Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
rabu pon, 9 november 2016
Kapolri Soal Orasi Fahri Hamzah
Kalau Makar akan Diproses
Jakarta (Bali Post) – Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian menyatakan kepolisian akan mempelajari orasi Wakil Ketua DPR-RI Fahri Hamzah saat aksi unjuk rasa 4 November. ‘’Kami akan pelajari apakah itu bisa masuk ke dalam pasal makar. Kalau masuk ke dalam pasal makar ya… kami proses hukum, prinsipnya begitu,’’ kata Tito usai menghadiri acara pengarahan Presiden kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Jakarta, Selasa (8/11) kemarin. Mengenai kemungkinan keterlibatan aktoraktor politik dalam aksi unjuk rasa itu, Tito menyatakan bahwa kalau mereka hanya turun untuk ikut demonstrasi maka itu tidak menjadi masalah. ‘’Itu hak sebagai warga negara kebebasan berekspresi, tetapi pada saat ekspresi itu kalau mengucapkan kata-kata berbau makar maka tidak boleh, karena itu inkonstitusional,’’ katanya. Tito juga mengatakan bahwa polisi akan mengembangkan kasus lima orang yang ditangkap pada Senin (7/11) malam karena diduga menyerang
20 HALAMAN
NOMOR 82 TAHUN KE 69
petugas saat aksi unjuk rasa pada Jumat (4/11) malam. ‘’Ada lima orang yang ditangkap dan diproses saat ini, karena dalam foto-foto mereka ada yang melakukan penyerangan terhadap petugas,’’ katanya. Polisi juga menyelidiki kemungkinan adanya orang yang menyuruh mereka melakukan kekerasan. ‘’Karena kalau kita lihat demo itu awalnya aman baru kemudian malamnya dari sisi yang sebelah kanan (Monas) terjadi serangan-serangan terhadap petugas,’’ katanya. Hal. 19 Aktor Politik
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Ahok Tetap Cagub DKI Jika Mundur Dipidana Jakarta (Bali Post) – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan bahwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masih tetap merupakan calon gubernur DKI Jakarta, meskipun proses hukum terus bergulir terhadap dirinya. ‘’Diputuskan apa pun seorang calon kepala daerah yang sudah mendapatkan penetapan dari KPU, walaupun tersangka atau terdakwa ya dia tetap sah sebagai calon, kecuali dia mundur,’’ kata Mendagri usai rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (8/11) petang kemarin. Hal. 19 Sanksi Pidana
‘’Diputuskan apa pun seorang calon kepala daerah yang sudah mendapatkan penetapan dari KPU, walaupun tersangka atau terdakwa ya dia tetap sah sebagai calon, kecuali dia mundur.’’ Tjahjo Kumolo Mendagri
Bali Post/ant
DISKUSI - Mendagri Tjahjo Kumolo (tengah) berdiskusi dengan Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian serta Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebelum rapat terbatas membahas pembangunan Papua di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (8/11) kemarin.
Fahri Hamzah Bantah Demo 411 sebagai Aksi Kudeta Gagal Jakarta (Bali Post) Wakil Ketua DPR-RI Fahri Hamzah membantah anggapan demo pada Jumat, 4 November (demo 411), yang berakhir rusuh itu merupakan kudeta yang gagal. Menurutnya, demo tersebut memang bukan untuk mengkudeta kekuasaan Jokowi-JK. Fahri mengatakan Demo 411 hanya gerakan massa yang marah karena pemerintah dianggap lambat dan cenderung melindungi kasus Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang diduga melakukan penistaan agama. ‘’Jadi tidak benar kalau kudeta. Selama TNI tidak sepakat, maka tak ada yang
namanya kudeta. Maka Presiden Jokowi jangan menggunakan terminologi Orde Baru. Demo 411 itu juga tak bisa yang menunggangi, sehingga kalau tidak ada bukti-bukti yang kuat untuk menjatuhkan Presiden RI, maka jangan bilang ditunggangi,’’ kata Fahri Hamzah dalam dialektika demokrasi ‘’Siapa Aktor Demo 411’’ di Gedung DPR-RI, Jakarta, Selasa (8/11) kemarin. Sebaliknya, Fahri berpendapat sebenarnya Presiden Jokowi yang seolah ditunggangi, karena dalam proses hukum terhadap Ahok lambat. Tetapi, pihaknya tidak akan menanggapi tuduhan tunggangan politik tersebut kalau belum definitif. ‘’Kalau tuduhan itu definitif, baru saya akan tanggapi. Jangan sampai Presiden men-
erima informasi dari sumber yang tidak jelas,’’ ujarnya. Sementara itu, Direktur Eksekutif IndoBarometer Mohammad Qodari menilai ada empat kepentingan dari berbagai kelompok yang ikut dalam aksi demo 411 yang merasa tersinggung atas ucapan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait surat Al Maidah ayat 51 alias penistaan agama. Pertama, kelompok yang merasa tersinggung atas ucapan yang dilontarkan Ahok dan mendesak Presiden Joko Widodo untuk menuntaskan proses penegakan hukum atas Ahok. Hal. 19 Lawan Politik
Praktik Korupsi Perizinan Kapal di Bali
Manipulasi Ukuran dan ’’Ganti Baju’’ Kapal
Bali Post/ap
PEMILU - Hillary dan Bill Clinton saat pemilu presiden Amerika Serikat, Selasa (8/11) kemarin. Hilary dan Donald Trump, dua kandidat yang bersaing dalam Pilpres Amerika Serikat.
Pilpres AS Dimulai
Hillary Diunggulkan, Trump Optimistis PEMUNGUTAN suara untuk pemilihan presiden Amerika Serikat, Selasa (8/11) malam WIB dimulai di bagian timur Amerika. Namun berbagai jajak pendapat sudah mengunggulkan calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton akan akan memenangkan pemilu ini. Setidaknya lima jajak pendapat dari lima lembaga survei mengunggulkan Hillary menang dari lawannya calon presiden dari Partai Republik Donald Trump. Seperti dilaporkan situs koran Inggris, The Guardian, kelima jajak pendapat ini adalah: FiveThirtyEight mengunggulkan Hillary dengan peluang 70,9 persen, Reuters/ Ipsos mengunggulkan Hillary 90 persen mengalahkan Donald Trump. Sementara New York Times memprediksi 46 persen Hillary menang, Real Clear Politics meramalkan Hillary menang namun dengan selisih tipis 2,2 persen poin dant BBC memperkirakan Hillary menang dengan 48 melawan 44 persen untuk Trump Sementara itu, calon presiden Partai Republik Donald Trump mengaku menaruh perhatian besar kepada negara-negara bagian suara mengambang (swing states) seperti North Carolina, Florida, New Hampshire, Ohio, Iowa, Michigan dan Wisconsin. Trump yakin bisa merebut hati negara bagian-negara bagian ini. Hal. 19 Bekerja Baik
Jakarta (Bali Post) Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melakukan inspeksi mendadak bersama Satuan Tugas (Satgas) 115 ke Benoa, Bali pada 2 Agustus 2016. Hasilnya, banyak praktik korupsi ditemukan dalam pengurusan perizinan kapal. ‘’Sebagaimana yang saya katakan pada sidak di Benoa, upaya penegakan hukum tidak diskriminatif, maka selain pelaku lapangan seperti nakhoda, upaya penegakan hukum juga menyentuh direksi perusahaan,’’ kata Menteri Susi dalam keterangan pers di Kantor KKP Jakarta, Selasa (8/11) kemarin. Keterangan pers terkait perkembangan penanganan kasus tindak pidana perikanan dan langkah perbaikan tata kelola inspeksi mendadak (sidak) di Benoa, Bali. Turut mendampingi Menteri Susi Pudjiastuti antara lain JAM Pidum Kejaksaan Agung, perwakilan dari TNI Angkatan Laut dan staf khusus Satgas 115 Yunus Husein. Menteri Susi menjelaskan, banyak modus praktik korupsi yang dilakukan dalam kegiatan illegal fishing dalam temuannya di perairan Benoa antara lain mulai dari manipulasi ukuran kapal. Lalu modifikasi (ganti baju) kapal eks asing. ‘’Jadi kapalnya fiber, tetapi ditambal dengan kayu sehingga seolah milik nelayan lokal,’’ ujarnya. Ada juga pinjam-meminjam perizinan para pemilik kapal yaitu kapal
asing yang beroperasi menggunakan dokumen kapal dalam negeri. Praktik lainnya yaitu transipment di tengah laut yaitu sebagian atau seluruh barang yang diangkut dari tempat asal tidak langsung dikirim ke tempat tujuan alias kabur ke luar negeri tanpa proses deregistrasi. Praktik penyalahggunaan itu membuat kapal-kapal besar terutama kapal milik perusahaan asing bergerak leluasa mengeruk ikan di perairan Indonesia. Ia kemudian memutar film alat tangkap ikan trawl yang dapat mengeruk ikan dari laut bertonase besar. ‘’Ngeri kalau kapal begini (trawl) melenggang di laut Indonesia. Mau jadi apa anak-cucu kita,’’ sesalnya. Menteri Susi juga mengajak masyarakat untuk tidak apriori dengan yang dilakukan pihaknya dalam menangani kejahatan illegal fishing di perairan laut Indonesia. ‘’Jadi jangan hanya melihat prestasi kita hanya bisa menenggelamkan kapal saja, tetapi lihat juga efeknya. Nilai ekspor menjadi naik. Nilai perdagangan juga menjadi naik. Ini riil nilai ekonominya. Luar biasa,’’ katanya. Menurut Menteri Susi, ketegasan kementeriannya memberantas praktik korupsi dan kejahatan perikanan di laut Indonesia didasari karena miris melihat kondisi yang dialami oleh nelayan lokal Indonesia. Hal. 19 Sembilan Kapal
Bali Post/ade
PENEGAKAN HUKUM - Menteri Susi Pudjiastuti saat jumpa pers, Selasa (8/11) kemarin. Menteri Susi Pudjiastuti mendorong percepatan proses penegakan hukum terhadap sejumlah kasus terkait penangkapan ikan secara ilegal di sejumlah daerah.
Arah Kebijakan APBN 2017 (3-Habis)
Anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa, Bali Dapat Rp 8,7 Triliun Oleh
Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. Anggota Badan Anggaran DPR-RI KEBIJAKAN Umum Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2017 meliputi dua hal. Pertama, mengonsolidasikan anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa sejalan dengan anggaran kementerian/lembaga. Diupayakan anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa dalam APBN TA 2017 lebih besar dari anggaran kementerian/lembaga, guna memperkuat: 1) implementasi Nawacita, teru-
tama cita ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerahdaerah dan desa dalam kerangka NKRI; dan 2) pelaksanaan desentralisasi fiskal. Kedua, memperbaiki pengalokasian dan optimalisasi penggunaan Dana Transfer Umum, melalui: 1) perbaikan pengalokasian, penyaluran dan penggunaan Dana Bagi Hasil (DBH); 2) perbaikan bobot Alokasi Dasar dan/atau bobot variabel yang digunakan dalam penghitungan Dana Alokasi Umum (DAU) dengan mempertimbangkan pengalihan kewenangan dari kabupaten/kota kepada provinsi; 3) peningkatan pemerataan kemampuan keuangan antardaer-
ah dan antarwilayah. Ketiga, memperbaiki pengalokasian Dana Transfer Khusus untuk percepatan peningkatan pelayanan dasar publik dan pencapaian prioritas nasional melalui: 1) pengalokasian Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik berdasarkan usulan kebutuhan daerah dan prioritas nasional, dengan memberikan afirmasi kepada daerah tertinggal, perbatasan, kepulauan, dan transmigrasi; dan, 2) pengalokasian DAK Nonfisik sesuai dengan kebutuhan untuk mendukung peningkatan pelayanan publik di daerah. Hal. 19 Otonomi Khusus
Wayan Koster
DENPASAR
2
Rabu Pon, 9 November 2016 KEDALUWARSA-
FIGUR
Petugas tengah
Suhu Denpasar 35 Derajat Celsius AWAL musim hujan khususnya di wilayah Denpasar diperkirakan terjadi antara akhir Oktober hingga pertengahan November. Kondisi saat ini merupakan peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Oleh karenanya, peningkatan suhu udara merupakan hal yang wajar terjadi pada musim peralihan yang disebabkan oleh posisi semu tahunan matahari yang bergerak dari khatulistiwa ke belahan bumi selatan. ‘’Oleh karena itu, Bali Post/win wilayah Bali pada khususnya mengalami pemanasan yang lebih intensif sehingga mengalami peningkatan suhu udara,’’ jelas Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah III Denpasar I Nyoman Gede Wiryajaya, Selasa (8/11) kemarin. Berdasarkan data BMKG, dikatakannya, suhu udara maksimum di Denpasar pada awal bulan November berkisar antara 34 – 35 derajat Celsius. Kondisi ini masih tergolong dalam kategori normal jika dibandingkan dengan rata-ratanya. Sebab, mulai bulan Oktober 2016 lalu kondisi musim mulai normal dan tidak ada fenomena El Nino maupun La Nina. ‘’Saat ini Bali sedang memasuki musim hujan dengan sift hujan normal hingga di atas normal,’’ lanjut Wiryajaya. Faktor lain penyebab meningkatnya suhu udara, imbuhnya, karena posisi Indonesia berada di antara Benua Asia dan Australia sehingga secara langsung maupun tidak langsung dapat memengaruhi kondisi cuaca dan iklim di Indonesia. ‘’Pada bulan November, pemanasan matahari lebih dominan di belahan bumi selatan sehingga saat ini mulai muncul pusat tekanan rendah di Benua Australia. Kemunculan pusat tekanan rendah ini memengaruhi perubahan pergerakan angin atau arah angin secara umum untuk bulan November dan Desember, arah angin di wilayah Bali dominan dari tenggara – selatan,’’ pungkasnya. (win)
DENPASAR
& SEKITARNYA
Bawa Narkoba, DJ Maesa Dipenjara Lima Tahun TERBUKTI membawa narkoba, salah seorang Disc Jockey (DJ) di klub hiburan malam di Denpasar, terdakwa I Gusti Putu Mahesa Gotama, Selasa (8/11) kemarin divonis hukuman lima tahun penjara. Di samping itu, terdakwa juga didenda Rp 800 juta subsider tiga bulan kurungan. Menurut hakim dalam amar putusannya, terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 112 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam kasus ini, setidaknya ada barang bukti delapan butir pil ekstasi dan 3,34 gram sabu-sabu. Vonis tersebut sejatinya lebih ringan dari dituntut jaksa penuntut umum (JPU) Wiraguna Wiradharma. Sebelumnya, jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar itu menuntut supaya terdakwa dihukum delapan tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider enam bulan kurungan. Pertimbangan hakim meringankan hukuman terdakwa, karena bersikap sopan dalam persidangan, mengakui perbuatannya bersalah dan menjelaskan secara terus terang dalam persidangan. (asa)
Suara Denpasar & Badung Nakhoda Tidak Berpengalaman Terkait boat yang dihantam ombak dan ada tiga orang yang tewas, nakhodanya tidak berpengalaman dan melanggar rambu-rambu laut. Pemilik usaha wisata bahari harus selektif memilih nakhoda supaya tidak membahayakan keselamatan penumpang, apalagi wisatawan asing. Penumpang harus diberikan pelampung untuk keselamatan. Polisi harus melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap hal ini agar ke depannya tidak terulang lagi kejadian serupa. Walek, Denpasar
Guru Les Cari Penghasilan Tambahan Saya sangat setuju terkait wacana les di sekolah ditiadakan. Sebenarnya orangtua tidak mampu untuk membiayai anak les, namun karena takut anak dapat diskriminasi di sekolah akhirnya diupayakan untuk bisa ikut. Ini karena guru mencari penghasilan tambahan.
membongkar papan reklame di Jalan By-pass Ngurah Rai sekitar Monumen Titi Banda, Denpasar, Selasa (8/11) kemarin. Reklame tersebut dibongkar karena Bali Post/eka
kedaluwarsa.
Kasus Perahu Terbalik di Serangan
Tak Pakai Pelampung, Kompetensi Nakhoda Didalami Denpasar (Bali Post) -
Kasus perahu terbalik di Pantai Serangan yang menewaskan tiga orang termasuk nakhodanya, masih diselidiki penyidik Satuan Pol. Air Polresta Denpasar. Hasil penyelidikan awal, penumpang perahu itu tidak memakai rompi pelampung. Selain itu, penyidik mendalami kompetensi Febrianto sebagai nakhoda. ‘’Apakah Febrianto punya sertifikat atau tidak, terus berpengalaman atau tidak, sedang kami dalami. Kami masih berupaya menghubungi pemilik perahu,’’ jelas Kasat Polair Polresta Denpasar Kompol Ketut Suparta seizin Kapolresta Kombes Pol. Hadi Purnomo, Selasa (8/11) kemarin. Menurut Suparta, dari keterangan lima saksi yang diperiksa hingga kemarin, jarak TKP dengan bibir pantai Pulau Serangan sekitar 1 kilometer dengan kedalaman 3 meter. Saksi yang diperiksa yaitu warga yang menolong korban, korban asal Jepang, pemilik water sport dan keluarga Febrianto. ‘’Di perahu itu disediakan empat rompi dan ban pelampung, tetapi tidak dipakai. Nakhoda dan pacarnya tidak pakai (pelampung - red). Dari keterangan keluarganya, Febrianto dan Erni Yuliana Ines belum menikah. Tetapi, Erni tinggal di tempat tinggal pacarnya itu dan warga mengira sudah menikah,’’ ujar mantan Kasat
Reskrim Polres Jembrana ini. Selain itu, perahu tersebut ternyata bukan milik perusahaan water sport, tetapi milik pererongan. Ada sistem kerja sama antara pemilik perahu dengan pengelola water sport di Serangan. ‘’Nakhoda perahu itu dipekerjakan oleh pemilik kapal. Dengan kejadian seperti ini, cukup menyulitkan penyelidikan,’’ tegasnya. Sementara hasil pemeriksaan saksi, ketiga korban meninggal ditemukan di dasar laut. Karena kedalamannya hanya 3 meter, saat diterjang gelombang, atap perahu sampai rusak parah diduga terbentur dasar laut. ‘’Ada dua kali kami mengecek titik lokasi kejadian. Wilayah tersebut bebas sehingga perahu wisata bahari bisa ke mana saja untuk mencari ikan-ikan berkumpul. Seperti di Teluk Benoa,’’ ungkap mantan Kasat Resnarkoba Polres Badung ini. Apakah kasus itu bisa diproses lanjut karena nakhodanya men-
inggal? ‘’Kami masih mendalami kasus ini. Setelah penyelidikan selesai, baru bisa disimpulkan apakah lanjut atau tidak. Pemeriksaan saksi-saksi masih berlangsung,’’ tandasnya. Sebelumnya, perahu (glass bottom) yang dinakhodai Febrianto (24) terbalik setelah dihantam gelombang di Pantai Serangan, Senin (7/11) lalu. Perahu itu mengangkut empat turis Jepang dan Erni Yuliana Ines (21), pacar Febrianto. Akibat kejadian itu, Febrianto dan pacarnya serta Nakazawa (71) asal Jepang tewas. Sementara penumpang lainnya selamat. Kejadiannya sekitar pukul 10.30 Wita. Korban meninggal Nakazawa menginap di Hotel Legian Vilid, sementara Febrianto dan pacarnya tinggal di Serangan. Awalnya, menurut Suparta, perahu itu mengangkut empat turis Jepang yaitu Nakazawa, Ito Hirokazu, Kobhakashi dan Mi-
Bali Post/rah
SAKSI - Penyidik Sat. Polair Polresta Denpasar memeriksa saksi kasus perahu terbalik yang menewaskan tiga orang di Pantai Serangan, Denpasar Selatan. zuno Haruo. Mereka sebenarnya sudah sempat melihat-lihat ikan dari atas perahu di TKP. Diduga belum puas, perahu tersebut pindah lokasi dan tiba-tiba dihantam gelombang. (kmb36)
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Ketiga Korban Diduga Mati Lemas INSTALASI Kedokteran Forensik RSUP Sanglah memeriksa tiga jenazah korban perahu yang tenggelam di Serangan pada Senin (7/11) lalu. Tiga korban meninggal tersebut yaitu Erni Yuliana Ines (21), warga asal Kupang, NTT, Febianto Lau (24), warga asal Kupang, NTT dan Nakazawa, warga negara Jepang. Kepala Bagian/SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. Ida
Bagus Putu Alit, Sp.F., DFM. mengatakan, hasil pemeriksaan Erni yang dilakukan pukul 12.40 Wita, ditemukan luka lecet dan memar di wajah. Terkait dugaan hamil, pihaknya belum bisa mengetahui karena hanya melakukan pemeriksaan luar (PL). Dari hasil PL itu pun tidak terlihat bagian perut/rahim membesar. Sementara hasil pemeriksaan
Febrianto (24), juga tidak ditemukan luka. Sedangkan Nakazawa baru diperiksa pukul 15.30 Wita, karena jenazah korban baru ditemukan pukul 15.00 Wita. Dalam pemeriksaan tersebut, ditemukan luka memar di dada. ‘’Khusus untuk Nagazawa, keluar darah dari rongga hidung, bisa karena gerak napas yang meningkat menyebabkan pembuluh darah yang kecil-kecil pecah,’’
jelasnya. Ketiga korban tewas diduga mati lemas karena tenggelam. Dibuktikan dengan keluarnya busa halus dari hidung dan mulut serta tanda-tanda mati lemas berupa kebiruan pada bibir korban. Pihaknya juga sudah menghubungi Konsulat Jepang. Dari pihak konsulat mengatakan, keluarga korban di Jepang rata-rata berusia lanjut
sehingga untuk pemulangannya ditanggung oleh asuransi korban. Sampai pukul 12.00 Wita siang kemarin, ketiga mayat masih di kamar jenazah karena masih dijadikan barang bukti oleh kepolisian. Sementara keluarga Febrianto yang bernama Febriana mengatakan, Erni sempat dilarang ikut bepergian karena sedang hamil. ‘’Tetapi dia memaksa ikut,’’ ujarnya. (may)
Pembunuh Wanita Panggilan Dituntut 12 Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) Dinyatakan terbukti melakukan pembunuhan terhadap wanita panggilan yang menjadi teman kencannya di kamar Hotel Wisma Arta di Ubung, Denpasar, I Komang Arim Sujana (23), Selasa (8/11) kemarin dituntut hukuman penjara selama 12 tahun. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, terdakwa oleh jaksa penuntut umum (JPU) Dewa Arya Lanang dinyatakan terbukti membunuh Ni Luh Tety Ramuna. Bahkan, terdakwa juga melakukan pencurian da-
lam kasus ini. Di hadapan majelis hakim pimpinan IGN Parta Bhargawa, jaksa menyatakan kesalahan terdakwa sudah memenuhi unsur dalam dakwaan jaksa, yakni melanggar Pasal 338 KUHP dakwaan primer dan Pasal 362 KUHP dalam dakwaan subsider. Sebelum pada tahap kesimpulan, di muka persidangan jaksa juga menguraikan sejumlah pertimbangan, baik yang memberatkan terdakwa maupun yang meringankan. Yang memberatkan, akibat perbuatan terdakwa, keluarga kor-
ban merasa kehilangan. Apalagi setelah perbuatan pembunuhan itu, terdakwa juga merampas barang-barang milik korban. Sebelumnya, dalam dakwaan jaksa disebutkan, terdakwa menginap di Hotel Wisma Warta, Jalan Pidada VI, Ubung pada 19 Juli lalu. Dengan meminta saksi Teuku Ismal yang merupakan karyawan di hotel itu, terdakwa minta dicarikan PSK (pekerja seks komersial). Sebelum berkencan dengan korban, terdakwa bersama saksi Ismail sempat mencari PSK dengan menggunakan taksi di
sebuah hotel di Jalan Cargo. Namun, dia tidak menemukan wanita penghiur yang cocok. Setelah terdakwa menuju ke Hotel Diana bersama saksi Teuku Ismal yang diantar sopir taksi I Gede Getas, terdakwa cocok dengan Ni Luh Tety Ramuna. Terdakwa kemudian memboyong Tety Ramuna ke Hotel Diana pada pukul 17.00 Wita. Namun karena terdakwa mengaku lupa membawa dompet, dia pun meminjam uang Rp 250 ribu kepada sopir taksi. Terdakwa berjanji akan mengembalikan uang yang dipinjamnya
itu di Hotel Wisma Warta. Pada Pukul 21.30 Wita, terdakwa kembali mengajak korban ke Hotel Wisma Warta. Saat di hotel itulah korban meminta uang Rp 1,5 juta kepada terdakwa karena telah melakukan hubungan layaknya suami-istri di Hotel Diana. Merasa tertekan dengan ucapan dan makian korban, terdakwa langsung mencekik leher korban hingga korban lemas. Tak hanya itu, wajah korban juga dibekap dengan bantal hingga akhirnya meregang nyawa. (kmb37)
Febri, Denpasar
Kemudahan Saat Nyamsat Mohon kepada pihak terkait agar memberikan kemudahan dalam pengurusan balik nama dan samsat kendaraan, sehingga masyarakat bisa melakukan kewajibannya membayar pajak. Terima kasih. Gusti, Karangasem Wira, Nusa Dua.
(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5
Topik : PRAKTEK KORUPSI PERIZINAN KAPAL DI BENOA Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Luncurkan 11 Inovasi Pengelolaan Sampah
DKP Badung Beri Kado Istimewa HUT Ke-7 Mangupura MENYAMBUT hari ulang tahun Ibu Kota Mangupura yang ke-7, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung mempersembahkan kado istimewa berupa peluncuran 11 inovasi pengelolaan sampah. Dalam 11 inovasi tersebut, semuanya berbasis partisipasi masyarakat. Kepala DKP Badung Putu Eka Merthawan menyampaikan hal itu, Selasa (8/11) kemarin. Sebelumnya, pihaknya telah meluncurkan satu inovasi pengelolaan sampah yakni Go.Tik (Gojek Sampah Plastik) pada 18 Juli 2016. Hal itu cukup berhasil dalam pengurangan sampah plastik, bahkan target 3 ton per bulan telah terlampaui. ‘’Nah,
dalam menyambut HUT ke-7 Mangupura yang jatuh pada 16 November mendatang, kami dari DKP Badung berharap agar permasalahan sampah yang ada di seluruh Kabupaten Badung bisa teratasi dengan optimal, dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat dan kita buatkan 11 inovasi untuk penanggulangannya,’’ ujarnya. Lebih lanjut Eka Merthawan mengatakan, permasalahan sampah di masa datang adalah permasalahan yang pelik dan berdampak negatif terhadap pariwisata Badung jika pengelolaannya tidak dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Untuk itu, perlu pemikiran smart
dalam menanggulangi masalah sampah di Badung. ‘’Sebelas inovasi yang diluncurkan kali ini adalah Inovasi Program Plastik Ramah Lingkungan (Prolink), Inovasi TIM URC sampah pantai, Inovasi satu desa satu BUMdes sampah (SDSB), Inovasi taxi sampah (Tampah), Inovasi TPA mandiri (TARI), Inovasi jasa angkutan sampah mandiri (Jari), Inovasi bank sampah keliling (Baling), Inovasi bank sampah mandiri (Bari), Inovasi bank sampah edukasi (Badu), Inovasi ASN sukseskan program bank sampah dan Inovasi sistem informasi pengelolaan sampah melalui media elektronik (SIMOLEK),’’ paparnya. (ad272)
INOVASI - DKP Badung meluncurkan 11 inovasi pengelolaan sampah, 3 November lalu di Ruang Sandat Mabes DKP Badung.
BADUNG
Rabu Pon, 9 November 2016
3
Sidang Umum Interpol Ke-85
Terkait Penanganan Teroris, Anggota Interpol akan Belajar ke Indonesia Mangupura (Bali Post) Masalah pencurian ikan menjadi topik utama yang dibahas dalam Sidang Umum Interpol ke-85 di Nusa Dua, Bali. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengangkat isu tersebut saat menjadi pembicara dalam sidang tersebut dan banyak anggota Interpol akan belajar ke Indonesia terkait pengananan teroris. Selain itu, Indonesia juga mengangkat isu illegal fishing (pencurian ikan) dan pembicaranya tak lain Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Bali Post/dok
BAHARI – Wilayah Badung Selatan seperti Tanjung Benoa dikenal sebagai pusatnya wisata bahari di Bali. Berbagai atraksi wisata bahari dapat dinikmati di sini. Bahkan saking ramainya, usaha wisata bahari di sini terkesan krodit.
Koperasi dan LPD Diharapkan Dorong Kemajuan UMKM
Bali Post/dok
KERAJINAN – Sektor pariwisata telah memberikan multiplier effect terhadap berbagai sektor di Bali. Salah satunya, berkembangnya industri kerajinan yang lebih banyak berupa UMKM.
Mangupura (Bali Post) – Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Bali khususnya di daerah Badung berkembang cukup pesat di Badung sebagai dampak dari perkembangan kepariwisataan di daerah ini. Untuk memajukan UMKM di daerah ini sebagai pilar ekonomi kerakyatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung bertekad mengembangkannya melalui lembaga koperasi dan lembaga perkreditan desa (LPD). ‘’Melalui dua lembaga ini, saya yakin peran UMKM sangat sentral dalam menggerakkan sektor riil, menciptakan usaha baru dan penyerapan tenaga kerja secara berkelanjutan,’’ kata Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta kepada wartawan Antara di Mangupura, Selasa (8/11) kemarin. Untuk mencapai tujuan itu, kata Giri Prasta, Pemkab Badung dalam anggaran tahun 2017 mengalokasikan dana sebesar Rp 4,78 miliar lebih untuk membiayai program pengembangan lembaga ekonomi pedesaan, pengembangan kewirausahaan dan UMKM. ‘’Dana itu juga untuk sistem pendukung UMKM dan peningkatan kualitas kelembagaan koperasi,’’ ujar Giri Prasta yang juga mantan Ketua DPRD Badung itu. Untuk sektor perdagangan, Pemkab Badung mengalokasikan anggaran Rp 2,34 miliar untuk perlindungan konsumen dan pengamanan perdagangan. Juga untuk peningkatan efisiensi perdagangan dalam negeri. (kmb)
Sekda Terima Kunjungan FKUB Kabupaten Sragen
Terjaga Baik, Tri Kerukunan Umat Beragama di Badung
KUNJUNGAN - Sekda Badung Kompyang R. Swandika yang juga Ketua FKUB Badung menerima kunjungan FKUB Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah di Puspem Badung, Selasa (8/11) kemarin. TRI kerukunan antarumat beragama yang terdiri dari kerukunan intern umat bergama, kerukunan antarumat beragama dan kerukunan antarumat beragama dengan pemerintah, di Kabupaten Badung saat ini masih terjaga dengan baik. Hal ini tidak terlepas dari komitmen dan dukungan Pemkab Badung terhadap Forum Komunikasi Antarumat Beragama (FKUB) di Badung dengan mengedepankan konsep Tri Hita Karana dan rasa manyama braya. Hal tersebut diungkapkan Sekda Badung Kompyang R.
Swandika yang juga Ketua FKUB Badung saat menerima kunjungan FKUB Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah di Puspem Badung, Selasa (8/11) kemarin. Rombongan FKUB Sragen dipimpin Wakil Bupati Sragen Dedy Endryatno bersama Ketua DPRD Sragen Bambang Samekto, Ketua FKUB Sragen H. Mouhtimgudin, B.Sc. dan Kapolres Sragen Cahyo Widiarso, S.IK. Kompyang R. Swandika menyebutkan, Pemkab Badung dengan adanya Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung Mangupraja Man-
dala (Puspem Badung), selain sebagai pusat pelayanan kepada masyarakat, juga dimanfaatkan sebagai pusat silaturahmi umat beragama. Hal ini dapat dilihat dari pelaksanaan kegiatan keagamaan di Puspem Badung, seperti kegiatan rutin sholat Idul Adha dan Idul Fitri, kegiatan Natalan dan perayaan Imlek. Untuk umat Hindu, secara rutin setiap purnama melakukan persembahyangan di Pura Lingga Bhuwana. Selain itu, Puspem Badung juga dijadikan pusat pemberdayaan seni dan budaya dengan pelaksanaan Festival
Seni Budaya setiap tahunnya. Melalui kunjungan ini, Swandika mengharapkan dapat meningkatkan silaturahmi dan kerukunan antara FKUB Badung dengan FKUB Sragen serta dapat saling menukar informasi dan pengalaman. Ketua FKUB Sragen menyampaikan terima kasih atas penerimaan kunjungan di Kabupaten Badung. Dipilihnya Badung sebagai objek kunjungan, karena FKUB Sragen menilai kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Badung sangat baik dan kondisi keamanan Badung juga sangat kondusif. ‘’Untuk itu, tidak salah kiranya kami FKUB Sragen ingin menimba ilmu dan saling menukar pengalaman sehingga mampu meningkatkan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Sragen,’’ imbuhnya. Pada kesempatan tersebut, juga diisi dialog yang berlangsung sangat dinamis. Hampir semua peserta FKUB Sragen menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Badung dan FKUB Badung. Selain itu, para peserta juga ingin mengetahui program/ kegiatan dari FKUB Badung dan Pemkab Badung dalam upaya meningkatkan kerukunan umat beragama. Acara diakhiri dengan saling tukar cenderamata. (ad271)
‘’Ibu Susi akan mendapat kesempatan sebagai pembicara masalah illegal fishing, besok (hari ini - red). Banyak juga pembicara internasional hadir,’’ tegas Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol. I Ketut Untung Yoga, Selasa (8/11) kemarin. Menurut mantan Wakapolda Bali ini, Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan sidang tersebut. ‘’Kalua kita mau jadi tuan rumah lagi, lewat seratus tahun lagi,’’ ujarnya. Negara-negara anggota Interpol bekerja sama membangun kemampuan dan meningkatkan cara-cara mengatasi kejahatan internasional. Sedangkan forum tersebut, membahas perkembangan kejahatan antarnegara dan kejahatan internasional yang akan dihadapi oleh setiap negara melalui aparat penegak hukum, khususnya kepolisian. Selain itu, dibahas temuan-temuan terbaru tentang modus operandinya. Otamatis, negara anggota Interpol akan bekerja sama membangun kemampuan
untuk mempermudah dan meningkatkan cara-cara mengatasi kejahatan itu. Apalagi, saat ini banyak teror di beberapa negara, sehingga isu terorisme jadi topik bahasan. Pengalaman Indonesia berkaitan dengan terorisme, penanganannya sesuai aspek penindakan hukum dan memenuhi HAM. Polri dan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) juga melakukan tindakan deradikalisasi agar masyarakat tidak terpengaruh ajakan teroris. ‘’Kita masih menghadapi aksi teroris di beberapa tempat. Di samping penanganan kasus itu, kami lebih mengutamakan penyadaran masyarakat agar tidak terlibat teror karena semua rugi. Oleh karena itu bila ada persoalan atau konflik apa pun diselesaikan melalui jalur dialog atau hukum,’’ ungkap mantan Kapolda NTT ini. Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla membuka Sidang Umum Interpol ke-85 di BNDCC, Kuta Selatan, Badung, Senin (7/11) lalu. Menurutnya, terorisme
menjadi salah satu masalah dunia yang harus diperangi bersama-sama. Oleh karena itu, perlu peningkatan kerja sama yang lebih menitikberatkan bidang informasi intelijen. Tanpa informasi yang sama dan akurat di setiap negara anggota Interpol, akan mengalami kesulitan mengungkap jaringan terorisme, baik secara internasional maupun global. Selain itu, perkembangan informasi dan teknologi komunikasi serta akses yang mudah terhadap internet, membuat penyebaran dan propaganda paham radikalisme, ekstrimisme serta kekerasan menjadi lebih cepat. Di masa lalu, penyalahgunaan internet oleh teroris dimanfaatkan untuk komunikasi antarmereka dan digunakan sebagai sarana membuat bom dengan target objek vital tertentu. Sedangkan saat ini, penyalahgunaan internet oleh terorisme sangat terkait penyebaran idealisme keliru, termasuk propaganda dan penyebaran radikalisme dan ekstrimisme. (kmb36)
Bali Post/eka
CYBER CRIME - Karo Misinter Divhubinter Mabes Polri Brigjen Pol. Johanis Asadoma memaparkan hasil pembahasan cyber crime pada Sidang Umum Interpol di Nusa Dua, Bali, Selasa (8/11) kemarin.
Belanja Daerah Tahun 2017 Dirancang Rp 5,2 Triliun
Diarahkan untuk Belanja Publik dan Implementasi PPNSB
PENDAPATAN daerah Kabupaten Badung pada RAPBD TA 2017 dirancang Rp 4.514.209.138.237,83, meningkat Rp 680.728.586.584,37 atau 17,78% dari APBD Induk TA 2016 yang sebesar Rp 3.833.480.551.653,46. Hal itu disampaikan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pada rapat paripurna DPRD Badung, Selasa (8/11) kemarin. Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakilnya, I Nyoman Karyana dan I Made Sunarta. Turut mendapingi Bupati Giri Prasta yakni Wakil Bupati (Wabup) I Ketut Suiasa. Dalam rapat membahas Rancangan Penyesuaian Kebijakan Umum APBD Badung TA 2017 dan Rancangan PPAS Badung TA 2017 itu, Bupati juga membeberkan pundipundi pendapatan daerah Badung yang terdiri dari pendapat asli daerah (PAD) dan dana perimbangan. Untuk PAD dirancang Rp 3,7 triliun lebih, dana perimbangan sebesar Rp 533 miliar lebih, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah dirancang Rp 192 miliar lebih. Sementara untuk belanja daerah, pada RAPBD TA 2017 dirancang sebesar Rp 5,2 triliun lebih atau meningkat sebesar Rp 1,1 triliun dari APBD Induk 2016. Giri Prasta mengatakan, peningkatan belanja daerah yang mencapai Rp 5 triliun lebih ini akan berdampak langsung pada peningkatan belanja yang diarahkan untuk kepentingan masyarakat Badung. ‘’Capaian ini merupakan wujud komitmen saya dan kerja keras seluruh jajaran perangkat daerah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerja agar
program-program yang sudah kita rancang bersama dapat terealisasi sesuai target,’’ kata Bupati dalam rapat paripurna yang juga membahas tiga ranperda, yakni Ranperda RIPDA Badung, Ranperda Penataan dan Pengpoperasian Menara Telekomunikasi dan Ranperda Utilitas Terpadu. Ia membeberkan, belanja daerah itu terdiri dari belanja tidak langsung dirancang Rp 2,5 triliun lebih (49,28 %) dan belanja langsung sebesar Rp 2,6 triliun (50,74 %). Untuk pembiayaan daerah, pada RAPBD TA 2017 dirancang Rp 741 miliar lebih. Dikatakannya, pada TA 2017 tidak dianggarkan pengeluaran pembiayaan sehingga pembiayaan netto pada 2017 dirancang Rp 741 miliar. Pada RAPBD 2017 ini anggaran belanja langsung diarahkan untuk membiayai program prioritas daerah dalam rangka mencapai visi dan misi Badung TA 2016-2021, serta sebagai implementasi pola pembangunan nasional semesta berencana. ‘’Ditinjau
dari aspek penerima manfaat dari belanja daerah tersebut, maka sebagian besar merupakan belanja publik yang manfaatnya diterima oleh masyarakat. Yaitu 72,90% sedangkan sisanya merupakan belanja aparatur yang manfaatnya diterima oleh aparatur pemerintah atau 27,10 %,’’ terang Giri Prasta. Untuk belanja modal, pihaknya telah merancang alokasi anggaran sebesar 28,52 persen. Untuk alokasi anggaran pendidikan sebesar 20,18% dan kesehatan sebesar 11,74% dari total belanja daerah. Khusus berkenaan dengan pendidikan, Bupati menyatakan seluruh saranaprasarana pendidikan akan menjadi tanggungan pemerintah. Dengan begitu, tidak ada lagi pungutan pada anak didik. ‘’Ke depan tidak ada alasan lagi ada pungutan di sekolah karena semua sudah kita yang tanggung. Kalau sampai ditemukan ada pungutan, kepala sekolahnya akan saya pecat,’’ katanya. (ad270)
DOKUMEN - Bupati Giri Prasta menyerahkan dokumen penjelasan Bupati kepada Ketua DPRD Badung Putu Parwata pada rapat paripurna DPRD Badung, Selasa (8/11) kemarin.
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Perangi Narkoba, Pemberdayaan Masyarakat Sangat Penting BNNP Bali berkerja sama dengan Gerakan Mencegah Daripada Mengobati (GMDM) Bali menggelar workshop di Hotel Amaris, Jalan Teuku Umar, Denpasar, Selasa (8/11) kemarin. Kegiatan itu melibatkan pengurus dan anggota GMDM, pengusaha dan pacalang dan dibuka Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa. Dalam sambutannya, Kepala BNNP Putu Gede Suastawa mengatakan, pemberdayaan masyarakat dalam memerangi narkoba sangat penting, apalagi dilaksanakan di kawasan atau wilayah rawan barang terlarang tersebut. “Kali ini kegiatannya bukan sosialisasi atau penyuluhan tapi diskusi. Saya mengapresiasi kehadiran tiga pacalang dari Gianyar mengikuti kegiatan. Workshop ini penting supaya masyarakat lebih paham tentang bahaya narkoba. Apalagi saya mencanangkan Relawan P4GN yang memfokuskan pelibatan pacalang,” ujarnya. Peran serta masyarakat itu dimaksudkan tidak kenal status seperti pejabat, PNS dan swasta. Oleh karena itu, masyarakat dikumpulkan agar punya misi dan visi sama yaitu kemajuan dan kesejahteraan. “Itu sudah diatur undang-undang, tidak kenal status. Peran pengusaha juga penting, bagaimana melakukan kegiatan intern terhadap karyawan dan lingkungan. Apalagi kepedulian masyarakat masih rendah,” kata Suastawa. Mantan Dir. Binmas Polda Bali ini menegaskan, dalam Undang-undang No. 35 Tahun 2009 diatur khusus peran serta masyarakat dalam memer-
WORKSHOP - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa (tengah) saat membuka workshop pemberdayaan masyarakat dalam memerangi narkoba. angi peredaran narkoba. Tujuannya pecalang bergabung dalam wadah membangkitkan peran masyarakat Relawan P4GN,” ujarnya. dalam memerangi peredaran narkoJenderal asal Gulingan, Mengwi ba. Jika seluruh lapisan masyarakat ini mengaku prihatin dengan pribergerak melawan narkoba, maka laku beberapa siswa sekarang peredarannya bisa diminimalisasi. ini. “Contohnya, beredar di media “Itu tujuan utamanya. Jadi bukan sosial murid SD berani melawan saatnya lagi masyarakat hanya gurunya, bahkan mau memukul jadi penonton masifnya peredaran gurunya. Lembaga pendidikan narkoba di Bali,” tandasnya. harus lebih awas dalam mendidik, Oleh karena itu, peran pacalang membina dan mengarahkan muriddan desa pakraman sangat penting nya,” harap Suastawa. karena memiliki power luar biasa Beberapa peserta berharap sountuk melindungi warganya. Apal- sialisasi lebih gencar dilakukan agi posisi pacalang sangat diperhi- karena banyak masyarakat belum tungkan dalam menjaga keamanan. paham tentang narkoba, terutama Brigjen Suastawa berharap pacalang di pelosok desa. Selain itu, para dalam melaksanakan tugas tetap orangtua juga jangan terlalu senberkoordinasi dengan Bhabinkam- sitif jika anaknya diberikan sanksi tibmas dan Babinsa. “Peran pecalang oleh gurunya tanpa tahu sebabnya. saat ini sangat banyak dan dilibat- Padahal narkoba mulai menjamah kan di berbagai kegiatan. Salah pelajar dan harus diantisipasi sedini satunya, BNNP Bali akan mengajak mungkin. (ad266)
Rabu Pon, 9 November 2016
Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar
Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Nilai-nilai Budaya POLA pendidikan siswa di lingkungan Yayasan Dwijendra Denpasar sedikit berbeda dengan sekolah lain. Dwijendra yang berlandaskan agama Hindu dan budaya Bali, siswanya mendapat penguatan pendidikan karakter lewat nilai-nilai budaya Bali. Hal itu diungkapkan Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar Dr. Drs M.S. Chandra Jaya, M.Hum. pada jumpa pers terkait model pembinaan generasi muda mencegah kenakalan remaja, Selasa (8/11) kemarin. Kemajuan zaman global dewasa ini, katanya, banyak membawa godaan bagi anak muda Bali. Termasuk ancaman pergaulan bebas dan tindak kriminal lainnya. Makanya, dia mengajak jajaran pers untuk ikut membangun remaja Bali dengan mengindahkan norma-norma yang ada demi kemajuan pendidikan dan mencerdaskan anak bangsa. Saat itu, M.S. Chandra Jaya tak banyak menyinggung soal geng Crush. Selain telah membubarkan diri, hingga saat ini ia menegaskan
belum ada siswa SMA Dwijendra yang ditahan aparat. Kendati demikian, dia mengatakan menjadikan kasus ini sebagai proses pembelajaran bagi jajaran Dwijendra, orangtua siswa dan masyarakat. Kini siswa Dwijendra dari TK, SD, SMP hingga SMA dan SMK sedang sibuk nyanggra piodalan di Pura Mahawidya Dwijasrama Dwijendra Denpasar. M.S. Chandra Jaya mengatakan, Dwijendra memperkuat pendidikan karakternya lewat ajeg Bali. Para siswa diajak terlibat dalam lomba membuat penjor, lomba ngelawar dan membuat upakara lainnya serangkaian upacara pacaruan dan melaspas bangunan baru gedung SMP Dwijendra. Sedangkan puncak piodalan jatuh pada Senin (14/11) mendatang. Ketua Yayasan Dwijendra Pusat M.S. Chandra Jaya mengaku belum puas dengan agenda tersebut. Sebab, dia yakin dengan sentuhan budaya kita bisa memperhalus budi. Makanya, satu-satunya sekolah yang
Menuju 1.000 Sekolah ’’Broadband’’
XL Serahkan Fasilitas MBB kepada SMK Pariwisata Dalung
MBB - XL menyerahkan fasilitas MBB 4G LTE kepada SMK Pariwisata Dalung sebagai bagian dari CSR Mobile Broadband XL, Selasa (8/11) kemarin. MENGINISIASI program 1.000 XL sendiri, lanjutnya, berupaya Sekolah Broadband, XL melakukan untuk menjangkau 1.000 sekolah CSR pemberian fasilitas Mobile agar terkoneksi secara broadband Broadband (MBB) kepada sekolah- pada 2017. Saat ini XL sudah mesekolah yang membutuhkan. Pada nyasar 50 sekolah di 25 kota besar di Selasa (8/11) kemarin, XL melakukan Indonesia. Dalam memberikan banpenyerahan fasilitas MBB itu kepada tuan fasilitas MBB ini, XL menyerahSMK Pariwisata Dalung. kan tiga buah laptop dan satu router Menurut GM Sales Operation XL Home serta langganan layanan Bali Nusra XL Hiasinta H. Pae- data XL 4G selama setahun. mbonan, MBB merupakan salah ‘’Secara nasional sudah 105 lapsatu solusi terbaik bagi masyarakat top yang diserahkan. Tak hanya Indonesia agar bisa mengadopsi dan fasilitasnya, XL juga memberikan memanfaatkan layanan internet edukasi pemanfaatan internet secepat. Di dunia pendidikan, layanan cara positif pada siswa di sekolah internet broadband akan mem- yang menerima bantuan. Mereka bantu siswa untuk memperoleh didampingi peserta XL Future Leadpengetahuan dan mengembangkan ers yang saat ini tersebar di berbagai daya kreativitasnya. kota di Indonesia,’’ jelasnya.
Hiasinta mengatakan, fasilitas ini tak hanya berasal dari XL melainkan juga mitra bisnis XL. Para mitra ini memiliki visi yang sama untuk mempercepat adopsi internet cepat di masyarakat agar mereka bisa memanfaatkan peluang di era digital. Dijelaskan Hiasinta, layanan MBB 4G LTE XL adalah layanan terbaru yang mempertegas komitmen XL mendukung dan menjembatani masyarakat di era digital. Layanan ini ada dua produk, yakni MiFi dan Router. Untuk MiFi XL GO bisa digunakan oleh 10 perangkat, sedangkan Router XL Home jumlah perangkat yang bisa berbagi lebih banyak lagi, yakni 32 unit handphone atau laptop. Sementara itu, Kepala SMK Pariwisata Dalung Drs. I Ketut Maliarsa menyambut baik upaya XL membantu percepatan adopsi internet cepat di kalangan dunia pendidikan. Ia mengatakan, SMK Pariwisata Dalung berupaya untuk selalu eksis di bidang teknologi informasi. Dalam pelaksanaan pendidikan, SMK Pariwisata Dalung juga sudah menerapkan sistem online. Sesuai dengan program peningkatan SDM, bantuan XL ini akan berguna bagi siswa SMK Pariwisata Dalung. ‘’Kami akan mengakomodir program XL ini melalui pemberdayaan siswa yang jumlahnya mencapai 861 orang,’’ katanya. (ad267)
Pameran Terbesar Makanan, Minuman, Horeca, Jasa Boga dan Bakery 2016
SIAL Group dan KRISTA Exhibitions kembali mempersembahkan SIAL InterFOOD 2016, The 16th International Exhibition on Food & Beverage, Bakery, Ingredients, Horeca, Equipments, Technology and Services. Pameran dibuka dari tanggal 9 – 12 November 2016 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Indonesia. Kolaborasi antara dua kekuatan yang terkuat di bidang industri makanan dan minuman: SIAL Group, pameran makanan dengan jaringan terbesar di dunia dengan 50 tahun pengalaman dan Interfood, pameran makanan dan minuman terkemuka di Indonesia yang telah berjalan selama 16 tahun. Pameran SIAL InterFOOD 2016 akan diikuti oleh 800 perusahaan dari dalam dan luar negeri dari 33 negara. SIAL InterFOOD 2016 akan diadakan bersamaan dengan Bakery Indonesia Expo – The 16th International Exhibition on Equipment & Supplies for the Bakery & Confectionery Industry, Coffee & Tea Expo – The 2nd International Exhibition on Coffee & Tea, Food and Beverage Franchise Expo – The 2nd International Exhibition on Food & Beverage Franchise, Herbal & Health Food Indonesia – The 16th International Exhibition on Herbal & Health Food Supplement, Indo Horeca Expo – The 16th International Exhibition on Hotel, Catering, Restaurant, Bakery, Food, Beverage Equipment supplies Service & Related Technology, Indonesia International Seafood Expo – The 7th International Exhibition on Fish and Seafood Products, Processing and Packaging in Indonesia dan Wine & Spirits Expo – The 2nd International Exhibition on Food, Wine and Spirits. Kesuksesan SIAL InterFOOD didukung oleh Komisaris Eropa untuk Pertanian dan Pembangunan Pedesaan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah RI. Selain itu juga didukung oleh Badan Pengawas Obat dan Maka-
MAJEJAHITAN - Siswa SMP Dwijendra diajarkan ‘’majejahitan’’ setiap pelajaran agama Hindu.
menerapkan model pembelajaran agama Hindu plus praktik langsung hanyalah di Dwijendra. Setiap pelajaran agama Hindu, siswa di kelas diajarkan majejahitan, membuat banten upakara dan uparengga. Setiap Purnama, siswa diajak dialog agama dan ngayah ke Pura-pura sekitar sekolah. Hal ini dilakukan untuk memperkuat pendidikan karakter siswa. Satu lagi program baru yang dilaksanakan di Dwijendra adalah mewajibkan semua guru masatua Bali lima menit saat memulai mata pelajaran. Mengenalkan kesusastraan Bali erat kaitannya dengan visi dan misi Yayasan Dwijendra sebagai pusat pelestarian dan pengembangan budaya Bali dan agama Hindu. Namun, sekolah ini tetap mengemban misi nasional yani terbuka bagi semua agama dan menjunjung tinggi tugas mencerdaskan anak bangsa. Model-model pendidikan yang diterapkan di Dwijendra ini, katanya, untuk melahirkan generasi muda Bali yang andal, cerdas dan kuat akar budayanya. Ini dibuktikan anak-anak SMP Dwijendra Denpasar belum lama ini meraih juara I lomba cerdas-cermat agama Hindu. Sementara SMA Dwijendra Denpasar meraih juara III lomba Paskibraka se-Bali di Unhi. Chandra Jaya menegaskan, Dwijendra sudah membentengi siswanya dengan berbagai model pendidikan karakter. Untuk itu, dia kembali mengingatkan pentingnya trias pendidikan yakni sekolah, keluarga dan masyarakat saling bersinergi membentengi diri remaja dari pengaruh di era global ini. Bagi dia, semua siswa Dwijendra adalah pemilik masa depan. Mereka harus dididik secara berkualitas melalui nilai-nilai budaya. (ad546)
HUT Ke-10 SMK TI Bali Global Denpasar
Gelar WEP Competition SMP Se-Bali SMK TI Bali Global Denpasar, Kamis (10/11) besok berusia 10 tahun. Serangkaian peringatan satu dekade SMK TI Bali Global Denpasar digelar berbagai lomba, baik intern dan ekstern. Selasa (8/11) kemarin digelar lomba Word, Exel dan Power Point (WEP) Competition 2016. Istimewanya, WEP Competition diikuti 101 peserta melibatkan siswa SMP se-Bali. Kepala SMK TI Bali Global Denpasar Drs. Gusti Ngurah Murjana, M.Pd. mengungkapkan, melalui lomba WEP ini SMK TI Bali Global Denpasar ikut berperan memantapkan dan mengenalkan lebih jauh tentang TI. WEP Competition juga implementasi visi SMK TI Bali Global Denpasar yakni menjadi SMK TI unggulan di Indonesia yang terusmenerus menyelaraskan program pendidikannya dengan dunia usaha dan dunia industri serta lingkungan pendukung lainnya, sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten serta berwawasan global. Selain itu juga untuk memperkenalkan sekolah dan sarananya kepada calon siswa baru serta para orangtuanya. SMK TI Bali Global Denpasar kini membuka lima program keahlian yakni Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Multimedia (MM), Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Animasi dan Desain Komunikasi Visual (DKV) yang terus dikejar masyarakat. Program keahlian DKV, kata Murjana, sebagai salah satu upaya mempersiapkan peserta didik menghadapi persaingan di era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Pembina Yayasan Widya Dharma
Shanti Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. dan Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Drs. IB Dharmadiaksa, M.Si., Ak. mengaku bangga dengan SMK TI Bali Global Denpasar yang penuh kreativitas dan pantas menjadi SMK TI unggulan di Indonesia. Yayasan memberi apresiasi positif digelarnya WEP Competition 2016. Makanya, dia menyebut ini prestasi luar biasa, sebagai bukti bahwa SMK TI Bali Global Denpasar selalu hidup dan penuh inovasi. Tampil sebagai juara I – III Lomba Word yakni Nyoman Artadarma (SMPN 1 Kuta Selatan), IA Cyntia Cahyaradhani M. (SMPN 1 Abiansemal) dan Ni Made Shiva Lilicia Putri (SMPN 3 Kuta Selatan). Juara I – III Lomba Exel yakni Ni Wayan Ayu Sintiami Widyanthi (SMPN 3 Kuta Selatan), Made Raditya Arhya (SMPN 9 Denpasar) dan Yoshioka Akari (SMP Ngurah Rai). Juara I – III Lomba Power Point yakni Syiva Dea Arinda (SMPN 2 Kuta Utara), I Putu
Satya Madiguna (SMPN 1 Tegallalang) dan Ni Luh Shinta Rimayani (SMPN 3 Kuta Selatan). Kasek Murjana mengatakan, juara I, II dan III lomba ekstern ini diundang hadir di puncak HUT ke10 SMK TI Bali Global Denpasar, Kamis (10/11) besok dan berhak atas piala, piagam, uang pembinaan serta ditawarkan melanjutkan ke SMK TI Bali Global Denpasar dengan beragam kemudahan uang awal tahun. Termasuk peserta WEP Competition ini mendapat diskon uang awal tahun jika melanjutkan studi di SMK TI Bali Global Denpasar. Serangkaian HUT juga digelar lomba futsal, lomba IT antarkelas, lomba spontanitas dan bakti sosial ke panti asuhan serta aksi bersih lingkungan di Panjer dan Renon. Yang istimewa, puncak HUT akan dimeriahkan lawakan Bali Clekontong Mas serta bintang tamu Leeyonk Sinatra dan Lolot. Acara terbuka untuk umum. (ad548)
WEP COMPETITION – Kasek Gusti Ngurah Murjana saat membuka WEP Competition serangkaian HUT ke-10 SMK TI Bali Global Denpasar.
IHDN Denpasar Rayakan Dies Natalis XII
nan, Kamar Dagang dan Industri Indonesia di Jakarta, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, Asosiasi Chef Indonesia (Indonesian Chef Association), Gabungan Pengusaha Makanan & Minuman Indonesia, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, Asosiasi Pengusaha Pengolahan & Pemasaran Produk Perikanan Indonesia, Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia, Indonesian Food & Beverages Executive Association, Specialty Coffee Association of Indonesia, Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia, Indonesia Sommelier Association, Asosiasi Bakery Indonesia, Indonesia Pastry Alliance, Association of Culinary Professionals, World Chefs dan ASPERAPI (Indonesia Association of Exhibition & Convention Organizer). Program acara dan seminar yang menarik juga turut diadakan selama SIAL InterFOOD seperti SIAL Innovation, Cake Decorating Class oleh Chef Yongki, Chef Timothy, Master Tan See Fong, Master Andy Tan, Chef Cessar, Chef Beng dan lainnya, Cake Decorating Display, Baking Class oleh Chef Gori, Chef Lanny Soechan, Chef Cessar, Ibu Acen (Chef Nyonya Liem), Chef Jean Michel dan para exhibitor, La Cuisine Cooking Class oleh Chef Juna, Chef Degan, Chef Beng, Chef Henry Bloem, Chef Desi, Chef Muto dan lainnya. Wine Class & Fun Blind Testing Competition oleh Indonesia Sommelier Association, Jakarta Culinary Challenge oleh Indonesian Chef Association, Barista & Latte Art Workshop oleh Specialty Coffee Association of Indonesia, 2nd Executive Service
Competition oleh IFBEC, Indonesia Pastry Alliance Competition (IPA), Fish Cooking Competition oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Selain itu juga ada Roasting Class & Workshop Melirik Potensi Besar ‘Bisnis Roasting Kopi’ di Indonesia oleh Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia, Seminar Ritel (APRINDO) dengan tema ‘’Retail Trading Outlook in Indonesia’’, Seminar ‘’Aseptic Technology in PET Bottle’’ oleh PT Hokkan Indonesia. Juga digelar F & B Franchise Seminar ‘’How To Franchise Your Business’’ oleh Hendy Setiono (Founder & President Director PT Baba Rafi Indonesia) dan ‘’Rahasia Kuliner Lokal’’ oleh PT Kopitiam Oey Indonesia. Seminar ‘’Advances in Food Preservation & Barrier Packaging Technology’’ oleh Indonesia Packaging Federation & Food Review, Seminar Tea ‘’Good Tea and Culture for Better Life’’ dan ‘’Peluang Bisnis Tea untuk Generasi Muda’’, Gathering GAPMMI dengan tema UKM Gathering ‘’Meningkatkan Kelas dan Daya Saing UKM Mamin Indonesia di Era MEA’’ dan SIAL World Tour. SIAL InterFOOD 2016 merupakan pilihan yang tepat untuk perdagangan dan pengunjung di bidang bisnis makanan dan minuman yang mencari dan ingin menemukan inovasi baru dalam makanan dan minuman. Pameran akan dibuka dari hari Rabu – Sabtu, pukul 10.00 – 19.00 WIB. Para pengunjung dapat melakukan registrasi online untuk tiket masuk pameran: http:// sialinterfood.com/visit/visitorreservation. (r)
Menuju Menjadi Universitas
INSTITUT Hindu Dharma Indonesia (IHDN) Denpasar merayakan puncak perayaan Dies Natalis XII, Selasa (8/11) kemarin. Sebelumnya IHDN Denpasar telah melakukan berbagai acara dalam serangkaian dies natalis seperti bedah buku, seminar nasional, seminar internasional, festival yoga, olahraga dan donor darah. Sedangkan puncak acara dies natalis diisi dengan orasi ilmiah dan kegiatan lain. Sementara itu, Rabu (23/11) mendatang IHDN Denpasar akan menggelar gebyar seni di Gedung Mario, Tabanan. Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. mengatakan pada puncak perayaan dies natalis kemarin IHDN mengundang satu narasumber dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Antasari, Banjarmasin untuk mengadakan kerja sama dan juga dalam rangka memberikan orasi ilmiah bertema cara mengintegrasikan ilmu
agama dan ilmu umum. Diakuinya pada perayaan dies natalis kali ini lebih banyak kegiatan akademik. Namun, Rabu (23/11) mendatang IHDN Denpasar akan menggelar kegiatan untuk masyarakat yaitu gebyar seni, sebuah hiburan seni untuk masyarakat sekaligus memperkenalkan IHDN Denpasar. Di usia yang ke-12, kata Duija, IHDN Denpasar akan melanjutkan untuk menuju menjadi universitas. Pihaknya saat ini sedang berproses untuk menuju universitas. “Mudah-mudahan tahun 2017 bisa selesai, sehingga kita mempunyai universitas Hindu negeri di Indonesia,” ujarnya. Menurut Duija, pihaknya banyak mendapat dukungan dari berbagai pihak termasuk rektor univesitas lain yang telah lebih dulu menjadi universitas. “Mudah-mudahan komponen masyarakat Hindu mendukung, sehingga kita punya suatu
DIES NATALIS - Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. melakukan pemotongan tumpeng. Simbol dari puncak perayaan Dies Natalis IHDN Denpasar XII ini diberikan kepada Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI Prof. Drs. I Ketut Widnya, M.Phil., Ph.D.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
universitas yang bisa kita banggakan di masa yang akan datang,” imbuhnya. Duija menambahkan, Bali layak diberikan satu universitas yang berkapasitas sebagai perguruan tinggi agama. “Ini mengintegrasikan bahwa sarjana atau lulusan yang dihasilkan PT agama, karena mengintegrasikan science dan agama, maka bisa menjadi model baru untuk membangun karakter bangsa. Oleh karena itu, universitas Hindu ini sangat penting untuk kelangsungan dari SDM Hindu di masa yang akan datang,” ujarnya. Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI Prof. Drs. I Ketut Widnya, M.Phil., Ph.D. mengatakan, saat perayaan dies natalis, sebuah perguruan tinggi harus melakukan introspeksi dan evaluasi. “Apa yang sudah dilakukan selama setahun baik manajemen, Tri Dharma Perguruan Tinggi, apa sudah sesuai dengan citra dirinya sebagai PT atau belum,” bebernya. Dalam hal ini, kata Widnya, PT mempunyai tugas yang paling besar yaitu tugas sejarah, bagaimana membangun peradaban Hindu Indonesia. Khusus IHDN Denpasar harus berpikir tentang jawaban dari sebuah pertanyaan, seperti apa Hindu Indonesia itu. “Sebenarnya apa bedanya Hindu Indonesia dengan Hindu India? Dia harus gali apa saja elemen Hindu di Indonesia, apakah elemen vedic, semivedic, tantra, Buddha dan sebagainya, apakah elemen-elemen ini ada dalam Hindu Indonesia,” paparnya. (ad265)
Rabu Pon, 9 November 2016
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I
info seremoniAL
Nusa Dua Fiesta 2016 Dibuka 16 November
Konser Julio Iglesias Batal Digelar NUSA Dua Fiesta (NDF) 2016, secara resmi akan dibuka pada 16 November 2016 oleh Menteri Pariwisata Arif Yahya, yang dipusatkan di Pulau Peninsula, Kawasan ITDC Nusa Dua. Event yang mengambil tema “Bring The World To Bali” ini akan berlangsung 16-20 November 2016, yang akan diisi dengan atraksi seni budaya, kuliner, olahraga dan hiburan. Sebelumnya NDF rencananya akan diawali oleh World Tour Julio Iglesias Concert pada Sabtu, (12/11). Namun konser tersebut akhirnya dibatalkan pihak penyelenggara Trans Event karena pembatalan sepihak dari pihak Julio pada jadwal yang disepakati. Pihak manajemen Julio menawarkan jadwal baru pada Desember. “Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh fans Julio Iglesias. Sebab konser tersebut dibatalkan oleh pihak manajemen Julio Iglesias dengan alasan yang belum jelas,” Kata Dito Rukmana selaku Head of Trans Event didampingi Direktur Nusa Dua Resort, Wayan Karioka serta jajaran Trans Event saat memberikan keterangan, Selasa (8/11) kemarin. Terkait hal tersebut, pihak Trans Event dan Sony Music Indonesia telah bekerja sama dengan Cognitix sebagai official ticket partner untuk melakukan refund tiket yang telah dibeli masyarakat dan dapat dilakukan mulai 7-21 November 2016. Mekanisme untuk melakukan refund adalah nomor rekening bank, foto copy kartu identitas, nomor telepon yang bisa dihubungi dan alamat email yang dikirimi voucher tiket. Order ID refund akan dilakukan masing-masing distribution channel. Lama proses maksimal 14 hari kerja,
BERIKAN KETERANGAN - Dito Rukmana selaku Head of Trans Event (tengah) didampingi Direktur Nusa Dua Resort Wayan Karioka serta jajaran Trans Event saat memberikan keterangan, Selasa (8/11). setelah pemilik tiket mengirimkan kapnya. data-data lengkap kepada masingSelain tari Bali dan India, juga masing distribution channel. “Untuk akan dipentaskan penampilan musik pembelian tiket dengan menggu- lokal seperti Balawan, Emoni dan nakan kartu kredit, pihak Cognitix Gus Teja. Untuk musisi nasional akan mengembalikan uang secara ada Isyana Sarasvati, Yovie & Nuno, tunai dengan melakukan transfer ke GAC, Maliq & D’essentials, The rekening pembeli tiket yang dapat Groove, Teza Sumendra dan Imela memakan waktu 25-45 hari kerja,” Kei. Sedangkan untuk acara penkatanya. damping juga akan dilaksanakan Dengan adanya pembatalan konser Nusa Dua 10K, 5K dan Kids Run pada tersebut, pihak Trans Event akan 13 November. Selain itu juga ada memberikan pengalaman event yang Tenis Nusa Dua Open, Cross Culture menakjubkan pada seluruh kegiatan Cycling sejauh 22 km, dengan start NDF. Yang mana seluruh rangkaian dari GWK dan finis di KPND. Pada kegiatan NDF ini akan dikemas lebih kesempatan tersebut juga akan ditamenarik, agar acaranya lebih heboh mpilkan hasil lomba desain produk lagi. “Ini dilakukan untuk mengisi merchandise dan maskot Nusa Dua. kekecewaan dari pengunjung,” ung- (ad547)
Manajemen Toko Puri Mas Minta Maaf Secara Resmi Melalui DPD-RI
Wedakarna Sesalkan Tindakan Mematikan Alunan Puja Trisandya di Ruang Publik
SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama manajemen Toko Kue Puri Mas di Kantor DPD-RI. TERKAIT dengan insiden dima- masuk ke DPD-RI Provinsi Bali. tikannya alunan Puja Tri Sandhya Dari dibukanya lowongan tenaga oleh oknum karyawan Toko Kue Puri kerja non-Hindu di sejumlah tempat Mas pada saat sandyakalaning yang pariwisata, sampai pada penolakan akhirnya menjadi viral di media sosial, perusahaan dalam melanggar peraakhirnya membuat manajemennya turan daerah tentang arsitektur lokal langsung mengklarifikasi dan mem- hingga diskriminasi terhadap pekerja inta maaf atas tindakan yang terjadi. orang Bali. Kini muncul kasus baru Hal itu disampaikan manajemen Puri bahwa ada tindakan mematikan aluMas saat bertemu langsung dengan nan Puja Trisandya secara tiba-tiba Komite III DPD-RI Bidang Agama, Bu- di ruang publik hingga menyebabkan daya dan Tenaga Kerja, Senator RI Dr. umat Hindu yang menjadi konsumen Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna menjadi tersinggung. Syukurlah pihak MWS III di Kantor DPD-RI Jalan Cok Puri Mas sudah meminta maaf dan Agung Tresna, Renon, Denpasar. menyampaikan secara resmi ke DPDDalam pertemuan yang bersifat RI dan saya dapat menerimanya asal kekeluargaan tersebut, pihak Puri dengan catatan tidak diulangi lagi,“ Mas yang dihadiri oleh Triyanto ( Man- ungkap Senator Arya Wedakarna. ager ), Sugianto dan Ni Kadek AngIa pun mengaku bahwa kasus garasati Yusa menjelaskan kronologi sejenis marak terjadi di sejumlah dari insiden dimatikannya Puja Tri ruang publik, seperti restoran, toko, Sandya oleh karyawan non-Hindu saat departemen store dan supermarket lantunan mantra yang disucikan umat dan pihaknya segera akan menindakHindu itu mengalun dari sebuah chan- lanjuti sejumlah laporan masyarakat. nel radio, yang kontan saja menyulut “Tindakan mematikan alunan Puja emosi umat Hindu yang ada saat itu. Trisandya yang disiarkan secara resmi Dalam kesempatan itu, Senator Arya dan ada dasar hukumnya, baik di TV Wedakarna (AWK) menyampaikan maupun radio di wilayah Bali bisa keprihatinannya terhadap perlakuan dikategorikan penistaan terhadap para pekerja pendatang diluar Bali simbol agama. Seakan-akan Puja Triterhadap budaya Bali dan juga adat sandya ini bukan bagian dari budaya istiadatnya. Bali. Sedangkan banyak para penda“Selama ini banyak sekali kasus tang, krama dauh tukad, dauh selat pelecehan terhadap budaya Bali dan dauh jurang yang menjadikan
Bali sebagai tempat mencari sesuap nasi. Saran saya, di mana bumi di pijak di sana langit dijunjung. Jika itu dilakukan di ruang private atau di rumah masing-masing itu hak dari masing-masing individu. Saya hanya ingatkan bahwa hindari hal yang sensitif seperti ini. Di satu sisi sekarang pribumi asli Bali khususnya umat Hindu harus berani menegur manajemen atau si karyawan jika ada tindakan mematikan Puja Trisandya yang secara peraturan dinyalakan tiga kali sehari yakni pukul 06.00, 12.00 dan pukul 18.00 Wita. Keberanian menegur dan memberi nasihat adalah bagian dari Satyagraha. Siapa tahu karyawan dauh tukad memang tidak tahu tentang pakem di Bali. Intinya sampaikan baik-baik,“ jelas Senator Arya Wedakarna. Lalu apa yang akan dilakukan DPD-RI untuk menghindari kasus serupa? “Saya akan panggil seluruh pengusaha yang ada di sejumlah kawasan bisnis di Bali. Dengan dinas terkait akan kita sosialisasikan hal ini. Nanti per zonasi. Staf ahli kami sedang memetakan mana-mana saja kawasan yang dianggap lalai terhadap budaya Bali. Kawasan Jalan Teuku Umar, Denpasar bisa dikategorikan sebagai kawasan yang sudah dalam zona merah. Artinya pengusaha di sini sudah dianggap tidak pro terhadap budaya Bali. Walau ada beberapa yang sudah banyak membantu warga sekitar, tapi masih ada juga pengusaha yang tidak mau memasang penjor saat Galungan Kuningan. Masih ada yang lalai menyalurkan punia sesuai atau CSR sesuai UU Perseroan Terbatas. Ada juga disinyalir pengusaha yang tidak maksimal merekrut tenaga kerja Hindu atau orang Bali, serta ada sejumlah bangunan yang dinilai tidak mencerminkan budaya Bali. Padahal aturan peraturan daerahnya jelas. Ini kan kita edukasi. DPD-RI Komite III Bali sudah menyiapkan relawan untuk melaksanakan hal tersebut,“ ucap Senator Arya Wedakarna. Acara audiensi Puri Mas tersebut diakhiri dengan penandatanganan kesepahaman sebagai tindak lanjut dari permintaan resmi kepada umat Hindu yang tersinggung. (ad264)
5
Kerja Sama dengan FE Undiksha Singaraja
Tim ”Safety Riding” Astra Motor Kampanyekan Keselamatan Berkendara BERTEMPAT di Gedung Kesenian Gede Manik Singaraja, Sabtu (5/11) Tim Safety Riding Astra Motor Bali bersama group Astra lainnya berkesempatan mengkampanyekan pentingnya keselamatan berkendara kepada anak muda Gumi Panji Sakti. Kegiatan yang menggandeng Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) ini menghadirkan tiga narasumber. Di antaranya dari Satlantas Polres Buleleng yang diwakili Kanit Dikyasa Ipda Oktamawan A., Alexandra dari Astra Group dan Yosepth Klaudius Lisias alias Yoyo dari Astra Motor Bali. Kanit Oktamawan A. memandang kegiatan ini sangat penting mengingat angka kecelakaan di Kabupaten Buleleng hingga saat ini masih sangat tinggi. Hal tersebut dikarenakan kurangnya tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara. Pihaknya juga menyinggung pengendara hanya takut melanggar jika melihat petugas. Namun demikian pihaknya tetap berharap adanya peningkatan kesadaran dalam hal keselamatan berkendara dari masyarakat. Sebab, sejauh apapun usaha dan upaya yang dilakukan pihak kepolisian tidak akan berhasil jika masyarakat sendiri tidak menghargai keselamatan dirinya sendiri. “Budaya dan kultur masyarakat kita perlu terus ditingkatkan kembali, terutama terkait tertib lalu lintas. Sebab kecelakaan lalu lintas itu 99 persen diawali dari pelanggaran. Karena itu, kita
sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Astra Motor Bali bersama jajarannya dalam upaya menekan angka kecelakaan melalui kegiatankegiatan seperti ini,” terang Oktamawan. Tahun 2015, setidaknya ada tiga titik telah diidentifikasikan sebagai wilayah blackspot yakni Kalibukbuk, Gerokgak dan Sukasada. Di tahun 2016 ini, rata-rata perbulannya terjadi kasus kecelakaan 10 hingga 20 kasus. Contohnya, pada Januari 2016 di wilayah hukum Polres Buleleng terjadi 19 kasus yang merenggut korban jiwa meninggal dunia sebanyak 6 orang dan luka-luka 29 orang dengan kerugian material Rp 715 juta. Bagi Astra Motor Bali sendiri kegiatan ini tidak hanya sebagai kampanye semata, namun gerakan nyata bahwa keberadaannya bisa bermanfaat bagi masyarakat dan negara. “Kami tidak hanya fokus pada penjualan semata. Namun hal ini merupakan
bentuk dan tanggung jawab kami kepada konsumen, terutama pengguna sepeda motor Honda. Nantinya tidak ada lagi korban sia-sia akibat kecelakaan, di mana anak muda merupakan korban terbanyak,“ terang Yoyo. Sementara itu, I Gusti Ngurah Agung Iswahyudi selaku PIC Tim Safety Riding Astra Motor Bali menyampaikan, ke depan kerja sama seperti ini harus terus ditingkatkan. Dengan menggandeng anak muda seperti mahasiswa diharapkan apa yang menjadi tujuan dari kegiatan tersebut bisa ditularkan kepada masyarakat luas. Selain pemaparkan teori dan praktek terkait safety riding, juga membagikan flayer tentang keselamatan berkendara di ruas Jalan Udayana. Bagi pengendara yang melintas dan tidak memakai helm standar SNI, panitia juga memberikan helm secara gratis serta himbauan untuk lebih taat dalam mengendarai kendaraan. (bns1)
Janda Tewas Dibantai Pelaku Diduga Pacarnya
Banyuwangi (Bali Post) Pembunuhan sadis terjadi di Dusun Ringinmulyo, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Senin (7/11) malam. Seorang janda, Tatik (50) ditemukan tewas bersimbah darah di salah satu kamar. Anehnya di kamar tersebut juga ditemukan Supriyadi (22) yang kondisinya terluka dan kritis. Apakah pelakunya Supriyadi atau siapa, penyidik dari Polsek Pesanggaran masih mendalami kasus tersebut. Peristiwa berdarah ini diketahui warga sekitar pukul 22.00 WIB. Kala itu warga mendengar teriakan minta tolong dari dalam kamar. Saat bersamaan Kapolsek Pesanggaran AKP Sudarsono sedang memimpin patroli di dekat lokasi. Polisi bersama warga langsung mendekat ke lokasi. Kamar yang ditempati korban ternyata terkunci. Pintu kamar didobrak. Setelah terbuka, korban sudah tergeletak di lantai. Kondisinya penuh luka di perut. Sedangkan Supriyadi juga penuh luka, tergeletak di atas tempat tidur. “Keduanya kita evakuasi ke Puskemas Pesanggaran. Saat kita evakuasi, korban Tatik sudah meninggal. Sedangkan Supriyadi masih dalam kondisi sadar, tapi kritis. Selanjutnya dievakuasi ke RSUD Genteng,” kata Kapolsek, Se-
lasa (8/11) kemarin. Sedangkan korban tewas kemudian dibawa ke RSUD Blambangan, Banyuwangi untuk proses autopsi. Menurut Kapolsek, pihaknya masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan kematian korban. Termasuk pemicu kejadian itu. “Pemuda yang ditemukan ikut terluka belum bisa dimintai keterangan. Dialah saksi kunci,” tegas Kapolsek. Untuk sementara pemuda tersebut diduga pelaku tunggal pembunuhan sadis ini. Lalu dia berusaha bunuh diri setelah melihat korban tewas. Dari lokasi kejadian pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya sebuah pisau dapur, sprei, baju korban dan bekas bercak darah. Lokasi kejadian dipasang police line. Menurut Kapolsek, pihaknya masih kesulitan mengungkap motif pembunuhan lantaran terduga pelaku masih dirawat di rumah sakit. Dua polisi mengawasi di rumah sakit selama proses perawatan. Sementara itu, Edi Suroso perawat RSUD Genteng menjelaskan kondisi terduga pelaku sudah stabil. Dia mengalami empat luka tusukan di bagian perut. Setelah menjalani operasi dia dirawat di ruang bedah umum RSUD Genteng. “Kondisinya stabil, hanya perlu observasi
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
berkala. Diperlukan minimal 5 hari agar kembali normal,” jelasnya. Insiden tewasnya janda tua ini menjadi pergunjingan warga di sekitar lokasi. Informasi di lapangan, tempat tewasnya korban diketahui milik Syahri (53), warga setempat. Selama ini warung tersebut dicurigai sebagai tempat mangkalnya PSK terselubung. Bahkan setiap malam selalu ramai. Muncul dugaan korban selama ini mangkal di warung tersebut. Lalu menjalin asmara dengan Supriyadi (terduga pelaku) yang juga anak dari Syahri, si pemilik warung. Beberapa jam sebelum kejadian korban dan terduga pelaku sempat terlihat berboncengan. Warga menduga keduanya terlibat cekcok, sebelum akhirnya salah satu tewas terbunuh. Bahkan rumor di lokasi, korban sedang hamil muda. Kabar adanya praktik PSK dibantah Syahri. Namun warung miliknya adalah tempat makan biasa. Pria ini berdalih tak terlalu mengenal korban. Justru, kata dia korban baru lima hari menetap di rumahnya saat ada hajatan. Sejak itu korban tak pulang. “Kalau kejadian pembunuhan ini saya tidak tahu persis. Saat kejadian saya di depan, jaga warung. Terus ada teriakan minta tolong,” dalihnya. (kmb30)
OPINI
6
Rabu Pon, 9 November 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Nilai Kepahlawanan Tetap Relevan DALAM hal sumber daya, Indonesia sungguh mempunyai beragam sumber. Selama ini yang dilihat adalah sumber daya yang dapat dilihat oleh panca indra. Kita tidak pernah mencoba mengolaborasi, menggali sumber daya yang tidak kelihatan. Pada intinya pemahaman tentang sumber daya itu adalah instrumen atau semangat yang mampu memberikan kita bantuan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pencapaian itu jelas tidak harus dengan benda-benda material saja. Nilai-nilai pun dapat dipakai sebagai sumber daya tersebut yang mampu menggerakkan kita mencapai tujuan. Nilai adalah sumber daya yang tidak kelihatan. Salah satu nilai itu adalah semangat kepahlawanan. Jika dilihat dari hal ini, Indonesia jelas mempunyai sejarah pahlawan yang luar biasa di masa lalu. Tidak saja di awal abad ke-20, akan tetapi jauh sebelumnya juga ada, seperti juga terlihat pada zaman Majapahit. Indonesia mempunyai banyak sumber daya dalam bentuk nilainilai kepahlawanan. Kita berkewajiban menggali yang ada dalam nilai-nilai ini agar dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mencapai tujuannya. Bahwa tanggal 10 November ditetapkan sebagai Hari Pahlawan oleh pemerintah Indonesia, pasti ada nilai-nilai yang pantas dipakai sebagai patokan pemberi inspirasi bagi generasi yang lahir setelah peristiwa itu. Semangat dan nasionalisme merupakan nilai yang tidak terbantahkan dalam pertempuran di Surabaya, 10 November 1945 yang dapat memberi inspirasi. Dalam pelajaran di sekolah dasar maupun bacaan-bacaan yang ada, selalu disebutkan bahwa perang mempertahankan kemerdekaan di Surabaya itu berlangsung heroik dan gagah berani. Nilai merupakan cara pandang yang mendapatkan respons positif dan dibenarkan oleh masyarakat. Itulah kemudian yang terjadi, bahwa semangat untuk berperang itu difondasi oleh kebenaran untuk membela kedaulatan Indonesia yang telah merdeka sejak 17 Agustus 1945, tetapi kemudian hendak diganggu lagi oleh pasukan Sekutu. Itulah yang memicu terjadinya perang 10 November 1945 di Surabaya. Yang ingin kita garis bawahi kemudian adalah bahwa di zaman milenium ini justru nilai-nilai kepahlawanan itu yang sangat diperlukan. Tantangan yang dihadapi negara sekarang tidak sekadar pengaruh dari luar negeri akan tetapi juga dari dalam negeri. Fenomena inilah yang memerlukan jiwa nasionalisme, nilai semangat kejuangan untuk membela negara. Kita sering mendengar bahwa bukan saja ada kapal perang asing yang sempat memasuki Indonesia, juga pencurian-pencurian oleh kapal nelayan asing merajalela di laut. Unsur-unsur kekerasan dalam bentuk terorisme juga menjadi ancaman ideologis kita dari luar negeri. Di dalam negeri soal SARA tidak juga bisa kita tekan dan sering muncul, terutama pada masa kampanye-kampanye politik. Hanya dengan perasaan cinta kepada tanah airlah kemudian kita mampu menggerakkan diri untuk menghadapi hal ini agar stabilitas tanah air Indonesia tetap dapat dijaga. Seperti yang sering juga mendapat garis bawah, bahwa generasi muda sekarang memiliki banyak cara untuk mengungkapkan ekspresinya melalui media sosial. Namun, jika kita lihat lebih jauh tidak semua media sosial itu digunakan secara cerdas dan bermanfaat, sehingga mengganggu masyarakat. Untuk itu juga, dengan semangat nasionalisme yang kita miliki kita coba memberikan pengarahan kepada generasi muda untuk dapat membuat berbagai pesan positif agar tidak membuat pesan-pesan negatif atau yang memancing provokasi. Dengan demikian, Hari Pahlawan tidak sekadar upaya untuk mengingatkan kita terhadap bagaimana heroiknya pertempuran di Surabaya tahun 1945 dulu, tetapi justru memberikan semangat karena menjadi sumber daya untuk kita gali demi generasi-generasi mendatang.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
’’Pujawali’’ Pura Pasek Wanagiri Pujawali ring Pura Pasek Wanagiri, Desa Wanagiri, Kecamatan Selemadeg, Tabanan akan dilaksanakan, Senin (14/11) atau Soma, Pon, Matal bertepatan dengan Purnama Kalima. Ida Batara nyejer sampai Minggu (20/11). Panitia Karya
Nasib Ujian Nasional Wacana peninjauan kembali Ujian Nasional (UN) belakangan kembali menguat. UN sebagai alat ukur kecerdasan siswa ini, menurut saya memang layak dievaluasi mengingat hanya melahirkan ‘’kompromi’’ dan kecurangan dalam pengelolaan pendidikan. Saya sering mendengar saat UN yang repot bukan siswa tetapi gurugurunya. Para guru lebih awal masuk sekolah bahkan bisa pukul 05.00 dini hari hanya untuk menjawab soal– soal UN sebelum didistribusikan ke siswanya. Ini dilakukan agar siswanya lulus seratus persen. Tak hanya itu, UN hanya menjadikan mata pelajaran tertentu sebagai tolok ukur, padahal untuk membentuk kualitas lulusan yang memadai, semua disiplin ilmu yang diajarkan memiliki kontribusi. Untuk itu saya sepakat jika UN ditinjau dan sekolah diberikan mandat untuk menentukan kualitas lulusannya dengan standardisasi yang telah disepakati. Wayan Sukamara Gianyar, Bali
Pahlawan, Pancasila, dan Multiragam Indonesia Kepahlawanan menjadi mantra yang sering kali dipertanyakan oleh banyak orang di zaman postmodern sekarang ini. Jelas era tahun 2016, sangat berbeda dengan 1945 saat masyarakat Surabaya habis-habisan melawan tentara Sekutu yang mencoba menguasai Indonesia lagi. Di masa itu pahlawan merupakan orang yang mampu memberangus musuh, berjuang dengan jiwa raganya dalam mempertahankan kemerdekaan.
Oleh I Gede Wisnu Ariawan asar dari perjuangan tahun 1945 tidak lain adalah kecintaan kepada tanah air dan tentu saja kekecewaan dan kegeraman kepada para penjajah. Apabila dilihat dari sisi dasar seperti itu, maka sesungguhnya kepahlawanan antara tahun 1945 dengan sekarang tidak berbeda, yaitu berlandaskan cinta kepada tanah air, mewujudkan nasionalisme dan kemudian berjuang untuk mempertahankan itu dengan pikiran, jiwa dan raga. Perjuangan demi membela negara tetap harus menggunakan jiwa, raga dan pikiran dengan bentuk yang berbeda. Misalnya membela negara dari serangan teroris dengan menggunakan counter attack lewat cyber media. Strateginya dengan mengagungkan kelebihan dari kemultiragaman budaya yang dimiliki Indonesia. Dengan demikian, kalau ditarik benang merahnya maka kepahlawanan merupakan jembataan yang menghubungkan antara masa lalu dengan sekarang. Kepahlawanan tidak lain adalah jiwa, semangat, dan keberanian untuk berjuang untuk mencapai citacita dengan landasan kebanggaan akan negara dan bangsa. Dengan kata lain, perasaan nasionalisme yang membungkus setiap usaha yang dilakukan oleh insan bangsa Indonesia untuk mencapai cita-citanya. Jiwa kepahlawanan ini merupakan praksis yang menembus segala macam, baik ruang, waktu maupun sekat-sekat pribadi. Jika memang setiap orang Indonesia telah mempunyai jiwa yang dimaksud, ia berjuang tidak saja untuk kepentingan pribadi, tetapi
D
sekaligus juga untuk rekan sesamanya orang Indonesia, dan demi Indonesia. Jika ia mencapai tujuan, itu adalah untuk pribadi dan negara Indonesia. Setiap upaya yang dilakukannya, baik di masa lalu maupun masa sekarang adalah demi nasionalisme itu. Perjuangan dengan landasan nasionalisme tersebut, juga mengandung falsafah visioner. Apa yang dilakukan sekarang, merupakan pijakan awal yang bisa diperjuangkan oleh generasi selanjutnya. Visioner artinya perjuangan jangka panjang sangat idealis yang berguna untuk menentukan nasib bangsa. Indonesia sangat jelas perjuangan visioner itu, yaitu membentuk dan mewujudkan masyarakat adil dan makmur, berdasarkan Pancasila. Tidak akan mungkin perjuangan ini dicapai hanya dalam waktu 25 tahun, bahkan 50 tahun pun mungkin belum bisa dilaksanakan. Manusia Indonesia yang sadar dengan perjuangan visioner itu, harus mempunyai jiwa nasionalisme sebagai landasan hidupnya. Maka perjuangan dengan jiwa nasionalisme akan membuat manusia Indonesia tidak egois dan bersikap profesional, penuh dengan perencanaan dan matang dalam melihat wawasan ke depan. Pekerjaan yang dilakukan dengan profesional dengan sikap yang sungguhsungguh tanpa melakukan korupsi akan menghasilkan karya yang mampu dipakai oleh generasi selanjutnya. Pekerjaan generasi lanjutan ini tidak sekadar memakai karya yang sudah dibuat oleh generasi sebelumnya, tetapi membuat karya lanjutan atau karya baru berdasarkan karya generasi sebelumnya
itu. Demikian selanjutnya, sehingga akhirnya menghasilkan karya-karya besar. Sebuah penelitian yang dibuat tentang vaksin demam berdarah, misalnya, memungkinkan bagi generasi baru untuk hidup lebih sehat dan lebih berkonsentrasi. Dengan kesehatan ini, generasi baru tersebut tidak hanya mengembangkan vaksin demam berdarah saja, akan tetapi kesehatan yang didapatkannya memungkinkan bagi mereka untuk membuat terobosan karya yang lain, semisal membangun kendaraan hybrid, robot pembantu rumah tangga atau juga vaksin anti-HIV. Demikian seterusnya. Kepahlawanan di Indonesia mengandung nilai-nilai bebas sekat dan nilai keragaman. Perjuangan dengan landasan nasionalisme tidak akan mungkin dapat dilepaskan dari kenyataan demografis, geografis dan kultural dari masyarakat Indonesia. Demografis Indonesia jelas beragam, dengan kondisi kaya, miskin, dewasa, muda, padat, menyebar, kota, desa dan sebagainya. Penduduk Indonesia ini mempunyai karakter yang beragam. Geografi Indonesia pun demikian. Tidak seluruh penduduk Indonesia berdiam di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan atau Bali. Kenyataan itulah yang kemudian membuat Indonesia multikultur. Pengaruh lingkungan, geografi, struktur sosial, membuat munculnya beragam budaya di tanah air Indonesia. Dan ini tidak saja dialamai di zaman sekarang, tetapi sudah sejak zaman Ken Arok abad ke-12, bahkan sejak zaman Kerajaan Saylendra abad ke-9, lalu diteruskan ke Majapahit dan hidup sampai sekarang. Indonesia sudah ditakdirkan dan dikodratkan
menjadi negara dengan multibangsa. Kepahlawanan Indonesia yang dijiwai oleh landasan nasionalisme itu tidak boleh melupakan kenyataan sejarah dan kenyataan masyarakat ini. Menghindar dari kondrat ini, bukan saja mengingkari kenyataan keindonesiaan, tetapi janganjangan juga mengingkari kodrat Tuhan. Karena itulah Pancasila harus tetap menjadi patokan masyarakat untuk bertindak dan bergerak untuk memenuhi tujuan-tujuan hidupnya. Lagu ‘’Garuda Pancasila’’ secara jelas menyebutkan bahwa Pancasila bukan saja patriot proklamasi, bukan sekadar rakyat bersedia berkorban untuk itu, tetapi sekaligus menjadi pribadi bangsa. Artinya segala perjuangan, tindak-tanduk, laku-kata itu harus berjiwa Pancasila. Dengan konteks demikianlah kemudian para politisi yang sengaja memakai unsur SARA untuk memperjuangkan tujuan politiknya bisa dikatakan sebagai politisi kerdil. Dia bukan saja tidak Pancasilais tetapi jelas-jelas tidak mempunyai jiwa kepahlawanan. Yang artinya harus dipertanyakan sejauh mana nasionalismenya itu mampu menggerakkan tujuannya berpolitik, sejauh mana dia mempunyai pribadi Pancasila, dan apakah dia mampu menyanyikan lagu ‘’Garuda Pancasila’’? Tujuh puluh satu tahun sudah Hari Pahlawan ini dirayakan di Indonesia. Sesungguhnya dapat dikatakan ini adalah sumber daya intangible (tidak kelihatan) bagi masyarakat Indonesia. Sumber daya adalah energi tertanam yang mampu memberdayakan masyarakat untuk bergerak dalam mencapai tujuannya. Segala perjuangan para pahlawan Indonesia itu mempunyai nilai-nilai dan sejarah tersendiri yang apabila digali potensinya mampu memberi inspirasi kepada siapa pun yang hidup di Indonesia. Banyak kritik yang ditujukan kepada generasi muda Indonesia sekarang yang terlalu manja. Maka nilai-nilai kepahlawanan inilah seperti yang diuraikan di atas yang akan mampu menandingi. Mari kita gali nilai lain dari kepahlawanan Indonesia ini.
Suara Publik Manusia Dalam Bingkai Tri Hita Karana MENYELAMI kedalaman nilai sastra yang tersurat dalam Bhagavad-Gita Sloka III.10 sebagaimana ditulis oleh Nyoman S. Pendit di dalamnya tersirat tiga hal pokok yang memancar keluar bak cahaya yang menerangi para penyelam nilai sastra itu. Ketiga hal pokok tersebut adalah yang satu Tuhan Sang Maha Pencipta (Prajapati) dengan dua hal pokok ciptaannya yakni Manusia (Prajah) berserta sumber daya hidup (kamadhuk) untuk kelangsungan hidup manusia. Menyelami lebih dalam lagi tentang kamadhuk, itu tidak lain adalah alam semesta atau bhuwana agung; yang menurut religi Bali di dalamnya mengandung lima unsur dasar bagi kelangsung hidup manusia yang disebut Panca Maha Bhuta, meliputi akasa, teja, bayu, apah, pertiwi. Panca Maha Bhuta inilah yang harus diberdayakan oleh manusia sebagai pengejawantahan titah dari Parajapati sebagaimana tersirat dalam Sloka III. 10 Bhagavad-Gita tersebut. Dalam memberdayakan sumber daya kehidupan yang ada di dalam kamadhuk atau alam semesta atau bhuwana agung, menusia menjadi titik sentral pelakunya dengan membangun budaya hubungan antara ketiga hal pokok di atas, yaitu hubungan manusia dengan sang pencipta-Nya (Tuhan/Prajapati), hubungan antarmanusia (prajah) di suatu wilayah/lingkungan hidupnya dan hubungan manusia dengan sumber daya hidup (kamadhuk) yang ada di wilayah hidupnya. Ketiga hubungan inilah yang kemudian dirumuskan sebagai Tri Hita Karana yang jika dipahami lebih dalam, Tri Hita Karana inilah yang membingkai lukisan manusia dalam kehidupannya bersosial dan berbudaya di suatu wilayah/ lingkungan wilayah hidupnya. Tuhan memang menciptakan manusia secara sendiri-sendiri, tetapi manusia bukan dikodratkan untuk menjadi makhluk individu yang egoistik, melainkan sebagai makhluk sosial yang berbudaya. Harus disadari bahwa
Oleh I Wayan Sariasa manusia tidak mungkin bisa melangsungkan hidupnya secara sendiri tanpa peranan manusia lain di sekitarnya. Dan tidak dapat dimungkiri, bahwa manusia selama menjalani prosesi kehidupannya; sejak penanganan kelahiran dirinya dan menjalani kelangsungan kehidupnya dalam ruang dan waktu yang ada padanya, hingga penanganan prosesi kematiannya; manusia butuh peranan orang-orang terkasih di luar dirinya. Juga secara individu manusia sepanjang hidupnya tidak akan bisa menjadi kebenaran objektif di tengah-tengah manusia lainnya; manusia secara individu hanya terbatas pada kebenaran subjektifnya saja. Karena individu manusia di tengah-tengah manusia lainnya berada pada posisi contradictio in terminis; benar bagi dirinya belum tentu benar bagi manusia lain yang ada di sekitarnya. Oleh karena itu pula, mau tidak mau, suka atau tidak suka, manusia harus melukiskan dirinya dalam bingkai Tri Hita Karana dimaksud di atas. Sebagai makhluk sosial yang berbudaya, setiap manusia harus tahu hal-hal pokok yang menjadi kewajiban dirinya yang wajib dijalankannya dalam hidup bersosial dan berbudaya, di mana paling tidak ada 6 (enam) hal pokok yang menjadi kewajiban manusia (sad swadharmaning manusia) yang wajib terlukis dalam bingkai Tri Hita Karana, yaitu: (i) saling mendoakan, (ii) saling memaafkan, (iii) saling menolong, (iv) senantiasa berterima kasih kepada manusia lain di sekitar dirinya yang telah turut ikut menyangga kelangsungan hidupnya, baik langsung maupun tidak langsung, (v) bersyukur dalam segala hal kepada Tuhan Sang Pencipta yang menjadi sumber sebab dari segala sebab yang menyebabkan adanya semua sebab; dan (vi) selalu ingat untuk terus
berusaha dan terus berharap disertai doa permohonan kepada Tuhan Sang Maha Pencipta agar manusia selamat rahayu tiba ke tujuan hidupnya secara skala niskala. Keenam hal pokok kewajiban manusia tersebut dalam religi dan budaya beragama di Bali dikemas sebagai sistem maayah-ayahan dan mapeson-peson yang melembaga dalam lembaga desa pekraman. Desa adalah wilayah/lingkungan hidup yang terkecil dalam setruktur administrasi pemerintahan di wilayah NKRI, dan karenanya dapat dikatakan bahwa desa adalah miniaturnya kamadhuk ciptaan-Nya. Manusia penghuni suatu wilayah desa yang disebut dengan penduduk desa, tak terhindarkan akan mengalami perkembangan dan pertumbuhan; baik horizontal maupun vertikal. Secara horizontal, perkembangan penduduk desa tidak hanya terbatas dari penduduk asli setempat, tetapi juga karena adanya penduduk pendatang dari berbagai suku, agama, ras dan golongan. Sedangkan perkembangan secara vertikal terjadi karena berlangsungnya regenerasi secara turun temurun dari generasi ke genari berikutnya, baik penduduk asli maupun penduduk pendatang; seperti yang berlangsung di Betawi dan juga kini semakin terasa di Bali. Dalam sejarahnya, sejak berabad-abad sebelum kemerdekaan RI desa-desa di Bali dibangun di atas fondasi Tri Hita Karana. Fondasi inilah manusia Bali mewujud-nyatakan kehidupan mereka dalam menjalinkan dan menjalankan kehidupan bersosial, beriligi dan berbudaya agama Bali, kemudian menjadi siar dan suar yang memancar secara luas ke seantero jagat dan secara convergence membuat penasaran anak-anak bangsa lain di seberang sana yang ingin tahu dan berupaya datang ke Bali untuk bisa melihat secara langsung tentang Miracle of Bali.
POJOK Menteri Susi soroti praktik korupsi di Pelabuhan Benoa. - Di tempat lain masih ada. *** Fahri bantah demo 411 sebagai aksi kudeta yang gagal. - Apa pun itu kerugian jelas ada. *** Koperasi dan LPD diharapkan dorong kemajuan UMKM. - Koperasi dan LPD juga ada jalan di tempat.
Penulis, pemerhati masalah budaya
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
RENOVASI KIOS Kios di areal Pasar Batan Kendal direnovasi sejumlah pekerja, yang nantinya diharapkan dapat memberikan fasilitas yang lebih memadai. Foto diambil Sabtu (5/11) lalu.
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Rabu Pon, 9 November 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Figur
Hindari Provokasi
AKSI demo damai yang dilakukan di Jakarta pada tanggal 4 November 2016 lalu menyisakan pekerjaan rumah bagi aparat penegak hukum untuk segera memproses kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Presiden Jokowi menginBali Post/win struksikan untuk segera memproses secara hukum kasus tersebut dan pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia merespons dengan cepat dan menyatakan proses hukum sedang dijalankan. Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangn dari saksi, bahkan telah memanggil Basuki Tjahaja Purnama untuk dimintai keterangannya Senin (7/11) lalu. “Untuk menciptakan suasana aman dan kondusif di dalam negeri, kasus ini harus segera ditangani secara bijaksana dan sesuai koridor hukum yang berlaku, supaya tidak menimbulkan kepanikan dan keresahan di dalam masyarakat Indonesia,” ungkap praktisi hukum, Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M., Selasa (8/11) kemarin. Dalam UUD 1945 dinyatakan bahwa Indonesia adalah negara hukum artinya hukum ditempatkan sebagai satu-satunya aturan main dalam berkehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Jadi, tidak ada warga negara yang kebal hukum di negeri ini. “Kita harus percayakan seratus persen kasus ini kepada pihak kepolisian untuk segera menyelesaikannya sesuai instruksi Presiden Jokowi. Masyarakat harus terhindar dari pihak-pihak yang menginginkan kondisi Indonesia tidak kondusif dan hindari provokasi yang dapat membelah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” ujar kandidat Doktor Fakultas Hukum UGM Yogyakarta ini. (win)
PASAR BADUNG - Bangunan Pasar Badung yang terbakar beberapa bulan lalu kini sudah dibongkar. Foto diambil Selasa (8/11) kemarin.
Bali Post/wan
Dewan Desak Pemkab Buleleng Terapkan Parkir Berlangganan Singaraja (Bali Post) -
Bali Post/ist
DIPERIKSA - Tersangka DP saat diperiksa penyidik BNNP Bali.
Kasus Narkoba
Anak Ditangkap, Orangtua Memelas Minta Dilepas Denpasar (Bali Post) Denpasar hingga saat ini jadi pusat transaksi narkoba. Bayangkan pengguna narkoba berinisial KS alias Apel (35) khusus ke Denpasar, tepatnya di Jalan Pulau Misol, hanya untuk beli satu paket sabu-sabu (SS). Namun belum sempat menikmati barang terlarang itu, petugas BNNP Bali menangkapnya di Jalan Ambarawati, Ubud, Gianyar, Rabu (2/11) lalu. Setelah itu, orangtua KS menemui Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa dan memelas minta anaknya dilepas. “Meskipun anak sudah berkeluarga, orangtua mesti tetap mengontrolnya agar tak terlibat kasus penyalahgunaan narkoba,” tegas Brigjen Suastawa, Selasa (8/11) kemarin. Terkait permintaan tersebut, Suastawa menegaskan tidak bisa. Hukum harus ditegakkan, apalagi terkait kasus narkoba. “Tetap diproses. Ini jadi pelajaran bagi orangtua lainnya. Sedikit saja ada yang aneh terhadap perilaku anak, langsung konsultasikan kepada kami atau pihak lain,” ujarnya. Terkait pengungkapan kasus itu, lanjut jenderal asal Gulingan, Mengwi ini, tim dipimpin Kompol Made Pakris awalnya ada informasi dari masyarakat akan ada transaksi di Jalan Pulau Misol. Saat melakukan pengintaian datang mobil Suzuki Grand Vitara yang mencurigakan. Selanjutnya, tim mengikuti mobil tersebut hingga di Jalan Ambarawati, Ubud, Gianyar. Saat tersangka turun dari mobil dan anggota melakukan penyergapan, pukul 23.50 wita. Karena kaget, tersangka refleks membuang sesuatu di pinggir jalan, tepatnya depan warung nasi Jombang. “Anggota langsung mengamankan barang itu dan dicek. Setelah dibuka ditemukan serbuk putih kristal bening diduga sabu-sabu seberat 0,82 gram,” ujarnya. Penggeledahan dilanjutkan ke mobil tersangka tetapi nihil ditemukan barang bukti. Selanjutkan barang bukti dan tersangka dibawa ke Kantor BNNP Bali, guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. “Berdasarkan bukti permulaan itu, pelaku dapat disangkakan melakukan tindak pidana narkotika. Hal itu sudah diatur dalam pasal 112 dan atau pasal 127 UU No. 35/2009 tentang Narkotika,” ungkap Suastawa. Sementara tim yang dipimpin Kompol Wayan Suarda menangkap tersangka DP (47), Minggu (6/11) lalu. Tersangka asal Banyuwangi, Jawa Timur ini, dibekuk pukul 20.30 wita di depan warung bubur kacang hijau di Jalan Gatot Subroto VI, Denpasar Utara. Barang bukti yang diamankan 1 paket SS berat 0,57 gram, 2 HP, 4 pembungkus rokok, 2 bungkus klip plastik, 1 tas pinggang, uang tunai Rp 2 juta, dan sepeda motor Scoopy. Rencananya SS itu hendak dijual. “Kedua kasus ini masih diupayakan dikembangkan, mudah-mudahan jaringannya bisa diungkap,” tegas Kabid Berantas AKBP Ketut Artha saat mendampingi Kepala BNNP. (kmb36)
Dewan Buleleng mendesak pemerintah daerah menerapkan pajak parkir berlangganan. Pola ini diyakini akan mengoptimalkan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir. Selain itu, akan menekan praktik pungutan liar (pungli) di kalangan petugas parkir. Demikian terungkap ketika Komisi III DPRD Buleleng menggelar rapat dengar pendapat dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng di gedung DPRD, Selasa (8/11) kemarin. Rapat dipimpin Gede Wisnaya Wisna mewakili Ketua Komisi III Ni Made Putri Nareni. Gede Wisnaya mengatakan, sektor parkir di Buleleng belakangan ini mengalami perkembangan yang cukup baik. Ini dibuktikan dengan penambahan volume kendaraan yang parkir semakin bertambah. Namun pungutan retribusi parkir terkesan belum optimal. Untuk itu, pola pungutan parkir ini perlu diubah. Salah satu pola yang efektif adalah menerapkan parkir berlangganan. Menurut Wisnaya, parkir berlangganan ini jauh lebih efektif dibandingkan dengan pola pungutan yang diterapkan sekarang ini. Setiap kendaraan yang bernopol Buleleng akan dikenakan biaya parkir selama setahun. Pemilik kendaraan akan membayar jasa parkir ini pada saat akan membayar pajak kendaraan di kantor samsat. Untuk memudahkan pengawasannya, kendaraan yang sudah berlangganan parkir ini dipasangi stiker khusus. “Seperti di daerah lain itu parkir berlangganan ini bekerja sama dengan samsat setempat, sehingga dalam setahun pemiliknya sudah bayar jasa parkir dan ini akan sangat efektif mencegah praktik pungli,” katanya. Kepala Dinas Pendapatan Buleleng, Ida Bagus Puja Erawan, mengatakan parkir berlangganan bisa menjadi potensi ekstensifikasi pajak yang da-
Bali Post/mud
Kepala BPKAD Bimantara
Genjot Pendapatan
Sedahan Ditunjuk Jadi UPTD PAD
Bali Post/kmb38
RDP - Komisi III bersama Dinas Perhubungan Buleleng menggelar rapat dengar pendapat (RDP) membahas wacana penerapan parkir berlangganan Selasa (8/11) kemarin. pat diambil pemerintah. Dari hasil konsultasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Bali, parkir berlangganan mampu menggenjot pengelolaan potensi pendapatan pajak hingga Rp 7,4 miliar. Untuk merealisasikan rencana itu hanya tinggal membahas rancangan peraturan daerah (ranperda) parkir berlangganan itu. Selain itu dibutuhkan pendekatan politik dari pemerintah kabupaten serta pemerintah provinsi untuk mewujudkan hal tersebut. Apalagi, di Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Jember, parkir berlangganan telah direalisasikan. “Ini untuk meningkatkan pendapatan pajak. Parkir berlangganan ini kendalanya itu pemungutannya harus di samsat. Sedangkan samsat adalah milik Pemprov Bali, sehingga ini perlu pendekatan politik,” katanya. Menurut Puja Erawan, dalam merealisasikan parkir berlangganan itu, pemilik kendaraan bermotor hanya
perlu membayar parkir setahun sekali, setiap melakukan samsat kendaraan bermotor. Sehingga tidak ada lagi pungutan parkir terhadap kendaraan dengan nomor polisi asal Buleleng. Pungutan hanya akan dilakukan terhadap kendaraan yang tak memiliki stiker parkir berlangganan atau kendaraan di luar kendaraan Buleleng. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buleleng Gede Gunawan mengatakan, pihaknya hanya sebagai pelaksana di lapangan, sehingga pola pungutan parkir berlangganan ini akan dilaksanakan. Untuk itu, pihaknya tinggal menunggu sampai pemerintah menerapkan kebijakan tersebut. “Pada intinya, kami siap saja karena sebagai pelaksana di lapangan. Yang jelas parkir berlangganan ini akan bekerja sama dengan samsat, sehingga kami menunggu perjanjian antara kabupaten dengan provinsi,” jelasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb34
KELEBIHAN BEBAN - Truk tronton bernomor polisi AA 1330 QF diduga kelebihan beban sehingga bannya terperosok ke got trotoar di Jalan Singaraja-Seririt Km 6, Selasa (8/11) kemarin. Kasat Lantas Polres Buleleng AKP I Gede Sumadra Khertiawan, S.H., M.H. seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. mengatakan, truk tronton itu dikemudikan Muaji (37) asal Desa Krajan, Banyuwangi, Jawa Timur. Truk membawa muatan kertas berisi bahan mebel HVS A4. Truk tidak dapat masuk ke dalam gudang karena trotoar jebol. Truk berwarna merah tersebut langsung dievakuasi mencegah kemacetan panjang dari dua arah. “Kami segera evakuasi truk supaya tidak membuat jalanan macet,” tandasnya.
Singaraja (Bali Post) Upaya menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) semakin intens dilakukan Pemkab Buleleng. Menyusul perubahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemkab membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PAD. Lembaga ini dibentuk dengan menaikkan stastus Sedahan Pajak Bumi Bangunan (PBB) di masingmasing kecamatan di Buleleng. Demikian diungkapkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Buleleng, Bimantara, saat menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPRD, Selasa (8/11) kemarin di gedung DPRD Buleleng. Lebih jauh, Bimantara mengatakan, pembentukan UPTD PAD ini untuk mengoptimalkan realisasi pungutan pajak setelah Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) digabungkan menjadi bidang pada BPKAD. Saat ini, pihaknya telah merancang penguatan status sedahan PBB di sembilan kecamatan, menjadi UPTD PAD. Dengan penguatan itu, kewenangan yang selama ini dimiliki oleh Dispenda, seluruhnya menjadi tugas dan fungsi dari UPTD PAD. Setelah statusnya dinaikkan, UPTD PAD nanti memiliki tugas dan tanggung jawab lebih, karena akan ada dua bidang yakni Bidang Pendataan dan Bidang Penetapan, dan Bidang Pelayanan (Pemungutan). Untuk mengoptimalkan pelayanan, UPTD PAD ini akan didukung dengan jaringan internet yang terkoneksi secara online. “Fungsinya sama dengan Dispenda dan masyarakat bisa melakukan pembayaran pajak atau melakukan pungutan retribusi lain seperti PHR dan pemasukan lain di wilayah kecamatan bersangkutan,” katanya. Bimantara menambahkan, untuk memaksimalkan kinerja UPTD PAD itu, PNS dan pegawai yang tadinya bertugas di Dispenda, dialihkan ke masing-masing UPTD PAD di sembilan kecamatan. Selain itu, masing-masing UPTD dilengkapi dengan program online. Dengan menjadikan Sedahan sebagai UPTD PAD, proyeksi PAD di tahun 2017 sebesar Rp 320 miliar, diharapkan dapat tercapai. Proyek PAD tersebut naik Rp 5 miliar, dibandingkan tahun sebelumnya. “Pegawai di masing-masing UPTD itu diambil dari pegawai yang ada di Despeda sebelumnya,” jelasnya. Menanggapi rencana itu, anggota Komisi III Ni Luh Sri Seniwi mengingatkan agar penempatan pegawai di BPKAD maupun UPTD PAD dan penggabungan Dispenda tetap mengacu pada kompetensi pegawai yang bersangkutan. Dengan demikian, pegawai yang ditempatkan baik di BPKAD dan UPTD PAD maupun melaksanakan tugas-tugasnya pada dua bidang, Bidang Pendataan dan Penetapan, dan Bidang Pelayanan (pungutan) mampu melaksanakan tugas dengan maksimal. (kmb38)
BANGLI
8 Atasi Krisis Air
Pemkab Berencana Bangun Empat Embung Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) berencana membangun empat embung (kolam penampung air) di wilayah balik bukit, Kintamani. Pembangunan embung Bali Post/ina dimaksudkan untuk mengatasi keIda Bagus sulitan air bersih Wediatmika yang selama ini dialami warga terutama saat musim kemarau. Terkait rencana tersebut, Pemkab Bangli tengah menggodok MoU penggunaan lahan bersama pihak Kehutanan. Kepala Dinas PU Kabupaten Bangli Ida Bagus Wediatmika, Selasa (8/11) kemarin, menjelaskan sebagaimana yang direncanakan, empat embung tersebut akan dibangun tahun 2017. Kapasitas masing-masing embung yang akan dibangun di wilayah Desa Pinggan, Songan dan Blandingan tersebut yakni 1.200 kubik. ‘’Jurang-jurang yang ada akan kita bendung untuk menampung air hujan dan kemudian dialirkan untuk dimanfaatkan warga,’’ terangnya. Menurut Wediatmika, pembangunan embung merupakan satu-satunya cara efektif mengatasi kesulitan air bersih di wilayah balik bukit. Sebab jika harus mengangkat air Danau Batur sebagaimana yang akan dilakukan di Desa Suter, maka biaya yang dibutuhkan sangat tinggi. ‘’Kalau kita narik air untuk wilayah tersebut terlalu jauh jaraknya. Butuh biaya tinggi. Supaya lebih mudah, jurang yang ada di sana kita buat menjadi embung,’’ terangnya. Mantan Kepala Dinas Tata Kota ini memaparkan, untuk pembuatan satu embung pihaknya merancang anggaran Rp 3,04 miliar. Setelah nantinya pembangunan empat embung ini selesai di tahun 2017, maka selanjutnya pembuatan embung di sejumlah desa lainnya yang kesulitan air bersih akan dilanjutkan di tahun 2018. Berdasarkan data yang dimilikinya, saat ini masyarakat Bangli yang baru berhasil dilayani baik oleh PDAM, desa maupun kelompok masyarakat mencapai 79,28 persen. ‘’Sisanya lagi 20,6 persen akan kita programkan sampai tahun 2019,’’ imbuhnya. (kmb40)
Rabu Pon, 9 November 2016
Pengisian Kepala Perangkat Daerah
Pejabat Harus Ajukan Lamaran Bangli (Bali Post) -
Mekanisme pengisian kepala perangkat daerah di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Bangli sudah ditentukan. Selain mengacu pada Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), prosesnya juga akan dilengkapi sistem melamar. Jika ada pejabat yang tak mengajukan lamaran dipastikan tidak akan mendapatkan jabatan. Sekda Bangli I.B. Gede Giri Putra belum lama ini menjelaskan, sesuai telahan Badan Kepegawaian Daerah (BKD), pengisian kepala daerah pada OPD baru mengacu pada Surat Menpan-RB Nomor B/3116/M. PANRB/09/2016 tentang Pengisian Jabatan Pimpinann Tinggi di Lingkungan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota terkait Pelaksanaan PP No. 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Di dalamnya dijelaskan pengangkatan kepala perangkat daerah yang tidak mengalami perubahan signifikan dilaksanakan dengan pengukuhan kepala perangkat
daerah dan seluruh eselon perangkat di bawahnya. Dinyatakan pula, bagi OPD yang bergabung, kepala perangkat daerah diangkat yang paling sesuai kompetensinya dengan perangkat daerah yang dimaksud. Sementara jika terdapat formasi jabatan pimpinan tinggi yang lowong dan belum dilakukan pengisian, Pejabat Pembina Kepegawaian dapat menunjuk pelaksana tugas (Plt.) dalam jabatan pimpinan tinggi dimaksud sesuai peraturan perundangan. ‘’Telahan itu hasil konsultasi BKD bersama Komisi I DPRD ke pemerintah pusat,’’ jelasnya.
Telaahan ini telah disetujui bupati. Hanya saja harus didukung dengan sistem melamar oleh seluruh pejabat eselon IIb dengan melampirkan kertas kerja sesuai dengan OPD yang baru. Jika ada pejabat yang tak melakukan itu, maka secara tegas tidak akan diberikan jabatan. ‘’Walaupun nanti pengukuhannya tetap untuk pejabat eselon II, tetapi itu harus diikuti dengan proses melamar. Bagi yang tidak melamar akan tidak diberikan jabatan. Itu tegas sudah disampaikan Pak Bupati,’’ tegasnya. Lanjut Giri Putra, imbauan melamar disampaikan melalui
surat edaran. Hal tersebut disiapkan oleh BKD. Pelamaran ini harus berjalan secepatnya, mengingat waktu pelantikan harus sudah berlangsung paling lambat 1 Januari 2017. ‘’Ini harus dilakukan secepatnya. Khusus untuk pengisian jabatan eselon III, akan dikaji dulu. Regulasinya bagiamana, apakah melalui pansel atau seperti apa,’’ katanya. Dia menambahkan, pascapelantikan, nasib pejabat belum tentu aman. Selanjutnya masih ada kemungkinan bupati kembali melakukan perombakan jabatan dengan menggunakan pansel. ‘’Nanti ada kemungkinan jabatan itu akan dirombak lagi. Keputusan tetap ada pada Bupati,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kepala BKD Bangli Ni Putu Koesalireni yang ditemui, Selasa (8/11)
PN Bangli Raih Nilai A Akreditasi Penjaminan Mutu Bangli (Bali Post) Pengadilan Negeri (PN) Bangli yang ditunjuk sebagi pilot project Akreditasi Penjaminan Mutu mewakili PN se-Bali berhasil meraih nilai A dalam penilaian yang dilakukan Tim Akreditasi Penjaminan Mutu (TAPM) Badilum Mahkamah Agung (MA) RI. Hal itu diungkapkan Ketua PN Bangli, I Dewa Made Budi Watsara, Selasa (8/11). Dijelaskannya, sertifikat penjaminan mutu ini bertujuan mendorong PN sebagai ujung tombak penyelesaian masalah hukum bisa menciptakan kondisi peradilan yang modern, kredibel, akuntabel dan transparan. Dalam proses penilaian, Pengadilan Tinggi Denpasar memberikan asistensi kepada PN Bangli. Dalam asistensi tersebut Pengadilan Tinggi Denpasar melakukan pembinaan berupa persiapan dokumen-dokumen, performance fisik maupun SDM yang harus dipenuhi untuk memperoleh sertifikasi. ‘’Dari hasil asistensi Pengadilan Negeri Bangli telah dinyatakan siap untuk diaudit Tim Akreditasi
Ditinggal Jualan, Uang dan Emas Digasak Maling
Bangli (Bali Post) Rumah milik Made Darmada (41), warga Banjar Bangbang Kawan, Desa Bangbang Kecamatan Tembuku dibobol maling. Maling membawa kabur sejumlah perhiasan emas, HP dan uang tunai dengan total nilai Rp 24 juta. Kasus pencurian tersebut tengah ditangani Polsek Tembuku. Berdasarkan informasi, Selasa (8/11) kemarin, kasus pencurian yang menimpa Made Darmada terjadi pada Senin (7/11) lalu. Kejadian itu diketahui pertama kali oleh istrinya, Ni Made Juniasih. Ketika itu Juniasih yang baru pulang dari berjualan mendapati kamar tidurnya tidak seperti biasanya. Korban melihat posisi bantal dan barang lainnya berubah tempat. Karena curiga korban lantas memeriksa lemari pakaian yang ternyata sudah dalam kondisi berantakan. Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa sejumlah perhiasan emas yang ditaruh di bawah kasur raib. Tak hanya itu HP miliknya yang sebelumnya ditaruh di atas meja serta sejumlah uang tunai yang ditaruh di laci meja ikut hilang. Korban lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tembuku. Kapolsek Tembuku, AKP Made Adi Suryawan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Disebutkan bahwa beberapa barang yang hilang dari rumah korban berupa 1 buah gelang emas seberat 25 gram, kalung emas 15 gram, dua cincin masing-masing seberat 2 gram serta sebuah HP Samsung J2. Terkait laporan tersebut pihaknya mengaku sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan beberapa saksi. (kmb40)
kemarin, mengatakan instruksi pelamaran jabatan sudah ditindaklanjuti dengan mempersiapkan surat edaran. Di dalamnya disampaikan beberapa persyaratan yang harus diikuti pejabat bersangkutan. ‘’Isi surat itu masih dikoordinasikan dengan Bagian Hukum. Kalau prosesnya sudah selesai di sana, nanti akan dirapatkan lagi,’’ katanya. Meskipun ada proses melamar, penetapan jabatan kepala perangkat daerah oleh Bupati tetap ditargetkan paling lambat 10 Desember mendatang dan selanjutnya akan dikonsultasikan ke KASN. ‘’Penetapan dan pengisian OPD harus dikonsultasikan dengan rekomendasi dari KASN sebelum 1 Januari 2017. Makanya kami tetap targetkan 10 Desember harus sudah ditetapkan oleh Bupati,’’ tandasnya. (kmb45)
TUMBANG - Batang pohon beringin tua yang tumbang, Selasa (8/11) siang.
Penjaminan Mutu Badilum Mahkamah Agung RI,’’ ujarnya. Selanjutnya audit dilaksanakan tanggal 12 Oktober. Pada kegiatan Audit Akreditasi, tim Akreditasi menilai perumusan standardisasi manajemen mutu pelayanan pengadilan secara lengkap dan menyeluruh. ‘’Tujuan akreditasi ini untuk mewujudkan pengadilan yang unggul. Terdapat tujuh kriteria penilaian oleh tim,’’ jelasnya. Selanjutnya penyerahan hasil akreditasi dilakukan Rabu (2/11) lalu di Mataram. Penyerahan Akreditasi Penjaminan Mutu ini dilakukan langsung Ketua MA Prof. Dr. H. M. Hatta Ali, S.H., M.H. didampingi Wakil Ketua MA Bidang Yudisial dan Non-yudisial serta Dirjen Badilum. Dalam kesempatan itu juga diserahkan sertifikat ISO 9001:2015. Keberhasilan PN Bangli dalam meraih nilai A dalam Akreditasi Penjaminan Mutu ini akan dijadikan sebagai motivasi untuk terus berusaha memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat pencari keadilan. (kmb40/k100)
Bali Post/ina
Beringin Tumbang, Puluhan Warga Terisolasi Bangli (Bali Post)Pohon beringin tua di jaba sisi Pura Puseh, Pura Penataran dan Pura Semanggen di Banjar Jehem Kaja, Desa Jehem, Tembuku, tumbang Selasa (8/11) kemarin. Pohon berdiameter sekitar 2 meter tersebut tumbang dan menimpa panyengker serta padmasana di dekat balai banjar setempat. Meski tidak ada korban jiwa, namun batang pohon yang melintang di sebuah
gang mengakibatkan puluhan warga setempat terisolasi. Kapolsek Tembuku, AKP Made Adi Suryawan, menjelaskan pohon beringin tersebut tumbang sekitar pukul 12.30 Wita. Kalak BPBD Bangli, Wayan Karmawan, mengatakan untuk mengembalikan akses jalan warga yang tinggal di gang tersebut rencananya batang pohon dipotong hari ini. Pemotongan akan dilakukan se-
cara gotong-royong melibatkan Polsek Tembuku, TNI dan warga setempat. Berdasarkan pantauan kemarin, pohon beringin yang tumbang tersebut kondisinya sudah mulai lapuk. Pascatumbang, warga penghuni gang yang ada di dekatnya harus rela terisolasi karena proses evakuasi batang pohon baru akan dilakukan hari ini. (kmb40)
Bali Post/ina
akreditasi - Ketua PN Bangli, I Dewa Made Budi Watsara, saat menerima sertifikat akreditasi penjaminan mutu.
Antisipasi Lahan Telantar
Petani di Tembuku Diarahkan Menanam Bawang
Bali Post/sos
PANEN - Dinas P3 Bangli panen bawang di Subak Penida Kelod, Tembuku bersama petani, Selasa (8/11) kemarin. Meski budi daya bawang di subak setempat masih tahap percobaan namun hasil panennya ternyata cukup memuaskan.
Bangli (Bali Post) Budi daya bawang kini tak hanya dilakukan petani di kawasan Kintamani terutama di pinggiran Danau Batur. Petani di Subak Penida Kelod, Tembuku juga melakukan hal serupa menyusul krisis air yang belakangan ini kerap melanda. Meski baru tahap percobaan, hasil panen setempat cukup memuaskan. Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) Bangli Ni Wayan Manik menjelaskan, budi daya bawang belakangan ini hanya terfokus di daerah Kintamani, dengan luas lahan per tahunnya sekitar 800 hektar dengan hasil panen sekitar 15 ton per hektar. Mengingat prospeknya masih tergolong menjanjikan, budi daya komoditas ini diterapkan juga di Subak Penida Kelod. ‘’Petani hanya bisa tan-
am padi sekali dalam setahun. Selanjutnya bisa saja lahannya ditelantarkan. Supaya tetap dapat penghasilan, kami arahkan untuk tanam bawang,’’ kata Manik didampingi Kasi Produksi Pertanian Palawija Dinas P3, I Nengah Pugra Winata, Selasa (8/11) kemarin. Budi daya bawang pada lahan seluas 1,5 hektar di subak setempat baru tahap percobaan. Meski demikian, hasil yang didapatkan cukup memuaskan dengan perbandingan 1 kilogram bibit menghasilkan 10 kilogram panen. Hal ini mampu membuat petani sumringah. ‘’Untuk hasil memang belum bisa seperti Kintamani yang sampai satu banding dua puluh. Tetapi kalau dilihat, hasil percobaan ini cukup memuaskan. Kalau dijual, hasilnya bisa lebih banyak dengan padi,’’ ungkap Manik.
Disampaikan mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangli ini, budi daya di luar kawasan Kintamani juga sebagai salah satu cara peningkatan produksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ‘’Selama ini harga bawang sering melonjak. Itu karena produksi rendah. Dengan adanya tambahan lahan penanaman, itu (produksi-red) bisa semakin meningkat. Kestabilan harga jual juga bisa terjadi,’’ tegasnya. Lebih lanjut dia menjelaskan, nantinya bawang juga akan dibudidayakan di Subak Prayu Desa Bunutin, Subak Babahan Desa Tamanbali dan Subak Penida Kaja, Tembuku. Luasnya masing-masing 3 hektar. Sementara untuk 2017, permohonan bantuan bibit dan pupuk akan kembali disampaikan ke pemerintah pusat.
‘’Polanya, petani diberikan bantuan bibit dan pupuk organik, kami yang membina. Untuk dananya langsung dari pemerintah pusat. Nanti juga akan dilakukan pengembangan cabai. Itu prospeknya cukup bagus. Lingkungan mendukung, serangan hama minim,’’ imbuhnya. Sementara itu, petani di Subak Penida Kelod, I Wayan Sucita, mengakui kualitas bawang yang telah dipanen cukup baik. Ukurannya memang tidak seperti di daerah Kintamani, tetapi sudah mampu terserap di pasaran. ‘’Kondisi tanah di sana (Kintamani-red) kan berpasir. Jadinya umbi bawang bisa lebih besar. Di sini tanah sawah, jadinya tidak bisa seperti itu. Tetapi kalau dijual cukup laku di pasar. Hasil bisa mengalahkan padi,’’ tuturnya. (kmb45)
GIANYAR
Rabu Pon, 9 November 2016
9 BERJUALAN - Sejumlah pedagang berjualan di depan bangunan Blok A Pasar Ubud yang terbakar Maret 2016 lalu.
Bali Post/nik
Revitalisasi Pasar Ubud
Pemkab Ajukan Rp 8 Miliar ke Pusat
Gianyar (Bali Post) -
Ratusan pedagang di Pasar Ubud, masih menunggu kepastian untuk perbaikan bangunan Blok A Pasar Ubud yang ludes terbakar pada Maret 2016 lalu. Sejauh ini belum bisa dipastikan kapan pasar tersebut direvitalisasi. Berdasarkan kajian Unud yang dianalisis Dinas Pekerjaan Umum Gianyar, dihasilkan RAB sekitar Rp 8 miliar untuk proyek revitalisasi pasar. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar pun mengajukan permohonan anggaran revitalisasi itu ke Kementerian Perdagangan RI. Kepala Pasar Ubud, Wayan Sukadana, Selasa (8/11) kemarin, mengatakan pihaknya bersama ratusan pedagang masih menunggu informasi perbaikan bangunan Blok A
Pasar Ubud yang ludes terbakar Maret 2016 lalu. ‘’Sepertinya masih dibahas di Bagian Ekonomi dan kemarin sempat rapat, dikatakan belum ada kepastian,’’ katanya.
Sosok Gali Potensi Keluarga TUJUAN diselenggarakannya lomba yang diikuti PKK bukan semata-mata bertujuan mencari pemenang. Lebih dari itu, lomba PKK diharapkan mampu menggugah kesadaran masyarakat dalam menggali berbagai potensi mulai dari tingkat keluarga. Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra, mengatakan, berbagai semangat masyarakat yang ditampilkan saat menghadapi lomba jangan sekadar euforia sesaat. Semangat itu harus dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Istri Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra ini mencontohkan mengenai program tanaman obat keluarga (toga). Toga yang ada di masing-masing rumah bukan ditanam beberapa bulan menjelang lomba namun memang sudah ada dan diaplikasikan sebagai pertolongan pertama bagi keluarga sebelum dibawa ke fasilitas medis. Kesadaran semacam ini dinilainya sangat positif dan patut digetoktularkan ke seluruh komponen masyarakat. ‘’Misalkan tanaman jeruk nipis, serai, kumis kucing dan lain-lainnya. Semuanya memiliki fungsi sebagai obat dan dapat dimanfaatkan sebagai pertolongan pertama,’’ katanya. Dengan diaplikasikannya berbagai program PKK maka pembinaan yang dilaksanakan TP PKK dapat berjalan secara berkelanjutan. Hal ini pun diharapkan bermuara pada peningkatan kesejahteraan keluarga. Tak hanya itu, gerakan PKK ini yang dimaknai sebagai gerakan pembangunan dari bawah yang dilaksanakan oleh seluruh lapisan masyarakat tentu mempercepat pembangunan daerah. (ded)
Suara Gianyar
Sembari menunggu kepastian, hingga kini 140 pedagang masih berjualan di tempat relokasi. Sebab bangunan bekas terbakar tidak bisa digunakan lagi. ‘’Jadi se-
mentara pedagang sekarang masih berjualan di pelataran yang menjadi tempat relokasi,’’ ucapnya. Kabag Ekonomi Setda Gianyar Gde Windia Berata menjelaskan, pencairan asuransi untuk bangunan Pasar Ubud yang terbakar saat ini masih diproses. Namun setelah mencantumkan hasil labfor serta sejumlah kelengkapan lainnya, ia memperkirakan klaim asuransi untuk perbaikan tersebut
akan cair November ini dari PT Bumida. ‘’Ini sudah kami ajukan asuransi untuk bangunan. Mudah-mudahan bulan ini asuransi bangunan bisa keluar,’’ katanya. Sementara itu, Kadisperindag Gianyar I Wayan Suamba mengatakan, anggaran yang diperlukan untuk revitalisasi pasar sekitar Rp 8 miliar. Pihaknya pun kini sedang berupaya mengajukan laporan tersebut ke Ke-
pada APBN 2017, pemerintah pusat membantu revitalisasi Pasar Seni Sukawati dan Pasar Badung. Disinggung terkait pengajuan anggaran pada APBD Gianyar 2017, Suamba menjawab akan berkoordinasi dengan unsur pimpinan daerah. ‘’Kalau tidak memungkinkan, seharusnya nanti bisa disikapi dengan APBD. Tapi seperti apa, nanti akan dilaporkan dulu kepada pimpinan,’’ tandasnya. (kmb35)
15 Koperasi Diusulkan Dibubarkan
Bali Post/nik
Wayan Suardana
Gianyar (Bali Post) Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Gianyar mengusulkan pembubaran 15 koperasi ke Dinas Koperasi Provinsi Bali. Usulan ini disampaikan lantaran koperasi-koperasi tersebut sudah tidak bisa lagi dibina. Eksekusi diperkirakan dilakukan dalam waktu dekat. Berdasarkan data Dinas Koperasi UKM, di Gianyar hingga September 2016 tercatat 1.219 koperasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 181 koperasi dinyatakan sakit, sementara lainnya masuk kategori sehat. ‘’Dari seluruh koperasi, sekitar 14,8 persen dinyatakan sakit alias tidak aktif,’’ kata Kepala Dinas Koperasi UKM Gianyar I Wayan Suardana, Selasa (8/11) kemarin. Dikatakannya, ada berbagai kendala yang dihadapi 181 koperasi yang tidak aktif ini
untuk mengembangkan usaha. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan SDM baik secara kuantitas mapun kualitas. Meski demikian, pihaknya terus berupaya melakukan pembinaan serta memberikan pelatihan bagi pengurus koperasi. ‘’Pembinaan terus kami lakukan, bahkan ada beberapa koperasi yang sudah mulai membaik,’’ ucapnya. Dari 181 koperasi sakit, terdapat 15 koperasi yang tidak bisa dibina. Koperasi-koperasi tersebut sudah diusulkan untuk dibubarkan. Usulan ini disampaikan lantaran pemkab khawatir kondisi koperasi tersebut memengaruhi citra koperasi di sekitarnya. ‘’Usulan pembubaran ini sudah saya sampaikan ke Dinas Koperasi Provinsi Bali. Selanjutnya, kami masih menunggu keputusan selanjutnya dari pemerintah provinsi,’’ katanya. (kmb35)
Kerap Berulah di Depan Kantor Lurah Ubud
Bali Post/ist
GEPENG - Para gepeng yang terjaring operasi di kawasan pariwisata Ubud saat didata petugas Satpol PP Gianyar.
ODGJ Diamankan Satpol PP Satpol PP Tertibkan
Gianyar (Bali Post) Jajaran Satpol PP Gianyar, Selasa (8/11) kemarin, kembali meringkus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang meresahkan masyarakat. Jro Lasia diamankan tepat di depan kantor Lurah Ubud lantaran kerap mengganggu warga yang melintas di lokasi tersebut. Wanita 70 tahun ini pun langsung digiring ke RSJ Bangli. Petugas Satpol PP Gianyar, Wayan Nasta, menjelaskan Jro Lasia sudah sejak lama menga-
lami kelainan jiwa. Bahkan menurut Nasta, dirinya sudah tiga kali menangkap nenek asal Ubud Kelod ini. ‘’Sudah sejak lama Jro ini mengalami gangguan jiwa dan sudah tiga kali keluar masuk RSJ Bangli,’’ katanya seizin Kepala Satpol PP Gianyar Dewa Gdde Suartika. Kemarin, Jro Lasia kembali mengganggu kenyamanan warga yang melintas di depan kantor Lurah Ubud. Kondisi ini pun langsung dilaporkan ke kantor Satpol PP Gianyar. ‘’Setelah men-
erima laporan dari Lurah, Pak Kasat langsung memerintahkan kami menuju lokasi tersebut,’’ ujarnya. Dalam upaya pengamanan, Jro Lasia yang melihat petugas berseragam lengkap langsung panik bahkan berupaya melakukan perlawanan saat hendak diringkus. ‘’Selanjutnya, saya akali dia dengan alasan mengajak ke puri untuk bertemu cokorda di puri. Barulah dia mau naik mobil petugas kemudian langsung digiring ke RSJ Bangli,’’ katanya. (kmb35)
Pertanggungjawaban Biaya Pendidikan Bupati agar menindak kepala sekolah negeri yang memungut biaya gedung pada siswa karena gedung sekolah sudah dibiayai pemerintah. Pengeluaran untuk biaya pendidikan harus ada laporan pertanggungjawabannya. Guru harus bermoral dan berbudi pekerti baik dan tidak berorientasi bisnis. Agung Purna Wijaya, Gianyar
Pahlawan Nasional Dewan berencana memberikan gelar Pahlawan Nasional pada mantan presiden yang sudah meninggal. Yang belum pernah mengusir penjajah sebaiknya tidak diberikan gelar pahlawan agar tidak mengaburkan arti pahlawan. Gusti Goatama, Gianyar
menterian Perdagangan RI. ‘’Kebetulan Bu Sekjen nonton di televisi saat kebakaran (Pasar Ubud -red), langsung meminta saya membuatkan laporan karena ini sifatnya bencana dan sudah diajukan permohonan Rp 8 miliar,’’ jelasnya. Meski sudah diajukan, Suamba tidak menampik bila melihat kebijakan pemerintah pusat saat ini, kecil kemungkinan bisa mendapat bantuan tersebut. Terlebih
Bali Post/nik
MENGAMANKAN - Petugas Satpol PP Gianyar Wayan Nasta saat berupaya mengamankan Jro Lasia.
Gepeng di Ubud
Gianyar (Bali Post) Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) di kawasan pariwisata Ubud, belum bisa dituntaskan sepenuhnya oleh pemerintah. Hingga kini, gepeng masih saja ditemukan beroperasi di kawasan tersebut. Seperti pada Selasa (8/11) kemarin, sejumlah gepeng diciduk Satpol PP Gianyar. Tujuh orang dewasa dan tiga anak-anak digelandang ke kantor Satpol PP untuk selanjutnya dipulangkan ke daerah asal yakni Munti Gunung, Karangasem. Para gepeng yang terjaring razia ini sebenarnya mukamula lama. Mereka sebelumnya sudah pernah ditertibkan, namun masih saja membandel. ‘’Mereka seakan tak ada habisnya. Setiap dilakukan penertiban, mereka tak pernah jera dan selalu nekat kembali,’’ kata Kepala Satpol PP Kabupaten Gianyar Dewa Gede Suartika. Dia mengatakan, ibarat pribahasa ada gula ada semut, Kabupaten Gianyar khususnya kawasan Ubud dengan jumlah kunjungan wisatawan yang tinggi, mengundang banyak orang untuk mengais rezeki. Tak terkecuali para gepeng. ‘’Selain itu, terbentur adanya tradisi yang berkembang di kampung asal para gepeng dan akibat pemberian yang diberikan masyarakat sehingga gepeng menjadi manja, makin malas dan keenakan melakoni pekerjaan sebagai pengemis. Padahal dari segi usia dan fisik masih mampu untuk mencari pekerjaan yang lebih layak,’’ tegasnya. Lebih lanjut, pihaknya kembali mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan sesuatu ke para gepeng. Terlebih kepada mereka yang mengajak anakanak. ‘’Anak-anak itu seharusnya sekolah, tapi mereka justru diajak untuk mendapatkan belas kasihan. Jadi, kami imbau jangan memberikan apa pun kepada para gepeng. Apalagi mengingat mereka juga ada yang mengkoordinir,’’ tegasnya. (kmb25)
KLUNGKUNG
10 Polisi Diminta Tak Persulit Pencari SIM Semarapura (Bali Post) – Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, SiK. mengecek ruangan Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas), Selasa (8/11) kemarin. Untuk memastikan tidak ada calo dalam pengurusan SIM, Kapolres berbincang-bincang dengan peserta pemohon SIM yang sedang mengikuti ujian teori. Tidak hanya sistem pelayanan, kondisi kantor dan kinerja anggotanya juga menjadi perhatian Kapolres. Sarana dan prasarana dalam pembuatan SIM tidak luput dari atensinya. ‘’Saya mengajak seluruh personel Satuan Lalu Lintas Polres Klungkung bekerja dengan penuh tanggung jawab dalam melayani masyarakat. Sarana dan prasarana juga harus dijaga dan diperhatikan dengan baik,” tegasnya. Menurut Arendra, pengecekan yang dilakukannya untuk memastikan anggotanya tidak bermain-main dan mempersulit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama yang mencari SIM. “Kalau ada anggota polisi yang bermain dan mempersulit dalam pengurusan SIM, laporkan saja,” ujarnya. Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Wayan Mudiasa melaporkan, warga yang mencari SIM rata-rata 40 orang per hari. Ada yang mencari SIM baru dan SIM perpanjangan. Menurutnya, tidak ada calo dan pungutan lain dalam pengurusan SIM. Untuk mencari SIM ada persyaratannya. Untuk mencari SIM baru, pemohon SIM C minimal harus berumur 17 tahun, sedangkan pemohon SIM A minimal 18 tahun. Selain itu, memiliki KTP, surat keterangan sehat dari dokter, mengisi pormulir permohonan SIM serta harus lulus ujian teori dan ujian praktik. Kapolres selanjutnya mengecek ruang tahanan yang ada di belakang Mapolres dan disambut Kasat Tahti Ipda I Putu Suandra. Arendra minta petugas piket menjaga kebersihan ruang tahanan, sedangkan tahanan diingatkan menjaga kesehatan. Arendra juga mengecek ruangan Satuan Reskrim dan ruangan Satuan Sabhara. Ia memasuki satu per satu ruangan yang ada dan berpesan kepada personel agar merawat dan menjaga peralatan yang ada. Suandra menjelaskan, tahanan di Polres berjumlah lima orang yang terdiri atas satu tahanan kasus narkoba, satu tahanan lalu lintas dan tiga tahanan Reskrim. (kmb/dwa)
Rabu Pon, 9 November 2016
Jalan Lingkar Pasar Semarapura Harus Steril dari Pedagang Semarapura (Bali Post) –
Pascapembongkaran jalan lingkar Pasar Semarapura pada akhir Oktober lalu, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Klungkung akan menata kembali dengan mengalokasikan anggaran Rp 1,1 miliar. Penataan dilakukan agar jalan lingkar lebih mudah dilalui dan enak dipandang untuk menghidupkan kembali Pasar Semarapura guna menunjang program wisata kota yang digagas Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Kabid Perdagangan Wayan Mustika menyampaikan, pembongkaran los yang ada di sepanjang jalan lingkar menggunakan anggaran perubahan. Ini merupakan tindak lanjut relokasi pedagang yang menempati los jalan lingkar ke bangunan pasar lantai III. Diskoperindag telah membuat rencana penataan jalan. ‘’Perencanaan disusun anggaran Rp 1,1 miliar. Jalan akan diaspal untuk mengembalikan fungsinya. Jika bisa sampai penataan taman. Kalau tidak, akan diupayakan melibatkan pihak ketiga lewat bantuan CSR,” paparnya saat diminta konfirmasinya, Selasa (8/11) kemarin. Penataan jalan lingkar akan mempermudah mobilisasi pedagang termasuk pengunjung dan masyarakat yang berbelanja di pasar. Selain itu, jalan ini sangat dibutuhkan untuk akses mobil pemadam kebakaran bila terjadi kebakaran. Penataan jalan lingkar merupakan awal dari penataan keseluruhan
Pasar Semarapura. Setelah pengaspalan, penataan berlanjut ke lahan parkir. Tidak dipungkiri hingga saat ini kendaraan yang diparkir di dalam Pasar Semarapura masih semrawut terutama saat hari raya. Pascapenataan jalan lingkar, akan dibuatkan zona parkir khusus sehingga pengunjung bisa memarkir kendaraannya dengan baik tanpa mengganggu aktivitas di pasar. Sementara itu, masih saja ada pedagang yang membandel dengan berjualan di sekitar jalan lingkar atau di pinggir dan halaman Pasar Semarapura. Mustika mengakui hal ini. ‘’Jalan lingkar tidak lagi diperuntukkan untuk pedagang, harus steril. Ini untuk menunjang wisata kota yang rencananya menggunakan Pasar Semarapura sebagai pasar oleh-oleh dan tempat berbelanja wisatawan yang datang ke Klungkung,’’ tegas Mustika. (dwa)
DITATA - Jalan lingkar di Pasar Semarapura akan ditata untuk mendukung program wisata kota.
Semarapura (Bali Post) – Pembangunan bidang kesehatan di Kabupaten Klungkung secara umum sudah berjalan baik. Itu ditandai meningkatnya pelayanan berbagai fasilitas kesehatan seperti puskesmas, puskesmas pembantu dan RSU. Sayangnya, sarana dan prasarana pendukung lainnya masih kurang, seperti akses jalan menuju Puskesmas Dawan 2 yang tidak dilengkapi lampu penerangan. Hal itu dikeluhkan dr. Sri-
nadi dari UPT Puskesmas Dawan 2, Kecamatan Dawan, di hadapan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan jajarannya, Selasa (8/11) kemarin. Menurut Srinadi, jalan sepanjang 200 meter dari Jalan Raya Gunaksa gelap gulita saat malam hari. Akses menuju puskesmas seperti jalan hantu, rusak parah dan berlubang. Kondisi ini dinilainya sangat tidak nyaman ketika puskesmas harus merujuk pasien ke RSU Klungkung. ‘’Saat ini
pelayanan Puskesmas Dawan 2 sudah 24 jam, namun jalan masuk tidak ada penerangan jalan. Pas pada turunan, jalan rusak. Mohon ini jadi perhatian,” tandas Srinadi. Pantuan Bali Post, akses jalan menuju puskesmas tampak berdebu. Ini karena aspal mengelupas, sehingga tinggal permukaan tanah. Tidak ada lampu penerangan di sepanjang jalan menuju puskesmas, padahal lokasinya agak masuk ke dalam. Selain berdebu,
Bali Post/dwa
Akses Jalan ke Puskesmas Dikeluhkan Dokter tidak ada pohon perinding di pinggir jalan, sehingga situasi di sekitar puskesmas tampak gersang dan suasanya cukup menyengat. Di ujung jalan persisnya pertemuan akses puskesmas dengan Jalan Raya Gunaksa, tidak dipasang lampu peringatan agar kendaraan yang melintas mengurangi kecepatan dan memberikan peluang kendaraan puskesmas ketika hendak merujuk pasien ke RSU Klungkung.
Bupati Suwirta memerintahkan Kadis Kesehatan, dr. Ni Made Adi Swapatani, mengecek ke lapangan dan berkoordinasi dengan Dinas PU. “Kalau jalannya tidak terlalu panjang, segera tangani,” tandasnya. Ia tidak ingin hal-hal kecil justru menyebabkan tidak nyamannya pelayanan puskesmas kepada masyarakat, terutama pasien yang harus mendapat penanganan intensif di RSU Klungkung. (dwa)
Orangtua Bercerai
Bali Post/dwa
CEK - Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi mengecek ruang tahanan Polres.
Aparat Desa Jangan Sembarangan Keluarkan KIPS Semarapura (Bali Post) – Penduduk pendatang (duktang) menjadi sorotan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika mengadakan temu wirasa dengan tokoh masyarakat di Balai Desa Akah, Kecamatan Klungkung, Selasa (8/11) kemarin. Untuk menertibkan penduduk pendatang di wilayah Klungkung, bupati minta aparat desa terkait tidak sembarangan memberikan Kartu Identitas Penduduk Sementara (KIPS) khususnya bagi cewek kafe. Bupati Suwirta blak-blakan menyoroti keberadaan cewek kafe yang kos di rumah warga. Keberadaan mereka dinilainya sangat mempengaruhi lingkungan sekitar. “Sebelum jadi bupati, rumah saya sempat bersebelahan dengan kos cewek kafe. Saat itu sering terjadi keributan. Piring dan pakaian terbang,” katanya didampingi Wakil Bupati Made Kasta dan jajaran kepala SKPD. Bupati Klungkung berharap ada komitmen dari aparat desa dan masyarakat terkait keberadaan kafe yang menjamur di Klungkung. Pihaknya siap menutup kafe tersebut asalkan mendapat dukungan dari masyarakat. “Kami di pemerintah bisa saja menutup kafe tersebut jika mendapat dukungan masyarakat dan desa setempat. Jangan baru ditutup nanti saya yang dibawakan caluk (pisau) ke rumah,” ungkapnya. Suwirta juga berharap masyarakat menolak keberadaan cewek kafe yang kos di wilayahnya masing-masing. Apalagi sudah ada desa yang terang-terangan menolak keberadaan cewek kafe yang tinggal di wilayahnya. “Bila perlu nanti kami siapkan anggaran untuk memulangkan penduduk pendatang yang tidak jelas yang tidak bawa identitas,” sebutnya. Dari hasil dialog terkait permasalahan di segala bidang, Bupati Suwirta memerintahkan seluruh jajaran SKPD untuk turun mengecek kondisi dan permasalahan yang terjadi di lapangan, sehingga bisa menentukan skala prioritas. (kmb)
Bali Post/kmb
TEMU WIRASA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengadakan temu wirasa di Balai Desa Akah, Selasa (8/11) kemarin.
Anak Kekurangan Gizi
DI Banjar Pasekan, Desa Dawan Kaler, Dawan, Klungkung, tinggal seorang anak perempuan berumur 8 tahun bernama Ni Kadek Ayu Melani Ratnadewi bersama kakeknya, Wayan Sutri (70), dan neneknya, Wayan Sana. Ayu ditinggalkan kedua orangtuanya yang bercerai karena kasus KDRT saat berusia satu tahun dua bulan. Sejak saat itu ia diasuh oleh kakek dan neneknya. Faktor umur membuat Sutri sakit-sakitan sehingga tidak bisa bekerja dan menghidupi Ayu. Kondisi ini menyebabkan Ayu kekurangan gizi. “Saya tidak bisa bekerja, saya sakit sesak,” sebut Sutri di hadapan Ketua PD KMHDI Bali I Ketut Bagus Arjana Wira Putra yang mengunjunginya, Selasa (8/11) kemarin. Wira Putra mengaku mendengar perceraian yang menimpa kedua orangtua Ayu disebabkan oleh kasus KDRT. Ia meminta Pemkab Klungkung membantu meringankan beban penderitaan Ayu. “Masa depan Kadek harus terjamin dan dilindungi agar dapat hidup layak dan berkembang,” tutur pria asal Desa Negari, Banjarangkan, tersebut.
Lebih lanjut diungkapkannya, apabila pihak keluarga tidak dapat menjamin pertumbuhan dan perkembangan si anak atau anak dalam keadaan telantar, maka sesuai Pasal 7 ayat 12 UU 23 Tahun 2002 tentang Perlindugan Anak, Amr berhak diasuh atau diangkat sebagai anak angkat. Setelah berdiskusi lama, Sutri tidak mau cucunya diasuh orang lain. “Saya tidak mau cucu saya diajak orang lain,” katanya. Di sisi lain, meski ditinggalkan kedua orangtuanya, Ayu tetap semangat bersekolah dan saat ini duduk di kelas II SDN 2 Gelogor, Dawan, berkat bantuan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Kasubsi Perlindungan Anak Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali Dewa Gede Putu Gandita Rai Anom sempat melihat Ayu. Menurutnya, si anak mengalami gejala kekurangan gizi, perutnya agak membuncit, uratnya membiru dan tulang iganya menonjol. “BP3A dan P2TPA Pemprov Bali baru sebatas memberikan bantuan sembako dan berkoordinasi dengan Perbekel Dawan Kaler,” jelasnya. (dwa)
Ni Kadek Ayu Melani Ratnadewi (dua dari kiri)
Bali Post/
Rabu Pon, 9 November 2016
SOSOK Hakikat Demokrasi
HAKIKAT demokrasi adalah dari rakyat dan untuk rakyat. Artinya berhasilnya demokrasi tergantung dan ditentukan oleh rakyat itu sendiri. ‘’Ketika saat ini kita memilih bupati dan wakil bupati secara langsung semata-mata disebabkan visi mulia kita dalam melaksanakan demokrasi Pancasila,” ujar Sekda Buleleng, Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P., yang sempat menjadi pelaksana harian (plh.) Bupati Buleleng, beberapa waktu lalu. Sekda Puspaka menambahkan, penyelenggaraan pilkada adalah pengejawantahan demokrasi itu sendiri. Momen ini digunakan masyarakat Buleleng untuk menentukan atau memilih pemimpinnya. “Pilkada 2017 adalah pemilihan langsung ketiga setelah tahun 2007 dan tahun 2012 diselenggarakan di Buleleng,” tambahnya. Dikatakannya, membangun demokrasi yang santun dibutuhkan berbagai peran elemen masyarakat dan paslon yang maju di pilkada. Tidak kecuali penyelenggara KPU dan Panwaslih untuk bersikap adil sehingga tidak memicu konflik di tingkat bawah. (dgk)
Ganti KTP Elektronik
Disdukcapil Terbitkan 13 Ribu Surat Keterangan
Singaraja (Bali Post) Menyusul kekosongan stok blangko KTP elektronik membuat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menerbitkan 13.643 surat keterangan pengganti KTP. Surat keterangan ini mulai berlaku sejak Oktober 2016 lalu. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Buleleng, Putu Ayu Reika Nurhaeni, Selasa (8/11) kemarin, menjelaskan, hingga kini pihaknya masih terus melakukan koordinasi ke pemerintah pusat, terkait dengan keberadaan blangko KTP. Hanya hingga kini belum ada jawaban resmi, kapan blangko KTP kembali didistribusikan ke Kabupaten Buleleng. “Dari hasil koordinansi kita ke pusat dijanjikan didistribusikan Desember 2016, sehingga untuk sementara kita tetap menerbitkan surat keterangan pengganti KTP,” katanya. Nurhaeni menambahkan, masyarakat bisa memanfaatkan surat keterangan tersebut untuk kebutuhan administrasi pelayanan publik.
Selain itu, surat keterangan ini dapat digunakan untuk kepentingan pencoblosan Pilkada Buleleng 15 Februari 2017. Surat keterangan pengganti itu berlaku selama enam bulan sejak diterbitkan. Setelah blangko KTP Elektronik tersedia, masyarakat cukup membawa surat keterangan tersebut, tanpa harus melakukan perekaman ulang untuk mendapatkan KTP Elektronik. ‘’Dalam surat keterangan pengganti KTP itu sudah tertera bahwa surat itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik termasuk mengikuti proses Pilkada Buleleng, pemilu, untuk akses pelayanan kesehatan,” imbuhnya. Di sisi lain, proses perekaman KTP Elektronik yang dilakukan Disdukcapil Buleleng sudah mencapai 95 persen dari jumlah warga wajib KTP sebanyak 598.143 orang. Sejumlah upaya terus dilakukan sehingga seluruh warga yang wajib KTP bisa melakukan perekaman, termasuk melakukan upaya jemput bola. (kmb38)
Virtual Ulang
Paket Surya Kejar Kekurangan 235 Dukungan
Singaraja (Bali Post) Paket Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya (Paket Surya) berupaya mengejar kekurangan 235 KTP dukungan dalam verifikasi faktual ulang (virtual). Artinya, peluang head to head melawan petahana masih terbuka. Melalui rapat pleno KPU Buleleng sebelumnya menetapkan calon tunggal dan perubahan kelima jadwal tahapan Pilkada Buleleng. Oleh karena itu, kemungkinan muncul calon bupati dan wakil bupati dari jalur peseorangan. KPU Buleleng wajib melaksanakan keputusan
majelis musyawarah Panwaslih Buleleng. “KPU menetapkan satu calon tunggal Putu Agus Suradnyana – I Nyoman Sutjidra. Hasil keputusan verifikasi faktual ulang Panwaslih masih kami koordinasikan dengan KPU RI,” ujar Ketua KPU Buleleng Gede Suardana, S.Pd., M.Si. Calon tunggal Putu Agus Suradnyana diagendakan KPU untuk memulai tahapan kampanye mulai 4 November - 11 Februari mendatang. Proses penyelesaian sengketa terhadap hasil virtual ulang di lima desa/kelurahan tidak akan memengaruhi tahapan pilkada. (kmb34)
BULELENG
11
Hari Ini, Virtual Ulang di Lima Desa dan Kelurahan
Singaraja (Bali Post) KPU Kabupaten Buleleng memutuskan melakukan verifikasi faktual (virtual) ulang di lima desa dan kelurahan selama tiga hari sejak Rabu (9/11) hingga Jumat (11/11) mendatang. Selain menetapkan batas waktu virtual ulang itu, KPU juga menetapkan pendukung bakal pasangan calon Dewa Nyoman Sukrawan dan I Gede Dharma Wijaya (Paket Surya) di lima desa dan kelurahan itu sebanyak 579 orang. Dalam virtual ulang ini Paket Surya memerlukan sebanyak 235 dukungan yang akan menentukan apakah akan lolos menjadi calon perseorangan atau sebaliknya. Rapat pleno penentuan teknis virtual ulang untuk melaksanakan keputusan Panwalsih Kabupaten Buleleng berakhir Selasa (8/11) malam kemarin. Rapat ini selain dihadiri oleh PPK dan PPS, juga bakal calon Bupati Dewa Nyoman Sukrawan didampingi tim advokasinya Nyoman Sunarta. Rapat kemarin berlangsung alot hingga rapat dua kali diskor. Konon, skor ini karena pembahasan masih alot terkait penentuan teknis dan jumlah pendukung Paket Surya yang akan diverifikasi. Setelah diambil kesepakatan, akhirnya KPU menetapkan virtual dilakukan mulai Rabu hari ini hingga Jumat (11/11) mendatang dengan jumlah pendukung yang akan diverifikasi sebanyak 579. Rincinya, di Desa Bila 113, Desa Mengening (Kecamatan Kubutambahan) 17, satu orang di Desa Pelapuan (Kecamatan Busungbiu), Desa Gerokgak (Kecamatan Gerokgak) 142, dan di Kelu-
rahan Banjar Jawa (Kecamatan Buleleng) sebanyak 306 pendukung. Ketua KPU Kabupaten Buleleng Gede Suardana usai memimpin rapat kemarin mengatakan, sesuai kesepakatan dengan bakal pasangan calon perseorangan, verifikasi dilakukan dengan cara mendatangi pendukung secara dor to dor (ke rumah-rumah), pendukung dikumpulkan di suatu tempat oleh tim penghubung (LO) bakal pasangan calon perseorangan, dan dihadirkan ke PPS (tingkat desa). Sementara waktu verifikasi dilakukan setiap hari dari pukul 08.00 wita hingga pukul 24.00 wita. Metode verifikasi yang dijalankan ini berdasarkan keputusan Panwalsih Kabupaten B ul el e ng karena terjadi kekosongan norma (dikresi) untuk melindungi hak konstitusional bakal pasangan calon dan melindungi hak konstitusional pendukung. Selain itu, verifikasi juga dilakukan di KPU sepan-
jang bakal pasangan calon bisa menghadirkan pendukung dalam masa virtual berlangsung. “Sesuai keputusan rapat bersama bakal pasangan calon verifikasi kami lakukan selama tiga hari dan pendukung ini yang ada pada B1KWK perbaikan perseorangan. Metode dor to dor, dikumpulkan, dan menghadirkan pendukung di PPS. Petugas verifikator yang kami siapkan bervariasi ada tiga, enam, dan ada sembilan orang,” jelasnya. Sementara itu bakal calon bupati Dewa Nyoman Sukrawan mengatakan, kesepakatan untuk verifikasi ini sudah diterima dengan baik. Atas kesepakatan dan pelaksanan virtual, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada hasil berdasarkan regulasi dan mekanisme yang ada. “Saya sudah siap menghadirkan pendukung dan LO juga sudah siap. Pada verifikasi ini saya tidak akan mencari hasil, namun keadilan dan kebenaran kita tunggu,” jelasnya. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) Gedung Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Buleleng di Jalan Dewi Sartika No. 22 Singaraja, dikeluhkan karena sempit dan minim halaman parkir. Keluhan itu disampaikan Kepala Disnakertrans Buleleng Ni Made Dwi Priyanti Putri Koriawan, S.E. Ia menyampaikan, ruangan kerja antarpegawai saling berhimpitan. Kata Dwi Priyanti, halaman gedung kantor saat ini lebih rendah daripada badan jalan sehingga pada musim hujan sering mengalami banjir. Karena itu, ia berharap agar gedung tersebut diperbaiki tahun 2017. “Ruangan di kantor kami sempit dan kecil. Kami mohon dibantu gedung baru lebih representatif,” harapnya saat hearing dengan Komisi IV DPRD Buleleng, Senin (7/11). Sekretaris Disnakertrans Buleleng Dewa Putu Susrama menambahkan, banjir memang tidak dapat dihindari melanda Kantor Disnakertrans. Bukan hanya
gedung, Susrama meminta agar diperhatikan mobil operasional yang masih jauh dari kata layak. Mobil Espass yang dimiliki kantor ini sering rusak dan mogok di jalan. “Halaman gedung lebih rendah dari jalan. Hasilnya, sering kebanjiran setiap hujan lebat turun. Sedangkan mobil tetap digunakan sebab tidak ada mobil lain. Meski rusak harus diperbaiki supaya bisa dipakai,” im-
buh Susrama. Menanggapi hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Buleleng, Ketut Wirsana, S.H., akan menyampaikan persoalan itu kepada pemerintah. “Kami segera sampaikan persoalan kepada Sekda dan Kepala Bappeda Buleleng. Persoalan yang dialami Disnakertrans Buleleng harus segera selesaikan,” katanya. (kmb34)
Disnakertrans Keluhkan Gedung
Bali Post/kmb34
Ni Made Dwi Priyanti Putri Koriawan, S.E.
Warga Sumberklampok Sembahyang Bersama
Bali Post/kmb34
SEMBAHYANG - Warga Desa Sumberklampok Kecamatan Gerokgak, Buleleng melakukan persembahyangan di Pura Perjuangan Desa Sumberklampok Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Senin (7/11).
(7/11) di Pura Perjuangan Desa Sumberklampok. Persembahyangan itu juga dihadiri Camat Gerokgak Putu Ariadi, Kelian Desa Pakraman Sumberklampok Jro I Nengah Nadia, Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua Pansus Permohonan Tanah Sumberklampok I Putu Artana, anggota DPRD Buleleng Mulyadi Putra, Dewan Nasional Konsorsium Pembaharuan Agraria I Gusti Komang Ngurah Kariyadi dan Koordinator KPA Wilayah Bali Ni Made Indrawati. Sawitra Yasa menambahkan, luas tanah negara mencapai 642 hektar diklaim Pemprov Bali dan disewakan melalui Hak Guna Bangunan (HGB) ke PT Margarana dan PT Dharmajati. “Tanah negara tersebut sekarang telah dikuasai 696 kepala keluarga (KK),” imbuhnya. Sementara itu, Ni Made Indrawati mengatakan menelusuri ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Buleleng, BPN Bali sampai BPN RI. Konon tanah negara ditempati masyarakat bukanlah tanah aset Pemprov Bali. Kegiatan advokasi mendor-
Made Gunaja Dilantik sebagai Plt. Bupati Singaraja (Bali Post) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Ir. Made Gunaja, M.Si., dilantik sebagai Plt. Bupati Buleleng, Selasa (8/11) kemarin. Penunjukan Gunaja sebagai Plt. Bupati Buleleng berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 131.51-10073 tahun 2016. Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T. bersama Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. saat ini sedang melaksanakan cuti pilkada. Pelantikan itu dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Bali dan SKPD Pemkab Buleleng di Gedung Wiswasabha Utama Kantor Gubernur Bali. Dalam acara tersebut dilakukan penyerahan nota tugas Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan dr. I Nyoman Sutjidra (petahana) kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Selanjutnya diserahkan kepada Plt. Bupati Buleleng. Plt. Bupati Buleleng Made Gunaja mengatakan, hal yang dilakukan pertama adalah konsolidasi bersama berbagai pihak di Buleleng. Sejumlah program yang belum terselesaikan akan dilanjutkan di akhir tahun 2016. “Saya akan menggali informasi secara utuh dari berbagai pihak terutama dari SKPD yang ada secara internal. Selain itu, saya juga akan berkoor-
dinasi dengan DPRD dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Buleleng. Hal ini akan memudahkan saya untuk melanjutkan pembangunan pemerintahan di Kabupaten Buleleng,” ujar Gunaja kemarin. Gunaja menambahkan, ia akan berkoordinasi dengan Kepala SKPD dan seluruh jajarannya untuk melakukan hal-hal netral dalam pelaksanaan Pilkada Buleleng 2017. Kondusivitas Pilkada Buleleng akan tercipta ketika netralitas ditegakkan. “Mudah-mudahan pelaksanaan Pilkada berjalan kondusif, tidak ada halangan yang berarti dan aman. Saya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait seperti kepolisian, KPU dan Panwaslu,” ucapnya. Sementara itu Putu Agus Suradnyana, menyampaikan dengan adanya plt., pemerintahan di Buleleng dapat berjalan baik dan lancar. Demikian juga yang digariskan pada RPJMD. Penyusunan APBD 2017 juga agar melihat target pencapaian yang sudah dicanangkan. “Harapan saya agar pelaksana tugas Bupati Buleleng bisa menjalankan program sesuai RPJMD. Selain itu, penganggaran APBD 2017 juga mengadopsi target pencapaian agar saat pertanggungjawaban akhir masa jabatan saya RPJMD bisa terpenuhi,” tandasnya. (kmb34)
Singaraja (Bali Post) W arga D usun Tengah Desa Banyuatis Kecamatan Banjar, Buleleng, digegerkan dengan penemuan orok perempuan di bantaran sungai. Orok dengan berat badan 1,2 kg itu ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Tali pusarnya masih melekat. Penemuan orok tersebut bermula dari empat siswa melintas di sekitar lokasi. Mereka itu adalah Kadek Widiartawan (17), Putu Bayu Astrawan (17) beralamatkan sama di Dusun Sari Desa Munduk Bestala Kecamatan Seririt dan Made Sastra Atmaja (17) dan Kadek Dwi Jana Putra alamat Dusun Puspajati Desa Tunju Kecamatan Seririt. Semula keempat siswa itu meminta izin dari sekolah untuk mengambil tugas yang ketinggalan di rumah. Salah satu siswa berhenti untuk membuang air kecil. Kemudian ia menemukan orok tersangkut di batang kayu. “Setelah kembali ke sekolah, keempatnya menyampaikan penemuan itu kepada gurunya,” ujar Kapolsek Banjar Kompol Anak Agung Ketut
Gede Sena, S.H. seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Senin (8/11) kemarin. Menerima informasi itu, guru SMAN 1 Banjar Gede Adnya (56), selanjutnya menginformasikan hal itu kepada guru lainnya Made Suka Abdri. “Saksi-saksi lalu mengecek hal itu di hari pertama ke lokasi tetapi tidak menemukan bayi tersebut. Berikut di hari kedua, Selasa (8/11) pukul 08.30 wita, dengan Kepsek SMAN 1 Banjar Made Ngawi (57) dan empat siswa mengecek dan mememukan orok tersangkut tanpa sehelai kain,” imbuhnya. Pascapenemuan orok itu saksi lainnya menghubungi Kepala Desa Banyuatis Ir. Made Mangku Jasaratha dan langsung menghubungi aparat kepolisian Polsek Banjar. Didampingi Kepala Puskesmas Banjar 2 dr. Gede Nyoman Sebawa, jenazah bayi diangkat warga dari pinggiran sungai. “Tim medis langsung melakukan visum kemudian membawanya ke RSUD Buleleng. Orok diperkirakan baru berumur 6,5 bulan dalam kandungan,” tandasnya. (kmb34)
Gegerkan Warga, Jasad Orok Tersangkut di Sungai
Agar Dimudahkan Peroleh Tanah Negara
Singaraja (Bali Post)Warga Desa Sumberklampok Kecamatan Gerokgak, Buleleng melakukan persembahyangan bersama Senin (7/11). Dalam persembahyangan itu masyarakat memohon agar diberkati kemudahan untuk memperoleh tanah negara. Warga mengaku menempati tanah negara di wilayah itu sejak tahun 1922 secara turuntemuran. Menurut Perbekel Sumberklampok, I Wayan Sawitra Yasa, semestinya masyarakat Desa Sumberklampok dapat memiliki tanah negara tersebut. Menurut dia harus ada keputusan politik dari pemerintah atas pemohonan tanah negara lebih dari 23 tahun untuk masyarakat. “Kalau memang ada kemauan politik pemerintah mengenai masalah Sumberklampok, pasti dapat diselesaikan. Kalau berdasarkan peraturan sudah seharusnya warga Sumberklampok menguasai dan memiliki hak secara tertulis tentang aturan agraria, karena mereka sudah menguasai lebih dari 23 tahun,” ujarnya, Senin
Bali Post/kmb34
PLT - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Ir. Made Gunaja, M.Si., dilantik sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Buleleng, Selasa (8/11) kemarin.
ong pemerintah mempercepat proses penyelesaian permasalahan pertanahan di Desa Sumberklampok. Pihak yang berhak memiliki atas sumber agraria khususnya tanah di Desa Sumberklampok adalah masyarakat Desa Sumberklampok sebagai subjek pembangunan bukan penguasa atau investor. “Ini ternyata kami telusuri baru diusulkan menjadi tanah aset provinsi. Jadi sebenarnya kita berkompetisi bersama pemerintah untuk memohon tanah tersebut,” katanya. I Gusti Komang Ngurah Kariyadi menjelaskan, masyarakat agar memahami bagaimana langkah pemerintah melaksanakan reformas agraria atau land reform. Nawa Cita menyebutkan akan melaksanakan pembaharuan agraria melalui program kepemilikan tanah seluas 9 juta hektar dan penyelesaian konflik agraria RPJMN tahun 2015 kemudian menterjemahkan program menjadi legalisasi aset (sertifikasi) yang ditarget seluas 4,5 juta hektar dan retribusi tanah seluas 4,5 hektar. (kmb34)
Bali Post/kmb34
OROK – Warga digegerkan penemuan jasad orok perempuan di Dusun Tengah Desa Banyuatis Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng, Selasa (8/11) kemarin.
JEMBRANA
12
Rabu Pon, 9 November 2016
Kasus Tarian Erotis
Alek Trio Didakwa Melanggar UU Pornografi Negara (Bali Post) – Sidang kasus tarian eksotis digelar di Pengadilan Negeri (PN) Negara dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Senin (7/11). Dalam dakwaannya, JPU Ivan Praditya Putra menilai perbuatan terdakwa I Komang Alek Trio Junika (26) selaku Ketua Panitia Jembrana Modification Contest (JMC) melanggar pasal 35 atau pasal 36 UU RI nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi. Dalam dakwaan yang dibacakan I Gede Agus Saputra itu, pertama disebutkan ketika terdakwa menggelar JMC di
areal parkir Gedung Kesenian Bung Karno berperan menjadikan orang lain sebagai subjek atau model yang mengandung muatan pornografi. Terdakwa menghubungi saksi (penari) untuk mengisi acara sebagai penari. Selanjutnya saksi bersedia menyediakan tiga penari, termasuk dirinya. Akhirnya, mereka menari selama tujuh menit menggunakan kostum Kimono yang di dalamnya baju kaos warna merah yang disediakan panitia. Ketiganya mendapat bayaran Rp 1,2 juta. Namun, saat pertunjukkan, terdakwa menyuruh ketiga saksi membuka seluruh
pakaian hingga tersisa pakaian dalam dan menari seksi di atas mobil yang disaksikan masyarakat umum. Selanjutnya, dakwaan kedua, terdakwa telah mempertontonkan diri atau orang lain dalam pertunjukkan di muka umum yang menggambarkan ketelanjangan, eksploitasi seksual, persenggamaan atau yang bermuatan pornografi lainnya. Kemudian, sidang akan dilanjutkan pada Senin (14/11) depan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi. Sejumlah saksi, di antaranya para penari akan dihadirkan dalam sidang tersebut. (kmb26)
Sejumlah Kantor Kehutanan Tak Difungsikan pat sejumlah bangunan yang kosong dan kurang terawat. Seperti di Desa Pohsanten dan di Desa Pergung. “Dulu di sini digunakan untuk gudang kayu (barang bukti), tapi sekarang sudah jarang ditempati,” terang salah seorang warga Pergung, Ketut Astawa. Sejatinya, dari Gilimanuk hingga Pengeragoan terdapat sejumlah bangunan yang digunakan untuk RPH maupun pos Polhut. Mengingat
RPH - Salah satu kantor RPH di Kecamatan Mendoyo yang merupakan aset Provinsi Bali.
wilayah hutan di Jembrana juga memanjang hampir di setiap Kecamatan memiliki hutan lindung. Seperti di Yehembang yang berada di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk kondisinya sangat memprihatinkan. Begitu juga yang berada di Pohsanten, dipenuhi ilalang dan tanaman merambat. Sementara itu, Kepala KPH Bali Barat, I Ketut Suastika, enggan berkomentar banyak terkait keberadaan bangunan tersebut. Berdasarkan data, ada 11 RPH yang berada di bawah KPH Bali Barat meliputi wilayah Jembrana, Buleleng dan Tabanan. Lima di antaranya berada di Jembrana dan sisanya berada di dua Kabupaten Tabanan dan Buleleng. Di lima kantor RPH itu dikelola oleh 26 personel, termasuk di KPH Bali Barat yang berada di Cekik, Gilimanuk. Selain itu, ada dua pos untuk pemantauan hutan yang berada di Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Celukan Bawang, Desa Gerokgak, Kabupaten Buleleng. (kmb26)
Kejari Jembrana juga menekankan tidak menerima praktik tilang titipan yang menurutnya lazim dilakukan sebelumnya. “Sejak awal kami tekankan tidak ada tilang titipan. Beberapa waktu lalu saya sempat mengecek ada yang nitip sebelumnya. Sekarang kami tolak,” tegasnya. Dari total tilang yang ada, rata-rata 30 persen berasal dari tilang di JT Cekik, sisanya tilang di kepolisian. Kejaksaan bekerja sama dengan kepolisian, UPT JT dan Dinas Perhubungan berkomitmen untuk selalu mencantumkan nomor telepon pelanggar pada berkas tilang. Tujuannya untuk mengingatkan para pelanggar agar
mengambil tilang di Kejari. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Kantor Samsat dan Dinas Perhubungan untuk memblokir STNK atau buku KIR yang menjadi jaminan tilang apabila verstek tidak diurus sampai batas waktu tiga bulan. “Artinya tidak bisa mengurus dulu, baik samsat maupun KIR. Sebab, diblokir,” terangnya. Terkait pelanggaran tonase, menurutnya, terlihat menurun. Dari jumlah berkas selama tiga bulan terakhir yakni Agustus sebanyak 903, September sebanyak 339 dan Oktober sebanyak 252 berkas. Nilai denda tilang bervariasi antara Rp 75 ribu hingga Rp 200 ribu. (kmb26)
Negara (Bali Post) – Sejumlah aset bangunan milik Dinas Kehutanan Provinsi di Jembrana belakangan dalam kondisi kosong. Bahkan, bangunan yang sebelumnya digunakan pos Polisi Hutan (Polhut) Resort Pengelolaan Hutan (RPH) itu jarang digunakan, sehingga kondisinya sudah mulai rusak. Dari pengamatan, Selasa (8/11) kemarin, di wilayah Kecamatan Mendoyo terda-
Bali Post/olo
Kejari Tolak Tilang Titipan
Negara (Bali Post) – Sejak diterapkannya optimalisasi tilang antarinstansi, nilai denda yang masuk ke kas negara mengalami peningkatan. Peningkatan ini khusus dalam penindakan tilang di UPT Jembatan Timbang (JT) terkait pelanggaran kelebihan tonase. Jumlah berkas verstek (putusan tanpa dihadiri pelanggar) yang biasanya tertumpuk di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana juga berkurang. Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Jembrana, Putu Agus Eka Sabana Putra, Selasa (8/11) kemarin mengatakan peningkatan kas negara itu terlihat sepekan. Biasanya, dalam sepekan rata-rata Rp 3 juta, namun kini Rp 8 juta.
Bali Post/dok
RAZIA - Sejumlah anggota kepolisian Jembrana saat menggelar razia kendaraan bermotor di jalan raya.
Kecamatan Mendoyo dan Pekutatan Rawan Longsor
Negara (Bali Post) – Sejumlah wilayah di Kabupaten Jembrana berpotensi mengalami bencana alam, baik itu longsor atau lainnya. Selain wilayah pesisir dengan puluhan titik pantai yang rawan abrasi, di perbukitan juga berpotensi longsor. Dari lima kecamatan yang ada di Jembrana, dua d antaranya merupakan wilayah rawan longsor, yakni Mendoyo dan Pekutatan. Kepala Kantor Satpol PP Jembrana, I Gusti Ngurah Rai Budhi, ditemui belum lama ini mengatakan dari hasil pemetaan titik-titik longsor, sekurangnya ada empat titik longsor di Mendoyo dan Pekutatan. Areal perbukitan dan tebing yang ada di dua
kecamatan itu berpotensi terjadinya bencana alam tersebut. Apalagi ketika musim hujan seperti saat ini. Kantor Satpol PP yang meliputi bidang kebencanaan selain memetakan juga memasang imbauan di titik rawan longsor itu yang intinya agar masyarakat waspada. Menurutnya yang paling penting, tidak boleh ada rumah atau tempat tinggal yang dibangun di titik rawan longsor itu. Bila terjadi longsor, selain dari Satpol PP yang turun membantu, juga dari Tagana yang dikoordinir Dinas Sosial. Selain dekat permukiman, titik yang patut diwaspadai adalah tebing yang dekat jalan raya. Untuk itu, di be-
berapa titik rawan longsor itu dipasang rambu peringatan rawan longsor. Selama dua bulan terakhir, terjadi sejumlah longsor. Seperti di Manggisari Kecamatan Pekutatan dan Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo belum lama ini. Bupati Jembrana, I Putu Artha, juga meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai cuaca yang cukup ekstrem seperti saat ini. Terutama bagi warga yang tinggal di tanah tebing. Di Yeh Sumbul, sebuah rumah bantuan bedah rumah hancur akibat dihantam material dari tebing yang longsor. Akibat rumahnya hancur, keluarga Made Rai terpaksa sementara menetap di tenda bantuan Dinas Sosial. (kmb26)
Bali Post/olo
NYARIS PUTUS – Jalan penghubung Banjar Pasar, Desa Yehembang, Mendoyo dengan parkiran Pura Rambut Siwi nyaris putus tergerus ombak.
Abrasi di Pantai Yehembang Makin Meluas Senderan Sepanjang 300 Meter Hancur
Negara (Bali Post) – Cuaca buruk yang melanda pesisir Jembrana belakangan ini, tak hanya menyebabkan aktivitas pelayaran terganggu, tetapi juga menimbulkan abrasi di sejumlah titik. Salah satu lokasi yang paling parah kena abrasi yakni pesisir Pantai Yehembang. Selain nyaris memutus jalan, senderan sepanjang 300 meter hancur dihantam ombak. Adanya bencana yang semakin masif ini, warga pun berharap supaya pihak terkait segera melakukan penanganan. Meski penanganan abrasi merupakan kewenangan pusat, namun Pemkab Jembrana harus bertindak cepat. Selain koordinasi dengan pusat, penanganan awal mesti dilakukan. Sebab, gelombang pasang belakangan ini terus menghantam pesisir pantai. “Kalau ini tidak segera di-
tangani, khawatirnya pada tilem dan purnama mendatang, air laut pastinya akan semakin besar,” kata salah satu warga, Ketut Naya, Selasa (8/11) kemarin. Ia menjelaskan yang paling dikhawatirkan sekarang ini adalah jalan penghubung Banjar Pasar, Desa Yehembang dengan parkir Pura Rambut Siwi, Kecamatan Mendoyo, nyaris putus. Jaraknya kini hanya tersisa kurang dari satu meter
dari bibir pantai. Sementara, di sisi timur setra, hal serupa juga terjadi. Jarak antarjalan dengan bibir pantai hanya sekitar 15 cm. Di belakang jalan tersebut, terdapat hamparan sawah milik warga yang masih produktif. Para pemilik lahan itu juga merasa was-was jika ombaknya terus menghantam jalan. Perbekel Yehembang, Made Semadi, mengaku sudah melaporkan kejadian
Cek Revitalisasi Pasar Banjar Tengah
tersebut kepada Pemkab Jembrana. Begitu juga kepada DPRD Jembrana. Ia berharap dampak abrasi ini segera mendapat penanganan. Guna melakukan antisipasi awal supaya abrasi tidak meluas, pihaknya bersama warga bergotong royong memasang penghalang. Ratusan karung diisi pasir dipasang berjejer di bibir pantai. Tujuannya untuk menghalangi gempuran ombak, sehingga daratan terlindung dari bencana tersebut. Selain itu, lokasi yang dinilai rawan jebol juga diuruk menggunakan material. “Mudah-mudahan cuaca buruk ini tak berlangsung lama,” harapnya. (kmb26)
Bupati Ingin Masyarakat Nyaman Belanja di Pasar Tradisional
BUPATI Jembrana, I Putu Artha, Selasa (8/11), melakukan peninjauan ke pasar pagi Banjar Tengah, Kecamatan Negara yang saat ini sedang direvitalisasi. Artha hadir didampingi Plt. Kadis Disperindagkop, Made Sudantra, Kadis PU Jembrana, I Gusti Putu Merthadana, serta Dirut Perusda, I GK Kusuma Wijaya. Rencananya, pasar ini akan menampung 182 pedagang yang terdiri atas 120 los pedagang, 42 kios serta los khusus pedagang ikan sebanyak 20 orang. Di lokasi, Artha menjelaskan tujuan revitalisasi untuk memperbaiki kondisi pasar tradisional yang memprihatinkan. Seperti tata ruang, tata letak yang masih kurang baik, lingkungan yang kotor serta minim pertukaran udara yang membuat pembeli kurang nyaman berlama-lama belanja. “Kita menyadari bahwa keberadaan pasar tradisional sebagai pusat kegiatan ekonomi masih sangat dibutuhkan masyarakat luas. Kalau kondisi ini dibiarkan (kumuh), meskipun pasar tradisional memiliki keunikan, lambat laun akan kalah bersaing dengan pasar modern,“ katanya. Karena itu, los yang ada di-
tata lebih lapang dari sebelumnya, jalan pengunjung diperlebar beralaskan lantai layaknya di pasar modern, sehingga terlihat lebih bersih. Tidak lagi tanah seperti dulu yang ketika hujan turun kondisinya becek. Los-los tempat pedagang menyimpan barang dagangannya juga dibuat seragam dan terstandar. Saat melakukan peninjauan, Artha sempat memberikan sejumlah catatan hal-hal yang dianggapnya masih perlu diperbaiki. Seperti pengelolaan sampah di pasar itu yang masih dinilai belum baik. Kapasitas kontainer dilihatnya belum memadai sehingga tumpukan sampah berceceran di jalan. Volume sampah yang ditampung TPS Pasar Banjar Tengah memang cukup banyak. Selain dari pasar, sampahsampah itu juga berasal dari rumah tangga masyarakat di sekitar. Karena itu, dirinya memerintahkan Kantor LHKP untuk menambah jumlah kontainer serta menginstruksikan petugas pengangkut sampah untuk lebih sering datang mengangkut sampah begitu kontainer penuh. Bukan berdasarkan jam kunjungan. Selain itu, Artha juga me-
lihat kondisi selokan/got di sekeliling pasar masih belum layak dengan masih adanya genangan air. Dirinya memerintahkan Kadis PU menganggarkan perbaikan selokan dan saluran air tersebut. “Kalau perlu selokan itu ditutup saja, sehingga bisa dimanfaatkan untuk parkir dan tidak memakai badan jalan seperti selama ini,“ ucapnya. Bupati Artha berharap nantinya seluruh pasar tradisional yang ada di Jembrana akan menjadi tempat yang bersih dan
nyaman bagi pengunjung. Dengan demikian masyarakat dari semua kalangan akan tertarik untuk datang dan melakukan transaksi di pasar tradisional. Sementara itu, Plt. Kadis Disperindagkop, Made Sudantra mengatakan pihaknya menganggarkan Rp 1,4 miliar lebih guna merevitalisasi pasar anyar Banjar Tengah yang berlokasi di Kecamatan Negara ini. Diharapkan pertengahan November 2016, seluruh pekerjaan dituntaskan dan bisa diserahterimakan. (ad268)
TINJAU - Bupati Jembrana I Putu Artha bersama jajaran SKPD terkait saat meninjau revitalisasi Pasar Banjar Tengah. Bupati Artha berkeinginan masyarakat nyaman berbelanja di pasar tradisional.
Rabu Pon, 9 November 2016
Veteran I Gatra Kritis Amlapura (Bali Post) – Veteran pejuang kemerdekaan, I Gatra (82), dalam kondisi kritis. Kabar anjloknya kesehatan veteran yang sudah sepuh itu disampaikan putra bungsunya, Ketut Rasta, Selasa (8/11) kemarin di Pemuteran, Rendang. Gatra adalah veteran pejuang asal Pemuteran. Rasta mengatakan ayahnya sempat jatuh sakit dan sempat menjalani perawatan di RS Bangli sejak Jumat (4/11) lalu. Cairan infus yang diberikan dokter ternyata tak mau jalan. Bisa jadi, karena kondisinya sudah Bali Post/013 menurun dan kritis, I GaI Gatra tra lantas diajak pulang dan dirawat di rumahnya Sabtu (5/11) lalu. Agustus lalu, I Gatra kondisinya sempat menurun. Dia pun dirawat inap sekitar seminggu di RS Bangli. Namun, 13 Agustus lalu, dia merasa sembuh dan minta dibawa pulang karena keesokan harinya 14 Agustus adalah apel di Lapangan Pemuteran sebelah rumahnya. Apel itu dalam rangka pelepasan regu pelacakan perjuangan I Gusti Ngurah Rai. Dia mesti ikut apel, dan selama ini memang dia rutin ikut apel di sana. I Gatra merupakan pejuang di desa itu. Ketika pasukan Ngurah Rai tiba di emuteran 1946, dialah yang menyembunyikan dan kemudian membantu lolosnya Pasukan Ngurah Rai dari kejaran tentara NICA yang diboncengi Belanda. Namun, adiknya tewas ditembak NICA. Akibat dia tidak mau menunjukkan tempat persembunyian pasukan Ngurah Rai, dia pun kemudian disiksa sampai mati. (013)
KARANGASEM
13
Pelabuhan Rakyat Dikelola Pemkab Amlapura (Bali Post) Kedatangan Menteri Perhubungan RI ke Karangasem, Senin (7/11) lalu, tak disiasiakan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri. Kepada Menhub Budi Karya Sumadi, Bupati menyampaikan keinginannya mengelola seluruh pelabuhan rakyat di Karangasem. Hal ini untuk memberikan pelayanan maksimal pada transportasi laut yang belakangan makin ramai di Karangasem. Bupati berharap Menhub bisa memberikan perhatian lebih bagi Karangasem dalam mendukung program sektor maritim Presiden Joko Widodo. Selain subprogram tol laut, Bupati Mas Sumatri meminta agar pembangunan Pelabuhan Kapal Pesiar Tanah Ampo, bisa dituntaskan pihak Kementerian Perhubungan RI. Selain itu, juga meminta agar seluruh pelabuhan rakyat (pelra) di Karangasem dapat dikelola pemerintah daerah. Alasannya, untuk menunjang PAD Karangasem yang belakangan kian cekak, setelah penutupan galian C di Selat dan Babandem. “Pelabuhan rakyat
kalau dikelola pemerintah daerah, bisa menunjang PAD sekitar Rp 5 miliar sampai Rp 6 miliar per tahun. Ini potensi yang belum tergarap,” kata Bupati Mas Sumatri. Untuk pengelolaan dan pengawasan pelra, selama ini memang menjadi tanggung jawab KSOP (Kesyanbandaran dan Otoritas Pelabuhan) Padangbai. Tidak hanya pelra di Padangbai, tetapi juga lima pelra lainnya di Karangasem, seperti di Pelra Amed, Kusamba (Klungkung), Tanah Ampo, Labuan Amuk, dan Kubu. Namun, yang terdaftar di Kementerian Perhubungan RI hanya Pelra Padangbai. Bupati Mas Sumatri ingin pelra dikelola pemerintah daerah, selain alasan PAD, juga agar pelra berfungsi maksimal. Sehingga, tidak lagi ada kecelakaan laut hingga merenggut nyawa turis asing. Seperti pernah terjadi di Pelabuhan Rakyat Padangbai, pada Boat Gili Cat II belum lama ini. Sebab, bila kecelakaan laut itu terus-menerus, maka citra Karangasem dalam dunia pariwisata akan terus tercoreng. Karangasem akan
dicap tidak mampu menyiapkan transportasi laut secara memadai. Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, berkesempatan mendatangi Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Senin (7/11). Budi Karya Sumadi secara khusus memberikan sorotan terhadap aktivitas pelayanan penyeberangan pelabuhan antarprovinsi itu. Mantan Presiden Direktur PT Angkasa Pura II ini ingin memastikan Pelabuhan Padangbai ini bisa melayani penyebrangan dengan maksimal, untuk mendukung penguatan program sektor maritim Presiden Joko Widodo. Saat tiba di Pelabuhan Padangbai, Menhub anyar pengganti Menhub RI sebelumnya Igansius Jonan ini, langsung menuju Dermaga II. Di sana, dia mengecek langsung kesiapsiagaan Dermaga II dalam pelayanan arus penyeberangan ke Pelabuhan Lembar, Lombok, maupun Pelabuhan Nusa Penida, Klungkung. “Saya ingin Dermaga II ini bisa lebih bagus lagi, agar rute penyeberangan yang dilayani tidak banyak terganggu,” katanya, seraya
Bali Post/kmb31
NYANDAR - Salah satu boat saat nyandar di Pelabuhan Rakyat Padangbai, Karangasem. berujar sering mendengar informasi Dermaga II mengalami masalah. Terkait permintaan Bupati Mas Sumatri, Menhub Budi Karya Sumadi, meminta waktu berkoordinasi dengan jajarannya di Kementerian Perhubungan RI. Pihaknya menegaskan, tetap memikirkan solusi terbaik bagi setiap persoalan yang dihadapi daerah, termasuk Karangasem. Di
sisi lain, hasil pengecekannya di Dermaga II kata Budi Karya Sumadi, tidak mengalami banyak masalah. Hanya, dia sedikit menyoroti lahan parkir kendaraan sebelum masuk ke dalam Dermaga I maupun II. Kalau memang lahan parkir dirasakan kurang memadai, dia memastikan akan melakukan perluasan lagi, agar proses penyeberangan bisa berjalan tertib. (kmb31)
Jelang ’’Mamukur’’ 24 November, Petak Beratap Alang-alang Ludes Terbakar
Amlapura (Bali Post) –
Sebanyak 483 KK pasemetonan (keluarga) Shri Nararya Kresna Kepakisan Banjar Perasi Tengah, Desa Pertima, Karangasem, tampak shock berat. Mereka sedih dan menangis soalnya bangunan petak tempat mamukur, Selasa (8/11) kemarin sekitar pukul 11.30 Wita ludes terbakar. Sumber api diduga berasal dari dupa yang tertiup angin di tempat persembahyangan balai suci. Padahal, puncak mamukur tinggal 17 hari lagi yakni Kamis (24/11) mendatang.
Ketua DPRD Nengah Sumardi
APBD Turun, Proyek Lambat
Ketua DPRD Sumardi Minta Eksekutif Evaluasi
KETUA DPRD Karangasem Nengah Sumardi, S.E., M.Si., Selasa (8/11) kemarin, di ruang kerjanya, meminta pihak eksekutif di Karangasem melakukan evaluasi menyeluruh soal strategi dan kinerjanya yang optimal. Masalahnya, setelah APBD angkanya turun akibat DAU dipangkas, menyebabkan serapan anggaran lambat. Demikian juga pengerjaan proyekproyek juga lambat. Malah ada proyek terancam tak rampung sesuai kontrak kerja dengan rekanan. Ketua dewan asal Desa Sibetan itu menambahkan, sesuai hasil inspeksi mendadak (sidak) Komisi II DPRD Karangasem Senin (7/11) ke sejumlah proyek, seperti proyek pembangunan gedung Puskesmas Bebandem, seharusnya pekerjaan itu sudah 81 persen, tetapi kenyataannya baru 21 persen. Selain itu, kata kader Partai Golkar itu, proyek-proyek lainnya, seperti pekerjaan Puskesmas Manggis I di Ulakan dan sejumlah pekerjaan jalan juga lambat. Malah ada kualitas proyeknya diduga tak sesuai kontrak kerja. ‘’Karena itu, harus dilakukan evaluasi menyeluruh. Yang dievaluasi tidak hanya proyek Puskesmas Bebandem yang lambat, juga banyak proyek lainnya,’’ tegasnya. Lambatnya pekerjaan proyek beberapa bulan ini, juga diduga terkait mutasi pejabat eselon III, IV, dan V beberapa bulan lalu. Kata Sumardi, perlu kecerdasan menempatkan orang teknis saat mutasi. Alasannya, penempatan orang yang memang sudah ahli di bidang teknik proyek fisik akan menjadi kunci sukses tanggung jawab yang diembannya. Dikatakan, pejabat penanggung jawab teknis kegiatan (PPTK) di Diskes Karangasem, pemilik pekerjaan gedung puskesmas itu dikenal sudah tahu teknis pekerjaan fisik bangunan, tersebut. Karena mutasi, dia lalu dipindahkan ke TU RSUD Karangasem. Disayangkan, yang kemudian menduduki kursinya di PPTK Diskes, itu dari bidang administrasi. Mutasi serupa juga ada di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lainnya. Akibat PPTK di Diskes sudah pindah tugas, penanganan pekerjaan diduga tak fokus. Di satu sisi, PPTK lama harus kerja, karena merasa memiliki tanggung jawab secara nurani pada tugas sebelumnya. Sedangkan, di sisi lain, dia juga mesti mengerjakan tugas di tempatnya yang baru. ‘’Kalau tak cerdas dan cermat menempatkan staf teknis. Mereka yang tak ahli teknis dan strategi menjadi kagok. Bisa jadi tak tahu langkah langkah apa yang harus diambil. Dia yang tak tahu teknis, jadinya seperti kebo mabalih gong (hanya bengong),’’ papar Sumardi. Banyaknya proyek terlambat di samping kualitasnya dipertanyakan, kata Sumardi, mendesak harus dilakukan evaluasi menyeluruh oleh eksekutif. ‘’Jangan sampai kejadian tahun anggaran 2016 ini, terulang lagi tahun berikutnya,’’ tegasnya. Disinggung berbagai temuan saat sidak Komisi II, kata Sumardi, pihak dewan memang berencana memanggil eksekutif terkait. Seperti Kadis PU guna membahas makanisme pengerjaan proyek-proyek. Sumardi juga meminta pihak eksekutif jangan melempar kesalahan kepada dewan. Keterlambatan proses pekerjaan proyek ditimpakan karena dewan yang dikatakan lambat membahas APBD. Dewan sudah mengingatkan sebelumnya, agar RAPBD lebih cepat disampaikan dewan. Menurutnya, dalam proses pembahasan, dewan memang mesti cermat menganggarkan atau mengalokasikan uang rakyat. ‘’Kami harus cermat. Pembahasan APBD mesti berhati-hati, tak boleh begitu disodorkan RAPBD dan nota keuangannya, langsung tanpa rapat dan sidang kemudian meneken persetujuan pengesahan RAPBD menjadi APBD,’’ tambahnya. Menyangkut proyek fisik kata Sumardi, eksekutif mesti memiliki strategi lebih awal dalam hal mempersiapkan sesuatunya. Setelah perencanaan sudah matang dan siap dilaksanakan, kemudian proses administrasi, persiapan pekerjaan, seperti proses tender, hal itu bisa dilakukan lebih awal. Tender bisa mendahului pengesahan APBD. Di mana setelah KUA/ PPAS sudah disepakati, tender pekerjaan sudah bisa mendahului. Cuma, kontrak kerja jangan dulu. Soalnya, kontrak kerja itulah yang bersifat mengikat kedua belah pihak, antara pemkab selaku pemilik dengan pihak ketiga atau rekanan. ‘’Pemkab Badung sudah melakukan terobosan itu. Di mana, persiapan pekerjaan sudah dilakukan lebih awal. Karena itu, di Badung pekerjaan proyek sudah mulai dikerjakan Februari atau Maret bahkan Januari. Di Badung itu sudah mempersiapkan dan mengantisipasi musim hujan terkait pekerjaan proyek itu. Kenapa Karangasem yang topografinya beragam, lembah dan pegunungan tak mengantisipasi kendala cuaca itu?’’ tanyanya. (ad269)
Api memang dengan cepat menjalar petak yang disangga bambu itu. Hal itu dipercepat alang-alang yang mudah terbakar dipergunakan sebagai atap. Lebih-lebih, pada musim ini angin di lokasi juga relatif kencang karena merupakan areal sawah. Api diduga berasal dari dupa. Warga Jero Made Sekartini asal Lombok namun menikah ke Perasi itu mengatakan, pihaknya tak mengetahui pasti penyebab kebakaran itu, karena sudah pulang. Paginya memang sempat ngayah di sana. Api pertama kali diketahui dari balai suci. Sebelumnya sekitar pukul 09.30 Wita, diketahui ada yang sembahyang. Soalnya, Batara Sri sudah kalinggihang di pesucian. Karena itu, tiap hari warga wajib sembahyang di sana. Warga mengetahui api sudah berkobar besar membakar atap balai suci sekitar pukul 10.30 Wita. Kebetulan saat itu tak banyak krama setempat yang ngayah. Hanya ada beberapa orang di pewaregan -- di
dapur -- yang tengah membuat bumbu. Krama banyak hadir, jika ada patedunan terkait mengerjakan sesutu. Pas kemarin kebetulan sepi. Karena, bersamaan dengan itu ada salah satu krama menggelar upacara pawiwahan (pernikahan). Pangerajeg karya Ida Bagus Wayan Jungutan menyampaikan sebenarnya pihaknya sudah mewanti-wanti pihak yajamanakarya agar berhati-hati menggunakan dupa. Soalnya, atap petak semua dari alang-alang yang tentunya mudah terbakar. Tak ada korban jiwa, namun bangunan ludes terbakar, seperti balai pawedaan, balai pelik atau bale dewa-dewi, perantenan suci, balai petamiangan, balai genah banten, balai peshantian dan dapur (perantenan suci) berikut seluruh bebantenan yang sudah selesai di-tanding. Bangunan yang luput dari api hanya dua yakni sanggar tawang dan balai pamuspaan. ‘’Kerugian ditaksir mencapai Rp 800 juta. Krama kami sudah ngayah dalam
Amlapura (Bali Post) Seorang turis Austria, Otmar Daniel Adelsberger (54), dilaporkan istrinya Mariana Dangu (29), ke Mapolres Karangasem, Senin (7/11) lalu. Masalahnya, Mariana mengaku dianiaya terlapor usai membersihkan bayinya dengan lap khusus bayi di atas karpet di lantai. Kepada polisi, Mariana menuturkan awalnya suaminya yang bekerja sebagai guru SKI ini datang dari pantai ke
rumah, di Lingkungan Dangin Seme II Karangasem. Turis Austria itu, kata dia, langsung marah-marah, setelah melihatnya membersihkan badan bayinya di atas karpet menggunakan lap bayi basah, sekitar pukul 17.30 wita. Mariana mengaku heran melihat tingkah terlapor marah-marah, padahal dia mengaku sudah terbiasa membersihkan badan bayinya yang berusia tiga bulan itu di atas karpet.
Bali Post/013
LUDES TERBAKAR - Balai petak tempat mamukur ludes terbakar menjelang karya mamukur di Perasi. rangka mamukur sejak sekitar delapan bulan lalu,’’ ujar Jero Sekartini. Salah satu krama menyampaikan, beberapa hari sebelumnya juga sempat ada kejadian yakni penggorengan di pewaregan menimbulkan api besar. Krama yang mengetahui hal itu, sempat menyampaikan dengan loudspeaker dan menyebabkan kepanikan. Selain itu, beberapa waktu lalu karena angin bertiup kencang, candi bentar yang terbuat dari kayu lapis (tripleks)
masuk ke lokasi mamukur itu juga sempat rebah ditiup angin kencang. Penasihat Karya I Gusti Ketut Panon juga mengaku tak mengetahui pasti asal usul kebakaran itu. Gusti Panon, mengaku tidak bisa berpikir apa-apa lagi. Soal keputusan pasemetonan, tentunya nanti ada rapat. ‘’Apakah bisa dilanjutkan karena sudah dekat atau tidak, hal itu menunggu rapat musyawarah dari semeton,’’ katanya. Karya mamukur itu di-
empon 483 KK. Rencana anggarannya Rp 1,5 miliar. Masing-masing pangempon urunan. Prosesi mamukur ini menuntaskan 456 puspaatma. Begitu ada laporan, tim pemadam kebakaran Dishub Damkar Pemkab Karangasem meluncur dengan sejumlah mobil tangki. Namun tim yang dipimpin langsung Kadishub Wayan Sutapa itu hanya berhasil menyelamatkan dua bangunan tak terbakar, yakni balai pamuspayan dan sanggar tawang. (013)
Situasi itu membuat keduanya terlibat cekcok hingga berujung adu jotos. Terlapor turis Austria itu, langsung menendang pinggang Mariana. Mariana mengaku sempat masuk kamar untuk menghindari amukan suaminya. Namun, pertengkaran terus berlanjut hingga ke kamarnya. “Di kamar saya sempat menampar pipinya,” kata Mariana kepada polisi saat melaporkan kasusnya ke
Polres Karangasem. Usai peristiwa itu, Mariana mengaku sempat dijambak. Dia kemudian diseret keluar kamar. Tetapi, Mariana terus melawan. Dia sempat hendak merebut anaknya dari gendongan ayahnya. Tetapi, terlapor langsung menggigit tangannya hingga terluka. Sehingga, dia langsung melaporkannya ke Polres Karangasem. Kasubag Humas Polres Karangasem, AKP I Komang
Orta, Selasa (8/11) kemarin, mengatakan cekcok rumah tangga ini terjadi akibat kesalahpahaman, di antara terlapor dan Mariana. Atas laporan itu, pihak kepolisian sudah sempat mendatangi rumah terlapor dan mencatat keterangan saksi-saksi. Saat ini, kasusnya sedang ditangani Polres Karangasem. Tetapi, pihak kepolisian menyarankan kisruh rumah tangga ini agar diselesaikan secara damai. (kmb31)
Aniaya Istri, Turis Austria Dipolisikan
Interaktif Radio SWiB - Diskominfo
Plastik Bertebaran, DB Merebak Deman berdaran (DB) di Karangasem kembali meningkat sejak enam bulan lalu. DB sesungguhnya merupakan penyakit relatif membahayakan. Bukan tidak mungkin jika salah penanganan akan menimbulkan kematian penderitanya. Tidak sedikit salah diagnosis, pengidap akhirnya harus maninggal. Selain DB ini perlu penangan yang tepat, idealnya semua pihak harus waspada, dengan tidak memberikan nyamuk aedes aegepty merajalela. Bagaimanakah langkahlangkah pemerintah Kabupaten menekan perkembangan pembiakan nyamuk yang menyebabkan DB itu?
PENYAKIT demam berdarah awal tahun ini hingga Juni lalu, ada kecenderungan naik. Pada cuaca hujan bulan ini, ada peningkatan penderita demam berdarah (DB), kendati tidak setinggi enam bulan lalu. Merebaknya DB diduga karena banyak ada sarang nyamuk aedes aegepty. Hal itu disebabkan karena banyaknya sampah plastik bertebaran di permukiman. Itu terungkap pada dialog interaktif yang membahas salah satu dampak negatif sampah plastik, di Radio SWiB, Selasa (8/11) kemarin. Pada dialog interaktif kerja sama Radio SWiB-Diskominfo Karangasem itu, diharapkan ada kesadaran bersama masyarakat di Karangasem. Perlu dengan gerakan sendiri atau bersama, membersihkan sampah-sampah plastik itu. Kalau terpaksa masih menggunakan bahan tas plastik, jangan membuang sampah plastik, botol atau gelas plastik sembarangan di lingkungan. Gelas plastik atau sampah plastik, berpotensi menjadi sarang nyamuk aedes aegepty
jika berisi air hujan. Pada dialog itu, tampil sebagai narasumber Kepala Badan Lingkungan Hidup Karangasem Komang Agus Sukasena, Manajer Bank Sampah BaliKu IGAN Meiyari Astrininghati, Sekretaris Bank Sampah Sentral Karangasem Nyoman Suparsa didampingi Kabid Infokom Komang Pasek Antara. Agus Sukasena mengatakan, produksi sampah plastik di Karangasem sangat tinggi. Dia mencontohkan di satu perumahan yakni di Perumahan Taman Asri Karangaem dengan 100 KK per hari sampahnya 230 kg. Sedangkan di perumahan lainnya, Wahyu Subagan Permai, dengan 264 KK, produksi sampahnya 470 kg per hari. Sampah itu masih tercampur. Artinya, sampah itu belum dipilah-pilah dengan yang sejenis. Karena itu, kata Agus Sukasena yang berasal Kota Amlapura itu, pihaknya meminta pemkab untuk menyiapkan dengan cepat tempat pembuangan akhir (TPA). Dia berencana memasyarakatkan cara pemilahan sampah
Bali Post/bud
INTERAKTIF - Dialog interaktif di Radio SWiB, Karangasem, kemarin. yang efektifnya dilakukan sejak dari hulu alias dapur. Masyarakat saat ini sudah relatif banyak yang memilah sampah. Armada pengangkutan sampah dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan yang diajak bekerja sama, mengambil jenis sampah sesuai jadwal. Sampah sisa makanan diambil tiap hari. Sampah organik jadwal pengakutannya Senin dan Kamis dan langsung dibawa ke tempat pengolahan sampah terpadu di Penaban menjadi kompos. Agus mengatakan sampah yang bisa didaur
ulang diambil Selasa dan Jumat. Sedangkan Rabu dan Sabtu giliran petugas hanya mengambil sampah residu, sementara B3 dan minyak sisa pada Minggu. Nyoman Suparsa mengatakan, pihaknya sudah berupaya membuat terobosan dalam hal pengelolaan sampah. Dia mencontohkan di usaha pabrik pengolahan biji mete di Kecamatan Kubu. Lima tahun lalu tidak ada penanganan sampahnya. ‘’Di sana kita sudah lakukan pembinaan dan kini sudah lebih baik,’’ tandas Suparsa. (bud)
TABANAN
14
Rabu Pon, 9 November 2016
Punya Delapan Desa Wisata
Hanya Satu Kantongi SK Bupati
Tabanan (Bali Post) Sektor pariwisata masih memiliki andil dalam menambah PAD suatu daerah. Namun, di Kabupaten Tabanan potensi pertanian juga menjadi andalan, sehingga ada konsep pariwisata diintegerasikan dengan pertanian. Salah satunya dengan membentuk desa wisata memanfaatkan potensi pertanian di wilayah desa bersangkutan. Pembentukan desa wisata perlu payung hukum. Sampai saat ini dari delapan desa wisata yang sudah berjalan baru satu yang mengantongi SK Bupati, yakni Desa Wisata Pinge, Kecamatan Marga. ‘’Proses legalisasi tujuh desa wisata lainnya hanya tinggal menunggu tanda tangan pimpinan daerah. Sudah masuk bagian hukum, tinggal pengesahannya,” ujar Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Tabanan I Wayan Adnyana, Selasa (8/11) kemarin. Desa wisata yang sudah berjalan mendapatkan bantuan PNPM baik untuk pembinaan maupun pengembangan potensi desa terkait. Hingga tahun 2016 sudah ada 13 desa wisata. Jumlah ini akan terus menambah karena Tabanan merancang 41 titik desa wisata yang tersebar di seluruh kecamatan. “Potensi lahan pertanian dan suasana desa masih menjadi daya tarik wisatawan,” katanya. Untuk mengembangkan desa wisata, pemerintah pusat akan menggulirkan bantuan. Akan tetapi bantuan hanya diberikan kepada desa wisata yang sudah memegang SK Bupati. ‘’Untuk itu, legalitas tujuh desa wisata yang sudah ada akan kami kejar terus,” ucapnya. Sebagai satu-satunya desa wisata yang sudah memegang SK Bupati, tahun ini Desa Pinge akan dikunjungi Menteri BUMN. Pihaknya memang mengusulkan agar keberadaan desa wisata mendapat perhatian pemerintah pusat. “Nanti bakal ada penandatanganan MoU antara pemerintah dan bupati sebelum bantuan itu terealisasi,” jelasnya. Bantuan dapat digunakan untuk pembinaan lebih lanjut serta pengembangan objek wisata. Oleh karena desa wisata dikelola oleh desa itu sendiri, keberadaannya diharapkan mampu meningkatkan taraf kesejahteraan warga setempat. (kmb28)
Bali Post/kmb28
MANUAL - Proses evakuasi material longsoran dilakukan secara manual oleh masyarakat, krama subak, jajaran TNI dan BPBD Tabanan, Selasa (8/11) kemarin.
Saluran Irigasi Mampet
Subak Gadon I Undur Masa Tanam
Tabanan (Bali Post) -
Proses evakuasi material longsoran di Banjar Pangkung, Desa Pandek Gede, Kediri, dimulai Selasa (8/11) kemarin, namun hasilnya belum maksimal. Pasalnya, saluran irigasi induk sepanjang 30 meter yang mengalir ke Subak Gadon I dan Subak Gadon II yang tertimbun material berukuran besar, sehingga diperlukan bantuan alat berat untuk bisa membersihkannya. Mampetnya saluran irigasi tersebut menyebabkan masa tanam lanjutan di Subak Gadon I harus mundur dari jadwal. ‘‘Semestinya tanggal 20 November sudah masuk masa tanam. Oleh karena air belum lancar terpaksa mundur dari jadwal,”
kata Pakaseh Subak Gadon I, I Nengah Sarba. Saat ini dari 145 hektar lahan pertanian di subak tersebut, 20 hektar sudah siap panen. Dua minggu mendatang diprediksi sudah semuanya panen. “Pembeli sudah ada, jadi tinggal tunggu
panen. Minggu-minggu ini sudah panen semua,” ucapnya. Sarba mengharapkan masalah saluran irigasi bisa secepatnya diatasi. Material jenis batu yang sangat besar perlu pemotong alat berat karena sulit hancur. Kalau hanya menggunakan manual akan sulit dan memakan waktu panjang agar aliran irigasi kembali normal. Hal senada dikatakan Pakaseh Subak Gadon II, I Ketut Kibik. Menurutnya, lahan pertanian seluas 155 hektar di wilayahnya saat ini sangat memerlukan air. Menyusul bencana longsor, un-
tuk sementara subaknya hanya mengandalkan air hujan. “Ada air yang mengalir dari irigasi yang sumbernya dari Tukad Yeh Sungi, tapi debitnya kecil,” jelasnya. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holti Kultura Tabanan I Nyoman Budana ditemui di lokasi kejadian menyatakan, perisistiwa ini berdampak besar terhadap sektor pertanian. Agar tidak lama menghambat program ketahan pangan dan berdampak pada hasil panen, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD, PU, Dandim dan lainnya.
Angkutan Trans Serasi
Tekan Penggunaan Motor dan Kecelakaan
Bali Post/kmb28
DESA PINGE - Desa Wisata Pinge masih eksis dengan potensi lahan pertanian yang dimilikinya.
Gelapkan Dana Gapoktan
Subagiarta Ditahan Kejaksaan
Tabanan (Bali Post) Jajaran Polres Tabanan gencar melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi. Selasa (8/11) kemarin, Unit Tipikor Reskrim Polres Tabanan menyelesaikan proses penyidikan terkait kasus dugaan penggelapan dana bantuan pemerintah untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Suka Maju, Desa Sangketan, Kecamatan Penebel. Tersangka yang juga Ketua Gapoktan Suka Maju, I Nengah Subagiarta (44), asal Banjar Anyar, Desa Sangketan, berikut barang bukti diserahkan kepada penyidik Kasi Pidsus Kejari Tabanan. Didampingi kuasa hukumnya, tersangka bersama penyidik Polres tiba di kejaksaan sekitar pukul 12.30 Wita. Setelah proses pelimpahan, Subagiarta ditahan JPU selama 20 hari ke depan. Kanit Tipikor Reskrim Polres Tabanan Iptu I Putu Subitabawa mengatakan, penyerahan tersangka dan barang bukti setelah proses penyidikan selesai dan telah dinyatakan P21 oleh jaksa. ‘’Berkas sudah lengkap. Ini penyerahan tahap dua tersangka berikut barang bukti perkara,’’ ungkapnya. Kasus dugaan penggelapan dana bantuan pusat ini mencuat ketika ada laporan dari warga sekitar Mei 2016 lalu. Dana bantuan tersebut berupa BLM PUAP Departemen Pertanian kepada Gapoktan Suka Maju yang saat itu dipimpin tersangka Subagiarta dengan nilai bantuan Rp 100 juta. Tersangka ditunjuk sebagai ketua dengan Sekretaris Ni Putu Seriasih Ratna Dewi yang kini masih berstatus (DPO) yang merupakan mantan Kaur Keuangan Desa Sangketan. Setelah semua proses dan persyaratan adminsitrasi lengkap, dana pusat tersebut akhirnya cair melalui BPTP Pertanian Provinsi Bali. Subagiarta bersama Seriasih mencairkan dana dalam dua tahap. Pertama 8 Desember 2009 Rp 51 juta dan kedua Rp 49 pada 28 Januari 2010. Dana kemudian diserahkan kepada tersangka utama I Ketut Sukarja yang saat itu menjabat Perbekel Sangketan. Namun, uang bantuan tersebut justru digunakan oleh Sukarja untuk mengikuti ajang pemilihan kepala desa. ‘’Saat dimintai keterangan, Sukarja mengakui jika uang ini dipakai secara pribadi untuk bisa menjadi perbekel,’’ jelas Subitabawa. Belum selesai melakukan pemeriksaan, Sukarja keburu meninggal, sehingga kasusnya di-SP3. Sementara Seriasih yang sudah cerai dengan suaminya, kabur. Penyidik sempat mencari tersangka ke rumah asalnya di Mayungan, Baturiti, namun tidak ketemu. Kini Seriasih berstatus DPO. Penasihat hukum tersangka I Putu Yudi Satria Wibawa ketika dikonfirmasi menilai kliennya sebagai korban. Kliennya tidak pernah menggunakan uang tersebut, tetapi dipakai Sukarja yang sudah meninggal. Pihaknya akan berupaya keras membela dan berharap bisa bebas dari jeratan hukum. Kasi Pidsus Kejari Tabanan I.B. Alit Ambara Pidana mengatakan telah menunjuk JPU untuk menangani kasus ini. Pihaknya berupaya keras menuntaskan dakwaan sebelum 20 hari penahanan, untuk segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor di Denpasar. (kmb28)
UNTUK mengatasi permasalahan angkutan umum bagi kalangan pelajar, Pemerintah Kabupaten Tabanan meluncurkan program Trans Serasi. Program ini berjalan sukses karena manfaatnya benarbenar dirasakan oleh masyarakat, khususnya siswa. Namun, jumlah armada angkutan kota (angkot) yang dimiliki tidak mencukupi, meski belum lama ini Pemkab Tabanan mendapat bantuan tiga unit bus dari pusat. Program Trans Serasi mendapat sambutan yang sangat baik dari pelajar, karena selain mengurangi kemacetan juga meringankan beban orangtua yang tidak perlu lagi mengantar dan menjemput anaknya ke sekolah. “Program Trans Serasi mendapat respons positif, tetapi kapasitas angkutan masih kurang,’’ ujar Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, belum lama ini. Ia berharap fasilitas angkutan umum bagi siswa dimanfaatkan
sebaik mungkin guna mengurangi penggunaan kendaraan bermotor di jalan raya oleh anak di bawah umur, menekan angka kecelakaan lalu lintas dan mengurangi polusi udara. “Banyak untungnya memanfaatkan kembali sarana angkutan umum,’’ imbuhnya. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Tabanan Made Agus Harta Wiguna, pihaknya akan terus memperluas jangkauan layanan Trans Serasi yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) agar semakin banyak lagi pelajar SMP yang dapat dilayani. Selama ini angkutan siswa baru melayani sekolah di wilayah kota, seperti SMPN 1, SMPN 2 dan SMPN 3 Tabanan serta SMPN 1 Kediri dengan estimasi 4 ribu orang. Ada yang masuk pagi dan siang sehingga ada dua round trip. ‘’Jadi, 80 angkot yang ada hanya mampu melayani 1.600 orang per hari,” jelasnya.
Kini kapasitas yang dilayani angkot diperkuat tiga bus yang satu unitnya memiliki kapasitas 27 penumpang. Seiring penambahan armada, angkutan siswa mulai menyasar sekolah di kecamatan, yakni SMPN 2 Kerambitan. Trayek dan armada yang disiapkan sampai di wilayah Desa Batuaji. ‘’Untuk sementara baru dilayani tiga kendaraan dari Desa Batuaji dengan dua round trip,” katanya. Ke depannya cakupan layanan angkutan siswa akan menyasar kecamatan lainnya, namun semuanya harus melalui kajian. “Perluasan layanan tahun 2017, sesuai arahan pimpinan diprioritaskan di Kecamatan Baturiti, yaitu SMPN 1 dan SMPN 2 Baturiti. Saat ini masih dalam kajian terkait kebutuhan armada, trayek dan besaran subsidi. Sesuai perencanaan RPJMD 2021, seluruh kecamatan harus tercover layanan angkutan siswa, namun tentu harus bertahap,” papar Harta Wiguna. (bit)
Bali Post/bit
TIGA BUS – Bantuan tiga unit bus dari pusat menambah kekuatan armada Trans Serasi di Kabupaten Tabanan.
Pihaknya juga menghubungi Balai Besar Wilayah Sungai Bali-Penida untuk segera menangangi. Terlebih material yang menutupi irigasi baru dikerjakan dengan alat manual. “Saat ini kami bersama tentara dan subak mengangkut material ke atas,’’ jelas Budana. Terkait alat berat, Kepala BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucita akan berkoordinasi dengan PU Provinsi Bali, mengingat material longsoran besar-besar. “Sementara kami lakukan secara manual,” ungkapnya. (kmb28)
Kenakalan Remaja Bisa Dicegah Lewat Pendidikan Tabanan (Bali Post) – Saat ini banyak kasus kriminal dilakukan anak beranjak remaja baik itu kekerasan maupun pencurian. Pemicu kenakalan itu ternyata ada pengaruh dari genetik. Orangtua yang memiliki perangai keras dan kriminal bisa menurunkan sifat ini pada anaknya. Dokter Spesialis Kejiwaan BRSUD Tabanan dr. I GNB Mahayasa, Sp.KJ. mengatakan faktor genetik bisa diBali Post/kmb24 atasi dengan pendidikan keluarga dan lingkungan yang I GNB Mahayasa baik. ‘’Anak yang memiliki genetik biasanya mempunyai sifat kekerasan atau kriminal yang diturunkan orangtuanya jika dipicu lingkungan keluarga dan masyarakat,’’ ujarnya, Selasa (8/11) kemarin. Anak yang melakukan tindakan kriminal seperti mencuri biasanya mengalami tekanan dalam keluarga atau kurang berkomunikasi dengan orangtua. Selain itu, akibat faktor ekonomi sehingga anak memilih mencuri untuk memenuhi keinginannya. Ia melanjutkan, tindakan kriminal pada remaja seperti mencuri yang kerap terjadi akhir-akhir ini dipicu pola asuh yang salah, yaitu anak-anak yang harusnya dipahami orangtua justru dipaksa memahami ayah dan ibunya. Kebanyakan anak-anak dengan kasus ini jarang berinteraksi dan berkomunikasi dengan orangtuanya. Hal ini diperparah oleh pergaulan yang menuntut anak memenuhi kebutuhan tersier yang tidak bisa dipenuhi di lingkungan keluarga. ‘’Ada yang mencuri tetapi tidak butuh barangnya, ada juga yang mencuri karena ingin punya barang tertentu tetapi tidak bisa membeli,’’ jelas Mahayasa. Menurutnya, orangtua harusnya terbuka mengenai kondisi ekonomi kepada anak-anaknya sejak dini. Bukan menutup-nutupi dan memperlihatkan mampu tetapi sebenarnya tidak. Keterbukaan akan membuat anak sadar dan mengerti. ‘’Komunikasi antara orangtua dan anak itu penting. Caranya tidak boleh arogan, tetapi harus seperti teman mereka,’’ imbuhnya. Contoh pentingnya komunikasi adalah kasus remaja yang mencuri dan melakukan tindakan kriminal yang menjalani konseling di Poli Kejiwaan BRSUD. Dari konseling tersebut didapati bahwa anak dan orangtua ternyata jarang berkomunikasi dan orangtua memilih menutupi kondisi ekonomi pada anaknya. Jika orangtua terbuka, anak akan mau mengerti kondisi bapak dan ibunya. (kmb24)
Warung Global
Pegawai Kontrak Bebani Keuangan Daerah
JIKA pegawai terlalu banyak, bagaimana dengan kinerjanya? Demikian pertanyaan Gusti Sumardayasa di Denpasar dalam acara Warung Global membahas topik ‘’Pegawai Kontrak di Tabanan 3.358 Orang’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Selasa (8/11) kemarin. Menurut Sumardayasa, ke depan perekrutan tenaga untuk PNS harus jelas dan sesuai keper l uan. Jangan s am pai tenaga kerja banyak, namun pekerjaannya tidak jelas seperti ini. Pelayanan kepada publik tidak bagus meskipun tenaganya banyak. Made Bimasena di Gianyar memiliki pemikiran yang sama. Bukan kuantitas yang penting tetapi kualitasnya. Kemungkinan perekrutan tenaga kontrak ini berlandaskan “politik
balas budi” agar kelihatannya saja membantu mencarikan pekerjaan meskipun gajinya terbilang kecil. Zaman sekarang upah Rp 100 ribu per bulan meskipun belum berkeluarga, bisa buat apa? Demikian keluh Fera di Tabanan yang mengaku sering mendengar keluhan pegawai kontrak terutama guru abdi di sekolah di Tabanan yang hanya merima gaji Rp 100-200 ribu per bulan. Kalau begini caranya, pasti berpengaruh terhadap kin-
erja. Pegawai jadi malas datang dan secara langsung berdampak terhadap mutu pendidikan. Mendapat gaji Rp 100 ribu sebulan terntu tidak cukup. Wayan Gama di Singaraja mengaku akan berpikir seribu kali bekerja seperti ini. Sebaiknya mencari pekerjaan lain yang lebih baik. Nafkah kecil pasti akan berpengaruh terhadap kinerja, yaitu bekerja ala kadarnya. Hasil minimal, kerjanya juga minimal. Nyoman Suwirta di Mengwi menyatakan, pegawai yang tetap alias PNS saja masih sering mangkir alias kerjanya loyo apalagi yang gajinya masih jauh di bawah. Pegawai kontrak mesti digaji paling tidak sesuai UMK atau sesuai keuangan daerah masing-masing. Meskipun honornya kecil, belum pernah ada pegawai kontrak
yang mengeluh atau demo. Ini pendapat Werda di Gianyar. Apa mungkin sudah memiliki pekerjaan lain yang lebih baik (nyambi)? Sebab, tenaga kontrak juga harus “nyetor” duit. Kalau SKPD membutuhkan tenaga harusnya langsung diangkat menjadi PNS, bukan dikontrak lagi. Persoalan mental juga, biar kelihatannya keren, kerja di pemerintahan mekipun gajinya kecil. Bagi Sridam di Mengwi, seharusnya mereka yang menamakan dirinya pelayan publik, melayani masyarakat atau ngayah, termasuk pegawai pemerintah atau PNS baik tetap maupun tidak tetap. Jadi, tidak digaji pun tidak menjadi soal. Namun, di sisi lain karena gajinya kecil, mereka bekerja “terpaksa”. Becik di Tuban dan Ketut Dawi di Badung melihat seka-
rang pegawai kontrak baik administrasi maupun nafkahnya ditanggung SKPD yang membutuhkan, sehingga dari tahun ke tahun terus bertambah. Tenaga kontrak merupakan “korban janji“ politikus. Dijanjikan menjadi PNS tahu-tahunya hanya dikontrak dengan gaji rendah pula. Semoga dengan kejadian ini, generasi muda berpikir ulang jika ingin melamar menjadi PNS. Banyaknya tenaga kontrak, lanjut keduanya pasti membebani keuangan daerah. Sebaiknya beri kepastian soal nasib mereka. Jika betul-betul dibutuhkan, langsung angkat menjadi pegawai tetap. Arya di Denpasar sependapat tenaga yang tidak jelas akan membikin bangkrut negara, karena pos pengeluaran gaji membengkak. Ini tidak efektif. (sikha)
15
Rabu Pon, 9 November 2016
Pedrosa Takkan Lewatkan Seri Valencia Madrid Dani Pedrosa tak akan melewatkan balapan seri penutup musim MotoGP Valencia pada akhir pekan ini, sebulan setelah pembalap Honda itu mengalami patah tulang selangka, paha, dan kaki akibat kecelakaan di Jepang. Tim Honda, dalam pernyataannya Selasa (8/11) kemarin mengatakan bahwa cedera yang dialami Pedrosa telah sembuh dan para dokter serta tim setuju bahwa pembalap Spanyol itu dapat kembali untuk balapan putaran terakhir. ‘’Tiga pekan terakhir ini
Bali Post/ap
TIBA - Petinju Filipina Manny Pacquiao tiba di Bandara Internasional Ninoy Aquino di pinggiran kota Pasay, tenggara Mnaila, Selasa (8/11) kemarin.
Usai Duel, Pacquiao Jadi Senator Lagi
Manila Dengan membawa gelar juara dunia kelas welter, petinju Filipina Manny Pacquiao mendarat di Manila pada Selasa (8/11) kemarin dan menyatakan akan kembali bekerja sebagai Senator. Pria berusia 37 tahun itu meraih gelar tinju kelas welter versi WBO setelah menang angka atas petinju AS Jessie Vargas di Las Vegas pada Minggu lalu. Ini menjadi pertarungan pertamanya sejak April lalu. ‘’Saya pulang setelah bertarung karena masih ada pekerjaan di kantor dan saya senang bisa kembali bekerja,’’ kata Pacquiao. ‘’Tinju sudah selesai, sekarang menyiapkan yang lainnya dan hanya fokus pada pekerjaan,’’ tambahnya yang memenangi gelar kedelapan dalam divisi yang berbeda. Mantan anggota kongres yang memiliki rekor bertanding 59 kali menang, enam kalah dan dua kali seri itu mengatakan setelah pertarungan Minggu lalu dirinya sepertinya akan melakukan pertarungan ulang melawan Floyd Mayweather Jr. Petinju AS yang telah mundur mengalahkannya pada tahun lalu. (afp/ant)
Dani Pedrosa
Video Gazza Jadi Referensi Inggris
Gareth Southgate perlu memutar ulang pertandingan antara Inggris melawan Skotlandia dua dekade lalu sebagai referesi pemainnya jelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 akhir pekan ini. Video pertandingan Piala Eropa 1996 itu diyakini akan memberi dukungan moral pemain-pemainnya terutama cara Paul ‘’Gazza’’ Gascoigne mencetak gol dan selebrasinya. Southgate yang kini menjabat pelatih sementara timnas Inggris, turut bermain pada laga tersebut. Alan Shearer dan Gazza menyumbang gol kemenangan 2-0 atas Skotlandia pada pertandingan yang digelar di Stadion Wembley pada penyisihan grup putaran final. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) diminta Southgate untuk mengumpulkan sejumlah pertandingan dengan gol-gol indah timnas di masa lalu. ‘’Kami harus mengenang peristiwa penuh emosi tersebut,’’ kata Southgate yang menyiapkan laga kompetitif pertama antara Inggris vs Skotlandia sejak 1999. Kedua negara bertetangga itu telah bertemu 112 kali di laga internasional. Pertandingan Sabtu nanti diyakini akan mengundang banyak warga Skotlandia ke kota London untuk menyaksikan laga bersejarah itu. Pada laga dua dekade lalu, Gazza -- julukan Gascoigne -- membuat gol spektakuler. Mantan pemain Newcastle United, Tottenham Hotspur, dan Rangers itu mengontrol bola dengan kaki kiri melewati bek Skotlandia Colin Hendry sebelum melepaskan sepakan voli dengan kaki kanan untuk menaklukkan kiper Andy Goram dari dalam
Bali Post/afp
Pelatih sementara timnas Inggris Gareth Southgate.
Bali Post/rtr
Roma Gelandang Claudio Marchisio, penyerang Manolo Gabbiadini, dan bek Andrea Barzagli dipastikan absen karena cedera saat Italia memainkan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Leichtenstein akhir pekan ini. Selain absen pada pertandingan kualifikasi Grup G itu, ketiga pemain kunci itu juga akan tak tampil pada pertandingan persahabatan melawan Jerman pada 15 November. Marchisio (30) dicoret sebagai tindakan pencegahan sehingga ia dapat istirahat untuk memulihkan cedera kaki kirinya, kata federasi sepak bola Italia (FIGC), Selasa (8/11) kemarin melalui situs resmi mereka (www.figc.it). Marchisio, yang telah 54 kali membela timnas, kembali ke tim Liga Italia Juventus pada bulan lalu setelah menghabiskan enam bulan memulihkan diri dari cedera ligamen ikat pada lutut kirinya. Tes-tes medis mengonfirmasi bahwa penyerang Napoli Gabbiadini mendapat cedera ringan saat Napoli bermain imbang 1-1 dengan Lazio pekan lalu. Pelatih timnas
Italia Giampiero Ventura memanggil dua pemain yang sama sekali belum pernah membela timnas, gelandang Atalanta Roberto Gabliardini dan bek Genoa Armando Izzo, sebagai pengganti Marchisio dalam kedua pertandingan itu. Penyerang AC Milan Gianluca Lapadula, yang merupakan pencetak gol terbanyak di Serie B pada musim lalu, juga dipanggil masuk timnas untuk pertama kalinya untuk mengisi posisi Gabbiadini. Bek Juventus Andrea Barzagli akan absen bermain selama sekitar dua bulan setelah mengalami cedera bahu, ketika timnya menang 2-1 di markas Chievo di Liga Italia pekan lalu. ‘’Lengan sang pemain bertahan akan dibebat untuk empat pekan mendatang, di mana ia dijadwalkan akan kembali kurang lebih dua bulan lagi,’’ kata klub juara Liga Italia itu. Pemain 25 tahun itu akan digantikan oleh bek Fiorentina Davide Astori di skuad Italia. Italia mengoleksi tujuh angka dan berada di bawah pemuncak klasemen grup Spanyol setelah memainkan tiga pertandingan. (afp/ant)
Gelandang timnas Jerman Toni Kroos.
Kroos Absen
Hasil Pertandingan : vs New Orleans 116-106 vs Detroit 114-82 vs Miami 97-85 vs Orlando 112-80 vs Indiana 122-100 vs Houuston 106-114 vs Utah 84-109
kotak penalti. Gazza merayakan gol indah itu dengan tidur di pinggir lapangan sementara rekannya menyemprotkan air ke mulutnya. Selebrasi ini dikenang dengan sebutan ‘’Kursi Dokter Gigi’’. Sayangnya penampilan memukau Inggris itu terhenti di babak semifinal setelah kalah adu penalti melawan Jerman. Inggris saat ini berada di puncak Grup F zona Eropa dengan tujuh poin dari tiga pertandingan. Sementara Skotlandia berada di posisi keempat, setelah sebelumnya kalah dari Slovakia. Pada pertemuan pertandingan kompetitif terakhir kedua negara, pada tahun 1999 dalam kualifikasi play off Piala Eropa 2000 Skotlandia mengalahkan Inggris dengan skor 1-0. Namun ketika itu Inggris melaju ke babak berikutnya karena sebelumnya sudah menaklukkan Skotlandia dengan skor 2-0. Southgate sendiri kini setengah jalan menuju pertandingan keempatnya setelah menggantikan pelatih sebelumnya, Sam Allardyce, yang dipecat. Posisi Southgate sebagai pelatih tim nasional Inggris akan dipastikan usai Inggris menghadapi Spanyol dalam pertandingan persahabatan pekan depan. (kmb39/rtr/ant)
Italia Kehilangan Pemain Kunci
Curry Cetak Rekor Lemparan Tiga Angka
Golden State LA Clippers Oklahoma City Chicago Charlotte Washington Philadelphia
Bali Post/afp
London -
JARAK JAUH - Bintang Golden State Warriors Stephen Curry (kiri) melepaskan tembakan jarak jauh ke ring New Orleans Pelicans pada pertandingan kompetisi NBA, Selasa (8/11) di Stadion ORACLE Arena.
Oakland, California Stephen Curry mencatat rekor baru dengan menghasilkan 13 tembakan tiga angka pada pertandingan kompetisi NBA saat timnya Golden State Warriors menundukkan New Orleans Pelicans 116-106, Selasa (8/11) kemarin. Guard Warriors itu tercatat sebagai pemain yang terbanyak mencetak lemparan tiga angka dalam satu pertandingan. ‘’Ini malam yang spesial,’’ kata Curry yang menuntaskan pembalasannya. Pemain yang mengoleksi 46 poin itu, rekornya terhenti tiga hari lalu saat ditundukkan LA Lakers 97-117. Ia sedikitnya mencetak 1 lemparan tiga angka dalam setiap pertandingan. Namun pada pertandingan di Staples Center itu, ia melepaskan 10 lemparan dan tak satu pun menembus ring Lakers. Akibatnya rekornya yang 157 pertandingan menghasilkan lemparan tiga angka terhenti. ‘’Sepanjang dua hari terakhir, saya berlatih matimatian khusus untuk melakukan tembakan,’’ ungkap Curry yang pada laga kemarin melepaskan 17 kali lemparan dan 13 di antaranya menghasilkan angka. Dia untuk ketujuh kalinya mencetak dua digit lemparan tiga angka. Sebelumnya ia menyamai rekor Kobe Bryant dan Donyell Marshall yang menghasilkan 12 lemparan tiga angka dalam satu pertandingan. Untuk merayakan keberhasilan itu, Curry melakukan selebrasi dengan rekan barunya di Warriors Kevin Durant dengan membenturkan dada. Sementara penonton di ORACLE Arena meneriakan, ‘’M-V-P! M-V-P!’’ kepada penampilan gemilang pemain pujaannya. ‘’Ini benar-benar pertunjukan. Tidak mengejutkan jika Steph berhasil bangkit dari penampilan buruknya,’’ ujar pelatih Warriors Steve Kerr. Durant menutup pertandingan dengan raihan 22 poin dan Klay Thompson 24 poin untuk Warriors yang membukukan rekor menang kalah 5-2. Anthony Davis menyumbang 33 poin dan 13 rebound untuk Pelican (0-7) yang bersama Philadelphia 76ers menjadi tim yang belum memetik kemenangan di awal musim ini. (kmb39/rtr)
tidak mudah karena rasa sakit, khususnya tidak lama setelah operasi, dan juga karena saya merindukan balapan di sejumlah trek favorit saya,’’ kata Pedrosa merujuk sirkuit di Valencia itu. ‘’Setelah saya memulai dengan rehabilitasi, sejumlah hal mulai membaik hari demi hari. Pikiran berusaha untuk pulih tepat waktu untuk balapan di Valencia merupakan dorongan yang membantu melewati momen-momen yang lebih berat,’’ tambah sang pembalap. Pedrosa tercatat enam kali meraih kemenantgan di Valencia, tiga di antara kemenangan itu tercipta di kategori MotoGP. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/afp
LATIHAN - Pemain Bolivia Juan Carlos Arce latihan dengan menggunakan parasut di La Paz, Selasa (8/11) kemarin. Bolivia akan menjamu Venezuela dan Paraguay pada kualifikasi Piala Dunia 2018 pada 10 dan 15 November.
Frankfurt Gelandang Jerman Toni Kroos dipastikan absen saat tim juara dunia itu menghadapi San Marino, Jumat mendatang, pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 akhir pekan ini. Cedera otot kaki kanan menyebabkan pemain tengah itu harus istirahat. Federasi sepak bola Jerman, Selasa (8/11) kemarin juga melaporkan bahwa pemain yang membela Real
Bali Post/ap
Madrid itu tidak turut saat Jerman memainkan laga persahabatan melawan Italia pekan depan di Milan. Jerman yang memenangi tiga laga kualifikasi, memimpin klasemen Grup C dengan poin sempurna 9. Tim asuhan Joachim Loew itu menargetkan juara grup agar meraih tiket langsung ke putaran final di Rusia dua tahun mendatang serta mempertahankan gelar di negeri Beruang Merah itu. (kmb39/rtr)
OLAHRAGA
16 Boaz Solossa Dkk. Takluk Lewat Gol Akhir Pertandingan
Jakarta (Bali Post) Tren positif Timnas Indonesia pascaterbebas dari sanksi FIFA tertahan di Vietnam setelah Boaz Solossa dan kawan-kawan harus menyerah 2-3 dari tuan rumah pada pertandingan uji coba di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Selasa (8/11) kemarin. Gol Nguyen Van Toan jelang akhir pertandingan memaksa tim Merah Putih menalan kekalahan. Kekalahan dari Vietnam ini merupakan yang pertama setelah Indonesia berbebas dari sanksi. Sebelumnya Timnas Garuda mampu meraih hasil terbaik saat mengalahkan Malaysia 3-0 serta menahan imbang Vietnam di Yogyakarta dengan skor 2-2 dan menahan Myanmar dengan skor 0-0. Berdasarkan data dari tim media PSSI, Timnas Garuda sebenarnya mampu membuat kejutan setelah Boaz Solossa mampu membawa timnas mengungguli tuan rumah pada menit ke-31. Gol pemain Persipura ini membuat anak asuh Alfred Riedl ini cukup tenang. Keunggulan Timnas Garuda yang dipersiapkan untuk Piala AFF 2016 ternyata tidak berlangsung lama. Vietnam yang didominasi pemain muda terus memberikan tekanan. Hasilnya, tuan rumah mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-45 lewat Le Cong Vinh. Sama kuat di babak pertama, membuat permainan lebih ketat di awal babak kedua. Vietnam yang menginginkan hasil terbaik terus memberikan tekanan ke pertahankan Indonesia yang dimotori oleh Fachruddin. Beruntung, pertahankan timnas masih solid. Meski mendapatkan tekanan, tim Merah Putih juga tidak segan memberikan tekanan dan bahkan langsung mengancam ke arah gawang. Satu peluang akhirnya didapat setelah salah satu pemain Vietnam hand ball di kotak terlarang. Irfan Bachdim yang yang ditunjuk sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya. Gol penalti pemain keturunan IndonesiaBelanda pada menit 52 ini kembali membuat timnas unggul 2-1. Namun, lawan bukan berarti langsung menyerah. Vietnam justru meningkatkan tempo permainan dan hasilnya pada menit 71, Nguyen Cong Phuong mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Mampu menyamakan kedudukan, Vietnam yang oleh Alfred Riedl disebut salah satu tim kandidat juara langsung memanfaatkan momen ini untuk menekan. Tak ketinggalan Indonesia juga memasukkan tenaga baru seperti Zulham Zamrun menggantikan Andik Vermansyah. Persaingan pun berjalan dengan ketat. Akhirnya petaka bagi timnas Indonesia benarbenar terjadi pada menit ke-83 setelah Nguyen Van Toan mampu memperdayai penjaga gawang timnas Indonesia Kurnia Meiga setelah mendapatkan umpan terukur dari Que Ngoc Hai. Tuan rumah akhirnya unggul 3-2. Kondisi ini bertahan hingga pertandingan usai. Kekalahan dari Vietnam ini menutup rangkaian persiapan timnas Indonesia untuk menghadapi pertandingan Piala AFF 2016 Grup A. Di grup ini, Indonesia akan bersaing dengan tuan rumah Filipina, Thailand dan Singapura. (ant)
Rabu Pon, 9 November 2016
Pesanku Cetak Poin Sempurna
FORMI Denpasar Gelar Porkot
KETAT - Pemain Pesanku (kiri) menempel ketat lawannya dari Putra Kedonganan dalam pertandingan lanjutan turnamen sepak bola Piala Bupati badung Cup I/2016 yang berlangsung di Lapangan Gelora Samudera Kuta, Selasa (8/11) kemarin.
Kelima gol kemenangan Pesanku yang bersarang ke gawang Yoko, hasil bidikan Kadek Darma menit ke-42, kemudian Keny (73), Dicky Noval (82), Kenyoko (87), dan Iqbal (89). Pelatih Pesanku IGA Ardika menyatakan pihaknya mensyukuri timnya bisa menang besar. Atas hasil ini, gawang Pesanku hanya kebobolan lima gol, serta memasukkan 30 gol. Diakuinya, dalam laga terakhir,
Bali Post/ist
Sony Hariyanto Siap Mundur dari Ketum Perpani
Denpasar (Bali Post) Perpani Bali saat PON Riau 2012 lalu mampu mempersembahkan dua medali perunggu dengan menurunkan empat atletnya. Sedangkan saat PON XIX/2016 Jabar, Bali yang meloloskan 11 pemanah belum bisa menyabet medali. Atas kegagalan itu, Ketua Umum Perpani Bali Sony Hariyanto menyatakan siap memenuhi janjinya untuk mengundurkan diri dari jabatannya. ‘’Dengan keharmonisan saat PON Riau 2012, Perpani mampu meraih dua medali perunggu dan sekarang nihil medali. Sebagai konsekuensi yang pernah saya disampaikan sebelum hajatan PON saat itu masih pra PON, saya sempat mengeluarkan statemen kalau Perpani Bali tidak mampu membawa pulang medali di PON Jabar, konsekuensinya saya selalu Ketua Umum Perpani Bali akan mengundurkan diri sebagai Ketum,’’ tegas Sony, Selasa (8/11) kemarin. Sony mengaku sangat malu besar atas kegagalan asuhannya meraih medali di hajatan multievent empat tahunan antarprovinsi tersebut. ‘’Saya sebagai ketum sangat malu atas kegagalan ini. Ini merupakan ajang yang sangat bergengsi antara provinsi di Indonesia. Dengan hasil ini, jelas penurunan prestasi dari PON Riau 2012,’’ kata Sony. Sony menjelaskan, atas kegagalan di PON Jabar, dirinya tidak bisa berkata apa-apa. ‘’Jujur saya selaku Ketum tidak bisa berbicara banyak terkait hasil ini. Kami rasa KONI Bali sudah tahu di mana letak kegagalan Perpani Bali meraih meraih medali di PON Jabar lalu,’’ ucap Sony. Ia berharap jika dirinya nanti sudah tidak lagi menjabat sebagai ketum, dirinya berharap nantinya bakal ada orang-orang dengan loyalitas tinggi benar-benar ingin mengabdi untuk kemajuan olahraga panahan di Bali. ‘’Kalau pengurus sudah loyal dan mengabdi untuk olahraga pasti cabor tersebut akan mampu berprestasi, sebaliknya kalau setengah-setangah hasilnya juga akan kurang maskimal,’’ tegas Sony. (kmb41)
Jakarta (Bali Post) Setelah lima tahun vakum, kejuaraan balap sepeda paling bergengsi di Indonesia yaitu Tour d’Indonesia kembali digulirkan. Sesuai dengan rencana, balapan yang masuk kalender federasi balap sepeda dunia atau UCI itu akan digelar pada Juli 2017. Ketua Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Raja Sapta Oktohari di Jakarta, Selasa (8/11) kemarin mengatakan, terlaksananya kejuaraan bergengsi ini tidak lepas dari dukungan semua pihak karena kejuaraan ini merupakan ikon balap sepeda di Indonesia. ‘’Hari ini adalah soft launching. Maka semuanya dimulai dari sekarang. Ini menunjukkkan jika kami serius untuk mempersiapkan kejuaraan ini. Kejuaraan ini sangat ditunggu-tunggu,’’ kata Raja Sapta Oktohari. Menurutnya, Tour d’Indonesia 2017 untuk sementara disepakati dari Jakarta hingga Banyuwangi. Kondisi ini memang berbeda dengan sebelumnya yang finis di Bali. Sedangkan untuk jarak tempuh saat ini juga masih dikaji oleh tim teknis. Sesuai dengan rencana, tim teknis tersebut akan bekerja mulai pekan depan. Mereka akan menelusuri jalan yang kemungkinan besar akan dilalui balapan yang akan menghabiskan anggaran lebih dari Rp 20 miliar itu. Setelah melihat rute, tim ini juga akan melihat infrastruktur pendukung balapan. ‘’Saat ini baru ditetapkan tujuh etape saja. Namun, semuanya itu bisa berubah seiring dengan hasil survei tim ini,’’ kata pria yang juga seorang promotor tinju profesional itu. Selain menunggu hasil survei, maka PB ISSI saat ini juga menunggu keputusan dari UCI terkait tanggal pelaksanaan kejuaraan bergengsi ini. Untuk kategori kejuaraan, Tour d’Indonesia 2017 tetap seperti sebelumnya yaitu 2.2. Libur Sekolah Terkait dengan dipilihnya Juli sebagai waktu pelaksanaan, pria yang akrab dipanggil Okto itu menjelaskan jika ada beberapa pertimbangan di antaranya kejuaraan ini akan disambung dengan Indonesia Championship 2017. Selain itu juga bertepatan dengan libur sekolah. ‘’Saat libur sekolah akan mudah untuk melakukan sterilisasi jalan. Kami ingin kejuaraan ini benar-benar prestisius dan menjadi yang terbesar di Indonesia. Makanya harus dipersiapkan dengan matang,’’ kata mantan Ketua Umum HIPMI itu. Demi memaksimalkan kejuaraan ini, PB ISSI menggandeng beberapa pihak di antaranya Kementerian Pariwisata. Selain itu juga menggandeng beberapa sponsor besar yang selama ini mendukung pelaksanaan Tour d’Indonesia. Apalagi kejuaraan ini akan melibatkan pembalap internasional. Selain itu PB ISSI juga membuat sayembara yang berhadiah masing-masing Rp 10 juta bagi masyarakat yang mampu membuat jingle, maskot dan logo Tour d’Indonesia 2016. Hal ini dilakukan untuk menyukseskan kejuaraan yang juga mengutamakan sport tourism itu. (ant)
Mangupura (Bali Post) Tim tuan rumah Pesanku Kuta mencetak poin sempurna selama melakoni babak penyisihan, turnamen Bupati Badung Cup I/2016, Grup A dengan memetik kemenangan 6 kali dan meraup angka 18. Kemenangan terakhir dibukukan tim asuhan IGA Ardika, dengan menaklukkan Putra Kedonganan 5-0, di Lapangan Samudra Kuta, Selasa (8/11) kemarin.
Sony Hariyanto
Tour d’Indonesia Kembali Digelar Juli 2017
kemarin, pihaknya melakukan rotasi pemain, bahkan semua pemain yang selama ini dibangkucadangkan seluruhnya diturunkan. ‘’Semua pemain cadangan sengaja kami turunkan, agar mereka bisa memiliki pengalaman,’’ jelas pria yang akrab disapa Gung Kang ini. Menurutnya, Pesanku selaku juara Grup A, masih menunggu pertemuan teknik berikut pengundian (drawing), menjelang babak
delapan besar. Hasil lainnya, masih di Grup A, Birlian Legian menang besar 7-0 atas Sawangan, di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran. Ketujuh gol kemenangan Birlian yang menjebol gawang Kautsar, diborong Dimas Satria 4 gol (quattrick) di menit 6, 38, 40, 87, penalti Diki Prasetya ketika pertandingan yang dipimpin wasit Kayun baru bergulir 2 menit, Herry (85), serta Winarta (89). (022)
Berlatih ke Cina, Deva Urung ke Popwil Denpasar (Bali Post) Petenis meja Deva Prasetya yang bersekolah di SMPN 2 Denpasar menjadi juara Porsenijar Bali. Deva menyiapkan diri dengan berlatih serius ke Tiongkok, dengan harapan bisa berlaga di Popwil. Kenyataannya, Bali sama-sekali tak mengirimkan atletnya ke Popwil III (Bali, DIY, Kalteng, Kalsel, Banten, dan Jateng). Keluhan itu dilontarkan Guru Olahraga SMPN 2 Denpasar Farid Ahmad, di Denpasar, Selasa (8/11) kemarin. Menurutnya, sang orangtua sangat peduli dengan prestasi putra pada cabor tenis meja. ‘’Orangtuanya sampai mengirimkan Deva berlatih ke Negeri Tirai Bambu, dengan merogoh
kocek pribadi,’’ kata Farid. Tetapi, Disdikpora Bali sama sekali tak mengirimkan atletnya ke Popwil. ‘’Padahal, target Deva lolos dari Popwil ke Popnas, kemudian juara nasional dan bisa berlaga pada ASEAN School. Upaya keras orangtua berikut atletnya patut diacungi jempol, namun apes batal tampil di Popwil,’’ tuturnya. Bali sama-sekali tak mengirimkan atletnya ke Popwil di DI Yogyakarta. ‘’Kami tak bisa bicara banyak, sebab saya pernah menanyakan bagaimana kalau biaya sendiri yang penting Disdikpora memberikan rekomendasi, tetap saja tak diizinkan,’’ katanya. Farid menyebutkan, Popwil mem-
Denpasar (Bali Post) Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Denpasar bakal menggelar hajatan multi-event Pekan Olahraga Kota (Porkot) Denpasar, yang dipusatkan di Lapangan Kompyang Sujana, 18-26 November mendatang. Ketua Umum FORMI Kota Denpasar IGN Bagus Mataram, di Pemkot, Selasa (8/11) kemarin menerangkan, Sesetan selaku juara umum tiga kali berhak memboyong piala bergilir. Karena itu, panpel kembali menyiapkan piala bergilir guna diperebutkan kembali. Gusti Mataram menambahkan, Porkot melombakan antara lain tarik-tambang putra dan putri, hadang PKK, hadang Sekeha Teruna (ST), dagongan putra dan putri, jalan terompah beregu putra, deduplak, matajog Sekeha Teruna (ST). ‘’Porkot bertujuan menjaring atlet, sebab diproyeksikan berlaga pada Fornas di Palembang, Sumsel, 2017 mendatang,’’ ujarnya. Ia berharap masyarakat antusias menyambut hajatan Porkot ini, dengan memberikan dukungan kepada tim kesayangannya, namun tetap menjujung tinggi nilai-nilai sportivitas dan fair-play. (022)
pertandingkan delapan cabor seperti tenis meja, basket, bola voli, sepak takraw, tenis lapangan, sepak bola, silat, dan bulu tangkis. Sedangkan cabor yang tanpa melalui Popwil, dan atletnya langsung lolos ke Popnas seperti senam, judo, taekwondo, renang, dan atletik. Koordinator bola voli Made Darta juga menyayangkan, Bali tak ikut berpartisipasi di ajang Popwil. ‘’Padahal, bola voli putra selama mengikuti Popwil, senantiasa lolos ke Popnas,’’ katanya. Diakuinya, berdasarkan hasil Porsenijar Bali, pihaknya menyiapkan atlet kelahiran 1999, namun percuma sebab tak diberangkatkan ke Popwil. (022)
Deva Prasetya
Bali Post/dok
Sore Ini, Putra Tresna U-17 Jajal Perseden
Bali Post/wan
KUASAI BOLA -- Pesepak bola Putra Tresna U-17 (kanan) menguasai bola. Mereka bakal melakoni uji coba melawan tim senior Perseden di Lapangan Kompyang Sujana, Rabu (9/11) sore ini.
Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Putra Tresna U-17 yang bakal melakoni babak regional Piala Soeratin, dijadwalkan melakukan latih-tanding melawan tim seniornya Perseden Denpasar, di Lapangan Kompyang Sujana, Rabu (9/11) sore ini. Pemilik klub Putra Tresna IGAN Anom Jaksa, di Denpasar, Selasa (8/11) kemarin menerangkan, pihaknya tak mempermasalahkan apa pun hasilnya, yang penting tim polesan Dede Mahatma Darma bisa meladeni tim seniornya. ‘’Saya kira Putra Tresna dan Perseden bakal melakoni babak nasional, sama-sama merumput di Stadion Hoegen, Pekalongan, Jateng,’’ kata Gung Anom Jaksa. Dijelaskannya, pihaknya ingin
mengetahui sejauh mana solidnya tim Putra Tresna U-17 Soeratin ini. ‘’Kami akan memboyong 20 pemain ke Pekalongan,’’ tuturnya. Disebutkan, beberapa pemain Putra Tresna yang ambil bagian di turnamen itu seperti kiper Indra, Aura Wahyu Dewata, Yoga dan Yogi, Haarlem, Juli, Yoga Andika, dan Melka. Perseden sendiri melakoni Liga Nusantara (Linus) dan diagendakan bertolak ke Pekalongan 17 November, untuk melawan Blitar United (Jatim), 19 November. Sedangkan Putra Tresna U-17 akan meladeni Persida Sidoarjo (Jatim), 20 November, pada Piala Soeratin. ‘’Putra Tresna berangkat ke Pekalongan, 18 November,’’ ucap Anom Jaksa. (022)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Pon, 9 November 2016
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
!!Dicari Accounting, Dicari Therapist Wanita Staff,HRD,Receptionist,IT/EDP Hub:089639890186/0811300723 A.BP.153.11.16.0000539 Pglman Dibidangnya Min.3Th Hub 08113999019/082144481161 Email Dibthkan Waiter/ss&bartender, Min.SMA/Sederajat,Jujur dan info.hrd@putribintanggroup.com Disiplin max.25Th untuk Coffee atau Langsung Interview Shop Krm:dhika@prasarana.co.id ke Jl.Danau Poso No.35 Sanur A.BP.153.11.16.0000541 B.BP.141.11.16.0000253 !!Dcr Tenaga Berpnglman Posisi: Dicari PRT di Jl.Tukad Bartender,Barista,Waiter/ss, Batanghari Hub.081237068805 Supervisor,Manager,Chasier, B.BP.141.11.16.0000251 Cook,Chef Indonesian Food, !!!Urgent! Butuh 10 Terapis Lamrn Kirim ke: info.hrd@putri Wanita di Renon & Canggu, Gj Menarik+Bonus+Lembur+THR bintanggroup.com / Datang Lgsg ke Jl.Danau Poso No.35 Sanur Tlp.9002588,081239621123 A.BP.001.10.16.0001452 T.082144481161/08113999019 *Pizza Hut Bali* B.BP.141.11.16.0000252 Membutuhkan Karyawan/ti Berpe***A.BVC Kerja Diluar Negri nampilan menarik,Tinggi Badan Resmi utk Semua Usia,Resto Hotel Pria Minimal 165Cm,Wanita 155Cm, Kebun081337903069,085953774417 B.BP.166.11.16.0000259 Umur 18-22Th,Gaji Minimal Dcr Sgr Housekeeping utk Villa 2 Juta, Catering, Jamsostek, di Seminyak pengalaman&Serius Asuransi Kesehatan dan Bonus. CV ke PT.Real Estate Bali,No.107 Lamaran dibawa langsung ke Kerobokan Kuta T.735590 Pizza Hut Terdekat. A.BP.001.11.16.0000429 A.BP.001.11.16.0000521 Bth sgr:Reservasi,Marketing, Dcr IT,Sales,Gj+Kms+Bns+BPJS Lam.PT PMA, Bedahulu XVII/7 Dps Web Designer.info:085102499349 Cv ke:bcwtour@gmail.com B.BP.804.11.16.0000005 A.BP.001.11.16.0000386 Dcr Lls STM Msn Produksi Max 35Th Hub Mulyadi 087862424700 Candidasa Resto In Karangasem newly opened need Cook/Chef A.BP.001.11.16.0000497 specializing in Chinese Food, Dicari pembantu sopan good salary & Contract-room tgl Dalem+bisa jaga anak supplied Send cv to secepetnya. Kerobokan juwitaariana@gmail.com Tlp087861790311 ibu velly B.BP.004.11.16.0000234
B.BP.154.11.16.0000255
Bth Krywti Bersih Bersih Rumah Sunset Road SMS:08123961293
Dcr Pramuniaga,Waitress & Se- Dcr TkJarit+U.hadir+lembur+Mkn Dicari Kary wanita utk Laundry Dicari Segera Sales Untuk PemaKaryawan.Pria,max30th,SMK curity E:sunartha12@gmail.com Hub.081238563697 saran PRD Ikan Tuna ke Hotel& Listrik/Bangunan,sanggup kerja Tegaljaya-Dalung 08123687525 A.BP.001.11.16.0000504 FAX:(0361)726688 BountyCruises B.BP.154.11.16.0000254 B.BP.166.11.16.0000262 Resto Min D1 Mampu Berbahasa keras&lembur.Lam:YTMG,CokroCari pengasuh anak 3th:rajin, Dicari QC/Tukang check,Runner Ing,Berpengalaman Wanita Max30 A.BP.001.11.16.0000501 Dcr:Staf admin,Computer& SIM A aminoto 382 Ubung Kaja,Dps jujur,tinggal dlm,Lbr 1x seminggu; /Tukang Jalan utk Garment di Dcr Sales SmartFren,Min.SMA B.BP.004.11.16.0000257 Gaji 2 juta Hub.085792515253 Th,Email:pt.sesbali@gmail.com A.BP.001.11.16.0000543 Gj diatas UMR 089520935692 Kuta,082144804714/0361-759832 Pria,Pny Mtr.234411/088219215038 Looking for Bartender&Waitress Tlp.03613701140/081246976411 B.BP.154.11.16.0000244 A.BP.001.11.16.0000445 B.BP.154.11.16.0000084 Dcr:Waiter/ess,Runner,Gudang for Brazilian Aussie BBQ resto Jl.Sunset Road Bali Mansion D9 Cr Karyawan/ti utk Resto Dps Dcr Sebanyak2nya Peg.Salon&SPA PT.Salim Contractor Cr S1 Sekreu/restoran di Seminyak.Hub: call 082144450099 for appoitm A.BP.001.11.16.0000499 min.SMA/K Hub.081916638777 Tukad Balian Hub:081805547375 taris,Adm Gj300USD WA08124922 (0361)730603 .Email: ent derrick@kutatownhouses.com Dicari Sgr,Cook Helper,Waiter, A.BP.001.11.16.0000494 A.BP.001.11.16.0000431 6910.hartonosalim929@gmail.com PRT untuk Restoran Korea,bawa B.BP.004.11.16.0000240 analafavela@gmail.com Cr PRT 20-30Th Tdr Dlm Gaji Dcr Sgr Sales,Pengws Gdg,Admin B.BP.166.11.16.0000261 B.BP.004.11.16.0000233 Looking for waitress.For CV atau datang langsung ke 1,3Jt Rajin Tekun 089509255504 Serbutn.Bw lam ke CV Agung ManSeminyak restaurant must speak Jl.Danau Poso No.1A Sanur Kauh A.BP.001.11.16.0000128 diri Nakula 99X Dpn Psr UmaEnglish,good rates of pay.Send Cr PRT tinggal luar Kerobokan, Ph.081238503154 sari Legian Telp.087861619794 cv:reservation@brazilianaussie B.BP.004.11.16.0000248 gaji di atas UMR jujur,rapi, A.BP.001.11.16.0000518 bbq.com or 081999094104 Dicari Therapist Spa u/di Kuta 089520935692 sms sopan Dcr Sopir Jl.Sedap Malam III/ B.BP.004.11.16.0000238 081805495808 B.BP.154.11.16.0000243 Ratna XI No.26 Hb:085100122924 Membutuhkan Sopir bisa Bhs B.BP.154.11.16.0000122 Crewing Agency Need FO Staf, A.BP.001.11.16.0000489 Inggris Max 30Th 081338769166 Dicari Tukang Jarit & Sablon Office Boy,Gardener Security brg Dcr Sopir Luar Kota u/Ekspedisi. A.BP.001.11.16.0000407 Kaos Hub:08113867250 CV to Sekar Tunjung XV/3 Gatim Lam Sesetan T.085100431212 Mencari supir dipecatu gaji2,5 jt A.BP.001.10.16.0002028 A.BP.001.11.16.0000395
A.BP.001.11.16.0000524
Dbthkn Engineering Llsn SMK/S1 Pglm,Lk,Krm ke:hrd@emabali.com
Dcr Spr B1 u/Tk Bgn+PRT ,Hub: 081337224153/087862148233
Dicari karyawan pria max 23th Gj UMK Badung,081802777997
Dcr Adm Wnt yg Brpnglmn Computer,Fas:Gj.P,U.Mkn,U.Kos,Bonus Hub: 08510309003/081999077155
Dcr Staf Serabutan T.Dalam utk Cafe Widuri Jl.P.Moyo I No.3 Pedungan Dps H:081246554645
Dcr Kasir,Staf Dapur,Waiter/ss u/Resto di Renon 085738186501
Dcr Staf Wr Beguling, Kitchen, Wtrss, Serabutan 081238473242
Dicari therapist (laki-laki), tinggi min 160, max 35 tahun, Sopir bisa bahasa inggris & mengenal area nusa dua, Reception bisa bahasa inggris, bisa computer, Night cleaning crew laki-laki. kirim CV ke jarimenari@jarimenari.com / Jl.Raya Basangkasa #47, Seminyak.Tlp.(0361)736740
A.BP.001.11.16.0000500
A.BP.001.11.16.0000502
A.BP.001.11.16.0000534
Dcr Male House Keeping,Female S1 Sastra Inggris,Send CV to: raka@simbabali.com Umur23-26Th
A.BP.001.11.16.0000496
Dcr tenaga krj srabutan Hub.081805558081, 08124690649 B.BP.135.11.16.0000260
B.BP.154.11.16.0000256
A.BP.001.11.16.0000435
A.BP.001.11.16.0000540
B.BP.004.11.16.0000232
Dcr:Staff Pajak.Wanita,S1 Acct paham Pajak,pengalaman. CV ke jobapplybali@gmail.com
A.BP.001.11.16.0000537
Dibthkan Butler/HK(English) Uluwatu 08123923020
Dcr Staff yg bsa mengoperasikn media sosial hub.081999220111
Dicari Partime kerja,minimal SMA,Dgn Komisi 1,5Jt/Minggu Utk Menjadi FC Hb:081237399365 A.BP.001.11.16.0000519
B.BP.004.11.16.0000258
A.BP.001.11.16.0000507
Prsh Jasa Pest Control Bth Tng Pria min.SMA,Hub:08123991503 A.BP.001.11.16.0000528
Distrbtor Stavolt&Ups Cr Teknisi Elektro/Listrik Bs Kerja Sama Dlm Team,Jujur,Rajin,Krm CV ke Prima Utama,Jl.Imam Bonjol 250Dps,0361485852/085337467878
A.BP.801.11.16.0000193
Dicari Staf Admin SMK Akutansi Supir/Helper pengiriman - 25th Hub 0811394946,418655 Dps/Jbrn
A.BP.001.11.16.0000392
B.BP.004.11.16.0000199
PRT-Kerja Sangat Ringan!,Tidur dalam,1Jt+?,Dpsr 082146460102
umur28 keatas,081236340707
B.BP.004.11.16.0000235
Need Bartender Berpeng Send CV k Tutmak Rest Ubud Jl.Dewi Sita.Telp:0361-975754
B.BP.004.11.16.0000236
Persh Dist.alat2 RS mbthkn: 1)Marketing Rep(Min DII semua Jur);2)Driver&Delivery(SIM A) 3)Bagian Gudang(Pria).Lmrn di kirim ke Jl.Diponegoro 135-137 B24 Dps(T.8423888)
A.BP.001.11.16.0000530
Villa@Berawa Beach Req,2 Scrty 2Waiters,2HK.Spk English&Good Looking Call:081999462978
A.BP.001.11.16.0000520
A.BP.001.11.16.0000523
Dcr sgr Tnga Kasir, Kolektor (penempatan Wil. Badung) penddkn SMU/SMK, blm menikah, koordinator Simpan Pinjam (berpengalaman), pnddkn S1 semua jurusan, Pria/Wanita, umur maks. 27thn. Lam ke Kop. Krama Bali, Jl. Kepundung No.61 A Dps atau Email: kkb_jobvacancy@yahoo.com G.01
Marketing Markom Sarjana Ekonomi, SMEA Akuntansi. Lamaran Bali TV, J.Kebo Iwa 63A Denpasar G.02
Waiter, Tenaga CS, Kasir, Sopir SIM A, SPG, Manager Toko, Admin, SMEA, Sarjana Baru lulus. Lamaran Pasar Seni Kuta Blok E17 Jl.Bakung Sari SMS, 085792111818 G.03
Sopir SIM A, Tenaga Serabutan, tamat SMTA, SMTP,SMEA, Sarjana Pertanian, Akuntansi, tinggal Tbn. Lamaran SMS 085792111818 G.04
Dicr HK(Laki),Mrkt,FO,Acct Tax Max30Th Hub:Htl TamanSuci,0361 484445/ gandung@tamansuci.com A.BP.001.11.16.0000455
We are a Growing Luxury Private Villa and One of Properties Group Located Nanjing, China We Proudly ofter you an Excell Career Opportunity to Join Our Team as Please Send Your CV to:gmnusadua@kayumanis.com
B.BP.101.11.16.0000247
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post A.BP.001.11.16.0000503 HONDA
A.BP.001.11.16.0000461
Dijual Sgr Mobil Honda City Th 2007 Warna Silver Metalik Hub:0361-222103/234727
Djl Rmh 425Jt di Sading Dewata Permai Blok C Hub.085739681881 A.BP.001.11.16.0000506
A.BP.001.11.16.0000492
Djl Rmh Minimalis fas.lkp,Tp50 LT1,25 Lok.Prum.Buduk pmlk lsg Hub.Ibu Widya Tlp.082238095999
JEEP
Range Rover Evoque Th’12 Putih Tgn 1 Hub.08123872602
A.BP.004.11.16.0000544
A.BP.001.11.16.0000533
Djl sgr Perum Permata Hijau, Dalung Jl.Ry Abianbase Dalung Hrg 1.750 Jt/Unit 2Lt 120m2 LT 160m2,0361466842,081934310335
MERCEDEZ
Mercy E300 Hitam Avantgarde Panoramic’2010 Tgn 1 Low KM Hub:08123805504
A.BP.001.11.16.0000118
A.BP.001.11.16.0000495
J.Rmh Buluh Indah(Himalaya) minmls LT 140/Lb 150 3KT baru 1,7M nego H.0818588560
Mercy E260’03Hitam/Lamp Bemper Bayar 60Jt Hub.081.999.548.111 A.BP.001.11.16.0000525
Rumah 2Lt dekat Ktr Imigrasi NusaDua Byr 400Jt,081999548111
Kuda’99 Var,Terano’97Htm,InovaG 07Slv,VWBeatle’01,081807779807
A.BP.001.11.16.0000526
A.BP.001.11.16.0000542
A.BP.001.11.16.0000413 SUZUKI
All New Splash’14 Putih Manual Asli Bali Hub.081239600959 A.BP.001.11.16.0000535 TOYOTA
Alphard 2.4 V ASG type terlgkp Htm th’2008 TT/Krd,08123811345
A.BP.001.11.16.0000531
BU Fortuner Disel’09 Hitam 220 Jt Nego Manual HP.081338221973
DIJUAL MOBIL
A.BP.155.11.16.0000545
B.BP.164.11.16.0000242
DIJUAL MOBIL
B.BP.166.11.16.0000263
DIJUAL MOTOR
A.BP.001.11.16.0000517
DISEWAKAN SALON Dikontrakkan Salon Lengkap dgn Peralatan Salon Full AC di Gn.Andakasa Penamparan Dps Barat,Hub.087861840861
BUC Tnh Ls 8,42 Are Pnggr Jln Disamping Coco Mart/Atm UnudJl.Goa Gong,Nego,081558551877 / 081339180781
B.BP.141.11.16.0000250
DIJUAL VILLA Jual Villa LT3,3Are,Lt2 Full Furniture,SPool.Lok.Jimbaran 1,5Km ke Pantai H.085100724312
Dijual Mrh Tnh 11 Are Jl.Goa Gajah Peliatan Ubud Hub.Pmilik 082237820666 TP dkt BTS Rest
A.BP.001.11.16.0000532
A.BP.001.11.16.0000167
Djl Kav Baru 1Are Kota Gianyar Jln 6mtr Hotmik H:081999025757
RUPA-RUPA Ahli Rmh Bcr,Dak Dinding,Tlang Dll,H:Anis 081236805370 Gransi
A.BP.001.11.16.0000332
Djl Tanah 5,7Are Lokasi Buluh Indah 780Jt/Are 081353006655
A.BP.001.11.16.0000538
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
A.BP.001.11.16.0000498
BIRO JASA
KONTRAKTOR
Ovr Kntrk Tnh Siap Bgn 20Th 5A Tgltamu ViewSawah,081999988181
A.BP.001.11.16.0000514
A.BP.001.11.16.0000511
FOTOCOPY
B.BP.164.11.16.0000241
A.BP.001.11.16.0000513
BUC Tnh Ls 23,5 Are di STPKampial Akses Jln,5meter Nego Sampai Deal,bisa Ambil Sbagian Hb.081558551877 / 081339180781
Kav 1 Are Perum Permata Anyar Sempidi,Babakan 081337327078
TOUR
DISEWAKAN TANAH Dkont.Tnh5,7A,Pgr Kllng,SmrBor Lstrk,Blk T.Gatsu,082339714101
BUC Tnh 5,46 Are Cenggiling Jimbrn Serius Nego Sampai Deal 081558551877 / 081339180781
A.BP.001.11.16.0000110
BUC 1Are 325Jt Sibang Badung Jln.5mtr hub.081999221305
BENGKEL LAS
A.BP.001.11.16.0000450
A.BP.001.11.16.0000035
Djl Tnh Kav 350m2 Hrg 85Jt/Are DIJUAL TANAH Dn Byan Bdugl Ctc 087862226121 BUC Vellfiere 2010,T.Pertama, A.BP.001.11.16.0000522 Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Asli Bali Putih Nego Sampai Djl Tnh Kav 39,48 diPurigading Jl5m Pav 350JtNgo,081337332121 Deal,081558551877/081339180781 0361466842-081934310335 A.BP.001.11.16.0000145 A.BP.001.11.16.0000515
SPA
Tnh dpn Pecatu Graha&Toyaning Ungasan BUC Hub.082236929394
A.BP.001.11.16.0000378
A.BP.001.11.16.0000509
Veloz Hitam M/T Th’2012 Vellfire’11 Htm DK KM20Rb Brg DK Kodya Dps Hub.081805307706 Simp 4Cam Pbd BsTT,08124611999 B.BP.141.11.16.0000249
DIJUAL RUKO Djl Ruko Jl Bypas Kdr-Tabanan Tmr Bank Mandiri 082144118995
PINJAMAN
A.BP.001.11.16.0000536
A.BP.001.11.16.0000516
B.BP.031.11.16.0000237
MITSUBISHI
PT.Dipo Star Finance 1 Ranger, 1 FE74 HDV,1 Excavator, 1 FE SHDX Tlp.265007
Tanah Kav 1,5Are & 1Are Lokasi Denpasar Hub.0811399361
BUC Djl Tanah 1 Are Lok.Gunung DIJUAL RUMAH Mas Pds Kelod 081338792660 Dijual Rmh LT3,4Are LB.173m2 A.BP.001.11.16.0000529 Jl.Bedahulu,Dps 082147594985 BUC Tanah 2A 375/A Ng Br.Jenah 081236724822 Jln Bsr Aman Nymn Peguyangan Kangin,085333760181
DAIHATSU
Xenia Xi VVTi’2010 Slvr,Samsat Baru,Sempidi Hub:085100248411
KEHILANGAN Hilang BPKB No. 02662859-0 DK1739 WE an Ni Komang Suryani Kav Babakan, T.Bayuh,Sading, T.Pancing Dps 081337327078 A.BP.001.11.16.0000512
BIRO JASA
B.BP.004.11.16.0000246
Hilang Sertifikat No.SHM:9675 Atas Nama Ni Ketut Metri
A.BP.001.11.16.0000527
KONTRAKTOR
BIRO JASA
PENDIDIKAN
ALUMINIUM
RUPA-RUPA
ALUMINIUM
RUPA-RUPA
AC
SERVICE
EKONOMI
18
Rabu Pon, 9 November 2016
Presiden Pimpin Rapat Pembangunan Papua Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat kabinet terbatas membahas Program Pembangunan Papua di Kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (8/11) sore. ‘’Membahas pembangunan Papua bukan hanya masalah cukup atau tidak anggaran yang ada, tetapi juga proses yang belum terpadu sehingga belanja pembangunan tidak efektif,’’ kata Presiden Jokowi ketika membuka rapat tersebut. Presiden menyebutkan, dalam anggaran pembangunan Papua terbilang sudah
Poh Bikul Menyali Bentuknya Unik dan Manis
cukup besar, yaitu mencapai senilai Rp 85,7 triliun. ‘’Namun anggaran itu tidak sebanding dengan peningkatan kesejahteraan rakyat,’’ demikian Presiden Jokowi. Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menko Perekonomian Darwin Nasution tampak hadir dalam rapat terbatas tersebut. Selain itu, Menko Polhukam Wiranto, Seskab Pramono Anung, Mensesneg Pratikno, Menperin Airlangga Hartarto, Menko PMK Puan Maharani, Menkeu Sri Mulyani Indrawati. (ant)
Bali Post/udi
ANYAMAN - Ibu-ibu di Banyuwangi berlatih kerajinan anyaman bambu Banyuwangi yang tembus ke Arab Saudi, Selasa (8/11) kemarin.
Kerajinan Anyaman Bambu Tembus Arab Saudi
Singaraja (Bali Post) Komoditas buah lokal poh bikul ini memiliki keunggulan. Karena itu buah poh ini potensial untuk dikembangkan. Poh bikul ini mudah ditemukan di lingkungan masyarakat Desa Menyali, Kecamatan Sawan, Buleleng. Berbeda dengan mangga sejenis berukuran sedang. Poh bikul memiliki ukuran lebih kecil dan rasa khas manis. Konon poh bikul asli Desa Menyali ini mulai langka ditemui karena tidak banyak warga mengembangkan komoditas ini untuk dipasarkan. Poh bikul itu diberi nama seperti itu karena secara umum bentuk dan ukurannya menyerupai tubuh bikul (tikus) itu sendiri. Beragam usaha sudah dilakukan untuk mengembangkan poh bikul ini. Namun belum banyak bibit yang berhasil dikembangkan. ‘’Poh bikul berukuran kecil dan kalau mau dimakan tinggal mengupas ujungnya. Bijinya tipis dan dagingnya mudah dimakan. Sekarang di Desa Menyali poh bikul ini hanya tinggal beberapa saja, malah usianya sudah 50 tahunan,’’ ucap Kepala Desa Menyali I Made Jaya Harta, belum lama ini. Sejumlah pejabat tinggi di Indonesia menyukai poh
bikul ini sebagai cemilan buah. Bahkan, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menyukai rasa poh bikul yang manis. Pengembangan di masa mendatang akan melibatkan tim ahli pertanian melestarikan poh bikul. ‘’Manakala musim poh bikul berbuah, Ibu Megawati sering pesan mangga itu. Rasa manis dan gurih dengan bentuk unik yang membedakan buah mangga ini dengan mangga lainnya,’’ ucapnya. Salah seorang warga Cening Bukti menuturkan, kendala pengembangan poh bikul ini disebabkan pengaruh kontur tanah dan cuaca. Maka itu, pohon poh bikul begitu cocok tumbuh di Desa Menyali. Pertumbuhan poh bikul tidak menentu, tergantung musim. Harga poh bikul mencapai Rp 25 ribu – Rp 30 ribu per kg. Kalau sudah di luar desa harganya bisa mencapai Rp 40 ribu – Rp 50 ribu. ‘’Biji poh bikul ini pipih. Hal itu membuat tidak banyak bisa tumbuh tunas. Poh bikul amat cocok dikembangkan di Desa Menyali. Sekarang tinggal keseriusan pengelolaan bibitnya ke depan. Pada musim panen warga sering kewalahan memenuhi pesanan customer,’’ pungkasnya. (kmb34)
Banyuwangi (Bali Post) Kerajinan anyaman bambu terus diburu pasar, termasuk ekspor. Dampaknya, pasokan bahan anyaman kerap menjadi kurang. Mengantisipasi ini, kaum ibu mulai disasar pelatihan anyaman bambu. Pelatihan itu digelar di Dusun Pekarangan, Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Selasa (8/11) kemarin.
Joko Widodo
Bali Post/ant
Diaktifkan, Jalur Kereta Api Yogyakarta-Magelang Jakarta (Bali Post) Pemerintah akan mengaktifkan kembali jalur kereta api YogyakartaMagelang. Jalur kereta api ini sudah ada, tetapi tidak dioperasikan atau digunakan sejak 1978. Jalur itu mulai dihidupkan, dalam upaya mendongkrak sektor pariwisata daerah. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi belum lama ini sudah mengecek langsung ke sejumlah titik perlintasan kereta api serta alternatif perlintasan jalur kereta api Yogyakarta-Magelang. Budi menyatakan reaktivasi jalur lintas KA Yogyakarta-Magelang akan dilanjut sampai ke Borobudur dalam upaya untuk lebih mendorong kunjungan wisatawan, khususnya ke Candi Borobudur di Magelang, Provinsi Jawa Tengah. “Rencana reaktivasi ini supaya Candi Borobudur lebih laku,” katanya. Dia menuturkan, Candi Borobudur di Jawa Tengah termasuk dalam titik destinasi wisata yang diutamakan selain Danau Toba di Sumatera Utara dan Mandalika di Pulau Lombok. Akan tetapi, lanjutnya,
persoalan aksesibilitas transportasi menjadi suatu kendala yang dihadapi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur. “Kita memikirkan bagaimana aksesibilitas itu bisa secara integrated (terpadu) tergabung dengan titik-titik daerah wisata yang ada. Bisa dibayangkan ada suatu konektivitas rel kereta api bisa ke Candi Borobudur, Solo, Yogya dengan frekuensi yang tinggi sehingga turis punya banyak pilihan, ini menjadi pusat-pusat ekonomi yang bagus,” katanya. Bahkan, menurutnya, ke depan Solo-Yogya-Borobudur akan diintegrasikan dengan Semarang yang memiliki wisata bahari. Budi menilai upaya reaktivasi perlintasan KA Yogyakarta-Magelang ini menjadi persoalan yang tidak mudah karena adanya bangunan-bangunan yang telah berdiri dan menjadi tempat tinggal masyarakat. Menurutnya, jika rencana rekativasi itu dilanjutkan akan menimbulkan persoalan finansial dan sosial yang berat di masyarakat. (ant)
Pelatihan anyaman yang diberikan adalah jenis anyaman kecil alias truntum. Ini menjadi bahan aneka kerajinan bambu. Yang unik, pelatihan itu melibatkan langsung para perajin anyaman bambu berkualitas ekspor. Seperti lampu hias, tudung saji, songkok, tempat kue, parcel buah, dan banyak lagi. Satu lembar truntum berukuran 50 x 60 sentimeter. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pertambangan (Disperindagtam) Banyuwangi Hary Cahyo Purnomo mengatakan saat ini permintaan kerajinan bambu Banyuwangi semakin tinggi. Para perajin mulai kewalahan menyediakan truntum yang terbatas. ‘’Perajin di Gintangan kesulitan mendapat pasokan truntum. Mengisi kekurangan ini, kami berinisiatif menggelar pelatihan membuat truntum bambu untuk
perempuan,’’ ujar Hary. Pelatihan semacam ini, tambah Hary, dilakukan di wilayah yang memiliki potensi tanaman bambu. ‘’Selama ini perajin bambu hanya disuplai dari Desa Gombengsari. Ini sangat kurang jika dibandingkan permintaan yang ada,’’ imbuhnya. Pelatihan serupa, katanya, juga digelar di beberapa desa yang memiliki potensi bambu. Salah satu perajin anyaman bambu, Amanto, mengatakan dengan pelatihan kaum ibu bisa menjadi suplayer truntum yang banyak dibutuhkan perajin. Saat ini pihaknya membutuhkan banyak truntum. Ini karena permintaan produk anyaman bambu sangat besar. Aneka kerajinan ini tersebar ke berbagai pulau, mulai Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, bahkan luar negeri. Amanto mengaku mem-
produksi lebih dari 50 macam kerajinan anyaman bambu. Di antaranya kopyah, lampu hias, dan tudung saji. Dua tahun ini dia mengekspor produk kerajinannya ke Saudi Arabia. ‘’Produk saya yang paling laris saat ini adalah kopyah. Tapi khusus ke Saudi, saya mengirimkan tempat kue sesuai pesanan,’’ ujar Amanto. Sekali kirim ke Saudi, Amanto mengirim sebanyak 2.000 tempat kue (500 set). Harganya Rp 380.000 per set. ‘’Ini saya kirim setiap menjelang puasa. Alhamdulillah, hasilnya lumayan. Sekali kirim saya bisa mengantongi Rp 190 juta,’’ pungkas Amanto. Karena itu dia berani menampung hasil kerajinan truntum dari warga binaannya. Bahkan berapa pun jumlahnya akan ditampung, sebab permintaan bahan baku anyaman sangat tinggi. (kmb30)
Impor Cangkul dari Cina
Disayangkan Pandai Besi Sukabumi
Sukabumi (Bali Post) Pandai besi di sentra kerajinan besi di Desa Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyayangkan impor produk perkakas besi dari Cina. Pasalnya, produkproduk berbahan besi dan baja buatan Sukabumi itu mutunya sudah diakui dunia. Akan tetapi mereka siap menghadapi serbuan produk impor dari Cina, diantaranya mata cangkul. Mata cangkul bukan barang canggih yang
muskil dibuat di Tanah Air. Justru pandai besi Indonesia sangat fasih membuat peralatan terbuat dari besi. ‘’Kami siap bersaing baik dari segi maupun kuantitas. Untuk harga tentunya akan disesuaikan,’’ kata seorang pandai besi di Sukabumi, Jajang Suhanda, Selasa (8/11) kemarin. Mereka menyayangkan impor sekadar mata cangkul dari Cina. Padahal sudah puluhan tahun sentra kera-
jinan besi ini telah melayani pemesanan, baik untuk kepentingan setempat, nasional, dan bahkan diekspor ke mancanegara. Kerajinan besi selain mata cangkul, di antaranya golok, pedang, dan lainlain sudah diakui beberapa negara tentang kualitasnya. Bahkan beberapa kamar produksi film luar negeri pernah memesan peralatan dari daerah ini, salah satunya Jet Lee. (ant)
Bali Post/kmb34
POH BIKUL - Komoditas poh bikul potensial dikembangkan di Desa Menyali, Kecamatan Sawan, Buleleng.
Diingatkan Target Amnesti Pajak
Bandarlampung (Bali Post) Anggota Komisi XI DPR-RI Ahmad Junaidi Auly mengatakan perbaikan pendataan wajib pajak (WP) per nama dan per alamat atau by name by address seharusnya bisa menjadi acuan untuk mengejar. “Saat awal sekali pengajuan RUU Pengampunan Pajak, realisasinya yang lambat sekali membuat kami sempat ragu apakah data wajib pajak yang menurut Pak Bambang (Menteri Keuangan periode sebelumnya Bambang Permadi S. Brodjonegoro - red.) saat itu sudah benar-benar by name by address by passport,” ujarnya dalam surat elektronik yang diterima di Bandarlampung, awal pekan ini. Anggota DPR dari daerah pemilihan Lampung itu menjelaskan, setelah dia melihat data pembaruan wajib pajak, ternyata sudah sedemikian rinci sehingga seharusnya realisasi target penerimaan dari program amnesti pajak bisa dipenuhi. (ant)
19
Rabu Pon, 9 November 2016
Otonomi Khusus Dari Hal. 1 Keempat, meningkatkan alokasi Dana Insentif Daerah (DID) untuk memberikan penghargaan kepada daerah yang berkinerja baik dalam kesehatan fiskal dan pengelolaan keuangan daerah, pelayanan dasar publik serta ekonomi dan kesejahteraan. Kelima, meningkatkan efisiensi dan efektivitas Dana Otonomi Khusus (Otsus) Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, dan Provinsi Aceh, serta Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Keenam, meningkatkan secara bertahap anggaran Dana Desa untuk memenuhi amanat Pasal 72 dalam Undang-undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa, dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan negara. Ketujuh, memperbaiki mekanisme penyaluran anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa yang dilakukan berdasarkan pada kinerja pelaksanaan untuk setiap tahapannya di daerah. Anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa dalam APBN 2017 sebesar Rp 764,9 triliun diuraikan sebagai berikut. Pertama, Transfer ke Daerah sebesar Rp 704,9 triliun yang meliputi: 1) Dana Perimbangan sebesar Rp 677,1 triliun; 2) DID sebesar Rp 7,5 triliun; dan 3) Dana Otonomi Khusus dan Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp 20,3 triliun. Kedua, Dana Desa sebesar Rp 60 triliun. Dana Desa digunakan dengan ketentuan yaitu: sebesar 90% dialokasikan secara merata kepada setiap desa; dan sebesar 10% dialokasikan berdasarkan jumlah penduduk desa, angka kemiskinan desa, luas wilayah desa, dan tingkat kesulitan geografis desa. Dana Perimbangan dialokasikan sebesar Rp 677,1 triliun meliputi: Dana Transfer Umum sebesar Rp 503,6 triliun dan Dana Transfer Khusus sebesar Rp 173,4 triliun. Dana Transfer Umum tersebut di atas terdiri dari: 1) DBH sebesar Rp 92,8 triliun yaitu: DBH Pajak sebesar Rp 58,6 triliun dan DBH SDA (Sumber Daya Alam) sebesar Rp 34,2 triliun; dan 2) Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 410,8 triliun. Anggaran DAU tersebut diatas terdiri dari: a) DAU Murni sebesar Rp 401,1 triliun; dan b) DAU untuk memenuhi kurang bayar atas sisa penundaan sebagian DAU tahun 2016 sebesar Rp 9,7 triliun. DAU Murni tersebut terdiri dari; (1) DAU Murni yang dialokasikan berdasarkan formula sebesar Rp 380,8 triliun yang setara dengan 28,7% Penapatan Dalam Negeri (PDN) Neto, (2) Tambahan DAU untuk Provinsi sebagai akibat dari pengalihan kewenangan dari Kabupaten/Kota ke Provinsi sebesar Rp 15,5 triliun, dan (3) Tambahan DAU untuk menghindari terjadinya penurunan alokasi DAU untuk Kabupaten/Kota sebesar Rp 4,8 triliun. Kebijakan pengalokasian dana transfer umum adalah sebagai berikut: Pertama, pengalokasian DAU untuk provinsi memperhatikan adanya beban anggaran akibat pengalihan urusan/kewenangan dari kabupaten/ kota ke provinsi sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku. Kedua, pengalokasian DAU untuk kabupaten/kota memperhatikan kebijakan agar
besarnya alokasi DAU kabupaten/kota tidak mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Ketiga, Dana Transfer Umum diarahkan penggunaannya, yaitu sekurang-kurangnya 25% untuk belanja infrastruktur daerah yang langsung terkait dengan percepatan pembangunan fasilitas pelayanan publik dan ekonomi dalam rangka meningkatkan kesempatan kerja, mengurangi kemiskinan, dan mengurangi kesenjangan penyediaan layanan publik daerah. Dana Transfer Khusus dialokasikan sebesar Rp 173,4 triliun yang meliputi: DAK Fisik sebesar Rp 58,3 triliun dan DAK Nonfisik sebesar Rp 115,1 triliun. DAK Fisik tersebut diuraikan sebagai berikut. Pertama, DAK Reguler sebesar Rp 20,4 triliun. Kedua, DAK Penugasan sebesar Rp 34,5 triliun. Ketiga, DAK Afirmasi sebesar Rp 3,5 triliun. DAK Reguler tersebut di atas digunakan untuk mendanai kegiatan: (1) Bidang Pendidikan sebesar Rp 6,1 triliun; (2) Bidang Kesehatan sebesar Rp 10,0 triliun; (3) Bidang Perumahan dan Pemukiman sebesar Rp 654,9 miliar; (4) Bidang Pertanian sebesar Rp 1,6 triliun; (5) Bidang Kelautan dan Perikanan sebesar Rp 926,5 miliar; (6) Bidang Sentra Industri Kecil dan Menengah sebesar Rp 531,5 miliar; dan (7) Bidang Pariwisata sebesar Rp 504,4 miliar. DAK Penugasan tersebut di atas digunakan untuk mendanai kegiatan: (1) Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan sebesar Rp 1,9 triliun; (2) Bidang Kesehatan (Rumah Sakit Rujukan/ pratama) sebesar Rp 4,8 triliun; (3) Bidang Air Minum sebesar Rp 1,2 triliun; (4) Bidang Sanitasi sebesar Rp 1,3 triliun; (5) Bidang Jalan sebesar Rp 19,7 triliun; (6) Bidang Pasar sebesar Rp 1,0 triliun; (7) Bidang Irigasi sebesar Rp 4 triliun; dan (8) Bidang Energi Skala Kecil dan Menengah sebesar Rp 502,3 miliar. DAK Afirmasi tersebut di atas digunakan untuk mendanai kegiatan: (1) Bidang Perumahan dan Permukiman sebesar Rp 383,3 miliar; (2) Bidang Transportasi sebesar Rp 844,1 miliar; dan (3) Bidang Kesehatan sebesar Rp 2,3 triliun. Sementara DAK Nonfisik meliputi: 1) dana bantuan operasional sekolah (BOS) sebesar Rp 45,1 triliun; 2) dana bantuan operasional penyelenggaraan pendidikan anak usia dini (BOP PAUD) sebesar Rp 3,6 triliun; 3) dana tunjangan profesi guru pns daerah (PNSD) sebesar Rp 55,6 triliun; 4) dana tambahan penghasilan guru PNSD, yang belum memperoleh tunjangan profesi, sebesar Rp 1,4 triliun; 5) tunjangan khusus guru PNSD yang bertugas di daerah khusus sebesar Rp 1,7 triliun; 6) dana bantuan operasional kesehatan (BOK) dan bantuan operasional keluarga berencana (BOKB) sebesar Rp 6,9 triliun; 7) dana peningkatan kapasitas koperasi, usaha kecil dan menengah, (PK2 UKM) sebesar Rp 100 miliar; dan 8) dana pelayanan administrasi kependudukan sebesar Rp 750 miliar. Pelaksanaan anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa akan diatur dalam Peraturan Presiden. Khusus untuk pelaksanaan DAK Fisik, agar prosesnya lebih cepat, efektif dan efisien, maka petunjuk teknis untuk penggunaan DAK Fisik akan diatur deng a n P e r at ur an P r es i den
Bekerja Baik yang dikeluarkan paling lambat 1 bulan setelah rincian APBN 2017 ditetapkan dengan Peraturan Presiden. Dalam rangka penyaluran anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa diberlakukan kebijakan sebagai berikut: pertama, dapat dilakukan dalam bentuk tunai dan nontunai; kedua, bagi daerah yang memiliki uang kas dan/atau simpanan di bank dalam jumlah tidak wajar, dilakukan konversi penyaluran DBH dan/atau DAU dalam bentuk nontunai; dan ketiga, dilakukan berdasarkan kinerja pelaksanaan sesuai tahapannya. Anggaran Transfer Daerah dan Dana Desa untuk Bali Dari total pagu anggaran transfer daerah dan dana Desa dalam APBN 2017, Bali memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp 8,756,906,409,898 (sekitar Rp 8,8 triliun) terdiri dari: (1) Dana Alokasi Umum (DAU) Provinsi/Kabupaten/Kota sebesar Rp 7.151.100.335.000 (sekitar Rp 7,2 triliun); (2) dana alokasi umum kurang bayar tahun 2016 sebesar Rp 193.862.569.898 (sekitar Rp 193,8 miliar) untuk Provinsi Bali sebesar Rp 76,9 miliar, Kabupaten Badung sebesar Rp 30,4 miliar, Kabupaten Karangasem sebesar Rp 26,5 miliar, dan Kota Denpasar sebesar Rp 59,9 miliar; (3) Dana Alokasi Khusus (DAK) Provinsi/Kabupaten/Kota sebesar Rp 874,685,000,000 (sekitar Rp 874,7 miliar); dan (4) dana desa sebesar Rp 537.258.505.000 (sekitar Rp 537,3 miliar). Khusus Dana Desa yang dialokasikan untuk Bali dengan pagu anggaran sebesar Rp 537,3 miliar tersebut akan dibagikan kepada sebanyak 636 desa yang ada di Bali terdiri dari: Pertama, alokasi dasar sebesar Rp 458,2 miliar di mana tiap desa akan memperoleh alokasi dasar dengan pagu anggaran yang sama yaitu sebesar Rp 720,4 juta; Kedua, alokasi dengan formula yang ditentukan oleh luas wilayah desa, jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, dan faktor lain yaitu sebesar Rp 79,1 miliar. Secara rata-rata tiap desa di Bali akan menerima dana desa sebesar Rp 800,5 juta; dengan alokasi terkecil sebesar Rp 726,7 juta dan alokasi terbesar sebesar Rp 2,8 miliar. Dibandingkan dengan anggaran Dana Desa dalam APBN 2016, anggaran Dana Desa dalam APBN 2017 untuk Bali mengalami peningkatan sebesar Rp 121,0 miliar atau meningkat sekitar 30 persen. (ad549)
Dari Hal. 1 ‘’Saya bekerja baik sekali di North Carolina, amat sangat baik di Florida,’’ kata Trump dalam laman The Guardian. Kedua negara bagian adalah memang sangat kritikal untuk Trump agar bisa memenangkan pemilihan presiden. ‘’Kami bekerja baik sekali di New Hampshire, Ohio luar biasa, sungguh tempat yang hebat. Kami akan memenangkan Iowa,’’ kata Trump. Dia menyebut Michigan dan Wisconsin bisa dia me-
nangkan. Mayoritas penduduk kedua negara bagian adalah kulit putih. ‘’Produksi mobil telah remuk di negara bagian itu untuk menguap ke Meksiko. Saya kira kami akan memetik hasil sangat baik di Michigan. Kami akan mendapatkan laporan sangat bagus dari Wisconsin,’’ sambung Trump. Dia melanjutkan, ‘’Saya menyaksikan banyak harapan dan begitu banyak impian yang tidak terwujud yang bisa diwujudkan oleh kepemimpinan yang benar.’’ (ant)
Sembilan Kapal Dari Hal. 1 ‘’M a kanya kalau saya sewot ya… begini. Kapal asing itu BBM-nya pakai BBM dari Indonesia, mencurinya di perairan Indonesia, dan yang hancur nelayan Indonesia,’’ kritiknya. Adapun sembilan kapal yang menjadi sorotan khusus Menteri Susi Pudjiastuti dalam sidaknya di Benoa adalah KM Fransiska milik PT BSN, KM Naga Mas Perkasa 20 milik sdr. Chd, KM Perintis Jaya 19 milik PT PJI, KM Surya Terang 07 milik PT OISP, KM Fransisca 8 milik PT BTS, KM Maya Mandiri 128 milik Sdr. Es, KM TKF Delapan milik PT AKFI, KM Putra Bahari-18 milik PT BSM, dan KM Bintang Kejora milik Sdri Y. ‘’Jadi yang sembilan itu khusus Teluk Benoa. Per-
izinan kan ada tingkatannya. Kapal di bawah 30 GT (gross tonage) itu perizinannya di bawah kewenangan provinsi, kapal di atas 30 GT itu perizinan kewenangan pemerintah pusat. Nah, mereka ini kebanyakan mengurusnya ke provinsi dengan cara me-mark-down ukuran kapal, supaya di bawah 30 GT. Memanipulasi ukuran kapal,’’ ungkapnya. Di Indonesia lebih dari 80.000 kapal yang memanipulasi ukuran. Ukuran perizinan yang syarat-syaratnya rumit karena kapasitas tonasenya ada yang mencapai 70, 100, 150 GT dibuat menjadi 30 GT, sehingga cukup hanya mendapat izin dari pemerintah provinsi. ‘’Ya… tentu saja ini ada main dengan orang yang melakukan pengukuran kapal dan lain sebagainya,’’ ujarnya. (kmb4)
Sanksi Pidana Dari Hal. 1 Namun, Mendagri menyebutkan bahwa jika mundur maka ada konsekuensi besar berupa sanksi pidana dan denda yang besar. Terkait kasus yang saat ini ditangani kepolisian, Mendagri mengatakan keputusan penuh ada di tangan kepolisian sesuai arahan Presiden Joko Widodo. ‘’Kita tunggu saja bagaimana hasilnya, tetapi secara prinsip, aturan UU, aturan KPU, sekarang seorang terpidana pun masih bisa menjadi calon
sampai menunggu keputusan (berkekuatan tetap) inkracht,’’ kata Tjahjo. Mengenai kegiatan kampanye yang saat ini berlangsung, Mendagri mengatakan tetap terus jalan dan tidak ada masalah. ‘’Kampanye juga tidak harus yang bersangkutan. Istrinya juga bisa, tim suksesnya juga boleh, tidak ada masalah. Yang penting tiga pasang calon harus mempunyai hak yang sama untuk menyosialisasikan dirinya, menyampaikan programnya,’’ katanya. (ant)
Aktor Politik Dari Hal. 1 Sementara itu, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) Marsudi Syuhud menilai pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi soal dugaan keterlibatan aktor politik pada kerusuhan demonstrasi pada Jumat (4/11) merupakan hal tepat. ‘’Presiden memiliki informasi dan akurat dan terbaik dari instansi pemerintah yang kredibel,’’ kata Marsudi
melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa kemarin. Marsudi telah memperingatkan pendemo yang menuntut keadilan itu dimanfaatkan pihak tertentu untuk kepentingan politik maupun kelompok tertentu. Marsudi juga meyakini Presiden Jokowi telah menyeleksi informasi secara ketat dan mempertimbangkan seluruh aspek dengan cermat, sebelum menyampaikan pernyataan tersebut. (ant)
Bali Post/ant
16 BUS - Pekerja melihat kondisi bus yang hangus terbakar di pul Bus Mayasari Bakti di Jalan Tuku Umar, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (8/11) kemarin. Pada peristiwa kebakaran yang terjadi Selasa (8/11) dini hari tersebut sebanyak 16 bus hangus terbakar, sementara penyebabnya masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Lawan Politik Dari Hal. 1 Kedua, kelompok kaum miskin kota yang terdampak akibat kebijakan Ahok di Jakarta. Ketiga, kelompok yang ingin menjatuhkan elektabilitas Ahok dalam pilkada serentak 2017. Keempat, kelompok dan kepentingan lawan-lawan
politik Jokowi-JK agar elektabilitas pemerintahannya turun. ‘’Ini lawan-lawan politik Jokowi-JK yang berharap elektabilitas Jokowi-JK semakin turun dan rendah. Sehingga berdampak pada turunnya legitimasi pemerintahan JokowiJK,’’ analisanya. (kmb4)
Lewat Pertarungan Sengit, Arjuna Jatuhkan Busur Karna
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Tiga Ratus Delapan Puluh Dua ) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
KENDATI diserang habis-habisan olah para raja yang membela Pandava, justru serangan-serangan balik yang dilakukan Karna membuat menderita para raja itu. Mereka kehilangan ketenangan, kemudian mulai berkeliling di medan pertempuran, seperti sekumpulan sapi yang kedinginan. Serangan Karna bukan saja membuat para ksatria banyak menderita, juga sejumlah kuda besar, gajah-gajah dan prajurit-prajurit kereta terlihat terjatuh kehilangan nyawanya. Oh raja, seluruh medan pertempuran menjadi ditaburi kepala-kepala, lengan-lengan yang terjatuh dari pahlawan-pahlawan yang pantang mundur itu. Prajurit-prajurit banyak yang meratap, sekarat bahkan mati. Oh baginda, medan pertempuran berubah menjadi pemandangan seperti daerah kekuasaannya Dewa Yama. Kemudian Duryodhana, oh raja, setelah menyaksikan keberanian Karna lalu pergi menemui Aswatthaman, dan menyapanya, ‘’Lihatlah, Karna yang memakai baju zirah itu sibuk dengan semua raja yang
bermusuhan. Lihatlah, bala tentara bermusuhan itu menderita dengan anak-anak panah serangan dari Karna. Mereka sedang dipukul mundur seperti bala tentara para Asura diselimuti energinya Kartikeya. Setelah melihat bala tentara Pandava dikalahkan dalam pertempuran oleh Karna yang cerdas itu, kemudian datanglah di tempat itu Vibhatsu. Arjuna berkeinginan membantai putra Suta itu. Biarlah langkahlangkah sedemikian rupa diambil agar bisa mencegah putra Pandu itu membantai prajurit kereta perkasa putra Suta, Karna. Semua kejadian itu benar-benar dalam pandangan kita semua.’’ Demikian disapa putra Drona, Guru Kripa, Salya, dan prajurit kereta hebat, putra Hridika, setelah melihat putra Kunti itu datang menuju mereka seperti Sakra menuju kelompok para Daitya. Semuanya bergerak maju melawan Partha untuk menyelamatkan putra Suta itu. Sementara Vibhatsu, oh baginda, dikelilingi keluarga Panchala maju melawan Karna. Kehadirannya sep-
erti Purandara meneruskan melawan Asura Vritra. Dhritarashtra berkata, ‘’Setelah melihat Phalguna, yang digairahkan kegeramannya. Dhananjaya kelihatan seperti sang Penghancur itu sendiri yang muncul pada akhir yuga. Apa, oh Suta, yang dilakukan putra Vikartana, Karna, itu selanjutnya? Sungguh, prajurit kereta perkasa, Karna, tidak gentar, dia selalu menantang Partha. Sungguh, dia selalu berkata, dirinya sangat pantas mengalahkan Vibhatsu yang mengerikan itu. Apa yang dilakukan prajurit itu ketika dia tiba-tiba bertemu musuh bebuyutannya itu?’’ Sanjaya melanjutkan, Setelah melihat putra Pandu itu menyerbu ke arahnya seperti seekor gajah menyeruduk sekor gajah musuhnya, Karna tanpa takut-takut melawan Dhananjaya itu. Partha, bagaimanapun, segera menutupi Karna yang maju sangat cepatnya. Arjuna menyerang dengan hujan-hujan panah lurus, dilengkapi sayap-sayap dari emas. Karna juga menutupi Vijaya dengan panah-panah terbaiknya.
Putra Pandu itu kemudian sekali lagi menyelubungi Karna dengan awan-awan anak-anak panah. Karna pun dipenuhi kemarahan, kembali menyerang Arjuna dengan tiga batang panah. Prajurit kereta perkasa Arjuna setelah melihat kelincahan Karna, tidak dapat membiarkan hal itu. Penghangus musuh-musuh itu menembak putra Karna itu dengan 30 batang panah lurus. Panah itu diasah di atas batu dan dilengkapi ujung-ujung berkilauan, juga diilengkapi kekuatan dan energi besar. Arjuna menyerang dalam kemarahan menggunakan anak panah panjang
lain di pergelangan lengan kirinya, sambil tersenyum beberapa saat. Busurnya Karna kemudian terjatuh dari lengannya setelah tertusuk panah Arjuna, yang melesat dengan sangat kuatnya itu. Kemudian Karna yang perkasa itu setelah mengambil busur dalam sekejap mata, sekali lagi menutupi Phalguna dengan awanawan panah. Karna menunjukkan kelincahan tangannya yang hebat. Tetapi, Dhananjaya, oh Bharata, sambil tersenyum beberapa saat menggagalkan hujan anak-anak panah yang ditembakkan putra Suta itu. (bersambung)
Sloka 10.35 Brhat-sama tatha samnam gayatri chandasam aham masanam marga-sirso ‘ham rtunam kusumakarah Di antara pujaan-pujaan suci Aku adalah Brihatsaman, di antara bait-bait suci Aku adalah bait Gayatri, di antara bulanbulan Aku adalah bulan Margashirsha, dan di antara musim Aku adalah musim semi yang penuh dengan bunga-bunga.
16 Pages
211 Number 8th Year
Price: Rp
A L O N A T I E R N I N T
3.000,-
lipost.co.id m. info_ibp@ba e-mail: albalipost.co r.internation
ternationalb
online:
A L O N A T I E R N I N T
day, Novem
Wednes
alipost.com.
http://epape
http://www.in
ber 9, 2016
er 9, 2016
brews as Darkness Beasts’ push ‘Fantastic rld into new era magical wo Novemb Wednesday,
Pot- “Harry d welcome NEW YORK will be world ter” fansthe wizarding misback to with cute and s next week magical creature York chievous havoc in New and c Beasts but causing Them,” City in “Fantasti to Find unrest Where darker there’s deeper, world. in in the magical opening
Beasts,” first of “FantasticNov. 18, is the Poton theaters films from “Harry penned five new J.K. Rowling, and Hall REUTERS/Neil ter” author for the big screen by “Fanexclusively the Potter stories the film at d IMAX to preview preceding decades. fan event at Cineworl film centerss around seven the new 13, 2016. for a globalto Find Them” gather Set in 1926,ing Eddie Redmayne’ October People Britain and Where r, an introverted on Oscar-winn in tastic Beasts agent Tina in London, arrives Square by ministry ng sister Newt Scamande ogist” who magical Leicester is helped her mind-readi al baker Grin“magizoolwith a case full of named Gellertamong Goldstein,and a non-magic Manhattanthat quickly escape. actor to recapture a dark wizardfear and unrest echoes QueenieJacob Kowalski creatures ning British and . It named he and RowlOscar-win community is woven Volde- his creatures. on delwald , 34, said of r’s story the magical dark wizard Redmayne“riveting” discussion influence the s that the rise of the Scamande a Potter stories. that ing had creatures into the growing and mannerism in Rowling’s ld, who believesrule over ’s escaped the quirks Scamander. to talk mort Scamanderexpose the wizard- Grindelwa world should would definethe opportunity their to threaten which lives discreetly “Getting about where Grindhu- wizarding al humans. non-magic n non-magicfans will know and is so unique. ing world, to an author Potter come fromcomes from a among oblivious le, Manhattaan friendship Albus by from his charactersher Newt Meanwhi elwald 1945 duel with wizard place, actually,” mans. are being demolished And for popular homes causing non-magic that eventual re, the Potter stories. really personal creature, told Reuters. to hear and fear Dumbledo r from the Redmayne really lovely imagina- unseen to speculate headmaste them. humans her “It was live among a suspect (rtr) genius in witches becomes about his added. but he Beasts” Scamander ministry, tion,” he Bros’ “Fantastic magical for the Warner newspaper headlines power of Jl. D.Tamblingan begins withg the growing Sanur documentin Jl. D.Tamblingan Sanur
You
Bali Post International Cafee can find 18 Ramayana
at:
Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. D.Tamblingan Sanur 19 Smirnof Jl. Bakung Kuta Hotel Jl. Pantai Jl. D.Tamblingan Sanur 20 Legwa Cafee Tanduk Club Jl. D.Tamblingan 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta 1 Kuta Beach the Coffe Bear Book 17 DKerobokan Sari Kuta 22 Ganesa Jl. Bakung Jl.Petitenget 2 Wen Dys Bali Hotel Daiving 17E Kerobokan Legian Kuta Paradiso 23 All For Klod Jl.Petitenget Jl. Padma 3 Seminyak 23 Resort&Spa 17C Kerobokan Six/Werkudara 51 24 Barocca 4 Ramayana Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod Jl. Doble No. Legian Resort&Spa 25 Lantern Jl.Petitenget Jl. D.TamblinganA Sanur Emtertaiment 5 The Lokha No. 106 Dps Live Sport No.126 26 Shearlock 148 Jl. Raya Puputan 6 66 Corner Renon No Jl. D.TamblinganD.Tamblingan 140 Grill Mandala 27 Cafe Degan Jl. 7 Leghawa No 68 Jl. Raya Niti No. 148 Renon dan Restoran Jl. D.Poso Mandala 28 Kopi Made 8 Retno Barr Yamin No.18 Manan Jl. Raya Niti No. 50D 29 Dimsum Jl. Mohamad Jl. D.Poso 9 Elkomedor No.88 Renon No. 39 Scret Jl. D.Poso 30 Furama Jl. Merdeka 10 Malaika Denpasar Sanur Subah Renon Wuruk 184 Shack Jl. D.Poso 31 Warung Gilimanuk Jl. Hayam 11 Snack Sanur Betutu khas Lokal Jl. D.Poso 32 Ayam 12 Warung Sanur Cafee Jl. D.Poso 33 Bali Bakery 13 Cokro Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur Kebab Jl. D.Tamblingan 15 J & N Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
IBP/rtr
fraud, tion of voter US Elec s g claims Competinion raise tension intimidat claim were
efforts
Competing claims of voter fraud, intimidation raise tensions
voting was as much or in-person ballots to account for cast expected of all ballots
camthey percent hours-long the to halt what s and the Trump poll as 40 e. Despite — The by Republican a network offraud. nationwidsome polling places, devoid of GTON at deploy ial WASHIN of a president — paign to hunting for voter claims waits has been largely a measure watchers s have disputed vot- processproblems, adding usual tensiona twist this year major 6 has to intimidate e. to page election about the integrity Republican planning a handful of the or reassuranc they are Continued judges in no evidence the questions itself. heard ers, and also be g. News can have found of the election at Global uncertainty cases calm. anxiety andElection Day two camps are coordinatin Adding it’s relatively But before Donald “Hopefullydoesn’t blow up. candidate in the weeks of it election d warnings in- Hopefully been a regular head of were Republican voter unsupporte hasn’t Trump’s election, fears of concerns this said Wendy Weiser, at the Brenprogram Law a rigged at the polls and hacked. year,” at NYU’s timidation a the democracy for Justice Relative systems being in more thanto nan Center positive sign: period. about election regulations School. One the early votingmail-in New voter also held the potential through quiet during dozen states at polling places. Early voting sow confusionweek alone, Democrats In the last in seven states seeking went to court
ed to talk
Some paus
Image” 9.30 in “Bali 96.5 from Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radioi.listen2myglobalfmbalstreaming at or live video and http:// radio.com balfmbali.com fm-bali. http://radioglo annel/globalustream.tv/ch
about their
Van and Russ voted Thomas Tillotson when they differed in Deursen early Tuesday for president New Hampshire, sites to open Dixville Notch, solid first polling one of the But they were invery in the nation.on one thing. “It’s naagreement be the first in the vote exciting to Van Deursen.”Yourlittle tion,” said there in the small or is right out we have of seven hamlet that and it feels like you’re eight votersof democracy. a real part
decisions
and the
tensions
hall t exited city after Meadowcrof When Art Minnesota, Monday in Plymouth,early ballot, he reachedcap casting an for a camouflage “Make into his pocket Trump’s slogan, it on bearing Donald Again,” and placed bedecision America Great “It was a toughhis very rough his head. certainly had62, said of Trump, t, cause he “But I don’t it sides,” Meadowcrof for president. when his choice is a question mark heart and think there to what is in his comes down for the country.” what he wants
ent.
of the mom
first marks the and This election sisters Yadira time that Jimenez have voted. Catherine early ballots in West They cast and had no choice. Jordan, Utah, about their hesitation for Hillary Clinton.has Both voted whose husband For Yadira, U.S. since he was lived in the is not a citizen, but a toddler partly a reaction line on the vote was Trump’s hard to Donald . immigration
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Rabu pON, 9 novEMBER 2016
Sandra Dewi Nikah dengan Harvey Moeis SANDRA Dewi akhirnya tiba di momen-momen terakhir menjelang pernikahan. Sandra melepas masa lajangnya dengan Harvey Moeis di Gereja Katedral Jakarta, Selasa (8/11) kemarin. Sehari menjelang pernikahannya, Sandra mengumumkan kabar gembira untuk para penggemarnya. Melalui akun instagram miliknya, Sandra mengumumkan bahwa acara pemberkatan pernikahannya akan disiarkan live secara online. Sandra mengungkapkan, momen indah pernikahannya ditayangkan di akun Facebook Bridestory Indonesia. Ia juga mengungkapkan kegugupannya menjelang hari bahagianya tersebut. ‘’Hai semua, aduh hari ini aku nervous banget, karena besok akhirnya aku dan Harvey akan menikah. Doain ya semoga semuanya lancar. Jangan lupa saksikan siaran langsung pernikahan aku di Facebook Bridestory Indonesia pada jam 12.30 WIB,’’ ujar Sandra Dewi di video yang diunggahnya, Senin (7/11). Video pengumuman Sandra ini pun mendapat respons positif dari netizen. Banyak netizen yang mendoakan agar acara pernikahan Sandra dan Harvey keesokan harinya bisa berjalan dengan lancar. (pik)
Bali Post/san
DAYA TARIK – Kelompok Tani Setia Makmur juga menawarkan kolam pancing sebagai salah satu daya tarik bagi wisatawan. Khususnya, wisatawan yang memiliki hobi memancing.
Kelompok Tani Setia Makmur
Bersiap Jadi Tujuan Agrowisata KELOMPOK Tani Setia Makmur adalah salah satu kelompok tani yang masuk dalam Subak Abian Pucak Banuwa di Antapan, Baturiti, Tabanan. Memiliki lahan garapan seluas 25 hektar dengan anggota 20 orang ini, kelompok tani ini bersiap menjadi tujuan agrowisata di Desa Antapan. Dengan merintis sebagai tempat wisata, diharapkan akan mendatangkan perubahan di Desa Antapan dan selanjutnya mendorong desa ini menjadi tujuan wisata. Ketua Kelompok Tani Setia Makmur Wayan Widana mengatakan, persiapan menjadi tujuan wisata sudah dipersiapkan mulai dari pembuatan jalur trekking sampai dengan pengolahan produk pertanian untuk dijadikan oleh-oleh. Untuk jalur trekking, disiapkan dua jalur yaitu untuk wisatawan yang berwisata setengah hari dan satu hari penuh. Dalam trekking ini pula, wisatawan yang datang tidak hanya disuguhkan pemandangan lahan pertanian atau objek agrowisata seluas 25 hektar, tetapi juga diajak untuk langsung melakukan penanaman maupun memanen produk pertanian. Selain itu, kata Widana, Kelompok Tani Setia Makmur juga menawarkan kolam pancing bagi wisatawan. Saat ini ada 58 embung yang semuanya berisi ikan. Sementara wisatawan juga bisa menikmati olahan produk pertanian dari ibu-ibu kelompok tani. ‘’Kami punya produk jus minuman dari sayuran yang memiliki rasa alpukat. Kelompok Tani Setia Makmur mendapatkan bantuan pemerintah berupa pengemasan minuman serta mesin pengolahan untuk membuat kerupuk ubi maupun sayuran lainnya. Di tempat ini juga ada ruangan khusus untuk kepentingan dan wisatawan yang datang bisa melihatnya secara langsung,’’ tegasnya. Widana menambahkan, potensi agrowisata tidak hanya
ada pada Kelompok Tani Setia Makmur, tetapi juga Desa Antapan secara menyeluruh. Di wilayah desa ini, lahan pertanian membentang seluas 500 hektar yang sebagian besar berupa subak abian dengan struktur hamparan dan tidak berundak. Meski tidak menanam padi, namun pemandangan alam berupa produk sayuran dan perkebunan lainnya tampak sangat menarik. ‘’Di sini, lahan yang ditanami padi hanya sekitar 16 hektar. Sisanya, sayuran dan tanaman perkebunan. Pemandangan di sini sangat indah, sehingga sangat berpotensi dijadikan objek agrowisata,’’ ujarnya. (san)
Bali Post/kmb23
WISATA BAHARI - Sejumlah wisatawan mengisi liburan dengan menikmari wisata bahari di kawasan Pulau Serangan, Selasa (8/11) kemarin.
Andalkan Wisata Bahari
Pulau Serangan Belum Punya Ruang Tunggu PULAU Serangan yang terletak di Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali selama ini dikenal dengan wisata baharinya, seperti wisata penangkaran penyu, terumbu karang, rumput laut, manggrove, snorkling, parasailing dan fishing. Sehingga potensi yang berkembang di pulau yang dikenal dengan Pulau Penyu ini sebagian besar mengandalkan pariwisata bahari dengan keindahan alam dan hasil laut yang dimilikinya. Tidak tanggung-tanggung, pulau yang mempunyai luas 483,46 hektar dengan jumlah penduduk mencapai 3.773 jiwa dan 971 kepala keluarga (KK) ini, hampir 95 persen penduduknya berkecimpung di dunia pariwisata bahari dan sebagian kecil sebagai pengusaha (4 persen) dan PNS (1 persen). Lurah Serangan I Wayan Karna, S.IP., S.H. mengatakan hal itu,
Selasa (8/11) kemarin. Menurut Karna, sejak di Pulau Serangan dibangun jembatan yang menghubungkan Pulau Serangan dengan Pulau Bali daratan, alih profesi dari nelayan dan petani rumput laut sangat dirasakan di pulau ini. Ia mengatakan, dulunya penduduk yang berprofesi sebagai petani rumput laut mencapai sekitar 200 KK. Namun, kini hanya tinggal 10
KK yang menggeluti profesi tersebut. ‘’Untuk profesi nelayan, warga kami di Serangan masih aktif. Hanya dikolaborasikan dengan kegiatan pariwisata, seperti mengantar tamu untuk melakukan snorkling, parasailing, fishing dan berkeliling melihat keindahan alam Serangan,’’ ujarnya. Kendati perkembangan pariwisata bahari di Pulau Serangan sangat pesat, kata
Karna, ternyata hingga saat ini Pulau Serangan belum mempunyai ruang tunggu. Sehingga segala informasi mengenai jadwal keberangkatan para nelayan untuk mengantar wisatawan menikmati keindahan alam bahari Pulau Serangan belum maksimal. Padahal, Pulau Serangan sudah mempunyai dermaga. Pihaknya berharap pemerintah segera memberikan bantuan untuk pembangunan ruang tunggu tersebut. ‘’Ruang tunggu untuk meng-input segala informasi kegiatan pariwisata bahari sangat perlu, terutama untuk jadwal ke-
berangkatan dan mengecek sarana-prasarana keselamatan para nelayan dan wisatawan sebelum melakukan kegiatan wisata bahari,’’ tegasnya. Selain wisata bahari, Pulau Serangan juga mengembangkan agrowisata, seperti tanaman semangka yang dikembangkan oleh BTED. Potensi wisata budaya juga cukup menjanjikan, seperti Kuburan Kampung Bugis, masjid dan Pura Sakenan. Di samping itu, juga mengembangkan wisata transportasi seperti kuda dan unta serta wisata kuliner hasil laut. (win)
Meski Tunarungu
Shintya Tetap Membuat Orangtuanya Bangga NI LUH Sudiasih tak pernah menyangka memiliki anak yang tunarungu (tuli dan bisu). Anak pertamanya, Putu Shintya Devi Yuda (18), diketahui mengalami gangguan pendengaran sejak umur 3 bulan. ‘’Waktu itu, anak-anak lain jika ada bunyi-bunyian menoleh. Sedangkan Putu Shintya tidak ada reaksi sama sekali,’’ kenangnya. Sudiasih mengurus anaknya dengan penuh kasih meskipun anaknya memiliki kekurangan. Melihat Putu Shintya kerap diolok-olok dan dikatakan kolok (bisu - red) oleh tetangga dan anak-anak di sekitar rumahnya, tentu membuat hatinya sangat teriris. Beruntung, putrinya memiliki sifat penyabar sehingga ia malah ditenangkan oleh putrinya sendiri. Seiring pertambahan usia putrinya, Sudiasih mulai
mencari informasi tentang sekolah khusus anak tunarungu. Sejak usia 6 tahun hingga SMA, Shintya disekolahkan di SLB Sidakarya. Seusai menempuh pendidikan di SLB, Shintya diterima di Sekolah Tinggi Desain (STD) Bali. Ia sangat bersyukur, Ketua STD bisa menerima putrinya untuk kuliah di tempatnya. Rasa besar hatinya kembali muncul ketika Shintya menjadi pemenang atau juara I dalam ajang Pemilihan Putra Putri Tuli (P3T) Bali 2016, mengalahkan 16 peserta perempuan dan 14 peserta laki-laki. Usahanya tidak siasia mendidik dan mendukung putrinya tersebut. ‘’Aku tidak menyangka hingga menangis terharu juga,’’ ujar Shintya yang kerap disapa Atik, dengan menggunakan bahasa isyarat dan diinterpretasikan oleh gurunya semasa sekolah
dulu, Sri Aemi. Dalam ajang yang diselenggarakan oleh Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) dan Gerkatin itu, Shintya membuat orangtuanya bangga. Tahun 2015 lalu, Shintya juga pernah meraih juara Harapan II pada lomba tata rias dan kecantikan tingkat nasional mewakili Provinsi Bali yang meraih juara I. Selama ini, ia merasa sering membuat orangtuanya sedih dengan keadaannya seperti itu. ‘’Dulu, aku juga
sedih. Ibu dan bapakku juga sedih. Tapi, aku selalu bilang jangan sedih, sabar, sabar dan sabar,’’ ujarnya dalam bahasa isyarat. Dalam menjalani hidupnya, Sintya memiliki motto ‘’Tidak Boleh Sombong, Tetap Rendah Hati’’. Bahkan, mottonya itu yang menjadikannya sebagai juara I P3T Bali 2016. ‘’Meski saya tuli, itu bukan hambatan. Saya akan tetap berkarya dan saya tetap semangat. Tidak boleh sombong melainkan tetap rendah hati,’’ ujar Sintya. (may)
Bali Post/may
Putu Shintya Devi Yuda