallalang sejak Rabu siang kemarin. Pengemudinya, Komang Tirta asal Tibubeneng, Kuta Utara, mengajak dua laki-laki turis asing. Sekitar 16.50 Wita tepatnya saat berkendara melintasi TKP, mobil tersebut oleng dari arah utara hingga akhirnya menabrak papan nama Toko Pande Inih. Setelah menabrak tiang, mobil jatuh ke dalam jurang sedalam kurang lebih lima meter dari jalan raya. Musibah itu sempat membuat geger warga setempat. Petugas kepolisian kemudian datang membantu proses evakuasi. Pengemudi beserta dua turis yang mengalami luka benturan langsung dibawa ke rumah sakit untuk diobati. Kanit Binmas Polsek Tegallalang Ipda Made Darma menyatakan penyebab jatuhnya mobil karena out of control. ‘’Pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan, sehingga mobil masuk jurang,’’ ujarnya. Kanit yang biasa menjadi dalang itu berpesan kepada para sopir untuk waspada dalam berkendara. ‘’Bagi pengemudi roda dua dan roda empat, sebelum berangkat usahakan periksa perlengkapan kendaraan seperti rem dan lampu spion serta kelengkapan lainnya misalnya SIM, STNK, KTP dan kesehatan fisik,’’ tandas Darma. (kmb35)

Bali Post/kmb35

JURANG - Mobil Toyota Avansa yang jatuh ke jurang diperiksa petugas.

56 Tim Voli Se-Bali Ikuti Turnamen di Kesiman

Denpasar (Bali Post) – Sebanyak 56 tim bola voli se-Bali mengikuti turnamen Putra Ankker Cup I di lapangan Banjar Tangguntiti, Kesiman Kertalangu, Denpasar. Laga perdana, Rabu (20/6) kemarin, mempertemukan dua tim asal Gianyar yaitu Ilalang Kutuh Kelod, Ubud melawan Rembulan Batubulan. Pada set pertama, Rembulan menang dengan skor 25-21. Ilalang bangkit dengan merebut set kedua dan ketiga masingmasing dengan skor 21-25 dan 19-25. Rembulan kembali tampil apik sehingga mampu menyudahi set keempat 25-19 untuk memaksakan skor imbang 2-2 dan reli poin. Pada set kelima atau penentuan, Rembulan yang diperkuat Udin dan Dolar tak mampu mematahkan smes-smes keras yang dilancarakan pemain Ilalang yang dipimpin Widnya. Ilalang pun menang total 3-2. Ketua Panitia Turnamen Putra Ankker Kesiman I Made Arta mengungkapkan, kejuaraan akan berlangsung selama dua bulan menggunakan sistem knock down. Ajang ini sebagai media uji latihan klub-klub bola voli di Bali. Beberapa pemain andalan Pulau Dewata yang tampil di Proliga ikut ambil bagian, sehingga menambah sengitnya pertandingan dan gengsi kejuaraan. Menurut Arta, turnamen ini sekaligus dipakai hiburan positif saat libur panjang siswa dan mahasiswa. Selain itu, untuk membangkitkan olahraga bola voli di Kesiman yang berjaya di era 1970-1980-an. Kini banyak banjar tidak memiliki tim voli lantaran terbentur lapangan untuk berlatih dan bertanding. (025)

Istana Pantau Proses Pencarian Korban Jakarta (Bali Post) – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memastikan pihaknya terus memerhatikan proses pencarian korban KM Sinar Bangun yang mengangkut puluhan penumpang tenggelam di perairan Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara pada Senin (18/6) sore lalu.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penyelamatan korban tragedi kapal tenggelam yang dilaporkan mengangkut puluhan penumpang itu. Ia dan tim KSP juga membahas hal ini bersama dengan penanganan arus mudik yang dipantau dari situation room di kantornya. ‘’KSP mengecek perkembangan musibah tenggelamnya kapal motor di Danau Toba kepada Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Irjen Pol. Budi Setiadi terkait penanganan korban yang selamat dan yang meninggal dunia. Saya selaku pribadi dan jajaran KSP menyampaikan rasa duka yang mendalam,’’ kata Moeldoko yang juga mantan Panglima TNI, di Jakarta, Rabu (20/6) kemarin.

Informasi yang diberikan Dirjen Budi Setiadi menyebutkan, hingga hari ketiga proses pencarian korban tenggelamnya KM Sinar Bangun, 18 penumpang selamat, dua tewas dan 160 penumpang lainnya masih dalam proses pencarian. Verifikasi terhadap jumlah korban terus dilakukan. Ia juga mengingatkan agar pengusaha transportasi nasional senantiasa memerhatikan keselamatan penumpang dalam prioritas utama. Dirjen Hubdat Budi Setiadi membagi lima tim untuk tugas penanganan kecelakaan kapal tenggelam di perairan Danau Toba. Tim pendaftaran yang dikoordinir kepolisian bagi keluarga korban guna memastikan jumlah penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam. Tim pencarian dan

pertolongan dikoordinir Basarnas, menyelidiki penyebab kecelakaan yang dikoordinir BNKT serta akan melakukan evaluasi agar ke depan kejadian serupa tidak terulang. Sementara tim penanganan pascakecelakaan bagi korban selamat dan yang meninggal dunia oleh tenaga medis dan PT Jasa Raharja. Ada juga tim mobilisasi pemulangan korban kepada keluarga menjadi kewajiban pemerintah daerah sesuai domisilinya. Regulasi Diperketat Pada kesempatan berbeda, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan keselamatan pelabuhan di Indonesia. Ia tak mau ada lagi peristiwa seperti yang menimpa KM Sinar Bangun. Sejumlah regulasi akan dipastikan ditambah dan yang ada diperketat pengawasannya. ‘’Kami mengimbau pemerintah daerah yang mengelola pelabuhan untuk meningkatkan keselamatan. Safety yang harus dilakukan ada tiga hal.

Pertama, memastikan kapal-kapal tersebut sehat berjalan dengan baik, menetapkan mesin yang baik, kapasitas yang baik,’’ ujarnya. Dari Danau Toba, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara Riyadil Akhir Lubis mengatakan, pihaknya telah mendapatkan koordinat yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan kapal tenggelam tersebut. Meski demikian, tim gabungan belum menemukan bangkai kapal. Tim gabungan akan menurunkan tim khusus, termasuk pasukan marinir yang memiliki kemampuan di air untuk menyelam di koordinat tersebut. ‘’Setidaknya mereka akan menyelam hingga kedalaman 200 meter,’’ ungkapnya. KM Sinar Bangun yang mengangkut puluhan penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Danau Toba, antara Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir dan Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (18/6) sekitar pukul 17.30 WIB. (ant)

Belum Ada Lonjakan Penumpang Ratusan Penumpang Tertahan di Surabaya di Terminal Mataram Mataram (Bali Post) – Belum ada lonjakan penumpang keluar dari Nusa Tenggara Barat (NTB) atau sebaliknya sejak H+1 hingga H+4 Idul Fitri 1439 Hijriah. Situasi arus balik hingga Rabu (20/6) kemarin masih terbilang normal dengan rata-rata jumlah bus Angkutan Antar-Kota Antar-Provinsi (AKAP) yang masuk empat unit, sedangkan yang keluar hanya tujuh unit. Hal itu dikatakan Kepala Terminal Tipe A Mandalika Mataram Ahmad Junaidi di Mataram. Ia menyebutkan jumlah armada bus AKAP yang datang dari Pulau Jawa pada H+3 sebanyak empat unit dengan jumlah penumpang 115 orang. Jumlah bus AKAP yang berangkat tujuh unit dengan jumlah penumpang 213 orang. Jumlah ini hampir sama dengan kondisi pada H+2. Sementara jumlah penumpang yang datang dari Pulau Sumbawa (NTB) menggunakan bus Antar-Kota Dalam Provinsi (AKDP) 437 orang dan yang keluar sebanyak 394 orang. ‘’Penumpang yang datang dari Pulau Sumbawa pada H+3 sedikit meningkat, tapi masih dalam taraf normal karena jumlahnya sama dengan hari-hari biasa. Begitu juga dengan yang berangkat,’’ ujarnya.

Ahmad mengaku tidak bisa memprediksi kapan puncak arus balik di Terminal Mandalika. Pasalnya, momen tersebut terjadi dalam dua tahap, yakni menjelang berakhirnya cuti bersama Lebaran 2018 bagi Aparatur Sipil Negara pada H+4 dan menjelang berakhirnya libur anak sekolah. Meskipun demikian, pihaknya tetap melaksanakan tugas pemantauan di terminal untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para pemudik yang menggunakan moda transportasi darat. Upaya koordinasi dengan petugas di Pos Pengamanan Bersama Lebaran 2018 masih berjalan. Petugas di pos tersebut masih siaga untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat secara gratis. Ahmad minta agen bus AKAP dan AKDP tetap menyiagakan armadanya seperti yang dilakukan pada saat momen arus mudik lebaran. Hal itu perlu dilakukan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan jumlah penumpang. ‘’Hari ini juga sudah digelar tes urine para sopir bus oleh Badan Narkotika Nasional NTB. Tindakan ini dilakukan untuk menjamin sopir benarbenar aman dari pengaruh obat-obatan berbahaya,’’ tambahnya. (ant)

53 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta

Bekasi (Bali Post) – Arus balik Lebaran 2018 di Tol Jakarta-Cikampek masih menyisakan sekitar 53 persen dari total 720.245 kendaraan yang sebelumnya meninggalkan Jakarta ke arah timur melalui GT Cikarang Utama dari H-8 hingga H-1. ‘’Hingga Selasa (19/6) masih ada 53 persen dari total pengguna jalan yang belum kembali ke Jakarta,’’ kata AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru Santoso dalam siaran pers yang diterima di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (20/6) sore kemarin. Total akumulasi lalu lintas yang telah kembali ke Jakarta hingga H+3 Lebaran sebesar 47 persen dari seluruh total 720.245 kendaraan yang meninggalkan Jakarta ke arah timur melalui GT Cikarang Utama dari H-8 hingga H-1 Lebaran. Sebanyak 130.125 unit kendaraan tercatat telah kembali ke Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama,

Kabupaten Bekasi, hingga Selasa (19/6) dalam arus balik Lebaran 2018. Pada Selasa, ada peningkatan jumlah kendaraan 82 persen dari volume lalu lintas harian normal sebanyak 71.398 kendaraan. Jumlah ini merupakan jumlah lalu lintas tertinggi arah Jakarta yang pernah dilayani Jasa Marga melalui GT Cikarang Utama. Dalam menghadapi tingginya volume lalu lintas arus balik pada H+3 Lebaran (19/6), Jasa Marga mengoptimalkan kapasitas transaksi di GT Cikarang Utama arah Jakarta dari yang sebelumnya mengoperasikan 29 gardu menjadi total 33 gardu yang keseluruhannya didedikasikan untuk melayani pengguna jalan ke arah Jakarta dan penggunaan 15 mobile reader secara nonstop untuk mempercepat waktu transaksi. Keberhasilan Jasa Marga dalam melayani arus balik kali ini juga didukung penuh oleh pihak Kepolisian yang terwujud dalam rekayasa

lalu lintas untuk meningkatkan kapasitas lajur dengan contraflow dan one way (satu arah) pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta yang berhasil mencairkan kepadatan arus balik. Sementara itu, akumulasi volume lalu lintas arus balik sejak H+1 hingga H+3 Lebaran sejumlah 336.706 kendaraan. Jumlah ini naik 57 persen dibanding jumlah lalu lintas normal 214.195 kendaraan. ‘’Senin (18/6) sebanyak 90.447 kendaraan, naik 26,7 persen dari lalu lintas normal 71.398 kendaraan. Selasa (19/6) sebanyak 116.104 kendaraan naik 62,6 persen dari lalu lintas normal 71.398 kendaraan,’’ ujar Dwimawan. Untuk perjalanan arus balik yang lebih nyaman, pihaknya mengimbau pengguna jalan tol untuk mengatur waktu keberangkatan guna menghindari kepadatan lalu lintas, mengecek kondisi lalu lintas melalui aplikasi JMCARe atau aplikasi monitoring lalu lintas lainnya. (ant)

Surabaya (Bali Post) – Ratusan penumpang angkutan kapal laut tujuan Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, sebagian sudah lebih empat hari tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya akibat cuaca buruk. General Manager PT Pelayaran Indonesia (Pelni) Cabang Surabaya Presda Simangsing di Surabaya, Rabu (20/6) kemarin, menyatakan ada dua kapal perintis yang dalam sepekan terakhir melayani rute tujuan Pulau Masalembu dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, yaitu Kapal Motor Sabuk Nusantara 100 dan Sabuk Nusantara 156. Keduanya belum diperbolehkan berlayar oleh Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak akibat cuaca buruk di laut. Kedua kapal perintis tersebut masing-masing berkapasitas 350 penumpang. Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya tidak memberi izin berlayar mengacu pada data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut gelombang laut tujuan Pulau Masalembu mencapai 3 hingga 5 meter. ‘’Karena kapal perintis tergolong berukuran kecil, sehingga gelombang laut antara 3 hingga 5 meter dirasa membahayakan keselamatan penumpang,’’ katanya. Presda hadir menyapa para penumpang tujuan Pulau Masalembu yang sudah berhari-hari tertahan di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, untuk memberi kejelasan terkait jadwal keberangatan mereka. ‘’Saya sampaikan kepada penumpang agar tidak memaksa untuk berangkat. Kita bicara tentang keselamatan nyawa mereka,’’ ujarnya. Secara pribadi, Presda berharap dua kapal perintis tujuan Pulau Masalembu itu bisa berangkat Rabu kemarin, namun ternyata cuaca di laut masih belum mendukung. (ant)


OPINI

6

Kamis Paing, 21 Juni 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Jaminan Keamanan dan Kenyamanan

FAKTOR keamanan merupakan harga mati bagi kelangsungan kehidupan pariwisata. Semua pihak sudah paham benar tentang hal ini. Rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan termasuk warga negeri adalah kebutuhan mendasar. Untuk hal itu, rasa aman harus menjadi hal yang dijaga dengan pendekatan standardisasi yang jelas. Sayangnya seperti kita lihat saat ini masih ada kesan hangat-hangat tahi ayam. Tidak ada kesungguhan dari beberapa pihak untuk menjalankan protap keamanan secara konsisten. Bahkan, tak jarang kita lihat dan dengar kompromi terhadap pelaku kejahatan dalam konteks stabilitas masih terjadi. Kompromi dalam penindakan dan penegakan hukum juga sering berimplikasi pada terkoreksinya rasa aman. Ini sebenarnya patut disayangkan. Mestinya, ketegasan sikap dalam menjaga rasa aman harus dibudayakan. Semua pihak semestinya sadar bahwa apa yang terjadi sekarang ini adalah akumulasi kejadian baik serta buruk pada masa lalu. Hendaknya hal itu menjadi pelajaran bagi pemerintah, pelaku pariwisata, pihak keamanan serta pihak lainnya. Setelah masa-masa keemasan tentu ada masa-masa sulit yang patut dicarikan solusi yang mampu merekonstruksi lagi masa-masa indah serta keemasan itu. Sayangnya juga tidak semua pihak cepat tanggap terhadap situasi seperti ini. Visi-misi calon pemimpin Bali pun cenderung tidak menempatkan faktor keamanan sebagai yang sangat utama. Pariwisata, sekali lagi memerlukan keamanan yang prima. Di tengah kondisi seperti sekarang ini, sel-sel radikalisme masih terus mengintai, maka kesigapan serta ketahanan kita dalam soal keamanan menuntut perhatian yang sangat-sangat serius. Kita tidak boleh lengah. Jangan terlena dengan kondisi aman yang selama ini dinikmati. Selalu mesti waspada di satu sisi. Sementara di sisi yang lain tetap meningkatkan kualitas diri untuk meningkatkan daya tawar serta kompetensi dengan para pesaing. Terkait keamanan, kita juga mesti bersaing dengan tujuan destinasi yang lain. Untuk itulah mengelola rasa aman bukanlah pekerjaan mudah. Ini juga tanggung jawab formal pemerintah dan jajarannya. Rasa aman haruslah dijaga dan diperjuangkan oleh setipa elemen di negeri ini. Rasa aman bagi warga negeri ini mestinya juga menjadi hal strategis untuk dijaga. Negara jangan sampai abai menjaga rasa aman warganya. Tentunya, dalam menjaga rasa aman ketegasan dan pendekatan hukum bisa menjadi salah satu strateginya. Aparat jangan terlalu banyak kompromi dengan pihak-pihak yang sering menyulut polemik yang berpotensi merusak stabilitas bangsa ini. Harus ada ketegasan dan kebersamaan dalam menjaga rasa aman dan nyaman di negeri ini. Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Untuk itulah, kita tetap berharap profesionalisme kepolisian dan dukungan TNI Polri dalam menjaga stabilitas di negeri ini harus dibangun. Menjaga citra negeri ini di mata internasional memang perlu pendekatan-pendekatan khusus terlebih negeri ini kini menjadikan pariwisata sebagai salah satu sektor pendapatan negara yang strategis. Akan sangat mustahil mendatangkan wisatawan ke negeri ini jika rasa aman dan jaminan kenyamanan tak menjanjikan.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Mengelola Musim Liburan Musim liburan bersama hampir berakhir. Bali sebagai daerah tujuan wisata benar-benar menikmati musim liburan ini. Setidaknya, aliran wisatawan nusantara masuk Bali sangat padat. Ini tentu menguntungkan bagi kalangan pengusaha hotel dan penginapan. Bahkan, sejumlah objek wisata juga padat. Ini tentu bisa kita syukuri karena ada banyak uang dibelanjakan di Bali. Secara ekonomi, ini tentu bisa menggerakkan perekonomian Bali. Namun sayangnya, peredaran uang ini sebagian kecil dinikmati krama Bali. Hampir semua pengunjung atau wisatawan yang menginap di Bali telah melakukan pemesanan lewat online. Itu artinya, Bali secara riil tak menikmati dampak transaksi dari liburan panjang ini. Mudah-mudahan peluang ini tahun depan bisa diantisipasi pengusaha lokal dengan melakukan inovasi dan kreasi. I Wayan Sudana Gianyar, Bali

Anak Berprestasi Khusus Penerimaan siswa baru saat ini sedang berlangsung. Orangtua pun ikut sibuk. Mestinya ke depan, penerimaan siswa cukup di sekolah asal karena menggunakan sistem online. Tak seperti saat ini orangtua ke sana-ke sini mengantar anaknya mendaftar. Hal lain, saya harapkan sekolah tetap diberikan kuota untuk menentukan anak didik yang akan diterima. Hak sekolah dalam hal ini tentu harus berdasarkan kepentingan komunikasi dengan lingkungan dan pengembangan prestasi. Anak-anak dengan prestasi khusus hendaknya jangan dibatasi zonasi. Mereka harus diberikan hak menentukan pilihan sekolah mana pun yang dituju. I Putu Wiranaya Denpasar, Bali

Predikat Aman bagi Indonesia dan Tantangannya Sebuah lembaga survei berpengaruh di Amerika Serikat, Indonesia ditempatkan sebagai negara nomor sembilan teraman di dunia, mengatasi Denmark yang ada pada peringkat sepuluh. Banyak kalangan memandang ini merupakan sebuah pencapaian dan kabar baik bagi Indonesia dan berguna untuk tujuan-tujuan positif pada masa depan. Kalangan yang paling semangat menyambut pemeringkatan ini adalah sektor pariwisata, yang tentunya berharap kunjungan turis ke Indonesia semakin banyak. Meski mempunyai andalan alam bagus dan menghijau dengan pantai yang indah-indah (jadi bukan sekadar Bali), Indonesia masih tumbang dari Malaysia dan Singapura dalam menggaet pariwisata internasional.

Oleh I Nyoman Rastika

G

allup, lembaga yang melakukan survei tersebut cukup dikenal di dunia sehingga hasil survei ini diharapkan menjadi referensi bagi pihak mana pun di dunia. Menjelang akhir tahun ini, Indonesia akan menggelar pertemuan IMF di Bali. Hasil survei itu tentu sangat mendukung hajatan internasional tersebut terselenggara dengan aman. Pada kacamata survei, pasti ada margin error atau tingkat kesalahan yang diprediksi terjadi dari hasil tersebut. Biasanya berada di bawah lima persen. Itu artinya apabila ada di antara seratus hitungannya, keamanan dapat dijamin berada pada tatatan sembilan puluh lima, sedangkan lima sisanya, tidak. Dalam hal keamanan, angka lima ini cukup membikin khawatir. Karena di tengah zaman upload sekarang, sebuah perampokan yang terjadi pada satu turis di antara seratus turis yang berkunjung ke Indonesia misalnya, akan mampu menjadi viral di seluruh dunia. Viral ini, ditambah dengan komentar dan

rekayasa yang ada, bisa-bisa satu peristiwa tersebut akan meluluhlantakkan pencapaian lainnya. Bagi sektor pariwisata, tentu ini akan menjadi bagian yang sangat merugikan. Faktor pengganggu keamanan itu banyak, mulai dari perampokan sampai cara meludah di lingkungan pariwsata. Meludah bagi orang yang terserang batuk (apalagi TBC), akan berpotensi menyebarkan virus ke warga lainnya. Karena itu, persoalan keamanan yang diperingkatkan oleh Gallup ini menjadi tanggung jawab bersama bagi negara dan masyarakat, bukan pada perasaan gembira semata. Selama ini, kebanyakan anggota masyarakat di Indonesia menikmati pujian yang diberikan oleh pihak lain tetapi lupa bagaimana mempertahankan pujian tersebut sampai-sampai muncul ungkapan lebih susah mempertahankan pujian dibanding memperolehnya. Inilah yang menjadi tantangan bagi Indonesia ke depan. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam hal keamanan yang ada di Indonesia. Yang pertama adalah keamanan

terhadap hal yang berbau luar negeri. Dalam hal pariwisata, keamanan terhadap turis asing yang datang ke Indonesia, sudah dipakem sedemikian rupa dengan seruan “hallo”. Ini sudah menjadi budaya sekaligus tersosialisasi sejak awal. Di Bali, anak-anak sekolah dasar sejak dekade tujuh puluhan sudah menyebut turis itu dengan sapaan “hallo”. Sekarang, para karyawan sektor pariwisata, menyebut para turis asing tersebut dengan sebutan “tamu”. Di hotel, meskipun para turis ini memakai celana pendek tanpa baju, tetap dihormati saat masuk dan melenggang di hotel berbintang. Berbeda kontras dengan orang Indonesia yang berpakaia n demikian. Hal itu menandakan bahwa turis itu dihormati. Mungkin saja itu bagian dari rasa inferior, atau karena turis asing memberikan pendapatan pariwisata bagi masyarakat atau bisa jadi karena memang disosialisasikan sedari awal sehingga akumulasi itu telah memberikan rasa hormat kepada mereka. Rasa hormat ini sesungguhnya telah memberikan garansi keamanan

bagi turis dalam konteks pariwisata dan kemasyarakatan. Hormat berarti ada pengakuan terhadap kelebihan mereka atau mengagumi terhadap apa yang melekat pada diri dan kelompoknya sehingga tidak akan mencelakakannya. Namun, perkembangan mutakhir dalam industri turisme (di Bali), diakibatkan oleh demikian banyaknya urbanisasi di Bali, rasa hormat itu sudah mulai pudar. Sekarang, ada perampok atau pencuri atau pembegal yang mengkhususkan diri kepada turis. Bahkan konon lebih spesial lagi, menganggu turis asal wilayah dan negara tertentu seperti Korea, Tiongkok, Jepang, Eropa, atau Amerika Serikat. Faktor-faktor seperti inilah yang harus diperhatikan soal kemananan tersebut, khususnya pada rasa keamanan turis. Terhadap orang asing, standar keamanannya di Indonesia juga berbeda. Para investor asing, termasuk para pekerjanya yang dari luar itu, mulai dari pertambangan sampai dengan makanan cepat saji, terkesan mendapatkan standar keamanan yang berbeda. Pemerintah, bagaimanapun juga mesti memasukkan standar politik untuk memelihara kemananan mereka itu karena terkait dengan politik penanaman modal asing di Indonesia. Tetapi ke depan, yang harus dilihat jika standar keamanan ini membuat kecemburuan bagi warga lokal, bukan tidak mungkin juga akan diganggu oleh masyarakat. Dalam kadar tertentu, bisa jadi hal ini yang membuat gangguan-gangguan keamanan yang terjadi di Papua, khususnya pada pertambangan Freeport Indonesia.

Akrobat Politik Berkedok Agama H i r u k - p i k u k pilkada serentak nampaknya menjadi ajang pemanasan/semifinal sebelum digelar perhelatan pemungkas pada Pilpres 2019. Memasuki bulan-bulan politik ke depan, berbagai ragam narasi politik mulai dilancarkan oleh para pemain politik yang menyasar hampir ke tiap unit sosial di masyarakat. Demi mendulang raihan suara pada pilkada mendatang, sebagian aktor politik cenderung menghalalkan segala cara dalam meraih simpati para pemilik suara. Tanpa peduli mereka sedang membicarakan apa, dengan siapa, dan di mana. Deretan catatan provokasi, fitnah, intimidasi, hingga isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) pada Pilkada DKI Jakarta setahun silam sedikit banyaknya telah memanaskan kehidupan demokrasi Tanah Air. Celakanya lagi, bentuk-bentuk propaganda hitam seperti itu digelar dengan kedok agama. Tren penggunaan instrumen agama sebagai alat berpolitik memang bukan suatu hal yang tabu hari ini. Agama dipandang sebagai alat yang paling kuat dalam proses mobilisasi kepentingan masyarakat. Mereka bersiasat ketika seseorang berbeda haluan dengan pandangan politik mereka,

Oleh I Komang Divo Mahayakti Heriadi maka ia dianggap menentang kehendak Tuhan. Delusi soal dikotomi antara partai Tuhan dengan partai setan oleh Amien Rais juga tak luput menjadi bahan diskursus di kalangan cendekiawan maupun dari kalangan politisi. Semudah itu nampaknya ia mengelompokkan bahwa Tuhan itu berpihak pada partai yang mana. Sentimen-sentimen agama seperti ini kemudian digunakan semata-mata untuk memenangkan pertarungan dalam setiap pemilihan umum. Dengan bahasa frontal, menurut saya ini adalah semacam bentuk “pemerkosaan agama” yang dilakukan oleh kalangan yang termasuk memiliki kapasitas intelektual mumpuni. Pada kasus yang lain, ternyata ada lagi desain kampanye yang marak akhir-akhir ini, yakni janji politik untuk membangun/merenovasi tempat ibadah di suatu wilayah. Fenomena semacam ini sepintas terlihat seperti sebagian orang/ kelompok sedang mengadakan kontrak politik transaksional dengan Tuhan. Jika kontestan yang diusung menang,

maka mereka akan memenuhi janjinya untuk membangun/ merenovasi rumah ibadah. Namun jika mereka kalah, maka janji yang diucapkan terdahulu batal dipenuhi. Kecenderungan sikap hidup yang pragmatis dan kapitalis yang berkembang di masyarakat turut menjadi andil terjadinya politik transaksional. Segala urusan dihitung dengan nominal uang. Manusia telah dikepung urusan pasar, siapa mendapat apa? Presiden Joko Widodo dalam salah satu pidatonya pada suatu seremoni pernah berpesan bahwa persoalan agama dan politik dalam hal ini yang sifatnya politik praktis, tidak dapat dicampuradukkan. Seseorang datang berkunjung ke rumah Tuhan seyogianya harus melepas ikatan keduniawiannya. Bahkan saat mengucap doa pun dilakukan dengan ikhlas tanpa pamrih. Cukup dengan berterima kasih karena telah diberikan napas kehidupan hingga detik ini dan memohon pengampunan atas segala dosa yang telah diperbuat. Berkaitan dengan persembahan kepada Tuhan baik itu berupa materi

maupun dalam bentuk lain, tidak ada kewajiban yang baku di situ. Setiap orang bebas memberikan sebagian rezekinya untuk kepentingan rumah ibadah. Namun, jika segala sesuatu yang telah dipersembahkan didasari atas kepentingan tertentu terutama untuk mengikat kepentingan moral masyarakat setempat yang rutin bersembahyang di sana, rasanya tidak elok. Etika dalam berdemokrasi dikangkangi. Penggunaan nilai-nilai agama sebagai rujukan berpolitik memang tidak salah. Hanya, persoalannya adalah terkadang antara nilai agama dengan kepentingan politik hari ini cenderung berlawanan pada jalur yang berbeda. Berbagai akrobat politik para politisi hanya bermuara pada kepentingan individu dan kelompok tertentu saja, sangat jarang dilakukan demi kemaslahatan umat. Agama seharusnya tidak menjadi sarana dan senjata untuk saling beradu pukul dalam kepentingan politik praktis. Kita tidak rela jika rumah ibadah menjadi ruang politisasi dan sarana agitasi bagi gerombolan pembegal demokrasi.

Banyak pekerja asing yang ada di perusahan pertambangan ini. Hal kedua yang mesti dipertimbangkan adalah tentang peristiwa teror yang ada di Indonesia. Sejak bom bunuh diri yang terjadi tahun 2002 di Bali, rentetan peristiwa mengerikan ini selalu berulang bahkan sampai tahun 2018 ini. Bagaimana harus menjelaskan peristiwa ini sebagai keadaan yang aman. Peristiwa mutakhir pengeboman di Surabaya malah memberikan indikasi pembaruan terhadap teroris itu, yakni bunuh diri bersama seluruh keluarga, sampai anak-anak. Surabaya sendiri merupakan ibu kota provinsi yang baru terkena ledakan bom seperti ini. Padahal, Kota Surabaya dikenal sebagai daerah yang mempunyai budaya arek yang sifatnya egaliter. Munculnya pengeboman di wilayah seperti ini, boleh dikatakan sebagai indikator adanya ketidaknyamann masyarakat dan adanya upaya untuk mengganggu keamanan tersebut. Dengan konteks seperti itu, bisa jadi survei yang dilakukan oleh lembaga pemeringkat di atas, tidak memasukkan Surabaya sebagai objek surveinya. Faktor ketiga adalah keamanan terhadap warga sendiri. Warga Indonesia mungkin sebagian tetap merasa tidak aman karena di daerahnya ada preman bermunculan, ancaman bom, sampai ancaman diskriminasi. Negara Indonesia, termasuk masyarakat dan pemerintahnya boleh merasa bangga dengan predikat teraman nomor sembilan di dunia, apabila keamanan itu tidak hanya dirasakan oleh warga asing tetapi juga aman bagi warganya sendiri.

POJOK KPK akan beber 10 kelemahan RUU KUHP yang lemahkan KPK. - Menguntungkan koruptor. *** Pilgub Bali, Pilkada Klungkung dan Gianyar siap digelar serentak 27 Juni. - Pilih yang terbaik tanpa tekanan. *** Daftar tunggu mendapat air bersih di Denpasar capai ribuan pelanggan. - Pertanda krisis air di Bali.

Penulis, Alumni Magister Kenotariatan Universitas Udayana

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Kamis Paing, 21 Juni 2018

TABANAN

7

Hujan Deras

Timbulkan Banjir dan Pohon Tumbang Tabanan (Bali Post) -

Hujan yang mengguyur Kabupaten Tabanan sejak Selasa (19/6) hingga Rabu (20/6) kemarin, menimbulkan banjir di ruas jalan nasional Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di jembatan Abiantuwung, Kediri. Tidak hanya itu, curah hujan tinggi juga menyebabkan pohon tumbang di sejumlah lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan I Putu Trisna Widiatmika seizin Kepala BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Sucita mengatakan, setidaknya ada dua lokasi pohon tumbang yang terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang. Pertama terjadi di wilayah Desa Adat Bedha pada Selasa malam pukul 19.30 Wita. Pohon tumbang itu mengha-

langi setengah badan jalan. ‘’Mendapat laporan pohon tumbang, petugas TRC langsung ke lokasi dan cepat melakukan evakuasi agar tidak sampai mengganggu pengguna jalan,’’ ucapnya kemarin. Pohon tumbang lainnya terjadi Rabu pagi pukul 07.15 Wita. Laporan ini diterima dari pihak kepolisian. Ada pohon tumbang menutupi setengah badan jalan di jurusan Desa Celagi- Beng Tabanan.

‘’Kerugian tidak ada karena ini semua kejadiannya di jalan tepat di pinggir jalan,’’ terangnya. Meski demikian, pihaknya terus mengimbau masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dan waspada terkait kemungkinan terjadi bencana alam lainnya, mengingat intensitas hujan yang cukup tinggi selama dua hari ini. Dari data BPBD Tabanan, Kabupaten Tabanan masuk

daerah rawan bencana. Pasalnya, topografi Tabanan berbukit di hulu dan sebagian wilayah berhadapan dengan samudera. Hasil kajian BNBP, Tabanan memiliki sebelas ancaman potensi bencana, seperti tanah longsor, gempa bumi, tsunami, banjir, kekeringan dan bencana lainnya. Dari sebelas potensi ancaman bencana tersebut, BPBD menetapkan empat kecamatan masuk zona rawan tanah longsor yakni Selemadeg, Penebel, Pupuan, dan Baturiti. Sementara potensi tsunami ada di enam kecamatan yakni Kediri, Tabanan, Kerambitan, Seltim, Selemadeg, dan Selbar. (kmb28)

Bali Post/ist

TUMBANG - TRC BPBD saat mengevakuasi pohon tumbang agar tidak menghalangi pengguna jalan.

Rujukan Berjenjang

Masyarakat Masih Bebas Pilih RS Rujukan Tipe C

Bali Post/kmb28

LOGISTIK - KPU Tabanan saat memasukkan logistik ke dalam kotak suara.

Formulir C6 Bermasalah

KPU Masukkan Logistik ke Kotak Suara

Tabanan (Bali Post) KPU Tabanan mulai memasukkan kelengkapan logistik termasuk surat suara ke dalam kotak suara, Rabu (20/6) kemarin. Pegawai KPU tampak sangat berhati-hati memasukkan logistik dengan diawasi sejumlah anggota komisioner KPU Tabanan. Namun, ada beberapa kendala yang dihadapi terkait logistik Pilgub Bali. Salah satunya formulir C6. Ternyata banyak formulir C6 tidak tercantum nama pemilih sesuai DPT di TPS. Komisioner KPU Tabanan Bidang Logistik I Ketut Narta

mengaku sudah menerima formulir C6 untuk surat panggilan pemilih sesuai dengan jumlah DPT. Formulir C6 diterima berdasarkan masing-masing DPT di setiap TPS. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan ada formulir C6 yang tidak tertera nama pemilih. ‘’Saat kami lakukan pengecekan, ada formulir C6 tanpa nama,’’ katanya kemarin. Lanjut dikatakan Narta, formulir C6 untuk penggilan pemilih sudah tercetak nama. Sehingga tidak bisa difotokopi atau ditulis tangan untuk

nama pemilih yang belum dapat surat panggilan. Pasalnya di setiap lembar formulir C6 berisi microtex sehingga nama pemilih sudah tertulis. ‘’Temuan itu sudah kami laporkan ke KPU provinsi untuk segera ditindaklanjuti,’’ ucapnya. KPU memasukkan logistik Pilgub ke dalam kotak suara yang sudah disediakan. KPU Tabanan menyiapkan 835 kotak suara. Rinciannya, 780 untuk di TPS, 30 di seluruh kecamatan, 21 untuk rumah sakit, puskesmas, Polres termasuk Polsek, 3 di KPU dan 1

untuk TPS di Lapas Tabanan. Sementara jumlah bilik suara, empat kali jumlah TPS yang ada. ‘’Kotak suara dan bilik suara tidak masalah, semuanya terpenuhi,’’ ucapnya. Ditambahkan, tahapan memasukkan logistik dan tinta ke kotak suara dilakukan selama dua hari yakni Rabu (20/6) dan Kamis (21/6). Setelah semua masuk ke kotak, dilanjutkan dengan tahapan pengecekan oleh setiap PPK terkait kelengkapan sebelum dikirim ke wilayah masingmasing. ‘’Setelah selesai dimasukkan ke kotak suara, PPK

Jalan Licin, Truk Terperosok ke Got Tabanan (Bali Post) Hujan deras yang mengguyur Tabanan sejak Selasa (19/6) mengakibatkan ruas jalan utama jurusan Denpasar-Gilimanuk licin. Kondisi jalan yang licin menimbulkan kecelakaan lalu lintas, Rabu (20/6) kemarin. Sebuah truk boks tergelincir kemudian terperosok ke got, tepatnya di Banjar Soka Kelod, Antap, Selemadeg.

Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan tunggal out of control (OC) ini terjadi pukul 11.15 Wita. Saat itu, wilayah Tabanan diguyur hujan deras sejak dua hari terakhir. Sebuah truk Hino nopol P 8846 TJ yang dikemudikan Muhammad Suyono asal Kalipuro, Banyuwangi, Jawa Timur, melaju dari arah Denpasar dengan kecepatan tinggi. Rupanya pengemudi

tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya karena jalan licin. Truk kemudian tergelincir dan terperosok ke got di kiri jalan. Tidak ada kerusakan berarti akibat kejadian tersebut dan tidak sampai mengganggu arus lalu lintas. Sopir pun selamat. Kasus ini selanjutnya ditangani unit Lakalantas Polsek Selemadeg. Bahkan sore kemarin, truk tersebut langsung

dievakuasi. Kapolsek Selemadeg Kompol I Nyoman Sukanada ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskan, kecelakaan tunggal terjadi karena pengemudi truk tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya akibat jalan licin. ‘’Pengemudi tidak memerhatikan jalan licin setelah diguyur hujan deras,’’ katanya. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Penerapan e-parkir rencananya akan di-launching akhir bulan Juni. Sejumlah spanduk tentang informasi penerapan e-parkir sudah terpasang di sejumlah titik di kota Tabanan. Bahkan Dinas Perhubungan Tabanan sedang melakukan sejumlah persiapan jelang launching. Kepala Dinas Perhubungan Tabanan I Made Agus Harta Wiguna saat dikonfirmasi, Rabu (20/6) kemarin, mengatakan sembari menunggu pelaksanaan launching, pihaknya sudah melakukan persiapan seperti spanduk yang sebagian sudah terpasang dan pamflet hingga stiker yang rencananya akan dipasang di kendaraan yang parkir. Begitupun pemesangan di titiktitik strategis seperti lampu

merah dan tempat keramaian lainnya. Sementara untuk kartu e-parkir menjadi tupoksi perbankan yang diajak bekerja sama. ‘’Pihak perbankan terkait sudah mendekatkan agenagen mereka untuk menyasar masyarakat agar memiliki kartu e-parking ini. Kartu ini juga bisa didapat di toko berjaringan,’’ katanya. Setelah semua siap, mantan Camat Selemadeg ini mengatakan e-parking akan berlaku efektif mulai 1 Juli. Bahkan pihaknya tetap akan melakukan penyesuaian kepada pengguna atau masyarakat selama satu bulan ke depannya. Terkait masyarakat yang belum paham akan penerapan e-parkir, dirinya mengatakan akan menempatkan dua

petugas parkir di tiap mesin parkir. Petugas inilah yang nantinya mengarahkan dan memberikan petunjuk penggunaan, sekaligus melakukan penataan parkir. ‘’Petugas parkir akan dibekali e-parking, sehingga masyarakat yang belum memiliki akan membayar secara manual kepada petugas parkir dan petugas parkir yang melakukan pembayaran elektronik ke mesin,’’ terangnya. Sebelumnya, Pemkab Tabanan bersama empat bank nasional telah menandatangani nota kesepahaman atau MoU, Selasa (15/5) lalu di Kantor Bupati Tabanan. Setelah ini, kartu e-parking akan bisa digunakan masyarakat saat penerapan e-parking di Tabanan. Mengenai keberadaan

petugas parkir yang selama ini bertugas secara manual, pihak Dishub tidak akan melakukan pemutusan lapangan kerja bagi petugas parkir tersebut. Melainkan, para petugas parkir yang saat ini berjumlah 169 orang ini akan ditugaskan untuk melakukan pengecekan. ‘’Justru mereka (petugas parkir) akan menjadi ujung tombak dalam membantu mengarahkan masyarakat,’’ katanya. Seperti diketahui, saat ini di Tabanan sudah terpasang lima belas alat e-parking. Delapan terpasang di sepanjang parkir Jalan Gajah Mada, dua di Jalan Gunung Batur (barat Pasar Tabanan), Satu di Jalan Melati dan empat buah di Jalan MH Thamrin, Kediri. (kmb28)

E-Parkir Di-”launching’’ Akhir Juni

akan mengecek agar tidak ada yang tercecer sebelum dikirim ke wilayah masing-masing,’’ terangnya. Tiap PPK diberikan waktu satu hari untuk mengecek kelengkapan logistik yang dimasukkan ke kotak suara atau yang berada di luar kotak suara seperti formulir C2 Plano yang cukup besar. Setiap hari dijadwalkan ada dua PPK yang diberi waktu mengecek dan jadwalnya sudah ditetapkan mulai 22-25 Juni mendatang. ‘’Pengiriman logistik akan dilakukan 26 Juni secara serempak,’’ pungkasnya. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) BPJS baru-baru ini menegaskan sistem rujukan bagi pesertanya. Peserta tidak bisa lagi memilih rumah sakit (RS) rujukan, tetapi ditentukan oleh aplikasi BPJS. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Rabu (20/6) kemarin mengatakan, dalam aturan tersebut masyarakat sebenarnya masih bebas memilih RS rujukan tipe C. ‘’Yang ditegaskan dalam aturan ini adalah masyarakat yang berobat ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) tidak boleh langsung meminta rujukan ke tipe A dalam hal ini RSUP Sanglah, tetapi harus berjenjang sesuai aturan,’’ jelas Suratmika. Dalam melaksanakan aturan ini, lanjut Suratmika, masing-masing puskesmas sebagai FKTP di Tabanan telah dilengkapi aplikasi online. Peserta cukup memasukkan nomor anggota BPJS maka akan ada pilihan RS tipe C di Tabanan yang melayani BPJS. ‘’Jadi, masyarakat tinggal memilih RS tipe C yang mana,’’ ujar Suratmika. Hal yang sama juga berlaku untuk rujukan dari RS tipe C ke jenjang lebih tinggi. Pasien tidak bisa langsung meminta rujukan ke tipe A tetapi harus ke tipe B terlebih dahulu dalam hal ini BRSU Tabanan. Jika di RS tipe B ini ternyata memerlukan perawatan tingkat lanjut maka barulah dirujuk ke RS tipe A dalam hal ini RSUP Sanglah. Menurut Suratmika, aturan rujukan berjenjang ini sebenarnya sudah diterapkan dari awal BPJS berdiri. Namun, masih banyak masyarakat yang tidak

mengikuti aturan ini dan saat berobat langsung ke layanan RS tipe lanjut. ‘’Harusnya ke fasilitas kesehatan tingkat pertama baik dokter keluarga ataupun puskesmas. Dari sana barulah ke RS tipe C lalu ke tipe B dan terakhir baru ke tipe A,’’ jelas Suratmika. Sementara mengenai layanan kesehatan selama libur panjang, sesuai dengan surat edaran maka layanan puskesmas tidak mengikuti cuti bersama dan hanya tutup saat tanggal merah. Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinkes Tabanan I Wayan Triana menyampaikan, selama libur panjang, pasien yang datang ke puskesmas tidak jauh berbeda dengan hari normal. Pasien yang datang ke puskesmas saat libur mencapai 30 hingga 60 orang. Hal yang sama dikatakan Kepala Puskesmas Selemadeg Barat dr. Wayan Arya Putra Manuaba. Menurutnya, kunjungan ke Puskesmas Selbar selama libur seperti hari normal yaitu sekitar 20 hingga 60 pasien per hari. Selain tetap membuka layanan saat libur, Puskesmas Selbar juga bertugas jaga di posko mudik yang berlokasi di SPBU Selabih. Rata-rata pasien yang dilayani selama mudik tersebut 10 hingga 20 orang per hari. Selain posko mudik di SPBU Selabih, Dinkes juga menurunkan tenaga kesehatan dalam hal ini dari Puskesmas Selemadeg di Posko Mudik Soka. Layanan ini akan dilaksanakan hingga Minggu (24/6) mendatang bersama tim terpadu baik PMI, kepolisian, maupun BPBD. (kmb24)

Permudah Layanan

Disdukcapil akan Luncurkan Aplikasi ’’Online’’

Tabanan (Bali Post) Kesadaran warga mengurus dokumen kependudukan seperti e-KTP, akta kelahiran, dan akta perkawinan, makin meningkat. Seiring dengan itu, antrean warga untuk mengurus dokumen kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) cukup panjang setiap harinya. Guna mempersingkat waktu layanan ini, Disdukcapil berencana meluncurkan layanan aplikasi online awal Agustus. Kepala Disdukcapil Tabanan IGA Rai Dwipayana menyampaikan, aplikasi ini dinamakan program De-Paon Serasi (Dukcapil Layanan Online Serasi). ‘’Aplikasi ini nantinya bisa diakses melalui HP android atau smartphone,’’ ujar Rai. Sistem kerja dari aplikasi ini adalah memberikan layanan secara online. Masyarakat yang mengunduh aplikasi ini cukup mendaftar sehingga mendapatkan user ID dan password kemudian masuk ke sistem aplikasi. Dalam sistem nanti akan ada pilihan mengenai kategori administrasi kependudukan dan catatan sipil. Lanjut Rai, misalnya masyarakat hendak mengurus e-KTP

maka dalam sistem pilih kategori e-KTP. Di sana akan dipaparkan syarat yang harus dipenuhi oleh masyarakat. Pada tahap ini, masyarakat hanya perlu memenuhi syarat tersebut dan mengirimnya secara online. Jika sudah lengkap, maka akan diproses oleh pihak Disdukcapil Tabanan. Apabila sudah selesai, maka pengguna aplikasi akan diberikan informasi dan diminta untuk datang ke Disdukcapil. ‘’Supaya tidak terjadi permasalahan hukum, maka saat mengambil

dokumentasi kependudukan dan catatan sipil yang diurus, masyarakat membawa syaratsyarat yang diminta saat online dalam bentuk fisik,’’ jelas Rai. Dengan aplikasi ini diharapkan masyarakat cukup hanya sekali datang ke Disdukcapil dan tidak perlu bolakbalik mengurus apabila terjadi kekurangan persyaratan. Semuanya diselesaikan secara online dan semua syarat lengkap dibawa saat dokumen sudah jadi. Diharapkan dengan aplikasi ini, antrean bisa diurai dan layanan bisa lebih cepat. Meski demikian, lanjut Rai, aplikasi ini masih dalam penyempurnaan dan memerlukan persetujuan. Jika disetujui maka akan segera diluncurkan Agustus nanti bersamaan dengan penerapan program GISA (Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan). Untuk program GISA ini dipilih empat kecamatan yaitu Kerambitan, Baturiti, Pupuan, dan Tabanan. (kmb24)

I.G.A. Rai Dwipayana


BULELENG

8

Kamis Paing, 21 Juni 2018

Rampung, Pembangunan Jembatan di Desa Pedawa Singaraja (Bali Post) – Jembatan penghubung Banjar Dinas Ingsakan dan Banjar Dinas Desa, Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, akhirnya selesai dibangun. Kini, pengendara sudah bisa melewati jembatan permanen di atas Sungai (Tukad) Pengakidan yang dibangun Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng. Dampaknya, jalur ekonomi di Desa Bali Aga kembali normal. Jembatan itu sempat putus digerus banjir bandang Januari 2018 lalu. Kepala Dinas PUPR Buleleng Ketut Suparta Wijaya, S.T., Rabu (20/6) kemarin mengatakan,

setelah melihat langsung ke lapangan, kerusakan jembatan memerlukan penanganan serius. Ini karena jembatan tersebut satu-satunya akses yang menghubungkan warga dan juga dimanfaatkan untuk jalur perekonomian. Selain itu, jalur ini juga sering dilalui pengendara yang akan mencari jalur alternatif menuju Denpasar atau rombongan wisatawan yang datang dari Denpasar untuk berwisata di Bali Aga kemudian berakhir di Lovina dan sekitarnya. Untuk itu, sesuai komitmen Pemkab Buleleng, menetapkan pembangunan jembatan permanen di Desa Bali Aga skala prioritas, sehingga dalam kurun waktu enam bulan PUPR merampungkan pembangunan jembatan tersebut. ‘’Jembatan sudah bisa dilalui mobil dan juga motor. Perbaikan ini terus dipercepat karena jembatan jalur penting untuk perekonomian, pariwisata, dan siswa menuju ke sekolah,’’ katanya. Menurut Suparta Wijaya, proyek pembangunan jembatan dilakukan lewat pengadaan langsung dengan pagu anggaran Rp 200 juta. Saat penandatanganan kontrak berhasil melakukan efisiensi Rp 20.575.000, sehingga nilai kontrak menjadi Rp 179.425.000. Rekanan yang ditunjuk langsung itu mampu menuntaskan pekerjaannya dalam 120 hari kalender. ‘’Pengerjaan dilakukan oleh CV Mitra Indah dengan jangka waktu 120 hari dan dari proyek ini kami juga lakukan efisiensi lebih dari Rp 20 juta,’’ jelasnya. (kmb38)

Duktang Diingatkan Patuhi Regulasi

Singaraja (Bali Post) – Pascalibur Idul Fitri tidak bisa dipisahkan dari kehadiran penduduk pendatang (duktang) luar Bali. Ini tidak bisa dihindari karena biasanya duktang yang bekerja di Bali dan saat kembali dari libur Idul Fitri di kampung halaman, sering mengajak keluarga atau kerabat untuk mengadu nasib di Bali. Situasi ini mulai disikapi Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng. Setelah libur Idul Fitri, duktang luar Bali diingatkan mematuhi regulasi atau peraturan administrasi kependudukan. Ini penting untuk menghindari munculnya duktang liar dan mengeliminir hal-hal yang bisa mengganggu kondusivitas di daerah. Kepala Disdukcapil Buleleng Putu Ayu Reike Nurhaeni dihubungi Rabu (20/6) kemarin mengatakan, dari pengalaman libur Idul Fitri beberapa tahun sebelumnya, arus kedatangan duktang ke Buleleng terbilang minim dibandingkan Kabupaten Badung atau Kota Denpasar. Meski demikian, dirinya tetap melakukan upaya antisipasi bersama pemerintah desa, kelurahan, polisi dan Satpol-PP Buleleng. ‘’Yang mudik saat Lebaran lalu memang sedikit dan tahun-tahun sebelumnya juga ketika arus balik duktang masuk ke wilayah kita masih kecil dan tidak sama seperti di Denpasar atau di Badung,’’ katanya. Menurut Reike, upaya yang diakukan adalah mengawasi dan menyosialisasikan regulasi dan mekanisme yang harus diikuti oleh setiap duktang yang tinggal di Buleleng. Regulasi ini adalah

kewajiban duktang untuk melapor kepada aparat desa atau kelurahan satu kali 24 jam. Dari laporan ini, kemudian akan diproses Surat Keterangan Lapor Diri (SKLD), sehingga duktang bersangkutan sudah tercatat dan aktivitasnya pun diketahui oleh aparat terbawah. Selain itu, aparat yang tergabung dalam Tim Yustisi Pemkab Buleleng dipersilakan melakukan razia untuk mengecek keberadaan duktang pascalibur Idul Fitri. Dari razia itu, duktang yang terjaring diarahkan untuk melengkapi diri dengan identitas resmi yang diatur dalam regulasi pemerintah setempat. ‘’Pada intinya setiap duktang itu wajib melengkapi diri dengan KTP dari daerah asal. Kami bersama desa, kelurahan tetap memantau dan aparat terbawah ini silakan melakukan pemantauan dan menyosialisasikan regulasi yang harus diikuti duktang bersangkutan,’’ tegasnya. (kmb38)

Bali Post/ist

KOORDINASI – Komisioner KPU Buleleng bersama Panwaslu, tim pemenangan pasangan calon dan para camat se-Buleleng menggelar rapat koordinasi pembersihan APK dan BPK, Rabu (20/6) kemarin.

Pilgub Bali

APK dan BPK Harus Dibersihkan Tepat Waktu Singaraja (Bali Post) –

Masa kampanye pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali berakhir Sabtu (23/6). Selanjutnya, Minggu (24/6) hingga Selasa (26/6), memasuki masa tenang. Pada masa tenang tersebut, kedua pasangan calon dan tim pemenangan diminta membersihkan Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Peraga Kampanye (BPK). Demikian pula rekanan KPU diminta membongkar tiang rangka yang digunakan memasang APK kedua paslon. Itu terungkap saat rapat koordinasi persiapan pembersihan APK dan BPK Pilgub Bali di Sekretariat KPU Buleleng, Rabu (20/6) kemarin. Rapat tersebut dipimpin Komisioner KPU Devisi Sosialisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) Gede Sutrawan, dihadiri Ketua Panwaslu Buleleng Ketut Ariyani, tim pemenangan paslon dan Camat se-Kabupaten Buleleng. Gede Sutrawan mengatakan, setelah masa kampanye berakhir dan memasuki minggu tenang, APK dan BPK yang terpasang harus sudah diturunkan oleh paslon dan tim

pemenangan masing-masing, Minggu (24/6) mendatang. Sutrawan mengingatan agar paslon dan tim pemenangan disiplin menurunkan segala macam bentuk APK dan BPK pada hari dan tanggal yang sudah ditetapkan. ‘’Sesuai tahapan, minggu tenang mulai 24 Juni sampai 26 Juni. Dari rapat tadi sudah disepakati bahwa paslon bersama tim pemenangan agar serentak membersihkan baliho, spanduk, umbul-umbul, dan yang lain berhubungan dengan Pilgub Bali,’’ katanya. Lanjut Sutrawan, jika masih

ditemukan APK dan BPK yang terpasang, KPU dan Panwaslu akan berkoordinasi dengan Pemkab Buleleng untuk melakukan pembersihan susulan. Karena itu, ia mengingatkan agar paslon dan tim pemenangan mengikuti aturan main yang ada dan tidak semata-mata menyerahkan tugas pembongkaran APK dan BPK kepada pemerintah daerah dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Selain berkoordinasi dengan pemkab untuk membersihkan APK dan BPK tercecer, KPU akan menugaskan PPS sehari sebelum pencoblosan untuk melakukan aksi pembersihan APK dan BPK dalam radius tertentu dari lokasi masingmasing TPS. ‘’Kalau masih ada tercecer kami dan panwas berkoordinasi dengan pemkab agar APK dan BPK tercecer itu dibersihkan seluruhnya,’’ jelasnya. Ketua Panwaslu Buleleng Ketut

Ariyani mengatakan, pihaknya hanya mengawasi minggu tenang yang diikuti dengan pembersihan segala bentuk APK dan BPK. Kalau masih ada ditemukan APK dan BPK tercecer, pihaknya mengingatkan KPU melakukan tugasnya sesuai dengan P-KPU No. 4 Tahun 2017 di mana agar berkoordinasi dengan Satpol PP melakukan pembersihan. Dengan demikian, selama minggu tenang sampai H-1 pencoblosan, tidak ada lagi ditemukan APK dan BPK terpasang di semua wilayah di Buleleng. Selain itu, Ariyani juga mengingatkan agar pihak rekanan KPU yang sebelumnya memasang rangka besi untuk memasang baliho berukuran jumbo, juga dilibatkan dalam pembongkaran APK dan BPK. Ini dilakukan untuk mencegah jangan sampai ada kesan baliho atau spanduknya saja diturunkan, namun rangka besinya dibiarkan. (kmb38)

Trotoar Berlubang Ganggu Kenyamanan Wisatawan

Singaraja (Bali Post) – Trotoar di kawasan wisata Pantai Lovina, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng berlubang. Ini mengganggu pejalan kaki, utamanya wisatawan. Sejak trotoar itu berlubang, warga di sekitar mengaku sering menerima keluhan wisatawan yang melintas. Tidak ingin ada wisatawan yang celaka, warga kemudian memasang tanda peringatan dengan menempatkan pot tanaman di atas trotoar tersebut. Seorang pelaku wisata Made Arsana, Rabu (20/6) kemarin, berharap kerusakan trotoar di kawasan wisata mendapat perhatian serius instansi pemerintah yang membidangi. Kalau setiap kerusakan fasilitas umum

di kawasan wisata dibiarkan lama, dirinya khawatir mendapat tanggapan kurang baik dari wisatawan yang berlibur di Lovina dan sekitarnya. ‘’Sejak trotoarnya berlubang itu sudah ada wisatawan yang mengeluh dan kalau bisa ini jangan dibiarkan tapi kami minta ada penanganan serius,’’ katanya. Selain itu, Arsana berharap pemerintah menambah lokasi Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU). Hal ini juga penting karena LPJU selama ini masih kurang dan mengganggu kenyamanan wisatawan di malam hari. ‘’Kalau bisa ditambah LPJU di jalan menuju Patung Dolphin, sehingga aktivitas wisatawan di malam hari lebih Bali Post/kmb38 nyaman dan aman,’’ tegasnya. BERLUBANG – Trotoar di kawasan Lovina berlubang. Kondisi ini meng(kmb38) ganggu kenyamanan wisatawan yang sedang berlibur di sini.


Kamis Paing, 21 Juni 2018

Hari Ini, PPDB Tahap I Diumumkan

Ratusan Siswa Tak Lolos di Jalur Prestasi

Gianyar (Bali Post) Hasil seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jalur prestasi dan alasan khusus akan diumumkan Kamis (21/6) ini. Dalam dua hari sudah ada ratusan siswa yang mendaftar PPDB tahap I itu, namun dipastikan hanya sebagian yang akan lolos. Di jalur prestasi, yang lolos hanya lima persen dari kuota masing-masing sekolah. Berdasarkan data PPDB dari UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kabupaten Gianyar, tercatat 497 siswa yang mendaftar di tujuh SMA di Kabupaten Gianyar. Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kabupaten Gianyar Wayan Adi Sucita, Rabu (20/6) kemarin, menyampaikan pada PPDB tahap I, yang paling banyak mendaftar adalah di jalur prestasi, padahal jalur ini hanya dibuka 5 persen dari kuota masing-masing sekolah. Total siswa yang mendaftar lewat jalur prestasi sebanyak 366 orang. ‘’Yang mendaftar lewat jalur prestasi itu diseleksi di provinsi, yang lulus tentunya siswa dengan skor piagam penghargaan dan nilai UN tertinggi,’’ katanya. Di Gianyar, siswa paling banyak mendaftar lewat jalur prestasi di SMAN 1 Gianyar yakni 107 orang, diikuti 89 siswa mendaftar di SMAN 1 Sukawati. Sementara paling kecil di SMAN 1 Tampaksiring dengan 18 orang. ‘’Yang lulus ya... hanya lima persen saja. Misalnya SMAN 1 Gianyar, total kuota 288, secara otomatis untuk jalur prestasi hanya bisa diisi 16 orang. Siswa yang lainnya ya... siap-siap tidak lulus dan mengikuti pendaftaran pada PPDB jalur kurang mampu dan zonasi,’’ jelasnya. Merujuk pada data yang ada, ia pun meyakini ada ratusan siswa yang gugur dalam PPDB jalur prestasi. Ditambahkannya, hasil PPDB jalur prestasi dan alasan khusus akan diumumkan lewat website Dinas Pendidikan dan di masingmasing sekolah. Siswa yang tidak lulus diharapkan mengikuti proses selanjutnya, pendaftaran PPDB untuk jalur siswa kurang mampu dan jalur zonasi. ‘’Paling penting, jalur siswa kurang mampu ini bisa diisi minimal 20 persen kuota sekolah. Jadi, semaksimal mungkin memenuhi sisa kuota yang ada,’’ tegasnya. Menurutnya, tercatat pula 131 siswa mendaftar lewat jalur alasan khusus. Alasan khusus melalui sub pemindahan tugas orang tua siswa, paling banyak dimanfaatkan untuk masuk SMAN 1 Gianyar yakni 6 siswa dari total

9 siswa yang menggunakan sub ini di Kabupaten Gianyar. Demikian pula untuk sub-anak pendidik dan tenaga kependidikan, paling banyak dimanfaatkan di sekolah dengan julukan Dosman itu yakni 5 orang. Sementara itu, sejumlah SMA negeri lainnya diisi masingmasing 4 siswa. ‘’Kalau sub-tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, total diisi 21 siswa dalam 5 SMA negeri di Gianyar,’’ katanya. Sementara, sub-bina lingkungan yang juga masuk dalam kategori jalur alasan khusus, secara keseluruhan diikuti 100 orang siswa. Paling banyak digunakan di SMAN 1 Ubud sebanyak 32 orang. Disusul kemudian SMAN 1 Gianyar sebanyak 28 orang, SMAN 1 Tampaksiring sejumlah 19 orang, dan SMAN 1 Tegallalang sebanyak 21 orang. ‘’Sub ini hanya bisa dibuka pada 4 SMA negeri yang memiliki perjanjian terkait aset dengan warga di tempat sekolah itu berdiri. Sub ini pun hanya bisa diisi maksimal 10 persen dari kuota sekolah. Kalau tiga sekolah lainnya itu kan sudah keseluruhan merupakan aset pemerintah, jadi tidak ada perjanjian dengan masyarakat,’’ jelasnya. Sub berikutnya dari jalur alasan khusus ialah siswa inklusi. Siswa yang memenuhi persyaratan untuk sub ini hanya terdaftar masuk di SMAN 1 Payangan. Sementara itu, Kepala SMAN 1 Blahbatuh I Ketut Sulatra mengaku sudah menuntaskan proses penjaringan jalur prestasi dan alasan khusus. Dalam PPDB kali ini, pihaknya hanya bisa membantu proses registrasi pendaftaran, untuk seleksi terhadap siswa yang mendaftar jalur ini dilakukan di Dinas Pendidikan Provinsi Bali. ‘’Untuk seleksi, semua berbasis online. Hasilnya pun sudah keluar, tinggal diumumkan. Hasil ini juga kami tempel di sekolah,’’ katanya. Sebanyak 59 siswa mendaftar jalur prestasi di sekolah dengan julukan Blasman itu. Namun, yang bisa diterima hanya 16 siswa atau 5 persen dari kuota sekolah yang hanya 288 orang. Dengan demikian, 43 siswa tidak lulus jalur prestasi di SMAN 1 Blahbatuh. ‘’Ya, cukup banyak yang tidak lulus dalam proses seleksi ini,’’ katanya. Melalui sistem ini, pihak sekolah tidak dilibatkan sama sekali. Pada PPDB tahun sebelumnya, dari piagam juara yang disetorkan, pihak sekolah kembali melakukan tes uji coba. Sekarang, pihaknya hanya mengecek keabsahan piagam, memasukkannya ke website untuk diseleksi provinsi.(kmb35)

GIANYAR

9

Kerap Banjir Saat Hujan

Pasar Seni Sukawati Makin Memprihatinkan Gianyar (Bali Post) Ratusan pedagang mempertanyakan kelanjutan rencana renovasi Pasar Seni Sukawati. Sebab, pasar produk kesenian tersebut saat ini kondisinya makin memprihatinkan. Terlebih saat musim hujan, sejumlah ruas blok lantai atas dan bawah pasar tersebut kerap kebanjiran.

Bali Post/nik

KONDISI BLOK A - Seorang pedagang menunjukkan kondisi blok A lantai dua Pasar Seni Sukawati.

Bangunan Pasar Seni Sukawati berdiri sejak 1980-an. Di awal, pasar ini sempat menikmati masa jayanya, bahkan menjadi pusat kesenian yang terkenal hingga ke berbagai belahan dunia. Namun sejak pertama dibangun hingga kini, pasar tersebut belum pernah direnovasi. Kini, hampir seluruh bagian atap bangunan mengalami kebocoran. Pedagang di Blok A Pasar Seni Sukawati mengalami kebanjiran setiap musim penghujan. ‘’Tepat di blok A lantai dua, sudah rutin banjir setiap hujan,’’ kata Ni Wayan Cantri, salah seorang pedagang di Pasar Seni Sukawati, yang ditemui belum lama ini. Pedagang asal Sukawati ini mengatakan, banjir di bangunan lantai dua itu terjadi akibat banyaknya kebocoran pada bagian atap pasar. Dia dan pedagang lainnya sempat melakukan perbaikan secara swadaya, namun tidak membuahkan hasil maksimal. ‘’Berulang kali diperbaiki sama suami saya, tapi tetap saja bocor lagi,’’ keluhnya. Terkait kondisi ini, para pedagang hanya bisa pasrah dan mengharapkan keseriusan pemerintah menuntaskan persoalan yang sudah terjadi selama bertahun-tahun. ‘’Cuma bisa pasrah,’’ ujar pedagang yang berjualan di Pasar Seni Sukawati sejak 1984 ini. Pedagang lainnya, Ni Nyoman

Lodri, mempertanyakan rencana pemerintah melakukan revitalisasi Pasar Seni Sukawati yang dijanjikan sejak beberapa tahun lalu. Hingga kini, rencana itu tidak ada kejelasan. ‘’Sekarang tidak ada kabar lagi seperti apa rencana perbaikan pasar itu. Sepertinya kami hanya diberi janji palsu,’’ keluhnya. Perempuan asal Desa Peliatan, Ubud ini pun menegaskan, seandainya rencana ini benar-benar direalisasikan, ia bersama ratusan pedagang lainya bersedia direlokasi sementara ke Lapangan Sutasoma, Sukawati. ‘’Kami siap direlokasi sementara, tapi tolong rencana perbaikan pasar itu direalisasikan,’’ pintanya. Ia menyebutkan, dengan kondisi Pasar Seni Sukawati seperti sekarang, kunjungan setiap harinya hampir nihil. Hal ini juga dikarenakan persaingan dengan toko oleh-oleh yang dibekali fasilitas lebih baik dan bersih. ‘’Sepi sekali wisatawan berbelanja. Bahkan pernah dalam sehari bisa tidak dapat jualan,’’ ungkapnya. Sementara itu, Kadisperindag Gianyar I Wayan Suamba menjelaskan, Pemkab Gianyar masih berupaya memperjuangkan anggaran untuk revitalisasi Pasar Sukawati di Kementerian Perdagangan RI. ‘’Kita masih terus berjuang ke pusat untuk memperoleh anggaran itu kembali. Kami harapkan pedagang bisa bersabar,’’ katanya. (kmb35)

LPJ di By-pass I.B. Mantra Padam

Pengendara Diminta Waspada

Gianyar (Bali Post) Jalan By-pass I.B. Mantra menjadi jalur pilihan pemudik di Bali. Namun, bagi pengguna jalan yang melintas pada malam hari harus lebih berhati-hati, sebab hampir seluruh lampu penerangan jalan (LPJ) di jalur tersebut padam. Hingga kini belum ada perhatian pemerintah terkait kondisi tersebut. Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gianyar Gde Rai Ridarta, Rabu (20/6) kemarin,

menyatakan Jalan By-pass I.B. Mantra merupakan jalan nasional yang kewenangannya ada di Balai Jalan. Hal itu berarti segala perlengkapan jalan termasuk LPJ menjadi kewenangan pihak Balai. Akibat kondisi tersebut, LPJ padam di Jalan By-pass I.B. Mantra tidak bisa diambil alih oleh Pemkab Gianyar. Meski demikian, Pemkab Gianyar juga beberapa kali mengajukan permohonan hibah untuk penanganan LPJ. Namun hingga

kini tidak ada respons dari instansi terkait. ‘’Kalau untuk hibah memang cukup sulit karena ini terkait aset dan jalan nasional,’’ katanya. Ia pun mendesak pengelola jalan nasional itu untuk menghidupkan LPJ demi keamanan dan kenyamanan pengendara. ‘’Setiap ada rapat koordinasi antara pusat dan daerah, selalu disampaikan,’’ terangnya. Ditambahkannya, LPJ berdampak pada risiko berkendara. LPJ

sangat diperlukan terutama pada daerah rawan kecelakaan seperti tikungan atau persimpangan jalan. Walaupun ruas Jalan By-pass I.B. Mantra cenderung lurus, penerangan sangat diperlukan terutama ketika memasuki jalan naik atau menurun dan bergelombang. ‘’Data menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas dapat dikurangi hingga 45 persen dengan dipasangnya LPJ,’’ tegasnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Kamis Paing, 21 Juni 2018

Perketat Pemeriksaan di Gilimanuk

Tanpa KTP, Belasan Duktang Dipulangkan Negara (Bali Post) -

Sejumlah personel Satpol PP Provinsi Bali, Kabupaten Buleleng dan Tabanan, Selasa (19/6) malam mem-back-up pemeriksaan identitas di Pos KTP Gilimanuk. Penambahan personel ini dilakukan guna menghindari lolosnya penduduk pendatang (duktang) tanpa KTP ke Bali. Hasil pemeriksaan selama arus balik ini, belasan duktang tanpa KTP dipulangkan. Ratusan personel yang dipimpin Kepala Satpol PP Provinsi Bali Made Sukadana itu ikut berbaur memeriksa penumpang kendaraan dan penumpang yang masuk melalui Pelabuhan Gilimanuk. Penebalan pasukan pengamanan dan pemeriksaan KTP

diharapkan bisa meminimalisir pendatang tanpa identitas masuk Bali. Dari data di Pos Pemeriksaan KTP Gilimanuk, beberapa jam melakukan pemeriksaan, sedikitnya ada 21 pelanggaran. Di antaranya 16 tanpa KTP dan

Mobil Anggota Polisi Terbakar

Negara (Bali Post) Kebakaran terjadi di bilangan Jalan Pahlawan, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Rabu (20/6) kemarin. Mesin mobil milik anggota Polsek Gilimanuk Aiptu Putu Yasa terbakar dalam perjalanan. Beruntung korban cepat keluar mobil dan berhasil menyelamatkan diri. Kuat dugaan, penyebab kebakaran ini akibat korsleting pada membran bahan bakar minyak (BBM). Informasi yang dihimpun kemarin menyebutkan korban yang dinas di Polsek Gilimanuk ini baru saja lepas tugas. Ia hendak pulang dengan mengendarai mobil Suzuki Kari-

mun nopol DK 1620 UC. Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di traffic light (TL), depan Taman Makam Pahlawan Negara, tiba-tiba saja dari mesinnya keluar asap dan api. Mengetahui hal itu, korban menghentikan mobilnya. Ia cepat-cepat keluar dari mobil sembari meminta pertolongan. Khawatir kebakaran lebih meluas, korban juga menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Jembrana. Tiga unit damkar dikerahkan ke lokasi. Setelah dilakukan penanganan selama 10 menit, api berhasil dipadamkan. “Kerugian material mencapai Rp 5 juta,” kata korban kemarin. (kmb)

Bali Post/kmb

TERBAKAR - Mobil anggota polisi yang terbakar di Jalan Pahlawan, Jembrana, Rabu (20/6) kemarin.

lima orang KTP-nya mati. Dari 16 yang diketahui tanpa KTP, ada 13 duktang terpaksa dipulangkan. Sisanya yang 3 orang boleh melanjutkan perjalanan lantaran ada penjamin. Data tersebut terangkum dari pukul 20.00 Wita hingga Rabu (20/6) dini hari.

Sukadana mengatakan penebalan personel dari berbagai kabupaten termasuk provinsi ini menurutnya dilakukan untuk menghindari lolosnya duktang tanpa identitas dari Pulau Jawa ke Bali. Mereka yang datang ke Bali tanpa identitas dan tujuan jelas diyakini menjadi masalah sosial serta dapat mengganggu ketertiban dan keamanan di Pulau Bali. Selain di Pelabuhan Gilimanuk, personel Satpol PP

Provinsi Bali juga akan melakukan pemeriksaan terhadap duktang yang masuk Bali melalui pintu masuk lainnya, seperti di Pelabuhan Padangbai di Karangasem dan Pelabuhan Benoa di Denpasar. Untuk di daerah timur (Padangbai) Satpol PP Provinsi Bali bergabung dengan petugas Satpol PP Klungkung dan Karangasem. Sementara untuk di Benoa, melibatkan Satpol PP Badung dan Denpasar. “Apabila mer-

Bali Post/olo

eka tidak punya identitas ya kami pulangkan,” terangnya. Pihaknya mengakui kendati dengan pemeriksaan ini tidak menutup kemungkinan ada lolos satu atau dua orang. Karena itu saringan selanjutnya ada di kabupaten dan kota. Karena itu Satpol PP masing-masing kabupaten/kota agar lebih mengintensifkan sidak duktang di tempat tinggal sementara, baik kos-kosan maupun rumah kontrakan. (kmb26)

Alat Berat Alami Kerusakan

Penanggulangan Abrasi Terhenti Dua Pekan Negara (Bali Post) – Penanganan jangka pendek abrasi di Lingkungan Jineng Agung, Gilimanuk terhenti sementara. Sejumlah buis yang didatangkan untuk benteng gempuran ombak memang sudah dipasang menggunakan alat berat. Namun, sejak dua pekan lalu alat berat mengalami kerusakan. Dengan demikian penanganan abrasi berhenti sementara. Sementara tumpukan karung berisi material (batu dan pasir) yang sebelumnya dipasang berjejer nampak sudah ambruk. Saat ini alat berat milik Pemkab Jembrana itu masih terparkir di pinggir pantai lantaran belum bisa digunakan. Dari informasi, ratusan buisbuis yang akan dipasang memanjang membentuk benteng ini akan dipasang di titik-titik yang parah, terutama di lokasi akses jalan yang putus. Sebelumnya, sejumlah pejabat dan anggota DPRD yang meninjau lokasi abrasi di Gilimanuk itu mengungkapkan perlu dilakukan upaya jangka pendek. Salah satunya pemasangan penahan ombak sementara menggunakan tumpukan karung dan buis-buis. Selain itu nantinya juga akan didatangkan batubatu pecahan berukuran besar untuk memperkuat pertahanan dari gempuran ombak. Lurah Gilimanuk Gede Wariana Prabawa saat dikonfir-

Tabrak Deker, Dua Pemudik Luka-luka Negara (Bali Post) Arus lalu lintas jalan Denpasar-Gilimanuk cukup padat. Baik dari arah Gilimanuk yang didominasi kendaraan pemudik dan dari arah Denpasar mobil pribadi wisatawan lokal dari berbagai daerah di Pulau Jawa. Selama sehari di jalur utama mudik itu terjadi sejumlah kecelakaan. Seperti di Banjar Dauh Pangkung, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Rabu (20/6) kemarin.

Dua pemudik asal Jawa Barat Dede Nurjaman (24) dan Abdul Rohim (23) menabrak deker (tempat duduk beton) di depan rumah warga setempat. Kuat dugaan, kedua korban yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy nopol F 3599 ZR ini mengantuk. “Kecelakaan out of control (OC) ini terjadi di KM 69-70,” kata Kapolsek Pekutatan Kompol I Putu Suprama.

Kompol Suprama menjelaskan kedua kor b a n ini he nd a k kem b a li ke Denpasar. Meski mengalami kecelakaan, mereka langsung bisa melanjutkan perjalanan setelah sem pat mendapat perawatan di Puskesmas Pekutatan. Dede mengalami luka robek di bibirnya dan mendapatkan 4 jahitan. Sedangkan Abdul yang dibonceng mengalami luka lecet pada tangan kanan. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Selama sepekan terakhir, objek wisata Teluk Gilimanuk ramai dikunjungi wisatawan. Lokasi objek yang berada tepat di pintu keluar Pelabuhan Gilimanuk itu juga menarik minat para pemudik yang kembali ke Bali dari Pulau Jawa. Selain memanfaatkan kawasan ini untuk istirahat juga sekaligus mencoba sejumlah wisata air yang ditawarkan di objek wisata tersebut. Seperti yang terlihat pada Rabu (20/6) kemarin, sepanjang areal peristirahatan di sana dipenuhi pengunjung. Sebagian besar mereka merupakan pemudik yang hendak kembali ke Bali. Selain itu juga wisatawan domestik yang hendak kembali

ke Pulau Jawa, usai berlibur di Bali. Ketua Kelompok Wisata Tirta Anak Agung Alit Wirawan mengatakan belakangan memang objek wisata yang juga terdapat Taman Patung Siwa ini cukup ramai dikunjungi wisatawan. Di antaranya memang sengaja datang untuk menyewa sampan berkeliling di teluk ini. Namun, tak sedikit pula yang hanya singgah sembari istirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Pihak pengelola menetapkan untuk sewa satu unit sampan dengan biaya Rp 150 ribu. Satu sampan tradisional itu bisa mengangkut sembilan orang dewasa dan mengajak pengunjung mengelilingi pulau-pulau yang tersebar di Teluk Gilimanuk.

Di tengah teluk tersebut ada dua pulau yakni Pulau Kalong dan Pulau Burung. Keduanya memiliki keunikan tersendiri dan menjadi habitat berbagai satwa terutama burung. Selain lokal, kunjungan wisatawan mancanegara juga sering. Khususnya untuk keperluan snorkling dan diving. Selain panorama perbukitan dan perairan, Teluk Gilimanuk juga memiliki keindahan alam bawah laut. Padatnya pengunjung ini juga diakui salah satu pengelola kapal, Kadek Artawan. Bila di hari biasa, perahunya hanya satu atau dua kali turun. Saat liburan ini sehari bisa lima hingga 10 rombongan berkeliling Teluk Gilimanuk. (kmb26)

Wisata Teluk Gilimanuk Dipadati Pengunjung

Bali Post/olo

ALAT BERAT – Alat berat yang digunakan untuk memperlancar pemasangan buis dan mengeruk tanah antisipasi abrasi di Gilimanuk sudah dua pekan ini parkir lantaran mengalami kerusakan. masi, Rabu (20/6) kemarin, membenarkan alat berat untuk pemasangan buis itu beberapa pekan ini tidak digunakan karena rusak. Namun, proses pemasangan buis tersebut rencananya akan dilanjutkan pada Kamis (21/6) hari ini. Menunggu perbaikan alat berat yang sebelumnya mengalami kerusakan. “Memang belum dilakukan lagi sejak sebelum Galungan

lalu. Selangnya meledak. Rencananya baru besok (Kamis-red) kita lanjutkan menunggu bisa ngamprah (administrasi perbaikan),” ujarnya. Upaya menambal dengan buis dan batu pecahan dilakukan di bagian yang bolong. “Ada yang memang sangat parah kita utamakan perbaikan di sana,” tambahnya. Sementara untuk jangka panjang juga sudah diajukan permohonan penanganan abrasi

300 meter, terutama di Lingkungan Jineng Agung. Abrasi di Jineng Agung, Gilimanuk belakangan sangat parah. Bahkan beberapa rumah warga yang telah menetap puluhan tahun itu mulai hancur tergerus air laut. Akses jalan di pinggir pantai menuju Pasar juga sudah putus. Bulan lalu, sejumlah rumah di lokasi ini juga terkena dampak hingga hancur. (kmb26)

Ribuan Rusak

Formulir C6 Dikembalikan ke KPU Provinsi

Negara (Bali Post) – Menjelang waktu pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali sejumlah persiapan dilakukan, terutama logistik untuk di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Namun, dari beberapa logistik yang sudah datang tersebut, formulir C6 yang sudah mulai diedarkan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) ternyata masih ada ribuan lembar yang rusak serta keliru. Untuk itu, KPU Jembrana mengembalikannya ke KPU Provinsi Bali. Dari informasi Rabu (20/6) kemarin, setting logistik khususnya untuk di TPS sudah dilakukan. Sedangkan formulir C6 atau surat pemberitahuan pemungutan suara untuk para pemilih sudah mulai didistribusikan ke masing-masing Panitia Pemungutan Suara (PPS) di 51 desa/kelurahan di Jembrana. Namun, setelah diedarkan ternyata ada ribuan yang harus dikembalikan. Hingga kemarin diketahui ada 3.775 lembar yang harus dikembalikan. Ketua KPU Jembrana I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya mengakui masih adanya C6 yang harus dikembalikan ke KPU Provinsi tersebut. Ketidaksesuaian itu di antaranya kertas masih kosong, buram, tanpa isi data hingga tidak terbaca. Ada juga yang salah alamat TPS maupun desanya. Lo-

gistik C6 yang langsung diedarkan itu sudah datang pada Minggu (17/6) lalu. Memang untuk C6 pada pilkada serentak tahun ini, berbeda dengan yang sebelum-sebelumnya. Sebelumnya yang didistribusikan masih kosong dan diisi masing-masing KPPS. Sedangkan tahun ini, C6 sudah terisi data. Dicetaknya formulir C6 berisi dengan data untuk meminimalisir indikasi kecurangan. Diakuinya dengan sistem seperti ini sedikit ribet karena nama dan NIK masing-masing pemilih berbeda sehingga pencetakan

dan pendistribusian butuh waktu lebih. Diketahuinya C6 tersebut rusak atau salah saat dilakukan pengecekan kembali oleh KPPS guna menyinkronkan jumlah formulir tersebut sesuai jumlah pemilih dalam DPT masingmasing TPS. Sesuai DPT terdapat 225.651 pemilih tersebar di 499 TPS. Total ada 3.755 lembar formulir yang harus dikembalikan untuk dimintakan penggantinya. KPU memastikan sebelum hari H atau pada 27 Juni nanti semua pemilih dalam DPT sudah memperoleh C6 itu.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan mengaku telah memantau adanya permasalahan tersebut. Kondisi ini menjadi kekhawatiran panitia pengawas karena semestinya C6 itu sudah diterima lima hari sebelum pencoblosan. Tetapi dari pihak penyelenggara mengaku telah mengembalikan dan akan mengganti serta mendistribusikan kepada pemilih sebelum pemungutan suara. “Kita harapkan itu bisa terpenuhi. Ini yang menjadi kekhawatiran kami,” tandas Pande. (kmb26)

Bali Post/olo

LOGISTIK – Sejumlah pegawai di lingkup KPU melakukan setting logistik untuk Pilgub Bali yang akan dihelat beberapa hari mendatang.


Kamis Paing, 21 Juni 2018

KARANGASEM

11

Dugaan Korupsi Pengelolaan Objek Wisata

Kejari Amlapura Tunggu Hasil Audit BPKP Amlapura (Bali Post) -

Kejari Amlapura terus mendalami kasus dugaan korupsi pengelolaan objek wisata. Bahkan, setelah merampungkan serangkaian pemeriksaan pihak terkait, Kejari Amlapura tinggal menunggu kepastian hasil penghitungan kerugian negara oleh BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan). Kajari Amlapura I Nyoman Sucitrawan, Rabu (20/6) kemarin, mengatakan hasil perhitungan BPKP akan segera turun, sehingga penanganan kasusnya bisa segera naik ke tahap II. Penanganan tahap kedua adalah penyidikan, yaitu serangkaian tindakan penyidik untuk mencari serta mengumpulkan bukti dalam rangka membuat terang dugaan tindak pidana korupsi ini. Termasuk menemukan tersangkanya. ‘’Tinggal tunggu hasil penghitungan kerugian negara dari BPKP saja. Nanti, kami lihat dulu hasil penghitungannya seperti apa,’’ kata Sucitrawan yang sudah memerintahkan Kasi Pidsus Kejari Amlapura untuk mempercepat penanganan kasus itu sebelum pindah tugas ke daerah lain. Dia mengaku belum bisa memastikan, kapan hasil penghitungan kerugian negara oleh BPKP terhadap kasus ini akan turun. Akan tetapi, melihat serangkaian penanganan tahap pertama, dia optimis penanganan berkasnya dapat dituntaskan tahun

Kalau tidak ada kontrol memadai, jadi, petugas pungutnya mau mengambil tiket berapa pun, otomatis tidak ada masalah. Kami melihat justru dalam kontrol pengawasan itu masalahnya. Kajari Amlapura I Nyoman Sucitrawan ini. Pengungkapan kasus ini, juga bertujuan mendukung pemerintah daerah dalam melakukan perbaikan pengelolaan objek wisata. Sebab, dari praktik inilah diduga terjadi banyak kebocoran. Sehingga pendapatan yang masuk ke BPKAD tidak maksimal. Padahal, sektor pariwisata di Karangasem, amat menjanjikan dikelola secara profesional, guna mendukung PAD, selain dari sektor galian C.

SOSOK

Linda dan Aditya Menangi Jegeg-Bagus Karangasem

HIDUP di desa tua yang mempertahankan tradisi Bali kuno, tidaklah mudah. Di tengah gempuran dinamika zaman dan teknologi, warga masyarakat dengan balutan tradisi kunonya ini rentan menerima budaya luar yang tidak relevan. Situasi seperti itu tidak terjadi di Desa Tenganan Pegringsingan. Sebab, sejauh ini, tradisi budaya yang berlangsung turun-temurun di desa ini dapat terlaksana dengan baik, hingga sekarang. ‘’Kalau sudah menyangkut tradisi, apa yang sudah ada sebelumnya tinggal melanjutkan saja. Kebiasaan itu sudah terjadi turun-temurun,’’ kata Klian Desa Tenganan Pegringsingan I Ketut Sudiastika, Selasa (19/6) sore. Kesederhanaan pikiran dan tradisi kuno yang mengikat pada perilaku masyarakat Desa Tenganan Pegringsingan, pada era sekarang ini memang terlihat unik. Itu sejatinya merupakan kualitas ajaran nusantara pada abad pertengahanan, yang sangat menekankan perihal moralitas. Model dan gaya beragama itu terwujud sangat sederhana di Tenganan Pegringsingan, namun memiliki kualitas moral sangat tinggi. ‘’Di sini pelaksanaan tradisi, aci, ritual berjalan seperti biasa tiap tahunnya. Tak ada yang berani mengabaikan. Karena semua akan mengalaminya. Sekarang warga jadi biasa, nanti akan jadi klian desa. Jadi, siklusnya terus berjalan bergiliran,’’ terang klian desa yang disebut Tamping Katon ini, seraya menambahkan jumlah krama Desa Tenganan Pegringsingan hanya 29 kepala keluarga. Uniknya ada enam klian desa yang dua di antaranya menempati kedudukan pimpinan tertinggi. Sedangkan empat lainnya sebagai junior. Mereka sewaktu-waktu sudah siap menggantikan ketika terjadi suksesi kepemimpinan di Desa Bali Aga itu. Mereka yang dua puncuk pemimpin itu juga disebut Tamping Katon. Tugasnya, jika empat klian lainnya menemui kesulitan melaksanakan tradisi, maka mereka itu meminta petunjuk alias bertanya langsung ke dua klian yang berkedudukan sebagai Tamping Katon ini. (gik)

Telepon Penting kARANGASEM Besakih (SWIB)

0363 21791

0363 21220

PMI

0363 21789

Polsektif Karangasem 0363 23222

PDAM

0363 21363

Polsek Kota

0363 21167

PLN

0363 21711

Polsek Manggis

0363 41768

BPBD/ESR

0363 22173

Polsek Rendang

0363 23082

Badan SAR

0363 21135

Polsek Selat

0363 24187

Pemadam Kebakaran 0363 21113

Polsek Abang

0363 23330

URD RSUD

0363 21011

Polsek Kubu

0363 22988

11 RSUD

0363 21470

Polsek Sidemen

0363 21709

12 SMAN 1 Amlapura 0363 21152

Polsek Bebandem

0363 22110

13 SMAN 2 Amlapura 0363 21254

Polsek Candidasa

0363 41677

Penjagaan Polres

PULAU INDAH -- Candidasa adalah salah satu objek wisata pantai yang relatif banyak dikunjungi wisatawan di Karangasem. Selain dukungan pasir dan laut membentang luas juga sajian pulau kecil nan indah menambah menariknya kawasan itu. persidangan terungkap kasus ‘’Kalau tidak ada kontrol kan pemeriksaan di semua 2017. Setelah dilakukan peOTT di Tulamben, terjadi memadai, jadi petugas pung- daerah tujuan wisata yang nyelidikan dan pemeriksaan akibat minimnya pengawasan utnya mau mengambil tiket dikelola Dinas Pariwisata. saksi-saksi terkait, pihaknya OPD terkait. Sucitrawan me- berapa pun, otomatis tidak Antara jumlah tiket yang saat ini sedang menunggu lihat pelakunya, I Nengah ada masalah. Kami melihat dipegang masing-masing hasil audit BPKP, untuk Subrata alias Panyong (40). justru dalam kontrol penga- petugas pungut dengan ha- menghitung dampak keruPanyong yang malah sudah di- wasan itu masalahnya,’’ kata sil yang disetor kepada pe- gian negaranya. Sebelum tuvonis satu tahun dua bulan itu Sucitrawan. merintah daerah diselidiki run hasil audit ini, pihaknya bisa leluasa ‘’bermain’’ pada Melihat permasalahan secara keseluruhan. Pe - belum berani mengungkap urusan tiket itu, karena tidak ini, Kejari Amlapura lang- nyelidikan dilakukan dari total kerugian negara yang ada kontrol yang memadai. sung bergerak cepat melaku- rentang waktu 2011 sampai ditimbulkan. (kmb31)

Grandfinal di Panggung Hiburan Pameran HUT Kota Amlapura

Turun-temurun

Polres Karangasem

Kejari Amlapura mencium ada yang tidak beres, setelah dilakukan pengembangan terhadap kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) pelaku pungli di Objek Wisata Tulamben, Kecamatan Kubu. Selama kurun waktu 2011-2017, diduga terjadi tindak pidana korupsi. Ini menjadi salah satu sumber penyebab kebocoran pendapatan di sektor pariwisata. Upaya pengembangan penanganan kasus masih berjalan. Pada

14 SMAN 1 Manggis

0363 41668

Polsek KP3 Padangbai 0363 41388

15 SMPN 1 Amlapura 0363 21288

Radio Suara Widya

16 SMPN 2 Amlapura 0363 21483

PERINGATAN Hari Ulang Tahun ke-378 Kota Amlapura tahun ini menjadi hari yang indah bagi Ni Made Linda Lestari dan I Komang Agus Aditya Putra. Pada putaran kompetisi grandfinal yang dilaksanakan di panggung hiburan Stadion Amlapura, Selasa (19/6) malam, kedua remaja yang masing-masing mewakili STT Rendang dan SMAN 2 Amlapura itu terpilih sebagai Jegeg-Bagus Karangasem 2018. Grandfinal pemilihan Jegeg-Bagus Karangasem 2018, diikuti lima finalis Jegeg dan lima finalis Bagus. Kategori Jegeg, posisi kedua ditempati Putu Tarsha Anggita dari SMAN 2 Amlapura dan posisi ketiga ditempati Putu Wida Putri Widari dari STT Batuaya, Karangasem. Kategori Bagus, posisi kedua ditempati I Putu Agus Widyantara, wakil SMAN 1 Amlapura, dan posisi ketiga I Komang Juni Yoga Semadi dari SMAN 2 Amlapura. Acara grandfinal itu dibuka Sekda I Gede Adnya Mulyadi

dan Ketua DPRD I Nengah Sumardi didampingi Kadis Pariwisata Wayan Astika ditandai pemukulan reong secara bersama. Kadis Pariwisata Wayan Astika selaku ketua panitia mengatakan, pemilihan Jegeg-Bagus itu bertujuan mengembangkan dan meningkatkan kemampuan dan kapasitas generasi muda Kabupaten Karangasem, agar menjadi figur yang kreatif, inovatif, ramah, percaya diri, berjati diri, serta memilikl integritas dan wawasan yang baik tentang budaya dan pariwisata daerah. Pemilihan Jegeg-Bagus Karangasem 2018, mengambil tema ‘’Cultural Heritage Being Our Identity’’ yang mengandung makna pentingnya peranan generasi muda dalam memahami keanekaragaman budaya sebagai identitas diri. Astika mengatakan animo generasi muda Karangasem mengikuti seleksi pemilihan Jegeg-Bagus 2018, sangat tinggi. Hal itu terbukti dari banyaknya peserta yang

mendaftar. Pemilihan Jegeg diikuti 38 peserta dan Bagus 30 perserta. Mereka merupakan utusan dari SMA/SMK serta dari Sekaa Terunateruni (STT) se-Kabupaten Karangasem. ‘’Pendaftaran kita laksanakan dari 1 April sampai 4 Mei. Tahun ini, merupakan capaian peserta terbanyak sejak ajang ini pertama kali dilaksanakan tahun 2007 lalu,’’ jelasnya. Bupati IGA Mas Sumatri dalam sambutan yang dibacakan Sekda Adnya Mulyadi mengapresiasi pelaksanaan pemilihan Jegeg-Bagus sebagai bagian dari upaya membangun kapasitas dan peran generasi muda dalam mendukung pembangunan kepariwisataan. Generasi muda dengan kemampuan sumber daya yang dimiliki berupa kreativitas dan pengetahuan, bukan hanya berperan sebagai tuan rumah. Namun sekaligus memiliki kesempatan sebagai pelaku pengembangan kepariwisataan sesuai kapasitasnya masing-masing.

JEGEG BAGUS - Grandfinal pemilihan Jegeg-Bagus Karangasem 2018 di Panggung Hiburan Pameran HUT Kota Amlapura. ‘’Pemilihan duta pariwisata melalui ajang Pemilihan Jegeg Bagus itu merupakan bagian integral dari pembangunan kepariwisataan serta pelestarian nilai-nilai seni dan budaya. Semua finalis agar menjadikan ajang ini sebagai upaya meningkat-

kan peran selaku duta dan penggerak pembangunan di daerah, meningkatkan citra kepariwisataan daerah melalui semangat dan nilai-nilai yang dimiliki Bali atau ‘The Spirit of Bali’ menuju Karangasem bangkit dan bermartabat,’’ tegasnya. (ad729)

Bantu Transportasi Rujukan ke Rumah Sakit

Diskes Karangasem Luncurkan PSC 119 DALAM rangka meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Pemkab Karangasem melalui Dinas Kesehatan kini punya program baru yang dinamai Public Safety Center (PSC) 119 Karangasem The Spirit of Bali, Rabu (20/6) kemarin. Program yang juga menyediakan layanan bantuan transportasi untuk rujukan ke rumah sakit itu diluncurkan Bupati IGA Mas Sumatri di Puskesmas Pembantu, Jalan A. Yani, Kelurahan Subagan, Rabu (20/6) kemarin. Peluncuran program yang mengacu pada Instruksi Presiden No. 4 Tahun 2013 dan Permenkes No. 19 Tahun 2016 itu disaksikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. I Ketut Suarjaya, Sekda Karangasem Gede Adnya Mulyadi, Ketua PMI dan ORARI Karangasem serta kepala instansi terkait di lingkungan Pemkab Karangasem. Kadiskes Karangasem dr. I G.B. Putra Pertama mengatakan, PSC 119 Karangasem

bersifat pasif, kode akses banyak namun peran stakeholder minimal dan pembiayaannya kurang. Saat ini, lanjutnya, baru dua kabupaten/kota di Bali yang memiliki program tersebut, Karangasem salah satunya. Pada tahap awal, pelaksanaan program itu didukung puskesmas terdekat dengan layanan

perawatan rujukan RSUD Karangasem yaitu Puskesmas Karangasem I dan II, Puskesmas Bebandem, dan Abang I. Untuk personelnya juga masih bergantung pada tim PSC Puskesmas. ‘’Terkait kendala personel PCS kabupaten, kita akan usulkan alokasi anggaran untuk mengangkat tenaga tambahan,’’ katanya. Diskes juga secara bertahap akan melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Untuk saat ini, Pos PSC memanfaatkan beberapa ruangan Pustu Subagan. Diskes juga sudah mengusulkan pengadaan satu unit ambulans tambahan melalui CSR Bank BPB Bali untuk menambah armada ambulans yang baru ada satu unit. Meski sarana prasarana masih perlu ditingkatkan, Putra Pertama optimis program akan terlaksana dengan baik mengingat saat ini 12 puskesmas yang ada serta RS Pratama siap menyiagakan masing-masing satu unit ambulans.

kutnya, bantuan serupa itu juga akan diserahkan kepada warga kurang mampu di kecamatan lainnya. Seperti Kecamatan Bebandem, Abang, dan Kubu. Bantuan itu rencananya diserahkan Kamis (21/6) ini. Pihaknya ingin sekaligus memupuk jiwa sosial dan rasa persaudaraan di antara jajaran PDAM, sebagai perusda yang menjadi milik bersama masyarakat Karangasem. “Puncak HUT nanti kami gelar pada 29 Juni. Peringatannya kami pusatkan di Kecamatan Karangasem,” ujar Singarsi. (gik)

BINGKISAN SEMBAKO - Warga kurang mampu saat menerima bingkisan sembako dari PDAM Karangasem.

PENGGUNTINGAN PITA - Peluncuran PSC 119 Karangasem The Spirit of Bali ditandai pengguntingan pita oleh Bupati IGA Mas Sumatri. The Spirit of Bali merupakan penyikapan atas pergeseran pola penyakit yang menjadi beban di Tanah Air. Tiga penyakit peringkat pertama yaitu cerebrovascular, lakalantas dan jantung iskemik menimbulkan kegawatdaruratan yang berujung kematian. Di sisi lain, gambaran layanan kegawatdaruratan

‘’Kita juga punya 24 kendaraan roda dua untuk puskesmas keliling, tersebar di 12 puskesmas untuk melakukan pelayanan kesehatan ke masyarakat yang tidak bisa dijangkau mobil,’’ jelasnya. Sementara itu, Bupati Mas Sumatri menyatakan program PSC 119 merupakan implementasi dari visi-misi pemerintah daerah yang dituangkan dalam sembilan program unggulan Nawa Satya Dharma Masdipa. Salah satu program unggulan itu yaitu perluasan jangkauan, ketersediaan, dan kemudahan layanan kesehatan. Melalui PSC 119, diharapkan masyarakat tidak lagi kebingungan mencari pelayanan kegawatdaruratan. ‘’Program seperti ini menjadi impian saya sejak pertama memimpin Karangasem. Sekarang masyarakat tak usah ke sana-ke mari mencari transportasi untuk ke rumah sakit, cukup hubungi call center saja,’’ pinta Bupati pertama wanita di Karangasem itu. (ad728)

PDAM Peduli Warga Miskin Ada hal lain yang dilakukan PDAM Karangasem, terkait peringatan hari jadi ke-42 PDAM Karangasem. Perusahaan air minum pelat merah ini memaknainya dengan cara berbeda. Mengisi HUT-nya itu, PDAM Karangasem mengunjungi warga miskin di seluruh kecamatan, sekaligus membagikan sembako untuk kebutuhan warga miskin ini sehari-hari. Apa pertimbangan PDAM peduli dengan warga miskin itu?

SEBETULNYA rasa peduli kepada warga miskin itu dilakukan bukan atas tujuan lain. Action itu murni ingin membantu warga yang kurang mampu dalam domain ikut meringankan beban hidup mereka itu. Direktur PDAM Karangasem I Gusti Made Singarsi mengatakan, bagi-bagi sembako tahap pertama dilakukan Rabu (20/6) kemarin. Distribusi sembako itu menyasar warga miskin di Kecamatan Selat, Rendang, Sidemen, dan Manggis. Terobosan itu diupayakan agar keberadaan

PDAM Karangasem semakin dikenal masyarakat luas di Karangasem utamanya. Singarsi meyakini apresiasi positif dari warga akan muncul manakala ada komunikasi dan relasi yang dijaga baik dengan mereka. Subsidi silang menjadi hal yang mendesak dan implikasinya positif, dalam rangka ikut meringankan beban hidup warga miskin itu. ‘’Apa yang kami lakukan terkait rasa peduli kepada warga kurang mampu itu, adalah dalam rangka melakukan sosialisasi program. Bukan bermaksud yang lain–lain,

seperti menombok warga. Apa yang dilakukan sejatinya murni dan ikhlas, sebuah laku peduli kemanusiaan, penyisihkan sedikit CSR, kepada warga kurang mampu untuk ikut serta peduli meringankan beban mereka. “Kami memang belum seberapa berkontribusi, menyalurkan sembako itu kepada warga yang kurang mampu. Namun paling tidak, apa yang kami lakukan sedikit ada artinya. Kami benarbenar ingin turun langsung ke tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat,” katanya. Program yang sama beri-

Bali Post/gik


KLUNGKUNG

12

Kamis Paing, 21 Juni 2018

Pembangunan Blok A Pasar Semarapura

Penyusunan Perencanaan Dinilai Kurang Cermat Semarapura (Bali Post) -

DEKLARASI - I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta saat deklarasi.

Perbaikan Jalan

Suwasta Targetkan Tuntas Dua Tahun

Semarapura (Bali Post) Penanganan infrastruktur menjadi salah satu program yang mendapat perhatian pasangan calon (paslon) yang bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung. Termasuk paslon I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta (Suwasta). Saat dikonfirmasi Rabu (20/6) kemarin, Suwirta tak menampik masih ada jalan yang rusak. Sekitar 14 persen dari panjang total, termasuk di Kepulauan Nusa Penida yang pariwisatanya semakin berkembang. “Sekarang kan yang diunggah yang jelek-jelek. Yang bagus-bagus tidak pernah. Tetapi tidak apalah. Itu jadi cemeti, jadi tantangan untuk saya,” ungkapnya. Pada program yang ditawarkan ke masyarakat, jika terpilih kembali memimpin dalam lima tahun ke depan, itu telah masuk prioritas. Ditargetkan perbaikan tuntas dalam dua tahun. “Khusus di Nusa Penida sudah tertangani sekitar 75 persen. Ini akan dilanjutkan dengan coolmix. Tentu setelah itu, kita akan tetap melakukan pemeliharaan,” jelasnya. Disampaikan lebih lanjut, pembangunan jalan baru, salah satunya menuju objek wisata juga akan dilakukan. Ini penting untuk mendukung pemerataan pembangunan lainnya, seperti perekonomian masyarakat. Tak ketinggalan juga, jalan lingkar Nusa Penida yang telah memasuki studi Larap tetap menjadi target untuk diwujudkan. “Untuk jalan lingkar, tentu harus diselesaikan dulu pembebasan lahannya. Saat komunikasi dengan Presiden, pusat siap membantu pembangunan di Nusa Penida,” kata cabup asal Nusa Ceningan, Kecamatan Nusa Penida ini. Selain jalan, pembangunan infrastuktur pendukung transportasi laut, yakni pelabuhan segi tiga emas juga optimis bisa diwujudkan. Ini untuk meminimalisasi kebocoran retribusi, di samping untuk mewujudkan data kunjungan wisatawan yang lebih akurat karena penumpang masuk dalam satu pintu. “Ini akan diintegrasikan dengan badan pengelola. Dalam pembangunan, kita harus terukur,” ucapnya. Optimistis, pelabuhan itu dapat pula mendongkrak pendapatan asli daerah maupun menyerap tenaga kerja dan menjadi sumber perekonomian banyak masyarakat. “Sekarang tamu yang datang ke Nusa Penida rata-rata tujuh ribu. Kalau dihitung saja, lima ribu, membayar seratus ribu sudah dapat ke mana-mana, setahun sudah dapat Rp 180 miliar. Ini juga bisa menyediakan lapangan kerja,” pungkasnya. (kmb45)

Pembangunan ulang Blok A Pasar Semarapura sebentar lagi masuk proses lelang. Meski demikian, sudah terungkap pengisian eskalator yang menjadi rencana awal tertunda lantaran anggaran kurang mendukung setelah adanya penyesuaian pertengahan jalan. Hal tersebut mendapat sorotan dari kalangan legislatif. Anggota Komisi II DPRD Klungkung I Gede Artison Andarawata sangat menyayangkan. Pemkab dinilai kurang cermat dalam menyusun perencanaan. “Yang disayangkan sih OPD sering tidak sempurna dalam perencanaan. Semestinya sudah harus mulai integrasi antar-OPD. Itu dibangun jadi kesatuan,” ungkapnya, Rabu (20/6) kemarin. Politikus Partai Demokrat ini menegaskan sangat mendukung pembangunan pasar tradisional bergaya modern, yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung. Hal tersebut untuk memberikan kenya-

manan terhadap pengunjung. “Kalau konsepnya sekalian pasar tradisional rasa mall kan keren. Lagian tujuan eskalator kan untuk menarik pembeli,” sebutnya. Perencanaan kegiatan yang kurang memuaskan ini diharapkan tak terulang lagi ke depannya. Perencanaan, dari ide dan gagasan harus cerdas. “Harus biasakan terencana dengan sempurna, belajar dari masalah-masalah dahulu yang perencanaan tidak sempurna dan hasilnya mubazir, biogas contohnya,” imbuhnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perda-

gangan Klungkung I Wayan Ardiasa menjelaskan, sesuai perencanaan awal, pembangunan pasar yang berlokasi di timur Kertha Gosa ini membutuhkan anggaran sekitar Rp 11 miliar. Namun, setelah dilakukan pembahasan mendalam terhadap Detail Engineering Design (DED), yang diperlukan tak hanya sebatas bangunan lengkap dengan eskalator. Tetapi juga smooking area, akses penyandang disabilitas, ruang menyusui maupun toilet khusus pria dan wanita. Secara keseluruhan, anggaran yang diperlukan sekitar Rp 14 miliar. “Saat perencanaan awal, tidak

Pendaftar PPDB SMA Jalur Prestasi Tak Merata

Potret Ketimpangan Kualitas Sekolah Semarapura (Bali Post) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2018/2019 tingkat SMA melalui jalur prestasi sudah ditutup. Hasilnya, jumlah pendaftar

belum merata di setiap sekolah. Hal tersebut menurut Ketua Dewan Pendidikan Klungkung I Ketut Suka Sucita sebagai potret masih adanya ketimpangan kualitas.

PPDB di SMAN 2 Semarapura.

Bali Post/sos

“Tentu dengan hanya beberapa sekolah yang mendominasi, itu sebuah potret kualitas sekolah belum merata,” ungkapnya, Rabu (20/6) kemarin. Pria asal Desa Kamasan Kecamatan Klungkung ini menyebutkan realita itu harus mendapatkan perhatian dari pemerintah provinsi selaku pemegang kewenangan. Itu tak hanya dari sisi sarana-prasarana saja, namun lebih mendasar lagi juga tenaga pendidik. “Sudah jelas, pemerataan tenaga pendidik juga menjadi perhatian. Jangan sampai numplek di satu sekolah. Tetapi harus disebar ke sekolah pinggiran atau perdesaan. Termasuk di Nusa Penida. Yang berprestasi dibawa ke sana. Itu sangat

masuk secara detail. Setelah ada penyesuaian, perlu tambahan beberapa fasilitas itu. Jadi anggaran yang diperlukan bertambah. Ini juga mengacu pada harga bahan,” jelasnya. Atas hal tersebut, menurut pejabat asal Jembrana ini pembangunan mengacu pada skala prioritas. Pengisian eskalator kemungkinan dianggarkan pada 2019. “Memang sesuai rencana awal, itu harus tuntas tahun ini. Tetapi karena anggaran belum memadai, jadi eskalator bisa belakangan. Akan diselesaikan dulu yang prioritas. Nanti kan ada tangga besar juga,” sebutnya. (kmb45) diharapkan oleh masyarakat,” tegasnya. Langkah tersebut sifatnya mendesak. Jika terus diabaikan, PPDB ke depannya berpeluang sulit berjalan sesuai harapan. Menurutnya, kualitas yang merata akan membuat masyarakat tidak pusing mencari sekolah. “Mereka akan merasa nyaman menyekolahkan anaknya di mana saja,” sebut anggota Komisi III DPRD Klungkung ini. Sementara itu, khusus untuk PPDB tingkat SMP, diyakini akan bisa berjalan lancar. Seluruh siswa lulusan SD bisa tertampung di negeri karena ketersediaan ruang kelas sudah memadai. “Kalau SMP, saya rasa tidak ada persoalan. Hanya di SMA saja. Khawatir juga ada yang kekurangan ruangan,” imbuhnya. Berdasarkan data yang dihimpun, pendaftar melalui jalur prestasi di SMAN 1 Semara-

pura yang dibuka pada 18 dan 19 Juni kemarin sebanyak 74 orang. Lebih tinggi dari kuota yang hanya 18 orang atau 5 persen dari jumlah keseluruhan yang mencapai 360 orang. Di SMAN 2 Semarapura sebanyak 68 orang, lebih tinggi dari kuota yang hanya 16 orang dari keselurah mencapai 324 orang. Angka tersebut bertolak belakang dengan SMAN 1 Dawan yang hanya 6 orang. Lebih sedikit dari kuota sebanyak 14 orang. Hal serupa juga terjadi pada SMAN 1 Banjarangkan yang hanya mendapatkan 5 orang dari kuota 14 orang. Sementara untuk SMAN 1 Nusa Penida hanya 7 orang dari kuota 12 orang. Wakasek Kesiswaan setempat, I Wayan Oka Sudiana Astawa, mengatakan hal tersebut kemungkinan karena lulusan SMP memang sedikit yang berprestasi atau ada yang melamar di daerah lain. (kmb45)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Paing, 21 Juni 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

BPR.SEN butuh AO,Kabag Kredit, Kabag Oprasional,Admin(Wnt)Max 35th Hub:423974, Jl.Thamrin 23

B.BP.001.06.18.0000700

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel PkebunanResto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692

B.BP.004.06.18.0000575

Bth.Admin/Accounting,Wanita, SIM C,Komputer,English,Peglmn Satpam :Pria,SIM C,Pengalaman Hub:(0361)484526 PT Ayu Orchid

Dcr Staf Gudang U/Checker Brng Pria,Min SMU,Single,Max 25th, Pnemptan Jl.Cargo-Ubung Lam:Jl Suwung Batan Kendal No.33-Dps

B.BP.001.06.18.0000704

Dcr Staf Operasional,Laki2,SMU bsEnglish,085100574646/NoSMS

B.BP.001.06.18.0000718

Dcr Tng Clean.Servis u/Apotik/ Dokter(KTP-Bali)Hub:0811399886

B.BP.001.06.18.0000696

Cr 2PRT+1B.Siter Gj.1,8Jt Tdr Dlm081999776071/082237995324

B.BP.001.06.18.0000720

Dcr PRT Wnt Tggl dlm Max.35Th Gj1.8 S.Siur Kuta,081239232035 B.BP.154.06.18.0000682

Akunting,Ksir,Auditor,Syrt:Ijzah Akuntansi/Myob 081338344155

Dbthkan Staff FO L/P Kirimkan Lamran ke Poppies Cottages Jl.Legian Gg.Poppies 1/19 Kuta / Via Email: hr@poppiesbali.com

Dcr PRT Masak,Mebanten,Tdr Dlm Gj 2,5jt Hub.081529922938

BIRO JASA

RUPA-RUPA

B.BP.001.06.18.0000611

B.BP.004.06.18.0000721

B.BP.154.06.18.0000714

BIRO JASA

BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

FOTOCOPY

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.06.18.0000678

Dcr Spr,Gdng,Ksir Toko Dapurku Supratman Gaji Bsr081939084292

B.BP.001.06.18.0000703

Looking for SPG/SPB Start Imme diately speakEnglishExperience Elegant CV:lillalane@lillalane.com 085100222043,0361-3003483

B.BP.166.06.18.0000722

B.BP.001.06.18.0000616

Dicari:Therapist Sebanyak2nya, P,Min SMU(2,5Jt+16rb/Jam Instv Cleaning Service,L/P(2,5Jt + 500rb Instv)Pnglmn Min 1Th.Bw Lam ke Bodyworks Spa Jl Kayu Jati No.2 Petitenget 735058

B.BP.001.06.18.0000670

Dicr Sopir Travel Agent Hub.081337099369/081236765023 B.BP.154.06.18.0000712

Rest Krobo,Tk Bakery,Tk Pastry Cook,Tnp Pnglaman Dilatih dgn Cara Profesional,087861378730

Dcr Sgr Reservasi u/Travel bs B.Ing & Komp Hub.08123847458

LOWONGAN

Dicari karyawati toko gaji 1,5 jt Hub.082341168381

B.BP.001.06.18.0000607

Dicr Sopir Pribadi yg Ulet&Ber Tanggungjawab.Hub:08123802028

B.BP.001.06.18.0000612

Dcr Spr&Resv.berpglmn u/Travel Agent Hub.08123677300(Sopir) 087752467568(Reservasi Hotel)

Dicari Sgr Waiter/Waitress utk Indian Restaurant,Krm CV ke Jln Pratama No.49X Nusa Dua Phone:082147028646/0361-772275

B.BP.001.06.18.0000627

B.BP.004.06.18.0000574

B.BP.001.06.18.0000716

Travel bth Sopir max 30th Hub. 082147032919/08123803997

Dicr Karyawati Untuk WR Makan di Renon.Hubungi:081999564725

Dbthkn tukang dngn gaji tinggi & kepala tukng(mandor)gaji 7Jt U/Memprbaiki Vila-vila. Jujur, brkepribadian baik & brpgalman CV:asahrd2018@gmail.com Telp:0361-289742

B.BP.001.06.18.0000708

Dcr Staff Ktr Notaris,Min SMU/ SMK Bs Computer.Jln Teuku Umar Barat No.197,Marlboro Barat, Banjar Pengubengan Kangin, Kerobokan.HP:081353036555

B.BP.001.06.18.0000669

Dcr Staff Laki Kitchen,Helper RestodiKuta/SnrWA:085100433310 B.BP.001.06.18.0000628

Dcr:Admin,Manajer,Marketing & Cleaning Service,081246757777 B.BP.001.06.18.0000480

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dcr:Satpam,HK(P/S/M).Puri Asih Hotel.Jln Pantai Kuta 40 Kuta

B.BP.001.06.18.0000188

B.BP.001.06.18.0000706

CV Pawisik Jagat Butuh Banyak Sales Hub.081246757777

Informasi pasang iklan Telepon

Waiter,Adm,Bar,Cook.Lam ke Jl. Pratama(Casanova Bali Resto) NusaDua.SMS/WA:089669083547 B.BP.001.06.18.0000492

Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar G.01

Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar G.02

B.BP.101.06.18.0000719

B.BP.001.06.18.0000723

Koprasi Wanita Raka Dewi Bali membthkn:1)Manager:S1,pglm 2th dibdngnya,L/P max 45th. 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max 30th. 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt,max 27th. 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max 35 th.Krm Cv: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub lebih lanjut: www.rakadewibali.com

G.03

DIJUAL MOBIL SUZUKI

APVGLAbu13AsliDK082247016567 Toko Dikontrakan 2,5x6M Kuta66

B.BP.001.06.18.0000702

New Swif GX AT 2013 SptBaru H. 155JtNg H:081238169620 Pribadi B.BP.001.06.18.0000701

DIJUAL TANAH Djl Tnh Kav.Pancasari Candi Kuning,View D.Buyan,150JT/Are Hub:081236030864/081805461703

B.BP.001.06.18.0000710

RUPA-RUPA Dijual Alat Spa Second Masih Seperti Baru Hub.08127770447 / 081333385267

B.BP.004.06.18.0000629

RUPA-RUPA Atasi Rumah bocor,talang,dak, dinding,PemopoHP.082377442962 B.BP.001.06.18.0000695

BIRO JASA Bntu Lap Pajak SPT Tahunan PKP NPWPSIUPPasport081338344155 B.BP.001.06.18.0000230


BANGLI

14

Kamis Paing, 21 Juni 2018

Penanganan Banjir Harus Komprehensif Bangli (Bali Post) -

berapapun anggaran yang dibutuhkan dalam rangka kawasan kota Bangli benarbenar bebas dari banjir,’’ tegas Sudiasa. Sementara itu, Sekretaris Dinas PU, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bangli Made Soma tidak menampik jika setiap hujan deras, air di saluran drainase di depan SPBU meluap ke jalan. Pihaknya pun sempat dikomplain akibat persoalan tersebut.

‘’Sebelumnya kita sempat menaruh batu di lokasi agar ketika hujan lebat, air yang datang dari utara tidak semuanya ke selatan. Di sana ada dua got yang masih berfungsi normal, yakni mengarah ke selatan dan ke barat. Namun, setelah dicek oleh petugas tadi (kemarin - red) batunya hilang. Kita tidak tahu batunya hilang apa karena didorong air atau memang diambil,’’ jelasnya. Persoalan ini, agar tidak terus berlanjut, pihaknya akan kembali melakukan normalisasi saluran drainase. ‘’Kita akan anggarkan perbaikan saluran drainase di tahun 2019, biar tuntas,’’ tegas Soma. (kmb41)

Bangli (Bali Post) – Desa Adat Batur, Kintamani, Rabu (20/6) kemarin menggelar upacara palebon Pamucuk Pura Tuluk Biyu Batur, Palinggih Dane Jero Kelodan. Palebon yang di-puput Ida Pedanda dari Geria Jungutan, Sidemen, Karangasem tersebut berlangsung lancar. Ribuan krama mengiringi prosesi palebon Palinggih Dane Jero Kelodan yang meninggal dunia di usia 85 tahun pada Rabu (13/6) lalu. Ketua Panitia Karya Palebon Palinggih Dane Jero Kelodan, Ketut Sudana, didampingi Sekretaris Panitia I Ketut Wijaya menyampaikan, rangkaian upacara palebon mulai dilaksanakan pada Selasa (19/6) lalu. Prosesi yang dilaksanakan, yakni ngaskara, melaspas tumpang salu, melaspas kajang, melaspas adegan, nunas tirta penembak utawi ngening, nyiramang, munggah ring tumpang salu, narpana, dan pekumpi. Sementara puncak palebon berupa prosesi ngening, melaspas bade, narpana, memargi ke setra, macaru megat tali, nyepuh, ngajum, nunas don bingin (bakti penyidakarya), nyurat lama, melaspas ukur, memukur, dan

ngeseng. Dilaksanakan juga prosesi nganyut di Pantai Goa Lawah, Klungkung. Selain diiringi ribuan krama, palebon dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya anggota DPRD Bali Wayan Gunawan, Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles dan Nyoman Basma. Turut hadir pula Ketua PHRI Bangli Dr. Ketut Mardjana. Rangkaian palebon akan dilanjutkan pada 3 Juli mendatang dengan prosesi mendak nuntun di Pura Goa Lawah dan Pura Dalem Puri. Selanjutnya dilaksanakan upacara ngalinggihang Dewa Hyang putus di Puri Dane Jero Kelodan. Dikatakan Sudana, Palinggih Dane Jero Kelodan meninggal dunia di RS Sanglah pada 13 Juni lalu karena sakit. Mendiang meninggalkan satu istri, lima putri dan tiga putra. Palinggih Dane Jero Kelodan ngayah di Pura Tuluk Biyu Batur sejak tahun 1942. Di mata masyarakat Desa Adat Batur, Palinggih Dane Jero Kelodan merupakan sosok panutan. Ia sangat dihormati sebagai Pamucuk Pura Tuluk Biyu Batur. ‘’Beliau adalah sosok panutan bagi generasi muda di Desa Adat Batur,’’ jelasnya. (kmb40/k250)

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Bangli memicu banjir, Rabu (20/6) kemarin. Jika sebelumnya kerap terjadi di depan kantor bupati, kini banjir pindah ke sebelah selatan, tepatnya di kawasan SPBU. Persoalan ini pun sangat disayangkan kalangan DPRD Bangli. Anggota dewan meminta pemkab mencari solusi yang lebih efektif dan komprehensif.

Bali Post/nan

Kuota PPDB SMAN 1 Kintamani Tak Pernah Terpenuhi Bangli (Bali Post) Kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Kintamani setiap tahunnya tak pernah bisa terpenuhi meskipun sekolah ini adalah satu-satunya SMA di Kecamatan Kintamani. Lokasinya yang kurang strategis, menjadi salah satu penyebab sekolah tersebut kurang diminati. Kepala SMAN 1 Kintamani Ketut Ada, Rabu (20/6) kemarin, mengakui kuota penerimaan siswa baru dari tahun ke tahun tidak pernah terpenuhi. Menurutnya, hal itu disebabkan lulusan dari 6 SMP di Kecamatan Kintamani lebih memilih melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta, khususnya SMK serta sekolah lainnya di luar Kintamani dan luar

Kabupaten Bangli. Di samping itu, SMA yang berlokasi di Desa Bayung Gede itu juga kurang diminati karena dari segi jarak tidak cukup terjangkau dari semua SMP. Dia mencontohkan, siswa lulusan SMP di balik bukit sangat sedikit yang mau sekolah ke SMAN 1 Kintamani karena aksesnya yang jauh. Meski PPDB tahun ini menggunakan sistem zonasi, Ada pesimis hal itu tidak cukup berpengaruh terhadap pemenuhan kuota yang dibukanya sebanyak 324 siswa. Pasalnya, tahun lalu saja meski PPDB sudah menggunakan sistem zonasi di kabupaten, kuota tetap tidak bisa terpenuhi. ‘’Tahun lalu kita hanya terima 295 siswa, masih ada sisa kuota sekitar 39 siswa.

Sekarang dengan zonasi ini kayaknya masih sama, karena anak-anak Kintamani lebih banyak pilih SMK,’’ ujarnya. Ketut Ada yang juga Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA di Kabupaten Bangli ini mengatakan, tidak hanya SMAN 1 Kintamani, sebagian SMA di Bangli juga banyak yang kuota PPDBnya tidak terpenuhi. Hal ini terjadi karena secara umum jumlah lulusan SMP di Bangli lebih sedikit dari jumlah daya tampung. Berdasarkan data, siswa yang lulus dari jenjang pendidikan SMP di Kabupaten Bangli tahun ini sebanyak 3.779 orang. Sementara jumlah daya tampung sekolah di Bangli (SMA dan SMK) sebanyak 4.101 orang. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Pos jaga milik Polres Bangli yang berada di depan Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli terkesan mubazir. Pos yang dibangun awal 2017 tersebut terbengkalai tanpa pernah ditempati petugas kepolisian. Berdasarkan pantauan di lapangan, Rabu (20/6) kemarin, pos polisi tersebut masih sangat layak untuk ditempati petugas. Cat pos berwarna biru kombinasi putih juga masih terlihat bagus. Atap pos juga masih terlihat

anyar. Hanya saja, dinding pos di sebelah utara mulai rusak. Agung, salah seorang warga menyatakan, pada awal-awal pembuatan, pos ini sempat ditempati petugas kepolisian. Namun lama kelamaan, dia tidak pernah lagi melihat polisi berjaga di pos tersebut. ‘’Saya kurang tahu kenapa. Kalau dibiarkan terbengkalai seperti ini kan kasihan. Jika memang tidak dimanfaatkan lagi mendingan dibongkar saja,’’ kata Agung. Sementara itu, Kasubag Hu-

mas Polres Bangli AKP Sulhadi menjelaskan, pos di depan RSU Bangli itu merupakan tempat petugas melakukan penjagaan ketika ada event-event tertentu. Pos tersebut bukan merupakan pos tetap seperti di depan kantor Bupati Bangli. ‘’Pos tidak akan dibongkar. Karena ketika ada event tertentu, maka pos itu kembali dimanfaatkan petugas untuk berjaga-jaga. Dan soal dinding pos yang rusak, nanti akan kita perbaiki,’’ ujar Sulhadi. (kmb41)

Anggota DPRD Bangli I Made Sudiasa mengatakan, banjir di wilayah kota menandakan pemkab belum mampu mengatasi persoalan secara tuntas. Pihaknya menyayangkan hal tersebut mengingat tahun lalu sudah dilaksanakan proyek perbaikan saluran drainase senilai Rp 7 miliar. Menurutnya, wilayah kota Bangli sejatinya sangat kecil sehingga seharusnya pemerintah mampu mengelolanya maksimal. Persoalan banjir

jangan hanya ditangani secara parsial, tetapi harus komprehensif. Penanganannya semestinya dipikirkan dari hulu ke hilir. Dengan begitu, tidak akan ada kesan bahwa solusi pemerintah sekadar memindahkan masalah. ‘’Persoalan ini sejatinya dapat diselesaikan dengan baik. Apalagi dewan sangat mendorong anggaran-anggaran yang diperlukan untuk perbaikan infrastruktur. Kita akan mendukung penuh

Terbengkalai, Pos Polisi di Depan RSU Bangli

Bali Post/ina

PALEBON - Palebon Pamucuk Pura Tuluk Biyu Batur Palinggih Dane Jero Kelodan di Desa Adat Batur, Kintamani, Rabu (20/6) kemarin.

Desa Adat Batur Gelar ”Palebon” Palinggih Dane Jero Kelodan


15

Kamis Paing, 21 Juni 2018

Haul Bung Karno Blitar (Bali Post) – Sejumlah tokoh nasional menghadiri Haul ke-48 Presiden pertama RI Soekarno di Kompleks Makam Bung Karno di Kota Blitar, Jawa Timur, Rabu (20/6) sore, untuk berziarah dan mengenang wafatnya Bung Karno pada 21 Juni 1970. Rombongan putri Bung Karno sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang didampingi Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto tiba di Kompleks Makam Bung Karno sekitar pukul 14.20 WIB dan langsung ke makam Bung Karno untuk berdoa. Ikut dalam rombongan itu

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Mendagri Tjahjo Kumolo, Wasekjen PDI-P Ahmad Basarah, cucu Bung Karno sekaligus calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno beserta keluarga besarnya. Selain itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj dan anggota Dewan Pengarah BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) Mahfud MD, serta Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Sebelum dilaksanakan Haul Bung Karno oleh keluarga Soekarno, ratusan warga dari beberapa dae-

rah juga sudah mengunjungi makam Bung Karno untuk berziarah dan mengirim doa bagi proklamator Indonesia, Soekarno. Sebelumnya, Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengatakan, momentum Haul Bung Karno tahun ini membahagiakan karena dihadiri keluarga Bung Karno dan tokoh-tokoh bangsa, sekaligus menegaskan hubungan kultural dan kebersamaan para ulama NU dan kaum nasionalis yang erat. Wakil Ketua MPR-RI itu menjelaskan, Haul Bung Karno akan didahului pembacaan

Senapas Nawacita

‘’Soal koalisi pada pilkada serentak 2018 jelas beda, karena disesuaikan dengan dinamika di daerah. Koalisi pelangi. Ini bukan masalah serius, karena ini bukan kali pertama. Selalu begini dalam setiap pilkada. Tentu akan ada pembicaraan serius terkait pilpres, setelah pilkada ini selesai,’’ tandasnya dalam keterangan pers usai membuka Orientasi Fungsionaris Partai Golkar Provinsi Bali, di Hotel Inna Grand Bali Beach Sanur, Denpasar, Rabu (20/6) kemarin. Ditanya posisi Jokowi dalam konteks Pilgub Bali 2018, mengingat pihak lawan mengklaim bahwa Jokowi tidak mungkin mendukung pasangan Mantra-Kerta, Airlangga menjawab diplomatis. ‘’Yang perlu dipahami, pemerintahan Jokowi itu perpanjangan tangannya di daerah adalah gubernur dan wakil gubernur, bupati/wali kota. Dan, Wakil Gubernur Bali hari ini ada di sebelah kanan saya,’’ ujar Airlangga sembari menunjuk Sudikerta, yang kebetulan duduk di samping kanannya

saat keterangan pers tersebut. Sebagai tambahan, pemerintahan Jokowi itu perpanjangan tangannya di Kota Denpasar adalah Wali Kota Rai Mantra. Secara terpisah, Cagub Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, mengungkapkan pembangunan berbasis desa (pakraman) yang menjadi program unggulan Mantra-Kerta yakni Nawacandra sejalan dengan program Nawacita Presiden Jokowi, terutama poin ketiga yang menegaskan tekad membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerahdaerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. ‘’Kalau kita kaitkan dengan konsep Nawacita, penguatan desa pakraman yang menjadi salah satu unggulan Program Nawacandra ini menjadi bagian integral dalam upaya mendorong pembangunan nasional yang dimulai dari tingkat desa. Jadi (konsep) Nawacandra MantraKerta senapas dengan (konsep) Nawacita Pak Jokowi,’’ kata Rai Mantra. Rai Mantra menegaskan bahwa eksistensi, peran, dan kemandirian desa pakraman sebagai ruang hidup warga di Bali diakui oleh negara. Secara

struktural memang tidak berada secara langsung di bawah pemerintahan, namun dari sisi kebudayaan dan pewarisan nilai-nilai, keberadaan desa pakraman diakui sebagai organisasi adat yang sangat khas dan satu-satunya di Indonesia. ‘’Desa pakraman memiliki mekanisme pengambilan keputusan sendiri serta kelembagaan yang bersifat mandiri. Dalam pembangunan di Bali peranannya sangat dibutuhkan dalam upaya-upaya mendorong kemajuan,’’ ujar Rai Mantra sembari menegaskan bahwa desa pakraman merupakan salah satu model ideal dalam penerapan semangat Nawacita. Pasalnya, desa pakraman memiliki peran langsung menata dan mengatur relasi dan kebutuhan warganya. Kebutuhan dimaksud adalah memfasilitasi warga dalam menyelenggarakan ritual-ritual yang melibatkan komunitas warga dalam skala luas. Pada titik itulah negara perlu hadir dan bersinergi dengan desa pakraman. Karena desa pakramananlah yang paling memahami kebutuhan dan tantangan budaya yang dihadapi warga. Desa pakraman pula

WARUNG GLOBAL Surat Yassin dan Tahlil untuk mendoakan arwah Bung Karno, setelah itu dilanjutkan tausyiah agama yang akan disampaikan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj. Tradisi Haul Bung Karno, katanya, telah dimulai sejak lama, yakni semasa Orde Baru berkuasa dan selalu dihadiri oleh masyarakat luas, baik kalangan nasionalis, nahdliyin maupun masyarakat umum lain. ‘’Apalagi tradisi ziarah kubur sudah menjadi bagian dari praktik Islam Nusantara sejak zaman dulu. Dan, tradisi ini menjadi bagian dari kepribadian bangsa Indonesia,’’ tuturnya. (ant)

yang paling memahami solusi atas persoalan yang dihadapi warga. Menurut Rai Mantra, itulah alasan utama mengapa dirinya sangat serius memperjuangkan keberadaan desa pakraman termasuk menegaskan komitmen bantuan Rp 500 juta per desa pakraman per tahun. ‘’Komitmen ini tidak lepas dari semangat melestarikan adat budaya sekaligus melibatkan partisipasi desa dalam pembangunan, terutama pembangunan karakter manusia Bali,’’ ujar Rai Mantra yang berpasangan dengan I Ketut Sudikerta sebagai wakilnya. Rai Mantra juga memaparkan bahwa komitmen penguatan desa pakraman dengan memrogramkan dana Rp 500 juta per desa per tahun mendapat sambutan hangat di hampir semua wilayah di Bali. Karena itu dirinya sangat yakin kemenangan 6,4 persen sebagaimana hasil survei internal Koalisi Rakyat Bali (KRB) belum lama ini, pasti terwujud. ‘’Kami tak ingin mendahului kehendak Tuhan, tapi melihat kecenderungan yang ada, astungkara kemenangan itu pasti berhasil kami raih,’’ tandas Rai Mantra. (kmb)

Sangat Ramai ‘’Kalau lagi musim libur seperti ini biasanya sangat ramai. Tapi kalau lagi sepi, paling hanya 200 penumpang per hari,’’ terangnya. Terkait rencana Cagub Wayan Koster yang akan membangun dermaga pe-

nyeberangan, pria asal Nusa Penida ini sangat mendukung hal tersebut. ‘’Kami sebagai warga Nusa (Penida) tentu sangat mendukung. Siapa tahu, kalau sudah ada dermaga akan lebih banyak tamu (wisatawan) yang ke sana,’’ harapnya. Tak jauh beda, I Gede Sadiasa Putra asal Nusa Lembon-

gan dan sudah lama menetap di Denpasar, juga sangat mendukung rencana tersebut. ‘’Bagus itu, biar enggak lagi kami basah kuyup tiap mau naik perahu. Apalagi seperti musim angin kencang sekarang ini,’’ ujarnya. Sadiasa berharap dengan adanya dermaga penyeberangan tersebut, nantinya akan

mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Nusa Penida dan Lembongan. ‘’Saya lihat, banyak objek wisata yang bagus di Nusa Penida dan Lembongan. Pasti turis-turis akan suka. Kalau sudah banyak (dikunjungi) turis, ekonomi masyarakatnya juga bisa ikut maju (meningkat),’’ jelasnya. (kmb)

Saluran Hukum Sebelumnya, M. Iriawan buka suara terkait adanya wacana usulan hak angket. ‘’Kalau memang aturan

itu tidak pas (terkait pengangkatan saya) menurut beberapa pihak, silakan ada saluran hukum. Saya tidak banyak bicara untuk domain itu. Saya hanya melaksanakan tugas,’’ ujar

Iriawan saat memantau arus balik di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Rabu kemarin. Menurut Iriawan, Kemendagri tidak mungkin mengeluarkan suatu kebi-

jakan tanpa mempertimbangkan aturan-aturan. Ia yakin, penunjukannya sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat telah melewati berbagai kajian dari tim ahli Kemendagri. (ant)

Lakukan Introspeksi ‘’Itu sama saja penggunaan dana rakyat untuk kepentingan pribadi. Banyak bukti di lapangan terkait penyalahgunaan PKH tersebut. Ini yang seharusnya dikritik Pak SBY,’’ sebutnya. Atas dasar berbagai hal di atas, maka Bambang DH menyarankan kepada Pak SBY untuk melakukan introspeksi. ‘’Pak SBY sebaiknya melakukan introspeksi daripada menyalahkan pihak lain dengan menggunakan cara berpikir ketika dia berkuasa dengan menyampaikan tuduhan sepihak tanpa bukti,’’ pesannya. Bambang DH menilai pernyataan SBY yang mempersoalkan netralitas aparat negara

dalam pilkada serentak saat ini merupakan tuduhan yang selain merendahkan hak rakyat yang berdaulat, juga sebagai cermin kepanikan dari Pak SBY sendiri. ‘’Pak Jokowi tidak pernah menyalahgunakan kekuasaan. Berbeda dengan yang sebelumnya. Siapa yang di belakang tim alpha, bravo dan delta? Siapa yang menggunakan KPU yang seharusnya netral dan dijadikan pengurus partainya? Siapa yang memanipulasi IT sehingga Antasari dipenjara? Siapa yang memanipulasi DPT sehingga kursi di Pacitan pada Pemilu 2014 berkurang drastis dibanding 2009? Siapa yang menjadi pelopor penggunaan dana bansos?’’ sebut Bambang DH. Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh pihak henda-

Kamis, 21 Juni 2018 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:30 Wita 10:05 Wita 11:05 Wita 12:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:05 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih Mamungkah (2) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Bagus and Friend Bali Channel Tourist TV Inovator Healthy Life Dialog Interaktif Pemprov Bali Bali Channel Tourist TV Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih Mamungkah (3) Berita Siang Klip Bali Bali Channel Tourist TV Klip Bali

14:30 Wita 15:30 Wita 16:05 Wita 17:00 Wita

17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita

Kidung Interaktif Bali Channel Tourist TV Lila Cita Sanggar Tari Agung Semara Dwipa (3) Nangun Yadnya Upacara Napak Pertiwi Ida Batara Sesuhunan Br. Aseman Kec. Abiansemal-Badung Taman Sari TK Guna Widya Kencana (1) Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Dialog Interaktif Dedy Susanto Talkshow Merah Putih Antisipasi Kecurangan dan Golput Berita dan Bincang Terkini Folk Song Bali Channel

knya membangun suasana kondusif dan biarlah rakyat menjadi hakim tertinggi di dalam menentukan pemimpinnya. ‘’Karena rakyat mencari

pemimpin yang kuat secara kultural, berpengalaman serta tidak ambisius di dalam mengejar jabatan,’’ tegas Bambang DH. (kmb4)

Santunan Lansia Jangan Salah Sasaran

WARGA lanjut usia kini mendapat perhatian lebih. Apalagi di Kabupaten Badung. Banyak program yang digulirkan untuk menyejahterakan para lansia. Salah satunya santunan untuk para lansia. Berikut rangkuman pengopini pada acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Rabu (20/6) kemarin. Bu Fera di Tabanan mengharapkan santunan kepada lansia tidak diberikan untuk di daerah Badung saja, namun di daerah seluruh Bali. Para lansia harus mendapat perhatian dari pemerintah. Ada lansia yang telantar karena tidak punya tempat tinggal dan keluarga. Bu Ayu di Badung mengatakan, fenomena sosial yang acapkali luput dari perhatian pemerintah yakni permasalahan hak asasi warga yang telah melampaui usia lanjut dan telantar. Di satu sisi karena keterbatasan usia mereka tidak dapat meraih akses terhadap kesempatankesempatan yang tersedia karenanya tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup secara berkecukupan. Untuk itu tindakan kepada lansia selayaknya harus segera dilakukan oleh pemerintah dengan pemberian santunan.

Ardana di Gianyar juga sependapat dengan Fera dan Bu Ayu. Ia menyoroti permasalahan yang dihadapi oleh lanjut usia berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan ekonomi. Sebagian besar para lanjut usia itu sudah tidak bekerja, sehingga mereka kurang mampu memenuhi kebutuhan hidupnya dengan baik. Pemerintah bertugas menciptakan suasana yang menunjang bagi terlaksananya upaya peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia. Kertadana di Tabanan mengharapkan pemerintah, masyarakat dan keluarga bertanggung jawab atas terwujudnya upaya peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia agar mereka dapat menikmati taraf hidup yang wajar. Murna di Denpasar mengatakan, untuk mewujudkan program tersebut pemer-

intah mesti mendata jumlah lansia yang ada yang pantas mendapatkan santunan. Bantuan tersebut agar diberikan rutin setiap bulan sampai yang berhak menerima meninggal dunia selanjutnya bantuan bisa dialihkan kepada warga lain yang juga berhak menerimanya. Widnyana di Denpasar sangat mengapresiasi program ini. Selain memberikan perhatian kepada para orangtua, program tersebut juga dapat menyejahterakan mereka yang tidak lagi dalam usia yang produktif. Badung mampu untuk memberikan santunan untuk para lansia dan mengharapkan program pemberian santunan untuk lansia ini bisa segera terlaksana dengan melakukan pendataan yang riil agar tidak salah sasaran. (dika)

Ancaman Pidana Selanjutnya (4) RUU KUHP mengatur pembatasan penjatuhan pidana secara kumulatif, (5) RUU KUHP mengatur pengurangan ancaman pidana sebesar 1/3 terhadap percobaan, pembantuan dan permufakatan jahat tindak pidana korupsi, (6) Beberapa tindak pidana korupsi dari UU Pemberantasan Tipikor masuk menjadi Tindak Pidana Umum.

Kemudian (7) UU Pemberantasan Tipikor menjadi lebih mudah direvisi, (8) Kodifikasi RUU KUHP tidak berhasil menyatukan ketentuan hukum pidana dalam satu kitab undang-undang, (9) Terjadi

penurunan ancaman pidana denda terhadap pelaku korupsi, (10) Tidak ada konsep dan parameter yang jelas dalam memasukkan hal-hal yang telah diatur undang-undang khusus ke dalam RUU KUHP. (ant)


RUSIA 2018 14 JUNI - 15 JULI

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

kamis paing, 21 Juni 2018

Salah Gagal Penuhi Ekspektasi Moskow – Mohamed Salah akhirnya bermain untuk Mesir di ajang Piala Dunia 2018. Namun kehadirannya tak mampu mengangkat performa The Pharaohs. Mesir menelan kekalahan 1-3 dari Rusia dalam pertandingan kedua Grup A Piala Dunia 2018 di Saint-Petersburg Stadium, Saint-Petersburg, Rabu (20/6) dini hari kemarin. Pelatih Hector Cuper sudah memainkan Salah sejak awal di laga itu. Kewajiban untuk memenangi pertandingan demi menjaga asa lolos ke babak berikutnya membuat Cuper memainkan pemain yang mencatatkan 44 gol bersama Liverpool itu sejak awal. Salah menempati pos sisi kanan serangan Mesir. Saat Mesir kalah dari Uruguay, Salah cuma menjadi penonton. Salah gagal memenuhi ekspektasi tinggi yang dibebankan, meski dia mampu membukukan gol lewat titik putih. Di babak pertama, Salah teredam. Salah menjadi outfield player Mesir yang paling

sedikit menyentuh bola. Opta melansir data bahwa pemain Liverpool itu cuma 19 kali melakukan sentuhan. Di sepanjang pertandingan, Salah melakukan sebanyak empat kali tembakan, dua off target, satu diblok, dan satu berbuah gol, itu pun dicetak lewat titik putih. Gol Salah itu juga menjadi satu-satunya shot on target Mesir ke gawang Rusia. Salah tak juga menambah kreativitas Mesir. Cuma ada dua keypasses yang dilepaskan oleh Salah di sepanjang pertandingan, hingga tak banyak peluang yang diciptakan oleh Mesir. Mesir kini terancam akan menjadi tim Afrika pertama yang akan tersingkir dari ajang Piala Dunia 2018. Itu akan terjadi kalau Uruguay berhasil memetik kemenangan atas Arab Saudi dalam laga

Grup A lainnya. ‘’Salah krusial, pemain vital untuk skuad. Dia merupakan referensi utama. Dia mengalami cedera dan kami khawatir. Kami tahu kalau dia pulih tepat waktu, itu akan menjadi hal bagus,’’ kata Cuper. ‘’Sulit untuk mengatakan apa yang terjadi, tapi saya selalu bilang bahwa di belakang satu atau dua pemain brilian, selalu ada sebuah tim,’’ dia menambahkan. Kegagalan bersinarnya Salah juga dikaitkan dengan Sergio Ramos. Ramos menjadi ‘’tersangka’’, penyebab cederanya Salah di final Liga Champions 2018 di Kyiv. Cedera bahu itu membuat Mohamed Salah harus melakoni penyembuhan dan pemulihan. Saat Mesir turun di partai perdana Rusia 2018, Salah absen. Pemain Liverpool itu dianggap gagal menjadi inspirasi timnas, karena datang ke Piala Dunia 2018 dengan kondisi tidak 100 persen. (kmb33/afp)

Mohamed Salah Balipost/afp

Lawan Argentina

Kroasia di Atas Angin Moskow –

Matteo Kovacic

Balipost/afp

Gelandang Kroasia Mateo Kovacic yakin timnya bisa meraih kemenangan dari Argentina di pertandingan kedua Piala Dunia 2018 Grup D, Jumat (22/6) dini hari nanti. Kemenangan di laga ini akan berpotensi membuat Modric dan kawankawan lolos ke babak selanjutnya sebagai juara grup. Pada pertandingan ini Kroasia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menang di pertandingan pertama melawan Nigeria dengan skor 2-0. Kovacic yakin timnya bisa meraih kemenangan melawan Argentina, karena tim besutan Jorge Sampaoli itu hanya bergantung pada Lionel Messi. ‘’Argentina sangat tergantung pada Messi, meskipun di sisi lain mereka adalah tim hebat. Kami harus menjaganya, dia fenomenal, dia bisa

mencetak gol kapan saja,’’ kata Kovacic, Rabu (20/6) kemarin. ‘’Kami tidak perlu takut terhadap Argentina, kami lebih baik daripada mereka kecuali Messi dan kami harus melihat diri kami sendiri, bukan orang lain,’’ tambahnya. Kroasia sendiri juga diperkuat oleh pemain-pemain besar yang sudah berpengalaman di kompetisi Eropa, seperti Mateo Kovacic dan rekan setimnya di Real Madrid Luka Modric, penyerang Juventus Mario Mandzukic dan gelandang Barcelona Ivan Rakitic. Saat ini Kroasia berada di peringkat pertama klasemen sementara Grup D dengan tiga poin. Peringkat kedua dan ketiga dihuni oleh Islandia dan Argentina yang sama-sama mengoleksi satu poin, sedangkan di posisi keempat ada Nigeria dengan poin nol. (kmb33/afp)

Selebriti Kolombia Dirampok Rp 11 Miliar Raib Morkow – Insiden tak menyenangkan dialami selebritas kenamaan asal Kolombia, Maluma. Penyanyi berusia 24 itu dirampok saat mendukung langsung perjuangan Timnas Kolombia di Piala Dunia 2018 di Rusia. Akibat aksi kejahatan ini, Maluma mengalami kerugian hingga Rp 11 miliar (sekitar 787 ribu dolar AS). Jumlah itu sangat besar karena barang-barang yang dicuri darinya merupakan koleksi barang mewah dan dari rumah mode ternama dunia. Perampokan ini terjadi di satu di antara hotel mewah yang berada di dekat Red Square di Moskow yang disewa Maluma, Rabu (20/6) kemarin. Pada saat itu, Maluma diketahui dalam perjalanan menuju Saransk untuk menyaksikan duel Timnas Kolombia kontra Jepang

yang berlangsung di Mordovia Arena, Saransk. Barang-barang mewah yang dicuri dari penyanyi bernama asli Juan Luis Londono itu antara lain sebuah tas Louis Vuitton, 11 jam tangan mewah, berbagai jenis perhiasan merek Cartier, 10 kacamata berhiaskan diamond dan mutiara. ‘’Seorang warga Kolombia, Juan Luis Londono, memasukkan laporan polisi terkait perampokan yang terjadi di kamarnya, di Hotel Four Seasons di Moskow. Di antara barang-barang yang dicuri adalah gelang dan kalung Cartier, beberapa jam tangan Rolex, Hublot, Patek Philippe dan Audemars Piguet serta ransel dan tas tangan Louis Vuitton. Barang-barang yang dicuri setara 50 juta rubel,’’ kata satu sumber di kepolisian. (kmb33/afp)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Kamis 21 juni 2018 |Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu