Skip to main content

Edisi Kamis, 08 Maret 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 191 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

kamis paing, 8 maret 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Mantra-Kerta Kampanye di Pusat Produksi Pertanian Tabanan

Ratusan Petani Terpikat ’’Kartu Tani Nawacandra’’ PASANGAN calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra - Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), menggelar kampanye dialogis di Banjar Belah, Desa Luwus, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Rabu (7/3) kemarin. Kampanye dialogis dihadiri ratusan tokoh masyarakat dan petani yang mewakili masyarakat dari wilayah Baturiti dan Penebel. Hadir pula dalam kampanye tersebut Ketua Koalisi Rakyat Bali A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra, Ketua DPD Demokrat Bali Made Mudarta, Ketua KRB Tabanan Arya Budi Giri serta sejumlah pentolan

Koalisi Rakyat Bali. Dalam orasinya, Rai Mantra menekankan pada penguatan potensi lokal. Menurutnya, dengan memahami potensi yang ada di wilayah masing-masing, maka akan jelas ke mana arah pertumbuhan dan pengembangan ekonomi. ‘’Daerah ini merupakan penghasil tanaman pertanian hortikultura, dengan potensi ini maka ke depan arah kebijakan pemerintah bagaimana mengembangkan produk tersebut sehingga memiliki nilai jual tinggi,’’ kata Rai Mantra. Dia menjelaskan, daerah pertanian seperti Baturiti perlu diban-

gun sebuah sentra hasil pertanian, sehingga hasil pertanian memiliki standar yang jelas. Dengan standar yang jelas maka harga bisa terkontrol dan kesejahteraan petani bisa terwujud. ‘’Kalau kita punya sentra pertanian maka standardisasi dapat kita terapkan, aktivitas ekonomi desa jadi hidup dan berdampak pada ketersediaan lapangan kerja,’’ kata Rai Mantra. Selain sentra berbasis potensi lokal, MantraKerta melalui program Nawacandra menyiapkan terobosan Kartu Tani Nawacandra. Hal. 19 Subsidi Pupuk

Bali Post/kmb

BATURITI DAN PENEBEL - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), foto bersama usai menggelar kampanye dialogis di Banjar Belah, Desa Luwus, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Rabu (7/3) kemarin. Kampanye dialogis dihadiri ratusan tokoh masyarakat dan petani yang mewakili masyarakat dari wilayah Baturiti dan Penebel.

DPR Pertanyakan Divestasi Freeport

Pilpres 2019

Ada Peluang Tiga Poros Koalisi

Jakarta (Bali Post) Dua poros koalisi telah mengerucut. Satu poros mendukung Jokowi sebagai capres yang dimotori PDI-P. Satu lagi Gerindra dengan capres Prabowo. Akankah hanya ada dua poros koalisi? Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan masih ada kemungkinan terbentuknya poros ketiga dalam koalisi partai politik pada pemilihan presiden 2019. Peluang terbentuknya poros ketiga terbuka lebar karena saat ini partai-partai politik masih terus menjalin komunikasi. ‘’Masih ada peluang, ada poros tiga, poros dua, ada poros satu juga semua masih terbuka, kan baru penjajakan-penjajakan. Masih belum ada kesimpulan satu, dua, atau tiga,’’ kata Zulkifli Hasan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (7/3) kemarin. Penegasan disampaikan menyusul belum munculnya nama baru menjelang pemilihan presiden 2019 yang diprediksi akan berulang seperti Pemilu 2014 yang hanya terbentuk dua poros yaitu partaipartai yang mengusung Joko Widodo dan partai-partai yang mengusung Prabowo Subianto. Hal. 19 Jadi Inisiator

Jakarta (Bali Post) Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR mempertanyakan divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia (PT FI) dengan cara keharusan membeli hak partisipasi atau Participating Interestest (PI) Rio Tinto di Freeport Indonesia sebesar 40 persen. Meski terkendala persoalan ini, PT FI meyakini divestasi saham Freeport kepada Indonesia dapat selesai pada akhir bulan April tahun ini sesuai permintaan Presiden Joko Widodo.

Bali Post/ant

DENGAR PENDAPAT - Direktur Eksekutif PT Freeport Indonesia Tony Wenas (kanan) menyampaikan keterangan saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/3) kemarin. Rapat dengar pendapat itu membahas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor mineral dan batu bara.

Executive Vice President PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas memastikan pada saatnya 40 persen hak partisipasi Rio Tinto akan dikonversikan menjadi 40 persen saham di PTFI. Hal tersebut, menurut Tony, telah disetujui oleh internal PTFI dan pemerintah Indonesia. ‘’Sama, 1 persen PI for 1 persen saham. Satu banding satu, kalau 40 persen PI ya 40 persen saham. Tapi mungkin detailnya saya enggak bisa kasih tahu ke publik, masih dibicarakan,’’ kata Tony Wenas di Ruang Rapat Komisi VII DPR-RI, Jakarta, Rabu (7/3) kemarin. Untuk menguasai 51 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI), salah satu

langkah yang harus diambil pemerintah Indonesia yakni mengakuisisi 40 persen hak partisipasi atau Participating Interest (PI) Rio Tinto di Tambang Grasberg. Meski terkendala masalah tersebut, Tony optimistis negosiasi pemerintah Indonesia dengan PT FI akan selesai pada April 2018 seperti yang diminta Presiden Joko Widodo. ‘’Mudah-mudahan (selesai) April 2018. Kita sih optimis aja terus. Selama ini (kendalanya) kan detail divestasi, smelter, kelanjutan operasi, dan fasilitas perpajakan,’’ tegasnya. Hal. 19 Penilaian Saham

Upaya Menyejahterakan Buleleng

Bandara dan Kereta Api Ditolak, Jalan Tol dan Roro Dianggap Layak

KETIMPANGAN Bali Utara dan Selatan sering disoroti. Untuk mengejar ketertinggalan itu, berbagai proyek pun digagas pemerintah daerah. Ada bandar udara (bandara), kereta api pariwisata dan proyek short cut. Rupanya pemerintah pusat punya rencana lain, sehingga rencana daerah itu belum mendapat persetujuan. Mempercepat pembangunan di Buleleng, pemerintah pusat berencana membangun ‘’jembatan laut’’ yang melayari BanyuwangiBuleleng dan membangun jalan tol dengan membuat terowongan menembus gunung dan bukit. Kedua proyek tersebut diklaim telah melalui kajian World Bank yang melibatkan Universitas Udayana.

Kajian World Bank terkait rencana pembangunan bandara di Buleleng dipertanyakan Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Ia mengaku belum pernah diajak bicara soal penelitian yang dilakukan oleh World Bank itu. Mangku Pastika sebetulnya sudah mengagendakan pertemuan dengan Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di Jakarta, Jumat (9/3) besok untuk meminta penjelasan. Namun, akhirnya memutuskan untuk menelepon langsung Menteri Luhut, Rabu (7/3) kemarin. ‘’Saya sudah sampaikan ke beliau, kami belum diajak bicara oleh yang survei. Jadi, kita kan harus ditanya dulu. Kenapa ingin bikin airport di utara, kenapa tidak ingin menambah kapasitas Ngurah Rai, kan ada sebabnya,’’ ujar Pastika saat memberikan keterangan pers di Ruang Rapat Gubernur, kemarin sore. Dari pembicaraan langsung dengan Menteri Luhut, Pastika baru mengetahui bahwa survei yang dilakukan World Bank ternyata dilakukan bersama Universitas Udayana. Hasil yang disampaikan kepada Menteri merupakan hasil sementara. Dengan kata lain, rencana

bandara Buleleng belum sepenuhnya bisa dikatakan batal. ‘’Survei oleh World Bank bekerja sama dengan Universitas Udayana, sementara ini belum dipresentasikan. Nanti minggu depan, saya diundang bersama DPRD ke Jakarta untuk mendengarkan presentasi mereka berikut berbagai argumentasi kita. Jadi istilahnya nanti kita challenge,’’ jelasnya. Menurut Pastika, hasil studi sementara tidak saja menyatakan bandara Buleleng tidak layak. Sebab, rencana pemprov untuk membuat jalan kereta api keliling Bali juga dikatakan tidak visible karena dianggap akan mengganggu keindahan Bali. Sementara yang dimaksud pemprov adalah kereta api pariwisata. Rencana yang dinilai visible justru membuat terminal kapal roro dari Banyuwangi ke Bali Utara. Padahal, keperluan logistik justru lebih banyak untuk Bali Selatan. Kemudian, rencana jalan tol dari Bali Selatan ke Bali Utara dengan menerobos bukit/gunung atau membuat terowongan. Hal. 19 Izin Lokasi

Gubernur Bali Made Mangku Pastika

Dari Barat ke Timur, dari Darat Sampai ke Laut Wacana proyek pembangunan bandara internasional di Buleleng sudah bergulir lebih dari tujuh tahun lalu. Namun, tandatanda autentik tentang kejelasan proyek itu belum pasti. Bahkan kini ada kabar Bandara Bali Utara itu ditolak karena dianggap tidak layak. Seperti apa ‘’perjalanan’’ proyek yang dianggap mampu mengusir ketertinggalan dari Buleleng. Bali Post/dok

BANDARA - Maket rencana bandara di Buleleng. Pembangunan bandara di Kubutambahan yang rencananya menjorok ke laut itu dibatalkan karena tidak layak.

BANYAK ujaran terkait pembangunan bandara tersebut. Awalnya, proyek tersebut dibangun di Buleleng Barat. Lokasinya berada di Grokgak. Calo tanah pun bergentayangan ke daerah tersebut. Akibat yang pertama, harga tanah melejit. Tak lama kemudian, rencana lokasi dipindahkan ke wilayah timur Buleleng. Tepatnya di Kubutambahan. Alasannya, lokasi baru itu akan memberi manfaat pada dua wilayah; Buleleng dan Karangasem. Calo pun kembali berburu ke timur. Lagi-lagi harga tanah di Kubutambahan mulai terangkat. Banyak petani diiming-imingi harga tinggi agar mau melepas tanahnya. Sampai di sana juga belum ada kejelasan. Ternyata ada perkembangan baru. Bandara tetap dibangun di Kubutambahan. Namun landasan pacunya tidak dibangun di darat tetapi di laut. Alasannya, akan memperkecil pemanfaatan lahan pertanian. Lagi-lagi calo tanah kecele karenanya. Di tengah timbul-tenggelamnya wacana bandara itu, Pemkab Buleleng pernah menerima surat dari PT PBM. Surat itu berisi permohonan rekomendasi dari Bupati Bule-

leng terkait pembangunan bandara. Surat itu ditujukan kepada Bupati Buleleng dan ditembuskan kepada Kepala Bappeda Buleleng. Ketika itu Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana juga belum berani memastikan kapan bandara mulai dibangun. Ia menyatakan masih menunggu hasil kajian dari Pemprov Bali dan kementerian. ‘’Jika surat kajian sudah ada, sekarang pun suratnya saya teken,’’ katanya kala itu menanggapi adanya surat tersebut. Awal munculnya rencana pembangunan bandara sekitar tahun 2011 pun memang dimulai dengan pernyataan yang belum disimpulkan. Saat itu, Bupati Bagiada mencetuskan untuk pertama kalinya bahwa di Buleleng akan dibangun bandara. Setelah itu, sejumlah pejabat terbang ke luar negeri, salah satunya ke Turki. Datang dari Turki, statemen-statemen optimis dari pejabat bermunculan bahwa Turki sebagai salah satu investor sangat serius dan begitu tertarik membangun bandara di Buleleng. Hal. 19 Dari Turki


denpasar

2

Kamis Paing, 8 Maret 2018 SOSIALISASI

figur

- Petugas memperingatkan para

Evaluasi Target RPJMD JABATAN Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali kini tak lagi kosong, menyusul dilantiknya I Wayan Wiasthana Ika Putra untuk mengisi jabatan tersebut, Rabu (7/3) kemarin. Dalam seleksi terbuka jabatan Kepala Bappeda Litbang, pria yang sebelumnya menjabat Kepala Urusan Rumah Tangga Setda Provinsi Bali ini meraih nilai terbaik. Ika Putra menyadari, Bappeda Litbang merupakan kunci manajemen dalam bidang perencanaan di Pemprov Bali. ‘’Terutama sekarang dengan akhir RPJMD 2013-2018, berarti kita harus evaluasi menyeluruh. Sejauh mana target capaian masing-masing bidang pembangunan. Nah, itu harus kita betul-betul evaluasi, apalagi nanti ada masa transisi,’’ ujarnya usai dilantik Gubernur di Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali. Menurutnya, penyelesaian evaluasi target RPJMD dan persiapan transisi gubernur baru pada Juni mendatang menjadi dua fokus utamanya. Dengan demikian, program pembangunan dari gubernur saat ini jelang akhir masa jabatannya tetap bisa berkelanjutan dengan Gubernur Bali berikutnya. ‘’Jadi, tidak ada stagnasi program, tidak ada stagnasi kepemimpinan, kita siapkan di perencanaan. Itu target sesuai harapan Bapak Gubernur (Mangku Pastika - red). Saya siap untuk itu. Jadi, ngayah untuk Bali karena bagaimanapun pembangunan terintegrasi itu kan kuncinya di Bappeda,’’ jelasnya. Lantaran masih baru di Bappeda, untuk tahap awal pihaknya akan melakukan evaluasi internal terlebih dahulu. Baik dari sisi program maupun dari sisi manajemen lainnya akan ada proses penyelarasan. Setelah itu, barulah dilakukan koordinasi dengan seluruh organisasi perangkat daerah di Pemprov Bali. ‘’Rencana kerja pemerintah daerah itu kan rencana kerja seluruh OPD, inilah yang harus kita evaluasi dikoordinir oleh Bappeda. OPD mana yang belum mencapai target, sektor mana yang belum, itulah yang kita genjot. Jadi, kita bantu evaluasi secara menyeluruh di sana,’’ paparnya. Ia menambahkan, keberlanjutan program pembangunan tetap memprioritaskan program-program kerakyatan. Di masa transisi saat RPJMD 20132018 berakhir, tentu belum ada RPJMD baru yang dimiliki Bali. Sesuai aturan Mendagri, pembangunan wajib mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) pusat maupun daerah, dan Rencana Jangka Menengah Nasional. ‘’Ini karena kita tidak boleh menggunakan RPJMD yang lama, sebelum ditetapkan yang baru. Di masa transisi tentu kita semua sinkronkan itu,’’ tandasnya. (rin)

Akhir 2018, 173 PNS Pensiun

Denpasar (Bali Post) Sebanyak 173 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar akan memasuki masa pensiun pada akhir 2018 mendatang. Data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Denpasar menunjukkan, selain 173 orang pegawai yang pensiun akhir tahun ini, juga akan pensiun sebanyak 140 orang PNS di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar pada awal Januari 2019. Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan hal itu saat memberikan pengarahan pada PNS di lingkungan Pemkot Denpasar yang memasuki masa pensiun tahun ini di Gedung Sewaka Dharma, Denpasar, Rabu (7/3) kemarin. Diharapkan, seluruh PNS lebih mempersiapkan diri menghadapi masa pensiun. “Sebab, semuanya akan mengarah pada hal tersebut,” ujar Rai Iswara. Menurut Rai Iswara, dari ajaran agama Hindu telah diketahui bahwa proses itu akan terjadi pada setiap pegawai. Hal ini dilihat dari proses kehidupan yang telah disampaikan melalui Catur Asrama. Dalam Catur Asrama telah dimuat bahwa proses Brahmacari merupakan masa untuk menuntut ilmu, kemudian Grhasta masa untuk berkeluarga yang kemudian dilanjutkan Wanaprasta mamasuki masa pensiun dan terakhir Biksuka. Tentunya bila sudah mengetahui proses tersebut, semua PNS yang memasuki masa pensiun lebih mampu menyiapkan diri. “Masih ada waktu mempersiapkan diri untuk memasuki masa pensiun ke depan,” ujarnya. Rai Iswara menegaskan, tidak ada kata terlambat bagi kalangan PNS yang menjelang pensiun. Mereka harus mampu melihat peluang yang ada untuk lebih berkreativitas. “Meski sudah pensiun, jangan sampai berhenti untuk beraktivitas, sehingga dengan pengalaman yang dimiliki mampu untuk memanfaatkan peluang yang ada. Pensiunan PNS memiliki potensi yang besar dan lebih mampu melihat peluang yang ada,” tegasnya. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Terlambat Kerja, Tunjangan Kesejahteraan ASN Dipotong Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

pedagang yang berjualan di trotoar dan bahu jalan di depan pasar tumpah Wangaya, Denpasar, Rabu (7/3) kemarin. Sosialisasi ini dilakukan agar para pedagang tidak menggunakan trotoar dan bahu jalan untuk berjualan.

Atasi Kemacetan di Jalan Kartini

Tim Gabungan Gelar Sosialisasi kepada Pedagang Denpasar (Bali Post) Masalah kemacetan dan kenyamanan di Jalan Kartini akibat adanya pasar rakyat ini menjadi perhatian banyak pihak. Karenanya, Pemkot Denpasar bekerja sama dengan berbagai sektor terus melakukan koordinasi dalam upaya menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat kota. Salah satunya dengan melaksanakan sosialisasi dan edukasi oleh Tim Gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, Dishub Kota Denpasar,

Satpol PP Kota Denpasar, unsur Kecamatan Denpasar Utara dan Perbekel Desa Dauh Puri Kaja di kawasan Jalan Kartini Denpasar, Rabu (7/3) kemarin. Kabid Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan ketika diwawancarai di sela-sela pelaksanaan sosialisasi menjelaskan, sosialisasi ini telah dilaksanakan sejak lama dalam upaya mengatasi kemacetan di Kota Denpasar. Pelaksanaan sosialisasi hingga

tindakan tegas telah gencar dilaksanakan di beberapa titik yang menjadi penyebab kemacetan. “Hanya saja, masyarakat hanya mengindahkan imbauan ketika terdapat petugas. Begitu ditinggalkan petugas, justru hal yang sama kembali terulang. Kami harapkan kesadaran masyarakat dan semua pihak untuk menjaga kenyamanan bersama,” ujarnya. Sriawan menambahkan, keberadaan pasar di kawasan Jalan Kartini, Banjar Wangaya Klod ini merupakan salah satu

imbas dari penataan Pasar Badung pascakebakaran yang masih dikerjakan saat ini. Sehingga, pedagang memilih lokasi yang berdekatan agar pelanggan yang telah dimiliki tidak kebingungan. “Ini masih dalam proses penataan. Dalam upaya memberikan fasilitas kepada pedagang di Pasar Badung, kita berdayakan lahan yang ada. Namun, tetap menjaga kenyamanan agar tidak mengganggu fasilitas umum dan lalu lintas,” paparnya. Menurut Sriawan, saat ini

pihaknya bersama tim gabungan melaksanakan penjagaan dan pengamanan mulai pukul 14.00 hingga 19.00 Wita. Sehingga, kenyamanan dan keamanan masyarakat baik pemilik rumah maupun pengendara tetap terjaga. “Kami sudah berkoordinasi dengan semua pihak hingga kepala dusun untuk selalu mengawasi dan memberikan pemahaman agar keberadaan pasar sementara ini tidak mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya. (kmb12)

Korupsi Dana Penguatan LDPM

Pendamping Gapoktan Divonis Dua Tahun Empat Bulan

Denpasar (Bali Post) Majelis hakim tindak pidana korupsi (tipikor) pimpinan I Wayan Sukanila akhirnya menjatuhkan hukuman selama dua tahun empat bulan penjara pada Dewa Putu Suartana. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (7/3) kemarin, hakim juga menjatuhkan pidana denda Rp 50 juta subsider satu bulan untuk terdakwa korupsi dana penguatan Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (LPDM) di Tulikup, Gianyar tersebut. Majelis hakim tipikor juga menghukum terdakwa membayar uang pengganti sebagai akibat kerugian keuangan negara sebesar Rp 76 juta. Apabila tidak dibayar, maka diganti dengan pidana penjara selama tiga bulan. Atas putusan itu, terdakwa masih menyatakan pikir-pikir. Begitu juga dengan jaksa. Tuntutan itu sejatinya lebih rendah dari tuntutan jaksa. JPU Dewa Gede Ari Kusumajaya dan kawan-kawan sebelumnya menyatakan terdakwa yang merupakan pendamping Gapoktan Sari Lestari Tulikup, Gianyar terbukti bersalah sehingga dia dituntut hukuman penjara selama tiga setengah tahun (3,5) dikurangi

selama terdakwa berada di dalam tahanan. Selain itu, terdakwa juga dituntut membayar denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan. Kasus yang menjerat terdakwa asal Banjar Kesian, Desa Lebih, Gianyar ini, berawal dari adanya laporan pupuk menumpuk. Sumbernya dari Gapoktan di Tulikup. Petugas kejaksaan menelusuri pembukuan keuangan Gapoktan tahun 2009-2011. Dalam Gapoktan itu terdapat dua organisasi di bawahnya. Pertama, organisasi Program Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) berfungsi sebagai tempat meminjam uang. Kedua, LDPM untuk membeli beras dan gabah petani. Pada 2009, organisasi PUAP

ini belum memperoleh dana dari pusat. Akhirnya, pihak PUAP meminta Dewa Suartana selaku PPL untuk meminjam dana sementara dari organisasi LDPM. Ada dugaan dana yang diambil tidak sesuai peruntukan. Dana pertama yang diambil Rp 30 juta, namun hanya dibelikan beras Rp 13 juta. Dewa Suartana diduga kembali mengambil dana sekitar Rp 60 juta dari PUAP, yang kemudian dihitung sebagai kerugian negara. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Bali Post/kmb37

DIVONIS - Dewa Putu Suartana divonis bersalah dan dihukum dua tahun empat bulan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (7/3) kemarin.

Pascatertimpa Pohon

Pura Prajapati Desa Pakraman Denpasar Direnovasi Denpasar (Bali Post) – Pura Prajapati Dalem Kahyangan Badung Desa Pakraman Denpasar, akhir tahun lalu tertimpa pohon. Akibatnya, sejumlah bangunan, baik tembok panyengker maupun palinggih rusak berat. Kini, pura tersebut kembali direnovasi dan dilakukan penataan di halaman jaba pura. Renovasi menyeluruh ini diharapkan bisa rampung sebelum hari raya Galungan mendatang. Salah seorang panitia pembangunan dan penataan Pura Prajapati Dalem Kahyangan Badung, Jro Mangku Agus Jimmy mengatakan, pembangunan pura ini akibat adanya kerusakan setelah tertimpa pohon tumbang, November 2017 lalu. Saat itu, sejumlah palinggih serta tembok panyengker mengalami kerusakan. Oleh karena itu, pangemong pura yang terdiri dari 15 banjar panyibeh sepakat untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh. Pembangunan itu meliputi perbaikan tembok panyengker setra yang rusak sepanjang 25 meter, tembok panyengker Pura Prajapati, palinggih Prajapati, palinggih Tajuk Prajapati, pembangunan bale piyasan, bale pasandekan/ bale gong serta penataan halaman. “Halaman jaba pura yang sebelumnya lebih rendah dari badan jalan, kini juga ditinggikan. Pasalnya, saat hujan turun, air tergenang di halaman pura sehingga dilakukan peninggian,” ujar Jro Mangku Agus Jimmy didampingi beberapa panitia lainnya, Rabu (7/3) kemarin. Terkait dengan biaya pembangunan pura ini, kata Jro Mangku Agus Jimmy, pihaknya memprediksi akan menghabiskan dana yang cukup besar. Pada tahap

Bali Post/ara

RENOVASI - Suasana renovasi Pura Prajapati Dalem Kahyangan Badung Desa Pakraman Denpasar. I diperkirakan menghabiskan dana Rp 572 juta lebih, kemudian dilanjutkan pembangunan tahap II dengan anggaran mencapai Rp 216 juta lebih serta tahap III Rp 2 miliar lebih. “Oleh karena itu, kami membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin mapunia untuk pembangunan pura ini bisa menyalurkan bantuannya melalui rekening BPD Bali dengan nomor tabungan 039.02.02.03038-9 atas nama Pura Dalem Kahyangan Badung. Bisa juga langsung datang ke jaba pura,” katanya.

Serangakaian dengan renovasi pura ini, pihaknya juga berharap kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Denpasar bisa membantu perompesan pohon yang ada di sekitar pura. Mengingat, di sekitar pura ini masih banyak pohon besar dan dikhawatirkan akan kembali tumbang ketika hujan turun. “Kami rencanakan pada radius 20 meter dari panyengker pura harus steril dari pohon besar. Kami khawatir peristiwa tahun lalu kembali terulang,” kata Jro Mangku Agus Jimmy. (kmb12)

Bendahara Desa Mengwitani Dituntut 3,5 Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) Bendahara Desa Mengwitani, terdakwa Ni Wayan Nestri (49), dituntut hukuman penjara selama tiga tahun enam bulan (3,5 tahun). Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (7/3) kemarin, JPU Anom Rai dan kawan-kawan menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan subsidair. Yakni, dalam pengelolaan keuangan Desa Mengwitani yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 1,2 miliar lebih. Tak pelak, terdakwa dijerat Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberatasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberatasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Jaksa di depan persidangan mengatakan, terdakwa Nestri sebagai Kaur Keuangan dan selanjutnya ditunjuk sebagai bendahara dinilai sebagai orang yang melakukan, yang menyuruh melakukan atau turut perbuatan secara bersama-sama. Terdakwa juga bertindak secara sendiri-sendiri dengan I Made Rai Sukadana dan Ni Kadek Wirastini, bertujuan menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi. Jaksa juga menuding Nestri menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan negara. Selain menghukum terdakwa selama 3,5 tahun, terdakwa juga membayar denda Rp 50 juta, subsidair tiga bulan kurungan. Masih dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Denpasar, Nestri juga dituntut membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 1.007.888.06. Kerugian uang negara itu, Kata Jaksa Anom Rai, dikurangi dengan pembayaran yang telah disetorkan Rp 300 juta. “Apabila dalam waktu satu bulan sejak putusan berkekuatan hukuman tetap tidak dikembalikan, maka harta bendanya dapat disita. Jika tidak mempunyai harta benda yang mencukupi, maka diganti pidana penjara selama satu tahun dan sepuluh bulan,” tegas JPU Anom Rai. Atas tuntutan itu, terdakwa melalui penasihat hukumnya menyatakan akan mengajukan pembelaan. (kmb37)


BADUNG

Kamis Paing, 8 Maret 2018

3

Koster Siap Fasilitasi Pembangunan Kawasan Terpadu di Pantai Pemelisan Sesetan

BERDIALOG - Cagub Wayan Koster saat berdialog dengan warga dan tokoh masyarakat se-Desa Sesetan di Sesetan, Selasa (6/3). MEMBUKTIKAN komitmennya menjaga kelestarian alam, adat dan budaya Bali, Calon Gubernur (Cagub) Bali nomor urut 1, Wayan Koster, siap membantu berbagai kendala dari permasalahan yang dihadapi masyarakat Desa Adat

Sesetan, Kota Denpasar terkait penataan dan kesulitan akses di kawasan Pantai Pemelisan yang sekaligus tempat muara aliran Tukad Rangda. Padahal, kawasan tersebut sudah sejak dahulu menjadi kawasan suci yang digunakan oleh warga

Desa Adat Sesetan dan sekitarnya sebagai tempat melasti dan penghanyutan (membuang sisa abu pembakaran jenazah), juga tambatan kapal nelayan tradisional. Hal itu terungkap saat dialog Cagub Wayan Koster dengan warga dan tokoh masyarakat se-Desa Sesetan di Sesetan, Selasa (6/3). Tokoh masyarkat Desa Adat Sesetan Nyoman Nirka menuturkan, tempat ini selain sebagai kawasan suci dan lahan ekonomi bagi nelayan warga Sesetan, juga mempunyai kaitan dengan sejarah Kampung Bugis. ‘’Di sini dulu adalah dermaga tradisional yang dijadikan para nelayan untuk menambatkan perahu, juga tempat penyeberangan bagi masyarakat Bali yang nangkil ke Pura Sakenan, sebelum Pulau Serangan direklamasi. Di tempat ini pula dulunya orang-orang Bugis mendarat mengikuti aliran Tukad Rangda,’’ jelasnya.

Hanya, lanjutnya, seiring waktu kawasan ini mengalami perubahan yang cenderung merusak kelestarian lingkungan alam sekitarnya. Bahkan, menjadi tempat pembuangan sampah. Aliran Tukad Rangda dan Pantai Pemelisan mengalami pendangkalan. ‘’Akibatnya, kalau hujan, warga Sidakarya mengalami kebanjiran,’’ terangnya. Melihat kondisi ini, pihaknya kemudian bersama Desa Adat Sesetan mengambil langkah penataan serta pengerukan Tukad Rangda dan pesisir Pantai Pemelisan. ‘’Sekarang kalau air surut seperti saat ini, kedalamannya mencapai dua setengah meter dan saudara-saudara kami di Sidakarya sudah tidak kebanjiran lagi,’’ ujarnya. Selain itu untuk menjaga kelestarian lingkungan alam sekitar sebagai hutan bakau, pihaknya telah menanam berbagai tanaman. ‘’Kami tata sendiri dengan biaya sendiri,

PAW Wijaya Mulai Dibahas Mangupura (Bali Post) –

Kasus hukum yang menjerat anggota DPRD Badung I Made Wijaya mulai disikapi jajaran wakil rakyat di DPRD Kabupaten Badung. Kabarnya, Partai Gerindra telah menyiapkan Pergantian Antar-Waktu (PAW) kadernya yang kini meringkuk di tahanan. Bahkan, Badan Kehormatan (BK) DPRD Badung telah memutuskan untuk memberhentikan salah satu anggotanya tersebut.

Wijaya alias Yonda, karena pertama yang bersangkutan diancam pidana dengan hukuman antara 5-15 tahun, kemudian dengan vonis satu tahun penjara. Kedua, karena dipenjara, Yonda sudah tidak bisa melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai anggota Dewan. Ketiga, induk partai yang bersangkutan juga sudah secara resmi mengusulkan PAW. Keempat, karena yang bersangkutan kena sanksi fisik penjara setahun dan diusulkan PAW, maka sesuai tata tertib (tatib) DPRD yang bersangkutan wajib diberhentikan. Namun, BK menegaskan bahwa kasus yang menjerat Yonda ini tidak ada kaitannya dengan kapasitasnya sebagai anggota dewan, namun murni karena melaksanakan tugas sebagai Bendesa Adat Tanjung Benoa. (kmb27)

Dikonfirmasi Rabu (7/3) kemarin, Sekretaris DPC Gerindra Badung I Nyoman Sentana membenarkan usulan PAW untuk Made Wijaya dari keanggotaan DPRD Badung. Surat usulan PAW sudah dibahas di parlemen Badung. ‘’Ya, sudah ada usulan (PAW - red). Kami sudah rapat dan mengambil sikap untuk melanjutkan PAW,’’ ujar Sentana yang juga Ketua BK DPRD Badung. Menurut Sentana, secara fisik maupun aturan PAW wajar dilakukan, karena yang bersangkutan berada di dalam penjara. Selain itu, induk partai juga mengusulkan per-

gantian. ‘’Anggota dewan bisa diganti apabila berhalangan tetap, meninggal dunia dan ditarik induk partainya. Ini sudah diatur dalam tatib dan dalam kasus Yonda (Wijaya - red) unsur itu terpenuhi,’’ tegasnya. Terkait pengganti, politisi asal Blahkiuh itu mengatakan Gerindra sudah mengusulkan Wayan Suweta. Namun, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU). ‘’Kami akan koordinasi dulu dengan KPU, karena yang tahu betul itu KPU. Namun, nama anggota pengganti su-

Mangupura (Bali Post) Makin meningkatnya jumlah penduduk di wilayah Kabupaten Badung, khususnya di Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan, ternyata tidak dibarengi dengan kesiapan mereka dalam hal tanggap terhadap bencana terutama kebakaran. Dari setiap kasus kebakaran yang terjadi, sebagian besar masyarakat mencari bantuan tim penyelamat kebakaran langsung ke pos pemadam kebakaran. Dengan kata lain, mereka tidak melakukan langkah penyelamatan awal sebelum api membesar. Menurut Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Badung I Wayan Wirya, S.E., M.Si., penyuluhan terkait langkah awal untuk pemadaman kebakaran perlu terus dilakukan. Seperti yang dilakukan, Rabu (7/3) kemarin, pihaknya menggelar penyuluhan pemadam kebakaran kepada siswa SMPN 3 Kuta Selatan. ‘’Kami memang menyasar kalangan siswa, dari jenjang PAUD, SD dan SMP se-Badung. Peningkatan kesiagaan terhadap bahaya kebakaran sangat penting diberikan kepada anak sekolah. Selain kepada anak-anak, penyuluhan secara otomatis juga diberikan kepada para guru dan orangtua siswa yang mengantar anaknya ke sekolah. Saat melakukan penyuluhan, tentu akan didengar juga oleh guru dan para orangtua yang

PENYULUHAN - Sejumlah siswa SMPN 3 Kuta Selatan diberikan penyuluhan pemadam kebakaran, Rabu (7/3) kemarin.

dah ada,’’ katanya. Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengakui usulan PAW telah dilakukan. Bahkan, pergantian untuk anggota DPRD Badung Made Wijaya sudah berproses. Sayangnya, kapan PAW akan dilaksanakan belum diputuskan. ‘’Kami memastikan proses PAW akan segera dilakukan apabila persyaratannya sudah terpenuhi. Karena sudah ada usulan dari induk partainya, jadi segera akan dilakukan,’’ tegasnya. Seperti diketahui, alasan BK menyetujui pergantian

Siswa Penting Dibekali Kesiagaan terhadap Bahaya Kebakaran

Bali Post/ist

mengantar anak-anaknya. Jadi, orangtua dan guru juga mengerti cara melakukan pemadaman api,’’ katanya. Dalam penyuluhan, kata Wirya, tim menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan karung. Supaya siswa senang dan makin tertarik dengan materi penyuluhan, mereka juga diajak naik mobil damkar dan berjalan keliling tanpa membunyikan sirine. Dikatakan, penyuluhan ini bertujuan agar anak-anak ketika melihat atau mendengar terjadi kebakaran tidak takut dan panik karena mereka sudah memiliki bekal cara menjinakkan api kalau terjadi

kebakaran kecil. ‘’Itu yang diajarkan oleh tim penyuluh di lapangan,’’ ujarnya. Menurut Wirya, kebakaran yang terjadi selama ini didominasi akibat korsleting listrik. Untuk mengatasi hal itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan PLN. ‘’Koordinasi yang kami lakukan adalah dalam upaya peyelamatan ketika terjadi kebakaran dengan cara segera memutus aliran listrik agar api tak menjalar luas,’’ tegasnya. Pada penyuluhan kemarin, siswa-siswa kelas IX SMPN 3 Kuta Selatan tersebut diberikan teori dan praktik pemadaman api awal secara tradis-

ional dengan menggunakan karung goni basah dan secara modern dengan menggunakan APAR. Dengan dibekali informasi yang cukup tentang pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran, para siswa diharapkan dapat menerapkan informasi yang mereka dapatkan, paling tidak untuk diri mereka sendiri dan selanjutnya untuk keluarga serta masyarakat. Mereka juga diminta agar secepatnya menghubungi Damkar Badung apabila di lingkungan mereka terjadi kebakaran, dengan menghubungi petugas di nomor 0361-411333. (kmb23)

Bupati Tanggapi Dingin Kasus Perbekel Pelaga Mangupura (Bali Post) Kasus Perbekel Pelaga I Gusti Lanang Umbara yang tersangkut masalah hukum dengan salah seorang dokter internship di RSUD Mangusada ditanggapi dingin oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Orang nomor satu di Gumi Keris ini hanya menyayangkan perilaku tersebut. ‘’Proses hukum kan berjalan. Sikap saya menyayangkan insiden itu terjadi. Cuma itu saja,’’ ujar Bupati Giri Prasta saat dikonfirmasi seusai sidang paripurna di Gedung DPRD Badung, Rabu (7/3) kemarin. Menurut Giri Prasta, kejadian yang menimpa oknum perangkat desa tersebut murni merupakan kasus pribadi. Pemerintah hanya akan melindungi ketika insiden terjadi pada saat menjalankan tugas. ‘’Itu

kan pribadinya. Kita harus memilah mana pribadi, mana kelembagaan, kedinasan. Besok kalau saya dengan keluarga ada masalah itu, masak Bupati Badungnya. Ya, Giri-nya sendiri. Kalau saya diperintahkan oleh Pak Presiden atas dasar sebagai bupati berangkat ke Jakarta, kalau terjadi insinden itu baru tugas pemerintah negara,’’ terangnya. Lantas bagaimana dengan tugas pokok perbekel yang terbengkalai? Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, hal itu akan ditangani sekretaris desa (sekdes). ‘’Kan ada sekdes penggantinya. Seperti saya, kan ada Plt. wakil bupati,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, berkas kasus pemukulan terhadap dokter internship di RSUD Mangusada, dr. Grace Juniaty, yang

dilakukan oleh tersangka Perbekel Pelaga I Gusti Lanang Umbara masih terus dilengkapi oleh jajaran Polres Badung. Tersangka Lanang Umbara saat ini tengah ditahan di Polres Badung hingga pemberkasan rampung dan dilimpahkan. Perbekel Pelaga tersebut ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Badung lantaran telah melakukan pemukulan terhadap dr. Grace Juniaty saat bertugas di RSUD Mangusada. Sejak ditetapkan sebagai tersangka, Lanang Umbara yang juga Ketua Forum Perbekel se-Kabupaten Badung yang sudah ditahan di Polres Badung disangkakan dengan Pasal 335 KUHP (ancaman hukuman paling lama satu tahun) atau Pasal 335 KUHP (ancaman hukuman dua tahun delapan bulan). (kmb27)

termasuk membangun bale piasan ini yang digunakan sebagai tempat banten bagi krama yang sedang melakukan upacara nganyut. Kami juga buatkan toilet. Tanami pohon beringin agar krama tidak ngangget don bingin ke jalan raya lagi,’’ sebutnya. Penataan ini juga dimaksudkan pihaknya guna menjadikan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata, selain tentunya tetap menjadikannya kawasan suci. ‘’Tujuannya agar warga kami terutama yang berpendidikan rendah bisa punya pekerjaan, baik sebagai nelayan atau penambat kapal. Juga adanya pemasukan ke kas desa adat, karena kebutuhan biaya terkait parahyangan cukup besar. Hampir Rp 2 miliar per tahun,’’ jelasnya. Namun, untuk merealisasi itu semua, pihaknya terkendala sejumlah kebijakan pemerintah. Salah satunya untuk membangun akses jalan, pihaknya memerlukan izin

menggunakan lahan Tahura yang berada di bawah Kementeria Kehutanan maupun Balai Sungai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. ‘’Kami sudah berulangkali berkoordinasi, namun sampai sekarang permasalahannya belum juga selesai. Yang di atas, orangnya baik-baik dan siap bantu. Tapi yang di bawah seperti mempersulit. Kok kami dipersulit. Padahal, kami tidak minta uang pemerintah,’’ sesalnya. Maka dari itu, pihaknya bersama sejumlah tokoh masyarakat setempat berharap agar Cagub Wayan Koster yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PPP, PKB dan PKPI bersedia membantu menyelesaikan permasalahan tersebut. ‘’Kami minta Pak Koster bisa membantu menyelesaikan permasalahan kami ini,’’ pintanya. Menyikapi aspirasi tersebut, Koster bersedia membantu menuntaskannya ketika sudah terpilih pada 27 Juni

2018 nanti. ‘’Saya yang pertama pasang badan kalau ada yang menghalangi. Apalagi, ini terkait menjaga kelestarian kawasan suci serta adat budaya Bali,’’ tegasnya. Koster melanjutkan, hal itu sesuai dengan konsep pembangunan Bali Koster-Ace yakni ‘’Nangun Sad Kertih Loka Bali’’. Ditegaskan, konsep ini bertujuan menjaga keseimbangan alam Bali, menjaga kelestarian adat, seni dan budayanya untuk kesejahteraan masyarakat Bali. “Nanti kita bantu kembangkan juga menjadi sebuah kawasan ekonomi terpadu pesisir pantai. Nanti bila perlu, saya undang Menteri Kelautan kemari,” katanya. Dengan begitu, kata Koster, kelestarian alamnya terjaga, juga kelestarian adat seni dan budaya Bali terus terawat dengan baik. “Selain itu juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. (kmb)

Bupati Giri Prasta Sampaikan LKPJ Tahun 2017 Tekankan Sembilan Prioritas Program

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta membacakan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung Tahun 2017 di Gedung DPRD Badung, Rabu (7/3) kemarin. Hadir dalam rapat paripurna itu Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata beserta dua wakilnya, I Nyoman Karyana dan I Made Sunarta. Demikian pula Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Badung serta Sekretaris DPRD Badung Nyoman Predangga beserta para anggota dewan. Dalam pidatonya, Bupati Giri Prasta menyampaikan, sesuai aturan pihaknya telah menyerahkan seluruh dokumen LKPJ Bupati Badung Tahun 2017 pada 1 Maret lalu berdasarkan surat Nomor 050/1243/Sekret/Bappeda. LKPJ tersebut sebagai gambaran implementasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) selama satu tahun yang bertema ‘’Memperkuat Kemandirian Daerah Melalui Inovasi dan Pengelolaan Potensi dalam Meningkatkan Daya Saing Daerah’’. Di dalam RKPD, ada sembilan prioritas pembangunan daerah, meliputi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, pendidikan, penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kesehatan, pembangunan ekonomi, penataan ruang dan lingkungan hidup, sarana dan prasaran wilayah, perumahan dan permukiman, ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, perlindungan sosial dan pengarustamaan gender serta pariwisata, pertanian dan kebudayaan. Terkait tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, Pemkab Badung telah melaksanakan berbagai pendidikan dan pelatihan serta kursus untuk meningkatkan kualitas SDM. Sedangkan di bidang pelayanan publik, salah satunya dilakukan pembinaan kepada 16 penyelenggara layanan publik di Kabupaten Badung. Termasuk melakukan survei kepuasan masyarakat dan pengembangan pelayanan berbasis online. Di bidang pendidikan, penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, Pemkab Badung mengalokasikan anggaran pendidikan

LKPJ - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung Tahun 2017 di Gedung DPRD Badung, Rabu (7/3) kemarin. mencapai 20,08 persen dari total belanja APBD. ‘’Juga dilaksanakan studi kelayakan pengembangan green house di Kabupaten Badung dengan capaian di atas 90 persen, pemasangan 183 CCTV dan pembangunan Badung Command Centre dan Badung Data Centre,’’ paparnya. Selanjutnya, di bidang kesehatan, Pemkab Badung menyelenggarakan layanan jaminan kesehatan Krama Badung Sehat (KBS), layanan kesehatan di rumah (home care) dan sebagainya. Di bidang ekonomi, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Badung mencapai 6,79 persen. Hal itu tak terlepas dari berbagai program yang dilaksanakan, seperti penciptaan iklim UMKM yang kondusif, mendorong kewirausahan dan pemberdayaan koperasi. Di bidang penataan ruang dan lingkungan hidup, Pemkab Badung melaksanakan 36 paket kegiatan, meliputi perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian ruang dengan alokasi dana Rp 40 miliar lebih. ‘’Salah satunya ada program pembangunan taman, penanganan sampah dan pengadaan bibit tanaman upakara ‘Taman Bumi Banten Giri Lestari’ di Desa Sulangai, Petang,’’ terangnya. Terkait sarana-prasarana wilayah, perumahan dan permukiman, Pemkab Badung melakukan pembangunan jalan dan jembatan, jalan lingkungan, penyediaan air bersih dan air limbah, perumahan untuk 625 RTS dan permukiman. Sementara terkait ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat,

Pemkab Badung menggandeng pihak terkait dalam program Sistem Pengamanan Terpadu (Sipamanpadu) dan patroli keamanan dan ketertiban umum. Juga diberdayakan Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam penanggulangan bencana. Di bidang perlindungan sosial dan pengarustamaan gender, Pemkab Badung melaksanakan program perlindungan dan layanan kepada penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Termasuk penyerahan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) berjumlah Rp 15 juta kepada 625 RTS. ‘’Sementara komitmen pengarustamaan gender membawa indeks pembangunan gender pada capaian 75,51 persen pada tahun 2017,’’ ujarnya. Terakhir, di bidang pariwisata, Pemkab Badung gencar memromosikan pariwisata hingga ke tingkat internasional. Di bidang pertanian, dilakukan subsidi benih, pembinaan petani, penguatan subak, optimalisasi ternak sapi Sobangan dan pemberdayaan nelayan. Sedangkan di bidang kebudayaan, Pemkab Badung mendorong optimalisasi peran lembaga adat serta sekaa tradisional. Termasuk renovasi pura, pelaksanaan event berskala internasional. Hal ini dikemas dalam program pengembangan nilai budaya dan pengelolaan kekayaan budaya. Dari program-program tersebut, adapun pendapatan daerah tahun 2017 mencapai Rp 4.937.606.912.412,09, belanja Rp 5.412.294.132.028,13 dan pembiayaan Rp 1.075.636.185.996,97. (ad0337)

Tahun 2017 bahwa 20 hari setelah persyaratan tersebut sampai di Pemprov Bali, sudah pasti akan mendapat nomor register atau ada persetujuan. ‘’Dapat dikatakan hampir 90 persen dipastikan kelurahan resmi menjadi desa per 20 Maret mendatang. Jadi, setidaknya tanggal 20 Maret kami sudah menunjuk penjabat kepala desa,’’ katanya optimis seraya berharap pihak kelurahan untuk menyiapkan segala perlengkapan termasuk lembaga-lembaga yang ada di desa. Sementara itu, Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra mengatakan, pihaknya telah melakukan tahapan-tahapan persiapan di lapangan melalui sosialisasi, memberikan edukasi kepada perbekel/lurah dalam rangka perubahan tersebut.

‘’Kami ada lima kelurahan di Kecamatan Mengwi, yakni Sading, Sempidi, Abianbase, Lukluk dan Kapal,’’ ujarnya. Jaya Saputra menjelaskan, pihaknya telah mempersiapkan aset dan administrasi yang penting seperti profil telah dikumpulkan. Termasuk, administrasi terkait kasus-kasus di masing-masing kelurahan. ‘’Sudah kami filekan dengan baik, sehingga proses transisi ini tidak memotong proses administrasi tersebut. Secara umum, administrasi dan personel kelima kelurahan ini sudah siap,’’ terangnya. Dengan perubahan kelurahan menjadi desa, kata Jaya Saputra, maka akan terbentuk otonomi desa. Di mana, peran kelembagaan seperti BPD sangat signifikan dan harus bersinergi. (kmb27)

20 Maret, Belasan Kelurahan Dipastikan Jadi Desa

Mangupura (Bali Post) – Perubahan status kelurahan menjadi desa di Kabupaten Badung, dipastikan akan terealisasi per 20 Maret mendatang. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Badung Gede Sridana mengatakan hal itu saat Sosialisasi Pemilihan Perbekel (Pilkel) di Kantor Camat Mengwi, Rabu (7/3) kemarin. Sesuai dengan tahapantahapan yang dilalui, kata Sridana, seluruh persyaratan untuk merubah status 16 kelurahan menjadi desa telah sampai di Pemprov Bali. ‘’Dapat dipastikan mulai tanggal 20 Maret mendatang, kelurahan sudah dapat dipersiapkan menjadi desa,’’ ujar Sridana. Menurut Sridana, sesuai dengan Permen Nomor 1


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran dan Mutu Lulusan

FH Unwar Gelar Pelatihan SCL

PELATIHAN - Prosesi pelatihan metode pembelajaran SCL di Fakultas Hukum Universitas Warmadewa, Rabu (7/3) kemarin. PULUHAN dosen Universitas Warmadewa (Unwar) mengikuti pelatihan metode pembelajaran Student Center Learning (SCL) dan input nilai mahasiswa secara online. Kegiatan ini diselenggarakan Fakultas Hukum (FH) Unwar di Ruang Sri Ksari Warmadewa Mendapa II FH Unwar, Rabu (7/3) kemarin. SCL dirangkaikan launching Open Journal System (OJS) Sociological Jurisprudence. FH Unwar menghadirkan Prof. Dr. I Nyoman Dantes, M.Pd. dan I Made Artawan, S.E., M.M. sebagai pembicara. Menurut Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H., metode SCL merupakan perintah dari kurikulum pendidikan tinggi. Ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran agar mutu lulusan khususnya FH Unwar lebih meningkat. Asesmen penilaian dosen terhadap karya-karya mahasiswa, baik tugas, kuis maupun ujian akhir dilakukan dengan sistem online,

sehingga secara administrasi tidak lagi merepotkan dan mahasiswa mendapatkan layanan lebih cepat melalui internet. Dikatakannya, yang paling penting adalah meningkatkan karya tulis dosen menjadi terpublikasi baik secara nasional maupun internasional. FH Unwar memiliki empat majalah yakni majalah internasional Sociological Jurisprudence, majalah nasional Kerta Wicaksana, Notariil dan Prasada. Ini merupakan media bagi dosen untuk menulis dan berbicara di tingkat nasional dan internasional. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. menerangkan, sejak 2016 Unwar telah mendeklarasikan pendidikannya berbasis kurikulum dasar kompetensi. Dalam proses pembelajaran konvensional, kompetensi kurang bisa didekati. Oleh karena itu, SCL sebagai salah satu sistem pembelajaran yang memfokuskan pada mahasiswa. Sebelumnya pendeka-

tan diri pada teacher base, namun sekarang arah menuju ke student base. Situasi pembelajaran yang mempunyai orientasi ke arah tersebut sangat banyak, sedangkan dosen belum mempunyai pengalaman yang memadai dalam melaksanakan SCL. Oleh karena itu, SCL digelar untuk memberikan wawasan dan latihan pada para dosen agar bisa menjalankan student base learning. Dengan harapan, kompetensi yang ingin diraih bisa didekati bahkan dicapai sebaik mungkin. Di dalam SCL, situasi pembelajarannya bervariasi, bukan hanya kuliah. Kuliah pun bisa student center, bersifat interaktif. Dengan sistem ini keahlian berkomunikasi, kemampuan berinteraksi dan berdiskusi serta skill psikomotorik mahasiswa dapat disentuh dan dapat ditingkatkan. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. mengharapkan lewat kegiatan ini Unwar menjadi terdepan dalam pemanfaatan sistem dan pola pembelajaran di universitas. Mahasiswa adalah orang dewasa, maka proses pembelajarannya pun harus sesuai dengan orang dewasa. Mahasiswa secara bersama-sama diajak dalam penyelesaian masalah mata kuliah yang diajarkan. Ini merupakan bagian dari strategi institusi dalam rangka mengubah pola pikir zaman old ke zaman now. Karenanya, para dosen harus melakukan penyegaran terhadap pembelajaran karena Unwar tengah menyongsong sistem pembelajaran jarak jauh serta telah menyiapkan semua sarana dan prasarananya. (ad0338)

Serangkaian HUT Ke-31

PPLP Dhyana Pura Gelar Pekan Kreativitas Mahasiswa

PKM – PPLP Dhyana Pura menggelar PKM serangkaian HUT ke-31. Tampak seorang peserta lomba menunjukkan hasil karyanya. DALAM rangka menyambut HUT ke-31, Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) Dhyana Pura menggelar kegiatan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM). PKM diisi seminar dari ICA bekerja sama dengan Aroma dan lomba kompetensi perhotelan yang diadakan 5-7 Maret 2018. Lomba kompetensi perhotelan meliputi bidang tata boga, tata hidangan, tata graha dan front office. Lomba kompetensi bidang tata boga meliputi cooking contest dan lomba fruit carving. Lomba kompetensi bidang tata hidangan terdiri atas flair bartender dan lomba table set up. Kompetensi bidang tata graha meliputi lomba making bed dan towel folding. Sementara kompetensi bidang front office adalah speech contest. Lomba dilaksanakan selama dua hari yaitu Selasa (6/3) dan Rabu (7/3) kemarin. Pada hari pertama, peserta lomba berasal dari SMK se-Kabupaten Badung, Tabanan

dan Kota Denpasar, sedangkan pada hari kedua lomba diikuti mahasiswa PPLP Dhyana Pura. SMK yang mengikuti lomba di antaranya SMK Triatma Jaya Tabanan, SMK Pariwisata Mengwitani, SMK Seni Ukir Tangeb, SMK Wira Harapan, SMK Harapan Denpasar, SMKN 5 Denpasar dan SMKN 4 Denpasar. Peserta lomba dari PPLP Dhyana Pura berjumlah 220 orang dari semua program studi (prodi). Kegiatan PKM ini dibuka Direktur PPLP Dhyana Pura Gilbert Nainggolan, S.S., M.M. Sebagai penanggung jawab adalah Wakil Direktur Bidang Akademik Dr. Gusti Ngurah Joko Adinegara, S.E., M.A. dan selaku Ketua Panitia Pelaksana Rai Lilyk Dwi Astuti, S.S. Direktur PPLP Dhyana Pura Gilbert Nainggolan menyampaikan, melalui kegiatan ini pihaknya menyediakan wadah bagi siswa untuk menuangkan ide dan kreasi serta keterampilan yang dimiliki. Acara ini sebagai sarana untuk berkompetisi di antara peserta didik. Saat ini PPLP Dhyana Pura sudah mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2018/2019 dengan tiga prodi pilihan. Program 1 tahun meliputi Kantor Depan/Front Office, Tata Graha/House Keeping, Tata Hidangan/F&B Service dan Tata Boga/ Food Production. Program 2 tahun terdiri atas Akomodasi Perhotelan, Tata Hidangan, Tata Boga dan Makanan dan Minuman/Food & Beverage. Program 3 tahun meliputi Manajemen Akomodasi Perhotelan dan Manajemen Food & Beverage. Siswa SMK dan SMA yang berprestasi di bidang akademik dan mendapatkan peringkat I–X di kelas, diberikan fasilitas bebas biaya pendaftaran dan bebas tes tulis. Sesuai moto ‘’Bridging a Better Future’’, PPLP Dhyana Pura memberi peluang dan kesempatan bagi generasi muda yang ingin meraih masa depan yang lebih gemilang untuk bisa training ke luar negeri seperti ke Malaysia. PPLP Dhyana Pura juga bekerja sama dengan agen untuk membantu penempatan lulusan yang ingin berkarier di kapal pesiar. Saat ini lima mahasiswa PPLP Dhyana Pura melaksanakan on the job training di Malaysia. Informasi mengenai PPLP Dhyana Pura dapat diperoleh melalui nomor hotline 081 236 141 141 (SMS, WA, BB dan line). (ad0344)

’’Media Gathering’’ Unwar

Media Punyai Peran Penting Dalam Pembangunan dan Kemajuan Pendidikan

MEDIA mempunyai peran yang sangat strategis dalam memajukan pembangunan di Indonesia. Selain sebagai kontrol sosial, media juga menjadi pengawal sekaligus pengkritik serta memberikan pencerahan informasi kepada masyarakat luas. Oleh karenanya, menjalin hubungan dengan media untuk memajukan suatu lembaga, terutama di dunia pendidikan tinggi, harus menjadi prioritas suatu lembaga. ‘’Kami di Universitas Warmadewa (Unwar) memandang sangat penting peran media, terutama dalam mempublikasikan segala bentuk kegiatan dan program, sehingga keberadaan kami semakin dikenal, tidak hanya di Bali dan Indonesia, tetapi juga internasional. Hal ini terbukti jumlah mahasiswa kami dari tahun ke tahun

terus meningkat, bahkan berasal dari 30 provinsi di Indonesia,’’ ungkap Wakil Rektor I Unwar Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. pada acara Media Gathering Unwar dengan media partner, Rabu (7/3) kemarin. Dikatakannya, negara maju sangat ditentukan oleh kualitas SDMnya. Untuk meningkatkan kualitas SDM, peran media sangat penting. ‘’Saya berharap kerja sama ini terus ditingkatkan dan dipupuk bersama, sehingga SDM di Warmadewa bisa meningkat dan berkualitas untuk pembangunan di Bali dan Indonesia,’’ tandasnya. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. menegaskan akan lebih memaksimalkan kerja sama dengan media dalam mendukung publikasi pro-

MEDIA GATHERING - Suasana Media Gathering Unwar yang dipimpin Kepala BAPPSIK Unwar dan dihadiri Rektor, Wakil Rektor I, II, III, Kabag Humas dan Protokol Unwar dan belasan media partner, Rabu (7/3) kemarin.

gram serta kegiatan akademik dan nonakademik Unwar. Pihaknya mempersilakan media mengkritik program Unwar, apabila tidak sesuai dengan program pemerintah dalam membangun dunia pendidikan dan peningkatan kualitas SDM. ‘’Asalkan kritik untuk mambangun kemajuan Unwar, sehingga kami semakin eksis dan ajeg ke depannya,’’ pungkasnya. Sementara itu, Kepala BAPPSIK Unwar I Made Artawan, S.E., M.M. mengatakan, di era Revolusi Industri Keempat (The Fourth Industrial Revolution) saat ini, kehidupan diwarnai kecerdasan buatan (artificial intelligence), era super komputer, rekayasa genetika, teknologi nano, mobil otomatis, inovasi dan perubahan yang terjadi dalam kecepatan eksponensial yang akan berdampak terhadap ekonomi, industri, pemerintahan, politik, bahkan membuka perdebatan atas definisi manusia. Era ini menegaskan dunia sebagai kampung global. Salah satu kata kunci untuk mengantisipasi Revolusi Industri 4.0 ini adalah perubahan. Menurutnya, Unwar sudah sejak dini melakukan perubahan terutama di bidang sistem informasi yang menetapkan SIM-T Unwar menjadi salah satu pangkalan data. Akses internet merupakan tulang punggung semua aktivitas baik proses pembelajaran maupun layanan administrasi kepada stakeholder. Oleh karenanya, Unwar telah mengambil kebijakan menaikkan bandwith dari 80 Mbps menjadi 150 Mbps per 1 Januari 2018 lalu. (bns1)

Kamis Paing, 8 Maret 2018

Program Pengabdian Masyarakat STPBI Latih Personel Satbrimob Berbahasa Inggris

BERBAGAI terobosan dilakukan Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bali. Mengingat peran anggota Satbrimob Polda Bali sangat penting dan diprioritaskan dalam pengamanan event skala internasional, tentu harus dibekali kemampuan berbahasa Inggris. Oleh karena itu, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STPBI menyelenggarakan pelatihan berbahasa Inggris di Mako Brimob Tohpati, Denpasar Timur. Pelatihan diikuti 43 personel Brimob selama tiga bulan mulai Rabu (7/3) kemarin. Tema yang diusung yaitu ‘’Pelatihan Bahasa Inggris untuk Meningkatkan Kompetensi Satbrimob Polda Bali dalam Mendukung Pariwisata Internasional’’. Kegiatan dihadiri Pembantu Ketua IV STPBI Drs. I Nyoman Urbanus, M.Si., CHT., CHA., Kepala P3M STPBI diwakili Made Trisna Semara, dosen Bahasa Inggris STPBI, Dansat Brimob diwakili Kasubbagrenmin Kompol I Nyoman Rana, S.H. serta beberapa perwira lainnya. Ketua Panitia Ni Luh Supartini, S.Pd., M.Pd. mengatakan, pelatihan ini dilakukan sebagai salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Ini merupakan program yang dirancang guna meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris anggota Satbrimob Polda Bali. Diharapkan dapat menunjang kelancaran komunikasi personel Brimob serta membuka peluang meningkatkan kemampuan pribadi. ‘’Dasar dilaksanakan kegiatan ini yaitu program kerja P3M STPBI tahun 2017/2018. Tujuannya menin-

PELATIHAN - P3M STPBI menyelenggarakan pelatihan berbahasa Inggris untuk Satbrimob Polda Bali di Mako Brimob Tohpati, Denpasar Timur. gkatkan kemampuan berkomunikasi personel Brimob dalam melaksanakan tugas, terutama saat pengamanan konferensi internasional. Selain itu, meningkatkan peluang anggota Satbrimob Polda Bali untuk memperoleh kesempatan training lanjutan di luar negeri terutama dalam misi perdamaian PBB,’’ ungkapnya. Sebagai fasilitator 17 dosen Bahasa Inggris, Pariwisata dan Budaya STPBI. ‘’Pelatihan akan berlangsung sampai 9 Mei 2018 atau 16 kali pertemuan. Kami dari dosen Bahasa Inggris memberikan pelatihan pada anggota Brimob berkaitan dengan tugasnya akan mengamankan konferensi internasional selama tahun 2018,’’ tegas Supartini. Pembantu Ketua IV STPBI I Nyoman Urbanus mengungkapkan, tujuan utama kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris personel Brimob Polda Bali. ‘’Saya kira hal yang bagus karena kita berada di dunia internasional. Apalagi Bali adalah parwisata inter-

nasional dan sering menjadi tempat event internasional. Oleh karena itu, segi pengamanan dan sebagainya berkaitan dengan tugas Brimob, saya rasa sangat perlu meningkatkan kemampuan berkomunikasi mereka menggunakan bahasa Inggris,’’ ujarnya. Dikatakannya, keamanan adalah salah satu hal dominan dalam perhelatan kegiatan internasional dan personel Brimob memegang peran sangat penting. Diharapkan setelah pelatihan ini, anggota Brimob mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris lebih baik dan profesional. Kasubbagrenmin Kompol I Nyoman Rana menyampaikan terima kasih kepada STPBI. Pelatihan ini akan menambah skill, kemampuan dan menambah wawasan anggotanya. Dengan demikian, apabila ada panggilan dari Mabes Polri untuk misi perdamaian PBB contohnya ke Sudan, anggotanya siap terutama soal kemampuan berbahasa Inggris. (ad0339)

Rektor Unud Buka Pergelaran Kesenian Tiongkok Masuk Kampus Sampaikan Sejarah Kang Ching Wei

PERGELARAN - Rektor Unud Prof. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) didampingi Konsulat Jenderal Tiongkok membuka pergelaran Kesenian Tiongkok Masuk Kampus, di Kampus Unud, Rabu (7/3) kemarin. REKTOR Universitas Udayana (Unud) Prof. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K), Rabu (7/3) kemarin membuka pergelaran Kesenian Tiongkok Masuk Kampus di lantai empat Gedung Agrokompleks Kampus Unud, Jalan PB Sudirman, Denpasar. Dalam acara yang dihadiri Konsulat Jenderal Republik Cina (Tiongkok) tersebut, Rektor Unud menyampaikan sejarah perkawinan Raja Bali Kuno Sri Aji Jaya Pangus dengan putri asal Tiongkok bernama Kang Ching Wei. Kisah perkawinan mereka juga diabadikan dalam bentuk kesenian Barong Landung,

tarian Baris Cina dan pemakaian uang kepeng Cina dalam kehidupan tradisional Hindu Bali. Prof. Raka Sudewi sangat mengapresiasi kesenian Tiongkok Masuk Kampus Unud sekaligus digunakan memperingati 1.000 tahun hubungan diplomatik kebudayaan Cina-Bali. ‘’Melalui pergelaran ini, hubungan dialog lewat media kesenian akan semakin mempererat jembatan persahabatan antara masyarakat Tiongkok dan Indonesia,’’ jelasnya. Untuk merealisasikan kerja sama di segala aspek itu, Juli 2017 sudah dilakukan MoU antara Unud dan

tiga pihak yakni Pusat Bahasa Mandarin Universitas Hasanudin, Fakultas Pariwisata serta UPT Pendidikan dan Pelayanan Bahasa Unud. Menurut Rektor Unud, Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia sangat terpengaruh dengan pola kerja sama budaya semacam ini. Apalagi wisatawan Tiongkok cukup mendominasi di Bali dan terjadi peningkatan kunjungan setiap tahun. Peningkatan secara signifikan terjadi mulai 2008 sebanyak 129.212 wisatawan meningkat menjadi 310.904 wisatawan pada 2012. Selama periode 2008-2015, rata-rata pertumbuhan kunjungan 35,2% per tahun. Bahkan tahun 2014, wisatawan Tiongkok menduduki posisi kedua dengan jumlah 586.300 orang. Ranking pertama ditempati Australia dengan jumlah kunjungan 991.923 wisatawan. Konsulat Jenderal Tiongkok di Denpasar mengatakan, pergelaran budaya Kesenian Tiongkok Masuk Kampus akan mempererat hubungan kedua negara, termasuk di dunia pendidikan dan melalui pertukaran seni budaya Tiongkok-Indonesia. Pihak Tiongkok membawakan sejumlah seni dan tari seperti paduan suara Men Sha Guai, tari Kelompok Suku Miao (tari memanggil naga), tari Kutub dan tari Pa Man. Sementara Bali menyuguhkan tari Telek, Jauk Manis, Oleg Tamulilingan, Margapati dan seni lainnya. (ad0340)

Senator RI Gelar RDP Terkait Pelayanan Catatan Sipil

Staf Discapil dan Kantor Desa Tak Berhak Tanyakan Asal-Usul Pergantian Gelar KOMITE III DPD-RI Bidang Kesra Utusan Provinsi Bali menyelenggarakan acara Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pelayanan Dinas Catatan Sipil (Discapil) di wilayah Provinsi Bali. Hal ini terekam saat Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menggelar pertemuan di Kantor Gubernur Bali dengan jajaran Dinas Kependudukan dan Capil se-Bali. Hadir Drs. I Wayan Sudana, M.Si. (Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Bali), Bodhi Giri Ratana (Pembimas Agama Buddha Kemenag Bali), Kadiscapil se-Bali serta masyarakat yang menyampaikan aspirasi. Masalah dibahas oleh Senator Arya Wedakarna di antaranya pelayanan e-KTP, nomenklatur Buddha di kolom KTP, tindak lanjut keputusan MK terkait dibolehkannya penghayat kepercayaan mencantumkan kolom agama lokal di KTP, kesulitan warga mendaftarkan nama baru (gelar) di sejumlah wilayah di Bali serta program KB. ‘’Kadiscapil Bali melaporkan saat ini 94 persen pelayanan e-KTP sudah terlaksana. Semoga sebelum Pemilu 2019, urusan e-KTP telah lancar. Jangan sampai ada masyarakat yang terlewati. Saya baru mendapat laporan dari beberapa kabupaten bahwa masih ada kendala di lapangan terkait fasilitas internet. Belum lagi alat yang digunakan belum ter-update. Saya salut petugas Discapil melayani masyarakat pada hari Sabtu/Minggu dan staf di dinas harus lembur karena internet yang digunakan baru mendapatkan sinyal kuat saat sore

PIMPIN RAPAT - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III memimpin rapat Komite III Bali terkait Catatan Sipil dan Kesra di Kantor Gubernur Bali. hari,’’ ungkap Shri Arya Wedakarna. Terkait permintaan pelayanan perubahan nama dan gelar khususnya gelar kebangsawanan yang kerap terkendala, ia minta staf Discapil memberikan pelayanan. ‘’Secara aturan harus dibedakan antara warga yang mengganti nama setelah memiliki akta kelahiran dan anak yang baru lahir dengan menggunakan nama baru yang diberikan orangtuanya. Contohnya ada bayi yang orangtuanya bernama Nyoman tapi anaknya berganti Pregusti. Ada juga warga yang awalnya Si berubah jadi I atau Ni. Atau gelar bangsawan Anak Agung menjadi Cokorda. Jika bayi baru lahir, selama berkas dari desa sudah beres maka Discapil bertugas mencatat saja. Tidak bisa bertanya karena melanggar hak seseorang dan bermasalah hukum. Lain halnya jika seseorang yang sudah memiliki akta, KK, ijazah tapi di tengah jalan berganti nama,

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

tentu diperlukan keputusan pengadilan dan diproses sesuai prosedur di sistem (SIAK),’’ papar Shri Arya Wedakarna. Soal nomenklatur agama Buddha di kolom KTP, pihak DPD-RI menyarankan kepada Walubi dan Pembimas Buddha di Kemenag Bali untuk meminta pengurus pusat mengirimkan surat ke Kemendagri. ‘’Berdasarkan penjelasan Dinas, ketika seseorang mengisi form, maka yang muncul adalah nomenklatur Buddha (tanda dobel d). Sebaiknya Walubi dan Pembimas Buddha di Kementerian Agama menindaklanjuti hal ini ke pusat,’’ ujarnya. Gusti Wedakarna juga mendukung Kemendagri segera membuat aturan terkait pencantuman penghayat kepercayaan dalam kolom agama di KTP. Sementara soal KB, pihaknya tetap mendukung KB Bali yakni Save Nyoman Ketut dengan sistem KB 4 Anak. (ad0343)


daerah

Kamis Paing, 8 Maret 2018

5

Wakajati Bali Promosi Jabatan Denpasar (Bali Post) Wakil Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Bali Ida Bagus Wiswantanu mendapatkan promosi jabatan. Ia dipercaya oleh Korps Adhyaksa menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara. Penggantinya adalah Yudi Handono. Sejumlah pejabat penting juga dimutasi. Termasuk pejabat di lembaga baru yakni di Kejaksaan Negeri Badung yang sudah dijabat oleh Sunarko. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Sawahlunto. Kajati Bali Dr. Jaya Kesuma saat acara pelantikan, Rabu (7/3) kemarin, mengatakan mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Adhyaksa Bali dilakukan untuk penyegaran struktur organisasi dan promosi karier. Selain Wakajati dan Kajari Badung, juga dimutasi Asisten Tindak Pidana Umum, Asisten Bidang Pembinaan, Kajari Jembrana dan dan Asisten Pengawasan. (kmb37)

Terkait Imbauan Pemutusan Internet Saat Nyepi

Masyarakat Harus Siap Mental jika Disetujui

Bangli (Bali Post) Imbauan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali kepada provider penyedia jasa seluler agar mematikan jaringan internet di Bali saat perayaan Nyepi pada Sabtu (17/3) mendatang mulai pukul 06.00 Wita sampai Minggu (18/3) pukul 06.00 Wita, dinilai positif oleh Ketua PHDI Bangli I Nyoman Sukra. Dengan dimatikannya jaringan internet, maka masyarakat Hindu dapat melaksanakan catur brata panyepian dengan khusyuk. ‘’Seharusnya imbauan ini tidak diperdepatkan. Itu baru sebatas usulan, bisa disetujui atau bisa tidak oleh Kemenkominfo. Jika disetujui, masyarakat harus siap mental menerimanya. Kemenkominfo tidak akan membuat keputusan yang dapat merugikan banyak pihak,’’ ucapnya, Rabu (7/3) kemarin. Menurut Sukra, dimatikannya internet di Bali saat Nyepi sangat positif. Masyarakat tidak dapat mengakses youtube, facebook atau yang lain saat Nyepi. Dengan begitu, umat Hindu bisa lebih fokus mengikuti catur brata panyepian. ‘’Itu kan hanya untuk internet di HP. Kalau internet yang berkaitan dengan masalah keamanan, kesehatan dan kebencanaan dan lainnya tetap berjalan seperti biasa. Berkomunikasi lewat telepon juga masih bisa,’’ jelasnya. Jika imbauan itu disetujui oleh Kemenkominfo, pihaknya bakal melakukan sosialisasi ke masyarakat. Sosialisasi dilaksanakan melalui bendesa adat, perbekel dan kadus masing-masing. PHDI Bangli telah minta bantuan pemkab melalui Dinas Kesbangpol untuk menyosialisasikan kesepakan yang dibuat. Langkah ini dilakukan mengingat PHDI Bangli tidak memiliki anggaran untuk konsumsi kalau mengundang perbekel dan kadus. ‘’Kami sudah minta Pemkab Bangli untuk memfasilitasi. Tapi sampai sekarang ini belum ada tindak lanjut, padahal Nyepi sudah semakin dekat,’’ ujar Sukra. (kmb41)

Bali Post/kmb40

BAGI BROSUR - Petugas Satlantas Polres Bangli membagi-bagikan brosur dan stiker kepada pengendara lalu lintas, Rabu (7/3) kemarin.

Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas

Satlantas Bagikan Brosur dan Stiker ke Pengendara Bangli (Bali Post) -

Berbagai upaya terus dilakukan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangli untuk meningkatkan kedisplinan masyarakat dalam berkendara di jalan raya. Selain melakukan upaya penindakan, Satlantas Polres Bangli juga melaksanakan upaya pencegahan (preventif). Seperti yang dilakukan Rabu (7/3) kemarin, upaya pencegahan dilakukan dengan membagikan brosur dan stiker kepada pengendara serta memasang spanduk imbauan di tempat umum. Kegiatan bagi-bagi brosur dan stiker kepada pengendara dilaksanakan di beberapa titik di kota Bangli. Salah satunya di Jalan Brigjen Ngurah Rai tepatnya di traffic light simpang tiga depan Kantor DPRD Bangli. Brosur yang dibagi-

kan oleh petugas Satlantas yang tergabung dalam Sub Satgas Preventif berisikan tata cara berlalu lintas yang baik dan benar di jalan raya sesuai UU No.22 Tahun 2009. Aksi bagi-bagi brosur dan stiker tersebut mendapat perhatian dari

pengendara roda dua dan roda empat. Kasat Lantas Polres Bangli AKP I Dewa Gede Ariana mengatakan, pembagian brosur dan stiker merupakan bagian dari kegiatan Operasi Keselamatan Agung 2018. Diharapkan melalui Operasi

Diduga Korupsi APBDes

I Nyoman Sukra

Bali Post/kmb41

Festival Bau Nyale

Daya Tarik Baru Mandalika

Lombok Tengah (Bali Post) – Festival Pesona Bau Nyale 2018 di Pantai Seger, Desa Kuta, Kabupaten Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dinilai menjadi daya tarik baru bagi wisatawan untuk berkunjung ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. “Kami selaku pengelola kawasan sangat berterima kasih karena adanya event ini menjadi magnet daya tarik wisata untuk bisa datang ke Mandalika,” ucap Kepala General Affair ITDC I Gusti Lanang Bratasuta di Pantai Seger, Kuta, Lombok Tengah, Rabu (7/3) kemarin. Menurutnya, pelaksanaan Festival Bau Nyale (menangkap cacing laut) sejalan dengan pembangunan di kawasan Mandalika yang nantinya diharapkan bisa mendatangkan banyak wisatawan. Untuk itu, ke depan pihaknya berharap selain Bau Nyale, ada event lain yang dipusatkan di Mandalika, sehingga wisatawan akan lebih banyak datang menikmati keindahan yang ada di Mandalika. Selain Bau Nyale, pihaknya juga tengah mempersiapkan Mandalika sebagai lokasi penyelenggaraan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) yang berlangsung Mei 2018 dan pertemuan Annual Meeting IMF-World Bank pada Oktober mendatang. Berkaitan dengan hal itu, ITDC terus melakukan pembenahan untuk menata kawasan, terutama pembangunan infrastruktur dan diupayakan seluruh pengerjaannya bisa tuntas pada Maret ini. Pembukaan puncak Pesona Bau Nyale 2018 dilaksanakan Selasa (6/3) malam dan berakhir dengan menangkap nyale (cacing laut), Rabu (7/3) dini hari hingga pagi. Pembukaan dihadiri Staf Ahli Menpar Bidang Multikultural Esthy Reko Astuti, Sekda NTB Rosiady Sayuti, Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Mohammad Faozal dan Plt. Bupati Lombok Tengah H. Fathul Bahri. Ribuan masyarakat dan wisatawan membanjiri Festival Pesona Bau Nyale 2018. Esthy Reko Astuti mengungkapkan, Kemenpar menetapkan empat event yang menjadi prioritas nasional yakni Festival Bau Nyale, Festival Lombok Sumbawa, Festival Tambora dan Festival Moyo. Festival Bau Nyale sebagai pembuka 2018. (ant)

Bali Post/ant

CARI NYALE - Ribuan warga memadati pesisir pantai untuk mencari nyale (cacing laut) di Pantai Seger Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Desa Kuta, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB.

Keselamatan Agung ini dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya. Selain itu, melalui Operasi Keselamatan Agung ini diharapkan dapat meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta menurunkan tingkat fatalitas korban lakalantas. ‘’Melalui kegiatan ini juga kami harapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,’’ ujarnya. Dalam Operasi Keselamatan Agung, pihaknya

lebih mengedepankan upaya preemtif dan preventif. Untuk itu, Satlantas Polres Bangli memasang spanduk, menyebarkan brosur dan melakukan sosialisasi ke sekolahsekolah, ke komunitas muda dan tempat keramaian lainnya. ‘’Kami tetap imbangi dengan penegakan hukum terhadap sasaran prioritas seperti pelanggaran kelengkapan kendaraan dan pribadi, surat-surat serta pengendara yang melawan arus,’’ imbuh perwira asal Karangasem tersebut. (kmb40)

Pameran Food, Hotel & Tourism Bali

Ketua Forkom Perbekel Cetak Rekor Partisipasi Internasional di Tengah Dituntut 1,5 Tahun Denpasar (Bali Post) Ketua Forum Komunikasi (Forkom) Perbekel/ Kepala Desa yang sekaligus Perbekel Dencarik, Banjar, Buleleng, terdakwa I Made Suteja, dituntut selama satu tahun enam bulan (1,5 tahun) penjara dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Selasa (6/3). JPU I Gede Agus Suraharta yang diwakili Gusti Widana menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan subsider. Terdakwa melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 ayat 1 huruf a dan b, ayat 2 dan ayat 3 UU Tipikor No.31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No.20 Tahun 2001 tentang tipikor, jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. Selain hukuman kurungan fisik selama 1,5 tahun, jaksa juga menuntut supaya terdakwa membayar denda Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan. Selain itu, membebank-

an terdakwa Suteja membayar uang pengganti Rp 149.570.551 sebagai perhitungan kerugian keuangan negara. Apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti paling lama satu bulan sesudah putusan pengadilan dan mempunyai kekuatan hukum tetap, harta bendanya dapat disita oleh jaksa. ‘’Dalam hal jika terdakwa tidak mempunyai harta benda yang cukup untuk dilelang, diganti dengan pidana penjara selama sembilan bulan,’’ ujar JPU Gusti Widana. Masih dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Angeliky Andajani Day bersama Esthar Oktavi, JPU dari Kejari Buleleng sebelum membacakan kesimpulan dalam surat tuntutannya juga mempertimbangkan sejumlah hal. Pertimbangan yang memberatkan, perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah yang sedang gencar memberantas korupsi. Terdakwa berbelit-belit dalam memberikan keterangan, tidak

mengakui perbuatannya dan sebagai Ketua Forkom Perbekel Buleleng tidak memberikan contoh yang benar dalam tata kelola keuangan desa. Sementara yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum dan merupakan tulang punggung keluarga. Sebelumnya, dalam surat dakwaan dijelaskan terdakwa Suteja diduga mengkorupsi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (ABPDes) Desa Dencarik pada tahun 2015 dan 2016 lalu. Dana yang diselewengkan besarnya Rp 149 juta. Angka ini berdasarkan akumulasi dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan Drs. Made Suteja selaku Perbekel Dencarik. Rinciannya, uang dari sebagian penerimaan pendapatan desa yang tidak dipertanggungjawabkan dalam APBDes Rp 105.805.000 dan uang selisih pertanggungjawaban belanja desa setelah setoran pajak Rp 42.125.551. (kmb37)

Kembangkan Tiga Kawasan

NTB Minta Dukungan Pusat Mataram (Bali Post) – Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH Muhammad Zainul Majdi meminta dukungan pemerintah pusat untuk mengembangkan tiga kawasan strategis di daerah NTB. Tiga kawasan potensial itu adalah KEK Mandalika, kawasan Samota d a n Glo b a l H ub B a nd a r Kayangan. Hal itu disampaikan Zainul Majdi di hadapan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro dalam Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Tahun 2018 Regional II di Mataram, Selasa (6/3). Menurutnya, ketiga ka-

wasan tersebut tidak bisa diselesaikan sendiri oleh daerah, namun diperlukan koordinasi dan regulasi dari pemerintah pusat. Demikian juga dukungan pendanaan dan segala yang diperlukan dalam pembangunan agar kawasan yang potensial itu bisa berhasil dikembangkan pada masamasa yang akan datang. “Kami koordinasikan dengan pusat soal program strategis. Yang sudah masuk Alhamdulillah. Yang tidak masuk kami carikan skema lain, seperti Global Hub, kami diminta berikan kesempatan pusat untuk menghimpun investor dan mencari skema lain dalam membiayai pembangunan,” katanya. Menanggapi hal itu,

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menyarankan kepada pemerintah daerah untuk tidak terlalu bergantung pada dana APBN dan APBD dalam mendanai proyek infrastruktur. Dari tiga yang diusulkan Pemerintah Provinsi NTB, hanya Mandalika yang telah masuk menjadi program prioritas nasional. “Untuk Global Hub, kita menyarankan lebih kepada skema melalui badan usaha tidak melalui pemerintah. Jadi, tidak lagi tergantung APBN dan APBD. Kendati demikian, pemerintah tetap akan membantu pemerintah daerah,’’ tegasnya. (ant)

Peningkatan Pariwisata

PAMERAN Food, Hotel & Tourism Bali 2018 (FHT Bali 2018) kembali digelar 1–3 Maret 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center. Menempati 11.203 sqm, pameran dagang terbesar di Indonesia Timur ini diikuti 709 perusahaan dari 39 negara/wilayah. Selain itu, FHT Bali 2018 menjadi tuan rumah bagi beberapa ajang kompetisi skala internasional seperti Indonesia Coffee Events (ICE), ajang kompetisi bergengsi barista seluruh Indonesia yang nantinya berhak maju pada kejuaraan World Barista Championship (WBC). Kompetisi lainnya yang turut hadir yaitu Salon Culinaire 2018 dan Bali Sommelier 2018. Pameran FHT Bali 2018 yang berlangsung dua tahun sekali ini mengalami peningkatan pengunjung internasional. Tercatat pada pendaftaran awal angkanya meningkat 20% dibanding FHT Bali sebelumnya. Pada kuartal pertama tahun 2017, Indonesia mencatat kenaikan pengunjung asing hampir 20% dari tahun sebelumnya dibandingkan tiga negara tetangga yaitu Singapura, Malaysia dan Thailand pada periode yang sama menurut Badan Pusat Statistik (BPS). Pesona Pulau Dewata dengan kebudayaannya dan banyaknya tempat hiburan menjadi daya tarik tersendiri. Ini terbukti dengan meningkatkan jumlah turis yang datang ke Bali pada tahun 2017 mencapai 5,67 juta atau sekitar 42% meningkat dari tahun sebelumnya. (sumber: Pemerintah Provinsi Bali). Industri makanan, minuman, perhotelan hingga pariwisata di Indonesia saat ini sangat difokuskan dari segi mutu dan kualitasnya. ‘’Pertumbuhan sampai kuartal tiga sebesar 9.46% (YoY), jauh di atas pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kami optimistis industri makanan dan minuman tahun ini bisa tumbuh di atas 8,4% persen pada 2018,’’ kata Adhi S. Lukman, Ketua Asosiasi Industri Makanan dan Minuman Indonesia. Pameran Food, Hotel & Tourism Bali 2018 yang sudah berlangsung untuk ke-11 kalinya ini, dapat dijadikan platform bagi perkembangan industri makanan, hotel dan pariwisata baik domestik maupun internasional untuk memenuhi kebutuhan perkembangan dan selera pasar para pelaku bisnis. Pameran FHT Bali selalu dinanti setiap dua tahun sekali dan terus berkualitas dalam menampilkan jutaan produk dan servis, mulai dari makanan, minuman, peralatan dapur, hotel hingga restoran. ‘’Ada banyak alasan mengapa Food, Hotel & Tourism Bali sangat kuat dan selalu dinanti,’’ ujar Project Director Pamerindo Indonesia Wiwiek Roberto. Salah satu alasan yang diungkapkan adalah semakin banyak dan bertambahnya perusahaan yang mendaftar untuk memamerkan produknya setiap FHTBali diselenggarakan. Sebab, mereka mengetahui bahwa pameran ini merupakan lokasi yang tepat dijadikan ajang pertemuan para profesional di industi terkait yang bahkan datang dari beberapa wilayah di Indonesia seperti Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara hingga Nusa Tenggara Barat. ‘’Kami menjadikan Food, Hotel & Tourism Bali sebagai pilihan bagi para profesional di industri ini untuk menemukan perjalanan dan pengalaman yang berkesan,’’ tambah Wiwiek. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi website http://fhtbali.com. Pendaftaran di tempat pada Kamis–Jumat pukul 10.00– 18.00 dan Sabtu pukul 10.00–17.00. (bns2)


OPINI

6

Kamis Paing, 8 Maret 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Bali Tak Perlu Kuasai Semua Sektor SUDAH banyak event berskala nasional maupun internasional yang digelar di Bali. Baik itu perhelatan budaya, ekonomi, politik, olahraga, keamanan dan sebagainya. Khusus untuk olahraga, sudah banyak pula digelar namun untuk beberapa cabang saja. Misalnya, maraton, surfing, seri balap sepeda dan sebagainya. Kalau bicara soal olahraga, Bali pun tidak kekurangan daya tarik. Buktinya sederetan event itu yang sudah digelar. Mau apa lagi di dunia sepak bola? Kalau maunya menjadi tuan rumah untuk gelaran olahraga berskala seperti Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, Asian Games atau bahkan Olimpiade tentu banyak hal yang mesti diperhitungkan. Contoh paling kasatmata adalah venue atau arena cabang olahraga. Sudahkah Bali memiliki hal ini. Cabang olahraga apa saja? Ini menyangkut kesiapan. Jangan dulu muluk-muluk, kita bicara PON saja dulu. Kalau bicara yang lebih tinggi daripada itu, terus terang saja, cuma mimpi. Masalahnya, kita mesti perlu biaya yang sangat besar untuk pembangunan infrastruktur. Bagaimana kalau PON? Bisa saja tetapi apakah kita mampu? Secara manajemen tentu akan ada panitia awal yang melibatkan pusat dan tentu saja daerah. Kolaborasi ini akan menyita perhatian, waktu, tenaga, dan juga finansial. Apakah kita mampu? Kalau mampu, bagaimana nanti dampaknya terhadap Bali itu sendiri? Adakah yang bisa dipetik atau dimanfaatkan dari perhelatan itu? Selain memang kemampuan sebagai host atau tuan rumah tentu mesti ada manfaat-manfaat lain yang mesti diperoleh. Secara ekonomi serta non-ekonomi yakni bagaimana menggiatkan budaya keolahragaan di pulau ini. Kalau bicara soal tuan rumah olahraga, memang banyak yang menginginkannya. Akan tetapi, banyak juga yang enggan karena melihat potensi serta kemampuan diri sendiri. Keuntungan secara prestise memang jelas. Ada kebanggaan tersendiri mampu menjadi tuan rumah sebuah event besar. Terus bagaimana kelanjutannya? Kelanjutan venue yang sudah terbangun, kelanjutan asrama atlet yang sudah ada, serta fasilitas-fasilitas lainnya? Tampaknya, Bali tidak perlu kemaruk menjajal semua bagian yang ada. Tidak semua mesti diadakan di Bali. Artinya, kalau menjadi tuan rumah tunggal, ini sangat berat. Kalau mau ditanggung renteng, menjadi tuan rumah bersama, katakanlah Jawa Timur, Bali, serta NTB, mungkin bisa dilakukan. Di antara ketiga itu, perlu direposisi cabang olahraga mana saja yang bisa dan mampu dilakukan. Berbagai daerah menurut kemampuan serta objektivitas keolahragaan itu sendiri. Menjadi tuan rumah bersama, mengapa tidak? Kalau sendiri, sungguh berat. Bali tidak perlu ‘’menguasai’’ segala lini yang ada. Cukup beberapa event olahraga yang sudah digelar dan mungkin dilakukan di sini. Balap sepeda sudah oke. Surfing dan layar juga sudah beberapa kali. Olahraga yang ada kaitannya dengan pantai juga sudah digelar. Apalagi membangun venue baru itu biayanya sangat besar. Saat ini, untuk sepak bola sudah memiliki Bali United yang senantiasa menyesaki karkasnya di Stadion Dipta. Kalau sesekali mengadakan pertandingan eksebishi atau jago kapuk yang memainkan mantan bintang dunia boleh saja. Sekaligus ada kombinasi olahraga dan pelesiran. Ada baiknya jangan semua ajang dicoba tanpa mengukur diri dulu. Seperti pariwisata, sebenarnya Bali sudah cocok dengan pariwisata budaya. Itu saja sudah khas. Tidak usah tambah-tambahi lagi dengan harapan semua ada di Bali. Jadinya, kita akan repot mengaturnya. Ada banyak benturan yang tidak mampu kita atasi dan anntinya berbuah musibah. Maunya untung, tahu-tahunya malah buntung. Kita mestinya berpikir secara holistik untuk tetap bisa menjaga Bali.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Mestinya Calon Tawarkan Ide Kreatif Belakangan ini, simakrama para calon gubernur sering diisi dengan kebulatan tekad dan tawaran program kandidat. Yang dominan terdengar sebatas revitalisasai pasar tradisional dan penguatan budaya. Namun, bentuk riil dari tawaran program ini tak begitu jelas bagi saya sebagai rakyat. Saya justru berharap calon menawarkan keberanian untuk membatasi toko berjaringan yang selama ini telah merambah pedesaan. Kalau hanya revitalisasi pasar tradisional tentu itu pekerjaan tak begitu sulit karena pemerintah pusat juga melakukan hal yang sama. Idealnya, calon menawarkan solusi bagaimana pemberdayaan pedagang tradisional lokal. Selama ini, mereka terus tersisih akibat makin kuatnya serbuan toko modern. Bahkan, toko-toko masyarakat lokal nyaris tutup karena kalah bersaing. Artinya, solusi penguatan ekonomi harus jelas, bukan sebatas revitalisasi. Kalau nanti revitalisasi dilakukan, namun yang masuk para pemilik modal tetap saja krama Bali akan tersisih. Ide kreatif lainnya tentu harus juga menyangkut penyelamatan tata ruang seiring makin padatnya penduduk Bali. Pembangunan kawasan permukiman tentu akan membutuhkan ruang. Lalu apa langkah pemimpin Bali untuk menjaga tata ruang sementara penduduk Bali harus tetap bisa hidup nyaman dan layak di rumahnya. Tanpa pendekatan yang jelas dalam hal ini, maka Bali akan terkaplingkapling sehingga ruang hijau makin sempit. Dalam hal ini, apa yang akan dilakukan pejabat atau gubernur ke depan. Lalu soal transportasi, bagaimana solusinya? Apa cukup dengan terus membangun jalan baru tanpa ada pengendalian kepemilikan kendaraan. Apa cukup menaikan pajak kendaraan sehingga masyarakat enggan beli mobil. Saya melihat sektor transportasi Bali juga memerlukan ide kreatif dalam mencari solusinya. I Putu Wirana Gianyar, Bali

Sisi Penting Berlangsungnya PON di Bali Ada wacana yang mengungkap keinginan Bali dan Nusa Tenggara Barat sebagai penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2024. Wacana ini penting diperhatikan mengingat ajang olahraga kini menjadi satu simbol penting untuk perkembangan daerah. Palembang karena keberhasilannya menyelenggarakan PON beberapa tahun yang lalu, membuat daerah ini menjadi lebih terkenal, pembangunan daerahnya lebih terangsang dan mempunyai lapangan olahraga lebih lengkap.

D

alam hal Palembang, kedekatan daerah ini dengan Jakarta juga memberikan kelebihan. Setiap ada ajang olahraga internasional, misalnya nanti Asian Games, Palembang disertakan sebagai pendukung Jakarta sebagai penyelenggara. Soal nama besar dan terkenal, mungkin terhadap Bali, itu tidak terlalu diperlukan karena dengan pariwisatanya sudah dikenal dunia. Akan tetapi, ada satu hal penting lain yang mesti diperhatikan bagi perkembangan dan inovasi kehidupan sosial di Bali. Inovasi kehidupan sosial di sini dapat dikatakan sebagai sebuah alternatif lain untuk melaksanakan kehidupan sehari-hari. Ada banyak bagian dalam kehidupan sosial tersebut, termasuk juga perdagangan dan kerja kreatif lainnya. Hingga saat ini, kehidupan sosial di Bali selalu dikait-kaitkan dengan basis kebudayaan kreatif yang dihasilkan masyarakat, terutama pada bidang kesenian. Kebudayaan kreatif sebagai penunjang kehidupan masyarakat Bali itu juga ditopang oleh lingkungan alamnya yang indah. Maka, pariwisata menjadi sumber kehidupan masyarakat Bali sejak dekade

Oleh I Nyoman Sulaba yang lalu, terutama sejak dekade tujuh puluhan. Kehidupan seperti ini sudah menjadi mindset, pola pikir masyarakat sehingga begitu sadar akan pekerjaan setelah tumbuh dewasa, akan terpikir bagaimana mampu bekerja di bidang pariwisata. Padahal, efek samping pariwisata itu sangat besar. Kehidupan boros, menyusutnya tanah pertanian, premanisme, termasuk juga tatoisme dapat ditarik dari garis pariwisata ini. Orang Bali menjadi terlalu manja karena pada masa lalu, hanya dengan mengantar turis saja, sudah mampu menjadi orang kaya. Pola seperti inilah yang kemudian menjadi rebutan oleh siapa pun, termasuk mendorong munculnya migrasi penduduk ke Bali. Kini, pada milenium baru ini, pekerjaan mengantar turis menjadi rebutan dan tidak mempunyai prospek seperti dua atau tiga dekade yang lalu. Pada konteks itulah, pentingnya ada pilihan kreatif lain untuk menjalani kehidupan sosial. Bahwa untuk membiayai hidup seharihari itu tidak harus melulu digantungkan kepada sektor pariwisata saja. Dunia olahraga memberikan inspirasi untuk menggerakkan ekonomi kreatif lain. Salah satu pertimbangan

menghidupkan kompetisi sepak bola tanah air adalah untuk mengembangkan ekonomi kreatif yang berbasis kerakyatan. Dari sini pula, pemerintah daerah mempertimbangkan untuk membiayai sebuah tim perserikatan dengan menggunakan biaya APBD. Jadi, secara sederhana, pemerintah daerah tidak akan kesulitan merancang aktivitas baru atau mendorong masyarakatnya untuk membuat kreativitas usaha karena dengan satu atau dua pertandingan reguler saja, akan mampu mengundang sekian banyak pedagang di pinggir stadion dan di daerah-daerah yang dilewati suporter sehingga penghasilan dapat meningkat. Harus diakui, tukang parkir pun dapat hidup dari kondisi ini (asal bukan parkir preman). Berlangsungnya liga Indonesia, kini liga 1 dan juga Piala Presiden, tidak lain juga merupakan upaya untuk memunculkan ekonomi kreatif tersebut. Kini, dalam setiap pertandingan sepak bola, pemerintah selalu berupaya menghitung jumlah pedagang yang buka lapak. Ratusan pedagang akan membuka lapak mulai dari dagang sate, kostum klub, pernik, warung, minuman dan sebagainya. Ini merupakan

hal penting kalau dilihat dari sisi ekonomi. Ratusan pedagang akan mampu memberi kehidupan tiga kali lipat dari jumlah pedagangnya karena masing-masing stan akan minimal mengajak dua asisten. Belum lagi apabila dihitung dengan upaya pemasaran produk lain di luar pedagang makanan. Jumlah ini akan lebih membengkak jika dalam satu minggu tersaji dua atau tiga pertandingan sepak bola. PON memang bukan pertandingan reguler yang berlangsung mingguan. Akan tetapi, ia mampu memberikan inspirasi untuk mengembangkan lebih banyak cabang olahraga, bukan sekadar sepak bola. Memberikan kesempatan daerah untuk menyelenggarakan PON akan memberi kesempatan untuk merangsang tumbuh, berkembang dan populernya cabang olahraga lain. Bukan tidak mungkin akan lebih berkembang olahraga voli, basket, softball sampai ke desa-desa sehingga mampu merangsang untuk adanya kompetisi lokal. PON mempertandingan puluhan cabang olahraga, termasuk olahraga seni bela diri. Kompetisi cabang olahraga lain di luar sepak bola perlu diberikan rangsangan agar dapat hidup berkembang dan lebih populer. Selama ini, jelas hanya sepak bola yang mampu menyedot penonton sampai puluhan ribu. Setelah itu, basket dan voli, lalu bulu tangkis. Tetapi kompetisi reguler yang berlangsung konstan mungkin hanya sepak bola, voli, dan basket yang mampu menyedot penonton. Maka, cara yang lain adalah dengan memperkenalkan cabang yang lain untuk populer. Popularitas itu tidak hanya di kota tetapi juga sampai ke pedesaan.

Esensi Hari Nyepi dan Saraswati

Merupakan hari yang sangat istimewa ketika bertemunya dua hari raya besar agama Hindu yaitu hari raya Nyepi & Saraswati yang terjadi bersamaan pada tanggal 17 Maret tahun 2018 Masehi. Hal ini merupakan peristiwa yang sangat langka dan jarang terjadi. Pergantian siklus tahun Çaka bertepatan dengan pergantian siklus Pawukon yaitu pada hari raya Nyepi dan Saraswati secara bersamaan, diperkirakan hanya terjadi sekali dalam kurun waktu 100 tahun. Pergantian tahun Çaka merupakan pertemuan titik awal dengan titik akhir yaitu antara panglong ping 15 sasih Kasanga berganti ke pananggal apisan sasih Kadasa. Sedangakan pergantian siklus Pawukon terjadi pada hari terakhir Saniscara Umanis wuku Watugunung berganti ke hari pertama Radite Pahing wuku Sinta. Suatu pergantian siklus itu terjadi, ketika titik awal bertemu dengan titik akhir, di sanalah disebut dengan titik netral yaitu titik nol (0) atau dalam istilah Hindu disebut Sunia. Berbicara dengan titik nol kajiannya sangat luas sekali, menurut saya nilai filsafah kembali ke titik nol merupakan suatu pencapaian dari titik puncak atau titik kulminasi yang memiliki sifat destruktif manusia yaitu kembali ke titik awal setelah mencapai suatu titik akhir. Hal inilah menjadi suatu momentum untuk mulai mengosongkan diri (mulat sarira), mulai membuka lembaran baru dengan harapan baru untuk menuju kebaikan hidup yang lebih mulia dan sempurna. Hari raya Nyepi merupakan tahun barunya umat Hindu yaitu pergantian tahun Çaka, dalam hal ini Nyepi merupakan titik awal

Oleh I Made Yuda Asmara, S.Pd.H., M.Pd. dari mulainya lembaran baru di tahun Çaka. Selanjutnya, hari raya Saraswati merupakan hari terakhir dalam siklus Pawukon yaitu terjadi setiap 210 hari. Bertemunya hari raya Nyepi bersamaan dengan hari raya Saraswati merupakan pertemuan titik awal dengan titik akhir sehingga hari tersebut merupakan hari yang sangat istimewa atau dikenal dengan titik nol (0). Titik nol merupakan titik netral atau alam kekosongan yang disebut alam sunia disimbolkan dengan alam Tuhan (Ida Sang Hyang Widhi Wasa). Alam sunia di titik nol ini merupakan suatu titik terpenting dalam memanjatkatkan puja dan puji kepada Tuhan, karena pada waktu tersebut diyakini oleh umat Hindu merupakan suatu momentum yang sangat baik untuk memuja Tuhan (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) karena pada titik sunia inilah energi-energi atau vibrasi kekuatan Tuhan sangat deras dan kuat sehingga sangat baik dipakai untuk waktu sembahyang (meditasi). Nyepi dan Saraswati kali ini dirayakan bersamaan, yaitu sesuai Keputusan Pesamuan Sabha PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia) mengimbau bagi umat Hindu dalam merayakan bertepatnya hari raya Nyepi dan Saraswati pada tanggal 17 Maret 2018 dilaksanakan secara berkala yaitu hari Saraswati dilaksanakan paling lambat pukul 06.00 waktu setempat harus sudah selesai, selanjutnya dari pukul 06.00 atau mulai terbitnya matahari dilaksanakan perayaan hari raya Nyepi sampai

besoknya pukul 06.00 waktu setempat dengan melaksanakan catur brata panyepian-nya yaitu: amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak boleh bepergian), dan amati lelanguan (tidak boleh bersenang-senang). Sebelum hari raya Nyepi dilaksanakan, umat Hindu biasanya melaksanakan upacara Melasti dan upacara Tawur. Upacara Melasti bertujuan untuk melebur segala macam kekotoran (dasa mala) dan upacara tawur bertujuan menyucikan dan mengembalikan keseimbangan antara bhuana agung dan bhuana alit. Perayaan hari Saraswati menurut Lontar Sundarigama yaitu sebagai hari pemujaan terhadap turunnya anugerah ilmu pengetahuan berupa kumpulan sastra-sastra suci (candi pustaka) yang diupacarai sebagai suatu penghormatan kepada Sang Hyang Aji saraswati. Pelaksanaan upacara ini hendaknya dilakukan ketika matahari masih berada di timur (pagi – menjelang siang hari), kalau sudah lewat siang hari sesuai kutipan lontar Sundarigama ‘Sang Hyang Saraswati wus mankuteng suniata’ artinya beliau telah kembali ke alam sunia setelah siang hari. Jadi, perayaan hari Saraswati idealnya dirayakan sebelum tengah hari untuk menghormati beliau (Sang Hyang Aji Saraswati). Secara implisit diartikan masa yang paling baik menuntut ilmu adalah pada umur muda ketimbang mulai belajar pada umur senja akan sulit untuk menelaah suatu ilmu,

seperti perumpamaan rumput ilalang yang lebih tajam daun mudanya ketimbang daun yang sudah tua. Besoknya setelah hari Saraswati disebut ‘banyu pinaruh’ air pengetahuan yaitu umat Hindu harus menyucikan diri di tempat-tempat sumber mata air agar menjadi suci nirmala dan tentunya ilmu pengetahuan yang sudah diturunkan manjadi suci dan dapat bermanfaat bagi kehidupan ke depan. Esensi dari perayaan hari raya Nyepi dan Saraswati tersebut adalah kembali ke titik nol (sunia). Pada masa sunia ini manusia harus mulai dari awal lagi, mulai mengevaluasi diri, mulat sarira serta mengosongkan dan menyucikan kembali badan jasmani dan rohaninya untuk menapaki kembali kehidupan yang baru pada era yang baru demi kehidupan yang lebih bermanfaat. Sebab dalam Kakawin Arjuna Wiwaha disebutkan “Sasi wimba haneng gatha mesi banyu, ndan asing suci nirmala mesi wulan, iwa mangkana rakwa kiteng kadadin, ring sang angambeki yoga kiteng sakala” artinya, ibarat seperti melihat bayangan bulan di tempayan yang berisi air yang bersih, di dalam air yang tenang bayangan bulan akan terlihat utuh dan jelas. Sloka tersebut mengisyaratkan hanya pada manusia yang berkeadaan suci lahir batin, jujur, tenang, dan bijaksana yang mampu menemukan Tuhan bersemayam dalam dirinya yang berkesadaran (vidya). Melalui sunia (titik nol) inilah sebagai momentum awal melenyepkan kegelapan (avidya) dalam diri menuju ketenteraman hidup yang abadi (moksha).

Bagi Bali, berlangsungnya Pekan Olahraga Nasional ini sekaligus mampu merevitalisasi kompleks-kompleks olahraga yang kini terkesan kurang diperhatikan. Ada berbagai kompleks olahraga yang dulu megah kini terkesan dibiarkan begitu saja tidak terpelihara. Salah satu yang paling terkenal adalah Stadion Ngurah Rai di Denpasar. Stadion yang menjadi saksi berkembangnya pemain-pemain nasional asal Bali itu, kini terkesan tidak terpelihara. Meskipun ada wacana untuk memperbaiki tetapi hingga kini masih belum terwujud. Revitalisasi stadion-stadion ini akan mengingatkan pemerintah dan masyarakat bahwa sesungguhnya kompleks tersebut mampu membangkitkan berbagai sumber daya. Artinya, diawali oleh kebangkitan olahraga, kemudian mengikuti rangsangan untuk ekonomi kreatif jika olahraga itu mampu dipertandingkan secara reguler. Dari situlah nanti perkembangan olahraga ini memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa Bali tidak hanya pariwisata. Bali juga mampu memberikan cara hidup alternatif yang juga menjanjikan dibandingkan dengan pariwisata. Hal ini penting untuk masa depan masyarakat Bali agar tidak terkungkung dengan pariwisata saja. Pariwisata budaya banyak efek sampingnya yang negatif. Orang Bali harus belajar berani beraktivitas di luar pariwisata budaya. Bersedianya beberapa anggota masyarakat Bali yang menjual sate di pinggir stadion merupakan bentuk pembelajaran awal agar masyarakat tidak pilih-pilih pekerjaan. Semua pekerjaan adalah mulia.

POJOK Pilpres 2019, berpeluang terbentuk tiga poros koalisi. - Berpeluang juga calon tunggal. ***

Pemerintah pusat tolak pembangunan bandara di Buleleng. - Calo tanah pasti bingung. ***

Irvanto bersumpah tidak pernah memberi omnya uang. - Pastilah.

Penulis, guru SMA Negeri 1 Rendang

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Kamis Paing, 8 Maret 2018

Warga Cau Blayu Digegerkan Penemuan Bayi di Teras Kamar Tabanan (Bali Post) Kasus temuan bayi kembali muncul di wilayah Kabupaten Tabanan. Kali ini, bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di teras kamar warga Banjar Dinas Cau Belayu, Kecamatan Marga, Tabanan, Selasa (6/3). Informasi penemuan bayi sempat membuat geger warga setempat. Bayi tersebut kemudian dibawa ke BRSUD Tabanan untuk mendapatkan perawatan. Polisi mengaku telah mengantongi dugaan pelaku yakni mantan pacar penghuni kamar yang di depannya bayi diletakkan. Kapolsek Marga AKP I Nyoman Sudita saat dikonfirmasi mengatakan, bayi perempuan dengan berat badan 3 kilogram tersebut ditemukan pertama kali oleh Putu Alit Martawan (31) tepatnya di depan pintu kamar tidur. Dari hasil keterangan saksi, Selasa malam sekitar pukul 22.20 Wita, saksi sedang tidur-tiduran di kamar. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya tiga kali, namun tidak dihiraukan karena dikira candaan adiknya. Sekitar lima menit setelah pintu diketuk saksi hendak buang air. Ia pun kaget setelah membuka pintu melihat ada dua bungkusan baju kaus warna biru tua berisi bayi, dan bungkusan lagi satu tas kresek warna hitam berisi ari-ari. Karena takut, saksi pun member tahu keberadaan bayi pada bibinya, Ni Wayan Suastini (41). Pihak keluarga pun mengecek kebenarannya dan langsung melapor ke kepala dusun selanjutnya menghubungi Babhinkamtibmas dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Marga. Petugas yang datang ke lokasi penemuan bayi membawa bayi tersebut ke BRSUD Tabanan. Dirut BRSUD Tabanan dr. I Nyoman Susila didampingi Kepala bidang Pelayanan Medik dr. I Gede Sudiarta menjelaskan bayi tersebut diterima dokter jaga sekitar pukul 00.21 Wita. Bayi diterima dalam kondisi kedinginan dan harus dilakukan perawatan inkubator. Namun, hasil pemeriksaan keseluruhan, kondisi bayi sangat sehat dan stabil, dengan tangisan kencang. “Bayi ditemukan dalam kondisi kedinginan, saat ini masih di inkubator, namun kondisinya cukup sehat hanya kulit agak keriput kemungkinan lahir lewat dari 40 atau 41 minggu,” terang Susila saat dikonfirmasi Rabu (7/3) kemarin. Menurutnya, kemungkinan bayi lahir dengan normal, karena ari-ari bayi juga diletakkan bersebelahan yang dibungkus handuk dan diletakkan dalam kantong plastik berwarna hitam. “Bayi masih dalam perawatan karena baru Rabu dini hari diserahkan ke kami. Jika kondisinya sudah stabil, nanti akan kita serahkan pada pihak kepolisian sebagai yang menemukan pertama kali yang biasanya ditindaklanjuti dengan menyerahkan ke Dinas Sosial. Tugas kami hanya merawat bayi itu,” terangnya. Terkait siapa pelaku pembuang bayi tersebut, pihak kepolisian juga sudah mengantongi nama terduga pelaku dan sedang mencari keberadaannya. Titik terang oknum diduga pembuang bayi ini diketahui dari cerita dan riwayat perjalanan asmara pemilik kamar yang mengaku sebelumnya sempat menjalin asmara dengan seorang wanita. Hanya, jalinan asmara ini putus sekitar enam bulan silam. Bahkan setelah putus, sang mantan pacar pernah mengirimkan surat dan mengatakan jika dirinya tengah hamil. “Anggota masih melakukan penyelidikan dan cari keberadaannya,” ucap Kapolsek Marga, I Nyoman Sudita. (kmb28)

TRANS SERASI - Kadishub saat turun langsung mengecek layanan Trans Serasi. Ditemukan pramudi tidak kenakan seragam.

Tak Kenakan Seragam, Pramudi Trans Serasi Ditegur Tabanan (Bali Post) Penampilan pengemudi (pramudi) Trans Serasi merupakan etalase layanan publik. Pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan selaku operator telah menyediakan seragam bagi para pramudi Trans Serasi. Namun karena cuaca panas membuat rasa tidak nyaman pramudi Trans Serasi. Mereka pun kerap menanggalkan baju seragam berwarna biru muda dan menggantinya dengan kaus seadanya. Penampilan pramudi Trans Serasi ini pun ditegur Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan Agus Hartawiguna saat melakukan pengecekan layanan Trans Serasi, Rabu (7/3) kemarin. Tampak sejumlah pramudi bergegas memakai baju seragam. Bahkan dari mereka ada yang langsung double baju. “Saya ingin mereka tampil rapi, karena mereka inilah etalase layanan Trans Serasi. Kalau

masalah seragam dalam bentuk kaus agar nyaman saat bertugas kami siap upayakan,” terangnya. Hal ini pun yang kemudian mendorong Agus Hartawiguna berencana melakukan pengadaan seragam pramudi berbahan dasar kaus. Tidak hanya menyoroti masalah penampilan pramudi, sidak yang dilakukan juga untuk memastikan jaminan pelayanan yang diberikan oleh pramudi

kepada siswa selaku pengguna layananan. Apalagi selama dua hari kedepan, khususnya kelas 7 dan 8 libur, karena ada kegiatan pemantapan bagi kelas 9. “Tentunya akan ada penyesuaian waktu layanan, karena pemantapan kita lihat jadwalnya sampai jam berapa, termasuk siswa kelas tujuh dan delapan jika ada jadwal sekolah baik itu kerja bakti atau sebagainya, tetap kita layani,” jelasnya.

Terkait hal ini, koordinasi antara operator layanan dengan pihak sekolah juga ditekankannya harus berjalan baik. Misalnya saja terkait jadwal kegiatan sekolah dan perubahannya. Secara keseluruhan layanan Trans Serasi di Kabupaten Tabanan sudah melayani 48 trayek dengan 146 armada. Di wilayah Tabanan kota sebanyak 12 trayek dengan 80 armada. Di Kecamatan Kerambitan melayani SMPN 2 Kerambitan dengan 6 trayek dan 11 unit armada. Sedangkan dari tiga bus ukuran sedang bantuan Kementerian yang melayani trayek di SMPN 1, 2, dan 3 Tabanan sebanyak satu bus, sementara dua bus lainnya me-

layani SMPN 1 Kediri dengan trayek wilayah Abiantuwung hingga ke Tanah Bang. Pejabat asal Penebel ini berharap, keberadaan angkutan siswa ini nantinya bisa mengurangi angka kecelakaan yang melibatkan pelajar, karena keberangkatan dan kepulangan siswa bisa lebih diatur. Bahkan tahun ini, program Trans Serasi kembali mendapat anggaran Rp 10 miliar untuk layanan di tujuh kecamatan, dengan 48 trayek dan 146 armada. Tidak hanya itu, program Trans Serasi juga tengah berancang-ancang membuka trayek menyasar Kecamatan Selemadeg Timur yang saat ini sudah tahap uji coba. (kmb28)

Satpol PP Gelar Operasi Penertiban di Bedugul Diwarnai Aksi Kucing-kucingan

Bali Post/kmb28

TIPIRING - Sejumlah pelanggar yang terjaring operasi penertiban Satpol PP di kawasan Wisata Bedugul jelang sidang tipiring.

Tabanan (Bali Post) Meski kerap dilakukan pembinaan dan patroli oleh tim dari Satpol PP Kabupaten Tabanan, ternyata tidak menyurutkan niat sejumlah oknum pedagang kaki lima untuk tetap membandel berjualan di wilayah yang dilarang khususnya di wilayah objek wisata Bedugul. Dalam rangka menegakkan perda ketertiban umum, sekaligus memberikan efek jera bagi para pelanggar, Rabu (7/3) kemarin, petugas gabungan tim yustisi Pemkab Tabanan menggelar operasi penertiban di empat titik di wilayah Bedugul, Kecamatan Baturiti. Tidak hanya menyasar para pedagang kaki lima, penertiban juga menyasar warga yang tidak melengkapi diri dengan kartu identitas. Hasilnya, tiga puluh pelanggar berhasil terjaring, dan langsung sidang tipiring. Dalam kegiatan penertiban tersebut,

petugas juga sempat kucingkucingan dengan para pedagang yang membandel. Sejumlah pedagang yang lari membawa barang dagangannya ataupun yang memilih meninggalkan barang dagangannya begitu saja, tetap saja bisa dijaring petugas yang jumlahnya mencapai 40 orang terdiri atas Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Sabhara Polres Tabanan. “Dari 30 pelanggar, 11 pedagang kaki lima dan 19 administrasi kependudukan, langsung kita sidang tipiring,” ucap Kepala Satpol PP Kabupaten Tabanan I Wayan Sarba. Penertiban dilanjutkan penindakan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dari semua pihak agar menaati aturan untuk tidak berjualan di tempat yang memang dilarang. Karena dikhawatirkan mengganggu ketertiban umum,

keindahan objek wisata dan kenyamanan wisatawan, apalagi menyangkut bisnis pariwisata. Sementara itu, untuk penertiban administrasi kependudukan atau tidak membawa kartu identitas, petugas menjaring 19 orang pelanggar. Dominan para pelanggar setelah ditanya, mengaku lupa membawa. “Ada juga yang masih kartu lama, tetapi ada juga yang bilang sudah perekaman tetapi lupa bawa surat keterangan, macam-macam alasannya,” ucapnya. Menurutnya, kartu identitas diri sangat penting dibawa saat bepergian. Ini untuk mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bisa mudah diketahui identitasnya. “Penindakan dalam bentuk sidang tipiring ini pertama kali di tahun 2018, tentu saja kita akan menyasar wilayah lainnya tidak hanya di Kecamatan Baturiti,” ujarnya. (kmb28)


KARANGASEM

8

Kamis Paing, 8 Maret 2018

Internet Mati Saat Nyepi

Pasebaya Khawatir Mitigasi Bencana Terganggu Amlapura (Bali Post) -

Bali Post/kmb

Gunung Agung dari kejauhan nampak tenang

Kembali Diguncang Gempa, Sempat Timbulkan Kepanikan

Amlapura (Bali Post) Karangasem kembali diguncang gempa berkekuatan 3,4 SR, Rabu (7/3) kemarin. Gempa berpusat di dua kilometer arah timur laut Karangasem termasuk wilayah Kecamatan Kubu dengan kedalaman 10 kilometer. Getaran yang lumayan keras dirasakan di daerah lereng dan kaki Gunung Agung. Gempa terjadi pukul 10.37 Wita. Warga di kaki Gunung Agung terutama anak-anak sekolah sempat dibuat panik. Kepanikan salah satunya terjadi di SDN 2 Amerta Bhuana di Banjar Tihingan, Desa Amerta Bhuana, Kecamatan Selat. Saat gempa, semua siswa di sekolah tersebut seketika berhamburan keluar ruangan. Mereka berkumpul di halaman sekolah dan banyak siswa menangis karena ketakutan. ‘’Kejadiannya sesaat setelah pemberian vaksin JE kepada semua siswa,’’ ungkap salah seorang guru setempat, I Ketut Marta. Marta mengatakan sekolahnya punya 142 siswa plus enam siswa pengungsi dari Banjar Bukit Galah, Desa Sebudi, Kecamatan Selat. Saat gempa, semua siswa diarahkan berkumpul di halaman sekolah. ‘’Ada juga yang gemetaran, tapi setelah kita beri pemahaman suasana kembali normal. Lima belas menit setelah gempa, semua siswa kembali masuk kelas,’’ terangnya. Kondisi serupa juga terjadi di SDN 2 Jungutan, di Banjar Kubu Pangi, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem. Gempa membuat semua siswa berhamburan keluar ruang kelas. Pihak sekolah kemudian memulangkan seluruh siswa dengan alasan keamanan. ‘’Siswa dipulangkan karena sekolahnya bangunan tua. Kami takut ada gempa susulan membuat atapnya roboh,’’ kata Kepala Wilayah Banjar Kubu Pangi I Nyoman Sudirman. Meski guncangan cukup keras terutama di daerah dekat Gunung Agung, secara umum kondisi Karangasem kondusif. Di Banjar Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Selat, gempa disambut bunyi kentongan warga. Setiap rumah punya kentongan bambu, biasanya dibunyikan jika ada gempa atau bahaya lainnya. Sementara itu, terkait aktivitas Gunung Agung, selama 12 jam terhitung sejak pukul 06.00 terjadi sedikitnya tiga kali embusan. Secara visual, aktivitas vulkanik terpantau dari asal yang keluar dari kawah. Dalam laporan Magma Var disebutkan, seismograf mencatat amplitudo gempa 25 mm, S-P : 7,5 detik, durasi 150 detik, skala II MMI. Kekuatan gempa tersebut lebih rendah dari gempa serupa pada Sabtu (3/3) lalu. Namun, gempa kali ini sempat menimbulkan kepanikan di beberapa tempat. ‘’Gempa diawali suara SSR (sinyal kontrol Gunung Agung) yang meliuk hebat. Setelah beberapa saat terjadi guncangan gempa,’’ ungkap I Komang Eka Semara Putra (43), operator radio posko relawan Pasebaya Gunung Agung di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat. (kmb)

Telepon Penting

Seruan bersama mematikan internet saat Nyepi kian jadi pro-kontra. Pasebaya Lingkar Gunung Agung sebagai lembaga yang dipercaya memantau aktivitas Gunung Agung, juga bereaksi terhadap seruan ini. Ketua Pasebaya Lingkar Gunung Agung I Gede Pawana yang dihubungi, Rabu (7/3) kemarin, mengatakan akan menanyakan langsung maksud dari seruan ini kepada lembaga terkait. Jika yang dimaksud seruan bersama tersebut agar internet mati total, menurutnya, jelas ini akan mengganggu upaya mitigasi bencana erupsi Gunung Agung yang dipantau selama 24 jam penuh berbasis online. Pawana mengaku saat ini tidak berada dalam posisi setuju atau tidak setuju dengan seruan ini. Dia ingin mencari tahu detail seruan tersebut lebih dulu dan menanyakan langsung kepada yang lembaga terkait. Pada intinya, dia tak mau kerja relawan Pasebaya di lapangan terganggu. Sebab, dengan status Siaga (level III) Gunung Agung sekarang, tidak ada yang bisa menebak kapan Gunung Agung mau meletus. Tanggung jawab memberikan informasi yang benar dalam mengedukasi masyarakat, juga harus tetap mampu diemban dengan baik. “Seluruh informasi kami semuanya berbasis internet, lewat WA grup. Baik kepada pimpinan pusat maupun pihak luar negeri. Coba saya tanyakan dulu apa maksud seruan ini, sebelum Pasebaya Agung mengambil sikap,” tegas Pawana. Dia mengakui, selama ini kerja Pasebaya dalam mem-

Nugroho, yang dihubungi Rabu kemarin, juga mengatakan aktivitas mitigasi bencana tentu pasti terganggu, kalau internet mati total di Bali. Namun, meski ada seruan lembaga umat di Bali seperti itu kepada Kemenkominfo RI, kalau pun dipenuhi, dia yakin tentu tidak semua internet akan dimatikan. Instansi yang memerlukan internet untuk memantau bencana seperti BPBD, BMKG, PVMBG, Basarnas, Pasebaya dan lembaga terkait lainnya, tentu masih bisa mengakses internet. “Kewenangan semua itu tentu ada di Kemenkominfo. Tunggu saja. Pasti ada jalan terbaik,” katanya. Pasebaya Agung sendiri sebagai ujung tombak mitigasi bencana di lapangan, belum mendapat arahan lebih jauh dari BNPB. Seruan ini sifatnya juga edaran. Jadi, pihaknya juga tak dilibatkan dalam pembahasannya. Be-

I Gede Pawana rarti saat seruan ini dibahas dan diputuskan, berarti tidak mempertimbangkan aspek penanganan mitigasi bencana yang memerlukan informasi yang benar, untuk menghindari hoax yang bisa menjebak masyarakat. “Pos Pantau di

Bali Post/kmb31

Rendang memantau aktivitas Gunung Agung kan juga berbasis internet. Apakah jaringan pemantau dan jaringan edukasi warga ini juga akan dimatikan. Ini maksud saya yang harus diperjelas,” katanya. (kmb31)

Karya Ida Batara Turun Kabeh di Besakih

Diawali ’’Ngaturang Pamiyut’’, Puncak Karya 31 Maret

Jro Mangku Widiartha

Amlapura (Bali Post) Menjelang purnama Kadasa, Desa Besakih mulai mempersiapkan aedan Karya Tawur Tabuh Gentuh dan Ida Batara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih. Aedan karya diawali dengan ngaturang pamiyut, negtegang, ngunggahang sunari dan pangrajeg lan pangemit karya, Rabu (7/3) kemarin. Puncak Karya Ida Batara Turun Kabeh di Besakih ini direncanakan dilaksanakan Saniscara Kliwon Landep pada 31 Maret nanti bertepatan dengan Purnama Kadasa bertepatan pula dengan Tumpek Landep. Bendesa Besakih Jro Mangku Widiartha, Rabu kemarin, mengatakan,ngaturang pami-

yut mengawali aedan Karya Ida Batara Turun Kabeh tahun ini. Berbekal surat dari PHDI Bali yang menyatakan bahwa pelaksanaan ritual dan persembahyangan umat di Besakih sudah dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya, pihaknya tak ada keraguan lagi untuk melaksanakan ritual ini. Dalam surat PHDI Bali disebutkan Gunung Agung masih berstatus Siaga, tetapi radius berbahaya hanya empat kilometer. Sementara Pura Agung Besakih berada di radius 6,9 km. Para pemangku dan warga Besakih juga dinyatakan sudah pulang ke rumah masingmasing. PHDI Bali sekaligus mencabut surat sebelumnya,

tentang imbauan pelaksanaan upacara di Pura Agung Besakih. “Kegiatan umat di Besakih sudah berjalan seperti biasa,” katanya. Setelah pelaksanaan ngaturang pamiyut, panitia melaksanakan mapepada lan bumi sudha memben pada 15 Maret nanti. Dilanjutkan tawur tabuh gentuh sehari berikutnya dan panglemek tawur tabuh gentuh pada 19 Maret nanti. Sementara nuur tirta dan nedunang Ida Batara dilaksanakan pada 28 Maret nanti. Kemudian baru dilanjutkan dengan Melasti ke Tegal Suci pada 29 Maret. Melasti tahun ini dilaksanakan ke Tegal Suci, sebab Toya Sah tempat melasti

biasanya, saat ini porak-poranda akibat banjir lahar dingin akibat erupsi Gunung Agung. Sehari sebelum puncak karya pada 31 Maret nanti, dilaksanakan mapepada pagi hari sekitar pukul 09.00 Wita. Setelah puncak karya, baru pelaksanaan panganyar secara bergiliran oleh masing-masing kabupaten dan kota di Bali. “Kami berharap umat Hindu pedek tangkil selama Ida Batara nyejer nanti. Kita doakan bersama agar alam ini tenang dan dijauhkan dari bencana,” katanya. Rencananya, Karya Ida Batara Turun Kabeh ini baru masineb pada Saniscara Umanis Tolu, 21 April nanti. (kmb31)

Vegetasi Tanaman Gunung Agung Rusak

kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu Polsek Sidemen Polsek Bebandem Polsek Candidasa Polsek KP3 Padangbai Radio Suara Widya Besakih (SWIB) Koperasi Krama Bali Cab. Karangsem PMI PDAM0 PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD RSUD SMAN 1 Amlapura SMAN 2 Amlapura

berikan perkembangan informasi aktivitas Gunung Agung kepada masyarakat sangat tergantung dari internet. Komunikasi awal memang mengunakan HT (Handy Talky). Tetapi ini terbatas di tingkat relawan 28 desa terdampak. Hasil pantauan para relawan, diteruskan kepada seluruh pihak terkait, beberapa pihak di luar negeri dan masyarakat luas di setiap WA grup maupun medsos lainnya. Tidak hanya itu, CCTV Pemantauan Gunung Agung di beberapa titik di Karangasem, juga dipantau berbasis online. Sehingga, kalau memang nanti internet bakal mati total, jelas sulit memantau aktivitas Gunung Agung. Demikian juga kerja SRR (Station Radio Relay). Aktivitas Gunung Agung terbaca dari alat SRR ini. Sementara kerja SRR juga sangat tergantung dengan internet. Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo

0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

21220 23222 21167 41768 23082 24187 23330 22988 21709 22110 41677 41388

0363

21791

0363 0363 363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

2710050 21789 21363 21711 22173 21135 21113 21011 21470 21152 21254

Kawanan Kera Serbu Kebun Warga Sogra dan Badeg Dukuh Amlapura (Bali Post) Derita para pengungsi asal dua banjar di Desa Sebudi, Kecamatan Selat yaitu Sogra dan Badeg Dukuh yang baru saja kembali ke desanya kini bertambah. Harapan dapat memanen hasil kebun yang masih tersisa sirna setelah kawanan kera merusak tanaman di kebun warga. Vegetasi tanaman di lereng Gunung Agung yang belum sepenuhnya pulih diduga menjadi penyebab serbuan kawanan kera tersebut.

Selain karena langkanya makanan akibat rusaknya vegetasi tanaman, ada dugaan kera turun karena terpancing oleh makanan yang dipasok relawan di daerah bawah di dekat permukiman penduduk sehingga monyet-monyet itu turun mencari makan. Kepala Wilayah (Kawil) Banjar Sogra, I Nyoman Muliarta (39), mengakui sekarang ini banyak kera liar di sekitar wilayah permukiman penduduk. Di Sogra sekarang ada puluhan kera padahal

sebelumnya tidak pernah seperti itu. Kehadiran mereka sangat mengganggu karena merusak tanaman warga. ‘’Pisang dan nangka dirusak semua,’’ katanya. Migrasi kawanan kera bukan hanya mengganggu tapi menyulitkan warga. Warga yang baru pulang mengungsi hanya bisa gigit jari karena harapan mendapatkan panen dari sisa-sia tanaman di kebun tidak terwujud. Kondisi serupa diakui Kawil Banjar Badeg Dukuh,

I Ketut Raja. Menurut dia, kawanan monyet sudah terlihat sejak beberapa minggu terakhir. Pihaknya menduga migrasi kawanan monyet itu bukan karena cuaca panas di daerah atas tapi karena kehabisan makanan. ‘’Mereka merusak tanaman warga. Bukan hanya pisang, tanaman lainnya juga,’’ ungkapnya. Migrasi kawanan kera penghuni Gunung Agung sejatinya sudah terjadi pasca-erupsi freatik besar November 2017

lalu. Kawanan monyet turun gunung karena vegetasi tanaman rusak terpapar abu vulkanik. Relawan Pasemetonan Jagabaya (Pasebaya) Gunung Agung sejatinya sudah mengantisipasi agar kawanan monyet tak turun terlalu jauh, caranya dengan memasok makanan jauh di atas permukiman penduduk. Beberapa kali relawan bahkan memasok makanan seperti pisang dan buah-buahan lain sampai di dekat radius berbahaya. (kmb)

KNPI Karangasem

Poros Pemberdayaan Generasi Muda Karangasem GENERASI muda kini semakin mudah terjebak pergaulan bebas. Salah satu penyebabnya adalah minimnya program pembinaan yang menyentuh langsung generasi muda. Situasi ini membuat keberadaan organisasi kepemudaan memiliki pekerjaan rumah (PR) besar untuk membentuk generasi muda yang berdaya saing. Induk organisasi kepemudaan seperti KNPI Karangasem sangat menyadari situasi ini. DPD KNPI Karangasem menghadapi situasi tersebut dengan pelaksanaan berbagai program yang menyentuh langsung generasi muda. Proaktifnya KNPI Karangasem telah mendapatkan pengakuan dari DPD KNPI Bali. Kepengurusan KNPI Karangasem dinilai sebagai organisasi paling aktif di Bali, sebagai poros pemberdayaan generasi muda Karangasem. Program yang dijalankan KNPI Karangasem sejalan dengan tujuan pemerintah daerah, khususnya dalam pembinaan generasi muda. Sejak kepengurusan baru periode 2016-2021 dibentuk dan dilantik pada 12 Agustus 2016, kiprah KNPI Karangasem sangat mewarnai perjalanan hidup generasi muda Karangasem.

“Kami pemuda Karangasem di bawah naungan DPD KNPI Karangasem sudah berkomitmen bangkit dan bersatu untuk ikut serta mewujudkan Karangasem yang cerdas, bersih, dan bermartabat,” kata Ketua KNPI Karangasem I Gusti Putu Parwata. Kiprah KNPI Karangasem sudah terealisasi di berbagai bidang. Mulai dari pembinaan seni dan budaya, melibatkan siswa di seluruh jenjang. Menggali potensi pariwisata Karangasem melalui ajang “Karangasem Photo Hunting and Competition” dan Karangasem Heritage Photo Hunting.

Mencari bibit penyanyi andal Karangasem melalui ajang pencarian bakat “Karangasem Magending”, hingga melahirkan jingle Karangasem The Spirit of Bali dan lagu lainnya dalam rangka memasyarakatkan seluruh potensi Karangasem kepada dunia. Tidak hanya itu, di bidang lingkungan, kepedulian diwujudkan dengan kegiatan rutin aksi bersih-bersih pantai dengan mengerahkan generasi muda Karangasem hingga aksi penanaman bibit pohon di berbagai tempat untuk mencegah bencana tanah longsor. Bahkan, dalam penanganan kemiskinan, KNPI Karangasem juga proaktif bergerak melaksanakan program tali kasih dengan berbagai kegiatan sosial seperti donor darah dan kegiatan amal yang hasilnya disumbangkan kepada warga miskin atau cacat fisik. Salah satu warga yang sempat dibantu adalah Kadek Astitiani, bocah asal Desa Bungaya yang kelopak matanya terus membesar.

Sekretaris KNPI Karangasem, Gusti Ngurah Setiawan, belum lama ini, menambahkan sudah saatnya pemuda Karangasem bangkit menyumbangkan ide dan gagasan untuk kemajuan bangsa pada umumnya dan Karangasem khususnya. Pemuda harus menjadi pelopor kemajuan daerah dengan berkreativitas yang bermanfaat pada pengembangan bakat dan kemampuan pemuda. “Pemuda harus aktif dan kreatif sehingga berprestasi untuk menata masa depan yang lebih baik. KNPI Karangasem sudah menjadi poros yang benar untuk tujuan itu,” imbuhnya. Selain berbagai kegiatan di atas, KNPI Karangasem juga berperan aktif saat Karangasem dilanda bencana erupsi Gunung Agung. Banyak hal yang sudah dilakukan KNPI Karangasem, sejak dampak status Awas Gunung Agung terjadi pada 22 September lalu, seperti menyalurkan dan mengoordinasikan kebutuhan logistik ke titik pengungsian

Bali Post/gik

BERSAMA - Pengurus KNPI Karangasem berfoto bersama Pimpinan Kelompok Media Bali Post di sela-sela kegiatan “Bali Post Goes to School” di SMAN 1 Rendang, belum lama ini. yang kekurangan logistik, memberikan hiburan kepada pengungsi, mengedukasi anak-anak untuk memulihkan mental mereka, membagikan masker dan snack hingga memberi pakan hewan peliharaan warga di zona rawan bencana yang terpaksa ditinggal warga karena harus mengungsi. Terakhir, KNPI Karangasem juga berpartisipasi dalam kegiatan Bali Post Goes to School yang dipusatkan di SMAN 1 Rendang, belum lama

ini, dalam upaya mempercepat proses pemulihan mental siswa yang sempat mengungsi. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengapresiasi kreativitas dan program KNPI Karangasem periode ini. KNPI sebagai poros pemberdayaan generasi muda Karangasem dinilai sudah mampu menjauhkan generasi muda Karangasem dari ancaman pergaulan bebas, seks bebas, maupun penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, ke-

tiga hal tersebut bisa merusak masa depan pemuda dan sudah menjadi musuh bersama. “Masa depan bangsa ini ada di tangan pemuda, maka jauhi pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba,” kata Bupati Mas Sumatri. KNPI Karangasem melalui Ketua I Gusti Putu Parwata dan pengurus lainnya sudah mampu memerankan organisasinya dalam mendukung program pemerintah dengan sangat baik. (gik)


GIANYAR

Kamis Paing, 8 Maret 2018

9

Terlambat Kerja, Tunjangan Kesejahteraan ASN Dipotong

A.A. Dalem Jagadhita

Sosialisasikan Regulasi Perlindungan TKI, Disnaker Gandeng Desa Gianyar (Bali Post) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gianyar terus mensosialisasikan Undangundang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Sosialisasi dinilai penting mengingat warga Gianyar yang bekerja di luar negeri jumlahnya cukup banyak yakni 997 orang. Guna mengefektifkan sosialisasi UU tersebut, Disnaker menggandeng pemerintah desa. Kepala Disnaker Gianyar A.A. Dalem Jagadhita, Rabu (7/3) kemarin, menerangkan UU No. 18/2017 mengatur tentang perlindungan pekerja migran Indonesia dari praktik perdagangan manusia termasuk perbudakan dan kerja paksa. UU ini juga untuk melindungi pekerja Indonesia agar tidak menjadi korban kekerasan, kesewenang-wenangan, kejahatan, serta perlakuan yang melanggar hak asasi manusia. Aturan ini dimaksudkan untuk melindungi warga negara Indonesia yang bermaksud bisa menambah penghasilan dengan bekerja di luar negeri. Jangan sampai mereka tidak mendapatkan perlindungan hanya gara-gara tidak melek aturan. Dijelaskannya, jumlah warga Gianyar yang terdata secara resmi bekerja di luar negeri 997 orang. Namun, dia pun tidak memungkiri, ada juga warga Gianyar yang berangkat secara ilegal sehingga jika terjadi suatu hal seperti kematian di tempat bekerja, pemerintah akan sulit untuk menanganinya. ‘’Untuk memantau yang ilegal ini kami sulit. Maka itu, kami terus mengimbau supaya warga yang ingin bekerja di luar negeri, melalui mekanisme yang benar,’’ pintanya. Jagadhita mengatakan, instrumen hukum ini harus disosialisasikan kepada masyarakat khususnya para pekerja migran beserta keluarga. Tujuannya agar mereka dapat mempersiapkan segala sesuatunya sejak dini sehingga nyaman saat bekerja di luar negeri. Guna menyosialisasikan UU tersebut, pihaknya menggandeng pemerintah desa. Jagadhita menyebutkan, Pemerintah desa merupakan ujung tombak pemerintah yang terdekat dengan masyarakat sehingga sosialisasi akan lebih efektif dan tepat sasaran. ‘’Desa yang tahu rencana warganya yang akan berangkat bekerja di luar negeri. Sehingga dari desa, regulasi ini sudah bisa dipahami oleh calon pekerja,’’ jelasnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Tunjangan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemkab Gianyar akan dipotong jika yang bersangkutan telat atau bolos kerja. Ketentuan ini diberlakukan mulai 1 Maret lalu atau setelah dioperasikannya mesin absensi sidik jari dan wajah di hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Seperti di kantor DPRD Kabupaten Gianyar, tersedia dua alat absensi dengan pemindai sidik jari dan wajah. Seluruh ASN dan THL di gedung wakil rakyat ini diwajibkan melakukan absensi pada pukul 07.30 wita dan pukul 15.00 wita. ‘’Sejak sepekan ini, absensi sudah berjalan untuk seluruh staf di gedung dewan,’’ kata Sekretaris DPRD Gianyar I Ketut Astawa Suyasa, Rabu (7/3) kemarin. Menurutnya, Peraturan Bupati (Perbup) Gianyar Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Berdasarkan Beban Kerja kepada PNS, mencantumkan sanksi bagi ASN yang terlambat melakukan absensi berupa pemotongan pada total tunjangan kesejahteraan yang diterima setiap bulan. ASN yang absen dengan surat izin akan dipotong 1,5 persen, sementara yang tanpa surat izin

akan dipotong sampai 3 persen. Keterlambatan ASN dalam melakukan absensi pun tidak mendapat kompromi. Mereka yang terlambat antara 1 hingga 30 menit akan dipotong 0,5 persen, terlambat 30 menit hingga 60 menit dipotong 1 persen, terlambat 60 menit hingga 90 menit dipotong 1,25 persen dan yang terlambat 90 menit lebih akan dipotong 1,5 persen. ‘’Untuk THL yang bertugas di sini juga diwajibkan melakukan absensi untuk melatih kedisiplinan. Bila tidak absen, akan dipotong gaji harian mereka,’’ ucapnya. Sementara untuk pegawai dalam tugas perjalanan dinas, tidak dikenakan potongan karena sudah terlampir surat tugas. Astawa menambahkan, untuk staf yang sakit sampai 14 hari juga tidak dikenakan pemotongan,

Bali Post/nik

ABSENSI - Salah seorang ASN memeragakan penggunaan mesin absensi sidik jari di kantor DPRD Gianyar, Rabu (7/3) kemarin. tentunya dengan melampirkan surat keterangan sakit. Namun, bila sampai absen pada hari ke-15 barulah diberikan pemotongan per hari itu. Dilanjutkannya, untuk rekapitulasi absensi, ditangani oleh petugas kepegawaian. Hasil tiap hari sudah tercatat secara otomatis sehingga tinggal direkapitulasi sebulan sekali. ‘’Sejak

Januari kemarin, memang ada beberapa yang izin, dan itu sudah tercatat,’’ katanya. Sementara itu, Sekda Gianyar I Made Wisnu Wijaya mengatakan, per 1 Maret 2018, seluruh OPD diwajibkan mulai memberlakukan absen dengan pemindai sidik jari dan wajah. Diakuinya, pada Januari dan Februari lalu, pihaknya

perspektif

Ingin Dirikan Museum Perak

KERAJINAN perak di Desa Celuk Kecamatan Sukawati sempat jaya di era 90-an. Kala itu, perhiasan perak karya perajin desa ini diekspor ke berbagai negara. Namun karena ketatnya persaingan, kerajinan perak di desa ini meredup. Terkait persoalan ini, calon Bupati Gianyar Made Mahayastra menyiapkan solusi untuk mengembalikan ke-

jayaan perak Celuk. Dia sangat berkeinginan menghidupkan kembali Desa Celuk terlebih sekarang warga setempat mulai menata diri salah satunya dengan mengadakan Celuk Jewellery Festival. ‘’Festival ini sudah kita support. Saat diadakan yang pertama dan kedua, kita datangkan tamu dari Kementerian Perdagangan,’’ kata mantan Wakil Bupati

Gianyar ini. Dijelaskannya, peninggalan baik berupa alat maupun hasil kerajinan di awal perintisan kerajinan Celuk yang usianya 100 tahun lebih, hingga kini masih tersimpan dengan baik. Dia pun berkeinginan mendirikan museum kerajinan perak di Desa Celuk. Dengan begitu, wisatawan bisa mengetahui perjalanan panjang kerajinan perak di desa ini.

SOLUSI untuk mengangkat kerajinan perak di Desa Celuk, bagi calon Wakil Bupati Gianyar Pande Istri Maharani Primadewi, yakni mendukung para perajin dalam hal pengadaan bahan baku dengan harga murah. Jika bahan baku bisa lebih murah, ongkos produksi bisa ditekan.

Topik : PERAK DESA CELUK Guna merealisasikannya, pihaknya sudah menyatukan program dengan calon Gubernur Bali I Wayan Koster. Program dimaksud berupa hibah lahan pemprov ke desa. Lahan provinsi bisa dimanfaatkan untuk pendirian museum. (kmb35)

Bantu Pengadaan Alat

Selain hal tersebut, politisi yang akrab disapa Gek Rani ini juga akan memperhatikan desain para perajin. Desain harus jadi tren pasar dunia. Namun yang paling penting justru pemanfaatan teknologi dalam memproduksi kerajinan. ‘’Kalau tenaga full secara manual, itu memakan biaya produksi tinggi,’’ jelasnya.

masih memberikan toleransi terhadap OPD yang menggunakan absensi manual. ‘’Sesuai kesepakatan semua OPD, agar pengadaan alat itu diprioritaskan. Tetapi karena saya belum sempat mengecek satu per satu, saya ingatkan lagi bulan ini sudah semua harus terpasang alatnya,’’ tegasnya. (kmb35)

Bila terpilih memimpin Gianyar, Gek Rani menegaskan, Kertha-Maha akan men-support pengadaan alat produksi bagi perajin. ‘’Dibantu dalam pengadaan alat, ini yang penting buat mereka. Modal dalam arti bukan harus finansial, tetapi modal peralatan itu perlu dibantu,’’ katanya.

Selain itu, Gek Rani juga berjanji akan terus memberikan dukungan agar kerajinan perak Desa Celuk bisa kembali eksis. ‘’Sekarang ada beberapa yang masih eksis, itu pun karena mempunyai alat yang mumpuni. Jadi, akan terus kita dorong mereka agar bisa hidup dan harus dibangkitkan kembali,’’ tegasnya. (kmb35)


JEMBRANA

10 SOSOK

Kamis Paing, 8 Maret 2018

Masih Proses Pengadaan RADIO Ananta Praja Swara milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana rencananya tahun ini sudah mulai mengudara. Radio yang saat ini memasuki masa uji coba akan digunakan sebagai media penyebar informasi program pemerintah. Dinas Komunikasi dan Informatika Jembrana yang menjadi leading sector program sudah menganggarkan untuk perangkat senilai Rp 341 juta. Saat ini masih proses pengadaan. Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jembrana I Made Aryana, Rabu (7/3) kemarin mengatakan saat ini Bali Post/sos radio tersebut masih proses pengadaan. Pihaknya sudah mulai ancang-ancang menyiapkan tempat, termasuk perangkat lainnya, salah satunya tenaga penyiar. Sebelumnya, pemerintah daerah sudah pernah memiliki radio resmi. Termasuk, sejumlah tenaganya saat ini bekerja di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pihaknya menargetkan, tahun ini radio ini sudah akan mengudara. “Pasti tahun ini sudah mulai siaran,” jelas mantan Kabag Perlengkapan ini. Sebelumnya Perda tentang radio milik daerah telah ditetapkan DPRD. Perda tentang Pendirian Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Ananta Praja Swara FM ini diharapkan bisa memberikan informasi program pemerintah termasuk pelayanan. (olo)

Imunisasi JE, Sasar 65.837 Anak

Negara (Bali Post) – Anak-anak di Jembrana rentan dengan virus japanese encephalitis atau JE. Data di Dinas Kesehatan Jembrana, dari tahun 2014 jumlah korban virus JE di Bali sebanyak 45 orang. Di mana dari jumlah tersebut 7 orang di antaranya adalah korban virus JE di Kabupaten Jembrana. Kepala Dinas Kesehatan Jembrana dr. Putu Suasta, Rabu (7/3) kemarin, mengatakan Pulau Bali menjadi daerah yang berpotensi besar penularan virus JE. Hal ini dikarenakan virus JE tersebut mudah berkembang biak di Bali dan ditularkan melalui nyamuk ke manusia. Pemkab Jembrana terus melakukan imunisasi JE ke sekolah-sekolah TK hingga SMP di Kabupaten Jembrana. Imunisasi massal ini dilakukan guna mencegah penularan virus JE. Mulai awal Maret 2018 ini pemerintah Provinsi Bali secara serentak melakukan imunisasi JE. Imunisasi JE ini dilakukan dengan mendatangi tiap sekolah dari TK hingga SMP mengingat imunisasi JE ini hanya bisa diberikan bagi anak yang rentan usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun. Di Kabupaten Jembrana, pelaksanaan imunisasi JE Rabu pagi menyasar anak-anak TK. Vaksinasi JE di Kabupaten Jembrana akan menyasar 65.837 anak. Jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan data yang diberikan pusat data dan informasi Kementrian Kesehatan yang hanya 63.176 anak. “Sejak tahun 2014, dengan melihat setiap kasus radang otak di Jembrana, dokter sudah peka dengan mengirim sampel anak ini ke laboratorium dengan koordinasi Dinkes Provinsi Bali. Dari semua sampel, ada ditemukan kasus JE pada anak yang dirawat di Jembrana,” kata Suasta. Virus JE menyerang manusia pada selaput otak maupun radang otak. Penyakit ini bisa berakibat kematian dan gejala sisa yakni kelumpuhan dan cacat mental. Guna mencegah virus JE menyebar di Jembrana, Dinas Kesehatan Jembrana berharap pelaksanaan imunisasi JE ini akan terlaksana dengan capaian target 100 persen. (kmb26)

Bali Post/olo

IMUNISASI - Sejumlah anak mendapatkan imunisasi guna mencegah virus JE.

Bali Post/olo

PERAHU SELEREK – Perahu Selerek yang berlayar dari Pengambengan. Sejumlah nelayan, khususnya nelayan selerek mengeluhkan pengurusan SIPI yang jaraknya jauh.

Kesulitan Mengurus SIPI

Nelayan Harapkan Ada Pelayanan Lebih Dekat Negara (Bali Post) –

Pascapelimpahan kewenangan kelautan ke provinsi, para nelayan khususnya nelayan perahu selerek atau purse seine mengaku mengalami kesulitan. Terutama dalam hal mengurus sejumlah izin di Dinas Kelautan Provinsi. Mereka menilai, untuk mengurus SIPI itu dinilai sangat jauh, harus ke Denpasar. Untuk itu, para nelayan berharap ada pelayanan yang lebih dekat, sehingga memudahkan dalam penguirusan SIPI tersebut. Apalagi saat ini, para nelayan masih mengalami paceklik ikan yang berdampak pada perekonomian mereka. Sejumlah surat izin yang harus dilengkapi untuk melakukan penangkapan ikan di laut itu yakni Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) dan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI). Izin ini secara otomatis diurus di provinsi. Sebelumnya, para pengurus kapal hanya

cukup mengurus surat itu di kabupaten. “Ya kalau lengkap. Kalau ada yang tidak lengkap, biaya bolak-balik di masa paceklik ini lumayan,” ujar Sakirin, salah satu nelayan selerek di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara. Sakirin yang juga pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jembrana ini berharap agar pengurusan tersebut bisa

Negara (Bali Post) – Rencana Pemkab Jembrana memberdayakan angkutan kota (angkot) dan angkutan desa (angdes) untuk angkutan siswa mendapat sambutan baik dari berbagai kalangan. Dewan berharap angkutan sekolah itu bisa segera terealisasi. Pemberdayaan angkot dan angdes itu diharapkan bisa mengurangi mati surinya transportasi umum yang biasa ngetem di Terminal Umum Negara. Ketua Fraksi Demokrat Jembrana I Ketut Catur, Rabu (7/3) kemarin mengungkapkan, pemanfaatan angdes dan angkot itu merupakan salah satu solusi jitu mengatasi masalah transportasi. Pelajar lebih terjamin keselamatan di jalan munuju ke sekolah. Selain itu, orangtua juga tidak perlu sibuk antarjemput dan melatih siswa lebih disiplin waktu. Kebijakan ini juga menunjukkan pemerintah lebih peduli dengan pendidikan. Dewan asal Lateng ini

mendorong agar pemerintah segera merealisasikan transportasi bagi pelajar tersebut. Namun dengan syarat, pemerintah atau sekolah tidak harus menyediakan bus-bus sekolah seperti yang pernah dilakukan dulu. Melainkan memberdayakan transportasi yang sudah ada, khususnya kendaraan angkot dan angdes. Selain mendapat sokongan Dewan, sejumlah sopir angdes dan angkot yang ditemui di Terminal Negara belum lama ini juga menyambut baik bila ada upaya tersebut. Dengan demikian, para sopir yang biasanya harus menunggu lama penumpang dan sering kosong, bisa mendapatkan calon penumpang yang pasti. “Belum mendengar, kalaupun ada begitu ya bagus juga. Artinya kami sudah pasti ada penumpang,” tandas salah seorang sopir akhir pekan lalu. Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Jembrana I Putu Eka Suarnama

dilayani di Jembrana saja. Dengan demikian, pelayanan perizinan bagi para nelayan lebih dekat, tidak harus ke Denpasar yang berjarak puluhan kilometer. Dalam pengurusannya pun kadang menyita waktu yang cukup lama, sementara tanpa SIPI yang diurus tahunan itu nelayan tidak bisa berlayar mencari dokumen pendukung. Ketua HNSI Jembrana

I Made Widanayasa, Rabu (7/3) kemarin, mengatakan memang dari para nelayan khususnya selerek yang kapalnya berbobot lebih dari 10 GT sering menyampaikan keluhan tersebut. Sementara para nelayan selerek di Jembrana memiliki kebiasaan sehari sekali berlayar. Untuk itu, hampir setiap hari sebelum berlayar mereka harus mengurus dokumen berlayar sepert SLO (Surat Laik Operasi) dan SIB (Surat Izin Berlayar). Tidak seperti nelayan di Benoa yang sekali berlayar kapal bisa berhari-hari, bahkan seminggu. “Per trip perahu selerek di sini sehari

atau semalam, sehingga setiap hari mengurus SBI,” terangnya. Sedangkan untuk SIUP dan SIPI memang harus diurus di provinsi melalui Dinas Perizinan, tetapi sifatnya tahunan. Sejatinya Denpasar memang tidak terlalu jauh, tetapi kadang-kadang keluarnya lambat. Namun dalam pertemuan beberapa waktu lalu, pihak provinsi berjanji paling lambat dua minggu keluar asalkan persyaratan lengkap. Pihaknya juga berharap ada pelayanan di Jembrana yang banyak memiliki perahuperahu selerek, sehingga para nelayan bisa mudah mengurus SIPI. (kmb26)

Dewan Dorong Segera Realisasikan Angkutan Sekolah

Bali Post/olo

TUNGGU PENUMPANG – Sejumlah angkot yang menunggu penumpang di Terminal Umum Negara. Kendati sudah direncanakan, namun kendaraan pelajar yang rencananya menggunakan angkot dan angdes belum bisa diterapkan lantaran terbentur aturan. mengatakan terkait program itu, menurutnya, belum bisa diterapkan karena terbentur aturan. Rencana awal, biaya

untuk transportasi pelajar itu diambil dari Biaya Operasional Sekolah (BOS). Namun secara aturan, tidak

bisa diambil dari dana tersebut. Selain itu juga hitungan biaya untuk angkutan itu belum pas. (kmb26)

Toleransi Krama Subak Babakan Bayu

Bersama-sama Ikuti ”Ngusaba” dan Selamatan Tanah SUBAK Babakan Bayu di Kelurahan Sangkaragung merupakan salah satu subak di Jembrana yang memiliki keistimewaan. Berbeda pada umumnya, subak dengan luas hingga puluhan hektar ini memiliki ratusan anggota yang terdiri dari krama Hindu dan Muslim. Namun sejak puluhan tahun, pola penanaman bersama melalui organisasi subak berjalan guyub rukun dan mengedepankan toleransi. Kebiasaan ini sudah berjalan turun temurun sejak pendahulu mereka datang dan menetap di wilayah pinggiran Sungai Samblong ini. Kedua desa yang berada dalam satu Kecamatan Jembrana ini lokasinya bersebelahan. Air Kuning, tepat di pesisir pantai dan Sangkaragung di sisi utara. Untuk itu, areal persawahan yang dimiliki berdekatan dan tergabung dalam satu Subak Babakan Bayu. Dari segi kepengurusan

organisasi subak, ratusan anggota tetap dalam satu atap dipimpin seorang klian subak. Kendati perbandingan jumlah anggota sebagian besar merupakan warga Muslim di Air Kuning, tetapi tetap mengikuti awig-awig yang telah disepakati Subak Babakan Bayu. “Dalam pengurusan kewenangan dibagi dua. Untuk yang Hindu, saya sendiri. Untuk yang dari Muslim, Wakil Klian Pak Sarmin,” ujar Klian Subak Babakan Bayu Ketut

Bali Post/olo

BALE SUBAK – Bale Subak Babakan Bayu di Samblong, Kelurahan Sangkaragung. Di subak yang memiliki ratusan krama ini menggelar ngusaba dan selamatan tanah. Suara saat ditemui akhir pekan lalu. Selain mengelola subak secara bersama-sama, dalam mengungkapkan rasa syukur akan hasil panen

yang diperoleh, keduanya memiliki cara masing-masing. Tetapi seluruh krama subak saling terlibat. Seperti yang terlihat saat upacara ngusaba Purnama

Kasanga awal Mei lalu. Anggota subak seluruhnya terlibat dalam kerangka satu atap organisasi. Untuk uron-uron (iuran) kegiatan, dihitung berdasarkan luas

yang dimiliki dalam ukuran are. Ketika pelaksanaan upacara, seluruh krama dikoordinir masing-masing tetua yakni klian subak dan wakil klian. Yang membedakan, hanya pada menu makanan yang disuguhkan saat pertemuan di Bale Subak. “Semua memiliki peran masingmasing. Tetapi tetap dalam satu wadah subak. Ini sudah berjalan dari dulu,” ujar Suara yang sudah menjabat klian subak selama 25 tahun ini. Selain memiliki Pura Subak bersebelahan dengan Bale Subak, di tengah-tengah areal persawahan juga terdapat tempat ibadah bagi umat Muslim yang sering digunakan untuk anggota subak. Surau atau langgar itu digunakan untuk beribadah saat mereka turun ke sawah serta tempat berkumpul untuk syukuran atau selamatan usai panen. Mer-

eka menyebutnya selamatan tanah dengan menyembelih ternak berkaki empat. Wakil Klian Subak Sarmin mengatakan ritual selamatan tanah itu biasanya dilakukan lima tahun sekali. Namun, kebetulan pada tahun ini juga digelar dan biasanya pelaksanaan itu di surau, di tengah sawah tersebut. Saat ritual ini pun krama subak ikut bersama-sama mengikuti seperti saat ngusaba. Surau tersebut sehari-hari digunakan untuk anggota subak yang melaksanakan ibadah saat tengah hari dan menjelang sore hari. “Langgar itu sudah lama dan digunakan untuk petani di Air Kuning, khususnya anggota subak beribadah saat di sawah,” terang Mustari, anggota Subak Babakan Bayu. Toleransi dalam satu organisasi subak ini, menurutnya, sudah berjalan sejak lama dan dilakoni turuntemurun. (olo)


BALI DWIPA

Kamis Paing, 8 Maret 2018

11

Paket Nyepi Mesti Perkenalkan ’’Catur Brata Panyepian’’

Jika Ada Hura-hura, Mesti Diberi Sanksi

Denpasar (Bali Post) Hotel-hotel di Bali diperkenankan untuk menjual paket Nyepi kepada wisatawan. Asalkan, paket yang dimaksud tidak mengandung unsur hura-hura. Tetapi sebaliknya, bagaimana wisatawan diperkenalkan tentang catur brata panyepian. ‘’Umpamanya tidak memakai lampu, tidak keluar halaman hotel untuk menunjukkan bahwa orang Nyepi itu begini lho di Bali. Biar dia merasakan catur brata panyepian. Kalau ada tamu yang ingin menikmati seperti itu, silakan. Malah bagus kan,’’ ujar Ketua Komisi I DPRD Bali Ketut Tama Tenaya, di Denpasar, Rabu (7/3) kemarin. Namun bila sebaliknya, lanjut Tama, hotel-hotel harus dikenai sanksi tegas. Misalnya, menyediakan paket Nyepi dengan mengajak tamu ke luar hotel. Atau bahkan memfasilitasi untuk acara yang sifatnya

hura-hura. ‘’Kalau sampai ada yang begitu, malah berkeliaran, enakenak disko, makan-makan, hura-hura, itu contoh yang enggak-enggak. Masak bandara bisa stop, tamu di hotel malah berkeliaran, bikin ribut. Saya minta dicabut izin hotelnya. Harus ditindak tegas,’’ jelas politisi PDI-P ini. Tama mengharapkan ada kesadaran dari pihak manajemen hotel agar lebih memperkenalkan tentang Nyepi kepada wisatawan. Hal ini tentu memberikan citra yang lebih positif bagi pariwisata Bali. Selain itu, desa adat yang memiliki pecalang juga diharapkan aktif mengawasi hotel-hotel di wilayah mereka. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika juga mengimbau hotel-hotel supaya menghormati tradisi budaya dan agama Hindu tersebut. Yakni dengan mem-

beri tahu para tamu untuk menikmati suasana yang sepi tersebut. ‘’Silakan saja jual paket Nyepi, tapi jangan bikin hura-hura. Selama ini seringkali jadi salah kaprah, orang menghindari Nyepi pergi ke hotel, di sana dia terus hura-hura. Musik gedegede, lampu terang-terang, saya minta itu supaya disesuaikan. Kan alangkah indahnya kalau semua ikut Nyepi, termasuk hotel-hotel gede,’’ ujarnya. Menurut Pastika, hotelhotel harus menghormati tradisi, budaya dan agama yang dianut oleh orang Bali. Bukan sebaliknya malah merusak, karena itulah yang menjadi ‘’jualan’’ Bali selama ini. ‘’Nanti jualannya malah enggak laku. Kita adalah tempat paling unik di dunia. Bali itu tidak bisa jual hotel bertingkat, yang kita jual keunikan Bali. Apa uniknya, ini, Nyepi tidak ada di seluruh dunia, mari itu yang harus kita hormati,’’ jelasnya. (kmb32)

Bali Post/rin

SPM - Puluhan pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Mandiri (SPM) Bali Hyatt usai meminta perlindungan DPRD Bali agar tidak dipindahkan ke Grand Hyatt Bali.

SPM Bali Hyatt Mengadu ke DPRD Bali

Tolak Dipindahkan ke Grand Hyatt Bali

Denpasar (Bali Post) -

Puluhan karyawan Hotel Bali Hyatt yang tergabung dalam Serikat Pekerja Mandiri (SPM) Bali Hyatt mengadu ke DPRD Bali, Rabu (7/3) kemarin. Kedatangan mereka diterima Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry, Ketua Komisi IV Nyoman Parta, Ketua Komisi I Ketut Tama Tenaya, dan anggota Komisi III I Nyoman Suyasa.

Bali Post/ist

DITERTIBKAN - Petugas gabungan melakukan penertiban pedagang dan parkir.

Tertibkan Pedagang Libatkan Saber Pungli

Denpasar (Bali Post) Dalam Operasi Keselamatan Agung 2018, petugas gabungan dari Satlantas Polresta, Dishub, Satpol PP, dan tim Saber Pungli Denpasar menertibkan pedagang, Rabu (7/3) kemarin. Penertiban tersebut menyasar pedagang yang berjualan di trotoar dan badan jalan. Pasalnya aktivitas pedagang tersebut membuat arus lalu lintas tersendat. “Kalau kami dari Satlantas Polresta Denpasar fokus membersihkan badan jalan dari pedagang dan parkir. Pasalnya, kelancaran arus lalin (lalu lintas) tersendat akibat badan jalan digunakan tidak sesuai peruntukannya,” kata Wakasat Lantas Polresta Denpasar AKP I Gede Sumadra seizin

Kasat Kompol Rahmawaty Ismail. Menurut AKP Sumadra, sasarannya para pedagang yang berjualan menggunakan badan jalan dan trotoar. “Penertiban mulai dilakukan pukul 15.30 Wita. Sebelumnya, kami rapat terkait penertiban tersebut di Kantor Wali Kota Denpasar. Kalau jumlah personel dilibatkan sekitar 50 orang,” tegasnya. Terkait dilibatkannya tim Saber Pungli tersebut, lanjutnya, untuk menyelidiki apakah ada indikasi pungli atau tidak. Tetapi, Sumadra kembali menegaskan pihaknya hanya fokus membersihkan badan jalan dari pedagang dan parkir. “Gunakan badan jalan sesuai peruntukannya. Jangan

badan jalan dan trotoar digunakan jualan. Trotoar untuk pejalan kaki bukan berdagang. Silakan berdagang dan buka usaha di tempat yang telah disediakan pemerintah,” ungkapnya. Selain itu, banyak juga keluhan masyarakat terkait kondisi jalan tersebut. Arus lalu lintas tersendat bahkan macet karena aktivitas pedagang di sana. Apalagi sampai meluber ke badan jalan. “Kami mengimbau kepada para pedagang agar mematuhi aturan yang ada. Silakan jualan di tempat yang disediakan. Jalan itu untuk kendaraan dan trotoar dibuat bagi pejalan kaki,” tegas mantan Kanitlantas Polsek Denpasar Barat ini. (kmb36)

Bali Post/sos

SADEL - Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP I Made Agus Dwi Wirawan (kiri) didampingi Kasubag Humas AKP Putu Gede Ardana, Rabu (7/3) kemarin merilis pengungkapan kasus pencongkelan sadel.

Beraksi di Belasan TKP

Spesialis Congkel Sadel Dibekuk

Semarapura (Bali Post) Pelaku spesialis pencongkelan sadel motor matik, I Nengah Sudiarta alias Lanying, berhasil dibekuk Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klungkung. Aksi tersebut dilakukan di belasan TKP di wilayah Kecamatan Dawan. Kasus ini dirilis Rabu (7/3) kemarin. Kasat Reskrim AKP Agus Dwi Wirawan menjelaskan, penangkapan pelaku yang berasal dari salah satu desa di Kecamatan Dawan ini dilakukan pada 2 Maret lalu langsung di rumahnya. Hal tersebut diawali adanya laporan dari warga Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Nengah Yadnya Widiadnyana, yang mengaku

kehilangan uang tunai Rp 200 ribu yang disimpan di bawah jok motor Vario-nya yang terparkir di jalur Karangdadi menuju pantai Desa Kusamba. “Sesuai hasil penyelidikan dan keterangan saksi, pelaku berhasil ditangkap di rumahnya. Dia langsung dibawa ke Polres,” jelasnya didampingi Kasubag Humas AKP Putu Gede Ardana. Sesuai hasil interogasi, pelaku dua anak ini mengaku telah beraksi di sebelas TKP yang tersebar di wilayah Kecamatan Dawan dengan menyasar motor Vario. Aksi yang dimulai Oktober 2017 ini dilakukan secara mudah dan selesai dalam waktu singkat. “Dia menyasar motor yang pantauannya jauh dari pe-

milik. Seperti parkir di pinggir sawah. Tempat-tempat sepi. Dia coba-coba. Bukan karena sudah mengetahui isi di bawah sadel. Sasarannya Vario, kemungkinan karena lebih mudah,” sebut perwira asal Buleleng ini. Uang hasil curiannya dipakai untuk membeli keperluan sendiri, seperti baju. Atas Perbuatannya itu, ia dijerat dengan Pasal 362 jo 363 KUHP. “Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati memarkir kendaraan. Supaya tidak terjadi seperti ini lagi,” imbuhnya. Pelaku mengaku melakukan pencurian karena terbelit kebutuhan ekonomi. Uang yang didapat dipergunakan untuk membiayai kebutuhan anak-anaknya. (kmb45)

Ketua Umum Serikat Pekerja Mandiri Bali Hyatt Putu Wiyardi mengatakan, ada 66 pekerja yang sejak November 2013 mengawal proses renovasi Hotel Bali Hyatt. Selama itu pula, mereka tetap melakukan absensi meskipun belum bisa bekerja secara normal. Mereka juga menerima gaji sesuai UMK dan tunjangan kesehatan karena memang masih tercatat sebagai karyawan. “Ketika renovasi akan selesai dan hotel akan buka (re-opening - red) di bulan Juli 2018, ada wacana dari owner untuk memindahkan kami ke Grand Hyatt Bali. Setelah penantian panjang selama lima tahun, jelas kami tolak wacana itu,” ujarnya. Wiyardi beralasan, seluruh pekerja telah berkomitmen untuk menunggu renovasi selesai. Sebab, telah ada kesepakatan atau perjanjian bahwa setelah renovasi selesai, mereka akan

dipekerjakan kembali di Bali Hyatt. Ditambah lagi, hotel tersebut tidak dalam keadaan bangkrut. Wacana pemindahan jelang re-opening, dikatakan tidak memberi suatu keadilan bagi mereka. Terlebih, saat ini juga sudah dilakukan perekrutan Department Head di sana. “Untuk itulah kami kembali datang ke DPRD Bali untuk mohon perlindungan karena kami sudah melakukan beberapa upaya sejak renovasi dilakukan di 2013. Upaya untuk kami tidak di-PHK, upaya untuk kami tetap bertahan di Bali Hyatt,” jelasnya. Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry mengatakan, aspirasi SPM Bali Hyatt telah diterima dengan baik oleh dewan. Dikatakan, siapa pun tenaga kerja di Bali harus mendapat perlindungan yang layak. Sementara investor, juga harus menyesuaikan diri dan tidak boleh merugikan

tenaga kerja yang ada di Pulau Dewata. “Aspirasi mereka agar tetap dipekerjakan di Bali Hyatt, kami akan kawal sepenuhnya. Kami akan minta Dinas Tenaga Kerja yang membidangi untuk betulbetul mengamankan mereka, jangan sampai mereka dirugikan,” jelas Politisi Golkar ini. Aset Pemprov Masalah tenaga kerja, bukan satu-satunya yang dihadapi Hotel Bali Hyatt. Sebab, ada pula masalah aset milik Pemprov Bali yang belum tuntas di sana. Padahal, Pansus Aset DPRD Bali sudah mengeluarkan rekomendasi terhadap aset tersebut. Salah satunya, Pemprov Bali agar menugaskan dan memerintahkan Wali Kota Denpasar untuk mencabut dan membatalkan IMB untuk pembangunan sarana dan prasarana di Hotel Bali Hyatt. Di samping mereko-

mendasikan Pemprov untuk melayangkan gugatan secara pidana dan perdata. “Masalah aset Pemprov belum jelas, masalah tenaga kerja lagi muncul,” ujar Ketua Komisi I DPRD Bali, Ketut Tama Tenaya. Politisi PDI-P ini melihat, karyawan yang mau dipindahkan belum tentu semuanya akan diterima di Grand Hyatt Bali. Ada kecenderungan mereka akan dioper sana-sini sampai akhirnya jenuh dan mau mundur dengan sendirinya. Terlepas dari masalah tenaga kerja, Tama juga merasa heran setelah mengetahui Bali Hyatt akan dibuka kembali Juli mendatang. Ditambah lagi, sudah ada perekrutan tenaga kerja baru sebanyak 600 orang sesuai aspirasi yang disampaikan SPM Bali Hyatt. Padahal, masalah aset Pemprov Bali di sana masih belum jelas sampai sekarang. “Rekomendasi Pansus berarti tidak dihiraukan. Ini PR Pemprov Bali masalah aset itu, karena pansus kan sudah merekomendasi. Bila perlu di jalur hukum ya silakan saja, tapi ini kan diam. Ada apa,” ujarnya. (kmb32)

Suasana Pilkada

Dewan Nilai Mutasi Belum Saatnya Dilakukan Semarapura (Bali Post) Mencuatnya rencana mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Klungkung untuk mengisi puluhan jabatan lowong mendapat sorotan dari kalangan legislatif. Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru menilai hal tersebut tak elok dilaksanakan di tengah hajatan pemilihan kepala daerah (pilkada). Itu dikhawatirkan menimbulkan polemik. “Hal seperti ini tidak perlu dilakukan sekarang. Karena kalangan dari pegawai negeri masih dalam keadaan kondusif. Sifatnya juga tidak mendesak. Masih nyaman, terlebih dengan DPR sebagai mitra kerja. Kinerjanya juga tetap berjalan sesuai harapan dewan,” ungkapnya, Rabu (7/3) kemarin. Jika mutasi dilakukan, politisi asal Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida ini akan membahasnya dalam rapat kerja dan meminta keterangan langsung kepada Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati. “Kami berharap untuk tidak membuat polemik dan gaduh.

Jangan dulu melakukan itu,” tegasnya. Keputusan melakukan mutasi atau pengisian jabatan lowong oleh Pjs. Bupati sangat bergantung pada izin tertulis dari Kemendagri. Baru menyatakan ini harus dikeluarkan secara cermat. Kemendagri harus melihat kondisi pemerintahan. “Jangan langsung pusat mengeluarkan rekomendasi. Tetapi lihat kondisi pemerintahan. Meski sekarang dijabat pelaksana tugas (Plt.), semua bisa berjalan baik. Buktinya kemarin Klungkuung dapat WTP berturut-turut. Itu berarti kinerja kan bagus. Mari kita berbicara kebutuhan-kebutuhan untuk kesejahteraan masyarakat,” sebutnya. Ketua Komisi I DPRD Klungkung Nengah Mudiana mengatakan, di tengah menggantikan bupati hingga 23 Juni 2018, Pjs. diharapkan tidak mengambil kebijakan yang sifatnya strategis. “Jangan sampai tindakan yang diambil menimbulkan hal tak dinginkan. Lebih baik melakukan hal lain

yang sifatnya intensif, seperti pelayanan publik,” katanya. Sementara itu, Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra dikonfirmasi rencana mutasi itu masih enggan berkomentar. “Saya belum bisa berkomentar soal itu,” jawabnya singkat. Seperti berita sebelumnya, tercatat ada 29 jabatan yang lowong. Rinciannya, 1 eselon IIb, yakni kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), 3 eselon IIIa, 6 eselon IIIb, 16 eselon IVa dan 3 eselon IVb. Dalam pengisiannya, Pjs. Bupati I Wayan Sugiada berencana melaksanakan mutasi. Namun sebelum itu, harus ada izin tertulis dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Kalau usulan pasti ada saja. Jabatan kosong itu dinamika organisasi,” katanya, baru-baru ini. Pejabat asal Tabanan ini mengaku sudah minta sekda untuk mengumpulkan data jabatan yang lowong. Jika mutasi, dilakukan pada eselon III dan IV. Sementara untuk es-

Bali Post/sos

I Wayan Baru

elon II belum memungkinkan lantaran prosesnya panjang dan melalui panitia seleksi. Terlebih, jabatan Pjs. Bupati hanya sampai 23 Juni 2018. “Kalau bisa kita usulkan ke Kemendagri (pengisian-red). Kalau ada izin tertulis, ya kami lakukan. Kalau tidak ada, ya tidak berani,” jelasnya. (kmb45)


12 Sehari, Polisi Tangkap Dua Tersangka SS Semarapura (Bali Post) Aksi warga asal Desa/Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Putra (41) ini, terbilang nekat. Saat jalan-jalan, ia membawa narkoba jenis sabu-sabu (SS) lengkap dengan bongnya. Ia pun diringkus Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Klungkung. Tak hanya itu, polisi juga menangkap warga asal Panjer, Denpasar Selatan, Hari Yanto (36), dengan kasus serupa. Tersangka ini dibekuk pada hari yang sama. Namun, rilis kasusnya baru dilaksanakan, Rabu (7/3) kemarin. Kasat Reskoba Polres Klungkung AKP I Gusti Ngurah Yudistira didampingi Kasubag Humas Polres Klungkung AKP Putu Gede Ardana mengungkapkan, penangkapan tersebut berlangsung pada 1 Maret lalu. Diawali dengan penangkapan tersangka Eka Putra sekitar pukul 13.30 Wita di Jalan Raya Paksebali, Kecamatan Dawan, Klungkung. Dari pria yang mengaku berprofesi sebagai petani ini didapatkan satu paket sabu yang dibungkus dengan plastik klip digulung plester warna kuning dengan berat 0,57 gram bruto, atau 0,40 gram netto. “Kami dapatkan informasi ini dari masyarakat. Saat dibekuk yang bersangkutan sedang jalan-jalan mencari temannya untuk pesta sabu. Kotak kacamatanya dipakai tempat bong,” katanya. Begitu adanya cukup bukti, tersangka pun digiring ke Polres untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Selain SS, polisi juga menyita satu set alat hisap atau bong, satu korek api gas, satu HP Nokia, satu kotak kacamata warna hitam dan satu tas slempang. Sementara itu, pasukan yang dipimpin AKP Yudistira ini juga melakukan penangkapan tersangka narkoba lainnya yakni Hari Yanto. Tersangka diringkus pada hari yang sama sekitar pukul 20.30 Wita. TKP-nya juga di Jalan Raya Paksebali. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan satu paket SS seberat 0,97 gram brutto atau 0,80 gram netto yang diselipkan pada kaos kaki kanannya. Selain itu juga satu unit sepeda motor jenis honda DK 4061 TA, tanpa STNK, satu buah HP Nokia yang diduga untuk transaksi. “Tangkapan ini juga berkat adanya informasi dari masyarakat. Katanya akan ada transaksi narkoba. Kami selidiki dan langsung melakukan penangkapan,” katanya. Mantan Kapolsek Susut, Bangli ini belum bisa memastikan kedua pelaku ini apakah ada keterkaitan, meskipun diakui saling kenal. Hasil pemeriksaan sementara, sumber barang haram itu, sesuai dilakukan interogasi, diakui dibeli dari seseorang di Denpasar. Ini pun akan terus dikembangkan. “Ini pemain baru. Ngakunya hanya sebagai pemakai. Kami masih lakukan pengembangan,” ungkapnya. Atas perbuatannya itu, kedua tersangka dijerat pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika, dengan pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun. (kmb45)

PENGUNGKAPAN - Kasat Res Narkoba Polres Klungkung AKP I Gusti Ngurah Yudistira (kiri) didampingi Kasubag Humas AKP Putu Gede Ardana merilis pengungkapan kasus narkoba dengan dua pelaku, Rabu (7/3) kemarin.

KLUNGKUNG

Kamis Paing, 8 Maret 2018

Dijuluki ”The Blue Paradise Island”

Perairan Nusa Penida Justru Dikepung Sampah

Semarapura (Bali Post) Perairan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung beberapa tahun terakhir telah menjadi incaran sebagai tempat wisata. Ini menjadi andalan pemkab untuk meraup pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun di tengah itu, kepungan sampah justru tak terelakkan. Bahkan sampah tak hanya ada di darat, namun juga di dalam laut. Kondisi ini pun telah menyebar di media sosial (medsos). Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung Anak Agung Kirana tak menampik hal itu. Ditegaskan, sampah organik dan anorganik itu tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Klungkung, baik daratan maupun kepulauan Nusa Penida. “Sampah ini juga kiriman dari daerah lain. Bukan dari Klungkung saja,” katanya, Rabu (7/3) kemarin. Penanganannya, katanya, memang sulit dilakukan. Keterbatasan peralatan dan petugas menjadi penyebabnya. Selama ini, langkah yang diambil baru sebatas pembersihan di kawasan pesisir dengan melibatkan masyarakat maupun pelaku pariwisata. Bahkan, untuk akomodasi pariwisata, telah diiwajibkan melakukan pengelolaan sampah secara mandiri.

“Untuk yang di laut, kami akan coba amati. Kami akan ambil langkah pembersihan dengan bekerja sama dengan UPT KKP,” ungkap pejabat asal Desa Paksebali, Kecamatan Dawan ini. Ditambahkan, penanganan sampah juga harus dilakukan dari kawasan hulu. Demikian pula keterlibatannya, harus bersama-sama dengan kabupaten lain. “Ini harus dilakukan secara bersama-sama. Tidak Bali Post/sos hanya Klungkung saja,” imbuhnya. NUSA PENIDA - Perairan di Nusa Penida. Kepungan sampah menjadi Kepala UPT Kawasan Konservasi persoalan. Penanganannya diakui masih sangat sulit dilakukan. Perairan (KKP) Nusa Penida Komang pah ini banyak kiriman,” jelasnya. Kariawan menyampaikan kepungan bisa dikatakan kewalahan. “Biasanya banyak (sampah) pada Sesuai hasil penelitian, sampah sampah di perairan The Blue Paradise Island itu rutin terjadi setiap tahun, Maret dan Agustus. Untuk pember- tersebut belum merusak biota laut. bertepatan dengan musim hujan dan sihan, di pesisir berjalan setiap hari. Namun demikian, langkah penangagelombang pasang, salah satunya di Yang di laut, hanya sewaktu-waktu nan harus tetap dilakukan. “Harus Manta Point. Ia pun mengakui penan- saja dengan cara manual. Petugas ada gerakan bersama menangani ganannnya sulit dilakukan, bahkan khusus penanganan tidak ada. Sam- ini,” pungkasnya. (kmb45)

Topik : GENJOT PENDAPATAN ASLI DAERAH

SOLUSI

Kelola Eks Galian C PEMBANGUNAN daerah tidak bisa terlepas dari anggaran. Ini salah satunya bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di Kabupaten Klungkung, capaian hingga 2017 telah menyentuh angka sekitar Rp 153 miliar yang berasal dari berbagai sektor. Di tengah segudang rencana pembangunan ke depan, tentu diperlukan adanya upaya peningkatan. Langkah apakah yang digulirkan pasangan calon yang bertarung dalam Pilkada serentak? Cabup Tjokorda Bagus Oka mengatakan peningkatan PAD dapat dilakukan dengan intensifikasi dan ekstensifikasi. Intesifikasi dalam hal ini dengan memaksimalkan pemungutan tunggakan pajak yang saat ini masih terjadi, terutama Bumi d a n Bangu-

nan. Selain itu, tak menutup kemungkinan juga dilakukan dengan menaikkan pajak untuk sejumlah wajib pajak. “Misalnya kalau ada menjual tanah, harus dibuatkan acuan, berapa seharusnya bayar,” jelasnya. Sementara itu, khusus untuk ekstensifikasi, dirinya bersama Cawabup I Ketut Mandia akan menangkap peluang kedatangan wisatawan dengan membangun objek wisata baru maupun mengembangkan objek yang sudah ada. “Destinasi harus kita bangun. Harus ditangkap peluang kunjungan wisatawan,” ungkapnya. Selain itu, menurutnya eks Galian C di Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung yang luasnya sekitar 300 hektar juga harus dikelola. “Bertahun-tahun, galian C dikatakan akan digunakan untuk objek wisata. Ini menjadi komitmen untuk bisa dimanfaatkan. Ini kan sudah menghabiskan ratusan juga untuk studinya,” tandasnya. (sos)

Bangun Pelabuhan Segi Tiga Emas

CABUP Nyoman Suwirta juga tak menampik pembangunan mustahil berjalan tanpa didukung anggaran. Jika terpilih bersama I Made Kasta memimpin Klungkung periode 2018-2013, PAD ditargetkan naik 100 persen atau menyentuh Rp 310 miliar. Demikian pula APBD ditarget mencapai Rp 2 triliun. Hal tersebut diyakini bisa terwujud melalui program yang digulirkan. Seperti halnya pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Adanya penerapan Universal Health Coverage (UHC), bisa berkontribusi dalam peningkatan pendapatan. “Ini baru salah satu contoh. Belum lagi yang lain yang sifatnya intensifikasi,” jelasnya. Upaya ekstensifikasi juga akan ditempuh. Strateginya tak hanya menyulap eks Galian C sebagai destinasi wisata terbesar di Bali. Namun juga dengan membangun pelabuhan segi tiga emas

yang mendukung transportasi Klungkung Daratan dan Nusa Penida. Ini akan menjadi akses yang mampu mendukung sektor pariwisata. “Sekarang tamu yang datang ke Nusa penida ratarata tujuh ribu. Kalau dihitung saja, lima ribu, membayar seratus ribu sudah dapat ke mana-mana, setahun sudah dapat Rp 180 miliar,” katanya. Menurutnya, pembangunan pelabuhan ini juga untuk meminimalisasi kebocoran retribusi, di samping untuk mewujudkan data kunjungan wisatawan yang lebih akurat. “Ini akan diintegrasikan dengan badan pengelola. Dalam pembangunan, kita harus terukur,” tandasnya. (sos)


EKONOMI

Kamis Paing, 8 Maret 2018

13

98 Persen Ekonomi Surabaya dari UKM

Turun, Cadangan Devisa

Jakarta (Bali Post) – Posisi cadangan devisa Indonesia di akhir Februari 2018 sebesar 128,06 miliar dolar AS atau menurun 3,92 miliar dolar AS dari Januari 2018. Ini dikarenakan untuk keperluan stabilisasi nilai tukar rupiah, pembayaran utang luar negeri pemerintah, dan menurunnya penempatan valuta asing perbankan di bank sentral. Demikian pernyataan resmi Bank Indonesia, Rabu (7/3) kemarin. Sementara itu, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu sore, menguat sembilan poin menjadi 13.758 dibanding posisi sebelumnya 13.767 per dolar AS. Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk. Rully Nova di Jakarta, Rabu kemarin, mengatakan sentimen fundamental ekonomi Indonesia yang baik menjadi salah satu faktor yang menjaga pergerakan rupiah. ‘’Inflasi kita masih terjaga, fiskal juga baik, itu menjadi salah satu faktor yang mendukung di tengah sentimen eksternal yang cenderung negatif,’’ katanya. Ia menambahkan bahwa lembaga pemeringkat Rating and Investment Information, Inc (R&I) yang meningkatkan peringkat Indonesia turut menjadi sentimen positif bagi mata uang domestik. Lembaga pemeringkat Rating and Investment Information, Inc. (R&I) meningkatkan Sovereign Credit Rating (SCR) Republik Indonesia dari BBB- (triple B minus) menjadi BBB (triple B) dengan outlook stabil, pada 7 Maret 2018. Kendati demikian, lanjutnya, pergerakan mata uang rupiah relatif masih terbatas menyusul Amerika Serikat yang akan menerapkan kebijakan proteksionis, situasi itu dapat memicu perang dagang di dunia, yang dikhawatirkan mengganggu ekonomi global. Ekonom dari lembaga kajian pembangunan ekonomi dan keuangan (Indef), Aviliani mengharapkan Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di level tertentu di tengah sentimen global yang cenderung kurang mendukung. ‘’BI harus bisa menjaga rupiah di level psikologis tertentu, sehingga tidak membuat kekhawatiran di pasar,’’ katanya. (ant)

Industri 4.0 Tak Perlu Dikhawatirkan

Jakarta (Bali Post) – Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto meminta masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi revolusi industri 4.0 karena justru memberi kesempatan untuk Indonesia berinovasi. ‘’Jadi dengan revolusi industri keempat ini, industri kembali menjadi mainstream pembangunan,’’ kata Airlangga ditemui di Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Rabu (7/3) kemarin. Revolusi industri 4.0 yang fokus pada pengembangan ekonomi digital dinilai menguntungkan bagi Indonesia. Pasalnya, kunci utama pengembangan ekonomi digital adalah pasar dan bakat. ‘’Dua-duanya Indonesia punya. Kita punya universitas di ASEAN terbanyak. Kebetulan sumber daya manusia kita juga masuk era emas karena banyak generasi muda. Peluang ini yang harus kita dorong,’’ katanya. Airlangga menambahkan, revolusi industri 4.0 seharusnya lebih mudah dihadapi Indonesia yang telah menghadapi revolusi industri 3.0 di mana otomatisasi dan robotik telah banyak dilakukan. Ketua Umum Partai Golkar itu menuturkan, revolusi industri 4.0 yang berbasis data dan kecerdasan artifisial tidak akan mengurangi lapangan kerja bagi masyarakat. Menurutnya, saat ini otomatisasi telah terjadi di sejumlah industri seperti tekstil, otomotif hingga petrokimia guna mendorong efisiensi pekerjaan. ‘’Jadi pelaksanaan industri 4.0 di tekstil itu tidak mengurangi tenaga kerja, hanya meningkatkan efisiensi. Jadi tenaga kerja tidak akan berkurang,’’ katanya. (ant)

Surabaya (Bali Post) –

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan 98 persen pembangunan ekonomi di ibu Kota Provinsi Jawa Timur itu ditopang sektor Usaha Kecil Menengah (UKM), sisanya 2 persen dari perusahaan besar. ‘’Kini, produk mereka sudah setara dengan produk yang ada di luar negeri,’’ kata Tri Rismaharini pada acara lokakarya bertajuk ‘’UKM Surabaya Go Digital and International’’ yang diselenggarakan oleh Dewan Bisnis AS-ASEAN, Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia serta Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Rabu (7/3) kemarin.

Bali Post/dok

BUAH - Berbagai buah yang dihasilkan petani Indonesia rencananya diekspor ke Selandia Baru. Sebagai kompensasinya, Selandia Baru akan mengirim susu dan daging ke Indonesia.

Ekspor Buah, Indonesia Incar Selandia Baru

Jakarta (Bali Post) – Indonesia terus berupaya membuka akses pasar Selandia Baru sebagai tujuan ekspor, termasuk di dalamnya membuka akses untuk buah tropis dalam pertemuan forum Senior Official’s Meeting on Trade and Investment Framework (SOMTIF) ke-6 antara pemerintah Indonesia dan Selandia Baru. Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Iman Pambagyo mengatakan, jika kerja sama terwujud, buah tropis asal Indonesia seperti salak, mangga, nanas, dan pisang akan dapat mengikuti jejak manggis yang sudah masuk sejak 2014. ‘’Bagi Indonesia, pembukaan akses pasar khususnya untuk buah tropis memiliki peluang yang baik. Harapan kami, buah-buahan tropis dari Indonesia seperti salak, mangga, nanas, dan pisang dapat segera diekspor ke Selandia Baru,’’ ungkap Iman. Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam forum SOMTIF ke-6 adalah pembukaan akses pasar terkait perdagangan barang di bidang pertanian. Kedua negara berkeinginan menjalin kerja sama lebih lanjut terkait komoditas ekspor unggulan masing-masing. Jika Indonesia ingin membuka akses pasar buah tropis di

Moratorium Sawit Tidak Tepat Jakarta (Bali Post) – Industri kelapa sawit mampu mendukung target pemerintahan Joko Widodo untuk meningkatkan ekspor nasional dan pertumbuhan ekonomi asalkan memperoleh kemudahan dalam berusaha dan tidak dibebani regulasi yang kontraproduktif. Hal itu terungkap dalam diskusi bertemakan ‘’Selamatkan Ekonomi Nasional Dengan Sawit’’ di Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (7/3) kemarin. Hadir dalam kesempatan itu tiga pembicara yaitu Bambang (Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI), Danang Giriwardana (Direktur Eksekutif GAPKI), dan Bhima Yudhistira (Pengamat Ekonomi INDEF). Pengamat Ekonomi INDEF Bhima Yudistira Adhinegara menjelaskan bahwa industri sawit mempunyai empat keunggulan untuk menopang sektor perekonomian nasional. Pertama, perkebunan sawit mampu menyerap tenaga kerja tinggi sampai 8,2 juta tenaga kerja. Selain itu sektor sawit mampu menyerap tenaga kerja tidak langsung sebanyak 13 juta orang. ‘’Tanpa komitmen tinggi pemerintah terhadap sawit, apakah bisa mencari komoditas perkebunan yang mampu mempekerjakan 8,2 juta orang,’’ katanya. Kemudian, lanjutnya, berdasarkan studi penelitian internasional bahwa pendapatan masyarakat di luar Jawa yang bekerja di sawit 4 kali lebih tinggi dari garis kemiskinan. Menurut Bhima, pendapatan petani sawit lebih tinggi daripada petani nonsawit terutama di wilayah luar Jawa. Keunggulan ketiga, tambahnya, kelapa sawit meningkatkan kinerja sektor manufaktur terutama pertumbuhan industri makanan dan minuman tertinggi sebesar 9,23 persen pada 2017. Berikutnya adalah kelapa sawit menjadi penyumbang devisa terbesar Indonesia, yakni mencapai Rp 300 triliun pada 2017, sedangkan sumbangan ekspor sawit terhadap total ekspor nonmigas mencapai 15,1 persen. Dengan berbagai keunggulan dimiliki sawit untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan ekspor, menurutnya, seharusnya pemerintah dapat mengandalkannya untuk menopang target pertumbuhan ekspor 11 persen pada 2018. ‘’Kelapa sawit dapat menjadi andalan ekspor. Walaupun demikian,

saya perkirakan ekspor hanya bisa tumbuh tujuh persen tahun ini,’’ tambahnya. Bhima Yudhistira menilai rencana menerbitkan instruksi presiden (inpres) moratorium izin sawit akan melemahkan industri sawit karena akan berdampak kepada investasi dan ekspor, apabila ekspor terganggu dapat berdampak buruk kepada devisa nasional. ‘’Moratorium tidak tepat dijalankan karena menggeneralisir pelaku industri. Kalau ada pelaku yang salah harusnya diberikan punishment kepada yang melanggar. Bukan semuanya (pelaku) kena hukuman,’’ katanya. Sementara itu, Direktur Eksekutif GAPKI Danang Giriwardana meminta pemerintah lebih bijak dalam penerapan kebijakan lingkungan di industri sawit. Tren isu sustainability sekarang ini lebih fokus kepada persoalan lingkungan hidup daripada kesejahteraan petani. ‘’Isu meningkatkan pendapatan petani malahan terabaikan. Yang terjadi sekarang kebijakan publik, dalam ranah APL, deforestasi, moratorium, gambut, SK Kawasan Hutan, belum sinergis dan cenderung salah urus,’’ ujarnya. Oleh karena itu, ujarnya, kebijakan pemerintah dinilai belum berpihak untuk penguatan daya saing sawit. Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Bambang mengatakan, sejumlah negara yang menjadi pasar utama sawit seperti Uni Eropa dan Amerika Serikat membuat kampanye negatif di pasar global, guna menekan daya saing sawit untuk mendapatkan harga lebih murah. Meskipun demikian, menurutnya, permintaan sawit diperkirakan akan tetap tinggi guna memenuhi kebutuhan global. ‘’Mereka tidak ingin mematikan sawit tetapi ingin daya saingnya turun. Merekan mainkan isu negatif ini untuk menekan produk sawit di pasar internasional,’’ kata Bambang. Menanggapi perkebunan sawit di kawasan hutan, menurut Bambang, pemerintah sedang melakukan pendataan sawit rakyat sebagai langkah inventarisasi kebun yang masuk kawasan hutan dan nonkawasan hutan. ‘’Nantinya, lahan petani berada di kawasan hutan akan direlokasi. Melalui upaya ini diharapkan industri sawit dapat menjawab berbagai tuduhan deforestasi dan lingkungan yang terjadi selama ini,’’ kata Dirjen. (ant)

Selandia Baru, sebaliknya Selandia Baru ingin meningkatkan ekspor bawang bombai, susu, dan daging ke Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula berbagai isu hambatan perdagangan terkait produk pertanian kedua negara. Kedua delegasi sepakat bahwa isu pertanian akan dibahas lebih mendetail di forum bilateral bidang pertanian pada ASEAN-Australia New Zealand Free Trade Agreement (AANZFTA) yang diagendakan berlangsung di pertengahan Maret 2018 di Selandia Baru. Indonesia dan Selandia Baru kembali menegaskan komitmen untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi melalui forum tahunan SOMTIF. Forum tersebut mendiskusikan isu-isu perdagangan dan investasi, sekaligus mencari terobosan untuk meningkatkannya. Forum SOMTIF juga mewadahi kerja sama bilateral di bidang-bidang seperti pertanian, energi, pendidikan, pariwisata, serta peningkatan promosi di bidang perdagangan dan investasi. ‘’Pertemuan SOMTIF ke-6 ini merupakan upaya konkret untuk meningkatkan perdagangan kedua negara yang ditargetkan mencapai Rp400 trilliun atau empat miliar dolar New Zealand dalam periode sepuluh tahun,’’ tutup Iman. (ant)

Menurut Risma, pihaknya memberikan apresiasi Negara Amerika Serikat yang tergabung dalam US-ASEAN Business Council karena menawarkan solusi digital kepada para pelaku UKM di Surabaya untuk mengakses pasar global. Lebih dari 200 pemilik UKM di Kota Surabaya dan sekitarnya berpartisipasi dalam lokakarya tersebut. ‘’Setidaknya dengan acara ini, pelaku UKM semakin kompetitif ke depannya,’’ katanya. Selain itu, lanjutnya, hal ini mampu terwujud karena dirinya menekankan kepada para pelaku UKM untuk bersaing melalui Go Global Go Digital. Artinya, katanya, Go Digital dipilih untuk memasarkan produk lewat teknologi, sedangkan Go Global bekerja sama dengan desainer untuk membuat packaging dan branding. Begitu juga dengan pembelajaran Go Financial yang mengajarkan pelaku UKM mencari bentuk-bentuk modal, sehingga mereka mampu meningkatkan kapasitasnya untuk lebih luas mencari jaringan melalui teknologi. ‘’Sekarang batik Surabaya, fashion, handycraft dan lain-lain sudah kita ekspor seperti ke Afrika dan Eropa,’’ ujarnya. Risma berharap dengan adanya acara semacam ini, pelaku UKM lebih berdaya baik bagi dirinya sendiri maupun untuk Kota Surabaya. ‘’Saya yakin, pelaku UKM di Surabaya mampu menyerap ilmu di sini kemudian disumbangkan kepada warga yang lain agar lebih sejahtera,’’ katanya. Perwakilan Perusahaan

AS-ASEAN Business Council Indonesia Desi Indrimayutri mengatakan perangkat digital memungkinkan usaha kecil menjadi lebih efisien, bertambah menguntungkan, dan saling terkait untuk mendukung UMKM di Indonesia dan seluruh negara ASEAN. ‘’Lokakarya hari ini memperluas komitmen dewan yang telah lama berjalan untuk memberdayakan UKM ASEAN di bawah aliansi Bisnis AS-ASEAN untuk UKM yang kompetitif,’’ kata Desi. Tidak hanya itu, lanjutnya, digitalisasi memungkinkan pelaku UKM di Indonesia dan seluruh ASEAN untuk berpartisipasi dalam perdagangan lintas batas yang memungkinkan mereka tumbuh dan menimbang kebutuhan bisnis tanpa harus mengurangi biaya. ‘’Memang belum semua, tetapi jika pemerintah dan perusahaan mendukung maka pembangunan ekonomi digital inklusif akan segera terwujud,’’ katanya. Sementara itu, koordinator Pahlawan Ekonomi sektor handycraft Nanik Heri mengaku senang dengan adanya acara ini karena mendapatkan ilmu menjual produk menggunakan digital. Perempuan yang sudah 21 tahun menggeluti dunia usaha kecil menengah ini berharap agar produk yang dijual semakin dikenal banyak orang, tidak hanya di sekitar Jawa Timur. ‘’Mumpung peserta yang datang berasal dari ASEAN dan Eropa, saya berharap mereka (orang-orang asing) berminat terhadap produk saya sekaligus memperluas pasar,’’ katanya. (ant)

DPR Sarankan Kaji Pencambutan Penghapusan TKA Jakarta (Bali Post) – Anggota legislatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Komisi VII Rofi Munawar menyarankan kepada pemerintah untuk mengkaji ulang kebijakan pencabutan penghapusan tenaga kerja asing (TKA) di sektor minyak dan gas. ‘’Kebijakan tersebut menegaskan usaha pemerintah untuk mendorong Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang lebih besar dalam sisi sumber daya manusia (SDM),’’ kata Rofi Munawar. Anggota DPR-RI dari Komisi VII ini melalui keterangan tertulis, Rabu (7/3) kemarin, mengaku kecewa dengan dicabutnya Peraturan Menteri (Permen) No. 31/2013, bahkan dirinya meminta Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mengkaji ulang kebijakan tersebut. ‘’Permen 31/2013 sangat jelas bagaimana mengatur syarat ketat untuk mempekerjakan TKA di bidang Migas. Kalau dicabut, ini sama saja membiarkan memudahkan hadirnya

pekerja asing dan menyingkirkan pekerja dalam negeri,’’ ujar Rofi’ Munawar. Sebelumnya, Kementerian ESDM mencabut Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 31 Tahun 2013 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing dan Pengembangan Tenaga Kerja Indonesia pada Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi. Penghapusan tersebut dilakukan guna mempermudah prosedur masuknya TKA ke Indonesia dan mendukung masuknya investasi. Rofi menjelaskan, sejatinya kebijakan memberi kemudahan kepada TKA secara garis besar berasal dari Kementerian Koordinator Perekonomian (Menko Ekuin) dengan alasan mendorong arus besar Investasi masuk. Selanjutnya, Kementerian ESDM sepakat untuk memangkas regulasi terkait TKA. ‘’Penghapusan regulasi pengetatan TKA di sektor migas merupakan bentuk proses

liberalisasi sektor migas yang sangat mengkhawatirkan dan miskin pembelaan terhadap pekerja lokal,’’ tegasnya. Seharusnya, kata politisi PKS ini, Menteri ESDM Ignasius Jonan, mempersiapkan permen baru yang lebih memperketat syarat masuknya TKA. ‘’Yang saya cermati dari peraturan dan pemberitaan yang ada, permen itu dicabut dan tidak ada penggantinya. Ini jelas membiarkan kehadiran TKA yang mengelola kekayaan alam yang seharusnya dinikmati oleh masyarakat termasuk kesempatan bekerja. Dan saya juga akan mengusulkan hal ini untuk dipertanyakan jika nanti ada pertemuan dengan Kementerian ESDM,’’ tegasnya. Daripada memangkas regulasi TKA, ada baiknya pemerintah dalam mendorong investasi di sektor migas adalah dengan alih teknologi. Agar pada akhirnya berdampak positif bagi tenaga lokal yang bekerja di sektor tersebut. (ant)


14 Usulan Formasi CPNS 2018

BKPSDM Tunggu Hasil Verifikasi Kemen-PAN RB

Singaraja (Bali Post) – Tahun 2018 ini, Pemkab Buleleng mengusulkan tambahan PNS baru 365 orang. Itu sesuai dengan jumlah PNS yang pensiun pada tahun ini. Di samping itu, juga berdasarkan analisis jabatan (anjab) dan analisis beban kerja (ABK) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Usulan penambahan PNS baru itu sudah diajukan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB) di Jakarta. Kemen-PAN RB akan melakukan verifikasi kembali terhadap usulan tersebut. Jadi, tidak dijamin akan disetujui seratus persen. Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Buleleng Drs. I Nyoman Wisandika, Selasa (6/3) lalu, usai mengikuti rapat di gedung DPRD Buleleng mengatakan, usulan formasi CPNS yang diajukan ke Kemen-PAN RB tersebut terdiri atas 158 orang guru. Rinciannya, 122 guru SD dan 36 orang guru SMP. Formasi tenaga kesehatan diusulkan 140 orang meliputi dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis, perawat, dan bidan. Tenaga kesehatan ini selain akan ditugaskan di RSUD, juga melengkapi sumber tenaga kesehatan di Rumah Sakit Pratama di Desa Tangguwisia, Kecamatan Seririt dan di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, sertap puskesmas. Sedangkan untuk formasi tenaga teknis infrastruktur diusulkan 67 orang untuk spesifikasi pekerjaan di bidang pengairan dan teknik sipil. “Kami sampaikan ini baru usulan formasi dan masih ada proses lanjutan sebelum nantinya disetujui oleh Kemen-PAN RB. Usulan ini pun kami susun berdasarkan anjab dan ABK yang dipersyaratkan oleh Kemen-PAN RB,” katanya. Menurut Wisandika, saat ini usulan formasi itu masih dalam pembahasan lanjutan di tingkat Kemen-PAN RB. Sejauh ini, pihaknya belum mendapatkan informasi terkait hasil pembahasan tersebut. Meski demikian, diperkirakan dalam bulan ini atau paling lambat April, Kemen-PAN RB akan memverifikasi usulan formasi CPNS dari Buleleng tersebut. Verifikasi itu sendiri akan dilakukan langsung di daerah oleh tim Kemen-PAN RB dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). (kmb38)

Nelayan Dilatih Penyelamatan

Singaraja (Bali Post) – Sejumlah anggota kelompok nelayan di Kecamatan Tejakula mengikuti latihan penyelamatan kecelakaan di laut. Nelayan ini berbaur dengan peserta lain yang mewakili unsur TNI, Polri, PMI, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Orari, Dinas Sosial (Dinsos), dan Dinas Pariwisata (Dispar). Pelatihan yang digelar Badan SAR Nasional ini dijadwalkan berakhir Kamis (8/3) pagi ini. Pelatihan ini penting karena potensi kecelakaan di laut Bali termasuk di Buleleng tergolong tinggi. Dalam setahun terakhir, sudah ada beberapa kali kecelakaan laut terjadi di pantai utara. Puluhan peserta dilatih oleh sepuluh orang instruktur. Sejumlah materi seperti medical first responder, metode pertolongan di air, personal floating device, defend and release, towing and carry, akses dan pertolongan, teknik pencarian, hingga renang di laut. Selain teori, mereka juga diberikan praktik. Selanjutnya hasil pelatihan itu akan disimulasikan hari ini. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar Ketut Gede Ardana mengatakan, pelatihan digelar untuk meningkatkan potensi SAR di masyarakat. Dalam hal melakukan penyelamatan, dibutuhkan response time yang cepat, tepat, dan aman. Khusus di Buleleng, potensi SAR diberikan pelatihan water rescue. Ini karena di daerah ini memiliki kawasan perairan terpanjang di Bali. Di samping itu, warga pesisir utara ini tercatat 5.300 sehari-hari sebagai nelayan penangkap ikan di laut. ‘’Kita ingin semakin banyak potensi SAR yang berkompeten, sehingga mampu mempersingkat response time dalam penanganan di lapangan. Pemberian pertolongan yang cepat, maka risiko jatuhnya korban jiwa bisa ditekan juga,’’ jelasnya. (kmb38)

Suara Buleleng Registrasi Kartu Gagal Proses pemblokiran kartu bagi yang belum meregistrasi untuk didaftarkan. Kami menerima jawaban, data yang anda masukkan tidak sesuai dengan data kependudukan. Sudah beberapa kali mengulangi mendaftar, tetapi tidak berhasil. Registrasi gagal dan justru diminta memverifikasi ke Kantor Disdukcapil. Kami khawatir terblokir karena gagal registrasi, mohon dibantu sebab nomor HP sudah sejak lama digunakan. Ajik Bima, Banjar

Jaga Kestabilan Ekonomi Kenaikan bahan pokok akan mempengaruhi daya beli masyarakat. Kami harap ekonomi di Buleleng tetap stabil. Mologan, Mayong

Benar-benar Diwujudkan Pemerintah daerah agar memperhatikan situasi ekonomi di Buleleng. Sektor ekonomi dan pariwisata harus diimbangi dengan pemerataan lapangan kerja. Misalnya wacana sering muncul soal bandara atau pelabuhan kapal pesiar, itu haruslah benar-benar diwujudkan. Gung Surya, Lovina

BULELENG

Kamis Paing, 8 Maret 2018

Bongkar Reklame

Pemasang Wajib Bayar Uang Jaminan 15 Persen Singaraja (Bali Post) – Pemasang reklame di zona yang sudah ditentukan pemerintah daerah, masih banyak yang terkesan tak disiplin. Selain banyak yang bodong, belakangan ini banyak reklame yang batas waktu pemasangannya habis, tetap terpasang di lokasi. Karena itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Buleleng mewajibkan setiap pemilik reklame membayar uang jaminan untuk bongkar reklame 15 persen dari nilai reklame itu sendiri. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas PMPPTSP Buleleng I Putu Karuna, S.H. di ruang kerjanya, Rabu (7/3) kemarin. Birokrat asal Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar ini mengatakan, permasalahan yang masih sering ditemukan dalam penerbitan izin reklame adalah pemilik reklame sering tidak disiplin mengikuti aturan. Pemilik reklame hanya menyiapkan ongkos untuk pemasangannya sesuai izin yang sudah terbit. Pada saat batas waktu izin pemasangan reklame berakhir, pemiliknya sengaja membiarkan terpasang hingga cukup lama. Dari pengamatannya di lapangan menyebutkan bahwa kebanyakan pemilik reklame tidak menyiapkan biaya bongkar ketika batas waktu izin pemasangan reklame telah habis. Tidak heran kalau banyak ditemukan reklame yang sudah kedaluwarsa dan mengganggu estetika. Untuk menyadarkan mereka, mulai tahun ini, Dinas PMPPTSP mewajibkan setiap pemilik reklame membayar uang jaminan untuk bongkar reklame 15 persen dari nilai reklame yang akan dipasang. Setelah batas waktu izin habis dan pemiliknya tetap tidak

membongkar, maka petugas Dinas PMPPTSP bersama instansi yang terkait akan menurunkan reklame bersangkutan. Biaya jaminan 15 persen itu kemudian dialokasikan untuk membiayai penurunan reklame tersebut. Sebaliknya, kalau setelah batas waktu izin pemasangan reklame habis dan pemiliknya membongkar sendiri, maka uang jaminan tersebut akan dikembalikan. “Setiap perusahaan, organisasi atau kelompok masyarakat yang akan mencari izin reklame itu wajib membayar uang jaminan bongkar reklame. Kalau mau dibongkar setelah habis masa berlaku izinnya, uang jaminan itu dikembalikan. Tetapi kalau kita yang bongkar, maka uang jaminanya akan menjadi pendapatan daerah,” jelasnya. Dikatakan, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari pajak reklame tahun ini tercatat Rp 1,1 miliar lebih. Target ini naik Rp 150 juta dari realisasi pajak reklame tahun sebelumnya. Untuk mencapai target tersebut, Karuna mencoba membuat terobosan agar pemilik reklame

Bali Post/kmb38

REKLAME – Mencegah reklame kedaluwarsa, Dinas PMPPSTP Buleleng mewajibkan pemilik reklame membayar uang jaminan bongkar reklame 15 persen dari nilai reklame. disiplin mengikuti ketentuan yang berlaku. Kalau memang batas waktu pemasangan diperpanjang, maka diharapkan segera mengurus perpanjangan izinnya, sehingga tidak sampai menjadi reklame kedaluwarsa. Seba-

Kementan Perluas Lahan Budi Daya Tebu di Bali Utara

Bali Post/kmb38

KOORDINASI – Kabag Humas dan Protokol Setda Buleleng Drs. Made Suaprtawan, M.M. melakukan koordinasi terkait Orientasi Kehumasan tahun 2018 ke Pemprov Kaltara.

Humas Jajaki Provinsi Kaltara Singaraja (Bali Post) – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dipilih oleh Bagian Humas dan Protokol Setda Buleleng untuk menggelar orientasi kehumasan 2018. Untuk mendapatkan gambaran awal dan koordinasi, Kabag Humas dan Protokol Drs. Made Supartawan, M.M. didampingi Kepala SubBagian Pemberitaan Cok Adithya Wiraputra Yudha, S.Sos. melakukan penjajakan awal ke Provinsi Kaltara, Rabu (7/3) kemarin. Birokrat asal Desa Busungbiu ini mengatakan, Provinsi Kaltara merupakan salah satu provinsi baru hasil pemekaran dari Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Provinsi ini baru berusia lima tahun. Sebagai provinsi termuda, Supartawan mengaku tertarik melihat program kerja dan rencana kerja di wilayah tersebut. Bagaimana pengembangan suatu wilayah dari awal dan baru berdiri serta arah pengembangan provinsi baru ini ke depannya, sehingga bisa belajar banyak hal di Pemprov Kaltara. “Tidak saja dari prestasi-prestasi yang telah diraih, tapi bagaimana

liknya, kalau yang tidak dibongkar kemudian diturunkan oleh BPPSTP, maka uang jaminan bongkar yang diwajibkan saat pemiliknya mengurus izin menjadi sumber pendapatan di daerah. (kmb38)

merancang rencana pengembangan wilayah baru dan infrastruktur bisa kami pelajari, sehingga dalam orientasi kehumasan nanti kami lakukan di Kaltara,” jelas Supartawan sembari diiyakan Cok Adithya. Asisten Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesra Provinsi Kaltara Drs. Sanusi, M.M. yang menerima rombongan Humas dan Protokol Pemkab Buleleng mengatakan, kegiatan orientasi kehumasan yang dilakukan di daerahnya merupakan ajang tukar-menukar informasi, utamanya bidang kehumasan. Sanusi juga tidak menyangka wilayahnya dipilih sebagai lokasi orientasi kehumasan Pemkab Buleleng. Meski demikian, dirinya menyebut bahwa Pemprov Kaltara tidak merasa lebih dari daerah lain, namun momen ini dijadikan sharing informasi tentang perkembangan Provinsi Kaltara mulai di sektor pariwisata dan potensi andalan yang lain. “Kami ingin ada tukar-menukar informasi khususnya mengenai kehumasan dan kami juga telah banyak belajar dari daerah lain,” tegasnya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Ketersedian lahan di Buleleng mulai dilirik Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Tahun ini, lahan kering di Bali Utara dijadikan demplot uji coba pengembangan budi daya tebu. Perluasan budi daya tebu ke Buleleng, karena produksi tebu di Provinsi Jawa Timur (Jatim) belakangan ini semakin menurun, akibat maraknya alih fungsi lahan. Untuk itu, perluasan ini dilakukan agar pabrik gula di Jatim mendapatkan pasokan tebu optimal. Kepala Dinas Pertanian (Distan) Buleleng Nyoman Swatantra yang dimintai konfirmasi, Rabu (7/3) kemarin, membenarkan Kementan RI melalui Direktorat Jenderal Perkebunan tahun ini menggulirkan program uji coba budi daya tebu di Buleleng. Dari informasi awal yang diterimanya menyebut bahwa kebutuhan lahan uji coba ini seluas 200 hektar. Alasan Buleleng dan Jembrana dipilih karena posisi kedua kabupaten ini paling dekat dengan lokasi pabrik gula di Banyuwangi dan daerah lain di Jatim. Awalnya, Buleleng bersama Jembrana akan membagi diri untuk menyiapkan lahan uji coba tersebut. Akan tetapi, pembahasan lanjutan menyebut bahwa lahan seluas 200 hektar tersebut seluruhnya dipenuhi oleh Buleleng. Meskipun sudah menyiapkan lahan, Dirjen Perkebunan bersama Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Bali dan Distan Buleleng masih melakukan verifikasi terhadap status lahan dan calon petani. Tahapan ini penting untuk mendapatkan data status lahan termasuk kesanggupan petani mengikuti program uji coba budi daya tebu tersebut. “Memang kami sudah diberi tahu untuk menyiapkan lahan untuk demplot uji coba budi daya tebu. Sebagian besar lahannya itu di Gerokgak yang notabene dekat dengan pabrik gula yang ada di Banyuwangi dan sekitarnya,” katanya. Menurut Swatantra, kalau verifikasi berjalan lancar diperkirakan uji coba penanamannya mulai dilakukan April 2018 mendatang. Terkait varietas tebu yang cocok dikembangkan, Dirjen Perkebunan sejauh ini masih melakukan kajian. Selain itu, penelitian terkait kontur lahan kering di Buleleng Barat telah dilakukan dengan hasil bahwa lahan tersebut cocok ditanami tebu. Dari berbagai sumber referensi menyebut bahwa tanaman tebu untuk bahan baku gula ditanam hingga usia sekitar delapan bulan. Dalam satu kali penanaman itu, masa panen bisa dilakukan hingga tiga kali. “Kalau kontur tanah sudah dicek dan hasilnya cocok untuk ditanami tebu, tapi varietasnya yang masih dikaji yang mana cocok untuk dibudidayakan,” jelasnya. (kmb38)


15

Kamis Paing, 8 Maret 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Europa -------------------------------------------Jumat (9/3) dini hari CSKA Moskva Borussia Dortmund Milan Atletico Madrid Olympique Marseille Sporting CP Lazio RB Leipzig

vs vs vs vs vs vs vs vs

Olympique Lyon Salzburg Arsenal Lokomotiv Moskva Athletic Club Viktoria Plzen Dynamo Kyiv Zenit

Hasil --------------- Liga Champions ----------------------------------Babak 16 besar, Pertandingan II Liverpool vs Porto (Liverpool unggul keseluruhan 5-0) PSG vs (Real Madrid unggul 5-2)

0-0

Real Madrid

1-2

Bali Post/rtr

TEPUK TANGAN - Kiper FC Porto Iker Casillas memberikan tepuk tangan kepada pendukung Liverpool di Stadion Anfield, Rabu (7/3) kemarin usai pertandingan Liga Champions.

Liverpool Lolos, Casillas Dapat Penghormatan

Liverpool Liverpool melaju ke perempatfinal Liga Champions dengan hasil imbang tanpa gol saat menjamu Porto, Rabu (7/3) kemarin. Hasil seri di Anfield ini cukup untuk melengkapi keberhasilan the Reds memenangi laga pertama di Portugal 5-0. Laga ini juga mungkin juga menjadi perpisahan bagi kiper legendaris Porto Iker Casillas di event besar Eropa. Kiper berusia 36 tahun yang tiga kali menjuarai turnamen ini saat membela Real Madrid, kontraknya habis pada akhir musim ini dan kemungkinan tak diperpanjang lagi. Sang kiper mendapatkan tepuk tangan meriah dari para penggemar Liverpool ketika masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua di depan penonton di ‘’The Kop’’. ‘’Respect Champions League. Never walk alone,’’ katanya dalam pesan yang diunggah di Instagram. Kepada media Spanyol seusai pertandingan, ia menyatakan jika pertandingan tersebut merupakan akhir penampilannya di Liga Champions, maka hasil imbang itu sama sekali tidaklah terlalu buruk, karena dengan tampil clean sheet di stadion yang fantastis itu. ‘’Tak seorang pun tahu bagaimana dengan hari-hari mendatang,’’ lanjutnya. Peluang Meski akan berhadapan dengan seteru abadi Manchester United di Liga Inggris pada akhir pekan ini, manajer Liverpool Juergen Klopp menurunkan tim kuat meski pencetak gol terbanyak Mohamed Salah dan pemain termahal Virgil van Dijk. Keduanya tampil sebagai pemain pengganti. Penyerang Liverpool Sadio Mane, yang tiga golnya di Porto membawa timnya menang telak, nyaris memecah kebuntuan. Sepakan Mane tidak tepat sasaran saat berupaya menyelesaikan umpan silang dari Joe Gomez pada menit ke-18 dan mengenai tiang gawang pada menit ke-31 setelah mendapat bola dari James Milner. Sementara peluang Porto lahir pada menit ke-52 ketika tembakan pemain sayap asal Ghana Maneed Waris dari tepi kotak penalti dapat ditepis kiper Liverpool Loris Karius. Pemain pengganti Danny Ings kemudian memaksa kiper veteran Casillas untuk melakukan penyelamatan dari tandukannya pada fase akhir pertandingan. Hingga peluit akhir dibunyikan skor tetap imbang tanpa gol. ‘’Kami melaju ke putaran berikutnya yang merupakan hal terpenting, namun kami harus memberi penghargaan kepada Porto karena mereka bermain baik,’’ kata kapten Liverpool Jordan Henderson. (kmb39/rtr/ant)

Gol Babak Kedua Menangkan BU Gianyar (Bali Post) -

Tim tuan rumah Bali United (BU) unggul atas tamunya FLC Thanh Hoa, Vietnam, dengan skor 3-1 (0-1) dalam lanjutan Piala AFC, Grup G, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (7/3) kemarin. Tiga gol kemenangan Serdadu Tridatu tercipta pada babak kedua dan melalui bola-bola atas. Sejak kick-off, Thanh Hoa spontan bertarung terbuka, bahkan mereka serasa bertanding di kandangnya. Berawal dari serangan balik cepat yang dilakukan, gelandang serang Ryutaro Karube menukik ke jantung pertahanan BU. Stoper BU Demerson Bruno Costa menjegal Ryutaro di petak keramat pada menit ke-11. Wasit Hanna Hattab (Syiria) menganggap pelanggaran, seraya menunjuk titik putih. Kapten Thanh Hoa Pape Omar Faye yang mengeksekusi penalti tendangannya lemah dan menyusur tanah hingga mudah diblok kiper BU Wawan Hendrawan. Gagal mendapatkan gol dari penalti, Thanh Hoa terus bermain terbuka dan menekan benteng pertahanan BU yang dikawal Demerson, Ahn Byungkeon, Made Andhika, dan Ricky Fajrin. Thanh Hoa yang menerapkan strategi ofensif, menuai hasil dari kerja kerasnya pada menit ke-29. Tembakan bebas Karube menembus pagar betis hingga memperdaya kiper Wawan Hendrawan. Keunggulan Thanh Hoa 1-0 bertahan hingga turun minum. Pada interval kedua, BU menarik Kevin Brands dan memasukkan Yabes Roni Malaifani, termasuk Irfan Bachdim digantikan Miftahul Hamdi. Masuknya Yabesroni dan Hamdi makin menambah daya dobrak BU, utamanya dari sayap kiri. Gol balasan BU tercipta di menit ke-65 dari umpan lambung Nick van der Velden kepada Yabes Roni. Yabes yang menerima bola atas, mengarahkannya ke gawang Thanh Hoa yang

Bali Post/ant

GOL - Pesepak bola Bali United Demerson Bruno Costa (tengah) meluapkan kegembiraannya setelah berhasil membobol gawang FLC Thanh Hoa, Vietnam dalam pertandingan Grup G Piala AFC 2018 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (7/3) kemarin. Bali United menang atas Thanh Hoa dengan skor 3-1. dijaga kiper Tran Buu Ngoc. Skor imbang 1-1, BU makin membombardir benteng pertahanan Thanh Hoa. Di menit ke-71, lagi-lagi BU mencetak gol dari bola atas. Sepak pojok yang dilesakkan kapten Fadil Sausu disongsong tandukan Demerson dan kembali menggetarkan jala Tran Buu Ngoc. Unggul 2-1, BU terus meningkatkan tempo permainannya, dan menggebrak dari segala lini. Gol tercipta melalui gol sepakan Stefano Lilipaly di menit ke-74. Umpan bola lambung Nick van der Velden ke mulut gawang disongsong sontekan Stefano yang kembali menjebol gawang tim tamu. Kedudukan 3-1 bertahan hingga akhir pertandingan. Pascalaga, Demerson bersyukur

bisa menyumbang sebiji gol ke gawang Thanh Hoa. Sedangkan pelatih Widodo Cahyono Putro mengakui lawan terlalu memforsir di babak pertama, dan membuat dirinya yakin pada babak kedua pasti terdapat celah untuk bisa menerobos. ‘’Saya yakin mereka terlalu bernapsu menang, dan pada babak pertama tampil habis-habisan,’’ ujarnya.

Di sisi lain, pelatih Thanh Hoa Marion Mihail mengakui strategi yang diterapkan BU cukup cerdik. Pada babak kedua, asuhannya terkuras tenaganya, justru BU memasukkan pemain muda seperti Yabes dan Hamdi. ‘’Kami akui taktik BU cukup jitu guna memenangkan laga,’’ sebut Marion Mihail. (022)

Hasil Grup G Bali United Yangoon United 1. Yangon United 2. Bali United 3. Thanh Hoa 4. Global Cebu

vs vs 3 3 3 3

FLC Thanh Hoa Global Cebu 3 1 1 0

0 1 0 1

0 1 2 2

3-1 3-0 8-2 5-5 3-5 1-5

9 4 3 1

Permainan Kolektif Bawa Real Madrid ke Perempatfinal Paris Real Madrid menunjukkan kekuatan kolektivitasnya dengan meraih kemenangan tipis 2-1 atas Paris Saint Germain (PSG) untuk mencapai babak perempatfinal Liga Champions, Rabu (7/3) kemarin. Sementara tuan rumah PSG kembali membuktikan bahwa uang tidak bisa membeli kesuksesan. Pasukan Zinedine Zidane membuktikan keperkasaannya pada pertandingan di Parc des Princes semalam lewat gol Cristiano Ronaldo menit ke-51 dan Casimero (80) di babak kedua. Dengan demikian Los Merengues meraih kemenangan keseluruhan 5-2 di babak 16 besar ini. ‘’Secara taktik, kami bermain seperti yang direncanakan. Kami percaya dengan apa yang kami lakukan,’’ jelas pelatih asal Prancis itu pada konferensi pers. ‘’Mungkin, mereka tampil tidak terlalu bagus, namun itu juga karena kami tampil lebih baik. Jelas, pertandingan menjadi semakin berat bagi mereka setelah kami mencetak gol kedua,’’ jelas Zidane. Upaya PSG bangkit setelah kekalahan 1-3 di Santiago Bernabeu di laga pertama,

menjadi tambah berat setelah harus bermain dengan 10 pemain. Marco Verratti menerima kartu kuning kedua dan kemudian berubah menjadi kartu merah pada menit ke-66. ‘’Benar jika Madrid layak melaju ke babak selanjutnya. Menurut saya, yang terpenting adalah mereka bermain lebih baik,’’ ungkap manajer PSG Unai Emery. ‘’Mereka menguasai 60 persen pertandingan dan kami tidak memanfaatkan 40 persen sisanya.’’ Kekalahan menyakitkan ini terjadi setahun setelah hasil buruk di fase yang sama di turnamen ini. Kala itu PSG dihajar Barcelona 1-6 di Nou Camp setelah meraih kemenangan 4-0 di Parc des Princes. ‘’Kalah atas Real Madrid itu sendiri tidak memalukan, namun tersingkir di babak 16 besar itu yang memalukan,’’ tambah Emery. PSG mengontrol pertandingan di babak pertama dengan mendominasi lapangan tengah. Namun tanpa penyerang Brazil dan pemain termahal di dunia Neymar yang masih dalam proses penyembuhan cedera kaki, serangan tim tuan rumah tidak menggigit. Usai Ronaldo menceplos-

Bali Post/rtr

BERSALAMAN - Manajer Real Madrid Zinedine Zidane (kiri) bersalaman dengan mitra dari Paris Saint Germain (PSG) Unai Emery usai pertandingan di Stadion Parc des Princes, Paris, Rabu (7/3) kemarin. kan bola dengan sundulan kepala, PSG mampu menyamakan skor melalui sepakan Edinson Cavani menit ke-71. Dengan bermain 10 orang dan sisa waktu kurang dari setengah jam, mental pasukan Emery seketika runtuh setelah Casemiro menjebol gawang Alphonse Areola sepuluh menit jelang bubaran. Reaksi Media Kekalahan dan kegaga-

lan ini langsung direspons media Prancis. ‘’PSG menghilang tanpa meninggalkan jejak apa pun,’’ tulis harian olahraga L’Equipe di halaman depannya. Sejak Qatar Sports Investments (QSI) mengambil alih klub ini pada 2011, PSG tidak pernah mencapai babak semifinal Liga Champions bahkan tersingkir di babak 16 besar dua musim berturut-turut. Sementara

sebelumnya langkah PSG terhenti di perempatfinal empat kali. Di awal musim ini, PSG menggelontorkan 400 juta euro (497 juta dolar AS) untuk membeli Neymar dari Barcelona dan meminjam Kylian Mbappe dari Monaco. Mantan pelatih AC Milan Arrigo Sacchi menyatakan klub yang berdiri pada 1970 itu tengah membangun identitasnya. ‘’PSG hanyalah kelompok pemain,’’ katanya di Italian TV. ‘’Anda tidak bisa membeli ide-ide. Klub seharusnya lebih utama. Saya pikir, saya akan melihat pemain dengan tali kekang di mulut mereka. PSG seharusnya menjadi klub yang utuh.’’ Kendati demikian, Presiden PSG Nasser al-Khelaifi mengaku hanya kecewa dengan beberapa pemain atas kekalahan itu, termasuk di dalamnya Verratti yang memprotes wasit Felix Brych dan berujung dengan kartu kuning kedua. Selebihnya berjalan sesuai rencana. ‘’Kami akan melanjutkan proyek kami dengan dua pemain itu (Neymar dan Mbappe). Karena merekalah masa depan klub ini,’’ tegasnya. (kmb39/rtr)

McLaren dan Red Bull Diganggu Masalah Baterai Barcelona Tim Formula 1 McLaren masih belum lepas dari gangguan mesin. Kali ini tim yang bermesinkan Renault itu diganggu dengan persoalan baterai pada uji coba pramusim di Sirkuit Katalunya, Barcelona, Rabu (7/3) kemarin yang berjalan tidak lancar. Fernando Alonso dan Stoffel Vandoorne terganggu sesi uji cobanya setelah mobilnya tiba-tiba mati mesin. Mobil Vandoorne bahkan tiga kali mati, dua dikarenakan baterai dan sekali karena kerusakan teknis. Persoalan serupa dialami tim Red Bull yang juga menggunakan mesin Renault. Mobil Max Verstappen terhenti di tengah trek dan memaksa pengawas lomba mengibarkan bendera merah. ‘’Apa yang kami perlu kami

lakukan jelang seri pembuka di Melbourne adalah mencoba dan memastikan seluruh cadangan baterai dalam kondisi bagus saat balapan,’’ kata Kepala Teknik Renault Bob Bell seperti dikutip website formula1.com. Musim ini McLaren menggunakan mesin Renault. Sebelumnya tim memutuskan kontrak tiga tahun dengan Honda berjalan sangat buruk. Ironinya, Toro Rosso yang menggunakan mesin Honda, malah tampil bagus. Tim milik Red Bull itu malah lebih banyak melakukan putaran dibandingkan McLaren. McLaren yang terakhir kali memenangkan lomba pada 2012, berharap bisa mencapai podium musim ini. Sementara Red Bull yang memenangkan tiga seri pada musim 2017, kembali menjadi

unggulan musim ini. Hasil uji coba kemarin menempatkan pembalap Australia Daniel Ricciardo di posisi teratas. Pembalap Aston Martin Red Bull berhasil membukan waktu tercepat 1 menit 18,357 detik setelah

melakukan 126 putaran. Posisi kedua ditempati juara dunia Lewis Hamilton (Mercedes) dan rekan setimnya Valtteri Bottas di posisi ketiga. Musim 2018 F1 akan dimulai di Australia pada 25 Maret. (kmb39/rtr)

Hasil Uji Coba Pra Musim 1. Daniel Ricciardo (Aston Martin Red Bull) 2. Lewis Hamilton (Mercedes AMG Petronas) 3. Valtteri Bottas (Mercedes AMG Petronas) 4. Sebastian Vettel (Scuderia Ferrari) 5. Fernando Alonso (McLaren) 6. Carlos Sainz Jr. (Renault Sport) 7. Romain Grosjean (Haas) 8. Lance Stroll (Williams Martini) 9. Kimi Raikkonen (Scuderia Ferrari) 10. Nico Hulkenberg (Renault Sport)

1:18,357 (126 lap) 1:18,400 (90 lap) 1:18,541 (34 lap) 1:19,541 (66 lap) 1:19,856 (47 lap) 1:20,042 (88 lap) 1:20,237 (64 lap) 1:20,349 (63 lap) 1:20,600 (12 lap) 1:21,758 (46 lap)

Bali Post/rtr

UJI COBA - Pembalap Formula 1 McLaren Fernando Alonso mengikuti sesi uji coba pramusim di Circuit de Barcelona-Catalunya, Montmelo, Rabu (7/3) kemarin.


olah raga

16 Daihatsu Astec Terbuka 2018

Unggulan Enam dan Delapan Tumbang Denpasar (Bali Post) Tumbangnya unggulan enam dan delapan menjadi kejutan hari kedua Sirkuit Nasional (Sirnas) Bulu Tangkis Daihatsu Astec Terbuka 2018, di GOR Lila Bhuana, Rabu (7/3) kemarin. Unggulan keenam, tunggal pemula Raffarel Radzinski Sadad (Jaya Raya Winner Surabaya) ditundukkan Hendry Leander (PB Djarum Kudus) dengan skor 10-21, dan 16-21. Sementara unggulan delapan Calvin Valentino Sifei Tan (Jaya Raya Jakarta Pusat) dikalahkan Miguel Jefferson Weool (Pelatkot Gorontalo), dengan skor 13-21, dan 16-21. Sementara Surya Adi Pambudi (PB Djarum Kudus) juga ditundukkan lawannya Gabriel Evan Santoso (Nikko Steel Malang), dengan skor 16-21, dan 19-21. Hasil lainnya, untuk tunggal pemula Dominikus Nathanael T (Tangkas Istiland Jaksel) mengalahkan Made Mossa Jagaditha Putra Mahotama (Menang Kalah Sehat Singaraja) 21-17, 21-9. Yusack Christian (Jaya Raya Jakarta) menang atas Made Bayu Dwiraditya (Porwaja Denpasar) 21-6, 21-8. Pelatih Porwaja KG Arjana menyatakan, pihaknya bangga digelarnya event sirnas di Bali, bertujuan menambah jam terbang pebulu tangkis asuhannya. ‘’Pebulu tangkis Bali bisa beruji coba melawan pebulu tangkis luar Bali, dan hasilnya bisa dipakai evaluasi,’’ ungkap Arjana. Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi (PB Racket Jakarta) mengalahkan Sheila Lidia (Kebraon Sport Centre Surabaya) 21-4, 21-6. Ni Kadek Talitha Nareswari (Bima Sakti Denpasar) menekuk Sella Amalia (Jaya Raya Winner Surabaya) 18-21, 21-14, 21-12. IGB Angga Prasetia (Menang Kalah Sehat Singraja) unggul atas M. Kamal Ghani Assidiqi (Rimba Raya) 21-6, 21-18. Komang Adi Pramana Putra (Poker Badung) menundukkan Abdur Rahman (Toya) 21-10, 21-14. Komang Linggano Angelo Asmara (Port Celuk) menekuk Putu Gede Danendra Dinata (Porwaja Denpasar) 21-4, 21-2. Dendra (Menang Kalah Sehat Singaraja) mengalahkan Ananda Revi Syahputra (PB 89 Badminton Club) 21-16, 21-13. M. Afiq Dzakwan Arief (PB Djarum Kudus) menang atas IB Aryawan A (Anugerah Denpasar) 21-2, 21-3. (022)

Bali Post/022

KEJUTAN - Beberapa pebulu tangkis unggulan tumbang di hari kedua Sirkuit Nasional (Sirnas) Bulu Tangkis Daihatsu Astec Terbuka 2018, di GOR Lila Bhuana, Rabu (7/3) kemarin.

Pantau Hasil Latihan, Pesenam Indonesia Diikutkan di Piala Dunia

Jakarta (Bali Post) Tim senam Indonesia akan mengikuti Piala Dunia Senam Artistik 2018 yang akan berlangsung Doha, Qatar, pada 1926 Maret demi peningkatan prestasi dalam Asian Games 2018. ‘’Kami akan mengikutsertakan lima atlet putra dan empat atlet putri dengan dana dari pengurus provinsi serta dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora),’’ kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani) Dian Arifin di sela-sela sosialisasi vaksin influenza bagi atlet-atlet pelatnas di Kemenpora, Jakarta, Rabu (7/3) kemarin. Dian mengatakan, Piala Dunia Senam Artistik 2018 menjadi salah satu ajang pemantauan PB Persani terhadap hasil latihan atlet-atlet yang akan turun dalam Asian Games ke-18. ‘’Para peserta dalam Piala Dunia Artistik itu akan berasal dari berbagai negara, dan kami harus melihat gerakan-gerakan atlet-atlet kami sudah sampai pada tingkat mana. Kami juga masih mempertimbangkan kejuaraan uji coba berikutnya,’’ ujar Dian. PB Persani masih memprogramkan pemusatan pelatihan nasional bagi 12 atlet disiplin artistik dan dua atlet disiplin ritmik. ‘’Kami menyiapkan enam atlet putra dan enam atlet putri. Tapi, pemerintah hanya membiayai lima atlet putra dan lima atlet putri. Kami akan menyeleksi lagi agar menjadi 10 atlet total pada April setelah kembali dari Doha,’’ tutur Dian. Selain keikutsertaan dalam kejuaraan uji coba di Doha, PB Persani juga akan mengirimkan atlet untuk mengikuti pelatihan luar negeri di Rusia pada Juni atau Juli hingga jelang pertandingan Asian Games pada Agustus. ‘’Kami semula berencana ke Amerika Serikat, tapi dana tidak mencukupi. Kami memilih Rusia karena hanya Rusia yang memberikan respons permintaan kami,’’ ujar Dian. Dian mengatakan pelatihan luar negeri di Rusia dibutuhkan tim senam Indonesia untuk menyempurnakan gerakan para atlet sebelum mengikuti Asian Games. ‘’Dalam pelatihan luar negeri itu akan ada penambahan dan penyempurnaan gerakan meskipun tidak banyak. Kami perlu memantapkan strategi dan harus mengevaluasi gerakan setiap atlet karena pada cabang senam penilaian bersifat subjektif,’’ kata Dian. (ant)

Kamis Paing, 8 Maret 2018

Tunggal Putri Habis Jakarta (Bali Post) -

Dua tunggal putri Indonesia Fitriani dan Lyanny Alessandra Mainaky akhirnya tumbang di fase awal turnamen bulu tangkis Jerman Terbuka 2018, Rabu (7/3) kemarin. Dengan hasil minor dua pebulu tangkis ini, Indonesia tak lagi memiliki wakil di nomor tunggal putri dalam turnamen berhadiah total 150 ribu dolar AS ini.

Bali Post/ist

TANPA WAKIL - Pebulutangkis putri Indonesia Lyanny Alessandra Mainaky menelan kekalahan di putaran pertama turnamen Jerman Terbuka, Rabu (7/3) kemarin. Tunggal putri tidak menyisakan wakil di putaran kedua.

Persija Diminta Inisiasi Pembangunan Stadion Sendiri Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta kepada manajemen Persija menginisiasi pembangunan stadion sendiri, sehingga ke depannya tidak terganggu dengan agenda lain, termasuk tim nasional seperti yang terjadi saat ini. Pernyataan orang nomor satu di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) itu disampaikan setelah melakukan pertemuan dengan manajemen tim yang berjuluk Macan Kemayoran yang dipimpin langsung sang Direktur Utama Gede Widiade di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (7/3) kemarin. ‘’Dalam pembicaraan tadi, saya meminta Persija untuk menginisiasi memiliki stadion sendiri. Biar enggak terganggu dengan jadwal pemerintah. Apalagi industri sepak bola saat ini mulai bagus,’’ kata Imam Nahrawi. Persija saat ini memang kesulitan untuk menggelar pertandingan, baik di Piala AFC maupun menghadapi kompetisi Liga 1. Bahkan, salah satu tim dengan suporter terbesar di Indonesia itu

harus menjadi tim musyafir alias pindah-pindah markas. Untuk menghadapi Liga 1, Persija mengajukan beberapa stadion yaitu Stadion Pakansari Cibinong, Bogor, Stadion Patriot di Bekasi dan Stadion Wibawa Mukti Cikarang. Hanya, keduanya masih dipersiapkan untuk menghadapi Asian Games 2018. Begitu juga dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno. Khusus untuk pertandingan Piala AFC, Persija menggunakan stadion yang akan dijadikan lokasi pembukaan dan penutupan Asian Games 2018 itu. Ada dua pertandingan kandang Grup H yang bakal dijalani yaitu melawan Song Lam Nghe An dan Johor Darul Ta’zim. Menurut Menpora, dalam perbincangannya manajemen Persija setuju dengan masukan yang diberikan. Bahkan, Gede Widiade mengaku sudah mempunyai investor yang akan merealisasikan harapan Persija dalam memiliki stadion yang sesuai dengan standar. ‘’Dia setuju. Bahkan mereka akan membawa investornya ke saya. Ini jelas bagus

karena waktu yang ada tidak begitu lama. ‘’Salah satunya cara ya… uji coba dengan tim laki-laki. Idealnya dari tim SSB usia 13-14 tahun. Kenapa ini kami lakukan karena lawan idealnya tidak dapat,’’ katanya di sela memimpin latihan di Lapangan Youth National Traning Center, Bojongsari, Depok. Menurutnya, saat ini sudah banyak SSB yang mengajukan dirinya untuk menjadi lawan tanding timnas putri. Sesuai dengan program yang dibuat, uji coba selama di pemusatan latihan nasional di Bojongsari, Depok antara

11-5 di jeda interval. Akan tetapi, Sung di luar dugaan mampu mengejar dan membalikan keadaan dengan mencetak sembilan angka tanpa balas untuk membuat skor berbalik 14-11. Fitri yang sekuat tenaga mengejar ketertinggalan, tak bisa membendung Sung yang mengunci kemenangan dan melaju ke putaran kedua. Sementara itu, Lyanny yang terlihat tak bisa mengimbangi permainan Jindapol di game pertama, dan harus rela menyerahkan game perdana pada pemain Thailand. Tak mau mengulangi kesalahan sama seperti di game pertama, Lyanny memberikan perlawanan hebat pada Jindapol di awal game kedua, meski wakil Thailand tersebut tak membiarkan Lyanny melaju bebas mengumpulkan poin. Tertinggal 6-8 dari Lyanny, wakil Thailand mampu memecahkan kebuntuan dan mencetak lima angka beruntun untuk membalikan keadaan 11-8. Selepas momen tersebut, Lyanny tak mampu lagi menyalip poin, atau bahkan menyamakan kedudukan dengan Jindapol yang akhirnya berhasil merebut kemenangan dan mengamankan tiket putaran kedua jadi miliknya. (ant)

sekali. Persija akan menjadi klub pertama di Indonesia yang memiliki stadion sendiri,’’ kata pria yang akrab dipanggil Cak Imam itu. Sementara itu, Direktur Utama Persija Gede Widiade meminta kepada pemerintah dalam hal ini Kemenpora untuk menjembatani ke pihak terkait untuk memberikan kesempatan menggunakan stadion selama tidak digunakan untuk Asian Games 2018. ‘’Kami berharap bisa menggunakan lapangan tersebut dengan ketentuan-ketentuan normatif. Kita juga menyadari jika Persija di Jakarta tidak punya lapangan. Di Jakarta memang ada GBK itu pun bukan lapangan pemda, tapi Setneg. Untuk itu kami meminta kepada pemerintah untuk mendukung kami karena ini kan untuk kepentingan masyarakat juga,’’ tuturnya. Dengan menjadi klub musyafir terutama di Solo, memang banyak pihak yang harus dilibatkan. Seperti saat pertandingan Piala Presiden. Demi kelancaran harus melibatkan tiga Polda sekaligus yaitu Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat dan Polda Jawa Tengah. (ant)

Bali Post/ant

PLAYOFF - Pebasket Stapac Jakarta Williams Dominique (kiri) memasukkan bola setelah lolos dari hadangan pemain Siliwangi Bandung Rizky Liyandra (kanan) dalam pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) Seri VIII di GOR Bimasakti, Malang, Jawa Timur. Guard Stapac ini menjadi ancaman tim Pacific Caesar Surabaya pada playoff Divisi Putih mendatang.

Pacific Caesar Siapkan Strategi Alternatif

Bali Post/ant

STADION - Foto areal Stadion Pakansari di Bogor, Jawa Barat. Stadion tersebut menjadi salah satu venue di Jabar yang akan digunakan pada Asian Games 2018. Persija Jakarta berniat menggunakan stadion Pakansari sebagai markas tim.

Timnas Putri Dijadwalkan Hadapi SSB Depok (Bali Post) Manajemen timnas sepak bola putri Indonesia bergerak cepat setelah kejuaraan Piala AFF Wanita 2018 dimajukan menjadi 1-10 Mei yang salah satunya bakal menguji pemain pada pertandingan uji coba dengan Sekolah Sepak Bola (SSB) yang telah disiapkan. Pelatih timnas putri Satia Bagdja di Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Rabu (7/3) kemarin, mengatakan bertanding melawan tim SSB merupakan pilihan realistis saat ini mengingat untuk mengundang timnas asing ke Indonesia diperkirakan sulit

Fitriani kandas dari pemain Korea Selatan unggulan kedua Sung Ji Hyun setelah berjuang dalam laga dua game berdurasi 40 menit yang berkesudahan 12-21, 16-21. Adapun Lyanny menyerah di tangan pemain Thailand yang merupakan unggulan keenam, Nitchanon Jindapol, setelah berjuang 33 menit dalam laga dua game berkesudahan 8-21, 12-21. Dalam pertandingannya, Fitriani yang tertinggal 1-5 di awal game perdana, berhasil mengejar perlahan dan menyamakan kedudukan 7-7. Akan tetapi Sung kembali bisa mengendalikan permainan dan semakin menjauhi poin Fitriani, sedangkan wakil Indonesia tak bisa kembali mendekati perolehan poin pemain Korea Selatan yang akhirnya memperoleh kemenangan game perdana ini. Kekalahan game pertama, membuat Fitriani terpacu untuk bisa mengejar ketertinggalan dan hasilnya dia langsung tancap gas di awal game kedua bahkan memimpin hingga poin

empat-lima pertandingan. Demi mendapatkan pemain terbaik, Satia Bagdja dan tim terus berusaha menyeleksi pemain yang ada saat ini. Sedikitnya ada 40 pemain yang terus dipantau kemampuannya. Tidak hanya pemain senior, pemain yang dipanggil juga banyak yang berusia di bawah 16 tahun. Jumlah tersebut, katanya, tidak akan dikurangi. Namun, sistem promosi degradasi tetap diberlakukan. Hal ini dilakukan karena di Indonesia tidak ada kompetisi sepak bola putri. Kondisi ini yang membuat pembentukan tim mengalami kendala.

‘’Memang akhir pekan ini ada pencoretan lima pemain, namun setelah itu masuk lagi lima. Kami juga memanggil pemain futsal. Namun, saat ini masih menjalani kompetisi, tapi ada beberapa yang sudah gabung,’’ kata tandem Rahmad Darmawan saat melatih klub profesional itu. Pemain futsal, kata pelatih berusia 57 itu, merupakan alternatif yang tepat mengingat kompetisinya ada. Namun, semuanya tetap membutuhkan penyesuaian karena lapangan yang digunakan berbeda. Meski demikian, pihaknya

mengaku tidak patah semangat untuk membangun tim. Pada Piala AFF Wanita 2018, Indonesia tergabung dengan tim kuat yaitu Myanmar, Vietnam dan Filipina. Meski demikian, pelatih Satia Bagdja tetap memiliki target tinggi yaitu timnas putri Indonesia harus lolos ke semifinal. ‘’Sebagai pelatih, itu target pribadi saya. Yang jelas, kami akui jika kita banyak memiliki pemain potensial meski usianya masih muda. Kuncinya kita semua harus bekerja keras untuk meraih hasil terbaik,’’ kata penggati Rully Nere itu. (ant)

Jakarta (Bali Post) Pacific Caesar Surabaya menyiapkan strategi alternatif untuk pertandingan playoff Divisi Putih Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertalite 2017-2018 menghadapi Stapac Jakarta pada 9, 10 dan 12 Maret 2018. Menurut pelatih Pacific Caesar Kencana Wukir, strategi itu diterapkan jika kedua pemain asingnya David Seagers dan Anton Davon Waters ‘’dikunci’’ oleh Stapac. ‘’Belajar dari pertemuan di musim reguler, Stapac memang menjaga ketat Seagers dan Waters. Namun kami sudah siapkan beberapa alternatif pilihan cara bermain agar bisa mengambil keuntungan dan tentunya itu dengan mengoptimalkan kemampuan para pemain lokal,’’ ujar Kencana. Pria yang biasa disapa Kiki tersebut melanjutkan, timnya akan berupaya semaksimal mungkin untuk memenangkan playoff dan melaju ke semifinal. Karena itu, selain menyiapkan strategi cadangan, Pacific juga fokus menjaga pemain yang sangat berpengaruh untuk Stapac yaitu point guard asal Amerika Serikat (AS) Dominique Williams. Dominique Williams atau Dom, sapaannya, sudah mem-

buat rata-rata 19,65 poin, lima assist dan lima rebound per game selama musim reguler IBL 2017-2018. ‘’Kami berusaha untuk mengurangi dominasi Dom,’’ tutur Kencana. Sementara terkait kondisi para pemainnya, Kencana Wukir menyebut semua dalam kondisi fit untuk playoff kecuali sang kapten Nuke Saputra. Nuke, guard yang telah membuat rata-rata 12,5 poin, 1,75 asisst dan empat rebound per pertandingan di musim reguler, masih dalam penyembuhan cedera paha. ‘’Kami akan melihat kondisinya apakah bisa bermain atau tidak,’’ kata Kencana. Seandainya Pacific Caesar Surabaya berhasil melaju ke semifinal IBL 2017-2018, itu adalah posisi empat besar pertama klub tersebut sepanjang sejarah. Hal itu bukan tidak mungkin mengingat di musim reguler, Pacific Caesar bisa dua kali mengalahkan Stapac dari tiga pertemuan. Babak semifinal dari Divisi Putih IBL 2017-2018 sendiri akan berlangsung pada 5-8 April 2018 di mana pemenang laga Pacific Caesar versus Stapac Jakarta berhadapan dengan juara Divisi Putih Pelita Jaya Basketball. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Paing, 8 Maret 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcri Desain Grafis Densel Untk Percetakan Hub.089632512899

Dicr Scurity.Lam:082144001144 Email:fm.petitenget@gmail.com

DIJUAL MOBIL

Dibthkn GRO(Villa Coord) Good Performent,Good English,Good Salary.Telp:0361-4490319.CV to asavillasproperty@gmail.com

Driver (max 24 yr)honest,hard worker,flexible time,english speaking.CV:hrd@balicasa.net Jl.Braban 103X Kerobokan

Dijl H.Maestro th 90 H.32 nego Hub.081239559855/087761676996

B.BP.001.03.18.0000324

B.BP.001.03.18.0000303

Dibthkn Tenaga House Keeping u Villa Area Seminyak Pribd Baik Pekrj keras.Gj Menarik,CV Krm ke:asavillasproperty@gmail.com Telp.(0361)4490319

B.BP.001.03.18.0000298

B.BP.001.03.18.0000336

Dibth Sgr Pramuniaga unt Surya Mas Mart Jln.Legian Kaja 478/ 0361 4754789/087862979641 B.BP.154.03.18.0000222

B.BP.001.03.18.0000301

LOWONGAN Distributor Ban&Oli Membutuh kan sales&MD Umur Max.30Th Laki-Laki Pendidikan Minimal SMU.Bawa Lamaran ke Jl.Buluh Indah 75 Dps Toko Ban Goodyear Tlp:08113977520

B.BP.001.03.18.0000266

Bth:Receptiont&Office Boy max: 30th Hub:750705/085100451666

B.BP.001.03.18.0000073

Cr Karyn/ti Kasir&Adm bs Kompt Hub.081236648152,082144684133 B.BP.001.03.18.0000215

Cri Salesman Jual Juice ke Cafe Restaurant.Gaji Bagus, Team Fun.Area:Canggu/Seminyak Hub.Marc:087862389148 B.BP.004.03.18.0000206

Dcr Sales,Spv,Teknisi STM,Gj+ Bns+Komisi+BPJS,Lam PT.PMA, Bedahulu XVII/7 Dps

B.BP.821.02.18.0001404

DcrHousekeepngT:082144001144 Email:fm.petitenget@gmail.com

B.BP.001.03.18.0000299

Dcr Mrktng Digital Print,SIM C Design Grphs,Wanita Bs AI Crel pshop,Clng Srvc H.081237201410

B.BP.001.03.18.0000184

Dcr Sales Ban&Cat Spray punya Mtr L/P H.WA 082242015495

B.BP.004.03.18.0000220

Dibutuhkan Hairdresser,Therapist Berpglman Gaji Bagus,Di Ker obokan Hub:081 293 799 814

B.BP.031.03.18.0000128

Dcr:Guru Computer/IT. Min.S.Kom,Pengalaman, Bisa Bhs Inggris. Send CV to jobapplybali@gmail.com B.BP.004.03.18.0000326

Dcr:Koki Wanita utk rumah di Imam Bonjol Dps. Pengalaman, Pintar masak.Gaji 4jt, SMS/WA:0816571027

Dibthkn Tenaga IT,Bpglamn Web Design,Good Salary,Kirim CV ke asavillasproperty@gmail.com Telp.(0361)4490319

B.BP.001.03.18.0000254

Dcr Stylist & Capster Berpglmn Gj 2,5Jt-3,5Jt Hub.081288668441 Galuh Salon B.BP.154.03.18.0000273

Kerja diluar negeri,semua usia pasutri 081375409869 B.BP.004.03.18.0000090

B.BP.004.03.18.0000325

SPA

SERVICE

BAHAN BANGUNAN

FOTO COPY

BENGKEL LAS BALI WANGI

WC

JASA KURAS

LIMBAH MELAYANI MAMPET

BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000620-brj

Free

BIRO JASA

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

BALI WANGI JASA KURAS TOUR LIMBAH

WC

MELAYANI MAMPET

BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000620-brj

NISSAN

Djl Nissan Joke Warna Silver Th 2011 Matic.Hub:08123666158 B.BP.001.03.18.0000264 TOYOTA

Innova-G AT Th 2014,Silver Bensin,52.000KM,DK Asli Hub:08123830201

B.BP.001.03.18.0000323

DIJUAL MOTOR

B.BP.001.03.18.0000312

B.BP.001.02.18.0001458

B.BP.001.03.18.0000335

B.BP.001.03.18.0000318

Dicari Pegawai Salon Hub.087760357594

Dicari Sopir Pribadi,Rajin, Jujur&Bertanggung jawab. Hub.08123810359/081999587639

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

HONDA

Salah Satu Rush’16 &Terios’13 Putih,Toko Arbet,Jl.Raya Pemogan 240 Hub.081239530478

B.BP.001.03.18.0000302

Dicari Sales,Wanita max 40thn Min tmtn SMA,lebih baik bisa Bhs Mandarin,Penmpln mnrik,rjn, jjr,Gj 4/jt brtggjwb,pnmptn Discovery Shopping Mall,Kuta Hub.Lusi 0361-769780

Informasi pasang iklan Telepon

HONDA

Baru Vario 110,All Beat 1,3JT Hub Bayu:082144036768 B.BP.001.03.18.0000297

Hevea Villas in Seminyak looking for Villa Manager to supervise 27 staff.Min 3 years experience,good computer skill fluent English spoken&written. Send CV & recent photo to: heveavillas@outlook.com B.BP.004.03.18.0000257

DIJUAL RUMAH Dijual Rumah Elit,LT.5,4A,2Lt, 4Kmr, Swimming pool + Garden Jl.Sekar Tunjung, di Kawasan Elit, Gatsu Tmr HP.08123830201 B.BP.001.03.18.0000317

Hanya Dg595 Sdh Dpt Rmh S.huni Jl.Siulan Penatih,081558041018

PRT-Jomblo!!,Tidur Dalam,Masak Nasi,Mengerti Sedikit Inggris, 1.8Jt+? Sanur HP:081246929138

RmhLT115,3KT,2KMPerumMuding Agung(Jl.Md Indah)H.0818303345

B.BP.001.03.18.0000180

B.BP.001.03.18.0000308

DIJUAL MOBIL

B.BP.164.03.18.0000330

DIJUAL TANAH

RUPA-RUPA

Dijual tanah 14are(1.400 m2) 36mx38m,daerah Ungasan kurang dari 5 menit dari Nirmala Ungasan.Cocok untuk Kost/ Homestay Hub.Eva 081246962379/ 082145355599

Cuci Gudang Alat Fitnes Second HP:08123634805/082131234798

B.BP.004.03.18.0000300

Djl Tnh 24Are,Baturiti Tbn Hrg 20JT Nego,H:08123665040 BU.TP B.BP.001.02.18.0001020

Djl Tnh 2are Br.Dukuh Dalung 1,5A 10A Buduk,H.082147454248 B.BP.164.03.18.0000331

KONTRAKTOR Pembrong Klm Renang Trmsk Msin +Mtrial,FreeDsign.081236231821 B.BP.001.03.18.0000316

DISEWAKAN GUDANG Disewakan Gudang di Gn. Andakasa 2unit,Hub:08123876111 B.BP.004.03.18.0000247

B.BP.001.03.18.0000131

Nyusun Laporan Pajak Pribadi Gaji450.000/Bln H.087863113888

B.BP.001.03.18.0000309

Saya Siap Bantu Nyusun Laporan Pajak SPT Tahunan 082146461910

B.BP.001.03.18.0000005

KEHILANGAN Hlg BPKB No.E6182269-O DK4502 XK a/n Gusti Kompiang Mukriani

B.BP.001.03.18.0000310

Hlg BPKB No.E8054584-O DK1921 OR a/n PT.Bali Benoa Resor B.BP.001.03.18.0000315

HlgBPKBNosin:G15AID109153DK 1289KH An.PT.Sutra Trans Traco B.BP.001.03.18.0000306

Hlg Sertifikat SHM No 7780, SHM No 7790, SHM No 7791 & SHM No 7792 / 0811389918 B.BP.154.03.18.0000333


BANGLI

18

Kamis Paing, 8 Maret 2018

Rancangan TPP Dinilai Belum Penuhi Asas Keadilan Dewan Usulkan Pembentukan Tim Perumus Independen

Bali Post/ina

PENATAAN KJA - Penataan KJA di Danau Batur, Kintamani, Rabu (7/3) kemarin.

KJA di Danau Batur Mulai Ditata

Bangli (Bali Post) – Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli, Rabu (7/3) kemarin, mulai melakukan penataan keramba jaring apung (KJA) di Danau Batur. Pada kegiatan di wilayah Seked, Batur tersebut, petugas dari Dinas PKP dibantu Polair, TNI dan pemilik keramba memindahkan KJA hingga puluhan meter dari bibir danau. Sebanyak dua boat dikerahkan untuk memudahkan proses tersebut. Kabid Perikanan Dinas PKP Kabupaten Bangli Nyoman Widiada mengatakan, penataan KJA diawali pihaknya di zona IV yang meliputi wilayah Seked dan Kedisan. Sesuai jadwal, penataan KJA di zona IV akan dilaksanakan hingga Jumat (9/3) besok. Proses pemindahan KJA dilakukan dengan cara menarik KJA menggunakan tali yang dikaitkan ke boat di samping juga dilakukan dengan cara didorong menggunakan tenaga manual. ‘’Jaraknya kita atur. Dari yang sebelumnya jaraknya hanya 5 meter dari bibir danau, kita pindahkan hingga 30 meter dari bibir danau,’’ ujarnya. Pemindahan itu untuk memberikan ruang bagi nelayan tangkap tradisional melintasi pinggir danau. Pengaturan jarak KJA dengan bibir danau di tiap wilayah tidaklah sama. Di wilayah Buahan misalnya, jaraknya sampai 100 meter. Jarak tergantung kedalaman dan arus danau. Dijelaskannya, proses penataan tidak bisa dilakukan dengan cepat mengingat jumlah KJA yang ditata cukup banyak. ‘’Kita targetkan tuntas tahun ini,’’ ujarnya. Sementara itu, sebelum proses penataan KJA dilakukan, Dinas PKP telah melakukan sosialisasi ke pemilik KJA. Sosialisasi dilaksanakan menyusul telah rampungnya kajian yang dibuat Pemkab bekerja sama dengan Fakultas Perikanan Unud. Penataan KJA di Danau Batur bertujuan agar keberadaan KJA secara estetika dapat terlihat rapi dan mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan. Selain melakukan penataan KJA, rencananya Dinas PKP pada tahun ini membuat percontohan KJA ramah lingkungan. Sesuai rancangan, KJA ramah lingkungan akan dilengkapi dengan jaring pada bagian bawahnya yang berfungsi untuk menampung sisa-sisa pakan dan kotoran ikan. (kmb40)

Kegiatan Fisik Dinas PUTRKP Belum Berjalan

Bangli (Bali Post) Kegiatan fisik tahun anggaran 2018 yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRKP) Bangli belum ada yang berjalan. Sejauh ini, kegiatan fisik masih dalam proses perencanaan. Sekretaris Dinas PUTRKP Bangli I Made Soma, Rabu (7/3) kemarin, mengungkapkan tahun ini Dinas PUTRKP mengelola Bali Post/nan dana sebesar Rp 170 miliar I Made Soma untuk belanja langsung dan belanja tidak langsung. Belanja tidak langsung berupa gaji pegawai sebesar Rp 14 miliar sedangkan belanja langsung masing-masing adalah untuk bidang kegiatan sebesar Rp 156 miliar lebih. ‘’Anggaran Rp 156 miliar ini dibagi untuk tujuh bidang meliputi Bidang Sekretariat, Bina Marga, Cipta Karya, Tata Ruang, Sarana dan Prasarana, Sumber Daya Air serta Perumahan dan Pemukiman. Dari tujuh bidang itu, yang paling besar anggarannya yakni Bina Marga karena proyek hotmix agar bisa tuntas dikerjakan hingga 2020,’’ ucap Soma. Menurut Soma, sejatinya di Bidang Bina Marga, perencanaan kegiatan sudah rampung. Namun ada beberapa hal yang harus diperbaiki dan disempurnakan, menyesuaikan kondisi di lapangan sehingga proyek belum bisa dilaksanakan. Dia pun belum bisa memastikan kapan kegiatan fisik bisa berjalan. Apalagi, dalam waktu dekat akan ada hari raya Nyepi. ‘’Kami harap awal April kegiatan sudah bisa di-ULP. Itupun kalau tidak ada perubahan desain lagi. Kalau lancar, paling cepat awal atau pertengahan Mei proyek sudah bisa berjalan. Karena ULP membutuhkan waktu sebulan. Itupun tidak semua proyek bisa berjalan, palingan proyek yang nilainya besar saja,’’ katanya. (kmb41)

Bangli (Bali Post) -

Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) Berbasis Kinerja yang rencananya diterapkan Pemkab Bangli tahun ini dinilai belum memenuhi asas keadilan. Pasalnya, dalam rancangan Peraturan Bupati (Perbup) tentang TPP Berbasis Kinerja, perbedaan nilai tunjangan antarjabatan terpaut cukup jauh. Agar tidak menimbulkan konflik kepentingan, kalangan DPRD Bangli meminta perhitungan pembagian nilai tunjangan melibatkan pihak ketiga. Anggota DPRD Bangli Ketut Suastika, Rabu (7/3) kemarin, mengatakan dalam rancangan TPP berbasis kinerja, tertuang nilai tunjangan antara pejabat dengan staf yang nilainya terpaut cukup jauh. Kesenjangan yang terlampau lebar ini dikhawatirkannya

menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan pegawai. Menurutnya, agar pembagian TPP bisa memenuhi asas keadilan, perlu dibentuk tim perumus independen untuk menentukan nilai TPP. Hal ini sempat disampaikannya dalam ra-

pat dengar pendapat bersama Bupati belum lama ini. Dijelaskan Suastika, tim perumus independen yang dimaksudnya itu bisa berasal dari kalangan akademisi, LSM maupun komponen lainnya yang memiliki kompetensi di bidangnya serta tidak punya kepenti-

ngan terkait pemberian TPP tersebut. ‘’Tidak harus akademisi, pihak lainnya pun bisa dijadikan tim perumus asalkan berkompeten dan tidak ada kepentingan atau tidak menerima TPP. Siapasiapa saja orangnya, Bupati yang punya kewenangan menentukan. Kami tidak akan intervensi,’’ ujarnya. Dengan adanya tim perumus independen tersebut, diyakini penentuan nilai TPP bisa memenuhi asas keadilan. Tim perumus independen akan menentukan nilai TPP dengan berpa-

tokan pada beban kerja pegawai. Tidak seperti sekarang, besaran nilai TPP sebagaimana yang telah dituangkan dalam rancangan perbup. terkesan tidak mencerminkan keadilan. ‘’Sekarang ini kan ada konflik kepentingan. Ketika ada konflik kepentingan, maka yang harus menyelesaikan, idealnya adalah pihak ketiga di luar itu. Tapi kembali lagi, itu kan saran saya. Tetap yang punya kewenangan penuh untuk itu adalah Bupati,’’ jelasnya. (kmb40)

Bupati Made Gianyar Buka Pembelajaran ”Economic Leadership” BUPATI Bangli I Made Gianyar membuka Pembelajaran tentang Economic Leadership khusus materi “Economic Leadership Boardgame” dan “Neuroleadership” yang dilaksanakan di Resto Apung Kintamani, Rabu (7/3) kemarin. Kegiatan dalam rangka peningkatan wawasan para pemimpin perangkat daerah di Kabupaten Bangli ini diikuti seluruh pimpinan OPD. Dalam kegiatan ini, Pemkab menghadirkan narasumber dari Bank Indonesia (BI) Institute. Bupati Bangli I Made Gianyar dalam sambutannya berharap agar semua pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Bangli mengikuti dengan baik kegiatan tersebut. Apa yang didapat selama pembelajaran ini agar bisa diterapkan di instansi masing-masing. Menurutnya, pembelajaran ini dilaksanakan selama satu hari dengan materi kerangka economic leadership dengan narasumber Edo Lavika, materi penjelasan dan simulasi pembelajaran melalui tools boardgame economic leader-

‘’Jadi tidak lagi hanya mengajarkan orang-orang BI saja tapi ingin menciptakan pemimpin bangsa yang baik,’’ katanya. Ditambahkannya, economic leadership ini merupakan suatu bentuk implementasi dari pembelajaran konsep ekonomi leadership yang mempunyai empat hal pokok yaitu sebagai leader yang artinya pemimpin harus memiliki terobosan, pemimpin harus menjadi pemain yang unggul, pemimpin harus bisa membuat program berkesinambungan dan harus memiliki wawasan kebangsaan. Dia menjelaskan, di daPEMBELAJARAN - Bupati Bangli I Made Gianyar (tengah) saat membuka Pembelajaran tentang Economic Leadership yang dilaksanakan di Resto Apung Kintamani, Rabu (7/3) kemarin. ship dengan narasumber Donni Hadiwaluyo, materi debrief atau penjelasan dari pembelajaran melalui tools boardgame economic leadership dengan narasumber Gendro Salim dan materi neuroleadership untuk menciptakan pemimpin yang agile dan transformatif dengan narasumber Roy Amboro.

Deputi Direktur Akademi Leadership dan General Management BI Institute Fretdy Purba mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan program economic leadership. Program ini baru lahir dua tahun lalu dan mempunyai visi dan misi, menciptakan pemimpin ekonomi bangsa.

lam menjalankan empat ciri ekonomi leadership ini, perlu ada pembelajaran yang difokuskan pada hal-hal baru di daerah. Hal ini mengingat setiap daerah mempunyai banyak keunggulan, contohnya di Bangli berupa Kopi Kintamani dan bawang. Ke depan, pihaknya berharap agar Bangli tidak hanya dikenal hanya kopi maupun bawangnya, namun juga yang lainnya. Maka dari itu, para pimpinan OPD diharapkan dapat berinovasi untuk mencapai sesuatu yang nantinya mempunyai nilai lebih. (ad0342)


19

Kamis Paing, 8 Maret 2018

Pengadaan Barang

Modus Terbanyak Korupsi Surabaya (Bali Post) –

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan modus perkara korupsi terbanyak adalah terjadi pada pengadaan barang dan jasa karena sering dilakukan mark-up atau menaikkan anggaran. ‘’Ke depan, diharapkan terdapat Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang mandiri dan profesional,’’ ujar pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Laode Muhammad Syarif di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Rabu (7/3) kemarin. Menurutnya, khusus di Jatim telah terlihat secara infrastruktur jauh lebih siap dibanding provinsi lain di Indonesia. Terkait pemberantasan tindak pidana korupsi yang dilakukan KPK, katanya, terdiri dari serang-

kaian tindakan mulai koordinasi, supervisi, monitoring, pencegahan, penyelidikan, penyidikan dan penuntutan. ‘’Namun, yang selama ini dilihat masyarakat hanya pada ranah penindakan. Salah satu fungsi yang tidak nyaman

adalah penindakan, padahal ini hanya 20 persen dari rangkaian pekerjaan KPK,’’ ucapnya. Sementara itu, berdasarkan catatannya, sejak tahun 2015 hingga 2018 KPK telah menerima aduan dari Ja-

tim sebanyak 1.790 aduan, tetapi belum tentu kasus korupsi dan dianggap pelapor sebagai tindak pidana korupsi. Setelah diverifikasi, lanjutnya, menjadi 345 aduan yang sudah ditelaah dan bila ditemukan penyelewengan penyelenggaraan negara maka segera ditangani KPK, tetapi jika tidak maka kasus diserahkan ke Polda dan Kejaksaan Tinggi. ‘’Bayangkan, bila dari 345 aduan yang benar 10 persen saja maka ini sudah tidak nyaman. Karena

korupsi tidak pernah hanya dilakukan hanya oleh satu orang,’’ katanya. Pada kesempatan sama, berharap penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) terus dilakukan karena menjadi tim pengawas pertama yang bertugas mengingatkan bila terjadi ketidakberesan. ‘’Petugas APIP harus tegas, karena kalau tugas APIP sesuai, insya Allah tidak akan timbul masalah dengan BPKP maupun KPK,’’ katanya. (ant)

Kasus E-KTP Jokowi Siap Bertemu Irvanto Bersumpah Tak Partai Baru Pernah Beri Uang Omnya

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengaku siap bertemu dengan semua partai politik yang baru menjadi peserta Pemilihan Umum 2019 jika mengajukan pertemuan ke Istana. ‘’Kalau mengajukan pertemuan ke Istana saya terima. Saya terima, hanya waktunya yang mengatur Mensesneg, siapa pun. Wong ketemu saja kok enggak boleh,’’ kata Presiden saat meninjau pembangunan MRT di Stasiun Senayan Jakarta, Rabu (7/3) kemarin. Hal ini diungkapkan Presiden menanggapi pertanyaan wartawan yang baru menerima dua partai baru yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Jokowi menegaskan Istana adalah milik seluruh rakyat Indonesia, namun pengaturan waktu yang harus dilakukan oleh Menteri Sekretaris Negara. Namun, Presiden me-

nyatakan kedua partai baru tersebut belum mengajukan pertemuan dengan dirinya di Istana. ‘’Belum, belum. Tapi kalau enggak ngajukan, ya… Mensesneg enggak bisa ngatur,’’ kata Presiden. Kepala Negara juga mengatakan adanya partai-partai baru, seperti Perindo, PSI, partai Berkarya dan Partai Garuda akan membuat rakyat banyak pilihan. ‘’Rakyat semakin banyak pilihan, terserah kepada rakyat siapa yang dipilih,’’ kata Presiden yang didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya, Gubernur DKI Jakarta Anies Bawesdan dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh ini. Pada 1 Maret 2018 telah menerima Ketua Umum PSI Grace Natalie yang didampingi para pengurus lainnya di Istana Merdeka. Pada 5 Maret 2018, Presiden kembali menerima pengurus partai baru lainnya yakni Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo beserta pengurus lainnya. (ant)

Jakarta (Bali Post) – Mantan Ketua DPR-RI Setya Novanto siap mengganti uang yang diterima oleh keponakannya, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, dari proyek KTP elektronik (e-KTP). ‘’Apakah ada dana yang dikasih kepada saya? Kapan dan dengan siapa? Karena di dalam dakwaan, Irvan telah menerima 3,5 juta dolar AS dan uang dari Muda Ikhsan. Saya sudah buat pernyataan kepada penyidik apabila diakui oleh Anda, saya siap mengganti,’’ kata Setya Novanto dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (6/3). Irvanto yang dimaksud Novanto hadir sebagai saksi dalam perkara itu. Irvanto adalah keponakan istri pertama Novanto yang juga mantan Direktur PT

Jadi Inisiator Dari Hal. 1 Zulkifli yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan belum mengetahui siapa yang akan menjadi inisiator dari poros baru nanti. Sebab, semua kemungkinan masih bisa terjadi. Sesuai dengan ketentuan UU Penyelenggaraan Pemilu, syarat dapat mengajukan pasangan capres/cawapres di Pilpres 2019 adalah sebesar 20 persen dari perolehan suara sah atau 25 persen dari perolehan kursi di DPR yang rujukannya didasarkan pada hasil pemilu legislatif 2014. ‘’Ya… masing-masing partai politik kan syaratnya 20 persen. Enggak mungkin enggak koalisi kan. Jadi mesti ketemu. PAN masih 20 persen kurang sedikit, tidak bisa sendiri. Pasti koalisi ngusung bersama-sama. Begitu juga partai lain. Golkar kan mesti bicara bersamasama,’’ tandasnya. Zulkifli mengaku dirinya juga terus melakukan komunikasi politik dengan pimpinan partai politik lain. Dia menduga, mulai Mei 2018 atau pertengahan tahun ini, baru akan terlihat beberapa poros dalam pilpres. ‘’Kalau silaturahmi kan biasa memang (kegiatan) seharihari kita, apalagi menjelang tahun politik ini, saya kira bulan-bulan penjajakan. Bagaimana rancangan untuk Indonesia ke depan,’’ ujar Zulkifli. Di tempat sama, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, di tahun politik sekarang ini memungkinkan setiap tokoh saling menja-

lin komunikasi termasuk calon presiden petahana Joko Widodo. ‘’Namanya proses politik ya… memang begitu harus ketemu-ketemu kan, kalau enggak kan nanti mandek. Karena masingmasing punya upaya masingmasing. Kan Gerindra juga enggak diam,’’ ucapnya. Dasco mengaku tidak khawatir dengan banyaknya pimpinan partai yang merapat ke Jokowi, termasuk Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang belum lama ini menemui Jokowi. ‘’Pertemuan Pak Jokowi dengan siapa saja enggak masalah, itu kan hak dari Pak Jokowi untuk bertemu dengan siapa saja dan di mana saja,’’ imbuhnya. Dia mengatakan jika Jokowi telah bermanuver dengan membangun komunikasi dengan sejumlah pimpinan parpol, maka Gerindra juga akan melakukan hal sama. Partai yang dipimpin Prabowo Subianto ini bakal menjalin komunikasi dengan beberapa partai untuk membicarakan kemungkinan menjalin koalisi. ‘’Kita kan juga proses penjajakan dengan tementeman atau kawan-kawan sama parpol juga tetap dilakukan. Komunikasi Pak Prabowo dengan ketua umum-ketua umum partai, ataupun kami dengan p e n g u r us partai dengan pengurus partai lain, kan tetap juga jalan,’’ tegasnya. (kmb4)

Murakabi Sejahtera, salah satu peserta tender e-KTP. ‘’Anda ke keponakan saya sendiri, saya minta Irvan sejujurnya terhadap saya karena di dalam dakwaan, saya terima 3,5 juta dolar AS dari Irvan. Jangan berpikiran saya adalah omnya, pernah tidak berikan kepada saya?’’ tambah Novanto. Irvanto menjawab, ‘’Di sini saya terangkan saya sungguh tidak pernah berikan kepada om saya dalam bentuk apa pun dan berupa apa pun untuk proyek apa pun.’’ ‘’Saya siap ganti sesuai putusan hakim, bagaimana?’’ tanya Novanto. ‘’Saya bersumpah saya tidak pernah memberikan apa pun kepada Pak Novanto,’’ jawab Irvanto lagi. Dalam dakwaan disebutkan bahwa Novanto menerima uang 7,3 juta dolar

Izin Lokasi

Dari Hal. 1 ‘’Mereka mungkin belum tahu persis budaya kita. Tidak mungkin dilakukan di Bali buat terowongan di perut gunung itu,’’ jelasnya. Pastika menambahkan, bandara di Buleleng merupakan cita-cita lama yang sudah tertuang dalam Perda No.16 Tahun 2009 tentang RTRWP Bali. Perkembangan terakhir sudah ada dua perusahaan yang melakukan pra-feasibility study. Yakni Airport Kinesis Canada (AKC)/PT BIBU dan PT Pembangunan Bali Mandiri (Pembari). Keduanya juga telah diajukan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan izin penentuan lokasi (penlok). Namun sampai sekarang memang belum ada kepastian mengenai hal itu, lantaran belum ada beauty contest. Padahal, izin penlok dibutuhkan untuk menyusun amdal dan melakukan feasibility study, sebelum akhirnya perusahaan terpilih mendapatkan izin pelaksanaan. Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba mengatakan, tujuan dibangunnya bandara itu adalah untuk menciptakan pemerataan ekonomi dan kes-

eimbangan antara Bali Selatan dan Bali Utara. Hal itu bisa diwujudkan dengan pembangunan infrastruktur, salah satunya bandara di Buleleng. Tetapi kemudian muncul dalam pemberitaan media bila Menteri Luhut membatalkan rencana tersebut karena dinilai tidak layak. ‘’Ini kan sudah membuat suasana tidak nyaman dan resah. Komisi III akan mengejar ini ke Kementerian,’’ ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, DPRD Bali tak bisa menerima pembatalan rencana pembangunan bandara di Buleleng seperti yang dilontarkan Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Terlebih, tujuan dibangunnya bandara itu adalah untuk menciptakan pemerataan ekonomi antara Bali Selatan dan Bali Utara. Dewan khususnya Komisi III segera akan terbang ke Jakarta untuk mengklarifikasi langsung pada kementerian terkait. ‘’Komisi III akan berangkat tanggal 8 Maret ini. Kita ingin mendengar alasan yang konkret dari kementerian, kenapa tibatiba seperti itu,’’ ujar I Nengah Tamba (BP, 5/3). Tamba menyayangkan pembatalan tersebut, lantaran sudah ada investor yang siap untuk

Dari Turki

Dari Hal. 1 Lokasi bandara saat itu disebut-sebut di wilayah Buleleng bagian barat yakni di Kecamatan Gerokgak. Kenyataannya, beberapa bulan ditunggu, wacana pembangunan bandara justru mereda. Konon investor dari Turki saat itu mundur dengan alasan tertentu. Tetapi beberapa bulan muncul lagi

wacana baru. Bandara akan dibangun oleh investor dari India. Bahkan, sejumlah investor yang disebut-sebut berasal dari India sempat datang ke Buleleng dan disambut bak raja di rumah jabatan Bupati. Tetapi setelah itu, wacana reda lagi. Sampai akhirnya menjelang Bagiada habis masa jabatannya sebagai bupati, investor justru disebut batal membangun bandara. Alasannya sepele. Karena lokasi

AS melalui Made Oka Masagung (rekan Novanto dan juga pemilik OEM Investmen Pte.Ltd. dan Delta Energy Pte.Lte. yang berada di Singapura) seluruhnya 3,8 juta dolar AS melalui rekening OCBC Center branch atas nama OEM Investmen Pte.Ltd. sejumlah 1,8 juta dolar AS dan melalui rekening Delta Energy Pte.Ltd. di bank DBS Singapura sejumlah 2 juta dolar AS. Novanto juga masih menerima uang dari mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera Irvanto Hendra Pambudi Cahyo (keponakannya) pada tanggal 19 Januari s.d. Februari 2012 seluruhnya berjumlah 3,5 juta dolar AS. Baik Irvanto maupun Made Oka Masagung sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. (ant)

membangun bandara di Buleleng. Salah satu investor yakni PT BIBU bahkan sudah berproses sejak empat tahun terakhir dan hanya tinggal menunggu izin penentuan lokasi (penlok) dari Kementerian Perhubungan RI. Adanya pembatalan disebut telah mencederai iklim investasi. Apalagi, pemrakarsa bandara atau investor juga tidak pernah dipanggil sebelum pemerintah pusat memutuskan bandara Buleleng dibatalkan. ‘’Ini kan untuk keseimbangan Bali, masalah pemerataan. Salah satu daya dorong, daya dukung ini infrastruktur harus dibangun. Kalau tidak, kapan mau seimbang Bali Utara dan Bali Selatan,’’ imbuh politisi Partai Demokrat ini. Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry yang menyebut kebijakan Menteri Luhut terlalu cepat disampaikan kepada publik. Selain itu, alasan yang dipakai untuk membatalkan bandara di Buleleng juga tidak rasional. Terlebih, saat bandara itu nanti dibangun oleh investor tidak perlu menggunakan anggaran APBN ataupun APBD. Terkecuali pemerintah ingin ikut berinvestasi atau menjadi pemegang saham. (kmb32)

bandara menjadi polemik. Ada yang ingin di Buleleng Barat dan ada yang ingin di Buleleng Timur. Setelah berbagai wacana berkembang akhir kabar buruk datang dari pusat. Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan menyatakan untuk sementara pembangunan bandara tersebut dianggap tidak layak. Hal itu mengacu pada hasil studi World Bank bekerja sama dengan Universitas Udayana. (pusat data)

Subsidi Pupuk Dari Hal. 1 Dengan Kartu Tani Nawacandra ini petani mendapatkan kompensasi berupa subsidi pupuk khususnya pupuk organik, kemudahan akses permodalan serta jaminan untuk mengakses pelatihan pengolahan hasil pertanian. ‘’Dengan Kartu Tani Nawacandra petani mendapat jaminan untuk akses pupuk dan permodalan,’’ kata Rai Mantra. Menurut Rai Mantra, petani memiliki peran penting di Bali. Selain sebagai penggerak ekonomi, budaya Bali

sesungguhnya lekat dengan tradisi pertanian dan berorientasi pada lingkungan. Karena itu menjaga budaya dan taksu Bali dapat dilakukan dengan melindungi petani, menjaga kelestarian alam, gunung, laut, dan hutan yang menjadi bagian dari konsep Tri Hita Karana. ‘’Pertanian adalah bagian dari budaya Bali, ayo kita jaga gunung, laut, hutan dan alam kita secara keseluruhan demi keberlangsungan kehidupan dan tradisi Bali,’’ kata Rai Mantra. Usai orasi itu, sejumlah petani menyatakan sangat tertarik dengan konsep Nawacandra, utamanya yang berkaitan dengan petani. (kmb)

Penilaian Saham Dari Hal. 1 Mengenai valuasi nilai saham PT FI, Tony mengaku tak mengetahui. Sebab, proses valuasi saham tersebut dilakukan pemerintah Indonesia. PTFI tidak begitu terlibat dalam penilaian saham perusahaannya. ‘’Valuasinya kan pemerintah lagi due dilligence, kita tidak (terlalu terlibat). Sama seperti (pembicaraan) pemerintah dengan Rio Tinto, kita tidak ikut,’’ katanya. Anggota Komisi VII DPR Kurtubi meminta pemerintah menjelaskan kepada publik tentang proses memperoleh divestasi lewat pembelian hak partisipasi Rio Tinto sebelum

menguasai Freeport. ‘’Saya ingin memperoleh penjelasan, mengingat Rio Tinto hanya memegang PI, sedangkan diwajibkan divestasi itu adalah pemegang KK dalam hal ini Freeport,’’ kata Kurtubi. Dia mengaku heran soal konversi 40 persen hak partisipasi menjadi 40 persen saham. ‘’Persentase PI jadi saham bagaimana? Jangan sampai ini menjadi masalah nanti, karena tetap yang berkewajiban melakukan divestasi berasal dari sahamnya PTFI, bukan PI Rio Rinto jadi PI Inalum. Sebab, saya pribadi penuh keraguan, belum lagi apa dasar hukumnya mengonversi PI jadi saham? Apa formulanya?’’ tanya Kurtubi. (kmb4)

Kamis, 8 Maret 2018 05:00 Gayatri Mantra 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya (4) 06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Serial Kartun Adi Parwa (2) 08:00 Bali Channel Tourist TV 09:00 DW TV 09:00 Healthy Life 10:05 Dunia Kita 10:30 Folk Song 11:05 Bali Channel Tourist TV 12:00 Puja Trisandya 12:05 Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya (5) 12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali 13:30 PT Dinamika Tiga Pilar Home

Shoping 14:05 Klip Bali 14:30 Kidung Interaktif 15:30 Bali Channel Tourist TV 16:05 Dialog Interaktif Dedy Susanto 17:00 Nangun Yadnya Metatah Massal dan Peruwatan Murwokolo di Pelataran Pura Bukit Amerta 17:30 Taman Sari TK Budi Cakra Kumara (1) 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:00 Giliran Anda 19:30 Orti Bali 20:00 Dialog Interaktif Dedy Susanto 21:00 Dialog Interaktif The One 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Calonarang Pura Maospahit Tatasan (4) 23:00 Berita dan Bincang Terkini 23:05 Folk Song 23:30 Bali Channel


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Paing, 8 Maret 2018

Orang Terkaya di Dunia

Bezos Kalahkan Bill Gates

Pimpinan Amazon, Jeff Bezos, merupakan orang terkaya di dunia versi Majalah Forbes. Ia berhasil mengalahkan pendiri Microsoft, Bill Gates, yang turun ke posisi kedua. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengalami penurunan jumlah kekayaan yang cukup besar. Peringkat Trump melorot menjadi ke766 dari sebelumnya peringkat ke-544. Kekayaannya diestimasi sebesar 3,1 miliar dolar AS atau turun 400 juta dolar AS dari tahun lalu. Sementara itu, Bezos berhasil meraih kekayaan 112 miliar dolar Bali Post/rtr AS, menurut Forbes. Meningkatnya Jeff Bezos kekayaan Bezos disebabkan naiknya saham Amazon sebesar 59 persen selama 12 bulan terakhir. Ia berhasil unggul sekitar 90 miliar dolar AS dari Bill Gates. Setelah pengumuman Forbes, kekayaan Bezos meroket lagi menjadi 127 miliar dolar AS dengan naiknya saham Amazon. Memperlebar jarak antara dirinya dan Gates. Investor legendaris Warren Buffet menduduki posisi ketiga. Sedangkan posisi keempat diduduki industrialis Prancis, Bernard Arnault, yang naik 7 peringkat dari sebelumnya di posisi ke-11. Kekayaannya meningkat karena nilai tukar euro terhadap dolar yang membaik. Mark Zuckerberg yang merupakan pendiri Facebook berada di peringkat ke-5. Sementara dua miliuner Cina masuk dalam 20 besar orang terkaya di dunia. Mereka adalah Ma Huateng, Pimpinan Tencent, perusahaan raksasa bidang internet di Cina, yang merupakan orang terkaya di Asia dan nomor 17 di dunia dan pendiri Alibaba, Jack Ma. Berdasarkan data Forbes, terdapat sekitar 2.208 miliuner di dunia. Kekayaan mereka jika ditotal mencapai 9,1 triliun dolar AS atau naik 18 persen dari tahun lalu. Amerika memiliki orang kaya terbanyak dengan jumlah 585 orang. Kemudian disusul Cina dengan 373 orang. Forbes mencatat terdapat 259 pendatang baru, termasuk miliuner cryptocurrency pertama. (iah/afp)

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Diguncang Gempa Lagi, Belasan Tewas di Papua Nugini Sydney (Bali Post) -

Gempa berkekuatan besar kembali mengguncang Papua Nugini pada Rabu (7/3) dini hari. Akibatnya, belasan orang tewas karena bencana alam itu. Setidaknya tercatat 18 orang meninggal akibat gempa 6,7 SR yang terjadi dinihari waktu setempat di pegunungan sebelah selatan Papua Nugini. Seorang pejabat setempat mengatakan korban jiwa ini menambah jumlah korban tewas karena gempa di wilayah itu. Pada Senin minggu lalu, gempa juga mengguncang lokasi yang hampir berdekatan dari gempa kemarin. Bencana alam itu meluluhlantakkan desa-desa dan menyebabkan longsor serta 55 orang tewas. Gempa yang terjadi kemarin, menurut Administrator Provinsi Hela, William Bando, merupakan yang terparah setelah beberapa gempa susulan yang terjadi pascagempa Senin minggu lalu. Kondisi ini menyebabkan makin sulitnya mendistribusikan bantuan ke 150 ribu orang yang memerlukan suplai darurat. “Saya baru menerima kabar bahwa 18 orang tewas,” katanya. Ia mengatakan, Desa Hides merupakan lokasi yang terdampak paling parah. Namun, belum ada laporan korban jiwa dari wilayah itu. Menurut seorang juru bicara Pusat Penanganan Bencana Papua Nugini, pihak berwenang belum menyelesaikan

rekap laporan korban jiwa. Sementara itu, menurut seorang pejabat proyek United Church, James Komengi, yang membuat pernyataan di Ibu Kota Provinsi Hela, Tari, pihaknya telah menghitung bahwa sekitar 67 orang tewas di provinsi tersebut. “Ibu dan anakanak sangat trauma dengan keadaan ini. Bahkan anak saya sendiri menolak tidur di dalam rumah. Setiap gerakan kecil membuat mereka ketakutan,” kata Komengi. Kekhawatiran juga muncul karena sejumlah akses air bersih telah rusak akibat gempa dan longsor. Sedangkan bantuan terhalang kerusakan parah yang terjadi di jalur-jalur menuju lokasi gempa. Palang Merah Internasional memperingatkan bahwa situasi akan berubah jadi lebih parah jika hujan deras melanda kawasan itu. “Kami berupaya untuk menjangkau komunitas-komunitas yang ada di lokasi bencana. Namun karena saat ini musim hujan deras, hujan dengan intensitas tinggi akan menyebabkan longsor di perbukitan yang telah rapuh karena diguncang gempa. Kondisi ini bisa memicu banjir dan air yang terkontaminasi,” kata Direktur Palang Merah Internasional di Papua Nugini, Udaya Regmi. (iah/rtr)

Bali Post/rtr

GEMPA - Sejumlah warga tidak memiliki tempat tinggal karena gempa berkumpul di posko yang ada di Papua Nugini.

L.0001252-BLS-2


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Kamis, 08 Maret 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu