Skip to main content

Edisi 9 juni 2018 | BALIPOST.COM

Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 276 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Sabtu Kliwon, 9 Juni 2018

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Taat Hukum, Klarifikasi ke Bawaslu Bali

Mantra-Kerta Sangat Yakin Komitmen Bantuan Rp 500 Juta untuk Desa Pakraman Sah

LAPORAN dugaan politik uang oleh warga masyarakat terhadap pasangan calon (paslon) Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), berbuntut pada pemanggilan Bawaslu Bali kepada paslon Mantra-Kerta di Kantor Bawaslu Bali, Jumat (8/6) kemarin. Bawaslu Bali mengirimkan surat resmi kepada paslon Mantra-Kerta, Kamis (7/6)

siang yang isinya permintaan Bawaslu kepada paslon Mantra-Kerta untuk mengklarifikasi laporan dugaan politik uang terhadap Mantra-Kerta oleh warga masyarakat. Saat ke Bawaslu, MantraKerta didampingi oleh Ketua Tim Hukum Mantra-Kerta, Togar Situmorang, Ketua Tim Kampanye Gede Ngurah Wididana, Ketua Koalisi Rakyat Bali (KRB) Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra, politisi senior Golkar Nyoman

Sugawa Korry, advokat senior Warsa T.Bhuwana, para ketua partai politik, para relawan dan tim sukses lainnya. Klarifiksi dilakukan selama dua jam lebih dan berlangsung di ruangan tertutup. Rombongan diterima langsung oleh komisioner Bawaslu yakni Ketua Bawaslu Ketut Rudia dan Ketua Divisi Hukum dan Penindakan Bawaslu Bali Ketut Sunadra. Usai pertemuan selama dua jam, Cagub Bali Ida Ba-

gus Rai Dharmawijaya Mantra menjelaskan kepada awak media bahwa kedatangan ke Bawaslu Bali adalah bentuk sikap taat hukum. ‘’Kami taat hukum, dan kami datang untuk mengklarifikasi ke Bawaslu Bali, yang katanya

kami melakukan dugaan politik uang,’’ ujarnya. Menurut Rai Mantra, dugaan politik uang yang dilaporkan warga itu sama sekali tidak benar. Hal. 15 Tidak Benar

KLARIFIKASI - Paslon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), menerima berita acara klarifikasi dari Ketua Divisi Hukum dan Penindakan Bawaslu Bali Ketut Sunadra, Jumat (8/6) kemarin.

Nol, Implementasi Perda Buah Lokal

DI JAKARTA banyak jeruk Bali dipakai di hotelhotel. Di Bali tidak ada. Padahal kita yang menggebu-gebu membuat Perda Buah Lokal. Tidak ada implementasinya. Itu hanya buang-buang energi dan buang-buang duit. Demimkian kritik anggota Komisi I DPRD Bali I Nyoman Adnyana, Jumat (8/6) kemarin. Katanya, Perda Buah Lokal adalah salah satu bentuk keberpihakan pemerintah terhadap petani. Namun, perda yang berlaku sejak 2013 tersebut selama ini belum diimplementasikan dengan baik alias bak macan ompong. Pemprov pun dituding tak sungguh-sungguh menjalankan perda tersebut. ‘’Saya sudah sering nanya tentang Perda Buah Lokal. Seolah-olah diproteksi, memperhatikan, ingin memberikan penghasilan lebih pada petani. Tapi di tingkat implementasi tidak ada, nol,’’ ujar

’’Saya sudah sering nanya tentang Perda Buah Lokal. Seolah-olah diproteksi, memperhatikan, ingin memberikan penghasilan lebih pada petani. Tapi di tingkat implementasi tidak ada, nol.’’

politisi PDI-P asal Bangli ini. Minimal, lanjut Adnyana, gubernur mestinya membuat surat kepada pihak hotel agar mau memanfaatkan buah lokal sesuai musim. Sebagai contoh, satu kamar wajib disediakan satu biji buah seperti jeruk, salak, dan lainnya. Kalau surat itu tidak dilaksanakan, maka hotel harus dikenai teguran hingga sanksi lain yang lebih berat. Ini untuk mengatasi masalah pascapanen, terutama dalam memasarkan produk petani agar mendapatkan harga yang layak. (kmb32)

Bali Post/dok

KINTAMANI - Tanaman jeruk di Kintamani. Tak hanya rendahnya harga jual, petani jeruk di Kintamani juga menghadapi masalah hama.

Manusia dan Alam Bali Dilupakan Bicara Bali pasti bicara pariwisata. Jarang bahas pertanian. Apalagi manusia Bali. Semua orang ingin terlibat dalam pariwisata. Semua ingin mendapat keuntungan dari pariwisata. Sementara itu basis budaya Bali dilupakan. Penyelamatan alam dan manusia Bali hanya menjadi wacana. Akibatnya Bali di ambang keterpurukan. Akademisi Unud Prof. Dr. Ir. I Putu Rumawan Salain mengatakan, langkah penting harus segera dilakukan. Caranya, kembali pada kesepakatan awal. Bahwa pariwisata Bali dikembangkan berbasis budaya. Budaya tidak semata kesenian, juga alam dan manusia Bali. Masalah krisis air yang menghantui Bali, akibat dilupakannya manusia dan alam Bali. Padahal manusia Bali adalah pelaku budaya yang menjadi daya tarik pariwisata. Demikian pula alam dan pertanian. Keduanya merupakan aset yang harus dipelihara. Karena itulah, menurut Rumawan, industri pariwisata harus berkontribusi terhadap penyelamatan budaya Bali.

Pariwisata harus menampung produk pertanian Bali. Bukan menyerap pertanian luar. Apalagi dari luar negeri. Sementara itu, I Nyoman Gde Maha Putra , S.T., M.Sc., Ph.D. mengatakan betapa pentingnya kue pariwisata dinikmati oleh masyarakat Bali, terutama untuk mereka yang bergerak di sektor pertanian. ‘’Pariwisata harus turut dalam penguatan tradisi dan budaya lokal,’’ tegas Ketua Warmadewa Research Centre Universitas Warmadewa itu. Caranya, lanjut lulusan doktoral Oxford University Inggris ini, adalah mendukung sektor pertanian dan UKM lokal. Hal. 15 Produk Lokal

Bentuk BUMD, Jembatani Kepentingan Petani

Bali Post/eka

BUAH IMPOR - Seorang warga memilih buah manggis yang dijual di emperan toko Jalan Sulawesi, Denpasar. Penjual juga menjual berbagai buah impor.

PERTANIAN Bali sebetulnya berpotensi bisa menghidupi pariwisata. Namun, potensi itu hanya tinggal potensi yang belum tergali maksimal. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, setiap harinya ada 5 juta orang yakni 4,2 juta penduduk Bali dan sisanya wisatawan berada di Pulau Dewata. Untuk telur saja, kebutuhannya bisa mencapai 1 juta butir. Namun ternyata lebih banyak didatangkan dari luar Bali. Hal ini karena tidak semua orang Bali mau menjadi petani. Saat ini saja

tidak ada petani yang berumur di bawah 50 tahun. ‘’Semuanya sudah di atas 50 tahun, sebentar lagi punah itu. Kenapa tidak mau? karena daya tarik pariwisata tinggi. Orang mendingan kerja di hotel, wangi, walaupun jadi cleaning service tetap disebut kerja. Kalau jadi petani, tidak kerja. Ini masalah mindset,’’ ujarnya. Menurut Pastika, masalah yang dihadapi petani selama ini umumnya terletak pada pascapanen. Petani salah satunya kesulitan dalam memasarkan hasil pertaniannya

ke sektor pariwisata. Sebab, pelaku pariwisata seperti hotel tidak langsung membayar produk pertanian yang dibeli dari petani lokal. ‘’Petani menghasilkan, dijual ke hotel, ini bayarnya tiga bulan. Ini kan petani begitu jual perlu duit, untuk makan, menyekolahkan anak, dan lain-lain. Kalau (setelah) tiga bulan baru dibayar, terus tiga bulan ini bagaimana dia,’’ jelasnya. Pastika menambahkan, pemerintah sebetulnya memungkinkan untuk menjembatani masalah yang di-

hadapi petani, yakni dengan membuat perusahaan atau instansi semacam Bulog. Dalam hal ini, perusahaan tersebut yang menampung hasil pertanian. Namun, tetap pemerintah yang membayar petani dan kemudian menjual hasil pertanian itu ke sektor pariwisata. ‘’Mungkin bukan pemerintah langsung, dibentuklah satu perusahaan misalnya BUMD, atau ada swasta yang punya modal banyak, itu harus diberikan izin. Kira-kira solusinya begitu,’’ paparnya. (rin)

KPK Minta Bupati Tulungagung dan Wali Kota Blitar Serahkan Diri

MAGERET PANDAN - Kedua anak Desa Tenganan Pegringsingan saat mageret pandan di atas panggung sebelah Bale Patemu Kelod, Jumat (8/6) kemarin.

Tradisi ’’Mageret Pandan’’

Anak-anak dan Bule Tak Kalah Antusias

Membayangkan kulit tergores duri pandan, sepertinya amat sakit. Tetapi, tidak bagi masyarakat Desa Tenganan Pegringsingan. Malah, di desa tua ini, mageret pandan menjadi atraksi budaya yang amat tersohor di Bali. Para teruna yang melakoninya di atas panggung, juga terlihat sangat pemberani. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga terampil dan tak kalah antusias. Bahkan, beberapa turis asing yang ikut nonton, juga terdorong ingin mencoba mageret pandan. PADA Jumat (8/6) kemarin, sejak siang, areal pusat Desa Tenganan Pegringsingan sudah padat dikunjungi masyarakat dan wisatawan. Mereka ingin melihat, bagaimana pelaksanaan tradisi yang dilaksanakan setiap puncak Usaba Sambah ini. Panggung di sebelah Bale Patemu Kelod sejak awal

sudah dipenuhi pengunjung. Mageret pandan baru dimulai sekitar pukul 14.00 Wita, setelah pelaksanaan ngelawang mengelilingi desa. Di atas panggung, tumpukan daun pandan yang sudah terikat-ikat, sudah siap sejak pagi. Hal. 15 Saling Serang

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan empat tersangka tindak pidana korupsi suap terkait pengadaan barang dan jasa di Pemkab Tulungagung dan Pemkot Blitar, Jawa Timur tahun anggaran 2018. Empat tersangka itu antara lain Susilo Prabowo (SP) dari swasta atau kontraktor, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung Sutrisno (SUT), Agung Prayitno (AP) dari pihak swasta, dan Bambang Purnomo (BP) dari pihak swas-

ta. ‘’Ditahan selama 20 hari ke depan. SP di Rutan Pomdam Jaya Guntur, sedangkan AP, BP, dan SUT di Rutan Cabang KPK di gedung Merah Putih KPK,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (8/6) kemarin. Selain keduanya, KPK juga telah menetapkan tersangka untuk Bupati Tulungagung nonaktif Syahri Mulyo dan Wali Kota Blitar Muh Samanhudi Anwar. Namun, keduanya belum menyerahkan diri ke KPK. ‘’Kami mengimbau dua kepala daerah ini agar bersikap kooperatif dan menyerahkan diri pada KPK,’’ ucap

Febri. Untuk perkara di Tulungagung diduga sebagai penerima, yakni Syahri Mulyo (SM), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulung Agung Sutrisno (SUT), dan Agung Prayitno (AP) dari pihak swasta. Sedangkan diduga sebagai pemberi, yaitu Susilo Prabowo (SP) dari unsur swasta atau kontraktor. Sementara untuk perkara di Blitar diduga sebagai penerima antara lain Muh Samanhudi Anwar (MSA) dan Bambang Purnomo (BP) dari unsur swasta. Sedangkan di-

duga sebagai pemberi, yakni Susilo Prabowo (SP) dari unsur swasta atau kontraktor. ‘’Diduga pemberian oleh SP kepada Bupati Tulungagung melalui AP sebesar Rp 1 miliar terkait fee proyek-proyek pembangunan infrastruktur peningkatan jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung,’’ kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat dini hari. Diduga, kata Saut, pemberian ini adalah pemberian ketiga di mana sebelumnya Bupati Tulungagung diduga

telah menerima pemberian pertama sebesar Rp 500 juta dan pemberian kedua sebesar Rp 1 miliar. ‘’Tersangka SP adalah salah satu kontraktor yang kerap memenangkan proyek-proyek di Pemkab Tulungagung sejak 2014 hingga 2018,’’ ungkap Saut. Sementara itu, lanjut Saut, diduga Wali Kota Blitar menerima pemberian dari SP melalui BP senilai Rp 1,5 miliar terkait ijon proyek pembangunan sekolah lanjutan pertama di Blitar dengan nilai kontrak senilai Rp 23 miliar. Hal. 15 Barang Bukti

Kuningan, Mensthanakan Tuhan Dalam Diri Oleh I Gusti Ketut Widana SECARA ritual, usai tengah hari pelaksanaan Kuningan dikatakan Hyang Widhi beserta manifestasi-Nya dan Ida Batara-Batari setelah menerima persembahan yadnya akan kembali ke kahyangan (Dewa mur mwah maring Swarga). Dunia dan para penghuninya ‘’ditinggalkan’’ Tuhan untuk melanjutkan kehidupan di muka bumi. ‘’Sepeninggal’’ Tuhan, apakah manusia akan kehilangan sifat-sifat ke-Tuhanan-nya, meski masih mengaku beragama, atau malah kehilangan Tuhan itu sendiri, yang

sama artinya dengan tiadanya lagi sifat-sifat ke-Tuhan-an pada dirinya? Pertanyaan mengusik di atas dicetuskan bukan tanpa alasan, semata-mata untuk mengingatkan, bila mungkin menyadarkan umat manusia pemeluk agama, tentunya lewat pertanyaan juga, pada posisi manakah kesejatian diri mereka sekarang ini? Sebab, tanpa disadari semakin ke depan, di saat pengaruh zaman Kali kian menyusup dalam kehidupan, kian tampak umat manusia ciptaan Tuhan justru telah tampil sebagai ‘’eksekutor’’ Tuhan, menafikan kebenaran ajaran Tuhan, me-

matikan sifat-sifat ke-Tuhanan dan meruntuhkan fondasi keimanannya, menjadikan manusia kehilangan Tuhan dalam arti sebenar-benarnya. Kemudian menganggap Tuhan ‘’telah tiada’’, dan kalau toh masih mengaku beragama, tidak lebih sebagai penciri identitas dan formalitas keagamaan, yang boleh jadi jauh dari kehadiran Tuhan dalam diri. Menelisik realita demikian, budayawan dan agamawan KH A Mustafa Bisri (Gus Mus) tergelitik menulis artikel bertajuk ‘’Ketika Agama Kehilangan Tuhan’’. Melalui pernyataan komparatif ‘’dulu dan kini’’,

Gus Mus menggambarkan: Dulu orang berhenti membunuh sebab agama, sekarang orang saling membunuh karena agama. Dulu orang saling mengasihi karena beragama, kini orang saling membenci karena beragama. Agama tak pernah berubah ajaranannya dari dulu, Tuhannya pun tak pernah berubah dari dulu. Lalu yang berubah apanya, manusianya? Dulu orang belajar agama sebagai modal untuk mempelajari ilmu lainnya. Sekarang orang malas belajar ilmu lainnya, maunya belajar agama saja. Hal. 15 Tidak Bersaing


DENPASAR

2

Sabtu Kliwon, 9 Juni 2018

FIGUR

Tingkatkan Keterampilan

DI era Revolusi Industri 4.0, perguruan tinggi (PT) harus mampu mengantisipasi perubahan permintaan spesifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Apalagi dunia kerja di era ini merupakan integrasi pemanfaatan internet dengan lini produksi di dunia industri yang memanfaatkan kecanggihan teknologi dan informasi. Terlebih karakteristik Revolusi Industri 4.0 ini meliputi digitalisasi, optimalisasi dan kustomisasi produksi, otomasi dan adapsi, human machine interaction, value added services and businesses, automatic data exchange and communication dan penggunaan teknologi internet. “Syarat mutlak yang harus dimiliki lulusan perguruan tinggi, khususnya lulusan Fakultas Ekonomi, harus memiliki kompetensi di bidang bahasa, minimal Bahasa Inggris dan wajib menguasai teknologi informasi. Setelah diterima di tempat kerja, mereka harus mampu bekerja sama dalam satu tim atau teamwork. Inilah yang diminta oleh pengguna lulusan,” kata dosen Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa (FE Unwar) I Made Artawan, S.E., M.M., belum lama ini. Ketua Jurusan Manajemen FE Unwar periode 2012-2016 ini menjelaskan, pola Revolusi Industri 4.0 membawa dampak terciptanya jabatan dan keterampilan kerja baru dan hilangnya beberapa jabatan. Sementara industri akan banyak berkembang pada revolusi industri baru ini. Tantangan tersebut, harus dapat diantisipasi oleh PT melalui transformasi pasar kerja Indonesia dengan mempertimbangkan perubahan iklim bisnis dan industri, perubahan jabatan dan kebutuhan keterampilan. “Saat ini mindset orang sudah berubah, mereka lebih memilih memanfaatkan digital (online) dalam segala hal, seperti berbelanja online, menggunakan transportasi online dan lainnya yang bersifat cepat dan praktis. Ini adalah dampak dari perubahan zaman digital yang mengandalkan kecanggihan teknologi dan inilah yang dinamakan Revolusi Industri 4.0,” ujarnya. Ia menegaskan, salah satu faktor yang penting dalam Revolusi Industri 4.0 adalah keterampilan dan kompetensi yang harus tetap secara konsisten perlu ditingkatkan sesuai kebutuhan pasar kerja yang semakin berkembang pesat. “Oleh karena itu, perguruan tinggi dan dunia industri harus dapat mengembangkan industrial transformation strategy. Salah satunya dengan mempertimbangkan perkembangan sektor ketenagakerjaan, karena transformasi industri akan berhasil dengan adanya tenaga kerja yang handal dan kompeten,” tegasnya. (win)

Jual Sabu, Kevin Lee Dituntut 7 Tahun Penjara

Denpasar (Bali Post) Kevin Lee (44), terdakwa kasus dugaan penjualan sabusabu, dituntut pidana penjara selama tujuh tahun, Kamis (7/6). JPU Ida Ayu Nyoman Surasmi mengatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima narkotik golongan I bukan tanaman seberat 1,49 gram bruto atau 0,89 gram neto. Terdakwa Kevin Lee dijerat Pasal 114 ayat (1) Undangundang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. Selain dituntut hukuman penjara 7 tahun, terdakwa juga dipidana denda Rp 1,5 miliar subsidair enam bulan penjara. Jaksa Ida Ayu Nyoman Surasmi di hadapan majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi pada sidang sebelumnya menyatakan, kasus tersebut berawal saat terdakwa berkenalan dengan Agung Widodo (dalam berkas terpisah) di Lapas Kelas II A Kerobokan. Setelah keluar dari Lapas Kerobokan, terdakwa berkenalan dengan Agung Budiharja alias Kicen. Terdakwa kemudian ikut membantu Agung Widodo dalam peredaran narkotik jenis sabu-sabu. Akhirnya, dia pun ditangkap petugas BNNP Bali. (kmb37)

Eksekutif Pertajam Ranperda RDTR

Sementara itu, pihak eksekutif kembali melakukan pembahasan penajaman Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Penataan Zonasi (PZ) di Ruang Praja Madya Kantor Wali Kota Denpasar, Kamis (7/6). Pembahasan ini dipimpin langsung Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara didampingi Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Denpasar I Made Kusuma Diputra serta Kabid Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, I Gede Cipta Sudewa. ‘’Untuk pembahasan ini agar dilakukan dengan penuh kecermatan dan kete-

patan sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta hal penting yang dapat dilakukan lewat penyamaan persepsi,’’ ujar Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara. Menurut Rai Iswara, perlunya menyamakan persepsi dalam pembahasan ini nantinya dapat memberikan dampak dalam percepatan dan ketepatan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Seperti halnya dalam pengurusan izin yang dilakukan oleh masyarakat dapat memberikan suatu kecepatan dan ketepatan pelayanan sesuai dengan standar operasional prosedur yang ada. Langkahlangkah yang telah dilakukan selama ini dalam legalisasi

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : PPDB Jalur Miskin Dikhawatirkan Disalahgunakan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

pihaknya juga mengacu pada Permendagri Nomor 31 Tahun 2013 tentang Batas Daerah Kota Denpasar dengan Kabupaten Gianyar dan berdasarkan Permendagri Nomor 142 Tahun 2017 tentang Batas Daerah Kabupaten Badung dengan Kota Denpasar yang telah melakukan napak tilas tapal batas. Hal ini mendapatkan batas administrasi Kota Denpasar (RTRW) berdasarkan perda dengan luas 12.778,00 hektar dan batas administrasi Kota Denpasar (Permendagri) luas 12.523,23 hektar dengan koreksi luas kawasan kota yakni berkurang 272,74 hektar. (kmb12)

ANGKA prevalensi penyalahgunaan narkotika tahun 2017 di Indonesia mencapai 1,77 persen atau sekitar 3.376.115 orang, sedangkan untuk Provinsi Bali 1,62 persen. Angka prevalensi tersebut merupakan salah satu indikator bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersamasama menangani permasalahan narkotika. Selain itu, perlu upaya lebih kreatif, persuasif dan menarik bagi masyarakat supaya antinarkoba. Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini mengatakan hal itu, Jumat (8/6) kemarin. Masmini mengatakan, Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai leading sector dalam penanganan permasalahan narkotika di Indonesia telah melakukan berbagai upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci penting terciptanya Indonesia bersih dari narkotika. ‘’Untuk

itu, perlu langkah-langkah inovatif guna merangkul masyarakat terlibat aktif dalam upaya P4GN. BNN Kabupaten Badung menghadirkan inovasi baru sebagai bentuk penyampaian pesan upaya P4GN melalui pergelaran seni budaya Wayang Cenk Blonk. Tadi malam (Kamis - red), kami menggelar pementasan Wayang Cenk Blonk di Desa Kedonganan,’’ tegasnya. Dengan pergelaran itu, kata Masmini di samping dapat melestarikan seni dan budaya, Wayang Cenk Blonk dianggap sebagai upaya lebih kreatif, persuasif dan menarik bagi masyarakat. Pergelaran seni budaya ini dilaksanakan berkaitan dengan menyemarakkan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2018. Tahun ini, BNN mengusung tema HANI yaitu ‘’Menyatukan dan Menggerakkan Seluruh Kekuatan Bangsa dalam Perang Melawan Narkoba untuk Mewujudkan Masyarakat Indonesia yang Sehat Tanpa Narkoba’’. ‘’Dengan digelora-

kannya tema tersebut dapat memberikan motivasi kepada seluruh elemen masyarakat untuk tergerak hatinya turut serta dalam upaya P4GN,’’ tegasnya. Pementasan seni budaya ini merupakan warna baru yang dikemas untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah memberikan informasi dan pembekalan kepada masyarakat Desa Kedonganan tentang bahaya penyalahgunaan narkotika. Apalagi, sebelumnya telah dilakukan deklarasi Desa Kedonganan Bersih Narkoba. BNNK Badung mengupayakan untuk memberdayakan masyarakat dalam kegiatan pelatihan lifeskill bagi warga Desa Kedonganan. Hal ini dilakukan agar masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam upaya P4GN, sehingga Desa Kedonganan menjadi desa yang kreatif, inovatif, mandiri dan berwawasan antinarkoba. (rah)

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Pengguna Narkoba Capai 3,3 Juta Jiwa

PPK Pengadaan Kapal Dibui 15 Bulan

Denpasar (Bali Post) Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pengadaan kapal ikan, terdakwa Minhadi Noer Sjamsu dan I Gusti Ngurah Made Sumantri (dalam sidang dan penuntutan terpisah) Kamis (7/6), akhirnya divonis bersalah oleh majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, terdakwa I Gusti Ngurah Sumantri yang merupakan PPK dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali dinyatakan bersalah dan melanggar ketentuan Pasal 3 UU Tipikor. Oleh majelis hakim, terdakwa kemudian dipidana penjara selama satu tahun tiga bulan (15 bulan). Selain itu, terdakwa juga dikenakan denda Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan dan biaya perkara Rp 5 ribu. Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa. JPU Made Subawa dari Kejati Bali sebelumnya, menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun 10 bulan (22 bulan). Hal yang sama juga didapat PPK Kementerian KKP terdakwa Minhadi Noer Sjamsu. Dalam sidang terpisah, pria yang mendatangkan saksi meringankan mantan Menteri KKP-RI itu dibui dengan pidana penjara selama 15 bulan, denda Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan. Sebelumnya, Gusti Sumantri dan Minhadi Noer Sjamsu (sidang terpisah) oleh jaksa disebut bersalah secara bersama-sama dengan tujuan menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya, karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara. Atas pertimbangan itu, terdakwa dijerat Pasal 3 Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (kmb37)

oleh pihak PUPR Denpasar telah mampu merumuskan beberapa permasalahan yang nantinya dapat dijadikan acuan dalam menyusun rencana kerja Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Langkah percepatan yang dilakukan tak terlepas dari arahan Presiden Joko Widodo di setiap pertemuan yang telah melakukan program percepatan pembangunan di segala lini. ‘’Tentunya hal ini dapat kita lakukan di daerah sesuai dengan motto pelayanan Sewaka Dharma Pemkot Denpasar, yakni melayani adalah kewajiban. Apa yang telah diterjemahkan dalam motto pelayanan ini juga dapat didukung dengan

senyum, sopan dan sungguhsungguh dalam memberikan pelayanan. Didukung juga dengan ketelitian, kecepatan dan ketepatan dalam memberikan pelayanan,’’ katanya. Sementara itu, Kabid Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang I Gede Cipta Sudewa mengatakan, pihaknya telah menyusun rencana kerja mengacu pada Permen ATR 8/2017 lewat empat tata cara atau tahapan dalam pemberian persetujuan substansi rancangan Perda tentang RDTR. Meliputi pengajuan rancangan perda tentang RDTR, evaluasi materi rancangan perda tentang RDTR, pembahasan lintas sektor dan daerah terkait rancangan perda tentang RDTR, serta penetapan persetujuan substansi oleh menteri. Di samping itu, dalam melakukan legalisasi ini

Denpasar (Bali Post) – Pembahasan Ranperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang dilakukan Pansus XV di DPRD Denpasar belum rampung. Pembahasan baru sebatas pertemuan awal saja. Namun, saat itu sejumlah persoalan telah mengemuka.

AKBP Ni Ketut Masmini

Bali Post/rah

Polisi Telusuri Jejak Nadiroh Sebelum Ditemukan Tewas Denpasar (Bali Post) Memasuki hari ketiga, penyelidikan kasus tewasnya Lailatil Nadiroh belum ada titik terang. Tim gabungan Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Timur (Dentim) masih berkutat dalam pencarian saksi-saksi. Jumat (8/6) kemarin, polisi kembali mendatangi TKP di Jalan Sedap Malam Gang Tunjung Biru IV, Dentim. Selain itu juga ditelusuri jejak korban sebelum ditemukan tewas, di antaranya ke rumah makan di wilayah Sanur. ‘’Informasinya, korban sempat makan di Sanur. Ini yang masih ditelusuri polisi dengan siapa korban ke sana. Anggota masih menyebar di lapangan,’’ kata sumber. Selain itu, pemeriksaan saksi-saksi terus dilakukan. Pada Jumat siang, penyidik rencananya memeriksa anak korban. ‘’Ada rencana seperti itu. Tapi, saya belum tahu tindak lanjutnya. Apakah jadi diperiksa atau tidak,’’ tegas sumber yang enggan disebut identitasnya ini.

Kanitreskrim Polsek Dentim Iptu Ario Seno Wiboko membenarkan adanya olah TKP ulang. Namun, dia enggan berkomentar banyak. ‘’Langsung saja ke Polresta karena di sana yang menangani kasus ini. Kami hanya membantu saja,’’ tegasnya. Sementara itu, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo menyampaikan belum ada perkembangan terkait penyelidikan kasus ini. Menurutnya, suami korban sudah diperiksa, tetapi belum ada mengarah ke pelakunya. Penyidik sudah memeriksa 11 saksi, di antaranya kepala tukang, buruh proyek, dan tukang batu. Saksi tersebut merupakan anak buah suami siri korban, Jainuri. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap istri sah Jainuri. ‘’Jainuri punya dua istri dan korban istri siri. Korban juga punya dua suami, salah satunya Jainuri. Kami sudah periksa semua saksi termasuk suami pertama korban,’’ ungkapnya. Apakah korban diperkosa?

Bali Post/kmb36

TKP - Areal kebun jagung, TKP di mana mayat korban Lailatil Nadiroh (44) ditemukan oleh warga. ‘’Belum tahu karena hasil autopsinya belum keluar, termasuk penyebab meninggal korban. Nanti tunggu hasil autopsinya saja,’’ tegas mantan Kapolres Gianyar ini. Seperti diberitakan sebe-

lumnya, kasus pembunuhan terjadi di kebun jagung di Jalan Sedap Malam Gang Tunjung Biru IV, Denpasar Timur (Dentim). Mayat korban, Lailatil Nadiroh (44), ditemukan warga, Rabu (6/6) lalu. Tim

dari Polresta Denpasar, Polsek Denpasar Timur dan Forensik RSUP Sanglah, Kamis (7/6) lalu, kembali melakukan olah TKP. Selain itu, polisi sedang mendalami pemeriksaan orang dekat korban. (kmb36)


BADUNG

Sabtu Kliwon, 9 Juni 2018

Layani Pemudik

Kasus Pemukulan Polisi

Dua Anggota Ormas Ditahan Mangupura (Bali Post) Setelah melakukan pemeriksaan intesif terkait kasus pemukulan anggota Ditsabhara Polda Bali Bripda I Wayan Krisna Darmaja (22), akhirnya penyidik Polsek Kuta menahan dua anggota ormas berinisial Gn dan KS. “Yang ditahan ini adalah pelaku pemukulan (Gn) dan pelaku melawan petugas (KS),” tegas Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Aan Saputra, Jumat (8/6) kemarin. Atas perbuatannya itu, Gn

dan KS langsung dijebloskan ke ruang tahanan Mapolsek Kuta. Sedangkan dua rekannya, Ng dan DA, dikenakan wajib lapor sambil menjalani pemeriksaan dan masih dilakukan pendalaman. “Saat diamankan, KS berontak sehingga mengakibatkan anggota kami luka. Intinya, kami akan memerangi segala bentuk premanisme yang terjadi di Kuta. Kami akan tindak tegas, apalagi coba-coba melawan,” tegas mantan Kanitreskrim Polsek Denbar ini.

Dua Kapal Disiagakan di Pelabuhan Watu Nunggul

Seperti diberitakan sebelumnya, kericuhan terjadi di tempat dugem di Jalan Legian, Kuta, Kamis (7/6) lalu. Anggota Ditsabhara Polda Bali Bripda I Wayan Krisna Darmaja (22) dipukul anggota ormas. Bahkan anggota ormas tersebut mengaku tidak takut dan menantang korban memanggil teman-temannya satu kompi. Terkait kasus itu, Tim Opsnal Polsek Kuta mengamankan empat orang berinisial Gn, Ng, KS dan DA. (kmb36)

Satpol PP Awasi Pergerakan Duktang Mangupura (Bali Post) Kehadiran penduduk pendatang (duktang) di wilayah Kabupaten Badung mendapat pengawasan ekstraketat dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat. Dengan melibatkan aparat terkait, Tim Yustitusi terus melakukan penertiban di enam kecamatan, terutama di kawasan yang padat penduduk. Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, pihaknya terus melakukan patroli terpadu guna mengawasi duktang. Kegiatan ini sekaligus mengawasi rumah-rumah penduduk yang ditinggal mudik hari raya Lebaran. “Serangkaian perayaan Idul Fitri, banyak masyarakat yang keluar kota untuk mudik atau liburan. Jadi, kami antisipasi patroli terpadu bersama Dinas Perhubungan, polisi dan TNI, digiatkan pagi, siang, dan malam,” ujar Suryanegara, Jumat (8/6)

kemarin. Selain melakukan patroli terpadu, kata Suryanegara, pihaknya juga menyiagakan jajarannya pada setiap posko arus mudik. Seperti di Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Pantai Kuta. Tim yang terlibat terdiri dari Polresta Denpasar, TNI, Damkar, BPBD, dan Dishub. “Kami juga bergabung dalam posko arus mudik pada beberapa tempat, seperti bandara, Pantai Kuta, pos depan Puspem Badung dan Terminal Mengwi,” jelasnya. Suryanegara menambahkan, pihaknya juga menyiapkan tim khusus untuk mengantisipasi serbuan penduduk pendatang pascaperayaan Lebaran. Puluhan personel bakal dikerahkan untuk menjaga pintu masuk Badung. “Sebagai antisipasi pascaLebaran, kami akan menggelar sidak adminitrasi kependudukan di Terminal Tipe A Mengwi dengan melibatkan

3

polisi, TNI, Dishub, Dinsos, Disdukcapil, Camat Mengwi, Perbekel Mengwitani dan Linmas Mengwitani sejumlah 50 personel,” katanya. Menurut Suryanegara, kegiatan tersebut akan dilakukan sejak tanggal 18 hingga 21 Juni 2018. Bagi masyarakat yang tidak dilengkapi dengan kartu identitas penduduk akan dikembalikan ke daerah asalnya. “Jika ada yang tanpa identitas, langsung kami kembalikan ke daerah asalnya,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pada Mei lalu Satpol PP Badung telah menyidangkan 181 pelanggaran di Kuta Selatan dan 27 pelanggaran di Kuta. “Semuanya ada 208 orang pelanggar yang disidang tipiring. Yang tidak disidang tipiring juga banyak, tapi karena ada penjamin dan dilaporkan oleh penjamin, jadi hanya diberikan pembinaan saja,” katanya. (kmb27)

Mangupura (Bali Post) Lonjakan penumpang yang akan mudik Lebaran melalui Pelabuhan Watu Nunggul, Kedonganan, menuju Pelabuhan Belimbing Sari, Bayuwangi, diperkirakan mulai terjadi Rabu (13/6). Bahkan persiapan kapal yang akan digunakan untuk layanan angkutan Lebaran sudah dipersiapkan sejak dua lalu. Guna melayani pemudik, pihak pelabuhan menyiagakan dua kapal dan dua trip. General Manager Marina Srikandi, Wayan Yudiana, mengatakan hal itu Jumat (8/6) kemarin. Menurut Yudiana, layanan penyeberangan KedongananBanyuwangi memang baru dimulai tanggal 13 Juni, karena

lonjakan penumpang diperkirakan akan terjadi mulai hari itu. Dia mengakui, kapal yang digunakan untuk melayani rute tersebut saat ini sedang docking untuk dilakukan perbaikan. Sehingga untuk sementara layanan penyeberangan tidak ada. “Kapal yang kami gunakan untuk melayani penumpang saat Lebaran masih dilakukan perbaikan. Sementara ini belum ada layanan penyeberangan,” ujarnya. Meski belum ada layanan penyeberangan, kata Yudiana saat ini calon penumpang sudah ada yang memesan tiket. Dikatakan, pemesanan tiket biasanya lebih banyak dilakukan secara langsung.

Bali Post/kmb23

PPDB 2018, KK Non-Badung Dijatahkan 10 Persen Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2018/2019 di Kabupaten Badung berbeda dari tahun sebelumnya. Pemerintah setempat memberikan siswa di luar wilayahnya menuntut ilmu di Badung meski hanya dijatahkan kuota 10 persen. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung Ketut Widia Astika mengatakan hal itu, Jumat (8/6) kemarin.

Bali Post/kmb27

Birokrat asal Kerobokan ini mengatakan, pelaksanaan PPDB 2018 di Badung mengacu pada sistem zonasi berbasis Kartu Keluarga (KK). Kendati demikian, pemerintah setempat tetap memberikan porsi bagi siswa yang tidak memiliki KK Badung atau KK non-Badung. “Tentu kami akan mengacu pada ketentuan yang berlaku. Namun sesungguhnya di perencanaan kami, anak-anak yang ber-KK di luar Badung sudah diporsikan kuota 10 persen,” ujarnya. Widia Astika mengakui, banyak anak-anak di luar KK Badung yang ingin melanjutkan pendidikan di Badung. Salah satunya ingin melanjutkan ke SDN 2 Tibubeneng. “Banyak sekali anak-anak di luar KK Badung yang ingin masuk kesana (SD Tibubeneng - red). Dari data yang kami miliki, dari 113 siswa yang terdaftar ingin masuk ke sana tercatat 50 ber KK Badung dan sisanya KK non-Badung,” katanya. Widia Astika mengatakan, adanya masukan dari pihak Dewan Badung yang menginginkan anak-anak yang ber-KK di luar Badung mendapat perhatian akan menjadi catatan Disdikpora untuk disampaikan ke pimpinan. “Ini kan mengenai amanat undang-undang dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2018 tentang PPDB, jadi perlu pencermatan bersama,” terangnya. Sementara itu, Komisi IV DPRD Badung memanggil

Bupati Giri Prasta Buka PKB Ke-40 Kabupaten Badung

Ingatkan PKB Bukan untuk Meraih Juara, namun Pelestarian Seni Budaya PEMERINTAH Kabupaten Badung menggelar Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 Kabupaten Badung, di Jaba Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung, Kamis (7/6) lalu. PKB yang kali ini mengangkat tema “Teja Dharmaning Kahuripan (Api Spirit Penciptaan)” ini dibuka Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup I Ketut Suiasa, Wakil Ketua DPRD Badung I Nyoman Karyana dan I Made Sunarta, Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung, Kadis Kebudayaan I.B. Anom Bhasma dan Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, ditandai pemukulan gong. Bupati Giri Prasta menekankan, pelaksanaan PKB dari tahun ke tahun sebagai upaya melestarikan seni, adat, agama, tradisi dan budaya. Terlebih seni, adat dan budaya sudah menjadi komitmen dan perioritas pembangunan di Kabupaten Badung. “Ajang PKB bukan tujuan utamanya untuk meraih juara, melainkan sebagai upaya pelestarian seni budaya Bali,” tegas Giri Prasta. Untuk memberi ruang dan tempat kreativitas seni para seniman, kata Giri Prasta, Pemkab Badung telah membangun Panggung Pemuda Budaya di areal Puspem Badung dan ditargetkan akan rampung tahun 2019 mendatang. Selain itu, Pemkab Badung sedang gencarnya mewujudkan TK/

PAUD Hindu berbahasa ibu dan dharma duta di masingmasing desa. Sementara itu, Kadis Kebudayaan I.B. Anom Bhasma melaporkan, PKB Bali di Kabupaten Badung tahun ini telah diisi dengan berbagi lomba, khususnya lomba di bidang kewanitaan. PKB bertujuan mengembangkan dan melestarikan potensi seni budaya Bali, memberi ruang dan wadah bagi para seniman serta mencari bibit-bibit seniman muda berbakat di bidangnya masing-masing. Anom Bhasma juga menyampaikan, sekaa sebagai duta Badung yang akan tampil di PKB Bali ke-40, di antaranya Gong Kebyar Dewasa Sekaa Gong Dharma Laksana Banjar Peken, Desa Adat Bualu, Benoa, Gong Kebyar Anakanak Sekaa Gong Anakanak Jong Kumara, SMPN 2 Mengwi, Gong Kebyar Wanita Sekaa Gong Asti Pradnya Swari Kuta Selatan. Lomba Gender Wayang Remaja dengan sloka, Sanggar Seni Sri Kembang Kecamatan Abiansemal, Lomba Bleganjur Anak-anak oleh SMPN 4 Kuta Selatan. Parade Lagu Daerah Sanggar Eka Mahardika Banjar Saren Sibangkaja, Lomba Tembang Girang Sanggar Mudra Sandakan, Parade Tabuh Tari dan Palegongan Sekaa Pelegongan Banjar Lukluk, Kecamatan Mengwi. Parade Ngelawang Sanggar Pupuk Cekuh Kecamatan

Kuta Utara, Parade Arja Rakyat Bali Sanggar Cita Usadi Kecamatan Mengwi, Drama Gong Remaja Sanggar Dewa Ruci Kecamatan Abiansemal. Parade Joged Bumbung Inovasi Sanggar Kanti Budaya Kecamatan Kuta Selatan, Parade Gambelan Angklung Kebyar dengan tarian oleh Sanggar Angklung Kumara Agung Kecamatan Kuta. Parade Tari Klasik dan Kreasi Baru Sanggar Guntur Madu Petang, Pagelaran Gamelan Inovatif dengan tarian Sanggar Taksu Murti Kemanisan, Legian, Parade Janger Malelampahan Sanggar Mangu Sancaya Puri Ageng Mengwi. Parade Topeng Panca Klasik Sang-

Penyeberangan dari Pelabuhan Watu Nunggul–Belimbing Sari sudah dibuka sejak Desember 2017. Menurut Yudiana, jumlah penumpang dari dan ke Banyuwangi saat hari biasa memang masih sedikit. Ratarata penumpang setiap hari 10-15 orang. “Saat ini pelayaran menuju Banyuwangi ada satu kapal. Sementara pada saat musim mudik nanti, kami akan menyiapkan dua kapal dan dua trip,” katanya. Yudiana berharap, ke depan pelayaran dari dan ke Banyuwangi bisa menjadi pilihan utama masyarakat. Saat ini memang masih banyak masyarakat yang belum mengetahuinya. (kmb23)

PELABUHAN - Suasana Pelabuhan Watu Nunggul, Kedonganan yang akan melayani penyeberangan menuju Pelabuhan Belimbing Sari, Bayuwangi.

Mangupura (Bali Post) -

PATROLI - Satpol PP Badung melakukan patroli sinergi dengan aparat kepolisian dan dinas terkait.

Yaitu calon penumpang datang langsung ke tempat penjualan tiket di dermaga. Namun, pihak marina juga menyediakan penjualan tiket secara online. “Memang pemesannya belum terlalu banyak. Calon penumpang cenderung langsung datang ke dermaga. Sebenarnya tak ada perbedaan harga antara yang dijual online dan dijual langsung di dermaga,” katanya. Yudiana mengatakan, jadwal kapal dari Kedonganan menuju Pelabuhan Belimbing Sari, Banyuwangi dibuka mulai pukul 07.30 Wita dan baliknya pukul 14.30 Wita. “Sampai saat ini belum ada rencana untuk penambahan jumlah kapal,” ujarnya.

gar Majalangu Kecamatan Kuta Utara, Pagelaran Kesenian Khas Kabupaten Sanggar Dharma Taksu Kecamatan Petang. Parade Wayang Kulit Tantri Babad Remaja Sanggar Kuta Kumara Agung Banjar Temacun, Pawai Pembukaan Sanggar Tari Bali Karang Tumaritis Bongkasa, Pagelaran Kesenian Calonarang Sanggar Calonarang Poleng Kecamatan Kuta Utara. Kesenian Rekonstruksi Revitalisasi Sanggar Majalangu Kuta Utara, Lomba Bondres Modern Sanggar Tugek Carangsari, Parade Gambelan dan Tari Bali tingkat Perguruan Tinggi Non Seni STIPAR Triatmajaya Dalung. Pagelaran

kesenian dengan pemainpemain bintang kabupaten Sanggar Seni Tugek Carangsari, Pagelaran Kesenian Baru Sanggar Tindak Alit Br. Sengguan, Sempidi, Lomba Melukis Ngurah Alit Kepakisan Banjar Cica Abianbase. Di akhir acara dipentaskan Legong Klasik yang ditarikan oleh pragina lanang (laki-laki) dari Sanggar Arda Nare Swari Sading dan Janger Malelampahan Sanggar Mangu Sancaya Puri Ageng Mengwi. Diserahkan pula hadiah bagi para pemenang lomba, seperti lomba merangkai bunga dan janur, lomba makanan, lomba nyastra dan lomba busana. (ad374)

MEMBUKA - Bupati Giri Prasta saat membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 Kabupaten Badung di Jaba Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung, Kamis (7/6) lalu.

Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung, para Kepala UPT dan kepala SD dan SMP negeri se-Badung, Kamis (7/6). Dalam pertemuan yang dipimpin Ketua Komisi IV AAN Ketut Agus Nadi Putra, dewan mendesak pemerintah dan para kepala sekolah memberikan kelonggaran dalam PPDB, sehingga tidak ada siswa di Gumi Keris yang sampai tidak mendapat sekolah. “Setiap PPDB pasti terjadi kegaduhan. Kami harap kegaduhan itu tidak terulang di tahun ini,” ujar Nadi Putra. Nadi Putra menambahkan, pihaknya mempertanyakan sistem penerimaan siswa baru yang akan dilakukan di semua SD dan SMP negeri se-Badung. Sebab, sesuai aturan terbaru, PPDB selain menggunakan sistem zonasi, prestasi dan miskin, belakangan juga muncul aturan agar perekrutan siswa menggunakan kartu keluarga (KK). “Sekarang siswa mendaftar kan harus pakai KK setempat. Nah, ini agak berat. Karena kita ketahui banyak orang luar Badung bekerja dan tinggal bersama keluarganya di Badung, tapi tidak ber-KK Badung. Yang begini, bagaimana anak mereka bisa sekolah?” terangnya. Sementara itu, anggota Komisi IV I Nyoman Sentana kembali mengingatkan tugas pemerintah agar menyiapkan fasilitas pendidikan tanpa pandang bulu. “Intinya, kami minta jangan sampai ada anak kita tidak mendapat sekolah,” katanya. Politisi Gerindra ini mendorong agar ke depan sekolah swasta diperlakukan sama dengan negeri, baik fasilitas maupun perihal pembiayaannya. Sehingga masyarakat mau bersekolah di swasta. “Sekarang bagaimana caranya agar kualitas dan fasilitas sekolah swasta itu sama dengan negeri. Bila perlu, sekolah-sekolah swasta itu harus gratis seperti negeri. Ini tugas pemerintah mencarikan solusinya,” tegasnya. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Pastika Tradisikan Kegiatan Berbagi dengan KK Miskin di Momen Hari Raya GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika mentradisikan kegiatan berbagi dengan KK miskin khususnya yang sudah lanjut usia pada momentum hari besar keagamaan. Bertepatan dengan hari Penampahan Kuningan, Jumat (8/6) kemarin, Pastika yang didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Bali menyambangi tiga lansia dari keluarga kurang mampu dan telantar di wilayah Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng. Hal serupa telah dilaksanakan oleh Gubernur Pastika pada momen Penampahan Galungan lalu. Kunjungan diawali di kediaman Dadong Mustri (80) di Banjar Dinas Kajanan, Desa Joanyar. Wanita renta ini hidup seorang diri di rumahnya yang sangat sederhana. Menurut penuturan Dadong Mustri, tiga anak perempuannya telah menikah dan hanya sesekali datang menengok. Hidup serba terbatas, nenek dengan tubuh bongkok ini menggantungkan hidup dari kegiatan menganyam ketupat serta belas kasihan keluarga dan tetangga sekitar. Selanjutnya Pastika mendatangi rumah Ni Ketut Rokning di Banjar Taman Sari, Desa Sulanyah. Rokning yang juga sebatang kara mengalami cacat bawaan pada kaki sehingga tak bisa berjalan. Gubernur Bali mengakhiri kunjungannya di gubuk Ketut Sunika (62) di Dusun Tegal Desa Bubunan. Sepeninggal suaminya, Sunika yang sakit-sakitan menempati rumah bedeng tak

LANSIA – Gubernur Bali Made Mangku Pastika (tengah) bersama seorang lansia miskin yang dikunjunginya di Kecamatan Seririt, Buleleng pada Penampahan Kuningan. layak huni. Sementara bantuan bedah rumah terkendala karena Sunika menempati lahan milik keluarga yang belum memberi persetujuan. Gubernur Bali dua periode ini menyampaikan keprihatinan atas kondisi yang dialami ketiga lansia di usia senjanya. Untuk itu, ia menggugah kepedulian pihak keluarga dan tetangga sekitar. ‘’Kalau masih punya hati nurani dan belas kasih, ayolah kita bantu rawat mereka,’’ ujarnya. Dalam kesempatan itu, Pastika kembali menyinggung kearifan lokal seperti manyamabraya dan paras paros yang sepertinya belum sepenuhnya bisa diterapkan. Selain itu, masyarakat Bali yang

mayoritas beragama Hindu juga punya filosofi yang adiluhung yaitu Vasudhaiva Kutumbakam (kita semua di dunia ini adalah satu keluarga). ‘’Mari kita betulbetul terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan hanya jadi slogan, evaluasi cara beragama kita,’’ ungkapnya. Pada bagian lain, Pastika minta para camat, kepala desa dan bendesa untuk menyisir warganya yang kurang mampu dan membawakan makanan serta bantuan lain untuk mereka. Dalam kunjungannya, Gubernur Bali menyerahkan bantuan berupa sembako dan nasi bungkus yang bisa langsung dinikmati lansia. (ad380)

IndiHome Tembus 4 Juta Pelanggan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (Telkom) terus memperkuat mesin pertumbuhan baru, salah satunya dari layanan fixed broadband IndiHome. Jumlah pelanggan IndiHome mencatat milestone penting mencapai 4 juta pelanggan pada 6 Juni lalu. Dengan pencapaian ini, Telkom optimis melebihi target semula 4,7 juta pelanggan menjadi sekitar 5 juta pelanggan pada akhir tahun 2018. IndiHome merupakan layanan triple play yang terdiri atas internet fiber berkecepatan tinggi, IPTV dan telepon rumah yang tersebar di lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia. ‘’Telkom terus memperkuat kualitas jaringan dan meningkatkan coverage layanan IndiHome untuk memenuhi permintaan atas connectivity yang berkualitas tinggi yang telah menjadi bagian kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat Indonesia. Kami percaya bahwa ketersediaan connectivity berkualitas tinggi akan turut mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia,’’ demikian disampaikan Siti Choiriana, Direktur Consumer Service Telkom, di Jakarta. Untuk semakin mengakselerasi layanan IndiHome, Telkom terus-menerus memperkaya konten yang dilengkapi dengan fitur-fitur menarik dan meningkatkan layanan purnajual untuk memberikan customer experience yang excellent kepada pelanggan, antara lain dengan memperkuat moda layanan digital melalui myIndiHome. Khusus untuk konten

Sabtu Kliwon, 9 Juni 2018

Taman Rama School Jimbaran Gelar ”Graduation Ceremony’’

Pembentukan Karakter, Sportivitas dan Penumbuhan Jiwa Kompetitif MELEPAS 89 orang siswa yang terdiri atas 32 siswa SD, 34 siswa SMP dan 23 siswa SMA, Taman Rama School Jimbaran menggelar Graduation Ceremony di Golden Tulip Bay View Hotel, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Kamis (7/6) petang. Acara pelepasan ini dihadiri Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kabupaten Badung, Kabid Pendidikan Disdikpora Kabupaten Badung, Kepala UPT Disdikpora Kecamatan Kuta Selatan, Ketua Komite Sekolah Taman Rama Jimbaran, Administrator Sekolah Taman Rama Jimbaran beserta jajaran, orangtua siswa dan para guru Sekolah Taman Rama Jimbaran. Acara Graduation Ceremony ini dimeriahkan berbagai penampilan dance dan nyanyian yang dibawakan oleh siswa-siswi Taman Rama School. Berbagai sertifikat penghargaan dan trofi diberikan kepada siswa-siswi berprestasi. Di akhir acara dilaksanakan Candle Light Ceremony yang bermakna filsafat lilin yaitu rela berkorban demi memberi penerangan dan hanya dengan pengetahuan dapat menerangi kehidupan. Kepala SMP dan SMA Taman Rama School Dra. Siluh Putu Susilawati mengatakan, dalam proses pembelajaran di Taman Rama School ada tiga pilar penting yang diupayakan diwujudkan, yaitu pembentukan karakter, jiwa sportivitas dan penumbuhan jiwa kompetitif dalam diri siswa. Sebab, ketiga pilar inilah yang dibutuhkan siswa di era mendatang. ‘’Kami berusaha mengikutkan siswa di ajang kompetisi, baik akademis maupun nonakademis disesuaikan dengan kemampuan siswa dan sekolah. Kami selalu tekankan berjuang dengan semaksimal mungkin dan

LIMA LAGU - Penampilan siswa-siswi Taman Rama School Jimbaran yang membawakan lima lagu ‘’Graduation Song’’ pada acara ‘’Graduation Ceremony’’ SD, SMP dan SMA Taman Rama School Jimbaran. lakukan yang terbaik, masalah hasil kompetitif,’’ tegasnya. biar Tuhan yang menentukan. Jadi, Menurut Susilawati, teori kesiswa siap menghadapi segala situasi berhasilan seorang anak secara yang mungkin terjadi,’’ tandasnya. akademis dan terbentuknya karaLebih lanjut dikatakannya, siswa kter yang baik akan terjadi apabila kelas XII yang dilepas sebagian ikut ada komunikasi yang baik antara bersaing merebut kursi di universitas orangtua dan sekolah. Hal ini tidak negeri di Indonesia. Bahkan, seba- bersifat instan dan memerlukan gian dari mereka sudah diterima di proses di dalamnya. Taman Rama universitas swasta terbaik di Tanah School secara konsisten menggalAir melalui nilai rapor dan tes. Sele- akkan pendidikan karakter yang bihnya akan berjuang di universitas melibatkan peran orangtua. ‘’Bagi di luar negeri. Sementara dua siswa, kami, talenta setiap siswa berbedaSheryka Umaya dan Putu Ariscaryya beda, tapi karakter yang baik harus Guna Putra, lulus dalam program dimiliki oleh semua orang karena beasiswa di Nanyang Academy Of itulah yang akan dibawa sampai Fine Art dan Chandigarh University. kapan pun,’’ tukasnya. ‘’Kepada anak-anakku kelas XII, Pada kesempatan tersebut, Susibetapa bangganya kami memiliki lawati mengajak seluruh orangtua anak-anak seperti kalian. Ini modal siswa mendoakan anak-anaknya untuk kalian ke jenjang berikutnya. agar menjadi manusia Indonesia Semoga pintu kesuksesan terbuka yang berguna ke depannya. Tidak lebar buatmu semua. Yang di kelas hanya untuk dirinya sendiri, tetapi VI dan IX, kalian sedang dalam juga bagi keluarga dan bangsanya. proses untuk menjadi yang bisa ‘’Terima kasih kepada semua pidibanggakan. Ingatlah tiga pilar hak yang berperan serta dalam penting pendidikan, yaitu karakter mendidik putra-putri bangsa ini,’’ yang baik, jiwa sportivitas dan jiwa pungkasnya. (ad375)

Basarnas Tingkatkan Kesiapsiagaan SAR

PERKUAT – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (Telkom) terus memperkuat mesin pertumbuhan baru, salah satunya dari layanan fixed broadband IndiHome. olahraga yang menayangkan berbagai liga sepak bola besar dunia dan Liga Indonesia, NBA Channel serta Golf Channel, IndiHome juga akan menayangkan Piala Dunia 2018 di Rusia dalam saluran khusus sehingga pelanggan dapat menikmati seluruh 64 pertandingan Piala Dunia secara live atau playback dengan memanfaatkan fitur IPTV. IndiHome juga menyediakan varian layanan yang lengkap termasuk channel TV dan konten lainnya seperti games, karaoke serta layanan untuk upgrade speed yang bisa diperoleh pelanggan secara add on. Pada laporan kinerja kuartal

I tahun 2018 yang lalu, pendapatan Telkom dari IndiHome tumbuh sebesar 48,4% YoY dengan jumlah pelanggan yang mencapai 97,0% YoY, yang menjadikan IndiHome sebagai produk Telkom dengan pertumbuhan paling tinggi. Pertambahan pelanggan IndiHome ini merupakan salah satu yang tercepat di dunia untuk layanan fixed broadband. Direktur Keuangan Telkom Harry M. Zen menambahkan, Telkom senantiasa mencari dan memperkuat sumber-sumber pendapatan baru untuk memastikan perseroan dapat tumbuh secara berkelanjutan dalam jangka panjang. (bns1)

Mangupura (Bali Post) Untuk mengantisipasi membeludaknya arus mudik dan balik Lebaran tahun 2018, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar menyiagakan 115 personel. Alut (alat utama) berupa Kapal KN SAR (Search And Rescue) Arjuna 229, Heli BO 105, RIB (Rigit Infatable Boat), Rescue Car, Rescue Truck dan peralatan SAR juga disiapkan. Kepala Kantor Basarnas Denpasar Ketut Gede Ardana, S.E. menyampaikan hal itu pada gelar pasukan di kantor setempat, Kamis (7/6) lalu. Dalam gelar pasukan dilakukan pengecekan alut dan peralatan SAR untuk memastikan kesiapsiagaan. Menurutnya, selama libur Lebaran, jumlah wisatawan domestik yang bekunjung ke Bali diperkirakan meningkat. Untuk itu, keselamatan wisatawan harus menjadi perhatian. ‘’Itulah pola yang selalui kami temui setiap mendekati hari raya Idul Fitri. Banyak masyarakat yang keluar-masuk Bali dengan moda transportasi udara, darat dan laut,’’ ungkapnya. Sebelumnya, Basarnas Denpasar telah bekoordinasi dengan berbagai pihak, di antaranya Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Benoa, Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Celukan Bawang. Selain itu dengan pihak Penyeberangan Serangan, Sanur, instansi terkait di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai serta

Bali Post/ist

CEK ALUT - Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar Ketut Gede Ardana (kiri) mengecek alut dan peralatan SAR di sela gelar pasukan. Dinas Perhubungan Provinsi Bali dan kabupaten/kota. Pihaknya akan menempatkan Pos Siaga SAR di beberapa titik yang rawan terjadi kecelakaan dan kondisi membahayakan manusia seperti di pelabuhan, bandara, terminal bus serta objek-objek wisata. Siaga SAR ini berlangsung selama 18 hari mulai 7 Juni hingga 24 Juni 2018. ‘’Di Pos Siaga SAR ditempatkan personel, alut dan peralatan SAR. Ada juga tim yang bergerak melakukan siaga SAR untuk me-

mantau Terminal Mengwi, Terminal Ubung, objek wisata Pantai Sanur, Pantai Kuta, Tanjung Benoa dan Pantai Pandawa,’’ jelasnya. Sementara di Kantor Basarnas Denpasar disiagakan empat tim rescue yang siap dikerahkan jika dibutuhkan untuk penanganan pencarian dan pertolongan. Mereka bersinergi dengan tiga Pos Pencarian dan Pertolongan yakni Jembrana, Karangasem dan Buleleng serta dua Pos Siaga SAR di Nusa Penida dan rencananya di Tabanan. (kmb23)

Bijak pada Sampah Plastik PLN Siaga Pasokan Listrik

SAMPAH plastik tidak hanya menjadi momok di darat, tetapi juga di laut. Padahal bukan perkara mudah untuk memberikan edukasi dan melakukan kampanye mengurangi sampah plastik. Terlebih plastik bisa dikatakan tidak bisa lepas dari kehidupan masyarakat. ‘’Bagaimana pun kita tidak pernah bisa. Saya sudah hampir 30 tahun di LSM lingkungan, namun tidak bisa lepas dari plastik. Tetapi bagaimana saya bijak

setelah mendapatkan plastik dari produk yang saya beli, itu yang saya share kepada masyarakat,’’ ujar Direktur Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Bali Catur Yudha Hariani dalam Peringatan Hari Segitiga Karang 2018 di Sanur, Denpasar, Kamis (7/6) lalu. Menurut Catur, PPLH Bali sejak 1997 sudah melakukan edukasi pada kelompok anakanak dan kelompok masyarakat. Bahkan, di sekolah dilaksanakan

Bali Post/rin

DARI PLASTIK - Tas dan dompet dari sampah plastik ini merupakan salah satu implementasi bagaimana masyarakat harus bijak terhadap sampah plastik.

sejak bertahun-tahun lalu, namun masih saja melihat situasi lingkungan yang kotor. Sampai kemudian pihaknya datang ke banjar-banjar serta melakukan pendekatan pada kelompok ibuibu dan keluarga. ‘’Di Bali sudah mulai ada satu kebijakan yang diturunkan oleh para pendeta bahwa bahan upacara tidak boleh memakai plastik. Itu sudah ada tapi belum masif. Pemerintah bisa mendorong PHDI dan MUDP untuk mengurangi sampah plastik,’’ imbuhnya. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Brahmantya Satyamurti Poerwadi mengatakan, Indonesia telah berkomitmen untuk mengatasi sampah plastik. Terutama sampah plastik di laut yang ditarget berkurang hingga 70 persen tahun 2025. Rencana aksi nasional penanganan sampah plastik laut juga telah dibuat. ‘’Ada empat hal besar yang kita kerjakan. Building awarenes, pengelolaan sampah darat karena awalnya sampah kebanyakan dari darat, pengelolaan sampah laut dan terakhir yang paling krusial bagaimana dapat funding-nya,’’ paparnya. Ditambahkannya, pendanaan (funding) yang berkelanjutan sangat diperlukan. Tidak bisa hanya mengandalkan dari pemerintah. Perusahaan yang menghasilkan plastik juga harus didorong untuk ikut memikirkan bagaimana bisa mengelola atau menerima kembali plastik yang sudah dibuat. (rin)

Denpasar (Bali Post) Dalam rangka libur Lebaran dan Pilkada 2018 yang datang sebentar lagi, PT PLN Distribusi Bali menggelar Apel Siaga Pasokan Listrik, Kamis (7/6) lalu. Beberapa mobil operasional PLN termasuk perlengkapan alat pelindung diri (APD) saat bertugas seperti sarung tangan khusus, sepatu khusus dan tali pengaman berjejer rapi di halaman Kantor PLN Area Bali Selatan. Manajer Distribusi PT PLN (Persero) Distribusi Bali Eko Mulyo HW mengatakan, dari sisi pembangkit, pasokan listrik Bali saat ini tercatat 1.144 MW yang disuplai dari PLTD Gilimanuk, PLTGU Pemaron, PLTDG Pesanggaran, kabel laut Jawa-Bali dan PLTU Celukan Bawang. ‘’Secara pasokan aman, tapi potensi gangguan akan selalu ada. Kami minimalisir dengan lebih peduli terhadap jaringan, memberikan imbauan keamanan listrik dan terus bersiaga 24 jam,’’ ujarnya. Sementara dari sisi layanan, PLN Bali membentuk 60 posko di seluruh Bali dengan 754 personel, 11 grup Satuan Reaksi Cepat (SRC), 82 unit roda empat dan 26 unit gardu bergerak untuk melayani masyarakat. ‘’Pada apel kali ini kami mengingatkan teman-teman semua, baik manajemen PLN maupun mitra kerja supaya siaga menyiapkan orangnya. Kami juga mengecek kesiapan peralatan kerja mereka,’’ jelasnya. Menurutnya, angka kecelakaan di bidang kelistrikan tahun ini dan tahun lalu nihil, karena PLN selalu mengimbau petugasnya menggunakan APD saat bekerja. Kecelakaan terkait kelistrikan

Bali Post/kmb42

APEL SIAGA – PT PLN Distribusi Bali menggelar apel siaga pasokan listrik. yang selama ini terjadi dikatakan bukan dari petugas PLN, namun dari masyarakat umum. Itu pun di luar kendali PLN. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan kelistrikan, PLN mengingatkan masyarakat tentang bahaya kelistrikan melalui sosialisasi berupa brosur, radio dan setiap tiga bulan mengirim surat ke desa-desa. ‘’APD wajib disiapkan oleh manajemen PLN dan mitra kerja PLN. Selain melengkapi diri dengan APD, kami juga memiliki SOP dan melakukan pembinaan kepada mereka tentang masalah kelistrikan dan keselamatan kerja,’’ bebernya. Untuk mencegah kecelakaan akibat kelistrikan seperti kebakaran, ia

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

juga mengimbau untuk mematikan alat-alat listrik saat ditinggal mudik. ‘’Jangan lupa mematikan alatalat listrik yang tidak diperlukan. Lampu penerangan yang memang diperlukan, silakan. Tapi matikanlah alat seperti kulkas kalau tidak ada isinya,’’ ungkapnya. Kasus kebakaran sering terjadi karena stop kontak yang berlebihan mengalirkan listrik ke banyak kabel. ‘’Jangan menggunakan satu stop kontak untuk apa saja seperti untuk TV, kulkas, ngecas HP, setrika apalagi bahannya tidak berkualitas. Budayakan menggunakan kabel atau alat listrik yang berkualitas demi keselamatan,’’ tandas Eko Mulayo. (kmb42)


Sabtu Kliwon, 9 Juni 2018

daerah

5

Amankan Arus Mudik

Sniper dan Jihandak Diterjunkan di Ketapang Banyuwangi (Bali Post) Jalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk mendapat pengamanan ekstra ketat pada musim arus mudik tahun ini. Pengamanan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dibuat berlapis. Tak tanggung-tanggung, sniper hingga penjinak bahan peledak (jihandak) diterjunkan selama pengamanan Lebaran. Pengamanan ketat juga diberlakukan di Selat Bali. Ketatnya pengamanan ini menyusul tragedi serangan teroris di sejumlah lokasi di Indonesia. ‘’Pelabuhan Ketapang dan Bandara Banyuwangi menjadi prioritas pengamanan selama arus mudik Lebaran. Kami terjunkan pengamanan berlapis, mulai sniper hingga jihandak Brimob,’’ kata Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman usai memimpin apel Operasi Ketupat 2018 di Pelabuhan Ketapang, beberapa hari lalu. Dijelaskannya, Pelabuhan Ketapang dan bandara menjadi objek vital nasional. Khusus Pelabuhan Ketapang adalah pintu masuk ke Bali, sehingga mendapat atensi khusus dari Polda Jatim. ‘’Polda menerjunkan penembak jitu. Kami sebar di beberapa titik. Jihandak dan personel Brimob satu peleton.

Konsentrasinya mengawasi aktivitas pelabuhan selama arus mudik dan balik. Ketatnya pengamanan ini mengantisipasi aksi teroris selama musim mudik dan balik,’’ paparnya. Selain sniper dan jihandak, pihaknya juga mengerahkan anjing pelacak. Personel K9 ini ditugaskan menyisir setiap sisi pelabuhan hingga ke dalam kapal. ‘’Sebelum kapal berangkat, kami sterilisasi dengan anjing pelacak, termasuk di pintu masuk pelabuhan,’’ imbuhnya. Kapal patroli Satpolair, TNI-AL dan Nasarnas ikut dikerahkan di Selat Bali. Ketatnya pengamanan ini diharapkan memberikan kenyamanan para pemudik, baik yang datang dari Bali maupun yang akan masuk Pulau Dewata. Kapolres menambahkan, selama Operasi Ketupat dilibatkan sebanyak 910 personel gabungan TNI/Polri, Linmas, Dishub dan satuan lain. Dari jumlah ini, khusus personel Polres sebanyak 347 orang. Mereka ditempatkan di 17 pos pantau dan satu pos pelayanan terpadu di Pelabuhan Ketapang. Operasi Ketupat berlaku hingga 18 hari ke depan. Pengamanan juga menyasar kawasan objek wisata. (kmb30)

Pemprov Bali Baru Bayar Tiga Komponen THR

Denpasar (Bali Post)– Tahun ini, PNS di lingkungan Pemprov Bali menerima tunjangan hari raya (THR) yang terdiri atas empat komponen, yakni gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum dan tambahan penghasilan PNS daerah (TPP) atau tunjangan kinerja. Tiga di antaranya sudah dibayar awal Juni ini. ‘’THR di Bali sudah dibayarkan mulai tanggal 4 Juni. Sementara yang sudah dibayarkan baru tiga komponen,’’ ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda dikonfirmasi, Kamis (7/6) lalu. Menurut Arda, hanya TPP yang masih belum dibayarkan kepada pegawai lantaran belum dianggarkan dalam APBD Induk 2018. Anggaran yang ada tidak mencukupi, sehingga harus dilakukan rasionalisasi. Tahun ini, TPP juga ikut menjadi komponen THR yang mesti diberikan kepada pegawai sesuai isi PP No.19 Tahun 2018. THR yang diberikan besarnya sama dengan penghasilan pegawai pada bulan Mei. ‘’TPP THR ini butuh anggaran Rp 26 miliar lebih,’’ jelasnya. Ditambahkannya, pembayaran TPP masih menunggu rasionalisasi APBD Induk 2018. Rasionalisasi dilakukan pada beberapa kegiatan yang bukan merupakan belanja wajib atau bukan prioritas, misalnya perjalanan dinas serta makanan dan minuman. Kalau tidak memungkinkan dibayar bulan ini, TPP bisa dibayarkan pada bulan berikutnya. Awal Juli nanti, PNS Pemprov Bali juga akan menerima gaji ke-13 sebesar penghasilan bulan Juni. (kmb32)

Bali Post/kmb30

ANJING PELACAK - Petugas membawa anjing pelacak menyisir Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dalam pengamanan mudik.

Tabrak Lari, Pelajar Dihajar Massa Denpasar (Bali Post) Kasus tabrak lari berujung aksi massa terjadi di Jalan Raya Sesetan hingga Jalan Suwung Batankendal, Denpasar Selatan (Densel), Jumat (8/6) kemarin. Pengemudi mobil Toyota Ayla berinisial YS (18) berstatus pelajar, melarikan diri setelah menabrak sepeda motor, mobil dan penjor hingga tumbang. Warga yang geram berusaha menghentikan laju mobil tersebut dan setelah berhasil diamankan, YS langsung dihajar massa.

Menurut Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawaty Ismail, kejadiannya pukul 13.30 Wita. YS yang beralamat di Jalan Pulau Serangan, Denpasar, mengemudikan mobil DK 444 MV dari utara ke selatan. Setibanya di Jalan Raya Sesetan, tepatnya depan Kantor PT Sukses Mirabaja Abadi Denpasar, dia menyalip sepeda motor yang nomor

polisi tidak diketahui dan terjadi serempetan. Akibatnya, pengendara motor itu jatuh dan pelaku langsung kabur. Melihat kejadian itu, pengendara sepeda motor Honda BeAT DK 5830 BG, Fajar Hermawan (21) yang membonceng Yopi (38), mengejar mobil tersebut. Setelah dipepet dan digedorgedor dari samping kanan, mobil itu

tetap melaju dan menabrak motor yang dikendarai Fajar hingga jatuh. Akibat kejadian itu, Fajar yang beralamat di Jalan Tukad Barito Timur I, Densel, mengalami patah bahu kanan, dahi robek, luka di pipi kanan, kepala samping kanan dan bibir atas pinggang lecet. Sementara Yopi mengalami lecet pada lutut kaki kanan. Bukannya berhenti karena dihadang massa, pelaku malah tancap gas hingga menabrak penjor yang ada di pinggir jalan hingga tumbang. Selanjutnya mobil tersebut menabrak Honda Mobilio DK 1573 DL milik Ketut Ade Suarnata (28) yang sedang berhenti di sisi barat jalan karena terjebak macet. Warga yang geram langsung

Dipanggil Panwaslu, Bupati Banyuwangi Absen

Ngadimin Dihukum Dua Tahun

Denpasar (Bali Post) Ngadimin, pria yang dipercaya sebagai ketua panitia penerima hasil pekerjaan dalam pembuatan kapal ikan bantuan pemerintah untuk nelayan, divonis bersalah dan dihukum dua penjara, Kamis (7/6) lalu. Dari deretan pelaku dugaan korupsi pengadaan ikan, Ngadimin dihukum paling berat. Selain dipenjara dua tahun, Ngadimin juga didenda Rp 70 juta subsider lima bulan kurungan. Vonis itu masih lebih rendah daripada tuntutan jaksa. JPU Made Subawa dan Megawati sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara tiga tahun dan denda Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan. Ngadimin dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan pidana sebagaimana dakwaan subsider. Ia melanggar Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sementara itu, Bambang Andito Santoso (48), konsultan pengawas dalam pekerjaan pembangunan tujuh unit kapal untuk nelayan, divonis lebih rendah. Dia dihukun 15 bulan penjara. Baik jaksa maupun kuasa hukumnya menerima vonis hakim itu. (kmb37)

mengejar pelaku dan akhirnya berhasil dihadang di Jalan Suwung Batankendal, depan salon. Selanjutnya YS dihajar massa dan beberapa warga berusaha mengamankannya. Mobil pelaku tak luput dari amukan warga, sehingga kaca depannya rusak. Akibat diamuk massa, YS mengalami luka tangan kanan, pipi kiri bengkak dan kepala samping kanan benjol. ‘’Para korban dibawa ke RSUP Sanglah. Anggota kami sudah memeriksa saksi-saksi dan mengamankan barang bukti. Kesimpulannya, pengemudi mobil Ayla DK 444 MV kurang hatihati sehingga terjadi kecelakaan, lalu tidak menghentikan kendaraan yang membuatnya dihakimi massa,’’ ujar Kompol Rahmawaty. (kmb36)

Bali Post/ist

KOORDINASI - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto (kiri) dan Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose berkoordinasi saat latihan TFG pengamanan IMF-WB.

IMF-WB Annual Meeting 2018

Kodam Antisipasi Penyanderaan Delegasi Denpasar (Bali Post) Untuk menjamin kelancaran dan keamanan pelaksanaan IMF-World Bank (WB) Annual Meeting 2018 yang akan digelar di Nusa Dua, Badung, Kodam IX/Udayana menggelar latihan Tactical Floor Game (TFG) Satgaspamwil dan Satgas PDB secara terintegrasi di Aula Makodam, Denpasar, Jumat (8/6) kemarin. Salah satu upaya yang dibahas adalah antisipasi penyanderaan delegasi. Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP. selaku Dansatgas Pamwil memimpin langsung jalannya latihan yang diskenario dengan beberapa kemungkinan hambatan yang bisa terjadi pada saat pelaksanaan IMF. Misalnya ada penyanderaan oleh orang yang menyamar sebagai karyawan hotel terhadap salah seorang delegasi dan terjadinya gempa bumi yang berpotensi menimbulkan tsunami. Menyikapi kemungkinan persoalan terse-

but, masing-masing Subsatgas memberikan jawaban dan berkoordinasi secara intensif serta mempraktikkan secara langsung langkah-langkah yang diambil sesuai bidang tugasnya masing-masing di atas peta yang digelar di lantai aula Makodam. Latihan berjalan lancar dan masing-masing Dan Subsatgas menguasai persoalan sesuai bidang tugasnya masing-masing. Pada kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan dalam pelaksanaan pengamanan masing-masing bagian harus paham dengan tugas. ‘’Semuanya harus dipahami secara jelas sehingga tidak ada keraguan dalam pelaksanaan tugas,’’ tegasnya. TFG diikuti Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, para komandan dan segenap personel yang terlibat dalam satgas dari TNI-AL, TNI-AU, Polda Bali, SAR, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya. (kmb36)

Banyuwangi (Bali Post) Dugaan pertemuan 65 kades dengan pasangan calon gubernur (cagub) Jatim nomor urut 2, Saifullah Yusuf, beberapa hari lalu, terus menggelinding. Buntutnya, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Banyuwangi memanggil Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Kamis (7/6) lalu. Akan tetapi orang nomor satu di Bumi Blambangan ini memilih absen. Hingga pukul 17.00 WIB, Bupati Anas belum terlihat di Kantor Panwaslu Banyuwangi. Karena sifatnya undangan, Panwaslu tidak bisa melakukan pemaksaan kehadiran. Selain Bupati Anas, Panwaslu juga memanggil 65 kades yang diduga terlibat dalam pertemuan pada Rabu (30/6) malam tersebut. Ketua Panwaslu Banyuwangi Hasyim Wahid sedianya mengklarifikasi ke Bupati Anas terkait laporan pertemuan para kades dengan cagub nomor urut 2. ‘’Berdasarkan laporan dan temuan kami, Bupati Anas ikut hadir. Karena itu, kami klarifikasi terkait temuan itu untuk memastikan apakan temuan kami benar atau tidak sesuai peraturan Bawaslu,’’ ujarnya. Sementara itu, ke-65 kades yang diundang hadir. Namun, hanya beberapa kades yang diperiksa di Kantor Panwaslu. Sisanya diserahkan di Panwascam. Karena jumlah kades yang diklarifikasi cukup banyak, pihaknya melibatkan klarifikator dari kecamatan. Panwaslu juga mengklarifikasi KPUD dan Ketua Tim Pemenangan cagub/cawagub nomor urut 2 Banyuwangi, Hermanto. Hasil klarifikasi akan dipublikasikan Sabtu (9/6) ini. Kasus temuan panwas ini berawal dari laporan tim pemenangan cagub/cawagub Jatim nomor urut 1. Laporan itu melampirkan sejumlah berita yang mengabarkan adanya pertemuan kades dengan cagub/ cawagub pasangan nomor urut 2. ‘’Bukti sementara yang kami kantongi hanya berita online. Ini kami jadikan dasar sebagai temuan,’’ pungkas Hasyim. Pilgub Jatim 2018 diikuti dua pasangan cagub/ cawagub. Cagub/cawagub nomor urut 1, Khofifah Indra Parawansa-Emil Dardak, diusung oleh gabungan Partai Golkar, Demokrat, PPP, Hanura dan NasDem. Sementara cagub/cawagub nomor urut 2, Saifullah Yusuf (mantan Wagub Jatim dua periode)-Puti Guruh Soekarno, diusung oleh PDI-P, PKB, Gerindra dan PKS. (kmb30)

Libur Lebaran, Bank di Bali Tetap Buka

SELAMA libur Lebaran, bank-bank di Bali khususnya bank BUMN tetap memberikan layanan kepada masyarakat. Bahkan, beberapa cabang bank akan tetap buka selama libur Lebaran yang berlangsung 1120 Juni mendatang. Pemimpin BRI Kantor Wilayah (Kanwil) Denpasar Dedi Sunardi mengatakan, menghadapi libur Lebaran, BRI menyediakan Rp 202 miliar untuk se-Kanwil Denpasar. Jumlah ini lebih tinggi daripada tahun lalu. Ia berharap persediaan uang sebanyak itu bisa memudahkan masyarakat apabila memerlukan uang tunai. ‘’Kita daerah tujuan wisata, jadi orang narik banyak. Makanya diantisipasi dengan menyediakan lebih banyak. Kami berharap gerakan nontunai yang didengungkan oleh BI bisa jalan. Penggunaan uang tunai tak terlalu banyak, orang tak perlu ke ATM narik uang banyak-banyak untuk belanja,’’ ujarnya, Kamis (7/6) lalu.

Menurutnya, untuk mendukung aktivitas Lebaran, kantor bank di tiga provinsi (Bali, NTB, NTT) tetap buka, tapi tidak semuanya. Kantor unit yang buka untuk pelayanan Pertamina dan Bulog. Di Bali ada 9 unit kerja yang buka, di NTB 4 unit kerja dan NTT 7 unit kerja atau total 20 unit kerja yang buka dari 31 kantor cabang. BRI juga menyiagakan ATM. Selain ketersediaan uang di ATM tetap dijaga, BRI mengamankan ATM dari orang yang tidak bertanggung jawab seperti skimming yang masih menjadi kekhawatiran. BRI mengetatkan patroli ATM dan menjaga dari aksi vandalisme. Total ATM BRI se-Kanwil Denpasar sebanyak 1.342 unit. ‘’Kami juga memberikan layanan penukaran uang kecil yang jumlahnya Rp 20 miliar per hari di Bali. Penukaran uang kecil difokuskkan di seputaran Sesetan, Sunset Road, dan Lapangan Puputan Badung,’’ katanya.

Sementara itu, Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali NTB dan NTT Eko Setyo Nugroho menyatakan BNI menyiapkan uang tunai sekitar Rp 251 miliar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya di Bali selama bulan Ramadan dan Idul Fitri. Persediaan uang tunai tersebut untuk kebutuhan ATM dan melayani keperluan uang pecahan kecil masyarakat. Namun, mayoritas persediaan uang tunai tersebut untuk menunjang operasional 464 ATM yang ada di Bali. BNI mengoperasikan 21 ATM nontunai dan 34 ATM tarik setor (Cash Recycle Machine) di Pulau Dewata. BNI juga akan menempatkan fasilitas Minibus BNI Layanan Gerak (BLG) di area Pelabuhan Gilimanuk pada 11-14 Juni 2018. Untuk memastikan operasional ATM selama libur hari raya tersebut, BNI menyiapkan tim khusus untuk mengamankan dan memonitor performance

Bali Post/ist

ATM – BNI menyiapkan uang tunai Rp 251 miliar di ATM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali selama bulan Ramadan dan Idul Fitri. ATM selama 24 jam. Selama libur hari raya, BNI tetap buka dengan operasional terbatas di empat outlet pada 11-20 Juni 2018 yaitu di BNI Denpasar (Jalan Gajah Mada No.30), BNI Digital Branch Bandara Ngurah Rai dan Termi-

nal Domestik Bandara Ngurah Rai, Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta, Badung. Sementara pada 19-20 Juni 2018 di BNI Renon (Jalan Raya Puputan No.27 Denpasar) dan BNI Singaraja (Jalan Ngurah Rai No.48). (may)


OPINI

6

Sabtu Kliwon, 9 Juni 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Membangun Citra Melalui Pelayanan Mudik UNTUK pertama kalinya, pemerintah membuat kebijakan dengan memberikan libur lebih banyak kepada para pegawai negeri agar dapat melaksanakan mudik secara lebih baik. Libur kali ini tidak hanya tiga hari atau empat hari tetapi tambahan enam hari kerja. Malah masyarakat sampai menganggapnya libur dua minggu apabila dihitung hari minggu dan Sabtu. Tentu kita tahu bahwa diberikannya jumlah tambahan libur itu adalah untuk memberi kesempatan yang lebih banyak dan lebih tenang kepada masyarakat untuk merayakan hari Lebaran di kampung halamannya masing-masing. Ini tentu kita pandang positif. Hanya, masyarakat juga harus memahami kebijakan pemerintah kali ini. Tidak boleh lagi ada yang membolos setelah hari masuk kerja atau membuat alasan-alasan lainnya yang dapat mengganggu kinerja birokrasi. Sudah jelas tambahan libur itu seharusnya mampu memberikan kita perjalanan yang lebih nyaman, tidak grasa-grusu ketika harus pulang kampung. Tentu juga untuk kembali ke tempat kerja di kota, dapat dilakukan dengan tenang. Tentu saja juga merayakan hari raya dapat dilakukan dengan baik, termasuk juga bersilaturahim dengan keluarga dan tetangga di kampung. Masyarakat kita memang mempunyai ciri perdesaan yang ketat. Karena itu, segala kebijakan yang dilakukan pemerintah ini dapat dikatakan demi menyesuaikan dengan sikapsikap tersebut. Memang sebelumnya ada pendapat kontroversial tentang banyaknya libur yang didapatkan pegawaai negeri tersebut. Tetapi pemerintah segera menanggapinya bahwa dengan banyaknya waktu libur tersebut, ditambah dengan dibagikannya tunjangan hari raya kepada pegawai, akan mampu menggerakkan perekonomian di perdesaan atau lebih merata. Sesungguhnya dapat juga menggerakkan perekonomian di perkotaan. Penjelasan pemerintah ini tentu saja dapat kita benarkan. Dengan uang yang dibawa oleh pemudik, uang belanjaa mereka akan keluar. Itu tidak hanya terjadi di kota tetapi juga di desa. Uang yang dibagikan kepada keluarga akan dapat menghidupkan perekonomian sektor kecil di desa. Bagi yang mempunyai penghasilan lebih, mungkin akan ke tempat wisata dan menginap dengan keluarga di tempat itu. Hal ini juga akan menghidupakan perekonomian setempat. Jadi, benar yang dilakukan pemerintah dengan memberikan tunjangan hari raya. Dengan begitu, para pengkritik pemerintah mestinya dapat memberikan pandangan yang lebih adil terhadap persoalan banyaknya hari libur ini. Kita juga diberikan informasi bahwa untuk kantor-kantor yang strategis, seperti rumah sakit atau perbankan akan tetap mendapat pelayanan. Sektor swasta juga tidak semua menerapkan kebijakan pemerintah seperti ini. Jadi, tidaklah semuanya harus mengendap dalam suasana liburan seperti yang pernah diduga sebelumnya oleh para pengkritik pemerintah. Dari sektor prasarana yang sudah dibangun, kita lihat pemerintah kerja keras dengan memperbaiki jalan raya, pembangun jalan tol sampai dengan membangun jembatan. Ini merupakan usaha yang benar-benar kita apresiasi. Karena itu, kini tinggal masyarakat pengunalah yang harus mampu menyikapi apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah. Secara politis, pemerintah harus bertaruh dengan pelayanan mudik kali ini. Jika berhasil melakukan pelayanan dengan baik maka tidak usah repot-repot membangun citra melalui media sosial, dengan pelayanan yang positif itu saja sudah pasti meyakinkan rakyat bahwa kinerjanya bagus. Tetapi hati-hati apabila terjadi kebalikannya. Kelompok oposan pasti akan mencari celah untuk menjatuhkan pemerintah.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Bersihkan Kampus dari Paham Radikal Belakangan ada berita perakitan bom di salah satu kampus negeri di Indonesia. Tak hanya itu, ada juga kampus yang melakukan pencopotan jabatan terhadap sejumlah oknum dosen bahkan guru besar karena mendukung salah satu ormas yang hendak mengganti ideologi negara. Ormas ini pun telah dibubarkan. Ini betul-betul mengagetkan saya sebagai warga negara Indonesia. Jika kampus disusupi radikalisme, maka tugas Kementerian Ristek Dikti dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk melakukan program penguatan nasionalisme. Pemerintah dan jajarannya tak boleh mengabaikan halhal kecil yang berpotensi merusak keharmonisan berbangsa. Saya pikir, sikap tegas juga harus dilakukan. Jika benar ada dosen negeri atau pun swasta yang nyata-nyata tidak sejalan dengan Pancasila, mestinya langkah tegas bisa diambil. Saya mendukung langkah cepat kepolisian untuk memberantas radikalisme di negeri. Terjaganya sinergi TNI-Polri dalam hal ini tentu akan lebih efektif. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tentu harus tetap kita kawal dan jaga. Untuk itu, negara harus tegas dalam menyikapi masuknya paham radikalisme ke kampus. Dra. Ni Made Sudani Badung, Bali

Biaya Sosial Ekonomi Mudik Lebaran Mudik merupakan hajatan tahunan di Indonesia. Fenomena mudik ini justru menjadi perhatian paling menarik untuk dikaji secara sosial sebelum hari raya Lebaran. Tahun ini diperkirakan arus mudik mencapai 20 juta untuk di Jawa saja. Angka itu tentu saja akan bertambah apabila ditambah dengan fenomena yang sama di pulau lain di Indonesia. Mudik sesungguhnya bukanlah peristiwa yang terjadi di Indonesia saja tetapi juga ada di negara lain, seperti Sri Lanka atau India. Semuanya bermuara pada tujuan untuk pergi ke desa merayakan hari raya bersama-sama. Ini sekali lagi memperlihatkan sikap ndeso masyarakat Indonesia (dan juga di negara lain yang ada peristiwa demikian). Mudik sendiri mempunyai akar udik, yang cenderung mengkonotasikan hal yang berbau desa dari masyarakat Indonesia.

Oleh GPB Suka Arjawa ahwa arus mudik dari tahun ke tahun terus terjadi di Indonesia, dan semakin banyak, ini mengindikasikan ada sesuatu yang keliru dari sistem kebijakan pembangunan di Indonesia. Itu terjadi tidak saja pada zaman Orde Baru, tetapi mungkin juga Orde Lama dan bahkan bebagai orde setelah reformasi. Sekali lagi, mudik merupakan fenomena kedesaan. Ini tidak bisa dibantah. Secara sosial linearitas lalu lintas mudik adalah menuju ke desa, bahkan menuju ke pelosok, yang merupakan ujung dari setiap fenomena mudik. Untuk mencapai ujung mudik tersebut, masyarakat atau pelakunya akan berjuang dengan sumber daya yang ada. Bisa dibayangkan, sumber daya itu terkuras hanya demi mencapai ujung mudik tersebut, mulai dari keuangan, tenaga, sampai dengan psikologis. Para pelaku mudik (pemudik, pengudik?) akan menabung penghasilan yang didapatkan selama setahun, menyewa mobil, berdesakan di jalan raya, berjalan kaki,

B

dan setelah tiba di kampung (pelosok) tujuannya sebisa mungkin mengatur mental agar kelihatan senang, sukses, gembira dan sebagainya. Ini adalah pengeluaran sumber daya yang tidak sedikit bagi mereka. Pada zaman Orde Baru, kereta api dijejali, berdesakan seperti pindang sampai sepuluh jam hanya untuk bisa ikut mudik. Dekade delapan puluhan, pengemudi bajaj akan memakai bajajnya untuk mudik dengan ditumpangi seluruh keluarga. Pada zaman sekarang, kemacetan adalah hiasan yang selalu menghiasi pemudik. Akan tetapi, kebahagiaan dan kesenangan tidak dapat diukur secara kuantitatif. Segala pengerahan sumber daya itu akan tidak terasa kalau tujuan sudah tercapai. Maka, dengan gambaran fenomena demikian, sesungguhnya dalam pola pembangunan yang diterapkan di Indonesia, tidak bisa lain adalah pembangunan perdesaan. Bukan perkotaan. Pembangunan perdesaan merupakan misi pembangunan nasional dengan visi masyarakat adil dan makmur. Fenomena mudik yang terjadi secara berkesinambungan

ini telah menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia itu merupakan masyarakat perdesaan. Pembangunan di perdesaan itu paling ideal adalah pembangunan yang berbasis pertanian, mulai dari infrastruktur, industri sampai dengan produk akhirnya, bahkan juga konsumennya. Dengan cara seperti ini, secara teoretis, bukan saja “tragedi” mudik ini dapat dihindari akan tetapi memungkinkan lebih memakmurkan dan membahagiakan masyarakat Indonesia, mengurangi impor dan menambah ekspor. Mengurangi ketergantungan negara dari negara-negara lain. Mengurangi impor dan menambah ekspor ini saja sudah menjadi salah satu indikator penambahan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia. Sesungguhnya proses dan cetak biru pembangunan zaman Orde Baru sudah membuat perencanaan seperti ini, yaitu rencana pembangunan lima tahun (repelita). Seluruh tahapan pembangunan dalam repelita itu, benarbenar berbasiskan pada pertanian dan secara sistematis kemudian ditingkatkan kualitas pembangunannya. Misalnya jika pada

awal pelita pertama seluruh pembangunan itu berorientasi pada produk pertanian, selanjutnya adalah mesin-mesin pertanian, selanjutnya industri pertanian. Ini benar-benar menanamkan pertanian sebagai basis pembangunan Indonesia. Tentu saja juga menerapkan basis pembangunan maritim sebagai bagian yang terintegrasi dengan pembangunan Indonesia. Bagaimana Sekarang? Tanpa bermaksud memuji dan apalagi sok mengkritisi, dalam konteks strategi politik pembangunan, kabinet pemerintahan sekarang telah memiliki menteri perdesaan dan menteri kemaritiman. Dengan keberadaan lembaga seperti ini, boleh dikatakan pemerintah telah mempunyai gigi untuk membangun desa dan maritim, yang merupakan basis dari sistem sosial Indonesia. Ditambah dengan latar presiden yang mempunyai kebiasaan blusukan, maka seharusnya Indonesia telah mempunyai taring untuk memajukan pembangunan perdesaan. Pertanian dan kemaritiman yang menjadi basis sistem sosial tersebut, seharusnya secara mudah menerapkan kebijakan tersebut. Jadi, secara politik ini telah dilakukan. Ke depan, dua kementerian ini tidak boleh dihapus, bahkan digabung pun jangan karena dengan adanya kementerian itu akan mampu memberikan dan membangun kebijakan pembangunan desa dan maritim. Atau kalaupun tidak mampu membuat kebijakan secara tuntas, paling tidak konsep dasarnya harus ada dan jelas, sehingga memudahkan bagi pemerintahan selanjutnya untuk melan-

THR PNS dan Pegawai Honorer, Politiskah? Singkatnya, setiap

tindakan Pemerintah yang menyebabkan pengeluaran negara sudah melalui mekanisme persetujuan dengan DPR sepanjang tercantum dalam UU APBN. Termasuk pemberian THR 2018 ini, sudah barang tentu dengan restu dari DPR karena sudah dibahas dan ditetapkan dalam UU APBN 2018. Saat ini, pemerintah menjalankan amanat UU APBN tersebut atau tahapan eksekusi.

Oleh Wahyu Budiarso Seiring ramainya perbincangan tentang THR PNS dan pegawai sering dikaitkan dengan isu politik menjelang tahun politik 2019. UU APBN 2018 sendiri telah menetapkan pembayaran THR bagi PNS dan pegawai honorer oleh pemerintah. Tunjangan hari raya adalah tunjangan yang diberikan pemberi kerja/perusahaan kepada para pegawai/karyawannya menjelang datangnya hari raya. Sudah menjadi budaya di Indonesia diberikan mendekati hari raya Idul Fitri karena mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Tentu saja THR ini tidak hanya diberikan kepada pegawai/karyawan Muslim. Seperti halnya THR untuk PNS dan pegawai honorer yang lagi santer diperbincangkan saat ini. Sebesar Rp 35,76 triliun telah dianggarkan pemerintah dalam APBN tahun ini untuk pembayaran tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 2018 PNS. Jumlah ini meningkat 68,9% dari tahun 2017 karena pada tahun 2017 pensiunan tidak mendapat THR. Terlebih lagi, THR tahun ini tidak hanya gaji pokok namun dibayarkan pula tunjangan keluarga dan tunjangan kinerja. THR akan dicairkan awal Juni sebagian berpendapat

hal ini sangat bermuatan politis. Sangat beralasan mengingat tahun 2019 adalah tahun politik. Tak heran setiap kebijakan hampir selalu dikaitkan dengan isu politik. Terlepas dari hal tersebut, ada baiknya kita lihat bagaimana tahapan-tahapan pemberian THR ini. Pengelolaan keuangan negara secara umum mencakup aspek politik dan aspek administratif (Siswo Sujanto, 2016). Aspek politik terjadi pada saat penyusunan dan penetapan UU APBN. Dikatakan politis karena melibatkan lembaga legislatif sebagai representatif rakyat dan lembaga eksekutif sebagai eksekutor APBN. Pada dasarnya setiap rupiah pengeluaran negara harus melalui persetujuan rakyat. Persetujuan ini diwujudkan dalam bentuk penetapan UU APBN. Dalam hal ini, pemerintah mengajukan RUU APBN kepada DPR. Pemerintah dan DPR melakukan pembahasan bersama untuk menetapkan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan pemerintah beserta alokasi anggaran yang disediakan. Di sinilah peran DPR sebagai alat kontrol pemerintah agar tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan dalam pengeluaran negara, baik program maupun alokasi/

pagu anggarannya. Singkatnya, setiap tindakan pemerintah yang menyebabkan pengeluaran negara sudah melalui mekanisme persetujuan dengan DPR sepanjang tercantum dalam UU APBN. Termasuk pemberian THR 2018 ini, sudah barang tentu dengan restu dari DPR karena sudah dibahas dan ditetapkan dalam UU APBN 2018. Saat ini, pemerintah menjalankan amanat UU APBN tersebut atau tahapan eksekusi. Adapun teknis pelaksanaan pembayaran THR 2018 merupakan aspek administratif. Aspek administratif lebih kepada hubungan antara instansi dalam lembaga eksekutif dalam pelaksanaan APBN. Pengaturan internal pemerintah dalam membebankan maupun mencairkan THR yang telah dialokasikan dalam APBN tersebut. Harapan selanjutnya adalah multiplier effect dari pengeluaran pemerintah ini pada pertumbuhan ekonomi. Besarnya pengeluaran pemerintah ini diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat sehingga menggeliatkan pertumbuhan ekonomi di semester kedua tahun ini. Pencairan yang lancar dan tepat waktu dinanti PNS dan pegawai honor menyambut hari raya yang sudah tidak lama lagi.

jutkan pembangunan. Secara nasional, dengan basis pertanian dan kemaritiman seperti itu, konsep pemanfaatan devisa pun harus diubah. Indonesia harus mempunyai orientasi ekspor yang tinggi untuk meraup devisa (jadi tidak lagi mengekspor pembantu rumah tangga atau kapal pesiar). Sumber daya manusia melimpah untuk membangun pertanian di pedesaan ini. Maka segala infrastruktur harus mermuara terhadap pembangunan di perdesaan ini. Pemerintah juga harus mengkaji secara ilmiah biaya ekonomi dan biaya sosial yang dihabiskan jika membangun perdesaan dan perikanan (kemaritiman) dengan jumlah biaya ekonomi yang dihabiskan jika membangun sarana untuk kelancaran pemudik ditambah dengan biaya sosial dan biaya ekonomi yang dihabiskan pemudik. Misalnya apakah membangun sarana jalan tol dan segala biaya yang dihabiskan pemudik tersebut, lebih rendah atau sama atau lebih tinggi. Kalau lebih rendah atau paling tidak sama biaya untuk membangun sarana pembangunan perdesaan (dan kemaritiman) dengan biaya yang diperlukan untuk membangun saranan permudikan, maka tidak usah ragu membangun sarana perdesaan yang lebih utama. Inilah cara yang lebih baik untuk menekan demikian banyaknya jumlah pemudik yang menghabiskan biaya sosial dan biaya ekonomi tinggi. Apalagi juga pelaksanaan mudik ini dimanfaatkan untuk politis. Penulis, staf pengajar Sisiologi FISIP Universitas Udayana

POJOK Pemerintah bisa jembatani kepentingan petani dengan hotel. - Kepentingan investor, sudah. *** Buat perda buah lokal hanya habiskan energi dan buang-buang duit. - Untuk gagah-gagahan. *** Pariwisata telah ‘’meninggalkan’’ budaya, alam dan orang Bali. - Tujuannya hanya dolar.

Penulis, Kasi PPA IC Kanwil Ditjen PBN Provinsi Bali

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


TABANAN

7

Bali Post/kmb28

Sabtu Kliwon, 9 Juni 2018

JATILUWIH - Panorama alam Jatiluwih yang asri dengan areal pertaniannya.

Tunggu RTR Rampung, Wilayah Jatiluwih ’’Status Quo’’ Tak Boleh Ada Pembangunan Baru Tabanan (Bali Post) -

Pascaditetapkan menjadi warisan budaya dunia oleh UNESCO, kawasan Jatiluwih mengalami perkembangan yang cukup pesat. Bahkan pembangunan di kawasan tersebut dikhawatirkan mulai tidak terkendali. Saat ini banyak bangunan yang telah berdiri, terutama akomodasi pariwisata. Mencegah makin maraknya bangunan, kini wilayah tersebut ditetapkan menjadi status quo dan tidak boleh ada pembangunan baru sampai ada aturan baru. Hal tersebut ditegaskan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan I Wayan Miarsana. Bupati Tabanan, kata Miarsana, telah mengambil kebijakan untuk menghentikan semua pembangunan

di wilayah WBD Jatiluwih. Tidak boleh lagi ada yang membangun sampai ada aturan yang jelas, khusus-

Masa Jabatan Sekkab dan Eselon IIB Segera Berakhir Tabanan (Bali Post) Setelah pengisian jabatan empat posisi strategis di lingkungan Pemkab Tabanan, dalam waktu dekat akan kembali dilakukan pengisian jabatan. Pasalnya, tahun 2018 ini tiga pejabat organisasi perangkat daerah eselon IIB akan memasuki masa pensiun. Begitupula jabatan Sekkab I Nyoman Wirna Ariwangsa yang juga akan berakhir pada tanggal 1 Februari 2019. Mengisi kekosongan tersebut telah dibentuk lagi panitia seleksi untuk menjaring tiga pejabat eselon IIB, sementara untuk jabatan Sekkab rencananya proses lelang jabatan dilakukan sekitar September mendatang. Tiga jabatan kepala OPD eselon IIB yang akan memasuki masa pensiun yakni kepala Dinas Ketahanan Pangan Ni Ketut Warsiki per 1 Agustus, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra I Wayan Yatnanadi dan Staf Ahli Bidang Pemerintahan I Nyoman Riawan dengan masa pensiun per 1 Januari 2019. Sesuai aturan ASN, untuk menjaring tiga pejabat eselon IIB harus melalui lelang jabatan yang diikuti pejabat setingkat di bawahnya atau eselon IIIA setingkat Sekdis, Kabag dan Camat. Sementara untuk jabatan Sekkab diperebutkan pejabat eselon IIB atau setingkat Kadis atau Kepala Badan. Terkait pengisian sejumlah jabatan yang akan ditinggal masa pensiun tersebut, Sekkab Wirna sebelumnya mengakui jabatan tinggal setahun lagi, tepatnya 14 Januari 2018 sudah berumur 60 tahun. Sesuai aturan dirinya memasuki masa pensiun per 1 Februari 2019. Terkait proses penjaringan pengganti dirinya selaku Sekkab memang harus dibentuk Pansel paling lambat empat bulan sebelum masa jabatannya berakhir. “Khusus untuk Sekkab harus melibatkan tim dari provinsi. Biasanya kepala BKD Provinsi,” ucapnya beberapa waktu lalu. Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Tabanan I Wayan Sugatra mengatakan proses lelang jabatan Sekda Tabanan direncanakan akan dimulai September mendatang. “Sudah kami usulkan anggaran di perubahan, kemungkinan kalau disetujui bulan September sudah mulai proses lelang jabatan,” ucapnya, Jumat (8/6) kemarin. Dikatakannya, untuk persyaratan pengisian posisi Setda tidak ada persyaratan yang mengkhusus, yang penting memiliki pengalaman di bidang pemerintahan yang berkaitan dengan tugas Sekab secara kumulatif selama lima tahun. “Terpenting, usia maksimal 56 tahun pada saat pelantikan,” ucapnya. (kmb28)

I Wayan Sugatra

Bali Post/kmb28

nya rencana tata ruang (RTR) kawasan Jatiluwih. Artinya, kini tidak boleh lagi ada penambahan akomoda-

si, baik berupa restoran dan saran akomodasi lainnya lagi. “Kini wilayah tersebut ditetapkan sebagai status quo dan tidak boleh lagi ada pembangunan baru. Semuanya distop,” tegas Miarsana, Kamis (7/6). Dijelaskan, pemerintah kini tengah merancang pembuatan RTR kawasan Jatiluwih. Namun demikian, pihaknya juga harus melihat RTRW Tabanan

yang telah dibuat sejak tahun 2012 lalu, apakah akan direvisi atau diganti. Hal tersebut tergantung dari perubahan yang terjadi di lapangan atas kondisi yang ada. “Harus ada aturan khusus untuk menata kawasan Jatiluwih agar pembangunan tidak semrawut,” tegasnya. Diakui, bangunan akomodasi baru yang ada saat ini di DTW Jatiluwih memang tidak memiliki izin. Pemilik

juga tidak mengajukan izin. Namun pembanguan sarana akomodasi tersebut berdasarkan rekomendasi pihak internal. Pihaknya tidak bisa juga saklek menerapkan aturan, karena perekonomian masyarakat juga harus terangkat dengan keberadaan objek wisata Jatiluwih. “Masalahnya, masyarakat membangun di tanah miliknya sendiri dan itu menjadi sumber perekonomian masyarakat set-

empat,” sebutnya. Terkait adanya usulan agar status WBD Jatiluwih dicabut, apalagi kabarnya sudah pernah mendapatkan peringatan akibat pembangunan yang ada saat ini, Miarsana menilai hal itu tak tepat. “Yang jelas Pemkab Tabanan akan melakukan penataan dengan membuat regulasi RTR Kawasan Jatiluwih,” sebutnya. (kmb28)

Libur Lebaran

Kebutuhan Dana Nasabah Dipastikan Terpenuhi Tabanan (Bali Post) Meski tidak beroperasi seminggu lebih, tepatnya mulai Jumat (8/6) hingga Kamis (21/6) mendatang, perbankan di Kabupaten Tabanan memastikan kebutuhan dana nasabah terpenuhi. Kepala Bank BRI Cabang Tabanan Anditya Mahendra Krishna beberapa waktu lalu mengungkapkan, langkah antisipasi sudah dilakukan jauh hari sebelum layanan perbankan libur selama satu minggu lebih dalam rangka hari raya Lebaran. Langkah antisi-

pasi tersebut adalah dengan menambahkan dana likuiditas serta melakukan layanan operasional terbatas selama hari libur. Layanan operasional terbatas, lanjut Mahendra, direncanakan akan digelar pada tanggal 11, 12, dan 18 Juni mendatang. ‘’Layanan terbatas ini terpusat di kantor cabang dan tidak melayani transaksi secara umum. Tetapi hanya beberapa transaksi yang memang harus dilayani di waktu libur tersebut, seperti untuk pembayaran DP SPBU,’’ ujar Mahendra.

Sementara untuk transaksi umum seperti tarik tunai ataupun transfer maupun layanan lainnya, selama libur diarahkan untuk menggunakan Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Agar layanan ke masyarakat melalui ATM tidak mengalami masalah atau cash out selama liburan Lebaran, maka pihak bank telah memastikan ketersediaannya. “Salah satu akses masyarakat untuk bertransaksi keuangan ketika layanan langsung perbankan tidak beroperasional adalah lewat ATM. Agar

tidak mengalami masalah, kami menugaskan petugas piket yang memonitor dan menangani permasalahan ketika terjadi kendala dalam bertransaksi di ATM,” tuturnya. Selain itu, akan ada penambahan dana di ATM. Penambahan yang dilakukan hingga dua kali lipat dari kondisi normal yang rata-rata mencapai Rp 200 juta per hari. Penambahan tersebut akan dimulai pada 9 Juni - 20 Juni di semua ATM BRI di Kabupaten Tabanan, yang mencapai 53 unit menyebar di sejum-

lah titik. Hal senada juga diungkapkan pelaku usaha lembaga keuangan lainnya I Nyoman Gede Suamba, S.E. Kata dia, momen menjelang hari raya memang berdampak pada transaksi keuangan perbankan, khususnya penarikan dana di kalangan nasabah yang mengalami lonjakan dari sebelumnya. Terkait hal tersebut, pihaknya telah mengantisipasi sebelumnya dengan melakukan penambahan likuiditas, sehingga dipastikan semua kebutuhan dana nasabah terpenuhi semua. (kmb24)

Disdukcapil Buka Layanan ’’Offline’’ di Empat Desa Tabanan (Bali Post) Libur Lebaran hingga Rabu (20/6), diikuti tidak beroperasinya layanan publik. Salah satunya layanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Meski demikian, Disdukcapil Tabanan tetap membuka layanan offline berupa pengumpulan dokumen untuk persyaratan mengurus administrasi kependudukan. Layanan offline ini menggandeng empat desa. Kepala Disdukcapil Tabanan I.G.A. Rai Dwipayana, Jumat (8/6) kemarin, mengatakan empat desa yang digandeng adalah Desa Karyasari Pupuan, Desa Bangli Baturiti, Desa Sembung Gede Kerambitan dan Desa Dajan Peken Tabanan. Lanjut Dwipayana, kegiatan ini juga sekaligus sebagai salah satu langkah dalam program GISA (Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan). ’’Dipilihnya empat desa ini selain mewakili daerah di Tabanan dari barat hingga timur, juga merupakan desa yang administrasi kependudukannya tertata baik,’’ ujar Yasa. Dalam kegiatan offline ini, layanan yang diberikan berupa penerimaan dokumen kependudukan untuk perekaman e-KTP, penerbitan akta lahir, penerbitan akta perkawinan dan penerbitan akta kematian. Menurut Yasa, masyarakat bisa mengumpulkan

dokumen tersebut pada waktu yang ditentukan dan pada saat layanan publik di kantor Disdukcapil kembali beroperasi usai libur panjang, dokumen yang terkumpul di empat desa akan segera diproses. Manfaat dari layanan offline adalah masyarakat tidak perlu menunggu usai liburan dalam mengumpulkan dokumen, namun cukup diberikan pada tanggal yang ditentukan di kantor Desa yang telah ditetapkan. ‘’Setelahnya masyarakat tinggal menunggu jadinya. Jadi tidak usah menunggu hingga liburan usai baru mengumpulkan dokumen. Sehingga waktu tunggunya menjadi lebih pendek dan tentu lebih mengurai antrean pada saat layanan dibuka kembali usai libur panjang,’’ tutur Yasa. Jadwal penerimaan dokumen untuk persyaratan mengurus administrasi kependudukan ditetapkan pada Selasa (12/7) di Kantor Perbekel Karya Sari Pupuan pada Kamis (14/6), berlokasi di Kantor Perbekel Desa Bangli, Baturiti. Pada Selasa (19/6) layanan dibuka di kantor Perkebel Desa Sembung Gede Kerambitan dan pada Rabu (20/6) di kantor Perbekel Dajan Peken Tabanan. Lanjut Yasa, kegiatan layanan offline dibuka mulai pukul 09.00 Wita hingga selesai. Untuk layanan offline Disdukcapil menurunkan SDM-nya serta mobil layanan keliling. (kmb24)

Bali Post/kmb24

LAYANAN - Layanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Tabanan selalu ramai. Libur Lebaran, layanan di kantor ini tidak beroperasi hingga Rabu (20/8).


BULELENG

8

Polisi Tunggu Hasil Autopsi PASCAPENEMUAN mayat laki-laki di Pantai Penimbangan, jajaran Reskrim Polres Buleleng dan Reksrim Polsek Kota Singaraja masih melakukan penyelidikan intensif. Saksi-saksi dan barang bukti di lokasi kejadian telah dikumpulkan. Selain itu, polisi masih menunggu hasil autopsi jenazah korban dari tim dokter forensik RS Sanglah, Denpasar. Wakapolres Kompol Ronny Riantoko didampingi Kasat Reskrim AKP Mikael Hutabarat, Jumat (8/6) kemarin, mengatakan hasil autopsi dari dokter forensik satu-satunya bukti yang bisa menunjukkan penyebab kematian korban. Setelah hasil itu keluar, maka pihaknya akan mengambil langkah lanjutan. Namun, pengumpulan barang bukti dan keterangan saksi yang diduga mengetahui kejadian ini terus dikumpulkan. “Perkembangan terakhir kami masih menunggu hasil autopsi jenazah dari RSUP Sanglah. Sementara penyelidikan oleh anggota Reksrim Polres dan Reskrim Polsek Kota juga sedang bekerja untuk mencari tahu kejadian ini,” katanya.

Menurut Kompol Ronny, dari penyelidikan sementara polisi menemukan barang bukti berupa plastik yang di dalamnya terdapat sisa serbuk putih. Temuan tersebut hingga sekarang masih dalam penyelidikan di Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali. Diperkirakan hasil pengujian temuan barang bukti tersebut akan diketahui beberapa hari ke depan ini. Selain itu, anggotanya pun ditugaskan untuk mencari tahu di mana kunci mobil DK 1092 UK. Hasil penelusuran terh-

Kompol Ronny Riantoko

adap mobil ini, pihaknya baru menemukan pemilik mobil diketahui warga dari Busungbiu. Sementara mengapa bisa dikemudikan oleh korban, polisi belum mendapatkan keterangan lengkap. “Serbuk utih itu kita sudah uji dan menunggu hasilnya. Kalau soal mobil keterangan sementara pemiliknya dari Busungbiu dan dari kapan dikuasai oleh korban, kami masih kumpulkan keterangan saksi,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, warga menemukan mayat laki-laki tanpa identitas di dalam mobil DK 1092 UK di sebelah barat Pura Segara Penimbangan, Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, Kecamatan Sukasada pada Kamis (7/6) lalu sekitar pukul 10.01 Wita. Seorang saksi, Kadek Sudarini (42), warga Dusun Galiran, Desa Baktiseraga pertama kali menemukan mayat ketika akan bersembahyang ke Pura Segara Penimbangan. Wanita yang sehari-hari berjualan di Pantai Penimbangan itu mencium bau busuk yang menyengat. Setelah didekati sumber bau tersebut berasal dari dalam mobil yang parkir diperkirakan sejak Kamis (6/6) lalu. (mud)

Sabtu Kliwon, 9 Juni 2018

Dikenali, Mayat Mr. X di Pantai Penimbangan

Singaraja (Bali Post) – Mayat laki-laki yang sebelumnya sempat tidak dikenali (Mr.X - red) karena tidak ada identitas di lokasi kejadian diketahui bernama Gede Ari Artawan (18), pemuda dari Dusun Tegallinggah Bawah, Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada. Almarhum dikenali oleh ayahnya, Ketut Mariada, dan ibunya, Luh Redani. Kejadian yang dialami almarhum, membuat duka mendalam kedua orangtua dan keluarga. Di mata orangtua, almarhum dikenal sebagai anak pendiam dan tidak pernah ada masalah. Ibu almarhum, Luh Redani, di rumah duka, Jumat (8/6) kemarin menuturkan, almarhum diketahui meninggal dunia setelah didatangi oleh polisi yang menanyakan alamat rumahnya. Dari keterangan itu, Redani dan suaminya, Mariada, mengenali kalau sosok mayat yang ditemukan di Pantai Penimbangan itu adalah anak kandunggnya. Ini dikuatkan dari lukisan tato pada tangan dan pundak dan tulisan nama “Arik”. Dia juga mengenali kalau mobil yang ditemukan di Penimbangan itu adalah yang disewa oleh almarhum. Selain itu, ikat

pinggang bertuliskan “SMPN 4 Sukasada” itu diketahui milik adik almarhum Kadek Yuliartana yang sedang duduk di kelas VIII SMP 4 Sukasada. “Ada Polisi datang dan menanyakan di mana rumahnya Arik (almarhum - red). Saya ditunjukkan ciri-ciri ada tato bergambar kompas dan nama “Ari” di pundak itu anak saya. Mobilnya itu juga yang dibawa anak kami disewa di Denpasar tempatnya bekerja,” katanya. Menurut Redani, anaknya terakhir kali pulang pada Galungan (30/5) dan menghabiskan libur hari raya sampai Umanis Galungan Kamis (31/5)

lalu dan kembali ke Denpasar. Saat pergi ke Denpasar itu almarhum menumpang bersama keluarga besannya. Pada Senin (4/6) lalu, dirinya berusaha menghubungi almarhum untuk menanyakan kabar. Saat itu, almarhum mengaku tidak ada masalah dan bekerja seperti biasa. Sampai Kamis (8/6) lalu, telepon yang dihubungi sudah tidak aktif. Alangkah terkejutnya mendapat kabar anak pertamanya itu meninggal dunia yang diduga dengan cara tidak wajar. “Terakhir bertemu dengan anak saya pada Umanis Galungan lalu. Tak disangka dia (alamarhum)

meninggalkan kami dengan cara seperti itu,” tegasnya. Redani mengatakan anaknya itu tidak pernah melakukan kesalahan dan tak ada masalah dengan teman-teman di desanya. Selain itu, almarhum dikenal pendiam dan menurut nasihat orangtuanya. Bahkan, almarhum tidak pernah menuntut hal-hal tertentu kepada orangtuanya terkecuali hanya meminta uang jika kehabisan bekal saat bekerja di sebuah toko grosir di Denpasar. Ia berhenti sekolah di SMA Bhaktiyasa, Singaraja dan mengadu nasib mencari kerja. Dugaan kematian almarhum dengan cara tak wajar membuat Redani tidak kuasa menahan sedih dan duka mendalam. Dia dan keluarga menyerahkan proses hukum kepada polisi dan siapa pun yang diketahui mencelakai almarhum, Redani mendoakan agar cepat terungkap. (kmb38)

Bali Post/kmb38

Alami Sejumlah Luka

JENAZAH yang ditemukan di Pantai Penimbangan, Buleleng itu mengalami sejumlah luka. Setelah dilakukan autopsi oleh Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah ditemukan luka lecet pada anggota gerak atas dan bawah. Identitas telah diketahui bernama I Gede Ari Artawan, berusia 18 tahun. “Kami temukan beberapa luka lecet pada anggota gerak atas dan bawahnya,” kata dr. Dudut

Rustyadi, Sp.F., S.H., Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Jumat (8/6) kemarin. Meski sudah dilakukan autopsi, ia belum bisa menentukan penyebab kematian korban, karena masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi. Selain itu, menurutnya, tidak ada luka yang parah hingga membuat kematian. Maka dari itu, pemeriksaan toksikologi dilakukan. Diduga

ada zat tertentu yang dikonsumsi korban karena info di TKP ditemukan potasium. Autopsi pukul 10.20 Wita itu adalah dilakukan pengambilan sampel yaitu darah, air kencing, empedu, hati serta otak untuk diperiksa di laboratorium. Hasilnya diperkirakan keluar 14 hari kerja. Jenazah yang tiba di Forensik Kamis sore itu kini telah dibawa pulang oleh pihak keluarga. (may)

Bali Post/kmb38

PENGUBURAN – Pihak keluarga mulai mempersiapkan upacara penguburan jenazah almarhum.

Dibangun, Pospam Arus Mudik di PPI Sangsit

Bali Post/mud

POSPAM – Polisi bersama TNI-AL mendirikan pospam arus mudik Lebaran di kawasan PPI Dusun Pabean, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan.

SELAIN jalur darat, pemudik dari Buleleng biasanya menggunakan transportasi laut. Ini kebanyakan dilakukan oleh pemudik asal Sapeken, Madura, Jawa Timur (Jatim) yang merantau di beberapa daerah di Bali. Pengalaman terdahulu, pemudik ini biasanya menumpang kapal barang dari Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di Dusun Pabean, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan. Hingga Jumat (8/6) kemarin, pemudik lewat jalur laut ini belum nampak adanya peningkatan. Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Buleleng Ni Luh Putu Eka Suyasmin mengatakan, sejauh ini mudik lewat jalur laut di PPI menuju Madura terpaksa diizinkan karena jalur ini dibutuhkan oleh pemudik dibandingkan harus lewat Surabaya yang jaraknya lebih jauh. Meski harus menumpang kapal pengangkut barang, penumpang

dan anak buah kapal (ABK) diingatkan untuk menggunakan life jacket. Selain itu, pihaknya juga mengawasi terkait kapasitas angkut kapal, untuk menghindari terjadinya kecelakaan dalam pelayaran. Sementara itu, informasi prakiraan cuaca terus diperbarui dan kalau terjadi perubahan, pihaknya akan meneruskan kepada ABK. Sementara itu, Kapolsek Sawan AKP Wayan Wisnaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, SIK mengatakan, untuk melayani pemudik lewat PPI pihaknya bersama jajaran Polisi Perairan (Polair) dan TNI Angkatan Laut (AL) telah mendirikan pos pengamanan (Pospam). Selain melayani pemudik di kawasan PPI, pihaknya juga mengawasi kemungkinan adanya indikasi pelanggaran pelayaran, sehingga memperkecil risiko terjadinya kecelakaan di laut. (mud)

Arus Mudik Lebaran Mulai Ramai Kadus dan BPD Diajarkan Kelola Sampah

Singaraja (Bali Post) – Arus mudik Lebaran mulai meningkat. Ini terlihat di Terminal Banyuasri, Singaraja. Penumpang yang didominasi mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Bali Utara mulai meninggalkan Buleleng untuk berhari raya di kampung halamannya. Mereka menumpang armada bus antar-kota antar-provinsi (AKAP). Beberapa penumpang menunggu bus yang akan memberangkatkan mereka ke Lamongan, Jawa Timur (Jatim). Penumpang memilih mudik lebih awal karena kebetulan libur kuliah lebih awal karena bersamaan dengan hari raya Kuningan yang jatuh pada Sabtu (9/6) ini. Mereka pun mendapat libur yang lebih lama, sehingga memutuskan untuk pulang kampung lebih awal. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng Gede

Gunawan Adnyana Putra mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang mudik Lebaran tahun ini. Dari hasil koordinasi dan pengalaman dalam mudik tahun sebelumnya, diperkirakan arus mudik lewat Terminal Banyuasri mulai hari ini dan Minggu (10/6) besok. Sedangkan, untuk arus balik diperkirakan pada 20 sampai 21 Juni 2018. Terkait kesiapan armada bus, Gunawan mengatakan sudah berkoordinasi dengan jajaran Organda di Buleleng yang menyiagakan armada yang melayani setiap pemudik ke kampung halaman. Bahkan, bus cadangan sudah disiapkan jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan penumpang. “Salah satu dari delapan item yang harus dipersiapkan dalam musim mudik tahun ini adalah ketersedian armada. Itu

sudah kami siapkan bersama Organda. Kalau nanti terjadi lonjakan besar kami siapkan armada dan juga izin untuk pengoperasian armada dalam situasi insidentil,” katanya. Selain itu, mengantisipasi kerawanan kecelakaan akibat awak angkutan yang kelelahan, pihaknya juga sudah melakukan persiapan khusus. Untuk melayani awak bus mengembalikan konsentarsi mengemudi, pihaknya mengingatkan agar sopir atau awak bus memilih areal jembatan timbang yang dilintasi sebagai rest area. Untuk melengkapi fasilitas, Dishub menawarkan pihak swasta untuk melayani para awak bus atau pemudik yang memerlukan konsumsi, minuman ringan, snack dan fasilitas lain, sehingga bisa melanjutkan perjalanan dengan selamat sampai tempat tujuan. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Menjalin kerukunan antarumat beragama, Pemkab Buleleng menggelar buka puasa bersama umat Muslim, Kamis (7/6) malam, di rumah dinas Bupati. Buka puasa ini dipimpin langsung Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. didampingi FKPD dan pimpinan OPD di Buleleng. Sutjidra mengatakan, buka puasa bersama ini sebagai

wujud toleransi antarumat beragama agar lebih terjalin erat. Untuk itu, pihaknya mengajak warga untuk dapat menjalankan serangkaian ibadah selama bulan suci Ramadhan dan mensyukuri nikmat Allah SWT. “Ramadhan adalah bulan yang ditunggu-tunggu. Kami mengajak kita untuk memanfaatkan dengan meningkatkan amal dan ibadah,” katanya. Sutjidra menyerahkan paket

sembako sebagai perhatian dan kepedulian pemerintah daerah. Paket sembako itu diterima oleh pengurus Panti Asuhan Al Iman Desa Pegayaman, Panti Asuhan Mawaddah Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Panti Asuhan Nurul Jadid Desa Pemuteran, Panti Asuhan Iatiqlal Desa Patas dan Panti Asuhan Raudatul Makmur Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak. (kmb38)

Buka Puasa di Rumah Dinas Bupati

Singaraja (Bali Post) – Ratusan Klian Dusun (Kadus), Badan Permusyawaratan Desa (BPBD), dan Perbekel Desa dari Kecamatan Gerokgak, Seririt, dan Kecamatan Busungbiu mengikuti Studi Komparasi tentang pengelolaan sampah ke Pemkot Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Rabu (6/6) lalu. Lewat studi ini, perangkat desa diberikan ruang belajar tentang pengelolaan sampah yang tepat dan memberi keuntungan. Selain itu, mereka juga mempelajari teknik pengelolaan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Hal ini dipilih karena sejalan dengan kebijakan Pemkab Buleleng yang merintis “Buleleng Bebas Sampah Plastik”. Rombongan studi komparasi ini dipimpin Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gede Sandhiyasa dan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng I Made Gelgel. Wakil Bupati mengatakan, studi ini tidak sekadar mencari pembanding atau mempelajari yang sudah dilakukan Pemkot Surabaya, namun hal ini menyamakan persepsi antara pemerintah desa dan pemkab dalam menangani persoalan sampah. Koordinasi yang baik dilakukan oleh Pemkot Surabaya dengan kelurahan di daerah setempat bisa dilakukan di Buleleng, sehingga sampah bisa ditangani

dengan terpadu, berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi warga. Dia mencontohkan, Pemkot Surabaya telah mengelola sampah yang dihasilkan setiap rumah tangga dan lingkungan lebih luas mampu dikelola dengan sangat baik. Keberhasilan itu karena sampah didaur ulang menjadi barang yang bernilai ekonomi, sehingga bisa meningkatkan kesejahtraan masyarakatnya. “Pengelolaan sampah skala besar di Surabaya ini bisa kita lakukan di Buleleng. Langkah awal adalah bersamasama saling mendukung, sehingga gerakan pengelolaan sampah bisa kita lakukan seperti di Surabaya,” katanya. Salah satu perwakilan peserta Nyoman Dana yang juga Perbekel Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak mengaku motivasi ikut studi komparasi ini karena kegiatan ini penting untuk mencari model untuk menangani persoalan sampah di desanya yang sekaligus mendukung program “Buleleng Bebas Sampah Plastik”. Dari studi komparasi ini, Dana mengaku akan mencoba menerapkan teknik pengelolaan sampah skala besar oleh Pemkot Surabaya. Jika teknik sudah diketahui, maka tinggal dukungan anggaran yang juga sudah dialokasikan dalam APBDes, sehingga dirinya yakin sampah di Sanggalangit bisa ditangani dan memberi keuntungan bagi warga masyarakatnya. (kmb38)

dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG

Bali Post/kmb38


GIANYAR

Sabtu Kliwon, 9 Juni 2018

9

Dapat Dana Pusat Rp 3 Miliar

Museum Subak akan Dilengkapi Arena Permainan Anak Gianyar (Bali Post) Pembangunan areal parkir Museum Subak yang berlokasi di kawasan Pantai Masceti, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh sudah dipastikan batal tahun ini akibat rasionalisasi APBD 2018. Sebagai gantinya, tahun ini akan ada pembangunan landscape dan arena permainan anak-anak yang menggunakan dana dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 3 miliar. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar I Gusti Ngurah Wijana, Jumat (8/6) kemarin, mengatakan rasionalisasi APBD tahun ini sudah berdampak pada sejumlah rencana pembangunan, terutama pengerjaan fisik. ‘’Penataan parkir Museum Subak kena dampak rasionalisasi anggaran. Sebanyak Rp 2.025.879.750 yang dihilangkan,’’ ungkapnya. Namun syukurnya berkat perjuangan ke pusat, proyek pengerjaan Museum Subak tetap berjalan dengan pembangunan landscape dan permainan anak-anak. PembanguBali Post/wan

Belum Sebulan Menjabat, Kapolsek Payangan Diganti Gianyar (Bali Post) Mutasi kembali digelar di lingkungan Polres Gianyar. Kali ini AKP I Nyoman Adiputra, S.H. yang belum genap sebulan menjabat Kapolsek Payangan, dimutasi menjadi Kapolsek Denpasar Timur (Dentim). Upacara serah terima jabatan (sertijab) digelar di Ruang Serbaguna Mapolres Gianyar, Jumat (8/6) kemarin. Pergeseran pejabat ini digelar sesuai Surat Telegram Kapolda Bali tentang mutasi perwira di lingkungan Polda Bali. Adapun pejabat yang digeser, yakni posisi Kapolsek Payangan yang sebelumnya dijabat AKP I Nyoman Adiputra, kini diduduki AKP Nyoman Pawana Jaya Negara yang sebelumnya menjabat Kasubbag Humas Polres Gianyar. Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo, S.IK., M.H. mengatakan, mutasi di lingkungan Polri merupakan hal biasa. Mutasi mencerminkan adanya dinamika organisasi dalam rangka penyegaran personel. ‘’Kepada pejabat yang baru, saya

harap dapat melanjutkan program yang telah dirintis oleh pejabat lama,’’ katanya. Pejabat yang baru juga diminta untuk mengembangkan kebijakan sebelumnya. Apalagi sekarang merupakan tahun politik yang penuh dinamika. ‘’Tidak hanya Pilkada, Gianyar juga sedang menjelang pertemuan IMF - Bank Dunia sehingga wajib untuk tetap menjaga situasi kondusif,’’ katanya. Kapolres mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama Kapolsek Payangan yang sudah bertugas dengan baik. ‘’Sementara Kapolsek Baru beserta ibu saya, harap dapat mengemban tugas sebagai Kapolsek dan Ketua Ranting Bhayangkari Polsek dengan baik,’’ katanya. Sertijab dihadiri oleh Wakapolres Gianyar Kompol Nengah Sadiarta S.IK., S.H., para Kabag, Kasat, Kapolsek, perwakilan Perwira, Bintara, Ketua Cabang Bhayangkari Nyonya Dini Priyanto serta Pengurus Bhayangkari Cabang Gianyar. (kmb35)

Bali Post/ist

petani untuk memberikan gambaran kepada wisatawan mengenai kehidupan petani Bali. Selain melihat, wisatawan juga bisa langsung ikut aktivitas petani seperti membajak sawah, menanam bibit hingga panen. Dari Museum Subak, wisatawan akan diajak ke Catus Pata Kota Gianyar, melihat sisi luar Puri Gianyar, Pasar Gianyar, Lapangan Astina, makan siang lalu menuju Pura Samuan Tiga. Dilanjutkan tour ke utara mengunjungi Pura Pengukur-ukuran, Gunung Kawi, Mengening dan Pura Tirta Empul. ‘’Sehingga komplit Gianyar sebagai kota pusaka yang diakui OWHC,’’ ujarnya. Ngurah Wijana berharap tahun 2019 nanti Museum Subak sudah rampung sehingga program tour ini bisa terwujud. Tahun ini program tersebut batal di-launching karena kekosongan kursi Bupati. ‘’Penjabat Bupati kan tidak bisa, jadi tunggu Bupati baru yang definitif,’’ ungkapnya. (kmb35)

PPDB Jalur Miskin Dikhawatirkan Disalahgunakan Gianyar (Bali Post) -

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini membuka peluang besar bagi siswa dari keluarga kurang mampu mendapatkan pendidikan yang baik. Namun di balik besarnya peluang ini, justru timbul kekhawatiran adanya penyalahgunaan oleh oknum tertentu. Hal ini diungkapkan Komisioner Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali Kadek Ariyasa, Jumat (8/6) kemarin. Ariyasa meminta pemerintah melakukan pengawasan ketat terhadap pelajar yang mendaftar sekolah menggunakan jalur siswa kurang mampu. Menurutnya, jika yang dijadikan patokan adalah Kartu Indonesia Sehat (KIS), mungkin tidak ada masalah. Tetapi kalau surat keterangan miskin dikeluarkan oleh perbekel atau pejabat

setempat, hal ini cukup rentan penyalahgunaan dan perlu pengawasan ketat. Melihat kondisi ini, Ariyasa pun mengharapkan transparansi semua pihak dalam PPDB tahun ajaran 2018-2019 ini. Jangan sampai ada siswa ekonomi kurang mampu tercecer. ‘’Pejabat terkait betul-betul memantau dan koordinasi intensif dengan panitia pelak-

Pungli, Pemuda Asal Ubud Diamankan Polisi

SERTIJAB - Suasana sertijab Kapolsek Payangan yang digelar di Mapolres Gianyar, Jumat (8/6) kemarin.

nan berlangsung tahun ini. Landscape ini nantinya berupa miniatur sawah dan subak di Bali, khususnya di Gianyar. Lokasinya di luar areal museum, yakni di sebelah kawasan rumah tradisional Bali. Menurutnya, setelah Museum Subak Gianyar jadi, Kabupaten Gianyar akan punya destinasi wisata baru. ‘’DAS Pakerisan sudah diakui UNESCO dari hulu ke hilir, termasuk Museum Subak ini,’’ terangnya. Beberapa objek wisata di DAS Pakerisan seperti Pura Tirta Empul, Pura Mengening dan Pura Gunung Kawi akan digunakan sebagai daya tarik. Kemudian, Museum Subak yang berada di hilir akan menjadi persinggahan pertama. ‘’Konsepnya, mengusung program One Day River Tour atau One Day Culture Tour. Jadi, seharian wisatawan akan berwisata di sepanjang DAS Pakerisan,’’ terangnya. Untuk membuat para wisatawan terkesan, di Museum Subak pun akan ada aktivitas live para petani. Pihaknya bekerja sama dengan

Gianyar (Bali Post) Jajaran Polres Gianyar mengamankan pelaku pungutan liar (pungli) berinisial Ketut S. Pemuda 22 tahun ini melakukan pungli terhadap sejumlah pedagang di Lingkungan Candi Baru, Gianyar, dengan modus berpurapura sebagai pecalang. Atas perbuatannya tersebut, pemuda asal Banjar Bankelesan Desa Mas, Ubud ini menjalani wajib lapor di Mapolres Gianyar. Informasi dihimpun, pelaku berinisial Genjek ini beberapa kali melakukan pungli di wilayah Abianbase. Dengan modus mengaku sebagai pecalang setempat, dia meminta uang kepada pedagang di lokasi tersebut. Sejumlah pedagang yang tidak terima dengan kejadian ini, lantas melapor ke Klian Dinas setempat. Ciri-ciri pelaku yang ternyata bukan pecalang di Abianbase ini lantas diteruskan ke Mapolres Gianyar. Aparat kepolisian yang melakukan penyelidikan awalnya melihat seseorang dengan ciri-ciri pelaku mengendarai sepeda motor Jupiter Z warna merah-hitam. Tim Opsnal yang melakukan penelusuran, mendapati sepeda motor tersebut di seputaran Banjar Kengetan Desa Singakerta, Ubud. Warga setempat yang memiliki sepeda motor ini pun mengungkapkan bahwa selama ini kendaraan roda dua miliknya dipinjam oleh Genjek. Tidak berselang lama, polisi mengamankan Genjek di rumahnya pada Selasa (5/6). Pelaku lantas digiring ke Mapolres Gianyar dengan sejumlah barang bukti. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Deni Septiawan, Jumat (8/6) kemarin, membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku pungli. Dikatakannya, pelaku sudah diperiksa intensif. AKP Deni menilai kasus ini murni sebuah kenakalan remaja. Namun untuk mempertanggungjawabkan perbuatan tersebut, polisi tetap memasangkan pasal 378 KUHP tentang penipuan ringan terhadap pelaku. ‘’Karena kerugian di bawah Rp 2,5 juta, ini tergolong penipuan ringan. Nanti pelaku dikenakan tipiring,’’ ucapnya. AKP Deni mengatakan, selama menjalani pemeriksaan di Mapolres Gianyar, pelaku kooperatif dalam memberikan penjelasan. Sebab itu, kini polisi tidak melakukan penahanan terhadap pelaku. ‘’Ya, pelaku kita kenakan wajib lapor saja, kan ini tipiring,’’ tegasnya. (kmb35)

sana PPDB sehingga tidak menimbulkan mispemahaman dan pelaksanaan,’’ tegasnya. Lebih lanjut dia berharap instansi terkait mempertimbangkan berbagai aspek dalam PPDB. Dia mencontohkan, di Gianyar terdapat bocah SD yang kerap berjualan es keliling di wilayah kota Gianyar. Anak-anak yang tinggal dengan orangtuanya di

rumah kos di Lingkungan Candi Baru, Gianyar ini merupakan pelajar asal Kecamatan Tampaksiring. ‘’Karena masalah sosial dan ekonomi mereka harus tinggal kos di Gianyar,’’ ucapnya. Jika sistem zonasi ketat diberlakukan, anak-anak ini harus bersekolah di Tampaksiring sehingga tinggal terpisah dengan orangtuanya. ‘’Haruskah si anak ini sekolah di Tampaksiring berpisah dengan orangtuanya atau mereka bisa masuk pada sekolah di Gianyar dengan status keluarga miskin? Ini yang harus dipikirkan solusinya,’’ katanya.

Sebelumnya, kalangan DPRD Gianyar yang menyoroti persiapan PPDB tahun 2018-2019. Dewan meminta agar seluruh siswa miskin bisa ditampung di sekolah negeri. ‘’Sistem baru PPDB ini mewajibkan siswa miskin tertampung di sekolah negeri pilihan. Jadi jangan sampai ada siswa miskin yang tercecer,’’ kata anggota DPRD Gianyar, Putu Gede Pebriantara. Politisi PDI-P ini pun memastikan akan turut melakukan pengawasan ketat dalam memastikan seluruh siswa miskin, tertampung di sekolah negeri pilihan. (kmb35)

Pelaku IKM Diminta Garap Pasar ”Online”

Gianyar (Bali Post) Kementerian Perindustrian tengah melakukan pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) dengan platform digital melalui e-Smart IKM. Melalui program ini, IKM didorong untuk masuk ke pasar online melalui marketplace besar yang telah bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian. ‘’Peluang ini perlu direspons cepat oleh pelaku usaha di Gianyar, khususnya sektor industri kecil dan menengah untuk memperluas akses pasar dan bisnis melalui sarana internet,’’ jelas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar I Wayan Suamba, Jumat (8/6) kemarin. Dijelaskannya, pada era saat ini IKM di Gianyar harus update dengan teknologi. Pihaknya juga mengimbau pelaku IKM terus meng-update data produk maupun penjualan di pasar online. ‘’Sejak diluncurkan Januari 2017, e-Smart IKM telah berhasil mendorong 1.730 IKM di Indonesia untuk masuk ke dalam pasar online melalui marketplace yang bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian. Ini program yang sangat bagus bagi IKM,’’ ucapnya. Sementera tahun ini Kementerian Perindustrian menargetkan 4.000 IKM direkrut untuk mengikuti program e-Smart IKM melalui workshop. Per Mei 2018, kurang lebih 1.000 IKM di Indonesia mengikuti kegiatan serupa yang dilaksanakan di berbagai provinsi. ‘’IKM di Gianyar pun sudah

Wayan Suamba

Bali Post/nik

banyak yang ikut,’’ kata Suamba. Pihaknya berharap para pelaku IKM Kabupaten Gianyar mau berperan aktif masuk ke pasar online agar marketplace tidak didominasi produk impor. Di masa mendatang diharapkan produk-produk asli Indonesia, khususnya Gianyar yang berkualitas bisa membanjiri pasar online Indonesia maupun dunia. ‘’Kita yakin bahwa produk IKM Gianyar bisa bersaing di pasar internasional,’’ tegasnya. (kmb35)


JEMBRANA

10 26 Napi Diusulkan Dapat Remisi Idul Fitri

Negara (Bali Post) -

Tercatat 26 dari 50 narapidana (napi) muslim di Rutan Kelas IIB Negara diusulkan mendapatkan remisi pada hari raya Idul Fitri tahun ini. 26 napi itu memenuhi syarat untuk diusulkan mendapat remisi khusus hari raya. Sementara untuk kepastian remisi, pihak Rutan masih menunggu persetujuan dari Kementerian Hukum dan HAM. Kepala Rutan Kelas IIB Negara Purniawal, Jumat (8/6) kemarin, mengatakan napi yang diusulkan mendapat remisi hari raya itu merupakan yang memenuhi syarat. Untuk total jumlah napi dan tahanan yang berada di Rutan Negara saat ini sebanyak 124 orang. ‘’Dari jumlah warga binaan itu, ada 50 orang napi muslim, tapi

yang memenuhi syarat remisi hanya 26 orang. Harapan kami, semua usulan tersebut bisa berhasil mendapat remisi,’’ tandas Purniawal. Pengurangan masa pidana penjara, menurutnya, merupakan salah satu bentuk penghargaan negara kepada napi yang berkelakuan baik selama menjalani pembinaan di rutan. Selain itu juga mememotivasi mereka agar dapat menjadi masyarakat yang baik dan bertanggung jawab. Diharapkan remisi ini juga dapat menjadi motivasi bagi napi yang lain untuk berkelakukan baik. Sehingga mereka juga masuk syarat untuk diusulkan, sebab menurutnya, salah satu syarat mutlak mendapat hak-hak napi adalah yang berkelakuan baik. (kmb26)

Sabtu Kliwon, 9 Juni 2018

LOKET – Suasana di loket tiket Pelabuhan Gilimanuk sejak H-8 sudah mulai dipadati kendaraan barang dan sepeda motor. Pihak ASDP mulai menambah loket tiket khusus untuk roda dua untuk antisipasi.

Jumlah Kendaraan Mulai Meningkat, Loket R2 Ditambah

Bali Post/olo

Purniawal

Bali Post/olo

Wakapolda Minta Pengemudi Truk Tertib Negara (Bali Post) -

Truk-truk yang masih beroperasi di sepanjang jalur mudik Denpasar-Gilimanuk diminta agar tertib selama arus mudik dan balik. Selain itu, diharapkan disepanjang jalur tersebut juga ditambah dengan spanduk imbauan dan umbul-umbul untuk keselamatan pengguna jalan. Hal tersebut disampaikan Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha di sela-sela meninjau persiapan di Gilimanuk, Jumat (8/6) kemarin. Kendaraan barang besar yang melebihi tonase harus ditertibkan. Truk tersebut juga tidak boleh parkir di pinggir jalan. Sebab, di jalan yang kurang lebar ketika ada truk besar parkir akan mengganggu lalu lintas. Pihaknya meminta bila ada lahan kosong agar dimanfaatkan untuk menampung kendaraan barang tersebut. Wakapolda mengaku tak setuju adanya pengembalian kendaraan barang melebihi tonase. Terlebih kebutuhan pokok yang akan didistribusikan di Bali.

Menurutnya, barang bisa dioperasikan menggunakan kendaraan kecil atau yang sesuai tonase. Pihaknya juga meminta untuk kelancaran di Gilimanuk, khususnya ASDP diminta fokus. Bilamana terjadi antrean padat, agar kapal-kapal yang ada dimaksimalkan. Sementara dari pengamatannya selama perjalanan dari Denpasar sampai pelabuhan Gilimanuk. Wakapolda yang meninjau langsung dari Denpasar hingga Gilimanuk mengungkapkan dari pantauannya, yang menjadi jalur utama pemudik dari Bali ke Jawa masih perlu dipasangi spanduk atau baliho peringatan. Spanduk imbauan itu sangat penting, guna mengingatkan para pengguna jalan untuk berhati-hati. Selain itu, juga terinformasikan kondisi jalan. Kendati ada sejumlah spanduk, baliho, kondisinya kurang layak karena rusak. Karena itu Wakapolda meminta untuk diganti yang baru dan diperbanyak. (kmb26)

Bali Post/olo

TINJAU - Wakapolda Bali bersama jajaran saat meninjau di Gilimanuk terkait persiapan arus mudik.

Negara (Bali Post) –

Memasuki akhir pekan, arus kendaraan keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk mulai terjadi peningkatan dibanding hari normal. Kendaraan didominasi roda dua dan kendaraan barang, terutama truk. Dari pengamatan Kamis (7/6) malam hingga Jumat (8/6) pagi kemarin, kendaraan yang keluar Bali didominasi truk. Hal tersebut dimungkinkan karena pekan depan ada imbauan pembatasan operasional truk. Sementara sepeda motor atau R2 juga mulai meningkat. Kendati ada peningkatan, namun arus menuju kapal masih lancar. ASDP Gilimanuk mulai kemarin juga menambah loket tiket R2 dari sebelumnya satu loket, kini dibuka empat loket. ‘’Kita mengikuti situasi dan kondisi, untuk R2 kita

tambah tiga (empat loket) untuk mempercepat. Nanti maksimal sampai tujuh loket khusus R2,’’ ujar Manajer Operasional ASDP Gilimanuk Heru Wahyono dikonfirmasi,

kemarin. Untuk kendaraan barang kendati ada peningkatan, menurutnya, tidak signifikan. Kendaraan jenis tersebut masih bisa melalui loket utama bersama mobil atau kendaraan kecil (KK). Ketika situasi sangat padat, maka bus dan truk nantinya akan diberikan jalur khusus langsung ke dermaga LCM. Nantinya saat kondisi arus mudik padat atau puncak, seluruh loket juga akan dibuka guna mempercepat kendaraan masuk ke Pelabuhan. Dengan 32 KMP yang digunakan, menurutnya, masih mencukupi.

Sementara itu, dari data yang dihimpun ASDP Ketapang-Gilimanuk, selama sehari mulai Kamis hingga Jumat pagi total ada 4.738 unit kendaraan roda empat dan sejenisnya yang diseberangkan. Bertambah sekitar 500 unit dibandingkan hari yang sama (H-8) di tahun sebelumnya, yakni 4.164 unit. Begitu halnya dengan jumlah penumpang dalam sehari mencapai 27.676 orang. Sedangkan untuk R2 cenderung turun 1.000 unit dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 4.638 unit. Tahun sebelumnya di H-8 untuk sepeda motor tercatat

5.852 unit. Dari pengamatan di sepanjang jalan DenpasarGilimanuk di wilayah Jembrana mulai padat dengan kendaraan, terutama sepeda motor dan truk. Pelabuhan Gilimanuk menjadi salah satu pelabuhan terpadat di Indonesia setiap arus mudik. Seluruh warga yang hendak mudik dari Pulau Bali dan Lombok yang hendak ke Jawa melalui pelabuhan ini. Pada tahun 2017, sebanyak 487.898 orang, 98.290 unit roda dua dan 57.426 unit roda empat menyeberang ke Jawa. (kmb26)

PPDB 2018

BMPS Minta Tidak Ada Lagi Gelombang II Negara (Bali Post) -

Tutupnya SMK Margaginawe Negara pada tahun ajaran ini disayangkan sejumlah kalangan. Sekolah kejuruan yang banyak mencetak alumni skill bangunan ini mengalami kekurangan siswa dan masalah keuangan. Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Jembrana I Ketut Udara Narayana, Jumat (8/6) kemarin, menyesalkan salah satu SMK swasta di Negara itu tutup. Padahal selain memiliki kejuruan khusus, SMK Margaginawe salah satu sekolah swasta yang banyak mendulang prestasi. Daya minat serta kurangnya siswa salah satu pemicu dan bukan tidak mungkin akan merembet ke sekolah swasta lain dengan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) seperti tahun lalu. Udara Narayana berharap pada PPDB tahun ini tidak lagi ada gelombang II seperti tahun lalu. ‘’Akibatnya, sangat fatal banyak sekolah yang ter-

ambil siswanya. Terutama di wilayah perkotaan. Kami dari BMPS berharap tidak ada lagi gelombang II,’’ tandasnya. SMK Margaginawe, menurutnya, merupakan salah satu korban dari kebijakan tersebut. Sekolah yang sudah mengikat siswa, bisa keluar ketika ada Gelombang II. Se-

I Putu Wardana

Bali Post/olo

jatinya tahun lalu kebijakan ini sudah ditolak. Untuk PPDB tahun ini pihaknya masih menunggu dan mengikuti aturan dari pemerintah. Namun yang lebih ditekankan, menurutnya, adalah aturan mainnya bagi pihak sekolah-sekolah swasta. Misalnya terkait jumlah rombongan belajar (rombel) agar disesuaikan dengan kemampuan sekolah itu dalam menerima siswa. ‘’Jangan ada istilah masuk sore. Harus ada aturan mainnya, seandainya sekolah itu melebihi kapasitas penerimaan bagaimana. Kami berharap sekolah swasta agar mengikuti aturan,’’ ujar Narayana. Karena itu, BMPS rencananya akan melakukan pertemuan menindaklanjuti PPDB tahun ini. Dari data tahun lalu, menurutnya, di Jembrana ada tujuh SMA swasta dan tujuh SMK swasta. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Jembrana Putu Wardana

mengatakan pada tahun ini dari informasi memang ada satu SMK swasta yang tutup, sedangkan SMK lainnya masih. Kemungkinan animo masyarakat untuk sekolah lebih cenderung ke negeri karena tidak membayar SPP, sehingga swasta menjadi pilihan kedua setelah negeri. Terkait daya tampung sejatinya sudah semua diatur oleh provinsi sesuai pemetaan terutama negeri. Begitu juga daya tampung swasta. Pihaknya meyakini faktor tidak dapat murid hanya salah satu saja. Mungkin ada pertimbangan khusus dari Yayasan sehingga sekolah tutup. ‘’Masyarakat sudah jeli mencari sekolah, salah satunya juga dilihat dari kualitas,’’ tandas Wardana yang juga Kepala SMKN 1 Negara ini. Diberitakan sebelumnya, sekolah swasta di Jembrana yang tutup bertambah. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Margaginawe Negara terpaksa tidak membuka lagi

pendaftaran siswa baru untuk tahun ajaran 2018, karena terbatasnya murid. Saat ini siswa yang masih duduk di kelas X dan XI menjadi siswa terakhir hingga lulus. Sekolah yang berdiri tahun 1987 ini minim siswa dan tidak membuka pendaftaran lagi. (kmb26)

Bali Post/olo

I Ketut Udara Narayana

Penataan KR Jagatnata Telan Rp 10 Miliar

Kawasan Dikotori Tumpukan Sampah Plastik Negara (Bali Post) -

Pembangunan Kebun Raya (KR) Jagatnata tahun ini kembali berlanjut. Pengerjaan tahap akhir yang menelan anggaran hingga Rp 10,2 miliar ini dikebut rampung dan ditargetkan KR Jagatnata bisa dibuka akhir tahun 2018. Dari pengamatan Jumat (8/6) kemarin, pengerjaan sudah dimulai, terutama di bagian belakang atau utara Pura Jagatnata dan sekelilingnya. Sejumlah alat berat diturunkan untuk mengeruk tanah dan membabat sejumlah pohon yang tidak digunakan. Akses jalan rabat beton juga mulai dibangun mengelilingi areal yang akan digunakan untuk berbagai koleksi tanaman. Namun,

sayangnya di sekitar areal proyek yang dikerjakan PT Mari Bangun Persada Spesialis masih terdapat tumpukan sampah. Ironisnya, tumpukan sampah itu berupa sampah-sampah plastik dan sisa makanan yang mengotori areal KR Jagatnata. Tumpukan sampah yang berada di belakang wantilan disinyalir sisa dari kegiatan atau acara yang diselenggarakan di gedung tersebut. Selain itu, di sekeliling pura juga masih terdapat rantingranting dan batang pohon yang dipotong sebelumnya. Semetara aktivitas pengerjaan kemarin masih berlangsung, pengerjaan sudah hampir sebulan. Sejumlah pekerja yang ditemui, salah

satunya sedang membersihkan areal dan merabat jalan di sekitar kolam. Begitu juga alat berat juga dikerahkan untuk membongkar sejumlah bangunan yang tidak dipakai, seperti toilet di timur panggung terbuka Jagatnata. Sejak memasuki pintu masuk samping barat pura, sejumlah tanda peringatan terpasang. Di depan pintu tersebut selain terpampang papan informasi proyek dari Direktorat Cipta Karya, Satuan Kerja (Satker) Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Bali dengan jenis kegiatan Penataan KR Jagatnata. Pengerjaan ini diberikan waktu hingga 180 hari, mulai dari 24 April hingga

22 Oktober, bersumber dari APBN. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Pemukiman (PUPRPP) Jembrana I Wayan Darwin, sebelumnya mengatakan anggaran penataan bersumber dari APBN nantinya untuk sejumlah fasilitas. Seperti perbaikan kolam, pembuatan plasa, wantilan dan lain-lain. Menurutnya, pengerjaan sudah dimulai sejak bulan lalu dan ditargetkan bisa rampung sebelum akhir tahun ini. Sebab, rencananya KR Jagatnata yang memiliki koleksi tumbuhan tematik endemik Jembrana, usada dan upakara ini bisa dibuka pada akhir tahun nanti. (kmb26)

Bali Post/olo

SAMPAH - Tumpukan sampah di sekitar areal proyek penataan KR Jagatnata yang ditargetkan bisa rampung akhir tahun ini.


Sabtu Kliwon, 9 Juni 2018

SOSOK Gencarkan Pembinaan

KABUPATEN Karangasem sedang gencar-gencarnya mengembangkan potensi pariwisata. Setelah mengkaji beberapa tempat yang semakin viral, lebih dari 50 objek wisata kini siap bersaing dengan daerah lainnya di Bali. Salah satu yang membedakan Karangasem dengan daerah lainnya adalah potensi wisata di pedesaan. Saat ini, sudah ada 20 desa wisata, yang terus dalam tahap pembinaan Dinas Pariwisata. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Karangasem I Wayan Astika, belum lama ini. Desa Wisata ini sesungguhnya menjadi modal berharga Karangasem. Saat ini, pihaknya terus menggodok pedoman pengembangan desa wisata, agar bisa menjadi acuan bersama. Selain itu, kapasitas SDM Pariwisata di Desa Wisata ditingkatkan terus. Caranya pelatihan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) diberdayakan. “Potensi kita banyak. Sekarang kita dalam tahap mematangkan kapasitas SDM pariwisatanya,” kata Astika. Untuk mendukung upaya itu, pihaknya juga sudah melakukan kerja sama dengan STP Nusa Dua. Nantinya, program pengabdian masyarakatnya, akan dikerjasamakan dengan Dinas Pariwisata dalam melakukan pengelolaan homestay sebagai daya dukung desa wisata itu sendiri. Dia juga kembali mengingatkan kepada camat yang wilayahnya memiliki potensi wisata untuk dikembangkan menjadi desa wisata, agar segera disampaikan. Pihaknya mengaku siap turun melakukan kajian. Saat ini, selain 20 desa wisata yang sudah mengantongi SK, ada dua desa yang sudah siap bergabung lagi yakni Desa Dukuh Penaban dan Desa Sangkan Gunung. (gik)

KARANGASEM

11

Harga Bunga Mendadak Anjlok

Amlapura (Bali Post) Harga bunga sempat melambung sejak sebelum hari raya Galungan. Namun, harga bunga pacar galuh maupun bunga gumitir yang menjadi bahan utama membuat canang tersebut mendadak anjlok. Harga bunga itu pada penampahan Kuningan, Jumat (8/6) kemarin, turun lebih dari 50 persen. Dengan harganya anjlok sebesar itu jadi sedikit lagi mendekati harga normal. Kondisi itu berbanding terbalik dengan kondisi beberapa hari sebelumnya. Rabu (6/6), harga bunga pacar galuh masih pada kisaran Rp 42.500 per kilogram. Tetapi sekarang justru merosot sampai Rp 10 ribu per kilogram. ‘’Anjlok sekali, satu kresek besar isian 4 kg hanya Rp 40 ribu. Padahal dua hari lalu sampai Rp 170 ribu,’’ ungkap Ni Made Budiasih (42). Budasih sehari-harinya berjualan canang meladeni langganan. Ibu dua anak ini setiap harinya memerlukan masingmasing 4 kg bunga pacah dan bunga kembang seribu serta 2 kg bunga kenikir. Dia mengaku merugi karena telanjur membeli bunga dalam jumlah banyak ketika harga sedang mahal-mahalnya. ‘’Sekarang harga bunga itu memang sudah murah, tetapi saya telanjur beli mahal sebelumnya. Otomatis saya rugi. Beginilah risiko jadi pembeli yang tidak bisa berbuat optimal, karena ditentukan oleh fluktuasi harga pasar,’’ kata Ni Made Budiasih terlihat pasrah.

Ibu rumah tangga yang bertempat tinggal di Perumnas Paya itu, kemarin pagi-pagi pergi ke Pasar Amlapura Timur, untuk membeli perlengkapan membuat banten. Seperti buahbuahan dan juga jajanan untuk hari raya. Dia kaget karena semua jenis bunga harganya anjlok. Seperti di pedagang eceran harga bunga kembang seribu Rp 20 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya menyentuh Rp 50 ribu. Demikian juga gumitir Rp 15 ribu dari sebelumnya Rp 50 ribu. Menurunnya, harga bunga tersebut diperkirakan karena permintaan yang sudah jauh berkurang. Saat ini umumnya umat sudah selesai membuat banten Kuningan. Harga yang mendekati normal itu diperkirakan akan bertahan karena pasca-Kuningan tidak ada perayaan hari keagamaan yang berskala besar. ‘’Sudah lumrah harga bunga naik menjelang hari raya,’’ ungkap Ni Nyoman Sari (45), salah seorang pedagang bunga eceran di Pasar Amlapura Timur. (kmb)

’’Sekarang harga bunga itu memang sudah murah, tetapi saya telanjur beli mahal sebelumnya. Otomatis saya rugi. Beginilah risiko jadi pembeli yang tidak bisa berbuat optimal, karena ditentukan oleh fluktuasi harga pasar.’’ Penjual canang, Ni Made Budiasih

Bali Post/kmb

BUNGA GUMITIR – Bunga gumitir adalah salah satu bunga favorit yang dipergunakan untuk persembahyangan. Sebelumnya, sempat naik dratis harganya, namun saat ini anjlok lagi mendekati harga normal.

Pascakecelakaan Maut

Polres Bertekad Jadi Zona Bebas KKN

Amlapura (Bali Post) Selain menjalankan fungsi-fungsi strategis di bidang keamanan, kepolisian juga sangat efektif sebagai lembaga pelayanan kepada masyarakat. Dalam kaitan itu, Polres Karangasem bertekad menjadi lembaga yang bebas dari praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme mengacu keputusan bersama Kapolri dan Menpan RB tentang pembangunan zona integritas, menuju wilayah bebas KKN dan wilayah birokrasi bersih melayani. Tekad itu ditegaskan Kapolres AKBP IGN Agung Ade Panji Anom pada apel pencanangan zona integritas di Aula Wirasatya Polres Karangasem, Kamis (7/6). Tekad dan komitmen itu disampaikan di hadapan Forkompinda serta jajaran Polres Karangasem. “Apel ini kami selenggarakan untuk memberi keyakinan kepada publik bahwa Polres Karangasem dan jajaran memang siap menjadi instansi yang berpredikat zona integritas, no KKN, tidak menerima gratifikasi dan menjunjung tinggi kode etik dalam pelaksanaan tugas-tugas pokok kepolisian,’’ ungkapnya. Pelaksanaan perencanaan zona integritas Polres Karangasem, menurut dia, telah melalui proses panjang dari reformasi birokrasi Polri, Polres Karangasem, mulai dari gelombang pertama sampai ketiga. Selanjutnya melalui indek penilaian tata kelola tahun 2017, Polres Karangasem menjadi duta Bali dalam lomba zona integritas tingkat nasional berkompetisi dengan jajaran polres di seluruh Tanah Air. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, perwira melati dua asal Buleleng itu meminta dukungan seluruh komponen masyarakat Karangasem. Melalui kritik, saran dan masukan kepada pihaknya. ‘’Kami bertekad agar Polres dan jajaran Polsek mampu menampilkan sosok Polri yang berkomitmen sebagai pelindung, pengayom, dan pelayanan masyarakat serta memiliki integritas yang berpihak kepada nilai-nilai luhur kebangsaan. Muaranya terwujud Polri yang modern, profesional dan terpercaya bebas dari KKN dan dicintai masyarakat,’’ ujarnya. Apel mencanangan zona integritas diakhiri penandatanganan naskah pencanangan pembangunan zona integritas oleh Kapolres, Wakil Bupati, Ketua DPRD, dan Kejaksaan Negeri Karangasem. Wabup Wayan Artha Dipa dalam kesempatan itu menyatakan pemerintah daerah sangat mendukung upaya Polres Karangasem dalam mewujudkan misinya sebagai pelindung, pengaman dan pengayom masyarakat. ‘’Wilayah bebas dari korupsi adalah predikat yang diberikan kepada satker yang memenuhi sebagian besar program manajemen perubahan, penatalaksanaan, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan dan penguatan akuntabilitas kinerja,’’ ungkapnya. (kmb)

’’Kami bertekad agar Polres dan jajaran Polsek mampu menampilkan sosok Polri yang berkomitmen sebagai pelindung, pengayom, dan pelayanan masyarakat serta memiliki integritas yang berpihak kepada nilai-nilai luhur kebangsaan. Muaranya terwujud Polri yang modern, profesional dan terpercaya bebas dari KKN dan dicintai masyarakat.’’ Kapolres Karangasem AKBP IGN Agung Ade Panji Anom

Bali Post/kmb

ZONA INTEGRITAS - Pencanangan zona integritas Polres Karangasem, Kamis (7/6).

Korban Minta Dirujuk ke RS Kerta Husada dan Sanglah

Amlapura (Bali Post) Para korban kecelakaan bus tirtayatra menuju Pura Bhur Bwah Swah, kondisinya sudah membaik. Setelah sehari dirawat inap di RSUD Karangasem, mereka meminta dirujuk ke RS Kerta Husada, Singaraja dan RSUP Sanglah. Direktur RSUD Karangasem dr. Wayan Suardana, Jumat (8/6) kemarin, mengatakan mereka dirujuk bukan karena alasan RSUD Karangasem tidak bisa menanganinya, tetapi karena alasan permintaan pihak keluarganya. Total ada empat pasien dirujuk ke RS Kerta Husada Singaraja. Mereka itu adalah I Nyoman Suartika, Ni Komang Asri, I Komang Bagus Depa, dan Ni Luh Supariani. Tiga pasien diru-

Bali Post/kmb31

KORBAN DITANGANI - Salah satu korban sedang ditangani petugas medis. juk ke RSUP Sanglah, yakni Ni Luh Gunasih, I Kadek Wijana, dan Ketut Candra. Sementara yang diopname di RSUD Karangasem saat ini, tinggal dua orang saja.

“Alasan mereka meminta dirujuk, biar bisa dekat dengan pihak keluarganya,” kata Suardana. Mengenai dua pasien yang masih dirawat inap, Suar-

dana menegaskan kondisinya sudah membaik. “Kalau tetap stabil, besok sudah diperbolehkan pulang,” tegasnya. Sebelumnya, bus Adi Jaya DK 9041 UP yang mengangkut 26 orang penumpang itu terguling saat menuju Pura Bhur Bwah Swah, Desa Seraya Tengah, Kecamatan Karangasem, Kamis (7/6) siang. Bus ini tidak kuat melalui jalan yang menanjak di titik sekitar satu kilometer dari lokasi pura. Akibatnya, seluruh penumpang mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke RSUD Karangasem. Rombongan tirtayatra itu berasal dari Kabupaten Buleleng, khususnya dari Desa Pemuteran dan Sumberkima, Kecamatan Gerokgak. Salah satu korban selamat, Wayan

Ginastra, asal Desa Sumberkima, mengaku kaget dengan kejadian ini. Dia mengaku hendak sembahyang serangkaian hari raya Galungan dan Kuningan. Tidak ada firasat apa pun saat berangkat dari rumah hingga sebelum tiba di lokasi pura. Dia sempat curiga, karena laju bus semakin pelan. Saat busnya menanjak, tiba-tiba sopir bus berteriak rem busnya tak berfungsi. Jadinya, busnya jalan mundur, kemudian sopirnya banting stir ke kanan. Busnya langsung nyungsep keluar jalur jalan. Untungnya tidak sampai jatuh ke dasar jurang di sebelahnya. Setelah bus terguling, satu per satu pamedek keluar bus melalui pintu depan dengan cara merayap. (kmb31)

Prestasi Tim Karate Karangasem di Porjar Bali

Raup Dua Emas untuk Pertama Kalinya

Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali yang sudah berakhir beberapa hari lalu mengantarkan tim karate Karangasem sukses meningkatkan prestasi. Pada kompetisi multi-event itu yang dilaksanakan di GOR Lila Buana, Denpasar, para karateka muda Karangasem berjaya dengan berhasil meraih dua medali emas. Dua mendali emas ini menjadi nilai sejarah tersendiri bagi Forki Karangasem, karena prestasi membanggakan itu digapai untuk pertama kalinya. Selain medali emas, juga meraup tiga perak dan satu perunggu. Nah, apakah kunci sukses atlet karateka Karangasem menggapai prestasi sangat lumayan di ajang Porjar Bali tersebut? K E B E R H A S I L A N at let karateka Karangasem mendulang medali itu tidak pelak disambut sukacita jajaran pengurus Forki termasuk perguruan-perguruan yang bernaung di bawahnya. Ketua Umum Forki Karangasem, I Nengah Sudana, mengakui Porjar tahun ini mengantarkan Karangasem meraih dua medali emas sekaligus untuk pertama kalinya. ‘’Sukses ini berkat perjuangan seluruh jajaran, terutama perguruan di bawah organisasi Forki,’’ ungkapnya, Jumat (8/6) kemarin. Pada Porjar sebelumnya, kata Sudana, kontingen karate Karangasem hanya bisa mendulang medali perak dan perunggu. Namun tahun ini, sukses memperoleh dua emas. Prestasi itu termasuk luar biasa. Ke depan, pihaknya berharap Forki Karangasem makin solid dan kompak sehingga mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi. Porjar itu merupakan ajang pembinaan atlet junior, untuk nantinya diterjunkan dalam berbagai event senior seperti Pekan Olahraga Provinsi. Karena itu, sukses di Porjar ini sesungguhnya sangat strategis. Sebab, prestasi ini merupakan tahapan awal

merangkai prestasi lebik baik pada event yang lebih tinggi. Untuk meraih prestasi pada level yang lebih tinggi, pihaknya berharap adanya dukungan luar biasa yang selama ini ditunjukkan orangtua atlet. Pengurus Forki sangat berharap motivasi dan support yang diberikan dapat dipertahankan dan bahkan ditingkatkan. ‘’Keberhasilan tim karate Karangasem juga tak lepas dari semangat orangtua atlet,’’ katanya. Medali emas tim karate Karangasem pada Porjar yang baru lalu disumbangkan I Putu Krisna Jayantara. Atlet ini berlaga di nomor kata perorangan junior putra. Dia tampil bersama dua rekannya sesama siswa SDN 4 Subagan, Karangasem. Namun, pasangan Bagus Gede Sastra Widyatmika dan Made Dedi Ananta menyumbangkan medali perunggu di cabang kata beregu junior putra. Sedangkan medali emas kedua Karangasem datang dari I Komang Ngurah Sugiana Putra yang disumbangkan dari nomor komite. Tiga medali perak masing-masing dari Ni Komang Cindra Dewi, Ni Kadek Tri Eka Destarini, dan Ni Made Ariska. Pengurus Inkai Karangasem, Jro Mangku Wayan

Pasek, juga sependapat dengan Pengurus Forki, bahwa orangtua atlet itu menjadi kunci penting sukses tidaknya, atlet karate itu. Pihaknya juga berharap motivasi yang sudah terbangun dengan baik, semangatnya dapat terus dijaga dan dikawal oleh semua pihak. (kmb)

Bali Post/kmb

REBUT MEDALI EMAS - Karateka Putu Krisna Jayantara didampingi tim ofisial/pelatih Jro Mangku Wayan Pasek usai merebut medali emas cabang karate kata perorangan putra junior Porjar Bali di GOR Lila Buana, Denpasar.


KLUNGKUNG

12

Sabtu Kliwon, 9 Juni 2018

Diserbu Pasokan Luar Bali

SOSOK Atensi Aksi Terorisme ARUS mudik Lebaran sudah mulai berlangsung. Kepolisian juga sudah siap melakukan pengamanan, termasuk Polres Klungkung. Diawali apel gelar pasukan Operasi Ketupat Agung 2018. Pada operasi ini, sejalan dengan penegasan Kapolri, terdapat sejumlah hal yang menjadi perhatian serius. Tidak hanya stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan maupun kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik. Tidak juga sebatas potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas lainnya, seperti curat, curas, curanmor, copet, pencurian rumah kosong, begal, dan hipnotis. Tetapi juga ancaman tindak pidana terorisme. “Terorisme tetap menjadi atensi kami. Pengamanan tetap dilakukan secara ketat. Untuk stabiltas harga pangan juga begitu,” tegas Wakapolres Klungkung Kompol Heri Supriawan, Jumat (8/6) kemarin. Pengamanan juga mendapat dukungan dari TNI maupun unsur-unsur lain, yakni Dinas Perhubungan, Satpol PP dan organisasi kemasyarakatan seperti pecalang, Pramuka Saka Bhayangkara, ORARI dan Rafi. Guna memberikan kenyamanan untuk pemudik, tenaga kesehatan juga turut bersiaga. “Kami tetap komitmen untuk menjaga situasi tetap kondusif. Terutama dalam arus mudik dan balik Lebaran,” katanya. Disampaikan lebih lanjut, ada 90 personel yang diterjunkan. Sudah termasuk yang bertugas dalam pengamanan tempat ibadah. Diharapkan, masyarakat juga bisa melakukan hal serupa. Jangan sampai situasi Klungkung yang sudah kondusif, diwarnai aksi-aksi negatif. “Seluruh lapisan masyarakat harus sadar akan pentingnya keamanan. Harus jaga situasi tetap kondusif,” tandasnya. (sos)

Harga Jagung Lokal Anjlok

Bali Post/sos

PANEN - Petani di Kabupaten Klungkung tengah panen jagung. Semarapura (Bali Post) -

Panen jagung manis di Kabupaten Klungkung tak membuat petani tersenyum sumringah. Harga jualnya anjlok, berada di bawah biaya produksi. Hal tersebut diduga akibat serbuan pasokan dari daerah Jawa ke pasar. Kondisi demikian dirasakan petani di Subak Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung. Sesuai informasi, Jumat (8/6) kemarin, harga jagung per are kisaran Rp 150 ribu. Tidak mampu menutupi biaya produksi yang mecapai

Bali Post/sos

LISTRIK - Permukiman warga semakin banyak di Kepulauan Nusa Penida. Demikian juga dengan akomodasi pariwisata. Mendukung itu, pemkab merancang pengembangan prasarana energi listrik untuk memenuhi kebutuhan.

Bangunan di Nusa Penida Makin Marak

Peningkatan Kapasitas Listrik Masuk Program Strategis Semarapura (Bali Post) Pertumbuhan bangunan di Kepulauan Nusa Penida beberapa tahun belakangan semakin berkembang. Ke depan dipredikasi semakin pesat, seiring laju pertumbuhan pariwisata. Mendukung itu, pemkab merancang sejumlah proyek strategis. Tidak hanya bidang infrastruktur maupun penanganan air bersih, tetapi juga pengembangan prasarana energi listrik. Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Klungkung Ketut Kusmayad, menjelaskan, rancangan tersebut sudah tertuang dalam masterplan percepatan pembangunan Nusa Penida 2018-2025. Menurutnya, listrik masih sangat penting. Tak hanya akomodasi pariwisata yang masih berpeluang untuk tumbuh, namun juga khusus untuk permukiman warga. “Pengembangan prasarana energi listrik mengacu pada kebutuhan,” jelasnya, Jumat (8/6) kemarin. Disampaikan lebih lanjut, saat ini total daya listrik untuk kepulauan the blue paradise island itu 5,6 MW, yang bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Kutampi, Nusa Penidan dan Desa Jungutbatu, Nusa Lembongan. Sesuai analisis, kebutuhan pada 2020 mencapai 7 MW dan 10 MW pada 2025. “Kebutuhan cenderung meningkat,” ucapnya. Rancangan itu, sambungnya, akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Bali untuk selanjutnya diusulkan ke Kementerian Energi Sumber Daya Mineral. “Untuk anggaran belum disinkronkan. Akan dikomunikasikan dulu dengan pemprov,” terang Kusmayadi. Sebagai wilayah kepulauan yang tergolong kecil, sesuai rencana pengembangan penyediaan listrik dilakukan dengan energi terbarukan. Alternatif lain dengan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Mini (PLTGM). “Arahnya memang pengembangan energi terbarukan,” katanya. Beberapa tahun lalu, peningkatan kapasitas listrik di kepulauan yang masuk sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional itu juga sudah diupayakan dengan pembangkit tenaga arus

laut di Banjar Nyuh, Desa Ped. Namun sesuai evaluasi, hasilnya kurang maksimal. “Tempatnya kurang bagus. Akan diusulkan ke provinsi supaya dipasang di pantai Nusa Ceningan. Di sana terlihat lebih bagus,” ungkap Kusmayadi. Pembangkit tenaga bayu juga telah dibangun beberapa tahun lalu di kawasan Puncak Mundi, Desa Klumpu. Juga belum memunculkan hasil maksimal. “Ini akan dimaksimalkan. Tenaga surya juga sudah jalan. Tapi skalanya kecil,” imbuhnya. Selain listrik, peningkatan infrastruktur di Nusa Penida juga masuk sebagai agenda strategis daerah. Di antaranya pembangunan jembatan baru penghubung Nusa Ceningan dan Lembongan, jalan lingkar, tanggul pengamanan pantai dan pelabuhan segi tiga emas yang berlokasi di Desa Pesinggahan Kecamatan Dawan, Dusun Sampalan Desa Batununggul, dan Bias Munjul Nusa Ceningan. Selain itu, ada pula pemenuhan kebutuhan air bersih. Mewujudkan itu, memerlukan anggaran yang sangat fantastis. Mengingat kemampuan daerah sangat terbatas, usulan permohonan bantuan disampaikan ke pemerintah pusat. (kmb45)

Rp 180 ribu yang diperuntukkan pembelian pupuk maupun obat-obatan. “Harga jagung murah. Petani rugi. Harga jual tidak sebanding dengan produksi,” jelas petani, Putu Suwidharma. Serbuan jagung dari luar

Bali seperti Jawa Timur diduga menjadi penyebab. Petani pun tak bisa berbuat banyak menghadapi kenyataan pahit itu. Beberapa juga ada yang mengurungkan untuk kembali menanam. Yang bertahan kini hanya petani pemula. “Yang sudah sering menanam, sudah ada yang berhenti. Ini tinggal yang baru-baru saja,” ucapnya. Meminimalisasi kerugian, petani juga ada menjual batang jagung yang sudah di-

panen, meski harganya tidak seberapa. Itu biasanya dipakai untuk pakan gajah. “Itu bisa menambah pemasukan. Biasanya ada yang mencari ke sini bawa truk. Kalau saya tidak pernah jual,” imbuhnya. Kondisi demikian juga dibenarkan pengepul I Wayan Buda. Dijelaskan, harga jagung per biji yang biasanya Rp 2.000, kini hanya terjual kisaran Rp 1.000 sampai Rp 1.200. “Ya harga memang murah. Kalau yang kecil, lebih

murah lagi,” katanya. Disampaikan lebih lanjut, penjualan tak hanya dilakukan di pasar wilayah Klungkung, tetapi juga Denpasar. “Penjualan tergantung permintaan,” jelas petani asal Desa Gelgel ini. Khusus untuk kualitas panen, sebutnya, tergolong baik. Ukurannya rata-rata besar. Tidak ada yang membusuk. “Petani kalah di harga. Biaya produksi yang tinggi. Apalagi jagung manis, perlu pupuk lebih banyak,” tandasnya. (kmb45)

Di Balik Padatnya Jadwal Kampanye Cawabup

Tetap Bertani hingga Jalankan ”Swadharma” Jadi ”Balian” PERHELATAN Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung telah menguras banyak tenaga kandidat untuk bisa bertemu dengan masyarakat. Menyampaikan segudang program untuk mendulang suara. Setelah calon bupati (cabup) yang harus rela meninggalkan rutinitasnya, maupun sebaik mungkin menjaga kesehatan, lalu bagaimana dengan calon wakil bupati (cawabup)? Kurang dari tiga pekan, masyarakat harus menentukan sikapnya untuk memilih salah satu paslon sebagai pemimpin 2018-2023. Menyesuaikan dengan hati nurani, tanpa ada intervensi maupun intimidasi. Sejauh ini, situasi masih tergolong kondusif. Memang

ada riak-riak di media sosial, yang mengkritisi salah satu paslon. Namun, itu tak langsung membuat suasana gaduh. Kandidat pun tetap berjalan, mengikuti seluruh tahapan. Kampanye salah satunya. Yang bergerilya ke masyarakat, meyakinkan program tak hanya cabup. Cawabup pun turut mengeluarkan power-nya. Menelisik masuk ke sejumlah desa maupun kelompok masyarakat. Turut seperti dagang, sibuk menawarkan barang. Mencari peruntungan. Kampanye yang sudah berlangsung sejak Februari dilakukan secara bergiliran. Waktu luang tak melulu dimanfaatkan untuk membicarakan urusan politik. Menyusun strategi mere-

I Made Kasta

Bali Post/sos

but kemenangan. Tetapi sejenak menekuni hobi yang telah lama digeluti. Cawabup nomor 1, I Ketut Mandia, pun mengakui itu. Bertani menjadi pilihannya. Menanam cabai, tomat, dan sayuran lainnya di lahan belakang rumahnya di Desa Pikat, Kecamatan Dawan. “Saya santai saja. Tidak terus-terusan memikirkan politik. Bertani masih biasa. Banyak tanam cabai di belakang rumah,” tuturnya, baru-baru ini. Politisi PDI-P ini juga mengakui aktivitasnya itu sudah digeluti sejak lama. Cukup efektif untuk menghilangkan penat. Urusan spiritual juga tak dilupakan. Begitu juga meminta pencerahan dari sulinggih yang sudah sering dilakukan sejak lama, sebelum duduk sebagai anggota DPRD Bali. “Saya senang sembahyang. Kalau tidak ada jadwal kampanye, pasti begitu. Waktu ini sempat ke Pura Pulaki. Tangkil juga ke geria, mohon petunjuk dari sulinggih,” ucapnya. Waktu bersama keluarganya juga sebisa mungkin tak diabaikan. Itu tak lepas dari dukungan yang

telah diberikan, terutama saat terjun dalam dunia politik. “Anak-anak sudah tahu kesibukannya apa. Jadi sudah mengerti,” imbuhnya. Cerita menarik juga diutarakan cawabup nomor 2, I Made Kasta. Ia sudah lama menjadi balian. Di tengah masa kampanye, tetap membuka diri terhadap warga yang meminta bantuan untuk melakukan pengobatan tradisional. Disadari, itu sebagai bentuk kepedulian antarsesama. “Masih seperti biasa. Kalau ada yang meminta diobati, tetap dilayani,” katanya, Jumat (8/6) kemarin. Tak hanya saat masih di rumah. Cawabup yang berpasangan dengan Cabup I Nyoman Suwirta ini juga beberapa kali dihubungi saat simakrama berjalan. Diminta untuk mengobati. Saat selesai, segera bergegas pulang, menyambangi sejenak. “Kadang baru sampai depan rumah, mau berangkat, ada yang datang. Jadi ambil sebentar,” jelasnya. Tak dimungkiri, kesibukannya yang bertambah menjadikan waktu untuk keluarga sedikit terpangkas. Tetapi itu

tak tak pernah kebanjiran keluhan, terutama dari anak. “Kadang anak-anak juga ikut kalau simakrama. Kalau ada waktu, kumpul-kumpul juga,” ujarnya. (sos)

Bali Post/sos

I Ketut Mandia


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Kliwon, 9 Juni 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Dicari: u/7 New Restaurant yg akan Opening Soon di Palm Jume Irah Dubai: Kitchen Staff All Posisi,Send CV:culinary@elite intlrecruit.com,Club/Bar Mgr, Spv,Capt,Bartender,Barista, Waitress,Bushboy,Storekeeper Hostess.Good English Wajib! Send CV Subject:Nakheel-Dubai to valent@eliteintlrecruit.com

B.BP.004.06.18.0000370

Staff Required for Brawa Cafe Manager,Waitress, Accountant. All must Speak English & have at Least 3yrs Experience.Email CV fionaduncan09@gmail.com

B.BP.004.06.18.0000369

Travel Designer & Reservation (French Market),excellent command of English,good product knowledge,able to create package (tailor made) Pls send ur CV to marcle@asia worldindonesia.com

B.BP.001.06.18.0000363

Dcr Krywn Ltr Belakang Elektronika akan Dilatih dr Awal.Lam: UD.Sinar Mulia Jln.Kartini 112 Dps.Telp:0361-226815-236895

B.BP.001.06.18.0000149

BIRO JASA

Dicari PRT untuk di Batubulan Gusti.08123806901

B.BP.001.06.18.0000366

Dbthkan staff u/Rsto di area Wisata Tnh Lot.Lam lsg bw ke The Brother’s H.082147701279

B.BP.001.06.18.0000376

Bamboo Blonde Looking for Visual Merchandiser,Window Dresser,In-Store Merchandiser &Mannequin Dresser,Applicants Must Speak English & Have VM/ Retail Experience.Send Your CV to Sri@bambooblonde.com

B.BP.004.06.18.0000328

Bamboo Blonde Looking for I.T Specialist Knowledge in Hardware,Software & Network Send Your CV to: Sri@bambooblonde.com

B.BP.004.06.18.0000327

Cr Sopir Srbt bs Matik+PRT Wnt bs Naik Motor Hub.085238127777 B.BP.004.06.18.0000372

Looking for SPG Applicants Must Love Fashion,Speak English,Have Retail Experience Please Call:+6281999713080 B.BP.004.06.18.0000329

Dcr Segera PRT tinggal dalam Hub:082147074673,087862832006

Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar

B.BP.001.06.18.0000356

BPR.SENmncrAO,Kabag.Krd,Opr, max35th.H:425207,Jl.Thamrin 23

B.BP.001.06.18.0000129

Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar

Rijasa Agung Hotel di Payangan Cari Waitress,Driver Kirim CV,Lamaran Segera ke: rijasaagung_hrd@yahoo.co.id

G.03

B.BP.004.06.18.0000323

Dcr Sopir & Operation Pariwisa ta B.Inggris.Merrys 0361238041

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.06.18.0000335

BUC-Griyaloka Tbn Uk.45/91m2 Rp.450Jt Nego, 081932236003

Dcr Asst Guru PG & TK,Cleaning Service Krm CV ke sanur@cheeky monkeysbali.com atau Jl.Danau Tamblingan No.82 Sanur

B.BP.004.06.18.0000371

Dijual Murah Rumah/Villa Terrace Pavillion No.22 Jimbaran.Ada Pool Besar,Parkir 3 Mobil.Rp2,5 M.HP:08128888867

B.BP.001.06.18.0000321

Dibutuhkan Junior Accounting dan Junior Operation u/Travel Agent(Pengalaman Diutamakan) CV Kirim ke: eam@indonesiaholidaysdmc.com

B.BP.031.06.18.0000267

Dijual Rmh-HM 2Lt,Sahadewa 2 Blk D2-2 Pecatu LT/LB 160/175 Hub Alex 081806088880

B.BP.004.06.18.0000324

B.BP.001.06.18.0000195

B.BP.001.06.18.0000364

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.06.18.0000310

Rmh baru minimalis komp.Prum di daerah Buduk,H.081999000299 B.BP.001.06.18.0000365

Urgent Staff Notaris, Laki2 S1 Hukum,Team Work,Disiplin.Kirim CV ke: hrdbali2018@gmail.com

B.BP.001.06.18.0000287

Dcr Urg Hskp/Butler utk Sminyk /UmalasHub.Agung082146584344 or agung@balimanagement.villas

DIJUAL MOBIL

BENGKEL LAS Free

n

Desig

DIJUAL MOBIL Money Back Guarantee �

BIRO JASA

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

BPR Duta Bali,Jl.Ry.Sesetan 48 Dps Bth Sopir,Pengalaman,SIM A

G.02

Dicari Therapist Berpglman Sebanyak2nya u/ditempatkan dibeberapa Cabang Kaya SPA,Fasilitas,Gj Pokok,Uang Mkn,Insentif dll,Hubungi:082339107995 Atau Email:hrd.kayaspa@gmail.com

Informasi pasang iklan Telepon

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

DIJUAL MOBIL

B.BP.821.06.18.0000339

DIJUAL TANAH BUC..!!!Tanah SHM 10Are Dalung Hubungi:081998392361 B.BP.001.06.18.0000278

BU jual tanah 17 are di Kerta Payangan,cocok untuk villa view sawah dan jurang Hub.08123804356 / 081338234253

B.BP.004.06.18.0000285

DISEWAKAN TANAH Dikontrakan Tnh 27Are Banjarangkan, Klungkung.Lokasi Jln Raya Strategis, Hub:081219181828

B.BP.001.06.18.0000272

DICARI TANAH Dicari!!! Tanah Strategis di Ubud untuk Di-develop/Dijual Kembali, Budget 10-20 Milyar Hub:Purnama 085881515449

B.BP.821.06.18.0000361

DIJUAL VILLA Dijual vila Ubud Lodtunduh. LT 2are.TB 90m. 3KM,3KT,SHM, kolam rnang.Hub.081514885969 B.BP.031.06.18.0000282

RUPA-RUPA Djl Member NewKuta Golf Pecatu Indiv & Unreg,Hub.082144253309 B.BP.001.06.18.0000320

Kredit Proses Cepat,Mudah, Plafond hingga 15M,tnp penalty Hub.AO:Satari 081936296428 B.BP.001.06.18.0000315


BANGLI

14

Sabtu Kliwon, 9 Juni 2018

Penerapan Perda Pajak dengan Surat Paksa Terkendala SDM Bangli (Bali Post) -

Kabupaten Bangli telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2016 tentang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa. Namun, sampai saat ini perda tersebut belum diterapkan. Selain karena masih terkendala SDM, Pemkab Bangli masih harus melakukan revisi perda untuk menyesuaikan perubahan nomenklatur OPD. Kepala Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Bangli Gede Suryawan belum lama ini mengatakan, untuk menerapkan perda tersebut dibutuhkan perangkat SDM khusus di antaranya juru sita, juru penilai, dan juru pemeriksa. Juru sita bertugas untuk mengeksekusi. Mereka yang bisa menjalankan tugas tersebut adalah yang pernah mengikuti diklat dan

telah bersertifikat. Disebutkannya, jumlah ideal juru sita, juru penilai, dan juru pemeriksa, masingmasing minimal tiga orang. ‘’Kita sudah kirim surat dan nama calon yang diajukan untuk didiklat, tetapi belum diproses pusat,’’ jelasnya. Pihaknya juga masih harus melakukan revisi dalam perda tersebut karena adanya perubahan nomenklatur OPD.

Bangli (Bali Post) – Aparat kepolisian dari Polres Bangli dan Opsnal Polsek Susut berhasil membongkar kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di Banjar Susut Kaja, Desa Susut, Kamis (7/6) lalu. Pelaku berinisial NS berhasil diringkus petugas hanya berselang 12 jam setelah kejadian dilaporkan oleh korban. Selain membekuk NS, polisi mengamankan KS yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, Jumat (8/6) kemarin, mengatakan kasus curanmor yang dialami korban, I Wayan Sudur (46), bermula saat korban menaruh sepeda motor Supra Fit miliknya di depan sebuah penggilingan gabah di Desa Susut. Saat ditinggalkan, sepeda motor bernopol DK 2989 FI dalam keadaan terkunci. Di bawah sadel motor tersebut korban juga meninggalkan STNK dan HP. Sekitar pukul 13.00 Wita, korban baru tahu motornya

raib. Sebelum melaporkan kejadian itu ke polisi, korban sempat melakukan pencarian namun hasilnya nihil. Petugas kepolisian yang menerima laporan itu langsung turun ke TKP untuk melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi dimintai keterangan. ‘’Selang waktu kurang dari 12 jam, personel berhasil mengungkap kasus curanmor tersebut dan mengamankan dua orang berinisial NS dan KS,’’ kata Sulhadi. Berdasarkan hasil interogasi yang dilakukan petugas, NS mengakui semua perbuatannya. Dia mengaku mencuri bersama KS dengan cara menaikannya ke atas mobil pick-up DK 9951 FA dan menaruh barang curiannya di rumahnya. Dia nekat mencuri karena kesal uang yang dipinjamkan tak kunjung dikembalikan korban. ‘’Korban ini punya utang sama pelaku. Tapi karena belum dibayar, pelaku dongkol lalu mengambil sepeda motor tanpa sepengetahuan

Bangli (Bali Post) – Satu kursi Fraksi PDI-P di DPRD Bangli kini kosong pascameninggalnya Made Bawa. Terkait hal itu, DPC PDI-P Bangli akan segera mengajukan pergantian antar-waktu (PAW). Sebagai calon penggantinya, PDI-P telah menyiapkan Mangku Artom, yang urutan perolehan suaranya di bawah Jero Bawa pada Pileg 2014 lalu. Ketua DPC PDI-P Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat dikonfirmasi Jumat (8/6) kemarin mengatakan, pihaknya akan segera mengusulkan pemberhentian Mangku Bawa yang meninggal akibat sakit, untuk selanjutnya diproses PAW. Kursi politisi asal Desa Siakin itu nantinya diisi Mangku Artom, kader partai asal Desa Songan, Kintamani. ‘ ’ Ka m i d a r i p a rt a i a ka n segera mengajukan surat pemberhentian ke pimpinan

DPRD untuk ditembuskan ke Gubernur Bali,’’ jelasnya. Dikatakan Sedana Arta, rencananya PDI-P akan segera bersurat ke DPRD Bangli pada Senin mendatang usai hari raya Kuningan. ‘’Maunya hari ini (kemarin - red). Tapi karena tidak masuk lantaran hari raya, jadi belum bisa. Senin ini surat sudah pasti kita buat untuk kita ajukan ke DPRD,’’ imbuhnya. Sementara itu, Sekretaris DPRD Bangli A.A. Panji Awatarayana menjelaskan, sesuai Perda Kabupaten Bangli Nomor 01 Tahun 2014 tentang Tata Tertib DPRD Kabupaten Bangli pasal 95, diatur bahwa anggota DPRD dapat diberhentikan antarwaktu karena meninggal dunia, mengundurkan diri atau diberhentikan. Mekanisme pemberhentian anggota DPRD diawali dengan pengusulan oleh pimpi-

Sebelum bernama BKPAD, OPD yang dipimpin Suryawan bernama Dinas Pendapatan Daerah. ‘’Ini yang akan kita ubah,’’ jelasnya. Diungkapkannya, terhadap wajib pajak yang telat membayar pajak, pihaknya sudah terus melakukan upaya penagihan. Pihaknya juga telah melakukan tindakan dengan memberikan teguran dan peringatan terhadap wajib

pajak yang membandel. Dari sekian wajib pajak khususnya hotel dan restoran, beberapa di antaranya ada yang sudah tidak aktif namun masih memiliki tunggakan pajak. Dari hasil konfirmasi ke lapangan, diketahui bahwa wajib pajak tersebut tidak aktif karena bangkrut. Bahkan, wajib pajaknya juga sudah tidak dapat ditemui. Terhadap hal itu, BKPAD berencana akan mengajukan proses penghapusan piutang. ‘’Yang di atas lima tahun akan kita ajukan penghapusan, tetapi sebelumnya kita akan lakukan konfirmasi ke lapangan,’’ katanya. (kmb40)

Polisi Ringkus Pelaku Curanmor di Susut

RUSAK - Trotoar yang kondisinya rusak parah.

Bali Post/nan

Rusak, Sebagian Trotoar di Kawasan Kota Bangli (Bali Post) Sebagian trotoar di kawasan kota Bangli kondisinya rusak parah. Hal ini sangat mengganggu dan membahayakan para pejalan kaki. Tak hanya itu, ketika hujan deras, air juga meluber ke jalan akibat saluran drainase tak berfungsi maksimal. Pantauan di lapangan Jumat (8/6) kemarin, trotoar yang kondisinya rusak parah yakni di sebelah kantor Diskop UKM dan Disdikpora Bangli. Sejumlah sudut berlubang. Jika pejalan kaki tidak hati-hati, bisa terperosok

ke saluran drainase. Sekretaris Dinas PU, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bangli Made Soma tidak menampik kalau sebagian trotoar di kawasan kota yang mengalami kerusakan, hingga kini belum diperbaiki. Sebagian ruas drainase dan trotoar di kota Bangli memang sudah cukup bagus karena telah dilakukan perbaikan di tahun 2017. Meski begitu, trotoar di hilir masih bermasalah. Dia pun mengakui pascaperbaikan drainase tahun

2017, lokasi genangan air berpindah. ‘’Kita sering mendapatkan keluhan dari masyarakat kalau luapan air got pindah lokasi. Kalau sebelumnya di dekat SMAN 1 Bangli, kini pindah ke selatan Pertamina. Karena di sana trotoar rusak,’’ ucapnya. Untuk perbaikan sebagian saluran drainase tersebut, pemkab berencana mengerjakannya di tahun 2019. Anggaran yang dibutuhkan untuk merevitalisasi sisa drainase bermasalah tersebut sekitar Rp 6 miliar. (kmb41)

Bali Post/ina

INTEROGASI - Petugas kepolisian melakukan interogasi terkait kasus curanmor yang terjadi di Banjar Susut Kaja Desa Susut. korban,’’ jelasnya. Selain mengamankan dua pria tersebut, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti berupa sepeda motor Supra Fit DK 2989 FI milik korban, mobil Su-

zuki pick-up 100 warna hitam yang dipakai mengangkut motor korban, HP dan STNK. ‘’Kasus curanmor tersebut kini ditangani Polsek Susut,’’ imbuh Sulhadi. (kmb40)

PDI-P Segera Ajukan PAW Made Bawa nan partai politik kepada pimpinan DPRD dengan tembusan kepada Gubernur. Selanjutnya, pimpinan DPRD menyampaikan usul pemberhentian tersebut kepada Gubernur melalui Bupati untuk memperoleh peresmian pemberhentian, paling lama tujuh hari sejak diterimanya usul pemberhentian yang dimaksud. Apabila Bupati tidak juga menyampaikan usulan pemberhentin anggota DPRD tersebut, maka pimpinan DPRD dapat langsung menyampaikannya kepada Gubernur. Selanjutnya, Gubernur meresmikan pemberhentian anggota DPRD paling lama 14 hari sejak diterimanya usul pemberhentian anggota DPRD dari Bupati. Mengacu pada mekanisme tersebut, proses PAW anggota DPRD diperkirakan akan memakan waktu lebih dari sebulan. Dijelaskan juga oleh

Agung Panji, anggota DPRD yang berhenti antarwaktu, digantikan oleh calon anggota DPRD yang memperoleh suara terbanyak urutan berikutnya dalam daftar peringkat perolehan suara dari parpol yang sama pada daerah pemilihan yang sama. PAW tidak dilaksanakan apabila sisa masa jabatan anggota DPRD kurang dari enam bulan. ‘’Sementara almarhum Jero Bawa karena masa jabatannya masih setahun lebih sehingga bisa diusulkan PAW. Masa jabatannya berakhir Agustus 2019,’’ jelasnya. Anggota dewan dari Fraksi PDI-P I Made Bawa meninggal dunia, Kamis (7/6) dini hari. Politisi yang terakhir duduk sebagai Ketua Komisi I tersebut mengembuskan napas terakhir di rumahnya karena sakit diabetes yang diderita sejak beberapa tahun terakhir. (kmb40)

Permintaan ’’Be Keren’’ Meningkat Signifikan Bangli (Bali Post) Hari raya Kuningan menjadi berkah bagi pedagang be keren di Kabupaten Bangli.

Bali Post/nan

DISDUKCAPIL - Petugas Disdukcapil saat melayani masyarakat yang mengurus adminduk.

Cuti Bersama Idul Fitri

Disdukcapil Tetap Buka Pelayanan Bangli (Bali Post) Pelayanan publik di Kabupaten Bangli seperti Disdukcapil saat cuti bersama serangkaian Idul Fitri 1439 H pada 8 hingga 21 Juni dipastikan tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang hendak mengurus administrasi kependudukan (adminduk). Kepala Disdukcapil Bangli I Nyoman Sumantra, Jumat (8/6) kemarin, menjelaskan pihaknya telah membagi tugas dengan dengan memakai sistem pik-

et. Bahkan, petugas yang ke lapangan juga tetap memberikan pelayanan seperti biasa. Menurut Sumantra, pelayanan saat cuti bersama mengutamakan masyarakat yang hendak melakukan perekaman e-KTP. Pelayanan saat cuti bersama berlangsung pukul 08.00 Wita hingga 14.00 Wita. ‘’Kalau hari biasa, kita mulai jam 07.30 Wita dan tutup jam 15.00 Wita,’’ jelasnya. Dengan dibukanya pelayanan saat cuti bersama,

pihaknya berharap masyarakat dapat memanfaatkannya untuk mengurus adminduk terutama perekaman e-KTP. Hal ini mengingat Pilgub sudah di depan mata. Sementara itu, Sekda Bangli Ida Bagus Gede Giri Putra mengungkapkan, pelayanan publik seperti Disdukcapil, RSU Bangli, dan puskesmas akan tetap buka selama cuti bersama. Petugas akan diatur agar pelayanan dapat berjalan dengan baik. (kmb41)

Salah satu pedagang be keren di Banjar Puri Kanginan Kelurahan Kawan, Anak Agung Nila Wati, Jumat (8/6) kemarin mengungkapkan, omzet jelang Kuningan bisa mencapai belasan kali lipat

dibandingkan hari biasa. Nila Wati menyebutkan, pada hari biasa, dia mengolah di kisaran 10-20 ekor ayam per hari. Namun jelang Kuningan, bisa tembus 150 ekor. ‘’Untuk harga satu porsi be keren yang sudah siap saji saya jual Rp 100 ribu. Karena harga ayam dan bumbu dapur sekarang naik. Kalau sebelumnya harga ayam Rp 47 per ekor, tapi

sekarang naik menjadi Rp 55 ribu per ekornya. Kalau harga ayam turun, biasanya be keren saya jual Rp 90 ribu,’’ ucapnya. Dia menjelaskan, pesanan tidak hanya datang dari wilayah Bangli melainkan juga Klungkung, Gianyar, Denpasar, dan Tabanan. ‘’Karena besok (hari ini - red) Kuningan, maka be keren yang dipesan diambil sekarang (kemarin - red). Tapi masih ada sejumlah pesanan yang belum jadi,’’ imbuhnya. (kmb41) BE KEREN Pedagang be keren di Kelurahan Kawan.


15

Sabtu Kliwon, 9 Juni 2018

Yudi Latif Mundur dari Kepala BPIP

Ketua DPR Datangi KPK

Ditanya Soal Transfer Rp 50 Juta

Jakarta (Bali Post) –

Pihak Istana Kepresidenan menyatakan telah menerima surat pengunduran diri Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latif pada Jumat (8/6) pagi. ‘’Jadi Pak Yudi Latif telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Presiden tertanggal 7 Juni, tetapi permintaan yang bersangkutan mengundurkan diri tanggal 8 Juni 2018. Surat itu di-CC ke Pak Mensesneg dan Pak Seskab,’’ kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Menurut Johan, Presiden Joko Widodo belum membaca secara resmi surat pernyataan pengunduran diri Yudi dari pucuk pimpinan di BPIP tersebut. Dia menambahkan, alasan pengunduran diri dalam surat yang diajukan Yudi adalah tingkat kesibukan yang lebih tinggi dari sebelumnya Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) menjadi badan setara kementerian. ‘’Tentu pengunduran diri hak setiap orang. Sampai saat ini Presiden belum merespons,’’ ujar Johan. Sebelumnya, Yudi mengumumkan pengunduran dirinya melalui media sosial Facebook melalui pernyataan berjudul ‘’Terima Kasih, Mohon Pamit’’. Menurut Yudi, transformasi UKP-PIP menjadi badan membawa perubahan pada struktur organisasi, peran dan fungsi lembaga serta hubungan antara dewan pengarah dan

pelaksana. ‘’Saya merasa, perlu ada pemimpin-pemimpin baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Harus ada daundaun yang gugur demi memberi kesempatan bagi tunastunas baru untuk bangkit. Sekarang, manakala proses transisi kelembagaan menuju BPIP hampir tuntas, adalah momen yang tepat untuk penyegaran kepemimpinan,’’ demikian Yudi dalam pernyataan tersebut. UKP-PIP direvitalisasi menjadi BPIP melalui Perpres Nomor 7 Tahun 2018 tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). BPIP adalah lembaga yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden dengan pimpinan yaitu Dewan Pengarah, Kepala dan Wakil Kepala BPIP. Sementara itu, Presiden Joko Widodo meyakini integritas Yudi Latif tidak perlu diragukan meski Yudi men-

gajukan surat pengunduran diri dari posisi yang baru ia jabat selama setahun itu. ‘’Saya kira kerja keras Pak Yudi Latif, integritas beliau tidak diragukan lagi, tapi dalam surat disampaikan karena ada urusan pribadi keluarga yang harus lebih diberikan perhatian maka beliau mengundurkan diri,’’ kata Presiden Joko Widodo, seusai menghadiri buku puasa bersama di kediaman Ketua MPR Zulkifli Hasan, di Jakarta, Jumat kemarin. Namun, Presiden mengaku belum menyiapkan nama untuk mengganti kan Yudi sebagai Kepala BPIP. Presiden pun belum menentukan syarat-syarat pengganti Yudi. Sedangkan terkait dengan gaji Yudi selama setahun yang disebutsebut belum dibayarkan, Presiden menyerahkannya kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno. ‘’(Soal gaji) tanyakan ke Mensesneg,’’ ujar Presiden lagi. (ant)

Tidak Bersaing Dari Hal. 1 Dulu pemimpin agama dipilih berdasarkan kepintarannya, yang paling cerdas di antara orang-orang lainnya. Sekarang orang yang paling dungu yang tidak bisa bersaing dengan orangorang lainnya, dikirim untuk belajar jadi pemimpin agama. Dulu agama mempererat hubungan manusia dengan Tuhan. Sekarang manusia jauh dari Tuhan karena terlalu sibuk dengan urusan-urusan agama. Dulu agama ditempuh untuk mencari wajah Tuhan, sekarang agama ditempuh untuk cari muka di hadapan Tuhan. Esensi bergama telah dilupakan, agama kini hanya komoditi yang menguntungkan pelaku bisnis berbasis agama, karena semua yang berbau agama telah didewa-dewakan, tak akan pernah dianggap salah, tak pernah ditolak, dan jadi keperluan pokok melebihi sandang, pangan, papan. Agama jadi hobi, tren, dan bahkan pelarian karena tak tahu lagi mesti mengerjakan apa. Agama kini diper-Tuhan-kan, sedang Tuhan itu sendiri dikesampingkan. Agama dulu memuja Tuhan, agama kini menghujat Tuhan. Nama Tuhan dijual, diperdagangkan, dijaminkan, dijadikan murahan, oleh orang-orang yang merusak, membunuh, sambil meneriakkan nama Tuhan. Tuhan mana yang mengajarkan untuk membunuh? Tuhan mana yang mengajarkan untuk membenci? Tapi manusia tetap membunuh, membenci, mengintimidasi, merusak, sambil dengan bangga meneriakkan nama Tuhan, berpikir bahwa Tuhan sedang disenangkan ketika dia menumpahkan darah manusia lainnya. Agama dijadikan senjata untuk menghabisi manusia lainnya. Tanpa disadari manusia sedang merusak repu-

tasi Tuhan, dan sedang mengubur Tuhan dalam-dalam di balik gundukan ayat-ayat dan aturan agama (http://m. republika.co.id/berita/kolom/wacana/18/02/14). Sungguh paradoks realita kehidupan umat beragama di tengah peradaban kontemporer yang kian sekuler. Semakin menggejalanya distorsi terhadap keajegan nilai luhur kehidupan menjadi pertanda awal berjangkitnya realitas sekuler yang oleh Wilson (dalam Turner, 2003) dikatakannya sebagai penggerusan secara siginifikan terhadap nilai-nilai agama di ranah sosial. Agama meskipun tetap dianut, dipeluk, dipercaya dan diyakini, lalu dijalankan dengan fanatik kewajibannya, tetapi esensi keberagamaan yang berke-Tuhan-an, justru kian dihantui kesesatan pikiran dan kerapuhan iman. Cara dan gaya hidup beragama kekinian berbasis materialistik dan berorientasi hedonistik, apalagi yang telah dicemari paham ideologi radikal, kian menjauhkan akhlak manusia dari karakteristik religik, spiritualistik dan humanistik. Semua itu tak ayal menjadikan umat beragama kian mengasingkan diri dari keberadaan Tuhan dalam diri dan kehidupannya. Contoh sederhana tetapi kemudian membawa bencana, bagaimana logika keimanannya, seseorang yang begitu fanatik terhadap keyakinannya pada Tuhan pujaannya tetapi dengan pekik atas nama agama dan Tuhannya justru melakukan teror keji hingga merenggut nyawa manusia lainnya yang sama sekali tidak tahu-menahu ideologi yang sedang diperjuangkannya. Bahkan celakanya, apa yang dilakukan konon dipengaruhi sugesti dan obsesi mendapat pahala surga, sementara di kehidupan nyata justru mereka menjadikan dunia yang dalam keadaan

tenang, rukun dan damai berubah dahsyat bagaikan di neraka. Rupanya, inilah tafsir dari kalimat ‘’Agama Kehilangan Tuhan’’, beragama tetapi menjauh dari karakteristik ke-Tuhan-an (daiwi sampat), yang ada dan menyeruak justru sifat dan watak keraksasaan (asuri sampat), selalu berhasrat menarget manusia lain nya, terutama yang berbeda keyakinan sebagai korban kesesatan pemahamannya. Sebagai umat beragama yang mengaku ber-Tuhan, dia justru menjadikan dirinya sebagai hantu gentayangan yang siap mencari dan memangsa korban kesesatan ideologi keyakinannya. Dikaitkan hari Kuningan, kendatipun dikatakan Tuhan akan ‘’pergi’’ meninggalkan kehidupan manusia di dunia (bhurloka) dan hendak kembali ke kahyangan (swahloka), tidaklah berarti umat Hindu meninggalkan Tuhan dengan karakteristik ketuhanannya. Merujuk Lontar Sundarigama, umat justru dianjurkan melakukan kegiatan ro hani ‘’Saniscara Kliwon Kuningan tumurun wateki dewata kabeh mwang sang Dewa Pitara, asuci laksana, pakenanya ngening-ngening akna citta nirmala tan pegating samadhi....’’ (Sabtu Kliwon Kuningan, saat itu hadir dengan anugrah-Nya para Dewata dan roh-roh suci leluhur, sucikan perbuatan, selalu memurnikan diri, menyucikan pikiran tiada henti memusatkan pikiran pada Tuhan (samadhi)’’. Hanya dengan begitu ritual suci Kuningan telah dimaknai sebagai momen mensthanakan Tuhan dalam diri. Sehingga Tuhanlah yang akan menuntun umat ke ja la n ke b e na ra n d a n kebaikan, bukan kesesatan, apalagi kesetanan. Penulis, dosen Fakultas Pendidikan Agama dan Seni Unhi Denpasar

Sabtu, 9 Juni 2018 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:30 Wita 10:05 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Meningkatkan Srada Bhakti Menuju Insan Hindu Berkualitas dan Berdaya Guna (7) Seputar Bali Pagi Akhir Pekan Sehat & Bugar Bali Channel Tourist TV Belajar Menggambar Menggambar Kuda Laut Galeri Musik Indonesia

11:05 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita 15:05 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita

Bali Channel Tourist TV Dharma Wacana Panca Yadnya (1) Inovator Klip Bali Folk Song Lejel Homeshopping Yowana Magz Yang Muda Yang Berwirausaha (2) Parameter Bali Channel Tourist TV Berita dan Bincang Terkini Lila Cita Sanggar Seni dan Tabuh Taman Suci (1)

17:05 Wita 17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:30 Wita

Taman Sari TK Pradnyandari 3 (Eps 1) Taman Sari TK Kerti Budaya (2) Puja Trisandya Seputar Bali Malam Orti Bali Satu Jam Classic Bali TV Berita dan Bincang Terkini Lila Cita Calonarang Bahula Duta Poh Manis (5) Berita dan Bincang Terkini Folk Song

Yudi Latif

Barang Bukti Dari Hal. 1 “Fee ini diduga bagian dari delapan persen yang menjadi bagian untuk Wali Kota dari total fee 10 persen yang disepakati. Sedangkan dua persennya akan dibagi-bagikan kepada dinas,’’ kata Saut. Dalam kegiatan tersebut, KPK total mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga terkait tindak pidana, yaitu uang sebesar Rp 2,5

miliar (dalam pecahan 100 dan 50 ribuan rupiah), bukti transaksi perbankan, dan catatan proyek. Sebagai pihak yang diduga pemberi untuk dua perkara, yaitu Susilo Prabowo disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 jo Pasal 65 KUHP. (ant)

Jakarta (Bali Post) – Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo menegaskan dirinya mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena menghargai undangan dari pimpinan KPK untuk memberikan keterangan sebagai saksi dan Jumat hari ini kegiatannya di DPR-RI mulai senggang. ‘’Saya menghargai surat undangan dari pimpinan KPK yang dikirimkan kepada saya hari Senin (4/6) lalu,’’ kata Bambang Soesatyo kepada pers di gedung KPK, Jakarta, seperti dikutip melalui siaran persnya. Menurut Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet, kedatangannya ke gedung KPK pada Jumat hari ini atas inisiatif dirinya untuk membantu proses penyidikan perkara yang sedang ditangani KPK, sekaligus mencegah terjadi polemik hubungan antara DPR-RI dan KPK yang saat ini sudah kondusif. ‘’Kehadiran saya di gedung KPK pada pagi ini, selain menghargai pimpinan KPK, juga untuk menjadi contoh bagi pejabat penyelenggara negara dan

masyarakat Indonesia agar senantiasa taat hukum dan taat asas,’’ kata Bamsoet. Politisi Partai Golkar ini menambahkan, selama satu setengah jam di KPK, dirinya dimintai keterangan terkait adanya transfer dana sebesar Rp 50 juta kepada DPD Partai Golkar Jawa Tengah pada 2012. Ia berharap keterangan yang diberikannya dapat membantu KPK dalam menyelesaikan perkara yang sedang ditangani. Bamsoet menegaskan, kepada penyidik KPK dirinya telah menjelaskan, tidak mengetahui adanya transfer maupun pengembalian uang sebesar Rp 50 juta tersebut dari DPD Partai Golkar Jawa Tengah. ‘’Termasuk asalmuasal uang tersebut apakah dari urusan e-KTP atau hasil usaha lainnya dari si pengirim tersebut, saya juga tidak tahu,’’ ujar Bamsoet. Anggota DPR-RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VII ini juga menjelaskan, dirinya selalu membantu berbagai kegiatan Partai Golkar di Jawa Tengah secara langsung, tidak pernah melalui transfer. (ant)

Saling Serang Dari Hal. 1 Jumlahnya cukup banyak. Setelah matabuh, para teruna ini membuka pelaksanaan tradisi dengan penampilan yang atraktif. Saling serang, bertahan, hingga akhirnya duri daun pandan membuat luka menganga pada leher, punggung, bahkan hingga luka di wajah. Meski terlihat lukanya cukup parah, tetapi bagi warga setempat itu hal yang biasa dan tak pernah ada rasa dendam. Tidak hanya teruna, anakanak setempat pun terampil bertarung di atas panggung. Mereka nampak terampil bagaimana menangkis serangan lawan, dan melakukan serangan yang efektif, agar bisa melukai leher atau punggung. Meski terlihat hingga berdarah-darah, anak-anak ini mengaku tak pernah takut melakoni ini. ‘’Rasanya sedikit perih. Tapi, nanti juga sakitnya hilang, setelah diobati boreh,’’ terang Angga Krisna, siswa kelas VII SMPN 1 Manggis. Senada dengan Angga, anak lainnya, Komang Suryawan, siswa SDN 1 Tenganan Pegringsingan, juga mengaku tak

Dari Hal. 1 Angka Rp 500 juta yang menjadi materi laporan dugaan politik uang itu sama sekali tidak benar. ‘’Program bantuan kepada desa pakraman itu sebenarnya ada dalam visi dan misi Mantra-Kerta. Kami serahkan ke Bawaslu untuk proses lebih lanjut,’’ ujarnya. Mantra-Kerta sangat yakin komitmen bantuan Rp 500 juta untuk Desa Pakraman itu sah, dan pihaknya yakin sama sekali tidak melakukan politik uang. ‘’Saya rasa ini masalah pemahaman saja. Jadi sah-sah saja laporan itu, meskipun kami tidak punya sedikit pun

pernah ada perasaan takut. Dia justru ketagihan ingin mengulanginya lagi. Sehingga setiap tahun pelaksanaan tradisi ini selalu ditunggu-tunggu. ‘’Saya sudah dua kali ikut perang pandan,’’ katanya. Para bule yang awalnya hanya menonton, juga merasa penasaran bagaimana rasanya ikut perang pandan. Akhirnya, beberapa di antaranya juga diizinkan ikut, dengan catatan harus mengenakan pakaian adat, layaknya warga setempat. Christoffer Hove salah satunya. Turis asal Denmark ini nampak sangat antusias. ‘’Funtastic. I’m verry happy,’’ ungkap bule yang menetap di Kuta ini saat ditemui usai diberi kesempatan tampil oleh teruna adat. Dia mengaku ini adalah pengalaman pertamanya. Kulitnya yang putih membuat setiap luka di tubuhnya sangat tampak. Meski lukanya cukup parah di leher, dia terkesan tak terlalu mengkhawatirkannya. Tahun depan, dia malah ingin datang lagi ke Desa Tenganan Pegringsingan dan mengulanginya lagi, dengan mengajak teman-temannya. (gik)

Bali Post/ant

PEMERIKSAAN - Ketua DPR Bambang Soesatyo seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK Jakarta, Jumat (8/6) kemarin. Bambang Soesatyo diperiksa untuk tersangka Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung terkait pengembangan dugaan korupsi pengadaan KTP elektronik.

Produk Lokal Dari Hal. 1 Jika produk lokal mampu diserap maka uang dari pariwisata akan mengalir ke kantong masyarakat; selanjutnya dengan uang yang cukup

Tidak Benar

niat untuk melakukan politik uang,’’ ujarnya. Bantuan kepada desa pakraman merupakan satu penjabaran dan komitmen dari visi-misi Mantra-Kerta. Soal nominal Rp 500 juta mungkin itu yang menjadi persoalan dari pihak-pihak tertentu bahwa hal itu tidak masuk akal. Padahal kalau mau dilihat, angka itu tetap saja tidak cukup bagi upaya pelestarian dan pengembangan desa pakraman. Bantuan itu bukan hanya penguatan desa pakraman, tetapi juga pelestarian dan pengembangan desa pakraman sebagai benteng terakhir budaya Bali. Cawagub Sudikerta me-

nambahkan, bantuan terhadap desa pakraman Bali sebenarnya sudah ada sejak periode sebelumnya. Sudikerta meminta awak media untuk bertanya langsung ke mantan Sekdaprov Bali Cok Ngurah Pemayun tentang bantuan desa pakraman. Bahkan, bantuan kepada desa pakraman awalnya hanya Rp 50 juta per tahun, naik bertahap menjadi Rp 100 juta, kemudian di tahun 2018 menjadi Rp 225 juta. ‘’Bantuan ke desa pakraman itu sudah ada sejak dulu. Kenapa dulu tidak ada yang lapor, tidak ada yang protes, kenapa sekarang baru protes. Apakah hanya karena

maka masyarakat mampu memutar kegiatan ekonomi lokal yang berbasis tradisi dan juga mampu menyelenggarakan upacara adat serta mendukung kegiatan keagamaan lokal. (ata)

angkanya yang tidak masuk akal. Saya tegaskan, bahwa sudah terbukti angka bantuan memang meningkat setiap tahun. Dan saat ini kita naikkan menjadi Rp 500 juta. Dan itu bisa kita lakukan,’’ ujarnya. Sementara itu, Sugawa Korry mengatakan, bantuan kepada desa pakraman sudah ada dalam misi Mantra-Kerta. ‘’Visi Mantra-Kerta itu berbasis desa pakraman. Dan misinya ada di poin 1,5,7. Jadi tidak berbicara di luar visi dan misi,’’ ujarnya. Politisi asal Banyuatis ini mengatakan, bantuan kepada desa pakraman itu sudah dikaji sedemikian rupa agar bisa diimplementasikan. (kmb)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Sabtu Kliwon, 9 Juni 2018

Widodo Anggap Persipura Tim Tangguh

Bali Post/wan

Gianyar (Bali Post) Pelatih Bali United (BU) Widodo Cahyono Putro mengakui tim Persipura Jayapura terkenal tangguh di segala lini. Karena itu, dirinya menginstruksikan kepada Fadil Sausu dan kawan-kawan agar tampil all-out dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 di Stadion Kapten Wayan Dpta, Gianyar, Sabtu (9/6) malam ini. Apalagi, perlu poin penuh 3 guna mengatrol posisi di klasemen. Oleh karena bertanding di kandang Stadion Kapten Wayan Dipta, kata Widodo, kemenangan merupakan harga mutlak. Dirinya sudah mengevaluasi kekuatan tim Serdadu Tridatu pasc bermain imbang 2-2 melawan Madura United. ‘’Intinya, sederet peluang emas di depan gawang

lawan, dan harus dimaksimalkan untuk dikonversi menjadi gol,’’ jelasnya, di Gianyar , Jumat (8/6) kemarin. Selain itu, asuhannya sudah dibekali dalam melakukan tansisi dan serangan ke pertahanan. ‘’Pokoknya, jangan sampai pemain Persipura bebas berkeliaran di

areal pertahanan,’’ pesannya. Widodo juga tak khawatir seandainya kubu Persipura mengajak bertarung terbuka, dan saling serang. ‘’Kami siap saja tinggal mengatur strategi di lapangan hijau,’’ ujarnya. Bahkan, Widodo telah menggenjot fisik asuhannya guna meredam keganasan serangan Tim Mutiara Hitam. ‘’Anak-anak siap tampil berjibaku selama 2 x 45 menit, kami pun sudah berhitung taktik dan strategi yang paling jitu, guna menangkan serangan Tim Mutiara Hitam,’’

terangnya. Hanya, dirinya harus mengecek kondisi terakhir pemain yang didera cedera, seperti Irfan Bachdim, Ilija Spasojevic, Demersen Bruno Costa, Yabes Roni, dan Made Andhika Wijaya. ‘’Jika mereka bugar dan fit, pasti kami turunkan,’’ ungkapnya. Terkait peringkat Bali United di klasemen Liga 1, Widodo menyebutkan, skuad Serdadu Tridatu sampai dengan pekan ke-13 Liga 1 telah melakoni 27 laga, sehingga merasa jenuh dan perlu membangkitkan kebugarannya.

‘’Tim kontestan lain baru bertanding 13 kali merumput, tetapi Bali United harus mengikuti Piala Presiden dan Piala AFC. Akibat kompetisi dan berbagai turnamen yang panjang dan melelahkan, pemain jenuh dan kebugarannya menurun,’’ kilahnya. Bomber BU Nyoman Sukarja juga bertekad memenangkan laga malam ini. Caranya, dirinya harus tampil lebih agresif, bahkan sesempit apa pun peluangnya harus mampu dimaksimalkan menjadi gol. ‘’Saya dan rekan setim siap bertarung habis-habisan,

Halep Melaju ke Final Idan Rebut Perak di Kejuaraan Junior Asia Paris Unggulan teratas Simona Halep mencapai final Prancis Terbuka untuk ketiga kalinya, ketika ia menghentikan langkah petenis Spanyol Garbine Muguruza melalui kemenangan 6-1, 6-4, di semifinal, Jumat (8/6) kemarin. Petenis Romania itu, yang juga akan mempertahankan posisinya sebagai petenis peringkat satu, sebagai hasil dari kemenangan ini, melakukan start bagus dan memimpin 5-0 dalam waktu singkat ketika Muguruza melakukan sejumlah kesalahan fatal. Muguruza meningkatkan intensitas pada set kedua, dan mematahkan serve lawannya pada game ketiga ketika pengembalian kerasnya memaksa lawan melakukan kesalahan, namun Halep mampu bangkit untuk menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Maraton pada game kesembilan terbukti menjadi penting ketika Halep menyelamatkan tiga break point untuk memberikan tekanan kepada sang unggulan ketiga. Halep kemudian memaksimalkan peluangnya, memimpin 40-0, dan kemudian mengangkat tangan sebagai bentuk selebrasi ketika pukulan backhand Muguruza terlalu panjang. Ia akan menghadapi pemenang pertarungan sesama petenis AS antara Sloane Stephens dan Madison Keys pada final Grand Slam keempatnya. (ant/rtr)

Jakarta (Bali Post) Atlet lompat galah pemusatan latihan nasional Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Idan Fauzan Richsan berhasil menyabet medali perak dalam Kejuaraan Junior Asia 2018 yang berlangsung di Gifu, Jepang, pada 7-10 Juni. ‘’Idan sebenarnya berusaha memecahkan rekor nasional, tapi dia kelelahan sampai bergetar karena lemas,’’ kata Manajer Tim Indonesia dalam Kejuaraan Junior Asia 2018, Agustinus Ngamel, dalam keterangan tertulis, Jumat (8/6) kemarin. Idan meraih lompatan setinggi 5,15 meter, dan meraih peringkat kedua setelah atlet tuan rumah Jepang Syunto Ozaki yang mendapatkan medali emas dengan lompatan 5,20 meter. Sedangkan medali

perunggu diraih atlet Thailand Kasinpob Chomchanad dengan lompatan 5,00 meter. Agustinus mengatakan atlet asuhannya itu semula berusaha meraih lompatan 5,25 meter atau mengungguli rekor nasional lompat galah 5,2 meter. Tetapi, Idan gagal setelah tiga kali melakukan percobaan. Atlet junior lain lompat galah Indonesia Dedi Irawan menempati peringkat kelima dengan lompatan 4,90 meter. PB PASI mengirim delapan atlet dalam Kejuaraan Junior Asia 2018 di Jepang. Mereka adalah Lalu Muhammad Zohri pada nomor lari 100 meter putra, Bakti Ladia Mukhtar nomor lari 100 meter putra dan 200 meter putra, Halomoan E. Binsar nomor lari gawang 400 meter, Idan Fauzan Richsan

dan Dedi Irawan nomor lompat galah. Kemudian, Rafika Putra nomor lontar martil putra, Jeany Nuraini Agreta nomor lari 100 meter putri, Marselina Tamu Apu nomor lari 400 meter. Sebelumnya, Sekretaris Umum PB PASI Tigor M. Tanjung mengharapkan peroleh medali dari atlet junior nomor lari 100 meter putra nasional Lalu Muhammad Zohri untuk merebut medali kejuaraan junior Asia. Idan dan Lalu merupakan dua dari tiga atlet junior nasional yang telah meraih kualifikasi menuju kejuaraan Atletik Junior Dunia di Finlandia pada 10-15 Juli. Atlet junior lain yang juga berhasil mendapatkan kualifikasi itu adalah Halomoan E. Binsar. (ant)

Heboh Suap, Ghana Bubarkan Asosiasi Sepak Bola

Ida Ayu Indira Melati Putri

Bali Post/ist

Pegolf Melati Masuk Tim Inti AG

Denpasar (Bali Post) Pegolf andalan Bali Ida Ayu Indira Melati Putri masuk tim inti bersama Ribka Vania (Jabar) dan Rivani Sihotang (DKI) masuk skud tim inti Asian Games (AG), ditambah seorang lagi pegolf Bali Marcella Pranovia juga masuk dalam timnas AG. Ida Ayu Melati di Denpasar, Jumat (8/6) kemarin menuturkan, seleknas melibatkan delapan atlet dan yang terjaring masuk timnas Merah-Putih hanya empat pegolf. ‘‘Seleknas kemungkinan dilihat dari hasil prestasi berbagai event,’’ ucap pegolf yang akrab disapa Dayu Mela ini. Dia mengisahkan, sebelumnya dirinya masuk di timnas MerahPutih SEA Games di Singapura (2015) dan Malaysia (2017). ‘’Saya ikut andil menyumbang perak di nomor tim,’’ jelas pegolf kelahiran Denpasar, 12 Juli 1997 ini. Dayu Mela mengakui untuk Asian Games mempertandingkan nomor perorangan dan tim putra dan putri. Sejauh ini dirinya juga belum tahu pesaing terberat pada hajatan multi-event empat tahunan antarnegara se-Asia ini. ‘’Yang jelas, atlet Korae dan Thailand patut diperhitungkan,’’ terang mahasiswi semester VI Jurusan Bisnis Manajemen Universitas Purdue, Indiana, AS ini. Dayu Mela akan bergabung dalam pelatnas pasca-Lebaran dan secara kebetulan kuliahnya di Negeri Paman Sam sedang libur. ‘’Saya lebih berlatih teknik dan meningkatkan kemampuan saya sendiri daripada memperhitungkan kekuatan lawan. Saya juga belum tahu atlet dari negara mana pesaing beratnya,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi berpesan agar peluang masuk skuad timnas AG dimanfaatkan secara maksimal, termasuk meraih hasil optimal. ‘’Peluang ini hanya sekali dan harus mencapai prestasi maksimal,’’ pesan Suwandi. Caranya, disiplin berlatih teknik, taktik dan strategi, konsentrasi, serta tekun berdoa. ‘’Potensi pada diri atlet maksimal 80 persen, dan sisanya 20 persen serahkan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, semoga memberikan prestasi terbaik,’’ ungkapnya. (022)

Accra Ghana memutuskan untuk membubarkan asosiasi sepak bola nasionalnya sehari setelah sejumlah pejabat, termasuk presiden asosiasi, terlihat di film dokumenter mengenai penyuapan. Demikian kata Menteri Informasi pada Jumat (8/6) kemarin. Film dokumenter berdurasi dua jam itu, ‘’When Greed and Corruption Become the Norm’’ dibuat oleh pewarta, yang menyamar Anas Aremeyaw Anas, telah diketahui pihak yang berwenang pada bulan lalu, kemudian disiarkan ke publik untuk pertama kalinya pada Rabu. Presiden Asosiasi Sepak Bola Ghana (GFA) Kwesi Nyantakyi tidak merespons permintaan-permintaan meminta komentar. GFA mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan penyelidikan apa pun yang dilakukan. Nyantakyi, yang juga anggota Dewan FIFA, badan legislatif organisasi sepak bola dunia

itu, terekam sedang berada di kamar hotel untuk menerima suap sebesar 65.000 dolar dari seorang pengusaha yang ingin mensponsori Liga Sepak Bola Ghana. Menteri Informasi Mustapha Abdul-Hamid mengatakan dalam pernyataannya bahwa pemerintah marah dan terkejut dengan isi film dokumenter itu, dan akan menyerahkan pihak yang dicurigai kepada polisi untuk diperiksa. ‘’Dengan melihat luasnya kebusukan yang melibatkan para pejabat papan atas GFA, para pejabat, komisioner pertandingan, adiministrator dan para wasit NSA (Otoritas Olahraga Nasional), pemerintah memutuskan untuk mengambil langkah cepat yakni membubarkan GFA,’’ tuturnya. Ia mengatakan pemerintah akan segera mengumumkan pendekatan-pendekatan sementara terhadap aktivitas-aktivitas sepak bola sampau asosiasi baru dapat dibentuk. (ant/rtr)

Inggris Cukur Kosta Rika Leeds Gol mengejutkan dari Marcus Rashford dan tandukan Danny Welbeck membawa Inggris menang 2-0 atas Kosta Rika pada pertandingan persahabatan pra-Piala Dunia di Elland Road, Jumat (8/6) kemarin. Rashford, yang tampil impresif dengan kecepatan dan kendali bolanya, membawa Inggris memimpin pada menit ke-13, melepaskan sepakan diagonal dari sisi kiri yang tidak dapat diantisipasi kiper Kosta Rika Keylor Navas. Inggris, yang pelatihnya Gareth Southgate melakukan sepuluh perubahan dari tim yang menang 2-1 atas Nigeria di Wembley, mendominasi penguasaan bola atas Kosta Rika, namun mereka hanya menciptakan sedikit peluang bersih.

Setelah turun minum, Jordan Henderson memaksa Navas melakukan penyelamatan bagus, dengan sepakannya dari tepi kotak penalti, dan bek Harry Maguire menyundul bola yang disapu dari garis gawang oleh Bryan Oviedo. Inggris memastikan kemenangannya pada menit ke76, ketika pemain pengganti Welbeck, yang secara mengejutkan masuk dalam skuad Piala Dunia Inggris, menyundul bola memaksimalkan umpan silang Dele Alli. ‘’Tim Tiga Singa’’ memulai perjalanannya di Grup G Piala Dunia di Rusia dengan melawan Tunisia pada 18 Juni, dan mereka akan menuju pertandingan di Volgograd, dengan semangat bagus setelah memenangi dua pertandingan

persahabatan. Southgate ingin memberikan kesempatan bermain kepada skuadnya yang berisi 23 pemain, dan terdapat kesempatan melakukan debut bagi bek kanan Liverpool Trent Alexander-Arnold, yang tampil sejak awal namun kemudian digantikan Kieran Trippier, dan kiper Burnley Nick Pope, yang masuk menggantikan Jack Butland pada menit ke-65. Pada babak pertama, di mana penyerang Manchester United Rashford dimainkan di posisi kiri, Inggris memperlihatkan kecepatan, dan rasa nyamannya dengan bola. Namun setelah turun minum pertandingan berjalan menjadi lambat dan kurang menarik. (ant/rtr)

guna memenangkan laga melawan Persipura,’’ tegasnya. Di sisi lain, pelatih Persipura Peter Butler juga memuji kekuatan tim Bali United yang solid, apalagi tampil di depan pendukung setianya Semeton Dewata. ‘’Akan tetapi, kami tetap ingin pulang membawa kemenangan dan meraup poin 3,’’ jelas Peter. Diakuinya, skuad Tim Mutiara Hitam variatif pesepak bola junior, dan targetnya bukan hanya musim kompetisi ini, tetapi tiga atau lima tahun ke depan. (022)

Guedes Sumbang Dua Gol untuk Portugal

Lisbon Penyerang Portugal Goncalo Guedes memberikan impresi kuat untuk mendapatkan tempat di tim Piala Dunia, dengan mencetak dua gol saat mereka menang 3-0 atas Aljazair pada pertandingan pemanasan terakhir mereka, Jumat (8/6) kemarin. Saatnya sangat tepat bagi pemain 21 tahun itu, yang terjadi sehari setelah pelatih Fernando Santo mengatakan ia masih memiliki keraguan seputar komposisi tim inti untuk pertandingan pembukaan Piala Dunia melawan Spanyol pada 15 Juni. Sang juara Eropa juga akan berhadapan dengan Iran dan Maroko pada pertandingan putaran grup, sedangkan Aljazair yang mencapai 16 besar pada 2014 gagal lolos ke Rusia. Portugal menggempur sejak awal dan Cristiano Ronaldo, yang memainkan pertandingan pertamanya sejak final Liga Champions pada 26 Mei, mencetak gol yang tidak disahkan akibat offside. Guedes dengan koleksi sembilan penampilan dan satu gol sebelum laga kemarin membawa Portugal memimpin pada menit ke-17 setelah William Carvalho mengirim bola panjang melewati pertahanan Aljazair, dan sundulan Bernando Silva meneruskannya dengan sundulan menuju alur pergerakannya. Ronaldo mengkreasikan gol kedua pada menit ke-37, ketika ia melejit di sisi kiri dan mengirimkan umpan silang yang ditanduk Bruno Fernandes untuk menjadi gol internasional pertamanya. Pergerakan serupa mengawali gol ketiga, ketika Raphael Guerreiro berlari di sisi kiri, dan Guedes menyambut umpan silangnya dengan tandukan keras ke bagian atas gawang pada menit ke-55. Pertahanan Portugal yang terlihat tidak meyakinkan dalam beberapa pertandingan terakhir, meredam ancaman serangan Aljazair dengan baik dan Rui Patricio hanya perlu melakukan satu penyelamatan, dari upaya pemain pengganti Baghdad Bounedjah. ‘’Ada beberapa hal bagus dan banyak hal yang masih harus diperbaiki, namun 20 menit pertama sangat bagus,’’ kata pelatih Santos, yang menolak memberi bocoran mengenai tim intinya. (ant/rtr)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 9 juni 2018 | BALIPOST.COM by e-Paper KMB - Issuu